Back to announcement
Report Q1 DATA - Indonesia Final SPD.pdf
Financial statement Text extracted DATASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 58
Page 1
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Interim
31 Maret 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
Dan Untuk periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
(Dengan Angka Perbandingan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit))
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Laporan posisi keuangan konsolidasian 1-3
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian 4
Laporan perubahan ekuitas konsolidasian 5
Laporan arus kas konsolidasian 6
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian 7 - 55
Page 3
Page 4
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Maret 2025 31 Desember 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas 2d,2m,2n,4,34 20.191.018.507 12.232.029.244
Piutang usaha
Pihak ketiga 2n,5,34 14.930.159.386 13.362.289.620
Pihak berelasi 2j,2n,5,33,34 2.006.382.911 2.135.074.394
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 2n,6,34 18.645.770.000 277.000.000
Pajak dibayar dimuka 2l,19a 778.323.203 715.436.662
Persediaan 2e,7 87.734.533.783 67.992.377.284
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 2f,8 16.958.978.337 8.929.327.212
Total Aset Lancar 161.245.166.127 105.643.534.416
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2l,19d 1.951.326.366 1.951.326.366
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 2n,6,34 2.090.186.416 2.386.037.138
Aset tetap 2h,10 277.189.260.589 238.985.401.024
Aset hak guna 2q,11 29.610.245.846 30.625.151.531
Aset tidak lancar lainnya 2n,9,34 1.753.023.953 1.612.948.445
Total Aset Tidak Lancar 312.594.043.170 275.560.864.504
TOTAL ASET 473.839.209.297 381.204.398.920
1
Page 5
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Maret 2025 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank 2n,12,34 59.502.908.148 14.275.592.845
Utang usaha - pihak ketiga 2n,13,34 32.250.819.660 17.307.863.802
Beban akrual 2n,14,34 8.808.897.043 6.947.264.704
Utang pajak 2l,19b 25.004.854.306 22.376.498.573
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 2n,2q,17,34 2.061.497.341 2.789.422.111
Liabilitas sewa 2n,2q,16,34 3.046.506.941 9.554.060.121
Total Liabilitas Jangka Pendek 130.675.483.439 73.250.702.156
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain
Pihak ketiga 2m,15 129.728.771 762.955.856
Pihak berelasi 2j,2n,15,33,34 32.482.940.713 32.457.940.713
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 2n,2q,17,34 1.215.742.145 1.293.412.050
Liabilitas sewa 2n,2q,16,34 7.067.156.814 7.067.156.814
Liabilitas imbalan kerja 2p,18 3.299.100.099 3.299.100.099
Total Liabilitas Jangka Panjang 44.194.668.542 44.880.565.532
Total Liabilitas 174.870.151.981 118.131.267.688
2
Page 6
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Maret 2025 31 Desember 2024
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham 20 68.750.000.000 68.750.000.000
Tambahan modal disetor 21 56.857.515.587 56.857.515.587
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 22 2.000.000.000 2.000.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 22 137.181.041.278 123.480.274.813
Penghasilan komprehensif lain
Pengukuran kembali imbalan kerja 2p,23 120.684.881 120.684.881
Subtotal 264.909.241.746 251.208.475.281
Kepentingan nonpengendali 24 34.059.815.570 11.864.655.951
Total Ekuitas 298.969.057.316 263.073.131.232
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 473.839.209.297 381.204.398.920
3
Page 7
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Maret 2025 31 Maret 2024
PENDAPATAN 2k,25 86.394.572.595 78.334.987.807
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2k,26 27.398.026.091 27.677.165.579
LABA BRUTO 58.996.546.504 50.657.822.228
Beban penjualan 2k,27 (9.299.412.011) (7.308.177.514)
Beban umum dan administrasi 2k,28 (30.902.000.376) (22.928.699.508)
Penghasilan keuangan 2k,29 48.547.666 24.353.822
Beban keuangan 2k,30 (530.109.500) (728.956.403)
Penghasilan (beban) lain-lain 2k,31 479.646.967 139.810.398
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK PENGHASILAN 18.793.219.250 19.856.153.023
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini 2l, 19c (4.745.556.420) (4.784.321.520)
Tangguhan 2l - -
Beban Pajak Penghasilan - Neto (4.745.556.420) (4.784.321.520)
LABA NETO 14.047.662.830 15.071.831.503
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas imbalan kerja - -
Pajak penghasilan terkait - -
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain - Neto - -
LABA KOMPREHENSIF NETO 14.047.662.830 15.071.831.503
LABA PER SAHAM DASAR 2s,32 9,96 13,70
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 13.700.766.465 15.071.831.503
Kepentingan nonpengendali 346.896.365 -
Total 14.047.662.830 15.071.831.503
Laba komprehensif neto yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 13.700.766.465 15.071.831.503
Kepentingan nonpengendali 346.896.365 -
Total 14.047.662.830 15.071.831.503
4
Page 8
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo Laba
Modal Ditempatkan Tambahan Telah Ditentukan Belum Ditentukan Penghasilan Kepentingan
dan Disetor Modal Disetor Penggunaannya Penggunaannya Komprehensif Lain Subtotal Nonpengendali Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2024 55.000.000.000 7.271.363.600 1.000.000.000 27.890.661.326 (62.121.168) 91.099.903.758 375.549.799 91.475.453.557
Laba neto periode
berjalan - - - 15.071.831.503 - 15.071.831.503 - 15.071.831.503
Transaksi ekuitas lainnya - - - - - - 30.129.049.996 30.129.049.996
Laba (rugi) komprehensif
lain - neto - - - - - - - -
Saldo 31 Maret 2024 55.000.000.000 7.271.363.600 1.000.000.000 42.962.492.829 (62.121.168) 106.171.735.261 30.504.599.795 136.676.335.056
Saldo 1 Januari 2025 68.750.000.000 56.857.515.587 2.000.000.000 123.480.274.813 120.684.881 251.208.475.281 11.864.655.951 263.073.131.232
Laba neto periode
berjalan - - - 13.700.766.465 - 13.700.766.465 346.896.365 14.047.662.830
Transaksi ekuitas lainnya - - - - - 21.848.263.254 21.848.263.254
Laba (rugi) komprehensif
lain - neto - - - - - - - -
Saldo 31 Maret 2025 68.750.000.000 56.857.515.587 2.000.000.000 137.181.041.278 120.684.881 264.909.241.746 34.059.815.570 298.969.057.316
5
Page 9
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 2025 31 Maret 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 84.826.702.829 41.720.608.349
Pembayaran kepada pemasok (42.340.981.949) (15.758.972.947)
Pembayaran kepada karyawan (23.303.532.175) (10.607.809.799)
Pembayaran operasi lainnya (7.598.468.201) (4.629.435.891)
Pembayaran beban keuangan (530.109.500) (553.751.547)
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 11.053.611.004 10.170.638.165
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan kas dari (untuk) piutang lain-lain (18.072.919.278) (976.033.734)
Perolehan aset tetap (48.126.016.896) (986.887.500)
Uang muka (8.029.651.125) (14.735.225.309)
Penambahan aset hak guna - (371.577.330)
Penambahan uang muka investasi (600.000.000) (1.244.117.690)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (74.828.587.299) (18.313.841.563)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang lain-lain - pihak berelasi 25.000.000 1.215.626.250
Utang bank 19.519.205.265 (7.653.843.392)
Utang pembiayaan konsumen (805.594.675) (618.628.006)
Liabillitas sewa (6.507.553.180) (431.026.935)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan 12.231.057.410 (7.487.872.083)
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS (51.543.918.885) (15.631.075.481)
KAS AWAL TAHUN 12.232.029.244 9.440.496.783
KAS AKHIR TAHUN (39.311.889.641) (6.190.578.698)
Kas terdiri dari:
Kas 20.191.018.507 10.567.588.393
Cerukan (59.502.908.148) (16.758.167.091)
Jumlah (39.311.889.641) (6.190.578.698)
6
Page 10
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Remala Abadi (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris
No. 5 oleh Fajra Rizqi Nasution, SH., tanggal 15 Maret 2004 dan telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-12023
HT.01.01.TH.2004 tanggal 13 Mei 2004 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 081
Tambahan Berita Negara RI No. 031462 tanggal 10 Oktober 2023. Anggaran Dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 45
tanggal 15 November 2023 oleh Notaris Elizabeth Karina Leonita, SH., M.Kn., Notaris di
Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0071258.AH.01.02.TAHUN
2023 tanggal 17 November 2023 dan telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia berdasarkan surat No. AHU-AH.01.09-0186388 dan surat No. AHU-AH.01.03-
0143300 tanggal 17 November 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan
dan jasa, yaitu perdagangan komputer dan perlengkapan komputer, piranti lunak serta jasa
internet service provider. Saat ini, Perusahaan bergerak dalam bidang jasa internet service
provider. Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya sejak tahun 2004. Domisili
Perusahaan adalah di Graha Mustika Ratu Lt. GF, Jl. Gatot Subroto No.74 - 75, Jakarta
Selatan, sedangkan Lokasi operasional atau kantor pemasaran berada di 3 (tiga) lokasi yang
tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Bekasi.
Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Verah Wahyudi Singgih Wong.
b. Penawaran Umum Perdana
Pada tanggal 26 April 2024, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-58/D.04/2024 untuk melakukan Penawaran Umum
Perdana atas 275.000.000 saham dengan nilai nominal Rp50 per saham dengan harga
penawaran Rp188 per saham. Pada tanggal 7 Mei 2024, saham-saham tersebut telah
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Verah Wahyudi Singgih Wong
Komisaris Independen : Ahmad Alamsyah Saragih
Direksi
Direktur Utama : Richard Kartawijaya
Direktur : Samuel Adi Mulia
7
Page 11
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (lanjutan)
Pada tanggal 26 Februari 2024, Direksi Perusahaan telah menunjuk Maureen Graciela
sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan No.
023/CS/RA/IPO/DIR/II/2024.
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
Ketua : Ahmad Alamsyah Saragih
Anggota : Sudarmana
Anggota : Sundara Ichsan
Pada tanggal 31 Maret 2025, Perusahaan dan Entitas Anak (selanjutnya secara bersama-
sama disebut sebagai “Grup”) memiliki sebanyak 53 karyawan tetap.
d. Struktur Entitas Anak
Pada tanggal 31 Maret 2025, Perusahaan memiliki Entitas Anak dengan kepemilikan
langsung sebagai berikut:
Total Aset Sebelum
Eliminasi
Persentase
Kedudukan dan Kepemilikan (Dalam Jutaan Rupiah)
Bidang Tanggal Tahun Usaha 31 Maret 31 Maret
Entitas Anak Usaha Pendirian Komersial 2025 2024 2025 2024
Kepemilikan Langsung
PT PC 24 Cyber Internet 6 Januari Bekasi, Jawa 99% 99% 34.804 29.506
Indonesia (PC 24) Service 2006 Barat / 2006
Provider
PT Solusi Aplikasi Perdagangan 19 Agustus Jakarta Timur / 88% 88% 441 636
Andalan Semesta dan 2021 Belum
(SAAS) pemrograman beroperasi
komputer
PT Akselerasi Informasi Perdagangan 27 Januari Jakarta Selatan / 51% 50% 249 221
Indonesia (AII) 2023 Belum
beroperasi
PT Fiber Kerumah Perdagangan 1 September Jakarta Barat / 51% 0% 52.662 -
Indonesia (FKI) 2023 Belum
beroperasi
PT Fiber Media Internet 4 Agustus Jakarta Selatan / 85% 85% 77.606 50.616
Indonesia (FMI) Service 2010 2010
Provider
Kepemilikan Tidak Langsung
PT Jaringan Fiber Perdagangan 27 Agustus Bekasi, Jawa 100%*) 100%*) 1.597 1.683
Indonesia (JFI) 2021 Barat / 2022
*) Dimiliki FMI, Perusahaan dan PC 24 masing-masing sebesar 75%, 15% dan 10%.
8
Page 12
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
PT PC 24 Cyber Indonesia ("PC 24")
Perusahaan mendirikan PT PC 24 Cyber Indonesia (“PC 24”) berdasarkan Akta Notaris No. 2
oleh Anita Munaf, SH., tanggal 6 Januari 2006 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-02103
HT.01.01.TH.2006 tanggal 24 Januari 2006. Anggaran Dasar PC 24 telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 4 tanggal 10 Juni 2020 oleh
Idriansyah Rizal, S.H., M.Kn., mengenai penambahan maksud dan tujuan kegiatan usaha.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0040319.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 13 Juni 2020.
