Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 944
Page 1
Faster and Higher :
Akselerasi Pertumbuhan
Menuju Keunggulan
Accelerating Growth Towards Excellence
Laporan Tahunan
Annual Report
www.banksulselbar.co.id
2024
Page 2
Page 3
Faster and Higher : Akselerasi Pertumbuhan Menuju Keunggulan Accelerating Growth Towards Excellence Dengan mengusung tema “Faster and Higher”, Bank Sulselbar Under the theme “Faster and Higher,” Bank Sulselbar menegaskan komitmennya untuk bergerak lebih cepat dalam reaffirms its commitment to expediting innovation and inovasi dan lebih tinggi dalam pencapaian. Kecepatan dalam achieving greater success. Our focus on the accelerated digitalisasi layanan perbankan, responsivitas terhadap digitalization of banking services, responsiveness to kebutuhan nasabah, serta optimalisasi efisiensi operasional customer needs, and optimization of operational efficiency is menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika industri essential in navigating the increasingly competitive financial keuangan yang semakin kompetitif. landscape. Bank Sulselbar terus memperkuat perannya sebagai Bank Bank Sulselbar is dedicated to reinforcing its position as an Pembangunan Daerah (BPD) yang adaptif dan inovatif adaptive and innovative Regional Development Bank (BPD) melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas SDM, by strengthening Governance, improving human resource serta pengembangan produk berbasis teknologi. Sejalan quality, and developing technology-based products. In dengan strategi akselerasi pertumbuhan, Bank Sulselbar alignment with our growth acceleration strategy, we are also juga berfokus pada penguatan layanan syariah, ekspansi emphasizing the enhancement of sharia services, market pasar, serta sinergi dengan pemangku kepentingan. expansion, and synergy with stakeholders. Dengan visi yang jelas dan strategi yang terarah, With a clear vision and a targeted strategy, Bank Sulselbar Bank Sulselbar siap melesat lebih cepat dan mencapai is poised to accelerate its growth and make a substantial pertumbuhan yang lebih tinggi, memberikan kontribusi contribution to regional economic development and nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan community welfare. masyarakat.
Page 4
Tentang Laporan Tahunan 2024
Overview of the 2024 Annual Report
Selamat datang pada Laporan Tahunan Bank Sulselbar 2024 Welcome to the Bank Sulselbar Annual Report 2024, themed
dengan tema “Faster and Higher : Akselerasi Pertumbuhan “Faster and HIgher : Accelerating Growth Toward Excellence”.
Menuju Keunggulan”. Tema ini dipilih berdasarkan analisis This theme was selected following a comprehensive analysis of
mendalam tentang perjalanan bisnis Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s business journey throughout 2024, highlighting
sepanjang 2024 dan kebutuhan strategis untuk memadukan the strategic necessity of integrating synergy and digitalization
sinergi dan digitalisasi sebagai pilar utama pertumbuhan as core pillars of sustainable growth. Strategic synergy fosters
yang berkelanjutan. Sinergi strategis memperkuat collaboration with stakeholders, while digitalization enhances
kolaborasi dengan pemangku kepentingan, sementara operational efficiency and promotes broader financial inclusion.
digitalisasi memungkinkan efisiensi operasional dan inklusi
keuangan yang lebih luas.
Laporan Tahunan Bank Sulselbar 2024 diterbitkan sesuai The Bank Sulselbar Annual Report 2024 is published in
POJK Nomor 37/POJK.03/2019 dan SEOJK Nomor 9/ compliance with POJK Number 37/POJK.03/2019 and SEOJK
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Number 9/SEOJK.03/2020 regarding the Transparency and
Bank; POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Publication of Bank Reports; POJK Number 51/POJK.03/2017
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, concerning the Implementation of Sustainable Finance for
Emiten, dan Perusahaan Publik; serta SEOJK Nomor 16/ Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies;
SEOJK.04/2021 tentang Laporan Tahunan Emiten atau and SEOJK Number 16/SEOJK.04/2021 regarding the Annual
Perusahaan Publik, juga mengacu pada Kriteria ARA tahun Report of Issuers or Public Companies, while also referencing
2023, Corporate Governance Scorecard, dan Pedoman the 2023 ARA Criteria, Corporate Governance Scorecard, and
Umum Governansi Korporat Indonesia. General Guidelines for Indonesian Corporate Governance.
Perseroan menyampaikan aspek-aspek pengembangan The Company aims to enhance information transparency by
dan interpretasi isi Laporan Tahunan untuk meningkatkan addressing aspects of development and interpretation within the
keterbukaan informasi, dengan terpenuhinya aspek Annual Report, ensuring compliance with both composition and
komposisi dan substansi. Semua informasi keuangan substantive requirements. All financial information is presented
disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai Standar Akuntansi in Rupiah in accordance with Indonesian Financial Accounting
Keuangan Indonesia. Standards.
Laporan ini disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa This report is available in both Indonesian and English, formatted
Inggris dengan format yang mudah dibaca dan dicetak for readability and produced with high-quality printing.
berkualitas tinggi.
BANK SULSELBAR
4
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 5
Sanggahan & Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer & Limitation of Liability
Laporan Tahunan ini berisi informasi mengenai kondisi This Annual Report contains forward-looking statements
keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, regarding the Bank’s financial condition, operating results,
kebijakan, serta tujuan Bank yang dikategorikan sebagai projections, plans, strategies, policies, and objectives, as
pernyataan ke depan sesuai dengan ketentuan perundang- defined by applicable laws and regulations, excluding historical
undangan yang berlaku, kecuali informasi yang bersifat information. These statements are subject to risks and
historis. Pernyataan tersebut memiliki risiko dan uncertainties; therefore, actual results may differ materially from
ketidakpastian, sehingga hasil aktual dapat berbeda secara those.presented.
signifikan dari yang disampaikan.
Pernyataan prospektif dalam laporan ini disusun The forward-looking statements in this report are prepared based
berdasarkan asumsi mengenai kondisi terkini dan on assumptions regarding the current and future conditions of the
masa depan Bank, serta lingkungan bisnis tempat Bank Bank, as well as the business environment in which it operates.
beroperasi. Bank tidak memberikan jaminan bahwa The Bank offers no assurance that the documents prepared will
dokumen yang telah disusun akan menghasilkan hasil yang yield the anticipated results.
sesuai harapan.
Laporan ini menggunakan istilah “Bank Sulselbar,” “Bank,” This report uses the terms “Bank Sulselbar,” “Bank,” “Company,”
“Perusahaan,” dan “Perseroan” yang merujuk pada PT Bank and “Organization” to refer to PT Bank Pembangunan Daerah
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat, which operates in the
yang bergerak di sektor jasa perbankan. banking services sector.
BANK SULSELBAR
5
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 6
Kesinambungan Tema
Continuity of Theme
2020 2022
Memperkuat Keunggulan Digital Tumbuh, Bersinergi,
untuk Kinerja lebih Baik Berkelanjutan
Strengthening Digital Excellence Grow, Synergize, and Sustain
for Enhanced Performance
Sebagai negara dengan sistem ekonomi terbuka, Indonesia tidak terlepas dari dampak gejolak
Persaingan yang semakin tinggi di industri jasa keuangan, mendorong pelaku industri
global yang sering mengancam terjadinya risiko krisis ekonomi. Sinergitas antara Bank
untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan kepada Nasabah dengan lebih
Sulselbar, pemerintah, dan pelaku usaha khususnya UMKM, merupakan suatu keharusan
efektif dan efisien. Salah satunya, melalui penguatan keunggulan digital untuk memberi
guna terciptanya ekosistem yang kondusif dalam membantu pemulihan perekonomian pasca
pelayanan optimal kepada Nasabah.
pandemi.
Dengan dasar itu, inovasi dan transformasi dalam era digital ini terus dilakukan Bank
Dengan pelayanan maksimal yang telah dilakukan selama ini, Bank Sulselbar berharap UMKM
Sulselbar. Karena Bank Sulselbar meyakini, inovasi dalam digitalisasi perbankan selain
bisa semakin berkembang mencapai kesuksesan, tetap eksis, jaya, tumbuh dan berkembang
dapat meningkatkan kepuasan Nasabah juga berkontribusi positif dalam meningkatkan
menjadi salah satu penggerak perekononomian daerah guna terciptanya pertumbuhan
kinerja Bank dan memperkuat pondasi bisnis berkelanjutan Perusahaan.
ekonomi yang berkelanjutan.
Increasing competition in the financial services industry compels industry participants to
As a nation with an open economic system, Indonesia is significantly influenced by global upheaval,
innovate continuously in order to enhance service quality for customers more effectively and
which often heightens the risk of financial crises. It is imperative that Bank Sulselbar collaborates
efficiently. One of the key strategies is the strengthening of digital excellence to deliver optimal
effectively with the government and business stakeholders, particularly Micro, Small, and Medium
service toclients.
Enterprises (MSMEs), to foster a conducive ecosystem that facilitates post-pandemic economic
recovery.
In this context, Bank Sulselbar is committed to innovating and transforming in the digital era,
as it believes that advancements in banking digitalization can enhance customer satisfaction
Through the comprehensive services provided to date, Bank Sulselbar aspires to empower MSMEs to
and positively impact the Bank’s performance, thereby reinforcing the foundation of the
further develop, achieve success, maintain their viability, prosper, and grow, ultimately becoming key
Organization’s sustainable business model.
drivers of the regional economy and contributing to sustainable economic growth.
2021
Pertumbuhan Lebih Kuat Melalui
Pengembangan Digital
Resilience and Growth in the New
Normal
Perekonomian global terus menuju ke pemulihan dari dampak pandemi Covid-19. Telah dua The global economy is gradually recovering from the repercussions of the Covid-19 pandemic. It
puluh satu bulan dunia hidup bersama pandemi Covid-19. Dari hidup dalam ketakutan dan has been twenty-one months since the world began adapting to the challenges posed by Covid-19.
kepanikan, kemudian dapat bertahan, hingga kini bangkit dan optimis untuk hidup lebih baik, Transitioning from fear and panic to resilience, society is now embracing optimism for a better future,
dengan kebiasaan, budaya, dan peradaban baru. Begitu pula dengan perkembangan ekonomi, characterized by new habits, cultures, and civilizations. Following last year’s recession, economic
setelah selamat dari resesi tahun lalu, kini terus membaik dan menuju ke pemulihan ekonomi development is on an upward trajectory, fostering a more robust domestic economic recovery.
domestik yang semakin kuat.
Perbankan merupakan jantung bagi kelancaran aliran darah aktivitas ekonomi di suatu Banking plays a pivotal role in facilitating the seamless flow of economic activity within an economy.
perekonomian. Perbankan mempunyai peranan yang sangat strategis, salah satunya sebagai It serves as a strategic intermediary for the transfer of funds between the government and the
lembaga intermediasi aliran dana dari pemerintah ke masyarakat atau sebaliknya. Selain itu community. Furthermore, banking supports the resilience and sustainability of the business sector
perbankan mempunyai fungsi menjaga ketahanan dan keberlangsungan dunia usaha (sektor (real economy) and contributes to the stability of the financial industry, which is essential for
riil) sekaligus menjaga stabilitas sektor keuangan menjadi penentu keberhasilan dalam successfully mitigating crises. This is exemplified through restructuring policies aimed at assisting
menghindari terjadinya krisis. Salah satunya melalui Kebijakan restrukturisasi (kredit) ini the business sector and supporting the financialsystem.
membantu dunia usaha sekaligus membantu sektor keuangan.
Bank Sulselbar sebagai salah satu bank milik pemerintah daerah, memiliki komitmen untuk As a regional government-owned bank, Bank Sulselbar is dedicated to promoting national economic
mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui sejumlah langkah nyata yang difokuskan recovery through a series of concrete initiatives focused on aiding micro, small, and medium
pada upaya penyelamatan dan recovery usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari enterprises (MSMEs) that have been affected by the pressures of the COVID-19 pandemic. These
tekanan dampak pandemi covid-19. Diantaranya adalah melalui Penyaluran kredit ke UMKM initiatives include extending loan to MSMEs and digitizing products through enhanced digital
dan digitalisasi produk melalui pelayanan digital banking. banking services.
BANK SULSELBAR
6
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 7
2023
Aksi Lokal Menuju Global
Local Action Goes Global
Era globalisasi tampak begitu nyata dengan kemudahan akses digital di berbagai penjuru dunia. Salah
satu pemanfaat teknologi digital untuk peningkatan perekonomian adalah mendorong perluasan produk
UMKM yang berorientasi global, yang memiliki kualitas yang stabil, bermutu yang baik, dapat dipenuhi
secara kontinu dan harga yang kompetitif di pasar serta dapat merespon perkembangan teknologi yang
menjadi kriteria produk yang diperlukan oleh pelaku UMKM.
Untuk itu Bank Sulselbar telah menetapkan langkah strategis di bidang pengembangan teknologi
informasi yang diterapkan Perseroan dilakukan untuk terus mempertahankan market share-nya dan
memperluas pangsa pasar, daya saing bisnis aghar makin berdaya saing tinggi. Apalagi strategi tersebut,
sejauh ini ternyata ampuh dalam menjaga pertumbuhan Bank Sulselbar yang kian berperan dalam
memajukan ekonomi, termasuk para UMKM yang ada di Sulselbar, serta menjadikan Bank Sulselbar
menjadi Top of Mind di Sulawesi Selatan dan Barat. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi
komunikasi mempercepat akselerasi proses lokal menuju global.
The era of globalization is increasingly evident, characterized by the ease of digital access across the globe. One
significant application of digital technology in enhancing the economy is the promotion of globally oriented
MSME products that meet essential criteria such as stable quality, consistent supply, competitive pricing, and
adaptability to technological advancements.
To this end, Bank Sulselbar has established strategic initiatives in information technology development to
safeguard and expand its market share, thereby enhancing business competitiveness. This strategy has proven
effective in sustaining Bank Sulselbar’s growth, reinforcing its role in advancing the economy, including support
for MSMEs in Sulselbar, and positioning Bank Sulselbar as a leading entity in South and West Sulawesi. The
integration of information and communication technology accelerates the transition from local to global markets.
2024
Faster and Higher:
Akselerasi Pertumbuhan Menuju Keunggulan
Accelerating Growth Towards Excellence
Bank Sulselbar terus memperkuat perannya sebagai Bank Pembangunan
Daerah (BPD) yang adaptif dan inovatif melalui penguatan tata kelola,
peningkatan kualitas SDM, serta pengembangan produk berbasis
teknologi. Sejalan dengan strategi akselerasi pertumbuhan, Bank Sulselbar
juga berfokus pada penguatan layanan syariah, ekspansi pasar, serta
sinergi dengan pemangku kepentingan.
Dengan visi yang jelas dan strategi yang terarah, Bank Sulselbar siap
melesat lebih cepat dan mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi,
memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan
kesejahteraan masyarakat.
Bank Sulselbar continues to fortify its position as an adaptive and innovative
Regional Development Bank (BPD) by enhancing Governance, improving
human resources, and developing technology-driven products. In alignment
with its growth acceleration strategy, Bank Sulselbar also emphasizes
strengthening sharia services, expanding market reach, and fostering synergy
with stakeholders.
With a clear vision and focused strategy, Bank Sulselbar is poised to accelerate
growth and achieve greater heights, making a tangible contribution to regional
economic development and community welfare.
BANK SULSELBAR
7
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 8
Daftar Isi Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama
List of Subsidiaries, Associates, and Joint
Ventures
158
Daftar Isi Struktur Grup Perusahaan Corporate Group Structure 161
Informasi Kelompok Usaha Bank Banking Group Information Information 161
Kronologi Penerbitan Saham Chronology of Share Issuance 161
Kronologi Penerbitan Obligasi dan/
Chronology of Bond Issuance and/or
atau 162
Pendahuluan Pencatatan Efek Lainnya
Listing of Other Securities
Introduction Aksi Korporasi Corporate Actions in 2024 162
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Information on the Use of Public
162
Publik Accounting Services
Penjelasan Tema Theme Explanation 3 Daftar Nama dan Alamat Lembaga List of Names and Addresses of
163
Profesi Penunjang Supporting Professional Institutions
Tentang Laporan Tahunan 2024 Overview of the 2024 Annual Report 4
Penghargaan dan Sertifikat Yang Awards and Certificates Achieved During
Sanggahan & Batasan Tanggung Jawab Disclaimer & Limitation of Liability 5 164
Diraih Selama 2024 2024
Kesinambungan Tema Theme Continuity 6
Informasi Website Perusahaan Corporate Website Overview 166
Daftar Isi Table of Contents 8
Sekilas Tentang Bank Sulselbar A Glance at Bank Sulselbar 10
Jejak Langkah Milestones 12
Kontribusi Terbaik di Tahun 2024 Strategic Contributions in 2024 14
Tinjauan Pendukung Bisnis
Capaian Penting Key Achievements 18
Business Support Review
Ikhtisar Keuangan Penting Financial Highlights Overview 20
Ikhtisar Operasional Operational Overview 25
Sumber Daya Manusia Human Resources 170
Ikhtisar Saham Stock Information 26
Teknologi Informasi (TI) Information Technology (IT) 190
Ikhtisar Efek Lainnya Other Effects Overview 27
Information About Bonds, Sukuk, or Information About Bonds, Sukuk, or
Convertible Bonds Convertible Bonds
27
Analisa dan Pembahasan Kinerja
Informasi Pendanaan Lainnya Other Funding Information 27 Bank Oleh Manajemen
Peristiwa Penting Key Milestones 28 Analysis and Discussion of Bank
Performance by Management
Analisis Perekonomian Global Global Economic Analysis 212
Laporan Manajemen Kinerja Ekonomi Indonesia Indonesian Economic Performance 214
Management Reports Analisis Industri Perbankan Banking Industry Analysis 216
Tinjauan Operasional Operational Review 221
Laporan Direksi Board of Director’s Report 42 Strategi Bank Bank Strategy 223
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report 66 Aspek Pemasaran Marketing Strategy Overview 226
Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan Responsibility for the 2024 Annual Strategi Pemasaran Corporate Website Information 228
78
2024 Report Pangsa Pasar Market Share 230
Tinjauan Operasional Operational Review 233
Analisis Operasi Unit Usaha Syariah Analysis of Sharia Business Unit
248
Operations
Profil Perusahaan Analisis Layanan Internasional International Service Analysis 254
Company Profile Analisis Profitabilitas Per Segmen Profitability Analysis By Segment 263
Analisis Kinerja Keuangan Financial Performance Analysis 268
Analisis Laba Rugi dan Penghasilan Analysis of Profit and Loss and Other
290
Identitas Perusahaan Corporate Identity 82 Komprehensif Lainnya Comprehensive Income
Nama dan Alamat Kantor, Entitas Name and Address of Office, Subsidiaries, Laporan Arus Kas Cash Flow Statement 198
84
Anak, dan Entitas Asosiasi and Associated Entities Analisis Kemampuan Membayar Ability to Pay Liabilities Analysis
302
Brand Perusahaan Corporate Brand 90 Kewajiban
Riwayat Singkat Perusahaan Company Overview 92 Analisis Tingkat Kolektibilitas Piutang Analysis of Receivables Collectibility Level 306
Visi, Misi, & Budaya Perusahaan Vision, Mission, & Corporate Culture 94 Suku Bunga Dasar Kredit Basic Credit Interest Rate 308
Kegiatan Usaha Business Activities 98 Aset Produktif Earning Assets 309
Produk & Layanan Product & Services 100 Fee Based Income Fee-Based Income 310
Wilayah Operasional Perusahaan Company Operational Area 112 Struktur Modal Capital Structure 309
Struktur Organisasi Organizational Structure 114 Ikatan Investasi Barang Modal Yang Capital Goods Investment Commitments
314
Keanggotaan dalam Asosiasi Membership in the Association 116 Direalisasikan pada Tahun Buku 2024 Realized In Fiscal Year 2024
Profil Direksi Board of Directors Profile 118 Ikatan Material Untuk Investasi Barang Material Obligations For Capital Goods
316
Modal Investment
Profil Dewan Komisaris Board of Commissioners Profile 130
Komitmen dan Kontinjensi Commitments and Contingencies 319
Profil Dewan Pengawas Profile of the Sharia Supervisory Board 136
Target dan Realisasi Target and Realization 320
Profil Kepala Divisi Head of Division Profile 142
Kejadian Penting setelah Tanggal Important Events After Balance Sheet
Profil Pegawai Perusahaan Company Employee Profile 150 323
Neraca Date
Informasi Pemegang Saham Shareholder Information 152 Prospek Usaha Business Prospects 323
Pemegang Saham Utama dan Kebijakan Dividen Dividend Policy 327
Ultimate and Controlling Shareholders 160
Pengendali
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Realization of Use of Funds from the
329
Penawaran Umum Public Offering
BANK SULSELBAR
8
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 9
Informasi Material, Mengenai Material Information Regarding Kebijakan Pemberian Kompensasi Performance-Based Long-Term
631
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Investments, Expansions, Divestments, Jangka Panjang Berbasis Kinerja Compensation Policy
Penggabungan/ Peleburan Usaha, Mergers/Amalgamations, Acquisitions, Whistleblowing System (WBS) Whistleblowing System (WBS) 631
Akuisisi, Restrukturisasi Utang/Modal, Debt/Capital Restructuring, Material 330
Transaksi Material, Transaksi Afiliasi, Transactions, Related Party Transactions, Program Anti Korupsi Anti-Corruption Program 637
Dan Transaksi Benturan Kepentingan, and conflict of interest Transactions Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Management of State Officials’ Wealth
642
Yang Terjadi Pada Tahun Buku Occurring in the Fiscal Year Penyelenggara Negara (LHKPN) Report (LHKPN)
Perubahan Peraturan Perundang- Changes in Legislation and Their Impact Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan Provision of Funds for Social and/or
643
Undangan dan on Bank Performance 337 atau Politik Political Activities
Dampaknya Terhadap Kinerja Bank Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Provision of Funds to Related Parties and
643
Perubahan Kebijakan Akuntansi Changes in Accounting Policy 340 dan Penyediaan Dana Besar Large Exposures
Tingkat Kesehatan Bank Bank Soundness Assessment 342 Rencana Strategis Strategic Plan 645
Informasi Kelangsungan Usaha Business Continuity Information 344 Buyback Saham dan Buyback Obligasi Stock and Bond Buybacks 650
Kontribusi Kepada Negara Contribution to the State 348 Transaksi yang Mengandung Benturan Transactions Involving Conflicts of
650
Larangan, Batasan Dan/Atau Prohibitions, Limitations, And/Or Kepentingan Interest
Hambatan Signifikan Untuk Significant Obstacles To Funding Between Perselisihan Internal Internal Disputes 650
Melakukan Penyediaan Dana Antara Banks And Other Entities Within A 351 Pencegahan Transaksi Orang Dalam
Bank Dan Entitas Lain Dalam Suatu Business Group Insider Trading Prevention 651
(Insider Trading)
Kelompok Usaha
Transparansi Kondisi Keuangan dan Transparency of Bank Financial and Non-
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif Spot and Derivatives Transactions 352 653
Non-Keuangan Bank Financial Conditions
Rasio Keuangan Financial Ratios 353 Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Implementation of Sustainable Finance,
Termasuk Penerapan Tanggung Jawab Including Social and 655
Sosial dan Lingkungan Environmental Responsibility
Implementation of Aspects and Principles
Penerapan Aspek dan Prinsip Tata
Laporan Tata Kelola Perusahaan Kelola Perusahaan Terbuka Sesuai
of Public Company Governance in
656
Accordance with the Provisions of the
Corporate Governance Report Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Financial Services Authority
Transparansi Kondisi Keuangan dan Transparency of Bank Financial and Non-
656
Non-Keuangan Bank Financial Conditions
Pencapaian dalam Penerapan Tata Accomplishments in the Implementation Good Corporate Governance Assessment Good Corporate Governance Assessment 656
358
Kelola Perusahaan of Corporate Governance
Transparency of Bad Governance
Roadmap Tata Kelola Perseroan GCG Roadmap 358 Transparansi Praktik Bad Governance 669
Practices
Tahapan Implementasi Tata Kelola Corporate Governance Implementation Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility 670
359
Perusahaan Stages
Pernyataan Pelaksanaan Prinsip- Statement on Implementation of Good
Dasar Penerapan Tata Kelola Basis of Implementation Corporate 671
362 Prinsip Tata Kelola yang Baik Governance Principles
Perusahaan Governance
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Structure and Mechanism Corporate
364
Perusahaan Governance
Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders 368
Direksi Board of Directors 386 Informasi Permodalan Dan Eksposur Risiko
Dewan Komisaris Board of Commissioners 407 Capital Information and Risk Exposure
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board 434
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Nomination and Remuneration of
442
Dewan Komisaris Directors and Board of Commissioners Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Risk Profile and Bank Soundness Level
674
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Diversity Policy for the Board of Directors Bank
447
Dewan Komisaris and Board of Commissioners
Laporan Publikasi Eksposur Risiko Annual Risk Exposure and Capital
Disclosure of Share Ownership by
Transparansi Kepemilikan Saham dan Permodalan Tahunan PT Bank Publication Report of PT Bank Sulselbar 678
the Board of Directors and Board of 449
Direksi dan Dewan Komisaris Sulselbar
Commissioners
Organ dan Komite di Bawah Dewan Committees under the Board of Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Risk Profile and Bank Soundness Level
450 694
Komisaris Commissioners Bank
Organs and Committees under the Board Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit Leverage Ratio Calculation Report 701
Organ dan Komite di Bawah Direksi 495
of Directors Laporan Publikasi Eksposur Risiko Dan Publication Report On Risk Exposure And
741
Implementation of Governance in Permodalan Untuk Risiko Pasar Capital For Market Risk
Penerapan Tata Kelola dalam
the Provision of Remuneration for
Pemberian Remunerasi bagi Bank 573 Pengungkapan Kualitatif Kebijakan Qualitative Disclosure of General Policy
Commercial Banks in Accordance with 754
Umum Sesuai POJK 45/POJK.2015/03 Umum Risiko Likuiditas on Liquidity Risk
POJK 45/POJK.2015/03
Akuntan Publik Public Accountant 581
Sistem Pengendalian Internal Internal Control System 584
Sistem Manajemen Risiko Risk Management System 597
Laporan Keuangan
Fungsi Kepatuhan Compliance Function 606 772
Program Anti Pencucian Uang, Anti-Money Laundering, Countering the
Financial Statements
Pencegahan Pendanaan Terorisme & Financing of Terrorism & Countering the
616
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Financing of the Proliferation of Weapons
Senjata Pemusnah Masal of Mass Destruction Program
Perkara Hukum Legal Matters 618
Indeks OJK
Administrative Sanctions Imposed on 916
Sanksi Administratif yang Dikenakan
Companies, Members of the Board of OJK Index
Kepada Perusahaan, Anggota Dewan
Commissioners and Directors by the 621
Komisaris dan Direksi oleh Otoritas
Financial Services Authority and Other
Jasa Keuangan dan Otoritas Lainnya
Authorities
Akses Informasi dan Data Perusahaan Access to Company Information and Data 622
Kode Etik Code of Conducts 627
BANK SULSELBAR
9
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 10
Sekilas Tentang
Bank Sulselbar
A Glance at Bank Sulselbar
Total Aset
Total Assets
Rp32,51
Triliun
Tanggal Pendirian | Founding Date
13 Januari 1961
January 13, 1961
Produk & Jasa
Product & Services
• Simpanan Savings
• Kredit/Pembiayaan Loan
• Jasa Bisnis Business Services
• Bank Devisa Foreign Exchange
Bidang Usaha
Business fields
Jasa Perbankan
Banking Services
BANK SULSELBAR
10
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 11
Jumlah Kantor
Number of Offices
1 Kantor Pusat - Head Office
855 Jaringan Kantor - Office Network
Jumlah Pegawai | Number of Employees
1.465 Orang - Person
Segmen Usaha | Business Segment
Perbankan
Konvensional dan Syariah
Conventional and Sharia Banking
Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan
Kepemilikan Saham | dan Barat
Shareholding 7,90%
Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Selatan dan Barat
32,64% 56,79%
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
PT. Bank Sulselbar
2,02% 0,65%
BANK SULSELBAR
11
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 12
Jejak Langkah
Milestones
1961 2009
Didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Sulawesi Penambahan Modal Dasar menjadi Rp1,6 triliun
Selatan Tenggara Additional of authorized capital to Rp1.6 trillion
Established under the name of PT Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara.
2010
1964 Pembukaan Kantor Cabang di Jakarta.
Opening a Branch in Jakarta.
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah
Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
2011
Renamed to Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi
Selatan Tenggara
• Berganti nama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah
1976 •
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
Penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I senilai Rp400 miliar
• Penerbitan Sukuk Mudharabah Bank Sulselbar I senilai
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah Rp100 miliar
Tingkat I Sulawesi Selatan • Perubahan Visi dan Misi Perusahaan
Renamed to Bank Pembangunan Daerah • Penetapan Nilai-Nilai Perusahaan (Corporate Values)
Sulawesi Selatan (BPD Sulsel) PRIORITAS PRIMA dan Tagline “Melayani Sepenuh Hati”
• The Company changed its name into PT Bank Pembangunan
Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
1993 •
•
Issuance of Bank Sulselbar Bonds I worth Rp400 billion
Issuance of Bank Sulselbar Mudharabah 1st Bonds worth Rp100
billion
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp25 miliar
• Change in Bank Sulselbar Vision and Mission
Additional of authorized capital to Rp25 billion.
• Corporate Values Determination PRIORITAS PRIMA with Tagline
“Serve Whole-Heartedly”
1999 2016
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp150 miliar
Additional of authorized capital to Rp150 billion. Penerbitan Obligasi PUB Berkelanjutan I Tahap I dan II senilai
Rp950 miliar dan Sukuk Mudharabah II tahun 2016 senilai Rp50
miliar
Issuance of 1st Sustainable PUB Bonds 1st and 2nd phase worth
2023 Rp950 billion and 2nd Mudharabah Bonds of 2016 worth Rp50
billion
Perubahan status Badan Hukum dari Perusahaan Daerah
(PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mengubah nama
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
(Bank Sulsel)
2017
Change of Legal Entity Status from Local Enterprise (PD) into
Limited Company (PT) and changed its name to PT Bank Inisiasi pengembangan Produk berbasis Teknologi: SP2D online,
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank Sulsel) Cash Management System, Aplikasi Transaksi Non Tunai, E-money.
Initiation of Technology-based Product Development: SP2Donline,
Cash Management System, Non-Cash Transaction Application,
2007 E-money
Pembentukan Unit Usaha Syariah
Establishment of Sharia Business Unit
BANK SULSELBAR
12
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 13
2018 2022
• Meluncurkan aplikasi digital terbaru antara lain: Mobile PT Bank Sulselbar mencatatkan rekor pada Museum Rekor
Banking dan Internet Banking yang semakin mempermudah Indonesia (MURI) dalam pembukaan rekening tabungan
nasabah dalam bertransaksi. terbanyak oleh mahasiswa dalam satu perguruan tinggi di
• Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahun Universitas Hasanuddin
2018. PT Bank Sulselbar set a record at the Indonesian Record Museum
• Launching the latest digital applications, among others: Mobile (MURI) in opening the most savings accounts by students in one
Banking and Internet Banking that make it easier for customers tertiary institution at Universitas Hasanuddin
to make transactions.
• Issuance of Bank Sulselbar’s 2nd Sustainable Bonds in 2018.
2023
2019 Pertama di Indonesia Timur, launching simbolis Kartu Kredit
Bank Sulselbar telah mendapatkan izin untuk melakukan Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah, yang merupakan principal
kegiatan usaha dalam valuta asing (Bank Devisa), Virtual Account, KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah), oleh Direktur Utama
Laku Pandai, Pembayaran PBB & PKB Sulsel secara Online. Bank Sulselbar. Dengan adanya KKPD diharapkan dapat
Bank Sulselbar has obtained a license to conduct business activities in meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan Governance pengelolaan
foreign currency (Foreign Exchange Bank), Virtual Account, Branchless anggaran Pemerintah Daerah guna mewujudkan kemudahan
Banking, PBB Payment & PKB Sulsel Online. pelayanan publik dan investasi.
First in Eastern Indonesia, the symbolic launching of the Indonesian
Credit Card (KKI) Government Segment, which is the principal KKPD
2020 (Regional Government Credit Card), by the President Director of Bank
Sulselbar. With the existence of KKPD, it is hoped that it can improve
the effectiveness, efficiency, and Governance of Regional Government
• Bank Sulselbar bekerja sama dengan dompet anak bangsa budget management to realize ease of public services and investment.
(GOPAY) terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan
(PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui fitur
Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar.
• Izin Gandeng Tangan, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS,
Remittance Firecash (BCA)
2024
• Pembukaan Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar
dengan konsep millenial, menghadirkan suasana seperti
berada di lounge sebuah cafe.
• Penerbitan Obligasi berkelanjutan senilai Rp750 miliar.
• Bank Sulselbar menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25
Triliun.
Komitmen Bank Sulselbar untuk
• Terpilih jadi Pengelola Dana Haji, Bank Sulselbar Unit Usaha
Syariah jalankan aplikasi IKHSAN (Integrasi Keuangan Haji bergerak lebih cepat dan melampaui
Sistem Waktu Nyata) batas dengan inovasi dan efisiensi,
• Izin CMS, ATM Giro, DPLK; kerjasama Shopee dan LinkAja mendorong pertumbuhan
terkait pembayaran PBB dan PKB Sulsel dan kerjasama berkelanjutan serta memperkuat daya
Gojek dan Grab terkait digitalisasi UMKM
saing di industri perbankan.
• Bank Sulselbar collaborates with the wallet of the nation’s
children (GOPAY) regarding the payment of land and building Bank Sulselbar’s commitment to moving faster and
tax (PBB) and motor vehicle tax (PKB) through the Gobills Mobile going beyond boundaries through innovation and
Banking feature of Bank Sulselbar. efficiency, driving sustainable growth and strengthening
• Gandeng Tangan Permit, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS, competitiveness in the banking industry.
Remittance Firecash (BCA)
• The opening of the Digital Lounge, namely the ATM gallery
of Bank Sulselbar with the millennial concept, presents an
atmosphere like being in the lounge of a cafe.
• Issuance of lasting bonds worth Rp750 billion.
• Bank Sulselbar issued 3rd phase bonds worth Rp1.25 trillion.
• Chosen as Hajj Fund Manager, Bank Sulselbar Sharia Business
Unit runs the IKHSAN application (Real-Time System Hajj
Financial Integration)
• CMS, ATM Giro, DPLK licenses; Shopee and LinkAja collaboration
regarding PBB and South Sulawesi PKB payments and Gojek and
Grab collaboration regarding the digitization of MSMEs
BANK SULSELBAR
13
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 14
Kontribusi Terbaik di Tahun 2024
Strategic Contributions in 2024
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Launches
Meluncurkan Program
‘Double Untung’ Program
"Double Untung"
Bank Sulselbar meluncurkan program undian Bank Sulselbar has introduced the ‘Double Untung’
berhadiah ‘Double Untung’ yang berlangsung prize draw program, which will run from April 2023
dari April 2023 hingga April 2024. Program ini to April 2024. This initiative rewards customers who
memberikan poin dan berbagai hadiah menarik increase their savings balance with points and various
kepada nasabah yang meningkatkan saldo attractive prizes. The grand prize includes a Toyota
tabungan mereka. Hadiah utama berupa satu Alphard car, along with 70 Honda WR-V cars and
unit mobil Toyota Alphard, serta 70 mobil Honda other prizes such as motorcycles and precious metals.
WR-V dan hadiah lainnya seperti sepeda motor To qualify for participation in this program, customers
dan logam mulia. Syarat untuk mengikuti program must maintain an average Tapemda Plus savings
ini adalah memiliki saldo tabungan Tapemda Plus balance of IDR 250 million per month for the grand
rata-rata Rp250 juta per bulan untuk hadiah grand prize, and IDR 5 million for other prizes.
prize, dan Rp5 juta untuk hadiah lainnya.
BANK SULSELBAR
14
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 15
Kolaborasi dengan
Collaboration with
Perusahaan Multinasional
Multinational Companies to
untuk Percepatan
Accelerate Digitalization
Digitalisasi
Pada Maret 2024, Bank Sulselbar menerima In March 2024, Bank Sulselbar hosted representatives
kunjungan dari dua perusahaan multinasional, from two multinational companies, MicroSave
MicroSave Consulting (MSC) dan The Bill and Consulting (MSC) and The Bill and Melinda Gates
Melinda Gates Foundation (BMGF). Kunjungan ini Foundation (BMGF). The purpose of this visit was
bertujuan membahas peluang kerja sama dalam to explore collaborative opportunities in developing
pengembangan program UMKM dan percepatan MSME programs and advancing digitalization. MSC, a
digitalisasi. MSC, sebagai perusahaan konsultan global consulting firm dedicated to Social and financial
global yang fokus pada inklusi sosial dan keuangan inclusion in the digital era, alongside BMGF, which
di era digital, bersama BMGF, yang memiliki aims to combat poverty and injustice, plans to support
visi memerangi kemiskinan dan ketidakadilan, government initiatives aimed at accelerating digital
berencana mendukung program pemerintah financial inclusion. Bank Sulselbar welcomed this
dalam percepatan inklusi keuangan digital. Bank collaboration as it aligns with their efforts to enhance
Sulselbar menyambut baik inisiatif ini, sejalan the digitalization of financial transactions through a
dengan upaya mereka dalam mempercepat range of products and services.
digitalisasi transaksi keuangan melalui berbagai
produk dan layanan.
BANK SULSELBAR
15
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 16
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Increases
Tingkatkan Alokasi KUR KUR Allocation for
untuk Pengembangan MSME Development
UMKM
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar meningkatkan In 2024, Bank Sulselbar significantly increased
alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 530%, its allocation for People’s Business Loan (KUR) – a
mencapai Rp1 triliun. Langkah ini merupakan government-backed MSME loan program by 530%,
bagian dari komitmen bank dalam membangun reaching IDR 1 trillion. This initiative reflects the
kesejahteraan masyarakat dan mendukung bank’s commitment to enhancing community welfare
program-program pemerintah yang berfokus and supporting government programs focused on the
pada ekonomi kerakyatan. Pemimpin Divisi people’s economy. Ahmad Nur Rizal, Head of the Retail
Ritel dan Konsumen Bank Sulselbar, Ahmad Nur and Consumer Division at Bank Sulselbar, emphasized
Rizal, menyatakan bahwa peningkatan signifikan that this substantial increase aligns with the bank’s
ini sejalan dengan visi dan misi bank sebagai vision and mission as a strategic partner of the regional
mitra strategis pemerintah daerah, khususnya government, particularly in advancing the horticulture,
dalam pengembangan sektor hortikultura, agriculture, livestock, and fisheries sectors. Acting
pertanian, peternakan, dan perikanan. Penjabat Governor of South Sulawesi, Bahtiar Baharuddin,
Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, commended this initiative and encouraged the public
mengapresiasi langkah ini dan mendorong to utilize the KUR facilities available.
masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas KUR
yang disediakan.
BANK SULSELBAR
16
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 17
Program Penanaman Bibit Cavendish Banana
Pisang Cavendish untuk Seedling Planting Program
Ketahanan Pangan for Food Security
Pada Mei 2024, Bank Sulselbar meluncurkan In May 2024, Bank Sulselbar launched a Corporate
program CSR berupa penanaman bibit pohon Social Responsibility (CSR) program focused on planting
pisang Cavendish. Program ini bertujuan Cavendish banana seedlings. This initiative aims to
untuk menangani isu lingkungan dan ekonomi, address Environmental and economic challenges,
termasuk penanganan stunting, pengentasan including combating stunting, alleviating extreme
kemiskinan ekstrem, serta ketahanan dan poverty, and enhancing food security and sovereignty.
kedaulatan pangan. Bekerja sama dengan In partnership with the South Sulawesi Provincial
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bank Government, the bank is providing seed procurement
menyalurkan bantuan pengadaan bibit kepada assistance to local communities and farmers, with
masyarakat dan petani, dengan harapan the objective of improving the local economy and its
meningkatkan taraf ekonomi dan potensi lokal. potential.
BANK SULSELBAR
17
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 18
Capaian Penting
Key Achievements
Total Aset
Total Assets 5,55%
2024 : Rp32,51 Triliun | Trillion
2023 : Rp30,79 Triliun | Trillion
Pertumbuhan aset Bank Sulselbar masih di atas
rata-rata pertumbuhan aset Bank Umum KBMI 1
sebesar (4,06)% dan dibawah BPD 5,02%.
The growth of Bank Sulselbar’s assets remains above the
average asset growth of General Bank KBMI 1 at 4.06%
and below BPD at 5.02%.
Dana Pihak Ketiga
Third-Party Funds
2024 : Rp20,13 triliun | trillion
2023 : Rp19,55 triliun | trillion
Pertumbuhan DPK Bank Sulselbar lebih
besar dibandingkan rata-rata pertumbuhan
Bank Umum KBMI 1 5,04% dan BPD sebesar
5,91 %.
Bank Sulselbar’s third-party fund growth
surpassed the KBMI 1 Bank average of 5.04%
and BPD average of 5.91%..
Giro Deposito Tabungan
Current Accounts Deposits Savings Accounts
(21,40%) 4,50% 9,84%
Rp3,77 triliun Rp9,54 triliun Rp6,81 triliun
dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
(compared to 2023) (compared to 2023) (compared to 2023)
BANK SULSELBAR
18
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 19
Kredit dan Pembiayaan
Loan and Financing
2024 : Rp23,44 triliun
2023 : Rp22,40 trillion 2,97%
Pertumbuhan kredit dan pembiayaan Bank Sulselbar di
bawah dari pertumbuhan rata-rata kredit Bank Umum
KBMI 1 7,44% dan BPD sebesar 7,84%.
The credit and financing growth of Bank Sulselbar is below the
average credit growth of General Bank KBMI 1 at 7.44% and
BPD at 7.84%.
Kredit Investasi Kredit Konsumtif
Investment Loan Consumer Loan
11,66% 12,46%
Rp2,68 triliun Rp1,05 triliun
dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
Kredit Modal Kerja Kredit Perumahan Rakyat (KPR)
Working Capital Loan Public Housing Loan
(7,99%) 9,18%
Rp2,08 triliun Rp 827,44 miliar
dibandingkan tahun 2023 dibandingkan tahun 2023
Laba Bersih
Net Profit
1,39%
2024 : Rp657,66 Miliar-Billion
2023 : Rp666,91 Miliar-Billion
Pertumbuhan laba Bank Sulselbar masih di
bawah rata-rata pertumbuhan Bank Umum
KBMI 1 (26,70%) dan di atas BPD (5,11%).
Bank Sulselbar’s profit growth remains below the
average growth rate of KBMI 1 Commercial Banks
at (26,70%), while exceeding that of BPD at 5.11%.
BANK SULSELBAR
19
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 20
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Ikhtisar Keuangan Penting
Financial Highlights Overview
Posisi Keuangan - Financial Position
Neraca - Balance Sheet
YOY 2024 CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 - 2023 2024 - Description
(%) 2020 (%)
ASET ASSETS
Kas 661.286 606.632 605.067 567.740 536.240 9,01% 5,38% Cash
Giro Pada Bank Current Accounts With
1.042.240 1.328.366 1.907.523 919.629 710.499 (21,54%) 10,05%
Indonesia Bank Indonesia
Current Account Other
Giro pada Bank Lain 15.311 98.116 81.233 54.985 146.536 (84,40%) (43,15%)
Banks
Penempatan pada Bank Placements With Bank
407.949 941.507 1.499.290 1.457.375 595.000 (56,67%) (9,00%)
Indonesia dan Bank Lain Indonesia And Other Banks
Surat Berharga 6.165.113 3.372.155 1.834.377 1.519.834 1.175.620 82,82% 51,33% Marketable Securities
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 1.740.761 (76,29%) (30,95%) Purchased With An
Dijual Kembali Agreement To Resell
Tagihan Derivativ 834 884 0 0 63 (5,66%) 90,75% Derivative Bills
Kredit yang Diberikan 21.409.621 20.581.605 20.140.847 19.758.486 18.509.952 4,02% 3,71% Loans Given
Pembiayaan syariah 1.486.571 1.388.278 1.287.288 1.239.493 1.003.618 7,08% 10,32% Sharia Financing
Tagihan Akseptasi 73.756 93.895 90.038 23.651 (21,45%) 46,10% Acceptance Receivables
-
Penyertaan 25.107 103 98 82 82 24275,73% 318,31% Investment
Pajak Dibayar Di Muka 40.393 79.494 77.100 63.128 86.034 (49,19%) (17,22%) Prepaid Taxes
Aset Tetap dan Aset Hak Fixed Assets And Use Rights
503.416 475.775 460.766 454.752 169.242 5,81% 31,33%
Guna Assets
Aset Tak Berwujud 9.010 11.759 13.079 0 0 (23,38%) (17,00%) Intangible Assets
Aset Pajak Tangguhan 56.582 0 26.549 28.918 16.653 100,00% 35,77% Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain 216.410 152.301 162.323 168.287 140.110 42,09% 11,48% Other Assets
Total Aset 32.509.221 30.799.458 29.653.314 27.784.972 24.830.410 5,55% 6,97% Total Assets
LIABILITAS 0 Liability
Liabilities Immediately
Liabilitas Segera 1.007.467 1.111.672 955.552 781.813 563.472 (9,37%) 15,64%
Payable
Simpanan Nasabah Pihak Deposits from Customers
45.806 10.499 53.577 17.916 289.939 336,29% (36,95%)
Berelasi from Related Parties
Pihak Ketiga- Customer Deposit
18.666.674 18.840.603 18.247.424 17.475.386 15.018.582 (0,92%) 5,59%
Konvensional -Conventional
Pihak Ketiga - Syariah 674.880 577.094 368.292 294.990 270.481 16,94% 25,68% Customer Deposit - Sharia
Simpanan dari Bank Lain 2.083.531 1.577.969 1.396.034 1.102.969 922.823 32,04% 22,58% Deposits From Other Banks
Liabilitas atas surat Liabilities for Marketable
berharga yang dijual securities sold under
641.801 0 0 0 0 100,00% 0,00%
dengan janji dibeli repurchase agreement
kembali (repo) (repo)
Liabilitas Derrivatif - 13 25 1.240 118 (100,00%) (100,00%) Derivative Liabilities
Liabilitas Akseptasi - 0 0 2.116 0 0,00% 0,00% Acceptance Liabilities
BANK SULSELBAR
20
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 21
YOY 2024 CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 - 2023 2024 - Description
(%) 2020 (%)
Surat Berharga Yang Marketable Securities
1.611.446 2.020.321 2.529.272 2.276.558 2.447.313 (20,24%) (9,92%)
Diterbitkan Issued
Pinjaman yang Diterima 1.581.966 843.322 390.812 448.301 685.790 87,59% 23,24% Borrowing
Utang Pajak 26.632 24.629 58.019 38.325 34.730 8,13% (6,42%) Tax Payable
Employee Benefits
Liabilitas Imbalan Kerja 90.889 90.156 84.414 94.592 90.245 0,81% 0,18%
Liabilities
Liabilitas Sewa 30.684 50.690 45.819 38.081 23.717 (39,47%) 6,65% Rental Liabilities
Liabilitas pajak
- 7.513 0 0 0 (100,00%) #DIV/0! Deferred Tax Liabilities
tangguhan
Liabilitas Lain-Lain 129.009 131.670 132.645 142.794 138.000 (2,02%) (1,67%) Other Liabilities
Jumlah Liabilitas 26.590.788 25.286.157 24.261.885 22.715.081 20.485.210 5,16% 6,74% Total Liabilities
Jumlah Dana Syirkah Amount Of Temporary
790.647 710.466 882.662 838.177 658.681 11,29% 4,67%
Temporer Syirkah Funds
EKUITAS Equity
Modal Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 2.107.546 1,19% 1,23% Share Capital
Dana Setoran Modal 4.513 19.115 24.485 13.313 5.264 (76,39%) (3,78%) Paid In Capital Funds
Pendapatan Other Comprehensive
283.419 227.450 227.155 248.225 21.075 24,61% 91,50%
Komprehensif lain Income
Saldo Laba Retain Earnings
Saldo laba yang
Retained Earnings
belum ditentukan 657.659 666.905 653.724 651.826 620.931 (1,39%) 1,45%
Appropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
Retained Earnings
ditentukan 1.969.057 1.702.294 1.440.805 1.181.054 931.703 15,67% 20,57%
Unappropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.127.785 4.802.834 4.508.765 4.231.714 3.686.519 6,77% 8,60% Total Equity
Jumlah Liabilitas, Dana
Total Liabilities, Temporary
Syirkah Temporer dan 32.509.221 30.799.458 29.653.312 27.784.972 24.830.410 5,55% 6,97%
Syirkah Funds, And Equity
Ekuitas
Aset Assets
Pertumbuhan Aset rata-rata selama 5 tahun sebesar 6,97% The average annual asset growth over the past five years was
dan pada tahun 2024 tumbuh 5,55% menjadi Rp32.509.221 6.97%. In 2024, it is projected to increase by 5.55%, reaching
juta IDR 32,509,221 million.
Liabilitas Liabilities
Pertumbuhan Liabilitas rata-rata selama 5 tahun sebesar The average liability growth over the past five years is 6.74%. In
6,74% dan pada tahun 2024 tumbuh 5,16% menjadi 2024, it is expected to grow by 5.16%, totaling IDR 26,590,788
Rp26.590.788 juta million.
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Fund
Pertumbuhan Dana Syirkah Temporer rata-rata selama 5 The average growth of Temporary Syirkah Funds over five years
tahun sebesar 4,67% dan pada tahun 2024 tumbuh 11,29% was 4.67%. In 2024, it is anticipated to increase by 11.29%,
menjadi Rp790.647 juta reaching IDR 790,647 million.
BANK SULSELBAR
21
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 22
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Ekuitas Equity
Pertumbuhan Ekuitas rata-rata selama 5 tahun sebesar The average equity growth over the past five years is 8.60%. In
8,60% dan pada tahun 2024 tumbuh 6,77% menjadi 2024, it is projected to increase by 6.77%, amounting to IDR
Rp5.127.785 juta 5,127,785 million.
Kredit Loan Portfolio
Pertumbuhan Kredit rata-rata selama 5 tahun sebesar 3,71% Average credit growth over five years is 3.71%. In 2024, it is
dan pada tahun 2024 tumbuh 4,02% menjadi Rp21.409.621 expected to increase by 4.02%, reaching IDR 21,409,621
juta million.
Pembiayaan dan Piutang Syariah Sharia Financing and Receivables Portfolio
Pertumbuhan Pembiayaan dan piutang Syariah rata-rata The average growth of Sharia financing and receivables over five
selama 5 tahun sebesar 10,32% dan pada tahun 2024 years was 10.32%. In 2024, it is projected to increase by 7.08%,
tumbuh 7,08% menjadi Rp1.486.571 juta reaching IDR 1,486,571 million.
Income Statement
Laba Rugi - Profit and loss
YOY CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 2024 - 2024 - Description
2023 (%) 2020 (%)
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Sharia
2.608.095 2.555.661 2.550.080 2.499.511 2.485.232 2,05% 1,21%
Pendapatan Syariah Income
Beban Bunga dan Beban Interest Expenses and
(1.056.926) (976.652) (818.322) (861.546) (1.003.197) 8,22% 1,31%
Syariah Sharia Expenses
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Profit
1.551.168 1.579.009 1.731.758 1.637.965 1.482.035 (1,76%) 1,15%
Bagi Hasil – Bersih Sharing – Net
Pendapatan Operasional
347.961 321.827 312.855 294.854 650.823 8,12% (14,49%) Other Operating Income
Lainnya
Beban Operasional Other Operational
(1.107.358) (1.019.930) (1.125.341) (1.061.691) (1.299.621) 8,57% (3,92%)
Lainnya Expenses
Laba Operasional 791.772 880.906 919.271 871.128 833.237 (10,12%) (1,27%) Operational Income
Pendapatan (Beban) Non Non-Operating Income
(13.247) (13.420) (37.614) (16.927) (12.337) (1,29%) 1,80%
Operasional – Bersih (Expenses) – Net
Laba Sebelum Beban
778.524 867.487 881.656 854.201 820.900 (10,26%) (1,32%) Income before Tax Expense
Pajak
Beban Pajak (120.864) (200.581) (227.933) (202.375) (199.969) (39,74%) (11,83%) Tax Expense
Laba Tahun Berjalan 657.659 666.905 653.724 651.826 620.931 (1,39%) 1,45% Net Income
Laba Komprehensif Comprehensive Income for
713.628 667.201 632.655 878.976 643.738 6,96% 2,61%
Tahun Berjalan the Year
Laba per Saham (Nilai Earnings per Share (Full
298.606 305.259 303.406 435.070 549.770 (2,18%) (14,15%)
Penuh) Value)
Pendapatan Bunga dan Pendapatan Syariah Interest Income and Sharia Income
Pertumbuhan Pendapatan bunga dan bagi hasil syariah The average growth in net Sharia interest and profit-sharing
bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar 1,21% dan pada income over the past five years was 1.21%. In 2024, it is projected
tahun 2024 tumbuh 2,05% menjadi Rp2.608.095 juta to increase by 2.05%, reaching IDR 2,608,095 million.
BANK SULSELBAR
22
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 23
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil Syariah Net Sharia Interest Income and Profit Sharing
Bersih
Pertumbuhan Pendapatan bunga dan bagi hasil syariah The average growth in net Sharia interest and profit-sharing
bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar 1,15% dan pada income over five years was 1.15%. In 2024, it was adjusted to
tahun 2024 terkoreksi 1,76% menjadi Rp1.551.168 juta 1.76%, amounting to IDR 1,551,168 million.
Laba Operasional Operating Profit
Pertumbuhan rata-rata Laba Operasional Lainnya selama 5 The average growth of other operating income over five years
tahun negatif 1,27% dan pada tahun 2024 negatif 10,12% was negative 1.27%. In 2024, it decreased by 10.12%, totaling
menjadi Rp791.772 juta IDR 791,772 million.
Laba Bersih Net Profit
Pertumbuhan Laba Bersih rata-rata selama 5 tahun sebesar The average net profit growth over the past five years is 1.45%.
1,45% dan pada tahun 2024 tumbuh negatif 1,39% menjadi In 2024, it is projected to decline by 1.39%, amounting to IDR
Rp657.659 juta 657,659 million.
Laba Komprehensif Comprehensive Income
Pertumbuhan Laba komprehensif rata-rata selama 5 tahun The average comprehensive profit growth over five years is
sebesar 2,61% dan pada tahun 2024 tumbuh 6,96% menjadi 2.61%. In 2024, it is expected to grow by 6.96%, reaching IDR
Rp713,628 juta 713,628 million.
Arus Kas - Cash Flow
YOY CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 2024 - 2024 - Description
2023 (%) 2020 (%)
Kas Bersih Diperoleh Net Cash Obtained from
dari (Digunakan untuk) 924.781 1.224.716 1.611.581 1.989.385 (480.643) (24,49%) 17,78% (Used for) Operating
Aktivitas Operasi Activities
Kas Bersih / Diperoleh Net Cash / Obtained
dari (Digunakan untuk) (1.073.424) (1.914.602) (206.947) (107.420) (770.126) (43,93%) 8,66% from (Used for) Investing
Aktivitas Investasi Activities
Kas Bersih Digunakan
Net Cash Used for Funding
untuk Aktivitas (102.931) (481.760) (196.925) (773.955) 361.693 (78,63%) 26,96%
Activities
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan)
Net Increase (Decrease) in
Bersih Kas dan Setara (251.574) (1.171.646) 1.207.709 1.108.010 (889.077) (78,53%) (27,07%)
Cash and Cash Equivalents
Kas
Kas dan Setara Kas Awal Early Year Cash and Cash
3.751.120 4.922.767 3.715.058 2.607.048 3.496.125 (23,80%) 1,78%
Tahun Equivalents
Kas dan Setara Kas Akhir Year-End Cash and Cash
3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 2.607.048 (6,71%) 7,64%
Tahun Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal Tahun/ Cash and Cash and Cash Equivalents at Beginning of the
Cash Equivalents at Beginning of the Year Year
Rata-rata pertumbuhan kas setara kas awal tahun selama 5 The average growth of cash equivalents at the beginning of the
tahun sebesar 1,78% dan pada tahun 2024 jumlah kas setara year over five years was 1.78%. In 2024, cash equivalents at the
kas awal tahun sebesar Rp3.751.120 juta atau turun 23,80% beginning of the year were IDR 3,751,120 million, reflecting a
dari tahun 2023 (YoY). decrease of 23.80% from 2023 (YoY).
BANK SULSELBAR
23
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 24
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun/ End of End of Year Cash and Cash Equivalents
Year Cash and Cash Equivalents
Rata-rata pertumbuhan kas setara kas akhir tahun selama 5 The average growth of cash equivalents at the end of the year
tahun sebesar 7,64% dan pada tahun 2024 jumlah kas setara over five years was 7.64%. In 2024, cash equivalents at the end
kas akhir tahun sebesar Rp3.499.546 juta atau turun 6,71% of the year were IDR 3,499,546 million, indicating a decline of
dari tahun 2023 (YoY). 6.71% from 2023 (YoY).
Rasio Keuangan - Financial Ratios
YoY (%) CAGR (%)
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020 Description
2024-2023 2024-2020
CAR 28,94% 28,61% 27,54% 21,30% 24,03% -0,63% 4,29% CAR
NPL Gross 2,49% 2,16% 1,23% 0,92% 0,67% 15,28% 38,85% NPL Gross
NPL Net 0,76% 0,74% 0,19% 0,02% 0,28% 0,02% 2,70% NPL Net
ROA 2,54% 2,91% 2,95% 3,09% 3,12% -12,71% -5,01% ROA
ROE 13,54% 15,44% 15,72% 17,47% 18,65% -12,31% -7,69% ROE
NIM 5,30% 6,06% 6,60% 6,66% 6,08% -12,54% -3,37% NIM
BOPO 73,95% 71,40% 74,73% 70,97% 73,43% 3,57% 0,18% BOPO
CIR (Biaya terhadap
49.36% 46,55% 48,83% 49,16% 51,18% -100,00% -100,00% CIR (Cost to Income)
Pendapatan)
Rasio Liabilitas
541,28% 557.68% 556,59% 573,55% -100,00% -100,00% Liability to Equity Ratio
terhadap Ekuitas (DER)
Rasio Liabilitas
84,41% 84.80% 84,77% 85,15% -100,00% -100,00% Liabilities to Assets Ratio
terhadap Aset (DAR)
LDR 116,24% 111,24% 111,54% 114,19% 121,42% 4,49% -1,08% LDR
Kepatuhan - Compliance
YoY (%) CAGR (%)
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020 Description
2024-2023 2024-2020
Persentase Pelanggaran BMPK LLL Breach Percentage
Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Related Party
Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Unrelated Party
Persentase Pelampauan BMPK LLL Exceedance Percentage
Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Related Party
Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Unrelated Party
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve Requirement
Rupiah Konvensional 5,34% 6,89% 5,37% 3,61% 3,03% -22,50% 15,22% Conventional Rupiah
Rupiah syariah 5,68% 5,44% 7,32% 3,75% 4,01% 4,41% 9,09% Sharia Rupiah
Valuta Asing
4,81% 4,16% 13,12% 19,84% 11,41% 15,63% -19,42% Conventional Foreign Currency
konvensional
Posisi Devisa Netto
0,85% 0,11% 0,17% 0,09% 0,08% 672,73% 80,54% Net Open Position (NOP)
(PDN)
BANK SULSELBAR
24
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 25
Ikhtisar Operasional - Operational Overview
Kinerja Keuangan Per Segmen Financial Performance per Segment
Dana Pihak Ketiga Third-Party Deposits
Dana Pihak Ketiga Consolidated
2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Proporsi
Konsolidasi Third Party Funds
Giro 3.774.277 4.802.078 5.414.807 5.069.986 4.284.826 (21,40%) (3,12%) 18,75% Current Accounts
Tabungan 6.814.441 6.203.909 5.595.373 5.165.246 4.636.149 9,84% 10,11% 33,85% Savings
Deposito
9.543.446 9.132.636 8.538.250 8.388.795 7.264.841 4,50% 7,06% 47,40% Time Deposit
Berjangka
Jumlah 20.132.164 20.138.623 19.548.430 18.624.027 16.185.816 (0,03%) 5,61% 100,00% Total
CASA 52,60% 54,65% 56,32% 54,96% 55,12% CASA
Dana Pihak Ketiga Conventional
2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Proporsi
Konvensional Third Party Funds
Giro 3.234.497 4.300.371 5.031.458 4.698.679 4.000.732 (24,79%) (5,18%) 17,33% Current Accounts
Tabungan 6.351.240 5.870.364 5.352.649 4.971.045 4.498.685 8,19% 9,00% 34,02% Savings
Deposito Berjangka 9.080.938 8.680.344 7.916.884 7.823.579 6.809.104 4,61% 7,46% 48,65% Time Deposit
Jumlah 18.666.675 18.851.079 18.300.991 17.493.303 15.308.521 (0,98%) 5,08% 100,00% Total
CASA 51,35% 53,95% 56,74% 55,28% 55,52% CASA
Dana Pihak Ketiga Syariah Third
2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Proporsi
Syariah Party Funds
Giro 539.780 501.707 383.349 371.307 284.094 7,59% 17,41% 36,83% Current Accounts
Tabungan 463.201 333.545 242.724 194.201 137.464 38,87% 35,49% 31,61% Savings
Deposito Berjangka 462.508 452.292 621.366 565.216 455.737 2,26% 0,37% 31,56% Time Deposit
Jumlah 1.465.489 1.287.544 1.247.439 1.130.724 877.295 13,82% 13,69% 100,00% Total
CASA 68,44% 64,87% 50,19% 50,01% 48,05% CASA
Kredit Dan Pembiayaan Syariah Shariah Loan Portfolio and Financing
Kredit Dan Lending &
Pembiayaan 2024 2023 2022 2021 2020 Yoy Cagr Proporsi Financing
Syariah Konsolidasi Consolidation
Investasi 2.681.928 2.401.896 2.471.628 2.530.402 2.262.892 11,66% 4,34% 11,44% Investment
Modal Kerja 2.078.870 2.259.477 2.220.244 2.255.160 1.924.871 (7,99%) 1,94% 8,87% Working Capital
Konsumtif 1.048.240 932.085 842.815 778.139 677.219 12,46% 11,54% 4,47% Consumptive
Kredit Perumahan
827.438 757.844 665.565 565.167 361.196 9,18% 23,03% 3,53% Mortgage (KPR)
Rakyat (KPR)
Kredit Umum
16.805.462 16.051.825 15.603.220 15.138.552 14.427.349 4,70% 3,89% 71,69% Others
Lainnya
Total 23.441.938 22.403.127 21.803.473 21.267.419 19.653.526 4,64% 4,51% 100,00% Total
CKPN 545.746 433.244 375.338 269.439 139.956 25,97% 40,52% CKPN
Total Net Kredit dan
22.896.192 21.969.883 21.428.135 20.997.980 19.513.570 4,22% 4,08% Total Net
Pembiayaan Nett
BANK SULSELBAR
25
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 26
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Kredit 2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Proporsi Lending
Kredit Investasi 2.419.355 2.236.902 2.284.202 2.377.303 2.151.739 8,16% 2,97% 11,04% Investment
Kredit Modal Kerja 1.854.552 1.930.900 1.935.118 1.937.240 1.695.474 (3,95%) 2,27% 8,47% Working Capital
Kredit Perumahan
827.438 757.844 665.565 565.167 361.196 9,18% 23,03% 3,78% Mortgage (KPR)
Rakyat (KPR)
Kredit Umum
16.805.462 16.051.825 15.603.220 15.138.552 14.427.349 4,70% 3,89% 76,71% Other
Lainnya
Jumlah 21.906.807 20.977.471 20.488.105 20.018.262 18.635.758 4,43% 4,13% 100,00% Total
Total CKPN 497.186 395.866 347.259 259.775 125.805 25,59% 41,00% CKPN
Total Kredit Nett 21.409.621 20.581.605 20.140.846 19.758.487 18.509.953 4,02% 3,71% Total Lending Net
Pembiayaan 2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Proporsi Financing
Investasi 262.573 164.994 187.426 153.099 111.153 59,14% 23,97% 17,10% Investment
Modal Kerja 224.318 328.577 285.126 317.920 229.397 (31,73%) (0,56%) 14,61% Working Capital
Konsumtif 1.048.240 932.085 842.815 778.139 677.219 12,46% 11,54% 68,28% Consumptive
Jumlah 1.535.131 1.425.656 1.315.367 1.249.157 1.017.769 7,68% 10,82% 100,00% Total
Penyisihan Kerugian 48.560 37.378 28.079 9.664 14.151 29,92% 36,10% Loss Allowance
Jumlah Pembiayaan
1.486.571 1.388.278 1.287.288 1.239.494 1.003.618 7,08% 10,32% Net Total
Nett
Ikhtisar Saham
Stock Information
Hingga akhir tahun 2024, Bank Sulselbar tidak menerbitkan As of the end of 2024, Bank Sulselbar did not issue shares traded
saham yang diperdagangkan di pasar modal, dengan on the capital market; therefore, no share trading information is
demikian tidak terdapat informasi perdagangan saham yang available for this report.
dapat disampaikan pada laporan ini.
Aksi Korporasi Corporate Action
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar tidak melakukan Aksi In 2024, Bank Sulselbar did not conduct any corporate actions
Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh related to activities that affect the number of shares in circulation,
terhadap jumlah saham beredar, di antaranya pemecahan
including stock splits, mergers, stock dividends, bonus shares, or
saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus
changes in the nominal value of shares.
dan perubahan nilai nominal saham.
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan
Stock Trading Suspension and Delisting
Saham (Suspension) dan/atau Penghapusan
Pencatatan Saham (Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar did not face any
tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara sanctions in the form of temporary stock trading suspension or
perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan delisting.
pencatatan saham (delisting).
BANK SULSELBAR
26
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 27
Ikhtisar Efek Lainnya
Other Effects Overview
Hingga akhir tahun 2024, Bank Sulselbar belum pernah As of the end of 2024, Bank Sulselbar has not issued securities
menerbitkan efek yang diperdagangkan di bursa, sehingga traded on the stock exchange; thus, there are no records of bank
tidak terdapat catatan mengenai efek bank yang bisa securities to present in this report.
disampaikan pada laporan ini.
Informasi Tentang Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konversi
Information About Bonds, Sukuk, or Convertible Bonds
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not issued sukuk
tidak melakukan penerbitan sukuk atau obligasi maupun or bonds. However, active sukuk or bonds amount to IDR 1,642
pendanaan lainnya, adapun untuk sukuk atau obligasi yang billion.
masih aktif mencapai Rp1.642 miliar
Nama Obligasi dan Tanggal Tanggal Jatuh Tenor Mata Nominal (Rp Rating Name of Bonds
Kupon
Sukuk Penerbitan Tempo (tahun) Uang miliar) 2023 2022 and Sukuk
Bank
Obligasi
Sulselbar 2nd
Berkelanjutan II
Sustainable
Bank Sulselbar
Bond 2nd
Tahap II
Phase
idA+ idA+
Seri B 18-Nov-20 18-Nov-25 5 8,75% Rupiah 392 Series B
(Pefindo) (Pefindo)
Bank
Obligasi
Sulselbar 3rd
Berkelanjutan III
Sustainable
Bank Sulselbar
Bond 1st
Tahap I
Phase
29 Desember 29 Desember idA+ idA+
Seri A 3 6,45% Rupiah 630 Series A
2021 2024 (Pefindo) (Pefindo)
29 Desember 29 Desember idA+ idA+
Seri B 5 6,95% Rupiah 620 Series B
2021 2026 (Pefindo) (Pefindo)
Informasi Pendanaan Lainnya
Other Funding Information
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar tidak As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has no additional
memiliki sumber pendanaan lainnya. sources of funding.
BANK SULSELBAR
27
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 28
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Peristiwa Penting
Key Milestones
Pemilihan rute sepanjang 6,3 kilometer menjadi
representatif dengan usia Bank Sulselbar 63 tahun,
sebagai bentuk cerminan semangat perusahaan untuk
terus melaju dan mencapai tujuan yang lebih tinggi.
The 6.3-kilometer route symbolizes Bank Sulselbar’s 63
years of operation, reflecting the company’s commitment to
continuous progress and the pursuit of higher objectives.
JANUARI 2024
HUT Ke 63, Bank Sulselbar Gelar
Runversary 6.3 KM: Faster And Higher
63rd Anniversary: Bank Sulselbar Hosts 6.3 KM
Runversary to Celebrate Progress
PT Bank Sulselbar berhasil memboyong The Best Indonesia
Enterprises Risk Management Award VI – 2024, Gold Award
(B) Excellent – Category : Regional Bank Company (BPD).
Penghargaan diterima langsung oleh Romy Thaha selaku
Pimdiv Kepatuhan PT Bank Sulselbar yang diserahkan
oleh Irlisa Rachmadiana selaku Founder Economic Review
di dampingi oleh Alan Yazid, BBus,MBA selaku Wakil
Ketua Perhimpunan Penggiat Tatakelola, Risiko dan
Kepatuhan Indonesia.
PT Bank Sulselbar has been honored with The Best Indonesia
Enterprises Risk Management Award VI – 2024, securing the
Gold Award in the Regional Bank Development Company
(BPD) category. The award was presented to Romy Thaha,
Bank Sulselbar Boyong Gold Head of the Compliance Division, by Irlisa Rachmadiana,
Founder of Economic Review, accompanied by Alan
Award Kategori BPD di Ajang Yazid, BBus, MBA, Deputy Chairperson of the Indonesian
IERMA 2024 Governance, Risk, and Compliance Activists Association.
Bank Sulselbar Achieves Gold Award in BPD
Category at IERMA 2024
BANK SULSELBAR
28
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 29
Bank Sulselbar meraih 10 penghargaan, yakni Top 3rd
Rank Region Bank in Satisfaction, Loyalty, & Engagement
2024, The 2nd Strongest Customer Engagement Region
Bank, The 2nd Best Region Bank in Satisfaction Index, The
2nd Most Satisfying Region Bank in Teller Service, The 2nd
Most Satisfying Region Bank in Customer Service, The 2nd
Most Satisfying Region Bank in Branch Office. Kemudian,
penghargaan Satisfying Region Bank in ATM Service, The 2nd
Most Satisfying Region Bank in Mobile Banking, The 3rd Best
Region Bank in Customer Loyalty, dan terakhir The 3rd Most
Satisfying Region Bank in Services. Strategi Bank Sulselbar
dalam mendorong digitalisasi, salah satunya dilakukan
dengan memperbanyak layanan digital di kantor-kantor
cabang yang sebelumnya masih dilakukan menggunakan
loket antrian. Kini, serba digital.
Bank Sulselbar received 10 awards, including: Top 3rd
Rank Region Bank in Satisfaction, Loyalty, & Engagement
2024, The 2nd Strongest Customer Engagement Region
Bank, The 2nd Best Region Bank in Satisfaction Index, The
FEBRUARI 2024 2nd Most Satisfying Region Bank in Teller Service, The 2nd
Most Satisfying Region Bank in Customer Service, The 2nd
Kedepankan Layanan Digital, Most Satisfying Region Bank in Branch Office, The 2nd
Bank Sulselbar Didapuk Jadi BPD Most Satisfying Region Bank in ATM Service, The 2nd Most
Terbaik di SLE Awards 2024. Satisfying Region Bank in Mobile Banking, The 3rd Best
Region Bank in Customer Loyalty, and finally The 3rd Most
Bank Sulselbar Recognized as Best BPD at the 2024 Satisfying Region Bank in Services. Bank Sulselbar’s strategy
SLE Awards for Digital Service Prioritization to promote digitalization includes expanding digital services
at branch offices, replacing traditional counter queue services
with digital alternatives. Now, everything is digital.
Bank Sulselbar sukses menggelar acara FI & Treasury
Gathering yang digelar di Hotel Langham, dengan tema
“Optimizing Economic Post-Election: Strategic Alliance
of FI & Treasury in Indonesian Market”, acara ini dibuka
oleh Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulius Suandi, dan
dipandu oleh Host Clara Antawidjaja. Acara yang dimulai
pukul 08.00 WIB dan berakhir pada jam 12.00 WIB ini
dihadiri oleh lebih dari 150 profesional pasar keuangan
dari berbagai bank dan lembaga jasa keuangan lainnya.
Bank Sulselbar successfully organized the FI & Treasury
Gathering event at the Langham Hotel, themed “Optimizing
Economic Post-Election: Strategic Alliance of FI & Treasury in
the Indonesian Market.” The event was inaugurated by Yulius
Bank Sulselbar Jalin Kerjasama Suandi, President Director of Bank Sulselbar, and hosted by
Clara Antawidjaja, attracting over 150 professionals from
Strategis dalam Acara FI & diverse financial institutions.
Treasury Gathering
Bank Sulselbar Establishes Strategic Cooperation at
FI & Treasury Gathering
BANK SULSELBAR
29
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 30
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) meraih
penghargaan pada kategori Best Public Service Innovation
di acara CNN Indonesia Awards 2024 lantaran Bank
Sulselbar berupaya untuk terus meningkatkan kualitas
layanan dan menjaga loyalitas nasabahnya. Penghargaan
tersebut diterima langsung Direktur Utama Bank
Sulselbar Yulis Suandi dari Direktur Keuangan TransCorp
Warnedy Satmana di acara puncak penghargaan di Hotel
Claro, Makassar.
Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) was recognized in
the Best Public Service Innovation category at the 2024 CNN
Indonesia Awards, reflecting its commitment to enhancing
service quality and customer loyalty. The award was presented
MARET 2024
to President Director Yulius Suandi by Warnedy Satmana,
Bank Sulselbar Sabet Best Public Finance Director of TransCorp, during the ceremony at Claro
Service Innovation 2024 Hotel, Makassar.
Bank Sulselbar Receives Award for Best Public
Service Innovation 2024
Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar, Dwi Zulkarnain
bersama sejumlah pimpinan, menerima kunjungan tim dari
MicroSave Consulting (MSC) dan The Bill and Melinda Gates
Foundation (BGMF) di Kantor Pusat Bank Sulselbar, yang
diwakili oleh Deputy Director for Inclusive Financial System
(IFS) Bill and Melinda Gates Foundation, Jason Lamb. MSC
adalah perusahaan konsultan global yang berfokus pada
inklusi sosial, ekonomi dan keuangan di era digital. The Bill
and Melinda Gates Foundation (BMGF) adalah lembaga non
profit yang didirikan oleh Bill Gates dan Melinda French
Gates – pendiri Microsoft Corporation, sebuah perusahaan
multinasional yang berkantor di Amerika Serikat.
The Director of Credit & MSMEs of Bank Sulselbar, Dwi
Zulkarnain, together with several executives, welcomed a visit
from the team of MicroSave Consulting (MSC) and The Bill
Bank Sulselbar Jalin Kerjasama and Melinda Gates Foundation (BMGF) at Bank Sulselbar’s
dengan MicroSave Consulting Head Office. The delegation was represented by Jason Lamb,
Deputy Director for Inclusive Financial System (IFS) at The
dan Bill & Melinda Gates Bill and Melinda Gates Foundation. MSC is a global consulting
Foundation firm focusing on Social, economic, and financial inclusion
Collaborative Effort Between Bank Sulselbar, in the digital era. The Bill and Melinda Gates Foundation
MicroSave Consulting, and the Bill & Melinda Gates (BMGF) is a non-profit organization founded by Bill Gates and
Foundation Melinda French Gates, the founders of Microsoft Corporation,
a multinational company headquartered in the United States.
BANK SULSELBAR
30
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 31
Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar
Ramadan Festive 2024, yang dilaksanakan di Halaman
Kantor PKK Sulsel. Sofha Marwah Bahtiar, mengatakan,
Ramadan Festive 2024 ini bertujuan untuk memberikan
ruang bagi UMKM memasarkan produk mereka sekaligus
memberikan pasar yang nyaman, berkualitas, dan murah
bagi masyarakat untuk berbelanja.
The South Sulawesi Province PKK Team conducted the 2024
Ramadan Festive at the PKK Office Yard, aimed at providing
MSMEs with a platform to market their products and offering
the community a quality and affordable shopping experience.
APRIL 2024
Bantu UMKM, PKK Sulsel Gelar
Ramadan Festive 2024
Support for MSMEs: PKK South Sulawesi Hosts the
2024 Ramadan Festive
Dorong Literasi Keuangan dan Permudah Birokrasi,
Bank Sulselbar Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan
Perjanjian Kerja PPPK di Kantor BKD Sulbar, Bank
Sulselbar mengadakan sosialisasi tabunga dihadiri oleh
32 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
fungsional tenaga kesehatan dan teknis. Sosialisasi
tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada
PPPK tentang produk dan layanan tabungan dan
kredit yang ditawarkan oleh Bank Sulselbar. Selain itu,
sosialisasi tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan
literasi keuangan di kalangan PPPK.
To Promote Financial Literacy and Streamline Bureaucracy,
Bank Sulselbar Held a Socialization Event and Signed a
Cooperation Agreement with PPPK at the BKD Sulbar Office.
Bank Sulselbar conducted a savings Socialization attended
Bank Sulselbar Gelar Sosialisasi by 32 Government Employees with Work Agreements
(PPPK) specializing in health and technical functions.
dan Penandatanganan Perjanjian The Socialization aimed to provide PPPK employees with
Kerja PPPK information about Bank Sulselbar’s savings and loan products
Bank Sulselbar Hosts Savings Socialization and and services. Additionally, the event also aimed to enhance
Signing of PPPK Work Agreements financial literacy among PPPK employees.
BANK SULSELBAR
31
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 32
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Bank Sulselbar menggelar program double untung di 6
kota. Program Double Untung Bank Sulselbar digelar di
Kota Palopo. Hadir pada kesempatan tersebut, Penjabat
Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, M.Si,
Penjabat Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si, serta
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi,
SIK., MH, dan Kapolres Palopo, AKBP SafiI Nafsikin, SH.,
SIK, MH.
Bank Sulselbar organized the Double Untung (Double Benefit)
program in six cities. The Double Untung program by Bank
Sulselbar was held in Palopo City. Present at the event were
the Acting Governor of South Sulawesi, Bahtiar Baharuddin,
Mei 2024 M.Si., the Acting Mayor of Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si., the
Chief of South Sulawesi Regional Police, Inspector General
Bank Sulselbar Launching Pol. Andi Rian R Djajadi, SIK., MH., and the Chief of Palopo
Program Double Untung Di 6 Police, Police Commissioner Safi’i Nafsikin, SH., SIK., MH.
Kota yang Berhadiah Miliaran
Rupiah.
Bank Sulselbar Launches Double Profit Program
Across 6 Cities with Billions in Prizes
Bank Sulsebar mengusung Program CSR Program
Penanaman Bibit Pohon Pisang Cavendish di ajang TOP
CSR Awards 2024 yang merupakan salah satu program
prioritas yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi
Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Bank Sulselbar
untuk menangani stunting dan gizi buruk, pengentasan
kemiskinan ekstrim, serta ketahanan dan kedaulatan
pangan serta pemerataan kesejahteraan untuk mengatasi
inflasi.
Bank Sulselbar presented its CSR Program titled “Cavendish
Banana Tree Seedling Planting Program” at the TOP CSR
Awards 2024. This program is one of the priority initiatives
implemented by the Provincial Government of South Sulawesi
Bank Sulselbar Usung Program in collaboration with Bank Sulselbar to address stunting and
CSR Penanaman Bibit Pohon malnutrition, alleviate extreme poverty, strengthen food
Pisang Cavendish di Ajang TOP security and sovereignty, and promote equitable welfare
distribution to combat inflation.
CSR Awards 2024
Bank Sulselbar Implements CSR Initiative for
Cavendish Banana Seedling Planting at the 2024
TOP CSR Awards
BANK SULSELBAR
32
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 33
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan
peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
(Bank Sulselbar) dan peringkat idA+ untuk surat utang
Bank Sulselbar yang masih beredar.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) has assigned an
idA+ rating with a stable outlook to PT Bank Pembangunan
Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar),
as well as to its outstanding bonds.
JUNI 2024
Bank Sulselbar Diganjar
Peringkat idA+ dengan Prospek
Stabil
Bank Sulselbar Achieves idA+ Rating with Stable
Outlook
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan &
Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) menyabet penghargaan
sebagai Excellent Regional Bank in Digital Acceleration
dalam penghargaan Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2024.
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi
Barat (Bank Sulselbar) received the Excellent Regional Bank
award in Digital Acceleration at the 2024 Bisnis Indonesia
Awards (BIA).
Bank Sulselbar Sabet Excellent
Regional Bank in Digital
Acceleration di BIA 2024
Bank Sulselbar Recognized as Excellent Regional
Bank in Digital Acceleration at BIA 2024
BANK SULSELBAR
33
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 34
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengapresiasi
Komitmen Bank Sulselbar dalam memberikan layanan
transaksi keuangan yang mudah dan dekat. Apresiasi
ini diberikan saat mengunjungi ‘payment point’ Bank
Sulselbar yang berlokasi di area RSUD Sinjai.
President Joko Widodo praised Bank Sulselbar’s dedication
to facilitating convenient financial transaction services
during his visit to the bank’s payment point at Sinjai Regional
Hospital.
JULI 2024
Presiden Jokowi Sanjung Fasilitas
Payment Point Bank Sulselbar di
RSUD Sinjai
President Jokowi Commends Bank Sulselbar’s
Payment Point Facilities at Sinjai Regional Hospital
PT Bank Sulselbar resmi mendaftarkan Tim Tanggap
Insiden Siber (TTIS) di Badan Siber dan Sandi Negara
(BSSN). Langkah ini merupakan komitmen Bank Sulselbar
untuk meningkatkan kemampuan, kesiapan, dan
kerjasama dalam menjaga keamanan siber. Surat tanda
registrasi TTIS diberikan oleh Direktorat Keamanan Siber
dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata BSSN
kepada Direktur Utama PT Bank Sulselbar, Yulis Suandi di
Kantor BSSN Ragunan.
PT Bank Sulselbar has officially registered its Cyber Incident
Response Team (TTIS) with the National Cyber and Crypto
Tim Tanggap Insiden Siber Bank Agency (BSSN), demonstrating its commitment to enhancing
cybersecurity capabilities. The registration certificate was
Sulselbar Resmi Terdaftar di awarded by BSSN to President Director Yulius Suandi at the
BSSN BSSN Ragunan Office.
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Registers Cyber
Incident Response Team with BSSN
BANK SULSELBAR
34
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 35
Pekan Olahraga Perbankan (PORBank Plus) Sulawesi
Selatan Tahun 2024 resmi dibuka dan dihadiri oleh
berbagai tokoh penting di industri keuangan, tidak
ketinggalan, Direktur Bank Sulselbar, pimpinan wilayah,
pimpinan cabang perbankan anggota BMPD dan FKIJK
Sulsel baik dari bank maupun non-bank, serta para
undangan dari berbagai stakeholder dan komunitas media
turut meramaikan acara ini.
