Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 428
Page 1
LAPORAN TAHUNAN 2024 Exploring the Floral Heritage of Indonesia
Page 2
2 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Daftar Isi
I. PEMBUKAAN 5 I. PEMBUKAAN 5
Sorotan Utama 6
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 43 Performa Penting 8
Penghargaan 9
III TINJAUAN KEUANGAN 109
Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar 10
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 135 Sekilas CCB Indonesia 11
Profil Perusahaan 14
V INFORMASI PERUSAHAAN 235 Informasi Pemegang Saham 16
- Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak
VI LAPORAN KEUANGAN 263 Perusahaan dan Entitas Asosiasi
- Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas
Induk
Ikhtisar Saham 24
Ikhtisar Keuangan 27
Peristiwa Penting 30
Kebijakan Strategis 33
Laporan Dewan Komisaris 34
Laporan Direksi 38
Page 3
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 3
Daftar Isi
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 43 V INFORMASI PERUSAHAAN 235
Perkreditan 44 Struktur Organisasi 236
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan 48 Profil Dewan Komisaris 238
Internasional Profil Direksi 242
Modal Manusia 52 Pejabat Eksekutif 250
Teknologi Informasi 55 Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga 252
Manajemen Risiko 56 Jaringan Kantor 256
III TINJAUAN KEUANGAN 109 VI LAPORAN KEUANGAN 263
Analisis dan Pembahasan Manajemen 110 Tanggung Jawab Pelaporan 264
Lampiran
Laporan Keuangan Audit tahun buku 2024
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 135
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 136
Perusahaan (‘Laporan Keberlanjutan’)
Tata Kelola Perusahaan 166
Laporan Komite - Komite 230
Page 4
4 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Page 5
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 5
Pembukaan
Melati
National Flower
Jasmine, with its white color symbolizing purity,
embodies the beliefs of diverse groups in Indonesia.
It is often used to represent elegance in simplicity
and sincerity.
Page 6
6 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Sorotan Utama
300
CAGR 56%
250
Pencapaian Laba bersih Bank dengan Compound Annual
Growth Rate (CAGR) 2020 - 2024 sebesar 56%, dan pertumbuhan
sebesar 22% di tahun 2024. 200
150
CCB Indonesia memperoleh peringkat idAAA rating (rating
tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo selama
5 (lima) tahun berturut-turut.
100
50
0
2020 2021 2022 2023 2024
PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN
KREDIT PENDANAAN
PERTUMBUHAN KREDIT DAN
PENDANAAN YANG KUAT
21% 17%
y-o-y y-o-y
PENINGKATAN PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN
PENDAPATAN LABA BERSIH BIAYA YANG
TERKENDALI DAN EFISIEN
PENINGKATAN PROFITABILITAS
CIR 54%
DAN EFISIENSI
24% 22% BOPO 83,39%
y-o-y y-o-y
PENINGKATAN LIKUIDITAS PERMODALAN
KUALITAS ASET YANG KUAT DAN LEBIH KUAT
PENINGKATAN KUALITAS ASET SERTA (NPL BRUTO) OPTIMAL
LIKUIDITAS DAN PERMODALAN YANG LCR 175% & CAR
SOLID 2,12% NSFR 111% 30,72%
vs 2,87 tahun 2023 * Di atas batas
minimum 100%
Page 7
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 7
Sorotan Utama
• Pertumbuhan kredit sebesar Rp 4,1 triliun atau 21,2% y-o-y yang sebagian besar
PERTUMBUHAN berasal dari segmen Korporasi dan Komersial.
KREDIT DAN • Peningkatan Kualitas Aset dengan rasio NPL Bruto yang lebih rendah dari 2,87%
PENDANAAN YANG (Des'23) menjadi 2,12% (Des'24).
KUAT • Pertumbuhan Total Pendanaan sebesar Rp 3,4 triliun atau 17% y-o-y yang sebagian
besar berasal dari pertumbuhan Deposito dan CASA mata uang asing.
• Peningkatan pendapatan sebesar 24% y-o-y dimana sebagian besar dikontribusi
PENINGKATAN oleh pertumbuhan volume bisnis.
PROFITABILITAS DAN • Peningkatan Efisiensi dengan CIR turun dari 58% menjadi 54%.
EFISIENSI • Pertumbuhan laba setelah pajak sebesar 22% y-o-y, dikontribusi oleh pertumbuhan
bisnis dan peningkatan profitabilitas disertai dengan peningkatan efisiensi.
• Total Aset meningkat Rp 5,7 triliun atau 20% y-o-y.
• Likuiditas yang kuat dan optimal dengan kecukupan LCR 175,13% dan NSFR 110,81%
LIKUIDITAS DAN
yang masih di atas ambang batas minimum regulasi sebesar 100%.
PERMODALAN YANG
• Permodalan yang kuat dengan CAR 30,72% (Des'24).
SOLID
• Ekuitas Bank meningkat dari Rp 6,54 triliun, naik Rp 301 miliar menjadi Rp 6,84 triliun
per Desember 2024.
Page 8
8 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Performa Penting
Dengan dukungan stakeholders, CCB Indonesia tetap menunjukkan performa
keuangan yang kuat dan konsisten dengan Laba bersih naik sebesar 22,42%
y-o-y, serta terus memberikan layanan perbankan yang lebih berkualitas melalui
electronic banking, dan 73 kantor yang tersebar di Indonesia.
Laba Setelah Pajak
dalam miliar Rupiah CAGR 56%
300
250
22,42%
Growth 2024
200
150 Total Aset
56%
dalam miliar Rupiah CAGR 7%
35.000
100
Compound Annual
20,44%
30.000
50
Growth Rate (CAGR)
2020-2024
25.000 Growth 2024
-
2020 2021 2022 2023 2024 20.000
15.000
Kredit 7%
10.000
dalam miliar Rupiah CAGR 12% Compound Annual
25.000 Growth Rate (CAGR)
5.000
2020-2024
20.000
21,20% -
Growth 2024 2020 2021 2022 2023 2024
15.000
Dana Pihak Ketiga
12%
10.000 dalam miliar Rupiah
25.000 CAGR 6%
Compound Annual
5.000 Growth Rate (CAGR) 16,86%
2020-2024 20.000
Growth 2024
-
2020 2021 2022 2023 2024 15.000
6%
10.000
Modal
Compound Annual
5.000 Growth Rate (CAGR)
dalam miliar Rupiah CAGR 3%
7.000 2020-2024
4,61%
-
6.800
2020 2021 2022 2023 2024
Growth 2024
6.600
6.400
6.200
3%
6.000
Compound Annual
Growth Rate (CAGR)
5.800
2020-2024
5.600
2020 2021 2022 2023 2024
Page 9
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 9
Penghargaan Performa Penting 2023
Warta Ekonomi proudly honors: Warta Ekonomi proudly honors:
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
as
Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in as
Prudent nd Conservative Business Development Through Indonesia Best Bank 2024 for Strategies Implementation through
Strategic Plan
Business Development
Category
Conventional Bank Category
KBMI 2, Swasta Asing
Tuesday, March 5th 2024
JS Luwansa Hotel, Jakarta
Wednesday, July 31st 2024
The Sultan Hotel & Residence, Jakarta
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Page 10
10 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar
Visi 4. Improvement berkelanjutan
Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan pernah
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami berkehendak
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi. untuk senantiasa berusaha sempurna; selalu ada cara yang
lebih baik.
Misi 5. Modal manusia
Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk
saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi menarik, mempertahankan, memotivasi, dan memanfaatkan
rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan dengan efektif personel berkualitas yang dapat kami temukan.
lingkungan sebagai warga korporasi yang baik.
6. Komitmen
Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun keselarasan
Keyakinan Dasar kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup akan
menjaga berkelanjutan pertumbuhan ekonomi, oleh karena
1. Basis keuangan yang kuat itu kami berkehendak untuk menyukseskan pembangunan
Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi green environment.
penentu daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami
berkehendak untuk menghasilkan kinerja keuangan
luar biasa berkelanjutan dengan membangun jaringan Nilai Dasar
nasabah, proses yang produktif dan efektivitas biaya,
modal manusia yang unggul. 1. Integrity
Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah
2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang disanggupi.
kompleks dan cepat
Kami yakin bahwa kemampuan dalam meyediakan 2. Trust
layanan yang kompleks dan cepat dapat memenangkan Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.
pilihan nasabah. Oleh karena itu, kami berkehendak
untuk mendesain dan mengimplementasikan proses 3. Speed
layanan yang kompleks dan cepat bagi nasabah. Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
3. Kemitraan yang kuat 4. Competence
Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan
yang diterima oleh customer; oleh karena itu kami dan kegagalan dalam segala bidang.
berkehendak untuk membangun kemitraan
komprehensif antara bank kami dengan pemasok dan
mitra bisnis, kemitraan antara karyawan dengan manajer,
kemitraan antarfungsi dalam organisasi kami.
Page 11
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 11
Sekilas CCB Indonesia
Sejarah singkat PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) adalah Bank Umum
CCB Indonesia 11 Devisa yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan merupakan hasil merger antara PT
Bank Windu Kentjana International Tbk (“Bank Windu”) dan PT Bank Antardaerah (“Bank
Anda”) pada 30 November 2016, memiliki jaringan 73 kantor yang tersebar di kota-kota
Bidang Usaha 12 di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali,
Mataram Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak, Makassar
• Kegiatan Usaha Menurut Anggaran dan Pangkal Pinang.
Dasar dan yang Dijalankan
• Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, seiring dengan
Dasar segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta
consumer banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial
dan lingkungan hidup.
Sejarah Singkat CCB Indonesia
Penggabungan Usaha antara Bank Windu dengan perusahaan terkendali Bank Anda yang
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016
tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan
No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Page 12
12 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Sekilas CCB Indonesia
Dengan demikian, penggabungan usaha Bank Windu dan Bank Bidang Usaha
Anda telah menjadi efektif dilaksanakan per tanggal 30 November
2016.
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang
Dijalankan
Bank Windu sebagai perusahaan hasil merger, diubah namanya
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
Indonesia”) yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. yang berlaku. Keterangan kegiatan usaha berdasarkan Anggaran
17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang penetapan Dasar Ruang lingkup kegiatan CCB Indonesia antara lain adalah:
penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Tbk dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal Kegiatan Usaha Utama
30 November 2016 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran ▪ Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan
Dasar. giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/
atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
Latar belakang perubahan nama Perseroan ini terkait dengan ▪ Memberikan kredit baik kredit jangka menengah, panjang atau
masuknya pemegang saham pengendali baru yaitu China pendek maupun jenis lainnya yang lazim dalam dunia perbankan;
Construction Bank Corporation (“CCB”) yang saat ini telah memiliki ▪ Menerbitkan surat pengakuan hutang;
60% (enam puluh persen) saham Perseroan. ▪ Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya:
Sebelumnya PT Bank Windu Kentjana International Tbk (“Bank - Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi oleh
Windu”) juga merupakan bank hasil penggabungan (merger) antara bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada dalam perdagangan surat-surat tersebut;
tanggal 8 Januari 2008. Penggabungan (merger) secara legal - Surat pengakuan hutang dan kertas dagang--lainnya yang
dituangkan dalam Akta Merger No.171 tanggal 28 November 2007 masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
yang mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi perdagangan surat-surat tersebut;
Manusia No.AHU-00982.AH.01.02 pada tanggal 8 Januari 2008. - Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah;
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada awalnya dibentuk pada tanggal - Obligasi;
26 Mei 1967 oleh 3 yayasan sosial sebagai pendirinya yaitu Yayasan - Surat promes yang dapat diperdagangkan;
Dharma Putra Kostrad, Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora - Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
dan Yayasan Djajakarta. Pada tahun 1978, kepemilikan beralih oleh otoritas yang berwenang.
kepada keluarga Salim (Grup Salim). ▪ Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun
untuk kepentingan nasabah;
Sementara Multicor semula dikenal dengan nama PT Multinational ▪ Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau
Finance Corporation didirikan tahun 1974 dalam bentuk Lembaga meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan-menggunakan
Keuangan Bukan Bank (LKBB), merupakan suatu konsorsium (joint surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek
venture) dari bank domestik dengan bank-bank internasional yaitu atau sarana lainnya;
Royal Bank of Scotland, BCA, LTCB Japan, Jardine Fleming, Chemical ▪ Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan
Bank dan Asia Insurance. Pada tahun 1993 berubah statusnya melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak ketiga;
menjadi Bank Multicor. Selanjutnya pada tahun 2003, Bapak Johnny ▪ Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah
Wiraatmadja dan rekan-rekan mengambil alih kepemilikan Bank lainnya dalam bentuk surat berharga yang tercatat di bursa
Multicor. efek;
▪ Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi
Pada tanggal 8 Januari 2008 terjadi merger antara Bank Multicor ketentuan yang berlaku;
Tbk dan BWK menjadi “PT Bank Windu Kentjana International Tbk.”, ▪ Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain
atau dikenal sebagai “Bank Windu”. sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas yang
berwenang.
Page 13
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 13
Sekilas CCB Indonesia
Kegiatan Usaha Penunjang perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
▪ Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga
▪ Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak lain penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi ketentuan
berdasarkan suatu kontrak; yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
▪ Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui ▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya mengatasi kredit macet, dengan syarat harus menarik kembali
kepada Perseroan dengan ketentuan agunan yang dibeli penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
tersebut wajib dicairkan secepatnya; otoritas yang berwenang;
▪ Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan kegiatan ▪ Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung
wali amanat; atau tidak langsung dengan maksud di atas yang pelaksanaannya
▪ Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana pensiun tidak bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku di
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Indonesia
baik selaku pendiri dana pensiun pemberi kerja maupun selaku
pendiri dan/atau peserta dana pensiun lembaga keuangan; Sebagian besar dari kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah
▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau dijalankan Perseroan sepanjang sesuai dengan peraturan dan
perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha, ketentuan yang berlaku.
Page 14
14 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Kantor Pusat Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Jl. Jend Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220, Indonesia.
Telephone (62-21) 5082 1000
Fax. (62-21) 5082 1010
SWIFT/BIC : BWKIIDJA
Situs idn.ccb.com
Email corsec@idn.ccb.com
Hubungan Investor Sekretaris Perusahaan (Thomas Widianto)
Aspek Hukum Penggabungan usaha (merger) PT Bank Windu Kentjana International Tbk dengan PT Bank Antardaerah telah mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan
Penggabungan Perseroan No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Bank Hasil Penggabungan berganti nama “PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk” yang disingkat “CCB
Indonesia” telah memperoleh Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-0003776.AH.01.10.Tahun 2016 tanggal 30 November
2016 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai
salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang
penetapan penggunaan izin usaha atas nama “PT Bank Windu Kentjana International Tbk” menjadi “PT Bank China Construction
Bank Indonesia Tbk”.
Status Bank Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia
Kode Saham MCOR
Page 15
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 15
Profil Perusahaan
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Kustodian
PT Bursa Efek Indonesia PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia Jakarta 12190, Indonesia
Tel : (62-21) 5150515 Tel : (62-21) 5152855
Fax : (62-21 5154153 Fax : (62-21) 52991199
Website : www.idx.co.id Website : www.ksei.co.id
Email : listing@idx.co.id Email : helpdesk@ksei.co.id
Jasa yang diberikan : Jasa Pencatatan Tahunan Saham Jasa yang diberikan : Pengelolaan administrasi efek (saham)
Periode Penugasan : Januari - Desember 2024 Periode Penugasan : Januari - Desember 2024
Besaran Fee : Rp 277.500.000,- Besaran Fee : Rp 11.100.000,-
Kantor Akuntan Publik Notaris
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.
a member of Ernst and Young Graha Kencana Blok DK Jl. Raya Perjuangan No. 88
(Akuntan Publik: Christophorus Alvin Kossim) Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tel : (62-21) 536 77 338
Tower 1, Lantai 13 dan 14, Tower 2, Lantai 7 Fax : (62-21) 536 77 339, 532 5938
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Email : eliwatyt@gmail.com
Jakarta 12190, Indonesia
www.ey.com Jasa yang diberikan : Penyusunan Akta Keputusan RUPS Tahunan
tahun buku 2023 dan RUPS Luar Biasa
Jasa yang diberikan : Jasa audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 Periode Penugasan : Januari - Desember 2024
Periode Penugasan : Januari - Desember 2024 Besaran Fee : Rp 66.600.000,-
Besaran Fee : Rp 1.972.192.500,-
Keanggotaan pada Asosiasi
Biro Administrasi Efek CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
PT Sinartama Gunita 1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
Gedung Menara Tekno Lt.7 2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Jl. H. Fachrudin No.19, Kebon Sirih, Tanahabang 3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Jakarta Pusat 10250, Indonesia 4. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Tel : (62-21) 3923003 5. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
Fax : (62-21) 3923003 6. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia
Website : www.sinartama.co.id (ASPEBTINDO)
Email : helpdesk1@sinartama.co.id 7. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
(LAPS SJK)
Jasa yang diberikan : Jasa Administrasi Saham 8. Chinese Chamber of Commerce (CCC)
Periode Penugasan : Juli 2024 – Juni 2025 9. Association Cambiste International - Financial Markets Association
Besaran Fee : Rp 20.181.818,- Indonesia (ACI FMA Indonesia)
10. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
11. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
Page 16
16 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Informasi Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham
60,00% CHINA CONSTRUCTION BANK (CCB) CORPORATION dimiliki oleh :
1) Central Huijin Investment Ltd.* 57,03%
2) HKSCC Nominees Limited** 37,52%
3) Lain-lain 5,45%
Catatan:
*) Central Huijin Investment Ltd. adalah pemegang saham pengendali CCB Corporation, memegang
57,03% saham CCB Corporation per 31 Desember 2024, dan secara tidak langsung memegang
0,20% saham CCB Corporation melalui anak perusahaannya, Central Huijin Asset Management
Ltd. Central Huijin Investment Ltd. adalah perusahaan milik negara yang didirikan dengan
persetujuan Dewan Negara sesuai dengan Undang - Undang Perusahaan RRC pada tanggal 16
Desember 2003. Baik modal terdaftar maupun modal disetor adalah RMB 828.209 juta.
**) HKSCC Nominees Limited adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hong Kong
Securities Clearing Company Ltd.
6,94% JOHNNY WIRAATMADJA
8,21% UOB KAY HIAN PTE LTD
24,85% PUBLIK
Komposisi Kepemilikan Saham CCB Indonesia
1 Januari 2024 31 Desember 2024
No. Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
1. China Construction Bank Corporation 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
2. Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94%
3. UOB Kay Hian Pte. Ltd. 3.112.882.656 8,21% 3.112.832.456 8,21%
4. Publik 9.424.170.446 24,85% 9.424.220.646 24,85%
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00%
Keterangan Ringkas tentang Pemegang Saham
China Construction Bank Corporation
China Construction Bank (CCB) Corporation, yang berkantor pusat di Beijing, adalah bank komersial berskala besar terkemuka di Tiongkok.
Awalnya, China Construction Bank, didirikan pada Oktober 1954. Bank ini terdaftar di Bursa Efek Hong Kong pada Oktober 2005 (kode
saham: 939) dan Bursa Efek Shanghai pada September 2007 (kode saham: 601939). Pada akhir tahun 2024, kapitalisasi pasar CCB Corporation
mencapai sekitar US$ 212.427 juta, berada di peringkat keenam dari seluruh bank yang terdaftar di dunia. Grup menempati peringkat
kedua dalam “Top 1000 World Banks Ranking” pada tahun 2024 oleh majalah The Banker dan peringkat kedua dalam “Top 500 Banking
Brands” oleh Brand Finance.
CCB Corporation menyediakan layanan keuangan yang komprehensif bagi nasabah, termasuk corporate finance business, personal
finance business, treasury dan asset management business, dan lainnya, melayani 771 juta nasabah perorangan dan 11,68 juta nasabah
korporasi. Selain itu, CCB Corporation memiliki anak perusahaan di berbagai sektor, termasuk fund management, financial leasing, trust,
insurance, futures, pension dan investment banking. Pada akhir tahun 2024, CCB Group memiliki 376.847 karyawan dan 14.750 entitas
operasi.
Page 17
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 17
Informasi Pemegang Saham
Group sepenuhnya memahami signifikansi politis dari usaha dan berpartisipasi dalam persaingan internasional, secara proaktif
keuangan dan pentingnya bagi kepentingan masyarakat, serta berintegrasi ke dalam kerangka kerja yang lebih luas untuk
dengan sungguh - sungguh menjunjung tinggi prinsip-prinsip ini memperdalam reformasi lebih lanjut secara komprehensif dan
dalam praktiknya. Group meningkatkan layanan keuangan berkualitas dengan teguh mempromosikan pembangunan berkualitas tinggi.
tinggi untuk strategi nasional utama, bidang-bidang utama dan
mata rantai yang lemah, melakukan upaya yang signifikan dalam Johnny Wiraatmadja
“Lima Sasaran Utama”, yaitu technology finance, green finance,
inclusive finance, pension finance dan digital finance secara aktif Bapak Johnny Wiraatmadja, Warga Negara Indonesia berusia 71
mendukung pengembangan tenaga produktif baru yang berkualitas, tahun, seorang pengusaha dan berpengalaman di bidang perbankan
secara efektif melayani ekonomi riil, dan membantu dalam sejak tahun 1979, berdomisili di Jakarta.
pembukaan standar tinggi dan pembangunan regional yang
terkoordinasi. Group tetap teguh pada tanggung jawab utama dan Beliau diangkat menjadi Direktur Treasury di PT Bank Panin, Tbk pada
fokus bisnis utamanya, terus meningkatkan “Tiga Kemampuan” tahun 1991 hingga tahun 2007. Selanjutnya mulai tahun 2007 hingga
dalam melayani pembangunan nasional, mencegah risiko keuangan, sekarang beliau menjabat sebagai Komisaris di PT Bank Panin, Tbk.
Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)
Dewan Komisaris dan Direksi
1 Januari 2024 31 Desember 2024
Jumlah Saham Jumlah Saham
No. Nama Jabatan No. Nama Jabatan
(Lembar) (Lembar)
Dewan Komisaris Dewan Komisaris
1. Sun Jianzheng Komisaris Utama - 1. Guo Meijun Komisaris -
2. Qi Jiangong Komisaris - 2. Mohamad Hasan Komisaris -
(independen)
3. Mohamad Hasan Komisaris - 3. Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris -
(independen) (independen)
4. Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris - -
(independen)
Direksi Direksi
1. You Wennan Direktur Utama 667.964 (<1%) 1. Zhu Yong Direktur 681.162 (<1%)
2. Zhu Yong Direktur 333.636 (<1%) 2. Setiawati Samahita Direktur 3.422.310 (<1%)
3. Setiawati Samahita Direktur 2.316.097 (<1%) 3. Junianto Direktur 1.588.382 (<1%)
4. Junianto Direktur 1.062.958 (<1%) 4. Agresius Robajanto Direktur 1.458.831 (<1%)
Kadiaman Kepatuhan
5. Chandra Nangkok Direktur 938.386 (<1%)
Tua Siagian
6. Agresius Robajanto Direktur 764.687 (<1%)
Kadiaman Kepatuhan
Catatan:
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun 2024.
Page 18
18 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Informasi Pemegang Saham
Jumlah Pemegang Saham dan Persentase Berdasarkan Klasifikasi per 31 Desember 2024
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Persentase
Pemodal Nasional
1. Broker 13 2.988.804 0,01%
2. Individual - Domestic 10.340 6.312.633.778 16,65%
3. Individual Foreign KITAS - NPWP 10 5.321.258 0,01%
4. Insurance NPWP 3 1.723.775.428 4,55%
5. Pension Fund 2 14.700.000 0,04%
6. Perusahaan Terbatas NPWP 27 2.240.359.430 5,91%
7. Yayasan NPWP 3 203.200 0,00%
Sub Total 10.398 10.299.981.898 27,16%
Pemodal Asing
8. Individual - Foreign 15 5.760.469 0,02%
9. Institution - Foreign 30 27.613.988.147 72,82%
Sub Total 45 27.619.748.616 72,84%
Total 10.443 37.919.730.514 100,00%
Pemegang Saham ≥ 5%
1 Januari 2024 31 Desember 2024
No Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham (Lembar) Persentase Jumlah Saham (Lembar) Persentase
1 China Construction Bank Corporation 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
2 Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94%
3 UOB Kay Hian Pte. Ltd. 3.112.882.656 8,21% 3.112.832.456 8,21%
Total Saham 28.495.560.068 75,15% 28.495.509.868 75,15%
Pemegang Saham < 5% Berdasarkan Klasifikasi
1 Januari 2024 31 Desember 2024
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Jumlah
Jumlah Saham Jumlah Saham
Pemegang Persentase Pemegang Persentase
(Lembar) (Lembar)
Saham Saham
Pemodal Nasional
1. Broker 14 10.267.572 0,03% 13 2.988.804 0,01%
2. Individual - Domestic 11.032 3.676.582.363 9,70% 10.339 3.681.520.073 9,71%
3. Individual Foreign KITAS - NPWP 12 3.096.600 0,01% 10 5.321.258 0,01%
4 Insurance NPWP 3 1.723.775.428 4,55% 3 1.723.775.428 4,55%
5. Pension Fund 2 14.700.000 0,04% 2 14.700.000 0,04%
6. Perusahaan Terbatas NPWP 28 2.245.232.330 5,92% 27 2.240.359.430 5,91%
7. Yayasan NPWP 2 203.100 0,00% 3 203.200 0,00%
Sub Total 11.093 7.673.857.393 20,24% 10.397 7.668.868.193 20,22%
Pemodal Asing
8. Individual - Foreign 16 6.084.269 0,02% 15 5.760.469 0,02%
9. Institution - Foreign 29 1.744.228.784 4,60% 28 1.749.591.984 4,61%
Sub Total 45 1.750.313.053 4,62% 43 1.755.352.453 4,63%
Total 11.138 9.424.170.446 24,85% 10.440 9.424.220.646 24,85%
Page 19
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 19
Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak Perusahaan dan
Entitas Asosiasi
Struktur Grup Perusahaan
Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
Sampai dengan 31 Desember 2024, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak atau entitas asosiasi.
Informasi Lainnya
Sampai dengan 31 Desember 2024, tidak terdapat transaksi antara tidak ada penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang
bank dengan pihak-pihak berelasi dalam kelompok usaha di bidang dapat dipersamakan dari setiap entitas yang berada dalam satu
keuangan; tidak ada transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang kelompok usaha dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak yang
dilakukan setiap entitas dalam kelompok usaha di bidang keuangan; telah memperoleh penyediaan dana dari Bank.
Struktur Anak Perusahaan dari CCB Corporation
China Construction Bank (Russia) Limited
China Construction Bank (London) Limited
China Construction Bank (Malaysia) Berhad
Overseas Subsidiaries Banks China Construction Bank (Europe) S.A.
China Construction Bank (New Zealand) Limited
China Construction Bank (Asia) Corporation Limited
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
CCB Property & Casualty Insurance Co., Ltd.
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
CCB FinTech Co., Ltd.
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
CCB Wealth Management Co., Ltd.
CCB Futures Co., Ltd.
Main Integrated CCB Life Insurance Co., Ltd.
Operation Subsidiaries
CCB Consumer Finance Co., Ltd.
CCB Trust Co., Ltd.
CCB Pension Management Co., Ltd.
CCB Housing Services Co., Ltd.
CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd.
CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
CCB International (Holdings) Limited
Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
Page 20
20 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Manajemen Permodalan Manajemen Risiko
Grup berpegang pada strategi pengelolaan permodalan yang kuat Grup telah berkomitmen pada konsep manajemen risiko yang
dan hati-hati, dengan menekankan akumulasi modal internal dan komprehensif. Grup terus meningkatkan sistem manajemen risiko
penambahan modal eksternal. Grup memperkuat peran batasan yang komprehensif, proaktif, cerdas dan modern, mendorong
dan panduan permodalan, terus mendorong transformasi menuju manajemen risiko dan pengendalian yang terintegrasi serta
pengelolaan permodalan yang intensif, serta meningkatkan efisinsi manajemen risiko kredit terpadu, dan memperkuat tata kelola risiko
penggunaan modal. Grup juga mempertahankan tingkat kecukupan operasi di luar negeri, anak perusahaan dan lembaga-lembaga di
modal dan struktur permodalan yang optimal, memberikan fondasi bawahnya. Grup terus meningkatkan kemampuannya untuk
yang kokoh dalam melayani perkembangan berkualitas tinggi dari mencegah risiko keuangan dan memastikan bahwa berbagai risiko
ekonomi yang nyata. terkendali secara keseluruhan.
Pada tahun 2024, Grup secara aktif memastikan transisi yang lancar Pada tahun 2024, Grup meningkatkan upayanya dalam “manajemen
dan implementasi berkualitas tinggi dari aturan modal yang baru. risiko komprehensif”. Hal ini dilakukan dengan menggali isu-isu
Grup melakukan penambahan modal eksternal secara stabil dan utama dan menyeluruh untuk meningkatkan sistem pengendalian
teratur, serta terus meningkatkan kekuatan modal dengan tetap internal risiko, serta mengoptimalkan checks and balances dan
mempertahankan struktur modal yang sehat. Grup terus mekanisme koordinasi “three lines of defence”. Hal ini meningkatkan
mengembangkan batasan modal regulasi dan mekanisme transmisi, sistem manajemen pembiayaan korporasi yang komprehensif,
membangun sistem manajemen perencanaan modal yang mendorong pembangunan sistem manajemen kredit terpadu untuk
komprehensif yang mencakup seluruh grup, dan terus mendorong nasabah perorangan, dan meningkatkan manajemen risiko yang
manajemen permodalan yang lebih baik. Selama periode pelaporan, muncul. Grup mendukung “manajemen risiko proaktif”. Grup
Grup menunjukkan kinerja yang solid dalam berbagai indikator memperkuat manajemen kualitas aset lintas siklus, mengintensifkan
permodalan. Didorong oleh faktor-faktor seperti laba ditahan pencegahan dan mitigasi risiko di area-area penting, meningkatkan
sebesar RMB 178,805 juta setelah dikurangi dividen, penerbitan sistem pelaporan risiko yang signifikan, menerapkan manajemen
obligasi modal Tier 2 sebesar RMB 135 miliar, konversi aturan “Satu Kebijakan untuk Satu Anak Perusahaan” untuk anak perusahaan,
pengukuran pada saat penerapan aturan modal baru, dan manajemen dan terus melakukan pemantauan risiko yang komprehensif,
modal intensif yang diperkuat, rasio kecukupan modal Grup pembuatan profil risiko, dan peringatan risiko atas operasi di luar
meningkat di semua tingkat dibandingkan dengan akhir tahun negeri. Grup juga memperkuat “intelligent risk management”.
2023, dan tetap berada pada tingkat yang baik dan wajar. Dengan memanfaatkan teknologi seperti big data dan AI, Grup
mempercepat pengembangan proyek-proyeknya seperti platform
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal manajemen risiko tingkat perusahaan, mendorong integrasi alat
kontrol risiko digital ke dalam proses bisnisnya, dan berbagi informasi
Minimum (Capital Adequacy Ratio) risiko tingkat lanjut. Grup juga memperbarui rencana pemulihan
Sesuai dengan ketentuan regulator, Grup menghitung dan dan resolusi setiap tahun, dan melakukan perbaikan berkelanjutan
mengungkapkan rasio kecukupan modal sesuai dengan Peraturan di berbagai bidang seperti total loss-absorbing capacity (“TLAC”),
Manajemen Permodalan Bank Umum mulai 1 Januari 2024. Ruang eksposur yang besar, serta agregasi data risiko dan pelaporan risiko
lingkup perhitungan meliputi seluruh kantor cabang dan kantor yang efektif, sehingga dapat memenuhi persyaratan peraturan
cabang pembantu di dalam dan luar negeri, serta entitas anak yang tambahan untuk bank-bank yang penting secara sistemik.
bergerak di bidang keuangan (tidak termasuk perusahaan asuransi).
Berdasarkan persetujuan untuk penerapan pendekatan pengukuran Manajemen Risiko Kredit
modal yang lebih maju pada tahun 2014, CBIRC sebelumnya
memberikan persetujuan kepada Grup untuk memperluas cakupan Grup tetap berkomitmen untuk mengelola dan mengendalikan
penerapan pendekatan tersebut pada bulan April 2020. Sesuai risiko kredit secara proaktif, dan secara efektif mendorong penyelesaian
dengan persyaratan regulasi, Grup menghitung rasio kecukupan risiko di area-area utama. Dengan demikian, risiko kredit secara
modal dengan menggunakan pendekatan lanjutan dan pendekatan keseluruhan tetap stabil dan terkendali pada tahun 2024.
lain untuk pengukuran modal, dan mematuhi persyaratan yang
relevan untuk modal dasar. Grup memperdalam manajemen risiko kredit yang terintegrasi. Grup
terus melanjutkan penyesuaian komposisi aset kredit, dan berfokus
Grup secara stabil melakukan penambahan modal eksternal, terus pada “Lima Prioritas” dan area-area utama dalam ekonomi nyata untuk
memperdalam transformasi menuju penggunaan modal yang lebih meningkatkan kemampuannya dalam menyediakan layanan keuangan
intensif dan manajemen yang lebih baik, serta memajukan implementasi berkualitas tinggi bagi strategi-strategi utama, area-area utama dan
aturan permodalan yang berkualitas tinggi. Pada akhir tahun 2024, jaringan-jaringan yang lemah. Grup meningkatkan upayanya dalam
rasio kecukupan modal, rasio Tier 1, dan rasio Modal Inti, yang dihitung pengelolaan dan pengendalian risiko kredit secara menyeluruh, serta
sesuai dengan Peraturan tentang Manajemen Permodalan Bank meningkatkan efisiensi pengendalian risiko pada proses-proses utama.
Umum, masing-masing sebesar 19,69%, 15,21%, dan 14,48%, yang Grup memperkuat pencegahan dan penyelesaian risiko untuk area-
semuanya sesuai dengan persyaratan regulasi. area utama, dengan membentuk mekanisme manajemen risiko
Page 21
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 21
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
matrix-style yang mencakup semua area. Grup meningkatkan mekanisme grup. Sehubungan dengan persyaratan regulasi, lingkungan makro
pemantauan risiko kredit terpadu, mengikuti konsep“customer-centred” eksternal dan perkembangan bisnis, CCB Corporation merumuskan
dalam manajemen yang terkoordinasi, dan meningkatkan pencegahan pendekatan untuk identifikasi, pengukuran dan pemantauan risiko
dan pengendalian risiko secara kolaboratif antara entitas induk dan likuiditas, menetapkan kriteria manajemen batas risiko, melakukan
anak perusahaan. Grup menerapkan Peraturan tentang Klasifikasi Risiko pengelolaan likuiditas harian, secara berkala melakukan stress test
Aset Keuangan Bank Umum. Grup mempertimbangkan risiko-risiko di tingkat grup, serta meninjau dan menilai rencana kontinjensi.
substantif, melakukan manajemen klasifikasi risiko secara ketat dan
akurat sesuai dengan prosedur tiga langkah yaitu “klasifikasi awal, Pada tahun 2024, Grup berpegang pada prinsip ketangguhan dan
identifikasi dan persetujuan”, dan kualitas aset tetap stabil. Grup kehati-hatian, secara proaktif merespons dinamika pasar modal internal
berpegang pada penerapan metode ECL yang berkualitas tinggi, tepat dan eksternal, mengatur secara cermat jumlah dan struktur sumber
waktu dalam melakukan pencadangan yang memadai, dan dan penggunaan modal, dan secara tegas menjaga garis bawah risiko
mempertahankan kapasitas mitigasi risiko yang kuat. dengan risiko likuiditas yang terkendali secara stabil. Hal ini memberikan
peran penuh terhadap cadangan likuiditas, mendukung pengembangan
Grup meningkatkan kemampuan pengukuran risikonya. Grup meluncurkan bisnis dengan kuat, dan menjaga keseimbangan yang baik antara
alat evaluasi khusus untuk perusahaan-perusahaan sci-tech dan model keamanan, likuiditas dan rentabilitas. Hal ini memperkuat pengelolaan
pemeringkatan nasabah yang telah ditingkatkan di seluruh bank untuk likuiditas yang terkoordinasi di tingkat grup, meningkatkan peran
mendukung perkembangan pesat teknologi keuangan; Grup mendorong mekanisme koordinasi departemen manajemen likuiditas, dan
pembangunan sistem evaluasi ESG bagi nasabah korporasi untuk memperkuat pengelolaan indikator likuiditas yang lebih baik. Grup
mendukung pengembangan keuangan ramah lingkungan (green terus mengembangkan sistem manajemen likuiditas, meningkatkan
finance) yang berkualitas tinggi; Grup mengoptimalkan model perhitungan data secara otomatis, dan memperkuat dukungan FinTech
pemeringkatan bagi nasabah usaha kecil, dan memperkuat pengendalian untuk manajemen harian. Grup juga secara proaktif memenuhi
risiko nasabah keuangan inklusif non-ritel dengan cara yang berwawasan kewajiban bank milik negara terkemuka, dan memainkan perannya
ke depan, guna mendukung perkembangan keuangan inklusif yang sebagai penyeimbang pasar dan pemancar kebijakan.
stabil. Grup terus maju dengan membangun sistem pemindaian dan
deteksi risiko bisnis online (RSD), memberdayakan cabang-cabang untuk Manajemen Risiko Pasar
mengembangkan, meluncurkan, mentransplantasi dan menggunakan
kembali aturan-aturan yang memiliki karakteristik regional yang berbeda, Pada tahun 2024, Grup terus meningkatkan sistem manajemen risiko
serta memperkuat pengendalian risiko secara proaktif. Grup terus pasar. Grup merumuskan kebijakan risiko tahunan dan rencana limit
meningkatkan penerapan alat scorecard di segmen bisnis ritel, yang untuk bisnis investasi dan perdagangan, serta memperbaiki mekanisme
meliputi Pinjaman Cepat untuk Usaha Kecil dan Mikro, Yunong Quick manajemen limit. Grup mengembangkan aturan terperinci mengenai
Loan, qualifed revolving retail loan, dan layanan cicilan khusus, serta penilaian risiko produk baru untuk bisnis pasar keuangan dan bisnis
menerapkan penilaian risiko nasabah. institusi keuangan, dan meluncurkan sistem penilaian risiko produk
baru, yang memungkinkan pengoperasian proses penilaian risiko secara
Manajemen Risiko Likuiditas online. Grup mengoptimalkan sistem untuk kelayakan, persetujuan,
serta manajemen daftar dari investasi debenture, serta melakukan stress
Dewan meninjau dan menyetujui strategi risiko likuiditas dan risk testing khusus pada obligasi dengan cara yang ditargetkan. Grup
appetite, serta memikul tanggung jawab utama atas manajemen meningkatkan pemantauan digital dan penyaringan risiko untuk bisnis
risiko likuiditas. Manajemen senior melaksanakan strategi risiko perdagangan, meluncurkan investigasi di tempat untuk bisnis derivatif
likuiditas yang ditetapkan oleh Dewan, dan mengatur pelaksanaan di cabang-cabang utama, dan menyempurnakan mekanisme manajemen
aktivitas manajemen risiko likuiditas. Dewan pengawas mengawasi risiko untuk bisnis institusi keuangan dan bisnis manajemen aset. Grup
dan mengevaluasi kinerja Dewan dan manajemen senior dalam juga mengoptimalkan pendekatan standar baru untuk risiko pasar dan
manajemen risiko likuiditas. Departemen manajemen aset & liabilitas modul pengukuran risiko kredit counterparty, serta menyelesaikan
memimpin manajemen risiko likuiditas CCB Corporation, dan pengembangan sistem pengukuran dan peraturan yang relevan.
membentuk badan eksekutif bersama dengan departemen
manajemen bisnis dan cabang untuk melaksanakan tugas khusus Manajemen Risiko Operasional
dalam manajemen risiko likuiditas. Setiap anak perusahaan
bertanggung jawab utama atas atas pengelolaan risiko likuiditas. Pada tahun 2024, Grup secara aktif melakukan benchmarking
terhadap ketentuan peraturan seperti Basel III, Peraturan Manajemen
Grup mematuhi strategi manajemen risiko likuiditas yang Permodalan Bank Umum, dan Peraturan Manajemen Risiko
mengutamakan prinsip kehati-hatian, desentralisasi, koordinasi Operasional Lembaga Perbankan dan Asuransi serta meningkatkan
dan diversifikasi. Tujuan dari manajemen risiko likuiditas adalah manajemen risiko operasionalnya secara efektif.
untuk membangun dan meningkatkan sistem manajemen risiko
likuiditas yang dapat sepenuhnya mengidentifikasi, mengukur Grup merevisi kebijakan manajemen risiko operasional, memperbaiki
secara akurat, terus memantau, dan secara efektif mengendalikan desain top level, dan lebih lanjut mempromosikan penerapan
risiko likuiditas, secara efektif menyeimbangkan pengembalian dan perangkat manajemen risiko seperti data kerugian risiko operasional,
keamanan dana, dan menjaga kestabilan operasional di seluruh indikator risiko utama dan penilaian risiko operasional secara mandiri.
Page 22
22 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Grup terus menyempurnakan mekanisme manajemennya seperti di negara-negara atau wilayah dengan risiko negara yang rendah
pelaporan risiko operasional, dan mendorong penilaian dan validasi atau relatif rendah, dan risiko negara secara keseluruhan dipertahankan
yang terkait dengan peraturan sesuai dengan pendekatan standar pada tingkat yang wajar.
baru untuk risiko operasional secara teratur, sehingga dapat
meningkatkan manajemen yang lebih baik secara komprehensif. Manajemen Risiko TI
Grup terus memperkuat manajemen kelangsungan usaha,
meningkatkan peraturan dan regulasi, fokus pada pengembangan Pada tahun 2024, Grup terus memperkuat manajemen risiko TI untuk
rencana darurat dan menyelenggarakan emergency drills, secara efektif mempertahankan pengembangan FinTech yang berkualitas
mengkonsolidasikan fondasi manajemen, untuk meningkatkan tinggi. Grup terus meningkatkan sistem manajemen risiko TI, serta
ketahanan operasional. meningkatkan kerangka kerja manajemen dan persyaratan manajemen
seluruh proses. Grup terus melakukan identifikasi, penilaian, pemantauan,
Grup terus meningkatkan sistem manajemen perilaku karyawannya, pelaporan, pengendalian, dan mitigasi risiko TI, serta mendorong
untuk mendorong kepatuhan karyawan dan operasi yang terstandardisasi. deteksi dini, peringatan dini, eksposur dini, dan resolusi dini risiko TI.
Grup menetapkan dan meningkatkan kerangka kerja manajemen Grup sangat mementingkan cyber security, meningkatkan sistem
perilaku karyawan, memperjelas kode etik karyawan, dan melakukan pemantauan risiko cybersecurity, melakukan pemantauan menyeluruh,
inspeksi terhadap perilaku yang tidak normal. Grup peduli terhadap full-chain dan real-time, secara aktif merespons serangan cyber, dan
karyawannya dan membimbing mereka untuk mengembangkan dan secara efektif menangani risiko cybersecurity seperti ransomware dan
mempraktikkan konsep kepatuhan dengan benar. Pada tahun 2024, kebocoran data, sehingga tidak ada insiden cyber security sepanjang
Bank menyelenggarakan audit pencegahan dan pengendalian risiko tahun. Perseroan terus memperkuat manajemen alih daya teknologi
kasus-kasus kriminal dan audit dinamis atas item-item risiko operasional informasi, melakukan pengawasan dan pemeriksaan mendalam
utama yang terkait dengan karyawan, dengan fokus pada pencegahan terhadap penyedia layanan pihak ketiga, serta memperkuat manajemen
dan pengendalian risiko kasus-kasus kriminal, manajemen perilaku risiko dan pengendalian IT outsourcing. Tidak ada insiden risiko TI yang
karyawan, dan ketidakpatuhan. disebabkan oleh outsourcing dan kerja sama dengan pihak ketiga
yang terjadi sepanjang tahun. Grup memperkuat assurance dan evaluasi
Manajemen Risiko Reputasi TI, melibatkan kantor akuntan profesional untuk melakukan audit dan
assurance atas langkah-langkah pengendalian TI yang diadopsi oleh
Pada tahun 2024, Grup berpegang pada prinsip manajemen risiko kantor pusat terhadap entitas di luar negeri, dan melibatkan lembaga
reputasi yang berwawasan ke depan, komprehensif, proaktif, dan profesional yang memenuhi syarat untuk melakukan evaluasi
efektif, memperkuat manajemen sumber risiko reputasi, menerapkan perlindungan rahasia keamanan siber serta penilaian keamanan aplikasi
penyaringan risiko secara teratur, dan mencegah serta memitigasi kriptografi untuk sistem pada atau di atas tingkat perlindungan rahasia
potensi risiko dengan rencana darurat. Grup memperkuat mekanisme cybersecurity Grade III. Selama periode pelaporan, indikator risiko TI
kerja untuk tanggap darurat dan joint resolution, dan terus yang relevan dari Grup telah memenuhi ketentuan peraturan dan
meningkatkan kemampuannya dalam joint resolution atas persyaratan risk appetite, dengan risiko yang pada dasarnya terkendali.
pemberitaan negatif. Selama periode pelaporan, tidak ada insiden
reputasi yang signifikan yang terjadi, yang secara efektif menjaga Manajemen Risiko Strategis
citra dan reputasi perusahaan yang baik.
Pada tahun 2024, di bawah kepemimpinan Dewan dan manajemen
Manajemen Risiko Negara senior, Grup membentuk mekanisme untuk memformulasikan dan
mengimplementasikan rencana strategisnya, meningkatkan aturan
Dalam kepatuhan yang ketat terhadap ketentuan peraturan, Grup dan sistem untuk perencanaan strategis dan manajemen risiko
menggabungkan manajemen risiko negara ke dalam sistem strategis, serta terus meningkatkan kerangka kerja manajemen risiko
manajemen risiko yang komprehensif. Dewan mengemban tanggung strategis. Hal ini mengoptimalkan struktur tata kelola dan pembagian
jawab utama untuk memantau efektivitas manajemen risiko negara, tanggung jawab untuk manajemen risiko strategis, mengikuti
dan Manajemen Senior menjalankan kebijakan manajemen risiko perkembangan lingkungan ekonomi dan keuangan eksternal, serta
negara yang telah disetujui oleh Dewan. Grup mengelola risiko meningkatkan identifikasi dan penilaian risiko strategis. Risiko strategis
negara dengan menggunakan perangkat yang meliputi evaluasi Grup tetap terkendali selama periode pelaporan.
dan pemeringkatan, batasan risiko, data aggregate, stress testing,
pemantauan dan peringatan dini, dan tanggap darurat. Emerging Risk Management
Pada tahun 2024, Grup terus mengoptimalkan manajemen risiko Seiring dengan bertambahnya risiko-risiko yang muncul, seperti
negara sejalan dengan kebutuhan pengembangan bisnis untuk risiko model, risiko data, risiko penipuan, risiko ESG, dan risiko produk
mengatasi tantangan ekonomi global. Grup mengoptimalkan baru, yang terus bermunculan dan berkembang dengan cepat
sistem manajemen risiko negara, meninjau peringkat risiko negara, seiring dengan percepatan transformasi digital dan pesatnya
dan melakukan penilaian risiko negara. Grup memonitor eksposur perkembangan FinTech dalam beberapa tahun terakhir, Grup terus
risiko negara secara ketat, melakukan stress testing risiko negara, memperkuat identifikasi dan penilaian risiko-risiko baru, serta
serta memperkuat mekanisme peringatan dini dan tanggap darurat memformulasikan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian
risiko negara. Eksposur risiko negara Grup terutama terkonsentrasi yang ditargetkan.
Page 23
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 23
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Manajemen Konsolidasi Grup CCB manajemen risiko yang komprehensif pada anak perusahaan,
meningkatkan mekanisme transmisi dan implementasi dari risk
Corporation appetite yang terpadu, dan mengembangkan manajemen risiko
Pada tahun 2024, Grup terus meningkatkan manajemen konsolidasi, kredit yang terpadu di seluruh grup. Grup terus mendorong penerapan
memperkuat berbagai aspek manajemen konsolidasi Grup, termasuk mekanisme manajemen pembiayaan yang komprehensif dan
tata kelola perusahaan, manajemen risiko dan manajemen modal, “customer-centred” untuk memperkuat pengendalian risiko yang
serta mencegah risiko bisnis cross-border dan cross-industry, serta terintegrasi dan kolaboratif. Grup meningkatkan pemantauan dan
mendorong pengembangan anak perusahaan yang berkualitas pengelolaan kecukupan modal anak perusahaan untuk mendorong
tinggi. anak perusahaan agar selalu memenuhi ketentuan peraturan industri
terkait indikator permodalan dan menjaga tingkat kecukupan modal
Grup mempromosikan manajemen terintegrasi di tingkat grup, dan yang wajar. Grup meningkatkan kemampuan tata kelola data dan
memperkuat integrasi bisnis dari bank induk dan anak perusahaan aplikasi, serta mendorong anak perusahaan untuk meningkatkan
berdasarkan pengintegrasian anak perusahaan ke dalam sistem sistem tata kelola datanya, meningkatkan tingkat informasi, dan
operasi dan manajemen segmen bisnis Grup. Grup terus berupaya meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaporan data. Grup terus
meningkatkan hirarki ekuitas Grup, dan meningkatkan kemampuan mendorong integrasi TI di tingkat grup, serta memperkuat dukungan
manajemen anak perusahaan di semua tingkatan. Grup mengintensifkan untuk pengembangan teknologi di anak perusahaan.
Page 24
24 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Saham
Grafik Harga dan Volume Saham CCB Indonesia (MCOR) selama tahun 2024
Harga Saham Volume Saham
100 45.000.000
90 40.000.000
80
35.000.000
70
30.000.000
60
25.000.000
50
20.000.000
40
15.000.000
30
10.000.000
20
10 5.000.000
0 -
Januari Febuari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Adj Close Volume
Page 25
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 25
Ikhtisar Saham
Harga Saham Selama Tahun 2024
Harga Tertinggi Harga Terendah Harga Penutupan
Periode Jumlah Volume Transaksi
(dalam Rupiah) (dalam Rupiah) (dalam Rupiah)
Januari 79 75 75 2.494.132
Februari 80 73 76 3.336.072
Maret 76 72 73 2.430.367
April 74 67 68 3.505.450
Mei 70 65 65 2.798.689
Juni 68 53 62 2.969.694
Juli 78 62 69 3.646.365
Agustus 78 65 76 4.990.664
September 80 74 77 3.491.340
Oktober 87 75 85 8.055.741
November 91 75 78 7.230.085
Desember 81 73 74 2.252.384
2024 2023
Harga Saham
(Dalam Rupiah) Harga Harga
Pembukaan Tertinggi Terendah Pembukaan Tertinggi Terendah
Penutupan Penutupan
Triwulan I 78 80 72 73 81 89 68 69
Triwulan II 73 74 53 62 69 79 67 73
Triwulan III 63 80 62 77 73 89 73 84
Triwulan IV 77 91 73 74 84 87 74 78
2024 2023
Volume Saham
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Triwulan I 11.152.400 407.600 35.121.700 337.800
Triwulan II 11.061.200 322.400 32.080.000 478.800
Triwulan III 37.328.400 521.100 53.853.400 961.700
Triwulan IV 38.180.600 263.000 25.059.900 546.400
Kinerja Saham
2024 2023 Kapitalisasi Pasar 2024 2023
(Dalam Rupiah)
Harga Tertinggi 91 89 Triwulan I 2.740.458.924.257 2.590.296.791.421
Harga Terendah 53 67 Triwulan II 2.327.513.058.958 2.740.458.924.257
Harga pada akhir tahun 74 78 Triwulan III 2.890.621.057.093 3.153.404.789.556
Laba per Saham Dasar 7,79 6,36 Triwulan IV 2.777.999.457.466 2.928.161.590.302
Kepemilikan Saham
Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Porsi Kepemilikan
per Desember 2024
Lokal 10.398 10.299.981.898 27,16%
Individu Lokal 10.350 6.317.955.036 16,66%
Institusi Lokal 48 3.982.026.862 10,50%
Asing 45 27.619.748.616 72,84%
Individu Asing 15 5.760.469 0,02%
Institusi Asing 30 27.613.988.147 72,82%
Total 10.443 37.919.730.514 100,00%
Page 26
26 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Saham
Struktur Modal
Nilai nominal Rp100 per saham
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nominal
Modal Dasar 60.000.000.000 Rp 6.000.000.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.919.730.514 Rp 3.791.973.051.400
Jumlah Saham Dalam Portepel 22.080.269.486 Rp 2.208.026.948.600
Kronologis Pencatatan Saham
Tambahan Modal Disetor Saham yang Nilai Nominal
Tanggal Pencatatan Keterangan/Aksi Korporasi
Saham Baru Saham Dicatatkan di BEI (Rp)
16 April 2007 Modal sebelum Initial Public Offering (IPO) - 1.429.245.170 - 100
3 Juli 2007 Initial Public Offering (IPO) 300.000.000 1.729.245.170 1.711.952.718 100
8 Januari 2008 Penggabungan Usaha (Konversi saham PT Bank 1.013.000.000 2.742.245.170 2.714.802.718 100
Multicor, Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk)
Juli 2010 Penawaran Umum Terbatas I 1.014.630.713 3.756.875.883 3.719.307.123 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp 200 per saham
Juli 2012 Penawaran Umum Terbatas II 525.962.624 4.282.838.507 4.240.010.121 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 200 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri I
Juli - November 2013 Konversi 5.283 lembar Waran Seri I menjadi Saham 5.283 4.282.843.790 4.240.015.404 100
Desember 2013 Penawaran Umum Terbatas III 1.627.480.640 5.910.324.430 5.851.221.186 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 125 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri II
Mei - Desember 2014 Konversi 570.000 lembar Waran Seri I menjadi Saham 570.000 5.910.894.430 5.851.791.186 100
Januari - Desember Konversi 587.404.171 lembar Waran Seri I dan 625.392.105 6.536.286.535 6.460.737.221 100
2015 37.987.934 lembar Waran Seri II menjadi Saham
Januari – Juli 2016 Konversi 11.453.773 lembar Waran Seri II menjadi 11.453.773 6.547.740.308 6,482,262,901 100
Saham
25 Juli 2016 Penawaran Umum Terbatas IV 10.083.519.837 16.631.260.145 16.456.934.930 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 100 per saham
September - Desember Konversi 200.606 lembar Waran Seri II menjadi 200.606 16.631.460.751 16.366.239.742 100
2016 Saham
2020 Penawaran Umum Terbatas V 21.288.269.763 37.919.730.514 37.540.533.209 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 150 per saham
2024 Selama tahun 2024 tidak ada penambahan saham - 37.919.730.514 37.540.533.209 100
baru
Page 27
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 27
Ikhtisar Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
NERACA 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Total Aset 33.545.461 27.851.946 25.022.953 26.194.548 25.235.573 18.893.684
Kredit Yang Diberikan 23.463.801 19.359.978 16.687.285 13.772.663 14.729.081 13.858.412
Surat berharga 6.815.620 4.506.619 893.950 1.108.110 1.174.538 1.699.912
Penempatan pada Bank Lain 241.425 44.999 279.436 659.148 256.464 -
Simpanan Nasabah 23.357.473 19.986.812 17.946.578 19.274.009 18.452.403 12.861.778
Simpanan dari Bank Lain 844.674 324.650 68.011 74.122 40.012 1.593.888
Ekuitas 6.841.796 6.540.557 6.199.237 6.081.204 6.016.716 2.794.858
Liabilitas 26.703.665 21.311.389 18.823.716 20.113.344 19.218.857 16.098.826
(dalam jutaan Rupiah)
LAPORAN LABA RUGI 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Pendapatan Bunga 2.141.940 1.690.178 1.322.606 1.248.020 1.282.612 1.298.866
Pendapatan Bunga Bersih 995.810 956.879 803.954 720.832 562.357 559.891
Pendapatan Operasional Lainnya 90.676 43.494 68.965 64.092 64.328 70.192
Beban Operasional Lainnya 554.024 543.791 529.401 500.920 514.337 493.623
Laba Operasional 375.542 302.702 170.654 108.928 57.056 114.488
Pendapatan (beban) Non Operasional 6.747 7.099 5.088 (4.914) 6.647 (2.152)
Laba Sebelum Pajak 382.289 309.801 175.742 104.014 63.703 112.336
Laba (Rugi) Bersih 295.402 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
Laba yang dapat diatribusikan kepada 295.402 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
pemilik entitas induk
Laba yang dapat diatribusikan kepada
kepentingan non pengendali
Laba (Rugi) Komprehensif 301.239 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
Laba Komprehensif yang dapat 301.239 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Laba Komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada kepentingan non
pengendali
Laba per Saham Dasar (Rp penuh) 7,79 6,36 3,59 2,09 1,91 4,75
(dalam jutaan Rupiah)
KUALITAS ASET 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Aset Produktif 32.286.342 26.671.589 23.905.067 24.813.815 23.823.521 16.257.504
Aset Non Produktif 207.885 215.913 233.616 232.837 247.766 245.592
Total Aset Produktif dan Non Produktif 32.494.227 26.887.502 24.138.683 25.046.652 24.071.287 16.503.096
Page 28
28 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Keuangan
RASIO KEUANGAN (%) 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Permodalan
CAR Risiko Kredit 32,78% 40,76% 35,57% 41,56% 38,60% 18,68%
CAR Risiko Kredit + Pasar 32,20% 39,76% 35,24% 41,20% 38,05% 18,60%
CAR Risiko Kredit + Pasar + Operasional 30,72% 37,45% 32,73% 37,96% 35,28% 17,40%
Aset Tetap terhadap Modal 11,48% 12,88% 12,08% 15,75% 23,67% 35,71%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Non 1,78% 2,21% 2,70% 3,33% 2,35% 2,61%
Produktif Bermasalah terhadap Total
Aset Produktif dan Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap 1,54% 2,09% 2,37% 2,44% 1,82% 2,09%
Total Aset Produktif
CKPN Aset Keuangan terhadap Aset 1,40% 1,93% 1,90% 1,19% 0,73% 0,80%
Produktif *
NPL Gross 2,12% 2,87% 3,40% 4,39% 2,94% 2,52%
NPL Net 0,82% 0,77% 0,93% 2,45% 1,92% 1,64%
Rentabilitas
ROA 1,22% 1,22% 0,69% 0,41% 0,29% 0,71%
ROE 4,78% 4,11% 2,40% 1,43% 1,27% 4,15%
NIM 3,50% 4,18% 3,54% 3,12% 2,82% 3,83%
BOPO 83,39% 82,76% 87,76% 92,75% 97,70% 91,49%
Rasio Laba/Rugi terhadap Pendapatan 12,98% 13,61% 9,63% 5,92% 3,64% -
Rasio Biaya terhadap Pendapatan 53,95% 58,33% 61,59% 66,87% 89,93% -
Likuiditas
LDR 100,46% 96,86% 92,98% 71,46% 79,82% 107,75%
Kepatuhan
Pelanggaran BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pelampauan BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
GWM Rupiah 7,85% 8,83% 9,62% 5,61% 3,94% 0,00%
GWM Valas 4,14% 4,38% 4,58% 6,24% 5,91% 8,17%
PDN 0,05% 0,17% 0,40% 0,11% 0,17% 0,64%
Lain-lain
Liabilitas terhadap Ekuitas 390,30% 325,83% 303,65% 330,75% 319,42% 576,02%
Liabilitas terhadap Aktiva 79,60% 76,52% 75,23% 76,78% 76,16% 85,21%
Page 29
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 29
Page 30
30 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Peristiwa Penting
1. Grand Opening KCP PIK Gold Coast 5. Bantuan Kemanusiaan untuk Para Pemulung dan
CCB Indonesia mengadakan Grand Opening kantor cabang Keluarga Prasejahtera
pembantu PIK Gold Coast pada 12 Januari 2024. Dalam rangka bulan suci ramadan, CCB Indonesia memberikan
bantuan logistik bagi para pemulung dan keluarga prasejahtera
2. Annual Meeting CCB Indonesia termasuk anak-anak yang tinggal di pemukiman rumah singgah
CCB Indonesia mengadakan Annual Meeting yang dihadiri daerah Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melalui
oleh Dewan Komisaris, Direksi, Kepala Divisi, Regional Head Yayasan Indonesia Hijau, pada 22 Maret 2024. Selain itu, CCB
dan Pemimpin Cabang seluruh Indonesia pada 1-2 Februari Indonesia memberikan bantuan sekolah dengan membiayai
2024 di Sahid Hotel, Jakarta. "Kejar Paket" kepada anak-anak binaan sehingga mereka dapat
terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, dengan
3. Bantuan Sosial untuk Yayasan Jamrud Biru tujuan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
CCB Indonesia memberikan bantuan sosial untuk kebutuhan
logistik pada Yayasan Jamrud Biru yang mengasuh 140 orang 6. InfoBank - Digital Brand Award
dengan keterbatasan mental di Bekasi pada 28 Februari CCB Indonesia memperoleh penghargaan "Digital Brand
2024. Award - The Best Mortgage Loan Conventional Bank" dari
majalah Infobank pada tanggal 1 April 2024 di Jakarta.
4. GCG Award 2024
CCB Indonesia telah menerima Penghargaan “Indonesia 7. RUPS Tahunan secara Hybrid
Excellence Good Corporate Governance Awards 2024 – CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
GCG Innovation for Better Implementation in Business (RUPS) Tahunan secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik
Ethics and Sustainability” dari majalah “Warta Ekonomi” terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan
pada tanggal 5 Maret 2024 di Jakarta. aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom
RUPS pada 7 Juni 2024 di kantor pusat CCB Indonesia.
Page 31
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 31
Peristiwa Penting
8. Top Bank Award 2024 12. Indonesia Best Bank 2024
CCB Indonesia memperoleh penghargaan "Top Bank Award CCB Indonesia menerima penghargaan “Indonesia Best Bank
2024 untuk kategori KBMI 2” dari The Inconomic pada tanggal 2024” untuk Strategi Implementasi melalui pengembangan
20 Juni 2024 di Jakarta. bisnis, kategori Bank Swasta Asing KBMI 2 dari majalah Warta
Ekonomi pada 31 Juli 2024.
9. Kunjungan Sosial Panti Asuhan Brayat Pinuji,
Kulon Progo, Yogyakarta 13. InfoBank Award - The Excellent Performance Bank in
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan 2023 (KBMI 2)
bantuan logistik, khususnya kebutuhan pokok kepada Panti CCB Indonesia memperoleh penghargaan“The Excellent Performance
Asuhan Brayat Pinuji, Boro, Kulon Progo, Yogyakarta yang mengasuh Bank in 2023 (KBMI 2)”dari Majalah Infobank pada 29 Agustus 2024.
109 anak-anak dari usia balita hingga remaja pada 24 Juli 2024.
14. Best Performance Bank KBMI II Category
10. Program Penghijauan Berkelanjutan CCB Indonesia menerima penghargaan “Best Performance Bank
Sebagai kelanjutan dari penanaman bibit pohon, dalam rangka kategori KBMI II” dari Harian Bisnis Indonesia pada tanggal 18
program Penghijauan berkelanjutan khususnya di daerah September 2024.
gersang, CCB Indonesia memberikan juga bantuan untuk
perawatan dan penyiraman atas bibit pohon yang telah ditanam 15. Bantuan Sekolah untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu
selama musim kemarau sehingga bibit tersebut tumbuh kuat, Baiturrahim
di Kecamatan Eramoko, Kelurahan Sumberharjo, Kelurahan CCB Indonesia memberikan bantuan sekolah berupa perangkat
Sindukarto, Kelurahan Puloharjo, Wonogiri, Jawa Tengah. komputer, peralatan sekolah, buku tulis, perlengkapan untuk
keperluan sholat, dan lainnya untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu
11. Kunjungan Sosial Panti Asuhan Cacat Ganda Baiturrahim di Bekasi pada 19 September 2024.
Bhakti Asih, Semarang
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan 16. Kunjungan Sosial Panti Asuhan
bantuan logistik dan kebutuhan lainnya kepada Panti Asuhan CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan
Cacat Ganda Bhakti Asih, Semarang, Jawa Tengah yang bantuan logistik dan sejumlah perangkat komputer kepada
mengasuh 38 anak-anak dengan disabilitas ganda pada 26 Panti Asuhan Mekar Lestari yang mengasuh 33 anak dari usia
Juli 2024. balita hingga remaja pada 20 September 2024.
Page 32
32 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Peristiwa Penting
17. CCB Indonesia Mendukung Edukasi untuk Anak-anak 20. Program Penghijauan Berkelanjutan "Green Harmony"
Marginal dan Prasejahtera Banyumas, Jawa Tengah
CCCB Indonesia mendukung edukasi untuk 150 anak-anak Dalam rangka mendukung program penghijauan dan menjaga
Marginal dan Prasejahtera dengan memberikan pelatihan kelestarian alam melalui penanaman pohon, yang akan dapat
literasi, dan menyumbangkan sejumlah perangkat komputer menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan
dan alat tulis untuk Yayasan "Sahabat Anak Grogol" pada 12 iklim, maka CCB Indonesia melakukan penanaman 500 pohon
Oktober 2024. durian di Karang Tengah, Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah
untuk 500 Kepala Keluarga petani dengan bekerja sama
18. Kunjungan Sosial Panti Asuhan Fajar Baru dengan Yayasan Benih Baik Indonesia pada tanggal 3 Desember
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan 2024.
bantuan logistik dan kebutuhan sekolah kepada Panti Asuhan
Fajar Baru yang mengasuh total 128 anak-anak usia sekolah di 20. RUPS Luar Biasa secara Hybrid
Mekar Sari, Kota Depok pada 13 November 2024. CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid yaitu dengan kehadiran
19. Literasi Edukasi Keuangan untuk Para Santri, Banyumas, fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan
Jawa Tengah aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan
CCB Indonesia mengadakan Literasi Keuangan bagi 400 santri zoom RUPS pada 20 Desember 2024 di kantor pusat CCB
di Pesantren Nurul Huda, Banyumas, Jawa Tengah bertujuan Indonesia.
untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Kegiatan
ini didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto dan
bekerjasama dengan Yayasan Benih Baik Indonesia pada tanggal
2 Desember 2024. Kegiatan Literasi Keuangan ini mencakup
pelatihan tentang pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan
usaha, dan pemanfaatan layanan keuangan yang tepat sebagai
bekal untuk mempersiapkan masa depan para santri.
Page 33
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 33
Kebijakan Strategis
Kebijakan Bank diarahkan untuk percepatan mengembangkan bisnis corporate banking
terutama pembiayaan infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM, yang
sejalan dengan program pemerintah, serta juga pengembangan consumer banking
CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah mengarahkan ▪ Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
kebijakan strategis pada peningkatan usaha, penerapan good pengembangan bisnis selanjutnya.
corporate governance, pengembangan sistem IT, mendorong ▪ Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
efektivitas proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan ke level yang lebih advance.
Bank sejalan dengan program pemerintah dalam hal pembiayaan ▪ Optimalisasi kantor yang sudah ada, menuju pengembangan
untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor perbankan digital secara bertahap.
UKM. ▪ Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan
peningkatan skala program training dan kesempatan
Kebijakan strategis ke depan diarahkan pada : pengembangan yang lebih beragam.
▪ Mengembangkan bisnis secara berhati-hati dan konservatif ▪ Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
pada segmen Corporate Banking, seiring dengan segmen efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk komersial, dan Consumer pemanfaatan teknologi untuk mengelola risiko, mempermudah
Banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. dan jasa.
Page 34
34 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menilai Direksi dan jajaran manajemen telah melakukan langkah-
langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab, dan kewenangannya
dengan baik selama tahun 2024
Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Dewan Komisaris
atas kinerja CCB Indonesia tahun 2024.
Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi yang dilakukan, secara umum Dewan Komisaris menarik kesimpulan bahwa Direksi dan
jajaran manajemen telah melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab dan kewenangannya.
Dewan Komisaris menilai pencapaian kinerja tahun 2024 secara umum baik sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, terutama rentabilitas,
kualitas kredit, dan menjaga posisi likuiditas. Manajemen telah menerapkan asas kehati-hatian (prudential) dalam menjalankan bisnis
selama tahun 2024.
Page 35
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 35
Laporan Dewan Komisaris
Hasil penilaian risk based bank rating pada Desember 2024 secara Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 016/SK-DIR/KP-JKT/III/2024
self assessment diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", tanggal 7 Maret 2024, susunan keanggotaan Komite Pemantau
yang mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat, sehingga Risiko sebagai berikut:
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, Ketua:
memperhitungkan faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
good corporate governance, rentabilitas, dan permodalan.
Anggota :
Untuk mendukung kebijakan bisnis Bank yang telah ditetapkan 1. Mohammad Sumarsono (Pihak Independen)
dalam pelaksanaan peran pengawasan jalannya Bank, Dewan 2. Mulyadi
Komisaris dengan dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi, senantiasa mendorong Selama tahun 2024 tidak terdapat perubahan keanggotaan Komite
manajemen Bank dalam menghasilkan kinerja dengan meningkatkan Remunerasi dan Nominasi, dengan susunan keanggotaan sebagai
kualitas perencanaan, fungsi pengawasan internal, mengevaluasi berikut:
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang risiko, serta
mengevaluasi dan memberikan masukan atas kebijakan remunerasi Ketua:
dan nominasi kepada Direksi. Muhamad Hasan (Komisaris Independen)
Selama periode 2024 terdapat perubahan pada susunan dan Anggota :
komposisi Dewan Komisaris sebagai berikut: 1. Qi Jiangong (Komisaris)
2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital).
Dewan Komisaris 2024 2023
Komisaris Utama - Sun Jianzheng* Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota dari
semua Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris telah
Komisaris Guo Meijun*** Qi Jiangong**
memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris (BOC Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja
* Bapak Sun Jianzheng telah berakhir masa jabatannya sebagai Komisaris Utama dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang,
efektif tanggal 7 Juni 2024. Perseroan memberikan penghargaan dan ucapan Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya
menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan.
** Bapak Qi Jiangong mengundurkan diri dari jabatan sebagai Komisaris Utama Dewan Komisaris juga telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
efektif tanggal 20 Desember 2024, sebelumnya Bapak Qi Jiangong diangkat
sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada
Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024. Perseroan memberikan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada Perseroan 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
selama periode sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan.
*** Ibu Guo Meijun diangkat sebagai Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang
Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024. termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi
Sesuai ketentuan, jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang Kinerja Dewan Komisaris.
dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi.
Anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Dewan Komisaris senantiasa memantau faktor-faktor yang
Komisaris Non Independen, dengan komposisi 50% anggota Dewan mempengaruhi kesehatan Bank yaitu aspek profil risiko, penerapan
Komisaris adalah Komisaris Independen, sebagaimana diatur pada good corporate governance, rentabilitas, permodalan, serta tetap
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Penentuan jumlah anggota mendorong manajemen untuk konsisten mulai dari perumusan
Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank. strategi hingga implementasi strategi yang ditetapkan, termasuk
target-target yang disusun dalam Rencana Bisnis Bank dapat
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No 017/SK-DIR/KP-JKT/III/2024 diwujudkan. Secara berkala Dewan Komisaris mengadakan rapat
tanggal 7 Maret 2024, susunan keanggotaan Komite Audit sebagai Dewan Komisaris, juga rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
berikut: dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kegiatan
usaha Bank sesuai dengan rencana strategi yang ditentukan. Setiap
Ketua: semesteran Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Pengawasan
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) Rencana Bisnis ke Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan. Secara
umum Bank telah dapat memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Anggota: dan peraturan otoritas lainnya.
1. Mohamad Hassan (Pihak Independen)
2. Mohammad Sumarsono (Pihak Independen)
Page 36
36 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Dewan Komisaris
Menurut pandangan Dewan Komisaris, CCB Indonesia telah Perolehan Laba Setelah Pajak tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar,
menerapkan tata kelola korporasi dengan baik sesuai dengan naik 22,42% dibanding tahun 2023 sebesar Rp 241,29 miliar, dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang diwujudkan dengan pencapaian 100,23% dari target rencana bisnis.
dalam:
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Penyaluran kredit naik 21,20% year on year dari posisi Rp 19,36
Direksi; triliun per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp 23,46 triliun per
- Kelengkapan dan pelaksanaan peran komite-komite dan satuan 31 Desember 2024, dengan pencapaian 105,39% dari rencana
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal Bank; bisnis. Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal, dan auditor 16,86% dari Rp 19,99 triliun menjadi Rp 23,36 triliun per 31 Desember
eksternal; 2024, atau 103,30% dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan
internal; Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana 31 Desember 2024 juga naik 20,44% year on year dari posisi
besar; Rp 27,85 triliun menjadi Rp 33,55 triliun, atau 109,49% dari target
- Rencana strategis Bank; rencana bisnis.
- Transparansi kondisi keuangan dan nonkeuangan Bank.
Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp6,54 triliun per
Frekuensi dan Cara Pemberian Advis Dewan Desember 2023, naik menjadi Rp6,84 triliun per Desember 2024,
Komisaris Kepada Direksi dan lebih baik dari target rencana bisnis.
Dewan Komisaris tidak hanya berperan dari sisi pengawasan namun Pencapaian ratio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
juga berperan aktif dari sisi pemberian advis. Pemberian advis dari Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2024 masing-masing
Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan baik secara formal dalam 1,22% dan 4,78% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing
rapat, maupun secara informal pada setiap kesempatan yang ada 1,28% dan 4,79%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,50% juga
dengan seluruh Direksi maupun dengan salah satu Direksi. dibandingkan renacana bisnis 3,69%. Posisi 31 Desember 2024
kualitas kredit NPL gross sebesar 2,12% dan NPL net sebesar 0,82%
Rapat Dewan Komisaris dalam pelaksanaannya dikategorikan rapat lebih baik dibanding target masing-masing 2,67% dan 0,87%. Ratio
formal ke dalam 3 (tiga) jenis rapat, yaitu: kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
1. Rapat Dewan Komisaris yaitu rapat internal Dewan Komisaris Desember 2024 mencapai 30,72% dibanding proyeksi rencana
yang dalam tahun 2024 telah diadakan sebanyak 6 (enam) kali, bisnis sebesar 31,59%.
5 (lima) di antaranya dihadiri oleh seluruh anggota Dewan
Komisaris, yang dilaksanakan secara virtual melalui teleconference Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan tata kelola yang baik
dan secara luring. atau Good Corporate Governance di CCB Indonesia, telah dilakukan
2. Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi yaitu Rapat Dewan secara baik dan berkesinambungan, dengan menjaga terpenuhinya
Komisaris bersama dengan Direksi secara virtual melalui prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
teleconference dan secara luring yang dalam tahun 2024 telah usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan
diadakan sebanyak 3 (tiga) kali. faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku
3. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor,
terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko, nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai,
dan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi, dimana pada pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia,
Rapat Komite tersebut dapat pula mengundang Direksi atau karena hasil penilaian Good Corporate Governance juga berpengaruh
anggota Direksi apabila diperlukan. terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko (RBBR).
Bank telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan, CCB Indonesia
Tahunan pada 7 Juni 2024 secara hybrid yaitu dengan kehadiran melaksanakan aktivitas usaha secara bertanggung jawab, dengan
fisik terbatas dan melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS di kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan pemberian
kantor pusat CCB Indonesia. Selain itu, Bank juga mengadakan pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
RUPS Luar Biasa secara hybrid pada 20 Desember 2024 di kantor pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial dan lingkungan
pusat CCB Indonesia. (green company), dan melaksanakan program penghijauan
berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi keuangan. Dengan
Kinerja keuangan Bank menunjukkan penguatan secara konsisten demikian, pertumbuhan usaha CCB Indonesia akan memberi
pada berbagai indikator keuangan, yaitu profitabilitas, efisiensi dan dampak yang baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan
kualitas aset. Berikut ulasan atas kinerja keuangan pada tahun 2024: lingkungan masyarakat.
Page 37
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 37
Laporan Dewan Komisaris
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih konsisten baik di tengah sebesar 82,64%; serta profitabilitas dengan ROA sebesar 1,24% dan
perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik, ROE sebesar 5,05%.
berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi
secara keseluruhan tahun 2024 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,02% Dewan Komisaris menilai prospek Bank yang baik di masa depan
(yoy). dan langkah-langkah kebijakan strategis mendatang yang disusun
Direksi melalui Rencana Bisnis Bank sudah baik dan realistis terhadap
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 diperkirakan sebesar kondisi internal dan eksternal Bank. Strategi bisnis yang telah
5,2% dan tingkat inflasi dijaga pada kisaran 2,5%, sesuai Rancangan dilaporkan ke Dewan Komisaris oleh Direksi, termasuk rencana
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 yang pelaksanaan bisnis dengan tetap berasaskan pada prinsip kehati-
ditetapkan Pemerintah RI. Di sisi lain, perbankan di Indonesia juga hatian, sistem pengendalian internal yang memadai, penerapan
menunjukkan optimisme, dengan ekspektasi pertumbuhan kredit good corporate governance dan manajemen risiko secara
pada 2025 antara 9-11%. menyeluruh.
Untuk proyeksi keuangan tahun 2025, kenaikan Kredit ditargetkan Akhir kata, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima
15,21%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar kasih kami atas hasil kerja keras Direksi, serta tak lupa penghargaan
18,35% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97,79%, sementara kami bagi segenap pemegang saham, segenap karyawan, nasabah,
Total Aset diproyeksi naik 8,44%, apabila dibandingkan dengan mitra usaha, otoritas perbankan dan pasar modal, serta pemangku
posisi akhir tahun 2024. kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang besar
kepada CCB Indonesia.
Proyeksi ratio keuangan tahun 2025 mencakup berbagai aspek
yaitu: kualitas aset dengan ratio NPL gross 2,35%, NPL net 1,18%; Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan
permodalan dengan CAR sebesar 29,89%; likuiditas dengan LDR melindungi kami semua, sehingga kami dapat menyongsong masa
sebesar 97,79%; efisiensi dengan CIR sebesar 51,74% dan BOPO depan dengan optimis.
Dewan Komisaris,
Guo Meijun Mohamad Hasan Yudo Sutanto, Nyoo
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 38
38 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Direksi
Performa keuangan Bank tahun 2024 menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dan
konsisten. Laba bersih menunjukkan kenaikan sebesar 22,42% y-o-y yang ditunjang
oleh kenaikan penyaluran kredit sebesar 21,20% y-o-y dan penguatan berbagai indikator
rasio keuangan khususnya profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset dengan tetap
memegang prinsip kehati-hatian dengan posisi likuiditas dan permodalan yang kuat
Pertumbuhan ekonomi dunia ditandai dengan perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih kuat dari prakiraan, didukung oleh
stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan domestik dan kenaikan investasi di bidang teknologi yang mendorong peningkatan
produktivitas. Sebaliknya, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih dipengaruhi oleh menurunnya keyakinan konsumen dan tertahannya
produktivitas, sementara ekonomi India masih tertahan akibat sektor manufaktur yang terbatas. Sejalan dengan itu, prospek pertumbuhan
ekonomi dunia 2025 diprakirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya menjadi 3,2%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS),
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun 2024 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,02% (yoy).
Perekonomian Indonesia yang tetap berdaya tahan pada 2024 dipengaruhi oleh permintaan domestik didorong oleh konsumsi dan
investasi. Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut di tengah dinamika tingginya ketidakpastian global.
Page 39
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 39
Laporan Direksi
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp6,54 triliun per
ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2023, naik menjadi Rp6,84 triliun per Desember 2024,
Desember 2024 yang tercatat 2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh dan lebih baik dari target rencana bisnis.
kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang kuat.
Pencapaian ratio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan Return
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat On Equity (ROE) per 31 Desember 2024 masing-masing 1,22% dan
tinggi sebesar 155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 4,78% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing 1,28%
bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar dan 4,79%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,50% juga dibandingkan
negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan renacana bisnis 3,69%. Posisi 31 Desember 2024 kualitas kredit NPL
internasional sekitar 3 bulan impor. Nilai tukar Rupiah cukup gross sebesar 2,12% dan NPL net sebesar 0,82% lebih baik dibanding
terkendali di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Inflasi Indeks target masing-masing 2,67% dan 0,87%. Ratio kecukupan modal
Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31 Desember 2024 mencapai
2,5±1%, sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% 30,72% dibanding proyeksi rencana bisnis sebesar 31,59%.
(yoy).
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2024 terutama
Peran kredit/pembiayaan pada 2024 tetap kuat dalam mendukung tingkat persaingan dalam industri perbankan yang masih ketat
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit pada 2024 mencapai dan kompetitif, baik di sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin
10,39% (yoy). spread. Bank senantiasa menetapkan suku bunga pada tingkat
yang kompetitif dan wajar.
Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit dipengaruhi oleh terjaganya
minat penyaluran kredit perbankan, berlanjutnya realokasi alat Posisi akhir tahun 2024 CCB Indonesia memiliki jaringan 73 kantor, yang
likuid ke kredit oleh perbankan, tersedianya dukungan pendanaan terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang dan 52 Kantor Cabang
dari pertumbuhan DPK. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit Pembantu, yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti Jakarta,
didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga, di tengah Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram
konsumsi rumah tangga yang terbatas. Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak,
------------------------- Makassar dan Pangkal Pinang. Pada tahun 2024, CCB Indonesia membuka
Sumber: Bank Indonesia 1 (satu) kantor baru yaitu KCP Melinda III Hospital di Bandung.
Pemerintah Indonesia terus menempuh langkah-langkah kebijakan Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi (BOD
lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja dan Rapat, Tugas
Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, Hubungan Kerja,
dan pasar keuangan global serta dampaknya terhadap prospek Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu untuk menjaga
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat Selama periode 2024 terdapat perubahan pada komposisi susunan
pemulihan ekonomi nasional. CCB Indonesia mendukung penuh Direksi CCB Indonesia sebagai berikut:
implementasi program-program Pemerintah dalam Asta Cita,
termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta Direksi 2024 2023
akselerasi ekonomi dan keuangan digital. Direktur Utama Jiang Yongdong* You Wennan*
Direktur Zhu Yong Zhu Yong
Selama tahun 2024 kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya kinerja Direktur - Chandra N.T. Siagian**
profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset Bank. Perolehan Laba Setelah Direktur Junianto Junianto
Pajak tahun 2024 sebesar Rp295,40 miliar, naik 22,42% dibanding Direktur Setiawati Samahita Setiawati Samahita
tahun 2023 sebesar Rp241,29 miliar, dengan dengan pencapaian
Direktur Kepatuhan Agresius R. Kadiaman Agresius R. Kadiaman
100,23% dari target rencana bisnis.
* Bapak You Wennan mengundurkan diri efektif tanggal 20 Desember 2024.
Perseroan memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa
Penyaluran kredit naik 21,20% year on year dari posisi Rp19,36 triliun Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur
per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp23,46 triliun per 31 Utama Perseroan. Posisi Direktur Utama digantikan oleh Bapak Jiang Yongdong
melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Basa (RUPSLB) tanggal 20 Desember
Desember 2024, dengan pencapaian 105,39% dari rencana bisnis.
2024 dan efektif pada tanggal 14 Maret 2025.
Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar 16,86% ** Bapak Chandra N.T. Siagian meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2024. Perseroan
dari Rp19,99 triliun menjadi Rp23,36 triliun per 31 Desember 2024, memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Almarhum
selama menjabat sebagai Direktur Perseroan.
atau 103,30% dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk
meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi,
Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per dengan berpedoman kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
31 Desember 2024 juga naik 20,44% year on year dari posisi Rp27,85 terkait tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
triliun menjadi Rp33,55 triliun, atau 109,49% dari target rencana bisnis. Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di
Page 40
40 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Direksi
dalamnya mengatur tentang Kebijakan penilaian kinerja Direksi, aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka
serta Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi. pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target
net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060.
Dalam tahun 2024 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak
85 (delapan puluh lima) kali yang umumnya dilaksanakan secara CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program penghijauan
virtual, serta telah mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris berkelanjutan di lahan tandus yang telah dilaksanakan dalam 10
sebanyak 4 (empat) kali, sehingga telah memenuhi ketentuan. (sepuluh) tahun ini secara terus menerus melalui corporate social
responsibility yang bertujuan untuk mencegah erosi dan menghindari
Hasil penilaian terhadap Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko terjadinya bahaya longsor.
(Risk Based Bank Rating) pada Semester II 2024 secara self assessment
diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", yang mencerminkan CCB Indonesia mendorong pelaksana pemberian kredit agar lebih
kondisi Bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan lingkungan
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan (‘green financing’),
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, memperhitungkan misalnya bidang usaha pengolahan limbah menjadi sumber energi.
faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan good corporate
governance, rentabilitas dan permodalan. CCB Indonesia memperoleh CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
5 (lima) tahun berturut-turut mendapatkan peringkat idAAA (rating Tahunan pada 7 Juni 2024 dan RUPS Luar Biasa pada 20 Desember
tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo, atas dasar kekuatan 2024, keduanya secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik terbatas
modal, likuiditas dan dukungan pemegang saham CCB Indonesia. dan melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI
untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS di kantor pusat
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas Penerapan CCB Indonesia.
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(POJK) No. 51/POJK.03/2017, yang merupakan dukungan menyeluruh (RAPBN) 2025 yang ditetapkan Pemerintah RI, pertumbuhan ekonomi
dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 diperkirakan sebesar 5,2% dan tingkat inflasi
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, dijaga pada kisaran 2,5%. Meskipun terjadi perlambatan ekonomi
dan lingkungan hidup. global dan ketidakpastian geopolitik, ekonomi domestik tetap
menunjukkan resiliensi.
CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan
dalam kegiatan/aktivitas operasional perusahaan sehari-hari dengan Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama adalah masih
mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola tingginya ketidakpastian global serta dampak yang ditimbulkan
(environmental social governance/ESG) dalam kerangka keuangan terhadap konsumsi dan investasi, dua pendorong utama produk
berkelanjutan, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan domestik bruto (PDB).
sekitar kantor, pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan
lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian Perbankan di Indonesia menunjukkan optimisme, dengan ekspektasi
terhadap sosial dan lingkungan (green company), melaksanakan pertumbuhan kredit pada 2025 antara 9-11%.
program penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan
inklusi keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, Untuk proyeksi keuangan tahun 2025, kenaikan Kredit ditargetkan
yang belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan 15,21%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar
berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah 18,35% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97.79%, sementara
longsor. Total Aset diproyeksi naik 8,44%, apabila dibandingkan dengan
posisi akhir tahun 2024.
Pada tahun 2024 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi Proyeksi ratio keuangan tahun 2025 meliputi: ratio NPL gross 2,35%,
Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten akan NPL net 1,18%; CAR sebesar 29,89%; LDR sebesar 97,79%; NIM
mendukung kebijakan pemerintah dengan menjalankan program- sebesar 3,31%; ROA sebesar 1,24% dan ROE sebesar 5,05%. Dalam
program dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan mengembangkan volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup kehati-hatian.
Page 41
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 41
Laporan Direksi
Strategi dan kebijakan strategi diarahkan pada pengembangan CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan
bisnis secara berhati-hati dan konservatif pada segmen corporate prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
banking, seiring dengan segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) usaha.
termasuk komersial, dan consumer banking; menjaga posisi CAR
dan likuiditas yang memadai untuk pengembangan bisnis pada Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
tahun-tahun mendatang; penerapan good corporate governance; membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
pengembangan sistem teknologi informasi; mendorong efektivitas tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
kompetensi modal manusia. (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
Perumusan strategi dan kebijakan ini dibahas secara intensif oleh Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Direksi melalui rapat Direksi, serta rapat Direksi bersama Dewan
Komisaris. Secara berkala Direksi melakukan pemantauan disertai Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi yang sebesar-
pembahasan pada rapat Direksi untuk memastikan implementasi besarnya kepada semua stakeholders termasuk regulator atas
strategi dan kebijakan dapat berjalan baik. kepercayaan dan dukungannya, serta kerja sama yang terjalin dengan
baik selama ini, sehingga Bank mampu meningkatkan kinerjanya.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada para Pemegang Saham dan Dewan Komisaris yang telah memberikan
profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan kepercayaan kepada kami untuk mengelola Bank ini, serta kepada
pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai semua karyawan dan karyawati, keluarga besar CCB Indonesia yang
perusahaan publik. dengan dedikasi tinggi berpartisipasi bersama-sama memajukan
CCB Indonesia.
Direksi
Jiang Yongdong
Direktur Utama
Zhu Yong Junianto Agresius R. Kadiaman
Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
Page 42
42 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Page 43
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 43
Tinjauan Bisnis & Fungsional
02
Anggrek
Bulan Flower of Charm
The moon orchid, chosen as the Puspa Bangsa,
symbolizes Indonesia’s diversity. As a mother plant
producing varied offspring, it reflects the nation’s
rich mix of ethnicities, cultures, and beliefs.
Page 44
44 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Perkreditan
Corporate Banking 45 CCB Indonesia menjalankan fungsi intermediasi dan
berupaya secara optimal agar dapat memberikan kontribusi
Commercial Banking 45
bagi perekonomian nasional – penyaluran kredit ditujukan
Consumer Banking 46 untuk berbagai sektor ekonomi dengan pengelolaan
risiko yang memadai
Kredit Usaha Kecil dan Menengah
(UKM) 46
CCB Indonesia terus berupaya mendorong fungsi intermediasi Bank dengan memperhatikan
Kredit berdasarkan kolektibilitas 47 posisi likuiditas, posisi Loan to Deposits Ratio (LDR) sebesar 100,46% per 31 Desember
2024. Pada tahun 2024 penyaluran kredit naik sebesar 21% y-o-y dari posisi Rp 19,4 triliun
per Desember 2023 menjadi sebesar Rp 23,5 triliun per Desember 2024, atau 105% dari
target. Pada akhir tahun 2024, kualitas kredit terjaga baik dengan rasio NPL gross menjadi
2,12% dari target semula 2,67%.
Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai masih potensial dan prospektif
dengan fokus pada kualitas dan tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
Bank juga senantiasa mengembangkan fungsi pengelolaan risiko dalam proses penyaluran
kredit, hal ini dilakukan baik dengan mengurangi proses manual dan digantikan dengan
otomasi, penyempurnaan sistem maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Langkah penyaluran kredit yang dilakukan oleh manajemen sesuai dengan kebijakan
pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam peningkatan portofolio kredit, CCB
Indonesia menyalurkan dana ke berbagai sektor, antara lain infrastruktur, telekomunkasi,
konsumsi, perdagangan, industri pengolahan dengan bahan baku domestik, sektor jasa,
dan lainnya.
Page 45
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 45
Perkreditan
Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, Fokus sektor-sektor industri bagi corporate banking antara lain:
seiring dengan segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha infrastruktur, manufaktur, sumber daya alam (minyak dan gas, bahan
skala kecil menengah (UKM), serta consumer banking, dengan tambang dan lainnya), transportasi (laut, udara dan darat), sistem
memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan irigasi, petrokimia, telekomunikasi, pengelolaan daur ulang sampah,
lingkungan hidup. real estate/properti dan pembangkit listrik.
CCB Indonesia mendapat dukungan penuh dari China Construction Corporate Banking mengembangkan sejumlah produk yang ada
Bank Corporation sebagai pemegang saham pengendali yang untuk skala yang lebih besar seperti pinjaman investasi, pinjaman
memiliki keahlian dan pengalaman khususnya dalam pembiayaan modal kerja, pinjaman sindikasi, factoring (anjak piutang), pembiayaan
infrastruktur, yang sejalan dengan program pemerintah dan komoditas, trade finance, kredit ekspor, Bank Garansi, invoice
mendukung perekonomian Indonesia secara umum. financing dan standby LC. Produk kredit korporasi meliputi Back to
back loan, Pinjaman Rekening Koran, Kredit Sindikasi, Kredit Investasi,
CCB Indonesia senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit Kredit Pembiayaan Proyek, Kredit Modal Kerja, serta produk-produk
pada berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif trade finance.
baik. Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai
masih potensial dan prospektif dengan fokus pada kualitas dan Commercial Banking
tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
Penyaluran kredit komersial di CCB Indonesia merupakan pemberian
CCB Indonesia selalu berpedoman pada asas konservatif dan fasilitas kredit, baik bagi perusahaan maupun individual, untuk
prinsip kehati-hatian (prudential banking). CCB Indonesia secara kebutuhan pembiayaan modal kerja dan investasi.
aktif menyalurkan kredit kepada nasabah-nasabah yang sudah
bekerja sama, maupun calon nasabah yang potensial untuk - Modal kerja adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk
melakukan ekspansi dan mengembangkan bisnis, baik untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang diperlukan dalam satu
kebutuhan modal kerja, serta kebutuhan lainnya. CCB Indonesia siklus usaha, dan/atau kebutuhan modal kerja yang bersifat
terus berupaya untuk dapat membiayai sektor-sektor industri khusus seperti untuk membiayai persediaan (inventory)/piutang/
penting guna menunjang pertumbuhan usaha dan berkontribusi proyek atau kebutuhan khusus lainnya yang menurut ketentuan
untuk perekonomian. CCB Indonesia layak untuk dibiayai.
▪ Limit kredit sesuai kebutuhan
Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan (sustainability ▪ Kredit dapat diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta
finance), pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan asing
lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian ▪ Jangka waktu sampai dengan maksimal 1 tahun dan dapat
terhadap lingkungan (green company). CCB Indonesia mendorong diperpanjang sesuai kebutuhan
pelaksanaan pemberian kredit agar memberikan prioritas bagi ▪ Sifat kredit revolving atau non-revolving
pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan mengutamakan
aspek ramah lingkungan. - Investasi adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk membiayai
kebutuhan barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi,
Corporate Banking perluasan, pendirian proyek baru dan atau kebutuhan khusus
terkait investasi.
Pembiayaan pada segmen Corporate Banking ditujukan baik kepada ▪ Limit kredit sesuai kebutuhan
perusahaan swasta lokal, perusahaan konglomerasi Indonesia, ▪ Kredit diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta asing
Badan Usaha Milik Negara maupun perusahaan berasal dari China ▪ Jangka waktu panjang (lebih dari 1 tahun) disesuaikan
yang berinvestasi dan mempunyai proyek di Indonesia. dengan rencana proyek
Pengembangan penyaluran ke segmen korporasi (corporate
banking), terkait dengan pemegang saham pengendali, CCB Melanjutkan kondisi pada periode sebelumnya, kredit komersial
Corporation, yang memiliki keahlian dan berpengalaman menangani CCB Indonesia memegang porsi penting dalam penyaluran dana
corporate banking, terutama untuk pembiayaan infrastruktur dan melalui perkreditan. Hal ini menunjukkan peran serta dan kontribusi
trade finance. CCB Indonesia membantu menumbuhkan perekonomian Indonesia
dengan mendorong bertumbuhnya sektor usaha di masyarakat.
Pembiayaan pada sektor infrastruktur sejalan dengan program
pemerintah saat ini, dengan menyediakan solusi pembiayaan untuk Kebijakan penyaluran kredit CCB Indonesia berpedoman pada
proyek pemerintah melalui mengatur atau berpartisipasi pembiayaan prinsip prudential banking. Peningkatan portofolio kredit ke berbagai
sindikasi dengan grup/subsidiary CCB Corporation, maupun eksternal sektor usaha potensial dan berkualitas yang mendukung pertumbuhan
dengan bank lain; serta inisiatif pengembangan program "one perekonomian Indonesia tetap tersebar secara merata, sehingga
belt-one road" di Indonesia. terhindar dari risiko yang terkonsentrasi.
Page 46
46 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Perkreditan
Consumer Banking Kemudahan akses dan pelayanan berkualitas premium kepada
nasabah maupun calon nasabah dengan fokus pada daerah-daerah
Dalam menyalurkan kredit konsumer (consumer banking), CCB yang prospektif sebagai channel pemasaran kredit konsumer.
Indonesia melaksanakan sejumlah promo program yang menarik
untuk nasabah, termasuk pameran dan promosi produk di tempat- Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
tempat umum, serta memberikan promosi khusus untuk program
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). CCB Indonesia juga menjalin kerja Sektor UKM menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran kredit dalam
sama dengan sejumlah pengembang utama dalam rangka untuk industri perbankan, selain memiliki peluang yang masih luas, terbukti
menawarkan fasilitas KPR bagi para konsumen dari pengembang relatif lebih dapat bertahan dalam situasi krisis yang terjadi beberapa
utama. kali di Indonesia. Penyaluran kredit pada UKM juga sejalan dengan
program pemerintah untuk mendorong peningkatan UKM di Indonesia.
CCB Indonesia mengembangkan produk inovatif dan meningkatkan Upaya untuk meningkatkan pemberian kredit segmen UKM dengan
kualitas layanan. Kebutuhan nasabah terus dipantau dan hasilnya penyebaran risiko (risk spreading) yang lebih luas. Fleksibilitas digabung
dijadikan dasar untuk melakukan penyempurnaan terus-menerus dengan asas konservatif menjadi landasan utama bagi kredit UKM ini,
pada produk dan layanan. kemampuan personil yang menangani perkreditan dipertajam dengan
pemberian pelatihan khusus. Disamping itu kegiatan penyaluran kredit
Di tengah ketatnya persaingan di sektor konsumer, CCB Indonesia ke UKM ini juga tergolong sustainability finance.
mengandalkan pada model bisnis yang customer oriented sehingga
mampu memberikan produk-produk yang inovatif sesuai dengan Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2024 sebesar Rp1.615
kebutuhan konsumen. miliar dengan rasio UMKM terhadap total kredit sebesar 6,89%.
Berdasarkan sektor ekonomi, porsi paling besar rencana pembiayaan
kepada UMKM masing-masing kelompok sebagai berikut:
Penyaluran Kredit UMKM Sektor Ekonomi Paling Dominan Sharing Terhadap Kelompok
Kredit Usaha Mikro Pengangkutan dan Pergudangan 4,72%
Kredit Usaha Kecil Perdagangan Besar & Eceran 25,76%
Kredit Usaha Menengah Perdagangan Besar & Eceran 69,52%
Dilihat dari jenis penggunaannya, berikut pengklasifikasian kredit per posisi 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023:
31 Des 2024 31 Des 2023
Jenis Kredit % %
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Modal Kerja 10.581.219 45,10% 8.836.642 45,64%
Investasi 11.452.290 48,81% 9.046.948 46,73%
Konsumer 1.427.934 6,08% 1.473.201 7,61%
Karyawan 2.358 0,01% 3.187 0,02%
Total 23.463.801 100,00% 19.359.978 100,00%
Pada tahun 2024 konsentrasi kredit CCB Indonesia pada sektor Industri Pengolahan (27,33%), Perantara Keuangan (16,23%), Perdagangan
Besar dan Eceran (12,82%) dan Listrik, Gas dan Air (9,82%), dan lainnya tersebar ke berbagai sektor industri. CCB Indonesia senantiasa
menjaga diversifikasi portofolio kredit relatif menyebar ke berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif baik.
Page 47
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 47
Perkreditan
Data Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi pada tahun 2024
9,82% 7,76%
12,82%
7,64%
6,10%
16,23% 4,79%
3,80%
2,63%
0,44%
0,26%
0,25%
0,07%
27,33% 0,05%
0,01%
Industri Pengolahan Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan
Perantara Keuangan Pertambangan
Perdagangan Besar dan Eceran Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
Listrik, Gas dan Air Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi Jasa Pendidikan
Konstruksi Pertanian, perburuan dan kehutanan
Rumah Tangga Perikanan
Kredit berdasarkan kolektibilitas
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2024 2023
Lancar 22.235.207 18.266.779
Dalam Perhatian Khusus 730.193 536.786
Kurang Lancar 12.872 245.676
Diragukan 10.516 38.171
Macet 475.013 272.566
Total 23.463.801 19.359.978
Page 48
48 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
Institusi Keuangan/FI Peranan Treasury dalam CCB Indonesia mencakup assets and liabilities management,
(Financial Institution) 49 pengelolaan likuiditas, dan posisi devisa neto (PDN) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Transaction Banking 49 Treasury juga berperan sebagai profit centre melalui perdagangan surat berharga dan
transaksi valuta asing, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan Bank.
Produk Trade Finance 50
Treasury secara aktif dan dinamis mengelola portofolio aset likuid Bank dalam melakukan
Perbankan Internasional 50 diversifikasi penempatan dana. Bank melakukan penempatan di pasar antar-bank, Surat
Perbendaharaan Negara, Surat Bank Indonesia dan Obligasi Korporasi.
Dalam hal transaksi valas, Treasury mempererat kerjasama dengan segmen korporat dan
komersial untuk dapat mencakup jaringan nasabah yang lebih besar. Keragaman produk
yang ditawarkan juga disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, strategi
marketing Bank untuk memasarkan solusi produk Treasury dapat menjadi lebih optimal.
Bank telah menawarkan solusi pelayanan Treasury berupa berupa transaksi valas Spot,
Forward, Swap dan berbagai produk solusi lindung nilai.
Selain itu, dengan perluasan jaringan antar-bank yang dimiliki, Treasury kini berpartisipasi
lebih aktif dalam transaksi pasar uang dan pasar valuta asing. Dengan tanpa mengabaikan
prinsip kehati-hatian, diharapkan Treasury dapat memberikan kontribusi pendapatan
yang optimal dan berkesinambungan dari pasar antar bank ini.
Menghadapi tantangan ekonomi yang ada, Treasury diharapkan dapat terus berinisiatif
dalam mengembangkan produk dan bisnis yang ada. Peluang-peluang yang ada akan
terus didalami untuk menyediakan solusi terpercaya kebutuhan transaksi valuta asing
dan lindung nilai nasabah.
Page 49
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 49
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
CCB Indonesia menjadi salah satu Bank Appointed Cross Currency serta mendorong stabilitas sistem keuangan dengan cara
Dealer (ACCD) Indonesia dalam Pelaksanaan Transaksi Bilateral memperbanyak penandatanganan Global Master Repurchase
dengan Mata Uang Lokal (Local Currency Settlement / LCS) antara Agreement (GMRA) dengan counterparty yang ada di Indonesia.
Indonesia dan Tiongkok. Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of Perjanjian GMRA ini merupakan salah satu syarat utama sebelum
China (PBC) sejak 2021 secara resmi memulai implementasi kerja melakukan transaksi repo dengan counterparty.
sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal
antara Indonesia dan Tiongkok. Kerangka kerja sama dimaksud Dalam rangka memperkuat pendanaan jangka panjang dan
meliputi, antara lain, penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung meningkatkan likuiditas, Bank CCB Indonesia telah menjalin
(direct quotation) dan relaksasi regulasi tertentu dalam transaksi kerjasama bilateral dengan bank-bank mitra melalui Bilateral Loan
valuta asing antara mata uang Rupiah dan Yuan. yang bertujuan untuk memperkuat likuiditas bank serta mendukung
pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan
Implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bank dapat terus tumbuh secara stabil serta menjaga likuiditas
berkelanjutan oleh Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan yang optimal guna menghadapi dinamika pasar dan kebutuhan
mata uang lokal yang lebih luas dalam penyelesaian transaksi operasional yang berkembang serta menjadi salah satu diversifikasi
perdagangan dan investasi langsung dengan berbagai negara sumber pendanaan bagi bank CCB Indonesia.
mitra. Perluasan penggunaan LCS diharapkan dapat mendukung
stabilitas Rupiah melalui dampaknya terhadap pengurangan Transaction Banking
ketergantungan pada mata uang tertentu di pasar valuta asing
domestik. Pada tahun 2024, CCB Indonesia berupaya optimal mengembangkan
produk dan layanan Transaction Banking. Layanan yang dikembangkan
Penggunaan LCS memberikan banyak manfaat langsung kepada dapat memfasilitasi kebutuhan perdagangan baik domestik maupun
pelaku usaha, antara lain: (i) biaya konversi transaksi dalam valuta internasional dan pengelolaan rekening untuk cash flow perusahaan,
asing yang lebih efisien, (ii) tersedianya alternatif pembiayaan mengoptimalkan modal kerja, meminimalkan risiko operasional,
perdagangan dan investasi langsung dalam mata uang lokal, (iii) dan mengoptimalkan penggunaan dana yang dihasilkan melalui
tersedianya alternatif instrumen lindung nilai dalam mata uang aktivitas bisnis dan perdagangan. Transaction Banking menyediakan
lokal, dan (iv) diversifikasi eksposur mata uang yang digunakan produk dan solusi yang komprehensif untuk pembayaran domestik
dalam penyelesaian transaksi luar negeri. dan lintas batas, pembiayaan perdagangan, valuta asing, dan
memitigasi risiko pembayaran.
Dengan mempertimbangkan keaktifan CCB Indonesia dalam inisiatif
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), pada tahun 2023 Bank Dalam menghadapi tantangan bisnis yang kompetitif, layanan
Indonesia (BI) menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu bank profesional berskala internasional telah dipersiapkan dalam
inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing menangkap peluang untuk melayani kegiatan bisnis Transnational
Indonesia (APUVINDO), yaitu asosiasi yang mengatur diri sendiri Company/TNC.
(self-regulatory organization) yang dibentuk oleh pelaku transaksi
di PUVA Indonesia berupa Bank serta beranggotakan institusi dan Layanan Transaction Banking ditujukan untuk membantu nasabah
asosiasi yang melakukan atau terkait dengan kegiatan di PUVA dalam melakukan berbagai transaksi perbankan. Berbagai layanan
Indonesia. Tujuan pembentukan asosiasi tersebut adalah mewujudkan dengan biaya dan nilai tukar yang kompetitif, serta sistem pemrosesan
pengembangan PUVA Indonesia yang berkelanjutan dan bersifat terkini telah tersedia untuk melayani nasabah.
industry led dalam aspek product pricing participant dan infrastructure
sesuai arah pengembangan PUVA. Operasional sebagai pelaksana layanan Transactional Banking
berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk jasa
Institusi Keuangan / FI (Financial Institution) penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
jasa penyediaan dan layanan bank garansi, jasa transfer dana valuta
Bank secara aktif juga berperan dalam memberikan credit line dan asing, serta berperan penting dalam membantu pelaksanaan
kerjasama dengan institusi keuangan bank dan non-bank seperti program pembiayaan internasional, transaksi pembiayaan
asset management, lembaga asuransi, dan lembaga dana pensiun. perdagangan, dan pelaksanaan RMB Local Currency Settlement
Penetapan fasilitas limit transaksi untuk FI juga telah menggunakan (LCS), serta menjadi partisipan langsung CIPS sehingga dapat
metode counterparty scoring, sehingga eksposur risiko bank tetap semakin memperluas channel settlement CNY dan memfasilitasi
terjaga secara prudent. transaksi valas nasabah yang bergerak di bidang perdagangan
impor/ekspor antara China dan Indonesia.
CCB Indonesia juga turut mendukung inisiatif dari Bank Indonesia
untuk mendorong perluasan pelaku transaksi repurchase agreement Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
(Repo) guna pengembangan pasar keuangan yang maju dan sehingga dapat memberikan layanan yang sesuai dengan harapan
modern, meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter dan kebutuhan nasabah.
Page 50
50 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
Layanan jasa perbankan internasional (international banking services)
Produk Trade Finance
diberikan untuk membantu nasabah dalam melakukan berbagai
CCB Indonesia dapat memberikan layanan produk Trade Finance yang jenis transaksi perbankan. Berbagai pelayanan dengan biaya dan
komprehensif untuk membantu nasabah dalam hal transaksi lokal kurs yang kompetitif, serta sistem pemrosesan terkini telah tersedia
ataupun Internasional seperti penerbitan Letter of Credit (LC) /Surat untuk melayani nasabah.
Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Bank Garansi/Standby
Letter of Credit (SBLC)/Demand Guarantee, melakukan Negosiasi/ Trade Operation sebagai pelaksana layanan perbankan internasional
Diskonto atas dokumen LC/SKBDN dan Documentary Collection, serta berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk layanan
untuk mendapatkan pembiayaan dalam bentuk Trust Receipt Financing, penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
Invoice Financing, Pre-shipment Financing, Post-Shipment Financing layanan penyediaan dan penyaluran penjaminan bank, layanan
dan Pembiayaan dalam bentuk Supply Chain. transfer dana valuta asing, serta berperan penting dalam membantu
terlaksananya program-program pembiayaan internasional,
Dalam pelaksanaan transaksi internasional, CCB Indonesia pembiayaan transaksi perdagangan, dan implementasi RMB Local
berkolaborasi dengan jaringan CCB di berbagai negara, dan juga Currency Settlement (LCS).
dengan koresponden Bank baik di domestik maupun internasional
untuk meningkatkan cakupan dan mutu layanan ke nasabah. Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
sehingga mampu memberikan layanan sesuai dengan ekspektasi
Perbankan Internasional dan kebutuhan nasabah.
Menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif, layanan
profesional berskala internasional telah disiapkan dalam menangkap
peluang pelayanan aktivitas bisnis perusahaan transnasional
(Transnational Company / TNC).
Page 51
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 51
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
Page 52
52 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Modal Manusia
Pendidikan dan Pelatihan serta Sumber daya manusia merupakan salah satu modal
Pengembangan Modal Manusia 53 penting perusahaan. Pengelolaan modal manusia sebagai
• Jumlah Karyawan Menurut Status
mitra strategis bertujuan untuk mendorong pertumbuhan
Karyawan bisnis serta mendukung upaya CCB Indonesia untuk
• Komposisi Karyawan Menurut memberikan yang terbaik bagi seluruh stakeholders
Jenjang Pendidikan
• Komposisi Karyawan Menurut
Masa Kerja Di tahun 2024, pengelolaan sumber daya manusia di Bank difokuskan pada pengembangan
• Komposisi Karyawan Menurut kompetensi pegawai guna meningkatkan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan
Kelompok Usia perubahan sistem, peningkatan kesadaran pegawai terhadap kepatuhan, peningkatan
• Komposisi Karyawan Menurut kemampuan perkreditan, dan pengembangan kompetensi lainnya. Perubahan struktur
Jenjang Jabatan organisasi juga dilakukan guna mempertahankan efektivitas kinerja operasional Perusahaan.
• Komposisi Karyawan Menurut Pengisian posisi kosong diutamakan melalui promosi internal guna memperkuat pengelolaan
Jenis Kelamin mitigasi risiko dan meningkatkan dukungan operasional untuk pengembangan bisnis.
• Data Turnover Karyawan Peningkatan kualitas tenaga kerja dilakukan melalui pelatihan, baik metode daring maupun
luring, dan kunjungan belajar ke luar negeri.
Peningkatan kompetensi pegawai tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan hard skill, namun
juga soft skill. Pengembangan soft skill yang dilakukan, antara lain, berupa pelatihan kepemimpinan
bagi seluruh pegawai di tingkat manajemen madya. Bank juga meningkatkan keterampilan
pegawai guna membantu pemahaman dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Bank menjalankan pelatihan terkait dengan implementasi aplikasi baru yang mempermudah
kegiatan harian, mengirimkan pegawai terkait untuk mengikuti pelatihan tingkat lanjutan di
bidang keamanan siber, membantu sosialisasi pengetahuan mengenai keamanan siber bagi
Page 53
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 53
Modal Manusia
seluruh pegawai, dan juga mengirimkan beberapa pegawai ke pusat tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan pelatihan sebanyak 286
pengembangan teknologi informasi di Shanghai, China untuk program pelatihan dengan jumlah 7.098 peserta. Dibandingkan
mempelajari sistem perbankan yang baru. Untuk meningkatkan pada tahun 2023 dilaksanakan 310 program pelatihan dengan
keterampilan yang mendukung langsung kegiatan operasional jumlah 8.567 peserta. Program pelatihan di tahun 2024 dilakukan
perbankan, CCB Indonesia menyelenggarakan pelatihan analisa kredit di dalam dan di luar negeri, secara daring dan luring, disesuaikan
intensif untuk tenaga marketing, menyelenggarakan pelatihan guna dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2024,
meningkatkan kesadaran terhadap kepatuhan dan peraturan yang terdapat 59 karyawan yang dikirim untuk mengikuti kunjungan
berlaku, serta mengirimkan beberapa pegawai ke Beijing, China untuk belajar ke luar negeri, jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun
mempelajari proses operasional perbankan di CCB Corporation. 2023 yaitu hanya 11 orang.
Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan keterampilan di tahun Bank secara konsisten telah melakukan program pelatihan dan
2024 meningkat dari sisi kualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilakukan di dalam
Terdapat lebih banyak pelatihan yang bersifat intensif dibandingkan di maupun di luar bank. Jumlah peserta program pendidikan dan
tahun 2023. Di tahun 2024 juga lebih banyak dilakukan kunjungan pelatihan selama tahun 2024 dan 2023 sebagai berikut:
belajar ke luar negeri. Kegiatan pengembangan kualitas tenaga kerja
juga disertai dengan pengembangan sistem pelatihan, antara lain Jumlah Peserta
dengan pengembangan sistem manajemen pembelajaran (learning Bentuk Pendidikan dan Pelatihan
2024 2023
management system) yang lebih sesuai dengan kondisi masa kini. • Pendidikan Intern 6.758 8.290
Pelatihan yang terkait dengan pengembangan kompetensi khusus • Pelatihan Ekstern 340 277
yang terkait dengan kegiatan Bank tetap menjadi bagian besar dari Jumlah 7.098 8.567
penyelenggaraan pelatihan, antara lain sertifikasi kompetensi manajemen
risiko, pelatihan berbasis kompetensi Sistem Pembayaran, pelatihan
kompetensi Tresuri, dan juga pelatihan lainnya. Selain itu, pelatihan juga Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama
diberikan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam hal tahun 2024 dengan materi-materi yang mencakup technical skill
manajemen proyek, penanganan kebakaran, dan perlindungan dan soft skill diantaranya: Pelatihan dan pengenalan sistem
konsumen. Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui perbankan ataupun aplikasi baru, Sertifikasi Manajemen Risiko,
program pendidikan dan pelatihan yang sistematis dan berkesinambungan, Sistem Pembayaran, analisa kredit, bidang Operasional Bank/
dimana materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan Bank seiring Standard Operating Procedures (SOP), pelatihan selling skill,
dengan perkembangan kondisi nasional dan global. Pelatihan APU PPT, bidang Compliance, Induction Program,
Product Knowledge, Pelatihan terkait perlindungan data pribadi,
Dalam mendukung peningkatan kualitas modal manusia, maka Pelatihan yang terkait dengan Cyber Security, Digital Banking,
pengembangan di tahun 2024 diarahkan pada : project management, serta berbagai Seminar dan Workshop
• Pembelajaran terkait kemajuan teknologi informasi secara lainnya.
umum, peningkatan sistem teknologi informasi dalam kegiatan
operasional Bank, dan perkembangan keamanan siber Jumlah karyawan Bank per Desember 2024 (diluar karyawan
• Pemeliharaan sertifikat kompetensi dan pelatihan berbasis outsourcing) tercatat sebanyak 1.131 orang. Bank mengalihdayakan
kompetensi yang wajib dimiliki oleh pegawai Bank sebagian pelaksanaan pekerjaan non staff, seperti kurir, driver,
• Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko dan keamanan dan kebersihan kepada perusahaan penyedia jasa
kepatuhan outsourcing. Per 31 Desember 2024 jumlah karyawan outsourcing
• Pendidikan untuk meningkatkan keterampilan perbankan, tercatat 288 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk karyawan
antara lain keterampilan analisa kredit outsourcing) sebanyak 1.419 orang.
• Penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang
sistematis dan berkesinambungan Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
• Proses kaderisasi untuk posisi-posisi first line management, termasuk
promosi pegawai untuk mengisi posisi-posisi yang strategis 31 Des 2024 31 Des 2023
• Memastikan pelaksanaan tata tertib serta meningkatkan Status Karyawan
Jumlah % Jumlah %
kepatuhan terhadap ketentuan dan undang-undang yang Karyawan Tetap 1.089 96% 1.137 96%
berlaku di bidang ketenagakerjaan
Karyawan Percobaan 36 3% 37 3%
Karyawan Kontrak 6 1% 9 1%
Jumlah Karyawan 1.131 100% 1.183 100%
Pendidikan dan Pelatihan serta
Karyawan 288 - 295 -
Pengembangan Modal Manusia Outsourcing
Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi perhatian Jumlah Karyawan 1.419 - 1.478 -
khusus di tahun 2024, dan masih terus ditingkatkan sesuai dengan (termasuk karyawan
Outsourcing)
kebutuhan untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. Selama
Page 54
54 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Modal Manusia
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
31 Des 2024 31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2023
Jenjang Pendidikan Jenjang Jabatan
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
< SLTA 213 19% 249 21% Direksi 4 0% 6 1%
Akademi 119 11% 126 11% Kepala Divisi/Kepala Regional 36 3% 39 1%
Sarjana 760 67% 766 65%
Pemimpin Kantor 67 6% 67 9%
Pasca Sarjana 39 3% 42 4%
Kepala Bagian 135 12% 151 14%
Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Officer 70 6% 64 5%
Staf 735 65% 765 68%
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Non Staf 84 7% 91 1%
31 Des 2024 31 Des 2023 Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Masa Kerja
Jumlah % Jumlah %
0-3 tahun 324 29% 296 25% Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
3-5 tahun 84 7% 128 11%
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)
5-10 tahun 338 30% 375 32% 31 Des 2024 31 Des 2023
Jenis Kelamin
10-20 tahun 269 24% 257 22% Jumlah % Jumlah %
> 20 tahun 116 10% 127 11% Laki-Laki 544 48% 582 49%
Jumlah 1.131 100% 1.183 100% Perempuan 587 52% 601 51%
Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Data Turnover Karyawan
31 Des 2024 31 Des 2023 (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
Kelompok Usia
Jumlah % Jumlah % Turnover Karyawan 31 Des 2024 31 Des 2023
< 25 tahun 60 5% 48 4% Penerimaan karyawan baru 105 140
25-34 tahun 415 37% 450 38% (Jan-Des)
35-44 tahun 362 32% 374 32% Karyawan yang keluar 157 160
> 45 tahun 294 26% 311 26% (Jan-Des)
Jumlah 1.131 100% 1.183 100% Jumlah karyawan akhir tahun 1.131 1.183
Page 55
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 55
Teknologi Informasi
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan secara berkelanjutan
terutama untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi
Teknologi Informasi (TI) sebagai motor penggerak bisnis harus Untuk merealisasikan target jangka pendek di bidang TI,
fleksibel dan handal yang mampu mengikuti dinamika perkembangan pengembangan TI juga didukung dengan peralatan teknologi
CCB Indonesia. TI juga merupakan elemen penting dalam mendukung yang tepat guna untuk mencapai target yang telah ditetapkan
jalannya operasional Bank. dengan sistem keamanan yang baik. Seluruh kegiatan teknologi
dilaksanakan secara tersentralisasi dan terpadu.
Di era digitalisasi, keamanan siber menjadi prioritas utama, sehingga
CCB Indonesia telah menerapkan ISO 27001 tentang Sistem Kebijakan pengembangan sistem TI secara konsisten dilanjutkan
Manajemen Keamanan Informasi dan memperoleh sertifikasi. pada masa mendatang yang mengarahkan CCB Indonesia untuk
melakukan transformasi image menjadi Bank yang modern, dengan
Secara konsisten, CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas memberikan kemudahan kepada nasabah dalam bertransaksi
produk dan layanan, dengan dukungan TI sebagai instrumen yang perbankan, menggunakan teknologi dan kecanggihan internet
sangat penting dalam mewujudkan upaya tersebut. CCB Indonesia dengan mengaplikasikan dan meningkatkan layanan electronic
telah berhasil mengimplementasikan RMB Cross-Border Settlement delivery channel.
System (CIPS) dan UnionPay Acquiring pada mesin ATM, meningkatkan
layanan keuangan lintas batas dan kenyamanan nasabah. Selain itu, Pengembangan teknologi informasi yang forward looking guna
CCB Indonesia memastikan perlindungan data pribadi sesuai dengan mendukung proses dan pelayanan yang efektif, cepat, accessible
Undang-Undang terkait Perlindungan Data Pribadi, menjaga informasi dan convenient, akan dilanjutkan secara konsisten.
nasabah dan mempertahankan standar kerahasiaan.
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan
Pemanfaatan teknologi informasi terbaik merupakan faktor kunci secara terus menerus disesuaikan dengan perkembangan perusahaan,
untuk efisiensi yang diperlukan dalam memproses transaksi, yang diharapkan dapat memberikan dukungan yang optimal
meningkatkan akurasi dan penyediaan layanan yang memuaskan kepada operasional CCB Indonesia dan juga memberikan kemudahan
untuk berbagai keperluan perbankan para nasabah. Sinergi yang bagi nasabah dalam bertransaksi baik di counter Bank maupun
terbangun di seluruh elemen telah membuahkan pertumbuhan secara online.
kinerja CCB Indonesia secara berkesinambungan.
Page 56
56 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Struktur Manajemen Risiko 57 Penerapan manajemen risiko meliputi identifikasi,
Penerapan Manajemen Risiko 58 pengukuran, pemantauan dan pengendalian berbagai
Kebijakan Pengelolaan Risiko 58
jenis risiko pada setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
Strategi Manajemen Risiko 58
CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko
Ukuran Utama (Key Metrics) 59
yang efektif dan komprehensif sesuai dengan tingkat
Pengungkapan Permodalan 61
Pengelolaan Risiko Kredit 74
risiko yang dihadapi
Credit Collection dan Recovery 74 Manajemen Risiko adalah suatu metode pendekatan terstruktur dalam mengelola
Kebijakan Pengelolaan Risiko ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman kerugian sebagai dampak dari rangkaian
Konsentrasi Kredit 75 aktivitas atau kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam pengelolaan risiko dibutuhkan
Eksposur Risiko Kredit 75 manajemen yang memiliki keahlian dan kompetensi yang memadai sehingga segala
macam risiko yang berpotensi muncul dapat diantisipasi sejak awal dengan mempersiapkan
Pengelolaan Risiko Pasar 90
langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
Interest Rate Risk in Banking Book-
Laporan Penerapan Manajemen CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko yang efektif dan komprehensif
Risiko untuk IRRBB 91
sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi. Penerapan manajemen risiko merupakan
Interest Rate Risk in Banking Book- aspek penting dalam pengelolaan berbagai risiko yang dihadapi Bank.
Laporan Perhitungan IRRBB 92
Risiko Likuiditas (LIQA) 92 Penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
Manajemen Risiko - Pendekatan pengendalian berbagai jenis risiko dalam setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
Manajemen Risiko Bank (OVA) 93 Oleh karena itu, Bank dalam penerapan manajemen risiko sangat memperhatikan upaya
untuk meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dan budaya risiko (risk culture)
Risiko Operasional 105
dengan baik dan secara menyeluruh dalam aktivitas bisnis dan operasional perbankan
Risiko Hukum 106 sehari-hari.
Risiko Reputasi 106
Risiko Stratejik 106
Risiko Kepatuhan 107
Profil Risiko 107
Page 57
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 57
Manajemen Risiko
Kebijakan manajemen risiko Bank mengikuti dan mengacu pada - SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Peraturan Bank Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi
Indonesia (PBI) sebagai ketentuan minimal untuk menjamin tata Informasi Oleh Bank Umum.
usaha terbaik. Bank mengkaji dan menyempurnakan setiap kebijakan, - SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
pedoman dan standar operasional prosedur yang membentuk Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
efektivitas strategi manajemen risiko, sejalan dengan perkembangan - SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang
kompleksitas bisnis Bank. Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.
- POJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Pengelolaan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi Bank Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan dari berbagai
aktivitasnya, menjaga permodalan Bank, mendukung proses Selain itu, Bank juga mengacu pada peraturan internal yaitu kebijakan
pengambilan keputusan, mengoptimalkan profil risiko, meningkatkan manajemen risiko, praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh
nilai perusahaan, serta melindungi reputasi Bank yang ditetapkan perbankan secara umum, dan juga rekomendasi Komite Basel.
berdasarkan risk appetite dengan mempertimbangkan kapasitas
permodalan yang dimiliki. Karena itu, Bank menjaga keseimbangan Struktur Manajemen Risiko
antara risiko dan manfaat agar menghasilkan pertumbuhan nilai
yang berkelanjutan bagi pemegang saham. Struktur manajemen risiko terdiri dari Komite Pemantau Risiko,
Komite Manajemen Risiko, dan Divisi Manajemen Risiko. Organisasi
Bank melakukan identifikasi risiko pada setiap faktor risiko yang manajemen risiko melibatkan pengawasan aktif Dewan Komisaris
dapat dikuantifikasi dan diukur sesuai kriteria yang objektif dan dan Direksi, termasuk lini bisnis di berbagai tingkat tanggung jawab.
konsisten. Pelaksanaan tata kelola risiko yang sehat dan komprehensif
dalam mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, memantau, Komite Pemantau Risiko merupakan otoritas pengelola tertinggi
dan pelaporan risiko dilakukan terhadap 8 jenis risiko yang ditetapkan yang berada di tingkat Dewan Komisaris. Komite ini berfungsi
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Risiko Kredit, sebagai dewan pengawas untuk memantau pelaksanaan strategi
Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, dan kebijakan manajemen risiko.
Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko Reputasi.
Komite Manajemen Risiko merupakan komite di tingkat Direksi dan
Keseluruhan proses manajemen risiko dijalankan berdasarkan pada pejabat eksekutif yang bertanggung jawab untuk mengelola risiko
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam penerapan secara keseluruhan di semua lini bisnis dan operasional bank. Komite
manajemen risiko, Bank memiliki struktur tata kelola perusahaan ini juga berfungsi untuk mengawasi pelaksanaan strategi, kebijakan,
yang berfungsi meningkatkan four eyes principle dan transparansi dan mengevaluasi permasalahan risiko yang signifikan. Direksi memiliki
dalam proses manajemen risiko. Fungsi Manajemen Risiko ditetapkan kewenangan mengelola risiko, memberikan batasan risiko (risk limit)
sebagai pengendali untuk mengarahkan kapabilitas Bank, dan dalam dalam mengambil keputusan yang merupakan risk appetite Bank.
hal pengukuran risiko dan pengendalian risiko didukung oleh fungsi-
fungsi lainnya, seperti Audit Internal, Hukum, Kepatuhan, dan lainnya. Selain itu, bank memiliki komite-komite direksi lain nya dalam melakukan
tata kelola risiko, yaitu Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan,
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank menerapkan dengan Komite Aset dan Liabilitas (ALCO), Komite Pengarah Teknologi Informasi.
mengacu pada ketentuan perbankan yang sesuai dengan Peraturan Setiap komite melakukan tugas berdasarkan pada mandat yang telah
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran OJK (SEOJK), antara ditetapkan. Komite-komite ini mengadakan pertemuan secara rutin
lain: untuk menilai dan membahas masalah-masalah risiko yang dihadapi
- POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Bank dalam menjalankan aktivitas operasionalnya.
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.
- POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Aktivitas pengelolaan risiko secara harian dilakukan oleh Divisi
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Manajemen Risiko yang independen dari unit kerja bisnis operasional,
sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 34/POJK.03/2016 yang memantau dan meninjau secara rutin setiap risiko dan potensi
tanggal 22 September 2016. kerugiannya terhadap Bank. Secara khusus, fungsi dan tugas Divisi
- POJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 6 Juli 2022 tentang Manajemen Risiko sebagai berikut:
penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. - Memantau dan mengkaji pelaksanaan kebijakan manajemen risiko,
- SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 tentang metodologi, proses, sistem informasi dan strategi Bank secara rutin.
Penerapan Manajemen Risiko Dan Pengukuran Risiko Pendekatan - Terkait dengan Risiko Operasional, menerapkan berbagai
Standar Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest perangkat manajemen risiko operasional termasuk pengumpulan
Rate Risk In The Banking Book) Bagi Bank Umum. data kerugian operasional, Risiko dan Pengendalian Penilaian
- SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang Mandiri (Risk & Control Self Assessments), serta Indikator-indikator
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Risiko Utama (Key Risk Indicators), Stress Test dan lainnya.
Page 58
58 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
- Terkait dengan Risiko Kredit, memantau dan mengkaji eksposur kepada Komite Pemantau Risiko. Namun demikian, Dewan Komisaris
risiko kredit, mengkaji kebijakan perkreditan, mengkaji batasan tetap sebagai penanggung jawab akhir.
limit konsentrasi kredit, mengkaji target market industri dan
zona sektoral, melakukan stress test, mengkaji laporan portofolio Direksi berperan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi
risiko kredit, penetapan dan pengambangan metodologi manajemen risiko secara komprehensif beserta implementasinya.
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai kredit Sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan operasional,
berdasarkan PSAK yang berlaku, dan lainnya. termasuk memantau pelaksanaan manajemen risiko, Direksi
- Terkait dengan Risiko Pasar dan Likuiditas, memantau dan menetapkan Komite Manajemen Risiko untuk membantu dalam
mengkaji ulang eksposur risiko pasar dan likuiditas yang timbul melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya.
dari unit bisnis; memantau dan meninjau kembali stress testing
risiko pasar dan likuiditas, dan lainnya. Kebijakan Pengelolaan Risiko
- Terkait Risiko lainnya yaitu risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko
stratejik, dan risiko reputasi; memantau dan mengkaji ulang eksposur Kebijakan pengelolaan risiko bertujuan untuk mampu mengukur
risiko dari masing-masing unit bisnis dan operasional, dan lainnya. besaran batas toleransi atau risk appetite yang bisa diambil bank
- Mendukung proses persetujuan produk & aktivitas baru (PAB) Bank dalam mengelola profitabilitas yang mencerminkan pada besaran
dengan mengkaji risiko terkait dan mitigasi risiko yang diperlukan. modal yang dikelola untuk menghadapi risiko termasuk
- Memberikan kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Komite pengembangan bisnis. Kebijakan pengelolaan risiko CCB Indonesia
Manajemen Risiko penilaian secara independen dan berkala juga meliputi upaya menumbuh kembangkan budaya sadar risiko
terhadap profil risiko, Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko (RBBR), pada seluruh jajaran yaitu adanya kesadaran bahwa pengelolaan
laporan penilaian kecukupan modal melalui Internal Capital risiko pada hakikatnya adalah tanggung jawab seluruh jajaran
Adequacy Assessment Process (ICAAP), di mana tingkat kecukupan bank.
modal Bank diukur dengan mempertimbangkan risiko selain risiko
Pilar 1 (kredit, pasar dan operasional), serta memberikan rekomendasi Strategi Manajemen Risiko
kepada unit pengambil risiko atau komite manajemen risiko sesuai
dengan ruang lingkup Divisi Manajemen Risiko. Strategi pengelolaan risiko dibuat dengan mempertimbangkan
- Bertanggungjawab atas pelaporan yang berkaitan dengan rencana bisnis Bank secara komprehensif untuk disampaikan ke
regulasi-regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai seluruh jajaran Bank sehingga seluruh jajaran dapat mengerti dan
Manajemen Risiko. menjalankan dengan baik. Bank melaksanakan strategi manajemen
risiko sebagai berikut:
Penerapan Manajemen Risiko • Memiliki komite-komite yang secara aktif melakukan pemantauan
atas pengelolaan risiko
Penerapan manajemen risiko di CCB Indonesia melibatkan elemen- • Penyusunan kebijakan manajemen risiko berdasarkan Regulasi
elemen utama yang menjadi pendukung struktur tata kelola perbankan tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko yang baik dan Umum dan dengan memperhatikan rekomendasi dari Basel
menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kinerja usaha dengan serta praktik-praktik terbaik di pasar.
risiko yang terkendali dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian • Memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dan four eyes
dan praktik perbankan yang sehat. Penerapan manajemen risiko principle dalam pengambilan keputusan.
merupakan bagian untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan • Penetapan limit risiko.
kegiatan bisnis perbankan yang dilakukan melalui: • Penerapan budaya sadar risiko (risk awareness culture) pada
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, seluruh karyawan Bank.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit • Mengembangkan metodologi perhitungan eksposur risiko.
c. Proses manajemen risiko dan sistem manajemen risiko. • Memantau kualitas penerapan risiko secara berkala.
d. Sistem pengendalian intern manajemen risiko. • Mengembangkan sistem informasi dan pelaporan risiko.
• Melakukan stress testing untuk mengantisipasi potensi timbulnya
Dewan Komisaris dan Direksi menjadi penentu keberhasilan risiko di masa yang datang.
pengelolaan risiko melalui pengawasan aktif yang dilakukannya. • Memastikan efektivitas dan peningkatan kompetensi sumber
Dewan Komisaris dapat mendelegasikan fungsi pemantauan risiko daya manusia dalam penerapan manajemen risiko.
Page 59
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 59
Manajemen Risiko
Ukuran Utama (Key Metrics)
No. Deskripsi Des 2024 Des 2023
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 6.139.213 6.014.355
2 Modal Inti (Tier 1) 6.139.213 6.014.355
3 Total Modal 6.355.818 6.209.630
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 20.694.595 16.581.331
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 29,67 36,27
6 Rasio Tier 1 (%) 29,67 36,27
7 Rasio Total Modal (%) 30,72 37,45
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 2,50 2,50
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) - -
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2.5%) (%) - -
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 2,50 2,50
12 Komponen CET1 untuk buffer 21,72 28,45
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 42.184.297 34.265.494
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
a. Nilai Rasio pengungkit sesuai dengan Basel III dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK N/A N/A
71 secara Penuh. (%) (baris 2a / baris13)
b. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
c. Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14,56 17,71
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
d. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14,52 16,08
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross (%)
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 8.265.365 7.712.763
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 4.719.455 3.198.895
17 LCR (%) 175,13 241,11
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 21.508.202 19.858.964
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 19.409.682 16.582.105
20 NSFR (%) 110,81 119,76
Analisis Kualitatif
Rasio Capital Adequacy Ratio Posisi 31 Desember 2024 menurun sebesar 6,73% dibanding posisi 31 Desember 2023. Hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan ATMR, terutama pada ATMR risiko kredit sebesar Rp 4,15 triliun atau sebesar 27,27%, berdasarkan historikal data Rasio Modal
selalu berada di atas ketentuan regulator.
Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) periode 31 Desember 2024 terdapat peningkatan total eksposur menjadi Rp 42,184,297 juta yang disebabkan secara
signifikan berasal dari nilai eksposur asetnya yang bertambah dikarenakan ada kenaikan pada kredit dari periode sebelumnya. Nilai persentase rasio
pengungkit mengalami penurunan menjadi 14,56% dikarenakan modal inti bertambah menjadi Rp 6,143,407 juta. Rasio pengungkit tersebut masih
berada diatas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) Posisi 31 Desember 2024 menurun sebesar 27,37% dibanding dari posisi 31 Desember 2023. Hal tersebut disebabkan oleh
adanya kenaikan total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) sebesar Rp 552 miliar dan kenaikan Total Arus Keluar Bersih (Net Cash Outflow) sebesar Rp 1,52 triliun.
Rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) Posisi 31 Desember 2024 menurun sebesar 7,47% dibanding dari posisi 31 Desember 2023. Adapun
penurunan hal tersebut dipengaruhi adanya kenaikan total pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebesar Rp 1,65 triliun dan kenaikan Total
pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebesar Rp 2,83 triliun.
Page 60
60 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
LI1: Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f g
Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
sebagaimana Tidak mengacu
Nilai tercatat
Periode 31 Desember 2024 tercantum Sesuai pada persyaratan
berdasarkan Sesuai Sesuai Sesuai
dalam kerangka permodalan atau
prinsip kehati- kerangka risiko kerangka kerangka
publikasi counterparty berdasarkan
hatian kredit sekuritisasi risiko pasar
laporan credit risk pengurangan
keuangan modal
Aset
Kas 169.338.00 169.338.00 - - - - -
Penempatan pada Bank 1.587.169.00 1.587.169.00 - - - - -
Indonesia
Penempatan pada bank lain 407.051.00 407.051.00 141.778.00 - - - -
Tagihan spot dan derivatif / 3.076.00 3.076.00 - - - - -
forward
Surat berharga yang dimiliki 5.247.450.00 5.247.450.00 - - - - -
Surat berharga yang dijual 1.565.533.00 1.565.533.00 - - - - -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga - - - - - - -
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 12.262.00 12.262.00 - - - - -
Kredit yang diberikan 23.463.801.00 23.463.801.00 16.794.427.00 - - - -
Penyertaan modal - - - - - - -
Aset keuangan lainnya 161.467.00 161.467.00 - - - - -
Cadangan kerugian penurunan (451.198.00) (451.198.00) - - - - -
nilai aset keuangan
Aset tidak berwujud - Neto 209.457.00 209.457.00 - - - - -
Aset tetap dan inventaris - Neto 775.554.00 775.554.00 775.554.00 - - - -
Aset non produktif 207.885.00 207.885.00 120.126.00 - - - -
Aset Lain-lain - Neto 186.616.00 186.616.00 53.829.00 - - - -
Total Aset 33.545.461.00 33.545.461.00 17.885.714.00 - - - -
Liabilitas
Giro 4.009.871.00 4.009.871.00 - - - - -
Tabungan 1.164.249.00 1.164.249.00 - - - - -
Deposito 18.183.353.00 18.183.353.00 - - - - -
Liabilitas kepada Bank - - - - - - -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 844.673.00 844.673.00 - - - - -
Liabilitas spot dan derivatif / 20.350.00 20.350.00 - - - - -
forward
Liabilitas atas surat berharga 1.545.444.00 1.545.444.00 - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 12.262.00 12.262.00 - - - - -
Surat berharga yang - - - - - - -
diterbitkan
Pinjaman/pembiayaan yang 482.850.00 482.850.00 - - - - -
diterima
Setoran jaminan 10.330.00 10.330.00 - - - - -
Liabilitas lain-lain 430.283.00 430.283.00 - - - - -
Total liabilitas 26.703.665.00 26.703.665.00 - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 61
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 61
Manajemen Risiko
LI2: Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values sesuai standar
akuntansi keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e
Item sesuai:
Periode 31 Desember 2024
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi 33.545.461 17.885.714 - - -
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan
pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan 26.703.665 - - - -
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi - - - - -
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif - - - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang - - - - -
termasuk pada baris 2
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
…. - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai - - - - -
dengan cakupan konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Analisis Kualitatif
LIA: Penjelasan Mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dengan
Ketentuan OJK
Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur
sesuai ketentuan kehati-hatian
Pengungkapan Permodalan
a) Struktur permodalan
Pengelolaan risiko melalui permodalan yang dilakukan oleh Bank meliputi diversifikasi sumber permodalan untuk mematuhi ketentuan
permodalan yang berlaku, mempertahankan rasio permodalan yang sehat, mendukung rencana usaha strategis jangka panjang dan
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Bank memastikan kecukupan modal untuk menutupi berbagai jenis risiko berdasarkan
ketentuan regulasi (regulatory capital), maupun kebutuhan internal sesuai perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik aktivitasnya.
Bank telah mematuhi persyaratan modal yang ditetapkan sepanjang periode pelaporan dengan menitikberatkan pada modal inti
untuk menunjang bisnis dan aktivitasnya. Modal Inti CCB Indonesia per 31 Desember 2024 sebesar Rp 6,14 triliun. Dalam pengelolaan
permodalan, Bank mengacu kepada ketentuan regulasi yang berlaku dalam menghitung kecukupan modal untuk mengcover risiko.
b) Kecukupan permodalan
Rasio kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional pada
tahun 2024 sebesar 30,72%, menurun 6,73% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 37,45%.
Page 62
62 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 5.059.351 1
2 Laba ditahan 1.415.589 2
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 358.722 3
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan N/A 4
6 CET1 sebelum regulatory adjustment
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen -
keuangan dalam trading book
8 Goodwill 190.075 5
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) 19.382 6
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi N/A N/A
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) N/A N/A
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di N/A N/A
Laporan Posisi Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights N/A N/A
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah N/A N/A
di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 mortgage servicing rights N/A N/A
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Selisih PPKA dan CKPN 198.493
b. PPKA non produktif 161.846 N/A
c. Aset Pajak Tangguhan 132.787 7
d. Penyertaan -
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
f. Eksposur sekuritisasi -
g. Lainnya 8.134
Page 63
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 63
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada -
faktor pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 N/A N/A
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang N/A N/A
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - N/A
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - N/A
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A N/A
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A N/A
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan N/A N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi N/A N/A
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain N/A N/A
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor N/A N/A
pengurangnya
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) - 8
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan 216.605 N/A
jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A N/A
Page 64
64 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan,
dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan,
yang mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas
yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5%
tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik
G-SIBs)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas N/A N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
(net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
a. Sinking fund N/A N/A
b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain N/A N/A
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap N/A N/A
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment N/A N/A
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 6.355.818 -
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 20.694.595 -
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR) 29,67 -
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 29,67 -
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 30,72 -
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) - -
65 Capital Conservation Buffer 2,50 -
66 Countercyclical Buffer - -
67 higher loss absorbency requirement - -
68 Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi 21,72 -
Buffer (persentase terhadap ATMR)Untuk kantor cabang dari Bank yang
berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana Usaha yang ditempatkan
dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR) yang tersedia
untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A N/A
pada entitas keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari N/A N/A
kewajiban pajak)
Page 65
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 65
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan N/A N/A
standar
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Analisis Kualitatif
Page 66
66 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Neraca Publiksi dengan
Neraca Publikasi cakupan berdasarkan
Deskripsi Referensi
(jutaan Rupiah) ketentuan kehati-hatian
(Jutaan)
ASET
1. Kas 169.338 169.338 -
2. Penempatan pada Bank Indonesia 1.587.169 1.587.169 -
3. Penempatan pada bank lain 407.051 407.051 -
4. Tagihan spot dan derivatif / forward 3.076 3.076 -
5. Surat berharga yang dimiliki 5.247.450 5.247.450 -
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 1.565.533 1.565.533 -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji - - -
dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 12.262 12.262 -
9. Kredit yang diberikan 23.463.801 23.463.801 -
10. Pembiayaan syariah *) - - -
11. Penyertaan modal - - -
12. Aset keuangan lainnya 161.467 161.467 -
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (451.198) (451.198) -
a. Surat berharga yang dimiliki (104) (104) -
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah *) (450.922) (450.922) -
c. Lainnya (172) (172) -
14. Aset tidak berwujud 259.797 259.797 -
Good Will 190.075 5
Aset tidak berwujud lain 69.722 6
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (50.340) (50.340) 6
15. Aset tetap dan inventaris 1.179.170 1.179.170 -
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (403.616) (403.616) -
16. Aset non produktif 207.885 207.885 -
a. Properti terbengkalai 127.801 127.801 -
b. Agunan yang diambil alih 80.084 80.084 -
c. Rekening tunda - - -
d. Aset antar kantor **) - - -
17. Aset pajak tangguhan - 132.787 7
18. Aset lainnya 186.616 53.829 -
TOTAL ASET 33.545.461 33.545.461 -
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 4.009.871 4.009.871
2. Tabungan 1.164.249 1.164.249
3. Deposito 18.183.353 18.183.353
4. Uang Elektronik - -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia - -
6. Liabilitas kepada Bank lain 844.673 844.673
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 20.350 20.350
Page 67
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 67
Manajemen Risiko
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2024
Neraca Publiksi dengan
Neraca Publikasi cakupan berdasarkan
Deskripsi Referensi
(jutaan Rupiah) ketentuan kehati-hatian
(Jutaan)
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji 1.545.444 1.545.444 -
dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 12.262 12.262 -
10. Surat berharga yang diterbitkan - - 8
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima 482.850 482.850 -
12. Setoran jaminan 10.330 10.330 -
13. Liabilitas antarkantor **) - - -
14. Liabilitas lainnya 430.283 430.283 -
15. Kepentingan minoritas (minority interest) - - -
TOTAL LIABILITAS 26.703.665 26.703.665 -
EKUITAS
16. Modal disetor 3.791.973 3.791.973 1
a. Modal dasar 6.000.000 6.000.000 -
b. Modal yang belum disetor -/- (2.208.027) (2.208.027) -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - - -
17. Tambahan modal disetor 1.267.378 1.267.378 -
a. Agio 1.267.378 1.267.378 1
b. Disagio -/- - - -
c. Dana setoran modal - - 1
d. Lainnya - - -
18. Penghasilan komprehensif lain 361.356 361.356 -
a. Keuntungan Pendapatan Komprehensif Lain - - 3
b. Kerugian Pendapatan Komprehensif Lain - (6.877) -
c. Untung Rugi Manfaat Karyawan - 9.987 3
d. Selisih Penilaian Kembali Asset Tetap - 358.246 3
19. Cadangan 5.500 5.500 -
a. Cadangan umum 5.500 5.500 -
b. Cadangan tujuan - - -
20. Laba/rugi 1.415.589 1.415.589 -
a. Tahun-tahun lalu 1.120.187 1.120.187 2
b. Tahun berjalan ***) 295.402 295.402 2
c. Dividen yang dibayarkan -/- - - -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA 6.841.796 6.841.796 -
PEMILIK
21. Kepentingan Non Pengendali - - 4
TOTAL EKUITAS 6.841.796 6.841.796 -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 33.545.461 33.545.461 -
Page 68
68 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
CCA: Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible
Periode : 31 Desember 2023
Informasi
No. Deskripsi
Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit N/A
2 Nomor identifikasi N/A
3 Hukum yang digunakan N/A
a. Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar Istilah N/A
TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 setelah masa transisi N/A
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu N/A
7 Jenis Instrumen N/A
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM -
9 Nilai par dari instrumen -
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan N/A
11 Tanggal penerbitan N/A
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo N/A
13 Tanggal jatuh tempo N/A
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan N/A
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau floating N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan N/A
19 Ada atau tidaknya dividend stopper N/A
20 Fully discretionary; partial atau mandatory N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain N/A
22 Non-kumulatif atau kumulatif N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya N/A
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian N/A
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up N/A
Tipe subordinasi N/A
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi N/A
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Bank China Contruction Bank Indonesia telah melunasi Surat Berharga yang diterbitkan pada bulan Februari 2024 sebagai instrumen permodalan
Page 69
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 69
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2024 Desember 2023
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 6.139.213 - 6.014.355 -
1 Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 6.139.213 - 6.014.355 -
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 3.791.973 - 3.791.973 -
1.2 Cadangan Tambahan Modal *) 2.689.484 - 2.560.195 -
1.2.1 Faktor Penambah 3.413.311 - 3.114.064 -
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 716.710 - 719.434 -
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai 358.464 - 361.188 -
wajar aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 358.246 - 358.246 -
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 2.696.601 - 2.394.630 -
reserves)
1.2.1.2.1 Agio 1.267.378 - 1.267.378 -
1.2.1.2.2 Cadangan umum 5. - 50 -
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 1.120.187 - 879.396 -
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 295.402 - 241.291 -
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya 8.134 - 1.565 -
1.2.2 Faktor Pengurang 723.827 - 553.869 -
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya 363.488 - 365.482 -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar 363.488 - 365.482 -
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 360.339 - 188.387 -
reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penilaian 198.493 - - -
Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar - - - -
dari instrumen keuangan dalam Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non produktif 161.846 - 188.387 -
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama *) 342.244 - 337.813 -
1.4.1 Pajak tangguhan 132.787 - 124.588 -
1.4.2 Goodwill 190.075 - 190.075 -
Page 70
70 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2024 Desember 2023
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.3 Aset tidak berwujud 19.382 - 23.150 -
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang - - - -
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier - - - -
2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat - - - -
kegagalan settlement (settlement risk) - Non Delivery
Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang melakukan kegiatan - - - -
usaha berdasarkan prinsip syariah (apabila ada)
2. Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) *) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan *) - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier 2 pada - - - -
bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 216.605 - 195.275 -
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi - - 15.397 -
persyaratan Tier 2
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 216.605 - 179.878 -
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap *) - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
III. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur yang Menimbulkan - - - -
Risiko Kredit Akibat Kegagalan Settlement (Settlement Risk)-Non
Delivery Versus Payment
IV. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur di Perusahaan Anak - - - -
yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah
(Apabila Ada)
TOTAL MODAL 6.355.818 - 6.209.630 -
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT 19.390.306 - 15.235.593 -
ATMR RISIKO PASAR 349.855 - 382.744 -
ATMR RISIKO OPERASIONAL 954.434 - 962.994 -
TOTAL ATMR 20.694.595 - 16.581.331 -
Page 71
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 71
Manajemen Risiko
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2024 Desember 2023
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
RASIO KPMM
Rasio CET 1 (%) 29,67 - 36,27 -
Rasio Tier 1 (%) 29,67 - 36,27 -
Rasio Tier 2 (%) 1,05 - 1,18 -
Rasio KPMM (%) 30,72 - 37,45 -
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%) 9,00 - 9,00 -
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 7,95 - 7,82 -
Dari AT 1 (%) - - - -
Dari Tier 2 (%) 1,05 - 1,18 -
CET 1 untuk Buffer (%) 21,72 - 28,45 -
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%) - - - -
Countercyclical Buffer (%) - - - -
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) - - - -
Capital Conservation Buffer (%) 2,50 - 2,50 -
Page 72
72 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
No Keterangan Jumlah
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN). 34.968.837
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain yang -
berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi berdasarkan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan -
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari total aset di
neraca pada laporan keuangan publikasi (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi -
ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi keuangan -
namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan metode -
akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 3.381.352
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo. -
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor Konversi 5.343.158
Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) (1.509.050)
12 Penyesuaian lainnya (jika ada) -
13 Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Leverage 42.184.297
Analisis Kualitatif
Total eksposur dalam rasio pengungkit sebesar Rp 34,968,837 juta dengan persentase rasio pengungkit sebesar 14,56%, berada diatas ketentuan
minimum yaitu 3% yang ditetapkan POJK Nomor 31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan
T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
1 Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan yang tercatat dalam 33.400.227 33.180.300
neraca, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
*Menggunakan nilai gross sebelum dikurangi CKPN.
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan penyediaan - -
agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan
standar akuntansi.
3 (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif ). - -
4 (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang telah dicatat sebagai aset - -
dalam neraca Bank).
5 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). (451.199) (513.090)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud (1.057.851) (852.766)
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal
minimum bank umum).
Page 73
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 73
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan
T T-1
7 Total Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) 31.891.177 31.814.444
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin - -
yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
9 Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif. 3.384.429 1.682.150
10 (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central clearing counterparty (CCP)) N/A N/A
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk - -
transaksi penjualan kredit derivatif )
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif (Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12) 3.384.429 1.682.150
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 1.565.533 378.115
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure - -
sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT (Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17) 1.565.533 378.115
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi. 8.625.643 7.367.304
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan (3.282.485) (3.314.219)
Faktor Konversi Kredit (FKK))
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). - -
22 Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) (Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan 5.343.158 4.053.085
baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 6.143.407 6.272.511
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 42.184.297 37.927.794
Rasio Leverage
25 Nilai Rasio Leverage (Kolom 23 ÷ Kolom 24) 14,56% 16,54%
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3,00% 3,00%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan 123.491 82.327
(sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi - -
penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan
tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 42.184.297 37.927.794
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 42.307.788 38.010.121
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 14,56% 16,54%
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14,52% 16,50%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Posisi 31 Desember 2024 terdapat persentase rasio pengungkit sebesar 14,56% berada diatas ketentuan minimum yaitu 3% yang ditetapkan Nomor
31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.
Page 74
74 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengelolaan Risiko Kredit dengan analisa yang memadai terhadap faktor penilaian 3
PILAR yaitu prospek usaha, kinerja debitur, dan kemampuan
Risiko kredit adalah risiko yang timbul karena debitur gagal membayar. Setelah pencairan kredit dilakukan secara ketat
melakukan kewajibannya kepada Bank. Kegagalan dalam mengelola dengan mewajibkan dilakukan kunjungan usaha debitur dan
risiko ini dapat mengakibatkan kerugian secara finansial yang menyampaikan call report kepada bagian loan monitoring.
berdampak negatif bagi kinerja keuangan Bank secara langsung g. Penerapan covenant monitoring system sebagai salah satu
maupun tidak langsung. Pengelolaan risiko kredit dilakukan tools dalam memantau debitur untuk meminimalisir terjadinya
dengan tujuan dapat mengukur, mengantisipasi, dan meminimalisir wanprestasi, atau dengan kata lain dapat membantu menurunkan
kerugian akibat kegagalan debitur atau counterparty dalam atau mengendalikan risiko dari transaksi dengan menspesifikasikan
memenuhi kewajibannya. hal-hal tertentu yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh
debitur.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank, h. Proses penyatuan sistem informasi manajemen risiko kredit
seperti pemberian kredit, pembelian surat berharga, akseptasi, yang terintegrasi sehingga mempermudah manajemen dalam
transaksi antar bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi melakukan monitoring kinerja perkreditan dan pengembangan
nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen dan kontijensi, data warehouse dalam mendukung sistem informasi manajemen
dimana pemberian kredit merupakan komponen terbesar sumber risiko kredit.
risiko pada aktiva neraca Bank. i. Bank telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap
ketersediaan Kebijakan Perkreditan Bank, diantaranya melalui
Manajemen risiko kredit antara lain dilakukan terhadap hal-hal pemberian Opini Risiko dan Opini Kepatuhan terhadap review
sebagai berikut: kebijakan, pedoman maupun SOP terkait perkreditan.
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang j. Untuk mengatur komposisi portfolio, CCB Indonesia telah
mampu mendukung manajemen risiko kredit sesuai dengan menetapkan limit sektoral untuk setiap sektor bisnis industri,
rencana bisnis bank dalam pengembangan pemberian kredit limit unused facility, penetapan Risk Appetite sektoral serta
yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko kredit. Risk Acceptance Criteria pada Commercial & Retail Banking
Penambahan jumlah SDM yang memadai melalui proses yang dikaji dan dipantau secara berkala oleh Divisi Manajemen
rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses Risiko.
pelatihan. k. Untuk mengcover potensi risiko kredit dimasa yang akan datang,
b. Identifikasi risiko kredit terhadap sumber dan potensi timbulnya bank membentuk pencadangan Expected Credit Loss (ECL)
risiko kredit yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan dengan memasukkan faktor Macro Economic Variables (MEV)
jenis aktivitasnya. dalam pemodelan ECL. Selain itu bank menjaga NPL coverage
c. Pengukuran risiko yang melekat mencakup antara lain komposisi ratio sesuai dengan target bank yang sudah ditetapkan dalam
portofolio aset dan tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan Rencana Bisnis Bank (RBB).
dana dan kecukupan pencadangan. Selain itu bank melakukan
stress testing risiko kredit untuk mengukur dampak perubahan Bank secara proaktif menjalankan credit collection and recovery
kondisi internal dan eksternal terhadap portofolio perkreditan loan untuk debitur-debitur yang mengalami keterlambatan
bank. pembayaran dan seluruh kredit macet. Credit collection and
d. Dalam menjalankan fungsi Manajemen Risiko kredit, proses recovery ini dilakukan oleh Satuan Kerja Special Asset Management.
persetujuan kredit telah diatur dalam kebijakan bank, pedoman, Dalam hal penyelesaian kredit bermasalah dengan cara penyitaan
dan SOP yang antara lain menetapkan batas wewenang pemutus jaminan maupun proses pelelangan ke Balai Lelang Swasta
kredit di regional maupun komite kredit kantor pusat sehingga maupun Pengadilan Negeri, Divisi Legal berperan memberikan
pengelolaan risiko dari kredit pemutusan pemberian kredit pendampingan agar senantiasa proper secara litigasi.
dapat berjalan secara optimal.
e. Analisa kredit dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip Credit Collection dan Recovery
5C yaitu Character, Capital, Collateral, Capacity dan Condition
of the Economy. Selain itu, analisa kredit juga akan dilakukan Sistem penagihan kredit oleh Bank secara proaktif melalui Divisi
dengan mempertimbangkan dampak pemberian kredit terhadap Special Asset Management (SAM) yang khusus menangani kredit
eksposur risiko selain risiko kredit, seperti risiko pasar, risiko bermasalah. Credit collection dan recovery dilakukan untuk
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan, debitur-debitur bermasalah dimana penanganan yang dilakukan
risiko reputasi dan risiko strategik. menyesuaikan permasalahan yang berbeda-beda pada setiap
f. Bank senantiasa mengacu kepada praktek prinsip kehati-hatian debitur. Untuk eksekusi jaminan, Divisi SAM bekerjasama dengan
dalam menilai kualitas kredit, pemberian keputusan kredit Divisi Hukum dalam hal langkah penyelesaian dengan jalur hukum.
Page 75
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 75
Manajemen Risiko
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
Bank melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan melakukan penyebaran risiko yang timbul dari berbagai sektor industri maupun
segmen kredit. Manajemen risiko konsentrasi kredit dilakukan antara lain:
- Penetapan limit berdasarkan sektor Industri.
- Analisa risiko konsentrasi kredit dilakukan sesuai profil portfolio yang dikelola Bank dengan mempertimbangkan berbagai dampak
perubahan berbagai indikator ekonomi yang dapat mempengaruhi pemberian kredit pada sektor ekonomi tertentu.
- Analisa pergerakan Non Performing Loan (NPL) pada tiap sektor industri.
- Monitoring risiko konsentrasi kredit secara berkala.
- Memperhitungkan alokasi modal terhadap risiko konsentrasi kredit, yang dituangkan dalam laporan perhitungan Modal Berdasarkan
Profil Risiko atau ICAAP.
Eksposur Risiko Kredit
Berdasarkan kategori eksposur sesuai Pendekatan Standar, Bank memiliki eksposur sebagai berikut:
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1 Tagihan kepada Pemerintah 8.125.909 - - - 8.125.909 5.889.066 - - - 5.889.066
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 2.144.507 - - - 2.144.507 1.626.646 - - - 1.626.647
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 708.890 - - - 708.890 386.775 386.775
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan 3.312.732 - - - 3.312.732 - - - - -
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - - - - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah 1.903.005 168.798 38.822 63.795 2.174.419 2.195.070 168.358 45.541 89.013 2.497.983
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 1.789.103 230.449 205.063 311.059 2.535.674 2.045.198 274.026 167.228 316.355 2.802.807
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 286.420 10.310 3.859 27.454 328.043 173.013 6.044 - 18.446 197.505
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 7.489.970 1.347.384 3.444.561 209.362 12.491.278 5.883.179 753.364 1.768.835 461.515 8.866.896
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 168.225 7.531 13.086 4.506 193.347 134.980 6.591 1.601 6.627 149.799
15 Aset Lainnya 1.078.805 - - - 1.078.805 3.951.612 - - - 3.951.612
TOTAL 27.007.566 1.764.473 3.705.391 616.175 33.093.605 22.285.539 1.208.384 1.983.206 891.955 26.369.089
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Secara geografis jaringan kantor Bank tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti; Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serpong, Bandung,
Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Bandar Lampung, Pekanbaru, Palembang, Batam, Makassar , Mataram, dan
Malang.
Page 76
76 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn > 3 thn
<1 Non <1 > 1 thn > 3 thn Non
s.d. 3 s.d. 5 > 5 thn Total > 5 thn Total
tahun Kontraktual tahun s.d. 3 thn s.d. 5 thn Kontraktual
thn thn
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1 Tagihan kepada 8.125.909 - - - - 8.125.909 5.889.066 - - - - 5.889.066
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas 777.677 91.784 325.338 949.709 - 2.144.507 547.755 164.621 382.821 531.449 - 1.626.646
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada 875.618 965.452 864.684 606.978 - 3.312.732 533.679 1.229.672 1.033.166 18.674 - 2.815.190
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa keuangan
4 Tagihan kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga
Internasional
5 Tagihan kepada Bank 708.890 - - - - 708.890 386.775 - - - - 386.775
6 Tagihan berupa Cover - - - - - - - - - - - -
Bond
7 Tagihan berupa Surat - - - - - - - - - - - -
Berharga / Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti 640.344 90.912 236.618 1.206.545 - 2.174.419 845.553 120.081 302.306 1.230.042 - 2.497.983
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 1.365.186 179.102 435.940 555.411 34 2.535.674 1.452.790 211.528 327.017 809.871 1.600 2.802.807
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - - - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau - - - - - - - - - - - -
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha 223.956 6.505 34.279 63.304 - 328.043 156.678 1.253 9.551 30.021 - 197.503
Mikro, Usaha Kecil, dan
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 3.070.079 1.026.096 3.922.135 4.472.969 - 12.491.279 1.739.947 311.795 1.462.843 5.352.309 - 8.866.894
14 Tagihan yang Telah Jatuh 11.293 71.914 18.114 30.253 61.773 193.347 21.778 6.577 53.025 31.185 37.235 149.799
Tempo
15 Aset Lainnya 1.078.805 - - - - 1.078.805 1.136.422 - - - - 1.136.422
TOTAL 16.877.757 2.431.765 5.837.108 7.885.169 61.807 33.093.605 12.710.443 2.045.527 3.570.728 8.003.551 38.835 26.369.084
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 77
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 77
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan Kredit untuk
Tagihan Tagihan
Kepada Kepada Bank Kredit pengadaan Kredit Tagihan
Tagihan kepada Tagihan kepada Usaha Tagihan
Perusahaan Pembangunan Beragun tanah, Pegawai yang telah Aset
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada Mikro,Usaha kepada
Efek dan Multilateral Properti pengolahan atau jatuh Lainnya
Pemerintah Sektor Bank kecil,,dan Korporasi
Lembaga Jasa dan Lembaga Komersial tanah dan Pensiunan tempo
Publik portofolio ritel
Keuangan Internasional konstruksi
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan - - - - - 39.800 6.416 - - 23.891 6.000 -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan - 332.710 - - - 90.993 8.158 - 80.710 378.943 - -
Penggalian
3 Industri Pengolahan - - - - 627.161 145.450 - 6.501 5.342.877 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, - 164.929 - - - 20.197 617 - - 1.906.895 - -
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, - - - - - - - - - 210.606 - -
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 890.043 - - - 234.379 365.941 - - 1.959 239.458 2.100 -
7 Perdagangan Besar - - 6.983 - - 476.681 278.401 - - 79.518 2.222.098 1.365 -
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan - 250.860 - - - 97.595 45.586 - 43.243 11.353 3.500 -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi - - - - - 319.707 36.871 - 22.434 234.875 2.700 -
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan - - - - - 47.013 2.828 - 2.404 193.210 - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan - 505.965 3.305.749 - - 1.843 - 2.685 - - -
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - 237.441 25.584 - 3.970 65.056 136.780
13 Aktivitas Profesional, - - - - - 5.204 3.299 - 612 41.052 600 -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan - - - - - 53.882 118.103 - 14.300 417.042 804 -
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya.
15 Administrasi - - - - - - 1.253 - - - - --
Pemerintahan,
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - 61.601 - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan - - - - - 1.329 7.474 - 15.223 80.009 - -
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan - - - - - - 4.677 - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - 4.466 2.327 - - - 868 -
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan - - - - - - - - - - - -
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - 218.226 1.119.591 - 54.485 - 38.630 -
23 Bukan Lapangan - - - - - - - - - - - -
Usaha Lainnya
24 Lainnya 8.125.909 - - - 708.890 - - - - - - 1.153.313
TOTAL 8.125.909 2.144.507 3.312.732 - 708.890 2.535.674 2.174.419 - 328.043 12.491.279 193.347 1.153.313
Page 78
78 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan Kredit untuk
Tagihan Tagihan
Kepada Kepada Bank Kredit pengadaan Kredit Tagihan
Tagihan kepada Tagihan kepada Usaha Tagihan
Perusahaan Pembangunan Beragun tanah, Pegawai yang telah Aset
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada Mikro,Usaha kepada
Efek dan Multilateral Properti pengolahan atau jatuh Lainnya
Pemerintah Sektor Bank kecil,,dan Korporasi
Lembaga Jasa dan Lembaga Komersial tanah dan Pensiunan tempo
Publik portofolio ritel
Keuangan Internasional konstruksi
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 December 2023
1 Pertanian, Kehutanan - - - - - 13.039 19.808 - 4.918 22.226 -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan - 164.621 - - - 5.454 90.623 - 61.608 411.796 -
Penggalian
3 Industri Pengolahan - - - - - 151.228 798.956 - 7.622 2.902.342 42.625 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, - - - - - 233.737 24.535 - - 2.928.753 -
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, - 157.272 - - - - - - - - - -
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 706.330 - - - 99.756 190.402 - - 160.467 26.956 -
7 Perdagangan Besar - - - - - 452.491 458.793 - 30.706 743.677 38.771 -
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan - - - - - 40.564 122.663 - 12.222 727.920 600 -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi - - - - - 49.205 358.125 - 13.358 115.315 4.174 -
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan - - - - - - - - - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan - 598.423 2.523.427 - - 1.739 - - - - - -
dan Asuransi
12 Real Estate - - 291.763 235.989 495.615 1.210 779.558 9.017
13 Aktivitas Profesional, - - - - - - - - - - - -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan - - - - - - - - - - - -
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya.
15 Administrasi - - - - - 847 - - - - - -
Pemerintahan,
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - 544 34.686 - - -
17 Aktivitas Kesehatan - - - - - 2.587 4.527 - 40.964 74.839 - -
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan - - - - - - - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan - - - - - - - - - - - -
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
23 Bukan Lapangan - - - - - - - - - - - -
Usaha Lainnya
24 Lainnya 5.889.066 - - - 386.775 1.210.804 204.074 - 24.894 - 27.656 1.136.421
TOTAL 5.889.066 1.626.646 2.815.190 - 386.775 2.497.983 2.802.807 - 197.503 8.866.894 149.799 1.136.421
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan
Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 79
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 79
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Keterangan Wilayah Wilayah
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1. Tagihan 27.007.566 1.764.473 3.705.391 616.175 33.093.605 22.285.539 1.208.384 1.983.206 891.955 26.369.084
2. Tagihan yang Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 17.201.292 1.763.645 3.693.846 611.670 23.270.453 15.101.187 1.203.793 1.982.435 883.728 19.171.143
b. Telah jatuh tempo 176.470 828 11.544 4.506 193.348 175.246 4.591 771 8.227 188.835
3. CKPN - Stage 1 21.226 2.868 4.374 4.785 33.252 23.457 1.228 2.056 3.704 30.445
4. CKPN - Stage 2 2.469 255 65 - 2.789 72.706 21 1.075 1.120 74.921
5. CKPN - Stage 3 406.960 2.188 3.489 2.243 414.881 399.425 5.995 465 2.310 408.195
6. Tagihan yang dihapus buku 232.099 - - - 232.099 9.313 - - - 9.313
Page 80
80 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Tagihan
kerugian kerugian kerugian
yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan penurunan penurunan penurunan
Belum dihapus
Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)
Jatuh buku
tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3
Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 76.107 70.107 6.000 100 - 1.693 -
2 Pertambangan dan Penggalian 891.515 891.515 - 833 - - -
3 Industri Pengolahan 6.412.946 6.396.580 16.365 7.006 157 283.709 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 2.092.637 2.092.637 - 2.688 7 - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 210.606 210.606 - 262 - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.793.546 1.791.446 2.100 1.809 148 65.826 -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 3.007.277 2.846.914 160.363 2.808 138 19.530 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 1.576.051 1.572.551 3.500 2.453 - 989 -
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 616.587 613.887 2.700 7.206 - 3.714 -
10 Informasi dan Komunikasi 245.454 245.454 - 191 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 3.807.826 3.807.826 - 3.347 - - -
12 Real Estate 468.831 467.731 1.100 314 - 28.095 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 50.768 50.168 600 37 - 189 -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak 604.131 604.131 - 633 - 78 -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 1.253 1.253 - 2 - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 61.601 61.601 - 79 - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 104.035 104.035 - 111 - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 4.677 4.677 - 15 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 7.661 7.106 556 12 - 274 -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas - - - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 1.430.292 1.430.230 63 3.347 2.339 10.784 -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 9.702.267 9.702.267 - - - - 232.099
Total 33.166.068 32.972.722 193.347 33.252 2.789 414.881 232.099
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 59.993 - 59.993 114 - - -
2 Pertambangan dan Penggalian 734.102 - 734.102 444 - - -
3 Industri Pengolahan 4.204.535 86.775 4.117.760 4.078 2.289 269.320
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 3.154.130 - 3.154.130 3.387 64 - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 146.284 - 146.284 160 - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.234.578 24.002 1.210.576 1.140 64.846 20.545 -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 1.770.303 50.593 1.719.709 2.580 3.686 52.591 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 694.559 - 694.559 798 - - -
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 540.177 4.174 536.003 5.648 590 1.239 -
10 Informasi dan Komunikasi 20.916 600 20.316 174 - 209 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 3.115.973 - 3.115.973 2.832 - - -
12 Real Estate 879,364 18,598 860,766 6,106 257 45,729 -
Page 81
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 81
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Tagihan
kerugian kerugian kerugian
yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan penurunan penurunan penurunan
Belum dihapus
Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)
Jatuh buku
tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3
Tempo
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 43.977 - 43.977 42 - 209 -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak 929.812 - 929.812 988 - 1.114 -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 847 - 847 2 - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 35.230 - 35.230 51 - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 122.916 - 122.916 135 - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 657 600 57 0 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas - - - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 8.680.733 3.494 8.677.239 1.765 3.189 17.238 9.313
Total 26.369.084 188.835 26.180.248 30.445 74.921 408.195 9.313
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Individu
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposur
>90 hari >120 hari >90 hari >120 hari
s.d. 120 s.d. 180 >180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 >180 hari Total
hari hari hari hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang 13.239,88 12.884,00 167.224,00 193.347,88 246.418,00 37.429,00 272.565,00 556.412,00
Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang - - - - - - - -
Telah Jatuh Tempo
TOTAL 13.239,88 12.884,00 167.224,00 193.347,88 246.418,00 37.429,00 272.565,00 556.412,00
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Penurunan Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
Deskripsi
Nilai > 90 Hari ≤ 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 5.247.450 104 - - - - - -
2 Kredit - - - - - - - -
a. Korporasi 12.388.453 14.016 - - - - - -
b. Ritel 327.678 554 - - - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 891.886 648 - - - - - -
Page 82
82 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Performing Non Performing
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL,D,M)
Deskripsi Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit - - - - - - - - - -
a. Korporasi 1.855.571 2.379 - - 1.855.571 2.379 - - - -
b. Ritel 2.980 7 - - 2.980 7 - - - -
3 Transaksi Rekening - - - - - - - - - -
Administratif
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
1) Bank secara Individu
Nilai Tercatat Bruto CKPN CKPN
Nilai Bersih
Deskripsi CKPN (Pendekatan
Tagihan yang Tagihan yang Stage 2 dan (a+b-c)
Stage 1 IRB)
Telah Jatuh Tempo Belum Jatuh Tempo Stage 3
a b c d e f g
1 Kredit 498.401 22.965.400 450.922 417.670 33.252 - 23.012.879
2 Surat Berharga - 5.247.450 104 - 104 - 5.247.346
3 Transaksi Rekening - 891.886 648 - 648 - 891.238
Administratif
4 Total 498.401 29.104.736 451.674 417.670 34.004 - 29.151.463
Pengungkapan tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo mencakup tagihan-tagihan yang telah memiliki jumlah hari tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektibilitas
3,4 dan 5.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
1) Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 498.401
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir -
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo -
4 Nilai hapus buku -
5 Perubahan lain -
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 498.401
Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit yang diberikan.
Page 83
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 83
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
1) Bank secara Individu
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Deskripsi Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 19.821.542 3.191.336 - - -
2 Surat Berharga 5.247.346 - - - -
3 Total 25.068.888 3.191.336 - - -
4 Kredit dan Surat Berharga 193.347 - - - -
yang Telah Jatuh Tempo
Pengungkapan Tambahan
Bank menerapkan Teknik MRK Agunan dengan Pendekatan Sederhana pada eksposur Kredit dan Surat Berharga.
Seluruh Tagihan yang dijamin dengan teknik MRK berasal dari Kredit yang diberikan kepada Nasabah.
Tidak terdapat perubahan signifikan pada eksposur posisi Aset dalam Laporan Keuangan.
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 8.125.909 - 8.125.909 - - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 2.144.507 162.132 2.144.507 16.213 763.207 35,32%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan - - - - - 0,00%
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 708.890 - 708.890 - 141.778 20,00%
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa 3.312.732 225.240 3.312.732 225.240 1.334.102 37,71%
Keuangan Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum 2) 12.491.279 4.224.434 12.491.279 716.834 11.652.384 88,22%
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa - - - - - 0,00%
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus 4) - - - - - 0,00%
7 Tagihan berupa Surat Berharga / Piutang Subordinasi, - - - - - 0,00%
Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 328.043 77.177 328.043 7.788 106.703 31,77%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 2.174.419 487.590 2.174.419 48.759 1.102.740 49,60%
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang - - - - - 0,00%
Pembayarannya Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya - - - - - 0,00%
Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya 2.535.674 684.116 2.535.674 68.412 2.566.323 98,55%
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 193.347 - 193.347 - 96.674 50,00%
11 Aset Lainnya 1.078.805 - 1.078.805 - 949.509 88,01%
12 Total 33.093.605 5.860.689 33.093.605 1.083.246 18.713.420 54,75%
Page 84
84 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
1) Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada 8.125.909 - - - - - 8.125.909
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
2 Tagihan kepada - 2.160.720 - - - 2.160.720
Entitas Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
3 Tagihan kepada - - - - - - - -
Bank Pembangunan
Multilateral dan
Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
4 Tagihan kepada Bank 708.890 - - - - - - - 708.890
Tagihan kepada - - 3.537.972 - - - - - -
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
Portfolio Category 10% 15% 20% 25% 35% 50% 100% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
5 Tagihan berupa - - - - - - - - -
Covered Bonds
Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80% 85% 100% 130% 150% Others
FKK dan Teknik MRK
6 Tagihan kepada - 716.834 - - - - 12.491.279 - - - 13.208.113
Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada - - - - - - - - - - -
perusahaan efek
dan lembaga jasa
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan - - - - - - - - - - -
Khusus 4)
Kategori Portofolio 100% 150% 250% 400% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
7 Tagihan berupa - - - - - -
Surat Berharga/
Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75% 85% 100% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
8 Tagihan kepada 231.406 104.425 - - - 335.831
Usaha Mikro, Usaha
Kecil dan Portofolio
Ritel
Page 85
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 85
Manajemen Risiko
Tagihan
Bersih
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Setelah FKK
dan Teknik
MRK
9 Kredit Beragun
Properti
Kredit Beragun - 17.743 2.372 - - - - 2.154.304 - - - - - - - - - - 2.174.419
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun - - - - - - - 64.401 - - - - - - 2.471.273 - - - 2.535.674
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tanah, Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi 5)
Kategori Portofolio 50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
10 Tagihan yang Telah 193.347 - - - 193.347
Jatuh Tempo
Kategori Portofolio 0% 20% 100% 150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
11 Aset Lainnya 169.338 - 829.383 80.084 - - 1.078.805
Page 86
86 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) Lanjutan
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No. Bobot Risiko Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan Teknik
Posisi Keuangan (sebelum pengenaan FKK)
MRK)
1 <40% 9.024.252 97.518 - 9.121.770
2 40%-70% 8.092.997 5.078.879 - 13.171.876
3 75% 104.337 176 - 104.513
4 85% - - - -
5 90%-100% 15.791.935 684.116 - 16.476.051
6 105%-130% - - -
7 150% 80.084 - - 80.084
8 250% - - - -
9 400% - - - -
10 1250% - - - -
11 Total Tagihan Bersih 33.093.605 5.860.689 - 38.954.294
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Bank melakukan pengelolaan risiko ini secara komprehensif salah satunya dengan melakukan pemantauan pada ekposur Counterparty Credit Risk
setiap bulannya termasuk pengukuran nilai Potential Future Exposure (PFE).
CCR1: Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan berdasarkan pendekatan yang digunakan
a b c d e f
No. Description Alpha digunakan
Replacement Potential future
EEPE untuk perhitungan Tagihan Bersih ATMR
cost (RC) exposure (PFE)
regulatory EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif ) - 2.417.450 - 1.4 3.384.430 676.886
2 Metode Internal Model (untuk - - - - N/A N/A
derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana untuk - - - - N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
4 Pendekatan komprehensif untuk - - - - - -
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
5 VaR untuk SFT - - - - N/A N/A
6 Total - - - - - 676.886
Analisis Kualitatif
Sesuai dengan SEOJK No.48/SEOJK.03/2017 Perhitungan ATMR Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty Credit Risk) dengan metode
pendekatan standar atas transaksi derivatif menggunakan metode analisis perhitungan Replacement Cost transaksi derivatif tanpa margin.
Page 87
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 87
Manajemen Risiko
CCR3 : Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Bobot Risiko a b c d e f g h i
No. Total Tagihan
Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
Indonesia
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - - - - - - -
a. Tagihan kepada Pemerintah Indonesia
b. Tagihan kepada Pemerintah Negara
Lain
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - 3.384.430 - - - - - 3.384.430
a. Tagihan Jangka Pendek - - 3.384.430 - - - - - 3.384.430
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - - - - -
5 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek
b. Tagihan Jangka Panjang
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, - - - - - - - - -
dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - - - - -
Counterparty Credit Risk - - 3.384.430 - - - - - 3.384.430
Analisis Kualitatif
Peningkatan Tagihan Bersih disebabkan kenaikan dari kategori portofolio Tagihan kepada bank lain yang memiliki peringkat 20%
CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
(Protection bought) (Protection sold)
Indonesia
Nilai Notional
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
SECA Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Penjelasan Mengenai Pengungkapan kualitatif mengenai eksposur sekuritisasi Tidak terdapat mengenai eksposur sekuritisasi.
Page 88
88 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
SEC1: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) –antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
4 Eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersial - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC2: Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
a b c e f g i j k
Indonesia Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
2 pinjaman perumahan - - - - - - - - -
3 kartu kredit - - - - - - - - -
4 eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 kredit korporasi - - - - - - - - -
8 kredit komersial - - - - - - - - -
9 sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan Bobot Risiko)
No. Indonesia
approach) approach)
>20% >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA IRB RBA IRB RBA
to 50% 100% <1250% IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
Bobot Bobot (termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
Bobot Bobot Bobot SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
Risiko Risiko IAA) IAA) IAA)
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
Page 89
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 89
Manajemen Risiko
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan Bobot Risiko)
No. Indonesia
approach) approach)
>20% >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA IRB RBA IRB RBA
to 50% 100% <1250% IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
Bobot Bobot (termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
Bobot Bobot Bobot SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
Risiko Risiko IAA) IAA) IAA)
Risiko Risiko Risiko
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - -
8 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
SEC4: Eksposur Sekuritisasi pada banking book dan persyaratan permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p
Exposure Values ATMR
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Capital charge
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory
Risiko) after cap
≤20% approach) approach)
No. Indonesia Bobot >20% >50% >100%
Risiko to to to 1250%
IRB IRB SA/ IRB IRB SA/ IRB IRB SA/
50% 100% <1250% Bobot 1250% 1250% 1250%
RBA SFA SSFA RBA SFA SSFA RBA SFA SSFA
Bobot Bobot Bobot Risiko
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 90
90 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengelolaan Risiko Pasar Pasar – Trading Book
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas di masa Risiko pasar trading book merupakan potensi kerugian yang
mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat disebabkan oleh perubahan suku bunga dan nilai tukar atas
perubahan variabel pasar yang antara lain akibat perubahan suku portofolio trading. Selama tahun 2024, eksposur trading book Bank
bunga, nilai tukar, termasuk derivative instrument-nya, maupun masih sangat terbatas. Setiap perubahan harga yang terjadi dapat
kondisi ekonomi secara mikro dan makro. dikelola dengan cukup baik dan tidak mengakibatkan dampak
yang signifikan terhadap permodalan Bank.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan terhadap posisi instrumen
keuangan dalam trading book maupun banking book. Risiko pasar Risiko Pasar – Banking Book
dalam trading book diukur dengan berbagai metodologi yang
salah satunya melalui Value at Risk (VaR) yang memperhitungkan Risiko pasar banking book disebabkan oleh pergerakan nilai tukar
potensi kerugian dalam suatu periode dengan tingkat keyakinan dan suku bunga atas aktivitas banking book yang dapat merugikan
tertentu. bank. Pengelolaan risiko pasar banking book yang timbul dari
kegiatan treasury maupun dari posisi neraca Bank disesuaikan
Manajemen risiko pasar antara lain dilakukan terhadap hal-hal dengan strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh Manajemen
sebagai berikut: melalui keputusan komite aset dan kewajiban. Setiap perubahan
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang suku bunga dan nilai tukar atas aktivitas banking book dikelola
mampu mendukung manajemen risiko pasar sesuai dengan dengan mengoptimalkan struktur neraca bank untuk mendapatkan
rencana bisnis bank dalam pengembangan produk yang imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang dapat diterima
berpotensi menimbulkan eksposur risiko pasar. Penambahan oleh bank maupun maupun nilai ekonomis modal bank (economic
jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen dan value perspective).
peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar, makro Sumber-sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing
ekonomi atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko risk (mismatch antara komponen aset dan kewajiban), basis risk
Pasar. (penggunaan suku bunga acuan yang berbeda), option risk (pelunasan
c. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko kredit atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu).
Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar dibandingkan limitnya).
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit Manajemen Pricing
dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan Untuk memaksimalkan Net Interest Margin (NIM), Bank menerapkan
potensi Risiko Pasar. kebijakan pricing produk Dana maupun produk kredit dengan
e. Memastikan bahwa besarnya modal bank yang dibutuhkan mempertimbangkan kondisi market persaingan. Selain dari itu
cukup untuk mengcover risiko pasar trading book dan banking Bank mempertimbangkan kondisi likuiditas dan kebutuhan Dana.
book. Dalam rangka meminimalkan risiko suku bunga, suku bunga kredit
f. Simulasi stress testing pada kemungkinan pasar terburuk yang Bank akan disesuaikan dengan suku bunga dana. Suku bunga kredit
terdampak terhadap portfolio Bank. Bank ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya reserve
requirement (GWM) dan margin keuntungan Bank dengan tetap
Pengembangan sistem pengukuran eksposur risiko pasar, antara memperhatikan competitiveness dengan pesaing utama.
lain melalui simulasi perhitungan VaR 99% dengan menggunakan
metode statistical untuk mengukur kemampuan modal Bank Bank mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) valuta
mengabsorbsi potensi kerugian. Berdasarkan kebijakan, prosedur Rupiah melalui pengumuman di setiap Kantor cabang Bank, website
dan SOP. Bank dan melalui Surat kabar.
Page 91
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 91
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Jenis Risiko Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Beban Beban Beban Beban
ATMR ATMR ATMR ATMR
Modal Modal Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1. Risiko Suku Bunga
a. Risiko Spesifik - - - - - - - -
b. Risiko Umum 18.974.53 237.182 - - 27.285.35 341.066.88 - -
2. Risiko Nilai Tukar 108.80 1.360 - - 829.12 10.364.00 - -
3. Risiko Ekuitas *) - - - - - - - -
4. Risiko Komoditas *) - - - - - - - -
5. Risiko Option - - - - - - - -
Total 19.083.33 238.541.63 - - 28.114.47 351.430.88 - -
Interest Rate Risk in Banking Book - Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun
pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku
bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket repricing maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku
bunga Bank.
Pengendalian risiko suku bunga dilakukan dengan meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset
sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.
Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket antara aset sensitif
suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Skenario shock suku bunga dan skenario
stress test yang digunakan Bank dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan pendekatan EVE dan NII yaitu perubahan suku bunga
400 basis point dengan 6 jenis skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
1. Shock rate parallel up
2. Shock rate parallel down
3. Short down long up
4. Short up long down
5. Shock rate shock up
6. Shock rate shock down
Asumsi pemodelan yang dipergunakan dalam perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar sesuai dengan Surat Edaran OJK No.12/
SEOJK.03/2018. Untuk saat ini, Bank belum memiliki asumsi pemodelan lainnya untuk dipergunakan secara signifikan dalam sistem
pengukuran internal (internal measurement system atau IMS) Bank.
Dalam perhitungan ΔEVE, Bank memperhitungkan seluruh arus kas tidak termasuk margin. Dalam proses perhitungannya, arus kas yang
sudah diklasifikasi dalam 19 time bucket dikalikan dengan suku bunga acuan kemudian dilakukan diskonto dengan risk-free rate pada
saat tanggal pelaporan.
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk Non Maturity Deposits (NMD) berada pada
time bucket diatas over-night hingga 1 bulan. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk
NMD berada pada time bucket >4Y s/d ≤5Y khusus untuk NMD retail transaksional.
Page 92
92 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Interest Rate Risk in Banking Book - Laporan Perhitungan IRRBB
Tabel Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest Rate Risk on The Banking Book (IRRBB)).
Posisi Laporan : 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Δ EVE Δ NII
Deskripsi
2023 2022 2023 2022
Parallel up (184.229,48) (127.925,13) 156.856,15 255.212,85
Parallel down (416.568,61) (511.377,22) (156.856,15) (255.212,85)
Steepener (195.843,06) (225.994,06)
Flattener 238.928,93 282.081,57
Short rate up 305.776,32 368.467,53
Short rate down (452.610,19) (550.808,54)
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 452.610,19 550.808,54 156.856,15 255.212,85
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 6.143.407 6.069.256 1.135.322,00 923.196,00
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 7,37% 9,08% 13,82% 27,64%
Projected Income (untuk ΔNII)
Risiko Likuiditas (LIQA)
Risiko likuiditas adalah adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan
arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank.
Risiko likuiditas dapat dikategorikan sebagai:
1. Risiko likuiditas pasar, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak bisa melikuidasi posisi tertentu dengan harga pasar karena kondisi
likuiditas pasar yang tidak likuid atau terjadi gangguan di pasar.
2. Risiko likuiditas pendanaan, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak mampu mencairkan liquid asset atau memperoleh pendanaan.
Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pendanaan, likuiditas aset, kewajiban kepada counterparty, dan komitmen kredit kepada debitur.
Risiko likuiditas Bank diukur melalui beberapa indikator, antara lain Net Stable Funding Ratio (NSFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR), Loan
to Deposit Ratio (LDR), dan beberapa rasio likuiditas lainnya. Manajemen risiko likuiditas antara lain dilakukan sebagai berikut:
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang mampu mendukung manajemen risiko likuiditas sesuai dengan rencana
bisnis bank dalam pengembangan produk yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko likuiditas. Pemenuhan jumlah SDM yang
memadai melalui proses rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pengelolaan rasio-rasio likuiditas pada batas normal yang meliputi rasio LDR, NSFR, LCR, Rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit
(ALNCD), dll. Hal ini untuk memitigasi kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek.
c. Bank CCB Indonesia juga secara proaktif mengelola basis simpanan inti pada level yang memadai dan memastikan bahwa batas
likuiditas yang ada dipatuhi.
d. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan melalui penetapan kebijakan, penetapan limit dan pemantauan atas pengelolaan risiko likuiditas.
e. Memelihara primary reserve dalam bentuk GWM sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan penyediaan saldo kas yang optimal
sesuai dengan pola perilaku nasabah.
f. Pengelolaan asset likuid berkualitas tinggi dengan memelihara secondary reserve dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, Fasilitas
Bank Indonesia lainnya, Surat-surat Berharga yang mudah untuk diperjualbelikan. Secondary reserve merupakan alat dalam
mengantisipasi kebutuhan likuiditas yang tidak terduga.
g. Dalam menghadapi kondisi krisis likuiditas, Bank telah menyusun dokumen Contingency Funding Plan. Contingency Funding Plan
mencakup kebijakan, strategi, prosedur dan rencana tindak (action plan) untuk memastikan kemampuan Bank memperoleh sumber
pendanaan yang diperlukan secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
h. Memelihara akses pasar yang mencukupi.
i. Memiliki sistem informasi manajemen risiko likuiditas yang memadai.
Page 93
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 93
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
a. Bagaimana model bisnis ditentukan - Bank CCB Indonesia (Bank) memandang bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian dari
dan interaksi dengan profil risiko penerapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan bagian dari prinsip kehati-hatian
keseluruhan (yaitu risiko utama terkait dalam menjalankan strategi aktivitas usaha dalam upaya merespon dinamika eksternal dan internal
model bisnis dan bagaimana setiap perbankan yang berkembang pesat, mempertahankan tingkat kesehatan bank serta memastikan
risiko diungkapkan) dan bagaimana aktivitas usaha yang dilakukan oleh Bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan
profil risiko bank berinteraksi dengan Bank atau yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank.
toleransi risiko yang telah disetujui - Penerapan manajemen risiko yang diterapkan oleh Bank mencakup perencanaan, strategi, organisasi,
Direksi. kebijakan dan prosedur, serta metodologi manajemen risiko. Tujuan dari penerapan manajemen risiko
adalah untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
dikendalikan dan disampaikan secara tepat.
- Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1
September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/2023 tertanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret
2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan POJK No.13/POJK.03/2021 tentang
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum dan
Pedoman-Pedoman Umum Manajemen Risiko (“KPU”) yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko
yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik, KPU ini
dilakukan review secara berkala dan disesuaikan dengan POJK/SEOJK dan ketentuan lainnya.
- Penerapan manajemen risiko Bank CCB Indonesia senantiasa patuh terhadap regulasi yang telah
ditetapkan oleh Regulator dan mengacu kepada banking industry best practices. Seluruh pelaporan
terkait dengan produk dan/atau aktivitas Bank telah disampaikan kepada Regulator dengan baik dan
tepat waktu.
- Penerapan Manajemen Risiko Bank secara prinsip mengacu pada pilar-pilar dan ketentuan yang
tercantum dalam peraturan otoritas serta peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko sejalan
dengan perkembangan penerapan kerangka Basel yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran,
dan kompleksitas bisnis, serta menyesuaikan kemampuan Bank dan best practices. Penerapan manajemen
risiko dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai pertumbuhan bisnis maupun aktivitas
operasional yang sehat dan berkelanjutan serta menjaga agar dapat menghasilkan return yang optimal
sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah ditetapkan.
- Dalam menjalankan usahanya, Bank berhadapan dengan risiko yang melekat (inheren) di seluruh
kegiatan bisnis dan operasional perbankan. Pengelolaan risiko Bank dilakukan terhadap 8 (delapan)
jenis risiko yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko
Hukum, Risiko Reputasi, & Risiko Stratejik. Pengelolaan terhadap risiko tersebut dilaksanakan dengan
memperhatikan prinsip kehati-hatian sesuai dengan ketentuan Regulator. Bank juga melaksanakan
prinsip transparansi atas pengelolan risiko melalui laporan publikasi yang disampaikan kepada Regulator
dan publik melalui informasi di website, dan media massa.
- Dengan adanya penetapan risk appetite dan risk tolerance menjadi dasar untuk menetapkan indikator
penilaian peringkat profil risiko Bank secara inherent yang terdiri atas peringkat low, low to moderate,
moderate, moderate to high, dan high.
Page 94
94 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
b. Struktur tata kelola risiko: tanggung Bank CCB Indonesia memiliki struktur organisasi dalam mendukung penerapan manajemen risiko, three
jawab Bank (pengawasan dan delegasi lines of defense, risk owner, risk control, risk assurance, dengan organ struktur sebagaimana diuraikan di
otoritas, rincian tanggung jawab bawah ini.
berdasarkan jenis risiko, unit bisnis, 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris
dll); hubungan antar struktur Dewan Komisaris memahami risiko-risiko yang dihadapi Bank dan memberikan arahan yang jelas
organisasi yang terlibat dalam dalam penerapan manajemen risiko, begitupun dalam melakukan pengawasan. Dewan Komisaris
manajemen risiko (yaitu Direksi, menjalankan fungsi pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite Pemantau Risiko.
pejabat eksekutif, komite risiko yang 2. Pengawasan Aktif Direksi (BOD)
terpisah, komite manajemen risiko, Direksi Bank CCB Indonesia memberikan arahan dalam penerapan manajemen risiko, melalukan
fungsi kepatuhan, dan fungsi internal pengawasan dan mitigasi secara aktif. Direksi menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk policy) melalui
audit) komite-komite Direksi seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite Asset & Liability (ALCO), Komite
Kebijakan Perkreditan (KKP).
3. Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko merupakan fungsi pengawasan manajemen risiko pada level Komisaris dan
Pihak Independen.
4. Komite Manajemen Risiko
Komite Manajemen Risiko merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko pada level Direksi dan
pejabat eksekutif untuk mengarahkan dan menyetujui penyusunan strategi, kebijakan, prosedur, limit
dan metodologi risiko. Berdasarkan Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko dengan nomor
dokumen 240/PEDO-CCBI/KOMR/III/2024 Nomor Revisi 04 per tanggal 8 Maret 2024.
5. Asset dan Liabilities Management Committee (ALCO)
ALCO merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko dalam melakukan pengelolaan risiko pasar,
dan pengelolaan likuiditas Bank. Pelaksanaan ALCO mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja Komite
ALCO dengan nomor dokumen 242/PEDO-CCBI/ALCO/IX/2013 Rev 05 per tanggal 12 Desember 2023.
6. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Komite Kebijakan Perkreditan merupakan pelaksanaan manajemen risiko dalam peranannya membantu
Direksi dalam melakukan perumusan kebijakan perkreditan yang diatur, berdasarkan Pedoman Tata
Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan dengan nomor dokumen 251/PEDO-CCBI/KOKP/IV/2023
Rev 04 per tanggal 22 April 2024.
7. Risk Taking Unit
Unit bisnis merupakan risk taking unit yang bertanggung jawab atas masing-masing risiko pada aktivitas
bisnis.
8. Divisi Manajemen Risiko Bank CCB Indonesia
Divisi Manajemen Risiko merupakan fungsi pengelolaan penerapan manajemen risiko pada Bank
CCB Indonesia yang independen terhadap aktivitas operasional Bank. Divisi Manajemen Risiko saat
ini berada di bawah Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko.
9. Internal Control
Sistem Pengendalian Internal di masing-masing Divisi dan Kantor Bank didukung oleh fungsi pengawasan
dari Divisi Audit Internal, pengawasan dari Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja Anti-Fraud.
c. Media untuk mengkomunikasikan, Bank menerapkan Risk Awareness Culture secara berkelanjutan dan konsisten dengan melakukan sosialisasi,
menolak, dan mendorong budaya pelatihan, dan sertifikasi untuk membangun kepekaan semua karyawan Bank terhadap budaya risiko (risk
manajemen risiko dalam Bank (yaitu culture).
code of conduct; panduan terkait
batas operasional atau prosedur untuk Adapun Penerapan Budaya Manajemen Risiko dilakukan secara berkesinambungan pada seluruh jenjang
mencegah pelanggaran atau organisasi, antara lain meliputi:
pelampauan batas risiko Bank; a) Bank menyertakan karyawan dalam Program Sertifikasi Manajemen Risiko serta program refreshment
prosedur untuk meningkatkan dan sesuai dengan sertifikasi minimum yang diwajibkan. Dengan adanya Program Sertifikasi tersebut,
membagi isu risiko antara lini bisnis diharapkan karyawan bank memiliki pemahaman dan kesadaran risiko yang semakin baik.
dan fungsi manajemen risiko). b) Sosialisasi ketentuan baik ketentuan internal maupun regulator melalui pelatihan dan media email.
c) Melakukan sosialisasi terkait risiko operasional dalam rangka meningkatkan risk awareness kepada
karyawan pada kantor cabang dan divisi.
d) Broadcasting poster materi risk management awareness kepada seluruh karyawan setiap bulan
d. Ruang lingkup dan fitur utama Risk appetite didefinisikan sebagai tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam rangka
sistem pengukuran risiko. mencapai sasaran bisnis Bank. Risk appetite yang ditetapkan oleh Bank tercermin dalam strategi dan
sasaran bisnis Bank.
Risk tolerance adalah tingkat variasi yang dapat diterima secara relatif terhadap pencapaian tujuan
tertentu. Dalam menetapkan risk tolerance manajemen mempertimbangkan pentingnya masing-masing
tujuan yang saling terkait dan menyelaraskan dengan risk appetite.
Risk appetite dan risk tolerance dipertimbangkan dalam penyusunan dan perubahan rencana strategis
bisnis bank (RBB) yang dilakukan secara berkala. Oleh karena itu, kaji ulang terhadap risk appetite dan risk
tolerance dapat dilakukan minimal 1 kali dalam 1 tahun.
Page 95
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 95
Manajemen Risiko
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
e. Deskripsi proses pelaporan informasi Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi meliputi laporan tingkat
risiko yang diberikan kepada dewan kesehatan bank berbasis risiko yang berisikan uraian atas Profil Risiko Bank, Tata Kelola Perusahaan yang
komisaris dan direksi, khususnya baik, Rentabilitas, dan permodalan. Selain itu juga dilaporkan secara khusus yaitu laporan profil risiko Bank
terkait dengan ruang lingkup dan isi yang berisikan detail pengukuran 8 jenis risiko, dimana sebelum dilaporkan per 3 bulan terlebih dahulu
dan laporan eksposur risiko. disampaikan di dalam rapat Komite Manajemen Risiko.
Laporan Penerapan manajemen risiko disampaikan kepada dewan komisaris per 3 bulan yang berisikan
laporan eksposure 8 jenis risiko dan kualitatif penerapan manajemen risiko.
Selain itu kewajiban pelaporan penerapan manajemen risiko dilakukan secara rutin dengan mengacu
kepada beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(SEOJK) terkait dengan penerapan manajemen risiko.
f. Informasi kualitatif terkait stress test Dalam rangka penerapan manajemen risiko, maka Risk Management Division melakukan stress testing
yaitu portofolio dari stress test, yang bertujuan:
skenario dan metodologi yang 1. Untuk mengukur kemampuan ketahanan permodalan Bank dalam mengatasi kondisi ekstrim yang
digunakan, serta penggunaan stress terjadi akibat perubahan kondisi ekonomi yang memburuk.
test dalam manajemen risiko. 2. Untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam upaya mitigasi risiko dalam kondisi stress.
Stress testing yang dilakukan Bank terdiri dari:
1. Stress Testing Risiko Kredit, dilakukan 4 kali dalam setahun dengan berbagai scenario penurunan
kualitas kredit hingga level yang dianggap kondisi terburuk, baik yang dipengaruhi oleh faktor
variabel ekonomi antara lain, peningkatan kurs rupiah, perubahan suku bunga, dan juga termasuk
dampak bencana alam dan pandemi
2. Stress Testing Risiko Pasar (risiko nilai tukar dan risiko suku bunga), dilakukan per bulan, dengan
berbagai skenario penuruan suku bunga kredit, peningkatan suku bunga dana, peningkatan
volatilitas nilai tukar rupiah terhadap valuta asing, dan lain-lain
3. Stress Testing Risiko Operasional, dilakukan per kuartal, dengan berberapa skenario kejadian
operasional yang menyebabkan dampak kepada laporan laba rugi Bank baik secara langsung-
maupun tidak langsung.
4. Stress Testing Risiko Likuiditas, dilakukan per bulan, dengan berbagai skenario terjadinya penarikan
dana pihak ketiga dalam skala tertentu seperti misalnya 10%, 30% hingga rasio tertentu yang
dianggap menggambarkan kondisi terburuk.
Berdasarkan hasil stress testing Bank dapat mengukur bahwa Modal Bank terlihat cukup kuat untuk
menghadapi risiko-risiko yang berpotensi terjadi. Di samping terhadap modal dilakukan juga analisa
dampak pada Risk Based Bank Rating (RBBR) yang juga telah dilakukan.
g. Strategi dan proses untuk mengatur, Dalam rangka memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis Bank, telah dilakukan pengkajian risiko
melindung nilai dan memitigasi risiko atas setiap produk dan aktivitas baru yang akan dikembangkan sebelum Bank merealisasikan bisnis baru
yang muncul dari model bisnis bank yang telah dicantumkan dan rencana bisnis bank (RBB). Selain masing-masing pemilik produk melakukan
dan proses untuk memonitor business impact analysis (BIA) terhadap setiap produk yang akan dikembangkan.
efektifitas dari lindung nilai dan
mitigasi risiko. Terkait lindung nilai, bank melakukan pemantauan posisi devisa terbuka, dan penilaian Mark to Market
(MtM).
Penentuan klasifikasi Held to Maturity (HTM), Availabe For Sale (AFS), surat berharga dan penentuan surat
berharga yang dapat dimiliki oleh bank untuk memitigasi risiko pada nilai.
Secara umum Bank dapat melakukan strategi Risk Acceptance, Risk Avoidance, Risk transference, dan Risk
Mitigation.
Page 96
96 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Risiko Likuiditas - Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
LAPORAN PERHITUNGAN
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO) TRIWULANAN
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Q4 Tahun 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
A. HQLA
1. HQLA Level 1
1.1 Kas dan setara kas 0% 181.362 181.362
1.2 Total penempatan pada Bank Indonesia, yaitu: -
bagian dari penempatan pada Bank Indonesia yang dapat ditarik saat 0% 1.979.976 1.979.976
kondisi stres
1.3 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf c -
diterbitkan atau dijamin pemerintah negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh lembaga internasional (a.l BIS, IMF, ECB and 0% - -
European Community)
1.4 Surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia 0% 6.104.027 6.104.027
dalam rupiah dan valuta asing
1.5 Surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dan bank sentral negara 0% - -
lain dalam valuta asing dengan bobot risiko lebih dari 0% yang memenuhi
kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf e
Jumlah HQLA Level 1 8.265.365
2. HQLA Level 2A
2.1 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf a: -
diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 15% - -
2.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi 15% - -
non-keuangan yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
2.3 Surat berharga berbentuk covered bonds yang tidak diterbitkan oleh Bank 15% - -
pelapor atau pihak yang terafiliasi dengan Bank pelapor yang memenuhi
kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
Jumlah HQLA Level 2A -
Page 97
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 97
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
3. HQLA Level 2B
3.1 Efek beragun aset (EBA) berupa rumah tinggal yang memenuhi kriteria Pasal 25% - -
12 ayat (1) huruf a
3.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi yang 50% - -
memenuhi kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf b
3.3 Saham biasa yang dimiliki perusahaan anak bukan Bank yang memenuhi 50% - -
kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf c
3.4 Surat berharga pemerintah atau bank sentral negara lain dengan peringkat 50% - -
paling tinggi BBB+ dan paling rendah BBB-
Jumlah HQLA Level 2B
Jumlah HQLA sebelum penyesuaian 8.265.365
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2B -
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2 -
Total HQLA 8.265.365
B. Net Cash Outflow (Arus Kas Keluar Bersih)
1. Arus Kas Keluar
1.1 Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan
Jumlah Simpanan nasabah perorangan:
Simpanan stabil 5% 1.311.567 65.578
Simpanan stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Jumlah Simpanan stabil nasabah perorangan 65.578
Simpanan kurang stabil 10% 4.755.577 475.558
Simpanan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih tinggi
yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Jumlah Simpanan kurang stabil nasabah perorangan 475.558
Jumlah Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan 541.136
1.2 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil
Jumlah Pendanaan nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil:
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (1) 5% - -
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (2) 5% 525.387 26.269
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Jumlah Pendanaan stabil nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil 26.269
Pendanaan kurang stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 21 10% 509.741 50.974
ayat (1)
Page 98
98 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
Pendanaan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih
tinggi yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Jumlah Pendanaan kurang stabil Usaha Mikro dan Usaha Kecil 50.974
Jumlah Penarikan Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil 77.243
1.3 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Korporasi
Jumlah Pendanaan dari nasabah korporasi:
Simpanan operasional:
dijamin oleh LPS 5% 104.891 5.245
tidak dijamin oleh LPS 25% 2.783.244 695.811
Simpanan operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
dijamin oleh lembaga penjaminan
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan
Jumlah Simpanan operasional nasabah korporasi 701.055
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-
operasional
dijamin oleh LPS 20% 46.977 9.395
tidak dijamin oleh LPS 40% 6.642.462 2.656.985
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-
operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
dijamin oleh lembaga penjaminan
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan
Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan Bank 100% - -
Jumlah Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat 2.666.380
non-operasional
Jumlah Penarikan Pendanaan yang Berasal dari Nasabah Korporasi 3.367.436
1.4 Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding)
Transaksi dilakukan dengan Bank Indonesia 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 1 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 2A 15% - -
Transaksi dilakukan dengan Pemerintah Pusat atau entitas sektor publik 25% - -
yang memiliki bobot risiko paling tinggi 20% atau bank pembangunan
multilateral, dengan agunan selain HQLA Level 1 atau HQLA Level 2A
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B berupa EBA 25% - -
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan selain HQLA 100% - -
Jumlah Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding) -
Page 99
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 99
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
1.5 Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement)
Arus kas keluar lainnya terkait transaksi derivatif 100% 1.109.980 1.109.980
Arus kas keluar lainnya terkait peningkatan kebutuhan likuiditas
Terkait dengan penurunan peringkat (rating) bank dalam transaksi 100% - -
pendanaan, derivatif, dan perjanjian lainnya
Terkait dengan perubahan mark to market atas transaksi derivatif atau Aliran agunan bersih absolut - -
transaksi lainnya terbesar selama 30 hari yang
direalisasikan dalam 24 bulan
Terkait dengan potensi perubahan nilai agunan untuk derivatif dan 20% - -
transaksi lainnya
Terkait dengan kelebihan agunan yang tidak terpisah (non- segregated 100% - -
collateral) yang dikuasai oleh bank yang secara kontraktual dapat
diambil setiap saat oleh pihak lawan
Terkait dengan kewajiban penyediaan agunan kepada pihak lawan 100% - -
(counterparty) atas suatu transaksi tertentu namun pihak lawan
(counterparty) belum meminta agunan tersebut
Terkait dengan potensi penukaran agunan yang berupa hqla menjadi 100% - -
bukan hqla
Arus kas keluar lainnya terkait kehilangan Pendanaan
Berasal dari efek beragun aset, covered bonds, dan instrumen 100% - -
pembiayaan terstruktur lainnya yang diterbitkan oleh Bank
Berasal dari asset-backed commercial paper, conduits, securities investment 100% dari pendanaan yang - -
vehicles jatuh tempo dalam 30 hari
ke depan dan aset yang
berpotensi untuk dilunasi
dalam 30 hari ke depan
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam bentuk
fasilitas kredit
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% 467.340 23.367
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 10% 1.868.540 186.854
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank dan/atau lembaga jasa keuangan 40% - -
Fasilitas diberikan kepada entitas lainnya 100% 179.273 179.273
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam
bentuk fasilitas likuiditas
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% - -
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 30% 855.064 256.519
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank 40% 1.846.438 738.575
Fasilitas diberikan kepada lembaga jasa keuangan dan/atau entitas 100% - -
lainnya
Page 100
100 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
Kewajiban kontraktual lainnya untuk menyediakan dana kepada:
Lembaga jasa keuangan 100% - -
Nasabah perorangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Korporasi non-keuangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Kewajiban kontijensi Pendanaan lainnya
Berasal dari instrumen trade finance 3% - -
Berasal dari fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat 0% - -
unconditionally revocable uncommitted
Berasal dari letter of credit (l/c) dan garansi yang tidak terkait dengan 5% 215 11
kewajiban trade finance
Berasal dari permintaan potensial untuk membeli kembali utang bank 5% - -
atau yang terkait dengan securities investment vehicles dan fasilitas
pembiayaan lainnya
Berasal dari structured product yang diantisipasi oleh nasabah melalui 5% - -
ready marketability
Berasal dari dana kelolaan (managed funds) yang dijual dengan tujuan 5% - -
menjaga kestabilan nilai
Kewajiban untuk menutup potensi pembelian kembali surat berharga, dengan 5% - -
atau tanpa agunan, yang memiliki jangka waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari
bagi emiten yang memiliki afiliasi dengan dealer atau market maker
Kewajiban non-kontraktual posisi short nasabah yang dilindungi dengan 50% - -
agunan nasabah lain
Arus kas keluar kontraktual lainnya 100% - -
Jumlah Penarikan terkait Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement) 2.494.579
Jumlah Arus Kas Keluar 6.480.394
2. Arus Kas Masuk
2.1 Pinjaman dengan Agunan (Secured Lending)
Agunan tidak digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah
Agunan berupa HQLA Level 1 0% - -
Agunan berupa HQLA Level 2A 15% - -
Agunan berupa EBA yang memenuhi persyaratan HQLA Level 2B 25% - -
Agunan berupa HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi berupa margin lending namun agunan berupa selain HQLA 50% - -
Agunan tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut diatas 100% - -
Agunan digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah 0% - -
Jumlah Arus Kas Masuk yang Berasal dari Pinjaman dengan Agunan (Secured
Lending)
Page 101
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 101
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
2.2 Tagihan berdasarkan Pihak Lawan (Counterparty)
Nasabah perorangan 50% 95.353 47.677
Nasabah usaha mikro dan usaha kecil 50% 2.253 1.127
Lembaga jasa keuangan 100% 221.510 221.510
Bank Indonesia 100% - -
Lainnya (nasabah korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, pemerintah 50% dari nilai kontraktual 772.130 386.065
negara lain, entitas sektor publik dan bank pembangunan multilateral) dan/atau 100% dari nilai
kontraktual dalam hal
tingkat penerimaan berasal
dari surat berharga bukan
HQLA dengan sisa jangka
waktu kurang dari 30 hari.
Jumlah arus kas masuk berdasarkan pihak lawan (counterparty) 656.378
2.3 Arus Kas Masuk Lainnya
berasal dari transaksi derivatif 100% 1.104.560 1.104.560
berasal dari tagihan kontraktual lainnya 50% - -
Jumlah Arus Kas Masuk Lainnya 1.104.560
Jumlah Arus Kas Masuk 1.760.938
Jumlah Arus Kas Masuk yang dapat Diperhitungkan dalam Perhitungan LCR 1.760.938
(maksimal 75% dari Total Arus Kas Keluar)
Jumlah Net Cash Out Flow 4.719.455
C. LCR
Jumlah HQLA 8.265.365
Jumlah Net Cash Out Flow 4.719.455
Nilai LCR 175,13%
1. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) ini dibuat berdasarkan POJK No.19 tahun 2024 tentang perubahan atas peraturan OJK
No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Nilai
LCR periode Desember 2024 CCB Indonesia sebesar 175,13% atau berada di atas ketentuan minimum OJK yaitu 100%.
2. Nilai LCR Desember 2024 sebesar lebih rendah sebesar 65,98% dibandingkan periode Desember 2023 yang sebesar 241,11%. Penurunan
tersebut dikarenakan HQLA naik 6,66% sementara net cash outflow naik lebih tinggi sebesar 47,53% dibandingkan periode
Desember2023.
3. Penerapan manajemen risiko likuiditas telah berjalan dengan baik. Peran aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite ALCO senantiasa
memonitor kondisi likuiditas secara rutin.
Page 102
102 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Risiko Likuiditas - Laporan NSFR
KERTAS KERJA
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NET STABLE FUNDING RATIO)
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Desember 2024
A. Perhitungan NSFR
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2023)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka No. Ref.
Komponen ASF Jangka Waktu Waktu dari Kertas
>6 Total Nilai Total Nilai Kerja NSFR
Tanpa Tanpa >6
≤6 bulan > 1 Tertimbang ≤6 > 1 Tertimbang
Jangka Jangka bulan - 1
bulan -1 tahun bulan tahun
Waktu¹ Waktu¹ tahun
tahun
1. Modal 6.694.036 - - - 6.694.036 6.551.425 - - - 6.551.425
2. Modal sesuai POJK KPMM 6.694.036 - - - 6.694.036 6.551.425 - - - 6.551.425 1.1.1
1.1.2
1.1
3. Instrumen modal lainnya - - - - - - - - - - 1.2
4. Simpanan yang berasal dari nasabah 1.656.532 7.215.928 362.773 - 8.411.916 1.663.906 7.051.270 201.731 - 8.147.512 2
perorangan dan pendanaan yang berasal 3
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5. Simpanan dan pendanaan stabil 1.099.350 876.929 27.834 - 1.903.908 1.132.074 1.271.086 42.772 - 2.323.635 2.1
3.1
6. Simpanan dan pendanaan kurang stabil 557.182 6.338.999 334.939 - 6.508.008 531.832 5.780.184 158.959 - 5.823.877 2.2
3.2
7. Pendanaan yang berasal dari nasabah 4.101.402 12.787.298 133.509 - 6.402.250 2.536.999 8.389.060 130.379 - 5.160.027 4
korporasi:
8. Simpanan operasional 3.296.520 - - - 1.648.260 2.397.212 - - - 1.198.606 4.1
9. Pendanaan lainnya yang berasal dari 804.882 12.787.298 133.509 - 4.753.990 139.786 8.389.060 130.379 - 3.961.421 4.2
nasabah korporasi
10. Liabilitas yang memiliki pasangan aset - - - - - - - - - - 5
yang saling bergantung
11. Liabilitas dan ekuitas lainnya : - - - - - - - - - - 6
12. NSFR liabilitas derivatif - - 6.1
13. Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak - - - - - - - - - - 6.2 s.d. 6.5
masuk dalam kategori diatas
14. Total ASF - - - - 21.508.202 - - - - 19.858.964 -
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2023)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Jangka Waktu Waktu No. Ref.
Komponen RSF >6 Total Nilai Total Nilai dari Kertas
Tanpa Tanpa >6 Kerja NSFR
≤6 bulan > 1 Tertimbang ≤6 > 1 Tertimbang
Jangka Jangka bulan - 1
bulan -1 tahun bulan tahun
Waktu¹ Waktu¹ tahun
tahun
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 1.756.507 1.888.990 2.496.456 - 219.272 1.765.520 810.009 2.765.558 636.693 210.613 1
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain 163.581 241.425 - - 202.503 121.147 45.000 - - 83.074 2
untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan - 3.345.715 3.856.847 16.850.855 17.613.828 - 2.234.429 3.292.753 13.531.559 13.990.003 3
Dalam Perhatian Khusus (performing)
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - - 13.972 - 6.986 - - - - - 3.1.1
dengan HQLA Level 1
Page 103
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 103
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2023)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Jangka Waktu Waktu No. Ref.
Komponen RSF >6 Total Nilai Total Nilai dari Kertas
Tanpa Tanpa >6 Kerja NSFR
≤6 bulan > 1 Tertimbang ≤6 > 1 Tertimbang
Jangka Jangka bulan - 1
bulan -1 tahun bulan tahun
Waktu¹ Waktu¹ tahun
tahun
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - 2.555 1.950 19.210 20.568 - 7.920 1.998 17.814 20.001 3.1.2
bukan dengan HQLA Level 1 dan 3.1.3
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah - 2.721.479 3.023.722 14.606.308 15.287.963 - 1.612.487 2.598.721 11.937.178 12.252.206 3.1.4.2
retail dan nasabah usaha mikro dan kecil, 3.1.5
pemerintah pusat, pemerintah negara 3.1.6
lain, Bank Indonesia, bank sentral negara
lain dan entitas sektor publik, yang
diantaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - - - - - - - - - - 3.1.4.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak - - - - - - - - - - 3.1.7.2
sedang dijaminkan, yang diantaranya :
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - 621.681 617.203 1.563.333 1.635.608 - 614.022 692.034 1.376.567 1.547.796 3.1.7.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan - - 200.000 662.004 662.703 - - - 200.000 170.000 3.2
Kurang Lancar (performing) yang tidak
sedang dijaminkan, tidak gagal bayar , dan
tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas - - - - - - - - - - 4
yang saling bergantung
26 Aset lainnya : 2.329.918 426.091 12.633 402.172 1.093.822 1.114.748 496.098 - 1.145.390 1.908.680 5
27 Komoditas fisik yang yang - - - - - - - - - - 5.1
diperdagangkan, termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang - - - - - - - - - - 5.2
dicatat sebagai initial margin untuk
kontrak derivatif dan kas atau aset lain
yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - 3.076 3.076 - - - - - 5.3
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum - - - - - - - - - - 5.4
dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk 2.329.918 423.015 12.633 402.172 1.090.745 1.114.748 496.098 - 1.145.390 1.908.680 5.5 s.d. 5.12
dalam kategori diatas
32 Rekening Administratif - - - - 280.257 - - - - 389.737 6
33 Total RSF - - - - 19.409.682 - - - - 16.582.105 -
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih - - - - 110.81% - - - - 119.76% -
(Net Stable Funding Ratio (%))
"¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
1. Perhitungan Net Stable Funding ratio (NSFR) ini disusun berdasarkan POJK No.20 tahun 2024 tentang perubahan atas POJK No.50/
POJK.03/2017 mengenai Kewajiban Pemenuhan Net Stable Funding Ratio (NSFR) bagi Bank Umum. Pada periode Desember 2024,
nilai NSFR Bank CCBI berada di atas ketentuan minimum OJK (100%), yaitu 110,81%.
2. Nilai NSFR CCB Indonesia periode Desember 2024 turun 8,95% dari nilai NSFR periode Desember 2023 yang sebesar 119,76%.
Penurunan NSFR periode Desember 2024 dikarenakan hal-hal sebagai berikut:
a. Total Available Stable Funding (ASF) periode Desember 2024 naik sebesar 7,67%.
b. Total Required Stable Funding (RSF) periode Desember 2024 naik 17,05%.
Hal ini mencerminkan bahwa Bank memiliki kemampuan dalam mengelola likuiditas dengan jangka waktu satu tahun dan memitigasi
risiko yang mungkin timbul dalam periode satu tahun ke depan.
Page 104
104 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Aset Terikat (Encumbrance - ENC)
Posisi 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan
Aset Terikat Aset tidak terikat
bank sentral namun Total
(Encumbrance) (Unencumbred)
belum digunakan untuk
menghasilkan likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi keuangan dapat disajikan terperinci 200.000 6.147.481 2.222.010 8.569.490
sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (encumbered assets) adalah aset Bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank. Aset terikat
yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat
ini Bank memiliki aset terikat berupa Obligasi Bank BRI (Berwawasan Lingkungan) sebesar Rp. 200,00 miliar.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp. 6,15 triliun termasuk GWM. Aset yang ditempatkan
di Bank Indonesia ini terdiri dari penempatan dalam rupiah sebesar Rp. 4,56 triliun dan penempatan dalam valas sebesar Rp. 1,58 trilliun. Aset yang
disimpan di Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas namun tetap diperhitungkan sebagai HQLA sebagaimana
diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang perubahan atas peraturan OJK No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang perubahan atas
peraturan OJK No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Saat ini
Bank memiliki aset tidak terikat sebesar Rp. 2,22 triliun, berupa Kas sebesar Rp. 169,34 miliar, Surat Berharga Pemerintah sebesar Rp. 387,97 miliar, surat
berharga lainnya sebesar Rp. 99,17 miliar dan surat berharga Repo sebesar Rp. 1,57 trilliun.
Page 105
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 105
Manajemen Risiko
Risiko Operasional e. Meningkatkan produktivitas karyawan dengan pelatihan dan
pengembangan, baik secara internal maupun eksternal.
Risiko Operasional adalah ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya f. Memastikan bahwa framework Manajemen Operasional yang
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau kejadian disusun dapat memitigasi potensi risiko operasional dengan
eksternal yang dapat mengganggu operasional/ bisnis Bank dan/ baik.
atau menimbulkan kerugian bagi Bank. g. Mengidentifikasi dan mengukur risiko operasional yang melekat
pada seluruh aktivitas, dan menilai kualitas kontrol dimasing-
Penerapan manajemen risiko operasional menjadi sangat penting sejalan masing lini bisnis dengan menggunakan metode Operational
dengan meningkatnya volume dan kompleksitas operasional serta bisnis Risk Self Assessment (ORSA) dan Key Operational Risk Indicator
Bank. Manajemen risiko operasional antara lain dilakukan sebagai berikut: (KORI) yang dilakukan oleh Operational Risk Coordinator (ORISCO)
a. Kesiapan sumber daya manusia, sistem dan prosedur, serta di setiap fungsi dan kantor cabang dan disupervisi oleh Divisi
dukungan infrastruktur IT mendukung manajemen risiko Manajemen Risiko.
operasional sesuai dengan rencana bisnis bank dalam h. Memastikan penilaian risiko terkait keamanan siber telah
pengembangan produk yang berpotensi menimbulkan eksposur dilakukan sesuai dengan ketentuan regulasi dan mitigasi yang
risiko operasional. Pemenuhan jumlah SDM yang memadai diperlukan untuk menjaga kualitas proses ketahanan dan
melalui proses rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui keamanan siber bank.
proses pelatihan. i. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko
b. Memastikan ketersediaan Business Continuity Plan (BCP) dan termasuk risiko keamanan siber melalui sharing knowledge/
Disaster Recovery Plan (DRP) untuk memitigasi risiko operasional sosialisasi kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
dari gangguan eksternal Bank dan dilakukan testing secara maupun tidak langsung atau melalui petugas coordinator
berkala, serta evaluasinya untuk mempersiapkan mitigasi- manajemen risiko pada unit kerja masing-masing.
mitigasi lanjutan yang diperlukan agar operasional bank tetap j. Memberikan kajian atas kebijakan, pedoman dan Standar
terjaga saat terjadi bencana. Operasional dan Prosedur masing-masing unit kerja dan divisi
c. Berkoordinasi dengan Divisi Teknologi Informasi dalam menjaga apabila diperlukan.
dan mengembangkan pengamanan proses teknologi informasi k. Berkoordinasi dengan Operational Risk Coordinator (ORISCO)
pada electronic data processing seperti adanya prosedur back terhadap pengamanan fisik pelaksanaan operasional dengan
up rencana darurat yang diuji secara berkala. pembatasan akses sebagai restricted area apabila diperlukan.
d. Melakukan kajian terhadap setiap penerbitan produk dan/atau l. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
aktivitas baru serta pengembangannya sesuai ketentuan yang anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
berlaku. otoritas lainnya.
Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31-Des-2024
No. Pendekatan yang Digunakan
Indikator Bisnis (Rata-rata 3 tahun terakhir)
(1) (2) (3)
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 82.351,14
Faktor Pengkali Kerugian Internal (FPKI) 1,00
Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 82.351,14
ATMR untuk Risiko Operasional 1.029.389,25
Page 106
106 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Risiko Hukum kerja yang mengelola pengaduan nasabah sesuai dengan POJK Nomor
22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di
Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/atau Sektor Jasa Keuangan.
kelemahan aspek yuridis. Pengelolaan risiko hukum dilakukan antara
risk owner secara bersama-sama dengan Divisi Legal dan Divisi Selain itu, Bank juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan
Credit Operation-Legal Kredit bersama timnya yang berkewajiban nasabah, dengan segera mengatasi keluhan nasabah dan gugatan
melakukan review secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian hukum, menerapkan prinsip transparansi dan melaksanakan kebijakan
antara Bank dengan pihak ketiga dan/atau debitur guna melakukan komunikasi yang tepat dalam rangka menghadapi berita/publikasi
pemeriksaan terhadap validitas hak dalam kontrak dan perjanjian. yang bersifat negatif atau pencegahan informasi yang cenderung
Peningkatan pemahaman para petugas Bank mengenai aspek-aspek kontraproduktif.
peraturan perundangan yang berlaku perlu diperhatikan dalam
membina hubungan dengan nasabah dan pihak-pihak eksternal Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil penilaian
lainnya. terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada reputasi Bank antara
lain keluhan nasabah dan pemberitaan negatif tentang Bank. Dalam
Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-faktor penyebab rangka pemantauan Risiko Reputasi dan memastikan terjaganya
timbulnya risiko meliputi adanya tuntutan hukum dan adanya kepuasan nasabah, UP3N Bank berfungsi untuk mendukung pengelolaan
kelemahan aspek yuridis yang melekat pada aktivitas fungsional layanan dan penanganan pengaduan nasabah baik di Kantor Cabang
dan operational Bank. Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh dan Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga dilakukan
Divisi Manajemen Risiko bersama-sama Divisi Legal. Dari pengukuran oleh Divisi manajemen risiko dengan mengingatkan dan memberikan
tersebut diperoleh laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus rekomendasi perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi
hukum secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari berdasarkan penilaian pada parameter profil risiko reputasi. Dalam
tuntutan hukum yang terjadi. Pengukuran dilaksanakan berdasar pengendalian Risiko Reputasi, Divisi Sekretaris Perusahaan bertanggung
pada laporan hasil analisis dan evaluasi atas kasus-kasus hukum jawab atas penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan
secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari tuntutan dan penyelesaian pemberitaan negatif atau menghindari informasi
hukum yang terjadi serta laporan kualitas perikatan perjanjian. kontra produktif. Untuk pengendalian Risiko Reputasi yang terkait
keluhan nasabah, Bank menindaklanjuti pengaduan nasabah dan
Indikator/parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko menyelesaikannya sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.
Hukum, antara lain berupa potensi kerugian akibat tuntutan hukum,
kelemahan perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya Risiko Stratejik
perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan perundang-undangan
yang menyebabkan produk Bank menjadi tidak sejalan dengan Risiko Stratejik adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan
ketentuan yang ada. dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta kegagalan
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Divisi Manajemen
Risiko bersama dengan Divisi Legal dengan mengevaluasi efektivitas Dalam pengelolaan risiko stratejik, Direksi menetapkan rencana
implementasi kebijakan, prosedur dan kepatuhan terhadap kebijakan, stratejik (corporate plan) dan rencana kerja (business plan) secara
regulasi hukum serta ketentuan limit Bank. Pemantauan dilaksanakan tertulis dan mengkomunikasikan kepada pejabat dan/atau pegawai
secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Dalam Bank pada setiap jenjang organisasi, kemudian melaksanakan dan
melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Divisi Legal memberi melakukan pemantauan atas rencana tersebut. Pemantauan atas
masukan hukum dan rekomendasi kepada setiap divisi serta pencapaian rencana stratejik bank dilakukan oleh Divisi Assets
melakukan review secara berkala terhadap perjanjian dan kontrak Liability Management (ALM) yang disampaikan kepada Direksi
kerjasama dengan counterparty. secara berkala.
Risiko Reputasi Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan pencapaian
kinerja Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan target yang telah ditetapkan. Pemantauan dilakukan dengan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi mengidentifikasi kelemahan, kekuatan bank dan perkembangan
negatif terhadap Bank. kondisi eksternal secara langsung maupun tidak langsung yang
dapat mempengaruhi strategi bank yang telah ditetapkan serta
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan bersama oleh Corporate Secretary memastikan penetapan strategi telah memperhitungkan dampaknya
dan Divisi/Regional/Cabang yang memiliki kewenangan dan tanggung terhadap permodalan bank. Selain itu juga dilakukan monitoring
jawab untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada nasabah risk exposure dibandingkan dengan risk appetite Bank dan monitoring
dan stakeholders lainnya dalam rangka mengendalikan risiko reputasi. Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Stratejik secara berkala. Divisi
Risiko Reputasi Bank dikelola oleh Divisi Corporate Secretary yang Manajemen Risiko memantau Risiko Stratejik dengan membandingkan
mengelola pemberitaan tentang Bank yang dimuat di dalam media hasil yang ditargetkan dengan hasil aktual, mengevaluasi kinerja
massa baik cetak maupun elektronik dan berkoordinasi dengan unit unit kerja dan memastikan pencapaian target objektif. Pengendalian
Page 107
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 107
Manajemen Risiko
Risiko Stratejik, dilakukan dengan menganalisis gap antara laporan terkait kepatuhan kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
aktual dan target rencana bisnis dan menyampaikan langkah- maupun tidak langsung yang disampaikan oleh Divisi Kepatuhan
langkah yang harus dilakukan kepada Direksi secara berkala. kepada unit kerja masing-masing.
c. Menyempurnakan fungsi pengendalian intern di masing-masing
Risiko Kepatuhan unit kerja atau Divisi yang independen serta mengoptimalkan
pelaksanaan tugas fungsi kepatuhan.
Risiko Kepatuhan adalah Risiko akibat Bank tidak mematuhi dan/ d. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
atau tidak melaksanakan peraturan OJK, Bank Indonesia, serta anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. otoritas lainnya.
Risiko kepatuhan melekat pada risiko terkait pada peraturan Profil Risiko
perundang-undangan dan regulatory lainnya seperti Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Posisi Devisa Netto (PDN), Penilaian profil risiko mencakup penilaian terhadap risiko inheren
Penyisihan Penghapusan Aktiva (PPA), Kualitas Aktiva Produktif dan penilaian terhadap kualitas penerapan Manajemen Risiko yang
(KAP) dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Risiko kepatuhan mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk control system).
juga berkaitan dengan penerapan Prinsip Mengenal Nasabah Penilaian tersebut dilakukan terhadap 8 (delapan) risiko yaitu, Risiko
(PMN), Karyawan, Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Risiko Strategi, Risiko Kepatuhan dan Risiko Reputasi. Bank melakukan
Pemusnah Massal (PPPSPM), dan Pelindungan Data Pribadi. pengelolaan risiko secara bankwide, sebagaimana yang telah diatur
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan sebagai berikut: dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan
a. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan prosedur Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Berdasarkan self-
masing-masing unit kerja dan divisi. assessment profil risiko secara bankwide posisi Desember 2024,
b. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko peringkat profil risiko Bank dengan hasil Low to Moderate, dengan
kepatuhan melalui sharing knowledge/sosialisasi peraturan perincian sebagai berikut:
Pengukuran Profil Risiko Bank posisi 31 Desember 2024 (sesuai Laporan Profil Risiko Bank)
Peringkat Kualitas Penerapan
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat Tingkat Risiko
Manajemen Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low Satisfactory Low
Risiko Operasional Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low Satisfactory Low
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Sesuai dengan hasil pemantauan atas masing-masing kelompok risiko utama yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2024, peringkat
komposit untuk profil risiko bank secara keseluruhan per 31 Desember 2024 berada pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dengan demikian
bahwa penerapan manajemen risiko Bank secara bankwide telah dilakukan dengan baik dan mencerminkan kondisi Bank yang sehat
serta mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Page 108
108 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Page 109
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 109
Tinjauan Keuangan
03
Rafflesia
Arnoldii Rare Flower
Rafflesia Arnoldii, the world’s largest flower, was
first discovered in Indonesia. Symbolizing the
nation’s uniqueness, it reminds us of the importance
of nature conservation.
Page 110
110 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja Keuangan di Tahun 2024 CCB Indonesia secara konsisten menunjukkan pertumbuhan
dan Realisasinya dibandingkan aset dengan tetap menjaga kualitas aset dan permodalan
Rencana Bisnis Bank 111
yang kuat. Laba bersih naik sebesar 22,4% y-o-y ditunjang
Laporan Laba Rugi 112 kenaikan penyaluran kredit sebesar 21,2% y-o-y. Bank
memegang prinsip kehati-hatian dalam menjalankan
Neraca 113
bisnis, dan berhasil menunjukkan penguatan berbagai
Rasio-Rasio Keuangan 115 indikator rasio keuangan, antara lain profitabilitas, efisiensi,
Tinjauan Operasi Per Segmen
dan kualitas aset
Usaha 117
Perubahan Kebijakan Akuntansi 132 Pertumbuhan ekonomi dunia ditandai dengan perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh
lebih kuat dari prakiraan, didukung oleh stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan
domestik dan kenaikan investasi di bidang teknologi yang mendorong peningkatan
produktivitas. Sebaliknya, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih dipengaruhi oleh
menurunnya keyakinan konsumen dan tertahannya produktivitas, sementara ekonomi
India masih tertahan akibat sektor manufaktur yang terbatas. Sejalan dengan itu, prospek
pertumbuhan ekonomi dunia 2025 diprakirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya
menjadi 3,2%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global,
berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan
tahun 2024 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,02% (yoy).
Page 111
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 111
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perekonomian Indonesia yang tetap berdaya tahan pada 2024 Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking,
dipengaruhi oleh permintaan domestik didorong oleh konsumsi seiring dengan segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha
dan investasi. Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut di skala kecil menengah (UKM), serta consumer banking, dengan
tengah dinamika tingginya ketidakpastian global. memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan
lingkungan hidup.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung
ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Arah kebijakan Bank telah sejalan dengan program pemerintah
Desember 2024 yang tercatat 2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh untuk pembiayaan infrastruktur dan mendukung pengembangan
kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang kuat. sektor UKM. Bank secara konsisten menjalankan prinsip kehati-hatian
dan selektif dalam penyaluran kredit untuk menjaga dan meningkatkan
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat kualitas aset.
tinggi sebesar 155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7
bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar Dibandingkan dengan posisi di akhir tahun 2023 maka terlihat
negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan peningkatan kredit Bank sebesar Rp 4,1 triliun atau 21,2% y-o-y
internasional sekitar 3 bulan impor. Nilai tukar Rupiah cukup menjadi Rp 23 triliun di akhir 2024 berasal dari segmen Corporate,
terkendali di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Inflasi Indeks Commercial dan SME walaupun terdapat penurunan pada Consumer.
Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya
2,5±1%, sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar Rp 3,3 triliun
(yoy). atau 16,9% y-o-y menjadi Rp 23,3 triliun di akhir 2024, terutama
berasal dari naiknya penempatan deposito sebesar Rp 2,4 triliun
Peran kredit/pembiayaan pada 2024 tetap kuat dalam mendukung atau 15,3% y-o-y menjadi Rp 18,1 triliun sedangkan untuk Giro
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit pada 2024 mencapai terdapat kenaikan sebesar Rp 888,3 miliar atau 28,5% y-o-y menjadi
10,39% (yoy). Rp 4,0 triliun. Bank mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi
intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR).
Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit dipengaruhi oleh terjaganya
minat penyaluran kredit perbankan, berlanjutnya realokasi alat Total Aset mencapai Rp 33,5 triliun di akhir tahun 2024, naik sebesar
likuid ke kredit oleh perbankan, tersedianya dukungan pendanaan Rp 5,7 triliun atau 20,7% y-o-y tercermin dari asset produktif seperti
dari pertumbuhan DPK. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sebesar Rp 275
didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga, di tengah milliar yang mengalami peningkatan dibandingkan akhir tahun
konsumsi rumah tangga yang terbatas. 2023, begitu juga peningkatan kredit sebesar Rp 4,1 triliun.
--------------------------------------
Sumber: Bank Indonesia
Rasio Likuditas (LDR) naik dari 90,30% di akhir tahun 2023 menjadi
100,46% di akhir 2024 sejalan dengan kebijakan Bank untuk berupaya
Pemerintah Indonesia terus menempuh langkah-langkah kebijakan mendorong fungsi intermediasi Bank. Posisi likuiditas yang kuat tercermin
lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan di rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 175,13% dan NSFR (Net
Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian Stable Funding Ratio) di 110,81% di akhir tahun 2024, berada di atas
dan pasar keuangan global serta dampaknya terhadap prospek level minimum yang ditentukan oleh regulator yaitu sebesar 100%.
perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu untuk menjaga
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat Bank mencatatkan laba sebelum beban pajak sebesar Rp 382 miliar,
pemulihan ekonomi nasional. naik sebesar Rp 72 miliar atau sebesar 23,3% y-o-y dari tahun lalu.
Kenaikan tersebut antara lain berasal dari pendapatan bunga kredit
Kinerja Keuangan di Tahun 2024 dan yang mengalami peningkatan sebesar Rp 383,1 miliar, walaupun ada
peningkatan biaya bunga kepada pihak ketiga sebesar Rp 400,6 miliar.
Realisasinya dibandingkan Rencana Disisi lain, terdapat kenaikan terhadap biaya penyisihan cadangan
Bisnis Bank kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 10,9 miliar dibandingkan
tahun sebelumnya, sementara itu kualitas kredit membaik, rasio gross
Tahun 2024, kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan sejumlah NPL dari 2,87% di akhir 2023 menjadi 2,12% di akhir 2024.
indikator rasio keuangan yang positif khususnya pertumbuhan
kredit dan pendanaan yang kuat, peningkatan profitabilitas dan Laba tahun berjalan setelah pajak 2024 adalah sebesar Rp 382.2 miliar
efisiensi, serta likuiditas dan permodalan yang solid dan optimal. yang menambah modal Bank secara organik untuk mengantisipasi
Bank mencatat kenaikan laba sebesar 22,4% dibanding tahun pertumbuhan aset. Bank mencatatkan rasio Capital Adequacy Ratio
sebelumnya. Demikian pula, indikator lainnya seperti kualitas kredit (CAR) sebesar 30.63% di akhir tahun 2024 turun dibandingkan tahun
dan efisiensi menunjukkan performa yang lebih baik dibanding sebelumnya sebesar 37.64%, seiring peningkatan kredit di tahun 2024.
tahun sebelumnya. CCB Indonesia terus berupaya mendorong Modal Inti Bank di akhir 2024 sebesar Rp 6,1 triliun atau naik sebesar
fungsi intermediasi bank dengan memperhatikan posisi likuiditas. Rp 129 miliar dibanding akhir tahun 2023 sebesar Rp 6,0 triliun.
Page 112
112 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Selama tahun 2024 Bank tetap fokus dalam menjalankan rencana jangka pendek dan menengahnya yang mengarahkan kebijakan
strategis pada peningkatan usaha, penerapan good corporate governance, pengembangan sistem IT, mendorong efektivitas proses dan
efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan dengan program
pemerintah dalam hal pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Bunga Bersih
Pendapatan bunga meningkat sebesar Rp 446 miliar atau 27,0% menjadi Rp 2.099 miliar di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun
sebelumnya sebesar Rp 1.690 miliar akibat dari peningkatan kredit.
Sedangkan beban bunga ada kenaikan sebesar Rp 412,8 miliar atau 56,3% menjadi Rp 1.146,1 miliar di tahun 2024 dibandingkan dengan
tahun sebelumnya. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan oleh naiknya penghimpunan dana pihak ketiga di tahun 2024.
Dengan demikian, pendapatan bunga bersih tahun 2024 adalah sebesar Rp 995,8 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya
yang sebesar Rp 956,8 miliar. Realisasi pendapatan bunga bersih di bawah rencana bisnis bank (RBB) yaitu sebesar Rp 1.000,8 miliar,
sehingga realisasi NIM sebesar 3,50%, lebih rendah dibandingkan rencana semula yaitu sebesar 3,69%.
Penjabaran Pendapatan Bunga Penjabaran Biaya Bunga
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2024 2023 Keterangan 2024 2023
Kredit 1.714.467 1.325.422 Giro 87.419 45.939
Surat Berharga 368.443 313.068 Deposito 882.140 587.476
Penempatan pada Bank Lain 45.862 40.168 Tabungan 19.559 17.405
Jasa Giro 13.168 11.520 Antarbank 69.565 15.334
Lain-lain 87.407 67.145
Total 2.141.940 1.690.178 Total 1.146.130 733.299
Page 113
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 113
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pendapatan Operasional Lainnya Laba Bersih
Pendapatan Operasional Lainnya di tahun 2024 sebesar Rp 169,5 Laba Bersih pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp 295,4 miliar, naik sebesar
miliar naik dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 114,0 miliar. 22,4% atau Rp 54,1 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan
di atas target rencana bisnis bank sebesar 0,2% atau Rp 0,7 miliar.
Beban Operasional Lainnya
Neraca
Beban Operasional Lainnya pada tahun 2024 sebesar Rp 791,4 miliar,
naik sebesar 4,0% atau Rp 30,4 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Total Aset
Beberapa komponen dengan realisasi diatas rencana bisnis bank, antara
lain Beban Operasional Lainnya sebesar 2,4% atau Rp 18,5 miliar. Beban Total Aset Bank per Desember 2024 sebesar Rp 33,5 triliun, naik
Tenaga Kerja lebih tinggi sebesar 2.2% atau Rp 6,8 miliar. sebesar 20,5% y-o-y atau Rp 5,6 miliar. Naiknya total aset, tercermin
dengan naiknya penempatan pada Surat Berharga / Efek-efek
Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (marketable securities) sebesar Rp 1,2 triliun, serta terdapat kenaikan
(CKPN)/Impairment DPK sebesar Rp 3,3 triliun. Dibandingkan rencana bisnis, realisasi
total aset Bank di atas target sebesar 9,5%.
Penyisihan CKPN di tahun 2024 sebesar Rp 165,8 miliar, naik sebesar
7,1% atau Rp 10,92 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, seiring Ekuitas
dengan membaiknya kualitas kredit dengan rasio gross NPL dari
2,87% di akhir 2023 menjadi 2,12% di akhir 2024. Dibandingkan Total Ekuitas mencapai Rp 6,8 triliun di akhir tahun 2024, terdapat
rencana bisnis bank, realisasi penyisihan CKPN di atas rencana bisnis kenaikan dibandingkan posisi akhir tahun 2023.
bank sebesar 7,3% atau Rp 11,2 miliar.
Kredit yang diberikan
Laba Sebelum Pajak
Pencapaian Kredit sebesar Rp 23,4 triliun di akhir tahun 2024, naik
Laba sebelum beban pajak sebesar Rp 382,3 miliar, mengalami sebesar 21,2% atau Rp 4,1 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2023,
kenaikan Rp 72,2 miliar atau sebesar 23,3% y-o-y dari tahun lalu. diatas target rencana bisnis bank sebesar Rp 1,1 triliun yang antara lain
Dibandingkan dengan rencana bisnis bank (RBB), pencapaian Laba berkaitan dengan sejumlah pencairan project financing. Kualitas kredit
Sebelum Pajak sedikit dibawah target sebesar 0,1% atau Rp 0,4 membaik dengan Rasio NPL gross turun menjadi 2,12% dari sebelumnya
miliar. sebesar 2,87%. Sementara secara neto, rasio NPL naik menjadi 0,82%
dibandingkan akhir tahun sebelumnya sebesar 0,77%.
Kredit Kredit/Aset
(dalam Jutaan Rupiah) (dalam Jutaan Rupiah)
25.000.000 40.000.000
Aset Kredit
35.000.000
20.000.000
30.000.000
15.000.000 25.000.000
23.463.801
33.545.461
26.156.194
20.000.000
19.359.978
27.851.946
25.235.276
25.022.953
10.000.000
16.687.285
23.453.801
16,687,285
19.359.978
15.000.000
14.729.801
16.687.285
13.722.663
13.722.663
14.729.801
10.000.000
5.000.000
5.000.000
- -
2024 2023 2022 2021 2020 2024 2023 2022 2021 2020
Page 114
114 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dana Pihak Ketiga
Dana Pihak Ketiga di akhir tahun 2024 mencapai Rp 23,3 triliun atau naik sebesar 16,9% atau Rp 3,4 triliun dibanding posisi akhir 2023,
diatas rencana bisnis bank sebesar 3,3%. Bank berupaya meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan LDR.
Giro di akhir 2024 mencapai Rp 4,0 triliun, naik sebesar 28,2% atau Rp 882,9 miliar dari posisi akhir tahun 2023. Tabungan di akhir 2024
mencapai Rp 1,2 triliun atau naik Rp 76,8 miliar dari posisi tahun 2023. Deposito di akhir 2024 mencapai Rp 18,2 triliun naik 15,3% atau
Rp 2,411 miliar dibanding posisi akhir tahun 2023 dan diatas rencana bisnis bank sebesar 5,4%. Rasio Current Account Saving Account
(CASA) adalah sebesar 22,15% di akhir Desember 2024, naik dibanding posisi akhir 2023 sebesar 21.09%.
Tabungan masih terus dikembangkan oleh Bank untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah baik individu, SME maupun korporasi
agar dapat bersaing dengan lebih kompetitif.
Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank juga terjaga baik, tercermin dari pertumbuhan deposito yang masih baik dengan tingkat
bunga yang wajar.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2024 2023
Giro 4.009.871 3.126.957
Tabungan 18.183.353 15.772.440
Deposito 1.164.249 1.087.415
Total 23.357.473 19.986.812
DPK DPK dan LDR
(dalam jutaan Rupiah)
Giro
17,17%
25.000.000
Tabungan 100,46%
4,98% 20.000.000 96,86%
71,59% 79,82%
93,02%
23.357.473
19.986.812
15.000.000
19.274.009
18.452.403
17.496.578
10.000.000
Deposito
5.000.000
77,85%
-
2024 2023 2022 2021 2020
DPK LDR
Page 115
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 115
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rasio-Rasio Keuangan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Marjin Bunga Bersih
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/KPMM (CAR) di Rasio NIM di tahun 2024 sebesar 3,50% mengalami penurunan
akhir tahun 2024 sebesar 30,72% atau turun dibandingkan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,18% dan lebih rendah
posisi akhir tahun 2023 sebesar 37,45% disebabkan oleh dibandingkan target rencana bisnis bank sebesar 3,69%, disebabkan
peningkatan aset tertimbang menurut risiko kredit. oleh naiknya beban bunga DPK.
Rasio Pinjaman Bermasalah Rasio Beban terhadap Pendapatan
Rasio NPL gross menurun menjadi 2,12% di akhir 2024 dibandingkan Rasio BOPO di tahun 2024 adalah 83,39%, naik dibandingkan tahun
dengan posisi akhir 2023 sebesar 2,87% dan dibawah rencana sebelumnya yakni 82,76%. Dibandingkan dengan rasio yang
bisnis bank yakni sebesar 2,67%. Sementara rasio NPL netto naik ditargetkan di rencana bisnis bank sebesar 81,86%, realisasi BOPO
menjadi 0,82% dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar 0,77%. di 2024 lebih tinggi disebabkan peningkatan beban bunga.
Rasio Laba terhadap Aset Rasio Pinjaman terhadap Simpanan
Rasio Return On Assets (ROA) di akhir Desember 2024 sebesar Posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) di akhir Desember 2024 sebesar
1,22%, sama dengan posisi akhir tahun 2023, lebih rendah dari 100,46%, lebih tinggi dibandingkan posisi akhir tahun 2023 sebesar
rencana bisnis bank sebesar 1,28%. 96,86% dan juga lebih tinggi dibandingkan target rencana bisnis
bank sebesar 98,47%.
Rasio Laba terhadap Ekuitas
Bank berupaya untuk meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi
Perolehan Return On Equity (ROE) di tahun 2024 sebesar 4,78% dengan mengoptimalkan LDR, dengan tetap menjaga likuiditas
mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar pada level yang aman, dengan rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio)
4,11% dan hampir sama dengan target sebesar 4,79%. Hal ini sebesar 173,13% dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) sebesar
berkaitan dengan laba setelah pajak yang lebih besar dari rencana 110,81% di akhir tahun 2024, berada di atas level minimum yang
bisnis bank. ditentukan regulator yaitu 100%.
Perkembangan Arus Kas
Page 116
116 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Arus Kas Operasional sebelum Perubahan Aset dan Liabilitas Operasi 432.821 430.322
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 2.470.595 2.988.748
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (2.298.583) (3.619.104)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 4.994 (10.629)
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 177.006 (640.985)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 1.949.662 2.602.352
Pengaruh Perubahan Mata Uang Asing 36.890 (11.705)
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 2.163.558 1.949.662
Arus Kas dari Kegiatan Operasional
Arus kas neto yang diperoleh dari kegiatan operasi adalah sebesar defisit Rp 2.470.595 miliar dengan perolehan terbesar berasal dari
penurunan penerimaan bunga, provisi dan komisi, penerimaan pendapatan operasi lainnya, kenaikan tagihan atas efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali, penurunan liabilitas derivatif, kenaikan liabilitas akseptasi, kenaikan liabilitas lain-lain, kenaikan simpanan dana
pihak ketiga. Sedangkan penggunaannya dari sisi aktivitas operasi untuk pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya, pembayaran
biaya umum dan administrasi, biaya tenaga kerja, pembayaran pajak penghasilan, pembelian surat berharga untuk dijual, kenaikan tagihan
akseptasi, pembayaran beban-beban lainnya dan pembayaran hutang-hutang.
