Skip to content
Back to announcement

LK KONSOL TRIWULAN I 2025 CLPI.pdf

Financial statement Text extracted CLPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1
    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
       DAN ENTITAS ANAKNYA

      LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 31 MARET 2025
               ( TIDAK DIAUDIT )
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
                           RAT PERNYATAAN DIREKSI                                                              DIRECTORS' STATEMENT
                      TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS                                                           ON THE RESPO /STB'LITY FOR
                     LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                     CONSOLI DATED FI N ANCI AL ST AT EM ENTS
                   TANGGAL 31 MARET 2025 DAN UNTUK TAHUN                                                     AS OF MARCH 31, 2025 AND
                   YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                          FOR THE YEAR THEN ENDED


                                                 Kami yang bertanda tangan di bawah ini I We, the undersigned.

                                                                '1
                                                                     . Nama lName            Santoso Jiemy
                                              Alamat Kantor / Office Address                 Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasirjaya
                                                                                             Jatiuwung Tangerang 15'1 35
                                                Alamat Domisili I Domiciled at               Jl. Cideng Barat No. 15 Jakarta Pusat

                                                 No. Telepon I Phone Number              : 021-5901962
                                                                Jabalan I Title          : Presiden Direktur I President Director
                                                                2. Nama I Name               Herlina Hatorangan
                                              Alamat Kantor / Office Address                 Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasirjaya
                                                                                             Jatiuwung Tangerang 1 51 35
                                                Alamat Domisrli I Domiciled at               Jl. Satria V No. 44 Jakarta Barat

                                                 No. Telepon I Phone Number              : 021-5901962
                                                                      JabalanlTitle : Direkturl Director
                                                                      menyatakan bahwa / certify that:

            1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan                                    1      We take the responsibility for the compilation and
                 penyalian laporan keuangan konsolidasian                                           presentation of consolidated financial statements of
                  Perusahaan dan Entitas Anak;                                                      the Company and Subsidiary;
            2. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan                                 2. The consolidated financial statements of the
                  Entitas Anak telah disusun dan disalikan sesuai                               Company and Subsidiary have been prepared in
                 dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia;                                accordance with the lndonesian Financial
                                                                                                Accounting Standards;
            3. a.      Semua informasi dalam laporan keuangan                                3 a All information in the consolidated financial
                       konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak                                         statements of the Company and Subsidiary has
                       telah dimuat secara lengkap dan benar;                                            been completely and properly disclosed;

                 b. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan                                       b    The consolidated financial statements of the
                       dan Entitas Anak tidak mengandung informasi                                       Company and Subsidiary do not contain
                       atau fakta material yang tidak benar, dan tidak                                   improper material information or fact, and do
                       menghilangkan informasi atau fakta material;                                      not omit any material information or fact;
            4.    Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian                            4.     We are responsible for the internal control sysfem
                  intern dalam Perusahaan dan Entitas Anak.                                         of the Company and Subsidiary


            Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya                                 The statement is made truthfully



                                                                       J                   20251 Aprit25,2025
                                                                                            lndonesia Tbk




                                                                                                   METER,AI
                                                                                                    TEMPEN,
                                                Santoso J                                                           He        Hatorangan
                                   Presiden Direktur /                     Director                                  Dire      I Director




PT Colorpok   lndonesio Tbk.                                                                                                                   lS0 9001 :2015
                                                                                                                                               1S045001:2018
Heod Offlce : Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasir Jaya, Jatiuwung, Tangerang 1 51 35, T: +6221 5901962, F . +6221 5901 963                      BUNEAU UTBITAS
Greslk Bronch : JL. KIG Raya Selatan, Blok E No. 08 Randu Agung,Kebomas, Gresik, Jawa Timur 611 21, Telp. +6231 991043211Fax. +6231 99104322   Ccfriticalion

www.colorpok.co.id                                                                                                                             N0 234701        008
Page 3
                                   PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAKNYA
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         30 MARET 2025
                    DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                             BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




                                                               DAFTAR ISI



                                                                                                                                Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ………..….……………………………………………….……… 1-3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian……………………………………………….………………………...…………....………….. 4-5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ……………………………………………………......…........                                                                6

Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................................................................................................ 7

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian …………………………....………………….................8 - 56



                                                       ***************************
Page 4
                                   PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        Tanggal 31 Maret 2025
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                  31 Maret 2025       31 Desember
                                                       Catatan                            2024
ASET
ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                      4       221.820.181.786     240.196.931.427
 Investasi jangka pendek                                 5        19.439.654.671                   -
 Piutang usaha                                           6
   Pihak ketiga, neto                                            278.379.858.578     263.567.597.755
   Pihak berelasi                                                  1.433.405.160       1.044.434.520
 Piutang lain-lain - pihak ketiga,
   neto                                                              318.845.898         364.414.846
 Persediaan, neto                                        7       193.416.958.784     185.993.361.107
 Pajak dibayar di muka                                               166.154.298                   -
 Biaya dibayar dimuka dan uang muka                                5.183.312.818       1.344.794.251

Total Aset Lancar                                                720.158.371.993     692.511.533.906

ASET TIDAK LANCAR
 Aset tetap, neto                                        8        92.637.820.405      94.030.426.880
 Piutang lain-lain jangka panjang                                     22.061.480          10.554.750
 Tagihan pajak                                           11        7.372.402.022       6.413.527.990
 Aset pajak tangguhan, neto                              11        4.487.704.062       4.334.388.392
 Aset tidak lancar lainnya                                         3.833.112.086       4.357.260.997

Total Aset Tidak Lancar                                          108.353.100.055     109.146.159.009

TOTAL ASET                                                       828.511.472.048     801.657.692.915




                 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
       bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                   1
Page 5
                                     PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                          Tanggal 31 Maret 2025
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                      31 Maret 2025       31 Desember
                                                        Catatan                               2024
Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas

Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank jangka pendek dan cerukan                    9          67.085.064.872      60.128.041.216
   Utang usaha                                            10
     Pihak ketiga                                                    147.949.870.134     145.156.644.370
     Pihak berelasi                                                                -                   -
   Utang lain-lain - pihak ketiga                                        424.111.691         698.859.268
   Utang pajak                                            11           5.533.426.042       3.285.107.845
   Beban masih harus dibayar                                           3.796.018.419       3.380.561.501
   Utang pembiayaan konsumen                              12             630.951.174         965.120.562
   Bagian lancar atas:
      Liabilitas sewa                                     14             853.080.568       1.137.440.758

Total Liabilitas Jangka Pendek                                       226.272.522.900     214.751.775.520

Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas imbalan kerja                               13          14.114.962.225      13.603.462.225
   Liabilitas sewa                                        14                       -                   -

Total Liabilitas Jangka Panjang                                       14.114.962.225      13.603.462.225

Total Liabilitas                                                     240.387.485.125     228.355.237.745




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
         bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                    2
Page 6
                                 PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                      Tanggal 31 Maret 2025
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan     31 Maret 2025       31 Desember
                                                                                          2024
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
     kepada Pemilik Entitas
     Induk
  Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham
     Modal dasar - 1.000.000.000 saham
     Modal ditempatkan dan disetor penuh
       306.338.500 saham                                15        30.633.850.000      30.633.850.000
  Tambahan modal disetor                                16         5.018.103.066       5.018.103.066
   Saldo laba
    Cadangan umum                                                 37.480.046.462      37.480.046.462
    Belum ditentukan penggunaannya                               514.900.754.375     500.084.264.932
  Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
   Pemilik Entitas Induk                                         588.032.753.903     573.216.264.460
  Kepentingan Nonpengendali                                           91.233.020          86.190.710

Total Ekuitas                                                    588.123.986.923     573.302.455.170


Total Liabilitas dan Ekuitas                                     828.511.472.048     801.657.692.915




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.



                                                  3
Page 7
                            PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                DAN ENTITAS ANAKNYA
      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2025
                    (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                   Catatan         31 Maret            31 Maret
                                                                    2025                2024

Penjualan neto                                          19      224.708.927.720     232.178.292.634

Beban pokok penjualan                                   20      192.010.000.241     200.751.573.112

Laba bruto                                                       32.698.927.479      31.426.719.522

   Beban penjualan dan distribusi                                (3.085.671.523)     (1.305.999.891)
   Beban umum dan administrasi                          21      (13.210.295.459)    (10.640.656.787)
   Pendapatan operasi lain                              22           962.455.140                   -
   Beban operasi lain                                   22         (344.732.480)       (651.664.628)

Laba usaha                                                       17.020.683.157      18.828.398.216

   Pendapatan keuangan                                  23        2.160.134.653        2.785.200.320
   Biaya keuangan                                       24        (777.643.463)        (908.306.936)


Laba sebelum pajak                                               18.403.174.347      20.705.291.600

Beban pajak penghasilan, neto                           11       (3.581.642.594)     (4.058.927.150)



Laba periode berjalan                                            14.821.531.753      16.646.364.450

Pendapatan komprehensif lain                                                   -                   -

Total pendapatan komprehensif periode
berjalan                                                         14.821.531.753      16.646.364.450




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                    4
Page 8
                           PT COLORPAK INDONESIA TBK
                               DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
               Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2025
                   (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                    Catatan         31 Maret            31 Maret
                                                                     2025                2024

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk                                         14.816.489.443       16.638.549.282
   Kepentingan nonpengendali                                          5.042.310            7.815.168

                                                                 14.821.531.753       16.646.364.450

Total pendapatan komprehensif periode berjalan
   yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                                         14.816.489.443       16.638.549.282
   Kepentingan nonpengendali                                          5.042.310            7.815.168

                                                                 14.821.531.753       16.646.364.450

Laba per saham yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas induk                         18                 48,37                54,31




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
         bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangankonsolidasian secara keseluruhan.



                                                    5
Page 9
                                                PT COLORPAK INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2025
                                                    (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
                                  Modal Saham -                                          Saldo Laba
                                   Ditempatkan            Tambahan
                                   dan Disetor              Modal            Cadangan         Belum Ditentukan                             Kepentingan     Total Ekuitas
                        Catatan       Penuh                Disetor            Umum             Penggunaannya             Sub-total        Nonpengendali

Saldo, 1 Januari 2024    15,16      30.633.850.000         5.018.103.066    34.860.788.020            485.150.799.684   555.663.540.770       63.439.052    555.726.979.822

Laba periode berjalan
                                                 -                     -                 -             16.638.549.282    16.638.549.282        7.815.168     16.646.364.450

Penghaslilan
komprehensif lain                                -                     -                 -                          -                 -                -                   -



Saldo, 31 Maret 2024     15,16      30.633.850.000         5.018.103.066    34.860.788.020            501.789.348.966   572.302.090.052       71.254.220    572.373.344.272


Saldo, 1 Januari 2025    15,16      30.633.850.000         5.018.103.066    37.480.046.462            500.084.264.932   573.216.264.460       86.190.710    573.302.455.170

Laba periode berjalan
                                                 -                     -                 -             14.816.489.443    14.816.489.443        5.042.310     14.821.531.753

Penghaslilan
komprehensif lain                                -                     -                 -                          -                 -                -                   -



Saldo, 31 Maret 2025     15,16      30.633.850.000         5.018.103.066    37.480.046.462            514.900.754.375   588.032.753.903       91.233.020    588.123.986.923



                                               catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                                                 6
Page 10
                                 PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                              LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                      Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                   31 Maret            31 Maret
                                                                    2025                2024

Arus Kas dan Aktivitas Operasi
     Penerimaan tunai dari pelanggan                            209.507.696.257      204.197.908.277
     Pembayaran tunai kepada pemasok                          (164.589.038.178)    (190.262.213.369)
     Pembayaran kepada karyawan                                (17.374.756.673)     (13.051.313.141)
     Pembayaran untuk beban usaha                              (10.526.507.398)      (1.690.679.337)

     Kas yang diperoleh (digunakan untuk) dari operasi           17.017.394.008        (806.297.570)
     Penerimaan bunga                                              2.160.134.653       2.785.200.320
     Penerimaan pengembalian pajak                                             -       2.009.422.758
     Pembayaran pajak                                            (2.445.514.098)     (5.965.711.648)
     Pembayaran bunga                                              (777.643.463)       (908.306.936)
     Penerimaan (Pembayaran) neto lain-lain                        2.493.258.189     (1.270.287.166)
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Operasi                                                          18.447.629.289      (4.155.980.242)

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
   Penambahan aset tetap                                          (435.554.871)      (2.335.027.900)
   Penerimaan atas penjualan aset tetap                             185.000.000                    -
   Penambahan investasi jangka pendek                          (19.439.654.671)                    -
   Penerimaan atas pencairan surat berharga                                   -      35.000.000.000
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Investasi                                                      (19.690.209.542)      32.664.972.100

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
   Pembayaran liabilitas sewa                                     (300.000.000)        (300.000.000)
   Pembayaran atas utang pembiayaan konsumen                      (334.169.388)                    -
   (Pembayaran atas) Penerimaan dari utang bank jangka
   pendek                                                      (16.500.000.000)      17.000.000.000
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan                                                      (17.134.169.388)      16.700.000.000

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                   (18.376.749.641)      45.208.991.858

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                   240.196.931.427     230.189.369.156

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                  221.820.181.786     275.398.361.014

                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                  7
Page 11
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan

     PT Colorpak Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia dalam rangka
     Penanaman Modal Asing (“PMA”) berdasarkan Akta Notaris Tegoeh Hartanto, S.H., No. 86 tanggal
     15 September 1988. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
     Surat Keputusan No. C2-10158.HT.01.01.TH.88 pada tanggal 7 November 1988 dan diumumkan
     dalam Berita Negara No. 38 Tambahan No. 1683 tanggal 11 Mei 1990.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
     sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 62 tanggal 26 Juli 2023,
     mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan dengan perubahan sebagian
     ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan untuk memenuhi ketentuan POJK Nomor.41/POJK.04/2022
     dan POJK Nomor.14/POJK.04/2022. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
     0097628 tanggal 27 Juli 2023.

