Skip to content
Back to announcement

20250430_TAPG_Public Expose_31880037_lamp1.pdf

Other Text extracted TAPG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1

          
Page 2
DAFTAR PESERTA PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT Triputra Agro Persada, Tbk
Senin, 28 April 2025

No    Name                Kategori Peserta
 1    Rama Paramahamsa    Institusi - Media
  2   Ahmad               Personal
  3   Muliana S           Personal
  4   Darma P O           Personal
  5   Rindy               Personal
  6   Ad Investor Daily   Institusi - Media
  7   Randi               Institusi - Bank
  8   SJ Hanso            Personal
  9   Denise Pratiwi      Personal
 10   Dika.ismiyanti      Personal
 11   Dedy Cahyadi        Personal
 12   Andrew Lie          Personal
 13   Randy               Personal
 14   Wahyudi             Personal
 15   Djoko S.            Personal
 16   Priscilla D         Personal
 17   Ayu Lintang         Personal
 18   T800 -Eko Budi P    Personal
 19   Bayu Abdurahman     Personal
 20   Sandy               Personal
 21   Muchammad Cholid    Personal
 22   Ramanda Ady P       Personal
 23   Arif M              Personal
 24   Johan               Personal
 25   Alvin Zafrullah     Personal
 26   Zetta Hannany       Institusi - Media
 27   Dudu Izzuddin       Personal
 28   Sangap Martua       Personal
 29   Rudi                Personal
 30   Theodore Schaefer   Personal
 31   Abdul Marketnews    Institusi - Media
 32   Deffhandi Nasrul    Personal
 33   RM                  Personal
 34   Irvan               Personal
Page 3
DAFTAR PESERTA PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT Triputra Agro Persada, Tbk
Senin, 28 April 2025
Page 4
                    LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN

                                 PT Triputra Agro Persada, Tbk



PT Triputra Agro Persada, Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan yang
diselenggarakan hybrid baik offline dan secara elektronik daring melalui aplikasi Zoom pada:

Hari/Tanggal                   Senin, 28 April 2025
Waktu                          16:00 WIB – 17:07 WIB
Media                          Live Event – Aplikasi Zoom
                               The Oakspace 2nd floor Oakwood Premier Cozmo Jakarta
                               Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
                               Blok E4.2 No. 1, Mega Kuningan
                               Jakarta 12950, Indonesia

Manajemen yang hadir           Presiden Direktur       : Tjandra Karya Hermanto
                               Direktur                : George Oetomo
                               Direktur                : Budiarto Abadi
                               Corporate Secretary     : Joni Tjeng




Undangan yang hadir dalam Public Expose tersebut adalah dari kalangan media, institusi dan investor
perorangan.

Dalam Public Expose tersebut TAPG menjelaskan paparan kinerja perseroan tahun 2024, baik dari segi
kinerja operasional, komitmen keberlanjutan, finansial hingga proyeksi dan strategi bisnis 2025.
Page 5
Ringkasan Kinerja Operasional
Tinjauan kinerja operasional di bawah ini dilakukan terhadap pencapaian operasional perseroan di
tahun 2024, sebagai berikut:
Pada tahun 2024 produksi Tandan Buah Segar (TBS) perseroan mengalami penurunan sebesar 3 %
dibandingkan tahun 2023 akibat faktor iklim yang lebih kering khususnya pada semester 2 2024.
Berikut kami sampaikan detail produksi TBS tahun 2024, umur tanaman perseroan:
     Produksi TBS Inti Perseroan turun sebesar 3% pada 2024 dibandingkan 2023;
     Produksi TBS Plasma Perseroan turun sebesar 5% pada 2024 dibandingkan 2023;
     Rata-rata umur tanaman perseroan adalah 13,2 tahun


Pada tahun 2024 Produksi CPO perseroan mengalami penurunan 6% relative lebih tinggi dibandingkan
penurunan TBS, hal tersebut terjadi karena iklim 2024 yang lebih basah mempengaruhi polinasi yang
berdampak pada tingkat OER.
Berikut kami sampaikan juga detail produksi dan TBS olah perseroan:
     Produksi CPO Perseroan turun sebesar 6% pada 2024 dibandingkan 2023;
     Produksi PK Perseroan turun sebesar 7% pada 2024 dibandingkan 2023;
     TBS olah Perseroan turun sebesar 6% pada 2024 dibandingkan 2023;

Untuk TBS yang diolah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) perseroan turun 6% di tahun 2024 yang dipengaruhi
oleh penurunan produksi baik dari inti maupun pembelian dari eksternal.
Total PKS perseroan pada tahun 2024 tetap pada 18 unit dengan kapasitas terpasang 995 ton/jam dan
pada tahun 2025 terdapat rencana untuk melakukan peningkatan 1 pabrik kelapa sawit dengan
kapasitas ~45ton/jam