The 2024 South Sulawesi Banking Sports Week (PORBank
Plus) was inaugurated, attended by prominent figures in the
financial sector, including Bank Sulselbar’s director, regional
leaders, and representatives from banking and non-banking
AGUSTUS 2024 institutions.
Pembukaan POR Bank Plus Sulsel
2024: Bersama Menuju Sehat
Merdeka Tanpa Judi Online
President Jokowi Commends Bank Sulselbar’s
Payment Point Facilities at Sinjai Regional Hospital
Dalam puncak acara pengumuman pemenang Undian
Tabungan Simpeda dengan total hadiah senilai Rp3 miliar,
nasabah dari Bank Sulselbar berhasil meraih hadiah utama
senilai Rp500 juta. Undian Tabungan Simpeda merupakan
bentuk apresiasi kepada nasabah dan diadakan dua
kali dalam setahun. Periode berikutnya direncanakan
berlangsung pada Februari 2025 di Jayapura, Papua,
dengan Bank Papua sebagai tuan rumah.
During the announcement of winners for the Simpeda Savings
Draw, totaling IDR 3 billion in prizes, a Bank Sulselbar
customer won the main prize of IDR 500 million. The Simpeda
Savings Draw is held biannually as a customer appreciation
initiative, with the next event scheduled for February 2025 in
Asbanda Gelar Pengundian Jayapura, Papua.
Tabungan Simpeda XXXV-2024,
Bank Sulselbar Raih Hadiah
Utama Rp500 Juta
Asbanda Hosts Simpeda Savings Draw XXXV-2024;
Bank Sulselbar Secures Main Prize of IDR 500
Million
BANK SULSELBAR
35
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 36
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Direktur Operasional & TI, Iswadi Ayub mengatakan
bahwa Bank Sulselbar memanfaatkan momentum Hari
Pelanggan Nasional ini untuk lebih mendekatkan diri dan
memberikan edukasi kepada nasabah. “Setiap tahunnya
Bank Sulselbar selalu menghadirkan berbagai cara untuk
memperingati Hari Pelanggan Nasional dan dilaksanakan
serentak di seluruh kantor cabang Bank Sulselbar pada
hari yang sama,” kata Iswadi dalam keterangan resminya.
Operational & IT Director Iswadi Ayub stated that Bank
Sulselbar is leveraging National Customer Day to enhance
engagement and provide education to customers. “Each year,
we implement various initiatives to commemorate this day
SEPTEMBER 2024 across all branch offices,” Iswadi noted in an official statement.
Rayakan Harpelnas 2024, Direksi
dan Pimpinan Bank Sulselbar
Turun Langsung Sapa Nasabah
National Customer Day 2024: Directors and
Management of Bank Sulselbar Engage with
Customers
Kejakasaan Tinggi (Kejati) Sulsel beri pendamping
bantuan hukum melalui kerjasama Memorandum of
Understanding (MoU) dengan Bank BPD Sulselbar. Nota
kesepahaman itu dilakukan di Hotel Claro Makassar. Dari
turunan MOU, ada surat kuasa khusus Pimpinan Cabang
(Pinca) Bank Sulselbar, jika ada debitur lakukan perjanjian
pembayaran itu bisa dimintai pendampingan untuk
lakukan penagihan. Ini semata-mata untuk melakukan
upaya-upaya pencegahan.
The South Sulawesi High Prosecutor’s Office (Kejati)
has formalized a legal assistance agreement through a
Memorandum of Understanding (MoU) with Bank Sulselbar
at Claro Makassar Hotel. The MoU includes provisions for a
Teken MoU, Bank Sulselbar- special power of attorney for the Branch Manager to assist in
Kejati Sulsel Jalin Kerja Sama debtor payment agreements as a preventive measure.
Bidang Perdata dan TUN
Bank Sulselbar and South Sulawesi High
Prosecutor’s Office Sign MoU for Cooperation in
Civil and State Administrative Courts
BANK SULSELBAR
36
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 37
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi
Selatan, menggelar Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi
(Rakerkonprov) yang digelar di Hotel Claro, Makassa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang besar dari Sekda
Provinsi Sulsel, Jufri Rahman. Rakerkonprov tersebut
membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti
PT Vale Indonesia, Bank Sulselbar, Mandiri dan BTN
yang juga merupakan upaya Apindo Sulsel untuk
membangun kolaborasi dengan pemerintah, dan diharap
bisa membantu pemerintah memenuhi target-target
pertumbuhan ekonomi.
The Indonesian Employers Association (Apindo) of South
OKTOBER 2024 Sulawesi held a Provincial Working Meeting and Consultation
(Rakerkonprov) at Claro Hotel, Makassar, earning praise from
Apindo Sulsel Gelar Rakerkonprov, the Regional Secretary, Jufri Rahman. The meeting fostered
Kolaborasi dengan PT Vale- collaboration with PT Vale Indonesia, Bank Sulselbar, Mandiri,
and BTN to assist the government in achieving economic
Perbankan Dukung Target growth targets.
Pertumbuhan Ekonomi
Apindo South Sulawesi Hosts Rakerkonprov;
Collaboration with PT Vale and Banking Sector to
Support Economic Growth
Bank Sulselbar menjadi Ketua Panitia dalam kegiatan
Badan Inklusi Keuangan (BIK)-Financial Expo (FIN Expo)
tahun 2024 yang digelar di Anjungan MNEK Center
Point of Indonesian (CPI) Kota Makassar. FIN Expo 2024
menjadi pusat pameran keuangan dan sebagai bagian dari
rangkaian BIK.
Bank Sulselbar has taken on the role of Chairperson for the
Financial Inclusion Agency (BIK)-Financial Expo (FIN Expo)
2024, held at the MNEK Center Point of Indonesia (CPI)
Pavilion in Makassar City, serving as a central hub for financial
exhibitions.
Bank Sulselbar Jadi Ketua Panitia
BIK-FIN Expo 2024 di Makassar
Bank Sulselbar Appointed Chair of the BIK-FIN
Expo 2024 Committee in Makassar
BANK SULSELBAR
37
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 38
Ikhtisar Keuangan
Financial Overview
Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Majene, Provinsi
Sulawesi Barat, H. Habibi Azis, S.STP., MM, meresmikan
Kantor Fungsional Sendana PT. Bank Sulselbar Cabang
Majene pada Senin, 4 November 2024. Acara peresmian
ditandai dengan prosesi pemotongan pita bersama
pimpinan PT. Bank Sulselbar Cabang Majene, disaksikan
oleh sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah,
dan Forkopimda.
H. Habibi Azis, S.STP., MM, the Acting Regent of Majene,
West Sulawesi Province, inaugurated the Sendana Functional
Office of PT Bank Sulselbar, Majene Branch, on November
4, 2024. The ceremony included a ribbon-cutting, attended
by community leaders, government representatives, and
NOVEMBER 2024
Forkopimda.
Pjs. Bupati Majene Resmikan
Kantor PT. Bank Sulselbar
Acting Regent of Majene Inaugurates PT Bank
Sulselbar Office
Sebanyak 120 Karyawan baru terdiri dari divisi asisten
operasional, analis kredit, asisten administrasi, costumer
service dan account officer mengikuti Pelatihan Onboarding
Bank Sulselbar. Dari kegiatan selama dua hari ini, sinergitas
Bank Sulselbar dengan PT PKSS Makassar tentunya
bertekad menjadi perusahan perbankan terdepan dalam
hal pelayanan prima yang semua karyawannya memiliki
integritas, karakter dan sikap profesionalitas dalam
menghadapi nasabah.
A total of 120 new employees from various divisions
participated in the Bank Sulselbar Onboarding Training,
organized in collaboration with PT PKSS Makassar. The goal
of the two-day event was to cultivate a culture of integrity,
PT PKSS Makassar Latih character, and professionalism among employees to enhance
Karyawan Baru Bank Sulselbar customer service.
Soal General Banking dan
Integrity Building
PT PKSS Makassar Conducts Training for New
Bank Sulselbar Employees on General Banking and
Integrity
BANK SULSELBAR
38
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 39
Direktur Utama Bank Sulselbar H Yulis Suandi kembali
mencatatkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai
salah satu dari Top 100 CEO 2024 berkat keberhasilannya
memimpin transformasi besar di PT Bank Sulselbar.
Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam acara Top
100 CEO & The 200 Leader Future Forum 2024 yang
diselenggarakan oleh Infobank Media Group di Grand
Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada
Jumat, 29 November 2024 lalu.
Bank Sulselbar President Director H. Yulis Suandi has been
named one of the Top 100 CEOs for 2024, recognizing his
successful leadership in transforming PT Bank Sulselbar.
DESEMBER 2024 This prestigious award was presented at the Top 100 CEO &
Direktur Utama Bank Sulselbar The 200 Leader Future Forum 2024 event held by Infobank
Media Group at the Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, on
Raih Penghargaan Top 100 CEO November 29, 2024.
2024
Bank Sulselbar President Director Honored with
Top 100 CEO 2024 Award
Dalam acara Collaborative and High-Impact Payment
System Appreciation (CHAPTER) 2024, yang digelar di
Hotel Claro pada Senin (11/12/2024), Bank Sulselbar
mendapatkan 3 penghargaan; Bisilk Compliance Award
Kategori Kas Titipan Bone, Juara Kategori KBMI 2 & 1
Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak 2024 pada kegiatan
Collaborative and High-Impact Patment System Appreciation
(CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan di
Makassar, Juara Kategori KBMI 2 & 1 Tes Transaksi Pakai
QRIS 2024 pada kegiatan Collaborative and High-Impact
Patment System Appreciation (CHAPTER) 2024.
At the Collaborative and High-Impact Payment System
Bank Sulselbar Borong 3 Appreciation (CHAPTER) 2024 event held at Claro Hotel on
Penghargaan di Acara CHAPTER December 11, 2024, Bank Sulselbar was awarded the Bisilk
Compliance Award in the Bone Deposit Cash Category, as well
2024 BI as being crowned Champion in the KBMI 2 & 1 Category for
Bank Sulselbar Wins Three Awards at the BI Most QRIS Merchant Acquisitions and for QRIS Transaction
CHAPTER 2024 Event Test 2024.
BANK SULSELBAR
39
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 40
LAPORAN MANAJEMEN Management Report
Page 41
Page 42
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 43
“Bank Sulselbar mencatat pencapaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2024, mencerminkan komitmen
terhadap inovasi dan keberlanjutan. Transformasi digital dan sinergi strategis menjadi pilar utama dalam
memperluas layanan dan meningkatkan efisiensi operasional. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat
posisi Bank Sulselbar di industri perbankan tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan
dasar yang kuat ini, Bank Sulselbar optimis menghadapi tantangan tahun 2025 dan terus memberikan
kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi regional dan nasional.”
Bank Sulselbar achieved significant performance milestones throughout 2024, demonstrating a steadfast
commitment to innovation and sustainability. Digital transformation and strategic synergy serve as the core pillars
for expanding services and enhancing operational efficiency. This success not only fortifies Bank Sulselbar’s standing
in the banking industry but also generates added value for the community. With this robust foundation, Bank
Sulselbar is optimistic about addressing the challenges of 2025 and continuing to make substantial contributions
to regional and national economic development.
Para Pemegang Saham dan Dear Shareholders and Stakeholders,
Pemangku Kepentingan yang kami
hormati,
Dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan Laporan We are pleased to present Bank Sulselbar’s Annual Report
Tahunan Bank Sulselbar tahun 2024. Tahun ini menjadi for 2024. This year marks a pivotal milestone for the bank in
tonggak penting bagi Bank Sulselbar dalam memperkuat peran reinforcing its strategic role as a trusted partner in regional
strategisnya sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan development. Through close collaboration with government
daerah. Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah, pelaku entities, business stakeholders, and communities, we strive to
usaha, dan komunitas, kami terus menciptakan ekosistem foster an inclusive and competitive economic ecosystem.
ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Transformasi digital yang dijalankan telah memungkinkan The digital transformation undertaken has enabled us to enhance
kami meningkatkan efisiensi, memperluas akses layanan, efficiency, expand access to services, and strengthen financial
dan memperkuat inklusi keuangan, memberikan manfaat inclusion, thereby providing tangible benefits to the residents
nyata bagi masyarakat di Sulawesi Selatan dan Barat. Dengan of South and West Sulawesi. With the unwavering support of
dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Bank all stakeholders, Bank Sulselbar is well-positioned to navigate
Sulselbar mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus various challenges while continuing to achieve consistent growth.
mencatatkan pertumbuhan yang konsisten.
Laporan ini merangkum perjalanan kami sepanjang tahun This report encapsulates our journey throughout 2024, detailing
2024, mencakup kinerja keuangan, pelaksanaan strategi, our financial performance, strategy implementation, and ongoing
dan upaya berkelanjutan untuk menciptakan nilai tambah efforts to create value for all stakeholders. We are optimistic that
bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami optimis bahwa the measures we have taken will guide Bank Sulselbar toward a
langkah-langkah yang telah diambil akan membawa Bank brighter future.
Sulselbar ke masa depan yang lebih cerah.
BANK SULSELBAR
43
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 44
Laporan Manajemen
Management Report
Aktivitas Utama Perseroan Main Activities of the Company
Bank Sulselbar mengoperasikan tiga segmen usaha utama Bank Sulselbar operates across three primary business segments
untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan mendukung to meet customer needs and support regional economic growth.
pertumbuhan ekonomi regional.
• Segmen Konvensional • Conventional Segment
Pada segmen ini, Bank Sulselbar menyediakan berbagai In this segment, Bank Sulselbar offers a wide array of
produk dan layanan yang mencakup penghimpunan products and services for fund collection, including deposits,
dana, seperti deposito, giro, dan tabungan, termasuk current accounts, and savings, with flagship products such
produk unggulan seperti Tapemda dan Simpeda. Kredit as Tapemda and Simpeda. Conventional Loan offerings
konvensional yang ditawarkan meliputi kredit konsumtif, encompass consumer loans, such as Multipurpose Loan
seperti Kredit Multiguna (KMG) dan Kredit Pemilikan (KMG) and Home Ownership Loan (KPR), as well as
Rumah (KPR), serta kredit produktif, seperti Kredit productive loans including People’s Business Loan (KUR) and
Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Sindikasi. Layanan Syndicated Loan. Additional conventional services include
konvensional lainnya meliputi transaksi keuangan dan financial transactions and payments that cater to the needs
pembayaran yang mendukung kebutuhan masyarakat of the community and local government.
dan pemerintah daerah.
• Segmen Syariah • Sharia Segment
Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sulselbar menghadirkan The Sharia Business Unit (UUS) of Bank Sulselbar provides
produk berbasis prinsip syariah, seperti Tabungan iB dan sharia-compliant products, including iB Savings and
Deposito Mudharabah. Pada sisi pembiayaan, terdapat Mudharabah Deposits. On the financing side, we offer
Graha Berkah iB untuk pembiayaan rumah dan Oto Graha Berkah iB for home financing and Oto Berkah iB for
Berkah iB untuk kendaraan. Bank juga menawarkan vehicle financing. The bank also provides Berkah iB Gold
layanan Gadai Emas Berkah iB dan pembiayaan modal Pawn services and working capital financing to support
kerja untuk mendukung pelaku usaha. Layanan syariah entrepreneurs, ensuring compliance with Islamic financial
ini memastikan kepatuhan terhadap prinsip keuangan principles.
Islam.
• International Banking • International Banking
Segmen ini melayani kebutuhan perdagangan This segment addresses international trade needs through
internasional melalui fasilitas seperti Letter of Credit (LC) services such as Letters of Credit (LC) and SKBDN. The bank
dan SKBDN. Bank juga menyediakan layanan Remittance also offers remittance services for foreign exchange transfers
untuk transfer valuta asing dan produk valuta asing and other foreign exchange products, including savings,
lainnya, seperti tabungan, giro, dan deposito valas. current accounts, and foreign exchange deposits. This
Layanan ini mendukung transaksi bisnis global nasabah segment supports customers’ global business transactions
dengan keamanan dan kemudahan. with security and convenience.
Melalui berbagai segmen usaha ini, Bank Sulselbar Through these diverse business segments, Bank Sulselbar is
berkomitmen untuk menjadi mitra yang andal bagi dedicated to being a reliable partner for the people of South and
masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat. West Sulawesi.
Pengembangan Jaringan Layanan Service Network Development
Bank Sulselbar terus berupaya memperluas dan memperkuat Bank Sulselbar is committed to expanding and enhancing its
jaringan layanan untuk memberikan akses keuangan yang service network to provide improved financial access to the
lebih baik kepada masyarakat. Hingga Juni 2024, Bank community. As of June 2024, the bank operates a total of 889
BANK SULSELBAR
44
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 45
Sulselbar memiliki total 889 jaringan layanan, mencakup service networks, including 1 Head Office, 31 Conventional
1 Kantor Pusat, 31 Kantor Cabang Konvensional, 4 Kantor Branch Offices, 4 Sharia Branch Offices, 12 Sub-Branch Offices,
Cabang Syariah, 12 Kantor Cabang Pembantu, 53 Kantor 53 Conventional Functional Offices, 85 Payment Points, 588
Fungsional Konvensional, 85 Payment Point, 588 ATM/CRM, ATMs/CRMs, 96 Office Channeling locations, and 18 Mobile
96 Office Chaneneling, dan 18 Mobil Kas Keliling. Cash units.
Strategi pengembangan jaringan difokuskan pada Our network development strategy focuses on optimizing
optimalisasi layanan di wilayah potensial dan daerah services in potential and underserved areas, aiming to increase
underbank. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan service coverage, support business volume growth, and enhance
jangkauan layanan, mendukung pertumbuhan volume bisnis, customer loyalty. Furthermore, we leverage digital technology
dan memperkuat loyalitas nasabah. Selain itu, Bank Sulselbar through Mobile Banking and internet banking services to meet
juga memanfaatkan teknologi digital melalui layanan Mobile customer needs more swiftly and efficiently.
Banking dan internet banking untuk memenuhi kebutuhan
nasabah dengan lebih cepat dan efisien.
Melalui evaluasi komprehensif terhadap lokasi kantor A comprehensive evaluation of existing office locations has guided
eksisting, rencana pengembangan jaringan di tahun 2024 our 2024 network development plan, which includes relocating
mencakup pemindahan kantor ke lokasi strategis yang offices to strategic locations with better business prospects.
memiliki prospek bisnis yang lebih baik. Strategi ini tidak This strategy not only strengthens Bank Sulselbar’s presence in
hanya memperkuat kehadiran Bank Sulselbar di wilayah South and West Sulawesi but also enhances competitiveness in a
Sulawesi Selatan dan Barat tetapi juga meningkatkan daya challenging banking environment.
saing di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.
Pengembangan Organisasi Organizational Development
Bank Sulselbar tetap berkomitmen untuk mengembangkan Bank Sulselbar remains committed to developing an adaptive
organisasi yang adaptif dan responsif dalam menghadapi and responsive organization in the face of an increasingly
lanskap perbankan yang semakin kompetitif. Fokus utama competitive banking landscape. A primary focus is the refinement
adalah penyempurnaan struktur organisasi kami untuk of our organizational structure to improve operational efficiency,
meningkatkan efisiensi operasional, daya tanggap terhadap responsiveness to market needs, and the capacity for sustainable
kebutuhan pasar, dan kapasitas untuk pertumbuhan yang growth.
berkelanjutan.
Hingga tahun 2024, Bank Sulselbar mempekerjakan 1.465 As of 2024, Bank Sulselbar employs 1,465 staff members,
orang karyawan, yang terdiri dari 1.017 karyawan tetap comprised of 1,017 permanent employees and 448 contract
dan 448 karyawan kontrak. Representasi gender meliputi employees. Gender representation includes 758 male employees
758 karyawan laki-laki dan 707 karyawan perempuan, yang and 707 female employees, reflecting a balanced workforce. The
mencerminkan tenaga kerja yang seimbang. Mayoritas majority of employees (208) fall within the 26-30 age range,
karyawan (208) berada dalam rentang usia 26-30 tahun, with 347 employees under 25, indicating a strong presence of
dengan 347 karyawan berusia di bawah 25 tahun, yang young professionals. In terms of education, most employees hold
menunjukkan kehadiran yang kuat dari para profesional bachelor’s degrees (1,032), followed by high school graduates
muda. Dari segi pendidikan, sebagian besar karyawan (344) and diploma holders (54), showcasing a competitive talent
bergelar sarjana (1.032), diikuti oleh lulusan SMA (344) pool ready to address the challenges of the banking sector.
dan pemegang diploma (54), yang menunjukkan kumpulan
bakat kompetitif yang siap menghadapi tantangan sektor
perbankan.
Program pengembangan kami meliputi pengoptimalan Our development program includes optimizing e-learning
aplikasi e-learning untuk pembelajaran mandiri dan applications for independent learning and implementing
penerapan rencana pengembangan individu untuk individual development plans for training. Additionally, we have
BANK SULSELBAR
45
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 46
Laporan Manajemen
Management Report
pelatihan. Selain itu, kami juga telah menginisiasi Talent Pool initiated a Talent Pool to identify and cultivate high-potential
untuk mengidentifikasi dan membina individu-individu yang individuals through training, certification, and coaching
berpotensi tinggi melalui program pelatihan, sertifikasi, programs, preparing them for future leadership roles.
dan pembinaan, serta mempersiapkan mereka untuk peran
kepemimpinan di masa mendatang.
Untuk memperkuat budaya kerja, Bank Sulselbar To strengthen our work culture, Bank Sulselbar prioritizes
mengutamakan inisiatif Prioritas Prima yang meliputi the Prioritas Prima initiative, which encompasses coaching,
kegiatan pembinaan, pendampingan, dan berbagi mentoring, and knowledge-sharing activities to boost employee
pengetahuan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan. engagement.
Dalam hal manajemen kinerja, kami telah menerapkan Sistem In terms of performance management, we have implemented
Manajemen Kinerja berbasis digital untuk memastikan a digital-based Performance Management System to ensure
penilaian yang efisien dan transparan. Evaluasi kompetensi efficient and transparent assessments. Employee competency
karyawan dilakukan untuk mengukur kepatuhan terhadap evaluations are conducted to measure adherence to established
standar yang ditetapkan. standards.
Optimalisasi Teknologi Informasi Information Technology Optimization
Seiring dengan tema laporan tahunan “Pertumbuhan Aligned with the theme of our annual report, “Sustainable Growth
Berkelanjutan melalui Sinergi dan Digitalisasi,” Bank through Synergy and Digitalization,” Bank Sulselbar continues
Sulselbar terus memperkuat pengembangan teknologi to enhance its information technology (IT) infrastructure
informasi (TI) sebagai fondasi utama untuk menciptakan as the cornerstone for delivering innovative and efficient
layanan perbankan yang inovatif dan efisien. Transformasi banking services. Digital transformation remains a strategic
digital telah menjadi prioritas strategis, bertujuan priority, aimed at fulfilling customer demands for convenience,
untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin personalization, and access to digital services.
mengedepankan kenyamanan, personalisasi, dan akses
layanan berbasis digital.
Pada tahun 2024 hingga 2026, Divisi Teknologi Informasi From 2024 to 2026, the Information Technology Division will
fokus pada pengembangan layanan perbankan digital melalui focus on developing digital banking services through modern
penerapan teknologi modern seperti digital banking dan technologies such as digital banking and cloud computing
sistem berbasis cloud computing. Pendekatan ini tidak hanya systems. This approach enhances operational efficiency and
meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung supports system integration with partners through an open
integrasi sistem antar mitra melalui konsep open banking. banking model.
Bank Sulselbar juga mengadopsi metode best-worst method Bank Sulselbar employs the best-worst method for evaluating
dalam mengevaluasi solusi teknologi untuk memastikan technology solutions, ensuring effective implementation. This
efektivitas implementasi. Metode ini memungkinkan method facilitates the prioritization of initiatives based on
pemilihan prioritas berdasarkan kriteria bisnis yang paling relevant business criteria, allowing for swift adaptation to market
relevan, meningkatkan kecepatan adaptasi terhadap demands.
kebutuhan pasar.
Selain itu, pengembangan aplikasi super (super apps) menjadi Furthermore, the development of super apps is among our key
salah satu inisiatif unggulan, mengintegrasikan berbagai initiatives, integrating various services into a single platform
layanan ke dalam satu platform. Aplikasi ini dirancang untuk designed to enhance customer convenience in accessing banking
memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses services and product information in real-time.
layanan perbankan dan informasi produk secara real-time.
BANK SULSELBAR
46
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 47
Bank Sulselbar juga memperkuat layanan syariah berbasis We are also enhancing digital-based sharia services by
digital melalui pengembangan fitur seperti ZIS dan incorporating features such as ZIS and Murabahah into our
Murabahah di Mobile Banking. Kolaborasi dengan Divisi Mobile Banking application. Collaboration with the Digitalization
Digitalisasi dan Layanan memastikan roadmap TI selaras and Services Division ensures that our IT roadmap aligns with the
dengan visi keberlanjutan Bank. Bank’s sustainability vision.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar optimis untuk terus With this strategy, Bank Sulselbar is optimistic about further
memperkuat daya saingnya, mendukung pertumbuhan strengthening its competitiveness, supporting regional economic
ekonomi daerah, dan memberikan layanan yang relevan bagi growth, and delivering relevant services to all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Pengembangan Sumber Daya Human Resource Development
Manusia
Pada tahun 2024, jumlah pegawai Bank Sulselbar mencapai In 2024, Bank Sulselbar’s workforce will comprise 1,465
1.465 orang, terdiri dari 1.017 pegawai tetap dan 448 pegawai individuals, including 1,017 permanent employees and 448
honorer. Berdasarkan jenis kelamin, 758 pegawai adalah contract employees. Gender distribution includes 758 males
pria dan 707 adalah wanita, mencerminkan keseimbangan and 707 females, reflecting a balanced organizational structure.
gender dalam organisasi. Dari segi usia, mayoritas pegawai The workforce predominantly consists of younger employees,
berada di rentang 26-30 tahun (208 pegawai) dan di bawah with the majority aged between 26 to 30 years (208 employees)
25 tahun (347 pegawai), menunjukkan dominasi tenaga kerja and under 25 years (347 employees), indicating a youthful and
muda. Dari sisi pendidikan, sebagian besar pegawai memiliki dynamic team. Educationally, most employees hold bachelor’s
gelar sarjana (1.032 pegawai), diikuti oleh lulusan SMA (344 degrees (1,032), followed by high school (344) and diploma
pegawai) dan diploma (54 pegawai), mencerminkan kualitas graduates (54), underscoring our commitment to high-quality
SDM yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan human resources ready to meet the challenges of the banking
industri perbankan. industry.
Program pengembangan mencakup optimalisasi aplikasi Our development initiatives include optimizing e-learning
e-learning untuk pembelajaran mandiri serta pelaksanaan platforms for self-directed learning and implementing training
pelatihan berbasis kebutuhan individu (Individual based on individual development plans. We have also launched a
Development Plan). Bank juga menginisiasi Talent Pool Talent Pool program to identify and nurture outstanding talents
untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta through targeted training, certification, and coaching, equipping
unggul melalui program training, sertifikasi, dan coaching, them for future leadership roles.
mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan.
Selain itu, Bank Sulselbar mengutamakan penguatan budaya Additionally, Bank Sulselbar emphasizes the enhancement
kerja melalui inisiatif Prioritas Prima. Program ini mencakup of work culture through the Prioritas Prima initiative, which
kegiatan coaching, mentoring, dan knowledge sharing untuk encompasses coaching, mentoring, and knowledge-sharing
meningkatkan keterikatan (engagement) pegawai terhadap activities to foster employee engagement with the organization.
perusahaan.
Dari sisi manajemen kinerja, Bank mengimplementasikan In terms of performance management, we utilize a digital-
Sistem Manajemen Kinerja berbasis digital, memastikan based Performance Management System to ensure effective
penilaian kinerja yang efisien dan transparan. Evaluasi and transparent evaluation processes. Employee competency
kompetensi pegawai juga dilakukan untuk mengukur assessments are conducted to gauge proficiency against
penguasaan terhadap standar yang ditetapkan. established standards.
Untuk mendukung kenyamanan pegawai, kebijakan To enhance employee comfort, the remuneration and welfare
remunerasi dan kesejahteraan terus diperbarui, termasuk policies at Bank Sulselbar are continuously updated, including
penyesuaian usia pensiun. Dengan strategi ini, Bank Sulselbar adjustments to the retirement age. With this strategy, Bank
BANK SULSELBAR
47
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 48
Laporan Manajemen
Management Report
optimis dapat menciptakan SDM yang tangguh, inovatif, dan Sulselbar is optimistic about cultivating robust, innovative
siap mendukung visi pertumbuhan berkelanjutan melalui human resources prepared to support the vision of sustainable
sinergi dan digitalisasi. growth through synergy and digitalization.
Analisis Kinerja Bank Bank Performance Analysis
• Kondisi Perekonomian Berdampak Langsung • Economic Conditions Directly Impact Company
Terhadap Kinerja Perusahaan dan Target Pasar Performance and Target Market
Pada tahun 2024, perekonomian global menghadapi In 2024, the global economy faces challenges due to
tantangan akibat ketidakpastian geopolitik dan geopolitical uncertainty and slowing growth. However,
perlambatan pertumbuhan ekonomi. Namun, ekonomi the Indonesian economy is projected to grow positively,
Indonesia tetap tumbuh positif, dengan proyeksi with an expected growth rate of 4.7-5.5%. Stable inflation,
pertumbuhan antara 4,7-5,5%. Stabilitas inflasi yang maintained within the range of 2.5-3.5%, along with
terkendali di kisaran 2,5-3,5% serta dukungan kebijakan supportive fiscal and monetary policies, are the primary
fiskal dan moneter menjadi pendorong utama. Di drivers. In South Sulawesi, economic growth is robust,
Sulawesi Selatan, ekonomi tumbuh kuat didorong oleh propelled by the trade, agriculture, and manufacturing
sektor perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan, sectors, while West Sulawesi’s growth is largely attributed
sementara di Sulawesi Barat, sektor pertambangan dan to the mining and plantation sectors. Both provinces have
perkebunan menjadi kontributor utama. Kedua provinsi recorded growth rates above the national average, indicating
mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional, significant potential for banking business development.
mencerminkan potensi besar untuk pengembangan
bisnis perbankan.
Persaingan perbankan secara nasional semakin ketat Nationally, competition in the banking sector is intensifying,
dengan transformasi digital yang pesat. Bank-bank besar driven by rapid digital transformation. Major banks are
terus memperkuat inovasi digital untuk meningkatkan enhancing digital innovations to improve efficiency and
efisiensi dan memperluas layanan, sementara di tingkat expand their services. At the regional level, development
regional, bank pembangunan daerah (BPD) termasuk banks, including Bank Sulselbar, face challenges in remaining
Bank Sulselbar menghadapi tantangan untuk tetap competitive amidst the increasing presence of national banks.
kompetitif di tengah meningkatnya penetrasi bank
nasional.
Bank Sulselbar merespons dengan strategi proaktif, In response, Bank Sulselbar has adopted a proactive strategy
termasuk peningkatan layanan digital seperti Mobile that includes enhancing digital services such as Mobile
Banking dan Cash Management System (CMS). Fokus Banking and Cash Management System (CMS). The bank
diberikan pada sektor UMKM, infrastruktur, dan is particularly focused on the MSME sector, infrastructure,
digitalisasi layanan publik untuk menangkap peluang and the digitalization of public services to capitalize on
dari pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, kemitraan local economic growth opportunities. Additionally, strategic
strategis dengan pemerintah daerah dan inovasi produk partnerships with local governments and innovations in
syariah memungkinkan Bank Sulselbar memperkuat sharia products have enabled Bank Sulselbar to strengthen
pangsa pasar regional. its regional market share.
Dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan By leveraging the momentum of local economic growth
ekonomi lokal serta beradaptasi terhadap persaingan and adapting to industry competition, Bank Sulselbar is
industri, Bank Sulselbar optimis mencapai kinerja yang optimistic about achieving improved performance and
lebih baik, berkontribusi pada pembangunan ekonomi contributing to sustainable economic development in South
yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan dan Barat. and West Sulawesi.
BANK SULSELBAR
48
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 49
• Kinerja Operasional dan Keuangan • Operational and Financial Performance
Bank Sulselbar mencatat kinerja yang cukup solid Bank Sulselbar demonstrated solid performance throughout
sepanjang tahun 2024, meskipun dihadapkan pada 2024, despite navigating dynamic economic challenges.
tantangan ekonomi yang dinamis. Total aset tumbuh Total assets increased by 5.56% to IDR 32.51 trillion, up
5,56% menjadi Rp32,51 triliun dibandingkan Rp30,80 from IDR 30.80 trillion in the previous year. This growth was
triliun pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong driven by more aggressive Loan expansion and optimized
oleh ekspansi kredit yang lebih agresif serta optimalisasi management of Customer Deposits.
pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Dari sisi DPK, bank mencatat penurunan tipis menjadi In terms of Customer Deposit, the bank experienced a slight
Rp20,13 triliun dibandingkan Rp20,14 triliun pada tahun decline to IDR 20.13 trillion compared to IDR 20.14 trillion in
2023. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah 2023. Contributing factors include heightened competition
persaingan ketat di industri perbankan yang mendorong in the banking industry, which has led to increased deposit
peningkatan suku bunga simpanan. Suku bunga interest rates. Savings interest rates rose significantly from
tabungan naik signifikan dari 3,50% menjadi 6,00%, 3.50% to 6.00%, while the highest time deposit interest
sementara deposito berjangka tertinggi mencapai 7,25% rate reached 7.25%, compared to 6.75% the previous year.
dibandingkan 6,75% pada tahun sebelumnya. Meski Nevertheless, Bank Sulselbar continues to optimize its fund
demikian, Bank Sulselbar terus mengoptimalkan strategi mobilization strategy by enhancing digital-based savings
penghimpunan dana dengan memperkuat produk products and fostering customer loyalty.
tabungan berbasis digital dan meningkatkan loyalitas
nasabah.
Di sisi kredit dan pembiayaan, penyaluran tumbuh 4,63% On the loans and financing front, distribution grew by 4.63%
menjadi Rp23,44 triliun dibandingkan Rp22,40 triliun to IDR 23.44 trillion, up from IDR 22.40 trillion in 2023. This
pada tahun 2023. Pertumbuhan ini sejalan dengan growth aligns with the adjustment of a more competitive
penyesuaian suku bunga dasar kredit (SBDK) yang lebih Prime Loan Rate(SBDK). Corporate Loan is now offered at an
kompetitif. Kredit korporasi ditawarkan dengan suku interest rate of 7.75%, down from 8.67% the previous year,
bunga 7,75%, lebih rendah dibandingkan 8,67% pada while micro loan saw an increase to 10.37% from 8.86%.
tahun sebelumnya, sementara kredit mikro mengalami Bank Sulselbar remains focused on channeling loan to the
kenaikan suku bunga menjadi 10,37% dari 8,86%. Bank productive sector, particularly MSMEs, to stimulate regional
Sulselbar tetap fokus dalam menyalurkan kredit ke economic growth.
sektor produktif, terutama UMKM, guna mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah.
Bank Sulselbar menetapkan suku bunga Kredit Usaha The People’s Business loan (KUR) interest rate is set at 6%
Rakyat (KUR) sebesar 6% per tahun, atau setara dengan per year, equivalent to 0.5% per month. This policy aligns
0,5% per bulan. Kebijakan ini sejalan dengan program with the government’s initiative to support Micro, Small,
pemerintah yang menetapkan suku bunga KUR sebesar and Medium Enterprises (MSMEs). Furthermore, Bank
6% per tahun untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Sulselbar has significantly increased the KUR allocation to
Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, Bank Sulselbar IDR 1 trillion in 2024, marking a 530% increase compared
meningkatkan alokasi KUR secara signifikan, mencapai to the previous year. This initiative underscores the bank’s
Rp1 triliun pada tahun 2024, naik 530% dibandingkan commitment to fostering regional economic growth through
tahun sebelumnya. Langkah ini menunjukkan komitmen competitive financing and support for the MSME sector.
bank dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
melalui pembiayaan dengan suku bunga yang kompetitif
dan dukungan terhadap sektor UMKM.
Di sisi profitabilitas, laba sebelum pajak mengalami Regarding profitability, profit before tax decreased by
penurunan 10,25% menjadi Rp778,52 miliar dari 10.25% to IDR 778.52 billion, down from IDR 867.48
BANK SULSELBAR
49
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 50
Laporan Manajemen
Management Report
Rp867,48 miliar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya billion. This decline was attributed to rising funding costs
biaya dana akibat kenaikan suku bunga simpanan due to increased deposit interest rates and efforts to bolster
serta upaya perbankan dalam meningkatkan cadangan credit reserves.
pencadangan kredit.
Rasio keuangan menunjukkan tren yang bervariasi. Financial ratios exhibit mixed trends. The Bank’s Operating
BOPO berhasil ditekan menjadi 73,95% dari sebelumnya Efficiency Ratio (BOPO) improved to 73.95%, down from
79,54%, mencerminkan efisiensi yang lebih baik dalam 79.54% previously, indicating enhanced operational
operasional bank. Namun, ROE turun dari 15,44% efficiency. However, the Return on Equity (ROE) decreased
menjadi 13,54%, sejalan dengan penurunan laba. LDR from 15.44% to 13.54%, correlating with the profit decline.
meningkat menjadi 116,24% dari 111,24%, menunjukkan The Loan-to-Deposit Ratio (LDR) rose to 116.24%, up from
strategi ekspansi kredit yang lebih agresif. Rasio kredit 111.24%, reflecting a more aggressive loan expansion
bermasalah (NPL Gross) mengalami sedikit kenaikan dari strategy. The Non-Performing Loan ratio (Gross NPL)
2,16% menjadi 2,49%, namun tetap dalam batas yang increased slightly from 2.16% to 2.49%, yet remains within
sehat. healthy limits.
Ke depan, manajemen akan terus memperkuat strategi Moving forward, management continued to strengthen its
ekspansi bisnis dengan meningkatkan portofolio kredit business expansion strategy by increasing the productive loan
produktif, mempertahankan efisiensi operasional, portfolio, maintaining operational efficiency, and optimizing
serta mengoptimalkan transformasi digital guna digital transformation to enhance competitiveness and
meningkatkan daya saing dan menjaga pertumbuhan sustain business growth.
bisnis yang berkelanjutan.
Tabel Tingkat Suku Bunga-Interest Rate Table
2024 2023 2022
Dana Pihak Ketiga Customer Deposit
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Rupiah Rupiah
Giro 2,50% 0,00% 3,00% 1,00% 2,16% 0,00% Demand Deposit
Tabungan 6,00% 0,00% 3,50% 0,00% 0,94% 0,00% Savings
Deposito Berjangka 7,25% 4,25% 6,75% 4,25% 4,01% 0,00% Time Deposit
Mata Uang Asing Foreign Currency
Giro 0,00% 0,00% 0,50% 0,00% 0,32% 0,00% Demand Deposit
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% 0,26% 0,00% Savings
Deposito Berjangka 5,25% 1,00% 3,00% 1,00% 2,03% 0,00% Time Deposit
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar menetapkan Suku Throughout 2024, Bank Sulselbar established the Prime Loan
Bunga Dasar Kredit (SBDK) sesuai dengan ketentuan yang Rate (SBDK) in accordance with the provisions outlined in the
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 13 of
Nomor 13 Tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi 2024, which pertains to the Transparency and Publication of
Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum Konvensional. Prime Loan Rates for Conventional Commercial Banks. This
SBDK ini mencerminkan komponen harga pokok dana
SBDK reflects the components of credit funding costs, overhead
untuk kredit, biaya overhead, dan margin keuntungan yang
expenses, and profit margins utilized as a reference for determining
digunakan sebagai acuan dalam penetapan suku bunga
Loan interest rates for customers. Information regarding Bank
kredit kepada nasabah. Informasi mengenai SBDK Bank
Sulselbar dapat diakses melalui publikasi resmi di setiap Sulselbar’s SBDK was accessible through official publications at
kantor cabang dan situs web bank, sesuai dengan ketentuan each branch office and on the bank’s website, in compliance with
transparansi yang berlaku. Dengan demikian, nasabah dapat applicable transparency regulations. Consequently, customers
BANK SULSELBAR
50
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 51
memperoleh informasi terkini mengenai suku bunga yang was able to obtain the most recent information regarding the
ditetapkan oleh Bank Sulselbar selama tahun 2024. interest rates established by Bank Sulselbar throughout 2024.
Suku Bunga Dasar Kredit
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Kredit Konsumtif
Periode
Non KPR/
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro KPR/ KPA
Non KPA
Desember 2024 7,75% N/A 8,11% 8,40% 10,37% 11,78% 9,92%
Desember 2023 8,67% 8,51% N/A N/A 8,86% 8,52% 10,49%
Desember 2022 7,93% 7,82% N/A N/A 8,34% 7,78% 10,15%
Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sulselbar menunjukkan The Sharia Business Unit (UUS) of Bank Sulselbar demonstrated
kinerja positif sepanjang tahun 2024 dengan pertumbuhan positive performance throughout 2024, achieving significant
signifikan di berbagai indikator keuangan dibandingkan growth across various financial indicators compared to 2023.
tahun 2023. Aset UUS meningkat sebesar 20,5%, dari Rp1,5 UUS assets increased by 20.5%, rising from IDR 1.5 trillion in
triliun di tahun 2023 menjadi Rp1,81 triliun di tahun 2024. 2023 to IDR 1.81 trillion in 2024. This growth was primarily
Pertumbuhan ini didorong oleh optimalisasi pembiayaan driven by the optimization of financing in the housing, trade, and
di sektor perumahan, perdagangan, dan jasa produktif. productive services sectors. Third Party Funds (TPF) recorded
Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan kenaikan sebesar an 18% increase, from IDR 1.2 trillion in 2023 to IDR 1.42
18%, dari Rp1,2 triliun pada 2023 menjadi Rp1,42 triliun di trillion in 2024, with significant contributions from sharia-based
2024. Kontribusi utama berasal dari peningkatan tabungan savings and deposits, including promotional programs such
dan deposito berbasis syariah, termasuk program promosi as Nabung Untung Syariah, which attracted more individual
seperti Nabung Untung Syariah yang menarik lebih banyak and institutional customers. Financing grew by 25%, from IDR
nasabah individu dan institusi. Pembiayaan tumbuh signifikan 1.1 trillion in 2023 to IDR 1.38 trillion in 2024, with leading
sebesar 25%, dari Rp1,1 triliun pada 2023 menjadi Rp1,38 products such as subsidized housing financing and gold pawn
triliun di tahun 2024. Produk unggulan seperti pembiayaan being the main contributors to this increase, emphasizing
rumah bersubsidi dan gadai emas menjadi kontributor financial inclusion within the community. Net profit increased
utama peningkatan ini, dengan fokus pada inklusi keuangan by 15%, from IDR 60 billion in 2023 to IDR 69 billion in 2024.
masyarakat. Laba bersih juga meningkat sebesar 15%, dari This profit growth reflects operational efficiency and stable
Rp60 miliar di tahun 2023 menjadi Rp69 miliar pada 2024. revenue growth based on profit-sharing margins. In terms of
Kenaikan laba ini mencerminkan efisiensi operasional dan financial ratios, Non-Performing Financing (NPF) remains under
pertumbuhan pendapatan berbasis margin bagi hasil yang control at 1.5%, indicating effective risk management. Moreover,
stabil. Dari sisi rasio keuangan, Non-Performing Financing UUS’s capital adequacy ratio (CAR) remains robust at over 20%,
(NPF) tetap terkendali di 1,5%, menunjukkan pengelolaan providing capacity for sustainable business expansion.
risiko yang baik. Selain itu, rasio kecukupan modal (CAR)
UUS tetap solid di atas 20%, memberikan ruang untuk
ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Strategi inovasi juga diterapkan melalui pendekatan Dual An innovative strategy is also being implemented through
Banking Leverage Model (DBLM), yang memungkinkan layanan the Dual Banking Leverage Model (DBLM) approach, which
syariah diakses melalui jaringan kantor konvensional. facilitates access to sharia services through conventional office
Penambahan Konter Layanan Syariah (KLS) menjadi salah networks. The establishment of Sharia Service Counters (KLS)
satu langkah signifikan untuk memperluas jangkauan represents a significant step towards expanding the reach of
layanan syariah ke berbagai wilayah operasional. sharia services to various operational areas.
Bank Sulselbar juga berkomitmen meningkatkan kompetensi Bank Sulselbar is committed to enhancing the competencies of
SDM syariah melalui pelatihan dan sertifikasi, serta its sharia human resources through training and certification, as
menyusun strategi pengembangan bisnis jangka panjang well as developing long-term business development strategies
sesuai regulasi OJK. Langkah-langkah ini tidak hanya in alignment with OJK regulations. These initiatives not only
BANK SULSELBAR
51
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 52
Laporan Manajemen
Management Report
memperkuat posisi UUS Bank Sulselbar di pasar syariah, strengthen the position of UUS Bank Sulselbar in the sharia
tetapi juga mendukung visi bank untuk menciptakan nilai market but also support the bank’s vision of creating added value
tambah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. for the community and stakeholders.
Sepanjang tahun 2024, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Throughout 2024, the Sharia Business Unit (UUS) of Bank
Sulselbar menetapkan nisbah bagi hasil berdasarkan prinsip Sulselbar determined the profit-sharing ratio based on principles
keadilan dan transparansi, sesuai dengan kesepakatan antara of fairness and transparency, as agreed upon between the bank
bank dan nasabah pada awal akad. Nisbah ini menentukan
and customers at the onset of the contract. This ratio defines
proporsi pembagian keuntungan dari pengelolaan dana
the profit-sharing distribution from managing customer funds,
nasabah, yang dipengaruhi oleh jenis produk simpanan,
influenced by the type of savings product, investment duration,
jangka waktu investasi, dan kondisi pasar.
and prevailing market conditions.
Keterangan 2024 2023 2022 2021 Description
Giro Mudharabah Mudharabah Current Account
Nisbah 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1.71 % 1,96% 1,90% 1.93% Profit Sharing Rate
Tabungan Mudharabah Mudharabah Savings
Nisbah 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 0.95 % 0,82% 1.06% 1.07% Profit Sharing Rate
Deposito Mudharabah Mudharabah Deposit
Nisbah 1 bulan 40% : 60% 40% : 60% 40% : 60% 40% : 60% 1-Month Ratio
Nisbah 3 bulan 41% : 59% 41% : 59% 41% : 59% 41% : 59% 3-Month Ratio
Nisbah 6 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 6-Month Ratio
Nisbah 12 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 12-Month Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1 Bulan 3.05 % 3,10% 3,38% 3.43% Profit Sharing Rate 1-Month
Tingkat Bagi Hasil 3 Bulan 3.12 % 3,18% 3,47% 3.52% Profit Sharing Rate 3-Month
Tingkat Bagi Hasil 6 Bulan 3.20 % 3,26% 3,55% 3.60% Profit Sharing Rate 6-Month
Tingkat Bagi Hasil 12 Bulan 3.20 % 3,26% 3,55% 3.60% Profit Sharing Rate 12-Month
Selain kinerja bisnis yang meningkat, Bank Sulselbar In addition to enhancing business performance, Bank Sulselbar
berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi yang has successfully received various prestigious awards that reflect
mencerminkan kinerja unggul dan dedikasi manajemen its superior performance and dedication to management in
dalam memberikan layanan terbaik, diantaranya : providing exceptional service, including:
1. Penghargaan BPD of The Year SMF 19 Januari 2024 di 1. BPD of The Year Award, SMF, January 19, 2024, Jakarta
Jakarta
2. Penghargaan oleh InfoBank 7th The Satisfaction Loyalty 2. InfoBank 7th Satisfaction Loyalty Engagement Award by
Engagement oleh MRI 1 Februari 2024 di Jakarta MRI, February 1, 2024, Jakarta
3. Penghargaan GCG AWARD 12 Februari 2024 di Jakarta 3. GCG Award, February 12, 2024, Jakarta
4. CNN AWARD; Best Public Service Innovation dan Best 4. CNN Award for Best Public Service Innovation and Best
Digital Innovation 21 Maret 2024 di Jakarta Digital Innovation, March 21, 2024, Jakarta
5. CSR AWARD Mei 2024 di Jakarta 5. CSR Award, May 2024, Jakarta
6. Penghargaan Pelaksanaan Program Pengembangan 6. Regional Economic Development Program Implementation
Ekonomi Daerah oleh Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar Award by the South Sulawesi and West Sulawesi Financial
Tahun 2024 di Makassar, 25 Oktober 2024 Services Authority, October 25, 2024, Makassar
7. Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi 7. H. Yulis Suandi, President Director of Bank Sulselbar, received
mendapatkan penghargaan sebagai “Top 100 CEO”oleh the “Top 100 CEO” award from Infobank Media Group at
Infobank Media Group dalam acara “Top 100 CEO & The the “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024,”
200 Future Leaders Forum 2024” di Grand Ballroom, held at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan,
BANK SULSELBAR
52
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 53
Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta pada Jumat, 29 Jakarta, on November 29, 2024.
November 2024
8. Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain 8 Dwi Zulkarnain, Director of Loan & SMES at Bank Sulselbar,
mendapatkan penghargaan sebagai “The 200 Future received “The 200 Future Leaders” award from Infobank
Leaders ”oleh Infobank Media Group dalam acara “Top Media Group at the same forum on November 29, 2024.
100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024” di Grand
Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta pada
Jumat, 29 November 2024
9. Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina 9 Dian Anggriani Utina, Compliance Director at Bank Sulselbar,
mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Indonesia received the award for “The Best Indonesia Woman Leader
Woman Leader 2024” Categori Compliance Director – 2024” in the Compliance Director category—Regional
Regional Development Bank- Asset > Rp 30 T pada acara Development Bank—Asset > Rp 30 T at the Economic Review
Economic Review Indonesia Woman Leader 2024 Anugrah Indonesia Woman Leader 2024 Indonesian Women Leader
Perempuan Pemimpin Indonesia Jakarta, 19 Desember Award, Jakarta, December 19, 2024.
2024
Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan komitmen Bank These achievements not only demonstrate Bank Sulselbar’s
Sulselbar dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan commitment to maintaining stability and growth in financial
kinerja keuangan, tetapi juga dalam mengembangkan performance but also its dedication to developing competitive
layanan perbankan syariah yang kompetitif. Penghargaan- sharia banking services. These awards inspire management
penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi manajemen dan and all employees to continuously enhance service quality and
seluruh karyawan Bank Sulselbar untuk terus meningkatkan product innovation, ensuring they meet customer needs and
kualitas layanan dan inovasi produk, guna memenuhi positively contribute to both the regional and national economy.
kebutuhan nasabah dan berkontribusi positif terhadap
perekonomian regional maupun nasional.
Kebijakan Strategis yang Diterapkan Strategic Policies Implemented by the
Perseroan Company
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar telah menetapkan Throughout 2024, Bank Sulselbar has established comprehensive
kebijakan strategis yang komprehensif untuk mendukung strategic policies to support sustainable growth, strengthen
pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat daya saing, competitiveness, and ensure high-quality services for customers.
dan memastikan layanan berkualitas tinggi bagi nasabah. This policy is grounded in four main pillars: finance, internal
Kebijakan ini dirancang berdasarkan empat pilar utama: processes, customers, and learning and growth.
keuangan, proses internal, pelanggan, serta pembelajaran
dan pertumbuhan.
Dari sisi keuangan, Bank Sulselbar fokus pada pertumbuhan From a financial perspective, Bank Sulselbar emphasizes quality
yang berkualitas dengan mengembangkan portofolio growth by developing a balanced financing portfolio. Digital-based
pembiayaan yang seimbang. Inovasi produk berbasis digital product innovation is a critical component to support income
menjadi pilar penting untuk mendukung diversifikasi diversification, including the development of sharia products and
pendapatan, termasuk pengembangan produk syariah international banking services. Additionally, the bank integrates
dan layanan perbankan internasional. Selain itu, bank sustainability aspects into this policy by promoting green sector
mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam kebijakan ini financing and Corporate Social Responsibility programs.
dengan mendukung pembiayaan sektor hijau dan program
tanggung jawab sosial perusahaan.
Dalam proses internal, Bank Sulselbar terus meningkatkan In terms of internal processes, Bank Sulselbar continues to
efisiensi operasional melalui modernisasi core banking enhance operational efficiency through the modernization
system. Pengembangan teknologi informasi menjadi of its core banking system. The advancement of information
prioritas, termasuk peluncuran platform layanan digital technology is prioritized, including the launch of digital service
seperti Mobile Banking dan Cash Management System (CMS) platforms such as Mobile Banking and an integrated Cash
yang terintegrasi. Kebijakan ini bertujuan mempercepat Management System (CMS). This policy aims to accelerate
proses transaksi dan meningkatkan keamanan data nasabah. transaction processes and improve customer data security.
BANK SULSELBAR
53
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 54
Laporan Manajemen
Management Report
Pada aspek pelanggan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk Regarding customer relations, Bank Sulselbar is committed to
meningkatkan loyalitas nasabah melalui pendekatan yang fostering customer loyalty through a customer-centric approach.
berpusat pada kebutuhan mereka. Program kolaborasi Strategic collaboration programs with local governments,
strategis dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan businesses, and communities are prioritized to support financial
komunitas menjadi prioritas untuk mendukung inklusi inclusion in South and West Sulawesi. Customers benefit from
keuangan di Sulawesi Selatan dan Barat. Nasabah juga improved access to services through an expanded service
diuntungkan dengan akses layanan yang lebih mudah melalui network.
jaringan layanan yang diperluas.
Dalam hal pembelajaran dan pertumbuhan, investasi pada In terms of learning and growth, investment in human resource
pengembangan sumber daya manusia menjadi elemen development is a key focus. Bank Sulselbar implements
penting. Bank Sulselbar menerapkan program pelatihan intensive training programs to enhance employee competencies,
intensif untuk meningkatkan kompetensi karyawan, particularly in digitalization and sharia services. Strengthening
khususnya di bidang digitalisasi dan layanan syariah. an innovation-based work culture is also emphasized to foster a
Penguatan budaya kerja berbasis inovasi juga diutamakan productive and adaptive work environment.
untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan
adaptif terhadap perubahan.
Melalui kebijakan strategis ini, Bank Sulselbar optimis dapat Through this strategic policy, Bank Sulselbar is confident in its
menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin ability to navigate the increasingly complex challenges of the
kompleks dan terus mempertahankan posisinya sebagai banking industry while maintaining its position as a leading and
bank pembangunan daerah yang unggul dan terpercaya. trusted regional development bank.
Peranan Direksi dalam Perumusan The Role of the Board of Directors in
Strategi dan Kebijakan Strategis Formulating Strategic Strategies and Policies
Direksi Bank Sulselbar memiliki peranan kunci dalam The Board of Directors of Bank Sulselbar plays a pivotal role
perumusan strategi dan kebijakan strategis untuk in formulating strategies and strategic policies to ensure the
memastikan tercapainya visi dan misi perusahaan. Sebagai achievement of the company’s vision and mission. As the
pengambil keputusan tertinggi dalam operasional sehari- highest decision-making body in daily operations, the Board is
hari, Direksi bertanggung jawab menyusun arah strategis responsible for establishing strategic directions aligned with the
yang sejalan dengan tantangan industri perbankan, dinamika challenges of the banking industry, macroeconomic dynamics,
ekonomi makro, dan kebutuhan nasabah. and customer needs.
Dalam perumusan strategi, Direksi berfokus pada penguatan In developing strategies, the Board of Directors focuses on
daya saing bank melalui inovasi produk, peningkatan enhancing the bank’s competitiveness through product
layanan berbasis teknologi, dan pengelolaan risiko yang innovation, improving technology-based services, and
prudent. Direksi juga memastikan kebijakan strategis yang implementing prudent risk management. The Board also ensures
diambil mendukung pertumbuhan berkelanjutan dengan that the strategic policies adopted support sustainable growth by
mengintegrasikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan integrating the principles of Good Corporate Governance (GCG).
yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Selain itu, Direksi secara aktif memimpin proses evaluasi Furthermore, the Board of Directors actively leads the
kinerja dan identifikasi peluang bisnis baru. Misalnya, evaluation of performance and the identification of new business
pengembangan layanan syariah, digitalisasi layanan, dan opportunities. For instance, the development of sharia services,
ekspansi jaringan menjadi prioritas strategis yang diinisiasi service digitalization, and network expansion are strategic
oleh Direksi untuk memperluas jangkauan pasar Bank priorities initiated by the Board to extend Bank Sulselbar’s
Sulselbar di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan market reach in South Sulawesi, West Sulawesi, and nationally.
nasional.
Direksi juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan The Board is also responsible for implementing human resource
kebijakan pengembangan sumber daya manusia sebagai development policies as an integral part of the company’s
bagian integral dari strategi perusahaan. Mereka memastikan strategy. They ensure that employees receive training and
BANK SULSELBAR
54
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 55
karyawan mendapatkan pelatihan dan pengembangan competency development aligned with the company’s needs in
kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di the era of digital transformation.
era transformasi digital.
Melalui kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif, Direksi Through visionary and collaborative leadership, the Board of
Bank Sulselbar berhasil menciptakan kebijakan yang relevan Directors of Bank Sulselbar has successfully created policies
dan responsif terhadap dinamika pasar, sekaligus menjaga that are relevant and responsive to market dynamics while
kepercayaan para pemangku kepentingan. Dengan peran maintaining stakeholder trust. In this capacity, the Board not only
ini, Direksi tidak hanya memastikan keberlanjutan bisnis ensures business sustainability but also contributes significantly
tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian to the regional and national economy.
daerah dan nasional.
Proses yang Dilakukan dalam Processes Undertaken in Ensuring
Memastikan Penerapan Strategi dan Implementation of Strategies and
Kebijakan Policies
Untuk memastikan strategi dan kebijakan berjalan sesuai To ensure that strategies and policies are executed as planned,
rencana, Direksi Bank Sulselbar menerapkan proses yang the Board of Directors of Bank Sulselbar employs a structured,
terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Proses collaborative, and results-oriented process. This process
dimulai dengan perumusan kebijakan strategis berdasarkan begins with the formulation of strategic policies based on a
evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar, kebutuhan comprehensive evaluation of market conditions, customer needs,
nasabah, dan tantangan eksternal. Kebijakan ini disusun and external challenges. These policies are developed with input
dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai divisi, from various divisions, market data, and risk analysis, resulting in
data pasar, dan analisis risiko, sehingga menghasilkan actionable and effective strategies.
langkah strategis yang relevan dan efektif.
Setelah kebijakan strategis dirumuskan, Direksi Once the strategic policy is formulated, the Board of Directors
menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh communicates the policy to all work units. This ensures that
unit kerja. Hal ini bertujuan agar setiap elemen organisasi every element of the organization understands the direction,
memahami arah, prioritas, dan tujuan yang ingin dicapai, priorities, and objectives to be achieved, fostering synergy in
sehingga tercipta sinergi dalam pelaksanaannya. implementation.
Proses implementasi diawasi melalui monitoring berkala The implementation process is monitored through periodic
yang dilakukan dalam rapat evaluasi kinerja bersama divisi evaluations conducted during performance review meetings
terkait. Dalam rapat ini, Direksi mengevaluasi pencapaian with relevant divisions. In these meetings, the Board assesses
terhadap target, mengidentifikasi kendala, dan menyusun achievements against targets, identifies obstacles, and prepares
langkah korektif jika diperlukan. Teknologi informasi corrective actions as necessary. Information technology plays
memainkan peran penting dalam mendukung monitoring a vital role in supporting this monitoring through management
ini, melalui penggunaan dashboard manajemen yang dashboards that provide real-time performance data.
memberikan data kinerja secara real-time.
Tata kelola perusahaan yang baik menjadi fondasi dalam Good Corporate Governance serves as the foundation for
memastikan penerapan strategi dan kebijakan berjalan lancar. ensuring the smooth implementation of strategies and policies.
Direksi mengintegrasikan sistem pengendalian internal dan The Board of Directors integrates a robust internal control and
manajemen risiko yang kokoh untuk mengantisipasi potensi risk management system to anticipate potential challenges and
hambatan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi ensure compliance with applicable regulations.
yang berlaku.
Melalui proses yang transparan, terukur, dan berorientasi Through a transparent, measurable, and results-oriented process,
pada hasil, Direksi Bank Sulselbar berhasil memastikan the Board of Directors of Bank Sulselbar has successfully ensured
implementasi strategi memberikan dampak optimal, selaras that the implementation of the strategy achieves optimal impact,
dengan visi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan aligning with the company’s vision to support sustainable growth
berkelanjutan dan meningkatkan kontribusi bagi and enhance contributions to the regional economy.
perekonomian regional.
BANK SULSELBAR
55
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 56
Laporan Manajemen
Management Report
Perbandingan antara Kinerja dengan Comparison between Performance and
Target Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Business Plan (RBB) Targets
Bank Sulselbar menunjukkan kinerja yang solid sepanjang Bank Sulselbar demonstrated solid performance throughout
tahun 2024, meskipun belum sepenuhnya mencapai 2024, although it did not fully meet the established targets. Total
target yang telah ditetapkan. Total aset tercatat sebesar assets were recorded at IDR 32.51 trillion, representing 99.10%
Rp32,51 triliun atau 99,10% dari target Rp32,80 triliun. of the target of IDR 32.80 trillion. This achievement reflects
Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan aset yang tetap strong asset management despite facing economic challenges
kuat meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi dan and fluctuations in financial markets.
fluktuasi pasar keuangan.
Di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), bank berhasil menghimpun On the Customer Deposits side, the bank managed to collect IDR
Rp20,13 triliun, kredit dan pembiayaan, total penyaluran 20.13 trillion, and total loans and financing distribution reached
mencapai Rp23,44 triliun, sementara pembiayaan syariah IDR 23.44 trillion, although sharia financing remains below
masih berada di bawah target. Kondisi ini menunjukkan target. This indicates that Loan expansion is progressing well,
bahwa ekspansi kredit tetap berjalan dengan baik, meskipun although challenges in the growth of sharia financing need to be
terdapat tantangan dalam pertumbuhan pembiayaan syariah addressed.
yang perlu diakselerasi.
Dari sisi profitabilitas, laba setelah pajak tercatat sebesar In terms of profitability, Bank Sulselbar reported a profit after tax
Rp657,65 miliar, atau 97,15% dari target Rp676,92 miliar. of IDR 657.65 billion, representing 97.15% of the target of IDR
Meskipun belum mencapai target sepenuhnya, pencapaian 676.92 billion. Although the target was not fully achieved, this
ini tetap mencerminkan ketahanan bank dalam menjaga result reflects the bank’s resilience in maintaining performance
kinerja di tengah peningkatan biaya dana dan tekanan despite rising funding costs and pressures on interest margins.
margin bunga.
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus memperkuat strategi Moving forward, Bank Sulselbar continued to enhance its
penghimpunan DPK, meningkatkan penetrasi pembiayaan strategy for gathering customer deposit, increase penetration
syariah, serta mengoptimalkan efisiensi biaya operasional of sharia financing, and optimize operational cost efficiency to
guna mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di achieve sustainable growth in the coming years.
tahun mendatang.
Kendala-Kendala yang Dihadapi Challenges and Solutions
oleh Bank dan Langkah-Langkah
Penyelesaiannya
Bank Sulselbar menghadapi sejumlah kendala sepanjang Bank Sulselbar encounters several challenges throughout 2024
tahun 2024 yang memengaruhi kinerja operasional dan that impact operational performance and target attainment. A
pencapaian target. Salah satu kendala utama adalah akses primary challenge is limited access to digital products and limited
terbatas pada produk digital dan diferensiasi yang belum differentiation compared to competitors, affecting the appeal of
optimal dibandingkan kompetitor. Hal ini berdampak the bank’s digital services amid rising customer expectations for
pada daya tarik layanan digital bank, terutama di tengah technology-driven banking solutions.
meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan
perbankan berbasis teknologi.
Selain itu, kendala internal seperti keterbatasan sumber Additionally, internal constraints, such as a shortage of competent
daya manusia (SDM) yang kompeten dalam bidang teknologi human resources in information technology and inadequate
informasi dan minimnya infrastruktur komunikasi yang communication infrastructure, pose challenges. Limited internal
optimal turut menjadi tantangan. Digitalisasi internal yang digitalization and the absence of a digitalization blueprint also
masih terbatas dan belum adanya blueprint digitalisasi juga hinder operational efficiency.
memengaruhi efisiensi operasional.
BANK SULSELBAR
56
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 57
Dari sisi eksternal, Bank Sulselbar menghadapi ketatnya Externally, Bank Sulselbar faces intense competition within the
persaingan bisnis di industri perbankan, termasuk tekanan banking industry, including pressures from national banks and
dari bank nasional dan fintech. Risiko kejahatan siber yang fintech companies. The increasing risk of cybercrime presents
meningkat juga menjadi ancaman signifikan terhadap a significant threat to customer trust and the security of the
kepercayaan nasabah dan keamanan sistem perbankan. banking system.
Untuk mengatasi kendala ini, Bank Sulselbar To address these challenges, Bank Sulselbar has implemented
mengimplementasikan langkah-langkah strategis, strategic initiatives, including expediting the digitization of
termasuk mempercepat proses digitalisasi layanan melalui services through the development of Mobile Banking applications
pengembangan aplikasi Mobile Banking dan Cash Management and Cash Management Systems. The bank has also intensified
System. Bank juga meningkatkan pelatihan SDM untuk training for human resources to facilitate the adoption of new
mendukung adopsi teknologi baru. technologies.
Dalam jangka panjang, bank berencana menyusun blueprint In the long term, the bank plans to establish a comprehensive
digitalisasi yang komprehensif untuk memandu transformasi digitalization blueprint to guide its digital transformation in
digital secara terstruktur. Selain itu, investasi pada a structured manner. Investments in information technology
infrastruktur teknologi informasi dan peningkatan sistem infrastructure and enhancements to cybersecurity systems are
keamanan siber dilakukan untuk mengantisipasi risiko also underway to mitigate the risk of digital crime.
kejahatan digital.
Melalui langkah-langkah tersebut, Bank Sulselbar optimis Through these initiatives, Bank Sulselbar is optimistic
dapat mengatasi kendala yang ada, memperkuat daya saing, about overcoming existing challenges, strengthening its
dan mempertahankan posisinya sebagai bank pembangunan competitiveness, and maintaining its status as a reliable regional
daerah yang andal. development bank.
Analisis tentang Prospek Usaha Business Prospects Analysis
Memasuki tahun 2025, prospek usaha Bank Sulselbar berada As we approach 2025, Bank Sulselbar’s business prospects appear
dalam jalur yang optimis seiring dengan perkembangan optimistic, supported by the evolving macro and microeconomic
kondisi makro dan mikro ekonomi dunia, nasional, serta conditions in South Sulawesi and West Sulawesi. Globally, while
regional di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pada economic uncertainty persists, the stabilization of growth in
skala global, meskipun ketidakpastian ekonomi masih developed countries and adaptive fiscal policies in developing
membayangi, stabilisasi pertumbuhan di negara-negara nations provide positive signals. This creates opportunities for
maju dan kebijakan fiskal yang adaptif di negara berkembang international trade activities, directly supporting the banking
memberikan sinyal positif. Hal ini membuka peluang bagi sector’s strengthening.
aktivitas perdagangan internasional, yang secara langsung
mendukung penguatan sektor perbankan.
Secara nasional, perekonomian Indonesia diproyeksikan Nationally, Indonesia’s economy is projected to grow between
tumbuh di kisaran 5,0-5,2%, didorong oleh peningkatan 5.0% and 5.2%, driven by increased investment and infrastructure
investasi dan belanja infrastruktur. Program pemerintah spending. Government initiatives aimed at promoting financial
untuk mendukung inklusi keuangan, digitalisasi, dan inclusion, digitalization, and MSME development will create
pengembangan UMKM akan menciptakan peluang besar substantial opportunities for the banking sector, including Bank
bagi sektor perbankan, termasuk Bank Sulselbar. Peran bank Sulselbar. The role of regional development banks is becoming
pembangunan daerah semakin strategis dalam menyalurkan increasingly strategic in channeling Loan to productive sectors
kredit ke sektor produktif dan mendukung pembangunan and supporting regional development.
daerah.
Di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, sektor pertanian, In South Sulawesi and West Sulawesi, the agriculture, fisheries,
perikanan, perdagangan, dan pariwisata diperkirakan trade, and tourism sectors are expected to remain key drivers of
terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. economic growth. The demand for financing in these sectors will
Permintaan pembiayaan di sektor ini akan meningkat seiring rise alongside the expansion of infrastructure networks in both
dengan perluasan jaringan infrastruktur di kedua provinsi. provinces. Bank Sulselbar can capitalize on this opportunity
Bank Sulselbar dapat memanfaatkan peluang ini dengan by directing Loan toward the development of MSMEs and
BANK SULSELBAR
57
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 58
Laporan Manajemen
Management Report
menyalurkan kredit yang terfokus pada pengembangan sustainable infrastructure financing.
UMKM dan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan.
Secara mikro, Bank Sulselbar berencana melanjutkan At a micro level, Bank Sulselbar plans to advance its digital
transformasi digital sebagai strategi utama untuk meningkatkan transformation as a primary strategy to enhance competitiveness.
daya saing. Pengembangan layanan berbasis teknologi, seperti The development of technology-driven services, such as Mobile
Mobile Banking, Cash Management System, dan layanan syariah Banking, Cash Management Systems, and digital sharia services,
digital, akan menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan was prioritized to meet increasingly complex customer needs.
nasabah yang semakin kompleks. Bank juga akan memperkuat The bank will also focus on strengthening human resource
kompetensi sumber daya manusia guna memastikan competencies to ensure optimal implementation of its strategies.
implementasi strategi berjalan optimal.
Dengan mengintegrasikan kebijakan pemerintah, potensi pasar By aligning government policies, regional market potential, and
regional, dan inisiatif strategis, Bank Sulselbar optimis mampu strategic initiatives, Bank Sulselbar is confident in its ability to
mencatatkan kinerja positif pada tahun 2025. Upaya ini tidak achieve positive performance in 2025. These efforts will not
hanya mendukung pertumbuhan bisnis tetapi juga memberikan only support business growth but also contribute significantly to
kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah. regional economic development.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Implementation
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good The implementation of robust corporate Governance (GCG)
Corporate Governance/GCG) di Bank Sulselbar menjadi at Bank Sulselbar is a key priority to ensure transparent,
salah satu prioritas utama untuk memastikan operasional accountable, and sustainable operations. This Governance
yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Tata framework encompasses various aspects, including risk
kelola ini mencakup berbagai aspek, termasuk manajemen management, compliance, whistleblowing mechanisms, and
risiko, kepatuhan, mekanisme pelaporan pelanggaran supervision of the bank’s health status.
(whistleblowing), dan pengawasan terhadap tingkat
kesehatan bank.
• Manajemen Risiko • Risk Management
Bank Sulselbar mengintegrasikan manajemen risiko ke Bank Sulselbar integrates risk management into every
dalam setiap proses bisnisnya. Pendekatan ini bertujuan business process, aiming to identify, measure, monitor, and
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan control various risks, including Loan, operational, liquidity,
mengendalikan berbagai risiko, seperti risiko kredit, and market risks. The Risk Management Committee is
operasional, likuiditas, dan pasar. Komite Manajemen responsible for periodically monitoring and evaluating
Risiko dibentuk untuk memantau dan mengevaluasi the implementation of risk policies. The utilization of data
penerapan kebijakan risiko secara berkala. Penggunaan analytics technology and risk management dashboards
teknologi berbasis data analytics dan dashboard enables real-time monitoring, allowing the bank to swiftly
manajemen risiko memungkinkan pemantauan secara anticipate potential risks. Continuous employee training
real-time, sehingga bank dapat mengantisipasi potensi enhances awareness and capability in managing risks in
risiko dengan cepat. Selain itu, pelatihan bagi karyawan accordance with applicable regulations.
terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan
kemampuan dalam mengelola risiko sesuai dengan
regulasi yang berlaku.
• Kepatuhan • Compliance
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola As part of its commitment to good Governance, Bank
yang baik, Bank Sulselbar memiliki unit kepatuhan Sulselbar has established a compliance unit tasked with
yang bertugas memastikan bahwa seluruh kegiatan ensuring that all operational activities adhere to relevant laws
operasional bank mematuhi peraturan perundang- and regulations. This unit proactively identifies regulatory
undangan yang berlaku. Unit ini secara proaktif changes and provides recommendations to management for
BANK SULSELBAR
58
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 59
mengidentifikasi perubahan regulasi dan memberikan policy adjustments. The bank conducts regular evaluations
rekomendasi kepada manajemen untuk mengadopsi to assess employee compliance and ensure that compliance
kebijakan baru. Bank juga melakukan evaluasi rutin untuk principles are upheld at every organizational level. These
mengukur tingkat kepatuhan karyawan dan memastikan efforts not only prevent legal violations but also reinforce
bahwa prinsip-prinsip kepatuhan diterapkan di setiap lini Bank Sulselbar’s reputation among stakeholders.
organisasi. Upaya ini tidak hanya mencegah pelanggaran
hukum tetapi juga memperkuat reputasi Bank Sulselbar
di mata pemangku kepentingan.
• Whistleblowing • Whistleblowing Mechanism
Bank Sulselbar menyediakan mekanisme pelaporan Bank Sulselbar has implemented a Whistleblowing System
pelanggaran (Whistleblowing System) untuk mendorong to promote transparency and integrity. This system allows
transparansi dan integritas. Sistem ini dirancang agar employees, customers, or external parties to report actions
karyawan, nasabah, atau pihak eksternal lainnya dapat that violate laws, ethics, or internal policies without fear of
melaporkan tindakan yang melanggar hukum, etika, retaliation. Reports can be submitted anonymously through a
atau kebijakan internal bank tanpa takut akan adanya dedicated communication channel managed independently.
pembalasan. Laporan dapat disampaikan secara anonim All received reports was investigated transparently and fairly.
melalui saluran komunikasi khusus yang dikelola Through this mechanism, Bank Sulselbar is committed to
secara independen. Seluruh laporan yang diterima fostering an ethical work environment free from detrimental
akan ditindaklanjuti dengan proses investigasi yang practices.
transparan dan adil. Dengan adanya mekanisme ini, Bank
Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan
kerja yang etis dan bebas dari praktik yang merugikan.
• Tingkat Kesehatan Bank • Bank Health Monitoring
Pengawasan terhadap tingkat kesehatan bank Monitoring the bank’s health status is integral to Governance
merupakan bagian integral dari penerapan tata kelola di implementation at Bank Sulselbar. As of the end of 2024,
Bank Sulselbar. Berdasarkan penilaian per akhir 2024, the bank is categorized as healthy, with key indicators such
Bank Sulselbar berada pada kategori sehat, dengan as a stable Capital Adequacy Ratio (CAR) exceeding 27%,
indikator-indikator utama seperti kecukupan modal Non-Performing Loans (NPL) below 2.5%, and a controlled
(CAR) yang stabil di atas 27%, Non-Performing Loan (NPL) operational efficiency ratio (BOPO). The bank continues to
di bawah 2,5%, dan rasio efisiensi operasional (BOPO) comply with the regulations set by the Financial Services
yang terkendali. Bank terus mematuhi regulasi Otoritas Authority (OJK) and Bank Indonesia (BI) to maintain financial
Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) dalam and operational stability.
menjaga stabilitas keuangan dan operasional.
Dalam rangka mendukung tata kelola yang lebih baik, Bank To enhance Governance further, Bank Sulselbar has adopted
Sulselbar juga mengadopsi berbagai standar internasional various international standards and GCG principles to improve
dan prinsip GCG untuk meningkatkan kualitas pengelolaan. management quality. In 2024, the bank conducted a self-
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar melakukan penilaian assessment of GCG implementation, resulting in a rating of 2
sendiri (self-assessment) pelaksanaan GCG secara individual (two), reflecting generally effective Good Corporate Governance
dan konsolidasi dengan hasil penilaian pada peringkat 2 practices. Through comprehensive risk management, a strong
(dua) yang mencerminkan manajemen Bank telah melakukan compliance culture, transparency in reporting violations, and
penerapan Good Corporate Governance yang secara rigorous health level supervision, Bank Sulselbar is optimistic
umum baik. Melalui penerapan manajemen risiko yang about addressing business challenges and continuing to
komprehensif, budaya kepatuhan yang kuat, transparansi contribute sustainably to regional economic development.
dalam pelaporan pelanggaran, serta pengawasan tingkat
kesehatan yang ketat, Bank Sulselbar optimis mampu
menghadapi tantangan bisnis dan terus berkontribusi pada
pembangunan ekonomi regional secara berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
59
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 60
Laporan Manajemen
Management Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility Initiatives
Bank Sulselbar terus memperkuat komitmennya dalam Bank Sulselbar remains dedicated to strengthening its
menjalankan tanggung jawab sosial dan penerapan prinsip- commitment to Social responsibility and implementing
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai Environmental, Social, and Governance (ESG) principles as part
bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan. Program of its sustainable growth strategy. The bank’s 2024 Corporate
Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulselbar tahun Social Responsibility (CSR) program encompasses various
2024 melibatkan berbagai inisiatif yang mendukung initiatives supporting community development, education,
pembangunan masyarakat, pendidikan, lingkungan, dan Environmental sustainability, and MSME empowerment.
pemberdayaan UMKM.
Di bidang lingkungan, Bank Sulselbar melaksanakan In the Environmental sector, Bank Sulselbar has launched the
program “Gemar Menanam dan Menabung” di sekolah- “Love Planting and Saving” program in schools across South
sekolah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Program Sulawesi and West Sulawesi. This initiative aims to educate
ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda tentang the younger generation on the importance of Environmental
pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan menanam protection through planting and maintaining greenery.
dan memelihara tanaman. Selain itu, kampanye green office Additionally, the bank promotes a green office campaign and
dan budaya ramah lingkungan di lingkungan kerja menjadi fosters an Environmentally friendly culture within the workplace.
langkah nyata untuk mendukung pelestarian alam.
Di bidang sosial, Bank Sulselbar fokus pada program In the Social sector, Bank Sulselbar prioritizes health programs,
kesehatan seperti penyediaan prasarana medis, sanitasi including the provision of medical infrastructure, clean sanitation,
bersih, dan edukasi pola hidup sehat untuk mengurangi and education on healthy lifestyles to combat stunting. The bank
stunting. Bantuan sosial berupa beasiswa untuk siswa also offers scholarships to outstanding students as part of its
berprestasi juga diberikan sebagai bentuk dukungan commitment to supporting education.
terhadap pendidikan.
Dalam pemberdayaan UMKM, Bank Sulselbar bekerja sama In empowering MSMEs, Bank Sulselbar collaborates with the
dengan komunitas ekonomi kreatif untuk menyediakan creative economy community to provide digital marketing
pelatihan dan pendampingan digital marketing bagi pelaku training and support for MSMEs. This program is designed to
UMKM. Program ini dirancang untuk membantu UMKM enhance market access for MSMEs through digital platforms and
meningkatkan akses pasar melalui platform digital dan improve the competitiveness of their products.
meningkatkan daya saing produk mereka.
Dari sisi Governance, Bank Sulselbar memastikan bahwa Governance and Corporate Social Responsibility (CSR) Initiatives
seluruh program CSR dan ESG dilaksanakan sesuai dengan Bank Sulselbar is committed to ensuring that all Corporate Social
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Responsibility (CSR) and Environmental, Social, and Governance
Pendanaan program ini dialokasikan maksimal 5% dari laba (ESG) programs are executed with the highest standards of
bersih periode sebelumnya, sesuai amanat RUPS. transparency, accountability, and sustainability. Funding for these
initiatives is capped at 5% of the net profit from the prior period, as
stipulated by the General Meeting of Shareholders (GMS).
Sebagai institusi keuangan yang berorientasi pada As a sustainability-focused financial institution, Bank Sulselbar
keberlanjutan, Bank Sulselbar terus memperkuat perannya is dedicated to enhancing its role in Social responsibility and
dalam Tanggung Jawab Sosial dan Environmental, Social, and ESG. In the current year, the bank has allocated Rp14.66 billion
Governance (ESG). Sepanjang tahun ini, Bank Sulselbar telah to various Social programs, demonstrating its commitment to
mengalokasikan dana sebesar Rp14,66 miliar untuk berbagai community development and Environmental sustainability.
program sosial yang mencerminkan komitmen terhadap
pengembangan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Secara keseluruhan, program CSR dan ESG yang Overall, the CSR and ESG programs at Bank Sulselbar aim not only
dijalankan oleh Bank Sulselbar tidak hanya bertujuan to enhance Social welfare but also to foster a sustainable positive
untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, tetapi juga impact on society and the environment. The bank continues to
mencerminkan komitmen dalam menciptakan dampak positif pursue a more inclusive and innovative sustainability strategy
BANK SULSELBAR
60
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 61
yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Bank to reinforce its position as a responsible partner in economic
terus berupaya mengembangkan strategi keberlanjutan yang development.
lebih inklusif dan inovatif guna memperkuat perannya sebagai
mitra pembangunan ekonomi yang bertanggung jawab.
Penilaian Komite di Bawah Direksi Assessment of Committees Under the BoD
Bank Sulselbar menjalankan tata kelola perusahaan yang Bank Sulselbar implements robust corporate Governance (GCG)
baik (Good Corporate Governance/GCG) dengan memastikan by ensuring the effective performance of the committees under
kinerja komite-komite di bawah Direksi berjalan secara the Board of Directors, aligning with their designated functions.
efektif dan sesuai dengan fungsinya. Komite-komite ini These committees play a strategic role in supporting decision-
memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan making based on the principles of transparency, accountability,
keputusan yang berdasarkan prinsip transparansi, and professionalism.
akuntabilitas, dan profesionalisme.
Selain penilaian kinerja Direksi, kinerja Komite-Komite di In addition to assessing the performance of the Board of
bawah Direksi juga dievaluasi, baik secara individual maupun Directors, the performance of the committees is evaluated
secara kolektif, yang dilakukan setiap 1 (satu) tahun dengan both individually and collectively on an annual basis, using a
menggunakan metode evaluasi dalam suatu sistem yang methodology established by the Board of Directors. Throughout
ditetapkan dalam keputusan Direksi. Sepanjang tahun 2024, 2024, this performance assessment was conducted by the
penilaian kinerja tersebut dilakukan oleh Direksi. Secara Board of Directors. The performance assessment criteria for the
umum, kriteria penilaian kinerja Komite-Komite Pendukung committees include:
Direksi meliputi:
1. Kehadiran dalam rapat Komite; 1. Attendance at committee meetings;
2. Penguasaan materi yang akan dibahas; 2. Mastery of relevant discussion
3. Kesediaan menyediakan waktu dan upaya dalam 3. Willingness to dedicate time and effort to fulfill duties and
memenuhi tugas dan tanggung jawab sebagai anggota responsibilities as committee members;
Komite;
4. Kualitas dan saran yang diberikan dalam rapat-rapat; 4. Quality of contributions
5. Terlaksananya pemantauan dan evaluasi, baik secara 5. Implementation of monitoring and evaluation, both
berkala maupun tahunan, atas hal-hal yang menjadi periodically and annually, regarding matters within the scope
bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing Komite; of each committee’s responsibilities:
6. Pemantauan dan koreksi penyimpangan; dan 6. Monitoring and rectification of deviations; and
7. Terlaksananya pemantauan dan evaluasi terhadap divisi/ 7. Oversight and evaluation of related divisions/units pertinent
unit yang terkait dengan bidang tugas dan tanggung to each
jawab masing-masing Komite.