PC 24 bergerak dalam bidang telekomunikasi dengan kabel, aktivitas pemrograman
komputer, konstruksi jaringan elektrikal dan telekomunikasi lainnya, serta perdagangan besar
dan eceran, yaitu perdagangan komputer dan perlengkapan komputer, serta piranti lunak.
Domisili PC 24 adalah di Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat ini, PC 24 bergerak dalam bidang
jasa internet service provider dan memulai kegiatan usaha komersialnya sejak tahun 2006.
Kepemilikan saham oleh Perusahaan di PC 24 adalah sebesar 99%.
PT Solusi Aplikasi Andalan Semesta ("SAAS")
Perusahaan mendirikan PT Solusi Aplikasi Andalan Semesta (“SAAS”) berdasarkan Akta
Notaris No. 8 oleh Idriansyah Rizal, S.H., M.Kn., tanggal 29 Agustus 2021 dan telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
AHU-0052254.AH.01.01.TAHUN 2021 tanggal 24 Agustus 2021 dengan susunan pemegang
saham sebagai berikut:
a) Perusahaan sebesar Rp400.000.000 atau 400 lembar saham.
b) Tri Sefti Adi sebesar Rp50.000.000 atau 50 lembar saham.
c) Nur Rakhmad Setiawan sebesar Rp50.000.000 atau 50 lembar saham.
Selanjutnya, berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 20 Mei 2022 oleh Novita Sari Sianturi,
S.H., M.Kn., dan telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data SAAS No. AHU-AH.01.09-0016330 tanggal 28
Mei 2022. pemegang saham SAAS menyetujui penjualan/pengalihan seluruh saham milik
Nur Rakhmad Setiawan sebanyak 30 lembar saham kepada Moh Reza Pahlevi dan
sebanyak 20 lembar saham kepada Perusahaan, serta penjualan/ pengalihan 20 lembar
saham milik Tri Sefti Adi kepada Perusahaan, sehingga susunan pemegang saham SAAS
menjadi sebagai berikut:
a) Perusahaan sebesar Rp400.000.000 atau 400 lembar saham.
b) Tri Sefti Adi sebesar Rp30.000.000 atau 30 lembar saham.
c) Moh Reza Palevi sebesar Rp30.000.000 atau 30 lembar saham.
SAAS bergerak dalam bidang perdagangan besar dan aktivitas pemrograman komputer.
Domisili SAAS adalah di Jakarta Timur. SAAS belum memulai kegiatan usaha komersialnya.
9
Page 13
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
PT Solusi Aplikasi Andalan Semesta ("SAAS") (lanjutan)
Penyetoran modal oleh Perusahaan di SAAS telah dilakukan pada tanggal 13 Desember
2022 sebesar Rp1.000.000 dan pada bulan Maret - Juni 2023 sebesar Rp439.000.000.
Berdasarkan Akta Notaris No. 11 tanggal 7 November 2023, para pemegang saham
memutuskan memberikan dispensasi dan ratifikasi atas keterlambatan pemenuhan
kewajiban penyetoran modal oleh para pemegang saham SAAS. Sehubungan dengan hal
tersebut maka SAAS dikonsolidasi ke Perusahaan mulai tanggal 7 November 2023.
PT Akselerasi Informasi Indonesia ("AII")
Perusahaan mendirikan PT Akselerasi Informasi Indonesia (“AII”) berdasarkan Akta Notaris
No. 18 oleh Kumala Tjahjani Widodo, S.H., MH., M.Kn., tanggal 27 Januari 2023 dan telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0007657.AH. 01.01.TAHUN 2023 tanggal 31 Januari 2023 dengan
kepemilikan Perusahaan di SAAS sebesar 50% (setara dengan Rp125.000.000 atau 125
lembar saham).
AII bergerak dalam bidang perdagangan besar dan informasi dan komunikasi. Domisili AII
adalah di Jakarta Selatan. AII belum memulai kegiatan usaha komersialnya. Penyetoran
modal oleh Perusahaan di AII telah dilakukan pada tanggal 14 Maret 2023 sebesar
Rp16.390.000 dan pada tanggal 28 Juli 2023 sebesar Rp108.610.000. Berdasarkan Akta
Notaris No. 60 tanggal 17 November 2023, para pemegang saham memutuskan memberikan
dispensasi dan ratifikasi atas keterlambatan pemenuhan kewajiban penyetoran modal oleh
para pemegang saham AII. Sehubungan dengan hal tersebut maka AII dikonsolidasi ke
Perusahaan mulai tanggal 17 November 2023.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham AII oleh Notaris Elizabeth
Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 32 tanggal 8 Mei 2024, Pemegang saham AII menyetujui
peralihan saham sebanyak 125 lembar milik Richard Kartawijaya menjadi milik Perusahaan
dan juga menyetujui peningkatan modal disetor dari Rp250.000.000 menjadi sebesar
Rp3.000.000.000 yang diambil bagian oleh Perusahaan dan PT Darpa Balakosa Semesta.
Sehingga susunan pemegang saham AII menjadi sebagai berikut:
a) Perusahaan sebesar Rp1.530.000.000 atau 1.530 lembar saham.
b) PT Darpa Balakosa Semesta sebesar Rp1.470.000.000 atau 1.470 lembar saham.
PT Fiber Kerumah Indonesia ("FKI")
FKI bergerak dalam bidang perdagangan besar dan informasi dan komunikasi. Perusahaan
berkedudukan di Jakarta Barat. FKI belum memulai kegiatan usaha komersialnya.
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 5 tanggal 3 Juni 2024,
Disetujui peningkatan modal saham dari Rp200.000.000 (dua ratus juta Rupiah) menjadi
sebesar Rp6.200.000.000 (enam miliar dua ratus juta Rupiah). Sehingga susunan pemegang
saham FKI menjadi sebagai berikut:
a) Perusahaan sebesar Rp6.004.000.000 atau 6.004 lembar saham.
b) Tn. Iman Taufik sebesar Rp196.000.000 atau 196 lembar saham.
10
Page 14
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
PT Fiber Kerumah Indonesia ("FKI") (lanjutan)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham FKI oleh Notaris Elizabeth
Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 129 tanggal 28 November 2024, Pemegang saham FKI
menyetujui peralihan saham sebanyak 196 lembar milik Iman Taufik menjadi milik Wukong
Technology Partners Limited dan juga menyetujui peningkatan modal disetor dari
Rp6.200.000.000 menjadi sebesar Rp50.000.000.000 yang diambil bagian oleh Perusahaan
dan Wukong Technology Partners Limited. Sehingga susunan pemegang saham FKI menjadi
sebagai berikut:
a) Perusahaan sebesar Rp25.500.000.000 atau 25.500 lembar saham.
b) Wukong Technology Partners Limited sebesar Rp24.500.000.000 atau 24.500 lembar
saham.
PT Fiber Media Indonesia ("FMI")
FMI bergerak dalam bidang antara lain: konstruksi media magnetik dan media optik;
perdagangan peralatan telekomunikasi; serta bidang informasi dan komunikasi. FMI
berkedudukan di kota Bekasi, Jawa Barat. FMI memulai kegiatan usaha komersialnya pada
tahun 2022.
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., No. 19 tanggal 6 Agustus
2024, disetujui peralihan hak atas saham milik Budi Aditya Erna Mulyanto kepada
Perusahaan dengan nilai nominal Rp850.000.000 atau sebesar 85% modal FMI dengan
jumlah imbalan yang dialihkan sebesar Rp20.000.000.000. Transaksi akuisisi ini merupakan
kombinasi bisnis entitas sepengendali sehubungan pengendali akhir yang sama antara
Perusahaan dengan FMI yang dibukukan sesuai dengan PSAK 338.
PT Jaringan Fiber Indonesia ("JFI")
JFI didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 11 oleh Nova Helida, S.H.,
tanggal 27 Agustus 2021 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0056749.AH.01. 01.TAHUN 2021
tanggal 11 September 2021 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 081 Tambahan No.
031467 tanggal 10 Oktober 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, JFI bergerak di bidang antara lain: konstruksi media
magnetik dan media optik; perdagangan peralatan telekomunikasi; serta bidang informasi
dan komunikasi. Perusahaan berkedudukan di kota Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan
memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 2022.
Berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 24 Mei 2023 oleh Idriansyah Rizal, SH., M.Kn, yang
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.09-0120645 tanggal 25 Mei 2023, para pemegang saham JFI
menyetujui jual beli saham milik Ferdi Agus Riyanto sebanyak 1.300 saham kepada FMI,
sehingga struktur pemegang saham JFI menjadi sebagai berikut:
a) FMI sebanyak 1.500 saham dengan nilai sebesar Rp1.500.000.000.
b) Perusahaan sebanyak 300 saham dengan nilai sebesar Rp300.000.000.
c) PC 24 sebanyak 200 saham dengan nilai sebesar Rp200.000.000.
11
Page 15
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
PT Mitra Integrasi Bersama ("MIB")
MIB didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 11 oleh Daniar Wasdiana,
S.H., M.Kn., tanggal 10 Desember 2024 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0000571.AH.01.01.TAHUN 2025 tanggal 10 Januari 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, MIB bergerak di bidang konstruksi sentral
telekomunikasi dan aktivitas telekomunikasi dengan kabel. MIB berkedudukan di Jakarta
Utara. MIB belum memulai kegiatan usaha komersialnya.
Pada tanggal 31 Maret 2025, modal MIB belum disetorkan oleh Perusahaan sehingga belum
di konsolidasi.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
(“SAK”) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
tanggal 31 Maret 2025 adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2024.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun
secara akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost) , kecuali untuk
akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain seperti yang dijelaskan dalam
kebijakan akuntansi terkait.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan
dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Berikut ini adalah amandemen standar yang berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 namum tidak berdampak terhadap laporan
keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
1. Amandemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas
diklasifikasikan sebagai jangka pendek atau jangka Panjang, serta pengungkapan
kebijakan akuntansi.
2. Amandemen PSAK 216: "Aset Tetap".
3. Amendemen PSAK 208: “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan” tentang definisi estimasi akuntansi.
4. Amendemen PSAK 212: “Pajak Penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan
liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal.
12
Page 16
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang
dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
DSAK-IAI juga mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif 1
Januari 2024, Dimana perubahan ini tidak mempengaruhi substansi pengaturan dalam
masing-masing PSAK dan ISAK tersebut.
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian
Grup menerapkan PSAK No. 110 “Laporan Keuangan Konsolidasian”. Laporan keuangan
konsolidasian menggabungkan seluruh Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan.
Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan (investor) terekspos atau memiliki hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika, dan hanya jika, investor memiliki
seluruh hal berikut ini:
(a) kekuasaan atas investee ;
(b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee ; dan
(c) kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil investor.
Konsolidasi atas investee dimulai sejak tanggal investor memperoleh pengendalian atas
investee dan berakhir ketika investor kehilangan pengendalian atas investee .
Kepentingan nonpengendali mencerminkan bagian atas laba rugi dan aset neto yang tidak
diatribusikan kepada entitas induk dan disajikan secara terpisah dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, dipisahkan dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas induk.
Seluruh penghasilan komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada
kepentingan nonpengendali bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan nonpengendali
mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas, dimana jumlah
tercatat kepentingan pengendali dan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan
perubahan bagian relatifnya atas entitas anak. Perbedaan antara jumlah kepentingan
nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui
secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Seluruh saldo akun dan transaksi yang material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dieliminasi.
13
Page 17
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)
Jika entitas induk kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka entitas induk:
(a) menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill ) dan liabilitas entitas anak
terdahulu dari laporan posisi keuangan konsolidasian.
(b) mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
hilangnya pengendalian, dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap
jumlah terutang oleh atau kepada entitas anak terdahulu. Nilai wajar tersebut dianggap
sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan atau, jika sesuai, biaya
perolehan pada saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi.
(c) mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian yang dapat
diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.
c. Kombinasi Bisnis
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam
suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari
nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui
oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas
yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-
biaya yang terkait akuisisi diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.
Restrukturisasi Entitas Sepengendali
Akuisisi atau pengalihan saham antara entitas sepengendali dicatat sesuai dengan PSAK
338, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. Pengalihan aset, liabilitas, saham dan
instrumen kepemilikan lainnya dari entitas sepengendali tidak menghasilkan laba atau rugi
bagi perusahaan atau entitas individual dalam kelompok yang sama.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan
substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan lainnya
yang dipertukarkan, aset atau liabilitas yang dialihkan diakui pada jumlah tercatat sebagai
kombinasi bisnis dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan (pooling-of-
interests).
