Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
Page 2
DAFTAR PESERTA PUBLIC EXPOSE TAHUNAN PT Triputra Agro Persada, Tbk Senin, 28 April 2025 No Name Kategori Peserta 1 Rama Paramahamsa Institusi - Media 2 Ahmad Personal 3 Muliana S Personal 4 Darma P O Personal 5 Rindy Personal 6 Ad Investor Daily Institusi - Media 7 Randi Institusi - Bank 8 SJ Hanso Personal 9 Denise Pratiwi Personal 10 Dika.ismiyanti Personal 11 Dedy Cahyadi Personal 12 Andrew Lie Personal 13 Randy Personal 14 Wahyudi Personal 15 Djoko S. Personal 16 Priscilla D Personal 17 Ayu Lintang Personal 18 T800 -Eko Budi P Personal 19 Bayu Abdurahman Personal 20 Sandy Personal 21 Muchammad Cholid Personal 22 Ramanda Ady P Personal 23 Arif M Personal 24 Johan Personal 25 Alvin Zafrullah Personal 26 Zetta Hannany Institusi - Media 27 Dudu Izzuddin Personal 28 Sangap Martua Personal 29 Rudi Personal 30 Theodore Schaefer Personal 31 Abdul Marketnews Institusi - Media 32 Deffhandi Nasrul Personal 33 RM Personal 34 Irvan Personal
Page 3
DAFTAR PESERTA PUBLIC EXPOSE TAHUNAN PT Triputra Agro Persada, Tbk Senin, 28 April 2025
Page 4
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT Triputra Agro Persada, Tbk
PT Triputra Agro Persada, Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan yang
diselenggarakan hybrid baik offline dan secara elektronik daring melalui aplikasi Zoom pada:
Hari/Tanggal Senin, 28 April 2025
Waktu 16:00 WIB – 17:07 WIB
Media Live Event – Aplikasi Zoom
The Oakspace 2nd floor Oakwood Premier Cozmo Jakarta
Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
Blok E4.2 No. 1, Mega Kuningan
Jakarta 12950, Indonesia
Manajemen yang hadir Presiden Direktur : Tjandra Karya Hermanto
Direktur : George Oetomo
Direktur : Budiarto Abadi
Corporate Secretary : Joni Tjeng
Undangan yang hadir dalam Public Expose tersebut adalah dari kalangan media, institusi dan investor
perorangan.
Dalam Public Expose tersebut TAPG menjelaskan paparan kinerja perseroan tahun 2024, baik dari segi
kinerja operasional, komitmen keberlanjutan, finansial hingga proyeksi dan strategi bisnis 2025.
Page 5
Ringkasan Kinerja Operasional
Tinjauan kinerja operasional di bawah ini dilakukan terhadap pencapaian operasional perseroan di
tahun 2024, sebagai berikut:
Pada tahun 2024 produksi Tandan Buah Segar (TBS) perseroan mengalami penurunan sebesar 3 %
dibandingkan tahun 2023 akibat faktor iklim yang lebih kering khususnya pada semester 2 2024.
Berikut kami sampaikan detail produksi TBS tahun 2024, umur tanaman perseroan:
Produksi TBS Inti Perseroan turun sebesar 3% pada 2024 dibandingkan 2023;
Produksi TBS Plasma Perseroan turun sebesar 5% pada 2024 dibandingkan 2023;
Rata-rata umur tanaman perseroan adalah 13,2 tahun
Pada tahun 2024 Produksi CPO perseroan mengalami penurunan 6% relative lebih tinggi dibandingkan
penurunan TBS, hal tersebut terjadi karena iklim 2024 yang lebih basah mempengaruhi polinasi yang
berdampak pada tingkat OER.
Berikut kami sampaikan juga detail produksi dan TBS olah perseroan:
Produksi CPO Perseroan turun sebesar 6% pada 2024 dibandingkan 2023;
Produksi PK Perseroan turun sebesar 7% pada 2024 dibandingkan 2023;
TBS olah Perseroan turun sebesar 6% pada 2024 dibandingkan 2023;
Untuk TBS yang diolah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) perseroan turun 6% di tahun 2024 yang dipengaruhi
oleh penurunan produksi baik dari inti maupun pembelian dari eksternal.
Total PKS perseroan pada tahun 2024 tetap pada 18 unit dengan kapasitas terpasang 995 ton/jam dan
pada tahun 2025 terdapat rencana untuk melakukan peningkatan 1 pabrik kelapa sawit dengan
kapasitas ~45ton/jam
Proyeksi kinerja operasional di 2025
Dengan iklim tahun 2024 rata - rata diperkirakan akan cenderung netral, serta tanaman yang masih
berada pada prime age yang didukung pemupukan yang optimal, estimasi produksi 2025 perseroan
masih akan meningkat single digit dibanding 2024.