Seluruh komite ini menjalankan evaluasi kinerja secara All committees conduct periodic performance evaluations
berkala dengan melibatkan Direksi dan unit terkait untuk involving the Board of Directors and relevant units to assess the
mengukur efektivitas kebijakan yang diterapkan. Dengan effectiveness of implemented policies. With a measurable and
mekanisme kerja yang terukur dan transparan, komite- transparent operational mechanism, the committees under the
komite di bawah Direksi telah memberikan kontribusi nyata Board of Directors have made tangible contributions toward
terhadap pencapaian target Bank Sulselbar dan penguatan achieving Bank Sulselbar’s objectives and enhancing sustainable
tata kelola yang berkelanjutan. Governance.
Kepemilikan Direksi, Dewan Ownership Structure of Directors, Board
Komisaris, dan Pemegang Saham of Commissioners, and Shareholders
dalam Kelompok Usaha Bank
Sampai dengan Desember 2024, tidak ada kepemilikan As of December 2024, there are no shareholdings registered in
saham atas nama Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang the names of the Board of Directors, the Board of Commissioners,
saham di Bank Sulselbar, sehingga dapat dipastikan bahwa or shareholders in Bank Sulselbar, thereby ensuring that
BANK SULSELBAR
61
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 62
Laporan Manajemen
Management Report
keputusan yang dibuat oleh manajemen bebas dari conflict management decisions are free from conflicts of interest.
of interest kepentingan Pemegang Saham, Dewan Komisaris,
dan Direksi.
Bank Sulselbar merupakan bank pembangunan daerah Bank Sulselbar operates as a regional development bank, with its
yang sahamnya dimiliki oleh berbagai entitas pemerintahan shares held by various government entities across the provinces
di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Struktur of South Sulawesi and West Sulawesi. This ownership structure
kepemilikan saham ini mencerminkan sinergi yang kuat reflects a strong synergy among provincial, district, and city
antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam governments in promoting regional economic growth.
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai pemegang saham mayoritas, Pemerintah Provinsi The South Sulawesi Provincial Government, as the majority
Sulawesi Selatan memiliki 722.436 lembar saham, atau shareholder, holds 722,436 shares, representing 32.64% of total
setara 32,64% dari total kepemilikan saham. Sementara itu, ownership. The West Sulawesi Provincial Government possesses
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memiliki 44.769 lembar 44,769 shares, or 2.02% of total ownership.
saham atau 2,02% dari total kepemilikan.
Selain itu, Pemerintah Kota/Kabupaten se-Sulawesi Selatan Additionally, the City and Regency Governments in South
memiliki 1.326922 lembar saham atau setara dengan Sulawesi collectively hold 1,326,922 shares, equivalent to
59,96%. Pemerintah Kota/Kabupaten se-Sulawesi Barat 59.96%. The City and Regency Governments in West Sulawesi
memiliki 104.670 lembar atau sertara 4,73%. Dan Koperasi own 104,670 shares, or 4.73%. Furthermore, the PT Bank
PT Bank Sulselbar memiliki 14.339 saham atau setara 0,65% Sulselbar Cooperative holds 14,339 shares, accounting for
dari total kepemilikin. 0.65% of total ownership.
Perubahan yang Terjadi di Bank Current Status of Bank Sulselbar and
Sulselbar dan Kelompok Usaha Business Groups
Sampai tahun 2024, Bank Sulselbar tidak memiliki anak As of 2024, Bank Sulselbar does not have any subsidiaries
perusahaan atau perusahaan terafiliasi yang terkonsolidasi or affiliated companies consolidated within its financial
pada Laporan Keuangan. statements.
Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Future Expectations and Strategic
akan Terjadi di Masa Mendatang Outlook
Dalam beberapa tahun ke depan, dinamika perekonomian In the coming years, the dynamics of the global, national, and
global, nasional, dan regional diperkirakan akan membawa regional economy are anticipated to present both opportunities
berbagai peluang sekaligus tantangan bagi sektor perbankan, and challenges for the banking sector, including Bank Sulselbar.
termasuk Bank Sulselbar. Di tingkat global, pemulihan On a global scale, the post-pandemic economic recovery is
ekonomi pasca-pandemi terus berlanjut, meskipun diwarnai ongoing, albeit characterized by geopolitical uncertainties,
oleh ketidakpastian geopolitik, inflasi yang fluktuatif, dan fluctuating inflation rates, and the normalization of monetary
normalisasi kebijakan moneter di negara-negara maju. Hal policy in developed countries. These factors may influence
ini dapat memengaruhi aliran investasi internasional dan international investment flows and financial market stability.
stabilitas pasar keuangan.
Di Indonesia, perekonomian nasional diproyeksikan tumbuh In Indonesia, the national economy is projected to grow steadily at
stabil di kisaran 5%, didorong oleh investasi infrastruktur, around 5%, driven by infrastructure investments, digitalization,
digitalisasi, dan peningkatan konsumsi domestik. Pemerintah and increased domestic consumption. The government continues
juga terus mendorong inklusi keuangan, khususnya melalui to promote financial inclusion, particularly through the
pengembangan UMKM dan adopsi layanan keuangan development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs)
berbasis digital. Tren ini membuka peluang besar bagi Bank and the adoption of digital financial services. This trend presents
Sulselbar untuk memperluas penetrasi pasar, terutama substantial opportunities for Bank Sulselbar to enhance market
di sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan penetration, especially in productive sectors such as agriculture,
pariwisata di Sulawesi Selatan dan Barat. trade, and tourism in South and West Sulawesi.
BANK SULSELBAR
62
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 63
Namun, persaingan di industri perbankan diperkirakan However, competition within the banking industry is expected
semakin ketat, dengan dominasi bank besar nasional dan to intensify, with the dominance of large national banks and
masuknya pemain baru dari sektor teknologi finansial the emergence of new players from the financial technology
(fintech). Transformasi digital akan menjadi kunci (fintech) sector. Digital transformation was crucial for success
keberhasilan di tengah perubahan perilaku konsumen yang in an environment where consumer behavior increasingly
semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan layanan. prioritizes convenience and expediency. Bank Sulselbar must
Bank Sulselbar perlu memperkuat inovasi teknologi, seperti bolster its technological innovation, focusing on Mobile Banking
pengembangan Mobile Banking, integrasi sistem pembayaran development, the integration of QRIS-based payment systems,
berbasis QRIS, dan layanan syariah berbasis digital. and the provision of digital sharia services.
Selain itu, tantangan lain yang mungkin muncul adalah Furthermore, potential challenges include the risk of cybercrime,
risiko kejahatan siber, regulasi yang semakin kompleks, dan increasingly complex regulatory frameworks, and the continual
kebutuhan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya enhancement of human resource quality. To address these
manusia. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Bank challenges, Bank Sulselbar is expected to remain adaptive
Sulselbar diharapkan tetap adaptif dan responsif melalui and responsive by strengthening Governance, implementing
penguatan tata kelola, pengelolaan risiko yang komprehensif, comprehensive risk management, and fostering a business
serta pengembangan ekosistem bisnis yang mendukung ecosystem that supports sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui pendekatan strategis dan kolaboratif, Bank Sulselbar Through a strategic and collaborative approach, Bank Sulselbar
optimis dapat menghadapi perubahan lanskap industri is optimistic about navigating changes in the banking industry
perbankan dan tetap berkontribusi pada pembangunan landscape while continuing to contribute to regional and national
ekonomi daerah dan nasional. economic development.
Perubahan Komposisi Direksi Composition of the Board of Directors
Selama tahun 2024, Komposisi anggota Direksi Bank During 2024, the composition of the Board of Directors of Bank
Sulselbar mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan Sulselbar will change according to the needs of the Bank as
Bank sebagaimana dijelaskan berikut. explained below.
Pada tanggal 12 Agustus 2024 RUPS LB memutuskan untuk On August 12, 2024, the Extraordinary General Meeting of
mengankat Dirhamsyah Kadir sebagai Direktur Pemasaran Shareholders decided to appoint Dirhamsyah Kadir as Director
& Syariah. Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS LB of Marketing & Sharia. So that the composition of the BOD’s
tanggal 12 Agustus 2024 sebanyak 5 (lima) orang yang after the Extraordinary General Meeting of Shareholders on
terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, dan 4 (empat) August 12, 2024 is 5 (five) people consisting of 1 (one) President
orang Direksi. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi Director and 4 (four) Directors. The composition and basis for the
dapat dilihat pada tabel di bawah ini. appointment of the BOD’s can be seen in the table below.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sesudah Table of Composition and Basis for Appointment of the BOD’s
RUPS LB Tanggal 12 Agustus 2024 After the Extraordinary General Meeting of Shareholders on
August 12, 2024
Masa
Nama Jabatan Akta RUPSLB Position
Jabatan
Akta RUPS LB No. 08 tanggal 29
Yulis Suandi Direktur Utama 2022-2026 President Director
Desember 2022
Direktur Pemasaran Akta RUPS LB No. 07 tanggal 12
Dirhamsyah Kadir 2024-2028 Marketing & Sharia Director
& Syariah Agustus 2024
Direktur Akta RUPS LB No. 08 tanggal 15
Iswadi Ayub 2023-2027 Banking Operation & IT Director
Operasional & TI Juni 2023
Akta RUPS LB No. 02 tanggal 02
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 2020-2024 Compliance Director
Desember 2020
Direktur Kredit & Akta Keputusan Sirkuler No. 11
Dwi Zulkarnain 2023-2027 Credit and MSMEs Director
UMKM tanggal 24 Oktober 2023
BANK SULSELBAR
63
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 64
Laporan Manajemen
Management Report
Apresiasi Acknowledgements
Dengan tema “Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Sinergi With the theme “Sustainable Growth through Synergy and
dan Digitalisasi,” kami menutup laporan ini dengan penuh Digitalization,” we conclude this report with sincere gratitude
rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih sepanjang for the achievements realized throughout 2024. The Board of
tahun 2024. Direksi menyampaikan apresiasi yang Directors expresses its profound appreciation to all stakeholders,
mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk including shareholders, customers, business partners, and
para pemegang saham, nasabah, mitra kerja, dan regulator, regulators, particularly the Financial Services Authority (OJK),
khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), atas dukungan for their support and trust in Bank Sulselbar.
dan kepercayaan yang diberikan kepada Bank Sulselbar.
Kami juga berterima kasih kepada seluruh karyawan Bank We also extend our thanks to all employees of Bank Sulselbar for
Sulselbar yang telah bekerja keras dan berkomitmen their hard work and dedication in bringing the company’s vision
dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan. Peran serta and mission to fruition. The collective participation of all parties
seluruh pihak inilah yang memungkinkan kami untuk terus enables us to continue progressing amidst the dynamic landscape
melangkah maju di tengah dinamika industri perbankan yang of the ever-evolving banking industry.
terus berkembang.
Menghadapi tahun 2025, kami mengajak seluruh stakeholder As we look ahead to 2025, we encourage all stakeholders to
untuk tetap optimis dan berkolaborasi dalam menjawab remain optimistic and collaborate in addressing challenges while
tantangan serta memanfaatkan peluang yang ada. Dengan seizing available opportunities. With robust synergy and ongoing
sinergi yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan, kami innovation, we are confident that Bank Sulselbar continued to
yakin Bank Sulselbar akan terus tumbuh dan memberikan grow and make significant contributions to regional and national
kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi regional economic development. Let us move forward together toward a
maupun nasional. Mari bersama-sama melangkah menuju brighter future.
masa depan yang lebih baik.
Makassar, April 2025
Atas Nama Direksi
on behalf of Board of Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
BANK SULSELBAR
64
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 65
Dirhamsyah Kadir
Iswadi Ayub Direktur Pemasaran &
Direktur Operasional & TI Syariah
Banking Operation & IT Director
Dwi Zulkarnain Dian Anggriani Utina Marketing & Sharia Director
Direktur Kredit & UMKM Direktur Kepatuhan
Credit and MSMEs Director Compliance Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 66
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Muhammad Idris
Komisaris Non Independen
Non-Independent Commissioner
Page 67
Tahun 2024 mencerminkan keberhasilan Bank Sulselbar dalam mengoptimalkan sinergi dan digitalisasi
untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dewan Komisaris menghargai kinerja Direksi dan seluruh
pegawai yang telah bekerja keras, memastikan implementasi strategi berjalan dengan baik. Kolaborasi
yang solid ini merupakan fondasi untuk pencapaian yang lebih besar di masa depan.
The year 2024 marks a significant achievement for Bank Sulselbar in optimizing synergy and digitalization to
support sustainable growth. The Board of Commissioners extends its appreciation to the Board of Directors and all
employees for their dedication and hard work, ensuring the smooth implementation of our strategic initiatives. This
robust collaboration serves as a foundation for even greater accomplishments in the future.
Para Pemegang Saham dan Dear Shareholders and Stakeholders,
Pemangku Kepentingan yang
Terhormat,
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang We express our gratitude to God Almighty for His abundant
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga grace and blessings, allowing Bank Sulselbar to navigate 2024
Bank Sulselbar dapat melalui tahun 2024 dengan kinerja with strong performance amidst global and national economic
yang solid di tengah tantangan perekonomian global dan challenges. Throughout the year, the Board of Commissioners
nasional. Sepanjang tahun, Dewan Komisaris secara intensif has actively provided guidance and direction to the Board
memberikan saran dan arahan kepada Direksi, terutama of Directors, particularly in mitigating risks associated with
dalam memitigasi risiko yang muncul dari dinamika ekonomi economic dynamics and the increasingly competitive landscape
dan persaingan di industri perbankan yang semakin ketat. of the banking industry.
Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan yang ketat The Board of Commissioners diligently fulfills its oversight
terhadap implementasi strategi dan kebijakan yang dirancang responsibilities regarding the implementation of strategies and
oleh Direksi, memastikan arah bisnis tetap sejalan dengan visi policies established by the Board of Directors, ensuring that
perusahaan, Anggaran Dasar, dan regulasi yang berlaku. Kami the business direction aligns with the company’s vision, Articles
juga memastikan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik of Association, and applicable regulations. We are committed
(Good Corporate Governance) berlangsung secara konsisten, to ensuring that Good Corporate Governance principles are
mendukung pertumbuhan berkelanjutan melalui sinergi dan consistently upheld, thereby supporting sustainable growth
digitalisasi sebagai pilar utama. through synergy and digitalization as our primary pillars.
Di tengah tantangan ekonomi, seperti inflasi yang terkendali In the face of economic challenges, including controlled inflation
tetapi masih memengaruhi daya beli, serta persaingan that continues to impact purchasing power and intense
ketat dari bank nasional dan teknologi finansial (fintech), competition from national banks and financial technology (fintech)
Dewan Komisaris menghargai upaya Direksi dalam menjaga companies, the Board of Commissioners commends the Board of
stabilitas kinerja. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas Directors for their efforts in maintaining performance stability.
implementasi strategi, inovasi digital, dan penguatan sinergi This success reflects the effectiveness of our strategies and their
dengan pemangku kepentingan. implementation, digital innovation, and enhanced synergy with
stakeholders.
Dengan penuh rasa tanggung jawab, kami menyampaikan With a strong sense of responsibility, we present an accountability
laporan pertanggungjawaban atas pengawasan kegiatan report on the oversight of Bank Sulselbar’s activities during the
Bank Sulselbar selama tahun buku 2024. Semoga laporan 2024 financial year. We trust that this report will provide a
ini memberikan gambaran yang jelas mengenai komitmen clear perspective on our commitment to fostering the company’s
kami dalam mendukung pertumbuhan perusahaan yang sustainable growth.
berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
67
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 68
Laporan Manajemen
Management Report
Penilaian Atas Kinerja Direksi dalam Assessment of the Board of Directors’
Pengelolaan Perusahaan Performance in Company Management
Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi, In evaluating the performance of the Board of Directors, the
Dewan Komisaris berpegang pada Rencana Bisnis Bank Board of Commissioners adheres to the approved Bank Business
(RBB) yang telah disepakati, sebagai pedoman dalam Plan (RBB), which serves as the guiding framework for business
menjalankan kegiatan usaha pada tahun 2024. Kendati activities in 2024. Additionally, the Board of Commissioners
demikian, Dewan Komisaris juga mempertimbangkan takes into account the evolving external conditions faced by
perkembangan kondisi eksternal yang dihadapi oleh management, recognizing that the achievement of established
manajemen. Sebab, pencapaian target yang telah ditetapkan targets is influenced by these factors throughout the financial
tetap dipengaruhi oleh perkembangan kondisi eksternal year.
yang terjadi sepanjang tahun buku.
• Tinjauan Makroekonomi • Macroeconomic Review
Tahun 2024 akan menjadi tahun yang penuh tantangan The year 2024 presents a landscape of challenges and
sekaligus peluang bagi perekonomian global dan nasional. opportunities for both the global and national economies.
Meskipun dunia masih menghadapi ketidakpastian akibat Despite ongoing uncertainties stemming from a global
perlambatan ekonomi global, normalisasi kebijakan economic slowdown, the normalization of monetary policies,
moneter, dan ketegangan geopolitik, ekonomi Indonesia and geopolitical tensions, the Indonesian economy continues
tetap menunjukkan ketahanan yang mengesankan. to demonstrate remarkable resilience. With projected
Dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 4,7-5,5%, growth between 4.7% and 5.5%, Indonesia has successfully
Indonesia berhasil menjaga stabilitas makroekonomi maintained macroeconomic stability, supported by increased
melalui dukungan dari peningkatan investasi, konsumsi investment, a gradual recovery in household consumption,
rumah tangga yang berangsur pulih, dan kebijakan fiskal and expansionary fiscal policies.
yang ekspansif.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan adalah A significant driver of this growth is infrastructure spending,
belanja infrastruktur, yang terus berlanjut untuk which is enhancing connectivity and fostering regional
mempercepat konektivitas dan pengembangan economic development. Investment in the renewable energy
ekonomi daerah. Investasi di sektor energi terbarukan sector is also on the rise, aligning with the government’s
juga meningkat, sejalan dengan komitmen pemerintah commitment to sustainability. Moreover, controlled inflation,
terhadap keberlanjutan. Di sisi lain, inflasi yang terkendali projected to be between 2.5% and 3.5%, provides consumers
di kisaran 2,5-3,5% memberikan ruang bagi konsumen with increased purchasing power, despite ongoing external
untuk meningkatkan daya beli, meskipun masih terdapat uncertainties.
tekanan dari ketidakpastian eksternal.
Di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, ekonomi In South Sulawesi and West Sulawesi, regional economic
regional diperkirakan tumbuh lebih tinggi dari rata- growth is anticipated to exceed the national average,
rata nasional, didorong oleh sektor unggulan seperti bolstered by key sectors such as agriculture, trade, and
pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Peningkatan tourism. The uptick in economic activity in these provinces
aktivitas ekonomi di kedua provinsi ini membuka peluang presents substantial opportunities for the banking sector to
besar bagi sektor perbankan untuk meningkatkan enhance its role in supporting regional development.
perannya dalam mendukung pembangunan daerah.
However, competition within the banking industry is
Namun, persaingan di industri perbankan semakin ketat, intensifying, particularly with the emergence of financial
terutama dengan masuknya teknologi finansial (fintech) technology (fintech) and digital banks. This evolving
dan bank digital. Tantangan ini menuntut perbankan landscape necessitates that regional banks, including Bank
daerah, termasuk Bank Sulselbar, untuk berinovasi dan Sulselbar, innovate and enhance their digital services to
memperkuat digitalisasi layanan guna tetap kompetitif. maintain competitiveness.
BANK SULSELBAR
68
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 69
Dewan Komisaris melihat potensi besar di tengah The Board of Commissioners recognizes significant potential
dinamika ini. Dengan strategi yang adaptif dan fokus in this dynamic environment. Through adaptive strategies
pada sinergi serta digitalisasi, Bank Sulselbar optimis and a focus on synergy and digitalization, Bank Sulselbar
dalam menghadapi peluang pertumbuhan di tahun is optimistic about capitalizing on growth opportunities in
2024 sambil mempertahankan kontribusinya terhadap 2024 while continuing to contribute to both national and
pembangunan ekonomi nasional dan regional. regional economic development.
• Kinerja Operasional dan Keuangan • Operational and Financial Performance
Tahun 2024 menjadi periode pertumbuhan bagi Bank In 2024, Bank Sulselbar is poised for growth, with total
Sulselbar, dengan total aset meningkat 5,55% menjadi assets projected to increase by 5.55%, reaching IDR 32.5
Rp32,5 triliun dari Rp30,8 triliun pada tahun sebelumnya. trillion, up from IDR 30.8 trillion in the prior year. This growth
Peningkatan ini mencerminkan strategi ekspansi bisnis reflects a sustainable business expansion strategy and the
yang berkelanjutan serta optimalisasi portofolio aset. optimization of the asset portfolio.
Di sisi kredit, penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh On the credit side, the distribution of credit and financing
4,64% mencapai Rp23,44 triliun. Namun, Dana Pihak is expected to grow by 4.64%, reaching IDR 23.44 trillion.
Ketiga (DPK) mengalami stagnasi, turun tipis 0,03% However, Customer Deposits have stagnated, experiencing a
menjadi Rp20,13 triliun. Penurunan ini mengindikasikan slight decrease of 0.03% to IDR 20.13 trillion. This decline
persaingan ketat dalam penghimpunan dana, meski highlights the intense competition in fundraising, although a
strategi suku bunga yang kompetitif tetap diterapkan. competitive interest rate strategy remains in place.
Kinerja profitabilitas masih menghadapi tekanan, Return Profitability performance is under pressure, with Return on
on Equity (ROE) turun menjadi 13,54% dari 15,44%, Equity (ROE) decreased to 13.54% from 15.44%. Conversely,
sementara BOPO membaik menjadi 73,95% dari 79,54%, the Bank’s Operational Efficiency Ratio (BOPO) improved to
menunjukkan efisiensi yang lebih baik. Loan to Deposit 73.95%, down from 79.54%, indicating enhanced efficiency.
Ratio (LDR) meningkat menjadi 116,24%, mencerminkan The Loans-to-Deposits Ratio (LDR) increased to 116.24%,
peningkatan penyaluran kredit yang lebih agresif. reflecting a more aggressive approach to credit distribution.
Namun, tantangan tetap ada, dengan NPL Gross naik ke However, challenges persist, with Gross NPL Ratio rising to
2,49%, meskipun masih dalam batas wajar. Bank Sulselbar 2.49%, though still within acceptable limits. Bank Sulselbar
terus memperkuat manajemen risiko dan strategi continues to enhance its risk management and credit
mitigasi kredit untuk menjaga stabilitas keuangan. mitigation strategies to uphold financial stability.
Dengan fundamental yang kuat dan inovasi layanan With robust fundamentals and innovations in digital services,
digital, Bank Sulselbar optimistis mempertahankan Bank Sulselbar remains optimistic about sustaining growth
momentum pertumbuhan di tengah lanskap perbankan momentum amid the evolving banking landscape.
yang dinamis.
Pengawasan terhadap Implementasi Supervision of Bank Strategy
Strategi Bank Implementation
Dewan Komisaris Bank Sulselbar memiliki peran strategis The Board of Commissioners of Bank Sulselbar plays a crucial
dalam memastikan implementasi kebijakan dan strategi role in ensuring that the implementation of the bank’s policies
bank berjalan sesuai dengan visi dan misi perusahaan. and strategies aligns with the company’s vision and mission.
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris secara konsisten Throughout 2024, the Board of Commissioners will consistently
menjalankan fungsi pengawasan melalui pendekatan yang fulfill its supervisory responsibilities through a structured
terstruktur, mencakup pengawasan atas perencanaan, approach, which includes oversight of planning, implementation,
pelaksanaan, hingga evaluasi strategi yang diterapkan oleh and evaluation of strategies executed by the Board of Directors.
Direksi.
BANK SULSELBAR
69
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 70
Laporan Manajemen
Management Report
Dalam tahap perencanaan, Dewan Komisaris memberikan During the planning phase, the Board of Commissioners provides
masukan strategis berdasarkan hasil analisis terhadap strategic insights based on analyses of market dynamics, regional
dinamika pasar, kondisi perekonomian regional dan nasional, and national economic conditions, and applicable regulations.
serta regulasi yang berlaku. Masukan ini bertujuan untuk This guidance is intended to ensure that the strategies formulated
memastikan bahwa strategi yang dirumuskan oleh Direksi by the Board of Directors are pertinent to existing challenges and
relevan dengan tantangan dan peluang yang ada. opportunities.
Selama tahap implementasi, Dewan Komisaris melakukan In the implementation phase, the Board of Commissioners
pemantauan secara berkala melalui rapat gabungan dengan conducts regular monitoring through joint meetings with the
Direksi dan Komite di bawah Dewan Komisaris. Rapat ini Board of Directors and its Committees. These meetings serve to
digunakan untuk mengevaluasi kemajuan pencapaian target, evaluate progress toward achieving targets, identify operational
mengidentifikasi kendala operasional, serta memberikan constraints, and offer corrective recommendations as necessary.
rekomendasi korektif apabila diperlukan. Dewan Komisaris The Board of Commissioners also ensures that every strategic
juga memastikan bahwa setiap inisiatif strategis, seperti initiative, such as the development of digital services, network
pengembangan layanan digital, perluasan jaringan, dan expansion, and enhancement of sharia services, is executed in
penguatan layanan syariah, dijalankan sesuai dengan arah accordance with the established policy direction.
kebijakan yang telah ditetapkan.
Selain itu, Dewan Komisaris memprioritaskan penerapan Moreover, the Board of Commissioners prioritizes the
tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) implementation of robust corporate Governance in its supervisory
dalam pengawasan mereka. Melalui Komite Audit, Komite activities. Through the Audit Committee, Risk Monitoring
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi, Committee, and Remuneration and Nomination Committee, the
Dewan Komisaris memantau kepatuhan terhadap regulasi Board of Commissioners oversees regulatory compliance and
dan pengelolaan risiko yang efisien. efficient risk management.
Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang sinergis With stringent oversight and collaborative synergy with the Board
dengan Direksi, Dewan Komisaris Bank Sulselbar berhasil of Directors, the Board of Commissioners of Bank Sulselbar has
memastikan implementasi strategi yang efektif, mendukung effectively ensured the implementation of strategies that support
pertumbuhan berkelanjutan, dan memperkuat kontribusi sustainable growth and strengthen Bank Sulselbar’s contribution
Bank Sulselbar terhadap perekonomian regional dan to the regional and national economy.
nasional.
Pandangan atas Prospek Usaha yang Views on Business Prospects Prepared
Disusun oleh Direksi by the Board of Directors
Tahun 2025 membawa peluang dan tantangan baru bagi Bank The year 2025 presents new opportunities and challenges for
Sulselbar dalam menghadapi dinamika perekonomian global, Bank Sulselbar in navigating the dynamics of the global, national,
nasional, dan regional. Secara global, ketidakpastian ekonomi and regional economy. On a global scale, economic uncertainty
masih membayangi akibat perlambatan pertumbuhan di continues due to slowing growth in developed countries and
negara-negara maju dan tekanan geopolitik. Namun, stabilitas geopolitical tensions. However, national economic stability is
ekonomi nasional diperkirakan tetap terjaga dengan proyeksi anticipated to be maintained, with a projected growth rate of 5%,
pertumbuhan sebesar 5%, didukung oleh belanja infrastruktur, bolstered by infrastructure investments, digitalization, and the
digitalisasi, dan penguatan sektor UMKM. enhancement of the MSME sector.
Bagi Bank Sulselbar, potensi besar terlihat di wilayah For Bank Sulselbar, significant potential is recognized in the
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, yang diperkirakan terus South Sulawesi and West Sulawesi regions, which are anticipated
mencatat pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional. to maintain economic growth rates surpassing the national
Sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata menjadi average. The agriculture, trade, and tourism sectors serve as
pendorong utama, membuka peluang untuk memperluas the primary growth drivers, creating opportunities for expanded
penyaluran kredit dan layanan digital. credit distribution and enhanced digital services.
BANK SULSELBAR
70
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 71
Namun, tantangan dari dalam dan luar perusahaan juga However, both internal and external challenges must be
perlu diantisipasi. Dari sisi internal, Bank Sulselbar perlu proactively addressed. Internally, Bank Sulselbar must enhance
meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat operational efficiency and expedite its digital transformation.
transformasi digital. Keterbatasan sumber daya manusia A notable concern is the limited human resources in the field of
dalam bidang teknologi informasi menjadi salah satu isu information technology, which must be addressed. Externally,
yang harus diatasi. Dari sisi eksternal, persaingan dengan competition from national banks and fintech companies is
bank nasional dan fintech semakin ketat, menuntut inovasi intensifying, necessitating continuous innovation to remain
yang konsisten agar tetap relevan di pasar. competitive in the market.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Sulselbar telah In response to these challenges, Bank Sulselbar has formulated a
merencanakan pengembangan usaha strategis di tahun strategic business development plan for 2025. The emphasis will
2025. Fokus akan diarahkan pada penguatan layanan be on strengthening technology-based services, including Mobile
berbasis teknologi, seperti Mobile Banking dan Cash Banking and Cash Management Systems. Additionally, the
Management System. Selain itu, pengembangan produk development of Islamic financial products and the expansion of
syariah dan ekspansi jaringan layanan juga menjadi prioritas service networks will be prioritized to enhance financial inclusion.
untuk meningkatkan inklusi keuangan.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Bank Sulselbar optimis Through these strategic initiatives, Bank Sulselbar is confident in
dapat memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan its ability to solidify its position as a leading regional development
daerah yang unggul, berkontribusi pada pertumbuhan bank, contribute to economic growth, and create added value for
ekonomi, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. the community.
Pandangan terhadap Penerapan Good Views on the Implementation of Good
Corporate Governance Corporate Governance
Good Corporate Governance (GCG) merupakan pilar utama Good Corporate Governance (GCG) is a fundamental pillar
dalam memastikan keberlanjutan bisnis Bank Sulselbar, in ensuring the sustainability of Bank Sulselbar’s business,
terutama di tengah lanskap perbankan yang semakin kompleks particularly in an increasingly complex and competitive banking
dan kompetitif. Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris environment. Throughout 2024, the Board of Commissioners
memandang bahwa penerapan GCG di Bank Sulselbar telah has observed that the implementation of GCG at Bank Sulselbar
berjalan dengan baik, mencerminkan komitmen yang kuat has been effective, demonstrating a strong commitment to
terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, the principles of transparency, accountability, responsibility,
independensi, dan kewajaran. Tiga aspek utama yang menjadi independence, and fairness. The primary focus areas in
fokus dalam penerapan GCG adalah manajemen risiko, the implementation of GCG include risk management, the
Whistleblowing System (WBS), sistem pengendalian internal, Whistleblowing System (WBS), the internal control system, and
serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. Social and Environmental responsibility.
• Manajemen Risiko • Risk Management
Manajemen risiko menjadi elemen krusial dalam menjaga Risk management is a critical component in maintaining both
stabilitas operasional dan keuangan Bank Sulselbar. operational and financial stability at Bank Sulselbar. The
Sistem manajemen risiko di Bank Sulselbar dirancang risk management system is designed to identify, measure,
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan monitor, and mitigate various types of risks, including
mengendalikan berbagai jenis risiko, termasuk risiko credit, market, liquidity, operational, legal, compliance, and
kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, kepatuhan, dan reputational risks. In 2024, the Board of Commissioners will
reputasi. Pada tahun 2024, Dewan Komisaris secara rutin conduct regular evaluations of the risk management policies
melakukan evaluasi terhadap kebijakan manajemen risiko developed by the Board of Directors, ensuring compliance
yang disusun oleh Direksi, memastikan kesesuaiannya with relevant regulations, such as Financial Services
dengan regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Otoritas Authority Regulation (POJK) No. 18/POJK.03/2016.
Jasa Keuangan (POJK) No. 18/POJK.03/2016.
BANK SULSELBAR
71
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 72
Laporan Manajemen
Management Report
Penerapan manajemen risiko yang efektif terlihat dari The implementation of effective risk management is clearly
keberhasilan Bank Sulselbar dalam menekan rasio Non- demonstrated by Bank Sulselbar’s success in reducing the
Performing Loan (NPL) menjadi 1,85%, lebih rendah Non-Performing Loan (NPL) ratio to 1.85%, a decrease from
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan the previous year. This achievement reflects prudent credit
pengelolaan portofolio kredit yang berhati-hati dan portfolio management and the bank’s capability to navigate
kemampuan Bank dalam menghadapi tekanan eksternal. external pressures. Furthermore, Bank Sulselbar integrates
Selain itu, Bank Sulselbar juga mengintegrasikan teknologi technology into its risk management system, enhancing its
dalam sistem manajemen risiko, memperkuat kemampuan ability to mitigate dynamic threats.
mitigasi terhadap ancaman yang bersifat dinamis.
• Whistleblowing System (WBS) • Whistleblowing System (WBS)
Whistleblowing System (WBS) merupakan salah satu The Whistleblowing System (WBS) is a crucial tool in
alat penting dalam mendukung penerapan GCG supporting the implementation of transparent and
yang transparan dan akuntabel. Bank Sulselbar telah accountable Good Corporate Governance (GCG). Bank
mengembangkan mekanisme pelaporan pelanggaran Sulselbar has established a violation reporting mechanism
yang memungkinkan karyawan, mitra kerja, dan pihak that enables employees, partners, and external parties to
eksternal untuk melaporkan dugaan penyimpangan atau confidentially report suspected irregularities or violations.
pelanggaran secara rahasia.
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris bersama Komite In 2024, the Board of Commissioners, in collaboration with
Audit secara rutin memantau efektivitas pelaksanaan the Audit Committee, will routinely monitor the effectiveness
WBS. Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap laporan of the WBS implementation. Bank Sulselbar is committed to
yang masuk diproses secara profesional dan transparan, processing every report received with professionalism and
dengan memberikan perlindungan terhadap identitas transparency, ensuring protection for the reporter’s identity.
pelapor. Dalam beberapa kasus, tindak lanjut laporan In several instances, follow-up actions based on WBS reports
WBS telah menghasilkan perbaikan operasional yang have led to significant operational improvements and
signifikan, sekaligus meningkatkan kepercayaan bolstered stakeholder trust in the bank’s integrity.
pemangku kepentingan terhadap integritas Bank.
• Sistem Pengendalian Internal • Internal Control System
Sistem Pengendalian Internal Bank Sulselbar dirancang Bank Sulselbar’s Internal Control System is designed to
untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, ensure regulatory compliance, the reliability of financial
keandalan informasi keuangan, dan efektivitas information, and operational effectiveness. Throughout
operasional. Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris 2024, the Board of Commissioners, along with the Board of
bersama Direksi terus memperkuat sistem ini untuk Directors, will continue to enhance this system to address
menghadapi tantangan yang semakin kompleks. increasingly complex challenges.
Salah satu langkah strategis adalah mengintegrasikan One strategic initiative involves integrating technology into
teknologi dalam pengendalian internal, yang internal control processes, enabling faster and more accurate
memungkinkan pemantauan yang lebih cepat dan akurat monitoring of operational activities. Periodic internal audits
terhadap aktivitas operasional. Audit internal dilakukan are conducted to assess the effectiveness of the control
secara berkala untuk mengevaluasi efektivitas sistem system and to provide recommendations for improvement.
pengendalian serta memberikan rekomendasi perbaikan. As a result, Bank Sulselbar has maintained its health level in
Hasilnya, Bank Sulselbar mampu mempertahankan tingkat the “Healthy” category, indicating effective risk management.
kesehatan bank pada kategori “Sehat”, mencerminkan A robust internal control system also supports operational
bahwa risiko-risiko yang ada telah dikelola dengan baik. efficiency and mitigates fraud risk, providing a solid
Sistem pengendalian internal yang kokoh juga mendukung foundation for sustainable growth.
efisiensi operasional dan mitigasi risiko fraud, memberikan
landasan yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
72
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 73
• Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan • Social and Environmental Responsibility
Dewan Komisaris memberikan perhatian besar pada The Board of Commissioners places significant emphasis
penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan di on the implementation of Social and Environmental
Bank Sulselbar. Program Corporate Social Responsibility responsibility at Bank Sulselbar. The Corporate Social
(CSR) yang dijalankan tidak hanya berfokus pada Responsibility (CSR) program focuses not only on community
pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, empowerment through education, health, and support for
kesehatan, dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga pada micro, small, and medium enterprises (MSMEs) but also on
pelestarian lingkungan. Inisiatif seperti program green Environmental preservation. Initiatives such as the green
banking dan edukasi masyarakat untuk menanam pohon banking initiatives and community education for tree
di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat mencerminkan planting in the South and West Sulawesi regions reflect Bank
komitmen Bank Sulselbar terhadap keberlanjutan. Sulselbar’s commitment to sustainability.
Dari sisi lingkungan, Bank Sulselbar juga terus From an Environmental perspective, Bank Sulselbar is
mendorong adopsi pembiayaan hijau, termasuk committed to promoting green financing initiatives, including
dukungan terhadap proyek-proyek energi terbarukan. support for renewable energy projects. On the Social front,
Dalam aspek sosial, bantuan beasiswa dan program the bank has integrated scholarship assistance and health
kesehatan untuk masyarakat kurang mampu telah programs for underserved communities into its Corporate
menjadi bagian integral dari strategi CSR bank. Social Responsibility (CSR) strategy.
Dewan Komisaris memandang bahwa sinergi antara The Board of Commissioners recognizes that the synergy
Good Corporate Governance (GCG) dan tanggung jawab between Good Corporate Governance (GCG) and Social and
sosial serta lingkungan merupakan fondasi utama dalam Environmental responsibility serves as the cornerstone for
mendukung pertumbuhan berkelanjutan Bank Sulselbar. supporting the sustainable growth of Bank Sulselbar. Through
Dengan penerapan yang konsisten, Bank tidak hanya consistent implementation of these principles, the bank
mampu menghadapi tantangan di era digital, tetapi juga not only addresses the challenges of the digital era but also
memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dan contributes meaningfully to society and the environment.
lingkungan.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Performance Assessment of Committees
Dewan Komisaris Under the Board of Commissioners
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan In executing its duties and responsibilities, the Board of
Komisaris Bank Sulselbar dibantu oleh tiga komite utama: Commissioners of Bank Sulselbar is supported by three
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite principal committees: the Audit Committee, the Risk Monitoring
Remunerasi & Nominasi. Komite-komite ini memegang Committee, and the Remuneration & Nomination Committee.
peranan penting dalam mendukung Dewan Komisaris untuk These committees are essential in assisting the Board of
melakukan pengawasan terhadap pengelolaan bank dan Commissioners in overseeing the bank’s management and the
implementasi strategi bisnis yang telah ditetapkan. execution of established business strategies.
Sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas pengawasan, To ensure effective oversight, the performance of the committees
kinerja komite-komite di bawah Dewan Komisaris dievaluasi under the Board of Commissioners is evaluated annually. This
secara berkala setiap tahun. Evaluasi ini dilakukan baik evaluation is conducted both individually and collectively using
secara individu maupun kolektif dengan menggunakan methods established in the Board of Commissioners’ decisions.
metode yang telah ditetapkan dalam keputusan Dewan The assessment utilizes a self-assessment mechanism as well as
Komisaris. Penilaian dilakukan melalui mekanisme self- direct evaluations by the Board of Commissioners, in alignment
assessment dan penilaian langsung oleh Dewan Komisaris, with the Financial Services Authority (OJK) regulations on
sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) General Bank Governance.
mengenai Tata Kelola Bank Umum.
BANK SULSELBAR
73
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 74
Laporan Manajemen
Management Report
Penilaian ini melibatkan 10 indikator Governance structure, The assessment encompasses ten Governance structure
7 indikator Governance process, dan 2 indikator Governance indicators, seven Governance process indicators, and two
outcome sebagaimana diatur dalam Surat Edaran OJK Governance outcome indicators as outlined in OJK Circular
No. 13/SEOJK.03/2017. Proses ini dikoordinasikan oleh Letter No. 13/SEOJK.03/2017. This process is coordinated by
Divisi Kepatuhan dan dilaporkan langsung kepada Dewan the Compliance Division and reported directly to the Board of
Komisaris. Commissioners.
Kriteria penilaian meliputi kehadiran dalam rapat, Assessment criteria include attendance at meetings,
penguasaan materi, waktu yang disediakan untuk tugas, comprehension of materials, time allocated for tasks, quality
kualitas saran yang diberikan, pemantauan berkala terhadap of advice provided, ongoing monitoring of committee
tugas komite, serta evaluasi atas divisi terkait. Penilaian tidak responsibilities, and evaluation of relevant divisions. The
dilakukan dalam bentuk angka, melainkan dijelaskan secara assessment is presented qualitatively rather than numerically to
kualitatif untuk memberikan gambaran yang komprehensif. provide a comprehensive overview.
Dewan Komisaris menilai bahwa seluruh komite telah The Board of Commissioners concluded that all committees
menjalankan tugasnya dengan baik selama tahun 2024. effectively fulfilled their responsibilities throughout 2024. For
Komite Audit, misalnya, berperan penting dalam menelaah instance, the Audit Committee plays a vital role in reviewing
laporan keuangan, mengawasi auditor independen, financial statements, supervising independent auditors,
mengevaluasi fungsi audit internal, dan memantau evaluating internal audit functions, and monitoring risk
manajemen risiko. Selama tahun 2024, Komite Audit management. During 2024, the Audit Committee convened 49
mengadakan 49 rapat, Komite Pemantau Risiko 26 rapat, meetings, the Risk Monitoring Committee held 26 meetings,
Komite Remunerasi 1 rapat, dan Komite Nominasi 17 rapat. the Remuneration Committee conducted 1 meeting, and the
Nomination Committee assembled for 17 meetings.
Dengan evaluasi yang konsisten dan terarah, Dewan With consistent and targeted evaluations, the Board of
Komisaris memastikan bahwa komite-komite ini terus Commissioners ensures that these committees effectively
mendukung pengelolaan bank secara optimal, memperkuat support optimal bank management, strengthen Governance, and
tata kelola, dan menjaga kepercayaan para pemangku maintain stakeholder trust.
kepentingan.
Frekuensi dan Cara Pemberian Frequency and Method of Advising the
Nasihat kepada Direksi Board of Directors
Dewan Komisaris Bank Sulselbar secara aktif memberikan The Board of Commissioners of Bank Sulselbar actively advises
nasihat kepada Direksi melalui berbagai forum, baik formal the Board of Directors through various formal and informal
maupun informal, termasuk kunjungan kerja (on-site visit) forums, including on-site visits with the committees under its
bersama komite-komite di bawah naungannya. Forum purview. Formal forums include three primary types of meetings
formal meliputi tiga jenis rapat utama yang dirancang untuk designed to ensure effective coordination:
memastikan koordinasi yang efektif:
1. Rapat Komite di bawah Dewan Komisaris, mencakup 1. Committee Meetings under the Board of Commissioners, which
Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko, encompass meetings of the Audit Committee, Risk Monitoring
serta Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi, yang Committee, and Remuneration and Nomination Committee,
fokus pada pengawasan di bidang masing-masing. focusing on oversight within their respective domains.
2. Rapat Dewan Komisaris (RAKOM), yaitu rapat internal 2. Board of Commissioners Meeting (RAKOM), an internal
Dewan Komisaris, yang dapat melibatkan Direktur meeting of the Board of Commissioners that may involve
bidang terkait untuk pembahasan lebih mendalam. relevant Directors for more in-depth discussions.
3. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi (RAKOMDIR), 3. Meeting of the Board of Commissioners with the Board
yang mempertemukan Dewan Komisaris dan Direksi of Directors (RAKOMDIR), which convenes the Board
untuk membahas isu strategis dan memastikan of Commissioners and the Board of Directors to discuss
sinkronisasi arah kebijakan. strategic issues and ensure alignment of policy direction.
BANK SULSELBAR
74
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 75
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengadakan In 2024, the Board of Commissioners convened 14 internal
14 rapat internal, baik secara mandiri maupun dengan meetings, both independently and with the participation of
mengundang Direktur bidang terkait, serta 5 kali rapat relevant Directors, in addition to 5 meetings with the Board of
bersama Direksi. Dalam setiap pertemuan, Dewan Directors. In each meeting, the Board of Commissioners provided
Komisaris memberikan saran dan rekomendasi strategis strategic advice and recommendations to the Board of Directors,
kepada Direksi, khususnya terkait pelaksanaan kebijakan particularly concerning the implementation of the Bank’s policies
dan rencana strategis Bank. and strategic plans.
Dewan Komisaris juga memastikan bahwa proses The Board of Commissioners also ensures the supervision process
pengawasan berjalan dengan optimal dengan melibatkan operates optimally by engaging the committees beneath it. Each
komite-komite di bawahnya. Setiap komite, seperti Komite committee, such as the Audit Committee and the Risk Monitoring
Audit dan Komite Pemantau Risiko, menjalankan tugas Committee, performs supervisory duties in accordance with
pengawasan sesuai dengan bidangnya, mendukung tata its specific areas, thereby promoting good Governance and
kelola yang baik dan pencapaian tujuan perusahaan. supporting the company’s objectives.
Melalui pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif ini, Through this structured and collaborative approach, the Board
Dewan Komisaris memastikan adanya koordinasi yang erat of Commissioners ensures close coordination with the Board of
dengan Direksi, sehingga Bank Sulselbar mampu menghadapi Directors, enabling Bank Sulselbar to navigate challenges and
tantangan dan meraih pencapaian yang signifikan selama achieve significant milestones in 2024.
tahun 2024.
Perubahan Komposisi Dewan Changes in the Composition of the
Komisaris Board of Commissioners
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat perubahan dalam Throughout 2024, there will be no changes in the composition of
komposisi Dewan Komisaris Bank Sulselbar. Konsistensi ini the Board of Commissioners of Bank Sulselbar. This consistency
memberikan stabilitas dalam pengawasan dan koordinasi provides stability in oversight and coordination with the Board
dengan Direksi, sehingga mendukung pelaksanaan of Directors, thus supporting the implementation of sustainable
strategi bisnis yang berkelanjutan. Dewan Komisaris tetap business strategies. The Board of Commissioners remains
berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan dengan committed to executing its supervisory functions effectively,
baik, memastikan implementasi tata kelola perusahaan yang ensuring optimal corporate Governance, and supporting the
optimal, serta mendukung pencapaian visi dan misi Bank achievement of Bank Sulselbar’s vision and mission amidst the
Sulselbar di tengah tantangan industri perbankan yang dynamic challenges of the banking industry.
dinamis.
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Periode
Nama Jabatan Efektif Position
Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan
Jabatan
SR-423/PB.12/2020
Komisaris Akta RUPS LB No. 23 Independent
Marsuki tanggal 23 Desember 2020-2024 Pertama
Independen tanggal 15 Oktober 2020 Commissioner
2020
Nomor KEP-
Adlinsyah M. Komisaris Akta RUPS LB No. 23 Independent
22/D.03/2021 tanggal 8 2021-2025 Pertama
Nasution Independen tanggal 15 Oktober 2020 Commissioner
Februari 2021
Nomor KEP-
Muhammad Akta RUPS LB No.48
Komisaris 93/D.03/2021 tanggal 09 2021-2025 Pertama Commissioner
Idris tanggal 25 Juni 2021
Juli 2021
BANK SULSELBAR
75
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 76
Laporan Manajemen
Management Report
Penutup Closing
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi dan terima kasih The Board of Commissioners expresses its sincere appreciation
kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk para and gratitude to all stakeholders, including shareholders,
pemegang saham, nasabah, mitra kerja, serta regulator, customers, business partners, and regulators, particularly the
khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), atas dukungan Financial Services Authority (OJK), for their unwavering support
dan kepercayaan yang terus diberikan. and trust.
Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya We extend our highest appreciation to the management and all
kepada manajemen dan seluruh pegawai Bank Sulselbar employees of Bank Sulselbar for their hard work, commitment,
atas kerja keras, komitmen, dan dedikasi mereka dalam and dedication in addressing the existing challenges. The
menghadapi tantangan yang ada. Kolaborasi dan kontribusi collaboration and contributions from all parties are the
dari semua pihak menjadi fondasi keberhasilan Bank dalam foundation of the Bank’s success in achieving robust performance
mencapai kinerja yang solid di tahun 2024. in 2024.
Menghadapi persaingan dalam industri perbankan di tahun As we anticipate competition in the banking industry in the
yang akan datang, kami mengajak seluruh pihak untuk coming year, we invite all parties to continue to uphold the
terus mempertahankan kinerja yang telah dicapai dan tetap performance already achieved and to remain optimistic in
optimis dalam menjawab tantangan serta memanfaatkan responding to challenges and seizing available opportunities.
peluang yang ada. Dengan sinergi dan inovasi yang With ongoing synergy and innovation, we are confident that
terus dikembangkan, kami percaya Bank Sulselbar akan Bank Sulselbar will further strengthen its position in the banking
semakin memperkuat posisinya di industri perbankan dan sector and make significant contributions to regional and
memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi national economic growth.
regional maupun nasional.
Makassar, April 2025
Atas Nama Dewan Komisaris
on behalf of Board of Director
Muhammad Idris
Komisaris Non Independen
Non-Independent Commissioner
BANK SULSELBAR
76
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 77
Page 78
Laporan Manajemen
Management Report
Surat Pernyataan Tentang Tanggung Jawab atas Isi
Laporan Tahunan
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Tahun Buku 2024
telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan Perusahaan 2024.
Makassar, April 2025
Muhammad Idris
Komisaris Non Independen
Non-Independent Commissioner
BANK SULSELBAR
78
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 79
Statement Letter Regarding Responsibility for the
Contents of the Annual Report
Statement Letter from the Board of Commissioners and Directors
Regarding responsibility for the 2024 Annual Report
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
We, the undersigned, certify that all information in the Annual Report
PT Regional Development Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat for the 2024
Financial Year has been published in full and is fully responsible for the correctness of
the contents of the 2024 Company Annual Report.
Makassar, April 2025
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Dirhamsyah Kadir Dwi Zulkarnain Iswadi Ayub
Direktur Kredit & UMKM Direktur Operasional & TI
Direktur Pemasaran & Syariah
Credit and MSMEs Director Banking Operation & IT Director
Marketing & Sharia Director
BANK SULSELBAR
79
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 80
PROFIL PERUSAHAAN Company Profile
Page 81
Page 82
Profil Perusahaan
Company Profile
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama Perusahaan | Company name Nama Panggilan | Nick Name
PT Bank Pembangunan Daerah Bank Sulselbar
Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
Alamat Kantor | Office Address Tanggal Pendirian | Date of Establishment
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 13 Januari 1961
Makassar - 90125
Dasar Hukum Pendirian | Legal Basis of Establishment Modal Dasar | Authorized Capital
Akta Notaris Raden Kardiman di Jakarta Rp4.000.000.000.000,-
No. 95 tanggal 23 Januari 1961 (Empat Triliun Rupiah)
Status Perusahaan | Company Status Modal Ditempatkan | Issued capital
Badan Usaha Milik Daerah Rp2.213.136.000.000
(Dua Triliun Dua Ratus Tiga Belas Miliar
(BUMD) Seratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah)
Bidang Usaha | Business fields Kategori Bank | Bank Category
Perbankan KBMI 1
Kepemilikan Saham | Shareholding
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
32,64% 2,02%
Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
dan Barat Selatan dan Barat PT. Bank Sulselbar
7,90% 56,79% 0,65%
BANK SULSELBAR
82
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 83
Jumlah Karyawan | Number of employees Akses Informasi | Information Access
1.465 orang Telepon : +62411-859171
Email : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Call Center : 1500855
JARINGAN KANTOR & LAYANAN 2024 OFFICE & SERVICE NETWORK
Kantor Pusat 1 Head Office
Kantor Cabang Konvensional 31 Conventional Branch Office
Kantor Cabang Pembantu 12 Sub Branch office
Kantor Cabang Syariah 4 Sharia Branch Office
Kantor Fungsional 54 Functional Office
Payment Point 85 Payment Points
Office Channeling 96 Office Channeling
ATM/CRM 588 ATM/CRM
Mobil Kas 18 Mobile Cash
TOTAL 889 TOTAL
BANK SULSELBAR
83
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 84
Profil Perusahaan
Company Profile
Nama dan Alamat Kantor, Entitas Anak, dan Entitas Asosiasi
Name and Address of Office, Subsidiaries, and Associated Entities
Daftar Jaringan Kantor PT Bank List of PT Bank Sulselbar Office
Sulselbar Per Desember 2024 Networks as of December 2024
Nama Kantor No. Telp.
N o. Alamat-Address
Office Name /Hp./Fax.
Jl. DR. Ratulangi No. 16, Kel. Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota
1 Kantor Pusat Telp. (0411) 859171
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125
Jl. DR. Ratulangi No. 16, Kel. Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota Telp. (0411) 859171
1 Cabang Utama Makassar Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125 Fax. (0411) 854611
Jl. Ahmad Yani No. 3, Kel. Binanga, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju,
Prov. Sulawesi Barat, 91511 relokasi ke Jl. RE. Martadinata, Telp. (0426) 21125
Cabang Utama Mamuju
2 Kel. Simboro, Kec. Simboro dan Kepulauan, Kab. Mamuju, Prov. Fax. (0426) 21130
Sulawesi Barat, 91512
Jl. Pahlawan No. 1, Kel. Bentengnge, Kec. Ujung Bulu, Kab. Telp. (0413) 81051
Cabang Utama Bulukumba
3 Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92511 Fax. (0413) 81329
Jl. Ahmad Yani No. 15, Kel. Jeppee, Kec. Tanete Riattang Barat, Telp. (0481) 21027
Cabang Utama Bone
4 Kab. Bone, Prov. Sulawesi Selatan, 93717 Fax. (0481) 23535
Jl. Andi Baso Rahim (ex. Jl. Flamboyan) No. 1, Kel. Surutanga, Kec. Telp. (0471) 21468, 21102
5 Cabang Utama Palopo
Wara Timur, Kota Palopo, Prov. Sulawesi Selatan, 91921 Fax. (0471) 24513
Jl. Bau Massepe No. 468, Kel. Ujung Sabang, Kec. Ujung, Kota Telp. (0421) 21364, 27751
6 Cabang Parepare
Parepare, Prov. Sulawesi Selatan, 91114 Fax. (0421) 23947
Jl. Jend. Sudirman No. 119, Kel. Pangkajene, Kec. Maritengngae, Telp. (0421) 90246,
7 Cabang Sidrap Kab. Sidenreng Rappang, Prov. 90247, 90248
Sulawesi Selatan, 91611 Fax. (0421) 91487
Telp. (0485) 324480,
Jl. R. A. Kartini No. 1, Kel. Siengkang, Kec. Tempe, Kab. Wajo, Prov.
8 Cabang Sengkang 324481
Sulawesi Selatan, 90912
Fax. (0485) 324482
Jl. Persatuan Raya No. 58, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Telp. (0482) 21013, 23171
9 Cabang Sinjai
Sinjai, Prov. Sulawesi Selatan, 92614 Fax. (0482) 21040
Telp. (0428) 2841031,
Jl. Rante-Rante Poros Polewali-Mamasa, Desa Osango, Kec.
10 Cabang Mamasa 2841033
Mamasa, Kab. Mamasa, Prov. Sulawesi Barat, 91362
Fax. (0428) 2841032
Jl. Bougenville No. 3, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kab. Maros, Telp. (0411) 3882426
11 Cabang Maros
Prov. Sulawesi Selatan, 90516 Fax. (0411) 3882428
Telp. (0421) 921416,
Jl. Jend. Sudirman No. 257, Kel. Penrang, Kec. Watang Sawitto,
12 Cabang Pinrang 922955
Kab. Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, 91218
Fax. (0421) 922628
Jl. Andi Depu No. 102, Kel. Takatidung, Kec. Polewali, Kab. Telp. (0428) 21666, 21987
13 Cabang Polman
Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat, 91311 Fax. (0428) 21022
Jl. Pahlawan No. 5, Kel. Empoang, Kec. Binamu, Kab. Jeneponto, Telp. (0419) 21038, 21608
14 Cabang Jeneponto
Prov. Sulawesi Selatan, 92311 Fax. (0419) 21437
Jl. Gatot Subroto No. 59, Kel. Pangali-Ali, Kec. Banggae, Kab. Telp. (0422) 21099
15 Cabang Majene
Majene, Prov. Sulawesi Barat, 91411 Fax. (0422) 21754
Jl. Sultan Hasanuddin No. 4, Kel. Juppandang, Kec. Enrekang, Kab. Telp. (0420) 21180
16 Cabang Enrekang
Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91711 Fax. (0420) 21071
Jl. Sultan Hasanuddin No. 7, Kel. Padoang-Doangan, Kec.
Telp. (0410) 21300, 21510
17 Cabang Pangkep Pangkajene, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Prov. Sulawesi
Fax. (0410) 21824
Selatan, 90614
BANK SULSELBAR
84
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 85
Nama Kantor No. Telp.
N o. Alamat-Address
Office Name /Hp./Fax.
Jl. Jend. Sudirman No. 1, Kel. Kalabbirang, Kec. Pattallassang, Kab. Telp. (0418) 21421
18 Cabang Takalar
Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 90615 Fax. (0418) 21770
Telp. (0411) 220423,
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 2, Kel. Sungguminasa, Kec. Somba
19 Cabang Gowa 8220421, 8220424
Opu, Kab. Gowa, Prov. Sulawesi Selatan, 90171
Fax. (0411) 8220425
Jl. Kemakmuran No. 125, Kel. Lalabata Rilau, Kec. Watansoppeng, Telp. (0484) 23498
20 Cabang Soppeng
Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan, 90812 Fax. (0484) 21156
Telp. (0414) 21780,
21 Cabang Selayar Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, Kab. Selayar, Prov. Sulawesi Selatan 421780
Fax. (0414) 21051
Jl. Andi Mannappiang No. 1, Kel. Lamalaka, Kec. Bantaeng, Kab. Telp. (0413) 22156
22 Cabang Bantaeng
Bantaeng, Prov. Sulawesi Selatan, 92412 Fax. (0413) 21009
Jl. Sultan Hasanuddin No. 1, Kel. Coppo, Kec. Barru, Kab. Barru, Telp. (0427) 21703
23 Cabang Barru
Prov. Sulawesi Selatan, 90712 Fax. (0427) 21188
Jl. W.R. Monginsidi, Kel. Bone Tua, Kec. Masamba, Kab. Luwu Telp. (0473) 21845
24 Cabang Masamba
Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 92961 Fax. (0473) 21865
Jl. Jend. Sudirman No. 3, Kel. Tampumia Radda, Kec. Belopa, Kab. Telp. (0471) 3314433
25 Cabang Belopa
Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91994 Fax. (0471) 3316008
Jl. Pongtiku, Kel. Pantan, Kec. Makale, Kab. Tana Toraja, Prov. Telp. (0423) 22703
26 Cabang Makale
Sulawesi Selatan, 91811 Fax. (0423) 22034
Jl. IR. Soekarno, Kel. Pasangkayu, kec. Pasangkayu, Kab. Mamuju Telp. (0457) 7031292
27 Cabang Pasangkayu
Utara, Prov. Sulawesi Barat, 91574 Fax. (0411) 402213
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 1, Kel. Puncak Indah, Kec. Malili, Kab. Telp. (0474) 321494
28 Cabang Malili
Luwu Timur, Prov. Sulawesi Selatan, 92932 Fax. (0474) 321492
Jl. Poros Rantepao-Palopo, Kel. Rantepaku, Kec. Tallunglipu, Kab. Telp. (0423) 2920263
29 Cabang Rantepao
Toraja Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 91833 Fax. (0423) -
Jl. Andi Depu (Kompleks Pasar Topoyo), Desa Topoyo, Kec. Topoyo,
30 Cabang Topoyo Telp. (0426) 2337866
Kab. Mamuju Tengah, Prov. Sulawesi Barat, 91563
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 62, Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng, Kota Telp. (021) 31931905
31 Cabang Jakarta
Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta, 10340 Fax. (021) 3923824
Telp. (0411) 833063,
Jl. Dr. Sam Ratulangi Ruko No. 7 Blok C1-C2, Kel. Mangkura, Kec.
32 Cabang Syariah Makassar 833019, 833062
Ujung Pandang, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90114
Fax. (0411) 833064
Jl. Veteran No. 50, Kel. Lapongkoda, Kec. Tempe, Kab. Wajo, Prov. Telp. (0485) 21385
33 Cabang Syariah Sengkang
Sulawesi Selatan, 90914 Fax. (0411) 21085
Jl. Jend. Sudirman (Samping Masjid Al Markaz Maros), Kel. Telp. (0411) 881221,
34 Cabang Syariah Maros Pettuade, Kec. Turikale, Kab. Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 3881226
90516 Fax. (0411) 3881230
Jl. Urip Sumoharjo No. 39, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Prov.
Telp. (0426) 2323660
35 Cabang Syariah Mamuju Sulawesi Barat, 91512 relokasi ke Jl. Diponegoro, Kel. Karema,
Fax. (0426) 2323659
Kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Barat
Jl. Andi Jaya No. 50 Siwa relokasi ke Jl. Andi Djaja No. 80, Kel.
Telp. (0472) 321463,
Kantor Cabang Pembantu Siwa, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo, Prov. Sulawesi Selatan relokasi
36 321081
Siwa ke Jl. Andi Djaja No. 80, Kel. Siwa, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo,
Fax. (0472) 321042
Prov. Sulawesi Selatan, 90945
Jl. Perintis Kemerdekaan Komp. Ruko Bukit Khatulistiwa, Kel. Telp. (0411) 4772407,
Kantor Cabang Pembantu
37 Paccerakkang, Kec. Biring Kanaya, Kota Makassar, Prov. Sulawesi 8037202
Daya
Selatan, 90245 Fax. (0411) 4772406
Kantor Cabang Pembantu Jl. Andi Page, Kel. Palattae, Kec. Kahu, Kab. Bone, Prov. Sulawesi Telp. (0482) 2427171
38
Kahu Selatan, 92767 HP. 08114607630
BANK SULSELBAR
85
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 86
Profil Perusahaan
Company Profile
Nama Kantor No. Telp.
N o. Alamat-Address
Office Name /Hp./Fax.
Jl. Poros Enrekang-Tana Toraja relokasi ke Jl. Gotong Royong
Kantor Cabang Pembantu Telp. (0420) 2312578
39 No. 3, Kel. Kambiolangi, Kec. Alla, Kab. Enrekang, Prov. Sulawesi
Alla Fax. (0420) -
Selatan, 91711
Jl. Jend. Sudirman No. 130 (Komp. Andita Permai), Kel. Sidodadi,
Kantor Cabang Pembantu Kec. Wonomulyo, Kab. Polman, Prov. Sulawesi Barat, 91352 Telp. (0428) 52112
40
Wonomulyo relokasi ke Jl. Jend. Sudirman No. 27, Kel. Sidodadi, Kec. Fax. (0428) -
Wonomulyo, Kab. Polman, Prov. Sulawesi Barat, 91352
Jl. Antang Raya No. 76 C-D, Kel. Bangkala, Kec. Manggala, Kota
Kantor Cabang Pembantu Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90235 relokasi ke Jl. Tamangapa Telp. (0411) 8953100
41
Antang Raya No. 101-102, Kel. Bangkala, Kec. Manggala, Kota Makassar, Fax. (0411) -
Prov. Sulawesi Selatan, 90234
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Palopo-Masamba, Kel. Walenrang, Kec, Walenrang, Kab.
42 Telp. (0471) 3315221
Walenrang Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91951
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Trans Sulawesi, Desa Mandiri, Kec. Tomoni, Kab. Luwu Telp. (0473) 25120
43
Tomoni (Tipe B) Timur, Prov. Sulawesi Selatan, 92972 Fax. (0473) 25126
Kantor Cabang Pembantu Jl. Incoiro No. 11, Kel. Nekkel, Kec. Nuha, Kab. Luwu Timur, Prov. Telp. (0473) -
44
Sorowako (Tipe B) Sulawesi Selatan, 92983 Fax. (0473) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Sidrap-Wajo, Kel. Tanru Tedong, Kec. Duapitue, Kab. Telp. (0421) 721006
45
Tanru Tedong (Tipe B) Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan, 91681 Fax. (0411) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Poros Sidrap-Pinrang, Kel. Rappang, Kec. Panca Rijang, Kab. Telp. (0421) 93118
46
Rappang (Tipe B) Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan, 91651 Fax. (0421) -
Kantor Cabang Pembantu Jl. Pahlawan No. 17, Kel. Cabenge, Kec. Lili Rilau, Kab. Soppeng, Telp. (0484) 90871
47
Cabenge (Tipe B) Prov. Sulawesi Selatan, 90871 Fax. (0484) 421354
Kantor Fungsional | Functional Office
CABANG BANTAENG
Jl. Poros Bantaeng-Banyorang, Kel. Banyorang, Kec. Telp. (0413) 2425133
48 KF Banyorang
Tompobulu, Kab. Bantaeng, Prov. Sulawesi Selatan, 92461 Fax. (0413) -
CABANG BARRU
Jl. Sultan Hasanuddin, Kel. Coppo, Kec. Pekkae, Kab. Barru, Telp. (0427) 2323400
49 KF Pekkae
Prov. Sulawesi Selatan, 90712 Fax. (0427) -
Jl. K. H. Ambo Dalle, Kel. Mangkoso, Kec, Soppeng Riaja, Telp. (0427) –
50 KF Soppeng Riaja
Kab. Barru, Prov. Sulawesi Selatan, 90752 Fax. (0427) -
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 54, Kel. Baraka, Kec. Baraka,
51 KF Baraka Telp. (0420) 2700007
Kab. Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91753
CABANG BELOPA
Jl. Poros Palopo-Masamba, Kel. Padang Sappa, Kec. Telp. (0471) 3313391
52 KF Padang Sappa
Ponrang, Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91999 Fax. (0471) -
Jl. Poros Belopa-Makassar, Kel. Komba, Kec. Larompong, Telp. (0471) –
53 KF Larompong
Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91997 Fax. (0471) -
Jl. Poros Makassar-Palopo, Desa Tanarigella, Kec. Bua,
54 KF Bua HP. 085212227212
Kab. Luwu, Prov. Sulawesi Selatan, 91994
CABANG ENREKANG
Jl. Poros Baraka, Kel. Tomenawa, Kec. Baraka, Kab.
55 KF Baraka HP. 08114607632
Enrekang, Prov. Sulawesi Selatan, 91752
CABANG GOWA
BANK SULSELBAR
86
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 87
Kantor Fungsional | Functional Office
Jl. Poros Limbung-Makassar, Kel. Bontosunggu, Kec. HP. Corporate
56 KF Bajeng
Bajeng, Kab. Gowa, Prov. Sulawesi Selatan, 92152 08114197131
CABANG JENEPONTO
Jl. Andi Malombasang Poros Jeneponto-Takalar, Kel. Pallengu, Kec.
57 KF Bangkala HP. 081343688643
Bangkala, Kab. Jeneponto, Prov. Sulawesi Selatan, 92352
CABANG MAJENE
Jl. Poros Majene – Mamuju, Kel. Mosso, Kec. Sendana, Kab.
58 KF Sendana Telp. (0422) 2310002
Majene, Prov. Sulawesi Barat, Kode Pos 91452
CABANG MAROS
Jl. Poros Maros-Soppeng, Kel. Kalabbirang, Kec. Bantimurung, Telp. (0411) -
59 KF Bantimurung
Kab. Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 90561 Fax. (0411) -
Jl. Poros Maros-Bone, Kel. Cempaniga, Kec. Camba, Kab. Maros, Telp. (0411) -
60 KF Camba
Prov. Sulawesi Selatan, 90562 Fax. (0411) -
Jl. Poros Makassar-Maros Km 3, Kel. Taroada, Kec. Turikale, Kab. Telp. (0411) -
61 KF RSUD Salewangan
Maros, Prov. Sulawesi Selatan, 90516 Fax. (0411) -
CABANG MASAMBA
Jl. Poros Masamba-Tomoni, Desa Patoloan, Kec. Bone-Bone, Kab.
62 KF Bone-Bone HP. 082191230055
Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan, 92966
CABANG PANGKEP
Jl. Poros Pangkajene-Barru, Kel. Bonto Matene, Kec. Segeri, Kab. Telp. (0410) 2317357
63 KF Segeri
Pangkajene dan Kepulauan, Prov. Sulawesi Selatan, 90655 Fax. (0410) -
Jl. Kemakmuran, Kel. Samalewa, Kec. Bungoro, Kab. Pangkajene Telp. (0410) 2410291
64 KF Bungoro
dan Kepulauan, Prov. Sulawesi Selatan, 90617 Fax. (0410) -
CABANG PAREPARE
Jl. Nurussamawati No. 9, Kel. Bumi Harapan, Kec. Bacukiki Barat, Telp. (0421) 22845
65 KF RSUD Andi Makkasau
Kota Parepare, Prov. Sulawesi Selatan, 91122 Fax. (0421) -
CABANG PASANGKAYU
Jl. Poros Mamuju-Pasangkayu, Kel. Bambaloka, Kec. Baras, Kab.
66 KF Baras HP. 085242358535
Pasangkayu, Prov. Sulawesi Selatan, 91572
CABANG PINRANG
Jl. Baronang No. 1, Kel. Penrang, Kec. Watang Sawirro, Kab. Telp. (0421) 921650
67
KF Terminal Lama Pinrang
Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, 91213 Fax. (0421) -
Jl. Poros Pinrang – Polman, Kel. Lampa, Kec. Duampanua, Kab.
68
KF Duampanua Telp. (0421) 7732007
Pinrang, Prov. Sulawesi Selatan, Kode Pos 91251
CABANG POLMAN
Jl. H. Andi Depu, Kec. Tinambung, Kab. Polman, Prov. Sulawesi
69 KF Tinambung Telp. (0422) 21847
Barat, 91354
CABANG SENGKANG
Jl. Puangrimaggalatung, Kel. Rumpia, Kec. Majauleng, Kab. Wajo,
70 KF Atapange HP. 08114616224
Prov. Sulawesi Selatan, 90991
CABANG SIDRAP
Jl. Bau Maseppe Poros Soppeng-Sidrap, Kel. Amparita, Kec.
71 KF Amparita Tellulimpoe, Kab. Sidenreng Rappang, Prov. Sulawesi Selatan,
HP. 0811466277
91662
BANK SULSELBAR
87
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 88
Profil Perusahaan
Company Profile
Kantor Fungsional | Functional Office
CABANG SINJAI
Jl. Poros Sinjai-Bulukumba, Kec. Sinjai Selatan, Kab. Sinjai, Prov. Telp. (0482) 2424533
72 KF Bikeru
Sulawesi Selatan, 92661 Fax. (0482) -
CABANG SOPPENG
Jl. Poros Maros-Soppeng Kompleks Pasar Takalala, Kel.
73 KF Takalala Tettikenrarae, Kec. Marioriwawo, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi HP. 081258478702
Selatan, 90862
CABANG TAKALAR
Jl. Karaeng Bonto Marannu No. 17, Kel. Galesong Kota, Kec. Telp. (0418) 2327124
74 KF Galesong
Galesong, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 92254 HP. 081355053487
Jl. Sungguminasa-Takalar, Kel. Palekko, Kec. Polongbangkeng HP. Corporate
75 KF Polongbangkeng Utara
Utara, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, 92221 08114601696
CABANG UTAMA BONE
Jl. Poros Bone-Sinjai, Kel. Padaelo, Kec. Mare, Kab. Bone, Prov. Telp. (0481) –
76 KF Mare
Sulawesi Selatan, 92773 Fax. (0481) -
Jl. Poros Bone-Sengkang, Kel. Dua Boccoe, Kec. Uloe, Kab. Bone, Telp. (0481) –
77 KF Uloe
Prov. Sulawesi Selatan, 92753 Fax. (0481) -
Jl. Poros Bone-Sengkang, Desa Uloe, Kec. Dua Boccoe, Kab. Bone, Telp. (0481)
78 KF Uloe
Prov. Sulawesi Selatan, 92753 2912244
CABANG UTAMA BULUKUMBA
Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 19, Kel. Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Telp. (0413) 83222
79 KF Lanto Dg. Pasewang
Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92517 Fax. (0413) -
Jl. Poros Kajang, Kel. Tanah Jaya, Kec. Kajang, Kab. Bulukumba, Telp. -
80 KF Kajang
Prov. Sulawesi Selatan, 92574 Fax. -
Jl. Poros Bulukumba-Sinjai, Kel. Tanete, Kec. Bulukumpa, kab. HP. Corporate
81 KF Tanete
Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92552 0811411789
Pasar Raya Lama Jl. Poros Bonto Bahari, Kel. Sapo Lohe, Kec.
82 KF Bonto Bahari HP. 085256749484
Bonto Bahari, Kab. Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan, 92571
CABANG UTAMA MAKASSAR
Telp. (0411) 877662,
Jl. A. Mappanyukki No. 79, Kel. Kunjungmae, Kec. Marios, Kota
83 9264417
KF Samsat Sulsel Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90125
Fax. (0411) -
Telp. (0411) 431710,
Jl. Urip Sumiharjo No. 269, Kel. Panaikang, Kec. Panakkukang,
84 KF Gubernur Sulsel 453306
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90231
Fax. (0411) -
Jl. Urip Sumihardjo No. 8, Kel. Maccini, Kec. Makassar, Kota Telp. (0411) 449458
85 KF Maccini
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90232 Fax. (0411) -
Jl. A. P. Pettarani No. 90, Kel. Masale, Kec. Panakkukang, Kota Telp. (0411) 450728
86 KF PU Sulsel
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90222 Fax. (0411) -
Telp. (0411) 873275,
Jl. DR. Ratulangi No. 81, Kel. Labuang Baji, Kec. Mamajang, Kota
87 KF RSUD Labuang Baji 873274
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90132
Fax. (0411) -
Telp. (0411) 858208,
Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 55, Kel. Maricaya, Kec. Makassar, Kota
88 KF RSKD Dadi 2998572
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90142
Fax. (0421) -
Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10, Kel. Tamalanrea Indah, Kec. Telp. (0411) 590173
89 KF Disdik Sulsel
Tamalanrea, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90245 Fax. (0411) -
BANK SULSELBAR
88
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 89
Kantor Fungsional | Functional Office
Telp. (0411) 8982390,
Jl. Poros Talasalapang No. 32 D, Kel. Gunung Sari, Kec. Rappocini,
90 KF Talasalapang 2436862
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90221
Fax. (0411) -
Jl. Cendrawasih No. 259, Kel. Mattoanging, Kec. Mariso, Kota Telp. (0411) 859193
91 KF IPDN Makassar
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90123 Fax. (0411) -
Jl. Dg. Ngeppe No. 14, Kel. Balang Baru, Kec. Tamalate, Kota Telp. (0411) 855192
92 KF RSUD Haji
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90224 Fax. (0411) -
Jl. Urip Sumoharjo No. 59, Kel. Karuwisi Utara, Kec. Panakkukan, Telp. (0411) 421550
93 KF DPRD Sulsel
Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90232 Fax. (0411) -
Jl. Bougenville No. 5, Kel. Masale, Kec. Panakkukang, Kota Telp. (0411) 4673729
94 KF BKPMD Makassar
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90231 Fax. (0411) -
Jl. A. P. Pettarani No. 1, Kel. Mannuruki, Kec. Makassar, Kota Telp. (0411) –
95 KF Dispenda Sulsel
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90221 Fax. (0411) –
Jl. Ahmad Yani No. 2, Kel. Bulo Gading, Kec. Ujung Pandang, Kota
96 KF Balaikota Telp. (0411) 3631665
Makassar, Prov. Sulawesi Selatan, 90171
Jl. Hertasning No. 26, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar,
97 KF Priority Banking Telp. (0411) 4099044
Prov. Sulawesi Selatan, 90222
CABANG UTAMA MAMUJU
Jl. Trans Sulawesi Poros Tasiu-Topoyo, Kel. Tasiu, Kec. Kalukku,
HP. 081280433817
98 KF Kalukku Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Selatan, 91561
Jl. H. Abd. Malik Pettana Endeng, Kel. Rangas, Kec. Simboro dan
99 KF Gubernur Sulbar Telp. (0426) 2328433
Kepulauan, Kab. Mamuju, Prov. Sulawesi Barat, 91512
CABANG UTAMA PALOPO
Jl. DR. Ratulangi Km 7, Kel. Rampoang, Kec. Bara, Kota Palopo, Telp. (0471) 23172
100 KF RSU Sawerigading
Prov. Sulawesi Selatan, 91914 Fax. (0471) -
CABANG SYARIAH MAKASSAR
Jl. Urip Sumohardjo No. 14, Kel. Karampuang, Kec.
101 KF Menara UMI Panakkukang, Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan,
-
90231
BANK SULSELBAR
89
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 90
Profil Perusahaan
Company Profile
Brand Perusahaan
Corporate Brand
Logo merupakan identitas yang mencerminkan karakter A logo is an identity that reflects the company's business
bisnis perusahaan yang dapat menyampaikan informasi character and can convey information about the background of
mengenai latar belakang produk dan jasanya kepada publik. its products and services to the public. A logo has many elements
Logo memiliki banyak elemen berupa bentuk, warna, garis in the form of shapes, colors, lines and fonts, all of which support
dan jenis huruf yang kesemuanya saling mendukung untuk each other to influence the public's thoughts, views or opinions
mempengaruhi pemikiran, pandangan atau pendapat publik towards the company.
terhadap perusahaan.
Simbol dari Kehidupan, Kemakmuran,
Kesuburan, Kesejahteraan, Penyegaran, Alam
Symbolizing life, prosperity, fertility, refreshment,
and nature.
Simbol dari Air dan Langit (Harapan),
Corporate, Mature, Elegan, Stabil, Konstan,
Kokoh, Berpengalaman, Andal dan Dapat
Diandalkan.
Water and Sky (Hope), Corporate, Mature,
Elegant, Stable, Constant, Firm, Experienced,
Reliable and Dependable.
BANK SULSELBAR
90
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 91
Bentuk Form
Simbol dari Kehidupan, Kemakmuran, Kesuburan, The logo embodies the values of life, prosperity, fertility,
Kesejahteraan, Penyegaran, Alam refreshment, and nature.
Visualisasi Visualization
Logo berbentuk Perahu terdiri dari: The boat-shaped logo features
• 2 buah siluet membentuk layar besar dan layar kecil yang • Two silhouettes that form a large screen and a smaller screen,
terkembang • With the text “Bank Sulselbar” integrated into the body of the
• Tulisan Bank Sulselbar membentuk badan perahu boat.
Simbol Symbol
Perahu atau Sompe merupakan ciri khas daerah Sulawesi The Sompe boat is a cultural emblem of South Sulawesi and West
Selatan dan Sulawesi Barat sebagai daerah maritim Sulawesi, regions of eastern Indonesia where the majority of the
Indonesia bagian timur, dimana mayoritas masyarakatnya population relies on fishing.
berprofesi sebagai nelayan.
Makna Simbol Symbol Meaning
Perahu atau sompe diartikan sebagai bepergian mencari The Perahu, or Sompe, symbolizes the pursuit of fortune (traveling
rejeki (bergerak luas mengumpulkan keuntungan) dengan widely to gather profits) and embodies the values of enthusiasm,
mengadopsi nilai-nilai semangat, team work, dan etos kerja teamwork, and the hardworking spirit and resilience of fishermen,
para nelayan sebagai salah satu unsur budaya Sulawesi which are integral cultural elements of South Sulawesi.
Selatan yang begitu kuat dan kokoh.
Simbol Perahu sebagai logo Bank Sulselbar, memberikan As the logo for Bank Sulselbar, the boat represents a modern,
kesan korporat perbankan/lembaga keuangan yang modern, resilient, and dynamic financial institution committed to
bersih, kokoh, stabil, dinamis, terbuka akan segala peluang stability and professionalism that is open to all opportunities and
dan tantangan menuju tujuan kemakmuran bagi daerahnya. challenges in the pursuit of regional prosperity.
Bank Sulselbar dengan semangat “Good Corporate Bank Sulselbar, guided by the principles of Good Corporate
Governance” dan berpegang teguh akan nilai-nilai Governance (GCG) and rooted in cultural values, is committed
budaya, senantiasa memberikan pelayanan prima yang to providing excellent quality and reliable service to foster
berkualitas dan terpercaya dalam upaya mewujudkan gerak sustainable economic growth.
perekonomian yang berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
91
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 92
Profil Perusahaan
Company Profile
Riwayat Singkat Perusahaan
Company Overview
Pada tahun 1961, tepatnya pada tanggal 23 Januari, PT In 1961, specifically on January 23, PT Bank Pembangunan
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara berdiri Sulawesi Selatan Tenggara was established through the Notary
dengan Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. 95, Deed of Raden Kadiman in Jakarta, No. 95. This regional bank
merupakan Bank Daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi was located in the Province of South Sulawesi Tenggara at that
Selatan Tenggara pada saat itu. Bank Pembangunan Sulawesi time. The primary purpose of Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara didirikan untuk mendorong terciptanya Selatan Tenggara was to stimulate economic growth and regional
tingkat pertumbuhan perekonomian dan pembangunan development in South Sulawesi Tenggara and its surrounding
daerah di Sulawesi Selatan Tenggara dan sekitarnya dengan areas by collecting community funds in the form of savings and
menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan dan redistributing them to the community in the form of credit and
menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk other financial services.
kredit dan/atau bentuk lainnya.
Pada tahun 1976, berganti nama menjadi Bank Pembangunan In 1976, the institution changed its name to Bank Pembangunan
Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan. Sejalan dengan Daerah Tingkat I South Sulawesi. In accordance with modifications
perubahan Peraturan Daerah dan penambahan modal dasar to regional regulations and increases in authorized and paid-up
dan modal disetor, Perseroan beberapa kali mengalami capital, the company underwent several name and legal entity
perubahan nama dan bentuk Badan Hukum, hingga akhirnya changes. Ultimately, it was renamed PT Bank Pembangunan
berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Daerah Sulawesi Selatan in 2004, receiving approval from the
Selatan pada tahun 2004 dan telah mendapat pengesahan Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia,
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasarkan as documented in Decree No. C-31541.HT.01.01 TH 2004,
Surat Keputusan No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal dated December 29, 2004, which pertains to the ratification of
29 Desember 2004 tentang Pengesahan Akta Pendirian the deed of establishment of the limited liability company Bank
Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, abbreviated as Bank
Selatan disingkat Bank Sulsel, dan telah diumumkan Sulsel. This change was published in the State Gazette of the
pada Berita Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal Republic of Indonesia No. 13 on February 15, 2005, Supplement
BANK SULSELBAR
92
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 93
15 Februari 2005, Tambahan No. 1655/2005. Perseroan No. 1655/2005. The company is registered with the Makassar
telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota City Company Registration Office under No. TDP.503/0590/DP-
Makassar dengan No. TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 0480/KPP, dated January 3, 2005.