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, komponen laporan keuangan untuk
periode dimana terjadi restrukturisasi dan untuk periode lain yang disajikan untuk tujuan
perbandingan, disajikan sedemikian rupa seolah-olah restrukturisasi telah terjadi sejak awal
periode laporan keuangan yang disajikan. Selisih antara nilai tercatat investasi pada tanggal
efektif dan harga pengalihan diakui sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor”
pada ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
d. Kas dan Bank
Kas terdiri dari saldo kas dan bank, dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi
penggunaannya.
14
Page 18
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Persediaan
Grup menerapkan PSAK No. 202 “Persediaan”. Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang
lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Nilai realisasi neto adalah
taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
taksiran biaya yang diperlukan untuk penjualan.
Biaya perolehan ditentukan dengan metode Masuk Pertama Keluar Pertama. Penyisihan
persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan persediaan pada
akhir periode pelaporan.
f. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode
garis lurus.
g. Investasi pada Entitas Asosiasi
Grup menerapkan PSAK No. 228 “Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama”.
Entitas asosiasi adalah entitas yang mana Grup memiliki pengaruh signifikan dan bukan
merupakan entitas anak maupun bagian partisipasi dalam ventura bersama. Pemilikan,
secara langsung maupun tidak langsung, 20% atau lebih hak suara investee dianggap
memiliki pengaruh signifikan, kecuali dapat dibuktikan dengan jelas hal yang sebaliknya.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dimana pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan. Selanjutnya, bagian Grup atas laba rugi entitas
asosiasi, setelah penyesuaian yang diperlukan terhadap dampak penyeragaman kebijakan
akuntansi dan eliminasi laba atau rugi yang dihasilkan dari transaksi antara Grup dan entitas
asosiasi, akan menambah atau mengurangi jumlah tercatat investasi tersebut dan diakui
sebagai laba rugi Grup. Penerimaan distribusi dari entitas asosiasi mengurangi jumlah
tercatat investasi.
Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga diperlukan jika terdapat perubahan
dalam proporsi bagian Grup atas entitas asosiasi yang timbul dari penghasilan komprehensif
lain dari entitas asosiasi. Bagian Grup atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dari Grup.
Goodwill yang terkait dengan akuisisi entitas asosiasi termasuk dalam jumlah tercatat
investasi. Jika terdapat goodwill negatif, maka jumlah tersebut diakui di dalam laba rugi.
Goodwill tidak diamortisasi dan dilakukan uji penurunan nilai setiap tahun.
Apabila nilai tercatat investasi telah mencapai nilai nol, kerugian selanjutnya akan diakui
hanya jika Grup mempunyai komitmen untuk menyediakan bantuan pendanaan atau
menjamin kewajiban entitas asosiasi yang bersangkutan.
15
Page 19
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Investasi pada Entitas Asosiasi (lanjutan)
Jika investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada ventura bersama atau sebaliknya,
maka entitas melanjutkan penerapan metode ekuitas dan tidak mengukur kembali
kepentingan yang tersisa.
Perubahan nilai investasi yang disebabkan oleh terjadinya perubahan nilai ekuitas di entitas
asosiasi yang timbul dari transaksi modal di entitas asosiasi dengan pihak ketiga diakui
sebagai penghasilan komprehensif lain dan akan diakui sebagai penghasilan atau beban
pada saat pelepasan investasi yang bersangkutan.
h. Aset Tetap
Grup menerapkan PSAK No. 216 “Aset Tetap”. Grup telah memilih untuk menggunakan
model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Penyusutan dihitung
dengan metode garis lurus selama masa manfaat aset. Taksiran masa manfaat aset tetap
adalah sebagai berikut:
Taksiran Masa Manfaat Persentase
Bangunan 20 tahun 5%
Kendaraan 8 tahun 12,5%
Peralatan kantor 4 dan 8 tahun 25% dan 12,5%
Infrastruktur jaringan 8 tahun 12,5%
Masa manfaat aset tetap dan metode depresiasi ditelaah dan disesuaikan, jika sesuai
keadaan, pada setiap akhir periode pelaporan.
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara
biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah dalam bentuk
HGU, HGB dan HP diakui sebagai bagian dari akun “Beban Ditangguhkan - Neto” pada
laporan posisi keuangan konsolidasian dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek
antara umur hukum dan umur ekonomis tanah.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya; biaya
penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan
mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
16
Page 20
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
i. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Grup menerapkan PSAK No. 236 “Penurunan Nilai Aset”. Pada setiap akhir periode
pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih
kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset tersebut diturunkan nilainya menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi.
Pembalikan rugi penurunan nilai untuk aset nonkeuangan, diakui jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset
sejak pengujian penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut
diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset disajikan pada jumlah revaluasian.
j. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
Grup mengungkapkan transaksi dengan pihak-pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 224
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup jika:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
(iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
(i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan
entitas lain).
(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
(v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor.
Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut,
maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam angka (1).
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
(viii) Entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personal manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan
atas laporan keuangan konsolidasian.
17
Page 21
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
k. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup mengakui pendapatan sesuai dengan PSAK No. 115, “Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan”, dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah
pengakuan pendapatan sebagai berikut:
1) Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Grup mencatat kontrak dengan
pelanggan hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
• Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak.
• Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran
atas barang yang akan dialihkan.
• Kontrak memiliki substansi komersial.
• Kemungkinan besar Grup akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan.
2) Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
3) Menentukan harga transaksi.
4) Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan.
5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu
tertentu atau sepanjang waktu).
Expenses are recognized when incurred, using the accrual basis.
l. Pajak Penghasilan
Grup menerapkan PSAK No. 212 “Pajak Penghasilan”. Beban pajak kini ditetapkan
berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.
Pajak penghasilan dalam laba rugi periode berjalan terdiri dari pajak kini dan tangguhan.
Pajak penghasilan diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan
transaksi yang diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal
ini diakui dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah
yang diakui; dan memiliki intensi untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas
untuk tujuan komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang
besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan tersebut dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang. Manfaat pajak di
masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar
kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.
18
Page 22
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
l. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan
pada periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan
peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir
periode pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya
jika, entitas memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini, dan aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama
atau entitas kena pajak berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak
kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana jumlah signifikan atas aset atau
liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima
dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas
keberatan dan/atau banding telah ditetapkan.
m. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Grup menerapkan PSAK No. 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”. Transaksi dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan kurs yang berlaku pada
saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing disesuaikan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs tengah
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada
periode tersebut. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penyesuaian kurs maupun
penyelesaian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau
dibebankan sebagai laba rugi periode berjalan.
Kurs penutup yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 terhadap
1USD adalah masing- masing sebesar Rp16.588 dan Rp16.162.
n. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 109 “Instrumen Keuangan”. Grup mengakui aset dan liabilitas
keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup menjadi
salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.
1. Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
• diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
• diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui
laba rugi.
19
Page 23
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
n. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas.
a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis
dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria
“semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
yang signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya
diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi
aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba
rugi.
b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:
(i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk
memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan
menjual dan dimana arus kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan
komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan
nilai, penghasilan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode
suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
pengakuan, serta keuntungan atau kerugian dari selisih kurs diakui pada laba
rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian
nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi pada laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas dimana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk
menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada
penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada
investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau
kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen
selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi
ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi
pada laba rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima
pembayaran telah ditetapkan.
20
Page 24
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
n. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus,
biaya transaksi dibebankan pada laba rugi:
(i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian
nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan
penghasilan komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai
wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset
keuangan tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer
secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada saat
penghentian pengakuan aset keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan imbalan
yang diterima diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen
utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dan piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa
syarat untuk menerima imbalan.
Grup mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas
kerugian penurunan nilai piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama dengan
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua
kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat
secara signifikan sejak pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit
ekspektasian, Grup mempertimbangkan informasi relevan yang wajar dan dapat
dibuktikan dan tersedia tanpa biaya atau usaha yang tidak semestinya. Ini mencakup
informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pengalaman historis Grup
dan penilaian kredit dan termasuk informasi masa depan.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu
membayar kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang
dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode
maksimum kontrak dimana Grup terekspos terhadap risiko kredit.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian
kredit. Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan
penerimaan kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang dari suatu entitas
berdasarkan kontrak dan arus kas yang diharapkan untuk diterima). Kerugian kredit
ekspektasian didiskontokan pada tingkat bunga efektif dari aset keuangan tersebut.
21
Page 25
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
n. Instrumen Keuangan (lanjutan)
2. Liabilitas Keuangan
Pada saat pengakuan awal, Grup mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar
ditambah atau dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau
penerbitan liabilitas keuangan. Grup mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya
ke dalam kategori liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau
kerugian diakui dalam laba rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan
pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan melalui proses amortisasi.
Grup mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangan konsolidasiannya
jika, dan hanya jika, kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang
berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset
nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung diakui dalam laba rugi.
3. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
dan terdapat niat untuk menyelesaikannya secara neto, atau untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
o. Pengukuran Nilai Wajar
Grup menerapkan PSAK No. 113 “Pengukuran Nilai Wajar”. Nilai wajar instrumen keuangan
yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan ditentukan dengan
mengacu pada kuotasi harga pasar atau kuotasi harga pedagang efek (harga penawaran
untuk posisi beli dan harga permintaan untuk posisi jual), tidak termasuk pengurangan
apapun untuk biaya transaksi.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar
terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami
(recent arm’s length market transactions) , penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang
secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain.
22
Page 26
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
p. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek merupakan kompensasi yang diberikan oleh Grup seperti gaji,
tunjangan, bonus dan pembayaran manfaat pensiun, yang diakui pada saat terutang kepada
karyawan.
Imbalan Pascakerja
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan
Pasal 185(b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja, yang bertujuan untuk menciptakan
lapangan kerja yang seluas- luasnya bagi rakyat Indonesia secara merata, dalam rangka
memenuhi kehidupan yang layak. PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian alih daya,
waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi
manfaat imbalan minimum yang harus dibayar kepada para karyawan. PSAK No. 219
mensyaratkan entitas menggunakan metode “Projected Unit Credit” untuk menentukan nilai
kini kewajiban imbalan pasti, biaya jasa kini terkait, dan biaya jasa lalu.
Ketika Grup memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka Grup mengukur aset
imbalan pasti pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas
atas aset yang ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.
Grup mengakui komponen biaya imbalan pasti, kecuali SAK mensyaratkan atau mengizinkan
biaya tersebut sebagai biaya perolehan aset, sebagai berikut:
(a) biaya jasa dalam laba rugi;
(b) bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam laba rugi; dan
(c) pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam penghasilan komprehensif
lain.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Akan tetapi, Grup
dapat mengalihkan jumlah yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tersebut pada
pos lain dalam ekuitas.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset
imbalan pasti neto. Biaya jasa terdiri dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan
kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin, jika ada. Beban atau pendapatan bunga
neto, dan biaya jasa diakui dalam laba rugi.
Grup mengakui biaya jasa lalu sebagai beban pada tanggal yang lebih awal antara ketika
amandemen atau kurtailmen program terjadi dan ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi
terkait atau pesangon. Grup mengakui keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program
imbalan pasti pada saat penyelesaian terjadi.
Kurtailmen terjadi ketika Grup mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung
oleh program, atau mengubah ketentuan program imbalan pasti sehingga unsur yang
signifikan dari jasa masa depan karyawan saat ini tidak lagi memenuhi syarat atas imbalan,
atau akan memenuhi syarat hanya untuk imbalan yang dikurangi.
23
Page 27
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
q. Sewa
Grup menerapkan PSAK No. 116, “Sewa”.
Grup sebagai Penyewa
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa,
kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas
sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk
menggunakan aset pendasar.
Aset Hak-Guna
Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Biaya perolehan aset hak guna meliputi jumlah pengukuran liabilitas sewa,
biaya langsung awal yang dikeluarkan oleh penyewa, dan pembayaran sewa yang dilakukan
pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Aset
hak-guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset hak-
guna atau masa sewa.
Liabilitas Sewa
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap
pembayaran sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan.
Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh
tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek.
Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang
menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas saldo liabilitas.
Grup tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
• sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang; atau
• sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut
dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Grup sebagai Pesewa
Apabila Grup memiliki aset yang disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran
sewa diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut
diakui sebagai penghasilan sewa pembiayaan tangguhan. Penghasilan sewa diakui selama
masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang mencerminkan suatu tingkat
pengembalian periodik yang konstan.
Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan di laporan posisi keuangan
sesuai sifat aset tersebut. Penghasilan sewa diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis
lurus selama masa sewa.
24
Page 28
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
r. Informasi Segmen
Grup menerapkan PSAK No. 108 “Segmen Operasi”. Grup mengungkapkan informasi yang
memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan dampak
keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan “pendekatan manajemen” dalam
menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama seperti halnya pelaporan
internal. Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal
yang disampaikan kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil
keputusan operasional yang mengambil keputusan strategis adalah Direksi.
s. Laba atau Rugi Saham
Grup menerapkan PSAK No. 233 “Laba per Saham”. Laba atau rugi per saham dasar
dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham
biasa entitas induk, dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar, dalam
suatu periode.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, mewajibkan manajemen untuk membuat estimasi dan pertimbangan yang
mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil
sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang
dibuat.
Grup mendasarkan estimasi dan pertimbangannya pada parameter yang tersedia pada saat
laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin
berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut
dicerminkan dalam pertimbangan terkait pada saat terjadinya.
Estimasi dan pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian:
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi.
Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
akuntansi Grup seperti diungkapkan pada Catatan 2.
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar melalui laba rugi dan pada
biaya perolehan diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara
komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan
biaya perolehan diamortisasi ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi,
jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda jika Grup menggunakan metodologi penilaian
atau asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba rugi
Grup.
25
Page 29
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
Menilai jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang
dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk
penjualan. Penyisihan dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
memengaruhi jumlah yang diestimasi.
Jumlah terpulihkan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan
mengenai pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam estimasi ini mungkin memiliki
dampak material terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian
penyisihan penurunan nilai yang sudah dibukukan.
Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang
Grup mengevaluasi akun piutang tertentu yang diketahui bahwa pelanggan tertentu tidak dapat
memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup menggunakan pertimbangan,
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu
hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari
pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat penyisihan
spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang yang
diharapkan dapat diterima oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan
jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan atas penurunan nilai
piutang.
Menentukan metode penyusutan dan estimasi masa manfaat aset tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
estimasi masa manfaatnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat aset tetap 4 tahun sampai
dengan 20 tahun. Ini adalah ekspektasi umur yang secara umum diterapkan dalam industri
dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi
dapat mempengaruhi masa manfaat dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa
depan mungkin direvisi.
Estimasi beban dan liabilitas imbalan kerja
Penentuan liabilitas dan beban untuk imbalan kerja Grup tergantung pada pemilihan asumsi yang
digunakan dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto, tingkat kenaikan gaji, tingkat pengunduran diri, tingkat kecacatan, umur pensiun dan
tingkat mortalitas. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup langsung diakui
dalam laba rugi pada saat terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut
adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam
asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan
kerja.
26
Page 30
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
Menentukan pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat menentukan secara pasti jumlah
liabilitas pajak mereka pada saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan oleh otoritas
perpajakan. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan yang diharapkan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan yang akan jatuh tempo.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinannya bahwa laba kena pajak akan
tersedia. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat laba kena pajak dan
strategi perencanaan pajak masa depan. Namun tidak terdapat kepastian bahwa Grup dapat
menghasilkan laba kena pajak yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau
keseluruhan dari aset pajak tangguhan tersebut.
4. KAS
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Kas
Rupiah 18.147.611 33.466.002
Kas di bank
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 13.368.291.851 5.442.306.340
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.522.344.052 331.868.864
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 721.522.449 720.748.401
PT Bank DKI 140.400.075 2.360.709.297
PT Bank Permata Tbk 12.778.099 1.356.399
PT Bank Maluku Malut 4.780.395 394.639.856
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 4.800.542 -
Dolar AS
PT Bank Central Asia Tbk 3.397.953.433 172.406.839
Subjumlah 20.172.870.896 9.424.035.996
Deposito
PT Bank Permata Tbk - 2.774.527.246
Total 20.191.018.507 12.232.029.244
Seluruh kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi
pengggunaannya.
27
Page 31
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
5. PIUTANG USAHA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pihak Ketiga 20.500.724.584 18.932.854.818
Cadangan penurunan nilai (5.570.565.198) (5.570.565.198)
Pihak ketiga - bersih 14.930.159.386 13.362.289.620
Pihak Berelasi 2.006.382.911 2.135.074.394
Jumlah 16.936.542.297 15.497.364.014
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Belum jatuh tempo 2.059.090.571 1.544.701.385
Telah jatuh tempo namun tidak mengalami
penurunan nilai:
1 - 30 hari 8.709.837.589 10.680.795.535
31 - 60 hari 4.578.490.447 2.135.589.771
61 - 90 hari 657.211.385 867.321.590
Lebih dari 90 hari 6.502.477.503 5.839.520.931
Subjumlah 22.507.107.495 21.067.929.212
Cadangan penurunan nilai (5.570.565.198) (5.570.565.198)
Jumlah 16.936.542.297 15.497.364.014
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Saldo awal tahun 5.570.565.198 4.403.174.808
Penambahan - 1.655.674.097
Pemulihan - (488.283.707)
Saldo akhir tahun 5.570.565.198 5.570.565.198
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha
adalah cukup untuk menutupi kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah dan tidak digunakan sebagai jaminan atas utang.
28
Page 32
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
6. PIUTANG LAIN-LAIN
a. Bagian Aset Lancar
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pihak Ketiga
Wukong Technology Partners Limited 18.380.000.000 -
PT Raya Esa Hutama 150.000.000 150.000.000
PT Jangkar Putra Indonesia 115.770.000 127.000.000
Total 18.645.770.000 277.000.000
Piutang lain-lain kepada Wukong Technologi Partners Limited merupakan piutang setoran
modal kepada PT Fiber Kerumah Indonesia.
Piutang PT Raya Esa Hutama merupakan pinjaman untuk modal kerja yang diberikan untuk
kegiatan operasional dengan jangka waktu 6 bulan dengan imbalan sebesar 11%.
Piutang lain-lain dari PT Jangkar Putra Indonesia merupakan pinjaman yang diberikan tanpa
jaminan dengan total sebesar Rp307.000.000 dan dikenakan bunga sebesar 11% dengan
jangka waktu pelunasan selama 17 bulan terhitung sejak tanggal 17 Januari 2024 - 17 Mei
2025.
b. Bagian Aset Tidak Lancar
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pihak Ketiga
Karyawan 1.169.104.861 1.223.104.916
PT Jasa Rosa 309.244.000 309.244.000
PT Fajar Mitra Krida 250.000.000 250.000.000
CV Ananda Jaya 103.188.358 103.188.358
Lain-lain (dibawah Rp100 juta) 258.649.197 500.499.864
Jumlah 2.090.186.416 2.386.037.138
Piutang PT Netco Trans Nusa merupakan pinjaman untuk modal kerja yang diberikan untuk
kegiatan operasional dengan jangka waktu 6 bulan dengan imbalan sebesar 25%.
7. PERSEDIAAN
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Persediaan kabel, tiang, sparepart, dll. 87.734.533.783 67.992.377.284
Total 87.734.533.783 67.992.377.284
29
Page 33
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
7. PERSEDIAAN (lanjutan)
Pada tanggal 14 Oktober 2023, gudang penyimpanan Grup yang berlokasi di Cibubur mengalami
kebakaran dan menyebabkan seluruh persediaan kabel terbakar sehingga Grup melakukan
penghapusan atas persediaan kabel dan kerugian atas penghapusan persediaan dicatat pada
akun Beban Lain-lain. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian,
Grup sedang dalam proses pengajuan klaim ke pihak asuransi.
Berdasarkan evaluasi manajemen, penyisihan kerugian atas penurunan nilai persediaan tidak
diperlukan karena tidak terdapat persediaan usang.
Persediaan Grup terutama digunakan sendiri untuk aset tetap – infrastruktur jaringan.
Persediaan telah diasuransikan dengan PT Sunday Insurance Indonesia, pihak ketiga pada
tanggal 31 Desember 2024 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 9.000.000.000 dan
diasuransikan dengan PT Sunday Insurance Indonesia dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk,
pihak ketiga, pada tanggal 31 Desember 2023 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp16.116.545.500.
Pada tanggal 21 Januari 2025, Perusahaan menandatangani perjanjian asuransi persediaan
dengan PT Sunday Insurance Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp70.894.913.576.
8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Biaya dibayar dimuka
Sewa 2.390.451.021 1.930.909.532
Asuransi 158.976.263 192.908.743
Lain-lain 34.603.150 42.576.164
Jumlah 2.584.030.434 2.166.394.439
Uang muka
Investasi di:
PT Sentra Inovasi Prima 2.400.000.000 1.800.000.000
Pembelian 11.964.947.903 4.962.932.773
Karyawan 10.000.000 -
Jumlah 14.374.947.903 6.762.932.773
Jumlah Seluruhnya 16.958.978.337 8.929.327.212
Uang muka Investasi di PT Sentra Inovasi Prima (“SIP”) merupakan uang muka atas setoran
modal yang disetor oleh Perusahaan kepada SIP berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Saham antara SIP, Para Pemegang Saham SIP, Perusahaan dan Djatmiko Catur Riyanto tanggal
7 Oktober 2024. Akta perubahan atas investasi di SIP masih dalam proses.
30
Page 34
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA (lanjutan)
Sewa dibayar dimuka merupakan sewa gedung dan lahan untuk penempatan perangkat jaringan
telekomunikasi Perusahaan.
Uang muka jasa profesional merupakan uang muka atas jasa profesi penunjang yang dibayarkan
oleh Perusahaan sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan.
Uang muka pembelian merupakan uang muka untuk pembelian perlengkapan dan lahan untuk
menempatkan perangkat yang menghubungkan atau memutuskan jaringan internet ke pelanggan
(PoP).
9. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Goodwill 1.193.614.516 1.193.614.515
Uang jaminan 559.409.437 419.333.930
Jumlah 1.753.023.953 1.612.948.445
Goodwill merupakan selisih lebih imbalan yang dialihkan dengan nilai wajar aset neto yang diambil
alih pada tanggal akuisisi entitas anak.
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan yang mengindikasikan
adanya penurunan nilai goodwill milik Grup.
Uang jaminan merupakan deposit atas sewa ruang kantor di Graha Mustika Ratu berdasarkan
kontrak sewa dengan PT Mustika Ratu Centre.
10. ASET TETAP
Saldo Saldo
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 31 Maret 2025
Biaya Perolehan
Kepemilikan
langsung
Tanah 9.117.733.350 1.839.400.000 - 10.957.133.350
Bangunan 21.550.042.182 - - 21.550.042.182
Kendaraan 24.807.214.630 2.588.000.000 - 27.395.214.630
Peralatan kantor 8.876.477.242 478.066.866 - 9.354.544.108
Infrastruktur
jaringan 261.287.172.038 43.013.095.075 - 304.300.267.113
Subjumlah 325.638.639.442 47.918.561.941 - 373.557.201.383
Aset dalam
pengerjaan
Bangunan 5.808.876.595 207.454.955 - 6.016.331.550
Jumlah biaya
perolehan 331.447.516.037 48.126.016.896 - 379.573.532.933
31
Page 35
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. ASET TETAP (lanjutan)
Saldo Saldo
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 31 Maret 2025
Akumulasi
Penyusutan
Kepemilikan
langsung
Bangunan 1.972.946.343 269.375.528 - 2.242.321.871
Kendaraan 11.608.444.672 730.434.319 - 12.338.878.991
Peralatan kantor 5.344.331.641 344.989.182 - 5.689.320.823
Infrastruktur
jaringan 73.536.392.357 8.577.358.302 - 82.113.750.659
Jumlah akumulasi
penyusutan 92.462.115.013 9.922.157.331 - 102.384.272.344
Jumlah tercatat 238.985.401.024 277.189.260.589
Saldo Saldo
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2024
Biaya Perolehan
Kepemilikan
langsung
Tanah 4.859.708.350 4.258.025.000 - 9.117.733.350
Bangunan 9.506.603.642 12.043.438.540 - 21.550.042.182
Kendaraan 23.914.899.630 892.315.000 - 24.807.214.630
Peralatan kantor 7.136.969.767 1.739.507.475 - 8.876.477.242
Infrastruktur
jaringan 140.367.498.435 120.919.673.603 - 261.287.172.038
Subjumlah 185.785.679.824 139.852.959.618 - 325.638.639.442
Aset dalam
pengerjaan
Bangunan 647.500.000 5.161.376.595 - 5.808.876.595
Jumlah biaya
perolehan 186.433.179.824 145.014.336.213 - 331.447.516.037
Akumulasi
Penyusutan
Kepemilikan
langsung
Bangunan 1.466.635.901 506.310.442 - 1.972.946.343
Kendaraan 8.927.509.486 2.680.935.186 - 11.608.444.672
Peralatan kantor 4.044.371.155 1.299.960.486 - 5.344.331.641
Infrastruktur
jaringan 54.041.869.348 19.494.523.009 - 73.536.392.357
Jumlah akumulasi
penyusutan 68.480.385.890 23.981.729.123 - 92.462.115.013
Jumlah tercatat 117.952.793.934 238.985.401.024
32
Page 36
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. ASET TETAP (lanjutan)
Beban penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Beban pokok pendapatan (Catatan 26) 8.577.358.302 19.485.291.262
Beban umum dan
administrasi (Catatan 28) 1.344.799.029 4.485.255.922
Jumlah 9.922.157.331 23.970.547.184
Pada tanggal 31 Maret 2025, tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara dan yang
dihentikan dari penggunaan aktif.