Proyeksi kinerja operasional di 2025
Dengan iklim tahun 2024 rata - rata diperkirakan akan cenderung netral, serta tanaman yang masih
berada pada prime age yang didukung pemupukan yang optimal, estimasi produksi 2025 perseroan
masih akan meningkat single digit dibanding 2024.
     Produksi CPO Perseroan naik sebesar 2% pada 2025;
     Produksi PK Perseroan naik sebesar 1% pada 2025;
     TBS olah Perseroan naik sebesar 2% pada 2025;

Komitmen Keberlanjutan TAPG
Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan mengedepankan continuous
improvement, memperhatikan keseimbangan lingkungan, serta membangun hubungan yang erat
dengan para pemangku kepentingan. TAPG berkomitmen mewujudkan misinya sebagai Green
Plantation for a Better Quality Life.

Komitmen keberlanjutan Perseroan tercermin dari berbagai upaya strategis yang selaras dengan
amanat Asta Cita Pemerintah, salah satunya akan dilakukan melalui program renovasi rumah dan
penyediaan fasilitas sanitasi agar rumah layak huni. Hunian dan ketersediaan sanitasi yang layak
merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat meraih kualitas hidup yang lebih baik. Tahun lalu,
Perseroan telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk
menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat di Kalimantan Timur.
Selain itu, Perseroan juga telah berpartisipasi dalam program penanaman jagung serentak satu juta
hektar dan penanaman padi di lahan kering dalam rangka memperkuat sistem ketahanan pangan
nasional sekaligus mendukung swasembada pangan.
Page 6
Komitmen terhadap pembangunan nasional sesuai Asta Cita Pemerintah juga akan dilakukan Perseroan
melalui program pemberian asupan tambahan berupa susu kepada anak-anak di sekolah sekitar
perusahaan anak. Hal ini dilakukan untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh optimal sekaligus
mengakselerasi pembangunan SDM. Program ini akan bersinergi dengan penyelenggaraan Posyandu
yang rutin telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak guna menekan risiko
stunting.

Komitmen membangun SDM berkualitas juga diperkuat melalui program Pelatihan Petani Kelapa Sawit
(P2KS), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani agar mendapatkan produktivitas yang
optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Tahun lalu 137 petani ikut serta program
P2KS dan lebih dari 600 petani diharapkan dapat berpartisipasi dalam program P2KS tahun ini.
Amanat Asta Cita untuk meningkatkan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan juga terus Perseroan
lakukan secara konsisten. Melalui inisiatif Desa Makmur Peduli Api (DMPA), Perseroan mengintegrasikan
aksi kolaborasi pencegahan kebakaran lahan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi desa dengan
membentuk unit-unit usaha desa. DMPA yang dilaksanakan sejak 2018 sampai kini telah memberikan
manfaat nyata bagi 11.473 kepala keluarga.

Seluruh upaya ini mempertegas misi TAPG sebagai Green Plantation for a Better Quality Life, sekaligus
memperkuat dukungan Perseroan terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional secara
berkelanjutan.

Ringkasan Laporan Keuangan
Tinjauan keuangan di bawah ini dilakukan terhadap laporan posisi keuangan, laporan laba (rugi) serta
laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023, sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro &
Surja dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

Penjualan
Penjualan Perseroan berasal dari penjualan hasil perkebunan kelapa sawit dan turunannya, serta
perkebunan karet. Perseroan membukukan kenaikan penjualan 16% dari sebesar Rp 8.33 triliun pada
2023 menjadi Rp 9.67 triliun pada 2024. Hal ini disebabkan oleh peningkatan harga jual produk
Perseroan. Rincian peningkatan harga produk Perseroan adalah sebagai berikut:
  Harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO) Perseroan naik sebesar 18% pada 2024 dibandingkan
     2023;
  Harga jual rata-rata Palm Kernel (PK) Perseroan naik sebesar 46% pada 2024 dibandingkan 2023;
  Harga jual rata-rata Palm Kernel Oil (PKO) Perseroan naik sebesar 74% pada 2024 dibandingkan
     2023;
  Harga jual rata-rata produk Rubber Perseroan naik sebesar 43% pada 2024 dibandingkan 2023.

Peningkatan harga jual secara langsung meningkatkan peningkatan nilai penjualan Perseroan terutama
untuk penjualan CPO dan PKO Perseroan.
Penjualan CPO pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 11 % dari Rp7,5 triliun di 2023 menjadi
Rp8,4 triliun di 2024. Penjualan PKO juga naik sebesar 438% dari 69,2 Miliar di 2023 menjadi 372,5
Miliar di 2024

Beban Pokok Penjualan
Beban pokok penjualan Perseroan berasal dari beban pokok penjualan TBS, CPO, PK dan karet. Seiring
dengan meningkatnya pendapatan usaha, beban pokok penjualan Perseroan tercatat mengalami
penurunan sebesar 3% terutama penurunan pada biaya produksi khususnya biaya pemupukan.
Page 7
Laba Tahun Berjalan dan Laba Per Saham
Laba bersih Perseroan dihasilkan dari laba usaha dikurangi beban lainnya dan beban pajak penghasilan.
Perseroan mencatat kenaikan signifikan laba tahun berjalan sebesar 95% dari Rp Rp 1.661 miliar pada
2023 menjadi sebesar Rp 3.241 miliar pada 2024. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan dan
penurunan beban pokok penjualan khususnya pemupukan. Dengan demikian, Laba Per Saham Dasar
Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan pada 2024 naik sebesar 94% menjadi
Rp 157 bila dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 81.