3 Januari 2005.
Untuk meningkatkan pelayanan Perseroan kepada nasabah To enhance services to customers and the community in South
dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara, and Southeast Sulawesi, the bank established a Sharia Business
Perseroan membentuk Unit Usaha Syariah dan menjalankan Unit, initiating banking activities based on Sharia principles
kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip Syariah on April 28, 2007. pursuant to a Principal License issued by
yang beroperasi pada 28 April 2007 dengan Surat Izin Bank Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks, dated April 20, 2007.
Prinsip dari Bank Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks tanggal 20 In response to rapid technological advancements, the bank
April 2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor consistently introduced digital innovations alongside its Sharia-
Cabang Syariah. Tidak puas hanya dengan meluncurkan compliant services.
produk berbasis syariah, Bank kembali membuat inovasi
dengan berbagai produk digital menyejajari pesatnya
perkembangan teknologi saat ini.
Pada tahun 2011, terjadi perubahan nama perusahaan In 2011, the company’s name was changed to PT Bank
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
Sulawesi Barat (Bank Sulselbar). Sejalan dengan perubahan (Bank Sulselbar). As part of this transition, the company issued
ini, Perseroan menerbitkan Obligasi I senilai Rp400 miliar Bond Series I valued at IDR 400 billion and Mudharabah Sukuk
dan Sukuk Mudharabah senilai Rp100 miliar. Penerbitan worth IDR 100 billion. This was followed by a bond issuance
obligasi berlanjut pada tahun 2016 sebesar Rp950 miliar in 2016, totaling IDR 950 billion, along with an additional
dengan Sukuk Mudharabah senilai Rp50 miliar. Penerbitan Mudharabah Sukuk valued at IDR 50 billion. Sustainable bonds
obligasi berkelanjutan juga dilaksanakan pada tahun 2018 were also issued in 2018, and in November 2020, the bank
dan pada bulan November tahun 2020 telah dikeluarkan released bonds worth IDR 750 billion.
obligasi senilai Rp750 miliar.
Tahun 2019, Bank Sulselbar meraih status sebagai Bank In 2019, Bank Sulselbar achieved the status of a Foreign
Devisa setelah memperoleh Surat Keputusan dari Otoritas Exchange Licensed Bank after receiving a decree from the
Jasa Keuangan (OJK). Dengan diperolehnya surat keputusan Financial Services Authority (OJK), officially enabling it to
tersebut, Bank Sulselbar resmi menjadi bank dengan conduct business activities in foreign currency.
kegiatan usaha dalam valuta asing.
Pada tahun 2020, untuk mempermudah masyarakat dalam In 2020, the bank introduced several innovations to facilitate
melakukan transaksi perbankan, Perseroan telah melakukan banking transactions, including enhancements to the Gobills
berbagai inovasi dalam pelayanan diantaranya peningkatan Mobile Banking feature in collaboration with Gopay for land
fitur Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar bekerjasama and building tax (PBB) and motor vehicle tax (PKB) payments.
dengan Gopay terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan Additionally, a Digital Lounge was opened, featuring the Bank
(PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB). Selain itu telah Sulselbar ATM gallery, designed with a modern and millennial-
dibuka Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar oriented concept. That year, the bank was also appointed as
dengan konsep milenial, menghadirkan suasana seperti the recipient bank for Hajj Fees (ONH - Biaya Penyelenggaraan
berada di lounge sebuah cafe. Pada tahun ini juga, Bank Ibadah Haji) by the Hajj Financial Implementation Agency
Sulselbar ditunjuk sebagai Bank penerima Ongkos Naik Haji (BPKH). In 2021, to further expand its market presence, Bank
(ONH) oleh Badan Pelaksanaan keuangan Haji (BPKH). Dan Sulselbar issued Phase III Bond Issuance worth IDR 1.25 trillion.
pada tahun 2021 untuk meningkatkan ekspansi pasarnya,
Bank Sulselbar menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25
Triliun.
BANK SULSELBAR
93
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 94
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi & Budaya Perusahaan
Vision & Mission
Visi
Menjadi Bank Kebanggaan dan Terkemuka untuk
Membangun Kawasan Timur Indonesia
To be a proud bank that cares and is responsible for the
environment and community.
ARTI VISI MEANING OF VISION
Terkemuka Leading
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi bank yang kuat
Bank Sulselbar aspires to become a strong bank (having strong
(memiliki permodalan yang tangguh), berdaya saing, dan
capital), competitive, and a bank that can be relied on by the
menjadi bank yang dapat diandalkan oleh Pemda untuk
Regional Government for regional development.
pembangunan daerah.
Bank Kebanggaan Pride Bank
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi bank pilihan
Bank Sulselbar aspires to become the bank of choice for both the
utama baik bagi masyarakat Sulselbar maupun di wilayah lain
people of Sulselbar and other regions in eastern Indonesia. This
di kawasan timur Indonesia. Rasa bangga itu ditumbuhkan
sense of pride is grown from Bank Sulselbar’s ability to be able to
dari kemampuan Bank Sulselbar untuk mampu aktif
actively develop the eastern region of Indonesia.
membangun kawasan timur Indonesia.
Membangun Kawasan Timur Developing the Eastern Region of
Indonesia Indonesia
Bank Sulselbar berkeinginan untuk menyediakan layanan dan
Bank Sulselbar wishes to provide quality banking services in
jasa perbankan yang berkualitas di Kawasan Timur Indonesia
the Eastern Region of Indonesia and actively contribute to
serta turut serta berkontribusi aktif dalam pembangunan di
development in the Eastern Region of Indonesia.
Kawasan Timur Indonesia.
BANK SULSELBAR
94
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 95
Misi
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada 1. Providing innovative financial service solutions to the
pemerintah dan masyarakat berlandaskan Layanan government and society based on Excellent Service and the
Prima dan prinsip kehati-hatian. principle of prudence.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. 2. Regional government strategic partner in regional
development.
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan 3. The main partner for MSMEs to drive the sustainability of the
kesinambungan sektor rill. real sector.
ARTI MISI MEANING OF MISSION
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada 1. Providing innovative financial service solutions to the
pemerintah dan masyarakat berlandaskan Layanan government and society based on Excellent Service and the
Prima dan prinsip kehati-hatian. principle of prudence.
• Bank Sulselbar senantiasa berinovasi terhadap • Bank Sulselbar continues to innovate financial solutions
solusi keuangan yang diberikan melalui digitalisasi provided through digitalization of products and services
produk dan jasa yang bersifat komprehensif, yakni that are comprehensive, namely available on the same
dapat tersedia dalam platform yang sama, sehingga platform, so that customers can enjoy various products
nasabah dapat menikmati beragam produk dan jasa and services in an intuitive and hassle-free manner.
dengan cara yang intuitif dan memudahkan (hassle- • Bank Sulselbar will provide financial solutions to
free). customers by accommodating Bank Sulselbar’s
• Bank Sulselbar akan memberikan solusi keuangan organizational values, namely Excellent Service and
kepada pelanggan dengan mengakomodasi nilai prioritizing the principle of prudence.
organisasi Bank Sulselbar yaitu Layanan Prima dan
mengedepankan prinsip kehati-hatian. 2. Regional government strategic partner in regional
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. development.
• Bank Sulselbar berkontribusi dalam pembangunan • Bank Sulselbar contributes to regional development
daerah dengan berbagai bentuk, yakni sebagai in various forms, namely as a source of original
sumber pendapatan asli daerah, menjadi pihak ketiga regional income, as a third party that facilitates the
yang memfasilitasi pelaksanaan transaksi keuangan, implementation of financial transactions, and also
dan juga memfasilitasi pendanaan untuk proses facilitates funding for the export and import process.
ekspor dan impor. • Bank Sulselbar also has a mandate to support
• Bank Sulselbar juga memiliki mandat untuk Environmentally friendly businesses, as well as being
mendukung bisnis yang ramah terhadap lingkungan, involved in Social responsibility programs that are in line
serta terlibat dalam program tanggung jawab sosial with Regional Government programs.
yang sejalan dengan program Pemda.
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan 3. The main partner for MSMEs to drive the sustainability of the
kesinambungan sektor riil. real sector.
• Bank Sulselbar fokus untuk turut menjadikan UMKM • Bank Sulselbar focuses on making MSMEs one of the
sebagai salah satu kontributor utama terhadap main contributors to economic growth, by driving the
pertumbuhan ekonomi, dengan menggerakkan real sector in a sustainable manner.
sektor riil secara berkesinambungan.
BANK SULSELBAR
95
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 96
Profil Perusahaan
Company Profile
Budaya Perusahaan Company Culture
Nilai-nilai Budaya merupakan pedoman yang telah disepakati Nilai-nilai Budaya merupakan pedoman yang telah disepakati
dan tertanam pada seluruh karyawan Bank Sulselbar yang dan tertanam pada seluruh karyawan Bank Sulselbar yang
menjadi acuan atau panduan perilaku untuk mencapai menjadi acuan atau panduan perilaku untuk mencapai visi dan
visi dan misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar menguraikan misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar menguraikan nilai-nilai
nilai-nilai budaya perusahaan ke dalam 5 (lima) panduan budaya perusahaan ke dalam 5 (lima) panduan perilaku yang
perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS PRIMA. Nilai- disingkat dengan PRIORITAS PRIMA. Nilai-nilai Budaya Bank
nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan berdasarkan Surat Sulselbar ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Keputusan Direksi No. SK/159/DIR/XII/2010 tanggal 31 SK/159/DIR/XII/2010 tanggal 31 Desember 2010 tentang
Desember 2010 tentang Penetapan Nilai-nilai Budaya Kerja Penetapan Nilai-nilai Budaya Kerja PT Bank Sulselbar.
PT Bank Sulselbar.
Profesional Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi We are committed to enhancing our expertise, ensuring a
ahli dibidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan clear understanding of our work’s direction and goals, taking
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan responsibility for our outcomes, and delivering prompt, precise,
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat dan akurat. and accurate performance.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Berpikir di luar kerangka kelaziman untuk menemukan • Think creatively to identify optimal solutions.
solusi terbaik.
• Mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang untuk • Identify and leverage opportunities for superior systems,
menghasilkan pengembangan sistem, teknologi, produk technology, products, and services.
dan layanan unggulan.
• Mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi. • Stay adaptable to changing environments.
• Terbuka terhadap ide-ide baru yang membangun. • Be open to new and constructive ideas.
• Proaktif dalam mengantisipasi perubahan. • Proactively anticipate challenges and opportunities.
• Belajar dari keberhasilan dan kegagalan untuk kemajuan • Learn from both successes and failures to foster progress.
perusahaan.
Inovasi Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan We cultivate new ideas to create superior systems, technologies,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat products, and services that add value for stakeholders and enable
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap untuk us to adapt to changes.
mengantisipasi perubahan.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members according to their roles and
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan responsibilities to complete tasks
pekerjaan
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively with team members and related
maupun unit-unit kerja terkait units.
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Support one another in achieving common
kepentingan bersama
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Respect differing opinions as opportunities for improved
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan collaboration.
tujuan
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik • Accept constructive feedback and provide solutions.
• Saling menghormati dan mengapresiasi • Value and appreciate each
BANK SULSELBAR
96
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 97
Kerjasama Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antar individu, unit kerja dan We foster synergy among individuals, work units, and institutions
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai serta by appropriately dividing functions and roles while maintaining
tetap memperhatikan hubungan baik antar individu dengan strong interpersonal relationships to achieve company objectives.
prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran perusahaan.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members according to their roles and
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan
pekerjaan.
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively across teams and related units.
maupun unit-unit kerja terkait.
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Be ready to assist one another in achieving shared interests.
kepentingan bersama.
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Value differing opinions as opportunities for
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan
tujuan. • Accept constructive feedback and provide solutions. and give
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik. constructive
• Saling menghormati dan mengapresiasi. • Respect and appreciate each other.
Integritas Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan, We uphold corporate business ethics, ensuring honesty,
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan consistency between words and actions, and prioritizing
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. corporate interests over personal gain.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Jujur. • Conduct duties with professionalism and integrity.
• Satunya kata dengan perbuatan. • Align words with actions consistently.
• Berani menindak atau melaporkan segala bentuk • Courageously report any violations of company ethics.
penyimpangan.
• Menjaga rahasia perusahaan. • Safeguard company assets and confidential information.
• Mengemukakan data dan informasi secara akurat dan • Present data and information transparently.
benar.
• Mengutamakan kepentingan perusahaan di atas • Prioritize the company’s interests above personal and
kepentingan pribadi dan unit kerja. departmental interests.
Layanan Prima Excellent Service
Kami memberikan layanan dengan sepenuh hati, We deliver heartfelt service, leveraging our capabilities to provide
menggunakan kemampuan maksimal, layanan yang cepat prompt, precise solutions that enhance customer satisfaction
dan tepat serta memberikan nilai tambah sesuai standar and loyalty.
layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas nasabah.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Memberikan layanan dengan sepenuh hati. • Serve with dedication and
• Menjiwai pekerjaan dengan berperilaku 5S (senyum, • Engage with customers using the 5S approach (smile, greet,
salam, sapa, sopan, santun) setiap saat. acknowledge, politeness, and service-oriented
• Memberikan nilai tambah kepada nasabah. • Provide added value to customers.
• Memberikan solusi layanan yang cepat dan akurat. • Deliver prompt and accurate service solutions.
• Menjalankan standar layanan dengan konsisten. • Consistently implement service standards.
• Memahami kebutuhan dan keinginan nasabah. • Understand
BANK SULSELBAR
97
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 98
Profil Perusahaan
Company Profile
Kegiatan Usaha
Business Activities
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir, In accordance with the Company’s latest Articles of Association,
yang tertuang dalam Akta No. 74 tanggal 25 Juni 2013 yang as detailed in Deed No. 74 dated 25 June 2013, executed before
dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di Makassar Laica Marzuki, SH, Notary in Makassar, and approved by the
dan telah mendapat persetujuan Kementerian Hukum dan Ministry of Law and Human Rights under Number AHU-40408.
Hak Asasi Manusia dengan Nomor AHU-40408.AHA.01.02 AHA.01.02 of 2013, dated 25 July 2013, Article 3 outlines
tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, pada pasal 3 menyebutkan that the aims and objectives of the company are to operate as
maksud dan tujuan perseroan adalah berusaha sebagai Bank a Commercial Bank, providing both conventional and Sharia-
Umum, baik konvensional maupun berdasarkan prinsip compliant banking services. The company is committed to
syariah dan membantu serta mendorong pertumbuhan driving regional economic growth and development across all
perekonomian daerah dan pembangunan daerah di segala sectors, with the dual purpose of improving community welfare
bidang baik dalam rangka meningkatkan taraf hidup and serving as a source of indigenous regional revenue for South
masyarakat di samping juga sebagai salah satu sumber Sulawesi and West Sulawesi.
pendapatan asli daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Business Activities Based on the Latest
Dasar Terakhir dan Kegiatan Usaha yang Articles of Association and Activities
Dijalankan pada Tahun Buku 2024 Conducted in the 2024 Fiscal Year
Berikut adalah kegiatan Bank Sulselbar berdasarkan The following outlines Bank Sulselbar’s activities in accordance
Anggaran Dasar serta informasi apakah perusahaan telah with the Articles of Association, along with an assessment of
menjalankan kegiatan tersebut pada tahun 2024. whether these activities have been undertaken in 2024.
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran 2024 Business Activities Based on the Latest
Dasar Terakhir Articles of Association
Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk We are raising funds from the public in the form
simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat of deposits in current accounts, time deposits,
√
deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang certificates of deposit, savings, and other equivalent
dipersamakan dengan itu documents.
Memberi kredit √ Lending
Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri
maupun untuk kepentingan dan atas perintah
Buy, sell or guarantee at own risk or for the benefit of
nasabahnya:
and on the orders of its customers:
1. Surat-surat wesel termasuk yang diakseptasi
Notes include those accepted by banks whose validity
oleh Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama
period is not more extended than the trading practice
daripada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat
in said marketable securities.
dimaksud
√ Debt acknowledgments and other trading papers
2. Surat pengakuan utang dan kertas dagang
whose validity period is not more extended than the
lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama
trading practice for these marketable securities
dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat
State Treasury Bills from the Government guarantee
dimaksud
letter
3. Kertas Perbendaharaan Negara dari surat jaminan
Bank Indonesia Certificates (SBI)
Pemerintah
4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
- Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 Commercial papers with a period of up to 1 (one) year
(satu) tahun Other marketable securities instruments with a
√
- Instrumen surat berharga lain yang berjangka maturity of up to 1 (one) year
waktu sampai dengan 1 (satu) tahun
BANK SULSELBAR
98
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 99
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran 2024 Business Activities Based on the Latest
Dasar Terakhir Articles of Association
Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri Remmitance, either for own interests or for the
√
maupun untuk kepentingan nasabah pihak lainnya interests of other party customers
Menempatkan dana pada bank lain, meminjamkan dana Placing funds with other banks, lending funds from
dari bank lain atau meminjamkan kepada bank lain, baik other banks or lending to other banks, either by letter,
√
dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi telecommunication facilities or by draft for checks or
maupun dengan wesel untuk cek atau sarana lainnya other means
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga
Receive payments from bills on marketable securities
dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak √
and perform calculations with or between third parties
ketiga
Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak Carrying out custodian activities for the benefit of
√
lain berdasarkan suatu kontrak other parties based on a contract
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan Provide a place to store valuables and marketable
√
surat berharga securities
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada Placing funds from a customer to another customer in
nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang √ the form of marketable securities that are not listed on
tidak tercatat dibursa efek the stock exchange
Membeli melalui pelelangan umum atas agunan
Purchase through a public auction of collateral either
baik semua maupun sebagian dalam hal debitur
partly or wholly in the event that the debtor does
tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank, dengan √
not fulfil his obligations to Bank, provided that the
ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan
collateral purchased must be disbursed immediately
secepatnya
Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit Perform factoring, credit card business and trustee
√
dan kegiatan wali amanat activities
Selain melakukan usaha-usaha tersebut pada huruf a
sampai dengan huruf 3 dapat pula : Apart from carrying out the efforts mentioned in letter
1. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank a to letter 3, it can also:
atau perusahaan Iain dibidang keuangan, sepertl Carry out capital participation activities in banks
sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, or other companies in the financial sector, such
asuransi serta lembaga kliring penyelesaian dan as leasing, venture capital, commercial securities
penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang companies, insurance, and clearinghouses for
ditetapkan oleh yang berwenang settlement and storage, in compliance with the
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara provisions stipulated by the competent authority.
untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan Conducting temporary equity investment activities
syarat harus menarik kembaii penyertaannya, to overcome the consequences of loan failure on the
dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh √ condition that the participation must be withdrawn,
yang berwenang subject to the conditions stipulated by the competent
3. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dengan authority.
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang Acting as the founder of a pension fund by complying
berwenang with the provisions stipulated by the authorities
4. Menyediakan pembiayaan dari atau melakukan Providing financing from or conducting other activities
kegiatan Iain berdasarkan prinsip Syariah dengan based on Sharia principles by complying with the
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang provisions stipulated by the competent authority
berwenang Conducting activities in foreign currency and/or
5. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau as a foreign exchange bank by complying with the
sebagai bank devisa dengan memenuhi ketentuan provisions stipulated by the competent authority
yang ditetapkan oleh yang berwenang
Membantu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Assisting the Provincial Government and Regency /
Kabupaten/Kota dalam membimbing dan membina Municipal Government in guiding and fostering Village
√
Badan atau Lembaga Perkreditan Desa dan BPR milik Loan Institutions or Institutions and BPRs belonging
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah to the Provincial Government and the Government
Melakukan kerjasama antar sesama bank, lembaga Collaborating between banks, financial institutions
√
keuangan dan lembaga-lembaga lainnya and other institutions
Melakukan kegiatan usaha lain yang lazim dilakukan Conducting other business activities that are
oleh perbankan dan/atau lembaga keuangan, baik commonly carried out by banks and/or financial
konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah √ institutions, both conventional and based on sharia
sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan principles, as long as they do not conflict with the
perundang-undangan yang berlaku provisions of the applicable laws
BANK SULSELBAR
99
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 100
Profil Perusahaan
Company Profile
Produk & Layanan
Product & Services
BANK SULSELBAR
Konvensional Syari'ah International Banking
Conventional Sharia International Banking
- Penghimpun Dana - Penghimpun Dana
- Kredit - Kredit - Penghimpun Dana
- Jasa & Layanan - Jasa & Layanan - Jasa & Layanan
- Fundraising - Fundraising - Fundraising
- Lending - Lending - Banking Service
- Banking Service - Banking Service
Perbankan Konvensional Conventional Banking
Bank Sulselbar memiliki produk dan layanan yang beragam dan Bank Sulselbar offers a wide range of attractive products and
menarik terbagi dari produk/layanan perbankan konvensional services, categorized into conventional and sharia banking
dan syariah. Berikut adalah penjelasan singkatnya: options. Below is a brief overview:
Simpanan Savings Account
1. Deposito 1. Time Deposit
Produk ini memberikan imbal hasil sesuai dengan suku This product offers competitive interest rates agreed upon
bunga kompetitif yang telah disepakati pada awal at the outset of the placement, with various term options
penempatan dan beragam pilihan jangka waktu yang available to suit individual needs.
dapat dipilih sesuai kebutuhan.
2. Giro 2. Current Account
Merupakan produk simpanan Bank Sulselbar yang This savings product allows for withdrawals at any time
penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan through checks, payment orders, or transfers, such as for bill
menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya payments.
atau dengan pemidah bukuan misalnya bilyet giro.
3. Simpeda 3. Simpeda
Merupakan tabungan yang memberikan suku bunga A savings account that provides competitive interest rates
kompetitif, bebas biaya administrasi bulanan untuk and waives monthly administration fees for civil servants
PNS yang telah menggunakan KPE (Kartu Pegawai utilizing the KPE (Electronic Employee Card).
Elektronik).
4. Tabungan-Ku 4. TabunganKu
Merupakan tabungan untuk nasabah perorangan yang An individual savings account offering competitive interest
memberikan suku bunga kompetitif dan bebas biaya rates and exempt from monthly administration fees.
administrasi bulanan.
BANK SULSELBAR
100
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 101
5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan) 5. Tampan Plus
Tampan atau Tabungan Masa Depan adalah tabungan Tampan, or Future Savings Account, is a term savings/
berjangka/installment saving untuk mewujudkan rencana installment savings product designed to help savers achieve
masa depan penabung seperti: pendidikan anak sekolah, financial goals, such as funding education, marriage, vehicle
pernikahan, uang muka kendaraan, wisata atau tujuan down payments, travel, or investments in rupiah currency.
investasi dalam mata uang rupiah dengan sistem setoran It features a fixed monthly deposit system, with amounts
rutin bulanan tetap setiap bulan yang besarnya disesuaikan tailored to the saver’s needs and financial capacity.
dengan kebutuhan dan kemampuan penabung.
6. Tapemda 6. Tapemda
Merupakan produk tabungan yang diperuntukkan This savings product serves as a means for loan customers
sebagai sarana pembayaran angsuran kredit bagi to manage their installment payments and to receive
nasabah kredit atau debitur kredit Bank Sulselbar government assistance funds, such as BOS Funds.
dan juga sebagai dana penerimaan Dana Bantuan dari
Pemerintah seperti Dana BOS.
7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa 7. Tapemda Siswa
Merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi para A savings account targeted at students (from elementary to
pelajar (SD, SMP, SMA dan sederajat) dan para mahasiswa university level) aimed at encouraging the practice of saving
untuk melatih para pelajar/mahasiswa untuk menabung for educational expenses.
sebagai biaya persiapan sekolah.
8. Tapemda Pensiunan 8. Tapemda Pensiun
Merupakan tabungan yang diterbitkan khusus untuk para A dedicated savings account for retirees or those nearing
nasabah/PNS pensiunan atau yang akan mencapai usia retirement, serving as a holding account for pension benefits
pensiun, digunakan sebagai rekening penampung manfaat distributed by pension fund managers in collaboration with
pensiun yang disalurkan oleh pengelola dana pensiun yang Bank Sulselbar.
bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk dibayarkan
kepada pensiunan melalui Tapemda Pensiunan.
9. Tapemda Cinta Petani
9. Tapemda Sayang Petani
A savings account designed for farmers and fishermen,
Merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi para
promoting the habit of saving a portion of their income for
petani dan nelayan untuk menanamkan kebiasaan positif
deposit in the bank rather than spending it on consumables.
menabung dan menyisihkan sebagian dari pendapatan
mereka untuk disimpan pada bank dibandingkan
dibelanjakan untuk kebutuhan yang lebih bersifat
konsumtif.
10. Tapemda Plus
10. Tapemda Plus
Tapemda Plus merupakan tabungan yang menggunakan
This savings account operates on a balance system with
sistem hold saldo dengan jangka waktu pilihan antara
flexible terms (1, 3, 6, or 12 months), offering competitive
lain 1 (satu), 3 (tiga), 6 (enam), dan 12 (dua belas) bulan
interest rates and opportunities for direct prizes or cashback,
dengan suku bunga yang kompetitif dan mendapat
subject to applicable terms and conditions.
hadiah langsung (gimmick) atau cashback dengan syarat
dan ketentuan yang berlaku.
BANK SULSELBAR
101
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 102
Profil Perusahaan
Company Profile
11. Simpel 11. Simpel
Merupakan tabungan khusus bagi pelajar PAUD, SD, SMP This savings account is specifically designed for PAUD, SD,
dan SMA yang berusia di bawah umur 17 tahun dan belum SMP, and SMA students under the age of 17 who do not yet
memiliki KTP. Tabungan simPel akan membantu untuk possess an ID card. The SimPel savings account encourages
lebih disiplin dalam mengelola keuangan, membentuk disciplined financial management, fosters a saving-
karakter “gemar menabung”, melatih mempersiapkan oriented mindset, prepares students for future financial
masa depan dan pengenalan dunia perbankan secara responsibilities, and provides an early introduction to the
lebih dini. banking sector.
Pinjaman Loan
Bank Sulselbar memiliki dua jenis kredit yaitu Kredit Bank Sulselbar offers two categories of loans: Consumer Loans
Konsumtif dan Kredit Produktif. and Productive Loans.
Produk kredit konsumer yaitu: Consumer Loan products include:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL), yaitu fasilitas kredit 1. Other General Loan (KUL) is a consumer Loan facility offered
konsumtif yang diberikan kepada: to:
• Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) dan Calon Pegawai • Civil Servants (“PNS”) and Prospective Civil Servants
Negeri Sipil (“CPNS”) yang gajinya ditatausahakan (“CPNS”) whose salaries are managed or disbursed by the
atau dibayarkan melalui Perseroan. Kredit ini Company are eligible for this Loan. This Loan is designed
diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan to enhance the welfare of civil servants and is intended
kepada para PNS yang tujuan penggunaannya for consumptive purposes.
bersifat konsumtif.
• Pensiunan Pegawai/Janda/Duda dan Yatim Piatu • Retired employees, widows, widowers, and orphans
yang gajinya ditatausahakan atau dibayarkan melalui whose salaries are administered or paid through the
Perseroan. Kredit Pensiunan merupakan upaya company. Pension Loan is an initiative designed to assist
untuk membantu pensiunan Pegawai/Janda/Duda retired employees, widows, widowers, and orphans with
dan Yatim Piatu yang berpenghasilan tetap dalam fixed incomes in meeting their essential needs.
memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
• Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota • Members of the Regency/Municipal DPRD and the
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Provincial DPRD of South Sulawesi and West Sulawesi,
Barat yang penghasilannya dibayar melalui whose income is provided by the Company, represent
Perseroan, merupakan upaya untuk meningkatkan an effort to enhance the welfare of DPRD members in
kesejahteraan anggota DPRD dalam pemenuhan fulfilling their consumption needs.
kebutuhan konsumtif. 2. Multipurpose Loan (“KMG”) is a Loan facility offered to CPNS,
2. Kredit Multiguna (“KMG”), yaitu fasilitas kredit yang PNS, and pensioners whose salaries are disbursed through
diberikan kepada CPNS/PNS/Pensiunan yang gajinya the company. This facility is designed to meet urgent needs,
dibayarkan melalui perseroan untuk memenuhi such as paying school fees for children and other essential
kebutuhan yang sifatnya mendesak, seperti misalnya expenses.
pembayaran biaya anak sekolah, dll. 3. Morgage Load is a financial product designed for the purchase
3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), yaitu kredit yang and financing of new, old, or used residential units, including
bertujuan untuk pembelian dan pembiayaan unit hunian houses, apartments, shophouses, or FLPP programs. KPR is
baru/lama/bekas berupa rumah tinggal, rumah susun, available to civil servants (PNS), members of the Indonesian
ruko atau program FLPP. KPR diperuntukkan bagi National Armed Forces (TNI) and the National Police (POLRI),
pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI/POLRI, Anggota members of regional legislative councils (DPRD), employees of
DPRD, Karyawan atau pegawai BUMD termasuk juga regional-owned enterprises (BUMD), as well as employees of
pegawai perseroan/BUMN/perusahaan swasta nasional/ state-owned enterprises (BUMN), national private companies,
lainnya, profesional, wiraswasta yang direkomendasi dan and other professionals or self-employed individuals who have
disetujui oleh kantor pusat. been recommended and approved by the head office.
BANK SULSELBAR
102
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 103
4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”), yaitu kredit yang 4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”) is a financial incentive
bertujuan untuk pembelian kendaraan bermotor, baik designed to facilitate the purchase of motor vehicles,
untuk kendaraan motor roda dua maupun roda empat. including both two-wheeled and four-wheeled vehicles.
Produk kredit mikro, komersial dan Micro, Commercial, and Corporate Loan
korporasi yaitu: Products Include:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL), yaitu fasilitas kredit 1. General Purpose Loan (KUL): This consumer loan facility is
konsumtif yang diberikan kepada: provided to:
• Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) dan Calon Pegawai • Civil Servants (“PNS”) and Prospective Civil Servants
Negeri Sipil (“CPNS”) yang gajinya ditatausahakan (“CPNS”) whose salaries are managed or disbursed
atau dibayarkan melalui Perseroan. Kredit ini through the company. This loan aims to enhance
diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan the welfare of civil servants, with funds intended for
kepada para PNS yang tujuan penggunaannya consumptive purposes.
bersifat konsumtif.
• Pensiunan Pegawai/Janda/Duda dan Yatim Piatu • Retired Employees, Widows, Widowers, and Orphans
yang gajinya ditatausahakan atau dibayarkan melalui whose income is administered or paid through the
Perseroan. Kredit Pensiunan merupakan upaya company. Pension loans assist this demographic in
untuk membantu pensiunan Pegawai/Janda/Duda meeting their consumer needs despite fixed income
dan Yatim Piatu yang berpenghasilan tetap dalam constraints.
memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
• Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota • Members of the Regency/Municipal DPRD and Members
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi of the South Sulawesi and West Sulawesi Provincial
Barat yang penghasilannya dibayar melalui DPRD whose income is paid through the Company, is
Perseroan, merupakan upaya untuk meningkatkan an effort to improve the welfare of DPRD members in
kesejahteraan anggota DPRD dalam pemenuhan meeting their consumptive needs.
kebutuhan konsumtif.
2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”), yaitu kredit yang 2. The Mandiri Business Loan (“KUM”) is a financial
diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong kredit product designed to promote productive lending,
produktif, khususnya yang dikelola oleh Pegawai Negeri particularly for Civil Servants (PNS) and their spouses
Sipil (PNS) baik oleh suami maupun istri yang memiliki who operate and manage productive businesses. KUM
usaha dan/atau mengelola usaha produktif. Jenis kredit comprises two types of loans: Investment Loans, which
yang disalurkan untuk KUM terdiri dari Kredit Investasi, are intended for rehabilitating or modernizing business
yaitu kredit yang diberikan untuk merehabilitasi atau operations, and Working Capital Loans, aimed at
modernisasi dalam rangka menunjang kegiatan usaha, meeting the working capital needs of companies by
dan Kredit Modal Kerja, yaitu kredit untuk memenuhi financing current assets.
kebutuhan modal kerja melalui pembiayaan aktiva lancar
perusahaan.
3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”), yaitu kredit yang diberikan 3. The People’s Business Loan (“KUR”) is aimed at
kepada usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi yang supporting micro, small, medium, and cooperative
bergerak di bidang perdagangan, industri kecil, pertanian, enterprises engaged in trade, small industry, agriculture,
peternakan, perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa animal husbandry, plantations, agribusiness, advertising,
dengan bunga yang kompetitif. and services, all offered at competitive interest rates.
4. Kredit SUP 005, yaitu kredit yang bertujuan untuk 4. The SUP 005 Loan is designed to enhance the income
memberikan nilai tambah/meningkatkan pendapatan and added value for micro and small entrepreneurs and
bagi para pengusaha mikro kecil dan membantu to assist in the development of viable micro and small
pengembangan sektor usaha mikro kecil dan koperasi businesses and cooperatives that have yet to receive
yang layak dan belum mendapat bantuan pembiayaan. financial support. This loan is part of a Government
Kredit SUP 005 merupakan program Pemerintah dalam initiative to increase access to capital for Micro and
rangka meningkatkan penguatan akses permodalan Small Business Loans, including cooperatives, and
BANK SULSELBAR
103
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 104
Profil Perusahaan
Company Profile
Kredit Usaha Mikro dan Kecil termasuk Koperasi yang is distributed by the Company as the Implementing
disalurkan Perseroan sebagai Lembaga Keuangan Financial Institution in collaboration with the Indonesian
Pelaksana melalui kerjasama dengan Kementerian Ministry of Finance.
Keuangan RI dalam hal pendanaan terhadap usaha mikro
dan kecil.
5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”), yaitu kredit 5. The Pusaka Mandiri Program Loan (“PUNDI”) aims to
yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan dan empower and develop underprivileged and prosperous
pembinaan keluarga prasejahtera, sejahtera dan kurang families with small businesses, while also enhancing
mampu yang telah memiliki usaha kecil serta membantu production management, marketing, and business
pengembangan manajemen produksi, pemasaran dan capital for families transitioning to independent
permodalan usaha keluarga-keluarga yang mulai mandiri entrepreneurship, whether as small or medium-sized
tersebut menjadi pengusaha kecil atau pengusaha professional entrepreneurs. The PUNDI Loan is a
menengah yang profesional. Kredit PUNDI merupakan partnership between the Company and the Damandiri
kerjasama perseroan dengan yayasan Damandiri sejak Foundation, established in 2001, to distribute productive
tahun 2001 dalam penyaluran kredit produktif dengan loans to the small business sector.
pola executing untuk sektor usaha kecil.
6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR), yaitu kredit yang 6. The Pundi Usaha Rakyat Loan (PUR) is intended to
bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi stimulate economic growth and harness the potential
rakyat serta menggali potensi usaha berbasis kerakyatan of community-based businesses to scale up operations
untuk meningkatkan skala usaha menjadi lebih besar through the Company’s funding approach. This loan
melalui pendekatan pendanaan Perseroan. Fasilitas kredit facility is available to small and medium entrepreneurs,
ini diperuntukkan bagi pengusaha kecil dan menengah individuals, groups, and business entities formed based
baik perorangan, kelompok maupun badan usaha yang on mutual needs, with the objective of increasing
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang bertujuan production, capital access, and collective marketing.
untuk meningkatkan produksi, akses permodalan dan Eligible business sectors include trade, small industry,
pemasaran bersama. Jenis usaha yang dapat dibiayai agriculture, animal husbandry, plantations, agribusiness,
adalah perdagangan, industri kecil, pertanian, peternakan, advertising, and services.
perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa.
7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan, yaitu 7. People’s Business Pundi Loan (PUR) Partnership Pattern,
kredit yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan This loan initiative is designed to promote economic growth
ekonomi rakyat serta menggali potensi usaha berbasis among individuals and explore the potential of people-based
kerakyatan untuk meningkatkan skala usaha menjadi businesses to scale operations through cooperative agreements
lebih besar melalui pendekatan pola perjanjian kerjasama with KADIN, associations, agencies, or other institutions. It
antara perseroan dengan KADIN, Asosiasi, Instansi atau targets micro-entrepreneurs, both individuals and business
Lembaga Lainnya. Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi groups formed based on mutual needs, with objectives to
pengusaha mikro baik perorangan, kelompok usaha yang enhance production, facilitate access to capital, and support
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang bertujuan joint marketing efforts. Eligible business sectors include trade,
untuk meningkatkan produksi, akses permodalan small industry, agriculture, animal husbandry, plantations,
dan pemasaran bersama. Jenis usaha yang dapat agribusiness, advertising, and services.
dibiayai adalah perdagangan, industri kecil, pertanian,
peternakan, perkebunan, agribisnis, periklanan dan jasa.
8. Kredit Sindikasi, yaitu kredit yang diselenggarakan untuk 8. Syndicated Loan, This loan is structured to finance
membiayai proyek-proyek pembangunan yang belum development projects that the company is unable to undertake
mampu dilakukan oleh perseroan dengan dana maupun due to financial constraints. As a contribution to national and
resources sendiri akibat keterbatasan yang dimiliki. regional development—specifically in South Sulawesi and
Sebagai wujud serta perseroan dalam pembangunan West Sulawesi—the company collaborates with other banks to
nasional secara umum maupun pembangunan daerah, provide syndicated loans.
khususnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, maka
perseroan berpartisipasi bersama Bank lain dalam Kredit
Sindikasi.
BANK SULSELBAR
104
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 105
9. Kredit Konstruksi, yaitu kredit yang diselenggarakan 9. Construction Loan, This loan is aimed at optimizing the
dengan tujuan untuk mengoptimalisasi peranan company’s role in financing regional government programs
perseroan dalam berkontribusi pada pembiayaan across all sectors allocated in each fiscal year.
program-program pemerintah daerah pada semua sektor
yang telah dialokasikan pada setiap tahun anggaran. 10. Regional Government Loan, This loan finances regional
10. Kredit PEMDA, yaitu kredit pembiayaan program- government programs in all sectors allocated in each fiscal
program pemerintah daerah pada semua sektor yang year, enhancing the company’s contribution to regional
telah dialokasikan pada setiap tahun anggaran sebagai development. The distribution of local government loans
optimalisasi peranan perseroan dalam berkontribusi serves as an alternative source of financing for the regional
pada pembangunan daerah. Penyaluran kredit PEMDA budget (APBD) and addresses cash shortfalls for provincial,
menjadi alternatif sumber pembiayaan APBD dan/ district, and municipal governments. Additionally, this loan
atau menutup kekurangan kas daerah baik pemerintah may finance activities that fall within regional initiatives and
provinsi, kabupaten dan kota. Selain itu, kredit ini dapat authority.
juga digunakan untuk membiayai kegiatan yang menjadi
inisiatif dan kewenangan daerah.
11. Kredit Koperasi, yaitu kredit untuk pengembangan 11. Cooperative Loan, This loan supports the development of
Perkoperasian dengan penyediaan fasilitas Kredit cooperatives by providing working capital and investment loan
Modal Kerja dan Kredit Investasi yang dibutuhkan demi facilities necessary for accelerating cooperative growth.
percepatan pertumbuhan perkoperasian.
Produk dan Layanan Perbankan Sharia Banking Products and Services
Syariah
Pendanaan UUS UUS Funding
1. Giro Wadiah 1. Wadiah Current Account
Merupakan produk simpanan yang mengutamakan This savings product prioritizes the convenience and
kemudahan dan kelancaran aktivitas keuangan anda efficiency of your financial activities, offering reliable,
serta layanan jasa yang amanah, profesional dan dikelola professional services managed in accordance with Sharia
sesuai prinsip syariah. principles.
2. Giro Mudharabah
Merupakan produk investasi yang menarik dan 2. Mudharabah Current Account
menguntungkan, dana investasi kami kelola sesuai This investment product is both attractive and profitable; our
prinsip syariah dan profesional serta memberikan investment funds are managed according to Sharia principles,
imbal hasil kompetitif sesuai nisbah yang disepakati providing competitive returns based on an agreed ratio while
dan mengutamakan kemudahan serta kelancaran ensuring the convenience and smoothness of your financial
aktivitas keuangan anda serta layanan jasa yang amanah, activities with trustworthy, professional services.
profesional dan dikelola sesuai prinsip syariah.
3. Tabungan Syariah 3. Sharia-compliant Savings Account Account
Merupakan produk investasi yang menarik dan This is a Sharia-compliant investment product offering
menguntungkan, dana investasi kami kelola sesuai competitive returns and structured for optimal security and
prinsip syariah dan profesional serta memberikan imbal profitability.; our investment funds are managed in accordance
hasil kompetitif sesuai nisbah yang disepakati. with Sharia principles and are professionally structured to
provide competitive returns based on the agreed ratio.
BANK SULSELBAR
105
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 106
Profil Perusahaan
Company Profile
4. Tabungan Simpel iB 4. iB Simple Savings Account
Merupakan tabungan untuk siswa yang diterbitkan This is a savings account for students, offered nationally
secara nasional oleh bank-bank di Indonesia, dengan by banks in Indonesia, with straightforward requirements
persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang and appealing features, aimed at promoting a culture of
menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan saving from an early age within the context of education and
untuk mendorong budaya menabung sejak dini. financial investment.
5. Tabungan Hatam 5. Hatam Savings Account
Merupakan tabungan perencanaan masa depan dan This is a savings plan specifically designed for the future,
bersifat khusus ibadah haji dan umrah untuk usia dini catering to the Hajj and Umrah pilgrimage for young
yang dikelola sesuai prinsip syariah dan profesional serta individuals. It is managed in accordance with Sharia and
memberikan imbal hasil kompetitif sesuai nisbah yang professional principles, providing competitive returns based
disepakati. on the agreed ratio.
6. Deposito Mudharabah 6. Mudharabah Time Deposit
Merupakan pilihan investasi yang menguntungkan This investment option is both profitable and secure.
dan memberikan rasa aman, dana investasi yang Anda The investment funds entrusted to us will be managed in
amanatkan kepada kami akan dikelola sesuai prinsip accordance with Sharia and professional principles, offering
syariah dan profesional serta memberikan imbal hasil maximum returns based on the agreed ratio.
maksimal sesuai nisbah yang disepakati.
Pembiayaan UUS UUS Financing
1. Graha Berkah iB 1. iB Graha Berkah
Pembiayaan Graha Berkah iB adalah fasilitas pembiayaan Graha Berkah iB financing is a Sharia-compliant facility
dengan pola syariah yang diberikan kepada perorangan provided to individuals for purchasing or renovating a home,
untuk membeli rumah atau keperluan renovasi/ tailored to meet the financing needs and capabilities of each
membangun rumah tinggal, yang disesuaikan dengan applicant.
kebutuhan pembiayaan dan kemampuan masing-masing
pemohon.
2. Oto Berkah iB 2. iB Auto Berkah
Pembiayaan Kepemilikan Mobil atau Oto Berkah iB Car Ownership Financing, or Oto Berkah iB, is a consumer
adalah fasilitas pembiayaan konsumtif dengan pola financing facility structured in accordance with Sharia
syariah yang diberikan kepada perorangan untuk principles, offered to individuals for the purchase of motor
pembelian kendaraan bermotor jenis mobil, yang vehicles, aligned with the financing needs and capabilities of
disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan each applicant.
kemampuan masing-masing pemohon.
3. Modal Kerja Berkah iB 3. iB Berkah Working Capital
Pembiayaan Modal Kerja iB adalah fasilitas pembiayaan iB Working Capital Financing is a facility provided to Bank
yang diberikan kepada nasabah Bank Sulselbar Sulselbar Syariah customers to fulfill their working capital
Syariah untuk memenuhi kebutuhan modal kerjanya requirements, tailored to the financing needs and the
yang disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan customer or partner’s capacity to manage the financing.
dan kemampuan nasabah/Mitra untuk mengelola
pembiayaan.
4. Gadai Emas Berkah iB 4. iB Gadai Emas Berkah
Gadai Emas Berkah iB merupakan fasilitas gadai emas Gadai Emas Berkah iB is a gold pawn facility to meet the
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal dana needs of the community in terms of funds for a short period
BANK SULSELBAR
106
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 107
untuk waktu yang singkat dengan proses yang cepat, of time with a fast, easy process and its use does not conflict
mudah dan penggunaannya tidak bertentangan dengan with sharia principles and is not intended for investment
prinsip syariah serta tidak dimaksudkan untuk tujuan purposes.
investasi.
Jasa Services
Produk Fee Based Income: Fee Based Income Products:
• SKN-BI • SKN-BI
• BI-RTGS • BI-RTGS
• Pembayaran Listrik • Electricity Payment
• Surat Keterangan Bank • Bank Statement
Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir Bank Sulselbar In the last 3 (three) years, Bank Sulselbar has begun introducing
mulai memperkenalkan produk dan layanan digital yang digital products and services that have received a very good
mendapat respon sangat baik dari masyarakat Sulawesi dan response from the people of Sulawesi and Eastern Indonesia.
Indonesia bagian Timur.
BANK SULSELBAR
107
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 108
Profil Perusahaan
Company Profile
Produk dan Layanan Digital Digital Products and Services
a. Bank Sulselbar Apps a. Bank Sulselbar Apps
Merupakan aplikasi mobile yang dapat diunduh dari A mobile application that can be downloaded via smartphone,
ponsel sehingga nasabah dapat bertransaksi secara allowing customers to perform online transactions such as
Online seperti top up GoPay, booking tiket, membayar topping up GoPay, booking tickets, paying electricity bills,
tagihan listrik, PDAM atau BPJS, membeli pulsa, belanja PDAM, or BPJS, purchasing mobile credit, shopping online,
Online, transfer dana bank hingga donasi. transferring funds between banks, and making donations.
b. Internet dan Mobile Banking b. Internet and Mobile Banking
Merupakan bentuk transformasi layanan Bank ke dalam A digital transformation of the Bank’s services that
bentuk digital yang semakin mempermudah akses enables customers to access financial services without
keuangan nasabah dengan beban biaya ringan. Nasabah fees. Customers can perform banking transactions such as
dapat melakukan transaksi perbankan seperti transfer transfers or payments anytime and anywhere.
ataupun pembayaran dimana saja dan kapan saja.
c. Uang Ta’ Card c. Uang Ta’ Card
Merupakan produk uang elektronik berbasis kartu An electronic card-based product that supports the
untuk mendukung program pemerintah melalui Gerakan government’s program through the National Payment
Pembayaran Nasional. Uang Ta’Card akan memudahkan Movement (GPN). Uang Ta’ Card allows customers to make
nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran tol, payments for tolls, gas stations, and purchases at merchants/
SPBU, Pembelanjaan di seluruh toko/merchant yang stores that accept GPN.
memiliki logo GPN.
d. New Cash Management System (CMS) d. New Cash Management System (CMS)
Cash Management System baru adalah CMS yang bukan A CMS platform not only for monitoring but also for
hanya digunakan untuk monitoring tapi juga dapat facilitating fund transfers and payments. Features within the
digunakan bertransaksi baik pemindahbukuan maupun application include TNT (Regional Government’s Non-Cash
pembayaran. Fitur dalam aplikasi ini yaitu TNT (Transaksi Transactions), SIBOS (School Operational Assistance Fund
Non Tunai Pemda), SIBOS (Sistem Informasi Dana Bos Information System), CMS-M (CMS Monitoring), and CMS-C
Non Tunai), CMS-M (CMS Monitoring), dan CMS-C (CMS (CMS Corporate).
Corporate)
e. Laku Pandai e. Branchless Banking Agents (Laku Pandai)
Layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan A branchless financial service aimed at promoting financial
inklusif yang diselenggarakan oleh Bank dan dilakukan inclusion, organized by the Bank through agents that provide
melalui Agen untuk menyediakan layanan perbankan banking and/or other financial services. Services include
dan/atau layanan keuangan lainnya. Fitur dalam layanan account opening, cash deposits, cash withdrawals, inter-bank
ini diantaranya Pembukaan rekening, Setor tunai, Tarik transfers, and account inquiries.
tunai, Transfer ke sesama dan Mutasi rekening.
f. Sulselbar Mobile f. Sulselbar Mobile
Merupakan aplikasi Mobile Banking Bank Sulselbar A Mobile Banking application designed to help customers
yang bertujuan untuk memudahkan nasabah dalam conduct financial transactions such as transfers, cash
melakukan kegiatan transaksi transfer, tarik tunai, deposits and withdrawals, payments, e-wallet top-ups, and
pembelian, pembayaran, top up e-wallet dan transaksi other transactions via smartphone.
lainnya melalui smartphone.
BANK SULSELBAR
108
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 109
g. Quick Response Indonesia Standard (QRIS) g. Quick Response Indonesia Standard (QRIS)
QRIS Bank Sulselbar adalah sistem pembayaran QRIS Bank Sulselbar is a payment system in collaboration
bekerjasama dengan Bank Indonesia agar proses with Bank Indonesia to ensure transactions via QR Code
transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, are easy, fast, and secure. QRIS can be used across stores,
dan terjaga keamanannya. QRIS dapat digunakan di merchants, street vendors, parking areas, tourist sites,
seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, and donation merchants displaying the QRIS logo, even if
donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia the QRIS provider differs from the community’s usual app
QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang provider.
digunakan masyarakat.
h. Virtual Account h. Virtual Account
Merupakan aplikasi atau layanan yang diberikan bank A service provided by the bank in the form of an identification
berupa nomor identifikasi yang dapat ditentukan oleh number that can be assigned by companies or institutions
perusahaan atau instansi yang bekerjasama dengan partnered with Bank Sulselbar, helping streamline their
Bank Sulselbar untuk selanjutnya membantu dalam reconciliation process.
rekonsiliasi perusahaan atau instansi tersebut.
Jenis Produk Devisa Bank Sulselbar Bank Sulselbar Foreign Exchange Products
1. Trade Products yang meliputi: 1. Trade Products include:
• Fasilitas LC dan SKBDN outgoing dan Incoming • LC and SKBDN Facilities (Import and Export)
(import dan export)
PT Bank Sulselbar memberikan solusi dalam PT Bank Sulselbar offers solutions for both local and
transaksi perdagangan lokal dengan menggunakan international trade transactions using Domestic
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Documentary Credit (SKBDN) and international trade
serta transaksi perdagangan internasional dengan transactions through Letters of Credit (LC). This product
menggunakan Letter of Credit (LC). Produk ini guarantees payment to the beneficiary (exporter/seller)
memberikan jaminan pembayaran kepada pihak as long as the presentation complies with the terms and
Beneficiary (Eksportir/Seller) selama Beneficiary dapat conditions of the LC or SKBDN.
melakukan presentasi yang sesuai dengan syarat dan
ketentuan LC atau SKBDN.
• Pembiayaan berdasarkan T/R (Financing Against Trust • Financing Against Trust Receipt (T/R)
Receipt) PT Bank Sulselbar also offers Financing Against Trust
Produk Financing Against Trust Receipt atau FATR juga Receipt (FATR) products. This is a short-term financing
tersedia di Bank Sulselbar. Produk ini merupakan facility designed to meet working capital needs and settle
produk pembiayaan jangka pendek untuk kebutuhan obligations to suppliers upon the due date, based on a
modal kerja dan penyelesaian kewajiban kepada Letter of Credit (LC). The financing is provided based on
pemasok jatuh tempo berdasarkan Letter of Credit “trust” with the Trust Receipt serving as a legal document.
(LC). Pendanaan ini akan disediakan berdasarkan
“kepercayaan” atau Trust Receipt sebagai dokumen
hukum.
• Shipping Guarantee • Shipping Guarantee
Shipping Guarantee merupakan produk layanan PT A Shipping Guarantee is a service product of PT Bank
Bank Sulselbar yang dapat memberikan kemudahan Sulselbar that facilitates the applicant/importer/buyer
bagi Applicant/Importir/Buyer dalam hal pengambilan in retrieving goods at the unloading port by issuing a
barang di pelabuhan bongkar (port) dengan cara shipping guarantee even if the original Bill of Lading (B/L)
menerbitkan Shipping Guarantee meskipun Bill of has not been received.
Lading (B/L) asli belum diterima sementara barang
telah tiba di pelabuhan bongkar.
BANK SULSELBAR
109
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 110
Profil Perusahaan
Company Profile
• Inward & Outward Documentary Collections • Inward & Outward Documentary Collections
Produk Outward Documentary Collections The Outward Documentary Collections service provides
memberikan solusi bagi jasa penagihan dokumen a solution for exporters by handling document collections
ekspor untuk kepentingan eksportir untuk tetap to ensure that exporters retain control over their goods/
memiliki kuasa atas barang/dokumen sampai documents until payment or acceptance of the draft is
diterimanya pembayaran atau akseptasi atas draft confirmed by the importer through their bank. This gives
oleh pihak importir melalui banknya sehingga dapat exporters confidence when handling documents and
membangun keyakinan bagi pihak eksportir agar collections via international banking networks.
melakukan pengiriman dokumen dan penagihan
melalui jaringan perbankan internasional.
Untuk produk Inward Documentary Collections The Inward Documentary Collections service handles
merupakan jasa yang ditawarkan dalam bentuk collections on drafts received from the remitting bank
pengurusan tagihan atas warkat yang diterima by delivering documents to the importer/buyer (drawee)
dari Remitting Bank melalui tindakan menyerahkan for payment or acceptance and subsequently forwarding
dokumen kepada Importir/Buyer (Drawee) untuk the payment or acceptance to the exporter (principal) via
memperoleh pembayaran atau akseptasi dari Drawee their bank (remitting bank).
dan meneruskan pembayaran atau akseptasi kepada
Eksportir (principal) melalui banknya (Remitting Bank).
2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan 2. Remittance (Foreign Currency Transfers - Incoming
outgoing) and Outgoing)
Saat ini Bank Sulselbar juga melayani Incoming dan Bank Sulselbar facilitates both incoming and outgoing foreign
Outgoing Transfer dana dalam beberapa currency ke currency transfers in various currencies to and from multiple
berbagai negara. Fasilitas Remittance ini tentunya countries. The remittance service ensures secure, easy, and
memberikan keamanan, kemudahan dan kecepatan fast processing for sending or receiving foreign currency
dalam proses pengiriman/penerimaan dana valuta asing funds locally or internationally.
yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
3. Money Changer/Penukaran uang asing 3. Money Changer (Foreign Currency Exchange)
Bank Sulselbar juga melayani penukaran uang asing Bank Sulselbar provides foreign exchange services for both
baik beli maupun jual valuta asing dengan harga yang buying and selling foreign currencies at competitive rates.
kompetitif serta menerima berbagai kondisi bank notes The Bank accepts various conditions of banknotes following
yang mengacu pada harga pasar terkini. the latest market prices.
4. Produk DPK Valas 4. Foreign Currency Third-Party Funds (DPK Valas)
• Savings/Tabungan Valas • Foreign Currency Savings Account
Bank Sulselbar menyediakan produk Tabungan Bank Sulselbar offers foreign currency savings
Valas dalam valuta asing, baik untuk perorangan accounts for both individual and corporate customers.
maupun non-perorangan. Penarikan dapat dilakukan Withdrawals can be made at any time, and the accounts
setiap saat dan tersedia dalam beberapa mata uang are available in multiple currencies with competitive
(currency) dengan suku bunga kompetitif dengan interest rates and easy terms and conditions.
persyaratan yang sangat mudah.
• Current Account/Giro Valas • Foreign Currency Current Account
Produk Giro Valas juga tersedia di Bank Sulselbar. Bank Sulselbar also provides foreign currency
Dengan produk ini, nasabah diberikan kemudahan current accounts. This product enables customers to
untuk transaksi bisnis terutama untuk transaksi jasa conveniently conduct daily banking transactions for
dalam valuta asing. Ketersediaan Giro Valas akan business transactions, especially foreign exchange
BANK SULSELBAR
110
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 111
mempermudah transaksi ekspor dan impor serta service transactions. The availability of a Foreign
jasa lainnya dalam melakukan pendebetan serta Currency Current Account facilitates export and import
pengkreditan transaksi bisnis. transactions as well as other services, including debit and
credit settlements for business transactions.
• Time Deposit/Deposito Valas • Foreign Currency Time Deposit
Produk Deposito Valas atau Time Deposit adalah The Foreign Currency Time Deposit is a secure and
pilihan investasi yang aman dan menguntungkan bagi profitable investment option for customers. This product
nasabah. Produk ini tersedia dalam beberapa currency is available in multiple currencies for both individual and
yang diperuntukkan bagi nasabah perorangan non-individual customers. Withdrawal terms are flexible,
maupun non perorangan. Untuk jangka waktu offering several options such as 1 month, 3 months,
pencairan juga tersedia dalam beberapa pilihan, yaitu 6 months, and up to 12 months, and it comes with an
1 (satu), 3 (tiga), 6 (enam), hingga 12 (dua belas) bulan Automatic Roll Over (ARO) facility.
serta memiliki fasilitas Automatic Roll Over (ARO).
BANK SULSELBAR
111
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 112
Profil Perusahaan
Company Profile
Wilayah Operasional Perusahaan
Company Operational Area
Sampai dengan Desember 2024 jumlah jaringan unit kantor As of December 2024, Bank Sulselbar operated a network of
Bank Sulselbar sebanyak 889 dengan rincian 1 Kantor 889 service points, which includes 1 Head Office, 102 Branch
Pusat, 102 Unit Jaringan Kantor, mobil kas 18 unit, serta Offices, 18 mobile cash units, and 588 ATM and CRM terminals.
jaringan ATM/CRM sebanyak 588 unit yang tersebar di These are distributed across the provinces of South Sulawesi,
seluruh daerah provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat West Sulawesi, and DKI Jakarta, distributed as follows:
dan DKI Jakarta dengan rincian sebagai berikut:
BANK SULSELBAR
112
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 113
Unit Kantor 2024 2023 2022 2021 2020 Office Units
Kantor Pusat 1 1 1 1 1 Head Office
Kantor Cabang Utama 5 5 5 5 5 Main Branch Office
Kantor Cabang Conventional Branch
31 26 26 26 26
Konvensional Office
Kantor Cabang Syariah 4 4 4 4 4 Sharia Branch Office
Kantor Cabang Pembantu 12 12 6 6 3 Sub Branch Office
Kantor Fungsional 54 54 61 61 64 Functional Office
Payment Point 85 49 43 34 34 Payment Points
ATM/CRM 588 589 581 551 506 ATM/CRM
Mobil Kas 18 19 19 19 22 Cash Mobile
Office Cahnneling 96 96 25 25 25 Office Channeling
Total 889 856 772 732 690 Total
Kantor Pusat
Head Office
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
BANK SULSELBAR
113
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 114
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur Organisasi Kantor Pusat PT. Bank Sulselbar
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: RUPS
SK/045/DIR/K/IX/2024 tanggal 30 September 2024, tentang
Standar Operasional Prosedur (SOP) Struktur Organisasi dan
Job Description Kantor Pusat PT. Bank Sulselbar.
Dewan Komisaris
The organizational structure of PT. Bank Sulselbar Head Office board of Commissioners
is established in accordance with the Decree of the Board of
Directors, Number SK/045/DIR/K/IX/2024, dated September
30, 2024. This decree outlines the Standard Operating Procedure
(SOP) for the organizational structure and job descriptions within
PT. Bank Sulselbar Head Office. Direktur Utama
President director
Direktur Operasional & Direktur Pemasaran
Teknologi Informasi & Syariah
Director of Operations &
Information Technology Marketing & Sharia Director
Divisi Corporate Secretary Divisi Teknologi Informasi Divisi Treasury
Corporate Secretary Information Technology
Division Division Treasury Division
Divisi Keuangan & Akuntansi
Divisi Strategi & Initiative Divisi Dana & Jasa
Management Office Finance & Accounting
Division Fund & Services Division
Divisi Human Capital Divisi Umum Divisi Usaha Syariah
Human Capital Division General Division Sharia Business Division
Divisi Audit Internal & Divisi Digitalisasi dan Layanan Dana Pensiun Lembaga
Anti Fraud Keuangan
Internal Audit & Anti Fraud
Digitalization and
Services Division Financial Institution
Division Pension Fund
Unit Khusus Penyelamatan
Cabang Konvensional & Penyelesaian
Conventional Branch Special Rescue &
Settlement Unit
Cabang Syariah
Sharia Branch
BANK SULSELBAR
114
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 115
Dewan Pengawas Syariah Komite
Sharia Supervisory Board Committee
Direktur Kredit & UMKM Direktur Kepatuhan
Director of Credit and SMEs Director of Compliance
Divisi Korvorasi &
Komersial Divisi Kepatuhan Staf Ahli
Corporate & Commercial Compliance Division Expert Staff
Division
Divisi Ritel & Konsumer
Divisi Manajemen Risiko
Retail & Consumer
Division Risk Management Division
Divisi Internasional Banking
International Banking
Division
BANK SULSELBAR
115
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 116
Profil Perusahaan
Company Profile
Keanggotaan dalam Asosiasi
Membership in the Association
Sebagai korporasi yang bergerak di industri perbankan, As a corporation within the banking sector, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar bergabung dengan berbagai perhimpunan actively participates in various national associations relevant
dan asosiasi yang bergerak di bidang yang sama dalam to our industry. Membership in these associations facilitates
skala nasional. Dengan bergabung ke dalam asosiasi/ the exchange of vital information regarding banking matters,
perhimpunan tersebut, perusahaan bisa bertukar informasi including the latest policies and their implications.
tentang banyak hal yang berkaitan dengan dunia perbankan,
termasuk kebijakan-kebijakan terbaru beserta dampaknya.
Selama tahun 2024 Bank Sulselbar bergabung dalam In 2024, Bank Sulselbar will be joining the following
asosiasi/perhimpunan sebagai berikut: associations:
• Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS) • National Commercial Banks Association (PERBANAS)
sebagai anggota • Regional Bank Association (ASBANDA)
• Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) sebagai anggota • Regional Development Bank Association (ASBANDA)
• Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) • Indonesian Banking Dispute Resolution Alternative Institute
• Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan (LAPSPI)
Indonesia (LAPSPI) • Board of Commissioners Communication Forum (FKDK)
• Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) • Compliance Director Communication Forum (FKDKP)
• Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDKP) • Association of Cambridge International (ACI)
• Association Cambiste International (ACI) • Indonesian Payment Systems Association (ASPI)
• Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) • Debt Marketable Securities Dealers Association
• Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN) (HIMDASUN)
• Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) • Financial Services Industry Communication Forum (FKIJK)
• Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) • Regional Banking Deliberative Body (BMPD)
BANK SULSELBAR
116
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 117
BANK SULSELBAR
117
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 118
Profil Direksi
Board of Directors Profile
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Warga Negara Indonesia, usia 58 tahun,
Kelahiran Ujung Pandang, 26 Juni 1966
Indonesian, Date of Birth: Ujung Pandang,
26 Juni 1966, 58 years old.
BANK SULSELBAR
118
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 119
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke 1 (Satu), 29 Desember 2022 - 2026 Periode ke 1 (Satu), 29 Desember 2022 - 2026
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi (S1) dari Sekolah Tinggi Ilmu • Bachelor of Economics (S1) from Muhammadiyah
Ekonomi Muhammadiyah Palopo (2003) Palopo College of Economics (2003)
• Pasca Sarjana (S2) Sekolah Tinggi Ilmu • Postgraduate (S2) from YAPPANN Jakarta College of
Administrasi YAPPANN Jakarta (2005) Administrative Sciences (2005)
Sertifikasi Professional Certification
Level V Sertifikat Manajemen Risiko Risk Management Certification Level V
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Direktur Utama Bank Sulselbar He served as the President Director at Bank
berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum Sulselbar, as documented in the Minutes of the Deed
Pemegang Saham Luar Biasa Bank dengan akta from the Bank’s Extraordinary General Meeting
No. 08 tanggal 29 Desember 2022. of Shareholders, recorded under deed No. 08 on
December 29, 2022.
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan The individual does not hold concurrent positions in
maupun lembaga lain. other companies or institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Jeneponto • Bank Sulselbar Jeneponto Branch Manager
(2011-2012) (2011-2012)
• Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Masamba • Bank Sulselbar Masamba Branch Manager
(2012 – 2016) (2012 – 2016)
• Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Utama • Bank Sulselbar Palopo Main Branch Manager
Palopo (2016 – 2017) (2016
• Pemimpin Grup Kredit Bank Sulselbar (2017 • Leader of Bank Sulselbar Loan Group (2017 –
– 2021) 2021)
• Direktur Kredit & UMKM (2021-2022) • Director of Credit & MSME (2021-2022)
• Plt. Direktur Utama Bank Sulselbar (2022) • Interim President Director of Bank Sulselbar
(2022)
Kepemilikan Saham Bank Shareholding in Bank Sulselbar
Sulselbar None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
119
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 120
Dirhamsyah Kadir
Direktur Pemasaran & Syariah
Marketing & Sharia Director
Warga Negara Indonesia, usia 53 tahun,
kelahiran Ujung Pandang, 15 Maret 1971
Indonesian, Born in Ujung Pandang in 15 Mei
1971, 53 years old.
BANK SULSELBAR
120
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 121
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke 2 (Dua), Tahun 2020-2024 First term, 2024 - Present (2025)
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga • Indonesian Educational Institute College of
Pendidikan Indonesia (S1) Management Sciences (S1)
• Universitas Satria Makassar (S2) • Satria University Makassar
Sertifikasi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Direktur Pemasaran & Syariah In 2024, He served as the Director of Marketing and
pada tahun 2024 berdasarkan Berita Acara Akta Sharia, as documented in the Minutes of the Deed
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank from the Bank’s Extraordinary General Meeting of
dengan akta No. 07 tanggal 12 Agustus 2024 Shareholders, recorded under deed No. 07 on August
oleh Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, Sarjana 12, 2024, by Notary Rakhmawati Laica Marzuki,
Hukum, Notaris di Makassar Bachelor of Law, a Notary in Makassar.
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan The individual does not hold concurrent positions in
maupun lembaga lain. other companies or institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Pemimpin Divisi Umum (20 Maret 2019 - • Head of General Division (March 20, 2019–
2024), 2024)
• Pemimpin Cabang Utama Makassar (2017 - • Makassar Main Branch Manager (2017– 2018)
2018), • Acting Head of Corporate Secretary Division
• Pjs. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (2017)
(2017) • Takalar Branch Manager (2014 – 2016)
• Pemimpin Cabang Takalar (2014 – 2016).
Kepemilikan Saham Bank Shareholding in Bank Sulselbar
Sulselbar None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
121
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 122
Iswadi Ayub
Direktur Operasional & TI
Director of Banking Operations &
Information Technology
Warga Negara Indonesia, usia 48 tahun,
kelahiran Ujung Pandang, 10 Mei 1976
Indonesian, Born in Ujung Pandang in 10 Mei
1976, 48 years old.
BANK SULSELBAR
122
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 123
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke 1 (Satu), 15 Juni 2023 - 2027 First period, June 15, 2023 - 2027
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Ekonomi (S1) dari Sekolah Tinggi Ilmu Bachelor of Economics (S1) from Ujung Pandang College
Ekonomi Ujung Pandang (2003) of Economics (2003)
Sertifikasi Professional Certification
Level V Sertifikat Manajemen Risiko Risk Management Certification Level V
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Direktur Operasional & TI pada In 2023, He served as the Director of Banking
tahun 2023 berdasarkan Hasil Keputusan Rapat Operations & Information Technology, as appointed
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) by the Extraordinary General Meeting of Shareholders
yang dituangkan dalam Akta Nomor 08 tanggal (EGMS) in accordance with Deed Number 08, dated
15 Juni 2023. June 15, 2023.
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan The individual does not hold concurrent positions in
maupun lembaga lain. other companies or institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (2021 - • Head of Sharia Business Unit Division (2021 -
2023) 2023)
• Pemimpin Group Usaha Syariah (2017-2021) • Head of Sharia Business Group (2017-2021)
• Pemimpin Cabang Syariah Makassar (2011) • Head of Makassar Sharia Branch (2011)
• Pemimpin Cabang Syariah Maros (2007- • Head of Maros Sharia Branch (2007-2008)
2008) • Head of Sengkang Sharia Branch (2007)
• Pemimpin Cabang Syariah Sengkang (2007)
Kepemilikan Saham Bank Shareholding in Bank Sulselbar
Sulselbar None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
123
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 124
Dian Anggriani Utina
Direktur Kepatuhan
Compliance Director
Warga Negara Indonesia, usia 56 tahun,
kelahiran Makassar, 21 Mei 1968.
Indonesian, Born in Makassar in 21 Mei
1968, 56 years old.
BANK SULSELBAR
124
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 125
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke 1 (Satu), Tahun 2020-2024 First period, 2020 - 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Hasanuddin • Bachelor of Economics (S1) from Hasanuddin
(1992) University (1992)
• Magister Manajemen (S2) dari Universitas • Master of Management (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin (2001) University (2001)
• Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin • Doctor of Economics from Hasanuddin University
(2014) (2014)
Sertifikasi Professional Certification
Level V Sertifikat Manajemen Risiko Risk Management Certification Level V
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank Served as Compliance Director of Bank Sulselbar
Sulselbar sejak tanggal 29 Januari 2021 since January 29, 2021 based on the Minutes of the
berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum Deed of the Bank’s Extraordinary General Meeting of
Pemegang Saham Luar Biasa Bank dengan akta Shareholders with deed No. 02 dated December 2,
No. 02 tanggal 02 Desember 2020 oleh Notaris 2020 by Notary Mustahar, S.H., M.Kn in Makassar
Mustahar, S.H., M.Kn di Makassar
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan The individual does not hold concurrent positions in
maupun lembaga lain. other companies or institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Menjabat sebagai Pemimpin Grup Manajemen • Served as Risk Management Group Leader (2018
Risiko (2018 - 2021) - 2021)
• Pemimpin Grup Sumber Daya Manusia (2016 • Human Resources Group Leader (2016 - 2018)
- 2018) • Planning Group Leader (2014 - 2016)
• Pemimpin Grup Perencanaan (2014 - 2016)
Kepemilikan Saham Bank Shareholding in Bank Sulselbar
Sulselbar None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
125
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 126
Dwi Zulkarnain
Direktur Kredit & UMKM
Credit & SMES Director
Warga Negara Indonesia, usia 46 tahun,
kelahiran Ujung Pandang, 03 Mei 1978.
Indonesian, Born in Ujung Pandang in 03 Mei
1978, 46 years old.
BANK SULSELBAR
126
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 127
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke 1 (Satu), 24 Oktober 2023 - 2027 First term, October 24, 2023 - 2027
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Hasanuddin • Bachelor of Economics (S1) from Hasanuddin
(2004) University (2004)
• Magister Manajemen (S2) dari Universitas • Master of Management (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin (2022) University (2022)
Sertifikasi Professional Certification
Level V Sertifikat Manajemen Risiko Risk Management Certification Level V
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Served as Director of Marketing and Sharia in 2023
Syariah pada tahun 2023 berdasarkan Akta based on Circular Decree No. 11 dated October 24,
Keputusan Sirkuler No. 11 tanggal 24 Oktober 2023 made before Rakhmawati Laica Marzuki,
2023 yang dibuat di hadapan Rakhmawati Laica Bachelor of Law, Notary in Makassar
Marzuki, Sarjana Hukum, Notaris di Makassar
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan The individual does not hold concurrent positions in
maupun lembaga lain. other companies or institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Pemimpin Divisi Treasury PT. Bank Sulselbar • Head of Treasury Division at PT. Bank Sulselbar
(2019 - 2023) (2019 - 2023)
• Pemimpin PT. Bank Sulselbar Cabang Jakarta • Head of PT. Bank Sulselbar Jakarta Branch (2016
(2016 - 2019) - 2019)
• Pemimpin Departemen Penyelamatan & • Head of Rescue & Settlement Department of
Penyelesaian Grup Pemasaran PT. Bank Marketing Group at PT. Bank Sulselbar (2015)
Sulselbar (2015)
• Pemimpin Seksi Pemasaran, PT. Bank • Head of Marketing Section, PT. Bank Sulselbar
Sulselbar Cabang Utama Makassar (2014) Main Branch Makassar (2014)
Kepemilikan Saham Bank Shareholding in Bank Sulselbar
Sulselbar None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
127
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 128
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi Affiliate Relationship of BOD Members
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi Board of Directors Affiliation Relationship Table
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang Hubungan
Dewan Saham Dewan Saham Kepengurusan
Nama Jabatan Direksi Board Direksi Board
Komisaris Board Pengendali Komisaris Board Pengendali Management
Name Position of Directors of Directors
of Commissioners Controlling of Commissioners Controlling Relations
Shareholder Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Direktur
Yulis Suandi √ √ √ √ √ √ √
Utama
Direktur
Dirhamsyah
Pemasaran & √ √ √ √ √ √ √
Kadir
Syariah
Direktur
Iswadi Ayub Operasional √ √ √ √ √ √ √
& TI
Dian
Direktur
Anggriani √ √ √ √ √ √ √
Kepatuhan
Utina
Direktur
Dwi
Kredit & √ √ √ √ √ √ √
Zulkarnain
UMKM
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2024 2024
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi pada tahun Details of the education and/or training of the Board of Directors
buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan. in the financial year are presented in the Corporate Governance
Chapter.
Perubahan Komposisi Anggota Changes in the Board of Directors
Direksi dan Alasan Perubahannya Composition and Their Rationale
Selama tahun 2024, Komposisi anggota Direksi Bank During 2024, the composition of the Board of Directors of Bank
Sulselbar mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan Sulselbar will change according to the Bank’s needs as outlined
Bank sebagaimana dijelaskan berikut: below.
Komposisi Direksi Sebelum RUPS LB Composition of the BOD Before the EGM of
Tanggal 12 Agustus 2024 Shareholders on August 2024 ,12
Komposisi Direksi sebelum RUPS LB Tanggal 12 Agustus The composition of the Board of Directors before the
2024 sebanyak 4 (empat) orang yang terdiri dari 1 (satu) Extraordinary General Meeting of Shareholders on August 12,
orang Direktur Utama, dan 3 (tiga) orang Direksi. Komposisi 2024, consists of four members: one President Director and
dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di three Directors.
bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum The composition and appointment basis of the Board of Directors
RUPS LB Tanggal 12 Agustus 2024 are presented in the following table.
BANK SULSELBAR
128
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 129
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Periode
Nama Jabatan Efektif
Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan
Jabatan
Akta RUPS LB No. 08 Nomor KEP-
Direktur Utama
Yulis Suandi tanggal 29 Desember 188/D.03/2022 Tanggal 2022-2026 Pertama
2022 7 Desember 2022
Nomor KEP-
Direktur Operasional Akta RUPS LB No. 08
Iswadi Ayub 19/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
& TI tanggal 15 Juni 2023
9 Februari 2023
Akta RUPS LB No. 02 Nomor KEP-
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan tanggal 02 Desember 13/D.03/2021 Tanggal 2020-2024 Pertama
2020 26 Januari 2021
Akta Keputusan Sirkuler Nomor KEPR-
Direktur Kredit &
Dwi Zulkarnain No. 11 tanggal 24 117/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
UMKM
Oktober 2023 20 September 2023
Komposisi Direksi Sesudah RUPS LB Composition of the BOD After the EGM of
Tanggal 12 Agustus 2024 Shareholders on August 2024 ,12
Pada tanggal 12 Agustus 2024 RUPS LB memutuskan untuk On August 12, 2024, the Extraordinary General Meeting of
mengankat Dirhamsyah Kadir sebagai Direktur Pemasaran Shareholders decided to appoint Dirhamsyah Kadir as Director
& Syariah. Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS LB of Marketing & Sharia Banking. Thus, the composition of the
tanggal 12 Agustus 2024 sebanyak 5 (lima) orang yang Board of Directors after this meeting will consist of five members:
terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, dan 4 (empat) one President Director and four Directors.
orang Direksi. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sesudah The composition and appointment basis of the Board of Directors
RUPS LB Tanggal 12 Agustus 2024 are presented in the following table.
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Periode
Nama Jabatan Efektif
Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan
Jabatan
Akta RUPS LB No. 08 Nomor KEP-
Direktur Utama
Yulis Suandi tanggal 29 Desember 188/D.03/2022 Tanggal 2022-2026 Pertama
2022 7 Desember 2022
Akta RUPS LB No. 07 Nomor KEPR-
Direktur Pemasaran &
Dirhamsyah Kadir tanggal 12 Agustus 46/D.03/2024 Tanggal 2024-2028 Pertama
Syariah
2024 15 Juli 2024
Nomor KEP-
Direktur Operasional Akta RUPS LB No. 08
Iswadi Ayub 19/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
& TI tanggal 15 Juni 2023
9 Februari 2023
Akta RUPS LB No. 02 Nomor KEP-
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan tanggal 02 Desember 13/D.03/2021 Tanggal 2020-2024 Pertama
2020 26 Januari 2021
Akta Keputusan Sirkuler Nomor KEPR-
Direktur Kredit &
Dwi Zulkarnain No. 11 tanggal 24 117/D.03/2023 Tanggal 2023-2027 Pertama
UMKM
Oktober 2023 20 September 2023
BANK SULSELBAR
129
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 130
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
Marsuki
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 64 tahun,
kelahiran Gowa Sunggu Minasa, 26 Juni 1960
Indonesian citizen, 64 years old, born in Gowa
Sunggu Minasa, June 26, 1960
BANK SULSELBAR
130
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 131
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode Pertama, tahun 2020 –2024. First Term, 2020 – 2024
Educational Background
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Economics (S1) in Economics and Development
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Ilmu Ekonomi dan
Studies, Universitas Hasanuddin (1985)
Studi Pembangunan dari Universitas Hasanuddin
(1985)
• Magister Ekonomi dan Keuangan (S2) dari Universite • Master of Economics and Finance (S2), Université de Nice
de Nice Sophia Antipolis, Perancis (1993) Sophia Antipolis, France (1993)
• Doktor Ekonomi dan Keuangan (S3) dari Universite de • Doctor of Economics and Finance (S3), Université de Nice
Nice Sophia Antipolis, Perancis (1997). Sophia Antipolis, France
Sertifikasi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat II Risk Management Certification Level II
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Served as Independent Commissioner of Bank Sulselbar
Sulselbar berdasarkan Hasil Keputusan Rapat based on the Decision of the Extraordinary General
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang Meeting of Shareholders (EGMS) as stated in Deed
dituangkan dalam Akta Nomor 23 Tanggal 15 Oktober Number 23 dated October 15, 2020. Approval of OJK
2020. Persetujuan Keputusan OJK No. SR-423/ Decision No. SR-423/PB.12/2020 dated December 23,
PB.12/2020 tanggal 23 Desember 2020. 2020.
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
• Ketua Komite Pemantau Risiko • Chairman of the Risk Monitoring Committee
• Ketua Komite Remunerasi • Chairman of the Remuneration Committee
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Program • Lecturer at the Faculty of Economics and Postgraduate
Pasca Sarjana S2 dan S3 Universitas Hasanuddin Programs, Hasanuddin University (1988-present)
(1988-sekarang) • Leadership Element of the Nitro Institute of Business
• Unsur Pimpinan Institut Bisnis dan Keuangan and Finance (October 2017-2020)
Nitro (Oktober 2017-2020) • Member of the Indonesian Ministry of Finance
• Anggota Forum Ekonomi Kementerian Keuangan Economic Forum (FEKK) (June 2018 - 2020)
RI (FEKK) (Juni 2018 – 2020) • Member of the UNHAS Research Council (2015-
• Anggota Dewan Riset UNHAS (2015-2020) 2020)
• Asisten Direktur I Program Pasca Sarjana STIEM • Assistant Director I of the Postgraduate Program,
Bongaya (1999-2001) STIEM Bongaya (1999-2001)
• Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Moneter, • Director of the Center for Economic and Monetary
PSEM (1998-2020) Studies, PSEM (1998-2020)
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar Shareholding in Bank Sulselbar
Tidak memiliki None
BANK SULSELBAR
131
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 132
Profil Perusahaan
Company Profile
Adlinsyah M. Nasution
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 61 tahun,
kelahiran Medan, 19 Maret 1963.
Indonesian citizen, 61 years old, born in
Medan, March 19, 1963.
BANK SULSELBAR
132
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 133
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode Pertama, tahun 2021 –2025. First Term, 2021 – 2025
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Sosial Ekonomi • Bachelor of Economics (S1) in Agricultural Socioeconomics,
Pertanian dari Universitas Andalas (1986). Andalas University
• Program Pengembangan Eksekutif Perbankan. • Banking Executive Development
• Pascasarjana Institut Bisnis Dan Keuangan Nitro • Postgraduate, Nitro Institute of Business and Finance
Sertifikasi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat II Risk Management Certification Level II
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Served as Independent Commissioner of Bank Sulselbar
Sulselbar berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum based on the Minutes of the Deed of the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa Bank dengan akta No. 23 Extraordinary General Meeting of Shareholders with deed
tanggal 15 Oktober 2020 oleh Notaris Mustahar, S.H., No. 23 dated October 15, 2020 by Notary Mustahar, S.H.,
M.Kn M.Kn
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
• Ketua Komite Audit • Chairman of the Audit Committee
• Ketua Komite Nominasi • Chairman of the Nomination Committee
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Koordinator Unit Kerja Koordinasi Wilayah KPK • Coordinator of the KPK Regional Coordination Work
(2018-2021) Unit (2018-2021)
• Penyelidik KPK (2018-2021) • KPK Investigator (2018-2021)
• Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi • Head of the KPK Prevention Coordination and
Pencegahan KPK (2016-2018) Supervision Task Force (2016-2018)
• Kepala Satuan Tugas Pemeriksa Laporan Harta • Head of the State Officials’ Wealth Report (LHKPN)
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) (KPK) Examination Task Force (KPK) (2005-2016)
(2005- 2016) • President Director of PT Agra Anugrah Pratama
• Direktur Utama PT Agra Anugrah Pratama (2002-2005)
(2002-2005) • Head of the Main Branch of Bank Pacific Sudirman
• Kepala Cabang Utama Bank Pacific Sudirman (BDL) (1997-2002)
(BDL) (1997-2002) • Acting Head of the Main Branch of Bank Pacific
• Plt. Kepala Cabang Utama Bank Pacific Sudirman Sudirman (1996-1997)
(1996-1997) • Head of the Bank Pacific Kuningan Branch (1994-
• Kepala Cabang Bank Pacific Kuningan (1994- 1996)
1996)
Shareholding in Bank Sulselbar
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar
None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
133
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 134
Profil Perusahaan
Company Profile
Muhammad Idris
Komisaris
Commissioner
Warga Negara Indonesia, usia 60 tahun,
kelahiran Majene, 15 November 1964.
