Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1 OCR 0.946
Nomor : 039/CORSEC/FUTR/PUBEX/VII/2026 Lampiran : 5 (lima) halaman Kepada Yth PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Lantai 6 Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53 PT. Futura Energi Global Tbk 1" Floor Graha Parama, Jl. KH Achmad Dahlan no. 69 A-B, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 Jakarta, 2 Juli 2026 Jakarta 12190 Attn : Direktur Penilaian Perusahaan Perihal : Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan PT Futura Energi Global Tbk Dengan hormat, Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Public Expose Tahun Buku 2025 PT Futura Energi Global Tbk pada hari Senin, 29 Juni 2026, bersama ini kami sampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat Kami, PT Futura Energi Global Tbk Anggara Surya Direktur Utama AA.
Page 2 OCR 0.935
PT, Futura Energi Global Tbk F U T R Is Floor Graha Parama, Pura 1s ME FuTuRE Jl. KH Achmad Dahlan no. 69 A-B, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 LAPORAN HASIL PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUN 2026 PT FUTURA ENERGI GLOBAL TBK Laporan hasil Pelaksanaan Public Expose Tahun 2026 PT Futura Energi Global Tbk (“Perseroan”). 1. 1. IV. Penyelenggaraan Hari/tanggal : Senin, 29 Juni 2026 Waktu :10.00 — 11.00 WIB Tempat : Melalui Platform Webinar Zoom Peserta yang Hadir a. Manajemen : Direktur Utama — Anggara Suryawan Direktur — E Andy Chrisna Direktur — Dana Wijaya Komisaris Independen — Harry Maryanto Corporate Secretary — Assyati Amadjida Tamimi M b. Peserta 114 Peserta Agenda Public Expose 1. Acara dibuka oleh MC 2. Paparan materi disampaikan oleh Bapak Anggara Suryawan selaku Direktur Utama, E Andy Chrisna selaku Direktur dan Dana Wijaya selaku Direktur Perseroan 3. Sesi tanya jawab yang dipandu oleh MC 4. Acara ditutup oleh MC Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban 1. Pertanyaan dari Ibu Ayu Puspita Dewi -— Investor Faktor apa saja yang menyebabkan Perseroan mengalami rugi bersih Rp40 miliar pada 2025, serta mendorong penurunan total aset dari Rp231,8 miliar menjadi Rp204,8 miliar? Jawaban Bapak E Andy Chrisna: Sebagaimana diketahui, setelah proses akuisisi oleh Ardantara pada bulan September 2025, manajemen segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh aset dan komitmen bisnis Perseroan. Dari hasil tersebut, ditemukan sejumlah pos yang memerlukan penyesuaian. Penyesuaian tersebut antara lain meliputi prepayment atau pembayaran di muka untuk media iklan senilai Rp6,3 miliar, beban periklanan dari segmen yang telah
Page 3 OCR 0.944
PT. Futura Energi Global Tbk FUTR , telor Graha Parama ne rutupe rura is Jl. KH Achmad Dahlan no. 69 A-B, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 dihentikan sebesar Rp18.1 miliar yang direklasifikasi, serta penyusutan aset yang sebelumnya terkait dengan segmen media iklan lama. Beban-beban tersebut bersifat on-time dan tidak terulang. Ini adalah konsekuensi dari proses pembersihan buku yang diperlukan agar laporan Perseroan kedepannya mencerminkan kondisi bisnis energi baru terbarukan. Langkah ini menunjukkan komitmen dari manajemen terhadap transparasi dan tata kelola keuangan yang baik. Terkait penyusutan aset, komponen terbesar berasal dari dua hal. Pertama, penyisihan atas aset-aset dari segmen bisnis media iklan yang tidak lagi berkontribusi terhadap operasional Perseroan saat ini. Kedua, penyusutan atas beberapa aset media iklan yang sedang dalam proses pengalihan atau penjualan. Perlu dicermati bahwa total liabilitas Perseroan mengalami penurunan yang signifikan, dari Rp41,9 miliar menjadi Rp28,2 miliar. Sejalan dengan itu, rasio debt to asset ratio membaik dari 0,18 menjadi 0,13, serta debt to eguity ratio dari 0,22 menjadi 0,15. Perseroan saat ini masih memiliki kas sebesar Rp30,7 miliar. Artinya neraca perseroan justru semakin sehat dan membaik dari struktur perseroan. Dan seluruh pencatatan ini telah diaudit dan mendapatkan opini wajar tanpa pengejualian oleh kantor akuntan publik Anwar dan Rekan. Hal ini membuktikan bahwa semua proses dilakukan sesuai standar yang ada. Terima kasih. 2. Pertanyaan dari Bapak Budi Hartono — Investor Apa yang sudah konkret ada untuk proyek EBT, dan langkah nyata apa yang telah dilakukan manajemen dalam mewujudkan transformasi ini? Jawaban Bapak Anggara Suryawan: Sebagai langkah nyata yang akan dilakukan manajemen terkait proyek energi baru terbarukan (EBT), sebagaimana telah kami sampaikan sebelumnya, Ardantara saat ini telah memiliki aset geotermal melalui PT Sejahtera Alam Energy. Dalam pengembangan proyek tersebut, kami telah berinvestasi sekitar USD 80 juta sejak tahap pembangunan awal. Ke depan, pada semester kedua tahun ini, kami berencana melaksanakan program pengeboran (drilling) tahap kedua serta memulai pembangunan pembangkit listrik (power plant) di lokasi tersebut. Selain itu, kami juga tengah mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali. Pada semester pertama, kami telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Zhejiang Energy. Proyek ini direncanakan memiliki kapasitas total sebesar 130 MW, dengan tahap awal pembangunan di kawasan Nusa Dua sebesar 8-10 MW.