Aset
Aset adalah semua sumber ekonomi atau kekayaan yang dimiliki oleh Perseroan, yang diharapkan
mampu memberi manfaat usaha di masa mendatang. Perseroan mencatatkan kenaikan total asset
sebesar 3% dari Rp Rp13.9 triliun pada 2023 menjadi Rp14.3 triliun pada 2024. Kenaikan total aset ini
terutama bersumber dari kenaikan aset lancar sebesar Rp801 miliar yang disebabkan oleh peningkatan
kas dan piutang usaha seiring kenaikan pendapatan.

Liabilitas
Liabilitas Perseroan merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga, baik
yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan sumber
daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut.
Secara keseluruhan, total liabilitas Perseroan pada 2024 naik sebesar 20% atau sebesar Rp503 miliar.
Secara umum, kenaikan liabilitas Perseroan ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan liabilitas
jangka pendek Perseroan.
Liabilitas jangka pendek merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga,
baik yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan
sumber daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut dengan jangka
waktu kurang dari 1 (satu) tahun.
Pada 2024, liabilitas jangka pendek Perseroan naik sebesar 21% atau Rp 404 Miliar yang utamanya
disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka pendek dan peningkatan utang pajak seiring kenaikan laba
Perseroan.
Liabilitas jangka panjang merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga,
baik yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan
sumber daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut dengan jangka
waktu lebih dari 1 (satu) tahun.
Jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan naik sebesar 17% atau Rp 99 miliar yang disebabkan oleh
peningkatan hutang bank Perseroan.

Ekuitas
Total ekuitas Perseroan merupakan jumlah dari modal awal pada saat Perseroan didirikan dan modal
tambahan (bila ada) ditambah (dikurangi) saldo laba (defisit) yang dihasilkan oleh Perseroan. Jumlah
ekuitas Perseroan terdiri dari modal saham, uang muka setoran modal, komponen ekuitas lainnya,
defisit dan kepentingan non pengendali.
Secara keseluruhan, Per akhir 2024, total ekuitas Perseroan tercatat turun sebesar 0.6% atau turun Rp
63 miliar. Hal ini sejalan dengan pembagian dividen yang dilakukan Perseroan.
Page 8
Arus Kas

Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi
Analisis arus kas dari aktivitas operasi pada perseroan perkebunan hampir sama dengan perseroan di
industri pada umumnya, kecuali pembagiannya. Untuk tanaman yang telah menghasilkan, maka
seluruh arus kas keluar akan dikategorikan sebagai aktivitas operasi.
Pada 2024, jumlah perolehan kas dari aktivitas operasi meningkat sebesar 106% karena adanya
peningkatan kas akibat penerimaan kas dari pelanggan.

Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi
Analisis arus kas untuk aktivitas investasi pada perseroan perkebunan hampir sama dengan perseroan
di industri pada umumnya. Pengklasifikasiannya saja yang sedikit berbeda.
Pada 2024, arus kas dari aktivitas investasi mengalami surplus, hal ini terutama disebabkan karena
penerimaan pendapatan dividen yang didapatkan dari ventura bersama.

Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan
Pada 2024, jumlah pengeluaran kas dari aktivitas pendanaan meningkat sebesar 72% karena di tahun
2024 Perseroan melakukan pembagian dividen kepada pemegang saham.