     Perusahaan bergerak di bidang industri tinta, cat dan tinta cetak. Entitas Anak berusaha dalam
     bidang perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri.

     Kantor pusat dan pabrik Perusahaan berkedudukan di Jl. Industri II Blok F/7, Pasir Jaya, Jatiuwung,
     Tangerang, 15135.

     Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.

  b. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

     Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian,
     yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada tanggal 25 April
     2025.

  c. Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir

     Ink Color International Pte. Ltd., Singapura adalah entitas induk Perusahaan. Pacific Plas Pte. Ltd.,
     Singapura, adalah entitas induk terakhir Perusahaan.

  d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
     dan Disetor Penuh

     Aksi korporasi (“corporate action”) yang mempengaruhi modal saham yang diterbitkan sejak
     penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, adalah sebagai berikut:

                                                                                        Jumlah              Nilai
                                                                                   saham ditempatkan      nominal
           Tanggal                                  Keterangan                        dan beredar        per saham
     9 November 2001        Penawaran umum perdana 50.000.000 saham                         50.000.000          100
     30 November 2001       Pencatatan saham perdana dan Waran Seri I pada bursa
                              efek                                                         304.700.000          100
     23 November 2004       Pelaksanaan Waran Seri I ke saham biasa - 1.638.500
                              saham                                                        306.338.500          100
     6 November -           Perolehan saham tresuri - 2.128.000 saham                      304.210.500          100
         30 Desember 2013
     1 Januari -            Perolehan saham tresuri - 367.000 saham                        303.843.500          100
       5 Januari 2014
     19 Juni -              Penjualan kembali saham tresuri - 2.495.000 saham              306.338.500          100
       26 Juli 2017




                                                              8
Page 12
                                     PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                        DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                             (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
      dan Disetor Penuh (lanjutan)

        Pada tanggal 9 November 2001, Perusahaan memperoleh surat persetujuan No. S-278/PM/2001
        dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”, sekarang
        merupakan bagian dari Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”) untuk menawarkan 50.000.000 lembar
        saham dengan nilai nominal Rp100 per saham di bursa efek dengan harga penawaran Rp200 per
        saham.

        Selain itu, pada penawaran umum perdana tersebut, Perusahaan juga memberikan Waran Seri I
        (“Waran”) secara cuma-cuma, dengan rasio satu (1) Waran untuk setiap pemegang satu (1) saham
        baru. Waran tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru
        Perusahaan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 yang dapat dilaksanakan (“be exercised”)
        dalam periode tiga (3) tahun sejak tanggal 23 November 2001 hingga 23 November 2004.

        Seluruh saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

   e.   Struktur Perusahaan dan Entitas Anak

        Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan secara langsung pada tanggal 31 Maret 2025 dan
        31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:


          Entitas       Domisili    Permulaan       Kegiatan      Total Aset Sebelum eleminasi        Presentasi Kepemilikan
           Anak                      Operasi         Usaha                                                  Efektif (%)
                                    Komersial
                                                                      2025             2024             2025          2024
         PT Colorpak    Indonesia     2010          Perdagangan   239.174.905.293   219.809.567.263     99.90         99.90
         Flexible
         Indonesia




        Perusahaan dan Entitas Anak untuk selanjutnya disebut sebagai “Grup”.

   f.   Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025
        dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                       :                      Harris Pranatajaya
          Komisaris                             :                        Tjia Hwie Tjin
          Komisaris Independen                  :                         Didik Susilo

          Direksi
          Direktur Utama                        :                       Santoso Jiemy
          Direktur                              :                      Antoni Gunawan
          Direktur                              :                     Herlina Hatorangan




                                                        9
Page 13
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   f.   Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya (lanjutan)

          Komite Audit
          Ketua                           :                       Didik Susilo
          Anggota                         :                    Ardhini Baroto Rini
          Anggota                         :                       Mieke Tioe

        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024, jumlah beban kompensasi bruto
        bagi manajemen kunci Grup adalah sebagai berikut:

                                                          31 Maret 2025              31 Maret 2024
         Imbalan kerja karyawan jangka pendek                 5.528.040.000              3.778.200.000
         Imbalan pasca kerja                                  1.673.791.344              1.399.897.456
         Total kompensasi bruto yang dibayar kepada
         manajemen kunci                                      7.201.831.344              5.178.097.456

         Terdiri dari:
         Direksi dan komisaris                                4.874.320.000              3.302.400.000
         Manajemen kunci lainnya                              2.327.511.344              1.875.697.456
         Total                                                7.201.831.344              5.178.097.456

        Pada tanggal 31 Maret 2025, Grup memiliki karyawan tetap sejumlah 105 orang (2024: 105) (tidak
        diaudit).


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
   Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
   Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
   dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
   Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.
   KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
   Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.

   Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep
   akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang diungkapkan dalam catatan
   atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

   Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
   penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
   investasi dan pendanaan.

   Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan
   keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi seperti diungkapkan pada
   Catatan di bawah ini.

   Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan
   mempertahankan kelangsungan usaha.




                                                  10
Page 14
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Perubahan Kebijakan Akuntansi

   Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
   pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 sebagai
   berikut:

   a) Amandemen PSAK 201: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan

      Amandemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka
      pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
       hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,
       hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,
       klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk
        menangguhkan liabilitas, dan
       bahwa jika derivatif melekat dalam kewajiban yang dapat dikonversi dianggap sebagai instrumen
        ekuitas, ketentuan kewajiban ini tidak akan mempengaruhi klasifikasinya sebagai lancar atau
        tidak lancar

      Selain itu, entitas diwajibkan untuk mengungkapkan ketika kewajiban, yang timbul dari perjanjian
      pinjaman, diklasifikasikan sebagai tidak lancar dan hak entitas untuk menunda penyelesaian
      bergantung pada kepatuhan terhadap kovenan di masa depan dalam jangka waktu dua belas bulan.

      Amandemen ini tidak diharapkan akan memberikan dampak terhadap laporan keuangan
      konsolidasian Grup.

   b) Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik

      Amandemen ini menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
      kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-
      penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna
      yang dipertahankan.

      Amandemen ini tidak diharapkan akan memberikan dampak terhadap laporan keuangan
      konsolidasian Grup.

   c) Amandemen      PSAK 207        dan     PSAK 107: Pengaturan Pembiayaan Pemasok

      Amandemen ini mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan mensyaratkan
      pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
      pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan
      dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan
      eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.

      Amandemen ini tidak diharapkan akan memberikan dampak terhadap laporan keuangan
      konsolidasian Grup.




                                                11
Page 15
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Prinsip-prinsip Konsolidasian
   Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal
   31 Desember setiap tahun. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil
   variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
   hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.

   Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal
   berikut ini:
   i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
        mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
   ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
   iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
        hasil.

   Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
   mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka
   memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
   i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
   ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
   iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

  Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan
  adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas
  entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada
  saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
  anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
  tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

   Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas
   induk dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP
   yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk
   diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup.

   Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota
   Grup dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.

   Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
   hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu
   entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan
   komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi.
   Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.

   Klasifikasi Lancar dan tak Lancar

   Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
   klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
   i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
   ii) untuk diperdagangkan,
   iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal perlaporan, atau
   iv) kas dan setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya untuk melunasi suatu liabilitas dalam
        paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.



                                                   12
Page 16
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Klasifikasi Lancar dan tak Lancar (lanjutan)

   Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

   Suatu liabilitas disajikan lancar bila:
   i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
   ii) untuk diperdagangkan,
   iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
   iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
        tanggal pelaporan.

   Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

   Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas jangka panjang.

   Pengukuran Nilai Wajar

  Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diperoleh
  melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas
  (“UPK”) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada
  nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”).

  Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
  untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
  Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
  liabilitas terjadi di:
  •     pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
  •     dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
        liabilitas tersebut.

  Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

  Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
  menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
  kepentingan ekonomi terbaiknya.

  Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
  menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
  terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
  pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

  Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
  untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
  yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

  Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
  konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah
  yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:
  • Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
    yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
  • Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
    tidak langsung.
  • Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).


                                                     13
Page 17
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

  Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
  menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang
  atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
  pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

   Kas dan Setara Kas

   Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta
   deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera
   dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang
   tidak signifikan (Catatan 4).

  Transaksi dengan Pihak Berelasi

  Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 224.
  Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin
  tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

  Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
  yang relevan.

  Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam
  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.

   Instrumen Keuangan

  Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan
  liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain.

  Aset Keuangan

   Pengakuan dan Pengukuran Awal

   Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi,
   dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”). Piutang usaha yang
   tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara praktis,
   yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti diungkapkan pada catatan
   atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

   Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset
   keuangan harus menghasilkan arus kas yang SPPB dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut
   sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen.

   Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
   keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan
   dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.




                                                  14
Page 18
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Aset Keuangan (lanjutan)

   Pengukuran Selanjutnya

  Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
  i) Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
  ii) Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
       utang),
  iii) Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
       pelepasan (instrumen ekuitas), dan
  iv) NWLR

  Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
  keuangan seperti berikut ini:

  Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
  Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi
  berikut terpenuhi:
  i) Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
      mengumpulkan arus kas kontraktual;
  ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
      merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang.

  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
  menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan
  kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau
  diturunkan nilainya.

  Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas,
  piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang karyawan.

  Aset keuangan pada NWPKL (instrumen utang)
  Untuk instrumen utang yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi valuta asing, dan
  kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang
  sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai
  wajar yang tersisa diakui di PKL. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang
  diakui di PKL didaur ulang menjadi laba rugi.

  Instrumen utang Grup yang diukur pada NWPKL termasuk investasi pada instrumen pada surat
  berharga.




                                                 15
Page 19
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Aset Keuangan (lanjutan)

  Penghentian Pengakuan

  Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
  serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
  Grup) ketika:
  i. Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
  ii Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan
      kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada
      pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan
      secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki
      secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.

  Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah
  menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
  mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
  seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
  kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
  Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait
  diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.

  Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih
  rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup untuk
  membayar kembali.

  Penurunan nilai

  Grup mengakui penyisihan KKE untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan
  kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak
  dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup, yang didiskontokan dengan perkiraan
  SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki
  atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak.

  KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan
  awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
  dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan
  signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang
  diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang
  umurnya).

  Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup
  menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak
  menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
  KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan
  pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking)
  atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.




                                                  16
Page 20
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Aset Keuangan (lanjutan)

  Penurunan nilai (lanjutan)

  Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat satu tahun.
  Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal
  bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah
  kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang
  dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan
  arus kas kontraktual.