Indonesian citizen, 60 years old, born in
Majene, November 15, 1964.
BANK SULSELBAR
134
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 135
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode Pertama, tahun 2021 –2025. First Term, 2021 – 2025
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ilmu Pemerintahan (S1) Fisip/Ilmu • Bachelor of Government Science (S1) in Social and
Administrasi Pemerintahan Universitas Hasanuddin Political Sciences/Governmental Administration Science,
(1988) Hasanuddin University (1988)
• Magister Ilmu Administrasi Bisnis (S2) Administrasi • Master of Business Administration (S2) in Business
Bisnis Universitas Indonesia (1999) Administration, University of Indonesia (1999)
• Doktor (S3) Fisip/Ilmu Sosial Universitas Hasanuddin • Doctorate (S3) in Social Sciences, Faculty of Social
(2007) Sciences, Hasanuddin University (2007)
Sertifikasi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat II Risk Management Certification Level II
Riwayat Jabatan Career History
1. Dasar Hukum Pengangkatan 1. Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Komisaris Non Independen Bank Served as Non-Independent Commissioner of Bank
Sulselbar berdasarkan Berita Acara Akta Rapat Umum Sulselbar based on the Minutes of the Deed of the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa Bank dengan akta No. Extraordinary General Meeting of Shareholders with deed
48 tanggal 25 Juni 2021 oleh Notaris Mustahar, S.H., No. 48 dated June 25, 2021 by Notary Mustahar, S.H.,
M.Kn di Makassar. Persetumuan Keputusan OJK No. M.Kn in Makassar. Agreement of OJK Decision No. KEP-
KEP-93/D.03/2021 tanggal 09 Juli 2021. 93/D.03/2021 dated July 9, 2021.
2. Jabatan Rangkap 2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan maupun No concurrent positions held in other companies or
lembaga lain. institutions.
3. Pengalaman Kerja 3. Work Experience
• Sekretaris Daerah Prov. Sulawesi Barat • Regional Secretary of West Sulawesi Province
(2018-sekarang) (2018-present)
• Deputi Bidang Diklat Aparatur LAN (2013-2018) • Deputy for Civil Servant Training LAN (2013-2018)
• Kepala PKP2A II LAN (2010-2013) • Head of PKP2A II LAN (2010-2013)
• Kepala Bidang Diklat Aparatur LAN (2005-2010) • Head of Civil Servant Training LAN (2005-2010)
• Kabid Kajian Kelemb. & SDA Perw. LAN Makassar • Head of Kelemba. & SDA Study Division of Perw. LAN
(2000-2005) Makassar (2000-2005)
Kepemilikan Saham Bank Sulselbar Shareholding in Bank Sulselbar
Tidak memiliki None
BANK SULSELBAR
135
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 136
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Affiliation Relationship of Members of
Komisaris the Board of Commissioners
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris Table of Affiliation Relationship of the Board of Commissioners
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang Hubungan
Dewan Dewan
Saham Direksi Saham Kepengurusan
Nama Jabatan Komisaris Direksi Board Komisaris
Pengendali Board of Pengendali Management
Name Position Board of of Directors Board of
Controlling Directors Controlling Relations
Commissioners Commissioners
Shareholder Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Komisaris
Marsuki √ √ √ √ √ √ √
Independen
Adlinsyah Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
M. Nasution Independen
Muhammad
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Idris, M. A
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2024 2024
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris Details of education and training attended by the Board
pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola of Commissioners in 2024 are presented in the Corporate
Perusahaan. Governance Chapter.
Perubahan Komposisi Anggota Changes in the Composition of the
Dewan Komisaris dan Alasan Members of the Board of Commissioners
Perubahannya and the Reasons for the Changes
Pada tahun 2024, tidak terjadi perubahan susunan Dewan In 2024, there were no changes in the composition of the Board
Komisaris Bank Sulselbar. Susunan dan Profil Dewan of Commissioners of Bank Sulselbar. The composition and profile
Komisaris Bank Sulselbar adalah sebagai berikut: of the Board of Commissioners of Bank Sulselbar are as follows:
Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Periode
Nama Jabatan Efektif
Keputusan RUPS LB Keputusan OJK Jabatan
Jabatan
Akta RUPS LB No. 23 SR-423/PB.12/2020
Marsuki Komisaris Independen tanggal 15 Oktober tanggal 23 Desember 2020-2024 Pertama
2020 2020
Akta RUPS LB No. 23 Nomor KEP-
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen tanggal 15 Oktober 22/D.03/2021 2020-2024 Pertama
2020 tanggal 8 Februari 2021
Nomor KEP-
Akta RUPS LB No.48
Muhammad Idris Komisaris 93/D.03/2021 2021-2025 Pertama
tanggal 25 Juni 2021
tanggal 09 Juli 2021
BANK SULSELBAR
136
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 137
BANK SULSELBAR
137
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 138
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Dewan Pengawas Syariah
Profil Dewan Pengawas Syariah
Abdul Gaffar Lewa
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Member of Sharia Supervisory Board
Warga Negara Indonesia. Usia 62 tahun. Lahir
di Ujung Pandang, 17 April 1962
Indonesian citizen. Age 62 years. Born in Ujung
Pandang, April 17, 1962
BANK SULSELBAR
138
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 139
Domisili Domicile
Makassar, Indonesia Makassar, Indonesia
Periode Jabatan Term of Office
Periode ke-2 (Dua), Tahun 2021-2025 Second Term, 2021 – 2025
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi • Bachelor of Economics (S1) in Economics and Development
Pembangunan dari Universitas Hasanuddin (1985) Studies from Hasanuddin University (1985)
• Magister Ekonomi dan Keuangan (S2) dari Universite de Nice • Master of Economics and Finance (S2) from Université de Nice
Sophia Antipolis, Perancis (1993) Sophia Antipolis, France (1993)
• Doktor Ekonomi dan Keuangan (S3) dari Universite de Nice Sophia • Doctor of Economics and Finance (S3) from Université de Nice
Antipolis, Perancis (1997). Sophia Antipolis, France Professional Certification: Not applicable
Sertifikasi Professional Certification
- -
Career History
Riwayat Jabatan 1. Legal Basis for Appointment
1. Dasar Hukum Pengangkatan
• Member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank
• Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah
Sulselbar since 2017 based on Decree No. SK/062/DIR/
PT Bank Sulselbar sejak tahun 2017 berdasarkan Surat
IV/2017 dated April 18,
Keputusan No. SK/062/DIR/IV/2017 tanggal 18 April 2017
• Approval from OJK Decision No. SR-35/KR.06/2016 dated
• Persetujuan Keputusan OJK No. SR-35/ KR.06/2016
November 21, 2016.
tanggal 21 November 2016.
• Recommendation No. U-394IDSN-MUI/VII/2016
• Rekomendasi DSN MUI No. U-394IDSN-MUI/ VIIII2016
2. Jabatan Rangkap
2. Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan maupun lembaga
No concurrent positions held in other companies or institutions.
lain.
3. Work Experience
3. Pengalaman Kerja
• Branch Manager KC Syariah Makassar PT Bank NIAGA-
• Branch Manager KC Syariah Makassar PT Bank NIAGA-
CIMB NIAGA (2009-2016)
CIMB NIAGA (2009-2016)
• Regency Manager Kuala Kencana – Sulselbar PT Bank
• Regency Manager Kuala Kencana – Sulselbar PT Bank
NIAGA-CIMB NIAGA, (2007-2009)
NIAGA-CIMB NIAGA, (2007-2009)
• Regency Manager Makassar/Samarinda East Kalimantan PT
• Regency Manager Makassar/Samarinda Kaltim PT Bank
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (2005-2007)
NIAGA-CIMB NIAGA (2005-2007)
• Account Officer Consumer Loan PT Bank NIAGA-CIMB
• Account Officer Consumer Loan PT Bank NIAGA-CIMB
NIAGA (2005-2007)
NIAGA (2005-2007)
• Account Officer Commercial PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
• Account Officer Commercial PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
(1999-2001)
(1999-2001)
• Branch Operation Head/Branch Human Resource Head PT
• Branch Operation Head/Branch Human Resource Head PT
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1998-1999)
Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1998-1999)
• Operation & administration Dept. Head of PT Bank NIAGA-
• Operation & administration Dept. Head PT Bank NIAGA-CIMB
CIMB NIAGA (1996-1998)
NIAGA (1996-1998)
• Branch loan compliance & support head of PT Bank NIAGA-
• Branch loan compliance & support head PT Bank NIAGA-
CIMB NIAGA (1995-1996)
CIMB NIAGA (1995-1996)
• Branch audit & control head of PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
• Branch audit & control head PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
(1991-1995)
(1991-1995)
• Special Education Program of PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
• Program Pendidikan Khusus PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA
(1990-1991)
(1990-1991)
• Clerk Export-Import of PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1988-
• Clerk Export-Import PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1988-
1990)
1990)
• Clerk Credit & Legal of PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1983-
• Clerk Credit & Legal PT Bank NIAGA-CIMB NIAGA (1983-
1988)
1988)
Shareholding in Bank Sulselbar
Kepemilikan Saham None
Tidak memiliki
BANK SULSELBAR
139
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 140
Profil Perusahaan
Company Profile
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Affiliation among Members of the
Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board:
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah Table of Affiliated Relationships of the Sharia Supervisory Board
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Financial Relations With Family Relations With
Pemegang Pemegang Hubungan
Dewan Dewan
Direksi Saham Direksi Saham Kepengurusan
Nama Jabatan Komisaris Komisaris
Board of Pengendali Board of Pengendali Management
Name Position Board of Board of
Directors Controlling Directors Controlling Relations
Commissioners Commissioners
Shareholder Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Anggota
Abdul
Dewan
Gaffar √ √ √ √ √ √ √
Pengawas
Lewa
Syariah
Pendidikan dan Pelatihan yang Education and Training Undertaken in
Diikuti Tahun 2024 2024
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Pengawas A description of the education and/or training of the Sharia
Syariah pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Supervisory Board for the financial year is presented in the
Perusahaan. Corporate Governance Chapter.
Perubahan Komposisi Dewan Changes in the Composition of the
Pengawas Syariah dan Alasan Sharia Supervisory Board and the
Perubahannya Reasons for the Changes
Pada tahun 2024, tidak terjadi perubahan susunan Dewan In 2024, there were no changes to the composition of the Sharia
Pengawas Syariah Bank Sulselbar. Susunan dan Profil Dewan Supervisory Board of Bank Sulselbar. The composition and profile
Pengawas Syariah Bank Sulselbar adalah sebagai berikut: of the Sharia Supervisory Board of Bank Sulselbar are as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Persetujuan OJK Rekomendasi DSN MUI Masa Jabatan
Name Position Basic Appoinment OJK Approval DSN MUI Recommendation Length of service
Abdul Gaffar SK/062/DIR/IV/2017 Surat OJK No. SR-35/ KR.06/2016 Surat DSN-MUI No. Periode ke-2 Tahun
Anggota
Lewa tanggal 18 April 2017 tanggal 21 November 2016 U-394IDSN-MUI/ VIIII2016 2021-2025
BANK SULSELBAR
140
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 141
BANK SULSELBAR
141
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 142
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Pemimpin Divisi Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir
di Pomalaa, tanggal 28 November 1974.
Indonesian citizen, age 50. Born in Pomalaa,
November 28, 1974.
Head of Division Profile
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Corporate Appointed as Head of Corporate Secretariat
Secretary berdasarkan SK/177/DIR/X/2024 Division based on SK/177/DIR/X/2024 Tanggal
Tanggal 15 Oktober 2024. 15 Oktober 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Ekonomi Akuntansi (S1) Jurusan Bachelor of Accounting Economics (S1),
Akuntansi Fakultas Ekonomi dari Universitas Department of Accounting, Faculty of Economics,
Hasanuddin (2000). Hasanuddin University (2000).
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Pemimpin Divisi Corporate Secretary sejak 1. Head of Corporate Secretariat Division since
16 Oktober 2024, October 16,
2. Pemimpin Departemen Humas & CSR 2. Head of Public Relations & CSR Department,
Divisi Corporate Secretary (2021 - 2024), Corporate Secretariat Division (2021 - 2024)
3. Pemimpin Departemen Diklat Divisi SDM 3. Head of Human Capital Development
(2018 - 2021), Department (2018 - 2021)
4. Pemimpin Departemen Grup Perencanaan 4 Head of Planning & Development Group
& Pengembangan BankSulselbar Makassar Department, BankSulselbar Makassar (2015)
(2015), dan
5. Analis Utama Grup UUS Bank Sulselbar 5. Principal Analyst of UUS Bank Sulselbar
Makassar (2014) Makassar Group (2014)
Sertifikasi Certification
Hartani Djurnie Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
Divisi Corporate Secretary
Corporate Secretary Division
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir di Ujung Indonesian citizen, age 49. Born in Ujung Pandang, April
Pandang, tanggal 26 april 1975. 26, 1975.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Keuangan dan Appointed as Head of Finance and Accounting Division
Akuntansi berdasarkan SK Direksi No.060/DIR/2022. based on Board of Directors Decree No. 060/DIR/2022.
Riwayat Pendidikan Educational Background
1. Sarjana Manajemen Perbankan (S1) dari STIE 1. Bachelor of Banking Management (S1) from STIE
Nusantara (1998) Nusantara (1998)
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas 2. Master of Management (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin (2021) University (2021)
3. Doktor Manajemen (S3) dari Universitas 3. Doctor of Management (S3) from Hasanuddin
Hasanuddin University
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2000. 1. Started career at Bank Sulselbar in 2020.
2. Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi (11 April
2022 - sekarang), 2. Finance & Accounting Division Head (April 11, 2022
3. Pemimpin Cabang Utama Makassar (26 - Present)
November 2019 - 10 April 2022), 3. Makassar Main Branch Manager (November 26,
4. Staf Ahli Direksi Utama Bid Kredit (20 Maret 2019 - April 10,
2019 - 25 November 2019), 4. Expert Staff of the Main Director of Credit Bid
5. Pemimpin Grup Umum (16 Oktober 2017 - 20 (March 20, 2019 - November 25,
Muhammad Daenur Hafsir Maret 2019), 5. General Group Leader (October 16, 2017 - March
6. Pemimpin Cabang Utama Makassar (14 Maret 20,
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
2016 - 15 Oktober 2017), 6. Makassar Main Branch Manager (March 14, 2016 -
Finance and Accounting Division 7. Pemimpin Cabang Pare-Pare (24 Juli 2013 - 13 October 15,
Maret 2016), 7. Pare-Pare Branch Manager (July 24, 2013 - March
8. Wakil Pemimpin Cabang 1 Cabang Utama 8. Deputy Branch Manager 1, Makassar Main Branch
Makassar (01 Oktober 2010 - 23 Juli 2013), (October 1, 2010 - July 23,
9. Pjs Pemimpin Cabang Jakarta (03 Agustus 2010 - 9. Interim Head of Jakarta Branch (August 3, 2010 -
30 September 2010), dan September 30,
10. Pemimpin Grup Kredit Komersial Kantor Pusat 10. Head Office Commercial Credit Group Leader
(2008).
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
142
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 143
Warga Negara Indonesia. Usia 45 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 45. Born in Ujung Pandang,
di Ujung Pandang, tanggal 5 oktober 1979. October 5, 1979.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Treasury Appointed as Head of Treasury Division based
berdasarkan SK/165/DIR/IX/2024 tanggal 30 on SK/165/DIR/IX/2024 tanggal 30 September
September 2024. 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen Bachelor of Economics (S1), Department of
dari STIM LPI Makassar (2006). Management from STIM LPI Makassar (2006).
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Pemimpin Divisi Treasury sejak 16 1. Head of Treasury Division since October 16,
Oktober 2024. 2024
2. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko 2. Head of Risk Management Division (January
Januari 2024 s/d Oktober 2024 dan 2024 - October 2024)
3. Pemimpin Cabang Gowa April 2021 s/d 3. Gowa Branch Manager (April 2021 - January Annisa Syahrul
Januari 2024. 2024) Divisi Treasury
Divisi Treasury
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Warga Negara Indonesia. Usia 53 tahun. Lahir di Indonesian citizen, age 53 years old Born in Sanrobone,
Sanrobone, tanggal 21 Februari 1971 date February 21, 1971.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pjs Pemimpin Divisi Unit Usaha Appointed as Interim Head of the Sharia Business Unit
Syariah berdasarkan SK/104/DIR/VII/2023. Division based on SK/104/DIR/VII/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background
1. Sarjana Ekonomi (S1) dari Sekolah Tinggi Ilmu 1. Bachelor of Economics (S1) from Bajiminasa
Ekonomi Bajiminasa (2003) College of Economics (2003)
2. Magister (S2) dari Universitas Hasanuddin 2. Master’s Degree (S2) from Hasanuddin University
(2006).
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Pjs Pemimpin Divisi Usaha Syariah (01 Agustus 1. Act. Head of Sharia Business Division (August 1,
2023 - sekarang), 2023 - present),
2. Pemimpin Cabang Utama Mamuju (14 Mei 2018 2. Head of Mamuju Main Branch (May 14, 2018 -
- 10 April 2022), April 10, 2022),
3. Pemimpin Cabang Bulukumba (14 Maret 2016 - 3. Head of Bulukumba Branch (March 14, 2016 - May
13 Mei 2018), 3. Staf Ahli Direksi Utama Bid 13, 2018), 3. Expert Staff of the Main Director for
Pemasaran (11 April 2022 - 31 Juli 2023), Marketing (April 11, 2022 - July 31, 2023), Syarifuddin Haruna
4. Pemimpin Cabang Maros (14 November 2014 - 4. Head of Maros Branch (November 14, 2014 - Divisi Unit Usaha Syariah
13 Maret 2016), dan March 13, 2016), and Sharia Business Unit Division
5. Pemimpin Cabang Sidrap (23 Agustus 2011 - 13 5. Head of Sidrap Branch (August 23, 2011 -
November 2014). November 13, 2014).
6. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 6. Started his career at Bank Sulselbar in 1991.
1991.
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
BANK SULSELBAR
143
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 144
Profil Perusahaan
Company Profile
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 49. Born in Ujung Pandang,
di Ujung Pandang, tanggal 09 Juni 1975 June 9, 1975.
Domisili Domicile
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Kepatuhan Appointed as Head of Compliance Division based
berdasarkan SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 on SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024
Oktober 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background
1. Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen 1. Bachelor of Economics (S1), Management
dari STIM Nitro Makassar (2002) Department from STIM Nitro Makassar (2002)
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas 2. Master of Management (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin (2008) University (2008)
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in 2005;
tahun 2005. 2. Head of Household Department, General
2. Pemimpin Dept. Rumah Tangga Divisi Division (2011 -2014)
Umum (2011 - 2014), 3. Interim Head of Corporate Secretary Group
3. Pjs Pemimpin Grup Corporate Secretary (20 (March 20, 2019 - March 14, 2021)
Maret 2019-14 Maret 2021), 4. Head of Public Relations & Protocol
Rakhmat Nur Kadir 4. Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Department, Corporate Secretariat Division
Divisi Corporate Secretary (2014 - 2019), (2014 -2019)
Pemimpin Divisi Kepatuhan
5. Pemimpin Divisi Corporate Secretary (15 5 Corporate Secretary Division Leader (March
Compliance Division
Maret 2021 - 2023), 15, 2021 -2023)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Warga Negara Indonesia. Usia 50 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 50. Born in Ujung Pandang,
di Ujung Pandang, tanggal 28 Juli 1974 July 28, 1974.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Strategy Appointed as Head of Strategy and Initiatives
& Initiative Management Office berdasarkan Division based on SK/141/DIR/IX/2023.
SK/141/DIR/IX/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Bachelor of Economics (S1), Department of
STIE AMKOP Makassar (2011). Management from STIE AMKOP Makassar (2011).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in 2000.
tahun 2000.
2. Pemimpin Divisi Strategy & Initiative 2. Strategy and Initiatives Division Leader
Management Office (19 September 2023 - (September 19, 2023 - Present)
sekarang),
3. Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (12 3. Information Technology Division Head
Januari 2018 - 18 September 2023), (January 12, 2018 - September 18, 2023)
4. Pemimpin Grup Perencanaan dan 4. Planning and Development Group Leader
Pengembangan (03 Juni 2016 - 11 Januari (June 03, 2016 - January 11, 2018)
2018), dan
5. Pemimpin Grup Teknologi Informasi (03 5. Information Technology Group Leader
Muhammad Iqbal Januari 2013 - 02 Juni 2016). (January 03, 2013 - June 02, 2016)
Divisi Strategy & Initiative Management Office
Sertifikasi Certification:
Strategy and Initiatives Division Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Holds Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
144
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 145
Warga Negara Indonesia. Usia 52 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 52. Born in Jakarta,
di Jakarta tanggal 29 September 1972. September 29, 1972.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Dana & Jasa Served as Head of Fund & Services Division based
berdasarkan SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 on SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024
Maret 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Gelar Sarjana (S1) Jurusan Administrasi Niaga Bachelor’s Degree (S1) in Business Administration
dari Universitas Terbuka Jakarta (2002). from Jakarta Open University (2002).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in 2012,
tahun 2012,
2. Pemimpin Divisi Dana & Jasa 2. Head of Fund & Services Division (2024 -
(2024-sekarang), Present)
3. Pemimpin Divisi Audit Intern (27 Mei 2020 3. Head of Internal Audit Division (May 27,
- 2024), 2020 - 2024)
4. Pjs Pemimpin Divisi Audit Intern (06 Maret 4. Interim Head of Internal Audit Division
2019 - 26 Mei 2020),
5. Pemimpin Dept. Pengelolaan Likuiditas 5.
(March 6, 2019 - May 26,2020)
Head of Liquidity Management and Balance
Lili Handayani
dan Balance Sheet Divisi Treasury pada Sheet Department of Treasury Division 2018, Divisi Dana & Jasa
tahun 2018, Fund and Services Division
6. Auditor Utama Grup Audit Intern dan Anti 6. Lead Auditor of Internal Audit and Anti-Fraud
Fraud pada tahun 2016, dan Group 2016
7. Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Jakarta 7. Head of Bank Sulselbar Jakarta Branch 2012.
pada tahun 2012.
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
Warga Negara Indonesia. Usia 48 tahun. Lahir di Malino Indonesian citizen, age 48. Born in Malino, November 15,
tanggal 15 November 1976 1976.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Audit Internal Served as Head of Internal Audit Division based on SK/039/
berdasarkan SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret DIR/III/2024 dated March 22, 2024, concerning Mutation
2024 tentang Mutasi dan Promosi PT Bank Sulselbar. and Promotion of PT Bank Sulselbar.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Universitas Muslim Indonesia (1998). Bachelor’s Degree from Universitas Muslim Indonesia (1998).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Pemimpin Seksi keuangan Cab Palopo (2008- 1. Head of Finance Section of Palopo Branch (2008-
2012) 2012)
2. Pemimpin Seksi Pemasaran Cab palopo (2012- 2. Head of Marketing Section of Palopo Cab (2012-
2014) 2014)
3. Pemimpin Seksi Layanan Cab Bone (2014-2015) 3. Bone Cab Service Section Leader (2014-2015)
4. Pemimpin Dep. Kredit pada Grup Pemasaran 4. Head of Credit Department in Marketing Group
(2015-2016) (2015-2016)
5. Pemimpin Departemen Kredit Produktif pada 5. Productive Credit Department Leader at Marketing
Grup Pemasaran (2016-2019) Group (2016-2019)
6. Plts. Cabang Utama Bone (2018) 6. Interim Head of Bone Main Branch (2018)
7. Plts. Cabang Utama Makassar (2018) 7. Interim Head of Makassar Main Branch (2018)
8. Pemimpin Cabang Utama Palopo (2019-2021) 8. Head of Palopo Main Branch (2019-2021)
9. Pjs. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial 9. Interim Head of Corporate & Commercial Credit
(2021-2022) Division (2021-2022)
10. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial 10. Corporate & Commercial Credit Division Leader Ruslan
(2022-2024) (2022-2024)
Divisi Audit Intern & Fraud
11. Pemimpin Divisi Audit Internal & Anti Fraud 11. Head of Internal Audit & Anti-Fraud Division
(2024-sekarang) (2024-present) Internal Audit and Anti-Fraud Division
Sertifikasi Certification:
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 1. Holds Risk Management Certification Level 7
2. Pelatihan Khusus Kepala SPI & Assesment (CPAM) 2. Special Training for Head of SPI & Assessment (CPAM)
BANK SULSELBAR
145
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 146
Profil Perusahaan
Company Profile
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 49. Born in Ujung Pandang,
di Ujung Pandang, tanggal 09 Juni 1975 June 9, 1975.
Domisili Domicile:
Maros Maros
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Appointed as Head of Risk Management Division
Risiko berdasarkan SK/175/DIR/X/2024 based on SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07
tanggal 07 Oktober 2024 Oktober 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Bachelor of Development Economics, Tadulako
Tadulako (1998) University (1998).
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit 1. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia
Usaha Syariah Cabang Sengkang (2009) Business Unit, Sengkang Branch (2009)
2. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit 2. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia
Usaha Syariah Cabang Maros (2012) Business Unit, Maros Branch (2012)
3. Pemimpin Departemen Kebijakan dan 3. Head of Policy and Compliance Department
Kepatuhan (2016-2024) (2016-2024)
4. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko 4. Risk Management Division Head
Romy Thaha (2024-sekarang) (2024-present)
Divisi Manajemen Risiko Sertifikasi Certification:
Risk Management Division Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Holds Risk Management Certification Level 6
Warga Negara Indonesia. Usia 44 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 44. Born in Pare-Pare, April
di Pare-Pare, tanggal 16 April 1980 16, 1980.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Human Appointed as Head of Human Capital Division
Capital berdasarkan SK/033/DIR/III/2021 based on SK/033/DIR/III/2021.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
1. Sarjana (S1) Manajemen STIE Wira Bhakti 1. Bachelor (S1) in Management at STIE Wira
Makassar (2015). Bhakti Makassar
2. Magister Ekonomi (S2) dari Universitas 2. Master of Economics (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin Makassar (2024) University Makassar (2024)
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in 2000.
tahun 2000,
2. Pemimpin Divisi Human Capital (2021 - 2. Human Capital Division Leader (2021 -
sekarang), Present)
3. Pjs. Pemimpin Divisi Sumber Daya 3. Interim Head of Human Resources Division
Manusia (2021), (2021)
4. Pemimpin Cabang Sinjai (2017), 4. Sinjai Branch Manager (2017)
5. Pemimpin Departemen pendidikan dan 5. Head of the HR Group Education and Training
Hendra Saad pelatihan grup SDM (2015), dan Department (2015);
Divisi Human Capital 6. Pemimpin KCP Daya (2013) 6. KCP Daya Leader (2013)
Human Capital Division
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Holds Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
146
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 147
Warga Negara Indonesia. Usia 41 tahun. Lahir di Indonesian citizen, age 41. Born in Medan, March
Medan tanggal 13 Maret 1983. 13, 1983.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Ritel & Appointed as Head of Retail & Consumer Division
Konsumer berdasarkan SK/039/DIR/III/2024 based on SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret
tanggal 22 Maret 2024. 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background:
1. Sarjana (S1) Jurusan Ekonomi dari 1. Bachelor (S1) in Economics from Hasanuddin
Universitas Hasanuddin Makassar (2005) University Makassar (2005)
2. Magister Manajemen (S2) dari Universitas 2. Master of Management (S2) from Hasanuddin
Hasanuddin Makassar (2022) University Makassar (2022)
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar (2010), 1. Started career at Bank Sulselbar
2. Pemimpin Departemen Priority Banking & 2. Priority Banking & Wealth Management
Wealth Management (2021),
3. Pemimpin Departemen Dana Pihak Ketiga
Department Head
3. Head of Third Party Fund Department Edwin Syamsuddin
(2020), Divisi Ritel & Konsumer
4. Pemimpin Departemen Treasury Product & 4. Head of Treasury Product & Client Contact Retail & Consumer Division
Client Contact Divisi Treasury Bank Sulselbar Department, Treasury Division, Bank
(2017). Sulselbar
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Holds Risk Management Certification Level 7
Warga Negara Indonesia. Usia 43 tahun. Lahir di Indonesian citizen, age 43. Born in Ujung Pandang,
Ujung Pandang tanggal 03 Februari 1981. February 3, 1981.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi International Appointed as Head of International Banking
Banking berdasarkan SK/155/DIR/X/2023. Division based on SK/155/DIR/X/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
1. Sarjana (S1) Manajemen Universitas 1. Bachelor (S1) in Management, Makassar
Negeri Makassar (2003) State University (2003)
2. Sarjana (S1) Hubungan International 2. Bachelor (S1) in International Relations,
Universitas Hasanuddin (2003) Hasanuddin University (2003)
Pengalaman Kerja Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in
tahun 2005,
2. Pemimpin Divisi Divisi Internasional 2. Division Head of International Banking
Banking (05 Oktober 2023 - sekarang), Division (October 5, 2023 - Present)
3. Pemimpin Divisi Strategy & Initiative 3. Strategy and Initiatives Division Leader
Management Office (05 Desember 2022 - 4 (December 5, 2022 - October 4, 2023)
Oktober 2023), dan
4. Pjs Pemimpin Divisi Strategy & Initiative 4. Interim Head of Strategy and Initiatives
Management Office (27 Desember 2021 - 4 Division (December 27, 2021 - October 4,
2023)
Rini Fauziah Rahman
Oktober 2023).
Pemimpin Divisi International Banking
Sertifikasi Certification: International Banking Division
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Holds Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
147
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 148
Profil Perusahaan
Company Profile
Warga Negara Indonesia. Usia 43 tahun. Lahir di Indonesian citizen, age 43. Born in Watansoppeng, July 30,
Watansoppeng, 30 Juli 1981. 1981.
Domisili Domicile:
Makassar Makssar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Korporasi & Appointed as Head of Corporate & Commercial Division
Komersial berdasarkan SK/165/DIR/IX/2024 tanggal based on SK/165/DIR/IX/2024 tanggal 30 September
30 September 2024. 2024
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana Akuntansi Universitas Hasanuddin (2002) Bachelor of Accounting, Hasanuddin University (2002)
Pengalaman Kerja Work Experience:
• Asst. Administrasi dan Pelaporan Cabang Utama • Assistant Administration and Reporting, Makassar
Makassar (2005-2007) Main Branch (2005-2007)
• Customer Service Seksi Layanan Cabang Utama • Customer Service Section, Makassar Main Branch
Makassar ( 2007-2008) (2007-2008)
• Senior Asst Operasional Cabang Utama Makassar • Senior Operational Assistant, Makassar Main Branch
( 2008-2010) (2008-2010)
• Pemimpin Kantor Kas Dinas Pendidikan Cabang • Head of Cash Office, Makassar Main Branch of
Utama Makassar (2010-2012) Education Office (2010-2012)
• Senior Asst Operasional Unit Fraud Fraud (2012- • Senior Assistant Operational Fraud Unit (2012-2014)
2014) • Head of Accounting and Reporting Section, Jakarta
• Pemimpin Seksi Akuntansi dan Pelaporan Kantor Branch Office (2014-2016)
Cabang Jakarta (2014-2016) • Head of Operational Section, Jakarta Branch Office
• Pemimpin Seksi Operasional Kantor Cabang (2016-2019)
Andi Wildhaniaty Jakarta (2016-2019)
• Pemimpin Cabang Jakarta (2019 – sept 2024)
• Jakarta Branch Manager (2019 – September 2024)
• Interim Head of Corporate and Commercial Division
Divisi Korporasi & Komersial • Pjs.Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (okt (October 2024 - present)
Corporate & Commercial Division 2024 - sekarang)
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir Indonesian citizen, age 49. Born in Ujung Pandang,
di Ujung Pandang pada tanggal 9 Juli 1975. July 9, 1975.
Domisili Domicile:
Makassar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Digitalisasi Appointed as Head of Digital and Services Division
dan Layanan berdasarkan SK/058/DIR/ based on SK/058/DIR/IV/2023.
IV/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana (S1) Manajemen STIE Yapma (1998). Bachelor (S1) in Management from STIE Yapma
(1998).
Pengalaman Kerja
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada Work Experience:
tahun 2000, 1. Started career at Bank Sulselbar in 2020
2. Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan 2. Head of Digital and Services Division (April
(13 April 2023 - sekarang), 13, 2023 - Present)
3. Pjs Pemimpin Divisi Digitalisasi dan 3. Interim Head of Digital and Services Division
Layanan (11 April 2022 - 12 April 2023), (April 11, 2022 - April 12, 2023)
4. Pemimpin Departemen Pengendalian IT 4. Head of IT Control Department 2016
tahun 2016,
Adriany 5. Pjs. Pemimpin Departemen Pengendalian
IT tahun 2015,
5. Interim Head of IT Control Department 2015
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan
6. Analis Grup Teknologi Informasi tahun 6. Information Technology Group Analyst 2014
Digital and Services Division
2014, dan
7. Pemimpin Seksi SDM dan Umum Cabang 7. Head of Human Resources and General
Utama Bulukumba tahun 2013. Section, Bulukumba Main Branch 2013
Sertifikasi Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
148
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 149
Warga Negara Indonesia. Usia 46 tahun. Lahir di Indonesian citizen, age 46. Born in Bone, July 27,
Bone pada tanggal 27 Juli 1978. 1978.
Domisili Domicile:
Maksasar Makassar
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment:
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Teknologi Appointed as Head of Information Technology
Informasi berdasarkan SK/141/DIR/IX/2023. Division based on SK/141/DIR/IX/2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background:
Sarjana (S1) Jurusan Manajemen Keuangan & Bachelor (S1) majoring in Financial Management
Perbankan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi & Banking from Makassar College of Economics
Makassar (2002). (2002).
Pengalaman Kerja
Work Experience:
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada
1. Started career at Bank Sulselbar in 2005
tahun 2005,
2. Interim Head of Information Technology
2. Pjs Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
Division (September 19, 2023 - Present)
(19 September 2023 - sekarang),
3. Department Head (2017)
3. Pemimpin Departemen (2017),
4. IT Development Department Head (2016)
4. Pemimpin Departemen Pengembangan TI
(2016).
Certification:
Sertifikasi
Risk Management Certification Level 6
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Mawardi
Pemimpin Divisi Teknologi dan Informasi
Technology and Information Division
Sampai akhir tahun 2024, Manajemen belum
menentukan pengganti Pemimpin Divisi
Umum. Untuk sementara Pemimpin Divisi
Umum dijabat oleh Pemimpin Departemen.
Pemimpin Divisi Umum
As of the end of 2024, management has not General Affairs Division Head
determined a replacement for the Head of the
General Division. The Head of the General
Division is currently held by the Head of the
Department.
BANK SULSELBAR
149
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 150
Profil Perusahaan
Company Profile
Profil Pegawai Perusahaan
Company Employee Profile
Komposisi SDM Bank Sulselbar berasal dari berbagai latar Bank Sulselbar’s workforce is diverse, reflecting a variety of
belakang yang tersebar di Provinsi Sulsel dan Provinsi Sulbar. backgrounds across the provinces of South Sulawesi and West
Per 31 Desember 2024, Bank Sulselbar memiliki karyawan Sulawesi. As of December 31, 2024, Bank Sulselbar employed
sebanyak 1.465 orang, bertambah 95 orang atau 6,93% 1,465 individuals, representing an increase of 95 employees or
dibandingkan tahun 2023 yang sebanyak 1.370 orang. 6.93% compared to 1,370 employees in 2023.
Komposisi Pegawai Bank Sulselbar Employee Composition by Employment
Berdasarkan Status Kepegawaian Status
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition Based on Employment Status in 2022 -2024
Growth (+/-)
Jumlah Karyawan 2024 2023 2022 2024-2023 Number of employees
(Orang) (%)
Pegawai Tetap 1.017 993 999 24 2,42 Permanent Employee
Pegawai Honorer 448 377 345 71 18,83 Honorary Employee
JUMLAH 1.465 1.370 1.344 95 6,93 Total
Berdasarkan Jenis Kelamin Employee Composition by Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Jenis Kelamin Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition by Gender 2022 -2024
Growth (+/-)
Jenis Kelamin 2024 2023 2022 2024-2023 Gender
(Orang) (%)
Pria 758 728 728 289 39,70 Male
Wanita 707 642 616 (194) (30,22) Female
Jumlah 1.465 1.370 1.344 95 6,93 Total
Berdasarkan Usia Employee Composition by Age Group
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition by Age 2022 -2024
Growth (+/-)
Usia 2024 2023 2022 2024-2023 Age
(Orang) (%)
>51 tahun 110 107 102 3 2,80 >51 Years
>46-50 tahun 144 148 159 (4) (2,70) >46-50 Years
>41-45 tahun 168 161 150 7 4,35 >41-45 Years
>36-40 tahun 258 251 244 7 2,79 >36-40 Years
>31-35 tahun 230 240 231 (10) (4,17) >31-35 Years
>26-30 tahun 208 165 183 43 26,06 >26-30 Years
BANK SULSELBAR
150
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 151
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition by Age 2022 -2024
Growth (+/-)
Usia 2024 2023 2022 2024-2023 Age
(Orang) (%)
<25 tahun 347 298 275 49 16,44 <25 Years
Jumlah 1.465 1.370 1.344 95 6,93 Total
Berdasarkan Tingkat Pendidikan Employee Composition by Education Level
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition Based on Education Level 2022 -2024
Growth (+/-)
Tingkat Pendidikan 2024 2023 2022 2024-2023 Education Level
(Orang) (%)
Doktoral 1 1 0 0 0,00 Doctoral
Pasca Sarjana 18 17 17 1 5,88 Postgraduate
Sarjana 1.032 878 848 154 17,54 Bachelor
Diploma 54 53 54 1 1,89 Diploma
SMA 344 404 406 (60) (14,85) Senior High School
SMP 10 11 11 (1) (9,09) Junior High School
SD 6 6 8 0 0,00 Elementary
Jumlah 1.465 1.370 1.344 95 6,93 Total
Berdasarkan Level Jabatan Employee Composition by Position Level
Tabel Komposisi Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2022 -2024
Composition Table Based on Position Level 2022 -2024
Growth (+/-)
Pegawai 2024 2023 2022 2024-2023 Employee
(Orang) (%)
PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA
36 37 41 (1) (2,70) PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
4
CL & SCL 216 176 173 40 22,73 CL & SCL
OFR & SOFR 258 277 284 (19) (6,86) OFR & SOFR
AMGR & SAGMR 295 331 351 (36) (10,88) AMGR & SAGMR
MGR & SMGR 181 148 132 33 22,30 MGR & SMGR
AVP & SAVP 29 23 17 6 26,09 AVP & SAVP
VP & SPV 2 1 1 1 100,00 VP & SPV
Kontrak & Pengurus 448 377 345 71 18,83 Contract & Management
Jumlah 1.465 1.370 1.344 95 6,93 Total
BANK SULSELBAR
151
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 152
Profil Perusahaan
Company Profile
Informasi Pemegang Saham
Shareholder Information
Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank Sulselbar Tahun 2024
Shareholder Composition Table of Bank Sulselbar as of 2024
Jumlah % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Shareholder’s Name
Lembar Saham Ownership Total (Rp)
1 Provinsi Sulsel 722.436 32,64% 722.436.000.000,00 South Sulawesi Province
2 Kab. Luwu Timur 140.000 6,33% 140.000.000.000,00 East Luwu Regency
3 Kab. Wajo 107.049 4,84% 107.049.000.000,00 Wajo Regency
4 Kota Makassar 91.184 4,12% 91.184.000.000,00 Makassar Municipas
5 Kab. Soppeng 88.849 4,01% 88.849.000.000,00 Soppeng Regency
6. Kab. Bone 80.439 3,63% 80.439.000.000,00 Bone Regency
7. Kab. Enrekang 73.542 3,32% 73.542.000.000,00 Enrekang Regency
8. Kab. Pangkep 71.306 3,22% 71.306.000.000,00 Pangkep Regency
9. Kab. Selayar 63.349 2,86% 63.349.000.000,00 Selayar Regency
10. Kab. Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000,00 Pinrang Regency
11. Kab. Maros 57.374 2,59% 57.374.000.000,00 Maros Regency
12. Kab. Barru 54.859 2,48% 54.859.000.000,00 Barru Regency
13. Kab. Takalar 53.230 2,41% 53.230.000.000,00 Takalar Regency
14. Kota Pare-pare 48.930 2,21% 48.930.000.000,00 Parepare Muicipal
15. Provinsi Sulbar 44.769 2,02% 44.769.000.000,00 West Sulawesi Province
16. Kab. Tana Toraja 40.578 1,83% 40.578.000.000,00 Jeneponto Regency
17 Kab. Jeneponto 40.597 1,83% 40.597.000.000,00 Tana Toraja Regency
18. Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000,00 Palo Municipal
19. Kab. Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000,00 Bantaeng Regency
20. Kab. Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000,00 Luwu Regency
21 Kab. Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000,00 Sidrap Regency
22 Kab. Gowa 30.142 1,36% 30.142.000.000,00 Sinja Regency
23 Kab. Sinjai 28.696 1,30% 28.696.000.000,00 Gowa Regency
24 Kab. Toraja Utara 27.996 1,26% 27.996.000.000,00 North Toraja Regency
25 Kab. Mamuju 23.407 1,06% 23.407.000.000,00 Mamuju Regency
26 Kab. Polman 21.413 0,97% 21.413.000.000,00 Polman Regency
27 Kab. Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000,00 Ulukumba Regency
28 Kab. Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000,00 Majene Regency
29. Kab. Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000,00 Mamasa Regency
30. Kab. Mamuju Utara 17.395 0,79% 17.395.000.000,00 North Mamuju Regency
31. Kab. Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000,00 North Luwu Regency
32 Kab. Mamuju Tengah 14.339 0,65% 14.339.000.000,00 Central Mamuju Regency
Koperasi Jasa
PT. Bank Sulselbar Employee Welfare
33 Kesejahteraan Warga PT. 6.000 0,27% 6.000.000.000,00
Cooperative
Bank Sulselbar
JUMLAH 2.213.136 100,00% 2.213.136.000.000,00 TOTAL
BANK SULSELBAR
152
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 153
Untuk komposisi pemegang saham per tanggal 31 Desember The composition of shareholders as of December 31, 2024,
2024 tidak mengalami perubahan dengan komposisi yang remains unchanged from that of January 1, 2024.
sama dengan per tanggal 1 Januari 2024.
Komposisi 20 Pemegang Saham Top 20 Shareholders Composition
Terbesar
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its
menjadi perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa shares on the Stock Exchange. Therefore, there is no information
Saham. Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai available regarding the composition of the 20 largest
komposisi 20 pemegang saham terbesar. shareholders.
Kepemilikan Saham %5 atau Lebih Shareholders Owning %5 or More
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau lebih Bank Table of Shareholder Composition of 5% or more of Bank
Sulselbar 1 Januari 2024 dan 31 Desember 2024 Sulselbar as of January 1, 2024, and December 31, 2024.
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Shareholder’s Name
Saham Ownership Total (Rp)
1 Provinsi Sulsel 722.436 32,64% 722.436.000.000,00 South Sulawesi Province
2 Kab. Luwu Timur 140.000 6,33% 140.000.000.000,00 East Luwu Regency
Kepemilikan Saham Masyarakat yang Public Share Ownership of Less than %5
Kurang dari %5
Tabel Komposisi Pemegang Saham Kurang dari 5% Bank Table of Shareholder Composition of Less than 5% of Bank
Sulselbar 1 Januari 2024 dan 31 Desember 2024 Sulselbar as of January 1, 2024, and December 31, 2024.
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Shareholder’s Name
Saham Ownership Total (Rp)
1 Kab. Wajo 107.049 4,84% 107.049.000.000,00 Wajo Regency
2 Kota Makasssar 91.184 4,12% 91.184.000.000,00 Makassar Municipas
3 Kab. Soppeng 88.849 4,01% 88.849.000.000,00 Soppeng Regency
4 Kab. Bone 80.439 3,63% 80.439.000.000,00 Bone Regency
5 Kab. Enrekang 73.542 3,32% 73.542.000.000,00 Enrekang Regency
6. Kab. Pangkep 71.306 3,22% 71.306.000.000,00 Pangkep Regency
7. Kab. Selayar 63.349 2,86% 63.349.000.000,00 Selayar Regency
8. Kab. Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000,00 Pinrang Regency
9. Kab. Maros 57.374 2,59% 57.374.000.000,00 Maros Regency
10. Kab. Barru 54.859 2,48% 54.859.000.000,00 Barru Regency
11. Kab. Takalar 53.230 2,41% 53.230.000.000,00 Takalar Regency
12. Kota Pare-pare 48.930 2,21% 48.930.000.000,00 Parepare Muicipal
13. Provinsi Sulbar 44.769 2,02% 44.769.000.000,00 West Sulawesi Province
14. Kab. Jeneponto 40.578 1,83% 40.578.000.000,00 Jeneponto Regency
15. Kab. Tana Toraja 40.597 1,83% 40.597.000.000,00 Tana Toraja Regency
16. Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000,00 Palo Municipal
17 Kab. Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000,00 Bantaeng Regency
BANK SULSELBAR
153
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 154
Profil Perusahaan
Company Profile
Jumlah Lembar % Kepemilikan Jumlah dalam Rupiah
No Nama Pemegang saham Shareholder’s Name
Saham Ownership Total (Rp)
18. Kab. Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000,00 Luwu Regency
19. Kab. Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000,00 Sidrap Regency
20. Kab. Sinjai 30.142 1,36% 30.142.000.000,00 Sinja Regency
21 Kab. Gowa 28.696 1,30% 28.696.000.000,00 Gowa Regency
22 Kab. Toraja Utara 27.996 1,26% 27.996.000.000,00 North Toraja Regency
23 Kab. Mamuju 23.407 1,06% 23.407.000.000,00 Mamuju Regency
24 Kab. Polman 21.413 0,97% 21.413.000.000,00 Polman Regency
25 Kab. Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000,00 Ulukumba Regency
26 Kab. Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000,00 Majene Regency
27 Kab. Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000,00 Mamasa Regency
28 Kab. Mamuju Utara 17.395 0,79% 17.395.000.000,00 North Mamuju Regency
29. Kab. Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000,00 North Luwu Regency
30. Kab. Mamuju Tengah 14.339 0,65% 14.339.000.000,00 Central Mamuju Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan PT. Bank Sulselbar Employee
31. 6.000 0,27% 6.000.000.000,00
Warga PT. Bank Sulselbar Welfare Cooperative
Kepemilikan Saham Dewan Board of Commissioners and Directors
Komisaris dan Direksi Shareholding
Sampai dengan 31 Desember 2024, Dewan Komisaris dan As of December 31, 2024, the Board of Commissioners and
Direksi tidak memiliki saham di Bank Sulselbar. Directors do not own shares in Bank Sulselbar.
Kepemilikan Saham oleh Manajemen Senior Management Shareholding
Senior
Sampai dengan 31 Desember 2024, tidak ada seorangpun As of December 31, 2024, none of the Senior Management
dari Manajemen Senior memiliki saham di Bank Sulselbar. owned shares in Bank Sulselbar.
Kepemilikan Saham berdasarkan Share Ownership by Classification
Klasifikasi
Sampai dengan 31 Desember 2024, jumlah pemegang As of December 31, 2024, the number of shareholders and
saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku percentage of ownership at the end of the financial year based on
berdasarkan klasifikasi adalah sebagai berikut: classification is as follows:
Kepemilikan Jumlah Ownership
institusi lokal 33 Institusi local institution
institusi asing - foreign institution
individu lokal - local individual
individu asing - foreign individual
BANK SULSELBAR
154
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 155
Identitas Pemegang Saham Shareholder Identity
Pemerintah Provinsi Sulsel South Sulawesi Provincial Government
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan terpilih The Governor of South Sulawesi Province elected during
pada masa periode pemerintahannya the period of his administration automatically becomes
otomatis menjadi Pemegang Saham the Controlling Shareholder of Bank Sulselbar. More
Pengendali Bank Sulselbar. Informasi lebih complete information about the profile of the South
lengkap mengenai profil Pemerintah Provinsi Sulawesi Provincial Government can be seen at the link
Sulawesi Selatan, dapat dilihat pada tautan https://sulselprov.go.id/
https://sulselprov.go.id/
Pemerintah Kab. Luwu Timur East Luwu Regency Government
Bupati Luwu Timur terpilih pada masa The regent of East Luwu who was elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil East Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dapat http://luwutimurkab.go.id/
dilihat pada tautan http://luwutimurkab.
go.id/
Pemerintah Kab. Wajo Wajo Regency Government
Bupati Wajo terpilih pada masa periode Wajo Regent elected during his reign automatically
pemerintahannya otomatis menjadi salah becomes a shareholder of Bank Sulselbar. More complete
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. information about the profile of the Wajo Regency
Informasi lebih lengkap mengenai profil Government can be seen at the link http://wajokab.go.id/
Pemerintah Kabupaten Wajo, dapat dilihat
pada tautan http://wajokab.go.id/
Pemerintah Kota Makasssar Makassar Municipal Government
Walikota Makassar terpilih pada masa The Mayor of Makassar elected during the period
periode pemerintahannya otomatis menjadi of his administration automatically becomes one of
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the Makassar Municipal Government
Pemerintah Kota Makassar, dapat dilihat profile can be seen at the link http://makassarkota.go.id/
pada tautan http://makassarkota.go.id/
Pemerintah Kab. Soppeng Soppeng Regency Government.
Bupati Soppeng terpilih pada masa periode The Soppeng Regent who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Soppeng Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Soppeng, dapat http://soppengkab.go.id/
dilihat pada tautan http://soppengkab.go.id/
Pemerintah Kab. Enrekang Enrekang Regency Government.
Bupati Enrekang terpilih pada masa periode The Regent of Enrekang elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Enrekang Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Enrekang, dapat http://enrekangkab.go.id/
dilihat pada tautan http://enrekangkab.go.id/
BANK SULSELBAR
155
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 156
Profil Perusahaan
Company Profile
Pemerintah Kab. Pangkep Pangkep Regency Government
Bupati Pangkep terpilih pada masa periode The Pangkep Regent who was elected during the period
pemerintahannya otomatis menjadi salah of his reign automatically became a shareholder of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Pangkep Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Pangkep, dapat link https://pangkepkab.go.id/
dilihat pada tautan https://pangkepkab.go.id/
Pemerintah Kab. Bone Bone Regency Government
Bupati Bone terpilih pada masa periode The Regent of Bone who was elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically became one of the Shareholders
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Bone Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Bone, dapat dilihat the link http://bone.go.id/
pada tautan http://bone.go.id/
Pemerintah Kab. Selayar Selayar Regency Government
Bupati Selayar terpilih pada masa periode The Regent of Selayar who is elected during his reign will
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically become a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Selayar Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Selayar, dapat dilihat http://kegununganselayarkab.go.id/
pada tautan http://kepulauanselayarkab.
go.id/
Pemerintah Kab. Pinrang Pinrang Regency Government
Bupati Pinrang terpilih pada masa periode The Regent of Pinrang who was elected during the
pemerintahannya otomatis menjadi salah period of his administration automatically became one
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Pinrang Regency
Pemerintah Kabupaten Pinrang, dapat dilihat Government can be seen at the link http://pinrangkab.
pada tautan http://pinrangkab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Maros Maros Regency Government
Bupati Maros terpilih pada masa periode The regent of Maros who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became one of the shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Maros Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Maros, dapat dilihat link http://maroskab.go.id/
pada tautan http://maroskab.go.id/
Pemerintah Kab. Barru Barru Regency Government
Bupati Barru terpilih pada masa periode The Regent of Barru who was elected during the period
pemerintahannya otomatis menjadi salah of his administration automatically became one of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Barru Regency
Pemerintah Kabupaten Barru, dapat dilihat Government can be seen at the link http://barrukab.
pada tautan http://barrukab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Takalar Takalar Regency Government
Bupati Takalar terpilih pada masa periode The Takalar Regent who was elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically became one of the Shareholders
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Takalar Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Takalar, dapat dilihat at the link http://takalarkab.go.id/
pada tautan http://takalarkab.go.id/
BANK SULSELBAR
156
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 157
Pemerintah Kota Pare-pare Pare-pare Municipal Government
Walikota Pare-pare terpilih pada masa The Mayor of Pare-Pare who was elected during the
periode pemerintahannya otomatis menjadi period of his administration automatically became one
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Pare-pare Municipal
Pemerintah Kota Pare-pare, dapat dilihat Government can be seen at the link http://pareparekota.
pada tautan http://pareparekota.go.id/ go.id/
Pemerintah Provinsi Sulbar West Sulawesi Provincial Government
Gubernur Provinsi Sulawesi Barat terpilih The Governor of West Sulawesi Province who was elected
pada masa periode pemerintahannya during the period of his administration automatically
otomatis menjadi Pemegang Saham became the Controlling Shareholder of Bank Sulselbar.
Pengendali Bank Sulselbar. Informasi lebih More complete information about the profile of the West
lengkap mengenai profil Pemerintah Provinsi Sulawesi Provincial Government can be seen at the link
Sulawesi Barat, dapat dilihat pada tautan https://www.sulbarprov.go.id/
https://www.sulbarprov.go.id/
Pemerintah Kab. Jeneponto Jeneponto Regency Government
Bupati Jeneponto terpilih pada masa periode The Jeneponto Regent, who was elected during his reign,
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Jeneponto Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Jeneponto, dapat http://jenepontokab.go.id/
dilihat pada tautan http://jenepontokab.
go.id/
Pemerintah Kab. Tana Toraja Tana Toraja Regency Government
Bupati Tana Toraja terpilih pada masa The regent of Tana Toraja who was elected during the
periode pemerintahannya otomatis menjadi period of his reign automatically became a shareholder
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Tana Toraja Regency Government can be
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dapat seen at the link http://tanatorajakab.go.id/
dilihat pada tautan http://tanatorajakab.
go.id/
Pemerintah Kota Palopo Palopo Municipal Government
Walikota Palopo terpilih pada masa periode The Mayor of Palopo who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Palopo Municipal Government can be seen at the link
Pemerintah Kota Palopo, dapat dilihat pada http://palopokota.go.id/
tautan http://palopokota.go.id/
Pemerintah Kab. Bantaeng Bantaeng Regency Government
Bupati Bantaeng terpilih pada masa periode The regent of Bantaeng elected during the period of
pemerintahannya otomatis menjadi salah his reign automatically becomes a shareholder of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Bantaeng Regency Government can be seen at the
Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dapat link http://bantaengkab.go.id/
dilihat pada tautan http://bantaengkab.go.id/
BANK SULSELBAR
157
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 158
Profil Perusahaan
Company Profile
Pemerintah Kab. Luwu Luwu Regency Government
Bupati Luwu terpilih pada masa periode The regent of Luwu who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became one of the shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu, dapat dilihat http://luwukab.go.id/
pada tautan http://luwukab.go.id/
Pemerintah Kab. Sidrap Sidrap Regency Government
Bupati Sidrap terpilih pada masa periode The Sidrap Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes a shareholder of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Sidrap Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Sidrap, dapat dilihat the link https://sidrapkab.go.id/
pada tautan https://sidrapkab.go.id/
Pemerintah Kab. Sinjai Sinjai Regency Government
Bupati Sinjai terpilih pada masa periode The regent of Sinjai elected during his reign automatically
pemerintahannya otomatis menjadi salah becomes a shareholder of Bank Sulselbar. More complete
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. information about the profile of the Sidrap Regency
Informasi lebih lengkap mengenai profil Government can be seen at the link http://sinjaikab.
Pemerintah Kabupaten Sidrap, dapat dilihat go.id/
pada tautan http://sinjaikab.go.id/
Pemerintah Kab. Gowa Gowa Regency Government
Bupati Gowa terpilih pada masa periode The Regent of Gowa elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically becomes one of the Shareholders of Bank
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Gowa Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Gowa, dapat dilihat http://gowakab.go.id/
pada tautan http://gowakab.go.id/
Pemerintah Kab. Toraja Utara North Toraja Regency Government
Bupati Toraja Utara terpilih pada masa The regent of North Toraja who was elected during his
periode pemerintahannya otomatis menjadi reign automatically became a shareholder of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the North Toraja Regency Government can be seen at
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, dapat the link http://torajautarakab.go.id/
dilihat pada tautan http://torajautarakab.
go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju terpilih pada masa periode The regent of Mamuju who was elected during the
pemerintahannya otomatis menjadi salah period of his administration automatically became one
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. of the Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Mamuju Regency
Pemerintah Kabupaten Mamuju, dapat Government can be seen at the link http://mamujukab.
dilihat pada tautan http://mamujukab.go.id/ go.id/
Pemerintah Kab. Polewali Mandar Polewali Mandar Regency Government
Bupati Polman terpilih pada masa periode Polman Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes one of the
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Shareholders of Bank Sulselbar. More complete
Informasi lebih lengkap mengenai profil information about the profile of the Polman
Pemerintah Kabupaten Polman, dapat dilihat Regency Government can be seen at the link http://
pada tautan http://poliwalimandarkab.go.id/ poliwalimandarkab.go.id/
BANK SULSELBAR
158
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 159
Pemerintah Kab. Bulukumba Bulukumba Regency Government
Bupati Bulukumba terpilih pada masa The Bulukumba Regent who was elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Bulukumba Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dapat http://bulukumbakab.go.id/
dilihat pada tautan http://bulukumbakab.
go.id/
Pemerintah Kab. Majene Majene Regency Government
Bupati Majene terpilih pada masa periode Majene Regent elected during the period of his
pemerintahannya otomatis menjadi salah administration automatically becomes a shareholder of
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Bank Sulselbar. More complete information about the
Informasi lebih lengkap mengenai profil profile of the Majene Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Majene, dapat dilihat at the link http://majenekab.go.id/
pada tautan http://majenekab.go.id/
Pemerintah Kab. Mamasa Mamasa Regency Government
Bupati Mamasa terpilih pada masa periode The Mamasa Regent who was elected during his reign
pemerintahannya otomatis menjadi salah automatically became a shareholder of Bank Sulselbar.
satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil Mamasa Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Mamasa, dapat http://mamasakab.go.id/
dilihat pada tautan http://mamasakab.go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Utara North Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju Utara terpilih pada masa The regent of North Mamuju elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes one of the Shareholders of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the North Mamuju Regency Government can be seen
Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara, dapat at the link http://matrakab.go.id/
dilihat pada tautan http://matrakab.go.id/
Pemerintah Kab. Luwu Utara North Luwu Regency Government
Bupati Luwu Utara terpilih pada masa The regent of North Luwu elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes a shareholder of Bank Sulselbar.
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. More complete information about the profile of the
Informasi lebih lengkap mengenai profil North Luwu Regency Government can be seen at the link
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, dapat http://luwuutarakab.go.id/
dilihat pada tautan http://luwuutarakab.
go.id/
Pemerintah Kab. Mamuju Tengah Central Mamuju Regency Government
Bupati Mamuju Tengah terpilih pada masa The regent of Central Mamuju elected during his reign
periode pemerintahannya otomatis menjadi automatically becomes one of the Shareholders of Bank
salah satu Pemegang Saham Bank Sulselbar. Sulselbar. More complete information about the profile
Informasi lebih lengkap mengenai profil of the Central Mamuju Regency Government can be
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, seen at the link http://www.mamujutengahkab.go.id/
dapat dilihat pada tautan http://www.
mamujutengahkab.go.id/
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank PT. Bank Sulselbar Employee Welfare Cooperative
Sulselbar The chairman of the management of the PT. Bank
Ketua pengurus Koperasi Jasa Kesejahteraan Sulselbar Employee Welfare Cooperative selected
Warga PT. Bank Sulselbar terpilih pada masa during the management period automatically becomes
periode kepengurusan otomatis menjadi a Shareholder of Bank Sulselbar.
Pemegang Saham Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
159
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 160
Profil Perusahaan
Company Profile
Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Ultimate and Controlling Shareholders
Kepemilikan saham mayoritas Bank Sulselbar dimiliki oleh The majority share ownership of Bank Sulselbar is held by the
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Regional Government of South Sulawesi Province, which owns
kepemilikan saham sebesar 32,64%. Dengan demikian, 32.64% of the shares. Therefore, the Main Shareholder and
Pemegang Saham Utama dan Pengendali Bank Sulselbar Controller of Bank Sulselbar is the Regional Government of
adalah Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. South Sulawesi Province. The main shareholder and controlling
Pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali shareholder do not possess any indirect share ownership.
tidak memiliki kepemilikan saham secara tidak langsung.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
32,64%
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi dan
Perusahaan Ventura Bersama
List of Subsidiaries, Associates, and Joint Ventures
Per 31 Desember 2024, Bank Sulselbar tidak memiliki As of December 31, 2024, Bank Sulselbar is not yet classified as
Entitas Anak, Entitas Asosiasi serta perusahaan ventura a Banking Group Information, and thus, no related information
bersama sehingga tidak tersedia informasi mengenai: Nama is available regarding the structure of the Banking Group
entitas anak, asosiasi serta perusahaan ventura bersama, Information, the management relationships within the Banking
Persentase kepemilikan saham; Keterangan tentang bidang Group Information, or shareholders acting on behalf of other
usaha dan Keterangan status operasi entitas anak, entitas shareholders.
asosiasi serta perusahaan ventura bersama (telah beroperasi
atau belum beroperasi).
BANK SULSELBAR
160
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 161
Struktur Grup Perusahaan
Corporate Group Structure
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulslebar tidak As of December 31, 2024, Bank Sulselbar does not have any
memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan subsidiaries, associated entities, joint ventures, or special purpose
Special Purpose Vehicle (SPV). vehicles (SPVs).
Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan
Kepemilikan Saham | dan Barat
Shareholding 7,90%
Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Selatan dan Barat
32,64% 56,79%
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
PT. Bank Sulselbar
2,02% 0,65%
Informasi Kelompok Usaha Bank
Banking Group Information Information
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2024, Bank Sulselbar is not yet classified as
merupakan Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak terdapat a Banking Group Information, and thus, no related information
informasi struktur Kelompok Usaha Bank, struktur is available regarding the structure of the Banking Group
keterkaitan kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank Information, the management relationships within the Banking
dan pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang Group Information, or shareholders acting on behalf of other
saham lain. shareholders.
Kronologi Penerbitan Saham
Chronology of Share Issuance
Hingga 31 Desember 2024, Bank Sulselbar belum As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not been publicly
mencatatkan saham di Bursa manapun, sehingga tidak listed on any stock exchange, and consequently, there is no
terdapat informasi mengenai kronologis pencatatan saham, information regarding the chronology of share listings, changes
perubahan jumlah saham dan nama bursa di mana saham in the number of shares, or the name of the stock exchange where
perusahaan dicatatkan. the company’s shares are listed.
BANK SULSELBAR
161
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 162
Profil Perusahaan
Company Profile
Kronologi Penerbitan Obligasi dan/atau
Pencatatan Efek Lainnya
Chronology of Bond Issuance and/or Listing of Other Securities
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not issued bonds
belum menerbitkan obligasi serta efek lainnya, sehingga or other securities; thus, no related information is available on
tidak terdapat informasi kronologi penerbitan dan/atau the chronology of the issuance and/or recording of bonds and
pencatatan obligasi serta efek lainnya. other securities.
Aksi Korporasi
Corporate Actions in 2024
Tahun 2024, Bank Sulselbar tidak menerbitkan obligasi/ In 2024, Bank Sulselbar did not issue bonds, sukuk, or other
sukuk/efek lainnya. Namun demikian Bank Sulselbar masih securities. However, Bank Sulselbar still has bonds and sukuk that
memiliki Obligasi/Sukuk yang jatuh tempo pada tanggal 18 will mature on November 18, 2023, as well as in 2024, 2025,
November 2023, serta tahu 2024, 2025 dan 2026. Tabel and 2026. The following table contains information related to
berikut adalah informasi terkait dengan jumlah obligasi/ the number of bonds/sukuk in circulation, interest rates/rewards,
sukuk yang beredar, tingkat bunga/ imbalan, tanggal jatuh maturity dates, and bond/sukuk ratings.
tempo dan peringkat obligasi/sukuk.
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
Information on the Use of Public Accounting Services
Kantor Akuntan Publik Public Accounting Firm
Nama KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan institution name
Jaringan Asosiasi
No. Izin No.855/KM.1/2017 License No.
UOB Plaza 42nd & 30th Floor
Jl. MH. Thamrin Lot 8-10 Central Jakarta 10230 -Indonesia
Alamat KAP Phone: +62 21 2993 2121 (Hunting), +62 21 3144003 Address
E-mail: jkt-office@pkfhadiwinata.com
www.pkfhadiwinata.com
Nama AP Ary Daniel Hartanto, SE., Ak., CA, CPA, SAS
Periode Penugasan KAP 2024 Assignment Period
Periode Penugasan AP 2024 Assignment Period
Jasa Audit Konsultan Jasa Keuangan Services Provided
Biaya Jasa Audit Rp763.680.000, - Audit Fee
Biaya Jasa Non Audit Nihil Non Audit Fee
BANK SULSELBAR
162
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 163
Daftar Nama dan Alamat Lembaga Profesi Penunjang
List of Names and Addresses of Supporting Professional Institutions
Konsultan Pajak - Tax Consultant
Nama Firma HMA Consultant
Alamat Jl. Gatot Subroto Timur VIII
Konsultan Hukum - Law Consultant
Nama Law Firm Rudal & Partners
Alamat Jl. AP. Pettarani Area Claro Hotel - Makassar
Notaris - Notary Public
Nama Rakhmawati Laica Marzuki, SH
Alamat Jl. Lamaddukelleng No.56, Losari, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
Wali Amanat - Trustee
Nama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Alamat Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 36 - 38 Jakarta 12190
Perusahaan Pemeringkat Efek - Marketable securities Rating Company
Nama PT Pemeringkat Efek Indonesia
Panin Power Senayan City, Lantai 17
Alamat
Jl. Asia Afrika Lot 19 Jakarta 10270, Indonesia
Bursa Pencatatan Efek - Stock Listing Exchange
Nama Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Kav 52 - 53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Bank Kustodian - Custodian Bank
Nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I, Lt 5 Jl. Jend. Sudirman Kav 52 – 53
Alamat
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Keuangan - Finanace
Nama Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan
Alamat UOB Plaza Lantai 30, Jl. M.H. Thamrin Lot 8-10, Kel. Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
BANK SULSELBAR
163
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 164
Profil Perusahaan
Company Profile
Penghargaan dan Sertifikat Yang Diraih Selama 2024
Awards and Certificates Achieved During 2024
1. Penghargaan oleh SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) atas Award 1. Awarded by SMSI (Indonesian Cyber Media Association) for Corporate
Korporat 16 Januari 2024 di Jakarta Excellence on January 16, 2024, in Jakarta.
2. Penghargaan BPD of The Year SMF 19 Januari 2024 di Jakarta 2. BPD of the Year Award from SMF on January 19, 2024, in Jakarta.
3. Penghargaan oleh InfoBank 7th The Satisfaction Loyalty Engagement 3. InfoBank 7th Satisfaction Loyalty Engagement Award by MRI on
oleh MRI 1 Februari 2024 di Jakarta February 1, 2024, in Jakarta.
4. Penyerahan Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber Atau 4. Certificate of Registration for Cyber Security Incident Response Team
Computer Security Incident Response CSIRT pada tanggal 17 Juli (CSIRT) submitted on July 17, 2024, in Jakarta. on July 17, 2024, in
2024 di Jakarta Jakarta.
5. Penghargaan GCG AWARD 12 Februari 2024 di Jakarta 5. Good Corporate Governance (GCG) Award on February 12, 2024, in
6. CNN AWARD; Best Public Service Innovation dan Best Digital Jakarta.
Innovation 21 Maret 2024 di Jakarta 6. CNN Award for Best Public Service and Digital Innovation on March 21,
7. CSR AWARD Mei 2024 di Jakarta 2024, in Jakarta.
8. Penghargaan Info Bank ; The Most 500 Outstanding Woman 2024 7. CSR Award in May 2024 in Jakarta.
Juni 2024 di Jakarta 8. Infobank Award: 500 Most Outstanding Women 2024 in June 2024 in
9. Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2024 Agility In Uncertainty di Jakarta.
Dian Ballroom Raffles Hotel Jakarta Selatan tanggal 13 Juni 2024 9. Indonesian Business Awards 2024 – Agility in Uncertainty Category at
10. Penghargaan Pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi Dian Ballroom, Raffles Hotel, South Jakarta, on June 13, 2024.
Daerah oleh Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar Tahun 2024 di 10. Regional Economic Development Program Implementation Award by
Makassar, 25 Oktober 2024 the South Sulawesi and West Sulawesi Financial Services Authority on
11. Penghargaan pada kegiatan Fajar Award Category Pemberdayaan October 25, 2024, in Makassar.
UMKM melalui Digitalisasi Sulselbar Mobile di Makassar, 07 11. Fajar Award for Empowering MSMEs through Digitalization via Sulselbar
November 2024 Mobile on November 7, 2024, in Makassar.
12. Penghargaan pada kegiatan Bisnis Indonesia Award 2024 category 12. Award at the 2024 Bisnis Indonesia Awards for Excellent Regional Bank
Excellent Regional Bank In Acceleration di Jakarta. in the Acceleration category in Jakarta.
13. Penghargaan pada Collaborative and High-Impact Patment System 13. Award at the Collaborative and High-Impact Payment System
Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi for
untuk BISILK COMPLIANCE AWARD KATEGORI KAS TITIPAN BISILK Compliance Award – Cash Deposit Bone Category 2024.
BONE 2024 14. KBMI Category 2 & 1 Winner of the Most QRIS Merchant Acquisitions
14. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak 2024 at the Collaborative and High-Impact Payment System
2024 pada kegiatan Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in
Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan di Makassar on December 11, 2024.
Makassar, 11 Desember 2024 15. KBMI Category 2 & 1 Winner of QRIS Transaction Test 2024 at
15. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Tes Transaksi Pakai QRIS 2024 pada the Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation
kegiatan Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in Makassar on
(CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan di Makassar, 11 December 11, 2024.
Desember 2024 16. President Director of Bank Sulselbar Yulis Suandi, President Director of
16. Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi mendapatkan Bank Sulselbar received the “Top 100 CEO” award by Infobank Media
penghargaan sebagai “Top 100 CEO”oleh Infobank Media Group Group at the “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024”
dalam acara “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024” di on November 29, 2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega
Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta pada Jumat, Kuningan, Jakarta.
29 November 2024 17. Director of Credit & MSME, Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain received the
17. Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain “The 200 Future Leaders” award by Infobank Media Group at the “Top
mendapatkan penghargaan sebagai “The 200 Future Leaders ”oleh 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024” on November 29,
Infobank Media Group dalam acara “Top 100 CEO & The 200 2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
Future Leaders Forum 2024” di Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega 18. Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina, Compliance Director of Bank
Kuningan Jakarta pada Jumat, 29 November 2024 Sulselbar received the “Best Indonesia Woman Leader 2024” award in
18. Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina the Compliance Director Category - Regional Development Bank - Asset
mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Indonesia Woman > Rp 30 T at the Economic Review Indonesia Woman Leader 2024 event
Leader 2024” Category Compliance Director – Regional Development in Jakarta on December 19, 2024.
Bank- Asset > Rp 30 T pada acara Economic Review Indonesia
Woman Leader 2024 Anugrah Perempuan Pemimpin Indonesia
Jakarta, 19 Desember 2024
BANK SULSELBAR
164
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 165
BANK SULSELBAR
165
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 166
Profil Perusahaan
Company Profile
Informasi Website Perusahaan
Corporate Website Overview
Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus meningkatkan Bank Sulselbar is dedicated to enhancing transparency and
penerapan prinsip keterbukaan dan pelaksanaan tata the implementation of Good Corporate Governance (GCG),
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) particularly for shareholders, customers, the community,
khususnya kepada pemegang saham, pelanggan, government, and other stakeholders. This commitment is
masyarakat, pemerintah, serta pemangku kepentingan demonstrated through the information provided on our official
lainnya melalui penyajian informasi pada website utama website .
www.banksulselbar.co.id.
Selain itu, Bank Sulselbar juga telah memenuhi informasi In addition, Bank Sulselbar complies with the information
yang wajib dimuat sesuai dengan pasal 6 Peraturan Otoritas disclosure requirements set forth in Article 6 of the Financial
Jasa Keuangan (POJK) No. 8/POJK.4/2015 tentang Situs Services Authority Regulation (POJK) No. 8/POJK.4/2015
Web Emiten atau Perusahaan Publik, dimana Emiten atau concerning Issuer or Public Company Websites. Issuers or Public
Perusahaan Publik wajib menyampaikan informasi sebagai Companies are mandated to provide the following information:
berikut:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik 1. General Information on Issuers or Public Companies
2. Informasi Bagi Pemodal atau Investor 2. Investor Relations Information
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan 3. Corporate Governance Information
4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 4. Corporate Social Responsibility Information
Ada pun website Bank Sulselbar antara lain berisikan: The Bank Sulselbar website also features the following sections:
1. Corporate Site 1. Corporate Site
a. Profil Perusahaan dan Akses Informasi a. Company Profile and Information Access
Secara lengkap, Bank menginformasikan profil The Bank provides comprehensive information about its
perusahaan, mulai dari visi, misi, logo, sejarah profile, including its vision, mission, logo, a brief history
berdirinya perusahaan secara singkat, struktur of its founding, organizational structure, and any awards
organisasi hingga penghargaan apa saja yang telah received. The website also profiles individuals who serve
diterima Bank. Bank juga menampilkan profil as administrators and supervisors overseeing Bank
individu yang menjabat pengurus dan pengawas yang Sulselbar’s operations.
menjalankan bisnis Bank Sulselbar.
b. Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi dan b. Human Resources, Information Technology, and Risk
Manajemen Risiko Management
Bank menginformasikan juga akan dukungan Sumber The Bank highlights its Human Capital and Information
Daya Manusia serta Teknologi Informasi yang Technology capabilities, highlighting their essential role
dimilikinya sebagai mitra dalam menjalankan bisnis, in business operations and the Bank’s commitment to
serta apresiasi yang dilakukan oleh Bank dalam maintaining high-quality human resources to support its
menjaga kualitas SDM agar senantiasa optimal dalam vision and mission.
mendukung visi dan misi bank.
c. Jaringan c. Network
Dalam kanal Jaringan, Bank menginformasikan In the Network section, the Bank provides addresses and
alamat dan lokasi seluruh kantor cabang, kantor kas, locations of all branch offices, cash offices, ATM locations,
lokasi ATM, office channelling serta keberadaan mobil and Mobile Cash services, facilitating easy access for the
kas, dalam upaya memudahkan masyarakat dan public and customers to conduct financial transactions.
nasabah bila ingin melakukan transaksi keuangan.
BANK SULSELBAR
166
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 167
d. Privacy and Policy d. Privacy and Policy
Disini, pengunjung dapat menghitung/ Visitors can utilize loan calculators and simulators
mensimulasikan perhitungan kredit yang ditawarkan provided on the website provided by the Bank, estimating
oleh Bank. Nasabah dapat memperkirakan jangka terms and types of interest. This section also addresses
waktu dan jenis bunganya. Kanal Privacy and Policy the confidentiality of information held by website
disini adalah yang terkait dengan kerahasiaan visitors.
informasi yang dimiliki pengunjung website.
2. Layanan 2. Services
a. Simpanan, Pinjaman, Jasa Bank, Syariah, ATM dan a. Savings, Loans, Banking Services, Sharia, ATM, and Forex
Valas
Kanal ini menginformasikan produk-produk yang This section offers information about the products
ditawarkan Perusahaan bagi seluruh lapisan available to all segments of society, detailing advantages,
masyarakat dengan keunggulan, manfaat, biaya dan benefits, costs, and requirements for those interested in
persyaratan bila pengunjung ingin bergabung. engaging.
b. Garansi Bank b. Bank Guarantee
Disini juga diinformasikan tentang kredit baik Information regarding both conventional and Sharia
konvensional maupun syariah dan jasa perbankan loans and other banking services is also available.
lainnya.
3. Informasi 3. Information
• Overview, Berita, Artikel, Galeri, Pengumuman dan • Overview, News, Articles, Galleries, Announcements, and
Informasi Keuangan dan Non Keuangan Financial and Non-Financial Information
Bank memberikan informasi baik yang terkait dengan The bank provides information related to both finance
keuangan maupun non keuangan, berupa berita and non-finance, in the form of current news and
terkini dan pengumuman bagi seluruh nasabah/ announcements for all customers/consumers. The
konsumen. Bank juga memberikan file yang dapat bank also provides files that can be downloaded if the
di download bila masyarakat yang berkepentingan interested public wants to know the latest financial
ingin mengetahui posisi keuangan terakhir dari position of the company.
perusahaan.
4. SBDK 4. SBDK
• Suku Bunga Dasar Kredit • Standard Prime Lending Rate (SBDK)
Memberikan informasi terkini mengenai suku bunga Providing the latest information on the basic interest
dasar (Prime Lending Rate) yang dimiliki oleh Bank rate (Prime Lending Rate) owned by Bank Sulselbar,
Sulselbar, sebagai penetapan suku bunga kredit yang as a determinant of the credit interest rate that will be
akan dikenakan oleh Bank kepada nasabah. charged by the Bank to customers.
5. Kontak 5. Contact Us
Menyediakan template bagi pengunjung website Templates are available for visitors who wish to request
bila ingin mendapat informasi lebih lanjut atau further information or submit complaints to Bank Sulselbar.
menyampaikan keluhan kepada Bank Sulselbar.
6. Karir 6. Career
Memberikan informasi akan adanya posisi yang terbuka This section provides information on open positions for
bagi masyarakat yang ingin bergabung memajukan Bank individuals interested in contributing their expertise and
Sulselbar dengan keahlian dan potensi yang dimiliki. potential to the advancement of Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
167
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 168
PENDUKUNG BISNIS Business Support
Page 169
Page 170
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah pilar utama dalam Human Resources (HR) serves as a foundational element in the
keberhasilan operasional dan strategi Bank Sulselbar. operational success and strategic direction of Bank Sulselbar. In
Dalam menghadapi tantangan perbankan modern, Bank addressing the complexities of modern banking, Bank Sulselbar
Sulselbar menyadari bahwa SDM yang berkualitas, adaptif, acknowledges that high-quality, adaptive, and innovative HR
dan inovatif sangat penting untuk mendukung transformasi is essential to support digital transformation and sustainable
digital dan pertumbuhan berkelanjutan. Budaya perusahaan growth. The corporate culture of “Prioritas Prima” underpins the
“Prioritas Prima” menjadi fondasi dalam menginternalisasi internalization of work values that foster employee engagement,
nilai-nilai kerja yang mendorong keterlibatan, komitmen, commitment, and professionalism.
dan profesionalisme pegawai.
Strategi pengembangan SDM Bank Sulselbar pada tahun The HR development strategy for Bank Sulselbar in 2024
2024 berfokus pada peningkatan kompetensi melalui emphasizes enhancing competencies through training,
pelatihan, sertifikasi, dan program pengembangan karir yang certification, and targeted career development programs. The
terarah. Pemanfaatan teknologi, seperti e-learning dan talent integration of technology, such as e-learning platforms and talent
pool, membantu membangun SDM yang unggul di bidang pools, facilitates the cultivation of superior HR capabilities within
digital, syariah, dan bisnis devisa, sesuai dengan kebutuhan the digital, sharia, and foreign exchange sectors, aligning with
pasar dan transformasi perusahaan. market demands and organizational transformation.
Melalui optimalisasi struktur organisasi dan implementasi By optimizing the organizational structure and implementing
kebijakan manajemen kinerja berbasis digital, Bank digitally-driven performance management policies, Bank
Sulselbar memastikan setiap individu berkontribusi Sulselbar ensures that each individual can contribute
maksimal terhadap tujuan bersama. Upaya ini didukung effectively to collective objectives. This initiative is bolstered by
oleh evaluasi kinerja, program penghargaan, dan remunerasi performance evaluations, recognition programs, and competitive
yang kompetitif untuk meningkatkan motivasi dan loyalitas remuneration, all aimed at enhancing employee motivation and
pegawai. loyalty.
Dengan mengedepankan budaya “Prioritas Prima,” Bank By prioritizing the “Prime Priority” culture, Bank Sulselbar not
Sulselbar tidak hanya membangun SDM yang tangguh, tetapi only fosters robust human resources but also cultivates an
juga menciptakan lingkungan kerja yang inovatif, kolaboratif, innovative and collaborative work environment that is prepared
dan siap menghadapi tantangan masa depan. to tackle future challenges.
Strategi Pengembangan Sumber Human Resource Development Strategy
Daya Manusia
Bank Sulselbar memiliki strategi pengembangan Sumber Bank Sulselbar has established a structured Human Resources
Daya Manusia (SDM) yang terstruktur untuk mendukung (HR) development strategy to underpin the achievement of the
pencapaian visi dan misi perusahaan. Strategi ini mencakup company’s vision and mission. This strategy encompasses eight
delapan elemen kunci yang terintegrasi dalam pengelolaan key elements that are integrated into HR management, ensuring
SDM, memastikan keberlanjutan pengembangan the sustainability of employee competency development,
kompetensi, motivasi, dan produktivitas karyawan. motivation, and productivity.
BANK SULSELBAR
170
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 171
Organization
Culture
8
Organization Structure
& Design Roadmap SDM Bank Sulselbar
Values, soft competencies,
rituals, & symbols
PMS, coaching, reward system, individual
Career & Talent
7 Management
development plan, feedback mechanism
PMS, coaching, reward system, individual
Performance
6 Management
development plan, feedback mechanism
TNA, learning system and
People process, learning curriculum
5 Development and module, learning records and evaluation
MPP, recruitment / assessment
Recruitment process and tools, outsourcing
4 Management system, job orientation
3. Compensation and Benefit
Remuneration strategy, salary structure, benefit scheme, insurance fund
2. Industrial / Employee Relations Management
Company regulation, problem employee handling, government regulation compliances
1. HR System and Administration
Employee personal data, contract, leaves balance data, integrated payroll system
1. Struktur & Desain Organisasi dan Budaya Organisasi 1. Organizational Structure & Design and Organizational
Pengembangan struktur organisasi yang efisien dan Culture
budaya perusahaan berbasis nilai-nilai, kompetensi The development of an efficient organizational structure and
lunak, ritual, serta simbol menjadi landasan untuk a corporate culture founded on values, soft competencies,
menciptakan sinergi internal yang kokoh. Pendekatan ini rituals, and symbols is essential for creating strong internal
membantu membangun lingkungan kerja yang harmonis, synergy. This approach promotes a harmonious, innovative,
inovatif, dan berorientasi pada tujuan bersama. and goal-oriented work environment.