Berikut kami sampaikan tantangan dan risiko yang dihadapi oleh perseroan,
     Risiko             Penjelasan Risiko                    Langkah Mitigasi
 Risiko          Harga produk kelapa sawit dan        Perusahaan anak tidak dapat
 Fluktuasi       karet sangat dipengaruhi oleh        menghindari risiko dari fluktuasi
 Harga Pasar     harga pasar nasional maupun          harga pasar atas produk kelapa
 Produk Kelapa   internasional. Fluktuasi harga CPO   sawit dan karet yang terjadi di
 Sawit dan       dan karet tersebut dapat             pasar internasional. Meskipun
 Karet           berdampak pada kegiatan usaha,       demikian perusahaan anak terus
                 kinerja keuangan, dan prospek        berusaha untuk meminimalkan
                 Perseroan.                           dampak atas risiko tersebut
                                                      dengan melakukan perencanaan
                                                      yang baik seperti pengendalian
                                                      biaya dengan efektif dan efisien.
 Risiko Iklim    Iklim atau cuaca yang ekstrem        Perusahaan anak senantiasa
 atau            berpotensial membawa                 berupaya untuk memanfaatkan
 Cuaca           dampak negatif terhadap kegiatan     data dan mempelajari siklus
                 usaha, kondisi                       perubahan iklim dan cuaca pada
                 keuangan, kinerja dan prospek        masa lampau untuk
                 usaha Perseroan                      meminimalkan dampak risiko iklim
                                                      atau cuaca terhadap terhadap
                                                      operasional perusahaan anak.
 Risiko          Perkebunan kelapa sawit sangat       Untuk mengantisipasi risiko
 Keamanan        rawan terhadap tindak                keamanan, perusahaan anak
                 pencurian dari pihak-pihak yang      memiliki pengawas perkebunan
                 kurang bertanggung                   yang bertugas memeriksa
                 jawab. Jika Perseroan tidak          lapangan dan kegiatan inspeksi
                 mengantisipasi risiko ini            tersebut dilacak melalui aplikasi
                 dengan hati-hati, risiko ini dapat   smartphone yaitu Mobile
                 berdampak negatif                    Electronic Bunch Count Chit
                                                      (eBCC) dan Mobile Inspection.
Page 9
            terhadap kegiatan usaha           eBCC adalah platform
            Perseroan.                        pengadministrasian panen yang
                                              digunakan untuk menghitung hasil
                                              produksi yang akurat dan
                                              menyimpan rekaman hasil panen,
                                              dengan memanfaatkan barcode
                                              pada setiap titik koleksi TBS
                                              sehingga dapat mengeliminasi
                                              kesalahan perhitungan TBS, dan
                                              mengidentifikasi hasil panen
                                              secara jelas.
                                              Mobile Inspection digunakan oleh
                                              perusahaan anak untuk
                                              membantu pekerja membuat
                                              laporan inspeksi dengan indikator
                                              yang ada pada aplikasi dan
                                              memperoleh informasi lapangan
                                              dengan bukti foto dan GPS serta
                                              melihat jalur inspeksi. Dengan
                                              pengawasan perkebunan
                                              tersebut, perusahaan anak dapat
                                              menjaga tingkat kedisiplinan
                                              karyawan dan meminimalkan
                                              tindak kejahatan.
Risiko      Perkembangan teknologi            Untuk menghadapi risiko
Perubahan   agronomi dan peralatan pabrik     perubahan teknologi, perusahaan
Teknologi   yang sangat pesat dari waktu ke   anak
            waktu mengharuskan Perseroan      selalu berusaha untuk melakukan
            melakukan adaptasi aktif.         pembaharuan teknologi yang
            Kegagalan Perseroan dalam         dapat
            mengikuti kemajuan teknologi      mendukung kegiatan perusahaan
            dapat berdampak negatif           anak dan memberikan pelatihan
            terhadap kegiatan usaha           dan
            Perseroan.                        sosialisasi mengenai teknologi
                                              baru tersebut kepada karyawan
                                              perusahaan anak, agar karyawan
                                              tersebut dapat mengikuti dan
                                              memahami
                                              perubahan teknologi tersebut.
                                              Perusahaan anak juga memiliki
                                              tim riset dan pengembangan yang
                                              selalu menyesuaikan teknologi
                                              perusahaan anak dengan
                                              perubahan teknologi terkini
                                              sehingga perusahaan anak dapat
                                              meningkatkan efisiensi dan
                                              Produktivitas
Risiko      Perseroan dan perusahaan anak     Untuk mengantisipasi risiko
Investasi   mengembangkan kegiatan usaha      investasi, perusahaan anak
            dengan membangun dan/atau         melakukan
Page 10
                 membeli perkebunan dan/atau          perencanaan yang matang dan
                 pabrik baru. Untuk melakukan hal     melakukan riset yang memadai
                 tersebut diperlukan investasi yang   dengan
                 cukup besar, antara lain             teliti dan hati-hati dalam
                 pembelian lahan, pengurusan          mengambil setiap keputusan.
                 perizinan, pembangunan               Perusahaan anak
                 bangunan, dan/atau pembelian         juga melibatkan tim manajemen
                 mesin dan peralatan                  dengan kompetensi yang tinggi
                                                      sehingga dapat membantu
                                                      perusahaan anak dalam setiap
                                                      proses pengambilan keputusan.