Arus Kas dari Kegiatan Investasi
Pada tahun 2024 arus kas keluar dari kegiatan investasi untuk perolehan aktiva tetap sebesar Rp 22 miliar dan pembelian efek-efek sebesar
Rp 2,3 triliun, sedangkan arus kas masuk meliputi hasil penjualan agunan yang diambil alih dan aset tetap sebesar Rp 34 miliar. Sehingga
arus kas bersih dari aktivitas investasi defisit sebesar Rp 2,2 triliun.
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Rincian belanja modal Perseroan adalah sebagai berikut:
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tanah - -
Bangunan - 515
Perbaikan aset 2.394 134
Inventaris kantor 13.470 8.033
Kendaraan 84 79
Aset dalam konstruksi 6.394 7.635
Total 22.342 16.366
Sumber dana yang digunakan untuk belanja modal berasal dari sumber internal perusahaan. Secara historis perusahaan memiliki tingkat
leverage yang baik dan mampu membiayai belanja modal.
Belanja modal Perseroan sebagian besar ditujukan untuk memperkuat operasional Perseroan dalam rangka mendukung kinerja operasional
maupun finansial Perseroan. Pengaruh pembelian barang modal terhadap kinerja Perseroan adalah kemampuan infrastruktur Perseroan
dalam menangani aktivitas operasional yang tumbuh secara cepat dan tinggi, kemampuan pemenuhan kebutuhan pelaporan regulator
yang semakin kompleks, online dan tepat waktu, kemampuan pemenuhan data statistik untuk pelaporan manajemen risiko dan pengelolaan
Perseroan.
Page 117
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 117
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Pendanaan
Dalam meningkatkan kinerja dalam pencapaian dana pihak ketiga sepanjang 2024, Bank melaksanakan sejumlah inisiatif diantaranya:
1. Untuk menaikkan CASA, CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan teknologi sistem informasi terutama electronic delivery
channel.
2. Bekerjasama dengan nasabah korporasi untuk meningkatkan volume bisnis dan transaksi di Bank dalam upaya meningkatkan Giro,
dengan mewajibkan untuk menggunakan account di CCB Indonesia sebagai rekening utama perusahaan.
3. Deposito berjangka tetap dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan suku bunga yang kompetitif dalam batas
kewajaran.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan Persentase
Giro 4.009.871 3.126.957 882.914 28,23%
Tabungan 1.164.249 1.087.415 76.884 7,07%
Deposito 18.183.352 15.772.440 2.410.913 15,28%
Total 23.357.472 19.986.812 3.370.660 50,58%
Kredit Korporasi
(dalam jutaan Rupiah)
Korporasi Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan %
Total Kredit Korporasi 11.875.040 9.134.978 2.740.062 23,07%
Penyaluran kredit pada segmen Corporate Banking pada tahun 2024 naik signifikan seiring meningkatnya utilisasi pada fasilitas modal
kerja dan pembiayaan proyek (project financing). Dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan analisa yang menyeluruh, kualitas
aset kredit masih dapat terjaga dengan baik.
Realisasi penyaluran kredit dari segmen Corporate Banking hingga akhir tahun 2024 mencapai Rp 11,8 triliun atau meningkat sebesar
Rp 2,7 triliun dari posisi akhir tahun 2023.
Adapun sektor industri penyaluran kredit Corporate Banking tertinggi yaitu pada sektor manufaktur sebesar 47,38% dari portofolio
Corporate Banking saat ini, diikuti oleh power plant, water treatment dan infrastruktur sebesar 23,41%, pembiayaan (financing) sebesar
12,07%, konstruksi sebesar 8,36%, dan lainnya sebesar 8,78%. Selain pertumbuhan pada aset kredit, terdapat juga pertumbuhan atas
fee-based income.
Kredit Komersial
Di tahun 2024 portofolio penyaluran pinjaman segmen kredit komersial juga menunjukkan peningkatan, dengan tetap berpedoman
pada asas kehati-hatian dan konservatif.
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis pembiayaan Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan %
Modal Kerja 5.445.457 4.757.923 687.534 14,45%
Investasi 3.773.730 3.088.831 684.899 22,17%
Total Kredit Komersial 9.219.188 7.846.754 1.047.100 36,62%
Page 118
118 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kredit Segmen Usaha Kecil (UKM)
Pada tahun 2024 penyaluran kredit ke segmen usaha kecil dilakukan konsolidasi, dan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,
serta terus menjaga kualitas kredit.
(dalam jutaan Rupiah)
SME Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan %
Total Kredit UKM 939.281 901.858 37.422 4,14%
Kredit Konsumsi
Dalam meningkatkan portofolio consumer lending khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah dilanjutkan inisiasi bisnis program kerja
sama dengan developer besar, customer gathering secara virtual dalam masa pandemi, rewards program baik internal maupun
eksternal, program marketing yang menarik, serta media promosi lainnya, dengan memanfaatkan website dan media untuk perluasan
pemasaran.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan %
KPR primer 916.333 1.005.996 (89.663) (8,91%)
KPR sekunder 337.402 309.433 27.969 9,03%
KPR lainnya 161.461 133.199 28.263 21,22%
Produk lain 15.095 27.759 (12.664) 45,62%
Total Kredit Konsumsi 1.430.292 1.476.387 (46.095) (42,34%)
Pelaksanaan Penawaran Umum Intermediasi perbankan pada 2024 terus meningkat dan diprakirakan
Selama tahun buku 2024 Perseroan tidak melaksanakan aksi berlanjut pada tahun 2025. Ketahanan sistem keuangan, khususnya
korporasi Penawaran Umum, sehingga tidak ada informasi yang perbankan, terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas. Bank
perlu diungkap. Indonesia terus menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi sistem
pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi
Transaksi Material sistem pembayaran untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.
Selama tahun buku 2024 tidak terdapat Transaksi Material sesuai Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada informasi yang perlu (RAPBN) 2025 yang ditetapkan Pemerintah RI, pertumbuhan ekonomi
diungkap. Indonesia tahun 2025 diperkirakan sebesar 5,2% dan tingkat inflasi
dijaga pada kisaran 2,5%. Meskipun terjadi perlambatan ekonomi
Prospek Usaha global dan ketidakpastian geopolitik, ekonomi domestik tetap
menunjukkan resiliensi.
Pertumbuhan ekonomi di 2024 diprakirakan meningkat didukung
oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama adalah masih
konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta tingginya ketidakpastian global serta dampak yang ditimbulkan
peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan terhadap konsumsi dan investasi, dua pendorong utama produk
berlanjutnya pembangunan Program Strategis Nasional (PSN) domestik bruto (PDB).
termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Investasi juga diprakirakan akan
membaik didorong oleh membaiknya prospek bisnis, serta Perbankan di Indonesia menunjukkan optimisme, dengan ekspektasi
meningkatnya aliran masuk Penanaman Modal Asing (PMA). pertumbuhan kredit pada 2025 antara 9-11%.
Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia terutama adalah tingkat
dampak ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas persaingan dalam industri perbankan yang semakin ketat, baik di
yang menurun. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin spread. Bank senantiasa
stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank menetapkan suku bunga secara prudent pada tingkat yang kompetitif
Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dan wajar. Ketidakpastian ekonomi global terutama akibat kenaikan
dari sisi permintaan domestik. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi inflasi dan suku bunga berpotensi memperlambat pertumbuhan
yang kuat diprakirakan terjadi di seluruh wilayah seiring dengan ekonomi dan kualitas aset terkait dengan kemampuan nasabah
perbaikan permintaan domestik. untuk memenuhi kewajibannya.
Page 119
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dengan pengalaman CCB Corporation yang memadai di bidang Sasaran penghimpunan dana adalah peningkatan secara bertahap
infrastruktur, CCB Indonesia optimis untuk tumbuh dan berkembang porsi portofolio sumber dana yang lebih efisien yaitu Tabungan
serta memberi kontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya dan Giro, dengan diversifikasi nasabah yang lebih luas dan tidak
di sektor infrastruktur. CCB Corporation sebagai pemegang saham bertumpu pada sekelompok nasabah tertentu. Peningkatan CASA
mayoritas memberi komitmennya untuk pengembangan CCB ini guna meminimalkan biaya, namun menjaga posisi pendanaan
Indonesia, baik melalui dukungan modal yang kuat, serta alih agar tetap terkontrol, sehingga posisi likuiditas terjaga dan perolehan
pengetahuan bisnis, peningkatan kepatuhan dan manajemen risiko spread margin lebih baik.
serta dukungan teknologi informasi dan operasional.
Persaingan yang ketat di sektor perbankan dalam memperoleh DPK
Strategi Pemasaran tidak semata-mata bergantung pada jumlah jaringan kantor, melainkan
mulai tergantung pula pada kehandalan teknologi seperti internet
Dengan adanya potensi pertumbuhan perekonomian Indonesia dan mobile banking. CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan
serta potensi pertumbuhan bisnis yang cukup baik di Indonesia, teknologi sistem informasi; internet banking secara bertahap telah
Bank menyusun strategi bisnis secara realistis dengan memperhatikan diimplementasikan pada tahun-tahun sebelumnya telah mampu
berbagai faktor. melayani corporate dan individual customer.
CCB Indonesia mempertajam strategi penyaluran dana dengan Pada tahun 2025 masih dilanjutkan pengembangan teknologi yang
tetap berpedoman pada asas kehati-hatian dan konservatif terutama mengarah ke digital banking, untuk kemudahan dan kenyamanan
dalam hal perkreditan pada segmen corporate banking, sektor nasabah, terutama nasabah giro dan tabungan. Pengembangan
retail, yaitu komersial dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta produk-produk yang inovatif untuk mendorong penghimpunan
consumer banking. dana peningkatan CASA melalui promo program yang menarik.
Di samping itu juga pengelolaan secondary reserve pada surat-surat Sedangkan produk deposito sebagai tumpuan dana bank tetap
berharga dan penempatan antar bank. Dalam mengembangkan dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan
aktivitas bank, sebagai alternatif instrumen investasi dan sumber suku bunga yang kompetitif dalam batas kewajaran.
pendapatan lain bagi Bank, seperti penempatan pada surat-surat
berharga seperti Sertifikat Bank Indonesia, Surat Utang Negara, Kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan dengan pengelolaan
Sukuk Ritel, obligasi korporasi, dengan memperhatikan imbal hasil bank yang sehat (good corporate governance) dan transparan
(yield) yang diperoleh, tenor dan sisi keamanan, serta memaksimalkan serta mutu layanan yang prima, produk-produk pilihan nasabah
imbal hasil investasi bank pada surat berharga. yang menarik, dan kebijakan suku bunga yang kompetitif. Dengan
CCB Corporation sebagai pengendali diharapkan semakin
Perkreditan akan disalurkan pada kredit komersial untuk pembiayaan memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap CCB Indonesia.
modal kerja dan investasi, serta kredit konsumsi. Demi efektivitas
penyaluran kredit dengan tetap secara konservatif berpegang pada Target/Proyeksi satu tahun mendatang
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan menjaga kualitas
kredit. CCB Indonesia merencanakan langkah-langkah inisiatif strategis
ke depan secara hati-hati yang diarahkan pada:
Dari segi pricing, untuk melakukan penetrasi pasar diberikan rate 1. Mengembangkan bisnis secara prudent dan konservatif pada
yang kompetitif. Setiap kantor cabang memantau dan memberikan segmen corporate banking, seiring dengan segmen Usaha
informasi mengenai suku bunga yang berlaku di wilayah setempat. Kecil Menengah (UKM) termasuk komersial, dan consumer
Proses kredit diupayakan untuk dipercepat diantaranya dengan banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan
aplikasi integrated Loan Originating System (LOS), asas konservatif ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
dan prudential banking menjadi pedoman utama. 2. Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
pengembangan bisnis.
Kualitas kredit yang disalurkan baik kredit baru, tambahan maupun 3. Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
yang sedang berjalan dimonitor dan dievaluasi secara memadai governance (GCG) dan Peningkatan sistem manajemen risiko
dengan Post-loan Monitoring Management. ke level yang lebih advance.
4. Optimalisasi kantor yang sudah ada, menuju pengembangan
Penyaluran kredit baru yang berkualitas dimaksudkan untuk perbankan digital.
pencapaian target pertumbuhan kredit pada tahun 2025 dan 5. Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan
meningkatkan kondisi rentabilitas bank. peningkatan skala program training dan kesempatan
pengembangan yang lebih beragam.
Sedangkan untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) akan 6. Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
dilakukan seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, dengan efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan pemanfaatan
menjaga posisi Loan to Deposits Ratio sesuai kebijakan manajemen. teknologi untuk mengelola risiko, mempermudah kontrol, fungsi
AML dan anti fraud juga pengembangan produk dan jasa.
Page 120
120 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Untuk proyeksi keuangan tahun 2025, Kredit ditargetkan meningkat Besarnya pembayaran dividen tunai akan dikaitkan dengan
15,21% dibandingkan posisi akhir tahun 2024, Dana Pihak Ketiga keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun buku yang
diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar 18,35%, sementara Total bersangkutan, dengan tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan
Aset diproyeksi naik 8,44%, apabila dibandingkan posisi akhir tahun untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
2024. Perolehan Laba setelah pajak ditargetkan sebesar Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di
Rp 326 miliar atau naik 10,37% dibandingkan posisi akhir tahun 2024. bidang Perbankan.
Proyeksi ratio keuangan tahun 2025 meliputi: ratio NPL gross 2,35%, NPL Manajemen Perseroan merencanakan rasio pembagian dividen
net 1,18%; CAR sebesar 29,89%; LDR sebesar 97,79%; NIM sebesar 3,31%; apabila terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana
ROA sebesar 1,24% dan ROE sebesar 5,05%. Dalam mengembangkan tersebut disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan,
volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas kehati-hatian. rencana pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan, sebesar
maksimal 20% (dua puluh persen) dari laba bersih konsolidasi
Rencana Permodalan Perseroan untuk setiap tahunnya, sedangkan minimal 80% (delapan
puluh persen) akan dipergunakan untuk memperkuat permodalan
CCB Indonesia senantiasa memastikan Kewajiban Penyediaan Modal Perseroan. Namun demikian, apabila diperlukan, dari waktu ke
Minimum (KPMM) / Capital Adequacy Ratio (CAR) yang memadai waktu Perseroan dapat tidak membagikan dividen kepada Pemegang
untuk pengembangan bisnis. Saham Perseroan. Sejak melakukan Penawaran Umum Saham
Perdana pada bulan Juni 2007, Perseroan belum pernah melakukan
Bank secara konservatif mempertahankan ratio-ratio permodalan sesuai pembagian dividen. Tidak ada negative covenants sehubungan
ketentuan yang berlaku. Posisi ratio KPMM atau CAR dijaga pada level dengan pembatasan pihak ketiga dalam rangka pembagian dividen.
yang aman, dengan memperhatikan capital add on berdasarkan Dalam 2 (dua) tahun ini Bank belum membagikan dividen, berhubung
penilaian profil risiko, serta capital buffer sesuai penerapan Basel III. CAR perolehan Laba masih diutamakan untuk memperkuat struktur
diproyeksikan menjadi sebesar 29,89% pada akhir tahun 2025 dan modal.
jumlah modal inti diproyeksikan menjadi Rp 6,65 triliun pada akhir 2025.
Informasi Tambahan
Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui perolehan
laba CCB Indonesia pada tahun-tahun mendatang. Bank juga Tidak ada informasi material, mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee based penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/
income, disamping pendapatan bunga. modal, dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
yang terjadi pada tahun buku 2024.
Bank mempertimbangkan secara hati-hati berbagai ketidakpastian
yang mungkin terjadi, yaitu mempertimbangkan dampak potensial Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi
dari perubahan dalam ekonomi makro, lingkungan pasar, kebijakan
peraturan, kualitas asset, dan pengembangan bisnis pada kebutuhan Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan juga melakukan
dan ketersediaan modal, serta mencerminkannya dalam pengaturan transaksi-transaksi tertentu dengan pihak–pihak berelasi. Tidak
penambahan modal dan langkah-langkah pengelolaan modal. terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau
Bank melakukan stress testing dengan menggunakan ICAAP tidak langsung berhubungan dengan kegiatan usaha utama
terhadap kecukupan modal sebagai antisipasi terhadap risiko. Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan
kepentingan berdasarkan peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 “Benturan
Kebijakan Dividen Kepentingan“. Dalam laporan keuangan ini, istilah pihak berelasi
sesuai dengan PSAK No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan
Seluruh saham Perseroan yang telah ditempatkan mempunyai hak Pihak-pihak Berelasi”.
yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan pemegang saham
lama termasuk hak atas dividen sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Page 121
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Berikut adalah tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Berelasi posisi akhir tahun 2024.
Saldo per
Keterangan 31 Desember 2024 Kondisi dan Perlakuan terhadap transaksi tersebut
(dalam jutaan Rupiah)
Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan 5.631 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Karyawan kunci Tidak ada perlakuan istimewa.
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 12 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Tidak ada perlakuan istimewa.
Total 5.643
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha dari Pendapatan dan Profitabilitas
31 Desember/December 31, 2024
Kredit Treasuri Ekspor-impor Pendapatan Total
Loans Treasury Trade finance dan beban
yang tidak
dapat dialokasi
Unallocated
income and
expenses
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.714.466 427.474 - - 2.141.940 Interest income
Pendapatan lainnya - 3.351 6.828 89.828 100.007 Other income
Jumlah pendapatan 1.714.466 430.825 6.828 89.828 2.241.947 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (5.934) - (1.140.196) (1.146.130) Interest expense
Beban lainnya - - (713.528) (713.528) Other expenses
Jumlah beban - (5.934) - (1.853.724) (1.859.658) Total expenses
Segmen - neto 1.714.466 424.891 6.828 (1.763.896) Segment - net
Laba sebelum
beban pajak 382.289 Kredit UKM tax expense
Beban pajak (86.887) Tax expense
Laba tahun berjalan 295.402 Income for the year
Aset segmen 23.012.879 8.809.658 - 1.722.924 33.545.149 Segment assets
Liabilitas segmen (844.673) (11.056) (25.847.936) (26.703.353) Segment liabilities
Segmen - neto 23.012.879 7.964.985 (11.056) (24.125.012) 6.841.796 Segment - net
Page 122
122 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Suku Bunga Dasar Kredit dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan untuk kegiatan
penghimpunan dana dan penyaluran kredit serta komponen profit
Semua Bank Umum yang menjalankan kegiatan usaha secara margin yang ditetapkan Bank dalam kegiatan penyaluran kredit.
konvensional memiliki kewajiban untuk melaporkan dan Sebagai catatan, perhitungan SBDK belum memperhitungkan
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam mata uang komponen premi risiko dari debitur, yang besarnya tergantung dari
Rupiah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor No.37/ penilaian terhadap risiko masing-masing debitur. Dengan demikian
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum
Surat Edaran OJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan tentu sama dengan SBDK.
Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
CCB Indonesia memiliki kewajiban untuk melaporkan perhitungan
Pelaporan dan publikasi SBDK adalah salah satu upaya yang ditempuh SBDK kepada OJK secara bulanan dan secara berkala serta melakukan
Bank untuk memberikan kejelasan kepada nasabah dan memudahkan publikasi dalam media yang lebih luas. Perhitungan SBDK berlaku
nasabah dalam menimbang manfaat, biaya dan risiko kredit yang untuk jenis kredit korporasi, kredit ritel dan kredit konsumsi (KPR dan
ditawarkan. Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan non-KPR). Penggolongan kredit korporasi, kredit ritel dan kredit
good governance dan pendorong persaingan yang sehat dalam konsumsi (KPR dan non-KPR) berdasarkan kriteria internal yang
industri perbankan antara lain melalui terciptanya disiplin pasar digunakan oleh Bank.
(market discipline) yang lebih baik.
Dalam menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), CCB Indonesia
Bank menjadikan SBDK sebagai indikator besaran suku bunga kredit mempertimbangkan kesesuaian pergerakan Suku Bunga Dasar Kredit
yang akan dikenakan kepada nasabah sehingga CCB Indonesia (SBDK) tersebut dengan kebijakan regulator, tren pergerakan BI 7-Day
senantiasa memperbaharui SBDK sesuai dengan pergerakan BI 7-Day Reverse Repo Rate serta rata-rata suku bunga pasar. Selain itu, faktor
Reverse Repo Rate yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Perhitungan biaya operasional dan biaya dana di Bank juga menjadi faktor penting
SBDK mempertimbangkan 3 (tiga) komponen yakni Harga Pokok bagi CCB Indonesia dalam menentukan SBDK agar tetap kompetitif
Dana untuk Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan di pasar. Adapun SBDK tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit berdasarkan Segmentasi Kredit
Kredit Kredit Konsumsi BI 7DRR
Korporasi Ritel KPR Non KPR
2024
Maret 8,69% 8,82% 8,82% 9,11% 6,00%
Juni 8,33% 8,53% 8,56% 9,15% 6,25%
September 8,36% 8,82% 8,84% 9,92% 6,00%
Desember 8,24% 8,45% 8,60% 9,85% 6,00%
2023
Maret 7,71% 8,57% 8,24% 8,33% 5,75%
Juni 7,59% 7,83% 8,02% 8,82% 6,00%
September 7,41% 8,03% 7,80% 8,79% 6,00%
Desember 7,55% 7,42% 8,29% 9,63% 6,00%
CCB Indonesia mengelompokkan kredit untuk perhitungan SBDK berdasarkan segmen bisnis sebagai berikut:
1. Kredit korporasi yang merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Korporasi (Corporate Banking) dan Komersial
Menengah-Atas (High-End);
2. Kredit ritel yang mencakup kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Komersial Kecil dan Menengah (Small-Medium Enterprise);
3. Kredit konsumsi KPR (Mortgage)
4. Kredit Konsumsi non-KPR (Multipurpose)
Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor cabang dan/atau website CCB Indonesia (https://
idn.ccb.com/suku-bunga-dasar-kredit).
Page 123
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perubahan Peraturan Perundang–undangan dan Kebijakan Akuntansi
Kegiatan usaha yang dijalankan oleh Bank diatur oleh serangkaian kebijakan yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia
maupun ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan Indonesia lainnya. Selain itu, kegiatan usaha dan perkembangan bisnis
Bank juga dipengaruhi oleh serangkaian kebijakan, hasil kondisi operasional dan kondisi keuangan. Beberapa perubahan peraturan
perundang-undangan yang terjadi di sepanjang tahun 2024 yang berdampak signifikan terhadap CCB Indonesia adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
1 POJK No. 21 Layanan Digital 1. Bank yang telah memiliki layanan perbankan elektronik Bank akan menyesuaikan infrastruktur layanan
Tahun 2023 oleh Bank Umum (LPE)/layanan perbankan digital (LPD) harus digital sesuai dengan ketentuan dan kebijakan
menyesuaikan infrastruktur TI sesuai dengan POJK ini standar dan prosedur terkait penyelenggaraan
paling lambat 1 (satu) tahun sejak POJK ini berlaku. layanan digital.
Bank harus menyesuaikan kebijakan, standar dan
prosedur terkait penyelenggaraan Layanan Digital
paling lambat 3 (bulan) bulan sejak POJK ini berlaku.
2 POJK No. 4 Laporan Kepemilikan 1. Anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris yang POJK ini mulai berlaku pada tanggal 26 Agustus
Tahun 2024 Atau Setiap memiliki saham dengan hak suara baik langsung 2024, Bank akan melakukan penyesuaian dan
Perubahan maupun tidak langsung wajib menyampaikan laporan mempersiapkan laporan.
Kepemilikan Saham kepemilikan hak suara atas saham dan setiap perubahan
Perusahaan Terbuka kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan Terbuka
dan Laporan Aktivitas kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Menjaminkan Saham 2. Selain anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris,
Perusahaan Terbuka terdapat Pihak yang juga wajib melaporkan kepada
Otoritas Jasa Keuangan atas kepemilikan hak suara
atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak
suara atas saham Perusahaan Terbuka baik langsung
maupun tidak langsung meliputi:
a. setiap Pihak yang memiliki saham dengan hak
suara paling sedikit 5% (lima persen); dan
b. Pihak yang merupakan pengendali Perusahaan
Terbuka.
Setiap Pihak yang mengalami penurunan persentase
kepemilikan saham dengan hak suara menjadi kurang
dari 5% (lima persen) wajib melaporkan perubahan
kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan Terbuka
kepada Otoritas Jasa Keuangan.
3 POJK No. 5 Penetapan Status 1. penyesuaian koordinasi penetapan Bank sistemik; Bank akan menyiapkan dan melaporkan Rencana
Tahun 2024 Pengawasan dan 2. penyesuaian status pengawasan Bank dan tindakan Aksi Pemulihan kepada OJK sebelum 30
Penanganan pengawasan; November 2024.
Permasalahan Bank penyusunan rencana aksi pemulihan bank (recovery plan)
Umum. yang juga diberlakukan bagi Bank selain Bank sistemik;
dan penyesuaian mekanisme pendirian dan permodalan
Bank perantara.
4 PADG No. 2 Dealer Utama 1. Perubahan kriteria dealer utama; Bank saat ini belum terdaftar sebagai dealer
Tahun 2024 2. Perubahan dokumen pendukung permohonan yang utama
disampaikan Bank dan/atau pihak yang ditetapkan
Bank Indonesia (BI) untuk menjadi delaer utama;
3. Penyesuaian periode pengawasan dan evaluasi dealer
utama;
4. Penyesuaian pengawasan dan evaluasi atas kinerja
utama dengan perubahan kriteria dealer utama;
5. Penambahan pengaturan mulai awal berlakunya
periode pengawasan dan evaluasi dealer utama
Page 124
124 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
5 PBI No. 2 Keamanan Sistem 1. Tata Kelola Penyelenggara dalam menerapkan Strategi Bank akan menyiapkan dan melaporkan kepada
Tahun 2024 I n fo r m a s i d a n dan Kebijakan KKS serta Budaya KKS; BI terkait laporan Tahunan dan insiden siber.
Ketahanan Siber 2. Pencegahan oleh Penyelenggara dalam mengantisipasi
Bagi Penyelenggara Insiden Siber yang mencakup Identifikasi, Proteksi, dan
Sistem Pembayaran, Deteksi;
Pelaku Pasar Uang 3. Penanganan Insiden Siber oleh Penyelenggara yang
dan Pasar Valuta mencakup Respons dan Pemulihan;
Asing, serta Pihak 4. Pengawasan yang mencakup Mekanisme Pengawasan
Lain yang diatur dan oleh Bank Indonesia dan Penyampaian Data dan/atau
diawasi Bank Informasi dari Penyelenggara kepada Bank Indonesia;
serta
Indonesia
5. Kolaborasi antara Bank Indonesia dengan penyelenggara
6 PADG No. 4 Perubahan atas Bank Indonesia memberikan KLM kepada Bank yang Untuk mendapatkan KLM atas pemberian Kredit.
Tahun 2024 Peraturan Anggota menyalurkan: Bank memberikan kredit kepada sektor tertentu
Dewan Gubernur a. Kredit atau Pembiayaan kepada sektor tertentu yang terdiri atas:
Nomor 11 Tahun ditetapkan Bank Indonesia; 1. Sektor hilirisasi;
2 0 2 3 Te n t a n g b. Kredit atau Pembiayaan inklusif berdasarkan pencapaian 2. Sektor otomotif, sektor perdagangan, sektor
Pe r a t u r a n RPIM; listrik, gas, dan air, serta sektor jasa sosial;
Pelaksanaan c. Kredit atau Pembiayaan kepada UMi; 3. sektor perumahan; dan/atau
Kebijakan Insentif d. Kredit atau Pembiayaan berwawasan lingkungan; dan/ 4. sektor pariwisata dan ekonomi kreatif; dan
Likuiditas atau pembiayaan lainnya yang ditetapkan Bank mencapai nilai rata-rata pertumbuhan kredit
Makroprudensial. Indonesia. tertentu yang ditetapkan Bank Indonesia.
7 PADG Nomor Perubahan Atas Bank dalam rangka pelaksanaan Transfer Dana Terjadwal Bank telah melakukan uji coba sistem backup
5 Tahun 2024 Peraturan Anggota dan Kliring oleh Bank Indonesia perlu mengembangkan server SKNBI sesuai dengan PADG No. 5 Tahun
Dewan Gubernur sarana pendukung, menyesuaikan kriteria penetapan zona 2024 sebagai berikut:
Nomor 21/12/ dan mekanisme dalam kegiatan pertukaran warkat debit, Beralih dan Beralih kembali server SKNBI pada
PADG/2019 Tentang serta mengatur kegiatan pertukaran warkat baik secara tanggal 19 Agustus 2024 ke tanggal 06 September
Pelaksanaan Transfer sentral maupun bilateral. 2024.
Dana Terjadwal dan
Kliring Oleh Bank.
8 PADG Nomor Perubahan Atas a. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan a. Laporan senantiasa disampaikan kepada BI
6 Tahun 2024 Peraturan mengenai penerimaan DHE dan penempatan DHE secara berkala dan tepat waktu sesuai
Anggota Dewan secara lengkap, benar, dan tepat waktu kepada Bank ketentuan melalui website LLD Bank -
Gubernur Nomor Indonesia. Pelaporan Kegiatan Lalu Lintas Devisa Bank
4 Tahun 2023 b. Perbankan wajib memastikan bahwa aliran masuk dan Umum.
tentang Devisa penempatan dana yang berasal dari DHE SDA oleh
Hasil Ekspor dan Bank tetap dilakukan melalui instrumen yang tersedia b., c., d., Bank menerbitkan dan mendistribusikan
Devisa Hasil di dalam negeri. kepada seluruh kantor CCBI ketentuan internal
Impor. c. Bank wajib memastikan pelaksanaan pemanfaatan berupa Surat Edaran Direksi No. 007 Tahun
DHE SDA oleh Eksportir. 2021 perihal Revisi Pertama Pembukaan
d. Bank wajib memastikan Eksportir dengan Nilai Ekspor Rekening Khusus DHE SDA dan Nota Internal
kurang dari USD250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu No. 009 Tahun 2024 perihal Perubahan Surat
dolar Amerika Serikat) atau ekuivalennya yang Edaran No. 007 Tahun 2021 Merujuk pada
menyetorkan DHE SDA ke Rekening Khusus DHE SDA PADG No. 6 Tahun 2024.
telah menyampaikan surat pernyataan.
Page 125
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
9 PBI Nomor 5 S t a n d a r d i s a s i Kewajiban Menjaga Kompetensi Sistem Pembayaran Bank telah melakukan pemeliharaan kompetensi
Tahun 2024 Kompetensi Bidang a. Pelaku SK SP wajib memastikan terselenggaranya sistem pembayaran.
Sistem Pembayaran Pemeliharaan Kompetensi Sistem Pembayaran bagi Bank telah menyampaikan rencana penyediaan
seluruh SDM yang memiliki Sertifikat PBK Sistem dana pertama kali pada tanggal 10 Desember
Pembayaran dan/atau Sertifikat Kompetensi Sistem 2024 untuk rencana pendanaan tahun 2025.
Pembayaran.
b. Pemeliharaan Kompetensi Sistem Pembayaran dilakukan
paling sedikit 1 (satu) kali dalam jangka waktu 3 (tiga)
tahun.
c. Pemeliharaan Kompetensi Sistem Pembayaran dilakukan
pada:
• Sistem Pembayaran LPK; dan/atau
• Sistem Pembayaran LSP.
d. Pelaku SK SP diharuskan menyediakan dana yang
cukup untuk pengembangan dan penguatan
kompetensi SDM.
e. Besarnya dana kecukupan yang disediakan ditetapkan
oleh Pelaku SK SP sesuai dengan penilaian kebutuhan
pendanaan untuk memenuhi ketentuan SK SP.
f. Pelaku SK SP wajib menyampaikan rencana penyediaan
dana sesuai penilaian kebutuhan dana dan realisasinya
kepada Bank Indonesia.
g. Penyampaian rencana penyediaan dana wajib pertama
kali paling lambat tanggal 13 Desember 2024 untuk
rencana penyediaan dana tahun 2025.
10 PBI Nomor 6 Peraturan Bank Pihak yang berkewajiban: Bank telah melakukan kuotasi harga indikatif
Tahun 2024 Indonesia (PBI) a. menetapkan indikasi Harga Acuan (Pricing) sesuai untuk LCS CNY/IDR setiap hari melalui aplikasi
Nomor 6 Tahun dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Bank Refinitiv. Proses ini juga telah diatur secara rinci
2024 tentang Pasar Indonesia; dalam Pedoman Penyelesaian Transaksi Bilateral
Uang dan Pasar b. kirimkan penawaran Harga Referensi (Harga) indikatif (Penyelesaian Mata Uang Lokal) Menggunakan
Valuta Asing. ke: Rupiah dan Yuan (IDR/CNY).
• Bank Indonesia; dan/atau
• pihak lain yang mendukung penetapan Harga
Acuan (Pricing);
c. mengelola data, informasi, dan/atau hal-hal yang
berkaitan dengan proses penetapan indikasi kuotasi
Harga Acuan (Pricing);
d. memiliki pedoman internal yang berkaitan dengan
indikasi Harga Acuan (Harga);
e. memenuhi permintaan transaksi dari:
• kontributor lainnya; dan/atau
• bukan kontributor;
f. memiliki komitmen untuk mendukung penetapan
Harga Acuan (Harga Acuan) yang transparan, kuat, dan
kredibel; dan/atau
g. memenuhi kewajiban lain yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia.
11 POJK Nomor Perubahan Kedua Beberapa penyesuaian terkini terhadap ketentuan POJK Penyesuaian ketentuan dalam POJK No. 11 Tahun
11 Tahun 2024 Atas Peraturan SLIK antara lain: 2024, Bank CCBI tidak memerlukan tindak lanjut
Otoritas Jasa a. Penyesuaian definisi debitur dan informasi debitur baik dalam hal Pelaporan SLIK maupun Penarikan
Keuangan Nomor dengan penambahan cakupan fasilitas yang diterima Data SLIK iDeb, berdasarkan beberapa hal sebagai
18/POJK.03/2017 debitur yaitu penanggungan/pengelolaan risiko, berikut:
tentang Pelaporan penjaminan, dan/atau layanan pendanaan bersama
dan Permintaan yang berbasis teknologi informasi. a. Penyesuaian Definisi Debitur dan Informasi
Informasi Debitur b. Pelaporan wajib tambahan pada SLIK, yaitu: Debitur sebagaimana dimaksud dalam Pasal
Melalui Sistem • produk asuransi kredit dan/atau penjaminan; 1 POJK No. 11 Tahun 2024 merupakan dampak
Layanan Informasi • Perusahaan Asuransi Syariah yang memasarkan dari Penambahan Wajib Lapor dalam SLIK
Keuangan. produk asuransi pembiayaan syariah dan/atau yaitu Perusahaan Perasuransian, Penjaminan,
penjaminan syariah; Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa
• Perusahaan Penjaminan; Keuangan Lainnya.
• Perusahaan Penjaminan Syariah; dan b. Dengan penambahan Wajib Pelapor dalam
• Penyelenggara LPBBTI, SLIK, maka output Penarikan Data iDeb yang
dengan batas waktu menjadi pelapor paling lama 1 dilakukan oleh Pengguna iDeb masing-
(satu) tahun sejak POJK SLIK diundangkan. masing Bank/LJK akan ditambahkan dengan
informasi Debitur sebagaimana dilaporkan
oleh Lembaga Jasa Keuangan yang ditunjuk
sebagai Wajib Pelapor.
Page 126
126 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
12 POJK Nomor Penerapan POJK ini mengatur beberapa hal, antara lain: Saat ini, Unit Anti Fraud bekerja sama dengan
12 Tahun 2024 Strategi Anti a. Definisi dan penjelasan jenis-jenis tindakan yang Divisi Policy, Guideline & Procedure (PGP) sedang
Penipuan bagi tergolong Penipuan yang mengacu pada ACFE Fraud finalisasi penyesuaian kebijakan strategi anti
Lembaga Jasa Tree. Fraud sesuai dengan POJK 12 Tahun 2024.
Keuangan. b. Cakupan pihak yang terlibat meliputi LJK dan organisasi
yang dikendalikannya, konsumen, dan pihak lain yang
bekerja sama dengan LJK (termasuk sektor swasta).
c. Kewajiban menyusun dan menyampaikan kebijakan
strategi anti fraud serta laporan atas kejadian fraud,
baik laporan rutin maupun insidental, serta denda atas
keterlambatan penyampaian yang disesuaikan dengan
kompleksitas kegiatan usaha LJK.
d. Kewajiban penerapan Sistem Deteksi Fraud disertai
dengan peningkatan pemahaman pihak internal dan
eksternal terkait, serta didukung oleh penerapan
manajemen risiko yang memadai.
e. Kewajiban memiliki unit kerja atau fungsi yang bertugas
menangani penerapan strategi antifraud disesuaikan
dengan kompleksitas kegiatan usaha LJK.
13 PBI Nomor 7 Rasio Pendanaan Kebijakan makroprudensial RPLN merupakan kebijakan Sampai dengan Semester II Tahun 2024, Bank
Tahun 2024 Asing Bank. untuk memperkuat pendanaan luar negeri perbankan belum memiliki rencana Pendanaan Luar Negeri
dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian Bank. Namun, apabila di kemudian hari terdapat
perbankan. RPLN sendiri merupakan rasio yang menunjukkan rencana Pendanaan Luar Negeri Bank, maka
kewajiban jangka pendek bank terhadap modal yang Bank akan mengacu dan memenuhi kewajiban
dimilikinya. Batas maksimum RPLN ditetapkan oleh Bank sesuai dengan PBI Nomor 7 Tahun 2024.
Indonesia dan dapat disesuaikan sewaktu-waktu dengan
mempertimbangkan kondisi perekonomian dan sistem
keuangan. Data komponen yang digunakan dalam
perhitungan RPLN disampaikan oleh bank secara harian
kepada Bank Indonesia melalui Laporan Bank Umum
Terintegrasi (LBUT). Kebijakan RPLN ini menyempurnakan
ketentuan PBI 21/1/2019 tentang Utang Luar Negeri (ULN)
Bank dan Kewajiban Bank Lainnya dalam Valuta Asing,
khususnya mengenai kewajiban jangka pendek bank..
14 PADG Nomor Pe r a t u r a n KEWAJIBAN RPLN
7 Tahun 2024 Pelaksanaan Rasio a. Bank Indonesia menetapkan batasan RPLN.
Pendanaan Luar b. Bank diharuskan mematuhi batasan RPLN setiap hari.
Negeri Bank. c. Untuk bank yang memiliki:
• unit usaha syariah; dan/atau
• kantor bank umum dan bank umum syariah
berbadan hukum Indonesia yang melakukan
kegiatan usaha di luar negeri,
• Kewajiban pemenuhan limit RPLN dihitung
sebagai satu kesatuan Bank.
d. Bank Indonesia menetapkan batasan RPLN dengan
mempertimbangkan parameter countercyclical.
e. Batasan RPLN maksimum sebesar 30% (tiga puluh
persen) dengan penambahan atau pengurangan
persentase parameter countercyclical yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia.
15 PADG Nomor Perubahan Keenam Penyempurnaan ketentuan mengenai daftar kode transaksi Bank CCBI telah menerapkan atau menjalankan
8 Tahun 2024 Atas Peraturan dan ketentuan mengenai mekanisme perhitungan dan BI RTGS sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia
Anggota Dewan pembebanan biaya atas transaksi multiple credit sesuai PADG No. 8 Tahun 2024.
Gubernur Nomor sebagaimana diatur dalam PADG tentang Penyelenggaraan
20/15/PADG/2018 Setelmen Dana Secara Real Time Melalui Sistem Bank
Tentang Pelaksanaan Indonesia-Real Time Gross Settlement.
Setelmen Dana
Secara Real Time
Melalui Sistem Bank
Indonesia–Real Time
Gross Settlement.
Page 127
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
16 POJK Nomor Transparansi dan Bank umum wajib menerapkan transparansi suku bunga Bank akan melaksanakan kebijakan tersebut
13 Tahun 2024 Publik asi Suku untuk mendorong efisiensi dalam penetapan suku bunga berdasarkan template yang sesuai dengan POJK
Bunga Dasar Kredit perbankan guna mendukung pembiayaan ekonomi berupa No. 13, sesuai dengan sosialisasi penerapan
(SBDK) Bank Umum transparansi komponen perhitungan suku bunga dasar POJK secara daring pada awal Oktober 2024.
Konvensional. kredit bank yaitu HPDK, overhead, dan margin. Tindak lanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Menata ulang perhitungan terkait segmen
UMKM dan penyesuaian Segmen Internal.
2. Mengumumkan kepada masyarakat melalui
website Bank dan berkoordinasi dengan IT
untuk dapat menyimpan data selama 5
tahun pada website Bank.
3. Menyampaikan laporan kepada OJK melalui
Apolo online dengan format laporan
pengungkapan kuantitatif dan format laporan
pengungkapan kualitatif.
4. Untuk pengungkapan Kualitatif, Bank
didasarkan pada SE DIR 015/SE-DIR/KP-JKT/
XI/2021 tentang Pembagian Segmentasi
Bisnis Pada Bank.
17 PLPS Nomor 2 Rencana Resolusi Bank diharuskan menyiapkan dan menyampaikan Rencana Bank telah menyusun dan menyampaikan
Tahun 2024 untuk Bank Umum. Resolusi kepada Lembaga Penjamin Simpanan untuk Laporan Rencana Resolusi kepada LPS pada
mendapatkan persetujuan. tanggal 25 November 2024 dengan surat No.
210/CCBI/DDIR-LPSS/XI/2024
18 SEOJK Nomor Pelaporan dan 1. Bank menyampaikan Laporan Debitur dan Permintaan Penyesuaian ketentuan dalam SEOJK No 11/
11 SEOJK.01/ P e r m i n t a a n Informasi Debitur Melalui Sistem Layanan Informasi SEOJK.01/2024, Bank CCBI tidak memerlukan
2024 Informasi Debitur Keuangan, sampai dengan posisi data bulan September tindaklanjut baik dari sisi Pelaporan SLIK maupun
Melalui Sistem 2024. Penarikan Data iDeb SLIK, atas dasar beberapa
Layanan Informasi 2. Bank menyampaikan Laporan Debitur mulai posisi hal sbb:
Keuangan data bulan Oktober 2024. a. Penyesuaian Definisi Debitur dan informasi
3. Penyesuaian pedoman pelaporan dan kode referensi; Debitur sebagaimana dimaksud dalam
4. Penyesuaian kebutuhan perangkat dan jaringan Romawi II SEOJK No 11 Tahun 2024
komunikasi data; merupakan dampak atas Penambahan
5. Penambahan mekanisme permintaan Informasi Debitur Pelapor Wajib pada SLIK yakni Perusahaan
melalui host to host; Asuransi, Penjaminan, Lembaga Pembiayaan
6. Penyesuaian lain untuk mendukung operasional, a.l dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
pedoman penggabungan pelaporan BNPL. b. Dengan adanya penambahan Pelapor Wajib
dalam SLIK, maka output Penarikan Data
iDeb yang dilakukan oleh User iDeb setiap
Bank / LJK akan ditambahkan informasi
Debitur sebagaimana yang dilaporkan oleh
Lembaga Jasa Keuangan yang ditetapkan
sebagai Pelapor Wajib.
19 PADG Nomor Penyelesaian • Penyelesaian Transaksi Bilateral Menggunakan Rupiah • Memastikan sistem Bank terintegrasi dengan
15 Tahun 2024 Transaksi Bilateral dan Yuan dilakukan secara bilateral oleh pelaku usaha platform seperti CFETS, Refinitiv, atau
antara Indonesia di Indonesia dan di Tiongkok dengan menggunakan Bloomberg untuk menampilkan kuotasi CNY
dan Tiongkok Rupiah dan Yuan. Cakupan transaksi Yuan meliputi dan CNH terhadap IDR.
menggunakan transaksi menggunakan Yuan onshore (CNY) dan Yuan • Melakukan pelatihan internal terkait
Rupiah dan Yuan offshore (CNH) sepanjang memfasilitasi skema LCS. prosedur Local Currency Settlement (LCS)
melalui Bank • Bank ACCD Indonesia wajib menerbitkan dan menggunakan Yuan onshore (CNY) dan
menampilkan kuotasi harga Yuan (CNY dan CNH) Yuan offshore (CNH).
terhadap Rupiah paling sedikit 1 (satu) kali setiap Hari • Memperbaharui SOP terkait perubahan
pada sarana penyedia informasi. Sarana penyedia PADG tersebut.
informasi yang dimaksud adalah sbb:
1) China Foreign Exchange Trading System (CFETS)
untuk CNY;
2) Refinitiv dan/atau Bloomberg untuk CNY dan CNH;
dan/atau
3) sarana lain yang dapat diakses oleh publik.
Page 128
128 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
20 POJK Nomor Integritas Pelaporan Secara umum hal-hal yang diatur dalam POJK Integritas Bank telah menyusun dan menetapkan Kebijakan
15 Tahun 2024 Keuangan Bank Pelaporan antara lain: Pedoman Umum (KPU) Integritas Pelaporan
1) penyusunan informasi dan laporan keuangan mencakup Keuangan pada tanggal 20 Desember 2024
kewajiban Bank untuk memiliki proses pelaporan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 105/
keuangan yang berintegritas dan memiliki kebijakan/ SK-DIR/KP-JKT/XII/2024 mengenai penerbitan
prosedur pengendalian internal dalam proses pelaporan Kebijakan dan Pedoman Umum (KPU) Integritas
keuangan, serta larangan bagi direksi, dewan komisaris, Pelaporan Keuangan yang antara lain memuat:
dewan pengawas syariah, dan pejabat eksekutif terhadap • Tugas dan tanggung jawab direksi dan
praktik window dressing; dewan komisaris dalam proses pelaporan
2) tugas dan tanggung jawab direksi dan dewan komisaris keuangan, termasuk pemantauan dan
dalam proses pelaporan keuangan, termasuk evaluasi oleh komite audit.
pemantauan dan evaluasi oleh komite audit; • Larangan bagi direksi, dewan komisaris dan
3) dukungan pemegang saham pengendali dalam proses pejabat eksekutif melakukan tindakan yang
pelaporan keuangan yang berkualitas dan andal; dengan sengaja menyebabkan Informasi
4) kewajiban pihak terafiliasi untuk menghindari tindakan Keuangan dan/atau Laporan Keuangan Bank
intervensi kepada bank dalam proses pelaporan tidak mencerminkan kondisi Bank yang
keuangan; sebenarnya.
5) Bank menyusun, menetapkan, dan memastikan • Dukungan pemegang saham pengendali
penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian dalam proses pelaporan keuangan yang
internal dalam proses pelaporan keuangan, paling berkualitas dan andal;
lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak POJK ini diundangkan; • Kewajiban pihak terafiliasi untuk menghindari
serta tindakan intervensi kepada bank dalam
6) Bank membentuk unit kerja khusus atau menunjuk proses pelaporan keuangan
pejabat eksekutif yang bertanggung jawab terhadap • Unit Anti Fraud telah ditunjuk sebagai unit
pencegahan kecurangan atau manipulasi dalam kerja yang bertanggung jawab atas
informasi keuangan dan/atau laporan keuangan, paling penerapan pengendalian internal dalam
lama 6 (enam) bulan terhitung sejak POJK ini proses pelaporan keuangan bank.
diundangkan. • Petunjuk rincian pelaksanaan pengendalian
internal dalam proses pelaporan keuangan
saat ini masih dalam proses penyusunan.
21 PADG Nomor Transaksi Pasar • Bank wajib memastikan pihak ketiga menyampaikan • Memastikan proses verifikasi dokumen
11 Tahun 2024 Valuta Asing dokumen pendukung berupa pernyataan tertulis yang pendukung transaksi valuta asing (Underlying
menyatakan bahwa transaksi valuta asing terhadap rupiah: Transaksi) dilakukan secara ketat.
1) paling banyak sebesar nilai nominal Underlying • Memperbaharui SOP terkait perubahan
Transaksi; dan PADG tersebut.
2) sesuai dengan kegiatan ekonomi. • Memberikan edukasi kepada nasabah terkait
• Bank wajib memastikan: pembatasan transaksi pasar valuta asing,
1) transaksi valuta asing terhadap rupiah yang termasuk dokumen yang wajib disampaikan.
dilakukan berupa:
a) transaksi yang bersifat tunai beli; dan
b) transaksi Derivatif,
dengan nilai nominal di atas jumlah tertentu
(threshold), memiliki Underlying Transaksi; dan
2) Underlying Transaksi memenuhi ketentuan Bank
Indonesia mengenai kewajiban penggunaan
rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
• LARANGAN DAN BATASAN TRANSAKSI PASAR VALUTA
ASING.
Bank dilarang melakukan:
1) Transfer rupiah ke luar negeri;
2) transaksi non-deliverable forward valuta asing
terhadap rupiah di luar negeri;
3) pemberian cerukan serta kredit dan/atau
pembiayaan untuk transaksi valuta asing
terhadap rupiah;
4) pemberian cerukan serta kredit dan/atau
pembiayaan dalam rupiah atau valuta asing
kepada Bukan Penduduk;
5) pembelian surat berharga dalam rupiah yang
diterbitkan oleh Bukan Penduduk;
6) investasi dalam rupiah kepada Bukan Penduduk;
dan
7) transaksi lain yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia.
Page 129
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
22 PADG Nomor Pelaksanaan • Pelaku SK SP wajib menyediakan dana yang cukup untuk • Pelaksanaan sesuai PADG Nomor 17 tahun
17 Tahun 2024 Standardisasi pengembangan dan penguatan kompetensi SDM. 2024, terkait pelaporan rencana biaya dan
Kompetensi Di • Jumlah penyediaan dana yang cukup ditetapkan oleh pelaksanaan SK SP sudah dilaksanakan di
Bidang Sistem Pelaku SK SP sesuai dengan asesmen kebutuhan dana bulan Desember 2024.
Pembayaran untuk memenuhi ketentuan SK SP, selama periode 1
(satu) tahun berikutnya. • Laporan Realisasi Kepemilikan dan
• Asesmen kebutuhan dana yang cukup dilakukan oleh pemeliharaan Sertifikat Pelatihan Berbasis
Pelaku SK SP mempertimbangkan: Kompetensi (PBK) Sistem Pembayaran serta
1) cakupan Kegiatan Sistem Pembayaran Pelaku SK SP; Realisasi Penyediaan Dana dan Laporan
2) jumlah SDM yang wajib mengikuti PBK Sistem Realisasi Kepemilikan dan Pemeliharaan
Pembayaran dan/atau Sertifikasi Kompetensi Sistem Sertifikat Kompetensi Sistem Pembayaran
Pembayaran; Serta Realisasi Penyediaan Dana (masa
3) biaya PBK Sistem Pembayaran atau Sertifikasi peralihan s/d 31 Desember 2026) telah
Kompetensi Sistem Pembayaran; disampaikan dengan Nomor 013/CCBI/
• Pelaku SK SP wajib menyampaikan: DDIR-BI/I/2025 tanggal 10 Januari 2025
1) rencana penyediaan dana sesuai dengan asesmen melalui email ke BI-ppue.bi.go.id dan dikirim
kebutuhan; dan hard copy ke Bank Indonesia.
2) realisasi penyediaan dana, melalui laporan kepada
Bank Indonesia.
Pelaporan oleh Pelaku SK SP
• Pelaku SK SP wajib menyampaikan:
1) laporan berkala; dan
2) laporan insidental, secara lengkap, akurat, kini, utuh,
dan tepat waktu kepada Bank Indonesia.
• Jenis laporan berkala, terdiri atas:
1) laporan triwulanan; dan
2) laporan tahunan.
• Laporan triwulanan, berupa laporan realisasi kepemilikan
dan pemeliharaan sertifikat SK SP.
• Laporan tahunan, terdiri atas:
1) laporan rencana pemenuhan kepemilikan dan
2) pemeliharaan sertifikat SK SP;
3) laporan rencana penyediaan dana SK SP; dan
4) laporan realisasi penyediaan dana SK SP.
• Laporan insidental terdiri atas:
1) laporan daftar SDM yang penerbitan Sertifikat
Kompetensi Sistem Pembayaran ditunda, dicabut,
atau dibatalkan oleh LSP Sistem Pembayaran yang
disampaikan atas inisiatif Pelaku SK SP sendiri; dan
2) laporan lainnya yang diperlukan oleh Bank Indonesia.
23 PADG Nomor Pe r a t u r a n Penyelenggara sebagai anggota LAPS-SK wajib: 1. Bank telah membayar iuran anggota, Bank
18 Tahun 2024 Pelaksanaan • membayar iuran anggota sesuai Peraturan LAPSSK; terakhir kali melakukan pembayaran iuran
Lembaga Alternatif • melaksanakan kesepakatan dan putusan LAPS-SK; dan pada tanggal 11 Januari 2024 dengan Nomor
Penyelesaian • memublikasikan LAPS-SK melalui laman atau media Kwitansi 0308/KW-LAPSSJK/01.2024
Sengketa di Sektor lain yang dikelola secara resmi. 2. Belum ada keputusan/kesepakatan dari LAPS
Jasa Keuangan SJK.
3. Bank sudah mempublikasi melalui website
resmi Bank CCB Indonesia; https://idn.ccb.
com/corporate-Pengaduan
Page 130
130 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
24 PADG Nomor Peraturan Anggota Pelonggaran ketentuan Rasio LTV untuk KP, Rasio FTV Bank telah mengimplementasikan ketentuan
19 Tahun 2024 Dewan Gubernur untuk PP, dan Uang Muka untuk KKB atau PKB, dengan ini dan tidak ada perubahan dari ketentuan
Nomor 21/25/ batasan Rasio LTV untuk KP, Rasio FTV untuk PP, dan Uang sebelumnya.
PADG/2019 Tentang Muka untuk KKB atau PKB, diperpanjang menjadi berlaku
Rasio Loan to Value sampai dengan tanggal 31 Desember 2025. Peraturan Anggota Dewan Gubernur ini mulai
untuk Kredit berlaku sejak tanggal 1 Januari 2025.
Proper ti, Rasio
Financing to Value
untuk Pembiayaan
Properti, dan Uang
Muka untuk Kredit
atau Pembiayaan
Kendaraan
Bermotor
25 PADG Nomor Peraturan Pelaksanaan Kriteria bagi bank untuk dapat memperoleh KLM atas Bank telah memperoleh KLM atas pemberian
21 Tahun 2024 Kebijakan Insentif pemberian Kredit atau Pembiayaan berdasarkan kredit atau pembiayaan diantaranya sbb:
Likuiditas pencapaian RPIM yaitu mencapai nilai RPIM paling • insentif sektor Pertanian, Perdagangan, dan
Makroprudensial sedikit 5% (lima persen), dengan rincian sebagai berikut: Industri Pengolahan;
• Insentif Sektor Transportasi, Pergudangan,
Nilai RPIM (%) Besaran KLM (%)
Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif;
>5%-<15% 0.8% • Insentif Sektor Konstruksi, Real Estate, dan
>15%-<30% 0.9% Perumahan Rakyat;
• Insentif UMKM;
>30% 1.0%+ • Insentif Ultra Mikro; dan
• Insentif Hijau.
Untuk bank yang tidak mencapai target, dapat tetap
memperoleh KLM sepanjang realisasi RPIM paling PADG Perubahan KLM mulai berlaku pada
sedikit 5% (lima persen). tanggal 1 Januari 2025.
26 PADG Nomor Laporan Pelaksanaan • Pelapor wajib menyusun dan menyampaikan Laporan Saat ini laporan yang dikirim secara daring, Bank
22 Tahun 2024 Standardisasi kepada Bank Indonesia. sudah memiliki user ID di website pelaporan.
Kompetensi di Bidang • Pelapor harus memiliki sandi Pelapor untuk penyampaian bi.go.id. Selanjutnya Bank akan mengajukan
Sistem Pembayaran. Laporan. sandi pelapor dan Sistem Pelaporan Bank
• Pelapor yang belum memiliki sandi Pelapor harus: Indonesia dan menyampaikan dokumen surat
1) mengisi data pokok Pelapor pada Sistem Pelaporan permohonan.
Bank Indonesia; dan
2) menyampaikan dokumen surat permohonan yang
dilengkapi dengan bukti keberhasilan pengisian
data pokok Pelaporpada Sistem Pelaporan Bank
Indonesia dalam bentuk:
a) salinan cetak kepada Bank Indonesia c.q.
Departemen Pengelolaan dan Kepatuhan
Laporan, Jalan M.H. Thamrin Nomor 2, Jakarta
10350; dan/atau
b) salinan elektronik melalui surat elektronik
• Pelapor wajib menyampaikan Laporan dan/atau koreksi
Laporan yang disampaikan secara triwulanan
Page 131
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Ketentuan Perihal Dampak bagi CCBI Tindak lanjut CCBI
27 POJK Nomor Perubahan Atas • Terdapat perluasan cakupan kewajiban pemantauan, • Bank mempersiapkan gap analysis dan
19 Tahun 2024 Peraturan Otoritas perhitungan, dan pelaporan LCR menjadi berlaku untuk penyesuaian pada Pedoman Manajemen
Jasa Keuangan seluruh Bank Umum Konvensional (BUK), di mana Risiko Likuiditas berdasarkan POJK Nomor
Nomor 42/ sebelumnya BUK yang termasuk kelompok bank 19 Tahun 2024 serta ketentuan Surat Edaran
POJK.03/2015 berdasarkan modal inti (KBMI) 1 selain bank asing tidak OJK yang akan terbit.
tentang menjadi cakupan pengaturan LCR. Perluasan tersebut • Bank mempersiapkan penerapan Internal
Kewajiban dilakukan mengingat pemeliharaan rasio LCR ditujukan Liquidity Adequacy Assessment Process
Pemenuhan Rasio untuk mendukung penguatan likuiditas perbankan (ILAAP).
Kecukupan sehingga dibutuhkan data yang setara, dapat diandalkan, • Bank mempersiapkan development sistem
Likuiditas dan dapat diperbandingkan yang berlaku bagi seluruh penunjang perhitungan pada unit Market
(Liquidity BUK. & Liquidity Risk Management.
• Bank wajib melaporkan LCR, kriteria HQLA, kewajiban • Bank telah melaksanakan Perhitungan &
Coverage Ratio)
terkait Internal Liquidity Adequacy Assessment Process Pelaporan LCR ke Regulator (OJK) sesuai
Bagi Bank Umum
(ILAAP), dan tata cara pelaporan. ketentuan yang berlaku.
• Kewajiban perhitungan LCR harian bagi Bank yang • Bank telah melakukan penyampaian laporan
termasuk dalam kelompok Bank berdasarkan modal periode triwulan LCR pada website Bank
inti 1 selain Bank asing, pertama kali dilakukan untuk CCB Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
posisi 1 Desember 2024.
• kewajiban penyampaian laporan dan publikasi bagi
Bank-bank pertama kali dilakukan untuk posisi akhir
bulan Desember 2024.
28 POJK Nomor Kewajiban • Bank wajib: • Bank mempersiapkan gap analysis dan
20 Tahun 2024 Pemenuhan Rasio 1) melakukan pemantauan pemenuhan NSFR; penyesuaian pada Pedoman Manajemen
Pendanaan Stabil 2) menyampaikan laporan perhitungan NSFR; dan Risiko Likuiditas sesuai ketentuan Regulator.
Bersih (Net Stable 3) mempublikasikan Laporan NSFR, • Bank telah melaksanakan Perhitungan &
Funding Ratio) baik secara individu maupun konsolidasi. Pelaporan NSFR ke Regulator (OJK) sesuai
bagi Bank Umum • Dalam hal terdapat Bank yang termasuk dalam kelompok ketentuan yang berlaku.
Bank berdasarkan modal inti 2, kelompok Bank • Bank telah melakukan penyampaian laporan
berdasarkan modal inti 3, kelompok Bank berdasarkan periode triwulan LCR pada website Bank
modal inti 4, atau bank asing kemudian menjadi Bank CCB Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
yang termasuk dalam kelompok Bank berdasarkan
modal inti 1 selain bank asing sebelum posisi Desember
2024, Bank tetap wajib memenuhi ketentuan
perhitungan dan pelaporan NSFR.
29 POJK Nomor 26 Perluasan Kegiatan • POJK ini mengatur beberapa hal, antara lain mengenai: Sampai dengan saat ini CCB Indonesia tidak
Tahun 2024 Usaha Perbankan 1) penyesuaian cakupan perusahaan anak (investee) memiliki perusahaan anak.
Bank Umum agar selaras dengan UU P2SK;
2) pengalihan piutang oleh Bank mencakup Bank
Umum, Bank Umum Syariah, BPR dan BPR Syariah;
3) penjaminan oleh Bank Umum dengan mengacu
pada standar/praktik yang berlaku secara
internasional;
4) implementasi TTE dan perjanjian elektronik dalam
penyelenggaraan produk Bank, sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
5) aktivitas Bank sebagai penyelenggara KUPVA.
• Sebagaimana amanat UU P2SK, dalam POJK ini mengatur:
1) perluasan cakupan perusahaan anak Bank Umum
dimana Bank Umum yang melaksanakan kegiatan
usaha secara konvensional dapat melakukan
Penyertaan Modal kepada perusahaan lain yang
mendukung industri perbankan dan Bank Umum
yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan
Prinsip Syariah dapat melakukan Penyertaan Modal
kepada lembaga nonkeuangan yang mendukung
industri perbankan syariah yang tidak bertentangan
dengan Prinsip Syariah.
2) penyesuaian pengaturan mengenai cakupan
perusahaan penerima penyertaan modal yang
dilakukan oleh perusahaan anak Bank Umum.
Page 132
132 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan
diungkapkan di bawah ini.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
- Amandemen PSAK No. 207: “Laporan Arus Kas” dan Amandemen PSAK No. 60: “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang
Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
- Amandemen PSAK No. 116: ”Sewa” tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik.
Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2024 dan penerapan dini diperbolehkan.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025
- Amandemen PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan. Amandemen
PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.
Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2025 dan penerapan dini diperbolehkan.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026
- Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107: “Instrumen Keuangan Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran
Instrumen Keuangan” tentang mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta
mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse,
dan instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait
persyaratan pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
dan menambah ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus
kas kontraktual.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar akuntansi
baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Bank.
Page 133
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 133
Page 134
134 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Page 135
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 135
Tata Kelola Perusahaan
04
Wijaya
kusuma
Queen of the Night
This flower, found in Papua and Java, blooms only
at night. In Javanese, “wijaya” means “victory”
and “kusuma” means “upright” symbolizing
happiness and good fortune.
Page 136
136 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tanggung Jawab Sosial dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Lingkungan Perusahaan 136
Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia ini disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
1. Strategi Keberlanjutan Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik; serta Surat Edaran Otoritas Jasa
Keberlanjutan Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
3. Profil CCB Indonesia Perusahaan Publik. Dalam pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara
4. Penjelasan Direksi bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata
5. Tata Kelola Keberlanjutan kelola (environmental social governance / ESG) dalam kerangka keuangan berkelanjutan,
6. Kinerja Keberlanjutan sehingga pertumbuhan bisnis diharapkan juga akan memberi dampak yang baik pada
7. Tanggung Jawab Pengembangan pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran pembiayaan dilaksanakan
Produk/Jasa Keuangan dengan lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya
Berkelanjutan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan. CCB Indonesia juga berperan
8. Lain Lain memberikan kontribusi dalam program penghijauan berkelanjutan di daerah tandus
yang sudah dilaksanakan dalam 10 (sepuluh) tahun ini melalui corporate social responsibility.
Ruang Lingkup Laporan ini mencakup periode waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2024
dengan cakupan informasi dan data yang berasal dari CCB Indonesia. Informasi laporan
keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan
Surja (a member of Ernst and Young).
Page 137
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 137
Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan ini mencakup: Goals’/ SDGs No. 15 yaitu melindungi, memulihkan dan mendukung
1. Strategi Keberlanjutan penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan,
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi
3. Profil CCB Indonesia (penggurunan), dan menghambat dan membalikkan degradasi
4. Penjelasan Direksi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati.
5. Tata Kelola Keberlanjutan
6. Kinerja Keberlanjutan Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, yang akhir-akhir
7. Tanggung Jawab Pengembangan Produk / Jasa Keuangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan berbagai
Berkelanjutan bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah longsor.
8. Lain-Lain CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dalam bantuan melalui
program penghijauan berkelanjutan di daerah Jawa Tengah,
1. Strategi Keberlanjutan khususnya Wonogiri untuk mencegah erosi bagi daerah tandus
untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. Pelaksanaan program
Penjelasan Strategi Keberlanjutan penghijauan mulai dari proses pratanam, tanam bibit hingga
Dalam pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara penyiraman sampai pohon-pohon tersebut dapat tumbuh mandiri
bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek yaitu memiliki akar yang cukup kuat.
lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental social governance/
ESG) dalam kerangka keuangan berkelanjutan, sehingga Selama tahun 2024 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan
pertumbuhan bisnis diharapkan juga akan memberi dampak yang sejumlah langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana
baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat. Aksi Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten akan
mendukung kebijakan pemerintah dengan menjalankan program-
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian program dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan
lingkungan dalam kegiatan / aktivitas operasional perusahaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup
sehari-hari, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka
sekitar kantor, pemberian kredit diutamakan pada Kegiatan Usaha pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target
Berwawasan Lingkungan dan pihak-pihak yang peduli terhadap net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060.
aspek sosial dan lingkungan (‘green company’), serta telah
melaksanakan program penghijauan berkelanjutan yang telah Pengertian Keuangan Berkelanjutan
dimulai sejak tahun 2014. • Keuangan Berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh
dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan
Prioritas pembiayaan diarahkan kepada kegiatan usaha yang ekonomi berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan
berwawasan lingkungan, yang berarti bahwa kegiatan tersebut ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
harus memperhatikan dan berusaha untuk mengurangi dampak • Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan adalah
negatif terhadap lingkungan dan mendorong praktik-praktik yang produk dan/atau jasa keuangan yang mengintegrasikan
berkelanjutan. Kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup, serta tata
diantaranya adalah investasi dalam energi terbarukan yaitu: kelola dalam fitur-fiturnya.
pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan seperti tenaga • Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Emiten, dan Perusahaan
surya, angin, atau hidroelektrik yang membantu mengurangi emisi Publik wajib menerapkan Keuangan Berkelanjutan dalam
gas rumah kaca dan mempromosikan sumber energi yang lebih kegiatan usaha LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik.
bersih; serta pembiayaan transportasi berkelanjutan untuk
mendukung proyek-proyek transportasi yang berkelanjutan, seperti Strategi CCB Indonesia dalam melaksanakan program
pengembangan transportasi umum atau infrastruktur berkelanjutan. Aksi Keuangan Berkelanjutan mencakup:
1) Pembiayaan usaha yang berwawasan lingkungan.
Disamping itu, CCB Indonesia juga berperan aktif memberikan Dalam hal ini dilaksanakan dengan pemberian pinjaman
kontribusi dalam program penghijauan berkelanjutan di daerah bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
tandus dan kekeringan yang telah memasuki tahun ke 10 melalui pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan
Corporate Social Responsibility (CSR). (green company). CCB Indonesia mendorong pelaksana
pemberian kredit agar lebih memberikan prioritas bagi
Penghijauan sangat penting untuk mengatasi masalah degradasi pelaku bisnis yang berwawasan lingkungan dan melaksanakan
lahan, mengurangi erosi tanah, dan meningkatkan keberlanjutan usahanya dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
lingkungan. Program penghijauan berkelanjutan ini bermanfaat
bagi sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan 2) Program Penghijauan Berkelanjutan
gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan dan Sejalan dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial
merehabilitasi kerusakan lahan. Kegiatan ini termasuk dalam Tujuan Perusahaan (Corporate Social Responsibilty/CSR) untuk
Pembangunan Berkelanjutan atau ‘Sustainable Development Program Penghijauan yang berkelanjutan di daerah Wonogiri,
Page 138
138 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Jawa Tengah yang telah dimulai sejak tahun 2014 hingga emisi gas rumah kaca dan mengurangi efek pemanasan
sekarang, dan diteruskan pada tahun-tahun mendatang, global. Tanaman menyerap karbon dioksida dari udara dan
untuk mencegah erosi bagi daerah tandus untuk menghindari menyimpannya dalam bentuk biomassa, membantu
terjadinya bahaya longsor. Pelaksanaan program ini telah mengurangi jumlah gas rumah kaca di atmosfer.
berjalan di 3 (tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo, Desa
Sindukarto dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, 4) Menyediakan sumber daya hayati
Kabupaten Wonogiri. Selain itu, pada tahun 2024 program Program penghijauan di daerah gersang dan tandus dapat
penghijauan ini diperluas ke Desa Karang tengah, Banyumas, membantu menyediakan sumber daya hayati yang
daerah Purwokerto, Jawa Tengah. berkelanjutan. Pohon dan tanaman yang ditanam dapat
memberikan kayu, pakan ternak, bahan pangan, dan bahan
Program penghijauan ini terdiri (i) penanaman bibit unggul obat-obatan bagi masyarakat setempat. Hal ini dapat
buah sawo, lengkeng, petai, nangka dan durian di jalan membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan
Desa, ladang dan rumah-rumah penduduk, serta lereng ketahanan pangan di daerah tersebut.
bukit / gunung, dan hasil buahnya dapat dipergunakan
oleh masyarakat setempat; (ii) memberi program bantuan 5) Meningkatkan keberlanjutan ekonomi
untuk penyiraman tanaman-tanaman yang disumbang Penghijauan juga dapat memberikan manfaat ekonomi
tersebut. Pelaksanaan program ini telah dilaksanakan sejak jangka panjang. Misalnya, pengembangan agrowisata
tahun 2014 untuk periode 10 (sepuluh) tahun hingga tahun dengan memanfaatkan lahan yang telah hijau dapat menjadi
2024, dan program ini akan dilanjutkan ke desa-desa lainnya sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Hasil
yang masih tandus di Jawa Tengah. buah-buahan / sayur mayur yang dihasilkan dari tanaman
yang berasal program penghijauan CCB Indonesia ini dapat
3) Aktivitas Bank dengan kepedulian pada Aspek Sosial dan dipergunakan sepenuhnya oleh masyarakat setempat dan
Lingkungan. mampu memberikan nilai ekonomis.
Upaya mendorong pelaksanaan aktivitas di CCB Indonesia
yang memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan 6) Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
tujuan menghemat penggunaan sumber daya alam yang Lingkungan yang hijau dapat berdampak positif pada
semakin terbatas ini, misalnya pengembangan produk kualitas hidup masyarakat. Penghijauan dapat menciptakan
ramah lingkungan (digital banking), penghematan lingkungan yang lebih sejuk, menyejukkan suhu udara
penggunaan sumber daya, pelaksanaan program pendidikan yang cenderung semakin panas. Hal ini dapat meningkatkan
melalui e-learning, rapat-rapat dengan peserta yang memiliki kenyamanan hidup dan kesehatan masyarakat.
lokasi berjauhan dengan teleconference meeting dst.
7) Menggalakkan kesadaran lingkungan
Tujuan Program Penghijauan Berkelanjutan Melalui program penghijauan CCB Indonesia, diharapkan
1) Mengatasi degradasi lahan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya
Salah satu tujuan utama penghijauan CCB Indonesia di menjaga lingkungan akan meningkat. Melibatkan masyarakat
daerah gersang adalah mengatasi degradasi lahan yang dalam program penghijauan dapat membantu meningkatkan
disebabkan oleh erosi, penurunan kualitas tanah, dan kesadaran dan partisipasi aktif mereka dalam menjaga dan
hilangnya vegetasi. Tanaman yang ditanam dalam program melestarikan lingkungan. CCB Indonesia bekerja sama
ini dapat membantu memperbaiki struktur tanah, dengan kepala desa setempat dan komunitas petani dengan
meningkatkan kesuburan, dan mengurangi erosi, serta secara rutin mengadakan pertemuan, terutama untuk
untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. menanamkan pentingnya program penghijauan ini.
2) Meningkatkan kualitas lingkungan Program penghijauan berkelanjutan CCB Indonesia
Penghijauan dapat membantu meningkatkan kualitas terdiri dari:
lingkungan di daerah yang tandus. Tanaman yang ditanam 1. Program penanaman bibit unggul buah sawo, lengkeng,
dapat menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, petai, nangka dan durian yang biasanya dilaksanakan
dan mengurangi polusi udara. Selain itu, penghijauan juga pada bulan Desember di jalan-jalan Desa, ladang milik
dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem lokal, petani dan rumah-rumah penduduk, serta lereng bukit/
memperbaiki kualitas air, dan menyediakan habitat bagi gunung sekitar, dan hasil buahnya dapat dipergunakan
berbagai spesies flora dan fauna. oleh masyarakat setempat dan memberikan nilai ekonomis;
2. Program bantuan untuk penyiraman tanaman-tanaman
3) Mengurangi dampak perubahan iklim yang disumbang tersebut yang dilaksanakan pada
Penanaman pohon dan tanaman lainnya dalam program musim kemarau umumnya antara bulan Maret hingga
penghijauan CCB Indonesia dapat membantu mengurangi Oktober.
Page 139
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 139
Laporan Keberlanjutan
Langkah-Langkah dalam Pelaksanaan Program dipergunakan sepenuhnya oleh masyarakat setempat dan
Penghijauan Berkelanjutan memberikan nilai ekonomis yang bermanfaat bagi
1. Identifikasi area yang membutuhkan penghijauan lingkungan sekitar.
Identifikasi daerah-daerah di Kecamatan Eramoko di Wonogiri
yang paling gersang dan tandus, juga di desa Karang Tengah 8. Monitoring dan Evaluasi
di Banyumas . CCB Indonesia berkoordinasi dengan CCB Indonesia dengan dibantu ahli pertanian / perkebunan
pemerintah setempat, komunitas lokal, atau organisasi setempat melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan
lingkungan untuk mendapatkan informasi yang lebih tanaman dan dampak penghijauan secara berkala. Evaluasi
terperinci tentang daerah-daerah tersebut. keberhasilan proyek penghijauan dan identifikasi langkah-
langkah yang perlu diperbaiki.
2. Bantuan tenaga ahli pertanian / perkebunan
CCB Indonesia berkonsultasi dengan ahli pertanian / 2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
perkebunan setempat untuk mendapatkan pengetahuan
yang lebih mendalam tentang jenis tanaman yang cocok a. Aspek Ekonomi
untuk tumbuh di daerah tersebut. Pertimbangkan faktor- Selama tahun 2024 kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
faktor seperti iklim, jenis tanah, dan ketersediaan air dalam sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya kinerja
pemilihan spesies tanaman yang tepat. profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset Bank. Perolehan Laba
Setelah Pajak tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar, naik 22,42%
3. Pengumpulan dan penanaman bibit unggul dibanding tahun 2023 sebesar Rp 241,29 miliar, dengan dengan
Lakukan pengumpulan bibit tanaman yang sesuai dengan pencapaian 100,23% dari target rencana bisnis.
kondisi daerah tersebut. Dengan didampingi oleh ahli
pertanian / perkebunan setempat untuk mendapatkan bibit Penyaluran kredit naik 21,20% year on year dari posisi
tanaman yang cocok. Pastikan untuk memilih spesies yang Rp 19,36 triliun per 31 Desember 2023 menjadi sebesar
tahan terhadap kekeringan dan kondisi tanah yang buruk. Rp 23,46 triliun per 31 Desember 2024, dengan pencapaian
105,39% dari rencana bisnis. Sementara Dana Pihak Ketiga
4. Persiapan lahan secara year on year naik sebesar 16,86% dari Rp 19,99 triliun
CCB Indonesia dibantu ahli pertanian / perkebunan setempat menjadi Rp 23,36 triliun per 31 Desember 2024, atau 103,30%
mempersiapkan lahan dengan memastikan bahwa tanahnya dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk
cukup memadai untuk mendukung pertumbuhan tanaman meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan
baru. Kemudian melakukan pembenahan tanah dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring
menambahkan pupuk organik atau bahan organik lainnya. kenaikan Kredit, Total Aset per 31 Desember 2024 juga naik
20,44% year on year dari posisi Rp 27,85 triliun menjadi
5. Penanaman dan perawatan Rp 33,55 triliun, atau 109,49% dari target rencana bisnis.
Tanam bibit tanaman dengan jarak yang cukup antara satu
pohon dengan pohon lainnya, serta memberikan perawatan Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp 6,54
yang tepat, termasuk penyiraman teratur dan pemberian triliun per Desember 2023, naik menjadi Rp 6,84 triliun
pupuk jika diperlukan. CCB Indonesia dibantu ahli pertanian per Desember 2024, dan lebih baik dari target rencana
/ perkebunan setempat memastikan untuk memantau bisnis.
pertumbuhan tanaman dan memberikan perlindungan
terhadap hama dan penyakit. Disamping itu, CCB Indonesia Pencapaian ratio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA)
juga membantu penyiraman terutama di musim kemarau, dan Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2024 masing-
berhubung air di daerah tersebut agak sulit diperoleh. masing 1,22% dan 4,78% dibandingkan target rencana
bisnis masing-masing 1,28% dan 4,79%. Net Interest Margin
6. Melibatkan komunitas setempat (NIM) sebesar 3,50% juga dibandingkan renacana bisnis
CCB Indonesia juga melibatkan masyarakat setempat dalam 3,69%. Posisi 31 Desember 2024 kualitas kredit NPL gross
proyek penghijauan ini, terutama komunitas para petani, sebesar 2,12% dan NPL net sebesar 0,82% lebih baik
dengan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam dibanding target masing-masing 2,67% dan 0,87%. Ratio
penanaman dan perawatan tanaman. Tim ahli pertanian / kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per
perkebunan setempat memberikan pemahaman tentang 31 Desember 2024 mencapai 30,72% dibanding proyeksi
manfaat penghijauan dan mengajak mereka untuk menjaga rencana bisnis sebesar 31,59%.
tanaman dengan baik setelah penanaman selesai.
Aspek Ekonomi lengkap dapat dilihat pada Bab Ikhtisar
7. Hasil buah / sayuran dari program penghijauan keuangan (pada halaman 27), Bab Laporan Direksi (pada
Hasil buah-buahan atau sayur mayur yang dihasilkan dari halaman 38) dan Bab Tinjauan Keuangan: Analisis dan
tanaman yang berasal program penghijauan ini dapat Pembahasan Manajemen (pada halaman 110).
Page 140
140 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia mengembangkan produk dan layanan ramah Biaya Bahan Bakar secara umum dalam 5 (lima) tahun terakhir
lingkungan melalui digital banking, seperti internet banking ini masih menunjukkan trend fluktuatif, walaupun demikian
(bisnis dan individu), mobile banking, dan virtual account. pada tahun 2024 pemakaian bahan bakar menurun dibanding
CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan produk tahun 2023.
dan layanan yang berbasis teknologi, awalnya pengembangan
internet banking untuk korporasi, dilanjutkan untuk individual, Biaya 2024 2023 2022* 2021 2020
dan mobile banking, serta diteruskan pengembangan digital
Bahan Bakar 2.839 3.204 2.928 2.169 2.211
banking selanjutnya, seperti QR payment, iDebit.
(jutaan rupiah)
BBM (liter) 283.876 320.354 292.840 277.802 283.227
b. Aspek Lingkungan Hidup
Penggunaan energi sumber daya di CCB Indonesia * Sebagai catatan, tedapat kenaikan harga BBM oleh pemerintah pada
diupayakan untuk terus dikurangi dari waktu ke waktu, 3 September 2022, khususnya harga Pertalite naik sekitar 30,72%.
tercermin dari biaya yang dikeluarkan Bank menunjukkan
trend menurun. Biaya Transportasi menunjukkan trend penurunan dalam 5
(lima) tahun terakhir ini yaitu Rp 149 juta (2020), Rp 144 juta
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk mengurangi (2021), Rp 129 juta (2022), menjadi Rp 119 juta (2023), namun
penggunaan sumber daya bahan bakar dalam kegiatan mengalami kenaikan pada tahun 2024 menjadi Rp 136 juta.
bank antara lain: rapat dan diskusi menggunakan media
teleconference, demikian pula penyelenggaraan pelatihan c. Aspek Sosial
secara virtual (e-training), hingga penyelenggaraan Rapat Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, seperti
Umum Pemegang Saham diselenggarakan secara hybrid. kemarau panjang, kekeringan, tanah longsor. CCB Indonesia
Disamping itu, CCB Indonesia juga mendorong nasabah secara berkelanjutan ikut berpartisipasi dalam bantuan
dalam bertransaksi keuangan menggunakan digital banking, penanaman bibit tanaman sawo, lengkeng, petai, nangka
sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan dan durian, serta dukungan untuk penyiraman tanaman
mengurangi penggunaan transportasi. dalam program penghijauan di daerah Wonogiri dan
Banyumas, Jawa Tengah untuk mencegah erosi bagi daerah
CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan tandus untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. Hasil
Berkelanjutan, yang pada tahun 2024 telah memasuki tahun buah-buahan dari penanaman program penghijauan dapat
ke 10 dengan Penanaman Pohon Tahap VIII dengan dimanfaatkan bersama secara cuma-cuma bagi masyarakat
mengkoordinir penanaman sebanyak 500 bibit unggul sekitar lokasi.
tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani di Desa Karang
tengah, Banyumas, dengan serapan Karbon setara 4,5 Sebagai bagian dari kegiatan sosial, CCB Indonesia
Ton CO2/tahun. melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan, yang
semula telah berjalan di 3 (tiga) desa di Wonogiri, pada
Biaya Air Listrik dan Gas secara umum dalam 5 (lima) tahun tahun 2024 telah memasuki tahun ke 10 dengan Penanaman
terakhir menunjukkan trend menurun dari waktu ke waktu: Pohon Tahap VIII dengan mengkoordinir penanaman
Rp 2,21 miliar (tahun 2020) menjadi Rp 2,17 miliar (tahun sebanyak 500 bibit unggul tanaman Durian Bawor bagi
2021), Rp 5,97 miliar (2022) menjadi Rp 5,62 miliar (2023), masyarakat tani di Desa Karang tengah, Banyumas, daerah
dan menurun lagi menjadi Rp 5,57 miliar (2024). Purwokerto, Jawa Tengah.
(dalam miliar rupiah) Selain itu dalam rangka corporate social responsibility (CSR),
Biaya 2024 2023 2022 2021 2020
CCB Indonesia juga mengadakan sejumlah kegiatan sosial
yang memberi dukungan bagi masyarakat yang kurang
Air Listrik dan Gas 5,57 5,62 5,70 5,14 5,03
mampu dan membutuhkan bantuan, seperti kunjungan sosial
ke panti asuhan, aksi donor darah, bantuan sekolah terutama
Selama 5 (lima) tahun terakhir, Biaya Cetakan yang bagi anak-anak disabilitas dan bantuan bencana alam.
menunjukkan trend menurun dari Rp 876 juta (tahun 2020),
menjadi Rp 543 juta (tahun 2021), Rp 579 juta (tahun 2022),
Rp 495 juta (tahun 2023), selanjutnya tahun 2024 terlihat 3. Profil CCB Indonesia
relatif flat sebesar Rp 495 juta.
a. Visi, Misi, Nilai-Nilai dan Keyakinan Dasar
(dalam jutaan rupiah) Misi CCB Indonesia telah disesuaikan pada tahun sebelumnya
Biaya 2024 2023 2022 2021 2020
guna mengakomodasi program Keuangan Berkelanjutan
yang didalam Misi mengandung unsur tanggung jawab
Cetakan 495 495 580 543 877
terhadap social dan lingkungan.
Page 141
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 141
Laporan Keberlanjutan
Visi 6. Komitmen
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan
hidup akan menjaga berkelanjutan pertumbuhan
Misi ekonomi, oleh karena itu kami berkehendak untuk
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi menyukseskan pembangunan green environment.
nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang
saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi b. Alamat Perusahaan
rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan PT Bank China Construction Bank
Nama Perusahaan
lingkungan sebagai warga korporasi yang baik. Indonesia Tbk
Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Nilai-Nilai Jl. Jend. Sudirman Kav. 86,
Central Jakarta 10220, Indonesia.
1. Integrity Kantor Pusat
Telephone (62-21) 5082 1000
Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang Fax. (62-21) 5082 1010
sudah disanggupi. SWIFT/BIC : BWKIIDJA
2. Trust Situs Web idn.ccb.com
Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain. Email corsec@idn.ccb.com
3. Speed
Status Bank Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa
Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
4. Competence Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia
Kompetensi merupakan pembeda utama antara Kode Saham MCOR
keberhasilan dan kegagalan dalam segala bidang.
Informasi lengkap mengenai jaringan kantor CCB Indonesia
Keyakinan Dasar yang terdiri dari 73 kantor terdapat pada Bab Jaringan
1. Basis keuangan yang kuat Kantor (halaman 258)
Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi
penentu daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami c. Skala Usaha
berkehendak untuk menghasilkan kinerja keuangan (dalam jutaan Rupiah)
luar biasa berkelanjutan dengan membangun jaringan Financial Figures Des-24 Des-23 Des-22
nasabah, proses yang produktif dan efektivitas biaya, Total Aset 33.545 27.852 25.023
modal manusia yang unggul.
Kredit 23.464 19.360 16.687
2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang kompleks
dan cepat Dana Pihak Ketiga 23.357 19.987 17.947
Kami yakin bahwa kemampuan dalam meyediakan Modal 6.842 6.541 6.199
layanan yang kompleks dan cepat dapat memenangkan Laba Setelah Pajak 295 241 136
pilihan nasabah. Oleh karena itu, kami berkehendak
untuk mendesain dan mengimplementasikan proses Jumlah karyawan Bank per Desember 2024 (diluar karyawan
layanan yang kompleks dan cepat bagi nasabah. outsourcing) tercatat sebanyak 1.131 orang. Bank mengalihdayakan
3. Kemitraan yang kuat sebagian pelaksanaan pekerjaan non staff, seperti kurir, driver,
Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai keamanan dan kebersihan kepada perusahaan penyedia jasa
yang diterima oleh customer; oleh karena itu kami outsourcing. Per 31 Desember 2024 jumlah karyawan outsourcing
berkehendak untuk membangun kemitraan tercatat 288 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk
komprehensif antara bank kami dengan pemasok dan karyawan outsourcing) sebanyak 1.419 orang.
mitra bisnis, kemitraan antara karyawan dengan manajer,
kemitraan antarfungsi dalam organisasi kami. Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
4. Improvement berkelanjutan
Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan 31 Des 2024 31 Des 2023
pernah mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami Status Karyawan
Jumlah % Jumlah %
berkehendak untuk senantiasa berusaha sempurna; Karyawan Tetap 1.089 96% 1.137 96%
selalu ada cara yang lebih baik. Karyawan Percobaan 36 3% 37 3%
5. Modal manusia Karyawan Kontrak 6 1% 9 1%
Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu Jumlah Karyawan 1.131 100% 1.183 100%
kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
Karyawan Outsourcing 288 295
berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk
Jumlah Karyawan 1.419 1.478
menarik, mempertahankan, memotivasi, dan memanfaatkan (termasuk karyawan
dengan efektif personel berkualitas yang dapat kami temukan. Outsourcing)
Page 142
142 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
31 Des 2024 31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2023
Jenjang Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
< SLTA 213 19% 249 21% Laki-Laki 544 48% 582 49%
Akademi 119 11% 126 11% Perempuan 587 52% 601 51%
Sarjana 760 67% 766 65% Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Pasca Sarjana 39 3% 42 4%
Jumlah 1.131 100% 1.183 100% Susunan Pemegang Saham CCB Indonesia
per 31 Desember 2024
Nama 1 Januari 2024 31 Desember 2024
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja No Pemegang Jumlah Jumlah
Saham Persentase Persentase
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Saham Saham
31 Des 2024 31 Des 2023 1 China 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
Masa Kerja Construction
Jumlah % Jumlah %
Bank
0-3 tahun 324 29% 296 25% Corporation
3-5 tahun 84 7% 128 11% 2 Johnny 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94%
5-10 tahun 338 30% 375 32% Wiraatmadja
10-20 tahun 269 24% 257 22% 3 UOB Kay 3.112.882.656 8,21% 3.112.882.656 8,21%
Hian Pte. Ltd.
> 20 tahun 116 10% 127 11%
4 Public 9.424.170.446 24,85% 9.424.170.446 24,85%
Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00%
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia Posisi akhir tahun 2024 CCB Indonesia memiliki jaringan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) 73 kantor, yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang
31 Des 2024 31 Des 2023 dan 52 Kantor Cabang Pembantu, yang tersebar di kota-
Kelompok Usia kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Solo,
Jumlah % Jumlah %
< 25 tahun 60 5% 48 4% Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok,
Palembang, Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak,
25-34 tahun 415 37% 450 38%
Makassar dan Pangkal Pinang.
35-44 tahun 362 32% 374 32%
> 45 tahun 294 26% 311 26% Informasi lengkap terkait dengan hal ini terdapat pada Bab
Jumlah 1.131 100% 1.183 100% Ikhtisar Keuangan (halaman 27), Bab Modal Manusia (halaman
52), Bab Informasi Pemegang Saham (halaman 16) dan Bab
Jaringan Kantor (halaman 258)
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) d. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang
31 Des 2024 31 Des 2023 Dijalankan
Jenjang Jabatan
Jumlah % Jumlah %
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Direksi 4 0% 6 1%
Kepala Divisi/ 36 3% 39 1%
Kegiatan Usaha Utama
Ka Regional
▪ Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
Pemimpin Kantor 67 6% 67 9%
simpanan giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,
Kepala Bagian 135 12% 151 14% tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan
Officer 70 6% 64 5% dengan itu;
Staf 735 65% 765 68% ▪ Memberikan kredit baik kredit jangka menengah,
Non Staf 84 7% 91 1% panjang atau pendek maupun jenis lainnya yang lazim
dalam dunia perbankan;
Jumlah 1.131 100% 1.183 100%
Page 143
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 143
Laporan Keberlanjutan
▪ Menerbitkan surat pengakuan hutang; ▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau
▪ Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha,
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya : perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
- Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga
oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi
kebiasaan dalam perdagangan surat-surat tersebut; ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang
- Surat pengakuan hutang dan kertas dagang--lainnya berwenang;
yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan ▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
dalam perdagangan surat-surat tersebut; untuk mengatasi kredit macet, dengan syarat harus
- Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan menarik kembali penyertaannya sesuai dengan
pemerintah; ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI); berwenang;
- Obligasi; ▪ Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan
- Surat promes yang dapat diperdagangkan; langsung atau tidak langsung dengan maksud di atas
- Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan
ditetapkan oleh otoritas yang berwenang. Undang-Undang yang berlaku di Indonesia
▪ Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri
maupun untuk kepentingan nasabah; Informasi lengkap terkait dengan hal ini terdapat pada Bab
▪ Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau Produk dan Layanan (halaman 254)
meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan-
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun e. Keanggotaan pada Asosiasi
dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya; CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi,
▪ Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga diantaranya:
dan melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak 1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
ketiga; 2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
▪ Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada 3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan
nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang (FKDKP)
tercatat di bursa efek; 4. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
▪ Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan 5. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
memenuhi ketentuan yang berlaku; 6. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia
▪ Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan (ASPEBTINDO)
lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas 7. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa
yang berwenang. Keuangan (LAPS SJK)
8. Chinese Chamber of Commerce (CCC)
Kegiatan Usaha Penunjang 9. Association Cambiste International - Financial Markets
▪ Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan Association Indonesia (ACI FMA Indonesia)
surat berharga; 10. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan
▪ Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak (FKDOP)
lain berdasarkan suatu kontrak; 11. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia
▪ Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui (APUVINDO)
pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi
kewajibannya kepada Perseroan dengan ketentuan f. Perubahan CCB Indonesia yang Bersifat Signifikan
agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya; Pada tahun 2024, CCB Indonesia membuka 1 (satu) kantor
▪ Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan baru yaitu KCP Melinda III Hospital di Bandung. Hingga
kegiatan wali amanat; posisi akhir 2024 CCB Indonesia memiliki jaringan sebanyak
▪ Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana 73 kantor, termasuk Kantor Pusat.
pensiun sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, baik selaku pendiri dana pensiun pemberi Pada tahun 2024 tidak terdapat perubahan pemegang
kerja maupun selaku pendiri dan/atau peserta dana saham mayoritas dan tidak terjadi perubahan signifikan
pensiun lembaga keuangan; pada pemegang saham lainnya.
Page 144
144 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Nama 1 Januari 2024 31 Desember 2024 CCB Indonesia mendorong pelaksana pemberian kredit agar
No Pemegang Jumlah Jumlah lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan
Saham Persentase Persentase
Saham Saham lingkungan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan
1 China 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00% (green financing).
Construction
Bank Pencapaian kinerja Aksi Keuangan Berkelanjutan selama tahun
Corporation
2024, CCB Indonesia telah melaksanakan sejumlah langkah
2 Johnny 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94% inisiatif untuk mendorong pelaksanaan Aksi Keuangan
Wiraatmadja
Berkelanjutan, dengan uraian sebagai berikut:
3 UOB Kay 3.112.882.656 8,21% 3.112.882.656 8,21% (1) Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan
Hian Pte. Ltd.
Lingkungan
4 Public 9.424.170.446 24,85% 9.424.170.446 24,85% Penyaluran kredit untuk Kegiatan Usaha Berwawasan
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00% Lingkungan (KUBL) yaitu kepada sejumlah perusahaan yang
berwawasan lingkungan dan memiliki kepedulian pada
aspek sosial dan lingkungan, serta mendukung program
4. Penjelasan Direksi ramah lingkungan (green company) selama tahun 2024.
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas Berikut realisasi pembiayaan pada kegiatan usaha berwawasan
diberlakukannya Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi lingkungan (KUBL)
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, sesuai Realisasi per Des 2024
Kategori KUBL (di luar UMKM)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017, (dalam jutaan Rp)
yang merupakan dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan Energi Terbarukan 217.699
untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Pencegahan dan Pengendalian 1.267.891
dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, dan Polusi
lingkungan hidup. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang 157.914
Berkelanjutan
CCB Indonesia secara konsisten akan mendukung kebijakan Produk yang Dapat Mengurangi 466.753
pemerintah dengan menjalankan program-program dengan Penggunaan Sumber Daya dan
aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan Tujuan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup aspek (Ecoefficient)
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka Kegiatan Usaha yang Berwawasan 767.259
pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian Lingkungan Lainnya
target net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060.
Penyaluran kredit kepada sejumlah green company atau
CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian pembiayaan pada kegiatan usaha yang berwawasan
lingkungan dalam kegiatan / aktivitas operasional perusahaan lingkungan diantaranya:
sehari-hari dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, ▪ PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dengan
sosial, dan tata kelola (environmental social governance / ESG) pembiayaan spesifik untuk proyek green financing
dalam kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan sebesar USD 150 juta;
menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor, pemberian ▪ PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha
pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian sistem
kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial panel tenaga surya (photovoltaicPV) dan/atau pembangkit
dan lingkungan (green company), melaksanakan program listrik tenaga surya dengan total kapasitas hingga 200MW,
penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi dengan jumlah pembiayaan Rp 400 miliar;
keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, yang ▪ PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang mendukung
belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan PAM Jaya dalam meningkatkan jangkauan layanan
berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah penyediaan air bersih di seluruh Jakarta. Pembiayaan
longsor. CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program ini untuk membangun, mengoperasikan dan memelihara
penghijauan berkelanjutan di lahan tandus yang sudah sistem penyediaan air minum baru SPAM Jatiluhur dan
dilaksanakan dalam 10 (sepuluh) tahun ini secara terus menerus SPAM Buaran, kemudian didistribusikan kepada
melalui corporate social responsibility yang bertujuan untuk pelanggan seluruh wilayah Jakarta, dengan jumlah
mencegah erosi dan menghindari terjadinya bahaya longsor. pembiayaan sindikasi Rp 700 miliar;
Page 145
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 145
Laporan Keberlanjutan
▪ PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan agen (3) Realisasi program penghijauan di Jawa Tengah
katalis pembangunan infrastruktur Indonesia yang Program penghijauan berkelanjutan yang telah dilaksanakan
dibawahi langsung oleh Menteri Keuangan. CCB oleh CCB Indonesia sejak tahun 2014 di daerah yang tandus
Indonesia berkolaborasi dengan CCB Asia (Hongkong) dan gersang di Wonogiri, Jawa Tengah, terus dilanjutkan
berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman sindikasi untuk yang sebelumnya CCB Indonesia telah melakukan penanaman
pemberian fasilitas modal kerja sejalan dengan komitmen bibit pohon sawo, lengkeng, petai dan nangka pada ladang
CCB Indonesia terhadap kemajuan infrastruktur di milik masyarakat tani, dan lereng-lereng bukit yang rawan
Indonesia. Pembiayaan ini diberikan untuk menunjang longsor di Desa Sindukarto dan Desa Sumberharjo, Kecamatan
portfolio pembiayaan pembangunan infrastruktur PT Eromoko, Kabupaten Wonogiri, sebagai bagian dari kegiatan
SMI di Indonesia, khususnya terhadap proyek-proyek sosial kemanusiaan. Hasil buah-buahan dari penanaman ini
yang merupakan kategori ‘green project’ dan ‘social dapat dipergunakan oleh masyarakat setempat, yang
project’, dan terdapat KPI dan assessment yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
oleh konsultan keberlanjutan pihak ketiga. Jumlah
pembiayaan dari CCB Asia (Hongkong) dan CCB CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan
Indonesia untuk proyek ini sebesar USD 18 juta; Berkelanjutan, pada tahun 2024 ini memasuki tahun ke 10
▪ PT PP Semarang Demak (Persero), bergerak di bidang dengan Penanaman Pohon Tahap VIII dengan mengkoordinir
usaha pembangunan jalan tol dalam hal ini pembiayaan penanaman sebanyak 500 bibit unggul tanaman durian
untuk kegiatan usaha transportasi ramah lingkungan dengan serapan Karbon setara 4,5 Ton CO2/tahun bagi
dengan jumlah pembiayaan sebesar Rp 400 miliar; masyarakat tani di Desa Karang tengah, Banyumas, daerah
▪ PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit Purwokerto, Jawa Tengah sebagai bagian dari kegiatan
tenaga listrik mini hydro (Energi terbarukan) dengan sosial kemanusiaan (Corporate Social Responsibility).
jumlah pembiayaan sebesar Rp 30 miliar;
▪ PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur Program penghijauan ini terdiri dari :
pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas, dan (i) penanaman bibit unggul buah sawo, lengkeng, petai,
lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling yang di nangka dan durian di jalan Desa, ladang dan rumah-
daur ulang (Pencegahan dan pengendalian polusi), rumah penduduk, serta lereng bukit / gunung, dan
jumlah pembiayaan sebesar Rp 75 miliar; hasil buahnya dapat dipergunakan oleh masyarakat
▪ PT Sarana Inti Pertiwi, bergerak di bidang usaha kontraktor setempat;
untuk proses pengolahan air baku di pusat perbelanjaan (ii) memberi program bantuan untuk penyiraman tanaman-
(mall), apartemen, bendungan air, dan lain-lain, jumlah tanaman yang disumbang tersebut. Pelaksanaan
pembiayaan sebesar Rp 1,25 miliar; serta program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2014 untuk
▪ Penyaluran kredit ke Sektor UMKM yang dapat periode 10 (sepuluh) tahun hingga tahun 2024, dan
dikategorikan sebagai kegiatan usaha yang berwawasan program ini akan dilanjutkan ke desa-desa lainnya yang
lingkungan. masih tandus di wilayah kabupaten Wonogiri.
(2) Pemberian Kredit ke Debitur usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pelaksanaan program penghijauan berkesinambungan yang
(UMKM) sebelumnya telah dilaksanakan penanaman bibit pohon
Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2024 lengkeng, sawo, nangka dan petai pada Tahap I – VII selama
sebesar Rp 1.615 miliar dengan rasio UMKM terhadap total tahun 2014 - 2023. Hasil buah-buahan dari penanaman ini
kredit sebesar 6,89%. Berdasarkan sektor ekonomi, porsi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, yang
paling besar rencana pembiayaan kepada UMKM masing- diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,
masing kelompok sebagai berikut: sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup.
Penyaluran Kredit Sektor Ekonomi Sharing Terhadap
UMKM Paling Dominan Kelompok Selama bulan Maret – Oktober tahun 2024 CCB Indonesia
Kredit Usaha Mikro Pengangkutan dan 4,72% membantu penyiraman pohon pada musim kemarau di
Pergudangan sekitar Desa Sumberharjo dan Desa Sindukarto, Kecamatan
Kredit Usaha Kecil Perdagangan Besar 25,76% Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pada musim
& Eceran kemarau di daerah Wonogiri ini sangat kering dan suhu
Kredit Usaha Perdagangan Besar 69,52% udara dapat mencapai hingga 40 derajat Celcius saat siang
Menengah & Eceran hari, sehingga tanaman bisa layu apabila tidak dibantu
penyiraman yang intensif.
Page 146
146 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Pada bulan Desember 2024 CCB Indonesia melanjutkan Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan
Program Penghijauan Berkelanjutan ini yang memasuki selama tahun 2024 dengan materi-materi yang mencakup
Penanaman Pohon Tahap VIII dengan mengkoordinir technical skill dan soft skill diantaranya: Pelatihan dan
penanaman sebanyak 500 bibit unggul tanaman durian pengenalan sistem perbankan ataupun aplikasi baru,
untuk masyarakat tani di Desa Karang Tengah, Banyumas, Sertifikasi Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran, analisa
Jawa Tengah. kredit, bidang Operasional Bank / Standard Operating
Procedures (SOP), pelatihan selling skill, Pelatihan APU PPT,
(4) Sosialisasi dan Pengarahan Keuangan Berkelanjutan bidang Compliance, Induction Program, Product Knowledge,
Pengarahan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis Pelatihan terkait perlindungan data pribadi, Pelatihan yang
untuk penyaluran kredit lebih memberikan prioritas bagi terkait dengan Cyber Security, Digital Banking, project
pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan management, serta berbagai Seminar dan Workshop lainnya.
mengutamakan dan memperhatikan faktor lingkungan,
serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan. (7) Pelatihan / Workshop terkait pemahaman Keuangan
Berkelanjutan
CCB Indonesia berpartisipasi untuk memberikan edukasi Sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta dalam sejumlah
perbankan dengan membantu para pengusaha kecil dengan pelatihan / workshop terkait pemahaman Keuangan
memberikan pendidikan / edukasi perbankan, agar mendapatkan Berkelanjutan, termasuk Environmental, Social, and
pengetahuan dan literasi keuangan, demi kemajuan dan Governance (ESG) selama tahun 2024 yang umumnya
keberhasilan usahanya. Dalam pemberian edukasi perbankan dilaksanakan secara daring sebagai berikut:
ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan berkelanjutan mengenai ▪ Seminar "Understanding The Intersection of ESG and Cyber
arti penting kepedulian terhadap lingkungan dan sosial dalam Security" oleh Indonesia Corporate Secretary Association
melaksanakan bisnis bagi para pengusaha kecil. (ICSA) dan Hukumonline pada 6 Februari 2024 di Jakarta
▪ Seminar “Capacity Development Perhitungan Emisi
CCB Indonesia menyelenggarakan acara Literasi Keuangan Gas Rumah Kaca Lingkup 1&2” oleh Otoritas Jasa
yang didukung Pimpinan OJK Banyumas bagi 428 santri di Keuangan pada 29 Februari 2024 di Jakarta
Pondok Pesantren Nurul Huda Banyumas, Jawa Tengah pada ▪ Sosialisasi “Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
2 Desember 2024. (TKBI)” dalam upaya mencapai net zero emisi (NZE) dan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) oleh Otoritas
(5) Pengembangan produk layanan digital banking Jasa Keuangan pada 6 Maret 2024 di Jakarta
CCB Indonesia secara konsisten untuk mengembangkan ▪ Webinar Series “Setting Your Sail on the Indonesia
produk dan layanan yang berbasis teknologi melalui aplikasi Carbon Trading Ecosystem Part I – Net Zero Megatrend:
berbasis electronic channel, yaitu pengembangan internet Perspektif Pelaku Usaha” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI)
banking dan mobile banking, serta diteruskan pengembangan dan IDX Carbon pada 14 Maret 2024 di Jakarta
yang mengarah ke digital banking selanjutnya. Seperti ▪ Webinar “Emisi Scope 3 & Verifikasi GHG” oleh Asosiasi
diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan, Emiten Indonesia (AEI) dan Global Reporting Initiative
penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat ("GRI") pada 26 Maret 2024 di Jakarta
sumber daya yang digunakan, misalnya kertas (paperless), ▪ Focus Group Discussion (FGD) “Panduan Climate Risk
bahan bakar (karena tidak perlu transportasi). Dalam masa Management and Scenario Analysis” oleh Otoritas Jasa
pandemi, internet dan mobile banking menjadi sarana Keuangan, Prospera dan Moody’s Analytics pada 28
yang sangat bermanfaat bagi nasabah untuk tetap dapat Maret 2024 di Jakarta
melakukan transaksi keuangan dari rumah. ▪ Workshop “Global Sustainable Finance Landscape and
ESG/Climate Data & Disclosures”oleh Otoritas Jasa Keuangan
(6) Pelaksanaan Pelatihan secara daring dan luring dan Bloomberg Global Events pada 23 April 2024 di Jakarta
Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi ▪ Webinar “How to Prevent Greenwashing in Sustainable
perhatian khusus di tahun 2024, dan masih terus ditingkatkan Finance” oleh Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK
sesuai dengan kebutuhan untuk menunjang perkembangan Institute) dan The London Institute of Banking and
bisnis Bank. Selama tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan Finance pada 16 Mei 2024 di Jakarta
pelatihan sebanyak 286 program pelatihan dengan jumlah ▪ Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul 1”
7.098 peserta. Dibandingkan pada tahun 2023 dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada
310 program pelatihan dengan jumlah 8.567 peserta. 1 Agustus 2024 di Jakarta
Program pelatihan di tahun 2024 dilakukan di dalam dan ▪ Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul
di luar negeri, secara daring dan luring, disesuaikan dengan 2” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada
kebutuhan pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2024, 20-21 Agustus 2024 di Jakarta
terdapat 59 karyawan yang dikirim untuk mengikuti ▪ Workshop “Sustainable Finance Taxonomy” oleh Otoritas
kunjungan belajar ke luar negeri, jumlah ini lebih banyak Jasa Keuangan dan Bloomberg Global Events pada 22
dibandingkan tahun 2023 sebanyak 11 orang. Agustus 2024 di Jakarta
Page 147
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 147
Laporan Keberlanjutan
▪ Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul CCB Indonesia meyakini bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan
3” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada yang Baik atau Good Corporate Government (GCG) merupakan
10-11 September 2024 di Jakarta komponen penting untuk meningkatkan kinerja Bank secara
berkelanjutan dan memastikan perlindungan pemangku
Kinerja aksi keuangan berkelanjutan selama tahun 2024 kepentingan serta menjamin kepatuhan terhadap peraturan
secara umum telah sesuai dengan rencana, walaupun perundangan yang berlaku. Oleh sebab itu Bank memastikan
CCB Indonesia belum menentukan target tertentu untuk dan mengawasi bahwa prinsip GCG telah diterapkan dengan
pencapaian. Tantangan yang dihadapi antara lain adalah baik di setiap kegiatan usaha dan seluruh bagian organisasi.
kebutuhan untuk peningkatan pengetahuan dan
kompetensi bagi modal manusia sesuai fungsi masing- Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
masing di CCB Indonesia secara terus menerus tentang membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-
penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, dan prinsip tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency),
pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan akuntabilitas (accountability) , pertanggungjawaban
perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan (responsibility), independensi (independency) dan kewajaran
prinsip keuangan berkelanjutan. Selain itu perlu adanya (fairness). Kelima prinsip tersebut senantiasa diterapkan dalam
upaya untuk mengintegrasikan penerapan tata kelola kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional Bank sehari-hari
berkelanjutan dengan fungsi-fungsi yang ada dalam pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
struktur organisasi.
Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance
Dalam melaksanakan aktivitasnya, CCB Indonesia selalu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank,
mengutamakan kepatuhan terhadap ketentuan yang melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan
berlaku dan juga memperhatikan manajemen risiko dari kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta
setiap langkah inisiatif untuk mendorong pelaksanaan Aksi nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum
Keuangan Berkelanjutan yang diuraikan di atas. pada industri Perbankan.
Dengan target pertumbuhan kredit sebesar 15,21% pada Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi
tahun 2025, maka masih besar peluang dan potensi untuk setiap unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang
meningkatkan pemberian kredit kepada pihak-pihak atau teguh pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka
pelaku bisnis yang berwawasan lingkungan (green company). Bank telah menyusun Kebijakan dan Pedoman Umum
CCB Indonesia tetap akan mendorong pelaksana pemberian Pelaksanaan Good Corporate Governance, dan telah mendapat
kredit agar lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis pengesahan dari Dewan Komisaris dan Direksi.
yang melaksanakan usahanya dengan kepedulian pada
aspek sosial dan lingkungan. CCB Indonesia menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan melalui
tiga aspek penerapan Tata Kelola yaitu Governance Structure,
5. Tata Kelola Keberlanjutan Governance Process, dan Governance Outcome.
- Struktur Tata Kelola (Governance structure), mencakup
Sebagai perusahaan publik yang bertanggung jawab, CCB kecukupan struktur dan infrastruktur GCG yang bertujuan
Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa operasional agar proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik
Bank senantiasa peduli terhadap lingkungan, sosial dengan menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan
berdasarkan tata kelola yang baik. Penerapan Tata Kelola pemangku kepentingan (stakeholders).
Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara - Proses Tata Kelola (Governance process), mencakup prosedur
luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada profitabilitas, dan mekanisme yang terstruktur dan sistematis guna
nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan menghasilkan outcome kebijakan yang memenuhi prinsip
bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai perusahaan Tata Kelola.
publik. - Hasil Tata Kelola (Governance Outcome), mencakup upaya
untuk mengevaluasi kinerja tata kelola yang sejalan dengan
CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan tata kelola tantangan serta keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka
keberlanjutan, dengan tetap menjaga terpenuhinya prinsip- panjang serta harapan para pemangku kepentingan.
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan Bank berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan
faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku yang baik pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor, Komitmen ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan
nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai, kinerja keuangan dan non-keuangan Bank serta memperoleh
pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia kepercayaan investor dan pemegang saham.
dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan.
Page 148
148 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Bentuk pelaksanaan GCG dituangkan dalam Visi, Misi, Nilai-nilai a Penanggung Jawab Penerapan Keuangan
Dasar (Core Values), Kode Etik, Kebijakan Pokok Perusahaan Berkelanjutan
serta best practices Tata Kelola Perusahaan, Piagam dan Pedoman Penanggung jawab dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Kerja hingga Sistem Penanganan Pengaduan (Whistleblowing di CCB Indonesia pada organ tata kelola tertinggi pada
System). Perseroan, yaitu Dewan Komisaris dan Direksi, kemudian
dilanjutkan oleh manajemen di kantor pusat, Kepala Divisi
Tiga pilar utama dalam tata kelola CCB Indonesia adalah Rapat dan Regional Head, hingga di seluruh jaringan kantor
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. cabang CCB Indonesia.
RUPS merupakan entitas tertinggi berupa forum bagi pemegang
saham untuk mengambil keputusan dan mengawasi kinerja Tanggung jawab Dewan Komisaris terkait penerapan aspek
Bank secara keseluruhan. keberlanjutan dan prinsip keuangan berkelanjutan,
diantaranya untuk menyetujui Rencana Aksi Keuangan
Di bawah RUPS terdapat Dewan Komisaris yang memegang Berkelanjutan yang disusun oleh Direksi dan merupakan
fungsi pengawasan dan penasehat. Dewan Komisaris bagian dari Rencana Bisnis Bank untuk disampaikan kepada
bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua kegiatan Otoritas Jasa Keuangan.
usaha yang berada di bawah koordinasi Direksi diselenggarakan
sesuai dengan peraturan dan tujuan Bank. Untuk menjalankan Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan
fungsinya, Dewan Komisaris didukung oleh Komite Audit, implementasi dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan,
Komite Pemantau Risiko, dan Komite Nominasi dan Remunerasi. untuk diteruskan ke layer berikutnya secara struktur organisasi.
Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Corporate Secretary membantu Direksi dalam penyusunan
dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan yang disampaikan
bersama-sama dengan Rencana Bisnis Bank ke Otoritas
Direksi adalah organ yang memiliki mandat representasi dan Jasa Keuangan setelah mendapat persetujuan dari Dewan
manajerial. Direksi memegang peran utama dalam kegiatan Komisaris. Manajemen kantor pusat memberikan pengarahan
operasional Bank sehari-hari, sekaligus bertanggung jawab kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis untuk
untuk memastikan strategi dan inisiatif Bank, baik jangka pendek penyaluran kredit lebih memberikan prioritas bagi pelaku
maupun jangka panjang diimplementasikan dengan baik. bisnis yang melaksanakan usahanya dengan mengutamakan
Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Direksi dibantu oleh dan memperhatikan faktor lingkungan, serta berdampak
komite-komite di bawahnya, antara lain Komite Kredit, Komite positif bagi pelestarian lingkungan.
Kebijakan Perkreditan, Komite Manajemen Risiko, Komite Asset
& Liabilities Management (ALCO), dan IT Steering Committee. b Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan
Selain komite-komite di atas, kerja Direksi juga dibantu oleh Berkelanjutan
unit-unit kerja, antara lain Divisi Audit Internal, Divisi Manajemen CCB Indonesia menyadari sepenuhnya arti penting peningkatan
Risiko, Divisi Kepatuhan dan Unit Anti Fraud. Seluruh organ, pengetahuan dan kompetensi bagi modal manusia sesuai
komite, dan unit kerja bekerja sesuai dengan pembagian tugas fungsi masing-masing di CCB Indonesia secara terus menerus
dan tanggung jawab yang telah disepakati, dengan sistem tentang penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, dan
pengendalian internal yang baik. pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan
perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan
CCB Indonesia senantiasa selalu memiliki dan mengalokasikan prinsip keuangan berkelanjutan.
sebagian dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan
lingkungan dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan Selama tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan pelatihan
berkelanjutan serta melaksanakan praktik bisnis dan strategi sebanyak 286 program pelatihan dengan jumlah 7.098
investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan peserta. Dibandingkan pada tahun 2023 dilaksanakan 310
mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam program pelatihan dengan jumlah 8.567 peserta. Program
mendukung paling sedikit: pelatihan di tahun 2024 dilakukan di dalam dan di luar negeri,
1) ekosistem bisnis berkelanjutan; secara daring dan luring, disesuaikan dengan kebutuhan
2) pengembangan produk; pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2024, terdapat 59
3) transaksi; karyawan yang dikirim untuk mengikuti kunjungan belajar
4) jasa pembiayaan kegiatan berkelanjutan dan pembiayaan ke luar negeri, jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun
transisi; 2023 yaitu hanya 11 orang. Bank secara konsisten telah
5) pengembangan program keuangan berkelanjutan serta melakukan program pelatihan dan peningkatan kompetensi
pelaksanaan aktivitas operasional bank yang berwawasan karyawan, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar bank
lingkungan; dan
6) pemberdayaan sosial dan masyarakat, dalam penerapan Dalam rangka pengembangan kompetensi terkait keuangan
keuangan berkelanjutan. berkelanjutan, seperti dijelaskan pada bagian sebelumnya,
Page 149
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 149
Laporan Keberlanjutan
sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta dalam sejumlah Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau Risiko, serta
pelatihan / workshop terkait pemahaman Keuangan Divisi Kepatuhan. CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan
Berkelanjutan, termasuk Environmental, Social, and Governance manajemen risiko yang bertujuan untuk memastikan
(ESG) selama tahun 2024 sebagai berikut: risiko-risiko yang timbul dalam kegiatan usahanya dapat
diidentifikasi, diukur, dipantau, dikelola dan dilaporkan yang
▪ Seminar "Understanding The Intersection of ESG and pada akhirnya dapat memberikan manfaat berupa
Cyber Security" oleh Indonesia Corporate Secretary peningkatan kepercayaan pemegang saham dan masyarakat.
Association (ICSA) dan Hukumonline pada 6 Februari Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank telah membentuk
2024 di Jakarta Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko
▪ Seminar “Capacity Development Perhitungan Emisi yang bertugas menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
Gas Rumah Kaca Lingkup 1&2” oleh Otoritas Jasa untuk menghadapi risiko yang timbul, memperbaiki dan
Keuangan pada 29 Februari 2024 di Jakarta menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.
▪ Sosialisasi “Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
(TKBI)” dalam upaya mencapai net zero emisi (NZE) dan Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) oleh Otoritas terisinya seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif.
Jasa Keuangan pada 6 Maret 2024 di Jakarta Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas
▪ Webinar Series “Setting Your Sail on the Indonesia dan tanggung jawabnya terkait dengan penerapan
Carbon Trading Ecosystem Part I – Net Zero Megatrend: manajemen risiko. Pengelolaan risiko ini melibatkan seluruh
Perspektif Pelaku Usaha” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) jajaran Direksi, pejabat eksekutif, dan seluruh karyawan,
dan IDX Carbon pada 14 Maret 2024 di Jakarta serta dengan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris.
▪ Webinar “Emisi Scope 3 & Verifikasi GHG” oleh Asosiasi
Emiten Indonesia (AEI) dan Global Reporting Initiative Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
("GRI") pada 26 Maret 2024 di Jakarta pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi
▪ Focus Group Discussion (FGD) “Panduan Climate Risk dalam mendukung penerapan manajemen risiko dan
Management and Scenario Analysis” oleh Otoritas Jasa pengendalian intern.
Keuangan, Prospera dan Moody’s Analytics pada 28
Maret 2024 di Jakarta Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak
▪ Workshop “Global Sustainable Finance Landscape and yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti
ESG/Climate Data & Disclosures” oleh Otoritas Jasa dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada
Keuangan dan Bloomberg Global Events pada 23 April Dewan Komisaris.
2024 di Jakarta
▪ Webinar “How to Prevent Greenwashing in Sustainable Direksi telah melakukan monitoring terhadap kebijakan
Finance” oleh Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK dan strategi manajemen risiko melalui pembahasan di
Institute) dan The London Institute of Banking and berbagai rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas
Finance pada 16 Mei 2024 di Jakarta Manajemen Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank
▪ Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul 1” yang dipertahankan dikelola dengan baik.
oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada
1 Agustus 2024 di Jakarta Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan good
▪ Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul corporate governance dan penerapan manajemen risiko dalam
2” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada praktek bisnis perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia
20-21 Agustus 2024 di Jakarta melakukan fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat
▪ Workshop “Sustainable Finance Taxonomy” oleh Otoritas independen dan obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem
Jasa Keuangan dan Bloomberg Global Events pada 22 pengendalian intern dilaksanakan melalui mekanisme
Agustus 2024 di Jakarta pengawasan melekat (inherent control) di dalam setiap lini dan
▪ Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul gugus tugas, antara lain dalam bentuk pengawasan langsung
3” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada oleh atasan kepada bawahan, kepatuhan terhadap standar
10-11 September 2024 di Jakarta prosedur kerja dan mekanisme pengendalian internal lainnya.
c Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan d Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Berkelanjutan CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga kepercayaan
Dalam mengelola risiko atas penerapan keuangan para pemangku kepentingan merupakan nilai utama bagi
berkelanjutan, Bank telah memiliki struktur organisasi yang Bank, agar dapat terus meningkatkan performa, memastikan
memadai untuk mendukung penerapan manajemen risiko kelangsungan usaha, serta melaksanakan peran dan tanggung
dan pengendalian intern yang baik antara lain dengan jawabnya sebagai lembaga intermediari untuk mendukung
membentuk Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko, perekonomian nasional. CCB Indonesia berkomitmen untuk
Page 150
150 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
selalu mengedepankan penerapan praktik tata kelola 6. Kinerja Keberlanjutan
perusahaan yang baik pada seluruh aktivitas operasionalnya
dengan asas kehati-hatian (prudential principles). a. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi seluruh
CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan tata kelola karyawan arti penting penerapan keuangan berkelanjutan,
keberlanjutan, dengan tetap menjaga terpenuhinya prinsip- dengan memberikan arahan melalui pimpinan cabang untuk
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan menggapai semua kantor dan kepala unit kerja di kantor
usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan pusat, supaya dapat meneruskan ke semua staf yang berada
faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku dibawah koordinasinya, dalam menjalankan semua aktivitas
kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham / operasional dan usaha dengan menguatamakan kepedulian
investor, nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pada aspek sosial dan lingkungan. Pengarahan kepada unit
pegawai, pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB yang melaksanakan fungsi bisnis untuk penyaluran kredit
Indonesia dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan. lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang
melaksanakan usahanya dengan mengutamakan dan
CCB Indonesia meyakini bahwa penerapan Tata Kelola memperhatikan faktor lingkungan, serta berdampak positif
Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Government bagi pelestarian lingkungan. Misi CCB Indonesia telah
merupakan komponen penting untuk meningkatkan kinerja disesuaikan guna mengakomodasi program Keuangan
Bank secara berkelanjutan dan memastikan perlindungan Berkelanjutan yang didalam Misi mengandung unsur
pemangku kepentingan serta menjamin kepatuhan terhadap tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan.
peraturan perundangan yang berlaku. Oleh sebab itu Bank
memastikan dan mengawasi bahwa prinsip Good Corporate Misi CCB Indonesia
telah diterapkan dengan baik di setiap kegiatan usaha dan “Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi
seluruh bagian organisasi. nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang
saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi
e Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan
Berkelanjutan lingkungan sebagai warga korporasi yang baik”
Dalam melaksanakan semua aktivitas usahanya di semua lini,
CCB Indonesia berkomitmen untuk selalu menerapkan tata CCB Indonesia telah menyesuaikan Kebijakan dan Pedoman
kelola perusahaan yang baik. Penerapan prinsip-prinsip Umum Perkreditan secara khusus pada Sub Bab III.18 yang
keuangan berkelanjutan dalam tata kelola berkelanjutan digunakan untuk referensi/acuan/pedoman bagi semua
merupakan komitmen CCB Indonesia dalam menjalankan pihak terkait perkreditan sebagai berikut:
usahanya dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan,
sosial, dan tata kelola (environmental social governance / ESG). III.18. Pembiayaan Terkait Pelaksanaan Penerapan
Keuangan Berkelanjutan
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia dalam menerapkan III.18.1. Definisi
tata kelola keberlanjutan yang masih perlu diperhatikan adalah a. Keuangan Berkelanjutan adalah
kebutuhan untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi dukungan menyeluruh dari sektor
bagi modal manusia sesuai fungsi masing-masing di CCB jasa keuangan untuk menciptakan
Indonesia secara terus menerus tentang penerapan tata kelola pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
keuangan berkelanjutan, dan pengetahuan mengenai dengan menyelaraskan kepentingan
penyediaan produk dan layanan perbankan yang ramah ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
lingkungan dan sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan b. Lingkungan Hidup adalah kesatuan
(internal capacity building). Selain itu perlu adanya upaya ruang dengan semua benda, daya,
untuk mengintegrasikan penerapan tata kelola berkelanjutan keadaan dan makhluk hidup, termasuk
dengan fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi. manusia dan perilakunya, yang
mempengaruhi alam itu sendiri,
Dalam melaksanakan aktivitasnya, CCB Indonesia selalu kelangsungan perikehidupan dan
mengutamakan kepatuhan terhadap ketentuan yang kesejahteraan manusia serta makhluk
berlaku dan juga memperhatikan manajemen risiko dari hidup lain.
setiap langkah inisiatif untuk mendorong kesadaran atas c. Produk dan/atau Jasa Keuangan
arti penting kelestarian lingkungan, sosial dan tata kelola. Berkelanjutan adalah produk dan/atau
jasa keuangan yang mengintegrasikan
Uraian lengkap mengenai tata kelola dan pengelolaan aspek ekonomi, sosial, dan Lingkungan
risiko dapat dilihat pada Bab Tata Kelola (pada halaman Hidup, serta tata kelola dalam fitur-
166). fiturnya.