Produksi CPO Perseroan naik sebesar 2% pada 2025;
Produksi PK Perseroan naik sebesar 1% pada 2025;
TBS olah Perseroan naik sebesar 2% pada 2025;
Komitmen Keberlanjutan TAPG
Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan mengedepankan continuous
improvement, memperhatikan keseimbangan lingkungan, serta membangun hubungan yang erat
dengan para pemangku kepentingan. TAPG berkomitmen mewujudkan misinya sebagai Green
Plantation for a Better Quality Life.
Komitmen keberlanjutan Perseroan tercermin dari berbagai upaya strategis yang selaras dengan
amanat Asta Cita Pemerintah, salah satunya akan dilakukan melalui program renovasi rumah dan
penyediaan fasilitas sanitasi agar rumah layak huni. Hunian dan ketersediaan sanitasi yang layak
merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat meraih kualitas hidup yang lebih baik. Tahun lalu,
Perseroan telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk
menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat di Kalimantan Timur.
Selain itu, Perseroan juga telah berpartisipasi dalam program penanaman jagung serentak satu juta
hektar dan penanaman padi di lahan kering dalam rangka memperkuat sistem ketahanan pangan
nasional sekaligus mendukung swasembada pangan.
Page 6
Komitmen terhadap pembangunan nasional sesuai Asta Cita Pemerintah juga akan dilakukan Perseroan
melalui program pemberian asupan tambahan berupa susu kepada anak-anak di sekolah sekitar
perusahaan anak. Hal ini dilakukan untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh optimal sekaligus
mengakselerasi pembangunan SDM. Program ini akan bersinergi dengan penyelenggaraan Posyandu
yang rutin telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak guna menekan risiko
stunting.
Komitmen membangun SDM berkualitas juga diperkuat melalui program Pelatihan Petani Kelapa Sawit
(P2KS), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani agar mendapatkan produktivitas yang
optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Tahun lalu 137 petani ikut serta program
P2KS dan lebih dari 600 petani diharapkan dapat berpartisipasi dalam program P2KS tahun ini.
Amanat Asta Cita untuk meningkatkan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan juga terus Perseroan
lakukan secara konsisten. Melalui inisiatif Desa Makmur Peduli Api (DMPA), Perseroan mengintegrasikan
aksi kolaborasi pencegahan kebakaran lahan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi desa dengan
membentuk unit-unit usaha desa. DMPA yang dilaksanakan sejak 2018 sampai kini telah memberikan
manfaat nyata bagi 11.473 kepala keluarga.
Seluruh upaya ini mempertegas misi TAPG sebagai Green Plantation for a Better Quality Life, sekaligus
memperkuat dukungan Perseroan terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional secara
berkelanjutan.
Ringkasan Laporan Keuangan
Tinjauan keuangan di bawah ini dilakukan terhadap laporan posisi keuangan, laporan laba (rugi) serta
laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023, sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro &
Surja dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
Penjualan
Penjualan Perseroan berasal dari penjualan hasil perkebunan kelapa sawit dan turunannya, serta
perkebunan karet. Perseroan membukukan kenaikan penjualan 16% dari sebesar Rp 8.33 triliun pada
2023 menjadi Rp 9.67 triliun pada 2024. Hal ini disebabkan oleh peningkatan harga jual produk
Perseroan. Rincian peningkatan harga produk Perseroan adalah sebagai berikut:
Harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO) Perseroan naik sebesar 18% pada 2024 dibandingkan
2023;
Harga jual rata-rata Palm Kernel (PK) Perseroan naik sebesar 46% pada 2024 dibandingkan 2023;
Harga jual rata-rata Palm Kernel Oil (PKO) Perseroan naik sebesar 74% pada 2024 dibandingkan
2023;
Harga jual rata-rata produk Rubber Perseroan naik sebesar 43% pada 2024 dibandingkan 2023.
Peningkatan harga jual secara langsung meningkatkan peningkatan nilai penjualan Perseroan terutama
untuk penjualan CPO dan PKO Perseroan.
Penjualan CPO pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 11 % dari Rp7,5 triliun di 2023 menjadi
Rp8,4 triliun di 2024. Penjualan PKO juga naik sebesar 438% dari 69,2 Miliar di 2023 menjadi 372,5
Miliar di 2024
Beban Pokok Penjualan
Beban pokok penjualan Perseroan berasal dari beban pokok penjualan TBS, CPO, PK dan karet. Seiring
dengan meningkatnya pendapatan usaha, beban pokok penjualan Perseroan tercatat mengalami
penurunan sebesar 3% terutama penurunan pada biaya produksi khususnya biaya pemupukan.