    Risiko               Penjelasan Risiko                  Langkah Mitigasi
Risiko            Ketersediaan pupuk serta            Untuk mengantisipasi risiko
Kelangkaan        fluktuasi harga pupuk dan bahan     kekurangan sumber daya yaitu
Sumber Daya       bakar dapat berpengaruh             pupuk dan bahan bakar,
                  langsung terhadap kinerja           perusahaan anak memiliki
                  keuangan Perseroan dan              beberapa opsi pemasok untuk
                  perusahaan anak.                    sumber daya tersebut sehingga
                                                      perusahaan anak tidak
                                                      tergantung dengan satu
                                                      pemasok. Untuk mengantisipasi
                                                      risiko kekurangan sumber daya
                                                      manusia yang dapat berdampak
                                                      kepada kinerja operasional
                                                      perusahaan anak, perusahaan
                                                      anak mulai melakukan proses
                                                      mekanisasi, misalnya pada
                                                      proses panen sehingga
                                                      perusahaan anak dapat dapat
                                                      meningkatkan produktivitas.
Risiko Pasokan    Berkurangnya pasokan bahan          Untuk meminimalkan risiko
Bahan Baku        baku TBS dalam jumlah yang          terhadap fluktuasi harga dan
                  besar atau jangka waktu yang        ketergantungan
                  lama dapat berpengaruh              terhadap pemasok bahan baku,
                  langsung terhadap kegiatan          perusahaan anak melakukan
                  usaha Perseroan.                    perencanaan kebutuhan bahan
                                                      baku dengan matang dalam
                                                      jangka waktu tertentu yang
                                                      disesuaikan dengan kebutuhan
                                                      produksi dan permintaan produk
                                                      dan menjaga hubungan baik
                                                      dengan para pemasok.
Risiko Kondisi    Secara umum, kinerja Perseroan      Untuk meminimalkan risiko
Perekonomian      bergantung pada pertumbuhan         terhadap kondisi perekonomian
Makro             ekonomi berdampak pada daya         makro,
                  beli masyarakat yang kemudian       Perseroan melakukan strategi
                  akan berdampak pada                 yang mendukung stabilitas
                  kegiatan usaha Perseroan.           supply chain
Page 11
                                                     baik alternatif pemasaran
                                                     maupun penyesuaian alternatif
                                                     komoditas
 Risiko            Harga jual CPO berkorelasi        Untuk meminimalkan risiko
 Perubahan         dengan nilai tukar mata uang      terhadap perubahan kurs valuta
 Kurs Valuta       asing, terutama Dolar AS.         asing, Perseroan melakukan
 Asing             Fluktuasi nilai tukar mata uang   strategi dengan Sebagian dari
                   Rupiah terhadap mata uang         risiko ini dikelola menggunakan
                   asing tersebut dapat              lindung nilai natural yang berasal
                   memengaruhi marjin keuntungan     dari aset dan liabilitas moneter
                   Perseroan.                        dalam mata uang asing yang
                                                     sama



Strategi Bisnis Perseroan di 2025
sebagai berikut:
     Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Baru, Pembangunan pabrik kelapa sawit baru di
        Kalimantan Timur.
     Studi Potensi Penggunaan Truk Listrik, Menguji coba penggunaan truk listrik sebagai
        bagian dari upaya perusahaan dalam efisiensi biaya dan penghematan energi.
     Peremajaan Kelapa Sawit, Menggiatkan program peremajaan kelapa sawit untuk menjaga
        rata-rata usia pohon tetap optimal.
     Diversifikasi Bisnis,       Menjelajahi komoditas lain yang memiliki potensi nilai tambah di
        Indonesia.
Page 12
SESI TANYA JAWAB


     Darma Prihartoni-Investor Personal;
      Apakah ada rencana pengembangan dan aksi korporasi di tahun 2025 ini?
      Pak Tjandra:
      Seperti yang disampaikan tadi, yaitu:
        Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Baru di kalimantan timur untuk mengurangi ongkos
          angkut produksi dan meningkatkan produktivitas.
        Peremajaan Kelapa Sawit setiap tahun 1000 ha lebih, kedepannya diharapkan 3000 s.d
          4000 ha
        Studi Penggunaan Truk Listrik yang sudah di uji coba di Kalimantan tengah yang relatif
          berhasil, mengurangi biaya produksi terkait solar-energi juga untuk selaras dan support
          untuk pencapaian program carbon neutral di 2036.
        Diversifikasi Bisnis dan menjelajahi komoditas lain yang memiliki potensi nilai tambah
          untuk di Indonesia contohnya Kelapa.


     Ahmad-Investor Personal;
      Produksi TAPG di 2025 bagaimana pertumbuhannya?
      Pak Tjandra:
      Produksi 2025 secara umum kita targetkan naik satu digit, hal ini disebabkan cuaca di tahun
      2023 dan 2024 yang relatif baik sedangkan cuaca 2025 diperkirakan akan relatif lebih basah,
      sehingga produksi 2025 akan relatif lebih baik dari tahun 2024 nantinya.