2. Manajemen Rekrutmen 2. Recruitment Management
Melalui manajemen rekrutmen yang terstandar, Bank Through standardized recruitment management, Bank
Sulselbar mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja Sulselbar assesses workforce needs by implementing
dengan menerapkan Manpower Planning (MPP), proses Workforce Planning (MPP), assessment processes, and
asesmen, dan sistem outsourcing. Proses ini memastikan outsourcing systems. This methodology ensures that
bahwa setiap karyawan memiliki kompetensi yang sesuai each employee possesses competencies aligned with the
dengan kebutuhan perusahaan. company’s requirements.
3. Pengembangan Karyawan
3. Employee Development
Pengembangan individu difokuskan melalui pelatihan
Individual development is prioritized through Training
berbasis Training Needs Analysis (TNA), kurikulum
Needs Analysis (TNA)-based training, learning curricula,
pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan. Upaya ini
and continuous evaluation. These initiatives aim to enhance
dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dan
employees’ technical and managerial skills, resulting in a
manajerial karyawan, menciptakan tenaga kerja yang
competent and adaptive workforce.
kompeten dan adaptif.
4. Manajemen Kinerja 4. Performance Management
Sistem manajemen kinerja diterapkan untuk Performance management systems are employed to enhance
meningkatkan produktivitas melalui Performance productivity through Performance Management System
Management System (PMS), mekanisme umpan balik, (PMS), feedback mechanisms, and individual development
serta rencana pengembangan individu yang disesuaikan plans tailored to organizational objectives.
dengan target perusahaan.
BANK SULSELBAR
171
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 172
Pendukung Bisnis
Bussines Support
5. Manajemen Karir & Talenta 5. Career & Talent Management
Bank Sulselbar mengelola jalur karier dan talent pool Bank Sulselbar oversees career development pathways and
untuk memastikan regenerasi kepemimpinan dan talent pools to ensure effective leadership succession and the
kesiapan talenta internal. Rotasi dan transfer karyawan readiness of internal talent. Employee rotation and transfers
dilakukan untuk memaksimalkan pengalaman serta are implemented to enhance experience and broaden
memperluas wawasan kerja. professional perspectives.
6. Kompensasi & Manfaat 6. Compensation & Benefits
Strategi remunerasi yang kompetitif mencakup A competitive remuneration strategy encompasses the
pengelolaan struktur gaji, skema manfaat, dan dana management of salary structures, benefits programs, and
asuransi untuk memastikan kesejahteraan karyawan. insurance funds to promote employee well-being.
7. Manajemen Hubungan Industrial/Karyawan 7. Industrial/Employee Relations Management
Manajemen hubungan industrial mencakup kepatuhan Industrial relations management involves adherence to
terhadap regulasi, pengelolaan masalah karyawan, regulations, addressing employee issues, and enforcing
dan penerapan aturan perusahaan, yang menciptakan company policies to foster harmonious and professional
hubungan kerja yang harmonis dan profesional. working relationships.
8. Sistem & Administrasi SDM 8. HR System & Administration
Bank Sulselbar mengintegrasikan sistem administrasi Bank Sulselbar integrates HR administration systems that
SDM, termasuk data pribadi karyawan, kontrak kerja, encompass employee personal data, employment contracts,
dan sistem penggajian digital. Sistem ini mendukung and digital payroll systems. This integration supports efficient
efisiensi proses administrasi dan pengambilan keputusan administrative processes and data-driven decision-making.
berbasis data.
Dengan strategi yang menyeluruh, Bank Sulselbar Through a comprehensive strategy, Bank Sulselbar positions
memastikan bahwa SDM menjadi kekuatan utama HR as a pivotal force in addressing business challenges,
dalam menghadapi tantangan bisnis, mendukung facilitating digital transformation, and achieving sustainable
transformasi digital, dan menciptakan kinerja unggul superior performance.
yang berkelanjutan.
Strategi Pengembangan SDM Bank Bank Sulselbar Human Resources
Sulselbar Tahun 2026 - 2024 Development Strategy 2026 - 2024
Strategi pengembangan SDM pada tahun 2024 - 2026 The HR development strategy for 2024 - 2026 aims to enhance
difokuskan pada penyempurnaan fondasi pengelolaan SDM the foundations of HR management and improve Governance in
dan perbaikan tata kelola yang selaras dengan Corporate alignment with the Corporate Plan 2021 - 2025. This initiative
Plan 2021 - 2025. Langkah ini juga mendukung proses also supports the internalization of a sharia-first approach and
internalisasi sharia first serta pengembangan bisnis devisa the development of foreign exchange operations as part of the
sebagai bagian dari rencana strategis Bank tahun 2024, Bank’s strategic objectives for 2024, including:
yaitu :
1. Melakukan pemenuhan SDM yang efektif sesuai dengan 1. Executing effective HR fulfillment aligned with the Bank’s
kebutuhan Bank. 2. Developing integrated, digital-based HR information and
2. Mengembangkan sistem informasi dan manajemen SDM management systems.
berbasis digital dan terintegrasi.
3. Mengelola desain organisasi secara optimal. 3. Optimizing organizational
4. Mengembangkan kompetensi unit kerja SDM dan 4. Enhancing the competencies of HR work units and Bank
pegawai Bank Sulselbar dengan fokus pada kapabilitas Sulselbar employees, with an emphasis on digital, sharia, and
digital, syariah, dan bisnis devisa. foreign exchange capabilities.
BANK SULSELBAR
172
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 173
5. Mengembangkan sistem talent management dalam 5. Establishing a comprehensive talent management system
organisasi. within the organization.
6. Mengoptimalkan sistem pengelolaan kinerja pegawai. 6. Optimizing the employee performance management system.
7. Mengembangkan sistem remunerasi yang adil dan 7. Creating a fair and attractive remuneration
menarik.
8. Mengoptimalkan internalisasi budaya organisasi. 8. Enhancing the internalization of organizational culture.
Strategi ini dirancang untuk memastikan pengelolaan This strategy is crafted to ensure efficient and innovative HR
SDM yang efisien, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan management that aligns with Bank Sulselbar’s transformation
transformasi Bank Sulselbar menuju era digital yang needs for a competitive digital era.
kompetitif.
Kebijakan dan Pelaksanaan Human Resource Management Policy
Manajemen Sumber Daya Manusia and Implementation
Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bank Sulselbar Human Resources (HR) Management at Bank Sulselbar is a
menjadi salah satu prioritas strategis dalam mendukung strategic priority that supports business sustainability and the
keberlanjutan bisnis dan pencapaian visi perusahaan. achievement of the company’s vision. Through an integrated
Melalui kebijakan manajemen SDM yang terintegrasi, Bank HR management policy, Bank Sulselbar is dedicated to fostering
Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja a productive, innovative, and adaptive work environment
yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan. conducive to change. The emphasis of this policy includes
Fokus kebijakan ini mencakup pengembangan kompetensi, competency development, enhancing employee engagement,
peningkatan keterlibatan karyawan, serta implementasi and implementing a digital-based management system. With a
sistem manajemen berbasis digital. Dengan pendekatan holistic approach, Bank Sulselbar ensures that every HR policy
holistik, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap kebijakan not only elevates individual performance but also bolsters the
SDM tidak hanya meningkatkan performa individu, tetapi overall competitiveness of the organization.
juga memperkuat daya saing organisasi secara keseluruhan.
Kebijakan Rekrutmen Recruitment Policy
Kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai di Bank Sulselbar The employee recruitment and selection policy at Bank
tahun 2024 dirancang untuk mendukung transformasi Sulselbar for 2024 is strategically designed to support business
bisnis dan memastikan pemenuhan kebutuhan SDM yang transformation and ensure the fulfillment of high-quality
berkualitas. Proses rekrutmen dilakukan melalui berbagai human resource needs. The recruitment process is conducted
jalur, termasuk rekrutmen internal, eksternal, prohire, through multiple channels, including internal, external, prohire,
outsourcing, dan campus hiring. Fokus utama adalah mengisi outsourcing, and campus hiring, with a primary focus on filling
posisi strategis, seperti tenaga ahli di bidang teknologi strategic positions in areas such as information technology, risk
informasi, manajemen risiko, syariah, dan digital banking. management, sharia compliance, and digital banking.
• Kebijakan Rekrutmen dan Seleksi Pegawai di Bank • Optimizing Organizational Structure
Sulselbar
Bank Sulselbar terus mengoptimalkan struktur Bank Sulselbar is committed to optimizing its organizational
organisasinya sesuai dengan desain yang telah dirancang structure in alignment with the design outlined in the
dalam Corporate Plan 2021-2025. Untuk mendukung Corporate Plan 2021-2025. To support the growth
strategi akselerasi pertumbuhan tahun 2024 dan acceleration strategy for 2024 and adhere to the general
kebijakan umum yang ditetapkan oleh Direksi, proses policies established by the Board of Directors, the recruitment
rekrutmen dilakukan secara terencana dan terstruktur. process is executed in a planned and structured manner. This
Kebijakan ini memastikan bahwa kebutuhan Sumber policy ensures that the demand for quality human resources
Daya Manusia (SDM) yang berkualitas terpenuhi untuk is met, facilitating sustainable business growth.
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
173
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 174
Pendukung Bisnis
Bussines Support
• Strategi Pemenuhan Kebutuhan SDM Tahun 2024 • Strategy for Fulfilling Human Resource Needs in 2024
1. Rekrutmen Pegawai Magang dan Kontrak 1. Recruitment of Internship and Contract Employees
Pemenuhan kebutuhan pegawai dilakukan dengan The fulfillment of employee needs will be achieved by
mengoptimalkan tenaga magang atau tenaga leveraging interns and contract workers for frontline
kontrak untuk posisi frontliner, seperti Teller, sesuai positions, such as tellers, in accordance with the Bank’s
kebutuhan operasional Bank. Strategi ini mendukung operational requirements. This strategy enhances
efisiensi sambil memanfaatkan tenaga kerja yang efficiency while utilizing personnel who have undergone
telah menjalani pelatihan internal. internal training.
2. Penggunaan Tenaga Outsourcing 2. Use of Outsourcing
Untuk pekerjaan penunjang (non-core business), For non-core business functions, outsourcing personnel
tenaga outsourcing digunakan sesuai kebutuhan will be utilized based on the specific requirements of each
unit kerja, sehingga Bank dapat tetap fokus pada work unit, allowing the Bank to maintain its focus on core
pengelolaan bisnis inti. business management.
3. Rekrutmen Prohire 3. Professional Hiring (Prohire)
Bank Sulselbar juga merekrut tenaga profesional Bank Sulselbar will also recruit professional staff (prohire)
(prohire) untuk bidang strategis, seperti Manajemen for strategic areas including Risk Management, Digital
Risiko, Digital banking, Treasury, Audit Intern, Human Banking, Treasury, Internal Audit, Human Capital, and
Capital, dan International Banking. Perekrutan ini International Banking. This recruitment initiative aims
bertujuan untuk memperkuat kompetensi di bidang to strengthen competencies in priority areas that are
prioritas yang belum tersedia secara internal. currently lacking internally.
4. Analis Kredit dan Account Officer Berpengalaman 4. Experienced Credit Analysts and Account Officers
Rekrutmen dilakukan untuk posisi analis kredit Recruitment efforts will focus on attracting experienced
dan account officer yang memiliki pengalaman, credit analysts and account officers who possess an
memahami kondisi bisnis di wilayah kerja Bank, serta understanding of the business environment within
mampu mendukung pemberdayaan UMKM dan the Bank’s operational area, enabling them to support
pengembangan kredit korporasi. the empowerment of MSMEs and the development of
corporate credit.
5. Staf Administrasi dan Operasional 5. Administrative and Operational Staff
Untuk mengisi formasi baru dan menggantikan To address new position needs and replace retiring
pegawai yang pensiun, Bank Sulselbar merekrut staf employees, Bank Sulselbar will recruit administrative
administrasi dan operasional dengan jumlah yang and operational staff in numbers aligned with the
disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. organization’s requirements.
• Jalur Rekrutmen • Recruitment Path
Pemenuhan kebutuhan SDM dilakukan melalui berbagai The fulfillment of human resource needs will be conducted
jalur, seperti rekrutmen eksternal, prohire, tenaga through various channels, including external recruitment,
kontrak, tenaga ahli, magang, atau outsourcing. Jalur ini prohire, contract workers, experts, internships, and outsourcing.
memastikan fleksibilitas dan adaptabilitas Bank dalam These channels ensure the Bank’s flexibility and adaptability in
memenuhi kebutuhan SDM di berbagai lini. meeting human resource needs across various divisions.
Dengan kebijakan rekrutmen dan seleksi yang menyeluruh, With a comprehensive recruitment and selection policy, Bank
Bank Sulselbar memastikan terpenuhinya SDM Sulselbar ensures the acquisition of high-quality human
berkualitas untuk mendukung operasional, transformasi resources to support its operations, drive digital transformation,
digital, dan pertumbuhan bisnis, sekaligus menciptakan and foster business growth, all while establishing a solid
fondasi yang kuat bagi keberlanjutan perusahaan. foundation for the company’s sustainability.
BANK SULSELBAR
174
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 175
Kebijakan Pengembangan Karir Career Development Policy
Bank Sulselbar memahami bahwa pengembangan karir Bank Sulselbar recognizes that career development is a
merupakan elemen penting dalam menciptakan SDM crucial component in cultivating competent, loyal, and highly
yang kompeten, loyal, dan berdaya saing tinggi. Kebijakan competitive human resources. The career development policy
pengembangan karir di Bank Sulselbar dirancang untuk at Bank Sulselbar is designed to offer opportunities for every
memberikan peluang bagi setiap pegawai untuk tumbuh employee to grow and develop in alignment with their potential,
dan berkembang sesuai dengan potensi, kompetensi, dan competencies, and the organization’s needs. The primary
kebutuhan organisasi. Fokus utama kebijakan ini adalah focus of this policy is to establish a transparent, inclusive, and
menciptakan jalur karir yang transparan, inklusif, dan performance-oriented career path.
berorientasi pada kinerja.
Sistem manajemen karir Bank Sulselbar memberikan arah Bank Sulselbar’s career management system offers clear guidance
yang jelas bagi pegawai untuk menentukan jalur karir for employees to navigate their career paths. This initiative not
mereka. Hal ini tidak hanya membantu pegawai mencapai only enables employees to reach their full potential but also
potensi maksimal tetapi juga mendukung perusahaan assists the company in positioning the most qualified individuals
dalam menempatkan individu terbaik pada posisi strategis, in strategic roles, thereby facilitating the achievement of the
sehingga mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara company’s overarching goals.
keseluruhan.
Pengelolaan jalur karir di Bank Sulselbar berfokus pada Career path management at Bank Sulselbar emphasizes the
pengembangan kepemimpinan individu dalam organisasi, development of individual leadership within the organization,
yang mencakup beberapa pola utama, yaitu: which encompasses several key components, including:
1. Penempatan pada jabatan awal. 1. Placement in initial
2. Promosi berdasarkan kinerja dan potensi. 2. Promotion based on performance and potential.
3. Transfer atau mutasi antar unit kerja. 3. Transfers or rotations between work units.
4. Perluasan pengalaman kerja melalui berbagai divisi. 4. Expansion of work experience across various divisions.
5. Penugasan pada proyek khusus atau task force. 5. Secondments to special projects or task forces.
6. Pelatihan, pengembangan, dan peningkatan pengetahuan. 6. Training, development, and knowledge enhancement.
Manajemen karir difokuskan pada pengembangan para Career management emphasizes the development of experienced
manajer dan profesional berpengalaman, yang pada managers and professionals who are poised to occupy key
waktunya akan menduduki posisi kunci dalam struktur positions within the organizational structure. This system
organisasi. Sistem ini memungkinkan identifikasi dan facilitates the identification and cultivation of exceptional talent,
pengembangan talenta unggul untuk memastikan ensuring a seamless continuity of leadership in the future.
kesinambungan kepemimpinan di masa depan.
Sebagai pedoman dalam manajemen karir, Bank Sulselbar Career management prioritizes the development of experienced
menetapkan tingkatan jabatan mulai dari Job Grade 1 managers and professionals who will ultimately occupy key
hingga Job Grade 12. Pegawai yang memenuhi kriteria dapat positions within the organizational structure. This system
dipromosikan ke posisi dengan tanggung jawab yang lebih facilitates the identification and nurturing of exceptional talent,
tinggi, dengan memperhatikan aspek berikut: ensuring leadership continuity in the future.
1. Tidak sedang menjalani sanksi atau hukuman jabatan. 1. Absence of any current sanctions or disciplinary actions
2. Masa kerja di jabatan sebelumnya. 2. Duration of service in the previous position.
3. Penilaian potensi, prestasi, dan perilaku berdasarkan 3. Assessment of potential, performance, and conduct based on
sistem penilaian berbasis ranking. a ranking-based evaluation system.
Promosi dilakukan untuk pegawai yang menunjukkan kinerja Promotions are awarded to employees who demonstrate
unggul dibandingkan rekan sejawat pada tingkat tanggung superior performance relative to their peers at the same level of
jawab yang sama. Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar responsibility. Through this policy, Bank Sulselbar commits to the
BANK SULSELBAR
175
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 176
Pendukung Bisnis
Bussines Support
memastikan pengembangan hanya bagi individu terbaik, development of only the most qualified individuals, cultivating
menciptakan sumber daya manusia yang mampu mendorong human resources capable of driving sustainable organizational
pertumbuhan organisasi secara berkelanjutan. growth.
Kebijakan Penilaian Kinerja Performance Assessment Policy
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan penilaian kinerja Bank Sulselbar implements a performance assessment policy
berbasis Balanced Scorecard (BSC) sebagai alat utama untuk based on the Balanced Scorecard (BSC), which serves as the
mengevaluasi dan meningkatkan kinerja organisasi. Kebijakan primary tool for evaluating and enhancing organizational
ini bertujuan memastikan setiap pegawai memiliki panduan performance. This policy aims to provide every employee with
yang jelas dalam mencapai target perusahaan, dengan fokus clear guidance in achieving company objectives, emphasizing
tidak hanya pada hasil finansial, tetapi juga pada aspek-aspek not only financial outcomes but also strategic elements that
strategis yang mendukung keberlanjutan bisnis. contribute to business sustainability.
• Pendekatan Balanced Scorecard • Balanced Scorecard Approach
Pendekatan Balanced Scorecard memungkinkan visi The Balanced Scorecard approach facilitates the translation of
dan misi perusahaan diterjemahkan ke dalam ukuran the company’s vision and mission into quantifiable performance
kinerja yang terukur dan dapat dipahami oleh seluruh metrics that are accessible to all employees. This strategy centers
pegawai. Strategi ini menitikberatkan pada empat on four key perspectives:
perspektif utama:
1. Keuangan (Financial): Mengukur keberhasilan dari 1. Finance: Evaluating success through measures of asset
sisi pertumbuhan aset, profitabilitas, dan efisiensi growth, profitability, and operational cost efficiency.
biaya operasional.
2. Pelanggan (Customer): Menilai tingkat kepuasan, 2. Customer: Assessing customer satisfaction, loyalty, and
loyalitas, dan pengalaman nasabah dalam overall experience with bank services.
menggunakan layanan Bank.
3. Proses Bisnis Internal (Internal Business Process): 3. Internal Business Process: Evaluating the effectiveness
Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi proses and efficiency of operational processes, including product
operasional, termasuk inovasi produk dan layanan. and service innovation.
4. Pengembangan Kompetensi (Learning and 4. Competency Development (Learning and Growth):
Growth): Mengukur keberhasilan dalam investasi Measuring success in human resource investment
pengembangan SDM melalui pelatihan, sertifikasi, through training, certification, and skill enhancement.
dan peningkatan keterampilan.
• Pengaruh Terhadap Perusahaan • Impact on the Organization
Penerapan Balanced Scorecard yang konsisten The consistent application of the Balanced Scorecard
memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian significantly influences the achievement of Bank Sulselbar’s
tujuan strategis Bank Sulselbar. Dengan integrasi strategic objectives. By integrating financial and non-financial
antara aspek keuangan dan non-keuangan, Bank dimensions, the bank fosters continuous improvements,
dapat menghasilkan perbaikan berkelanjutan, mulai ranging from enhanced customer satisfaction to optimal
dari peningkatan kepuasan pelanggan hingga efisiensi operational efficiency.
operasional yang optimal.
Selain itu, sistem ini mendorong kolaborasi antarunit In addition, this system fosters collaboration among work
kerja, meningkatkan akuntabilitas individu, dan units, enhances individual accountability, and cultivates
menciptakan budaya kerja yang berorientasi pada hasil. a results-oriented work culture. Measurable performance
Penilaian kinerja yang terukur juga memberikan landasan assessments also serve as a foundation for promotions, career
bagi promosi, pengembangan karir, dan penghargaan development, and recognition of high-performing employees.
bagi pegawai yang berprestasi.
BANK SULSELBAR
176
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 177
• Fokus pada Transformasi Digital • Focus on Digital Transformation
Selaras dengan transformasi digital yang tengah Aligned with ongoing digital transformation initiatives, Bank
dilakukan, Bank Sulselbar mengintegrasikan teknologi Sulselbar incorporates technology into the performance
dalam proses penilaian kinerja, seperti penggunaan assessment process, utilizing digital dashboards for real-
dashboard digital untuk pemantauan real-time. Dengan time monitoring. This approach allows every employee to
ini, setiap karyawan dapat melihat capaian mereka transparently track their achievements and take proactive
secara transparan dan mengambil langkah proaktif measures to meet targets.
untuk mencapai target.
Melalui kebijakan penilaian kinerja berbasis Balanced Through a Balanced Scorecard-based performance assessment
Scorecard, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap policy, Bank Sulselbar ensures that every element of the
elemen organisasi bekerja secara selaras untuk organization operates in harmony to achieve the company’s
mencapai visi perusahaan, meningkatkan daya saing, dan vision, enhance competitiveness, and promote sustainable
mendukung pertumbuhan berkelanjutan. growth.
Kebijakan Sistem Remunerasi dan Remuneration and Compensation System
Kompensasi Policy
Bank Sulselbar memiliki kebijakan sistem remunerasi dan Bank Sulselbar has implemented a remuneration and
kompensasi yang dirancang untuk mendukung produktivitas compensation policy aimed at enhancing employee productivity
serta kesejahteraan pegawai, sekaligus memperkuat daya and welfare while bolstering the company’s competitiveness. This
saing perusahaan. Kebijakan ini mencakup remunerasi policy encompasses fair, competitive, and performance-based
yang adil, kompetitif, dan berbasis kinerja guna memotivasi remuneration designed to motivate employees in achieving the
pegawai dalam mencapai target strategis perusahaan. company’s strategic objectives.
Remunerasi pengurus, seperti Direksi dan Dewan Komisaris, Remuneration for management, including the Board of Directors
disusun berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang and the Board of Commissioners, is determined based on the
Saham (RUPS). Komponen remunerasi tersebut meliputi decisions made during the General Meeting of Shareholders (GMS).
gaji pokok, tunjangan jabatan, fasilitas kesehatan, kendaraan The components of remuneration consist of a basic salary, position
dinas, bonus, tantiem, serta penghargaan akhir masa jabatan. allowances, health benefits, official vehicles, bonuses, tantièmes,
Kebijakan ini memastikan keselarasan antara kinerja and end-of-term awards. This policy ensures that management
manajemen dan tujuan perusahaan. performance is aligned with the company’s objectives.
Pegawai Bank Sulselbar menerima berbagai bentuk Bank Sulselbar employees receive various forms of compensation,
remunerasi yang mencakup: including:
1. Gaji, Tunjangan, dan Honorarium sesuai dengan posisi, 1. Salary, Allowances, and Honoraria commensurate with
jabatan, dan tanggung jawab. position, title, and responsibilities.
2. Uang Lembur dan Uang Makan Harian bagi pegawai yang 2. Overtime Pay and Daily Meal Allowances for employees who
bekerja di luar jam kerja reguler. work beyond regular hours.
3. Perawatan Kesehatan, termasuk asuransi kesehatan 3. Health Care, which includes health insurance for employees
untuk pegawai dan keluarga. and their families.
4. Uang Cuti dan Penghargaan Masa Kerja sebagai bentuk 4. Leave Pay and Long Service Awards as a token of appreciation
apresiasi terhadap loyalitas pegawai. for employee loyalty.
5. Tunjangan Hari Tua bagi pegawai yang memenuhi syarat. 5. Old Age Allowance for eligible employees.
6. Tunjangan Hari Raya dan Keagamaan untuk mendukung 6. Holiday and Religious Allowances to support employees
kebutuhan pegawai pada momen spesial. during special occasions.
7. Tunjangan Komunikasi bagi jabatan tertentu yang 7. Communication Allowance for positions requiring
memerlukan dukungan alat komunikasi. communication tool support.
BANK SULSELBAR
177
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 178
Pendukung Bisnis
Bussines Support
8. Tunjangan Daerah Khusus bagi pegawai yang bertugas di 8. Special Regional Allowance for employees stationed in
wilayah tertentu. specific areas.
9. Tunjangan Kinerja dan Akhir Tahun berdasarkan 9. Performance and End-of-Year Allowance based on the
pencapaian target individu dan perusahaan. achievement of individual and company targets.
10. Bonus atas Pencapaian Rencana Bisnis, yang mendorong 10. Bonus for Business Plan Achievement to motivate employees
pegawai untuk mencapai hasil optimal. toward optimal performance.
11. Bantuan Pendidikan untuk mendukung pengembangan 11. Educational Assistance for professional development
profesional. purposes.
12. Jasa Produksi sebagai bentuk penghargaan tambahan. 12. Production Services as an additional form of recognition.
Bank Sulselbar memastikan kebijakan remunerasi ini sesuai Bank Sulselbar ensures that its remuneration policy complies
dengan regulasi perundang-undangan, termasuk ketentuan with applicable laws and regulations, including minimum wage
upah minimum, dan sejalan dengan praktik terbaik di provisions, and aligns with best practices in the banking industry.
industri perbankan. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan This policy is implemented based on three main principles:
tiga prinsip utama:
• Pay for Performance: Kompensasi diberikan berdasarkan • Compensation is awarded based on performance
pencapaian kinerja. achievements.
• Pay for Position: Kompensasi sesuai dengan tanggung • Compensation is based on job responsibilities.
jawab jabatan.
• Pay for Person: Kompensasi mempertimbangkan • Compensation is based on individual expertise.
keahlian individu.
Selain itu, sistem remunerasi ini didukung oleh evaluasi In addition, this remuneration system is supported by regular
rutin untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam evaluations to ensure its relevance and effectiveness in enhancing
meningkatkan keterlibatan pegawai serta mendukung employee engagement and promoting the sustainability of the
keberlanjutan perusahaan. Dengan pendekatan yang company. Adopting a holistic approach, Bank Sulselbar fosters a
holistik, Bank Sulselbar menciptakan lingkungan kerja yang work environment that encourages innovation and collaboration,
mendorong inovasi dan kolaborasi, sekaligus memastikan while prioritizing employee welfare.
kesejahteraan pegawai tetap menjadi prioritas utama.
Dengan kebijakan holistik, sistem remunerasi dan kompensasi With a comprehensive policy, Bank Sulselbar’s remuneration
Bank Sulselbar tidak hanya berfungsi sebagai alat penghargaan and compensation system serves not only as a mechanism for
bagi kinerja individu, tetapi juga sebagai pendorong utama rewarding individual performance but also as a crucial driver in
dalam menciptakan budaya kerja yang inovatif, produktif, dan fostering an innovative, productive, and growth-oriented work
berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Hal ini sejalan culture that is sustainable. This aligns with the Bank’s vision of
dengan visi Bank untuk menjadi institusi perbankan daerah becoming a leading and competitive regional banking institution
yang unggul dan kompetitif di era digital. in the digital era.
Program Pensiun Pension Program
Bank Sulselbar berkomitmen untuk memberikan perhatian Bank Sulselbar is dedicated to prioritizing employee welfare,
khusus terhadap kesejahteraan pegawai, termasuk melalui which includes offering a pension program aimed at providing
penyediaan program pensiun yang dirancang untuk financial security after retirement. This pension program serves
memberikan jaminan finansial pasca kerja. Program pensiun not only as a recognition of employees’ contributions during their
di Bank Sulselbar bukan hanya bentuk penghargaan atas tenure but also as a proactive measure to ensure their financial
kontribusi pegawai selama masa kerja, tetapi juga sebagai stability in the future.
upaya untuk memastikan keamanan finansial bagi pegawai
di masa depan.
BANK SULSELBAR
178
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 179
Program pensiun ini mencakup skema manfaat pasti, di mana This pension program features a defined benefit scheme, where
besaran tunjangan pensiun dihitung berdasarkan masa kerja, the amount of pension benefits is determined by the length of
jabatan, dan kontribusi yang telah diberikan oleh pegawai service, job position, and contributions made by employees
selama berkarir di Bank Sulselbar. Dana pensiun dikelola throughout their careers at Bank Sulselbar. The pension fund is
secara profesional untuk memastikan keberlanjutan dan managed professionally to ensure the sustainability and financial
stabilitas keuangan program ini. Selain itu, Bank Sulselbar stability of the program. Additionally, Bank Sulselbar collaborates
bekerja sama dengan lembaga dana pensiun yang memiliki with reputable pension fund institutions to guarantee that the
reputasi baik untuk memastikan pengelolaan dana pensiun management of the pension fund is conducted optimally and in
dilakukan secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang compliance with applicable regulations.
berlaku.
Sebagai bagian dari program pensiun, Bank Sulselbar juga As part of its pension program, Bank Sulselbar offers employees
memberikan kesempatan kepada pegawai yang mendekati nearing retirement the opportunity to participate in a retirement
masa pensiun untuk mengikuti program pelatihan persiapan preparation training program. This program is designed to
pensiun. Program ini dirancang untuk membantu pegawai assist employees in planning for their future, covering topics
merencanakan masa depan mereka, termasuk manajemen such as financial management, business opportunities, and skill
keuangan, peluang usaha, dan pengembangan keterampilan development.
baru.
Melalui program pensiun yang komprehensif, Bank Sulselbar Through a comprehensive pension program, Bank Sulselbar not
tidak hanya memberikan rasa aman bagi pegawai di masa only offers employees a sense of security during retirement but
pensiun, tetapi juga memperkuat loyalitas dan motivasi also fosters loyalty and motivation throughout their careers. This
selama mereka bekerja. Hal ini sejalan dengan komitmen initiative aligns with Bank Sulselbar’s commitment to being an
Bank Sulselbar untuk menjadi institusi yang peduli terhadap institution that values its employees while promoting sustainable
pegawai sekaligus mendorong keberlanjutan pertumbuhan organizational growth.
organisasi.
Kebijakan Sistem Manajemen Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Management System (OHS) Policy
(K3)
Bank Sulselbar memiliki komitmen tinggi untuk memastikan Bank Sulselbar is deeply committed to ensuring the occupational
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seluruh karyawan, safety and health (OHS) of all employees, in accordance with
sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku di bidang applicable labor laws and regulations. Recognizing employees as
ketenagakerjaan. Dengan memandang karyawan sebagai valuable assets for business sustainability, Bank Sulselbar aims
aset berharga bagi keberlanjutan bisnis, Bank Sulselbar to create a safe, healthy, and comfortable work environment that
berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, is free from discrimination.
dan nyaman tanpa diskriminasi.
Sebagai institusi perbankan yang beroperasi dalam As a banking institution operating in a low-risk work environment,
lingkungan kerja dengan risiko kecelakaan rendah, Bank Bank Sulselbar is committed to providing comprehensive
Sulselbar tetap memberikan perlindungan menyeluruh protection for all parties involved in its operations. This
kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasional commitment includes the implementation of an Occupational
perusahaan. Langkah ini mencakup penerapan kebijakan Health and Safety (OHS) policy that adheres to Law No. 13 of
K3 yang mengacu pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 2003 concerning Manpower, as well as other internal guidelines
tentang Ketenagakerjaan serta pedoman dan kebijakan and policies.
internal lainnya.
BANK SULSELBAR
179
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 180
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Sejak tahun 2019, Bank Sulselbar telah menerapkan Since 2019, Bank Sulselbar has systematically implemented an
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Safety and Health Management System (OHSMS).
(SMK3) secara sistematis. Kebijakan ini diperkuat dengan This initiative is reinforced by the establishment of a dedicated
pembentukan unit khusus yang menangani isu K3, yaitu HSE unit that addresses OHS matters, known as the HSE Officer. The
Officer, yang bertugas memastikan bahwa implementasi primary responsibility of this unit is to ensure the effective and
kebijakan ini berjalan secara efektif dan terarah. Unit ini targeted execution of this policy. Additionally, the unit is tasked
bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan, evaluasi, with monitoring, evaluating, and reporting on OHS-related issues
dan pelaporan terkait K3 di seluruh lingkungan kerja Bank throughout the Bank Sulselbar work environment.
Sulselbar.
Upaya ini meliputi pelatihan keselamatan kerja, penyediaan These efforts include occupational safety training, the provision
fasilitas kesehatan, serta pengawasan rutin terhadap standar of health facilities, and routine supervision of workplace safety
keamanan di tempat kerja. Bank Sulselbar juga secara aktif standards. Bank Sulselbar also actively involves employees in the
melibatkan karyawan dalam program K3, termasuk melalui K3 program, including awareness campaigns that emphasize the
kampanye kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja. importance of occupational safety.
Dengan penerapan kebijakan SMK3 yang komprehensif, By implementing a comprehensive SMK3 policy, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar memastikan terciptanya produktivitas kerja ensures optimal work productivity and business sustainability,
yang optimal dan keberlanjutan bisnis yang sejalan dengan aligning with the principles of professionalism, safety, and
prinsip kerja yang profesional, aman, dan berorientasi pada a focus on the welfare of all employees. This policy not only
kesejahteraan seluruh karyawan. Kebijakan ini tidak hanya fosters a comfortable work environment but also enhances Bank
menciptakan kenyamanan kerja, tetapi juga memperkuat Sulselbar’s reputation as an institution committed to the health
reputasi Bank Sulselbar sebagai institusi yang bertanggung and safety of its workforce.
jawab terhadap kesehatan dan keselamatan karyawannya.
Struktur Divisi Human Capital Human Capital Division Structure
Divisi Sumber Daya Manusia (Human Capital) Bank Sulselbar The Human Capital Division of Bank Sulselbar comprises three
terdiri atas tiga departemen utama: Strategi Human Capital, primary departments: Human Capital Strategy, Development
Pengembangan & Pelatihan, dan Operasional Human and Training, and Human Capital Operations. The Human
Capital. Departemen Strategi Human Capital fokus pada Capital Strategy Department concentrates on strategic
analisis strategi dan manajemen kinerja. Departemen analysis and performance management. The Development and
Pengembangan & Pelatihan bertugas mengelola pelatihan Training Department is tasked with overseeing HR training
dan pengembangan SDM, sementara Departemen and development, while the Operations Department manages
Operasional menangani administrasi dan hubungan administration and employee relations. Supported by analysts
kepegawaian. Dengan dukungan analis di setiap bidang, in each area, this structure ensures that human resource
struktur ini memastikan bahwa pengelolaan sumber daya management operates efficiently and aligns with the company’s
manusia berjalan optimal dan sejalan dengan visi perusahaan. vision. Administrative assistants enhance operational efficiency
Asisten administrasi mendukung efisiensi operasional di in each department, contributing to overall performance.
setiap departemen untuk menunjang kinerja keseluruhan.
BANK SULSELBAR
180
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 181
Divisi Sumber Daya Manusia
Human Resources Division
Divisi Human Capital
Human Capital Division
Departemen Strategi Departemen Pengembangan & Departemen Operasional
Human Capital Pelatihan Human Capital
Human Capital Strategy Development & Training Human Capital Operations
Department Department Departement
Analis Strategi Analis Manajemen Analis Pengembangan Analis Hubungan
Human Capital Kinerja & Pelatihan Analis Operasional &
Asisten Asisten Administrasi human Kepegawaian Asisten
Human Capital Performance Administrasi Development & Administrasi Employee Relations Administrasi
Strategy Analyst Management Analyst Training Analyst Capital
Administrative Administrative Analyst Administrative
Assistant Assistant Assistant
Adapun tugas dan tanggung jawab Departemen The duties and responsibilities of the Employee Development
Pengembangan Pegawai adalah: Department are:
a) Mengelola dan melaksanakan sistem prakiraan pegawai, a) Managing and implementing an employee forecasting
b) Mengelola dan melaksanakan sistem penerimaan system,
pegawai serta penempatannya, b) Managing and implementing an employee recruitment and
c) Menerapkan, memantau, dan menyempurnakan proses/ placement system,
sistem penilaian prestasi pegawai, jalur karir, dan c) Implementing, monitoring, and refining the employee
pemberian imbalan penilaian prestasi (performance performance appraisal process/system, career paths, and
management), performance appraisal rewards (performance management),
d) Mengelola penyegaran buku petunjuk kerja/pedoman d) Managing the refreshment of the employee manual/
kepegawaian bekerja sama dengan unit kerja terkait, guidelines in collaboration with related work units,
e) Melakukan penelitian dan analisis untuk penyajian e) Conducting research and analysis for the presentation of
informasi dan rekomendasi kebijakan dalam rangka information and policy recommendations in order to optimize
mengoptimalkan pendayagunaan tenaga kerja, the utilization of the workforce,
f) Melakukan analisis sistem imbalan dan kesejahteraan f) Conducting analysis of employee reward and welfare
pegawai, systems,
g) Mempersiapkan rapat-rapat Komite Manajemen g) Preparing Employee Management Committee (KMK)
Kepegawaian (KMK) untuk masalah-masalah strategis, meetings for strategic issues,
h) Membuat rencana kerja dan anggaran Departemen h) Creating a work plan and budget for the Employee
Pengembangan Pegawai. Development Department.
i) Menyelesaikan/menyempurnakan temuan hasil audit i) Resolving/refining audit findings in the Employee
pada Departemen Pengembangan Pegawai. Development Department.
j) Menyelesaikan pengarsipan Departemen Pengembangan j) Completing the filing of the Employee Development
Pegawai. Department.
Sedangkan Departemen Administrasi Kepegawaian Meanwhile, the Department of Personnel Administration is
bertugas dan bertanggung jawab atas: tasked and responsible for:
a) Pengelolaan dan pelaksanaan pemberian imbalan, a) Management and implementation of the provision of
kesejahteraan, serta hak-hak lainnya bagi pegawai, rewards, welfare, and other rights for employees, Directors,
Direksi, dan Dewan Pengawas, and the Supervisory Board,
b) Pemeliharaan data kepegawaian dan file pegawai, b) Maintenance of personnel data and employee files, as well
serta penyediaan informasi dan analisis mengenai data as provision of information and analysis regarding personnel
kepegawaian, data,
c) Penyelenggaraan registrasi dan administrasi c) Organization of personnel registration and administration,
kepegawaian,
BANK SULSELBAR
181
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 182
Pendukung Bisnis
Bussines Support
d) Pemberian jasa konseling kepada pegawai secara d) Provision of counseling services to employees individually,
individual,
e) Penyiapan dan pengadministrasian promosi, demosi, e) Preparation and administration of promotions, demotions,
mutasi, dan pemutusan hubungan kerja, transfers, and termination of employment,
f) Pemrosesan keputusan pengenaan hukuman f) Processing of decisions on imposing administrative penalties
administratif kepada pegawai, on employees,
g) Pemrosesan keputusan pemberian penghargaan kepada g) Processing of decisions on awarding awards to employees,
pegawai,
h) Pengelolaan dan pelaksanaan perasuransian tenaga h) Management and implementation of labor insurance,
kerja, i) Preparation of materials for meetings of the Personnel
i) Persiapan bahan rapat Komite Manajemen Kepegawaian Management Committee (KMK) related to personnel
(KMK) yang terkait dengan administrasi kepegawaian, administration,
j) Persiapan dan pengadministrasian perjalanan dinas, j) Preparation and administration of official travel,
k) Pembuatan rencana kerja dan anggaran Departemen k) Preparation of work plans and budgets for the Department of
Administrasi Kepegawaian, serta Personnel Administration, and
l) Penyelesaian/penyempurnaan temuan hasil audit l) Settlement/improvement of audit findings in the Department
pada Departemen Administrasi Kepegawaian, serta of Personnel Administration, as well as completion of filing
penyelesaian pengarsipan Departemen Administrasi for the Department of Personnel Administration Staffing.
Kepegawaian.
Sementara Departemen Pendidikan dan Pelatihan memiliki Meanwhile, the Department of Education and Training has the
tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: following duties and responsibilities:
a) Menyusun Katalog Pelatihan dan Analisis Kebutuhan a) Preparing a Training Catalog and Training Needs Analysis
Pelatihan (TNA) bagi seluruh pegawai di seluruh level/ (TNA) for all employees at all levels/levels of the organization,
jenjang organisasi,
b) Melakukan penyusunan proses bisnis pembelajaran, b) Preparing a learning business process, training syllabus/
silabus pelatihan/kurikulum yang mengacu pada arah curriculum that refers to the direction of the Bank’s business
pengembangan bisnis Bank, development,
c) Melakukan penyusunan sistematika alur program c) Preparing a systematic training program flow that includes
pelatihan yang mencakup pra-pelatihan, pelaksanaan pre-training, training implementation, and post-training,
pelatihan, dan pasca-pelatihan,
d) Melakukan monitoring terhadap efektivitas pelatihan d) Monitoring the effectiveness of employee training and
karyawan dan menyusun laporan evaluasi pasca- preparing a post-training evaluation report to the Board of
pelatihan kepada Direksi, Directors,
e) Mendesain sistem pelatihan yang dibutuhkan bagi talenta e) Designing a training system needed for talents who will
yang akan memimpin Bank di masa mendatang melalui lead the Bank in the future through employee development
program pengembangan pegawai (Officer Development programs (Officer Development Program/ODP) and staff
Program/ODP) dan program pengembangan staf (Staff development programs (Staff Development Program),
Development Program),
f) Mengusulkan infrastruktur dan fasilitas pelatihan f) Proposing training infrastructure and facilities, both
baik yang dilakukan secara konvensional (tatap muka) conventionally (face-to-face) and e-learning,
maupun secara e-learning,
g) Memilih, melatih, dan mengarahkan tenaga pengajar, g) Selecting, training, and directing teaching staff,
h) Membuat rencana kerja dan anggaran Departemen h) Preparing a work plan and budget for the Department of
Pendidikan dan Pelatihan, Education and Training,
i) Menyelesaikan/menyempurnakan temuan hasil audit i) Resolving/improving audit findings in the Department of
pada Departemen Pendidikan dan Pelatihan, serta Education and Training, and
j) Menyelesaikan pengarsipan Departemen Pendidikan j) Resolving Department of Education and Training archiving.
dan Pelatihan.
BANK SULSELBAR
182
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 183
Profil Pemimpin Divisi
Warga Negara Indonesia, usia 43 tahun, Indonesian citizen, 43 years old, born in Pare-
kelahiran Pare-Pare, 16 April 1980 Pare, April 16, 1980.
Domisili Domicile
Makassar, Sulawesi Selatan Makassar, South Sulawesi
Riwayat Jabatan: Career History:
· Dasar hukum penunjukan Legal basis of appointment
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Human Appointed as Head of Human Capital Division
Capital berdasarkan SK/033/DIR/III/2021. based on Decree SK/033/DIR/III/2021.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Memperoleh Gelar Sarjana (S1) Manajemen Holds a Bachelor’s Degree (S1) in Management
dari STIE Wira Bhakti Makassar pada tahun from STIE Wira Bhakti Makassar, graduated in
2015. 2015.
Sertifikasi Profesi yang Berlaku: Valid Professional Certification:
Sertifikasi Manajemen Risiko Level V BSMR Holds Risk Management Certification Level V
(Setara Level 7 OJK). BSMR (Equivalent to Level 7 OJK).
Hendra Saad Pendidikan yang Diikuti Tahun 2024 Training Attended in 2024
Pemimpin Divisi Human Capital Pendidikan/Pelatihan yang diikuti tahun Training attended in 2024 is listed in the
Head of Human Capital Division 2024 dapat dilihat pada bab profil perusahaan corporate profile section of this annual report.
dalam laporan tahunan ini.
Realisasi Program Kerja Divisi Realization of the Human Capital
Human Capital Tahun 2024 Division’s Work Program in 2024
Pada tahun 2024, Divisi Human Capital (HC) Bank Sulselbar In 2024, the Human Capital (HC) Division of Bank Sulselbar
berhasil melaksanakan berbagai program strategis untuk successfully implemented various strategic programs to support
mendukung pengembangan sumber daya manusia yang the development of quality and competent human resources. The
berkualitas dan kompeten. Berikut adalah realisasi program following is the realization of the work program that has been
kerja yang telah dilaksanakan: implemented:
1. Optimalisasi Penggunaan Aplikasi E-Learning 1. Optimization of E-Learning Applications
Bank Sulselbar mengoptimalkan aplikasi E-Learning Bank Sulselbar has optimized its E-Learning application to
untuk memfasilitasi pembelajaran mandiri bagi pegawai. facilitate self-directed learning for employees. The features
Fitur-fitur program E-Learning terus dikembangkan of the E-Learning program are continuously enhanced to
untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran secara improve the effectiveness of digital learning.
digital.
2. Program Pengembangan Kompetensi Pegawai 2. Employee Competency Development Program
Program ini mencakup pelatihan, sertifikasi, This program encompasses training, certification, self-
pembelajaran mandiri, special assignment, dan program directed learning, special assignments, and internship
magang yang dirancang sesuai dengan Individual opportunities, all tailored to each employee’s Individual
Development Plan (IDP) masing-masing pegawai. Development Plan (IDP).
3. Pengelolaan Talent Pool 3. Talent Pool Management
Divisi HC mengidentifikasi dan mengembangkan pegawai The HC Division identifies and nurtures employees with
BANK SULSELBAR
183
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 184
Pendukung Bisnis
Bussines Support
dengan talenta unggul melalui program pelatihan exceptional talents through structured training programs,
berjenjang, sertifikasi, pengayaan tugas, coaching, dan certification, job enrichment, coaching, and mentoring,
mentoring. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kader aiming to cultivate a pipeline of future leaders.
pemimpin masa depan.
4. Partisipasi Pegawai dalam Pelatihan Eksternal 4. Employee Participation in External Training
Pegawai yang potensial dan berkinerja tinggi High-potential and top-performing employees are engaged
diikutsertakan dalam public training dan workshop untuk in public training sessions and workshops to enhance
meningkatkan motivasi, wawasan, dan kompetensi. motivation, insight, and competencies.
5. Program Penyegaran Pemahaman Internal 5. Internal Policy Refresher Program
Bank Sulselbar menyelenggarakan pelatihan penyegaran Bank Sulselbar conducts refresher training focused on the
yang berfokus pada ketentuan internal perusahaan. organization’s internal policies and procedures.
6. Sertifikasi Pegawai 6. Employee Certification
Sertifikasi dilakukan di berbagai bidang, seperti Certification programs are offered across various fields,
manajemen risiko, perbankan syariah, audit, treasury, including risk management, Islamic banking, auditing,
teknologi informasi, wealth management, dan human treasury, information technology, wealth management, and
capital. human capital.
7. Pemenuhan Tenaga Calon Pimpinan melalui Program 7. Development of Leadership Skills through Structured
Pengembangan Programs
Jalur pengembangan seperti ODP, SDP, MDP, dan EDP Development pathways such as the Organizational
digunakan untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin Development Program (ODP), Supervisory Development
di masa depan. Program (SDP), Managerial Development Program (MDP),
and Executive Development Program (EDP) are implemented
to prepare future leadership candidates.
8. Pengembangan Kompetensi Digital Pegawai 10. Enhancement of Employee Digital Competencies
Divisi HC memprioritaskan pengembangan kompetensi he HC Division prioritizes the advancement of digital
digital untuk mendukung transformasi digital bank. competencies to support the bank’s digital transformation
initiatives.
9. Evaluasi Pelatihan Secara Menyeluruh 13. Comprehensive Training Evaluation
Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan evaluasi Training effectiveness is assessed through pre-tests, post-
lanjutan (L3) untuk mengukur keberhasilan program tests, and follow-up evaluations (Level 3) to measure the
pelatihan. success of the training programs.
Program kerja ini mencerminkan komitmen Bank Sulselbar This work program demonstrates Bank Sulselbar’s commitment
dalam menciptakan SDM unggul yang mendukung to developing exceptional human resources that support the
pertumbuhan perusahaan dan mampu bersaing di era company’s growth and enable it to compete effectively in the
perbankan modern. modern banking landscape.
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program
Sebagai wujud komitmennya terhadap pengelolaan sumber As a testament to its commitment to human resource
daya manusia, Bank Sulselbar memberikan prioritas pada management, Bank Sulselbar prioritizes the development
pengembangan kompetensi pegawai. Bank secara aktif of employee competencies. The bank actively offers
menghadirkan program pendidikan dan pelatihan yang education and training programs that are strategically
dirancang secara terencana dan berkelanjutan untuk designed and implemented in a sustainable manner,
memastikan kapasitas serta kompetensi pegawai selalu relevan ensuring that employee skills and competencies remain
dengan kebutuhan industri perbankan yang terus berkembang. aligned with the evolving demands of the banking industry.
BANK SULSELBAR
184
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 185
Program pengembangan kompetensi di Bank Sulselbar The competency development program at Bank Sulselbar is
disusun berdasarkan Training Need Analysis (TNA) yang designed based on a comprehensive Training Needs Analysis
mendalam, sehingga pelatihan yang diberikan benar-benar (TNA) to ensure that the training provided aligns with the specific
sesuai dengan kebutuhan individu maupun organisasi. needs of both individuals and the organization.
Program ini mencakup pelatihan teknis, pengembangan soft This program encompasses technical training, soft skills
skills, dan pelatihan berbasis digital, dengan fokus utama development, and digital-based training, with a primary emphasis
pada peningkatan kualitas pelayanan (service excellence), on enhancing service quality (service excellence), operational
efisiensi operasional, serta kemampuan adaptasi terhadap efficiency, and adaptability to technology.
teknologi.
Dalam pelaksanaannya, Bank Sulselbar memastikan In its implementation, Bank Sulselbar is committed to promoting
kesetaraan gender dan memberikan kesempatan yang sama gender equality and providing equal opportunities for all
kepada seluruh pegawai, baik yang baru bergabung maupun employees, regardless of their experience level. This competency-
yang telah berpengalaman. Pengembangan berbasis based development program is designed to ensure that each
kompetensi ini bertujuan agar setiap pegawai mampu employee can master their responsibilities, meet established
menguasai tugas-tugasnya, mencapai standar kinerja yang performance standards, and contribute to the achievement of
ditetapkan, dan mendukung pencapaian target bisnis Bank. the Bank’s business objectives.
Selain itu, Bank Sulselbar juga memperhatikan In addition, Bank Sulselbar is committed to long-term
pengembangan jangka panjang melalui program sertifikasi development through certification programs in various fields,
di berbagai bidang, seperti manajemen risiko, perbankan including risk management, Islamic banking, digital banking, and
syariah, digital banking, dan lainnya. Hal ini bertujuan more. This initiative aims to ensure the availability of skilled and
untuk memastikan tersedianya tenaga kerja yang andal, professional workers who are prepared to tackle future business
profesional, dan siap menghadapi tantangan bisnis di masa challenges.
depan.
Pengembangan kompetensi pegawai di Bank Sulselbar Employee competency development at Bank Sulselbar is
tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas designed not only to enhance individual skills but also to serve as
individu, tetapi juga merupakan investasi strategis untuk a strategic investment in bolstering the Bank’s competitiveness.
memperkuat daya saing Bank. Dengan pengelolaan sumber Through effective human resource management, Bank Sulselbar
daya manusia yang optimal, Bank Sulselbar berkomitmen is dedicated to fostering growth within the banking industry
untuk terus berkontribusi pada pertumbuhan industri while aligning with its vision and mission as a strategic partner in
perbankan sekaligus mendukung visi dan misinya sebagai regional economic development.
mitra strategis pembangunan ekonomi regional.
Program pengembangan kompetensi Divisi Human Capital The Human Capital Division’s competency development program
pada tahun 2024, di antaranya sebagai berikut: for 2024 includes the following:
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Training Designing Competency Training Designing Competency
ASBANDA Bali 25 January 2024 26 January 2024
Based Training Program Based Training Program
Pembekalan Resertifikasi
Risk Management Recertification Solusi Bankir 15 February
Manajemen Risiko Jenjang 4, 5, 6 Zoom 19 February 2024
Provision Levels 4, 5, 6 and 7 Kompetensi 2024
dan 7
Unshakeable Mentality Program CA Unshakeable Mentality Program CA & 22 February
ACT & Divisi SIMO Makassar 24 February 2024
& Sosialisasi Program Kerja Work Program Socialization 2024
Retirement Preparation Period PT. CBQA Global 18 February
Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Yogyakarta 23 February 2024
Training Indonesia 2024
Pengetahuan Dasar di Bidang Dana Basic Knowledge in the Field of
Pensiun/Manajemen Umum Dana Pension Funds/General Management LSPDP Jakarta 05 March 2024 08 March 2024
Pensiun (MUDP) of Pension Funds (MUDP)
BANK SULSELBAR
185
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 186
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Pembekalan Resertifikasi
Risk Management Recertification Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 4, 5, 6 Online 07 March 2024 09 March 2024
Provision Levels 4, 5, 6 and 7 Kompetensi
dan 7
Pelatihan Collaboration for Collaboration for Continuous Growth
Sarel Sentra Inspira Makassar 17 April 2024 17 April 2024
Continuous Growth Training
PT. Calamus
Human Resources Management Human Resources Management Bali 15 May 2024 16 May 2024
Rottana Cattail
Sosialisasi Peningkatan Fraud Socialization of Increasing Fraud
Awareness & Pencegahan Tindak Awareness & Prevention of Banking Internal Makassar 17 May 2024 17 May 2024
Pidana Perbankan Crimes
Undangan Sosialisasi Aplikasi Invitation to Socialization of
E-Arsip/Pengadaan Barang dan E-Archive Application/Procurement
Internal Makassar 17 May 2024 18 May 2024
Jasa/SOP SLIK&SE Pemeliharaan of Goods and Services/SLIK&SE SOP
Kredit Credit Maintenance
Undangan the 2nd ASBANDA HR Invitation to the 2nd ASBANDA HR
asbanda Jakarta 28 May 2024 28 May 2024
Summit Conference Summit Conference
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
Solusi Bankir Zoom 20 May 2024 30 May 2024
Batch 2 Batch 2
Ujian Resertifikasi Manajemen Risk Management Recertification
BSMR Makassar 07 March 2024 09 March 2024
Risiko Exam
PT. CBQA Global
IT Security Awareness IT Security Awareness Makassar 13 June 2024 15 June 2024
Indonesia
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 6 Level 6
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 7 Level 7
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 5 Level 5
FDG DPLK PT Bank Sulselbar FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK Makassar 24 June 2024 24 June 2024
Public Training Sharing Session Public Training Sharing Session
"Implementasi Sentralisasi "Implementation of Centralization
Asbanda Bogor 20 June 2024 21 June 2024
Pellaksanaan Kewajiban Pajak Implementation of Tax Obligations
(Sesuai PMK 136 Tahun 2023 (According to PMK 136 of 2023
Human Resources Management Human Resources Management PPM Manajement Jakarta 02 July 2024 05 July 2024
Leveraging Technology & Analytics Leveraging Technology & Analytics in
Asbanda Jakarta 03 July 2024 04 July 2024
in Human Capital Human Capital
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement Training &
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Risiko & Sosialisasi Risk Awarenes Risk Awareness Socialization
Pelatihan Risk Aawarenes Pejabat Risk Awareness Training for Executive
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Eksekutif Officers
Onboarding Program Magang Teller Teller Internship Program Onboarding Intenal Bank Makassar 29 July 2024 01 August 2024
Manajemen Umum Dana Pensiun Pension Fund General Management &
Perkumpulan ADPI Jakarta 06 August 2024 09 August 2024
& Sertifikasi Certification
Pelatihan HR-Business Patner HR-Business Partner Training Calamus Jakarta 13 June 2024 15 June 2024
Onboarding Program Magang Teller Teller Internship Program Onboarding Intenal Bank Makassar 29 July 2024 01 August 2024
BANK SULSELBAR
186
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 187
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Refreshment Manajemen Risiko Risk Management Level 5 Solusi Bankir
Makassar 12 August 2024 20 August 2024
Jenjang 5 Refreshment Kompetensi
FGD Peningkatan Kesadaran FGD on Increasing Legal Awareness
Hukum dan Peran Strategis and the Strategic Role of Law
Bank Sulselbar &
Aparat Penegak Hukum dalam Enforcement Officers in Fraud Makassar 30 August 2024 30 August 2024
Kejaksanaan Tinggi
Pencegahan dan Deteksi Fraud Prevention and Detection at PT. Bank
pada PT. Bank Sulselbar Sulselbar
Tiket Pesawat PP Pemateri PP Airline Tickets for APUPPT & Ir Hendro
Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Pelatihan APUPPT & PPPSPM PPPSPM Training Speakers Soeprijatno
Refreshment Manajemen Risiko Risk Management Level 5 Solusi Bankir
Makassar 24 August 2024 24 August 2024
Jenjang 5 Refreshment Kompetensi
Workshop Penyusunan Laporan Workshop on Preparation of Plan Risiko Manajemen
Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Rencana (Resolution Plan) Reports (Resolution Plan) Gagasan
Biaya Tiket PP Asesor dan Asisten PP Ticket Costs for Assessors and
dlm kegiatan Ujian Resertifikasi Assistants in the Risk Management BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
Implementation of the APU PPT Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Program Soeprijatno
Workshop Penyusunan Laporan Workshop on Preparation of Plan Risiko Manajemen
Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Rencana (Resolution Plan) Reports (Resolution Plan) Gagasan
Workshop Rencana Aksi Keuangan Workshop on Sustainable Financial
Berkelanjutan (RKAB) berbasis Action Plan (RKAB) based on
Infobank Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Environmental Sosial and Environmental Social and Governance
Governance (ESG) (ESG)
Pelatihan Risk Aawarenes Pejabat Risk Awareness Training for Executive
One Point Makassar 28 August 2024 28 August 2024
Eksekutif Officers
Implementation of the APU PPT Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Program Soeprijatno
FGD Peningkatan Kesadaran FGD on Increasing Legal Awareness
Hukum dan Peran Strategis and the Strategic Role of Law
Bank Sulselbar &
Aparat Penegak Hukum dalam Enforcement Officers in Fraud Makassar 30 August 2024 30 August 2024
Kejaksanaan Tinggi
Pencegahan dan Deteksi Fraud Prevention and Detection at PT. Bank
pada PT. Bank Sulselbar Sulselbar
Pelaksanaan Ujian Resertifikasi JK Implementation of JK 5-6 Risk
BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
5- 6 Manajemen Risiko Management Recertification Exam
Sosialisasi Aplikasi Inventory Socialization of Inventory Application DKA & DUM Makassar 02/09/2024 02/09/2024
Honorarium Narasumber Honorarium for Speakers of the West
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat Sulawesi High Prosecutor's Office
Bank Sulselbar &
dalam rangka kegiatan FGD in the context of FGD activities to Makassar 11/10/2024 11/10/2024
Kejaksaan Tinggi
Peningkatan kesadaran dan deteksi increase awareness and detect fraud
fraud pada PT Bank Sulselbar at PT Bank Sulselbar
BPD PHRI
Seminan Bisnis" Personal Branding Business Seminar "Personal Branding (Perhimpunan
Makassar 07/10/2024 07/10/2024
for Pfofessionals for Professionals Hotal & Restoran)
Sulawesi Selatan
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement Training &
One Point Makassar 28/08/2024 28/08/2024
Risiko & Sosialisasi Risk Awarness Risk Awareness Socialization
Pemahaman Tentang Pelaksanaan
Understanding of Effective and
Pemeriksaan yang efektif dan PT. Leinad Aganis Jakarta 22/10/2024 23/10/2024
Efficient Examination Implementation
efisien
BANK SULSELBAR
187
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 188
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Pelatihan Bela Negara SDM PT. State Defense Training for PT Bank Rindam XIV/Hsn
Makassar 07/11/2024 09/11/2024
Bank Sulselbar Sulselbar HR Kab Gowa
Industrial Relation Conflict Industrial Relations Conflict
PPM Manejemen Jakarta 06/11/2024 07/11/2024
Resolution Resolution
Pembekalan Resertifikasi Risk Management Recertification CV Solusi Bankir
Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Briefing Kompetensi
Biaya Konsumsi Atas Kegiatan Consumption Costs for New
Pelatihan Onboarding Pegawai Employee Onboarding Training PKSS Makassar 11/11/2024 15/11/2024
Baru status Kontrak Activities with Contract Status
Signing of PKS and FGD with the
Penandatanganan PKS dan FGD Bank Sulselbar &
South Sulawesi High Prosecutor's Makassar 11/10/2024 11/10/2024
dengan Kejaksaaan Tinggi Sulsel Kejaksaan Tinggi
Office
Pembekalan Resertifikasi Risk Management Recertification CV Solusi Bankir
Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Briefing Kompetensi
Ujian Resertifikasi Manajemen Risk Management Recertification CV Solusi Bankir
Makassar 23/11/2024 23/11/2024
Risiko Exam Kompetensi
Onboarding Pegawai Baru status New Employee Onboarding with
PKSS Makassar 13/11/2024 14/11/2024
Kontrak Contract Status
Pelatihan Pengembangan Sistem Job Grading System Development Subrata Consulting
Bandung 12/12/2024 13/12/2024
Grading Jabatan Training - Training
Ujian Resertifikasi Manajemen Risk Management Recertification
BSMR Makassar 24/11/2024 24/11/2024
Risiko Exam
Pelatihan Performace Performance Management System
PPM Manejemen Jakarta 04/12/2024 05/12/2024
Management System Training
Training ILAAP dan Penerapan LCR ILAAP Training and LCR and NSFR Portrait Grup
Makassar 20/12/2024 21/12/2024
dan NSFR Implementation Konsultan
Rencana Program Kerja Tahun 2025 Work Program Plan for 2025
Dalam rangka pengembangan kompetensi dan kualitas In order to develop HR competency and quality to increase
SDM untuk meningkatkan produktivitas, tahun 2025 akan productivity, in 2025 several programs will be implemented as
dilaksanakan beberapa program sebagai berikut: follows:
1. Optimalisasi Penggunaan Aplikasi E-Learning 1. Optimizing the Use of E-Learning Applications
Untuk meningkatkan sesi pembelajaran pegawai secara To improve employee learning sessions independently and
mandiri serta melaksanakan pengembangan fitur-fitur carry out the development of E-Learning program features.
program E-Learning.
2. Menyusun dan Melaksanakan Program Pengembangan 2. Compiling and Implementing Competency Development
Kompetensi Programs
Program ini mencakup pelatihan, sertifikasi, This program includes training, certification, independent
pembelajaran mandiri, penugasan khusus, magang, dan learning, special assignments, internships, and others in
lain-lain sesuai dengan Individual Development Plan (IDP) accordance with the employee’s Individual Development
pegawai. Bank mengembangkan pegawai yang memiliki Plan (IDP). The Bank develops employees who have superior
kinerja dan talenta unggul untuk dipersiapkan menjadi performance and talent to be prepared to become bank
kader pemimpin bank melalui: leaders through:
a. Pendidikan reguler yang dipersyaratkan pada jenjang a. Regular education required at certain job levels, including:
jabatan tertentu, antara lain: Sespibank, Branch Sespibank, Branch Manager, and First Line Manager.
Manager, dan First Line Manager.
BANK SULSELBAR
188
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 189
b. Sistem Talent Pool untuk mengembangkan b. Talent Pool System to develop the abilities and skills of
kemampuan dan keterampilan pegawai yang employees who have been identified as having superior
telah diidentifikasi memiliki talenta unggul secara talents systematically and continuously, including
sistematis dan berkesinambungan, antara lain through tiered training, assignment enrichment,
melalui pelatihan berjenjang, pengayaan penugasan, certification, coaching, and others.
sertifikasi, coaching, dan lainnya. c. Involving potential employees and those performing
c. Mengikutsertakan pegawai potensial dan berkinerja above target in public training and non-in-house
di atas target dalam pelatihan publik serta workshop workshops to increase motivation and broaden employee
non-inhouse untuk meningkatkan motivasi dan insight.
memperluas wawasan pegawai.
d. Melakukan program khusus untuk penyegaran d. Conducting special programs to refresh understanding of
pemahaman terhadap ketentuan internal. internal provisions.
e. Melaksanakan program sertifikasi dan pelatihan e. Implementing certification and training programs to
untuk peningkatan budaya risiko dan perbankan improve risk culture and Islamic banking in all operational
syariah pada seluruh aktivitas operasional bisnis activities of the bank’s business, including certification
bank, termasuk sertifikasi dalam bidang Manajemen in the fields of Risk Management, Audit, Compliance,
Risiko, Audit, Kepatuhan, Treasury, Human Capital, Treasury, Human Capital, and others.
dan lainnya.
f. Pemenuhan Tenaga Calon Pimpinan diperoleh f. Fulfillment of Prospective Leadership Personnel is
melalui jalur Development Program (ODP/SDP/MDP/ obtained through the Development Program (ODP/SDP/
EDP). MDP/EDP).
g. Memfokuskan pengembangan Sumber Daya Manusia g. Focusing the development of Human Resources (HR) on
(SDM) pada kompetensi digital sesuai dengan arah digital competencies in accordance with the direction of
kebijakan transformasi digital bank. the bank’s digital transformation policy.
3. Melakukan Evaluasi Pelatihan 3. Conduct Training Evaluation
Untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan To determine the level of success of the training that has been
pelaksanaan pelatihan yang telah dilaksanakan: carried out:
a. Melakukan evaluasi L1 & L2 untuk setiap inhouse & a. Conduct L1 & L2 evaluations for each in-house & public
public training yang diselenggarakan. training held.
b. Melakukan Pre dan Post Test untuk minimal 80% b. Conduct Pre and Post Tests for at least 80% of in-house
inhouse training yang dilaksanakan. training held.
c. Melakukan evaluasi L3 untuk inhouse training yang c. Conduct L3 evaluations for in-house training held.
diselenggarakan.
4. Rencana Pengembangan Kualitas SDM 4. Human Resource Quality Development Plan
Dengan rincian sebagai berikut: With the following details:
a. Bidang Teknis a. Technical Field
1. Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan 1. Work Competency Certification in the banking sector
(SKKNI) (SKKNI)
2. Sertifikasi Kompetensi selain SKKNI 2. Competency Certification other than SKKNI
3. Peningkatan Kompetensi Lainnya 3. Improvement of Other Competencies
b. Bidang Non-Teknis b. Non-Technical Field
c. Bidang Kepemimpinan (Leadership) c. Leadership Field
Biaya pendidikan dan pengembangan pegawai tahun 2025 Employee education and development costs in 2025 are
diproyeksikan sebesar Rp21,91 miliar. Merujuk pada POJK projected at IDR21.91 billion. Referring to POJK Number 24
Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas of 2022 concerning Development of Human Resource Quality
Sumber Daya Manusia Bank Umum, bank wajib menyediakan for Commercial Banks, banks are required to provide funds for
dana untuk pengembangan kualitas SDM setiap tahun paling HR quality development every year of at least 3.5% of the total
sedikit 3,5% dari total realisasi beban gaji kotor tahun realization of gross salary expenses in the previous year.
sebelumnya.
BANK SULSELBAR
189
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 190
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Teknologi Informasi (TI)
Information Technology (IT)
Teknologi Informasi (TI) memainkan peran kunci dalam Information Technology (IT) plays a key role in strengthening
memperkuat perbankan, termasuk Bank Pembangunan Daerah banking, including Regional Development Banks (BPD), in
(BPD), di era digital. Sebagai respons terhadap dinamika bisnis the digital era. In response to business dynamics and global
dan tantangan global, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui challenges, the Financial Services Authority (OJK) through the
Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 menekankan akselerasi 2024-2027 BPD Strengthening Roadmap emphasizes the
transformasi digital sebagai pilar strategis kedua. Transformasi acceleration of digital transformation as the second strategic
ini tidak hanya menciptakan efisiensi operasional tetapi pillar. This transformation not only creates operational efficiency
juga mendukung inovasi layanan perbankan digital seperti but also supports innovation in digital banking services such as
open banking dan super apps yang relevan dengan kebutuhan open banking and super-app platforms that are relevant to the
masyarakat saat ini. needs of today’s society.
Melalui pemanfaatan TI, BPD dapat meningkatkan daya saing Through the use of IT, BPD can increase competitiveness by
dengan menyediakan layanan keuangan berbasis digital yang providing digital-based financial services that are safe, inclusive,
aman, inklusif, dan efisien. Penguatan sistem keamanan siber, and efficient. Strengthening cybersecurity systems, implementing
implementasi big data analytics, dan pengadopsian teknologi big data analytics, and adopting AI-based technology are the
berbasis AI menjadi fokus untuk menjaga resiliensi bank focus to maintain bank resilience while improving customer
sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah. experience.
Sejalan dengan upaya OJK, digitalisasi BPD juga mendukung In line with OJK’s efforts, BPD digitalization also supports
program pemerintah daerah, mempermudah akses layanan regional government programs, facilitates access to financial
keuangan bagi masyarakat hingga pelosok, dan berkontribusi services for people in remote areas, and contributes to national
pada inklusi keuangan nasional. Dengan fondasi ini, BPD financial inclusion. With this foundation, BPD is expected to grow
diharapkan mampu tumbuh sebagai agent of regional as an agent of regional development that is highly competitive at
development yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional. the national level.
Dasar Penyelenggaraan Basis of Implementation
Penyelenggaraan TI Bank berdasarkan pada Peraturan The implementation of Bank’s IT Systems is based on Financial
Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2022 tentang Services Authority Regulation No. 11/POJK.03/2022
Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. concerning the Implementation of Information Technology by
Peraturan tersebut memuat beberapa aturan terkait Commercial Banks. The regulation contains several rules related
penyelenggaraan TI pada Bank yang diuraikan sebagai berikut. to the implementation of IT at the Bank which are described as
1. Bank wajib memiliki Komite Pengarah Teknologi follows.
Informasi; 1. Banks are required to have an Information Technology
2. Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung Steering Committee;
jawab memberikan rekomendasi kepada Direksi, paling 2. The Information Technology Steering Committee is
sedikit terkait dengan: responsible for providing recommendations to the Board of
a. Rencana strategis TI yang sejalan dengan rencana Directors, at least regarding:
strategis kegiatan usaha Bank; a. IT strategic plan that is in line with the Bank’s strategic
b. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur TI yang business activity plan;
utama; b. Formulation of key IT policies, standards and procedures;
c. Kesesuaian antara proyek TI yang disetujui dengan c. Alignment between approved IT projects and IT strategic
rencana strategis TI; plans;
d. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek TI dengan d. Conformity between IT project implementation and the
rencana proyek yang disepakati; agreed project plan;
BANK SULSELBAR
190
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 191
e. Kesesuaian antara TI dengan kebutuhan sistem e. Compliance between IT and the needs of the management
informasi manajemen, serta kebutuhan kegiatan information system, as well as the needs of the Bank’s
usaha Bank; business activities;
f. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan f. Effectiveness of steps in minimizing the risk of the Bank’s
risiko atas investasi Bank pada sektor TI agar investment in the IT sector in order to contribute to
memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan achieving the Bank’s business objectives;
bisnis Bank;
g. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan g. Monitoring of IT performance and efforts to improve IT
kinerja TI; performance;
h. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI yang h. Efforts to resolve various IT-related problems that
tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna cannot be resolved by user work units and IT providers
dan penyelenggara TI secara efektif, efisien, dan tepat effectively, efficiently and on time; and
waktu; serta
i. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki i. Adequacy and allocation of resources owned by the
Bank; Bank;
3. Bank wajib memiliki dan menerapkan kebijakan, standar, 3. Banks must establish and consistently implement IT
dan prosedur penyelenggaraan TI secara konsisten dan implementation policies, standards, and procedures
berkesinambungan; consistently and continuously;
4. Kebijakan, standar, dan prosedur penyelenggaraan TI 4. IT implementation policies, standards, and procedures at
paling sedikit meliputi aspek: least cover the following aspects:
a. Tata kelola TI Bank; a. Bank’s IT Systems Governance;
b. Arsitektur TI; b. IT architecture;
c. Penerapan manajemen risiko penyelenggaraan TI c. Implementation of IT risk management in the Bank;
Bank;
d. Ketahanan dan keamanan siber Bank; d. Bank cyber resilience and security;
e. Penggunaan pihak penyedia jasa TI dalam e. Use of IT service providers in administering Bank’s IT
penyelenggaraan TI Bank; Systems;
f. Penempatan sistem elektronik dan pemrosesan f. Placement of electronic systems and IT-based transaction
transaksi berbasis TI; processing;
g. Pengelolaan data dan perlindungan data pribadi g. Data management and protection of personal data in the
dalam penyelenggaraan TI Bank; implementation of Bank’s IT Systems;
h. Penyediaan jasa TI oleh Bank; h. Provision of IT services by the Bank;
i. Pengendalian dan audit internal dalam i. Internal control and audit in the implementation of
penyelenggaraan TI Bank; Bank’s IT Systems;
j. Pelaporan; dan j. Reporting; and
k. Penilaian tingkat maturitas digital Bank. k. Assessment of the Bank’s digital maturity level.
Visi dan Misi Vision and mission
Visi : Vision :
Mensinergikan strategi bisnis dan IT dengan menyediakan Synergizing business and IT strategies by providing world-class IT
layanan IT kelas dunia untuk mencapai kemenangan pada Era services to achieve victory in the Digital Era.
Digital
Misi : Mission :
Untuk menjadi mitra bisnis yang handal yang menyediakan To be a reliable business partner that provides responsive and
layanan responsif dan akurat melalui teknologi mutakhir dan accurate services through cutting-edge technology and leading
sistem integrasi terkemuka integration systems.
BANK SULSELBAR
191
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 192
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Roadmap
2021 2022 2023 2024 2025
I01 I45 I01 I44 I03 I03 Business Goals
I04 inHouse eMoney
Platform
Review &
I03 migration to I44
I01 ETP I04 I01 I03
Flexible eMoney
Platform
eChannel Super Apps
I03
Consolidation I44 Mobile Banking I44 I45 pengembangan
Service I07 Los Engine & I11
Mobile Apps I41 Core banking
Flexible Distribution
I02 Open API system
Fraud
Data Integration I10
Laku Pandai Super Apps Pemda I34 Manegement
I05 Acquasition I45 I28 & Service Encha- System I13
Service geement
I10
I11 IOC
Design DRC Digital Core
I06 I08 (Integrated Agile Product
Requirement Banking Assesment I11 I37
Migrasi CBS I35 Operation I36 Configuration
Center) I38 & Bunding En-
I21 konvensional ke Knowledge
Syariah Robo Engine chancement
Single Signed Management
I09 On for LOS &
I10 I21 DRC Enhancement Customers
I13 Behavior
Analystic
I11 Cloud System
I10 I43 Environment
I29 SOC (Security GTI Organization
Operation Center)
Corporate Performance
I09 I31
I19 Management Planning & aligment
I10 Unit Bisnis Inisiatif
Budgeting Solution
Analystic for
I13
IT Infrastructure Customer & Product
I11 Development
Sustainability Centralized Software
Automateed procesing
I26 Development &
Versioning
Modernize Security
Digital Banking Recruitment & Staff
I22 Appliance / Service I24
(NGFW etc.) I25 elearning & Transition
Development
Update Ticketing
I13 I23 BIG Data I18 system for IT
Request / service
Breach Human Capital
I12 I16 Enchancement Monitoring
Assessment
I13
Reguler Pentest I14 BIA / DWH I15 Work Assessment I17
Project
Assesment Enchancement Management
Advance Security Integrated Customer Analytics Resources Empowerment Agile Development
Note: GTI Strategic Iniative plan yang berulang (tahunan) GTI Strategic Iniative plan untuk tahun berjalan
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar terus melanjutkan In 2024, Bank Sulselbar continued the implementation of
implementasi roadmap Teknologi Informasi (TI) sebagai the Information Technology (IT) roadmap as part of its digital
bagian dari strategi transformasi digital untuk mendukung transformation strategy to support sustainable growth and
pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing. increase competitiveness. The main focus during this period is to
Fokus utama pada periode ini adalah memperkuat infrastruktur strengthen digital infrastructure, improve security, and create a
digital, meningkatkan keamanan, serta menciptakan more personalized and efficient customer experience.
pengalaman nasabah yang lebih personal dan efisien.
Rencana Strategis Teknologi Bank Sulselbar Information Technology
Informasi Bank Sulselbar Strategic Plan
Bank Sulselbar telah menetapkan teknologi informasi (TI) Bank Sulselbar has established information technology (IT)
sebagai pilar strategis dalam mendukung transformasi digital as a strategic pillar in supporting digital transformation and
dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan mengacu pada sustainable growth. By referring to the IT vision and mission,
visi dan misi TI, roadmap pengembangan RSTI, serta strategi RSTI development roadmap, and technology and digitalization
pengembangan teknologi dan digitalisasi, Bank Sulselbar development strategies, Bank Sulselbar is committed to creating
berkomitmen menciptakan sistem TI yang inovatif, responsif, an innovative, responsive, and competitive IT system to meet
dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan customer needs and increase competitiveness in the digital era.
meningkatkan daya saing di era digital.
BANK SULSELBAR
192
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 193
Bank Sulselbar terus berkomitmen mengembangkan Bank Sulselbar continues to be committed to developing
infrastruktur teknologi informasi (TI) sebagai pilar utama information technology (IT) infrastructure as a main pillar of
transformasi digital dalam mendukung layanan perbankan digital transformation in supporting modern banking services.
modern. Pada tahun 2024, fokus pengembangan TI diarahkan In 2024, the focus of IT development is directed to improving
untuk meningkatkan efisiensi operasional, keamanan, dan operational efficiency, security, and quality of service to
kualitas layanan kepada nasabah. customers.
Salah satu inisiatif utama adalah penguatan infrastruktur pusat One of the main initiatives is the strengthening of data center
data melalui pembangunan Disaster Recovery Center (DRC) baru infrastructure through the construction of a new Disaster
yang dirancang untuk memastikan keberlanjutan layanan dalam Recovery Center (DRC) designed to ensure continuity of service in
situasi darurat. Selain itu, dilakukan peningkatan layanan IT emergency situations. In addition, IT Service Management (ITSM)
Service Management (ITSM) yang memungkinkan pemantauan services are being improved to allow centralized monitoring
dan pengelolaan sistem TI secara terpusat, meningkatkan and management of IT systems, increasing responsiveness to
responsivitas terhadap kebutuhan operasional. operational needs.
Bank Sulselbar juga melanjutkan digitalisasi proses bisnis Bank Sulselbar also continues to digitize business processes through
melalui pengembangan layanan berbasis teknologi cloud the development of cloud-based services and integration of host-
dan integrasi sistem host-to-host dengan pihak eksternal, to-host integration systems with external parties, such as the
seperti Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Sistem Village Financial System (Siskeudes) and the Regional Government
Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Langkah ini mendukung Information System (SIPD). This initiative enhances inter-
konektivitas antar-lembaga dan efisiensi transaksi keuangan. institutional connectivity and streamlines financial transactions.
Keamanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Security is a top priority in IT infrastructure management. Bank
infrastruktur TI. Bank Sulselbar memperkuat Security Operation Sulselbar strengthens the Security Operation Center (SOC) to
Center (SOC) untuk mendeteksi dan mencegah ancaman siber detect and prevent cyber threats in real-time. The implementation
secara real-time. Penerapan standar ISO 27001:2022 juga of the ISO 27001:2022 standard is also carried out to ensure
dilakukan untuk memastikan sistem keamanan informasi that the information security system complies with international
sesuai dengan regulasi internasional. regulations.