Page 151
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 151
Laporan Keberlanjutan
III.18.2. Pembiayaan/pemberian kredit berdasarkan viii. Kegiatan adaptasi perubahan iklim
jenis penggunaan kredit dapat dibedakan seperti misalnya rumah tahan
sebagai berikut: abrasi, varietas bibit unggul, alat
a. Pembiayaan/pemberian kredit retail kebakaran hutan, konservasi
banking: terumbu karang, konservasi
i. Pembiayaan perumahan ramah mangrove.
lingkungan; ix. Kegiatan pengadaan produk
ii. Pembiayaan kepemilikan mobil yang dapat mengurangi
jenis Low Cost Green Car (LCGC), penggunaan sumber daya dan
mobil jenis Hybrid, mobil Listrik. menghasilkan lebih sedikit polusi
b. Pembiayaan Modal Kerja dan Investasi: (eco-efficient).
Kegiatan usaha pembiayaan CCB x. Bangunan berwawasan lingkungan
Indonesia yang dikategorikan dalam yang memenuhi standar atau
portofolio keuangan berkelanjutan sertifikasi yang diakui secara
adalah 11 Kegiatan Usaha Berwawasan nasional, regional, atau
Lingkungan (KUBL) + 1 Usaha Mikro, internasional.
Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan xi. Kegiatan usaha lainnya yang
rincian sebagai berikut: berwawasan lingkungan diluar 10
i. Kegiatan usaha energi terbarukan (sepuluh) kegiatan usaha di atas.
seperti misalnya pembangkit listrik xii. Semua pembiayaan kegiatan UMKM.
tenaga: air/sur ya/angin/
panasbumi/biomassa, dan lain-lain. III.18.3. Manajemen Risiko Sosial dan lingkungan
ii. Kegiatan usaha efisiensi energi seperti Hidup dalam proses pemberian kredit di
misalnya proyek pembangunan yang CCB Indonesia
ramah lingkungan, penyimpanan
energi, district heating, smart grids, Proses
Proses
lampu LED, renovasi gedung dengan Langkah Manajemen Tools
Kredit
Risiko
konsep Excellence in Design for
Greater Efficiency (EDGE). 1 Aplikasi Identifikasi Formulir dan activity
Kredit list debitur terkait
iii. Kegiatan usaha pencegahan dan
risiko sosial dan
pengendalian polusi seperti lingkungan hidup
misalnya pengolahan limbah pabrik,
2 Analisa Pengukuran Pedoman sub sektor
industri daur ulang, pengurangan Kredit Industri, lembar
emisi udara, pengendalian gas environmental
rumah kaca, remediasi tanah, overview, daftar
rekondisi limbah, dan analisis pertanyaan site visit
pemantauan lingkungan. 3 Keputusan Pengendalian Environmental
iv. Kegiatan pengelolaan sumber daya Pencairan Covenant
Kredit
alam (SDA) hayati dan penggunaan
lahan yang berkelanjutan. 4 Pencairan Monitoring Laporan risiko sosial
dan Post dan reporting dan lingkungan
v. Kegiatan usaha konservasi
Loan dalam post loan
keanekaragaman hayati darat dan Monitoring monitoring report
air.
vi. Kegiatan usaha transportasi ramah
lingkungan seperti misalnya Mass III.18.4. Syarat dalam pemberian kredit terkait
Rapid Transportation (MRT), Light Integrasi Environment and Sosial Risk
Rail Transit (LRT), Bus Rapid Transit Management (ESRM)
(BRT), kereta api listrik, jalan tol, a. Adanya dokumen mengenai analisis
bandara, stasiun, terminal dengan dampak lingkungan (AMDAL).
tenaga surya. b. Bila (calon) debitur telah masuk dalam
vii. Kegiatan pengelolaan air dan air program peringkat kinerja lingkungan
limbah yang berkelanjutan seperti perusahaan (PROPER) dari Kementrian
misalnya instalasi air limbah (IPAL), Lingkungan Hidup (KLH), maka yang
instalasi daur ulang air, pengelolaan direkomendasikan hanya peringkat
sumber daya air terpadu. emas, hijau dan biru.
Page 152
152 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
c. Untuk (calon) debitur pertambangan, ▪ PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dengan
dipersyaratkan untuk melakukan pembiayaan spesifik untuk proyek green financing
rehabilitasi dan konservasi pada lahan sebesar USD 150 juta;
bekas penambangan. ▪ PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha
d. Untuk (calon) debitur yang mengelola pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian
kelapa sawit, apabila termasuk dalam sistem panel tenaga surya (photovoltaicPV) dan/
segmen korporasi, maka dipersyaratkan atau pembangkit listrik tenaga surya dengan total
memiliki sertifikat RSPO (Roundtable kapasitas hingga 200MW, dengan jumlah
Sustainable Palm Oil). pembiayaan Rp 400 miliar;
▪ PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang
Pembiayaan/pemberian kredit yang terkait dengan mendukung PAM Jaya dalam meningkatkan
pelaksanaan penerapan keuangan berkelanjutan pada jangkauan layanan penyediaan air bersih di seluruh
tiap segmen bisnis akan diatur secara lebih terperinci pada Jakarta. Pembiayaan ini untuk membangun,
masing-masing Pedoman dan/atau SOP setiap segmen mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan
kredit, dan diatur juga pada Pedoman/SOP yang bersesuaian/ air minum baru SPAM Jatiluhur dan SPAM Buaran,
terkait dengan pelaksanaan keuangan berkelanjutan. kemudian didistribusikan kepada pelanggan seluruh
wilayah Jakarta, dengan jumlah pembiayaan sindikasi
b. Kinerja Ekonomi Rp 700 miliar;
1) Perbandingan target dan kinerja, portofolio, target ▪ PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan
pembiayaan, pendapatan dan laba rugi agen katalis pembangunan infrastruktur Indonesia
Informasi lengkap target dan kinerja, portofolio, target yang dibawahi langsung oleh Menteri Keuangan.
pembiayaan, pendapatan dan laba rugi dapat dilihat CCB Indonesia berkolaborasi dengan CCB Asia
pada Bab Tinjauan Keuangan: Analisis dan Pembahasan (Hongkong) berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman
Manajemen (pada halaman 110) sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja
2) Perbandingan target dan kinerja portofolio, target sejalan dengan komitmen CCB Indonesia terhadap
pembiayaan, atau proyek yang sejalan dengan penerapan kemajuan infrastruktur di Indonesia. Pembiayaan
Keuangan Berkelanjutan. ini diberikan untuk menunjang portfolio pembiayaan
Pada penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan pembangunan infrastruktur PT SMI di Indonesia,
2024 ini belum ditentukan target pembiayaan untuk khususnya terhadap proyek-proyek yang merupakan
kegiatan usaha berwawasan lingkungan. kategori ‘green project’ dan ‘social project’, dan
terdapat KPI dan assessment yang dilakukan oleh
Berikut realisasi pembiayaan pada kegiatan usaha konsultan keberlanjutan pihak ketiga. Jumlah
berwawasan lingkungan (KUBL) pembiayaan dari CCB Asia (Hongkong) dan CCB
Indonesia untuk proyek ini sebesar USD 18 juta;
Realisasi per Des 2024 ▪ PT. PP Semarang Demak (Persero), bergerak di
Kategori KUBL (di luar UMKM)
(dalam jutaan Rp) bidang usaha pembangunan jalan tol dalam hal
Energi Terbarukan 217.699 ini pembiayaan untuk kegiatan usaha transportasi
Pencegahan dan Pengendalian 1.267.891
ramah lingkungan dengan jumlah pembiayaan
Polusi sebesar Rp 400 miliar;
Pengelolaan Air dan Air Limbah 157.914
▪ PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit
yang Berkelanjutan tenaga listrik mini hydro (Energi terbarukan) dengan
Produk yang Dapat Mengurangi 466.753
jumlah pembiayaan sebesar 30 miliar;
Penggunaan Sumber Daya dan ▪ PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur
Menghasilkan Lebih Sedikit pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas,
Polusi (Ecoefficient) dan lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling
Kegiatan Usaha yang 767.259 yang di daur ulang (Pencegahan dan pengendalian
Berwawasan Lingkungan Lainnya polusi), jumlah pembiayaan sebesar Rp 75 miliar;
▪ PT Sarana Inti Pertiwi, bergerak di bidang usaha
Selama tahun 2024, penyaluran kredit untuk kegiatan usaha kontraktor untuk proses pengolahan air baku di
berwawasan lingkungan yaitu kepada sejumlah perusahaan pusat perbelanjaan (mall), apartemen, bendungan
yang memiliki kepedulian dan mendukung lingkungan air, dan lain-lain, jumlah pembiayaan sebesar
(green company) yang telah direalisasi antara lain: Rp 1,25 miliar; serta
Page 153
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 153
Laporan Keberlanjutan
▪ Penyaluran kredit ke Sektor UMKM yang dapat 2) Aspek Material
dikategorikan sebagai kegiatan usaha yang - Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
berwawasan lingkungan. Jumlah kredit ke sektor CCB Indonesia selalu berupaya untuk mengurangi
UMKM per 31 Desember 2024 sebesar Rp1.615 miliar. penggunaan sumber daya diantaranya barang
cetakan, baik untuk keperluan operasional perbankan
Untuk mendukung pembiayaan proyek pembangunan sehari-hari, maupun untuk keperluan nasabah
hijau (yang memperhatikan lingkungan), Bank juga dalam bertransaksi keuangan di bank.
mendorong nasabah yang bergerak di sektor usaha
perkebunan sawit dan pertambangan agar patuh terhadap Selama 5 (lima) tahun terakhir, Biaya Cetakan yang
regulasi lingkungan. Debitur kelapa sawit diharapkan menunjukkan trend menurun dari Rp 876 juta
sudah memiliki sertifikasi Indonesian Sustainable Palm (tahun 2020), menjadi Rp 543 juta (tahun 2021),
Oil (ISPO) atau Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) Rp 579 juta (tahun 2022), Rp 495 juta (tahun 2023),
selanjutnya tahun 2024 terlihat relatif flat sebesar
Di samping itu Bank juga secara bertahap melakukan Rp 495 juta.
Pengembangan Sektor Ekonomi Prioritas berkelanjutan
yang bersifat inklusif dengan meningkatkan kegiatan (dalam jutaan Rupiah)
pendanaan terutama pada sektor industri, energi, Biaya 2024 2023 2022 2021 2020
pertanian (dalam arti luas), infrastruktur dan UMKM
Cetakan 495 495 580 543 877
dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan
hidup dan sosial.
3) Aspek Energi
c. Kinerja Lingkungan Hidup - Jumlah dan Intensitas Energi yang digunakan
1) Aspek Umum CCB Indonesia yang bergerak di sektor perbankan
- Biaya Lingkungan Hidup dalam penggunaan energi terutama bahan bakar
Pelaksanaan program penghijauan berkesinambungan yaitu untuk keperluan transportasi bagi operasional
yang sebelumnya telah dilaksanakan penanaman bank yang terdiri dari 73 kantor yang dimiliki di
bibit pohon lengkeng, sawo, nangka dan petai pada seluruh Indonesia.
Tahap I – VII selama tahun 2014 - 2023. Hasil buah-
buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk
oleh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan sumber daya bahan
meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus bakar dalam kegiatan bank antara lain: rapat dan
untuk menjaga lingkungan hidup. diskusi menggunakan media teleconference,
demikian pula penyelenggaraan pelatihan secara
Selama bulan Maret – Oktober tahun 2024 CCB Indonesia virtual (e-training), hingga penyelenggaraan Rapat
membantu penyiraman pohon pada musim kemarau Umum Pemegang Saham diselenggarakan secara
di sekitar Desa Sumberharjo dan Desa Sindukarto, hybrid. Disamping itu, CCB Indonesia juga
Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. mendorong nasabah dalam bertransaksi keuangan
Pada musim kemarau di daerah Wonogiri ini sangat menggunakan digital banking, sehingga nasabah
kering dan suhu udara dapat mencapai hingga 40 tidak perlu datang ke Bank dan mengurangi
derajat Celcius saat siang hari, sehingga tanaman bisa penggunaan transportasi.
layu apabila tidak dibantu penyiraman yang intensif.
Biaya Air Listrik dan Gas secara umum dalam 5
Pada bulan Desember 2024 CCB Indonesia (lima) tahun terakhir menunjukkan trend menurun
melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan dari waktu ke waktu: Rp 2,21 miliar (tahun 2020)
ini yang memasuki Penanaman Pohon Tahap VIII menjadi Rp 2,17 miliar (tahun 2021), Rp 5,97 miliar
dengan mengkoordinir penanaman sebanyak 500 (2022) menjadi Rp 5,62 miliar (2023), dan menurun
bibit unggul tanaman durian untuk masyarakat tani lagi menjadi Rp 5,57 miliar (2024).
di Desa Karang Tengah, Banyumas, Jawa Tengah,
dengan serapan Karbon setara 4,5 Ton CO2/tahun. (dalam miliar Rupiah)
Biaya 2024 2023 2022 2021 2020
Selama tahun 2024 biaya penghijauan yang dikeluarkan
Air Listrik 5,57 5,62 5,70 5,14 5,03
CCB Indonesia adalah sebesar Rp 295.845.000 yang
dan Gas
digunakan untuk penanaman 500 bibit pohon durian
di Banyumas, dan biaya penyiraman bibit tahap
sebelumnya selama musim kemarau di Wonogiri.
Page 154
154 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Biaya Bahan Bakar secara umum dalam 5 (lima) Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan
tahun terakhir ini masih menunjukkan trend untuk memberikan manfaat dan benefit maksimal
fluktuatif, walaupun demikian pada tahun 2024 kepada para nasabah. CCB Indonesia melalui tenaga
pemakaian bahan bakar menurun dibanding tahun frontliners memastikan nasabah dapat memahami dan
2023. mengerti kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai
dengan kebutuhannya.
Biaya 2024 2023 2022* 2021 2020
Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala
Bahan 2.839 3.204 2.928 2.169 2.211 informasi mengenai produk, diantaranya manfaat dan
Bakar
(jutaan
kegunaan produk, syarat dan ketentuan, hak dan
rupiah) kewajiban dari masing-masing pihak, kapan perjanjian
BBM (liter) 283.876 320.354 292.840 277.802 283.227
berakhir dan bagaimana penyelesaiannya, informasi
biaya administrasi yang dikenakan, termasuk risikonya.
* Sebagai catatan, tedapat kenaikan harga BBM oleh pemerintah Informasi disampaikan kepada masyarakat melalui media
pada 3 September 2022, khususnya harga Pertalite naik
sekitar 30,72%. promosi seperti brosur, leaflet, website, dan papan
pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
Biaya Transportasi menunjukkan trend penurunan
dalam 5 (lima) tahun terakhir ini yaitu Rp 149 juta Setiap kantor CCB Indonesia menyediakan unit khusus/
(2020), Rp 144 juta (2021), Rp 129 juta (2022), menjadi petugas untuk menangani pengaduan atau keluhan
Rp 119 juta (2023), namun mengalami kenaikan dari nasabah, sehingga permasalahan dengan nasabah
pada tahun 2024 menjadi Rp 136 juta. dapat segera ditindaklanjuti dengan target waktu
penyelesaian sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
- Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan
Penggunaan Energi Terbarukan 2) Aspek Ketenagakerjaan
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk efisiensi CCB Indonesia menempatkan karyawan, yang disebut
energi sumber daya yang digunakan diantaranya modal manusia CCB Indonesia, sebagai modal perusahaan.
adalah mendorong penggunaan tumbler (botol Keberlangsungan Perusahaan sangat tergantung pada
minuman / air mineral) yang dapat di-refill untuk pengelolaan sumber daya manusia yang handal dan
mengurangi pemakaian air mineral dalam kemasan mampu menciptakan kenyamanan kerja bagi karyawan.
botol plastik; juga mendorong efisiensi dalam Modal manusia CCB Indonesia mendapat perhatian dari
pemakaian listrik dengan memberikan arahan perusahaan, seperti terkait pemberian imbal jasa, peningkatan
untuk mematikan lampu, komputer dan lainnya kompetensi dan profesionalisme melalui training,
apabila meninggalkan ruangan. menciptakan tempat kerja yang nyaman, coverage asuransi
kesehatan bagi karyawan dan tanggungannya, menghormati
4) Aspek Air dan melindungi hak-hak asasi manusia, serta mengakui
- Penggunaan Air keberagaman, kesetaraan dan peluang yang sama tanpa
CCB Indonesia dalam upaya efisiensi energi sumber membedakan ras, suku, agama dan jenis kelamin.
daya dilakukan diantaranya dengan mendorong
penggunaan botol minuman (refill) bagi masing- - Kesetaraan Kesempatan Bekerja
masing karyawan untuk mengurangi pemakaian Bank berkomitmen senantiasa menyediakan lingkungan
air kemasan botol. kerja yang layak dan aman bagi karyawan tanpa
diskriminasi. Selama ini tidak terdapat pengaduan dari
d. Kinerja Sosial karyawan terkait kasus diskriminasi karena Bank percaya
1) Komitmen memberikan Layanan atas Produk dan bahwa kesetaraan kesempatan kerja yang transparan
Jasa yang setara kepada Konsumen akan meningkatkan rasa nyaman dan aman bagi
Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan karyawan sehingga meningkatkan produktivitas.
perlindungan konsumen, CCB Indonesia selalu
memberikan perhatian terciptanya rasa aman bagi para - Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
nasabah. Produk dan jasa CCB Indonesia telah sesuai CCB Indonesia berkomitmen untuk menjunjung
dengan ketentuan yang berlaku, standard and best kesetaraan kesempatan bekerja dan tidak mempekerjakan
practice. tenaga kerja paksa dan tenaga kerja anak.
Page 155
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 155
Laporan Keberlanjutan
- Upah Minimum Regional 2024 2024 dilakukan di dalam dan di luar negeri, secara
Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat daring dan luring, disesuaikan dengan kebutuhan
terendah terhadap UMP (Upah Minimum Provinsi) pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2024,
dan UMK (Upah Minimum Kabupaten atau Kota) terdapat 59 karyawan yang dikirim untuk mengikuti
kunjungan belajar ke luar negeri, jumlah ini lebih
Jumlah Persentase Remunerasi banyak dibandingkan tahun 2023 sebanyak 11
Karyawan UMK 2024 orang.
Jakarta 50 100,20%
Bogor 6 100,51% Bank secara konsisten telah melakukan program
Semarang 4 100,31% pelatihan dan peningkatan kompetensi karyawan,
Bandung 4 104,35% baik yang dilakukan di dalam maupun di luar bank.
Solo 1 119,87% Jumlah peserta program pendidikan dan pelatihan
Tangerang 1 100,21% selama tahun 2024 dan 2023 sebagai berikut:
Surabaya 3 100,21%
Tanjung Pinang 2 100,29% Bentuk Pendidikan dan Jumlah Peserta
Batam 6 100,21% Pelatihan 2024 2023
Sukabumi 2 100,30% • Pendidikan Intern 6.758 8.290
Malang 1 100,30% • Pelatihan Ekstern 340 277
NTB/Mataram 2 105,75% Jumlah 7.098 8.567
Tangerang Selatan 1 100,21%
83
Program pendidikan dan pelatihan yang
diselenggarakan selama tahun 2024 dengan
- Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman materi-materi yang mencakup technical skill dan
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga soft skill diantaranya: Pelatihan dan pengenalan
kelestarian lingkungan dalam kegiatan / aktivitas sistem perbankan ataupun aplikasi baru, Sertifikasi
operasional perusahaan sehari-hari, di antaranya Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran, analisa
dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor. kredit, bidang Operasional Bank / Standard
Operating Procedures (SOP), pelatihan selling skill,
Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman, Pelatihan APU PPT, bidang Compliance, Induction
CCB Indonesia memenuhi hak karyawan dengan Program, Product Knowledge, Pelatihan terkait
menyediakan lingkungan bekerja yang layak dan perlindungan data pribadi, Pelatihan yang terkait
aman bagi semua karyawan. CCB Indonesia dengan Cyber Security, Digital Banking, project
meyakini penghargaan akan keanekaragaman management , serta berbagai Seminar dan
dan kesempatan yang setara dapat menciptakan Workshop lainnya.
suasana kerja yang nyaman dan aman sehingga
meningkatkan produktivitas dan keterikatan 3) Aspek Masyarakat
karyawan. Hal ini tidak terlepas dari sarana, - Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
prasarana, dan prosedur kerja yang telah disiapkan. termasuk literasi dan inklusi keuangan
Komitmen CCB Indonesia terhadap keanekaragaman Strategi program edukasi dari CCB Indonesia
dan kesempatan setara selama tahun 2024. diarahkan bagi anak-anak usia sekolah, agar
mendapat pengetahuan keuangan/perbankan
- Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai umum secara dini, dan nantinya dapat menghasilkan
Program pelatihan dan pengembangan karyawan insan memiliki literasi keuangan dan mampu
menjadi perhatian khusus di tahun 2024, dan mengelola keuangan secara cerdas. Program edukasi
masih terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah
untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. dengan memberikan pengetahuan dasar perbankan,
Selama tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan khususnya mendorong anak-anak supaya rajin
pelatihan sebanyak 286 program pelatihan dengan menabung. Pemberian edukasi bagi anak-anak SD
jumlah 7.098 peserta. Dibandingkan pada tahun lebih ke arah audio visual dan peragaan-peragaan
2023 dilaksanakan 310 program pelatihan dengan sederhana yang memudahkan untuk mengerti
jumlah 8.567 peserta. Program pelatihan di tahun dan menerima pengetahuan keuangan.
Page 156
156 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia juga berpartisipasi untuk memberikan - Pengaduan Masyarakat
edukasi perbankan dengan membantu para CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan
pengusaha kecil dengan memberikan pendidikan/ Pedoman Umum Pelindungan Konsumen serta
edukasi perbankan, agar mendapatkan pengetahuan Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan
dan literasi keuangan, demi kemajuan dan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen. Bank
keberhasilan usahanya. Dalam pemberian edukasi mentransparansikan tata cara pengaduan
perbankan ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan konsumen dan penyelesaian sengketa kepada
berkelanjutan mengenai arti penting kepedulian konsumen sesuai ketentuan Otoritas Jasa
terhadap lingkungan dan sosial dalam melaksanakan Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk
bisnis bagi para pengusaha kecil. unit/fungsi Penanganan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah.
CCB Indonesia menyelenggarakan acara Literasi
Keuangan yang didukung Pimpinan OJK Banyumas Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan
bagi 428 santri di Pondok Pesantren Nurul Huda penanganan dan penyelesaian dalam jangka waktu
Banyumas, Jawa Tengah pada 2 Desember 2024. sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan penanganan
dan penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan
CCBI Indonesia turut serta mendukung program secara berkala kepada Bank Indonesia setiap triwulan
inklusi, untuk meningkatkan akses masyarakat dan kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap semester.
terhadap lembaga, produk dan layanan jasa
keuangan; meningkatkan penyediaan produk dan/ Informasi mengenai penanganan pengaduan
atau layanan jasa keuangan yang sesuai dengan berdasarkan jenis transaksi keuangan selama tahun
kebutuhan dan kemampuan masyarakat; serta 2024, sebagai berikut:
kualitas produk dan/atau layanan jasa keuangan.
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai Jumlah
No Jenis Transaksi Keuangan
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Pengaduan
1 ATM/Kartu Debit 133 74,30% 1 0,56% - - 134
2 Deposito 1 0,56% - - - - 1
3 Electronic Banking 34 18,99% 1 0,56% - - 35
4 Kliring 1 0,56% - - - - 1
5 Kredit 7 3,91% - - - - 7
6 Safe Deposit Box 1 0,56% - - - - 1
Total 177 98,88% 2 1,12% - - 179
Page 157
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 157
Laporan Keberlanjutan
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Page 158
158 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development perubahan iklim dan dampaknya, serta SDGs No. 15 yaitu
Goals / SDGs) secara umum adalah sebagai berikut: melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan
• Planet bumi kita ini menghadapi tantangan ekonomi, sosial, yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola
dan lingkungan yang sangat besar. hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi
• Untuk menghadapi ini, SDGs menentukan prioritas dan aspirasi (penggurunan), dan menghambat dan membalikkan degradasi
global untuk tahun 2030. Mereka mewakili peluang yang belum tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati.
pernah terjadi sebelumnya untuk menghilangkan kemiskinan 3. Pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang terkena
ekstrim dan menempatkan dunia pada jalur yang berkelanjutan. musibah bencana alam. Termasuk dalam Tujuan
• Pemerintah di seluruh dunia termasuk Pemerintah Indonesia Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development
telah menyetujui tujuan-tujuan ini. Goals / SDGs No. 3 yaitu untuk memastikan kehidupan
• Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menentukan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua.
prioritas dan aspirasi pembangunan berkelanjutan global 4. Peningkatan pemahaman masyarakat kecil terhadap perbankan,
untuk tahun 2030 dan berupaya memobilisasi upaya global untuk mendorong terciptanya pembentukan masyarakat yang
di sekitar seperangkat tujuan dan sasaran bersama. SDGs mandiri. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
menyerukan tindakan di seluruh dunia di antara pemerintah, atau Sustainable Development Goals / SDGs No. 4 yaitu untuk
bisnis dan masyarakat sipil untuk mengakhiri kemiskinan memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara,
dan menciptakan kehidupan yang bermartabat dan juga mendukung kesempatan belajar bagi semua.
kesempatan bagi semua, di dalam batas-batas planet ini.
CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan
CCB Indonesia sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang bergerak (termasuk SDGs No. 13 dan SDGs No. 15), pada tahun 2024 ini
di bidang perbankan, juga memiliki tanggung jawab sosial dan memasuki Penanaman Pohon Tahap VIII dengan mengkoordinir
lingkungan. penanaman sebanyak 500 bibit unggul tanaman durian bagi
masyarakat tani di Desa Karang Tengah, Banyumas, daerah
Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada Purwokerto, Jawa Tengah sebagai bagian dari kegiatan sosial
sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB kemanusiaan (Corporate Social Responsibility). Pelaksanaan program
Indonesia selalu mengadakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. penghijauan berkesinambungan yang sebelumnya telah
dilaksanakan penanaman bibit pohon lengkeng, sawo, nangka
CCB Indonesia senantiasa berupaya memberikan manfaat kepada dan petai pada Tahap I – VII selama tahun 2014 - 2023. Hasil buah-
masyarakat sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial. Sebagai buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi
masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB Indonesia selalu masyarakat sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup.
mengadakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. CCB Indonesia
berkomitmen untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi Program penghijauan berkelanjutan yang telah dilaksanakan
berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan. oleh CCB Indonesia sejak tahun 2014 di daerah yang tandus dan
gersang di Jawa Tengah, terus dilanjutkan yang sebelumnya CCB
CCB Indonesia merumuskan kebijakan Corporate Social Responsibility Indonesia telah melakukan penanaman bibit pohon sawo,
(CSR) berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas lengkeng, petai, nangka dan durian pada ladang milik masyarakat
pasal 1 ayat 3, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tani, dan lereng-lereng bukit yang rawan longsor di Desa Sindukarto
adalah komitmen CCB Indonesia untuk berperan serta dalam dan Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri;
pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dilanjutkan ke Desa Karang Tengah, Banyumas. Hasil buah-buahan
kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perusahaan dari penanaman ini dapat dipergunakan oleh masyarakat setempat,
sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya. yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat
sekitar.
Program CSR yang dikembangkan oleh CCB Indonesia diarahkan
untuk memberi manfaat positif diantaranya bagi : Penerima Manfaat Program Penghijauan
1. Masyarakat desa setempat yaitu Desa Sumberharjo, Desa
1. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekitar yang Sindukarto dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten
kurang mampu, terutama untuk anak-anak yatim piatu, Wonogiri, Jawa Tengah, adalah penerima manfaat langsung
disabilitas dan berkebutuhan khusus. Termasuk dalam Tujuan dari program penghijauan berkelanjutan CCB Indonesia.
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development 2. Komunitas petani yang menerima bantuan penanaman
Goals / SDGs No. 3 yaitu untuk memastikan kehidupan yang bibit unggul di ladangnya masing-masing, serta bantuan
sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua. untuk penyiraman tanaman selama musim kemarau. Selain
2. Program penghijauan berkelanjutan yang bermanfaat bagi itu, beberapa tanaman yang ditanam juga dapat memberikan
sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan keuntungan ekonomi bagi petani, seperti tanaman buah-
gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan buahan lengkeng, sawo, nangka dan juga pete.
dan merehabilitasi kerusakan lahan. Termasuk dalam Tujuan 3. Pemerintah daerah setempat, dengan penanaman pohon
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development di sepanjang jalan desa menjadi asri dan lingkungan
Goals / SDGs No. 13 yaitu mengambil aksi untuk memerangi berangsur menjadi lebih hijau.
Page 159
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 159
Laporan Keberlanjutan
Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian CCB Indonesia kepada sesama dan masyarakat sekitar, pada tahun 2024
CCB Indonesia mengadakan berbagai kegiatan kemanusiaan sebagai berikut :
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
1 28-Feb-24 Sumbangan Sosial SDGs Yayasan Jamrud Biru, Bekasi. Rp 15.936.819 Bantuan untuk kebutuhan pokok
No. 4 Panti Pelayanan Kesejahteraan utama harian.
Sosial bagi penyandang
disabilitas dan mental, Panti
ini mengasuh 140 orang.
2 22-Mar-24 Sumbangan Bantuan SDGs Anak-anak binaan Yayasan Rp 37.200.000 Bantuan dalam bentuk dana
Sekolah No. 4 Indonesia Indonesia yang tinggal pendidikan untuk "Kejar Paket
di pemukiman lapak pemulung Sekolah" anak-anak pra sejahtera,
daerah Jakarta Selatan, Ragunan, sehingga dapat melanjutkan
Kebagusan, dana pendidikan sekolah untuk kehidupan yang
"Kejar Paket Sekolah" sebanyak lebih baik.
11 orang.
3 22-Mar-24 Sumbangan Sosial SDGs Warga dan anak-anak binaan Rp 20.598.260 Bantuan ini diberikan dalam bentuk
No. 4 melalui Yayasan Indonesia sembako, makanan anak dan
Hijau, masyarakat prasejahtera makanan berbuka puasa dan
yang tinggal di pemukiman operasional yayasan.
lapak pemulung daerah Jati
Padang, Pasar Minggu, Jakarta
Selatan berjumlah 106 orang.
4 28-Mei-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 25.050.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap V 2021, Tahap
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, VI 2022 dan Tahap VII 2023, selama
Jawa Tengah. musim kemarau bulan Mei 2024
di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
5 25-Jun-24 Sumbangan sosial SDGs Masyarakat umum melalui Rp 13.157.000 Masyarakat umum dalam rangka
Kemanusiaan No. 3 Palang Merah Indonesia memperingati hari donor darah
sedunia yang di koordinir oleh
Gedung Sahid Sudirman Center,
Jakarta.
6 9-Jul-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 17.750.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap V 2021, Tahap
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, VI 2022 dan Tahap VII 2023, selama
Jawa Tengah. musim kemarau bulan Juni 2024
di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
7 23-Jul-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 17.750.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap V 2021, Tahap
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, VI 2022 dan Tahap VII 2023, selama
Jawa Tengah. musim kemarau bulan Juli 2024
di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
Page 160
160 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
8 24-Jul-24 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Brayat Pinuji, Rp 22.070.148 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
Kemanusiaan No. 4 Kulon Progo, Yogyakarta, yang sembako pangan dan kebutuhan
mengasuh 90 anak-anak dari perlengkapan kebersihan dan
usia balita hingga remaja. perlengkapan kebutuhan sekolah,
makanan jadi.
9 25-Jul-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, - Peninjauan dan Pemantauan lokasi
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, tanam dan yang ditanam pada
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, tahun 2021, 2022 dan 2023,
Jawa Tengah. berbarengan dengan kunjungan
ke Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti
Asih, Semarang.
10 26-Jul-24 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Cacat Ganda Rp 21.701.010 Bantuan untuk kebutuhan
Kemanusiaan No. 4 Bhakti Asih, Semarang, yang peralatan, perlengkapan, sembako
mengasuh 38 anak. pangan dan kebutuhan
perlengkapan kebersihan.
11 27-Agu-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 17.750.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap V 2021, Tahap
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, VI 2022 dan Tahap VII 2023, selama
Jawa Tengah. musim kemarau bulan Agustus
2024 di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
12 27-Sep-24 Bantuan Sekolah SDGs Sekolah Dasar Islam Terpadu Rp 8.243.047 Bantuan Pendidikan berupa
No. 4 Yayasan Baiturrahim, Bekasi Perlengkapan belajar mengajar
dengan jumlah siswa 120 yaitu komputer dan peralatan
orang. lainnya.
13 28-Sep-24 Bantuan Sekolah SDGs Panti Asuhan Mekar Lestari, Rp 7.741.557 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
No. 4 Serpong, Tangerang, yang sembako pangan, kebutuhan
mengasuh 38 anak dari usia perlengkapan kebersihan serta
balita hingga remaja. perlengkapan kebutuhan sekolah
dan komputer.
14 7-Okt-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 27.750.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap V 2021, Tahap
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, VI 2022 dan Tahap VII 2023, selama
Jawa Tengah. musim kemarau bulan Sept & Okt
2024 di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
15 12-Okt-24 Bantuan Sekolah SDGs Yayasan Sahabat Anak, Rp 9.003.193 Bantuan Pendidikan berupa
No. 4 Jelambar, Jakarta Barat, yang Perlengkapan belajar mengajar
mengasuh 150 anak. yaitu komputer dan peralatan
lainnya.
16 28-Okt-24 Sumbangan sosial SDGs Palang Merah Indonesia (PMI), Rp 7.000.000 Donasi untuk program-program
Kemanusiaan No. 4 Jakarta Pusat. kegiatan sosial kemanusiaan yang
diselenggarakan oleh Palang Merah
Indonesia (PMI).
Page 161
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 161
Laporan Keberlanjutan
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
17 13-Nov-24 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Fajar Baru, Depok, Rp 7.340.512 Bantuan untuk kebutuhan logistik
Kemanusiaan No. 4 Jawa Barat yang mengasuh dan biaya sekolah.
128 anak.
18 22-Nov-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp 10.000.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Sumberharjo dan Puloharjo, bibit pohon Tahap VII 2023 selama
dan 15 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri, musim kemarau bulan November
Jawa Tengah. 2024 di daerah tandus di Desa
Sindukarto, Sumberharjo dan
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri, Jawa Tengah.
19 3-Des-24 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa dengan Rp 179.795.000 Program penghijauan berupa
Berkelanjutan No. 13 jumlah penerima manfaat 500 sumbangan 500 bibit unggul
dan 15 KK di daerah Karang Tengah, pohon durian yang di desa Karang
Banyumas. Tengah, Banyumas, Jawa Tengah,
yang hasil tanamannya dapat
digunakan sendiri oleh masyarakat
setempat dan memberi nilai
ekonomis, disamping mendukung
ekosistem.
Realisasi Rp 465,836,546
7. Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala
Keuangan Berkelanjutan informasi mengenai produk, diantaranya manfaat dan
kegunaan produk, syarat dan ketentuan, hak dan kewajiban
a. Inovasi dan Pengembangan Produk / Jasa dari masing-masing pihak, kapan perjanjian berakhir dan
Keuangan Berkelanjutan bagaimana penyelesaiannya, informasi biaya administrasi
CCB Indonesia secara konsisten untuk mengembangkan yang dikenakan, termasuk risikonya. Setiap kantor
produk dan layanan yang berbasis teknologi, awalnya CCB Indonesia menyediakan unit khusus / petugas untuk
pengembangan internet banking untuk korporasi, lanjut menangani pengaduan atau keluhan dari nasabah, sehingga
untuk individual, dan mobile banking, serta diteruskan permasalahan dengan nasabah dapat segera ditindaklanjuti
pengembangan digital banking selanjutnya, seperti QR dengan target waktu penyelesaian sesuai ketentuan Otoritas
payment, iDebit, virtual account, CCBI Win, foreign currency Jasa Keuangan.
transfer, dan lainnya. Seperti diketahui, dalam konteks
Keuangan Berkelanjutan, penggunaan produk berbasis Program promo produk dan layanan CCB Indonesia, dilakukan
teknologi ini akan menghemat sumber daya yang digunakan, melalui komunikasi pemasaran yang optimal dan tranparan,
misalnya kertas, bahan bakar (karena tidak perlu transportasi). tidak melanggar etika dan aturan yang berlaku, untuk
tercapainya awareness dan market positioning yang tepat
Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan sasaran. CCB Indonesia berupaya mengembangkan dan
perlindungan konsumen, CCB Indonesia selalu memberikan meningkatkan kualitas layanan perbankan dengan
perhatian terciptanya rasa aman bagi para nasabah. Produk mengutamakan kepuasan nasabah.
dan jasa CCB Indonesia telah sesuai dengan ketentuan
yang berlaku, standard and best practice. b. Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya
bagi Pelanggan
Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan Terkait pengembangan produk / jasa keuangan berkelanjutan,
untuk memberikan manfaat dan benefit maksimal kepada terutama produk dan layanan yang berbasis teknologi,
para nasabah. CCB Indonesia melalui tenaga frontliners telah dilakukan uji IT System Security yang diterapkan untuk
memastikan nasabah dapat memahami dan mengerti perlindungan data nasabah dan aplikasi perbankan
kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai dengan kebutuhannya. CCB Indonesia sebagai berikut:
Page 162
162 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
▪ CCB Indonesia telah menerapkan prinsip kerahasiaan dampak yang sangat positif bagi lingkungan, karena akan
(confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan menghemat sumber daya yang digunakan, misalnya kertas,
(availability) pada semua jaringan komunikasi, informasi bahan bakar bensin / solar berhubung tidak diperlukan
dan system perbankan sesuai dengan Pedoman transportasi ke kantor bank, sehingga dapat menjadi solusi
Manajemen Risiko dari Otoritas Jasa Keuangan (POJK untuk bertransaksi perbankan dengan lebih efisien.
MRTI).
▪ Pengamanan informasi dan sistem perbankan dilakukan Layanan digital banking ini menjadi sangat penting bagi
terhadap aspek teknologi, sumber daya manusia serta para nasabah untuk tetap dapat melakukan transaksi
proses - proses di dalam penggunaan Teknologi Informasi keuangannya tanpa harus datang ke kantor bank.
diantaranya dengan:
- Menggunakan dua lapis otentikasi untuk akses ke d. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
core-banking system, internet banking dan mobile Selama tahun 2024 tidak ada produk yang ditarik kembali
banking. oleh CCB Indonesia.
- Melakukan audit security system secara berkala
dengan mengundang vendor IT Security untuk e. Survey Kepuasan Pelanggan terhadap Produk / Jasa
melakukan security assessment, penetration test Keuangan Berkelanjutan
dan infiltration test terhadap sistem aplikasi Selama tahun 2024 belum dilakukan survei kepuasan
perbankan CCB Indonesia pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa.
- Melakukan evaluasi berkala terhadap sistem dan
prosedur untuk meningkatkan keamanan sistem 8. Lain Lain
dan agar selalu sesuai dengan Pedoman Manajemen
Risiko yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. a. Verifikasi tertulis dari pihak independen untuk tahun 2024
belum tersedia.
c. Dampak Produk/Jasa b. Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca untuk
Pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan tahun 2024 belum tersedia.
melalui digital banking, seperti internet banking (bisnis dan c. Tanggapan Emiten terhadap umpan balik laporan tahun
individu), mobile banking, QR payment, iDebit, virtual account, sebelumnya unttuk sementara ini belum tersedia.
CCBI Win, foreign currency transfer, dan lainnya, memberikan d. Daftar Pengungkapan
Page 163
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 163
Laporan Keberlanjutan
No
Nama Indeks Halaman
Indeks
1 Strategi Keberlanjutan 137
Penjelasan Strategi Keberlanjutan 137
2 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan 139
a. Aspek Ekonomi 139
b. Aspek Lingkungan Hidup 140
c. Aspek Sosial 140
3 Profil CCB Indonesia 140
a. Visi, Misi, Nilai-Nilai dan Keyakinan Dasar 140
b. Alamat Perusahaan 141
c. Skala Usaha 141
d. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 142
e. Keanggotaan pada Asosiasi 143
f. Perubahan CCB Indonesia yang Bersifat Signifikan 143
4 Penjelasan Direksi 144
Penjelasan Direksi 144
5 Tata Kelola Keberlanjutan 147
a. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 148
b. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 148
c. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 149
d. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 149
e. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 150
6 Kinerja Keberlanjutan 150
a. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 150
b. Kinerja Ekonomi 152
1) Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba 152
Rugi
2) Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau 152
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
c. Kinerja Lingkungan Hidup 153
1) Aspek Umum 153
Biaya Lingkungan Hidup 153
2) Aspek Material 153
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 153
3) Aspek Energi 153
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 153
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 154
4) Aspek Air 154
Penggunaan Air 154
d. Kinerja Sosial 154
1) Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 154
2) Aspek Ketenagakerjaan 154
Kesetaraan Kesempatan Bekerja 154
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 154
Upah Minimum Regional 155
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 155
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 155
Page 164
164 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
No
Nama Indeks Halaman
Indeks
3) Aspek Masyarakat 155
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 155
Pengaduan Masyarakat 156
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 157
7 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan 161
a. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 161
b. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 161
c. Dampak Produk/Jasa 162
d. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 162
e. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 162
8 Lain-lain 162
a. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 162
b. Lembar Umpan Balik 162
c. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 162
d. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 162
Page 165
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 165
Laporan Keberlanjutan
Page 166
166 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance
secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada profitabilitas, nilai tambah
bagi stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB
Indonesia sebagai perusahaan publik
Berdasarkan Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) Nomor S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, bahwa telah dilakukan penggabungan usaha PT Bank Antar Daerah
(Bank Anda) ke dalam PT Bank Windu Kentjana International, Tbk (Bank Windu). Bank hasil penggabungan telah berganti nama
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk sesuai Keputusan Menkumham R.I No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016
tanggal 30 November 2016, Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-441/PB.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 dan Salinan Keputusan
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha
Atas nama PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk (“CCB Indonesia”).
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi
pada profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia
sebagai perusahaan publik.
Page 167
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 167
Tata Kelola Perusahaan
Upaya untuk terus meningkatkan penerapan tata kelola atau CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan
Good Corporate Governance yang telah dilakukan sebelumnya, prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
dan menjaga terpenuhinya prinsip-prinsip Good Corporate usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Governance dalam setiap kegiatan usaha pada seluruh tingkatan
atau jenjang organisasi merupakan faktor penting untuk Melanjutkan upaya perbaikan penerapan pelaksanaan Good Corporate
mendapatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan Governance, maka pada tahun 2024 CCB Indonesia mempertahankan
(stakeholders), yang meliputi: pemegang saham/investor, nasabah, dan menyempurnakan perbaikan yang telah dilakukan pada tahun-
bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai, pemasok tahun sebelumnya pada ketiga aspek Governance yaitu Governance
serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia. Hal ini Structure, Governance Process, dan Governance Outcome.
dikarenakan hasil penilaian Good Corporate Governance akan
berpengaruh terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Risiko (RBBR).
Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
Sebagai institusi yang bergerak di bidang perbankan dan sekaligus membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
sebagai perusahaan publik, CCB Indonesia melaksanakan Good tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
Corporate Governance dengan berpedoman pada: (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
14 September 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
No. 13 /SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Tata Kelola Bagi Bank Umum.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tanggal Pedoman Tata Kelola Perusahaan
23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21 /POJK.04/2015 dan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank,
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri Perbankan.
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik. Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi setiap
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang teguh pada
8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi Dan Remunerasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka Bank telah menyusun
Emiten Atau Perusahaan Publik. Kebijakan dan Pedoman Umum Pelaksanaan Good Corporate Governance,
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal dan telah mendapat pengesahan dari Dewan Komisaris dan Direksi.
23 Desember 2015 tentang Pembentukan Dan Pedoman Audit.
• Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia Ketentuan pelaksanaan dari Kebijakan dan Pedoman Umum
Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance dimaksud telah disusun
Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham oleh Bank, antara lain dalam bentuk:
Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh - Pedoman Penilaian Sendiri (Self Assessment) dan Penyusunan
Perusahaan Tercatat. Laporan Pelaksanaan Penerapan Good Corporate Governance
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32 Tahun 2015 (Pedoman Penilaian dan Penyusunan Laporan Good Corporate
(SE OJK 32/2015) Governance), sebagai panduan dalam melakukan penilaian
sendiri dan penyusunan laporan Pelaksanaan Penerapan Good
Dalam ketentuan tersebut di atas ditegaskan bahwa pelaksanaan Corporate Governance.
prinsip-prinsip Good Corporate Governance sekurang-kurangnya - Pedoman Kode Etik, Pedoman ini meletakkan prinsip – prinsip
harus diwujudkan dalam: dasar dari perilaku dan profesi yang diharapkan dari semua
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Insan CCB Indonesia. Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan
Direksi; budaya kesadaran risiko (risk awareness) yang kuat dan control
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite-komite dan satuan environment yang baik pada CCB Indonesia dapat terwujud
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian intern bank; dan melekat pada masing-masing Insan CCB Indonesia.
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal dan auditor - Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan sebagai Pedoman
eksternal; bagi seluruh Insan CCB Indonesia:
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian ▪ untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan
intern; Kepentingan, serta
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar; ▪ dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Benturan
- Rencana strategis Bank; dan Kepentingan di Bank untuk mewujudkan pengelolaan
- Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank. perusahan yang baik.
Page 168
168 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Selain berpedoman pada Kebijakan dan Pedoman tersebut di atas, Dalam tahun 2024, CCB Indonesia telah melaksanakan Rapat
pelaksanaan Good Corporate Governance juga didasarkan pada Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum
aturan-aturan internal lainnya yang ditetapkan sesuai dengan Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa), dengan
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
mengacu pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 16/
POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), adalah Organ Perseroan Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik.
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi
atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun
Undang dan/atau anggaran dasar. buku 2023 dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2024 dan RUPS
Luar Biasa dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2024 secara
RUPS memiliki wewenang antara lain untuk mengangkat dan hybrid yaitu offline dengan pembatasan jumlah kehadiran fisik
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, berdasarkan metode first in first served dan juga online melalui
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui aplikasi eASY.KSEI khusus untuk pemegang saham perorangan
perubahan Anggaran Dasar, menyetujui Laporan Tahunan dan lokal. Dalam pelaksanaan RUPS Tahunan 2024 dan RUPS Luar
menetapkan bentuk dan jumlah imbalan, tunjangan dan fasilitas Biasa untuk perhitungan suara RUPS Perseroan menggunakan
bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta menghasilkan Pihak Independen yaitu PT Sinartama Gunita, selaku Biro
keputusan-keputusan penting yang sejalan dengan arah dan Administrasi Efek Perseroan dan diverifikasi oleh Notaris Eliwati
kebijakan Bank. Tjitra, S.H., selaku pejabat umum yang independen.
Page 169
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 169
Tata Kelola Perusahaan
RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada II. Ibu Guo Meijun untuk dinominasikan sebagai Komisaris
tanggal 7 Juni 2024 Perseroan.
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : Pengangkatan Bapak Qi Jiangong dan Ibu Guo Meijun dengan
jabatan-jabatannya tersebut di atas baru berlaku efektif setelah
Mata Acara Pertama mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang.
Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris mengenai keadaan dan jalannya Dengan demikian, setelah pengangkatan Bapak Qi Jiangong
Perseroan untuk tahun buku 2023 dan Laporan Keuangan Tahunan dan Ibu Guo Meijun mendapat persetujuan persetujuan dari
Perseroan tahun buku 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan pihak yang berwenang, maka susunan anggota Dewan Komisaris
Publik. Perseroan yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
Mata Acara Kedua untuk tahun buku 2028 menjadi sebagai berikut :
Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Dewan Komisaris
Rp 241.290.965.341 (dua ratus empat puluh satu miliar dua ratus - Komisaris Utama : Qi Jiangong *)
sembilan puluh juta sembilan ratus enam puluh lima ribu tiga ratus - Komisaris : Guo Meijun *)
empat puluh satu rupiah) dengan rincian sebagai berikut : - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
I. Sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) akan digunakan - Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT.
Dengan catatan:
II. Sisanya sebesar Rp 240.790.965.341 (dua ratus empat puluh
*) Pengangkatan baru efektif setelah mendapatkan persetujuan dari pihak yang
miliar tujuh ratus sembilan puluh juta sembilan ratus enam berwenang
puluh lima ribu tiga ratus empat puluh satu ) akan digunakan
sebagai laba ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur Mata Acara Keempat
permodalan Perseroan. Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk
menetukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota
Mata Acara Ketiga Direksi untuk tahun buku 2024.
(i) Menyetujui Pengangkatan kembali anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak Mata Acara Kelima
ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Menyetujui pemberian kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas
Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2028 untuk menetukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota
(dua ribu dua puluh delapan) sebagai berikut: Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024.
Direksi : Mata Acara Keenam
- Direktur Utama : You Wennan Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
- Direktur : Zhu Yong dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan
- Direktur : Setiawati Samahita keuangan Perseroan tahun buku 2024.
- Direktur : Junianto
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman Catatan:
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
Dewan Komisaris Saham Tahunan tahun buku 2023 adalah sebagai berikut:
- Komisaris : Qi Jiangong
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan Direksi
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo - Direktur Utama : You Wennan
- Direktur : Zhu Yong
* Bagi Komisaris Independen yang telah menjabat 2 (dua) kali periode dan
- Direktur : Setiawati Samahita
diusulkan untuk diangkat kembali yaitu Bapak Yudo Sutanto, Nyoo dan Bapak
Mohamad Hasan telah menyatakan dirinya tetap independen. - Direktur : Junianto
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman
(ii) Menyetujui Pengangkatan calon-calon anggota Dewan Komisaris
Perseroan sebagai berikut: Dewan Komisaris
I. Bapak Qi Jiangong yang sebelumnya menjabat sebagai - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
Komisaris Perseroan, untuk dinominasikan sebagai Komisaris - Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
Utama Perseroan.
Page 170
170 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 20 Dewan Komisaris dan Direksi
Desember 2024
Sistem pengelolaan perusahaan dilakukan secara dual-control
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : dimana terdapat pemisahan yang jelas antara fungsi dan tanggung
jawab Direksi yang bertanggung jawab atas kepengurusan Bank
Mata Acara Pertama dengan fungsi Dewan Komisaris yang bertanggung jawab atas
Menerima baik dan menyetujui Rencana Aksi Pemulihan Perseroan fungsi pengawasan Bank.
yang disusun guna memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan 1. Dewan Komisaris
Penanganan Permasalahan Bank Umum, sebagai bagian dari
kerangka tata kelola Perusahaan yang menjadi pedoman bagi Bank 2024 2023
dalam rangka memastikan keberlanjutan operasional dan stabilitas Komisaris Utama - Sun Jianzheng*
perusahaan. Komisaris Guo Meijun*** Qi Jiangong**
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
Mata Acara Kedua
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
Menerima baik dan menyetujui pengunduran diri dari Bapak Qi
Jiangong dari jabatannya selaku Komisaris Utama dan Bapak You
* Bapak Sun Jianzheng telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Komisaris
Wennan dari jabatannya selaku Direktur Utama, serta menerima
Utama efektif per tanggal 7 Juni 2024. Perseroan ingin menyampaikan
baik dan menyetujui pengangkatan Bapak Jiang Yongdong yang penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa beliau kepada Perseroan
dinominasikan sebagai Direktur Utama Perseroan. Pengangkatan selama masa jabatan sebelumnya sebagai Komisaris Utama Perseroan.
** Bapak Qi Jiangong mengundurkan diri dari jabatan sebagai Komisaris Utama
Bapak Jiang Yongdong tersebut baru berlaku efektif setelah efektif tanggal 20 Desember 2024, sebelumnya Bapak Qi Jiangong diangkat
mendapat Persetujuan dari pihak yang berwenang. sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024. Perseroan ingin
menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa beliau kepada
Dengan demikian setelah pengangkatan Bapak Jiang Yongdong Perseroan selama masa jabatan sebelumnya sebagai Komisaris Utama Perseroan.
*** Ibu Guo Meijun diangkat sebagai Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang
mendapat Persetujuan dari pihak yang berwenang, maka susunan
Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024.
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang masa jabatannya
akan berakhir sampai dengan penutupan RUPS tahunan Perseroan Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan,
untuk tahun buku 2028 menjadi sebagai berikut : kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
Direksi Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat
- Direktur Utama : Jiang Yongdong*) mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
- Direktur : Zhu Yong
- Direktur : Setiawati Samahita Semua anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
- Direktur : Junianto sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan
Dewan Komisaris Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
- Komisaris : Guo Meijun
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan 2. Direksi
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
2024 2023
*) Pengangkatan baru efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang
berwenang. Direktur Utama Jiang Yongdong* You Wennan*
Direktur Zhu Yong Zhu Yong
Catatan:
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Direktur - Chandra N.T. Siagian**
Saham Luar Biasa tanggal 20 Desember 2024 adalah sebagai berikut: Direktur Junianto Junianto
Direktur Setiawati Samahita Setiawati Samahita
Direksi Direktur Agresius R. Kadiaman Agresius R. Kadiaman
- Direktur Utama : You Wennan Kepatuhan
- Direktur : Zhu Yong
- Direktur : Setiawati Samahita * Bapak You Wennan telah mengundurkan diri, efektif per tanggal 20 Desember
2024. Perseroan ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman jasa-jasanya kepada Perseroan selama masa jabatan sebelumnya sebagai
Presiden Direktur Perseroan. Jabatan Presiden Direktur digantikan oleh Bapak
Jiang Yongdong melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Dewan Komisaris pada tanggal 20 Desember 2024 dan efektif per tanggal 14 Maret 2025.
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan ** Bapak Chandra N.T. Siagian meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2024. Perusahaan
ingin menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa yang
telah diberikan oleh Almarhum selama menjabat sebagai Direktur Perusahaan.
Page 171
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 171
Tata Kelola Perusahaan
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki 2024 2023
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan Komisaris Utama - Sun Jianzheng*
hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris Guo Meijun*** Qi Jiangong**
Komisaris dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat mempengaruhi
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
kemampuannya untuk bertindak secara independen.
* Bapak Sun Jianzheng telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Komisaris Utama
Semua anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana efektif per tanggal 7 Juni 2024. Perseroan ingin menyampaikan penghargaan
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 dan rasa terima kasih atas jasa-jasa beliau kepada Perseroan selama masa jabatan
sebelumnya sebagai Komisaris Utama Perseroan.
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ** Bapak Qi Jiangong mengundurkan diri dari jabatan sebagai Komisaris Utama efektif
No. 27 /POJK.03/2016, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan tanggal 20 Desember 2024, sebelumnya Bapak Qi Jiangong diangkat sebagai
No.39/SEOJK.03/2016. Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 7 Juni 2024
dan efektif tanggal 2 Desember 2024. Perseroan ingin menyampaikan penghargaan
dan rasa terima kasih atas jasa-jasa beliau kepada Perseroan selama masa jabatan
Susunan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah sebelumnya sebagai Komisaris Utama Perseroan.
*** Ibu Guo Meijun diangkat sebagai Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang
dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024.
Dewan Komisaris Pada tahun 2024 jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang
dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi.
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2024 mengalami
perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya Komposisi anggota Dewan Komisaris
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Tahunan tanggal 7 Juni 2024 dan RUPS Luar Biasa tanggal 20 Dalam tahun 2024, anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris
Desember 2024. Independen dan Komisaris Non Independen, dengan komposisi
50% anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen.
Page 172
172 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank. Jumlah anggota Dewan Komisaris minimal 3
(tiga orang) dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris
Non Independen. Jumlah Komisaris Independen paling sedikit 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris, sebagaimana diatur di dalam
Kebijakan dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.
Jumlah
Periode %
Anggota Dewan Komisaris Komisaris Independen
Januari 2024 - 7 Juni 2024 4 2 50%
Sejak ditutupnya RUPS Tahunan tanggal 7 Juni 2024 sampai dengan 3 2 66%
penutupan RUPS tahunan perseroan untuk tahun buku 2028
Sejak tanggal 2 Desember 2024 sampai dengan tanggal 20 4 2 50%
Desember 2024 sebelum ditutupnya RUPS Luar Biasa
Sejak ditutupnya RUPSLB tanggal 20 Desember 2024 sampai 3 2 66%
dengan penutupan RUPS tahunan untuk tahun buku 2028
Diangkat melalui
No Nama Jabatan Surat Persetujuan Persetujuan OJK
RUPS
1 Qi Jiangong Komisaris Utama Surat OJK No. KEPR-157/D.03/2024 tanggal 28 November 2024 28 Nov 2024 7 Jun 2024
2 Guo Meijun Komisaris Surat OJK No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024 28 Nov 2024 7 Jun 2024
3 Mohamad Hasan Komisaris Surat BI No.12/72/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 07 Juni 2010 7 Jun 2010 7 Jun 2024
Independen (diangkat kembali)
4 Yudo Sutanto Komisaris Surat OJK No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016 27 Okt 2016 7 Jun 2024
Independen (diangkat kembali)
Qi Jiangong Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non-Executive
* Komisaris : menjabat sejak 6 Juni 2017 hingga 2 Desember 2024 Director of BlackRock CCB Wealth Management Limited hingga
* Komisaris Utama : menjabat sejak 2 Desember hingga 20 saat ini.
Desember 2024
Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1970. General Manager Financial Institutional Business Department of
Memperoleh gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
of China tahun 1992 dan gelar Master dari University of International atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut.
Business and Economics, jurusan International Accounting Management
lulus pada tahun 1997. Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016, yang berbentuk badan hukum).
dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017
hingga 2 Desember 2024. Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
1. Training “Manajemen Risiko Perbankan bagi Komisaris Kualifikasi
Selanjutnya diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum 6 Tanpa Berjenjang” oleh IRPA & BSMR pada 9 - 12 Juli 2024 di
Pemegang Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal Jakarta.
2 Desember 2024 hingga 20 Desember 2024.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation mulai Juli sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
1997 sebagai Business Manager yang bertanggung jawab dalam 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
pengelolaan aset / kewajiban. Pada periode Oktober 2000 hingga POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
Maret 2001 menduduki berbagai jabatan strategis di China Construction SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Bank Corporation. Selanjutnya periode Maret 2001 hingga Juli 2008 Jasa Keuangan No. KEPR-157D.03/2024 tanggal 28 November
diangkat sebagai Chief Manager and Deputy Chief Manager yang 2024.
bertanggung jawab di Financial Market Department. Kemudian periode
Maret 2008 hingga 2 Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General Penugasan Khusus:
Manager and Chief Manager di Strategic Investment and Management Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 27 September
Department, yang bertanggung jawab atas investasi strategis Bank. 2017 hingga 20 Desember 2024.
Page 173
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 173
Tata Kelola Perusahaan
Guo Meijun Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan setelah
Komisaris merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976.
Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977.
University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar Master Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor)
dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga Oktober 1991
Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan sampai Januari 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di
Internasional (International Trade) pada tahun 2005. PT Bank Multicor sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai
Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei
dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
2024 sampai sekarang.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China 1. Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris”
Construction Bank Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager, oleh SDG Learning pada 7 Februari 2024 di Jakarta.
Assistant Chief di divisi International Settlement & Trade Finance 2. Training IT Security "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi
pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab Digital" oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
dalam pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan 3. Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris
perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki Tanpa Berjenjang” oleh IRPA & BSMR pada 23 - 26 April 2024 di
berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China Jakarta.
Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of
Overseas Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015, Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagai Chief of Cross Border RMB Business Division pada Juli 2015 sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019 hingga Juni 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional. SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat
menjadi Wakil Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang Penugasan Khusus:
bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010
Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai sampai saat ini.
Deputy General Manager pada Departemen Bisnis Internasional Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
atas pengelolaan Overseas Business. Yudo Sutanto, Nyoo
Komisaris Independen
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun
yang berbentuk badan hukum). 1954. Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
University, Los Angeles, Amerika Serikat.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
1. Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai
Berjenjang bagi Komisaris” pada 15 - 22 Juni 2024 oleh IBI-BCC. persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor posisi penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur,
33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank Antardaerah.
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024. Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris”
Mohamad Hasan oleh SDG Learning pada 7 Februari 2024 di Jakarta.
Komisaris Independen 2. Training IT Security "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi
Digital" oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih 3. Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris
gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang. Tanpa Berjenjang”oleh IRPA & BSMR pada 23 - 26 April 2024 di Jakarta.
Page 174
174 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana 3. Dewan Komisaris membentuk Komite-Komite di bawahnya
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat tanggung jawabnya, yang sekurang-kurangnya terdiri dari:
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah a. Komite Audit,
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- b. Komite Pemantau Risiko, dan
63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016. c. Komite Remunerasi dan Nominasi.
4. 4. Anggota Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
Penugasan Khusus: diangkat melalui Surat Keputusan Direksi yang disertai
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017. pengesahan oleh Dewan Komisaris.
5. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Komite yang
Pada tahun 2024 jumlah, komposisi, kriteria dan independensi telah dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif.
anggota Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan Otoritas 6. Dewan Komisaris berkoordinasi dengan Direksi dalam
Jasa Keuangan yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola bagi menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan
Bank Umum dan Perusahaan Terbuka. Bank terhadap peraturan internal maupun eksternal.
7. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan kuasa
a. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris umum kepada pihak lain yang dapat mengakibatkan
1. Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap pengalihan tugas dan tanggung jawab Komisaris.
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta 8. Dewan Komisaris dapat memberikan kuasa khusus kepada
memberikan nasihat kepada Direksi. Dalam melakukan 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris untuk mengambil
tugas tersebut terdapat beberapa aturan yang perlu tindakan yang bersifat rutin dan tidak strategis. Tindakan-
diperhatikan yaitu: tindakan sebagaimana dimaksud tersebut harus dilaporkan
a. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam proses dalam Rapat Dewan Komisaris berikutnya.
pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank,
kecuali: Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi pengawasan
• Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dan/atau transaksi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara
lain yang melibatkan pihak terkait sebagaimana diatur berkala serta memberikan nasihat dan rekomendasi kepada
dalam Peraturan Bank Indonesia tentang Batas Direksi.
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum,
• Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar b. Rapat Dewan Komisaris
Bank atau peraturan perundangan yang berlaku. Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
b. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
Bank termasuk di dalamnya adalah evaluasi terhadap 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Rencana Bisnis Bank, Perusahaan Publik, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
c. Dewan Komisaris wajib mengkaji, mengoreksi dan Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
menyetujui Laporan Tahunan Bank. serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang termasuk
2. Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja
pelaksanaan Good Corporate Governance pada setiap Dewan Komisaris.
kegiatan usaha Bank di seluruh tingkatan atau jenjang
organisasi. Dalam menjalankan fungsi tersebut terdapat Penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris selama tahun 2024
beberapa aturan yang harus diperhatikan yaitu: telah berjalan dengan baik terlihat dari dokumentasi pelaksanaan
a. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada rapat yang telah dilakukan.
Otoritas Jasa Keuangan sekurang-kurangnya 7 (tujuh)
hari kerja sejak ditemukannya: Pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris telah dilaksanakan
• Pelanggaran peraturan perundang-undangan di berdasarkan asas musyawarah mufakat. Hasil rapat Dewan
bidang keuangan dan perbankan, Komisaris telah dituangkan dalam risalah rapat dan telah
• Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat didokumentasikan dengan baik serta telah diedarkan kepada
membahayakan kelangsungan usaha Bank. seluruh anggota Dewan Komisaris dan pihak terkait. Hasil rapat
b. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Direksi merupakan rekomendasi dan/atau nasihat kepada Direksi atas
telah menindaklanjuti hasil temuan audit serta aktivitas usaha bank.
rekomendasi dari Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan
Publik, serta hasil pengawasan Bank Indonesia dan/ Selama tahun 2024 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat
atau hasil pengawasan otoritas lain. Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali dan dihadiri oleh
c. Dewan Komisaris berhak menunjuk Akuntan Publik seluruh anggota Dewan Komisaris. Pelaksanaan Rapat Dewan
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. Komisaris sebagian dilaksanakan secara teleconference.
Page 175
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 175
Tata Kelola Perusahaan
Sun Qi Mohamad Yudo
No Tanggal Agenda Rapat
Jianzheng Jiangong Hasan Sutanto
1. 27 Feb 2024 1. Approve Working Plan and Budget of The Internal Audit Division for TC TC √ TC
the Year 2024;
2. Approve the appointment of;
a. Mr. Mulyadi as one of the members of Risk Monitoring
Committee.
b. Mr. Mohammad Sumarsono as one of the members of the Risk
Monitoring Committee and one of the members of the Audit
Committee.
3. Approve 2022 Performance Bonus Proposal of CCBI Foreign
Directors;
4. Any others business
2. 15 Mei 2024 1. Proposed Appointment of Public Accountant Firm to audit the - TC √ TC
Financial Statements of CCB Indonesia for the year 2024 based on
Recommendation of the Audit Committee;
2. Appointment of Chairman of the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) of CCB Indonesia;
3. Assessment of the independence of Board of Commissioners
towards Independent Commissioners;
Qi Mohamad Yudo
No Tanggal Agenda Rapat
Jiangong Hasan Sutanto
3. 11 Jun 2024 1. Approve of 2023 total bonus amount (exclude foreign directors) and BOD bonus √ √ √
amount (exclude foreign directors);
2. Approve of 2023 performance bonus proposal of CCBI Foreign Directors;
3. Any other business.
4. 24 Jun 2024 Approve Revised CCBI Bank Business Plan (BBP) for the year 2024 – 2026. TC √ TC
5. 18 Okt 2024 1. Approve New Risk Appetite; TC √ TC
2. Approve the Affirmation Letter for BoD and BoC
3. Brief presentation on updated new generation system
6. 18 Nov 2024 1. Approve Bank Business Plan (BBP) for the year 2025 – 2027 √ √ √
2. Approve Recovery Plan of CCB Indonesia (OJK/Indonesia Financial Services
Authority purpose);
3. Approve Resolution Plan of CCB Indonesia (LPS/Indonesia Deposit Insurance
Corporation purpose);
√ : Hadir dalam rapat - : Tidak hadir dalam rapat , TC : Melalui teleconference
Dengan demikian, jumlah rapat yang diselenggarakan, jumlah rapat yang dihadiri secara fisik oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik, serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang pelaksanaan Tata Kelola pada Bank Umum.
Page 176
176 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
c. Rekomendasi Dewan Komisaris
Sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap kinerja CCB Indonesia selama tahun 2024, Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
rekomendasi Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko menyampaikan rekomendasi yang harus
ditindaklanjuti oleh Direksi.
d. Pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka
peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Pelatihan yang telah diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dalam Tahun 2024, di antaranya adalah sebagai berikut :
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
Qi Jiangong Manajemen Risiko Perbankan bagi Komisaris Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang 9 - 12 Juli 2024 IRPA & BSMR
Guo Meijun Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang bagi Komisaris 15 – 22 Juni 2024 IBI-BCC
Mohamad Hasan Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris 7 Februari 2024 SDG Learning
IT Security : "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital" 3 April 2024 CCB Indonesia
Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris Tanpa Berjenjang 23 – 26 April 2024 IRPA & BSMR
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris 7 Februari 2024 SDG Learning
Yudo Sutanto, IT Security : "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital" 3 April 2024 CCB Indonesia
Nyoo Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris Tanpa Berjenjang 23 – 26 April 2024 IRPA & BSMR
e. Efektivitas dan efisiensi pengawasan yang dilakukan oleh Komisaris
Secara berkala Dewan Komisaris melakukan Pengawasan terhadap Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Komisaris
antara lain dilakukan melalui Rapat-rapat antara Dewan Komisaris dengan Direksi maupun antara Dewan Komisaris dengan Komite-
Komite.
f. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi
Selama tahun 2024 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat dengan Direksi sebanyak 3 (tiga) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 30 Mei 2024 Confidential Matter Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto, Nyoo
You Wennan
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
2 24 Jun 2024 1. Discussion on Revised CCBI Bank Business Plan 2024 – 2026 Qi Jiangong
2. Any other business. Mohamad Hasan
Yudo Sutanto, Nyoo
You Wennan
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
3 18 Nov 2024 1. Discuss Bank Business Plan (BBP) for the year 2025-2027 Qi Jiangong
2. Update the improvement of the CCB Indonesia Anti-Money Laundering and Mohamad Hasan
Prevention of Terrorism and Proliferation of Funding for Weapons of Mass Yudo Sutanto, Nyoo
Destruction (AML-PTP-FWMD) system development program; You Wennan
Zhu Yong
Setiawati Samahita
Junianto
Agresius R. Kadiaman
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris terhadap Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Komisaris
selama tahun 2024 telah berjalan efektif dan efisien.
Page 177
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 177
Tata Kelola Perusahaan
g. Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh 9. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Good
Komisaris terhadap Direksi dan Komite – komite yang Corporate Governance termasuk tetapi tidak terbatas
berada di bawah Komisaris pada pemantauan Governance Structure, Governance
Dewan Komisaris senantiasa mendukung upaya peningkatan Process, Governance Outcome; Self assessment
pelaksanaan Tata Kelola di CCB Indonesia. Perhatian utama pelaksanaan Good Corporate Governance; Penyediaan
diberikan perbaikan ketiga aspek governance yaitu Governance dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar;
Structure, Governance Process, Governance Outcome, tindak Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan; dan pelaksanaan Program
lanjut penyelesaian temuan Otoritas Jasa Keuangan, pencapaian Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme
target sesuai rencana bisnis dengan memperhatikan pengelolaan serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
risiko, pengawasan intern dan pemenuhan kepatuhan. Dewan Massal.
Komisaris melalui komite-komitenya telah memberikan 10. Melakukan pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan,
rekomendasi dan masukan terhadap berbagai aspek bisnis dan dengan mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
pendukung bisnis Perusahaan. melalui Laporan Triwulanan Pelaksanaan Tugas Direktur
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Selanjutnya Dewan
Mekanisme dan fokus pengawasan yang dilakukan pada tahun Komisaris memberikan saran-saran dalam rangka peningkatan
2024, meliputi: kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
1. Melakukan analisa, memberi masukan dan bersama-sama
Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB). Dewan Komisaris Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan seluruh anggota
juga memantau, menganalisa, dan memberi arahan/masukan Dewan Komisaris dinilai telah memadai. Sehubungan dengan
untuk rencana strategis Perusahaan ke depan. persyaratan sertifikasi manajemen risiko, seluruh anggota Dewan
2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Komisaris telah memenuhi persyaratannya. Anggota Dewan
Bisnis Bank, dan secara berkala telah menyampaikan Laporan Komisaris Bank telah mengungkapkan kepemilikan saham, hubungan
kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai hasil keuangan dan keluarganya serta remunerasi dan fasilitas lainnya
pengawasannya. yang diterima dengan jelas, dan tidak pernah melanggar ketentuan/
3. Mengkaji pencapaian kinerja keuangan CCB Indonesia peraturan yang berlaku.
melalui review Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.
4. Melakukan kajian terhadap manajemen risiko melalui Anggota Dewan Komisaris tidak memanfaatkan Bank untuk
pembahasan profil risiko yang mencakup risiko kredit; risiko kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang merugikan
pasar; risiko likuiditas; risiko operasional; risiko hukum; risiko atau mengurangi keuntungan Bank.
reputasi; risiko strategik; dan risiko kepatuhan.
5. Melakukan review dan pembahasan terhadap rencana Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan,
kerja tahunan Audit Eksternal dan Audit Internal, peningkatan kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan
kompetensi dan hasil temuan selama tahun berjalan. Dewan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang
Komisaris juga memantau perbaikan terhadap hasil temuan Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang
pemeriksaan audit eksternal, termasuk audit Otoritas Jasa dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara
Keuangan dan audit Kantor Akuntan Publik. independen.
6. Memberikan usulan penunjukan Kantor Akuntan Publik
yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, sekurang- Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
kurangnya terhadap audit atas informasi keuangan historis dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen.
tahunan. Semua anggota Dewan Komisaris tidak saling memiliki hubungan
7. Dewan Komisaris melalui Komite Remunerasi dan Nominasi keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
memantau strategi dan kebijakan SDM, termasuk program Dewan Komisaris dan/atau Direksi. Penggantian dan/atau
pendidikan pelatihan dan implementasinya. Komite pengangkatan setiap calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi telah memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
kepada Dewan Komisaris atas usulan kebijakan SDM. Nominasi.
8. Menerima laporan dari ketiga komite di tingkat Dewan
Komisaris, untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dalam Dewan Komisaris memahami kewajibannya untuk melaporkan
rapat Dewan Komisaris. Masukan dan rekomendasi yang kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terjadi pelanggaran yang
dianggap perlu akan disampaikan Dewan Komisaris kepada dapat membahayakan usaha Bank.
Direksi.
Page 178
178 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Namun demikian, dalam tahun 2024 tidak terdapat: Komite-Komite Penunjang Dewan Komisaris
• Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan
dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan keadaan yang Dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank, Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13 /
• Pelaporan atas Pelanggaran peraturan perundang-undangan SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata
di bidang keuangan dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan Kelola Bagi Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55
keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha /POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan
Bank. Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan Peraturan OJK
No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan Nominasi Dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik, CCB
operasional Bank, kecuali dalam penyediaan dana kepada pihak Indonesia telah membentuk komite-komite penunjang Dewan
terkait. Dewan Komisaris ikut berperan dalam mengarahkan Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite
penyusunan Rencana Bisnis Bank, pengawasan terhadap pelaksanaan Remunerasi dan Nominasi. Komite-komite tersebut bertanggung
Rencana Bisnis Bank dan melakukan pemantauan serta evaluasi jawab kepada Dewan Komisaris dalam fungsinya membantu
pelaksanaan kebijakan strategis bank. pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, dengan
mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja yang telah disusun
Kebijakan Perseroan tentang penilaian untuk masing-masing Komite.
terhadap kinerja anggota Dewan Komisaris dan
pelaksanaannya Komposisi anggota komite-komite sudah sesuai dengan ukuran
dan kompleksitas usaha CCB Indonesia. Pelaksanaan tugas komite-
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris komite yang membantu Dewan Komisaris sudah berjalan
1. Kinerja Dewan Komisaris akan dinilai berdasarkan kriteria sebagaimana mestinya.
tertentu yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi
dan Nominasi. Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite yang membantu
2. Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris diungkapkan dalam Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
Laporan Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum meliputi:
Pemegang Saham. 1. Komite Audit
3. Dewan Komisaris menilai kinerja Komite yang mendukung 2. Komite Pemantau Risiko
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris telah sesuai dengan 3. Komite Remunerasi dan Nominasi
peran, tanggung jawab, dan kewenangannya dengan baik
selama tahun 2024. Pada tahun 2024 rapat Komite telah diselenggarakan secara berkala
4. Jumlah anggota Dewan Komisaris CCB Indonesia tahun dan telah berjalan cukup efektif sesuai dengan kebutuhan CCB
2024 telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 Tahun Indonesia :
2023, POJK No.33/POJK.04/2014, tentang Direksi dan Dewan 1. Komite Audit telah menyelenggarakan 16 (enam belas) kali
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Kebijakan rapat yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh
dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Audit termasuk
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Komisaris Independen dan Pihak Independen.
2. Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 11 (sebelas)
• Kriteria yang digunakan kali rapat yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
1. Pencapaian pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris, puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau
2. Kehadiran anggota Dewan Komisaris, Risiko termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen.
3. Ketertiban administratif, 3. Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan 7
4. Integritas dan keterbukaan anggota Dewan Komisaris, (tujuh) kali yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
5. Partisipasi dan kontribusi dalam fungsi pengawasan Bank. puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi
dan Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan
• Pihak yang melakukan penilaian Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan perwakilan pegawai.
Komisaris selama tahun 2024 secara mandiri (self assessment).
Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Selanjutnya, Dewan K omisaris dan Direksi ak an dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat Komite telah dituangkan
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya periode 2024, dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat
termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan
Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS Tahunan yang akan dan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan
diselenggarakan pada tahun 2024. keputusan.
Page 179
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 179
Tata Kelola Perusahaan
Komite Audit konsentrasi ilmu di bidang audit internal dari Cleveland State
University, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1993.
Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen, dan seluruh
anggota Komite adalah Pihak Independen. Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan (BPKP), Jakarta (tahun 1983 - 1987). Mulai tahun
Struktur dan keanggotaan Komite Audit 2008 hingga saat ini juga sebagai Komite Audit di beberapa perusahaan.
• Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Audit sebagaimana Sejak Juli 2022 menjadi Komisaris Independen di PT Inti Bangun
ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 017/SK-DIR/KP-JKT/ Sejahtera, Tbk. Pada Apr 2018 – Mei 2022 menjadi Direktur Akademis
III/2024 tanggal 7 Maret 2024, susunan keanggotaan Komite di Pusat Pengembangan Internal Audit YPIA dan sejak Juni 2022 menjadi
Audit hingga tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: Chief Risk Management & Quality Assurance Executive di YPIA.
Ketua: Memperoleh Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2000,
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) Certified Risk Management Professional (CRMP) pada tahun 2010,
Certification in Risk Management Assurance (CRMA) pada tahun
Members: 2013, Chartered Accountant (CA) pada tahun 2014, Certification
1. Mohamad Hassan (Pihak Independen) in Audit Committee Practices (CACP) pada tahun 2016, Certified
2. Mohammad Sumarsono (Pihak Independen) Professional Management Accountant (CPMA) pada tahun 2018
Qualified Government Internal Auditor (QGIA) pada tahun 2020,
Keahlian Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) pada tahun 2021, dan
Indonesia Internal Auditor Practitioner (IIAP) pada tahun 2022.
Mohamad Hasan
Ketua Komite Audit/Komisaris Independen Mohammad Sumarsono
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944.
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tahun 1962.
Menjabat Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017.
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko sejak 1 September
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, 2021.
Palembang.
Meraih gelar Magister Manajemen tahun 1998 di Sekolah Tinggi
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan Ilmu Ekonomi IPWI, Jakarta.
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/ Di bidang perbankan, memulai karir di PT Bank Bumi Daya, Persero
PB.12/2016. tahun 1985 - 1999 (sebelum penempatan posisi mendapatkan
Pendidikan Akuntansi selama 18 bulan di Lembaga Manajemen
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta) beberapa penugasan
1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation yang pernah diberikan antara lain membawahi bagian dana, kredit,
(PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga akuntansi dan internal control dan tahun 1999 menjadi bagian
Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya dalam Tim Merger Bank Mandiri untuk bidang akuntansi, sebagai
periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai anggota komite independen di bank swasta nasional tahun 2013
Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris sampai dengan saat ini baik sebagai Komite Pemantau Risiko atau
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 pun Komite Audit, sebagai trainer bidang perbankan sejak tahun
hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan 2005 sampai dengan saat ini baik di lembaga keuangan bank
swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali maupun non bank milik pemerintah dan swasta. Pada tahun 2021
sebagai Komisaris Independen di Perseroan. memperoleh sertifikasi manajemen risiko level 3.
Mohamad Hassan Di luar bidang perbankan, memulai karir di beberapa kantor Akuntan
Anggota Komite Audit/Pihak Independen Publik tahun 2003 - 2021 sebagai Senior Konsultan dan Associate
Director, di perusahaan persewaan alat berat tahun 2010 sebagai
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1960. General Manager, di perguruan tinggi tahun 2012 – 2017 sebagai
Kepala Biro Akuntansi Keuangan dan Kepala Biro Internal Audit, sebagai
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak 4 Mei 2021. dosen di beberapa perguruan tinggi tahun 2002 – 2020 (Nomor Induk
Dosen Nasional/NIDN No. 0304056202) khususnya untuk mata kuliah
Meraih gelar Diploma IV Accounting STAN 1991 dan Master of terkait bidang perbankan. Tahun 2017 memperoleh sertifikasi komite
Accountancy & Financial Information Systems (MAFIS) dengan audit (Certification of Audit Committee Practices/CACP).
Page 180
180 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Ketua Komite Audit berkomitmen untuk memastikan kelancaran laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan
operasional Komite Audit dan memastikan bahwa pengawasan lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.
dan evaluasi terhadap praktik akuntansi, pengendalian internal, 5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses
dan pelaporan keuangan bank tetap berjalan sesuai dengan akuntansi dan pelaporan keuangan Bank.
Rencana Kerja Komite Audit tahun 2024. 6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
Independensi Bank.
Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi 7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya
CCB Indonesia maupun Bank lain. perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik
atas jasa yang diberikannya.
Terdapat anggota Komite Audit dari pihak independen yang memiliki 8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai
rangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota Komite lainnya penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,
pada Bank yang sama, Bank lain, dan/atau perusahaan lain, yaitu : ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor
Mohamad Sumarsono internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi
- Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko atas temuan auditor internal.
pada Bank yang sama. 10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait
- Menjabat sebagai anggota komite independen di bank swasta nasional
baik sebagai Komite Pemantau Risiko atau pun Komite Audit dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank.
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang
Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi, diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya.
kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas
dan tanggung jawab. Periode jabatan keanggotaan Komite Audit
Komite Audit diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada
Seluruh pihak independen yang merupakan anggota Komite Audit Dewan Komisaris.
tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Masa jabatan anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank. masa tugas Dewan Komisaris dan hanya dapat dipilih kembali
untuk 1 (satu) periode berikutnya.
Tugas dan tanggung jawab
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut Komite Audit tersebut di atas telah memenuhi ketentuan Otoritas
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk Independen sebagai Ketua Komite dan 2 (dua) orang Pihak
pengendalian internal atas pelaporan keuangan. Independen yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit terhadap: akuntansi dan di bidang hukum atau perbankan, sebagai anggota.
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik Mekanisme pengawasan Komite Audit terhadap Perseroan
dengan standar audit; Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi Audit melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
keuangan; pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan kecukupan proses pelaporan keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris. Mekanisme pengawasan dilakukan melalui penelaahan laporan-laporan
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan yang diterbitkan oleh Divisi Audit Intern, Kantor Akuntan Publik, dan
publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris Hasil Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan melalui rapat-rapat Komite
untuk direkomendasikan kepada RUPS. Audit. Apabila diperlukan, maka dalam rapat Komite dimaksud juga
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan dapat mengundang divisi atau unit kerja terkait sebagai nara sumber
oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain untuk memperoleh fakta / informasi secara langsung.
Page 181
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 181
Tata Kelola Perusahaan
Pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi terhadap: Intensitas Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
- Pelaksanaan tugas Divisi Audit Intern Komite Audit secara berkala menyampaikan laporan pelaksanaan
- Pelaksanaan Pemberian Jasa AP dan KAP, termasuk kesesuaian tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komite
pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar Audit dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komite Audit
audit yang berlaku memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
- Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi yang
berlaku Rapat Komite Audit
- Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Divisi Selama tahun 2024 Komite Audit telah menyelenggarakan rapat
Audit Intern, akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa sebanyak 16 (enam belas) kali, serta memberikan usulan-usulan
Keuangan. kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan
- Rencana pemeriksaan tahunan oleh SKAI tahun 2024. adalah sebagai berikut:
Mohamad Mohamad
No Tanggal Agenda Rapat
Hasan Hassan
1 15 Jan 2024 Meeting progress audit oleh KAP EY √ √
2 24 Jan 2024 Hasil pokok-pokok Audit Semester II/2023 √ √
3 21 Feb 2024 Closing Meeting Pelaksanan audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun 2023 oleh KAP EY √ √
Mohamad Mohamad Mohammad
No Tanggal Agenda Rapat
Hasan Hassan Sumarsono
4 28 Mar 2024 Evaluasi kinerja KAP EY dalam melaksanakan perikatan audit atas laporan √ √ √
keuangan CCBI tahun 2023
5 22 Apr 2024 Laporan Hasil Audit Q1/2023 √ √ √
6 6 Mei 2024 Rencana Pengembangan SKAI dua tahun kedepan √ √ -
7 13 Mei 2024 Strategi pengembangan Divisi SKAI tahun 2024-2026 √ √ √
8 20 Mei 2024 SOP Pengadaan Barang dan Jasa dengan focus Prosedur Pembayaran √ √ √
9 3 Jun 2024 SOP Pengadaan Barang dan Jasa dengan focus Prosedur Pembayaran √ √ √
10 9 Sept 2024 Kick Off Meeting KAP EY dengan Komite Audit PT Bank CCB Indonesia Tbk √ √ √
11 19 Sept 2024 1. Kebijakan monitoring tindak lanjut; √ √ √
2. Kebijakan risk rating untuk pelaporan;
Update progress tindaklanjut rekomendasi Dewan Komisaris (Memo No.
013/MI/DEKOM/VI/2024)
12 21 Okt2024 Laporan Keuangan Publikasian Q3 tahun 2024 yang dilaporkan Divisi √ √ √
Keuangan ke OJK
13 31 Okt2024 Mereviu Hasil Audit SKAI Q3/2023 √ √ √
Progress Implementasi Rekomendasi Dekom
14 25 Nov 2024 Hasil reviu atas budgeting system Bank CCBI √ √ √
15 12 Des 2024 1. Hasil reviu SKAI atas budgeting system Bank CCBI √ √ √
2. Pemaparan RKAT SKAI tahun 2025;
Realisasi pemenuhan training (sertifikasi dan non-sertifikasi) seluruh
personel SKAI tahun 2023 – 2024
16 19 Des 2024 1. RKAT SKAI yang sudah diperbaiki dan dilengkapi dengan perbaikan √ √ √
Kriteria/parameter faktor risiko;
TNA dan realisasi training per individu 2023- 2024
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 182
182 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rekomendasi Komite Audit
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 16 Apr 2024 003/MI/KA/IV/2024 Hasil evaluasi Komite Audit atas pelaksanaan jasa audit atas laporan keuangan PT Bank CCBI
Tbk Tahun Buku 2023 oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
2 16 Apr 2024 004/MI/KA/IV/2024 Rekomendasi Komite Audit tentang Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit
Laporan Keuangan PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk. Tahun Buku 2024
Sampai dengan akhir tahun 2024 kinerja Komite Audit dinilai cukup Komite Pemantau Risiko
baik. Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
merealisasikan program kerja, serta memberikan rekomendasi Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen,
kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan seluruh anggota Komite adalah Pihak Independen.
Tidak ada kendala atau pembatasan yang dialami oleh Komite Struktur dan keanggotaan
Audit CCB Indonesia dalam menjalankan wewenangnya • Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Pemantau
sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 POJK 55/POJK.04/2015. Risiko sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan
Direksi No. 016/SK-DIR/KP-JKT/III/2024 tanggal 7 Maret 2024,
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan susunan keanggotaan Komite Pemantau Risiko adalah
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap laporan keuangan sebagai berikut:
Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), yaitu :
Ketua:
• Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
Akuntan Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris.
Rekomendasi disampaikan melalui Internal Memo No 004/ Anggota:
MI/KA/IV/2024 tanggal 16 April 2024. 1. Mulyadi (Pihak Independen)
• Komite Audit telah melakukan evaluasi terhadap Pelaksanaan 2. Mohammad Sumarsono (Pihak Independen)
Pemberian Jasa Audit atas informasi keuangan historis tahunan
Perseroan tahun buku 2023 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Keahlian
Purwantono, Sungkoro, Surja. Hasil evaluasi dimaksud telah
dilaporkan kepada OJK melalui sistem Pelaporan OJK (APOLO) Yudo Sutanto, Nyoo
pada tanggal 16 Mei 2024. Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
• Komite Audit CCB Indonesia telah melakukan tindakan
sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 POJK 55/POJK.04/2015 Warga Negara Indonesia, lahir di Malang pada tahun 1954.
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite
Audit (POJK 55/2015) dan Laporan Tahunan (LT ) 2024, Menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari
sehubungan dengan penyusunan dan penerbitan Laporan 2017.
Keuangan Tahunan (LKT) pada tanggal 31 Desember 2024.
• Tidak terdapat tindakan lain yang telah dilakukan oleh Komite Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
Audit CCB Indonesia dalam rangka penyusunan dan penerbitan University, Los Angeles, Amerika Serikat.
LKT 2024 dan LT 2024.
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai
Komite Audit CCB Indonesia dapat menjalankan tugasnya secara persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada
Program kerja dan realisasinya berbagai posisi penting. Pada tahun 1986 diangkat sebagai Presiden
Komite Audit telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank
tahun 2024 Antardaerah, dan pada Maret 1999 – November 2016 menjabat
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Antardaerah.
pada tahun 2024.
Page 183
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 183
Tata Kelola Perusahaan
Mulyadi Independensi
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain
Warga Negara Indonesia, lahir di Wonogiri pada tahun 1947. Menjabat
sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Bank China Construction Terdapat anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen
Bank Indonesia sejak 7 Maret 2024 sampai sekarang. Memperoleh yang memiliki rangkap jabatan sebagai Pihak Independen
gelar Master of Science in Management and Administrative Science anggota Komite lainnya pada Bank yang sama, yaitu:
dari University of Texas at Dallas, USA tahun 1983. Sebelumnya
mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Mohamad Sumarsono
Ekonomi, Universitas Gadjah Mada pada tahun 1971. - Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau
Risiko pada Bank yang sama.
Berprofesi sebagai dosen Magister Manajemen Rumah Sakit - Menjabat sebagai anggota komite independen di bank swasta
Universitas Gadjah Mada sejak tahun 1995 sampai sekarang. Selain nasional baik sebagai Komite Pemantau Risiko atau pun Komite
itu, beliau adalah Partner pada Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Audit
Ardiansyah dan Rekan, sejak tahun 2000 sampai dengan bulan Juli
2024. Beliau juga menjadi anggota Komite Audit di beberapa Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi,
perusahaan yang lain. kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab.
Memperoleh Certified Public Accountant (CPA) pada tahun 2010,
Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2008 dan Certification Pihak independen yang merupakan anggota Komite Pemantau
of Audit Committee Professional (CACP) tahun 2017. Risiko tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan
Mohammad Sumarsono Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Anggota Komite Pemantau Risiko /Pihak Independen Bank.
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tahun 1962. Tugas dan tanggung jawab
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko sejak 1 September membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas
2021. pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Meraih gelar Magister Manajemen tahun 1998 di Sekolah Tinggi Guna memberikan rekomendasi kepada dewan Komisaris, Komite
Ilmu Ekonomi IPWI, Jakarta. Pemantau Risiko :
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan
Di bidang perbankan, memulai karir di PT Bank Bumi Daya, Persero melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan
tahun 1985 - 1999 (sebelum penempatan posisi mendapatkan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.
Pendidikan Akuntansi selama 18 bulan di Lembaga Manajemen 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta) beberapa penugasan Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
yang pernah diberikan antara lain membawahi bagian dana, kredit,
akuntansi dan internal control dan tahun 1999 menjadi bagian Periode jabatan keanggotaan Komite Pemantau Risiko
dalam Tim Merger Bank Mandiri untuk bidang akuntansi, sebagai Komite Pemantau Risiko diangkat dan bertanggung jawab langsung
anggota komite independen di bank swasta nasional tahun 2013 kepada Dewan Komisaris.
sampai dengan saat ini baik sebagai Komite Pemantau Risiko atau
pun Komite Audit, sebagai trainer bidang perbankan sejak tahun Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko disesuaikan dengan
2005 sampai dengan saat ini baik di lembaga keuangan bank masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan dapat diangkat kembali
maupun non bank milik pemerintah dan swasta. Pada tahun 2021 untuk masa jabatan berikutnya.
memperoleh sertifikasi manajemen risiko level 3.
Mekanisme pengawasan Komitee Pemantau Risiko
Di luar bidang perbankan, memulai karir di beberapa Kantor Akuntan terhadap Perseroan
Publik tahun 2003 - 2021 sebagai Senior Konsultan dan Associate Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
Director, di perusahaan penyewaan alat berat tahun 2010 sebagai kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan
General Manager, di perguruan tinggi tahun 2012 – 2017 sebagai kebijakan melalui Laporan Profil Risiko yang disusun oleh Divisi
Kepala Biro Akuntansi Keuangan dan Kepala Biro Internal Audit, sebagai Manajemen Risiko serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas
dosen di beberapa perguruan tinggi tahun 2002 – 2020 (Nomor Induk Komitee Manajemen Risiko. Hasil evaluasi dibahas dalam rapat-rapat
Dosen Nasional/NIDN No. 0304056202) khususnya untuk mata kuliah Komitee Pemantau Risiko, dan apabila diperlukan, dalam rapat
terkait bidang perbankan. Tahun 2017 memperoleh sertifikasi komite Komitee dimaksud mengundang Divisi atau Unit Kerja terkait sebagai
audit (Certification of Audit Committee Practices/CACP). nara sumber untuk memperoleh fakta/informasi secara langsung.
Page 184
184 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Intensitas Pelaporan Komitee Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris selama tahun 2024
Komitee Pemantau Risiko menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komitee Pemantau
Risiko dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komitee Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Rapat Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2024 Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali, serta memberikan usulan-usulan
kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:
Yudo Mohamad Mohammad
No Tanggal Agenda Rapat
Sutanto Hassan Sumarsono
1 24 Jan 2024 Membahas Country Risk dan Transfer Risk √ √ √
2 31 Jan 2024 Laporan Tahun 2023 UP3N √ √ √
3 28 Feb 2024 1. Pelaksanaan tugas Divisi Kepatuhan sampai dengan Desember 2023 √ √ √
Compliance Issue Q4 2023
Yudo Mohamad
No Tanggal Agenda Rapat Mulyadi
Sutanto Hassan
4 28 Mar 2024 1. Pelaksanaan kaji ulang Kebijakan/SOP s/d Feb 2024 √ √ √
POJK baru, penerapan dan sosialisasi nya s/d Feb 2024
5 29 Apr 2024 Posisi NPL Triwulan 1 tahun 2024 √ √ √
6 13 Mei 2024 Risk Profile posisi Triwulan 1 Tahun 2024 √ √ √
7 27 Jun 2024 1. Reviu pelaksanaan tugas Divisi Kepatuhan selama Triwulan 2 Tahun 2024 √ √ √
sd 15 Juni 2024 termasuk pelaksanaan sosialisasi budaya kepatuhan
Update mengenai pemberian kredit pihak terkait dan sistem monitoringnya
8 26 Sept 2024 Pembahasan pembuatan kuisioner pemantau risiko untuk divisi-divisi √ √ √
9 16 Okt 2024 Membahas kepatuhan Bank terhadap semua peraturan yang berlaku, serta √ √ √
bagaimana mitigasi risiko kepatuhan dilakukan untuk menghindari potensi
pelanggaran yang bisa berdampak buruk pada Bank;
10 25 Nov 2024 Penjelasan mengenai penerapan manajemen risiko di Divisi operation, Divisi √ √ √
trade operation, Divisi General Affair
11 23 Des 2024 Highlight risk profile posisi September 2024 (Triwulan III). √ √ √
Keterangan:
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Rekomendasi Komite Pemantau Risiko
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 28 Mei 2024 003/MI/KPR/V/2024 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko Triwulan I
Tahun 2024
2 29 Mei 2024 004/MI/KPR/V/2024 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Kepatuhan Triwulan I Tahun 2024
3 27 Jun 2024 005/MI/KPR/VI/2024 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Udate Perlindungan Konsumen termasuk
Status Penanganan Pengaduan Nasabah di CCBI selama Q1
4 16 Des 2024 009/MI/KPR/XII/2024 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Kepatuhan Triwulan III Tahun 2024
5 17 Des 2024 010/MI/KPR/XII/2024 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko Triwulan III
Tahun 2024 PT Bank CCB Indonesia, Tbk. No: 016/CCBI/DDIR-INT/X/2024 tanggal 31 Oktober
2024.
Sampai dengan akhir tahun 2024 Komite Pemantau Risiko melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris.
Page 185
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 185
Tata Kelola Perusahaan
Program kerja dan realisasinya Qi Jiangong
Komite Pemantau Risiko telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Komisaris
Kegiatan tahun 2024
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1970.
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan Memperoleh gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University
pada tahun 2024. of China tahun 1992 dan gelar Master dari University of International
Business and Economics, jurusan International Accounting
Komite Remunerasi dan Nominasi Management lulus pada tahun 1997.
Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016,
dengan anggota Komite terdiri seorang Komisaris dan seorang dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia. hingga 2 Desember 2024.
Struktur dan keanggotaan Selanjutnya diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum
Sesuai Perubahan terakhir Keanggotaan Komite Remunerasi dan Pemegang Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal
Nominasi sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi 2 Desember 2024 hingga 20 Desember 2024.
No. 027/SK-DIR/KP-JKT/II/2019 tanggal 21 Februari 2019 susunan
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi posisi 20 Februari Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation mulai Juli
2019 adalah sebagai berikut: 1997 sebagai Business Manager yang bertanggung jawab dalam
pengelolaan aset / kewajiban. Pada periode Oktober 2000 hingga
Ketua: Maret 2001 menduduki berbagai jabatan strategis di China Construction
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) Bank Corporation. Selanjutnya periode Maret 2001 hingga Juli 2008
diangkat sebagai Chief Manager and Deputy Chief Manager yang
Anggota: bertanggung jawab di Financial Market Department. Kemudian periode
1. Qi Jiangong (Komisaris) Maret 2008 hingga 2 Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General
2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital) Manager and Chief Manager di Strategic Investment and Management
Department, yang bertanggung jawab atas investasi strategis Bank.
Keahlian
Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non-Executive Director
Mohamad Hasan of BlackRock CCB Wealth Management Limited hingga saat ini.
Ketua Remunerasi dan Nominasi/Komisaris Independen
Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. General Manager Financial Institutional Business Department of
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
Menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut.
22 Oktober 2010.
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
Palembang. yang berbentuk badan hukum).
Diangkat menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 sampai Irwan Bonto
sekarang. Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Pejabat Eksekutif
hingga April 1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance
Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus Warga Negara Indonesia, lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada
1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, tahun 1965.
selanjutnya periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat
sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Pejabat Eksekutif Kepala Divisi Human Capital, menjabat sebagai anggota
Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 21 Februari 2019. Meraih gelar
Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin, Makassar tahun 1989.
beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei Menjabat sebagai Kepala Divisi Human Capital Operation & Services
2010 diangkat kembali sebagai Komisaris di Perseroan. CCB Indonesia sejak Januari 2019, sebelumnya sebagai Kepala Divisi
Credit Operation CCB Indonesia (d.h Bank Windu) periode Juni 2013
hingga Desember 2018. Memulai karir di Bank Universal (sekarang
Permata) sejak September 1991 sampai dengan Agustus 2005 di bidang
Operation. Selanjutnya sebagai Corporate Banking Credit Operation
Head di Bank OCBC NISP sampai dengan Mei 2013.
Page 186
186 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Independensi 2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain. Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris,
Tugas dan tanggung jawab dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
Sesuai dengan skala dan kompleksitas usaha CCB Indonesia, fungsi- dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan
fungsi yang dilaksanakan oleh Komite Remunerasi dan Komite sebagai berikut:
Nominasi digabungkan ke dalam satu kesatuan komite, yaitu Komite 1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
Remunerasi dan Nominasi. terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon
Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau
Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi calon Pihak Independen.
adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi: rekam jejak (track record) dari para calon.
1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui
Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut: wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris,
a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal
terhadap kebijakan dan sistem remunerasi. maupun asing, atau calon Pihak Independen;
b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai : dapat menggunakan Lembaga Profesional yang
1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris independen untuk melakukan penilaian.
dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, 2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan
untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Nominasi:
Saham; a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau
2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam
secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. RUPS.
c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak
kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan: Independen yang akan menjadi anggota Komite
1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- Komisaris.
undangan yang berlaku;
2) Prestasi kerja individual; Periode jabatan keanggotaan Komite Remunerasi dan
3) Kewajaran dengan peer group; Nominasi
4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat dan bertanggung jawab
Bank. langsung kepada Dewan Komisaris.
2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat untuk masa
memiliki tugas dan tanggung jawab berikut: jabatan tertentu.
a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan Setelah masa jabatan berakhir, anggota Komite Remunerasi dan
memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur Nominasi dapat diangkat kembali untuk masa jabatan berikutnya.
pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tidak lebih
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam
Umum Pemegang Saham. anggaran dasar.
b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
rekomendasi : Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota Komite
1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Remunerasi dan Nominasi tersebut di atas telah memenuhi ketentuan
Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada Otoritas Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Independen sebagai Ketua Komite, seorang Komisaris, dan seorang
Umum Pemegang Saham. Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.
Page 187
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 187
Tata Kelola Perusahaan
Mekanisme pengawasan Komite Remunerasi dan Intensitas Pelaporan Komite Remunerasi dan Nominasi
Nominasi terhadap Perseroan kepada Dewan Komisaris
Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan secara
Remunerasi dan Nominasi memastikan bahwa kebijakan remunerasi berkala, dan menghasilkan rekomendasi yang selanjutnya dibahas
telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. dalam Rapat Dewan Komisaris, serta sekaligus sebagai Laporan
pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi kepada Dewan
Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang Komisaris.
kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual; Selama tahun 2024 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan menyelenggarakan rapat sebanyak 7 (tujuh) kali, serta memberikan
strategi jangka panjang Bank. Selanjutnya hasil evaluasi dibahas usulan-usulan kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah
dalam rapat-rapat Komite Remunerasi dan Nominasi. dilaksanakan adalah sebagai berikut :
Mohamad Qi Irwan
No Tanggal Agenda Rapat
Hasan Jiangong Bonto
1. 27 Mar 2024 Rekomendasi remunerasi TKA yang ijin kerjanya telah jatuh tempo dan menunggu √ - √
keputusam perijinan kerja.
2. 15 Mei 2024 1. Rekomendasi jumlah bonus kinerja karyawan tahun 2023 √ TC √
2. Usulan bonus kinerja 2023 untuk direktur TKA
3. 30 Mei 2024 1. Rekomendasi pengangkatan komisaris utama Bank CCBI √ TC √
2. Rekomendasi pengangkatan komisaris non independen baru Bank CCBI
4. 8 Jun 2024 Rekomendasi surat pemberitahuan bagi Dewan Direksi untuk masa jabatan √ - √
2024 – 2028
5 12 Agu 2024 1. Rekomendasi Pengangkatan Komisaris Non Independen Baru √ - √
2. Rekomendasi Pengangkatan Komisaris Utama
6 27 Agu 2024 1. Pengangkatan anggota komite audit dan komite pemantau risiko √ TC √
dibawah komisaris
7 18 Nov 2024 Rekomendasi calon direktur utama Bank CCBI √ TC √
Keterangan:
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Remuneration and Nomination Committee Recommendations
No Tanggal No. Surat Perihal
1 27 Mar 2024 001/KRN/MI/III/2024 Rekomendasi remunerasi TKA yang ijin kerjanya telah jatuh tempo dan menunggu
keputusam perijinan kerja
2 15 Mei 2024 002/KRN/MI/V/2024 Rekomendasi jumlah bonus kinerja karyawan tahun 2023
3 15 Mei 2024 003/KRN/MI/V/2024 Usulan bonus kinerja 2023 untuk direktur TKA
4 30 Mei 2024 006/KRN/MI/V/2024 Rekomendasi pengangkatan komisaris utama Bank CCBI
5 30 Mei 2024 007/KRN/MI/V/2024 Rekomendasi pengangkatan komisaris non independen baru Bank CCBI
6 8 Jun 2024 008/KRN/MI/VI/2024 Rekomendasi surat pemberitahuan bagi Dewan Direksi untuk masa jabatan 2024 – 2028
7 12 Agu 2024 1. 011/KRN/MI/VIII/2024 1. Rekomendasi Pengangkatan Komisaris Non Independen Baru
2. 012/KRN/MI/VIII/2024 2. Rekomendasi Pengangkatan Komisaris Utama
8 27 Agu 2024 013/KRN/MI/VIII/2024 Pengangkatan anggota komite audit dan komite pemantau risiko dibawah komisaris
9 18 Nov 2024 015/KRN/MI/XI/2024 Rekomendasi calon direktur utama Bank CCBI
Sampai dengan akhir tahun 2024 kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi dinilai cukup baik. Komite Remunerasi dan Nominasi telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Page 188
188 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Program kerja dan realisasinya
Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan tahun 2024. Rencana kerja dan kegiatan yang
dijadwalkan telah direalisasikan pada tahun 2024.
Penilaian terhadap kinerja komite-komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
Kinerja Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi dilakukan penilaian dengan prosedur dan kriteria
sebagai berikut :
1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dievaluasi secara berkala oleh Dewan
Komisaris.
2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya, namun tidak terbatas pada:
a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
b. Kehadiran setiap anggota komite,
c. Ketertiban administratif.
Direksi
Jabatan 2024 2023
Direktur Utama Jiang Yongdong* You Wennan*
Direktur Zhu Yong Zhu Yong
Direktur - Chandra N.T. Siagian**
Direktur Junianto Junianto
Direktur Setiawati Samahita Setiawati Samahita
Direktur Kepatuhan Agresius R. Kadiaman Agresius R. Kadiaman
* Bapak You Wennan mengundurkan diri efektif tanggal 20 Desember 2024. Perseroan memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada
Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan. Posisi Direktur Utama digantikan oleh Bapak Jiang Yongdong melalui Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 20 Desember 2024 dan efektif pada tanggal 14 Maret 2025.
** Bapak Chandra N.T. Siagian meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2024. Perusahaan ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas jasa yang diberikan oleh
Almarhum selama menjabat sebagai Direktur Perusahaan.
Tanggal Persetujuan BI/ Diangkat kembali melalui
No Nama Jabatan Surat Persetujuan BI/OJK
OJK RUPS
1 You Wen Nan Direktur Utama Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK 27 Apr 2018 7 Jun 2024
No KEP-88/D.03/2017 tanggal 27 April 2018
2 Zhu Yong Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK 8 Jan 2019 7 Jun 2024
No KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019
3 Setiawati Samahita Direktur Surat Gubernur BI No.12/16/GBI/DPIP/Rahasia 8 Feb 2010 7 Jun 2024
tanggal 8 Februari 2010.
4 Junianto Direktur Surat Gubernur BI No. 15/45/GBI/DPIP/Rahasia 12 Agu 2013 7 Jun 2024
tanggal 30 Agustus 2013
5 Agresius Robajanto Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK 1 Feb 2019 7 Jun 2024
Kadiaman Kepatuhan No KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019
Komposisi Direksi pada tahun 2024 mengalami perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 7 Juni 2024 dan RUPS Luar Biasa tanggal 20 Desember 2024.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2024
Pengangkatan kembali Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dimaksudkan untuk masa jabatan yang dimulai sejak
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 7 Juni 2024 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2028, dengan susunan Direksi sebagai berikut:
Direktur Utama : You Wennan
Direktur : Zhu Yong
Direktur : Setiawati Samahita
Direktur : Junianto
Direktur Kepatuhan : Agresius Robajanto Kadiaman
Page 189
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 189
Tata Kelola Perusahaan
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada 3. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi
tanggal 20 Desember 2024 7 Batch 4” oleh IRPA dan BSMR pada 17 - 18 Juli 2024 di
Jakarta.
Susunan anggota Direksi Perseroan yang masa jabatannya akan 4. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia
berakhir sampai dengan penutupan RUPS tahunan Perseroan untuk pada 17 Desember 2024 di Jakarta.
tahun buku 2028 menjadi sebagai berikut :
Direktur Utama : Jiang Yongdong*) Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan
Direktur : Zhu Yong membawahi bidang Internal Audit, Information Technology (IT)
Direktur : Setiawati Samahita Development Management, IT Operations Management, Strategic
Direktur : Junianto Transformation, Credit Operations, Digital Banking, Anti-Fraud,
Direktur Kepatuhan : Agresius Robajanto Kadiaman dan Special Asset Management.
Dengan catatan :
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
*) Pengangkatan baru efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang
berwenang. termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
Dalam tahun 2024, jumlah anggota Direksi tidak kurang dari 3 (tiga) POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
orang. SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. KEP-88/D.03/2018 tanggal 27 April 2018.
You Wennan Zhu Yong
Direktur Utama Direktur Corporate & International Banking
* menjabat sejak 2 Mei 2018 hingga 20 Desember 2024
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975.
Warga Negara China, lahir di Fujian, China tahun 1967. Memperoleh Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and
gelar Sarjana bidang Automatic control dari Northwestern Polytechnic Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master bidang
University – China tahun 1991. Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008.
Menjadi Direktur Utama Perseroan sejak 2 Mei 2018 berdasarkan Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-88/D.03/2018. Sebelumnya di China Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di berbagai
menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak 30 November 2016. jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada CCB Guizhou Branch di
Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan ke CCB
Memulai karir pada China Construction Bank (“CCB”) di Fuzhou Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir sebagai
Branch sejak September 1991 sebagai Business Manager. Pada Juni General Manager of Finance & Accounting Department. Kembali ke
1992 sebagai Business Manager CCB Fujian Province Branch IT CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir sebagai
Department, kemudian pada Maret 2000 – Februari 2007 menjadi General Manager of Investment Banking Department. Pada Oktober
Deputy General Manager. 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch
dan kemudian pada November 2014 diangkat menjadi President
Dan pada Februari 2007 bertugas di CCB Fujian Province Branch Director di CCB Guiyang Jingrui Branch, dalam hal ini bertanggung
Corporate Banking Department sebagai Deputy General Manager. jawab atas manajemen komprehensif CCB Guiyang Jingrui Branch,
Selanjutnya Februari 2008 sebagai General Manager di CCB Fujian termasuk pengembangan bisnis, pengendalian internal risiko, dan
Province Branch Institution Clients Department. Pada Maret 2010 lainnya.
menjadi General Manager di CCB Longyan Branch. Kemudian bertugas
di CCB Quanzhou Branch pada Januari 2014 sebagai General Manager. Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
1. Management Training oleh CCB Corporation pada 27-29 Februari
Pada Oktober 2014 menjadi deputy director dari agency services 2024 di Beijing, China.
companies dan management committee di CCB Fujian Branch. 2. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi
Selanjutnya mulai April 2016 bertugas di Indonesia menjadi Digital” oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
Deputy Head of the Preparatory Team hingga November 2016 3. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi
efektif menjadi Direktur Perseroan. Kemudian mulai 2 Mei 2018, 7 Batch 4” oleh IRPA dan BSMR pada 17 – 18 Juli 2024 di
beliau efektif menjadi Direktur Utama Perseroan. Jakarta.
4. Training “Refreshment for Treasury Certification Jenjang 7” oleh
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya: ACI Financial Market Association pada 12 Oktober 2024 di
1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Jakarta.
Digital” oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta. 5. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia
2. Seminar “RCEP Regional Operation and Management” oleh CCB pada 23 Desember 2024 di Jakarta.
Corporation pada 26 Juni 2024 di Hong Kong.
Page 190
190 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
China Desk, Corporate Banking dan Treasury & Financial 1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi
Institution. Digital” oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi
Catatan: 7 Batch 3” oleh IRPA dan BSMR pada 24 – 25 April 2024 di Jakarta.
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Internal 3. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia
Audit, Digital Banking, Anti-Fraud serta Asset Liability Management. pada 12 Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ POJK.03/2016, Surat dan Regional/Cabang.
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ SEOJK.03/2016, dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- Catatan:
4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019. Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Credit
Operation dan Special Asset Management.
Setiawati Samahita
Direktur Commercial & Retail Banking Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekanbaru tahun 1961. Memperoleh (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
gelar Sarjana Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat Memuaskan memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister 103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Management jurusan Management dari PPM School of Management
Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude. Junianto
Direktur Operation
Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah
merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016. gelar Sarjana jurusan Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen
Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun 1991 dan gelar Magister
Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya
S.M) sebagai Asisten Research & Development Manager Snack Food Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.
sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada April 1986
di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah
sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016
Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account
Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank
Leader Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober Permata, Tbk) dari Mei 1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee
1995. Diangkat sebagai General Manager pada PT Bank Bali Bogor Management Development Program (MDP). Pada April 1993 diangkat
mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat yang sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada
sama merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Juni 1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta
Mandiri pada Juli 1995 sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief sampai Desember 1997. Kemudian pada Januari 1998 hingga
General Manager mulai Januari 1996 hingga Mei 2000, dan sejak Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Bandung.
Juni 2000 diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account
sampai Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai Manager Jakarta sampai Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team
Deputy Regional Head mulai September 2000 hingga Februari Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003 berkarir pada PT
2001. Kemudian berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga
Cabang Bogor mulai Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat
sebagai Branch Dept Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni sebagai Commercial Credit Development Head. Kemudian mulai
2006, dan diangkat sebagai Region Head Reg. 5 sejak Juli 2006 September 2005 diangkat sebagai Corporate Business Head Jakarta,
sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator
Senior Corporate Executive merangkap Region Head Sumatra Jakarta V hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing
hingga November 2009. Departement Head Regional V Jakarta dan Pimpinan Cabang Bekasi
Page 191
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 191
Tata Kelola Perusahaan
merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai Januari Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan
2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging Perbankan Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi
Business and Commercial Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan
Mulai Juli 2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana International, Tbk Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000
sebagai Regional Head Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam
diangkat sebagai Regional Head Sumatra, Bali, Pontianak & Jatabek rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank.
pada Januari 2011 hingga Agustus 2013.
Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya: University, memulai karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific
1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai Februari
Digital” oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta. 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004.
7 Batch 3” oleh IRPA dan BSMR pada 24 – 25 April 2024 di Jakarta. Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama
3. Sosialisasi Sistem Pembayaran kepada Industri Penyedia Jasa sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden
Pembayaran oleh Bank Indonesia pada 26 Agustus 2024 di Jakarta. Direktur dan Chief Financial Officer.
4. The 8th Asia Pacific HR Forum:“Building Healthy and High Performance
Organization: Opportunities and Implementation Strategies” oleh Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro
PT Intipesan Prawira pada 4 – 5 September 2024 di Bali. Finance pada Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan
5. Seminar “Laveraging Collaboration for Optimal Performance Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011. Pada
and Cyber Resilience” oleh PT Rintis Sejahtera pada 23 – 25 periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur
Oktober 2024 di Bali. Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna.
6. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia
pada 30 Desember 2024 di Jakarta. Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore
pada Mei 2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir
Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya
Development, Operation, Trade Operation, General Affair & pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016.
Infrastructure dan Credit Review.
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana
Catatan: Multi Infrastruktur hingga Juli 2018. Sementara itu pada September
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang IT Development 2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di PT Karabha Digdaya
Management, IT Operation Management serta Accounting & Tax. hingga awal Februari 2019.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 sebagai Penasihat kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Investasi Non-Anggaran (PINA), Kementerian Perencanaan
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah Pembangunan Nasional.
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016. Pelatihan yang diikuti di tahun 2024 di antaranya:
1. Training “Peran UU P2SK dalam Memberikan Efek Jera bagi
Agresius Robajanto Kadiaman Pelaku Jasa Keuangan Ilegal” oleh OJK Institute pada 15 Februari
Direktur Kepatuhan 2024 di Jakarta.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh 7 Batch 1” oleh IRPA dan BSMR pada 13 – 14 Maret 2024 di Jakarta.
gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas 3. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi
Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master of Business Administration Digital” oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
dari Nanyang Technology University, Singapore pada tahun 2003. 4. “Sesi pelatihan bagi Chief Risk Officer Institusi Luar Negeri” oleh
CCB Corporation pada 13 – 18 Oktober 2024 di Shenzhen, China.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019. 5. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia
pada 31 Desember 2024 di Jakarta.
Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 hingga
April 1997, diantaranya sebagai Financial Control Staff, Relationship Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal, Compliance, Risk
Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant Vice President, Management dan Corporate Policy Guidelines & Procedures.
Financial Institutions and Custody.
Catatan:
Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 1997 Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Strategic
hingga November 1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Transformation, Corporate Secretary & Communication serta Unit
Treasury and International. Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah (UP3N).
Page 192
192 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing–
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 masing anggota Direksi
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Lingkup tanggung jawab dan pembidangan tugas masing-masing
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah Direksi Perseroan dalam organisasi CCB Indonesia per 31 Desember
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- 2024 adalah sebagai berikut:
17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019. 1. Organisasi Bank disusun untuk membantu melaksanakan misi
Bank berlandaskan asas Good Corporate Governance sesuai
Tugas dan tanggung jawab Direksi dengan fungsi, wilayah tugas dan kebutuhan usaha Bank
1. Mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung sebagai Bank Umum.
jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan 2. Setiap Direktur membina, memimpin, dan membidangi Divisi
peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan/atau Unit sesuai dengan pembagian bidang supervisinya
2. Menyusun Rencana Strategis jangka pendek maupun jangka sebagai berikut:
panjang Bank.
3. Menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip-prinsip Good • Direktur Utama, membidangi dan memimpin:
Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Bank pada a. Direktur Corporate & International Banking
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. b. Direktur Commercial & Retail Banking
4. Menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan Bank c. Direktur Keuangan
terhadap peraturan internal maupun eksternal. d. Direktur Operasional
5. Menindaklanjuti hasil temuan audit serta rekomendasi dari e. Direktur Kepatuhan
Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan Publik, serta hasil f. Divisi Internal Audit**)
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan g. Divisi Information Technology Development
otoritas lain dengan ketentuan sebagai berikut: Management***)
a. Anggota Direksi wajib menghadiri exit meeting audit internal, h. Divisi Information Technology Operation
audit eksternal, maupun audit Otoritas Jasa Keuangan yang Management***)
berkaitan dengan pemeriksaan fungsi yang dipimpinnya, i. Divisi Digital Banking**)
b. Anggota Direksi yang tidak dapat hadir dalam exit meeting, j. Divisi Strategic Transformation*)
wajib mengetahui dan menandatangani laporan exit meeting. k. Divisi Credit Operation****)
6. Bilamana diperlukan, Direksi dapat membentuk satuan kerja l. Divisi Special Asset Management****)
khusus untuk memastikan bahwa hasil tindak lanjut audit telah m. Unit Anti-Fraud**)
diimplementasikan dengan baik.
7. Membentuk Fungsi Kerja untuk memastikan pelaksanaan • Direktur Corporate & International Banking, membidangi
prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang terdiri dari, dan memimpin:
namun tidak terbatas pada: a. Divisi Transaction Banking
a. Divisi Manajemen Risiko, b. Divisi China Desk 1
b. Divisi Audit Internal, c. Divisi Corporate Banking 2
c. Divisi Kepatuhan d. Divisi Treasury & Financial Institution
d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure
e. Divisi Legal • Direktur Commercial & Retail Banking, membidangi
f. Unit Anti Fraud dan memimpin:
8. Membentuk Komite-Komite di bawahnya untuk mendukung a. Divisi Commercial
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya yang b. Divisi Small & Medium Enterprise (SME)
terdiri dari: c. Divisi Consumer Asset
a. Komite Manajemen Risiko, d. Divisi Liabilities & Branch Network
b. Komite Kebijakan Perkreditan, e. Regions/Branches
c. Komite ALCO,
d. Komite Pengarah Teknologi Informasi, • Direktur Finance, membidangi dan memimpin:
e. Komite Kredit. a. Corporate Secretary & Communication*)
f. Komite Human Capital b. Divisi Asset Liability Management**)
9. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk menjalankan c. Divisi Accounting & Tax***)
tugasnya secara efektif. d. Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah
10. Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang (UP3N)*)
mengakibatkan pengalihan tugas dan tanggung jawab Direksi.
Page 193
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 193
Tata Kelola Perusahaan
• Direktur Operation, membidangi dan memimpin: Direksi telah mengungkapkan kebijakan Bank yang bersifat strategis
a. Divisi Human Capital di bidang kepegawaian, melalui sarana yang diketahui atau diakses
b. Divisi Operation Development dengan mudah oleh pegawai antara lain melalui Rapat Kerja, Surat
c. Divisi Operation Keputusan Direksi, Surat Edaran, e-mail, atau media lainnya.
d. Divisi Trade Operation
e. Divisi General Affair & Infrastructure Direksi tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang
f. Divisi Credit Review mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.
• Direktur Kepatuhan, membidangi dan memimpin: Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi serta
a. Divisi Legal Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di dalamnya mengatur
b. Divisi Compliance tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi, dengan berpedoman
c. Divisi Risk Management kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata
d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure Kelola bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
*) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Kepatuhan sampai pejabat yang
baru diangkat
**) Untuk Sementara dikelola oleh Direktur Corporate & International Banking Seluruh penyelenggaraan rapat telah didokumentasikan dalam risalah
sampai pejabat yang baru diangkat Rapat Direksi yang ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang
***) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Operasional sampai pejabat yang
baru diangkat hadir serta didistribusikan kepada seluruh anggota Direksi.
****) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Commercial & Retail Banking sampai
pejabat yang baru diangkat.