Page 7
Laba Tahun Berjalan dan Laba Per Saham Laba bersih Perseroan dihasilkan dari laba usaha dikurangi beban lainnya dan beban pajak penghasilan. Perseroan mencatat kenaikan signifikan laba tahun berjalan sebesar 95% dari Rp Rp 1.661 miliar pada 2023 menjadi sebesar Rp 3.241 miliar pada 2024. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan dan penurunan beban pokok penjualan khususnya pemupukan. Dengan demikian, Laba Per Saham Dasar Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan pada 2024 naik sebesar 94% menjadi Rp 157 bila dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 81. Aset Aset adalah semua sumber ekonomi atau kekayaan yang dimiliki oleh Perseroan, yang diharapkan mampu memberi manfaat usaha di masa mendatang. Perseroan mencatatkan kenaikan total asset sebesar 3% dari Rp Rp13.9 triliun pada 2023 menjadi Rp14.3 triliun pada 2024. Kenaikan total aset ini terutama bersumber dari kenaikan aset lancar sebesar Rp801 miliar yang disebabkan oleh peningkatan kas dan piutang usaha seiring kenaikan pendapatan. Liabilitas Liabilitas Perseroan merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga, baik yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan sumber daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut. Secara keseluruhan, total liabilitas Perseroan pada 2024 naik sebesar 20% atau sebesar Rp503 miliar. Secara umum, kenaikan liabilitas Perseroan ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan liabilitas jangka pendek Perseroan. Liabilitas jangka pendek merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga, baik yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan sumber daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut dengan jangka waktu kurang dari 1 (satu) tahun. Pada 2024, liabilitas jangka pendek Perseroan naik sebesar 21% atau Rp 404 Miliar yang utamanya disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka pendek dan peningkatan utang pajak seiring kenaikan laba Perseroan. Liabilitas jangka panjang merupakan transaksi yang harus dipenuhi oleh Perseroan kepada pihak ketiga, baik yang sudah terjadwal maupun yang tidak terjadwal, melalui pelunasan ataupun memberikan sumber daya yang dimiliki Perseroan sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut dengan jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun. Jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan naik sebesar 17% atau Rp 99 miliar yang disebabkan oleh peningkatan hutang bank Perseroan. Ekuitas Total ekuitas Perseroan merupakan jumlah dari modal awal pada saat Perseroan didirikan dan modal tambahan (bila ada) ditambah (dikurangi) saldo laba (defisit) yang dihasilkan oleh Perseroan. Jumlah ekuitas Perseroan terdiri dari modal saham, uang muka setoran modal, komponen ekuitas lainnya, defisit dan kepentingan non pengendali. Secara keseluruhan, Per akhir 2024, total ekuitas Perseroan tercatat turun sebesar 0.6% atau turun Rp 63 miliar. Hal ini sejalan dengan pembagian dividen yang dilakukan Perseroan.
Page 8
Arus Kas
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi
Analisis arus kas dari aktivitas operasi pada perseroan perkebunan hampir sama dengan perseroan di
industri pada umumnya, kecuali pembagiannya. Untuk tanaman yang telah menghasilkan, maka
seluruh arus kas keluar akan dikategorikan sebagai aktivitas operasi.
Pada 2024, jumlah perolehan kas dari aktivitas operasi meningkat sebesar 106% karena adanya
peningkatan kas akibat penerimaan kas dari pelanggan.
Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi
Analisis arus kas untuk aktivitas investasi pada perseroan perkebunan hampir sama dengan perseroan
di industri pada umumnya. Pengklasifikasiannya saja yang sedikit berbeda.
Pada 2024, arus kas dari aktivitas investasi mengalami surplus, hal ini terutama disebabkan karena
penerimaan pendapatan dividen yang didapatkan dari ventura bersama.
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan
Pada 2024, jumlah pengeluaran kas dari aktivitas pendanaan meningkat sebesar 72% karena di tahun
2024 Perseroan melakukan pembagian dividen kepada pemegang saham.
Berikut kami sampaikan tantangan dan risiko yang dihadapi oleh perseroan,
Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Risiko Harga produk kelapa sawit dan Perusahaan anak tidak dapat
Fluktuasi karet sangat dipengaruhi oleh menghindari risiko dari fluktuasi
Harga Pasar harga pasar nasional maupun harga pasar atas produk kelapa
Produk Kelapa internasional. Fluktuasi harga CPO sawit dan karet yang terjadi di
Sawit dan dan karet tersebut dapat pasar internasional. Meskipun
Karet berdampak pada kegiatan usaha, demikian perusahaan anak terus
kinerja keuangan, dan prospek berusaha untuk meminimalkan
Perseroan. dampak atas risiko tersebut
dengan melakukan perencanaan
yang baik seperti pengendalian
biaya dengan efektif dan efisien.