     Muliana Sukatendel-Investor Personal;
       1. Bagaimana anggaran capex 2025 dan alokasi penggunaanya?
       2. Sumber dana capexnya darimana?
      Pak George:
      Perseroan di Tahun 2025 merencanakan pengeluaran CAPEX estimasi sebesar Rp.940 Milyar,
      dengan rencana pengeluaran sebagai berikut :
       • Tanaman =19%
       • Kendaraan dan Alat berat = 15% (Inc Mekanisasi)
       • Bangunan, infrastruktur, dan Pabrik= 65%
       • Lain-lain 1%
      Untuk pendanaannya kita perhitungkan dan diharapkan berasal dari kas internal perseroan

     Rindy-Investor Personal;
      Faktor utama yang mendorong perusahaan mendapatkan peningkatan profit
      Pak Joni:
      Laba tahun berjalan Perseroan tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 95% dari sebesar
      Rp1,66 Triliun pada 2023 menjadi Rp3,2 Triliun pada 2024 yang disebabkan oleh :
       1. Peningkatan harga jual CPO, Palm Kernel, dan Palm Kernel Oil imbas supply yang terbatas
            dan demand yang tetap bertumbuh khususnya program Biodiesel B40.
       2. Penurunan biaya produksi khususnya harga pupuk seiring penyesuaian harga energi
            global.
      Pada tahun 2024 perseroan juga berhasil menjaga level Oil Extraction Rate (OER) tetap tinggi
      di level 23,1% hanya sedikit mengalami penurunan dari level 23,3% di tahun 2023. Harapannya
      kita dapat mempertahankan OER tinggi ini di tahun 2025.
Page 13
   Denise Pratiwi-Investor Personal;
    Bisa dishare apa saja yg sudah dilakukan perseroan terkait sustainability di 2024 ?

    Pak Budiarto:
    Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah mencapai berbagai pencapaian penting yang
    menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan, baik dalam aspek lingkungan, sosial,
    maupun tata kelola (Environmental, Social, and Governance-ESG).
    Dedikasi Perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan mendapat apresiasi dalam bentuk
    berbagai penghargaan.Tahun ini, Perseroan berhasil meningkatkan penilaian Sustainability
    Policy Transparency Toolkit (SPOTT), sebuah indikator global yang mengukur transparansi
    kebijakan keberlanjutan dalam industri agribisnis.
    Selain itu, Perseroan meraih ESG Award serta penghargaan dalam Transparansi & Penurunan
    Emisi Korporasi, sebagai bentuk pengakuan atas upaya nyata dalam mengurangi jejak karbon
    dan meningkatkan transparansi keberlanjutan.
    Perseroan juga berhasil masuk ke dalam indeks ESGSKEHATI dan ESGQKEHATI, yang disusun
    oleh Yayasan KEHATI sebagai indikator keberlanjutan perusahaan di sektor pasar modal.
    Tidak hanya itu, komitmen Perseroan dalam menciptakan ekosistem berkelanjutan juga
    memperoleh penghargaan Sustainable Ecosystem Lestari Awards 2024.
    Dari sisi konservasi, Perseroan terus mengembangkan pendekatan berbasis ilmiah dalam
    pengelolaan lingkungan, salah satunya melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan
    High Carbon Stock (HCS). Tahun ini, semakin banyak hasil penilaian HCV dan HCS terintegrasi
    yang telah selesai dari High Conservation Value Resource Network (HCVRN). Pencapaian ini
    menegaskan komitmen Perseroan dalam menjaga ekosistem bernilai konservasi tinggi
    sertamengelola kawasan dengan stok karbon tinggi secara bertanggung jawab.


    Di sisi pemberdayaan masyarakat, Perseroan terus memperluas program ekonomi inklusif
    melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) bagi komunitas sekitar melalui kemitraan
    dengan pihak ketiga (offtaker) untuk pengembangan usaha. Sejumlah program pemberdayaan
    yang telah dijalankan menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan
    kesejahteraan masyarakat maupun mendukung kebijakan pemerintah (asta cipta) melalui
    ketahanan pangan.
    Salah satu inisiatif utama adalah budidaya jamur tiram yang dikembangkan di Desa Tepian
    Terap, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Program ini telah berhasil
    menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi petani, dengan estimasi penghasilan berkisar
    Rp5-7 juta per bulan, memberikan alternatif pendapatan yang berkelanjutan.
    Selain itu, Perseroan turut mendukung pengembangan sektor peternakan sebagai bagian dari
    diversifikasi sumber ekonomi masyarakat. Salah satu contoh nyata adalah program peternakan
    babi di Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau. Dimulai dengan hanya
    enam ekor indukan, jumlah ternak kini telah berkembang menjadi 30 ekor dalam kurun waktu
    dua tahun, menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi
    masyarakat setempat.
    Ada juga yang melalui program peternakan ayam yang juga banyak membantu dan
    berkembang baik di masyarakat sekitar.