Direksi, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, tidak memiliki
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki saham melebihi 25% dari modal disetor bank dan/atau pada
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan perusahaan lain. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan
keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/ seluruh anggota Direksi dinilai memadai.
atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk Seluruh anggota Direksi berasal dari pihak yang independen dan tidak
bertindak secara independen. saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi lainnya
Direktur Utama berasal dari pihak yang independen terhadap dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank,
Pemegang Saham Pengendali, karena tidak memiliki hubungan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan independen. Anggota Direksi telah lulus fit and proper test dan telah
keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali Bank. memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Pelaksanaan Rapat Direksi
Selama tahun 2024 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak 85 (delapan puluh lima) kali, sebagaimana tabel di bawah ini :
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
1 2 Jan 2024 1. Update on BOD Self Assessment √ √ √ √ √ -
2. Financial Updates – as of December 31, 2023
3. Others
2 3 Jan 2024 Final Financial Result – as of December 31, 2023 √ √ √ √ √ -
3 8 Jan 2024 1. Financial Update – as of January 5, 2024 √ √ √ √ √ √
2. AML Report Update
3. Update on Legal Case
4. IT Weekly Update
5. Others
4 15 Jan 2024 1. Financial Update – as of January 12, 2024 √ √ √ √ √ √
2. IT Weekly Update
3. EY Progress Meeting – Financial Audit for the
Year Ending December 31, 2023
4. Discussion on Staff Costs
Page 194
194 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
5 17 Jan 2024 1. Discussion on Staff Cost √ √ √ √ √ √
2. Financial Update – as of January 15, 2024
3. Update on Legal Case
6 24 Jan 2024 1. Update on OJK Audit Findings - √ √ √ √ √
2. Update on AML System
3. Update on AML Report Progress
4. Financial Updates – as of 23 January 2024
5. Yearly Performance Review in 2023
6. Tax Updates
7. Update on Customer Complaints Handling
Unit (UP3N)
8. Discussion on RBB 2024 – 2026 Presentation
9. Update on Legal Case
7 29 Jan 2024 1. Financial Update – as of January 26, 2024 - √ √ √ √ √
2. Update on Legal Case
8 5 Feb 2024 1. Final Financial Result – as of January 31, 2024 √ √ √ - √ √
2. Financial Updates – as of February 2, 2024
3. Discussion on Performance Mechanism
4. Others
9 12 Feb 2024 1. Financial Updates – as of February 7, 2024 √ - √ - √ √
2. IT Weekly Update
10 15 Feb 2024 1. Financial Updates – as of February 13, 2024 √ - √ √ √ √
2. Others
11 19 Feb 2024 1. Financial Updates – as of February 16, 2024 √ - √ √ √ √
2. IT Weekly Update
3. Tax Update
12 26 Feb 2024 Financial Updates – as of February 23, 2024 √ - √ √ √ √
13 29 Feb 2024 Financial Updates – as of February 28, 2024 √ - √ √ √ -
14 4 Mar 2024 1. Financial Updates – as of February 29, 2024 √ √ √ √ √ √
2. IT Weekly Update
3. Determination of SME targets for fulfilling
RPIM
4. NPL Projections and Loan Impairment
Estimates
5. Others
15 7 Mar 2024 1. Financial Updates – as of March 6, 2024 √ √ √ √ √ √
2. Update Progress on Audit Findings
16 18 Mar 2024 1. Financial Updates – as of March 15, 2024 √ √ √ √ √ √
2. Monthly Performance Review – February
2024
3. IT Weekly Update
4. Others
17 21 Mar 2024 1. Financial Updates – as of March 20, 2024 √ √ √ √ √ √
2. Proposal on Date and Agendas of AGMS
3. Tax Updates
4. Update on Audit Findings Progress
5. Others
18 25 Mar 2024 1. IT Weekly Update √ √ √ √ √ √
2. Financial Updates – as of March 22, 2024
19 28 Mar 2024 1. Financial Updates – as of March 27, 2024 √ √ √ √ - √
2. Update on EY Audit Progress
3. Update on Audit Findings Progress (OJK &
PPATK)
4. Others
20 1 Apr 2024 1. Financial Updates – as of March 31, 2024 √ √ √ √ - √
2. IT Weekly Update
3. Others
21 18 Apr 2024 1. Financial Updates – as of April 17, 2024 √ √ √ √ - √
2. Discussion on Proposed 2nd Agenda for
AGMS
Page 195
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 195
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
22 22 Apr 2024 1. Financial Updates – as of April 19, 2024 √ √ √ √ - √
2. IT Weekly Updates
3. Others
23 29 Apr 2024 1. Financial Updates – as of April 26, 2024 √ √ √ √ - √
2. Monthly Performance Review – March 2024
3. IT Weekly Updates
4. Update on Audit Findings Progress (OJK and
Joint Audit)
You Zhu Setiawati Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Kadiaman
24 2 Mei 2024 Financial Updates – as of April 30, 2024 √ √ √ √ √
25 3 Mei 2024 Arrangement of BOD Task Distribution √ √ √ √ √
26 13 Mei 2024 1. Financial Updates – as of May 8, 2024 √ √ √ √ √
2. IT Weekly Update
27 16 Mei 2024 1. Financial Updates – as of May 15, 2024 √ √ √ - √
2. Discussion on Revised RBB 2024 – 2026
28 20 Mei 2024 1. Financial Updates – as of May 17, 2024 √ √ √ √ √
2. Discussion on Revised RBB 2024 – 2026
3. Proposed BOD Alternate
4. Update on Audit Plan from CCB Corporation
5. Others
29 27 Mei 2024 1. Financial Updates – as of May 24, 2024 √ √ √ √ √
2. Update on OJK and Joint Audit Findings
3. Others
30 30 Mei 2024 Financial Updates – as of May 29, 2024 √ √ √ √ √
31 3 Jun 2024 1. Financial Result – as of May 31, 2024 √ √ √ √ √
2. Preparation on AGMS
3. AML Update Report
4. IT Weekly Update
32 5 Jun 2024 Re-Arrangement of Organization Structure and Division of √ √ √ √ √
BOD Tasks
33 6 Jun 2024 1. Discussion on President Director Authorization √ √ √ √ -
2. Financial Updates – as of June 5, 2024
3. Progress of NPWP 16-digit and Action Plan
4. Proposed BOD Alternate
34 10 Jun 2024 1. Financial Updates – as of June 7, 2024 - √ √ √ √
2. The Bank’s Administration after AGMS
3. Update on Audit Findings Progress
35 13 Jun 2024 1. Financial Updates – as of June 12, 2024 - √ √ √ √
2. Introduction to CCB Corporate Culture
3. Update on Legal Case
4. Legal Proposals of Law Firms for CIPS Agreement
5. Update Progress 16-Digit Tax ID (NPWP)
36 20 Jun 2024 1. Financial Updates – as of June 19, 2024 √ √ √ √ √
2. Update on 16-Digit Tax ID
3. Discussion on Credit Committee Organization
4. Discussion on Bank Guarantee of PT Primanusa Energy
Lestari (PT PEL)
37 24 Jun 2024 1. Financial Updates – as of June 21, 2024 √ √ √ √ √
2. Update on Audit Findings Progress
3. Update on 16-Digit Tax ID
4. Others
38 27 Jun 2024 1. Financial Updates – as of June 26, 2024 - √ √ √ √
2. Discussion on Notary Fee
3. Update on 16-Digit Tax ID
4. Others
39 1 Jul 2024 1. Financial Updates – as of June 30, 2024 √ √ √ √ √
2. IT Weekly Update
3. Update on 16-Digit Tax ID
Page 196
196 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Kadiaman
40 4 Jul 2024 Discussion on Draft Audit Findings from CCB Overseas Audit √ √ √ √ -
41 5 Jul 2024 1. Financial Result – as of June 30, 2024 √ √ √ √ √
2. Financial Updates – as of July 3, 2024
3. Discussion on Debtor
42 8 Jul 2024 Financial Updates – as of July 5, 2024 √ √ √ √ -
43 11 Jul 2024 1. Financial Updates – as of July 10, 2024 √ √ √ √ -
2. RPIM Projections
44 15 Jul 2024 1. Financial Updates – as of July 12, 2024 √ √ √ √ -
2. Tax Updates
45 22 Jul 2024 1. Financial Updates – as of July 19, 2024 √ √ √ √ √
2. Discussion on the Debtor
3. Tax Updates
46 29 Jul 2024 1. Financial Updates – as of July 26, 2024 √ √ - √ √
2. IT Weekly Update
3. Update on Legal Case
4. Discussion on Write-off Plan in 2024
5. AML Report for Period June 2024
6. Periodic Training Report I of 2024 (Compliance
Directorate and Customer
7. Update on AML System
47 29 Jul 2024 Update on Mid Annual Meeting from CCB Corporation √ √ √ - √
48 1 Agu 2024 1. Financial Updates – as of July 31, 2024 √ √ √ √ √
2. Update on CIPS Agreement
49 2 Agu 2024 Discussion on Follow-up to the OJK Entry Meeting √ √ √ √ √
50 5 Agu 2024 1. Financial Result – as of July 31, 2024 √ √ √ √ √
2. Visit Plan of CCB Corporation Delegation Team
3. Update on Recovery and Resolution Plan
51 8 Agu 2024 Financial Updates – as of August 7, 2024 √ √ √ - √
52 12 Agu 2024 1. Financial Updates – as of August 9, 2024 √ √ √ - √
2. Preparation on Material Presentation for Delegation Team’
Visit
3. Discussion on Recovery and Resolution Plan
53 16 Agu 2024 1. Financial Updates – as of August 15, 2024 √ √ √ √ √
2. Preparation on Material Presentation for CCB Delegation
54 19 Agu 2024 1. Financial Updates – as of August 16, 2024 √ √ √ √ √
2. Discussion on Providing Funds for JFX Event
3. Preparation on Material Presentation for CCB Delegation
4. IT Updates
55 20 Agu 2024 1. Discussion on Recovery and Resolution Plan √ √ √ √ √
2. Update on Validating Document Regarding Self-
Assessment 2023
56 22 Agu 2024 Financial Updates – as of August 21, 2024 √ √ √ - -
57 26 Agu 2024 1. Financial Updates – as of August 23, 2024 √ √ √ - -
2. IT Weekly Updates
58 29 Agu 2024 1. Financial Updates – as of August 28, 2024 √ √ √ √ √
2. Discussion on Recovery and Resolution Plan
3. Update on OJK Audit Findings in Batam Branch
4. Update on Customer Complaint Handling (UP3N)
5. Discussion on Preparation Material of Delegation Visit
59 2 Sept 2024 1. Financial Updates – as of August 31, 2024 √ - √ √ -
2. IT Weekly Update
60 12 Sept 2024 1. Financial Result – as of August 31, 2024 √ - √ √ √
2. Financial Updates – as of September 11, 2024
3. Update on Legal Case
61 17 Sept 2024 Financial Updates – as of September 13, 2024 √ √ √ √ √
Page 197
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 197
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Kadiaman
62 23 Sept 2024 Financial Updates – as of September 20, 2024 - √ √ √ √
63 26 Sept 2024 Financial Updates – as of September 25, 2024 - √ √ √ √
64 30 Sept 2024 1. Financial Updates – as of September 27, 2024 √ √ √ √ √
2. Update on OJK Audit Findings in Makassar Branch
65 1 Okt 2024 Discussion on Recovery Plan & Resolution Plan √ √ √ √ √
66 3 Okt 2024 1. Financial Update - 30 September 2024 (before ECL) √ √ - √ -
2. Tax Updates
67 7 Okt 2024 1. Financial Result - 30 September 2024 √ √ √ √ √
2. Financial Updates - 4 October 2024
3. IT Weekly Update
68 10 Okt 2024 1. Financial Updates – 9 October 2024 √ √ √ √ √
2. Discussion on Draft RBB 2025 – 2027 to BOC
69 14 Okt 2024 1. Financial Updates – 11 October 2024 √ √ √ √ -
2. Legal Case 555 Update
3. IT Weekly Updates
70 21 Okt 2024 Financial Updates – 18 October 2024 √ √ √ √ √
71 24 Okt 2024 1. Financial Updates – 23 October 2024 √ √ √ - √
2. Update on OJK Letter
3. Discussion on RBB 2025 – 2027
4. Update on AML, CFT and CPF
5. Update on Legal Case
72 28 Okt 2024 Financial Updates – 25 October 2024 √ √ √ √ √
73 31 Okt 2024 Financial Updates – 30 October 2024 √ √ √ √ √
74 4 Nov 2024 Financial Result – 31 October 2024 √ √ √ √ √
75 7 Nov 2024 Financial Updates – 6 November 2024 √ - √ - √
76 11 Nov 2024 1. Financial Updates – 8 November 2024 √ √ √ - √
2. Updates on OJK Audit
77 14 Nov 2024 Financial Updates – 13 November 2024 - √ √ √ √
78 21 Nov 2024 Financial Updates – 20 November 2024 - √ √ √ √
79 28 Nov 2024 1. Financial Updates – 27 November 2024 √ √ √ √ -
2. RBB Updates
80 2 Des 2024 1. Financial Updates – 30 November 2024 √ √ √ √ √
2. IT Development Updates
81 5 Des 2024 1. Financial Result – 30 November 2024 √ √ √ - √
2. Financial Updates – 4 December 2024
3. POJK 15 - Regarding the Integrity of Bank Financial
Reporting
82 12 Des 2024 Financial Updates – 11 December 2024 √ √ √ - -
83 16 Des 2024 1. Financial Updates – 13 December 2024 √ √ √ - √
2. Update on EGMS – 20 December 2024
84 23 Des 2024 Financial Updates – 20 December 2024 - √ √ √ √
85 30 Des 2024 1. Financial Updates – 27 December 2024 - √ √ √ -
2. Tax Updates
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 198
198 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris
Selama tahun 2024 Direksi telah mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 31 Jan 2024 1. Information on Annual Meeting of CCB Corporation Mohamad Hasan
2. Discussion on Main Points from OJK regarding the Bank’s Business Plan Yudo Sutanto
You Wennan
Setiawati Samahita
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
2 6 Mei 2024 Report on the Arrangement of BOD Task Distribution Mohamad Hasan
You Wennan
Zhu Yong
Junianto
3 5 Jun 2024 The Proposal of the Implementation of “Delegation of Authorization Plan” Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Setiawati Samahita
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
4 18 Nov 2024 Discussion on Recovery Plan and Resolution Plan Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Setiawati Samahita
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
Pelatihan yang diikuti oleh anggota Direksi selama Tahun 2024, di antaranya:
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
You Wennan Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam 3 April 2024 CCB Indonesia
Transformasi Digital”
Seminar “RCEP Regional Operation and Management” 26 June 2024 CCB Corporation, Hong Kong
Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum 17 – 18 July 2024 IRPA & BSMR
Kualifikasi 7 Batch 4”
Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” 17 December 2024 CCB Indonesia
Zhu Yong Management Training 3 Apr 2024 CCB Corporation
Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam 3 April 2024 CCB Indonesia
Transformasi Digital”
Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum 17 – 18 July 2024 IRPA & BSMR
Kualifikasi 7 Batch 4”
Training “Refreshment for Treasury Certification Jenjang 7” 12 Oktober 2024 ACI Financial Market Association
Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” 23 Desember 2024 CCB Indonesia
Page 199
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 199
Tata Kelola Perusahaan
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
Setiawati Samahita Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam 3 April 2024 CCB Indonesia
Transformasi Digital”
Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum 24 – 25 April 2024 IRPA & BSMR
Kualifikasi 7 Batch 3”
Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” 12 Desember 2024 CCB Indonesia
Junianto Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam 3 April 2024 CCB Indonesia
Transformasi Digital”
Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum 24 – 25 April 2024 IRPA & BSMR
Kualifikasi 7 Batch 3”
Sosialisasi Sistem Pembayaran kepada Industri Penyedia 26 Agustus 2024 Bank Indonesia
Jasa Pembayaran
The 8th Asia Pacific HR Forum: “Building Healthy and 4 – 5 September 2024 PT. Intipesan Prawira
High Performance Organization: Opportunities and
Implementation Strategies”
Seminar “Laveraging Collaboration for Optimal 23 – 25 Oktober 2024 PT Rintis Sejahtera
Performance and Cyber Resilience”
Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” 30 Desember 2024 CCB Indonesia
Agresius R. Peran UU P2SK dalam Memberikan Efek Jera bagi Pelaku 15 Februari 2024 OJK
Kadiaman Jasa Keuangan Ilegal
Risk-Based Mentoring Program for Money Laundering 15 Februari 2024 PPATK
Crimes (TPPU) and Terrorism Financing Acts (TPPT)
Originating from Human Trafficking Crimes.
Risk-Based Mentoring Program for Money Laundering 16 Februari 2024 PPATK
Crimes (TPPU) and Terrorism Financing Acts (TPPT) in
Financial Technology in 2024
Socialization of Bye Laws Implementation 23 Februari 2024 Perbanas
Indonesian Banking Road to Net Zero Emission 4 Maret 2024 OJK
Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum 13 – 14 Maret 2024 IRPA & BSMR
Kualifikasi 7 Batch 1”
Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam 3 April 2024 CCB Indonesia
Transformasi Digital”
Pertemuan koordinasi Tim Kerja Collaborative Analysis 7 Mei 2024 PPATK
Team (CAT) Terkait Pemilu dan Pilkada “Optimalisasi
Sinergi dan Kolaborasi Mewujudkan Pilkada serentak
tahun 2024 yang mendukung Integrasi Bangsa"
Focus Group Discussion (FGD) "Kesiapan Industri 5 Juni 2024 FKDKP
Perbankan dalam Implementasi UU No.27 Tahun 2022 &
Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Data
Pribadi"
Pelatihan Berkala I Tahun 2024 - Direktorat Kepatuhan 29 Juni 2024 CCBI
Bank China Construction Bank Indonesia
Webinar "Menjaga Kepatuhan Pelaku Usaha Jasa 15 Juli 2024 OJK
Keuangan dalam Mendukung Ekonomi Inklusif melalui
Pengawasan, Edukasi Keuangan dan Perlindungan
Konsumen dalam Kompleksitas Produk Keuangan"
Sesi pelatihan bagi Chief Risk Officer Institusi Luar 13 – 18 Oktober 2024 CCB Corporation
Negeri
Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” 31 Desember 2024 CCB Indonesia
Page 200
200 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Perseroan tentang penilaian terhadap kinerja Komite Kebijakan Perkreditan
anggota Direksi dan pelaksanaannya
Merupakan Komite yang membantu Direksi dalam merumuskan
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi kebijaksanaan, memantau perkembangan dan kondisi portofolio
1. Kinerja Direksi akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu perkreditan serta memberikan langkah-langkah perbaikan.
yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi. Komite Pengarah Teknologi Informasi
2. Hasil penilaian kinerja Direksi diungkapkan dalam Laporan
Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum Pemegang Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) bertugas untuk
Saham. melaksanakan pengelolaan dan pemantauan penggunaan Teknologi
Informasi Bank termasuk memberikan rekomendasi kepada Direksi
• Kriteria yang digunakan berkaitan perumusan Rencana Strategis TI yang searah dengan
Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup di antaranya, namun Rencana Strategis Bank, perumusan kebijakan dan prosedur TI
tidak terbatas pada: dan manajemen risiko terkait penggunaan TI serta memantau
1. Pencapaian target bisnis, kesesuaian proyek-proyek TI yang disetujui dengan Rencana
2 Pencapaian rencana jangka pendek dan jangka panjang Strategis TI dan kebutuhan pengguna TI untuk mendukung
perusahaan, kegiatan usaha Bank.
3 Pencapaian anggaran dan pendapatan,
4 Pencapaian target Rating OJK terkait Good Corporate Komite Kredit
Governance dan Tingkat Kesehatan Bank.
Komite Kredit bertugas memberikan persetujuan kredit maupun
• Pihak yang melakukan penilaian perpanjangan kredit sampai batas kredit yang ditentukan oleh
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Direksi dan memelihara kualitas kredit yang diberikan sehingga
Komisaris dan RUPS. Selanjutnya, Direksi dan Dewan Komisaris penentuan kualitas kredit dan pembentukan penyisihan aktiva
akan mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya pada produktif dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian bank.
periode 2024, termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS Komite Human Capital
Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Komite Human Capital bertugas merekomendasikan penyempurnaan
Kebijakan penilaian kinerja Direksi tertuang di dalam Kebijakan kebijakan SDM, membentuk kode etik perusahaan, mengusulkan
dan Pedoman Umum CCB Indonesia pada Pedoman Tata Tertib anggaran performance bonus tahun berjalan, penyesuaian gaji
Kerja Direksi yang dapat di akses melalui situs web perseroan masal pegawai, menyetujui penyimpangan atas ketentuan yang
(idn.ccb.com). Untuk selanjutnya hasil penilaian akan diungkapkan terkait dengan SDM.
dalam laporan tahunan Bank.
Seluruh Komite yang dibentuk di bawah Direksi telah memiliki
Komite-Komite di bawah Direksi Pedoman Tata Tertib Kerja sebagai acuan bagi Komite masing-
masing Komite dalam peranannya membantu Direksi.
Sampai dengan akhir tahun 2024, terdapat 6 (enam) komite di CCB
Indonesia, yang terdiri dari: Penilaian terhadap kinerja komite-komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)
Performa kinerja Komite Manajemen Risiko, Komite Kebijakan
Komite Aset dan Liabilitas bertugas mengelola aset dan kewajiban Perkreditan, Komite ALCO, Komite Pengarah Teknologi Informasi,
Bank. Secara lebih luas, ALCO juga memiliki tugas mengelola Komite Kredit, dan Komite Human Capital dinilai berdasarkan
likuiditas, manajemen suku bunga, manajemen mata uang asing prosedur dan kriteria sebagai berikut:
dan manajemen investasi serta manajemen gapping. 1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan
tugas Direksi dievaluasi secara berkala oleh Direksi.
Komite Manajemen Risiko 2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya,
namun tidak terbatas pada:
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi dalam a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
menelaah kebijakan dan pendelegasian tanggung jawab untuk b. Kehadiran setiap anggota komite,
menentukan kebijakan dan prosedur, dan memastikan bahwa unit c. Ketertiban administratif,
bisnis telah melaksanakan dengan tepat strategi yang telah disetujui d. Keberhasilan atas keputusan-keputusan yang diambil dalam
oleh Direksi. rapat Komite.
Page 201
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 201
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Fungsi Kepatuhan dibentuk secara tersendiri dan bebas dari pengaruh fungsi kerja lainnya,
serta mempunyai akses langsung pada Direktur yang membawahkan
CCB Indonesia berkomitmen untuk mematuhi hukum dan peraturan Fungsi Kepatuhan. Divisi Kepatuhan dibentuk di kantor pusat Bank,
perundang-undangan yang berlaku, baik yang dikeluarkan oleh namun melaksanakan Fungsi Kepatuhan di seluruh jaringan kantor
Bank Indonesia maupun otoritas lainnya. Pelaksanaan Fungsi Bank. Di samping itu, dalam struktur organisasi pada Direktorat Kepatuhan,
Kepatuhan CCB Indonesia mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa juga telah dibentuk Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedures.
Keuangan No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Bank telah menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas
pada Divisi Kepatuhan untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
Fungsi Kepatuhan meliputi tindakan untuk mewujudkan terlaksananya
Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan Direktur Kepatuhan dan Divisi Kepatuhan telah menetapkan
usaha CCB Indonesia; mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi; kebijakan-kebijakan dan menyusun pedoman-pedoman untuk
memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur serta memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
ketentuan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku; memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen Bank telah melakukan perbaikan dengan meningkatkan pelaksanaan
yang dibuat oleh CCB Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan, program APU PPT dan PPPSPM melalui penyediaan AML System di
Bank Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. luar core banking, pembenahan dan penyempurnaan seluruh
Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP), serta pengkinian KSOP
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum sehubungan dengan berlakunya ketentuan regulator yang baru
Kepatuhan serta Pedoman Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. maupun perkembangan usaha Bank.
Sesuai pasal No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Peningkatan peran fungsi kepatuhan senantiasa dilakukan dalam
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, maka Bank wajib memiliki Direktur membantu proses perbaikan kepatuhan bank, tercermin dari upaya
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan dan membentuk Satuan yang telah dilakukan antara lain melalui penerbitan compliance
Kerja Kepatuhan. news, compliance opinion, compliance review, compliance checklist,
compliance campaign, sosialisasi peraturan bank serta menjadi liaison
Kewajiban memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan officer Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan regulator lainnya.
telah dipenuhi dengan diangkatnya Bapak Agresius R. Kadiaman
sebagai Direktur Kepatuhan melalui RUPS tanggal 7 Januari 2019. Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan
Berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019 dan Surat OJK No SR-32/ serta pemenuhan komitmen dengan otoritas yang
PB.12/2019 tanggal 1 Februari 2019, pengangkatan Bapak Agresius berwenang
R. Kadiaman sebagai Direktur Kepatuhan CCB Indonesia telah
mendapat persetujuan dari OJK. Pengangkatan dimaksud dinyatakan Bank telah memastikan kepatuhan Bank terhadap ketentuan Otoritas
efektif per tanggal 6 Februari 2019. Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, antara lain dengan:
Selanjutnya berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) - Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan dengan
Tahunan tanggal 7 Juni 2024 telah diputuskan RUPS memberikan memperhatikan prinsip kehati-hatian
persetujuan atas pengangkatan kembali anggota Direksi dan anggota - Memantau, menjaga, dan memastikan bahwa kegiatan usaha
Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak Bank tidak menyimpang dari ketentuan
ditutupnya rapat tersebut sampai dengan penutupan Rapat Umum - Memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap seluruh
Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2028. perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas
Jasa Keuangan dan lembaga otoritas yang berwenang.
Penunjukan, Pengangkatan, dan Pengunduran Diri Direktur yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan Sanksi Administratif
yang berlaku.
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada Perusahaan
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah menyampaikan Pada tahun 2024 masih terdapat beberapa sanksi di bidang
laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya secara triwulanan pelaporan yang dikenakan oleh Regulator kepada CCB Indonesia.
kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, Terhadap ketidakpatuhan yang terjadi, Bank telah melakukan
serta secara semesteran kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan koreksi dan menetapkan langkah-langkah tindak lanjut perbaikan
tembusan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. agar ketidakpatuhan serupa tidak terjadi lagi.
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota
Bank telah memiliki Divisi Kepatuhan, termasuk di dalamnya terdapat Dewan Komisaris
Bagian AML CFT Transaction Analysis & Reporting dan Bagian Compliance Dalam tahun 2024 tidak terdapat sanksi administratif yang
AML CFT Policy & Advisory, yang dibentuk secara independen yaitu dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris Perusahaan.
Page 202
202 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Struktur organisasi SKAI Bank telah sesuai dengan ketentuan yang
Direksi berlaku.
Dalam tahun 2024 tidak terdapat sanksi administratif yang
dikenakan kepada anggota Direksi Perusahaan. CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum
Audit, Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter), serta dilengkapi
Penerapan Fungsi Auditor Internal dengan beberapa Standard Operating Procedure (SOP) antara
lain: SOP Audit Operasional, SOP Audit Perkreditan, SOP Audit
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1 /POJK.03/2019 Treasury, SOP Audit Pembiayaan Perdagangan, SOP Audit Teknologi
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Informasi.
Pada Bank Umum, CCB Indonesia membentuk Satuan Kerja Audit
Internal (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen CCB Indonesia menyediakan sumber daya yang berkualitas pada
terhadap satuan kerja operasional, serta bertanggung jawab Divisi Internal Audit untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
langsung kepada Direktur Utama.
Page 203
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 203
Tata Kelola Perusahaan
Rita Fitria
Internal Audit Head (SKAI)
• Sejak tanggal 24 Mei 2023, SKAI dipimpin oleh Sdri Rita Fitria. ▪ Internal Audit Manager of Treasury Division (02/11/2015 -
01/02/2017)
Pendidikan: ▪ Compliance Manager of Treasury Division (20/01/2014 -
• 2008-2009 Queensland University of Technology (QUT) Master 01/11/2015)
of Business Advanced (International Business) ▪ Compliance Manager of Business Banking And International
• 1996 – 2000 Syahkuala University Bachelor of Accounting Transaction (01/01/2012 - 19/01/2014)
▪ Compliance Development Manager (11/11/2011 - 31/12/2012)
Sertifikasi: ▪ Manager of Business Banking, Treasury and International
1. Brevet CAP (Credit Application Package) Policy (11/02/2010 - 10/11/2011)
2. Brevet Corporate Finance ▪ Internal Audit Division (03/09/2002 - 01/02/2008)
3. Brevet Global Business ▪ Pengangkatan Sdri Rita Fitria sebagai Kepala Divisi Internal
4. ISO 9001:2015 (Quality Management System) Audit Internal telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
5. ISO 30301:2019 (Record Management) No. 126/CCBI/DDIR-OJK/V/2023 tanggal 26 Mei 2023.
6. ISO 37001:2016 (SMAP)
7. Procurement Certification (LKPP) Efektivitas dan cakupan audit intern dalam menilai
8. Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Supervisor seluruh aspek dan unsur kegiatan Bank
9. Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Auditor
10. Compliance Certification Divisi Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
11. Risk Management Certification Level 1 secara independen dan efektif pada seluruh aspek dan unsur
12. Risk Management Certification Level 2 kegiatan yang secara langsung diperkirakan dapat mempengaruhi
kepentingan Bank dan masyarakat.
Pengalaman:
1. Queensland University of Technology Indonesia Community Hasil pemeriksaan Divisi Audit Intern beserta rekomendasi tindak
(QUIC) (2017- 2021) lanjutnya dilaporkan langsung kepada Direktur Utama dan Dewan
Vice President QUIC Komisaris yang direpresentasikan oleh Komite Audit dengan
2. Prasetya Mulya University (Juli 2016 – sekarang) tembusan kepada Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
Part Time Lecturer of Business School (Treasury Management) Selanjutnya Dewan Komisaris akan mengawasi dan mengkonfirmasi
3. Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) bahwa manajemen telah mengambil langkah-langkah perbaikan
a. Manage Sertification of Certified Banking Internal Auditor yang diperlukan atas hasil pemeriksaan tersebut.
(CBIA) for Auditor Level and Supervisor Level.
b. Provide Certified Banking Internal Auditor (CBIA) Training CCB Indonesia terus berupaya menjalankan sistem pengendalian
of Auditor Level and Supervisor Level. intern secara efektif dan efisien dengan melakukan monitoring
4. The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia terhadap hasil tindak lanjut yang telah dilakukan oleh auditee
Provide training of Internal Audit Training for Financial Service sedangkan yang belum melakukan tindak lanjut Divisi Audit Intern
Authority (OJK) akan mengkonfirmasi terhadap yang bersangkutan dan mengirimkan
5. InfoBank Institute internal memo untuk tindak lanjutnya. Prosedur pengawasan telah
Provide training of Anti Money Laundering dilaksanakan tanpa pengecualian, dengan mempertahankan
6. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk lingkungan yang menunjang dalam upaya pengendalian intern.
▪ Internal Audit Manager of Business Banking (01/01/2020-
Mei 2023) Di samping menjalankan aktivitas di bidang auditing, Divisi Audit
▪ Internal Audit Manager of Procurement and Fixed Asset Intern senantiasa berperan sebagai konsultan kepada pihak intern
(02/02/2017 - 30/12/2020) CCB Indonesia yang membutuhkan, khususnya dalam hal yang
berkenaan dengan sistem pengendalian intern.
Page 204
204 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Direksi CCB Indonesia bertanggung jawab atas terciptanya struktur Penunjukan KAP dimaksud telah dilaporkan kepada OJK Pengawas
pengendalian internal dan menjamin terselenggaranya fungsi audit Bank melalui surat No. 192/CCBI/DDIR-OJK/VII/2024 pada tanggal
internal CCB Indonesia dalam setiap tingkatan manajemen. Setiap 19 Juli 2024.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilaporkan kepada Direktur
Utama, disirkulasikan kepada semua Direksi dengan tembusan ke Akuntan Publik dan KAP yang ditunjuk yaitu Akuntan Publik dan
Komite Audit. Dengan adanya mekanisme tersebut, setiap temuan KAP “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young)
akan menjadi perhatian manajemen dan segera untuk ditindaklanjuti merupakan KAP yang terdaftar sebagai auditor Bank di Otoritas
sesuai dengan bidangnya masing-masing. Jasa Keuangan, dengan No. STTD.KAP-03/PM.22/2018 tanggal 15
Januari 2018.
Fungsi pengawasan internal oleh Divisi Internal Audit dilaksanakan
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan pendekatan Auditor melaksanakan tugasnya secara obyektif. Pelaksanaan
audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga prioritas pengawasan Audit terhadap Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal
akan dilakukan terhadap proses atau unit yang memiliki risiko lebih 31 Desember 2024 dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja No.
besar. 0048/PSS/07/2024.
Secara keseluruhan, selama tahun 2024 pelaksanaan fungsi Akuntan Publik melaksanakan audit secara independen, memenuhi
pengawasan internal telah berjalan dengan cukup baik. standar profesional akuntan publik dan perjanjian kerja serta
ruang lingkup audit yang ditetapkan, dan telah melakukan
Bank melakukan kaji ulang secara berkala atas efektivitas pelaksanaan komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kondisi
Audit Intern dan kepatuhannya terhadap Standar Pelaksanaan Bank yang diaudit dalam rangka persiapan dan pelaksanaan
Fungsi Audit Intern Bank Umum oleh pihak eksternal setiap tiga audit.
tahun. Laporan hasil kaji ulang dimaksud, terakhir dilaporkan kepada
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. 210/CCBI/DDIR-OJK/ Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit oleh Kantor Akuntan Publik
VIII/2023 tanggal 25 Agustus 2023. (KAP) “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young)
untuk melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun
Penerapan Fungsi Auditor Eksternal buku 2024 akan dievaluasi oleh Komite Audit dan hasilnya dilaporkan
kepada OJK.
Sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penggunaan
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Berikut pengungkapan Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
Keuangan sebagaimana diatur dalam POJK No. 9 Tahun 2023 dan SE (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam bentuk tabel:
OJK No. 18/SEOJK.03/2023, maka Bank menunjuk Akuntan Publik dan
Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan No Item 2024
untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Tahunan. 1 Nama Akuntan Publik Christophorus Alvin Kossim, Auditor
Publik Terdaftar No. AP.1681
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan 2 Nama Kantor Akuntan KAP Purwantono, Sungkoro & Surja,
mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2024 dilakukan Publik Akuntan Publik Terdaftar KMK No.
dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit kepada 603/KM.1/2015
Dewan Komisaris. 3 Fee Audit untuk Audit 31 Desember 2024 :
masing-masing jenis Rp 1.972.192.500 (termasuk PPN dan
Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan Akuntan jasa yang diberikan oleh beban uang saku keluar)
akuntan publik pada
Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris. Rekomendasi
tahun buku terakhir
disampaikan melalui Internal Memo No 004/MI/KA/IV/2024 tanggal
4 Jasa lainnya dari Kantor Nihil
16 April 2024.
Akuntan Publik pada
tahun buku terkahir
Dewan Komisaris telah merekomendasikan Kantor Akuntan Publik
“Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk
melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun buku Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem
2024, melalui Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan pada Pengendalian Intern
15 Mei 2024.
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 7 Juni 2024 mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern
telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik “Purwantono, yang baik antara lain dengan membentuk Divisi Audit Intern, Divisi
Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk mengaudit Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau
laporan keuangan Perseroan tahun buku 2024. Risiko, serta Divisi Kepatuhan.
Page 205
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 205
Tata Kelola Perusahaan
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi - Pedoman Risiko Kepatuhan,
Bank telah menetapkan wewenang dan tanggung jawab yang - Pedoman Risiko Hukum,
jelas pada setiap jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan - Pedoman Risiko Reputasi,
Manajemen Risiko. - Pedoman RIsiko Likuiditas,
- Pedoman Risiko Pasar,
Dewan Komisaris telah berperan aktif dalam melakukan - Pedoman RIsiko Operasional,
pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko, antara - Pedoman Risiko Kredit,
lain: - Pedoman Internal Capital Adequacy Assessment Process
- Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko (ICAAP),
termasuk strategi dan kerangka Manajemen Risiko. - Pedoman Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko,
- Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan - Pedoman Asset & Liability Management (ALMA),
arahan perbaikan atas pelaksanaan kebijakan Manajemen - Pedoman Business Continuity Management (BCM) dan
Risiko secara berkala. Business Continuity Plan (BCP),
- Pedoman Produk dan Aktivitas Baru,
Dalam melaksanakan pengawasan terhadap penerapan - Pedoman CKPN,
manajemen risiko, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite - Pedoman Pelaksanaan The Three Line of Defense (3LD),
Pemantau Risiko. - Pedoman Interest Rate Risk in The Banking Book, dan
- Kebijakan dan Pedoman Umum Teknologi Informasi.
Peran aktif Direksi CCB Indonesia telah ditunjukkan antara lain
dengan: c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan
- Menyusun, mengevaluasi, dan mengkinikan kebijakan dan pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen
Manajemen Risiko termasuk strategi dan kerangka risiko
Manajemen Risiko. CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko
- Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah diterapkan yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul
secara independen. dalam kegiatan usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
- Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur dan dikelola dan dilaporkan yang pada akhirnya dapat memberikan
alat untuk mengidentifikasi, mengukur, memonitor, dan manfaat berupa peningkatan kepercayaan pemegang saham
mengendalikan risiko. dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank
- Bertanggung jawab atas penerapan Manajemen Risiko telah membentuk Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen
serta mengevaluasi dan memberikan arahan berdasarkan Risiko yang bertugas menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
laporan-laporan yang disampaikan oleh Fungsi Kerja untuk menghadapi risiko yang timbul, memperbaiki dan
Manajemen Risiko termasuk laporan mengenai profil menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.
risiko.
- Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas Pada dasarnya, proses manajemen risiko dilakukan oleh masing-
permasalahan atau penyimpangan dalam kegiatan usaha masing unit, mengingat risiko yang dihadapi merupakan risiko
Bank yang ditemukan oleh Divisi Audit Intern. individual yang melekat pada produk, transaksi maupun proses
- Mengembangkan budaya Manajemen Risiko termasuk pada unit yang bersangkutan. Untuk membantu pengelolaan
kesadaran risiko pada seluruh jenjang organisasi. manajemen risiko, CCB Indonesia telah membentuk Fungsi Kerja
Manajemen Risiko yang bertanggung jawab melakukan pemantauan
Dalam memastikan penerapan manajemen risiko dapat berjalan atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang telah disetujui
sebagaimana mestinya, Direksi dibantu oleh Komite Manajemen oleh Direksi dan mengkaji secara berkala proses manajemen risiko,
Risiko. termasuk pengkajian setiap usulan produk dan aktivitas baru.
Upaya-upaya dalam meningkatkan penerapan manajemen Penerapan Manajemen Risiko di CCB Indonesia meliputi
risiko secara berkala dibahas dalam Rapat Dewan Komisaris, pengawasan aktif manajemen, penerapan kebijakan, prosedur
Rapat Komite, dan/atau Rapat Direksi. dan penetapan limit. Bank juga telah mengidentifikasikan,
mengukur, memantau dan mengendalikan risiko serta melakukan
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit penerapan sistem pengendalian risiko.
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan penetapan limit
risiko yang memadai untuk mendukung penerapan manajemen Dalam rangka proses manajemen risiko, Divisi Manajemen
risiko, antara lain: Risiko telah membuat Laporan Profil Risiko dengan menggunakan
- Kebijakan dan Pedoman Umum Manajemen Risiko, metode yang sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
- Pedoman Profil Risiko, tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
- Pedoman Risiko Stratejik, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 18 /POJK.03/2016
dan Surat Edaran OJK No. 34 /SEOJK.03/2016.
Page 206
206 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Mekanisme penilaian laporan Profil Risiko dengan melakukan mengidentifikasi risiko operasional yang melekat pada lini
penetapan tingkat dan peringkat risiko mengacu dan diselaraskan bisnis tertentu. Hal ini dilakukan dengan menilai secara
dengan penilaian Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko atau berkala terhadap parameter-parameter yang mempengaruhi
Risk Based Bank Rating (RBBR) serta ketentuan Otoritas Jasa eksposur dari risiko operasional. Dalam pengukuran risiko
Keuangan lainnya yang berlaku. Laporan profil risiko dibuat secara operasional, Bank telah memiliki metodologi penilaian
berkala yang kemudian dilaporkan kepada Direksi untuk kemudian risiko operasional yang akurat, sumber daya manusia yang
dilakukan pembahasan dalam Komite Manajemen Risiko. kompeten dan sistem infrastruktur yang memadai untuk
mengidentifikasi dan mengumpulkan data risiko operasional.
d. Sistem Pengendalian Intern yang menyeluruh Beberapa model penilaian termasuk identifikasi dan
Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan Good pengukuran dari risiko operasional yang telah dimiliki Bank,
Corporate Governance dan penerapan manajemen risiko dalam antara lain:
praktek bisnis perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia a. Operational Risk Self Assessment
melakukan fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat b. Operational key risk indicators
independen dan obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem c. Form Kejadian Risiko Operasional
pengendalian intern dilaksanakan melalui mekanisme
pengawasan melekat (inherent control) di dalam setiap unit Secara bank wide, identifikasi risiko dan pengukuran dilakukan
kerja, antara lain dalam bentuk pengawasan langsung oleh terhadap beberapa indikator utama yang dipandang dapat
atasan kepada bawahan, kepatuhan terhadap standar prosedur mewakili risiko operasional Bank. Indikator tersebut
kerja dan mekanisme pengendalian internal lainnya. Fungsi dikelompokkan menjadi lima kategori besar yakni Karakteristik
pengawasan untuk memastikan bahwa sistem pengendalian dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, Teknologi
internal telah berfungsi sebagaimana seharusnya dijalankan Informasi dan Infrastruktur Pendukung, Fraud dan Kejadian
oleh Divisi Audit Intern yang bertanggung jawab langsung Eksternal. Hasil akhir dari identifikasi dan pengukuran
kepada Direktur Utama. tersebut berupa profil risiko operasional Bank yang dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap triwulan.
Fungsi pengawasan intern oleh Divisi Audit Intern dilaksanakan
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan Divisi Manajemen Risiko melakukan pemantauan secara
pendekatan audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga terus menerus baik secara keseluruhan maupun atas kejadian
prioritas pengawasan akan dilakukan terhadap proses atau unit loss event pada aktivitas utama, dengan menerapkan
yang memiliki risiko lebih besar. pengawasan internal dan laporan berkala atas akibat-akibat
dari Risiko Operasional. Mekanisme mitigasi risiko operasional
• Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan tercermin antara lain pada proses pengendalian internal
terhadap peraturan perundang-undangan lainnya. atas keamanan proses teknologi informasi, review berkala
atas aktivitas operasional, pengembangan Business
Manajemen Risiko Operasional Bank utamanya ditujukan Continuity Management untuk memastikan kemampuan
untuk meminimalkan dampak negatif dari tidak berfungsinya untuk beroperasi secara berkelanjutan dan limit kerugian
secara baik atas proses internal, kesalahan manusia, kegagalan dalam keadaan terinterupsinya bisnis Bank. Bank telah
sistem, dan atau kejadian-kejadian eksternal. melakukan pengembangan Rencana Darurat (Business
Continuity Plan) beserta manajemen keamanannya. Bank
Tata Kelola & Organisasi dalam mengelola risiko operasional, menerapkan program Anti Money laundering (AML),
risk owner bertanggung jawab atas risiko yang terjadi pada termasuk prinsip pengenalan nasabah (Know Your Customer)
departemennya masing-masing. Tata cara pengendalian secara konsisten sesuai dengan eksposur risiko operasional,
risiko tersebut diatur dalam kebijakan Bank secara menyeluruh yang dituangkan dalam kebijakan dan prosedur tertulis.
dan prosedur pada setiap departemen.
Selain itu, Bank juga telah menerapkan Strategi Anti Fraud
Divisi Manajemen Risiko mengawasi manajemen risiko sebagai komitmen Bank dalam melakukan kontrol terhadap
operasional dalam Bank dengan berkoordinasi dengan kejadian fraud melalui manajemen risiko fraud.
departemen untuk membahas isu-isu risiko operasional
yang material agar risiko-risiko tersebut dapat dikendalikan Pengendalian Internal dalam kegiatan usaha Bank pada
secara dini. bidang keuangan dan operasional dilakukan sejak proses
awal sebelum berhubungan dengan nasabah dan/atau
Kebijakan dan Prosedur Bank telah dilengkapi dengan pihak ketiga, pada proses pencatatan, hingga penyusunan
Kebijakan Manajemen Risiko Operasional untuk mendukung laporan.
implementasi manajemen risiko operasional pada segenap
unit. Proses Manajemen Risiko Bank meliputi identifikasi, Bank melaksanakan kegiatan operasional berdasarkan four
pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan penentuan eyes principle, dimana petugas Bank yang memeriksa
limit risiko operasional. Bank secara berkesinambungan transaksi berbeda dengan petugas yang melakukan transaksi.
Page 207
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 207
Tata Kelola Perusahaan
Laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi intern. Temuan internal auditor yang signifikan telah
yang berlaku di Indonesia, untuk selanjutnya dilaporkan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan
kepada regulator dan dipublikasikan kepada masyarakat, ketentuan yang berlaku. Selain itu, permasalahan yang
dengan memperhatikan peraturan regulator, dan ketentuan terkait dengan kecukupan pengendalian intern telah
perundang-undangan yang berlaku. dilaporkan kepada Manajemen dan langkah-langkah tindak
lanjut telah dilakukan untuk meminimalkan risiko.
Dalam memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator,
maka setiap terbitnya ketentuan regulator baru maupun revisi Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian intern serta
dari ketentuan regulator sebelumnya, maka fungsi kerja yang pemenuhan Governance Structure Bank telah melakukan
menjalankan fungsi kepatuhan mendokumentasikan ketentuan penyusunan kembali, pembenahan, dan pengkinian terhadap
diikuti dengan : (i) menyusun compliance news dan Kebijakan dan Pedoman Umum, Pedoman, dan Standard
menyampaikannya kepada Direksi dan Divisi terkait (ii) melakukan Operating Procedure (KSOP).
identifikasi terhadap kewajiban-kewajiban yang timbul sesuai
ketentuan regulator dimaksud, untuk selanjutnya dikomunikasikan Selama tahun 2024 Bank telah menerbitkan baru dan merevisi
kepada Divisi terkait untuk memenuhi kewajiban dimaksud, ketentuan internal dengan perincian sebagai berikut :
(iii) melakukan identifikasi dampak terhadap kegiatan usaha
Bank dan ketentuan internal Bank, serta perlu tidaknya melakukan Jumlah
penyesuaian ketentuan internal Bank, (iv) melakukan review Dokumen Jumlah yang dokumen
Jumlah yang
No Ketentuan diterbitkan KSOP hingga
terhadap rancangan ketentuan internal baru dan/atau revisi direvisi
Internal (baru) akhir tahun
ketentuan internal, untuk memastikan kesesuaiannya terhadap 2024
ketentuan regulator terbaru. 1 Kebijakan dan 2 8 27
Pedoman
Selanjutnya kegiatan usaha Bank termasuk tetapi tidak terbatas Umum (KPU)
pada bidang keuangan dan operasional dilakukan dengan 2 Pedoman 2 8 27
mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah disusun 3 Standard 4 22 74
oleh Bank berlandaskan ketentuan regulator yang berlaku. Operating
Procedure
• Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal (SOP)
Total 175
Secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern
telah menunjukkan hasil yang memadai. CCB Indonesia
berupaya menjalankan sistem pengendalian intern secara Agar implementasi KSOP dapat berjalan dengan optimal, Bank
efektif dan efisien, dan prosedur pengawasan telah telah mendistribusikan KSOP ke seluruh Kantor Bank sesuai dengan
dilaksanakan tanpa pengecualian, dengan mempertahankan porsinya masing-masing dan melakukan Sosialisasi KSOP kepada
lingkungan yang menunjang dalam upaya pengendalian seluruh Kantor Bank.
Page 208
208 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Thomas Widianto
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam Pada tahun 2010 – 2016 menjabat sebagai Regional Head di PT
penerapan Good Corporate Governance CCB Indonesia terutama Bank Windu Kentjana International Tbk. Pada November 2016 Bank
yang menyangkut pelaksanaan keterbukaan, selain memastikan ini berubah nama menjadi PT Bank China Construction Bank
agar CCB Indonesia mematuhi ketentuan dan peraturan pasar Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”), dan selanjutnya pada tahun 2017
modal yang berlaku. Penunjukan Sekretaris Perusahaan untuk menjabat sebagai Strategic Transformation Division Head.
memelihara citra CCB Indonesia dan melindungi kepentingan CCB
Indonesia melalui terbentuknya komunikasi dan hubungan yang Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014
baik dengan segenap stakeholder melalui berbagai aktivitas tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik,
hubungan masyarakat dan mewakili Direksi dalam setiap hal yang diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Bank China Contruction
berhubungan dengan komunikasi eksternal, khususnya kepada Bank Indonesia Tbk efektif tanggal 13 November 2024 berdasarkan
investor, masyarakat pasar modal dan pemegang saham. Keputusan Direksi No. 103/CCBI/XI/2024 tanggal 1 November 2024.
Fungsi Pokok Sekretaris Perusahaan yaitu: Pelaksanaan Tugas Corporate Secretary selama tahun 2024 sebagai
1. Mewakili Direksi dalam hubungannya dengan pihak luar, berikut:
khususnya investor, masyarakat pasar modal, lembaga-lembaga 1. Mengkoordinir dan menangani penyusunan Laporan Tahunan
terkait dan pemegang saham. (Annual Report) 2023 dan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
2. Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan dan Report) 2023 sesuai dengan format SE-OJK No. 16/SEOJK.04/2021,
peraturan tentang pasar modal. dapat selesai tepat waktu pada 25 April 2024 dan sesuai ketentuan
3. Mendukung penyelenggaraan Perseroan oleh Direksi dan Pengawas Pasar Modal, termasuk pelaporan ke OJK, BEI dan
Dewan Komisaris agar sesuai dengan anggaran dasar dan pihak eksternal lainnya.
peraturan lainnya. 2. Menangani koordinasi pelaporan "Laporan Tahunan Entitas
4. Melakukan aktivitas yang mendukung pelaksanaan prinsip Induk 2023" ke OJK, sesuai ketentuan dapat diselesaikan dan
keterbukaan, terutama menyangkut kinerja CCB Indonesia dilaporkan pada 23 April 2024.
melalui komunikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. 3. Menangani penyusunan Laporan Tahunan 2023 ke Bappebti
(Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) sesuai
Sekretaris Perusahaan CCB Indonesia dijabat oleh Sdr. Thomas format baru peraturan Bappebti pada 6 Maret 2024.
Widianto, berdomisili di Jakarta, lahir di Yogyakarta pada tahun 1971. 4. Mengkoordinir penyusunan dan pelaporan "Laporan Manajemen
dan Pengawasan Dewan Komisaris 2023" untuk Bank Indonesia
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Atmajaya, jurusan (BI) sesuai ketentuan dapat diselesaikan dan dilaporkan pada
Ekonomi Manajemen di Yogyakarta. 23 April 2024.
5. Mengkoordinir penyelenggaraan mengadakan Rapat Umum
Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1995 – 2003 di Bank Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2023
Danamon di Jawa Tengah dengan posisi terakhir sebagai Business secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik terbatas dan juga
Manager. Lalu tahun 2003 – 2010 bekerja di Bank NISP, Yogyakarta melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI
sebagai Business Manager dan posisi terakhir sebagai Business untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS pada 7 Juni
Coordinator.
Page 209
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 209
Tata Kelola Perusahaan
2024 di kantor pusat CCB Indonesia, dapat dilaksanakan dengan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan
lancar dan dapat memenuhi kuorum RUPS. Pelaporan mengenai Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank
hasil RUPS Tahunan ke OJK, Bursa Efek Indonesia, Website dan Umum, dan selesai disampaikan ke OJK pada 25 November
instansi lainnya dan keterbukaan informasi bagi publik telah 2024.
dilaksanakan sesuai ketentuan. 21. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Resolusi
6. Mengkoordinir dan menghadiri pelaksanaan Rapat Direksi dan (Resolution Plan) untuk pertama kali sesuai Peraturan Lembaga
memastikan frekuensi rapat sesuai ketentuan yang berlaku, Penjamin Simpanan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Rencana
pemenuhan quorum rapat, juga penyusunan dan administrasi Resolusi bagi Bank Umum, dan selesai disampaikan ke LPS pada
risalah hasil rapat pada sepanjang tahun 2024, serta koordinasi 25 November 2024.
dengan Dewan Komisaris dalam hal pelaksanaan Rapat Dewan 22. Mengkoordinir penyelenggaraan RUPS Luar Biasa secara
Komisaris dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris dan Rapat hybrid pada 20 Desember 2024 di kantor pusat CCB Indonesia,
Komite-Komite. dapat dilaksanakan dengan lancar dan dapat memenuhi
7. Memelihara dan mengkinikan situs (website) CCB Indonesia kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Luar Biasa ke
pada sepanjang tahun 2024. OJK, Bursa Efek Indonesia, Website dan instansi lainnya dan
8. Menangani permintaan data atau informasi dari pihak eksternal, keterbukaan informasi bagi publik telah dilaksanakan sesuai
shareholders, media massa dan para stakeholders mengenai ketentuan.
CCB Indonesia sepanjang tahun 2024.
9. Menjalin komunikasi dan pelaporan-pelaporan ke OJK (Pengawas Pelaksanaan tugas Corporate Secretary secara umum sudah dapat
Pasar Modal dan Pengawas Bank), Bank Indonesia, BEI, KSEI, AEI, dicapai sesuai rencana program kerja selama tahun 2024.
BAE, Perbanas, LPS, Website dan profesi penunjang serta
lembaga-lembaga terkait lainnya sesuai ketentuan, pada Pelatihan yang diikuti oleh Corporate Secretary dalam tahun 2024,
sepanjang tahun 2024. diantaranya:
10. Mengkoordinir administrasi Sekretariat Kantor Pusat dan 1. Webinar “Pengkinian Materi Skema Sertifikasi Manajemen Risiko
penomoran surat menyurat / memo / SK Direksi. Jenjang/Kualifikasi 6 Berdasarkan SKKNI Nomor 218 Tahun 2020
11. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Revisi RBB 2024- & KKNI Nomor KEP-18/D.02/2021” oleh GPS & Partners Consulting
2026 dan selesai disampaikan ke OJK pada 26 Juni 2024. Group pada 31 Januari 2024 di Jakarta
12. Mengkoordinir pelaksanaan corporate social responsibility 2. Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024” oleh
“CCBI Care” selama tahun 2024 yaitu berupa pemberian bantuan Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK Institute) pada 22 Februari
ke Panti Asuhan, pemberian Bantuan Sekolah, Program 2024 di Jakarta
Penghijauan berkelanjutan dan lainnya tetap dilaksanakan 3. Webinar “Digitalization, Innovation, and the Future of Asset
dengan baik. Management” oleh China Construction Bank - Hong Kong
13. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Bisnis Training Center pada 5 Maret 2024 di Hong Kong
Bank (RBB) 2025 – 2027 dan selesai disampaikan ke OJK pada 4. Sosialisasi “Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)”
28 November 2024. dalam upaya mencapai net zero emisi (NZE) dan Tujuan
14. Menangani dan koordinasi 'Corporate Rating' dari Lembaga Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) oleh Otoritas Jasa Keuangan
Rating Independen pada Juni - September 2024 dan dapat pada 6 Maret 2024 di Jakarta
diselesaikan dengan baik pada 2 September 2024. 5. Webinar Series “Setting Your Sail on the Indonesia Carbon
15. Menangani pembuatan cetakan kalender meja 2025, termasuk Trading Ecosystem Part I – Net Zero Megatrend: Perspektif
pemilihan desain, dapat selesai pada 20 November 2024. Pelaku Usaha” oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Indonesia
16. Menangani penyusunan Laporan Literasi Keuangan (semester), Carbon Exchange (IDX Carbon) pada 14 Maret 2024 di Jakarta
semester II/2023 telah dilaporkan tanggal 4 Januari 2024 dan 6. Webinar “Emisi Scope 3 & Verifikasi GHG” oleh Asosiasi Emiten
semester I/2024 telah dilaporkan tanggal 8 Juli 2024. Indonesia (AEI) dan Global Reporting Initiative ("GRI") pada 26
17. Mengkoordinir penyelenggaraan Annual Meeting 2024 pada Maret 2024 di Jakarta
1 – 2 Februari 2024 dengan 115 peserta, yang dihadiri oleh 7. Focus Group Discussion (FGD) “Panduan Climate Risk Management
Dewan Komisaris, Direksi, Kepala Divisi, Regional Head dan and Scenario Analysis” oleh Otoritas Jasa Keuangan, Prospera
Pemimpin Cabang seluruh Indonesia. dan Moody’s Analytics pada 28 Maret 2024 di Jakarta
18. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pemegang Efek (bulanan), 8. Workshop “Global Sustainable Finance Landscape and ESG/
sesuai ketentuan sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Climate Data & Disclosures” oleh Otoritas Jasa Keuangan dan
19. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pihak Terkait (semester), Bloomberg Global Events pada 23 April 2024 di Jakarta
semester II/2023 telah dilaporkan tanggal 23 Januari 2024 dan 9. Webinar “How to Prevent Greenwashing in Sustainable Finance”
semester I/2024 telah dilaporkan tanggal 10 Juli 2024. oleh Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK Institute) dan The
20. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Aksi London Institute of Banking and Finance pada 16 Mei 2024 di
Pemulihan (Recovery Plan) untuk pertama kali sesuai Peraturan Jakarta
Page 210
210 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
10. Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul 1” oleh Bursa merupakan rincian pihak-pihak yang memiliki hubungan pengendalian
Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada 1 Agustus 2024 di Jakarta dengan Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui
11. Webinar “Comprehensive Guide to Integrated Annual Report hubungan kepemilikan, kepengurusan dan atau keuangan.
Excellence” oleh Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Lembaga
Manajemen Keuangan & Akuntansi (LMKA) pada 9 Agustus Selama tahun 2024, Penerapan penyediaan dana oleh Bank kepada
2024 di Jakarta pihak terkait (related party) dan/atau penyediaan dana besar (large
12. Webinar “Pendalaman POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang exposure) telah:
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan & POJK - Memenuhi ketentuan mengenai Batas Maksimum Pemberian
No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kredit (BMPK) dan memperhatikan prinsip kehati-hatian maupun
Kegiatan Usaha Utama” oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perundang-undangan yang berlaku;
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) pada 15 - Memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran
Agustus 2024 di Jakarta atau diversifikasi portofolio penyediaan dana.
13. Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul 2”
oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada 20-21 Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
Agustus 2024 di Jakarta Bank yang belum diungkap dalam laporan lainnya
14. Seminar “Sustainable Finance Taxonomy” oleh Otoritas Jasa
Keuangan dan Bloomberg Global Events pada 22 Agustus 2024 CCB Indonesia mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan
di Jakarta kepada stakeholders termasuk mengumumkan Laporan Keuangan
15. Online Training “Program IDX Net Zero Incubator – Modul 3” Publikasi triwulanan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan
oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IDX Carbon pada 10-11 d.h Bank Indonesia atau stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku.
September 2024 di Jakarta
16. Webinar “Penyegaran POJK bagi Emiten Perusahaan Publik - Kondisi keuangan secara komprehensif telah disampaikan dalam
Series 1: POJK terkait Laporan Berkala” oleh Asosiasi Emiten Laporan Keuangan.
Indonesia (AEI) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) pada 10 September 2024 di Jakarta CCB Indonesia melakukan self assessment pelaksanaan Good
Corporate Governance secara semesteran yaitu posisi Juni dan
Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) Desember, dan menyusun Laporan Pelaksanaan Good Corporate
dan penyediaan dana besar (large exposure) Governance pada setiap akhir tahun buku dengan cakupan sesuai
ketentuan yang berlaku.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia melakukan
beberapa transaksi penyediaan dana dengan pihak yang terkait dan CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good
penyediaan dana besar. Transaksi dengan pihak terkait dan penyediaan Corporate Governance kepada Pemegang Saham, Otoritas Jasa
dana besar mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32 Keuangan, dan pihak-pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan
/POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang Batas Maksimum yang berlaku, serta memuat Laporan dimaksud dalam website
Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum bank secara tepat waktu.
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 38 /POJK.03/2019
tanggal 19 Desember 2019. CCB Indonesia mentransparansikan informasi produk Bank sesuai
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang Transparansi
Berikut laporan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah. Informasi
dana besar per 31 Desember 2024 : produk dan layanannya kepada masyarakat antara lain disampaikan
melalui beberapa sarana/media promosi seperti brosur, leaflet, website,
Jumlah dan papan pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
No. Penyediaan Dana Nominal
Debitur CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perlindungan
(Jutaan rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 20 580.254 Nasabah serta Standard Operating Procedure Pelayanan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah. Bank mentransparansikan tata cara pengaduan
2 Kepada Debitur Inti
a. Individu 8 11.383.955 nasabah dan penyelesaian sengketa kepada nasabah sesuai ketentuan
b. Group 12 8.543.994 Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk unit/
fungsi Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah.
Bank memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perkreditan, Kebijakan Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan
dan Pedoman Umum Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Dana Besar. dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait wajib mendapatkan persetujuan berlaku. Mediasi dalam rangka penyelesaian pengaduan nasabah
dari Dewan Komisaris. Selain itu, guna meningkatkan dan mempermudah Bank dilaksanakan dengan baik. Laporan penanganan dan
pengawasan terhadap penyediaan dana dengan pihak terkait, CCB penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
Indonesia membuat serta mengkinikan daftar rincian pihak terkait yang Keuangan dan Bank Indonesia secara berkala setiap triwulan.
Page 211
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 211
Tata Kelola Perusahaan
Siaran Pers/Publikasi 2024
No. Tanggal Harian/Majalah/Website Berita
1 8 Januari 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
2 5 Februari 2024 Web Bank Laporan Publikasi Desember 2023
3 5 Februari 2024 Web Bank Laporan Keuangan Audited Desember 2023
4 6 Februari 2024 Web Bank Laporan Key Metrics Desember 2023
5 7 Februari 2024 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q4 2023
6 7 Februari 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
7 15 Februari 2024 Web Bank Laporan Publikasi Januari 2024
8 14 Maret 2024 Web Bank Laporan Publikasi Februari 2024
9 6 Maret 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
10 1 April 2024 Web Bank Laporan Entitas Induk Q4 2023
11 16 April 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
12 30 April 2024 Web Bank Laporan Publikasi
13 30 April 2024 Web Bank Laporan Key Metrics Maret 2024
14 30 April 2024 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q1 2024
15 30 April 2024 Web Bank Laporan Keuangan Q1 2024
16 7 Mei 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
17 21 Mei 2024 Web Bank Laporan Publikasi
18 6 Juni 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
19 10 Juni 2024 Web Bank Laporan Publikasi
20 8 Juli 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
21 8 Juli 2024 Web Bank Laporan Rasio Pengungkit
22 30 Juli 2024 Web Bank Laporan Keuangan Interim Juni 2024
23 30 Juli 2024 Web Bank Laporan Publikasi
24 30 Juli 2024 Web Bank Laporan Informasi Kuantitatif Juni 2024
25 30 July 2024 Web Bank Laporan Key Metrics Juni 2024
26 30 July 2024 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Juni 2024
27 31 Juli 2024 Web Bank Laporan Entitas Induk Juni 2024
28 6 Agustus 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
29 12 Agustus 2024 Web Bank Laporan Publikasi
30 9 September 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
31 17 September 2024 Web Bank Laporan Publikasi
32 21 Oktober 2024 Solo Post Relokasi KC Solo
33 7 Oktober 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
34 28 Oktober 2024 Web Bank Laporan Publikasi
35 28 Oktober 2024 Web Bank Laporan Key Metrics September 2024
36 28 Oktober 2024 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q3 2024
37 28 October 2024 Web Bank Laporan Keuangan Triwulanan Q3 2024
38 7 November 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
39 14 November 2024 Web Bank Laporan Publikasi
40 7 Desember 2024 Web Bank Laporan Suku Bunga Dasar Kredit
41 11 Desember 2024 Web Bank Laporan Publikasi
Page 212
212 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rencana Strategis Bank ▪ Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
pengembangan bisnis
Sesuai dengan visi dan misi, serta memperhatikan skala bisnis saat ini, Dalam pengembangan bisnis, CCB Indonesia selalu memastikan
CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah masih mengarahkan kecukupan CAR, terutama sejalan dengan perluasan usaha
kebijakan usaha pada penerapan good corporate governance, pada sektor corporate banking, dengan kredit skala besar,
peningkatan usaha secara hati-hati pada segmen corporate banking, tentunya perlu dukungan modal yang memadai.
usaha kecil menengah (UKM) dan consumer banking, peningkatan
rasio CASA (Current Account and Saving Account), optimalisasi dan Posisi ratio KPMM atau CAR dijaga dalam batas pada level yang
pendalaman bisnis, pengembangan sistem IT yang menuju ke arah aman, dengan memperhatikan capital add on berdasarkan
perbankan digital, mendorong efektivitas proses dan efisiensi biaya, penilaian profil risiko, serta capital buffer sesuai penerapan
serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Basel III. Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui
perolehan Laba Bank pada tahun 2025 – 2027. Bank juga
Arah kebijakan Bank sejalan dengan program pemerintah untuk berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee
pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan based income, disamping pendapatan bunga. Disamping itu,
sektor UKM. Bank senantiasa memonitor kecukupan likuiditas dan menjaga
posisi Loan to Deposits Ratio (LDR) pada level yang aman untuk
Arah Kebijakan bank dalam jangka pendek mempertahankan posisi likuiditas Bank yang memadai.
1. Peningkatan volume usaha secara hati-hati pada segmen ▪ Penerapan good corporate governance dan upgrading
corporate banking, Usaha Kecil Menengah (termasuk komersial) sistem manajemen risiko
dan kredit konsumsi. Penerapan good corporate governance secara konsisten,
2. Optimalisasi bisnis (business optimalization) dan pendalaman berkesinambungan, menyeluruh dan terpadu pada semua lini
business (business deepening) dari jaringan kantor yang ada. dan gugus tugas.
3. Pengembangan e-banking dan sistem TI yang forward looking
menuju perbankan digital secara bertahap guna mendukung Pengembangan sistem manajemen risiko yang lebih advance,
proses dan pelayanan yang efektif, cepat, mudah diakses, handal dengan didukung oleh three lines of defence. Mengintegrasikan
dan memberi kenyamanan. sistem manajemen risiko di Bank dengan sistem manajemen
4. Terciptanya kinerja keuangan agar lebih efisien dan menghasilkan risiko global, yang memang di desain guna mengidentifikasi
margin yang lebih baik. secara komprehensif, mengukur, memonitor dan mengelola
5. Peningkatan kualitas, profesionalisme dan kompetensi SDM risiko Bank secara enterprise-wide.
secara menyeluruh.
▪ Optimalisasi kantor yang sudah ada
Arah Kebijakan bank dalam jangka menengah Jaringan kantor yang ada saat ini dengan jumlah 73 kantor
dioptimalisasi untuk mendorong tumbuh kembang bisnis
1. Penerapan yang terintegrasi dari good corporate governance, secara sehat dan efektif berdasarkan prinsip prudential.
manajemen risiko, sistem pengendalian internal dan fungsi kepatuhan.
2. Melanjutkan program penyempurnaan infrastruktur (sistem ▪ Peningkatan kualitas modal manusia
e-banking, organisasi dan SDM) yang berkesinambungan guna Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan
mendukung perkembangan bisnis. peningkatan skala program training dan kesempatan
pengembangan yang lebih beragam, termasuk pengiriman
Langkah‐langkah Strategis yang akan ditempuh Bank karyawan untuk training di luar negeri.
▪ Mengembangkan bisnis secara berhati-hati dan konservatif Dengan memperkuat pelatihan yang terarah dan profesional,
CCB Indonesia secara hati-hati dan konservatif akan mengupayakan akan menghasilkan human capital handal yang menerima
pertumbuhan volume usaha pada sektor corporate banking, dengan remunerasi yang kompetitif.
target ditopang oleh nasabah korporasi di Indonesia baik lokal
maupun negara lain, serta proyek-proyek infrastruktur sejalan dengan ▪ Penguatan infrastruktur sistem TI
program pemerintah. Dalam hal ini untuk memanfaatkan expertise Infrastruktur Sistem TI juga dikembangkan untuk meningkatkan
dari CCB dalam hal pembiayaan infrastruktur, dan trade finance. mutu layanan ke level yang lebih baik, dengan pelayanan yang
efektif, cepat, handal dan accessible, akan meningkatkan
CCB Indonesia tetap juga akan mengembangkan sektor UKM kepuasan bagi para nasabah, sehingga Bank semakin kompetitif
dan consumer banking. Selanjutnya dengan lingkup CCB group dalam layanan, serta mengarah ke perbankan digital secara
yang luas, nantinya akan dikembangkan pula produk / jasa bertahap.
untuk meningkatkan layanan yang terpadu.
Rencana Bisnis Bank Tahun 2025-2027 telah disampaikan kepada
Dalam pengembangan bisnis tetap dengan memperhatikan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 20 November 2024 melalui
keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. surat No. 296/CCBI/DDIR-OJK/XI/2024.
Page 213
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 213
Tata Kelola Perusahaan
Informasi lain terkait dengan Good Corporate Governance
Selama tahun 2024 tidak terdapat informasi lain berupa intervensi pemilik, perselisihan internal atau permasalahan yang timbul sebagai
dampak kebijakan remunerasi pada Bank.
Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang mencapai 5%
Pada posisi 31 Desember 2024, terdapat anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham pada Perusahaan lain di Indonesia yang mencapai
5% atau lebih, yaitu sebagai berikut:
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan
(Bank/LKBB/lainnya)
1 Yudo Sutanto, Nyoo 25,00% PT Hakim Sentausa Lainnya
25,00% PT Trio Indah Sentausa Lainnya
27,50% PT Sejahtera Inti Carbon Persada Lainnya
20,00% PT Oesowilangun Lainnya
Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak mempunyai kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada perusahaan
lain yang berkedudukan di luar negeri.
Pada posisi 31 Desember 2024, terdapat anggota Direksi yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai 5%
atau lebih, yaitu sebagai berikut :
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan
(Bank/LKBB/lainnya)
1 Agresius R. Kadiaman 25,00% PT Agra Reswara Kayana Lainnya
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada Perusahaan Lainnya yang berkedudukan
di luar negeri.
Hubungan Keuangan dan Kekeluargaan 3. Diterbitkannya SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum,
seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Maksud dan Tujuan disusunnya Pedoman adalah untuk memberikan
Pengendali CCB Indonesia tidak memiliki hubungan keuangan dan panduan dalam pemberian remunerasi sesuai dengan peraturan
kekeluargaan dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi yang berlaku.
dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia lainnya.
Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
Informasi kebijakan Remunerasi telah mendapatkan persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris.
Kaji ulang Pedoman Pemberian Remunerasi dilakukan secara
Proses penyusunan kebijakan Remunerasi
berkala minimal 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun atau sewaktu-
Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian waktu jika diperlukan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau terdapat
Remunerasi No. dokumen 257/PEDO–CCBI/PPTR/ X/2016, revisi perubahan peraturan eksternal.
terakhir 4 April 2023.
Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi
Latar belakang penyusunan Pedoman: Nominasi dan Remunerasi menyusun kebijakan suksesi
1. Sejalan dengan penerapan Basel II khususnya Pilar 3 (Market dalam proses Nominasi anggota Direksi
Discipline), Bank dituntut mengungkapkan informasi yang
lebih transparan kepada publik dan pelaku pasar khususnya Komite Remunerasi dan Nominasi akan mengidentifikasi kebutuhan
terkait dengan Remunerasi untuk mendorong disiplin dan agar anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Komite Remunerasi
pemangku kepentingan dapat memberikan penilaian yang dan Nominasi mempertimbangkan kandidat internal dan eksternal
wajar. dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi, sejalan
2. Diterbitkannya POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan dengan program pengembangan pegawai yang ditetapkan oleh
Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum. Divisi Human Capital.
Page 214
214 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Tata Kelola Remunerasi, besaran Remunerasi yang Bersifat
Nominasi anggota Direksi Variabel yang ditangguhkan adalah 10 % dari Remunerasi
yang bersifat Variabel.
Dalam rangka penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Nominasi 2) Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat
anggota Direksi, Perseroan akan mengidentifikasi kebutuhan Variabel yang ditangguhkan
anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Perseroan melakukan Bank memilih Malus yaitu dapat melakukan penundaan
pengembangan pegawai, baik dari sisi kepemimpinan dan pembayaran Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
keterampilan sesuai dengan bidangnya. Pegawai yang memiliki ditangguhkan jika MRT berada dalam kondisi tertentu.
prestasi dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan anggota 3) Kebijakan pembayaran (vesting) atas penangguhan yang
Direksi akan dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan anggota dilakukan.
Direksi Bank. Perseroan mempertimbangkan kandidat internal dan Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan
eksternal dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi. adalah selama 3 tahun.
Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan • Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers
Dewan Komisaris (MRT):
- Dewan Direksi: 6 orang
Penetapan remunerasi bagi anggota Direksi diusulkan oleh Komite - Komisaris Independen: 2 orang
Remunerasi dan Nominasi berdasarkan kondisi pasar dan kemampuan
perusahaan, dan disetujui oleh Dewan Komisaris, sesuai dengan Konsultan eksternal dan tugas konsultan terkait
kuasa yang diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. kebijakan Remunerasi
Sedangkan penetapan remunerasi anggota Komisaris diusulkan Pada periode tahun 2024 Bank tidak bekerja sama dengan konsultan
oleh Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan kondisi pasar terkait kebijakan Remunerasi.
dan kemampuan perusahaan, dan disetujui oleh pemegang saham
mayoritas sesuai dengan kuasa yang diberikan dalam Rapat Umum Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
Pemegang Saham.
Bank menetapkan kebijakan Remunerasi yang dikaitkan dengan
Kebijakan pemberian insentif jangka panjang penilaian kinerja.
kepada anggota Direksi dan karyawan
Pengukuran kinerja sebuah unit kerja yang sifatnya kuantitatif dilakukan
Remunerasi yang bersifat variabel tergantung pada pencapaian melalui Key Performance Indicator (KPI), yang telah distandarisasi.
kinerja Bank dan individu yang disesuaikan dengan tingkat risiko
dan skala kompleksitas usaha Bank. CCB Indonesia menangguhkan KPI juga merupakan indikator yang memberikan informasi sejauh
sebagian pembayaran remunerasi yang bersifat variabel untuk mana Unit Kerja telah berhasil mewujudkan target kerja yang telah
jangka waktu tiga tahun. ditetapkan.
Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang
menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama
Bank mulai mengimplementasikan kebijakan Remunerasi pada 1 (satu) tahun dan total nominal
tahun 2019 yang antara lain mencakup skala Remunerasi berdasarkan
tingkat dan jabatan, komponen Remunerasi, dan metode serta Perusahaan Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam
mekanisme penetapan termasuk tetapi tidak terbatas pada: kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima
• Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko persen), selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam
1) Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham
yang ditangguhkan. utama dan pengendali.
Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
ditangguhkan dilakukan kepada mereka yang digolongkan Telah diungkapkan informasi mengenai pemegang saham yang
MRT (Material Risk Takers) sebagai implementasi POJK memiliki 5% atau lebih saham Perseroan pada halaman 18.
Page 215
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 215
Tata Kelola Perusahaan
Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi yang
Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Bersifat Variabel
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total 6 7.036.077.464 2 779.694.242 1.079 23.911.004.212
Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja : Nihil
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis
saham yang diterbitkan Bank : Rp 2.313.551.803
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun : Rp 932.848.736
Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1) Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2) Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3) Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap *)
1. Tunai Rp 25.909.606.584
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai Rp 5.502.219.903 Rp 1.961.747.930
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - Rp 351.803.873
Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
Informasi kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang Masih
Jenis Remunerasi yang Bersifat Variabel*) Disebabkan Penyesuaian Disebabkan Penyesuaian Total
Ditangguhkan
Eksplisit (A) Implisit (B) (A)+(B)
1. Tunai (dalam juta rupiah) 1.493.047.095 Nihil Nihil Nihil
(angka penuh)
2. Saham/ Instrumen yang berbasis saham 185.883.570 (angka Penuh) Nihil Nihil Nihil
yang diterbitkan Bank (dalam lembar dan 2.675.010 (lembar
saham dan nominal juta rupiah yang saham)
merupakan konversi dari lembar saham
tersebut)
1.681.605.675 Nihil Nihil Nihil
Keterangan: *) Hanya untuk MRT
Paket kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Komisaris dan Direksi
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan CCB Indonesia telah memutuskan Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menentukan
besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Direksi dan Pemberian kuasa kepada pemegang saham mayoritas/utama untuk
menentukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Dewan Komisaris.
Page 216
216 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Diterima dalam 1 tahun
Jenis Remunerasi dan
Direksi Dewan Komisaris
Fasilitas lain
Orang jutaan Rp Orang jutaan Rp
a. Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 6 29.353.689.702 2 2.903.592.712
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura)
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi, 6 2.301.458.776 2 332.408.200
asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
Total 6 31.655.148.478 2 3.236.000.912
Remunerasi per orang dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi per Orang dalam satu tahun *) Jumlah Direksi Jumlah Komisaris
di atas Rp 2 miliar 5 -
di atas Rp 1 miliar s.d. Rp 2 miliar 1 2
di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar - -
Rp 500 juta ke bawah
*) yang diterima secara tunai
Remunerasi Komite Remunerasi
Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun adalah sebesar Rp 3.039.361.426 (2 orang
Komite)
Rasio gaji tertinggi dan terendah
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan atau pemberi kerja kepada
pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk
tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya.
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai tetap
Bank sampai batas pelaksana, per bulan.
Yang dimaksud dengan “pegawai” dalam hal ini adalah pegawai tetap Bank sampai dengan tingkat pegawai pelaksana.
Data Rasio gaji tertinggi dan terendah per 31 Desember 2024
a. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 1 : 50.18
b. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1:2
c. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1
d. Rasio gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi 1 : 2.85
Pesangon
Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan :
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Pegawai
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun 3
Di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar 7
Rp 500 juta ke bawah 25
Page 217
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 217
Tata Kelola Perusahaan
Share Option
Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Jumlah opsi
Jumlah saham yang
yang telah Harga opsi
Keterangan/Nama dimiliki yang diberikan Jangka waktu
dieksekusi (Rp)
(lembar saham) (lembar saham)
(lembar saham)
Komisaris (name) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Direksi (name) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Pejabat Eksekutif (total) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Total Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Penyimpangan Internal (Internal Fraud)
Penyimpangan internal adalah penyimpangan atau kecurangan yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak tetap (honorer
dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional Perusahaan yang mempengaruhi kondisi keuangan Bank secara
signifikan yaitu apabila dampak penyimpangannya lebih dari Rp 100,000,000 (seratus juta rupiah).
Pada periode Januari sampai dengan Desember 2024, terdapat penyimpangan internal dalam aktivitas operasional CCB Indonesia, yaitu:
Jumlah Kasus yang dilakukan Oleh
Anggota Dewan Komisaris &
Internal Fraud dalam 1 tahun Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Anggota Direksi
2023 2024 2023 2024 2023 2024
Total Fraud Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Telah Selesai - - 0 - - -
Dalam Proses Penyelesaian Di Internal Bank - - 0 - - -
Belum diupayakan penyelesaiannya - - 0 - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - 0 - - -
Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaiannya
Sepanjang tahun 2024, jumlah permasalahan hukum perdata dan pidana, yang dihadapi CCB Indonesia dan upaya yang dilakukan untuk
melakukan penyelesaiannya adalah sebagai berikut :
Jumlah Kasus
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap 1 0
dan sudah tidak ada kelanjutan proses hukum
Dalam proses penyelesaian 10 1
Total 11 1
Page 218
218 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Atas jumlah Permasalahan Hukum tersebut, kami sampaikan informasi Transaksi Afiliasi
ringkas mengenai 1 (satu) perkara yang berkelanjutan penanganannya
dan bersifat material yakni Perkara Perdata No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun
Utr (“Perkara 555”) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dimana Bank 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Keputusan
selaku Tergugat I telah digugat oleh Fireworks Ventures Limited selaku Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor
Penggugat sehubungan dengan penjualan aset piutang dari kredit : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi
sindikasi untuk debitur atas nama PT Geria Wijaya Prestige (“Aset dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu sebagaimana telah
Piutang”) kepada Tomy Winata selaku Tergugat II. Pada 15 Oktober diperbarui dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42 /
2019, Perkara 555 telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi Afiliasi dan Transaksi
yang pada intinya memutus sebagai berikut: Benturan Kepentingan yang mulai berlaku sejak 21 Oktober 2020,
bahwa Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi
1. Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak atas Aset Piutang; yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
2. Bank dihukum untuk menyerahkan sertifikat jaminan aset dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota
piutang berikut dokumen pengikatan jaminan kepada direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
Penggugat sejak Perkara 555 berkekuatan hukum tetap; Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
3. Bank dan Tergugat II dihukum untuk membayar secara dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
tanggung renteng kerugian material kepada Penggugat untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi
yang terdiri atas: dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham
• Kerugian material dalam Rupiah : 6% (enam persen) utama, atau Pengendali.
kali Rp 249.600.209,98 (angka penuh) per tahun;
• Kerugian material dalam USD : 6% (enam persen) kali Dalam tahun 2024 tidak terdapat transaksi dengan Afiliasi yang
USD 11.645.136,06 (angka penuh) per tahun bersifat material.
Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut di atas, Bank Transaksi yang mengandung Benturan
telah mengajukan upaya hukum Banding yang teregister dengan
Perkara No. 272/PDT/2020/ PT. DKI, yang telah diputus pada tanggal
Kepentingan
18 Mei 2020 oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang pada pokoknya Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun
menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tersebut, Bank telah Keuangan Nomor : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1
mengajukan upaya hukum Kasasi yang teregister dengan Perkara tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
No. 3540K/Pdt/2021, yang telah diputus pada tanggal 6 Desember Tertentu sebagaimana telah diperbarui dengan Peraturan Otoritas
2021 oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada Jasa Keuangan No. 42 /POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi
pokoknya menolak permohonan kasasi dari Bank. Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan yang mulai berlaku
sejak 21 Oktober 2020, bahwa benturan kepentingan adalah
Atas putusan Kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dengan
tersebut, Bank telah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali kepentingan ekonomis pribadi pemilik, anggota Dewan Komisaris,
yang teregister dengan Perkara No. 1206 PK/Pdt/2022, yang telah anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan/atau pihak terkait dengan
diputus pada tanggal 13 Desember 2022 oleh Mahkamah Agung Bank yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.
Republik Indonesia yang pada pokoknya menolak permohonan
Peninjauan Kembali dari Bank. Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, anggota Dewan
Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank senantiasa mendahulukan
Atas putusan Peninjauan Kembali yang Pertama dari Mahkamah Agung kepentingan CCB Indonesia di atas kepentingan pribadi atau
Republik Indonesia tersebut, pada tanggal 25 September 2023, Bank keluarga maupun pihak lainnya.
telah mengajukan upaya hukum permohonan Peninjauan Kembali
Kedua dan berdasarkan Surat dari Mahkamah Agung Republik Indonesia Benturan Kepentingan merupakan situasi atau kondisi dimana
tertanggal 12 November 2024, upaya hukum permohonan Peninjauan Insan CCB Indonesia yang karena jabatan/posisinya, memiliki
Kembali Kedua telah teregister dengan Perkara No. 1360/PK/PDT/2024, kewenangan yang berpotensi dapat disalahgunakan baik sengaja
sebagai upaya maksimal Bank untuk mempertahankan kepentingan maupun tidak sengaja untuk kepentingan lain sehingga dapat
hukum Bank dalam Perkara 555. Saat ini Bank masih menunggu Putusan mempengaruhi kualitas keputusannya, serta kinerja hasil
atas upaya permohonan Peninjauan Kembali Kedua tersebut. keputusan tersebut yang dapat merugikan bagi Bank.
Page 219
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 219
Tata Kelola Perusahaan
CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penanganan Benturan Company Manual
Kepentingan sebagai pedoman bagi seluruh Insan CCB Indonesia
untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan Merupakan struktur tertinggi ketentuan tertulis pada CCB Indonesia,
Kepentingan, serta sebagai pedoman dalam mengambil sikap yang berisi struktur dokumen, hierarki persetujuan dokumen serta
yang tegas terhadap Benturan Kepentingan di Bank untuk tugas dan wewenang masing-masing fungsi kerja yang berkaitan
mewujudkan pengelolaan perusahaan yang baik. dengan penerbitan struktur dokumentasi Bank serta menjadi acuan/
pedoman untuk ketentuan dibawahnya, sehingga ketentuan dari
Dalam tahun 2024 tidak terdapat transaksi yang mengandung atas ke bawah saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain.
benturan kepentingan. Penerbitan Company Manual ini disahkan oleh Dewan Komisaris
dan Direksi CCB Indonesia.
Informasi dan Fakta material
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyampaikan laporan Informasi
atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan dan melakukan
dan Direksi
pengumuman Informasi atau Fakta Material kepada masyarakat. Pembuatan Pedoman ini dimaksudkan untuk menetapkan pedoman
dan etika kerja Dewan Komisaris dan Direksi sehingga meningkatkan
Dalam tahun 2024, tidak terdapat informasi atau Fakta Material yang efektivitas fungsi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
terjadi sehingga tidak ada pengumuman Informasi atau fakta material. Komisaris dan Direksi sehari-hari.
Fakta material yang terjadi setelah tanggal Pedoman ini antara lain mengatur tentang Etika Kerja, Waktu Kerja
dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang,
laporan akuntan Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
Tidak terdapat fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan
akuntan. Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, termasuk di dalamnya
mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris.
Buyback shares dan/atau buyback obligasi Demikian halnya dengan Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi, termasuk
di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi.
Bank
Buyback shares dan/atau buyback obligasi Bank adalah upaya Pedoman Kode Etik
mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah diterbitkan
Bank dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut, Pedoman perilaku ini meletakkan prinsip – prinsip dasar dari perilaku
yang tata cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia.
yang berlaku.
Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan budaya kesadaran risiko
Selama tahun 2024, CCB Indonesia tidak melakukan transaksi (risk awareness) yang kuat dan control environment yang baik pada
buyback saham. Sementara itu, CCB Indonesia belum pernah CCB Indonesia dapat terwujud dan melekat di masing - masing
menerbitkan obligasi, sehingga dalam tahun 2024 tidak terdapat Insan CCB Indonesia.
transaksi buyback obligasi.
a. Pokok-pokok kode etik
Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli Nihil
kembali Pedoman Kode Etik CCB Indonesia mengatur hubungan dengan
Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau Nihil sesama Karyawan, Perusahaan, Nasabah, kontraktor, agen, staf
obligasi keagenan, konsultan, vendor dan pemasok, Pemegang Saham,
Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi Nihil Pesaing, Otoritas, Pers/Media dan Stakeholders lainnya, sebagai
berikut:
Kode Etik dan Budaya Perusahaan Insan CCB Indonesia
- Non Diskriminasi
Dalam rangka mendukung upaya implementasi prinsip-prinsip o CCB Indonesia berusaha keras untuk memberikan
GCG (Good Corporate Governance), CCB Indonesia telah memiliki lingkungan kerja yang kondusif di mana setiap Insan
ketentuan yang dituangkan dalam Kebijakan, Pedoman, SOP. CCB Indonesia diperlakukan secara adil dan terhormat,
Beberapa ketentuan diantaranya mengatur tentang Kode Etik dan didorong untuk berkembang dan dihargai berdasarkan
Budaya Perusahaan yang harus diterapkan oleh setiap Insan CCB kinerja individu dan tim.
Indonesia dalam perilaku sehari-hari.
Page 220
220 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
o CCB Indonesia berkomitmen untuk memberikan - Pelatihan
kesempatan yang sama bagi semua Insan CCB o Semua Insan CCB Indonesia wajib menghadiri pelatihan
Indonesia berdasarkan Kepatutan. reguler, khususnya pelatihan yang berkaitan dengan Anti
o CCB Indonesia tidak akan mentolerir atau memaafkan Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Anti
setiap jenis diskriminasi termasuk pelecehan atas Penyuapan, Risk Management dan pelatihan lainya sebagaimana
dasar jenis kelamin, ras, umur, agama, ketidakmampuan diatur dalam program pelatihan yang wajib diikuti.
(disability/handicap), atau klasifikasi lainnya yang o Pelatihan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi
secara tidak semestinya mengganggu atau Insan CCB Indonesia yang baru bergabung sebagai
mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan dari seorang bagian dari proses induksi.
individu atau menciptakan suatu lingkungan kerja o Agar pelatihan ini berlangsung secara efektif, CCB Indonesia
yang mengintimidasi, bermusuhan, merendahkan akan memantau dan menilai kegiatan – kegiatan pelatihan
martabat atau yang tidak menyenangkan. tersebut secara berkala.
o CCB Indonesia melarang pelecehan di tempat kerja
dan di dunia maya. - Investigasi Eksternal dan Internal
o CCB Indonesia juga tidak akan mentolerir setiap jenis o Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis disyaratkan
diskriminasi oleh para vendor, kontraktor dan untuk sepenuhnya bekerjasama untuk setiap investigasi
perusahaan lainnya yang mungkin mempunyai formal (authorized investigation) baik eksternal maupun
hubungan bisnis dengan CCB Indonesia dan/atau internal.
mewakili CCB Indonesia. o Membuat pernyataan palsu atau menyesatkan merupakan
tindakan ketidakdisiplinan, yang berakibat pengakhiran
- Lingkungan yang Kondusif dan Sehat hubungan kerja atau hubungan lainnya dengan CCB Indonesia.
CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang
kondusif dan sehat dalam menjalankan bisnisnya sehingga - Kerahasiaan Data
kesehatan dan keselamatan para nasabah, rekan bisnis dan o Setiap Insan CCB Indonesia harus mempertahankan kerahasiaan
Insan CCB Indonesia serta lingkungannya tidak dirugikan. informasi bisnis baik selama bekerja dan setelah keluar dari
CCB Indonesia. Hal ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada
Oleh karena itu, para Insan CCB Indonesia dan rekan bisnis gaji dan informasi yang sangat rahasia (strictly confidential),
CCB Indonesia tidak melakukan suatu tindak kejahatan strategi dan rencana – rencana bisnis, serta informasi hak
atau kegiatan yang ilegal dan memastikan bahwa mereka kepemilikan lainnya yang diperoleh selama masa kerja.
bertindak sesuai dengan undang - undang, yakni: o Para Insan CCB Indonesia harus mematuhi undang – undang
o Tidak menggunakan, menjual, memiliki atau di bawah kerahasiaan perbankan, undang-undang hak privacy dan
pengaruh obat-obatan terlarang/psikotropika atau undang-undang keamanan data yang berlaku, serta syarat-
penggunaan alkohol yang tidak sesuai pada waktu syarat kontrak, sewaktu menangani informasi nasabah dan
menjalankan bisnis untuk CCB Indonesia, apakah dikonsumsi data bisnis yang diperoleh dalam rangka menjalankan bisnis.
selama jam kerja atau tidak, dan apakah dikonsumsi di
lingkungan gedung CCB Indonesia atau tidak. Nasabah CCB Indonesia
o Mematuhi semua undang - undang dan pedoman - Memperlakukan Nasabah Secara Adil
kesehatan dan keselamatan yang relevan dan segera o Memperlakukan para nasabah CCB Indonesia secara
melaporkan setiap keadaan yang mungkin adil dan hormat serta memberikan layanan nasabah
menimbulkan bahaya terhadap kesehatan, yang bermutu tinggi merupakan bagian yang integral
keselamatan atau lingkungan kepada atasan dan tidak terpisahkan dari perilaku Insan CCB Indonesia.
langsungnya dan/atau Divisi Sumber Daya Manusia. o CCB Indonesia menerapkan 5 prinsip dari Pedoman Melakukan
o Tidak mengikuti hawa nafsu dalam perjudian yang Transaksi yang Adil (Fair Dealing Guidelines) yang harus
berlebih-lebihan atau melibatkan para nasabah CCB dipatuhi, khususnya untuk para Insan CCB Indonesia yang
Indonesia dalam bentuk perjudian apapun. Selain menghadapi nasabah, yaitu sebagai berikut:
itu tidak melakukan taruhan dan/atau perjudian 1) Insan CCB Indonesia harus memperlakukan semua
dalam bentuk apapun di dalam kantor atau di nasabah dengan hormat dan adil.
lingkungan gedung CCB Indonesia. 2) Insan CCB Indonesia hanya boleh menawarkan produk
dan jasa yang sesuai bagi segmen nasabah sasaran mereka.
- Perlindungan Data Pribadi 3) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi
CCB Indonesia mempunyai komitmen untuk melindungi yang berkualitas dan tidak menyesatkan (misleading)
kerahasiaan data pribadi nasabah tidak boleh dalam kepada para nasabah.
keadaan apapun menggunakan data demikian untuk 4) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi
keuntungan diri mereka sendiri atau pihak ketiga manapun yang jelas, relevan dan tepat waktu agar nasabah
selama melaksanakan tugas. bisa mengambil keputusan keuangan yang diperlukan;
5) Insan CCB Indonesia harus menangani keluhan nasabah
dengan cara yang independen, efektif dan segera.
Page 221
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 221
Tata Kelola Perusahaan
- Melindungi Informasi Nasabah o Penggunaan Aset TI diatur melalui Kebijakan tentang
o CCB Indonesia berkomitmen untuk melindungi informasi TI CCB Indonesia.
nasabah dan menggunakannya secara tepat. Menjaga
dan mempertahankan kerahasiaan data nasabah - Pencatatan yang Akurat dan Penyimpanan Arsip/Dokumen
merupakan hal yang sangat mendasar dalam hubungan o Pelaksanaan pencatatan CCB Indonesia harus selalu dibuat
CCB Indonesia dengan para nasabah CCB Indonesia. dengan akurat dan andal, dengan tujuan untuk memastikan
o Insan CCB Indonesia harus mematuhi Undang – Undang bahwa transaksi-transaksi bisnis didokumentasikan secara
kerahasiaan, privasi dan keamanan data perbankan efektif dan dibenarkan untuk dapat mengurangi risiko
yang berlaku serta persyaratan kontrak ketika hukum. Tidak ada informasi pada catatan atau dokumen
menangani informasi nasabah dan data bisnis yang apapun yang boleh dirusak atau dipalsukan.
dikumpulkan selama dalam pelaksanaan bisnis. o Buku yang wajar dan akurat harus tersedia untuk keperluan
o Klasifikasi informasi sebagai data nasabah atau bisnis audit dan inspeksi untuk memastikan standar-standar
mungkin berbeda tergantung pada undang-undang yang tinggi dalam penyimpanan catatan.
yang berlaku pada negara atau yurisdiksinya. o Insan CCB Indonesia harus mematuhi semua undang-
undang yang berlaku dan kebijakan manajemen
Aset-Aset Milik Perusahaan/CCB Indonesia mengenai catatan-catatan yang relevan yang
- Informasi Perusahaan diimplementasikan oleh CCB Indonesia.
Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis harus mempertahankan o Semua rekening atau transaksi "off the record" dalam
kerahasiaan informasi bisnis baik selama dan setelah hubungan kaitannya dengan pembayaran- pembayaran yang tidak
kerja atau keterlibatan mereka pada CCB Indonesia. semestinya adalah dilarang.
o Catatan-catatan dan data harus dipelihara dan dihancurkan
- Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights) sesuai dengan undang- undang yang relevan dan kebijakan-
o Kekayaan intelektual, termasuk, tetapi tidak terbatas pada kebijakan manajemen CCB Indonesia mengenai catatan.
hak Paten, merk dagang dan hak cipta, yang dikembangkan o Setiap dokumen, catatan atau data yang disyaratkan atau
atau dibeli oleh CCB Indonesia adalah milik CCB Indonesia. mungkin disyaratkan untuk tujuan litigasi atau investigasi, harus
o Insan CCB Indonesia harus melakukan segala upaya memberitahukan dan mengkonsultasikan dengan Divisi
untuk mengamankan kepentingan CCB Indonesia dalam Kepatuhan, Divisi Legal atau Divisi Audit Internal terlebih dahulu.
kekayaan intelektual. o Kelalaian untuk pemenuhan permintaan dokumen –
o Insan CCB Indonesia yang mempunyai akses terhadap dokumen, catatan – catatan atau data – data yang
kekayaan intelektual tersebut tidak boleh dan/atau disyaratkan tersebut dapat mengakibatkan tuntutan
tanpa otorisasi, mengungkapkan atau menggunakan hukum pidana atau perdata terhadap CCB Indonesia
kekayaan intelektual, baik selama dan setelah hubungan dan Insan CCB Indonesia yang bersangkutan.
kerja dengan CCB Indonesia.
o Insan CCB Indonesia tidak boleh menggunakan kekayaan Perlindungan Bisnis dan Aktivitas Eksternal
intelektual yang diperoleh selama mereka bekerja dengan - Insider Trading
perusahaan lain, tanpa terlebih dahulu mendapatkan o Insider Trading dan pemberian informasi dari orang dalam
persetujuan tertulis dari perusahaan lainnya tersebut. kepada orang luar/menyampaikan informasi yang sensitif
o CCB Indonesia menghargai pembatasan – pembatasan mengenai harga yang bukan untuk konsumsi publik tidak
yang ditempatkan pada software milik pihak ketiga oleh diperkenankan dan merupakan tindak pidana.
pengembang dan/atau distributor software. o Memberikan (tipping) informasi non-publik yang penting
o Insan CCB Indonesia harus menggunakan software tersebut kepada seseorang yang mungkin membeli atau menjual
dengan cara yang telah ditentukan dalam perjanjian lisensi. surat berharga juga merupakan suatu pelanggaran
terhadap undang – undang yang berlaku, baik oleh
- Penggunaan Aset Teknologi Informasi milik CCB orang yang memberikan informasi tersebut atau orang
Indonesia yang menerima informasi tersebut.
o Komputer, sumber daya jaringan, sistem komunikasi o Semua Insan CCB Indonesia harus memperhatikan bahwa
elektronik termasuk email, telepon dan sistem suara hukuman bagi pelaku Insider Trading dapat dikenai
dan informasi lainnya yang diproses dengan denda sampai dengan kurungan atau penjara.
menggunakan komputer milik CCB Indonesia (secara o Di samping hal tersebut diatas seluruh Insan CCB Indonesia
bersama-sama disebut sebagai "Aset TI") adalah milik harus mewaspadai adanya aktifitas yang tidak boleh dilakukan
CCB Indonesia, dan harus digunakan secara ketat hanya seperti halnya transaksi – transaksi yang dilarang (Prohibited
untuk tujuan memberikan layanan dan produk CCB Transactions) yaitu transaksi yang saat ini dilarang oleh
Indonesia dan bukan untuk tujuan lainnya apapun. Pemerintah maupun beberapa Badan dunia lainnya seperti
o Peralatan dan fasilitas tersebut diatas hanya diberikan Office of Foreign Assets Control (OFAC) of the US Department
kepada Insan CCB Indonesia untuk kepentingan CCB of the Treasury, United Nations Security Council Resolutions
Indonesia, oleh karena itu Insan CCB Indonesia harus dapat (UN) dan European Union (EU), serta transaksi pembelian
menggunakan dan merawat fasilitas tersebut dengan produk keuangan atau produk investasi lainnya yang bertujuan
sebaik-baiknya. untuk menguntungkan kepentingan pribadi.
Page 222
222 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
- Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) o "Hiburan" dapat mencakup perjalanan ke luar negeri,
o Insan CCB Indonesia tidak boleh dengan sengaja nonton film, menyaksikan pagelaran musik, dan lainnya.
mengizinkan diri mereka sendiri untuk ditempatkan dalam o Pemberian hadiah dan hiburan yang digunakan untuk
suatu jabatan di mana kepentingan mereka berpotensi mempengaruhi suatu keputusan bisnis secara tidak
untuk atau benar-benar merugikan CCB Indonesia. wajar atau dapat mengakibatkan pemberian manfaat
o Insan CCB Indonesia tidak boleh mengizinkan keputusan bisnis yang tidak adil/wajar merupakan suatu
bisnis apapun dipengaruhi oleh atau dilihat sebagai penyuapan.
dipengaruhi oleh kepentingan yang tidak berkaitan o Penyuapan dan korupsi bertentangan dengan
dengan CCB Indonesia. Suatu keputusan untuk melakukan kebijakan CCB Indonesia, sehingga setiap Insan CCB
transaksi bisnis dengan pihak manapun harus semata Indonesia yang bersalah karena melakukan atau
– mata didasarkan pada pertimbangan bisnis. menerima penyogokan atau korupsi harus dikenakan
o Insan CCB Indonesia berkewajiban untuk memprioritaskan tindakan pendisiplinan/sanksi yang berat dan juga
kepentingan CCB Indonesia. dapat dituntut dibawah undang-undang anti korupsi.
o Insan CCB Indonesia dilarang untuk mengambil
keuntungan untuk diri mereka sendiri (atau mengarahkan - Komunikasi Eksternal
kepada suatu pihak ketiga) pada suatu kesempatan CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan
bisnis yang ada melalui penggunaan properti milik transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
perusahaan, informasi atau jabatan, kecuali CCB Indonesia eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang
telah ditawarkan dan menolak kesempatan tersebut. bersifat konstruktif dengan para pemangku kepentingan
o Setiap benturan kepentingan yang dirasakan/dilihat, kunci (para investor, regulator, pemerintah, media, masyarakat
potensial atau yang aktual wajib disampaikan untuk dan lembaga swadaya masyarakat).
mendapatkan perhatian atasan dari Insan CCB Indonesia.
- Komunikasi dengan Regulator
- Hadiah dan Hiburan Semua komunikasi dengan para regulator harus dilakukan
o “Hadiah" mencakup uang, barang atau jasa yang sesuai dengan pedoman dan/atau prosedur yang berlaku
diberikan sekedar sebagai tanda persahabatan atau di CCB Indonesia. Permintaan dari regulator akan informasi
penghargaan. Hadiah juga bisa mencakup cindera harus dijawab dengan informasi yang lengkap, faktual dan
mata, manfaat dan perlakuan khusus. akurat.
Page 223
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 223
Tata Kelola Perusahaan
- Komunikasi dengan Pers atau Media Perilaku atau undang-undang dan peraturan-peraturan
Setiap pertanyaan pers atau media harus dengan segera yang berlaku.
dirujuk kepada pihak yang berwenang sebagai juru bicara/ o Insan CCB Indonesia harus melakukan uji kepatutan
Komunikasi CCB Indonesia. yang sesuai, untuk memastikan bahwa rekan/mitra
bisnis adalah sesuai dengan tugas yang akan dilakukan,
- Tata Cara Mengenai Penggunaan Media Sosial bahwa mereka mempunyai track record yang baik, dan
o Akun sosial media pribadi harus terpisah dari pekerjaan. tidak memanfaatkan hubungan mereka dengan CCB
o Hanya juru bicara CCB Indonesia yang diberi wewenang Indonesia atau penggunaan nama CCB Indonesia dalam
untuk melakukan komunikasi secara online atas nama hubungan tindakan illegal apapun, penipuan, transaksi
CCB Indonesia. yang tidak etis atau tidak jujur, atau transaksi apapun
o Harus jelas mengenai siapa yang diwakili pada forum, yang mungkin menodai reputasi CCB Indonesia.
blog dan forum diskusi. o Insan CCB Indonesia harus memastikan bahwa rekan bisnis
o Tidak boleh ada penjualan atau pemasaran produk- mengetahui dan berkomitmen terhadap prinsip-prinsip anti
produk CCB Indonesia, atau pemberian saran/nasihat penipuan yang ditetapkan dalam Pedoman kode etik ini.
keuangan pada halaman media sosial pribadi. o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan membiarkan
o Patuhi perjanjian kerahasiaan dan privasi. atau memberikan fasilitas pribadinya untuk dipergunakan
o Hormatilah rekan kerja dan tempat kerja Anda, serta nasabah/atau pihak ketiga dalam memanfaatkan
individu-individu dan komunitas lainnya. transaksinya pada CCB Indonesia.
o Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan tindakan o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan menjadi kuasa
pendisiplinan, termasuk pemutusan hubungan kerja nasabah/atau pihak ketiga dalam melakukan transaksi
dengan CCB Indonesia. Jika melanggar undang-undang, bisnis pada CCB Indonesia.
maka harus bertanggung jawab secara pribadi.
o Jika ragu, silakan bertanya. Jangan mengambil risiko b. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya
dengan reputasi CCB Indonesia atau reputasi diri sendiri. penegakannya
- Tindakan/Tuntutan Hukum Dalam rangka memberikan pemahaman dan menumbuhkan
o Kecuali dilarang oleh undang - undang setempat, Insan budaya kepatuhan bagi setiap karyawan, maka Perusahaan
CCB Indonesia harus memberitahukan kepada atasan memberikan sosialisasi kode etik secara berkala kepada karyawan
langsung, Divisi Human Capital dan Divisi Legal dengan melalui pelatihan dan/atau workshop. Setelah membaca dan
segera jika mereka adalah subjek dari tindakan/tuntutan memahami Kode Etik, Insan CCB Indonesia wajib memberikan
hukum atau penyelidikan di manapun. Pengakuan atas Kode Etik pada formulir yang sudah ditentukan.
o Izin dari Divisi Human Capital harus didapatkan sebelum
menerima jabatan politik atau menerima hubungan Setiap Insan CCB Indonesia yang melanggar ketentuan Kode
kerja, pengangkatan dan penugasan eksternal. Etik/Pedoman Perilaku dapat dikenakan tindakan pendisiplinan,
termasuk tetapi tidak terbatas pada pemberhentian atau
- Anti Pencucian Uang Dan Pencegahan Pendanaan Terorisme pemutusan hubungan kerja. Jika undang-undang atau peraturan-
Insan CCB Indonesia harus mematuhi sepenuhnya undang- peraturan yang berlaku juga dilanggar, maka laporan resmi
undang dan kebijakan yang berlaku yang berkaitan dengan mungkin harus dibuat untuk otoritas yang relevan dan Insan
pembiayaan untuk memerangi kegiatan/aktivitas teroris, CCB Indonesia dapat dikenakan denda atau sanksi pidana.
anti perdagangan narkotik yang ilegal dan anti pencucian
uang (anti money laundering). c. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi Dewan
Komisaris, Direksi, dan karyawan Perusahaan
- Mematuhi Undang - Undang dan Peraturan - Peraturan
Setiap Insan CCB Indonesia bertanggung jawab untuk CCB Indonesia beserta seluruh Insannya bertekad dan bertanggung
mengetahui dan mematuhi undang - undang dan peraturan jawab untuk mempertahankan tingkat integritas dan kejujuran
Negara Republik Indonesia, termasuk tetapi tidak terbatas yang tertinggi di lingkungan CCB Indonesia sehingga dapat
kepada hal-hal yang berkaitan dengan bisnis ekspor dan impor. terus memberikan pelayanan yang berkualitas bagi seluruh
Indonesia dengan produk dan service yang dapat menunjang
- Agent/Konsultan/Pihak Ketiga kesuksesan nasabah CCB Indonesia.
o Insan CCB Indonesia harus melakukan penilaian bisnis
yang tepat ketika menyeleksi/memilih pihak ketiga, Dalam rangka meletakkan prinsip - prinsip dasar dari perilaku
sebagai rekan/mitra bisnis yang meliputi (namun tidak dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia,
terbatas pada) kontraktor, agen, staf keagenan, konsultan, maka disusunlah suatu pedoman perilaku dalam bentuk Pedoman
vendor dan pemasok barang dan jasa. Rekan/mitra Kode Etik. Pedoman perilaku / Kode Etik berlaku bagi Dewan
bisnis tersebut tidak boleh melakukan sesuatu secara Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan CCB Indonesia, serta
tidak langsung dimana seorang Insan CCB Indonesia menjadi dasar sikap dan tindakan etis yang berlaku dengan
dilarang untuk melakukannya menurut Pedoman memperhatikan nilai-nilai utama perusahaan.
Page 224
224 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Program Kepemilikan Saham oleh Sistem Pelaporan Pelanggaran
Karyawan dan/atau Manajemen yang (whistleblowing system) di Perusahaan
dilaksanakan Perusahaan Tuntutan untuk menerapkan Good Corporate Governance menjadi
salah satu dasar menerapkan keterbukaan tersebut, dimana Bank dituntut
CCB Indonesia menerapkan Program Kepemilikan Saham oleh untuk mengambil langkah preventif dan memerangi praktek-praktek
Manajemen dan/atau Karyawan, dengan mengacu kepada Peraturan yang menentang Good Corporate Governance, dengan melaporkan
OJK yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian pelanggaran–pelanggaran yang terjadi melalui sistem whistleblowing.
Remunerasi bagi Bank Umum. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua karyawan
untuk melaporkan pelanggaran–pelanggaran yang terjadi.
Strategi Anti Fraud
Untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian Fraud
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan operasional dengan menitikberatkan pada pengungkapan dari pengaduan, CCB
dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, Indonesia melaksanakan sistem whistleblowing dengan mengacu
khususnya Fraud, maka CCB Indonesia melakukan peningkatan pada Kebijakan dan Pedoman Umum Whistleblower yang dirumuskan
efektivitas pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko secara jelas, mudah dimengerti, dan dapat diimplementasikan secara
Fraud dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud. efektif agar memberikan dorongan serta kesadaran kepada pegawai
dan pejabat Bank untuk melaporkan Fraud yang terjadi, mencakup:
Efektivitas pengendalian Fraud dalam proses bisnis merupakan
tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga diperlukan 1. Perlindungan kepada Whistleblower
pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang Fraud oleh Direksi Bank memiliki komitmen untuk memberikan dukungan dan
dan Dewan Komisaris agar dapat memberikan arahan dan perlindungan kepada setiap pelapor Fraud serta menjamin
menumbuhkan kesadaran untuk pengendalian risiko Fraud di CCB kerahasiaan identitas pelapor Fraud dan laporan Fraud yang
Indonesia. Strategi Anti Fraud merupakan wujud komitmen Direksi disampaikan. Perlindungan bagi Pelapor memiliki manfaat atas
dan Dewan Komisaris dalam mengendalikan Fraud yang diterapkan kepastian perlakuan terhadap Pelapor dan jaminan atas
dalam bentuk sistem pengendalian Fraud. kerahasiaan identitas Pelapor, akan menimbulkan rasa percaya
bagi Insan Bank atau pihak eksternal yang akan menyampaikan
Strategi anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan Fraud yang laporan dugaan pelanggaran kepada Pengelola Whistleblowing
ada. Dalam penerapannya berupa sistem pengendalian Fraud yang dan meningkatkan kesadaran kepada Insan Bank terhadap
memiliki 4 (empat) pilar sebagai berikut: peraturan dan kebijakan perusahaan.
2. Regulasi yang terkait dengan Pengaduan Fraud
1. Pencegahan Bank menyiapkan nomor telepon dan/atau alamat surat
Pilar pencegahan merupakan bagian dari sistem pengendalian elektronik (email address) khusus yang dapat dipergunakan
Fraud yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengurangi oleh karyawan untuk melaporkan kecurigaan terjadinya kasus
potensi risiko terjadinya Fraud, yang paling kurang mencakup Fraud.
kesadaran anti Fraud, identifikasi kerawanan, dan kebijakan Nomor telepon dan alamat surat elektronik (email) telah
mengenal pegawai. dipublikasikan oleh Unit/Fungsi Anti Fraud.
2. Deteksi 3. Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Fraud
Pilar deteksi merupakan bagian dari sistem pengendalian Fraud Sistem pelaporan Fraud memuat kejelasan proses pelaporan,
yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengidentifikasi antara lain mengenai tata cara pelaporan, sarana, dan pihak
dan menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank, yang yang bertanggung jawab untuk menangani pelaporan. Sistem
mencakup paling kurang memuat kebijakan dan mekanisme pelaporan harus didukung dengan adanya kejelasan mekanisme
whistleblowing, pemeriksaan dadakan (surprise audit), dan tindak lanjut terhadap kejadian Fraud yang dilaporkan.
sistem pengawasan.
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi Sistem pelaporan ini diterapkan secara transparan dan konsisten
Pilar investigasi, pelaporan, dan sanksi merupakan bagian dari agar dapat menimbulkan kepercayaan seluruh karyawan Bank
sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat terhadap keandalan dan kerahasiaan mekanisme whistleblowing.
langkah-langkah investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi
atas Fraud dalam kegiatan usaha Bank. Good Corporate Governance Self Assessment
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut merupakan bagian Selama tahun 2024, CCB Indonesia telah melaksanakan Good Corporate
dari sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat Governance self assessment pada bulan Juni 2024 dan Desember
langkah-langkah dalam rangka pemantauan, evaluasi, dan 2024, keduanya dengan Peringkat : 2 (Baik). Self assessment posisi
tindak lanjut. Juni 2024 setara dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh OJK.
Page 225
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 225
Tata Kelola Perusahaan
Kesimpulan Umum Pelaksanaan 2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah memenuhi
Good Corporate Governance persyaratan struktur tata kelola, tercermin dari:
Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator yang menjadi - Pemenuhan jumlah anggota Direksi beserta kriteria, independensi,
faktor penilaian penerapan Tata Kelola, disimpulkan bahwa: dan persyaratan masing-masing anggota Direksi;
- Pemenuhan Komposisi Direksi
1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris - Pengisian seluruh jabatan Direksi dengan Direktur yang
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah definitive disertai dengan pembidangan tugas sesuai
memenuhi struktur tata kelola dalam menjalankan fungsi dengan struktur organisasi Bank.
pengawasannya, tercermin dari: - Direksi telah memiliki Pedoman tata tertib kerja Direksi,
- Pemenuhan jumlah anggota Dewan Komisaris serta Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi.
- Pemenuhan komposisi Dewan Komisaris
- Pemenuhan persyaratan dari masing-masing anggota Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah sesuai
Dewan komisaris dengan Anggaran Dasar Perusahaan dan Pedoman Tata Tertib
- Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib kerja Kerja Direksi. Pengelolaan Bank senantiasa ditingkatkan, melalui
Dewan Komisaris, serta Pedoman penyelenggaraan rapat perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan dan tetap
Dewan Komisaris. dipertahankan serta dilanjutkan hingga saat ini.
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dilaksanakan Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagaimana Bank, membina, memimpin, dan membidangi Divisi sesuai
tertuang dalam Risalah rapat dan memo internal. dengan pembagian bidang supervisinya, serta melaksanakan
prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha Bank
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
kegiatan operasional Bank, kecuali dalam hal penyediaan dana
kepada pihak terkait dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam Direksi telah menyelenggarakan Rapat sesuai dengan ketentuan.
Anggaran Dasar Bank dan/atau peraturan perundangan yang
berlaku dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan. Tugas dan tanggung jawab Direksi telah terlaksana dengan baik,
terbukti dari pembenahan yang terus diupayakan dan dilaksanakan.
Dewan Komisaris melakukan pertemuan dengan Direksi dalam
rangka melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Hasil rapat Direksi telah dituangkan dalam risalah rapat dan
dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan nasihat kepada didokumentasikan dengan baik
Direksi.
Sehubungan dengan pengunduran diri Mr. You Wennan sebagai
Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Rapat Dewan Direktur Utama, Bank telah mengajukan permohonan Persetujuan
Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dengan atas pengunduran diri dimaksud melalui surat no. 286/CCBI/
frekuensi sesuai ketentuan. DDIR-OJK/XI/2024 tanggal 7 November 2024.
Komisaris turut serta hadir bersama Direksi dalam Exit Meeting Berdasarkan Surat OJK No. SR-289/PB.31/2024 tanggal 17
Pemeriksaan Umum dan Prudential Meeting Bank tahun 2024, Desember 2024, OJK memberitahukan bahwa Bank dapat
dengan OJK. melanjutkan proses pengajuan penggantian Direktur Utama,
yaitu Mr. You Wennan sebelum periode masa jabatannya
Hasil pengawasan Dewan Komisaris disampaikan kepada Direksi berakhir melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
dan menjadi masukan bagi Direksi dalam menjalankan tugas (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024.
untuk mencapai kinerja yang baik.
Berdasarkan RUPSLB tanggal 20 Desember 2024, RUPS menyetujui:
Pada akhir semester II 2024 terdapat kekosongan Komisaris Pengunduran diri dari Mr. Qi Jiangong dari jabatannya selaku
Utama, dimana sesuai keputusan RUPSLB tanggal 20 Desember Komisaris Utama dan Mr. You Wennan dari jabatannya selaku
2024 bahwa Bapak Qi Jiangong mengundurkan diri dari Direktur Utama. Pengangkatan Mr. Jiang Yongdong yang
jabatannya selaku Komisaris Utama. dinominasikan sebagai Direktur Utama. Pengangkatan Mr. Jiang
Yongdong tersebut baru berlaku efektif setelah mendapat
Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Persetujuan dari pihak berwenang.
Komisaris telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi telah
mengikuti ketentuan yang berlaku.
Page 226
226 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite Di samping itu Bank telah memiliki AML System yang memadai
Kelengkapan Komite-komite yang membantu Dewan Komisaris, untuk mendukung penerapan Anti Pencucian Uang dan
telah dimiliki oleh Bank, terdiri dari Komite Audit, Komite Pencegahan Pendanaan Terorisme.
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi; dan
telah dilengkapi dengan Pedoman Pelaksanaan Tugas Komite. Fungsi Kerja Kepatuhan telah menetapkan kebijakan-kebijakan,
menyusun pedoman, dan melakukan langkah-langkah untuk
Komposisi dan persyaratan anggota Komite Audit, Komite memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi telah sesuai kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
dengan ketentuan, Penerapan Tata Kelola sebagaimana diatur
dalam POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Bank telah melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK Komite Audit”) Kepatuhan melalui sosialisasi dan penerbitan poster himbauan
dan POJK GCG. Ketua Komite Audit berkomitmen untuk berbudaya kepatuhan.
memastikan kelancaran operasional Komite Audit dan memastikan
bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap praktik akuntansi, Kebijakan, pedoman, dan SOP Bank dilakukan review secara berkala.
pengendalian internal, dan pelaporan keuangan bank tetap
berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Komite Audit tahun 2024. Secara berkala Bank telah melakukan perbaikan dan peninjauan
ulang terhadap parameter-parameter yang digunakan dalam
Pelaksanaan tugas komite-komite secara umum telah sesuai pelaksanaan program APU PPT.
dengan pedoman tata tertib kerja masing-masing komite,
tercermin dari aktivitas dan risalah rapat. Fungsi kerja kepatuhan telah berperan dalam membantu proses
perbaikan kepatuhan bank. Hal ini tercermin dari upaya yang telah
Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang dilakukan antara lain memberikan compliance opinion, compliance
berlaku antara lain pemberian rekomendasi sesuai tugasnya review, compliance news, compliance checklist, compliance
kepada Dewan Komisaris. campaign, sosialisasi peraturan serta menjadi liaison officer Otoritas
Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia, serta regulator lainnya.
Setiap rapat Komite telah dibuat risalah rapat dan
didokumentasikan dengan baik. Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank
adalah masih diperlukan peningkatan kapasitas dan proses dual
Kinerja yang dihasilkan oleh masing-masing Komite dapat control dalam pelaporan kepada regulator, karena masih terdapat
menunjang pengawasan Dewan Komisaris. pengenaan sanksi kewajiban membayar akibat ketidakpatuhan di
bidang pelaporan. Terhadap ketidakpatuhan ini Bank telah melakukan
Secara umum Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite koreksi pelaporan, memenuhi kewajiban membayar sesuai jangka
telah mengikuti ketentuan yang berlaku. waktu yang ditetapkan, serta berupaya meningkatkan budaya
kepatuhan dan risk awareness pada semua jenjang organisasi.
4. Penanganan Benturan Kepentingan
Penanganan benturan kepentingan telah diatur secara internal Secara umum Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank telah mengikuti
melalui Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan. Namun ketentuan yang berlaku.
demikian, selama tahun 2024 tidak terdapat permasalahan
yang mengandung benturan kepentingan. Secara umum 6. Penerapan Fungsi Audit Intern
Penanganan Benturan Kepentingan oleh Bank telah mengikuti Bank telah memiliki Divisi Audit Intern (SKAI), Piagam Audit,
ketentuan yang berlaku dan Kebijakan/Pedoman/SOP sebagai pedoman kerja.
5. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank Struktur organisasi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) telah mendukung
Bank telah memiliki Direktur Kepatuhan dan memiliki Divisi independensi dan objektivitas SKAI dalam melaksanakan tugas
Kepatuhan yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dan fungsinya mengacu pada Standar Profesional Audit Intern.
secara independen sesuai kebijakan dan pedoman kepatuhan.
SKAI dalam melaksanakan tugasnya telah melakukan pemeriksaan
Bank telah menyediakan sumber daya manusia dalam jumlah berdasarkan risiko (risk based audit), dengan cakupan pemeriksaan
yang memadai, dan memiliki kompetensi yang cukup guna SKAI yang luas, dan hasil pemeriksaan telah dilaporkan kepada
melaksanakan fungsi kepatuhan dan penerapan Anti Pencucian pihak-pihak yang berkepentingan.
Uang, Pencegahan Pendanaan Teroris & Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massa secara efektif, termasuk Fungsi Audit intern telah dilaksanakan secara memadai sehingga
melakukan penunjukan Compliance Officer pada setiap kantor tersedia laporan yang memadai untuk Dewan Komisaris dan
Bank, serta memiliki Divisi yang memastikan ketersediaan serta Direksi. Fungsi audit telah didukung dengan program audit
pengelolaan Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP). untuk membantu berjalannya proses audit.
Page 227
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 227
Tata Kelola Perusahaan
Laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil audit intern secara Bank telah melakukan penyesuaian terhadap Kebijakan/Pedoman/
berkala telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. SOP yang dimiliki Bank diselaraskan dengan visi misi Bank pasca
merger dan akuisisi, dengan mengacu pada ketentuan yang
Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Audit Internal berlaku.
Bank adalah:
- Kecukupan kapasitas anggota SKAI masih perlu dikembangkan Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas dan
dan ditingkatkan lagi, antara lain melalui rekrutmen, pelatihan tanggung jawabnya terkait dengan penerapan manajemen risiko.
dan sertifikasi sesuai dengan tingkatannya.
- Penyusunan, cakupan, kualitas analisa kinerja keuangan, Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
pemantauan tindak lanjut, ketepatan pelaksanaan audit dan pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi dalam
materi Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern.
Intern masih perlu ditingkatkan.
Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak
Secara umum Penerapan Fungsi Audit Intern Bank telah mengikuti yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti
ketentuan yang berlaku. dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada
Dewan Komisaris.
7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
Penugasan audit ekstern kepada Kantor Akuntan Publik dan Direksi telah melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan
Akuntan Publik yang mempunyai reputasi baik, didasarkan strategi manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai
pada perjanjian kerja dengan ruang lingkup audit sesuai rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas Manajemen
ketentuan yang berlaku. Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank yang dipertahankan
dikelola dengan baik.
Proses Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
oleh Bank telah sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaan Area pengembangan terkait Penerapan Manajemen Risiko dan
audit, Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik telah memenuhi Sistem Pengendalian Internal adalah Pengendalian internal pada
aspek-aspek yang ditentukan dan melaksanakan audit secara beberapa divisi yang melakukan pelaporan ke regulator (checker
independen serta memenuhi standar profesional akuntan dan maker serta Quality Assurance) perlu ditingkatkan lagi.
publik dan perjanjian kerja serta ruang lingkup yang ditetapkan
dalam ketentuan yang berlaku. Secara umum Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem
Pengendalian Intern Bank telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
Pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
telah dilakukan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan 9. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana
Publik sesuai dengan ruang lingkup audit sebagaimana diatur Besar
dalam ketentuan yang berlaku dan dievaluasi oleh Komite Direksi Bank telah secara aktif menetapkan kebijakan-kebijakan,
Audit serta hasilnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. sistem dan prosedur yang cukup efektif dan memadai dalam
mengatur penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan
Secara umum Penerapan Fungsi Audit Ekstern Bank telah dana besar berikut monitoring dan penyelesaian masalah-masalah
mengikuti ketentuan yang berlaku. yang timbul akibat penyediaan dana yang dilakukan tersebut.
8. Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian Bank telah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala
Intern terhadap debitur-debitur besar dan pengkinian daftar pihak
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk terkait, serta melakukan perbaikan dalam kebijakan dan prosedur.
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian Pengambilan keputusan dilakukan tanpa intervensi dari pihak
intern antara lain Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko manapun.
dan Komite Manajemen Risiko, serta Divisi Kepatuhan. Di
samping itu Bank juga telah memiliki kebijakan, prosedur dan Setiap penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan setelah
penetapan limit risiko yang memadai. mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
Selain membentuk Komite Manajemen Risiko, Bank juga telah Tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK selama periode
membentuk Komite-Komite lainnya yang membantu pelaksanaan assessment, dan setiap pelaporan terkait penyediaan dana kepada
tugas Direksi yaitu Komite Kebijakan Perkreditan, Komite ALCO, pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large
Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Kredit dan Komite exposure) telah disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya
Human Capital. dan secara tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya Secara umum Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif. Penyediaan Dana Besar telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
Page 228
228 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
10. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan Rencana Bisnis Bank beserta revisi dan penyesuaiannya yang
Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal. disusun oleh Direksi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
telah dikomunikasikan kepada OJK dan seluruh pihak. Rencana
Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, Publikasi Lain, Bisnis Bank telah menggambarkan target pertumbuhan yang
dan Laporan pelaksanaan GCG Bank, serta Pelaporan internal berkesinambungan dan memberikan manfaat ekonomis kepada
senantiasa mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan seluruh stakeholder dan telah disesuaikan dengan arah dan
dan ketentuan yang berlaku. model bisnis sesuai visi dan misi Bank.