Page 4 OCR 0.950
PT. Futura Energi Global Tbk FUTR IeTioo Graa Parama, Futg IS THE FUTURE Jl. KH Achmad Dahlan no. 69 A-R, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 Di samping kedua proyek tersebut, FUTR juga telah memiliki Operating Company PT Hexa Putra Mekanikal yang bergerak di bidang maintenance dan telah memberikan kontribusi pendapatan serta profit bagi Perseroan Selain itu, kami juga memiliki anak usaha Futura Energy Prima yang berfungsi sebagai kendaraan pengembangan untuk proyek-proyek EBT di masa mendatang. Seluruh inisiatif ini kami jalankan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Pertanyaan dari Bapak Martin Chandra - Investor Dari Laporan Keuangan yang telah Saya baca, Auditor mencantumkan ketidakpastian material terkait kelangsungan usaha. Seberapa serius kondisi ini dan apa mitigasinya? Jawaban Bapak E Andy Chrisna: Menanggapi pertanyaan yang cukup kritis tersebut. benar bahwa auditor mencantumkan catatan terkait going concern dalam laporan keuangan tahun buku 2025. Hal ini merupakan bagian dari kewajiban standar profesional auditor, khususnya ketika suatu perusahaan sedang berada dalam fase transformasi fundamental dan arus kas utama dari lini bisnis baru belum sepenuhnya terealisasi. Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa auditor tetap memberikan opini wajar tanpa pengecualian. Artinya, laporan keuangan Perseroan telah disajikan secara wajar dan seluruh pencatatan dapat dipercaya. Adapun langkah mitigasi konkret yang telah kami siapkan adalah sebagai berikut: Pertama, adanya dukungan pendanaan dari pemegang saham pengendali yang memiliki komitmen penuh terhadap transformasi Perseroan. Kedua, ketersediaan sisa dana waran sebesar Rp28.99 miliar yang siap dioptimalkan setelah proses penyelesaian legal selesai. Ketiga, posisi kas Perseroan sebesar Rp30.7 miliar yang dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan operasional saat ini. Keempat, pipeline proyek energi baru terbarukan (EBT) yang konkret, antara lain PPA SAE sebesar 220 MW, MoU PLTS Bali sebesar 130 MW, serta tambahan pipeline proyek lebih dari 350 MW. Kelima, kondisi neraca yang sehat, tercermin dari rasio debt to eguity sebesar 0,15 kali, yang memberikan ruang bagi Perseroan untuk mengakses pendanaan eksternal apabila diperlukan. Seluruh langkah tersebut menunjukkan komitmen manajemen bahwa dalam 12 bulan ke depan, Perseroan akan memiliki visibilitas arus kas yang jauh lebih jelas, seiring dengan mulai berjalannya operasional bisnis energi baru terbarukan sebagai bagian dari transformasi yang sedang dijalankan. Pertanyaan dari Rizki — Media Emiten News Mohon Update saat ini bisnis yang berjalan dan mejadi sumber pendapatan perseroan, strategi bisnis dan ekspansi kedepan. target 2026 ini untuk
Page 5 OCR 0.946
PT. Futura Energi Global Tbk Mma Tiri Gulo JI. KH Achmad Dahlan no. 69 A-B, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 pendapatan dan laba, dan apakah akan ada korporasi kedepan? Jika iya kapan rencananya? Jawaban Bapak Anggara Suryawan: Sebagaimana telah saya sampaikan sebelumnya, bisnis yang saat ini sudah berjalan adalah PT Hexa Putra Mekanikal (HPM). yang telah beroperasi, menghasilkan pendapatan, serta mencatatkan profit bagi Perseroan. Terkait strategi bisnis dan ekspansi ke depan, kami juga telah menjelaskan bahwa Perseroan akan berfokus pada pertumbuhan non-organik (non-organic growth) sebagai salah satu pendorong utama pengembangan usaha. Untuk target kinerja tahun 2026, baik dari sisi pendapatan maupun laba, saat ini kami belum dapat menyampaikan secara rinci. Hal ini dikarenakan Perseroan akan segera melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada esok hari, di mana penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut direncanakan akan disampaikan dalam forum tersebut. Selanjutnya, terkait rencana aksi korporasi ke depan, Perseroan membuka peluang untuk melaksanakan aksi korporasi sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis, khususnya dalam memperkuat portofolio energi baru terbarukan di sektor geothermal dan PLTS. Saat ini, Perseroan masih dalam tahap penjajakan terhadap berbagai peluang strategis, baik melalui kerja sama maupun potensi akuisisi aset yang sejalan dengan arah bisnis.
Page 6 OCR 0.910
PT. Futura Energi Global Tbk » JL KH Achmad Dahlan no. 69 A-B, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 Lampiran Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose PT Futura Energi Global Tbk 1. Daftar Peserta yang tercatat langsung pada webinar zoom Joined (17) FUTR (Co-hos Operator (Host) Gael LERVAN | Harry Supoyo Budi Hartono Gigih Rizgi Adhi Martin Chanc Gilang Prat Ghafur Investor Daily Yuliana Hema Emitenh andy Ayu Puspita Dewi
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Anggara Surya
· Direktur Utama
p.1
unresolved
person
Ayu Puspita Dewi
p.2
unresolved
org
Anwar dan Rekan
p.3
unresolved
org
PT Sejahtera Alam Energy.
p.3
unresolved
org
PT Hexa Putra Mekanikal
p.4 ×2
unresolved
person
Martin Chandra
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.