Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 238
Page 1
Mempersiapkan
Transformasi
Keberlanjutan
Preparing for Sustainability Transformation
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Summarecon Agung Tbk
2024
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 1
Preparing for Sustainability Transformation
Page 2
Mempersiapkan
Transformasi
Keberlanjutan
Preparing for
Sustainability
Transformation
Laporan
Keberlanjutan
Sustainability Report
2024
PT Summarecon Agung Tbk
2 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report 2024
Daftar Singkatan List of abbreviations
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
3R Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Reduce, Reuse, Recycle
Ulang
AC Air Conditioner Air Conditioner
AEI Asosiasi Emiten Indonesia Indonesian Public Listed Companies
Association
AMDAL Analisis Mengenai Dampak Environmental Impact Analysis
Lingkungan
APD Alat Pelindung Diri Personal Protective Equipment
APINDO Asosiasi Pengusaha Indonesia Indonesian Employer Assocation
APPBI Asosiasi Pengelola Pusat Indonesian Shopping Center
Perbelanjaan Indonesia Association
B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Hazardous and Toxic Materials
BBM Bahan Bakar Minyak Fuel
BCBD Kawasan Pusat Bisnis Bekasi Bekasi Central Business District
BISA Beasiswa Karyawan Improvement Summarecon Employee Improve-
Summarecon ment Scholarship
BOC Dewan Komisaris Board of Commissioners
BOD Biological Oxygen Demand Biological Oxygen Demand
BOD Dewan Direksi Board of Directors
BPHTB Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Fees on Acquisition of Land and
Bangunan Building Rights
BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Social Security Administration Agen-
Sosial cy
CARING Komitmen, Kelincahan, Kepedulian, Commitment, Agility, Care, Integrity,
Intergritas, Kolaborasi, Syukur Collaboration, Gratitude
CO2 Karbon Dioksida Carbon dioxide
COD Chemical Oxygen Demand Chemical Oxygen Demand
CRM Customer Relations Management Customer Relations Management
CSR Tanggung Jawab Sosial dan Corporate Social Responsibility
Lingkungan
CTI Cita Tenun Indonesia Cita Tenun Indonesia
CV Daftar Riwayat Hidup Curriculum Vitae
CCTV Closed Circuit Television Closed Circuit Television
DLHK Dinas Lingkungan Hidup dan Ke- Department of Environment and
bersihan Hygiene
D3 Diploma 3 Diploma 3
ESG Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Environmental, Social, and Gover-
nance
F&B Makanan dan Minuman Food and Beverages
FIABCI Federasi Real Estat Internasional International Real Estate Federation
GCG Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate Governance
GFA Gross Floor Area Gross Floor Area
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 3
Preparing for Sustainability Transformation
Page 4
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
GHG Gas Rumah Kaca Greenhouse Gas
GJ Gigajoule Gigajoule
GMS Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
GRI Global Reporting Initiative Global Reporting Initiative
GRK Gas Rumah Kaca Green House Gas
HCFC Hidroklofluorokarbon Hydrochloroflourocarbon
HFC Hidrofluorokarbon Hydrofluorocarbon
HR Sumber Daya Manusia Human Resources
HSE Kesehatan, Keselamatan, dan Health, Safety and Environment
Lingkungan
IFDC Indonesian Fashion Designer Coun- Indonesian Fashion Designer Council
cil
IK Instruksi Kerja Work Instruction
IMB Izin Mendirikan Bangunan Building Construction Permit
IMTAK Iman dan Takwa Faith and Piety
IPO Input, Process, dan Output Input, Process, and Output
IPTEK Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Science and Technology (Education)
(Pendidikan)
IVP Investasi dan Manajemen Properti Investment Property
JF3 Jakarta Fashion and Food Festival Jakarta Fashion and Food Festival
JFC Jakarta Property Club Jakarta Property Club
K3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Occupational Health and Safety
KADIN Kamar Dagang dan Industri Indo- Indonesian Chamber of Commerce
nesia and Industry
Kg Kilogram Kilogram
KKN Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme Corruption, Collusion, and Nepotism
KPI Key Performance Indicator Key Performance Indicator
KPR Kredit Pemilikan Rumah Home Purchase Loan
KTP Kartu Tanda Penduduk Identity Card
kWh Killowatt-hour Killowatt-hour
LED Lampu Light-Emitting Diode Light-Emitting Diode Lightbulbs
LNG Liquefied Natural Gas Liquefied Natural Gas
LSP Lembaga Sertifikasi Profesi Weaving Certification Institute
m2 Meter persegi Square meter
m3 Meter kubik Cubic meter
MCK Mandi Cuci Kakus Bathing, Washing, Toilet facilities
MR Management Representative Management Representative
MSMEs Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Micro, Small, and Medium Enterprises
ODS Ozone-Depleting Substances Ozone-Depleting Substances
OJK Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority
PCB Papan Sirkuit Cetak Printed Circuit Board
Pemda Pemerintah Daerah Local Government
4 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 5
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
P2K3 Panitia Pembina Kesehatan dan Health, Safety and Environment Advi-
Keselamatan Kerja sory Committee
P3K Pertolongan Pertama Pada Ke- First Aid
celakaan
P3RSI Persatuan Perhimpunan Penghuni Indonesian Flat Residence Associa-
Rumah Susun Indonesia tion
PDAM Perusahaan Daerah Air Minum Regional Water Company
PDV Pengembangan Properti Property Development
Permen LHK Peraturan Menteri Lingkungan Hid- Regulation of the Minister of Environ-
up dan Kehutanan ment and Forestry
PHRI Asosiasi Persatuan Hotel dan Resto- Indonesian Hotel and Restaurant
ran Indonesia Association
PHK Pemutusan Hubungan Kerja Work termination
PIC Penanggung Jawab Person-In-Charge
PJU Penerangan Jalan Umum Public Street Lighting
PLN Perusahaan Listrik Negara State Electricity Company
PLTS Pembangkit Listrik Tenaga Surya Solar Power Plant
PNPB Penerimaan Pajak dan Penerimaan Revenue from Tax and Non-Tax Rev-
Bukan Pajak enue
POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority
PP Peraturan Pemerintah Government Regulation
PPN Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
PPN DTP Pajak Pertambahan Nilai Ditanggu- Government-Borne Value Added Tax
ng Pemerintah
REI Real Estat Indonesia Real Estate Indonesia
RTH Ruang Terbuka Hijau Green Open Space
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders
S-Way Summarecon Way Summarecon Way
S1 Strata Satu Undergraduate
S2 Magister/Strata Dua Master
S3 Magister/Strata Tiga Doctoral
SCG Summarecon Crown Gading Summarecon Crown Gading
SDGs Tujuan Pembangunan Berkelanju- Sustainable Development Goals
tan
SDM Sumber Daya Manusia Human Resources
SEOJK Surat Edaran Otoritas Jasa Keuan- Circular Letter of Financial Service
gan Authority
SMB Summarecon Mall Bekasi Summarecon Mall Bekasi
SMKG Summarecon Mal Kelapa Gading Summarecon Mall Kelapa Gading
SMMS Summarecon Maintenance Man- Summarecon Maintenance
agement System Management System
SMS Summarecon Mall Serpong Summarecon Mall Serpong
SOP Standar Operasional Prosedur Standard Operating Procedure
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 5
Preparing for Sustainability Transformation
Page 6
Singkatan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
Abbreviation Indonesian Language English Language
SRIS Summarecon Real Estate Informa- Summarecon Real Estate Information
tion System System
STP Pengolahan Air Limbah Sewage Treatment Plant
TJSL Tanggung Jawab Sosial dan Corporate Social Responsibility
Lingkungan
TonCO2e Ton Setara Karbondioksida Ton Carbondioxide Equivalent
TPA Tempat Pemprosesan Akhir Final Processing Site
TPA Tempat Pembuangan Akhir Landfill
TPB Tujuan Pembangunan Berkelanju- Sustainable Development Goals
tan
TPS Tempat Pembuangan Sementara Waste Collection Facility
TPS Tempat Penampungan Sementara Temporary Disposal Site
UHC Universal Health Coverage Universal Health Coverage
UMK Upah Minimum Kota/Kabupaten City/Regency Minimum Wage
UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Micro, Small, and Medium Enterprises
UPS Sistem Back Up Server Uninterruptible Power Supply
VAC Ventilation and Air Conditioner Ventilation and Air Conditioner
WTP Instalasi Pengolahan Air Water Treatment Plant
6 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 7
Pernyataan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Liabilities
Laporan ini menyebut "Perusahaan" atau “Summarecon”, This Report contains the word "the Company" or
untuk mengacu kepada PT Summarecon Agung Tbk, “Summarecon”, hereinafter referred to PT Summarecon
sebagai Perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang Agung Tbk, as the Company that runs business in property
pembangunan dan pengembangan property dan real and real estate construction and development. The word
estate. Kata “kami” kadang-kadang digunakan dengan “we” is at times used in comparable manner to simply refer
cara yang sama untuk mengacu kepada Summarecon to Summarecon in general.
secara umum.
Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan pada tanggal 30 This Sustainability Report was published on 30 April
April 2025. Laporan ini memuat pernyataan-pernyataan 2025. The Report contains forward-looking statements
berwawasan ke depan berdasarkan asumsi dan perkiraan based on assumptions and estimates of Summarecon’s
manajemen Summarecon, termasuk hasil dari kondisi management, including results from the Company’s
keuangan dan non-keuangan (Lingkungan, Sosial, dan Tata financial and non-financial (Environmental, Social, and
Kelola/ LST), operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, Governance/ ESG) condition, operations, projections, plans,
prosedur, dan tujuan Perusahaan. strategies, policies, procedures, and objectives.
Meskipun kami menganggap ekspektasi dalam Although we assume the expectations in these forward-
pernyataan berwawasan ke depan ini realistis, kami tidak looking statements are realistic, we cannot guarantee they
dapat menjamin bahwa ekspektasi tersebut akan terbukti will prove to be correct. The assumptions may harbor risks
benar. Asumsi tersebut mungkin mengandung risiko and uncertainties that may cause the actual figures to
dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan angka differ considerably from the forward-looking statements.
sebenarnya berbeda dari pernyataan berwawasan ke Factors that may cause such discrepancies include, among
depan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perbedaan other things:
tersebut antara lain:
1. Perubahan kondisi ekonomi, politik, dan lingkungan 1. Changes in the international, national or regional
bisnis internasional, nasional atau regional economic and political conditions and business
2. Perubahan harga environment
3. Perubahan penawaran dan permintaan di pasar 2. Changes in prices
4. Perubahan undang-undang atau peraturan, kebijakan 3. Changes in supply and demand in the market
dan pedoman 4. Changes in legislation or regulations, policies and
5. Variasi nilai tukar mata uang asing dan suku bunga guidelines
6. Pengenalan produk dan layanan yang berdaya saing 5. Variations in exchange and interest rates
7. Kurangnya penerimaan untuk produk atau layanan 6. Introduction of competing products and services
baru 7. Lack of acceptance for new products or services
8. Perubahan strategi perusahaan 8. Changes in corporate strategy
9. Perubahan asumsi yang digunakan dalam membuat 9. Changes in the assumption used in making such
pernyataan berwawasan ke depan seperti faktor forward-looking statements and other factors that
tambahan yang dapat menyebabkan hasil aktual could cause actual results to differ from expected
berbeda dari hasil yang diharapkan. results.
Summarecon tidak berencana memperbarui pernyataan Summarecon does not plan to update its forward-looking
berwawasan ke depan, juga tidak memiliki kewajiban statements, nor does it assume the obligation to do so.
untuk melakukannya.
Konten media ini berlaku untuk semua jenis kelamin, The contents of this medium apply to all sexes, even if
meskipun kata-kata khusus jenis kelamin dalam Bahasa gender-specific words, specifically in the English version
Inggris (seperti “he” atau “she”) digunakan untuk (such as “he” or “she”) are used for simplification.
penyederhanaan.
Laporan Keberlanjutan ini dibuat dalam Bahasa Indonesia This Sustainability Report is made in Indonesian and
dan Bahasa Inggris, yang mana terjemahan teks Bahasa English, which the translation of Indonesian into English
Indonesia ke dalam Bahasa Inggris merupakan terjemahan is an unofficial translation. In the event of a discrepancy
tidak resmi. Dalam hal terdapat ketidaksesuaian antara teks between the English and Indonesian texts, readers of the
Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, mohon pembaca Sustainability Report may refer to the Indonesian texts.
Laporan Keberlanjutan ini dapat mengacu ke teks Bahasa
Indonesia.
Untuk penulisan angka pada tabel dan grafik, Laporan For numerical figures presented in the table and graphic,
Keberlanjutan ini menggunakan standar Bahasa Inggris this Sustainability Report uses the English standard by
dengan menggunakan tanda tanda koma (,) sebagai using a comma (,) as a thousand separator, and a decimal
pemisah angka ribuan, dan tanda titik (.) sebagai pemisah point (.) as a decimal separator. For numerical figures
desimal. Untuk penulisan angka dalam narasi, Laporan presented in the narrative, this Report uses the English
ini menggunakan standar Bahasa Inggris dan Bahasa and Indonesian standard respectively, according to the
Indonesia, sesuai dengan konvensi linguistiknya. linguistic context.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 7
Preparing for Sustainability Transformation
Page 8
Daftar isi
Table of Content
01 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan 10 Keanggotaan pada Asosiasi 43
Summary of Sustainability Performance Association Membership
Aspek Ekonomi 11 Penghargaan dan Sertifikasi 44
Economic Aspect Awards and Certifications
Aspek Lingkungan 12 Tata Kelola Keberlanjutan 46
Environmental Ascpect Sustainability Governance
Aspek Sosial 13 Struktur Tata Kelola Umum 47
Social Aspect Perusahaan
General Governance Structure of the
02 Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 16 Company
Preparing for Sustainability Transformation Kebijakan dan Komite Nominasi dan 48
Remunerasi
03 Kata Sambutan dari Pimpinan
Greetings from the Leader
18 The Policies and The Committee of
Nomination and Remuneration
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
04 Tentang Laporan Keberlanjutan Tertinggi
20
About the Sustainability Report Evaluation of the performance of the
Batasan Laporan highest governance body
22
Boundaries of the Report Struktur Tata Kelola Keberlanjutan 50
Jangka Waktu Pelaporan 24 Sustainability Governance Structure
Reporting Timeline Penilaian dan Pemantauan Risiko 55
Standar Pelaporan Penerapan Keberlanjutan
Reporting Standards Sustainability Implementation Risk
25 Assessment and Monitoring
Narahubung Laporan
Contact Person for the Report Pengembangan Kompetensi 56
Penyajian Kembali Informasi Keberlanjutan
Restatements of Information Sustainability Competency Development
Penjaminan Eksternal Identifikasi Risiko dan Permasalahan 57
External Assurance Keberlanjutan
Identification of Sustainability Risks and
05 Tentang Summarecon 26 Challenges
About Summarecon Pencegahan Konflik Kepentingan 58
Profil Singkat 27 Prevention of Conflict of Interest
Brief Profile Mekanisme Pengaduan dan 59
Visi Penyampaian Saran untuk
Vision Keberlanjutan
Misi Sustainability Complaint and Suggestion
Mission Submission Mechanism
Etika Bisnis dan Etika Kerja 60
Nilai Keberlanjutan dalam 28
Budaya Perusahaan Business Ethics and Work Ethics
Kepatuhan terhadap Hukum dan 61
Sustainability Values
in Corporate Culture Regulasi
Sektor Usaha 31 Legal and Regulatory Compliance
Business Sector Pelibatan Pemangku Kepentingan
Produk dan Aktivitas Bisnis Stakeholder Engagement
Analisis Materialitas 70
Business Products and Activities
Perubahan Signifikan yang Terjadi 33 Materiality Analysis
Strategi Keberlanjutan Summarecon 71
Tahun 2024
Significant Changes in 2024 Summarecon's Sustainability Strategy
Rantai Nilai dan Pasok 34
Value and Supply Chains
Wilayah Operasional 40
Operational Area
42
Skala Usaha
Business Scale
Kepemilikan Saham
Share Ownership
8 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 9
Daftar isi
Table of Content
06 Pilar 1: Pertumbuhan Nilai
Ekonomi yang Inklusif dan
74 Lampiran
Annex
Berkelanjutan
Lampiran 1: Penyajian Kembali 204
Pillar 1 : Inclusive and Sustainable
Growth of Economic Value Informasi
Annex 1 : Restatement of Information
07 Pilar 2: Kontribusi untuk
Menciptakan Lingkungan yang
Sehat dan Berkelanjutan
96
Lampiran 2: Perbandingan Topik
Material Tahun 2023 dan 2024
212
Pillar 2 : Contribution to Create Annex 2 : Comparison of Material Topics
Healthy and Sustainable in 2023 and 2024
Environment
Lampiran 3: Batasan Data Kinerja untuk 215
08 Pilar 3: Pembangunan 132 Setiap Topik Material
Komunitas dengan Ekosistem Annex 3 : Performance Data Boundaries
Kehidupan yang Harmonis dan of Each Material Topic
Berkelanjutan
Pillar 3 : Community Development
with Harmonious and Indeks Konten
Sustainable Living Ecosystem Content Index
09 Pilar 4: Pengembangan
Kompetensi dan Kesejahteraan
Karyawan
148 Indeks Konten Global Reporting
Initiative (GRI)
Global Reporting Initiative (GRI) Content
221
Pillar 4 : Competency Index
Development and Employee
Welfare Daftar Pengungkapan SEOJK 16/ 231
SEOJK.04/2021 dan POJK 51/
Pilar 5: Kontribusi bagi 176 POJK.03/2017
10 Masyarakat dengan Pendidikan
Berkualitas dan Pembangunan
List of Disclosures based on SEOJK 16/
SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017
Berkelanjutan
Pillar 5 : Contribution to Society Lembar Umpan Balik 235
through Quality Education and Feedback Form
Sustainable Development
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 9
Preparing for Sustainability Transformation
Page 10
01 Ikhtisar Kinerja
Aspek Keberlanjutan
Summary of Sustainability
Performance
Summarecon Mall Kelapa Gading
10 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 11
Aspek Ekonomi
[B.1] Economic Aspect
Kuantitas Produksi Atau Jasa Yang Dijual dalam miliar rupiah
(in billion rupiah)
Quantity of Production or Services Sold [B.1.a]
Pendapatan atau [B.1.b]
Penjualan
2022 2023 2024
Office, Revenue or Sales
Commercials
dalam unit (in units)
4
11
Apartments
17
303
198
3,529 4,045 7,504
234
Total Kuantitas Pendapatan
Produk Terjual Pengembangan Properti
Shop Lots Property Development
Total Products Sold
Revenue
2,207 148
1,855 299
1,813 178
1,480 1,738 2,152
Landplots Pendapatan Investasi Properti
Property Investment Revenue
46
17
30
Houses
710 876 967
1,706
1,330
1,354 Pendapatan Lain-Lain
Other Revenue
[B.1.c]
Laba atau Rugi Bersih dalam miliar rupiah
Net Profit or Loss (in billion rupiah)
Laba Bersih
Net Profit 772 1,058 1,842
[B.1.e]
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan Dengan Proses Bisnis
dalam total
Keuangan Berkelanjutan (in totals)
Engagement of Local Parties Related to Sustainable Finance Business
Processes
22
43
15
10
14
7
Catatan: Notes:
Total Kontraktor yang diungkapan merupakan The total number of disclosed contractors refers
jumlah kontraktor yang bekerja sama dengan to those engaged with each business unit. One
masing-masing unit bisnis, selain itu satu kontraktor contractor may be involved in multiple projects
dapat menangani lebih dari satu proyek di tahun within the reporting year.
berjalan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 11
Preparing for Sustainability Transformation
Page 12
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect [B.2]
2022 2023 2024
Penggunaan Energi, antara Lain Listrik dan Air Pengurangan Emisi
Energy Use, including Electricity and Water [B.2.a]
yang Dihasilkan
Total Emission
Reduction [B.2.b]
Total Konsumsi Energi di 337,872
Dalam Perusahaan (GJ) 378,649
Total Energy Total Pengurangan
Consumption within the 400,049 Emisi GRK (Ton CO2eq)
Company (GJ) Total GHG Emissions
Reduction (Ton CO2eq)
Total Konsumsi Air 712,776
(m3) 810,274
Total water
consumption (m3) 821,217
4,516 2,422 3,284
Pengurangan Limbah dan Efluen [B.2.c]
Waste and Effluent Reduction
dalam ton
(in ton)
Sampah yang di - Sampah yang Program Daur Ulang
- 420
daur ulang menjadi - diberikan untuk Sampah
kompos - 352
Pakan Maggot Waste Recycling
Waste that is recycled 1,442
Garbage is given for 55 Products Program 508
into compost Maggot Feed
Catatan: Notes:
Data daur ulang sampah menjadi kompos dan Data on waste recycled into compost and used for
sampah untuk pakan maggot berasal dari unit bisnis maggot feed is sourced from the Summarecon
Summarecon Serpong, yang baru dapat dicatat dan Serpong business unit. These figures could only
dilaporkan mulai tahun 2024 karena adanya kendala be recorded and reported starting in 2024 due to
pencatatan pada tahun-tahun sebelumnya. previous data recording constraints.
[B.2.d]
Pelestarian keanekaragaman hayati
Biodiversity Conservation
Total Penanaman Pohon (unit) Catatan:
Total Tree Planting (units) Data total pohon diatas
merupakan data pohon yang
1,525
ditanam di Summarecon
2,058 Serpong dan Summarecon
1,456 Bekasi.
Total CO2 yang diserap melalui Penanaman Pohon (Ton CO2eq) Notes:
Total CO2 Absorption through Tree Planting (Ton CO2eq) The total number of trees
1,264 listed reflects those planted
1,724 in Summarecon Serpong and
1,650 Summarecon Bekasi.
12 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 13
Aspek Sosial
[B.3] Social Aspect
2022 2023 2024
Total Pengusaha UMKM
Total MSME Entrepreneurs
Jakarta Fashion Pasar Modern Sinpasa Festival Kuliner
and Food Festival (JF3)
JF3 Fashion Festival Pasar Modern Sinpasa Serpong Festival Kuliner Serpong
279 108
279 178
295 90
46 84 105
JF3 Food Festival Pasar Modern Sinpasa Bekasi Pasar Senggol Bekasi
225 83
243 114
243 109
79 100 100
Pasar Modern Sinpasa Bandung Festival Kuliner Bandung
Total 937
Pengusaha 1,115 117 0
UMKM 1,130 0
117
Total MSMEs 70
118
Catatan: Notes:
Festival Kuliner Bandung baru diadakan di tahun The Bandung Culinary Festival was held for the first
2024. time in 2024.
Melalui Jakarta Fashion and Food Festival (JF3), Through the Jakarta Fashion and Food Festival (JF3),
Pasar Modern, dan Festival Kuliner, Summarecon Pasar Modern, and Culinary Festivals, Summarecon
secara konsisten mendorong pengembangan consistently supports Micro, Small, and Medium
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai Enterprises (MSMEs) as key drivers of local economic
motor penggerak ekonomi lokal. Ketiga kegiatan growth. These platforms help MSMEs expand market
ini menjadi platform strategis bagi pelaku UMKM access, showcase products, and boost income. This
untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk, initiative aligns with Sustainable Development Goal
dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif ini sejalan (SDG) 8, particularly the targets of enhancing MSME
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) economic productivity, job creation, and promoting
8, terutama pada target peningkatan produktivitas inclusive and sustainable economic growth.
ekonomi UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan.
Kampoeng Tempo Doeloe, La Piaza Summarecon Mall Kelapa Gading
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 13
Preparing for Sustainability Transformation
Page 14
Program Beasiswa bagi Mahasiswa Universitas Pradita
Scholarship Program for Pradita University Students
2021/2022 2022/2023 2024/2025
Total Penerima Beasiwa (Orang) Total Beasiswa (dalam Juta Rupiah)
Total Scholarship Recipients (Person) Total Scholarship (in Million Rupiah
263 7,120
253 6,948
260 7,268
Universitas Pradita menjalankan program beasiswa Pradita University provides scholarships as part of
sebagai bentuk komitmen dalam menjamin akses its commitment to inclusive higher education for
pendidikan tinggi yang inklusif bagi individu high-potential students with financial constraints.
berpotensi tinggi namun memiliki keterbatasan Aligned with Sustainable Development Goal (SDG) 4,
finansial. Selaras dengan Tujuan Pembangunan the program promotes equal learning opportunities
Berkelanjutan (SDG) 4, program ini mendukung and enhances education quality. Through this
pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan initiative, the university not only eases students'
kualitas pendidikan. Melalui inisiatif ini, Universitas financial burdens but also fosters a spirit of learning,
Pradita tidak hanya membantu meringankan academic achievement, and the development of a
beban ekonomi mahasiswa, tetapi juga mendorong competitive and empowered younger generation
semangat belajar, pencapaian prestasi, dan
pembentukan generasi muda yang unggul dan
berdaya saing.
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan 2022 2023 2024
Distributed Direct Economic Value
dalam miliar rupiah
(in billion rupiah)
Total Investasi Sosial (CSR) Dana CSR yang dikeluarkan oleh Summarecon
Social Investment (CSR) merupakan kontribusi nyata dalam menciptakan
nilai bersama (shared value) bagi masyarakat
dan mendukung tercapainya pembangunan
berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen
Perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan
keberlanjutan jangka panjang.
Summarecon’s CSR funding represents a concrete
contribution to creating shared value and
supporting sustainable development, reinforcing
the Company’s commitment to social responsibility
15 23 23
and long-term impact.
Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih
Total Donors and Funds Collected Through Celengan Kasih
Total Donatur (Orang) Total Dana Terkumpul (dalam Juta Rupiah)
Total Donors (Person) Total Funds Collected (in Million Rupiah)
5,683
18,419
21,731 89,208 282,027 293,031
Catatan: Notes:
Pada Tahun 2022, program Celengan Kasih baru In 2022, the new Celengan Kasih program started in
dimulai bulan September. September.
14 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 15
Program Celengan Kasih merupakan wujud nyata The Celengan Kasih program is a concrete
komitmen sosial Summarecon dalam membangun expression of Summarecon’s social commitment to
budaya positif di kalangan karyawan dan masyarakat, fostering a culture of generosity among employees
khususnya semangat berbagi melalui donasi dan and the broader community. It encourages a spirit
kepedulian terhadap sesama. Melalui program ini, of giving and care for others. Through this program,
Perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan the Company not only provides aid to those in need
kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga but also instills the values of solidarity and social
menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial responsibility as part of its contribution to improving
sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap community welfare.
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Danau Grisea, Summarecpn Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 15
Preparing for Sustainability Transformation
Page 16
02 Mempersiapkan
Transformasi
Keberlanjutan
Preparing for Sustainability
Transformation
Sky Bridge, Summarecon Serpongi
16 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 17
Keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, tetapi Sustainability is no longer a choice—it has
telah menjadi keharusan dalam dunia bisnis yang become a necessity in an increasingly dynamic
semakin dinamis dan kompleks. "Mempersiapkan and complex business landscape. The theme
Transformasi Keberlanjutan" mencerminkan “Preparing for Sustainability Transformation”
komitmen Perusahaan dalam menghadapi transisi reflects the Company’s commitment to navigating
menuju praktik bisnis yang lebih bertanggung the shift toward more environmentally, socially, and
jawab terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola governance (ESG)-conscious business practices.
(ESG). Transformasi ini mencakup penerapan This transformation involves the adoption of new
standar keberlanjutan terbaru, seperti IFRS S1 dan sustainability standards, such as IFRS S1 and IFRS S2,
IFRS S2, yang akan menjadi menjadi pedoman which will serve as key frameworks for developing
penting dalam penyusunan laporan keberlanjutan sustainability reports that are more transparent,
yang lebih transparan, relevan, dan bernilai bagi relevant, and valuable to investors and stakeholders.
investor serta pemangku kepentingan lainnya.
Transformasi keberlanjutan tidak hanya sebatas Sustainability transformation goes beyond regulatory
penyesuaian terhadap regulasi dan standar baru, compliance—it requires the Company to be more
tetapi juga menuntut Perusahaan untuk lebih adaptive, innovative, and proactive in addressing
adaptif, inovatif, dan proaktif dalam mengelola evolving sustainability challenges. Summarecon’s
tantangan keberlanjutan yang terus berkembang. core CARING values form the foundation of this
Nilai inti Perusahaan CARING menjadi fondasi utama readiness, particularly the values of Agility and
dalam mendorong kesiapan Perusahaan untuk Adaptability, which are central to ensuring the
bertransformasi, khususnya melalui nilai Agile dan transformation is effective and enduring.
Adaptif yang berperan sentral dalam memastikan
transformasi keberlanjutan berjalan secara efektif
dan berkelanjutan.
Sejalan dengan misi Perusahaan, Summarecon In line with its mission, Summarecon is committed
tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan not only to developing high-value economic areas
bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menghadirkan but also to innovating products and services that
inovasi dalam produk dan layanan yang berkontribusi contribute to environmental and social balance.
pada keseimbangan lingkungan dan sosial. Melalui Through the theme “Preparing for Sustainability
tema “Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan”, Transformation”, Summarecon reaffirms its
Summarecon menegaskan komitmennya untuk commitment to going beyond conventional
tidak hanya membangun seperti biasanya, tetapi development—creating a harmonious, inspiring, and
juga menciptakan ekosistem kehidupan yang sustainable living ecosystem. This transformation
harmonis, menginspirasi, dan berkelanjutan. will deliver long-term benefits for communities,
Dengan demikian, transformasi ini akan membawa customers, and the environment.
manfaat jangka panjang bagi komunitas, pelanggan,
dan lingkungan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 17
Preparing for Sustainability Transformation
Page 18
03 Kata Sambutan dari
Pimpinan
Greetings from the
Leader
18 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 19
Kata Sambutan dari Pimpinan
[D.1] [2-22] Greetings from the Leader
Pada tahun 2024, Summarecon melakukan In 2024, Summarecon continued to advance its
improvement terkait keberlanjutan melalui sustainability initiatives by strengthening the
peningkatan penerapan standar lingkungan, sosial implementation of environmental, social, and
dan tata kelola (ESG), sebagai bagian dari komitmen governance (ESG) standards as part of the Company’s
perusahaan dalam pengelolaan kawasan kota terpadu commitment to managing integrated township
yang semakin ramah lingkungan. Salah satunya adalah developments with greater environmental responsibility.
implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) One of the key steps taken was the installation of solar
melalui penggunaan solar panel di pusat perbelanjaan power systems (PLTS) across Summarecon’s shopping
Summarecon sebagai upaya mengurangi konsumsi centers, aimed at reducing energy consumption from
energi dari sumber tak terbarukan dan menurunkan non-renewable sources and lowering greenhouse gas
emisi gas rumah kaca. Hal ini juga selaras dengan emissions. These efforts align with the growing focus
perhatian dari investor global, penyaluran kredit of global investors on sustainable financing and the
berkelanjutan dan risiko perubahan iklim yang semakin increasing urgency of climate-related risks. However,
nyata. Di sisi lain, penerapan standar ESG memerlukan the adoption of ESG standards often entails significant
biaya investasi yang tinggi, yaitu penggunaan material investment, particularly due to the high costs of
dan teknologi ramah lingkungan yang cukup mahal. environmentally friendly materials and technologies.
Dengan demikian Pemerintah diharapkan dapat Therefore, we encourage the Government to consider
menerapkan kebijakan khusus bagi perusahaan yang introducing specific policies or incentives for companies
telah mengimplementasikan standar ESG, guna that have implemented ESG standards, as a means
mendorong percepatan transformasi berkelanjutan to accelerate broader and more inclusive sustainable
dengan cakupan yang lebih luas. transformation.
Kendati belum menetapkan target spesifik, Although Summarecon has not yet set specific
Summarecon tetap mengevaluasi kinerja berkelanjutan sustainability targets, we remain committed to
berdasarkan perkembangan progresif dari tahun ke continuously evaluating our ESG performance through
tahun. Perusahaan berkomitmen untuk lebih adaptif, year-on-year progress. The Company is determined to
inovatif, dan proaktif dalam menghadapi transisi stay adaptive, innovative, and proactive in navigating the
menuju praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab transition toward more responsible business practices.
terhadap ESG. Nilai inti Perusahaan yakni, CARING Our core corporate values—embodied in the principle
menjadi landasan utama dalam menjawab tuntutan of CARING—serve as the foundation for meeting the
penerapan standar ESG yang semakin tinggi, di mana increasing demands of ESG implementation, with
aspek Agile dan Adaptif berperan penting dalam agility and adaptability playing crucial roles in ensuring
memastikan transformasi keberlanjutan berjalan effective and sustained transformation.
secara efektif dan berkesinambungan.
Sepanjang tahun 2024, kinerja Perusahaan mencatat Throughout 2024, Summarecon delivered strong
pencapaian positif di berbagai aspek. Dari sisi ekonomi, performance across multiple dimensions. Financially,
laba bersih meningkat 74,2 % dibandingkan tahun we recorded a 74.2% increase in net profit compared
sebelumnya, mencerminkan pertumbuhan yang to the previous year, reflecting resilient and sustainable
berkelanjutan. Sedangkan untuk aspek lingkungan, growth. In the environmental sphere, we were honored
Perusahaan memperoleh penghargaan bergengsi kelas with a world-class recognition at the FIABCI World
dunia di ajang prestisius FIABCI World Prix d’Excellence Prix d’Excellence Awards 2024 in Singapore—one of
Awards 2024 di Singapura, yang merupakan the highest accolades in the global real estate sector,
penghargaan tertinggi di dunia properti yang awarded to projects that demonstrate excellence in
diberikan kepada proyek-proyek berkualitas, inovatif, quality, innovation, sustainability, and community
berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat. impact. On the social front, we actively contributed to
Sementara itu, pada aspek sosial, Perusahaan secara various corporate social responsibility (CSR) initiatives
aktif berkontribusi dalam berbagai program CSR yang that support sustainable development and align with
mendukung keberlanjutan dan pencapaian Tujuan the achievement of the Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Goals (SDGs).
Kedepannya, tahun 2025 akan penuh dengan Looking ahead, we recognize that 2025 will present
tantangan, khususnya dari faktor eksternal yang its own set of challenges, particularly from external
berpotensi memberikan dampak terhadap kinerja factors such as geopolitical tensions and ongoing
Perusahaan mulai dari ketegangan geopolitik trade disputes, which may continue to weigh on global
hingga perang dagang yang diperkirakan akan economic conditions. Despite these uncertainties,
terus menambah tekanan terhadap perekonomian we remain optimistic. The Indonesian Government’s
global. Kendati begitu, dukungan Pemerintah supportive measures—particularly through incentive
Indonesia khususnya melalui program insentif Pajak programs like the VAT Borne by the Government
Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) (PPN DTP)—offer valuable opportunities to maintain
akan menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk growth momentum and reinforce our commitment to
tetap mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan. sustainable business practices.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 19
Preparing for Sustainability Transformation
Page 20
04 Tentang Laporan
Keberlanjutan
About the Sustainability
Report
La Spezia, Summarecon Bekasi
20 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 21
Laporan Keberlanjutan 2024 adalah Laporan The 2024 Sustainability Report is the fourth
Keberlanjutan keempat untuk PT Summarecon Sustainability Report for PT Summarecon Agung
Agung Tbk (yang dalam laporan ini disebut sebagai Tbk (referred to in this report as “the Company”
“Perusahaan” atau “Summarecon”). Laporan ini or “Summarecon”). This report presents the
menampilkan kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Environmental, Social and Governance (ESG)
Kelola (Environmental, Social, and Governance atau performance, as well as the economic performance
ESG), sekaligus kinerja ekonomi dari Perusahaan dan of the Company and entities under it. As a form
entitas-entitas yang berada di bawah naungannya. of commitment and effort to contribute to
Sebagai bentuk komitmen dan upaya untuk Sustainability, this report also discusses strategies,
berkontribusi pada Keberlanjutan, Laporan ini turut action plans, and improvement targets for each
membahas tentang strategi, rencana aksi, dan target material topic which are constantly measured, and
perbaikan untuk setiap topik material yang akan the achievements thereof periodically reported
senantiasa diukur dan dilaporkan pencapaiannya in subsequent reporting periods. As a note, this
secara berkala pada periode pelaporan mendatang. Report uses the terms “ESG”, “material ESG topics”,
Sebagai catatan, Laporan ini menggunakan istilah and “Sustainability” interchangeably with the same
“ESG”, “topik material ESG”, dan “Keberlanjutan” meaning, namely increasing positive contributions,
secara bergantian dengan makna yang sama, yaitu as well as preventing and mitigating negative
peningkatan kontribusi positif, serta pencegahan impacts that arise from the Company’s operations
dan mitigasi dampak negatif yang muncul dari on the economic, environmental, social, and
operasional Perusahaan terhadap isu ekonomi, governance issues that are deemed important (or
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dianggap material) to Summarecon.
penting (atau material) bagi Summarecon.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 21
Preparing for Sustainability Transformation
Page 22
Batasan Laporan
Boundaries of the Report
[2-2]
Sesuai dengan Sustainability Report Roadmap, pada In accordance with the Sustainability Report Roadmap,
tahun 2024, Perusahaan memperluas cakupan data by 2024, the Company is expanding the scope of
dan unit bisnis yang dimasukkan ke dalam Laporan data and business units included in the Sustainability
Keberlanjutan sebagai bagian dari upaya untuk Report as part of efforts to improve transparency
meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Hal and accountability. This reflects the Company's
ini mencerminkan komitmen Perusahaan untuk commitment to providing a more comprehensive and
memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan in-depth picture of their sustainability performance, as
mendalam tentang kinerja keberlanjutan mereka, serta well as strengthening relationships with all stakeholders
memperkuat hubungan dengan semua pemangku involved
kepentingan yang terlibat.
Summarecon berupaya untuk menampilkan kinerja Summarecon strives to present the performance
topik-topik material ESG yang selaras dengan aspek of material ESG topics that are aligned with the
keberlanjutan yang diatur oleh Peraturan Otoritas sustainability aspects governed by Regulation of the
Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Financial Services Authority (POJK) No. 51/POJK.03/2017
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga regarding the Implementation of Sustainable Finance
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dan for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/ Companies and Circular Letter of the Financial Services
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Authority (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. and Content of Annual Reports of Issuers or Public
Companies.
Untuk memastikan pengungkapan dalam Laporan lebih performance data required in the above regulations,
komprehensif dan sesuai dengan standar pelaporan To ensure the disclosures in the Report are more
internasional, Summarecon mengacu kepada Standar comprehensive and in line with international reporting
GRI 2021 (The GRI Standards 2021) dalam melaporkan standards, Summarecon refers to the GRI Standards
setiap data kinerja ESG yang diwajibkan dalam regulasi 2021 in reporting any ESG performance data required
di atas, serta mengaitkan setiap data kinerja ESG yang in the above regulations, as well as linking any relevant
relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ESG performance data to the Sustainable Development
(Sustainable Development Goals atau SDGs) Goals (SDGs).
Data kinerja ESG yang ditampilkan dalam Laporan The ESG performance data presented in Sustainability
Keberlanjutan 2024 mencakup daftar entitas seperti Report 2024 includes the list of entities as referred
dalam Laporan Tahunan 2024 yang telah di audit, pada to Annual Report 2024 which has been audited, in
bagian “Daftar Entitas Anak Perusahaan”. Pada tahun the section "List of Subsidiary Entities". This year, the
ini, Perusahaan masih menetapkan batasan terhadap Company still sets boundaries on the scope of ESG
ruang lingkup dari data kinerja yang disajikan, namun performance data presented, but the scope is extended
cakupannya diperluas ke unit bisnis lainnya. Untuk to other business units. For some material topics, the
beberapa topik material, Perusahaan menentukan Company sets data boundaries as follows:
batasan data sebagai berikut:
2022 2023 2024
• Summarecon Serpong
• Summarecon Serpong • Summarecon Mall Kelapa Gading
• Summarecon Mall Kelapa Gading • Plaza Summarecon Serpong
• Summarecon Serpong • Plaza Summarecon Serpong • Summarecon Bekasi
• Summarecon Mall Kelapa Gading • Summarecon Bekasi • Summarecon Mall Bekasi
• Plaza Summarecon Serpong • Summarecon Mall Bekasi • Plaza Summarecon Bekasi
• Rainbow Springs COndovillas • Plaza Summarecon Bekasi • Summarecon Mall Serpong
22 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 23
Penentuan batasan data di atas didasarkan pada The determination of the above data boundaries
kebutuhan untuk memastikan representasi yang is based on the need to ensure a balanced
seimbang dari berbagai jenis tipologi bangunan representation of various types of building typologies
serta unit bisnis di Summarecon, dengan tujuan as well as business units in Summarecon, with the
memberikan gambaran yang komprehensif atas aim of providing a comprehensive picture of the
aktivitas yang dilakukan oleh Perusahaan. activities undertaken by the Company.
Data kinerja untuk setiap topik material ESG dapat Performance data for each material ESG topic is
berasal dari satu, beberapa, atau keseluruhan obtained from one, several, or consolidated entities
entitas (konsolidasi) yang berada di bawah under Summarecon. More detailed information
naungan Summarecon. Informasi lebih detail dapat can be found in Appendix 3: Performance Data
ditemukan pada bagian Lampiran 3: Batasan Data Boundaries of Each Material Topic.
Kinerja untuk Setiap Topik Material.
The Springs, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 23
Preparing for Sustainability Transformation
Page 24
Jangka Waktu Pelaporan
Reporting Timeline
[2-3]
Periode Pelaporan
Reporting Period [2-3]
Kinerja ESG dalam Laporan ini mencakup The ESG performance in this report covers the
periode 1 Januari – 31 Desember 2024. Laporan ini period of 1 January – 31 December 2024. This report
menampilkan data kinerja ESG sepanjang 3 (tiga) presents the ESG performance data for the past
tahun ke belakang, yang mencakup tahun 2023 3 (three) years, covering the year 2023 and 2022.
dan 2022. Periode Pelaporan Keberlanjutan ini sama This Sustainability Reporting period is the same as
dengan periode Laporan Tahunan dan Laporan the Company’s Annual Report and Consolidated
Keuangan terkonsolidasi Perusahaan yang diaudit Financial Statements which are audited by external
oleh pihak eksternal. parties.
Frekuensi Pelaporan
Reporting Frequency [2-3]
Laporan Keberlanjutan disusun satu kali setiap The Sustainability Report is prepared on an annual
tahun. basis.
Tanggal Rilis Laporan
Release Date of the Report [2-3]
Laporan Keberlanjutan dirilis pada tanggal 30 April The Sustainability Report was released on 30 April
2025. 2025.
Standar Pelaporan
Reporting Standards
Standar GRI 2021 GRI Standards 2021
Laporan ini menggunakan Standar GRI 2021 yang This report adopts the latest Global Reporting
terbaru dengan opsi pelaporan “with reference to Initiative (GRI) Standards 2021, using the “with
the GRI Standards 2021” (merujuk pada Standar reference to the GRI Standards 2021” reporting option.
GRI 2021). Standar GRI dipilih untuk menjawab The GRI framework was selected to comply with ESG
persyaratan data kinerja ESG dalam POJK No. 51/ disclosure requirements under Indonesia’s POJK No.
POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04.2021. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. A
Untuk melihat daftar Standar GRI 2021 yang detailed list of applicable GRI Standards is available
digunakan dalam Laporan ini, Anda dapat melihat in the GRI Content Index and the POJK 51/2017 and
Indeks Konten GRI (GRI Content Index) dan Indeks SEOJK 16/2021 Index at the end of this report.
POJK 51/2017 and SEOJK 16/2021 pada bagian akhir
laporan.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals/SDGs
TPB
Untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja ESG To assess the Company’s contribution to the
Perusahaan berkontribusi terhadap TPB, kami telah Sustainable Development Goals (SDGs), relevant
mengidentifikasi dan mencantumkan logo TPB SDG icons are presented throughout the report
yang relevan pada berbagai aktivitas Perusahaan. to highlight alignment between Summarecon’s
Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran activities and global development objectives.
yang lebih jelas mengenai implementasi TPB For ease of reference, Summarecon’s specific
dalam praktik bisnis dan inisiatif keberlanjutan contributions to each SDG are detailed in the GRI
Summarecon. Untuk mempermudah pencarian Content Index.
kontribusi spesifik Summarecon terhadap TPB,
informasi tersebut dapat ditemukan dalam Indeks
Konten GRI (GRI Content Index).
24 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 25
Narahubung Laporan
Contact Person for the Report
[2-3]
Bila memiliki pertanyaan terkait Laporan For any questions about this Sustainability Report,
Keberlanjutan ini, pembaca dapat menghubungi: readers can contact
Nama: Lydia Tjio
Name:
Posisi: Sekretaris Perusahaan
Posisition: Corporate Secretary
Email: corp_secretary@summarecon.com
Penyajian Kembali Informasi
[2-4] Restatements of Information
Penyajian kembali informasi dari Laporan The restatements of information from the 2024
Keberlanjutan 2024 disajikan di bagian Lampiran 1: Sustainability Report are presented in the Annex 1:
Penyajian Kembali Informasi. Restatement of Information.
Penjaminan Eksternal
[2-5] [G.1] External Assurance
Laporan ini belum dijamin secara eksternal oleh This Report has not received external assurance
pihak ketiga. from any third party.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 25
Preparing for Sustainability Transformation
Page 26
05 Tentang
Summarecon
About Summarecon
Summarecon Bogor
26 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 27
Profil Singkat
Brief Profile
[2-1] [2-6] [C.1]
PT Summarecon Agung Tbk (yang selanjutnya PT Summarecon Agung Tbk (hereinafter referred
disebut dengan “Perusahaan” atau “Summarecon”) to as “the Company” or “Summarecon”) was
didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak Soetjipto founded in 1975 by Mr. Soetjipto Nagaria and his
Nagaria dan rekan–rekannya untuk membangun associates to undertake real estate construction
dan mengembangkan real estat. Dimulai dengan and development. Starting with a 10-hectare of
membangun 10 (sepuluh) hektar lahan di kawasan marsh land in the then back-waters of Jakarta, the
rawa-rawa di daerah Kelapa Gading, Para pendiri founders managed to transform Kelapa Gading into
Perusahaan berhasil mengubah kawasan tersebut one of the most affluent residential and commercial
menjadi salah satu daerah hunian dan bisnis areas in Jakarta. And over the years, Summarecon
paling bergengsi di Jakarta, dan seiring berjalannya has built a reputation as one of the leading property
waktu, Summarecon berhasil membangun reputasi players in Indonesia, especially in the development of
sebagai salah satu pengembang properti terkemuka townships. Summarecon develops townships which
di Indonesia, khususnya dalam pengembangan integrate residential developments with commercial
kota terpadu atau lebih dikenal dengan ‘township’. developments that are supported with a wide
Summarecon membangun kota terpadu yang and complete range of amenities for the residents
mengintegrasikan pengembangan perumahan of the townships. Summarecon has developed
dengan komersial, yang didukung oleh fasilitas expertise across the whole real estate value
yang beragam dan lengkap bagi para penghuninya. chain; encompassing development, architecture,
Summarecon telah mengembangkan kemampuan engineering, project and construction management,
di segala bidang real estat: meliputi pengembangan, urban planning, infrastructure, sustainable design
arsitek, teknik, manajemen proyek dan konstruksi, technologies, town and neighborhood management,
perencanaan tata kota, infrastruktur, teknik desain and property management, into the development of
yang berkelanjutan, manajemen kota terpadu, dan our township.
manajemen properti ke dalam pengembangan kota
terpadu kami.
Dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan With an unparalleled combination of knowledge,
eksekusi, personel yang berdedikasi, dan komitmen execution skills, dedicated personnel and
yang tak tertandingi kepada pelanggan dan commitment to customers and suppliers alike,
pemasok, Summarecon dikenal dengan keandalan, Summarecon is known for its dependability,
keahlian, dan kemampuannya untuk melaksanakan expertise and ability to execute and deliver property
dan memberikan proyek pengembangan properti development projects around the greater Jakarta
di sekitar wilayah Jabodetabek, dan ke kota-kota area, and to the major economic cities of Karawang,
ekonomi utama di Indonesia. Karawang, Bandung Bandung and Makassar.
dan Makassar.
Visi
[C.1] Vision
Menjadi teman sepanjang waktu dalam membangun To be your lifelong friend in developing communities
komunitas dengan ekosistem kehidupan yang with harmonious and sustainable living ecosystems.
harmonis dan berkelanjutan.
Misi
[C.1] Mission
Menciptakan terobosan inovasi perkotaan yang To create groundbreaking urban innovations
dapat meningkatkan nilai ekonomi dari sekeliling that would increase the economic values of Our
Kami, membangun tim yang berkomitmen, adaptif, surroundings, build a committed and adaptive
dan fokus pada menyajikan nilai untuk pelanggan, team focused on delivering value to our customers,
sekaligus aktif berkontribusi untuk menciptakan and actively contribute to creating a healthy and
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. sustainable environment.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 27
Preparing for Sustainability Transformation
Page 28
Nilai Keberlanjutan dalam Budaya Perusahaan
Sustainability Values in Corporate Culture [F.1]
Nilai-nilai inti perusahaan turut menjadi pendorong Core values of the Company contributes to the
bagi pergerakan perusahaan untuk menjalankan Company’s drive in running its business, as
bisnisnya terangkum dalam kata “CARING”, yang encapsulated in the word “CARING” which consists
terdiri dari aspek: of the following aspects:
1. Commitment: 1. Commitment:
Komitmen Perusahaan untuk senantiasa The Company’s commitment to always provide
memberikan dukungan kepada para pemangku support to stakeholders is a form of dedication
kepentingan merupakan bentuk dedikasi to the Company’s vision, mission, and values.
terhadap visi, misi, dan nilai perusahaan.
2. Agility: 2. Agility:
Kelincahan untuk dapat bekerja di lingkungan The agility to work in a dynamic and challenging
operasional yang dinamis dan penuh tantangan operational environment is part of the
menjadi bagian dari DNA kami. Company’s DNA.
3. CaRe: 3. CaRe:
Kepedulian terhadap para pekerja dan Caring for employees and improving
peningkatan prestasi dalam bentuk produk, performance in the form of products, services
layanan, dan sarana merupakan komitmen and facilities is the Company’s commitment to
Perusahaan untuk pemangku kepentingan. stakeholders.
4. Integrity:
Berintegritas dalam setiap tindakan adalah 4. Integrity:
upaya untuk menjaga reputasi dan nama baik Integrity in every action is an effort to maintain
perusahaan. the reputation and good name of the Company.
5. CollaboratioN:
Selalu mengutamakan kolaborasi dan kerja 5. CollaboratioN:
tim adalah langkah untuk mencapai tujuan Always prioritizing collaboration and teamwork
bersama, yaitu memenuhi kebutuhan para is a step to achieve a common goal, namely
pemangku kepentingan. meeting the needs of stakeholders.
6. Gratitude: 6. Gratitude:
Selalu menjaga kerendahan hati dan Staying humble and appreciating every
menghargai setiap kesempatan yang diberikan opportunity given to the Company to grow.
kepada Perusahaan untuk berkembang.
Sehubungan dengan isu Keberlanjutan dan In relation to sustainability and the preparation
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai-nilai inti of this Sustainability Report, the Company’s
Perusahaan ini turut menjadi prinsip landasan bagi core values serve as guiding principles for its
Summarecon dalam menjalankan Keberlanjutannya. sustainability journey. In the specific context of this
Khususnya, dalam konteks penyusunan Laporan Sustainability Report, these values demonstrate
Keberlanjutan, nilai-nilai inti tersebut memegang Summarecon’s commitment to sustainability and
peran penting dalam menunjukkan komitmen social responsibility, as outlined below:
Perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung
jawab sosialnya, yang dapat dirinci sebagai berikut:
28 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 29
Commitment merupakan nilai inti yang Commitment reflects the Company’s dedication to
mencerminkan kesungguhan Perusahaan integrating sustainability into its business strategies
dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan and operations. In the context of reporting, this
ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya. value is embodied in continuous efforts to design
Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai and implement initiatives that deliver positive
ini diwujudkan melalui upaya berkelanjutan environmental, social, and governance (ESG)
Perusahaan dalam merancang dan melaksanakan impacts.
inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak
positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Agility menunjukkan kemampuan perusahaan Agility demonstrates the Company’s ability to
untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan adapt to changing dynamic business and social
bisnis dan sosial yang dinamis. Dalam penyusunan environments. In preparing the Sustainability Report,
Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat diwujudkan this value can be realized through the Company’s
melalui pengungkapan Perusahaan terkait disclosures regarding strategies and actions to
strategi dan tindakan untuk mengatasi tantangan address the ever-changing sustainability challenges.
keberlanjutan yang terus berubah.
Care menekankan perhatian Perusahaan terhadap Care highlights the Company’s concern for
kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Dalam community welfare and environmental stewardship.
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat This is illustrated through disclosures on various
diwujudkan melalui pengungkapan informasi social and environmental programs conducted by
tentang program-program sosial dan lingkungan the Company.
yang dilakukan oleh Perusahaan.
Integrity merupakan nilai inti yang menunjukkan Integrity demonstrates the Company’s honesty and
kejujuran dan keterbukaan Perusahaan dalam transparency in its operations. In this Sustainability
menjalankan bisnisnya. Dalam penyusunan Report, This value is reflected in the candid and open
Laporan Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui disclosure of business activities and their impacts on
pengungkapan informasi yang jujur dan transparan the environment and society.
mengenai kegiatan bisnis Perusahaan dan
dampak operasionalnya terhadap lingkungan dan
masyarakat.
Collaboration merupakan nilai inti yang Collaboration underscores the Company’s
mencerminkan komitmen Perusahaan dalam commitment to building synergistic relationships
membangun hubungan yang sinergis dengan with stakeholders to achieve sustainability goals. In
berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai the reporting process, this value is realized through
tujuan keberlanjutan. Dalam penyusunan Laporan cross-functional collaboration in data collection and
Keberlanjutan, nilai ini diwujudkan melalui kerja information sharing, enabling a comprehensive
sama lintas fungsi di dalam Organisasi dalam overview of the Company’s sustainability efforts.
menyediakan data dan informasi, sehingga laporan
ini dapat menggambarkan upaya Perusahaan
secara komprehensif.
Gratitude memperlihatkan apresiasi Perusahaan Gratitude reflects the Company’s appreciation for
terhadap lingkungan dan masyarakat. Dalam the environment and society. It is expressed through
penyusunan Laporan Keberlanjutan, nilai ini dapat acknowledgments of the Company’s contributions
diwujudkan melalui pengungkapan apresiasi to community well-being and environmental
Perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat conservation
dan kelestarian lingkungan melalui kontribusinya
terhadap masyarakat dan lingkungan dalam
mendukung Keberlanjutan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 29
Preparing for Sustainability Transformation
Page 30
COMMITMENT AGILITY CARE INTEGRITY COLLABORATION GRATITUDE
Bertanggung Cepat Kehidupan Kepercayaan Kerja Tim Menghormati
Jawab Quick yang Seimbang Trust Teamwork Respect
Responsibility Balanced Life
Efektif dan Kejujuran Inovatif Rendah Hati
Profesional Efisien Nilai - nilai Honesty Innovation Humility
Professionalism Effective and Keluarga
Efficient Family Values Adil Perbaikan Tanggung Jawab
Setia Fairness Improvement Sosial
Loyalty Pembelajaran Pelayanan Prima Social
Berkelanjutan Service Excellent Moralitas Kemitraan Responsibility
Dedikasi Continuous Morality Partnership
Dedication Learning Bijaksana Berterimakasih
Prudence Etika Berpikir Terbuka Thankful
Pertanggung Adaptif Ethics Open-minded
Jawaban Adaptive Empati Penghargaan
Accountability Empathy Dapat Komunikatif Appreciation
Fokus Diandalkan Communicative
Mawas diri Focus Kesejahteraan Reliable Berpikir Positif
Introspective Well-being Toleransi Positive Thinking
Cerdas Ketulusan Tolerance
Konsisten Smart Rasa Memiliki Sincerity Welas Asih
Consistency Sense Kompak Compassion
Berani of Belonging Keteladanan Cohesive
Disiplin Courage Role Model Humanis
Discipline Mawas diri Humanistic
Bertumbuh Sensitivity
Growth of Crisis
Secara keseluruhan, nilai-nilai inti Perusahaan ini Overall, the Company’s core values play a vital
berperan penting dalam memandu penyusunan role in guiding the preparation of a Sustainability
Laporan Keberlanjutan yang akurat, transparan, dan Report that is accurate, transparent, and relevant.
relevan. Perusahaan memastikan bahwa Laporan The Company ensures that the report reflects its
Keberlanjutan yang dihasilkan mencerminkan strong commitment to sustainability and social
komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan responsibility, while also meeting stakeholder
tanggung jawab sosialnya, serta memenuhi harapan expectations and prevailing sustainability reporting
pemangku kepentingan dan standar pelaporan standards.
keberlanjutan yang berlaku.
Berdasarkan nilai-nilai inti di atas, Perusahaan Building on these core values, the Company
senantiasa membangun budaya keberlanjutan yang continuously nurtures a culture of sustainability
dilakukan dengan secara berkelanjutan dengan sesi through regular internal engagement, including
pendalaman 6 (enam) elemen penerapan CARING deep-dive sessions on the six elements of the
ke semua Karyawan, dan juga melalui media lain, CARING values for all employees. This is further
seperti videotron, email blast, pop-up, website, supported by various communication channels
konten video kilas balik kegiatan, majalah online, such as videotrons, email blasts, pop-ups, website
dan buku saku. Berbagai pendekatan kreatif ini content, activity highlight videos, online magazines,
diharapkan dapat menciptakan budaya perusahaan and pocket books. These creative approaches aim
yang sejalan dengan komitmen perusahaan to foster a corporate culture that aligns with the
terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab Company’s long-term sustainability and social
sosialnya. responsibility commitments.
30 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 31
Sektor Usaha
Business Sector
[2-6] [C.4]
Summarecon bergerak dalam bidang real estate, Summarecon operates in the fields of real estate,
pembangunan, perdagangan, rekreasi dan jasa. Unit development, trade, recreation and services.
bisnis Summarecon dikelompokkan berdasar tiga Summarecon’s business units are grouped into
aktivitas yang berbeda, yaitu: three distinct activities:
1. Pengembangan Properti 1. Property Development
2. Investasi dan Manajemen Properti 2. Property Investment and Management
3. Rekreasi, Hospitality dan Lainnya 3. Leisure, Hospitality and Others
Produk dan Aktivitas Bisnis
[2-6] [C.4] Business Products and Activities
Dalam menjalankan bisnisnya, Summarecon In running its business, Summarecon strives to offer
berupaya untuk menawarkan produk dan layanan quality products and services for consumers. This
berkualitas bagi konsumen. Hal ini dapat dilihat dari is evident from how Summarecon provides unique
bagaimana Summarecon memberikan fitur-fitur features that are integrated into each of its products
khas yang terintegrasi dalam setiap produk dan and services.
layanannya.
1. Pengembangan Properti
1. Property Development
Unit bisnis pengembangan properti merupakan The property development business unit represents
bisnis inti Summarecon. Unit bisnis ini membangun Summarecon’s core business. The business unit
proyek properti untuk dijual, seperti rumah, builds property projects for sale, such as houses,
apartemen, kavling tanah residensial, dan ruko apartments, residential land plots, and commercial
komersial, Proyek properti merupakan bagian shophouses. The property projects form an integral
integral dari pengembangan kota terpadu part of the development of integrated cities
(townships) menjadi kawasan perumahan dan (townships) into a residential and commercial
komersial, lengkap dengan seluruh fasilitas, area, complete with essential facilities, including
termasuk fasilitas pendidikan dan olahraga, rumah educational and sports facilities, houses of worships,
ibadah, dan fasilitas kesehatan. and healthcare facilities.
Fitur penting dari pengembangan properti An essential feature of Summarecon’s property
Summarecon adalah konsep komunitas yang development is the gated-community concept
terjaga keamanannya di mana rumah-rumah hunian wherein residential houses are grouped into
dikelompokkan ke dalam kluster individu dengan individual clusters with about 200 to 300 houses in
sekitar 200 hingga 300 rumah di setiap kluster, each cluster, and which are normally furnished with
dan yang biasanya dilengkapi dengan clubhouse a community clubhouse. The security and upkeep of
komunitas. Keamanan dan pemeliharaan setiap each cluster is then managed by Company’s town
kluster kemudian dikelola oleh tim manajemen kota management team, thus ensuring a safe, clean and
Perusahaan, sehingga memastikan lingkungan comfortable living evironment for the residents.
hidup yang aman, bersih dan nyaman bagi
penghuninya.
Rincian lebih mendalam tentang pengembangan properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2024
For a more comprehensive overview of property development, please refer to the 2024 Annual Report..
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 31
Preparing for Sustainability Transformation
Page 32
2. Investasi dan Manajemen Properti
2. Property Investment and Management
Perusahaan mengembangkan, memiliki, The Company develops, owns, and operates a
dan mengoperasikan sejumlah investasi dan number of investment properties such as shopping
manajemen properti seperti pusat perbelanjaan dan malls and recreational parks, all of which are
taman rekreasi, yang semuanya terletak di kompleks located in the Company's development complex
pengembangan Perusahaan dan merupakan and are an integral part of an integrated township
bagian integral dari kota terpadu terpadu yang that combines residential and commercial areas,
menggabungkan kawasan perumahan dan complete with various key facilities. Each shopping
komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas utama. mall serves as the commercial hub to drive the local
Setiap pusat perbelanjaan berfungsi sebagai pusat economy and create a thriving community in the
komersial untuk menggerakkan ekonomi lokal dan township where it operates.
menciptakan komunitas yang berkembang di kota
tempatnya beroperasi.
Pusat perbelanjaan kelas menengah dengan konsep This middle-class shopping mall with the concept
“Your Family Mall” ini menawarkan berbagai macam of “Your Family Mall” offers a variety of merchandise,
merchandise mulai dari fashion hingga produk ranging from fashion to household products, and
rumah tangga dan rumah tangga, dan dari masakan from multi-cultural cuisines to family entertainment
multi budaya hingga hiburan untuk keluarga. for. In addition, the “Downtown Walk” concept
Selain itu, konsep “Downtown Walk” di setiap mal in each mall offers a wide variety of dining and
menawarkan berbagai macam tempat makan dan live entertainment in a relaxed outdoor setting
hiburan langsung dalam suasana luar ruangan yang and with extended opening times. To sustain the
santai dan dengan waktu buka yang diperpanjang. interconnectivity and interaction with the local
Untuk mempertahankan interkoneksi dan interaksi community, these shopping malls regularly holds
dengan komunitas lokal, pusat perbelanjaan thematic events and promotional offerings to cater
ini secara rutin mengadakan acara tematik dan to the ever dynamic lifestyles of the community.
penawaran promosi untuk memenuhi gaya hidup With the large volume of visitors, both tenants
masyarakat yang selalu dinamis. Dengan volume and landlords benefit from the business volume
pengunjung yang besar, baik penyewa maupun generated by the visitors. Hence, the Company has
tuan tanah mendapatkan keuntungan dari volume a strong recurring income base from its retail mall
bisnis yang dihasilkan oleh para pengunjung. Oleh leasing operations. Currently, the Company owns
karena itu, Perusahaan memiliki basis pendapatan and operates six shopping malls with a total NLA
berulang yang kuat dari operasi penyewaan mal ritel. approximately 350,000 m2.
Saat ini Perusahaan memiliki dan mengoperasikan
enam pusat perbelanjaan dengan total NLA sekitar
350.000 m2.
Rincian lebih mendalam tentang Investasi dan Manajemen Properti dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2024.
For a more comprehensive overview of Investment and Property Management, please refer to the 2024 Annual Report.
3. Rekreasi, Perhotelan Dan Unit Bisnis Lainnya
3. Leisure, Hospitality and Other Business Units
Unit bisnis Rekreasi dan Hospitality merupakan Property projects for Leisure and Hospitality
proyek-proyek sektor yang bersifat fasilitas business are important facilities which contribute to
pelengkap yang penting dalam sebuah kota the development of a successful township.
terpadu, sekaligus mendatangkan pendapatan bagi
Perusahaan.
Rincian lebih mendalam tentang rekreasi, perhotelan dan unit bisnis lainnya dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2024..
For a more comprehensive overview of leisure, hospitality and other business units please refer to the 2024 Annual Report.
32 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 33
Perubahan Signifikan yang Terjadi Tahun 2024
Significant Changes in 2024
[C.6]
Summarecon mencatat sejumlah perubahan In 2024, Summarecon recorded several significant
signifikan pada tahun 2024, seiring dengan developments with the launch of new business
mulai beroperasinya beberapa unit bisnis baru units, marking a phase of expansion and growth for
yang menandai ekspansi dan pertumbuhan the Company. These new ventures not only broaden
Perusahaan. Kehadiran unit-unit ini tidak hanya Summarecon’s business reach but also reinforce
memperluas jangkauan bisnis Summarecon, tetapi its commitment to developing integrated and
juga memperkuat komitmen Perusahaan dalam sustainable residential and commercial areas. The
menghadirkan kawasan hunian dan komersial yang following business units commenced operations in
terintegrasi serta berkelanjutan. Berikut adalah unit- 2024:
unit bisnis yang mulai beroperasi pada tahun 2024:
• Gafoy • Gafoy
GAFOY yang terletak di Summarecon Mall Kelapa GAFOY, located at Summarecon Mall Kelapa
Gading memiliki konsep arsitektural geometris Gading, features a geometric architectural
dengan sentuhan exposed material, serta concept with exposed material accents. Its
dengan keunggulan bentuk bangunan yang standout design embraces the low-density
mengusung konsep low density building, yaitu building concept—structures designed with
bangunan yang dirancang dengan komposisi wide open spaces and generous distancing
berupa ruang terbuka luas dan lebar, serta jarak between elements, offering an experience that
yang besar yang menawarkan pengalaman lebih goes beyond just shopping. GAFOY officially
dari sekadar berbelanja. GAFOY mulai beroperasi opened on 14 March 2024, occupying an area
pada 14 Maret 2024 dan menempati area seluas of 11,000 m² with 22 tenant restaurants and
11.000 m² yang diisi oleh 22 tenant restoran dan cafés inspired by contemporary lifestyle trends.
kafe yang terinspirasi dari gaya hidup masa kini. Bringing together a diverse selection of popular
Kawasan ini membawa beragam variasi restoran dining destinations, GAFOY is positioned to
dan kafe favorit, GAFOY akan menjadi destinasi become an iconic venue and a fresh source of
ikonik dan sebuah inspirasi terbaru, sesuai inspiration, in line with its tagline: “Your Gateway
dengan tagline-nya yaitu “Your Gateway for All for All Things Extraordinary.” In addition, GAFOY
Things Extraordinary”. Selain itu, GAFOY juga regularly hosts live performances, wellness
rutin menghadirkan pertunjukan langsung, activities, and festive events designed to engage
kegiatan kesehatan, serta perayaan meriah a wide audience, making it not only a shopping
yang dirancang untuk menjangkau berbagai destination but also a vibrant community space
kalangan.
• Summarecon Mall Bandung • Summarecon Mall Bandung
Summarecon Mall Bandung telah dibuka di Opened in January 2024, Summarecon Mall
Januari 2024 mengadopsi konsep “Family Bandung adopts the same "Family Mall" concept
Mall” yang sama dari pusat perbelanjaan kelas used in other mid-range shopping centers that
menengah yang melayani demografi kota kami serve our city’s demographic and surrounding
dan pengembangan perumahan lainnya di residential developments.
kotamadya Bandung.
Mal seluas 75.000 m2 dengan campuran Spanning 75,000 m² with a diverse mix of
beragam lebih dari 100 penyewa, konsep makan over 100 tenants, the mall features the open-
diluar ruangan Downtown Walk dan pusat air dining concept Downtown Walk and a live
hiburan live Sawarga Courtyard telah menarik entertainment hub, Sawarga Courtyard. As the
banyak pengunjung sejak pembukaannya first modern lifestyle center of its kind in the
karena merupakan pusat gaya hidup yang area, the mall has quickly become a popular
utama dan modern pertama di wilayah tersebut. destination since its opening.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 33
Preparing for Sustainability Transformation
Page 34
• Summarecon Tangerang • Summarecon Tangerang
Summarecon Tangerang merupakan kota Summarecon Tangerang is the Company’s
terpadu ke-9 yang telah dibuka secara resmi ninth integrated township, officially launched
di November 2024 dengan meluncurkan in November 2024 with the introduction of two
dua produk perumahan baru yaitu Havena new residential clusters: Havena Lakes and Briza
Lakes dan Briza Lakes. Kedua produk tersebut Lakes. Both clusters have been very well received
mendapatkan sambutan yang sangat baik di by the market. Strategically located just 200
pasar. Summarecon Tangerang berada di lokasi meters from the Bitung Toll access at KM 26 of
yang strategis, hanya 200 meter dari akses Tol the Jakarta–Tangerang Toll Road, the township
Bitung, KM 26 Tol Jakarta-Tangerang. offers excellent connectivity.
Menjadi hunian dari kawasan hunian yang As an integrated residential area that embraces
terintegrasi dan mengusung harmoni dengan harmony with nature, Summarecon Tangerang
alam, Summarecon Tangerang menghadirkan offers a refreshing living environment centered
kesejukan melalui 6 buah danau, dan hunian around six lakes, complemented by beautifully
hasil karya desain arsitektur yang indah. Karena designed homes. This vision is reflected in its
hal inilah Summarecon Tangerang memiliki tagline: “Six Lakes, One Vibrant City.”
tagline “Six Lakes, One Vibrant City”.
Summarecon Tangerang
Rantai Nilai dan Pasok
Value and Supply Chains [2-6] [E.4]
Summarecon bermitra dengan beragam pemangku Summarecon partners with various stakeholders,
kepentingan, mulai dari pemasok hingga tenant, from suppliers to tenants, along the value chain of
di sepanjang rantai nilai dari produk dan aktivitas its products and business activities. The Company
bisnisnya. Perusahaan membagi para pemangku divides the stakeholders in the value and supply
kepentingan dalam rantai nilai dan pasok ke dalam chain into 2 (two) categories, namely:
2 (dua) kategori, yaitu:
• Rantai hulu (upstream) terdiri dari berbagai • Upstream chain, consisting of various
pemangku kepentingan yang terlibat stakeholders involved in various development
dalam berbagai proyek pengembangan projects carried out by contractors and
yang dikerjakan oleh para kontraktor dan consultants with the assistance of suppliers
konsultan dengan bantuan pemasok dan and development agents. Each stakeholder
para agen pengembang. Setiap pemangku contributes to the value chain created by the
kepentingan berkontribusi pada rantai nilai Company through its products and business
yang diciptakan oleh Perusahaan lewat activities so that they are ready to be delivered
produk dan aktivitas bisnisnya sehingga to consumers.
siap untuk dipindahtangankan kepada
konsumen.
34 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 35
Pemangku Kepentingan Unit Bisnis Terkait Hubungan Pemangku Frekuensi Hubungan
Stakeholder Related Business Unit Kepentingan dengan Bisnis
Aktivitas Perusahaan Frequency of Business
Stakeholder Relations with Relations
Company Activities
Pemilik tanah Pengembangan Properti Memiliki tanah yang akan Berbasis proyek yang akan
Land owner Property Development dibeli oleh Perusahaan dikembangkan
untuk dikembangkan. Based on the project to be
Pemilik tanah bisa berupa developed
pribadi, organisasi, maupun
pemerintah.