Penyusunan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan Pelaksanaan RBB dipantau dan diarahkan oleh Direksi, dan diawasi
dan Publikasi Lain, serta Laporan pelaksanaan GCG telah dilakukan oleh Dewan Komisaris, serta dikomunikasikan kepada OJK, seluruh
melalui proses tata kelola yang baik serta memperhatikan pemegang saham Bank dan kepada semua fungsi kerja.
cakupan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Area pengembangan terkait Rencana Strategis Bank adalah
peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko dan upaya
Pelayanan kepada nasabah disampaikan melalui penjelasan efisiensi sehingga dapat meningkatkan dan menjaga tingkat
produk secara transparan, penanganan pengaduan nasabah rentabilitas Bank.
dengan tanggap, dan perbaikan kelemahan-kelemahan dalam
rangka menindaklanjuti pengaduan nasabah yang baik. Secara umum Rencana Strategis Bank telah mengikuti ketentuan
yang berlaku.
Informasi mengenai tata cara pengaduan nasabah dan
penyelesaian sengketa disampaikan melalui website Bank. 12. Pemberian Remunerasi
Bank telah memiliki kebijakan Remunerasi yang paling sedikit
Bank telah menerapkan prinsip transparansi terhadap kondisi memuat:
keuangan dan non keuangan yang disampaikan melalui Laporan a. Struktur Remunerasi yang paling sedikit mencakup:
Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, dan Publikasi Lain. 1) Skala Remunerasi berdasarkan tingkat dan jabatan; dan
Dalam Laporan Publikasi Tahunan, Bank telah melaporkan 2) Komponen Remunerasi
pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa b. Metode dan mekanisme penetapan Remunerasi
Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Bank telah membentuk Komite Remunerasi.
Area pengembangan terkait Transparansi Kondisi Keuangan
dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Dalam menerapkan tata Kelola, Bank telah memperhatikan
Pelaporan Internal adalah peningkatan kapasitas dan proses prinsip kehati-hatian dalam pemberian Remunerasi baik
dual control dalam penyediaan data yang akan dipublikasikan Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang
untuk meminimalisasi publikasi ulang karena koreksi data. Bersifat Variabel sesuai dengan prinsip kewajaran dan keadilan.
Secara umum Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, 13. Aspek Pemegang Saham
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal telah Secara berkala (tahunan) CCB indonesia melaksanakan Rapat
mengikuti ketentuan yang berlaku. Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS tahun 2024 telah
dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2024.
11. Rencana Strategis Bank
Rencana Strategis Bank telah disusun dalam bentuk Rencana Besarnya pembayaran dividen tunai (bila ada) akan dikaitkan
Bisnis Bank yang disesuaikan dengan Visi dan Misi Bank serta dengan keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun
didukung sepenuhnya oleh seluruh stakeholder. buku yang bersangkutan, dengan tanpa mengurangi hak dari
RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan
Rencana Bisnis Bank (RBB) telah disusun berdasarkan Peraturan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan
OJK No. 5 /POJK.03/2016 dan SE OJK No. 12 /SEOJK.03/2021 yang berlaku di bidang Perbankan.
tentang Rencana Bisnis Bank, serta berdasarkan kajian yang
komprehensif dengan memperhatikan peluang bisnis dan Bank menyampaikan laporan keuangan dan non keuangan
kekuatan yang dimiliki bank serta mengidentifikasikan kelemahan kepada stakeholders melalui berbagai media antara lain : surat,
dan ancaman. surat kabar, dan website bank, termasuk tetapi tidak terbatas
Page 229
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 229
Tata Kelola Perusahaan
mengumumkan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, dan implementasi sistem deteksi fraud (fraud detection system)
Tahunan serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 6 Juni 2023 untuk peningkatan efektivitas
dengan berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko Fraud
No. 37/POJK.03/2019 yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud dan Whistleblowing.
2019 tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank, dan Surat
Edaran OJK No. 9 /SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang 15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Selama Tahun 2024 CCB Indonesia telah mengalokasikan
Senantiasa memperhatikan & mendukung, kepentingan dan sebagian dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan
hak pemegang saham sesuai dengan peraturan perundangan lingkungan dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan
yang berlaku. berkelanjutan.
Pemegang saham Bank turut serta mendukung terlaksananya CCB Indonesia telah menerapkan keuangan berkelanjutan dalam
kegiatan usaha Bank yang sehat dan menjaga kesinambungan kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi keuangan berkelanjutan.
usaha Bank
CCB Indonesia telah melaksanakan praktik bisnis dan strategi
Tidak terdapat intervensi pemilik, perselisihan internal atau investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan
permasalahan yang timbul sebagai dampak kebijakan remunerasi mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
pada Bank yang mengakibatkan kegiatan operasional Bank terganggu
dan/atau memberikan keuntungan yang tidak wajar kepada pemilik 16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank
yang berdampak pada berkurangnya keuntungan Bank dan/atau CCB Indonesia bukan sebagai perusahaan induk atau pelaksana
menyebabkan kerugian Bank, akibat intervensi pemilik terhadap perusahaan induk dalam kelompok usaha Bank.
komposisi dan/atau pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
Sampai dengan 31 Desember 2024, CCB Indonesia tidak memiliki
14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan entitas anak maupun entitas asosiasi.
CCB Indonesia telah menerapkan manajemen risiko dan sistem
pengendalian internal untuk meminimalkan terjadinya fraud Bank Sehingga dengan demikian, pada tahun 2024 CCB Indonesia telah
telah memiliki dan tersedianya Unit Anti Fraud yang independen. melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum BAIK,
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola,
operasional dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
perundang-undangan, khususnya Fraud, Bank telah melakukan diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
Page 230
230 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Komite-Komite
Tugas dan Tanggung jawab Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan
Komite Audit 231 secara efektif dan independen, Dewan Komisaris didukung
Tugas dan Tanggung Jawab
oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite
Komite Pemantau Risiko 231 Remunerasi dan Nominasi
Tugas dan Tanggung jawab Dalam rangka mendukung peningkatan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
Komite Remunerasi dan Nominasi 231 dan mengoptimalkan pengawasan melekat oleh Dewan Komisaris, serta memastikan
berjalannya sistem pengendalian intern pada semua level kegiatan operasional, telah
dituangkan dalam Piagam Komite Audit (Committee Audit Charter) sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Pedoman dan Tata Tertib Komite Pemantau Risiko,
Komite Remunerasi dan Nominasi, serta perubahan anggota Komite-Komite dibawah
Dewan Komisaris.
Selama tahun 2024, pelaksanaan tugas komite-komite yang membantu Dewan Komisaris
dapat berjalan sesuai dengan Rencana Kerja dan jadwal rapat tahunan.
Page 231
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 231
Laporan Komite-Komite
Tugas dan Tanggung jawab Komite Audit 2. Melakukan reviu pelaksanaan manajemen risiko yang terdiri
dari laporan profil risiko dan laporan lainnya terkait dengan
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan pengelolaan 8 (delapan) jenis risiko.
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas 3. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
dan tanggung jawabnya, meliputi: pemantauan, pengendalian dan sistem informasi manajemen
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan risiko.
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk
pengendalian internal atas pelaporan keuangan. Tugas dan Tanggung jawab Komite
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap:
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.
Remunerasi dan Nominasi
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi
dengan standar audit; adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi :
keuangan; 1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi terhadap kebijakan dan sistem remunerasi.
kepada Dewan Komisaris. b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :
publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris 1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris
untuk direkomendasikan kepada RUPS. dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain Saham;
laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan 2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank. dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
akuntansi dan pelaporan keuangan Bank. c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan 1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
Bank. sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya undangan yang berlaku;
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik 2) Prestasi kerja individual;
atas jasa yang diberikannya. 3) Kewajaran dengan peer group;
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai 4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, Bank.
ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor 2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
atas temuan auditor internal. a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank. pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya. kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
Umum Pemegang Saham.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
rekomendasi :
Pemantau Risiko 1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Umum Pemegang Saham.
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan 2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut. Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Page 232
232 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Komite-Komite
c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris, Komisaris. Selain itu, Komite Audit telah melakukan evaluasi
dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas informasi
dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan keuangan historis tahunan Perseroan tahun buku 2024 oleh
sebagai berikut : Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, Surja.
1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon 2. Aktivitas Komite Pemantau Risiko
Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau Selama tahun 2024 Komite Pemantau Risiko telah
calon Pihak Independen. menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali yang
a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
rekam jejak (track record) dari para calon. perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau Risiko
b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen. Komite
wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris, Pemantau Risiko telah memberikan usulan, masukan dan
atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
maupun asing, atau calon Pihak Independen;
c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada
dapat menggunakan Lembaga Profesional yang Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian
independen untuk melakukan penilaian. antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan tersebut. Komite Pemantau Risiko melakukan pemantauan dan
Nominasi : evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Divisi
a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau Manajemen Risiko.
Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam 3. Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi
RUPS. Selama tahun 2024 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak menyelenggarakan rapat sebanyak 7 (tujuh) kali yang seluruhnya
Independen yang akan menjadi anggota Komite dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari
Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan jumlah anggota Komite Remunerasi dan Nominasi termasuk
Komisaris. seorang Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif yang
membawahi sumber daya manusia atau perwakilan pegawai.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugasnya, setiap komite Komite Remunerasi dan Nominasi telah memberikan usulan,
telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja. masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Pelaksanaan tugas Komite-Komite selama tahun 2024 terlihat dari Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
adanya risalah rapat komite, catatan-catatan yang berisi rekomendasi kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
kepada Dewan Komisaris, catatan-catatan dan/atau kertas kerja dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
pemantauan dan evaluasi sesuai fungsi masing-masing komite perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
sebagai berikut: kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
strategi jangka panjang Bank.
1. Aktivitas Komite Audit
Selama tahun 2024 Komite Audit telah menyelenggarakan Komposisi anggota komite-komite dibawah Dewan Komisaris
rapat sebanyak 16 (enam belas) kali yang seluruhnya dihadiri sudah sesuai dengan ukuran dan kompleksitas usaha CCB Indonesia.
oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari jumlah Seluruh anggota Komite di bawah Dewan Komisaris memiliki rekam
anggota Komite Audit termasuk Komisaris Independen dan jejak (track record) integritas, akhlak, dan moral yang baik yang
Pihak Independen. Komite Audit telah memberikan usulan, terus dipertahankan oleh masing-masing individual.
masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Keputusan rapat komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat komite telah dituangkan
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap Laporan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat
Keuangan Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yaitu komite selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan
Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan dan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan keputusan.
Page 233
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 233
Page 234
234 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Page 235
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 235
Informasi Perusahaan
05
Sun Flower
Sunflower is considered a flower that has
philosophical meanings related to love, sacrifice,
loyalty, and longing. Its bright yellow color is also a
symbol of fortune.
Page 236
236 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Struktur Organisasi
BOARD OF COMMISSIONERS
Risk Management
Guo Meijun, M. Hasan,
Committee
Yudo Sutanto, Nyoo
Credit Committee
BOARD OF DIRECTORS
Credit Policy Committee
President Director
Jiang Yongdong1)
ALCO
IT Committee
Human Capital Committee
Corporate & International Commercial & Retail Banking
Banking Director Director
Zhu Yong Setiawati Samahita
Strategic Transformation
Internal Audit Division **) Trade Finance Division Commercial Division
Division *)
Rita Fitria R. Adhi Susatyo Djunaedi Hidajat
Vacant
IT Development Small & Medium
Anti Fraud Unit **) China Desk 1 Division
Management Division ***) Enterprise (SME) Division
Teguh Prihatno Jing Ting
Huang Yi Lukman Ferdian N
IT Development Corporate Banking 2
Digital Banking Division Consumer Asset Division
Management Division ***) Division
Hu Qiufeng Iwan Tanudjaja
Thwn Andy Tjayady Dennis Pratama S
Specialis Asset Credit Operation Division Treasury & Financial Liabilities & Branch
Management Division ****) ****) Institution Division Network Division
Noviyanto Halim Eko Wahyu S. Suriyanto Chang Dian Anggraeni
Regions/Branches
Page 237
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 237
Struktur Organisasi
Risk Monitoring Committee Risk Management Committee : Agresius R. Kadiaman, Junianto, Zhu Yong, Suandi Sitorus, Rita
Fitria, Vidya Maman T
Yudo Sutanto, M. Sumarsono,
Credit Committee : Zhu Yong, Setiawati Samahita, Junianto
Mulyadi
Credit Policy Committee : Agresius R. Kadiaman, Zhu Yong, Setiawati Samahita, Junianto,
Suandi Sitorus, Jusry Hausjah, R Adhi Susatyo, Dennis Pratama,
Jing Ting, Iwan Tanuwijaya, Djunaedi Hidayat, Lukman Ferdian
Remuneration & Nomination N, Eko Wahyu S, Vidya Maman T, Rita Fitria
Committee ALCO : Junianto, Zhu Yong, Setiawati Samahita, Jusry Hausjah, Fan Man,
M. Hasan, Irwan B R Adhi Susatyo, Iwan Tanuwijaya, Djunaedi Hidayat, Lukman
Ferdian N, Jing Ting, Dian Anggraeni, Suriyanto Chang, Syahruddin
Yulis, Agus Setiawan, Lilis Tanuwijaya, Ka Tjing, Christiana Hidayati,
Tang Amir, Sui Seng, Liauw Tarsisius F, Herman Indra
Audit Committee IT Committee : Junianto, Agresius R. Kadiaman, Hu Qiufeng, Then Andy Tjayadi,
M. Hasan, M. Hassan, Huang Yi, Andana Eka A, Suandi Sitorus, dan Toni Batubara
M. Sumarsono Human Capital Committee : Junianto, Agresius R. Kadiaman, Zhu Yong, Setiawati Samahita,
Irwan Bonto
Notes:
*) Dibawahi sementara oleh Compliance Director
**) Dibawahi sementara oleh Corporate & International Banking Director
***) Dibawahi sementara oleh Operation Director
****) Dibawahi sementara oleh Commercial & Retail Banking director
1)
Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025 berdasarkan persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Finance Director Operation Director Compliance Director
Vacant Junianto Agresius R. Kadiaman
Corporate Secretary &
Credit Review Division Operation Division Legal Division
Communication *)
Jusry Hausjah Andana Eka Artjana Irarto Purwasidarma
Thomas Widianto
Asset Liability
Human Capital Division Trade Operation Division Compliance Division
Management Division **)
Irwan Bonto Iwan A.P.W. Yuliawan Vidya Maman T
Vacant
Accounting & Operation Development Risk Management
General Affair &
Tax Division ***) Division Division
Infrastructure Division
Syahruddin Yulis Toni A. Baturara Suandi Sitorus
Rio Hardanto
Customer Complaint Corporate Policy,
Handling Unit (UP3N) *) Guidelines & Procedure
Division
Ari Landjang Victorius Hananto
Page 238
238 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Dewan Komisaris
Qi Jiangong, Komisaris Utama
Komisaris : menjabat sejak 6 Juni 2017 hingga 2 Desember 2024
Komisaris Utama : menjabat sejak 2 Desember hingga 20 Desember 2024
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1970. Memperoleh gelar
Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University of China tahun 1992 dan gelar
Master dari University of International Business and Economics, jurusan International
Accounting Management lulus pada tahun 1997.
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016, dan dinyatakan
efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017 hingga 2 Desember 2024.
Selanjutnya diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan pada 7 Juni 2024 dan efektif tanggal 2 Desember 2024 hingga
20 Desember 2024.
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation mulai Juli 1997 sebagai
Business Manager yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aset / kewajiban.
Pada periode Oktober 2000 hingga Maret 2001 menduduki berbagai jabatan
strategis di China Construction Bank Corporation. Selanjutnya periode Maret 2001
hingga Juli 2008 diangkat sebagai Chief Manager and Deputy Chief Manager
yang bertanggung jawab di Financial Market Department. Kemudian periode
Maret 2008 hingga 2 Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General Manager
and Chief Manager di Strategic Investment and Management Department, yang
bertanggung jawab atas investasi strategis Bank.
Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non-Executive Director of BlackRock
CCB Wealth Management Limited hingga saat ini.
Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai General Manager
Financial Institutional Business Department of China Construction Bank Corporation
yang bertanggung jawab atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut.
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China
Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan
hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
Training “Manajemen Risiko Perbankan bagi Komisaris Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang”
oleh IRPA & BSMR pada 9 – 12 Juli 2024 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEPR-157D.03/2024 tanggal 28 November 2024.
Penugasan Khusus:
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 27 September 2017 hingga 20
Desember 2024.
Page 239
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 239
Profil Dewan Komisaris
Guo Meijun, Komisaris
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976. Memperoleh gelar
Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi University of Finance & Economics
pada tahun 1998, gelar Master dari Shanxi University of Finance & Economics
jurusan Industrial Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan Internasional
(International Trade) pada tahun 2005.
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan dinyatakan
efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2024 sampai sekarang.
Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank
Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager, Assistant Chief di divisi
International Settlement & Trade Finance pada Departemen Bisnis Internasional,
yang bertanggung jawab dalam pengembangan penyelesaian internasional dan
pembiayaan perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki
berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China Construction
Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of Overseas Business Division pada
bulan Juli 2013 hingga Juli 2015, sebagai Chief of Cross Border RMB Business
Division pada Juli 2015 hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019
hingga Juni 2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross
Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.
Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat menjadi Wakil
Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang bertanggung jawab dalam
investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan.
Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Deputy General
Manager pada Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank Corporation
yang bertanggung jawab atas pengelolaan Overseas Business.
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China
Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan
hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya:
Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang bagi Komisaris”
pada 15 – 22 Juni 2024 oleh IBI-BCC.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024.
Page 240
240 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Dewan Komisaris
Mohamad Hasan, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih gelar Sarjana
Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger
antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977. Kemudian
berkarir di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977.
Pada periode Agustus 1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur
Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat
sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009
menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta.
Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
▪ Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris” oleh SDG
Learning pada 7 Februari 2024 di Jakarta.
▪ Training IT Security "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital"
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
▪ Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris Tanpa
Berjenjang” oleh IRPA & BSMR pada 23 – 26 April 2024 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Penugasan Khusus:
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010 sampai saat ini.
Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
Page 241
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 241
Profil Dewan Komisaris
Yudo Sutanto, Nyoo, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun 1954. Meraih
gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State University, Los Angeles,
Amerika Serikat.
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai posisi
penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur, dan tahun 1999
sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank Antardaerah. Mulai Maret 1999 menjabat
sebagai anggota Dewan Komisaris.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
▪ Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris” oleh SDG
Learning pada 7 Februari 2024 di Jakarta.
▪ Training IT Security "Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital"
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
▪ Training “Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 bagi Komisaris Tanpa
Berjenjang” oleh IRPA & BSMR pada 23 – 26 April 2024 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016.
Penugasan Khusus:
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017
Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
Page 242
242 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
Jiang Yongdong, Direktur Utama
Diangkat pada RUPSLB tanggal 20 Desember 2024 dan efektif menjabat sejak 14
Maret 2025
Warga Negara China, lahir di Provinsi Shandong, China pada tahun 1970. Memperoleh
gelar Sarjana jurusan Systems Engineering dari Tianjin University – China pada
tahun 1992.
Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025 berdasarkan
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26
Februari 2025.
Mengawali karirnya di China Construction Bank (“CCB”) Yantai Branch Departemen
Bisnis Internasional pada bulan Juli 1992 sebagai Business Manager, lalu menjabat
sebagai Deputy Chief Manager sejak bulan Maret 1998 dan kemudian diangkat
menjadi Chief Manager pada bulan Agustus 2000.
Sejak tahun 2001 mulai meduduki berbagai jabatan eksekutif di CCB, yaitu sebagai
Direktur Utama CCB Yantai Laishan District Sub-Branch pada Juni 2001, lalu bertugas
sebagai Deputy General Manager CCB Shandong Province Branch pada bulan
April 2002, menjabat sebagai Direktur Utama CCB Jinan Gaoxin Branch sejak
September 2004, selanjutnya menjadi General Manager CCB Shandong Province
Branch pada Desember 2007 dan kemudian diangkat sebagai Direktur Utama
CCB Jining Branch pada Desember 2011.
Pada Februari 2014 bertugas sebagai Chief Manager of Foreign Currency Management
Division pada Departemen Bisnis Internasional CCB Corporation, lalu menjabat
sebagai Deputy Executive President China Construction Bank Brazil Subsidiary
pada Maret 2015.
Kemudian pada Februari 2024 diangkat sebagai Senior Advisor on Comprehensive
Management for Overseas Subsidiaries / Branches di Departemen Sumber Daya
Manusia CCB Corporation.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training “AML and Fintech Program” diselenggarakan oleh CCB Corporation
pada Agustus 2024.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7” oleh IBI –
BCC pada 9 - 18 Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi bidang
Internal Audit, Information Technology (IT) Development and IT Operations
Management, Strategic Transformation, Credit Operations, Digital Banking, Anti-
Fraud dan Special Asset Management.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam
IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Page 243
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 243
Profil Direksi
You Wennan, Direktur Utama
Menjabat sejak 2 Mei 2018 hingga 20 Desember 2024
Warga Negara China, lahir di Fujian, China tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana
bidang Automatic control dari Northwestern Polytechnic University – China tahun
1991.
Menjadi Direktur Utama Perseroan sejak 2 Mei 2018 berdasarkan persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-88/D.03/2018 hingga 20 Desember 2024.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak 30 November 2016.
Memulai karir pada China Construction Bank (“CCB”) di Fuzhou Branch sejak
September 1991 sebagai Business Manager. Pada Juni 1992 sebagai Business
Manager CCB Fujian Province Branch IT Department, kemudian pada Maret 2000
– Februari 2007 menjadi Deputy General Manager.
Pada Februari 2007 bertugas di CCB Fujian Province Branch Corporate Banking
Department sebagai Deputy General Manager. Selanjutnya Februari 2008 sebagai
General Manager di CCB Fujian Province Branch Institution Clients Department.
Pada Maret 2010 menjadi General Manager di CCB Longyan Branch. Kemudian
bertugas di CCB Quanzhou Branch pada Januari 2014 sebagai General Manager.
Pada Oktober 2014 menjadi deputy director dari agency services companies dan
management committee di CCB Fujian Branch.
Selanjutnya mulai April 2016 bertugas di Indonesia menjadi Deputy Head of the
Preparatory Team hingga November 2016 efektif menjadi Direktur Perseroan.
Kemudian mulai 2 Mei 2018, beliau efektif menjadi Direktur Utama Perseroan.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital”
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
2. Seminar “RCEP Regional Operation and Management” oleh CCB Corporation
pada 26 Juni 2024 di Hong Kong.
3. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7 Batch 4” oleh
IRPA dan BSMR pada 17 – 18 Juli 2024 di Jakarta.
4. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia pada 17
Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi bidang
Internal Audit, Information Technology (IT) Development Management, IT
Operations Management, Strategic Transformation, Credit Operations, Digital
Banking, Anti-Fraud, dan Special Asset Management.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam
IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-88/D.03/2018 tanggal 27 April 2018.
Page 244
244 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
Zhu Yong, Direktur Corporate & International Banking
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975. Memperoleh gelar
Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and Economics University, China tahun
1996 dan gelar Master bidang Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya di China
Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di berbagai jabatan kunci dan
strategis. Dimulai pada CCB Guizhou Branch di Accounting Department hingga
Februari 2001, dilanjutkan ke CCB Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan
terakhir sebagai General Manager of Finance & Accounting Department. Kembali
ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir sebagai General Manager
of Investment Banking Department.
Pada Oktober 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch
dan kemudian pada November 2014 diangkat menjadi President Director di CCB
Guiyang Jingrui Branch, dalam hal ini bertanggung jawab atas manajemen
komprehensif CCB Guiyang Jingrui Branch, termasuk pengembangan bisnis,
pengendalian internal risiko, dan lainnya.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Management Training oleh CCB Corporation pada 27-29 Februari 2024 di
Beijing, China.
2. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital”
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
3. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7 Batch 4” oleh
IRPA dan BSMR pada 17 – 18 Juli 2024 di Jakarta.
4. Training “Refreshment for Treasury Certification Jenjang 7” oleh ACI Financial
Market Association pada 12 Oktober 2024 di Jakarta.
5. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia pada 23
Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, China Desk, Corporate
Banking dan Treasury & Financial Institution.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Internal Audit,
Digital Banking, Anti-Fraud serta Asset Liability Management.
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016,
dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-4/D.03/2019
tanggal 4 Januari 2019.
Page 245
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 245
Profil Direksi
Setiawati Samahita, Direktur Commercial & Retail Banking
Menjabat sejak 30 November 2016 hingga 24 April 2025
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekan Baru tahun 1961. Memperoleh gelar Sarjana
Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi
dengan predikat Sangat Memuaskan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun
1984 dan gelar Magister Management jurusan Management dari PPM School of
Management Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara
Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood S.M) sebagai
Asisten Research & Development Manager Snack Food sejak Maret 1985 sampai
Maret 1986. Kemudian pada April 1986 di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI)
sebagai Kepala Studio Rekaman sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan
di Bank Bali pada Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember
1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account Officer mulai
Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team Leader Commercial Loan
Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober 1995. Diangkat sebagai General Manager
pada PT Bank Bali Bogor mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat
yang sama merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri pada
Juli 1995 sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General Manager mulai Januari
1996 hingga Mei 2000, dan sejak Juni 2000 diangkat sebagai General Manager
Forex Trading Business sampai Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo
sebagai Deputy Regional Head mulai September 2000 hingga Februari 2001.
Kemudian berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan Cabang Bogor mulai
Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch Dept Head Reg.2
mulai Februari 2005 hingga Juni 2006, dan diangkat sebagai Region Head Reg. 5
sejak Juli 2006 sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai
Senior Corporate Executive merangkap Region Head Sumatra hingga November
2009.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital”
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7 Batch 3” oleh
IRPA dan BSMR pada 24 – 25 April 2024 di Jakarta.
3. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia pada 12
Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise
(SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network dan Regional/Cabang.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Credit Operation dan
Special Asset Management.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam
IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 246
246 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
Junianto, Direktur Operation
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana jurusan
Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun
1991 dan gelar Magister Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya
Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank
Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. SR-104/PB.12/2016.
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank Permata, Tbk) dari Mei
1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee Management Development Program (MDP). Pada April
1993 diangkat sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada Juni 1995
menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta sampai Desember 1997. Kemudian
pada Januari 1998 hingga Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Bandung.
Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account Manager Jakarta
sampai Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai
Mei 2003 berkarir pada PT Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga
Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat sebagai Commercial
Credit Development Head. Kemudian mulai September 2005 diangkat sebagai Corporate
Business Head Jakarta, hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator
Jakarta V hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing Departement Head
Regional V Jakarta dan Pimpinan Cabang Bekasi merangkap Area Coordinator mulai Februari
2006 sampai Januari 2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging
Business and Commercial Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Mulai Juli 2010
berkarir di PT Bank Windu Kentjana International, Tbk sebagai Regional Head Jabodetabek
sampai Desember 2010. Kemudian diangkat sebagai Regional Head Sumatra, Bali, Pontianak
& Jatabek pada Januari 2011 hingga Agustus 2013.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital” oleh CCB
Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7 Batch 3” oleh IRPA
dan BSMR pada 24 – 25 April 2024 di Jakarta.
3. Sosialisasi Sistem Pembayaran kepada Industri Penyedia Jasa Pembayaran oleh Bank
Indonesia pada 26 Agustus 2024 di Jakarta.
4. The 8th Asia Pacific HR Forum: “Building Healthy and High Performance Organization:
Opportunities and Implementation Strategies” oleh PT. Intipesan Prawira pada 4 - 5
September 2024 di Bali.
5. Seminar “Laveraging Collaboration for Optimal Performance and Cyber Resilience”
oleh PT Rintis Sejahtera pada 23 – 25 Oktober 2024 di Bali.
6. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh CCB Indonesia pada 30 Desember
2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation Development, Operation,
Trade Operation, General Affair & Infrastructure dan Credit Review.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang IT Development Management,
IT Operation Management serta Accounting & Tax.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 247
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 247
Profil Direksi
Agresius Robajanto Kadiaman, Direktur Compliance
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun
1991 dan gelar Master of Business Administration dari Nanyang Technology
University, Singapore pada tahun 2003.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.
Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 hingga April 1997,
diantaranya sebagai Financial Control Staff, Relationship Manager dan terakhir
menjabat sebagai Assistant Vice President, Financial Institutions and Custody.
Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 1997 hingga November
1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Treasury and International.
Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan Perbankan
Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi Restrukturisasi Bank dan
Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pada periode November 1999
hingga November 2000 ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali
Tbk dalam rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank.
Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology University, memulai
karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama pada September
2003 sampai Februari 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi
Direktur Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004. Pada
Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama sampai Agustus
2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden Direktur dan Chief Financial
Officer.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro Finance pada
Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan Acting Chief Risk Officer sampai
dengan December 2011. Pada periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat
menjadi Direktur Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna.
Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore pada Mei
2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir bersamaan, diangkat
sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya pada Oktober 2015 sampai dengan
Juli 2016.
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana Multi Infrastruktur
hingga Juli 2018. Sementara itu pada September 2016 juga menjadi Penasihat
kepada Direksi di PT Karabha Digdaya hingga awal Februari 2019.
Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai Penasihat
kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA),
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2024, di antaranya :
1. Training “Peran UU P2SK dalam Memberikan Efek Jera bagi Pelaku Jasa Keuangan
Ilegal” oleh OJK Institute pada 15 Februari 2024 di Jakarta.
2. Training “Manajemen Risiko Bagi Direksi Bank Umum Kualifikasi 7 Batch 1” oleh
IRPA dan BSMR pada 13 – 14 Maret 2024 di Jakarta.
3. Training IT Security “Tantangan dan Rintangan dalam Transformasi Digital”
oleh CCB Indonesia pada 3 April 2024 di Jakarta.
Page 248
248 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
4. “Sesi pelatihan bagi Chief Risk Officer Institusi
Luar Negeri” oleh CCB Corporation pada 13 – 18
Oktober 2024 di Shenzhen, China.
5. Training “Refreshment APU, PPT & PPPSPM” oleh
CCB Indonesia pada 31 Desember 2024 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal,
Compliance, Risk Management dan Corporate Policy
Guidelines & Procedures.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi
bidang Strategic Transformation, Corporate Secretary
& Communication serta Unit Pelayanan dan
Penyelesaian Pengaduan Nasabah (UP3N).
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016
dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. KEP-17/D.03/2019 tanggal 31
Januari 2019.
Page 249
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 249
Page 250
250 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Pejabat Eksekutif
Warga Tanggal
No Nama Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir Pendidikan Jurusan Universitas
Negara bergabung
1 Thomas Widianto WNI Corporate Secretary Yogyakarta 07 Aug 1971 18 Mar 2010 S1 Manajemen Universitas Atma Jaya
Yogyakarta
2 Rio Hardanto WNI General Affair & Infrastructure Division Head Jakarta 18 May 1975 17 Jul 2017 S1 Politik Universitas Indonesia
3 Andana Eka Artjana WNI Operation Division Head Surabaya 30 Mar 1967 11 Aug 2008 S1 Akuntansi UPN Veteran Surabaya
4 Toni Azliyanto Batubara WNI Operation Development Division Head Jakarta 19 May 1973 09 Aug 2010 S1 Manajemen STIE Bhakti
Perbankan Pembangunan
5 Syahruddin Yulis WNI Accounting & Tax Division Head Jambi 17 Oct 1973 20 Oct 2020 S1 Akuntansi STIE Malangkucecwara
6 Irwan Ignatius Bonto WNI Human Capital Division Head Makassar 19 Aug 1965 03 Jun 2013 S1 Hukum Universitas
Hasanuddin
7 Huang Yi China Head of IT Development Management Hanchuan, 25 Feb 1993 14 Jul 2024 S2 Integrated Huazhong University
Division Hubei Circuit of Science and
Engineering Technology
8 Then Andy Tjayady WNI IT Operation Management Division Head Jakarta 27 Apr 1979 06 Jan 2023 S2 Komputer Universitas Bunda
Mulia
9 Irarto Purwasidarma WNI Legal Division Head Surabaya 16 Jan 1976 07 Jun 2018 S2 Law Monash University
10 Iwan Tanudjaja WNI Consumer Asset Division Head Jakarta 26 Jul 1974 03 Jul 2017 S1 Accounting STIE IBEK
11 Lukman Ferdian Nugraha WNI Small & Medium Enterprise (SME) Division Bogor 06 Feb 1987 11 Apr 2016 S1 Ilmu Informasi Universitas
Head & Padjadjaran
Perpustakaan
12 Djunaedi Hidajat WNI Commercial Division Head Karawang 26 Sep 1970 18 Jan 2010 S2 Manajemen Universitas
Tarumanegara
13 Suriyanto Chang WNI Treasury & Financial Institution Division Medan 20 May 1968 08 Aug 2016 S1 Manajemen Universitas
Head Tarumanegara
14 R. Adhi Susatyo WNI Transaction Banking Division Head Bandung 09 Dec 1970 17 Apr 2017 S2 Business Strayer University
Administration
15 Suandi Sitorus WNI Risk Management Division Head Tapanuli 30 Nov 1979 01 Aug 2010 S1 Akuntansi Universitas Negeri
Medan
16 Vidya Maman Timbowo WNI Compliance Division Head Donggala 10 May 1981 29 Nov 2019 S1 Hukum Universitas Sam
Ratulangi
17 Victorius Hananto WNI Corporate Policy, Guidelines & Procedure Wonogiri 03 Jun 1975 16 Sep 2013 S1 Manajemen Universitas Gadjah
Division Head Hutan Mada
18 Jusry Sandhi Hausjah WNI Credit Review Division Head Jakarta 15 Jun 1969 01 Dec 2016 S1 Manajemen Universitas Trisakti
19 Iwan Apw Yuliawan WNI Trade Operation Division Head Palembang 23 Jul 1965 21 May 2007 S1 Manajemen Universitas Pancasila
20 Jing Ting China China Desk 1 Division Head Chongqing 19 Sep 1986 13 Jun 2022 S2 Keuangan Sichuan University
21 Noviyanto Halim WNI Special Asset Management Unit Head Teluk 24 Nov 1972 01 Jul 2003 S1 Manajemen Universitas Kristen
Betung Krida Wacana
22 Eko Wahyu Suprihatino WNI Credit Operation Division Head Jakarta 22 Feb 1972 10 Feb 2010 S1 Manajemen STIE PERBANAS
Keuangan dan
Perbankan
23 Ari Landjang WNI Unit Pelayanan dan Penyelesaian Tanjung 05 Nov 1968 05 Jan 2011 S1 Teknik Minyak Universitas Veteran
Pengaduan Nasabah (UP3N) Unit Head Jogya
24 Teguh Prihatno WNI Anti Fraud Unit Head Jakarta 06 Jun 1972 05 Jan 2015 D3 Teknik STMIK Gunadarma
Komputer
25 Hu Qiufeng China Digital Banking Division Head Hunan 20 Dec 1997 04 Dec 2023 S1 Seni Indonesia Guangdong University
26 Dian Anggraeni WNI Liabilities & Branch Network Division Head Jakarta 05 Jun 1980 28 Jul 2016 S1 Matematika dan Universitas Indonesia
IlmuPengetahuan
Alam
27 Rita Fitria WNI Audit Internal Division Head Bireun 05 Jul 1978 22 May 2023 S2 International Queensland University
Business Of Technology
28 Dennis Pratama Setiawan WNI Corporate Banking 2 Division Head Jakarta 02 Sep 1989 25 Aug 2016 S1 Ekonomi Universitas Jiangnan,
China
29 Sui Seng WNI Regional Head of Sumatra, Kalimantan and Tanjungbatu 04 Mar 1971 03 Jan 2011 S1 Manajemen STIE Gotong Royong
Sulawesi
Page 251
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 251
Pejabat Eksekutif
Warga Tanggal
No Nama Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir Pendidikan Jurusan Universitas
Negara bergabung
30 Grace Raynata WNI Regional Head of Jawa Timur, Bali & Nusa Malang 21 Mar 1987 17 Apr 2018 S1 Manajemen Universitas Satya
Tenggara Keuangan Wacana
31 Agus Setiawan Tjahjadi WNI Regional Head Jakarta I Jakarta 24 Aug 1970 03 May 2010 D3 Manajemen STMIK Bina Nusantara
Informatika
32 Liauw Tarsisius Fredy WNI Regional Head of Jawa Barat Yogyakarta 21 May 1969 02 Jun 2021 S1 Manajemen Universitas Trisakti
33 Lilis Tanuwijaya WNI Regional Head Jakarta II Pontianak 30 Jun 1966 16 Jan 2006 S1 Akuntansi Universitas
Tanjungpura
34 Ka Tjing WNI Regional Head Jakarta III & Karawang Kep. Riau 26 Sep 1965 02 Jan 2008 S1 Akuntansi STIE YKPN
35 Christiana Hidayati W WNI Regional Head of Jawa Tengah & Yogyakarta Surakarta 27 Dec 1969 28 Jan 2019 S2 Manajemen Universitas Gadjah
Mada
36 Herman Indra WNI Regional Head Tangerang & Sumatera Palembang 24 Feb 1983 07 Mar 2016 S1 Teknik Universitas Bina
Informatika Nusantara Jakarta
37 Resdy WNI Branch Manager of Bogor - Pajajaran Bogor 02 Jan 1986 04 Oct 2023 S1 Manajemen Universitas
Tarumanegara
38 Tenny Rusmarwati WNI Branch Manager of Bandung - Bandung 08 Jul 1970 02 Jan 2015 SMA IPS SMU Swasta Trinitas,
Abdurachman Saleh Bandung
39 Yuliana Pujiastuti Irianti WNI Branch Manager of Solo-Slamet Riyadi Klaten 23 Jul 1977 27 Dec 2016 S1 MIPA Universitas Sebelas
Maret- Surakarta
40 Ronald Kurniawan WNI Branch Manager of Semarang - Pemuda Semarang 26 Sep 1991 20 Feb 2023 S1 Ekonomi Universitas Katolik
Manajemen Soegijapranata
41 Susy Evy WNI Branch Manager of Tanjung Pinang - Tanjung 24 May 1989 16 Jun 2016 S1 Komputer Universitas Bina
Katamso Pinang Nusantara-Jakarta
42 Andyka Felani WNI Branch Manager of Pontianak - Ahmad Yani Pontianak 20 Aug 1988 15 Sep 2014 S1 Keuangan STIE Widya
Dharma-Pontianak
43 Indra Wijaya WNI Branch Manager of Batam-Nagoya Sungailiat 19 Apr 1988 03 Mar 2014 S1 Sistem Universitas Bina
Informasi Nusantara, Jakarta
44 Erwan Chandra WNI Branch Manager of Palembang - Kebumen Palembang 27 Apr 1984 10 Oct 2022 S1 Ilmu STMIK MDP
Komputer Palembang
45 Mikael Gutomo WNI Branch Manager of Jakarta, Sahid Sudirman Balik 11 Dec 1985 09 May 2011 S1 Sosial Politik Universitas Atma Jaya
Papan Yogyakarta
46 Budi Hermawan WNI Branch Manager of Yogyakarta - Yogyakarta 04 Jan 1972 01 Jun 2011 S1 Ekonomi Universitas Atma Jaya
Diponegoro Yogyakarta
47 Andry Asali WNI Branch Manager of Pekanbaru - Jend. Pekanbaru 28 Aug 1976 01 Mar 2011 S2 Manajemen Universitas Atma Jaya
Sudirman Yogyakarta
48 Arie Pratama Salim WNI Branch Manager of Lampung - Sudirman Kotabumi 03 Jan 1987 09 Mar 2020 S1 Sistem Universitas Bina
Informatika Nusantara-Jakarta
49 Eric Gandiwijaya WNI Branch Manager of Sukabumi – A Yani Sukabumi 15 Jan 1981 17 Sep 2012 S1 Manajemen Universitas Kristen
Maranatha
50 David Yoesoef WNI Branch Manager of Makassar Makassar 06 Aug 1970 14 Nov 2014 S1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu
Keuangan Ekonomi Makassar
Perbankan
51 Indra Wijaya WNI Branch Manager of Pangkal Pinang*) Sungailiat 19 Apr 1988 03 Mar 2014 S1 Sistem Universitas Bina
Informasi Nusantara, Jakarta
52 Riky Hariawan Saputro WNI Branch Manager of Denpasar - Bali Sunset Denpasar 30 Jun 1993 15 Sep 2014 S1 Ekonomi Universitas Pendidikan
Road Nasional, Denpasar
53 Linawati WNI Branch Manager of Malang - Basuki Rahmat Pasuruan 29 May 1987 27 Jun 2022 S1 Ekonomi Universitas Tritunggal
Manajemen
54 Henny WNI Branch Manager of Mataram - Pejanggik Mataram 09 Aug 1982 02 Jan 2024 D3 Manajemen STMIK BUMIGORA
Informatika
55 Antonius Andrianto WNI Branch Manager of Surabaya - Pucang Jember 12 Apr 1972 01 Aug 2022 S1 Teknik Sipil Universitas Katolik
Anom Widya Mandala,
Surabaya
56 Sudjaja Suhanta WNI Branch Manager of Karawang Karawang 01 May 1966 01 Oct 2018 D3 Ekonomi STIE Swadaya, Jakarta
Page 252
252 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Produk Simpanan
1. Produk Simpanan 2. Bancassurance
• CCB Indonesia Saving • Asuransi Warisan Anda
• CCB Indonesia Saving Plus • SmartPension Insurance
• CCB Indonesia Community Saving • Carlink Pro Ultimate
• CCB Indonesia Business Saving IDR • SiJi Smart Kid
• CCB Indonesia Foreign Business Saving (USD, SGD, CNY) • SiJi Proteksi Pasti
• CCB Indonesia SmartPlan Regular • CLII Excellent Hospital Income Plan
• CCB Indonesia SmartPlan Special Gift • CLI Excellent Academic Assurance Plan
• CCB Indonesia Payroll Saving
• Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
• CCB Indonesia Time Deposit (IDR, USD, SGD, CNY)
• CCB Indonesia Current Account (IDR, EUR, JPY, SGD, USD,
CNY, AUD, HKD)
Produk Pinjaman
1. Pinjaman Modal Kerja • Penerbitan Standby Letter of Credit (SBLC)
a. Direct Loan: • Penerbitan Demand Guarantee
• Pinjaman Rekening Koran (PRK) • Negosiasi / Diskonto berdasarkan LC/SKBDN
• Fixed Loan (FL) • Negosiasi / Diskonto berdasarkan Documentary
• Demand Loan (DL) Collection (D/P or D/A)
• Installment Loan (IL) • Avalisasi Wesel berdasarkan Akseptasi Dokumen (D/A)
• Trust Receipt (TR) • Pembiayaan Rantai Pasok (Supply Chain Financing)
• Invoice Financing (A/P and A/R Financing)
• Pre-shipment Financing 2. Pinjaman Investasi
• Kredit Ekspor (KE)
3. Pinjaman Konsumsi
b. Indirect Facility (Trade Finance): • Mortgage Loan (Kredit Pemilikan Rumah/Ruko/
• Penerbitan Letter of Credit (L/C) Apartemen/Tanah/Kredit Renovasi/Kredit Konstruksi/
• Penerbitan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri Kredit Multi Guna/Top Up/Take Over)
(SKBDN) • Kredit Kendaraaan Bermotor
• Penerbitan Bank Guarantee • Kredit Tanpa Agunan
Produk Korporasi
• Pinjaman Berjangka Kredit Investasi (KI) • Pinjaman Demand Loan (DL)
• Pinjaman Installment Loan (IL) • Pinjaman rekening koran (PRK)
Page 253
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 253
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Layanan
• ATM (Seluruh ATM Jaringan Prima) 1. Kartu ATM / Debit
• Internet Banking (Bisnis, Individu) & Mobile Banking • Transaksi di jaringan ATM CCB Indonesia
• Virtual Account - Penarikan tunai, cek saldo, pemindahbukuan,
• CCBI Alerts (SMS & e-mail Notifikasi) transfer online
• Kiriman Uang Domestik - Pembelian pulsa top-up
• Kiriman Uang Internasional (SWIFT) - Transaksi pembayaran tagihan pulsa prabayar, TV
• Cross Border Interbank Payment System (CIPS) berbayar, BPJS kesehatan, tagihan PDAM
• Kliring
• Transaksi Jual Beli Valuta Asing • Transaksi di jaringan Prima, ALTO dan UnionPay
• Transaksi Ekspor dan Impor (Trade Finance) - Penarikan tunai, cek saldo, transfer online
• Bank Settlement - Kartu ATM/Debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran
• Safe Deposit Box (SDB) Nasional)
• Payroll Service
• Transaksi Jaminan Bank (Bank Garansi, SBLC, Demand 2. Internet Banking dan Mobile Banking
Guarantee) • Internet Banking Corporate
• Modul Penerimaan Negara (MPN) G3 - Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
• Reksus DHE SDA (IDR, USD, CNY, SGD) online, SKN, RTGS, BI-FAST
• RMB-IDR Local Currency Settlement (LCS) - Payroll
- Virtual account
- Support bahasa mandarin
• Internet Banking Individual & Mobile Banking
- Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
online, SKN, RTGS, BI-FAST
- Pembelian: pulsa prabayar, tiket KA, token listrik
- Pembayaran: pascabayar, TV berbayar, PDAM, tagihan
listrik, kartu kredit
- Pembayaran QRIS
- Support bahasa mandarin
- Top up e-wallet (ovo, gopay, dana, shopeepay, linkaja)
Page 254
254 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Layanan dan Produk Trade Finance
• Jasa Penerusan L/C dan SKBDN (L/C & SKBDN Advising) • Diskonto / Negosiasi Dokumen L/C atau SKBDN
• Jasa Transfer L/C dan SKBDN • Diskonto / Negosiasi berdasarkan Documentary Collection
• Collection Under L/C & SKBDN (D/A atau D/P)
• Documentary Collection (Documents Against Acceptance • Avalisasi wesel berdasarkan Akseptasi Dokumen (D/A)
dan Documents Against Payment) • Supply Chain Financing
• Penerbitan Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen • Trust Receipt Financing
Dalam Negeri (SKBDN) • Pembiayaan Berdasarkan Invoice (Invoice Financing)
• Penerbitan Bank Garansi a. Account Payable (A/P) Financing
• Penerbitan Standby L/C b. Account Receivable (A/R) Financing
• Penerbitan Demand Guarantee • Pre Shipment Financing
Treasury
• FX Today, Tomorrow and Spot • Deposit on Call
• FX Forward / Swap • Local Currency Settlement (LCS)
• Bank Notes
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Dana Pihak Ketiga: Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Kredit yang diberikan:
Dana Pihak Ketiga 2024 2023 Kredit yang Diberikan 2024 2023
1. Giro 1. Kredit
- Rupiah 2,93% 2,73% - Rupiah 8,05% 7,94%
- Mata Uang Asing 1,86% 0,79% - Mata Uang Asing 6,79% 6,81%
2. Tabungan 2. Kredit Karyawan 5%-9,25% 3%-13%
- Rupiah 1,83% 1,65%
- Mata Uang Asing 0,81% 0,84%
3. Deposito Berjangka
- Rupiah 5,13% 4,88%
- Mata Uang Asing 4,84% 4,61%
Page 255
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 255
Page 256
256 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
Jaringan Kantor PT Bank China Construction Bank Indonesia
No Kantor Lokasi Telepon Fax
1. Kantor Pusat Sahid Sudirman Centre Lantai 15 021-50821000 021-50821010
Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220
JAKARTA PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
2. KCP Jakarta Tanah Abang Jl. H. Fachrudin Blok C/47-48, 021-3456412 / 021-3909693
Tanah Abang Bukit (AURI), Jakarta Pusat 3803124
10250.
3. KCP Jakarta Hasyim Ashari Jl. KH. Hasyim Ashari No. 40, Jakarta Barat 021-6323027 021-63857350
10140
4. KCP Jakarta Pecenongan Jl. Pecenongan No. 88, Jakarta Pusat 10170 021-3863328/ 021-3868504
3868450
5. KCP Jakarta Batavia Menara Batavia Lt. 1, Jl. KH. Mas Mansyur 021-57930045/48 021-57930046
Kav. 126, Jakarta Pusat 10220
6. KCP Jakarta Intiland Intiland Tower Main Lower Ground 021-57953078-80 021-57950213
Jl. Jend. Sudirman Kav. 32, Jakarta Pusat
10220
7. KC Jakarta Sahid Sudirman Lantai Dasar Unit DB Gedung Perkantoran 021 - 50821388 021 - 50821399
Sahid Sudirman Center
Jl. Jend. Sudirman Kav 86, Jakarta Pusat, 10220
JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
8. KCP Jakarta Radio Dalam Jl. Radio Dalam A/1A (Komp. Yado) 021 - 27513213/14 021 - 27513211
Jakarta Selatan, 12140
9. KCP Jakarta Kebayoran Lama Komplek Permata Kebayoran Plaza 021-2701104 021-7268763
Jl. Raya Kebayoran Lama Blok A No. 3-4
Jakarta Selatan 12220
10. KCP Jakarta Menara Dea Ground Floor (Plaza) Suite GF-03 DEA Tower II 021-5762939 021-5761248
Kawasan Mega Kuningan
Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4.3 No 1-2
Jakarta Selatan 12950.
11. KCP Jakarta Plaza Asia Plaza ASIA Lt. Dasar, Jl. Jend. Sudirman 021-51401255 021-51401259
Kav. 59, Jakarta Selatan 12190
12. KCP Jakarta Indocement Wisma Indocement Lt. Dasar, Jl. Jend. Sudirman 021-5705920 021-5705853
Kav. 70-71, Jakarta Selatan 12910
Page 257
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 257
Jaringan Kantor
JAKARTA BARAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
13. KCP Jakarta Hayam Wuruk Jl. Hayam Wuruk No. 106 B-C, Jakarta Barat 021-2601333 021-2601314
(hunting)
14. KCP Jakarta Asemka Jl. Asemka No. 24, Jakarta Barat 11110 021-6901818 021-6906040
15. KCP Jakarta Slipi Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 92 021-5668292 021-566185
Jakarta Barat 11420
16. KCP Jakarta Glodok Jl. Pinangsia (Glodok Plaza ) H.40 021-62200264 021-6245671
Jakarta Barat 11000
17. KCP Jakarta Pesanggrahan Jl. Pesanggrahan Raya 3 C, Jakarta Barat 11620 021-58902433 021-5862906
18. KCP Jakarta Ketapang Ruko Ketapang Business Centre Blok A-9 021-63866239-40 021-63866243
Jl. KH. Zainul Arifin No. 20, Jakarta Barat 11140
JAKARTA UTARA, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
19. KCP Jakarta Kelapa Gading Bukit Komplek Gading Bukit Indah Blok A No. 12 dan 15 021-22454101/ 021-22454252
Indah Jl. Bukit Gading Raya, Jakarta Utara 22452019
20. KCP Jakarta Mangga Dua Pusat Grosir Pasar Pagi Lt. 3 BlokD No. 8 021-6013630/ 021-6491466
Jl. Arteri Mangga Dua Raya 6255647
Jakarta Utara 14430
21. KCP Jakarta Pluit Jl. Pluit Sakti Raya 28 / A-5, Jakarta Utara 14450 021-6601236/ 021-6604293
6601256
22. KCP Jakarta Kelapa Gading Ruko Kantor (Kokan) Plaza Kelapa Gading 021-45851477 021-45851543
Inkopal Blok C No. 5, Jl. Raya Boulevard Barat
Jakarta Utara 14240
23. KCP Gold Coast PIK Gold Coast Office, Pantai Indah Kapuk 021-39710800 -
RT 06 RW 02, Kamal Muara, Penjaringan
Jakarta Utara, 14470
24 KCP Jakarta Sunter Komplek Rukan Puri Mutiara Blok D No. 7 021-6521295-96 021-6521307
Jl. Griya Utama - Sunter Agung
Jakarta Utara 14350
JAKARTA TIMUR, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
25. KCP Jakarta Jatinegara Bukit Duri Plaza, Jl. Jatinegara Barat No. 54 E 021-2800082 021-8501833
Jakarta Timur 13650
26. KCP Jakarta Indomobil Wisma Indomobil Lt. 2, Jl. MT. Haryono Kav.8 021-8583179 021-8583181
Jakarta Timur 13330
27. KCP Jakarta Rawamangun Jl. Pemuda No. 33 A, Rawamangun 021-47884981/ 021-47884981
Jakarta Timur 13220 47884983
Page 258
258 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
TANGERANG, PROVINSI BANTEN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
28. KCP Tangerang Merdeka Jl. Merdeka No. 207 D, Tangerang 15113 021-55791905/ 021-55791906
55791907
29. KCP Tangerang Alam Sutera The Prominence Tower GF 021-80600838
Prominence Jl. Jalur Sutera Barat No. 15 Alam Sutera,
Tangerang
30. KCP Tangerang Gading Serpong Jl. Boulevard Gading Serpong Blok BA-02 021- 54203693 021- 54203762
No. 37, Tangerang 15810
31. KCP Tangerang ITC BSD ITC BSD Blok R No. 39, BSD City, Serpong 021-53154836-38/ 021-53154840
Tangerang Selatan 15320 53154839
32. KCP Tangerang City Ruko Business Park Tangerang City 021-55781813 / 021-55781816
Blok B No. 28, Tangerang 15117 55781814
BEKASI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
33. KCP Bekasi Kalimalang Komplek Duta Plaza Blok B II No. 3-4 021- 8843510/ 021 - 8843126
Jl. KH. Noor Ali, Kalimalang, Bekasi 17145 8843511
34. KCP Bekasi Harapan Indah Ruko Boulevard Hijau Blok B 8 No. 52 021- 88387063-65 021 - 88387067
Kota Harapan Indah, Bekasi 17131
35. KCP Jababeka II Cikarang Jl. Niaga Raya, Ruko Capitol Business Park 021- 8932 5888 021- 8932 6008
Blok 2-I Kawasan Industri Jababeka II,
Cikarang, Bekasi 17530
BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
36. KC Bogor Pajajaran Jl. Pajajaran No. 70 E, Bogor 16143 0251 - 8314963 0251 - 8315166
37. KCP Bogor Dewi Sartika Jl. Dewi Sartika, Ruko Central Blok C No. 1 0251- 8312744/ 0251- 8314156
Bogor 16121 8312892
38. KCP Bogor Surya Kencana Jl. Surya Kencana No. 83, Bogor 16000 0251- 8323443 0251-8312336
SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
39. KC Sukabumi Jl. Jend. Ahmad Yani No. 4, Sukabumi 43131 0266-246000 0266-243000
BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
40. KC Bandung Abdurachman Saleh Jl. Abdurachman Saleh No. 1A Ruko E-F 022- 6030222 022- 6030378
Bandung 40174
41. KCP Bandung Braga Jl. Braga No.100, Bandung 40111 022-4239677 022-4239650
(Hunting)
42. KCP Bandung Buah Batu Jl. Buah Batu No 201 E, Bandung, 40265 022-7302220 022-87354333
(Hunting)
43. KCP Bandung Naripan Jl. Naripan No. 79-81, Bandung 40112 022-4207336/ 022-4219387
4207375
44. KCP Bandung Rs Melinda Rumah Sakit Bedah Melinda, Jl. Dr. Cipto No. 1, 022-4233777 -
Dr. Cipto Bandung, 40171 ext. 7732-33
45. KCP Bandung Rs Melinda Pajajaran Melinda Hospital Jl. Padjajaran No. 46, 022-4266482 -
Bandung, 40171
46. KCP Bandung RS Melinda Dr Rum Jl. Dr. Rum No.30-32, Pasir Kaliki, Cicendo, 022-63196089 -
Bandung, Jawa Barat 40171
Page 259
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 259
Jaringan Kantor
KARAWANG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
47. KC Karawang Galuh Mas Blok IV No. 53 & 55 0267-408180 0267-400125
Karawang 41361
SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
48. KC Semarang Pemuda Jl. Pemuda No. 150, Komplek Ruko Pemuda Mas 024-3547893 024-3553045
Blok A No. 14, Semarang 50132
49. KCP Semarang Depok Jl. Depok No.26 C-D, Semarang, 50133 024-3554676-79 024-3517481
50. KCP Semarang Beteng Jl. Beteng No. 67, Semarang 50137 024-3513251/ 024-3549075
3513250
SOLO, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
51. KC Solo Slamet Riyadi Jl. Slamet Riyadi No 424, Kel Purwosari, 0271-6011069 0271-666717
Kec. Laweyan, Surakarta
YOGYAKARTA, PROVINSI DIY
No Kantor Lokasi Telepon Fax
52. KC Yogyakarta Jl. Pangeran Diponegoro No.11-13 0274-555233 0274-550078
Yogyakarta 55232
SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
53. KCP Surabaya Darmo Komplek Darmo Square Blok D-8 031-5680623 031-5665604
Jl. Raya Darmo No. 54-56, Surabaya 60264
54. KCP Surabaya Bongkaran Jl. Bongkaran No. 28 - 30, Surabaya, 60161 031-3540909 031-3571730
(hunting)
55. KC Surabaya Pucang Anom Jl. Pucang Anom Timur No.19, Surabaya 031-5025337 031- 5025334
56. KCP Surabaya HR. Muhamad Komp Pertokoan Surya inti Permata 031-7345683, 031-7345685
Blok C1-C2, Jl. HR Muhammad, Surabaya 7345659
57. KCP Sidoarjo Jl. Jend A Yani No 40 D, Sidoarjo 031 8924415-17 031 8921561
MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
58. KC Malang Basuki Rahmat Jl. Jend Basuki Rahmat No. 16, Malang, 65119 0341-327891-93 0341-328130
59. KCP Malang Lawang Jl. M. H. Thamrin No. 19 C, Lawang, 65211 0341-426715-16 0341-426715
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
60. KC Batam Nagoya Komplek Pasar Nagoya Lama Blok A 0778-457255 0778-457770
Jl. Imam Bonjol Blok E No. 9-10, Batam 29444
61. KC Tanjungpinang Katamso Jl. Brigjen Katamso No. 88 0771-313999/ 0771-315918
Tanjungpinang 29111 29185
62. KCP Batam Penuin Centre Jl. Pembangunan, Komplek Penuin Centre 0778-422718 0778-422719
Blok E No.3, Batam 29441
Page 260
260 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
PROVINSI RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
63. KC Pekanbaru Sudirman Jl. Jendral Sudirman No. 408 - 410 0761- 26288 0761- 26088
Pekanbaru 28115
64. KCP Pekanbaru A. Yani Jl.Jend. Ahmad Yani No. 2 J 0761-39877 0761-39787
Pekanbaru 28155
PROVINSI BANGKA BELITUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
65. KC Pangkal Pinang Sudirman Ruko Harmoni City, Blok C Nomor 7-8 0717-421213 0717-421995
Jl. Soekarno Hatta
Kota Pangkal Pinang 33141
PROVINSI LAMPUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
66. KC Lampung Jl. Jend. Sudirman No. 60 B - 60 C 0721-258989 0721-241260
Bandar Lampung 35118
PALEMBANG, PROVINSI SUMATERA SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
67. KC Palembang Kebumen Jl. Kebumen Darat No. 913A,914, 914/787 0711-370980 0711-370983
Palembang 30122
PONTIANAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
68. KC Pontianak A. Yani Megamall Jl. Ahmad Yani, Komp. Ruko Ahmad Yani 0561- 6655638 0561- 6655637
Sentra Bisnis Blok B 8-9 (Komp. Mega Mall)
Pontianak Kalimantan Barat 78121
69. KCP Pontianak Juanda Jl. Ir. H Juanda N0 67-68, Pontianak 0561 - 744228 0561 - 744227
Kalimantan Barat 78117
DENPASAR, PROVINSI BALI
No Kantor Lokasi Telepon Fax
70. KCP Denpasar Thamrin Jl. M. H. Thamrin No.43, Denpasar, 80111 0361-427611 0361-423659
71. KC Bali Sunset Road Jl. Sunset Road No.234, Kuta, Badung, Bali, 0361-9346455 0361-9346456
80361 (hunting)
MATARAM, PROVINSI NTB
No Kantor Lokasi Telepon Fax
72. KC Mataram Jl. Pejanggik No.109, Mataram, 83231 0370-621666 0370-622110
(hunting)
MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
73. KC Makassar Jl. Sulawesi No. 19 & 21, Kota Makassar 0411-3632977/ 0411- 3632974
Sulawesi Selatan 90174 3632979
Page 261
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 261
Page 262
Page 263
Laporan Keuangan
06
SenduroEternal Love
Known as the Javanese edelweiss,
this flower is recognized by mountain climbers. In
Indonesian folklore, it symbolizes love, purity,
chastity, and eternity.
Page 264
264 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
TANGGUNG JAWAB PELAPORAN
SURAT PERNYATAAN
ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2024
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 29 April 2025
Anggota Direksi,
Jiang Yongdong
Direktur Utama
Zhu Yong Junianto Agresius R. Kadiaman
Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
Anggota Dewan Komisaris,
Guo Meijun Mohamad Hasan Yudo Sutanto, Nyoo
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 265
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of December 31, 2024 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 266
Page 267
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 AS OF DECEMBER 31, 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Pages
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ....................................... 1-3 ....................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain............................................. 4-5 .................................... Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas.................................... 6 ...................................... Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas................................................... 7-8 ................................................ Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan............................. 9 - 149 ................................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 268
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 3/1/II/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Dewan The Shareholders and the Boards of
Direksi Commissioners and Directors
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk statements of PT Bank China Construction Bank
(“Bank”) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi Indonesia Tbk (the “Bank”), which comprise
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta the statement of financial position as of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif December 31, 2024, and the statement of profit
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus or loss and other comprehensive income,
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal statement of changes in equity, and statement of
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, cash flows for the year then ended, and notes to
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. the financial statements, including material
accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal statements present fairly, in all material respects,
yang material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan December 31, 2024, and its financial
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir performance and cash flows for the year then
pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report.
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan We are independent of the Bank in accordance
dalam audit kami atas laporan keuangan di with the ethical requirements that are relevant
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung to our audit of the financial statements in
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan Indonesia, and we have fulfilled our other ethical
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah responsibilities in accordance with these
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami. we have obtained is sufficient and appropriate to
provide a basis for our opinion.
i
Page 269
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. matters. For the key audit matter below, our
Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan description of how our audit addressed such key
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal audit matter is provided in such context.
tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
ii
Page 270
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 11 atas As described in Note 11 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal financial statements, as of December 31, 2024,
31 Desember 2024, cadangan kerugian the allowance for impairment losses on loans was
penurunan nilai atas kredit yang diberikan adalah Rp450,922 million. The significant accounting
sebesar Rp450.922 juta. Kebijakan akuntansi policies of allowance for impairment losses on
signifikan untuk cadangan kerugian penurunan loans are disclosed in Note 2e
nilai atas kredit yang diberikan diungkapkan to the accompanying financial statements.
dalam Catatan 2e atas laporan keuangan We focused on this area due to the carrying value
terlampir. Kami berfokus pada area ini karena nilai of loans and the allowance for impairment losses
tercatat atas kredit yang diberikan dan cadangan on loans is significant to the accompanying
kerugian penurunan nilai atas kredit yang financial statements.
diberikan adalah signifikan terhadap laporan
keuangan terlampir.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan dan memiliki requires significant judgement and is subject
ketidakpastian estimasi termasuk dalam to estimation uncertainty which includes
penentuan model untuk menghitung cadangan determining the model to calculate allowance for
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur impairment losses, identification of credit
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit exposures with significant deterioration in credit
yang signifikan, penentuan asumsi yang quality, and determining assumptions used in the
digunakan dalam model perhitungan cadangan allowance for impairment losses calculation
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang models (for exposures assessed on an individual or
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk collective basis), including forward-looking
faktor ekonomi makro berorientasi masa depan. macroeconomics factors.
iii
Page 271
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit matter
utama tersebut di atas mencakup, menguji mentioned above including, test of key controls
pengendalian utama atas pemberian kredit, over the origination, regular internal credit quality
penilaian kualitas kredit internal secara regular, assessments, recording and monitoring of the
pencatatan dan pengawasan kredit yang loans, obtained understanding and assessed
diberikan, memperoleh pemahaman dan menilai impairment measurement methodologies,
metodologi pengukuran penurunan nilai, validasi validation of allowance for impairment losses
model cadangan kerugian penurunan nilai, data models, inputs, bases and assumptions used by
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh the Bank in calculating the allowance for
Bank dalam menghitung cadangan kerugian impairment losses, and tested the classification
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan into three stage credit quality of loan portfolios in
kualitas kredit portofolio sesuai dengan kriteria accordance with staging criteria developed by
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk the Bank for loans, tested whether historical
kredit yang diberikan, menguji apakah experience is representative of current
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini dan circumstances and of the recent losses incurred in
kerugian terkini yang terjadi dalam portfolio, serta the portfolios, and assessed reasonableness of
menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi masa forward-looking adjustments, macroeconomic
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan factor analysis, and probability-weighted multiple
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk scenarios for loans.
kredit yang diberikan.
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, tested a sample of loans to
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi evaluate the timely identification by the Bank of
ketepatan waktu Bank dalam melakukan exposures with significant deterioration in credit
identifikasi eksposur kredit yang mengalami quality or those which have been impaired; for
penurunan kualitas kredit yang signifikan atau cases where impairment has been identified,
yang telah mengalami penurunan nilai; untuk assessed the Bank’s assumptions on the expected
kasus-kasus di mana penurunan nilai telah future cash flows, including the value of realizable
diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas arus collateral based on available market information
kas masa depan yang akan diterima, termasuk nilai or valuation prepared by independent valuer.
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen.
iv
Page 272
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Kami juga memeriksa keakurasian perhitungan We checked the accuracy of the calculation of the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment
portfolio yang penuruan nilainya dilakukan secara assessment for the entire portfolio and
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas recalculating the individual impairment
penurunan nilai yang dinilai secara individual assessment on a sample basis, assessed whether
berdasarkan sampel, menilai apakah laporan the financial statements disclosures are
keuangan cukup dan secara memadai adequately and appropriately reflecting the
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko Bank’s exposures to credit risk. We tested the
kredit. Kami menguji kelengkapan dan ketepatan, completeness and appropriateness, including the
termasuk asumsi dan pertimbangan, dan assumptions and judgments, and involved our
melibatkan pakar auditor internal kami untuk auditor’s internal expert to assist us in the
membantu kami dalam melakukan prosedur- performance of the above procedures where their
prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka specific expertise was required.
diperlukan.
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2024 information included in the 2024 Annual
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan Report (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen Report is expected to be made available to us after
ini. the date of this Independent Auditor’s report.
v
Page 273
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika the Annual Report when it becomes available and,
tersedia dan, dalam melaksanakannya, in doing so, consider whether the Annual Report
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan is materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein,
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan we are required to communicate the matter to
untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada those charged with governance and take
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola appropriate actions based on the applicable laws
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan and regulations.
pertauran perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan in accordance with Indonesian Financial
di Indonesia, dan atas pengendalian internal Accounting Standards, and for such internal
yang dianggap perlu oleh manajemen untuk control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error.
kesalahan.
vi
Page 274
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken
secara keseluruhan bebas dari kesalahan as a whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk Independent Auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit detect a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken
material jika, baik secara individual maupun on the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
vii
Page 275
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko a material misstatement resulting from fraud
tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian is higher than for one resulting from error,
material yang disebabkan oleh kecurangan as fraud may involve collusion, forgery,
lebih tinggi daripada yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or
kesalahan, karena kecurangan dapat override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi circumstances, but not for the purpose of
bukan untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
viii
Page 276
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusions is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
ix
Page 277
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00068/2.1032/AU.1/07/1681-
3/1/II/2025 (lanjutan) 3/1/II/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika relevant ethical requirements regarding
yang relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling matters that were of most significance in the audit
signifikan dalam audit atas laporan keuangan of the financial statements of the current period
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit and are therefore the key audit matters.
utama. Kami menguraikan hal audit utama We describe such key audit matters in our
tersebut dalam laporan auditor independen kami independent auditor’s report unless laws or
kecuali peraturan perundang-undangan melarang regulations preclude public disclosure about such
pengungkapan publik tentang hal audit utama key audit matters or when, in extremely rare
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat circumstances, we determine that a key audit
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal matter should not be communicated in our
audit utama tidak boleh dikomunikasikan independent auditor’s report because the adverse
dalam laporan auditor independen kami consequences of doing so would reasonably be
karena konsekuensi yang merugikan dari expected to outweigh the public interest benefits
mengomunikasikan hal tersebut akan of such communication.
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat
kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Christophorus Alvin Kossim
Registrasi Akuntan Publik No. AP.1681/Public Accountant Registration No. AP.1681
19 Februari 2025/February 19, 2025
x
Page 278
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas 2d,2y,4,35 169.338 212.839 Cash
2d,2f,2x,5 Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 35,40,42 1.490.587 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2d,2f,2x Current accounts with other banks
Pihak berelasi 6,35,40,42 47.288 30.695 Related parties
Pihak ketiga 2ae,34 118.338 108.447 Third parties
7
165.626 139.142
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (169) (126) losses
Neto 165.457 139.016 Net
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2d,2g,2x and other banks
Pihak ketiga 7,35,40,42 338.007 45.000 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (1) (1) losses
Neto 338.006 44.999 Net
Tagihan derivatif 2d,35,40 4.316 12.832 Derivative receivables
Efek-efek Marketable securities
Pihak ketiga 2d,2h,8,35,40,42 6.815.620 4.506.619 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (104) (152) losses
Neto 6.815.516 4.506.467 Net
Tagihan akseptasi 2d,9,35,40 12.262 - Acceptance receivables
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (2) - losses
Neto 12.260 - Net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan 2d,2i,10 purchased under
janji dijual kembali 35,40,42 - 1.069.249 agreements to resale
Biaya dibayar di muka 2n,15 4.385 2.906 Prepaid expenses
Kredit yang diberikan 2c,2d,2j Loans
Pihak berelasi 2x,11,35,40,42 5.631 6.569 Related parties
Pihak ketiga 2ae,34 23.458.170 19.353.409 Third parties
23.463.801 19.359.978
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (450.922) (513.561) losses
Neto 23.012.879 18.846.417 Net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima Interest receivables
Pihak berelasi 2d,2u,2x,2ae 12 15 Related parties
Pihak ketiga 12,34,35,40 158.818 98.429 Third parties
158.830 98.444
Agunan yang diambil alih 2o,16 80.084 108.306 Foreclosed assets
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
1
Page 279
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna, Fixed assets and
setelah dikurangi akumulasi right-of-use assets, net of
penyusutan masing-masing accumulated depreciation of
sebesar Rp412.385 dan Rp412,385 and Rp404,098
Rp404.098 pada tanggal as of December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 2k,2z,13,30 781.079 802.325 and 2023, respectively
Goodwill 2c,2l,14 190.075 190.075 Goodwill
Aset pajak tangguhan 2z,21f 132.787 124.587 Deferred tax assets
2d,2l,2y
Aset lain-lain 17 189.862 140.803 Other assets
JUMLAH ASET 33.545.461 27.851.946 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
2
Page 280
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2d,2p,2x,18,35 14.928 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2d,35,40 20.350 2.023 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 2d,2x,2q,9,35,40 12.262 - Acceptance payables
Simpanan dari nasabah 2d,2q,2x Deposits from customers
Pihak berelasi 19,35,40,42i 18.329 16.788 Related parties
Pihak ketiga 2ae,34 23.339.144 19.970.024 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 2d,2r,2x,20,42i 171 70 Related parties
Pihak ketiga 2ae,34,35,40 844.503 324.580 Third parties
Bunga yang masih harus dibayar Interest payables
Pihak berelasi 2d,2x,2ae 12 3.149 Related parties
Pihak ketiga 24,34,35,40 75.568 43.804 Third parties
Liabilitas atas efek-efek yang dijual 2d,2i,22 Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 42i,35,40 1.552.058 94.295 under repurchase agreement
Pinjaman yang diterima 23,35,39 482.850 - Fund borrowing
Utang pajak 2y,21 43.160 74.693 Taxes payable
Provisi 2ac,37 65.456 54.956 Provisions
Surat berharga subordinasi 2ae,25,34,39,42i - 461.910 Subordinated securities
Liabilitas imbalan kerja
karyawan 2w,36 165.685 168.500 Employment benefits obligation
2d,2x,26
Liabilitas lain-lain 35,40,42i 69.189 76.096 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 26.703.665 21.311.389 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal per Share capital - par value per
saham Rp100 (nilai penuh) share of Rp100 (full amount)
Modal dasar -
Sebesar 60.000.000.000 Authorised capital -
saham masing-masing pada 60,000,000,000 shares
31 Desember 2024 as of December 31, 2024
dan 2023 and 2023, respectively
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and fully
37.919.730.514 saham paid-up capital -
masing-masing pada 37,919,730,514 shares
31 Desember 2024 as of December 31, 2024
dan 2023 27 3.791.973 3.791.973 and 2023, respectively
Tambahan modal disetor 27 1.267.378 1.267.378 Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lain 2d,2h,2k,2w 361.356 355.519 Other equity component
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 5.500 5.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 1.415.589 1.120.687 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 6.841.796 6.540.557 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 33.545.461 27.851.946 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
3
Page 281
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING
OPERASIONAL INCOME AND EXPENSES
2u,2ae
Pendapatan bunga 28,34,38 2.141.940 1.690.178 Interest income
2u,2ae
Beban bunga 29,34,38 (1.146.130) (733.299) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 995.810 956.879 NET INTEREST INCOME
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan provisi dan komisi 2v 63.247 45.782 Fee and commission income
Keuntungan/(kerugian) transaksi Gain/(loss) on foreign
mata uang asing - neto 24.078 (4.090) exchange transactions - net
Keuntungan yang belum Unrealized gain from
direalisasi dari perubahan changes in fair value
nilai wajar efek-efek - neto 2h 3.351 1.802 of marketable securities - net
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA 90.676 43.494 OPERATING INCOME
Penyisihan cadangan kerugian 2e,2j,6f, Provision for impairment
penurunan nilai aset keuangan 7e,8f,11g (158.324) (128.803) losses on financial assets
(Pemulihan)/penyisihan cadangan (Reversal)/provision for
kerugian penurunan nilai impairment losses on
aset non keuangan 2m 1.404 (25.077) non- financial assets
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING EXPENSES
General and administrative
Beban umum dan administrasi 30 (243.880) (236.309) expenses
Beban tenaga kerja 2ae,31,34 (310.144) (307.482) Personnel expenses
JUMLAH BEBAN OPERASIONAL TOTAL OTHER
LAINNYA (554.024) (543.791) OPERATING EXPENSES
PENDAPATAN OPERASIONAL -
BERSIH 375.542 302.702 NET OPERATING INCOME
Pendapatan bukan operasional 7.927 8.083 Non-operating income
Beban bukan operasional (1.180) (984) Non-operating expense
PENDAPATAN BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH 6.747 7.099 INCOME - NET
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
4
Page 282
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
(lanjutan) (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2024 2023
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 382.289 309.801 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2y,21b (86.887) (68.510) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH
TAHUN BERJALAN 295.402 241.291 NET INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Revaluation surplus
Surplus revaluasi aset tetap - 105.127 on fixed assets
Remeasurement of
Pengukuran kembali atas employment benefits
imbalan kerja karyawan 36b 8.422 (6.518) obligation
Pajak penghasilan terkait 2y,21f (1.853) 1.434 Related income tax
6.569 (5.084)
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Rugi neto yang belum direalisasi
atas perubahan nilai efek-efek Unrealized net loss on
dan obligasi pemerintah yang changes in value of fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (938) (18) income securities
Pajak penghasilan terkait 2y,21f 206 4 Related income tax
(732) (14)
LABA KOMPREHENSIF
LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE
BERJALAN INCOME FOR THE
SETELAH PAJAK 5.837 100.029 YEAR NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 301.239 341.320 INCOME FOR THE YEAR
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar dan dilusian Basic and diluted
(dalam Rupiah penuh) 2ab,33 7,79 6,36 (in full Rupiah)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
5
Page 283
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Laba/(rugi)
yang belum
direalisasi atas
efek-efek dalam nilai
nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif Pengukuran
lain- neto/ kembali
Unrealized - net gain/ atas imbalan Surplus revaluasi Saldo laba/Retained earnings
(loss) on fair value kerja karyawan/ aset tetap/
Tambahan modal through other Remeasurement Revaluation Belum ditentukan Telah ditentukan
Catatan/ Modal saham/ disetor/Additional comprehensive of employment surplus on penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas
Note Share capital paid-in capital income securities benefits obligation fixed assets Unappropriated Appropriated Total equity
Saldo tanggal 31 Desember 2022 3.791.973 1.267.378 (4.280) 6.651 253.119 879.896 4.500 6.199.237 Balance as of December 31, 2022
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 241.291 - 241.291 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - (14) - - - - (14) income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 21f,36b - - - (5.084) - - - (5.084) employment benefits obligation - net
Surplus revaluasi aset tetap 13 - - - - 105.127 - - 105.127 Revaluation surplus on fixed assets
Saldo tanggal 31 Desember 2023 3.791.973 1.267.378 (4.294) 1.567 358.246 1.120.687 5.000 6.540.557 Balance as of December 31, 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 295.402 - 295.402 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - (732) - - - - (732) income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 21f,36b - - - 6.569 - - - 6.569 employment benefits obligation - net
Saldo tanggal 31 Desember 2024 3.791.973 1.267.378 (5.026) 8.136 358.246 1.415.589 5.500 6.841.796 Balance as of December 31, 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
6
Page 284
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi dan Interest, fees
komisi 2.144.801 1.705.192 and commissions receipt
Pembayaran beban bunga dan beban Payment of interest and
keuangan lainnya (1.110.890) (713.189) other financial charges
Pembayaran beban umum dan Payment of general and
administrasi (175.842) (183.223) administrative expenses
Pembayaran beban tenaga kerja (304.537) (284.759) Payment of personnel expenses
Penerimaan pendapatan lainnya 8.113 5.740 Other operating income received
Pembayaran beban operasi lainnya (789) (16) Other operating expense paid
Pembayaran pajak penghasilan 21 (128.035) (99.413) Payment of income tax
Cash flows before changes in
Arus kas sebelum perubahan dalam operating assets and
aset dan liabilitas operasi 432.821 430.332 liabilities
Decrease/(increase) in operating
Penurunan/(kenaikan) aset operasi: assets:
Kredit yang diberikan (4.335.923) (2.740.490) Loans
Tagihan derivatif 8.516 (94) Derivative receivables
Tagihan akseptasi (12.262) - Acceptance receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased under
janji dijual kembali 10 1.069.249 2.877.919 agreements to resale
Aset lain-lain (28.865) 7.693 Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas (Decrease)/increase in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 18 (5.572) 4.005 Obligation due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
simpanan dari bank lain 19,20 3.890.683 2.296.873 deposits from other banks
Liabilitas derivatif 18.327 259 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 12.262 - Acceptance payables
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 10 1.451.149 94.085 under repurchase agreement
Utang pajak 21 (232) 6.066 Taxes payable
Liabilitas lain-lain (29.558) 12.100 Other liabilities
Arus kas bersih diperoleh Net cash flows provided
dari aktivitas operasi 2.470.595 2.988.748 by operating activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
7
Page 285
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING
INVESTASI ACTIVITIES
Pembelian efek-efek yang Purchases fair value through
diukur pada nilai wajar melalui other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (1.898.563) (3.162.058) income securities
Pembelian efek-efek yang diukur Purchases of amortized cost
pada biaya yang diamortisasi (411.374) (450.630) securities
Hasil penjualan aset tetap 13 3.578 3.775 Proceeds from sale of fixed assets
Hasil penjualan agunan yang Proceeds from sale of
diambil alih 16 28.172 6.175 foreclosed assets
Hasil penjualan aset Proceeds from sale of
terbengkalai 17 1.946 - abandoned properties
Perolehan aset tetap 13 (22.342) (16.366) Acquisition of fixed assets
Arus kas bersih digunakan Net cash flows provided
untuk aktivitas investasi (2.298.583) (3.619.104) by investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 39 485.700 - Receipt fund borrowing
Pembayaran surat berharga Payment subordinated
subordinasi 39 (468.900) - loans
Pembayaran liabilitas sewa 26 (11.806) (10.629) Payment lease liabilities
Arus kas bersih diperoleh dari/ Net cash flows provided by/
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 4.994 (10.629) (used in) financing activities
NET INCREASE/ (DECREASE)
KENAIKAN/ (PENURUNAN) BERSIH IN CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS 177.006 (640.985) EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AT THE BEGINNING
PADA AWAL TAHUN 1.949.662 2.602.352 OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs The effect of changes in
mata uang asing 36.890 (11.705) foreign exchange rates
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 2.163.558 1.949.662 AT THE END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 4 169.338 212.839 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 5 1.490.587 1.552.681 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 6 165.626 139.142 with other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan bank lain 7 338.007 45.000 Indonesia and other banks
Total cash and
Jumlah kas dan setara kas 2.163.558 1.949.662 cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
8
Page 286
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank China Construction Bank Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk (“Bank”) didirikan dengan nama PT Bank Tbk (the “Bank”) was established under the
Multicor pada tanggal 2 April 1974 berdasarkan name of PT Bank Multicor on April 2, 1974
Akta No. 4 dari Notaris Bagijo, S.H. di Jakarta. based on Notarial Deed No. 4 of Bagijo, S.H.,
Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri public notary in Jakarta. The Deed of
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Establishment was approved by the Minister
Keputusannya No.Y.A. 5/369/19 tanggal of Justice of the Republic of Indonesia in its
12 Oktober 1974, dan diumumkan dalam Berita Decision Letter No. Y.A. 5/369/19 dated
Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal October 12, 1974, and was published in
19 November 1974. Tambahan No. 719. Pada State Gazette of the Republic of Indonesia
tahun 2007, berdasarkan Akta No. 172 tanggal No. 93 dated November 19, 1974,
28 November 2007, dibuat di hadapan Notaris Supplement No. 719. In 2007, based on
Eliwaty Tjitra, S.H., di Jakarta yang diumumkan Notarial Deed No. 172 dated November 28,
dalam Berita Negara Republik Indonesia 2007 of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
No. 58 tanggal 18 Juli 2008, Tambahan Jakarta and published in the State Gazzette
No.12219, nama Bank diubah menjadi of the Republic of Indonesia No. 58 dated
PT Bank Windu Kentjana International Tbk. July 18, 2008, Supplement No. 12219, the
Perubahan nama ini telah disetujui Bank's name was changed to PT Bank
melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Windu Kentjana International Tbk. The name
Indonesia No. 10/9/KEP.GBI/2008 tanggal change had been approved through the
8 Februari 2008. Decision Letter of the Governor of Bank
Indonesia No.10/9/KEP.GBI/2008 dated
February 8, 2008.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Through the Extraordinary General
Biasa tanggal 11 November 2016, telah Shareholders’ Meeting on November 11,
disetujui perubahan nama Bank dari PT Bank 2016, the change of the Bank’s name from
Windu Kentjana International Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana International Tbk to
PT Bank China Construction Ba8nk Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk. Perubahan nama Bank ini telah mendapat Tbk has been approved. The change of the
persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum Bank’s name had been approved through
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Minister of Law and Human Rights of the
AHU-0003776.AH.01.10 tahun 2016 tanggal Republic of Indonesia Decision No. AHU-
30 November 2016 tentang Persetujuan 0003776.AH.01.10 year 2016 dated
Perubahan Anggaran Dasar Bank dan melalui November 30, 2016 regarding the Approval
Akta No. 58 tanggal 11 November 2016, dibuat of the Bank’s Articles of Association Change
di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H., notaris di and based on Notarial Deed No. 58 dated
Jakarta. November 11, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
public notary in Jakarta.
Bank dimiliki oleh China Construction Bank The Bank is owned by China Construction
Corporation (CCB Corp.) selaku ultimate Bank Corporation (CCB Corp.) as the
shareholder. ultimate shareholder.
Sejak tanggal 16 Juli 2018, Bank berdomisili di Since July 16, 2018, the Bank is domiciled in
Jakarta dengan kantor pusat di Gedung Sahid Jakarta with head office located at Sahid
Sudirman Center lantai 15, Jl. Jend. Sudirman Sudirman Center Building 15th floor, Jl. Jend.
Kav. 86, Jakarta Pusat 10220 (sebelumnya Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220
berdomisili di Equity Tower lantai 9, SCBD (previously was domiciled in Equity
Lot. 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Tower 9th floor, SCBD Lot. 9, Jl. Jend.
Selatan 12190). Sebaran cabang Bank meliputi Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
daerah Jawa, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau, 12190). The Bank’s branches are distributed
Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bangka in Java, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau,
Belitung, dan Nusa Tenggara Barat. West Kalimantan, South Sulawesi, Bangka
Belitung, and West Nusa Tenggara.
9
Page 287
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
jumlah jaringan cabang-cabang dan kantor- number of the Bank’s branches and
kantor pembantu Bank adalah sebagai berikut representative offices are as follows
(tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31
2024 2023
Kantor cabang 20 20 Branch offices
Kantor cabang pembantu 52 51 Sub-branch offices
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with article 3 of the Bank's
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Articles of Association, the scope of its
menjalankan kegiatan umum perbankan. Bank activities is to engage in general banking.
adalah sebuah bank devisa nasional. Bank The Bank is a foreign exchange national
telah beroperasi secara komersial sejak bank. The Bank had started the operation
tahun 1974 dan mulai menjadi bank umum commercially since 1974 and started
pada tahun 1993 berdasarkan Surat Bank becoming a general bank since 1993 based
Indonesia No.25/637/UPSD/PBAL tanggal on Bank Indonesia Letter No.
17 Maret 1993. 25/637/UPSD/PBAL dated March 17, 1993.
b. Kombinasi bisnis b. Business combination
Tahun 2007 Year 2007
Untuk memperkuat struktur permodalan terkait The shareholders of PT Bank Multicor Tbk
dengan implementasi arsitektur Perbankan and PT Bank Windu Kentjana agreed to
Indonesia, para pemegang saham PT Bank merge in order to strengthen the capital
Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana structure in relation with the implementation
telah menyetujui untuk melakukan of the Indonesian Banking Architecture. In
penggabungan usaha (merger). Dalam this merger, PT Bank Windu Kentjana is "the
penggabungan ini PT Bank Windu Kentjana Surviving Company" and PT Bank Multicor
menjadi “Perusahaan Yang Menerima Tbk is "the Merged Company".
Penggabungan” dan PT Bank Multicor Tbk
sebagai “Perusahaan yang akan Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan surat Ketua Bapepam-LK letter of the Chairman of Bapepam-LK
No. S-5968/BL/2007 tanggal 26 November No. S-5968/BL/2007 dated November 26,
2007 dan izin Bank Indonesia berdasarkan 2007 and the merger license from
Keputusan Gubernur Bank Indonesia Bank Indonesia based on the Decision
No. 9/67/KEP.GBI/2007 mengenai pernyataan of the Governor of Bank Indonesia
merger pada tanggal 18 Desember 2007. No. 9/67/KEP.GBI/2007 regarding merger
Keputusan Gubernur Bank Indonesia tersebut statement dated December 18, 2007. The
mulai berlaku sejak tanggal persetujuan effective date of the merger is based on
perubahan Anggaran Dasar PT Multicor Tbk approval for the changes in Articles of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Association of PT Bank Multicor Tbk by the
Manusia Republik Indonesia dengan surat Ministry of Laws and Human Rights of the
keputusan No. AHU-00982.AH.01.02 tanggal Republic of Indonesia in its Decision Letter
8 Januari 2008. No. AHU-00982.AH.01.02 dated January 8,
2008.
10
Page 288
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 Year 2016
Pada tanggal 24 Juni 2016, Bank telah On June 24, 2016, the Bank signed a Sale
menandatangani Perjanjian Jual Beli (“SPA”) and Purchase Agreement (“SPA”) to acquire
untuk mengakuisisi PT Bank Antardaerah. PT Bank Antardaerah. The acquisition was
Akuisisi ini diselesaikan pada tanggal completed on June 24, 2016, with the Bank
24 Juni 2016, yang mana Bank mengakuisisi acquiring 100% of the issued shares of
100% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh PT Bank Antardaerah at a purchase price of
PT Bank Antardaerah dengan harga perolehan Rp517,913 resulting in goodwill amounting to
Rp517.913 dan terdapat goodwill sebesar Rp190,075 (Note 14).
Rp190.075 (Catatan 14).
Berdasarkan SPA tersebut, Bank memperoleh Based on the SPA, the Bank has control over
kendali atas PT Bank Antardaerah. Oleh PT Bank Antardaerah. Thus, since the
karena itu, laporan keuangan PT Bank completion date of the acquisition, PT Bank
Antardaerah dikonsolidasikan ke dalam laporan Antardaerah’s financial statements have
keuangan Bank sejak tanggal penyelesaian been consolidated into the Bank’s financial
akuisisi tersebut. statements.
Melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Based on Financial Service Authority (“OJK”)
No. SR-100/D.03/2016 tanggal 13 Juni 2016, letter No. SR-100/D.03/2016 dated
Bank telah mendapatkan persetujuan atas June 13, 2016, the Bank has obtained
akuisisi PT Bank Antardaerah dari OJK. approval from OJK for the acquisition of
PT Bank Antardaerah.
Seiring dengan perkembangan dan strategi Along with the development and strategy
bisnis dalam kaitannya dengan perubahan business in relation to the changes in Bank’s
pemegang saham pengendali Bank, para controlling shareholders, the shareholders of
pemegang saham PT Bank Windu Kentjana PT Bank Windu Kentjana International Tbk
International Tbk dan PT Bank Antardaerah and PT Bank Antardaerah agreed to merge.
telah menyetujui untuk melakukan In this merger, PT Bank Windu Kentjana
penggabungan usaha (merger). Dalam International Tbk is "the Surviving Company"
penggabungan ini, PT Bank Windu Kentjana and PT Bank Antardaerah as "the Merged
International Tbk menjadi selaku “Perusahaan Company".
Yang Menerima Penggabungan” dan PT Bank
Antardaerah sebagai “Perusahaan yang akan
Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan persetujuan OJK melalui surat approval of OJK through letter
No. S-587/D.04/2016 tanggal 14 Oktober 2016. No. S-587/D.04/2016 dated October 14,
Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal 2016. The approval date for the changes in
persetujuan perubahan Anggaran Dasar Articles of Association of PT Bank Windu
PT Bank Windu Kentjana International Tbk oleh Kentjana International Tbk by the Ministry of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Laws and Human Rights of the
Republik Indonesia dengan surat Republic of Indonesia in its Decision
keputusan No. AHU-0143387.AH.01.11 tanggal Letter No. AHU-0143387.AH.01.11 dated
30 November 2016. November 30, 2016.
Setelah merger, susunan kepemilikan After the merger, the Bank’s composition of
permodalan Bank tidak mengalami perubahan. shares ownership did not change.
11
Page 289
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 (lanjutan) Year 2016 (continued)
Penggabungan usaha tersebut dicatat dengan The merger will be performed using the
metode penyatuan kepemilikan (pooling of pooling of interest method based on each
interest) berdasarkan nilai buku masing-masing entity’s book value.
Perusahaan.
c. Penawaran umum efek c. Public offering of the shares
Pada tanggal 20 Juni 2007, Bank memperoleh On June 20, 2007, the Bank obtained the
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas notice of effectivity from the Chairman of the
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Capital Market and Financial Institutions
(Bapepam-LK) melalui surat Supervisory Agency (Bapepam-LK) in his
No. S-3023/BL/2007 untuk penawaran umum letter No. S-3023/BL/2007 for the initial
perdana atas 300.000.000 lembar saham public offering of 300,000,000 shares with a
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per par value of Rp100 (full amount) per share
saham dengan harga penawaran sebesar and offering price of Rp200 per share. On
Rp200 per saham. Saham-saham Bank telah July 3, 2007, the Bank's shares were listed in
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal the Indonesia Stock Exchange.
3 Juli 2007.
Pada tanggal 24 Juni 2010, Bank mengadakan On June 24, 2010, the Bank held an
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Shareholders'
untuk mengesahkan rencana Bank untuk Meeting to ratify the plan of the Bank to issue
melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I additional 1,014,630,713 shares with a par
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek value of Rp100 (full amount) per share
Terlebih Dahulu sejumlah 1.014.630.713 through Limited Public Offering I at an
lembar saham yang bernilai nominal Rp100 exercise price of Rp200 (full amount) per
(nilai penuh) per saham dengan harga share. The minutes of the Extraordinary
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per Shareholders' Meeting were documented in
saham. Risalah Rapat Umum Pemegang Notarial Deed No. 187 dated June 24, 2010
Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
Akta No. 187 tanggal 24 Juni 2010 dari Eliwaty Jakarta.
Tjitra, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas I ini telah The Limited Public Offering I took effect upon
mendapat pernyataan efektif dari Ketua receipt from the Chairman of Bapepam-LK of
Bapepam-LK pada tanggal 24 Juni the notice of effectivity in his Decision Letter
2010 melalui Surat Keputusan No. S-5684/BL/ No. S-5684/BL/2010 on June 24, 2010. The
2010. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil proceeds from this Limited Public Offering I
Penawaran Umum Terbatas I ini adalah amounted to Rp202,926.
sebesar Rp202.926.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2012 June 28, 2012 which was notarised under
yang dibuat di hadapan akta Notaris Eliwaty notarial deed No. 171 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
Tjitra, S.H., No. 171, Bank telah melakukan the Bank offered Limited Public Offering II
Penawaran Umum Terbatas II dengan hak with Pre-emptive Rights of 525,962,624
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah shares at par value of Rp100 (full amount)
525.962.624 lembar saham dengan nilai per share at exercise price of Rp200 (full
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan amount) per share.
harga pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai
penuh) per saham.
12
Page 290
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas II ini, With this Limited Public Offering II, the
modal saham ditempatkan dan disetor penuh issued and fully paid-up share capital of the
menjadi sebesar Rp428.284 yang terdiri dari Bank became Rp428,284 representing
4.282.838.507 lembar saham. Penawaran 4,282,838,507 shares. The Limited Public
Umum Terbatas II Dengan Hak Memesan Efek Offering II with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the chairman of
pernyataan efektif dari ketua Bapepam-LK pada Bapepam-LK’s letter No. S-8057/BL/2012
tanggal 27 Juni 2012 melalui surat dated June 27, 2012.
No. S-8057/BL/2012.
Bank juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak The Bank also issued Warrant Series I
525.962.624 lembar dengan nilai nominal amounting to 525,962,624 warrants at par
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga value of Rp100 (full amount) per share at
penawaran sebesar Rp225 (nilai penuh) per offering price of Rp225 (full amount) per
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp118.342 share, which in total amounting to
atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank Rp118,342 at every new share issued by the
sehubungan dengan Penawaran Umum Bank related to the Limited Public Offering II.
Terbatas II.
Nilai wajar Waran Seri I pada saat waran The fair value of the Warrant Series I when
tersebut diterbitkan adalah sebesar Rp566 issued is Rp566 and presented as part of the
yang disajikan sebagai bagian dari tambahan additional paid-in capital. On July 18, 2013,
modal disetor. Pada tanggal 18 Juli 2013, October 2, 2013 and November 25, 2013,
2 Oktober 2013. dan 25 November 2013, 3 (three) Warrant Series I, 5,000 Warrant
masing-masing sebesar 3 Waran Seri I, 5.000 Series I and 280 Warrant Series I,
Waran Seri I dan 280 Waran Seri I respectively were converted into the Bank’s
dikonversikan menjadi saham Bank yang shares which exercised using an exercise
dilaksanakan dengan harga pelaksanaan price of Rp225 (full amount) per share, par
sebesar Rp225 (nilai penuh) per saham, nilai value of Rp100 (full amount) per share.
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp105,192 with the
Rp105.192 dengan biaya emisi sebesar issuance cost amounting to Rp1,242.
Rp1.242.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders’ Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 19 November November 19, 2013 which was notarised
2013 yang diaktakan dengan akta notaris under notarial deed No. 121 of Eliwaty Tjitra,
Eliwaty Tjitra, S.H., No. 121, Bank telah S.H., the Bank offered Limited Public
melakukan Penawaran Umum Terbatas III Offering III with Pre-emptive Rights of
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 1,627,480,640 shares at par value of Rp100
seluruhnya 1.627.480.640 lembar saham (full amount) per share at offering price of
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per Rp125 (full amount) per share.
saham dan harga penawaran sebesar Rp125
(nilai penuh) per saham.
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the
sebesar Rp519.032 yang terdiri dari Bank became Rp519,032 representing
5.910.324.430 lembar saham. Penawaran 5,910,324,430 shares. The Limited Public
Umum Terbatas III Dengan Hak Memesan Efek Offering III with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the OJK Commissioner
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Board’s letter No. S-368/D.04/2013 dated
pada tanggal 19 November 2013 melalui surat November 19, 2013.
No. S-368/D.04/2013.
13
Page 291
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Bank juga menerbitkan Waran Seri II sebanyak Bank also issued Warrant Series II with total
813.740.320 lembar dengan nilai nominal number of 813,740,320 warrants at par value
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga of Rp100 (full amount) per share at offering
penawaran sebesar Rp190 (nilai penuh) per price of Rp190 (full amount) per share, which
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp154.611, in total amounted to Rp154,611, for every
atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank new share issued by the Bank related to the
sehubungan dengan Penawaran Umum Limited Public Offering III. The fair value of
Terbatas III. Nilai wajar Waran Seri II pada saat the Warrant Series II when issued amounted
waran tersebut diterbitkan adalah sebesar to Rp1,094 and presented as part of the
Rp1.094 yang disajikan sebagai bagian dari additional paid-in capital.
tambahan modal disetor.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp203,435, with
Rp203.435, dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp2,027.
Rp2.027.
Sehubungan dengan penerbitan saham baru With this issuance of new shares through
melalui Penawaran Umum Terbatas III, maka Limited Public Offering III, there is an
terdapat penyesuaian jumlah dan harga adjustment of amount and offering price of
konversi Waran Seri I sebagai berikut: Warrant Series I:
i. Jumlah Waran Seri I yang beredar i. Changes in amount of Warrant Series I
mengalami penyesuaian dari 525.962.624 from the amount of 525,962,624 to the
menjadi 592.580.297 lembar. amount of 592,580,297 warrants.
ii. Harga Pelaksanaan Waran Seri I ii. Changes in offering price of Warrant
mengalami penyesuaian dari Rp225 Series I from offering price of Rp225 to
menjadi Rp200 (nilai penuh) per saham. the offering price of Rp200 (full amount)
per share.
Pada tanggal 21 Mei dan 9 Juni 2014, masing- On May 21 and June 9, 2014, 60,000
masing sebesar 60.000 Waran Seri I dan Warrants Series I and 510,000 Warrants
510.000 Waran Seri I dikonversikan menjadi Series I, respectively were converted into the
saham Bank yang dilaksanakan dengan harga Bank’s shares which were exercised using
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per an exercise price of Rp200 (full amount) per
saham, atau nilai nominal Rp100 (nilai penuh) share, or par value of Rp100 (full amount)
per saham. per share.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2015, masing-masing 587.404.171 Waran Seri December 31, 2015, 587,404,171 Warrants
I dan 37.987.934 Waran Seri II dikonversikan Series I and 37,987,934 Warrants Series II,
menjadi saham Bank yang dilaksanakan respectively are converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan masing-masing shares which were exercised using exercise
sebesar Rp200 (nilai penuh) per saham untuk price of Rp200 (full amount) per share for
Waran Seri I dan Rp190 (nilai penuh) per Warrant Series I and Rp190 (full amount) per
saham untuk Waran Seri II. Keduanya share for Warrant Series II. Both warrants
menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai penuh were using par value of Rp100 (full amount)
per saham). per share.
14
Page 292
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II, respectively were converted into
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 the Bank’s shares which were exercised
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II using exercise price of Rp190 (full amount)
menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai per share for Warrant Series II using par
penuh) per saham. value of Rp100 (full amount) per share.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 24 Februari February 24, 2016 which was notarised
2016 dan tertuang dalam Akta Pernyataan under notarial deed No. 69 dated August 25,
Keputusan Rapat PT Bank Windu Kentjana 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H., the Bank offered
International Tbk No. 69 tanggal 25 Agustus Limited Public Offering IV with Pre-emptive
2016 yang dibuat di hadapan notaris Eliwaty Rights of 10,083,519,837 shares at par value
Tjitra, S.H., Bank telah melakukan Penawaran of Rp100 (full amount) per share at offering
Umum Terbatas IV dengan Hak Memesan Efek price of Rp100 (full amount) per share.
Terlebih Dahulu seluruhnya 10.083.519.837
lembar saham dengan nilai nominal sebesar
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga
penawaran sebesar Rp100 (nilai penuh) per
saham.
Setiap pemegang saham yang memiliki 100 Every shareholder which holds 100 shares,
lembar saham, yang namanya tercatat dalam whose name was recorded in List of Bank’s
Daftar Pemegang Saham Bank mempunyai Shareholders that has Pre-emptive Right of
154 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 154 shares in which 1 Pre-emptive Right
(HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD enables the holder to buy 1 newly issued
memberikan hak kepada pemegangnya untuk ordinary share, has to pay fully on
membeli sebanyak 1 (satu) lembar saham reservation of Pre-emptive Right at the same
biasa yang baru diterbitkan, harus membayar price with exercise price amounting to Rp100
penuh pada saat mengajukan pemesanan (full amount) for every ordinary share.
pelaksanaan HMETD pada harga yang sama
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100
(nilai penuh) setiap saham.
Sehubungan dengan Penawaran Umum Related to Limited Public Offering IV, the
Terbatas IV ini, telah ditandatangani perjanjian Sale Purchase Agreement has been signed
jual beli (SPA) dimana Johnny Wiraatmadja in which Johnny Wiraatmadja as the Bank’s
sebagai pemegang saham pengendali Bank majority shareholder will hand over his Pre-
akan menyerahkan HMETD yang menjadi emptive Right in Limited Public Offering IV to
haknya dalam Penawaran Umum Terbatas IV China Construction Bank (CCB) to
ini kepada China Construction Bank (CCB) eventually be converted by CCB as newly
untuk kemudian HMETD akan dilaksanakan issued shares. CCB will then own not less
oleh CCB untuk menjadi saham baru Bank. than 51% of the Bank’s authorised and
Selanjutnya, CCB akan memiliki saham Bank issued shares after Limited Public Offering IV
tidak kurang dari 51% dari jumlah seluruh has been held.
saham yang ditempatkan dan disetor penuh
setelah Penawaran Umum Terbatas IV
dilaksanakan.
15
Page 293
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the Bank
sebesar Rp1.663.126 yang terdiri dari became Rp1,663,126 representing
16.631.260.145 lembar saham. Penawaran 16,631,260,145 shares. The Limited Public
Umum Terbatas IV Dengan Hak Memesan Efek Offering IV with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the OJK Commissioner
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Board’s letter No. S-311/D.04/2016 dated
pada tanggal 22 Juni 2016 melalui surat June 22, 2016.
No. S-311/D.04/2016.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp1,663,126, with
Rp1.663.126 dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp42,351.
Rp42.351.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II were converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 shares which were exercised using exercise
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II price of Rp190 (full amount) per share for
menggunakan nilai nominal sebesar Rp100 Warrant Series II using par value of Rp100
(nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank telah On October 11, 2019, the Bank has obtained
memperoleh persetujuan pemegang saham the approval of the Bank's shareholders for
Bank atas rencana Penawaran Umum Terbatas the Limited Public Offering V plan as
V sebagaimana ternyata dalam Akta Berita evidenced in the Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Extraordinary General Meeting of
Biasa no.35 tanggal 11 Oktober 2019 yang Shareholders no.35 dated October 11, 2019
telah dilaporkan kepada OJK sebagaimana which has been reported to OJK as
dibuktikan berdasarkan tanda terima OJK evidenced by OJK's receipt No.081322
No.081322 tertanggal 18 Oktober 2019 dibuat dated October 18, 2019 made before
di hadapan Eliwaty Tjitra S.H, Notaris di Jakarta Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta where at
di mana pada poin b para pemegang saham point b the shareholders of the Bank decided
Bank memutuskan untuk menyetujui rencana to approve the Bank's plan to conduct a
Bank untuk melakukan Penawaran Umum Limited Public Offering by issuing a
Terbatas dengan mengeluarkan sebanyak- maximum of 32,000,000,000 (thirty two
banyaknya 32.000.000.000 (tiga puluh dua billion) new shares to the shareholders of the
miliar) saham baru kepada para pemegang Bank by issuing Pre-emptive Rights
saham Bank dengan menerbitkan Hak (HMETD).
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Sehubungan dengan Penawaran Umum In connection with this Limited Public
Terbatas V ini, Bank menawarkan sebanyak Offering V, the Bank offers 21,288,269,763
21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua ratus (twenty-one billion two hundred and eighty-
delapan puluh delapan juta dua ratus enam eight million two hundred and sixty-nine
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga) thousand seven hundred and sixty-three)
Saham Baru atas nama dengan nilai nominal New Shares on behalf of a par value of
Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham yang Rp100 (one hundred Rupiah) per share
merupakan 56,14% dari jumlah saham Bank which represents 56.14% of the total shares
yang telah beredar setelah PUT V.
of the Bank that have been outstanding after
Limited Public Offering V.
16
Page 294
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Setiap pemegang 100 (seratus) Saham Lama Each holder of 100 (one hundred) Old Bank
Bank berhak atas 128 (seratus dua puluh Shares is entitled to 128 (one hundred and
delapan) HMETD dimana 1 (satu) HMETD twenty eight) Pre-emptive Rights in which 1
berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru (one) HMETD is entitled to purchase 1 (one)
dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp150 New Share at an Exercise Price of Rp150
(seratus lima puluh Rupiah) per saham. (one hundred and fifty Rupiah) per share.
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital amounted to
sebesar Rp3.791.973 yang terdiri dari Rp3,791,973 consisting of 37,919,730,514
37.919.730.514 lembar saham. Penawaran shares. Limited Public Offering V with Pre-
Umum Terbatas V dengan Hak Memesan Efek emptive Rights has obtained an effective
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh statement from the OJK Board of
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Commissioners on June 16, 2020 through
pada tanggal 16 Juni 2020 melalui surat letter No. S-162/D.04/2020.
No. S-162/D.04/2020.
China Construction Bank Corporation (CCB China Construction Bank Corporation (CCB
Corp.) adalah Pemegang Saham Utama Bank. Corp) is the Bank's Main Shareholder. At the
Pada saat Penawaran Umum Terbatas V time PUT V was implemented, CCB Corp.
dilaksanakan, CCB Corp. memiliki owned 9,978,756,012 (nine billion nine
9.978.756.012 (sembilan miliar sembilan ratus hundred and seventy-eight million seven
tujuh puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh hundred and fifty-six thousand twelve)
enam ribu dua belas) saham dalam Bank. CCB shares in the Bank. CCB Corp. has
Corp. telah melaksanakan seluruh haknya exercised all of its rights in accordance with
sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya its shareholding in the Bank.
dalam Bank.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The amount of funds obtained from the
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Limited Public Offering amounted to
Rp3.193.240 dengan biaya emisi sebesar Rp3,193,240 with an emission fee of
Rp35.383. Hasil emisi Penawaran Umum Rp35,383. Limited Public Offering V
Terbatas V mencapai 100% (seratus persen) emissions reached 100% (one hundred
dari target dana yang direncanakan. percent) of the planned fund target.
Setelah pelaksanaan Penawaran Umum After the implementation of Limited Public
Terbatas V, jumlah saham yang telah Offering V, the number of fully issued and
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah paid-up shares is 37,919,730,514 (thirty-
sebanyak 37.919.730.514 (tiga puluh tujuh seven billion nine hundred and nineteen
miliar sembilan ratus sembilan belas juta tujuh million seven hundred and thirty thousand
ratus tiga puluh ribu lima ratus empat belas) five hundred and fourteen) shares, which
saham, telah dicatatkan pada Bursa Efek were listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
masing-masing total saham yang telah Bank’s fully issued and paid-up shares is
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah 37,919,730,514 and 37,919,730,514,
sebanyak 37.919.730.514 dan 37.919.730.514 respectively, which were listed on the
lembar saham, telah dicatatkan pada Bursa Indonesia Stock Exchange (Note 27).
Efek Indonesia (Catatan 27).
17
Page 295
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan d. The Board of Commissioners, the Board
of Directors, and employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank’s Board of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Commissioners and the board of Directors as
adalah sebagai berikut: of December 31, 2024 and 2023 are as
follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama - Sun Jianzheng* President Commissioner
Komisaris Guo Meijun Qi Jiangong** Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan Independent Commissioner
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Jiang Yongdong You Wennan*** President Director
Direktur Corporate and Corporate and International
International Banking Zhu Yong Zhu Yong Banking Director
Direktur Keuangan - Chandra N.T. Siagian**** Finance Director
Direktur Operasional Junianto Junianto Operational Director
Direktur Commercial and Commercial and Retail
Retail Banking Setiawati Samahita Setiawati Samahita Banking Director
Direktur Kepatuhan Agresius R. Kadiaman Agresius R. Kadiaman Compliance Director
* Sun Jianzheng telah mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama efektif tanggal 7 Juni 2024./ Sun Jianzheng has resigned from the
position of President Commissioner, effective as of June 7, 2024.
** Qi Jiangong telah mengundurkan diri dari jabatan Komisaris efektif tanggal 20 Desember 2024 dan digantikan oleh Guo Meijun efektif
tanggal 2 Desember 2024./ Qi Jiangong has resigned from the position of Commissioner, effective as of December 20,2024, and has been
replaced by Guo Meijun, effective as of December 2,2024.
*** You Wennan telah mengundurkan diri efektif tanggal 20 Desember 2024 dan digantikan oleh Jiang Yongdong melalui Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024. Saat ini Jiang Yongdong masih menunggu persetujuan dari instansi
yang berwenang./ You Wennan has resigned, effective as of December 20,2024, and was replaced by Jiang Yongdong through the
Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) on December 20, 2024. Jiang Yongdong is currently waiting for approval from the
competent authority.
**** Chandra N.T. Siagian telah meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2024./Chandra N.T. Siagian passed away on May 2, 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the total
jumlah karyawan Bank (termasuk karyawan number of the Bank’s employees (including
kontrak) masing-masing sebanyak 1.131 dan contract employees) are 1,131 and 1,183
1.183 orang (tidak diaudit). employees, respectively (unaudited).
e. Komite Audit e. Audit Committee
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
susunan Komite Audit adalah sebagai berikut: composition of the Audit Committee are as
follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota Mohamad Hassan Mohamad Hassan Member
Anggota Mohammad Sumarsono* - Member
* Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by Oen
Indra Widjaja, effective January 22, 2025.
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai The establishment of the Bank’s Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance Regulation of
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015. Financial Services Authority (“POJK”)
No. 55/POJK.04/2015.
18
Page 296
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Sekretaris Perusahaan f. Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan Bank pada tanggal The Bank’s Corporate Secretary as of
31 Desember 2024 adalah Thomas Widianto December 31, 2024 is Thomas Widianto
menggantikan yang sebelumnya menjabat replaces the previous incumbent, Andreas
yaitu, Andreas Herman Basuki efektif tanggal Herman Basuki effective as of
13 November 2024 berdasarkan Keputusan November 13, 2024 based on Board of
Direksi No. 103/CCBI/XI/2024 tanggal Directors' Decree No. 103/CCBI/XI/2024
1 November 2024. dated November 1, 2024.
g. Satuan Kerja Audit Internal g. Internal Audit
31 Desember/December 31
2024 2023
Kepala Satuan Kerja Audit
Internal Rita Fitria Rita Fitria Head of Internal Audit
h. Komite Pemantau Risiko h. Risk Monitoring Committee
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
susunan Komite Pemantau Risiko adalah composition of the Risk Monitoring
sebagai berikut: Committee are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Ketua Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Chairman
Anggota Mohammad Sumarsono* Mohamad Hassan Member
Anggota Mulyadi Mohammad Sumarsono Member
* Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by Oen
Indra Widjaja, effective January 22, 2025.
i. Komite Remunerasi dan Nominasi i. Remuneration and Nomination
Committee
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, the
susunan Komite Remunerasi dan Nominasi composition of the Remuneration and
adalah sebagai berikut: Nomination Committee are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota - Qi Jiangong Member
Anggota Irwan Ignatius Bonto Irwan Ignatius Bonto Member
19
Page 297
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies applied
secara konsisten untuk tahun yang berakhir pada consistently in preparing the financial statements
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dalam of the Bank for the year ended December 31,
penyusunan laporan keuangan Bank adalah 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan The financial statements have been
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prepared and presented in accordance with
Indonesia. yang mencakup Pernyataan dan the Indonesian Financial Accounting
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standards including Statements and
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Interpretations issued by the Board of
Indonesia (“DSAK-IAI”) dan peraturan Financial Accounting Standards of the
Bapepam-LK No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan Indonesian Institute of Accountants
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 (“DSAK-IAI”) and Bapepam-LK’s regulation
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan No. VIII G.7, Appendix of the Decision of the
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Chairman of Bapepam-LK No. KEP-
Perusahaan Publik”. 347/BL/2012 dated June 25, 2012 regarding
“Guidelines on Financial Statements
Presentations and Disclosures for Issuers or
Public Companies”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan basis The financial statements have been prepared
akrual dengan menggunakan konsep nilai on accrual basis under the historical cost
historis, kecuali untuk revaluasi aset tetap dan convention, except for the revaluation of fixed
jika standar akuntansi mensyaratkan assets and where accounting standards
pengukuran nilai wajar. require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung yang based on the modified direct method by
dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas classifying cash flows on the basis of
ke dalam aktivitas operasi, investasi dan operating, investing and financing activities.
pendanaan.
Untuk tujuan penyajian laporan arus kas, kas For the purpose of presentation of the
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank statements of cash flows, cash and cash
Indonesia, giro pada bank lain, penempatan equivalents consist of cash, current accounts
pada Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh with Bank Indonesia, current accounts with
tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal other banks, placements with Bank Indonesia
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai and other banks that mature within three
jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. months from the date of acquisition, as long
as they are neither being pledged as
collateral nor restricted.
Bank telah menetapkan mata uang fungsional The Bank has determined that its functional
dan penyajian adalah mata uang Rupiah. and presentation currency is Rupiah. Figures
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini in the financial statements are rounded to and
dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam stated in millions of Rupiah, unless otherwise
jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain. specified.
20
Page 298
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
(lanjutan) statements (continued)
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial
mengharuskan penggunaan estimasi dan Accounting Standards requires the use of
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan certain critical accounting estimates and
manajemen untuk membuat pertimbangan assumptions. It also requires management to
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi exercise its judgment in the process of
Bank. Area yang kompleks atau memerlukan applying the Bank’s accounting policies. The
tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau areas involving a higher degree of judgment
area di mana asumsi dan estimasi dapat or complexity, or areas where assumptions
berdampak material terhadap laporan and estimates are material to the financial
keuangan diungkapkan di Catatan 3, kecuali statements are disclosed in Note 3, except as
dinyatakan dibawah ini. Kebijakan akuntansi described below. The accounting policies
telah diterapkan secara konsisten pada laporan applied are consistent with the annual
keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir financial statements for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, December 31, 2024 and 2023, which confirm
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi to the Statements of Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (PSAK). Standards (SFAS).
b. Perubahan pada pernyataan standar b. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
standards
Penerapan dari standar dan interpretasi baru The adoption of these new and revised
berikut sejak 1 Januari 2024, tidak standards and interpretation since
menimbulkan perubahan substansial terhadap January 1, 2024 did not result in substansial
kebijakan akuntansi Bank dan tidak berdampak changes to Bank’s accounting policies and
material terhadap jumlah yang dilaporkan pada had no material effect on the amounts
periode berjalan atau tahun sebelumnya: reported for the current or prior financial
period/years:
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provide requirements
pedoman bagi entitas untuk menerapkan and guidelines for entities to apply the
standar akuntansi keuangan yang benar correct financial accounting standards in
dalam menyusun laporan keuangan preparing general purpose financial
bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) statements. There will be 4 (four)
standar akuntansi keuangan yang saat ini financial accounting standards that are
diterapkan di Indonesia, yaitu: currently applied in Indonesia, namely:
- Pilar 1 Standar Akuntansi - Pillar 1 International Financial
Keuangan Internasional, Accounting Standards,
- Pilar 2 Standar Akuntansi - Pillar 2 Indonesian Financial
Keuangan Indonesia (PSAK), Accounting Standards (SFAS),
- Pilar 3 Standar Akuntansi - Pillar 3 Indonesian Financial
Keuangan Indonesia untuk Entitas Accounting Standards for
Swasta/Standar Akuntansi Private Entities/Indonesian
Keuangan Indonesia untuk Entitas Financial AccountingStandards
Tanpa Akuntabilitas Publik, dan for Entities without Public
- Pilar 4 Standar Akuntansi Accountability, and
Keuangan Indonesia untuk Entitas - Pillar 4 Indonesian Financial
Mikro Kecil dan Menengah. Accounting Standards for Micro
Small and Medium Entities
21
Page 299
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan pada pernyataan standar b. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
(lanjutan) standards (continued)
Penerapan dari standar dan interpretasi baru The adoption of these new and revised
berikut sejak 1 Januari 2024, tidak standards and interpretation since
menimbulkan perubahan substansial terhadap January 1, 2024 did not result in substansial
kebijakan akuntansi Bank dan tidak berdampak changes to Bank’s accounting policies and
material terhadap jumlah yang dilaporkan pada had no material effect on the amounts
periode berjalan atau tahun sebelumnya: reported for the current or prior financial
(lanjutan) period/years: (continued)
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards
Nomenclature
Standar ini mengatur penomoran baru This standard regulates the new
untuk standar akuntansi keuangan yang numbering for financial accounting
berlaku di Indonesia yang diterbitkan oleh standards applicable in Indonesia issued
DSAK IAI. by DSAK IAI.
Amandemen PSAK No. 207, “Laporan Amendments to PSAK No. 207, “Cash
Arus Kas” dan Amandemen PSAK No. 60 Flow Statement” and Amendment to
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan PSAK No. 60 “Financial Instruments:
tentang Pengaturan Pembiayaan Disclosures about Supplier Financing
Pemasok”. Penerapan lebih dini Arrangements”. Early application is
diperkenankan permitted.
Amandemen PSAK No. 116, ”Sewa” Amendments of SFAS No 116, “Lease”
tentang liabilitas sewa pada transaksi jual regarding lease liabilities in sale-and-
dan sewa balik lease back transactions
c. Kombinasi bisnis c. Business combination
Metode akuisisi Acquisition method
Bank menerapkan metode akuisisi untuk The Bank applies the acquisition method to
mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang account for business combinations. The
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak consideration transferred for the acquisition
adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, of a subsidiary is the fair value of the assets
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak transferred, the liabilities incurred to the
yang diakusisi sebelumnya, dan kepentingan former owners of the acquiree, and the
ekuitas yang diterbitkan oleh Bank. Imbalan equity interests issued by the Bank. The
yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau consideration transferred includes the fair
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan value of any asset or liability resulting from a
kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh contingent consideration arrangement.
dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang Identifiable assets acquired and liabilities
diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis and contingent liabilities assumed in a
diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada business combination are measured initially
tanggal akuisisi. at their fair values at the acquisition date.
22
Page 300
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Kombinasi bisnis (lanjutan) c. Business combination (continued)
Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak Any contingent consideration to be
pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal transferred by the acquirer will be recognised
akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan at fair value at the acquisition date.
kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang Subsequent changes to the fair value of the
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas contingent consideration which is deemed to
akan diakui sebagai laba rugi sesuai dengan be an asset or liability will be recognised in
PSAK 239. Jika diklasifikasikan sebagai accordance with SFAS 239 either in profit or
ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur loss. If the contingent consideration is
kembali dan penyelesaian selanjutnya classified as equity, it should not be
diperhitungkan dalam ekuitas. remeasured until it is finally settled within
equity.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur At acquisition date, goodwill is initially
pada harga perolehan yang merupakan selisih measured at cost being the excess of the
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan aggregate of the consideration transferred
dan total setiap Kepentingan Non-pengendali and the amount recognised for Non-
(KNP) atas selisih total dari aset teridentifikasi controlling Interest (NCI) over the net
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. identifiable assets acquired and liabilities
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar assumed. If this consideration is lower than
aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih the fair value of the net assets of the
tersebut diakui sebagai laba rugi. subsidiary acquired, the difference is
recognised in profit or loss.
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill Goodwill impairment reviews are undertaken
dilakukan setahun sekali atau dapat lebih annually or more frequently if events or
sering apabila terdapat peristiwa atau changes in circumstances indicate a potential
perubahan keadaan yang mengindikasikan impairment. Goodwill is carried at cost less
adanya potensi penurunan nilai. Goodwill impairment losses.
dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi
kerugian penurunan nilai.
Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang For the purpose of impairment testing,
diperoleh dalam kombinasi bisnis dialokasikan goodwill acquired in a business combination
pada setiap unit penghasil kas atau kelompok is allocated to each of the cash-generating
unit penghasil kas, yang diharapkan dapat units (“CGU”) or groups of CGUs, that is
memberikan manfaat dari sinergi kombinasi expected to benefit from the synergies of the
bisnis tersebut. Setiap unit atau kelompok unit combination. Each unit or group of units to
yang memperoleh alokasi goodwill merupakan which the goodwill is allocated represents the
tingkat terendah dalam entitas yang goodwill- lowest level within the entity at which the
nya dipantau untuk tujuan manajemen internal. goodwill is monitored for internal
Goodwill dipantau pada level segmen operasi. management purposes. Goodwill is
monitored at the operating segment level.
23
Page 301
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Kombinasi bisnis (lanjutan) c. Business combination (continued)
Metode penyatuan kepemilikan Pooling of interest method
Transaksi integrasi usaha dan operasi antara Business integration transaction and
PT Bank Windu Kentjana International Tbk dan operation between PT Bank Windu Kentjana
PT Bank Antardaerah (Catatan 1b) merupakan International Tbk and PT Bank Antardaerah
transaksi kombinasi bisnis entitas (Note 1b) is a business combination under
sepengendali. Transaksi kombinasi bisnis common control transaction. Business
antar entitas sepengendali berupa pengalihan combination transaction between entities
bisnis termasuk aset maupun liabilitas terkait under common control in form of business
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang transfer including the related assets and
berada dalam suatu kelompok yang sama liabilities in the event of reorganisation of
bukan merupakan perubahan kepemilikan entities under the same group does not
dalam arti substansi ekonomi. Berdasarkan consitute change in ownership by economic
PSAK 338 “Kombinasi Bisnis Entitas substance definition. According to SFAS 338
Sepengendali”, transaksi tersebut diakui pada “Business Combination of Entities Under
jumlah tercatat berdasarkan metode Common Control”, such transaction is
penyatuan kepemilikan. recognised at carrying value under pooling of
interest method.