Risiko Iklim Iklim atau cuaca yang ekstrem Perusahaan anak senantiasa
atau berpotensial membawa berupaya untuk memanfaatkan
Cuaca dampak negatif terhadap kegiatan data dan mempelajari siklus
usaha, kondisi perubahan iklim dan cuaca pada
keuangan, kinerja dan prospek masa lampau untuk
usaha Perseroan meminimalkan dampak risiko iklim
atau cuaca terhadap terhadap
operasional perusahaan anak.
Risiko Perkebunan kelapa sawit sangat Untuk mengantisipasi risiko
Keamanan rawan terhadap tindak keamanan, perusahaan anak
pencurian dari pihak-pihak yang memiliki pengawas perkebunan
kurang bertanggung yang bertugas memeriksa
jawab. Jika Perseroan tidak lapangan dan kegiatan inspeksi
mengantisipasi risiko ini tersebut dilacak melalui aplikasi
dengan hati-hati, risiko ini dapat smartphone yaitu Mobile
berdampak negatif Electronic Bunch Count Chit
(eBCC) dan Mobile Inspection.
Page 9
terhadap kegiatan usaha eBCC adalah platform
Perseroan. pengadministrasian panen yang
digunakan untuk menghitung hasil
produksi yang akurat dan
menyimpan rekaman hasil panen,
dengan memanfaatkan barcode
pada setiap titik koleksi TBS
sehingga dapat mengeliminasi
kesalahan perhitungan TBS, dan
mengidentifikasi hasil panen
secara jelas.
Mobile Inspection digunakan oleh
perusahaan anak untuk
membantu pekerja membuat
laporan inspeksi dengan indikator
yang ada pada aplikasi dan
memperoleh informasi lapangan
dengan bukti foto dan GPS serta
melihat jalur inspeksi. Dengan
pengawasan perkebunan
tersebut, perusahaan anak dapat
menjaga tingkat kedisiplinan
karyawan dan meminimalkan
tindak kejahatan.
Risiko Perkembangan teknologi Untuk menghadapi risiko
Perubahan agronomi dan peralatan pabrik perubahan teknologi, perusahaan
Teknologi yang sangat pesat dari waktu ke anak
waktu mengharuskan Perseroan selalu berusaha untuk melakukan
melakukan adaptasi aktif. pembaharuan teknologi yang
Kegagalan Perseroan dalam dapat
mengikuti kemajuan teknologi mendukung kegiatan perusahaan
dapat berdampak negatif anak dan memberikan pelatihan
terhadap kegiatan usaha dan
Perseroan. sosialisasi mengenai teknologi
baru tersebut kepada karyawan
perusahaan anak, agar karyawan
tersebut dapat mengikuti dan
memahami
perubahan teknologi tersebut.
Perusahaan anak juga memiliki
tim riset dan pengembangan yang
selalu menyesuaikan teknologi
perusahaan anak dengan
perubahan teknologi terkini
sehingga perusahaan anak dapat
meningkatkan efisiensi dan
Produktivitas
Risiko Perseroan dan perusahaan anak Untuk mengantisipasi risiko
Investasi mengembangkan kegiatan usaha investasi, perusahaan anak
dengan membangun dan/atau melakukan
Page 10
membeli perkebunan dan/atau perencanaan yang matang dan
pabrik baru. Untuk melakukan hal melakukan riset yang memadai
tersebut diperlukan investasi yang dengan
cukup besar, antara lain teliti dan hati-hati dalam
pembelian lahan, pengurusan mengambil setiap keputusan.
perizinan, pembangunan Perusahaan anak
bangunan, dan/atau pembelian juga melibatkan tim manajemen
mesin dan peralatan dengan kompetensi yang tinggi
sehingga dapat membantu
perusahaan anak dalam setiap
proses pengambilan keputusan.
Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Risiko Ketersediaan pupuk serta Untuk mengantisipasi risiko
Kelangkaan fluktuasi harga pupuk dan bahan kekurangan sumber daya yaitu
Sumber Daya bakar dapat berpengaruh pupuk dan bahan bakar,
langsung terhadap kinerja perusahaan anak memiliki
keuangan Perseroan dan beberapa opsi pemasok untuk
perusahaan anak. sumber daya tersebut sehingga
perusahaan anak tidak
tergantung dengan satu
pemasok. Untuk mengantisipasi
risiko kekurangan sumber daya
manusia yang dapat berdampak
kepada kinerja operasional
perusahaan anak, perusahaan
anak mulai melakukan proses
mekanisasi, misalnya pada
proses panen sehingga
perusahaan anak dapat dapat
meningkatkan produktivitas.
Risiko Pasokan Berkurangnya pasokan bahan Untuk meminimalkan risiko
Bahan Baku baku TBS dalam jumlah yang terhadap fluktuasi harga dan
besar atau jangka waktu yang ketergantungan
lama dapat berpengaruh terhadap pemasok bahan baku,
langsung terhadap kegiatan perusahaan anak melakukan
usaha Perseroan. perencanaan kebutuhan bahan
baku dengan matang dalam
jangka waktu tertentu yang
disesuaikan dengan kebutuhan
produksi dan permintaan produk
dan menjaga hubungan baik
dengan para pemasok.
Risiko Kondisi Secara umum, kinerja Perseroan Untuk meminimalkan risiko
Perekonomian bergantung pada pertumbuhan terhadap kondisi perekonomian
Makro ekonomi berdampak pada daya makro,
beli masyarakat yang kemudian Perseroan melakukan strategi
akan berdampak pada yang mendukung stabilitas
kegiatan usaha Perseroan. supply chain
Page 11
baik alternatif pemasaran
maupun penyesuaian alternatif
komoditas
Risiko Harga jual CPO berkorelasi Untuk meminimalkan risiko
Perubahan dengan nilai tukar mata uang terhadap perubahan kurs valuta
Kurs Valuta asing, terutama Dolar AS. asing, Perseroan melakukan
Asing Fluktuasi nilai tukar mata uang strategi dengan Sebagian dari
Rupiah terhadap mata uang risiko ini dikelola menggunakan
asing tersebut dapat lindung nilai natural yang berasal
memengaruhi marjin keuntungan dari aset dan liabilitas moneter
Perseroan. dalam mata uang asing yang
sama
Strategi Bisnis Perseroan di 2025
sebagai berikut:
Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Baru, Pembangunan pabrik kelapa sawit baru di
Kalimantan Timur.
Studi Potensi Penggunaan Truk Listrik, Menguji coba penggunaan truk listrik sebagai
bagian dari upaya perusahaan dalam efisiensi biaya dan penghematan energi.
Peremajaan Kelapa Sawit, Menggiatkan program peremajaan kelapa sawit untuk menjaga
rata-rata usia pohon tetap optimal.
Diversifikasi Bisnis, Menjelajahi komoditas lain yang memiliki potensi nilai tambah di
Indonesia.
Page 12
SESI TANYA JAWAB
Darma Prihartoni-Investor Personal;
Apakah ada rencana pengembangan dan aksi korporasi di tahun 2025 ini?
Pak Tjandra:
Seperti yang disampaikan tadi, yaitu:
Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Baru di kalimantan timur untuk mengurangi ongkos
angkut produksi dan meningkatkan produktivitas.
Peremajaan Kelapa Sawit setiap tahun 1000 ha lebih, kedepannya diharapkan 3000 s.d
4000 ha
Studi Penggunaan Truk Listrik yang sudah di uji coba di Kalimantan tengah yang relatif
berhasil, mengurangi biaya produksi terkait solar-energi juga untuk selaras dan support
untuk pencapaian program carbon neutral di 2036.
Diversifikasi Bisnis dan menjelajahi komoditas lain yang memiliki potensi nilai tambah
untuk di Indonesia contohnya Kelapa.
Ahmad-Investor Personal;
Produksi TAPG di 2025 bagaimana pertumbuhannya?
Pak Tjandra:
Produksi 2025 secara umum kita targetkan naik satu digit, hal ini disebabkan cuaca di tahun
2023 dan 2024 yang relatif baik sedangkan cuaca 2025 diperkirakan akan relatif lebih basah,
sehingga produksi 2025 akan relatif lebih baik dari tahun 2024 nantinya.