Owning land that will be
purchased by the Company
for development. Land-
owners can be individuals,
organizations or the gov-
ernment
Pemerintah Pengembangan Properti, Memberikan izin Berbasis proyek yang akan
Government Investasi dan Manajemen yang dibutuhkan oleh dikembangkan
Properti Perusahaan untuk Based on the project to be
Property Development, melakukan usahanya developed
Investment Property dalam membangun suatu
proyek dan/atau dalam
melaksanakan kegiatan.
Contoh: Izin Mendirikan
Bangunan (IMB), izin
Analisa Mengenai Dampak
Lingkungan (AMDAL), dan
lain-lain.
Granting permits required
by the Company to carry
out its business in building
a project and/or in carrying
out activities.
Example: Building
Construction Permit (IMB),
Environmental Impact
Analysis Permit (AMDAL),
etc.
Konsultan Pengembangan Properti Memberikan jasa berupa Berbasis proyek yang akan
Consultants Property Development saran, solusi dan konsultasi dikembangkan
berdasarkan pengetahuan Based on the project to be
dan pengalaman yang developed
dimilikinya kepada
Perusahaan untuk
membantu Perusahaan
mencapai tujuannya.
Contoh: konsultan desain
interior dan eksterior,
struktur, animasi, dan lain-
lain.
Providing services in the
form of advice, solutions
and consultations based
on their knowledge and
experience to the Company
to help the Company
achieve its goals
Example: consultants for
interior and exterior design,
structure, animation, etc.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 35
Preparing for Sustainability Transformation
Page 36
Pemangku Kepentingan Unit Bisnis Terkait Hubungan Pemangku Frekuensi Hubungan
Stakeholder Related Business Unit Kepentingan dengan Bisnis
Aktivitas Perusahaan Frequency of Business
Stakeholder Relations with Relations
Company Activities
Kontraktor Pengembangan Properti Membantu Perusahaan Berbasis proyek yang akan
Contractors Property Development dalam menyelesaikan dikembangkan
proyek konstruksi Based on the project to be
dengan tepat waktu developed
dan kualitas yang baik
sesuai dengan kontrak,
standar keselematan,
dan kepatuhan terhadap
peraturan-peraturan yang
ada.
Contoh: kontraktor
pembuatan jalan dan
jembatan, kontraktror
rumah, kontraktor taman,
dan lain-lain.
Providing services in the
form of advice, solutions
and consultations based
on their knowledge and
experience to the Company
to help the Company
achieve its goals.
Example: consultants for
interior and exterior design,
structure, animation, etc.
Pemasok Pengembangan Properti, Menyediakan barang Jangka panjang dan
Suppliers Investasi dan Manajemen material yang dibutuhkan berkesinambungan
Properti oleh Perusahaan dalam Long term and ongoing
Property Development, menjalankan usaha/
Investment Property aktivitasnya.
Contoh: memasok besi,
baja, beton, dan lain-lain.
Providing the materials
needed by the Company in
carrying out its business/
activities.
Example: supplying iron,
steel, concrete, etc.
Lembaga Keuangan Pengembangan Properti, Membantu menyediakan Berbasis proyek yang akan
Financial Institutions Investasi dan Manajemen dana yang dibutuhkan dikembangkan
Properti oleh Perusahaan untuk Based on the project to be
Property Development, membiayai proyek ataupun developed
Investment Property membantu konsumen
untuk membeli produk
yang dijual Perusahaan.
Contoh: bank dan lembaga
pembiayaan lain.
Help provide the funds
needed by the Company
to finance projects or help
consumers to buy products
sold by the Company.
Example: banks and other
financial institutions.
36 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 37
Pemangku Kepentingan Unit Bisnis Terkait Hubungan Pemangku Frekuensi Hubungan
Stakeholder Related Business Unit Kepentingan dengan Bisnis
Aktivitas Perusahaan Frequency of Business
Stakeholder Relations with Relations
Company Activities
Agent Pengembangan Properti Membantu Perusahaan Berdasarkan kontrak antara
Agents Property Development untuk memasarkan rumah kedua pihak
kepada konsumen sesuai Based on the contract be-
rencana dan perjanjian tween the two parties
yang telah disepakati.
Helping the Company to
market houses to consum-
ers according to agreed
plans and agreements.
Notaris Pengembangan Properti Pejabat publik yang Berdasarkan kejadian bisnis
Notaries Property Development membantu Perusahaan (seperti pembelian tanah)
dalam membuat, Based on business events
menandatangani dan (such as land purchases)
mengesahkan berbagai
dokumen baik untuk
memperoleh tanah
maupun untuk menjual
atau menyewakan produk
Perusahaan.
Public officials who assist
the Company in preparing,
signing and validating
various documents both to
acquire land and to sell or
rent Company products.
Outsourcing Pengembangan Properti, Membantu Perusahaan Jangka panjang dan
Outsourcing Investasi dan Manajemen dengan menyediakan berkesinambungan
Properti tenaga kerja untuk Long term and ongoing
Property Development, melakukan fungsi atau
Investment Property tugas tertentu yang
dibutuhkan sesuai scope
dan keahliannya, berdasar
perjanjian yang telah
disepakati.
Helping the Company by
providing the manpower
to carry out certain
functions or tasks required
according to their scope
and expertise, based on
pre-agreed contracts.
• Rantai hilir (downstream) terdiri dari • Downstream chain, consisting of various
berbagai pemangku kepentingan yang stakeholders involved in property buying and
terlibat dalam layanan pembelian dan rental services, as well as visitors of shopping
penyewaan properti, sekaligus pengunjung centers. These stakeholders create value in
pusat perbelanjaan. Para pemangku the Company’s activities and products by
kepentingan ini menciptakan nilai pada enabling products to be readily purchased or
aktivitas dan produk Perusahaan dengan rented and enjoyed by customers.
memampukan produk untuk siap dibeli atau
disewa, serta dinikmati oleh pelanggan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 37
Preparing for Sustainability Transformation
Page 38
Pemangku Kepentingan Unit Bisnis Terkait Hubungan Pemangku Jenis Hubungan Bisnis
Stakeholder Related Business Unit Kepentingan dengan Types of Business
Aktivitas Perusahaan Relationships
Stakeholder Relations with
Company Activities
Pembeli Properti Pengembangan Properti Membeli produk Berbasis kejadian bisnis
Property Buyers Property Development Perusahaan yang rumah, (seperti pembelian rumah)
ruko, apartemen, atau Event-based business (such
kavling, untuk ditinggali/ as buying a house)
dijadikan tempat usaha.
Purchasing Company
products that are houses,
shophouses, apartments, or
plots, to live in/be used as a
place of business.
Penyewa Properti Pengembangan Properti Menyewa properti dari Berdasarkan kontrak antara
Property Tenants Property Development Perusahaan yang berupa kedua pihak
apartemen, rumah, ruko, Based on the contract be-
kavling, atau gedung tween the two parties
perkantoran.
Renting property from the
Company in the form of
apartments, houses, shop
houses, plots, or office
buildings.
Pengunjung Investasi dan Manajemen Mendatangi pusat Berdasarkan kejadian
Visitors Properti perbelanjaan atau mall (seperti kunjungan ke
Investment Property yang dimiliki dan dikelola pusat perbelanjaan)
Perusahaan untuk berbagai Event-based (such as visit-
tujuan. ing a shopping center)
Contoh: makan, nonton
film, berbelanja, dan lain-
lain.
Visiting shopping centers or
malls owned and managed
by the Company for various
purposes.
For example: dining, watch-
ing movies, shopping, etc.
Tenant Investasi dan Manajemen Menyewa area pusat Berdasarkan kontrak antara
Tenants Properti perbelanjaan atau mall kedua pihak
Investment Property dalam jangka waktu Based on the contract be-
tertentu untuk kebutuhan tween the two parties
bisnis mereka.
Renting a shopping center
or mall area for a certain
period of time for their busi-
ness needs.
Keterangan: Notes:
Seluruh pemangku kepentingan di rantai hulu dan hilir All stakeholders in the upstream and downstream chains
berada di wilayah Indonesia. are in the territory of Indonesia.
38 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 39
Cluster Mozart, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 39
Preparing for Sustainability Transformation
Page 40
Wilayah Operasional
Operational Area [2-1] [C.3.d]
Summarecon Kelapa Gading Summarecon
Summarecon Serpong Emerald
Summarecon Bekasi Karawang
Summarecon Bogor Summarecon
Summarecon Crown Gading Summarecon Samasta Mutiara
Summarecon Tangerang Bandung Bali Makkasar
Kantor Pusat, Pemasaran, dan Proyek
Head Office, Marketing and Project [2-1] [C.2]
Kantor Pusat Head Office
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
Telp : (62)-21-4714567. (62)-21-4892107
Email : corp_secretary@summarecon.com
40 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 41
Summarecon Kelapa Gading
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, Jakarta 13210
Telp : (63)-21-471 4567; (62)-21-489 2107
Web : www.summareconkelapagading.com
Summarecon Bekasi
Plaza Summarecon Bekasi
Jl. Bulevar Ahmad Yani Blok M, Bekasi 17142
Telp : (62)-21-8866 666
Email : info_sb@summarecon.com
Web : www.summareconbekasi.com
Summarecon Serpong
Plaza Summarecon Serpong
Jl. Boulevard Gading Serpong Blok M5 No.3, Tangerang 15810
Telp : (62)-21-5421 0008
Email : marketing.ss@summarecom.com
Web : www.summareconserpong.com
Summarecon Bandung
Plaza Summarecon Bandung
Jl. Bulevar Barat, No. 75-89, Kota Bandung, 40294
Telp : (62) 22 8730 1588
Email : admin_sbd@summarecon.com
Web : www.summareconbandung.com
Summarecon Crown Gading
Marketing Gallery Summarecon Crown Gading
Jl. Bulevar Selatan Blok A No.001
Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi 17215
Telp : (62)-21-8899 8899
Email : marketing_scg@summarecon.com
Web : www.summareconcrowngading.com
Summarecon Emerald Karawang
Marketing Gallery Summarecon Emerald Karawang
Jl. Bulevar Summarecon Emerald Blok A Kav. 1, Karawang 41371
Telp : (62)-267-840 2888
Email : admin_sekar@summarecon.com
Web : www.summareconkarawang.com
Summarecon Mutiara Makassar
Marketing Gallery Summarecon Makassar
Jl. Rainbow Boulevard Exit Tol Ir. Sutami KM 8, Makassar 90243
Telp : (62)-411-483 0888
Email : info_smm@summarecon.com
Web : www.summareconmutiara.com
Summarecon Bogor
Marketing Gallery Summarecon Bogor
Jl. Summarecon Bogor Boulevard Utama, Bogor 16710
Telp : (62)-811-887 0388
Email : marketingsb@summarecon.com
Web : www.summareconbogor.com
Summarecon Tangerang
Marketing Gallery Summarecon Tangerang
Jl. Bulevar Raya BLR 001
Kabupaten Tangerang 15810
Telp : (62)-878-8452-8888
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 41
Preparing for Sustainability Transformation
Page 42
Skala Usaha
Business Scale [C.3.a] [C.3.b]
Summarecon memiliki skala usaha yang dapat Summarecon has a business scale that can be
dilihat berdasarkan total aset, kewajiban, identified by total assets, liabilities, revenue, and
pendapatan, dan jumlah karyawan, sebagai berikut: number of employees, as follows:
2022 2023 2024
Total aset (miliar Rupiah) Total kewajiban (miliar Rupiah)
Total assets (billion Rupiah) Total liabilities (billion Rupiah)
28,434 16,684
31,168 18,865
33,534 19,702
Total pendapatan bersih (miliar Rupiah) Jumlah karyawan (orang)
Total revenue (billion Rupiah) Total employees (person)
5,719 4,289
6,659 4,356
10,623 4,222
Informasi rinci terkait komposisi karyawan dapat Detailed information about the composition of
dilihat dalam Pilar 4 – Pengembangan Kompetensi employees can be found in Pillar 4 – Competency
dan Kesejahteraan Karyawan. Development and Employee Welfare.
Kepemilikan Saham
Share Ownership [C.3.c]
Summarecon memiliki komposisi kepemilikan The share ownership in Summarecon is as follows:
saham sebagai berikut:
Pemegang Saham Perusahaan
Company Shareholders
Pemegang Saham Pemegang saham lainnya
Shareholder dengan kepemilikan <5%
PT Semarop Agung Other shareholders with
<5% ownership
Jumlah Saham Jumlah Saham
Total Shares Total Shares
33,8% 60,8%
5,585,167,916 10,038,327,706
Liliawati Rahardjo Harto Djojo Nagaria
Jumlah Saham Jumlah Saham
Total Shares Total Shares
5,4% 0,13%
885,072,736 20,800,002
Total 16,508,568,358
Rincian lebih mendalam tentang pemegang saham perusahaan dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2024.
For a more comprehensive overview of company shareholders please refer to the 2024 Annual Report.
42 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 43
Keanggotaan pada Asosiasi
[2-28] [C.5] Association Membership
Perusahaan ikut berpartisipasi dalam berbagai The Company participates in various industry
keanggotaan asosiasi industri yang berkaitan association memberships related to the
dengan penerapan keuangan yang berkelanjutan implementation of sustainable finance as listed in
seperti tercantum dalam daftar berikut ini: the following list:
1. Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia 1. Indonesian Real Estate Association (REI)
(REI) 2. Indonesia Chamber of Commerce and Industry
2. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) (KADIN)
3. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia 3. Indonesia Shopping Center Association (APPBI)
(APPBI) 4. The Indonesian Employers Association
4. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) (APINDO)
5. Asosiasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia 5. Indonesian Hotel and Restaurant Association
(PHRI) (PHRI)
6. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 6. Indonesian Public Listed Companies
7. Federasi Real Estate Internasional (FIABCI) Association (AEI)
8. Jakarta Property Club (JFC) 7. International Real Estate Federation (FIABCI)
9. Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah 8. Jakarta Property Club (JFC)
Susun Indonesia (P3RSI) 9. Indonesian Flat Residents Association (P3RSI)
10. Perusahaan Pendiri Green Building Council 10. Indonesian Green Building Council Founder
Indonesia Company Indonesia
The Morizen, Summarecon Makassar
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 43
Preparing for Sustainability Transformation
Page 44
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Summarecon meraih beberapa penghargaan yang Summarecon won several awards related to
terkait dengan isu Keberlanjutan pada tahun 2024, Sustainability issues in 2024, such as:
yaitu:
Summarecon Bandung
FIABCI World Prix d’Excellence
Awards 2024
Gold Winner Environment Category
di ajang prestisius FIABCI World Prix
d’Excellence Awards 2024
Summarecon Bogor
FIABCI-REI Excellence Awards
GOLD WINNER Sustainable
Development
Summarecon Mutiara Makassar
Indonesia Property Award 2024
by Property Guru Indonesia
• GOLD TROPHY Best Nature
Integrated Development, The
Morizen at Summarecon Mutiara
Makassar by Summarecon Group
and Summitomo Forestry
• SILVER TROPHY Best Ecofriendly
Housing Development, The
Morizen by at Summarecon
Mutiara Makassar by Summarecon
Group and Summitomo Forestry
Summarecon Mall Serpong
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan
(DLHK) Kabupaten Tangerang
Apresiasi atas kesadaran dan komitmen dalam
menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah
yang baik dan benar.
appreciation for awareness and commitment
in maintaining cleanliness and good
waste management
44 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 45
Danau Sumringah, Summarecon Bandung
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 45
Preparing for Sustainability Transformation
Page 46
06 Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
La Spezia, Summarecon Bekasi
46 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 47
Summarecon menerapkan tata kelola perusahaan Summarecon consistently and continuously
secara konsisten dan berkesinambungan. implements corporate governance. The Company
Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan is committed to implementing good corporate
tata kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate governance (GCG) in accordance with the principles
Governance/GCG) sesuai dengan prinsip-prinsip of transparency, accountability, responsibility,
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independence and fairness. We believe that by
independensi, dan keadilan. Kami meyakini bahwa applying these principles in our operational activities,
dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam we can improve the Company's performance and
aktivitas operasional, kami dapat meningkatkan create added value for our stakeholders.
kinerja Perusahaan serta menciptakan nilai tambah
bagi pemangku kepentingan.
Struktur Tata Kelola Umum Perusahaan
[2-9] [2-11] General Governance Structure of the Company
Internal Audit
Corporate Secretary Investor Relations
Audit Committee
• Legal
Lexy Arie Tumiwa Risk Management • Security
• Procurement
Ir. Ge Lilies Yamin • Organization Development
Leo A. Mancianno
Business Development
• Financial
• Accounting
Corporate Services
Board of Commissioners • Taxation
• Information Technology
Ir. Soetjipto Nagaria
Corporate Communications
Harto Djojo Nagaria
• Planning, Design & Development
Hendri Rahardja • Licensing & Permits
Drs. H. Edi Darnadi Finance & Accounting • Land Administration
Lexy Arie Tumiwa • Quantity Surveyor
• Designated Project
Ir. Ge Lilies Yamin • Corporate Engineering
Technical & Projects
• Planning, Design & Development
• Licensing & Permits
Board of Directors • Land Acquisition & Administration
Property Development • Marketing
• Operations
Adrianto Pitoyo Adhi • Finance & Accounting
Liliawati Rahardjo Retail Property Management
Soegianto Nagaria • Leasing
Herman Nagaria • Operations
• Marketing
Sharif Benyamin
• Engineering
Lydia Tjio • Human Resources
Nanik Widjaja • Finance & Accounting
Jason Lim
• Community Club
• Hotels
Leisure, Hospitality & Others • Hospital (CSR Project)
• Property Management
• Education Business
Berdasarkan struktur organisasi diatas, terlihat Based on the organizational structure above, it can
bahwa tidak ada Dewan Komisaris yang merangkap be seen that there are no Board of Commissioners
jabatan sebagai Direksi. Informasi lengkap tentang who hold concurrent positions as Directors. Detailed
tata kelola umum Perusahaan dapat dilihat dalam information on the Company’s general governance
Laporan Tahunan 2024. structure can be viewed in the 2024 Annual Report.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 47
Preparing for Sustainability Transformation
Page 48
Kebijakan dan Komite Nominasi dan Remunerasi
The Policies and The Committee of Nomination and Remuneration [2-10] [2-19] [2-20]
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Pursuant to the Financial Services Authority
Nomor 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi Regulation Number 34/ POJK.04 / 2014 on the
dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik Nomination and Remuneration Committee of
(selanjutnya disebut “POJK 34”), khusus Pasal Issuers or Public Companies (hereinafter referred
20 POJK 34, yaitu dalam rangka penerapan to as "POJK 34"), specifically Article 20 of POJK 34,
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good namely in the framework of applying the principles
Corporate Governance) dan mendukung efektivitas of good corporate governance (Good Corporate
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan Governance) and supporting the effectiveness of the
Dewan Komisaris, Perusahaan wajib membentuk implementation of the duties and responsibilities
komite Nominasi dan Remunerasi. of the Directors and the Board of Commissioners,
Company is required to form a Nomination and
Remuneration committee.
Perusahaan tidak membentuk komite Nominasi Where Company do not form a Nomination and
dan Remunerasi Berdasarkan POJK Nomor 34/ Remuneration Committee, then pursuant to POJK
POJK.04/2014 Bab III Pasal 11 mengenai dalam hal Regulation Number 34 /POJK.04 / 2014 Chapter
tidak dibentuk komite nominasi dan Remunerasi, III Article 11, the Nomination and Remuneration
prosedur Nominasi dan Remunerasi sebagaimana procedure as referred to in Article 9 and Article 10
dimaksud dalam pasal 9 dan pasal 10 ayat 1 wajib paragraph 1 of the Regulation must be carried out
dijalankan oleh Dewan Komisaris. by the Board of Commissioners.
Berdasarkan regulasi di atas, Perusahaan membuat Based on the regulations above, the Company of
Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan the Nomination and Remuneration Functions,
Remunerasi yang dijelaskan secara rinci dalam described in details in the 2024 Annual Report
Laporan Tahunan 2024.
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
Evaluation Of The Performance of The Highest Governance Body [2-18]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Performance Assessment of the Board of Commissioners
Perusahaan melakukan penilaian kinerja Dewan The Company conducts a collegial performance
Komisaris secara kolegial melalui mekanisme assessment of the Board of Commissioners through
mandiri setiap tahunnya berdasarkan atas tingkat an independent mechanism every year based on
pencapaian Perusahaan dibandingkan dengan the level of achievement of the Company compared
target (Key Performance Indicator/KPI) yang telah to the agreed target (Key Performance Indicator/
disepakati. Penilaian kinerja Dewan Komisaris KPI). The performance assessment of the Board
dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan of Commissioners is carried out by considering
tanggung jawab Dewan Komisaris sesuai dengan the duties and responsibilities of the Board of
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar Commissioners in accordance with prevailing
Perusahaan dan kebijakan Perusahaan. laws and regulations, the Company's Articles of
Association and Company policies.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial The collegial performance assessment of the Board
dilakukan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian of Commissioners is carried out based on the
sebagai berikut: following assessment criteria:
• Struktur dan komposisi Dewan Komisaris. • Structure and composition of the Board of
Commissioners.
• Pelaksanaan pengawasan strategi dan • Implementation of oversight of the Company's
pengelolaan Perusahaan. strategy and management.
• Pencapaian kinerja Perusahaan dibandingkan • Achievement of the Company's performance
dengan target yang telah ditetapkan. compared to the set targets.
• Penerapan manajemen risiko dan pengendalian • Application of risk management and internal
internal Perusahaan. control of the Company.
• Penerapan Good Corporate Governance. • Implementation of Good Corporate Governance.
48 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 49
Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris tersebut The results of the performance appraisal for the
disampaikan kepada Komisaris Utama dan evaluasi Board of Commissioners are submitted to the
akhir dari hasil penilaian kinerja tersebut akan President Commissioner and the final evaluation
dilakukan oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir of the results of the performance appraisal will be
dari hasil penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris carried out by the President Commissioner. The
menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan results of the final evaluation of the performance
arahan untuk meningkatkan efektivitas kinerja appraisal results for members of the Board of
Dewan Komisaris dan merupakan salah satu dasar Commissioners will be taken into consideration in
pertimbangan untuk mengangkat kembali anggota providing direction to improve the effectiveness of
Dewan Komisaris dan untuk menyusun struktur the performance of the Board of Commissioners and
remunerasi Dewan Komisaris. is one of the basic considerations for reappointing
members of the Board of Commissioners and for
compiling the remuneration structure for the Board
of Commissioners.
Penilaian Kinerja Direksi
Performance Assessment of the Board of Directors
Perusahaan melakukan penilaian kinerja Direksi The Company conducts a collegial performance
secara kolegial melalui mekanisme mandiri setiap assessment of the Board of Directors through an
tahunnya berdasarkan atas tingkat pencapaian independent mechanism every year based on the
Perusahaan dibandingkan dengan target (Key level of achievement of the Company compared
Performance Indicator/KPI) yang telah disepakati. to the agreed target (Key Performance Indicator/
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan KPI). The performance assessment of the Board of
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Directors is carried out by considering the duties
Direksi sesuai dengan peraturan perundang- and responsibilities of the Board of Directors in
undangan, Anggaran Dasar Perusahaan dan accordance with prevailing laws and regulations,
kebijakan Perusahaan. the Company's Articles of Association and Company
policies.
Penilaian kinerja Direksi secara kolegial dilakukan The collegial performance assessment of the
berdasarkan pencapaian secara keseluruhan yang Board of Directors is carried out based on overall
mencakup kriteria-kriteria sebagai berikut: achievement which includes the following criteria:
• Pelaksanaan strategi dan pengelolaan • Implementation of strategy and management
Perusahaan. of the Company.
• Efektivitas pencapaian target dan kinerja • Effectiveness of target achievement and
keuangan. financial performance.
• Fokus terhadap hubungan pemerintah, supplier, • Focus on government relations, suppliers,
pelanggan, dan tenaga kerja. customers, and workforce.
• Kepemimpinan dan tanggung jawab • Leadership and social responsibility.
kemasyarakatan. • Implementation of Good Corporate Governance.
• Penerapan Good Corporate Governance.
Hasil penilaian kinerja Direksi tersebut disampaikan The results of the performance appraisal for the
kepada Dewan Komisaris dan evaluasi akhir dari Board of Directors are submitted to the Board of
hasil penilaian kinerja tersebut akan dilakukan Commissioners and the final evaluation of the
oleh Komisaris Utama. Hasil evaluasi akhir dari results of the performance appraisal will be carried
hasil penilaian kinerja anggota Direksi menjadi out by the President Commissioner. The results of
bahan pertimbangan dalam memberikan arahan the final evaluation of the results of the performance
untuk meningkatkan efektivitas kinerja Direksi dan appraisal of members of the Board of Directors will
merupakan salah satu dasar pertimbangan Dewan be taken into consideration in providing direction
Komisaris untuk mengangkat kembali anggota to improve the effectiveness of the performance
Direksi dan untuk menyusun struktur remunerasi of the Board of Directors and is one of the basic
Direksi. considerations for the Board of Commissioners to
reappoint members of the Board of Directors and to
formulate the remuneration structure for the Board
of Directors.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 49
Preparing for Sustainability Transformation
Page 50
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure [2-12] [E.1]
Director
(Supervisi)
Risk Management
(Ketua Komite)
Public Relation Operational
(Publikasi Support
dan Pelaporan) (Kebijakan)
Designated Project
(Sekretariat)
Corporate Human
Secretary Resources
(Koordinator (Koordinator
Aspek Ekonomi) Aspek Sosial)
CSR;
Engineering
Corporate Purchasing;
(Koordinator Security
Finance, Aspek
Accounting Lingkungan)
& Tax
Safety
PIC Unit PIC Unit
PIC Unit
Summarecon menetapkan struktur Tata Kelola Keberlanjutan yang khusus dibentuk untuk memantau,
menangani, dan melaporkan dampak ESG yang muncul dari operasional perusahaan.
Summarecon establishes a Sustainability Governance structure specifically formed to monitor, handle, and
report on the ESG impacts arising from the Company’s operations.
50 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 51
Pemilihan Badan Tata Kelola Keberlanjutan
[2-13] [2-14]
Selection of Sustainability Governance Body
Badan Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon Summarecon’s Sustainability Governance Body was
dibentuk berdasarkan kesepakatan Dewan established based on an agreement by the Board of
Direksi, dengan pemilihan anggota yang Directors, with the selection of its members taking
mempertimbangkan kompetensi serta relevansi into account their competencies and the relevance
tugas dan fungsi mereka terhadap topik material of their roles and responsibilities to the Company’s
ESG yang menjadi fokus Perusahaan. material ESG topics.
Struktur tata kelola keberlanjutan ini telah disetujui This governance structure has been approved
oleh Dewan Komisaris dan diberikan wewenang by the Board of Commissioners and granted the
untuk menjalankan tugasnya dalam memastikan authority to ensure the effective implementation of
implementasi keberlanjutan secara efektif di seluruh sustainability across all company operations.
operasional Perusahaan.
Profil Anggota Tata Kelola Keberlanjutan
[2-12] [2-13] [2-14] [E.1] Profile of Sustainability Governance Members
Penanggung jawab utama badan tata kelola The primary responsibility for the Sustainability
keberlanjutan dipercayakan kepada Bapak Jason Governance Body is held by Mr. Jason Lim, who
Lim yang juga menjabat sebagai Direktur untuk also serves as Director of Technical and Projects at
Teknis dan Proyek di Summarecon, sekaligus menjadi Summarecon, representin Management within
perwakilan dari Manajemen dalam struktur tata the sustainability governance structure. The
kelola keberlanjutan. Sementara itu, penanggung responsibility for preparing the Sustainability Report
jawab penyusunan Laporan Keberlanjutan is entrusted to Mr. Gian Ricky, who also serves as
dipercayakan kepada Bapak Gian Ricky, yang juga Head of Risk Management at Summarecon. The
menjabat sebagai Head of Risk Management di Sustainability Governance Body is supported by
Summarecon. Dalam pelaksanaannya, badan tata members from various functions and business units,
kelola keberlanjutan didukung oleh anggota dari aligned with the Company’s material ESG topics.
berbagai fungsi dan unit bisnis sesuai dengan topik
material ESG yang menjadi fokus Perusahaan.
Seluruh anggota Badan Tata Kelola Keberlanjutan All members plan to hold regular internal meetings,
berencana mengadakan rapat internal secara rutin, scheduled once every four months or as needed, to
yang dijadwalkan satu kali setiap empat bulan monitor and evaluate the Company’s sustainability
atau pada waktu tertentu jika diperlukan untuk performance.
memantau dan mengevaluasi kinerja Keberlanjutan.
Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, Badan During the preparation of the Sustainability Report,
Tata Kelola Keberlanjutan melaporkan seluruh the Sustainability Governance Body is required to
proses penyusunan serta isi Laporan Keberlanjutan report the process and content of the report to
kepada Manajemen minimal melalui dua kali Management through at least two meetings. The
pertemuan. Pertemuan pertama membahas first meeting reviews the draft content, while the
mengenai informasi yang tertuang dalam draf second meeting aims to provide final approval of the
Laporan Keberlanjutan yang sedang disusun, report’s contents.
sedangkan pertemuan kedua bertujuan untuk
memberikan persetujuan akhir terhadap konten
Laporan Keberlanjutan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 51
Preparing for Sustainability Transformation
Page 52
Direktur Director
Peran | Role
Supervisi | Supervision
Penanggung Jawab | Person in Charge
Jason Lim
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memastikan dukungan penuh, keterlibatan, dan kepemimpinan dari Dewan Direksi dan
Manajemen Senior terhadap keseluruhan pengelolaan program Keberlanjutan.
2. Mengawasi penyusunan dan memberikan persetujuan akhir terhadap Laporan Keberlanjutan.
3. Mengawasi efektivitas pelaksanaan program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan.
4. Memberikan saran dan arahan terkait isu Keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, sosial, dan
tata kelola) yang dapat berdampak pada tujuan jangka panjang Perusahaan.
1. Ensuring full support, involvement and leadership from the Board of Directors and Senior
Management for the overall management of Sustainability programs.
2. Supervising the preparation and provide final approval of the Sustainability Report.
3. Overseeing the effectiveness of the implementation of Sustainability programs that are being
and will be carried out.
4. Providing advice and directions regarding Sustainability issues (economic, environmental,
social, and governance) that may impact the Company’s long-term goals.
Manajemen Risiko Risk Management
Peran | Role
Ketua Komite | Committee Chairperson
Penanggung Jawab | Person in Charge
Gian Ricky
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Menyusun strategi program Keberlanjutan sesuai dengan arahan Manajemen Senior, serta
visi, misi, dan tujuan Perusahaan.
2. Merencanakan, meninjau, memantau, serta menyetujui dan memimpin proses pembuatan
Laporan Keberlanjutan.
3. Memantau implementasi program Keberlanjutan secara keseluruhan agar sesuai dengan
target yang telah direncanakan.
4. Berkoordinasi dengan fungsi-fungsi yang terkait dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan.
1. Developing a Sustainability program strategy in accordance with the directions of the Senior
Management, as well as the vision, mission and objectives of the Company.
2. Planning, reviewing, monitoring, as well as approving and leading the process of preparing
the Sustainability Report.
3. Monitoring the overall implementation of Sustainability programs to ensure their alignment
with the planned targets.
4. Coordinating with related functions in preparing the Sustainability Report.
52 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 53
Designated Project
Peran | Role
Sekretariat | Secretariat
Penanggung Jawab | Person in Charge
Dwi Putranto
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memantau kemajuan pengumpulan data untuk setiap topik material dalam Laporan
Keberlanjutan agar sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati.
2. Melaporkan kemajuan pengumpulan data dan penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada
Ketua Komite dan Direktur secara berkala.
3. Berkoordinasi dengan setiap Koordinator Aspek untuk memeriksa kelengkapan dan
kebenaran isi dari materi yang akan ditulis dalam Laporan Keberlanjutan, serta memantau
implementasi program Keberlanjutan yang sedang dan akan dilakukan di lapangan.
4. Berkoordinasi dengan tim Publikasi dan Pelaporan untuk penyusunan Laporan Keberlanjutan.
5. Berkoordinasi dengan tim Kebijakan untuk menyusun dan melaksanakan kebijakan terkait
isu-isu Keberlanjutan.
1. Monitoring the progress of data collection for each material topic in the Sustainability Report
to comply with the agreed deadline.
2. Reporting the progress of data collection and preparation of the Sustainability Report to the
Committee Chairperson and Director on a regular basis.
3. Coordinating with each Aspect Coordinator to check the completeness and correctness of
the contents of materials to be included in the Sustainability Report, as well as monitoring the
implementation of Sustainability programs that are being and will be carried out in the field.
4. Coordinating with the Publication and Reporting team for the preparation of the Sustainability
eport.
5. Coordinating with the Policy team to develop and implement policies related to Sustainability
issues.
Hubungan Masyarakat Public Relations
Peran | Role
Publikasi dan Pelaporan | Publication and Reporting
Penanggung Jawab | Person in Charge
Rulli Lazuardi
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Menyusun Laporan Keberlanjutan yang mencakup penulisan, konsep, desain, dan
penerjemahan ke dalam Bahasa Inggris.
2. Melaporkan hasil penyusunan Laporan Keberlanjutan kepada Ketua Komite yang akan
meninjau dan menyetujui konten Laporan sebelum diberikan kepada Direktur untuk
persetujuan akhir.
3. Berkoordinasi dengan Sekretariat untuk data dan informasi yang dibutuhkan untuk
penyusunan Laporan Keberlanjutan.
1. Preparing the Sustainability Report which includes the writing, concept, design, and
translation into English.
2. Reporting the results of the preparation of the Sustainability Report to the Committee
Chairperson who will review and approve the contents of the Report before being submitted
to the Director for final approval.
3. Coordinating with the Secretariat for the data and information needed for the preparation of
the Sustainability Report.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 53
Preparing for Sustainability Transformation
Page 54
Operational Support
Peran | Role
Kebijakan | Policy
Penanggung Jawab | Person in Charge
Aris Sudarsono
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Berkoordinasi dengan Sekretariat dan Koordinator Aspek untuk menyusun kebijakan yang
diperlukan untuk mendukung program Keberlanjutan.
2. Mensosialisasikan dan memperbarui Kebijakan Keberlanjutan yang sudah dibuat secara
berkala sesuai dengan perkembangan di lapangan.
1. Coordinating with the Secretariat and Aspect Coordinator to formulate the necessary policies
to support Sustainability programs.
2. Disseminating and updating the Sustainability Policy that has been made on a regular basis
according to developments in the field.
Corporate Secretary, Corporate Engineering, Corporate Engineering, Corporate
Engineering, dan Human Resources
Corporate Secretary, Corporate Engineering, Corporate Engineering, Corporate
Engineering, and Human Resources
Peran | Role
Koordinator Aspek untuk Isu Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial
Aspect Coordinator for Economic, Environmental, and Social Issues
Penanggung Jawab | Person in Charge
Lydia Tjio | Ekonomi Economic
Medy Suteja | Lingkungan Environmental
John Panra | Lingkungan Environmental
Budi Utomo | Lingkungan Environmental
Roeli Firman | Sosial Social
Tugas dan Tanggung Jawab | Roles and Responsibilities
1. Memantau kemajuan pengumpulan data dari setiap anggota tim agar sesuai dengan tenggat
waktu yang telah disepakati.
2. Meninjau dan melakuan validasi terhadap data dan informasi yang dikumpulkan dari Anggota
Tim.
3. Berkoordinasi dengan Anggota Tim untuk membahas program Keberlanjutan yang diusulkan
oleh Anggota Tim untuk kemudian diimplementasikan secara nyata.
4. Memantau implementasi program Keberlanjutan agar sesuai dengan target yang telah
direncanakan.
1. Monitoring the progress of data collection from each team member to meet the agreed
deadlines.
2. Reviewing and validating data and information collected from Team Members.
3. Coordinating with Team Members to discuss Sustainability programs proposed by Team
Members to be implemented in practice.
4. Monitoring the implementation of Sustainability programs to ensure their alignment with the
planned target.
54 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 55
Penilaian dan Pemantauan Risiko Penerapan Keberlanjutan
[E.3] Sustainability Implementation Risk Assessment and Monitoring
Summarecon menyadari bahwa proses operasional Summarecon realizes that the Company’s
Perusahaan tidak terlepas dari risiko terkait operational processes are inseparable from risks
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola yang related to economic, environmental, social and
dapat berdampak signifikan pada kinerja jangka on the Company’s long-term performance and
panjang Perusahaan dan hubungan dengan para relationships with stakeholders. Through the risk
pemangku kepentingan. Melalui fungsi manajemen management function, the Company manages risks
risiko, Perusahaan melakukan pengelolaan risiko related to sustainability by identifying, analyzing,
terkait Keberlanjutan dengan mengidentifikasi, evaluating, and controlling these risks.
menganalisa, mengevaluasi, dan mengendalikan
risiko-risiko tersebut.
Pendekatan yang dipakai Perusahaan dalam The approach used by the Company in implementing
menerapkan manajemen risiko didasarkan pada risk management is based on the international
standar internasional Manajemen Risiko ISO standard Risk Management ISO 31000:2018. Risk
31000:2018. Pengelolaan risiko terkait Keberlanjutan management related to Sustainability is an integral
merupakan bagian yang tidak terpisahkan part of overall risk management in the Company. In
dari pengelolaan risiko yang dilakukan secara its implementation, the risk management function
keseluruhan di Perusahaan. Dalam pelaksanaannya, has also followed the directions from the Board of
fungsi manajemen risiko juga telah mengikuti arahan Commissioners of the Financial Services Authority
dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) for the risk management profession, in which
(OJK) kepada profesi manajemen risiko, dimana every company must take into account the risk of
setiap Perusahaan harus mempertimbangkan risiko climate change in its risk management process.
perubahan iklim pada proses pengelolaan risikonya.
Pemantauan terhadap risiko Keberlanjutan Monitoring of Sustainability risk is carried out by the
dilakukan oleh Manajemen melalui mekanisme Management through a risk management reporting
pelaporan manajemen risiko, yang merupakan mechanism, which is a form of communication
bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk intended to inform stakeholders regarding the risks
menginformasikan para pemangku kepentingan faced by the Company and the effectiveness of
mengenai risiko yang dihadapi Perusahaan managing these risks. Risk management reporting
dan efektifitas dari pengelolaan risiko tersebut. is made in a systematic, structured, comprehensive,
Pelaporan manajemen risiko dibuat dengan objective, clear and timely manner so it can serve as
sistematis, terstruktur, komprehensif, objektif, jelas, a basis for stakeholders to make decisions. Based
dan tepat waktu sehingga dapat menjadi dasar bagi on the risk management policy, reporting on the
para pemangku kepentingan untuk mengambil results of the risk assessment that has been carried
keputusan. Berdasarkan kebijakan manajemen out, and reporting regarding the effectiveness of
risiko, pelaporan mengenai hasil risk assesment the implementation of risk management policies,
yang telah dilakukan, dan pelaporan terkait frameworks, and processes in the Company is
efektifitas penerapan kebijakan, kerangka dan carried out on a quarterly basis or at any time in the
proses manajemen risiko di Perusahaan dilakukan event of a significant risk that needs to be followed
setiap 3 (tiga) bulan sekali atau sewaktu-waktu up immediately by the Management.
jika ada risiko signifikan yang perlu dengan segera
ditindaklanjuti langsung oleh Manajemen.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 55
Preparing for Sustainability Transformation
Page 56
Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
Sustainability Competency Development [2-17] [E.2]
Summarecon berkomitmen untuk terus Summarecon is committed to continuously
mengembangkan kompetensi keberlanjutan enhancing sustainability competencies through
melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, various activities, including trainings, seminars,
seminar, dan program sertifikasi. Inisiatif ini and certification programs. These initiatives aim to
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta strengthen the knowledge and skills of employees—
keterampilan karyawan, khususnya anggota tata particularly members of the sustainability
kelola keberlanjutan, dalam menerapkan praktik governance body—in implementing sustainability
keberlanjutan di lingkungan Perusahaan. Berikut practices across the Company. The following
adalah kegiatan pengembangan kompetensi sustainability competency development activities
keberlanjutan yang telah diikuti pada tahun 2024: were undertaken in 2024:
Judul Training/Seminar Penyelenggara Tanggal
No
Training/ Seminar Title Organizers Dates
1 Understanding IFRS Sustainability Standard: ICSP 25 Jan 2024
IFRS S1 AND IFRS S2
2 Setting Your Sail on the Indonesia Carbon Trading IDX Carbon 27 Jun 2024
Ecosystem
3 Renewable Energy and the Green Industry AEI, ACEXI 4 Jul 2024
4 Paving the Way to a Sustainable Future IDX, Apindo 8 Aug 2024
5 Arbitration in Sustainability Perspective ICSP 22 Aug 2024
6 Transforming Business with ESG: Insights, IGCN, ESGpedia, IDX, GRI 23 Aug 2024
Regulations, and Tools
7 SDGs Impact: AEI, GRI 27 Aug 2024
Maximizing Contribution to Achieving SDGs
8 Enhancing Transparency & Trust: AEI, BATS Consulting, ACEXI 28 Aug 2024
Assurance for Sustainability Reports
9 Discussion on the Implementation OJK 3 Sep 2024
of IFRS S1 and S2
10 Measuring Carbon Footprint Towards The Net ICSP 25 Sep 2024
Zero Emission Era
11 The 9th Sustainability Practitioner Conference ICSP 24 Oct 2024
12 Understanding Sustainability Assurance: "SR AEI, GRI 29 Oct 2024
Assurance Based on AA 1000 Standarts & SR
Assurance Based on ISAE 3000"
Seminar Transformational Leadership
56 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 57
Identifikasi Risiko dan Permasalahan Keberlanjutan
[E.5] Identification of Sustainability Risks and Challenges
Beberapa permasalahan dan tantangan masih dihadapi The Company continues to face several challenges
oleh Perusahaan dalam menerapkan Keberlanjutan, in implementing sustainability initiatives. Below is
berikut penjelasan singkat mengenai permasalahan- a summary of key issues encountered during the
permasalahan yang terjadi dalam penyusunan Laporan preparation of the Sustainability Report, along with the
Keberlanjutan dan cara mengatasinya: measures taken to address them:
1. Kurangnya pemahaman tentang konsep 1. Limited understanding of sustainability concepts,
Keberlanjutan, yang dapat menyebabkan which may lead to difficulties in identifying
kesulitan dalam mengidentifikasi isu-isu relevant sustainability issues.
Keberlanjutan yang relevan.
Hal ini terjadi karena Perusahaan telah memasuki This challenge arose as the Company entered
tahun keempat dalam pelaporan keberlanjutan. its fourth year of sustainability reporting. In this
Pada tahun ini, terdapat penambahan unit reporting cycle, new business units were included
bisnis dalam cakupan dan ruang lingkup within the scope of sustainability data, many of
data keberlanjutan, yang mengakibatkan unit which are still in the early stages of understanding
bisnis tersebut masih dalam tahap awal dalam various aspects of sustainability. To address this, the
memahami berbagai aspek keberlanjutan. Untuk Company is gradually and continuously building its
mengatasi tantangan ini, Perusahaan secara knowledge, understanding, and implementation
bertahap dan berkelanjutan akan mempelajari, of key sustainability standards through ongoing
memahami, serta mengimplementasikan standar- training and competency development programs.
standar yang menjadi acuan dalam menyusun
Laporan Keberlanjutan melalui pelatihan dan
pengembangan kompetensi keberlanjutan.
2. Kesulitan dalam proses pengumpulan dan validasi 2. Difficulties in the data collection and validation
data, yang dapat menyebabkan terbatasnya data process, which may lead to limited data and
dan informasi untuk mengembangkan Laporan information to develop the Sustainability Report.
Keberlanjutan.
Proses pengumpulan dan validasi data merupakan Data collection and validation are critical stages
tahapan krusial dalam penyusunan Laporan in the preparation of the report. However, several
Keberlanjutan. Namun, seringkali proses ini challenges often arise during implementation,
dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam including:
pelaksanaanya. Berikut adalah beberapa kesulitan
yang dihadapi:
Ketersebaran Data Data Dispersion
Data keberlanjutan tersebar di berbagai Sustainability data is spread across multiple
departemen dan unit bisnis dalam organisasi, serta departments and business units, involving various
melibatkan banyak PIC dalam pengumpulannya. points of contact (PICs) for data collection.
Keterbatasan Sumber Data
Beberapa jenis data keberlanjutan mungkin tidak Limited Data Sources
tersedia atau sulit untuk dikumpulkan, terutama Certain types of sustainability data, particularly
data terkait lingkungan yang lebih kompleks untuk environmental data, may be unavailable or difficult
diukur. to obtain due to the complexity of measurement.
Kesulitan Validasi Data Challenges in Data Validation
Dokumen pendukung untuk menvalidasi data Supporting documentation for validating
keberlanjutan kadang tidak tercatat, tidak standar, sustainability data is sometimes unrecorded, non-
atau tidak dilampirkan. standardized, or missing.
3. Risiko transisi dan penyesuaian terhadap 3. Transition risks and adaptation to global
perubahan standar global dalam penyusunan reporting standard changes
Laporan Keberlanjutan
Rencana penerapan standar IFRS S1 dan IFRS The planned adoption of IFRS S1 and IFRS S2 for
S2 dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan sustainability reporting in Indonesia presents
di Indonesia menghadirkan tantangan bagi new challenges for the Company, particularly in
Perusahaan dalam mengungkapkan informasi disclosing sustainability information in a more
keberlanjutan secara lebih terstruktur, terintegrasi structured manner, integrating it with financial
dengan laporan keuangan, serta berbasis data reporting, and ensuring data is accurate and
yang akurat dan dapat diverifikasi. verifiable.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 57
Preparing for Sustainability Transformation
Page 58
Selain itu, terbatasnya informasi dan pemahaman, Furthermore, the lack of clear regulatory guidance
serta belum adanya kejelasan regulasi dari OJK from the Financial Services Authority (OJK),
terkait penerapan standar tersebut, meningkatkan combined with limited access to information
risiko ketidaksiapan Perusahaan dalam mengadopsi and understanding of these standards, increases
standar baru ini. Untuk mengatasi tantangan the risk of the Company being unprepared for
tersebut, Perusahaan mempersiapkan transformasi full adoption. To address this, the Company is
keberlanjutan dengan meningkatkan kapasitas preparing for a sustainability transformation by
dan kesiapan SDM, serta mengembangkan sistem strengthening human resource capacity and
pelaporan ESG yang lebih terintegrasi guna readiness, while also developing a more integrated
memastikan kepatuhan terhadap standar global ESG reporting system to ensure compliance with
yang berlaku. applicable global standards.
Pencegahan Konflik Kepentingan
Prevention of Conflict of Interest [2-15]
Summarecon menyadari bahwa penerapan prinsip Summarecon firmly believes that the consistent
Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten implementation of Good Corporate Governance (GCG)
merupakan fondasi utama dalam menjaga integritas principles is the cornerstone of maintaining business
dan keberlanjutan bisnis. Salah satu prinsip penting integrity and long-term sustainability. A key aspect of
dalam implementasi GCG adalah pengelolaan dan GCG is the management and prevention of conflicts
pencegahan konflik kepentingan, yang telah diatur of interest, which is comprehensively outlined in the
secara komprehensif dalam dokumen Pedoman Etika Company’s Code of Business Ethics and Work Ethics
Bisnis dan Etika Kerja (Code of Conduct). (Code of Conduct).
Dalam pedoman tersebut, Perusahaan telah This Code sets clear behavioral standards that all
menetapkan standar perilaku yang wajib dipatuhi personnel are required to uphold in order to prevent
oleh seluruh Insan Perusahaan untuk menghindari situations that may compromise objectivity or create
situasi yang dapat menimbulkan konflik antara conflicts between personal interests and the Company’s
kepentingan pribadi dan kepentingan Perusahaan. objectives. Employees must report in writing to their
Setiap karyawan diwajibkan untuk melaporkan secara direct supervisors and the Human Resources Division
tertulis kepada atasan langsung dan Divisi SDM apabila if they are engaged in any personal business activities,
memiliki keterlibatan dalam aktivitas usaha pribadi, have familial relationships, or are involved in any
hubungan keluarga, atau situasi lain yang berpotensi circumstances that could potentially lead to a conflict
memunculkan konflik kepentingan. of interest.
Insan Perusahaan yang terbukti melakukan Any employee found to have violated the Code of Ethics
pelanggaran terhadap Pedoman Etika dapat dikenakan may be subject to disciplinary sanctions in accordance
sanksi disipliner sesuai dengan ketentuan dalam with applicable Company regulations. Through
Peraturan Perusahaan yang berlaku. Melalui penerapan the implementation of this Code, Summarecon
pedoman ini, Summarecon berkomitmen untuk is committed to maintaining objectivity and
menjaga objektivitas dan profesionalisme seluruh professionalism among all personnel, and to ensuring
insan Perusahaan, serta memastikan bahwa setiap that every decision reflects the best interests of the
keputusan yang diambil mencerminkan kepentingan Company and its stakeholders.
terbaik bagi Perusahaan dan seluruh Pemangku
Kepentingan.
58 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 59
Mekanisme Pengaduan dan Penyampaian Saran untuk Keberlanjutan
Sustainability Complaint and Suggestion Submission Mechanism
[2-15] [2-16] [2-25] [2-26]
Penanganan Pengaduan Complaint Handling
Sistem pelaporan pelanggaran adalah sistem untuk The whistleblowing system is a means of internal
memproses pengaduan yang disampaikan baik communication to report on any action/behavior/
secara langsung/tidak langsung terkait dengan incident related to frauds, violation of the law,
kecurangan, pelanggaran hukum, kode etik & Company Code of Ethics & internal policies and/
kebijakan internal Perusahaan dan/atau konflik or conflict of interest committed internally within
kepentingan. Company.
Sistem pelaporan pelanggaran dijalankan The whistleblowing system run by the Company is
Perusahaan melalui fungsi Internal Audit, yang through the function and roles of the Internal Audit,
menerima laporan kecurangan dan pelanggaran. which process reports concerning frauds, and any
Semua pengaduan dijaga kerahasiaannya dan other violations. All reports are treated with utmost
para pelapor dijamin oleh Perusahaan. Tim Audit confidentiality and the protection of the whistleblower.
Internal kemudian akan meninjau setiap laporan The Internal Audit team will review every existing
pelanggaran yang ada, untuk kemudian diteruskan report and submit it to the Audit Committee, Board of
kepada Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan Directors and/or the Board of Commissioners for their
Komisaris untuk dipertimbangkan. Hasil keputusan consideration. The decision of the Audit Committee,
Komite Audit, Direksi dan/atau Dewan Komisaris Board of Directors and/or the Board of Commissioners
kemudian akan ditelaah oleh tim Internal Audit yang will then be followed up by the Internal Audit team
akan mengambil tindakan korektif dan preventif which will take then the necessary corrective and
yang diperlukan. preventive actions.
Apabila terdapat pengaduan penting terkait If there are important complaints related to
Keberlanjutan yang diterima, maka isu penting Sustainability received, these important issues will
be conveyed to the Board of Directors or the Board
tersebut akan disampaikan kepada Direksi atau
of Commissioners at the Board of Directors meeting.
Dewan Komisaris dalam rapat Direksi. Hingga
Until the end of 2024, the Company did not receive any
akhir tahun 2024, Perusahaan tidak menerima complaint or hold any specific discussion regarding
pengaduan atau melakukan pembahasan khusus issues or complaints related to Sustainability.
terkait isu atau pengaduan terkait Keberlanjutan.
Penyampaian Pengaduan dalam Mekanisme Complaint Submission in Internal Mechanism
Internal
Seluruh pengaduan dikomunikasikan kepada All complaints are communicated to the Board of
Dewan Komisaris atau Dewan Direksi melalui Commissioners or the Board of Directors through the
mekanisme rapat Direksi. Selama tahun 2024, mechanism of the Board of Directors’ meeting. During
setiap rapat Direksi membahas agenda terkait 2024, each meeting of the Board of Directors discusses
keberlanjutan dengan jumlah rapat yang an agenda related to sustainability with a total number
diselenggarakan sebanyak 13 (tiga belas) kali of 13 (thirteen) throughout the year. However, in all of
sepanjang tahun. Namun, dalam seluruh rapat these meetings, there has been no specific discussion
ini, belum ada pembahasan khusus mengenai regarding complaints related to Sustainability because
pengaduan terkait Keberlanjutan dikarenakan tidak no such complaint was received in 2024.
adanya pengaduan tersebut pada tahun 2024.
Perusahaan juga menerima komplain atau saran The Company also receives complaints or suggestions
perbaikan dari para pemangku kepentingan for improvement from other stakeholders as an effort
lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja to improve Sustainability performance, for which
Keberlanjutan, dimana Perusahaan memiliki sistem the Company has a grievance system in each of its
pengaduan di setiap unit bisnisnya. Informasi rinci business units. Detailed information related to this
terkait dengan sistem pengaduan ini dibahas dalam grievance system is discussed in Pillar 3 - Community
Pilar 3 - Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Development with Harmonious and Sustainable
Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan. Living Ecosystem.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 59
Preparing for Sustainability Transformation
Page 60
Etika Bisnis dan Etika Kerja
Business Ethics and Work Ethics [2-23] [2-24]
Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan Good The Company is committed to embedding Good
Corporate Governance (GCG) dengan menjunjung Corporate Governance (GCG) throughout its
tinggi prinsip tata kelola yang baik. Penerapan operations by adhering to the core principles
GCG didasarkan pada prinsip transparansi, of transparency, accountability, responsibility,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan independence, and fairness. These principles
kewajaran, yang menjadi pedoman utama dalam serve as a compass for ethical decision-making
setiap pengambilan keputusan bisnis. Sebagai and responsible business conduct. As part of its
bentuk pertanggungjawaban kepada pemangku accountability to stakeholders, Summarecon
kepentingan, Perusahaan juga berpegang pada integrates Business Ethics and Work Ethics into
Etika Bisnis dan Etika Kerja dalam menjalankan daily operations, establishing a solid foundation
aktivitas usahanya, sekaligus menjadi landasan for a governance system that is both ethical and
dalam membangun sistem tata kelola yang sustainable.
berintegritas dan berkelanjutan.
Perusahaan menyadari bahwa penerapan Tata The Company recognizes that effective governance
Kelola Perusahaan yang baik hanya dapat terwujud can only be achieved when all individuals uphold
apabila seluruh insan Perusahaan memiliki standar lawful conduct, respect prevailing social norms, and
perilaku yang taat hukum, menjunjung tinggi engage in responsible business practices in pursuit of
norma yang berlaku, serta menjalankan praktik the Company’s vision and mission.To institutionalize
bisnis yang bertanggung jawab guna mencapai visi these values, Summarecon has developed a
dan misi Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan comprehensive Code of Conduct, serving as a guide
telah menyusun Kode Etik Perusahaan (Code of for all employees in carrying out their duties and in
Conduct) sebagai pedoman bagi seluruh insan interacting with stakeholders.
Perusahaan dalam menjalankan tugasnya serta
dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.
Kode Etik Perusahaan menegaskan komitmen The Code affirms the Company’s commitment
terhadap penerapan GCG dengan standar etika to high ethical standards and supports the
yang tinggi, guna membangun budaya kerja creation of a professional, principled, and positive
yang profesional, berintegritas, serta menciptakan working environment. It governs interactions
lingkungan kerja yang sehat dan kondusif. Sebagai within the Company and with external parties,
pedoman utama dalam menjalankan aktivitas including customers, business partners, regulators,
bisnis, kode etik ini mengatur hubungan dengan communities, and shareholders.
dengan insan perusahaan, pelanggan, mitra bisnis,
regulator, masyarakat, dan pemegang saham.
Kode etik ini merupakan bagian yang tidak The Code is an integral part of the Company’s
terpisahkan dari budaya Perusahaan dan menjadi culture and applies to all employees, the Board
pedoman utama bagi seluruh karyawan, Dewan of Commissioners, and the Board of Directors.
Komisaris, dan Direksi dalam menjalankan tugas dan Compliance with the Code is mandatory, and any
tanggung jawabnya. Setiap insan Perusahaan wajib breach is subject to sanctions in accordance with
mematuhi Code of Conduct dalam setiap aspek applicable laws and internal policies.
pekerjaannya, dan setiap pelanggaran terhadap
kode etik ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan
peraturan dan kebijakan yang berlaku.
60 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 61
Kepatuhan terhadap Hukum dan Regulasi
[2-27] Legal and Regulatory Compliance
Sebagai wujud komitmen Summarecon terhadap As a form of Summarecon’s commitment to
Keberlanjutan, sepanjang tahun 2024, tidak ada Sustainability, throughout 2024, there were
peristiwa ketidakpatuhan terhadap hukum dan no incidents of non-compliance with laws and
peraturan yang mengakibatkan denda atau sanksi regulations that resulted in fines or non-monetary
non-moneter terhadap Perusahaan. sanctions against the Company.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
[2-29] [E.4] Stakeholder Engagement
Summarecon melibatkan para pemangku Summarecon engages stakeholders to build good
kepentingan untuk membangun hubungan yang and inclusive relationships, understand the views
baik dan inklusif, memahami pandangan dan and concerns of each stakeholder, and listen to
kekhawatiran dari setiap pemangku kepentingan, stakeholders’ suggestions and expectations. This is
serta mendengarkan saran dan harapan based on the Company’s motivation to ensure that
pemangku kepentingan. Hal ini didasarkan its operations do not create negative impacts and
pada motivasi Perusahaan untuk memastikan are able to create positive impacts on an ongoing
operasionalnya tidak menciptakan dampak negatif basis.
dan mampu menciptakan dampak positif secara
berkesinambungan.
Perusahaan menggunakan dasar pertimbangan The Company uses the following basic considerations
di bawah ini dalam menentukan dan melibatkan in determining and involving stakeholders:
pemangku kepentingan:
1. Ketergantungan 1. Dependency
Perusahaan memiliki ketergantungan kepada The Company has a dependency on individuals
individu atau organisasi, baik secara langsung or organizations, either directly or indirectly, or
maupun tidak langsung, atau sebaliknya. vice versa.
2. Tanggung Jawab 2. Responsibility
Perusahaan memiliki tanggung jawab hukum, The Company have legal, commercial,
komersial, operasional, dan etika kepada individu operational and ethical responsibilities to
atau organisasi. individuals or organizations.
3. Tekanan 3. Pressure
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that certain individuals or
organisasi tertentu membutuhkan perhatian organizations require the Company’s immediate
dengan segera dari Perusahaan terkait dengan attention on economic, social, environmental
isu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. and governance issues.
4. Pengaruh 4. Influence
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that certain individuals or
organisasi tertentu memiliki pengaruh terhadap organizations have influence over the strategic
proses pengambilan keputusan strategis and operational decision-making processes
maupun operasional yang dilakukan oleh carried out by the Company.
Perusahaan.
5. Perspektif 5. Perspective
Perusahaan memandang bahwa individu atau The Company views that individuals or
organisasi memiliki pandangan baru atau yang organizations have new or unprecedented
belum ada sebelumnya, sehingga mendorong perspective, thus encouraging the Company to
Perusahaan untuk melakukan aksi tindak lanjut take corrective follow-up actions.
perbaikan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 61
Preparing for Sustainability Transformation
Page 62
Metode Pelibatan Pemangku Kepentingan
Methods of Stakeholder Engagement
Pemangku Kepentingan Karyawan
Stakeholder Employees
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Influence, Responsibility
Metode Pelibatan • Employee Engagement Survey
Engagement Method • Exit interview
• Interaksi dan diskusi internal dengan Human Resources Department.
• Employee Engagement Survey
• Exit interview
• Interaction and internal discussion with Human Resources Department
Kebutuhan Pemangku • Pengelolaan ketenagakerjaan yang profesional
Kepentingan • Pengembangan kompetensi dan karir
Stakeholder’s Needs • Terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman
• Peningkatan kesejahteraan karyawan
• Professional manpower management
• Competency and career development
• A safe and comfortable working environment
• Employee welfare improvement
Tanggapan terhadap • Memenuhi hak dan kewajiban karyawan
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan program pengembangan kompetensi dan karir
Kepentingan • Memastikan budaya perusahaan dengan nilai CARING diterapkan pada
Response to Stakeholder’s karyawan
Needs • Memelihara dan mengelola infrastruktur pendukung kerja untuk
menciptakan lingkungan kerja aman dan nyaman
• Memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi
• Fulfilling the rights and obligations of employees
• Implementing competency and career development programs
• Ensuring a corporate culture with CARING values is applied to employees
• Maintaining and managing work support infrastructure to create a safe
and comfortable work environment
• Granting awards to outstanding employees
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the Company
62 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 63
Pemangku Kepentingan Pelanggan
Stakeholder Customers
Dasar Pemilihan Ketergantungan
Basis for Selection Dependency
Metode Pelibatan • Survei Kepuasan Pelanggan
Engagement Method • Umpan balik pelanggan (misal, melalui product review, market survey,
formulir saran untuk pengunjung mal)
• Mekanisme penanganan pengaduan pelanggan
• Customer Satisfaction Survey
• Customer feedback (e.g. through product review, market survey,
suggestion form for mall visitors)
• Customer complaint handling mechanism
Kebutuhan Pemangku • Perbaikan dan peningkatan kualitas produk / layanan secara
Kepentingan berkesinambungan (misalnya, melalui retensi dan garansi produk)
Stakeholder’s Needs • Penanganan komplain
• Kelengkapan dan keterpaduan fasilitas yang ditawarkan oleh proyek
• Continuous improvement and enhancement of product/service quality
(e.g. through retention and product warranty)
• Complaint handling
• Complete and integrated facilities offered by the projects
Tanggapan terhadap • Melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap kualitas produk/
Kebutuhan Pemangku layanan
Kepentingan • Menyediakan media dan prosedur yang jelas dalam penyampaian
Response to Stakeholder’s keluhan pelanggan dan menyediakan personil yang kompeten dalam
Needs penanganan keluhan
• Implementasi ISO 9001 tentang Manajemen Kualitas dan
Summarecon Way (S-Way)
• Melakukan perbaikan berkelanjutan untuk menciptakan produk dan
layanan yang lebih baik
• Menjaga komitmen dalam kualitas dan waktu dalam hal penyelesaian
proyek
• Implementing strict supervision of the product/service quality
• Providing media and clear procedure to submit customer complaints
and providing competent personnel to handle complaints
• Implementing ISO 9001 regarding Quality Management and the
Summarecon Way (S-Way)
• Making continuous improvements to create better products and
services
• Maintaining the commitment in quality and time in terms of project
completion
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Frequency Company
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 63
Preparing for Sustainability Transformation
Page 64
Pemangku Kepentingan Pemerintah (Regulator)
Stakeholder Government (Regulator)
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Influence, Responsibility
Metode Pelibatan • Pertemuan evaluasi dengan pemerintah (seperti, Evaluasi K3 dengan
Engagement Method Dinas tenaga kerja, dan Evaluasi Ketenagakerjaan)
• Partisipasi dalam sosialisasi regulasi yang diadakan pemerintah
• Evaluation meeting with the government (such as OHS with the
Manpower Office, and Employment Evaluation)
• Participation in regulation disseminations held by the government
Kebutuhan Pemangku • Kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku
Kepentingan • Penerimaan Pajak dan Penerimaan Bukan Pajak (PNPB)
Stakeholder’s Needs • Compliance with applicable regulations
• Revenue from Tax and Non-Tax Revenue
Tanggapan terhadap • Mengikuti perkembangan peraturan yang relevan bagi Perusahaan
Kebutuhan Pemangku dan memastikan pemenuhannya
Kepentingan • Berkontribusi pada pajak dan menyampaikan laporan pajak sebagai
Response to Stakeholder’s Wajib Pajak kepada pemerintah
Needs • Keeping abreast with the development of relevant regulations for the
Company and ensure their compliance
• Contributing to taxes and filing tax return as a Taxpayer to the
government
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulation
64 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 65
Pemangku Kepentingan Media
Stakeholder Media
Dasar Pemilihan Pengaruh
Basis for Selection Influence
Metode Pelibatan • Konferensi Pers
Engagement Method • Interaksi melalui berbagai kanal media, seperti media sosial, dan lain-
lain
• Gathering reguler tahunan dengan wartawan
• Press conference
• Interactions through various media channels, such as social media, etc.
• Regular gathering with reporters
Kebutuhan Pemangku • Berita yang akurat, kooperatif, transparan tentang perkembangan
Kepentingan Perusahaan dan proyeknya
Stakeholder’s Needs • Hubungan yang erat antara Perusahaan dan media
• Accurate, cooperative, transparent news about the Company’s
development and its projects
• Close relations between the Company a and the media
Tanggapan terhadap • Menyediakan informasi yang relevan, transparan, dan tepat waktu
Kebutuhan Pemangku melalui kanal informasi yang tersedia (seperti website dan media
Kepentingan sosial)
Response to Stakeholder’s • Mengadakan konfrensi pers untuk menginformasikan kejadian-
Needs kejadian penting Perusahaan
• Membangun relasi yang erat dengan media lewat aktivitas, seperti
gathering
• Providing relevant, transparent, and timely information through
available information channels (such as website and social media)
• Holding press conferences to inform significant events of the Company
• Building close relations with the media through various activities, such
as gathering
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 65
Preparing for Sustainability Transformation
Page 66
Pemangku Kepentingan Kontraktor
Stakeholder Contractors
Dasar Pemilihan Ketergantungan, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Proses seleksi kontraktor
Engagement Method • Evaluasi kontraktor
• Gathering kontraktor
• Interaksi langsung dan reguler dengan kontraktor
• Contractor selection process
• Contractor evaluation
• Contractor gathering
• Direct and regular interaction with contractors
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
Kepentingan • Komitmen dalam memenuhi kewajiban
Stakeholder’s Needs • Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
• Conducting transparent procurement process
• Commitment in fulfilling obligations
• Continuity in business cooperation between the two parties
Tanggapan terhadap • Menyelenggarakan tender yang transparan
Kebutuhan Pemangku • Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
Kepentingan • Memberikan apresiasi kepada kontraktor yang berprestasi
Response to Stakeholder’s • Conducting transparent tender process
Needs • Making payments as per agreed contracts
• Giving appreciation to outstanding contractors
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
66 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 67
Pemangku Kepentingan Vendor
Stakeholder Vendors
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Proses seleksi vendor
Engagement Method • Evaluasi vendor
• Gathering vendor
• Interaksi langsung dan reguler dengan vendor
• Vendor selection process
• Vendor evaluation
• Vendor gathering
• Direct and regular interaction with vendors
Kebutuhan Pemangku • Melaksanakan proses pengadaan yang transparan
Kepentingan • Komitmen dalam memenuhi kewajiban
Stakeholder’s Needs • Kesinambungan kerjasama bisnis antara kedua pihak
• Conducting transparent procurement process
• Commitment in fulfilling obligations
• Continuity in business cooperation between the two parties
Tanggapan terhadap • Menyelenggarakan tender yang transparan
Kebutuhan Pemangku • Melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan
Kepentingan • Memberikan apresiasi kepada vendor yang berprestasi
Response to Stakeholder’s • Conducting transparent tender process
Needs • Making payments as per agreed vendors
• Giving appreciation to outstanding vendors
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 67
Preparing for Sustainability Transformation
Page 68
Pemangku Kepentingan Masyarakat Lokal
Stakeholder Local Community
Dasar Pemilihan Tanggung Jawab
Basis for Selection Responsibility
Metode Pelibatan • Pelaksanaan program Corporate Social Responsbility (CSR)
Engagement Method • Pelibatan masyarakat sekitar dalam program CSR dan
ketenagakerjaan
• Saluran keluhan warga atau masyarakat sekitar
• Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programs
• Engagement of the surrounding community in CSR and employment
programs
• Complaint channel for residents or the surrounding community
Kebutuhan Pemangku • Peningkatan kesejahteraan masyarakat
Kepentingan • Penanganan dampak negatif sosial dan lingkungan
Stakeholder’s Needs • Improving community welfare
• Addressing negative social and environmental impacts
Tanggapan terhadap • Membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga
Kebutuhan Pemangku sekitar
Kepentingan • Memelihara hubungan baik dengan masyarakat sekitar
Response to Stakeholder’s • Memberikan nilai tambah ekonomi bagi aset dan fasilitas yang
Needs dimiliki oleh warga sekitar
• Helping to improve the economic and social welfare of local residents
• Maintaining good relations with the surrounding community
• Providing added economic value to assets and facilities owned by local
residents
Frekuensi Pelaksanaan Dilakukan secara reguler sesuai waktu yang ditentukan oleh Perusahaan
Implementation atau sesuai aturan yang berlaku
Frequency Carried out on a regular basis at certain times as determined by the
Company or as per applicable regulations
68 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 69
Pemangku Kepentingan Pemegang Saham dan Investor
Stakeholder Shareholders and Investors
Dasar Pemilihan Pengaruh, Tanggung Jawab
Basis for Selection Dependency, Responsibility
Metode Pelibatan • Analisis Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
Engagement Method • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
• Diskusi melalu email via Investor Relations
• Analysis of Annual Reports and Sustainability Reports
• General Meeting of Shareholders (GMS)
• Email discussions via Investor Relations
Kebutuhan Pemangku • Kinerja operasional, keuangan, sosial dan lingkungan yang baik
Kepentingan • Pelaporan kinerja dan tata kelola yang transparan
Stakeholder’s Needs • Nilai saham dan kepercayaan investor meningkat
• Peningkatan kualitas data dan pengungkapan dalam Laporan
Keberlanjutan
• Good operational, financial, social and environmental performance
• Transparent performance reporting and governance
• Increase in share value and investor confidence
• Improved data quality and disclosure in the Sustainability Report
Tanggapan terhadap • Menyampaikan Laporan Keuangan, Tahunan, dan Laporan
Kebutuhan Pemangku Keberlanjutan secara tepat waktu dan akurat
Kepentingan • Melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Response to Stakeholder’s • Meningkatkan kualitas data untuk laporan
Needs • Meningkatkan kinerja bisnis yang baik
• Delivering Financial, Annual and Sustainability Reports in a timely and
accurate manner
• Holding a General Meeting of Shareholders (GMS)
• Improving data quality for reports
• Improving good business performance
Frekuensi Pelaksanaan • RUPS, Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dilakukan/dirilis selama
Implementation satu kali dalam setahun
Frequency • Laporan Keuangan dirilis setiap kuartal dalam tiap tahun
• GMS, Annual and Sustainability Reports are held/released once a year
• Financial Statements are released every quarter of each year
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 69
Preparing for Sustainability Transformation
Page 70
Analisis Materialitas
Materiality Analysis [3-1] [3-2]
Dalam menentukan topik material yang In determining the material topics disclosed in
diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan ini, this Sustainability Report, Summarecon takes into
Summarecon mempertimbangkan kepentingan account the interests of the stakeholders. Of the
dari para pemangku kepentingan. Dari berbagai various existing stakeholders, this year, the Company
pemangku kepentingan yang ada, untuk tahun ini, focuses on the interests of Regulators and Investors.
Perusahaan menitikberatkan pada kepentingan
dari Regulator dan Investor.
Dengan pertimbangan di atas, Perusahaan With the above considerations, the Company
menentukan topik material berdasarkan pada determines material topics based on compliance
kepatuhan pada regulasi berlaku, yaitu Peraturan with applicable regulations, namely Regulation
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 of the Financial Services Authority (POJK) No.