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, rincian jumlah tercatat bruto dari aset tetap
yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Infrastruktur jaringan 15.283.743.119 15.283.743.119
Peralatan kantor 3.451.155.081 3.196.754.531
Kendaraan 2.980.983.144 2.980.983.144
Jumlah 21.715.881.344 21.461.480.794
Pada tanggal 31 Desember 2024, penambahan aset tetap berupa tanah dan bangunan,
merupakan penambahan atas:
a. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Rochyatun, pihak ketiga, senilai
R448.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 10 September 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 280 m2 yang berlokasi di Desa Sikasur, Kecamatan Belik,
Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.
b. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Rian Irawan, pihak ketiga, senilai
Rp700.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 20 September 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 283 m2 yang berlokasi di Desa Ciamis, Kecamatan
Ciamis, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.
c. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Suci Herawati, pihak ketiga, senilai
Rp400.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 9 September 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 222 m2 yang berlokasi di Jl. Wijaya Kusuma RT 01 RW
01, Sidakaya, Kecamatan Cilacap, Kota Cilacap.
d. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Barkah Basalamah, pihak ketiga,
senilai Rp700.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 12 September 2024
dengan luas tanah dan bangunan sebesar 129 m2 yang berlokasi di Jl. Pancuran RT 04 RW
09, Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.
e. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Siti Rofingatun, pihak ketiga, senilai
Rp600.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 9 September 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 811 m2 yang berlokasi di Desa Wringinharjo, Kecamatan
Wringinharjo, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
33
Page 37
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. ASET TETAP (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024, penambahan aset tetap berupa tanah dan bangunan,
merupakan penambahan atas: (lanjutan)
f. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Yani Yulianti, pihak ketiga, senilai
Rp650.000.000 berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli tanggal 1 Oktober 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 88 m2 yang berlokasi di Kecamatan Garut Kota,
Kabupaten Garut, Jawa Barat.
g. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Faoji, pihak ketiga, senilai
Rp1.000.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli tanggal 17 September 2024 dengan luas
tanah dan bangunan sebesar 1135 m2 yang berlokasi di Kecamatan Losarang, Kabupaten
Indramayu.
h. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Mulianto, pihak ketiga, senilai
Rp600.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 31 Oktober 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 69 m2 yang berlokasi di Kabupaten Karawang, Jawa
Barat.
i. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Yuyun Yunarti, pihak ketiga, senilai
Rp450.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 19 Oktober 2024 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 48 m2 yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa
Barat.
j.
Pembelian tanah dan bangunan oleh PC 24 dari Nur Handayani, pihak ketiga, senilai
Rp2.600.000.000 berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tanah tanggal 28 Maret 2024 dengan luas
tanah dan bangunan sebesar 350 m2 yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Pada tanggal 31 Desember 2023, penambahan aset tetap berupa tanah dan bangunan,
merupakan penambahan atas:
a. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Christian Nugroho, pihak ketiga,
senilai Rp1.800.000.000 berdasarkan Akta Jual Beli No. 33 tanggal 31 Maret 2023 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 235 m2 yang berlokasi di Desa Cikopo, Kecamatan
Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, dengan Sertifikat Hak Guna
Bangunan (SHGB) No. 0336/Cikopo;
b. Pembelian tanah dan bangunan oleh Perusahaan dari Anton Bingah Kuntarjo, pihak ketiga,
senilai Rp2.850.000.000 berdasarkan Akta Jual Beli No. 33 tanggal 10 Agustus 2023 dengan
luas tanah sebesar 95 m2 yang berlokasi di Jalan Howitzer No. 9B RT 008 RW 006
Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, dengan SHGB No.
3201/Sumur Batu;
c. Pembelian tanah oleh Perusahaan dari Sudiro, pihak ketiga, senilai Rp550.000.000
berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli No. 2 tanggal 29 Agustus 2023 dengan luas tanah
sebesar 910 m2 yang berlokasi di Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore
Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 162/Galala atas
nama Sudiro;
d. Pembelian tanah dan bangunan oleh PC 24 dari PT Alindatama Saktib Rother, pihak ketiga,
senilai Rp850.000.000 berdasarkan Akta Jual Beli No. 19 tanggal 21 Februari 2023 dengan
luas tanah dan bangunan sebesar 135 m2 yang berlokasi di Desa Sukasari, Kecamatan
Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dengan SHGB No. 5878/Sukasari;
serta biaya-biaya terkait perolehan tanah dan bangunan tersebut di atas dan renovasi kantor
sebesar Rp2.117.657.642. Penambahan aset tanah dan bangunan ini diperuntukkan untuk
kantor operasional Grup.
34
Page 38
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. ASET TETAP (lanjutan)
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, penambahan aset tetap, berupa kendaraan,
merupakan pembelian kendaraan melalui pembiayaan konsumen (Catatan 17) dan digunakan
untuk kegiatan operasional.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas aset tetap.
11. ASET HAK GUNA
Saldo Saldo
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 31 Maret 2025
Biaya Perolehan
Ruang kantor 10.471.581.148 - - 10.471.581.148
Kabel jejaring 21.676.804.000 - - 21.676.804.000
Tanah dan
bangunan 5.499.072.914 - - 5.499.072.914
Jumlah Biaya
Perolehan 37.647.458.062 - - 37.647.458.062
Akumulasi
Penyusutan
Ruang kantor 2.094.316.224 531.922.806 - 2.626.239.030
Kabel jejaring 1.806.400.335 361.280.067 - 2.167.680.402
Tanah dan -
bangunan 3.121.589.972 121.702.812 - 3.243.292.784
Jumlah Akumulasi
Penyusutan 7.022.306.531 1.014.905.685 - 8.037.212.216
Nilai Tercatat 30.625.151.531 29.610.245.846
Saldo Saldo
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2024
Biaya Perolehan
Ruang kantor 5.889.726.288 4.581.854.860 - 10.471.581.148
Kabel jejaring 5.419.201.000 16.257.603.000 - 21.676.804.000
Tanah dan
bangunan 4.960.728.888 2.481.562.135 (1.943.218.109) 5.499.072.914
Jumlah Biaya
Perolehan 16.269.656.176 23.321.019.995 (1.943.218.109) 37.647.458.062
35
Page 39
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
11. ASET HAK GUNA (lanjutan)
Saldo Saldo
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2024
Akumulasi
Penyusutan
Ruang kantor 431.713.298 1.662.602.926 - 2.094.316.224
Kabel jejaring - 1.806.400.335 1.806.400.335
Tanah dan
bangunan 2.510.302.888 2.554.505.193 (1.943.218.109) 3.121.589.972
Jumlah Akumulasi
Penyusutan 2.942.016.186 6.023.508.454 (1.943.218.109) 7.022.306.531
Nilai Tercatat 13.327.639.990 30.625.151.531
Beban penyusutan aset hak guna untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Beban umum dan
administrasi (Catatan 28) 531.922.806 6.023.508.454
Aset hak-guna berupa ruang kantor berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan PT Mustika
Ratu Centre.
Aset hak guna berupa tanah dan bangunan merupakan sewa atas lahan berlokasi di beberapa
wilayah di DKI Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, Bogor, Karawang dan Cianjur yang digunakan
untuk meletakkan perangkat yang menyambungkan atau memutus jaringan internet dan
komunikasi kepada pelanggan (PoP).
12. UTANG BANK
31 Maret 2025 31 Desember 2024
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 39.575.483.593 -
PT Bank Central Asia Tbk 16.618.812.907 11.762.771.196
PT Bank OCBC NISP Tbk 3.308.611.648 2.512.821.649
Total 59.502.908.148 14.275.592.845
36
Page 40
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
12. UTANG BANK (lanjutan)
Perusahaan
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 15 November 2019, Perusahaan menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank
Central Asia Tbk (“BCA”) yang tertuang dalam Perjanjian Kredit No. 03496/PK/SLK/2019 dimana
BCA menyetujui pemberian Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran) kepada. Perjanjian ini telah
diperpanjang dan mengalami perubahan beberapa kali, terakhir berdasarkan Perubahan
Perjanjian Kredit No. 00129-1/PPK/0979S/2024 tanggal 6 Maret 2024 dimana jumlah
Rp16.000.000.000 maksimal kredit menjadi dan jatuh tempo tanggal 19 November 2025 dengan
tingkat suku bunga atas fasilitas kredit adalah sebesar 10,50% per tahun.
Jaminan atas fasilitas kredit dari BCA adalah sebagai berikut:
a. Sebidang tanah seluas 68 m2 yang terletak di Ruko Canadian Kota Wisata Blok CB.D No.
22, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan
Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 3733/Limusnunggal atas nama Verah Wahyudi S Wong.
b. Sebidang tanah seluas 50 m2 yang terletak di Ruko Boston Kota Wisata Blok RK 2 No. 25,
Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan Sertifikat
Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 10369/Ciangsana atas nama Verah Wahyudi S Wong.
c. Sebidang tanah seluas 58 m2 yang terletak di Jalan Raya Tapos No. 50 RT.02 RW.12,
Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat dengan SHM No. 3209/Tapos
atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
d. Sebidang tanah seluas 56 m2 yang terletak di Jalan KH Mansyur, Kelurahan Gondrong,
Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten dengan SHM No. 1842/Gondrong atas nama
Budi Aditya Erna Mulyanto.
e. 2 bidang tanah yang terletak di Jalan Raden Fattah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan
Ciledug, Kota Tangerang, Banten dengan SHM No. 3403/Sudimara Barat seluas 32 m2 dan
SHM No. 3408/Sudimara Barat seluas 5 m2 dimana keduanya atas nama Budi Aditya Erna
Mulyanto.
f. Sebidang tanah seluas 175 m2 yang terletak di Ruko Jalan Raya Cinere Blok M No. 26, Desa
Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat dengan SHM No. 4050/Cinere atas nama
Budi Aditya Erna Mulyanto.
g. Sebidang tanah seluas 128 m2 yang terletak di Perumahan Kota Wisata Cluster Ottawa Blok
UC 2 No. 3, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kota Bogor, Jawa Barat dengan
SHM No. 4553/Limusnunggal atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
h. Sebidang tanah seluas 2.095 m2 yang terletak di Jalan Purnawarman, Kp. Lebak Sirna
RT.001 RW.07, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kota Bogor, Jawa Barat dengan SHM
No. 442/Ciampea atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
i. Sebidang tanah seluas 150 m2 yang terletak di Ruko Jln. Wibawa Mukti II No. 3C RT.01
RW.07, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan SHM No.
8215/Jatiasih atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
j. Sebidang tanah seluas 180 m2 yang terletak di Perumahan Kota Wisata Cluster Coastesville
Blok SC 5 No. 35, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
dengan SHM No. 7377/Ciangsana atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
k. Sebidang tanah seluas 95 m2 yang terletak di Propinsi Daerah Khusus lbukota Jakarta, Kota
Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Sumur Batu SHGB
09.01.000000056.0 atas nama Perusahaan.
37
Page 41
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
12. UTANG BANK (lanjutan)
Perusahaan (lanjutan)
PT Bank Central Asia Tbk (lanjutan)
Jaminan atas fasilitas kredit dari BCA adalah sebagai berikut: (lanjutan)
l. Sebidang tanah seluas 235 m2 yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta,
Kecamatan Bungursari, Desa Cikopo dengan SHGB No. 03306/Cikopo atas nama
Perusahaan.
m. Sebidang tanah seluas 64 m2 yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta,
Kecamatan Bungursari, Desa Cikopo dengan SHM No. 8477/Sarua atas nama Budi Aditya
Erna Mulyanto.