Muliana Sukatendel-Investor Personal;
1. Bagaimana anggaran capex 2025 dan alokasi penggunaanya?
2. Sumber dana capexnya darimana?
Pak George:
Perseroan di Tahun 2025 merencanakan pengeluaran CAPEX estimasi sebesar Rp.940 Milyar,
dengan rencana pengeluaran sebagai berikut :
• Tanaman =19%
• Kendaraan dan Alat berat = 15% (Inc Mekanisasi)
• Bangunan, infrastruktur, dan Pabrik= 65%
• Lain-lain 1%
Untuk pendanaannya kita perhitungkan dan diharapkan berasal dari kas internal perseroan
Rindy-Investor Personal;
Faktor utama yang mendorong perusahaan mendapatkan peningkatan profit
Pak Joni:
Laba tahun berjalan Perseroan tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 95% dari sebesar
Rp1,66 Triliun pada 2023 menjadi Rp3,2 Triliun pada 2024 yang disebabkan oleh :
1. Peningkatan harga jual CPO, Palm Kernel, dan Palm Kernel Oil imbas supply yang terbatas
dan demand yang tetap bertumbuh khususnya program Biodiesel B40.
2. Penurunan biaya produksi khususnya harga pupuk seiring penyesuaian harga energi
global.
Pada tahun 2024 perseroan juga berhasil menjaga level Oil Extraction Rate (OER) tetap tinggi
di level 23,1% hanya sedikit mengalami penurunan dari level 23,3% di tahun 2023. Harapannya
kita dapat mempertahankan OER tinggi ini di tahun 2025.
Page 13
Denise Pratiwi-Investor Personal;
Bisa dishare apa saja yg sudah dilakukan perseroan terkait sustainability di 2024 ?
Pak Budiarto:
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah mencapai berbagai pencapaian penting yang
menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan, baik dalam aspek lingkungan, sosial,
maupun tata kelola (Environmental, Social, and Governance-ESG).
Dedikasi Perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan mendapat apresiasi dalam bentuk
berbagai penghargaan.Tahun ini, Perseroan berhasil meningkatkan penilaian Sustainability
Policy Transparency Toolkit (SPOTT), sebuah indikator global yang mengukur transparansi
kebijakan keberlanjutan dalam industri agribisnis.
Selain itu, Perseroan meraih ESG Award serta penghargaan dalam Transparansi & Penurunan
Emisi Korporasi, sebagai bentuk pengakuan atas upaya nyata dalam mengurangi jejak karbon
dan meningkatkan transparansi keberlanjutan.
Perseroan juga berhasil masuk ke dalam indeks ESGSKEHATI dan ESGQKEHATI, yang disusun
oleh Yayasan KEHATI sebagai indikator keberlanjutan perusahaan di sektor pasar modal.
Tidak hanya itu, komitmen Perseroan dalam menciptakan ekosistem berkelanjutan juga
memperoleh penghargaan Sustainable Ecosystem Lestari Awards 2024.
Dari sisi konservasi, Perseroan terus mengembangkan pendekatan berbasis ilmiah dalam
pengelolaan lingkungan, salah satunya melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan
High Carbon Stock (HCS). Tahun ini, semakin banyak hasil penilaian HCV dan HCS terintegrasi
yang telah selesai dari High Conservation Value Resource Network (HCVRN). Pencapaian ini
menegaskan komitmen Perseroan dalam menjaga ekosistem bernilai konservasi tinggi
sertamengelola kawasan dengan stok karbon tinggi secara bertanggung jawab.
Di sisi pemberdayaan masyarakat, Perseroan terus memperluas program ekonomi inklusif
melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) bagi komunitas sekitar melalui kemitraan
dengan pihak ketiga (offtaker) untuk pengembangan usaha. Sejumlah program pemberdayaan
yang telah dijalankan menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan
kesejahteraan masyarakat maupun mendukung kebijakan pemerintah (asta cipta) melalui
ketahanan pangan.
Salah satu inisiatif utama adalah budidaya jamur tiram yang dikembangkan di Desa Tepian
Terap, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Program ini telah berhasil
menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi petani, dengan estimasi penghasilan berkisar
Rp5-7 juta per bulan, memberikan alternatif pendapatan yang berkelanjutan.
Selain itu, Perseroan turut mendukung pengembangan sektor peternakan sebagai bagian dari
diversifikasi sumber ekonomi masyarakat. Salah satu contoh nyata adalah program peternakan
babi di Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau. Dimulai dengan hanya
enam ekor indukan, jumlah ternak kini telah berkembang menjadi 30 ekor dalam kurun waktu
dua tahun, menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi
masyarakat setempat.
Ada juga yang melalui program peternakan ayam yang juga banyak membantu dan
berkembang baik di masyarakat sekitar.