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
Bank menerapkan PSAK 109 “Instrumen The Bank has applied SFAS 109 “Financial
Keuangan”, PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Instrumens” SFAS 107, “Financial
Pengungkapan”, dan PSAK 113, “Pengukuran Instruments: Disclosures”, and SFAS 113,
Nilai Wajar”. “Fair Value Measurement”.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro The Bank’s financial assets consist of
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, cash, current accounts with Bank
penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia, current accounts with other
bank lain. Efek-efek terdiri dari efek-efek banks, placements with Bank Indonesia
yang dibeli dengan janji dijual kembali and other banks, marketable securities,
(reverse repo), tagihan derivatif, kredit securities purchased under agreements
yang diberikan, efek-efek yang dijual to resale (reverse repo), derivative
dengan janji dibeli kembali, pendapatan receivables, loans, securities sold under
bunga yang masih akan diterima, dan aset repurchase agreements, interest
lain-lain. receivables and other assets.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari The Bank’s financial liabilities consist of
liabilitas segera, simpanan dari nasabah, obligation due immediately, deposits
simpanan dari bank lain, liabilitas atas from customers, deposits from other
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli banks, liabilities on securities sold under
kembali, liabilitas derivatif, liabilitas agreements to repurchase, derivative
akseptasi, bunga yang masih harus payables, acceptance payables, interest
dibayar, surat berharga subordinasi dan payables, subordinated securities and
liabilitas lain-lain. other liabilities.
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets that are measured
wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain; comprehensive income;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at
perolehan diamortisasi. amortised cost.
24
Page 302
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow (“hold to
(“hold to collect”); dan collect”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the
keuangan tersebut memberikan hak financial assets provide rights on a
pada tanggal tertentu atas arus kas certain date for cash flow obtained
yang diperoleh semata dari solely from payment of principal and
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) interest (SPPI) on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount owed.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive
memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and sell
menjual aset keuangan (“hold to collect financial assets (“hold to collect and
and sell”); dan sell”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI
SPPI. criteria.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading
ekuitas yang bukan dimiliki untuk at fair value through other
diperdagangkan pada nilai wajar melalui comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
25
Page 303
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet
memenuhi persyaratan untuk the requirements to be classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan financial assets measured at amortized
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost or fair value through other
atau nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income are classified as
komprehensif lain diklasifikasikan sebagai measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. loss.
Saat pengakuan awal Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortized cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss, if the
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, determination eliminates or materially
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces the measurement or
atau secara material mengurangi recognition inconsistencies (sometimes
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan referred to as "accounting mismatch").
(kadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
Penilaian model bisnis Business models evaluation
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok aset level that reflects how groups of financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: limited to the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis - How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki dalam model and financial assets held in the
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci reported to the Bank's key
Bank; management personnel;
26
Page 304
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business models evaluation
(continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: (lanjutan) limited to the following: (continued)
- Apakah risiko yang memengaruhi - What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk aset the business model (including
keuangan yang dimiliki dalam model financial assets held in the business
bisnis) dan khususnya bagaimana cara model) and specifically how the
aset keuangan tersebut dikelola; dan financial assets are managed; and
- Bagaimana penilaian kinerja pengelola - How to evaluate the performance of
aset keuangan (sebagai contoh, managers of financial assets (for
apakah penilaian kinerja berdasarkan example, whether performance
nilai wajar dari aset yang dikelola atau appraisals are based on the fair value
arus kas kontraktual yang diperoleh). of the assets being managed or the
contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading and
diperdagangkan dan penilaian kinerja which performance appraisals based on
berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai fair value are measured at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorised under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai designated as effective hedging
efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this evaluation,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset principal is defined as the fair value of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets at initial recognition.
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk Interest is defined as compensation for
nilai waktu atas uang dan risiko kredit the time value of money and credit risk
terkait jumlah pokok terutang pada periode in relation to the principal amount owed
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya over a certain period of time and also the
peminjaman standar, serta marjin laba. risk and standard Fund Borrowing costs,
as well as profit margins.
27
Page 305
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI) (lanjutan) (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash
yang diperoleh semata dari pembayaran flows obtained solely from principal and
pokok dan bunga dilakukan dengan interest payments is made by
mempertimbangkan persyaratan considering contractual terms, including
kontraktual, termasuk apakah aset whether financial assets contain
keuangan mengandung persyaratan contractual terms that can change the
kontraktual yang dapat mengubah waktu timing or amount of contractual cash
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam flows. In assessing, the Bank considers:
melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus kas the timing or amount of contractual
kontraktual; cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Persyaratan pembayaran di muka dan - Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
- Persyaratan mengenai klaim yang - Requirements regarding limited
terbatas atas arus kas yang berasal dari claims for cash flows from specific
aset spesifik; dan assets; and
- Fitur yang dapat mengubah nilai waktu - Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada - Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi, through profit or loss, which has 2
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, (two) sub-classifications, i.e., those
yaitu liabilitas keuangan yang designated as such upon initial
ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as
pengakuan awal dan liabilitas held for trading;
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain yang tidak - Other financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss are
melalui laba rugi dikategorikan dan categorised and measured at
diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
28
Page 306
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: classification of the Bank based on
SFAS 109:
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Kas/Cash
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Giro pada Bank Indonesia/
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with Bank
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Indonesia
Giro pada bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with other banks yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Placements with Bank Indonesia and yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
other banks
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Aset keuangan/ penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
Financial assets value through other comprehensive income
Tagihan akseptasi/Acceptance Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Tagihan atas efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
kembali/Receivables on securities yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
purchased with agreements to resell
Kredit yang diberikan/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Loans yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Pendapatan bunga yang masih Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
akan diterima/Interest receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset lain-lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Other assets yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
29
Page 307
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: (lanjutan) classification of the Bank based on
SFAS 109: (continued)
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas segera/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Obligation due immediately
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
Liabilitas derivatif/
melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
Derivative payables
through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas akseptasi/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Acceptance payables
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Simpanan dari nasabah/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Deposits from customers
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Simpanan dari bank lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Deposits from other banks
cost
Liabilitas keuangan/
Financial liabilities Liabilitas atas efek-efek yang dijual
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
dengan janji dibeli kembali/Liabilities
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
on securities sold under repurchase
cost
agreements
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Bunga yang masih harus
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
dibayar/Interest payables
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Pinjaman yang diterima/Fund
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
borrowing
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Surat berharga subordinasi/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Subordinated securities
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas lain-lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Other liabilities
cost
30
Page 308
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
Aset dan liabilitas keuangan pada awalnya Financial assets and liabilities are initially
diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset recognized at fair value. For those
atau liabilitas keuangan tidak financial assets or liabilities not classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through profit or loss, the fair
laba rugi, nilai wajar tersebut value is added/deducted with directly
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang attributable transaction costs to the
dapat diatribusikan secara langsung issuance of financial assets or liabilities.
dengan perolehan atau penerbitan aset
atau liabilitas keuangan.
Bank pada pengakuan awal dapat The Bank upon initial recognition may
menetapkan aset dan keuangan liabilitas designate certain financial assets and
tertentu sebagai nilai wajar melalui laba liabilities at fair value through profit or
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat loss (fair value option). The fair value
digunakan hanya bila memenuhi ketetapan option is only applied when the following
sebagai berikut: conditions are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar - The application of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi option reduces or eliminates an
inkonsistensi pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan (accounting mismatch) yang otherwise arise; or
dapat timbul; atau
- Aset dan liabilitas keuangan merupakan - The financial assets and liabilities are
bagian dari portofolio instrumen part of a portfolio of financial
keuangan yang risikonya dikelola dan instruments, the risks of which are
dilaporkan kepada manajemen kunci managed and reported to key
berdasarkan nilai wajar; atau management on a fair value basis; or
- Aset dan liabilitas keuangan terdiri dari - The financial assets and liabilities
kontrak utama dan derivatif melekat consist of a host contract and an
yang harus dipisahkan tetapi tidak embedded derivative that must be
dapat mengukur derivatif melekat bifurcated but are unable to measure
secara terpisah. the embedded derivative separately.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar other comprehensive income and
melalui penghasilan komprehensif lain dan financial assets and liabilities at fair value
aset dan liabilitas keuangan yang diukur through profit or loss are measured at fair
pada nilai wajar melalui laba rugi diukur value.
pada nilai wajarnya.
31
Page 309
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan kelompok biaya perolehan Financial assets classified as amortized
diamortisasi dan liabilitas keuangan cost and other financial liabilities are
lainnya diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
Hak kontraktual atas arus kas The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
Bank telah mentransfer haknya The Bank has transferred its
untuk menerima arus kas yang rights to receive cash flows from
berasal dari aset keuangan atau the financial assets or have
menanggung kewajiban untuk assumed an obligation to pay the
membayarkan arus kas yang cash flows in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under
tanpa penundaan berarti kepada a “pass through arrangement”.
pihak ketiga di bawah
kesepakatan pelepasan (pass
through arrangement).
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished i.e., when
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas the liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or has expired.
dilepaskan, dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms or
keadaan yang secara substansial the terms of an existing liability are
berbeda atau berdasarkan suatu substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi yang the recognition of a new liability, and the
diperlakukan sebagai penghentian difference in the respective carrying
pengakuan liabilitas awal, dan amounts is recognised in the statement
pengakuan liabilitas baru dan of profit or loss and other comprehensive
perbedaan nilai tercatat masing- income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
32
Page 310
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, serta aset dan income, as well as financial assets
liabilitas keuangan yang dicatat and liabilities measured at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in
diamortisasi diakui pada laporan laba the statement of profit or loss using
rugi dengan menggunakan metode the effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortized cost
aset keuangan sebelum disesuaikan of a financial asset before adjusting
dengan cadangan penurunan nilai. for allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that
setelah pengakuan awal, pendapatan deteriorated after initial recognition,
bunga dihitung dengan menerapkan interest income is calculated by
tingkat suku bunga efektif terhadap applying an effective interest rate to
biaya perolehan diamortisasi dari aset the amortized cost of the financial
keuangan tersebut. Jika aset tersebut assets. If the asset is no longer
tidak lagi memburuk, maka deteriorating, the calculation of
perhitungan pendapatan bunga akan interest income will be calculated by
dihitung dengan menerapkan tingkat applying an effective interest rate to
suku bunga efektif terhadap nilai the gross carrying amount of the
tercatat bruto dari aset keuangan financial asset.
tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan awal, deteriorated at initial recognition,
pendapatan bunga dihitung dengan interest income is calculated by
menerapkan tingkat bunga efektif applying the effective interest rate to
terhadap biaya perolehan diamortisasi the amortized cost of the financial
dari aset keuangan tersebut. Jika aset assets. If the asset no longer
tersebut tidak lagi memburuk, maka deteriorates, the calculation of
perhitungan pendapatan bunga akan interest income will still be
tetap dihitung dengan menerapkan calculated by applying the effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial asset.
keuangan tersebut.
33
Page 311
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar aset changes in the fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar asset measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive
selain keuntungan atau kerugian income other than foreign
selisih kurs atas instrumen utang exchange gains or losses on debt
diakui secara langsung dalam instruments are recognized directly
penghasilan komprehensif lain in other comprehensive income (as
(sebagai bagian dari ekuitas) hingga part of equity) until the financial
aset keuangan tersebut dihentikan asset is derecognized or impaired.
pengakuannya atau terdapat
penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau mengalami derecognized or impaired, the
penurunan nilai, keuntungan atau cumulative gains or losses
kerugian kumulatif yang sebelumnya previously recognized in equity are
diakui dalam ekuitas harus diakui pada recognized in statement of profit or
laporan laba rugi. loss.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Tidak terdapat reklasifikasi untuk liabilitas There is no reclassification of financial
keuangan. liabilities.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar value through profit or loss are recorded
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai at fair value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba rugi statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lainnya.
34
Page 312
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vi) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar value classifications through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive are recorded at their fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. or losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses are
yang belum direalisasi dihapus dari removed from equity and adjusted
ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai agains the fair value.
wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications on financial assets
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke from fair value classification through
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan profit or loss to fair value classification
komprehensif lain dicatat pada wajar. through other comprehensive income
are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi biaya perolehan yang loss to amortized cost classification is
diamortisasi dicatat pada wajar. recorded at fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan are offset and the net amount is reported
di laporan posisi keuangan jika dan hanya in the statement of financial position if
jika, saat ini terdapat hak yang and only if, there is currently an
berkekuatan hukum untuk saling hapus enforceable legal rights to offset the
jumlah keduanya dan terdapat intensi recognised amounts and there is an
untuk diselesaikan secara neto, atau intention to settle on a net basis, or to
untuk merealisasikan aset dan realise the assets and settle the liabilities
menyelesaikan liabilitas secara simultaneously. The legally enforceable
bersamaan. Hak saling hapus tidak right must not be contingent on the
kontinjen atas peristiwa di masa depan future events and must be enforceable
dan dapat dipaksakan secara hukum in the normal course of business and in
dalam situasi bisnis yang normal dan the event of default, insolvency or
dalam peristiwa gagal bayar atau bankruptcy of the Bank or the
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan counterparty.
Bank atau pihak lawan.
35
Page 313
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Saling hapus (lanjutan) (vii) Offsetting (continued)
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on
jumlah bersih hanya jika diperkenankan a net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial assets
atau liabilitas keuangan adalah jumlah or liabilities are the amount at which the
aset atau liabilitas keuangan yang diukur financial assets or liabilities are
pada saat pengakuan awal dikurangi measured at initial recognition, minus
pembayaran pokok pinjaman, ditambah principal repayments, plus or minus the
atau dikurangi amortisasi kumulatif cummulative amortization using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest rate method of any
yang dihitung dari selisih antara nilai difference between the initial amount
pengakuan awal dan nilai jatuh temponya recognized and the maturity amount,
dan dikurangi penurunan nilai. minus any reduction for impairment.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to
mengalihkan liabilitas terjadi: sell the asset or transfer the liability
takes place either:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas - In the principal market for the asset
tersebut; atau or liability; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di - In the absence of a principal market,
pasar yang paling menguntungkan in the most advantageous market for
untuk aset atau liabilitas tersebut. the asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas pricing the asset or liability, assuming
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku that market participants act in their
pasar bertindak dalam kepentingan economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian yang The Bank uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and
yang memadai tersedia untuk mengukur for which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximising the use
input yang dapat diobservasi yang relevan of relevant observable inputs and
dan meminimalkan penggunaan input minimising the use of unobservable
yang tidak dapat diobservasi. inputs.
36
Page 314
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair
wajar diukur atau diungkapkan dalam value which are measured or disclosed in
laporan keuangan dapat dikategorikan the financial statements are categorised
pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan within the fair value hierarchy, described
tingkatan input terendah yang material atas based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar secara material to the fair value measurement
keseluruhan, sebagai berikut: as a whole, as follows:
Tingkat 1 Level 1
Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical asset and liability. A
identik. Suatu pasar dianggap aktif apabila market is regarded as active if quoted
informasi mengenai harga kuotasi dapat prices are readily and regularly available
dengan mudah dan secara berkala from an exchange dealer or broker,
tersedia dari suatu bursa pedagang efek industry group pricing service, or
atau broker, kelompok penilai harga pasar regulatory agency, in which those prices
industri tertentu, atau regulator dimana represent actual and regularly occurring
harga-harga tersebut mencerminkan market transaction on an arm’s length
transaksi pasar yang aktual dan reguler basis. The quoted market price used for
pada tingkat yang wajar. Harga pasar yang financial assets held by the Bank is the
dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki current mid price.
Bank adalah harga tengah sekarang.
Tingkat 2 Level 2
Input selain harga yang dikutip dari pasar Inputs other than quoted prices included
yang disertakan pada Tingkat 1 yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik asset or liability, either directly (i.e., as
secara langsung (yaitu sebagai sebuah prices) or indirectly (i.e., derived from
harga) atau secara tidak langsung (yaitu prices).
sebagai turunan dari harga).
Tingkat 3 Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang tidak Inputs for the assets or liabilities that are
didasarkan pada data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (yaitu informasi yang tidak (i.e., unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognised in the financial statements
menentukan apakah terjadi transfer antara on a recurring basis, the Bank
level di dalam hierarki dengan cara determines whether transfers have
mengevaluasi kategori (berdasarkan input occurred between levels in the hierarchy
level terendah yang material dalam by re-assessing categorization (based
pengukuran nilai wajar) setiap akhir on the lowest level input that is material
periode pelaporan. to the fair value measurement as a
whole) at the end of each reporting
period.
37
Page 315
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures,
Bank telah menentukan kelas aset dan the Bank has determined classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik assets and liabilities on the basis of the
risiko aset dan liabilitas, dan level hierarki nature, characteristics and risks of the
nilai wajar (Catatan 35). asset or liability, and the level of the fair
value hierarchy (Note 35).
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates
menghitung kerugian kredit ekspektasian expected credit loss based on estimated 12
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi months. If there is a significant increase in
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak credit risk since initial recognition, the
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit estimated expected credit loss will be
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur calculated throughout the life of the contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian weighted probabilities of credit losses (is the
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortages) over the
kas) selama perkiraan umur instrumen estimated life of the financial instrument.
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih Cash shortages are the difference between
antara arus kas yang terutang kepada Bank the cash flows owed to the Bank in
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang accordance with the contract and the cash
diperkirakan akan diterima oleh Bank. flows that are expected to be received by the
Bank.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of a
kredit instrumen keuangan secara material material increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as
follows:
sesuai dengan praduga (rebuttable in accordance with presumption
presumption) PSAK 109, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS 109, i.e.
pembayaran kontraktual tertunggak lebih when contractual payments are
dari 30 hari; atau overdue for more than 30 days; or
ketika terjadi restrukturisasi aset when there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar The Bank applies a definition of default (stage
(stage 3) yang konsisten dengan definisi yang 3) that is consistent with the definition used
digunakan untuk tujuan manajemen risiko for internal credit risk management for
kredit internal untuk instrumen keuangan yang relevant financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
ketika instrumen keuangan telah when financial instruments are in 90
menunggak 90 hari; atau days in arrears; or
telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4, is in BI collectibility 3, 4, or 5.
atau 5.
38
Page 316
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The bank classifies a debt financial asset as
dari aset keuangan memburuk apabila: purchased or originated credit-impaired
financial asset if:
hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; there is a loss of an active market from
dan financial assets; and
pembelian dengan diskon sangat besar; purchases with very large discounts;
pihak peminjam dinyatakan pailit; the borrower is declared bankrupt;
terdapat perubahan dari bentuk there is a change in the form of provision
penyediaan dana; atau of funds; or
debitur telah berada pada stage 3 dan the debtor is at stage 3 and meets one
memenuhi salah satu kondisi berikut: of the following conditions:
- telah dilakukan restrukturisasi secara - repeated restructuring and
berulang-ulang dan terjadi significant breach of contract; or
pelanggaran kontrak secara - for the restructuring that occurs,
signifikan; atau there is a negative difference of
- atas restrukturisasi yang terjadi, more than 20% of the present value
terdapat selisih negatif lebih dari 20% of future cash flows (discounted
atas nilai kini arus kas masa depan using the original effective interest
(yang didiskontokan menggunakan rate) between the initial terms and
suku bunga efektif awal) antara the terms of the restructuring.
persyaratan awal dan persyaratan
restrukturisasi.
Bank melakukan penurunan nilai secara The bank is impaired individually or
individu atau kolektif dengan collectively by considering all reasonable and
mempertimbangkan semua informasi yang supported information, including forward
wajar dan terdukung, termasuk informasi looking information.
yang bersifat perkiraan masa depan
(forward-looking).
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara losses on financial assets assessed
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit collectively grouped based on similar credit
yang sama dengan mempertimbangkan risk characteristics and taking into account
segmentasi kredit berdasarkan permodelan the loan segmentation based on future loss
kerugian masa depan. model.
Bank menggunakan metode statistik, credit The Bank uses statistical method, credit
rating dan perkiraan makroekonomi untuk rating and macroeconomy forecast to assess
menilai cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on loans.
atas kredit yang diberikan.
39
Page 317
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current accounts with Bank Indonesia
and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortised cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest rate method less
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses.
nilai.
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank g. Placements with Bank Indonesia and
lain other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain berupa deposito berjangka dan interbank banks are in the form of time deposits and
call money. interbank call money.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortised cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest rate method less allowance
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan for impairment losses.
nilai.
h. Efek-efek h. Marketable securities
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Marketable securities consist of securities
diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar traded in the capital market and money
uang seperti obligasi pemerintah, dan obligasi market such as government bonds, and
yang diperdagangkan di bursa efek. bonds which are traded in the stock
exchange.
Obligasi pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued by the
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia termasuk Indonesian Government including
obligasi rekapitalisasi yang merupakan obligasi recapitalisation bonds that are issued by the
yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam rangka Government for general bank
rekapitalisasi bank umum. recapitalisation.
Klasifikasi efek-efek diungkapkan di catatan 2d. The classification of marketable securities
are disclosed in note 2d.
i. Tagihan/Liabilitas atas efek-efek yang i. Receivables/Liabilities on securities
dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli purchased/sold under agreements to
kembali resale/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan resale are presented as an asset in the
posisi keuangan sebesar harga beli ditambah statement of financial position at the
dengan pendapatan bunga yang sudah diakui purchase price added with interest income
tapi belum diterima, dikurangi dengan recognised but not yet received, less
cadangan kerugian penurunan nilai, jika allowance for impairment losses, where
diperlukan. appropriate.
40
Page 318
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Tagihan/Liabilitas atas efek-efek yang i. Receivables/Liabilities on securities
dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli purchased/sold under agreements to
kembali (lanjutan) resale/repurchase (continued)
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli Securities purchased under agreements to
dengan janji dijual kembali disajikan sebesar resale are initially measured at fair value plus
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi directly attributable transaction costs.
yang dapat diatribusikan secara langsung.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan resale are classified as amortized cost. Refer
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan to Note 2d for the accounting policy of loans.
akuntansi tersebut.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam agreements are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar di muka yang belum diamortisasi. interest. The difference between the selling
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali price and the repurchase price is treated as
diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka prepaid interest and recognized as interest
dan diakui sebagai beban bunga selama jangka expense over the period starting from when
waktu sejak efek-efek tersebut dijual hingga those securities are sold until they are
dibeli kembali menggunakan metode suku repurchased using effective interest rate
bunga efektif. method.
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak to repay their debts with interest after a
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka specified period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication) are
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada initially measured at fair value plus
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah transaction costs that are directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat to obtaining the financial asset. After initial
diatribusikan secara langsung dan biaya recognition, loans are measured at amortised
tambahan untuk memperoleh aset keuangan cost using the effective interest rate method,
tersebut. Setelah pengakuan awal, kredit yang net of allowance for impairment losses.
diberikan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan amortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount according to
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang the risk portion assumed by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
41
Page 319
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve modified
penjadwalan ulang pembayaran pokok kredit through loans principal and interest
dan bunga, perpanjangan jangka waktu rescheduling, extending the payment
pembayaran dan ketentuan kredit yang baru. arrangements and new loan conditions.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan recognised only if the cash value of total
kas masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new
persyaratan kredit yang baru, termasuk terms of the loans, including both receipts
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga designated as interest and those designated
maupun pokok lebih kecil dari nilai kredit yang as loan principal are less than the recorded
diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. amounts of loans before restructuring.
Saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang Once the terms of the loans have been
atau dimodifikasi (kredit restrukturisasi), renegotiated or modified (restructured loans).
penurunan nilai yang ada diukur dengan any impairment is measured using the
menggunakan suku bunga efektif awal yang original effective interest rate as calculated
digunakan sebelum persyaratan diubah dan before the modification of terms and the loan
kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai is no longer considered past due.
menunggak. Manajemen secara berkelanjutan Management continuously reviews
meninjau kredit yang dinegosiasi ulang untuk renegotiated loans to ensure that all criteria
meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan are met and the future payments are likely to
pembayaran di masa depan. Kredit yang terus occur. The loans which continue to be subject
menjadi subjek penilaian penurunan nilai to an individual or collective impairment
individual atau kolektif, dihitung dengan assessment are calculated using the loan
menggunakan suku bunga efektif awal. original effective interest rate.
Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan Restructured loans are presented at the
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai lower of the carrying value of the loan at the
tercatat kredit yang diberikan pada tanggal time of restructuring or the net present value
restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas of the total future cash receipts after
masa depan setelah restrukturisasi. restructuring.
42
Page 320
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Kredit yang diberikan atau aset keuangan lain Loans and receivables or other financial
dihapusbukukan ketika tidak terdapat prospek assets are written off when there is no
yang realistis mengenai pengembalian kredit realistic prospect of collection in the near
dalam waktu dekat atau hubungan normal future or the normal relationship between the
antara Bank dan debitur telah berakhir. Kredit Bank and the borrowers have ceased to exist.
yang tidak dapat dilunasi dihapusbukukan When a loan is deemed uncollectible, it is
dengan mendebit cadangan kerugian written off against the related allowance for
penurunan nilai. Penerimaan kemudian atas impairment losses. Subsequent recoveries of
kredit yang telah dihapusbukukan sebelumnya, loans previously written off, if written off in the
jika dihapusbukukan pada tahun berjalan current year are credited to the allowance for
dikreditkan ke dalam akun cadangan kerugian impairment losses account in the statements
penurunan nilai atas kredit yang diberikan di of financial position, if written off in the prior
laporan posisi keuangan, sedangkan jika years are recognised in the statement of
dihapusbukukan di tahun sebelumnya, profit or loss and other comprehensive
dikreditkan sebagai pendapatan operasional income as other operational income, if
lainnya dalam laporan laba rugi dan recovered after the statements of financial
penghasilan komprehensif lain. position date.
k. Aset tetap k. Fixed assets
Bank menggunakan model revaluasi untuk aset The Bank uses the revaluation model for
tetap dimana aset tetap dinyatakan sebesar fixed asset where fixed assets are measured
nilai wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan at fair value less accumulated depreciation
rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal and impairment losses recognised after the
revaluasi. Revaluasi akan dilakukan dengan date of the revaluation. Revaluation is carried
keteraturan yang cukup regular untuk out fairly regularly to ensure that the carrying
memastikan bahwa jumlah tercatat tidak amount does not differ materially from the
berbeda secara material dari jumlah yang amount determined using the fair value at the
ditentukan dengan menggunakan nilai wajar end of the reporting period. If the changes in
pada akhir periode pelaporan. Jika perubahan fair value are immaterial, the asset will be
nilai wajar tidak berbeda secara material, aset revaluated between 3 (three) or 5 (five) years.
tersebut akan direvaluasi paling kurang setiap 3
(tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increases in the carrying amount arising on
revaluasi tanah dan bangunan dikreditkan pada revaluation of land and buildings are credited
“surplus revaluasi aset” sebagai bagian dari to “asset revaluation surplus” as part of other
penghasilan komprehensif lainnya. Penurunan comprehensive income. Decreases that
yang menghapus nilai kenaikan yang offset previous increases of the same asset
sebelumnya atas aset yang sama dibebankan are debited against “asset revaluation
terhadap “surplus revaluasi aset” sebagai surplus” as part of other comprehensive
bagian dari laba komprehensif; penurunan income; while all other decreases are
lainnya dibebankan pada laporan laba rugi. charged to the profit or loss.
43
Page 321
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Akumulasi penyusutan pada tanggal Accumulated depreciation as at the
revaluasian dieliminasi terhadap jumlah revaluation date is eliminated against the
tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto gross carrying amount of the asset and the
setelah eliminasi disajikan kembali sebesar net asset amount is restated to the revalued
jumlah revaluasian dari aset tersebut. Pada amount of the asset. Upon disposal, any
saat penghentian aset, surplus revaluasi untuk revaluation surplus relating to the particular
aset tetap yang dijual dipindahkan ke saldo asset being sold is transferred to retained
laba. earnings.
Penyusutan aset tetap dihitung dengan Depreciation of fixed assets is computed
menggunakan metode garis lurus (straight-line using the straight-line method based on the
method) berdasarkan taksiran masa manfaat estimated useful lives of the assets as
aset tetap sebagai berikut: follows:
Tahun/ Tarif penyusutan/
Years Depreciation rate
Bangunan dan prasarana 10 - 20 5% - 10% Buildings and leasehold improvements
Inventaris kantor Office equipment
dan kendaraan 3-5 20% - 33,3% and vehicles
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of fixed assets are reviewed
masa manfaat dan metode penyusutan yang by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif. prospectively, if appropriate, at the end of
each year.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognised upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang are expected from its use or disposal. Any
diharapkan dari penggunaan atau gain or loss arising on derecognition of the
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari asset (calculated as the difference between
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai the net disposal proceeds and the carrying
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan amount of the asset) is included in the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income in the period such
komprehensif lain pada periode aset tersebut asset is derecognised.
dihentikan pengakuannya.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran When the carrying amount of an asset
jumlah yang dapat diperoleh kembali, maka exceeds its estimated recoverable amount,
nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang dapat the asset is written down to its estimated
diperoleh kembali tersebut, yang ditentukan recoverable amount, which is determined as
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto the higher of the fair value less cost to sell or
dan nilai pakai. value in use.
Aset dalam penyelesaian merupakan Construction in progress represents the
akumulasi biaya bahan dan biaya lainnya accumulated costs of materials and other
sampai dengan tanggal dimana aset tersebut relevant costs up to the date when the asset
telah selesai dan siap untuk digunakan. Biaya- is complete and ready for use. These costs
biaya tersebut direklasifikasi ke aset tetap yang are reclassified to the respective fixed assets
bersangkutan ketika aset tersebut telah siap accounts when the asset has been made
dipakai. ready for use.
44
Page 322
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset tidak berwujud l. Intangible assets
Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan Intangible assets consist of goodwill and
Core Deposits Intangible. Core Deposits Intangible.
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur if its cost can be measured reliably and it is
secara andal dan kemungkinan besar Bank probable that expected future benefits that
akan memperoleh manfaat ekonomis masa are attributable to it will flow to the Bank.
depan dari aset tersebut.
Goodwill Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis Goodwill arising in a business combination is
diakui sebagai aset pada tanggal diperolehnya recognised as an asset at the date that
pengendalian (tanggal akuisisi). Goodwill control is acquired (the acquisition date).
diukur sebagai selisih dari imbalan yang Goodwill is measured as the excess of the
dialihkan, jumlah setiap kepentingan non sum of the consideration transferred, the
pengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai amount of any non-controlling interest in the
wajar dari kepentingan ekuitas yang acquiree and the fair value of the acquirer’s
sebelumnya dimiliki pihak pengakuisisi pada previously held equity interest (if any) in the
pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah acquiree over net of the acquisition-date
selisih bersih dari aset teridentifikasi yang amounts of the identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada and the liabilities assumed.
tanggal akuisisi.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill For the purpose of impairment testing,
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari goodwill is allocated to each of the Bank’s
Bank yang diharapkan memberikan manfaat cash-generating units expected to benefit
dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Unit from the synergies of the combination. A
penghasil kas yang telah memperoleh alokasi cash-generating unit to which goodwill has
goodwill diuji penurunan nilainya secara been allocated is tested for impairment
tahunan dan ketika terdapat indikasi bahwa unit annually or more frequently when there is an
tersebut mengalami penurunan nilai. Jika indication that the unit may be impaired. If the
jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas recoverable amount of the cash-generating
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan unit is less than its carrying amount, the
nilai dialokasikan pertama untuk mengurangi impairment loss is allocated first to reduce
jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang the carrying amount of any goodwill allocated
dialokasikan pada unit, dan selanjutnya ke aset to the unit, and then to the other assets of the
lainnya dari unit dibagi prorata atas dasar unit pro-rate on the basis of the carrying
jumlah tercatat setiap aset dalam unit tersebut. amount of each asset in the unit. Any
Setiap kerugian penurunan nilai goodwill diakui impairment loss for goodwill is recognised
secara langsung dalam laba/rugi pada laporan directly in profit or loss in the statement of
laba rugi komprehensif. Rugi penurunan nilai comprehensive income. An impairment loss
yang diakui atas goodwill tidak dapat dipulihkan recognised for goodwill is not reversed in
pada periode berikutnya. subsequent period.
45
Page 323
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset tidak berwujud (lanjutan) l. Intangible assets (continued)
Core Deposits Intangible Core Deposits Intangible
Core Deposits Intangible (CDI) adalah aset Core Deposits Intangible (CDI) is an
tidak berwujud yang timbul dari akuisisi suatu intangible asset that arise from acquisition of
bank. Aset ini merupakan nilai sekarang dari a bank. This asset is the present value of
pendapatan yang akan diterima dari dana pihak future income from third party fund,
ketiga, yang diakui sebagai aset pada tanggal recognised as an asset at the date that
diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi). control is acquired (the acquisition date).
CDI diamortisasi dengan menggunakan CDI is amortised by using straight-line
metode garis lurus selama estimasi umur method over its estimated useful life of 10
manfaatnya, yaitu 10 (sepuluh) tahun. (ten) years.
m. Penurunan nilai aset non keuangan m. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
melakukan penilaian apakah terdapat indikasi whether there is any indication that its non-
bahwa aset non keuangan mungkin mengalami financial assets may be impaired in
penurunan nilai sesuai dengan PSAK 236 accordance with SFAS 236 “Impairment of
tentang “Penurunan Nilai Aset”. Jika indikasi Assets”. If any such indication exists, then
tersebut ada, maka nilai yang dapat dipulihkan asset’s recoverable amount will be
dari aset tersebut akan diestimasi. estimated.
Nilai yang dapat dipulihkan adalah sebesar Recoverable amount is the higher of an
jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset asset’s (or cash-generating unit’s) fair value
(atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya less cost to sell and its value in use and is
biaya untuk menjual dibandingkan dengan nilai determined for an individual asset, unless the
pakai yang ditentukan untuk aset individu, asset does not generate cash inflows that are
kecuali aset tersebut menghasilkan arus kas largely independent of those from other
masuk yang tidak tergantung lagi dari aset yang assets or groups of assets, in which case the
lain atau kumpulan aset, yang dalam hal jumlah recoverable amount is assessed as part of
terpulihkan dinilai sebagai bagian dari unit the cash generating unit to which it belongs.
penghasil kas. Apabila nilai tercatat suatu aset If the carrying amount of an asset (or cash-
(atau unit penghasil kas) melebihi jumlah generating unit) exceeds its recoverable
terpulihkan, maka aset (atau unit penghasil kas) amount, the asset (or cash-generating unit) is
tersebut dianggap mengalami penurunan nilai considered impaired and is written down to
dan diturunkan menjadi sebesar nilai yang its recoverable amount.
dapat dipulihkan.
Dalam menilai nilai pakai suatu aset, estimasi In assessing value in use, the estimated
terhadap arus kas dipulihkan di masa depan future cash flows are discounted to their
akan didiskontokan menjadi nilai kini dengan present value using a pre-tax discount rate
menggunakan tingkat suku bunga diskonto that reflects current market assessments of
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian the time value of money and the risks specific
pasar terhadap nilai waktu dari kas dan risiko to the asset (or cash-generating unit).
spesifik aset (atau unit penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai atas aset yang tidak An impairment loss on a non-revalued asset
direvaluasi diakui pada laba/rugi. Namun, is recognised in profit or loss. However, an
kerugian penurunan nilai atas aset yang impairment loss on a revalued asset is
direvaluasi diakui pada penghasilan recognised in other comprehensive income
komprehensif lainnya sebatas penurunan nilai to the extent that the impairment loss does
tersebut tidak melebihi jumlah surplus revaluasi not exceed the amount in the revaluation
untuk aset yang sama. Kerugian penurunan surplus for that same asset. Such an
nilai untuk aset yang direvaluasi mengurangi impairment loss on a revalued asset reduces
surplus revaluasi untuk aset tersebut. the revaluation surplus for that asset.
46
Page 324
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Penurunan nilai aset non keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Bank melakukan penelaahan pada setiap The Bank assesses at each reporting date as
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi to whether there is any indication that
bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai previously recognised impairment losses
sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau telah may no longer exist or may have decreased.
menurun. Bila terdapat indikasi tersebut, maka If such indication exists, the recoverable
jumlah terpulihkan akan diestimasi. amount is estimated.
Kerugian penurunan nilai, kecuali untuk A previously recognised impairment loss,
goodwill yang sebelumnya telah diakui akan except for goodwill is reversed only if there
dibalik hanya jika telah terjadi perubahan dalam has been a change in the estimates used to
estimasi yang digunakan untuk menentukan determine the asset’s recoverable amount
jumlah terpulihkan aset sejak kerugian since the last impairment loss was
penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, recognised. If that is the case, the carrying
nilai tercatat aset akan ditingkatkan sejumlah amount of the asset is increased to its
nilai terpulihkan. recoverable amount.
Peningkatan nilai tercatat aset selain goodwill The increased carrying amount of an asset
yang disebabkan oleh pembalikan kerugian other than goodwill attributable to a reversal
penurunan nilai tidak dapat melebihi nilai of an impairment loss shall not exceed the
tercatat yang telah ditetapkan (setelah dikurangi carrying amount that would have been
amortisasi atau penyusutan) jika diasumsikan determined (net of amortisation or
tidak terdapat penurunan nilai pada tahun depreciation) had no impairment loss been
sebelumnya. Pembalikan tersebut diakui di recognised for the asset in prior years. Such
dalam laporan laba rugi dan penghasilan reversal is recognised in the statement of
komprehensif lain kecuali jika aset tersebut profit or loss and other comprehensive
dicatat sebesar nilai yang dipulihkan, dimana income unless the asset is carried at a
pembalikannya akan diakui sebagai revalued amount, in which case the reversal
peningkatan revaluasi. Setelah pembalikan is treated as a revaluation increase. After
tersebut dicatat, beban penyusutan akan such reversal, the depreciation expense is
disesuaikan ke depan untuk mengalokasikan adjusted in the future years to allocate the
nilai tercatat aset yang telah direvaluasi setelah asset’s revised carrying amount less any
dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan secara residual value on a systematic basis over its
sistematis sepanjang masa manfaat aset remaining life.
tersebut.
n. Biaya dibayar di muka n. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over the
masa manfaat dengan menggunakan metode expected period of benefits using the straight-
garis lurus (straight-line method). Termasuk line method. Included in prepaid expenses
dalam biaya dibayar di muka antara lain sewa, are rent, information technology maintenance
pemeliharaan informasi teknologi dan asuransi. and insurance.
o. Agunan yang diambil alih o. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan Foreclosed assets represent loan collateral
kredit yang diberikan yang telah diambil alih acquired in settlement of loans.
sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang
diberikan.
47
Page 325
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Agunan yang diambil alih (lanjutan) o. Foreclosed assets (continued)
Pada saat pengakuan awal, agunan yang Foreclosed assets acquired in conjunction
diambil alih sehubungan dengan penyelesaian with settlement of loans are initially recorded
kredit dicatat sebesar nilai wajar setelah at their fair value less cost to sell but not
dikurangi biaya untuk menjualnya tetapi tidak exceeding the carrying value of the loans.
melebihi nilai tercatat kredit yang diberikan. The Bank does not recognise any gains
Bank tidak mengakui keuntungan pada saat relating to the acquisition of foreclosed
pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara assets. The excess between uncollectible
saldo kredit yang tidak dapat ditagih dengan loans balance and net realisable value of
nilai bersih agunan yang diambil alih yang dapat foreclosed assets is charged to allowance for
direalisasikan dibebankan pada penyisihan losses.
penghapusan.
Setelah pengakuan awal, agunan yang diambil Subsequent to initial recognition, foreclosed
alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara assets are stated at the lower of carrying
nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi amount and fair value less cost to sell. The
biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan difference between the value of the
yang diambil alih dengan sisa pokok pinjaman foreclosed assets and the outstanding loan
yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laporan principal, if any, is charged to the current year
laba rugi tahun berjalan. Selisih antara nilai statement of profit or loss. Any difference
agunan yang diambil alih dan hasil between the value of the foreclosed assets
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau and the proceeds from its sale is recognised
kerugian pada saat penjualan agunan yang as a gain or loss on sale of the foreclosed
bersangkutan. assets.
Beban-beban sehubungan dengan perolehan Expenses in relation with the acquisition and
dan pemeliharaan agunan yang diambil alih maintenance of foreclosed assets are
dibebankan pada laba/rugi tahun berjalan pada charged in the current year profit or loss as
saat terjadinya. incurred.
p. Liabilitas segera p. Obligation due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterima perintah dari pemberi obligations occur or upon receipt of transfer
amanat, baik dari masyarakat maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain. Termasuk dalam liabilitas segera Included in this account is related to clearing
adalah liabilitas sehubungan dengan transaksi transactions and transfers.
kliring dan transfer.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Obligation due immediately is stated at
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan amortised cost and classified as other
sebagai liabilitas keuangan lainnya. financial liabilities.
q. Simpanan dari nasabah q. Deposits from customers
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Current accounts represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran account drafts and other transfer instruction
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan media. Current accounts are stated at the
pemegang giro di Bank. amounts entrusted to the Bank by the
depositors.
48
Page 326
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Simpanan dari nasabah (lanjutan) q. Deposits from customers (continued)
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings accounts represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors
sesuai dengan persyaratan tertentu yang only under certain conditions. Savings
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai accounts are stated at the agreed amounts
liabilitas pada pemilik tabungan. due to the depositors.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customers’ funds
nasabah yang penarikannya hanya dapat which can be withdrawn by the depositors
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai only on specific maturity dates based on the
dengan perjanjian antara pemegang deposito agreements between the depositors and the
berjangka dengan Bank. Deposito berjangka Bank. Time deposits are stated at the nominal
dinyatakan sebesar nilai nominal yang amounts stated in the certificate issued by the
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Bank in accordance with the agreements
Bank sesuai dengan perjanjian antara between the depositors and the Bank.
pemegang deposito berjangka dengan Bank.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. rate method.
r. Simpanan dari bank lain r. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent
kepada bank lain dalam bentuk tabungan, giro, liabilities to other banks in the form of savings
deposito berjangka, dan inter-bank call money. accounts, current accounts, time deposits,
and inter-bank call money.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. Biaya tambahan yang dapat rate method. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung dengan attributed directly to the acquisition of
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan deposits from other banks are deducted from
dari jumlah simpanan yang diterima. the total deposits received.
s. Pinjaman yang diterima s. Fund Borrowing
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowing are initially recognized at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortised cost using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif. rate method. Amortised cost is calculated by
Biaya perolehan diamortisasi dihitung degan taking into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi related to the initial recognition of fund
terkait dengan pengakuan awal pinjaman borrowing and transaction costs are an
diterima dan biaya transaksi merupakan integral part of the effective interest rate.
bagian dari metode suku bunga efektif.
49
Page 327
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Surat berharga subordinasi t. Subordinated securities
Surat berharga subordinasi diakui sebesar nilai Subordinated securities are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur recognised at fair value and subsequently
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan measured at amortised cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest rate method.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortised cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau premi account any discount or premium on
terkait dengan pengakuan awal surat berharga subordinated securities and transaction costs
subordinasi dan biaya transaksi yang that are an integral part of the effective
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari interest rate.
suku bunga efektif.
u. Pendapatan dan beban bunga u. Interest income and expenses
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are
laba/rugi dengan menggunakan metode suku recognised in the profit or loss using the
bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku effective interest rate method. The effective
bunga yang secara tepat mendiskontokan interest rate is the rate that exactly discounts
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di the estimated future cash payments or
masa datang selama perkiraan umur dari aset receipts over the expected life of the financial
keuangan atau liabilitas keuangan (atau jika instrument (or where appropriate, a shorter
lebih tepat, digunakan periode yang lebih period) to obtain the carrying amount of the
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat neto financial asset or financial liability.
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate,
mengestimasi arus kas di masa datang dengan the Bank estimates future cash flows
mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual terms of the
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut financial instrument but not future credit
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit losses. This calculation includes all
di masa mendatang. Perhitungan ini mencakup commissions, fees and other forms received
seluruh komisi, provisi, dan bentuk lain yang by the parties in the contract that are an
diterima oleh para pihak dalam kontrak yang integral part of the effective interest rate.
merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan sebagai assets’ value has diminished as a result of
akibat kerugian penurunan nilai, maka impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognised based
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan on the interest rate used to discount future
untuk mendiskonto arus kas masa datang cash flows in calculating impairment losses.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans for which the principal or interest has
bunganya telah lewat 90 (sembilan puluh) hari been past due for 90 (ninety) days or more,
atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang or when reasonable doubt exists as to the
pembayarannya secara tepat waktu diragukan timely collection are generally classified as
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit impaired loans.
yang mengalami penurunan nilai (impairment).
50
Page 328
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Pendapatan provisi dan komisi v. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang Fees and commissions that are an integral
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku part of the effective of interest rate of a
bunga efektif atas instrumen keuangan, financial instrument, for examples loans or
contohnya kegiatan pinjaman atau pendapatan fee and commission income which relates to
provisi dan komisi yang berhubungan dengan a specific period are treated as an adjustment
jangka waktu tertentu, diperlakukan sebagai to the effective interest rate and classified as
penyesuaian terhadap suku bunga efektif dan part of interest income in the statement of
diklasifikasikan sebagai bagian dari profit or loss and other comprehensive
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan income.
penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya Other fees and commission income including
termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan credit related fees, export-import related fees,
perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi syndication lead arranger fees and service
sebagai pengatur sindikasi, dan provisi atas fees are recognised as the related services
jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan. are performed. Other fees and commission
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan expenses related mainly to interbank
dengan transaksi antar-bank diakui sebagai transaction fees are expensed as the service
beban pada saat jasa tersebut diterima. are received.
w. Imbalan kerja w. Employee benefits
Bank mencatat estimasi liabilitas imbalan kerja The Bank records employee benefits
karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta liabilities in accordance with Job Creation No.
Kerja No. 6 tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 6 year 2023 dated March 31, 2023 (“the
(“Undang-undang”) dan diakui sesuai dengan Law”) as accounted for under SFAS 219
PSAK 219 tentang “Imbalan Kerja Karyawan”. “Employee Benefits”.
Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sebesar Post-employment benefits liability is
nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan calculated at present value of estimated
pasca kerja di masa depan yang timbul dari jasa future benefits that the employees have
yang telah diberikan oleh karyawan pada masa earned in return for their services in the
kini dan masa lalu dikurangi dengan nilai wajar current and past periods deducted by plan
aset program, jika ada. Perhitungan dilakukan assets, if any. Calculation is performed by an
oleh aktuaris independen dengan metode independent actuary using the projected unit
projected unit credit. credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using interest
tingkat bunga obligasi Pemerintah (dengan rates of Government bonds (considering
pertimbangan bahwa saat ini tidak ada pasar currently there is no deep market for high
untuk obligasi korporasi berkualitas tinggi) quality corporate bonds) that are
dalam mata uang yang sama dengan mata denominated in the currency in which the
uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu benefits will be paid and have terms to
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan maturity approximately the same as the
waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. terms of the related pension liability.
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs defined benefit pension plans
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected unit credit
menggunakan metode projected unit credit dan method and applying the assumptions on
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil discount rate, expected return on plan assets
yang diharapkan atas aset dana pensiun dan and annual rate of increase in compensation.
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
tahunan.
51
Page 329
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Imbalan kerja (lanjutan) w. Employee benefits (continued)
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Remeasurement gains and losses arising
kembali yang timbul dari penyesuaian dan from experience adjustments and changes in
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial dan actuarial assumptions and the return of plan
hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk assets (excluding net interest) are charged or
bunga bersih) langsung diakui seluruhnya credited to equity in other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lainnya pada income in the period in which they arise.
saat terjadinya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognised at the
lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. Akibatnya, termination costs are recognised. As a result,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi unvested past service costs can no longer be
dapat ditangguhkan dan diakui selama periode deferred and recognised over the future
vesting masa depan. vesting period.
x. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing x. Foreign currency transactions and
balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan at the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position date, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah menggunakan kurs laporan currencies are translated into Rupiah using
(penutupan) yang ditetapkan oleh Bank the reporting (closing) rate determined by
Indonesia yaitu kurs tengah yang merupakan Bank of Indonesia which is middle rate from
rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan the average of bid and ask rate based on
Reuters pada pukul 16.00 WIB setiap hari. Laba Reuters at 16.00 WIB (Western Indonesia
atau rugi kurs yang terjadi diakui di dalam local time) everyday. The resulting gains or
laporan laba rugi dan penghasilan losses are recognised in the statement of
komprehensif lain tahun berjalan. profit or loss and other comprehensive
income for the current year.
Kurs yang digunakan Bank untuk menjabarkan The exchange rates used by the Bank as of
aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada December 31, 2024 and 2023, amounted to:
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebesar:
31 Desember/December 31
2024 2023
1 Poundsterling Britania Raya 20.218,54 19.626,56 Great Britain Poundsterling 1
1 Euro Eropa 16.758,12 17.038,32 European Euro 1
1 Dolar Amerika Serikat 16.095,00 15.397,00 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 11.844,58 11.676,34 Singapore Dollar 1
1 Dolar Australia 10.013,51 10.520,77 Australian Dollar 1
1 Yuan Renminbi Cina 2.198,50 2.169,50 Chinese Yuan Renminbi 1
1 Dolar Hong Kong 2.073,11 1.970,73 Hong Kong Dollar 1
1 Yen Jepang 103,03 108,88 Japanese Yen 1
52
Page 330
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
y. Pajak penghasilan y. Income tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax is recognised in the
rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan statement of income except to the extent that
transaksi atau kejadian yang diakui ke it relates to items recognised in other
penghasilan komprehensif lain atau langsung comprehensive income or directly in equity.
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut In this case, the tax is also recognised in
masing-masing diakui dalam penghasilan other comprehensive income or directly in
komprehensif lain atau ekuitas. equity, respectively.
Bank mengevaluasi secara periodik The Bank periodically evaluates the
implementasi terhadap peraturan perpajakan implementation of prevailing tax regulations
yang berlaku terutama yang memerlukan especially those that are subject to further
interpretasi lebih lanjut mengenai interpretation on its implementation including
pelaksanaannya termasuk juga evaluasi evaluation on tax assessment letters
terhadap surat ketetapan pajak yang diterima received from tax authorities. It establishes
dari kantor pajak. Jika perlu, manajemen provisions where appropriate on the basis of
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang amounts expected to be paid to the tax
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. authorities.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is provided using the
menggunakan metode balance sheet liabilitas. balance sheet liability method. Deferred
Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat income tax on temporary differences arising
perbedaan temporer antara aset dan liabilitas between the tax base of assets and liabilities
menurut ketentuan-ketentuan pajak dengan and their carrying amounts in the financial
nilai tercatat aset dan liabilitas dalam laporan statements. Currently enacted or
keuangan. Tarif pajak yang berlaku atau yang substantially enacted tax rates are used in
secara substansial telah berlaku digunakan the determination of deferred income tax.
dalam menentukan besarnya jumlah pajak
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognised to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal di extent that it is probable that future taxable
masa mendatang akan memadai untuk profit will be available against which the
mengkompensasi perbedaan temporer yang temporary differences can be utilised.
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat reviewed at each reporting date and reduced
aset pajak tangguhan tersebut diturunkan to the extent that it is no longer probable that
apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar sufficient taxable profits will be available to
bahwa laba fiskal yang memadai akan tersedia compensate all or part of the benefit of the
untuk mengompensasi sebagian atau semua deferred tax assets.
manfaat aset pajak tangguhan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan termasuk during the year including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognised as “Income Tax
“Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan - Benefit/(Expense) - Deferred” and included in
Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi the determination of net profit or loss for the
neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi - year, except to the extent that they relate to
transaksi yang sebelumnya telah langsung items previously charged or credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
53
Page 331
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
y. Pajak penghasilan (lanjutan) y. Income tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang offset when there is a legally enforceable right
berkekuatan hukum untuk melakukan saling to offset current tax assets against current tax
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas liabilities and when the deferred income tax
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas assets and liabilities relate to income taxes
tangguhan terkait pajak penghasilan yang levied by the same taxation authority on either
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, the same taxable entity or different taxable
baik atas entitas kena pajak yang sama entities where there is an intention to settle
ataupun berbeda dan adanya niat untuk the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to taxation obligations are
dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan recorded when an assessment is received or
atau apabila dilakukan banding, ketika hasil if appeal is applied, when the results of the
banding diterima. appeal are received.
z. Aset hak guna dan liabilitas sewa z. Right-of-use assets and lease liabilities
Bank telah mengadopsi PSAK 116 mengenai The Bank has adopted SFAS 116 regarding
“Sewa”. Identifikasi dan pengukuran atas aset “Leases”. Identification and measurement of
hak guna dan liabilitas sewa diterapkan secara the rights-of-use assets and lease liabilities
modified retrospective tanpa penyajian kembali are applied on a modified retrospective basis
periode komparatif. without a comparative period representation.
Bank mengakui aset hak guna untuk sewa yang The Bank recognised the right-of-use assets
memenuhi kriteria PSAK 116 sebagai berikut: for lease that meet the criteria of
SFAS 116 as follows:
- Terdapat aset identifikasian; - There are identified assets;
- Bank secara substansial menikmati manfaat - The Banks substantially enjoy the
ekonomis dari penggunaan aset economic benefits of using identifying
identifikasian; assets;
- Bank memiliki hak untuk mengendalikan aset - The Bank has the right to control the
identifikasian dimaksud. identified assets in question.
Bank menerapkan pengecualian atas sewa The Bank applies exceptions to the lease as
sebagai berikut: follows:
- Dengan jangka waktu kurang atau sama - With a term less than or equal to 12
dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli; months and no purchase options;
- Dengan nilai pendasar rendah, yaitu kurang - With low base value, i.e., less or equal to
atau sama dengan USD5.000 (nilai penuh); USD5,000 (full amount).
Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria PSAK For lease that does not meet the criteria of
116, maka diperlakukan sebagai sewa operasi SFAS 116, then it is treated as a regular
biasa. operating lease.
54
Page 332
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) z. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah The Bank recognised lease liabilities at the
pembayaran sewa yang masih harus dibayar amount of lease payments accrued to the end
hingga akhir masa sewa yang didiskontokan of the lease term which discounted using the
dengan menggunakan suku bunga pinjaman incremental Fund Borrowing rate. The right-
inkremental. Sedangkan aset hak guna of-use assets includes the amount of lease
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, liabilities recognised, initial direct costs paid,
biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya restoration costs and lease payments on or
pemulihan dan pembayaran sewa yang before the start date of the lease, less lease
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai incentives received. Right-of-use assets are
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima. depreciated using the straight-line method
Aset hak guna disusutkan dengan metode garis over the shorter period between the lease
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek term and the estimated useful life of the asset.
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank If the ownership of lease asset is transferred
pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa to the Bank at the end of the lease term or the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease payments reflect the exercise of the
maka penyusutan dihitung menggunakan purchase option, then depreciation is
estimasi masa manfaat ekonomis aset. Aset calculated using the estimated useful life of
hak guna diuji penurunan nilainya sesuai the assets. Right-of-use assets are tested for
dengan PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai impairment in accordance with SFAS 236
Aset”. regarding “Impairment of Assets”.
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui On the initial of lease date, the Bank
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari recognised lease liabilities which measured at
pembayaran sewa masa depan yang akan the present value of future lease payments
dibayarkan selama masa sewa. Pembayaran that will be paid over the lease term. Lease
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk payments include fixed payments (including
pembayaran tetap secara substansi) dikurangi substantially fixed payments), less lease
piutang insentif sewa, pembayaran sewa incentive receivables, variable lease
variabel yang bergantung pada indeks atau payments that depends on index or interest
suku bunga dan jumlah yang diharapkan akan rate and the expected amount to be paid in a
dibayar dalam jaminan nilai residu. Pembayaran residual value guarantee. Lease payments
sewa juga termasuk harga eksekusi opsi also include the reasonable exercise price for
pembelian yang wajar jika dipastikan akan the purchase option if it is determined to be
dilakukan oleh Bank dan pembayaran penalti made by the Bank and the payment of a
untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa penalty to terminate the lease, if the lease
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi term reflects the Bank exercising the lease
penghentian sewa. termination option.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that are not depends
bergantung pada indeks atau suku bunga diakui on an index or interest rate are recognised as
sebagai beban pada periode di mana peristiwa an expense in the period in which the event or
atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. condition that triggers the payment occurs.
55
Page 333
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) z. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental Fund Borrowing rate at the
dimulainya sewa karena suku bunga implisit inception date of the lease since the interest
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah rate implicit in the lease cannot be
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa determined. After the inception date of the
ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan lease, the amount of the lease liability is
bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang increased to reflect the interest increase and
dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas less lease payments made. Furthermore, the
sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, lease liabilities carrying amount is
perubahan jangka waktu sewa, perubahan remeasured if there are modifications,
pembayaran sewa, atau perubahan dalam changes in term of the lease, lease payments,
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. or the valuation of the option to purchase the
underlying asset.
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa to 12 months) and leases of low-value assets,
aset bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa and elements of those leases, partially or
tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak entirely not applying the recognition principles
menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang stipulated by SFAS 116 will be treated the
ditentukan oleh PSAK 116 akan diperlakukan same as operating leases in SFAS 30. The
sama dengan sewa operasi pada PSAK 30. Bank will recognizes these lease payments
Bank akan mengakui pembayaran sewa on a straight-line basis during the lease period
tersebut dengan dasar garis lurus selama masa on the statement of profit or loss and other
sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income. This expense is
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada beban recorded under general and administrative
umum dan administrasi dalam laporan laba rugi. expenses in profit or loss.
Penerapan pencatatan PSAK 116 berlaku untuk The recording implementation of SFAS 116 is
seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang applied for all leases (except as stated earlier)
disebutkan sebelumnya) sebagai berikut: as follows:
- Menyajikan aset hak guna sebagai bagian - Presents right-of-use assets as part of
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan fixed assets and lease liabilities presented
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain dalam as part of other liabilities in the statement
laporan posisi keuangan, yang diukur pada of financial position which measured at
nilai kini dari pembayaran sewa masa depan; the present value of the future lease
payments;
- Mencatat penyusutan aset hak guna dan - Records depreciation of right-of-use
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan assets and interest on lease liabilities in
laba rugi dan penghasilan komprehensif; the statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
- Memisahkan jumlah total pembayaran ke - Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into a principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest
kegiatan operasional) dalam laporan arus (presented within operating activities) in
kas. the statement of cash flows.
56
Page 334
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Pelaporan segmen aa. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana activities in which the Bank are involved in
Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi and the economic environment where the
dimana Bank beroperasi. Bank operates.
Segmen operasi adalah komponen dari Bank An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earns revenues and incurs
beban termasuk pendapatan dan beban yang expenses including revenues and expenses
terkait dengan transaksi dengan komponen that relate to transactions with any of the
lain Bank dimana hasil operasinya dikaji ulang Bank’s other components whose operating
secara berkala oleh manajemen kunci untuk results are reviewed regularly by the Bank’s
membuat keputusan mengenai sumber daya key managements to make decision about
yang akan dialokasikan pada segmen tersebut resources allocated to the segment and
dan menilai kinerjanya, serta tersedia assess its performance, and for which
informasi keuangan yang dapat dipisahkan. discrete financial information is available.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Segment’s results that are reported to the
manajemen kunci meliputi komponen- Bank’s key managements include items
komponen yang dapat diatribusikan secara directly attributable to a segment as well as
langsung kepada suatu segmen dan those that can be allocated on a reasonable
komponen-komponen yang dapat basis.
dialokasikan dengan dasar yang wajar.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and disclosed
mengungkapkan informasi keuangan financial information based on the business
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank activities (business segments) in which the
terlibat (segmen usaha). Segmen pendapatan, Bank engages. The segments of revenues,
biaya, hasil aset dan liabilitas, termasuk expenses, income from assets and liabilities
bagian yang dapat diatribusikan langsung include ítems directly attributable to a
kepada segmen, serta yang dapat segment as well as those that can be
dialokasikan dengan dasar yang memadai allocated on a reasonable basis to that
untuk segmen tersebut. segment.
ab. Laba per saham ab. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata dividing income for the year with the
tertimbang jumlah saham yang ditempatkan weighted average number of outstanding
dan disetor penuh selama tahun berjalan. issued and fully paid-up common shares
during the year.
57
Page 335
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac. Provisi ac. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki liabilitas kini Provisions are recognised when the Bank
(baik bersifat hukum maupun bersifat has a present obligation (legal or
konstruktif), dimana akibat peristiwa masa lalu, constructive), that as a result of a past event,
besar kemungkinan bahwa penyelesaian it is probable that the settlement of obligation
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar cause an outflow of resources embodying
sumber daya yang mengandung manfaat economic benefits will be required to settle
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai the obligation and a reliable estimate can be
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. made of the amount of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi date and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the
dibatalkan. obligation, the provision is reversed.
ad. Biaya emisi penerbitan saham ad. Shares issuance costs
Biaya emisi saham yang terjadi sehubungan Shares issuance costs related to the public
dengan penawaran saham umum kepada offering of shares are deducted from the
masyarakat dikurangkan langsung dari hasil proceeds and presented as a deduction in
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada the “Additional Paid-in-Capital” account
akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai under equity section in the statement of
bagian dari ekuitas pada laporan posisi financial position.
keuangan.
ae. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak ae. Transactions and balances with related
berelasi parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Bank enters into transactions with
berelasi. Dalam laporan keuangan ini, istilah related parties. In these financial statements,
pihak berelasi sesuai dengan PSAK 224 the term related parties are defined under
tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. SFAS 224 on “Related Party Disclosures”.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan The transactions are made based on terms
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, in which such terms
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin may not be the same as those transactions
tidak sama dengan transaksi yang dilakukan with non-related parties.
dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Semua transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan related parties, whether or not conducted
dengan syarat normal sebagaimana dilakukan under terms and conditions similar to those
dengan pihak ketiga maupun tidak telah granted to third parties are disclosed in the
diungkapkan pada catatan atas laporan notes to the financial statements.
keuangan.
58
Page 336
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang estimates, and assumptions that affect the
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari reported amounts of revenues, expenses, assets
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan and liabilities, and the disclosure of contingent
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir liabilities at the end of the reporting period.
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai Uncertainty about these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimations could result in outcomes that require
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset a material adjustment to the carrying amounts of
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. the asset and liability affected in future periods.
Penentuan nilai wajar Determination of fair values
Kebijakan akuntansi Bank untuk pengukuran nilai The Bank’s accounting policy on fair value
wajar dibahas di Catatan 2d (ix). measurements is detailed in Note 2d (ix).
Dalam menentukan nilai wajar atas aset In determining the fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana and liabilities for which there is no observable
tidak terdapat harga pasar yang dapat market price, the Bank should use the valuation
diobservasi. Bank harus menggunakan teknik techniques. For financial instruments that are
penilaian. Untuk instrumen keuangan yang jarang traded infrequently and have little price
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang transparency, fair value is less objective and
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang objektif requires varying degrees of judgment depending
sehingga membutuhkan tingkat pertimbangan yang on liquidity, concentration, uncertainly of market
beragam. Hal tersebut bergantung pada likuiditas, factors, pricing assumptions and other risks
konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi affecting the specific instrument.
penentuan harga, dan risiko lainnya yang
mempengaruhi instrumen tertentu.
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded in the statement of
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, nilainya financial position cannot be derived from active
ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik markets, they are determined using a variety of
penilaian termasuk penggunaan model valuation techniques that include the use of
matematika. Masukan (input) untuk model ini mathematical models. The inputs to these models
berasal dari data pasar yang bisa diamati are derived from observable market data where
sepanjang data tersebut tersedia. possible.
Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak When observable market data are not available,
tersedia, pertimbangan manajemen diperlukan management’s judgment is required to establish
untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan fair values. The management’s judgments
manajemen tersebut mencakup pertimbangan include considerations of liquidity and model
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas inputs such as volatility for long-term derivatives
untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu and discount rates, early payment rates, and
panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan default rate assumptions.
dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
59
Page 337
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian proceedings. The estimate of the probable cost
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi for the resolution of claims has been developed in
dengan bantuan konsultan hukum Bank didasarkan consultation with the aid of the external legal
pada analisis hasil yang potensial. Manajemen counsel handling the Bank’s defense in this
tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan matter and is based upon an analysis of potential
mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, results. Management does not believe that the
bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan outcome of this matter will affect the results of
dapat secara material terpengaruh oleh perubahan operations. It is probable, however, that future
dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang results of operations could be materially affected
terkait dengan hal tersebut. by changes in the estimates or in the
effectiveness of the strategies relating to these
proceedings.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan assets
Evaluasi atas kerugian penurunan nilai aset Financial assets accounted for at amortised cost
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan are evaluated for impairment on a basis
diamortisasi dijelaskan di Catatan 2e. described in Note 2e.
Cadangan kerugian penurunan nilai terkait dengan The specific counterparty component of the total
pihak lawan spesifik dalam seluruh cadangan allowances for impairment applies to claims
kerugian penurunan nilai dibentuk atas tagihan evaluated individually for impairment and is
yang penurunan nilainya dievaluasi secara based upon management’s best estimate of the
individual berdasarkan estimasi terbaik manajemen present value of the cash flows that are expected
atas nilai tunai arus kas yang diharapkan akan to be received.
diterima.
Dalam mengestimasi arus kas ini, manajemen In estimating these cash flows, the management
membuat pertimbangan mengenai kondisi makes judgments about the counterparty’s
keuangan dari pihak lawan dan nilai neto yang financial situation and the net realisable value of
dapat direalisasi dari agunan yang diterima. Setiap any underlying collateral. Each impaired asset is
aset yang mengalami penurunan nilai dievaluasi assessed on its merits and the workout strategy
dan strategi penyelesaiannya serta estimasi arus and estimated cash flows considered recoverable
kas yang dinilai dapat diperoleh kembali secara are independently approved by the Credit Risk
independen disetujui oleh Bagian Risiko Kredit. Unit.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment collectively assessed
secara kolektif meliputi kerugian kredit yang cover credit losses inherent in portfolios of claims
melekat pada portofolio tagihan dengan with similar economic characteristics when there
karakteristik ekonomi yang serupa ketika terdapat is an objective evidence to suggest that they
bukti objektif bahwa telah terjadi penurunan nilai contain impaired receivables but the individual
tagihan dalam portofolio tersebut namun impaired items cannot yet be identified.
penurunan nilai secara individu belum dapat
diidentifikasi.
60
Page 338
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Dalam menentukan perlunya membentuk In assessing the need for collective loan loss
cadangan kerugian penurunan nilai kredit secara allowances, management considers factors such
kolektif, manajemen mempertimbangkan faktor- as credit quality, portfolio size, concentrations,
faktor seperti kualitas kredit, besarnya portofolio, and economic factors. In order to estimate the
konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi. required allowance, assumptions are made to
ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan ini define the way inherent losses are modeled and
bergantung pada seberapa tepat estimasi arus to determine the required input parameters based
kas masa depan untuk menentukan cadangan on historical experience and current economic
individual, serta asumsi model dan parameter conditions. The accuracy of the allowances
yang digunakan dalam menentukan cadangan depends on how well these estimates on future
kolektif. cash flows for specific counterparty’s allowances
and the model assumptions and parameters are
used in determining collective allowances.
Revaluasi aset tetap Revaluation of fixed assets
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depend on
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai the selection of certain assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent appraiser in calculating such
tersebut. Asumsi untuk tersebut termasuk harga amounts. Those assumptions include market
pasar tingkat diskonto, tingkat kenaikan value, discount rate, revenue and cost increase
pendapatan dan biaya, dan ekspektasi masa rate, and expected useful life. The Bank believes
manfaat. Bank berkeyakinan bahwa asumsi that the assumptions are reasonable and
tersebut adalah wajar dan sesuai. Perbedaan appropriate. Significant differences in the Bank’s
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Bank assumptions may materially affect the valuation
dapat mempengaruhi secara material nilai aset of its fixed assets.
tetap yang direvaluasi.
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Bank recognises an impairment loss
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat whenever the carrying amount of an asset
dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang exceeds its recoverable amount. The recoverable
lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya untuk amount is the higher of an asset’s (or cash-
menjual dengan nilai pakai aset (atau unit penghasil generating units) fair value less cost to sell and its
kas). Jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset value in use. Recoverable amounts are estimated
individual atau jika tidak memungkinkan, untuk unit for individual assets or if it is not possible, for the
penghasil kas yang mana aset tersebut merupakan cash-generating unit to which the asset belongs.
bagian daripada unit tersebut.
61
Page 339
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee benefit
dari banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh obligations depends on a number of factors that
aktuaris berdasarkan beberapa asumsi. Perubahan are determined on an actuarial basis using a
atas asumsi-asumsi tersebut akan mempengaruhi number of assumptions. Any changes in these
nilai tercatat atas imbalan kerja karyawan. assumptions will impact the carrying amount of
employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya The assumptions used in determining the net cost
atau pendapatan untuk imbalan kerja termasuk or income for employee benefits include the
tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji masa discount rate and rate of future salary increase.
datang. Bank menentukan tingkat diskonto yang The Bank determines the appropriate discount
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Tingkat rate at the end of each reporting period. The
diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus discount rate is interest rate that should be used
digunakan untuk menentukan nilai kini atas to determine the present value of estimated future
estimasi arus kas keluar masa depan yang cash outflows expected to be required to settle
diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban the pension obligations. In determining the
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga appropriate discount rate, the Bank considers the
yang sesuai, Bank mempertimbangkan tingkat interest rates of government bonds that are
suku bunga obligasi pemerintah yang denominated in the currency in which the benefits
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan will be paid and that have terms to maturity
dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa approximating the terms of the related pension
dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang obligation. For the rate of future salary increases,
terkait. Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, the Bank collects all historical data relating to
Bank mengumpulkan data historis mengenai changes in base salaries and adjusts it for future
perubahan gaji dasar pekerja dan business plans. Other key assumptions for
menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis pension obligations are based in part on current
masa datang. Asumsi kunci kewajiban pensiun market conditions. Additional information is
lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi disclosed in Note 36.
pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan
pada Catatan 36.
Alokasi harga beli dan penurunan nilai goodwill Purchase price allocation and goodwill
impairment
Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan Acquisition accounting requires extensive use of
estimasi akuntansi secara ekstensif dalam accounting estimates to allocate the purchase
mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar price to the reliable fair market values of the
yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang assets and liabilities purchased including
diperoleh termasuk goodwill. Akuisisi bisnis tertentu intangible assets. Certain business acquisitions
oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai dengan of the Group have resulted in goodwill. Under
PSAK 103 “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak SFAS 103 “Business Combinations”, such
diamortisasi dan diuji bagi penurunan nilai setiap goodwill is not amortised and subject to an annual
tahunnya. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam impairment testing. Further details are disclosed
Catatan 14. in Note 14.
Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat Impairment testing is performed when certain
indikasi penurunan nilai. Dalam hal goodwill, aset impairment indicators are present. In the case of
diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. Jika goodwill, such assets are subject to annual
terdapat indikasi penurunan nilai, manajemen harus impairment testing and whenever there is an
menggunakan pertimbangan dalam mengestimasi indication that such asset may be impaired,
nilai terpulihkan dan menentukan jumlah penurunan management has to use its judgment in
nilai. estimating the recoverable value and determining
the amount of impairment.
62
Page 340
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognised for the future
penghasilan terpulihkan pada periode mendatang recoverable taxable income arising from
sebagai akibat dari perbedaan temporer. Justifikasi temporary difference. Management’s judgment is
manajemen diperlukan untuk menentukan jumlah required to determine the amount of deferred tax
aset pajak tangguhan yang dapat diakui sesuai assets that can be recognised based upon the
dengan perkiraan waktu dan tingkat laba fiskal di likely timing and level of future taxable profits
masa mendatang sejalan dengan strategi rencana together with future tax strategy.
perpajakan ke depan.
Pajak penghasilan Income tax
Bank mengakui liabilitas atas pajak penghasilan The Bank recognised liabilities for corporate
badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat income tax based on estimation of whether
tambahan pajak penghasilan badan. additional corporate income tax will be due.
4. KAS 4. Cash
31 Desember/December 31
2024 2023
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah 140.044 154.507 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Singapura 1.644.280 19.476 4.154.150 48.505 Singapore Dollar
Dolar Amerika Serikat 417.064 6.713 477.654 7.354 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 1.412.350 3.105 1.139.950 2.473 Chinese Yuan Renminbi
Jumlah 169.338 212.839 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo As of December 31, 2024 and 2023, the balance
kas dalam mata uang Rupiah termasuk kas pada of cash in Rupiah include cash in ATM amounting
ATM, masing-masing sebesar Rp1.691 dan to Rp1,691 and Rp1,477, respectively.
Rp1.477.
63
Page 341
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 1.126.864 1.314.035 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 363.723 238.646 United States Dollar
Jumlah 1.490.587 1.552.681 Total
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) in
Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan and Regulation of the Members of The Board of
pada Catatan 42. Governors (PADG) are disclosed in Note 42.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang: a. By currencies:
31 Desember/December 31
2024 2023
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah - 470 - 39.990 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 5.925.393 95.369 2.720.846 41.893 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 23.864.995 52.467 13.587.353 29.478 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Singapura 879.684 10.419 1.679.205 19.607 Singapore Dollar
Dolar Australia 441.883 4.425 156.687 1.647 Australian Dollar
Yen Jepang 17.075.969 1.759 14.978.638 1.631 Japanese Yen
Euro Eropa 36.691 615 66.609 1.135 European Euro
Poundsterling
Britania Raya 2.628 53 189.384 3.717 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 23.520 49 22.211 44 Hong Kong Dollar
165.156 99.152
Jumlah 165.626 139.142 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (169) (126) impairment losses
Neto 165.457 139.016 Net
64
Page 342
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi b. By related parties and third parties:
dan pihak ketiga:
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Shenzhen 24.761 17.877 Corporation, Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 20.715 7.470 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 1.759 1.631 Corporation, Tokyo Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 53 3.717 Corporation, London Branch
47.288 30.695
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 361 24.953 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 54 12.832 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 31 39 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 24 2.166 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Citibank N.A., New York 76.576 8.861 Citibank N.A., New York
United Overseas Bank Ltd. United Overseas Bank Ltd.
Singapura 10.419 19.607 Singapore
J.P Morgan Chase Bank, J.P. Morgan Chase Bank,
New York 10.331 22.802 New York
PT Bank ICBC Indonesia 6.324 4.130 PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 4.512 6.188 PT Bank Central Asia Tbk
ANZ Australia 4.425 1.648 ANZ Australia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.222 3.086 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Amerika Serikat 728 956 United States
Bank of China Hongkong 667 - Bank of China Hongkong
Citibank N.A., London 615 1.135 Citibank N.A., London
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Hong Kong 49 44 Hong Kong
118.338 108.447
Jumlah 165.626 139.142 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (169) (126) Allowance for impairment losses
Neto 165.457 139.016 Net
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: c. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 0,64% 0,69% Rupiah
Mata uang asing 2,19% 1,40% Foreign currencies
65
Page 343
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas giro pada d. Movements in the gross carrying amount of
bank lain adalah sebagai berikut: current accounts with other banks are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 279.436 - - 279.436 January 1, 2023
Aset baru 22.802 - - 22.802 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3) - - (3) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (163.093) - - (163.093) Remeasurement
31 Desember 2023 139.142 - - 139.142 December 31, 2023
Aset baru 667 - - 667 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 25.817 - - 25.817 Remeasurement
31 Desember 2024 165.626 - - 165.626 December 31, 2024
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. Movements in the allowance for
atas giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses amount of current
accounts with other banks are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2023 282 - - 282 January 1, 2023
Aset baru 19 - - 19 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (175) - - (175) Remeasurement
31 Desember 2023 126 - - 126 December 31, 2023
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 42 - - 42 Remeasurement
31 Desember 2024 169 - - 169 December 31, 2024
f. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah f. The Bank’s management believes that
cadangan kerugian penurunan nilai adalah the allowance for impairment losses is
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian adequate to cover possible impairment
penurunan nilai atas tidak tertagihnya giro pada losses from uncollectible current
bank lain. accounts with other banks.
66
Page 344
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang: a. By type and currency:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank DBS Indonesia - 45.000 PT Bank DBS Indonesia
- 45.000
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Shinhan Indonesia 241.425 - PT Bank Shinhan Indonesia
Bank Indonesia 96.582 - Bank Indonesia
338.007 -
Jumlah 338.007 45.000 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1) (1) Allowance for impairment losses
Jumlah 338.006 44.999 Total
b. Tingkat suku bunga efektif setahun: b. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 1,36% - 2,30% 2,87% - 5,88% Rupiah
Mata uang asing 1,07% - 4,57% 1,60% - 4,34% Foreign currencies
c. Sisa umur hingga jatuh tempo atas penempatan c. The remaining period until maturity on
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah di placements with Bank Indonesia and other
bawah 3 bulan. banks is under 3 months.
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas penempatan d. Movements in the gross carrying amount of
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah placement with Bank Indonesia and other
sebagai berikut: banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 624.216 - - 624.216 January 1, 2023
Aset baru 45.000 - - 45.000 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (624.216) - - (624.216) (excluding write-offs)
31 Desember 2023 45.000 - - 45.000 December 31, 2023
Aset baru 338.007 - - 338.007 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (45.000) - - (45.000) (excluding write-offs)
31 Desember 2024 338.007 - - 338.007 December 31, 2024
67
Page 345
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
atas penempatan pada Bank Indonesia dan impairment losses of placement with Bank
bank lain adalah sebagai berikut: Indonesia and other banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2023 - - - - January 1, 2023
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 1 - - 1 December 31, 2023
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1) - - (1) (excluding write-offs)
31 Desember 2024 1 - - 1 December 31, 2024
f. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah f. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya uncollectible placement with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia dan bank and other banks.
lain.
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency:
31 Desember/December 31
2024 2023
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Obligasi pemerintah Government bonds
IDSR071125364S 585.062 - IDSR071125364S
IDSR171025364S 498.683 - IDSR171025364S
IDSR141125364S 493.527 - IDSR141125364S
IDSR101025364S 488.566 - IDSR101025364S
IDSR260925364S 337.158 - IDSR260925364S
IDVB0314022025 321.846 - IDVB0314022025
IDSR311025364S 299.702 - IDSR311025364S
IDSR241025364S 299.469 - IDSR241025364S
IDSR240125364S 269.634 - IDSR240125364S
IDSR030125364S 234.514 - IDSR030125364S
IDSR190925364S 192.507 - IDSR190925364S
IDSR031025364S 192.110 - IDSR031025364S
IDSR170125364S 179.679 - IDSR170125364S
IDVB0310012025 161.013 - IDVB0310012025
IDVB0317012025 161.004 - IDVB0317012025
IDVB0324012025 160.996 - IDVB0324012025
IDVB0303012025 160.993 - IDVB0303012025
IDVB0321022025 160.956 - IDVB0321022025
PBS0017 130.690 131.942 PBS0017
VR0033 129.852 129.826 VR0033
PBS036 129.551 129.221 PBS036
68
Page 346
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31
2024 2023
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Obligasi pemerintah Government bonds
IDSR080925367S 96.215 - IDSR080925367S
IDSR100125364S 73.604 - IDSR100125364S
IDSR310125364S 49.790 - IDSR310125364S
IDSR180924364S - 498.299 IDSR180924364S
IDSR081124364S - 300.068 IDSR081124364S
PBS031 - 226.224 PBS031
IDSR190624273S - 199.519 IDSR190624273S
SR015 - 181.588 SR015
IDSR111024364S - 149.454 IDSR111024364S
IDSR131224364S - 109.996 IDSR131224364S
IDSR301024364S - 105.076 IDSR301024364S
IDSR181024364S - 104.790 IDSR181024364S
IDSR070824273S - 100.058 IDSR070824273S
IDSR131124364S - 100.053 IDSR131124364S
IDSR041224364S - 100.019 IDSR041224364S
IDSR170524182S - 99.994 IDSR170524182S
IDSR210824273S - 99.972 IDSR210824273S
IDSR220524182S - 99.963 IDSR220524182S
IDSR030724273S - 99.787 IDSR030724273S
IDSR041024364S - 99.663 IDSR041024364S
IDSR090824273S - 90.020 IDSR090824273S
IDSR061224364S - 80.030 IDSR061224364S
IDSR161024364S - 79.734 IDSR161024364S
IDSR030524182S - 70.017 IDSR030524182S
IDSR020824273S - 60.034 IDSR020824273S
IDSR020524183S - 59.988 IDSR020524183S
IDSR271124364S - 51.566 IDSR271124364S
IDSR011124364S - 50.049 IDSR011124364S
IDSR070624182S - 50.021 IDSR070624182S
IDSR050624182S - 50.019 IDSR050624182S
IDSR251024364S - 50.017 IDSR251024364S
IDSR280824273S - 49.994 IDSR280824273S
IDSR270524185S - 49.977 IDSR270524185S
IDSR201124364S - 49.972 IDSR201124364S
IDSR290524182S - 49.971 IDSR290524182S
IDSR230824273S - 49.968 IDSR230824273S
SPN12240201 - 49.956 SPN12240201
IDSR231024364S - 49.910 IDSR231024364S
IDSR310724273S - 45.005 IDSR310724273S
FR0077 - 29.761 FR0077
ORI019 - 19.947 ORI019
IDSR140824273S - 6.685 IDSR140824273S
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain 5.807.121 4.208.153 comprehensive income
Diskonto yang belum diamortisasi (134.296) (152.164) Unamortised discount
Jumlah 5.672.825 4.055.989 Total
69
Page 347
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31
2024 2023
Diukur pada
biaya perolehan di amortisasi Measured at amortized cost
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Efek-efek pemerintah Government securities
Obligasi Negara FR0104 358.296 - Government Bonds FR0104
Obligasi Negara PBSG001 250.000 250.000 Government Bonds PBSG001
Obligasi Negara FR0101 235.259 - Government Bonds FR0101
Obligasi korporasi Corporate bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 200.000 200.000 (Persero) Tbk
Wesel ekspor Export Bill
Wesel Ekspor 0053 42.027 - Export Bill 0053
Wesel Ekspor 0054 18.491 - Export Bill 0054
Wesel Ekspor 0066 38.648 - Export Bill 0066
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada biaya perolehan at fair value amortized cost
di amortisasi 1.142.721 450.000
Premi yang belum diamortisasi 74 630 Unamortised premium
Jumlah 1.142.795 450.630 Total
Jumlah efek-efek 6.815.620 4.506.619 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (104) (152) Allowance for impairment losses
Neto 6.815.516 4.506.467 Net
b. Berdasarkan penerbit: b. By issuer:
31 Desember/December 31
2024 2023
Pemerintah 6.650.676 4.458.153 Government
Korporasi 299.166 200.000 Corporate
Jumlah 6.949.842 4.658.153 Total
Diskonto yang belum diamortisasi (134.222) (151.534) Unamortised discount
Jumlah efek-efek 6.815.620 4.506.619 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (104) (152) Allowance for impairment losses
Neto 6.815.516 4.506.467 Net
c. Berdasarkan peringkat: c. By rating:
Peringkat obligasi korporasi yang dimiliki oleh The rating of corporate bonds owned by the
Bank dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan Bank is rated by PT Pemeringkat Efek
PT Fitch Ratings Indonesia, pihak ketiga, Indonesia and PT Fitch Ratings Indonesia,
adalah sebagai berikut: third parties, as follows:
Pemeringkat/ 31 Desember/ 31 Desember/
Rated by December 31, 2024 December 31, 2023
PT Bank Rakyat Fitch Ratings Indonesia BBB BBB PT Bank Rakyat Indonesia
Indonesia (Persero) Tbk PT Pemeringat Efek (Persero) Tbk
Indonesia idAAA idAAA
70
Page 348
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Tingkat suku bunga efektif setahun: d. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi 5,61% - 7,23% 4,75% - 5,59% Corporate bonds
Efek-efek pemerintah 0,00% - 8,74% 2,06% - 6,10% Government securities
e. Efek–efek yang telah dijual dengan janji dibeli e. Securities sold under agreement to
kembali masing-masing pada tanggal repurchase as of December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 berjumlah 2023 amounted to Rp2,104,183 and
Rp2.104.183 dan Rp100.000 (Catatan 22). Rp100,000 (Note 22).
f. Perubahan nilai tercatat bruto atas efek-efek f. Movements in the gross carrying amount of
adalah sebagai berikut: securities are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 893.950 - - 893.950 January 1, 2023
Aset baru 3.791.073 - - 3.791.073 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (186.523) - - (186.523) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 8.119 - - 8.119 Remeasurement
31 Desember 2023 4.506.619 - - 4.506.619 December 31, 2023
Aset baru 6.109.749 - - 6.109.749 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3.817.164) - - (3.817.164) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 16.416 - - 16.416 Remeasurement
31 Desember 2024 6.815.620 - - 6.815.620 December 31, 2024
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai g. The movements in the allowance for
atas efek-efek adalah sebagai berikut: impairment losses of securities are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2023 - - - - January 1, 2023
Aset baru 152 - - 152 New assets originated
Aset dihentikan - - - -
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 152 - - 152 December 31, 2023
Aset baru 11 - - 11 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (59) - - (59) Remeasurements
31 Desember 2024 104 - - 104 December 31, 2024
h. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah h. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya efek-efek. uncollectible securities.
71
Page 349
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 9. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
PAYABLES
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga by letters of credit, which are received from third
dengan rincian berdasarkan: party customers, with details as follows:
a. Berdasarkan mata uang a. By currencies
31 Desember/December 31
2024 2023
Yuan Renminbi Cina 12.262 - Chinese Yuan Renminbi
Jumlah 12.262 - Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2) - Allowance for impairment losses
Jumlah 12.260 - Total
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
31 Desember/December 31
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - - ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 12.262 - > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan - - > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan - - > 6 months ≤ 12 months
Jumlah 12.262 - Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2) - Allowance for impairment losses
Jumlah 12.260 - Total
c. Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan c. Movements in the gross carrying amount of
akseptasi adalah sebagai berikut: acceptance receivables are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 - - - - January 1, 2023
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan - - - -
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 - - - - December 31, 2023
Aset baru 12.262 - - 12.262 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2024 12.262 - - 12.262 December 31, 2024
72
Page 350
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 9. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
(lanjutan) PAYABLES (continued)
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai d. Movements in the allowance for impairment
tagihan akseptasi adalah sebagai berikut: losses of acceptance receivables are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2023 - - - - January 1, 2023
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan - - - -
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 - - - - December 31, 2023
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2024 2 - - 2 December 31, 2024
e. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah e. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya uncollectible acceptance.
akseptasi.
10. TAGIHAN ATAS EFEK-EFEK YANG DIBELI 10. RECEIVABLES ON SECURITIES PURCHASED
DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI UNDER AGREEMENTS TO RESALE
a. Berdasarkan jenis a. By type
Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji Receivables on securities purchased under
dijual kembali (reverse repo) adalah dalam mata agreements to resale (reverse repo) were
uang Rupiah dan ditempatkan pada Bank denominated in Rupiah and are placed at
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 Bank Indonesia as of December 31, 2023
terdiri dari: consist of:
31 Desember 2023/December 31, 2023
Jenis Pendapatan
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai penjualan belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai beli/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Purchase Resale Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
Bank Indonesia/ 11 Okt 2023/ 10 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0052 300.000 Oct 11, 2023 Jan 10, 2024 288.862 293.353 444 292.909
Bank Indonesia/ 04 Okt 2023/ 3 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0052 300.000 Oct 04, 2023 Jan 3, 2024 287.648 292.119 98 292.021
Bank Indonesia/ 25 Okt 2023/ 24 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0063 180.000 Oct 25, 2023 Jan 24, 2024 172,074 174.850 701 174.149
Bank Indonesia/ 25 Okt 2023/ 24 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0063 120.000 Oct 25, 2023 Jan 24, 2024 114.716 116.572 470 116.102
Bank Indonesia/ 18 Okt 2023/ 17 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0056 100.000 Oct 18, 2023 Jan 17, 2024 96.031 97.524 262 97.262
Bank Indonesia/ 15 Nov 2023/ 15 Feb 2024/
Bank Indonesia VR0064 100.000 Nov 15, 2023 Feb 15, 2024 96.004 97.574 768 96.806
1.100.000 1.055.335 1.071.992 2.743 1.069.249
73
Page 351
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. TAGIHAN ATAS EFEK-EFEK YANG DIBELI 10. RECEIVABLES ON SECURITIES PURCHASED
DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan) UNDER AGREEMENTS TO RESALE
(continued)
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari agreements will be settled no more than 12
12 bulan setelah tanggal laporan posisi months after the date of financial positions.
keuangan.
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun c. Average effectives interest rate per annum
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah - 6,02% Rupiah
d. Manajemen berpendapat bahwa cadangan d. Management believes that no allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan. impairment losses is necessary.
11. KREDIT YANG DIBERIKAN 11. LOANS
a. Berdasarkan jenis kredit a. By type of loans
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Konsumer 4.693 5.567 Consumer
Karyawan 938 1.002 Employee
5.631 6.569
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 8.858.720 7.850.352 Working capital
Investasi 6.374.339 3.809.276 Investment
Konsumer 1.423.241 1.467.634 Consumer
Karyawan 1.420 2.185 Employee
16.657.720 13.129.447
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 5.077.951 5.237.672 Investment
Modal Kerja 1.722.499 986.290 Working capital
6.800.450 6.223.962
Jumlah 23.463.801 19.359.978 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (450.922) (513.561) Allowance for impairment losses
Neto 23.012.879 18.846.417 Net
74
Page 352
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sectors
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
Perantara keuangan 3.768.705 3.078.621 Financial intermediary
Industri pengolahan 2.812.038 1.961.844 Manufacturing
Perdagangan besar dan eceran 2.603.129 1.768.553 Wholesale and retail
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing and
komunikasi 1.801.034 871.094 communication
Konstruksi 1.793.546 1.234.578 Construction
Rumah tangga 1.430.292 1.476.387 Household
Listrik, gas, dan air 566.265 398.635 Electricity, gas and water
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 783.724 1.436.608 Real estate, leasing and services
Penyediaan akomodasi dan Accommodation, food and
penyediaan makan minum 536.112 540.177 beverages
Pertambangan 313.170 142.879 Mining
Jasa kesehatan dan kegiatan
sosial 104.035 122.916 Health and social services
Jasa pendidikan 61.601 35.230 Education services
Pertanian, perburuan, dan kehutanan 58.543 42.408 Agriculture, hunting and forestry
Perikanan 17.564 17.585 Fishing
Jasa kemasyarakatan, sosial
budaya, hiburan, dan Social, art, culture, recreation
jasa lainnya 12.338 7.654 and other services
Lain-lain 1.255 847 Others
16.663.351 13.136.016
Mata uang asing Foreign currencies
Industri pengolahan 3.600.908 2.242.691 Manufacturing
Listrik, gas, dan air 1.736.978 2.901.778 Electricity, gas and water
Pertambangan dan penggalian 578.345 591.223 Mining and excavation
Perdagangan besar dan eceran 404.148 1.750 Wholesale and retail
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 340.006 416.544 Real estate, leasing and services
Penyediaan akomodasi dan Accommodation, food, and
penyediaan makan minum 80.475 - beverages
Perantara keuangan 39.119 37.352 Financial intermediary
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing
komunikasi 20.471 32.624 and communication
6.800.450 6.223.962
Jumlah 23.463.801 19.359.978 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (450.922) (513.561) Allowance for impairment losses
Neto 23.012.879 18.846.417 Net
75
Page 353
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo perjanjian kredit c. By maturity based on loan agreement
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 6.375.555 5.084.037 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun 830.628 980.170 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 3.928.029 3.673.694 > 2 - 5 years
> 5 tahun 5.529.139 3.398.115 > 5 years
16.663.351 13.136.016
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 1.119.293 601.887 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun 126.740 187.105 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 3.301.957 1.012.715 > 2 - 5 years
> 5 tahun 2.252.460 4.422.255 > 5 years
6.800.450 6.223.962
Jumlah 23.463.801 19.359.978 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (450.922) (513.561) Allowance for impairment losses
Neto 23.012.879 18.846.417 Net
d. Kredit yang diberikan kepada karyawan d. Employee loans
Kredit yang diberikan kepada karyawan terdiri Loans to employees consist of loans with
dari kredit untuk tahun yang berakhir pada annual interest ranging from 5.00%-9.25%
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, untuk for the years ended December 31, 2024 and
membeli rumah, kendaraan bermotor, dan 2023, respectively, which are intended for
keperluan pribadi lainnya, dengan suku bunga acquisition of houses, motor vehicles and
per tahun masing-masing sebesar other personal needs of the employees.
5,00%-9,25%. Kredit ini berjangka waktu antara These loans will mature within 1 year to 19
1 tahun sampai dengan 19 tahun dan dilunasi years and are collected through monthly
melalui pemotongan gaji karyawan setiap payroll deductions.
bulan.
Kredit yang diberikan kepada pihak-pihak Loans to related parties as of December 31,
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2024 and 2023 amounted to Rp5,631 and
2023 masing-masing berjumlah Rp5.631 dan Rp6,569, (Note 34) respectively, which are
Rp6.569 (Catatan 34) yang diberikan kepada given to Board of Commissioners, Board of
dewan komisaris, direksi, dan pejabat eksekutif Directors and executive officers, and are
dan diklasifikasikan lancar. classified as current.
e. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: e. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 8,05% 7,94% Rupiah
Mata uang asing 6,79% 6,81% Foreign currencies
76
Page 354
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
f. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit yang f. Movements in the gross carrying amount of
diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 16.035.075 85.002 567.208 16.687.285 January 1, 2023
Aset baru 3.297.345 16.177 3.253 3.316.775 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3.772.572) (19.320) (58.081) (3.849.973) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 2.879 (2.879) - - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (309.032) 310.632 (1.600) - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 (58.664) (64.531) 123.195 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 3.231.889 4.528 (7.190) 3.229.227 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (67.797) (67.797) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing 42.697 - 1.764 44.461 Foreign exchange changes
31 Desember 2023 18.469.617 329.609 560.752 19.359.978 December 31, 2023
Aset baru 4.575.692 1.536 1.983 4.579.211 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (2.518.232) (17.812) (41.104) (2.577.148) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 4.407 (4.264) (143) - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (17.766) 17.766 - - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 ` (500.539) (297.016) 797.555 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 2.533.787 (6.415) 16.759 2.544.131 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (232.099) (232.099) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing (192.402) - (17.870) (210.272) Foreign exchange changes
31 Desember 2024 22.354.564 23.404 1.085.833 23.463.801 December 31, 2024
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai g. The movements in the allowance for
atas kredit yang diberikan adalah sebagai impairment losses of loans are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 32.723 9.853 412.170 454.746 January 1, 2023
Aset baru 3.257 2.481 919 6.657 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (9.070) (2.549) (17.538) (29.157) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 6 (6) - - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (71.650) 72.016 (366) - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 (24.537) (43.842) 68.379 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 99.716 36.969 14.663 151.348 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (67.797) (67.797) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing - - (2.236) (2.236) Foreign exchange changes
31 Desember 2023 30.445 74.922 408.194 513.561 December 31, 2023
Aset baru 5.636 230 574 6.440 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (2.966) (2.075) 4.999 (42) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 (87.719) 2.098 85.621 Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 91 (81.480) 81.389 - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 - - - - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 80.966 9.094 65.376 155.436 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (232.099) (232.099) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing 188 - 7.438 7.626 Foreign exchange changes
31 Desember 2024 26.641 2.789 421.492 450.922 December 31, 2024
77
Page 355
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
h. Manajemen berpendapat bahwa jumlah h. Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang impairment losses is adequate.
dibentuk telah memadai.
12. PENDAPATAN BUNGA YANG MASIH AKAN 12. INTEREST RECEIVABLES
DITERIMA
31 Desember/December 31
2024 2023
Bunga atas: Interest on:
Kredit yang diberikan 133.871 79.960 Loans
Efek-efek 24.897 18.462 Marketable securities
Interbank call money 62 22 Interbank call money
Jumlah 158.830 98.444 Total
Pendapatan bunga yang masih akan diterima dari Interest receivables from related parties as of
pihak berelasi adalah sebesar Rp12 dan Rp15 December 31, 2024 and 2023, amounted to
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 Rp12 and Rp15, respectively (Note 34).
dan 2023 (Catatan 34).
Pendapatan bunga yang masih akan diterima dalam Interest receivables in foreign currencies as
mata uang asing adalah sebesar Rp87.033 dan of December 31, 2024 and 2023, amounted
Rp34.058 masing-masing pada tanggal to Rp87,033 and Rp34,058, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember 2024/December 31, 2024
31 Desember/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
January 1, 2024 Additions Deductions Reclassifications 2024
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 432.990 - (18.217) - 414.773 Land
Bangunan 479.640 - (7.697) - 471.943 Buildings
Prasarana 25.074 2.394 (1.458) 13 26.023 Leasehold improvements
Inventaris kantor 126.509 13.470 (5.016) (13) 134.950 Office equipment
Kendaraan 67.067 84 (10.452) - 56.699 Vehicles
1.131.280 15.948 (42.840) - 1.104.388
Aset dalam penyelesaian 4.311 6.394 - (7.114) 3.591 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.135.591 22.342 (42.840) (7.114) 1.107.979 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 70.832 44.109 (29.456) - 85.485 Right-of-use of assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.206.423 66.451 (72.296) (7.114) 1.193.464 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (156.761) (28.716) 4.424 - (181.053) Buildings
Prasarana (24.441) (876) 1.458 (13) (23.872) Leasehold improvements
Inventaris kantor (113.431) (8.734) 5.008 13 (117.144) Office equipment
Kendaraan (66.267) (668) 10.384 - (56.551) Vehicles
(360.900) (38.994) 21.274 - (378.620)
Aset hak guna (43.198) (20.023) 29.456 - (33.765) Right-of-use of assets
Total akumulasi
penyusutan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (404.098) (59.017) 50.730 - (412.385) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 802.325 781.079 Net book value
78
Page 356
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
31 Desember 2023/December 31, 2023
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ 31 Desember/
January 1, 2023 Additions Deductions Reclassifications Revaluation December 31, 2023
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 385.144 - (11.661) 21.963 37.544 432.990 Land
Bangunan 414.251 515 (7.280) 4.571 67.583 479.640 Buildings
Prasarana 49.685 134 (116) (24.629) - 25.074 Leasehold improvements
Inventaris kantor 118.136 8.003 (1.267) 1.637 - 126.509 Office equipment
Kendaraan 77.119 79 (10.131) - - 67.067 Vehicles
1.044.335 8.731 (30.455) 3.542 105.127 1.131.280
Aset dalam penyelesaian 422 7.635 (204) (3.542) - 4.311 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.044.757 16.366 (30.659) - 105.127 1.135.591 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 67.171 12.895 (9.234) - - 70.832 Right-of-use assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.111.928 29.261 (39.893) - 105.127 1.206.423 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (123.127) (22.660) 5.387 (16.361) - (156.761) Buildings
Prasarana (38.080) (2.764) 42 16.361 - (24.441) Leasehold improvements
Inventaris kantor (108.756) (5.935) 1.260 - - (113.431) Office equipment
Kendaraan (75.678) (720) 10.131 - - (66.267) Vehicles
(345.641) (32.079) 16.820 - - (360.900)
Aset hak guna (32.802) (18.650) 8.254 - - (43.198) Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (378.443) (50.729) 25.074 - - (404.098) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 733.485 802.325 Net book value
Aset tetap Bank, kecuali tanah, prasarana, dan All fixed assets, except for land, leasehold
inventaris kantor diasuransikan pada perusahaan improvements, and office equipment are insured
asuransi yaitu, PT Asuransi Bina Dana Arta, pihak with insurance company PT Asuransi Bina Dana
ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Arta, a third party for coverage amounting to
Rp313.614 dan Rp268.579 pada tanggal 31 Rp313,614 and Rp268,579 as of December 31,
Desember 2024 dan 2023. Manajemen berpendapat 2024 and 2023. All the insurance companies
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk above are third parties. Management believes that
menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang the insurance coverages are adequate to cover
dipertanggungkan. possible losses on the assets insured.
Rincian laba penjualan aset tetap untuk tahun-tahun The details of gain on sale of fixed assets for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah years ended December 31, 2024 and 2023 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Hasil penjualan aset tetap 3.578 3.775 Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih aset tetap - - Net book value of fixed assets
Laba penjualan aset tetap 3.578 3.775 Gain on sale of fixed assets
<
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Bank fully
didepresiasi penuh oleh Bank namun masih depreciated fixed assets that are still in use
digunakan adalah sebesar Rp166.058 dan amounted to Rp166,058 and Rp524,290 as of
Rp524.290 pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and December 31, 2023,
31 Desember 2023 (tidak diaudit). respectively (unaudited).
79
Page 357
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang berasal Reconciliations of deduction to fixed assets which
dari penjualan dan reklasifikasi adalah sebagai comes from disposal an reclassification are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Pengurangan melalui penjualan aset tetap 11.283 10.838 Deduction through sale of fixed assets
Penghapusan aset tetap 5.643 3.008 Write-off of fixed asets
Pengurangan aset dalam penyelesaian Deduction of construction in progress
melalui reklasifikasi aset tetap 7.114 - through reclassifications
Pengurangan aset hak guna 29.456 9.234 Deduction of right-of-uses assets
Reklasifikasi ke properti terbengkalai 25.914 16.813 Reclassification to abandoned assets
Total pengurangan 79.410 39.893 Total deductions
Sejak tahun 2014, Bank menerapkan model Since 2014, the Bank has applied revaluation
revaluasi untuk tanah dan bangunan, sehingga nilai model for land and buildings thus, the carrying
tercatat pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 values as of December 31, 2023 and 2022 reflect
mencerminkan nilai wajar. Penilaian kembali atas the fair values. The revaluations of fixed assets
aset tetap selain inventaris kantor dan kendaraan except for office equipment and vehicles using
per tanggal 31 Desember 2023 dilakukan oleh cut-off December 31, 2023 are performed by
penilai independen eksternal, Kantor Jasa Penilai external independent appraiser, Public Appraiser
Publik (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan dalam Laporan Firm (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan as stated in
Penilaian tertanggal 3 Januari 2024. Penilaian the Valuation Report dated January 3, 2024.
dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia, Valuations were performed based on Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards which are appropriate with
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. recent market transactions done on arm’s length
Pendekatan penilaian yang dipakai adalah terms. The valuation method used is market data
pendekatan data pasar dan pendekatan biaya. approach and cost approach.
Nilai wajar dari aset tetap dihitung dengan Fair values of fixed assets are calculated using
menggunakan pendekatan perbandingan harga the comparable market data approach and cost
pasar dan estimasi biaya reproduksi baru atau biaya reproduction or cost replacement approach. The
pengganti baru. Harga pasar dari aset tetap yang approximate market prices of comparable fixed
paling mendekati disesuaikan dengan perbedaan assets is adjusted for differences in key attributes
atribut utama seperti ukuran aset, lokasi, kondisi such as size, location, physical conditions,
fisik, faktor depresiasi, dan biaya penggantian. depreciation factor, and replacement costs. The
Pengukuran nilai wajar juga mempertimbangkan fair value measurement also considers highest
penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and best and best use of the asset being valued.
use) dari aset yang dinilai.
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information of the revaluation of fixed assets as at
pada tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan December 31, 2023 performed by the Bank are as
oleh Bank adalah sebagai berikut: follows:
Nilai buku Nilai buku
sebelum setelah
revaluasi/ revaluasi/ Kenaikan
Carrying Carrying nilai revaluasi/
amount amount Increase
before after in revaluation
revaluation revaluation value
Tanah 395.446 432.990 37.544 Land
Bangunan 255.296 322.879 67.583 Buildings
Jumlah 650.742 755.869 105.127 Total
Kenaikan nilai revaluasi sebesar Rp105.127 dicatat Increase in revaluation value of Rp105,127 is
di penghasilan komprehensif lain di ekuitas, tidak recorded as part of other comprehensive income
ada penurunan nilai revaluasi untuk tahun yang in equity, there is no decrease in the revaluation
berakhir 31 Desember 2023. value for the year ended December 31, 2023.
80
Page 358
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Jumlah tercatat aset tetap apabila aset tersebut The amount of fixed assets if recorded using cost
dicatat dengan model biaya adalah sebagai berikut: method are the following:
31 Desember/December 31
2024 2023
Tanah 227.997 229.943 Land
Bangunan 235.955 255.721 Buildings
Prasarana 2.237 634 Leaseholds improvements
Inventaris kantor 16.776 10.757 Office equipment
Kendaraan 91 292 Vehicles
Jumlah 483.056 497.347 Total
Rincian aset dalam penyelesaian beserta The details of the construction in progress with
persentase penyelesaian dan nilai kontrak adalah percentage of completion and contract value are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Renovasi Bangunan 80% 1.330 2025 Leasehold improvements
Software 80% 2.252 2025 Software
Mesin Kantor 50% 9 2025 Office machines
31 Desember/December 31, 2023
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Renovasi Bangunan 80% 2.823 2024 Leasehold improvements
Software 80% 1.488 2024 Software
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that as of December 31,
penurunan nilai lainnya atas aset tersebut pada 2024 and 2023, no other impairment in value for
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. fixed assets.
Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023 Rights of use assets as of December 31, 2024
adalah sebagai berikut: and 2023 as follows:
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2024 and reclassification and reclassification 2024
Biaya perolehan Cost
Bangunan 51.287 20.349 (20.350) 51.286 Buildings
Kendaraan 4.824 4.096 (3.768) 5.152 Vehicles
Lain-lain 14.721 19.664 (5.338) 29.047 Others
Total biaya perolehan 70.832 44.109 (29.456) 85.485 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (29.642) (11.378) 20.350 (20.670) Buildings
Kendaraan (4.030) (1.608) 3.768 (1.870) Vehicles
Lain-lain (9.526) (7.037) 5.338 (11.225) Others
Total Akumulasi penyusutan (43.198) (20.023) 29.456 (33.765) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 27.634 51.720 Book value - net
81
Page 359
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 13. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023 Rights of use assets as of December 31, 2024 and
adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023 as follows: (continued)
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2023 and reclassification and reclassification 2023
Biaya perolehan Cost
Bangunan 47.392 12.478 (8.583) 51.287 Buildings
Kendaraan 5.272 - (448) 4.824 Vehicles
Lain-lain 14.507 417 (203) 14.721 Others
Total biaya perolehan 67.171 12.895 (9.234) 70.832 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (26.713) (10.681) 7.752 (29.642) Buildings
Kendaraan (2.870) (1.587) 427 (4.030) Vehicles
Lain-lain (3.219) (6.382) 75 (9.526) Others
Total Akumulasi penyusutan (32.802) (18.650) 8.254 (43.198) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 34.369 27.634 Book value - net
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung The Bank rent a number of assets including
kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain. offices, official houses, vehicles and others.
14. GOODWILL 14. GOODWILL
Seperti diungkapkan pada Catatan 1b, Bank As disclosed in Note 1b, the Bank acquired
melakukan akuisisi atas 100% kepemilikan saham 100% equity interests in PT Bank Antardaerah.
pada PT Bank Antardaerah. Nilai wajar dari aset dan The fair values of the identifiable assets and
liabilitas teridentifikasi PT Bank Antardaerah pada liabilities of PT Bank Antardaerah as at the date
tanggal akuisisi (24 Juni 2016) adalah: of acquisition (June 24, 2016) were:
Nilai wajar/
Fair value
Imbalan yang dialihkan 517.913 Consideration transferred
Nilai wajar aset bersih teridentifikasi (271.755) Total identifiable net assets at fair value
Goodwill atas akuisisi 246.158 Goodwill arising on acquisition
Core deposits Intangible (55.428) Core deposits intangible
Teknologi perangkat lunak dan Software technology and
teknologi pendukung lainnya (655 ) other supporting technologies
Residual goodwill 190.075 Residual goodwill
Tujuan dilakukannya akuisisi adalah meningkatkan The purpose of the acquisition is to increase the
potensi skala usaha Bank menjadi lebih besar serta potential scale of the Bank business as well as
meningkatnya jangkauan operasional Bank terutama increased in operational range of the Bank
pada area yang sebelumnya merupakan basis especially in the areas that were previously the
kekuatan utama yang dimiliki oleh PT Bank main power base owned by PT Bank
Antardaerah, baik itu untuk pemberian pinjaman Antardaerah, both for lending as well as source
maupun sebagai sumber perolehan dana pihak of third party funds.
ketiga.
Pengujian penurunan nilai atas goodwill dilakukan Goodwill is tested for impairment annually and
setiap tahun dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa when circumstances indicate that the carrying
nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai. Nilai value may be impaired. The recoverable amount
terpulihkan ditentukan berdasarkan perhitungan nilai was determined based on value in use that uses
pakai yang menggunakan metode discounted discounted cash flow method. The Bank
cash flow. Bank menentukan unit penghasil kas determined the cash generating unit aligned with
sejalan dengan segmen operasi, yaitu kredit. Tidak the operating segment of loans. There were no
terdapat pergerakan atas nilai tercatat goodwill movements on carrying amount of goodwill for
selama tahun 2024. the year 2024.
82
Page 360
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. GOODWILL (lanjutan) 14. GOODWILL (continued)
Nilai terpulihkan tersebut dikategorikan sebagai The recoverable amount is categorised as level 3
tingkat 3 dalam hierarki nilai wajar. Asumsi kunci in fair value hierarchy. Certain key assumptions
yang digunakan dalam perhitungan nilai pakai pada used in the value in use calculation at
tanggal 31 Desember 2024 adalah tingkat diskonto. December 31, 2024 is discount rate. The Bank
Bank telah memilih untuk menggunakan has chosen to use the Cost of Equity (COE) as
Cost of Equity (COE) sebagai tingkat diskonto untuk discount rate for the discounted cash flow. The
arus kas yang didiskontokan. COE yang ditentukan COE determined based on external source is
berdasarkan sumber eksternal adalah 11,40% pada 11.40% for the year ended December 31, 2024.
tanggal 31 Desember 2024.
Tidak ada kerugian penurunan nilai goodwill yang There is no impairment of the goodwill identified
diidentifikasi selama tahun yang berakhir pada for the years ended December 31, 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 2023.
15. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 15. PREPAID EXPENSES
31 Desember/December 31
2024 2023
Pemeliharaan informasi teknologi 1.976 709 Information technology maintenance
Sewa 1.028 547 Rent
Asuransi 716 964 Insurance
Lain-lain 665 686 Others
Jumlah 4.385 2.906 Total
16. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 16. FORECLOSED ASSETS
Agunan Yang Diambil Alih (“AYDA”) merupakan Foreclosed assets represent loan collaterals
agunan pinjaman berupa tanah dan bangunan yang taken over by the Bank in the form of land and
telah diambil alih oleh Bank. Rincian dalam akun ini buildings. The details in this account are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Agunan yang diambil alih 82.358 135.580 Foreclosed assets
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2.274) (27.274) impairment losses
80.084 108.306
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on Financial Services Authority Repblic of
Republik Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019 Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”, regarding “Asset Quality Ratings for Commercial
khususnya AYDA, Bank diwajibkan untuk Banks” and particularly on the foreclosed assets,
melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA the Bank is required to have an action plan for
yang dimiliki. settlement for its foreclosed assets.
83
Page 361
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
16. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH (lanjutan) 16. FORECLOSED ASSETS (continued)
Rincian rugi penjualan AYDA untuk tahun-tahun The details of on sale of foreclosed assets for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah years ended December 31, 2024 and 2023 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Hasil penjualan 28.172 6.175 Proceeds from sale
Nilai buku bersih (28.222) (6.160) Net book value
(Rugi)/Laba penjualan (50) 15 (Loss)/Profit on sale
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai atas The changes in allowance for impairment losses
AYDA adalah: of foreclosed assets are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Saldo awal 27.274 2.434 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan (25.000) 24.840 Addition during the year
Saldo akhir 2.274 27.274 Ending balance
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from foreclosed
nilai atas agunan yang diambil alih. assets.
17. ASET LAIN-LAIN 17. OTHER ASSETS
31 Desember/December 31
2024 2023
Properti terbengkalai - neto 127.801 107.608 Abandoned properties - net
Tagihan trade finance 29.449 - Trade finance billing
Core deposits intangible (setelah Core deposits intangible
dikurangi akumulasi amortisasi (net of accumulated amortization of
masing-masing sebesar Rp41.571 Rp41,571 and Rp36,028
dan Rp36.028 pada 31 Desember as of December 31, 2024
2024 dan 2023) 13.857 19.399 and 2023, respectively)
Persediaan 5.291 5.595 Inventories
Uang jaminan 3.751 3.714 Refundable deposits
Tagihan transaksi ATM Prima 1.254 2.543 ATM Prima billing transaction
Lain-lain 8.459 1.944 Others
Jumlah - neto 189.862 140.803 Total - net
84
Page 362
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
17. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) 17. OTHER ASSETS (continued)
Properti terbengkalai merupakan aset tetap yang The abandoned properties are fixed assets held
dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan by the Bank but not used for its customary
usaha perbankan yang lazim. Manajemen secara banking business. Management is actively trying
aktif berusaha untuk menjual properti terbengkalai to sell these abandoned properties.
tersebut.
Rincian laba penjualan properti terbengkalai untuk The details of gain on sale of abandoned
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan properties for the years ended December 31,
2023 adalah sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Hasil penjualan 1.946 - Proceeds from sale
Nilai buku bersih (1.296) - Net book value
Laba penjualan 650 - Gain on sale
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai properti The changes in allowance for impairment losses
terbengkalai adalah: of abandoned properties are as in follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Saldo awal 4.108 4.037 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan - 71 Addition during the year
Saldo akhir 4.108 4.108 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the above allowance
penurunan nilai yang telah dibentuk cukup untuk for impairment losses is adequate to cover
menutup kemungkinan kerugian atas properti possible losses on abandoned properties.
terbengkalai.
Tagihan trade finance merupakan tagihan yang Trade finance bills are bills related to bank
terkait dengan fasilitas bank guarantee trade finance guarantee trade finance facilities from related
dari pihak berelasi (Catatan 34). party (Note 34).
Aset lain-lain dalam mata uang asing pada tanggal Other assets denominated in foreign currency as
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah of December 31, 2024 and 2023 amounted to
sebesar Rp29.610 dan Rp154. Rp29,160 and Rp154, respectively.
85
Page 363
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS SEGERA 18. OBLIGATION DUE IMMEDIATELY
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 liabilitas As of December 31, 2024 and 2023, obligation
segera merupakan liabilitas sehubungan dengan due immediately are related to clearing
transaksi kliring dan transfer. transactions and transfers.
Liabilitas segera dalam mata uang asing pada Obligation due immediately denominated in
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- foreign currencies as of December 31, 2024 and
masing adalah sebesar Rp57 dan Rp1.037. 2023 amounted to Rp57 and Rp1,037.
19. SIMPANAN DARI NASABAH 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 11.105.113 11.517.998 Time deposits
Giro 2.485.190 2.122.979 Current accounts
Tabungan 1.059.292 1.004.153 Saving accounts
14.649.595 14.645.130
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka 7.078.240 4.254.442 Time deposits
Giro 1.524.681 1.003.978 Current accounts
Tabungan 104.957 83.262 Saving accounts
8.707.878 5.341.682
Jumlah 23.357.473 19.986.812 Total
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on the Law No. 24, dated September 22,
22 September 2004, efektif sejak tanggal 2004, effective September 22, 2005, the
22 September 2005, Lembaga Penjamin Simpanan Indonesian Deposit Insurance Corporation
(”LPS”) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu (“IDIC”) was formed to guarantee certain
bank-bank umum berdasarkan program penjaminan liabilities of commercial banks under the
yang berlaku dan saat ini Bank adalah peserta dari applicable guarantee program and currently, the
program tersebut. Bank is the participant of the program.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS guarantee interest rate as of December 31,
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah 2024 and 2023 were 4.25% and 4.25%,
4,25% dan 4,25% untuk simpanan dalam mata uang repectively, for deposits in Rupiah. For deposits
Rupiah. Untuk simpanan dalam mata uang asing in foreign currency as of December 31, 2024 and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 2023 were 2.25% and 2.25%, repectively.
masing adalah sebesar 2,25% dan 2,25%.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun Based on Government Regulation No. 66 Year
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai 2008 dated October 13, 2008 regarding The
Simpanan yang Dijamin LPS yang disempurnakan Amount of Deposit Value Guaranteed by IDIC
melalui PLPS No. 1 Tahun 2023 tentang Program amended through IDIC Regulation No. 1 Year
Penjaminan Simpanan, bahwa saldo yang dijamin 2023 regarding Deposit Insurance Program,
untuk satu nasabah pada satu Bank adalah paling which stated the guaranteed balance for each
tinggi Rp2.000.000.000 (nilai penuh). customer in each bank is at most
Rp2,000,000,000 (full amount).
86
Page 364
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro a. Current accounts
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 34) Related parties (Note 34)
Rupiah 2.519 3.046 Rupiah
Mata uang asing 15 549 Foreign currencies
2.534 3.595
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 2.482.671 2.119.933 Rupiah
Mata uang asing 1.524.666 1.003.429 Foreign currencies
4.007.337 3.123.362
Jumlah 4.009.871 3.126.957 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 2,93% 2,73% Rupiah
Mata uang asing 1,86% 0,79% Foreign currencies
Giro yang dijadikan jaminan kredit yang Total current accounts amounting to RpNil
diberikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan and RpNil as of December 31, 2024 and
2023 masing-masing adalah RpNihil dan 2023, respectively, were pledged and used
RpNihil. as credit guarantee.
b. Tabungan b. Saving accounts
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 34) Related parties (Note 34)
Rupiah 6.587 4.185 Rupiah
Mata uang asing 40 64 Foreign currencies
6.627 4.249
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 1.052.705 999.968 Rupiah
Mata uang asing 104.917 83.198 Foreign currencies
1.157.622 1.083.166
Jumlah 1.164.249 1.087.415 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 1,83% 1,65% Rupiah
Mata uang asing 0,81% 0,84% Foreign currencies
Tabungan yang dijadikan jaminan kredit yang Total saving accounts amounting to RpNil
diberikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan and RpNil as of December 31, 2024 and
2023 masing-masing adalah RpNihil dan 2023, respectively, were pledged and used
RpNihil. as credit guarantee.
87
Page 365
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka c. Time deposits
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 34) Related parties (Note 34)
Rupiah 9.135 8.752 Rupiah
Mata uang asing 33 192 Foreign currencies
9.168 8.944
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 11.095.978 11.509.246 Rupiah
Mata uang asing 7.078.207 4.254.250 Foreign currencies
18.174.185 15.763.496
Jumlah 18.183.353 15.772.440 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 5,13% 4,88% Rupiah
Mata uang asing 4,84% 4,61% Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31
2024 2023
≤ 1 bulan 9.820.885 9.601.332 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan 5.086.344 3.947.673 > 1 - 3 months
> 3 - 6 bulan 2.779.842 1.946.337 > 3 - 6 months
> 6 - 12 bulan 496.282 277.098 > 6 - 12 months
Jumlah 18.183.353 15.772.440 Total
Jumlah deposito berjangka yang dijadikan Total time deposits amounting to
jaminan kredit, bank garansi, dan letters of credit Rp1,157,155 and Rp648,391 as of
yang diterbitkan Bank pada tanggal December 31 ,2024 and 2023, respectively,
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing are pledged as collateral by the debtors on
adalah sebesar Rp1.157.155 dan Rp648.391 the credit facilities, bank guarantees and
letters of credit issued by the Bank.
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31
2024 2023
Pihak berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
Giro 171 70 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 650.000 - Time deposits
Giro 52.369 20.887 Current accounts
Tabungan 21.421 26.547 Saving accounts
Mata uang asing Foreign currencies
Inter-bank Call Money 120.713 277.146 Inter-bank Call Money
844.503 324.580
Jumlah 844.674 324.650 Total
88
Page 366
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 6,20% 3,96% Rupiah
Mata uang asing 5,25% 3,37% Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31
2024 2023
≤ 1 bulan 844.674 47.504 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan - 277.146 > 1 - 3 months
Jumlah 844.674 324.650 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak As of December 31, 2024 and 2023 there is no
ada simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan. deposit from other banks which was pledged as
collateral.
21. PERPAJAKAN 21. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Desember/December 31
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
PPh pasal 25 9.584 3.935 Income tax article 25
PPh pasal 29 12.640 49.590 Income tax article 29
22.224 53.525
Pajak lain-lain Other income taxes
PPh pasal 4 (2) 16.489 13.425 Income tax article 4 (2)
PPh pasal 21 4.127 7.527 Income tax article 21
PPh pasal 23 dan 26 289 182 Income tax article 23 and 26
PPN 30 31 Value-added tax
Rekening khusus persepsi - 2 Special account of perception
Bea materai 1 1 Stamp duties
20.936 21.168
Jumlah 43.160 74.693 Total
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
31 Desember/December 31
2024 2023
Beban pajak kini 96.734 117.810 Current tax expense
Manfaat pajak tangguhan (9.847) (49.300) Deferred tax benefit
Jumlah 86.887 68.510 Total
89
Page 367
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. PERPAJAKAN (lanjutan) 21. TAXATION (continued)
c. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak c. Reconciliation between income before
penghasilan menurut laporan laba rugi dengan income tax as shown in the statements of
laba kena pajak adalah sebagai berikut: profit or loss and taxable income are as
follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Laba sebelum 382.289 309.801 Income before
pajak penghasilan income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset produktif 66.634 171.518 losses on earning assets
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset non-produktif (25.000) 24.911 losses on non-earning assets
Provisi imbalan Provsion for employee benefit
kerja karyawan 1.639 10.895 liabilities
Penyusutan aset tetap (9.792) (2.766) Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus dan tunjangan
hari raya 3.969 4.848 Bonus and festives provision
Lain-lain 7.308 16.152 Others
Jumlah perbedaan temporer 44.758 225.558 Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penyusutan aset tetap 8.983 (2.485) Depreciation of fixed asset
Lain-lain 3.672 2.628 Others
Jumlah perbedaan permanen 12.655 143 Total permanent differences
Laba kena pajak 439.702 535.502 Taxable income
Beban pajak penghasilan
sesuai dengan Current income tax expense at
tarif pajak yang berlaku (22%) 96.734 117.810 statutory tax rate (22%)
Dikurangi: pajak penghasilan Less: prepayment of
yang dibayar di muka - Pasal 25 (84.094) (68.220) income tax - Article 25
Utang pajak penghasilan 12.640 49.590 Income tax payable
d. Perhitungan pajak penghasilan badan untuk d. The calculations of corporate income tax for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 the year ended December 31, 2024 are
adalah estimasi untuk pengisian SPT 2024 dan estimated numbers for 2024 annual tax
perhitungan pajak penghasilan badan 2023 return and 2023 corporate income tax which
adalah sesuai dengan SPT Bank. conform to the Bank’s Annual Tax Return.
e. Rekonsiliasi antara beban pajak e. Reconciliation of tax expense
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dan hasil perhitungan teoritis laba sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan adalah sebagai berikut: profit before income tax is as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Laba sebelum beban pajak Income before income tax expense
penghasilan sebagaimana as shown in the statement of
disajikan dalam laporan laba rugi profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain 382.289 309.801 comprehensive income
Pajak penghasiIan dengan Income tax expense at effective
tarif pajak yang berlaku 84.103 68.156 tax rates
Pengaruh pajak atas
perbedaan permanen 2.784 32 Tax effect of permanent differences
Penyesuaian - 322 Adjusments
Jumlah beban pajak 86.887 68.510 Total tax expense
90
Page 368
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. PERPAJAKAN (lanjutan) 21. TAXATION (continued)
e. Rekonsiliasi antara beban pajak (lanjutan) e. Reconciliation of tax expense (continued)
Menteri Keuangan Republik Indonesia The Minister of Finance of the Republic of
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Indonesia issued Minister of Finance
No. 74 pada tanggal 10 Oktober 2024. Regulation (PMK) No. 74 on October 10,
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank harus 2024. based on this regulation, the Bank
menghitung cadangan piutang tak tertagih sesuai must calculate reserves for bad debt in
dengan batasan tertentu yang diatur di dalam accordance with certain limits regulated in
PMK 74. Bank juga harus mulai menerapkan PMK 74. The Bank must also implement the
perhitunagn nilai cadangaan piutang tak tertagih calculation of reserves for bad debts starting
tersebut mulai tanggal 1 Januari 2024. Pada January 1, 2024. On January 1, 2024, there
tanggal 1 Januari 2024, terdapat selisih lebih nilai is an excess value of reserves per fiscal
cadangan per fiskal sebesar Rp146.279. Sesuai amounting to Rp146,279. In accordance with
dengan ketentuan di dalam PMK 74, maka Bank the provisions in PMK 74, the Bank decided
memutuskan untuk membebankan selisih lebih to charge the excess value in the 2024
tersebut di dalam perhitungan pajak penghasilan income tax calculation.
tahun 2024.