  Liabilitas Keuangan

  Pengakuan dan Pengukuran Awal

  Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
  NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai
  yang efektif, sesuai dengan kondisinya.

  Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas
  keuangan dilklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya
  transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

  Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar dan utang
  bank jangka pendek dan cerukan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
  diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR.

  Pengukuran Selanjutnya

  Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:

  Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)

  (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan Bunga

      Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
      perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
      bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
      liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
      pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.

      Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi
      dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat
      sebagai beban keuangan pada laba rugi.

  (ii) Utang dan Akrual

      Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek, biaya masih harus dibayar dan
      liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang
      kurang lebih sebesar nilai wajarnya.




                                                  17
Page 21
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Liabilitas Keuangan (lanjutan)

  Penghentian Pengakuan

  Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
  berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

  Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
  sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan
  tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai
  penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
  antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

  Saling Hapus Instrumen Keuangan

  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
  posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
  hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
  menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
  bersamaan.

   Surat Berharga

  Surat berharga diukur pada FVOCI disajikan sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang
  belum direalisasi dari surat berharga diukur pada FVOCI tercatat dalam ekuitas diakui sebagai
  penghasilan atau beban pada periode dimana surat berharga tersebut dijual. Jika diketahui adanya
  indikasi penurunan nilai yang sifatnya permanen, maka Perusahaan akan menyediakan cadangan
  penurunan nilai.

  Persediaan

  Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
  Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
  adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
  estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

  Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat
  sebagai berikut:
  •   Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian;
  •   Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan bagian
      proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak termasuk
      biaya pinjaman.

  Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
  hasil penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.

  Biaya Dibayar di Muka

  Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan
  disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.




                                                   18
Page 22
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Aset Tetap

   Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-
   biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
   diinginkan agar aset siap digunakan.

   Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi
   akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

   Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
   menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset-aset tersebut
   sebagai berikut:

                                                                              Tahun
   Bangunan dan penunjang                                                                         20
   Instalasi listrik                                                                              20
   Mesin                                                                                           5
   Kendaraan bermotor                                                                              5
   Inventaris pabrik                                                                               5
   Inventaris kantor                                                                               4

   Jumlah tercatat aset tetap direviu atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan keadaan
   yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.

   Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
   saat sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun
   pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan
   sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke dalam laba
   atau rugi untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

   Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun pelaporan dan
   disesuaikan secara prospektif jika diperlukan.

   Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban
   pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam
   penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang
   bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset
   tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap
   seperti diungkapkan di atas.

   Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran
   dan renovasi dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar
   kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal
   yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait.

   Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak
   Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar
   biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak
   atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat masa berlakunya selesai.

   Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB
   dan HP ditangguhkan dan diamortisasi yang lebih pendek antara umur hukum hak atas tanah dan umur
   ekonomi tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset Lainnya” pada laporan posisi keuangan
   konsolidasian.


                                                  19
Page 23
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Aset Tidak Lancar Lainnya

   Biaya-biaya tertentu, terutama terdiri atas biaya dan beban-beban lain yang mempunyai masa manfaat
   lebih dari satu tahun, sehubungan dengan biaya perolehan sistem perangkat lunak dan mesin,
   ditangguhkan dan diamortisasi selama masa manfaatnya masing-masing menggunakan metode garis
   lurus dan jumlah unit.

   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

   Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
   penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset
   takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan, atau
   goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal
   jumlah terpulihkan aset tersebut.

   Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
   wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali
   aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau
   kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka
   aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi
   sebesar jumlah terpulihkannya.

   Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
   menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu
   uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual,
   digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup
   menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan
   ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.

   Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah terdapat indikasi bahwa
   rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin
   telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset
   atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya dibalik hanya
   jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
   tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.

   Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi
   sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat yang telah
   ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk
   aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui pada laba atau rugi.
   Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
   mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
   selama sisa umur manfaatnya.

   Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap dan aset non-keuangan
   tidak lancar lainnya yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31
   Desember 2024.

   Imbalan Kerja Karyawan

   Grup mempunyai program dana pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi
   syarat.




                                                    20
Page 24
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan)

   Grup juga mencatat penyisihan manfaat tambahan selain program dana pensiun tersebut di atas untuk
   memenuhi dan menutup imbalan minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai
   dengan Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang dan Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
   Penyisihan tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode
   “Projected Unit Credit”.

   Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi
   keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
   penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
   rugi pada periode berikutnya.

   Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
   i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
   ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

   Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
   kerja. Grup mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan
   Administrasi” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
   i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas kurtailmen dan
       penyelesaian tidak rutin, dan
   ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

   Provisi

   Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
   akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
   arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
   kewajiban tersebut dapat dibuat.

   Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik
   yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak
   terjadi, maka provisi dibatalkan.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Grup menerapkan PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mensyaratkan
   pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut:
      Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
      Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
       dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
       pelanggan;
      Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
       suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
       pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel,
       maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
       diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
       estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak;




                                                    21
Page 25
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

   Grup menerapkan PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mensyaratkan
   pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut (lanjutan):
      Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
       berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
       dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
       diharapkan ditambah marjin;
      Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
       atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau
       jasa tersebut).

   Pendapatan dari penjualan barang diakui pada suatu titik waktu jika seluruh kondisi berikut terpenuhi:
      Grup telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli;
      Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang
       ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;
      jumlah pendapatan dapat diukur secara andal;
      kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
       dan
      biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur secara
       andal.

   Penghasilan/Beban Bunga

   Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
   beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu tingkat suku bunga digunakan
   mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau penerimaan arus kas di masa yang akan
   datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan, atau jika lebih sesuai, selama periode yang
   lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.

   Beban

   Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).

  Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

  Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Indonesia Rupiah
  (“Rupiah”) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata
  uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur menggunakan
  mata uang fungsional tersebut.

  Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku
  pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
  asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
  tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang
  timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun yang bersangkutan.

  Pada tanggal 31 Maret 2025, nilai tukar yang digunakan untuk 1 Dolar Amerika Serikat (“US$”) adalah
  sebesar Rp16.588 (31 Desember 2024: Rp16.162).

  Transaksi dalam mata uang asing selain Dolar AS adalah tidak signifikan.



                                                    22
Page 26
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Sewa

  Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila kontrak tersebut adalah, atau mengandung, sewa. Yaitu,
  bila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
  suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

  Grup sebagai Penyewa

  Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk
  sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Grup mengakui liabilitas sewa
  untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
  pendasar.

  Aset hak-guna

  Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar tersedia untuk
  digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
  penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
  hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang terjadi, dan
  pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap insentif sewa
  yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.

  Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan aset
  hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna dihitung
  menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk penurunan nilai.

  Liabilitas sewa

  Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran
  sewa yang harus dilakukan selama masa sewa.

  Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang secara wajar pasti
  dilaksanakan oleh Grup dan pembayaran pinalti untuk mengakhiri sewa, jika masa sewa merefleksikan
  adanya opsi dapat mengakhiri sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks
  atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya
  pembayaran tersebut.

  Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan Suku Bunga Pinjaman Inkremental
  (“SBPI”) pada tanggal permulaan sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat langsung
  ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan akresi
  bunga (atas efek diskonto) dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai
  tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan
  pembayaran sewa, atau perubahan penilaian atas opsi untuk membeli aset pendasar.

  Sewa jangka pendek dan sewa dengan aset bernilai rendah

  Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa yang jangka waktu
  sewanya pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
  permulaan dan tidak memiliki opsi beli). Grup juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa dengan
  aset bernilai rendah untuk sewa yang aset pendasarnya dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa
  untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode
  garis lurus selama masa sewa.




                                                 23
Page 27
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Biaya Pinjaman

  Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
  aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
  diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya lain yang
  ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

  Perpajakan

  Pajak Kini

  Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
  direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
  digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
  berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Grup beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena
  pajak.

  Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak
  dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

  Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos yang diakui secara langsung di ekuitas diakui dalam
  ekuitas dan bukan dalam laporan laba rugi. Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi yang
  diambil dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana peraturan
  perpajakan yang berlaku tunduk pada interpretasi dan menetapkan ketentuan yang sesuai.

  Sebagai tanggapan terhadap penerapan kerangka Pilar Dua Organisasi untuk Kerja Sama dan
  Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development atau "OECD"),
  pada tanggal 31 Desember 2024, Pemerintah Indonesia menerapkan kerangka Pilar Dua melalui
  Peraturan Menteri Keuangan No. 136/2024 (PMK 136/2024). Aturan model Pilar Dua sebagaimana
  diterapkan dalam PMK 136/2024 akan berlaku untuk tahun fiskal yang dimulai pada atau setelah tanggal
  1 Januari 2025. Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, Grup telah menerapkan
  amandemen PSAK 212: Pajak Penghasilan, yang memberikan pengecualian wajib sementara dari
  pengakuan atau pengungkapan pajak tangguhan terkait Pilar Dua.

  Pajak Tangguhan
  Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
  pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan
  pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.

  Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:
  i) liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari
      transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi
      laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak;
  ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya
      dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam
      waktu dekat.

  Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi
  rugi pajak belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga
  perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat
  dimanfaatkan, kecuali:
  i) jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang bukan
      transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi
      pajak; atau


                                                    24
Page 28
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Perpajakan (lanjutan)

  Pajak Tangguhan (lanjutan)

   ii) dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi pada entitas anak, aset pajak
       tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik
       dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer tersebut.

  Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan
  apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset
  pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak
  tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila
  besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
  berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan
  pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

  Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Item pajak
  tangguhan diakui sesuai dengan transaksi yang mendasarinya baik di PKL maupun secara langsung di
  ekuitas.

  Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika terdapat hak secara hukum untuk
  melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan
  dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Grup bermaksud untuk merealisasikan aset
  dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.

  Pajak Pertambahan Nilai

  Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN, kecuali:
   PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
     yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
     item beban-beban yang diterapkan; dan
   piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

  Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian
  dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Pajak Final

  Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
  dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

  Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 212: Pajak Penghasilan. Pajak
  penghasilan final Grup yang timbul dari pendapatan bunga dari rekening koran, deposito dan
  penghasilan sewa adalah tidak material, Grup memutuskan untuk menyajikan secara neto Pendapatan
  Keuangan dan Penghasilan Sewa setelah pajak.




                                                   25
Page 29
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Dividen

   Pembagian deviden kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan
   keuangan konsolidasian Grup pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham
   Perusahaan.

   Laba per Saham

   Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode
   yang bersangkutan.

   Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Maret
   2025.

   Saham Tresuri

   Instrumen ekuitas sendiri yang diperoleh kembali (saham tresuri) diakui pada harga perolehan kembali
   dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan, penjualan
   kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Grup. Selisih antara jumlah tercatat dan
   penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas.

   Informasi Segmen

   Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk dan jasa yang
   dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas
   kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada
   manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk
   mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.

   Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 29, termasuk faktor
   yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi
   segmen.

   Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif

   Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian
   Grup namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan
   standar-standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan
   dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Grup masih diestimasi pada tanggal 25
   April 2025:

   Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2025

   •   Amandemen PSAK 221: Kekurangan Ketertukaran

       Amandemen       tersebut        mengharuskan pengungkapan informasi yang memungkinkan
       pengguna laporan keuangan memahami dampak mata uang yang tidak dapat dipertukarkan dengan
       mata uang lain yang memengaruhi, atau diperkirakan akan memengaruhi, kinerja keuangan, posisi
       keuangan, dan arus kas entitas. Amandemen berlaku untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai
       pada atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan dini diperkenankan dimana entitas diharuskan
       mengungkapkan fakta tersebut.

       Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut terhadap pelaporan keuangan Grup.




                                                    26
Page 30
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)

   Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2025 (lanjutan)

   •   PSAK 117: Kontrak Asuransi

       Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak asuransi yang mencakup pengakuan dan
       pengukuran, penyajian dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK 117 akan menggantikan
       PSAK 104: Kontrak Asuransi. PSAK 117 berlaku untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, non-jiwa,
       asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang menerbitkannya, serta untuk jaminan
       dan instrumen keuangan tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa
       pengecualian ruang lingkup akan berlaku. Tujuan keseluruhan dari PSAK 117 adalah untuk
       menyediakan model akuntansi untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan konsisten untuk
       asuradur.