Berdasarkan perjanjian, Perusahaan tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan berikut
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA, yaitu:
a. memperoleh pinjaman/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai penjamin
dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau mengagunkan harta kekayaan kepada
pihak lain.
b. meminjamkan uang, termasuk namun tidak terbatas pada perusahaan afiliasinya, kecuali
dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari.
c. melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
d. melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/likuidasi, serta
mengubah status kelembagaan, anggaran dasar, susunan direksi dan dewan komisaris dan
pemegang saham dan melakukan pembagian dividen.
Perusahaan telah mendapat waiver dari BCA terkait hal tersebut di atas dalam Surat No.
00479/SLK/2023 tanggal 8 Mei 2023 dan Surat No. 00793/SLK/2023 tanggal 21 Juli 2023.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 17 Februari 2025, Perusahaan menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank
Maybank Indonesia Tbk ("Maybank") yang tertuang dalam Perjanjian Kredit No. 62B/PK/CDU2/25
dimana Maybank menyetujui pemberian Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) kepada
Perusahaan dengan jumlah maksimal kredit sebesar Rp40.000.000.000 yang digunakan untuk
kebutuhan modal kerja dengan jangka waktu perjanjian selama satu tahun terhitung sejak tanggal
18 Februari 2025 - 18 Februari 2026 dan tingkat suku bunga kredit sebesar 5,75%.
Jaminan atas Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) adalah rekening deposito atas nama
Verah Wahyudi Singgih Wong dengan nomor rekening 3-00001-072-03486 sebesar
Rp40.000.000.000 (empat puluh milyar Rupiah).
38
Page 42
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
12. UTANG BANK (lanjutan)
PT PC 24 Cyber Indonesia ("PC 24")
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 02 Desember 2024, PC 24 menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank
Central Asia Tbk (“BCA”) yang tertuang dalam Perjanjian Kredit No. 01836/0979S/SPPK/2024
dimana BCA menyetujui pemberian Fasilitas Kredit Investasi kepada Perusahaan dengan jumlah
maksimal kredit sebesar Rp1.820.000.000 yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja dengan
jangka waktu perjanjian selama lima tahun dan tingkat suku bunga kredit sebesar 9,50%.
Jaminan atas pinjaman tersebut adalah sebidang tanah yang terletak di Jalan Basuki Rahmat RT
005 RW 006 Kel. Sindangkasih Kec. Purwakarta 41112, Kab. Purwakarta sesuai sertifikat HGB -
10.07.000007393.0 atas nama PT PC 24 Cyber Indonesia.
PT Bank OCBC NISP Tbk
Pada tanggal 27 Juni 2023, PC 24 menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan PT Bank OCBC
NISP Tbk (“OCBC”) yang tertuang dalam Akta Perjanjian Pinjaman No. 158 dimana OCBC
menyetujui pemberian Fasilitas Kredit Rekening Koran (“KRK”) kepada PC 24. Perjanjian ini telah
diperpanjang dan mengalami perubahan beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit 035/OL/EMB HI/FH/V/2024 jumlah maksimal dari fasilitas kredit ini adalah
sebesar Rp6.000.000.000 yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja. Jangka waktu perjanjian
adalah selama satu tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian pinjaman dengan
tingkat suku bunga kredit sebesar 8,25%.
Jaminan atas fasilitas kredit dari OCBC adalah sebagai berikut:
a. Sebidang tanah seluas 63 m2 yang terletak di Jalan Petojo V.I.Y. I No. 22 RT.002/006,
Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat dengan SHM No. 1512/Cideng atas
nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
b. Sebidang tanah seluas 66 m2 yang terletak di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang,
Banten dengan SHM No. 4330/Sukasari atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
c. Sebidang tanah seluas 54 m2 yang terletak di RT.017/06, Desa Pasirsari, Kecamatan
Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat dengan SHM No. 4482/Pasirsari atas nama Budi
Aditya Erna Mulyanto.
d. Sebidang tanah seluas 135 m2 yang terletak di Kav. A.1-1, Desa Sukasari, Kecamatan
Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat dengan SHM No. 05878/Sukasari atas nama Budi Aditya
Erna Mulyanto.
Berdasarkan perjanjian, PC 24 tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan berikut tanpa
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari OCBC, antara lain, sebagai berikut:
a. Melakukan perubahan susunan pemegang saham dan pihak pengendali (langsung atau tidak
langsung), serta susunan direksi dan dewan komisaris.
b. Melikuidasi atau membubarkan Perusahaan atau terikat dalam merger, akuisisi, konsolidasi
dan/atau usaha patungan dengan perusahaan lain.
c. Menurunkan modal disetor Perusahaan.
d. Membayar dividen dengan cara apapun kepada pemegang saham.
PC24 telah mendapat waiver dari OCBC terkait butir a sampai dengan d tersebut di atas dalam
Surat No. 02/EXT/EMB/I/2024 tanggal 18 Januari 2024 dengan ketentuan untuk butir a sampai
dengan c dengan persetujuan tertulis dari OCBC sedangkan untuk butir d wajib menyerahkan
pemberitahuan sebelumnya kepada OCBC.
39
Page 43
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
12. UTANG BANK (lanjutan)
PT Fiber Media Indonesia ("FMI")
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 29 Maret 2022, FMI menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank Central Asia
Tbk (“BCA”) yang tertuang dalam Akta Perjanjian Kredit No. 00042/KML/SPPK/2012 dimana BCA
menyetujui pemberian fasilitas pinjaman kepada FMI. Perjanjian ini telah diperpanjang dan
mengalami perubahan beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan
Jangka Waktu No. 00126/KML/SPPJ/2024 tanggal 22 Mei 2024 dengan jumlah maksimal kredit
Rp2.400.000.000 dengan suku bunga 11%.
Jaminan atas fasilitas kredit dari BCA adalah sebagai berikut:
a. Sebuah ruko di Jl. Prof. Dr. Soepomo Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta
Selatan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 03922/Tebet Barat atas nama
Ridhomas Aritonang, Posmida Siahaan, Trio Munas Orsika Siahaan, Sabrina Siahaan, Selma
Siahaan, Rachmia Siahaan, Ramos Siahaan dan Dialdo Nardito B. Siahaan.
b. Sebidang tanah di Jl. Durian 6 No. 223, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas,
Kota Depok, dengan SHM No. 04742/Depok Jaya atas nama Budi Aditya Erna Mulyanto.
c. Sebidang tanah bangunan di Jl. Ir. Mangkudijojo Kp. Jatirasa, Kelurahan Karang Pawitan,
Kec. Karawang Barat, Kabupaten Karawang dengan SHM No. 914/Karangpawitan atas nama
Budi Aditya Erna Mulyanto.
d. Sebidang tanah bangunan di Jl. Plered RT 005 RW 007, Kelurahan Pengasinan Kec.
Sawangan, Depok dengan SHM No. 04050/Pengasinan atas nama Budi Aditya Erna
Mulyanto.
e. Sebidang tanah bangunan lainnya di Jl. Raya Gunung Putri, Kelurahan Tlajung Udik, Kec.
Gunung Putri, Bogor dengan SHM No. 5693/Tlajung Udik atas nama Budi Aditya Erna
Mulyanto.
f. Sebidang tanah bangunan lainnya di Kp. Cikalangan Jl. Raya Cileungsi (Transyogie),
Kelurahan Cileungsi, Kec. Cileungsi, Bogor dengan SHM No. 3238/Cileungsi atas nama Budi
Aditya Erna Mulyanto.
Berdasarkan perjanjian, PT Fiber Media Indonesia tidak diperkenankan melakukan kegiatan-
kegiatan berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA, yaitu:
a. memperoleh pinjaman/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai penjamin
dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau mengagunkan harta kekayaan kepada
pihak lain.
b. meminjamkan uang, termasuk namun tidak terbatas pada grup afiliasinya, kecuali dalam
rangka menjalankan usaha sehari-hari.
c. melakukan intervensi, penyertaan dan membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
d. melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/likuidasi, serta
mengubah status kelembagaan, anggaran dasar, susunan direksi dan dewan komisaris dan
pemegang sahan dan melakukan pembagian dividen.
40
Page 44
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
13. UTANG USAHA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga 32.250.819.660 17.307.863.802
Jumlah 32.250.819.660 17.307.863.802
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. Grup tidak memberikan jaminan atas utangnya
kepada pemasok.
14. BEBAN AKRUAL
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Biaya Hak Penyelenggaraan (BHP)
dan Universal Service Obligation (USO) 7.354.123.406 5.901.221.525
Pendapatan diterima dimuka 677.413.045 206.913.886
Asuransi 421.351.237 356.011.992
Listrik 207.605.217 249.332.470
Gaji dan tunjangan 144.098.699 231.314.990
Lain-lain 4.305.439 2.469.841
Jumlah 8.808.897.043 6.947.264.704
15. UTANG LAIN-LAIN
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pihak Berelasi
Pemegang saham 32.482.940.713 32.457.940.713
Subjumlah 32.482.940.713 32.457.940.713
Pihak Ketiga
Pihak ketiga 129.728.771 762.955.856
Subjumlah 129.728.771 762.955.856
Jumlah 32.612.669.484 33.220.896.569
Seluruh utang lain-lain dalam mata uang Rupiah.
Utang pemegang saham merupakan utang kepada Tn. Budi Aditya Erna Mulyanto untuk kegiatan
operasional Perusahaan.
41
Page 45
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
16. LIABILITAS SEWA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Jangka pendek:
Ruang kantor 1.615.359.479 1.965.599.549
Kabel jejaring 1.380.406.652 7.395.719.762
Tanah dan bangunan 50.740.810 192.740.810
Jumlah jangka pendek 3.046.506.941 9.554.060.121
Jangka panjang:
Ruang kantor 6.461.832.075 6.654.572.885
Tanah dan bangunan 605.324.739 412.583.929
Jumlah jangka panjang 7.067.156.814 7.067.156.814
Besarnya bunga inkremental implisit yang digunakan sebesar 6%
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa berkaitan dengan sewa ruang kantor dan kabel
jejaring sebagai berikut:
a. Pada tanggal 13 Mei 2022, Perusahaan menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa dengan
PT Mustika Ratu Centre atas ruang kantor. Perjanjian ini telah diadendum beberapa kali,
terakhir pada tanggal 24 Juli 2023 dimana Perusahaan menyewa ruang kantor di Ground
Floor seluas 388,18 m2 dengan jangka waktu sewa selama 4 tahun 8 bulan dari tanggal 15
September 2023 sampai dengan tanggal 12 Juni 2028.
b. Pada tanggal 7 November 2022, Perusahaan menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa
dengan PT Mustika Ratu Centre atas ruang kantor. Perjanjian ini telah diadendum beberapa
kali, terakhir pada tanggal 31 Agustus 2023 dimana Perusahaan menyewa ruang kantor di
Lantai Annex seluas 147,5 m2 dengan jangka waktu sewa selama 3 bulan dari tanggal 1
Oktober 2023 sampai dengan tanggal 1 Januari 2024.
c. Pada tanggal 21 Februari 2011 dan 8 Juni 2015, Perusahaan menandatangani Perjanjian
Sewa Menyewa dengan PT Mustika Ratu Centre atas ruang kantor. Perjanjian ini telah
diadendum beberapa kali, terakhir pada tanggal 27 Januari 2023 dan 12 Juni 2023 dimana
Perusahaan menyewa ruang kantor di Lantai Annex dengan total luas 171,36 m2 dengan
jangka waktu sewa selama 3 bulan dari tanggal 15 Juni 2023 sampai dengan tanggal 14
September 2023. Selanjutnya, pada tanggal 22 September 2023, Perusahaan
menandatangani addendum atas perjanjian sewa dimana luas ruang kantor yang disewa
dikurangi menjadi 59,23 m2 berlaku sejak tanggal 15 September 2023 sampai dengan
tanggal 31 Desember
Pada tanggal 2023. 2022, PT PC 24 Cyber Indonesia menandatangani Perjanjian
7 November
d. Sewa Menyewa dengan PT Mustika Ratu Centre atas ruang kantor. Perjanjian ini telah
diadendum beberapa kali, terakhir pada tanggal 31 Agustus 2023 dimana PT PC 24 Cyber
Indonesia menyewa ruang kantor di Lantai Annex dengan luas 73,28 m2 dengan jangka
waktu sewa selama 3 bulan dari tanggal 1 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 1 Januari
2024.
e. Pada tanggal 7 November 2022, PT Fiber Media Indonesia menandatangani Perjanjian Sewa
Menyewa dengan PT Mustika Ratu Centre atas ruang kantor. Perjanjian ini telah diadendum
beberapa kali, terakhir pada tanggal 31 Agustus 2023 dimana PT PC 24 Cyber Indonesia
menyewa ruang kantor di Lantai Annex dengan luas 73,28 m2 dengan jangka waktu sewa
selama 3 bulan dari tanggal 1 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 1 Januari 2024.