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi 51/ POJK.03/2017 regarding the Implementation
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan of Sustainable Finance for Financial Services
Publik dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Institutions, Issuers, and Public Companies and
(SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Circular Letter of the Financial Services Authority
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 regarding Form and
Kepatuhan pada regulasi ini turut diperkuat dengan Content of Annual Reports of Issuers or Public
mempertimbangkan masukan dan saran terkait Companies. Compliance with these regulations
Keberlanjutan dari investor yang disampaikan has also been strengthened by taking into account
pada Summarecon melalui Investor Relation, input and suggestions related to Sustainability
diikuti dengan hasil penelaahan atas Laporan from investors submitted to Summarecon through
Keberlanjutan 2024 sudah disampaikan kepada Investor Relations, followed by the results of a review
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). of the 2024 Sustainability Report which has been
submitted to the Financial Services Authority (OJK).
Melalui proses inilah, Perusahaan kemudian Through this process, the Company then adapts
menyesuaikan dengan konteks organisasi, to the organizational context, especially its relation
khususnya kaitan dan relevansinya dengan aktivitas and relevance to the activities carried out by the
yang dilakukan Perusahaan. Langkah selanjutnya Company. The next step is the internal discussion
adalah melalui mekanisme diskusi internal, mechanism in which the Company determines
Perusahaan menentukan topik material yang akan material topics to be disclosed in the Sustainability
diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan. Daftar Report. The list of material topics disclosed in the
topik material yang diungkapkan di Laporan 2024 2024 Report and a comparison with the material
dan perbandingannya dengan topik material topics in the 2023 Report can be viewed in the table
pada Laporan 2023 dapat dilihat dalam tabel of "Comparison of Material Topics in 2023 and 2024"
"Perbandingan Topik Material Tahun 2023 dan 2024" in the Annex section.
pada bagian Lampiran.
Ke depannya, Perusahaan akan senantiasa Going forward, the Company will continue to review
melakukan peninjauan terhadap pendekatan yang the approach used in conducting materiality analysis
dipakai dalam melakukan analisis materialitas through a deeper stakeholder engagement process.
melalui proses pelibatan pemangku kepentingan
yang lebih mendalam.
70 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 71
Strategi Keberlanjutan Summarecon
[2-22] [A.1] Summarecon’s Sustainability Strategy
Sebagai salah satu perusahaan properti unggul As one of the leading property companies in Indonesia,
di Indonesia, Summarecon melihat Keberlanjutan Summarecon sees sustainability as an important aspect
sebagai aspek penting yang harus diintegrasikan that must be integrated into every operational activity
di setiap kegiatan operasional agar dapat in order to make positive environmental, social, and
berkontribusi secara positif terhadap lingkungan, economic contributions. To support this, the Company
sosial, dan ekonomi. Untuk mendukung hal tersebut, has developed and implemented a sustainability
Perusahaan telah menyusun dan menerapkan strategy based on 5 (five) Sustainability Pillars, which are
strategi keberlanjutan berdasarkan 5 (lima) Pilar discussed in detail in this report, namely:
Keberlanjutan, yang dibahas secara rinci dalam
Laporan ini, yaitu:
1. Pertumbuhan nilai ekonomi yang inklusif dan 1. Inclusive and sustainable growth of economic
berkelanjutan value
Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to creating inclusive
pertumbuhan ekonomi yang inklusif and sustainable economic growth by ensuring a
dan berkelanjutan dengan memastikan balance between business growth and corporate
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan social responsibility.
tanggung jawab sosial perusahaan.
2. Kontribusi untuk menciptakan lingkungan yang 2. Contribution to create a healthy and sustainable
sehat dan berkelanjutan environment
Perusahaan berkomitmen untuk meminimalkan The Company is committed to minimizing
dampak operasi bisnisnya terhadap lingkungan the impact of its business operations on the
dengan cara mengadopsi praktek bisnis yang environment by adopting responsible business
bertanggung jawab. practices.
3. Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem 3. Community Development with Harmonious and
Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan Sustainable Living Ecosystem
Keberadaan Summarecon diharapkan dapat The Company’s presence is expected to be a lifelong
menjadi teman kehidupan (lifelong friend) friend for its stakeholders, that can inspire anyone
untuk para pemangku kepentingannya, yang and in any aspect. Inspiration does not only exist for
memberikan inspirasi kepada siapapun dan the people who live within Summarecon areas, but
dalam hal apapun. Inspirasi tidak hanya hadir also for those who interact with Summarecon.
untuk orang-orang yang tinggal di dalam
kawasan Summarecon, melainkan juga untuk
orang-orang yang bersinggungan dengan
Summarecon.
4. Pengembangan kompetensi dan kesejahteraan 4. Competency development and employee
karyawan welfare
Perusahaan memprioritaskan karyawan sebagai The Company prioritizes employees as its most
aset terpenting dan berkomitmen untuk important asset and is committed to improving
meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan employee competency and welfare.
karyawan.
5. Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan 5. Contribution to Society with Quality Education
Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan and Sustainable Development
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to making a positive
kontribusi positif bagi masyarakat melalui contribution to society through social programs
program-program sosial agar tercipta hubungan in order to create strong and good relationships
yang kuat dan baik dengan komunitas lokal with local communities and increase community
serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat, empowerment, including providing community
termasuk menyediakan akses masyarakat access to quality education.
terhadap pendidikan yang berkualitas
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 71
Preparing for Sustainability Transformation
Page 72
Dalam menyusun Strategi Keberlanjutan, In developing the Sustainability Strategy, the Company
Perusahaan mempertimbangkan 5 (lima) pilar considers these 5 (five) pillars to be a strong foundation
tersebut menjadi fondasi yang kuat dalam in supporting the achievement of the Sustainable
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Development Goals. The Company hopes that with
Berkelanjutan. Perusahaan berharap dengan good coordination, integration, and implementation
koordinasi, integrasi, dan implementasi yang baik di among the five pillars, the Sustainable Development
antara kelima pilar tersebut, Tujuan Pembangunan Goals can be realized more effectively and have a
Berkelanjutan dapat diwujudkan dengan lebih positive impact on all stakeholders, the environment,
efektif dan berdampak positif bagi semua and the economy as a whole.
pemangku kepentingan, lingkungan, dan ekonomi
secara keseluruhan.
Untuk menerjemahkan Strategi Keberlanjutan ke In order to translate the Sustainability Strategy
dalam pelaporan yang transparan, Perusahaan telah into transparent reporting, the Company has
menetapkan Peta Jalan Laporan Keberlanjutan established a Sustainability Report Roadmap for
(Sustainability Report Roadmap) untuk penyusunan preparing Sustainability Reports that are increasingly
Laporan Keberlanjutan yang semakin komprehensif comprehensive from time to time.
dari waktu ke waktu.
Pada tahun ini, Perusahaan melakukan penyesuaian This year, the Company adjusted its Sustainability
terhadap peta jalan Laporan Keberlanjutan sebagai Report roadmap in response to the planned
respons terhadap rencana penerapan standar baru adoption of new global reporting standards, namely
dalam penyusunan laporan, yaitu IFRS S1 dan IFRS IFRS S1 and IFRS S2. According to the original plan,
S2. Sesuai dengan rencana awal, pelaporan tahun ini this year’s report was expected to fully align with the
seharusnya telah berupaya memenuhi Standar GRI GRI Standards 2021, using the “in accordance with
2021 secara keseluruhan dengan opsi “Pelaporan the GRI Standards 2021” reporting option. However,
yang sesuai (in accordance) dengan Standar GRI in light of shifting global policies, the Company has
2021”. Namun, seiring dengan adanya perubahan shifted its focus toward understanding and studying
kebijakan global, Perusahaan mengalihkan fokus IFRS S1 and IFRS S2 as an initial step in preparing for
untuk memahami dan mempelajari standar their future adoption.
IFRS S1 dan IFRS S2 sebagai langkah awal dalam
mempersiapkan adopsi standar tersebut di masa
mendatang
Peta jalan ini terdiri dari beberapa langkah capaian: This roadmap consists of several milestones:
2022 2023
Sesuai dengan tema Laporan Penyusunan Laporan Keberlanjutan akan
“Menanamkan Fondasi Keberlanjutan”, masih berfokus pada pemenuhan kepatuhan
Perusahaan berfokus pada terhadap POJK. Namun, batasan data
menstandardisasi metode pengumpulan topik material ESG akan diperluas dengan
data dan mempersiapkan kertas kerja penambahan beberapa unit bisnis lainnya,
standar dan pemenuhan terhadap POJK diikuti dengan penyempurnaan metode dan
dengan batasan pelaporan di beberapa kertas kerja yang telah dibuat sebelumnya
unit bisnis.
The Sustainability Report continued to focus
Aligned with the report theme “Establishing on POJK compliance. However, the scope
the Foundation for Sustainability”, the of ESG material topics was expanded to
Company focused on standardizing data include additional business units, alongside
collection methods, preparing standard refinement of previously developed methods
working papers, and fulfilling POJK and working papers.
compliance requirements within a limited
number of business units.
72 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 73
2026
Penyusunan Laporan Keberlanjutan telah
mulai mengadopsi standar IFRS S1 dan IFRS
S2 secara terbatas, sambil terus memantau
perkembangan dan penerapannya di Indonesia.
Pada tahun ini, cakupan batasan data topik
material ESG telah semakin luas dan hampir
mencakup seluruh unit bisnis Perusahaan.
The Sustainability Report will begin partial
adoption of IFRS S1 and IFRS S2, while continuing
to monitor regulatory developments and
implementation in Indonesia. By this stage, the
scope of ESG data coverage will be significantly
expanded, covering nearly all of the Company’s
business units. 2025
Penyusunan Laporan Keberlanjutan
tetap mengacu pada Standar GRI 2021
dengan opsi pelaporan “Pelaporan yang
merujuk pada (with reference) Standar
GRI 2021”. Sementara itu, Perusahaan
terus mempersiapkan diri dengan
meningkatkan pengetahuan dan
kapabilitas terhadap standar IFRS S1
dan IFRS S2, serta memperluas cakupan
Secara berkesinambungan, peta jalan ini data topik material ESG, yang sudah
akan ditinjau setiap tahunnya dan akan menjangkau sebagian besar unit bisnis
dilakukan penyesuaian jika terdapat dalam pelaporan keberlanjutan.
kondisi, kendala, dan tantangan dalam
penerapannya. The report will still follow the “with reference
to the GRI Standards 2021” approach. At
The roadmap will be reviewed annually the same time, the Company is enhancing
and adjusted as needed in response internal knowledge and capacity regarding
to emerging conditions, constraints, or IFRS S1 and IFRS S2, while broadening the
challenges in its implementation. ESG material topic coverage to include the
majority of its business units.
2024
Penyusunan Laporan Keberlanjutan tetap mengacu
kepada Standar GRI 2021 dengan opsi pelaporan,
“Pelaporan yang merujuk pada (with reference)
dengan Standar GRI 2021”, diikuti dengan cakupan
data topik material ESG yang juga ditambahkan
dengan unit bisnis lainnya.
The report continues to reference the GRI Standards
2021, using the “with reference to the GRI Standards
2021” option. The scope of ESG material topics was
further expanded to include more business units.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 73
Preparing for Sustainability Transformation
Page 74
07 Pilar 1:
Pertumbuhan Nilai
Ekonomi yang Inklusif
dan Berkelanjutan
Pillar 1:
Inclusive and
Sustainable Growth
of Economic Value
Cluster, Elora Summarecon Karawang
74 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 75
Pilar ini membahas kinerja ekonomi Perusahaan This pillar highlights the Company’s economic
yang memiliki keterkaitan langsung dengan performance in direct relation to its sustainability
praktik keberlanjutan, meliputi kontribusi terhadap practices, covering contributions to environmental
biaya lingkungan hidup, dampak investasi dan costs, the impact of investment and infrastructure
pembangunan infrastruktur, serta manajemen anti development, and anti-corruption management.
korupsi.
Kontribusi terhadap biaya lingkungan hidup The Company’s contribution to environmental costs
mencerminkan tanggung jawab Summarecon dalam reflects Summarecon’s commitment to environmental
menjaga kelestarian lingkungan, yang direalisasikan preservation, realized through budget allocations for
melalui alokasi anggaran untuk program dan kegiatan programs and initiatives dedicated to environmental
terkait perlindungan, pemeliharaan, serta pelestarian protection, maintenance, and conservation.
lingkungan hidup.
Sementara itu, investasi dan pembangunan Meanwhile, investment and infrastructure development
infrastruktur menjelaskan dampak serta manfaat illustrate the impact and benefits of the Company’s
dari pembangunan fasilitas umum dan sosial oleh construction of public and social facilities, particularly
Perusahaan, khususnya terhadap lingkungan dan for the surrounding communities and environment.
masyarakat sekitar.
Adapun manajemen antikorupsi membahas Anti-corruption management refers to the policies and
kebijakan serta praktik yang diterapkan oleh practices implemented by the Company to identify,
Perusahaan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan prevent, and mitigate corruption risks, both within its
mengelola risiko korupsi, baik di lingkungan internal internal operations and across its business value chain.
Perusahaan maupun dalam rantai nilai bisnisnya.
Kinerja ekonomi disajikan secara konsolidasi yang Economic performance is presented on a consolidated
mencakup seluruh unit bisnis Summarecon. Namun, basis, covering all of Summarecon’s business units.
untuk pembahasan terkait kontribusi terhadap However, the data presented regarding environmental
lingkungan hidup serta bagian investasi dan contributions and investment and infrastructure
pembangunan infrastruktur, cakupan data dibatasi development are limited to the units within the 2024
hanya pada unit-unit yang termasuk dalam batas reporting boundary, namely Summarecon Mall Kelapa
pelaporan tahun 2024, yaitu Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza
Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and
Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, dan Summarecon Bekasi.
Summarecon Bekasi.
Informasi lebih rinci mengenai kinerja ekonomi Further details on the Company’s overall economic
secara keseluruhan dapat ditemukan dalam Laporan performance are available in the 2024 Annual Report.
Tahunan 2024.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 75
Preparing for Sustainability Transformation
Page 76
Kinerja Ekonomi
Economic Performance [201-1] [F.2]
Kinerja Ekonomi Langsung
Direct Economic Performance
Kinerja ekonomi langsung Summarecon dalam Summarecon’s direct economic performance in the
3 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagai past 3 (three) years is as follows:
berikut:
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Tahun 2022-2024
Direct Economic Value Generated Year 2022-2024
2022 2023 2024 Pendapatan Pengembangan Properti
Property Development Revenue
dalam miliar rupiah
3,529
(in billion rupiah)
4,045
7,504
Pendapatan Investasi Properti
Property Investment Revenue
1,480
1,738
2,152
Pendapatan Lain-Lain
Other Revenue
710
876
967
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Total Economic Value Generated
5,719
6,659
10,623
Keterangan: Note:
• Pendapatan Pengembangan Properti merupakan pendapatan • Property Development Revenue is the income generated
pendapatan yang dihasilkan dari penjualan properti seperti from the sale of properties such as houses, shophouses, land,
Rumah, Ruko, Tanah, Apartemen, atau Perkantoran. apartments, or office spaces.
• Pendapatan Investasi Properti merupakan pendapatan yang • Property Investment Revenue is the income generated from
dihasilkan dari sewa dan layanan dari bisnis retail (mall). rentals and services from retail businesses (malls).
• Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang dihasilkan • Other Income is revenue generated from hotels, clubs, and other
dari hotel, klub, dan segmen usaha lainnya. business segments.
Summarecon telah berhasil melakukan peningkatan Summarecon achieved significant improvements
yang signifikan pada kinerja keuangan Perusahaan. in its financial performance in 2024. Total revenue
Total pendapatan yang dicapai di tahun 2024 adalah reached IDR 10,623 trillion, marking a 59.5% increase
Rp 10.623 triliun dibandingkan Rp 6.659 triliun pada from IDR 6,659 trillion in 2023.
tahun 2023; peningkatan sebesar 59,5%.
Pendapatan dari segmen pengembangan properti The property development segment contributed
menyumbang pendapatan Rp 7.504 triliun, IDR 7,504 trillion, an increase from IDR 4,045 trillion
lebih tinggi dari pendapatan tahun lalu Rp 4.045 the previous year, representing growth of 86%. This
triliun; kenaikan 86%. Segmen usaha ini masih segment remains the largest contributor, accounting
menjadi kontributor terbesar dengan 71% dari for 71% of total revenue. The Company continues
total pendapatan. Segmen bisnis pengembangan to launch new property projects supported by
76 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 77
property terus meluncurkan proyek-proyek dengan innovative marketing campaigns aimed at attracting
kampanye pemasaran yang inovatif untuk menarik prospective buyers. Summarecon also focuses on
minat calon pembeli. Perusahaan juga berfokus enhancing other aspects of its operations, including
pada aspek lain dari operasi Perusahaan seperti digitalization and innovation, human resource
digitalisasi dan inovasi, manajemen sumber daya management, and supply chain management, all
manusia, dan manajemen rantai pasokan untuk aimed at improving cost efficiency and operational
mendorong efisiensi biaya dan operasional. Upaya effectiveness. The Company’s value engineering
Perusahaan dalam melakukan rekayasa nilai untuk initiatives to reduce design and construction costs
mengurangi biaya desain dan konstruksi telah have resulted in more efficient operations, with
menghasilkan operasi yang lebih efisien, dengan improvements cascading across its value chain.
peningkatan yang meluas ke rantai nilai Perusahaan.
Pendapatan dari segmen bisnis investasi properti Revenue from the property investment and
dan manajemen meningkat sebesar Rp 1.738 management segment grew by IDR 1,738 trillion
triliun menjadi Rp 2.152 triliun untuk tahun 2024. to IDR 2,152 trillion in 2024, reflecting a 24%
Peningkatan pendapatan sebesar 24% berasal dari increase. This growth was primarily driven by an
pendapatan sewa mal yang meningkat sebesar Rp additional IDR 388 billion in mall rental income.
388 miliar. Segmen bisnis investasi property berfokus The segment’s focus remains on strong asset
pada pengelolaan aset yang baik, mempererat management, strengthening tenant relationships
hubungan dengan pihak penyewa guna to improve occupancy rates, increasing visitor
meningkatkan tingkat okupansi pihak penyewa, traffic, and enhancing rental yields. Several strategic
meningkatkan jumlah kunjungan pengunjung, initiatives have also been implemented, including
dan memperkuat imbal hasil sewa. Banyak inisiatif the increased adoption of technology to enhance
kebijakan strategis telah diterapkan termasuk the value proposition of the Company’s assets and
meningkatkan adopsi pemakaian teknologi untuk provide experiences that meet market expectations.
meningkatkan proposisi nilai aset Perusahaan dan This segment continues to serve as a stable, recurring
untuk memberikan pengalaman yang lebih sesuai revenue stream for the Company.
dengan preferensi pasar. Segmen bisnis investasi
properti ini merupakan aliran pendapatan berulang
bagi Perusahaan.
Pendapatan dari semua usaha lain di Perusahaan Revenue from other business segments outside
yang tidak termasuk dalam dua kategori besar of the two main categories contributed 9% to the
pertama. Sehingga kontribusi terhadap pendapatan Company’s consolidated revenue. Revenue in this
konsolidasi Perusahaan hanya sebesar 9%. segment increased by IDR 91 billion (up 10%), from
Pendapatan di segmen ini meningkat sebesar Rp IDR 876 billion to IDR 967 billion, with the hospitality
91 miliar (naik 10%) dari Rp 876 miliar menjadi Rp business remaining the largest contributor. The
967 miliar. Pada segmen bisnis ini, bisnis perhotelan estate and property management segment is also
menjadi kontributor terbesar. Bisnis manajemen expected to continue growing as more properties
estat & properti akan terus berkembang karena are developed and handed over to customers.
semakin banyak properti yang dikembangkan dan
diserahkan kepada pelanggan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 77
Preparing for Sustainability Transformation
Page 78
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan Tahun 2022-2024
Direct Economic Value Distributed 2022-2024
dalam Miliar Rupiah 2022 2023 2024
(in Billion Rupiah)
Biaya
Operasional Gaji dan Tunjangan Pembayaran kepada
Operating Costs Karyawan Pemegang Saham
Employee Salaries (Dividen)
4,047
and Benefit Payment to Shareholders
4,623
(Dividends)
6,991 641
667 99
732 116
Pembayaran kepada 149
Pemerintah (Pajak)
Payments to Investasi Sosial
Government (Taxes) Social Investment
246 15
288 23
621 23
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Jumlah Nilai Ekonomi yang Disimpan
Total Economic Value Distributed Total Economic Value Retained
5,048 672
5,717 942
8,516 2,107
Keterangan: Notes:
• Perhitungan Nilai Ekonomi yang Disimpan didapat • Retained Economic Value Calculation is obtained
dengan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan yang dikurangi by subtracting Distributed Economic Value from
dengan Nilai Ekonomi yang Didistribusikan. Generated Economic Value.
• Biaya Operasional adalah biaya yang terdiri dari beban • Operational Costs comprise cost of goods sold, sales
pokok penjualan, beban penjualan, beban umum dan expenses, general and administrative expenses
administrasi (di luar Gaji dan Tunjangan Karyawan, (excluding Employee Salaries and Benefits, direct and
biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung, dan indirect labor costs, and Corporate Social Responsibility
kontribusi Corporate Social Responsibility [CSR]). [CSR] contributions).
• Gaji dan Tunjangan Karyawan terdiri dari gaji, insentif, • Employee Salaries and Benefits consist of salaries,
asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), incentives, Social Security Agency (BPJS) insurance,
dan kontribusi pensiun tenaga kerja langsung dan and direct and indirect labor pension contributions.
tidak langsung.
• Pembayaran kepada Pemegang Saham adalah • Payments to Shareholders are dividends paid to
dividen yang dibayarkan untuk pemegang saham. shareholders.
• Pembayaran kepada Pemerintah terdiri dari pajak • Payments to Government consist of taxes paid to the
yang dibayarkan kepada Pemerintah. Government.
• Investasi Sosial merupakan kontribusi Perusahaan • Social Investment represents the Company's
untuk kegiatan CSR. contribution to CSR activities.
78 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 79
Biaya operasional Perusahaan mengalami peningkatan The Company’s operational costs saw a significant
yang signifikan akibat beberapa faktor yang saling increase due to several interrelated factors. One
terkait. Salah satu faktor utama adalah adanya of the main factors was the improvements made
perbaikan-perbaikan yang dilakukan untuk menunjang to enhance existing facilities and infrastructure,
sarana dan prasarana yang ada, sehingga Perusahaan enabling the Company to maintain and improve the
dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas quality of its customer service. In addition, the rise in
layanan kepada pelanggan. Selain itu, peningkatan the cost of goods sold (COGS) also contributed to the
pada beban pokok penjualan juga turut menyumbang increase in operational expenses, as the Company
kenaikan biaya operasional, karena Perusahaan incurred higher costs for the production and sale of
harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk its products. The Company also carried out various
memproduksi dan menjual produk-produknya. promotional activities to boost product sales.
Perusahaan juga melakukan berbagai kegiatan Furthermore, the Company engaged professional
promosi untuk meningkatkan penjualan produk. Selain services, such as management consultants, auditors,
itu, Perusahaan juga menggunakan jasa profesional and others, to support and enhance its operational
untuk meningkatkan operasional Perusahaan, seperti performance.
konsultan manajemen, auditor, dan lain-lain.
Sementara itu, biaya pembayaran kepada pemerintah Meanwhile, the Company’s tax payments to the
dalam bentuk pajak mengalami kenaikan yang government increased significantly in line with the
signifikan seiring dengan peningkatan laba Perusahaan substantial growth in profit. This was due to the nature
yang cukup besar. Hal ini disebabkan oleh sifat pajak of corporate income tax, which is calculated based
penghasilan Perusahaan yang dihitung berdasarkan on the Company’s profit—meaning that the higher
laba yang diperoleh, sehingga semakin besar laba the profit, the greater the tax obligation. In addition,
yang diperoleh, semakin besar pula pajak yang the Company also incurred Land and Building
harus dibayarkan. Selain itu, Perusahaan juga harus Rights Acquisition Duty (BPHTB) expenses related
menanggung biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan to business combinations. This duty represents fees
Bangunan (BPHTB) terkait dengan kombinasi bisnis paid to the government for the acquisition of land
yang dilakukan. Biaya BPHTB ini merupakan biaya and building rights used in the Company’s business
yang harus dibayarkan kepada pemerintah terkait activities, which may become an additional burden,
dengan perolehan hak atas tanah dan bangunan yang particularly when the Company expands through
digunakan untuk kegiatan usaha Perusahaan. Biaya acquisitions or mergers.
ini dapat menjadi beban tambahan bagi Perusahaan,
terutama jika perusahaan melakukan ekspansi bisnis
melalui akuisisi atau merger.
Laba Bersih, dan Aktiva Terkonsolidasi Tahun 2022-2024
Consolidated Net Profit and Assets Year 2022-2024
dalam Miliar Rupiah 2022 2023 2024
(in Billion Rupiah)
Laba atau Rugi Bersih Total Aktiva
Net Profit or Loss Total Assets
772 28,434
1,058 31,168
1,842 33,534
Laba Bersih meningkat sebesar 74,2% dari Rp Net profit rose by 74.2%, from IDR 1,058 trillion in 2023
1.058 miliar di tahun 2023 menjadi Rp 1.842 miliar to IDR 1,842 trillion in 2024. This strong performance
di tahun 2024. Pencapaian kinerja yang positif is a testament to the effective leadership of the Board
tersebut merupakan bukti kepemimpinan Direksi of Directors in managing the Company, successfully
dalam menjalankan pengelolaanPerusahaan strengthening both its financial and operational
dengan baik sehingga dapat mengembangkan fundamentals—an achievement that deserves the
aspek fundamental baik dari sisi keuanngan highest appreciation.
maupun operasionalPerusahaan, dan hal ini patut di
apreasiasi sebesar-besarnya.
Neraca Perusahaan juga meningkat dengan Total The Company’s balance sheet also improved, with
Aset sebesar Rp 33.534 triliun dibandingkan tahun total assets reaching IDR 33,534 trillion, up from
lalu sebesar Rp 31.168 triliun. Selama tahun 2024, total IDR 31,168 trillion the previous year. Throughout
aset meningkat 8% dari Rp 31.168 triliun menjadi Rp 2024, total assets grew by 8%, driven by business
33.534 triliun, sejalan dengan pertumbuhan bisnis. expansion.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 79
Preparing for Sustainability Transformation
Page 80
Peningkatan sebesar Rp 2,4 triliun terutama berasal The increase of IDR 2.4 trillion was primarily due to
dari kenaikan Tanah yang Belum Dikembangkan a rise in undeveloped land of IDR 1.5 trillion and an
Rp 1,5 triliun dan Properti Investasi Rp 865 miliar. increase in investment properties of IDR 865 billion.
Peningkatan Tanah yang Belum Dikembangkan The growth in undeveloped land was mainly the
terutama berasal dari pembelian tanah di result of ongoing land acquisitions in Tangerang,
Tangerang, Makassar dan Bekasi secara reguler. Makassar, and Bekasi. The increase in investment
Peningkatan saldo Properti Investasi tersebut property balance was largely due to the completion
terutama berasal dari pembangunan dalam and operational start of Summarecon Mall Bandung
penyelesaian Summarecon Mall Bandung dan Gafoy and Gafoy in Kelapa Gading at the beginning of 2024.
di Kelapa Gading yang sudah selesai dan beroperasi
pada awal tahun 2024.
Berikut adalah perbandingan antara target dan Here's a comparison between the Company's
realisasi pra-penjualan Perusahaan selama periode presales targets and actual performance during the
pelaporan: reporting period:
Perbandingan Target dan Realisasi Pra-Penjualan Tahun 2022-2024
Comparison of Marketing Pre-sales Target and Realization Year 2022-2024
2022 2023 2024 dalam unit (in units)
Perbandingan Target dan Target 2,500 Realisasi 2,207
Realisasi Pra Penjualan Target 1,975 Realization 1,855
2,430 1,813
(Marketing Pre-sales)
Comparison of Marketing
Pre-sales Target and
Realization
dalam miliar rupiah
(in billion rupiah)
Perbandingan Target dan
Realisasi Pra Penjualan Target 5,000 Realisasi 4,946
Target 5,000 Realization 4,518
(Marketing Pre-sales)
5,000 4,366
Comparison of Marketing
Pre-sales Target and
Realization
Office, Commercials
10 4 30 10
Apartments 5 11 10 28
10 17 20 51
290 303 390 354
280 198 450 173
610 234 730 225
Shop Lots
260 148 730 447
290 299 930 957
Landplots 190 178 660 638
60 46 370 450
40 17 800 273
40 30 420 179
Houses
1,880 1,706 3,480 3,685
1,360 1,330 2,810 3,086
1,580 1,354 3,170 3,273
80 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 81
Tahun 2024 merupakan tahun pemilu dimana The year 2024 was also marked by the general
seluruh rakyat Indonesia dapat berpartisipasi election, during which the people of Indonesia
menggunakan hak pilihnya untuk memilih exercised their voting rights to elect the next
calon Presiden dan Wakil Presiden mendatang. President and Vice President. Market demand for
Permintaan pasar terhadap properti baru di tahun new property remained relatively weak last year,
lalu masih agak kurang baik sehingga Perusahaan leading the Company to postpone several new
harus menunda beberapa peluncuran produk baru. product launches. Consequently, the Company’s
Oleh karena itu, kinerja pra-penjualan Perusahaan di pre-sales performance in 2024 amounted to IDR
tahun 2024 hanya tercatat sebesar Rp 4.366 triliun 4,366 trillion, falling short of its initial target of IDR
dibandingkan dengan target Perusahaan sebesar 5,000 trillion.
Rp 5.000 triliun.
Perusahaan menjual 1.354 unit rumah dengan total The Company sold 1,354 hourses with a total value
nilai Rp 3,27 triliun, menyumbang 75% dari total pra- of IDR 3.27 trillion, accounting for 75% of total pre-
penjualan. Harga jual masing-masing berkisar mulai sales. Selling prices ranged from approximately
dari sekitar Rp 0,90 miliar hingga Rp 13,20 miliar, IDR 0.90 billion to IDR 13.20 billion per unit, with an
dengan harga rata-rata Rp 2,42 miliar. Penjualan average price of IDR 2.42 billion. Shop house sales
ruko menyumbang sebesar Rp 0,64 triliun atau 15% contributed IDR 0.64 trillion or 15% of total pre-
dari total pra-penjualan. Permintaan apartemen sales. Meanwhile, demand for apartments remained
masih lesu, hanya menyumbang 5% dari total sluggish, contributing only 5% of total pre-sales,
pra-penjualan karena masih adanya over-hang due to the persistent oversupply in the apartment
persediaan apartemen. market.
Pra-penjualan properti berasal dari 9 kota terpadu Pre-sales were generated from nine integrated
dengan kontribusi besar dari Serpong (31%), township projects, with significant contributions
Bekasi (19%), dan Bogor (13%). Secara keseluruhan, from Serpong (31%), Bekasi (19%), and Bogor (13%).
wilayah Jabodetabek menyumbang 82% dari total Overall, the Greater Jakarta area (Jabodetabek)
pra-penjualan. Rumah dan apartemen menjadi accounted for 82% of total pre-sales. Houses and
penyumbang produk terbesar masing-masing apartments were the largest product contributors,
dengan 75% dan 13% dari total pra-penjualan. accounting for 75% and 13% of total pre-sales,
Produk lainnya memberikan kontribusi kurang dari respectively. Other product types each contributed
10% untuk masing-masing jenis produk. less than 10%.
Berdasarkan tingkat permintaan pasar dan daya Based on market demand and consumer purchasing
beli konsumen, Perusahaan yakin dapat mendorong power, the Company remains confident in its ability
momentum positif dengan didukung oleh proyek- to maintain positive momentum, supported by
proyek yang sedang berjalan di 9 kawasan yang ongoing projects across its nine township areas.
Perusahaan miliki saat ini. Cadangan lahan With a large land bank of approximately 2,100
Perusahaan masih sangat luas yaitu sekitar 2.100 hectares, the Company is well-positioned to ensure
hektar yang akan memberikan keberlanjutan dan the continuity and sustainability of its business in
kelangsungan bisnis Perusahaan di tahun-tahun the years to come. The Company is committed to
mendatang. Perusahaan akan memperkuat bisnis strengthening its core business by accelerating
inti Perusahaan dengan mempercepat seluruh efficient development and responding effectively
pengembangan Perusahaan secara efisien dan to market demand. Accordingly, the Company has
memenuhi permintaan pasar secara efektif. Oleh set a pre-sales target of IDR 5.0 trillion for 2025, to
karena itu, Perusahaan menetapkan target pra- be achieved through contributions from all projects
penjualan sebesar Rp 5,0 triliun di tahun 2025 across its nine township areas.
dengan kontribusi dari pra-penjualan keseluruhan
proyek di 9 kawasan Perusahaan.
Untuk memacu dampak industri real estate terhadap To stimulate the real estate sector’s contribution to
perekonomian, pemerintah memperpanjang the economy, the government extended the Value
program keringanan Pajak Pertambahan Nilai Added Tax (VAT) relief program, effective from
(“PPN”) dimulai dari bulan November 2023. November 2023. Under this new policy, property
Berdasarkan program baru ini, pembeli properti buyers are eligible for a VAT reduction of 11.0% for
berhak mendapatkan keringanan PPN sebesar properties delivered by June 30, 2024, and a 5.5%
11,0%. untuk produk yang diserahkan sampai VAT exemption for properties delivered within the
dengan 30 Juni 2024, dan pembebasan PPN sebesar following six months, up to December 31, 2024. The
5,5% untuk produk yang diserahkan dalam 6 bulan VAT relief applies to property units priced up to IDR
ke depan sampai dengan 31 Desember 2024. Produk 5.0 billion, but the maximum eligible VAT exemption
properti yang dihargai hingga Rp 5,0 miliar per unit is limited to units priced at IDR 2.0 billion.
namun pembebasannya dibatasi hanya Rp 2,0 miliar
per unit.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 81
Preparing for Sustainability Transformation
Page 82
Danau Sumringah, Summarecon Bandung
82 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 83
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup
[203-1] [F.4] Contribution to Environmental Cost
Untuk mengurangi dampak negatif serta To reduce negative impacts and enhance positive
meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan contributions to the environment, Summarecon
hidup, Summarecon berkontribusi melalui alokasi allocates funding for activities related to
biaya untuk kegiatan perlindungan, pemeliharaan, environmental protection, maintenance, and
dan pelestarian lingkungan. Dalam Laporan conservation. In this Sustainability Report, the
Keberlanjutan ini, pembahasan terkait biaya discussion on environmental costs focuses on
lingkungan hidup difokuskan pada unit-unit yang the business units included within the 2024
termasuk dalam batas pelaporan tahun 2024, reporting boundary, namely Summarecon Serpong,
yaitu Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Kelapa
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Gading, Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong. Mall Serpong.
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2022-2024
Contribution to Environmental Cost Year 2022-2024
dalam Juta Rupiah (in Million Rupiah) 2022 2023 2024
Biaya Pembelian Pohon Biaya Perawatan Landscape
Cost of Tree Purchase Cost of Landscape Maintenance
5,601
4,476
5,901
8,559
3,062
8,049
Biaya Perawatan Landscape Biaya Pengolahan Air Limbah
Cost of Landscape Maintenance Cost of Waste Water Treatment
4,204 81
8,449 10
12,049 30
Biaya Pemeliharaan Danau
Biaya Pengolahan Air Limbah
dan Habitatnya
Cost of Waste Water Treatment
Cost of Maintenance of Lake
2,283 and its Habitats
4,483 118
5,248 376
29
Biaya Pengolahan Sampah Total Kontribusi Biaya Lingkungan 5,800
Cost of Waste Management Hidup untuk Summarecon Bekasi 6,292
260 Total Amount of Contribution 3,121
757 to Environmental Cost for the
623 Summarecon Bekasi
Biaya Pemeliharaan Danau
dan Habitatnya
Cost of Maintenance of Lake
and its Habitats
5,967
7,562
12,383
Total Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup 17,189
untuk Summarecon Serpong
29,811
Total Amount of Contribution to
Environmental Cost for the Summarecon 38,352
Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 83
Preparing for Sustainability Transformation
Page 84
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2022-2024
Contribution to Environmental Cost Years 2022-2024
2022 2023 2024 dalam Juta Rupiah (in Million Rupiah)
Biaya Pembelian Pohon Biaya Pembelian Pohon
Cost of Tree Purchase Cost of Tree Purchase
98 30
147 234
130 72
Biaya Perawatan Landscape Biaya Perawatan Landscape
Cost of Landscape Maintenance Cost of Landscape Maintenance
867 754
975 1,215
975 989
Biaya Pengolahan Limbah Biaya Pengolahan Limbah
Cost of Waste Water Treatment Cost of Waste Water Treatment
151 331
290 443
128 771
Biaya Pengolahan Limbah B3 Biaya Pengolahan Limbah B3
Cost of Hazardous Waste Management Cost of Hazardous Waste Management
58 -
22 60
393 -
Biaya Pengolahan Sampah
Biaya Pengolahan Sampah
Cost of Waste Management
Cost of Waste Management
539
156
555
172
562
249
Biaya Penghematan Energi
Biaya Penghematan Energi
-Konversi Lampu Tradisional
-Konversi Lampu Tradisional
ke Light-Emitting Diode (LED
ke Light-Emitting Diode (LED
Cost of Energy Saving –
Cost of Energy Saving –
Conversion of Traditional
Conversion of Traditional
Lightbulbs into Light-Emitting
Lightbulbs into Light-Emitting
Diode Lightbulbs
Diode Lightbulbs
192
187
-
150
-
112
Total Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup 1,905 Total Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup 1,458
untuk Summarecon Mall Kelapa Gading untuk Summarecon Mall Bekasi
1,990 2,273
Total Amount of Contribution to Total Amount of Contribution to
2,188 Environmental Cost for the Summarecon 2,193
Environmental Cost for the Summarecon
Mall Kelapa Gading Mall Bekasi
84 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 85
Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2022-2024
Contribution to Environmental Cost Years 2022-2024
2022 2023 2024 dalam Juta Rupiah (in Million Rupiah)
Biaya Pembelian Pohon Biaya Pengolahan Limbah B3
Cost of Tree Purchase Cost of Hazardous Waste Management
445 -
429 -
340 3
Biaya Perawatan Landscape
Cost of Landscape Maintenance
Biaya Pengolahan Sampah
1,881 Cost of Waste Management
2,120
2,860 332
609
533
Biaya Pengolahan Limbah
Cost of Waste Water Treatment Biaya Penghematan Energi
-Konversi Lampu Tradisional
822 ke Light-Emitting Diode (LED
842 Cost of Energy Saving –
1,002 Conversion of Traditional
Lightbulbs into Light-Emitting
Diode Lightbulbs
346
481
410
Total Kontribusi Biaya Lingkungan Hidup 3,825 Total Biaya Lingkungan Hidup 30,177
untuk Summarecon Mall Serpong 4,482 Total Amout of Environmental Cost 44,848
Total Amount of Contribution to
5,147 51,002
Environmental Cost for the Summarecon
Mall Serpong
Keterangan : Explanatory Notes:
1. Biaya pembelian pohon merupakan biaya yang 1. Tree Procurement Costs refer to expenditures for
dikeluarkan untuk pengadaan, pengiriman, serta the procurement, delivery, and planting of various
penanaman berbagai jenis pohon yang akan types of trees to be planted in project areas, clusters,
ditanam di area proyek, area cluster, ruang terbuka green open spaces, or public facilities.
hijau, atau fasilitas umum.
2. Biaya pengolahan air limbah merupakan biaya 2. Wastewater Treatment Costs refer to expenses
yang dikeluarkan untuk pembelian bahan kimia for purchasing chemicals and other supporting
dan material pendukung lainnya yang digunakan materials used in the operation and maintenance
dalam proses operasional dan pemeliharaan of the Sewage Treatment Plant (STP). These costs
instalasi Sewage Treatment Plant (STP). Biaya also include laboratory testing fees to ensure that
ini juga mencakup pengeluaran untuk analisis treated wastewater meets the required quality
laboratorium guna memastikan kualitas air limbah standards.
hasil olahan memenuhi standar baku mutu yang
ditetapkan.
3. Biaya perawatan landscape merupakan biaya 3. Landscape Maintenance Costs refer to expenses for
yang dikeluarkan untuk merawat area taman, maintaining gardens, green open spaces, and other
ruang terbuka hijau, dan vegetasi lainnya. Biaya vegetated areas. These activities include grass and
ini mencakup kegiatan seperti pemangkasan plant trimming, watering, fertilization, and pest
rumput dan tanaman, penyiraman, pemupukan, control to ensure the landscape remains healthy,
serta pengendalian hama, agar seluruh elemen well-maintained, and aesthetically pleasing.
landscape tetap terjaga dalam kondisi yang sehat,
tertata, dan estetis.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 85
Preparing for Sustainability Transformation
Page 86
4. Biaya pengolahan limbah B3 merupakan biaya 4. Hazardous Waste (B3) Treatment Costs cover the
untuk menangani limbah B3 yang dihasilkan management of hazardous waste generated from
dari aktivitas operasional. Biaya ini mencakup operational activities. This includes payments to
pengeluaran untuk jasa pihak ketiga yang memiliki third-party service providers licensed to transport
izin resmi dalam pengangkutan dan pengolahan and process hazardous waste in compliance with
limbah B3 sesuai peraturan yang berlaku. applicable regulations.
5. Biaya pengolahan sampah merupakan biaya 5. General Waste Management Costs include
untuk pengelolaan limbah non-B3, baik limbah expenditures for managing non-hazardous
organik maupun anorganik. Biaya ini mencakup (non-B3) waste, both organic and inorganic. These
pembayaran kepada vendor pengelola sampah costs cover payments to waste management
yang bertanggung jawab atas pengumpulan dan vendors responsible for the collection and transport
pengangkutan limbah ke Tempat Pembuangan of waste to final disposal sites (TPA).
Akhir (TPA).
6. Biaya penghematan energi - konversi lampu 6. Energy Saving Costs – Conversion of Conventional
tradisional ke Light-Emitting Diode (LED) Lamps to LED refer to the costs of purchasing LED
merupakan biaya yang dikeluarkan untuk lamps to replace traditional lighting.
pembelian lampu LED untuk menggantikan
lampu konvensional.
7. Biaya pemeliharaan danau dan habitatnya 7. Lake and Habitat Maintenance Costs refer to
merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menjaga expenditures for maintaining the sustainability of
keberlangsungan fungsi danau. Biaya ini mencakup lake functions. These include maintenance of lake
pengeluaran untuk perawatan dan pemeliharaan infrastructure, water quality management, and
infrastruktur danau, pengelolaan kualitas air, serta monitoring and preservation of flora and fauna
kegiatan pemantauan dan pelestarian habitat flora habitats in and around the lake area.
dan fauna yang hidup di sekitar danau.
Berdasarkan tabel kontribusi biaya lingkungan As seen on the table of environmental cost
hidup diatas, pada tahun 2024 terdapat beberapa contributions, several components showed
komponen biaya yang mengalami peningkatan significant increases or decreases in 2024 compared
atau penurunan yang signifikan dibandingkan to previous years. The following are the explanations
tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah analisa for these fluctuations:
dan penjelasan dari fluktuasi yang terjadi:
• Biaya Perawatan Landscape di Summarecon • Landscape Maintenance Costs at Summarecon
Serpong mengalami peningkatan sebesar 43% Serpong increased by 43% compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan previous year, driven by the implementation of
ini disebabkan oleh pelaksanaan program a beautification program across the entire area.
beautifikasi yang mencakup seluruh kawasan.
• Biaya Pemeliharaan Danau dan Habitatnya • Lake and Habitat Maintenance Costs at
di Summarecon Serpong meningkat sebesar Summarecon Serpong rose by 64%, in line with
64% dari tahun sebelumnya, seiring dengan the development of an artificial lake serving as a
pembangunan danau buatan yang difungsikan water catchment area in the Symphonia district.
sebagai area penampungan air di kawasan
Symphonia.
• Biaya Pemeliharaan Danau dan Habitatnya di • Lake and Habitat Maintenance Costs at
Summarecon Bekasi mengalami penurunan Summarecon Bekasi decreased by 92%
sebesar 92% dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year, due to the
Penurunan ini terjadi karena tidak adanya absence of new lake projects or developments
proyek atau pembangunan danau baru pada during the reporting period.
tahun pelaporan.
• Biaya Pengolahan Limbah B3 di Summarecon • Hazardous Waste (B3) Treatment Costs at
Mall Kelapa Gading mengalami peningkatan Summarecon Mall Kelapa Gading showed a
sangat signifikan. Kenaikan ini disebabkan significant increase, primarily due to expenses
karena adanya pengeluaran untuk perpanjangan related to license renewals for B3 waste and
perijinan terkait limbah B3 & AMDAL pada tahun AMDAL (Environmental Impact Assessment)
pelaporan. compliance during the reporting year.
86 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 87
• Biaya Pembelian Pohon di Summarecon Mall • Tree Procurement Costs at Summarecon Mall
Bekasi menurun secara signifikan sebesar 69% Bekasi dropped significantly by 69% compared
dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan to the previous year. This was due to the bulk tree
ini disebabkan oleh adanya akumulasi biaya procurement in 2023 for the construction of the
pembelian pohon pada tahun 2023 yang Summarecon Mall Bekasi 2 parking area. In 2024,
digunakan untuk pembangunan area parkir spending was focused only on supplementing
Summarecon Mall Bekasi 2. Pada tahun any remaining tree requirements, resulting in
2024, pengeluaran hanya difokuskan untuk much lower costs.
melengkapi kekurangan pohon, sehingga
jumlah biaya yang dibutuhkan jauh lebih kecil.
Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
[203-1] [F.23] Infrastructure Investment and Development
Dalam pengembangan properti dan kawasan In the development of its property and integrated
terpadu, Summarecon secara konsisten township projects, Summarecon consistently builds
membangun berbagai fasilitas umum dan sosial, various public and social facilities, such as roads
seperti jalan untuk transportasi kendaraan, jalan for vehicle transportation, pedestrian walkways,
setapak bagi pejalan kaki, ruang terbuka hijau, green open spaces, multipurpose areas, lakes, as
ruang serbaguna, danau, serta pusat kesehatan well as health and sports centers. The presence of
dan olahraga. Keberadaan fasilitas-fasilitas these facilities provides tangible positive impacts
tersebut memberikan dampak positif yang nyata for residents, surrounding communities, and also
bagi penghuni, masyarakat sekitar, serta turut supports ecological balance within the developed
mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan areas.
yang dikembangkan.
Danau Symphonia, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 87
Preparing for Sustainability Transformation
Page 88
Data yang disajikan dalam laporan ini mencerminkan The data presented in this report reflects the
investasi dan pembangunan infrastruktur yang investments made and infrastructure developments
telah dibangun oleh masing-masing unit bisnis completed by each business unit from the start of the
sejak awal pengembangan kawasan hingga periode respective project developments up to the current
pelaporan. Untuk kawasan Summarecon Serpong, reporting period. For the Summarecon Serpong area,
karena adanya keterbatasan dalam pengumpulan due to limitations in collecting historical data, the
data historis, informasi yang ditampilkan mencakup information provided covers the period from 2018 to
periode tahun 2018 hingga 2024. Sementara 2024. Meanwhile, for the Summarecon Bekasi area,
itu, untuk kawasan Summarecon Bekasi, data the data spans from 2013 to 2024.
mencakup periode tahun 2013 hingga 2024.
Berikut adalah rincian investasi dan pembangunan The following is a summary of the investments
infrastruktur yang telah direalisasikan oleh and infrastructure developments realized by the
Perusahaan: Company:
Investasi dan Pembangunan Infrastruktur
Infrastructure Investment and Development
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
(2018 – 2024) (2013 – 2024)
Cluster dan Ruko
Cluster and Shophouses
Jalan Aspal Jalur sepeda
Asphalt Road Bicycle track
- 6,881 m
27,05 Km 39Km
Taman Umum
Public Park
Jalan Setapak/ Paving
Walkway/Paving 74,164 m2 71,717 m2
4,43 Km 37 Km
Jogging track
Jogging Track
- 257 m
Mini Club
29,300 m2 20,561 m2
Kawasan
Township Area
Jembatan
Bridge
31,38 m 2.41 m
Danau
Pedestrian/Jalan Setapak
Lake
Pedestrian/Walkway
22,930 m2 68,190 m2
1.49 Km 12 Km
Jalan Aspal
Asphalt Road Ruang Terbuka Hijau
Green Open Space
6.70 Km 9.55 Km
35,413 m2 48,859 m2
88 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 89
Pada tahun 2024, di kawasan Summarecon Serpong In 2024, Summarecon Serpong undertook the
dilakukan pembangunan tiga cluster komersial baru, development of three new commercial clusters:
yaitu Cluster Louise Tahap 1, Cluster Ardea/Heron, dan Louise Cluster Phase 1, Ardea/Heron Cluster, and
Cluster Leonora Ext. Pembangunan tersebut turut Leonora Extension Cluster. These developments
mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, also contributed to the enhancement of supporting
meliputi jalan aspal sepanjang 1,11 km, jalan setapak infrastructure, including 1.11 km of asphalt roads, 1.08
sepanjang 1,08 km, penambahan Mini Club seluas km of walkways, an additional 427.80 m² of Mini Club
427,80 m², serta taman umum seluas 7.345 m². area, and 7,345 m² of public parks.
Sementara itu, di kawasan Summarecon Bekasi, Meanwhile, in Summarecon Bekasi, the construction
terdapat pembangunan satu cluster komersial baru, of a new commercial cluster, Crystal Boulevard, also
yaitu Crystal Boulevard. Pembangunan ini juga contributed to the expansion of infrastructure with
memberikan kontribusi terhadap penambahan the addition of 1.43 km of asphalt roads within the
infrastruktur kawasan, berupa jalan aspal sepanjang cluster and shop-house area, as well as 4,503 m² of
1,43 km pada area cluster dan ruko, serta taman public park space.
umum seluas 4.503 m².
Investasi dan pembangunan infrastruktur yang These infrastructure investments and developments
telah direalisasikan oleh Perusahaan tersebut align with SDG 11 targets, particularly in supporting
sejalan dengan tujuan SDG 11, khususnya dalam the creation of inclusive, safe, resilient, and
mendukung terciptanya kawasan perkotaan yang sustainable urban spaces. This is realized through
inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Hal ini the provision of universal access to green and public
diwujudkan melalui penyediaan akses universal spaces that are safe and easily accessible, as well as
terhadap ruang hijau dan ruang publik yang through participatory and integrated area planning
aman dan mudah dijangkau, serta penerapan and management.
perencanaan dan pengelolaan kawasan secara
partisipatif dan terintegrasi.
Dengan demikian, Summarecon tidak hanya Through these efforts, Summarecon contributes not
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas only to improving environmental quality but also to
lingkungan hidup, tetapi juga memperkuat fondasi strengthening the social and economic foundation
sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan yang of the communities in the developed areas. This
dikembangkan. Upaya ini menjadi bukti bahwa demonstrates that business growth can go hand in
pertumbuhan bisnis dapat selaras dengan tanggung hand with social and environmental responsibility.
jawab sosial dan lingkungan.
Dampak dari infrastruktur yang telah dibangun The impacts of the established infrastructure are
tersebut, antara lain: outlined below:
Jalan Aspal Asphalt Roads
Pembangunan jalan aspal diharapkan dapat terus The construction of asphalt roads aims to improve
memberikan dampak positif berupa peningkatan connectivity and mobility for both people and goods.
konektivitas dan mobilitas manusia maupun barang. This infrastructure facilitates accessibility between
Infrastruktur ini mempermudah aksesibilitas antar areas and supports the smooth flow of economic
wilayah serta mendorong kelancaran aktivitas and trade activities.
ekonomi dan perdagangan.
Jalan Setapak Walkways
Jalan setapak berfungsi untuk mempermudah Walkways are designed to improve pedestrian access
akses pejalan kaki menuju berbagai fasilitas umum, to various public facilities, such as parks and other
seperti taman dan area publik lainnya. Kehadiran communal areas. The presence of these walkways
jalan setapak juga meningkatkan kenyamanan enhances both comfort and safety for pedestrians,
dan keamanan bagi pejalan kaki, serta mendorong while also encouraging a healthy lifestyle, as
gaya hidup sehat, karena dapat dimanfaatkan oleh residents can use them for walking or light exercise
penghuni untuk berjalan kaki atau berolahraga such as morning jogging.
ringan seperti lari pagi.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 89
Preparing for Sustainability Transformation
Page 90
Jogging Track dan Jalur Sepeda Jogging Tracks and Bicycle Lanes
Jogging track dan jalur sepeda merupakan fasilitas Jogging tracks and bicycle lanes are facilities
yang dibangun oleh Summarecon sebagai bagian developed by Summarecon as part of its
dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, commitment to creating a healthy, comfortable, and
nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pedestrian- and cyclist-friendly environment. These
pesepeda. Kehadiran fasilitas ini memberikan amenities offer a range of positive benefits, including
berbagai manfaat positif, baik dari aspek kesehatan promoting public health, fostering social interaction,
masyarakat, interaksi sosial, hingga kontribusi and contributing to the reduction of motor vehicle
terhadap pengurangan emisi kendaraan bermotor. emissions.
Mini Club Mini Club
Mini club merupakan fasilitas yang disediakan untuk The Mini Club serves as a recreational facility for
mendukung aktivitas penghuni, keluarga, dan residents, families, and children within each cluster,
anak-anak di dalam suatu kluster, yang dilengkapi offering amenities like swimming pools, playgrounds,
dengan kolam renang, taman bermain, dan ruang and meeting halls. These spaces promote social
pertemuan (hall). Kehadiran fasilitas ini memberikan interaction among residents, strengthen community
dampak positif berupa peningkatan interaksi ties, and provide areas for healthy and productive
sosial antarwarga, penguatan ikatan komunitas, activities such as sports and recreation.
serta penyediaan ruang yang mendorong aktivitas
bermanfaat dan sehat, seperti olahraga dan rekreasi
bersama.
Taman Umum Public Parks
Taman umum merupakan area terbuka yang Public parks are open spaces designed and provided
dirancang dan disediakan oleh Perusahaan sebagai by the Company as communal areas for residents.
ruang publik bagi para penghuni. Keberadaan taman These parks offer a healthy green environment
ini memberikan manfaat langsung berupa ruang for activities like exercise, relaxation, and play.
hijau yang sehat dan menyegarkan untuk aktivitas Additionally, they contribute to environmental
seperti berolahraga, bersantai, maupun bermain. health by increasing vegetation that helps absorb
Selain itu, taman umum juga berkontribusi positif carbon dioxide (CO₂) and reduce surrounding air
terhadap lingkungan melalui peningkatan jumlah pollution.
vegetasi, yang membantu penyerapan karbon
dioksida (CO₂) serta berperan dalam mengurangi
polusi udara di sekitarnya.
Jembatan Bridges
Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai Bridges not only connect different areas within the
penghubung antar area di dalam kawasan, tetapi township but also improve accessibility for residents
juga meningkatkan aksesibilitas bagi penghuni and surrounding communities. They facilitate
dan masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan smoother mobility, shorten travel distances, and
mendukung kelancaran mobilitas, memperpendek enhance connectivity between facilities, residential
jarak tempuh, serta menciptakan konektivitas zones, and commercial areas. With integrated design
yang lebih baik antar fasilitas, area hunian, dan elements that complement green spaces, these
kawasan komersial. Selain itu, desain jembatan bridges also add aesthetic value and strengthen the
yang terintegrasi dengan konsep ruang terbuka identity of the area as a livable, green community.
hijau memberikan nilai estetika yang harmonis dan
memperkuat identitas kawasan yang asri.
Danau Lakes
Danau memiliki peran strategis dalam pengelolaan Lakes play a strategic role in environmental
lingkungan kawasan. Selain berfungsi sebagai management within the township. In addition to
area resapan air dan pengendali banjir, danau juga functioning as water catchment areas and flood
berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem control systems, lakes help maintain ecological
melalui pengaturan tata air di kawasan dan area balance by regulating water systems in the area and
sekitarnya. Keberadaan danau turut menciptakan its surroundings. They create cooler microclimates,
iklim mikro yang lebih sejuk, menyediakan habitat provide natural habitats for various plant and animal
90 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 91
alami bagi berbagai jenis flora dan fauna, serta species, and offer aesthetic and recreational value
memberikan nilai estetika dan fungsi rekreasi bagi to residents. As part of green open spaces, lakes
penghuni. Sebagai bagian dari ruang terbuka hijau, support the creation of comfortable environments
danau mendukung terciptanya lingkungan yang and improved quality of life for communities in
nyaman dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Summarecon developments.
di kawasan Summarecon.
Ruang Tebuka Hijau (RTH) Green Open Spaces (GOS)
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan area Green Open Spaces are areas not designated for
yang tidak dimanfaatkan untuk pembangunan physical construction, but instead covered with
fisik, melainkan ditumbuhi oleh vegetasi, seperti vegetation such as parks within residential zones.
taman yang terletak di area kawasan perumahan. These spaces aim to improve environmental quality,
Keberadaan RTH bertujuan untuk meningkatkan reduce air pollution levels, and support biodiversity
kualitas lingkungan, mengurangi tingkat preservation and enhancement in the area.
polusi udara, serta mendukung pelestarian dan
peningkatan keanekaragaman hayati di kawasan
tersebut.
The Primerose Condovillas, Summarecon Bekasi
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 91
Preparing for Sustainability Transformation
Page 92
Manajemen Anti Korupsi
Anti-Corruption Management [205-1] [205-3] [E.3]
Summarecon berkomitmen dan patuh terhadap Summarecon is committed to and complies with
ketentuan perundang-undangan yang berlaku, prevailing laws and regulations, supporting the
serta mendukung Pemerintah Indonesia dalam Indonesian government in combating corruption.
hal pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, untuk To ensure that the Company's activities and
memastikan bahwa aktivitas dan bisnis Perusahaan business are shielded from detrimental actions,
terhindar dari tindakan-tindakan yang merugikan, Summarecon establishes anti-corruption policies
maka Summarecon menetapkan kebijakan anti within its environment, involving all employees,
korupsi yang berlaku di lingkungan Summarecon suppliers, business partners, and government
dengan melibatkan seluruh karyawan, pemasok, agencies associated with Summarecon. This aligns
mitra kerja, maupun instansi Pemerintah yang with Summarecon's values, emphasizing integrity
berhubungan dengan Summarecon. Hal ini and adherence to ethical standards.
sejalan dengan nilai-nilai Summarecon yang
mengedepankan integritas dan selalu bertindak
sesuai dengan standar etika yang berlaku.
Tujuan dari penerapan kebijakan anti korupsi ini The objectives of implementing this anti-corruption
adalah: policy are as follows:
1. Untuk mencegah kerugian, baik materiil 1. To prevent material and immaterial losses
maupun immateriil, yang dapat mengganggu that could disrupt Summarecon's business
kelangsungan bisnis Summarecon. continuity.
2. Sebagi pedoman untuk memahami, 2. As a guideline to understand, mitigate, and/
menanggulangi, dan/atau mencegah or prevent the acceptance of gratuities falling
pelaksanaan penerimaan gratifikasi yang under the bribery category and reasonably
masuk dalam kategori penyuapan dan patut suspected of jeopardizing Summarecon's
diduga akan merugikan keberlangsungan bisnis business continuity.
Summarecon.
3. Untuk meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan 3. To enhance Summarecon's compliance and
Summarecon terhadap hukum, peraturan dan discipline towards laws, regulations, and ethics,
etika serta mendukung program pemerintah supporting government programs aimed at
dalam rangka mencegah tindakan korupsi di preventing corruption in Indonesia.
Indonesia.
4. Untuk meningkatkan kesadaran akan budaya 4. To raise awareness of high ethical standards in
beretika tinggi di dalam melaksanakan kegiatan conducting work-related activities involving
kerja yang berhubungan dengan pihak eksternal, external parties, namely business partners
yaitu mitra kerja dan instansi Pemerintah yang and government agencies associated with
behubungan dengan Summarecon. Summarecon.
5. Mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih 5. To achieve clean corporate governance free from
dan terbebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi, all forms of corruption, collusion, and nepotism
dan Nepotisme (KKN). (KKN).
92 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 93
Dalam kebijakan anti korupsi ini, Perusahaan Under this anti-corruption policy, the Company
mengidentifikasi beberapa jenis tindak korupsi identifies several types of corrupt acts, including:
yang terdiri dari aktivitas:
1. Menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, 1. Abuse of authority, opportunity, or resources
atau sarana yang ada padanya karena jabatan available to them due to their position or status.
atau kedudukannya.
2. Memberi, menerima dan/atau menjanjikan 2. Offering, receiving, and/or promising something
sesuatu kepada seorang pejabat atau mitra to an internal or external official or business
kerja baik internal maupun eksternal dengan partner with the intention of influencing them
maksud menggerakkannya untuk berbuat atau to act or refrain from acting in their official
tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang capacity contrary to their duties.
bertentangan dengan kewajibannya.
3. Menggelapkan uang atau surat berharga yang 3. Misappropriating funds or securities held due
disimpan karena jabatan atau kedudukannya, to their position or status, or allowing others to
atau membiarkan uang atau surat berharga take or misappropriate such funds or securities,
tersebut diambil atau digelapkan oleh pihak or aiding and abetting in such actions.
lain, atau menolong dan membantu dalam
melakukan perbuatan tersebut.
4. Memberi dan/atau menerima hadiah atau janji 4. Giving and/or receiving gifts or promises to/from
kepada/dari seorang baik internal maupun an internal or external party in consideration of
eksternal dengan mengingat kekuasaan atau the power or authority inherent in their position
wewenang yang melekat pada jabatan atau or status.
kedudukannya.
5. Melanggar ketentuan Undang-Undang yang 5. Violating provisions of the Law that expressly
secara tegas menyatakan bahwa pelanggaran classify violations of such provisions as acts of
terhadap ketentuan Undang-Undang tersebut corruption.
sebagai tindakan korupsi.
6. Melakukan percobaan pembantuan atau 6. Attempting conspiracy or collusion to commit
pemufakatan jahat untuk melakukan tindakan corrupt acts.
korupsi.
7. Memberikan bantuan, kesempatan, sarana, atau 7. Providing assistance, opportunity, means, or
keterangan untuk terjadinya tindakan korupsi. information for the occurrence of corrupt acts.
Selain identifikasi tindak korupsi di atas, In addition to identifying the above corrupt
Summarecon juga telah mengidentifikasi risiko acts, Summarecon has also identified potential
potensi terjadinya korupsi dalam aktivitas bisnis corruption risks in its business activities and value
dan rantai nilainya, diikuti dengan rencana chain, followed by prevention and/or mitigation
pencegahan dan/atau mitigasi. Terdapat 2 (dua) plans. The Company categorizes two corruption
kategori perbuatan korupsi yang dikategorikan oleh actions, namely 'Bribery' covering bribery activities,
Perusahaan, yaitu ‘Suap-Menyuap’ yang mencakup facilitation payments, cheating, extortion, collusion,
aktivitas penyuapan, pembayaran fasilitas, penipuan, and money laundering, and 'Fraud' related to
pemerasan, kolusi, dan pencucian uang, serta manipulation actions, as well as gratuity acceptance.
‘Perbuatan Curang’ yang terkait dengan tindakan
manipulasi, serta penerimaan gratifikasi.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 93
Preparing for Sustainability Transformation
Page 94
Identifikasi Risiko Korupsi dalam Rantai Nilai
Identification of Corruption Risks in the Value Chain
Aktivitas Pengadaan
Activity Procurement
Risiko Adanya risiko penyuapan dari pihak Kontraktor atau Vendor ke
Risk Perusahaan agar terpilih dan memenangkan tender atau kontrak atau
sebaliknya.
Risk of bribery from Contractors or Vendors to the Company to allow them to
be selected or to win tenders or contracts or vice versa.
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Melakukan proses pengadaan yang terbuka dan transparan
dan/atau Mitigasi Conducting an open and transparent procurement process
Prevention/Mitigation
Efforts
Aktivitas Konstruksi
Activity Construction
Risiko Kemungkinan Kontraktor atau Vendor memanipulasi biaya dan anggaran
Risk proyek untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar sehingga
merugikan Perusahaan.
Possibility of Contractors or Vendors manipulating project costs and budgets
to obtain greater profits to the detriment of the Company.
Kategori Korupsi Perbuatan Curang
Corruption Category Fraud
Upaya Pencegahan Memantau jalannya proyek secara teratur untuk meminimalisir kesalahan
dan/atau Mitigasi dan kecurangan.
Prevention/Mitigation Monitoring project progress regularly to minimize errors and fraud.
Efforts
Aktivitas Perizinan
Activity Permit
Risiko Membayar suap kepada pejabat pemerintah yang bertanggung jawab
Risk atas perizinan untuk mempercepat proses pengajuan dan mendapatkan
persetujuan yang diinginkan.
Paying bribes to government officials in charge of permit in order to speed
up the application process and obtain the desired approvals.
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Menerapkan prosedur yang transparan dalam proses perizinan
dan/atau Mitigasi Implementing transparent procedures in the permit process
Prevention/Mitigation
Efforts
94 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 95
Aktivitas Leasing
Activity
Risiko Menerima suap atau hadiah dari penyewa atau pihak ketiga lainnya
Risk sebagai imbalan untuk memberikan layanan atau perlakuan khusus
Accepting bribes or gifts from tenants or other third parties in return for
providing special services or preferential treatment
Kategori Korupsi Suap-Menyuap
Corruption Category Bribery
Upaya Pencegahan Menerapkan kebijakan yang ketat terhadap penerimaan hadiah dan suap,
dan/atau Mitigasi memberikan pelatihan etika kepada karyawan, serta mempromosikan
Prevention/Mitigation budaya transparansi dan integritas dalam Perusahaan
Efforts Implementing strict policies against accepting gifts and bribes, providing
ethics training to employees, and promoting a culture of transparency and
integrity within the Company
Dengan berlakunya kebijakan anti korupsi di Through the enforcement of the anti-corruption
lingkungan Summarecon, serta penerapan budaya policy within Summarecon's environment and the
perusahaan “CARING” yang efektif dan berkelanjutan ongoing cultivation of the company's "CARING"
di lingkungan Summarecon, khususnya untuk nilai culture, particularly emphasizing integrity,
Integritas. Oleh karenanya, Perusahaan mensyukuri Summarecon is grateful for the absence of any
tidak terdapat insiden korupsi yang melibatkan corruption incidents involving the Company
Summarecon selama tahun 2024 dan berharap throughout 2024. Moving forward, the Company
tidak akan ada kejadian korupsi yang melibatkan hopes to maintain this integrity and prevent any
Perusahaan di masa mendatang. occurrences of corruption involving Summarecon in
the future.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 95
Preparing for Sustainability Transformation
Page 96
08 Pilar 2:
Kontribusi untuk Menciptakan
Lingkungan yang Sehat dan
Berkelanjutan
Pillar 2:
Contribution to Create
Healthy and Sustainable
Environment
Rainbow Springs CondoVillas Summarecon Serpong
96 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 97
Summarecon menyadari bahwa menciptakan Summarecon recognises that creating a healthy
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan and sustainable environment is a key part of the
merupakan bagian penting dari tanggung Company’s responsibility to society and future
jawab Perusahaan terhadap masyarakat dan generations. Therefore, the Company is committed
generasi mendatang. Oleh karena itu, Perusahaan not only to achieving strong financial performance
berkomitmen untuk tidak hanya berorientasi pada but also to proactively applying environmentally
pencapaian kinerja finansial, tetapi juga secara friendly business practices that deliver a positive
proaktif menerapkan praktik bisnis yang ramah impact on the ecosystems surrounding its
lingkungan dan memberikan dampak positif bagi operational areas.
ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Kontribusi Summarecon terhadap penciptaan Summarecon’s contribution to building a healthy
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan tercermin and sustainable environment is reflected through
melalui berbagai inisiatif, seperti penggunaan a range of initiatives, including the use of green-
material bersertifikasi hijau, penggunaan material certified materials, recycled and reused materials,
daur ulang dan material reuse, efisiensi energi, energy efficiency measures, greenhouse gas (GHG)
pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui emissions reduction through tree planting, reuse of
penanaman pohon, pemanfaatan air limbah hasil treated wastewater, and waste recycling programs.
olahan, serta kegiatan daur ulang limbah. Seluruh All of these efforts are part of the Company’s
upaya ini merupakan bagian dari komitmen environmental responsibility and a tangible
tanggung jawab lingkungan Perusahaan sekaligus contribution to sustainable development. Further
wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan elaboration on these initiatives will be presented in
berkelanjutan. Penjabaran lebih lanjut mengenai this section.
inisiatif-inisiatif tersebut akan disampaikan dalam
pilar ini.
Namun demikian, dalam proses pelaporan aspek However, during this year’s environmental reporting
lingkungan tahun ini, Perusahaan menghadapi process, the Company faced several challenges,
sejumlah tantangan, seperti keterbatasan including limited understanding of sustainability
pemahaman terhadap prinsip dan praktek principles and practices, scattered data across
keberlanjutan, ketersebaran data di berbagai unit business units, variability in data providers, and
bisnis, keragaman penyedia data, serta kendala difficulties in data validation. To address these issues,
dalam proses validasi. Untuk mengatasi hal ini, the Company has taken several measures, such as
Perusahaan telah melakukan sejumlah langkah, enhancing internal sustainability competencies,
antara lain melalui peningkatan kompetensi developing a more integrated data management
internal di bidang keberlanjutan, pengembangan system, strengthening coordination with data-
sistem manajemen data yang lebih terintegrasi, providing units, and establishing clear boundaries
penguatan koordinasi dengan unit penyedia data, for environmental data reporting.
serta penetapan batas pelaporan data lingkungan.
Pada tahun 2024, kami memperluas cakupan In 2024, we expanded the environmental data
batasan data pelaporan aspek lingkungan dengan boundary to include the business unit Summarecon
menambahkan unit bisnis Summarecon Mall Mall Serpong. This addition complements the
Serpong. Penambahan ini melengkapi batasan data reporting scope set in the previous year, which
yang telah ditetapkan pada tahun sebelumnya, included Summarecon Mall Kelapa Gading,
yaitu mencakup Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Plaza Summarecon
Summarecon Mall Bekasi, Plaza Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and Summarecon Bekasi.
Serpong, dan Summarecon Bekasi.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 97
Preparing for Sustainability Transformation
Page 98
Material
Materials [301-1] [301-2] [301-3] [F.5]
Dalam menjalankan aktivitasnya, khususnya dalam In carrying out its activities—particularly in the
pembangunan proyek seperti residensial, komersial, development of residential, commercial, and
dan infrastruktur pendukung lainnya, Perusahaan supporting infrastructure projects—the Company
menggunakan berbagai jenis material konstruksi uses various types of construction materials that
yang secara langsung maupun tidak langsung directly or indirectly impact the environment.
berdampak terhadap lingkungan. Pemilihan material Proper material selection contributes not only to
yang tepat tidak hanya berkontribusi terhadap building quality but also to resource efficiency,
kualitas bangunan, tetapi juga mendukung efisiensi including water, natural lighting, and electricity.
penggunaan sumber daya seperti air, cahaya alami, As construction design and technology evolve,
dan energi listrik. Seiring dengan perkembangan so too does the selection of building materials.
desain dan teknologi konstruksi, pemilihan material The Company therefore continually considers
bangunan pun terus berkembang. Oleh karena itu, environmental aspects in the selection and use of
Perusahaan secara berkelanjutan memperhatikan materials.
aspek lingkungan dalam proses pemilihan dan
penggunaan material.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, As part of its environmental commitment, the
Perusahaan telah berupaya untuk menggunakan Company has made efforts to use materials that
material yang memenuhi standar hijau (green label) meet green label standards in order to minimise
guna meminimalkan dampak negatif terhadap negative environmental impacts. Furthermore, the
lingkungan hidup. Selain itu, Perusahaan juga Company applies efficient and responsible material
menerapkan pengelolaan material yang efisien management by integrating circular economy
dan bertanggung jawab dengan mengintegrasikan principles, such as recycling and reusing construction
prinsip ekonomi sirkular, seperti mendaur ulang materials that remain fit for use in future projects.