   Dika Ismiyanti-Investor Personal;
    Bagaimana tanggapan perseroan mengenai potensi perubahan iklim El Nino dan La Nina pada
    tahun 2025, dan antisipasi apakah yang sudah dilakukan perseroan
Page 14
    Pak Tjandra:
    BMKG memprediksi tahun 2025 akan kemarau basah demikian juga 7 lembaga meteorologi
    dunia, Perseroan melihat dengan kondisi iklim tersebut pada tahun 2025 secara rata-rata iklim
    diperkirakan akan netral cenderung basah.
    Estimasi perseroan pada produksi 2025 masih akan meningkat single digit dibanding 2024.
    Beberapa contoh langkah antisipasi dan mitigasi yang sudah dilakukan perseroan adalah
    melakukan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur, parit, jalan, dan embung untuk
    mengantisipasi perubahan iklim tersebut dan juga untuk mendukung kegiatan operasional
    produksi Perseroan.

   Dedy Cahyadi-Investor Personal;
    Apakah TAPG ada rencana diversivikasi produk perkebunan seperti kopi, alpukat dan coklat
    yang memiliki harga cukup tinggi saat ini?
    Pak Joni:
    Seperti yang Bapak Tjandra sekilas sampaikan bahwa plan kita untuk melakukan diversifikasi
    ada dan sangat dekat saat ini adalah komoditi kelapa, karena identik dengan kelapa sawit dan
    kita memiliki ahli agronomi di bidang ini.

   Andrew Lie - Investor Personal
    Selamat sore Pak, Izin bertanya. Apakah ada keperluan capex yang besar tahun ini dan berapa
    budget yang dianggar? Bagaimana progress JV PT ATP bio dengan Aisin Takaoka untuk
    biokokas?
    Pak Joni:
    Seperti yang Bapak George sampaikan bahwa plan kita Rp940 Milyar, untuk ATP Bio akan
    disampaikan Pak George
    Bapak George:
    Untuk ATP Bio, Akuisisi lahan sudah dilakukan maka selanjutnya akan dimulai pembangunan
    pabriknya, progres berjalan lancar sesuai dengan rencananya.

   Randy- Investor Personal;
    Sore bpk/ibu, Sejalan dengan kondisi terkini, menarik untuk dibahas antara dunia usaha (dhi.
    Industri CPO) dengan permasalahan geopolitik, bagaimanakah view perseroan mengenai ini
    dan bagaimana efeknya terhadap Perseroan?
    Pak George:
    Perseroan melihat kondisi geopolitik masih akan mengalami fluktuasi pada tahun 2025 yang
    akan mempengaruhi volatilitas nilai tukar dan harga komoditas secara global khususnya akibat
    kebijakan tariff yang mulai dilakukan AS pada negara rekan dagang mereka.
    Terkait kondisi yang tidak stabil tersebut perseroan terus memperkuat struktur keuangan sejak
    tahun melalui peningkatan porsi pembayaran utang pinjaman bank dan juga pinjaman dalam
    mata uang Rupiah sehingga mengurangi factor resiko kurs mata uang. Fokus perseroan pada
    2025 tetap pada variable yang dapat dikontrol oleh perseroan yaitu optimalisasi produktivitas
    serta control cost untuk dapat memaksimalkan kinerja pada tahun 2025.

   Wahyudi-Investor Personal;
    Bagaimana proyeksi manajemen mengenai harga CPO tahun 2025 ini dibanding dengan harga
    tahun 2024? apakah diperkirakan naik/stabil/turun?
Page 15
    Pak Joni:
    Untuk harga kita kembalikan ke mekanisme pasar, dari Perseroan fokus yang dilakukan adalah
    meningkatkan produktivitas dan kontrol biaya. Untuk 3 bulan pertama, harga masih relatif
    sama, semoga harga tetap tinggi sehingga pendapatan dan bottom line akan tetap sama tinggi.

   Priscilla D -Investor Personal;
    Sore Pak. ijin bertanya: seberapa besar pengaruh fluktuasi dolar AS terhadap porsi pendapatan
    perusahaan?
    Pak Joni:
    Karena harga CPO ini dikaitkan dengan harga USD (natural hedge), bila kurs USD naik maka
    akan berdampak positif dengan naiknya pendapatan. Untuk loan perseroan saat ini dalam IDR
    dan dengan bunga yang rendah.