42
Page 46
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
16. LIABILITAS SEWA (lanjutan)
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa berkaitan dengan sewa ruang kantor dan kabel
jejaring sebagai berikut: (lanjutan)
f. Pada tanggal 30 Oktober 2023, Perusahaan dan PT Jejaring Mitra Persada (“Jejaring”)
menandatangani Perjanjian Penyediaan Kabel Fiber Optic Core Secara Indefeasible Right of
Use (IRU). Berdasarkan perjanjian, Perusahaan membeli kabel FO dalam Jaringan
Telekomunikasi UJB dari Jejaring dan Perusahaan juga akan melakukan Kerjasama dengan
PT Triasmitra Multiniaga Internasional terkait pemeliharaan dan perbaikan kabel FO dan
sewa menyewa Collocation dan operasionalnya (jika ada) yang akan dituangkan dalam
perjanjian terpisah. Jangka waktu perjanjian adalah 15 tahun terhitung sejak tanggal
ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima.
17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Nilai kini atas pembayaran minimum sewa adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Nilai kini pembayaran minimum 3.277.239.486 4.082.834.161
Bagian yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun (2.061.497.341) (2.789.422.111)
Bagian Jangka Panjang 1.215.742.145 1.293.412.050
Perusahaan
Perusahaan menandatangani beberapa perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA
Finance, PT Mega Finance, PT Maybank Indonesia Finance dan PT Federal International Finance
yang digunakan untuk membiayai pembelian kendaraan. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan
kendaraan tersebut dan akan jatuh tempo pada 2025 dan 2026 dengan tingkat suku bunga tetap
yang berkisar antara 2,66% sampai 18,09% per tahun.
PT PC 24 Cyber Indonesia ("PC 24")
PC 24 menandatangani beberapa perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance dan
PT Maybank Indonesia Finance yang digunakan untuk membiayai pembelian kendaraan. Fasilitas
pinjaman ini dijamin dengan kendaraan tersebut dan akan jatuh tempo pada 2024 dan 2026
dengan tingkat suku bunga tetap yang berkisar antara 2,66% sampai 7,49% per tahun.
PT Fiber Media Indonesia ("FMI")
FMI menandatangani beberapa perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance dan
PT Maybank Indonesia Finance yang digunakan untuk membiayai pembelian kendaraan. Fasilitas
pinjaman ini dijamin dengan kendaraan tersebut dan akan jatuh tempo pada 2026 dengan tingkat
suku bunga tetap yang berkisar antara 2,66% sampai 7,48% per tahun.
43
Page 47
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Perhitungan liabilitas imbalan kerja menggunakan metode ”Projected Unit Credit” dengan
mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Tingkat diskonto 6,84% - 7,12% 6,84% - 7,12%
Tingkat kenaikan gaji 6,00% 6,00%
Tabel mortalita TMII IV TMII IV
Usia pensiun 55 tahun 55 tahun
Tingkat cacat 5% TMII IV 5% TMII IV
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Saldo awal tahun 3.299.100.099 2.746.040.709
Beban yang diakui pada laporan:
Laba rugi - 792.350.069
Penghasilan komprehensif lain - (239.290.679)
Bagian Jangka Panjang 3.299.100.099 3.299.100.099
Sensitivitas liabilitas imbalan pasti terhadap asunsi utama adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Perubahan asumsi tingkat diskonto
Penurunan 1% 262.187.251 262.187.251
Pengingkatan 1% (232.429.299) (232.429.299)
Perubahan asumsi tingkat kenaikan gaji
Penurunan 1% (245.059.683) (245.059.683)
Pengingkatan 1% 272.360.446 272.360.446
19. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pajak Pertambahan Nilai 755.017.785 592.337.836
Pajak Penghasilan:
PPh 21 8.620.266 123.098.826
PPh 23 14.685.152 -
Jumlah 778.323.203 715.436.662
44
Page 48
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Utang Pajak
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pajak Pertambahan Nilai 909.559.847 1.910.814.515
Pajak Penghasilan:
Pasal 4 ayat 2 126.697.595 130.392.304
PPh 21 780.928.629 40.923.886
PPh 23 94.659.927 81.759.483
PPh 25 - 160.426.670
PPh 29 23.093.008.308 20.052.181.715
Jumlah 25.004.854.306 22.376.498.573
c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Kini
Perusahaan (2.361.705.374) (2.535.204.172)
Entitas Anak (2.383.851.046) (2.249.117.348)
Jumlah (4.745.556.420) (4.784.321.520)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan estimasi laba kena pajak
Perusahaan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan
2024 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Laba sebelum beban pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain konsolidasian 18.793.219.250 19.856.153.023
Laba sebelum pajak entitas anak
dan eliminasi (8.367.813.436) (6.752.533.015)
Laba sebelum pajak penghasilan - 10.425.405.814 13.103.620.008
Perusahaan
Beda tetap 309.618.615 (1.579.964.681)
beda temporer -
Laba Kena Pajak - Perusahaan 10.735.024.429 11.523.655.327
Beban pajak penghasilan - kini 2.361.705.374 2.535.204.172
45
Page 49
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak Tangguhan
Dikreditkan Dikreditkan ke Saldo
Saldo (Dibebankan) ke Pengasilan 31 Maret
1 Januari 2025 Laba Rugi Komprehensif Lain 2025
Perusahaan
Imbalan kerja 623.360.377 - - 623.360.377
Penyisihan penurunan
atas nilai piutang 586.025.237 - - 586.025.237
Entitas Anak
Imbalan kerja 102.441.645 - - 102.441.645
Penyisihan penurunan
atas nilai piutang 639.499.107 - - 639.499.107
Total Aset Pajak Tangguhan 1.951.326.366 - - 1.951.326.366
Dikreditkan Dikreditkan ke Saldo
Saldo (Dibebankan) ke Pengasilan 31 Desember
1 Januari 2024 Laba Rugi Komprehensif Lain 2024
Perusahaan
Imbalan kerja 396.472.843 171.204.587 55.682.947 623.360.377
Penyisihan penurunan
atas nilai piutang 323.631.476 262.393.761 - 586.025.237
Entitas Anak
Imbalan kerja 207.656.113 3.112.428 (108.326.896) 102.441.645
Penyisihan penurunan
atas nilai piutang 746.921.523 (107.422.416) - 639.499.107
Total Aset Pajak Tangguhan 1.674.681.955 329.288.360 (52.643.949) 1.951.326.366
20. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Disetor Kepemilikan Total
Verah Wahyudi Singgih Wong 1.149.112.100 83,572% 57.455.605.000
Jimmi Anka 44.000.000 3,200% 2.200.000.000
Samuel Adi Mulia 84.100 0,006% 4.205.000
Masyarakat 181.803.800 13,222% 9.090.190.000
Jumlah 1.375.000.000 100,00% 68.750.000.000
46
Page 50
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
20. MODAL SAHAM (lanjutan)
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Disetor Kepemilikan Total
Verah Wahyudi Singgih Wong 1.076.758.300 78,310% 53.837.915.000
Jimmi Anka 44.000.000 3,200% 2.200.000.000
Samuel Adi Mulia 77.500 0,006% 3.875.000
Masyarakat 254.164.200 18,485% 12.708.210.000
Jumlah 1.375.000.000 100,00% 68.750.000.000
Berdasarkan Akta No. 132 tanggal 30 Agustus 2023 oleh Elizabeth Karina Leonita, SH., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0051661.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 31 Agustus 2023, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar dari
Rp50.000.000 menjadi Rp220.000.000.000 dan peningkatan modal ditempatkan dan disetor
Perusahaan dari Rp25.000.000 menjadi Rp55.000.000.000. peningkatan modal ditempatkan dan
disetor Perusahaan sebesar Rp54.975.000.000 melalui pembagian dividen saham dan diambil
bagian dan disetor penuh oleh para pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya
sehingga susunan kepemilikan saham Perusahaan menjadi sebagai berikut:
(a) Verah Wahyudi Singgih Wong sebesar Rp52.800.000.000 atau 528.000 lembar saham.
(b) Jimmi Anka sebesar Rp2.200.000.000 atau 22.000 lembar saham.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 131
tanggal 30 Agustus 2023 oleh Elizabeth Karina Leonita, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan,
para pemegang saham menyatakan keputusan, antara lain, menetapkan penggunaan laba
komprehensif Perusahaan sampai dengan 31 Desember 2022 sebagai berikut:
a. Sebesar Rp1.000.000.000 sebagai dana cadangan Perusahaan.
b. Sebesar Rp54.975.000.000 sebagai dividen saham dan akan dibagikan secara proporsional
kepada pemegang saham dengan ketentuan pembagian yaitu Verah Wahyudi Singgih Wong
sebesar Rp52.776.000.000 dan Jimmi Anka sebesar Rp2.199.000.000.
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 3 Mei 2023 oleh Elizabeth Karina Leonita, SH., M.Kn., Notaris di
Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU0030001.AH,01,02.TAHUN 2023 tanggal 30
Mei 2023, para pemegang saham menyetujui pelaksanaan hibah atas 240 lembar saham milik
Budi Aditya Erna Mulyanto dalam Perusahaan kepada Verah Wahyudi Singgih Wong, sehingga
susunan kepemilikan saham Perusahaan menjadi sebagai berikut:
a. Verah Wahyudi Singgih Wong sebesar Rp24.000.000.
b. Jimmi Anka sebesar Rp1.000.000.
47
Page 51
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Agio saham dari penawaran
umum saham perdana 37.950.000.000 37.950.000.000
Biaya emisi saham (3.000.073.478) (3.000.073.478)
Pengampunan pajak 7.271.363.600 7.271.363.600
Selisih transaksi restrukturasi
entitas pengendali 14.675.079.209 14.675.079.209
Selisih nilai transaksi ekuitas dengan
pihak nonpengendali (38.853.744) (38.853.744)
Jumlah 56.857.515.587 56.857.515.587
Agio saham dari penawaran umum perdana merupakan selisih antara harga jual Rp188 setiap
lembar saham dengan nilai nominal Rp50 setiap lembar saham untuk 275.000.000 lembar saham
yang diterbitkan melalui penawaran umum perdana.
22. SALDO LABA
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Telah ditentukan penggunaannya
Saldo awal periode/tahun 2.000.000.000 1.000.000.000
Pencadangan laba umum - 1.000.000.000
Saldo akhir periode/tahun 2.000.000.000 2.000.000.000
Belum ditentukan penggunaannya
Saldo awal periode/tahun 123.480.274.813 27.890.661.326
Pencadangan laba umum - (1.000.000.000)
Laba periode/tahun berjalan 13.700.766.471 96.589.613.487
Saldo akhir periode/tahun 137.181.041.284 123.480.274.813
Jumlah 139.181.041.284 125.480.274.813
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham No. 47 tanggal 26 Juni 2024 oleh Notaris
Kumala Tjahjani Widodo, SH., MH., M.Kn. di Jakarta, dinyatakan bahwa Perusahaan menyetujui
penambahan alokasi cadangan umum sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar Rupiah).
48
Page 52
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
23. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Saldo awal periode/tahun 120.684.881 (62.121.168)
Keuntungan (kerugian) komprehensif
lain periode/tahun berjalan - 182.806.049
Saldo Akhir Periode/Tahun 120.684.881 120.684.881
Penambahan penghasilan komprehensif lain terdiri dari keuntungan (kerugian) aktuaria atas
pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja dan pajak penghasilan terkait yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk.
24. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Saldo awal tahun 11.864.655.951 375.549.799
Bagian laba neto dari entitas anak 22.195.159.619 11.425.415.826
Akuisisi entitas anak - 59.849.645
Bagian penghasilan komprehensif lain
dari entitas anak - 3.840.681
Saldo Akhir Tahun 34.059.815.570 11.864.655.951
25. PENDAPATAN
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Telekomunikasi 81.750.504.803 75.233.804.027
Non-telekomunikasi 4.644.067.792 3.101.183.780
Jumlah 86.394.572.595 78.334.987.807
Tidak terdapat pendapatan dari satu pelanggan yangmelebihi 10%dari total pendapatan
konsolidasian.