(recycle) dan menggunakan kembali (reuse)
material bangunan yang masih layak pakai dalam
proyek-proyek mendatang.
Sesuai dengan karakteristik unit bisnis In line with the characteristics of its Property
Pengembangan Properti, yang kegiatan utamanya Development business unit, whose primary activity is
adalah pembangunan proyek, maka pengungkapan project development, the disclosure and discussion
dan pembahasan data material dalam laporan ini of material-related data in this report is focused on
difokuskan pada unit Summarecon Serpong dan the Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Summarecon Bekasi, sejalan dengan cakupan units, as aligned with the established environmental
batasan data pelaporan aspek lingkungan yang data boundaries.
telah ditetapkan.
Penggunaan Material Tak Terbarukan dan Material Bersertifikasi Hijau
Use of Non-Renewable Materials and Green-Certified Materials [301-1] [F.5]
Dalam konteks bisnis Summarecon, material tak In the context of Summarecon’s business, non-
terbarukan merujuk pada bahan atau material yang renewable materials refer to those used in the
digunakan dalam pembangunan bangunan dan construction of buildings and infrastructure that
infrastruktur, yang berasal dari sumber daya alam are derived from natural resources that cannot be
yang tidak dapat diperbarui dalam jangka waktu replenished in the short term.
singkat.
Metode pengambilan data untuk menghitung The data collection method for calculating non-
penggunaan material tak terbarukan dilakukan renewable material usage is based on projects that
berdasarkan proyek-proyek yang telah selesai dan were completed and handed over to residents during
diserahterimakan kepada penghuni pada tahun the reporting year. The total volume of material
berjalan. Selanjutnya, total volume penggunaan usage for each completed project is calculated in
material dari masing-masing proyek yang telah its entirety, from initial construction to completion.
selesai tersebut dihitung secara keseluruhan, mulai The following section presents a breakdown of the
dari tahap awal hingga selesainya pembangunan. most widely used types of non-renewable materials
Berikut adalah rincian beberapa jenis material tak by volume.
terbarukan dengan proporsi penggunaan terbesar
berdasarkan volumenya:
98 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 99
Penggunaan Material Tak Terbarukan Tahun 2022-2024
Use of Non-Renewable Materials Years 2022-2024
2022 2023 2024
Summarecon Serpong Jumlah Proyek 5
Diserahterimakan 10
Jumlah Material Tak Terbarukan Number of Handed- 9
Number of Non-Renewable Materials Over Projects
Mortar (Kg) HT / Keramik (m2) Beton (m3)
Ceramic Concrete
30,511,314 118,167 26,525
55,870,049 228,148 57,841
18,798,135 70,317 25,048
Bata Merah (m2) Besi Beton (Kg) Pintu Kayu (Unit)
Red Bricks Reinforcement Steel Wooden Doors
101,305 5,144,065 3,266
157,615 8,198,170 7,828
57,158 4,227,171 2,397
Pipa (m) Gypsum (m2) Cat (Kg)
Pipes Paint
252,137 61,575 125,456
549,824 94,832 239,092
199,271 48,916 64,021
Bata ringan (m2)
Lightweight Brick
86,597
139,923
51,587
Summarecon Bekasi Jumlah Proyek 2
Diserahterimakan 4
Jumlah Material Tak Terbarukan Number of Handed- 2
Number of Non-Renewable Materials Over Projects
Semen (Kg) HT / Keramik (m2) Beton (m3)
Cement Ceramic Concrete
1,536,495 74,113 7,860
935,967 49,964 14,929
669,605 38,905 7,874
Bata Merah (m2) Besi Beton (Kg) Pintu Kayu (Unit)
Red Bricks Reinforcement Steel Wooden Doors
153,650 2,567,745 2,952
93,597 1,584,995 2,137
66,961 1,163,083 1,585
Pipa (m) Gypsum (m2) Cat (Kg)
Pipes Paint
188,012 18,959 36,661
118,407 37,125 72,847
82,384 19,911 34,805
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 99
Preparing for Sustainability Transformation
Page 100
Perusahaan belum secara spesifik menggunakan To date, the Company has not yet incorporated
material terbarukan dalam proyek pembangunan, renewable materials in its construction projects in a
karena masih terdapat beberapa kendala seperti significant or systematic way. This is due to several
keterbatasan ketersediaan material terbarukan di challenges, including limited market availability,
pasaran, harga yang relatif lebih tinggi, ketahanan relatively higher costs, lower durability under
terhadap cuaca dan waktu, serta kesesuaian dengan weather exposure and time, as well as compatibility
jenis material lainnya yang digunakan dalam issues with other commonly used construction
konstruksi. materials.
Namun demikian, sebagai bagian dari komitmen Nevertheless, as part of its commitment to
untuk meminimalkan dampak lingkungan dari minimizing the environmental impact of
penggunaan material bangunan, Perusahaan telah construction material use, the Company has made
mengupayakan penggunaan material yang telah efforts to utilize materials that are certified as green.
bersertifikasi hijau. Melalui penggunaan material Through the use of these certified materials, the
bersertifikasi ini, Perusahaan memastikan bahwa Company ensures that the materials employed
bahan yang digunakan telah diproduksi dengan have been produced with due consideration for
memperhatikan aspek ramah lingkungan, baik dari environmental sustainability, both in terms of their
segi komposisi maupun proses produksinya. composition and manufacturing processes.
Pada kedua tabel sebelumnya, material yang disorot Materials highlighted in green in the preceding
(highlight) dengan warna hijau merupakan material tables indicate those that have received green
yang telah memiliki sertifikasi hijau, yang sebagian certification, primarily under the Green Label
besar mengacu pada Green Label Indonesia dan Indonesia and Green Label Singapore standards,
Green Label Singapore, masing-masing dikeluarkan issued respectively by the Green Product Council
oleh Green Product Council Indonesia dan Singapore Indonesia and the Singapore Environment Council.
Environment Council.
Material Daur Ulang
Recycled Materials [301-2] [F.5]
Penggunaan material daur ulang merujuk pada The use of recycled materials refers to the repurposing
pemanfaatan kembali material yang tidak lagi of previously used or discarded materials into new
terpakai dengan mengolahnya menjadi material materials suitable for operational use. Summarecon
baru yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan has identified two types of recycled materials utilized
operasional. Summarecon mengidentifikasi dua across its operational sites: recycled asphalt in
jenis material hasil daur ulang yang digunakan Summarecon Serpong and repurposed iron fences
kembali dalam operasionalnya, yaitu aspal daur used for water channel grill inlets in Summarecon
ulang di Summarecon Serpong dan besi bekas Bekasi. Further details are as follows:
pagar yang didaur ulang menjadi grill inlet saluran
air di Summarecon Bekasi. Berikut penjelasan dan
rincian datanya:
Aspal Daur Ulang Recycled Asphalt
Proses daur ulang aspal dilakukan dengan The asphalt recycling process involves collecting
mengambil hotmix aspal bekas di lokasi proyek, used hotmix asphalt from project sites, which is then
yang kemudian dipanaskan. Setelah aspal bekas reheated to the required temperature. Once heated,
dipanaskan hingga suhu yang ditentukan, kemudian the asphalt is blended with additional reclaimed
diaduk dengan tambahan aspal bekas lainnya material to create a uniform mix ready for reuse.
hingga merata dan siap untuk digunakan.
Pemanfaatan aspal daur ulang di Summarecon In Summarecon Serpong, recycled asphalt is used
Serpong terbatas hanya untuk penambalan exclusively for road maintenance, particularly for
lubang di jalan, bukan sebagai campuran dalam pothole patching, and not for the construction
pembangunan jalan baru. Pada tahun 2024, sebanyak of new roads. In 2024, approximately 198 tons—
198 ton atau sekitar 60% dari total kebutuhan equivalent to 60% of the total asphalt required for
penambalan lubang di jalan menggunakan aspal pothole repairs—was sourced from recycled asphalt.
daur ulang.
100 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 101
Besi Bekas Pagar Recycled Iron from Fences
Proses daur ulang besi bekas pagar dilakukan The recycling process for used iron fences includes
dengan memilah plat strip dari pagar yang rusak, sorting strip plates from damaged fences, salvaging
memisahkan bagian yang masih dapat digunakan, reusable parts, and processing them by cutting and
kemudian mengumpulkannya untuk kemudian welding to fit the dimensions of water channel grill
dipotong menggunakan alat potong gerinda, dan inlets.
dilas sesuai dengan ukuran grill inlet saluran air
yang akan dibuat.
Sepanjang tahun 2024, besi bekas pagar belum In 2024, there was no utilization of repurposed iron
dimanfaatkan kembali sebagai grill inlet saluran air, fences for grill inlets, as there was no demand for
karena tidak adanya kebutuhan akan pembuatan such components during the reporting period.
grill inlet pada tahun tersebut.
Penggunaan Material Daur Ulang Tahun 2022-2024
Use of Recycled Materials Years 2022–2024
2022 2023 2024 dalam Ton (in ton)
198
Aspal Daur Ulang
206
Recycled Asphalt 198
Besi Bekas Pagar -
Recycled Iron from Fences 0.46
-
Penggunaan material daur ulang memiliki beberapa The use of recycled materials has several positive
dampak positif terhadap lingkungan, diantaranya: environmental impacts, including:
Mengurangi penggunaan bahan baku baru Reducing the use of new raw materials
Dengan memanfaatkan material daur ulang, By utilizing recycled materials, the need for new
kebutuhan akan bahan baku baru—terutama raw materials—especially those sourced from non-
yang berasal dari sumber daya alam yang tidak renewable natural resources—can be reduced. This
terbarukan—dapat dikurangi. Hal ini turut contributes to the conservation of natural resources
berkontribusi dalam pelestarian sumber daya and helps lower greenhouse gas emissions typically
alam serta mengurangi emisi gas rumah kaca produced during the extraction and manufacturing
yang biasanya dihasilkan dari proses ekstraksi dan of new materials.
produksi material baru.
Mengurangi Timbulan Limbah Reducing Waste Generation
Penggunaan material daur ulang turut membantu The use of recycled materials also helps decrease the
mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke Tempat volume of waste sent to Final Processing Facilities
Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus berkontribusi (TPA), thereby contributing to environmental
dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan preservation by reducing the potential pollution that
menekan potensi pencemaran yang dapat timbul di can occur in landfill areas.
area TPA.
Material yang Digunakan Kembali (Reuse)
[301-3] Reuse of Materials
Material yang digunakan kembali merupakan Reused materials refer to materials that are
pemanfaatan kembali material yang masih dalam repurposed in their original form without undergoing
kondisi layak pakai tanpa melalui proses pengolahan significant reprocessing. With the growing number of
ulang yang signifikan. Seiring dengan banyaknya construction projects undertaken by Summarecon,
proyek pembangunan yang dilaksanakan di certain materials from previous projects that are still
Summarecon, terdapat beberapa material dari in good condition have been reused in subsequent
proyek-proyek sebelumnya yang masih layak untuk projects. The following section provides detailed
digunakan dan dimanfaatkan kembali dalam proyek data on reused materials:
berikutnya. Berikut adalah rincian data terkait:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 101
Preparing for Sustainability Transformation
Page 102
Penggunaan Material yang Digunakan Kembali Tahun 2022-2024
Reuse of Materials Years 2022-2024
2022 2023 2024
Baja/Besi (Ton) Pagar proyek (m2) Paving (m2)
Steel/Iron Project Fencing Paving
384 1,829 1,444
3,829 1,698 1,921
- 2,884 4,782
Pagar proyek (m2) Paving (m2) Lampu PJU (pcs)
Project Fences Paving Street Lights
- - -
715 983 -
1,333 - 462
Pada tahun 2024, di Summarecon Bekasi terdapat In 2024, Summarecon Bekasi introduced an
penambahan jenis material yang digunakan kembali, additional type of reused material, namely street
yaitu lampu PJU yang mengalami kerusakan pada lighting (PJU) units that had damaged LED
komponen LED, sedangkan bagian casing dan PCB components. However, the casing and PCB parts
dari lampu PJU tersebut masih layak pakai dan tidak of these PJU units were still in good condition and
dibuang, melainkan digunakan kembali (reuse) were not discarded. Instead, they were reused by
dengan mengganti komponen LED yang rusak replacing only the damaged LED components as
sesuai kebutuhan, sehingga dapat memperpanjang needed, thereby extending the lifespan of the street
masa pakai lampu PJU tersebut. lighting units.
Sama halnya dengan penggunaan material Similar to the use of recycled materials, the reuse of
daur ulang, pemanfaatan kembali material juga materials also has a positive environmental impact
memberikan dampak positif terhadap lingkungan, by reducing the demand for new raw materials
yaitu dengan mengurangi kebutuhan akan bahan and limiting waste generation. Therefore, the use
baku baru dan menekan jumlah limbah. Oleh of reusable materials forms part of the Company’s
karena itu, penggunaan material yang dapat commitment to implementing sustainable and
digunakan kembali merupakan bagian dari upaya environmentally friendly business practices.
Perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang
berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Konsumsi dan Efisiensi Energi
Energy Consumption and Efficiency [302-1] [302-2] [302-3] [302-4] [F.6] [F.7]
Seluruh kegiatan bisnis Summarecon beroperasi All of Summarecon’s business activities operate
dengan menggunakan energi listrik. Sebagian using electricity. The majority of the electricity
besar pasokan listrik berasal dari Perusahaan supply comes from Perusahaan Listrik Negara (PLN),
Listrik Negara (PLN), sebagai penyedia utama Indonesia’s primary electricity provider. In addition,
energi listrik di Indonesia. Selain itu, Perusahaan the Company also generates its own electricity to
juga menghasilkan listrik secara mandiri untuk support operational needs through gas engines
memenuhi kebutuhan operasional melalui gas powered by Liquefied Natural Gas (LNG).
engine yang menggunakan Liquefied Natural Gas
(LNG) sebagai bahan bakarnya.
Selain listrik, Perusahaan juga menggunakan Aside from electricity, the Company also uses fuel
Bahan Bakar Minyak (BBM), seperti solar untuk oil (BBM), such as diesel for operating generators as
mengoperasikan genset sebagai sumber daya backup power during electricity outages, as well as
cadangan ketika terjadi gangguan listrik, serta solar diesel and gasoline for operational vehicles.
dan bensin untuk kendaraan operasional.
102 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 103
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjalankan As part of its commitment to efficient and sustainable
operasional secara efisien dan berkelanjutan, operations, Summarecon continuously strives to
Summarecon terus mengupayakan peningkatan improve energy efficiency across all facilities and
efisiensi energi di seluruh fasilitas dan operasional. operations. Through the adoption of energy-saving
Melalui penerapan teknologi hemat energi dan technologies and efficient operational practices,
praktik operasional yang efisien, Perusahaan the Company seeks to optimize electricity use,
berupaya mengoptimalkan penggunaan listrik, reduce overall energy consumption, and minimize
mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan, environmental impact.
serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan
[302-1] [F.6] Energy Consumption Within the Company
Konsumsi Energi Tak Terbarukan Non-Renewable Energy Consumption
Proses pengumpulan dan perhitungan data The data collection and calculation process for
konsumsi energi listrik di dalam Perusahaan internal electricity consumption is based on the
mengacu pada pembelian token listrik dan tagihan purchase of electricity tokens and PLN billing
PLN untuk kebutuhan operasional di masing- statements for each business unit’s operational
masing unit bisnis, yang diakumulasikan selama 1 needs, accumulated over one (1) year. The conversion
(satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk konversi factor used for electricity purchases (from tokens
pembelian listrik melalui token dan tagihan listrik and bills) from Rupiah value into kilowatt-hour (kWh)
dari nominal rupiah ke killowatt-hour (kWh), is based on the R2 tariff group rate, which is IDR
menggunakan harga listrik per kWh golongan 1,699.53 per kWh. The conversion from kilowatt-hour
tarif R2, yaitu Rp 1.699,53 / kWh. Sedangkan untuk (kWh) to gigajoule (GJ) follows The Greenhouse Gas
konversi pemakaian energi dari killowatt-hour Protocol (2004) standard, where 1 kWh is equivalent
(kWh) ke dalam Gigajoule (GJ), merujuk pada The to 0.0036 GJ.
Greenhouse Gas Protocol tahun 2004, yaitu 1 kWh
sama dengan 0,0036 GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan For diesel fuel consumption, both for generator and
bakar jenis solar, baik untuk kebutuhan genset operational vehicles, data collection and calculation
maupun kendaraan operasional, mengacu pada are based on the total diesel purchased in liters by
jumlah pembelian solar dalam liter oleh masing- each business unit, accumulated over one (1) year.
masing unit bisnis, yang diakumulasikan selama 1 The conversion factor from diesel (liter) to GJ refers
(satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk konversi to the NSW Department of Primary Industries, July
solar dari liter ke dalam GJ, merujuk pada NSW 2016, where 1 liter of diesel equals 0.038 GJ.
Department of Primary Industries, July 2016 yaitu 1
liter solar sama dengan 0,038 GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan For LNG consumption, data collection and calculation
bakar jenis LNG mengacu pada jumlah pembelian are based on the total LNG purchased in cubic meters
LNG dalam m3 oleh masing-masing unit bisnis, (m³) by each business unit, accumulated over one
yang diakumulasikan selama 1 (satu) tahun. Faktor (1) year. The conversion factor from LNG (m³) to GJ
yang digunakan untuk konversi LNG dari m3 ke refers to the U.S. Energy Information Administration,
dalam GJ, merujuk pada U.S. Energy Information where 1 m³ of LNG equals 0.0386 GJ.
Administration yaitu 1 m3 LNG sama dengan 0,0386
GJ.
Proses pengumpulan dan perhitungan data bahan For gasoline consumption, data collection and
bakar jenis bensin mengacu pada pembelian bensin calculation are based on gasoline purchases by each
oleh masing-masing unit bisnis, yang diakumulasikan business unit, accumulated over one (1) year. The
selama 1 (satu) tahun. Faktor yang digunakan untuk conversion factor from gasoline (liter) to GJ refers to
konversi bensin dari liter ke dalam GJ, merujuk pada the U.S. Energy Information Administration, where 1
U.S. Energy Information Administration yaitu 1 liter liter of gasoline equals 0.0335 GJ.
bensin sama dengan 0,0335 GJ.
Berikut adalah penjelasan dan rincian data terkait: The following section provides further explanation
and detailed data:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 103
Preparing for Sustainability Transformation
Page 104
Konsumsi Energi Tak Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2022 – 2024
Non-Renewable Energy Consumption Within the Company years 2022 – 2024
2022 2023 2024
Konsumsi Energi Tak Terbarukan (GJ)
Non-Renewable Energy Consumption
Penggunaan Listrik PLN Penggunaan Bahan Bakar –
Electricity Consumption (PLN Supply) Operasional Mesin
Fuel Consumption – Engine
Summarecon Summarecon Plaza Plaza
Operation
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi
Plaza Summarecon
3,622 984 1,636 3,674 Summarecon Mall Kelapa
4,877 1,188 1,646 3,562 Bekasi Gading
7,348 763 4,226 3,627
97 158,820
73 169,960
79 157,870
Summarecon Summarecon Summarecon
Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong
Summarecon Summarecon
Gading
Mall Bekasi Mall Serpong
59,923 54,583 20,878 62 28,340
75,601 56,263 27,342 117 31,671
88,746 56,901 32,080 138 36,389
Total Penggunaan 145,301
Listrik PLN 170,480
Total Electricity 193,690 Total Penggunaan 187,319
Bahan Bakar 201,821
Consumption (PLN – Operasional 194,476
Supply) Mesin
Total Fuel
Consumption –
Engine Operation
Penggunaan Bahan Bakar – Kendaraan Operasional
Fuel Consumption – Operational Vehicles
Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Total Penggunaan 5,155
Serpong Bekasi Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Bahan Bakar 6,344
Gading – Kendaraan 9,398
Operasional
3,640 69 188 264 994 Total Fuel
4,244 176 305 269 1,350 Consumption
5,865 705 303 1,341 1,184 – Operational
Vehicles
Total Konsumsi Energi 337,775
Tak Terbarukan Dalam 378,645
Perusahaan 397,564
Total Non-Renewable
Energy Consumption
Within the Company
104 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 105
Konsumsi energi listrik di dalam Perusahaan Electricity consumption within the Company is used
digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional to support the operational needs of buildings such
bangunan, seperti Mall dan kantor di masing- as malls and offices across each business unit. Most
masing unit bisnis. Sebagian besar konsumsi of the electricity is consumed by the Ventilation and
listrik digunakan untuk sistem Ventilation and Air Air Conditioner (VAC) systems, lighting, elevators,
Conditioner (VAC), penerangan, lift, eskalator, sistem escalators, security systems, water pumps, office
keamanan, pompa, peralatan kantor, dan fasilitas equipment, and other supporting facilities.
penunjang lainnya.
Secara khusus, di unit bisnis Summarecon Serpong Specifically, at the Summarecon Serpong and
dan Summarecon Bekasi, penggunaan energi listrik Summarecon Bekasi business units, electricity
juga mencakup operasional berbagai bangunan dan consumption also includes the operation of various
infrastruktur pendukung lainnya, seperti Marketing supporting buildings and infrastructure, such as the
Gallery, show unit, Penerangan Jalan Umum (PJU), Marketing Gallery, show units, Public Street Lighting
serta fasilitas penunjang lainnya. (PJU), and other auxiliary facilities.
Fluktuasi konsumsi listrik di unit bisnis Summarecon The fluctuation in electricity consumption at
Serpong dan Summarecon Bekasi dipengaruhi oleh Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
agenda serta pelaksanaan aktivitas pemasaran is influenced by marketing activities carried out
sepanjang tahun berjalan, seperti penggunaan throughout the year, including the use of electricity
listrik untuk operasional show unit dan kegiatan for show unit operations and property product
launching produk properti. launches.
Sementara itu, peningkatan konsumsi listrik di Meanwhile, the increase in electricity consumption
unit Mall dipengaruhi oleh banyaknya pelaksanaan in the Mall unit was influenced by the many events
berbagai event yang diselenggarakan sepanjang held throughout the year.
tahun berjalan.
Pada tahun 2024, peningkatan konsumsi energi In 2024, the increase in electricity consumption
listrik di Plaza Summarecon Serpong disebabkan at Plaza Summarecon Serpong was due to the
oleh berakhirnya masa sewa tenant, sehingga expiration of tenant lease agreements, which
seluruh beban listrik menjadi tanggungan penuh resulted in the full electricity load being borne by
Plaza Summarecon Serpong. Sementara itu, Plaza Summarecon Serpong. Meanwhile, the rise in
peningkatan konsumsi listrik di Summarecon Mall electricity consumption at Summarecon Mall Kelapa
Kelapa Gading terjadi akibat mulai beroperasinya Gading was driven by the commencement of Gafoy
Gafoy, yang berkontribusi pada bertambahnya operations, contributing to higher energy demand
kebutuhan energi listrik di area tersebut. in the area.
Sementara itu, lonjakan penggunaan bahan bakar Additionally, the surge in fuel consumption for
untuk kendaraan operasional di beberapa unit bisnis, operational vehicles in several business units, such
seperti Summarecon Bekasi dan Summarecon as Summarecon Bekasi and Summarecon Mall
Mall Bekasi, disebabkan oleh penerapan metode Bekasi, was caused by the implementation of a
pengungkapan data yang lebih komprehensif more comprehensive data disclosure method in
pada tahun 2024. Pendataan mencakup seluruh 2024. The data collection process now covers all
kendaraan operasional, disertai dengan pemisahan operational vehicles and includes separate recording
pencatatan antara kendaraan berbahan bakar for gasoline- and diesel-powered vehicles, resulting
bensin dan solar, sehingga penyajian data menjadi in more accurate, detailed, and representative data
lebih akurat, terperinci, dan representatif. presentation.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 105
Preparing for Sustainability Transformation
Page 106
Konsumsi Energi Terbarukan
Renewable Energy Consumption
Sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi As part of the Company’s effort to transition toward
bersih, pada tahun 2024, Summarecon Mall Serpong clean energy, in 2024, Summarecon Mall Serpong
telah menginstalasi Pembangkit Listrik Tenaga installed a Solar Power Plant (PLTS) with a total
Surya (PLTS) dengan kapasitas total 818 kWp, yang capacity of 818 kWp, covering an area of 3,803 m².
terpasang di area seluas 3.803 m². Sistem PLTS ini This solar power system generates an average of
menghasilkan rata-rata energi listrik sebesar 76.610 76,610 kWh of electricity per month, equivalent to
kWh per bulan, atau setara dengan 689.490 kWh approximately 689,490 kWh per year, contributing
per tahun, berkontribusi sebesar 16% terhadap 16% to the mall’s energy needs at specific distribution
kebutuhan energi Mall pada panel distribusi panels.
tertentu.
Sistem PLTS yang digunakan bersifat on-grid, The PLTS system installed is an on-grid type, meaning
yaitu terhubung langsung dengan jaringan listrik it is directly connected to the PLN electricity grid.
PLN. Ketika produksi energi dari panel surya tidak When the energy produced by the solar panels
mencukupi, sistem akan secara otomatis beralih is insufficient, the system automatically switches
ke pasokan listrik dari PLN, sehingga memastikan to PLN’s power supply to ensure continuous and
kelangsungan operasional tetap optimal tanpa optimal operations without disruption.
gangguan.
Secara keseluruhan, inisiatif pemasangan PLTS ini Overall, this solar power installation initiative not
tidak hanya mencerminkan komitmen perusahaan only reflects the Company’s commitment to energy
terhadap efisiensi energi, tetapi juga memberikan efficiency but also delivers positive environmental
sejumlah dampak positif terhadap aspek lingkungan, impacts by reducing reliance on non-renewable
melalui pengurangan konsumsi energi dari sumber energy sources and lowering greenhouse gas (GHG)
tak terbarukan, dan penurunan emisi gas rumah emissions.
kaca (GRK).
Solar panel, Summarecon Mall Serpong
106 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 107
Konsumsi Energi Terbarukan dalam Perusahaan Tahun 2022-2024
Renewable Energy Consumption within the Company Years 2022-2024
Konsumsi Energi Terbarukan (GJ) 2022 2023 2024
Renewable Energy Consumption (GJ)
3.89 93.31 -
3.89 - -
3.89 - 2,482
Total Konsumsi Energi
Total Energy Consumption
Berikut adalah perhitungan total keseluruhan The following is the calculation of the Company’s
penggunaan energi oleh Perusahaan: total overall energy consumption:
Total Konsumsi Energi di Dalam Perusahaan Tahun 2022-2024
Total Energy Consumption Within the Company 2022–2024
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa
Serpong Bekasi Gading
7,266 1,147 1,636 3,771 218,931
9,125 1,363 1,646 3,636 245,866
13,217 1,468 4,226 3,706 246,919
Summarecon Summarecon Total Konsumsi Energi 337,872
Mall Bekasi Mall Serpong Dalam Perusahaan: 378,649
Total Energy 400,049
54,910 50,212 Consumption Within
56,650 60,363 the Company
58,379 72,135
Konsumsi Energi di Luar Perusahaan
[302-2] [F.6] Energy Consumption Outside the Company
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Summarecon In carrying out its business activities, Summarecon
memiliki keterkaitan dengan berbagai pihak dalam engages with various parties across its supply chain,
rantai pasok, baik di sisi hulu maupun hilir. Di sisi hulu, both upstream and downstream. On the upstream side,
Perusahaan bekerja sama dengan kontraktor yang the Company collaborates with contractors responsible
bertanggung jawab atas pelaksanaan konstruksi sesuai for construction activities in accordance with the
desain dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Sementara specified designs and standards. On the downstream
itu, di sisi hilir, Summarecon menjalin kerja sama side, Summarecon works with tenants who lease and
dengan tenant yang menyewa dan memanfaatkan utilize the commercial spaces and facilities provided by
ruang usaha serta fasilitas yang disediakan oleh the Company.
Perusahaan.
Dalam praktiknya, baik kontraktor maupun tenant turut In practice, both contractors and tenants also consume
menggunakan energi listrik dan bahan bakar lainnya electricity and other fuels to support their operational
untuk menjalankan kegiatan operasional mereka. activities. The following section provides detailed data
Berikut adalah rincian data terkait penggunaan energi on energy consumption by these supply chain partners:
oleh pihak-pihak dalam rantai pasok tersebut:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 107
Preparing for Sustainability Transformation
Page 108
Total Konsumsi Energi di Luar Perusahaan Tahun 2022 – 2024
Total Energy Consumption Outside the Company Years 2022 – 2024
Konsumsi Energi di Luar Perusahaan (GJ) 2022 2023 2024
Energy Consumption Outside the Company (GJ)
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
Rantai Pasok Rantai Pasok
Supply Chain Supply Chain
Kontraktor Listrik PLN Solar Kontraktor Listrik PLN Solar
Contractor PLN Electricity Diesel Fuel Contractor PLN Electricity Diesel Fuel
566 1,160 - -
1,202 1,409 269 479
421 361 161 485
Plaza Summarecon Serpong Plaza Summarecon Bekasi
Rantai Pasok Rantai Pasok
Supply Chain Supply Chain
Tenant Listrik PLN Listrik PLN
Tenant
PLN Electricity PLN Electricity
2,183 1,823
2,507 1,960
- 2,225
Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
Rantai Pasok Rantai Pasok
Supply Chain Supply Chain
Tenant Listrik PLN LNG Tenant Listrik PLN LNG
PLN Electricity PLN Electricity
85,122 26,418 49,419 14,707
96,086 22,348 55,328 15,878
104,104 26,251 59,755 14,995
Summarecon Mall Serpong
Rantai Pasok
Supply Chain
Tenant Listrik PLN LNG
PLN Electricity
49,206 28,314 Total Konsumsi Energi 258,918
56,751 31,501 di Luar Perusahaan: 285,718
65,126 36,365 310,249
Total Energy Consumption
Outside the Company:
Data konsumsi energi di luar organisasi didapatkan The data on energy consumption outside the
dengan proses sebagai berikut: organization was obtained through the following
process:
Kontraktor Contractors
Data konsumsi energi oleh kontraktor diperoleh Energy consumption data from contractors was
melalui konfirmasi langsung kepada pihak collected through direct confirmation with the
kontraktor terkait konsumsi solar dan listrik selama respective contractors regarding their diesel and
periode pelaporan. Hal ini dikarenakan kontraktor electricity consumption during the reporting period.
secara mandiri melakukan pembelian solar maupun This is because contractors independently purchase
listrik dari PLN untuk mendukung kebutuhan diesel and electricity from PLN to support their
operasional selama proyek pembangunan. operational needs throughout the construction
projects.
108 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 109
Tenant Tenants
Data konsumsi energi dan bahan bakar oleh tenant Energy and fuel consumption data from tenants was
diperoleh dari data tagihan penggunaan listrik obtained from billing records for electricity and gas
dan gas berdasarkan meteran yang terpasang di usage, based on meter readings installed at each
masing-masing unit tenant. Masing-masing data tenant unit. These data were then accumulated over
tersebut kemudian diakumulasikan sepanjang the reporting year.
tahun pelaporan.
Setelah data konsumsi listrik dan bahan bakar lainnya Once the data on electricity and other fuel
diperoleh, selanjutnya dilakukan konversi ke dalam consumption were collected, the figures were
satuan Gigajoule (GJ) menggunakan faktor konversi converted into gigajoules (GJ) using the same
yang sama seperti yang telah dijelaskan pada bagian conversion factors as described in the “Non-
“Konsumsi Energi Tak Terbarukan” sebelumnya.
Renewable Energy Consumption” section.
Intensitas Energi
[302-3] [F.6] Energy Intensity
Perusahaan menggunakan rasio intensitas energi untuk The Company uses the energy intensity ratio to measure
mengukur efisiensi penggunaan energi dari setiap unit the efficiency of energy use across each business unit in
bisnis dalam menjalankan aktivitas operasionalnya. carrying out its operational activities. By understanding
Dengan memahami nilai intensitas energi, Perusahaan energy intensity values, the Company can identify
dapat mengidentifikasi peluang untuk menurunkan opportunities to reduce energy consumption, lower
konsumsi energi, mengurangi biaya operasional, serta operational costs, and minimize environmental impact.
meminimalkan dampak lingkungan.
Summarecon menghitung rasio intensitas energi Summarecon calculates the energy intensity ratio using
dengan rumus sebagai berikut: the following formula:
Rasio Intensitas Energi (Gj/m2) =
Energy Intensity Ratio (GJ/m²)
{Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan + di Luar Perusahaan (GJ)}
{Electricity Consumption Within the Company + Outside the Company (GJ)}
Luas Bangunan (m2)
Building Area (m²)
dengan,
with
Konsumsi Energi Listrik di dalam Perusahaan =
Electricity Consumption Within the Company
Energi dari Listrik dibeli dari PLN + Energi dari Bahan Bakar Mesin Pembangkit Listrik
Energy from Electricity Purchased from PLN + Energy from Fuel Used for Power Generators
Data luas bangunan ditentukan berdasarkan Data of building area data is determined based on
karakteristik bangunan dan fasilitas pada masing- the characteristics of the buildings and facilities at
masing unit bisnis. Untuk unit Summarecon Serpong each business unit. For the Summarecon Serpong
dan Summarecon Bekasi, perhitungan luas bangunan and Summarecon Bekasi units, the calculation of
mencakup penjumlahan antara luas bangunan seperti building area includes the total area of facilities such
Marketing Gallery, show unit, dan fasilitas lain yang as the Marketing Gallery, show units, and other energy-
mengonsumsi energi, seperti Penerangan Jalan Umum consuming infrastructure like Public Street Lighting
(PJU). Sementara itu, pada unit bisnis lain seperti (PJU). Meanwhile, for other business units such as
Mall dan perkantoran, perhitungan luas bangunan malls and office buildings, the calculation of building
mengacu pada Gross Floor Area (GFA). Berikut adalah area refers to the Gross Floor Area (GFA). The following
data luasan dari masing-masing unit bisnis: section presents the area data for each business unit:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 109
Preparing for Sustainability Transformation
Page 110
Unit Bisnis Luasan (m2) Sumber Data
Business Unit Area Data Source
• Bangunan → berdasarkan Luas
bangunan tersebut pada gambar
Summarecon Serpong 203,828 CAD
• PJU → Panjang jalan x Lebar jalan
(ROW)
• Buildings → Based on the building
area shown in the CAD drawings
Summarecon Bekasi 3,105 • Public Street Lighting (PJU) → Road
length × Road width (Right of Way /
ROW) 4o
Plaza Summarecon Serpong 8,963
Plaza Summarecon Bekasi 10,375
Summarecon Mall Kelapa Gading 310,583 Gross Floor Area
Summarecon Mall Bekasi 143,610
Summarecon Mall Serpong 226,904
Data luasan ini digunakan dalam perhitungan rasio This area data is used in the calculation of both the
intensitas energi maupun rasio intensitas emisi. energy intensity ratio and the emissions intensity
Untuk Summarecon Mall Kelapa Gading, data diatas ratio. For Summarecon Mall Kelapa Gading, the
telah mencakup luas area “Gafoy” seluas 10.741 m², figures above include the area of “Gafoy,” covering
yang baru beroperasi pada tahun 2024. Oleh karena 10,741 m², which began operations in 2024. Therefore,
itu, data luasan tahun 2022 dan 2023 disesuaikan the area data for 2022 and 2023 have been adjusted
dengan mengeluarkan luas area “Gafoy” tersebut. by excluding the “Gafoy” area.
Rasio Intensitas Energi Tahun 2022-2024
Energy Intensity Ratio Years 2022-2024
Rasio Intensitas Energi (GJ/m2) 2022 2023 2024
Energy Intensity Ratio
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
0.02 0.32 0.43 0.54 1.01 0.72 0.43
0.02 0.38 0.46 0.54 1.14 0.78 0.51
0.04 0.25 0.47 0.57 1.13 0.81 0.59
Upaya Efisiensi Energi
Energy Efficiency Initiatives [302-4] [F.7]
Summarecon menyadari bahwa efisiensi energi Summarecon recognises that energy efficiency is
merupakan bagian penting dari komitmen Perusahaan an essential part of the Company’s commitment to
terhadap operasional bisnis yang berkelanjutan. Oleh sustainable business operations. Therefore, various
karena itu, berbagai upaya telah dilakukan secara efforts have been consistently implemented to reduce
konsisten untuk mengurangi konsumsi energi, baik energy consumption, including the adoption of new
melalui penggantian teknologi, optimalisasi sistem, technologies, system optimisation, and the use of
maupun penggunaan energi alternatif yang ramah environmentally friendly alternative energy sources.
lingkungan. Beberapa inisiatif pengurangan konsumsi Several energy reduction initiatives that have been
energi yang telah diimplementasikan antara lain: carried out include:
1. Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN 1. Conversion of Public Street Lighting (PJU)
menjadi panel surya Power Source from PLN Electricity to Solar
Panels.
Penghematan energi dihitung berdasarkan Energy savings are calculated based on
kapasitas panel surya dikalikan dengan durasi the solar panel capacity multiplied by the
pemanfaatan, yaitu 5 jam per hari (waktu utilisation duration (5 hours per day during
penggunaan pada jam puncak), kemudian peak usage hours), then aggregated over one
dikalkulasi selama setahun. year.
110 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 111
2. Konversi jenis lampu dari lampu konvensional 2. Conversion of Conventional Lamps to Light
menjadi lampu Light Emiting Diode (LED) Emitting Diode (LED)
Penghematan dihitung berdasarkan selisih Lamps Energy savings are calculated based
daya listrik (watt) antara lampu lama dan LED, on the difference in power consumption
dikalikan dengan durasi penggunaan dalam (wattage) between the previous lamps and the
satu tahun LED lamps, multiplied by the total operating
hours within one year.
3. Optimasi sistem Ventilation and Air 3. Optimization of the Ventilation and Air
Conditioner (VAC) Conditioner (VAC)
Penghematan dihitung berdasarkan data System Energy savings are calculated by
pemakaian energi sebelum melakukan comparing energy consumption data before
optimasi (baseline) dikurangi dengan data optimisation (baseline) with consumption
konsumsi energi setelah optimasi data after optimisation.
4. Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga 4. Implementation of Solar Power Plants (PLTS)
Surya (PLTS) Energy savings are monitored through a real-
Penghematan dihitung berdasarkan sistem time and historical energy metering system
pencatatan energi (metering system) integrated via a mobile platform. This system
yang terintegrasi secara real-time dan enables direct daily monitoring of the amount
historis melalui sistem mobile. Sistem ini of energy generated by the PLTS.
memungkinkan pemantauan langsung
terhadap jumlah energi yang dihasilkan oleh
PLTS setiap harinya.
Upaya Efisiensi Energi Tahun 2022-2024
Energy Efficiency Years 2022-2024
Jumlah Energi yang Berhasil Dihemat (GJ) 2022 2023 2024
Amount of energy Saved (GJ)
Konversi sumber energi Summarecon Summarecon
PJU dari listrik PLN menjadi Serpong Bekasi
panel surya
Conversion of Public Street 3.89 93.31
Lighting (PJU) Power Source 3.89 -
from PLN Electricity to Solar 3.89 -
Panels
Konversi lampu Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Konvensional ke Lampu LED Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Conversion of Conventional Serpong Gading Bekasi Serpong
Lamps to LED Lamps
66 319 431 20
12 - 301 34
- - 52 82
Optimasi sistem Ventilation Summarecon Summarecon Summarecon
and Air Conditioner (VAC) Mall Kelapa Mall Mall
Optimization of Ventilation Gading Bekasi ' Serpong
and Air Conditioner (VAC)
System 8,209 3,042 954
- 2,374 94
- 3,400 586
Implementasi Pembangkit Summarecon Total Efesiensi Energi: 13,138
Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mall Total Energy Efficiency 2,819
Implementation of Solar Serpong Achieved: 6,605
Power Plant (PLTS)
-
-
2,482
Sebagai catatan, perhitungan penghematan energi As a note, the calculation of energy savings does not
tidak mencakup penurunan konsumsi yang disebabkan include reductions in consumption resulting from
oleh turunnya kapasitas produksi atau pengalihan decreased production capacity or resource reallocation.
sumber daya. Pada tahun 2024, di Summarecon In 2024, no VAC system optimisation was carried out at
Mall Kelapa Gading tidak dilakukan optimasi sistem Summarecon Mall Kelapa Gading due to an increase
VAC, karena terjadi peningkatan tingkat okupansi in occupancy rates, which led to higher electricity
yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan demand. This condition required the VAC system to
energi listrik. Kondisi ini mengharuskan sistem VAC continue supplying energy to areas with additional
tetap memasok area-area yang mebutuhkan energi needs, preventing the implementation of optimisation
tambahan, sehingga upaya optimasi belum dapat efforts during the reporting year.
diterapkan pada tahun pelaporan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 111
Preparing for Sustainability Transformation
Page 112
Emisi
Emissions [305-1] [305-2] [305-3] [305-4] [305-5] [305-6] [F.11]
Emisi yang Dihasilkan
Emissions Generated [305-1] [305-2] [305-3] [305-6] [F.11]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In carrying out its operational activities, Summarecon
Summarecon menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca generates greenhouse gas (GHG) emissions from
(GRK) dari berbagai sumber yang dikelompokkan ke various sources, which are classified into three scopes:
dalam tiga cakupan, yaitu:
Emisi GRK langsung (Cakupan 1) Direct GHG Emissions (Scope 1)
Berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang These emissions come from the combustion of fossil
digunakan secara langsung dalam operasional fuels directly used in the Company’s operations. The
Perusahaan. Sumber utama emisi ini meliputi main sources include gas engines powered by LNG,
penggunaan gas engine yang berbahan bakar LNG, diesel generators, and operational vehicles running on
genset yang menggunakan solar, serta kendaraan gasoline and diesel.
operasional yang menggunakan bensin dan solar.
Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2) Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2)
Merupakan emisi yang dihasilkan dari konsumsi listrik These emissions are generated from the consumption
yang dibeli dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang of electricity purchased from Perusahaan Listrik Negara
digunakan untuk menjalankan operasional di masing- (PLN), which is used to support operations across each
masing unit bisnis. business unit.
Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3) Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Mencakup emisi yang dihasilkan dari aktivitas rantai This includes emissions generated from supply chain
pasok yang terhubung dengan operasi Summarecon, activities related to Summarecon’s operations, such as:
seperti:
• Kontraktor, yang menggunakan listrik PLN dan • Contractors, who consume PLN electricity and fuel
bahan bakar selama proses konstruksi proyek. during the construction process.
• Tenant, yang menggunakan listrik PLN dan LNG • Tenants, who use PLN electricity and LNG to
untuk menjalankan kegiatan usaha mereka. support their business operations.
Dalam perhitungan emisi GRK, Summarecon mengacu For the calculation of GHG emissions, Summarecon
pada Surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral refers to the letter from the Ministry of Energy and
(ESDM) No. 3783/21/600.5/2008, yang menyatakan Mineral Resources (ESDM) No. 3783/21/600.5/2008,
bahwa setiap konsumsi listrik sebesar 1 kWh setara which states that each 1 kWh of electricity consumption
dengan emisi sebesar 0,891 kg CO₂eq. Berikut ini adalah is equivalent to 0.891 kg of CO₂eq emissions. The
rincian data emisi yang dihasilkan: following section provides detailed data on the
emissions generated:
Total Emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 Tahun 2022-2024
Total GHG Emissions Scope 1, 2, and 3 2022–2024 2022 2023 2024
Emisi GRK langsung (cakupan 1) Emisi GRK yang dihasilkan (ton CO2eq)
Direct GHG Emissions (Scope 1) Generated GHG Emissions (tonnes CO2eq)
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi Plaza Summarecon Bekasi
Bensin (Liter) Solar (Liter) Bensin (Liter) Solar (Liter) Solar (Liter)
Gasoline Diesel Fuel Gasoline Diesel Fuel Diesel Fuel
901 - 17 - 24
1,050 - 43 - 18
328 1,124 99 76 20
Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
Bensin (Liter) LNG (m3) Solar (Liter) Bensin (Liter) Solar (Liter)
Gasoline Diesel Fuel Gasoline Diesel Fuel
47 39,220 88 65 15
76 41,970 95 67 29
54 38,977 117 69 297
Summarecon Mall Serpong Total Emisi GRK langsung 47,637
Bensin (Liter) LNG (m3) Solar (Liter) (cakupan 1): 51,521
Gasoline Diesel Fuel Total Direct GHG 50,459
32 7,012 217 Emissions (Scope 1)
46 7,801 326
40 9,006 253
112 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 113
Total Emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 Tahun 2022-2024
Total GHG Emissions Scope 1, 2, and 3 2022–2024
Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2)
Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2) 2022 2023 2024
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi Plaza Summarecon Serpong
Listrik PLN (kWh) Listrik PLN (kWh) Listrik PLN (kWh)
PLN Electricity PLN Electricity PLN Electricity
897 244 405
1,207 294 407
1,819 189 1,046
Plaza Summarecon Bekasi Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
Listrik PLN (kWh) Listrik PLN (kWh) Listrik PLN (kWh)
PLN Electricity PLN Electricity PLN Electricity
909 14,831 13,509
882 18,711 13,925
898 21,965 14,083
Summarecon Mall Serpong Total Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2): 35,962
Total Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2) 42,194
Listrik PLN (kWh) 47,938
PLN Electricity
5,167 Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 & 83,599
6,767 Cakupan 2: 93,715
7,940 98,397
Total GHG Emissions (Scope 1 & Scope 2)
Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi Plaza Summarecon Serpong
Kontraktor/Contractor Kontraktor/Contractor Tenant
Listrik PLN (kWh) Solar (Liter) Listrik PLN (kWh) Solar (Liter) Listrik PLN (kWh)
PLN Electricity Diesel Fuel PLN Electricity Diesel Fuel PLN Electricity
140 287 - - 540
297 349 67 118 620
104 89 40 120 -
Plaza Summarecon Bekasi Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
Tenant Tenant Tenant
Listrik PLN (kWh) Listrik PLN (kWh) LNG (m3) Listrik PLN (kWh) LNG (m3)
PLN Electricity PLN Electricity PLN Electricity
451 21,068 6,538 12,231 3,640
485 23,781 5,531 13,694 3,930
551 25,766 6,497 14,789 3,711
Summarecon Mall Serpong
Tenant Total Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3): 64,082
Total Other Indirect GHG Emissions (Scope 3) 70,715
Listrik PLN (kWh) LNG (m3) 76,787
PLN Electricity
12,178 7,008 Total Emisi Gas Rumah Kaca (GRK): 147,682
14,046 7,797 Total Greenhouse Gas (GHG) Emissions 164,430
16,119 9,000 175,184
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 113
Preparing for Sustainability Transformation
Page 114
Khusus untuk emisi yang berasal dari zat perusak In particular, for emissions originating from
lapisan ozon atau Ozone-Depleting Substances ozone-depleting substances (ODS), Summarecon
(ODS), Summarecon mengidentifikasinya dari identifies these from business units that still
unit-unit bisnis yang masih menggunakan use air conditioning systems with refrigerants
sistem pendingin udara (AC) dengan refrigeran containing Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) and
berjenis Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) dan Hydrofluorocarbon (HFC). All ODS emissions are
Hydrofluorocarbon (HFC). Seluruh emisi ODS calculated and presented in kilograms. The following
tersebut dihitung dan disetarakan ke dalam satuan section provides detailed data on ODS emissions
Kilogram. Berikut ini adalah rincian data emisi ODS generated:
yang dihasilkan:
Total Emisi Zat Perusak Ozon (ODS) Tahun 2022- 2024
Total Ozone-Depleting Substances (ODS) Emissions Years 2022–2024
2022 2023 2024 Penggunaan ODS (Kg)
ODS Usage (Kg)
Plaza Summarecon Serpong Plaza Summarecon Bekasi
Hydrofluorocarbon Hydrochloroflourocarbon Hydrofluorocarbon
(HFC) (HCFC) (HFC)
1,595 43 1,830
1,595 - 1,830
1,595 - 1,830
Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
Hydrofluorocarbon Hydrochloroflourocarbon Hydrofluorocarbon
(HFC) (HCFC) (HFC)
9,328 1,612 6,218
9,328 1,612 6,218
9,328 1,612 6,218
Summarecon Mall Serpong
Hydrofluorocarbon Hydrochloroflourocarbon Total Penggunaan ODS: 20,626
(HFC) (HCFC) Total ODS Usage 20,583
20,583
3,588 454
3,588 454
3,588 454
Intensitas Emisi
Emissions Intensity [305-4] [F.11]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi As part of its commitment to transparency and
dan pengelolaan dampak lingkungan, Summarecon environmental impact management, Summarecon
turut mengungkapkan rasio intensitas emisi Gas also discloses the greenhouse gas (GHG) emissions
Rumah Kaca (GRK). Pengungkapan ini memungkinkan intensity ratio. This disclosure allows the Company to
Perusahaan untuk memahami dampak keseluruhan better understand the overall emissions impact from
emisi dari berbagai sumber, sekaligus membantu various sources while helping to identify the primary
mengidentifikasi sumber emisi utama dalam aktivitas emission sources within its operational activities.
operasionalnya.
114 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 115
Summarecon menghitung rasio intensitas emisi Summarecon calculates the emissions intensity ratio
dengan rumus sebagai berikut: using the following formula:
Rasio Intensitas Emisi (ton CO2eq/m2) =
Emissions Intensity Ratio (ton CO₂e/m²)
{Emisi GRK langsung (Cakupan 1) + Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2) (ton CO2eq)}
{Direct GHG Emissions (Scope 1) + Indirect Energy GHG Emissions (Scope 2) (ton CO₂e)}
Luas Bangunan (m2)
Building Area (m²)
Catatan: Notes:
• Data emisi GRK langsung (Cakupan 1) yang • The direct GHG emissions data (Scope 1) used
digunakan dalam pelaporan ini hanya mencakup in this report only includes emissions from fuel
emisi yang berasal penggunaan bahan bakar pada consumption in power generators.
mesin pembangkit listrik. • The building area data used refers to the area
• Data luas bangunan yang digunakan mengacu calculations previously described in the Energy
pada data luasan yang telah dihitung dan dijelaskan Intensity section.
sebelumnya pada bagian Intensitas Energi.
Rasio Intensitas Emisi Tahun 2022-2024
Emissions Intensity Ratio Years 2022–2024
2022 2023 2024
Intensitas Emisi GRK (ton CO2eq/m2)
GHG Emissions Intensity (ton CO₂e/m²)
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
0.004 0.08 0.05 0.09 0.18 0.09 0.05
0.01 0.09 0.05 0.09 0.20 0.10 0.06
0.01 0.06 0.12 0.09 0.20 0.10 0.07
Penghitungan intensitas emisi di atas menggunakan The emissions intensity calculation above uses combined
data gabungan dari Emisi GRK langsung (Cakupan data from Direct GHG Emissions (Scope 1) and Indirect
1) dan Emisi Energi GRK tidak langsung (Cakupan 2). Energy GHG Emissions (Scope 2). This approach was
Pendekatan ini dipilih untuk memberikan gambaran chosen to provide a more accurate and representative
yang lebih representatif dan akurat mengenai picture of the emissions intensity generated from the
intensitas emisi yang dihasilkan dari operasi inti Company’s core operations. By focusing on emissions
Perusahaan. Dengan memusatkan perhatian pada that originate from activities fully under operational
emisi yang berasal dari aktivitas yang sepenuhnya control, the Company can more effectively monitor,
berada di bawah kendali operasional, Perusahaan manage, and improve energy efficiency while reducing
dapat lebih efektif dalam memantau, mengelola, serta the GHG emissions produced.
meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi
GRK yang dihasilkan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 115
Preparing for Sustainability Transformation
Page 116
Inisiatif Pengurangan Emisi
Initiatives to Reduce Emissions [305-5] [F.12]
Summarecon menyadari pentingnya berkontribusi Summarecon recognises the importance of
dalam pengurangan emisi GRK, yang berdampak contributing to GHG emissions reduction, given its
signifikan terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, significant impact on climate change. Therefore, the
Perusahaan terus mengimplementasikan berbagai Company continues to implement various sustainable
inisiatif berkelanjutan dan praktik ramah lingkungan di initiatives and environmentally friendly practices
seluruh operasionalnya. Hingga saat ini, Summarecon across its operations. To date, Summarecon has carried
telah melakukan berbagai upaya efisiensi energi out several energy efficiency initiatives as part of its
sebagai bentuk kontribusi dalam menurunkan emisi contribution to reducing GHG emissions, including:
GRK, antara lain:
1. Konversi sumber energi PJU dari listrik PLN menjadi 1. Conversion of Public Street Lighting (PJU) power
panel surya source from PLN electricity to solar panels;
2. Konversi jenis lampu dari lampu konvensional 2. Conversion of conventional lamps to Light Emitting
menjadi lampu Light Emiting Diode (LED) Diode (LED) lamps;
3. Optimasi sistem Ventilation and Air Conditioner 3. Optimisation of the Ventilation and Air Conditioner
(VAC) (VAC) system;
4. Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 4. Implementation of Solar Power Plants (PLTS)
(PLTS)
Selain efisiensi energi, Summarecon juga menginisiasi In addition to energy efficiency efforts, Summarecon
program penanaman pohon di berbagai proyek has also initiated tree-planting programs across several
pengembangan. Penanaman pohon merupakan salah development projects. Tree planting serves as an
satu cara yang efektif dalam mengurangi emisi GRK, effective method to reduce GHG emissions, as trees
karena berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida act as carbon dioxide (CO₂) absorbers—one of the main
(CO₂), yang merupakan salah satu penyebab utama contributors to global warming.
pemanasan global.
Secara ekologis, pohon berperan penting dalam Ecologically, trees play an important role in absorbing
menyerap CO₂ dari atmosfer dan mengubahnya CO₂ from the atmosphere and converting it into oxygen
menjadi oksigen melalui proses fotosintesis. Semakin through the process of photosynthesis. The more trees
banyak pohon yang ditanam dan dipelihara, semakin are planted and maintained, the greater their potential
besar pula potensi penyerapan emisi GRK, sekaligus to absorb GHG emissions, while also providing additional
memberikan manfaat tambahan bagi kualitas udara benefits for air quality and ecosystem sustainability.
dan keberlanjutan ekosistem.
Pada tahun ini, kami melakukan perbaikan dalam This year, we have improved the calculation process for
proses perhitungan daya serap karbon dari pohon estimating the carbon absorption capacity of the trees
yang telah ditanam. Jika pada laporan sebelumnya we have planted. In previous reports, the calculation was
perhitungan dilakukan berdasarkan klasifikasi ukuran based on tree height classifications; however, this year,
tinggi pohon, maka tahun ini kami mengembangkan we have developed a carbon absorption database based
database daya serap karbon berdasarkan jenis pohon on the specific types of trees planted. This database
yang ditanam, dengan mengacu pada sumber-sumber was compiled by referring to credible scientific sources,
ilmiah yang kredibel seperti hasil penelitian, publikasi including research findings, academic publications,
akademik, dan studi teknis. and technical studies.
Setelah daya serap karbon per jenis pohon teridentifikasi, Once the carbon absorption capacity per tree species
perhitungan dilakukan dengan mengalikan jumlah is identified, the calculation is made by multiplying
pohon yang ditanam dengan kemampuan daya the number of trees planted by the annual carbon
serap karbon per tahun dari pohon tersebut. Dengan absorption capacity of each species. Through this
pendekatan ini, pengungkapan data daya serap karbon approach, the disclosure of carbon absorption data
menjadi lebih akurat, valid, dan merepresentasikan becomes more accurate, reliable, and better represents
karakteristik biologis dari setiap spesies pohon yang the biological characteristics of each tree species
ditanam. planted.
116 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 117
Penyerapan CO2 melalui Penanaman Pohon Tahun 2022-2024
CO2 Absorption through Tree Planting Years 2022–2024
2022 2023 2024
Jumlah Pohon yang 1,244 Penyerapan 1,154 Total 1,525
Ditanam (unit) 1,429 (ton CO2eq) 921 2,058
Number of Trees 1,064 Absorption 1,174 1,456
Planted (units) (tonnes CO2eq)
Jumlah Pohon yang 281 Penyerapan 110 Total 1,264
Ditanam (unit) 629 (ton CO2eq) 804 1,724
Number of Trees 392 Absorption 1,650
475
Planted (units) (tonnes CO2eq)
Dengan demikian, Summarecon telah berperan aktif Thus, Summarecon has actively contributed to GHG
dalam upaya pengurangan emisi GRK melalui berbagai emissions reduction efforts through various energy
inisiatif efisiensi energi dan penanaman pohon efficiency initiatives and tree planting programs
di sejumlah proyek pembangunan. Melalui upaya across several development projects. Through these
tersebut, Perusahaan berharap dapat memberikan efforts, the Company aims to create a positive impact
dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat secara on the environment and the broader community. The
luas. Berikut adalah rangkuman data pengurangan following is a summary of the GHG emissions reduction
emisi GRK yang telah dilakukan: achieved:
Pengurangan Emisi GRK Tahun 2022- 2024
GHG Emissions Reduction Years 2022–2024
Emisi GRK yang Berhasil Dikurangi (ton CO2eq)
GHG Emissions Reduced (ton CO₂eq)
Konversi sumber energi Summarecon Summarecon
PJU dari listrik PLN menjadi Serpong Bekasi
panel surya
Conversion of Public Street 1 23
Lighting (PJU) Power Source 1 -
from PLN Electricity to Solar 1 -
Panels
Konversi lampu Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Konvensional ke Lampu LED Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Conversion of Conventional Serpong Gading Bekasi Serpong
Lamps to LED Lamps
16 79 107 5
3 - 74 9
- - 13 20
Optimasi sistem Ventilation Summarecon Summarecon Summarecon
and Air Conditioner (VAC) Mall Kelapa Mall Mall
Optimization of Ventilation Gading Bekasi Serpong
and Air Conditioner (VAC)
System 2,032 753 236
- 588 23
- 841 145
Implementasi Pembangkit Summarecon
Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mall
Implementation of Solar Serpong
Power Plant (PLTS)
-
-
614
Penanaman Pohon Summarecon Summarecon Total Pengurangan 4,516
Tree Planting Program Serpong Bekasi Emisi GRK: 2,422
Total Energy 3,284
1,154 110 Efficiency Achieved:
921 804
1,174 475
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 117
Preparing for Sustainability Transformation
Page 118
Konsumsi dan Efisiensi Air
Water Consumption and Efficiency [303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5] [F.8]
Air merupakan sumber daya vital bagi keberlanjutan Water is a vital resource for both environmental
lingkungan dan operasional bisnis. Oleh karena sustainability and business operations. Therefore,
itu, Summarecon berkomitmen untuk mengelola Summarecon is committed to managing water usage
penggunaan air secara bijak dan bertanggung jawab wisely and responsibly, with careful consideration
dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap of its impact on the environment and surrounding
lingkungan dan masyarakat sekitar. Pengelolaan ini communities. This management is carried out through
dilakukan melalui pendekatan Sustainable Water a Sustainable Water Management approach, ensuring
Management, yaitu pengelolaan sumber daya air the sustainable use of water resources to meet present
secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan needs without compromising the ability of future
saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi generations to meet theirs.
mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Sebagai bentuk implementasi dari prinsip pengelolaan As part of the implementation of sustainable water
air berkelanjutan, Summarecon memanfaatkan management principles, Summarecon reuses treated
kembali air limbah hasil olahan dari Sewage Treatment wastewater from the Sewage Treatment Plant (STP) for
Plant (STP) untuk berbagai keperluan, seperti various purposes, including watering plants and trees,
penyiraman tanaman dan pepohonan, serta sebagai as well as supplying water for the cooling tower system.
suplai air untuk sistem cooling tower. Inisiatif ini This initiative aims to reduce fresh water consumption
bertujuan untuk mengurangi konsumsi air bersih serta and optimize the efficient and sustainable use of water
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air secara resources.
efisien dan berkelanjutan.
Interaksi dengan Sumber Air dari Hulu ke Hilir
Interaction with Water Sources from Upstream to Downstream [303-1] [F.8]
Mekanisme penggunaan dan pengelolaan air The mechanism for water use and management in the
dalam kegiatan operasional Perusahaan dijelaskan Company’s operational activities is illustrated through
menggunakan pendekatan IPO (Input–Process– the IPO (Input–Process–Output) approach, which
Output), yang menggambarkan interaksi air dari tahap describes the interaction with water sources across the
pengambilan, proses konsumsi, hingga pembuangan stages of extraction, consumption, disposal, and reuse.
dan pemanfaatan kembali
Input Proses Output
Process
PDAM Janitor
State Water Company Influent STP
MCK
Air yang diolah Sanitation Facility
Treated Water Filterisasi Efluen
Filtering Effluent
Penggunaan Rumah
Tangga
Household use
Saluran Kota
Penggunaan Gedung City Channels
& Tenant
Building and Tenant
Usage
Cooling Tower
Air Danau Siram Tanaman
Lake Water Plant Irrigation
Keterangan: Note:
• MCK: Mandi Cuci Kakus • MCK: Sanitation Facility
• STP: Sewage Treatment Plant • STP: Sewage Treatment Plant
118 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 119
Berdasarkan skema interaksi air di atas, Summarecon Based on the water interaction diagram above,
mengambil air dari tiga jenis sumber air, yaitu: Summarecon sources water from three types of water
sources:
1. Air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) 1. Water from the Regional Drinking Water Company
yang didistribusikan langsung untuk memenuhi (PDAM), which is directly distributed to meet both
kebutuhan warga dan operasional Perusahaan. community and Company operational needs.
2. Air curah dari PDAM yang terlebih dahulu diolah di 2. Bulk water from PDAM, which is first treated at a Water
instalasi Water Treatment Plant (WTP), kemudian Treatment Plant (WTP) before being distributed for
didistribusikan untuk kebutuhan warga dan residential and Company operational use.
operasional Perusahaan.
3. Air danau yang dimanfaatkan oleh unit bisnis 3. Lake water, which is utilized by the Summarecon
Summarecon Serpong untuk keperluan Serpong business unit for landscape irrigation.
penyiraman tanaman.
Air tersebut kemudian dimanfaatkan untuk berbagai This water is then used for various Company operational
keperluan operasional Perusahaan, antara lain untuk purposes, including cleaning activities by housekeeping
kebutuhan kebersihan oleh petugas housekeeping, staff, sanitation (toilets and washing facilities), pantry
sanitasi (MCK), pantry, sistem pendingin (cooling use, cooling tower systems, and plant irrigation. At the
tower), serta penyiraman tanaman. Adapun di unit Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi units,
bisnis Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi, a significant portion of the water is used by residents for
sebagian besar air dimanfaatkan oleh warga untuk
daily consumption and household needs.
keperluan konsumsi dan kebutuhan rumah tangga
sehari-hari.
Limbah cair yang dihasilkan dari berbagai aktivitas Wastewater generated from these activities is then
tersebut kemudian dialirkan ke Sewage Treatment directed to the Sewage Treatment Plant (STP) for
Plant (STP) untuk menjalani proses pengolahan. Proses processing. This treatment process ensures that
ini bertujuan memastikan bahwa air limbah yang telah wastewater meets quality standards before being
diolah memenuhi standar kualitas sebelum dialirkan discharged into the municipal sewer system or reused.
ke saluran pembuangan kota atau dimanfaatkan In this way, wastewater management is conducted
kembali. Dengan demikian, pengelolaan air limbah responsibly to prevent environmental pollution and
dilakukan secara bertanggung jawab untuk mencegah safeguard public health.
pencemaran lingkungan dan menjaga kesehatan
masyarakat.
Skema ini juga mencerminkan pendekatan This system also reflects Summarecon’s Sustainable
Sustainable Water Management yang diterapkan Water Management approach, which emphasizes the
oleh Summarecon, dengan menekankan pemanfaatan reuse of treated wastewater to minimize environmental
kembali air limbah yang telah diolah guna impact and preserve water resource sustainability.
meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan
menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 119
Preparing for Sustainability Transformation
Page 120
Pengambilan Air
Water Withdrawal [303-3] [F.8]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan As part of its commitment to responsible water resource
sumber daya air yang bertanggung jawab, management, Summarecon monitors and records the
Summarecon melakukan pemantauan dan pencatatan volume of water withdrawn from various sources to
atas volume air yang diambil dari berbagai sumber support its operations. The following section provides
untuk mendukung kegiatan operasionalnya. Berikut details of the water withdrawal:
adalah rincian pengambilan airnya:
Total Pengambilan Air Tahun 2022-2024
Total Water Withdrawal Years 2022–2024
2022 2023 2024 Total Pengambilan Air (m3)
Total Water Withdrawal (m3)
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi Plaza Summarecon Serpong
PDAM Air Danau PDAM PDAM
Lake Water
230,348 41,404 646,947 7,182
293,214 56,629 656,217 6,776
344,961 55,236 504,699 5,617
Plaza Summarecon Bekasi Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
PDAM PDAM PDAM
7,298 532,890 203,078
7,660 595,833 243,390
6,759 635,512 250,563
Summarecon Mall Serpong
PDAM
Total Pengambilan Air: 1,964,712
295,565 Total Water Withdrawal: 2,219,090
359,372 2,178,224
374,877
Data pengambilan air untuk kawasan Summarecon Water withdrawal data for the Summarecon Serpong
Serpong dan Summarecon Bekasi berasal dari air and Summarecon Bekasi areas comes from bulk water
curah yang disuplai oleh PDAM, yang kemudian diolah supplied by the Regional Drinking Water Company
terlebih dahulu melalui instalasi Water Treatment Plant (PDAM), which is first processed through a Water
(WTP) sebelum didistribusikan untuk kebutuhan warga Treatment Plant (WTP) before being distributed for
maupun operasional perusahaan. both residential needs and Company operations.
Untuk Summarecon Serpong, data pengambilan air hanya For Summarecon Serpong, the water withdrawal
mencakup kawasan Symphonia, di mana pengelolaan data only covers the Symphonia area, where the WTP
instalasi WTP masih berada di bawah tanggung jawab operation remains under the Company’s responsibility.
Perusahaan. Sementara itu, pengelolaan WTP di
In other areas, WTP management has been handed
kawasan lain telah diserahterimakan kepada Perusahaan
over to the Regional Public Drinking Water Company
Umum Daerah Air Minum (Perundam), sehingga data
(Perundam), and therefore, water withdrawal data from
pengambilan air dari area tersebut tidak tersedia dalam
those areas is not included in this report.
laporan ini.
Sedangkan untuk Summarecon Bekasi, data pengambilan Meanwhile, for Summarecon Bekasi, the water
air mencakup volume air hasil olahan dari WTP yang withdrawal data covers the volume of treated water from
digunakan untuk seluruh kawasan di Summarecon the WTP used across the entire Summarecon Bekasi
Bekasi. Namun, sejak November 2024, operasional dan area. However, as of November 2024, the operation and
administrasi WTP Summarecon Bekasi telah diserahkan administration of the Summarecon Bekasi WTP have
kepada Perundam. Dengan demikian, data pengambilan been transferred to Perundam. Accordingly, the water
air tahun 2024 yang ditampilkan dalam laporan ini hanya withdrawal data presented for 2024 in this report only
mencakup periode hingga Oktober 2024. includes the period up to October 2024.
Sementara itu, pengambilan air dari danau di Water withdrawal from the lake at Summarecon
Summarecon Serpong dihitung berdasarkan pencatatan Serpong is measured using meter readings installed on
dari meteran air yang terpasang pada pompa ponton. the pontoon pump system.
120 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 121
Data pengambilan air di unit bisnis Mal dan perkantoran For business units such as malls and office buildings,
mengacu pada tagihan dari PDAM yang dibebankan water withdrawal data is based on PDAM billing
kepada gedung, dan dihitung secara akumulatif selama statements charged to the building, with the total
satu tahun. Data yang disajikan dalam laporan ini amount calculated cumulatively over one year. The data
hanya mencakup pengambilan air untuk operasional presented in this report only covers water withdrawal
Perusahaan, karena pencatatan sudah dipisahkan antara for Company operations, as separate records are
penggunaan Perusahaan dan tenant. maintained for Company use and tenant use.
Pembuangan Air
[303-4] [F.8] Water Discharge
Summarecon menghitung volume pembuangan air Summarecon calculates the volume of water discharged
berdasarkan effluent yang dihasilkan dari instalasi STP di based on the effluent output from the STP installations
masing-masing unit bisnis, serta mencatat tujuan akhir at each business unit. The final discharge destinations
pembuangan tersebut dengan mengacu pada meteran are also recorded using flow meters installed at the
yang terpasang sesuai titik tujuan pembuangannya. respective discharge points. The detailed data is
Rincian data disajikan sebagai berikut: presented as follows:
Total Pembuangan Air Tahun 2022-2024
Total Water Discharge Years 2022-2024
2022 2023 2024 Pembuangan Air (m3)
Water Withdrawal (m3)
Pembuangan air dengan dialirkan ke saluran kota
Water discharge directed to municipal sewer system
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
36,856 242,483 5,746 697 - 108,777 12,671
46,914 234,837 5,421 820 - 63,958 12,648
55,194 164,469 3,794 240 - 57,259 12,694
Total Pembuangan Air dengan 407,229
dialirkan ke saluran kota: 364,598
Total Water Discharge Directed to 293,649
Municipal Sewer System:
Pembuangan air dengan pemanfaatan kembali - Siram Tanaman
Water Discharge for Reuse – Plant Irrigation
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
147,423 210,380 - - 8,145 - 50,857
187,657 224,515 - - 8,185 - 50,798
220,775 188,820 700 - 7,409 - 50,916
Pembuangan air dengan pemanfaatan kembali
Cooling Tower
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
- - - 5,141 154,747 53,685 172,924
- - - 5,308 156,321 130,754 224,051
- - - 6,149 153,869 143,192 236,292
Total Pembuangan 803,302 Total Pembuangan 1,210,531
Air dengan 987,589 Air: 1,352,187
pemanfaatan 1,008,122 Total Water Discharge: 1,301,772
kembali:
Total Water Discharge
for Reuse:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 121
Preparing for Sustainability Transformation
Page 122
Berdasarkan data pembuangan air tahun Based on the 2024 water discharge data, 77% of the
2024, sebesar 77% dari air hasil olahan STP treated water from the STP was reused, primarily
telah dimanfaatkan kembali, terutama untuk for plant irrigation and cooling tower operations.
penyiraman tanaman dan kebutuhan cooling This achievement reflects the Company’s strong
tower. Capaian ini mencerminkan komitmen commitment to implementing the principles of
nyata Perusahaan dalam menerapkan prinsip Sustainable Water Management, particularly in
Sustainable Water Management, khususnya dalam reducing dependence on clean water sources and
mengurangi ketergantungan terhadap air bersih optimizing sustainable water use.
serta mengoptimalkan pemanfaatan air secara
berkelanjutan.