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax assets
Rincian dari aset pajak tangguhan Bank adalah The details of the Bank's deferred tax assets
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan laporan
laba rugi
Credited/(charged) Dibebankan ke
to statement of profit ekuitas/
31 Desember/ or loss and other Charged to 31 Desember/
December 31, 2023 income equity December 31, 2024
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset keuangan 63.720 14.659 - 78.379 losses on financial assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses on non-financial
aset non-keuangan 6.903 (5.500) - 1.403 assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 21.730 572 (1.853) 20.449 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 6.703 (2.154) - 4.549 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus Bonus allowance
dan tunjangan hari raya 9.365 874 - 10.239 and festives provision
Lain-lain 16.166 1.396 206 17.768 Others
Jumlah 124.587 9.847 (1.647) 132.787 Total
31 Desember/December 31, 2023
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan laporan
laba rugi
Credited/(charged) Dibebankan ke
to statement of profit ekuitas/
31 Desember/ or loss and other Charged to 31 Desember/
December 31, 2022 income equity December 31, 2023
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset keuangan 25.986 37.734 - 63.720 losses on financial assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses on non-financial
aset non-keuangan 1.423 5.480 - 6.903 assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 18.230 2.397 1.103 21.730 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 7.312 (609) - 6.703 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus Bonus allowance
dan tunjangan hari raya 8.298 1.067 - 9.365 and festives provision
Lain-lain 12.600 3.231 335 16.166 Others
Jumlah 73.849 49.300 1.438 124.587 Total
91
Page 369
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. PERPAJAKAN (lanjutan) 21. TAXATION (continued)
g. Administrasi g. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Bank calculates, determines and submits tax
menetapkan dan membayar sendiri besarnya returns on the basis of self assessments. The
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral Director General of Tax (DGT) may assess or
Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah amend taxes within 5 (five) years since the tax
liabilitas pajak dalam waktu 5 (lima) tahun sejak becomes due.
saat terutangnya pajak.
22. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL 22. LIABILITAS ON SECURITIES SOLD UNDER
DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI REPURCHASE AGREEMENTS
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji Liabilities on securities sold under repurchase
dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2024 dan agreements as of December 31, 2024 and 2023
2023, terdiri dari : consists of :
31 Desember 2024/December 31, 2024
Jenis Beban
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai pembelian belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai jual/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Sale Repurchase Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
expense
PT Bank Mandiri Tbk/ 19 Des 2024/ 16 Jan 2025/
PT Bank Mandiri Tbk IDSR24012536 100.000 Dec 19, 2024 Jan 16, 2025 99.322 99.828 271 99.557
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 17 Des 2024/ 14 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR17012536 80.000 Dec 17, 2024 Jan 14, 2025 79.531 79.936 188 79.748
PT Bank Mandiri Tbk/ 16 Des 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank Mandiri Tbk IDSR17012536 50.000 Dec 16, 2024 Jan 13, 2025 49.669 49.926 110 49.816
PT Bank Danamon
Indonesia/ 16 Des 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank Danamon
Indonesia IDSR08092536 80.000 Dec 16, 2024 Jan 13, 2025 75.985 76.372 166 76.206
PT Bank Mandiri Tbk/ 12 Des 2024/ 9 Jan 2025/
PT Bank Mandiri Tbk IDSR19092536 150.000 Dec 12, 2024 Jan 9, 2025 142.392 143.117 207 142.910
PT Bank Mandiri Tbk/ 11 Des 2024/ 8 Jan 2025/
PT Bank Mandiri Tbk IDSR31012536 40.000 Dec 11, 2024 Jan 8, 2025 39.617 39.819 50 39.769
PT Bank Danamon
Indonesia/ 10 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank Danamon
Indonesia IDSR26092536 100.000 Dec 10, 2024 Jan 7, 2025 94.800 95.283 103 95.180
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 10 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR10102536 200.000 Dec 10, 2024 Jan 7, 2025 189.086 190.049 206 189.843
PT Bank Sinarmas Tbk/ 24 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank SInarmas Tbk IDSR14112536 100.000 Dec 24, 2024 Jan 7, 2025 94.001 94.239 102 94.137
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 9 Des 2024/ 6 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR26092536 150.000 Dec 9, 2024 Jan 6, 2025 142.174 142.898 129 142.769
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 9 Des 2024/ 6 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR03102536 150.000 Dec 9, 2024 Jan 6, 2025 141.982 142.706 129 142.577
PT Bank Permata Tbk/ 20 Des 2024/ 3 Jan 2025/
PT Bank Permata Tbk IDSR07112536 250.000 Dec 20, 2024 Jan 3, 2025 235.197 235.787 84 235.703
PT Bank DBS
Indonesia/ 11 Okt 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank DBS
Indonesia FR0101 654.183 Oct 11, 2024 Jan 13, 2025 163.545 164.158 315 163.843
2.104.183 1.547.301 1.554.118 2.060 1.552.058
92
Page 370
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL 22. LIABILITAS ON SECURITIES SOLD UNDER
DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE AGREEMENTS (continued)
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji Liabilities on securities sold under repurchase
dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2024 dan agreements as of December 31, 2024 and 2023
2023, terdiri dari : (lanjutan) consists of : (continued)
31 Desember 2023/December 31, 2023
Jenis Beban
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai pembelian belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai jual/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Sale Repurchase Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
expense
PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk/ 20 Des 2023/ 19 Jan 2024/
PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk IDSR08112436 100.000 Dec 20, 2023 Jan 19, 2024 94.085 94.610 315 94.295
100.000 94.085 94.610 315 94.295
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari agreements will be settled no more than 12
12 bulan setelah tanggal laporan posisi months after the date of financial positions.
keuangan.
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun c. Average effectives interest rate per annum
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah 6,55% 6,70% Rupiah
23. PINJAMAN YANG DITERIMA 23. FUND BORROWING
Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman yang As of December 31, 2024, the Bank received fund
diterima oleh Bank adalah sebagai berikut: Fund Borrowing were as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Tanggal / Date
Suku Nilai
Bunga (%)/ Penuh (US$)/ Ekuivalen Rp/
Penerimaan/ Jatuh Tempo/ Interest Full Amount Equivalent
Receipt Maturity Rate (%) (US$) in Rp
Pihak ketiga Third Parties
Mata Uang Asing Foreign currencies
23 Des 2024 / 21 Mar 2025 /
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dec 23, 2024 Mar 21, 2025 5,23 30.000.000 482.850 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Total 30.000.000 482.850 Total
Pada tanggal 18 Desember 2024, Bank On December 18, 2024, the Bank entered into a
menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank credit agreement with PT Bank Mandiri (Persero)
Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas kredit yang Tbk. The facility provided to the Bank is in the form
diberikan kepada Bank merupakan bank loan of committed non-revolving bank loan amounted to
berupa fasilitas commited non-revolving USD30,000,000 which which presented as fund
loan sebesar USD30.000.000 yang disajikan borrowing. The facility is used to support the Bank's
sebagai pinjaman yang diterima oleh Bank. Fasilitas business activities. The facility bears interest at
tersebut memiliki tingkat suku bunga term SOFR 3 SOFR 3 months + 90bps. The facility is effective
bulan + 90bps. Fasilitas tersebut digunakan untuk for 12 months since the signing date of the loan
mendukung aktivitas bisnis Bank. Fasilitas ini agreement.
memiliki jangka waktu selama 12 bulan sejak
penandatanganan perjanjian kredit.
93
Page 371
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 24. INTEREST PAYABLES
31 Desember/December 31
2024 2023
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 68.493 42.306 Time deposits
Giro 1.775 983 Current accounts
Tabungan 35 30 Saving accounts
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Deposito berjangka 5 3 Time deposits
Giro 26 10 Current accounts
Call money 4.614 472 Call money
Pinjaman yang diterima 632 - Fund borrowing
Surat berharga subordinasi - 3.149 Subordinated securities
Jumlah 75.580 46.953 Total
Termasuk dalam bunga yang masih harus dibayar Included in interest payables from deposits from
dari simpanan dari nasabah adalah bunga yang customers and are interest payables to related
masih harus dibayar kepada pihak berelasi sebesar parties amounting to Rp12 and Rp3,149,
Rp12 dan Rp3.149 masing-masing pada tanggal 31 respectively as of December 31, 2024 and 2023
Desember 2024 dan 2023 (Catatan 34). (Note 34).
Bunga yang masih harus dibayar dalam mata uang Interest payables denominated in foreign
asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 currencies as of December 31, 2024 and 2023
masing-masing adalah sebesar Rp39.110 dan amounted to Rp39,110 and Rp16,057.
Rp16.057.
25. SURAT BERHARGA SUBORDINASI 25. SUBORDINATED SECURITIES
Pada tanggal 26 Februari 2019, Bank menerbitkan On February 26, 2019, the Bank issued
surat berharga subordinasi sebesar USD30.000.000 subordinated securities of USD30,000,000 (full
(nilai penuh) dengan plafon sebesar amount) with plafond of USD50,000,000 (full
USD50.000.000 (nilai penuh) yang diambil oleh amount) that was subscribed by the ultimate
pemegang saham akhir, China Construction Bank shareholder, China Construction Bank
Corporation dalam rangka menambah modal Corporation to increase the Bank’s
pelengkap (Tier-2). Suku bunga pinjaman supplementary capital (Tier-2). Interest rate of
ditetapkan sebesar 3 (tiga) bulan LIBOR sampai subordinated securities is 3 (three) months
dengan 30 Juni 2023 dan selanjutnya menggunakan LIBOR up to June 30, 2023 and Secured
Secured Overnight Financing Rate (SOFR) Overnight Financing Financing Rate (SOFR)
ditambah 1,5% (150 bps) per tahun. Surat berharga onwards plus 1.5% (150 bps) per annum. The
subordinasi telah dilunasi pada tanggal subordinated securities has been fully paid on
26 Februari 2024. Pengakuan surat berharga February 26, 2024. Recognition of the
subordinasi sebagai tambahan komponen modal subordinated securities as part of the Bank’s
pelengkap (Tier-2) telah mendapat persetujuan OJK additional supplementary capital (Tier-2) was
melalui surat No. SR-80/PB.32/2019 tanggal approved by OJK in its letter
28 Juni 2019. No. SR-80/PB.32/2019 dated June 28, 2019.
94
Page 372
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
26. LIABILITAS LAIN-LAIN 26. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December 31
2024 2023
Kewajiban trade dan Trade and treasury
treasuri operasional 17.158 7.652 operation liability
Liabilitas sewa 13.937 2.808 Lease liabilities
Provisi kredit diterima di muka 12.031 33.286 Advances on loan provision
Setoran jaminan 11.056 9.992 Security deposits
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses of
atas komitmen dan kontinjensi 4.893 7.354 commitments and contingencies
Biaya yang masih harus dibayar 4.446 5.102 Accrued expenses
Titipan nasabah 3.097 2.767 Customers deposits
Liabilitas kepada notaris 187 190 Liability to notary
Lain-lain 2.384 6.945 Others
Jumlah 69.189 76.096 Total
Lain-lain merupakan akrual biaya promosi, broker, Others represent accruals for promotion,
jasa profesional, dan lainnya. brokerage, professional expenses and others.
Liabilitas lain-lain dalam mata uang asing pada Other liabilities denominated in foreign currencies
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of December 31, 2024 and 2023 amounted to
masing-masing adalah sebesar Rp17.152 dan Rp17,152 and Rp31,393, respectively.
Rp31.393.
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal Lease liabilities disclosed as of December 31,
31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2024/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2024/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2024 liabilities net lease liabilities paid 2024 Category of underlying asset
Bangunan 1.953 - 92 (2.045) - Building
Kendaraan 835 4.096 216 (1.776) 3.371 Vehicle
Lainnya 20 18.120 411 (7.985) 10.566 Others
Jumlah 2.808 22.216 719 (11.806) 13.937 Total
31 Desember/December 31, 2023
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2023/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2023/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2023 liabilities net lease liabilities paid 2023 Category of underlying asset
Bangunan 123 3.823 182 (2.175) 1.953 Building
Kendaraan 2.509 - 115 (1.789) 835 Vehicle
Lainnya 6.058 47 580 (6.665) 20 Others
Jumlah 8.690 3.870 877 (10.629) 2.808 Total
95
Page 373
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. MODAL SAHAM 27. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank mendapatkan On October 11, 2019, the Bank has received
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar approval from the Extraordinary General Meeting
Biasa sebagaimana termuat dalam Akta Berita of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
No. 35 tanggal 11 Oktober 2019 yang dibuat di No. 35 dated October 11, 2019 made by Notary
hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H, Notaris di Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
Jakarta yang menyetujui peningkatan modal approved to increase the Bank’s issued and paid-
ditempatkan dan disetor Bank dengan cara up capital by issuing new shares maximum of
mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya 32,000,000,000 shares with nominal amount of
32.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 (full amount) per share with offering price
masing-masing Rp100 (nilai penuh) per saham Rp150 (full amount) per share. Through Limited
dengan harga penawaran Rp150 (nilai penuh) per Public Offering (PUT) V in 2020, the Bank offers
saham. Melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) and issued 21,288,269,763 (twenty-one billion
V di 2020, Bank menawarkan dan menerbitkan two hundred and eighty-eight million two hundred
sebanyak 21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua and sixty-nine thousand seven hundred and sixty-
ratus delapan puluh delapan juta dua ratus enam three) New Shares.
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga)
Saham Baru.
Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima oleh The proceed of shares issuance has been
Bank sehingga dengan demikian jumlah seluruh received by the Bank so therefore the total
saham ditempatkan dan disetor penuh Bank number of issued and fully paid-up shares of the
meningkat menjadi 37.919.730.514 lembar saham Bank increases to 37,919,730,514 shares or
atau sebesar Rp3.791.973 dan terdapat Rp3,791,973 and increase the additional paid in
penambahan nilai tambahan modal disetor capital amounted to Rp1,029,030 to be
sebanyak Rp1.029.030 menjadi Rp1.267.378 Rp1,267,378 as stated in Deed of Resolutions
sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Statement No. 87 dated December 16, 2020 by
Keputusan Rapat No. 87 tanggal 16 Desember 2020 Notary Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
yang dibuat di hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, SH has been approved by Ministry of Laws and
Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Human Rights No. AHU-AH.0221010. Year 2020
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dated December 30, 2020 and notice of the
No. AHU-AH.0221010 Tahun 2020 tanggal amendment has been received and recorded by
30 Desember 2020 dan pemberitahuan perubahan Ministry of Laws and Human Rights of the
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat dalam Republic of Indonesia as stated in the Letter
Sistem Administrasi Badan Hukum Menkumham AHU-AH.01.03-0425446 dated December 30,
No. AHU-AH.01.03-0425446 tanggal 2020.
30 Desember 2020.
Komposisi pemegang saham bank pada tanggal 31 The composition of banks’ shareholders as of
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: december 31, 2024 and 2023:
31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (nilai penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total shares Percentage of
shares (full amount) value ownership
Pemegang saham Shareholders
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation 22.751.563.707 100 2.275.157 60,00% Corporation
UOB Kay Hian 3.112.832.456 100 311.283 8,21% UOB Kay Hian
Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 100 263.111 6,94% Johnny Wiraatmadja
Masyarakat (masing-masing
di bawah 5%) 9.424.220.646 100 942.422 24,85% Public (each below 5%)
Jumlah 37.919.730.514 100 3.791.973 100,00% Total
96
Page 374
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
Komposisi pemegang saham bank pada tanggal 31 The composition of banks’ shareholders as of
desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: december 31, 2024 and 2023: (continued)
(lanjutan)
31 Desember 2023/December 31, 2023
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (nilai penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total shares Percentage of
shares (full amount) value ownership
Pemegang saham Shareholders
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation 22.751.563.707 100 2.275.157 60,00% Corporation
UOB Kay Hian 3.112.882.656 100 311.288 8,21% UOB Kay Hian
Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 100 263.111 6,94% Johnny Wiraatmadja
Masyarakat (masing-masing
di bawah 5%) 9.424.170.446 100 942.417 24,85% Public (each below 5%)
Jumlah 37.919.730.514 100 3.791.973 100,00% Total
28. PENDAPATAN BUNGA 28. INTEREST INCOME
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Kredit yang diberikan 1.714.466 1.325.422 Loans
Efek-efek 364.434 90.564 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank
dan bank lain 45.862 40.168 Indonesia and other banks
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
dan bank lain 13.168 11.520 Indonesia and other banks
Tagihan atas efek-efek yang dibeli Receivables on securities
dengan janji dijual kembali 4.010 222.504 under agreements to resale
Jumlah 2.141.940 1.690.178 Total
Pendapatan bunga yang berasal dari pihak berelasi Interest income from related parties amounted to
sebesar Rp398 dan Rp485 masing-masing pada Rp398 and Rp485 as of December 31, 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Catatan 34). 2023, respectively (Note 34).
29. BEBAN BUNGA 29. INTEREST EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Deposito berjangka 882.140 587.476 Time deposits
Giro 87.419 45.939 Current accounts
Simpanan dari bank lain 69.565 15.334 Deposits from other banks
Premi penjaminan pemerintah 44.650 32.366 Premium on government guarantee
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities
dengan janji dibeli kembali 36.187 626 sold under repurchase agreements
Tabungan 19.599 17.405 Saving accounts
Surat berharga subordinasi 5.934 34.153 Subordinated securities
Pinjaman yang diterima 636 - Fund borrowing
Jumlah 1.146.130 733.299 Total
Beban bunga kepada pihak berelasi sebesar Rp418 Interest expenses to related parties amounted to
dan Rp34.607 masing-masing pada tanggal 31 Rp418 and Rp34,607 as of December 31, 2024
Desember 2024 dan 2023 (Catatan 34). and 2023, respectively (Note 34).
97
Page 375
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Biaya penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
dan aset hak guna (Catatan 13) 59.017 50.729 and right-of-uses (Note 13)
Jasa profesional 24.750 22.643 Professional fees
Teknologi sistem informasi 22.686 26.491 IT system
Outsourcing 22.031 21.970 Outsourcing
Pungutan OJK 13.941 12.417 OJK levy
Biaya barang dan jasa 8.532 8.968 Cost of goods and services
Perjalanan dan transportasi 8.318 7.826 Travel and transportation
Latihan dan pendidikan 8.257 7.352 Training and education
Perbaikan dan pemeliharaan 7.612 6.847 Repairs and maintenance
Sewa kantor 7.289 6.271 Rental
Jasa transaksi ATM 6.251 6.686 ATM transaction fees
Core deposits intangible 5.543 5.543 Core deposits intangible
Pajak dan perizinan 3.868 2.307 Tax & license
Alat-alat tulis dan perlengkapan kantor 2.978 3.200 Stationery and office supplies
Biaya keanggotaan dan representasi 2.644 3.489 Membership and representation
Administrasi bank 2.197 7.632 Bank charges
Publikasi 2.195 2.610 Publications
Biaya premi asuransi 1.353 1.016 Insurance Premi
Iuran dana pensiun (Catatan 36) 1.293 1.321 Contribution pension plan (Note 36)
Lain-lain 33.125 30.991 Others
Jumlah 243.880 236.309 Total
31. BEBAN TENAGA KERJA 31. PERSONNEL EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Gaji dan tunjangan lainnya 248.762 245.060 Salaries and other benefits
Bonus 31.200 32.400 Bonus
Tunjangan hari raya dan akhir tahun 30.182 30.022 Festives and year-end allowances
Jumlah 310.144 307.482 Total
98
Page 376
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitments and contingent
kontinjensi dengan rincian sebagai berikut: receivables and liabilities as follows:
31 Desember/December, 31
2024 2023
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen Commitment receivables
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan 2.417.450 1.317.853 transactions
Irrevocable letters of credit 5.396 22.354 Irrevocable letters of credit
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan (4.968.804) (6.861.882) Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit (5.396) (22.354) Irrevocable letters of credit
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan (2.435.096) (1.307.554) transactions
Liabilitas komitmen - neto (4.986.450) (6.851.583) Commitment liabilities - net
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga
dalam penyelesaian 24.751 187.811 Past due interest revenues
Garansi yang diterima 3.676.296 4.776.848 Guarantee received
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diterbitkan (886.490) (966.878) Guarantee issued
Liabilitas kontinjensi - neto 2.814.557 3.997.781 Contingent liabilities - net
Saldo transaksi komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies transactions
pihak berelasi sebesar RpNihil dan RpNihil masing- with related parties amounted to RpNil and RpNil
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. as of December 31, 2024 and 2023, respectively.
Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan dan Movements in the gross carrying amount of
liabilitas komitmen dan kontinjensi adalah sebagai commitments and contingencies are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2023 4.903.403 - - 4.903.403 1 January, 2023
Aset baru 3.153.554 - - 3.153.554 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (205.843) - - (205.843) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 2 (3.463) 3.463 - - Transfer to stage 2
Pengukuran kembali - - - - Remeasurement
31 Desember 2023 7.847.651 3.463 - 7.851.114 December 31, 2023
Aset baru 1.315.806 - - 1.315.806 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.401.409) (1.574) - (1.402.983) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 3 (5) - 5 - Transfer to stage 3
Pengukuran kembali (1.903.160) (87) - (1.903.247) Remeasurement
31 Desember 2024 5.858.883 1.802 5 5.860.690 December 31, 2024
99
Page 377
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas The movements in the allowance for impairment
komitmen dan kontinjensi adalah sebagai berikut: losses of commitments and contingencies are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2023 7.051 - - 7.051 1 January, 2023
Aset baru 173 - - 173 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 2 (150) 150 - - Transfer to stage 2
Pengukuran kembali 130 - - 130 Remeasurement
31 Desember 2023 7.204 150 - 7.354 December 31, 2023
Aset baru 2.345 - - 2.345 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) (4.001) (40) - (4.041) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 3 (1) - 1 Transfer to stage 3
Pengukuran kembali (689) (76) - (765) Remeasurement
31 Desember 2024 4.858 34 1 4.893 December 31, 2024
33. LABA BERSIH PER SAHAM 33. EARNINGS PER SHARE
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata- net income by the weighted average number of
rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada outstanding shares during the related years.
tahun yang bersangkutan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of December 31, 2024 and 2023, there were
ada efek yang berpotensi menjadi saham biasa. no securities which can be converted into
Oleh karena ini, laba per saham dilusian sama common shares. Therefore, diluted earnings per
dengan laba per saham dasar. share is equivalent to basic earnings per share.
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Laba bersih tahun berjalan 295.402 241.291 Net income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of shares
saham untuk perhitungan for the computation of
laba per saham 37.919.730.514 37.919.730.514 basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (dalam Rupiah penuh) 7,79 6,36 per share (in full Rupiah)
100
Page 378
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 34. NATURE OF RELATIONSHIP AND
TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Sifat hubungan berelasi Nature of relationship
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang The details of the relationship and type of
signifikan dengan pihak berelasi pada tanggal significant transactions with related parties as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai December 31, 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
China Construction Bank Corporation/ Pemegang saham akhir/Ultimate Surat berharga subordinasi,
China Construction Bank Corporation shareholder Simpanan dari bank
lain/Subordinated securities,
Deposits from other banks
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Tokyo/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Tokyo Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Shenzhen/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Shenzhen Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang London/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
London Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Zhejiang/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Zhejiang Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Tagihan trade finance/Trade Finance
Cabang Shaanxi/ akhir/Branch office of the ultimate Billing
China Construction Bank Corporation, shareholder
Shaanxi Branch
Dana Pensiun Bank Windu/ Dikelola oleh pejabat eksekutif Simpanan dari nasabah/Deposits
Bank Windu Pension Fund Bank/Controlled by Bank’s from customers
executive officers
Dewan Komisaris, Direksi dan Manajemen Bank/The Bank’s Kredit yang diberikan, Simpanan dari
karyawan kunci/Board of Management nasabah /Loans, Deposits from
Commissioners, Board of customers
Directors and the Bank’s key
personnel
101
Page 379
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 34. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usaha normal, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi, dimana dilaksanakan dengan syarat dan parties, whereby it was conducted under terms
kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan and conditions similar to those granted to third
pihak yang tidak berelasi, kecuali untuk kredit yang parties, with the exception of loans granted to the
diberikan kepada karyawan. Bank’s employees.
a. Transaksi aset dengan pihak berelasi adalah a. Asset account balances of transactions with
sebagai berikut: related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Aset Assets
Kredit yang diberikan 5.631 6.569 Loans
Giro pada bank lain: Current accounts with other banks:
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Corporation,
Shenzhen 24.761 17.877 Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 20.715 7.470 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 1.759 1.631 Corporation, Tokyo Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 53 3.717 Corporation, London Branch
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 12 15 Interest receivables
Aset lain-lain: Other assets:
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Shaanxi 29.449 - Corporation, Shaanxi Branch
Jumlah aset dari pihak-pihak Total assets with
berelasi 82.380 37.279 related parties
Jumlah aset 33.545.461 27.851.946 Total assets
Persentase atas saldo aset dari pihak-pihak The percentages of asset balances with
berelasi terhadap jumlah aset adalah sebagai related parties compared to total assets are
berikut: as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Kredit yang diberikan 0,02% 0,02% Loans
Giro pada bank lain 0,14% 0,11% Current accounts with other banks
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 0,00% 0,00% Interest receivables
Aset lain - lain 0,09% - Other assets
Persentase aset dari pihak-pihak Total percentage of assets with
berelasi terhadap jumlah aset 0,25% 0,13% related parties to total assets
102
Page 380
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 34. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
b. Transaksi liabilitas dengan pihak berelasi b. Liabilities account balances of transactions
adalah sebagai berikut: with related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 18.329 16.788 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 171 70 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 12 3.149 Interest payables
Surat berharga subordinasi - 461.910 Subordinated securities
Jumlah liabilitas dari pihak-pihak
berelasi 18.512 481.917 Total liabilities with related parties
Jumlah liabilitas 26.703.665 21.311.389 Total liabilities
Persentase atas saldo liabilitas dari pihak-pihak The percentages of liability balances with
berelasi terhadap jumlah liabilitas adalah related parties compared to total liabilities are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Simpanan dari nasabah 0,07% 0,08% Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 0,00% 0,00% Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 0,00% 0,01% Interest payables
Surat berharga subordinasi - 2,17% Subordinated securities
Persentase liabilitas dari pihak- Total percentage of liabilities
pihak berelasi terhadap with related parties to
jumlah liabilitas 0,07% 2,26% total liabilities
c. Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi c. Statements of profit or loss transactions with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Laporan laba rugi Statements of profit or loss
Pendapatan bunga 398 485 Interest income
Beban bunga 418 34.607 Interest expenses
Persentase atas saldo laporan laba rugi dari The percentages of statements of profit and
pihak-pihak berelasi terhadap jumlah masing- loss balance with related parties compared to
masing adalah sebagai berikut: respective totals are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2024 2023
Pendapatan bunga 0,02% 0,03% Interest income
Beban bunga 0,04% 4,72% Interest expenses
103
Page 381
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 34. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
d. Kompensasi manajemen kunci: d. Compensation of key management
personnels:
Jumlah agregat dari kompensasi terhadap The aggregate compensation of key
manajemen kunci Bank pada tanggal management personnel of the Bank as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai December 31, 2024 and 2023 are as follows
berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31
2024 2023
Imbalan jangka pendek Short-term employee benefits
Direksi 30.686 31.698 Board of Directors
Dewan Komisaris 3.012 2.872 Board of Commissioners
Komite Audit 755 622 Audit Committee
Karyawan kunci 61.760 63.471 Key management personnel
Imbalan jangka panjang Post-employment benefits
Karyawan kunci - 91 Key management personnels
Jumlah 96.213 98.754 Total
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar sell an asset or paid to transfer a liability in an
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi orderly transaction between market participants
teratur antara pelaku pasar pada tanggal at the measurement date.
pengukuran.
104
Page 382
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel berikut menunjukkan nilai tercatat dan The following table sets forth the carrying
estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan amounts and estimated fair values of Bank
Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: financial assets and liabilities as of
December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31
2024 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 4.316 12.832 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.807.121 5.807.121 4.208.153 4.208.153 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Kas 169.338 169.338 212.839 212.839 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 1.490.587 1.552.681 1.552.681 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 165.457 165.457 139.016 139.016 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain - neto 338.006 338.006 44.999 44.999 and other banks - net
Efek-efek - neto 1.142.691 1.142.516 450.630 452.866 Marketable securities
Tagihan akseptasi - neto 12.260 12.260 - - Acceptance receivables
Tagihan atas efek-efek yang Receivables on securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali - - 1.069.249 1.069.249 under agreements to resale
Kredit yang diberikan - neto 23.012.879 23.012.879 18.846.417 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 158.830 158.830 98.444 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 34.454 6.257 6.257 Other assets*
Jumlah aset keuangan 32.335.939 32.335.764 26.641.517 26.643.753 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas segera 14.928 14.928 20.501 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 20.350 2.023 2.023 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 12.262 12.262 - - Acceptance payables
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 4.009.871 4.009.871 3.126.957 3.126.957 Current accounts
Tabungan 1.164.249 1.164.249 1.087.415 1.087.415 Saving account
Deposito berjangka 18.183.353 18.183.353 15.772.440 15.772.440 Time deposits
Simpanan dari bank lain 844.674 844.674 324.650 324.650 Deposits from other banks
Liabilitas atas efek-efek Receivables on securities
yang dijual dengan sold under repruchase
janji dibeli kembali 1.552.058 1.552.058 94.295 94.295 agreement
Pinjaman yang diterima 482.850 482.850 - - Fund borrowing
Surat berharga subordinasi - - 461.910 461.910 Subordinated securities
Bunga yang masih
harus dibayar 75.580 75.580 46.953 46.953 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 11.243 11.243 10.182 10.182 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 26.371.418 26.371.418 20.947.326 20.947.326 Total financial liabilities
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima, uang jaminan *)Other assets consist of ATM Prima billing transaction, deposit guarantee
dan tagihan trade finance and trade finance billing
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **)Other liabilities consist of deposits and liability to notary
105
Page 383
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar The Bank’s financial instruments recognised at
berdasarkan hierarki sebagai berikut: fair value based on the hierarchy described
below:
(i) Tingkat 1: dikutip dari harga pasar aktif untuk (i) Level 1: quoted (unadjusted) prices in active
aset atau liabilitas keuangan yang identik; markets for identical financial assets or
liabilities;
(ii) Tingkat 2: yang melibatkan input selain dari (ii) Level 2: those involving inputs other than
harga pasar aktif yang dikutip yang termasuk quoted prices included in Level 1 that are
dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk observable for the asset or liability, either
aset dan liabilitas, baik secara langsung (seperti directly (as prices) or indirectly (derived from
harga) atau tidak langsung (turunan dari harga); prices);
(iii) Tingkat 3: input untuk aset dan liabilitas yang (iii) Level 3: those with inputs for the asset or
tidak didasarkan pada data yang dapat liability that are not based on observable
diobservasi di pasar (input yang tidak dapat market data (unobservable inputs).
diobservasi).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The tables below show the financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value grouped according to the
dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar: fair value hierarchy:
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif - 4.316 - 4.316 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.807.121 - - 5.807.121 Marketable securities
5.807.121 4.316 - 5.811.437
31 Desember/December 31, 2023
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif - 12.832 - 12.832 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive incomed
Efek-efek 4.208.153 - - 4.208.153 Marketable securities
4.208.153 12.832 - 4.220.985
106
Page 384
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair value
wajar
Kredit yang diberikan dan surat berharga Loans and subordinated securities which are
subordinasi yang merupakan instrumen keuangan financial instruments that are not measured at fair
yang tidak diukur pada nilai wajarnya value are classified as Level 3 in the fair value
dikelompokkan sebagai Tingkat 3 dalam hierarki hierarchy.
nilai wajar.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan selain efek- Fair values of certain financial assets and
efek yang dimiliki hingga jatuh tempo, kredit yang liabilities other than held-to-maturity securities,
diberikan dan surat berharga subordinasi mendekati loans and subordinated securities are
nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut approximately the same with their carrying
memiliki jangka waktu jatuh tempo jangka pendek amounts due to the short-term maturities of these
(level 2) dan/atau suku bunganya sering ditinjau financial instruments and/or repriced frequently
ulang. (level 2).
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dengan suku The carrying amounts of variable rate loans and
bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit short-term fixed rate loans are the reasonable
jangka pendek dengan suku bunga tetap adalah approximation of their fair values. The carrying
perkiraan yang layak atas nilai wajar. Nilai wajar dari amount of long term fixed rate loans shows the
kredit jangka panjang yang diberikan dengan suku discounted estimated future cash flows. The cash
bunga tetap menunjukkan nilai diskon dari perkiraan flows estimation is discounted at the market
arus kas masa depan yang diharapkan akan interest rate to determine fair value. Included in
diterima oleh Bank. Perkiraan arus kas ini loans are allowance for impairment losses which
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga are calculated using the method as disclosed in
pasar untuk menentukan nilai wajar. Termasuk di Note 2.
dalam kredit yang diberikan adalah cadangan
kerugian penurunan nilai yang telah diperhitungkan
dengan metode yang disajikan pada Catatan 2.
Surat berharga subordinasi memiliki tingkat suku The subordinated securities bear variable rate.
bunga mengambang (level 2). Oleh karena itu, nilai Therefore (level 2), the amortized cost represent
tercatat mencerminkan nilai wajar. reasonable approximation of the fair value.
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employment benefits obligation consists of:
31 Desember/December 31
2024 2023
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 92.949 98.769 Long-term employee benefits
Liabilitas imbalan kerja - lainnya 72.736 69.731 Long-term employee benefits - other
Jumlah 165.685 168.500 Total
107
Page 385
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Imbalan kerja lainnya Other employee benefits
Imbalan kerja lainnya termasuk imbalan kerja Other employee benefits include short-term
jangka pendek untuk bonus dan imbalan kerja employee benefits for bonuses and long-term
jangka panjang untuk manajemen. Bank mengakui employee benefits for management. The Bank
liabilitas dan beban imbalan kerja jangka pendek recognises liabilities and expenses for short-term
untuk bonus berdasarkan rumusan yang employee benefits for bonuses based on a
mempertimbangkan kinerja karyawan dan laba formula that takes into consideration the
sebelum pajak Bank setelah penyesuaian tertentu employee’s performance and the Bank’s income
yang menyebabkan kewajiban konstruktif. Bank before tax expense after certain adjustments has
mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja jangka created a constructive obligation. The Bank
panjang untuk manajemen berdasarkan rumusan recognises liabilities and expenses for long-term
yang mempertimbangkan masa kerja manajemen employee benefits for management based on a
pada akhir periode pelaporan. formula that takes into consideration the
management’s service periods at the end of
reporting period.
Program pensiun manfaat pasti Defined benefits pension plan
Bank mempunyai imbalan pasca-kerja manfaat As of December 31, 2024 and 2023 the Bank
pasti yang terdiri atas program pensiun imbalan provides post-employment defined benefits which
pasti dan imbalan pasca-kerja per tanggal consist of a defined benefits pension plan and
31 Desember 2024 dan 2023 sesuai dengan post-employments benefits in accordance with
Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023, PP Nomor 35 Law No. 6 of 2023, PP No. 35 of 2021 on Job
tahun 2021 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Creation and the Bank’s Regulation period
Perusahaan periode 2024-2026. 2024-2026.
Bank membentuk liabilitas atas imbalan pasca-kerja The Bank calculates the employee defined
manfaat pasti dan imbalan kerja jangka panjang benefits liabilities and long-term employee
untuk Pejabat dan karyawan yang memenuhi kriteria benefits for eligible Board level and employee
berdasarkan perhitungan aktuaria oleh based on the actuarial calculations of
PT Biro Pusat Aktuaria, pihak ketiga dalam PT Biro Pusat Aktuaria, a third party in their report
laporannya tertanggal 20 Januari 2025 dan dated January 20, 2025 and January 17, 2024 for
17 Januari 2024 untuk tahun yang berakhir pada the years ended on December 31, 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 2023.
Program pensiun imbalan pasti didanai, dikelola The defined benefits pension plan is funded and
oleh Dana Pensiun Bank Windu, pihak berelasi, managed by Dana Pensiun Bank Windu, a related
untuk karyawan Bank yang telah diangkat dan party, for registered employees. The employee’s
mendaftarkan diri sebagai peserta. Kontribusi contribution is 5.00% of the employee’s base
pegawai adalah sebesar 5,00% dari penghasilan salary and the remaining amounts required to
dasar karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan fund the plan are contributed by the Bank.
untuk mendanai program tersebut dikontribusi oleh Employer’s contribution to this program
Bank. Kontribusi pemberi kerja pada program ini recognised in the statements of profit or loss and
yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan other comprehensive income for the years ended
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang December 31, 2024 and 2023 amounted to
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Rp1,293 and Rp1,321, respectively.
masing-masing sebesar Rp1.293 dan Rp1.321.
108
Page 386
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Berikut ini adalah asumsi utama yang digunakan The following are the key assumptions used in the
dalam laporan aktuaria: actuarial reports:
31 Desember/December 31
2024 2023
Tingkat diskonto imbalan kerja Long term employee benefit
jangka panjang karyawan 6,88% - 7,13% 6,37%-7,10% discount rate
Tingkat pengembalian aset program 7,06% 6,63% Expected return on plan assets
Tingkat kenaikan gaji per tahun 3,00% 3,00% Annual salary increase rates
Tingkat kematian TMI_2019*) TMI_2019*) Mortality rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
*)
Tabel Mortalita Indonesia *) Mortality Table of Indonesia 2019
a. Liabilitas imbalan kerja a. Employee benefits liabilities
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 18.258 92.949 18.258 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (22.854) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 4.596 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 92.949 18.258 Liabilities - net
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 19.287 98.769 19.287 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (23.994) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 4.707 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 98.769 19.287 Liabilities - net
109
Page 387
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
b. Nilai kini liabilitas imbalan kerja b. Present value of benefits obligation
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 19.287 98.769 27.155 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.476 10.223 10.222 Current service cost
Beban bunga 1.147 5.860 - Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 448 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (2.868) (13.481) - Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (1.232) (8.422) - Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun 18.258 92.949 37.377 end of year
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 17.833 82.861 16.196 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.514 10.149 10.959 Current service cost
Beban bunga 1.237 5.360 - Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 464 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (1.469) (4.614) - Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (292) 5.013 - Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun 19.287 98.769 27.155 end of year
110
Page 388
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
c. Biaya imbalan kerja c. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.476 10.223 10.222 Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.147 5.860 - Interest on obligation
Beban atas aset (1.592) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 312 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 1.343 16.083 10.222 Total
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.514 10.149 10.959 Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.237 5.360 - Interest on obligation
Beban atas aset (1.630) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 393 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 1.514 15.509 10.959 Total
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan
berikut: assets are as follow:
31 Desember/December 31
2024 2023
Saldo pada awal tahun 23.994 23.500 Balance at beginning of year
Tingkat pengembalian aset program 1.592 1.630 Return on plan assets
Kontribusi pemberi kerja 1.293 1.321 Contribution by employer
Kontribusi karyawan 448 464 Contribution by employee
Manfaat program pensiun yang
dibayarkan (2.868) (1.469) Program pension benefits paid
Kerugian aktuarial (1.605) (1.452) Actuarial loss
Saldo pada akhir tahun 22.854 23.994 Balance at end of year
111
Page 389
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
e. Tabel berikut menunjukan analisis sensitivitas e. The tables below show the sensitivity
nilai kini kewajiban imbalan kerja diasumsikan analysis of the present value of employee
terdapat perubahan atas asumsi aktuarial benefits obligation in the assumed changes
utama (tidak diaudit): in the key actuarial assumption (unaudited):
31 Desember/December 31, 2024
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (3.382) Discount rate
-1% 3.748
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.517 Salary increase rate
-1% (3.223)
31 Desember/December 31, 2023
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (3.437) Discount rate
-1% 3.811
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.508 Salary increase rate
-1% (3.214)
f. Tabel berikut menyajikan kajian f. The following tables show the portfolio of the
dari portofolio investasi aset program yang plan assets invested in financial instrument:
ditempatkan dalam bentuk instrumen
keuangan:
31 Desember/December 31
2024 2023
Deposito 1,79% 7,08% Time deposits
Efek-efek 98,21% 92,92% Marketable Securities
g. Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan g. The maturity profile analysis of the employee
kerja karyawan pada tanggal benefits payments as of December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 (tidak diaudit) and 2023 (unaudited) are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2024 2023
Dalam waktu 12 bulan
berikutnya 39.426 41.932 Within the next 12 months
Antara 1 dan 5 tahun 34.860 42.259 Between 1 and 5 years
Di atas 5 tahun 213.749 211.910 Beyond 5 years
Jumlah 288.035 296.101 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja karyawan The average duration of employees’ benefits
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah liability as of December 31, 2024 and 2023 9.36
9,36 dan 9,38 tahun, serta Durasi rata-rata liabilitas and 9.38 years, The average duration of
imbalan kerja manajemen pada tanggal management’s benefits liability as of
31 Desember 2024 adalah 1,12 tahun (tidak diaudit). December 31, 2024 is 1.12 years (unaudited).
112
Page 390
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. MASALAH HUKUM 37. LEGAL MATTERS
Pada Perkara Perdata No. In Civil Case No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr
555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) di (“Case 555”) at the North Jakarta District Court,
Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bank selaku the Bank as Defendant I was sued by Fireworks
Tergugat I telah digugat oleh Fireworks Ventures Ventures Limited as the Plaintiff in connection
Limited selaku Penggugat sehubungan dengan with the sale of receivable assets from the
penjualan aset piutang dari kredit sindikasi untuk PT syndicated loan for PT Geria Wijaya Prestige
Geria Wijaya Prestige (“Aset Piutang”) kepada (“Receivable Assets”) to Tomy Winata as
Tomy Winata selaku Tergugat II. Pada Defendant II. On October 15, 2019 Case 555 was
15 Oktober 2019 Perkara 555 telah diputus oleh decided by the Central Jakarta District Court
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang pada intinya which essentially decided as follows:
memutus sebagai berikut:
Bank dan Tergugat II telah melakukan The Bank and Defendant II have committed
perbuatan melawan hukum dengan an unlawful act by selling the Receivable
melakukan jual-beli Aset Piutang dan jual-beli Assets and the sale of the Receivable Assets
Aset Piutang oleh Bank dan Tergugat II by the Bank and Defendant I is declared
dinyatakan tidak sah dan tidak mempunyai invalid and has no binding legal force;
kekuatan hukum mengikat;
Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak TheBank and Defendant II have no rights
atas Aset Piutang, dan Bank dihukum over the Receivable Assets, and the Bank is
menyerahkan sertifikat jaminan aset piutang required to hand over the receivable asset
kepada Penggugat; security titles to the Plaintiff;
Pembelian aset piutang sehubungan kredit The purchase of receivable assets in
sindikasi PT Geria Wijaya Prestige yang telah connection with the syndicated loan of
dibeli oleh Penggugat dari Badan Penyehatan PT Geria Wijaya Prestige which have been
Perbankan Nasional dinyatakan sebagai purchased by the Plaintiff from the National
pembelian atas seluruh aset piutang yang Banking Restructuring Agency are declared
timbul dari kredit sindikasi untuk as the purchase of all receivable assets
PT Geria Wijaya Prestige; arising from the syndicated loan for
PT Geria Wijaya Prestige;
Bank dan Tergugat II dihukum untuk The Bank and Defendant II are ordered to
membayar secara tanggung renteng kerugian pay jointly and severally the Plaintiff's
material Penggugat yang terdiri atas: material losses consisting of:
- Kerugian material sebesar 6% (enam - Material damage of 6% (six percent)
persen) kali Rp249.600.209,98 (nilai times Rp249,600,209.98 (full amount) per
penuh) per tahun; year;
- Kerugian material sebesar 6% (enam - Material damage of 6% (six percent) times
persen) kali USD11.645.136,06 (nilai USD11,645,136.06 (full amount) per year.
penuh) per tahun.
Kerugian dihitung sejak gugatan itu Damages calculated since the lawsuit was
didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta registered at the North Jakarta District Court.
Utara.
113
Page 391
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. MASALAH HUKUM (lanjutan) 37. LEGAL MATTERS (continued)
Atas putusan tersebut Bank mengajukan upaya For the above decision, the Bank filed an appeal
hukum Banding melalui Pengadilan Tinggi DKI through the DKI Jakarta High Court which has
Jakarta yang telah terdaftar dengan Perkara No. been registered with Case
272/PDT/2020/PT.DKI. Atas upaya hukum Banding, No. 272/PDT/2020/PT.DKI. For the appeal, on
pada tanggal 18 Mei 2020 Pengadilan Tinggi DKI May 18, 2020 the DKI Jakarta High Court has
Jakarta telah memutus menguatkan putusan decided to uphold the decision of the North
Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Berkaitan dengan Jakarta District Court. In regard to appeal
keputusan Pengadilan Tinggi tersebut, Bank dan decision, the Bank and Defendant II have filed a
Tergugat II telah mengajukan upaya hukum Kasasi Cassation appeal to the Supreme Court of the
kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia yang Republic of Indonesia which has been registered
telah terdaftar dengan Perkara with Case No. 3540K/Pdt/2021. For the
No. 3540K/Pdt/2021. Atas upaya hukum Kasasi, Cassation appeal, on December 6, 2021 the
pada tanggal 6 Desember 2021 Mahkamah Agung Supreme Court of the Republic of Indonesia has
Republik Indonesia telah memutus menolak decided to reject the cassation appeal from the
permohonan kasasi dari Bank dan Tergugat II. Bank and Defendant II.
Berkaitan dengan putusan Kasasi tersebut Bank In regard to the Cassation decision, the Bank filed
mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali a judicial review to the Supreme Court of the
kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia yang Republic of Indonesia which has been registered
telah terdaftar dengan Perkara with Case No. 1206 PK/Pdt/2022. Regarding the
No. 1206 PK/Pdt/2022. Atas upaya hukum Kasasi, judicial review, on December 13, 2022 the
Pada tanggal 13 Desember 2022, Mahkamah Supreme Court of the Republic of Indonesia has
Agung Republik Indonesia telah memutus menolak decided to reject the request for reconsideration
permohonan Peninjauan Kembali dari Bank. from the Bank.
Berkaitan dengan putusan Peninjauan Kembali, In regards to the Judicial Review decision, the
Bank telah mengajukan Peninjauan Kembali Bank has submitted the Second Judicial Review
ke-II kepada Mahkamah Agung Republik to the Supreme Court of the Republic of
Indonesiayang telah terdaftar dengan Perkara Indonesia which has been registered with Case
No. 1360/PK/PDT/2024, sebagai upaya maksimal No. 1360/PK/PDT/2024, as the Bank's maximum
bank untuk menyelesaikan perkara tersebut. Saat effort to resolve the case. Currently, the Bank is
ini Bank masih menunggu Putusan atas upaya still waiting for a decision on the Second Judicial
Peninjauan Kembali ke-II terkait Perkara 555. Review effort related to Case 555.
Selain dari itu, pada tanggal 18 April 2023, Bank In further to the above, on April 18, 2023, the
telah menerima relaas panggilan aanmaning dari Bank received an aanmaning summons from the
Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait esekusi North Jakarta District Court regarding the
putusan Perkara 555. Bank telah mengajukan execution of the decision in Case 555.
permohonan penundaan eksekusi kepada Ketua The Bank has submitted a request for a stay of
Pengadilan Jakarta Utara execution to the Chairman of the North Jakarta
dan telah mengajukan gugatan perlawanan Court and has filed an execution objection
ekskusi di Pengadilan Negeri Jakarta lawsuit at the North Jakarta
Utara yang terdaftar dengan Perkara District Court registered as Case
No. 306/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr.(“Perkara 306”). No. 306/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr. (“Case 306”).
114
Page 392
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. MASALAH HUKUM (lanjutan) 37. LEGAL MATTERS (continued)
Atas Perkara 306, pada 11 Desember 2023 For Case 306, on December 11, 2023 the North
Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah memutus Jakarta District Court has decided to reject the
menolak gugatan perlawanan Bank. Berkaitan Bank's objection. In regard to the decision of
dengan putusan Perkara 306, Bank telah Case 306, the Bank has filed an appeal to the DKI
mengajukan upaya hukum Banding ke Pengadilan Jakarta High Court which is registered with Case
Tinggi DKI Jakarta yang terdaftar dengan Perkara No. 557/PDT/2024/PT.DKI. for the appeal, on
No. 557/PDT/2024/PT.DKI. atas upaya hukum June 4, 2024 the DKI Jakarta High Court has
Banding, pada tanggal 4 Juni 2024 Pengadilan decided to uphold the decision of the North
Tinggi DKI Jakarta telah memutus menguatkan Jakarta District Court. In regard to the appeal
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. decision, the Bank has filed a Cassation appeal
Berkaitan dengan putusan Banding tersebut, Bank to the Supreme Court of the Republic of
telah mengajukan upaya hukum Kasasi kepada Indonesia. On January 9, 2025, the Bank has
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Pada received notification of the decision of Cassation
tanggal 9 Januari 2025, Bank telah menerima of Case 306 where on October 21, 2024, the
pemberitahuan putusan Kasasi Perkara 306 yang Supreme Court of the Republic of Indonesia has
dimana pada tanggal 21 Oktober 2024, Mahkamah decided to reject the Bank's Cassation
Agung Republik Indonesia telah memutus menolak application.
permohonan kasasi Bank.
Atas permohonan penundaan eksekusi, diketahui On the request for the stay of execution, it is
ternyata Gaston Investment Limited (“Gaston”) known that Gaston Investment Limited (“Gaston”)
selaku kreditor lainnya dalam kredit sindikasi untuk as another creditor in the syndicated loan for
PT Geria Wijaya Prestige telah juga mengajukan PT Geria Wijaya Prestige has also filed an
gugatan perlawanan eksekusi ke Pengadilan execution objection lawsuit to the North Jakarta
Negeri Jakarta Utara yang terdaftar dengan Perkara District Court registered with Case
No. 428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr (“Perkara 428”). No. 428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr (“Case 428”). In
Sehubungan dengan adanya Perkara 428 Bank regard to Case 428, the Bank has received a
telah menerima tanggapan permohonan response to the request for stay of execution with
penundaan eksekusi dengan Surat Letter No. W10.U4/6555/HK.02/9/2023 dated
No. W10.U4/6555/HK.02/9/2023 tertanggal September 1, 2023, stating that the execution is
1 September 2023, menyatakan bahwa eksekusi stayed until there is a legall binding decision in
ditunda sampai dengan adanya putusan Perkara Case 428.
428 yang berkuatan hukum tetap.
Terkait Perkara 428, pada tanggal Regarding Case 428, on January 17, 2024, the
17 Januari 2024, Pengadilan Negeri Jakarta Utara North Jakarta District Court has decided to reject
telah memutus menolak Gugatan dari Gaston. the lawsuit from Gaston. In connection with the
Berkaitan dengan putusan tersebut, Bank telah decision, the Bank has filed an appeal to the DKI
mengajukan upaya hukum Banding ke Pengadilan Jakarta High Court which is registered with Case
Tinggi DKI Jakarta yang terdaftar dengan Perkara No. 296/PDT/2024/PT.DKI, On the appeal, on
No. 296/PDT/2024/PT.DKI, Atas upaya hukum April 16, 2024, the DKI Jakarta High Court has
Banding, pada 16 April 2024, Pengadilan Tinggi DKI decided to uphold the decision of the North
Jakarta telah memutus menguatkan Putusan Jakarta District Court. In regards to the appeal
Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Berkaitan dengan decision, the Bank has filed a cassation appeal to
putusan Banding, Bank telah mengajukan upaya the Supreme Court of the Republic of Indonesia.
hukum kasasi ke Mahkamah Agung Republik Until now, the Bank is still waiting for a decision
Indonesia. Hingga saat ini Bank masih menunggu on the cassation appeal related to Case 428.
putusan atas upaya hukum Kasasi terkait Perkara
428.
115
Page 393
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. SEGMEN OPERASI 38. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Bank yang disiapkan untuk mengambil with the internal reporting provided to the chief
keputusan operasional, yaitu Direksi yang operating decision maker which is the Board of
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber Directors who is responsible for allocating
daya ke segmen tertentu dan penilaian atas resources to certain segments and performance
performanya. assessments.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan For the years ended December 31, 2024 and
2023, Bank diorganisasikan kedalam empat 2023, the Bank is organised into four operating
segmen operasi berdasarkan produk dan jasa segments based on products and services as
sebagai berikut: follows:
- Segmen kredit - Loans segment
- Segmen treasuri - Treasury segment
- Segmen eskpor-impor - Trade finance segment
- Tidak dapat dialokasikan - Unallocated
Tidak ada pendapatan dari satu konsumen eksternal There is no revenue from transactions with a
atau pihak lain yang mencapai 10% atau lebih dari single external customer or counterparty
total pendapatan Bank untuk tahun yang berakhir amounting to 10% or more of the Bank’s total
31 Desember 2024 dan 2023. revenue for the years ended December 31, 2024
and 2023.
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: based on operating segment:
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
position
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2024/
For the year ended December 31, 2024
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.714.466 427.474 - - 2.141.940 Interest income
Pendapatan lainnya - 3.351 6.828 89.828 100.007 Other income
Jumlah pendapatan 1.714.466 430.825 6.828 89.828 2.241.947 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (5.934) - (1.140.196) (1.146.130) Interest expense
Beban lainnya - - - (713.528) (713.528) Other expenses
Jumlah beban - (5.934) - (1.853.724) (1.859.658) Total expenses
Segmen - neto 1.714.466 424.891 6.828 (1.763.896) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 382.289 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (86.887) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 295.402 Net income for the year
Aset segmen 23.012.879 8.809.658 - 1.722.924 33.545.461 Segment assets
Liabilitas segmen - (844.673) (11.056) (25.847.936) (26.703.665) Segment liabilities
Segmen - neto 23.012.879 7.964.985 (11.056) (24.125.012) 6.841.796 Segment - net
116
Page 394
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 38. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) based on operating segment: (continued)
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
(lanjutan) position (continued)
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2023/
For the year ended December 31, 2023
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.325.422 364.756 - - 1.690.178 Interest income
Pendapatan lainnya - 1.802 4.813 49.052 55.667 Other income
Jumlah pendapatan 1.325.422 366.558 4.813 53.865 1.745.845 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (34.153) - (699.146) (733.299) Interest expense
Beban lainnya - - - (702.745) (702.745) Other expenses
Jumlah beban - (34.153) - (1.401.891) (1.436.044) Total expenses
Segmen - neto 1.325.422 328.801 4.813 (1.349.235) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 309.801 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (68.510) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 241.291 Net income for the year
Aset segmen 18.846.417 7.312.413 - 1.693.116 27.851.946 Segment assets
Liabilitas segmen (461.910) (324.650) (9.992) (20.514.837) (21.311.389) Segment liabilities
Segmen - neto 18.384.507 6.987.763 (9.992) (18.821.721) 6.540.557 Segment - net
39. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 39. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2024
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2024 Proceeds Payment changes exchange 2024
Surat berharga subordinasi 461.910 - (468.900) - 6.990 - Subordinated securities
Liabilitas sewa 2.808 - (11.806) 22.935 - 13.937 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima - 485.700 - - (2.850) 482.850 Fund borrowing
Total 464.718 485.700 (480.706) 22.935 4.140 496.787 Total
31 Desember/December 31, 2023
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2023 Proceeds Payment changes exchange 2023
Surat berharga subordinasi 467.025 - - - (5.115) 461.910 Subordinated securities
Liabilitas sewa 8.690 - (10.629) 4.747 - 2.808 Lease liabilities
Total 475.715 - (10.629) 4.747 (5.115) 464.718 Total
117
Page 395
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO 40. RISK MANAGEMENT
a. Risiko kredit a. Credit risk
Penyaluran kredit oleh Bank berlandaskan The loans are distributed by the Bank
pada prinsip kehati-hatian, peraturan Otoritas prudently in accordance with Financial
Jasa Keuangan (POJK), dan kebijakan Services Authority (POJK) regulations, and
perkreditan yang disusun oleh manajemen. loan policies which were prepared by the
Komite Kredit merupakan komite tertinggi yang management. The Credit Committee is the
membantu Direksi dalam pengawasan highest committee who helps the Directors in
pengelolaan risiko kredit melalui keputusan dan monitoring the management of credit risk
rekomendasi yang dikeluarkannya. Secara through its decisions and recommendations.
periodik, Komite Kredit melakukan rapat antara The Credit Committee holds a meeting
lain untuk memantau Batas Maksimum regularly to monitor Legal Lending Limit and
Pemberian Kredit dan kualitas kredit, serta loan quality, and the adequacy of allowance
kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on assets. The Bank
aset. Bank selalu memonitor penyebaran risiko monitors the spread of risk in relation with the
yang timbul sejalan dengan pertumbuhan growth of economic sectors where the Bank
sektor ekonomi dimana Bank melakukan business focuses. The limit is applied
kegiatan bisnisnya. Batasan ditetapkan secara specifically based on customers and
spesifik berdasarkan nasabah dan sektor industrial sectors to avoid the high credit risk.
industri untuk menghindari konsentrasi risiko The limit is also applied to individual or
kredit yang berlebihan. Batasan tersebut juga corporate customers.
diterapkan bagi nasabah individu atau
korporasi.
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2024 dan 2023 adalah held as of December 31, 2024 and 2023
sebagai berikut: are presented below:
31 Desember/December 31
2024 2023
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 4.055.989 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 1.142.691 450.478 Marketable securities - net
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 1.490.587 1.552.681 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 165.457 139.016 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 338.006 44.999 and other banks – net
Tagihan akseptasi - neto 12.260 - Acceptance receivables - net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 1.069.249 agreements to resale
Kredit yang diberikan - neto 23.012.879 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 158.830 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 6.257 Other assets*
Jumlah 32.032.305 26.276.362 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
31 Desember/December 31
2024 2023
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 4.968.804 6.861.882 Unused loan facilities
Garansi yang diterbitkan 886.490 966.878 Guarantees issued
Irrevocable letters of credit 5.396 22.354 Irrevocable letters of credit
Jumlah 5.860.690 7.851.114 Total
118
Page 396
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2024 dan 2023 adalah held as of December 31, 2024 and 2023
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Untuk kredit yang diberikan, Bank For the loans, the Bank uses collateral to
menggunakan agunan untuk minimise the credit risk. The Bank’s
meminimalkan risiko kredit. Berdasarkan loans are classified into two major
klasifikasi, kredit Bank dapat dibedakan categories, which are:
menjadi dua kelompok besar, yaitu:
- Secured loans - Secured loans
- Unsecured loans - Unsecured loans
Untuk secured loans, Bank menetapkan For secured loans, the Bank determines
jenis dan nilai agunan yang dijaminkan the type and value of collateral
sesuai skema kredit. Jenis dari agunan according to the loan scheme. Types of
terdiri dari: collateral are as follows:
a. Agunan fisik antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land,
bangunan, dan BPKB kendaraan buildings and proof of vehicle
bermotor; ownership;
b. Financial collateral antara lain b. Financial collateral, such as
simpanan dari nasabah (tabungan, deposits from customers (time
giro, dan deposito berjangka), surat deposit, savings, current accounts),
berharga, dan emas; securities, and gold;
c. Lainnya antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees,
pemerintah, dan lembaga penjamin. government guarantees and
guarantee institution.
Apabila terjadi default (gagal bayar), Bank In times of default, Bank will use the
akan menggunakan agunan tersebut collateral as the last resort in recovering
sebagai pilihan terakhir untuk pemenuhan the counterparty’s obligation.
kewajiban counterparty.
Unsecured loans terdiri dari fully unsecured Unsecured loans consist of fully
loans dan partially secured loans seperti unsecured loans and partially secured
kredit untuk karyawan golongan loans such as loans for fixed income
berpenghasilan tetap dan kredit konsumer employees and other consumer loans. In
lainnya. Dalam pembayaran kewajibannya, their payment obligations, partially
partially secured loans umumnya dilakukan secured loans are generally made
melalui pemotongan penghasilan secara through automatic payroll deduction.
otomatis.
Dengan demikian, meskipun kredit Although it is included in the unsecured
tersebut termasuk dalam kategori loans category, the risk level of partially
unsecured loans namun tingkat risiko dari secured loans is lower than the carrying
partially secured loans tidak sebesar nilai value. As for fully unsecured loan, the
tercatat kredit. Sedangkan untuk fully risk level is equal to the carrying value.
unsecured loans, tingkat risiko adalah
sebesar nilai tercatat kredit.
119
Page 397
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2024 dan 2023 adalah held as of December 31, 2024 and 2023
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Proses penentuan peringkat kredit Bank The Bank’s credit rating determination
membedakan eksposur untuk menentukan processes differentiate exposures in
eksposur mana yang memiliki faktor risiko order to highlight those with greater risk
lebih besar dan tingkat kerugian potensial factors and higher potential severity of
yang lebih tinggi. Peringkat kredit setiap loss. The credit rating for each debtor is
debitur ditelaah secara berkala dan reviewed regularly and any amendments
perubahannya diimplementasikan are implemented promptly. The credit
secepatnya. Peringkat kredit yang rating applied for each debtor also
diterapkan atas setiap debitur juga considered credit quality of the
mempertimbangkan kualitas kredit dari respective debtor as determined by
debitur tersebut yang telah ditentukan oleh other banks.
bank-bank lain.
Peringkat kredit Bank sesuai dengan The Bank’s credit rating follows
peringkat kredit dari Otoritas Jasa Financial Services Authority (OJK) credit
Keuangan (OJK) sebagaimana diatur rating as stipulated in the prevailing
dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK)
(OJK) yang berlaku. regulation.
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
by:
a. Sektor geografis a. Geographical region
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank (tanpa of the Bank credit exposures at their
memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal categorised by geographical region
31 Desember 2024 dan 2023: as of December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31, 2024
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 - - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 1.142.691 - - - - 1.142.691 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 165.457 - - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 338.006 - - - - 338.006 other banks - net
Tagihan akseptasi 12.260 - - - - 12.260 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan
- neto 11.258.854 5.688.255 1.759.161 1.174.781 3.131.828 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 108.313 18.670 13.726 2.331 15.790 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 - - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 20.227.763 5.706.925 1.772.887 1.177.112 3.147.618 32.032.305 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
120
Page 398
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical region (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank (tanpa of the Bank credit exposures at their
memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal categorised by geographical region
31 Desember 2024 dan 2023: as of December 31, 2024 and 2023:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 - - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.055.989 - - - - 4.055.989 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 450.478 - - - - 450.478 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 139.016 - - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 44.999 - - - - 44.999 other banks - net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
dibeli dengan janji purchased under agreements
dijual kembali 1.069.249 - - - - 1.069.249 to resale
Kredit yang diberikan
- neto 10.341.065 4.439.779 1.201.140 371.982 2.492.451 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 66.832 11.674 6.156 1.057 12.725 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 17.739.398 4.451.453 1.207.296 373.039 2.505.176 26.276.362 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2024
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 2.335.953 1.289.420 830.634 206.606 306.191 4.968.804 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 706.785 3.594 156.761 - 19.350 886.490 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 5.396 - - - - 5.396 credit
Jumlah 3.048.134 1.293.014 987.395 206.606 325.541 5.860.690 Total
31 Desember/December 31, 2023
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 2.495.057 1.766.349 1.386.625 766.659 447.192 6.861.882 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 898.271 3.762 42.495 - 22.350 966.878 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 22.354 - - - - 22.354 credit
Jumlah 3.415.682 1.770.111 1.429.120 766.659 469.542 7.851.114 Total
121
Page 399
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty b. Counterparty type
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements) as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: of December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 843.629 199.907 - - 99.155 1.142.691 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 165.457 - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto - 338.006 - - - 338.006 other banks
Tagihan akseptasi - - - 12.260 - 12.260 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan
- neto 1.251 - 3.804.479 17.793.327 1.413.822 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 9.058 145.000 4.770 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 8.042.748 707.686 3.813.537 17.950.587 1.517.747 32.032.305 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
122
Page 400
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements). as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: of December 31, 2024 and 2023:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.055.989 - - - - 4.055.989 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 250.630 199.848 - - - 450.478 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 139.016 - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto - 44.999 - - - 44.999 other banks - net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.069.249 - - - - 1.069.249 agreements to resale
Kredit yang diberikan
- neto 845 - 3.113.141 14.278.221 1.454.210 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 6.864 86.691 4.887 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 6.935.653 396.695 3.120.005 14.364.912 1.459.097 26.276.362 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
123
Page 401
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 746 - 321.301 4.646.757 - 4.968.804 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 886.490 - 886.490 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 5.396 - 5.396 credit
Jumlah 746 - 321.301 5.538.643 - 5.860.690 Total
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan - - 325.058 6.534.224 2.600 6.861.882 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 966.878 - 966.878 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 22.354 - 22.354 credit
Jumlah - - 325.058 7.523.456 2.600 7.851.114 Total
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai losses
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of December 31, 2024 and 2023,
2023, giro pada Bank Indonesia, giro pada current accounts with Bank Indonesia,
bank lain, penempatan pada Bank current accounts with other banks,
Indonesia dan bank lain, efek-efek, efek- placements with Bank Indonesia and
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, other banks, securities, securities
tagihan derivatif, tagihan akseptasi, dan purchased under resale agreements,
aset lain-lain berupa uang jaminan dan derivative receivables, acceptance
tagihan transaksi ATM Prima tidak memiliki receivables and other assets in form of
bukti objektif atas penurunan nilai secara refundable deposits and ATM Prima
individual dan kolektif. billing transaction have no objective
evidence of impairment individually as
well as collectively.
124
Page 402
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai (lanjutan) losses (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of December 31, 2024 and 2023,
2023, penurunan nilai secara individu dan loans individually and collectively
kolektif terhadap kredit yang diberikan impaired are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 764.945 9.816.274 10.581.219 Working capital
Investasi 234.468 11.217.822 11.452.290 Investment
Konsumen 14.255 1.413.679 1.427.934 Consumer
Karyawan - 2.358 2.358 Employees
Jumlah 1.013.668 22.450.133 23.463.801 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (406.367) (44.555) (450.922) impairment losses
Neto 607.301 22.405.578 23.012.879 Net
31 Desember/December 31, 2023
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 721.852 8.114.790 8.836.642 Working capital
Investasi 255.235 8.791.713 9.046.948 Investment
Konsumen 15.080 1.458.121 1.473.201 Consumer
Karyawan - 3.187 3.187 Employees
Jumlah 992.167 18.367.811 19.359.978 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (459.591) (53.970) (513.561) impairment losses
Neto 532.576 18.313.841 18.846.417 Net
125
Page 403
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (iv) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 1.142.795 - - - 1.142.795 Marketable securities
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - gross 165.626 - - - 165.626 other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - gross 338.007 - - - 338.007 other banks - gross
Tagihan akseptasi 12.262 - - - 12.262 Acceptance receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali agreements to resale
Kredit yang diberikan 21.986.063 307.543 84.362 1.085.833 23.463.801 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 149.917 2.142 6.771 - 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 30.996.852 309.685 91.133 1.085.833 32.483.503 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (24.284) (318) (5.104) (421.492) (451.198) Allowance for impaiment losses
Neto 30.972.568 309.367 86.029 664.341 32.032.305 Net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
jaminan refundable deposits
31 Desember/December 31, 2023
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.055.989 - - - 4.055.989 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 450.630 - - - 450.630 Marketable securities
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - gross 139.142 - - - 139.142 other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - gross 45.000 - - - 45.000 other banks - gross
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.069.249 - - - 1.069.249 agreements to resale
Kredit yang diberikan 17.751.837 702.077 345.312 560.752 19.359.978 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 82.416 2.327 13.701 - 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 25.166.033 704.404 359.013 560.752 26.790.202 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (24.372) (5.818) (75.455) (408.195) (513.840) Allowance for impaiment losses
Neto 25.141.661 698.586 283.558 152.557 26.276.362 Net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
jaminan refundable deposits
126
Page 404
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(v) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (v) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
(lanjutan) (continued)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai The credit quality are defined as follows:
berikut:
Tingkat tinggi High grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur pada This pertains to those accounts where
dimana kemampuan membayar pokok dan the debtors ability to pay the principal
bunga debitur sangat kuat. and interest is very strong.
Tingkat standar Standard grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur This pertains to those accounts that
dengan potensi melemah. Debitur display potential weakness. The debtors
dianggap memiliki tingkat spekulasi yang are considered highly speculative in
tinggi dalam hal kapasitasnya untuk terms of capacity to pay interest and
membayar bunga dan pokok sesuai repay principal in accordance with the
dengan ketentuan kredit yang ada. credit terms.
(vi) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo (vi) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai impaired loans as of December 31, 2024
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, and 2023, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 22.968 1.095 1.739 25.802 Working capital
Investasi 19.689 - 288 19.977 Investment
Konsumen 20.406 11.476 6.701 38.583 Consumer
Jumlah 63.063 12.571 8.728 84.362 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.415) (1.419) (1.270) (5.104) Allowance for impairment losses
Neto 60.648 11.152 7.458 79.258 Net
31 Desember/December 31, 2023
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 257.741 14.281 17.293 289.315 Working capital
Investasi - - - - Investment
Konsumen 20.423 16.385 19.189 55.997 Consumer
Jumlah 278.164 30.666 36.482 345.312 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (66.481) (3.409) (5.565) (75.455) Allowance for impairment losses
Neto 211.683 27.257 30.917 269.857 Net
127
Page 405
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar b. Market risk management
Risiko ini disebabkan oleh pergerakan variabel Market risk is caused by the movements in
pasar yang dapat merugikan portofolio yang market variables which are interest and
dimiliki Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar. exchange rate which can cause losses on the
Ruang lingkup manajemen risiko pasar antara Bank portfolio. The scope of this risk includes
lain meliputi aktivitas fungsional kegiatan treasury activities and investment in
treasuri dan investasi dalam bentuk efek-efek. securities or funding. Asset and Liability
penyediaan dana dan kegiatan pendanaan. Committee (“ALCO”) is the committee which
Asset and Liability Committee (“ALCO”) will help the Directors in monitoring and
merupakan komite yang membantu Direksi managing market risk.
dalam mengawasi dan mengelola risiko pasar.
Bank juga menetapkan kebijakan limit terhadap The Bank also implement limit policy in
aktivitas treasuri untuk menghindari terjadinya treasury activities to avoid portfolio
konsentrasi portofolio pada suatu instrumen concentrated in one instrument or specific
ataupun counterparty tertentu. sehingga terjadi counterparty to achieve diversification in
diversifikasi pengelolaan aset dan liabilitas. assets and liabilities.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 2023:
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 169.338 169.338 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.490.587 - - - 1.490.587 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 165.457 - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 338.006 - 338.006 and other banks - net
Tagihan derivatif 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - neto - - - 12.260 12.260 Acceptance receivables - net
Efek-efek - neto - 6.815.516 - - 6.815.516 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 6.279.268 15.334.846 1.398.765 - 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 13.439 140.672 4.719 - 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 5.005 - - 29.449 34.454 Other assets*
Jumlah aset keuangan 7.958.072 22.291.034 1.741.490 211.047 32.201.643 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
128
Page 406
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 2023: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 14.928 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - 20.350 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi 12.262 - - - 12.262 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - 482.850 - - 482.850 Fund Borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 1.552.058 - - - 1.552.058 agreements
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 4.009.871 - - - 4.009.871 Current accounts
Tabungan 1.164.249 - - - 1.164.249 Saving accounts
Deposito berjangka - 18.183.353 - 18.183.353 Time deposits
Simpanan dari bank lain 844.674 - - - 844.674 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 75.580 - - - 75.580 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 7.690.287 482.850 18.183.353 14.928 26.371.418 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor 267.785 21.808.184 (16.441.863) 196.119 5.830.225 Gross interest repricing gap
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 212.839 212.839 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.552.681 - - - 1.552.681 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 139.016 - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 44.999 - 44.999 and other banks
Tagihan derivatif 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 1.069.249 - - 1.069.249 agreements to resale
Efek-efek - neto - 4.476.706 29.761 - 4.506.467 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 564.705 16.833.084 1.448.628 - 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 805 92.837 4.802 - 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - 6.257 Other assets*
Jumlah aset keuangan 2.276.296 22.471.876 1.528.190 212.839 26.489.201 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
129
Page 407
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 20.501 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - 2.023 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi - - - - - Acceptance payables
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 3.126.957 - - - 3.126.957 Current accounts
Tabungan 1.087.415 - - - 1.087.415 Saving accounts
Deposito berjangka - - 15.772.440 - 15.772.440 Time deposits
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - 324.650 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 46.953 - - - 46.953 Interest payables
Surat berharga subordinasi - 461.910 - - 461.910 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 4.692.475 461.910 15.772.440 20.501 20.947.326 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (2.416.179) 22.009.966 (14.244.250) 192.338 5.541.875 Gross interest repricing gap
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor Sensitivity analysis for several market
pasar menunjukkan bagaimana laba atau factors showing how profit or loss could
rugi dapat dipengaruhi oleh perubahan dari be affected by changes in the relevant
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel risk factor are in the following tables
di bawah ini. Secara umum, sensitivitas below. In general, sensitivity is
diestimasi dengan membandingkan suatu estimated by comparing an initial value
nilai awal ke nilai tertentu setelah to the value derived after a specified
perubahan tertentu dari faktor pasar, change in the market factor, assuming
dengan mengasumsikan seluruh variabel all other variables are constant. The total
lainnya tetap. Total sensitivitas atas sensitivity of statement of profit or loss is
laporan laba rugi didasarkan pada asumsi based on the assumption that there are
bahwa terdapat perubahan paralel dalam parallel shifts in the yield curve.
kurva penghasilan.
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir assets and liabilities for the years ended
31 Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31, 2024
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 (12.207) Rupiah
-100 12.207
Mata uang asing +100 7.256 Foreign currencies
-100 (7.256)
130
Page 408
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir assets and liabilities for the years ended
31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan) December 31, 2024 and 2023:
(continued)
31 Desember/December 31, 2023
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 23.512 Rupiah
-100 (23.512)
Mata uang asing +100 11.287 Foreign currencies
-100 (11.287)
ii. Risiko mata uang ii. Foreign currency risk
Risiko mata uang adalah kemungkinan Foreign currency risk is the probability of
kerugian pendapatan yang timbul dari loss to earnings arising from changes in
perubahan kurs valuta asing. Bank foreign exchange rates. The Bank
mengelola paparan terhadap pengaruh manage exposure to effects of
fluktuasi nilai tukar mata uang asing fluctuations in foreign currency
dengan mempertahankan risiko mata uang exchange rates by maintaining foreign
asing dalam pedoman peraturan yang ada currency exposure within the existing
(yakni menjaga Posisi Devisa Neto sesuai regulatory guidelines (maintaining the
dengan peraturan Bank Indonesia). Net Open Position based on Bank
Indonesia regulations).
31 Desember/December 31, 2024
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 409 Foreign currencies
-10% (409)
31 Desember/December 31, 2023
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 264 Foreign currencies
-10% (264)
131
Page 409
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
ii. Risiko mata uang (lanjutan) ii. Foreign currency risk
Sensitivitas atas laporan laba rugi The sensitivity of the statement of profit or
merupakan dampak yang diestimasi atas loss is the estimated effect of the assumed
perubahan yang diasumsikan atas change in foreign exchange rates on income
perubahan nilai tukar berdasarkan aset based on foreign currency denominated
dan liabilitas keuangan yang dalam mata assets and liabilities.
uang asing.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul Liquidity risk arises from possible losses due
dari kemungkinan kerugian disebabkan oleh to the inability of Bank to fulfill their obligation
ketidakmampuan Bank memenuhi liabilitas as it falls due. Liquidity risk is being managed
yang telah jatuh waktu. Pengelolaan risiko through application of liquidity strategies
likuiditas dilakukan melalui suatu strategi such as the decision of pricing and gapping
likuiditas antara lain mencakup penetapan of fund resources and loans, analysis of
pricing dan gapping terhadap sumber dana dan sufficient capital and investments in portfolio
kredit, analisis kecukupan modal serta investasi and securities. The Bank maintains their
dalam portofolio dan efek-efek. Bank akan liquidity to access financial market through
senantiasa memelihara kemampuan their relationships with the other
likuiditasnya untuk melakukan akses pasar correspondent banks.
uang dengan memelihara hubungan dengan
bank-bank koresponden.
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31, 2024
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 169.338 - - - - - 169.338 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 165.626 - - - - - 165.626 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 338.007 - - - - - 338.007 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 4.316 - - - - - 4.316 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - 12.262 - - - - 12.262
Efek-efek 6.815.620 - - - - - 6.815.620 Marketable securities
Kredit yang diberikan 1.082.750 930.490 1.510.730 3.533.127 8.249.456 8.157.248 23.463.801 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 8.438 1.595 2.286 5.112 38.981 102.418 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 5.005 29.449 - - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 10.079.687 973.796 1.513.016 3.538.239 8.288.437 8.259.666 32.652.841 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 14.928 - - - - - 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - - - 20.350 Derivative payable
Liabilitas akseptasi - 12.262 - - - - 12.262 Acceptance receivables
Pinjaman yang diterima - 482.850 - - - - 482.850 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 1.552.058 - - - - - 1.552.058 agreements
Simpanan dari nasabah 14.995.005 5.086.344 2.779.842 496.282 - 23.357.473 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 844.674 - - - - - 844.674 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 75.580 - - - - - 75.580 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah 17.513.838 5.581.456 2.779.842 496.282 - - 26.371.418 Total
Aset/(liabilitas) - neto (7.434.151) (4.607.660) (1.266.826) 3.041.957 8.288.437 8.259.666 6.281.423 Assets/(liabilities) - net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
132
Page 410
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan) December 31, 2024 and 2023: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 212.839 - - - - - 212.839 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 139.142 - - - - - 139.142 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 45.000 - - - - - 45.000 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 12.832 - - - - - 12.832 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 972.443 96.806 - - - - 1.069.249 agreements to resale
Efek-efek 4.506.619 - - - - - 4.506.619 Marketable securities
Kredit yang diberikan 343.634 503.185 1.164.581 2.972.045 2.234.107 12.142.426 19.359.978 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 450 729 2.051 4.717 6.268 84.229 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 7.791.897 600.720 1.166.632 2.976.762 2.240.375 12.226.655 27.003.041 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 20.501 - - - - - 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - - - 2.023 Derivative payable
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah 13.815.704 3.947.673 1.946.337 277.098 - - 19.986.812 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - - - 324.650 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 46.953 - - - - - 46.953 Interest payables
Surat berharga subordinasi - 461.910 - - - - 461.910 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah 14.314.308 4.409.583 1.946.337 277.098 - - 20.947.326 Total
Aset/(liabilitas) - neto (6.522.411) (3.808.863) (779.705) 2.699.664 2.240.375 12.226.655 6.055.715 Assets/(liabilities) - net
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023:
31 Desember/December 31, 2024
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 14.928 - - - - 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - - 20.350 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - - - 12.262 - 12.262 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - 483.486 - - - 483.486 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 1.554.118 - - - - 1.554.118 agreements
Simpanan dari nasabah 18.107.081 3.204.887 1.819.639 326.927 - 23.458.534 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 725.391 121.362 - - - 846.753 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah 20.433.111 3.809.735 1.819.639 339.189 - 26.401.674 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notar
133
Page 411
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 40. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 20.501 - - - - 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - - 2.023 Derivative payables
Liabilitas atas efek-efek .Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah 14.752.208 3.134.743 1.982.627 278.224 - 20.147.802 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - - 324.650 Deposits from other banks
Surat berharga subordinasi - 461.940 - - - 461.940 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah 15.203.859 3.596.683 1.982.627 278.224 - 21.061.393 Total
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
41. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 41. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah The standards and interpretations that are issued
disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif by the DSAK-IAI, but not yet effective for current
untuk laporan keuangan tahun berjalan year financial statements are disclosed below.
diungkapkan di bawah ini.
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2025:
1 Januari 2025:
- Amandemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan - Amendments of SFAS 221, “The Effect of
Kurs Valuta Asing” tentang kondisi ketika suatu Changes in Foreign Exchange Rates”
mata uang tidak tertukarkan regarding to conditions when currency is not
exchangeable
134
Page 412
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 41. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
- Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” - Amendments of SFAS 109, "Financial
dan PSAK 107 “Instrumen Keuangan Instruments," and SFAS 107, "Financial
Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Instruments: Disclosures about the
Pengukuran Instrumen Keuangan” tentang Classification and Measurement of Financial
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 Instruments" regarding derecognition of
terkait penghentian pengakuan liabilitas financial liabilities, as well as clarify the
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian assessment of cash flow characteristics for
karakteristik arus kas untuk aset keuangan financial assets with ESG-linked features,
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan financial assets with non-recourse features,
fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat and contractually bound instruments such as
secara kontraktual seperti tranche. Amendemen tranches. The amendments also revise the
ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 statement in SFAS 107 regarding the
terkait persyaratan pengungkapan investasi disclosure requirements for investments in
pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai equity instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income and
dan menambah ketentuan terkait instrumen adding statament related to financial
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang instruments with contractual terms that alter
mengubah waktu atau jumlah arus kas the timing or amount of contractual cash flows.
kontraktual.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorisation date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the
dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi potential impact of these new and revised
tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan accounting standards to the financial statements
Bank. of the Bank.
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS
Kegiatan usaha Bank senantiasa dihadapkan pada The Bank’s activities deal with risks associated
risiko-risiko yang berkaitan erat dengan fungsinya with its function as financial intermediary
sebagai lembaga intermediasi keuangan. Oleh institution. Thus, the operations are organised
karena itu, kegiatan operasional Bank dikelola carefully to prevent loss from operations of the
dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian bagi Bank.
Bank.
135
Page 413
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK No. 18/POJK.03/2016 dated
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen March 16, 2016, the Bank’s application of its risk
Risiko Bagi Bank Umum, maka Bank menerapkan management policies is implementation based on
manajemen risiko sesuai dengan kompleksitasnya. it’s complexity. The Risk Management
Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu Implementation Policy refers to the provisions and
pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa regulations of the Financial Services Authority,
Keuangan antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan concerning the Implementation of Risk
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Surat Management for Commercial Banks and Circular
Edaran Otoritas Jasa Keuangan Letter of the Financial Services Authority Number:
Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 34/SEOJK.03/2016 dated September 01, 2016
2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi concerning Implementation of Risk Management
Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan Otoritas for Commercial Banks (along with attachments),
Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tertanggal Financial Services Authority Regulation
7 Desember 2016 yang telah dicabut dan digantikan No.55/POJK.03/2016 dated December 07, 2016
POJK Nomor 17 Tahun 2023 tertanggal has been revoked and replaced by POJK No. 17,
14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola 2023 came into effect pn September 14, 2023
Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa concerning Implementation of Governance for
Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal Commercial Banks, Financial Services Authority
17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Circular Letter Number 13/SEOJK.03 /2017 dated
Bank Umum dan 13/POJK.03/2021 tentang March 17, 2017 concerning the Implementation of
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank Good Corporate Governance for Commercial
memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum Banks and 13/POJK.03/2021 concerning the
dan Pedoman-Pedoman Umum Manajemen Risiko Operation of Commercial Bank Products. The
yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang Bank has internal policies in the form of General
dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, Policies and General Guidelines for Risk
dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik. Management which aim to ensure that the risks
faced by the Bank can be identified, measured,
controlled, and reported properly.
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK Regulation
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
Risiko Bagi Bank Umum, bank umum konvensional regarding, the risk management inplementation
diwajibkan untuk menerapkan delapan (8) jenis for commercial bank, conventional banks are
risiko dan lima (5) peringkat penetapan penilaian required to apply eight (8) type of risks and five
peringkat risiko. (5) grades to value risks.
Sebagaimana diamanatkan ketentuan Peraturan In relation to the implementation of risk
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait penerapan management as required by Financial Services
manajemen risiko, Bank menyusun laporan profil Authority (OJK), the Bank prepares quarterly risk
risiko triwulanan secara self assessment. Dari hasil profile report on self assesment basis. Based on
self assessment profil risiko triwulanan yang the self assessment results of the quarterly risk
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) profile report submitted to Financial Services
posisi Juni 2024, predikat risiko Bank secara Authority (OJK) as of June 2024, the Bank’s
keseluruhan berada pada tingkat risiko komposit low overall risk profile is at the low to moderate
to moderate. composite risk level.
136
Page 414
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah The following additional information below is
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh information required by applicable regulations and
regulasi berlaku dan tidak disyaratkan untuk is not required to be disclosed by Indonesian
diungkapkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards.
Indonesia.
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current Accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah statutory reserves (GWM) in Rupiah for
dalam kegiatannya sebagai bank umum dan conventional banking and statutory reserves
GWM dalam mata uang asing dalam in foreign currencies for foreign exchange
kegiatannya melakukan transaksi mata uang transactions.
asing.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2024, Giro As of December 31, 2023 and 2024, the
Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai Bank's Minimum Statutory Reserve complies
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) with Bank Indonesia (BI) Regulation No.
No.15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013 15/15/PBI/2013 dated December 24, 2013
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam which have been further amended with PBI
Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum No. 18/3/PBI/2016 dated March 10, 2016,
Konvensional sebagaimana telah diubah PBI No. 18/14/PBI/2016 dated August 18,
beberapa kali dengan PBI No.18/3/PBI/2016 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 dated April 17,
tanggal 10 Maret 2016, PBI No.18/14/PBI/2016 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018 dated March
tanggal 18 Agustus 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 29, 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021 dated
tanggal 17 April 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018 December 21, 2021, PBI No. 24/4/PBI/2022
tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021 dated February 25, 2022 and Regulation of
tanggal 21 Desember 2021, PBI No. Members of The Board of Governors (PADG)
24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dan No.20/30/PADG/2018 dated November 30,
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) 2018, No. 21/14/PADG/2019 dated
No. 20/30/PADG/2018 tanggal 30 November June 26, 2019, No. 21/27/PADG/2019 dated
2018, No.21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni December 26, 2019, No. 22/2/PADG/2020
2019, No. 21/27/PADG/2019 tanggal dated March 13, 2020, No. 22/10/PADG/2020
26 Desember 2019, No. 22/2/PADG/2020 dated April 30, 2020, 22/19/PADG/2020
tanggal 13 Maret 2020, No. 22/10/PADG/2020 dated July 29, 2020, No. 24/3/PADG/2022
tanggal 30 April 2020, PADG 22/19/PADG/2020 dated March 1, 2022, 24/8/PADG/2022 dated
tanggal 29 Juli 2020, 24/3/PADG/2022 tanggal 1 June 30, 2022, PADG No. 2, 2023 dated April
Maret 2022, 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 1, 2023, and the latest PADG No. 12 year
2022, PADG Nomor 2 Tahun 2023 tanggal 1 2023 date September 27, 2023 “Minimum
April 2023, dan PADG No. 12 Tahun 2023 Statutory Reserve Requirements in Rupiah
tanggal 27 September 2023 perubahan terakhir and Foreign Currencies of Conventional
tentang “Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Commercial Banking, Sharia Commercial
Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Banking and Sharia Business Units”
Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” concerning Minimum Statutory Reserve of
yang masing-masing sebesar: Commercial Banks with BI in Rupiah and
foreign currency, which are as follows:
137
Page 415
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian*) 0,00% 0,00% Daily*)
Rata-rata**) 9,00% 9,00% Average**)
- PLM***) 5,00% 5,00% PLM***) -
Mata uang asing 4,00% 4,00% Foreign Currencies
*) Mulai berlaku per 1 September 2022 *) Effective on September 1, 2022
**) Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023. **) Based on PADG No. 12 year 2023 dated September 27, 2023.
Penyesuaian kebijakan pengaturan GWM Rupiah menjadi 4% mulai Adjusting Minimum Statuory Reserve to 4% (four percent) effective on
berlaku tanggal 1 Oktober 2023. October 1, 2023.
***) Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 18 ***) Based on Regulation of Members of The Board of Governors (PADG)
Tahun 2023 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga No 18 2023 concerning Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) for
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Conventional Commercial Banks, Sharia Banks and Sharia Business
Syariah, dan Unit Usaha Syariah, PLM ditetapkan 5% mulai berlaku Unit, PLM is 5% (five percent) effective on December 1, 2023.
tanggal 1 Desember 2023.
GWM Primer adalah simpanan minimum yang Primary Minimum Statutory Reserve is a
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo minimum reserve that should be maintained
Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM by the Bank in Current Accounts with Bank
Sekunder dan Penyangga Likuiditas Indonesia. Secondary Minimum Statutory
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan Reserve and Macroprudential Liquidity Buffer
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank are the minimum reserves that should be
berupa SBI, Surat Utang Negara (SUN), Surat maintained by the Bank which comprised of
Berharga Syariah Negara (SBSN) dan/atau Certificates of Bank Indonesia (SBI),
excess reserve yang merupakan kelebihan Government Debenture Debt (SUN), Sharia
saldo Rekening Giro Rupiah Bank dari GWM Government Securities (SBSN), and/or
Primer, GWM LFR dan Rasio Intermediasi excess reserve which represent the excess
Makroprudensial (RIM). reserve of the Bank’s Current Accounts in
Rupiah over the Primary Minimum Statutory
Reserve, Minimum Statutory Reserve on LFR
and Macroprudential Intermediation Ratio
(RIM).
GWM LFR dan RIM adalah tambahan simpanan Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam is the additional reserve that should be
bentuk saldo Rekening Giro pada Bank maintained by the Bank in the form of Current
Indonesia, jika LFR dan RIM Bank dibawah Accounts with Bank Indonesia, if the Bank’s
minimum LFR dan RIM target Bank Indonesia LFR and RIM is below the minimum of LFR
(84%) atau jika di atas maksimum LFR dan RIM and RIM targeted by Bank Indonesia (84%)
target BI (94%) dan Kewajiban Penyediaan or if the Bank’s LFR and RIM is above the
Modal Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari maximum of LFR and RIM targeted by BI
KPMM Insentif BI sebesar 14%. (94%) and the Capital Adequacy Ratio (CAR)
is below BI requirement of 14%.
138
Page 416
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening The ratios of the Bank’s Minimum Statutory
Rupiah dan mata uang asing Bank pada tanggal Reserve requirement for its Rupiah and
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing foreign currencies accounts as of December
sebesar: 31, 2024 and 2023, respectively, are as
follows:
31 Desember/December 31
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian 7,67% 8,95% Daily
Rata-rata 7,85% 8,83% Average
- PLM 33,10% 29,32% PLM -
Mata uang asing 4,14% 4,38% Foreign Currencies
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has fulfilled Bank Indonesia
Indonesia yang berlaku tentang Giro Wajib regulation regarding Statutory Reserves
Minimum Bank Umum pada tanggal Requirement on Commercial Banks as of
31 Desember 2024 dan 2023. December 31, 2024 and 2023.
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal All current accounts with other banks as of
31 Desember 2024 dan 2023 digolongkan December 31, 2024 and 2023 were
sebagai “lancar”. classified as “current”.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank c. Placements with Bank Indonesia and
lain other banks
Seluruh penempatan pada Bank Indonesia dan All placements with Bank Indonesia and
bank lain pada tanggal other banks as of December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 digolongkan 2023 were classified as “current”.
sebagai “lancar”.
d. Efek - efek d. Marketable Securities
Seluruh efek-efek milik Bank pada tanggal All of the marketable securities owned by
31 Desember 2024 dan 2023 diklasifikasikan the Bank as of December 31, 2024 and
sebagai “lancar”. 2023 are classified as “current”.
e. Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan e. Receivables on securities purchased
janji dijual kembali under agreements to resale
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali All of the securities purchased under resale
(reverse repo) milik Bank pada tanggal 31 agreements (reverse repo) owned by the
Desember 2024 dan 2023 diklasifikasikan Bank as of December 31, 2024 and 2023
sebagai “lancar”. are classified as “current”.
139
Page 417
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
KEUANGAN (lanjutan)
f. Kredit yang diberikan f. Loans
31 Desember/December 31
2024 2023
Lancar 22.235.207 18.266.779 Current
Dalam perhatian khusus 730.193 536.786 Special mention
Kurang lancar 12.872 245.676 Substandard
Diragukan 10.516 38.171 Doubtful
Macet 475.013 272.566 Loss
23.463.801 19.359.978
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (450.922) (513.561) impairment losses
Neto 23.012.879 18.846.417 Net
Rasio kredit bermasalah bruto (rasio NPL - The ratio of gross non-performing loans
bruto) Bank terhadap total kredit yang (gross NPL ratio) of the Bank to total loans
diberikan adalah sebesar 2,12% dan 2,87%, are 2.12% and 2.87% as of December 31,
masing-masing pada tanggal 2024 and 2023, respectively, while the net
31 Desember 2024 dan 2023, sedangkan non-performing loans to total loans (net
rasio kredit bermasalah neto terhadap total NPL ratio) are 0.82%, and 0.77% as of
kredit (rasio NPL - neto) adalah sebesar December 31, 2024 and 2023, respectively.
0,82% dan 0,77%, masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah The ratio of loans to small-scale businesses
kredit yang diberikan adalah sebesar 6,89% to total loans are 6.89% and 8.79% as of
dan 8,79% masing-masing pada tanggal December 31, 2024 and 2023, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
140
Page 418
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
g. Kredit restrukturisasi g. Restructured loans
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of December 31, 2024 and 2023 the
saldo kredit yang direstrukturisasi Bank adalah Bank’s restructured loans are as follows:
sebesar:
31 Desember/December 31
Kolektibilitas/
Jenis/Type Collectability 2024 2023
Modal kerja/Working capital Lancar/Current 195.990 724.674
Dalam perhatian khusus/
Special mention 517.367 326.694
Kurang lancar/
Substandard 5.298 230.868
Diragukan/Doubtful 2.399 17.042
Macet/Loss 285.109 89.856
1.006.163 1.389.134
Investasi/Investment Lancar/Current 2.120.916 2.209.500
Dalam perhatian khusus/
Special mention 112.412 139.814
Kurang lancar /
Substandard 313 -
Diragukan/Doubtful - 5.968
Macet/Loss 131.147 32.311
2.364.788 2.387.593
Konsumer/Consumer Lancar/Current 32.442 65.625
Dalam perhatian khusus/
Special mention 6.225 8.384
Kurang lancar/
Substandard - 8.581
Diragukan/Doubtful 966 1.853
Macet/Loss 1.779 14.406
41.412 98.849
Jumlah/Total 3.412.363 3.875.576
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (402.537) (375.316)
Neto/Net 3.009.826 3.500.260
Seluruh restrukturisasi kredit dilakukan All restructured loans were modified through
melalui penjadwalan ulang pembayaran pokok loans principal and interest rescheduling,
kredit dan bunga, penambahan jangka waktu extension of loan maturity period and interest
kredit dan penyesuaian suku bunga. rate adjustment.
Termasuk dalam kredit restrukturisasi diatas Included in the above restructured loan are
adalah restrukturisasi untuk debitur yang restructured for debtors affected by
terdampak pandemi COVID-19 sesuai dengan COVID-19 pandemic in accordance with
POJK No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus SFAS No. 11/POJK.03/2020 “National
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Economic stimulus as countercyclical policy
countercyclical dampak penyebaran Corona in the impact of the spread of
Virus Disease 2019” tertanggal 13 Maret 2020 Coronavirus Disease 2019 dated March 13,
yang telah diperbaharui beberapa kali dengan 2020 which was updated by SFAS No.
POJK No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan 48/POJK.03/2020 “First Changes in POJK
Pertama Atas POJK No.11/POJK.03/2020” No. 11/POJK.03/2020” dated December, 1
tertanggal 1 Desember 2020 dan POJK 2020 and SFAS No. 17/POJK.03/2021
No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan Kedua “Second Changes in POJK
Atas POJK No.11/POJK.03/2020” tertanggal No. 11/POJK.03/2020” dated September 10,
10 September 2021 serta Siaran Pers OJK 2021, also Press Release OJK No. SP
No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tertanggal 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated November 28,
28 November 2022 tentang Perpanjangan 2022 as of December 31, 2024 the balance
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan of COVID-19 restructured loans amounted to
Pembiayaan Secara Targeted dan Sektoral Rp2,184,606 (2023: Rp2,460,964).
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi COVID. Per
tanggal 31 Desember 2024 total saldo kredit
restrukturisasi COVID-19 adalah sebesar
Rp2.184.606 (2023: Rp2.460.964).
141
Page 419
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
h. Susunan Manajemen Risiko h. Risk Management Structure
Dari sudut pandang manajemen risiko, struktur From the point of view of risk management,
organisasi Bank dapat dibagi menjadi: the Bank organisational structure can be
divided into:
a. Dewan Komisaris merupakan badan a. The Board of Commissioners is the
manajemen terpenting yang mempunyai most important management agency
wewenang dan tanggung jawab: having authority and responsibility:
- Mengevaluasi kebijakan Manajemen - Evaluating Risk Management
Risiko dan strategi Manajemen Risiko policies and Risk Management
secara periodik atau dalam frekuensi strategies periodically or in a
tertentu yang lebih sering dalam hal certain frequency more frequently
terdapat perubahan faktor yang in the event that there are changes
mempengaruhi kegiatan bisnis Bank in factors that significantly affect
secara signifikan; the Bank's business activities;
- Mengevaluasi pertanggungjawaban - Evaluating the accountability of
Direksi dan memberikan arahan the Board of Directors and
perbaikan atas pelaksanaan providing directions for
kebijakan Manajemen Risiko secara improvement of the
berkala; implementation of Risk
Management policies on a regular
basis;
- Memastikan kebijakan dan proses - Ensuring that Risk management
manajemen Risiko dilaksanakan policies and processes are
secara efektif dan terintegrasi dalam implemented effectively and
proses manajemen risiko secara integrated into the overall risk
keseluruhan. Dewan Komisaris management process. the Board of
dibantu oleh Komite Pemantau Risiko. Commissioners is assisted by the
Risk Monitoring Committee.
b. Direksi dan komite-komite manajemen b. The board of Directors and management
sebagai struktur strategik. Direksi committees as strategic structure. The
menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk Board of Directors carries out the function
policy) melalui komite-komite Direksi of risk policy (risk policy) through the
seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Board of Directors committees such as
Komite Asset & Liability (ALCO), Komite the Risk Management Committee (RMC),
Kebijakan Perkreditan (KKP). Fungsi Asset & Liability Committee (ALCO),
utamanya antara lain: Credit Policy Committee (CPC). Its main
function, among others:
- Bertanggung jawab atas pelaksanaan - Responsible for the
kebijakan Manajemen Risiko dan implementation of Risk
eksposur Risiko yang diambil oleh Management policies and Risk
Bank secara keseluruhan, sesuai exposures taken by the Bank as a
dengan tingkat Risiko yang akan whole, in accordance with the
diambil (risk appetite) dan toleransi level of Risk to be taken (risk
Risiko (risk tolerance) Bank; appetite) and the Bank's risk
tolerance;
- Mengevaluasi dan memutuskan - Evaluate and decide on
transaksi yang memerlukan transactions that require the
persetujuan Direksi; approval of the Board of Directors;
- Mengembangkan budaya Manajemen - Develop a Risk Management
Risiko pada seluruh jenjang culture at all levels of the
organisasi; organization;
142
Page 420
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
h. Susunan Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management Structure (continued)
b. Direksi dan komite-komite manajemen b. The board of Directors and management
sebagai struktur strategik. Direksi committees as strategic structure. The
menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk Board of Directors carries out the function
policy) melalui komite-komite Direksi of risk policy (risk policy) through the
seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Board of Directors committees such as the
Komite Asset & Liability (ALCO), Komite Risk Management Committee (RMC),
Kebijakan Perkreditan (KKP). Fungsi Asset & Liability Committee (ALCO),
utamanya antara lain: (lanjutan) Credit Policy Committee (CPC). Its main
function, among others: (continued)
- Memastikan peningkatan kompetensi - Ensuring the improvement of
sumber daya manusia yang terkait human resource competencies
dengan Manajemen Risiko; related to Risk Management;
- Memastikan bahwa fungsi - Ensure that the Risk Management
Manajemen Risiko telah beroperasi function operates independently.
secara independen. Komite The Risk Management Committee
Manajemen Risiko akan memantau will monitor the implementation of
penerapan manajemen risiko antara risk management among others,
lain berdasarkan laporan yang according to a report prepared by
dipersiapkan oleh Divisi Manajemen the Risk Management Division.
Risiko.
c. Komite Pemantau Risiko, merupakan c. Risk Monitoring Committee, is a risk
fungsi pengawasan manajemen risiko management supervisory function at the
pada level Komisaris dan Pihak level of Commissioners and
Independen. Adapun kewenangan dan Independent Parties. The authorities
tugas dari Komite Pemantau Risiko antara and duties of the Risk Monitoring
lain: Committee include:
- Evaluasi tentang kesesuaian antara - Evaluation of conformity between
kebijakan manajemen risiko dengan risk management policies and the
pelaksanaan kebijakan Bank; implementation of Bank policies;
- Pemantauan dan evaluasi - Monitoring and evaluating the
pelaksanaan tugas komite implementation of the duties of the
manajemen risiko dan Divisi risk management committee and
Manajemen Risiko, guna the Risk Management Division, in
memberikan rekomendasi kepada order to provide recommendations
Dewan Komisaris. to the Board of Commissioners.
d. Divisi Manajemen Risiko merupakan d. Risk Management Division is a function
fungsi pengelolaan penerapan of managing the implementation of risk
manajemen risiko pada Bank CCB management at Bank CCB Indonesia
Indonesia yang independen terhadap which is independent of the Bank's
aktivitas operasional Bank, bertanggung operational activities, responsible for the
jawab secara berkelanjutan terhadap monitoring and analysis of continuous
pemantauan dan analisis eksposur risiko exposure to the risks faced by the Bank.
yang dihadapi oleh Bank.
e. Risk Taking Unit, merupakan unit bisnis e. Risk Taking Unit, is a business and
dan operasional, serta unit lain yang operational unit, as well as other units
termasuk dalam first line of defense yang included in the first line of defense which
bertanggung jawab atas masing-masing are responsible for each risk in the
risiko pada aktivitas bisnis dan bank's business activities and
operasional bank. operations.
143
Page 421
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
h. Susunan Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management Structure (continued)
f. Internal Control, merupakan sistem f. Internal Control, has the function to
Pengendalian Internal Bank di masing- control system in each Division and
masing Divisi dan Kantor didukung oleh Office supported by a supervisory
fungsi pengawasan dari Divisi Audit function from the Internal Audit Division,
Internal, pengawasan dari Divisi supervision from the Compliance
Kepatuhan, serta Satuan Kerja Anti- Division, and the Anti-Fraud Work Unit
Fraud.
i. Risiko operasional i. Operational risk
Bank terus meningkatkan tata kelola risiko The Bank continues to improve operational
operasional dengan kolaborasi aktif antara risk with an active collaboration between
perspektif bottom-up dari risk taking unit dan bottom-up perspective from risk taking unit
Divisi Manajemen Risiko dan pengawasan aktif and Risk Management Division and active
dari Manajemen secara top-down. supervision from top-down Management.
Implementasi internal control bottom-up Internal control of bottom-up is implemented
dilakukan melalui peningkatan pemahaman by increasing employee understanding and
dan keterampilan karyawan dalam skills in identifying and mitigating key
mengidentifikasi dan memitigasi risiko bisnis business risks through the Operational Risk
utama melalui proses Operational Risk Self- Self-Assessment (ORSA) process,
Assessment (ORSA), pemantauan Key monitoring Key Operational Risk Indicators
Operational Risk Indicator (KORI), serta kaji (KORI), as well as periodic review and
ulang dan pembaruan kebijakan dan prosedur updating of policies and procedures.
secara berkala.
Bank secara berkala, melakukan pemantauan From top-down perspective, the Bank
dan tindak lanjut oleh Direksi secara regularly conducted monitoring follow-up
komprehensif, dan pelaksanaan forum Komite from the Board of Directors comprehensively,
Manajemen Risiko (KMR) minimal 4 kali dalam and the implementation of Risk Management
setahun yang membahas mengenai isu Committee (RMC) forums that discuss
strategis terkait dengan pengelolaan risiko strategic issues related to corporate risk
Bank. management at minimum 4 times a year.
j. Risiko hukum j. Legal risk
Bank memastikan setiap produk dan transaksi The Bank ensures that all new and existing
baik yang baru maupun yang sudah ada telah products and transactions are in accordance
sesuai dengan peraturan dan perundangan with the applicable laws and regulations. The
yang berlaku. Bank mengelola risiko hukum Bank manages legal risk by minimizing the
dengan meminimalisasi potensi terjadinya potential for claims from parties that cause
gugatan dari para pihak yang menyebabkan losses to the Bank. All agreements are
kerugian terhadap Bank. Seluruh perjanjian processed and developed within the
diproses dan dikembangkan dengan kerangka framework of the agreement in accordance
perjanjian sesuai dengan peraturan with applicable laws and regulations in
perundangan yang berlaku di Indonesia. Bank Indonesia. The Bank manages every legal
mengelola setiap kasus hukum dan menangani case and handles litigation cases that are
kasus litigasi yang dihadapi sesuai dengan faced in accordance with the applicable laws
ketentuan dan peraturan perundang-undangan and regulations.
yang berlaku.
144
Page 422
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
k. Risiko kepatuhan k. Compliance risk
Bank melakukan berbagai upaya preventif The Bank carries out various preventive
dengan mematuhi kaidah-kaidah perbankan measures by complying with applicable
yang berlaku untuk memastikan bahwa banking rules to ensure that the policies,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, regulations, systems and procedures, as well
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank as business activities carried out by the Bank
telah sesuai dengan ketentuan OJK dan are in accordance with the provisions of the
ketentuan peraturan perundang-undangan OJK and the provisions of the legislation and
serta memastikan kepatuhan Bank terhadap ensure the Bank’s compliance with
komitmen yang dibuat oleh Bank kepada OJK commitments made by the Bank to the OJK
dan/atau otoritas pengawas lain yang and/or other authorised supervisory
berwenang. authorities.
Peran dan fungsi kepatuhan sangat dibutuhkan The role and function of compliance is
dalam mengelola risiko kepatuhan agar sejalan needed in managing compliance risk so that
dengan penerapan manajemen risiko Bank it is in line with the implementation of the
secara keseluruhan dalam rangka menjaga Bank’s overall risk management in order to
harmonisasi antara kepentingan komersial maintain harmonisation between the Bank’s
Bank dengan ketaatan terhadap ketentuan commercial interests and compliance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
l. Risiko reputasi l. Reputation risk
Bank memiliki sistem untuk menangani The Bank has a system to handle customer
pengaduan nasabah dan didukung kebijakan complaints and is supported by policies and
serta prosedur penanganan dan penyelesaian procedures for handling and resolving
pengaduan nasabah yang memadai. customer complaints adequately.
Pelaporan secara rutin kepada manajemen Reporting on a regular basis to management
dilakukan melalui laporan bulanan dan is done through monthly and quarterly
triwulanan Manajemen Risiko kepada jajaran reports on Risk Management to the Board of
Direksi yaitu terkait data pengaduan dan Directors regarding data of value of the
penyelesaian pengaduan. complaint.
Bank melakukan monitoring secara sistematis The Bank does systematic media monitoring
dan mencakup media secara keseluruhan including online and offline media. Each
termasuk yang bersumber secara online potential reputation risk is managed by
maupun offline. Setiap potensi risiko reputasi escalating a predetermined problem based
dikelola dengan jalur eskalasi masalah yang on the significance of the problem for the
telah ditentukan berdasarkan signifikansi relevant members of the Board of Directors.
masalah kepada anggota Direksi terkait. Jalur Clean-cut lines of communication have also
komunikasi yang jelas juga telah disiapkan been prepared to ensure uniformity of
untuk memastikan keseragaman pesan communication messages to front-line
komunikasi kepada karyawan lini depan terkait employees related to media reporting or the
dengan pemberitaan media atau isu reputasi. issue that has potential reputation risk.
145
Page 423
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
m. Risiko strategik m. Strategic risk
Risiko strategik timbul antara lain disebabkan Strategic risk is caused by decision and
adanya penetapan dan pelaksanaan strategi application of improper strategy, improper
yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis business decisions and unresponsive bank
yang tidak tepat atau kurang responsifnya Bank action against external changes. In
terhadap perubahan eksternal. Dalam addressing strategic risk, the Bank identifies
mengelola risiko strategik, Bank melakukan functional activities from loan, treasury,
identifikasi pada aktivitas fungsional tertentu investment, operation and services. The
seperti perkreditan, treasuri dan investasi, serta Bank record the change of performance as
operasional dan jasa. Bank melakukan result of unrealized strategic application and
pencatatan perubahan kinerja akibat tidak the control of financial position by monitoring
terealisasinya pelaksanaan strategi dan the realisation of the Bank’s goal.
melakukan pengendalian keuangan untuk
melakukan pemantauan realisasi target Bank.
Bank memperkuat implementasi strategi The Bank strengthens strategy
dengan pemantauan secara berkala, diiringi implementation by periodic monitoring,
dengan pengelolaan struktur biaya yang baik. accompanied by adequate cost structure
Inisiatif dari Bank dalam mendorong management. The initiative of the Bank in
implementasi strategi untuk mendukung misi encouraging the implementation of strategies
dan tujuan Bank diikuti dengan pengawasan to support the mission and objectives of the
yang kuat dan berkelanjutan. Pengawasan Bank is followed by strong and ongoing
tujuan strategis yang ketat dari Direksi akan supervision. Supervision of the strict strategic
memastikan Bank bergerak ke arah yang tepat. objectives of the Board of Directors will
ensure the Bank moves in the right direction.
Penilaian risiko Bank yang disampaikan kepada The Bank risks assessment which is
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disusun submitted to Financial Services Authority
melalui proses self-assessment untuk (OJK) is evaluated through self-assessment
menghasilkan profil risiko yang terdiri dari process by making a risk profile which
inherent risk yaitu risiko yang melekat pada consists of inherent risks to the bank industry
aktivitas bank dan risk control system yaitu as well as the corresponding controls to
pengendalian terhadap risiko inheren. Sesuai address those risks. According to Financial
dengan kriteria ukuran dan kompleksitas usaha Services Authority (OJK) regulation, on the
Bank berdasarkan peraturan Otoritas Jasa basis of Bank measurement and business
Keuangan (POJK) yang berlaku, penilaian complexity, the risks are evaluated on the
risiko dilakukan terhadap delapan jenis risiko basis of eight types of risk namely credit risk,
yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, market risk, liquidity risk, operational risk,
risiko operasional, risiko kepatuhan, risiko compliance risk, legal risk, reputation risk,
hukum, risiko reputasi, dan risiko strategik. and strategic risk.
Hasil penilaian profil risiko Bank yang The results of the evaluation of risk profile of
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan the Bank which has been submitted to
(POJK) pada periode Juni 2024 menunjukkan Financial Services Authority (OJK) in June
bahwa peringkat risiko secara keseluruhan 2024 indicated that the aggregate risk of the
bisnis Bank dinilai “Low to Moderate” dengan Bank's business is “Low to Moderate” with
kecenderungan tren stabil. tendency of a stable trend.
146
Page 424
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
n. Posisi Devisa Neto n. Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) The Net Open Position (“NOP”) is calculated
didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia based on Bank Indonesia Regulation
No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 No. 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which
sebagaimana telah diubah terakhir dengan was last amended by Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015 dated
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang May 29, 2015 regarding Net Open Position for
Posisi Devisa Neto Bank Umum. Berdasarkan Commercial Bank. Based on this regulation,
peraturan tersebut, Bank diwajibkan untuk the Bank is required to maintain Net Open
menjaga rasio PDN laporan posisi keuangan Position ratio of the overall statements of
dan secara keseluruhan maksimum 20% dari financial position at a maximum of 20% of the
jumlah modal. PDN adalah penjumlahan nilai total capital. The NOP is the sum of the
absolut yang dinyatakan dalam Rupiah dari absolute values, which are stated in Rupiah,
selisih neto antara aset dan liabilitas dalam of the net difference between the assets and
mata uang asing dan selisih neto dari tagihan liabilities denominated in each foreign
dan liabilitas komitmen dan kontinjensi yang currency and the net difference of the
dicatat dalam rekening administratif yang receivables and payables of both
didenominasi dalam setiap mata uang asing. commitments and contingencies recorded in
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) the administrative accounts denominated in
didasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 15 each foreign currency. The Net Open Position
Tahun 2023 Perubahan Ketiga Atas Peraturan (“NOP”) is calculated based on Bank
Bank Indonesia Nomor 22/14/PBI/2020 Indonesia Regulation No. 15 of 2023 which
Tentang Operasi Moneter . was third amendment to Bank Indonesia
regulation No 22/14/PBI/2020 regarding
Monetary Operation.
Berikut adalah PDN masing-masing pada The table below represent NOP as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 per mata December 31, 2024 and 2023, respectively
uang sebagai berikut: by currencies as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 9.593.491 9.593.102 389 United States Dollar
Dolar Singapura 937.468 937.310 158 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 381.860 381.249 611 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 19.444 19.426 18 Australian Dollar
Yen Jepang 1.759 1.703 56 Japanese Yen
Euro Eropa 615 586 29 European Euro
Dolar Hong Kong 49 2 47 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 53 - 53 Great Britain Poundsterling
Jumlah 10.934.739 10.933.378 1.361 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2024 6.355.818 December 31, 2024
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2024 0.02% December 31, 2024
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2024 6.455.896 November 30, 2024
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2024 0.05% November 30, 2024
147
Page 425
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
n. Posisi Devisa Neto (lanjutan) n. Net Open Position (continued)
Berikut adalah PDN masing-masing pada The table below represent NOP as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 per mata December 31, 2024 and 2023, respectively
uang sebagai berikut: (lanjutan) by currencies as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 6.283.503 6.280.086 3.417 United States Dollar
Dolar Singapura 794.272 796.900 2.628 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 266.925 264.115 2.810 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 1.122 746 376 Australian Dollar
Yen Jepang 1.631 1.323 308 Japanese Yen
Euro Eropa 1.136 552 584 European Euro
Dolar Hong Kong 44 - 44 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 3.717 3.913 196 Great Britain Poundsterling
Jumlah 7.352.350 7.347.635 10.363 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2023 6.209.630 December 31, 2023
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2023 0,17% December 31, 2023
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2023 6.147.957 November 30, 2023
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2023 0,17% November 30, 2023
o. Manajemen permodalan o. Capital management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy is to ensure that the
untuk mematuhi ketentuan permodalan Bank complies with applicable external
eksternal yang berlaku dan untuk capital requirements to maintain healthy
mempertahankan rasio permodalan yang sehat capital ratios in order to support their
agar dapat mendukung usaha dan
business and to maximise shareholder value.
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages their capital structure
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap and makes adjustments to it in the light of
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik changes in economic conditions and the risk
risiko aktivitasnya. Untuk mempertahankan characteristics of their activities. In order to
atau menyesuaikan struktur modal tersebut, maintain or adjust the capital structure, the
Bank dapat menyesuaikan jumlah pembayaran Bank may adjust the amount of dividend
dividen kepada pemegang saham, payment to shareholders, return capital to
mengembalikan modal kepada pemegang shareholders or issue new shares.
saham atau mengeluarkan saham baru.
Manajemen menggunakan rasio permodalan Management uses regulatory capital ratios in
yang diwajibkan regulator untuk memantau order to monitor its capital. OJK’s approach
permodalan Bank. Pendekatan OJK digunakan is used to measure it which is primarily based
untuk pengukuran tersebut terutama on monitoring the relationship of the capital
berdasarkan pengawasan atas hubungan adequacy to availability of capital resources.
antara kecukupan modal dengan ketersediaan
modal.
148
Page 426
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 42. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
o. Manajemen permodalan (lanjutan) o. Capital management (continued)
Bank telah mematuhi semua persyaratan modal The Bank has complied with all applicable
yang ditetapkan sepanjang tahun pelaporan. external capital requirements throughout the
reporting year.
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum The Capital Adequacy Ratio (”CAR”) is the
(”KPMM”) adalah rasio modal Bank terhadap ratio of Bank’s capital over its Risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Risk Weighted Assets (”RWA”). The Bank’s
Weighted Assets/RWA). Kewajiban Capital Adequacy Ratio (”CAR”) in
Penyediaan Modal Minimum (”KPMM”) Bank accordance to POJK No.11/POJK.03/2016,
berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2016, POJK No. 34/POJK.03/2016 and POJK No.
POJK No. 34/POJK.03/2016, POJK No. 27 27 year 2022 is as follows:
tahun 2022 yang berlaku adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 31
2024 2023
Modal inti (Tier 1) 6.139.213 6.014.355 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 216.605 195.275 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 6.355.818 6.209.630 Total capital
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
Risiko kredit 19.390.306 15.235.593 Credit risk
Risiko pasar 349.855 382.744 Market risk
Risiko operasional 954.434 962.994 Operational risk
Jumlah aset tertimbang
menurut risiko 20.694.595 16.581.331 Total risk weighted assets
Rasio KPMM Capital adequacy ratio
Rasio Common Equity Tier 1 29,67% 36,27% Common Equity Tier 1 ratio
Rasio Tier 1 29,67% 36,27% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,05% 1,18% Tier 2 ratio
Rasio total 30,72% 37,45% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan
menurut profil risiko 9,00% - < 10,00% 9,00% - < 10,00% Required CAR based on risk profile
p. Batas Minimum Pemberian Kredit p. Legal Lending Limit
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of December 31, 2024 and 2023 there are
terdapat pelanggaran ataupun pelampauan no breach or violation of the Legal Lending
Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”) Limit (“LLL”) to third parties and related parties
kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai as required by Bank Indonesia regulations.
dengan peraturan yang telah ditetapkan Bank
Indonesia.
43. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 43. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen bertanggung jawab atas penyajian The management is responsible for the
laporan keuangan yang telah diselesaikan dan preparation of financial statements which were
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Bank pada completed and authorized for issuance by the
tanggal 19 Februari 2025. Bank’s Board of Directors on February 19, 2025.
149
Page 427
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 265
Page 428
266 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
idn.ccb.com
Names mentioned 104 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pefindo
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×45
unresolved
org
Bank Umum CCB Indonesia
p.11
unresolved
org
Bank Windu Kentjana International Tbk
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Windu
p.11 ×5
unresolved
org
PT Bank Antardaerah
p.11 ×2
unresolved
org
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Tbk
p.12
unresolved
org
Menteri
p.12
unresolved
org
Construction Bank Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Multicor Tbk
p.12 ×3
unresolved
org
PT Bank Windu Kentjana
p.12 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.12
unresolved
org
Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora
p.12
unresolved
org
Yayasan Djajakarta.
p.12
unresolved
org
PT Multinational
p.12
unresolved
org
Finance Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Multicor. Selanjutnya
p.12
unresolved
org
Bank Devisa Pencatatan Saham
p.14
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.15
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.15 ×2
unresolved
person
Eliwaty Tjitra
p.15
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.15
unresolved
org
CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
· Biro Administrasi Efek
p.15
unresolved
person
H. Fachrudin
p.15
unresolved
org
Central Huijin Investment Ltd.
p.16 ×3
unresolved
org
HKSCC Nominees Limited
p.16 ×2
unresolved
org
CCB Corporation
p.16 ×10
unresolved
org
Central Huijin Asset Management Ltd.
p.16
unresolved
org
Hong Kong Securities Clearing Company Ltd.
p.16
unresolved
org
China Construction Bank Corporation
p.16 ×2
unresolved
org
Pemegang Saham China Construction Bank Corporation
p.16
unresolved
org
Brand Finance. CCB Corporation
p.16
unresolved
person
Johnny Wiraatmadja
p.17
unresolved
person
Sun Jianzheng
· Komisaris Utama
p.17
unresolved
person
Agresius Robajanto
· Direktur
p.17 ×2
unresolved
person
Chandra Nangkok
· Direktur
p.17
unresolved
org
Yayasan
p.18 ×2
unresolved
org
Corporation Limited
p.19
unresolved
org
Casualty Insurance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Wealth Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Futures Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Life Insurance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Operation Subsidiaries CCB Consumer Finance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Trust Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Pension Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Housing Services Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Limited Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Yayasan Indonesia Hijau
p.30
unresolved
org
Yayasan Jamrud Biru
p.30 ×2
unresolved
org
Bank Award
p.31 ×2
unresolved
org
Bank Swasta Asing KBMI
p.31
unresolved
org
Bank KBMI II Category
p.31
unresolved
org
Yayasan Benih Baik Indonesia
p.32 ×2
unresolved
—
BOC Charter
· Komisaris
p.35
unresolved
person
Pedoman Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.35
unresolved
org
Pusat Statistik
p.37 ×2
unresolved
person
Chandra N.T. Siagian
p.39
unresolved
org
Bank Corporation
p.45
unresolved
org
Bank Garansi
p.45 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.45
unresolved
org
Bank Appointed Cross Currency
p.49
unresolved
org
Bank CCB Indonesia
p.49 ×6
unresolved
org
Bank Sistemik
p.59 ×2
unresolved
org
Bank Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai
p.62 ×4
unresolved
org
Bank Sistemik G-SIBs
p.64
unresolved
org
Bank China Contruction Bank Indonesia
p.68
unresolved
org
Ekstra Internasional
p.77 ×2
unresolved
org
Internasional dan Badan Ekstra
p.80 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Multilateral
p.83 ×2
unresolved
org
Bank CCB Indonesia Divisi Manajemen Risiko
p.94
unresolved
org
Bank Umum. Nilai LCR
p.101
unresolved
—
termasuk karyawan outsourcing)
p.142
unresolved
org
Hian Pte. Ltd.
p.142
unresolved
org
Kegiatan Usaha Berwawasan Hian Pte. Ltd.
p.144
unresolved
org
PT Aruna Cahaya Pratama
p.144
unresolved
person
Tjitra
p.168
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.