       PSAK 117 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari
       2025, dengan mensyaratkan angka komparatif. Penerapan dini diperkenankan bila entitas juga
       menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115 pada atau sebelum tanggal penerapan awal PSAK 117.
       Standar ini tidak diharapkan memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi
       untuk pertama kali.


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan,
   beban, aset dan liabilitas pada akhir tahun pelaporan.

   Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
   terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya.

   Pertimbangan

   Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
   yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
   konsolidasian:

  Penentuan Mata Uang Fungsional

  Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang yang paling
  mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan serta sumber
  pendanaan. Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi mendasar yang relevan, mata uang fungsional
  dan penyajian Grup adalah Indonesia Rupiah.

  Tagihan Pajak

  Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah
  jumlah yang tercatat dalam akun tagihan pajak penghasilan dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor
  Pajak. Nilai tercatat atas tagihan pajak penghasilan Grup diungkapkan dalam Catatan 11.




                                                   27
Page 31
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Perpajakan

   Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
   jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa
   depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
   usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan pertimbangan
   apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Nilai tercatat neto utang pajak penghasilan badan diungkapkan dalam Catatan 11.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
   memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
   tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
   yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi dan asumsi mengenai
   perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
   Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

   Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha

   Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang
   disederhanakan dari KKE. Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan
   lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen
   pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.

   Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan
   penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika
   prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan
   memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada
   sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal
   pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi
   berwawasan ke depan dianalisis.

   Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi
   dan KKE, adalah estmasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
   kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili
   tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.

   Penjelasan lebih lanjut atas piutang usaha diungkapkan dalam Catatan 6.

   Program Pensiun dan Imbalan Kerja

   Pengukuran liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
   aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain,
   tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat
   kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari
   penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui secara langsung pada laporan posisi
   keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui PKL dalam periode terjadinya.



                                                     28
Page 32
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

   Program Pensiun dan Imbalan Kerja (lanjutan)

   Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
   pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi
   secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
   Penjelasan lebih rinci atas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 13.

   Penyisihan atas Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan

   Penyisihan atas penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
   situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga
   jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan
   dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang yang mempengaruhi jumlah
   yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci mengenai persediaan diungkapkan dalam Catatan 7.
   Aset Pajak Tangguhan

   Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
   kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
   digunakan. Estimasi signifikan digunakan oleh manajemen dalam menentukan jumlah aset pajak
   tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan
   strategi perencanaan pajak masa depan.

   Pada tanggal 31 Maret 2025, manajemen berpendapat bahwa seluruh perbedaan temporer yang dapat
   dikurangkan dapat direalisasi seluruhnya sehingga aset pajak tangguhan diakui. Penjelasan lebih rinci
   diungkapkan dalam Catatan 11.

   Penyusutan Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
   sampai dengan 20 tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri Grup
   menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
   mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa
   depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci atas aset tetap diungkapkan dalam Catatan 8.


4. KAS DAN SETARA KAS
  Akun ini terdiri dari:
                                                            31 Maret 2025          31 Desember 2024
    Kas                                                          145.888.335              137.106.173

    Bank
    Rekening Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)                         14.517.060.029            20.255.125.562
      The Hongkong and Shanghai Banking
          Corporation, Limited, cabang Jakarta
          (“HSBC”)                                                 83.075.917               169.122.437
      PT Bank Permata Tbk (“Permata”)                             222.889.946               222.989.946
      PT Bank CIMB Niaga                                           10.710.000                10.850.000
      PT Bank UOB Indonesia (“UOB”)                                48.247.366                         -



                                                    29
Page 33
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

                                                                31 Maret 2025               31 Desember 2024
      Rekening Dolar AS
         BCA                                                         12.813.167.207                4.248.071.960
         Permata                                                        340.501.212                  332.473.997
         HSBC                                                         1.551.152.174                2.736.134.476
      Rekening Yuan
         BCA                                                             87.489.600                  85.056.876
      Sub-total                                                      29.674.293.451              28.059.825.254

      Deposito Berjangka
      Rekening Rupiah
        PT Bank INA Perdana Tbk ("INA")                            192.000.000.000              212.000.000.000
        Permata                                                                  -                            -

      Total                                                        221.820.181.786              240.196.931.427

     Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-
     masing bank. Pada tanggal 31 Maret 2025 tingkat suku bunga tahunan deposito berjangka dalam mata
     uang Rupiah berkisar antara 6,00% sampai 6,25% (31 Desember 2024: antara 6,00% sampai 6,25%).

     Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
     ditempatkan pada pihak-pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.


5. INVESTASI JANGKA PENDEK

     Pada tahun 2025, Group mempunyai investasi jangka pendek pada pasar uang dengan rincian sebagai
     berikut:

                                                                       Jumlah                      Lembar saham
                                                            31 Maret 2025     31 Desember   31 Maret 2025    31 Desember
                                                                                  2024                           2024
      PT Bank Central Asia                                   19.439.654.671         -            2.200.000        -




6.   PIUTANG USAHA

     Akun ini merupakan piutang atas penjualan lokal dengan rincian sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2025               31 Desember 2024
      Pihak berelasi (Catatan 27)
      Dalam Rupiah                                                    1.433.405.160                1.044.434.520
      Pihak ketiga
      Dalam Rupiah                                                 278.829.401.507              264.017.140.684
      Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian -
        pihak ketiga                                                   (449.542.929)                (449.542.929)

      Sub-total                                                    278.379.858.578              263.567.597.755

      Neto                                                         279.813.263.738              264.612.032.275




                                                    30
Page 34
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 2 dan
     27.

     Piutang usaha tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran selama 30 sampai
     dengan 90 hari.

     Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                             31 Maret 2025           31 Desember 2024
      Umur Piutang Usaha
      Lancar dan tidak mengalami penurunan nilai               156.598.404.150          139.101.351.660
      Telah jatuh tempo namun tidak mengalami
          penurunan nilai:
          1 - 30 hari                                           53.566.327.324           65.819.534.023
          31 - 60 hari                                          33.116.799.064           35.162.926.851
          Lebih dari 60 hari                                    36.531.733.200           24.528.219.741
       Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai
          Lebih dari 60 hari                                       449.542.929              449.542.929
       Total                                                   280.262.806.667          265.061.575.204
      Penyisihan atas penurunan nilai secara individual -
         pihak ketiga                                            (449.542.929)            (449.542.929)
      Neto                                                     279.813.263.738          264.612.032.275


     Analisis mutasi saldo penyisihan atas penurunan nilai adalah sebagai berikut:
                                                             31 Maret 2025           31 December 2024
      Saldo awal tahun                                            449.542.929               439.853.466
      Penyisihan                                                            -                 9.689.463
      Pemulihan                                                             -                         -
      Saldo akhir tahun                                           449.542.929               449.542.929


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen
     berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian dari penurunan nilai piutang tersebut.

     Catatan 25 mengenai risiko kredit piutang usaha mengungkapkan bagaimana Grup mengelola kualitas
     kredit piutang usaha.

     Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, piutang usaha Perusahaan sebesar US$2.000.000
     (masing-masing setara dengan Rp33.176.000.000 dan Rp32.324.000.000) digunakan sebagai jaminan
     atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan piutang usaha Entitas Anak sebesar US$2.000.000 (masing-
     masing setara dengan Rp33.176.000.000 dan Rp32.324.000.000) digunakan sebagai jaminan fasilitas
     pinjaman dari BCA (Catatan 9).




                                                     31
Page 35
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN
  Akun ini terdiri dari:

                                                               31 Maret 2025             31 Desember 2024
   Barang jadi (Catatan 20)                                       89.422.145.859              75.093.432.580
   Barang dalam proses (Catatan 20)                                9.777.941.346               9.854.274.028
   Bahan baku                                                     94.874.653.507              99.460.676.755
   Lain-lain                                                         865.475.029                 921.524.741
   Sub-total                                                    194.940.215.741              185.329.908.104
   Barang dalam perjalanan                                                     -               2.186.709.960
   Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan
       Persediaan                                                 (1.523.256.957)                (1.523.256.957)
   Neto                                                          193.416.958.784                185.993.361.107

  Analisis mutasi saldo penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan adalah sebagai
  berikut:
                                                               31 Maret 2025             31 December 2024
   Saldo awal tahun                                              (1.523.256.957)             (1.618.901.877)
   Pemulihan                                                                   -                 773.527.189
   Penyisihan                                                                  -               (677.882.269)
   Saldo akhir tahun                                             (1.523.256.957)             (1.523.256.957)

  Pemulihan penyisihan atas penurunan nilai pasar persediaan tersebut di atas diakui karena terjualnya
  barang jadi terkait kepada pihak ketiga.

  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal
  pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup
  kemungkinan kerugian dari penurunan nilai pasar dan keusangan.
  Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan Perusahaan sebesar US$1.000.000
  (masing-masing setara dengan Rp16.588.000.000 dan Rp16.162.000.000) digunakan sebagai jaminan
  atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan persediaan Entitas Anak sebesar Rp10.000.000.000 digunakan
  sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari BCA (Catatan 9).
  Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
  pertanggungan sebesar US$12.710.000 atau setara dengan Rp210.833.480.000 dan
  Rp205.419.020.000 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Manajemen
  berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
  persediaan yang dipertanggungkan.


8. ASET TETAP
                                                               31 Maret 2025
                            Saldo awal        Penambahan       Pengurangan      Reklasifikasi        Saldo akhir
  Biaya Perolehan
   Tanah                    56.984.051.379                 -                -                   -    56.984.051.379
   Bangunan dan sarana
       penunjang            53.174.871.914                -                 -                   -    53.174.871.914
   Mesin                    88.781.317.499                -                 -                   -    88.781.317.499
   Kendaraan bermotor       14.857.331.917       18.697.000      472.880.159                    -    14.403.148.758
   Inventaris pabrik        37.165.216.345      308.220.360                 -                   -    37.473.436.705
   Inventaris kantor         5.882.864.751      108.637.511                 -                   -     5.991.502.262
   Aset dalam konstruksi                  -               -                 -                   -                  -
   Total Biaya Perolehan   256.845.653.805      435.554.871      472.880.159                    -   256.808.328.517
   Aset hak guna             3.415.583.657                -                -                    -     3.415.583.657
   Total Biaya Perolehan   260.261.237.462      435.554.871      472.880.159                    -   260.223.912.174




                                                     32
Page 36
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                31 Maret 2025
                             Saldo awal        Penambahan       Pengurangan     Reklasifikasi        Saldo akhir
   Akumulasi penyusutan
    Bangunan dan sarana
        penunjang            26.255.604.265      616.433.664                -                   -    26.872.037.929
    Mesin                    87.479.013.681      159.548.667                -                   -    87.638.562.348
    Kendaraan bermotor       10.170.414.166      426.369.189      472.880.159                   -    10.123.903.196
    Inventaris pabrik        34.331.950.145      319.666.659                -                   -    34.651.616.804
    Inventaris kantor         5.686.036.496       29.195.210                -                   -     5.715.231.706
    Total Akumulasi
        Penyusutan          163.923.018.753    1.551.213.389      472.880.159                   -   165.001.351.983
    Aset hak guna             2.307.791.829      276.947.957                -                   -     2.584.739.786
    Total Akumulasi
       Penyusutan           166.230.810.582    1.828.161.346      472.880.159                   -   167.586.091.769
    Nilai buku neto          94.030.426.880                                                          92.637.820.405

                                                                31 Maret 2024
                             Saldo awal        Penambahan       Pengurangan     Reklasifikasi        Saldo akhir
   Biaya Perolehan
    Tanah                    56.984.051.379                 -               -                   -    56.984.051.379
    Bangunan dan sarana
        penunjang            53.174.871.914                -                -                   -    53.174.871.914
    Mesin                    88.781.317.499                -                -                   -    88.781.317.499
    Kendaraan bermotor       12.840.648.159    1.840.000.000                -                   -    14.680.648.159
    Inventaris pabrik        35.632.744.570      473.427.900                -                   -    36.106.172.470
    Inventaris kantor         5.791.261.354       21.600.000                -                   -     5.812.861.354
    Aset dalam konstruksi                  -               -                -                   -                  -
    Total Biaya Perolehan   253.204.894.875    2.335.027.900                -                   -   255.539.922.775
    Aset hak guna             3.415.583.657                -                -                   -     3.415.583.657
    Total Biaya Perolehan   256.620.478.532    2.335.027.900                -                   -   258.955.506.432

   Akumulasi penyusutan
    Bangunan dan sarana
        penunjang            23.798.036.269      626.641.994                -                        24.424.678.263
    Mesin                    85.683.064.942      467.515.785                -                   -    86.150.580.727
    Kendaraan bermotor       10.125.274.319      355.762.071                -                   -    10.481.036.390
    Inventaris pabrik        32.899.181.883      343.902.734                -                   -    33.243.084.617
    Inventaris kantor         5.585.782.858       25.627.823                -                   -     5.611.410.681
    Total Akumulasi
        Penyusutan          158.091.340.271    1.819.450.407                -                   -   159.910.790.678
    Aset hak guna             1.200.000.000      276.947.957                -                   -     1.476.947.957
    Total Akumulasi
       Penyusutan           159.291.340.271    2.096.398.364                -                   -   161.387.738.635
    Nilai buku neto          97.329.138.261                                                          97.567.767.797

   Penyusutan dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:

                                                                31 Maret 2025               31 Maret 2024
    Beban pokok penjualan                                             972.362.256               1.312.732.114
    Beban umum dan administrasi (Catatan 21)                          855.799.090                 783.666.250
    Total                                                           1.828.161.346               2.096.398.364

   Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih
   digunakan adalah sebesar Rp131.381.311.825. Aset tetap tersebut terutama terdiri atas bangunan dan
   sarana penunjang, instalasi listrik, mesin, kendaraan bermotor, inventaris pabrik dan inventaris kantor.