Dika Ismiyanti-Investor Personal;
Bagaimana tanggapan perseroan mengenai potensi perubahan iklim El Nino dan La Nina pada
tahun 2025, dan antisipasi apakah yang sudah dilakukan perseroan
Page 14
Pak Tjandra:
BMKG memprediksi tahun 2025 akan kemarau basah demikian juga 7 lembaga meteorologi
dunia, Perseroan melihat dengan kondisi iklim tersebut pada tahun 2025 secara rata-rata iklim
diperkirakan akan netral cenderung basah.
Estimasi perseroan pada produksi 2025 masih akan meningkat single digit dibanding 2024.
Beberapa contoh langkah antisipasi dan mitigasi yang sudah dilakukan perseroan adalah
melakukan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur, parit, jalan, dan embung untuk
mengantisipasi perubahan iklim tersebut dan juga untuk mendukung kegiatan operasional
produksi Perseroan.
Dedy Cahyadi-Investor Personal;
Apakah TAPG ada rencana diversivikasi produk perkebunan seperti kopi, alpukat dan coklat
yang memiliki harga cukup tinggi saat ini?
Pak Joni:
Seperti yang Bapak Tjandra sekilas sampaikan bahwa plan kita untuk melakukan diversifikasi
ada dan sangat dekat saat ini adalah komoditi kelapa, karena identik dengan kelapa sawit dan
kita memiliki ahli agronomi di bidang ini.
Andrew Lie - Investor Personal
Selamat sore Pak, Izin bertanya. Apakah ada keperluan capex yang besar tahun ini dan berapa
budget yang dianggar? Bagaimana progress JV PT ATP bio dengan Aisin Takaoka untuk
biokokas?
Pak Joni:
Seperti yang Bapak George sampaikan bahwa plan kita Rp940 Milyar, untuk ATP Bio akan
disampaikan Pak George
Bapak George:
Untuk ATP Bio, Akuisisi lahan sudah dilakukan maka selanjutnya akan dimulai pembangunan
pabriknya, progres berjalan lancar sesuai dengan rencananya.
Randy- Investor Personal;
Sore bpk/ibu, Sejalan dengan kondisi terkini, menarik untuk dibahas antara dunia usaha (dhi.
Industri CPO) dengan permasalahan geopolitik, bagaimanakah view perseroan mengenai ini
dan bagaimana efeknya terhadap Perseroan?
Pak George:
Perseroan melihat kondisi geopolitik masih akan mengalami fluktuasi pada tahun 2025 yang
akan mempengaruhi volatilitas nilai tukar dan harga komoditas secara global khususnya akibat
kebijakan tariff yang mulai dilakukan AS pada negara rekan dagang mereka.
Terkait kondisi yang tidak stabil tersebut perseroan terus memperkuat struktur keuangan sejak
tahun melalui peningkatan porsi pembayaran utang pinjaman bank dan juga pinjaman dalam
mata uang Rupiah sehingga mengurangi factor resiko kurs mata uang. Fokus perseroan pada
2025 tetap pada variable yang dapat dikontrol oleh perseroan yaitu optimalisasi produktivitas
serta control cost untuk dapat memaksimalkan kinerja pada tahun 2025.
Wahyudi-Investor Personal;
Bagaimana proyeksi manajemen mengenai harga CPO tahun 2025 ini dibanding dengan harga
tahun 2024? apakah diperkirakan naik/stabil/turun?
Page 15
Pak Joni:
Untuk harga kita kembalikan ke mekanisme pasar, dari Perseroan fokus yang dilakukan adalah
meningkatkan produktivitas dan kontrol biaya. Untuk 3 bulan pertama, harga masih relatif
sama, semoga harga tetap tinggi sehingga pendapatan dan bottom line akan tetap sama tinggi.
Priscilla D -Investor Personal;
Sore Pak. ijin bertanya: seberapa besar pengaruh fluktuasi dolar AS terhadap porsi pendapatan
perusahaan?
Pak Joni:
Karena harga CPO ini dikaitkan dengan harga USD (natural hedge), bila kurs USD naik maka
akan berdampak positif dengan naiknya pendapatan. Untuk loan perseroan saat ini dalam IDR
dan dengan bunga yang rendah.
Ayu Lintang-Investor Personal;
Izin bertanya pak, bisa dijelaskan tantangan yang dihadapi saat ini atau 2025? (industri)
Pak Budiarto:
Tantangan yang dihadapi untuk Industri Kelapa Sawit di tahun 2025 :
1. Volatilitas Harga dan Permintaan Global Harga CPO (Crude Palm Oil) masih fluktuatif
karena pengaruh, geopolitik (perang tarif AS – China), dan permintaan dari negara importir
besar seperti India, China, dan Pakistan
2. Faktor Iklim yang netral, menuntut kesiapan infrastruktur dan juga mempengaruhi
produksi dari vegetable oil di negara lainnya.