49
Page 53
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Perbaikan dan pemeliharaan 9.322.701.790 10.938.481.284
Penyusutan 8.577.358.302 3.581.311.206
Sewa peralatan 4.180.911.400 2.833.896.871
BHP Kewajiban Pelayanan Universal (USO) dan
BHP Izin Stasiun Radio (ISR) 1.452.901.879 2.172.150.112
Beban listrik dan telepon 1.445.544.431 654.912.199
Amortisasi 870.024.390 472.093.435
Supervisi dan monitoring 451.756.932 1.667.427.685
Beban bongkar muat 319.005.000 2.163.333.333
Beban material 18.439.157 2.295.951.598
Beban operasional 759.382.810 897.607.856
Jumlah 27.398.026.091 27.677.165.579
Tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang melebihi 10% dari total pendapatan
konsolidasian.
27. BEBAN PENJUALAN
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Komisi dan bagi hasil 8.129.282.266 6.999.329.310
Pemasaran 976.342.465 308.848.204
Iklan 193.787.280 -
Jumlah 9.299.412.011 7.308.177.514
28. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Gaji, upah, bonus dan tunjangan 23.303.532.175 15.925.894.419
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna 2.359.704.714 1.551.595.467
Jasa profesional 1.559.655.762 789.205.245
Operasional kantor 522.135.189 714.855.753
perjalanan dinas 516.626.514 218.983.900
Amortisasi 410.403.092 3.234.629
Keamanan dan kebersihan 395.759.875 670.297.925
50
Page 54
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
28. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM (lanjutan)
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Ekspedisi 391.465.688 148.848.265
Utilitas 387.694.446 569.856.273
Bahan bakar, tol dan parkir 326.726.894 474.013.674
Perbaikan dan pemeliharaan 288.754.679 311.817.545
Retribusi 76.153.874 133.621.532
Beban pajak 44.656.298 238.307.460
Legalitas dan perizinan 13.750.000 99.273.950
Biaya IPO - 775.250.000
Lain-lain 304.981.176 303.643.471
Jumlah 30.902.000.376 22.928.699.508
29. PENGHASILAN KEUANGAN
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Penghasilan jasa giro 14.777.666 24.353.822
Penghasilan bunga pinjaman 33.770.000 -
Jumlah 48.547.666 24.353.822
30. BEBAN KEUANGAN
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Bunga atas utang bank 327.105.856 447.298.338
Provisi dan administrasi 118.913.213 15.011.619
Bunga atas utang pembiayaan
konsumen 84.090.431 166.646.446
Bunga pinjaman afiliasi - 100.000.000
Jumlah 530.109.500 728.956.403
31. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Pendapatan admin 272.064.022 -
Laba (rugi) selisih kurs 50.882.601 (2.698.909)
Pendapatan materai 23.988.032 19.324.125
Pendapatan (beban) Lain-lain 132.712.312 123.185.182
Jumlah 479.646.967 139.810.398
51
Page 55
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
32. LABA PER SAHAM DASAR
31 Maret 2025 31 Maret 2024
Laba neto yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 13.700.766.465 15.071.831.503
Jumlah rata-rata tertimbang
saham beredar 1.375.000.000 1.100.000.000
Laba Neto per Saham Dasar 9,96 13,70
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Transaksi-
transaksi tersebut adalah sebagai berikut:
a. Sifat Hubungan dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Entitas Hubungan Sifat Transaksi
Budi Aditya Erna Mulyanto Afiliasi Utang lain-lain
PT Fiber Network Indonesia Entitas sepengendali Piutang Usaha
Afiliasi merupakan pemegang saham dan/atau anggota direksi dan dewan komisaris atau
hubungan kekeluargaan dengan pemegang saham Perusahaan.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan ketentuan yang setara dengan yang
berlaku dalam transaksi yang wajar.
b. Piutang Usaha
31 Maret 2025 31 Desember 2024
PT Fiber Network Indonesia 2.006.382.911 2.135.074.394
Persentase terhadap total
aset konsolidasian 0,42% 0,56%
c. Utang Lain-lain
Budi Aditya Erna Mulyanto 32.482.940.713 32.457.940.713
Jumlah 32.482.940.713 32.457.940.713
Persentase terhadap total
liabilitas konsolidasian 18,58% 27,48%
52
Page 56
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
c. Utang Lain-lain (lanjutan)
Utang lain-lain kepada Tn. Budi Aditya Erna Mulyanto atas pinjaman dana untuk kegiatan
operasional Perusahaan (lihat Catatan 15).
34. INSTRUMEN KEUANGAN
Tabel berikut menyajikan jumlah tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan yang
dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember
2024:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Tercatat Wajar Tercatat Wajar
Aset Keuangan
Kas 20.191.018.507 20.191.018.507 12.232.029.244 12.232.029.244
Piutang usaha 16.936.542.297 16.936.542.297 15.497.364.014 15.497.364.014
Piutang lain-lain 20.735.956.416 20.735.956.416 2.663.037.138 2.663.037.138
Aset tidak lancar lainnya -
Uang jaminan 1.753.023.953 1.753.023.953 1.612.948.445 1.612.948.445
Jumlah Aset Keuangan 59.616.541.173 59.616.541.173 32.005.378.841 32.005.378.841
Liabilitas Keuangan
Utang bank 59.502.908.148 59.502.908.148 14.275.592.845 14.275.592.845
Utang usaha 32.250.819.660 32.250.819.660 17.307.863.802 17.307.863.802
Beban akrual 8.808.897.043 8.808.897.043 6.947.264.704 6.947.264.704
Utang lain-lain 32.612.669.484 32.612.669.484 33.220.896.569 33.220.896.569
Utang pembiayaan konsumen 3.277.239.486 3.277.239.486 4.082.834.161 4.082.834.161
Liabilitas sewa 10.113.663.755 10.113.663.755 16.621.216.935 16.621.216.935
Jumlah Liabilitas Keuangan ############# ############# 92.455.669.016 92.455.669.016
35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMAN RISIKO KEUANGAN
Risiko-Risiko Keuangan
Grup dipengaruhi oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko
pasar. Tujuan manajemen risiko Grup secara keseluruhan adalah untuk secara efektif
mengendalikan risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi
terhadap kinerja keuangan mereka.
Manajemen risiko keuangan berada di bawah pengawasan langsung oleh Direksi yang bertugas
mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko keuangan dalam kerjasama yang erat dengan unit-unit
operasi Grup. Direksi menentukan prinsip manajemen risiko keuangan secara keseluruhan, serta
kebijakan pada area tertentu, seperti risiko kredit dan risiko likuiditas, serta penggunaan instrumen
keuangan derivatif dan nonderivatif, dan investasi atas kelebihan likuiditas.
53
Page 57
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMAN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Risiko-Risiko Keuangan (lanjutan)
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko
kredit yang dihadapi Grup berasal dari kegiatan operasi (terutama dari piutang usaha kepada
pihak ketiga) dan dari kegiatan pendanaan, termasuk rekening bank.
Eksposur risiko kredit Grup terutama adalah dalam mengelola piutang usaha. Grup
melakukan pengawasan kolektibilitas piutang sehingga dapat diterima penagihannya secara
tepat waktu dan juga melakukan penelaahan atas masing-masing piutang pelanggan secara
berkala untuk menilai potensi timbulnya kegagalan penagihan dan membentuk pencadangan
Eksposur Grup terhadap risiko kredit timbul dari kelalaian pihak lain, dengan eksposur
maksimum sebesar jumlah tercatat aset keuangan Grup, sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Kas 20.191.018.507 12.232.029.244
Piutang usaha 16.936.542.297 15.497.364.014
Piutang lain-lain 20.735.956.416 2.663.037.138
Aset tidak lancar lainnya -
Uang jaminan 1.753.023.953 1.612.948.445
Jumlah 59.616.541.173 32.005.378.841
b. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Grup menunjukkan bahwa
penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek. Kebutuhan
likuiditas Grup secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai investasi dan
pengeluaran barang modal terkait dengan program perluasan usaha. Grup membutuhkan
modal kerja yang substansial untuk menjalankan proyek- proyek baru dan untuk mendanai
operasional.
Dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas yang dianggap
memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus
kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk
jadwal jatuh tempo pinjaman, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara
fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan komitmen fasilitas kredit.
54
Page 58
PT REMALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024
(Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMAN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Pengelolaan Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan permodalan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
dipertahankannya peringkat kredit yang kuat dan rasio modal yang sehat agar dapat
mendukung kelancaran usahanya dan memaksimalkan nilai dari pemegang saham.
Perusahaan mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian-penyesuaian
sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik dari risiko usahanya. Agar
dapat menjaga dan menyesuaikan struktur modalnya, Perusahaan akan menyesuaikan
jumlah dari pembayaran dividen kepada para pemegang saham atau tingkat pengembalian
modal atau menerbitkan surat saham. Tidak ada perubahan dalam tujuan, kebijakan dan
proses dan sama seperti penerapan tahun- tahun sebelumnya.
Perusahaan memonitor struktur modalnya dengan menggunakan rasio utang terhadap
modal, dimana total utang dibagi dengan total modal.
Perhitungan rasio utang terhadap total ekuitas adalah sebagai berikut:
31 Maret 2025 31 Desember 2024
Pinjaman berbunga 105.506.480.873 68.200.540.510
Jumlah ekuitas 298.969.057.316 263.073.131.232
Rasio Utang terhadap Ekuitas 0,35 0,26
55
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
REMALA ABADI Tbk
p.1 ×113
unresolved
person
Fajra Rizqi Nasution
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.10 ×3
unresolved
org
PT PC
p.11 ×9
unresolved
org
PT Akselerasi Informasi
p.11
unresolved
org
PT Fiber Kerumah
p.11
unresolved
org
PT Fiber Media
p.11
unresolved
org
PT Jaringan Fiber
p.11
unresolved
person
Anita Munaf
p.12
unresolved
org
Menteri
p.12
unresolved
person
Idriansyah Rizal
p.12 ×3
unresolved
org
PT Solusi Aplikasi Andalan Semesta
p.12 ×3
unresolved
person
Novita Sari Sianturi
p.12
unresolved
org
PT Akselerasi Informasi Indonesia
p.13 ×2
unresolved
person
Kumala Tjahjani Widodo
p.13 ×2
unresolved
org
PT Darpa Balakosa Semesta. Sehingga
p.13
unresolved
org
PT Darpa Balakosa Semesta
p.13
unresolved
org
PT Fiber Kerumah Indonesia
p.13 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita
· Notaris
p.13 ×11
unresolved
person
Iman Taufik
p.13
unresolved
org
Wukong Technology Partners Limited
p.14 ×3
unresolved
org
PT Fiber Media Indonesia
p.14 ×5
unresolved
org
PT Jaringan Fiber Indonesia
p.14
unresolved
person
Nova Helida
p.14
unresolved
org
PT Mitra Integrasi Bersama
p.15
unresolved
person
Daniar Wasdiana
p.15
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.22
unresolved
org
PT Bank DKI
p.30
unresolved
org
PT Bank Maluku Malut
p.30
unresolved
org
Pihak Ketiga Wukong Technology Partners Limited
p.32
unresolved
org
PT Raya Esa Hutama
p.32 ×2
unresolved
org
PT Jangkar Putra Indonesia
p.32 ×2
unresolved
org
Wukong Technologi Partners Limited
p.32
unresolved
org
PT Fiber Kerumah Indonesia. Piutang
p.32
unresolved
org
PT Jasa Rosa
p.32
unresolved
org
PT Fajar Mitra Krida
p.32
unresolved
org
PT Netco Trans Nusa
p.32
unresolved
org
PT Sunday Insurance Indonesia
p.33 ×3
unresolved
org
PT Sentra Inovasi Prima
p.33 ×2
unresolved
org
PT Mustika Ratu Centre.
p.34 ×6
unresolved
org
PT Alindatama Saktib Rother
p.37
unresolved
org
PT Mustika Ratu Centre. Aset
p.39
unresolved
person
KH Mansyur
p.40
unresolved
person
Prof. Dr. Soepomo Kelurahan Tebet Barat
p.43
unresolved
person
Ir. Mangkudijojo Kp. Jatirasa
p.43
unresolved
—
Subjumlah
p.44 ×2
unresolved
org
PT Triasmitra Multiniaga Internasional
p.46
unresolved
org
PT BCA Finance
p.46 ×3
unresolved
org
PT Mega Finance
p.46
unresolved
org
PT Fiber Network Indonesia
p.55 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.