                                                     33
Page 37
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. ASET TETAP (lanjutan)

   Perusahaan memiliki Hak Guna Bangunan (“HGB”) No. 218 dan 284 atas dua bidang tanah yang
   berlokasi di Jatiuwung dengan luas masing-masing 6.920 meter persegi dan 6.205 meter persegi. HGB
   No. 218 akan berakhir pada tahun 2037 dan HGB No. 284 akan berakhir pada tahun 2031. Selain itu,
   Perusahaan juga memiliki HGB No. 1642 atas tanah yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur dengan luas
   tanah 12.009 meter persegi hingga tahun 2025. Pada tanggal 14 Oktober 2016, Perusahaan
   memperoleh empat bidang tanah dalam bentuk HGB yang terletak di Gresik, Jawa Timur dengan luas
   tanah sejumlah 8.875 meter persegi yang akan jatuh tempo hingga tahun 2032, 2038 dan 2041.

   Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat
   jatuh tempo.

   Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kecurian dan risiko lainnya dengan nilai
   pertanggungan sebesar 12.800.000 atau setara dengan Rp212.326.400.000 dan Rp206.873.600.000
   pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Manajemen menilai jumlah pertanggungan tersebut
   cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut.

   Berdasarkan analisis manajemen, tidak terdapat peristiwa dan keadaan yang mengindikasikan
   penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.


9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN
   Akun ini terdiri dari:
                                                            31 Maret 2025         31 Desember 2024
       BCA
          Kredit modal kerja                                   31.500.000.000          48.000.000.000
          Cerukan                                               9.540.537.530                       -
          Omnibus letter of credit                             24.237.117.342           2.826.005.349
       HSBC - letter of credit                                              -           9.302.035.867
       Permata
          Letter of credit                                      1.807.410.000                        -
       Total                                                   67.085.064.872           60.128.041.216

   BCA

   Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dan Letter of Credit (“LC”) dari BCA, yang juga
   dapat digunakan oleh Entitas Anak, sebagai berikut:

   •      Fasilitas kredit lokal (“cerukan”) sebesar Rp50.000.000.000 yang digunakan untuk modal kerja;
   •      Fasilitas kredit multi fasilitas (“KMF”) sebesar US$16.000.000 dengan sublimit untuk LC sebesar
          US$12.000.000 dan fasilitas kredit modal kerja (“time revolving loan” sebesar Rp108,000,000,000
          (dapat ditarik dalam Dolar AS sebesar US$4,000,000);
   •      Fasilitas forward line sebesar US$10.000.000 yang digunakan untuk lindung nilai.

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Entitas Anak masing-masing
   sebesar Rp10.000.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 1 Juni
   2025.

   Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu,
   memperoleh persetujuan dari BCA untuk menjaminkan aset tetap, memberikan jaminan dan
   memberikan pinjaman kepada pihak lain.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
   pinjaman tersebut.


                                                    34
Page 38
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)

  Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebagai berikut:
    Mata Uang                                              31 Maret 2025         31 Desember 2024
    Dolar AS                                                          6,25%                  6,25%
    Rupiah                                                            7,50%                  7,50%

  HSBC

  Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari HSBC yang juga dapat digunakan oleh Entitas Anak.

  Fasilitas maksimum LC yang diberikan adalah sebesar US$10.000.000, dengan kombinasi jumlah
  maksimum sebagai berikut:
  Kredit Berdokumen                                    US$10.000.000
  Kredit Berdokumen dengan Pembayaran Tertunda         US$10.000.000
  Pinjaman Impor                                       US$10.000.000
  Bank Garansi                                         US$ 500.000
  Pembiayaan Pemasok                                   US$10.000.000

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Perusahaan masing-masing
   sebesar US$1.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut diperpanjang setiap tahun akan jatuh
   tempo pada tanggal 1 Juni 2025.

   Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 5,75% pada tahun 2025 dan 2024.

   Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, mempertahankan rasio
   keuangan tertentu, mempertahankan kepemilikan saham mayoritas keluarga Pranatajaya pada Pacific
   Plas Pte. Ltd., Singapura, baik secara langsung atau tidak langsung, dan mendapat persetujuan tertulis
   dari HSBC sehubungan dengan perolehan fasilitas kredit atau pinjaman baru dan penjaminan aset atau
   pendapatan Perusahaan.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Grup belum menggunakan fasilitas pinjaman Bank
   Garansi dan Pembiayaan Pemasok.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
   pinjaman tersebut.

   Permata

   Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari Permata sebesar US$8.000.000 yang dapat juga digunakan
   oleh Entitas Anak.

   Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan dalam mata uang Rupiah sebesar 7,95% dan dalam
   mata uang Dolar AS sebesar 5,00% pada tahun 2025 dan 2025. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo
   pada tanggal 26 November 2025.

   Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk menyerahkan seluruh rekening koran di bank lain
   secara triwulanan, menyampaikan laporan keuangan inhouse secara triwulanan, mempertahankan
   kepemilikan saham mayoritas PT Colorpak Flexible Indonesia dan an negative pledge atas aset tetap
   Grup.

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan corporate guarantee dari Entitas Anak dan negative pledge
   atas persediaan Grup.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
   pinjaman tersebut.


                                                  35
Page 39
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. UTANG USAHA

  Akun ini merupakan liabilitas Grup atas pembelian bahan baku dari para pemasok:
                                                         31 Maret 2025         31 Desember 2024
   Pihak ketiga
      Dalam Dolar AS (Catatan 28)                          80.527.713.871            75.739.662.209
      Dalam Rupiah                                         66.997.727.660            65.161.391.704
      Dalam Yuan (Catatan 28)                                 424.428.603             4.255.590.457
      Dalam Euro (Catatan 28)                                           -                         -
      Dalam Swiss Franc (Catatan 28)                                    -                         -
   Sub-total                                              147.949.870.134           145.156.644.370
   Pihak berelasi (Catatan 27)
      Dalam Dollar Australia (Catatan 28)                               -                         -
      Dalam Yuan (Catatan 28)                                           -                         -
   Sub-total                                                            -                         -
   Total                                                  147.949.870.134           145.156.644.370
  Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 27.
  Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                         31 Maret 2025         31 Desember 2024
   Umur Utang Usaha
   Lancar                                                 135.123.674.992           118.591.011.947
   Jatuh tempo :
       1 - 30 hari                                         12.656.210.630            20.217.835.585
       31 - 60 hari                                           169.984.512             6.347.796.838
       Lebih dari 60 hari                                               -                         -
    Total                                                 147.949.870.134           145.156.644.370
  Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara
  30 sampai dengan 90 hari.


11. PERPAJAKAN
  a. Utang pajak
                                                         31 Maret 2025         31 Desember 2024
      Perusahaan
      Pajak penghasilan
        Pasal 4 (2)                                                      -                        -
        Pasal 21                                             1.099.568.594               79.183.986
        Pasal 23                                                31.133.082               11.907.095
        Pasal 25                                                         -                        -
        Pasal 26                                                         -                        -
        Pasal 29                                             2.755.132.783            1.244.037.838
      Pajak lainnya                                                      -                        -
      PPN                                                    1.250.145.084            1.252.041.802




                                                 36
Page 40
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)
   a. Utang pajak (lanjutan)

                                                     31 Maret 2025        31 Desember 2024
       Entitas Anak
       Pajak penghasilan
          Pasal 4(2)                                       120.193.875              31.600.000
          Pasal 21                                         159.840.671            (24.805.712)
          Pasal 23                                         117.411.953              25.283.152
          Pasal 25                                                   -                       -
       PPN                                                           -            665.859.684
       Total                                             5.533.426.042          3.285.107.845

   Pada tanggal 31 Desember 2024, CFI memiliki kelebihan pembayaran PPH 21 sebesar Rp24.805.712
   yang akan dikompensasi untuk masa pajak berikutnya.

   b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

                                                     31 Maret 2025          31 Maret 2024
       Beban pajak penghasilan - kini:
         Perusahaan                                     (2.258.451.470)       (1.917.047.100)
         Entitas Anak                                   (1.476.506.794)       (2.249.906.772)

       Manfaat (beban) pajak penghasilan –
         tangguhan
        Perusahaan                                           98.128.683            95.398.722
        Entitas Anak                                         55.186.987            12.628.000
       Beban Pajak Penghasilan, Neto                    (3.581.642.594)       (4.058.927.150)


       Pajak Penghasilan Badan
         Kini                                           (3.734.958.264)       (4.166.953.872)
         Tangguhan                                          153.315.670           108.026.722

       Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
        pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
        Konsolidasian                                   (3.581.642.594)       (4.058.927.150)




                                              37
Page 41
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c. Rekonsiliasi Fiskal (lanjutan)

      Rekonsiliasi antara laba Perusahaan sebelum pajak dengan laba kena pajak Perusahaan adalah
      sebagai berikut:

                                                           31 Maret 2025          31 Maret 2024
       Laba sebelum pajak Perusahaan                          11.939.544.562         10.652.844.588

       Beda temporer:
       Penyusutan                                               (38.504.590)          (128.490.814)
       Imbalan kerja karyawan                                   430.000.000             400.000.000
       Persediaan                                                          -                      -
       Penurunan nilai piutang usaha                                       -                      -
       Aset lainnya                                               54.544.058            162.121.366

       Beda Tetap:
       Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
         tujuan pajak                                            37.153.912             412.066.807
       Pendapatan yang telah dikenakan pajak
         penghasilan bersifat final                          (2.157.049.442)         (2.784.691.494)
       Laba Kena Pajak – Perusahaan                          10.265.688.500            8.713.850.453

       Beban pajak kini (dalam Rupiah):                      (2.258.451.470)         (1.917.047.100)

       Pajak penghasilan dibayar di muka-Perusahaan
       Pasal 22                                                 747.356.525             692.422.600
       Pasal 25                                                           -           2.151.435.777
       Tagihan (Utang) pajak penghasilan –
       Perusahaan                                            (1.511.094.945)            926.811.277

       Rincian tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak adalah sebagai berikut:

        Tahun                                              31 Maret 2025       31 Desember 2024
        Perusahaan
           Pajak Penghasilan Badan tahun:
           2024                                                            -                       -
           2022                                                            -                       -

        Entitas Anak
            Pajak    Penghasilan       Badan      tahun:

            2025                                                958.874.032                       -
            2024                                              3.314.935.920           3.314.935.920
            2023                                              3.098.592.070           3.098.592.070

        Total                                                 7.372.402.022           6.413.527.990