Perimeter Ditch, Summarecon Bekasi
Sebagai bagian dari pengelolaan air yang As part of its responsible water management efforts,
bertanggung jawab, Summarecon memperhatikan Summarecon ensures that discharged water does
aspek pembuangan air guna memastikan bahwa not negatively impact the surrounding ecosystem
air yang dibuang kembali ke lingkungan tidak or communities. One concrete example of this
menimbulkan gangguan terhadap ekosistem initiative is the construction of perimeter ditches by
maupun masyarakat sekitar. Salah satu bentuk nyata the Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
dari upaya ini dilakukan melalui pembangunan business units. These ditches serve to channel water
perimeter ditch oleh unit bisnis Summarecon naturally without disrupting the community’s water
Serpong dan Summarecon Bekasi, yang berfungsi flow, both before and after the development of the
untuk mengalirkan air secara alami tanpa mengubah Summarecon area.
aliran air masyarakat, baik sebelum maupun setelah
pengembangan kawasan Summarecon.
Perimeter ditch juga berfungsi sebagai sistem The perimeter ditch system also functions as a
pengendalian risiko banjir pada musim hujan, flood risk mitigation measure during the rainy
dengan menampung dan mengalirkan air hujan season, allowing rainwater to be gradually
secara bertahap sehingga tidak meluap ke kawasan collected and directed so that it does not overflow
Summarecon maupun permukiman warga di into the Summarecon area or nearby residential
sekitarnya. Hingga saat ini, Summarecon Serpong communities. To date, Summarecon Serpong
telah membangun perimeter ditch sepanjang 30 has constructed approximately 30 kilometers of
kilometer, sementara di Summarecon Bekasi telah perimeter ditches, while Summarecon Bekasi has
dibangun sepanjang 13 kilometer. built around 13 kilometers.
122 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 123
Konsumsi Air
Water Consumption [303-5] [F.8]
Perhitungan total konsumsi air dilakukan dengan Total water consumption is calculated using the
menggunakan rumus, total volume air yang diambil formula of total water withdrawn minus total water
dikurangi total volume air yang dibuang. Berikut discharged. The following section presents the
adalah rincian data terkait: detailed water consumption data:
Total Konsumsi Air Tahun 2022-2024
Total Water Consumption Years 2022-2024
2022 2023 2024 Total Konsumsi Air (m3)
Total Water Consumption (m3)
Summarecon Summarecon Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Bekasi Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
46,070 194,084 1,436 1,460 369,998 40,616 59,113
58,643 196,865 1,355 1,532 431,327 48,678 71,874
68,992 151,410 1,123 370 474,234 50,113 74,975
Total Konsumsi Air: 712,776
Total Water Consumption: 810,274
821,217
Manajemen Pembuangan Air dan Limbah Cair
Water Discharge and Wastewater Management [303-2] [F.14]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In its operational activities, Summarecon generates
Summarecon menghasilkan air limbah domestik, domestic wastewater, which comes from everyday
yaitu air limbah yang berasal dari aktivitas sehari-hari human activities involving water use, such as bathing,
manusia yang melibatkan penggunaan air, seperti air washing, food waste in liquid form, kitchen wastewater,
bekas mandi, cucian, sisa makanan berbentuk cair, air and sewage. To ensure that this wastewater does not
limbah dapur, dan kotoran manusia. Untuk memastikan cause negative environmental impacts, the Company
bahwa limbah ini tidak menimbulkan dampak negatif treats it through Sewage Treatment Plant (STP) facilities
terhadap lingkungan, Perusahaan mengolah air limbah before discharging it into the municipal drainage
domestik melalui instalasi Sewage Treatment Plant system.
(STP) sebelum dibuang ke saluran tata kota.
Proses pengolahan ini bertujuan untuk menghilangkan This treatment process aims to remove harmful
kandungan berbahaya yang terdapat dalam air limbah substances from the domestic wastewater, such as
domestik, seperti Biological Oxygen Demand (BOD), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen
Chemical Oxygen Demand (COD), Suspended Solids, Demand (COD), Suspended Solids, Ammonia, and
Amonia, dan zat pencemar lainnya yang berpotensi other pollutants that could harm the environment.
mengganggu lingkungan. Pengolahan air limbah The wastewater treatment ensures that the processed
dilakukan untuk menghasilkan air olahan yang water meets the quality standards set by the Regulation
telah memenuhi standar baku mutu sesuai dengan of the Minister of Environment and Forestry (Permen
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan LHK) No. 68 of 2016 concerning Domestic Wastewater
(Permen LHK) No. 68 Tahun 2016. Quality Standards.
Hasil olahan air limbah dari STP diuji secara berkala The treated wastewater from the STP undergoes regular
melalui uji laboratorium setiap bulan, dan hasilnya laboratory testing each month, and the results are
dilaporkan setiap tiga bulan kepada dinas terkait. reported quarterly to the relevant government agencies.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen This practice reflects the Company’s commitment to
Perusahaan untuk memastikan bahwa kualitas air ensuring that treated water consistently complies with
hasil olahan senantiasa memenuhi standar baku the quality standards required by Permen LHK No. 68 of
mutu sebagaimana diatur dalam Permen LHK 2016. Throughout 2024, there were no incidents of non-
No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah compliance with these wastewater discharge quality
Domestik. Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat standards.
insiden ketidakpatuhan terhadap standar baku mutu
pembuangan air berdasarkan ketentuan tersebut.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 123
Preparing for Sustainability Transformation
Page 124
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation [304-3] [304-4] [F.9] [F.10]
Perusahaan dalam menjalankan kegiatan Summarecon's business activities are not located
operasionalnya tidak berada di dalam maupun within or adjacent to conservation areas or
berdekatan dengan kawasan konservasi atau regions with high biodiversity value. Therefore, the
wilayah yang memiliki nilai keanekaragaman hayati Company’s operations pose no potential threat to
tinggi. Oleh karena itu, aktivitas bisnis Summarecon natural ecosystems in such areas.
tidak menimbulkan potensi gangguan terhadap
ekosistem alami di wilayah-wilayah tersebut.
Meskipun demikian, sebagai bentuk kepedulian Nevertheless, as part of its environmental
terhadap pelestarian lingkungan, Summarecon commitment, Summarecon actively supports
tetap berupaya menjaga dan meningkatkan biodiversity conservation through the propagation
keanekaragaman hayati melalui kegiatan and maintenance of plant species at its plant
pembiakan dan pemeliharaan flora yang dilakukan nursery facilities. This initiative aims to increase the
di fasilitas pembibitan tanaman (nursery). Kegiatan availability of various plant species used in project
nursery ini bertujuan untuk memperbanyak dan areas, residential zones, and malls, while ensuring
menjaga ketersediaan berbagai jenis tanaman these plants are well-maintained and have a
yang akan digunakan di area proyek, kawasan higher survival rate when transplanted to outdoor
perumahan, maupun Mall, serta memastikan environments. Further details of these nursery
tanaman tersebut tetap terpelihara dan tumbuh activities include:
dengan baik sehingga memiliki peluang lebih besar
untuk bertahan hidup saat ditanam di lapangan.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai
kegiatan nursery yang dilakukan:
• Pembiakan Pohon Pelindung dan Pohon Buah • Propagation of Shade Trees and Fruit Trees –
Unit Bisnis Pengembangan Properti Property Development Business Unit
Fasilitas nursery berfungsi sebagai tempat The nursery serves as a breeding site for various
pembiakan berbagai jenis tanaman, termasuk plant species, including those that are difficult
tanaman yang sulit dikembangbiakkan, guna to propagate, supporting the needs of Town
mendukung kebutuhan Town Management Management and project teams. The nursery
maupun tim proyek. Selain itu, nursery juga also functions as a holding area for fruit trees
dimanfaatkan sebagai lokasi penampungan to be planted in residential clusters and for
pohon buah yang akan ditanam di area temporarily storing relocated trees before they
kluster, serta sebagai tempat sementara are replanted in designated areas.
untuk menyimpan pohon bongkaran sebelum
direlokasi ke area kawasan atau kluster tujuan.
• Pembiakan Tanaman untuk Penunjang Area • Cultivation of Indoor and Outdoor Plants –
Indoor dan Outdoor Unit Bisnis Investasi Property Investment Business Unit
Properti The nursery also supports the cultivation of
Nursery juga digunakan sebagai fasilitas ornamental plants for both indoor and outdoor
pendukung untuk kegiatan budidaya tanaman areas. Activities include plant care such as
hias, baik untuk kebutuhan area indoor watering, fertilizing, weeding, pest control, and
maupun outdoor. Kegiatan yang dilakukan di plant propagation.
antaranya meliputi perawatan tanaman seperti
penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma,
pengendalian hama, serta proses pembibitan
dan budidaya tanaman hias.
124 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 125
Penanaman pohon di kawasan Summarecon Bogor
Sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian As part of its environmental conservation efforts, on its
lingkungan, pada perayaan ulang tahun ke-49 49th anniversary, celebrated on November 26, 2024,
yang jatuh pada 26 November 2024, Summarecon Summarecon carried out a tree-planting program
melaksanakan program penanaman pohon at the Summarecon Bogor area. This initiative aims
di kawasan Summarecon Bogor. Kegiatan ini to restore and preserve both endemic and existing
bertujuan untuk memulihkan dan melestarikan plant species, contributing to biodiversity protection
tanaman endemik maupun eksisting sebagai and ecosystem health. This program also reflects
bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati the Company’s vision of “to be your lifelong friend
dan ekosistem lingkungan. Inisiatif ini sekaligus in developing communities with harmonious and
mencerminkan komitmen nyata Perusahaan dalam sustainable living ecosystem.”
mengimplementasikan visinya, yakni menjadi
teman sepanjang waktu dalam membangun
komunitas dengan ekosistem kehidupan yang
harmonis dan berkelanjutan.
Program ini juga sejalan dengan langkah strategis This program is also aligned with the Company’s
Perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan strategic approach to managing the environmental
dari aktivitas pembangunan. Sebagai Perusahaan impacts of its development activities. As a company
yang berkomitmen terhadap prinsip pembangunan committed to the principles of sustainable
berkelanjutan, Summarecon melakukan penataan development, Summarecon undertakes the
kembali area hijau yang mengalami perubahan restoration of green areas affected by land-use
fungsi lahan, dengan mengembalikan keberadaan changes by reintroducing endemic and existing
tanaman endemik dan eksisting yang terdampak plant species that were impacted during the land
selama proses persiapan pembangunan. Inisiatif ini preparation process. This initiative forms part of
merupakan bagian dari tanggung jawab Perusahaan the Company’s responsibility to preserve natural
dalam menjaga ekosistem alami melalui upaya ecosystems through conservation efforts and
konservasi dan perlindungan keanekaragaman biodiversity protection within its operational areas.
hayati di wilayah operasionalnya.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 125
Preparing for Sustainability Transformation
Page 126
Secara simbolis, sebanyak 23 pohon ditanam di Symbolically, 23 trees were planted around the
sekitar danau Summarecon Bogor sebagai bagian Summarecon Bogor lake area as part of the
dari target penanaman 7.000 pohon pada tahun target of planting 7,000 trees in 2024. One of the
2024. Salah satu jenis pohon yang ditanam adalah species planted was Ficus Religiosa (Bodhi tree
Ficus Religiosa (pohon Bodhi atau wisdom tree), or wisdom tree), planted directly by the Director
yang ditanam langsung oleh Direktur Summarecon, of Summarecon, Herman Nagaria, chosen for its
Herman Nagaria. Pohon ini dipilih karena memiliki philosophical meaning symbolizing protection,
makna filosofis yang melambangkan perlindungan, sacredness, religious symbolism, and diversity.
kesakralan, simbol religius, dan keberagaman, serta The Bodhi tree also has a high carbon absorption
memiliki kemampuan serapan karbon yang tinggi, capacity of approximately 1.6 tons of CO₂ per year.
yaitu sekitar 1,6 ton CO₂ per tahun.
Selain itu, perusahaan juga menanam berbagai Additionally, the Company planted various other
spesies lainnya seperti Pinus Merkusii (pohon Pinus), species such as Pinus Merkusii (Pine Tree), Araucaria
Araucaria Heterophylla (Cemara Norfolk), Diospyros Heterophylla (Norfolk Island Pine), Diospyros
Buxifolia (pohon Eboni), dan Cassia Siamea (pohon Buxifolia (Ebony Tree), and Cassia Siamea (Johar
Johar). Spesies ini dipilih berdasarkan karakteristik Tree). These species were selected based on their
masa jenis > 0,5 gr/cm³ serta kemampuan biomassa wood density (> 0.5 g/cm³), high biomass potential,
dan daya serap karbon yang tinggi. and significant carbon absorption capacity.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk The program involved multiple stakeholders,
Dewan Direksi, Dewan Komisaris, serta karyawan including the Board of Directors, Board of
PT Summarecon Agung Tbk, yang menunjukkan Commissioners, and employees of PT Summarecon
keterlibatan aktif seluruh elemen Perusahaan dalam Agung Tbk, demonstrating active participation from
mendukung aksi pelestarian lingkungan. across the Company in supporting environmental
conservation actions.
Dampak lingkungan yang diharapkan dari program The expected environmental impacts of this program
ini meliputi peningkatan daya serap karbon include increased carbon absorption and oxygen
dan ketersediaan oksigen, pemulihan spesies availability, restoration of local species, enhanced
lokal, peningkatan fungsi estetika dan ekologis aesthetic and ecological functions of the area, soil
kawasan, stabilisasi dan kesuburan tanah, hingga stability and fertility improvement, and enhanced
peningkatan cadangan air tanah. Untuk memastikan groundwater reserves. To ensure the program’s
keberlangsungan program, seluruh pohon yang sustainability, all planted trees will receive regular
ditanam akan dirawat secara berkala, termasuk care, including watering, fertilizing, pest and disease
penyiraman rutin, pemupukan, pengendalian hama control, and pruning when necessary.
dan penyakit, serta pemangkasan jika diperlukan. Since the start of the tree-planting initiative in
2022 through 2024, Summarecon has planted a
Sejak inisiatif penanaman pohon dimulai pada tahun total of 16,138 trees across various species. Further
2022 hingga 2024, Summarecon telah menanam details of this contribution will be disclosed as the
total 16.138 pohon dari berbagai spesies. Informasi sustainability reporting scope expands to cover the
lebih detail terkait kontribusi ini akan dijabarkan Summarecon Bogor area. Summarecon believes
ketika cakupan pelaporan keberlanjutan diperluas that every tree planted today is a green legacy for
ke kawasan Summarecon Bogor. Summarecon future generations and represents the Company’s
percaya bahwa setiap pohon yang ditanam hari ini real contribution to environmentally conscious
merupakan warisan hijau untuk generasi mendatang urban development.
dan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam
pengembangan kota yang berwawasan lingkungan.
126 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 127
Manajemen Limbah
[306-1] [306-2] [306-3] [F.13] [F.14] Waste Management
Secara umum, kegiatan operasional Summarecon In general, Summarecon’s operational activities
menghasilkan empat jenis limbah, yaitu limbah generate four types of waste: organic waste, non-organic
organik, limbah non-organik, limbah dari kegiatan waste, waste from fit-out activities, and hazardous and
fit out, dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun toxic waste (B3 waste). Organic and non-organic waste
(B3). Limbah organik dan non-organik sebagian besar primarily comes from domestic activities in office
berasal dari limbah domestik yang dihasilkan dari buildings, residential areas, malls, and other public
aktivitas di perkantoran, perumahan, Mall, dan fasilitas facilities. Meanwhile, fit-out waste consists of debris
umum lainnya. Sementara itu, limbah dari kegiatan fit and leftover materials from construction or renovation
out berupa puing-puing dan material sisa yang tidak work carried out by tenants. B3 waste is generated from
terpakai dalam proses pembangunan atau renovasi the operation and maintenance of Company-owned
ruang oleh tenant. Adapun limbah B3 dihasilkan machinery and equipment, with a relatively small
dari kegiatan pengoperasian dan perawatan mesin volume compared to other waste types.
maupun peralatan milik Perusahaan, dengan volume
yang relatif kecil dibandingkan jenis limbah lainnya.
Untuk limbah organik dan non-organik, Perusahaan For organic and non-organic waste, the Company
menerapkan prinsip pengelolaan 3R (Reduce, Reuse, applies the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). Non-
Recycle). Limbah non-organik seperti plastik, kardus, organic waste such as plastics, cardboard, and glass
dan botol kaca yang masih memiliki nilai guna bottles that still have reuse or recycling value are sorted
dipisahkan dan dikumpulkan di Depo Pelestarian and collected at the Environmental Preservation Depot,
Lingkungan untuk kemudian didaur ulang oleh pihak where they are then recycled by third-party vendors.
ketiga. Sementara itu, limbah organik seperti daun- Organic waste, including leaves and food scraps, is
daunan dan sisa makanan dikelola melalui proses managed through composting processes or utilized
pengomposan atau dimanfaatkan sebagai pakan as feed for maggots. Organic and non-organic waste
maggot. Adapun limbah organik dan non-organik that cannot be processed through the 3R approach is
yang tidak dapat dikelola melalui pendekatan 3R collected at the Temporary Waste Storage Area (TPS)
dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara and then transported by the relevant government
(TPS), kemudian diangkut oleh dinas terkait atau agencies or appointed official vendors to the Final
vendor resmi yang telah ditunjuk dan dibuang ke Disposal Site (TPA).
Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Maggot atau larva dari lalat Black Soldier Fly (Hermetia The maggot or larvae of the Black Soldier Fly (Hermetia
illucens) merupakan organisme yang sangat efektif illucens) is an organism highly effective in breaking
dalam proses penguraian limbah organik. Maggot down organic waste. Maggots consume vegetable and
mengonsumsi sisa sayuran dan buah-buahan, dan fruit scraps and have the ability to decompose organic
memiliki kemampuan mengurai sampah organik waste equivalent to 2 to 5 times their body weight within
sebesar 2 hingga 5 kali bobot tubuhnya dalam waktu 24 hours. This means that one kilogram of maggots
24 jam. Dengan demikian, satu kilogram maggot dapat can process between 2 to 5 kilograms of organic waste
mengurai antara 2 hingga 5 kilogram sampah organik per day. In addition to reducing waste volume, the by-
per hari. Selain mengurangi volume sampah, hasil products of maggot cultivation can be used as odorless
budidaya maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai compost or organic fertilizer. Dead maggot larvae and
kompos atau pupuk organik yang tidak berbau. Larva carcasses also have economic value as a high-protein
dan bangkai maggot yang telah mati pun memiliki feed source for poultry and fish, ensuring that the
nilai guna sebagai sumber protein tinggi untuk cultivation process does not generate new waste and
pakan unggas dan ikan, sehingga budidayanya tidak supports the principles of a circular economy.
menghasilkan limbah baru dan mendukung prinsip
ekonomi sirkular.
Untuk pengelolaan limbah B3, setiap limbah B3 yang For hazardous and toxic waste (B3 waste) management,
telah terkumpul dipilah berdasarkan jenisnya dan each type of B3 waste is sorted according to its category
disimpan di tempat penampungan khusus, guna and stored in a designated hazardous waste storage
memudahkan proses pengolahan lebih lanjut. Seluruh facility to facilitate further processing. All transportation
proses pengangkutan dan pengolahan limbah B3 and processing of B3 waste are handled by third-
dilakukan oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi party service providers who hold official permits and
serta sertifikasi dalam pengelolaan limbah B3. Langkah certifications for hazardous waste management. This
ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh proses approach ensures that all processes are carried out
dilakukan secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai safely, responsibly, and in compliance with applicable
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan laws and regulations, preventing negative impacts on
yang berlaku, guna mencegah dampak negatif both the environment and human health
terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 127
Preparing for Sustainability Transformation
Page 128
Timbulan Limbah dari Hulu ke Hilir
Waste Generation from Upstream to Downstream [306-1] F.13] [F.14]
Skema berikut menggambarkan alur sistem The following diagram illustrates the waste
manajemen limbah yang diterapkan oleh management system implemented by Summarecon
Summarecon sebagai bagian dari komitmen as part of its commitment to responsible
terhadap pengelolaan dampak lingkungan yang environmental impact management.
bertanggung jawab.
Input Proses Output
Process
Limbah Non B3
Non-Hazardous and Toxic Waste (Non-B3)
Kompos
Compost
Limbah Non-Organik
Non-Organik Waste 3R
Reduce, Reuse, Maggot
Recycle
Daur Ulang
Plastik Recycle
Plastic
Kardus
Carton
Kaca Tempat
Glass Pembuangan Tempat
Sementara Pembuangan Akhir
Temporary Final Disposal Site
Botol
dan Kaleng Bekas Disposal Site
Used bottles
and cans
Limbah Organik
Organic waste
Sisa makanan
Food leftovers
Daun - daunan
Leaves
Limbah Fit Out
Fit out waste
Limbah B3
Hazardous Waste
Tempat Pengolahan oleh
Limbah B3 Penampungan Pihak Eksternal
Hazardous Waste Khusus Processing by
Special Storage Site External Party
128 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 129
Identifikasi Jenis, Risiko, dan Upaya Manajemen Limbah
Identification of Waste Types, Risks, and Management Measures
[306-2] [F.13] [F.14]
Berdasarkan skema timbulan limbah di atas, Based on the waste generation diagram above,
Summarecon telah mengidentifikasi berbagai jenis Summarecon has identified the various types of
limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional, waste generated from its operational activities,
serta langkah-langkah yang diambil untuk along with the steps taken to manage the significant
mengelola risiko signifikan yang mungkin timbul risks that may arise from each waste type across its
business units. The following is an explanation of
dari masing-masing jenis limbah di setiap unit
these efforts:
bisnis. Berikut adalah penjelasannya:
Manajemen limbah B3 Hazardous and Toxic Waste (B3 Waste) Management
Kegiatan operasional yang menghasilkan limbah B3 Operational activities that generate B3 waste include
mencakup pemeliharaan mesin dan fasilitas, seperti maintenance of machinery and facilities such as
genset diesel, pompa diesel, Air Conditioner (AC), diesel generators, diesel pumps, Air Conditioners
dan instalasi Sewage Treatment Plant (STP), serta (AC), Sewage Treatment Plant (STP) installations,
and daily company operations, such as lamp
aktivitas operasional harian Perusahaan, seperti
replacements and the use of pesticides for plant
penggantian lampu dan penggunaan pestisida maintenance and nursery activities.
dalam pemeliharaan tanaman maupun kegiatan
nursery.
Jenis limbah B3 yang dihasilkan dari kegiatan The types of B3 waste produced from these activities
tersebut meliputi oli bekas, baterai aki, air filter, include used oil, battery cells, air filters, freon, used
freon, lampu bekas, dan kemasan bekas pestisida. lamps, and pesticide packaging. These wastes pose
Limbah-limbah ini berpotensi menimbulkan potential health and environmental risks, including:
dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan
lingkungan, antara lain sebagai berikut:
• Zat logam berat dari sisa pembakaran mesin • Heavy metal residues from diesel engine
diesel yang terhirup dapat menyebabkan combustion, which if inhaled, can cause kidney
gangguan pada fungsi ginjal, sistem saraf, dan damage, nervous system disorders, and increase
meningkatkan risiko kanker. the risk of cancer.
• Uap merkuri dari lampu fluorescent yang pecah • Mercury vapor from broken fluorescent lamps
dan refrigerant poisoning dari freon AC dapat and refrigerant poisoning from AC freon,
mencemari lingkungan dan membahayakan which can contaminate the environment and
manusia jika terhirup kedalam tubuh. endanger human health if inhaled.
• Kemasan bekas pestisida dapat mencemari • Used pesticide packaging, which can pollute
tanah, air, dan udara apabila dibuang tanpa soil, water, and air if not properly handled.
penanganan yang tepat.
Untuk memitigasi dan mengelola dampak signifikan To mitigate and manage these significant risks,
tersebut, Summarecon menerapkan sistem Summarecon applies a B3 waste management
pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan system in accordance with applicable regulations,
perundang-undangan yang berlaku, termasuk including engaging third-party vendors for
menggunakan jasa pengangkutan dan pengolahan transportation and processing who hold official
limbah dari vendor pihak ketiga yang telah permits and certifications. This approach ensures
memiliki izin resmi dan bersertifikasi. Pendekatan that every stage of B3 waste handling is carried out
ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap safely, responsibly, and without additional risk to the
environment or surrounding communities.
tahapan penanganan limbah B3 dilakukan secara
aman, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan
risiko tambahan terhadap lingkungan maupun
masyarakat.
Manajemen limbah non-B3 Non-Hazardous Waste (Non-B3 Waste) Management
Kegiatan operasional seperti pemeliharaan tanaman Operational activities such as plant maintenance
dan pembersihan area luar ruangan menghasilkan and outdoor cleaning produce organic waste (e.g.,
limbah organik berupa daun, sementara aktivitas leaves), while waste collection activities in malls,
pengumpulan sampah di area Mall, perkantoran, offices, and residential areas generate non-organic
dan perumahan menghasilkan limbah non-organik, waste (e.g., plastic packaging, paper, cardboard,
seperti kemasan plastik, kertas, karton, dan botol and plastic bottles). If not properly managed, these
plastik. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah- wastes can contribute to environmental pollution. To
ensure responsible management of non-B3 waste,
limbah tersebut dapat mencemari lingkungam. Oleh
the Company applies several measures:
karena itu, Perusahaan memastikan pengelolaan
limbah non-B3 dilakukan secara bertanggung
jawab melalui beberapa langkah berikut:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 129
Preparing for Sustainability Transformation
Page 130
• Sampah organik, berupa daun-daunan diproses • Organic waste such as leaves is processed into
menjadi kompos compost.
• Sampah organik, berupa sisa makanan dijadikan • Organic food waste is used as maggot feed.
pakan maggot
• Limbah non-organik dikelola dengan metode • Non-organic waste is sorted, collected, and
recycled.
memilah, mengumpulkan dan mendaur ulang
• Waste that cannot be processed is sent to the
• Limbah yang tidak dapat diolah dikirim ke Final Disposal Site (TPA).
Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Melalui pendekatan ini, Summarecon memastikan Through this approach, Summarecon ensures that all
bahwa seluruh jenis limbah, baik yang berbahaya types of waste, both hazardous and non-hazardous,
maupun tidak, dikelola secara sistematis dan sesuai are systematically managed in accordance with
prinsip-prinsip keberlanjutan yang bertanggung responsible and sustainable practices.
jawab.
Timbulan Limbah
Waste Generation [306-3] [F.13] [F.14]
Sebagai bagian dari upaya pemantauan dan As part of its waste monitoring and management
pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas efforts, Summarecon tracks the total weight of
operasional Perusahaan, Summarecon telah waste generated from its operational activities,
menghitung total berat limbah yang dihasilkan, baik including both non-B3 and B3 waste. The detailed
limbah non-B3 maupun limbah B3. Rincian data waste generation data is presented as follows:
terkait disajikan sebagai berikut:
Total Limbah Tahun 2022-2024
Total Waste Years 2022-2024
2022 2023 2024 Total Limbah (Ton)
Total Waste (Ton)
Limbah non-B3
Non-hazardous and Toxic Waste
Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Serpong Mall Kelapa Mall Mall
Gading Bekasi Serpong
- 3,196 - 2,555
- 3,493 - 3,163
1,031 3,517 3,535 2,957
Limbah B3
Hazardous and Toxic Waste
Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon
Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Mall
Serpong Bekasi Gading Bekasi Serpong
- - 3.41 - -
- - 2.28 5.22 0.06
0.25 0.002 2.51 3.41 -
Total Berat Limbah non-B3: 5,751
Total Weight of Non-B3 Waste 6,656
11,040
Total Berat Limbah B3: 3.41
Total Wight of B3 Waste 7.56
6.16
Total Berat Limbah: 5,754
Total Waste Weight 6,663
11,046
130 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 131
Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan beberapa In 2024, the Company made several adjustments
penyesuaian terhadap metode pengumpulan to its waste data collection methods to ensure that
data limbah guna memastikan bahwa data yang the data presented is more valid and accurate. These
disajikan lebih valid dan akurat. Penyesuaian adjustments are outlined as follows:
tersebut dijelaskan sebagai berikut:
Limbah non-B3 Non-Hazardous Waste (Non-B3)
• Summarecon Serpong: Pencatatan limbah • Summarecon Serpong:Non-B3 waste recording
non-B3 dilakukan berdasarkan volume sampah is based on the volume of waste transported
yang diangkut oleh tim in-house menggunakan by the in-house team using Company-owned
armada pengangkut milik Perusahaan. Limbah waste collection vehicles. The recorded
yang dicatat merupakan hasil dari kegiatan waste represents the result of the Company’s
operasional Perusahaan. operational activities.
• Summarecon Bekasi: Data limbah non-B3 tidak • Summarecon Bekasi: Non-B3 waste data is
tersedia karena pengelolaan dan pengangkutan not available because waste management
sampah dilakukan langsung oleh pemerintah and transportation are directly handled by the
daerah (Pemda), sehingga Perusahaan tidak local government (Pemda), and therefore, the
memiliki akses terhadap pencatatannya. Company does not have access to this data.
• Plaza Summarecon Serpong dan Plaza • Plaza Summarecon Serpong and Plaza
Summarecon Bekasi: Data limbah non-B3 Summarecon Bekasi: Non-B3 waste data
tidak tersedia karena proses pencatatan dan is not available because the recording and
pengangkutan limbah dilakukan oleh unit transportation of waste are carried out by the
Pengembangan Properti. Dengan demikian, Property Development unit. As such, the waste
volume limbah dari unit perkantoran sudah volume from the office units is already included
tercakup dalam total limbah yang dicatat oleh in the total waste recorded by the Property
unit Pengembangan Properti. Development unit.
• Summarecon Serpong dan Summarecon • Summarecon Serpong and Summarecon Mall
Mall Bekasi: Pencatatan limbah non-B3 baru Bekasi: Non-B3 waste recording only began in
dilakukan pada tahun 2024, karena sebelumnya 2024 due to previous challenges in waste data
terkendala dalam pencatatan data limbah. collection.
Limbah B3 Hazardous and Toxic Waste (B3)
• Pencatatan limbah B3 dilakukan berdasarkan • B3 waste recording is based on waste manifest
data manifest pengiriman limbah B3 ke vendor data from the delivery of B3 waste to licensed B3
pengelola limbah B3 yang memiliki izin resmi. waste management vendors.
• Jika limbah B3 belum dikirimkan ke vendor pada • If B3 waste has not yet been delivered to the
tahun berjalan, maka pencatatan dilakukan vendor within the reporting year, the data is
berdasarkan jumlah limbah B3 yang berada di recorded based on the amount of B3 waste
tempat penyimpanan khusus pada akhir tahun. stored in the special storage facility at year-end.
Program Daur Ulang Sampah, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 131
Preparing for Sustainability Transformation
Page 132
09 Pilar 3:
Pembangunan
Komunitas dengan
Ekosistem Kehidupan
yang Harmonis
Pillar 3:
Community Development
with Harmonious and
sustainable Living
Ecosystem
Kampoeng Tempo Doeloe, La Piaza Summarecon Mall Kelapa Gading
132 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 133
Summarecon berkomitmen untuk memberikan Summarecon is committed to providing high-value
layanan, produk, dan jasa yang bernilai tinggi services, products, and offerings to consumers.
kepada konsumen. Untuk mewujudkan hal To achieve this, Summarecon regularly conducts
tersebut, Summarecon secara berkala melakukan customer satisfaction evaluations to assess the
evaluasi kepuasan pelanggan untuk menilai sejauh extent to which its services, products, and offerings
mana layanan, produk, dan jasa yang diberikan telah meet consumer expectations. Customer satisfaction
memenuhi harapan konsumen. Tingkat kepuasan levels serve as an important indicator in maintaining
pelanggan menjadi indikator penting dalam the company's reputation and building consumer
menjaga reputasi Perusahaan serta membangun trust.
kepercayaan konsumen.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Summarecon As part of this commitment, Summarecon
senantiasa menjaga kualitas produk dan layanan consistently maintains the quality of its products
yang ditawarkan, serta memastikan aspek and services while ensuring their safety aspects. The
keamanannya. Perusahaan juga membangun sistem company has also established an open complaint
pengaduan yang terbuka bagi seluruh pemangku system for all stakeholders as a channel for receiving
kepentingan sebagai sarana untuk menerima feedback and improving performance. In line with
masukan dan meningkatkan kinerja. Sejalan the principles of sustainability and social inclusion,
dengan prinsip keberlanjutan dan inklusi sosial, Summarecon also considers the needs of vulnerable
Summarecon turut memperhatikan kebutuhan groups, including people with disabilities, by
kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, providing equal access to services and facilities
dengan menyediakan akses yang setara terhadap across all business units.
layanan dan fasilitas di seluruh unit bisnisnya.
Dalam pilar ini, Perusahan memaparkan Through this pillar, the company outlines its
komitmennya terhadap konsumen dalam aspek commitment to consumers in terms of equal
layanan yang setara, sistem pengaduan, survei services, a complaint system, customer satisfaction
kepuasan pelanggan, dan keamanan produk yang surveys, and product safety, which are regularly
selalu dievaluasi secara berkala. evaluated.
Komitmen Penyediaan Layanan Setara Pada Konsumen
[F.17] Commitment to Providing Equal Services to Consumers
Summarecon berkomitmen untuk memenuhi Summarecon is committed to meeting the needs
kepentingan dan kebutuhan setiap konsumen, and interests of all consumers, including vulnerable
termasuk kelompok rentan seperti perempuan, ibu groups such as women, nursing mothers, and
menyusui, serta penyandang disabilitas. Dengan individuals with disabilities. By ensuring equal
menyediakan layanan yang setara, Perusahaan access to its services, the company guarantees that
memastikan bahwa setiap konsumen diperlakukan every consumer is treated fairly, feels valued, and
adil, merasa dihargai, dan memiliki akses yang enjoys the same level of access to its offerings. This
sama terhadap layanan yang diberikan. Hal ini approach not only enhances customer satisfaction
tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, but also strengthens the company’s reputation and
tetapi juga memperkuat reputasi Perusahaan serta fosters customer loyalty.
meningkatkan loyalitas konsumen.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyediaan This commitment is reflected in the provision of
fasilitas yang ramah bagi perempuan, ibu menyusui, inclusive facilities designed to accommodate the
dan penyandang disabilitas di berbagai unit bisnis needs of women, nursing mothers, and individuals
Summarecon. Berikut adalah rincian fasilitas yang with disabilities across various Summarecon
tersedia di unit bisnis yang tercakup dalam batasan business units. The following are the details of the
data pada Laporan Keberlanjutan 2024: facilities available at the business units covered in
the 2024 Sustainability Report:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 133
Preparing for Sustainability Transformation
Page 134
Parkir Disabilitas Ruang Ibu Menyusui
Disabled Parking Nursing Room
12 4 4 5 9 11
Peminjaman Kursi Roda
Wheelchair Rental
6 9 5
Ladies Parking
- 12 20
Peminjaman Baby Stroller
Baby Stroller Rental
Toilet Disabilitas
Accessible Toilet
7 5 8
10 7 16
Secara umum, fasilitas yang disediakan di setiap In general, the facilities provided at each mall have
Mall tidak mengalami perubahan signifikan not undergone significant changes compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut adalah previous year. Below is a brief explanation of each
penjelasan singkat mengenai masing-masing available facility:
fasilitas yang tersedia:
Parkir disabilitas Disabled Parking
Area parkir khusus yang disediakan bagi pengunjung A designated parking area for visitors with physical
dengan keterbatasan fisik atau disabilitas. Area ini limitations or disabilities. This area is located near the
terletak dekat dengan pintu masuk Mall dan dilengkapi mall entrance and is equipped with access ramps and
dengan ramp akses serta lift yang menghubungkan elevators that connect the parking building to the mall
gedung parkir dengan pintu masuk Mall, sehingga entrance, ensuring ease of mobility for wheelchair users.
memudahkan mobilitas pengguna kursi roda.
Ruang ibu menyusui Breastfeeding Room
Ruang khusus yang disediakan di area Mall untuk A dedicated room within the mall to accommodate
memfasilitasi ibu menyusui. Ruang ini dilengkapi nursing mothers. This room is equipped with essential
dengan fasilitas yang memadai, seperti kursi yang facilities, including comfortable seating, a diaper
nyaman, meja untuk mengganti popok, wastafel, changing table, a sink, a used diaper disposal bin, and
tempat pembuangan popok bekas, serta area yang a clean, quiet area to ensure comfort for both mothers
bersih dan tenang guna memastikan kenyamanan and their babies.
bagi ibu dan bayinya.
Peminjaman kursi roda Wheelchair Rental Facility
Layanan ini disediakan secara gratis oleh Mall untuk This service is provided free of charge to help visitors
134 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 135
memudahkan akses dan mobilitas pengunjung with disabilities or mobility issues navigate the mall
dengan disabilitas atau kesulitan berjalan. Fasilitas more easily. Wheelchair rentals are available at the
peminjaman kursi roda tersedia di area Customer Care, Customer Care area, where visitors are required to
dengan prosedur peminjaman yang mengharuskan present an ID card and sign a loan agreement to use
pengunjung menyerahkan kartu identitas dan the service.
menandatangani surat perjanjian peminjaman.
Peminjaman baby stroller
Layanan ini disediakan secara gratis oleh Mall untuk Baby Stroller Rental Facility
memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang This complimentary service is available to make
membawa bayi atau anak kecil saat berbelanja. shopping more convenient for visitors with babies or
Fasilitas peminjaman baby stroller tersedia di area young children. Strollers can be borrowed from the
Customer Care, dengan prosedur peminjaman yang Customer Care area, where visitors are required to
mengharuskan pengunjung menyerahkan kartu present an ID and sign a rental agreement.
identitas dan menandatangani surat perjanjian
peminjaman.
Toilet disabilitas
Toilet ini dirancang khusus untuk memenuhi Disabled Toilet
kebutuhan pengunjung dengan disabilitas atau This toilet is specifically designed to meet the needs of
keterbatasan mobilitas. Dengan ukuran yang lebih visitors with disabilities or limited mobility. It features a
luas dan pintu yang mudah dibuka dan dikunci, toilet larger space, easy-to-open and lock doors, particularly
ini memudahkan akses bagi pengguna kursi roda atau for wheelchair users and those with mobility aids. The
alat bantu mobilitas lainnya. Selain itu, toilet dilengkapi toilet is also equipped with supportive features like grab
dengan berbagai fitur pendukung, seperti pegangan bars, a foldable toilet seat, and a low-positioned mirror
tangan, kursi toilet yang dapat dilipat, dan cermin yang to ensure comfort and safety for all users.
mudah dijangkau, sehingga fasilitas ini memastikan
kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.
Ladies Parking Ladies Parking
Area parkir khusus wanita disediakan dengan akses A designated parking area for women, located near the
yang mudah dan ruang parkir yang lebih luas. Lokasinya mall entrance for easier access and increased safety.
yang dekat dengan pintu masuk Mall tidak hanya The larger parking spaces and proximity to the entrance
mempermudah akses, tetapi juga meningkatkan rasa help women visitors avoid distant and isolated parking
aman bagi pengunjung wanita dengan menghindari areas, enhancing their sense of security.
area parkir yang jauh dan sepi.
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi masing-masing menyediakan fasilitas Bekasi each provide wheelchair rental services for
peminjaman kursi roda bagi pengunjung. Khusus visitors. In addition, Plaza Summarecon Bekasi provides
untuk Plaza Summarecon Bekasi, tersedia tambahan extra accessible toilet facilities to better accommodate
fasilitas toilet disabilitas untuk mendukung aksesibilitas visitors with limited mobility.
bagi pengunjung dengan keterbatasan mobilitas.
Sedangkan untuk unit bisnis Pengembangan Properti, Summarecon Serpong caters to the needs of visitors
Summarecon Serpong memenuhi kebutuhan and residents, especially those with visual impairments
pengunjung dan penghuni terutama bagi mereka or blindness, through Guiding Blocks facilities located in
yang memiliki disabilitas visual atau tuna netra, melalui the pedestrian areas of Symphonia, Harmony Lake, and
fasilitas Guiding Block yang terdapat di pedestrian Downtown Drive, with a total length of approximately
kawasan Symphonia, Danau Harmony dan Downtown 1,546 meters.
Drive dengan total kurang lebih sepanjang 1.546 meter.
Sementara itu, di Summarecon Bekasi, terdapat 4 Meanwhile, in Summarecon Bekasi, there are four
(empat) kluster yang dilengkapi dengan fasilitas clusters equipped with ramp facilities, facilitating
ramp sehingga mempermudah penghuni yang residents using wheelchairs to access the clubhouse.
menggunakan kursi roda untuk mengakses club house. Additionally, there is one disabled toilet in the Bekasi
Selain itu, juga terdapat 1 (satu) toilet disabilitas di area Central Business District (BCBD) area.
Bekasi Central Business District (BCBD).
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 135
Preparing for Sustainability Transformation
Page 136
Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey [F.30]
Survei kepuasan pelanggan merupakan salah satu The customer satisfaction survey is one of Summarecon’s
upaya Summarecon dalam mengevaluasi tingkat key initiatives to assess how well its products and
kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan services meet customer expectations. Through this
yang diberikan. Melalui survei ini, Perusahaan dapat survey, the company can identify gaps or issues and
mengidentifikasi kekurangan atau kendala yang ada, develop strategies to continuously improve the quality
serta merancang strategi untuk meningkatkan kualitas of its products and services.
produk dan layanan secara keberlanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas As part of its commitment to maintaining high product
produk dan standar layanan yang optimal, Summarecon quality and service standards, Summarecon conducts
secara rutin melaksanakan survei kepuasan pelanggan annual customer satisfaction surveys across all business
setiap tahun di setiap unit bisnis. Survei ini ditujukan units. These surveys target property owners, residents,
kepada pemilik, penghuni, pengunjung mal, penyewa mall visitors, tenants, and service users, depending on
(tenant), dan pengguna layanan, sesuai dengan unit the business unit they interact with.
bisnis yang mereka tempati dan gunakan.
Menyadari pentingnya survei kepuasan pelanggan Recognizing the importance of customer satisfaction
dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan, surveys in improving product and service quality,
Summarecon mengintegrasikan survei ini sebagai Summarecon has made these surveys part of the
salah satu Key Performance Indicator (KPI) di setiap unit Key Performance Indicators (KPI) for each business
bisnis. Dengan demikian, setiap unit bisnis memiliki unit. This ensures that every unit is accountable for
tanggung jawab untuk memberikan pelayanan delivering high-quality service and value to customers,
terbaik dan bernilai tinggi kepada pelanggan, serta while also using the survey results as a basis for making
memastikan bahwa hasil survei digunakan sebagai improvements and developing products and services.
dasar dalam mengambil tindakan perbaikan dan
pengembangan produk dan layanannya.
Hasil survei kepuasan pelanggan diolah dan The survey results are processed and analyzed using
diinterpretasikan menggunakan indeks penilaian yang a predefined assessment index. The company sets
telah ditetapkan. Perusahaan menetapkan target KPI different KPI targets for customer satisfaction across its
untuk survei kepuasan pelanggan yang bervariasi business units, but overall, a score of 8 is established as
untuk setiap unit bisnisnya, namun secara keseluruhan, the minimum customer satisfaction standard. Below is
nilai 8 (delapan) merupakan standar minimal kepuasan the assessment index used by the company:
pelanggan yang harus dicapai. Berikut adalah indeks
penilaian yang digunakan oleh Perusahaan:
Keterangan Skala Nilai
Remark Score Scale
Sangat tidak puas 1-4.99
Very dissatisfied
Tidak puas 5-6.99
Dissatisfied
Cukup puas 7-7.99
Fairly satisfied
Puas 8-9.99
Satisfied
Sangat puas 10
Very satisfied
136 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 137
Survei kepuasan dibagi menjadi 2 (dua) kategori The satisfaction survey is divided into 2 (two)
sesuai dengan unit bisnis Perusahaan, yaitu: categories according to the Company's business
units:
Survei untuk Unit Pengembangan Properti
Survey for Property Development (PDV)
Terdapat 2 (dua) jenis survei yang dilakukan untuk There are 2 (two) types of surveys conducted for
Unit Pengembangan Properti, dimana secara umum the Property Development Unit, where the general
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah purpose of both types of surveys is to assess the
untuk mengetahui tingkat kepuasan pemilik dan satisfaction levels of owners and residents regarding
penghuni terhadap produk dan pengelolaan hunian the products and management of residences within
di area Summarecon, serta untuk mengidentifikasi the Summarecon area, as well as to identify areas for
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya: improvement. The details are as follows:
• Survei Kepuasan Pelayanan Town • Town Management Service Satisfaction
Management Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey is conducted through face-to-face
tatap muka dengan penghuni dan dilakukan interviews with residents, using a sampling
secara sampling, dengan kriteria sampel pemilik method. The sample criteria include property
atau penyewa kluster yang telah tinggal minimal owners or tenants who have lived in the cluster
1 (satu) bulan dan maksimal 120 bulan. Aspek for a minimum of one month and a maximum of
yang dinilai adalah: 120 months. The survey evaluates the following
aspects:
• Pengalaman tinggal di kawasan • Experience of living in the Summarecon
Summarecon area
a. Kepuasan terhadap pengelolaan a. Satisfaction with cluster facility
fasilitas kluster management
b. Kepuasan terhadap pelayanan petugas b. Satisfaction with staff services
•
• Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produk
Survei ini dilakukan menggunakan metode • Product Quality Satisfaction Survey
telesurvey secara sampling kepada penghuni, This survey is conducted via telephone
dengan kriteria responden merupakan (telesurvey) using a sampling method. Eligible
penghuni kluster yang telah melakukan respondents include residents who completed
proses serah terima unit minimal tiga bulan the handover process at least three months
dari tanggal serah terima. Pada tahun ini, before the survey date. This year, the company
Perusahaan melakukan penyesuaian terhadap refined the survey structure to make the
aspek-aspek yang dinilai, dengan pertimbangan questions more organized and systematic. The
untuk mengklasifikasikan pertanyaan agar lebih evaluated aspects include:
sistematis. Adapun aspek yang dinilai meliputi:
• Pengalaman saat proses serah terima yaitu : • Handover Experience:
a. Ketepatan waktu serah terima a. Timeliness of handover process
b. Pengalaman komplain ceklist b. Handling of checklist complaints
c. Pelayanan petugas ceklist c. Service quality of checklist staff
• Penilaian terhadap kualitas produk, yaitu : • Product Quality Evaluation:
a. Design produk a. Product design
b. Instalasi jaringan b. Network installation
c. Kualitas dinding c. Wall quality
d. Kualitas atap d. Roof quality
e. Kualitas lantai e. Floor quality
f. Kualitas carport f. Carport quality
•
Pada tahun 2024, Summarecon telah melakukan In 2024, Summarecon conducted customer
survei kepuasan pelanggan untuk unit satisfaction surveys for the Property Development
Pengembangan Properti dengan melibatkan unit, involving 628 respondents from both types
628 responden dari kedua jenis survei yang telah of surveys. However, questions related to the
dilakukan. Namun, khusus untuk pertanyaan terkait "Handover Experience" were only asked to 446
"Pengalaman saat Proses Serah Terima" hanya respondents who were direct property owners and
diajukan kepada 446 responden yang merupakan had completed the handover process. Below are the
pemilik langsung dan telah menjalani proses customer satisfaction survey results for the Property
serah terima. Berikut adalah hasil penilaian survei Development unit:
kepuasan pelanggan untuk unit Pengembangan
Properti yang telah dilaksanakan:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 137
Preparing for Sustainability Transformation
Page 138
Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pelayanan Town Management Tahun 2022-2024
Town Management Service Satisfaction Survey Results Years 2022–2024
2022 2023 2024
8 7.75 8
8 8.26 7.92
8.1 8.57 8.37 8.01 8.47 8.25
SUMMARECON
MUTIARA AR
EC
ON
AR
EC
ON
AR
EC
ON
MM A
MM A MM A SUUTIAR
TY
NEW CITY, NEW OPPORTUNITY SUUTIAR SUUTIAR
TY TY UNI
UNI UNI ORT
ORT ORT OPP
M CIT
Y, NEW
OPP
M CIT
Y, NEW
OPP
M
NEW
CIT
Y, NEW
NEW NEW
8.11 8.64 7.99 - - 7.99
Hasil Penilaian Survei Kepuasan terhadap Kualitas Produk Tahun 2022 – 2024
Product Quality Satisfaction Survey Results Years 2022 – 2024
8.25 8.08 7.83 8 8.35 7.95
8 8.28 7.98 8 - 8.26
SUMMARECON
MUTIARA AR
EC
ON
AR
EC
ON
AR
EC
ON
MM A
MM A MM A SUUTIAR
TY
NEW CITY, NEW OPPORTUNITY SUUTIAR SUUTIAR
TY TY UNI
UNI UNI ORT
ORT ORT OPP
M CIT
Y, NEW
OPP
M CIT
Y, NEW
OPP
M
NEW
CIT
Y, NEW
NEW NEW
8.37 8.66 7.9 - - 7.88
Catatan: Note:
Untuk unit yang tidak memiliki hasil survei, For units without survey results, conclusions cannot
kesimpulan survei tidak dapat dilakukan karena be drawn due to an insufficient sample size.
jumlah sampel yang tidak mencukupi.
138 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 139
Secara umum, hasil survei kepuasan pelanggan Overall, the 2024 customer satisfaction survey
pada unit Pengembangan Properti tahun 2024 results for the Property Development unit cannot be
tidak bisa diperbandingkan dengan hasil riset directly compared with previous research findings.
sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh perubahan This is due to a shift toward more in-depth interview
metode wawancara yang dilakukan secara lebih methods and adjustments to the evaluation criteria,
mendalam, serta adanya penyesuaian terhadap which have influenced respondent feedback.
aspek yang dinilai sehingga turut memengaruhi Moving forward, the company remains committed
jawaban responden. Ke depannya, Perusahaan tetap to continuously improving and innovating to deliver
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas the best products and services to its customers.
serta berinovasi dalam menyediakan produk dan
layanan terbaik bagi konsumen.
Survei untuk Unit Investasi Properti
Survey for Investment Property Unit (IVP)
Untuk unit Investasi Properti juga terdapat 2 (dua) Two types of surveys are conducted for Investment
jenis survei yang dilakukan, dimana secara umum Property units, both aimed at assessing visitor
tujuan dari kedua jenis survey tersebut adalah untuk and tenant satisfaction with facility management,
mengetahui kepuasan pengunjung dan tenant events, and promotions at Summarecon malls, as
terhadap pengelolaan fasilitas serta event dan promo well as identifying areas for improvement. Below are
di Mall Summarecon, serta untuk mengidentifikasi the details:
area yang harus ditingkatkan. Berikut rinciannya:
Survei Kepuasan Pengunjung Visitor Satisfaction Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey is conducted through face-to-face
tatap muka dengan pengunjung Mall atau melalui interviews with mall visitors or via an online link
tautan yang dapat diakses oleh pengunjung accessible through Summarecon’s social media and
Mall melalui media sosial dan aplikasi daring apps. It uses a sampling method, targeting mall
Summarecon. Survei dilakukan secara sampling, visitors who have visited the mall at least twice in the
dengan kriteria sampel pengunjung Mall yang telah past month. The aspects evaluated include:
berkunjung setidaknya 2 (dua) kali dalam satu bulan
terakhir. Aspek yang dinilai adalah:
• Penampilan dan pelayanan petugas Mall • Appearance and service quality of mall staff
• Penampilan dan pelayanan petugas tenant • Appearance and service quality of tenant staff
• Kenyamanan dan kebersihan Mall • Comfort and cleanliness of the mall
• Keberadaan fasilitas bermain untuk anak di Mall • Availability of children’s play areas in the mall
• Penampilan interior dan eksterior restoran dan • Interior and exterior appearance of restaurants
tenant lain di Mall and other tenants
• Keberadaan area tempat duduk di foodcourt • Availability of seating areas in the food court or
atau area outdoor outdoor areas
• Kelengkapan tenant di Mall • Variety and completeness of tenants in the mall
• Keberadaan dan variasi tenant restoran di Mall • Availability and variety of restaurant tenants
• Kemudahan menemukan lokasi parkir • Ease of finding parking
• Akses sinyal telekomunikasi yang baik • Quality of telecommunications signal
• Penyelenggaraan event dan promo di Mall • Organization of events and promotions at the mall
• Aplikasi program loyalty • Effectiveness of loyalty programs
• Kelengkapan fasilitas pendukung • Availability of supporting facilities
• Kenyamanan dan kebersihan area Food Court • Comfort and cleanliness of the food court area
Survei Kepuasan Tenant Tenant Satisfaction Survey
Survey ini dilakukan dengan metode wawancara This survey is conducted through face-to-face interviews or
tatap muka atau telesurvey dengan pic tenant telephone surveys (telesurvey) with tenant representatives
dengan minimal level koordinator dan dilakukan at a minimum coordinator level, using a random sampling
secara random sampling. Aspek yang dinilai adalah: method. The aspects evaluated include:
• Kebersihan area di luar Mall • Cleanliness of outdoor mall areas
• Kebersihan area di dalam/lorong Mall • Cleanliness of indoor mall areas and corridors
• Kemudahan akses keluar masuk karyawan • Ease of staff access in and out of the mall
• Kenyamanan Mall untuk dikunjungi • Comfort of the mall for visitors
• Tingkat keramaian pengunjung Mall • Visitor traffic levels in the mall
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 139
Preparing for Sustainability Transformation
Page 140
• Kemudahan mencari lokasi parkir • Ease of finding parking
• Keberadaan toilet karyawan • Availability of staff toilets
• Keberadaan mushola • Availability of prayer rooms (mushola)
• Kualitas pelayanan tenant relations • Quality of tenant relations services
• Keberadaan tenant branded dan tenant • Availability of branded and updated tenants
Pada tahun 2024, Summarecon menambahkan In 2024, Summarecon expanded the customer
Summarecon Villagio Outlets dan Summarecon Mall satisfaction survey for the Investment Property
Bandung dalam survei kepuasan pelanggan untuk unit to include Summarecon Villagio Outlets and
unit Investasi Properti. Survei ini melibatkan 3.031 Summarecon Mall Bandung. The survey involved
responden untuk kepuasan pengunjung dan 486 3,031 respondents for visitor satisfaction and 486
responden untuk kepuasan tenant. Berikut adalah respondents for tenant satisfaction. Below are the
hasil penilaian survei kepuasan pelanggan untuk results of the customer satisfaction survey for the
unit Investasi Properti yang telah dilaksanakan: Investment Property unit:
Hasil Penilaian Survei Kepuasan Pengunjung Tahun 2022- 2024
Visitor Satisfaction Survey Results Years 2022–2024
Summarecon Mall Kelapa Gading 2022 2023 2024
8.43 8.74 8.57
Summarecon Mall Bekasi
8.87 8.89 8.68
Summarecon Mall Serpong
8.67 8.7 8.75
Summarecon Villagio Outlets
- - 8.6
Summarecon Mall Bandung
- - 8.95
Hasil Penilaian Survei Kepuasan Tenant Tahun 2022-2024
Tenant Satisfaction Survey Results Years 2022-2024
Summarecon Mall Kelapa Gading
8.27 8.32 8.13
Summarecon Mall Bekasi
8.44 8.48 8.4
Summarecon Mall Serpong
8.45 8.33 8.18
Summarecon Villagio Outlets
- - 7.94
Summarecon Mall Bandung
- - 8.45
Hasil survei kepuasan pelanggan unit Investasi The customer satisfaction survey results for the
Properti sebagian besar menunjukkan nilai di atas Investment Property unit largely show scores above
8 (delapan), melampaui target yang ditetapkan 8, exceeding the company’s targets. This indicates
Perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa produk that the products and services provided have met
dan layanan yang diberikan telah memenuhi visitor expectations.
ekspektasi pengunjung.
140 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 141
Pengaduan Masyarakat
[413-1] [F.16] [F.24] Public Complaint
Summarecon berkomitmen untuk menampung Summarecon is committed to addressing and
dan menindaklanjuti saran, kritik, serta keluhan resolving feedback, including suggestions,
dari para pemangku kepentingan, termasuk tenant, criticisms, and complaints from stakeholders such
pengunjung, penghuni, pemilik, dan masyarakat as tenants, visitors, residents, property owners, and
sekitar. Untuk itu, Perusahaan menyediakan the surrounding community. To support this, the
berbagai saluran pengaduan di setiap unit bisnisnya, company provides multiple complaint channels
sehingga pemangku kepentingan dapat dengan across all business units, allowing stakeholders
mudah menyampaikan permasalahan yang mereka to easily report issues and receive timely and
hadapi dan memperoleh respons atau tindakan appropriate responses.
yang cepat dan tepat.
Selain sebagai bentuk pelayanan bagi pelanggan Beyond improving customer and resident
dan penghuni, mekanisme pengaduan juga services, the complaint system serves as a valuable
menjadi sumber data berharga bagi Perusahaan source of data for evaluating and enhancing
dalam mengevaluasi dan meningkatkan kualitas operational quality. By analyzing complaints, the
operasional. Dengan menganalisis pengaduan yang company can identify areas for improvement and
masuk, Perusahaan dapat mengidentifikasi aspek implement necessary corrective actions, reinforcing
yang perlu diperbaiki dan menerapkan tindakan Summarecon’s commitment to maintaining high
perbaikan yang diperlukan. Hal ini sejalan dengan service standards and continuously improving
komitmen Summarecon dalam menjaga standar customer satisfaction.
layanan yang tinggi serta meningkatkan kepuasan
pelanggan secara berkelanjutan.
Data pengaduan masyarakat yang disajikan The public complaint data presented in this
dalam Laporan Keberlanjutan ini mencakup data Sustainability Report includes information from
dari unit bisnis yang termasuk dalam batasan business units covered within the 2024 reporting
pelaporan tahun 2024, yaitu Summarecon Serpong, scope: Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi,
Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Kelapa Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza
Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, dan Summarecon Serpong, and Plaza Summarecon
Plaza Summarecon Bekasi. Bekasi.
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi At Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi,
menerima pengaduan dari penghuni dan complaints from residents and the local community
masyarakat sekitar melalui Customer Service di are handled through the Customer Service desk
kantor Town Management. Setiap pengaduan yang at the Town Management office. All complaints
masuk akan didata dan diinput ke dalam sistem are logged into the Summarecon Real Estate
Summarecon Real Estate Information System Information System (SRIS). Within 24 hours, a cluster
(SRIS). Dalam waktu 1x24 jam, inspektor kluster atau or area inspector follows up on the complaint. After
inspektor kawasan akan menindaklanjuti keluhan resolving the issue, the inspector reports the outcome
yang disampaikan. Setelah tindak lanjut dilakukan, to Customer Service, providing supporting evidence
inspektor akan melaporkan hasil penyelesaian and securing approval from both the resident and
kepada Customer Service, dilengkapi dengan bukti the estate supervisor/manager to confirm resolution.
penyelesaian dan tanda tangan persetujuan dari
penghuni serta supervisor/manager estate sebagai
bentuk verifikasi penyelesaian pengaduan.
Pengunjung dan tenant Summarecon Mall At Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, dan Mall Serpong, and Summarecon Mall Bekasi, visitors
Summarecon Mall Bekasi dapat menyampaikan and tenants can submit complaints to Customer Care
pengaduan atau keluhan melalui petugas Customer staff stationed at various points within the mall. All
Care yang tersedia di beberapa titik lokasi dalam complaints are addressed within 24 hours through
mall. Setiap pengaduan atau keluhan yang diterima coordination with the relevant PIC or department.
oleh Customer Care akan ditindaklanjuti dalam The entire resolution process is monitored and
waktu 1x24 jam, dengan berkoordinasi bersama recorded in the Customer Care report as part of
PIC atau departemen terkait untuk penyelesaian ongoing service evaluation and improvement.
masalah. Seluruh proses penyelesaian pengaduan
akan dimonitor dan dicatat dalam laporan keluhan
Customer Care sebagai bagian dari evaluasi dan
peningkatan layanan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 141
Preparing for Sustainability Transformation
Page 142
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza At Plaza Summarecon Serpong and Plaza
Summarecon Bekasi mayoritas ditempati oleh Summarecon Bekasi, where most occupants are
karyawan Summarecon Serpong dan Summarecon Summarecon employees, complaints related to
Bekasi. Oleh karena itu, jika terdapat pengaduan ethics and violations are handled according to the
dari karyawan terkait etika dan pelanggaran, company’s regulations outlined in Chapter XV,
maka proses pelaporan dan penyelesaiannya akan Article 42 of the Company Regulations regarding
mengikuti ketentuan yang diatur dalam Peraturan the Employee Grievance Resolution Procedure or
Perusahaan Bab XV Pasal 42 mengenai Prosedur through the Whistleblowing System. For tenants
Penyelesaian Keluh Kesah Karyawan atau melalui renting space in these buildings, complaints can be
Whistleblowing System. Sementara itu, bagi tenant submitted through Customer Service, following the
yang menyewa di gedung tersebut, pengaduan same reporting and resolution procedures used in
dapat disampaikan melalui Customer Service, the mall business units.
dengan mekanisme pelaporan dan penyelesaian
yang sama seperti mekanisme pengaduan yang
diterapkan di unit bisnis Mall.
Pada tahun 2024, Perusahaan menyesuaikan In 2024, Summarecon refined its data processing
metode pengolahan data pengaduan masyarakat. methods for public complaints. Previously, the data
Sebelumnya, data mencakup seluruh pengaduan included all types of complaints, most of which
yang masuk, dengan mayoritas pengaduan terkait were related to building operations. This year,
operasional bangunan. Tahun ini, Perusahaan the company has narrowed the scope to include
menyaring data dan hanya mengungkapkan only complaints related to ethics, integrity, norms,
pengaduan yang berkaitan dengan etika, integritas, suspected regulatory violations, and environmental
norma, dugaan pelanggaran peraturan, serta impacts—ensuring that the disclosed data is more
dampak terhadap lingkungan hidup, sehingga relevant to sustainability goals.
data yang diungkapkan lebih relevan dengan aspek
keberlanjutan.
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan menerima Throughout 2024, Summarecon received 91
91 pengaduan melalui saluran pengaduan di complaints through its complaint channels at
Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong,
Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Kelapa Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall
Gading, dan Summarecon Mall Serpong, yang Kelapa Gading, and Summarecon Mall Serpong. All
seluruhnya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan complaints were addressed and resolved according
sesuai prosedur yang berlaku. to established procedures.
Jumlah Pengaduan Masyarakat Tahun 2022-2024
Number of Public Complaints Years 2022–2024
2022 2023 2024
7
1
2
34
43
72
7
6
4
11
2
12
6 Total 65
4 56
1 91
Catatan: Note:
Untuk Plaza Summarecon Serpong dan Plaza For Plaza Summarecon Serpong and Plaza
Summarecon Bekasi, tidak ada pengaduan yang Summarecon Bekasi, no complaints related to ethics
masuk terkait etika dan pelanggaran sepanjang or violations were reported during the reporting
periode pelaporan. period.
142 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 143
Keamanan Produk untuk Pelanggan
[416-1] [F.27] Product Safety for Customers
Evaluasi terhadap keamanan produk dan layanan Ensuring the safety of products and services
merupakan aspek penting untuk memastikan is essential to guaranteeing that everything
bahwa setiap produk maupun layanan yang offered by the company is secure, comfortable,
diberikan oleh Perusahaan aman, nyaman, dan tidak and free from risks that could cause accidents or
menimbulkan risiko kecelakaan atau gangguan compromise the safety of residents, visitors, and
keselamatan bagi penghuni, pengunjung, maupun tenants. Summarecon regularly evaluates the safety
tenant. Summarecon secara berkala melakukan of its properties, both for sale and lease, based on
evaluasi terhadap produk properti yang dijual standards and procedures tailored to the specific
maupun disewakan, dengan mengacu pada characteristics and requirements of each building
standar dan prosedur yang disesuaikan dengan or project.
karakteristik serta kebutuhan masing-masing
bangunan atau proyek.
Informasi mengenai prosedur evaluasi keamanan The product safety evaluation procedures outlined
produk yang disampaikan dalam Laporan in this Sustainability Report cover business units
Keberlanjutan ini mencakup unit-unit bisnis yang included in the 2024 reporting scope: Summarecon
termasuk dalam batasan data tahun 2024, yaitu: Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon
Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Serpong, and Plaza Summarecon Bekasi. The details
Summarecon Serpong, dan Plaza Summarecon are as follows:
Bekasi. Rincian prosedurnya dijelaskan sebagai
berikut:
•
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi
Salah satu risiko yang diantisipasi oleh Perusahaan One of the key risks anticipated by the company is
adalah risiko kebakaran di kluster atau kawasan, the risk of fire in residential clusters and surrounding
yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor areas, which may result from negligence, electrical
seperti kelalaian, korsleting listrik, dan lainnya. short circuits, or other causes. To minimize the
Untuk meminimalkan dampaknya, Summarecon impact, Summarecon Serpong is equipped with
Serpong telah dilengkapi dengan 2 (dua) unit mobil two fire trucks, while Summarecon Bekasi has one
pemadam kebakaran, sementara Summarecon fire truck. These facilities reflect the company’s
Bekasi memiliki 1 (satu) unit mobil pemadam commitment to providing a swift and effective
kebakaran. Fasilitas ini disediakan sebagai bagian response in the event of a fire, reinforcing residents'
dari komitmen Perusahaan untuk meningkatkan sense of security.
rasa aman bagi penghuni, dengan memastikan
adanya respons cepat dan tepat saat terjadi
kebakaran.
Kehadiran mobil pemadam kebakaran di dalam The presence of fire trucks within residential areas
kawasan hunian juga berperan dalam meningkatkan also helps improve residents’ preparedness for
kesiapsiagaan penghuni dalam menghadapi kondisi emergencies. To ensure the vehicles remain in
darurat. Untuk menjaga agar kondisi dan fungsinya peak condition, they undergo regular maintenance.
selalu optimal, mobil pemadam kebakaran Additionally, fire response training is held regularly
tersebut menjalani perawatan rutin secara berkala. to keep the team well-prepared and ensure effective
Selain itu, pelatihan penanganan kebakaran juga handling of fire incidents.
diselenggarakan secara rutin sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan, guna memastikan kesiapan
tim dan efektivitas penanganan saat terjadi
kebakaran.
Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan To support the health and well-being of residents,
penghuni, Summarecon Serpong dan Summarecon Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
Bekasi berkolaborasi dengan Summarecon Mall have partnered with Summarecon Mall Serpong
Serpong dan Summarecon Mall Bekasi dalam and Summarecon Mall Bekasi to provide one
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 143
Preparing for Sustainability Transformation
Page 144
menyediakan masing-masing 1 (satu) unit ambulans ambulance at each location. The availability of
di setiap kawasan. Keberadaan ambulans di kawasan ambulances within residential areas ensures a
perumahan sangat penting untuk menangani fast response to medical emergencies, enabling
penghuni yang mengalami keadaan darurat immediate first aid and swift transport to healthcare
kesehatan, dengan mempercepat waktu respons facilities. Ambulance performance and condition are
dalam memberikan pertolongan pertama dan monitored through regular maintenance to keep
mengantar pasien ke fasilitas layanan kesehatan them in optimal working order.
yang lebih memadai. Evaluasi terhadap kondisi
dan fungsi ambulans dilakukan secara rutin dan
konsisten melalui proses maintenance berkala guna
memastikan kinerja tetap optimal.
Selain itu, sebagai bagian dari upaya menciptakan To create a safe and comfortable living environment,
lingkungan hunian yang aman dan nyaman, Summarecon provides an integrated security
Summarecon menyediakan sistem keamanan system in each residential cluster. This system
terpadu di setiap kluster. Sistem ini mencakup includes 24-hour security services, routine patrols
layanan keamanan 24 jam, patroli rutin oleh petugas by security officers, one-gate system for controlled
keamanan, serta fasilitas keamanan seperti one gate access, CCTV surveillance, barrier gates accessible
system, CCTV, dan barrier gate yang hanya dapat only to residents via an access card. Non-residents
diakses oleh penghuni menggunakan kartu akses are required to check in upon entry to ensure overall
(access card). Setiap individu non-penghuni yang security within the area.
memasuki area kluster diwajibkan untuk melapor
terlebih dahulu guna memastikan keamanan tetap
terjaga secara menyeluruh.
Summarecon juga telah mengoperasikan Since early 2024, Summarecon has operated a
Command Center di Summarecon Serpong, yang Command Center at Summarecon Serpong, located
berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, at the main gate of the Symphonia area. The
sejak awal tahun 2024. Fasilitas ini berfungsi Command Center functions as a 24-hour real-time
sebagai pusat pemantauan keamanan kawasan security monitoring hub using a comprehensive
secara real-time selama 24 jam melalui sistem CCTV system. Its monitoring scope includes traffic
CCTV. Cakupan pemantauan meliputi kondisi lalu conditions, extreme weather events, potential
lintas, cuaca ekstrem, serta deteksi potensi risiko security risks such as vehicle theft, traffic accidents,
seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), and flooding. This system enables the security team
kecelakaan lalu lintas, hingga genangan dan to respond quickly and efficiently to incidents,
banjir. Sistem ini memungkinkan tim keamanan coordinating directly with relevant teams as needed.
merespons insiden dengan cepat dan efisien, serta Additionally, residents can access certain CCTV
berkoordinasi langsung dengan tim terkait sesuai camera feeds through the Homeapps application,
kebutuhan. Selain itu, warga juga dapat mengakses allowing them to monitor their neighborhood's
titik CCTV tertentu melalui aplikasi Homeapps, security conditions directly.
sehingga mereka dapat turut serta memantau
kondisi keamanan lingkungan sekitar.
Untuk memastikan keandalan operasional, To ensure operational reliability, the Command
Command Center didukung dengan sistem backup Center is supported by a backup server, an
server, Uninterruptible Power Supply (UPS), dan Uninterruptible Power Supply (UPS), and a generator.
genset, serta menjalani evaluasi rutin melalui Regular evaluations are conducted through biweekly
pertemuan lintas tim yang dilaksanakan setiap cross-team meetings to maintain the system's
dua minggu. Keberadaan Command Center ini effectiveness. The Command Center has significantly
telah meningkatkan kualitas sistem keamanan di improved the overall security system in the area,
kawasan, sekaligus memberikan rasa aman dan providing residents with a greater sense of safety
nyaman bagi penghuni melalui sistem pemantauan and comfort through a more integrated, responsive,
yang lebih terintegrasi, responsif, dan berteknologi and technologically advanced monitoring system.
tinggi.
144 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 145
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi
Dalam upaya mengevaluasi dan menjaga aspek To uphold safety standards at Plaza Summarecon
keamanan di Plaza Summarecon Serpong Serpong and Plaza Summarecon Bekasi,
dan Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Summarecon conducts regular inspections and
secara berkelanjutan melaksanakan kegiatan maintenance to ensure that all buildings, equipment,
pemeriksaan dan perawatan (maintenance) untuk and internal systems operate efficiently and safely
memastikan bahwa seluruh bangunan, peralatan,
for employees, tenants, and visitors. The following
dan sistem internal berfungsi dengan baik serta
maintenance activities are carried out consistently:
aman digunakan oleh karyawan, tenant, maupun
pengunjung. Berikut adalah beberapa kegiatan
maintenance yang secara rutin dan konsisten
dilaksanakan:
• Maintenance sistem kelistrikan dengan • Electrical System Maintenance – Regular
memeriksa panel listrik, kabel dan konektor inspections of electrical panels, cables,
secara berkala, melakukan penggantian and connectors; replacement of damaged
peralatan listrik yang rusak, dan mengganti equipment; and battery replacement for
baterai pada peralatan darurat seperti emergency devices such as emergency lamps.
emergency lamp, dan lain-lain.