3. Faktor tenaga kerja yang terampil, bersaing dengan industri lainnya dalam mendapatkan
tenaga kerja mengingat industri Kelapa Sawit termasuk yang padat karya.
4. Penerapan EUDR (European Union Deforestation Regulation) menuntut kesiapan industri
dalam compliance terhadap regulasi EUDR mengingat EU salah satu pasar tujuan dari CPO
5. Kebijakan Biodiesel atau green fuel dari berbagai negara di dunia, ini akan mempengaruhi
akan demand and supply termasuk di Indonesia yang saat ini sudah menerapkan B40
6. Kebijakan replanting khususnya untuk smallholders, untuk meningkatkan produktivitas
dari petani melalui bibit yang lebih baik
7. Produksi vegetable oil lainnya yang beberapa tahun ini kurang optimal seiring kondisi iklim
T800 -Eko Budi P -Investor Personal;
Ijin bertanya, terkait rencana pembangunan PKS baru, berapa capex yg dianggarkan?
Terkait performa Q1-2025, sampai dengan Q1 ini berapa volume penjualannya ?
Pak Joni:
1. Untuk PKS baru di anggarkan sebesar 200 Milyar mengalami kenaikan signifikan yang
disebabkan kenaikan harga steel dimana material pabrik membutuhkannya.
2. Untuk Q1 produksi naik lebih kurang 10%, untuk volume produksi CPO naik sekitar 8%.
untuk proporsi produksi 2025 kita prediksi akan berkisar 50:50 atau Semester 1 lebih
besar.
Rama -Investor Media;
1. Berapa pembagian dividennya, bakal dibagikan, berapa % dari laba bersih?
2. Berapa % target laba bersih atau pendapatan di 2025?
Pak Tjandra:
1. Total dividen yang dibagikan berikut dengan interim adalah Rp152/lembar saham,
Rp76/Lembar sudah dibagikan di interim kemarin, Rp 76/Lembar akan dibagikan
berikutnya. Dari total dividen tersebut prosentasenya hampir semua laba bersih dibagikan.
Page 16
Bila dibandingkan tahun lalu yg Rp 91, dengan pertimbangan arus kas perseroan cukup
kuat dengan anggaran capex yang stabil terukur kurang lebih 940 Milyar.
2. Bila harga cukup stabil tinggi, dengan produksi yang mirip/naik sedikit dan dengan costnya
tercontrol maka kami harap labanya akan mirip-mirip dengan tahun ini.
Kita telah selesai melaksanakan public expose, Terima kasih untuk Para Direksi dan para
hadirin yang telah mengikuti acara public expose ini dengan baik.
Terima kasih.
Jakarta, 28 April 2025
PT Triputra Agro Persada, Tbk
Direksi
Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Rama Paramahamsa
p.2
unresolved
person
Ahmad
p.2
unresolved
—
Muliana S
p.2
unresolved
—
Darma P O
p.2
unresolved
—
Rindy
p.2
unresolved
—
Ad Investor Daily
p.2
unresolved
—
Randi
p.2
unresolved
—
SJ Hanso
p.2
unresolved
—
Denise Pratiwi
p.2
unresolved
—
Dika.ismiyanti
p.2
unresolved
—
Dedy Cahyadi
p.2
unresolved
—
Andrew Lie
p.2
unresolved
—
Randy
p.2
unresolved
—
Djoko S.
p.2
unresolved
—
Priscilla D
p.2
unresolved
—
Ayu Lintang
p.2
unresolved
—
T800 -Eko Budi P
p.2
unresolved
—
Bayu Abdurahman
p.2
unresolved
—
Sandy
p.2
unresolved
person
Muchammad Cholid
p.2
unresolved
—
Ramanda Ady P
p.2
unresolved
—
Arif M
p.2
unresolved
—
Alvin Zafrullah
p.2
unresolved
—
Zetta Hannany
p.2
unresolved
—
Dudu Izzuddin
p.2
unresolved
—
Sangap Martua
p.2
unresolved
—
Theodore Schaefer
p.2
unresolved
person
Abdul Marketnews
p.2
unresolved
—
Deffhandi Nasrul
p.2
unresolved
—
Irvan
p.2
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
p.5
unresolved
org
Purwantono
p.6
unresolved
person
Tjandra
p.12 ×5
unresolved
person
George
p.12 ×3
unresolved
person
Budiarto
p.13 ×2
unresolved
org
Yayasan KEHATI
p.13
unresolved
org
PT ATP
p.14
unresolved
person
George Bapak George
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.