                                                   38
Page 42
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Rekonsiliasi Tarif Pajak Efektif

        Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan, yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
        berlaku atas laba komersial sebelum pajak dan beban pajak penghasilan, seperti yang tercantum
        dalam laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                           31 Maret 2025            31 Maret 2024
         Laba sebelum pajak                                   18.403.174.347           20.705.291.600

        Beban pajak penghasilan sesuai dengan tarif
           pajak yang berlaku                                 (4.048.698.357)          (4.555.164.151)
        Pengaruh pajak atas:
          Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
             tujuan pajak                                         (8.173.861)            (116.507.069)
          Pendapatan yang telah dikenakan pajak
             penghasilan bersifat final                          475.229.624              612.744.070
        Pengaruh atas perbedaan tariff pajak                               -                        -
        Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
          pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
          Konsolidasian                                       (3.581.642.594)          (4.058.927.150)

   e. Tarif Pajak Penghasilan Badan

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia menandatangani UU No.7/2021
        tentang “Harmonisasi Peraturan Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, tarif pajak penghasilan
        badan sebagai berikut:
        a) Sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur dalam
           Perppu No.1 Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020).
        b) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
           diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan
           tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
           dari tarif pada butir a di atas.

   f.   Pajak tangguhan
        Pengaruh pajak atas perbedaan temporer antara pelaporan komersial dan pajak dihitung
        menggunakan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:

                                                           31 Maret 2025            31 Maret 2024
         Manfaat (beban) pajak tangguhan
         Perusahaan
         Imbalan kerja karyawan                                   94.600.000                88.000.000
         Aset tetap                                               (8.471.010)             (28.267.978)
         Penyisihan penurunan nilai piutang usaha                           -                        -
         Persediaan                                                         -                        -
         Aset tidak lancar lainnya                                11.999.693                35.666.700

         Entitas Anak
         Imbalan kerja                                            17.930.000               12.628.000
         Sewa                                                     (1.630.692)                       -
         Aset tidak lancar lainnya                                38.887.679                        -
         Jumlah manfaat pajak tangguhan                          153.315.670              108.026.722




                                                    39
Page 43
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   f.   Pajak tangguhan (lanjutan)
                                                           31 Maret 2025         31 Desember 2024
         Perusahaan
         Imbalan kerja                                         2.769.110.857            2.674.510.857
         Persediaan                                              250.772.974              250.772.974
         Aset tetap                                              725.007.927              733.478.937
         Piutang usaha                                           127.891.939              127.891.939
         Aset tidak lancar lainnya                             (193.903.871)            (205.903.564)
         Sub-total                                             3.678.879.826            3.580.751.143

         Entitas Anak
         Imbalan kerja                                           336.180.829              318.250.829
         Piutang usaha                                            66.407.763               66.407.763
         Liabilitas sewa                                           4.892.073                6.522.765
         Aset tidak lancar lainnya                               317.000.013              278.112.334
         Persediaan                                               84.343.558               84.343.558
         Jumlah Aset Pajak Tangguhan, Neto                     4.487.704.062            4.334.388.392

   g. Surat Ketetapan Pajak
        Perusahaan
        Pada bulan Januari 2024, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar
        pajak penghasilan badan untuk tahun fiskal 2022 sebesar Rp2.051.211.580 dari klaim Perusahaan
        sebesar Rp2.176.399.940. Perusahaan juga menerima surat tagihan pajak atas Pajak Penghasilan
        Pasal 21 untuk periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp405.041, surat ketetapan pajak kurang
        bayar atas Pajak Penghasilan 23 untuk periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp19.714.587 dan
        surat ketetapan pajak kurang bayar atas Pajak Penghasilan untuk periode fiskal Januari-Desember
        2022 sebesar Rp21.669.194 Perusahaan menyetujui ketetapan tersebut dan menerima
        pengembalian sejumlah Rp2.009.422.758 pada tanggal 2 Februari 2024, setelah dikurangi dengan
        kurang bayar tersebut yang dicatat sebagai bagian dari “Beban operasi lain” dan “Beban pajak
        penghasilan” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
        Pada bulan Mei 2023, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
        penghasilan badan untuk tahun fiskal 2021 sebesar Rp2.160.823.430 dari klaim Perusahaan
        sebesar Rp2.282.976.450. Perusahaan juga menerima surat ketetapan pajak atas kurang bayar atas
        Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Januari-Desember 2021 sebesar Rp57.942.494,
        surat tagihan pajak atas Pajak Penghasilan untuk periode fiskal April 2020 sebesar Rp3.669.524.
        Perusahaan menyetujui ketetapan tersebut dan menerima pengembalian sejumlah
        Rp2.099.211.412 pada tanggal 15 Mei 2023, setelah dikurangi dengan kurang bayar tersebut yang
        dicatat sebagai bagian dari “Beban operasi lain” dan “Beban pajak penghasilan” pada laporan laba
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

        Entitas Anak
        Pada bulan April 2024, CFI menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
        penghasilan badan untuk tahun fiskal 2022 sebesar Rp9.463.522.630 dari klaim Perusahaan
        sebesar Rp9.491.162.770. CFI juga menerima surat ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak
        Penghasilan Pasal 23 untuk periode fiskal Februari 2022 sebesar Rp5.549.408, surat ketetapan
        pajak atas kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 23 untuk periode fiskal Juni 2022 sebesar
        Rp133.958.371 dan surat ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 23 untuk
        periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp433.713. CFI menyetujui ketetapan tersebut dan
        menerima pengembalian sejumlah Rp9.323.581.138 pada tanggal 25 April 2024, setelah dikurangi
        dengan kurang bayar tersebut yang dicatat sebagai bagian dari “Beban operasi lain” dan “Beban
        pajak penghasilan” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.


                                                  40
Page 44
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   h. Pajak Penghasilan Pilar Dua

      Berbagai negara telah memberlakukan atau bermaksud memberlakukan undang-undang
      perpajakan untuk mematuhi aturan model Pilar Dua, termasuk Indonesia (Catatan 2). Grup berada
      dalam lingkup PMK 136/2024, yang tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian 2024
      tetapi mungkin akan mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian Grup mulai 1 Januari 2025 dan
      seterusnya.

      PMK 136/2024 menerapkan mekanisme perpajakan baru yang mensyaratkan Perusahaan
      Multinasional ("PMN") untuk membayar pajak tambahan di suatu yurisdiksi ketika tarif pajak efektif,
      yang ditentukan berdasarkan yurisdiksi menurut aturan Pilar Dua, lebih rendah dari tarif minimum
      15%. PMK 136/2024 menetapkan mekanisme untuk menentukan entitas mana (atau entitas-entitas
      mana) dalam Grup PMN yang harus menerapkan pajak tambahan tersebut dan porsi pajak yang
      dibebankan kepada setiap entitas terkait.

      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Grup telah menerapkan amandemen
      PSAK 212: Pajak Penghasilan, yang memberikan pengecualian wajib sementara dari pengakuan
      atau pengungkapan pajak tangguhan terkait aturan Pilar Dua sehingga tidak ada dampak terhadap
      laporan keuangan konsolidasian 2024. Dampak masa depan dari aturan Pilar Dua untuk Grup masih
      dalam tahap.


12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

                                                          31 Maret 2025          31 Desember 2024
       PT BCA Finance                                          630.951.174              965.120.562
       Dikurangi bagian lancar                                  630.951.174               965.120.562

       Bagian jangka panjang                                                -                         -


      Perusahaan mengadakan perjanjian kredit pembiayaan dengan PT BCA Finance untuk pembelian
      kendaraan. Utang akan dilunasi melalui angsuran bulanan selama 12 (dua belas) bulan dan dibebani
      suku bunga tahunan tertentu.




                                                  41
Page 45
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Pada tahun 2020, Perusahaan mengikuti Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (“PPUKP”)
   pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) AIA Financial, yang pendiriannya telah disetujui oleh
   Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No: KEP-097/KM.17/2000 tanggal 15
   Maret 2000, untuk beberapa karyawan tertentu Perusahaan yang memenuhi syarat. Beban pensiun
   yang dibayarkan kepada AIA Financial sebesar Rp360.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 disajikan sebagai bagian dari akun “Beban Pokok Penjualan” dan “Beban Umum
   dan Administrasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   Selain mempunyai program pensiun untuk karyawan yang memenuhi syarat, Grup juga mencatat
   penyisihan imbalan kerja untuk memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk dibayar kepada
   karyawan tetap yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-undang Penciptaan Lapangan
   Kerja No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”, UUCK).

   Pada tanggal 31 Desember 2024, Grup mencatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja berdasarkan
   perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh KKA Arya Bagiastra, aktuaris independen, dalam laporannya
   tertanggal 14 Maret 2025, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

   Perhitungan dilakukan dengan menggunakan asumsi-asumsi dasar sebagai berikut:

                                                                               31 Desember 2024
    Tingkat diskonto                                                                 7,12% - 7,14%
    Tingkat kenaikan gaji                                                                   10,00%
    Umur pensiun                                                                           55 tahun
    Tingkat kematian                                                                         TMI-IV
    Tingkat kecacatan                                                               5% dari tingkat
                                                                                          mortalitas
    Tingkat pengunduran                                                               Usia pegawai
        diri karyawan                                                               0-39 tahun, 5%
                                                                                   40-44 tahun, 3%
                                                                                   45-49 tahun, 2%
                                                                                   50-54 tahun, 1%
                                                                                     >55 tahun, 0%
   Liabilitas imbalan kerja karyawan

                                                         31 Maret 2025          31 Desember 2024
    Nilai kini kewajiban                                    15.390.103.191          14.878.603.191
    Nilai wajar as et program                              (1.275.140.966)          (1.275.140.966)
    Liabilitas neto                                         14.114.962.225          13.603.462.225




                                                 42
Page 46
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Perubahan dalam nilai kini kewajiban imbalan kerja:

                                                           31 Maret 2025             31 Desember 2024
    Saldo awal                                                14.878.603.191             13.713.630.225

    Perubahan yang dibebankan ke laba rugi
     Biaya jasa kini                                             511.500.000              1.655.290.085
     Beban bunga                                                           -                897.707.509
     Biaya jasa lalu                                                       -                          -
    Imbalan yang dibayarkan                                                -              (498.292.500)

    Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto
     Kerugian (keuntungan) actuarial yang timbul dari:
        Pengaruh perubahan asumsi keuangan                                   -             (422.506.849)
        Perubahan asumsi demografik                                          -                         -
        Penyesuaian pengalaman                                               -             (467.225.279)

    Saldo akhir                                               15.390.103.191             14.878.603.191
   Perubahan dalam nilai wajar aset program PPUKP pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai
   berikut:
                                                                                          Jumlah
    Nilai wajar aset program penyesuaian 1 Jan                                            1.332.264.136
    Imbal hasil aset program                                                                  68.747.277
    Kontribusi program pensiun                                                               360.000.000
    Pembayaran imbalan dari aset program                                                   (498.292.500)
    Kerugian aktuaria                                                                         12.422.053

                                                                                          1.275.140.966

   Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan posisi keuangan

                                                           31 Maret 2025             31 Desember 2024
    Saldo awal                                                13.603.462.225             12.381.366.089
    Pembayaran imbalan                                                     -                           -
    Kontribusi program pension                                             -               (360.000.000)
    Beban (pendapatan) imbalan kerja karyawan                    511.500.000              2.484.250.317
    Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
    karyawan                                                                 -             (902.154.181)
    Aset - penyesuaian                                                       -                         -

    Saldo akhir                                               14.114.962.225             13.603.462.225

   Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan kerja
   per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                  Kenaikan/          (Penurunan)/Kenaikan Liabilitas imbalan kerja
     Asumsi Utama                (Penurunan)                           Neto/

    Tingkat diskonto tahunan           1%/(1%)                 (1.087.019.583)/1.224.416.935
    Kenaikan gaji tahunan              1%/(1%)                 1.175.043.272/(1.065.729.691)




                                                   43
Page 47
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah
   sebagai berikut:
                                                                                      Jumlah
    Dalam 12 bulan mendatang                                                          3.149.840.750
    Antara 1 sampai 5 tahun                                                           1.745.137.472
    Antara 5 sampai 10 tahun                                                         20.627.213.592
    Diatas 10 tahun                                                                 115.231.758.841
    Total                                                                           140.753.950.655