• Maintenance sistem pipa dan sanitasi dengan • Plumbing and Sanitation System Maintenance
mengecek pipa air, pipa gas, pipa sanitasi, dan – Routine checks of water, gas, and sanitation
alat yang terkait untuk memastikan tidak terjadi pipes, along with related equipment, to prevent
kebocoran. leaks and ensure proper function.
• Maintenance sistem keamanan dengan • Security System Maintenance – Ensuring that
memastikan sistem keamanan seperti alarm security systems, including fire alarms, sprinklers,
kebakaran, sprinkler, dan sistem kamera CCTV and CCTV cameras, are fully operational and
bekerja dengan baik. reliable.
• Maintenance struktur bangunan dengan • Building Structure Maintenance – Structural
mengecek struktur bangunan untuk inspections to identify and repair cracks or
memastikan tidak ada retak atau kerusakan damage, especially in high-traffic areas, to
yang signifikan, terutama pada area yang sering maintain building integrity.
dilalui.
• Maintenance lift dan eskalator dengan • Elevator and Escalator Maintenance – Regular
memastikan lift dan eskalator dirawat secara servicing and testing of elevators and escalators
berkala dan dilakukan pengujian untuk to ensure user safety and smooth operation.
memastikan keselamatan pengguna.
• Maintenance sistem tata udara dengan • Air Circulation System Maintenance – Maintaining
memastikan tata udara dalam gedung yang healthy indoor air quality by regulating humidity
sehat dan aman bagi penghuni, dengan levels and regularly cleaning and replacing air
menjaga kelembaban yang tepat dan filters.
melakukan pembersihan, dan pergantian filter
secara teratur.
• Maintenance alat penunjang operasional • Operational Support Equipment Maintenance
gedung lainnya seperti genset, pompa, dll agar – Maintaining equipment such as generators
menjaga kondisi dan kinerja alat-alat tersebut and pumps to keep them in optimal working
tetap optimal baik sedang atau saat akan condition for both regular use and emergencies.
digunakan.
Pelaksanaan kegiatan maintenance tersebut, yang All maintenance activities, including scheduling,
mencakup penjadwalan, pemantauan, dokumentasi, monitoring, documentation, evaluation, and
evaluasi, serta pelaporan, dikelola secara sistematis reporting, are systematically managed through the
dan terintegrasi melalui Summarecon Maintenance Summarecon Maintenance Management System
Management System (SMMS). (SMMS).
Selain itu, karyawan dan tenant secara berkala Additionally, employees and tenants regularly
mengikuti pelatihan terkait kesehatan dan participate in occupational health and safety (OHS)
keselamatan kerja (K3) untuk meningkatkan training to improve their understanding of preventive
pemahaman mengenai tindakan pencegahan serta measures and emergency protocols. This initiative is
langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi designed to create a safe, healthy, and responsive
darurat. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan
working environment prepared to handle potential
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan tanggap
risks effectively.
terhadap potensi risiko.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 145
Preparing for Sustainability Transformation
Page 146
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Serpong
Secara berkala dan konsisten, Summarecon Mall Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall
Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan Bekasi, and Summarecon Mall Serpong regularly and
Summarecon Mall Serpong melakukan evaluasi consistently evaluate security measures across all
terhadap aspek keamanan di seluruh area Mall. mall areas to ensure that visitors, tenants' employees,
Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa and mall staff are protected from potential hazards
seluruh pengunjung, karyawan tenant, dan and security risks.
karyawan Mall terlindungi dari potensi bahaya dan
risiko ketidakamanan.
Selain pelaksanaan pemeriksaan dan perawatan In addition to routine inspections and
(maintenance) yang dilakukan secara rutin, dimana maintenance—which follow similar procedures to
kegiatan dan teknis maintenance-nya serupa those implemented at Plaza Summarecon Serpong
dengan yang diterapkan di Plaza Summarecon and Plaza Summarecon Bekasi—several additional
Serpong dan Plaza Summarecon Bekasi, measures have been introduced to strengthen
terdapat sejumlah langkah tambahan yang telah the security systems at Summarecon Mall Kelapa
dilaksanakan oleh Summarecon Mall Kelapa Gading, Gading, Summarecon Mall Bekasi, and Summarecon
Summarecon Mall Bekasi, dan Summarecon Mall Mall Serpong:
Serpong untuk memperkuat sistem keamanan,
diantaranya:
• Sistem keamanan bagi pengunjung • Visitor Security System
Sebagai pusat perbelanjaan yang ramai As high-traffic shopping centers, ensuring
dikunjungi setiap harinya, Summarecon Mall visitor safety is a top priority at Summarecon
Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, dan Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Summarecon Mall Serpong menempatkan and Summarecon Mall Serpong. The goal is to
aspek keamanan pengunjung sebagai prioritas make visitors feel secure and protected from
utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan potential threats such as theft, violence, fire, and
pengunjung merasa aman dan terlindungi dari other risks while visiting the mall.
berbagai potensi ancaman, seperti pencurian,
kekerasan, kebakaran, dan risiko lainnya selama
berada di area Mall.
Untuk menjamin keamanan tersebut, To achieve this, mall management has
manajemen Mall menerapkan berbagai sistem implemented a range of security measures that
keamanan yang beroperasi secara konsisten operate consistently during business hours,
selama jam operasional, antara lain: including:
• Petugas Keamanan yang terlatih dan • Trained and Responsive Security
selalu waspada Personnel
Petugas keamanan bertanggung jawab Security personnel conduct routine patrols
untuk mencegah potensi gangguan dengan throughout the mall, inspect incoming
melakukan patroli rutin di seluruh area vehicles, and check visitors’ belongings to
mal, memeriksa kendaraan yang masuk, prevent disturbances. In addition to preventive
serta melakukan pemeriksaan terhadap measures, security staff are trained to respond
barang bawaan pengunjung. Selain upaya promptly and effectively to various security
pencegahan, petugas juga sudah terlatih issues while maintaining a professional and
untuk selalu siaga dan tanggap dalam approachable manner. Security staff are also
menangani berbagai bentuk gangguan trained to handle emergencies such as fires
keamanan dengan pendekatan yang or natural disasters, ensuring a swift and
humanis. Di samping itu, mereka juga menjadi coordinated response when needed.
bagian dari sistem penanganan keadaan
darurat, seperti kebakaran atau bencana
alam, sehingga diharapkan dapat merespons
secara cepat dan tepat saat terjadi insiden.
• Sistem CCTV pada Titik-Titik Strategis • Strategically Positioned CCTV System
CCTV dipasang di berbagai area strategis untuk CCTV cameras are installed in key areas
membantu petugas dalam memantau throughout the mall to monitor and detect
146 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 147
dan mendeteksi potensi gangguan secara potential security threats in real time.
real-time. Keberadaan CCTV tidak hanya The presence of CCTV not only enhances
memberikan rasa aman bagi pengunjung, visitor safety but also serves as valuable
tetapi juga berfungsi sebagai alat bukti documentation for incident investigations
dokumentasi yang dapat digunakan dalam and legal purposes.
investigasi suatu insiden maupun untuk
kepentingan penegakan hukum.
Evaluasi terhadap sistem keamanan tersebut The CCTV system is regularly evaluated
dilakukan secara rutin, antara lain melalui through daily briefings before the mall opens
briefing harian sebelum Mall beroperasi untuk to ensure all staff understand their roles and
memastikan seluruh petugas memahami responsibilities. CCTV equipment is routinely
tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, maintained and tested to ensure it remains
perawatan dan pemeriksaan sistem CCTV fully operational.
dilakukan secara berkala untuk memastikan
seluruh perangkat berfungsi dengan baik.
• Sistem Penanganan Bahaya Kebakaran • Fire Hazard Management System
Mall memiliki risiko kebakaran yang cukup The malls face a relatively high fire risk due to
tinggi akibat kompleksitas instalasi listrik serta the complexity of electrical installations and
penggunaan peralatan berdaya listrik tinggi the continuous use of high-powered electrical
secara terus-menerus selama jam operasional. equipment during operating hours. This risk
Risiko ini diperbesar oleh aktivitas tenant, is heightened by tenant activities, especially
khususnya tenant Food and Beverages (F&B), among Food and Beverage (F&B) tenants, who
yang menggunakan kompor gas dan alat use gas stoves and heating equipment in daily
pemanas dalam kegiatan operasionalnya. operations. The presence of flammable materials
Selain itu, keberadaan material mudah terbakar such as plastic, fabric, paper, and wood further
seperti plastik, kain, kertas, dan kayu juga turut increase the fire risk. To mitigate these risks,
meningkatkan potensi bahaya kebakaran. several fire-prevention measures have been put
Untuk mencegah dan mengantisipasi risiko in place:
tersebut, sejumlah langkah pencegahan telah
diterapkan, antara lain:
• Proses fit out yang ketat • Strict Fit-Out Procedures
Salah satu kebijakan dalam proses fit out All electrical installations must be carried out
adalah mewajibkan setiap instalasi listrik by PLN-certified contractors (state electricity
dilakukan oleh kontraktor yang memiliki company). Any fit-out work involving heat
sertifikasi dari PLN. Selain itu, setiap pekerjaan (hot working) requires a special work permit
fit out yang melibatkan panas (hot working) and must be directly supervised by mall staff
harus disertai dengan surat izin kerja khusus during execution. Throughout the fit-out
dan diawasi secara langsung oleh pihak Mall process, regular inspections are conducted
selama pelaksanaannya. Sepanjang proses using a checklist to ensure that all work meets
fit out berlangsung, dilakukan pengawasan established standards, including compliance
berkala dengan menggunakan checklist with Occupational Health and Safety (OHS)
inspeksi untuk memastikan seluruh pekerjaan regulations.
telah sesuai dengan standar yang ditetapkan,
termasuk dalam aspek Keamanan dan
Kesehatan Kerja (K3).
• Sistem Pemadam Kebakaran • Comprehensive Fire Suppression System
Mall dilengkapi dengan sistem deteksi The malls are equipped with fire detection and
dan pemadam kebakaran, seperti alarm suppression systems, including fire alarms,
kebakaran, sprinkler, hydrant, jalur evakuasi, sprinklers, hydrants, evacuation routes, and
dan lampu darurat yang tersebar di seluruh emergency lights installed throughout the
Mall, termasuk di area tenant. Untuk mall, including tenant areas. To ensure the
memastikan efektivitas sistem, dilakukan system's effectiveness, regular maintenance
perawatan dan pengujian rutin yang and testing are scheduled through the
dijadwalkan melalui sistem Summarecon Summarecon Maintenance Management
Maintenance Management System (SMMS), System (SMMS), supported by partnership
serta didukung oleh kerja sama dengan dinas with local fire department in conducting fire
pemadam kebakaran dalam penyelenggaraan drills and training sessions.
pelatihan dan simulasi kebakaran (fire drill).
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 147
Preparing for Sustainability Transformation
Page 148
10 Pilar 4:
Pengembangan
Kompetensi
dan Kesejahteraan
Karyawan
Pilar 4:
Competency Development
and Employee Welfare
Pelepasan Burung Merpati, Summarecon Bogor
148 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 149
Perusahaan menyadari bahwa karyawan tidak The Company acknowledges that employees are
hanya menjadi elemen utama dalam menjalankan not just essential for day-to-day operations but
operasional sehari-hari, tetapi juga menjadi also integral to shaping its identity and ensuring
pilar fundamental yang membentuk identitas long-term sustainability. They contribute not only
Perusahaan serta memastikan keberlanjutan to productivity and performance but also to the
Perusahaan dalam jangka panjang. Karyawan tidak Company's culture, values, and reputation. Hence,
hanya menyumbang pada produktivitas dan kinerja it's crucial to sustainably nurture their competence
Perusahaan, tetapi juga membentuk budaya kerja, and welfare to safeguard these valuable human
nilai-nilai, dan reputasi Perusahaan. Oleh karena assets and achieve mutual success. By prioritizing
itu, sangat penting untuk memelihara kompetensi employee well-being, the Company can mitigate
dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan, high turnover rates that can affect the Company
agar sumber daya manusia yang berharga tersebut financially and hinder overall productivity and
terjaga dan tercapainya kesuksesan bersama. performance. This pillar highlights the Company's
Dengan menjaga sumber daya manusia, Perusahaan commitments and initiatives aimed at ensuring
juga dapat terhindar dari besarnya tingkat continuous employee productivity, retention, and
pergantian karyawan yang dapat menyebabkan welfare.
adanya konsekuensi biaya terhadap Perusahaan
dan menyebabkan produktivitas serta kinerja
Perusahaan terhambat. Dalam pilar ini, Perusahaan
menampilkan berbagai komitmen dan upaya yang
dilakukan untuk memastikan kesinambungan
produktivitas karyawan, tingkat retensi karyawan,
dan juga terpeliharanya kesejahteraan karyawan.
Untuk Pilar ini, data kinerja ditampilkan dalam For this pillar, performance data is presented in a
bentuk konsolidasi yang mencakup keseluruhan consolidated form encompassing the entirety of
Summarecon, kecuali jika dinyatakan berbeda. Summarecon, unless stated otherwise.
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
di Lingkungan yang Layak dan Aman
Equal Employment Opportunities in a Safe
[F.18] [F.21] and Decent Environment
Summarecon memiliki kebijakan Sumber Daya Summarecon maintains a Human Resources (HR)
Manusia (SDM) yang tidak membedakan dalam policy that prohibits discrimination in the recruitment
penerimaan dan perlakuan terhadap karyawan and treatment of employees based on gender, race,
berdasarkan gender, ras, etnisitas, agama, dan ethnicity, religion, and disability status. Moreover, as
kondisi disabilitas. Selain itu, di saat isu kesetaraan gender equality issues gain increasing attention in
gender semakin menjadi perhatian dunia bisnis, the business world, the Company has regulations
Perusahaan telah memiliki peraturan tentang regarding behaviors that could be construed as
perbuatan yang dapat diduga sebagai perbuatan infidelity and actions that violate moral standards,
perselingkuhan dan perbuatan-perbuatan yang including acts of sexual harassment and similar
melanggar norma-norma kesusilaan, termasuk conduct, which typically place female employees
perbuatan pelecehan seksual dan sejenisnya, yang in vulnerable positions. With these regulations in
biasanya menempatkan karyawan perempuan place, the Company strives to create a safe, fair, and
dalam posisi rentan. Dengan adanya peraturan ini, supportive work environment for all employees,
Perusahaan berupaya menciptakan lingkungan specifically aiming to protect female employees
kerja yang aman, adil, dan mendukung bagi seluruh from vulnerable positions against inappropriate and
karyawan, serta secara khusus untuk melindungi unethical behavior.
karyawan perempuan dari posisi yang rentan
terhadap tindakan tidak pantas dan tidak etis.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 149
Preparing for Sustainability Transformation
Page 150
Kepegawaian
Employment
Komposisi Karyawan
Employee Composition [2-7] [C.3.b]
Pada tahun 2024, Summarecon memiliki 4.222 As of 2024, Summarecon employed 4,222 people,
karyawan, yang terdiri dari 3.061 laki-laki dan 1.161 comprising 3,061 men and 1,161 women. This
perempuan. Komposisi ini disesuaikan dengan composition is adjusted to meet the operational
kebutuhan pekerjaan di lapangan. Perusahaan needs in the field. The company calculates its
menggunakan metodologi perhitungan jumlah workforce using the headcount methodology (total
kepegawaian berdasarkan head count (jumlah number of individuals) at the end of the reporting
individu) yang dihitung pada akhir periode period
pelaporan.
Total Karyawan Summarecon Berdasarkan Gender, Status Ketenagakerjaan,
Jabatan, Usia, Pendidikan dan Wilayah Tahun 2022-2024
Total Summarecon Employees By Gender, Employment Status, Position, Age, Education, and
Region Years 2022–2024
2022 2023 2024
Total Karyawan
Total Employees
4,289
4,356
4,222
Jenis Kelamin
Gender
2022 2023 2024
3,249 1,040 3,255 1,101 3,061 1,161
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Status Ketenagakerjaan
Employment Status
Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Permanent Employees Contract Employees
2,452 2,537 2,616 1,837 1,819 1,606
150 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 151
2022 2023 2024
Jabatan
Position
3,310
817
3,318
866 138
24
146
26
3,141 900 155 26
Staff Supervisor Manager Management
Usia
Age
1,321 1,359 1,269 2,721 2,701 2,643 1,321 1,359 1,269
<30 tahun/years 30-50 tahun/years <50 tahun/years
Pendidikan
Education
2,126 309 1,722 130 2
2,027 286 1,892 148 3
1,683 282 2,071 183 3
Non Akademik D3 S1 S2 S3
Non-academic Associate Undergraduate Postgraduate Doctorate
Degree Degree Degree Degree
Wilayah
Region
Jakarta Tangerang Bekasi Bandung
1,391 1,452 679 329
1,404 1,438 647 411
1,417 1,315 614 428
Karawang Bogor Makassar Bali
76 196 150 16
82 200 154 20
76 190 162 20
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 151
Preparing for Sustainability Transformation
Page 152
Komposisi Management
Management Composition [202-2] [405-1]
Management merupakan badan tata kelola tertinggi Management is the highest governing body within
dalam struktur organisasi Perusahaan, yang terdiri the company’s organizational structure, consisting
dari Dewan Komisaris (Board of Commissioners/ of the Board of Commissioners (BOC) and the Board
BOC) dan Direksi (Board of Directors/BOD). of Directors (BOD). The company ensures that
Perusahaan memastikan bahwa kesempatan opportunities to attain management positions are
untuk mencapai posisi management terbuka equally accessible to both men and women, while
secara setara bagi laki-laki maupun perempuan, considering relevant factors such as experience,
dengan tetap mempertimbangkan faktor-faktor performance achievements, skills, leadership, and
yang relevan, seperti pengalaman, pencapaian other professional qualities.
kinerja, keterampilan, kepemimpinan, serta aspek
profesional lainnya.
Komposisi Management Berdasarkan Gender, Usia dan Kewarganegaraan Tahun 2022-2024
Management Composition by Gender, Age, and Nationality Years 2022–2024
2022 2023 2024
Total Management
Total Management Jenis Kelamin
Gender
79% 81% 81%
Laki-laki 19 21 21
Male
24 26 26
21% 19% 19%
Perempuan 5 5 5
Female
Usia
Age
- - - 21% 15% 15% 79% 85% 85%
5 4 4 19 22 22
<30 tahun/years 30-50 tahun/years >50 tahun/years
Kewarganegaraan
Citizenship
23 96% 1 4%
25 96% 1 4%
25 96% 1 4%
Lokal * Non Lokal **
Local Non-Local
* Lokal merupakan Warga Negara Indonesia Local refers to Indonesian citizens.
** Non Lokal merupakan Warga Negara Asing Non-local refers to foreign nationals.
152 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 153
Perekrutan Karyawan Baru
[401-1] New Employee Recruitment
Pada tahun 2024, Summarecon merekrut 452 In 2024, Summarecon recruited 452 new employees,
karyawan baru, yang mengalami penurunan reflecting a decline from the previous year. This
dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan decrease was driven by the company’s strategy to
ini disebabkan oleh kebijakan Perusahaan yang prioritize internal turnover through promotions and
lebih memfokuskan pergantian karyawan melalui transfers. The gender balance in new hires remained
perekrutan internal, seperti promosi dan mutasi. relatively even, and the recruitment process
Dari segi komposisi, perekrutan karyawan baru included candidates from various age groups. This
masih cukup seimbang antara laki-laki dan reflects the company’s commitment to providing
perempuan. Selain itu, proses perekrutan mencakup equal opportunities for all prospective employees,
berbagai kelompok usia, mencerminkan komitmen regardless of gender or age. Through this approach,
Perusahaan dalam memberikan kesempatan Summarecon continues to cultivate an inclusive and
yang setara bagi semua calon karyawan, baik dari diverse work environment.
aspek gender maupun usia. Dengan kebijakan
ini, Perusahaan terus berupaya mewujudkan
lingkungan kerja yang inklusif dan beragam.
Total Perekrutan Karyawan Baru Berdasarkan Gender, Usia, dan Wilayah Tahun 2022- 2024
Total New Employee Recruitment By Gender, Age, and Region Years 2022–2024
Total Perekrutan Karyawan Baru
New Employee
10% 13% 11%
419 550 452
Jenis Kelamin
Gender
7% 10% 8% 20% 22% 17%
215 310 249 204 240 203
Laki-laki Perempuan
Male Female
Usia
Age
24% 31% 24% 4% 5% 5% - - 3%
317 426 304 102 124 139 - - 9
<30 tahun/years 30-50 tahun/years >50 tahun/years
Wilayah
Region
Jakarta Tangerang Bekasi Bandung
12% 163 6% 89 7% 46 11% 36
12% 168 9% 123 8% 53 24% 100
11% 155 10% 137 7% 40 14% 59
Karawang Bogor Makassar Bali
25% 19 19% 37 18% 27 13% 2
27% 22 23% 46 22% 34 20% 4
16% 12 13% 24 13% 21 20% 4
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 153
Preparing for Sustainability Transformation
Page 154
Persentase perekrutan karyawan baru dihitung The new employee recruitment rate is calculated
dengan membagi jumlah karyawan baru yang by dividing the number of new hires by the total
direkrut dengan total karyawan pada tahun tersebut. number of employees for that year. Meanwhile, the
Sementara itu, persentase perekrutan karyawan recruitment rate based on gender, age, and region
baru berdasarkan jenis kelamin, usia, dan wilayah is calculated by dividing the number of new hires in
dihitung dengan membagi jumlah karyawan each category by the total number of employees in
baru dalam masing-masing kategori dengan total the same category for that year.
karyawan dalam kategori yang sama pada tahun
tersebut.
Pergantian Karyawan
Employee Turnover [401-1]
Jumlah pergantian karyawan pada tahun 2024 In 2024, the total number of employee turnovers
tercatat sebanyak 134 orang, mengalami penurunan was recorded at 134, down to 3.2% from 3.4% in
menjadi 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya the previous year. This decline reflects growing
sebesar 3,4%. Penurunan ini mengindikasikan employee satisfaction with the company’s work
meningkatnya kepuasan karyawan terhadap environment and culture. The main reasons for
lingkungan dan budaya kerja. Sebagian besar employee resignations this year included moving
alasan pengunduran diri karyawan pada tahun ini to another company, starting a business, relocating,
meliputi pindah ke perusahaan lain, memulai usaha and pursuing higher education. Summarecon
sendiri, relokasi tempat tinggal, serta keinginan ensures that all employee rights are properly fulfilled
untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang in accordance with applicable regulations before
lebih tinggi. Summarecon senantiasa memastikan they leave the company.
bahwa hak-hak karyawan telah terpenuhi sesuai
dengan peraturan yang berlaku sebelum mereka
meninggalkan Perusahaan.
Total Pergantian Karyawan 2022 2023 2024
Number of Employee Turnovers
3,4% 3,4% 3,2%
146 146 134
Jenis Kelamin
Gender
3,0% 3,1% 3,1% 4,7% 4,1% 3.4%
97 101 94 49 45 40
Laki-laki Perempuan
Male Female
Usia
Age
3,8% 3,3% 4,2% 3,3% 2,9% 3,0% 2,4% 7,4% 1,0%
50 45 53 90 79 78 6 22 3
<30 tahun/years 30-50 tahun/years >50 tahun/years
Wilayah
Region
Jakarta Tangerang Bekasi Bandung
4.1% 57 2.7% 39 3.4% 23 3.6% 12
3.2% 45 2.9% 41 4.0% 26 4.1% 17
4.0% 56 2.4% 32 2.9% 18 3.3% 14
Karawang Bogor Makassar Bali
2.6% 2 2.6% 5 4.0% 6 12.5% 2
9.8% 8 2.5% 5 2.6% 4 - -
2.6% 2 3.7% 7 0.6% 1 20.0% 4
154 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 155
Pekerja yang bukan pekerja langsung
[2-8] Non-direct Workers
Selain mempekerjakan karyawan, Perusahaan In addition to employing direct staff, the Company
juga bergantung pada peran penting dari pekerja also relies on the vital contribution of non-direct
yang bukan pekerja langsung dalam menjalankan workers to support its business operations. These
aktivitas bisnisnya. Dengan membawa pengalaman, workers bring valuable experience, competencies,
kompetensi, dan keahlian khusus, para pekerja ini and specialized skills that help ensure the smooth
mendukung operasional harian dan memungkinkan running of daily activities, allowing the Company to
Perusahaan untuk tetap fokus pada kegiatan inti remain focused on its core business and long-term
(Core Business) serta pertumbuhan bisnis jangka growth
panjang. .
Pekerja yang bukan pekerja langsung adalah Non-direct workers are those who perform work
mereka yang melakukan pekerjaan untuk organisasi for the organization but do not have a direct
tetapi tidak memiliki hubungan kerja langsung employment relationship with the organization. In
dengan organisasi. Dalam konteks Summarecon, the context of Summarecon, non-direct workers are
yang dimaksud dengan pekerja yang bukan pekerja contractor and outsourced workers.
langsung adalah pekerja kontraktor dan outsource.
Hubungan antara pekerja yang bukan pekerja The involvement of these non-direct workers in the
langsung dengan aktivitas Perusahaan adalah Company’s operations is as follows:
sebagai berikut:
Pekerja Kontraktor Contracted Workers
Membantu Perusahaan dalam menyelesaikan Support the timely completion of construction
proyek konstruksi secara tepat waktu, dengan projects while ensuring that quality standards are
kualitas yang sesuai standar yang ditetapkan. met. Their engagement is governed by contractual
Pekerjaan dilakukan berdasarkan kontrak kerja agreements, which include, but are not limited to,
sama yang mencakup, namun tidak terbatas provisions on occupational health and safety, work
pada, ketentuan mengenai standar keselamatan quality, and compliance with applicable laws and
kerja, mutu pekerjaan, serta kepatuhan terhadap regulations.
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Tenaga Kerja Outsourcing Outsourced Personnel
Mendukung operasional Perusahaan dengan Supporting the Company’s operations by providing
menyediakan tenaga kerja untuk menjalankan personnel to carry out specific functions or tasks,
fungsi atau tugas tertentu, seperti keamanan, such as security, cleaning, and parking services,
kebersihan, dan petugas parkir, sesuai dengan ruang in accordance with the required scope of work
lingkup dan keahlian yang dibutuhkan. Hubungan and expertise. The employment relationship is
kerja dilakukan berdasarkan perjanjian kerja sama established through cooperation agreements with
dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing. third-party outsourcing service providers.
Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan In this Sustainability Report, the Company discloses
berfokus untuk mengungkapkan data pekerja data on non-direct workers within the scope of the
yang bukan pekerja langsung yang tercakup dalan 2024 reporting boundary, which covers Summarecon
batasan data di tahun 2024 ini, yakni Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi,
Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon
Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, and Summarecon Bekasi.
Serpong dan Summarecon Bekasi.
Metodologi yang digunakan untuk menghitung The data on non-direct workers is calculated based
data pekerja yang bukan pekerja langsung adalah on headcount at the end of the reporting period.
berdasarkan hitungan orang (head count) dan In 2024, the Company worked with a total of 4,059
dihitung pada masa akhir periode pelaporan. Pada non-direct workers, consisting of 1,978 contracted
tahun 2024, Perusahaan berkerjasama dengan total workers and 2,081 outsourced personnel. The
4.059 pekerja yang bukan pekerja langsung, yang detailed breakdown of this data is presented below:
terdiri dari 1.978 pekerja kontraktor dan 2.081 tenaga
kerja outsource. Berikut adalah rincian datanya:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 155
Preparing for Sustainability Transformation
Page 156
Total Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2022- 2024
Non direct worker Years 2022–2024
2022 2023 2024
Pekerja Kontraktor
Contractor workers
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi Total Pekerja
Kontraktor :
Total Contractor
2,192 - workers 2,192
4,780 442 5,222
1,632 346 1,978
Tenaga Kerja Outsource
Outsource workers
Summarecon Serpong Summarecon Bekasi
177 55
182 65
222 66
Plaza Summarecon Serpong Plaza Summarecon Bekasi
22 27
25 26
25 26
Summarecon Mall Kelapa Gading Summarecon Mall Bekasi
653 404
749 419
760 424
Summarecon Mall Serpong Total Tenaga Kerja 1,747
Outsource :
Tota outsource 2,007
409 workers : 2,081
541
Total Pekerja yang
558 3,939
Bukan Pekerja
Langsung : 7,229
Total non direct 4,059
workers :
156 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 157
Remunerasi Karyawan
Employee Remuneration
Kepatuhan terhadap Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK)
[202-1] [F.20] Compliance with Regional Minimum Wage (UMK)
Summarecon mematuhi peraturan terkait Upah Summarecon complies with all regulations
Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berlaku regarding the Regional Minimum Wage (UMK) in
di setiap wilayah operasionalnya. Karyawan its operational areas. Entry-level employees at the
pemula di tingkat terendah menerima gaji tetap lowest tier receive a fixed salary in line with the UMK
yang sesuai dengan UMK yang ditetapkan oleh set by the government in each respective region.
pemerintah di masing-masing daerah. Perusahaan The company enforces a fair wage policy, ensuring
juga menerapkan kebijakan penggajian yang adil, that salaries are not influenced by gender, thereby
dengan tidak membedakan upah berdasarkan upholding the principles of equality and fairness
gender, guna memastikan prinsip kesetaraan dan in remuneration. This reflects Summarecon’s
keadilan dalam remunerasi. Hal ini sejalan dengan commitment to protecting and ensuring equal
komitmen Summarecon untuk memberikan rights for all employees, regardless of gender.
perlindungan dan hak-hak yang sama bagi seluruh
karyawannya, tanpa memandang gender.
Selain itu, untuk pekerja bukan karyawan, seperti Additionally, for non-permanent workers, such as
tenaga outsourcing, Perusahaan telah memastikan outsourced staff, the company ensures that their
dalam Kontrak Kerjasama bahwa upah minimum compensation complies with the prevailing UMK
yang diterima oleh tenaga outsourcing sesuai in the respective region and year, as specified in
dengan UMK yang berlaku di daerah dan pada the Cooperation Contract. This guarantees that
tahun tersebut. Dengan demikian, Summarecon all workers involved in the company’s operations
memastikan bahwa seluruh tenaga kerja yang receive a fair and adequate level of welfare in line
terlibat dalam operasional Perusahaan memperoleh with applicable regulations.
standar kesejahteraan yang layak sesuai dengan
regulasi yang berlaku.
Remunerasi untuk Karyawan Tetap
[201-3] [401-2] [403-6] Remuneration for Permanent Employees
Summarecon memberikan berbagai bentuk Summarecon offers a comprehensive range of
remunerasi bagi karyawan tetap, yang meliputi benefits for permanent employees, including health
tunjangan kesehatan, program kepemilikan rumah, benefits, housing ownership programs, scholarships
beasiswa bagi karyawan dan anak karyawan, cuti, for employees and their children, paid leave,
program pensiun, tunjangan makan, tunjangan pension programs, meal allowances, transportation
transportasi, lembur, program kepemilikan mobil, allowances, overtime pay, car ownership programs,
dan berbagai tunjangan lainnya. and various other allowances.
Selain itu, Summarecon memenuhi Summarecon also fulfills its obligations under social
kewajibannya terhadap regulasi jaminan sosial security and labor regulations, demonstrating its
dan ketenagakerjaan, sekaligus menunjukkan commitment to providing access to healthcare
komitmennya dalam menyediakan akses terhadap services beyond work-related coverage. All employees
layanan kesehatan yang tidak terkait langsung are registered in the BPJS Kesehatan (National Health
dengan pekerjaan. Hal ini diwujudkan dengan Insurance) and BPJS Ketenagakerjaan (Employment
mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam program Social Security) programs.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Langkah ini juga merupakan bentuk kontribusi This initiative reflects Summarecon's contribution to
Summarecon dalam mendukung pencapaian achieving SDG 3.8—which aims for Universal Health
SDG 3.8, yang bertujuan untuk mencapai cakupan Coverage (UHC)—ensuring that everyone has access
kesehatan universal (Universal Health Coverage/ to quality healthcare without financial hardship.
UHC), yang berarti semua orang memiliki akses
terhadap layanan kesehatan yang berkualitas tanpa
mengalami kesulitan keuangan.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 157
Preparing for Sustainability Transformation
Page 158
Istirahat Melahirkan dan Tingkat Retensi Pasca Cuti
Maternity Leave and Post-Maternity Leave Retention Rate [401-3]
Selain berhak atas cuti tahunan dan jenis cuti In addition to annual leave and other forms of leave,
lainnya, karyawan Summarecon juga memiliki Summarecon employees are entitled to maternity
hak untuk mengambil cuti khusus untuk istirahat leave—available to female employees giving birth
melahirkan, baik bagi karyawan perempuan yang and to male employees supporting their spouse
melahirkan maupun bagi karyawan laki-laki yang during childbirth. In 2024, a total of 214 employees
mendampingi istri dalam proses melahirkan. Pada took maternity leave, with all of them successfully
tahun 2024, terdapat 214 karyawan yang mengambil completing their leave and returning to work
cuti melahirkan, dimana seluruh karyawan telah afterward.
menyelesaikan masa cuti tersebut dan telah kembali
bekerja.
Total Karyawan Istirahat Melahirkan Tahun 2022- 2024
Total Employees on Maternity Leave Year 2022–2024
2022 2023 2024
Total jumlah Total
karyawan yang
mengambil istirahat 179 70 249
melahirkan 160 45 205
Total number of
employees taking 162 52 214
maternity leave Perempuan
Laki-laki
Male Female
Total jumlah Total
karyawan yang
kembali bekerja 179 63 242
setelah istirahat 204
160 44
melahirkan
Total number of 162 52 214
employees returning Perempuan
Laki-laki
to work after maternity Male Female
leave
Tingkat karyawan yang mengambil istirahat
melahirkan yang kembali bekerja
Rate of employees taking maternity leave who
return to work 100% 100% 100%
Laki-laki
Male
90% 98% 100%
Perempuan
Female
97%
99.5%
100%
Total
158 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 159
Program Masa Persiapan Pensiun Karyawan
[404-2] [F.22] Employee Retirement Preparation Program
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan As part of its commitment to employee well-being,
karyawan yang akan menjalani masa pensiun, Summarecon regularly holds the Retirement
Perusahaan secara rutin mengadakan workshop Preparation Workshop for employees approaching
Masa Persiapan Purnabhakti, yang ditujukan bagi retirement age or those aged 50 years and older.
karyawan yang akan memasuki usia pensiun atau The workshop covers key topics such as financial
yang telah berusia minimal 50 tahun. Workshop management, asset utilization, and business
ini membahas berbagai materi penting, seperti opportunities to help employees prepare and plan
pengelolaan keuangan, pemanfaatan aset, for retirement effectively. The goal is to ensure
serta peluang usaha, yang bertujuan untuk that employees can transition into retirement with
membantu karyawan dalam mempersiapkan greater confidence and financial security. In 2024,
dan merencanakan masa pensiun mereka secara the company held two sessions of the Retirement
matang, sehingga mereka dapat menjalani masa Preparation Workshop, attended by 51 employees.
purnabhakti dengan lebih siap dan sejahtera. Pada
tahun 2024, Perusahaan mengadakan dua sesi
workshop Masa Persiapan Purnabhakti, yang diikuti
oleh 51 karyawan.
Pencegahan Pekerja Anak
[408-1] [F.19] Prevention of Child Labor
Summarecon menerapkan kebijakan perekrutan Summarecon implements a policy of recruiting
karyawan dengan batasan usia minimal 18 (delapan employees with a minimum age limit of 18 (eighteen)
belas) tahun, sesuai dengan ketentuan undang- years, in accordance with the prevailing labor laws in
undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Indonesia. Nevertheless, the company acknowledges
Meskipun demikian, Perusahaan menyadari the potential risk of child labor throughout
adanya potensi risiko pekerja anak yang mungkin the supply chain. Therefore, Summarecon has
terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh karena conducted risk mapping related to this issue and
itu, Summarecon telah melakukan pemetaan implemented preventive measures and mitigation
risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan strategies to minimize the likelihood of child labor in
langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk its operations.
meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
anak dalam operasionalnya.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 159
Preparing for Sustainability Transformation
Page 160
Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Anak
Identification and Prevention of Risks of Child Labor
Rantai Pasok dengan Risiko Adanya Kontraktor
Pekerja Anak Contractors
Supply Chain with Risks of Child Labor
Mitra outsource
outsource partners
Penjelasan Risiko Kontraktor mempekerjakan anak di bawah umur
Risk Description Contractors Contractors employing underage children
Mitra outsource mempekerjakan anak di bawah umur
Outsource partners employing underage children
Upaya Pencegahan Risiko Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
Risk Prevention Measures outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
hukum yang berlaku
The company only partners with contractors and outsourcing
partners that have legal existence and comply with applicable
laws.
Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
pelanggaran mempekerjakan anak di bawah umur.
The company does not engage contractors and outsourcing
partners who have a proven track record of employing
underage children.
Khusus untuk mitra outsource, pengawasan juga dilakukan
saat proses seleksi karyawan outsource dengan mereview CV
dan juga memintakan KTP dari calon karyawan outsource
Specifically for outsourcing partners, supervision also occurs
during the selection process of outsourced employees by
reviewing resumes and requesting ID cards from potential
outsourced employees.
Pencegahan Pekerja Paksa
Prevention of Forced Labor [409-1] [F.19]
Summarecon menetapkan standar waktu kerja Summarecon establishes working time standards
sesuai dengan peraturan perundangan yang in accordance with the prevailing legislation in
berlaku di Indonesia, yakni 7 (tujuh) jam sehari Indonesia, namely 7 (seven) hours per day for 6 (six)
untuk 6 (enam) hari kerja dan 8 (delapan) jam working days and 8 (eight) hours per day for 5 (five)
sehari untuk 5 (lima) hari kerja dengan maksimal working days with a maximum of 40 working hours
40 jam kerja dalam seminggu. Bila dibutuhkan per week. If overtime is required, the Company also
lembur, Perusahaan juga memiliki kebijakan untuk has a policy for employees to work additional hours,
karyawan yang akan menambah jam kerja lembur with consideration for the Company's approval.
dengan tetap mempertimbangkan persetujuan Nevertheless, the Company acknowledges the
Perusahaan. Meskipun demikian, Perusahaan potential risk of forced labor throughout the supply
menyadari adanya potensi risiko pekerja paksa yang chain. Therefore, Summarecon has conducted risk
mungkin terjadi di sepanjang rantai pasokan. Oleh mapping related to this issue and implemented
karena itu, Summarecon telah melakukan pemetaan preventive measures and mitigation strategies
risiko terkait isu ini dan mengimplementasikan to minimize the possibility of forced labor in its
langkah-langkah preventif serta mitigasi untuk operations.
meminimalkan kemungkinan terjadinya pekerja
paksa dalam operasionalnya.
160 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 161
Identifikasi dan Pencegahan Risiko Adanya Pekerja Paksa
Identification and Prevention of Risks of Forced Labor
Rantai Pasok dengan Risiko Adanya Kontraktor
Pekerja Paksa Contractors
Supply Chain with Risks of Forced Labor
Mitra outsource
outsource partners
Penjelasan Risiko Kontraktor mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang jelas.
Risk Description Contractors employing workers without clear contracts.
Mitra outsource mempekerjakan pekerja tanpa kontrak yang
jelas.
Outsource partners employing workers without clear contracts.
Upaya Pencegahan Risiko Perusahaan hanya bermitra dengan kontraktor dan mitra
Risk Prevention Measures outsource yang memiliki keberadaan legal dan taat kepada
hukum yang berlaku.
The Company only partners with contractors and outsourcing
partners that have legal existence and comply with applicable
laws.
Perusahaan tidak menggunakan kontraktor dan mitra
outsource yang sudah jelas terbukti memiliki rekam jejak
pelanggaran hak asasi manusia dalam bentuk kerja paksa.
The Company does not engage contractors and outsourcing
partners who have a proven track record of human rights
violations in the form of forced labor.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 161
Preparing for Sustainability Transformation
Page 162
Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karir Karyawan
Employee Performance Evaluation and Career Development [404-3]
Summarecon secara rutin melaksanakan Summarecon regularly conducts performance
penilaian kinerja bagi seluruh karyawan, dengan evaluations for all employees using Key Performance
menggunakan Key Performance Indicators Indicators (KPIs) as the primary framework for
(KPIs) sebagai landasan utama dalam mengukur measuring employee performance against the
pencapaian kinerja karyawan terhadap tujuan dan company’s goals and targets. The results of these
sasaran yang telah ditetapkan oleh Perusahaan. Hasil evaluations serve as the basis for career development,
penilaian kinerja ini digunakan sebagai dasar dalam compensation, and recognition for high-performing
pengembangan karir, pemberian kompensasi, serta employees.
penghargaan bagi karyawan yang berprestasi.
Penilaian kinerja dilakukan setiap akhir tahun Performance evaluations are conducted at the end
untuk mengevaluasi pencapaian kinerja karyawan of each year to assess employee performance over
sepanjang tahun berjalan. Penilaian kinerja ini the past year. The evaluation process applies to
berlaku bagi karyawan yang telah bekerja minimal employees who have worked for at least six months
enam bulan dari periode cut-off penilaian di akhir by the end of the evaluation period. The evaluation
tahun tersebut. Mekanisme penilaian diawali process begins with a self-assessment, where each
dengan self-assessment, di mana setiap karyawan employee has the opportunity to independently
diberikan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja evaluate their performance and competencies.
dan kompetensinya secara mandiri. Selanjutnya, This is followed by an evaluation from their
penilaian dilakukan oleh atasan langsung guna direct supervisor to provide a more objective and
memberikan evaluasi yang lebih objektif dan comprehensive assessment. In 2024, the company
komprehensif. Pada tahun 2024, Perusahaan conducted performance evaluations for 3,772
telah melakukan penilaian kinerja terhadap 3.772 employees who met the eligibility criteria
karyawan yang memenuhi kriteria untuk mengikuti
penilaian kinerja ini.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development
Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam Summarecon is committed to providing training
memberikan pelatihan dan pengembangan and development programs tailored to the needs of
bagi karyawan, dimana program pelatihan yang both employees and the company. These programs
diselenggarakan disesuaikan dengan kebutuhan aim to enhance employee performance and support
karyawan dan Perusahaan, sehingga dapat the company’s long-term business goals.
meningkatkan efektivitas kinerja karyawan serta
mendukung pencapaian tujuan bisnis secara
berkelanjutan.
Program pelatihan karyawan disesuaikan dengan Training programs are designed to develop
kompetensi yang dibutuhkan, dan dilaksanakan relevant competencies and are delivered through
dalam bentuk, seperti seminar, workshop, atau various formats, including seminars, workshops,
pelatihan, baik secara daring maupun tatap muka. and training sessions—both online and in-person.
Untuk memastikan efektivitasnya, pelatihan yang To ensure effectiveness, the company regularly
telah diikuti oleh karyawan akan dipantau dan monitors and evaluates employee participation and
dievaluasi secara rutin. the impact of these programs.
Pelatihan Karyawan
Employee Training [404-1] [404-2] [F.22]
Summarecon memberikan pelatihan bagi karyawan Summarecon provides training to equip employees
dengan tujuan untuk membekali mereka dengan with the skills and knowledge necessary for their
keterampilan dan pengetahuan yang relevan respective roles and responsibilities. These training
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. programs are designed to improve motivation,
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan performance, effectiveness, and efficiency in the
motivasi, kinerja, efektivitas, dan efisiensi dalam workplace, ultimately contributing to the company’s
bekerja, sehingga pada akhirnya berkontribusi overall success in achieving its business objectives.
secara optimal terhadap kesuksesan Perusahaan
dalam mencapai tujuan bisnisnya.
162 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 163
Total Jam Pelatihan Karyawan Tahun 2022 – 2024
Total Employee Training Hours YearS 2022–2024 2022 2023 2024
Jumlah Total Jam Pelatihan Jumlah Total Karyawan Rata-Rata Jam Pelatihan
Total Training Hours Total Employees Average Training Hours
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki
Male
78,890 3,249 24
84,969 3,255 26
88,764 3,061 29
Perempuan
Female
35,011 1,040 34
29,556 1,101 27
38,227 1,161 33
Jabatan
Position
Management
600 24 25
561 26 22
403 26 16
Manager
5,662 138 41
9,478 146 65
6,778 155 44
Supervisor
37,317 817 46
9,478 866 39
6,778 900 52
Staff
70,322 3,310 21
71,093 3,318 21
73,416 3,141 23
Total
113,901 4,289 27
114,525 4,356 26
126,991 4,222 30
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 163
Preparing for Sustainability Transformation
Page 164
Pada tahun 2024, rata-rata jam pelatihan yang In 2024, the average training hours per employee
diberikan ke karyawan meningkat 15% dari tahun increased by 15% from the previous year, or 30 hours
sebelumnya, menjadi 30 jam pelatihan per karyawan. per employee. This increase reflects the company’s
Peningkatan ini merupakan wujud nyata komitmen strong commitment to sustainable human resource
Perusahaan dalam pengembangan sumber daya (HR) development.
manusia (SDM) secara berkelanjutan.
Program pelatihan yang diberikan selama tahun The training programs provided in 2024 were divided
2024 terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu: into three categories:
1. Internal Training 1. Internal Training
Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi This form of education/training provides content
yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan tailored to the needs of the company. Training
Perusahaan. Materi pelatihan serta fasilitator materials and facilitators are provided by the
disediakan oleh Perusahaan company.
2. In-house Training 2. In-house Training
Bentuk pendidikan/pelatihan dimana materi This form of education/training offers content
yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan customized to the needs of employees/the
karyawan/Perseroan. Materi pelatihan serta company. Training materials and facilitators
fasilitator disediakan oleh penyedia pelatihan are provided by training providers who have
yang telah melewati proses peninjauan oleh undergone review by the company.
Perusahaan.
3. External Training 3. External Training
Bentuk pendidikan/pelatihan yang diberikan This form of education/training is aimed at
untuk meningkatkan pengetahuan, sikap enhancing knowledge, attitudes, and skills and
dan keterampilan yang dilaksanakan secara is conducted externally or by external parties.
eksternal atau oleh pihak luar. knowledge, skills, and competencies.
Komposisi internal training, inhouse training, dan The composition of internal, in-house, and external
eksternal training yang dilakukan adalah sebesar training was 58%, 15%, and 27% respectively.
58%, 15%, dan 27%. Sedangkan perbandingan jenis Meanwhile, the proportion of technical and non-
training teknis dan non teknis adalah 29% dan 71%. technical training was 29% and 71% respectively.
Program Beasiswa Summarecon
Summarecon Scholarship Program [404-2]
Selain program pelatihan karyawan, Perusahaan In addition to employee training, the company
juga mendukung peningkatan keterampilan also supports skill and competency development
dan kompetensi karyawan melalui program through scholarship. This scheme allows employees
beasiswa. Program ini memberikan kesempatan to pursue formal education relevant to their field of
bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan work, enabling them to contribute more effectively
formal yang relevan dengan bidang pekerjaannya, to the company’s success.
sehingga mereka dapat berkontribusi lebih optimal
dalam mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.
Lebih dari sekadar mendukung pertumbuhan bisnis, More than just supporting business growth, the
program beasiswa ini mencerminkan komitmen scholarship program reflects Summarecon’s
Summarecon dalam mengembangkan karyawan commitment to developing its employees as
sebagai aset utama Perusahaan. Inisiatif ini sejalan valuable assets. This initiative aligns with the
dengan nilai inti “CARING”, yang menekankan company’s core value of “CARING”, which emphasizes
kepedulian (Care) Perusahaan terhadap care for employee well-being and performance
kesejahteraan karyawan serta peningkatan kinerja improvement. Types of Scholarship Programs
secara keseluruhan. Berikut adalah jenis program Provided:
beasiswa yang diberikan oleh Perusahaan:
164 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 165
• Program Beasiswa Anak Karyawan (SINAR) • Employee Children’s Scholarship Program
(SINAR)
Beasiswa yang diberikan kepada anak karyawan
yang berpendidikan SMA dan/atau Akademi/ Scholarships awarded to employees' children
Universitas attending high school and/or college/university.
• Beasiswa Karyawan Improvement • Summarecon Employee Improvement
Summarecon (BISA) Scholarship (BISA)
Beasiswa yang diberikan kepada karyawan yang Scholarships awarded to employees pursuing
sedang kuliah dengan jenjang D3, S1 dan S2. Diploma Certificate, Bachelor’s Degree, or
Master’s Degree.
•
Program Beasiswa Summarecon Tahun 2024
Summarecon Scholarship Program Year 2024
Beasiswa Improvement Karyawan Total Beasiswa
Summarecon (BISA) (dalam Jutaan Rupiah)
Summarecon Employee Total Scholarships Awarded
Improvement Scholarship (BISA) (in Million Rupiah)
38 242
Program Beasiswa Anak Total Beasiswa
Karyawan (SINAR) (dalam Jutaan Rupiah)
Employee’s Child Scholarship Total Scholarships Awarded
Program (SINAR) (in Million Rupiah)
349 769
Total 387 1,011
Penyerahan Beasiswa Anak Karyawan (SINAR)
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 165
Preparing for Sustainability Transformation
Page 166
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Health Safety and Environment (HSE) [403] [F.21]
Dalam rangka mewujudkan pencapaian Tujuan In a bid to achieve the Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan, khususnya Goals, particularly goal number 8: Decent Work and
tujuan nomor 8 (delapan): Pekerjaan Layak dan Economic Growth, Summarecon actively promotes
Pertumbuhan Ekonomi, Summarecon secara aktif a safe and healthy working environment for all its
mempromosikan lingkungan kerja yang aman dan employees. By ensuring safe and healthy working
sehat bagi semua pekerjanya. Dengan memastikan conditions, employees can enhance productivity,
kondisi kerja yang aman dan sehat, pekerja dapat thereby facilitating smooth business operations.
bekerja dengan lebih produktif sehingga aktifitas Consequently, Summarecon has diligently
bisnis dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, implemented a Health Safety and Environment (HSE)
sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan management system across all its business units.
Kerja (K3) telah diupayakan untuk diimplementasikan
dengan efektif di seluruh unit bisnis Summarecon.
Dalam Laporan Keberlanjutan ini, Perusahaan Within this Sustainability Report, the Company
berfokus untuk membahas sistem manajemen K3 focuses on discussing the HSE management system
yang tercakup dalan batasan data di tahun 2024 ini, within the data boundaries for 2024, encompassing
yakni Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon
Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza Mall Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Plaza
Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi, Summarecon Serpong, Plaza Summarecon Bekasi,
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi. Summarecon Serpong, and Summarecon Bekasi.
Sejak tahun 2017, Sistem manajemen K3 ini sudah Since 2017, this HSE management system has
diterapkan merujuk pada peraturan negara, seperti been implemented in compliance with national
Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 regulations, including Government Regulation No.
tentang Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan 50 of 2012 on the Implementation of Health and
dan Keselamatan Kerja, Undang-Undang No. 13 Safety Management Systems, Law No. 13 of 2003 on
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan Undang- Manpower, and Law No. 1 of 1970 on Occupational
Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Safety.
Sistem Manajemen K3
HSE Management System [403-1] [F.21]
Dalam menjalankan sistem manajemen K3, In implementing the HSE management system,
Summarecon telah menyusun prosedur manual Summarecon has developed a Safety Manual as a
keamanan (Manual Safety) sebagai panduan bagi guide for employees and business units to adopt
karyawan dan unit bisnis dalam menerapkan budaya a culture of good HSE practices. This procedure
K3 yang baik. Prosedur ini dibuat berdasarkan is based on the company's internal policies and
kebijakan internal perusahaan serta peraturan yang applicable regulations, including Law No. 1 of 1970 on
berlaku, termasuk UU No. 1 tahun 1970 tentang Occupational Safety.
Keselamatan Kerja.
Perusahaan akan melakukan audit internal terhadap The Company conducts an internal audit of this
prosedur ini setiap tahun sekali guna memastikan procedure once a year to ensure the proper and
implementasi yang baik dan efektif dari sistem effective implementation of the HSE management
manajemen K3, sekaligus meninjau hasil audit dari system, as well as to review the audit results from
periode sebelumnya. Audit internal akan dilakukan previous periods. The internal audit is carried out
oleh personil Perusahaan yang tidak memiliki by Company personnel who do not have direct
tanggung jawab langsung dalam kegiatan K3 yang responsibilities in the HSE activities being examined,
diperiksa, untuk memastikan independensi dan ensuring the independence and objectivity of the
objektifitas proses dan hasil audit. audit process and results.
Prosedur K3 ini diharapkan menjadi panduan bagi These HSE procedures are expected to guide
karyawan dalam mengidentifikasi potensi bahaya employees in identifying potential hazards in the
di tempat kerja serta memberikan langkah-langkah workplace and providing measures to reduce the
untuk mengurangi risiko kecelakaan dan cedera. risk of accidents and injuries. Through the consistent
Dengan penerapan prosedur K3 yang konsisten and effective implementation of HSE procedures, it
dan efektif, diharapkan kesadaran karyawan akan is hoped that employees' awareness of HSE risks in
risiko K3 di lingkungan kerja meningkat, sehingga the workplace will increase, thus helping to build a
166 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 167
membantu membangun budaya keselamatan yang strong safety culture in the workplace. To ensure that
kuat di tempat kerja. Untuk menjamin prosedur the procedures are in line with business processes
sesuai dengan proses bisnis dan terus diperbaharui, and continuously updated, the company conducts
Perusahaan melakukan tinjaunan setiap 1 (satu) reviews every year, or whenever necessary.
tahun sekali, atau kapapun apabila dibutuhkan.
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Dampak
[403-2] [F.21] Hazard Identification, Risk Assessment and Impact Control
Summarecon telah melakukan identifikasi, analisa, Summarecon has conducted the identification,
dan pengendalian potensi bahaya serta risiko K3 analysis, and control of potential HSE hazards
yang mungkin terjadi di lingkungan kerja unit and risks that may occur in the workplace of the
bisnis Perusahaan, khususnya yang tercakup dalam Company's business units, particularly those covered
batasan data pada Laporan Keberlanjutan tahun within the data boundaries of the 2023 Sustainability
2024. Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian Report. The process of identifying, analyzing, and
potensi bahaya serta risiko K3 ini telah dituangkan controlling potential HSE hazards and risks has been
ke dalam salah satu prosedur K3 yang terdapat di incorporated into one of the HSE procedures in each
masing-masing unit bisnis, yang dikembangkan business unit, developed based on the vSafety Manual
berdasarkan Manual Safety yang dimiliki oleh owned by the Company. Generally, the process of
Perusahaan. Secara umum, proses identifikasi, identifying, analyzing, and controlling potential HSE
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta hazards and risks carried out by each business unit
risiko K3 yang dilakukan oleh masing-masing unit is similar, but there are slight adjustments according
bisnis serupa, namun ada sedikit penyesuaian sesuai to the conditions of each business unit, which can be
kondisi dari masing-masing unit bisnis, yang dapat outlined as follows:
dijabarkan sebagai berikut:
Unit Bisnis Properti Investasi
Property Investment Business Unit
Summarecon Mall Kelapa Gading dan Summarecon Summarecon Mall Kelapa Gading and Summarecon
Mall Bekasi masing-masing memiliki departemen Mall Bekasi each have a safety department
safety dalam struktur organisasinya. Dimana within their organizational structure. This safety
departemen safety ini bertanggung jawab untuk department is responsible for ensuring the effective
memastikan keseluruhan implementasi sistem implementation of the HSE management system,
manajemen K3 berjalan dengan efektif, termasuk including coordinating the process of identifying,
diantaranya sebagai koordinator untuk proses analyzing, and controlling potential HSE hazards and
indentifikasi, analisa, dan pengendalian potensi risks within the Mall.
bahaya serta risiko K3 di dalam Mall.
Proses identifikasi, analisa, dan pengendalian The process of identifying, analyzing, and controlling
potensi bahaya serta risiko K3 dilakukan dengan potential HSE hazards and risks entails coordination
berkoordinasi dengan setiap kepala bagian lainnya with department heads in the Mall through job safety
di Mall dengan cara membuat job safety analysis, analysis, inspections, interviews, field observations,
inspeksi, interview, observasi lapangan, dan verifikasi and field verifications. Generally, it follows a structured
lapangan. Secara umum, tahapan dari proses approach:
identifikasi, analisa, dan pengendalian bahaya serta
risiko K3 dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Menfasilitasi dan memastikan proses identifikasi 1. Facilitating and ensuring that the process of
potensi bahaya dan risiko K3 di lingkungan kerja identifying potential hazards and HSE risks in the
dilakukan dengan efektif workplace is effectively carried out.
2. Melakukan analisa untuk risiko yang telah 2. Analyzing identified risks to assess the level of risk
terindentifikasi dengan menilai level dari risiko based on the likelihood of the risk occurring and
berdasarkan kemungkinan terjadinya risiko dan the potential impact of the risks.
dampak yang akan diterima jika risiko tersebut
terjadi
3. Melakukan pengendalian terhadap risiko, 3. Implementing targeted controls for high-risk
khususnya untuk risiko dengan tingkatan yang factors based on comprehensive risk analysis.
tinggi berdasarkan hasil analisa risiko yang telah
dilakukan
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 167
Preparing for Sustainability Transformation
Page 168
4. Mengkomunikasikan progres serta 4. Communicating progress and rigorously
memonitoring efektifitas dari implementasi monitoring the effectiveness of risk control
pengendalian risiko yang telah atau sedang measures.
dilakukan
Setiap tahapan dari proses tersebut Each stage of this process is documented by the safety
didokumentasikan oleh departemen safety dengan department with the assistance of the Management
bantuan Management Representative (MR) pada Representative (MR) on the "Hazard Identification,
formulir “Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Risk Assessment, and Risk Control" form. Below are
Pengendalian Risiko”. Berikut adalah beberapa some identified HSE hazards and risks:
potensi bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi:
Potensi Bahaya dan Risiko
Potential Hazards and Risks
Kebakaran Terjatuh/ Tersetrum Terjatuh dari Terjepit
Fire tersandung/ Electric shock tangga Pinched
terpeleset Falling down
Fell/tripped/ the stairs
slipped
Potensi bahaya dan risiko K3 yang telah Potential hazards and HSE risks that have been
terdokumentasi akan ditinjau setiap tahun atau jika documented will be reviewed annually or if the event
terjadi perubahan dari konteks Perusahaan, baik of changes in the Company's context, both internal
internal atau eksternal. Berikut adalah beberapa and external. Below are some efforts in risk control:
upaya pengendalian risiko yang dilakukan:
1. Elimination
1. Eliminasi
Removing the source of hazards or risks
Menghilangkan sumber bahaya atau risiko
2. Substitution
2. Substitusi
Introducing specific facilities to enhance safety
Menambahkan fasilitas tertentu untuk
meningkatkan keamanan
3. Engineering Modification
3. Rekayasa Engineering
Modifying certain machinery to reduce potential
Modifikasi pada mesin tertentu untuk
hazards
mengurangi potensi bahaya
4. Pencegahan 4. Prevention
• Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD); • Use of Personal Protective Equipment
• Membuat instruksi kerja untuk menghindari (PPE);
dan/atau menangani risiko; • Creating work instructions to avoid and/or
• Melakukan sosialisasi atau pelatihan K3 handle risks
secara rutin dan konsisten; • Conducting regular and consistent HSE
• Melakukan pemantauan risiko secara rutin training and awareness sessions
dan konsisten • Performing routine and consistent risk
monitoring
168 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 169
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi menetapkan safety officer dari departemen Bekasi designate a safety officer from the safety
safety sebagai koordinator untuk pelaksanaan proses department as a coordinator for the implementation
identifikasi, analisa, dan pengendalian potensi bahaya of the hazard identification, analysis, and control
serta risiko K3, dimana proses ini dilakukan dengan process. This process involves coordination with other
berkoordinasi dengan setiap kepala bagian lainnya. department heads. Here are the stages of the hazard
Berikut adalah tahapan dari proses identifikasi, identification, analysis, and control process:
analisa, dan pengendalian potensi bahaya serta risiko
K3 yang dilakukan:
1. Identifikasi bahaya 1. Hazard Identification
Melakukan identifikasi semua potensi Identifying all potential hazards along with
bahaya berserta penyebab dan dampaknya their causes and impacts in the designated
di lingkungan kerja atau proses kerja yang workplace or work processes.
telah ditentukan
2. Penilaian risiko 2. Risk Assessment
Melakukan penilaian risiko untuk Assessing risks to determine the level based
menentukan level dari risiko yang telah on the likelihood of hazards and their impact
terindetifikasi berdasarkan kemungkinan on employee health and safety
terjadinya bahaya dan dampak dari
bahaya tersebut terhadap kesehatan dan
keselamatan karyawan
3. Pengendalian risiko 3. Risk Control
Merencanakan dan mengembangkan Planning and developing strategies and
strategi serta langkah-langkah measures to prevent, reduce, or eliminate the
pengendalian risiko untuk mencegah identified risks
terjadinya, mengurangi dampaknya atau
menghilangkan sumber risiko tersebut
4. Tindak lanjut dan Monitoring 4. Follow-up and Monitoring
Memantau dan mengevaluasi efektivitas Monitoring and evaluating the effectiveness
dari implementasi langkah-langkah of implemented risk control measures
pengendalian risiko yang telah atau sedang
dilakukan
5. Pencatatan dan dokumentasi 5. Recording and Documentation
Safety officer dibantu oleh Management The safety officer, assisted by the
Representative (MR) mencatat dan Management Representative (MR), records
mendokumentasikan setiap tahapan proses and documents each stage of the process in
diatas ke dalam formulir “Identifikasi Bahaya, the "Hazard Identification, Risk Assessment,
Penilaian Risiko dan Pengendalian Risiko” and Risk Control" form
6. Peninjauan 6. Review
Peninjauan terhadap daftar risiko dilakukan Reviewing the risk list through routine annual
melalui mekanisme peninjauan rutin reviews, reviews during significant changes,
tahunan, peninjauan saat terjadi perubahan reviews based on incidents or accidents, and
signifikan, peninjauan berdasarkan insiden reviews as requested by employees
atau kecelakaan, dan peninjauan saat sesuai
permintaan karyawan.
Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi Methods used in identifying potential hazards and
potensi bahaya dan risiko K3 adalah dengan inspeksi, HSE risks include inspections, field observations,
observasi lapangan, analisis kecelakaan/insiden, accident/incident analysis, interviews, discussions,
wawancara, diskusi, pemeriksaan dokumentasi, dan documentation reviews, and checklist usage. Below
penggunaan ceklist. Berikut adalah beberapa potensi are some identified HSE hazards and risks:
bahaya dan risiko K3 yang teridentifikasi:
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 169
Preparing for Sustainability Transformation
Page 170
Potensi Risiko/Bahaya Potential Hazards and Risk
Kebakaran Terjatuh/ Tersetrum Bahaya Terjebak
Fire tersandung/ Electric shock bekerja di di lift
terpeleset ketinggian Stuck in
Fell/tripped/ Hazard of elevator
slipped working at
heights
Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh Plaza The risk control efforts undertaken by Plaza
Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon Summarecon Serpong and Plaza Summarecon
Bekasi serupa dengan upaya yang dilakukan oleh Bekasi are similar to those carried out by the Mall
unit Mall, sebagaimana telah dibahas sebelumnya. units, as previously discussed.
Unit Bisnis Pengembangan Properti
Property Investment Business Unit
Dalam rangka menerapkan sistem manajemen K3 In order to implement an effective HSE management
yang baik, Summarecon Serpong dan Summarecon system, Summarecon Serpong and Summarecon
Bekasi membentuk Panitia Pembina Keselamatan Bekasi have established the Health, Safety and
dan Kesehatan Kerja (P2K3). Dengan keterlibatan Environment Advisory Commitee (P2K3). With active
aktif dari tim P2K3, Summarecon Serpong dan involvement from the P2K3 team, Summarecon
Summarecon Bekasi dapat mengidentifikasi, Serpong and Summarecon Bekasi can identify,
menganalisa, dan mengelola potensi bahaya dan analyze, and manage potential HSE hazards and risks
risiko K3 dengan lebih efektif, sehingga tercipta more effectively, thus creating a safer and healthier
lingkungan kerja yang lebih aman dan lebih sehat work environment for all employees.
bagi semua karyawan.
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi
menetapkan sekretaris P2K3 yang juga merupakan appoint a P2K3 secretary, who is also a general HSE
ahli K3 umum sebagai penanggung jawab untuk expert, as responsible for the implementation of the
pelaksanaan proses identifikasi, analisa, dan hazard identification, analysis, and control process.
pengendalian potensi bahaya serta risiko K3. Berikut Here are the stages of implementation:
adalah tahapan implementasinya:
1. Identifikasi bahaya 1. Hazard Identification
Bekerja sama dengan berbagai departemen Collaborating with various departments to
untuk melakukan identifikasi semua potensi identify all potential hazards in the workplace or
bahaya di lingkungan kerja atau di area kerja. work areas.
2. Penilaian risiko 2. Risk Assessment
Melakukan penilaian risiko untuk menentukan Conducting risk assessments to determine the
level risiko yang dilakukan dengan menganalisia level of risk by analyzing the likelihood of hazards
kemungkinan terjadinya bahaya dan tingkat occurring and the severity of their impact on
keparahan bahaya tersebut terhadap employees. This risk assessment helps prioritize
karyawan. Penilaian risiko ini membantu dalam control measures.
menentukan prioritas tindakan pengendalian
3. Pengendalian Dampak 3. Impact Control
Merencanakan dan mengembangkan strategi Planning and developing strategies and control
serta langkah-langkah pengendalian risiko untuk measures to prevent, reduce, or eliminate the
mencegah terjadinya, mengurangi dampaknya identified risks.
atau menghilangkan sumber risiko tersebut
Salah satu metode yang digunakan dalam One of the methods used in identifying potential HSE
mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 adalah hazards and risks is through job safety analysis. Below
dengan pendekatan job safety analysis. Berikut are some identified HSE hazards and risks:
adalah beberapa potensi bahaya dan risiko K3 yang
teridentifikasi:
170 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 171
Potensi Risiko/Bahaya Potential Hazards and Risk
Jatuh dari Tertimpa Tertusuk Tersetrum Terjepit Terpotong
ketinggian material benda tajam Electric shock Pinched Cut off
Falling from Hit by material (paku, besi)
height Pierced by
sharp objects
(nail, iron)
Upaya pengendalian risiko yang dilakukan oleh Risk control efforts undertaken by Summarecon
Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi Serpong and Summarecon Bekasi are similar to those
serupa dengan upaya yang dilakukan oleh unit Mall, carried out by the Mall units, as discussed earlier.
sebagaimana telah dibahas sebelumnya.
Layanan Kesehatan Kerja
[403-3] [F.21] Occupational Health Services
Perusahaan menyadari bahwa kesehatan para The Company recognizes the health of employees
pekerja merupakan modal utama dalam mencapai as a primary asset in achieving optimal productivity
produktivitas yang optimal dan pertumbuhan kinerja and sustainable performance growth. Therefore, the
yang bekerlanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan company is committed to protecting the health of
berkomitmen untuk melindungi kesehatan para employees in relation to their work environment by
pekerja sehubungan dengan lingkungan kerja providing quality occupational health services. Here
mereka dengan menyediakan layanan kesehatan are some occupational health services provided by
kerja yang berkualitas. Berikut adalah beberapa the company:
layanan kesahatan kerja yang disediakan oleh
Perusahaan:
• Pengawasan terhadap lingkungan kerja • Supervision of the work environment
Diantaranya dilakukan melalui aktivitas Including activities such as checking Personal
pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum Protective Equipment (PPE) before work
bekerja pada saat safety briefing; proses during safety briefings; identifying, analyzing,
identifikasi, analisa, dan pengendalian potensi and controlling potential HSE hazards and
bahaya serta risiko K3; pengecekan sanitasi dan risks; checking sanitation and waste disposal
kebersihan pembuangan sampah di basecamp cleanliness at contractor workers' basecamps.
pekerja kontraktor
• Pengawasan terhadap kesehatan kerja • Supervision of occupational health
Diantaranya dilakukan melalui pemeriksaan Including periodic health examinations for
kesehatan berkala kepada karyawan, khususnya employees, especially those whose work is related
karyawan yang pekerjaannya berkaitan dengan to health risks.
risiko kesehatan
• Pemberian informasi, pendidikan, pelatihan • Provision of information, education, training
Diantaranya dilakukan melalui seminar Including health seminars, disaster simulations,
kesehatan, simulasi bencana, pelatihan terkait K3 and HSE-related training.
• Perawatan pertolongan pertama • First aid care
Diantaranya dilakukan dengan menyediakan Including providing a First Aid Post (P3K) room
ruang P3K dengan obat-obatan, perlengkapan with medicines, equipment, and adequate
dan fasilitas yang layak; menyediakan mobil facilities; providing an ambulance to facilitate
ambulans untuk memfasilitasi orang yang individuals experiencing health emergencies,
mengalami keadaan darurat kesehatan, by speeding up response time in providing
dengan mempercepat waktu respons dalam first aid and immediately transporting them to
memberikan pertolongan pertama dan dengan better healthcare services; emergency response
segera membawa ke layanan kesehatan yang SOPs for various emergency situations so that
lebih baik; SOP tanggap darurat untuk berbagai employees can quickly and efficiently know the
jenis situasi darurat agar karyawan dapat dengan actions to take in emergency situations, thus
cepat dan efisien mengetahui tindakan yang helping to save lives and reduce the risk of injury.
harus dilakukan dalam situasi darurat, sehingga
dapat membantu menyelamatkan nyawa dan
mengurangi risiko cedera.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 171
Preparing for Sustainability Transformation
Page 172
Partisipasi Pekerja dalam K3
Worker Participation in HSE [403-4] [F.21]
Sebagai salah satu upaya untuk membangun budaya As one of the efforts to build a positive safety and
keselamatan dan kesehatan yang positif di tempat health culture in the workplace, where every individual
kerja, di mana setiap individu merasa bertanggung feels responsible for their own safety and the safety of
jawab atas keselamatan dan kesehatan dirinya sendiri their coworkers, Summarecon has formed the Health,
serta rekan kerjanya, Summarecon telah membentuk Safety and Environment Advisory Commitee (P2K3)
tim Panitia Pembina Kesehatan dan Keselamatan consisting of a Chairperson, Secretary, and Members.
Kerja (P2K3) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan
Anggota.