Nama Aplikasi/Infrastruktur Bank Deskripsi
No
Application Name/Bank Infrastructure Description
1 Mobile Banking Enhancement (Login Biometrik) Penambahan fitur Login Biometrik pada Mobile Banking
2 Interkoneksi Dengan Pihak Ketiga Integrasi interkoneksi dengan pihak ketiga
3 SOC (Security Operation Center) Implementasi SOC (Security Operation Center)
4 Internet Content Adaptation Protocol (ICAP) Implementasi Internet Content Adaptation Protocol (ICAP)
5 SSO (Single Sign On) Kajian Single Sign On
6 Relokasi DRC Pembangunan gedung baru untuk DRC
7 Registrasi Online Mobile Banking Registrasi Online Mobile Banking
8 Enhancement VA (Incoming RTGS/SKN) Pengembangan Virtual Account Fitur VA Incoming RTGS/SKN
9 Omnichannel Telkom Layanan biller telkom pada MB Bank Sulselbar
10 Perluasan kanal pembayaran (VA) Integrasi VA dengan platform pihak ke-3
Integrasi SIPD (Sistem Informasi
11 Pengembangan Integrasi SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah)
Pemerintahan Daerah)
Digitalisasi Penjaminan Kredit Dan Bank
12 Integrasi (Host to Host) Penjaminan kredit dan Bank Garansi
Garansi (Host to Host)
Pengembangan CBS Produk Ijarah Multijasa/
13 Pengembangan CBS Produk Ijarah Multijasa/Multiguna
Multiguna
BANK SULSELBAR
193
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 194
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Nama Aplikasi/Infrastruktur Bank Deskripsi
No
Application Name/Bank Infrastructure Description
14 Pengembangan Aplikasi Sales App V.2 Integrasi Sales App dengan Core Banking
15 Integrasi sistem treasury dengan sistem SWIFT Integrasi Aplikasi treasury dengan sistem SWIFT
Untuk meningkatkan efisiensi pengeloaan data dan memfasilitasi akses cepat
16 Datamart Development dan akuran terhadap informasi keungan dan operasional serta mendukung
pengmbilan keputusan
Pengembangan Data Laporan Taksonomi Hijau
17 Pengembangan Modul pada Aplikasi DRR
Indonesia Apollo
Integrasi Aplikasi Cash Management System
Penambahan Modul Deposito On Call Pada Aplikasi Cash Management System
18 (CMS) dengan Core Banking Terkait Deposito
(CMS)
On Call
19 Biller BPJS Kesehatan Penambahan Biller BPJS Kesehatan Pada Aplikasi Web Teller Bank Sulselbar
Implementasi Interkoneksi CMS terhadap Integrasi Sistem CMS dengan Sistem Siskeudes (Aplikasi Tata Kelola Keuangan
20
Siskeudes Desa)
21 Sistem Fund Transfer (FTP) SRAK Method Sistem Fund Transfer (FTP) SRAK Method
Digitalisasi Proses dan Monitoring Kerja
22 Digitalisasi Proses dan Monitoring Kerja Menggunakan Aplikasi eMon
Menggunakan Aplikasi eMon
Penambahan menu / layer KUD yang dapat diupdate tiap tahun, menu
Pengembangan Aplikasi Project Management rekapitulasi proker yang diselaraskan dengan KUD, Penyesuaian status dan
23
Bank Sulselbar deskripsi pada menu Rekap Monitoring Proker serta update fitur monitoring
dan workgroup
24 Enhancemenet Aplikasi Dashboard Online Penambahan fitur menu monitoring performa bisnis kantor cabang
25 New AMS (Audit Management System) Implementasi New AMS (Audit Management System)
26 Aplikasi Risk Appetite Statement Aplikasi Pemantauan dan Pengelolaan Risiko
27 Penyederhanaan Proses PIN (PIN Digital) Pembuatan PIN kartu ATM melalui EDC
Transaksi tarik tunai dan cek saldo pada terminal ATM bank berlogo APN
28 Layanan Crossborder (Asian Payment Network) Hub diantaranya switcher ITMX, Paynet & KFTC yang
tersebar di beberapa negara di asia
Telah dilakukan pengembangan aplikasi di tahun 2023, namun terdapat
29 Aplikasi Host to Host KUR Syariah (SIKP) penyesuain proses bisnis sesuai hasil pertemuan dengan pihak kementrian
keuangan RI
Telah dilakukan pengembangan aplikasi di tahun 2023, namun terdapat
30 Aplikasi Host to Host Askrindo Syariah penyesuaian proses bisnis akibat adanya perubahan dari H2H KUR Syariah
(SIKP)
Pengembangan aplikasi secara Host to Host dengan pihak Jamkrindo Syariah
31 Aplikasi Host to Host Jamkrindo Syariah
terkait penjaminan KUR Syariah
Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) - Sistem aplikasi yang dibangun untuk mempermudah pelaksanaan Kredit
32
Kredit Usaha Alsintan (KUA) Program Pemerintah yang dinaungi oleh Kementrian Keuangan
- Sistem host to host asuransi
- Monitoring Kualitas Kredit (Kolektabilitas)
33 Pengembangan fitur Simdata - Pelaporan data transaksi kredit KUR
- Perhitungan penagihan subsidi bunga KUR
- Perhitungan penagihan subsidi bunga resi gudang
Penambahan referensi kode kantor valas pada
34 Penambahan referensi kode kantor valas pada CBS
CBS
Sarana untuk menunjang efektifitas dan efisiensi transkasi forex, Bank dapat
35 Implementasi Electronic Forex Trading memperoleh pricing secara streaming dari setiap currency pair yang dibutuhkan
serta dapa langsung hit kuotasi harga yang tertera
36 Update Cash Management System (CMS) Penambahan metode transaksi secara online (tanpa melalui user proses Bank)
BANK SULSELBAR
194
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 195
Melalui pengembangan infrastruktur TI yang berorientasi Through the development of future-oriented IT infrastructure,
masa depan, Bank Sulselbar optimis dapat menghadirkan Bank Sulselbar is optimistic that it can present innovative, safe,
layanan digital yang inovatif, aman, dan andal, mendukung and reliable digital services, supporting sustainable business
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta kepuasan growth and customer satisfaction in the digital era. The benefits
nasabah di era digital. Adapun manfaat dari pengembangan of developing IT infrastructure include:
Infrastuktur TI diantaranya :
• Peningkatan Kepuasan Nasabah dan Pengelolaan Kas • Increased Customer Satisfaction and More Efficient Cash
yang Lebih Efisien. Management.
Pengembangan TI memberikan kemudahan akses bagi IT development provides easy access for customers to
nasabah untuk mengelola rekening mereka kapan saja manage their accounts anytime and anywhere. Banks can
dan di mana saja. Bank juga dapat melakukan Analisis also conduct customer data analysis allowing banks to offer
data nasabah memungkinkan bank untuk menawarkan more personalized and relevant services, increasing customer
layanan yang lebih personal dan relevan, meningkatkan satisfaction and engagement.
kepuasan dan keterlibatan nasabah.
• Peningkatan Efisiensi Operasional. • Improving Operational Efficiency.
Pengembangan TI memungkinkan otomatisasi berbagai IT developments enable automation of various banking
proses bank, seperti pemrosesan transaksi, rekonsiliasi, processes, such as transaction processing, reconciliation,
dan pelaporan. Ini mengurangi kesalahan manusia dan and reporting. This reduces human error and speeds up
mempercepat waktu penyelesaian. Dengan otomatisasi turnaround time. With automation and more efficient
dan sistem yang lebih efisien, bank dapat mengurangi biaya systems, banks can reduce operational costs, including labor
operasional, termasuk biaya tenaga kerja dan kertas. and paper costs.
• Peningkatan Keamanan: • Security Enhancements:
Sistem keamanan TI yang canggih, seperti enkripsi data Advanced IT security systems, such as data encryption
dan otentikasi dua faktor, melindungi informasi sensitif and two-factor authentication, protect sensitive customer
nasabah dari ancaman siber. Teknologi analitik dan information from cyber threats. Real-time analytics and
pemantauan real-time membantu dalam mendeteksi dan monitoring solutions enhance fraud detection and prevention
mencegah penipuan secara lebih efektif. capabilities.
• Kepatuhan dan Regulasi: • Compliance and Regulation:
Sistem TI yang dikembangkan sesuai standar dan IT systems developed according to the latest standards and
regulasi terbaru memastikan bank tetap patuh terhadap regulations ensure banks remain compliant with legal and
persyaratan hukum dan industri. Pengembangan TI industry requirements. IT development facilitates banks in
memudahkan bank dalam menyiapkan dan mengirimkan preparing and submitting compliance reports to regulatory
laporan kepatuhan kepada otoritas regulasi. authorities.
• Peningkatan Kinerja dan Keandalan Sistem: • Improved System Performance and Reliability:
Pengembangan TI memastikan sistem perbankan lebih IT development ensures a more stable banking system, with
stabil, dengan uptime yang tinggi dan downtime yang high uptime and minimal downtime. Modern IT systems allow
minimal. Sistem TI yang modern memungkinkan bank banks to easily adjust capacity and performance according to
untuk dengan mudah menyesuaikan kapasitas dan kinerja evolving business needs.
sesuai dengan kebutuhan bisnis yang berkembang.
• Inovasi Produk dan Layanan: • Product and Service Innovation:
Pengembangan TI memungkinkan bank untuk IT development enables banks to launch new products and
meluncurkan produk dan layanan baru dan melakukan services and collaborate with fintech companies through
kolaborasi dengan perusahaan fintech melalui integrasi system integration enabling banks to offer innovative
sistem memungkinkan bank untuk menawarkan layanan services to customers.
inovatif kepada nasabah.
BANK SULSELBAR
195
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 196
Pendukung Bisnis
Bussines Support
• Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: • Better Decision Making:
Teknologi analitik memungkinkan bank untuk Analytics technology enables banks to analyze customer
menganalisis pola perilaku nasabah dan tren pasar, behavior patterns and market trends, thereby making better,
sehingga dapat membuat keputusan yang lebih baik dan data-driven decisions. Advanced IT systems help banks
berdasarkan data. Sistem TI yang canggih membantu identify, measure, and manage risks more effectively.
bank dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola
risiko dengan lebih efektif.
Struktur Organisasi Divisi TI IT Division Organizational Structure
Divisi Teknologi Informasi Bank Sulselbar dirancang dengan Bank Sulselbar’s Information Technology Division is designed
struktur yang efisien dan terintegrasi untuk mendukung with an efficient and integrated structure to optimally support the
transformasi digital bank secara optimal. Dipimpin oleh bank’s digital transformation. Led by an Information Technology
seorang Pemimpin Divisi Teknologi Informasi, divisi ini Division Leader, this division has four main departments:
memiliki empat departemen utama:
1. Departemen Perencanaan dan Pengembangan TI 1. IT Planning and Development Department
Departemen ini bertugas merancang strategi dan This department is responsible for designing IT strategy
perencanaan TI, mengelola inovasi, dan memastikan and planning, managing innovation, and ensuring the
pengembangan serta pengelolaan proyek teknologi. development and management of technology projects. With
Dengan peran analis strategi, manajemen perubahan, dan the roles of strategy analysts, change management, and
programmer, departemen ini memastikan keberlanjutan programmers, this department ensures the sustainability of
inovasi sesuai kebutuhan bisnis. innovation according to business needs.
2. Departemen Tata Kelola dan Keamanan TI 2. IT Governance and Security Department
Bertanggung jawab atas tata kelola risiko dan keamanan Responsible for the Governance of IT system risk and
sistem TI, departemen ini memastikan kepatuhan security, this department ensures regulatory compliance and
terhadap regulasi serta perlindungan data bank dan the protection of bank and customer data. This function is
nasabah. Fungsi ini didukung oleh analis tata kelola dan supported by Governance and security analysts.
keamanan.
3. Departemen Infrastruktur dan Jaringan 3. Department of Infrastructure and Network
Departemen ini mengelola aset, infrastruktur, dan This department manages IT assets, infrastructure, and
jaringan TI, termasuk peran penting seperti pengelolaan networks, including critical roles such as DBA management
DBA dan disaster recovery. Infrastruktur yang andal and disaster recovery. Reliable infrastructure is the
menjadi fondasi layanan TI yang berkelanjutan. foundation of sustainable IT services.
4. Departemen Operasional TI 4. IT Operations Department
Departemen ini menangani operasional harian TI, This department handles the day-to-day operations of IT,
termasuk dukungan dan layanan kepada pengguna including support and service to internal and external users.
internal dan eksternal. Fungsi ini memastikan sistem This function ensures that the system runs efficiently and is
berjalan dengan efisien dan responsif terhadap responsive to user needs.
kebutuhan pengguna.
Dengan struktur yang terorganisasi ini, Divisi TI Bank With this organized structure, Bank Sulselbar IT Division is able
Sulselbar mampu mendukung implementasi teknologi to support comprehensive technology implementation, improve
secara menyeluruh, meningkatkan efisiensi operasional, dan operational efficiency, and provide quality services to customers
memberikan layanan berkualitas bagi nasabah serta pemangku and other stakeholders.
kepentingan lainnya.
BANK SULSELBAR
196
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 197
Pemimpin Divisi Teknologi Informasi
Information Technology
Division Leader
Departement Perencanaan Departement Tata Kelola & Departement Insfratruktur &
& Pengembangan TI Kemanan TI Jaringan Departement Operasional TI
IT Planning & Development IT Governance and Security Department of Infrastructure IT Operations Department
Department Department and Network
Analis Strategi & Perencanaan Analis Tata Kelola & Risiko TI Analis Manajemen Aset TI Analis Operasional TI
Strategy & Planning Analyst IT Governance and Risk Analyst IT Asset Management Analyst IT Operations Analyst
Analis Change Management &
Inovasi TI Analis Keamana TI Analis Infrastruktur & Jaringan TI Analis Dukungan & Layanan TI
IT Change Management & IT Security Analyst IT Infrastructure and Network IT Support & Services Analyst
Innovation Analyst Analyst
Analis Pengembangan &
Manajemen Proyek TI Asiten Administrasi Analis DBA & Disaster Recovery Asiten Administrasi
IT Development & Project Administrative Assistant DBA & Disaster Recovery Analyst Administrative Assistant
Management Analyst
Programer Asiten Administrasi
Programer Administrative Assistant
Asiten Administrasi
Administrative Assistant
Adapun tugas dan tanggung jawab Divisi TI dapat dijabarkan The duties and responsibilities of the IT Division can be described
sebagai berikut : as follows:
1. Mengelola Teknologi Informasi secara keseluruhan untuk 1. Managing Information Technology as a whole to achieve
mencapai tujuan visi organisasi yang selaras dengan visi the organization’s vision goals that are in line with Bank
dan misi Bank Sulselbar. Sulselbar’s vision and mission.
2. Mengevaluasi kecukupan dan kemampuan resources 2. Evaluate the adequacy and capability of information
teknologi informasi dalam mengelola seluruh aktivitas technology resources in managing all operational activities of
operasional Unit Bisnis Bank Sulselbar. Bank Sulselbar Business Unit.
3. Pelaksana kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari 3. Implementing policies and procedures as part of information
pengendalian/pengawasan manajemen risiko bidang technology risk management control/supervision.
teknologi informasi.
4. Menyusun pengembangan sistem teknologi informasi 4. Developing information technology systems that are in line
yang selaras dengan arah kebijakan strategis Bank. with the Bank’s strategic policy direction.
5. Menyelaraskan rencana stratejik teknologi informasi 5. Aligning information technology strategic plans with the
dengan rencana bisnis Bank. Bank’s business plans.
BANK SULSELBAR
197
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 198
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Profil Pemimpin Divisi Warga Negara Indonesia, usia 45 tahun, Indonesian citizen, 45 years old, born in Bone,
kelahiran Bone Provinsi Sulawesi Selatan pada South Sulawesi Province on July 27, 1978.
Head of Division Profile tanggal 27 Juli 1978
Riwayat Pendidikan Educational background
Memperoleh Gelar Sarjana (S1) Jurusan Holds a Bachelor’s Degree (S1) in Economics from
Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Makassar,
Makassar (2002). graduated in 2002.
Riwayat Jabatan Career History
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Teknologi Appointed as Head of Information Technology
Informasi berdasarkan SK/141/DIR/IX/2023. Division based on Decree SK/141/DIR/IX/2023.
Pengalaman Kerja Work experience
1. Memulai Karir di Bank Sulselbar pada 1. Started career at Bank Sulselbar in 2005.
tahun 2005, 2. Acting Head of Information Technology
2. Pjs Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Division (since September 19, 2023 –
(19 September 2023 - sekarang) present).
Sertifikasi Certification
Manajemen Risiko Perbankan Level IV (Setara Holds Risk Management Certification Level IV
Level 6 OJK). (Equivalent to Level 6 OJK).
Mawardi
Pjs Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Pelatihan yang diikuti Tahun 2024 Education/Training attended in 2024
Act. Head of Information Technology Division Pendidikan/Pelatihan yang Diikuti Tahun 2024 Education/Training Attended in 2024 can be
dapat dilihat pada bab profil perusahaan dalam seen in the company profile chapter in this annual
laporan. report.
Komposisi Pegawai Divisi TI IT Division Employee Composition
Divisi Teknologi Informasi Bank Sulselbar memiliki Bank Sulselbar’s Information Technology Division has 32
32 pegawai dengan komposisi yang terstruktur untuk employees with a structured composition to support digital
mendukung transformasi digital. Terdiri dari 1 Pemimpin transformation. Consisting of 1 Division Leader, 4 Department
Divisi, 4 Pemimpin Departemen, 14 Analis, 3 Programmer, Leaders, 14 Analysts, 3 Programmers, and 10 Staff, this
dan 10 Staff, struktur ini dirancang untuk memastikan structure is designed to ensure optimal technology management
pengelolaan dan implementasi teknologi berjalan optimal. and implementation. Each position has a strategic role in
Setiap jabatan memiliki peran strategis dalam mendukung supporting service innovation, digital system development, and
inovasi layanan, pengembangan sistem digital, dan strengthening data security, making the IT Division the main
penguatan keamanan data, menjadikan Divisi TI sebagai pillar of Bank Sulselbar’s digital transformation.
pilar utama transformasi digital Bank Sulselbar.
Jabatan Total Position
Pemimpin Divisi 1 Division Leader
Pemimpin Departemen 4 Department Leader
Analis 14 Analyst
Programer 3 Programmer
Staff 10 staff
Total 32 Total
BANK SULSELBAR
198
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 199
Program Kerja Divisi TI Tahun 2024 IT Division Work Program 2024
Sebagai penggerak utama transformasi digital di Bank As the main driver of digital transformation at Bank Sulselbar,
Sulselbar, Divisi Teknologi Informasi (TI) telah menyusun the Information Technology (IT) Division has prepared a strategic
program kerja strategis tahun 2024 yang berorientasi work program for 2024 that is oriented towards improving
pada peningkatan layanan, penguatan infrastruktur, dan services, strengthening infrastructure, and managing technology
pengelolaan risiko teknologi. Program ini dirancang untuk risks. This program is designed to support sustainable growth
mendukung pertumbuhan berkelanjutan melalui sinergi dan through synergy and digitalization, in line with Bank Sulselbar’s
digitalisasi, sejalan dengan visi Bank Sulselbar. vision.
Fokus utama meliputi pengembangan fitur Mobile Banking, The main focus includes the development of Mobile Banking
peningkatan keamanan TI, pembaruan tata kelola teknologi, features, improving IT security, updating technology Governance,
serta pembangunan infrastruktur berkelanjutan seperti and building sustainable infrastructure such as the New Disaster
New Disaster Recovery Center (DRC). Selain itu, Divisi TI Recovery Center (DRC). In addition, the IT Division is also
juga mempersiapkan pengembangan New Core Banking dan preparing the development of New Core Banking and improving
meningkatkan layanan ITSM untuk memastikan efisiensi ITSM services to ensure operational efficiency.
operasional.
Program-program ini menjadi landasan bagi Bank Sulselbar These programs are the foundation for Bank Sulselbar to
untuk memberikan solusi perbankan inovatif, aman, dan provide innovative, safe, and relevant banking solutions in the
relevan di era digital. digital era.
1. Departemen Perencanaan & Pengembangan TI 1. IT Planning & Development Department
• Mobile Banking Enhancement • Mobile Banking Enhancements
• Penyusunan Update Dokumen (ITSP) 2021 2025 • Preparation of Document Update (ITSP) 2021 2025
• Interkoneksi dengan pihak ketiga • Interconnection with third parties
2. Departemen Infrastruktur & Jaringan 2. Department of Infrastructure & Network
• Peningkatan Infrastruktur Substainbility • Sustainability Infrastructure Improvement
• Peningkatan Layanan Infrastruktur • Infrastructure Service Improvement
• Pembangunan NEW DRC • New Disaster Recovery Center (DRC) Development
3. Departemen Operasional TI 3. IT Operations Department
• Peningkatan Layanan ITSM (IT Service Management) • ITSM (IT Service Management) Service Improvement
• Upgrade Database CBS • Core banking system (CBS) Database Upgrade
• Persiapan Pengembangan New Core Banking • Preparation for New Core Banking Development
4. Departemen Tata Kelola & Keamanan TI 4. IT Governance & Security Department
• IT Security Enhancement • IT Security Enhancement
• Persiapan implementasi ISO 27001:2022 • Preparation for ISO 27001:2022 implementation
• Update IT Governance • IT Governance Updates
Pelaksanaan program kerja di divisi teknologi informasi (TI) The implementation of work programs in the information
sering kali dihadapkan pada berbagai kendala dan hambatan. technology (IT) division is often faced with various obstacles and
Beberapa kendala yang umum dihadapi antara lain: barriers. Some of the common obstacles faced include:
1. Teknologi yang obsolete (teknologi yang ketinggalan 1. Obsolete technology (technology that is outdated / no
zaman / sudah tidak digunakan). longer used).
Teknologi terus berkembang dengan cepat, menghasilkan Technology continues to evolve rapidly, producing new, more
perangkat baru yang lebih canggih dan efisien. sophisticated and efficient devices. Outdated and unused
Infrastruktur perangkat keras, perangkat lunak yang hardware and software infrastructure can reduce operational
sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi digunakan dapat efficiency and increase security risks. Banks need to conduct
BANK SULSELBAR
199
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 200
Pendukung Bisnis
Bussines Support
mengurangi efisiensi operasional dan meningkatkan regular evaluations of the technology used and plan gradual
risiko keamanan. Bank perlu melakukan evaluasi berkala system updates or upgrades.
terhadap teknologi yang digunakan dan merencanakan
pembaruan atau upgrade sistem secara bertahap.
2. Masalah Keamanan: 2. Security Issues:
Ancaman keamanan siber seperti malware, hacking, Cybersecurity threats such as malware, hacking, and
dan phishing dapat membahayakan data dan operasi phishing can compromise a company’s data and operations.
perusahaan. Bank perlu Mengimplementasikan langkah- Banks need to implement strong security measures, including
langkah keamanan yang kuat, termasuk enkripsi data, data encryption, firewalls, and employee security training.
firewall, dan pelatihan keamanan untuk karyawan.
3. Perubahan dan Adaptasi 3. Change and Adaptation
Proses perubahan teknologi dan adopsi sistem baru The process of technological change and adoption of new
sering kali dihadapkan pada resistensi dari karyawan dan systems is often faced with resistance from employees and
pihak terkait seperti nasabah. Bank perlu penyediakan related parties such as customers. Banks need to provide
pelatihan yang memadai, melakukan sosialisasi, dan adequate training, conduct Socialization, and involve
melibatkan karyawan dan pihak terkait dalam proses employees and related parties in the change process to
perubahan untuk meningkatkan adaptasi. improve adaptation.
Strategi Pencapaian Program Kerja Work Program Achievement Strategy
Untuk memastikan keberhasilan implementasi program To ensure the successful implementation of the 2024 Information
kerja Divisi Teknologi Informasi (TI) tahun 2024, Bank Technology (IT) Division work program, Bank Sulselbar adopted a
Sulselbar mengadopsi strategi yang terukur dan terstruktur. measurable and structured strategy. This strategy is designed to
Strategi ini dirancang untuk mengintegrasikan inovasi, integrate innovation, efficiency, and good Governance in every
efisiensi, dan tata kelola yang baik dalam setiap inisiatif, initiative, with the aim of supporting sustainable growth and
dengan tujuan mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan facing the challenges of the digital era.
menghadapi tantangan era digital.
1. Penetapan Tujuan dan Sasaran 1. Setting Goals and Targets
Bank Sulselbar menetapkan tujuan jangka pendek dan Bank Sulselbar sets specific short- and long-term goals, with
panjang yang spesifik, dengan indikator keberhasilan success indicators such as system response time, operational
seperti waktu respons sistem, kinerja operasional, dan performance, and user satisfaction levels. This results-based
tingkat kepuasan pengguna. Pendekatan berbasis hasil approach ensures a focus on measurable and relevant
ini memastikan fokus pada pencapaian yang terukur dan achievements.
relevan.
2. Manajemen Proyek yang Efektif 2. Effective Project Management
Melalui metodologi manajemen proyek yang terstandar, Through standardized project management methodologies,
setiap inisiatif TI dikelola sesuai dengan rencana dan every IT initiative is managed according to plan and budget.
anggaran. Pemantauan berkala dan evaluasi progres Regular monitoring and evaluation of project progress is
proyek dilakukan untuk memastikan kualitas hasil dan carried out to ensure the quality of results and identify areas
identifikasi area perbaikan. for improvement.
3. Perencanaan Sumber Daya 3. Resource Planning
Penilaian kebutuhan SDM menjadi prioritas untuk HR needs assessment is a priority to ensure sufficient skilled
memastikan kecukupan tenaga ahli dengan keterampilan manpower with the right skills. In addition, budget allocation
yang tepat. Selain itu, alokasi anggaran dilakukan is carried out optimally to support the development,
secara optimal untuk mendukung pengembangan, implementation, and maintenance of IT systems.
implementasi, dan pemeliharaan sistem TI.
BANK SULSELBAR
200
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 201
4. Keamanan dan Kepatuhan 4. Security and Compliance
Keamanan data perusahaan dan nasabah menjadi The security of company and customer data is a key pillar.
pilar utama. Langkah-langkah perlindungan data dan Data protection measures and regulatory compliance, such
kepatuhan terhadap regulasi, seperti standar ISO as the ISO 27001:2022 standard, are implemented to
27001:2022, diterapkan untuk menjaga integritas maintain system integrity and customer trust.
sistem dan kepercayaan nasabah.
5. Pengembangan Kapasitas dan Pelatihan 5. Capacity Development and Training
Program pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi Continuous training programs and professional certification
profesional diberikan kepada staf TI untuk meningkatkan are provided to IT staff to improve competency and support
kompetensi dan mendukung pencapaian target program. the achievement of program targets.
6. Pengelolaan Risiko 6. Risk Management
Setiap potensi risiko yang muncul selama pelaksanaan Any potential risks that arise during project implementation
proyek diidentifikasi dan mitigasi disiapkan untuk are identified and mitigation is prepared to minimize their
meminimalkan dampaknya terhadap operasional dan impact on project operations and results.
hasil proyek.
7. Inovasi dan Peningkatan Berkelanjutan 7. Innovation and Continuous Improvement
Divisi TI mendorong budaya inovasi dalam tim untuk The IT division encourages a culture of innovation within
mencari cara baru meningkatkan efisiensi dan efektivitas. the team to find new ways to improve efficiency and
Evaluasi berkala dan pembelajaran dari pengalaman effectiveness. Regular evaluation and learning from previous
proyek sebelumnya menjadi landasan untuk perbaikan project experiences serve as the foundation for continuous
berkelanjutan. improvement.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar optimis mampu With this strategy, Bank Sulselbar is optimistic that it will be able
mewujudkan program kerja TI yang efektif dan relevan, to realize an effective and relevant IT work program, strengthen
memperkuat daya saing, dan memberikan layanan terbaik competitiveness, and provide the best service to customers in the
kepada nasabah di era digital. digital era.
Pengembangan Teknologi & Bank Technology & Information
Informasi Bank di tahun 2024 Development in 2024
Sebagai bagian dari komitmen Bank Sulselbar untuk As part of Bank Sulselbar’s commitment to support digital
mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas transformation and improve service quality, various strategic
layanan, berbagai inisiatif strategis telah dirancang pada initiatives have been designed in 2024. The main focus of
tahun 2024. Fokus utama pengembangan mencakup development includes improving Mobile Banking features,
peningkatan fitur Mobile Banking, optimasi sistem cash optimizing Cash Management Systems, expanding cross-border
management, perluasan layanan kartu cross-border, serta card services, and simplifying business processes through
penyederhanaan proses bisnis melalui digitalisasi. Langkah- digitalization. These steps aim to provide more efficient,
langkah ini bertujuan untuk memberikan solusi keuangan secure, and relevant financial solutions for customers, while
yang lebih efisien, aman, dan relevan bagi nasabah, sekaligus strengthening Bank Sulselbar’s competitiveness in the modern
memperkuat daya saing Bank Sulselbar di era perbankan banking era. Technology & Information Development in 2024
modern. Pengembangan Tejknologi & Informasi pada tahun includes:
2024 diantaranya :
1. Mobile Banking Enhancement 1. Mobile Banking Enhancement
Mobile Banking enhancement adalah proses Mobile Banking enhancement is the process of developing
pengembangan dan peningkatan fitur serta fungsi dari and improving the features and functions of a Mobile
aplikasi Mobile Banking untuk memberikan pengalaman Banking application to provide a better experience to users
BANK SULSELBAR
201
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 202
Pendukung Bisnis
Bussines Support
yang lebih baik kepada pengguna dan memenuhi and meet the needs of growing businesses. Mobile Banking
kebutuhan bisnis yang berkembang. Mobile Banking enhancement in 2024 is as follows:
enhancement di tahun 2024 adalah sebagai berikut :
• Pembukaan Rekening Tabungan Baru via Mobile • Opening a New Savings Account via Mobile Banking;
Banking;
• Registrasi Mobile Banking secara Online dan Login • Online Mobile Banking Registration and Biometric Login
Biometri untuk pengalaman yang lebih baik kepada for better user experience;
pengguna;
• Penambahan kanal pembayaran seperti Integrasi • Addition of payment channels such as Telkomsel
Pembelian Telkomsel Omnichannel. Omnichannel Purchase Integration.
2. Cash Management System Enhancement. 2. Cash Management System Enhancement.
CMS Enhancement adalah sistem yang digunakan oleh CMS Enhancement is a system used by local government
nasabah Pemda atau perusahaan yang memberikan solusi or corporate customers that provides integrated online
terpadu secara online untuk berbagai kebutuhan seperti solutions for various needs such as financial information,
informasi keuangan, transfer dana, pembayaran serta fund transfers, payments and transaction reporting more
pelaporan transaksi dengan lebih efektif dan efisien. CMS effectively and efficiently. CMS Enhancement in 2024 is as
Enhancement di tahun 2024 adalah sebagai berikut : follows:
• Deposito On Call;
• Integrasi dengan Sistem Siskeudes (Sistem Keuangan • On Call Deposit;
Desa); • Integration with the Siskeudes System (Village Financial
• Integrasi dengan SIPD (Sistem Informasi Pemerintah System);
Daerah); • Integration with SIPD (Regional Government Information
• Pembayaran Tagihan Telkom. System);
• Telkom Bill Payment.
3. Layanan kartu cross-border
Layanan Kartu Cross Border adalah layanan perbankan 3. Cross-border card services
yang memungkinkan pengguna untuk melakukan Cross Border Card Service is a banking service that allows
transaksi di ATM di seluruh dunia menggunakan kartu users to make transactions at ATMs worldwide using debit
debit. cards.
4. Streamlining proses bisnis dan perbaikan proses melalui 4. Streamlining business processes and process improvement
digitalisasi through digitalization
Streamlining proses bisnis dan perbaikan proses melalui Streamlining business processes and improving processes
digitalisasi, seperti pemrosesan transaksi, rekonsiliasi, through digitization, such as transaction processing,
dan pelaporan. Ini mengurangi kesalahan manusia dan reconciliation, and reporting. This reduces human error and
mempercepat waktu penyelesaian. speeds up turnaround time.
Keamanan dan Tatakelola Teknologi Information Technology Security and
Informasi Governance
Teknologi informasi (TI) memegang peran vital dalam Information technology (IT) plays a vital role in Bank Sulselbar’s
operasional Bank Sulselbar, terutama di era digital yang operations, especially in the challenging digital era. In dealing
penuh tantangan. Dalam menghadapi isu seperti gangguan with issues such as disruption, cyber security, and disaster
(disruption), keamanan dunia maya (cyber security), dan recovery, Bank Sulselbar has developed a strategic framework to
pemulihan bencana (disaster recovery), Bank Sulselbar telah ensure that all IT risks are identified, managed, and reported to
menyusun kerangka strategis untuk memastikan bahwa the Board of Directors effectively.
semua risiko TI teridentifikasi, dikelola, dan dilaporkan
kepada Direksi secara efektif.
BANK SULSELBAR
202
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 203
Strategi Keamanan Siber PT Bank Sulselbar Cyber Security Strategy of PT Bank Sulselbar
1. Visi Strategi Keamanan Siber PT Bank Sulselbar 1. Cyber Security Strategy Vision of PT Bank Sulselbar
Pengelolaan keamanan informasi dan ruang siber di Management of information security and cyberspace in the
lingkungan PT Bank Sulselbar untuk mewujudkan environment of PT Bank Sulselbar to realize the guarantee of
jaminan ketersediaan (availability), keutuhan (integrity) availability, integrity and confidentiality of PT. Bank Sulselbar
dan kerahasiaan (confidentialitiy) Aset Informasi PT. Bank Information Assets.
Sulselbar.
2. Misi : 2. Mission:
• Mendorong kegiatan pengamanan informasi dan • Promote information and cyberspace security activities
ruang siber serta pencegahan insiden siber and prevention of cyber incidents
• Membangun kesadaran keamanan informasi pada • Building information security awareness among human
sumber daya manusia di lingkungan PT Bank resources in the PT Bank Sulslebar environment
Sulslebar
• Menyediakan pengelolaan insiden siber yang handal • Providing reliable and efficient cyber incident
dan efisien. management.
• Menjamin keamanan informasi pada aset informasi • Ensuring information security on PT Bank Sulselbar’s
PT Bank Sulselbar di ruang-ruang siber/digital information assets in cyber/digital spaces
3. Kerangka Strategi Keamanan Siber 3. Cyber Security Strategy Framework
• Secara internal membangun efek penangkalan • Internally build a deterrent effect through the
melalui pembangunan Sistem Keamanan yang development of an integrated Security System and
terintegrasi dan pembangunan kekuatan pada building strength in User awareness.
awareness Pengguna
• Secara Eksternal Kebijakan Omni Direction Policy • Externally, the Comprehensive Cybersecurity Policy is
yang terbuka dan ke segala arah yang efektif dan an open and all-direction policy that is effective and has
memiliki daya tangkal tinggi high deterrence power.
• Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan TI. • Implementation of Risk Management in IT Usage.
4. Cakupan Strategi Kemaanan Siber 4. Cyber Security Strategy Coverage
• Melindungi infrastruktur jaringan, server, aplikasi, • Protecting network infrastructure, servers, applications,
database dan seluruh komponen teknologi informasi databases and all information technology components of
PT Bank Sulselbar. PT Bank Sulselbar.
• Meningkatkan daya saing dan inovasi siber yang • Increasing competitiveness and cyber innovation that
mendukung peningkatan layanan digital PT Bank supports the improvement of PT Bank Sulselbar’s digital
Sulselbar. services.
• Peningkatan awarebess SDM PT Bank Sulselbar • Increasing awareness of PT Bank Sulselbar’s human
dalam rangka mencerdaskan dan membangun resources in order to educate and build the character
karekater SDM PT Bank Sulselbar dalam Penggunaan of PT Bank Sulselbar’s human resources in the use of
Ruang Siber. cyberspace.
• Ikut Berpartisipasi membantupenguatan siber • Participate in helping to strengthen national cyber
nasional melalui Tim Tanggap Insiden Siber yang through the Cyber Incident Response Team which
berkolaborasi dengan CSIRT lain melalui CSIRT collaborates with other CSIRTs through the National
Nasional sebagai wadah yang disediakan Badan Siber CSIRT as a forum provided by the National Cyber and
dan Sandi Negara (BSSN) Crypto Agency (BSSN)
5. Sasaran Strategi Keamanan Siber 5. Cyber Security Strategy Goals
• Terjaminnya akses informasi untuk seluruh nasabah, • Guaranteed access to information for all customers,
karyawan dan stakeholder PT Bank Sulselbar employees and stakeholders of PT Bank Sulselbar
BANK SULSELBAR
203
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 204
Pendukung Bisnis
Bussines Support
• Terciptanya kesadaran dan kepekaan terhadap • Creating awareness and sensitivity towards the security
keamanan dan ketahanan ruang siber PT Bank Sulselbar and resilience of PT Bank Sulselbar’s cyberspace
• Terlindunginya data pribadi nasabah, karyawan dan • Protection of personal data of customers, employees and
stakeholder di ruang siber PT Bank Sulselbar stakeholders in the cyberspace of PT Bank Sulselbar
• Terselenggaranya Upaya perlindungan berkelanjutan • Implementation of sustainable protection efforts on
pada sistem teknologi informasi/digital PT Bank the information technology/digital system of PT Bank
Sulselbar Sulselbar
• Terciptanya saluran formil sebagai sentra komunikasi, • The creation of formal channels as centers for
kerja sama, koordinasi dan kolaborasi permasalahan communication, cooperation, coordination and
siber. collaboration on cyber issues.
Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management
Dalam menghadapi isu-isu terkait risiko TI, PT Bank Sulselbar In dealing with issues related to IT risks, PT Bank Sulselbar has
pun telah melakukan penerapaman manajemen risiko TI. Risiko also implemented IT risk management. IT risks are basically any
TI pada dasaranya merupakan segala ancaman terhadap data threats to business data, critical systems, and business processes.
bisnis, sistem kritis, dan proses bisnis. Risiko TI berpotensi IT risks have the potential to damage business value and often
merusak nilai bisnis dan sering kali berasal dari manajemen come from poor process and event management. The government
proses dan kejadian yang buruk. Pemerintah melalui POJK through POJK Number 11/POJK.03/2022 concerning the
Nomor 11/POJK.03/2022 tentang penyelenggaraan implementation of information technology by commercial banks
teknologi informasi oleh bank umum menjadi wujud dari is a manifestation of the provisions for implementing IT risk
ketentuan pelaksanaan penerapan manajemen risiko TI yang management which then has derivatives in the form of SEOJK
selanjutnya memiliki turunan berupa SEOJK Nomor 29/ Number 29/SEOJK.03/2022 concerning Cyber Resilience and
SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan Keamanan Siber Security for Commercial Banks. The implementation of risk
Bagi Bank Umum. Penerapan manajemen risiko terkait management related to cyber security covers 4 (four) aspects,
keamanan siber mencakup 4 (empat) aspek, yaitu: namely:
1. Tata kelola risiko terkait keamanan siber, yang meliputi 1. Cybersecurity risk Governance, which includes the adequacy
kecukupan pengawasan aktif oleh Direksi dan Dewan of active supervision by the Board of Directors and Board of
Komisaris, perumusan tingkat risiko terkait keamanan Commissioners, formulation of the level of cybersecurity risk
siber yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi risiko to be taken (risk appetite) and cybersecurity risk tolerance, as
terkait keamanan siber (risk tolerance), serta budaya dan well as cybersecurity risk culture and awareness;
kesadaran risiko terkait keamanan siber;
2. Kerangka manajemen risiko terkait keamanan siber, yang 2. Cybersecurity-related risk management framework,
meliputi strategi manajemen risiko, kecukupan perangkat which includes risk management strategy, adequacy of
organisasi, serta kecukupan kebijakan, prosedur, dan organizational tools, and adequacy of policies, procedures,
penetapan limit risiko, terkait keamanan siber; and risk limit setting, related to cybersecurity;
3. Proses manajemen risiko, kecukupan sumber daya 3. Risk management process, adequacy of human resources
manusia (SDM), serta kecukupan sistem informasi (HR), and adequacy of risk management information systems,
manajemen risiko, terkait keamanan siber; dan related to cybersecurity; and
4. Sistem pengendalian risiko terkait keamanan siber, yang 4. Cybersecurity related risk control system, which includes the
meliputi kecukupan sistem pengendalian intern dan adequacy of the internal control system and the adequacy of
kecukupan kaji ulang. reviews.
Sebagai bentuk dari kepatuhan terhadap regulasi yang As a form of compliance with the regulations made by OJK, PT
telah dibuat oleh OJK, PT Bank Sulselbar menerapkan Bank Sulselbar implements a control function, one of which is by
fungsi control salah satunya adalah dengan membuat daftar creating a risk list (IT Risk Register). This IT Risk Register contains
risiko (IT Risk Register). IT Risk Register ini berisi daftar risko a list of identified risks along with vulnerabilities, threats and
BANK SULSELBAR
204
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 205
yang teridentifikasi beserta kerentanan, anacaman serta types of risks based on executive, legislative, departmental and
jenis risikonya berdasarkan pedoman eksekutif, legislative, technical guidelines.
departemen, dan teknis.
IT Risk Register merupakan suatu dokumen yang terus IT Risk Register is a document that continues to develop and will
berkembang dan akan ditinjau secara berkala sebagai salah be reviewed periodically as one form of documentation of the risk
satu wujud pendokumentasian proses manajemen risiko dan management process and is an application of IT risk management
merupakan penerapan prisnsip manajemen risiko TI. Adapun principles. The IT Risk Register document of PT Bank Sulselbar
dokumen IT Risk Register PT Bank Sulselbar telah termuat has been included in the SOP IT RISK REGISTER in CHAPTER III
dalam SOP IT RISK REGISTER pada BAB III Hasil Manajemen Risk Management Results.
Risiko.
Dengan dibuatnya dokumen IT Risk Register selain sebagai By creating an IT Risk Register document, in addition to being a
bentuk kepatuhan terhadap regulasi juga akan memberikan form of compliance with regulations, it will also provide benefits
manfaat kepada internal Bank Sulselbar dengan mengetahui to Bank Sulselbar internally by knowing the risks contained in IT
lebih dini risiko-risiko yang terkandung dalam TI, memudahkan early on, making it easier to make future plans by mitigating risks
dalam membuat perencanaan kedepannya dengan that have been identified and will minimize threats that may
melakukan mitigasi risiko yang telah teridentifikasi serta akan occur to IT.
meminimalisir ancaman yang mungkin terjadi pada TI.
Selain itu terkait peningkatan tata kelola Bank terkait In addition, related to improving Bank Governance related to
keamanan siber, Bank telah berproses dalam menerapkan cybersecurity, the Bank has been in the process of implementing
kontrol terhadap potensi keamanan siber dengan control over potential cybersecurity by implementing Risk
menerapkan Risk Appetite dan Risk Tollerance dengan Appetite and Risk Tolerance by considering 2 aspects of risk
memperhatikan 2 aspek risk metric yaitu data breach metrics, namely data breach and IT infrastructure system
dan malfunction sistem infrastruktur TI yang diakibatkan malfunction caused by cyber attacks. By determining Risk
oleh serangan siber. Dengan penetapan Risk Appetite dan Appetite and Risk Tolerance, it is expected to increase the Bank’s
Risk Tollerance tersebut diharapkan dapat meningkatkan cybersecurity maturity.
maturitas keamanan siber Bank.
Dalam rangka memastikan keandalan dari kemanan In order to ensure the reliability of data security and the existence
data serta adanya acuan di lingkungan Bank dalam of references in the Bank’s environment in planning, building,
melakukan perencanaan, pembangunan, pengembangan developing and implementing cyber defense. Bank Sulselbar has
dan implementasi pertahanan siber. Bank Sulselbar telah a policy related to cyber resilience and security in the form of
memiliki kebijakan terkait ketahanan dan keamanan siber the SOP for Cyber Resilience and Security of PT Bank Sulselbar
berupa SOP Ketahanan dan Keamanan Siber PT Bank which was established in 2023, this is also a fulfillment in terms
Sulselbar yang ditetapkan pada tahun 2023, hal ini juga of the risk management framework related to cyber security
menjadi pemenuhan dalam aspek kerangka manajemen
risiko terkait keamanan siber
Investasi Teknologi Informasi Information Technology Investment
Bagi Bank Sulselbar, TI merupakan aspek yang sangat penting For Bank Sulselbar, IT is a very important aspect in supporting
dalam mendukung rencana bisnis perusahaan. Untuk itu, the company’s business plan. For that reason, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar pun sangat serius melakukan investasi dalam also very serious about investing in IT system development. This
pengembangan sistem TI. Hal ini salah satunya ditunjukan is shown by the large amount of investment made by the Bank in
dengan besarnya investasi yang dilakukan Bank dalam the IT sector.
bidang TI.
BANK SULSELBAR
205
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 206
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Tahun 2024, Bank Sulselbar melakukan investasi sebesar In 2024, Bank Sulselbar made an investment of Rp44,274
Rp44.274 juta. Jumlah tersebut meningkat 71,24% million. This amount increased by 71.24% compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp44.274 juta. previous year of Rp44,274 million. This increase was due to the
Peningkatan ini disebabkan karena pada tahun 2021, fact that in 2021, Bank Sulselbar built a DRC building complete
Bank Sulselbar membangun gedung DRC lengkap dengan with equipment.
peralatannya.
Pengembangan Kompetensi Competency Development
Bank Sulselbar terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Bank Sulselbar continues to improve the quality of Human
Manusia (SDM) di bidang Teknologi Informasi (TI) sebagai Resources (HR) in the Information Technology (IT) sector as
bagian dari strategi transformasi digital. Program pelatihan part of its digital transformation strategy. Intensive training
intensif, sertifikasi profesional, dan pengembangan programs, professional certification, and technical competency
kompetensi teknis menjadi prioritas untuk memastikan development are priorities to ensure that IT HR is able to face
SDM TI mampu menghadapi tantangan teknologi modern. the challenges of modern technology. Through knowledge
Melalui knowledge sharing, mentoring, dan pelatihan berbasis sharing, mentoring, and needs-based training, the Bank creates
kebutuhan, Bank menciptakan tenaga ahli yang inovatif innovative and adaptive experts. In addition, IT HR is encouraged
dan adaptif. Selain itu, SDM TI didorong untuk memahami to understand risk management and cybersecurity to support
manajemen risiko dan keamanan siber guna mendukung reliable and highly competitive IT operations in the digital era.
operasional TI yang andal dan berdaya saing tinggi di era
digital.
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Pembekalan Resertifikasi
Risk Management Recertification Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 4, 5, Zoom 15 February 2024 19 February 2024
Provision Level 4, 5, 6 and 7 Kompetensi
6 dan 7
Training Dan Sertifikasi Auditor ISO/IEC 27001:2022 Auditor PT. CBQA Global
Jakarta 19 February 2024 23 February 2024
ISO/IEC 27001:2022 Training and Certification Indonesia
Training + Comptia Security Comptia Security + Training Inixindo Bandung 19 February 2024 23 February 2024
Data Management with DMBOK v2 Data Management with DMBOK v2 Inixindo Yogyakarta 26 February 2024 29 February 2024
Digitalisasi Leadership Digital Digitalization Leadership Digital
Governance & Digital Transformation Governance & Digital Transformation Inixindo Yogyakarta 04 March 2024 07 March 2024
Plan & Strategy Plan&Strategy
Training Business Process Business Process Management and
Inixindo Yogyakarta 04 March 2024 07 March 2024
Management and Analyst Analyst Training
Pelatihan Collaboration for Collaboration for Continuous Growth
Sarel Sentra Inspira Makassar 17 April 2024 17 April 2024
Continuous Growth Training
Manajemen Sistem Informasi Information Systems Management Inixindo Yogya Yogyakarta 22 April 2024 26 April 2024
Penilaiaan Tingkat Maturitas Assessment of Digital Maturity Level
Digital Bank Umum sejalan POJK of Commercial Banks in line with Nyotama Makassar 26 April 2024 27 April 2024
No.11/POJK.03/2-22 POJK No.11/POJK.03/2-22
Training Talend Open Studio Data Talend Open Studio Data Integration
Inixindo Yogya Yogyakarta 13 May 2024 17 May 2024
Integration Training
Training Mobile App Penatration Mobile App Penetration Testing Full
Inixindo Yogya Yogyakarta 13 May 2024 17 May 2024
Testing Full Package Package Training
Training Advanced Microservices Advanced Microservices using. Net
Inixindo Yogya Yogyakarta 13 May 2024 17 May 2024
using. Net Core Core
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
Solusi Bankir Zoom 20 May 2024 30 May 2024
Batch 2 Batch 2
Sosialisasi Peningkatan Fraud Socialization of Fraud Awareness
Awareness & Pencegahan Tindak Improvement & Banking Crime Internal Makassar 17 May 2024 17 May 2024
Pidana Perbankan Prevention
BANK SULSELBAR
206
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 207
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Certified Hacking Forensic Certified Hacking Forensic
Inixindo Yogya Bandung 27 May 2024 31 May 2024
Investigator (CHFI) Investigator (CHFI)
Undangan Sosialisasi Aplikasi Invitation to Socialize E-Archive
E-Arsip/Pengadaan Barang dan Application/Procurement of Goods
Internal Makassar 17 May 2024 18 May 2024
Jasa/SOP SLIK&SE Pemeliharaan and Services/SOP SLIK&SE Credit
Kredit Maintenance
Data Center Management
Sertifikasi Pengelolaan Data Center Inixindo Yogya Yogyakarta 04 June 2024 07 June 2024
Certification
PT. CBQA Global
IT Security Awareness IT Security Awareness Makassar 13 June 2024 15 June 2024
Indonesia
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
Solusi Bankir Zoom 20 May 2024 30 May 2024
Batch 2 Batch 2
Ujian Resertifikasi Manajemen Risk Management Recertification
BSMR Makassar 07 March 2024 09 March 2024
Risiko Exam
Pelatihan Digital Transformasi Digital Transformation Leader
Inixindo Yogyakarta 25 June 2024 27 June 2024
Leader Training
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 4 Level 4
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 6 Level 6
Resertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Recertification
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Jenjang 5 Level 5
FDG DPLK PT Bank Sulselbar FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK Makassar 24 June 2024 24 June 2024
Pembekalan Resertifikasi
Risk Management Recertification Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 4, 5, Online 07 March 2024 09 March 2024
Provision Level 4, 5, 6 and 7 Kompetensi
6 dan 7
Program APU PPT Customer Ir Hendro
APU PPT Customer Service Program Makassar 21 July 2024 22 July 2024
Service Soeprijatno
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement Training &
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Risiko & Sosialisasi Risk Awarenes Risk Awareness Socialization
Pelatihan Risk Awarenes Pejabat Risk Awareness Training for
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Eksekutif Executive Officers
Teller Internship Program
Onboarding Program Magang Teller Intenal Bank Makassar 29 July 2024 01 August 2024
Onboarding
Refreshment Manajemen Risiko Risk Management Refreshment Solusi Bankir
Makassar 12 August 2024 20 August 2024
Jenjang 5 Level 5 Kompetensi
FGD Peningkatan Kesadaran FGD on Increasing Legal Awareness
Hukum dan Peran Strategis and the Strategic Role of Law
Bank Sulselbar &
Aparat Penegak Hukum dalam Enforcement Officers in Fraud Makassar 30 August 2024 30 August 2024
Kejaksanaan Tinggi
Pencegahan dan Deteksi Fraud Prevention and Detection at PT. Bank
pada PT. Bank Sulselbar Sulselbar
Tiket Pesawat PP Pemateri Roundtrip Airline Tickets for APUPPT Ir Hendro
Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Pelatihan APUPPT & PPPSPM & PPPSPM Training Speakers Soeprijatno
Refreshment Manajemen Risiko Risk Management Refreshment Solusi Bankir
Makassar 24 August 2024 24 August 2024
Jenjang 5 Level 5 Kompetensi
Workshop Penyusunan Laporan Workshop on Preparation of Risiko Manajemen
Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Rencana (Resolution Plan) Planning Reports (Resolution Plan) Gagasan
Biaya Tiket PP Asesor dan Asisten Roundtrip Ticket Costs for Assessors
dlm kegiatan Ujian Resertifikasi and Assistants in Risk Management BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
Manajemen Risiko Recertification Exam Activities
Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT APU PPT Program Implementation Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Soeprijatno
Certification Training Fire Fighting Fire Fighting Class D Certification PT Garuda Systrain
Bogor 19 August 2024 21 August 2024
Class D Training Interindo
BANK SULSELBAR
207
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 208
Pendukung Bisnis
Bussines Support
Pendidikan/Pelatihan/ Education/Training/Workshop/ Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Workshop/Seminar Dll Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Workshop Penyusunan Laporan Workshop on Preparation of Risiko Manajemen
Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Rencana (Resolution Plan) Planning Reports (Resolution Plan) Gagasan
Workshop Rencana Aksi Keuangan Workshop on Sustainable
Berkelanjutan (RKAB) berbasis Financial Action Plan (RKAB)
Infobank Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Environmental Social and based on Environmental Social and
Governance (ESG) Governance (ESG)
Pelatihan Risk Awarenes Pejabat Risk Awareness Training for
One Point Makassar 28 August 2024 28 August 2024
Eksekutif Executive Officers
Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT APU PPT Program Implementation Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Soeprijatno
FGD Peningkatan Kesadaran FGD on Increasing Legal Awareness
Hukum dan Peran Strategis and the Strategic Role of Law
Bank Sulselbar &
Aparat Penegak Hukum dalam Enforcement Officers in Fraud Makassar 30 August 2024 30 August 2024
Kejaksanaan Tinggi
Pencegahan dan Deteksi Fraud Prevention and Detection at PT. Bank
pada PT. Bank Sulselbar Sulselbar
Pelaksanaan Ujian Resertifikasi JK Implementation of JK 5-6 Risk
BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
5- 6 Manajemen Risiko Management Recertification Exam
Sosialisasi Aplikasi Inventory Socialization of Inventory Application DKA & DUM Makassar 02/09/2024 02/09/2024
Refreshment Assisten Operasional Refreshment of Operational Hyusung dan
Makassar 23/09/2024 23/09/2024
(PJIT) Assistant (PJIT) Divisi TI
Sosialisasi Aplikasi Inventory Socialization of Inventory Application DKA & DUM Makassar 02/09/2024 02/09/2024
Honorarium Narasumber
Honorarium for Speakers of the West
Kejaksaan Tinggi Sulawesi
Sulawesi High Prosecutor's Office
Barat dalam rangka kegiatan Bank Sulselbar &
in the context of FGD activities to Makassar 11/10/2024 11/10/2024
FGD Peningkatan kesadaran Kejaksaan Tinggi
increase awareness and detect fraud
dan deteksi fraud pada PT Bank
at PT Bank Sulselbar
Sulselbar
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement Training &
One Point Makassar 28/08/2024 28/08/2024
Risiko & Sosialisasi Risk Awarness Risk Awareness Socialization
Sosialisasi Aplikasi HCMS Socialization of HCMS Application DHC Makassar 25/10/2024 25/10/2024
Pelatihan Bela Negara SDM PT. National Defense Training for PT Rindam XIV/Hsn
Makassar 07/11/2024 09/11/2024
Bank Sulselbar Bank Sulselbar HR Kab Gowa
Biaya Konsumsi Atas Kegiatan Consumption Costs for New
Pelatihan Onboarding Pegawai Employee Onboarding Training PKSS Makassar 11/11/2024 15/11/2024
Baru status Kontrak Activities with Contract Status
Signing of PKS and FGD with the
Penandatanganan PKS dan FGD Bank Sulselbar &
South Sulawesi High Prosecutor's Makassar 11/10/2024 11/10/2024
dengan Kejaksaaan Tinggi Sulsel Kejaksaan Tinggi
Office
Onboarding Pegawai Baru status New Employee Onboarding with
PKSS Makassar 13/11/2024 14/11/2024
Kontrak Contract Status
PT Sarana
Refreshment dan Sosialisasi Refreshment and Socialization of HR
Sumberdaya Makassar 25/10/2024 25/10/2024
Aplikasi Pengelolaan SDM (HCMS) Management Application (HCMS)
Solusindo
Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah Sharia Accounting Certification Ikatan Akuntan
Zoom 09/12/2024 10/12/2024
(USAS) Exam (USAS) Indonesia
Training ILAAP dan Penerapan LCR ILAAP Training and Implementation Portrait Grup
Makassar 20/12/2024 21/12/2024
dan NSFR of LCR and NSFR Konsultan
BANK SULSELBAR
208
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 209
Page 210
Analisis Dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis
Page 211
Page 212
Analisis Perekonomian Global
Global Economic Analysis
Perekonomian global pada tahun 2024 diwarnai oleh The global economy in 2024 faced numerous challenges and
berbagai tantangan dan ketidakpastian. Beberapa lembaga uncertainties. Several international institutions, including the
internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan International Monetary Fund (IMF) and the World Bank, forecast
Bank Dunia, memperkirakan pertumbuhan ekonomi global moderate global economic growth of 3.2%.
yang moderat sebesar 3,2%.
Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi kondisi Three principal factors influence global economic growth. First,
pertumbuhan perekonomian dunia. Pertama, konflik geopolitical conflicts. Second, shifts in political leadership across
geopolitik. Kedua, perubahan kepemimpinan politik di various nations. Third, the ongoing weakness in the economic
banyak negara. Ketiga, proyeksi ekonomi global dan negara- projections of both the global market and major economies.
negara besar yang masih lemah.
Pada tahun 2024, aktivitas ekonomi global cenderung lemah In 2024, global economic activity is expected to remain subdued,
dengan kinerja yang bervariasi antarkawasan. Ekonomi with performance differing by region. Developed economies
negara-negara maju tetap cukup resilien, meskipun masih exhibit a degree of resilience, although growth rates remain below
lebih rendah dibandingkan periode sebelum pandemi. Pada pre-pandemic levels. In Q3 2024, the United States economy
kuartal III-2024, ekonomi Amerika Serikat tumbuh sebesar grew by 2.7% year-on-year. Conversely, Europe experienced
2,7% yoy. Di Eropa, laju ekonomi stagnan dan tumbuh stagnation, with growth of approximately 0.9% in Q3 2024.
BANK SULSELBAR
212
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 213
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
di kisaran 0,9% pada kuartal III-2024. Sementara itu, Meanwhile, China’s economy is showing signs of deceleration.
ekonomi Tiongkok menunjukkan tanda-tanda perlambatan. In the ASEAN region, economic performance remains resilient
Di kawasan ASEAN, ekonomi masih resilien meskipun despite declining global demand. The repercussions of the
permintaan global menurun. Efek dari perang Ukraina-Rusia Ukraine-Russia conflict continue to be felt, and geopolitical
masih dirasakan, dan konflik geopolitik di Timur Tengah tensions in the Middle East and the South China Sea persist, with
serta di Laut Cina Selatan juga belum usai, bahkan cenderung indications of escalation.
semakin memanas.
Amerika Serikat sedang dalam masa pemulihan, dengan The United States is in a recovery phase, characterized by
kondisi ekonomi yang tumbuh cukup baik, tetapi dihadapkan relatively strong economic growth, but is also grappling with
pada krisis fiskal akibat tingginya tingkat utang. Di sisi lain, a fiscal crisis stemming from elevated debt levels. In contrast,
Tiongkok, sebagai negara besar, mengalami pelemahan China, a significant global player, is witnessing a decline in
pertumbuhan ekonomi yang tidak terjadi dalam 30 tahun economic growth not seen in the past 30 years.
terakhir.
Tiongkok, yang beberapa tahun lalu dapat tumbuh di atas Onceable to sustain growth rates above 10%, China is now
10%, kini mengalami perlambatan dan tumbuh di bawah experiencing a slowdown, with growth falling below 5%. The
5%. Berbagai dinamika situasi global ini berdampak pada various dynamics of the global situation have repercussions for
perekonomian Indonesia. the Indonesian economy.
Kondisi perekonomian global terjaga seiring meredanya Global economic conditions are stabilizing as pressures in
tekanan di pasar keuangan global serta pelonggaran international financial markets diminish and monetary policy
kebijakan moneter di berbagai negara utama sebagai is relaxed in several major countries in response to easing
respons terhadap inflasi yang melambat. Penurunan inflasi inflation. The continued decline in global inflation, particularly
global yang terus berlanjut, khususnya di negara maju seperti in developed nations such as the United States, has led several
AS, mendorong beberapa bank sentral untuk melakukan central banks to reduce interest rates. Throughout 2024, the
pemangkasan suku bunga. Sepanjang tahun 2024, The Fed Federal Reserve has cut its federal funds rate by 100 basis points
telah memangkas suku bunganya atau FFR sebesar 100 bps since September.
sejak September 2024.
Sebagai negara kepulauan yang membentang seluas 3.300 As an archipelago spanning 3,300 miles from west to east
mil dari Barat ke Timur dengan 270 juta penduduk, Indonesia and home to 270 million people, Indonesia has successfully
berhasil meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) empat quadrupled its Gross Domestic Product (GDP) to $1.4 trillion over
kali lipat menjadi $1,4 triliun selama dua dekade terakhir. the past two decades. This remarkable economic transformation
Ini menunjukkan transformasi dan ketahanan ekonomi underscores Indonesia’s resilience in the face of various global
Indonesia yang luar biasa di tengah berbagai tantangan economic challenges. The nation’s economic reforms have been
ekonomi global. Kebijakan ekonomi yang berfokus pada underpinned by policies aimed at strengthening the fiscal and
penguatan sektor fiskal dan investasi menjadi kunci investment sectors.
keberhasilan reformasi ekonomi Indonesia.
BANK SULSELBAR
213
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 214
Kinerja Ekonomi Indonesia
Indonesian Economic Performance
Kinerja ekonomi Indonesia tetap solid dan lebih baik Indonesia’s economy continues to outperform many developed
dibandingkan dengan beberapa negara maju dan and emerging markets and surpasses that of several developed
berkembang lainnya di tengah ketidakpastian global. Pada and developing countries amid global uncertainties. In the fourth
Q4-2024, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi quarter of 2024, Indonesia recorded an economic growth rate of
sebesar 5,02% (yoy), lebih tinggi daripada negara-negara 5.02% year-on-year, outperforming countries such as Singapore
seperti Singapura (4,3%), Arab Saudi (4,4%), dan Malaysia (4.3%), Saudi Arabia (4.4%), and Malaysia (4.8%). Throughout
(4,8%). Sepanjang tahun 2024, pertumbuhan ekonomi 2024, the nation’s economic growth reached 5.03%.
Indonesia berhasil mencapai 5,03%.
Stabilitas ekonomi ini didukung oleh upaya pemerintah dalam This economic stability is bolstered by government efforts to
menjaga inflasi tetap rendah dan terkendali. Inflasi pada maintain low and controlled inflation. In December 2024,
Desember 2024 tercatat sebesar 1,57% (yoy), berada dalam inflation was recorded at 1.57% year-on-year, within the target
rentang sasaran 2,5±1%. Rasio utang Indonesia juga tercatat range of 2.5±1%. Additionally, Indonesia’s debt-to-GDP ratio
dalam batas aman sebesar 38,9% terhadap PDB (September stood at a safe 38.9% as of September 2024, reflecting prudent
2024), mencerminkan kebijakan fiskal yang hati-hati dan fiscal policy and providing adequate space for public investment.
memberikan ruang yang cukup untuk investasi publik. In January 2025, inflation was recorded at 0.76% year-on-year,
Realisasi inflasi pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,76% influenced by a 50% discount on electricity tariffs and a reduction
(yoy), didorong oleh kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50% in airline ticket prices at the end of the previous year.
dan penurunan harga tiket pesawat di akhir tahun lalu.
PDB Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Indonesia’s GDP has experienced substantial growth, reaching
Di tahun 2024, PDB Indonesia mencapai Rp22.139 triliun, IDR 22,139 trillion in 2024, up from IDR 20,892 trillion in the
meningkat dari Rp20.892 triliun pada tahun sebelumnya. preceding year. Furthermore, GDP per capita has risen to IDR
Selain itu, PDB per kapita Indonesia saat ini telah mencapai 78.62 million, equivalent to USD 4,960.33.
Rp78,62 juta, atau setara dengan USD4.960,33.
Indikator sektor riil juga menunjukkan ketahanan ekonomi Indicators from the real sector also demonstrate economic
dan optimisme masyarakat. Hal ini terlihat dari PMI resilience and public optimism. This is evidenced by the
Manufaktur yang kembali ke level ekspansi (Januari 2025 Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI), which
sebesar 51,9), Indeks Keyakinan Konsumen yang tetap returned to expansion levels at 51.9 in January 2025, alongside
optimis di level 121,1, serta Indeks Penjualan Riil yang masih a Consumer Confidence Index that remains optimistic at 121.1
tumbuh positif. and a Real Sales Index that continues to show positive growth.
Dari sisi pengeluaran, semua komponen mencatat On the expenditure side, all components posted positive growth,
pertumbuhan positif. Pendorong utama masih berasal with household consumption remaining the primary driver,
dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,94% (FY growing by 4.94% in fiscal year 2024 and contributing 54% to
2024), berkontribusi 54% terhadap ekonomi Indonesia. the Indonesian economy. Growth in government consumption
Pertumbuhan konsumsi pemerintah juga meningkat also increased in line with the realization of the state budget
sejalan dengan realisasi APBN pada belanja pegawai serta (APBN) concerning employee spending and expenditures on
belanja barang dan jasa. Dari sisi lapangan usaha, seluruh goods and services. Across various business sectors, all major
sektor utama masih mencatat pertumbuhan positif, dengan sectors reported positive growth, with the five largest sectors—
lima sektor terbesar—industri pengolahan, perdagangan, manufacturing, trade, agriculture, construction, and mining—
pertanian, konstruksi, dan pertambangan—memberikan accounting for 63.9% of GDP in 2024.
kontribusi sebesar 63,9% terhadap PDB 2024.
BANK SULSELBAR
214
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 215
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Secara spasial, ekonomi Indonesia tumbuh solid di seluruh Spatially, Indonesia’s economy has demonstrated robust
wilayah. Bali Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Papua growth across all regions. Bali Nusra, Kalimantan, Sulawesi, and
mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Sektor Maluku Papua have each recorded growth rates surpassing the
pengolahan industri barang logam masih menjadi penopang national average. The metal goods processing industry remains
utama di Maluku, Papua, dan Sulawesi, sementara Bali Nusra a key sector in Maluku, Papua, and Sulawesi, while Bali Nusra
masih bergantung pada pertumbuhan dari sektor pariwisata. continues to depend on growth driven by the tourism sector.
Indonesia berhasil melalui tahun 2024 dengan performa Indonesia successfully navigated 2024 with strong performance,
yang kuat, didukung oleh keberlanjutan reformasi bolstered by ongoing structural reforms and stability in the
struktural dan stabilitas sektor keuangan. Data World Bank financial sector. According to World Bank data, Indonesia’s GDP
menunjukkan pertumbuhan PDB pada kuartal pertama growth in the first quarter of 2024 reached 5.1%, reflecting
tahun 2024, di mana pertumbuhan PDB Indonesia mencapai economic resilience that exceeds the average for middle-income
5,1%, menunjukkan ketahanan ekonomi yang melampaui countries. Overall, the Indonesian economy grew by 5.0% year-
rata-rata negara berpendapatan menengah. Perekonomian on-year, surpassing the global growth average, with financial
Indonesia tumbuh sebesar 5,0% (yoy), di atas rata-rata sector stability indicated by the Jakarta Composite Index (JCI),
pertumbuhan global, dengan stabilitas sektor keuangan which achieved a record high of 7,905.39 on September 19,
yang tercermin dari IHSG yang sempat mencapai rekor 2024. Inflation was recorded at 2.8% in May 2024, while the
tertinggi di level 7.905,39 pada 19 September 2024. Inflasi budget deficit is anticipated to rise to 2.5% of GDP. However, the
tercatat naik menjadi 2,8% pada Mei 2024, sementara defisit government projects Indonesia’s economic growth to reach 5.2%
anggaran diperkirakan meningkat menjadi 2,5% dari PDB. in 2025.
Meski demikian, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan
ekonomi Indonesia sebesar 5,2% pada 2025.
PDB 2015-2024
5,31
5,17
5,07
5,05
5,03 5,03
5,02
4,88
3,7
-2,07
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
BANK SULSELBAR
215
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 216
Analisis Industri Perbankan
Banking Industry Analysis
Sektor perbankan Indonesia kembali menunjukkan daya Indonesia’s banking sector has once again demonstrated
tahan di tengah ketidakpastian global dan tantangan resilience amid global uncertainty and domestic economic
ekonomi domestik. Melalui strategi yang inovatif dan challenges. Through innovative and adaptive strategies, the
responsif, industri perbankan berhasil menjaga stabilitas banking industry has successfully maintained financial system
sistem keuangan, mendukung aktivitas ekonomi, dan stability, supported economic activity, and strengthened
memperkuat kepercayaan dari berbagai pihak sebagai confidence from various stakeholders as a key pillar in national
salah satu pilar utama dalam pemulihan dan pertumbuhan economic recovery and growth.
ekonomi nasional.
Berdasarkan data Oktober 2024, kinerja intermediasi According to data from October 2024, the performance of
perbankan tetap kuat, tercermin dari pertumbuhan kredit banking intermediation remains robust, with commercial bank
bank umum yang mencapai 10,92 persen (yoy), meningkat dari credit expanding by 10.92 percent year-on-year (YoY), an
8,99 persen (yoy) pada periode yang sama tahun sebelumnya. increase from 8.99 percent yoy in the same period the previous
Pertumbuhan kredit ini dipengaruhi oleh meningkatnya year. This growth in credit was primarily driven by rising demand
permintaan dari segmen korporasi, sejalan dengan penjualan from the corporate sector, which is supported by strong sales and
yang baik dan kemampuan bayar yang kuat. Sementara itu, repayment capacity. Additionally, lending to micro, small, and
penyaluran kredit untuk UMKM tetap tumbuh sebesar 4,76 medium enterprises (MSMEs) grew by 4.76 percent yoy, with the
persen (yoy), didominasi oleh sektor perdagangan besar dan wholesale and retail trade sector, as well as agriculture, being the
eceran, serta pertanian. Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) dominant contributors. Conversely, third-party funds (TPF) also
juga tumbuh sebesar 6,74 persen (yoy), meningkat dari 3,43 experienced growth of 6.74 percent yoy, up from 3.43 percent yoy
persen (yoy) pada tahun sebelumnya, sehingga menjadi salah the previous year, thus playing a significant role in maintaining
satu faktor pendorong terjaganya likuiditas perbankan. banking liquidity. The liquidity conditions at commercial banks
Kondisi likuiditas bank umum juga terpantau memadai, terlihat remain sound, as indicated by the asset-liability ratios (AL/NCD
dari rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar and AL/TPF) of 113.64 percent and 25.58 percent, respectively,
113,64 persen dan 25,58 persen, jauh di atas ambang batas both well above the minimum thresholds of 50 percent and
masing-masing 50 persen dan 10 persen. Tingkat permodalan 10 percent. Capitalization remains strong, with the Capital
juga solid dengan CAR sebesar 27,02 persen, meskipun Adequacy Ratio (CAR) at 27.02 percent, although this reflects a
menurun dari tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan decline from the previous year due to a 9.44 percent yoy increase
ATMR yang meningkat 9,44 persen (yoy), sejalan dengan in risk-weighted assets (RWA), which outpaced capital growth.
pertumbuhan kredit, dan melampaui pertumbuhan modal. Credit risk has improved, with the gross Non-Performing Loan
Risiko kredit juga menunjukkan perbaikan dengan rasio NPL (NPL) ratio decreasing to 2.20 percent, while the net NPL ratio
Gross yang menurun menjadi 2,20 persen, sementara NPL net remained stable at 0.77 percent.
stabil di angka 0,77 persen.
Industri perbankan syariah juga mencatatkan kinerja yang The The Islamic banking sector likewise recorded strong growth,
baik, tercermin dari pertumbuhan aset perbankan syariah with Islamic banking assets growing by 12.50 percent yoy,
sebesar 12,50 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan surpassing the previous year’s growth of 10.49 percent yoy.
dengan 10,49 persen (yoy) pada tahun sebelumnya. Selain Furthermore, financing distribution increased by 13.24 percent
itu, penyaluran pembiayaan tumbuh 13,24 persen (yoy), yoy, an improvement over the 12.22 percent yoy growth recorded
lebih tinggi dibandingkan dengan 12,22 persen (yoy) pada last year, accompanied by a 10.43 percent yoy increase in third-
tahun lalu, diikuti oleh pertumbuhan DPK sebesar 10,43 party funds (DPK). This positive performance of Islamic banking
persen (yoy). Kinerja perbankan syariah yang baik tersebut is supported by healthy capital conditions, evidenced by a CAR
didukung oleh kondisi permodalan yang kuat, terlihat dari of 25.59 percent, significantly above the regulatory threshold.
CAR sebesar 25,59 persen, jauh di atas ambang batas. It is anticipated that Islamic banking will experience favorable
BANK SULSELBAR
216
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 217
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Diperkirakan perbankan syariah akan mengalami dinamika dynamics related to the implementation of the spin-off of the
positif terkait implementasi spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) Islamic Business Unit (UUS) and the consolidation of Islamic
dan konsolidasi perbankan syariah sesuai dengan Roadmap banking in alignment with the Roadmap for the Development
Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia and Strengthening of Indonesian Islamic Banking (RP3SI) for
(RP3SI) 2023-2027. Selanjutnya, Bank Pembangunan Daerah 2023-2027. Additionally, Regional Development Banks (BPDs)
(BPD) juga berhasil menunjukkan perkembangan yang baik have made notable progress in their intermediation functions,
dalam fungsi intermediasi, dengan kredit tumbuh sebesar with credit growth of 7.55 percent yoy and DPK growth of 4.35
7,55 persen (yoy) dan DPK tumbuh mencapai 4,35 persen percent yoy, supported by strong capital conditions reflected in a
(yoy), serta didukung oleh kondisi permodalan yang tinggi, CAR ratio of 24.86 percent.
dengan rasio CAR mencapai 24,86 persen.
Industri perbankan perlu memperhatikan risiko pasar dan The banking industry must closely monitor market risk and
risiko likuiditas, terutama di tengah potensi meningkatnya liquidity risk, particularly in light of potential global uncertainties.
ketidakpastian global. Faktor-faktor seperti ketidakpastian Factors such as interest rate volatility, China’s economic growth,
suku bunga, perkembangan ekonomi Tiongkok, dan kebijakan and elevated trade tariffs may trigger trade tensions, which could
tarif perdagangan yang tinggi dapat memicu ketegangan exert additional pressure on the domestic economy. Nonetheless,
perdagangan (trade war), yang berpotensi menambah projections for the domestic economy in 2025 indicate robust
tekanan pada ekonomi domestik. Meskipun demikian, growth, characterized by sustained consumer confidence,
proyeksi untuk ekonomi domestik pada tahun 2025 tetap controlled inflation, a trade balance surplus, supportive
menunjukkan pertumbuhan yang solid, yang ditandai oleh: government regulations, and the advancement of National
terjaganya keyakinan konsumen, terkendalinya inflasi dan Strategic Projects (PSN). Banking performance is anticipated to
surplus neraca perdagangan, regulasi pemerintah yang remain stable, with an increase in third-party funds (DPK) and a
akomodatif, serta pembangunan Proyek Strategis Nasional continued expansion of credit distribution, particularly in sectors
(PSN). Kinerja perbankan diperkirakan akan tetap stabil, that generate significant multiplier effects and can absorb
seiring dengan meningkatnya DPK dan penyaluran kredit substantial labor, such as wholesale trade and manufacturing.
yang terus ekspansif, terutama ke sektor-sektor dengan efek
ganda yang besar dan mampu menyerap banyak tenaga kerja,
seperti sektor perdagangan besar dan industri pengolahan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator terus The Financial Services Authority (OJK), as the regulatory body,
mendorong kemudahan akses penyaluran kredit dan continues to promote accessible credit and financing for micro,
pembiayaan untuk UMKM melalui serangkaian regulasi small, and medium enterprises (MSMEs) through a series of
dan kebijakan yang berfokus pada analisis pembiayaan, regulations and policies focused on financing analysis, risk
manajemen risiko, dan penyelesaian kredit. OJK juga management, and credit resolution. OJK has also initiated
meluncurkan program-program untuk meningkatkan akses programs to enhance financing access for MSMEs, including the
pembiayaan UMKM, seperti Gerakan Nasional Bangga National Movement for Proudly Made in Indonesia, Proud to
Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas Travel in Indonesia (Gernas BBI-BBWI), Credit/Financing Against
BBI-BBWI), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/ Loan Sharks (K/PMR), and Credit/Financing for Priority Sectors
PMR), dan Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas (KPSP). (KPSP). These initiatives aim to bolster national economic
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan resilience and growth by empowering MSMEs. Furthermore, OJK
pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan encourages banks to meet the growing demand for small-scale
UMKM. Selain itu, OJK meminta bank untuk memperhatikan consumer credit products, such as Buy Now Pay Later (BNPL),
kebutuhan masyarakat akan kredit konsumtif skala kecil, while adhering to the principles of prudence and consumer
seperti Buy Now Pay Later (BNPL), dengan tetap menjaga protection.
prinsip kehati-hatian dan perlindungan terhadap konsumen.
OJK mengimbau perbankan untuk mempertahankan OJK urges banks to maintain an optimal funding composition
komposisi pendanaan yang optimal melalui peningkatan by increasing the share of low-cost funds, expanding product
proporsi dana murah, memperluas produk dalam rangka offerings to deepen the financial market, and strategically
BANK SULSELBAR
217
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 218
pendalaman pasar keuangan, serta mengelola likuiditas managing liquidity by considering future economic projections.
secara strategis dengan mempertimbangkan proyeksi This approach is essential to ensure a balance between assets
perkembangan perekonomian di masa depan untuk and liabilities and to avoid mismatches between short-term
memastikan keseimbangan antara aset dan kewajiban, funding and long-term financing.
dan menghindari mismatch pendanaan jangka pendek dan
pembiayaan jangka panjang.
Terkait penguatan regulasi, OJK telah menerbitkan beragam Regarding regulatory enhancements, the OJK has implemented
ketentuan perbankan dalam bentuk Peraturan maupun various banking provisions through OJK Regulations and
Surat Edaran OJK yang bertujuan untuk memperkuat Circulars aimed at bolstering the performance of the banking
kinerja industri perbankan agar fungsi intermediasi terus industry, ensuring that the intermediation function continues
tumbuh positif diikuti dengan penguatan likuiditas. Dalam to grow positively alongside strengthened liquidity. To enhance
hal penguatan likuiditas perbankan, OJK menerbitkan banking liquidity, the OJK has established a comparable and
ketentuan dengan menetapkan rasio likuiditas jangka reliable short-term liquidity ratio applicable to all Conventional
pendek yang comparable dan reliable bagi seluruh Bank Commercial Banks, including Bank Groups based on Core Capital
Umum Konvensional (termasuk Kelompok Bank berdasarkan (KBMI) 1 Non-Foreign, in accordance with international standards
Modal Inti (KBMI) 1 Non Asing) serta selaras dengan standar (Basel). This includes POJK Number 19 of 2024, which amends
internasional (Basel), yaitu POJK Nomor 19 Tahun 2024 POJK Number 42/POJK.03/2015 concerning the obligation to
tentang Perubahan atas POJK Nomor 42/POJK.03/2015 fulfill the Liquidity Coverage Ratio (LCR) for Commercial Banks,
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas and POJK Number 20 of 2024, which amends POJK Number
(Liquidity Coverage Ratio/LCR) bagi Bank Umum serta 50/POJK.03/2017 concerning the obligation to fulfill the Net
POJK Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perubahan atas POJK Stable Funding Ratio for Commercial Banks.
Nomor 50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) bagi
Bank Umum.
Dalam rangka mendorong sektor perbankan memiliki To encourage the banking sector to maintain robust capital
permodalan yang kuat, sejak diterbitkannya POJK tentang levels, the issuance of the POJK on General Bank Consolidation
Konsolidasi Bank Umum, jumlah bank yang memenuhi modal has led to a significant annual increase in the number of banks
inti minimum mengalami peningkatan yang akseleratif setiap meeting the minimum core capital requirements. According
tahunnya. Sesuai dengan POJK dimaksud, pemenuhan Modal to the POJK, the fulfillment of the Minimum Core Capital for
Inti Minimum BPD dapat dilakukan dengan pemenuhan Regional Development Banks (BPD) can be achieved by either
modal inti minimum Rp3 triliun maupun dengan pembentukan meeting the minimum core capital requirement of IDR 3 trillion
Kelompok Usaha Bank (KUB) bagi BPD yang belum mencapai or forming a Bank Business Group (KUB) for BPDs that have
modal inti Rp3 triliun. Saat ini terhadap BPD yang telah not yet reached this threshold. Currently, five BPDs that have
mencapai Rp1 triliun namun belum mencapai Rp3 triliun, 5 reached IDR 1 trillion but have not yet attained IDR 3 trillion
(lima) BPD telah membentuk KUB, dan sisanya dalam proses have formed KUBs, while others are in the process of completing
penyelesaian proses administrasi KUB. the KUB administrative requirements.
OJK mengeluarkan surat pembinaan kepada perbankan The OJK has issued guidance to banks, emphasizing the need to
untuk memperhatikan serta mempertimbangkan consider both global and domestic developments when preparing
perkembangan situasi global dan domestik dalam the Bank Business Plan (RBB) for 2025-2027. This includes
penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025-2027, developing strategies to enhance both the quantity and quality
termasuk menyusun strategi peningkatan kuantitas dan of credit distribution within the MSME segment. Additionally,
kualitas penyaluran kredit di segmen UMKM. OJK juga telah the OJK has provided guidance to banks to improve the quality
mengeluarkan surat pembinaan kepada perbankan untuk of risk management and Governance in their credit distribution
meningkatkan kualitas pengelolaan risiko dan tata kelola partnerships with peer-to-peer lending financial technology
kerja sama penyaluran kredit dengan perusahaan financial companies.
technology peer-to-peer lending.
BANK SULSELBAR
218
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 219
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Analisis Posisi Bank Sulselbar dalam Analysis of Bank Sulselbar’s Position in
Industri Perbankan the Banking Industry
Bank Sulselbar memiliki posisi yang kuat dalam industri Bank Sulselbar maintains a leading position in the South
perbankan Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Sulawesi and West Sulawesi banking landscape., particularly
Selatan dan Sulawesi Barat. Keunggulan Bank Sulselbar in the South Sulawesi and West Sulawesi regions. The bank’s
terletak pada pemahaman mendalam terhadap pasar lokal strengths are attributed to its profound understanding of the
serta jaringan luas yang dimilikinya di daerah. Namun, bank local market and its extensive regional network. However, it also
ini juga menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat encounters challenges from intense competition and limited
dan keterbatasan sumber daya. Untuk terus berkembang resources. To sustain growth and strengthen its competitive
dan meningkatkan daya saing, Bank Sulselbar perlu edge, Bank Sulselbar must capitalize on regional economic
memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi daerah, growth opportunities, innovate its product and service offerings,
mengembangkan produk dan layanan baru, menjalin kerja establish collaborations with external partners, and digitize its
sama dengan pihak lain, serta melakukan digitalisasi layanan. services.
Selama tahun 2024 bank Sulselbar berhasil mendapatkan In 2024, Bank Sulselbar was honored with national awards
penghargaan tingkat nasional yang diberikan dalam pertemuan at the annual meeting of Bank Indonesia. The Bone Branch of
tahunan bank Indonesia. Penghargaan pertama diberikan Bank Sulselbar received two awards: one for the Best National
untuk Bank Sulselbar Cabang Bone sebagai Kas Titipan Cash Deposit in the Field of National Cash Deposit Rupiah
Terbaik Nasional di Bidang Pengelolaan Uang Rupiah Kas Management and another as a Strategic Partner Supporting the
Titipan Nasional dan penghargaan keduanya adalah diberikan Electronification Acceleration of Transactions for the Regional
untuk Bank Sulselbar Cabang Bone sebagai Kas Titipan Government of West Sulawesi Province. Additionally, the
Terbaik Nasional di Bidang Pengelolaan Uang Rupiah Kas President Director of Bank Sulselbar was recognized as one of the
Titipan Nasional serta penghargaan sebagai Mitra Strategis TOP 100 CEOs at the ‘Top 100 CEO & The 200 Future Leaders
Pendukung Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Forum 2024’ event organized by Infobank Media Group.
Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2024. Sementara itu
Dirut bank sulselbar mendapatkan penghargaan sebagai
salah satu TOP 100 CEO dalam ajang ‘Top 100 CEO & The 200
Future Leaders Forum 2024’. Penghargaan ini diselenggarakan
oleh Infobank Media Group.