14. LIABILITAS SEWA

   Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa:

                                                             31 Maret 2025       31 Desember 2024
    Saldo awal                                                   1.137.440.758         2.215.583.657
    Penambahan                                                               -                     -
    Pembayaran                                                   (284.360.190)       (1.078.142.899)
    Sub-total                                                      853.080.568         1.137.440.758

    Dikurangi bagian lancar                                       853.080.568         1.137.440.758

    Bagian Jangka Panjang                                                    -                      -

   Analisis jatuh tempo liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

                                                             31 Maret 2025       31 Desember 2024

    Dalam 1 tahun                                                 853.080.568         1.137.440.758
    Dalam 1 - 2 tahun                                                       -                     -

    Total                                                         853.080.568         1.137.440.758




                                                    44
Page 48
                              PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                 DAN ENTITAS ANAKNYA
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                      (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. MODAL SAHAM

  Pemegang saham Perusahaan dan besarnya kepemilikan pada tanggal 31 Maret 2025 dan
  31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                            Saham
                                         Ditempatkan
                                         dan Disetor        Persentase
           Pemegang Saham                   Penuh           Kepemilikan             Jumlah
   Ink Color International Pte.Ltd.       156.230.000          51,00%              15.623.000.000
   PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘)          22.755.300          7,43%               2.275.530.000
   Chandra Natalie Widjaja                  20.364.500          6,65%               2.036.450.000
   Masyarakat (dengan
      kepemilikan
      masing-masing di bawah 5%)           106.988.700          34,92%             10.698.870.000
                                           306.338.500         100,00%             30.633.850.000

  Saham Tresuri

  Pada tahun 2013, para pemegang saham menyetujui rencana pembelian kembali saham Perusahaan
  guna meningkatkan nilai pemegang saham, dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal 4 Oktober 2013
  sampai dengan 5 Januari 2014, dengan pembelian maksimum sebesar Rp6.000.000.000 atau 20% dari
  seluruh modal saham ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.

  Sehubungan dengan hal itu, Perusahaan telah membeli kembali sebanyak 2.495.000 saham dengan
  harga perolehan sejumlah Rp1.433.113.852. Pada tahun 2017, Perusahaan telah menjual kembali
  seluruh saham tresuri sebanyak 2.495.000 saham dengan penerimaan neto sebesar Rp2.571.986.319.
  Selisih antara nilai perolehan dari dengan penerimaan sebesar Rp1.138.872.467 dicatat sebagai bagian
  dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 16).

  Pengelolaan Modal

  Grup menjadikan total ekuitas sebagai modal. Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk
  memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai
  bagi pemegang saham.




                                                45
Page 49
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. MODAL SAHAM (lanjutan)

   Pengelolaan Modal (lanjutan)

   Perusahaan dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu oleh
   perjanjian pinjaman. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah dipenuhi oleh Grup pada tanggal
   31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Selain itu, Grup juga dipersyaratkan oleh Undang-undang
   Perseroan Terbatas Tahun 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham
   ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan
   tersebut akan dipertimbangkan oleh Grup dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
   berikutnya.

   Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi
   ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan
   pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang saham atau
   menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan tujuan, kebijakan maupun proses pada tahun yang
   berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.

   Kebijakan Grup adalah mempertahankan rasio modal kerja dan struktur permodalan yang sehat untuk
   mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.


16. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:

    Agio saham yang berasal dari penawaran umum perdana                                 5.000.000.000
    Dikurangi biaya emisi saham                                                       (1.371.944.401)
                                                                                        3.628.055.599

    Agio saham yang berasal dari konversi waran                                          245.775.000
    Selisih kurs atas modal disetor                                                        5.400.000
    Penjualan kembali saham tresuri                                                    1.138.872.467
    Total                                                                              5.018.103.066

   Agio Saham
   Penawaran Umum Perdana
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 50.000.000 saham yang dikeluarkan pada penawaran
   umum saham perdana, setelah dikurangi biaya emisi saham (Catatan 1).
   Konversi Waran
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 1.638.500 lembar saham yang diterbitkan dalam rangka
   pelaksanaan waran (Catatan 1).
   Selisih Kurs atas Modal Disetor
   Selisih kurs berasal dari selisih kurs valuta asing yang timbul dari modal saham yang ditempatkan dan
   disetor penuh.

   Penjualan kembali saham tresuri
   Selisih antara nilai perolehan dari 2.495.000 saham yang diperoleh kembali dengan penerimaan dari
   penjualannya (Catatan 16).




                                                  46
Page 50
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 25 Juni 2024, yang risalahnya
  telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 44 tertanggal 25 Juni 2024 dari Notaris Leolin Jayayanti, S.H.,
  para pemegang saham menyetujui, antara lain:
  i.    Penambahan cadangan umum atas saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya sebesar
        Rp2.619.258.442 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024; dan
  ii.   Pembagian dividen kas sebesar Rp39.288.876.633 atau setara dengan Rp128,25 per saham yang
        berasal dari laba Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
  Dividen kas yang diumumkan dan disetujui pada tahun 2024 telah dibayar seluruhnya oleh Perusahaan
  pada bulan Juli 2024.


18. LABA PER SAHAM
  Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut:
                                                   Laba Tahun
                                                  Berjalan yang
                                                      dapat
                                                  Diatribusikan      Jumlah Rata-rata
                                                 kepada Pemilik        Tertimbang
                                                  Entitas Induk          Saham          Laba per Saham


   31 Maret 2025                                    14.816.489.443        306.338.500             48,37


   31 Maret 2024                                    16.638.549.282        306.338.500             54,31

  Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Maret
  2025 dan 31 Desember 2024.


19. PENJUALAN NETO

  Rincian penjualan neto adalah sebagai berikut :
                                                                  31 Maret 2025         31 Maret 2024
   Pihak ketiga                                                   222.416.051.720       230.240.412.634
   Pihak berelasi (Catatan 27)                                      2.292.876.000         1.937.880.000
   Jumlah Penjualan Neto                                          224.708.927.720       232.178.292.634

  Pada periode yang berakhir tanggal 31 Maret 2025 dan 2024, tidak ada penjualan neto yang melebihi
  10%.




                                                    47
Page 51
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. BEBAN POKOK PENJUALAN
  Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                          31 Maret 2025        31 Maret 2024
   Pemakaian bahan baku dan bahan penolong                   83.082.370.656       75.164.862.433
   Beban pabrikasi                                            3.454.036.516        3.777.317.227
   Gaji, upah dan tunjangan                                   7.414.080.601        6.335.713.301
   Total Beban Produksi                                      93.950.487.773       85.277.892.961
   Barang dalam proses (Catatan 7)
       Awal tahun                                             9.854.274.028         9.347.511.148
       Akhir tahun                                          (9.777.941.346)       (8.595.391.216)
   Beban Pokok Produksi                                     94.026.820.455        86.030.012.893
   Barang jadi
       Awal tahun (Catatan 7)                                75.093.432.580       66.997.990.512
       Pembelian                                           112.311.893.065      127.215.181.217
       Akhir tahun (Catatan 7)                             (89.422.145.859)     (79.491.611.510)
   Beban Pokok Penjualan                                   192.010.000.241      200.751.573.112

  Pada periode yang berakhir tanggal 31 Maret 2025 dan 2024, terdapat pembelian kepada pihak ketiga
  dengan jumlah pembeliannya melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing sebesar
  Rp73.402.881.584 dan Rp93.741.047.487.


21. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

  Akun ini terdiri dari :
                                                          31 Maret 2025        31 Maret 2024
   Gaji, tunjangan dan lembur                                 5.611.305.290        5.158.146.840
   Bonus dan THR                                              4.349.370.782        1.557.453.000
   Penyusutan aset tetap (Catatan 8)                            855.799.090          783.666.250
   Perjalanan dinas                                             481.494.912          443.850.098
   Lain-lain                                                  1.912.325.385        2.697.540.599
   Total                                                     13.210.295.459       10.640.656.787


22. PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAIN
  Rincian pendapatan dan beban operasi lain adalah sebagai berikut:
                                                          31 Maret 2025        31 Maret 2024
   Pendapatan operasi lain
   Laba selisih kurs                                           792.788.473                      -
   Lain-lain                                                   169.666.667                      -
   Total Pendapatan Operasi                                    962.455.140                      -

   Beban operasi lain
   Rugi selisih kurs, neto                                               -           202.559.738
   Lain-lain                                                   344.732.480           449.104.890
   Total Beban Operasi Lain                                    344.732.480           651.664.628




                                                48
Page 52
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. PENGHASILAN KEUANGAN

  Peenghasilan keuangan merupakan penghasilan bunga atas rekening bank.


24. BEBAN KEUANGAN

  Beban keuangan merupakan beban bunga atas utang bank jangka pendek dan cerukan.


25. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko suku bunga, risiko mata uang, risiko kredit
  dan risiko likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko
  tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:

  Risiko Suku Bunga

  Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen
  keuangan yang berfluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Eksposur Grup terhadap
  perubahan suku bunga pasar terkait pada utang jangka pendek dan jangka panjang.

  Grup didanai dengan utang yang dikenai bunga. Oleh karena itu, eksposur Grup tertentu terhadap risiko
  pasar untuk perubahan tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan liabilitas dengan bunga.
  Kebijakan Perusahaan dan Entitas Anak adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling
  menguntungkan tanpa meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu dengan mengendalikan
  beban bunga dengan menggunakan kombinasi antara pinjaman dengan tingkat suku bunga tetap dan
  mengambang.

  Pada tanggal 31 Desember 2024, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang
  jangka pendek lebih tinggi/lebih rendah 50 basis poin, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak
  berubah, maka laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  2024 akan lebih rendah/lebih tinggi sebesar Rp393.876.338.

  Risiko Mata Uang

  Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Grup terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter
  yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.

  Grup menyadari adanya risiko pasar yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Untuk
  mengurangi dampak perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap aset dan liabilitas tersebut, jika
  memungkinkan, Grup selalu mengupayakan aset dan liabilitas signifikan dalam mata uang asing yang
  dimiliki entitas yang bersangkutan bernilai seimbang. Untuk mencapai tujuan tersebut, tidak tertutup
  kemungkinan untuk dilakukannya transaksi lindung nilai.

  Pada tanggal 31 Desember 2024, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Rupiah terhadap
  Dolar AS menguat/melemah sebesar 10%, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka
  laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 akan lebih
  tinggi/lebih rendah sebesar Rp8.181.143.720, terutama sebagai akibat dari keuntungan/kerugian selisih
  kurs atas penjabaran kas dan setara kas, utang usaha dan utang bank jangka pendek dalam Dolar AS.

  Grup tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju nilai tukar mata uang asing.




                                                  49
Page 53
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  Risiko Kredit

  Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau
  pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat
  secara signifikan. Grup mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah
  risiko yang dapat diterima untuk pelanggan secara individual dan memantau eksposur terkait dengan
  batasan-batasan tersebut.

  Grup melakukan hubungan usaha dengan pihak yang diakui dan kredibel. Grup memiliki kebijakan untuk
  semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui prosedur verifikasi
  kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko
  piutang tidak tertagih.

  Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan yang mencakup kas dan setara kas,
  investasi jangka pendek dalam bentuk deposito, eksposur Grup terhadap risiko kredit yang dihadapi
  timbul karena wanprestasi dari counterparty. Grup memiliki risiko kredit terpusat dari penempatan kas
  dan setara kas, sebesar 88,26% dari total kas dan setara kas yang ditempatkan pada satu bank.

  Grup memiliki kebijakan untuk tidak menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit
  tinggi dan hanya menempatkan investasinya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi.

  Risiko Likuiditas

  Risiko likuiditas merupakan risiko disaat posisi arus kas Grup menunjukan nilai arus kas jangka pendek
  tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan nilai pengeluaran jangka pendek.

  Kebutuhan likuiditas Grup timbul dari kebutuhan dalam membiayai kegiatan operasional Grup.

  Pada dasarnya, di dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan bank
  yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi
  arus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal
  jatuh tempo utang jangka pendek maupun jangka panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar
  keuangan untuk mengambil inisiatif penggalangan dana. Kegiatan ini dapat meliputi utang bank,
  penerbitan surat utang ataupun ekuitas di pasar modal.