Personil tim P2K3 di unit bisnis Summarecon berasal Personnel of the P2K3 team in Summarecon business
dari berbagai latar belakang dan departemen yang units come from various backgrounds and different
berbeda. Khusus untuk karyawan yang menjabat departments. Specifically, employees serving as P2K3
sebagai Sekretaris P2K3 diharuskan untuk memiliki Secretaries are required to have General HSE Expert
sertifikasi Ahli K3 Umum. Selain itu, agar tim P2K3 certification. Furthermore, to ensure that the P2K3
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang team has broader knowledge and skills in various
lebih luas dalam berbagai aspek K3 yang relevan aspects of HSE relevant to the company's work
dengan lingkungan kerja Perusahaan, beberapa environment, some members have certifications
anggota memiliki sertifikasi terkait K3 lainnya, seperti related to other HSE aspects, such as genset operator
sertifikasi operator genset, sertifikasi K3 Pertolongan certification, First Aid in Accident (P3K) certification,
Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan sertifikasi K3 and gondola HSE certification. Below are the duties
gondola. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab and responsibilities of the P2K3 team:
dari tim P2K3:
Tugas dan Tanggung Jawab Tim P2K3 Summarecon
Duties and Responsibilities of P2K3 Team of Summarecon
Jabatan Ketua
Role Chairperson
Tugas dan Tanggung Jawab Memimpin semua rapat pleno P2K3 ataupun menunjuk anggota
Duties and Responsibilities untuk memimpin rapat
Leading all plenary meetings of the P2K3 or appointing members to
lead meetings
Mempertanggungjawabkan pelaksanaan K3
Being responsible for the implementation of HSE
Mempertanggungjawabkan program-program P2K3 dan
pelaksanaannya
Accountable for P2K3 programs and their implementation
Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program-program K3 di
Perusahaan
Being accountable for P2K3 programs and their implementation
Overseeing and evaluating the implementation of HSE programs in
the company
172 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 173
Jabatan Sekretaris
Role Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab Membuat undangan rapat dan notulen
Duties and Responsibilities Creating meeting invitations and minutes
Mengelola administrasi surat-surat P2K3
Managing P2K3 correspondence administration
Mencatat data-data yang berhubungan dengan K3
Recording HSE-related data
Memberikan bantuan/saran-saran yang diperlukan oleh departemen-
departemen demi suksesnya program-program K3
Providing necessary assistance/advice to departments for the success
of HSE programs
Membuat laporan ke P2K3 maupun instansi lain yang bersangkutan
dengan kondisi dan tindakan bahaya di tempat kerja
Creating reports to the P2K3 and other relevant agencies regarding
workplace hazard conditions and actions
Jabatan Anggota
Role Members
Tugas dan Tanggung Jawab Menghadiri undangan untuk kegiatan rapat P2K3
Duties and Responsibilities Attending invitations to P2K3 meeting activities
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan rapat tersebut baik dalam hal
penyampaian saran atau alternatif solusi dan masalah-masalah K3
(seperti laporan bahaya, kecelakaan, dan lainnya)
Actively participating in meeting activities by providing suggestions or
alternative solutions and discussing HSE issues (such as hazard reports,
accidents, and others)
Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja (seperti
melengkapi APD yang dibutuhkan di bagian masing-masing)
Checking the completeness of work safety equipment (such as
providing the required PPE in each department)
Membuat Instruksi Kerja (IK) ataupun Standard Operating Procedure
(SOP) terkait upaya pengendalian bahaya dan kecelakaan kerja
Creating Work Instructions (WI) or Standard Operating Procedures
(SOP) related to hazard control and workplace accidents
Mengevaluasi penyebab kecelakaan & penyakit akibat kerja, serta
langkah perbaikannya
Evaluating the causes of accidents & work-related illnesses, as well as
corrective actions
Melaksanakan program-program K3 yang telah ditetapkan
sebelumnya (seperti melakukan inspeksi, identifikasi bahaya, dan
lain-lain)
Implementing previously established HSE programs (such as
inspections, hazard identification, and others)
Melaporkan kepada ketua atas pelaksanaan program-program K3
Reporting to the chairperson on the implementation of HSE programs
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 173
Preparing for Sustainability Transformation
Page 174
Pelatihan K3
Occupational HSE Training [403-5] [F.21]
Pelatihan K3 bertujuan untuk memberikan HSE training aims to provide employees with
pemahaman yang mendalam kepada para karyawan a comprehensive understanding of the risks
mengenai risiko dan bahaya yang mungkin dihadapi and hazards they may encounter in their work
di lingkungan kerja mereka. Dengan memahami environment. By grasping these potential hazards,
potensi bahaya tersebut, karyawan dapat lebih employees can become more vigilant and proactive
waspada dan proaktif dalam mengidentifikasi serta in identifying and addressing situations that could
mengatasi situasi yang berpotensi membahayakan jeopardize their safety and that of their colleagues.
keselamatan dan kesehatan mereka serta rekan Tailored to the needs and findings of workplace
kerjanya. Pelatihan K3 untuk para karyawan, disusun hazard assessments, HSE training for employees
sesuai kebutuhan dan hasil identifikasi potensi includes workshops, health seminars, and disaster
bahaya di lingkungan kerja. Pelatihan K3 dapat berupa simulations, offered both online and offline
pelatihan, seminar kesehatan, dan simulasi bencana
serta dapat dilakukan secara daring maupun luring.
Untuk aspek keamanan, Perusahaan secara rutin In terms of safety, the Company regularly conducts
menyelenggarakan pelatihan berupa safety talk yang safety talk training sessions to familiarize employees
bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada with applicable safety procedures in the workplace. In
karyawan mengenai prosedur safety yang berlaku di 2024, 13 safety talk sessions engaged 2.389 employees.
lingkungan kerja. Pada tahun 2024, Perusahaan telah Additionally, the Company organizes disaster
melaksanakan 13 sesi safety talk dengan melibatkan simulations, presenting various scenarios to enhance
sebanyak 2.389 karyawan. Selain itu, Perusahaan employee readiness for real emergency situations.
juga melakukan simulasi bencana dengan berbagai Disaster simulations conducted at least 2 times a year
skenario jenis bencana yang dikemas dalam bentuk at Summarecon Mall Serpong, Plaza Summarecon
safety training dengan tujuan untuk meningkatkan Serpong, and Plaza Sumarecon Bekasi for each type
kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi situasi of disaster scenario. Wheres in Summarecon Serpong
darurat yang sebenarnya. Simulasi bencana di and Summarecon Bekasi, those simulation was
Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon condutected annually. The Company has conducted
Mall Bekasi dan Summarecon Mall Serpong, serta 10 sessions of safety training involving more than
Plaza Summarecon Serpong dan Plaza Summarecon thousand employees during 2024
Bekasi dilakukan minimal 2 kali setiap tahun
untuk setiap skenario jenis bencana di setiap unit
bisnis. Sementara di Summarecon Serpong dan
Summarecon Bekasi dilakukan minimal 1 kali setiap
tahunnya. Selama tahun 2024 Perusahaan telah
melakukan 10 sesi safety training yang melibatkan
lebih dari seribu karyawan.
Sedangkan untuk aspek kesehatan, Perusahaan Addressing health concerns, the company hosts
secara rutin menyelenggarakan seminar kesehatan health seminars to provide pertinent information on
yang bertujuan untuk memberikan informasi dan maintaining health and adopting healthy lifestyles.
pengetahuan yang relevan tentang pentingnya These seminars, conducted 14 times in 2024, reached
menjaga kesehatan dan gaya hidup yang sehat 1.714 employees, fostering heightened awareness
kepada karyawan. Hal ini membantu meningkatkan regarding holistic health care practices.
kesadaran karyawan akan pentingnya merawat
kesehatan secara menyeluruh. Pada tahun 2024,
Perusahaan telah melaksanakan 14 sesi seminar
kesehatan (health talk) dengan melibatkan sebanyak
1.714 karyawan.
174 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 175
Aktivitas Maintenance LED street light, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 175
Preparing for Sustainability Transformation
Page 176
11 Pilar 5:
Kontribusi bagi Masyarakat
dengan Pendidikan
Berkualitas dan
Pengembangan Berkelanjutan
Pillar 5:
Contribution to
Society through
Quality Education and
Sustainable Development
Sekolah Islam Al Azhar, Summarecon Bandung
176 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 177
Komitmen dan Kontribusi terhadap Masyarakat Lokal
Commitment and Contribution to Local Communities
Summarecon berperan aktif dalam meningkatkan Summarecon actively supports the well-being of
kesejahteraan masyarakat lokal, terutama melalui local communities, particularly by empowering
pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The
(UMKM). Perusahaan meyakini bahwa UMKM company recognizes the strategic role of MSMEs
memiliki peran strategis dalam memperkuat in strengthening local economy, creating job
perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja, opportunities, and driving inclusive and sustainable
serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang economic growth. As part of its commitment to
inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sebagai MSME development, Summarecon consistently
bagian dari komitmen terhadap pengembangan provides platforms for small business owners to grow
UMKM, Summarecon secara konsisten menyediakan and expand their markets through initiatives such
wadah bagi para pelaku usaha kecil untuk as the Jakarta Fashion and Food Festival (JF3), Pasar
berkembang dan memperluas pasar mereka Modern, and Culinary Festivals.
melalui berbagai inisiatif, seperti Jakarta Fashion
and Food Festival (JF3), Pasar Modern, dan Festival
Kuliner.
Selain itu, Perusahaan mewujudkan komitmennya Summarecon also demonstrates its commitment to
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat community welfare through various corporate social
melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial, responsibility (CSR) initiatives, particularly for those in
yang ditujukan terutama bagi mereka yang need. These include the "Tuang Bersama Celengan
membutuhkan, seperti kegiatan “Tuang Bersama Kasih" program and a Waste Recycling Program. The
Celengan Kasih” dan Program Daur Ulang Sampah. recycling initiative reflects the company’s dedication
Inisiatif daur ulang sampah ini juga mencerminkan to environmental preservation by encouraging
kepedulian Perusahaan terhadap pelestarian active community participation in responsible waste
lingkungan, dengan melibatkan partisipasi aktif management.
masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih
bertanggung jawab.
Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)
[413-1] [F.23] [F.25] Jakarta Fashion and Food Festival (JF3)
Tentang JF3 About JF3
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun Since its debut in 2004, the Jakarta Fashion & Food
2004, Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) telah Festival (JF3) has grown into one of the largest and
berkembang menjadi salah satu festival fashion most influential fashion festivals in Indonesia. Initiated
terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. by Summarecon with support from the government
Festival ini diinisiasi oleh Summarecon dengan and key players in the local fashion industry, JF3 has
dukungan resmi dari pemerintah serta para pelaku empowered hundreds of artisans, MSMEs (Micro,
industri fashion tanah air. Selama dua dekade, Small, and Medium Enterprises), and both emerging
JF3 telah memberdayakan ratusan pengrajin, and established designers. Over the past two decades,
UMKM, serta desainer muda dan ternama dalam the festival has showcased thousands of collections,
menghadirkan ribuan koleksi yang mengangkat highlighting Indonesia’s rich cultural heritage.
kekayaan budaya Indonesia.
Kontribusi nyata JF3 terhadap industri kreatif JF3’s significant contribution to the creative industry
terlihat dari perannya dalam menghidupkan bisnis is evident in how it revitalizes the fashion business and
mode dan memperkuat perekonomian para pelaku strengthens the local economy. The festival continues
industri. Berbagai inovasi dan transformasi terus to innovate and adapt to global trends, serving as a
dilakukan agar festival ini tetap relevan serta selaras platform for local fashion players to expand their
dengan tren global, sekaligus menjadi platform bagi reach in the international market.
pelaku industri fashion lokal untuk berkembang di
pasar yang lebih luas.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 177
Preparing for Sustainability Transformation
Page 178
Tema JF3 JF3 2024 Theme
Pada tahun 2024, JF3 mengusung tema "20 In 2024, JF3 embraces the theme “20 Years
Years Contribution" untuk menandai dua Contribution” to celebrate two decades of supporting
dekade kontribusinya dalam mendukung dan and developing Indonesia’s fashion industry. A total
mengembangkan industri mode Indonesia. of 1,134 collections were presented in 25 fashion
Sebanyak 1.134 koleksi telah dipresentasikan dalam shows featuring over 53 designers, 100 local brands,
25 fashion show yang melibatkan lebih dari 53 and numerous MSMEs. As in previous years, JF3
desainer, 100 brand lokal, serta pelaku UMKM. Fashion Festival 2024 took place at two main venues:
Seperti tahun sebelumnya, JF3 Fashion Festival Summarecon Mall Kelapa Gading from July 18–28,
2024 diselenggarakan di dua lokasi utama, yakni 2024, and Summarecon Mall Serpong from July 26–
Summarecon Mall Kelapa Gading pada 18-28 Juli August 4, 2024.
2024 dan Summarecon Mall Serpong pada 26 Juli - 4
Agustus 2024.
Inovasi JF3 JF3 Innovations
Memasuki tahun ke-20, JF3 menghadirkan inovasi Entering its 20th year, JF3 introduced two unique
dengan memperkenalkan dua konsep unik di lokasi concepts at different venues. At Summarecon Mall
berbeda. Di Summarecon Mall Kelapa Gading, Kelapa Gading, JF3 presented Niwasa by Fashion
JF3 menghadirkan Niwasana by Fashion Village, Village, which showcased locally made products and
yang menampilkan produk lokal dan mengangkat celebrated Indonesia’s cultural heritage. Meanwhile,
kekayaan budaya Indonesia. Sementara itu, sebagai for the first time in Asia, JF3 collaborated with DRP
bagian dari inovasi tahun ini, JF3 untuk pertama Paris—a prestigious streetwear festival known
kalinya di Asia berkolaborasi dengan DRP Paris, for blending fashion and pop culture—to launch
festival streetwear bergengsi yang menggabungkan DRP Jakarta at Summarecon Mall Serpong. This
mode dan budaya pop, untuk menghadirkan DRP partnership added a fresh dimension to JF3 2024,
Jakarta di Summarecon Mall Serpong. Kehadiran reinforcing its status as a dynamic fashion festival that
DRP Jakarta menjadi daya tarik baru dalam JF3 remains relevant to global trends.
2024, sekaligus memperkuat posisinya sebagai
festival fashion yang terus berkembang dan tetap
relevan dengan tren global.
Kontribusi Keberlanjutan JF3
JF3’s Commitment to Sustainability
JF3 Fashion Festival 2024 kembali membuktikan JF3 Fashion Festival 2024 reaffirmed that fashion is
bahwa mode bukan hanya sekadar tentang estetika, not just about aesthetics—it’s also a powerful vehicle
tetapi juga merupakan sarana untuk menciptakan for positive change. Sustainability was a central
perubahan positif. Tahun ini, “keberlanjutan” menjadi theme this year, uniting designers and brands from
tema utama yang menyatukan desainer serta brand different countries to present innovative and creative
dari berbagai negara dalam menghadirkan inovasi works while preserving the environment and cultural
dan kreativitas dengan tetap menjaga kelestarian heritage.
lingkungan serta melestarikan warisan budaya.
Berikut adalah beberapa project yang mengusung Here are some of the key sustainability projects
nilai keberlanjutan: featured at JF3 2024:
• Indonesian Fashion Designer Council (IFDC) • Indonesian Fashion Designer Council (IFDC)
turut berperan dalam melestarikan kain played a key role in preserving traditional fabrics
tradisional dengan menampilkan “Koleksi Kain through the “Koleksi Kain Negeri” collection.
Negeri”. Kolaborasi antara lima desainer muda— Five young designers—Adeline Esther, Rama
Adeline Esther, Rama Dauhan, Ria Miranda, Dauhan, Ria Miranda, Wilsen Willim, and Yosafat
Wilsen Willim, dan Yosafat Dwi Kurniawan— Dwi Kurniawan—explored traditional fabrics
menghadirkan eksplorasi kain tradisional dalam in contemporary designs. A highlight of this
desain kontemporer yang inovatif. Salah satu collection was Rama Dauhan’s collaboration
sorotan utama adalah kolaborasi antara Rama with Rumah Batik Cempaka, which maintained
Dauhan dengan Rumah Batik Cempaka, yang traditional batik-making methods while ensuring
tetap mempertahankan metode membatik the art form remains relevant in modern fashion.
tradisional, sehingga memastikan warisan
budaya tetap relevan di era modern.
178 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 179
• Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan • Cita Tenun Indonesia (CTI) demonstrated its
oleh Cita Tenun Indonesia (CTI), yang tahun ini commitment to advancing traditional weaving
memasuki tahap lanjutan dalam pemberdayaan techniques. Through the Indonesian Weaving
tenun. Melalui program Lembaga Sertifikasi Certification Institute (LSP), CTI classified tenun
Profesi (LSP) Tenun Indonesia, CTI berupaya (woven fabric) as a luxury good and explored its
mengklasifikasikan tenun sebagai produk use in art and interior design. At JF3 2024, CTI
luxury goods serta mengeksplorasi penerapan presented “Jalinan Lungsi Pakan”—a showcase
kain ini dalam seni dan desain interior. Pada JF3 of 40 ready-to-wear looks from five designers:
2024, CTI menghadirkan parade “Jalinan Lungsi Andreas Odang, Hian Tjen, Eridani, TANGAN
Pakan” yang menampilkan 40 busana siap pakai Official, and Sherlyta Puspa Lestari. Each
dari lima desainer: Andreas Odang, Hian Tjen, designer interpreted tenun in modern styles
Eridani, TANGAN Official, dan Sherlyta Puspa while preserving its cultural essence.
Lestari. Dengan sentuhan khas masing-masing,
para desainer ini menafsirkan tenun dalam
gaya modern tanpa meninggalkan keindahan
karakteristiknya.
• Danny Satriadi menghadirkan Batik Kalimantan • Danny Satriadi brought Central Kalimantan
Tengah ke panggung JF3 melalui koleksi batik to the JF3 stage with his “Eclectic Artistry”
“Eclectic Artistry”. Dengan sentuhan anyaman collection. Featuring handwoven rattan
rotan dan logam hasil kerajinan tangan, koleksi and metalwork, the collection reflected the
ini menjadi representasi nyata dari kolaborasi collaboration between designers and local
antara desainer dan pengrajin lokal. Lebih dari artisans. Beyond aesthetics, the collection
sekadar estetika, koleksi ini juga memberikan empowered MSMEs and expanded the market
dampak ekonomi bagi UMKM di Indonesia for traditional products.
dengan memberdayakan para pengrajin lokal
dan memperluas pasar bagi produk-produk
tradisional.
• Henri Winata menegaskan komitmennya • Henri Winata reinforced his sustainability
terhadap keberlanjutan dengan menggunakan commitment by using premium materials
bahan-bahan premium yang telah diproduksi produced through environmentally friendly
secara berkelanjutan selama lebih dari 100 tahun. methods for over 100 years. His collection avoided
Dalam koleksinya, ia menghindari penggunaan plastic and polyester, opting instead for natural
plastik dan poliester serta memilih aksesori accessories made from horn, wood, and mother-
berbahan alami, seperti horn, kayu, dan mother of of-pearl. This approach not only enhanced the
pearls. Pendekatan ini tidak hanya menghadirkan collection’s aesthetic appeal but also aligned it
mode yang estetis, tetapi juga berkelanjutan dan with eco-friendly values.
ramah lingkungan.
• LAKON Indonesia, di bawah kepemimpinan • LAKON Indonesia, led by Thresia Mareta,
Thresia Mareta, kembali mengangkat nilai highlighted Indonesian heritage by collaborating
budaya dengan berkolaborasi bersama maestro with Pekalongan batik master Dudung
batik Pekalongan, Dudung Alisjahbana. Dengan Alisjahbana. Through a slow fashion approach,
tetap menjaga prinsip slow fashion, koleksi ini LAKON presented a ready-to-wear collection that
menghadirkan pakaian siap pakai yang tidak combined style with cultural significance.
hanya modis, tetapi juga sarat akan makna
budaya.
• Raegita Zoro memanfaatkan kain sisa produksi, • Raegita Zoro embraced sustainability through
seperti katun, spandex, parasut, dan organza, upcycling with her “Wonder Pieces” collection,
menjadi koleksi “Wonder Pieces” yang penuh repurposing leftover fabrics such as cotton,
dengan eksplorasi warna yang berani. Sementara spandex, nylon, and organza into bold, colorful
itu, Bespoke membawa konsep upcycling designs. Meanwhile, Bespoke utilized leftover
dengan memanfaatkan material sisa produksi materials from previous collections to create
sebelumnya dalam koleksi terbarunya. Di sisi new designs, and Future Laundry debuted
lain, Future Loundry, dalam debut solo show its “Deep Scroll Healing” collection—exploring
mereka dengan koleksi “Deep Scroll Healing”, environmental issues and climate change
mengeksplorasi isu lingkungan dan perubahan through sustainable fabrics. Through sustainable
iklim dengan bahan-bahan berkelanjutan. Ketiga fabrics. These initiatives demonstrated how
inisiatif ini membuktikan bahwa kreativitas creativity and sustainability can coexist, reducing
dapat berjalan selaras dengan keberlanjutan, textile waste and promoting responsible fashion
mengurangi limbah tekstil, dan mendorong production.
produksi yang lebih bertanggung jawab dalam
industri mode.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 179
Preparing for Sustainability Transformation
Page 180
JF3 Fashion Festival 2024 bukan sekadar ajang JF3 Fashion Festival 2024 is more than just a fashion
mode, tetapi juga platform yang menegaskan bahwa event—it’s a platform that champions sustainability
keberlanjutan adalah masa depan industri fashion. as the future of the fashion industry. Through the
Melalui berbagai inisiatif dari desainer lokal maupun participation of both local and international designers,
internasional, festival ini membuktikan bahwa the festival proved that fashion can thrive without
mode dapat berkembang tanpa mengorbankan compromising the environment or cultural heritage.
lingkungan dan warisan budaya. Kolaborasi antara The collaborations between designers, local artisans,
desainer, pengrajin lokal, dan inovator material and material innovators showcased how aesthetics
menunjukkan bahwa estetika dan etika dapat and ethics can coexist, driving real change in the way
berjalan beriringan, menciptakan perubahan nyata we perceive and wear fashion. Today, fashion is not
dalam cara kita melihat dan mengenakan pakaian. just about looking good—it’s about being mindful of
Mode kini bukan hanya tentang penampilan, tetapi the impact on the planet and the communities that
juga tentang kesadaran dan tanggung jawab make it all possible.
terhadap lingkungan serta masyarakat.
Rangkaian Acara JF3
JF3 Event Series
Berikut adalah rangkaian acara JF3 yang telah Below is the lineup of JF3 events that have taken
dilaksanakan: place:
JF3 Fashion Festival
JF3 Fashion Festival, yang menghadirkan rangkaian JF3 Fashion Festival, yang menghadirkan rangkaian
fashion show dari beragam desainer dan brand fashion show dari beragam desainer dan brand
terkemuka di Indonesia. terkemuka di Indonesia.
• Fashion Village • Fashion Village
Fashion Village kembali hadir di Summarecon Fashion Village returned to Summarecon Mall
Mall Kelapa Gading dengan konsep baru yang Kelapa Gading with a new concept blending
memadukan elegansi urban dan kesederhanaan urban elegance and natural simplicity under
alam dalam tema Niwasana. Terinspirasi dari the theme Niwasa. Inspired by the Sanskrit word
bahasa Sanskerta, Niwasana berarti 'keindahan', meaning “beauty,” Niwasana reflects the harmony
yang mencerminkan harmoni antara desain, between design, culture, and aesthetics in every
budaya, dan estetika dalam setiap elemen detail. This year, Fashion Village showcased 30
yang dihadirkan. Tahun ini, Fashion Village local brands consisting of artisans and designer
menghadirkan 30 brand lokal yang terdiri dari collections, some highlighting traditional fabrics
pengrajin dan koleksi desainer, beberapa di and incorporating eco-printing innovations in
antaranya mengangkat kain tradisional serta their production process.
menerapkan inovasi eco-printing dalam proses
produksinya.
• DRP • DRP
DRP Jakarta merupakan festival ikonik yang DRP Jakarta is an iconic festival celebrating
merayakan budaya urban dan streetwear dari urban and streetwear culture from France. The
Prancis. Festival ini menghadirkan 70 booth festival featured 70 curated booths showcasing a
dengan brand lokal dan internasional yang mix of local and international brands, handpicked
dikurasi secara eksklusif oleh tim DRP Paris. exclusively by the DRP Paris team.
• JF3 Model Search • JF3 Model Search
JF3 Model Search merupakan ajang pencarian JF3 Model Search is a talent competition and
bakat dan regenerasi model yang telah konsisten model scouting event that has consistently
melahirkan talenta terbaik di industri mode produced top talents for Indonesia’s fashion
Indonesia sejak 2004. Pada tahun 2024, audisi industry since 2004. In 2024, auditions were held
kembali digelar di tiga kota—Bali, Yogyakarta, in three cities—Bali, Yogyakarta, and Jakarta—
dan Jakarta—dengan lebih dari 400 peserta featuring over 400 participants competing to
yang berkompetisi untuk mewujudkan impian odell their dream of building an international
berkarier di industri fashion tingkat global. odelling career.
• PINTU Incubator • PINTU Incubator
PINTU Incubator adalah program bilateral PINTU Incubator is a bilateral program
yang mendukung kreatif muda Indonesia supporting young creatives and MSMEs (Micro,
dan Prancis serta UMKM di sektor fashion. Small, and Medium Enterprises) in the fashion
Diprakarsai oleh LAKON Indonesia dan JF3 sector from Indonesia and France. Initiated
180 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 181
bersama Kedutaan Besar Prancis melalui by LAKON Indonesia and JF3 in collaboration
Institut Français d’Indonésie (IFI), program with the French Embassy through the Institut
ini berfokus pada budaya dan keberlanjutan, Français d’Indonésie (IFI), the program focuses
dengan tujuan membawa brand lokal ke pasar on culture and sustainability. Its goal is to help
internasional melalui ekosistem ekonomi kreatif local brands enter the international market
yang dikembangkan oleh LAKON Indonesia through a creative economy ecosystem
dan JF3. developed by LAKON Indonesia and JF3.
Cerita Sukses - PINTU Incubator
Success Story - PINTU Incubator
Salah satu pencapaian utama PINTU adalah One of PINTU’s key achievements is facilitating the
memberangkatkan para kreator muda ke pameran participation of young creators in the prestigious
bergengsi Première Classe – Paris Trade Show, yang Première Classe – Paris Trade Show, part of Paris
merupakan bagian dari Paris Fashion Week, serta Fashion Week. PINTU has also awarded six-month
memberikan beasiswa enam bulan di sekolah mode scholarships to the renowned École Duperré in Paris,
ternama École Duperré, Paris. Sekolah ini dikenal known for its highly selective admission process that
dengan seleksi ketatnya, hanya menerima sejumlah accepts only a limited number of students each year,
kecil siswa setiap tahun, termasuk dari Perancis including from France itself.
sendiri.
Selain itu, Thresia Mareta selaku Advisor JF3 dan Co- Additionally, Thresia Mareta, JF3 Advisor and Co-
Initiator PINTU Incubator menerima penghargaan Initiator of the PINTU Incubator, was awarded
Knight of the Ordre des Arts et des Lettres dari the Knight of the Ordre des Arts et des Lettres by
Kementerian Kebudayaan Prancis. Penghargaan the French Ministry of Culture. This prestigious
ini diberikan atas dedikasinya dalam melestarikan honor recognizes her dedication to preserving and
dan mengembangkan budaya Indonesia serta promoting Indonesian culture while introducing
memperkenalkan fashion Tanah Air ke tingkat Indonesian fashion to the global stage. The Ordre
global. Ordre des Arts et des Lettres merupakan des Arts et des Lettres has been awarded to global
penghargaan bergengsi yang sebelumnya diberikan icons such as Pablo Picasso, Issey Miyake, and Meryl
kepada tokoh dunia seperti Pablo Picasso, Issey Streep, as well as Indonesian figures like Nyoman
Miyake, dan Meryl Streep, serta tokoh Indonesia Nuarta and Garin Nugroho.
seperti Nyoman Nuarta dan Garin Nugroho.
Penerimaan Penghargaan Knight of the Ordre des Arts et des Letters
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 181
Preparing for Sustainability Transformation
Page 182
JF3 Food Festival
F3 Food Festival menghadirkan beragam kuliner JF3 Food Festival: Celebrating Indonesia’s Culinary
nusantara. Pada tahun 2024, JF3 Food Festival Heritage. In 2024, the JF3 Food Festival embraced the
mengusung tema “Selera Nusantara”, menampilkan theme “Selera Nusantara” (Taste of the Archipelago),
lebih dari 1.000 sajian khas dari 102 pedagang featuring over 1,000 signature dishes from 102
kuliner legendaris dari berbagai daerah di Indonesia. legendary culinary vendors across Indonesia. The
Festival ini berlangsung selama 45 hari, mulai 16 festival ran for 45 days, from August 16 to September
Agustus hingga 29 September 2024, dengan konsep 29, 2024, bringing together culinary MSMEs (Micro,
menghimpun para UKM kuliner dalam satu tempat Small, and Medium Enterprises) in one location. The
dan menyajikan ragam masakan nusantara dalam festival recreated a traditional Indonesian village
balutan dekorasi perkampungan khas Indonesia, atmosphere, reinforcing its mission to promote and
yang sejalan dengan tujuan utama festival untuk preserve Indonesia’s rich culinary heritage.
memajukan dan melestarikan warisan kuliner
Nusantara.
Tahun ini, JF3 Food Festival menghadirkan dua This year’s JF3 Food Festival featured two main events:
acara utama, yakni:
• Kampoeng Tempo Doeloe • Kampoeng Tempo Doeloe
• Wonderful Culinary Expo • Wonderful Culinary Expo
Tingkat Partisipasi UMKM, Transaksi dan Pengunjung JF3 Tahun 2022-2024
MSMEs Participation Level, Transactions, and Visitors at JF3 Years 2022-2024
2022 2023 2024
Jumlah UMKM
Total MSMEs
JF3/FASHION FESTIVAL 46 84 105
JF3/FOOD FESTIVAL 79 100 100
Total
125
184
205
Jumlah Transaksi (dalam milliar rupiah)
Total Transactions (in billion rupiah)
JF3/FASHION FESTIVAL 2.3 3.1 4.2
JF3/FOOD FESTIVAL 9.3 11.6 20.6
Total
11.6
14.7
24.8
Jumlah Pengunjung (dalam juta orang)
Total Visitors (in million people)
JF3/FASHION FESTIVAL
JF3/FOOD FESTIVAL
2.7
3.6
4.2
182 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 183
Dampak Keberlanjutan JF3
JF3 Sustainability Impact
Penyelenggaraan acara JF3 telah memberikan JF3 has created a lasting impact on both industry
dampak bagi para pelaku dan juga masyarakat dari players and the broader community, particularly
segi ekonomi, sosial dan Lingkungan. in terms of economic, social, and environmental
benefits.
Dampak Ekonomi Economic Impact
JF3 berperan penting dalam mendorong JF3 plays a key role in driving growth in the fashion
pertumbuhan industri mode dan kuliner, serta and culinary industries while empowering MSMEs as
memberdayakan UMKM sebagai bagian dari part of Indonesia’s creative economy.
ekosistem ekonomi kreatif.
• Memberdayakan UMKM dan Desainer Lokal • Empowering MSMEs and Local Designers
Festival ini menyediakan platform bagi The festival provides a platform for artisans,
pengrajin, UMKM, dan desainer lokal untuk MSMEs, and local designers to showcase their
mempromosikan dan memperluas pasar work and expand their market reach, both
mereka, baik di tingkat nasional maupun nationally and internationally. Programs like
internasional. Program seperti Fashion Fashion Village and PINTU Incubator aim to
Village dan PINTU Incubator bertujuan untuk position local brands in the global market.
membawa brand lokal ke pasar global.
• Meningkatkan Daya Saing dan Pendapatan • Boosting Industry Competitiveness and
Pelaku Industri Revenue
JF3 mendorong peningkatan kesejahterahan JF3 has increased the visibility and income
dan pendapatan pelaku usaha. Penjualan of industry players. Sales generated during
produk, baik selama festival maupun setelahnya, and after the festival have contributed to the
turut berkontribusi dalam pertumbuhan growth of Indonesia’s creative economy, helping
ekonomi kreatif. businesses scale and compete more effectively.
• Menciptakan Lapangan Kerja dan Peluang • Creating Jobs and Business Opportunities
Bisnis Baru The festival generates employment opportunities
Festival ini membuka peluang kerja bagi for creative workers, production staff, event
pekerja kreatif, tenaga produksi, pekerja event, organizers, and support teams, both during and
serta tenaga pendukung lainnya, baik selama after the event. Collaborations between industry
festival berlangsung maupun setelahnya. Selain players and artisans have also driven demand for
itu, kolaborasi antara pelaku industri kreatif dan skilled labor in the fashion and culinary sectors.
pengrajin turut mendorong permintaan tenaga
kerja di sektor fesyen dan kuliner.
Dampak Sosial Social Impact
JF3 bukan hanya tentang fashion dan kuliner, tetapi JF3 is more than just a fashion and food event—it
juga berperan dalam melestarikan budaya serta also plays a crucial role in preserving culture and
meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan di raising awareness about sustainability.
masyarakat.
• Pelestarian Budaya dan Identitas Lokal • Preserving Local Culture and Identity
Melalui program seperti Koleksi Kain Negeri Through programs like Koleksi Kain Negeri by
oleh IFDC dan parade tenun Jalinan Lungsi IFDC and the Jalinan Lungsi Pakan parade by
Pakan oleh Cita Tenun Indonesia (CTI), JF3 Cita Tenun Indonesia (CTI), JF3 helps preserve
turut berkontribusi dalam menjaga dan and promote Indonesia’s rich textile heritage.
mempromosikan warisan budaya tekstil Designers are encouraged to reinterpret
Indonesia. Para desainer diberi kesempatan traditional fabrics such as batik and tenun in
untuk mengeksplorasi batik, tenun, dan wastra modern designs, ensuring that these cultural
tradisional dalam desain modern. treasures remain relevant for future generations.
• Akses Pendidikan dan Pengembangan • Talent Development and Access to Education
Talenta Muda JF3 also serves as a platform for discovering and
JF3 juga berperan dalam mencetak talenta baru nurturing new talent through initiatives like
melalui JF3 Model Search dan PINTU Incubator, JF3 Model Search and PINTU Incubator. These
yang menjadi wadah bagi model dan desainer programs provide young models and designers
muda untuk berkembang di industri fashion with opportunities to grow and succeed in the
global. global fashion industry.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 183
Preparing for Sustainability Transformation
Page 184
Dampak Lingkungan Environmental Impact
Sebagai festival mode dan kuliner yang semakin As a growing platform for sustainable fashion and
menekankan keberlanjutan, JF3 mulai mengadopsi culinary practices, JF3 is committed to adopting
praktik yang lebih ramah lingkungan. eco-friendly methods and encouraging responsible
production and consumption.
• Mendukung Fashion Berkelanjutan • Promoting Sustainable Fashion
Banyak inovasi dan desainer yang terlibat dalam Many designers featured at JF3 have embraced
JF3 telah mengadopsi prinsip keberlanjutan. sustainability by using eco-friendly materials,
reducing waste, and applying ethical production
methods.
• Meningkatkan Kesadaran Masyarakat • Raising Public Awareness on Sustainability
terhadap Keberlanjutan
Dengan menampilkan koleksi dari desainer By showcasing collections that emphasize
yang menerapkan konsep keberlanjutan, seperti upcycling, zero-waste fashion, and eco-friendly
upcycling, zero-waste fashion, dan penggunaan materials, JF3 educates the public on the
bahan ramah lingkungan, festival ini importance of responsible consumption.
mengedukasi masyarakat tentang pentingnya
konsumsi yang lebih bertanggung jawab.
Pasar Modern Sinpasa
Sinpasa Modern Market [203-1] [413-1] [F.23] [F.25]
Summarecon membangun Pasar Modern Sinpasa Summarecon developed Sinpasa Modern Market as
sebagai bagian dari strategi pengembangan odelli part of its integrated urban development strategy,
terpadu yang tidak hanya berfokus pada hunian dan which focuses not only on residential and commercial
area komersial, tetapi juga pada penyediaan fasilitas areas but also on providing high-quality supporting
pendukung yang berkualitas bagi masyarakat. facilities for the community. The presence of Sinpasa
Kehadiran Pasar Modern Sinpasa memberikan akses Modern Market offers easier access for residents
yang lebih mudah bagi penghuni dan masyarakat and the surrounding community to meet their daily
sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, needs while providing a clean, well-organized, and
serta memenuhi kebutuhan warga akan pasar yang comfortable market environment.
bersih, tertata rapi, dan nyaman.
Summarecon telah mendirikan tiga Pasar Modern Summarecon has established three Sinpasa Modern
Sinpasa di berbagai lokasi. Pasar Modern Sinpasa Markets in different locations. The first, Sinpasa
Serpong menjadi yang pertama, dibangun pada Modern Market Serpong, was built in 2004, followed
tahun 2004, diikuti oleh Pasar Modern Sinpasa by Sinpasa Modern Market Bekasi in 2013, each
Bekasi pada tahun 2013, masing-masing dengan covering approximately 4,000 m². The most recent
luas area sekitar 4.000 m², lalu yang terbaru, Pasar addition, Sinpasa Modern Market Bandung, began
Modern Sinpasa Bandung mulai beroperasi pada operations in December 2022 with a total area of
Desember 2022 dengan luas 5.434 m². 5,434 m².
Summarecon berkomitmen untuk mendorong Summarecon is committed to driving economic
pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan growth by providing proper business spaces for
ruang usaha yang layak bagi pedagang dan pelaku traders and MSMEs (Micro, Small, and Medium
UMKM, sehingga mereka dapat mengembangkan Enterprises), allowing them to expand their
usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas. businesses and reach a wider market. Sinpasa Modern
Pasar Modern Sinpasa juga secara langsung Market also directly supports the achievement of
mendukung pencapaian tujuan Pembangunan Sustainable Development Goal (SDG) 8: Decent
Berkelanjutan nomor 8 (SDGs 8): Pekerjaan Layak Work and Economic Growth, by creating a stable,
dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, yakni professional, and competitive trade ecosystem for
dengan menciptakan ekosistem perdagangan MSMEs. This makes Sinpasa Modern Market not
bagi UMKM yang lebih stabil, professional, dan just a trade center but also a driver of sustainable
184 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 185
kompetitif. Dengan demikian, Pasar Modern Sinpasa economic growth.
tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga
sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan.
Pasar Modern Sinpasa merupakan pasar tradisional Sinpasa Modern Market combines the concept of
dengan konsep kios dan lapak yang dikemas traditional market stalls and kiosks with a modern,
dengan modern, bersih, aman, serta dilengkapi clean, and secure environment, complemented by
dengan berbagai fasilitas pendukung yang various supporting facilities that enhance comfort
meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan for both traders and visitors. As part of its support
pengunjung. Sebagai bentuk dukungan terhadap for MSME development, Summarecon offers trading
pengembangan UMKM, Perusahaan memberikan opportunities for local vendors at available stalls
kesempatan bagi para pedagang odel untuk and kiosks. By the end of 2024, the total number
berjualan di kios dan lapak yang tersedia. Hingga of traders operating at Sinpasa Modern Market is
akhir tahun 2024, jumlah pedagang yang beroperasi recorded at 295 traders in Serpong, 243 traders in
di Pasar Modern Sinpasa tercatat sebanyak 295 Bekasi, and 118 traders in Bandung.
pedagang di Serpong, 243 pedagang di Bekasi, dan
118 pedagang di Bandung.
Total Pengunjung Pasar Modern Sinpasa Tahun 2022- 2024
Total Visitors to Sinpasa Modern Market Years 2022 to 2024
2022 2023 2024
SERPONG
1,508,150
2,598,888
2,694,221
BEKASI
1,873,872
2,190,934
2,344,356
BANDUNG
11,187
177,787
273,791
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 185
Preparing for Sustainability Transformation
Page 186
Peningkatan jumlah pengunjung di Pasar Modern The increase in visitors at Sinpasa Modern Market
Sinpasa Serpong dan Bekasi mengindikasikan Serpong and Bekasi reflects post-pandemic
pemulihan ekonomi pasca-pandemi, yang economic recovery, driving a return to normal social
mendorong aktivitas masyarakat kembali normal activity and improving consumer spending and
serta meningkatkan daya beli dan konsumsi di market demand. Meanwhile, the rise in visitors at
pasar tersebut. Sementara itu, peningkatan jumlah Sinpasa Modern Market Bandung indicates growing
pengunjung di Pasar Modern Sinpasa Bandung popularity and a strong reputation as a modern
menunjukkan semakin meningkatnya popularitas market offering a wide range of essential goods in a
dan reputasi pasar sebagai pasar modern yang more comfortable environment.
menawarkan berbagai barang kebutuhan pokok
dengan suasana yang lebih nyaman.
Selain itu, mulai beroperasinya Summarecon Mall Additionally, the opening of Summarecon Mall
Bandung pada awal tahun 2024, yang berlokasi Bandung in early 2024, located next to the market,
bersebelahan dengan pasar, turut berkontribusi has contributed to the increase in foot traffic at
dalam meningkatkan jumlah pengunjung yang Sinpasa Modern Market Bandung.
datang ke Pasar Modern Sinpasa Bandung.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung di The growing number of visitors at modern markets
pasar modern, UMKM turut merasakan manfaat has directly benefited MSMEs (Micro, Small, and
dari perputaran ekonomi yang semakin dinamis. Medium Enterprises) by stimulating greater
Peningkatan pendapatan memungkinkan mereka economic activity. Increased revenue has enabled
untuk mengembangkan usaha lebih lanjut, MSMEs to expand their businesses, improve
meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta product and service quality, and create more job
memberdayakan lebih banyak tenaga kerja lokal. opportunities for local workers. Thus, the presence of
Dengan demikian, keberadaan pasar modern tidak Sinpasa Modern Market has not only created a more
hanya menciptakan ekosistem bisnis yang lebih dynamic business ecosystem but also supported
berkembang, tetapi juga mendorong pertumbuhan inclusive economic growth, where MSMEs play a key
ekonomi yang inklusif, di mana UMKM berperan role in strengthening the local economy.
aktif dalam memperkuat perekonomian lokal.
Perusahaan melihat bahwa keberadaan Pasar The company recognizes that Sinpasa Modern
Modern Sinpasa ini telah memberikan dampak Market has had a positive impact in three key areas:
positif, baik dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan. economic, social, and environmental.
Dampak Ekonomi Economic Impact
Pasar Modern Sinpasa menjadi wadah bagi Sinpasa Modern Market serves as a platform
pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha, for MSMEs to grow their businesses, increasing
sehingga meningkatkan perputaran ekonomi economic circulation and providing opportunities
dan menciptakan peluang bagi mereka untuk for more stable and sustainable income. Additionally,
memperoleh pendapatan yang lebih stabil serta Sinpasa Modern Market acts as an economic hub,
berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, contributing to regional economic stability by
keberadaan Pasar Modern Sinpasa berperan sebagai creating a consistent flow of trade and business
pusat aktivitas ekonomi yang turut mendukung activity.
stabilitas ekonomi daerah.
Dampak Sosial Social Impact
Pasar Modern Sinpasa menyediakan produk Sinpasa Modern Market provides high-quality
berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga products at affordable prices, giving the community
masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap better access to daily essentials. Beyond a place for
kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai tempat commerce, Sinpasa Modern Market also functions as
transaksi jual beli, Pasar Modern Sinpasa juga a social center where people can interact, exchange
berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, di mana information, and build local community networks.
masyarakat dapat berinteraksi, bertukar informasi, This strengthens social bonds and supports a more
dan membangun komunitas lokal, sehingga harmonious community life.
memperkuat hubungan sosial dan mendukung
kehidupan komunitas yang lebih harmonis.
Dampak Lingkungan Environmental Impact
Pengelolaan sampah di Pasar Modern Sinpasa Waste management at Sinpasa Modern Market is
dilakukan secara baik dan teratur, dengan adanya conducted systematically, with dedicated cleaning
petugas kebersihan yang selalu siap siaga, sehingga staff ensuring a clean and safe environment, reducing
dapat mengurangi dampak negatif terhadap the market's environmental footprint. Additionally,
lingkungan. Selain itu, sebagai bentuk komitmen as part of its commitment to environmental
terhadap pelestarian lingkungan, Pasar Modern preservation, Sinpasa Modern Market Bandung hosts
Sinpasa Bandung menjadi lokasi penyelenggaraan eco-awareness events that involve waste collection
kegiatan peduli lingkungan, di mana kegiatan ini and recycling to promote sustainable practices.
melibatkan pengumpulan dan pemilahan sampah
daur ulang untuk mendukung praktik keberlanjutan.
186 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 187
Festival Kuliner
[413-1] [F.23] [F.25] Culinary Festival
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi To support inclusive economic growth, particularly
yang inklusif, khususnya dalam pengembangan in the development of MSMEs (Micro, Small,
UMKM di bidang kuliner, Summarecon secara and Medium Enterprises) in the culinary sector,
rutin menyelenggarakan festival kuliner tahunan Summarecon regularly organizes an annual Culinary
sebagai wadah bagi UMKM untuk mempromosikan Festival. This festival serves as a platform for MSMEs
seni, budaya, serta kuliner lokal, nasional, maupun to promote local, national, and international culinary
internasional kepada masyarakat. arts and culture to the public.
Dengan menghadirkan berbagai UMKM kuliner khas By showcasing a variety of culinary MSMEs from
dari berbagai daerah, festival ini tidak hanya menjadi different regions, the festival not only acts as a
ajang promosi bagi pelaku usaha, tetapi juga promotional event for business owners but also
menjadi ruang interaksi sosial yang menghidupkan fosters social interaction, strengthens community
komunitas, mendukung pertumbuhan UMKM, serta ties, supports MSME growth, and enhances the
meningkatkan daya tarik pariwisata kuliner di setiap appeal of culinary tourism in each hosting region.
wilayah penyelenggaraannya. Festival kuliner ini The festival runs for approximately one full month
berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh at Summarecon Mall Serpong and Summarecon
di Summarecon Mall Serpong dan Summarecon Mall Mall Bekasi and, for the first time, was held at
Bekasi, serta untuk pertama kalinya diselenggarakan Summarecon Mall Bandung in 2024.
di Summarecon Mall Bandung pada tahun 2024.
Sama seperti keberadaan Pasar Modern Sinpasa, Similar to Sinpasa Modern Market, the Culinary
pelaksanaan festival kuliner juga memberikan Festival supports the achievement of Sustainable
dampak positif dalam mendukung Tujuan Development Goal (SDG) 8: Decent Work and
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8, yaitu Economic Growth. It does so by providing business
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi yang opportunities for culinary MSMEs, offering a
Inklusif. Hal ini diwujudkan dengan mengundang platform for small business owners to showcase their
dan menyediakan fasilitas berjualan bagi UMKM products, expand their market reach, and increase
kuliner, sehingga festival ini membuka peluang bagi their income.
pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk
mereka, memperluas pasar, serta meningkatkan
pendapatan.
Pada tahun 2024, Festival Kuliner yang In 2024, the Culinary Festival at various Summarecon
diselanggarakan di berbagai lokasi di Summarecon, locations featured 269 culinary MSME businesses
berhasil melibatkan 269 pengusaha kuliner berskala and attracted over 500,000 visitors. This strong
UMKM, dengan total jumlah pengunjung lebih turnout not only boosted the income of business
dari 500.000 orang. Partisipasi yang tinggi ini tidak owners but also stimulated local economic activity
hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para and created new job opportunities.
pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan roda
perekonomian lokal, serta menciptakan lapangan
kerja.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 187
Preparing for Sustainability Transformation
Page 188
Total Pengusaha UMKM dan Pengunjung Festival Kuliner Tahun 2022 – 2024
Total MSME Businesses and Visitors at the Culinary Festival Years 2022–2024
2022 2023 2024
Jumlah Pengusaha UMKM Jumlah Pengunjung
Total MSME Total Visitors
Festival Kuliner Serpong Festival Kuliner Serpong
Serpong Culinary Festival Serpong Culinary Festival
108
orang/people 150,193 orang/people
178 orang/people 251,709 orang/people
90 orang/people 234,962 orang/people
Pasar Senggol Bekasi Pasar Senggol Bekasi
Senggol Market Bekasi Senggol Market Bekasi
83 orang/people 133,792 orang/people
114 orang/people 143,310 orang/people
109 orang/people 162,481 orang/people
Festival Kuliner Bandung Festival Kuliner Bandung
Bandung Culinary Festival Bandung Culinary Festival
- orang/people - orang/people
- orang/people - orang/people
70 orang/people 104,555 orang/people
Pelaksanaan Festival Kuliner di berbagai lokasi di The implementation of the Culinary Festival at
Summarecon, berdampak positif dari segi ekonomi various Summarecon locations has had a positive
dan sosial. economic and social impact.
Dampak Ekonomi Economic Impact
Dengan memberikan kesempatan kepada para By providing opportunities for MSME entrepreneurs,
pengusaha UMKM, Perusahaan secara tidak the company has indirectly helped increase their
langsung membantu meningkatkan pendapatan income and overall well-being while offering greater
dan kesejahteraan mereka, sekaligus memberikan exposure for their brands and products to the
akses lebih luas untuk memperkenalkan brand dan public. Additionally, the company has supported
citarasa produk mereka kepada masyarakat. Selain the promotion of high-quality local products and
itu, Perusahaan juga turut mendukung promosi contributed to the development of the MSME
produk lokal yang berkualitas serta berkontribusi sector, in line with government programs aimed at
dalam mendorong pengembangan sektor UMKM strengthening the MSME-based economy.
yang sejalan dengan program pemerintah untuk
memperkuat perekonomian berbasis UMKM.
Dampak Sosial Social Impact
Pelaksanaan Festival Kuliner bukan sekadar ajang The Culinary Festival is not just an event to enjoy
untuk menikmati berbagai hidangan khas dan lezat delicious local dishes—it also serves as a platform
dari suatu daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk to promote the arts and culture of the participating
mempromosikan seni budaya dari daerah tersebut regions to a wider audience. Through the Culinary
kepada masyarakat luas. Melalui Festival Kuliner ini, Festival, the public has the opportunity to better
masyarakat memiliki kesempatan untuk dapat lebih understand, appreciate, and contribute to preserving
mengenal, memahami, menghargai, dan turut serta the cultural heritage and local wisdom of each
melestarikan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki region.
oleh daerah tersebut.
188 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 189
Pasar Senggol, Summarecon Mall Bekasi
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 189
Preparing for Sustainability Transformation
Page 190
Celengan Kasih
Celengan Kasih [413-1] [F.23] [F.25]
Pada tahun 2013, Summarecon bekerja sama dengan In 2013, Summarecon partnered with the Buddha
Yayasan Buddha Tzu Chi menggerakan semangat Tzu Chi Foundation to promote the spirit of "It's Time
“Saatnya Berbuat, Saatnya Berbagi” melalui program to Act, It's Time to Share" through the Celengan
Celengan Bambu, yang seiring waktu berganti nama Bambu program, which later evolved into Celengan
menjadi Celengan Kasih. Program ini melibatkan Kasih. This initiative engages various stakeholders,
berbagai pemangku kepentingan, seperti karyawan, including employees, agents, and tenants within the
agent dan tenant yang berada di lingkungan Summarecon community, with the aim of fostering
Summarecon. Tujuan utama dari program ini adalah social awareness and encouraging compassion,
untuk mengembangkan kesadaran sosial dengan particularly for those in need.
peduli terhadap sesama, terutama masyarakat yang
membutuhkan.
Summarecon berharap bahwa melalui program Through Celengan Kasih, Summarecon seeks
Celengan Kasih, akan terbentuk kebiasaan positif to instill a culture of giving and support among
bagi karyawan dan masyarakat untuk memberikan employees and the wider community. The program
donasi dan membantu orang lain. Dengan not only provides a platform to deliver aid to those in
demikian, program ini tidak hanya berfungsi need but also serves as a meaningful expression of
sebagai sarana untuk memberikan bantuan kepada the Company’s commitment to social responsibility
yang membutuhkan, tetapi juga sebagai wujud and improving community well-being.
nyata dari tanggung jawab sosial Perusahaan
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang
membutuhkan.
Total Donatur dan Dana Terkumpul Celengan Kasih Tahun 2022-2024
Total Donors and Funds Collected for Celengan Kasih Years 2022-2024
2022 2023 2024
Total Donatur (orang) Penambahan celengan baru (pcs)
Total Donors (persons) New piggy banks added (units)
5,683 1,390
18,419 2,031
21,731 1,787
Relawan dari Summarecon Total Dana Terkumpul
Peduli (orang) (dalam jutaan rupiah)
Volunteers from Summarecon Total Funds Collected
Cares (persons) (in million rupiah)
251 89
479 282
1,076 293
Keterangan: Note:
*Program tuang bersama Celengan Kasih baru diadakan “The collective donation gathering for Celengan Kasih
kembali pada bulan September 2022 dikarenakan pandemi resumed in September 2022 after being suspended due to
COVID-19. the COVID-19 pandemic.
190 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 191
Pada tahun 2024, cakupan lokasi pelaksanaan Tuang In 2024, the reach of the Celengan Kasih donation
Bersama Celengan Kasih diperluas ke seluruh unit program was expanded to include all Summarecon
bisnis Summarecon, termasuk ke bisnis terbaru yang business units, including Summarecon Mall
mulai beroperasi tahun ini, yakni Summarecon Mall Bandung, which began operations this year. Special
Bandung. Selain itu, pada tahun ini juga diadakan Celengan Kasih donation sessions were also held
sesi khusus Tuang Bersama Celengan Kasih, yang during the Indonesian Independence Day ceremony
dilaksanakan pada Upacara 17 Agustus 2024 serta on August 17, 2024, and as part of Summarecon’s
perayaan Hari Ulang Tahun Summarecon ke-49. 49th anniversary celebration.
Dana yang terkumpul dari kegiatan ini kemudian The funds collected from these activities were
disalurkan oleh Summarecon dan Yayasan Buddha distributed by Summarecon and the Buddha
Tzu Chi melalui berbagai bantuan sosial, seperti Tzu Chi Foundation through various social aid
paket sembako, paket bantuan kebakaran, paket programs, including food packages, fire relief kits,
bencana, paket lebaran, makan sehat, bedah rumah, disaster relief packages, Lebaran packages, healthy
serta bantuan medis bagi pasien umum, pasien meal programs, home renovations, and medical
mata, dan pasien gigi. Bantuan ini diberikan kepada assistance for general patients, as well as those
masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, needing eye and dental care. This support was
Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan provided to communities across Jakarta, Bogor,
Makassar. Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, and Makassar.
Program Celengan Kasih yang diadakan oleh The Celengan Kasih program, organized by
Summarecon bekerja sama dengan Yayasan Summarecon in collaboration with the Buddha Tzu
Buddha Tzu Chi memiliki dampak positif dari sisi Chi Foundation, has made a meaningful impact
ekonomi dan sosial. Berikut adalah penjelasannya: both economically and socially:
Dampak Ekonomi: Economic Impact:
Kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih, yang The Celengan Kasih program, which channels
disalurkan dalam bentuk misi kesehatan, bedah donations into health missions, home renovations,
rumah, serta bantuan sosial seperti paket kebakaran, and social aid such as fire relief, Eid al-Fitr hampers,
paket lebaran, dan paket bencana, memberikan and disaster relief packages, has significantly
dampak signifikan terhadap perekonomian improved the economic conditions of its recipients.
masyarakat yang menerimanya. Bantuan ini The assistance helps those facing health challenges
membantu masyarakat yang sakit untuk kembali regain their strength and productivity, while also
sehat dan produktif, serta meringankan beban easing financial burdens and accelerating economic
ekonomi dan mempercepat pemulihan kondisi recovery for those in difficult circumstances.
keuangan bagi mereka yang mengalami kesulitan
ekonomi.
Dampak Sosial: Social Impact:
Melalui kegiatan Tuang Bersama Celengan Kasih, Through the Celengan Kasih program, communities
masyarakat diajarkan untuk berbagi dan peduli are encouraged to cultivate a spirit of generosity
terhadap sesama dengan cara berdonasi melalui and care by donating to support those in need.
Celengan Kasih yang akan digunakan untuk This collective act of giving not only provides
membantu orang yang membutuhkan. Tindakan direct benefits to recipients but also strengthens
ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi social cohesion, enhances overall community well-
para penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas being, and reinforces a sense of unity and shared
dalam hubungan sosial, memperbaiki kesejahteraan responsibility.
masyarakat dan menguatkan fondasi kebersamaan
dalam masyarakat.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 191
Preparing for Sustainability Transformation
Page 192
Program Daur Ulang Sampah
Waste Recycling Program [413-1] [F.23] [F.25]
Sejak tahun 2006, Summarecon telah menjalin Since 2006, Summarecon has partnered with
kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam the Buddha Tzu Chi Foundation to promote
menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan environmental preservation and cleanliness through
melalui program daur ulang sampah. Program a waste recycling program. This initiative is part of the
ini merupakan salah satu inisiatif keberlanjutan Company’s broader sustainability strategy, aimed at
Perusahaan yang bertujuan untuk melestarikan protecting the environment while fostering greater
lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran public awareness of responsible waste management.
masyarakat dalam pengelolaan sampah, yakni The program encourages the separation of organic
dengan memilah sampah organik dan non-organik and non-organic waste using dedicated recycling
menggunakan tempat sampah terpisah yang telah bins provided at participating locations.
disediakan.
Sampah non-organik, seperti plastik, kertas, botol Non-organic waste, including plastic, paper, glass
kaca, elektronik, dan logam, yang telah dipisahkan bottles, electronics, and metal, is collected and sent
dan dikumpulkan akan disalurkan ke Depo to the Environmental Preservation Depot, where
Pelestarian Lingkungan. Selanjutnya, sampah it is sold to third parties for recycling. Proceeds
tersebut dijual kepada pihak ketiga untuk diolah from these sales are used to support various social
kembali melalui proses daur ulang. Pendapatan initiatives and help those in need.
dari hasil penjualan sampah daur ulang digunakan
untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan
membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program daur ulang sampah ini juga merupakan The program reflects Summarecon’s commitment to
wujud nyata Perusahaan dalam mendukung supporting United Nations Sustainable Development
pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan Goal (SDG) 12: Responsible Consumption and
nomor 12 (dua belas) yaitu Konsumsi dan Produksi Production, particularly by promoting effective
yang Bertanggung Jawab khususnya terkait dengan waste management and encouraging recycling to
pengelolaan limbah dengan bijak yakni dengan minimize environmental impact.
mempromosikan serta melakukan proses daur
ulang sehingga membantu mengurangi dampak
negatif limbah terhadap lingkungan.
Pada tahun 2024, cakupan program daur ulang In 2024, the program was expanded to Bandung,
sampah diperluas ke Bandung, sehingga lebih enabling greater participation from both
banyak masyarakat dan unit bisnis yang dapat communities and business units. In addition to
berpartisipasi dalam inisiatif ini. Selain Bandung, Bandung, the program also operates in Kelapa
program ini juga dilaksanakan di Kelapa Gading, Gading, Serpong, Bekasi, and Karawang. The non-
Serpong, Bekasi, dan Karawang. Sampah non- organic waste collected for recycling comes from
organik yang akan didaur ulang diperoleh dari several key sources:
berbagai donatur sampah, seperti:
• Donatur warga yang merupakan sampah non- • Residential Donors – Non-organic waste from
organik yang berasal dari warga sekitar yang residents is collected by mobile waste collection
diambil oleh mobil keliling ke rumah warga units on a scheduled basis.
secara terjadwal
• Donatur kantor/mall merupakan sampah non- • Office and Mall Donors – Non-organic waste
organik yang berasal dari operasional kantor/mall from offices and malls is collected regularly
yang diambil oleh mobil depo secara terjadwal. by depot vehicles. Participating locations
Donatur kantor/mall meliputi Summarecon include Summarecon Mall Kelapa Gading, Klub
Mall Kelapa Gading, Klub Kelapa Gading, Plaza Kelapa Gading, Plaza Summarecon Bekasi,
Summarecon Bekasi, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon Mall Bekasi, Summarecon
Summarecon Villagio Outlets, Rambla, Happy Villagio Outlets, Rambla, Happy Harvest, and
Harvest, dan Summarecon Mall Bandung. Summarecon Mall Bandung.
192 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 193
Sepanjang tahun 2024, program daur ulang sampah In 2024, the program managed to collect 508,447
berhasil mengumpulkan 508.447 kg sampah non- kg of non-organic waste for recycling, a substantial
organik untuk didaur ulang. Jumlah ini mengalami 44% increase from the previous year. This growth
peningkatan signifikan sebesar 44% dibandingkan reflects greater public awareness of the importance
tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi of recycling and increased community participation,
oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap highlighting the program’s growing acceptance and
pentingnya daur ulang serta semakin luasnya impact.
partisipasi masyarakat dalam program ini. Hal ini
menunjukkan bahwa program daur ulang semakin
diterima dan mendapat dukungan dari berbagai
pihak.
Program ini memiliki dampak positif dari sisi The program has delivered meaningful benefits
ekonomi, sosial dan lingkungan, antara lain: across economic, social, and environmental
dimensions:
Dampak Ekonomi: Economic Impact
Penjualan sampah daur ulang kepada pihak ketiga The sale of recycled waste to third parties has
berdampak positif dari sisi ekonomi bagi pembeli, generated economic benefits for buyers. Reselling
yakni jika pembeli menjual kembali dengan harga recycled materials at a higher price to recycling
yang lebih baik ke industri pengolahan sampah industries provides additional income, improving
daur ulang, maka akan mendapatkan pendapatan financial stability. Moreover, processing recycled
tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan waste into higher-value products creates new job
ekonomi mereka. Sedangkan, jika pembeli mengolah opportunities and stimulates local economic growth.
kembali sampah daur ulang menjadi produk yang
memiliki nilai jual yang lebih tinggi, hal ini akan
menciptakan peluang kerja bagi masyarakat dan
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dampak Sosial: Social Impact:
Hasil penjualan daur ulang sampah digunakan Proceeds from the sale of recycled waste are used by
untuk membantu orang yang membutuhkan (misi the Buddha Tzu Chi Foundation to support charitable
amal) yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. programs and assist those in need. The program
Selain itu, Program daur ulang dapat membantu also raises public awareness about environmental
meningkatkan kesadaran masyarakat tentang preservation and responsible waste management.
pentingnya menjaga lingkungan dan pentingnya By reducing the amount of waste in the community,
pengelolaan sampah yang baik, serta membantu the program improves overall quality of life and
mengurangi jumlah sampah di lingkungan sekitar fosters a greater sense of social responsibility.
sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Lingkungan: Environmental Impact:
Dengan meningkatnya jumlah sampah yang The increase in recycled waste has significantly
berhasil didaur ulang, maka jumlah limbah yang reduced the volume of waste sent to landfills, lowering
berakhir di TPA berkurang secara signifikan, environmental pollution and air contamination
sehingga mengurangi pencemaran lingkungan caused by waste buildup. Additionally, by reducing
dan polusi udara akibat penumpukan sampah. the demand for new materials such as plastic and
Selain itu, program daur ulang sampah membantu paper — which require energy-intensive production
mengurangi kebutuhan produksi material baru, — the program helps cut carbon emissions and
seperti plastik dan kertas, yang dalam proses contributes to a smaller environmental footprint.
produksinya menghasilkan emisi karbon tinggi
sehingga turut mengurangi jejak karbon dan emisi
gas rumah kaca.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 193
Preparing for Sustainability Transformation
Page 194
Kontribusi Untuk Pendidikan Berkualitas
Contribution to Quality Education
Summarecon berkontribusi dalam peningkatan Summarecon contributes to improving the quality
pendidikan berkualitas melalui unit pendidikan, of education through the schools and universities
seperti sekolah dan universitas yang didirikan dan it has established and manages. These institutions
dikelolanya. Adanya unit pendidikan ini diharapkan are designed not only to provide high-quality
tak hanya menyediakan pendidikan berkualitas, education but also to enhance overall quality of life
tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan and foster social harmony, aligning with Sustainable
keselarasan masyarakat yang selaras dengan tujuan Development Goal (SDG) 4: Quality Education.
Pembangunan Berkelanjutan no 4 (empat) yakni
“Pendidikan Berkualitas”.
Melalui unit pendidikannya, Summarecon Through its educational institutions, Summarecon
berpartisipasi dalam membangun akses yang aims to create equal access to quality education
merata bagi masyarakat, tanpa memandang for all, regardless of gender or background.
gender dan latar belakang mereka, untuk These institutions also support other sustainable
mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Selain development goals by developing a skilled and
itu, unit pendidikan juga mendukung tujuan educated workforce, preparing graduates to meet
Pembangunan Berkelanjutan lainnya dengan future challenges.
menciptakan tenaga kerja yang terampil dan
terdidik, serta mempersiapkan setiap lulusannya
untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Universitas Pradita
Pradita University
[203-1] [413-1] [F.23] [F.25]
Perkembangan Universitas Pradita
Growth of Pradita University
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan Amid growing demand for quality education, Pradita
pendidikan berkualitas, Universitas Pradita hadir University stands as a testament to Summarecon’s
sebagai wujud nyata komitmen Summarecon commitment to supporting the achievement of
dalam memberikan kontribusi terhadap Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable SDG 4: Quality Education.
Development Goals/SDGs), khususnya dalam
mendukung pencapaian “Pendidikan Berkualitas”.
Pada tahun ajaran 2023/2024, jumlah mahasiswa In the 2023/2024 academic year, Pradita University
aktif di Universitas Pradita mencapai 1.335 enrolled 1,335 students across its various study
mahasiswa, yang tersebar di seluruh program programs — a 14% increase from the previous
studi yang ditawarkan. Jumlah ini mengalami academic year. This steady rise reflects the
peningkatan sebesar 14% dibandingkan tahun university's growing reputation and increasing
ajaran sebelumnya. Peningkatan jumlah mahasiswa appeal, reinforcing its contribution to strengthening
aktif dari tahun ke tahun menunjukkan semakin Indonesia’s education sector.
tingginya daya tarik dan reputasi Universitas
Pradita, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam
mendukung pengembangan dunia pendidikan di
Indonesia.
Hingga tahun ajaran 2023/2024, Universitas Pradita By the 2023/2024 academic year, Pradita University
telah meluluskan 714 mahasiswa dari berbagai had produced 714 graduates from various programs
program studi. Pencapaian ini merupakan wujud — a testament to its commitment to developing
nyata komitmen Universitas Pradita dalam skilled, ethical professionals ready to thrive in
mencetak tenaga kerja yang berbudi pekerti luhur competitive industries.
dan berkompetensi, yang siap bersaing di dunia
industri dan profesional.
194 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 195
Dalam hal tenaga pengajar, Universitas Pradita Pradita University employs 74 permanent lecturers,
memiliki 74 dosen tetap, di mana sebagian many of whom hold or are pursuing doctoral
diantaranya telah menyelesaikan atau sedang degrees (PhDs). With their expertise and experience,
menempuh jenjang pendidikan S3. Dengan the faculty is well-positioned to deliver high-quality
pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para education and guide students toward realizing their
dosen Universitas Pradita mampu memberikan full potential.
pendidikan berkualitas serta membimbing
mahasiswa untuk mencapai potensi terbaik mereka.
Selain itu, Universitas Pradita mengkombinasikan To enhance the learning experience, Pradita
pengajar dengan latar belakang praktisi yang University combines the strengths of seasoned
masih aktif dan akademisi berpengalaman. Hasil academics with active industry practitioners. This
kolaborasi antara keduanya adalah ilmu yang kuat blend ensures that students receive both a strong
secara konsep maupun praktik, serta sesuai dan theoretical foundation and practical insights aligned
up-to-date dengan kondisi sebenarnya di lapangan. with current industry demands. In the 2023/2024
Dengan begitu mahasiswa dapat terlibat dan academic year, 63 industry practitioners were
merasakan sendiri permasalahan di dunia kerja. involved in teaching at Pradita University, providing
Pada tahun ajaran 2023/2024, terdapat 63 praktisi students with valuable real-world exposure and
yang mengajar di Universitas Pradita. industry-relevant knowledge.
Pradita University, Summarecon Serpong
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 195
Preparing for Sustainability Transformation
Page 196
Program Beasiswa Universitas Pradita
Pradita University Scholarship Program
Melalui program beasiswa, Universitas Pradita Pradita University’s scholarship program provides
memberikan kesempatan bagi individu dengan opportunities for academically talented students
potensi akademik tinggi namun menghadapi facing financial barriers to access higher education.
keterbatasan finansial untuk tetap memperoleh This initiative reflects Pradita University's
pendidikan tinggi yang berkualitas. Inisiatif ini commitment to SDG 4: Quality Education by
merupakan wujud nyata kontribusi Universitas
ensuring inclusive and equitable access to education
Pradita dalam mendukung SDG 4: Pendidikan
and expanding lifelong learning opportunities for all.
Berkualitas, yang bertujuan untuk menjamin
akses pendidikan yang inklusif dan merata, serta
meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat
bagi semua.
Total Penerima Beasiswa Universitas Pradita Tahun Ajaran 2021/2022 – 2023/2024
Total Scholarship Recipients at Pradita University Academic Years 2021/2022 – 2023/2024
2021/2022 2022/2023 2023/2024
Total Mahasiswa 263
Penerima Beasiswa
Total Scholarship 253
Recipients 260
Total Beasiswa
(dalam juta rupiah) 7,120
Total Scholarship 6,948
Amount (in million 7,268
rupiah)
Universitas Pradita berharap melalui program Pradita University hopes its scholarship program
beasiswa ini, para penerima dapat memanfaatkan will empower recipients to make the most of the
kesempatan yang diberikan secara optimal, opportunities provided, demonstrate a strong
menunjukkan dedikasi tinggi dalam belajar, serta commitment to learning, and consistently improve
terus meningkatkan prestasi akademik maupun their academic and non-academic achievements.
non-akademik. Dengan demikian, mereka dapat
In doing so, they can inspire other students to strive
menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus
for excellence and grow within a competitive and
berusaha dan berkembang dalam lingkungan
dynamic academic environment.
akademik yang kompetitif dan dinamis.
Kontribusi Universitas Pradita terhadap SDGs
Pradita University's Contribution to the SDGs
Universitas Pradita berkomitmen untuk mendukung Pradita University is committed to supporting the
SDGs melalui berbagai kegiatan akademik, Sustainable Development Goals (SDGs) through
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. a range of academic activities, research projects,
Dalam upaya mewujudkan komitmen ini, Universitas and community service initiatives. To fulfill this
Pradita berkolaborasi dengan berbagai pihak, commitment, Pradita University collaborates with
termasuk pemerintah, sektor swasta, organisasi various stakeholders, including the government,
non-pemerintah, dan komunitas lokal. Kemitraan private sector, non-governmental organizations,
strategis ini selaras dengan SDG 17: Kemitraan untuk and local communities. These strategic partnerships
Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya align with SDG 17: Partnerships for the Goals, which
kerja sama dalam mencapai pembangunan yang emphasizes the importance of collaboration in
inklusif dan berkelanjutan. achieving inclusive and sustainable development.
196 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 197
Beberapa program yang mencerminkan kontribusi Some key programs that reflect Pradita University's
Universitas Pradita dalam mencapai SDGs melalui contribution to the SDGs through strategic
kemitraan strategis antara lain: partnerships include:
• Universitas Pradita bekerja sama dengan • Collaboration with the Ministry of Public Works
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa and Housing (PUPR) for Community Planning.
I - Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten Pradita University partnered with the Ministry’s
Direktorat Jenderal Perumahan - Kementerian Directorate General of Housing, specifically in
PUPR dalam menyusun master plan lingkungan developing a master plan for the residential
dan fasilitas warga di Desa Cikasungka, environment and community facilities in
Kabupaten Tangerang. Program ini bertujuan Cikasungka Village, Tangerang Regency. This
untuk mewujudkan lingkungan pemukiman program aims to create healthier, more livable,
yang lebih sehat, layak huni, dan berkelanjutan, and sustainable residential areas. The scope
yang mencakup perencanaan tata letak includes designing a well-organized and healthy
perumahan yang sehat, pembangunan balai residential layout, building a community hall
warga sebagai pusat kegiatan komunitas, serta as a center for social and community activities,
penyediaan Tempat Pembuangan Sampah and providing a dedicated waste collection
(TPS) terpilah guna meningkatkan pengelolaan facility (TPS) to improve waste management and
limbah dan kebersihan lingkungan. environmental cleanliness.