   Ayu Lintang-Investor Personal;
    Izin bertanya pak, bisa dijelaskan tantangan yang dihadapi saat ini atau 2025? (industri)
    Pak Budiarto:
    Tantangan yang dihadapi untuk Industri Kelapa Sawit di tahun 2025 :
     1. Volatilitas Harga dan Permintaan Global Harga CPO (Crude Palm Oil) masih fluktuatif
         karena pengaruh, geopolitik (perang tarif AS – China), dan permintaan dari negara importir
         besar seperti India, China, dan Pakistan
     2. Faktor Iklim yang netral, menuntut kesiapan infrastruktur dan juga mempengaruhi
         produksi dari vegetable oil di negara lainnya.
     3. Faktor tenaga kerja yang terampil, bersaing dengan industri lainnya dalam mendapatkan
         tenaga kerja mengingat industri Kelapa Sawit termasuk yang padat karya.
     4. Penerapan EUDR (European Union Deforestation Regulation) menuntut kesiapan industri
         dalam compliance terhadap regulasi EUDR mengingat EU salah satu pasar tujuan dari CPO
     5. Kebijakan Biodiesel atau green fuel dari berbagai negara di dunia, ini akan mempengaruhi
         akan demand and supply termasuk di Indonesia yang saat ini sudah menerapkan B40
     6. Kebijakan replanting khususnya untuk smallholders, untuk meningkatkan produktivitas
         dari petani melalui bibit yang lebih baik
     7. Produksi vegetable oil lainnya yang beberapa tahun ini kurang optimal seiring kondisi iklim

   T800 -Eko Budi P -Investor Personal;
    Ijin bertanya, terkait rencana pembangunan PKS baru, berapa capex yg dianggarkan?
    Terkait performa Q1-2025, sampai dengan Q1 ini berapa volume penjualannya ?
    Pak Joni:
     1. Untuk PKS baru di anggarkan sebesar 200 Milyar mengalami kenaikan signifikan yang
          disebabkan kenaikan harga steel dimana material pabrik membutuhkannya.
     2. Untuk Q1 produksi naik lebih kurang 10%, untuk volume produksi CPO naik sekitar 8%.
          untuk proporsi produksi 2025 kita prediksi akan berkisar 50:50 atau Semester 1 lebih
          besar.

   Rama -Investor Media;
     1. Berapa pembagian dividennya, bakal dibagikan, berapa % dari laba bersih?
     2. Berapa % target laba bersih atau pendapatan di 2025?
    Pak Tjandra:
     1. Total dividen yang dibagikan berikut dengan interim adalah Rp152/lembar saham,
        Rp76/Lembar sudah dibagikan di interim kemarin, Rp 76/Lembar akan dibagikan
        berikutnya. Dari total dividen tersebut prosentasenya hampir semua laba bersih dibagikan.
Page 16
   Bila dibandingkan tahun lalu yg Rp 91, dengan pertimbangan arus kas perseroan cukup
   kuat dengan anggaran capex yang stabil terukur kurang lebih 940 Milyar.
2. Bila harga cukup stabil tinggi, dengan produksi yang mirip/naik sedikit dan dengan costnya
   tercontrol maka kami harap labanya akan mirip-mirip dengan tahun ini.

Kita telah selesai melaksanakan public expose, Terima kasih untuk Para Direksi dan para
hadirin yang telah mengikuti acara public expose ini dengan baik.

Terima kasih.




                                  Jakarta, 28 April 2025

                             PT Triputra Agro Persada, Tbk

                                          Direksi

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.28 MB
Published30 Apr 2025
Pages16
Characters37,388
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Triputra Agro Persada p.2 ×9
linked person George Oetomo p.4
linked person Budiarto Abadi p.4
linked org Pemerintah Provinsi p.5
possible — Wahyudi p.2
possible — Johan p.2
possible — Rudi p.2
possible org Tjandra Karya Hermanto p.4
possible person Joni p.12 ×6
unresolved — Rama Paramahamsa p.2
unresolved person Ahmad p.2
unresolved — Muliana S p.2
unresolved — Darma P O p.2
unresolved — Rindy p.2
unresolved — Ad Investor Daily p.2
unresolved — Randi p.2
unresolved — SJ Hanso p.2
unresolved — Denise Pratiwi p.2
unresolved — Dika.ismiyanti p.2
unresolved — Dedy Cahyadi p.2
unresolved — Andrew Lie p.2
unresolved — Randy p.2
unresolved — Djoko S. p.2
unresolved — Priscilla D p.2
unresolved — Ayu Lintang p.2
unresolved — T800 -Eko Budi P p.2
unresolved — Bayu Abdurahman p.2
unresolved — Sandy p.2
unresolved person Muchammad Cholid p.2
unresolved — Ramanda Ady P p.2
unresolved — Arif M p.2
unresolved — Alvin Zafrullah p.2
unresolved — Zetta Hannany p.2
unresolved — Dudu Izzuddin p.2
unresolved — Sangap Martua p.2
unresolved — Theodore Schaefer p.2
unresolved person Abdul Marketnews p.2
unresolved — Deffhandi Nasrul p.2
unresolved — Irvan p.2
unresolved org Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur p.5
unresolved org Purwantono p.6
unresolved person Tjandra p.12 ×5
unresolved person George p.12 ×3
unresolved person Budiarto p.13 ×2
unresolved org Yayasan KEHATI p.13
unresolved org PT ATP p.14
unresolved person George Bapak George p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result