  Tabel berikut menyajikan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup pada tahun yang berakhir 31 Maret
  2025 dan 31 Desember 2024 berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto:

                                                                      Dalam waktu 1
                                               Dalam waktu 1 tahun   sampai dengan 5
                                Total                                     tahun        Lebih dari 5 tahun
    Pada tanggal 31 Maret
       2025
    Utang bank jangka
        pendek dan cerukan    67.085.064.872       67.085.064.872                  -                    -
    Utang usaha
       Pihak ketiga          147.949.870.134      147.949.870.134                  -                    -
   Utang lain-lain - pihak
       ketiga                   424.111.691           424.111.691                  -                    -
    Beban masih harus
       dibayar                 3.796.018.419        3.796.018.419                  -                    -
    Utang pembiayaan
       konsumen                 630.951.174           630.951.174                  -                    -
    Liabilitas sewa             853.080.568           853.080.568                  -                    -




                                                      50
Page 54
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                      Dalam waktu 1
                                               Dalam waktu 1 tahun   sampai dengan 5
                                Total                                     tahun         Lebih dari 5 tahun
   Pada tanggal 31
      Desember 2024
   Utang bank jangka
       pendek dan cerukan     60.128.041.216       60.128.041.216                  -                     -
   Utang usaha
      Pihak ketiga           145.156.644.370      145.156.644.370                  -                     -
   Utang lain-lain - pihak
      ketiga                    698.859.268           698.859.268                  -                     -
   Beban masih harus
      dibayar                  3.380.561.501        3.380.561.501                  -                     -
   Utang pembiayaan
      konsumen                   965.120.562          965.120.562                  -                     -
   Liabilitas sewa             1.137.440.758        1.137.440.758                  -                     -

  Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan

  Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
  lebih sebesar nilai wajarnya.

                              1 Januari             Arus Kas         Mata Uang Asing        31 Maret
   2025
   Utang bank jangka
      pendek                  48.000.000.000      (16.500.000.000)                 -       31.500.000.000

   2024
   Utang bank jangka
      pendek                  11.000.000.000       17.000.000.000                  -       28.000.000.000



26. INSTRUMEN KEUANGAN
  Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
  lebih sebesar nilai wajarnya.

  Nilai tercatat untuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain,
  utang bank jangka pendek dan cerukan dan beban masih harus dibayar mendekati nilai wajarnya karena
  bersifat jangka pendek. Nilai tercatat utang jangka panjang dengan suku bunga mengambang mendekati
  nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai tercatat piutang karyawan jangka panjang
  tidak dikenakan bunga disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.




                                                      51
Page 55
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


27. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

  Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi usaha dengan pihak berelasi. Transaksi usaha
  dengan pihak berelasi ditentukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

  Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:

                                        Jumlah                    Persentase Terhadap Total Penjualan
                                                                                 Neto
                           Entitas dengan                         Entitas dengan
                           Pengendalian      Pihak Berelasi        Pengendalian       Pihak Berelasi
                              Bersama           Lainnya              Bersama             Lainnya
   31 Maret 2025
   Penjualan barang jadi                -        2.292.876.000                  -                 1,02
   31 Maret 2024
   Penjualan barang jadi                -        1.937.880.000                  -                 0,83

                                        Jumlah                     Persentase Terhadap Total Beban
                                                                            Pokok Penjualan
                           Entitas dengan                         Entitas dengan
                           Pengendalian      Pihak Berelasi       Pengendalian         Pihak Berelasi
                              Bersama           Lainnya              Bersama              Lainnya
   31 Maret 2025
   Pembelian bahan
     baku                               -                     -                 -                       -
   31 Maret 2024
   Pembelian bahan
     baku                               -                     -                 -                       -

                                        Jumlah                      Persentase Terhadap Total Aset
                           Entitas dengan    Pihak Berelasi       Entitas dengan       Pihak Berelasi
                           Pengendalian         Lainnya           Pengendalian            Lainnya
                              Bersama                                Bersama
   31 Maret 2025
   Piutang usaha                        -        1.433.405.160                  -                 0,17
   31 Desember 2024
   Piutang usaha                        -        1.044.434.520                  -                 0,13

                                        Jumlah                    Persentase Terhadap Total Liabilitas
                           Entitas dengan                         Entitas dengan
                           Pengendalian      Pihak Berelasi       Pengendalian         Pihak Berelasi
                              Bersama           Lainnya              Bersama              Lainnya
   31 Maret 2025
   Utang usaha                          -                     -                 -                       -
   31 Desember 2024
   Utang usaha                          -                     -                 -                       -




                                                   52
Page 56
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

  Pada tanggal 31 Maret 2025, Grup memiliki aset dan liabilitas moneter yang signifikan dalam mata uang
  asing, dengan nilai pada tanggal pelaporan dan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
  adalah sebagai berikut:

                                                                                          25 April 2025
                                                                                            (Tanggal
                                                                      31 Maret 2025       Penyelesaian
                                                                        (Tanggal            Laporan
                                               Mata Uang Asing         Pelaporan)          Keuangan)
   Aset
   Kas dan bank
      Dalam Dolar Amerika Serikat                           890.215     14.766.892.889     15.030.396.645
      Dalam Dolar Singapura                                     536          6.650.591          6.894.571
      Dalam Yuan Cina                                        41.712         95.260.254         96.524.767
      Dalam Thailand Bath                                    15.228          7.441.467          7.673.770
      Dalam Euro                                                350          6.262.428          6.725.194

   Total Aset dalam Mata Uang Asing                                     14.882.507.629     15.148.214.947

   Liabilitas
   Utang bank jangka pendek dan cerukan
       Dalam Dolar Amerika Serikat                        1.514.572     25.123.723.374     25.572.036.740
       Dalam Cina Yuan                                      403.201        920.803.968        933.027.003

   Utang usaha
      Dalam Dolar Amerika Serikat                         4.854.576     80.527.713.871     81.964.668.496
      Dalam Cina Yuan                                       185.848        424.428.603        430.062.599

      Total Liabilitas dalam Mata Uang Asing                            106.996.669.816   108.899.794.838

      Liabilitas Neto dalam Mata Uang
      Asing                                                              92.114.162.187    93.751.579.891



  Apabila aset moneter neto dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2025, dijabarkan ke dalam
  mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal 25 April 2025, maka liabilitas moneter neto
  akan mengalami kenaikan sebesar Rp1.637.417.704.




                                                     53
Page 57
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. INFORMASI SEGMEN

  Sesuai dengan PSAK No. 5 (Revisi 2009), “Segmen Operasi”, informasi segmen di bawah ini dilaporkan
  berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen
  usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.

  Grup mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi empat (4) divisi, yaitu:
   Divisi Gravure
   Divisi Film
   Divisi Adhesive
   Divisi Coating

  Segmen Operasi

  Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan
  keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan
  laba atau rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan
  konsolidasian. Namun, pendanaan Grup (termasuk biaya pendanaan dan pendapatan pendanaan) dan
  pajak penghasilan dikelola secara grup dan tidak dialokasikan kepada segmen operasi.

  Harga transfer antar entitas hukum dan antar segmen diatur dengan cara yang serupa dengan transaksi
  dengan pihak ketiga.

  Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan
  dengan segmen operasi Grup:

  a. Laba segmen

     31 Maret 2025      Gravure            Film           Adhesive             Coating          Jumlah
   Penjualan neto
   Penjualan kepada
   pelanggan
   eksternal          110.243.233.655   43.461.038.828     66.169.397.722      4.835.257.515   224.708.927.720
   Laba usaha
   segmen               8.350.425.456    3.291.976.777      5.012.032.075       366.248.849     17.020.683.157
   Pendapatan
   keuangan                                                                                      2.160.134.653
   Biaya keuangan                                                                                (777.643.463)
   Laba sebelum
   pajak                                                                                        18.403.174.347
   Laba periode
   berjalan                                                                                     14.821.531.753
   Informasi
   segmen lainnya
   Pengeluaran
   modal                                                                                          435.554.871
   Penyusutan
   dan
   amortisasi                                                                                    1.828.161.346




                                                   54
Page 58
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   a. Laba segmen (lanjutan)

     31 Maret 2024       Gravure            Film          Adhesive          Coating             Jumlah
   Penjualan neto
   Penjualan kepada
   pelanggan
   eksternal           100.918.066.438   59.958.045.328    66.173.111.966    5.129.068.902    232.178.292.634
   Laba usaha
   segmen                8.183.906.947    4.862.271.752     5.366.279.893     415.939.624      18.828.398.216
   Pendapatan
   keuangan                                                                                     2.785.200.320
   Beban keuangan                                                                               (908.306.936)
   Laba sebelum
   pajak                                                                                       20.705.291.600
   Laba periode
   berjalan                                                                                    16.646.364.450
   Informasi
   segmen lainnya
   Pengeluaran
   modal                                                                                        2.335.027.900
   Penyusutan
   dan
   amortisasi                                                                                   2.096.398.364

       b. Aset dan liabilitas segmen

     31 Maret 2025       Gravure            Film          Adhesive          Coating            Jumlah
   Aset
   Aset segmen         249.396.495.414   87.037.342.933   128.017.254.900    8.779.129.275   473.230.222.522
   Aset tidak dapat
   dialokasi                                                                                 355.281.249.526
   Total Aset                                                                                828.511.472.048

   Liabilitas
   Liabilitas segmen    71.204.919.470   56.503.056.087    76.904.051.424    882.370.495     205.494.397.476
   Liabilitas tidak
   dapat dialokasi                                                                           34.893.087.649
   Total Liabilitas                                                                          240.387.485.125

     31 Desember         Gravure            Film          Adhesive          Coating            Jumlah
          2024
   Aset
   Aset segmen         243.887.194.174   90.575.773.229   108.495.535.542   7.646.890.437    450.605.393.382
   Aset tidak dapat
   dialokasi                                                                                 351.052.299.533
   Total Aset                                                                                801.657.692.915

   Liabilitas
   Liabilitas segmen    76.414.254.595   58.924.914.910    69.885.077.913     60.438.168     205.284.685.586
   Liabilitas tidak
   dapat dialokasi                                                                            23.070.552.159
   Total Liabilitas                                                                          228.355.237.745


   Semua penjualan Grup adalah untuk pelanggan domestik. Seluruh aset non-keuangan Grup berada di
   Indonesia.




                                                    55

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.26 MB
Published30 Apr 2025
Pages58
Characters189,052
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 39 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org COLORPAK INDONESIA Tbk p.1 ×174
linked person Santoso Jiemy p.2 ×2
linked person Tjia Hwie Tjin p.12
linked org Bank Central Asia Tbk p.32 ×4
linked org Bank Permata Tbk p.32 ×2
linked org PT Bank CIMB Niaga p.32
linked org PT Bank UOB Indonesia p.32
linked org Bank INA Perdana Tbk p.33 ×2
linked org Dana Pensiun p.45
linked org Bukit Jaya p.48
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12
possible org Bursa Efek Indonesia p.12
unresolved person Dire · Director p.2
unresolved org PT Colorpok p.2
unresolved person Akta Notaris Tegoeh Hartanto p.11
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Akta Notaris Leolin Jayayanti p.11 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved org Entitas Induk Terakhir Ink Color International Pte. Ltd. p.11
unresolved org Perusahaan. Pacific Plas Pte. Ltd. p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.12
unresolved org BAPEPAM-LK p.12 ×2
unresolved org PT Colorpak p.12
unresolved org Bank Indonesia p.25
unresolved org Menteri Keuangan p.27
unresolved org Shanghai Banking Corporation p.32
unresolved org Bank Garansi p.38 ×2
unresolved org Pacific Plas Pte. Ltd. p.38
unresolved org PT Colorpak Flexible Indonesia p.38
unresolved org Kini p.40
unresolved org PT BCA Finance p.44 ×2
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan p.45
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.45
unresolved org Ink Color International Pte.Ltd. p.48
unresolved org PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘) p.48
unresolved org PT Bukit Jaya Semesta p.48
unresolved — Chandra Natalie Widjaja p.48 ×2
unresolved — masing-masing di bawah 5%) p.48

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-I-CLPI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result