Keterkaitannya dengan SDGs:
Alignment with the SDGs:
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 3: Good Health and Well-Being
Target 3.9 → Mengurangi dampak buruk lingkungan Target 3.9 → Reducing the adverse health impacts of
terhadap kesehatan masyarakat dengan poor environmental conditions through improved
perencanaan tata letak perumahan yang sehat housing layouts and sanitation systems. Establishing
dan sistem sanitasi yang baik, sehingga dapat waste collection facilities promotes better waste
mengurangi risiko penyakit akibat lingkungan yang management, reduces pollution, and improves air
tidak higienis. Serta, pembangunan TPS terpilah
quality — all of which contribute directly to better
yang mendukung pengelolaan limbah yang lebih
community health.
baik, mengurangi pencemaran lingkungan, dan
meningkatkan kualitas udara dan kebersihan
lingkungan, yang secara langsung berdampak pada
kesehatan masyarakat setempat.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang SDG 11: Sustainable Cities and
Berkelanjutan Communities
Target 11.3 → Meningkatkan perencanaan dan Target 11.3 → Promoting inclusive and sustainable
pengelolaan pemukiman yang berkelanjutan urban planning, including the development of
berbasis masyarakat, di mana perencanaan a community hall to encourage greater civic
balai warga sebagai pusat kegiatan sosial dapat
engagement and foster a more cohesive and
meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam
harmonious community.
membangun komunitas yang lebih harmonis
• Universitas Pradita berperan sebagai Co-Host • Co-Hosting a Vegetarian Food Campaign with
dalam kampanye makanan vegetarian, dengan DAAI TV Pradita University served as a co-host
mendukung serta memberikan akses fasilitas for a vegetarian food campaign, supporting PT.
dan laboratorium kepada PT. Duta Anugerah Duta Anugerah Indah (DAAI TV) by providing
Indah (DAAI TV) untuk penyelenggaraan acara access to its facilities and laboratories for the
tersebut. Dalam rangkaian kampanye ini, DAAI event. The campaign included a vegetarian
TV mengadakan lomba memasak makanan cooking competition aimed at encouraging
vegetarian, yang bertujuan untuk mengurangi reduced consumption of animal products as a
konsumsi produk hewani sebagai upaya dalam strategy
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 197
Preparing for Sustainability Transformation
Page 198
menekan deforestasi, degradasi lahan, serta to combat deforestation, land degradation,
eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan. and excessive exploitation of natural resources.
Selain itu, acara ini juga diikuti oleh mahasiswa Students and faculty from Pradita University
dan dosen Universitas Pradita, di mana mereka actively participated in the campaign,
mendapatkan pemahaman yang holistik gaining practical experience in preparing
mengenai pengolahan makanan vegetarian, vegetarian meals while also learning about the
sekaligus memahami dampak positif dari pola environmental benefits of plant-based diets.
konsumsi berbasis nabati terhadap lingkungan.
Keterkaitannya dengan SDGs:
Alignment with the SDGs:
SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang SDG 12: Responsible Consumption and
Bertanggung Jawab Production
Target 12.8 → Meningkatkan kesadaran masyarakat Target 12.8 → Raising awareness about sustainable
mengenai pola konsumsi yang berkelanjutan, dalam consumption patterns, particularly by educating the
hal ini melalui edukasi tentang makanan vegetarian public on the benefits of vegetarian diets and their
dan dampaknya terhadap lingkungan. positive environmental impact.
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 13: Climate Action
Target 13.3 → Meningkatkan kapasitas individu dan Target 13.3 → Enhancing individual and institutional
institusi dalam menghadapi perubahan iklim, capacity to address climate change, including
termasuk melalui mengurangi konsumsi produk through reduced consumption of animal products.
hewani dan kampanye pola makan vegetarian, yang The campaign highlighted how adopting plant-
berperan dalam mengurangi emisi karbon dari
based diets can lower carbon emissions from the
industri peternakan yang merupakan salah satu
livestock industry — one of the largest contributors
kontributor utama gas rumah kaca.
to greenhouse gas emissions.
Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon
Yayasan Syiar Bangsa – Al Azhar Summarecon [203-1] [413-1] [F.23] [F.25]
Perkembangan Sekolah Al Azhar Summarecon
Growth of Al Azhar Summarecon School
Sekolah Al Azhar Summarecon telah memberikan Al Azhar Summarecon School has made a significant
kontribusi signifikan dalam mendorong pendidikan contribution to promoting quality education,
berkualitas, khususnya di wilayah Bekasi, Tangerang, particularly in Bekasi, Tangerang, Bandung, and
Bandung, dan Makassar. Sejak awal berdiri di tahun Makassar. Since its establishment in 2012 through
2012 hingga tahun ajaran 2023/2024, jumlah siswa the 2023/2024 academic year, the school has enrolled
yang terdaftar telah mencapai lebih dari 10.000 more than 10,000 students and graduated over
siswa, dengan jumlah lulusan tercatat lebih dari 3,700 students across various levels of education.
3.700 siswa dari berbagai tingkatan. Pencapaian This achievement reflects Al Azhar Summarecon’s
ini mencerminkan komitmen Sekolah Al Azhar commitment to providing accessible and sustainable
Summarecon dalam menyediakan akses pendidikan quality education for the community.
yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pada tahun ajaran 2023/2024, jumlah siswa aktif In the 2023/2024 academic year, the number of active
di Sekolah Al Azhar Summarecon mencapai 3.000 students at Al Azhar Summarecon School reached
siswa dari berbagai tingkatan dan lokasi. Angka ini 3,000 across different levels and locations—a 12%
mengalami peningkatan sebesar 12% dibandingkan increase from the previous academic year. This
tahun ajaran sebelumnya, yang menunjukkan growth reflects expanding access to education for
semakin luasnya akses pendidikan bagi berbagai a wider segment of society and increasing trust
kalangan masyarakat serta meningkatnya in the educational standards upheld by Al Azhar
kepercayaan terhadap sistem pendidikan yang Summarecon.
diterapkan oleh Sekolah Al Azhar Summarecon.
198 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 199
Total Siswa Aktif di Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2021/2022 – 2023/2024
Total Active Students at Al Azhar Summarecon School Academic Years 2021/2022 – 2023/2024
Tahun Ajaran /Academic Year 2021/2022 2022/2023 2023/2024
Total Siswa Aktif
Total Active Students
SD
Elementary School
1,097
772
625
SMP
Junior Highschool
1,318
717
637
SMA
Senior Highschool
1,601
762
637
SD
Elementary School
Al Azhar Bekasi Al Azhar Serpong Al Azhar Bandung Al Azhar Makassar
590 431 76 -
588 550 148 32
592 677 256 76
SMP
Junior Highschool
Al Azhar Bekasi Al Azhar Serpong Al Azhar Bandung Al Azhar Makassar
428 344 - -
408 309 - -
414 272 76 -
SMA
Senior Highschool
Al Azhar Bekasi Al Azhar Serpong Al Azhar Bandung Al Azhar Makassar
625 - - -
637 - - -
637 - - -
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 199
Preparing for Sustainability Transformation
Page 200
Selain itu, pada tahun ajaran 2023/2024, Sekolah In the 2023/2024 academic year, Al Azhar
Al Azhar Summarecon telah meluluskan 714 siswa Summarecon School graduated 714 students across
dari berbagai tingkat pendidikan. Pencapaian various educational levels. This achievement reflects
ini mencerminkan komitmen sekolah dalam the school's commitment to providing a high-quality
menyediakan sistem pendidikan yang berkualitas, education system that not only ensures academic
yang tidak hanya memastikan keberhasilan success but also prepares students to pursue higher
akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk education. In doing so, Al Azhar Summarecon School
melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. contributes to improving the overall quality of life
Dengan demikian, Sekolah Al Azhar Summarecon and advancing public knowledge in a sustainable
turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas manner.
hidup dan kecerdasan masyarakat secara
berkelanjutan.
Demi memberikan pendidikan berkualitas, Sekolah To deliver quality education, Al Azhar Summarecon
Al Azhar Summarecon memiliki 238 tenaga pengajar School employed 238 teachers in the 2023/2024
pada tahun ajaran 2023/2024, yang terdiri dari 134 academic year, consisting of 134 female teachers
pengajar perempuan dan 104 pengajar laki-laki. and 104 male teachers. This reflects the school's
Hal ini mencerminkan komitmen sekolah dalam commitment to fostering an inclusive and equitable
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan work environment by providing equal employment
setara, dengan memberikan kesempatan kerja tanpa opportunities regardless of gender. Most teachers
memandang gender. Mayoritas tenaga pengajar hold at least a bachelor’s degree, while 33 teachers
memiliki latar belakang pendidikan minimal S1, have earned a master’s degree. With strong
sementara 33 di antaranya telah memperoleh gelar academic credentials, the teaching staff plays a
S2. Dengan kompetensi akademik yang kuat, para key role in shaping a generation of capable and
tenaga pendidik berperan dalam mencetak generasi principled young leaders.
muda yang unggul dan berakhlak.
Dengan tenaga pengajar yang kompeten dan With a team of highly qualified teachers and a well-
sistem pendidikan yang berkualitas, Sekolah Al structured education system, Al Azhar Summarecon
Azhar Summarecon terus berkontribusi dalam School continues to contribute to improving human
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, capital, strengthening the education sector, and
memperkuat sektor pendidikan, dan mendukung supporting sustainable development.
pembangunan yang berkelanjutan.
Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon
Financial Assistance at Al Azhar Summarecon School
Sekolah Al Azhar Summarecon memiliki kebijakan Al Azhar Summarecon School has a policy of
dalam memberikan bantuan finansial bagi siswa providing financial assistance to students facing
yang mengalami kesulitan ekonomi. Meskipun economic hardship. Although the school does not
belum memiliki program beasiswa murni, sekolah yet have a formal scholarship program, it supports
tetap berupaya mendukung keberlanjutan students’ educational continuity by offering tuition
pendidikan siswa melalui pemberian potongan fee discounts or, in certain cases, waiving outstanding
SPP, atau dalam kondisi tertentu, membebaskan tuition fees and enrollment fees for students whose
tunggakan SPP dan uang pangkal bagi siswa parents are experiencing financial difficulties, such
yang orang tuanya mengalami kesulitan finansial, as business bankruptcy, job loss, or separation.
seperti kebangkrutan usaha, pemutusan hubungan Through this policy, Al Azhar Summarecon School
kerja (PHK), atau berpisah. Dengan kebijakan ini, remains committed to ensuring equal and inclusive
Sekolah Al Azhar Summarecon berkomitmen access to education, so that all students can continue
untuk menyediakan akses pendidikan yang to receive a quality education without financial
inklusif dan setara, sehingga semua siswa dapat barriers.
tetap memperoleh pendidikan berkualitas tanpa
terhambat oleh faktor ekonomi.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Moreover, as a recognition of outstanding academic
akademik di tingkat nasional maupun internasional, achievements at the national and international
sekolah juga memberikan potongan uang pangkal levels, the school offers enrollment fee discounts
bagi siswa yang berhasil meraih pencapaian to students who have demonstrated exceptional
akademik unggul. Kebijakan ini bertujuan untuk academic performance. This policy aims to motivate
200 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 201
mendorong semangat belajar dan prestasi students to excel academically while ensuring that
siswa, serta memastikan bahwa siswa dengan students with strong academic potential have access
kemampuan akademik terbaik tetap memiliki to quality education, regardless of their financial
akses ke pendidikan berkualitas, terlepas dari latar background.
belakang ekonomi mereka.
Bantuan Finansial Sekolah Al Azhar Summarecon Tahun Ajaran 2021/2022 – 2023/2024
Financial Assistance at Al Azhar Summarecon School Academic Years 2021/2022 – 2023/2024
2021/2022 2022/2023 2023/2024
Total Siswa 52
Penerima 84
Potongan
Total Students 81
Receiving Discounts
Total Potongan 296
(dalam juta
rupiah) 344
Total Discount 208
(in million rupiah)
Perusahaan mengidentifikasi beberapa dampak The Company has identified several positive impacts
positif yang muncul dari kehadiran Universitas from the establishment of Pradita University and
Pradita dan Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar Yayasan Syiar Bangsa (Al Azhar Summarecon),
Summarecon) ini, yaitu: including:
Dampak Ekonomi Economic Impact
Keberadaan unit pendidikan di Summarecon The presence of educational institutions within
berkontribusi dalam menciptakan sumber daya Summarecon has contributed to developing a skilled
manusia yang berkualitas dan siap kerja di berbagai and competitive workforce across various industries.
sektor industri. Melalui “Pendidikan Berkualitas”, Through the provision of quality education, Pradita
Universitas Pradita dan Sekolah Al Azhar University and Al Azhar Summarecon School
Summarecon menghasilkan lulusan yang kompeten produce graduates who are highly competent
dan berdaya saing, sehingga turut meningkatkan and prepared to meet industry demands, thereby
kualitas tenaga kerja nasional serta mendorong enhancing the quality of the national workforce and
pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. driving sustainable economic growth.
Beasiswa dan bantuan finansial yang diberikan The scholarships and financial assistance provided
Perusahaan, memberikan dampak positif yang by the Company have had a meaningful economic
signifikan bagi aspek ekonomi para penerimanya. impact on recipients and their families. These
Program ini tidak hanya meringankan beban programs not only ease the financial burden on
finansial bagi keluarga para murid, tetapi juga families but also expand access to quality education,
membuka akses yang lebih luas terhadap especially for those facing economic challenges.
pendidikan berkualitas, terutama bagi mereka yang
menghadapi kendala ekonomi.
Summarecon juga menciptakan kesempatan kerja Summarecon has also created job opportunities
bagi tenaga pendidik dan staf administratif. Selain for teachers and administrative staff. In addition,
itu, upaya pengembangan profesionalisme guru professional development and career advancement
melalui pelatihan dan pengembangan karier turut programs for educators have improved teacher
mendukung kesejahteraan tenaga pengajar serta welfare and contributed to the overall growth of the
pertumbuhan ekonomi sektor pendidikan. education sector.
Dampak Sosial Social Impact
Summarecon memberikan akses pendidikan Summarecon has broadened access to quality
berkualitas kepada masyarakat yang sebelumnya education for communities that previously faced
sulit atau tidak mampu mengakses pendidikan barriers to learning, whether due to financial
melalui program beasiswa dan bantuan finansial constraints or other limitations. The scholarship and
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 201
Preparing for Sustainability Transformation
Page 202
lainnya. Program ini diberikan tanpa memandang financial assistance programs are offered without
gender atau latar belakang, sebagai bagian dari discrimination based on gender or background,
komitmen Perusahaan untuk membangun reflecting the Company’s commitment to building
pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh an inclusive and equitable education system.
masyarakat.
Summarecon tidak hanya mencetak lulusan yang Beyond academic excellence, Summarecon is
unggul secara intelektual, tetapi juga membentuk focused on shaping graduates with integrity, a strong
individu dengan integritas, etika kerja, serta work ethic, and social responsibility. The educational
kepedulian sosial. Pendidikan berbasis Ilmu model at Al Azhar Summarecon integrates Science
Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta Iman and Technology (IPTEK) with Faith and Piety (IMTAK),
dan Takwa (IMTAK) yang diterapkan di Sekolah helping to develop morally grounded individuals
Al Azhar Summarecon turut berkontribusi dalam who are capable of navigating global challenges
menciptakan generasi yang berakhlak, bertanggung with confidence and responsibility.
jawab, dan siap menghadapi tantangan global.
Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas Through community outreach programs, Pradita
Pradita berperan dalam meningkatkan kesadaran University plays an active role in raising social
sosial melalui berbagai inisiatif pemberdayaan awareness and empowering local communities.
masyarakat. Program ini memungkinkan para These initiatives enable lecturers to apply their
dosen untuk mengimplementasikan keilmuannya expertise to address real-world issues while
dalam membantu menyelesaikan permasalahan di encouraging students to engage with their
masyarakat, sekaligus mendorong mahasiswa untuk communities and drive positive social change.
lebih peduli terhadap lingkungan sosial mereka
serta aktif menciptakan perubahan yang positif.
Dampak Lingkungan Environmental Impact
Institusi pendidikan berperan penting dalam Educational institutions play a vital role in fostering
menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa, environmental awareness among students,
mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat faculty, and the broader community. Through a
sekitar. Melalui kurikulum berbasis keberlanjutan, sustainability-focused curriculum, extracurricular
program ekstrakurikuler, serta kegiatan penelitian programs, and community service initiatives,
dan pengabdian masyarakat, Summarecon turut Summarecon helps cultivate a generation that
berkontribusi dalam membangun generasi yang is environmentally conscious and committed to
peduli terhadap kelestarian lingkungan. preserving natural resources.
Siswa SMA Sekolah Islam Al Azhar, Summarecon Bekasi
202 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 203
Lampiran
Annex
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 203
Preparing for Sustainability Transformation
Page 204
Lampiran 1: Penyajian Kembali Informasi
Annex 1: Restatement of Information [2-4]
Summarecon menyajikan kembali informasi yang Summarecon restated corrected information from
dikoreksi dari Laporan Keberlanjutan 2024, beserta the 2024 Sustainability Report, along with the
dengan alasan penyajian kembali sebagai berikut: reasons for restatement as follows:
Pengungkapan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
Disclosure GRI 203-1: Infrastructure investments and services supported
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada data total Biaya Lingkungan Hidup Summarecon Serpong dan
tentang Penyajian Summarecon Bekasi tahun 2022-2023 yang tercantum di halaman 96-97 Laporan
Kembali Sustainability Tahun 2023. Dimana pada laporan sebelumnya perhitungan masih
Detailed Explanation mencakup biaya yang dikeluarkan oleh Perusahaan dan biaya kontribusi warga. Pada
on Restatement tahun 2024, dilakukan perubahan dalam metodologi perhitungan biaya lingkungan hidup,
dimana biaya yang dicantumkan hanya merupakan biaya yang dikeluarkan langsung oleh
Perusahaan. .
Changes to the total Environmental Cost data for Summarecon Serpong and Summarecon
Bekasi for 2022-2023 listed on pages 96-97 of the 2023 Sustainability Report. Where in the
previous report the calculation still included costs incurred by the Company and the cost
of citizen contributions. In 2024, changes were made in the methodology for calculating
environmental costs, where the costs included were only costs incurred directly by the
Company.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Kontribusil Biaya Lingkungan Hidup ( dalam juta rupiah)
Contribution to Environmental Cost (in million rupiah)
Summarecon Serpong 2022 2023 Summarecon Serpong 2022 2023
Biaya Pembelian Pohon 4,535 8,965 Biaya Pembelian Pohon 4,476 8,559
Cost of Tree Purchase Cost of Tree Purchase
Biaya Perawatan Landscape 24,326 32,885 Biaya Perawatan Landscape 4,204 8,449
Cost of Landscape Maintenance Cost of Landscape Maintenance
Biaya Pengolahan Air Limbah 2,486 5,393 Biaya Pengolahan Air Limbah 2,283 4,483
Sewage Treatment Plant Sewage Treatment Plant
Biaya Pengolahan Sampah 436 806 Biaya Pengolahan Sampah 260 757
Cost of Waste Management Cost of Waste Management
Biaya Pemeliharaan Danau 6,030 7,581 Biaya Pemeliharaan Danau 5,967 7,562
dan Habitatnya dan Habitatnya
Cost of Maintenance of Lake Cost of Maintenance of Lake
and its Habitats and its Habitats
Summarecon Bekasi 2022 2023 Summarecon Bekasi 2022 2023
Biaya Pembelian Pohon : 2 47 Biaya Pembelian Pohon : - -
Cost of Tree Purchase Cost of Tree Purchase
Biaya Perawatan Landscape : 2,427 2,209 Biaya Perawatan Landscape : 5.601 5.906
Cost of Landscape Maintenance Cost of Landscape Maintenance
Biaya Pengolahan Sampah : 823 1.091 Biaya Pengolahan Sampah : 81 10
Cost of Waste Management Cost of Waste Management
Biaya Pemeliharaan Danau 0.35 99 Biaya Pemeliharaan Danau 118 376
dan Habitatnya : dan Habitatnya :
Cost of Maintenance of Lake Cost of Maintenance of Lake
and its Habitats and its Habitats
204 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 205
Pengungkapan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
Disclosure GRI 203-1: Infrastructure investments and services supported
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada data Investasi dan Pembangunan Infrastruktur untuk Summarecon
tentang Penyajian Bekasi yang tercantum di halaman 100 Laporan Keberlanjutan 2023. Dimana pada laporan
Kembali sebelumnya data dihitung hanya berdasarkan kawasan Summarecon Bekasi 1. Pada
Detailed Explanation tahun 2024, dimana data yang disajikan mencakup kawasan Summarecon Bekasi 1 dan
on Restatement Summarecon Bekasi 2.
Changes to the Investment and Infrastructure Development data for Summarecon Bekasi
listed on page 100 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report the data
was calculated only based on Summarecon Bekasi 1 area. In 2024, where the data presented
includes Summarecon Bekasi 1 and Summarecon Bekasi 2 areas.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Investasi dan Pembangunan Akumulasi infrastruktur yang
Infrastruktur dibangun hingga tahun 2024
Infrastructure Investment and Accumulated infrastructure
Development built up to 2024
Summarecon Bekasi 2013 - 2023 Summarecon Bekasi 2013 - 2023
Cluster & Ruko Cluster & Ruko
Jalan Aspal - Jalan Setapak 26.48 km Jalan Aspal 39 km
Asphalt Road- Walkway Asphalt Road
Jogging track 214 m Jalan setapak 37 km
Jogging Track Walkway
Jalur Sepeda 6,881 m2 Jogging track 257 m
Bicycle track Jalur Sepeda 6,881 m
Miniclub 6,593 m2 Bicycle track
Taman Umum 174,700 m2 Miniclub 20,561 m2
Public Park Taman Umum 71,717 m2
Children playground - Public Park
Kawasan Kawasan
Jalan Aspal - Jalan Setapak 6.89 km Jalan Aspal 9.55 km
Asphalt Road- Walkway Asphalt Road
Danau 68,190 m2 Jembatan 2.41 km
Lake Bridge
Danau 68,190 m2
Lake
Ruang Terbuka Hijau 48,859 m2
Green Open Space
Pedestrian/Jalan Setapak 12 km
Pedestrian/Walkway
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 205
Preparing for Sustainability Transformation
Page 206
Pengungkapan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
Disclosure GRI 203-1: Infrastructure investments and services supported
Alasan Perubahan periode dasar atau lamanya periode pelaporan
Reason Change of base period or length of the reporting period
Penjelasan Rinci Perubahan pada data Investasi dan Pembangunan Infrastruktur untuk Summarecon
tentang Penyajian Serpong yang tercantum di halaman 100 Laporan Keberlanjutan 2023. Dimana pada laporan
Kembali sebelumnya data dihitung berdasarkan periode tahun berjalan.Pada tahun 2024, data
Detailed Explanation disajikan secara akumulatif sejak awal pengembangan Summarecon Serpong, yang dimulai
on Restatement pada tahun 2004 hingga saat ini. Namun, karena keterbatasan data untuk Summarecon
Serpong data yang disajikan dari tahun 2018 - 2024.
Changes to the Investment and Infrastructure Development data for Summarecon Serpong
listed on page 100 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report the data was
calculated based on the current year period. In 2024, the data is presented accumulatively
since the beginning of the development of Summarecon Serpong, which began in 2004
until now. However, due to data limitations for Summarecon Serpong the data presented is
from 2018 - 2024.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Investasi dan Pembangunan Akumulasi infrastruktur yang
Infrastruktur dibangun hingga tahun 2024
Infrastructure Investment and Accumulated infrastructure
Development built up to 2024
Summarecon Serpong 2022 2023 Summarecon Serpong 2018 - 2024
Cluster & Ruko
Cluster & Ruko
Cluster & Shophouse
Cluster & Shophouse
Jalan Aspal 3.22 km 3.62km
Jalan Aspal 27.05 km
Asphalt Road
Asphalt Road
Jalan setapak - -
Jalan setapak 4.43 km
Walkway
Walkway
Jogging track - -
Jogging track -
Jalur sepeda - -
Jalur Sepeda -
Bicycle track
Bicycle track
Mini club 8,753 m2 3,312 m2
Miniclub 29,300 m2
Taman umum 11,497 m2 12,756 m2
Taman Umum 74,164,09 m2
Public Park
Public Park
children Playground 58 m2 95 m2
Kawasan
Kawasan
Township Area
Township Area
Jalan Aspal 6.70 km
Jalan aspal 1.69km 3.20km
Asphalt Road
Asphalt Road
Jembatan 31.38 km
Jalan setapak - 2.44 km
Bridge
Walkway
Danau 22,930 m2
Danau 2,343 m2 -
Lake
Lake
Ruang Terbuka Hijau 35,413 m2
Green Open Space
Pedestrian/Jalan Setapak 1.49 km
Pedestrian/Walkway
206 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 207
Pengungkapan GRI 2-8 : Pekerja yang bukan pekerja langsung
Disclosure GRI 2-8 : Workers who are not employees
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodologies or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada penghitungan jumlah pekerja outsource di Kawasan Summarecon Bekasi
tentang Penyajian tahun 2022-2023 yang tercantum pada halaman 186 Laporan Keberlanjutan 2023. Dimana
Kembali pada laporan sebelumnya jumlah pekerja outsource mencakup pekerja yang dibayar
Detailed Explanation melalui kontribusi warga, pada tahun 2024 data yang disajikan hanya dihitung berdasarkan
on Restatement pekerja outsource yang dibayar langsung oleh Perusahaan.
Changes to the calculation of the number of outsourced workers in Summarecon Bekasi
Area 2022-2023 listed on page 186 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous
report the number of outsourced workers included workers paid through community
contributions, in 2024 the data presented is only calculated based on outsourced workers
who are paid directly by the Company.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Pekerja yang bukan pekerja langsung oursource
Workers who are not direct workers oursource
Summarecon Bekasi 2022 2023 Summarecon Bekasi 2022 2023
488 502 55 65
Pengungkapan GRI 301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
Disclosure GRI 301-1: Materials used by weight or volume
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada metode pelaporan pada material tak terbarukan di Summarecon Serpong
tentang Penyajian dan Summarecon Bekasi tahun 2022 - 2023 yang tercantum pada halaman 111 Laporan
Kembali Keberlanjutan 2023. Dimana pada laporan sebelumnya data yang dilaporkan mencakup
Detailed Explanation pintu kayu dan aluminium, pada tahun 2024 data yang disajikan hanya jumlah pintu kayu
on Restatement saja.
Changes to the reporting method on non-renewable materials in Summarecon Serpong
and Summarecon Bekasi in 2022 - 2023 are listed on page 111 of the 2023 Sustainability
Report. Where in the previous report the reported data included wooden and aluminum
doors, in 2024 the data presented is only the number of wooden doors.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Jumlah pintu kayu pada tahun 2022-2023 (dalam unit)
Number of wooden doors in 2022-2023 (in units)
2022 2023 2022 2023
Summarecon Serpong 3,717 8,164 Summarecon Serpong 3,266 7,828
Summarecon Bekas 6,611 4,175 Summarecon Bekasi 2,952 2,137
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 207
Preparing for Sustainability Transformation
Page 208
Pengungkapan GRI 301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
Disclosure GRI 301-1: Materials used by weight or volume
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada metode pelaporan mengenai satuan material tak terbarukan untuk
tentang Penyajian material semen atau mortar Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi tahun 2022-
Kembali 2023 yang tercantum di halaman 111 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana pada
Detailed Explanation laporan sebelumnya satuan material dalam m3, pada tahun 2024 dilaporkan dalam satuan
on Restatement kg.
Changes to the reporting method regarding non-renewable material units for cement or
mortar materials for Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi in 2022-2023 which
are listed on page 111 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report the unit
of material was in m3, in 2024 it is reported in kg.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Jumlah semen / mortar pada tahun 2022-2023 (dalam m3)
Quantity of cement/mortar in 2022-2023 (in m3)
2022 2023 2022 2023
Summarecon Serpong 12,205 22,348 Summarecon Serpong 30,511,314 55,870,049
Summarecon Bekas 14,929 10,087 Summarecon Bekasi 935,967 669,605
Pengungkapan GRI 302-1 Konsumsi energi dalam Organisasi
Disclosure GRI 302-1 Energy Consumption within the Company
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodologies or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada metode perhitungan data konsumsi energi tak terbarukan tahun 2022 -
tentang Penyajian 2023, yakni perhitungan konsumsi listrik Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi
Kembali yang tercantum di halaman 117 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana pada laporan
Detailed Explanation sebelumnya data konsumsi listrik dihitung berdasarkan pencatatan oleh General Affair (GA).
on Restatement Pada tahun 2024, data konsumsi listrik diambil dari pencatatan di dalam General Ledger
(GL) yang diberikan oleh departemen Accounting.
Changes in the method of calculating non-renewable energy consumption data for 2022 -
2023, namely the calculation of Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi electricity
consumption listed on page 117 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous
report, electricity consumption data was calculated based on recording by General Affair
(GA). In 2024, electricity consumption data is taken from the records in the General Ledger
(GL) provided by the Accounting department.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Total Konsumsi Energi tak Terbarukan tahun 2022-2023 (dalam GJ)
Non-Renewable Energy Consumption in 2022-2023 (in GJ)
Total Konsumsi Listrik PLN 2022 2023 Total Konsumsi Listrik PLN 2022 2023
Electricity Usage from PLN Electricity Usage from PLN
Summarecon Serpong: 4,480 4,958 Summarecon Serpong: 3,622 4,877
Summarecon Bekasi: 1,500 2,004 Summarecon Bekasi: 984 1,188
208 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 209
Pengungkapan GRI 302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
Disclosure GRI 302-2 Energy Consumption Outside the Company
Alasan Kesalahan yang dilakukan dalam periode pelaporan sebelumnya.
Reason Errors made in previous reporting periods.
Penjelasan Rinci Perubahan pada data Total Konsumsi Energi di luar Perusahaan tahun 2022- 2023 yang
tentang Penyajian tercantum di halaman 119 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana terjadi karena salah
Kembali perhitungan data di pelaporan tahun lalu
Detailed Explanation Changes to the Total Energy Consumption data outside the Company for 2022-2023 listed
on Restatement on page 119 of the 2023 Sustainability Report. Where it occurred due to miscalculation of
data in last year's reporting
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Total Konsumsi Energi oleh Kontraktor tahun 2022-2023 (dalam GJ)
Total Energy Consumption by Contractor in 2022-2023 (in GJ)
Summarecon Serpong 2022 2023 Summarecon Serpong 2022 2023
Listrik PLN: 552 969 Listrik PLN 566 1,202
Solar 496 1,498 Solar 1,160 1,409
Pengungkapan GRI 302-3 Intensitas energi
Disclosure GRI 302-3 Energy Intensity
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada d sumber data bangunan untuk menghitung intensitas energi pada
tentang Penyajian tahun 2022- 2023 di halaman 121 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana pada laporan
Kembali sebelumnya a luas bangunan mengacu pada pencatatant oleh internal perusahaan. Pada
Detailed Explanation tahun 2024, jumlah bangunan dan luas bangunan mengacu pada pengukuran yang
on Restatement dilakukan pada pihak ketiga.
Changes to the building data source for calculating energy intensity in 2022-2023 on page
121 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report a building area refers
to internal company records. In 2024, the number of buildings and building area refers to
measurements made by a third party.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Luas bangunan pada tahun 2022 - 2023 (dalam m2)
Building area in 2022 - 2023 (in m2)
2022 2023 2022 2023
Summarecon Serpong 691,297 464,167 Summarecon Serpong 203,828 203,828
Summarecon Bekasi 6,415 6,415 Summarecon Bekasi 3,105 3,105
Plaza Summarecon Serpong 10,043 10,043 Plaza Summarecon Serpong 8,963 8,963
Plaza Summarecon Bekasi 15,178 15,178 Plaza Summarecon Bekasi 10,375 15,178
Summarecon Mall Kelapa Gading 150,000 150,000 Summarecon Mall Kelapa Gading 299,842 299,842
Summarecon Mall Bekasi 77,000 77,000 Summarecon Mall Bekasi 143,610 143,610
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 209
Preparing for Sustainability Transformation
Page 210
Pengungkapan GRI 305-5 : Pengurangan emisi GRK
Disclosure GRI 305-5 : Reduction of GHG emissions
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada perhitungan daya serap karbon dari pohon yang telah ditanam di Kawasan
tentang Penyajian Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi tahun 2022-2023 yang tercantum di
Kembali halaman 129 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana pada laporan sebelumnya
Detailed Explanation perhitungan dilakukan berdasarkan klasifikasi ukuran tinggi pohon. Pada tahun 2024, kami
on Restatement mengembangkan database daya serap karbon berdasarkan jenis pohon yang ditanam,
dengan mengacu pada sumber-sumber ilmiah yang kredibel seperti hasil penelitian,
publikasi akademik, dan studi teknis.
Changes to the calculation of the carbon sequestration capacity of trees that have been
planted in the Summarecon Serpong and Summarecon Bekasi areas in 2022-2023 which
are listed on page 129 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report the
calculation was done based on the classification of tree height size. In 2024, we developed
a carbon sequestration database based on the type of trees planted, by referring to credible
scientific sources such as research results, academic publications, and technical studies.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Jumlah Pohon 2022 2023 Jumlah Pohon 2022 2023
Number of trees Number of trees
Summarecon Serpong 131 pohon 828 pohon Summarecon Serpong 1,244 pohon 1,429 pohon
Summarecon Bekasi 630 pohon 220 pohon Summarecon Bekasi 281 pohon 629 pohon
Penyerapan ton CO2 Penyerapan ton CO2
Absorption of tons of CO2 Absorption of tons of CO2
Kawasan Kawasan
Summarecon Serpong 1,998 ton Co2 19,276 ton Co2 Summarecon Serpong 1,154 ton Co2 921 Co2
Kawasan Kawasan
Summarecon Bekasi 9,450 ton Co2 3,291 ton Co2 Summarecon Bekasi 110 ton Co2 804 Co2
Pengungkapan GRI 306-3 : Timbulan Limbah
Disclosure GRI 306-3 : Waste Generation
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Change in the measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada data perhitungan limbah non B3 Summarecon Serpong di Tabel Berat total
tentang Penyajian limbah yang dihasilkan Tahun 2023 yang tercantum di halaman 141 Laporan Sustainability
Kembali Tahun 2023. Dimana pada laporan sebelumnya data limbah non B3 yang dilaporkan
Detailed Explanation mencakup sampah dari seluruh cluster dan operasional Perusahaan. Pada tahun 2024, data
on Restatement yang disajikan hanya mencakup limbah non B3 yang berasal dari operasional Perusahaan.
Changes to Summarecon Serpong's non-hazardous waste calculation data in the 2023 total
waste generated Weight Table listed on page 141 of the 2023 Sustainability Report. Where in
the previous report the non-hazardous waste data reported included waste from all clusters
and Company operations. In 2024, the data presented only includes non-hazardous waste
originating from the Company's operations.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Berat Total Limbah non B3 yang dihasilkan Summarecon Serpong (dalam ton) :
Total weight of non hazardous waste generated by Summarecon Serpong (in ton):
2022 2023 2022 2023
6,711 6,730 0 0
210 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 211
Pengungkapan GRI 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan
Disclosure program pengembangan
GRI 413-1 Operations with local community engagement, impact assessments, and
development programs
Alasan Perubahan dalam metodologi pengukuran atau dalam definisi yang digunakan
Reason Changes in measurement methodology or in the definitions used
Penjelasan Rinci Perubahan pada metode pelaporan pengaduan masyarakat tahun 2022-2023 yang
tentang Penyajian tercantum di halaman 152 Laporan Sustainability Tahun 2023. Dimana pada laporan
Kembali sebelumnya data pengaduan masyarakat dilaporkan keseluruhan jenis pengaduan yang
Detailed Explanation masuk (termasuk pengaduan terkait operasional). Pada tahun 2024 dilakukan perubahan
on Restatement dalam metodologi perhitungan berdasarkan pengaduan yang berkaitan dengan etika,
integritas, norma, dugaan pelanggaran peraturan, serta dampak terhadap lingkungan
hidup. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk Plaza Summarecon Serpong dan Plaza
Summarecon Bekasi, tidak ada pengaduan yang masuk terkait etika dan pelanggaran
sepanjang periode pelaporan.
Changes to the method of reporting community complaints in 2022-2023 are listed on page
152 of the 2023 Sustainability Report. Where in the previous report, public complaint data was
reported on all types of complaints received (including complaints related to operations). In
2024, changes were made in the calculation methodology based on complaints related to
ethics, integrity, norms, alleged violations of regulations, and impacts on the environment.
The results show that for Plaza Summarecon Serpong and Plaza Summarecon Bekasi, there
were no incoming complaints related to ethics and violations during the reporting period.
Penyajian Kembali
Restatement
Sebelum Sesudah
Before After
Jumlah Pengaduan Masyarakat Tahun 2022-2023
Number of Public Complaints in 2022-2023
2022 2023 2022 2023
Summarecon Bekasi 52 211 Summarecon Bekasi 7 1
Summarecon Serpong 427 450 Summarecon Serpong 34 43
Summarecon Mall Bekasi 791 833 Summarecon Mall Bekasi 7 6
Summarecon Mall Kelapa Gading 1,095 670 Summarecon Mall Kelapa Gading 11 2
Plaza Summarecon Serpong 39 27 Summarecon Mall Serpong 6 4
Plaza Summaercon Bekasi 83 101 Plaza Summarecon Serpong - -
Plaza Summaercon Bekasi - -
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 211
Preparing for Sustainability Transformation
Page 212
Lampiran 2: Perbandingan Topik Material Tahun 2022 dan 2023
Annex 2 : Comparison of Material Topics in 2022 and 2023
Perbandingan Topik Material Tahun 2023 dan 2024
Comparison of Material Topics in 2023 and 2024
Perbandingan topik material ini merujuk pada The comparison of material topics refers to the GRI
Standar GRI 2021 yang digunakan dalam Laporan. Standards 2021 being used in the Reports.
Pengungkapan Tahun 2023 Pengungkapan Tahun 2024
Disclosures in Year 2023 Disclosures in Year 2024
GRI 200: Topik Ekonomi
GRI 200: Economic Topics
GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan GRI 201-1: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
Didistribusikan Didistribusikan
GRI 201-1: Direct economic value generated and GRI 201-1: Direct economic value generated and
distributed distributed
GRI 201-3 : Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
program pensiun lainnya
GRI 201-3 : Defined benefit plan obligations and other
retirement plans
GRI 201-4: Bantuan finansial yang diterima dari
pemerintah
GRI 201-4: Financial assistance received from government
GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula GRI 202-1: Rasio standar upah karyawan pemula
berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum
regional regional
GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender GRI 202-1: Ratios of standard entry level wage by gender
compared to local minimum wage compared to local minimum wage
GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari GRI 202-2: Proporsi manajemen senior yang berasal dari
masyarakat setempat masyarakat setempat
GRI 202-2: Proportion of senior management hired from GRI 202-2: Proportion of senior management hired from
the local community the local community
GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan GRI 203-1: Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
GRI 203-1: Infrastructure investments and services GRI 203-1: Infrastructure investments and services
supported supported
GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko GRI 205-1: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
terkait korupsi terkait korupsi
GRI 205-1: Operations assessed for risks related to GRI 205-1: Operations assessed for risks related to
corruption corruption
GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan GRI 205-3: Insiden korupsi yang terbukti dan Tindakan
yang diambil yang diambil
GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions GRI 205-3: Confirmed incidents of corruption and actions
taken taken
GRI 300: Topik Lingkungan
GRI 300: Environmental Topics
GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat GRI 301-1: Material yang digunakan berdasarkan berat atau
atau volume volume
GRI 301-1: Materials used by weight or volume GRI 301-1: Materials used by weight or volume
GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan GRI 301-2: Material input dari daur ulang yang digunakan
GRI 301-2: Recycled input materials used GRI 301-2: Recycled input materials used
GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material GRI 301-3: Produk didapat kembali dan material
kemasannya kemasannya
GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging
materials GRI 301-3: Reclaimed product and their packaging
materials
GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi GRI 302-1: Konsumsi energi dalam organisasi
GRI 302-1: Energy consumption within the organization
GRI 302-1: Energy consumption within the organization
212 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 213
Pengungkapan Tahun 2023 Pengungkapan Tahun 2024
Disclosures in Year 2023 Disclosures in Year 2024
GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi GRI 302-2: Konsumsi energi di luar organisasi
GRI 302-2: Energy consumption outside the organization GRI 302-2: Energy consumption outside the organization
GRI 302-3: Intensitas energi GRI 302-3: Intensitas energi
GRI 302-3: Energy intensity GRI 302-3: Energy intensity
GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi GRI 302-4: Pengurangan konsumsi energi
GRI 302-4: Reduction of energy GRI 302-4: Reduction of energy
GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya GRI 303-1: Interaksi dengan air sebagai sumber daya
bersama bersama
GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource GRI 303-1: Interactions with water as a shared resource
GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan GRI 303-2: Manajemen dampak yang berkaitan dengan
pembuangan air pembuangan air
GRI 303-2: Management of water discharge-related GRI 303-2: Management of water discharge-related
impacts impacts
GRI 303-3: Pengambilan air GRI 303-3: Pengambilan air
GRI 303-3: Water withdrawal GRI 303-3: Water withdrawal
GRI 303-4: Pembuangan air GRI 303-4: Pembuangan air
GRI 303-4: Water discharge GRI 303-4: Water discharge
GRI 303-5: Konsumsi air GRI 303-5: Konsumsi air
GRI 303-5: Water consumption GRI 303-5: Water consumption
GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi GRI 304-3: Habitat yang dilindungi atau direstorasi
GRI 304-3: Habitats protected and restored GRI 304-3: Habitats protected and restored
GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar GRI 304-4: Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar
konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi terkena efek operasi
GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation GRI 304-4: IUCN Red List species and national conservation
list species with habitats in areas affected by operations list species with habitats in areas affected by operations
GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung GRI 305-1: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions GRI 305-1: Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung GRI 305-2: Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions GRI 305-2: Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung GRI 305-3: Emisi energi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
lainnya lainnya
GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions GRI 305-3: Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305-4: Intensitas emisi GRK GRI 305-4: Intensitas emisi GRK
GRI 305-4: GHG emissions intensity GRI 305-4: GHG emissions intensity
GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK GRI 305-5: Pengurangan emisi GRK
GRI 305-5: Reduction of GHG emissions GRI 305-5: Reduction of GHG emissions
GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS) GRI 305-6 : Emisi zat perusak ozon (ODS)
GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances GRI 305-6 : Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
(ODS)
GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait GRI 306-1: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait
limbah limbah
GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related GRI 306-1: Waste generation and significant waste-related
impacts impacts
GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah GRI 306-2: Manajemen dampak signifikan terkait limbah
GRI 306-2: Management of significant waste-related GRI 306-2: Management of significant waste-related
impacts impacts
GRI 306-3: Timbulan limbah GRI 306-3: Timbulan limbah
GRI 306-3: Waste generated GRI 306-3: Waste generated
GRI 400: Topik Sosial
GRI 400: Social Topics
GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan pergantian
karyawan karyawan
GRI 401-1: New employee hires and employee turnover GRI 401-1: New employee hires and employee turnover
GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan GRI 401-2: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu sementara atau paruh waktu
GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that GRI 401-2: Benefits provided to full- time employees that
are not provided to temporary or part-time employees are not provided to temporary or part-time employees
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 213
Preparing for Sustainability Transformation
Page 214
Pengungkapan Tahun 2023 Pengungkapan Tahun 2024
Disclosures in Year 2023 Disclosures in Year 2024
GRI 401-3: Cuti melahirkan GRI 401-3: Cuti melahirkan
GRI 401-3: Parental leave GRI 401-3: Parental leave
GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan GRI 403-1: Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja kerja
GRI 403-1: Occupational health and safety management GRI 403-1: Occupational health and safety management
system system
GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan GRI 403-2: Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan
investigasi insiden investigasi insiden
GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and GRI 403-2: Hazard identification, risk assessment, and
incident investigation incident investigation
GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja GRI 403-3: Layanan kesehatan kerja
GRI 403-3: Occupational health services GRI 403-3: Occupational health services
GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja GRI 403-4: Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja
tentang kesehatan dan keselamatan kerja tentang kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403-4: Worker participation, consultation, and GRI 403-4: Worker participation, consultation, and
communication on occupational health and safety communication on occupational health and safety
GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan GRI 403-5: Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja keselamatan kerja
GRI 403-5: Worker training on occupational health and GRI 403-5: Worker training on occupational health and
safety safety
GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja GRI 403-6 : Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
GRI 403-6: Promotion of worker health GRI 403-6: Promotion of worker health
GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan GRI 404-1: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
GRI 404-1: Average hours of training per year per employee GRI 404-1: Average hours of training per year per employee
GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan GRI 404-2: Program untuk meningkatkan keterampilan
karyawan dan program bantuan peralihan karyawan dan program bantuan peralihan
GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and GRI 404-2: Programs for upgrading employee skills and
transition assistance programs transition assistance programs
GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan GRI 404-3: Persentase karyawan yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir rutin terhadap kinerja dan pengembangan karir
GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular GRI 404-3: Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews performance and career development reviews
GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan GRI 405-1: Keanekaragaman badan tata Kelola dan
karyawan karyawan
GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees GRI 405-1: Diversity of governance bodies and employees
GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan GRI 408-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
terhadap insiden pekerja anak terhadap insiden pekerja anak
GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for GRI 408-1: Operations and suppliers at significant risk for
incidents of child labor incidents of child labor
GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan GRI 409-1: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for GRI 409-1: Operations and suppliers at significant risk for
incidents of forced or compulsory labor incidents of forced or compulsory labor
GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat GRI 413-1: Operasi dengan keterlibatan masyarakat
setempat, penilaian dampak, dan program setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan
pengembangan GRI 413-1: Operations with local community engagement,
GRI 413-1: Operations with local community engagement, impact assessments, and development programs
impact assessments, and development programs
GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan GRI 416-1: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan
dari berbagai kategori produk dan jasa dari berbagai kategori produk dan jasa
GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of GRI 416-1: Assessment of the health and safety impacts of
product and service categories product and service categories
214 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 215
Lampiran 3: Batasan Data Kinerja untuk Setiap Topik Material
Annex 3: Performance Data Boundaries of Each Material Topic
Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1: Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Kinerja Kinerja
Ekonomi Ekonomi
Economic Langsung
Direct
Performance
Economic
Performance
Kontribusi Biaya Lingkungan
Hidup
Contrubution to
Environmental Cost
Investasi dan Pembangunan
Infrastruktur
Infrastructure Investment
and Development
Manajemen Anti-Korupsi
Anti-corruption Management
Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Penggunaan
Material Tak
Terbarukan
dan bersertifi-
kasi hijau
Use of Non-
Renewable
Materials and
Green-Certified
Materials
Material
Material Daur
Materials
Ulang
Recycled
Materials
Material yang
Digunakan
Kembali
(Reuse)
Reuse of
Materials
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 215
Preparing for Sustainability Transformation
Page 216
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Konsumsi
Energi di
Dalam
Perusahaan
Energy
Consumption
within the
Company
Konsumsi
Konsumsi dan Energi di Luar
Efisiensi Energi Perusahaan
Energy Energy
Consumption Consumption
and Efficiency Outside the
Company
Intensitas
Energi
Energy
Intensity
Upaya Efisiensi
Energi
Energy
Efficiency
Initiatives
Emisi yang
Dihasilkan
Emissions
Generated
Intensitas Emisi
Emisi Emissions
Emissions Intensity
Inisiatif
Pengurangan
Emisi
Emissions
Reductions
Initiatives
Interaksi dengan
Sumber Air dari
Hulu ke Hilir
Interaction with
Water Source
from Upstream
to Downstream
Pengambilan
Air
Water
Konsumsi dan Withdrawal
Efisiensi Air
Water Pembuangan
Consumption Air
and Efficiency Water Discharge
Konsumsi Air
Water
Consumption
Manajemen
Pembuangan Air
dan Limbah Cair
(Efluen)
Water Discharge
and Wastewater
Management
Pelestarian
Keanekaragaman
Hayati
Biodiversity Preservation
216 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 217
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Timbulan
Limbah dari
Hulu ke Hilir
Waste
Generation
from Upstream
to Downstream
Manajemen Identifikasi
Limbah Jenis, Risiko,
Waste dan Upaya
Management Manajemen
Limbah
Identification
of Types, Risks,
and Efforts
of Waste
Management
Timbulan
Limbah
Waste
Generation
Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis
dan Berkelanjutan
Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Komitmen
Penyediaan
Layanan
Setara Kepada
Konsumen
Commitment
to Providing
Equal Service
to Customers
Survei
Kepuasan
Pelanggan
Customer
Satisfaction
Survey
Pengaduan
Masyarakat
Public
Complaints
Keamanan
Produk untuk
Pelanggan
Product Safety
for Customers
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 217
Preparing for Sustainability Transformation
Page 218
Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pillar 4: Competency Development and Employee Welfare
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Kesetaraan
Kesempatan
Bekerja di
Lingkungan Yang
Layak dan Aman
Equal Employment
Opportunities in a
Safe and Decent
Environment
Kepegawaian
Komposisi
Karyawan
Employment
Employee
Composition
Komposisi
Management
Management
Composition
Perekrutan
Karyawan Baru
New Employee
Recruitment
Pergantian Karyawan
Employee Turnover
Kepatuhan
terhadap Upah
Minimum Kota/
Kabupaten
(UMK)
Compliance
with Local
Minimum Wage
Regulations
Remunerasi Remunerasi
Karyawan untuk Karyawan
Employee Tetap
Remuneration Remuneration
for Permanent
Employees
Istirahat
Melahirkan dan
Tingkat Retensi
Pasca Cuti
Maternity Leave
and Post-
Maternity Leave
Retention Rate
Program Masa Persiapan
Pensiun Karyawan
Employee Retirement
Preparation Program
Pencegahan Pekerja Anak
Prevention of Child Labor
Pencegahan Pekerja Paksa
Prevention of Forced Labor
Penilaian Kinerja dan
Pengembangan Karir
Karyawan
Employee Performance
Evaluation and Career
Development
Pelatihan dan Pelatihan
Pengembangan Karyawan
Karyawan Employee
Employee Training
Training and
Development Program
Beasiswa
Summarecon
Summarecon
Scholarship
Program
218 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 219
Batasan Proyek dan Data
Project and Data Boundary
Topik Material Konsolidasi Plaza Plaza Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon Summarecon
Material Topic Consolidated Summarecon Summarecon Mall Kelapa Mall Bekasi Mall Serpong Serpong Bekasi
Serpong Bekasi Gading
Sistem Manajemen
K3
HSE Management
System
Identifikasi Bahaya,
Penilaian Risiko,
dan Pengendalian
Kesehatan Dampak
dan Hazard
Keselamatan Identification, Risk
Kerja Assessment, and
Impact Control
Health,
Safety and Layanan Kesehatan
Environment Kerja
(HSE) Occupational Health
Services
Partisipasi Pekerja
dalam K3
Employee
Participation in HSE
Pelatihan K3
HSE Training
Pekerja yang bukan
pekerja langsung
Workers who are not
employees
Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan
Pengembangan Berkelanjutan
Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development
Berbagai kegiatan Sosial dan Lingkungan Various Summarecon's Social and Environmental
Summarecon dilaksanakan di lokasi yang beragam, Activities were conducted in different locations,
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penjelasan depending on the community needs. The
tentang lokasi kegiatan ini dapat dilihat dalam description of the activity locations can be found in
narasi. the narratives.
Pradita University
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 219
Preparing for Sustainability Transformation
Page 220
Indeks Konten
Content Index
220 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 221
Indeks Konten Global Reporting Initiative (GRI)
Global Reporting Initiative (GRI) Content Index
Pernyataan PT Summarecon Agung Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten
Penggunaan GRI untuk periode 1 Januari 2024-31 Desember 2024 dengan merujuk kepada Standar GRI.
Statement of Use PT Summarecon Agung Tbk has reported the information cited in this GRI content index for the
period 1 January 2024-31 December 2024 with reference to the GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Pengungkapan Umum
General Disclosures
Organisasi dan Praktik Pelaporan
The Organization and Its Reporting Practices
GRI 2: 2-1 Rincian Organisasi 27, 40-41
Pengungkapan Organizational details
Umum 2021
GRI 2: General 2-2 Entitas yang dimasukan dalam pelaporan 22-23
Disclosures 2021 keberlanjutan organisasi
Entities included in the organization’s
sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik 24-25
kontak
Reporting period, frequency and contact
point
2-4 Penyajian kembali informasi 25
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal 25
External assurance
Aktivitas dan pekerja
Activities and workers
GRI 2: 2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis 27, 31, 34-38
Pengungkapan lainnya
Umum 2021 Activities, value chain and other business
GRI 2: relationships
General
Disclosures 2021 2-7 Karyawan 150-151
Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung 155-156
Workers who are not employees
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 221
Preparing for Sustainability Transformation
Page 222
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Tata Kelola
Governance
GRI 2: 2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 47
Pengungkapan Governance structure and composition
Umum 2021
GRI 2: General 2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata 48
Disclosures 2021 kelola tertinggi
Nomination and selection of the highest
governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 47
Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam 50-54
mengawasi manajemen dampak
Role of the highest governance body in
overseeing the management of impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk 51-54
mengelola dampak
Delegation of responsibility for managing
impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam 51-54
pelaporan keberlanjutan
Role of the highest governance body in
sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan 58-59
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting 59
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola 56
tertinggi
Collective knowledge of the highest
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 48-49
Evaluation of the performance of the
highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi 48
Remuneration policies
`
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 48
Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan Kendala
Annual total compensation ratio Konfidensial
Confidentiality
Constraints
222 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 223
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Strategi, kebijakan dan praktik
Strategy, policies and practices
GRI 2: 2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan
Pengungkapan berkelanjutan 19, 71-73
Umum 2021 Statement on sustainable development
GRI 2: strategy
General
Disclosures 2021 2-23 Komitmen kebijakan 60
Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 60
Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif 59
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan 59
mengemukakan masalah
Mechanisms for seeking advice and raising
concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 61
Compliance with laws and regulations
2-28 Asosiasi Keanggotaan 43
Membership associations
Keterlibatan pemangku kepentingan
Stakeholder engagement
GRI 2: 2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku 61-69
Pengungkapan kepentingan
Umum 2021 Approach to stakeholder engagement
GRI 2: General
Disclosures 2021 2-30 Perjanjian perundingan kolektif Tidak dapat
Collective bargaining agreements diaplikasikan
Not applicable
Topik Material
Material Topics
GRI 3: 3-1 Proses untuk menentukan topik material 70
Topik Material Process to determine material topics
2021 `
GRI 3: 3-2 Daftar topik material 70
Material Topics List of material topics
2021
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 223
Preparing for Sustainability Transformation
Page 224
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Pilar 1: Pertumbuhan Nilai Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pillar 1: Inclusive and Sustainable Growth of Economic Value
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 201: 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan 76-81
Kinerja Ekonomi dan didistribusikan
2016 Direct economic value generated and
GRI 201: Distributed
Economic
Performance 2016
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 203: 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan 83-91
Dampak layanan
Ekonomi Tidak Infrastructure invesments and services
Langsung 2016 supported
GRI 203:
Indirect Economic
Impacts 2016
Anti Korupsi
Anti-Corruption
GRI 205: Anti 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko 92-95
Korupsi 2016 terkait korupsi
GRI 205:Anti- Operations assessed for risks related to
Corruption 2016 corruption
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan 92-95
yang diambil
Confirmed incidents of corruption and
actions taken
224 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 225
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Pilar 2: Kontribusi untuk Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Pillar 2: Contribution to Create Healthy and Sustainable Environment
Material
Materials
GRI 301: 301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat 98-100
Material 2016 atau volume
GRI 301: Materials used by weight or volume
Materials 2016
301-2 Material input dari daur ulang yang 98, 100-101
digunakan
Recycled input materials used
301-3 Produk pemerolehan ulang dan material 98, 101-102
kemasannya
Reclaimed product and their packaging materials
Energi
Energy
GRI 302: 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 102-107
Energi 2016 Energy consumption within the organization
GRI 302:
Energy 2016 302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 107-109
Energy consumption outside the organization
302-3 Intensitas energi 109-110
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi 110-111
Reduction of energy consumption
Air dan Effluen
Water and Effluent
GRI 303: 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya 118-119
Air dan Effluen bersama
2018 Interactions with water as a shared resource
GRI 303: Water
and Effluents 303-2 Manajemen dampak yang berkaitan 118, 123
2018 dengan pembuangan air
Management of water discharge-related
impacts
303-3 Pengambilan air 118, 120-121
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air 118, 121-122
Water discharge
303-5 Konsumsi air 118, 123
Water consumption
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 225
Preparing for Sustainability Transformation
Page 226
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Biodiversitas
Biodiversity
GRI 304: 304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi 124-126
Biodiversitas 2016 Management of material topics
GRI 304:
Biodiversity 2016 304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies 124-126
daftar konservasi nasional dengan habitat
dalam wilayah yang terkena efek operasi
IUCN Red List species and national
conservation list species with habitats in areas
affected by operations
Emisi
Emmisions
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
112-114
Emisi 2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:
Emmisions 2016
305-2 Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
112-114
Indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
112-114
lainnya
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-4 Intensitas emisi GRK
112-115
GHG emissions intensity
305-5 Pengurangan emisi GRK
112-114, 116-118
Reduction of GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
112-114
Emissions of ozone-depleting substances
(ODS)
Limbah
Waste
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan 127-128
2020 terkait limbah
GRI 306: Waste Waste generation and significant waste-
2020 related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait 127, 129-130
limbah
Management of significant waste-related
impacts
306-3 Timbulan limbah 127, 130-131
Waste generated
226 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 227
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Pilar 3: Pembangunan Komunitas dengan Ekosistem Kehidupan yang Harmonis dan Berkelanjutan
Pillar 3: Community Development with Harmonious and Sustainable Living Ecosystem
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan 141-142
Masyarakat masyarakat setempat, penilaian dampak,
Setempat 2016 dan program pengembangan
GRI 413: Operations with local community
Local engagement, impact assessments, and
Communities development programs
2016
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 416: 416-1 Penilaian dampak kesehatan dan 143-147
Kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori produk
Keselamatan dan jasa
Pelanggan 2016 Assessment of the health and safety impacts
GRI 416: of product and service categories
Customer Health
and Safety 2016
Pilar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Pilllar 4: Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Market Presence
GRI 201: Kinerja 201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti 157
Ekonomi 2016 dan program pensiun lainnya
GRI 201: Economic Defined benefit plan obligations and other
Performance 2016 retirement plans
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 202: 202-1 Rasio standar upah karyawan pemula 157
Keberadaan berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
Pasar 2016 minimum regional
GRI 202: Ratios of standard entry level wage by gender
Market Presence compared to local minimum wage
2016
202-2 Proporsi manajemen senior 152
yang berasal dari masyarakat setempat
Proportion of senior management hired from
the local community
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 227
Preparing for Sustainability Transformation
Page 228
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Kepegawaian
Employment
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian 153-154
Kepegawaian karyawan
2016 New employee hires and employee turnover
GRI 401:
Employment 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak diberikan kepada 157
karyawan sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time employees that
are not provided to temporary or part-time
employees
401-3 Cuti melahirkan
Parental leave 158
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan 166-167
Kesehatan dan keselamatan kerja
Keselamatan Occupational health and safety management
Kerja 2018 system
GRI 403:
Occupational 403-2 Pengidentifikasian bahaya,
Health and Safety penilaian risiko, dan investigasi insiden 167-171
2018 Hazard identification, risk assessment, and
incident investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja 171
Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi 172
pekerja tentang kesehatan dan keselamatan
kerja
Worker participation, consultation, and
communication on occupational health and
safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan 174
keselamatan kerja
Worker training on occupational health and
safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 157
Promotion of worker health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per 162-164
Pelatihan dan karyawan
Pendidikan 2016 Average hours of training per year per
GRI 404: employee
Training and
Education 2016
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan
karyawan dan program bantuan peralihan 164-165
Programs for upgrading employee skills and
transition assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima
tinjauan rutin terhadap kinerja dan 162
pengembangan karir
Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews
228 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 229
Standar GRI Nomor Judul Pengungkapan Nomor Halaman Referensi
GRI Standard Pengungkapan Disclosure Title dan Alasan Tidak SDGs
Disclosure Mencantumkan, SDGs
Number Jika Berlaku Reference
Page Number
and Reasons
for Omissions, If
Applicable
Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan 152
Keanekaragaman karyawan
dan Peluang Diversity of governaace bodies and employees
Setara 2016
GRI 405:
Diversity
and Equal
Opportunity 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 408: 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 159-160
Pekerja Anak signifikan terhadap insiden pekerja anak
2016 Operations and suppliers at significant risk for
GRI 408: incidents of child labor
Child Labor 2016
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 409: 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 160-161
Kerja Paksa atau signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
Wajib Kerja 2016 wajib kerja
GRI 409: Forced Operations and suppliers at significant risk for
or Compulsory incidents of forced or compulsory labor
Labor 2016
Pilar 5: Kontribusi bagi Masyarakat dengan Pendidikan Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan
Pillar 5: Contribution to Society through Quality Education and Sustainable Development
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi Infrastruktur dan Dukungan 184-186
Ekonomi Tidak Layanan
Langsung 2016 Infrastructure Invesments and Services
GRI 203: Indirect Supported
Economic
Impacts 2016
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan 177-202
Masyarakat masyarakat setempat, penilaian dampak,
Setempat 2016 dan program pengembangan
GRI 413: Local Operations with local community
Communities engagement, impact assessments, and
2016 development programs
Keterangan : Notes:
Pengungkapan GRI 3-3 tentang Pengelolaan terhadap GRI Disclosure 3-3 on Management of Material Topics is
topik material dijelaskan dalam narasi setiap topik explained in the narratives of each material topic.
material.
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 229
Preparing for Sustainability Transformation
Page 230
Indeks Konten
Content Index
230 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 231
Daftar Pengungkapan SEOJK 16/SEOJK.04/2021 dan POJK 51/POJK.03/2017
List of Disclosures based on SEOJK 16/SEOJK.04/2021 and POJK 51/POJK.03/2017
Pengungkapan Nomor Halaman
No Disclosure Page Number
Strategi Keberlanjutan
A Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan 71-73
A.1 Description of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B Summary of Sustainability Performance
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual 11
a. Quantity of products or services sold
b. Pendapatan atau penjualan 11
b. Revenue or sales
B.1
c. Laba atau rugi bersih 11
c. Net profit or loss
d. Produk Ramah Lingkungan N/A
d. Environmental-friendly products
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
ssBerkelanjutan 11
e. Engagement of local stakeholders concerning Sustainable Finance business
vvprocess
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
a. Penggunaan energi 12
a. Energy consumption
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan
B.2 12
b. Total emission reduction
c. Pengurangan limbah dan efluen 12
c. Reduction of waste and effluent
d. Pelestarian keanekaragaman hayati 12
d. Biodiversity conservation
Aspek Sosial 13
B.3 Social Aspect
Profil Perusahaan
C Company Profile
Visi, misi, dan nilai keberlanjutan 27
C.1 Vision, mission, and sustainability values
Alamat perusahaan 40-41
C.2 Company address
Skala Usaha
Enterprise scale
a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 42
a. Total assets or asset capitalization, and total liabilities
b. Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia,
fffpendidikan, dan status ketenagakerjaan
C.3 42
b. The number of employees by gender, position, age, education, and
fffemployment status
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham 42
d. Wilayah operasional 40-41
d. Operational areas
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 231
Preparing for Sustainability Transformation
Page 232
Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan 31-32
C.4 Description on products, services, and business activities
Keanggotan pada asosiasi 43
C.5 Membership in association
33
Perubahan emiten dan perusahaan publik yang bersifat signifikan
C.6 Significant changes of the listed company
Penjelasan Direksi
D Statement from the Board of Director
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi 19
aakeberlanjutan
a. Policy to respond to challenges in meeting the sustainability strategy
D.1 b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan 19
b. Implementation of Sustainable Finance
c. Strategi pencapaian target 19
c. Strategy to achieve targets
Tata Kelola Keberlanjutan
E Sustainability Governance
Penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan 50-54
E.1 Person-in-charge of Sustainable Finance implementation
Pengembangan kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 56
E.2 Competency development related to Sustainable Finance
Penilaian risiko atas pnerapan Keuangan Berkelanjutan 55, 92-95
E.3 Risk assessment on Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 34-38, 61-69
E.4 Relationship with Stakeholders
Permasalahan terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan 57-58
E.5 Challenges in Sustainable Finance omplementation
Kinerja Keberlanjutan
F Sustainability Governance
Kegiatan membangun budaya keberlanjutan 28-30
F.1 Sustainable culture development activities
Kinerja Ekonomi
Economic performance
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau
investasi, pendapatan dan laba rugi
F.2 76-81
Comparison of targets to performance of production, portfolio, financing
targets, or investments, as well as revenue and profit and loss
Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Tidak Relevan dengan
Keuangan Berkelanjutan. sektor usaha
F.3 Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or Not relevant with
investments in financial instruments or projects in line with Sustainable industry sector
Finance implementation
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspects
Biaya lingkungan hidup
F.4 83-87
Environmental cost spent
Aspek Material
Materials Aspect
Penggunaan material yang ramah lingkungan
F.5 98-101
The use of environmentally friendly materials
232 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 233
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan intensitas energi yang digunakan
F.6 102-110
Amount and intensity of energy consumed
Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan
F.7 Efforts and achievement made for energy efficiency and the use of renewable 102-103, 110-111
energy
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan air
F.8 118-123
Water usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi
atau memiliki keanekaragaman hayati 124-125
F.9 Impacts from operational areas close to or in conservation areas or that contain
biodiversity
Usaha konservasi keanekaragaman hayati
F.10 124-125
Biodiversity conservation business efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya
F.11 112-115
Amount and intensity of emission produced by type
Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan
F.12 116-117
Efforts and achievements of emission reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Effluents and Waste Aspect
Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis
F.13 127-131
Amount of waste and effluent produced by type
Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen
F.14 123, 127-131
Waste and effluent management mechanism
Tidak Relevan dengan
Tumpahan yang terjadi (jika ada) sektor usaha
F.15 Spillage (if any) Not relevant with
industry sector
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan
F.16 diselesaikan 141-142
Number and issues of environmental complaints received and resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang setara
kepada konsumen
F.17 133-135
Commitment to provide services for equal products and/or services to
consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan kesempatan bekerja
F.18 149
Equal employment opportunity
Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa
F.19 159-161
Child labor and forced labor
Upah minimum regional
F.20 157
Regional minimum wage
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 233
Preparing for Sustainability Transformation
Page 234
Lingkungan bekerja yang layak dan aman
F.21 166-174
Decent and safe work environment
Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai
F.22 159, 162-164
Employee training and education
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar
F.23 177-202
Operational impacts on local community
Pengaduan masyarakat
F.24 141-142
Community complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 177-202
Corporate Social Responsibility (CSR) activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk /Jasa Berkelanjutan
Sustainable Product and/or Service Development Responsibility
Inovasi dan pengembangan produk/ jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 N/A
Sustainable Finance product /service innovation and development
Produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan
F.27 143-147
Products and services undergoing through safety evaluation for customers
Dampak produk/jasa
F.28 N/A
Products/services impact
Tidak Relevan dengan
Jumlah produk yang ditarik kembali sektor usaha
F.29 Number of products recalled Not relevant with
industry sector
Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan
F.30 Berkelanjutan 136-140
Customer satisfaction survey of Sustainable Financial products and/or services
Lain-lain:
G Others:
Verifikasi tertulis dari pihak independen (jika ada)
G.1 25
Written verification from independent parties (if any)
Lembar umpan balik
G.2 235-236
Feedback form
Tanggapan terhadap umpan balik Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya
G.3 N/A
Respond to feedback from Sustainability Report published last year
Daftar pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
G.4 231-234
List of disclosures in accordance with the Financial Services Authority
Regulation 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for
Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
234 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 235
Lembar Umpan Balik
Anda dapat memberikan masukan terhadap Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 PT Summarecon Agung
Tbk untuk perbaikan ke depan.
Informasi Anda
Nama (pilihan) :
Institusi :
E-mail :
Grup Pemangku Kepentingan
Investor Asosiasi
Pelanggan Community
Mitra (Kontraktor, Tenant, dll) Media
Pemerintahan Lainnya, tolong sebutkan:
Karyawan
1. Apakah isi Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi yang mudah dipahami tentang
kinerja Keberlanjutan Perusahaan?
Setuju Tidak Setuju Netral
2. Apakah topik Environmental, Social, and Governance (ESG) lain yang harus dilaporkan Perusahaan di
masa mendatang?
3. Saran dan masukan untuk perbaikan Laporan Keberlanjutan mendatang
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk
mengisi lembar umpan balik ini. Anda
dapat mengirimkan lembar umpan balik
ini kepada kami melalui:
E-mail:
corp_secretary@summarecon.com
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 235
Preparing for Sustainability Transformation
Page 236
Feedback Form
You can provide feedback to the 2024 Sustainability Report of PT Summarecon Agung Tbk for our future
improvement.
Your Information
Name (optional) :
Institution :
E-mail :
Grup Pemangku Kepentingan
Investor Association
Customer Community
Partner (Contractor, Tenant, etc) Media
Government agencies Others, please mention:
Employee
1. Has the content of Sustainability Rpeort provided easy-to-understand information on the Company's
Sustainability Performance?
Agree Neutral Disagree
2. What are other Environmental, Social, and Governance (ESG) to be reported by the Company in the
future?
3. Advice and feedback to improve the next Sustainability Report
Thank you for your willingness to fill in
the feedback form. You can send this
feedback form to us through:
E-mail:
corp_secretary@summarecon.com
236 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Page 237
Mempersiapkan
Transformasi
Keberlanjutan
Preparing for
Sustainability
Transformation
Laporan
Keberlanjutan
Sustainability Report
2024
PT Summarecon Agung Tbk
Mempersiapkan Transformasi Keberlanjutan 237
Preparing for Sustainability Transformation
Page 238
PT Summarecon Agung Tbk
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No.42
Jakarta Timur 13210 Indonesia
Tel +6221 471 4567
Fax +6221 489 2976
www.summarecon.com
238 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2024
Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan
p.3
unresolved
org
Financial Services Authority
p.4 ×9
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hid-
p.5
unresolved
org
Minister of Environ-up dan Kehutanan
p.5
unresolved
org
PT Summarecon
p.7 ×3
unresolved
org
Agung Tbk
p.7 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.8
unresolved
person
Soetjipto
p.27
unresolved
person
Soetjipto Nagaria
p.27
unresolved
person
Ir. Sutami KM
p.41
unresolved
person
KPI
· Komisaris
p.48
unresolved
—
Supervisi
· Director
p.50
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan
p.51 ×2
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan Summarecon
p.51
unresolved
person
Jason
p.51
unresolved
person
Jason Lim
p.51
unresolved
person
Gian Ricky
p.51 ×2
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Sosial
p.78
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.