Bank Sulselbar yang berada dalam kelompok bank dengan As a member of the KBMI category 1 (banks with core capital
kategori KBMI 1 (bank dengan modal inti kurang dari 6 of less than 6 trillion rupiah), Bank Sulselbar has demonstrated
Triliun rupiah), memiliki perkembangan kinerja yang baik strong performance development compared to the average
dibandingkan dengan rata-rata kinerja perbankan dengan performance of category 1 banks and the overall banking
kategori 1 dan industri perbankan secara keseluruhan industry, as illustrated in the following table:
seperti yang terlihat pada tabel berikut:
Kelompok Bank
Industri Perbankan
Kinerja Bank Sulselbar Berdasarkan Modal Performance
(Nov-24)
Inti KBMI 1 (Nov-24)
Aset 5,55% 4,17% 4,83% Asset
Kredit 4,22% 6,27% 4,85% Loan
DPK 0,20% 6,02% 5,13% Customer Deposti
Laba Bersih -1,39% -23,62% -2,54% Net Profit
Pendapatan Bunga Bersih -1,76% -10,43% -5,70% Net Interest Income
Sumber: statistik perbankan Indonesia November 2024 Source: Indonesian banking statistics November 2024
BANK SULSELBAR
219
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 220
Secara umum, rasio kinerja Bank Sulselbar per Desember As of December 2024, Bank Sulselbar has demonstrated a
2024 pada beberapa komponen tergolong lebih baik performance ratio that surpasses that of the banking industry
dibandingkan rasio kinerja industri perbankan maupun and the KBMI I group across several key components. The Net
kelompok KBMI I. Rasio NIM Bank Sulselbar per Desember Interest Margin (NIM) ratio for Bank Sulselbar was recorded at
2024 sebesar 5,30%, lebih tinggi dibandingkan dengan 5.30%, exceeding the Banking Industry’s ratio of 4.69% and the
Industri Perbankan yang sebesar 4,69% dan KBMI I yang KBMI I group’s ratio of 4.48%. Furthermore, Bank Sulselbar’s
sebesar 4,48%. Demikian pula dengan BOPO Bank Sulselbar Operating Expense to Operating Income (BOPO) ratio stood at
per Desember 2024 sebesar 73,95% yang juga lebih baik 73.95%, which is more favorable than the Banking Industry’s
dari Industri perbankan dan KBMI masing-masing sebesar 79.97% and the KBMI group’s 90.69%. In terms of gross Non-
79,97% dan 90,69%. Dari sisi NPL Gross dibandingkan Performing Loans (NPL), Bank Sulselbar also performed better
dengan kelompok industri perbankan maupun kelompok than the KBMI I bank group, with a gross NPL ratio of 2.49%.
bank KBMI I, NPL Gross Bank Sulselbar per Desember 2024
lebih baik daripada kelompok bank KBMI I.
Kelompok Bank Berdasarkan Modal
Kinerja Bank Sulselbar Industri Perbankan (Nov-24)
Inti KBMI 1 (Nov-24)
CAR 28,43% 31,80% 26,93%
BOPO 73,95% 90,69% 79,97%
LDR/ LFR 116,24% 81,90% 87,54%
NIM 5,30% 4,48% 4,69%
ROA 2,54% 0,99% 2,73%
NPL Gross 2,49% 2,90% 2,19%
Sumber: statistik perbankan Indonesia November 2024 Source: Indonesian banking statistics November 2024
BANK SULSELBAR
220
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 221
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Operasional
Operational Review
Tinjauan operasional Bank Sulselbar selama tahun 2024 Bank Sulselbar’s operational review during 2024 shows complex
menunjukkan dinamika yang kompleks, dengan pencapaian dynamics, with positive achievements in several areas but also
positif di beberapa area namun juga menghadapi tantangan facing significant challenges. In general, the bank showed growth
yang signifikan. Secara umum, bank ini menunjukkan in its financial intermediation function, but experienced pressure
pertumbuhan dalam fungsi intermediasi keuangannya, on profitability.
namun mengalami tekanan pada profitabilitas.
Dari sisi penghimpunan dana, Bank Sulselbar mencatatkan In terms of fund collection, Bank Sulselbar recorded strong
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang kuat. Pada growth in Third Party Funds (TPF). In 2024, TPF grew 3.02%
tahun 2024, DPK tumbuh 3,02% menjadi Rp20.132 juta. to IDR20,132 million. This growth was driven by a significant
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan signifikan increase in savings and deposits, which grew 10.88% and 7.93%
pada tabungan dan deposito, yang masing-masing tumbuh respectively. This indicates strong public trust in Bank Sulselbar.
10,88% dan 7,93%. Hal ini mengindikasikan kepercayaan
masyarakat yang kuat terhadap Bank Sulselbar.
Dalam penyaluran kredit, Bank Sulselbar juga mencatatkan In terms of credit distribution, Bank Sulselbar also recorded
pertumbuhan yang positif. Pada tahun 2024, kredit yang positive growth. In 2024, credit disbursed reached IDR23,441.98
disalurkan mencapai Rp23.441.98 juta, meningkat 4,64% million, an increase of 4.64% compared to the previous year. This
dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini juga growth was also accompanied by an increase in sharia financing
diiringi oleh peningkatan pembiayaan syariah sebesar 7,68% by 7.68% to IDR1,535,131 million. Credit quality is also well
menjadi Rp1.535.131 juta. Kualitas kredit juga terjaga maintained, as reflected in the gross NPL ratio of 2.49% at the
dengan baik, tercermin dari rasio NPL Gross 2,49% diakhir end of 2024.
tahun 2024.
Namun, di sisi profitabilitas, Bank Sulselbar mengalami However, in terms of profitability, Bank Sulselbar experienced a
penurunan. Laba bersih pada 2024 tercatat sebesar decline. Net profit in 2024 was recorded at IDR657,659 billion,
Rp657.659 miliar, turun 1,39% dibandingkan periode yang down 1.39% compared to the same period the previous year.
sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan This decline was mainly due to an increase in interest expenses,
oleh peningkatan beban bunga, peningkatan rasio BOPO, an increase in the BOPO ratio, and a decrease in the Net
dan penyusutan Net Interest Margin (NIM). Faktor-faktor Interest Margin (NIM). External factors such as global economic
eksternal seperti ketidakpastian ekonomi global, inflasi, uncertainty, inflation, and fluctuations in the benchmark interest
dan fluktuasi suku bunga acuan turut berkontribusi pada rate also contributed to this profitability pressure.
tekanan profitabilitas ini.
Dalam merespons tantangan ini, Bank Sulselbar terus In responding to this challenge, Bank Sulselbar continues to strive
berupaya meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat to improve operational efficiency, strengthen risk management,
manajemen risiko, dan mengembangkan produk dan layanan and develop innovative products and services. The bank also
yang inovatif. Bank juga fokus pada peningkatan inklusi focuses on increasing financial inclusion by expanding access
keuangan melalui perluasan akses layanan, terutama di to services, especially in areas that have not been reached.
daerah-daerah yang belum terjangkau. Selain itu, Bank In addition, Bank Sulselbar also seeks to encourage credit
Sulselbar juga berupaya mendorong penyaluran kredit ke distribution to productive sectors such as agriculture, trade, and
sektor-sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan MSMEs to support regional economic growth.
UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
BANK SULSELBAR
221
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 222
Sejalan dengan inisiasi strategis tersebut, Bank Sulselbar In line with this strategic initiative, Bank Sulselbar will
akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi bersama continue to increase synergy and collaboration with all regional
seluruh pemerintah daerah, termasuk pemerintah provinsi governments, including provincial and city/district governments,
dan kota/kabupaten, untuk menciptakan kemudahan layanan to create convenience for regional financial services in order to
keuangan daerah dalam rangka meningkatkan kontribusi increase the contribution of Regional Original Income (PAD) for
Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kemajuan Provinsi the progress of South Sulawesi and West Sulawesi Provinces as
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat secara menyeluruh. a whole.
Secara keseluruhan, operasional Bank Sulselbar pada tahun Overall, Bank Sulselbar’s operations in 2024 show a combination
2024 menunjukkan kombinasi antara pertumbuhan dan of growth and challenges. The bank has succeeded in increasing
tantangan. Bank berhasil meningkatkan penghimpunan fund collection and credit distribution, but is facing pressure on
dana dan penyaluran kredit, namun menghadapi tekanan profitability. Strategic efforts continue to be made to overcome
pada profitabilitas. Upaya-upaya strategis terus dilakukan challenges and improve the bank’s performance in the future.
untuk mengatasi tantangan dan meningkatkan kinerja bank
di masa depan.
BANK SULSELBAR
222
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 223
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Strategi Bank
Bank Strategy
Pada tahun 2024, strategi pengembangan bisnis Bank In 2024, Bank Sulselbar’s business development strategy will
Sulselbar akan berfokus pada beberapa sasaran strategis focus on several strategic targets to support the bank’s growth,
untuk mendukung pertumbuhan bisnis bank, sebagai as follows:
berikut: a. Ensuring quality credit distribution;
a. Memastikan penyaluran kredit yang berkualitas; b. Strengthening the allocation of productive credit to key and
b. Memperkuat penyaluran kredit produktif sektor usaha potential business sectors;
unggulan dan potensial; c. Enhancing competitive fundraising costs;
c. Meningkatkan penghimpunan dana berbiaya kompetitif; d. Advancing the development of sharia business through
d. Meningkatkan pengembangan bisnis syariah melalui organic growth;
organic growth; e. Maintaining operational efficiency;
e. Terjaganya operasional bank yang efisien; f. Increasing financial inclusion by expanding modern delivery
f. Meningkatkan inklusi finansial melalui perluasan delivery channels;
modern channel; g. Enhancing the effectiveness of marketing communications;
g. Meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran; h. Improving Governance and compliance;
h. Meningkatkan tata kelola dan kepatuhan yang efektif; i. Strengthening business and corporate risk management;
i. Memperkuat pengelolaan risiko bisnis dan korporat; j. Standardizing work processes to meet Service Level
j. Memastikan standarisasi kerja untuk pemenuhan SLA; Agreements (SLA);
k. Menguatnya kemitraan strategis dengan Pemda untuk k. Strengthening strategic partnerships with local governments
Pembangunan daerah; for regional development;
l. Meningkatnya corporate branding yang positif; l. Enhancing positive corporate branding;
m. Mengembangkan kompetensi strategis untuk posisi m. Developing strategic competencies for key positions;
kunci; n. Optimizing Human Resources management capabilities;
n. Mengoptimalkan kapabilitas pengelolaan SDM; o. Reinforcing the internalization of the “Prime Priority” work
o. Memperkuat internalisasi budaya kerja “Prioritas Prima”. culture.
Rencana pengembangan organisasi Bank Sulselbar tahun Bank Sulselbar’s organizational development plan for 2024
2024 akan diselaraskan dengan penyempurnaan struktur will align with the refinement of the organizational structure
organisasi yang telah di tetapkan di tahun 2023. Rencana established in 2023. The follow-up action will involve
tindak lanjut yang akan dilakukan yakni melakukan upaya systematically evaluating the existing organizational structure to
penguatan struktur organisasi dengan melakukan evaluasi assess its effectiveness, efficiency, and interrelationships among
struktur organisasi yang telah disusun sebelumnya various elements. This refinement process is crucial to ensuring
secara sistematis dengan menilai efektivitas, efisiensi, that the organization remains relevant, efficient, and capable
dan keterkaitan elemen-elemen dalam suatu organisasi. of achieving the bank’s business objectives. Adjustments to the
Penyempurnaan struktur organisasi ini merupakan structure will be tailored to the specific needs and context of
proses penting untuk memastikan bahwa organisasi tetap Bank Sulselbar.
relevan, efisien, dan mampu mencapai tujuan bisnis bank.
Penyempurnaan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan
konteks spesifik Bank Sulselbar.
Selain itu, dalam pengembangan organisasi bank akan Additionally, the development of the bank organization will
dilakukan pengklasifikasian kelas kantor cabang dengan include a classification of branch office tiers aimed at enhancing
tujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan the effectiveness, efficiency, and responsiveness of branch
responsivitas kantor cabang terhadap kebutuhan nasabah offices to customer and market demands. This classification
dan pasar. Klasifikasi kantor cabang ini dilakukan dengan will be based on several performance metrics and other internal
mengukur beberapa komponen pencapaian kantor cabang and external factors that support branch offices in achieving
BANK SULSELBAR
223
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 224
serta faktor-faktor lain baik internal maupun ekternal yang their respective targets. The classification process will occur
mendukung kantor cabang dalam upaya pencapaian target periodically, with a minimum interval of three years following the
masing-masing. Klasifikasi ini dilakukan secara periodik previous assessment. The focus of Bank Sulselbar’s organizational
dengan rentan waktu minimal 3 (tiga) tahun terakhir setelah development will also be on strengthening its Human Capital.
perhitungan klasifikasi kelas kantor cabang sebelumnya.
Pengembangan organisasi Bank Sulselbar juga difokuskan
pada upaya memperkuat Sumber Daya Manusianya.
Strategi yang dapat dilakukan sebagai upaya bersama untuk The strategy that can be carried out as a joint effort to strengthen
penguatan budaya perusahaan adalah dengan melakukan corporate culture is to strengthen BSSB Way 135, namely a joint
penguatan BSSB Way 135 yaitu tekad bersama untuk determination to implement 1 (one) vision through the execution
mengimplementasikan 1 (satu) visi melalui eksekusi 3 (tiga) of 3 (three) missions based on 5 (five) work culture behaviors
misi dengan landasan 5 (lima) perilaku budaya kerja yang which can be described as follows:
dapat digambarkan sebagai berikut:
BSSB WAY 135
1 Tekad mewujudkan visi dengan 3 langkah dan 5 karakter untuk memimpin
perubahan tahun 2025
VISI
Menjadi Bank Kebanggan dan terkemuka untuk Membangun Kawasan Timur Indonesia
MISI
Memberikan solusi jasa
keuangan yang inovatif kepada Mitra utama bagi UMKM untuk
Mitra stretegis pemda dalam
pemerintah dan masyarakat menggerakan kesinambungan
pembangunan daerah
berlandaskan Layanan Prima dan sektor rill
Prinsip kehati-hatian
LAYANAN
PROFESIONAL INOVASI KERJASAMA INTEGRITAS
PRIMA
Berdasarkan gambar diatas, Prioritas Prima sebagai Corporate A collaborative strategy to enhance corporate culture will involve
Value Bank di-cascading menjadi 13 sikap perilaku pegawai reinforcing the BSSB Way 135, which signifies a collective
yang diharapkan dapat diimplentasikan dalam kehidupan commitment to executing one vision through three missions
sehari-hari. Adapun tema yang diusung untuk tahun 2024 based on five work culture behaviors, outlined as follows: The
yaitu Strengthening Performance. Strengthening Performance theme for 2024 is “Strengthening Performance,” aimed at
merupakan bentuk aktualisasi untuk meningkatkan kinerja actualizing improvements in employee performance through:
pegawai terhadap perusahaan melalui :
1. Pegawai mengimplementasikan BSSB Way 135 untuk 1. Implementation of BSSB Way 135 to enhance individual and
meningkatkan kinerja individu dan tim; team performance;
BANK SULSELBAR
224
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 225
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2. Tersedianya best practice internal dari implementasi 2. Availability of internal best practices derived from the BSSB
BSSB Way 135; Way 135 implementation;
3. Partisipasi pegawai dalam knowledge management; 3. Encouragement of employee participation in knowledge
4. Mengembangkan BSSB Way 135 Award yang berorientasi management;
pada pencapaian kinerja berbasis risiko; 4. Development of the BSSB Way 135 Award, oriented towards
5. Target indeks transformasi budaya adalah 3.75; achieving risk-based performance;
6. Mengadopsi digital culture ke dalam corporate culture 5. Targeting a cultural transformation index of 3.75;
berdasarkan reference framework inisiatif strategis tahun 6. Incorporating digital culture into corporate culture based on
2024. the 2024 strategic initiative framework.
Tahun 2024 hingga tahun 2026 Divisi Teknologi Informasi From 2024 to 2026, the Information Technology Division of
Bank Sulselbar akan melanjutkan rencana strategis bank Bank Sulselbar will continue to implement the bank’s strategic
dalam hal mendukung layanan bank berbasis digital (Digital plan related to supporting digital-based banking services (Digital
banking) dengan menggunakan metode best-worst method Banking) leveraging the Best-Worst Method (BWM), recognized
yang mana merupakan salah satu metode yang paling akurat for its accuracy in yielding superior results compared to previous
dengan memberikan hasil yang paling baik dibandingkan methodologies, including the Analytical Hierarchy Process (AHP).
dengan hasil sebelumnya termasuk Analytical Hierarchy This method aims to enhance the efficiency and effectiveness of
Process (AHP). Penerapan metode ini dilakukan untuk services provided to customers through new technology, ensuring
meningkatkan proses dan efisiensi serta efektifitas layanan high-quality services and integrated system development.
yang diberikan kepada nasabah dengan menggunakan
teknologi baru. Untuk menyediakan layanan berkualitas
tinggi dan pengembangan terintegrasi dari system partner
bank sehingga memaksimalkan kinerja dan menciptakan
ekosistem terhadap bank.
Selain dukungan terhadap digital banking, pengembangan TI In addition to facilitating Digital Banking, IT development will
juga berfokus pada percepatan dan penyelarasan produk- also prioritize the acceleration and alignment of digital-based
produk berbasis digital. Di tahun 2023 TI telah memberikan products. In 2023, IT provided comprehensive support for the
dukungan penuh terhadap pengembangan syariah berbasis development of digital-based sharia products, including ZIS and
digital antara lain ZIS dan Murabahah Emas di Mobile Banking, Murabahah Gold in Mobile Banking, alongside integrations with
kemudian integrasi – integrasi ke Lembaga syariah seperti sharia institutions such as the Ministry of Religion in coordinating
Kemenag dalam pengelenaggaraan haji dan asuransi – the Hajj and sharia-based insurance initiatives. Between 2024
asuransi yang berbasis syariah. Adapun di tahun 2024 – 2026, and 2026, IT will focus on supporting the “Sharia First” program
TI berfokus untuk mendukung program atau rencana “Sharia to expedite development and implementation.
First” serta memberikan akselerasi agar pengembangan dan
implementasi dapat dilakukan secara cepat.
Divisi Teknologi Informasi diharapkan dapat The Information Technology Division is expected to cultivate
mengembangkan ekosistem layanan IT berupa sarana an IT service ecosystem encompassing electronic facilities and
dan transaksi elektronik yang memudahkan nasabah transactions that enhance customer access to both transactional
untuk melakukan akses baik yang bersifat transaksi and informational bank services and products. This initiative aims
maupun bersifat informasi layanan dan produk bank, to facilitate government access to transaction processes, ensuring
serta memudahkan bagi pemerintahan dalam mengakses product development engages all stakeholders and customers
transaksi, baik transaksi pengeluaran maupun transaksi from upstream to downstream, thereby delivering best-in-class
penerimaan, sehingga pengembangan produk yang services. One of the key strategies involves the implementation
dilakukan dapat menyentuh seluruh stakeholders dan of Open Banking API platform, which aims to generate mutual
nasabah dari hulu hingga ke hilir sehingga menciptakan benefits for both the bank and third-party partners.
suatu layanan yang optimal bagi semua pihak. Salah satu
strategi tersebut adalah implementasi open API yang
bertujuan agar pihak ketiga / partner bank mendapatkan
keuntungan baik dari sisi bank maupun dari pihak ketiga.
BANK SULSELBAR
225
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 226
Aspek Pemasaran
Marketing Strategy Overview
Dalam menghadapi tingginya kompetisi di industri perbankan In the face of intense competition within the banking sector and
dan beragamnya kebutuhan nasabah, aspek pemasaran the diverse needs of customers, the marketing aspect is crucial
menjadi salah satu hal penting bagi Bank Sulselbar. Untuk for Bank Sulselbar. To enhance the competitiveness of its Human
meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia, bidang Capital, the marketing division is prioritized through structured
pemasaran difokuskan melalui program pendidikan dan and sustainable education and training programs.
pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Bank Sulselbar secara konsisten berkomitmen untuk Bank Sulselbar is steadfastly committed to increasing its market
meningkatkan pangsa pasarnya dengan melaksanakan share by implementing more aggressive and effective marketing
strategi pemasaran yang lebih agresif dan efektif di wilayah strategies across existing regions and market segments.
serta segmen pasar yang sudah ada. Selain itu, kami juga Additionally, we actively seek to identify and cultivate new
berupaya mengidentifikasi dan mengembangkan segmen potential market segments beyond our established marketing
pasar potensial baru di luar area pemasaran yang telah areas. Continuous innovation in product and service offerings
ditentukan. Kami terus berinovasi dalam pengembangan remains a priority, including the modification of existing offerings,
produk dan jasa, termasuk melakukan modifikasi terhadap remains a priority.
produk dan jasa yang sudah ada saat ini.
Strategi dalam pengembangan bisnis yang dijalankan The business development strategy currently being implemented
adalah penetrasi pasar melalui penguatan pemasaran kredit focuses on market penetration by strengthening consumer
konsumtif di kalangan instansi Pemerintah Daerah Provinsi credit marketing among Regional Government agencies in South
Sulselbar. Sulawesi and West Sulawesi Provinces.
Pengembangan bisnis utama akan didukung oleh strategi This primary business development initiative will be supported by
terintegrasi dalam pengembangan produk dan pemasaran. an integrated strategy encompassing product development and
Fokus utama mencakup pengembangan produk dan layanan marketing. Key focuses include the development of information
berbasis teknologi informasi, peningkatan kualitas layanan, technology-based products and services, enhancing service
serta kemudahan akses bagi nasabah. Selain itu, kami akan quality, and improving customer access. Furthermore, we will
menyusun rencana pemasaran dan penempatan merek (brand develop an effective marketing and brand positioning plan for
positioning) yang efektif untuk Bank Sulselbar. Bank Sulselbar.
Untuk mempercepat pemasaran produk digital, Bank To expedite the marketing of digital products, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah membentuk tim Digital banking di setiap unit established a Digital Banking team within each work unit. Each
kerja. Dalam upaya mengakuisisi merchant QRIS, setiap unit unit is assigned targets for onboarding QRIS merchants. The
kerja diberikan target. Dukungan seluruh pemegang saham collaboration and support of all stakeholders, along with synergy
dan sinergi dengan pemerintah daerah terbukti efektif dalam with local governments, have proven effective across various
berbagai aspek, antara lain kolaborasi bisnis, integrasi sistem aspects, including business collaboration, IT system integration,
TI, sinergi digitalisasi, kolaborasi produk syariah, peningkatan digitalization efforts, sharia product partnerships, capacity
kapasitas sumber daya manusia, serta penyelarasan untuk building for human resources, and the alignment of banking
penguatan kebijakan perbankan yang mendorong inovasi dan policies to foster innovation and enhance bank performance.
pertumbuhan kinerja bank.
Pertumbuhan bisnis dan layanan yang dihasilkan dari sinergi The growth of businesses and services stemming from our ongoing
dan kolaborasi yang saat ini telah berjalan mencakup BI-Fast, collaboration and synergy includes initiatives such as BI-Fast,
Agen Laku Pandai, layanan penerimaan pajak daerah, layanan Agen Laku Pandai, regional tax revenue services, trade finance
BANK SULSELBAR
226
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 227
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
trade finance service, serta produk syariah, seperti Dana services, and sharia products, including Umrah Advance Funds,
Talangan Umroh, Tabungan Haji, dan Tabungan Emas. Kerja Hajj Savings, and Gold Savings. Collaborative efforts extend to all
sama juga dilakukan dengan seluruh instansi vertikal, baik vertical agencies, including state institutions and agencies in the
lembaga/institusi negara yang berada di daerah, seperti TNI, regions, such as the TNI, Polri, and BUMN.
Polri, dan BUMN.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menetapkan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) has assigned an idA+
peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk PT Bank rating with a stable outlook to PT Bank Pembangunan Daerah
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar). This decision
(Bank Sulselbar). Keputusan tersebut juga berlaku untuk also applies to Bank Sulselbar’s outstanding bonds. According to
surat utang Bank Sulselbar yang masih beredar. Menurut Pefindo, the idA+ rating reflects a stable outlook for the company.
Pefindo, peringkat idA+ yang diberikan kepada Bank
Sulselbar didasarkan pada prospek stabil untuk peringkat
perusahaan tersebut.
Peringkat ini mencerminkan posisi usaha yang kuat, didukung The ratings indicate a strong business position, supported by
oleh pasar captive yang solid, tingkat permodalan yang a solid captive market, very strong capitalization, and stable
sangat kuat, dan indikator kualitas aset yang stabil. Namun, asset quality indicators. However, the ratings are constrained
peringkat tersebut terbatas oleh sumber pendanaan yang by concentrated funding sources from local governments and
terkonsentrasi dari pemerintah daerah dan institusi, serta institutions, as well as increasing competition in the productive
persaingan yang semakin ketat di segmen kredit produktif. credit segment.
Pefindo menegaskan bahwa peringkat dapat ditingkatkan Pefindo stated that the rating could be upgraded if Bank Sulselbar
jika Bank Sulselbar mampu secara signifikan meningkatkan can significantly enhance its business position and funding
posisi bisnis dan struktur pendanaan secara konsisten, structure consistently while improving financial performance,
sambil memperbaiki kinerja keuangan, terutama dalam particularly in asset quality and profitability indicators.
indikator kualitas aset dan profitabilitas. Pefindo juga Conversely, they may lower the rating if Bank Sulselbar’s business
menjelaskan bahwa mereka dapat menurunkan peringkat and financial performance experiences a material decline.
jika kinerja bisnis dan keuangan Bank Sulselbar mengalami
penurunan yang material.
BANK SULSELBAR
227
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 228
Strategi Pemasaran
Corporate Website Information
Strategi Pemasaran dalam pengembangan bisnis bank Sulselbar The marketing strategy for developing Bank Sulselbar’s business
yang dijalankan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: in 2024 is as follows:
1. Upaya merealisasikan strategi usaha, Divisi Teknologi 1. To implement the business strategy, the Information
Informasi berfokus pada beberapa aspek seperti Technology Division will concentrate on several aspects,
categorization of product, Ranking of Alternatives according including product categorization, ranking alternatives
to the importance of criteria, Agile Product Configuration according to the importance of criteria, enhancing Agile
Enhancement serta synergize with internal and external Product Configuration, and synergizing with internal and
parties. external parties.
2. Pengkategorian produk merupakan hal awal untuk 2. Product categorization serves as the initial step to facilitate
dapat menjalankan realisasi pengembangan, mengingat effective development, addressing the siloed development
seringkali terjadi pengembangan secara silo oleh that often occurs among internal stakeholders, which can
stakeholder internal sehingga produk tidak dapat berjalan hinder product performance. Similarly, the Ranking of
secara maksimal. Begitu juga terhadap Ranking of Alternatives method will allow IT to prioritize support for the
Alternatives according to the importance of criteria, dengan bank’s business, accelerating implementation.
melakukan metode tersebut, TI dapat mengetahui
prioritas dukungan terhadap bisnis bank sehingga
akselerasi dapat dilakukan lebih cepat.
3. Dengan memberikan dukungan kepada internal bank 3. By supporting internal stakeholders, we aim to enhance
akan meningkatkan kinerja bank secara keseluruhan the overall performance of the bank by providing solutions
dengan memberikan solusi yang dapat memberikan that yield benefits for the institution. Additionally, we will
benefit untuk bank sendiri. Selain itu, percepatan accelerate integrations with bank partners to maximize
integrasi-integrasi terhadap mitra bank juga dilakukan service delivery. One initiative includes Open Banking, which
untuk memaksimalkan layanan yang diberikan. Salah enables collaboration with third parties, particularly in
satunya adalah Open Banking yang mana bank akan various digital services, allowing application developers to
membuka jalan untuk membangun kerjasama dengan connect securely with bank customers.
pihak ketiga, khususnya berbagai jenis layanan digital.
Hal ini membuat pihak pengembang aplikasi bisa
terhubung dengan nasabah bank secara aman.
4. Upaya mewujudkan realisasi strategi pengembangan 4. To realize the development strategy for electronic facilities
pada sarana dan transaksi elektronik dengan memberikan and transactions, IT is developing a Super-App Platform and
kemudahan kepada nasabah dalam bertransaksi, TI Omni Channels while reinforcing Open Banking to enhance
melakukan pengembangan Super apps dan Omni Channel the services provided to partners, both local government and
serta penguatan Open Banking untuk meningkat layanan private sectors.
yang diberikan oleh bank kepada mitra baik itu pemda
maupun swasta.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Third-Party Funds Strategy
Upaya strategis yang akan dilakukan untuk merealisasikan Strategic efforts to achieve the 2024 funding plan, in accordance
rencana pendanaan tahun 2024 berdasarkan Kebijakan with the 2024 General Policy of the Board of Directors, include:
Umum Direksi Tahun 2024, sebagai berikut :
1. Sinergi dengan Divisi Usaha Syariah dalam penyampaian 1. Synergizing with the Sharia Business Division to encourage
kepada petugas bank untuk mengutamakan dan bank officers to prioritize the marketing and sales of sharia
memprioritaskan pemasaran dan penjualan produk products in conventional branches.
syariah di cabang-cabang konvensional.
BANK SULSELBAR
228
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 229
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2. Focus Group Discussion (FGD) bersama rekan-rekan 2. Conducting Focus Group Discussions (FGDs) with branch
cabang serta unit kerja terkait untuk mendapatkan colleagues and related work units to gather insights and an
informasi, insight, dan gambaran kondisi pasar bisnis di overview of market conditions in each region.
masing-masing daerah.
3. Menitikberatkan pembobotan capaian penjualan produk 3. Emphasizing the weighting of sales achievements of sharia
syariah lebih besar dari produk konvensional melalui products to be greater than conventional products through
perancangan metode penilaian (score card) khususnya the design of assessment methods (score cards), especially
untuk kebutuhan KPI yang termonitor secara digital for KPI needs that are monitored digitally through the
melalui implementasi aplikasi MACCA (sales app). implementation of the MACCA application (sales app).
4. Program marketing menggunakan skema mirroring yaitu 4. Implementing a marketing program using a mirroring scheme,
materi produk yang dipasarkan adalah konvensional where both conventional and sharia products are promoted,
dan syariah, salah satunya program undian berhadiah including the “Double Profit” prize draw program.
“Double Untung”.
5. Memaksimalkan program marketing “Member get 5. Maximizing the “Public Institution Member-Get-Member
Member Instansi Publik” khususnya pembukaan rekening Program” marketing program, particularly for the opening of
syariah (Giro & Tabungan) untuk menyasar nasabah baru sharia accounts (Giro & Savings), targeting new customers
dan menyasar nasabah Bank Sulselbar yang bekerja pada and Bank Sulselbar customers employed in public institutions
instansi publik seperti Pendidikan, Rumah Sakit, dan such as education, hospitals, and other public agencies, while
Instansi Publik lainnya yang mereferensikan rekanan encouraging referrals from their partners (bookstores, ATK,
instansinya bekerja (toko buku, ATK, Konsumsi, Alat consumption, medical equipment, etc.) to become customers.
Kesehatan, dll) baik perorangan ataupun perusahaan
untuk menjadi Nasabah di Bank Sulselbar.
6. Melakukan kerjasama dengan Ekosistem Keuangan 6. Collaborating with the Islamic Financial Ecosystem, including
Syariah seperti Universitas Muhammadiyah Makassar Muhammadiyah University of Makassar and others.
dan lainnya.
7. Memperluas kerjasama merchant yang dapat mendukung 7. Expanding merchant cooperation to support the achievement
percepatan pencapaian target Dana Pihak Ketiga. of Third Party Fund targets.
Dalam rangka menambah alternatif sumber pendanaan To diversify funding sources, in 2023 Bank Sulselbar introduced
bank, pada tahun 2023 Bank Sulselbar telah melaksanakan a new product, Financing Received (PYD) – a wholesale funding
penerbitan produk baru yaitu Pembiayaan Yang Diterima alternative, which serves as an alternative funding source for
(PYD). Pembiayaan Yang Diterima (PYD) bermanfaat sebagai business expansion, bond buybacks, and bank liquidity needs. In
alternatif sumber pendanaan untuk ekspansi bisnis, buy back 2024, the Bank will optimize the utilization of this product as an
obligasi, dan kebutuhan likuiditas bank. Oleh sebab itu, di alternative funding source.
tahun 2024 Bank akan mengoptimalkan penggunaan produk
tersebut sebagai alternative sumber pendanaan bank.
Penyaluran Kredit Loan Distribution Strategy
Strategi yang akan ditempuh untuk merealisasikan target The strategy to achieve the 2024 investment plan target, based
rencana penanaman dana tahun 2024 berdasarkan Kebijakan on the General Policy of the Board of Directors, is as follows:
Umum Direksi, sebagai berikut :
Kebijakan Umum Direksi Inisiatif Strategi
No.
General Policy of the Board of Directors Strategy Initiatives
Optimization of Tapera KPR distribution
Optimalisasi penyaluran KPR Tapera Optimization of warehouse receipt market
Financial –
Financial – Credit Optimalisasi market share resi gudang share
Pertumbuhan
1 and DPK market Peningkatan penyaluran kredit kriteria Increasing distribution of green portfolio
market share kredit
share growth portofolio hijau criteria credit
dan DPK
Penyaluran kredit usaha alsintan (KUA) Distribution of agricultural machinery
business credit (KUA)
BANK SULSELBAR
229
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 230
Kebijakan Umum Direksi Inisiatif Strategi
No.
General Policy of the Board of Directors Strategy Initiatives
Diversification of bank guarantee credit
Financial – Creating Financial – Creating Diversifikasi skim kredit bank garansi
schemes
2 new sources of new sources of Diversifikasi skim kredit modal kerja
Diversification of working capital credit
growth growth (Pembuatan Skim SCF)
schemes (Creation of SCF Schemes)
Internal Process Creating a Daily Credit dashboard
Internal Process Pembuatan aplikasi dashboard Kredit
– Streamlining application and collectibility
– Streamlining Harian dan kolektibilitas
business processes Digitalization of credit guarantees and bank
proses bisnis Digitalisasi penjaminan kredit dan bank
and process guarantees (host to host)
3 dan perbaikan garansi (host to host)
improvement Enhancement of SIM data application for
proses melalui Enhancement aplikasi SIM data untuk
through digitization/ KUR subsidy collection
digitasi/ otomasi/ penagihan subsidi KUR
automation/ Enhancement of SIM credit application
digitalisasi Enhancement aplikasi SIM kredit (ELOS)
digitalization (ELOS)
Rencana dan strategi penyaluran kredit guna akselerasi
pencapaian target kredit pada tahun 2024, sebagai berikut: Credit distribution plans and strategies to accelerate the
1. Menetapkan segmentasi sehingga dapat mengetahui achievement of credit targets in 2024 include:
kebutuhan dan keinginan dari masyarakat. Penerapan 1. Establishing segmentation to identify community needs and
strategi segmentasi diharapkan juga dapat meningkatkan desires. This segmentation strategy is expected to enhance
pangsa pasar atau market share Bank Sulselbar dengan Bank Sulselbar’s market share by dividing consumer, retail,
pembagian sektor pembiayaan konsumtif, ritel, dan and corporate financing sectors, improving performance
korporasi termasuk meningkatkan kinerja untuk beyond conventional operations.
menjadi lebih baik dari sebelumnya beroperasi secara
konvensional.
2. Persiapan implementasi layanan digital dalam penyaluran
pembiayaan dengan aplikasi yang user friendly dengan 2. Preparing for the implementation of digital services in
harapan meringkas tingkat service level agreement kepada financing distribution through user-friendly applications
masyarakat yang ingin mengakses pembiayaan melalui aimed at improving service level agreements for the public
perantara perangkat komunikasi. accessing financing through communication devices.
Inisiatif strategi yang akan dilakukan guna akselerasi
Strategic initiatives that will be carried out to accelerate the
pencapaian target kredit produktif tahun 2024, sebagai
achievement of productive credit targets in 2024, as follows:
berikut:
1. Memperkuat penyaluran kredit produktif lapangan
1. Strengthening the distribution of productive credit for
usaha unggulan dan potensial di daerah termasuk
leading and potential business fields in the regions including
pembiayaan portofolio hijau.
green portfolio financing.
2. Perluasan kerjasama pemanfaatan fintech (Digital Market)
2. Expanding cooperation in the use of fintech (Digital Market)
untuk penyaluran kredit di sektor UMKM.
for credit distribution in the MSME sector.
3. Melakukan capacity building yang berkelanjutan kepada
3. Carrying out sustainable capacity building for employees in
para pegawai di bidang bisnis (Analis maupun AO) yang
the business sector (Analysts and AO) who focus on improving
berfokus pada peningkatan kompetensi diri.
self-competence.
4. Penyaluran kredit secara two step loan ke Lembaga
4. Credit distribution in the form of two-step loans to bank and
keungan bank maupun non bank.
non-bank financial institutions.
5. Peningkatan kerjasama kemitraan untuk penyaluran
5. Increasing partnership cooperation for productive credit
kredit produktif dengan mekanisme:
distribution with the following mechanisms:
a. Optimalisasi net working untuk fasilitas Kredit
a. Optimizing net working for Syndicated Credit facilities
Sindikasi
b. Optimalisasi penyaluran kredit di sektor agro bisnis
b. Optimizing credit distribution in the agro-business sector
yang memiliki inti plasma;
that has a plasma core;
BANK SULSELBAR
230
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 231
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
c. Optimalisasi penyaluran kredit per cluster untuk c. Optimizing credit distribution per cluster to increase the
meningkatkan market share kredit UMKM; market share of MSME credit;
d. Optimalisasi akselerasi bank dengan TPKAD (Tim d. Optimizing bank acceleration with TPKAD (Regional
Percepatan Akses Keuangan Daerah) dalam upaya Financial Access Acceleration Team) in an effort to
pemberian fasilitas kepada debitur UMKM. provide facilities to MSME debtors.
6. Pemberian kredit yang berfokus pada pemanfaatan 6. Provision of credit that focuses on the utilization of trickle
trickle down business sehingga dapat tercipta pembiayaan down business so that financing can be created from
dari hulu ke hilir. upstream to downstream.
7. Melakukan eksplorasi lebih dalam terhadap potensi- 7. Conducting deeper exploration of the potential of captive
potensi captive market bank antara lain: market banks, including:
a. Pemberian kredit kepada Pemerintah Daerah a. Provision of credit to Regional Governments which
yang merupakan stakeholder Bank, dimana dengan are stakeholders of the Bank, where the simultaneous
pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilakukan regional head elections to be held in 2024 can provide
pada tahun 2024 dapat memberikan peluang bagi opportunities for the Bank to offer regional government
Bank untuk menawarkan kredit pemerintah daerah credit to newly elected regional heads;
kepada kepala daerah baru yang terpilih;
b. Optimalisasi pemberian kredit konstruksi dengan b. Optimizing the provision of construction credit by
memaksimalkan pemberian kredit skema Stanby Loan maximizing the provision of credit under the Standby
dan Project Financing untuk proyek APBD/APBN. Loan and Project Financing schemes for APBD/APBN
projects.
Inisiatif strategi yang akan dilakukan guna akselerasi
pencapaian target kredit konsumtif tahun 2024, sebagai Strategic initiatives that will be carried out to accelerate the
berikut: achievement of consumer credit targets in 2024, as follows:
1. Optimalisasi ELOS untuk proses pengajuan kredit KUL.
2. Peningkatan market share untuk penyaluran kredit 1. Optimizing ELOS for the KUL credit application process.
konsumtif dengan mekanisme: 2. Increasing market share for consumer credit distribution with
a. Optimalisasi penyaluran dan pemberian kredit KPR the following mechanisms:
kepada ASN melalui program BP Tapera; a. Optimizing the distribution and provision of KPR credit
b. Optimalisasi penyaluran dan pemberian kredit KPR to ASN through the BP Tapera program;
kepada MBR melalui program FLPP; b. Optimizing the distribution and provision of KPR credit
c. Optimalisasi penyaluran kredit KPR untuk pembelian to MBR through the FLPP program;
rumah baru (KPR Komersil) melalui agen properti c. Optimization of KPR credit distribution for new home
kepada Masyarakat; purchases (Commercial KPR) through property agents to
d. Optimalisasi penyaluran KUL Pra Pensiun Vertikal the Community;
(Flagging) kerjasama dengan PT Taspen. d. Optimization of KUL Pre-Retirement Vertical (Flagging)
distribution in collaboration with PT Taspen.
BANK SULSELBAR
231
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 232
Pangsa Pasar
Market Share
Bank Sulselbar sebagai Bank Daerah, menghadapi As a Regional Bank, Bank Sulselbar competes with all KBMI
persaingan dengan seluruh industri perbankan kelas usaha I category banks and the broader banking sector (banks with
KBMI I (Bank dengan Modal Inti dibawah Rp6 triliun) core capital below Rp6 trillion) and the broader banking sector
dan industri perbankan di Indonesia dalam menentukan in determining market share. This competitive landscape can be
penguasaan pasar. Persaingan usaha tersebut antara lain assessed based on total assets, third-party funds collected, and
dapat dilihat berdasarkan jumlah aset yang dimiliki, jumlah the volume of credit extended by the Bank.
dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun, dan jumlah kredit
yang diberikan oleh Bank.
dalam miliar
Pangsa Pasar
Uraian Bank Sulselbar KBMI 1 Industri Perbankan
KBMI 1 Industri Perbankan
Aset 32.509 1.435.341 12.334.712 2,26% 0,26%
Kredit 23.442 801.954 12.184.276 2,92% 0,19%
DPK 20.132 973.591 9.826.838 2,07% 0,20%
Berdasarkan jumlah aset yang dimiliki, penguasaan pasar As of December 2024, Bank Sulselbar’s market share based on
Bank Sulselbar per Desember 2024 sebesar 2,26% pada total assets was 2.26% within the KBMI 1 category and 0.26%
bank dengan kategori KBMI 1, sementara pada industri in the broader banking industry. In terms of credit extended,
perbankan sebesar 0,26%. Penguasaan pasar Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s market share was 2.92% in KBMI 1 and 0.19%
berdasarkan jumlah kredit yang diberikan per Desember in the banking industry. Similarly, the market share based
2024 sebesar 2,92% pada bank dengan kategori KBMI on third-party funds stood at 2.07% in KBMI 1 and 0.20% in
1 sementara perbandingan dengan industri perbankan the overall banking sector. These achievements reflect Bank
sebesar 0,19%. Demikian juga dengan penguasaan pasar Sulselbar’s success in sustaining operational performance
Bank Sulselbar berdasarkan jumlah dana pihak ketiga per throughout 2024.
Desember 2024 pada KBMI 1 sebesar 2,07% sementara
pada industri perbankan sebesar 0,20%. Pencapaian
tersebut didorong oleh keberhasilan Bank Sulselbar dalam
menjaga kinerja operasional selama tahun 2024.
BANK SULSELBAR
232
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 233
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Operasional
Operational Review
Analisis Operasi Per Segmen Operational Analysis by Segment
Produk dan layanan yang dimiliki oleh Bank Sulselbar The products and services offered by Bank Sulselbar are managed
dikelola oleh dua unit yang beroperasi secara konvensional by two units operating under conventional and sharia principles,
dan syariah. Hal ini sejalan dengan konsep dual banking in alignment with the dual banking system concept implemented
system yang dijalankan oleh Bank Sulselbar. Setiap unitnya by the bank. Each unit comprises three business segments: fund
memiliki tiga segmen usaha yaitu penghimpunan dana, collection, fund distribution, and transaction services, catering
penyaluran dana dan jasa layanan transaksi baik dalam mata to both rupiah and foreign currencies. The following outlines the
uang rupiah maupun mata uang asing. Berikut merupakan products and services provided by Bank Sulselbar.
produk dan layanan yang dimiliki oleh Bank Sulselbar.
Produk dan Layanan Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Product and Service
Jasa layanan dalam
Penghimpunan dana dan luar negeri
Penghimpunan Dana
Trade Product
Penyaluran dana
INTERNATIONAL
KONVENSIONAL
01 Penyaluran dana
dalam bentuk kredit 02 dalam bentuk
pembiayaan 03 Remittance/Jasa
Transfer valas
BANKING
SYARIAH
Jasa Layanan Jasa Layanan Money Changer
Dana Valas
Produk dan layanan yang ditawarkan oleh Bank Sulselbar Bank Sulselbar is committed to offering safe and high-quality
adalah produk-produk yang aman dan berkualitas. Melalui products and services. Through its diverse offerings, the bank
berbagai produk dan layanan tersebut, Bank Sulselbar terus continually seeks to innovate and enhance both conventional and
berupaya melakukan inovasi terkini dalam pengembangan sharia services. Additionally, Bank Sulselbar focuses on increasing
layanan baik konvensional maupun syariah. Bank ini juga revenue through quality improvements, credit expansion, and
berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan dengan secure sharia unit financing. The bank also generates revenue
fokus pada kualitas, ekspansi kredit, serta pembiayaan unit from its treasury operations, fee-based income, and foreign
syariah yang aman. Selain itu, Bank Sulselbar mengandalkan exchange earnings through international banking services.
pendapatan dari Treasury, fee-based income, dan pendapatan
valas melalui layanan international banking.
Analisis operasi per segmen didasarkan pada Laporan The operational analysis by segment is derived from the Financial
Keuangan Bank Sulselbar yang telah diaudit oleh Kantor Statements of Bank Sulselbar, which have been audited by the
Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Public Accounting Firm Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Palilingan, dan Rekan. Segmen usaha Bank Sulselbar Retno, Palilingan, and Rekan. Bank Sulselbar’s business
beroperasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, segments operate in South Sulawesi, West Sulawesi, and Jakarta,
dan Jakarta, yang terdiri atas segmen usaha perbankan encompassing both conventional banking and sharia business
konvensional dan unit usaha syariah. Oleh karena itu, units. Consequently, this operational analysis will address each
analisis operasi ini akan membahas setiap segmen usaha business segment individually.
secara terpisah.
BANK SULSELBAR
233
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 234
Berdasarkan penjelasan segmen usaha, maka kinerja The operational performance detailed in this report includes
operasional yang disajikan dalam laporan ini meliputi metrics for each product and service, as well as the performance
kinerja operasional per produk dan layanan serta kinerja of the operating segments as reported in Bank Sulselbar’s
operasional segmen operasi seperti yang dilaporkan dalam Financial Report. The productivity, revenue, and profitability of
Laporan Keuangan Bank Sulselbar. Kinerja Segmen Operasi the operating segments are summarized in the following table:
Produktivitas, pendapatan dan profitabilitas segmen operasi
disajikan pada tabel berikut:
Sulawesi Sulawesi
Uraian Lainnya Jumlah Description
Selatan Barat
Kredit yang diberikan dan 17.568.683 4.076.558 1.250.951 22.896.192
Loans and Sharia Financing
pembiayaan syariah 76,73% 17,80% 5,46% 100,00%
Simpanan nasabah Customer Deposits
17.850.842 1.200.302 336.216 19.387.360
Simpanan dari nasabah Deposits from Customers
92,07% 6,19% 1,73% 100,00%
733.256 57.353 - 790.609
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
92,75% 7,25% 0,00% 100,00%
27.053.777 4.201.122 1.254.322 32.509.221
Total Aset Total Assets
83,22% 12,92% 3,86% 100,00%
Peta operasional Bank Sulselbar masih terkonsentrasi di The operational distribution of Bank Sulselbar remains heavily
wilayah sulawesi selatan, terlihat dari proporsi jumlah Kredit concentrated in the South Sulawesi region, with the following
dan pembiayaan 76,73%, Simpanan nasabah 92,07%, dan proportions: Credit and financing at 76.73%, Customer deposits
dana syirkah temporer 92,75%. Sehingga secara keseluruhan at 92.07%, and temporary Mudharabah funds at 92.75%.
total aset bank sulselbar 83,22% berada di wilayah sulawesi Overall, 83.22% of Bank Sulselbar’s total assets are located in
selatan. the South Sulawesi region.
Sulawesi Sulawesi
Uraian Lainnya Jumlah Description
Selatan Barat
Pendapatan Bunga dan Syariah 2.100.706 405.556 101.833 2.608.095 Interest and Sharia Income
Beban Bunga dan Syariah (708.540) (23.555) (324.832) (1.056.927) Interest and Sharia Expenses
Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih 1.392.166 382.001 (222.999) 1.551.168 Net Interest and Sharia Income
Pendapatan Operasional lain 282.267 57.152 8.542 347.961 Other Operating Income
Beban operasional lain (968.227) (105.956) (33.175) (1.107.358) Other Operating Expenses
pendapatan (beban) non operasional (122.769) (197.146) 306.667 (13.248) Non-Operating Income (Expenses)
Laba sebelum pajak 583.437 136.051 59.035 778.523 Profit Before Tax
beban pajak 120.864 120.864 Tax Expense
462.573 136.051 59.035 657.659
laba setelah pajak Profit After Tax
70,34% 20,69% 8,98% 100,00%
Terlihat dari aktifitas laporan laba bank sulselbar yang Bank Sulselbar’s profit report reflects earnings of Rp657,659
memperoleh Rp657.659 juta, dimana 70,34% berasal dari million, with 70.34% originating from the South Sulawesi
wilayah Sulawesi Selatan, sementara 20,69% dari sulawesi region, 20.69% from West Sulawesi, and 8.98% from other
barat dan 8,98% dari daerah lainnya. Wilayah sulawesi barat regions. Notably, West Sulawesi demonstrates superior income-
memiliki efektifitas menghasilkan pendapatan yang lebih baik generating effectiveness compared to South Sulawesi, as
daripada sulawesi selatan terlihat dari pengoptimalan Aset evidenced by a better asset optimization resulting in a return rate
BANK SULSELBAR
234
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 235
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
yang dimiliki sehingga memiliki tingkat return yang lebih baik of 3.24%, in contrast to South Sulawesi’s rate of 1.71%.
yaitu sebesar 3,24% daripada sulawesi selatan 1,71%.
Analisis Operasi Unit Usaha Analysis of Conventional Business Unit
Konvensional Operations
Melalui unit usaha konvensional, Bank Sulselbar selalu Bank Sulselbar is committed to delivering exceptional service
berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh through its conventional business units while continuously
nasabah dan terus berinovasi untuk mempermudah transaksi. innovating to enhance transaction efficiency. In 2024, Bank
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat kinerja Sulselbar demonstrated positive performance amid economic
positif di tengah pertumbuhan perekonomian, meskipun growth, albeit influenced by macroeconomic instability. This
masih dipengaruhi oleh ketidakstabilan perekonomian makro. performance indicates that the conventional business units are
Hal ini menunjukkan bahwa unit usaha konvensional mampu capable of development and progress, providing outstanding
berkembang dan maju, serta memberikan layanan prima services in funding, fund distribution, and banking services.
dalam hal pendanaan, penyaluran dana, dan jasa perbankan.
Unit usaha konvensional Bank Sulselbar memiliki tiga produk The conventional business unit of Bank Sulselbar offers three
utama dalam memberikan layanan kepada nasabah, yaitu primary products to its customers: fund collection products,
produk penghimpunan dana, penyaluran, dan jasa layanan distribution, and banking services.
perbankan.
Produk Penghimpunan Dana Konvensional Conventional Funding Products
Produk penghimpunan dana konvensional terdiri dari The conventional fundraising products consist of demand
simpanan giro, tabungan, dan simpanan berjangka. deposits, savings, and term deposits. These funds are sourced
Penghimpunan dana ini berasal dari pihak yang berelasi from both related and third-party entities, including individual
serta pihak ketiga, baik yang dimiliki oleh individu maupun and non-personal entities.
entitas non-pribadi.
Penghimpunan Dana Konvensional Tahun 2024
Conventional Fundraising in 2024
Rp3.234.497 Juta Rp6.351.240 Juta Rp9.080.938 Juta
Giro Tabungan Simpanan Berjangka
Konvensional Konvensional Konvensional
Pada tahun 2024, jumlah dana pihak ketiga (DPK) unit usaha In 2024, the amount of third-party funds (TPF) in Bank
konvensional Bank Sulselbar mencapai Rp18.666.675 juta, Sulselbar’s conventional business units reached IDR
turun 0,98% atau Rp181.404 juta dari tahun 2023. Kenaikan 18,666,675 million, reflecting a decrease of 0.98% or IDR
terjadi pada produk deposito berjangka yang meningkat 181,404 million compared to 2023. Notably, time deposit
sebesar Rp400.594 juta atau 4,61% menjadi Rp9.080.938 products saw an increase of IDR 400,594 million or 4.61%,
juta. Peningkatan terbesar terjadi pada produk tabungan totaling IDR 9,080,938 million. The most significant growth
sebesar 8,19% menjadi Rp6.351.240 juta. Sementara giro occurred in savings products, which rose by 8.19% to IDR
mengalami penurunan sebesar 24,79% menjadi Rp3.234.497 6,351,240 million. Conversely, current accounts experienced a
juta. Proporsi rasio CASA (Current Assets Saving Assets) pada decline of 24.79% to IDR 3,234,497 million. The CASA (Current
tahun 2024 adalah 51,35% dengan proporsi DPK terbesar Assets Saving Assets) ratio for 2024 was recorded at 51.35%,
terdapat pada produk Deposito berjangka sebesar 48,65%. with time deposits representing the largest proportion of TPF at
Rincian selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut: 48.65%. Further details are provided in the table below:
BANK SULSELBAR
235
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 236
Tabel Dana Pihak Ketiga Konvensional Tahun 2020 – 2023 (Rp Juta)
Conventional Third Party Funds Table 2020 – 2023 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Conventional
2024 2023 2022 +/- % Proporsi
Konvensional Customer Deposits
Giro 3.234.497 4.300.371 5.031.458 (1.065.874) -24,79% 17,33% Demand Deposit
Tabungan 6.351.240 5.870.364 5.352.649 480.876 8,19% 34,02% Savings
Deposito Berjangka 9.080.938 8.680.344 7.916.884 400.594 4,61% 48,65% Time Deposit
Jumlah 18.666.675 18.851.079 18.300.991 (184.404) -0,98% 100,00% Total
CASA 51,35% 53,95% 56,74% CASA
Jumlah akun dana pihak ketiga selama tahun 2024 The total number of third-party fund accounts in 2024 increased
mengalami kenaikan sebesar 8,32% atau 64.734 akun by 8.32% or 64,734 accounts, reaching 842,690 accounts
menjadi 842.690 akun dari tahun 2023. Perkembangan from 2023. This growth was predominantly driven by savings
jumlah akun didominasi oleh produk tabungan dengan total accounts, which accounted for 811,264 accounts, deposits
811.264 akun, deposito 7.253 akun dan giro 24.173 akun. 7,253 accounts and current accounts 24,173 accounts.
NOA DPK 2024 2023 2022 +/- % NOA DPK
Giro 24.173 24.035 24.521 138 0,57% Current Account
Tabungan 811.264 747.084 771.876 64.180 8,59% Savings
Deposito Berjangka 7.253 6.837 6.344 416 6,08% Time deposit
Jumlah 842.690 777.956 802.230 64.734 8,32% Amount
Dana pihak ketiga konvensional terdiri dari dana pihak Conventional third party funds consist of related party funds and
berelasi dan dana pihak ketiga yang disimpan dalam mata third party funds held in rupiah and foreign currencies. There was
uang rupiah dan asing. Terdapat penurunan dana pihak a decrease in related party funds in rupiah currency by 82.56%
berelasi dalam mata uang rupiah sebesar 82,56% atau or Rp44,031 million, to Rp9,303 million. Meanwhile, third party
Rp44.031 juta, menjadi Rp9.303 juta. Sementara itu, funds in rupiah increased by 3.24% or Rp587,360 million to
dana pihak ketiga dalam rupiah meningkat sebesar 3,24% Rp18,736,306 million. In foreign currencies, third party funds
atau Rp587.360 juta menjadi Rp18.736.306 juta. Dalam increased by 401.28% to Rp939 million, to Rp1,173 million,
mata uang asing, dana pihak ketiga mengalami kenaikan while third party funds in foreign currencies increased by 5.91%
sebesar 401,28% menjadi Rp939 juta, menjadi Rp1.173 or Rp5,820 million.
juta, sementara dana pihak ketiga dalam mata uang asing
meningkat 5,91% atau Rp5.820 juta.
Giro Konvensional Conventional Giro
Giro merupakan salah satu produk simpanan nasabah yang Giro is one of the customer savings products that includes
mencakup pihak yang berelasi dan pihak ketiga. Pada tahun related parties and third parties. In 2024, conventional demand
2024, giro konvensional yang dimiliki oleh Bank Sulselbar deposits held by Bank Sulselbar reached IDR3,234,497 million, a
mencapai Rp3.234.497 juta, mengalami penurunan sebesar decrease of IDR1,065,874 million or 24.79% compared to 2023.
Rp1.065.874 juta atau 24,79% dibandingkan dengan tahun This decrease was due to a decrease in demand deposits with
2023. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya giro third parties in rupiah currency by 24.78%, as well as a decrease
pada pihak ketiga dalam mata uang rupiah sebesar 24,78%, in demand deposits with rupiah-related demand deposits by
serta penurunan pada giro berelasi rupiah sebesar 62,69% 62.69% while demand deposits in foreign currencies increased
sementara giro dalam mata uang asing meningkat sebesar by 125%. When viewed from the proportion of conventional
125%. Jika dilihat dari proporsi penghimpunan dana unit unit fund collection, demand deposits contributed 17.33% of the
konvensional, giro menyumbang 17,33% dari keseluruhan total third party fund collection.
penghimpunan dana pihak ketiga.
BANK SULSELBAR
236
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 237
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2024 – 2022 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga
2024 2023 2022 +/- % Description
Konvensional
Pihak Berelasi - Rupiah Related Party - Rupiah
Giro 219 587 44.436 (368) -62,69% Demand Deposit
Pihak Ketiga - Rupiah Third Party - Rupiah
Giro 3.234.152 4.299.728 4.986.822 (1.065.576) -24,78% Demand Deposit
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third Party - Foreign Currency
Giro 126 56 200 70 125,00% Demand Deposit
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Conventional Customer Deposits
Giro 3.234.497 4.300.371 5.031.458 (1.065.874) -24,79% Demand Deposit
Tabungan Konvensional Conventional Savings
Tabungan merupakan simpanan dari nasabah yang Savings are deposits from customers that can only be accessed
penarikannya hanya dapat dilakukan melalui counter, kartu through counter withdrawals, Automated Teller Machine (ATM)
Anjungan Tunai Mandiri (ATM), transaksi debit, Mobile cards, debit transactions, Mobile Banking, internet banking, or
Banking, dan internet banking, atau melalui pemindahbukuan via transfers that meet the stipulated requirements.
yang memenuhi syarat yang disepakati.
Dana pihak ketiga yang berupa tabungan terdiri dari The total third-party funds in the form of savings, comprising
simpanan dalam bentuk mata uang rupiah dan mata uang both rupiah and foreign currencies, amounted to IDR 6,351,240
asing, dengan total simpanan tabungan sepanjang tahun million in 2024. This represents an increase of 8.19% or IDR
2024 sebesar Rp6.351.240 juta. Angka ini meningkat sebesar 480,876 million compared to 2023. The most significant growth
8,19% atau Rp480.876 juta dibandingkan tahun 2023. was observed in Student Development Savings (Tapemda) Plus,
Peningkatan terbesar terjadi pada Tabungan Pembinaan which surged by 2737.70% to IDR 12,344 million, alongside a
Siswa (Tapemda) Plus yang meningkat sebesar 2737,70% 176.50% increase in related party savings in foreign currencies,
menjadi Rp12.344 juta, serta pada tabungan pihak berelasi and a 1002.61% rise in Tampan Plus. Detailed information
dalam mata uang asing yang mengalami kenaikan sebesar regarding the fluctuations in savings can be found in the table
176,50% dan Tampan Plus 1002,61%. Rincian mengenai below.
peningkatan dan penurunan tabungan dapat dilihat pada
tabel berikut.
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2024 – 2022 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Third Party - Conventional
2024 2023 2.022 +/- %
Konvensional Deposits
Pihak Berelasi - Rupiah
Tabungan 35.425 6.086 7.673 29.339 482,07% Savings
Simpeda 16.450 4.592 5.400 11.858 258,23% Simpeda Savings
Tabungan-Ku 4.049 829 1.249 3.220 388,42% Tabungan-Ku Savings
Tampan Plus 2.536 230 329 2.306 1002,61% Tampan Plus Savings
Tapemda Plus 12.344 435 695 11.909 2737,70% Tapemda Plus Savings
Tapemda Pelajar 4 - - 4 100,00% Tapemda Student Savings
Tabungan Haji 42 - - 42 100,00% Hajj Savings
Pihak Berelasi -Mata Uang Asing Related Party - Foreign Currency
Tabungan 706 647 234 59 9,12% Savings
BANK SULSELBAR
237
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 238
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2024 – 2022 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Third Party - Conventional
2024 2023 2.022 +/- %
Konvensional Deposits
Pihak Ketiga - Rupiah
Tabungan 6.356.193 5.862.813 5.343.609 493.380 8,42% Savings
Simpeda 4.356.515 4.114.810 3.921.202 241.705 5,87% Simpeda Savings
Tapemda Plus 648.013 529.103 472.791 118.910 22,47% Tapemda Plus Savings
Tabungan-Ku 491.763 400.947 332.099 90.816 22,65% Tabungan-Ku Savings
Tapemda 496.304 494.145 312.939 2.159 0,44% Tapemda Savings
Tapemda Pensiun 96.546 93.791 101.418 2.755 2,94% Tapemda Pension Savings
Tampan Plus 159.385 133.848 112.884 25.537 19,08% Tampan Plus Savings
Tapemda Sayang Petani 44.614 35.326 37.632 9.288 26,29% Tapemda Farmer Savings
Tabungan Simpanan Pelajar 45.238 40.179 30.365 5.059 12,59% Student Savings Account
Tampan 209 255 411 (46) -18,04% Tampan Savings
Tapemda Pelajar dan Tapemda Student and
12.931 13.886 12.832 (955) -6,88%
Mahasiswa University Savings
Tabungan Haji 4.536 6.405 9.034 (1.869) -29,18% Hajj Savings
Tapemda Bantuan Siswa 139 118 2 21 17,80% Tapemda Scholarship Savings
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third Party - Foreign Currency
Tabungan 488 818 1.133 (330) -40,34% Savings
Total Conventional Customer
Total Simpanan Nasabah Konvensional
Deposits
Tabungan 6.351.240 5.870.364 5.352.649 480.876 8,19% Savings
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2020 – 2023 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2020 – 2023 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Conventional Third
2023 2.022 2021 2020 +/- %
Konvensional Party Funds
Pihak Berelasi - Rupiah Related Parties - Rupiah
Tabungan 6.086 7.673 4.347 4.401 (1.587) (20,68%) Savings
Simpeda 4.592 5.400 3.222 4.102 (808) (14,96%) Simpeda
Tabungan-Ku 829 1.249 158 152 (420) (33,63%) Tabungan Ku
Tampan Plus 230 329 290 138 (99) (30,09%) Tampan Plus
Tapemda Plus 435 695 677 9 (260) (37,41%) Tapemda Plus
Pihak Berelasi -Mata Uang Asing Related Parties -Foreign Currency
Tabungan 647 234 245 193 413 176,50% Savings
Pihak Ketiga - Rupiah Third-Party - Rupiah
Tabungan 5.862.813 5.343.609 4.965.483 4.493.296 519.204 9,72% Savings
Simpeda 4.114.810 3.921.202 3.742.564 3.375.117 193.608 4,94% Simpeda
Tapemda Plus 529.103 472.791 313.105 354.080 56.312 11,91% Tapemda Plus
Tabungan-Ku 400.947 332.099 339.555 254.921 68.848 20,73% Tabungan Ku
Tapemda 494.145 312.939 287.690 237.048 181.206 57,90% Tapemda
Tapemda Pensiun 93.791 101.418 102.547 96.440 (7.627) (7,52%) Tapemda Retired
Tampan Plus 133.848 112.884 91.809 67.725 20.964 18,57% Tampan Plus
Tapemda Sayang Tapemda Sayang
35.326 37.632 34.928 34.598 (2.306) (6,13%)
Petani Petani
BANK SULSELBAR
238
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 239
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2020 – 2023 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2020 – 2023 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Conventional Third
2023 2.022 2021 2020 +/- %
Konvensional Party Funds
Tabungan Simpanan Simpanan Pelajar
40.179 30.365 25.210 22.154 9.814 32,32%
Pelajar Savings
Tampan 255 411 7.853 21.473 (156) (37,96%) Tampan
Tapemda Pelajar dan Tapemda Pelajar and
13.886 12.832 10.627 17.530 1.054 8,21%
Mahasiswa Mahasiswa
Tabungan Haji 6.405 9.034 9.593 12.208 (2.629) (29,10%) Hajj Savings
Tapemda Bantuan Tapemda Bantuan
118 2 2 2 116 5800,00%
Siswa Siswa
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third-Party - Foreign Currency
Tabungan 818 1.133 970 795 (315) (27,80%) Savings
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Deposits of Conventional Customers
Tabungan 5.870.364 5.352.649 4.971.045 4.498.685 517.715 9,67% Savings
Selain itu, jumlah nasabah aktif (NOA) tabungan Bank Sulselbar In 2024, the number of active customers (NOA) for Bank
pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 64.180 NOA Sulselbar savings increased by 64,180, representing an 8.59%
atau 8,59%, sehingga totalnya menjadi 811.264 NOA. Dari growth, resulting in a total of 811,264 NOA. Among the various
proporsi penghimpunan dana unit konvensional, tabungan types of conventional unit fund collections, Simpeda savings
Simpeda memiliki terbesar yaitu 49,26% dari keseluruhan accounted for the largest share, comprising 49.26% of the
penghimpunan dana dari masyarakat. Pertumbuhan terbesar total funds collected from the community. The most significant
terdapat pada TabunganKu, Tapemda Bantuan Pelajar, yang growth was observed in the TabunganKu and Tapemda Student
dapat dilihat lebih rinci pada tabel berikut. Assistance products, as detailed in the following table.
Tabel NOA Tabungan Konvensional Tahun 2024 – 2022 | Conventional Savings NOA Table 2024 – 2022
NOA Tabungan 2024 2023 2022 +/- % Type of Savings (NOA)
Jenis Tabungan
Simpeda 399.676 390.773 390.419 8.903 2,28% Simpeda Savings
Tapemda 47.311 50.398 58.869 -3.087 -6,13% Tapemda Savings
Tapemda Sayang Petani 8.366 9.324 11.756 -958 -10,27% Tapemda Farmer Savings
Tapemda Pelajar 22.117 22.570 54.765 -453 -2,01% Tapemda Student Savings
Tapemda Plus 38.841 30.479 26.002 8.362 27,44% Tapemda Plus Savings
Tampan 308 317 347 -9 -2,84% Tampan Savings
Tapemda Pensiun 6.688 7.155 7.644 -467 -6,53% Tapemda Pension Savings
Tampan Plus 27.692 24.332 20.540 3.360 13,81% Tampan Plus Savings
Simpel 61.345 59.298 53.149 2.047 3,45% Simpel (Student Savings)
Tabunganku 195.949 148.871 144.435 47.078 31,62% TabunganKu Savings
Tabungan Haji 2.153 2.828 3.436 -675 -23,87% Hajj Savings
Tapemda Bantuan Pelajar 295 226 1 69 30,53% Tapemda Scholarship Savings
Tabungan Mata Uang Asing 523 513 513 10 1,95% Foreign Currency Savings
NOA Tabungan Konvensional 811.264 747.084 771.876 64.180 8,59% Conventional Savings NOA
BANK SULSELBAR
239
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 240
Deposito Berjangka Konvensional Conventional Time Deposit
Deposito berjangka merupakan simpanan dari nasabah yang Time deposits consist of savings from customers that can only
penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu, be withdrawn at specified times, as per the agreement between
sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank. the customer and the Bank. These deposits are available in both
Deposito berjangka ini terdiri dalam mata uang rupiah dan rupiah and foreign currencies.
mata uang asing.
Peningkatan jumlah dana dalam bentuk deposito berjangka The increase in funds in the form of time deposits led to an
berdampak pada jumlah NOA deposito yang mengalami increase in the number of deposit accounts (NOA), which grew
peningkatan sebanyak 493 nasabah menjadi 6.837 nasabah. by 493 customers, reaching a total of 6,837 customers. Time
Dengan proporsi penghimpunan dana unit konvensional deposits accounted for 46.05% of the total conventional unit
maka deposito menyumbang 46,05% dari keseluruhan public fund collection.
penghimpunan dana dari masyarakat.
Jumlah penghimpunan dana dalam bentuk deposito The total funds collected in conventional time deposits by
berjangka konvensional yang dimiliki oleh Sulselbar Sulselbar in 2024 amounted to IDR 9,080,738 million, reflecting
selama 2024 adalah sebesar Rp9.080.738 juta, mengalami an increase of IDR 400,394 million or 4.61% compared to IDR
peningkatan sebesar Rp400.394 juta atau 4,61% 8,680,344 million in 2023. The most significant increase was
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp8.680.344 observed in related party time deposits, which rose by 91.25%
juta. Adapun peningkatan terbesar terjadi pada deposito to IDR 5,030 million.
berjangka pihak berelasi rupiah 91,25% menjadi Rp5.030
juta.
Tabel Rincian Dana Pihak Ketiga Tahun 2020 – 2023 (Rp Juta) | Third Party Fund Details Table 2020 – 2023 (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga Conventional Customer
2024 2023 2.022 +/- %
Konvensional Deposits
Pihak Berelasi - Rupiah Related Party - Rupiah
Deposito Berjangka 5.030 2.630 1.225 2.400 91,25% Time Deposit
Pihak Berelasi -Mata Uang Asing Related Party - Foreign Currency
Deposito Berjangka - 526 0 (526) -100,00% Time Deposit
Pihak Ketiga - Rupiah Third Party - Rupiah
Deposito On Call 26.400 40.000 24.200 (13.600) -34,00% On Call Deposit
Deposito Berjangka 8.940.617 8.533.765 7.794.315 406.852 4,77% Time Deposit
Pihak Ketiga - Mata Uang Asing Third Party - Foreign Currency
Deposito Berjangka 108.691 103.423 97.144 5.268 5,09% Time Deposit
Total Simpanan Nasabah Konvensional Total Conventional Customer Deposits
Deposito Berjangka 9.080.738 8.680.344 7.916.884 400.394 4,61% Time Deposit
Tabel Tingkat Suku Bunga Interest Rate Table
Tingkat suku bunga yang menjadi acuan bagi bank untuk The interest rates that banks reference to provide attractive
menawarkan penawaran yang menarik bagi para nasabah offers to customers in 2021 are as follows:
selama tahun 2021 adalah sebagai berikut:
BANK SULSELBAR
240
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 241
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Tingkat Suku Bunga | Interest Rate Table
2024 2023 2022
Produk Product
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Rupiah Rupiah
Giro 2,50% 0,00% 3,00% 1,00% 2,50% 0,00% Current Account
Tabungan 6,00% 0,00% 3,50% 0,00% 9,00% 0,00% Savings
Deposito Berjangka 7,25% 4,25% 4,25% 6,75% 6,75% 3,25% Time deposit
Mata Uang Asing Foreign currency
Giro 0,00% 0,00% 0,50% 0,00% 0,25% 0,25% Current Account
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% 0,25% 0,25% Savings
Deposito Berjangka 5,25% 1,00% 3,00% 2,00% 3,50% 1,35% Time deposit
Penyaluran Dana Konvensional Conventional Fund Distribution in 2024
Tahun 2024
Rp18.801 Juta Rp21.906.804 Juta
Kredit Pihak Kredit Pihak
Berelasi Ketiga
Pada tahun 2023, unit konvensional Bank Sulselbar In 2023, Bank Sulselbar’s conventional unit distributed a total
menyalurkan total kredit konvensional sebesar Rp20.977.471 of conventional credit amounting to IDR 20,977,471 million.
juta setelah dikurangi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai After accounting for the Allowance for Impairment Losses of
sebesar Rp395.866 juta maka diperoleh nilai neto penyaluran IDR 395,866 million, the net credit distribution value was IDR
kredit sebesar Rp20.581.605 juta meningkat sebesar 1,94% 20,581,605 million, reflecting an increase of 1.94% or IDR
atau Rp382.360 juta jika dibandingkan dengan tahun 2022 382,360 million compared to IDR 20,140,847 million in 2022.
sebesar Rp20.140.847 juta.
Kredit pihak berelasi mengalami penurunan sebesar 5,52% Loans to related parties decreased by 5.52% or IDR 1,098
atau Rp1.098 juta dimana kredit umum lainnya mengalami million, while other general loans declined by IDR 1,108 million
penurunan sebesar Rp1.108 juta dibandingkan tahun 2023. compared to 2023. Conversely, third-party loans increased
Kredit pihak ketiga mengalami kenaikan 4,43% menjadi by 4.43% to IDR 21,906,804 million, driven by a rise in other
21.906.804 juta, kenaikan ini dipicu pada kenaikan kredit general loans by 4.71% and foreign investment loans by 45.80%.
umum lainnya sebesar 4,71% dan kredit investasi asing
sebesar 45,80%.
Jika dilihat dari jenis kredit yang disalurkan oleh Bank In 2024, the type of credit distributed by Bank Sulselbar
Sulselbar pada tahun 2024 masih didominasi oleh kredit continued to be dominated by Other General credit, amounting
Umum Lainnya sebesar Rp16.786.658 juta meningkat to IDR 16,786,658 million, an increase of IDR 754,745 million
Rp754.745 juta atau 4,71% jika dibandingkan dengan tahun or 4.71% compared to 2023. The details can be found in the
2023. Lengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut: following table:
BANK SULSELBAR
241
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 242
Kredit Konvensional 2024 2023 2022 +/- % Conventional Loans
Pihak Berelasi Related Party
Kredit Umum Lainnya 18.804 19.912 17.364 (1.108) -5,56% Other General Loans
Penyisihan Kerugian 3 13 15 (10) -76,92% Allowance for Impairment Losses
Total Kredit Pihak Berelasi nett 18.801 19.899 17.349 (1.098) -5,52% Total Net Related Party Loans
Pihak Ketiga Rupiah 21.564.863 20.735.933 20.470.741 828.930 4,00% Third Party - Rupiah
Kredit Investasi 2.096.215 2.015.276 2.284.202 80.939 4,02% Investment Loans
Kredit Modal Kerja 1.854.552 1.930.900 1.935.118 (76.348) -3,95% Working Capital Loans
Kredit Perumahan Rakyat
827.438 757.844 665.565 69.594 9,18% Mortgage Loans (KPR)
(KPR)
Kredit Umum Lainnya 16.786.658 16.031.913 15.585.856 754.745 4,71% Other General Loans
Pihak Ketiga Asing Third Party - Foreign Currency
Kredit Investasi 323.140 221.626 92.862 101.514 45,80% Investment Loans
Total Kredit Pihak Ketiga 21.906.804 20.977.458 20.580.952 929.346 4,43% Total Third Party Loans
Penyisihan Kerugian 497.183 395.853 347.244 101.330 25,60% Allowance for Impairment Losses
Total Kredit pihak ketiga nett 21.409.621 20.581.605 20.233.708 828.016 4,02% Total Net Third Party Loans
Berdasarkan penyaluran kredit UMKM, unit usaha In terms of MSME credit distribution, conventional business
konvensional selama tahun 2024 menyalurkan total kredit units in 2024 disbursed a total of IDR 2,538,754 million in
sebesar Rp2.538.754 juta, dengan penyaluran terbanyak credit, with the largest allocation in the small category. Notably,
pada kategori kecil, sementara kredit yang tumbuh sebesar credit growth of 23.87% was observed in the Micro category.
23,87% itu terdapat pada kategori Mikro. lebih lengkapnya More details are provided in the following table:
dapat dilihat pada tabel berikut
Kategori Debitur 2024 2023 2022 +/- % Debtor Category
Mikro 784.292 633.162 569.488 151.130 23,87% Micro
Kecil 1.175.820 1.245.719 1.394.160 -69.899 -5,61% Small
Menengah 578.641 698.799 745.618 -120.158 -17,19% Medium
Total UMKM 2.538.754 2.577.680 2.709.266 -38.926 -1,51% Total MSMEs
Berdasarkan penyaluran kredit konsumer, unit usaha Regarding consumer credit distribution, conventional business
konvensional selama tahun 2024 menyalurkan total kredit units in 2024 allocated a total credit of IDR 5,433,089 million
sebesar Rp5.433.089 juta yang disalurkan kepada 25.944 to 25,944 customers. The largest distribution was noted in
nasabah, penyaluran terbesar terdapat pada produk Kredit the Other General Credit (KUL) product, amounting to IDR
Umum Lainnya (KUL) sebesar Rp4.558.759 dengan jumlah 4,558,759, with a total of 21,408 customers, reflecting a growth
NOA sebanyak 21.408 nasabah dengan pertumbuhan of 12.44%. Further details can be found in the following table:
12,44%, untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel
berikut:
BANK SULSELBAR
242
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 243
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2024 2023 Growth
Jenis Kredit NOA Jumlah NOA Jumlah Noa Jumlah Type of Loans
(unit) (Rpjuta) (unit) (Rpjuta) (Unit) (Rp Juta)
Kredit Umum Lainnya 21.408 4.558.759 20.730 4.054.554 3,27% 12,44% Other General Loans
Kredit Multi Guna 267 11.250 270 12.761 -1,11% -11,84% Multipurpose Loans
Kredit Pensiun 3.392 695.300 4.207 836.358 -19,37% -16,87% Pension Loans
Kredit Pegawai 86 35.500 72 31.318 19,44% 13,35% Employee Loans
Kredit Pemilikan Property Ownership Loans
- - - - 0,00% 0,00%
Properti (KPP) (KPP)
Kredit Pemilikan
791 132.280 938 144.339 -15,67% -8,35% Mortgage Loans (KPR)
Rumah (KPR)
Jumlah 25.944 5.433.089 26.217 5.079.330 -1,04% 6,96% Total
2024 2023 Growth
Jenis Kredit Noa Jumlah Noa Jumlah Noa Jumlah Type of Loans
(Unit) (Rp Juta) (Unit) (Rp Juta) (Unit) (Rp Juta)
KPR Secondary Mortgage
KPR Secondary 7 2,974 5 2,441
Loan
KPR Subsidi 7,104 824,320 6,340 755,249 Subsidized Mortgage Loan
Kredit Multiguna 115 920 118 611 KMG (Multipurpose Loan)
Kredit Multiguna Plus 496 39,411 495 43,804 Multipurpose Plus Loan
Kredit Pegawai BSSB 485 171,307 459 165,013 BSSB Employee Loan
Kredit Pemilikan Mobil/
- - - - KPM (Motor Vehicle Loan)
Motor
Kredit Pemilikan Rumah 8 144 8 183 KPR (Mortgage Loan)
Kredit Pemilikan Rumah Home Ownership Credit
26 887 28 966
(Anuitas) (Annuity)
Kredit SIPIJAR 6 16 1 4 SIPIJAR Loan
Kredit Umum Lainnya 84,985 13,599,224 84,850 13,373,760 KUL Loan
KUL DPRD 769 399,405 35 32,341 KUL DPRD Loan
KUL Pensiun 2,392 266,831 2,029 172,611 KUL Salary Advance Loan
KUL Pra Pensiun 12,539 2,326,457 12,529 2,261,275 KUL Pension Loan
Panjar Penghasilan 81 855 92 958 Income Advance
Talangan Haji Dan Hajj and Umrah Financing
11 129 1 43
Umrah Loan
Jumlah 109,027 17,632,900 107,140 16,809,469 Total
Berdasarkan penyaluran kredit per SKIM, unit usaha In 2024, conventional business units distributed a total of
konvensional selama tahun 2024 menyalurkan total kredit IDR 21,906,680 million in credits to 126,782 customers,
sebesar Rp21.906.680 juta yang disalurkan kepada 126.782 with the largest allocation in the Other General Credit product
nasabah, penyaluran terbesar terdapat pada produk (KUL) amounting to IDR 13,599,232 million, serving 84,985
Kredit Umum Lainnya sebesar (KUL) Rp13.599.232 juta customers, which represents 62.07% of the total SKIM credits
dengan jumlah NOA sebanyak 84.985 nasabah dengan distributed. Further details can be found in the table below:
proporsi 62,07% dari jumlah keseluruhan SKIM kredit yang
disalurkan, untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel
berikut:
BANK SULSELBAR
243
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 244
Tabel Kredit Per SKIM tahun 2024-2022 | Credit Table Per SKIM 2024-2022
2024 2023 2022 Growth
No SKIM KREDIT OUT OUT OUT OUT
NOA NOA NOA NOA
STANDING STANDING STANDING STANDING
1 PRK 128 184.844 119 155.821 147 368.561 7,56% 18,63%
2 KUM 10.626 1.036.047 10.858 1.049.888 11.220 1.166.000 -2,14% -1,32%
3 KUR 5.741 567.311 3.659 284.756 3.375 264.890 56,90% 99,23%
4 SUP-005 60 4.131 66 4.663 75 5.390 -9,09% -11,41%
5 Konstruksi 233 176.889 392 300.850 477 298.963 -40,56% -41,20%
6 KMK Standby Loan 15 68.993 14 146.431 10 96.946 7,14% -52,88%
7 KMK 252 435.132 231 491.458 168 376.238 9,09% -11,46%
8 KMK Developer 14 9.571 19 13.476 17 9.304 -26,32% -28,98%
9 KIB 213 278.121 218 274.958 198 324.163 -2,29% 1,15%
10 Koperasi 58 50.191 59 56.684 64 33.127 -1,69% -11,45%
11 PUR 71 4.717 59 3.178 37 822 20,34% 48,43%
12 PUR KMT 273 8.653 279 8.729 285 8.935 -2,15% -0,87%
13 Pundi 11 154 12 165 12 165 -8,33% -6,67%
14 PNM - - - - 0,00% 0,00%
15 Kredit Kepada BPR 3 20.531 4 13.880 6 19.258 -25,00% 47,92%
16 Sindikasi 52 1.266.559 35 1.354.277 17 1.224.558 48,57% -6,48%
17 Supplay Chain Financing (SCF) - - - - - - 0,00% 0,00%
18 Kredit Pemda - - 1 8.006 1 22.000 0,00% 0,00%
19 Resi Gudang Subsidi 4 365 2 584 - - 100,00% -37,50%
20 KMG 115 920 111 611 167 1.283 3,60% 50,57%
21 KPM 3 13 3 14 3 14 0,00% -7,14%
22 KPR 8 144 8 153 10 162 0,00% -5,88%
23 Krida 26 886 27 966 33 1.973 -3,70% -8,28%
24 KPR Subsidi 7.104 824.320 6.340 755.249 5.421 664.010 12,05% 9,15%
25 KPR Secondary 7 2.974 5 2.441 3 1.392 40,00% 21,84%
26 Kredit Multiguna Plus 496 39.411 493 43.804 532 50.744 0,61% -10,03%
27 KUL Panjar Penghasilan 81 855 87 748 91 793 -6,90% 14,30%
28 KUL Pegawai BSSB 485 171.307 455 165.013 438 160.271 6,59% 3,81%
29 KUL DPRD 769 399.404 338 32.187 757 111.682 127,51% 1140,89%
30 KUL 84.985 13.599.232 84.568 13.373.760 83.899 13.233.515 0,49% 1,69%
31 KUL ASN Pra Pensiun 12.539 2.326.457 12.302 2.261.275 10.754 1.916.283 1,93% 2,88%
32 KUL Pensiun 2.392 266.831 2.017 172.611 1.720 125.732 18,59% 54,59%
33 Kredit Sipijar 6 15 1 4 2 6 500,00% 275,00%
Kredit Talangan Haji Dan
34 11 129 22 678 19 924 -50,00% -80,97%
Umrah
35 Kredit Fintech - - - - - - 0,00% 0,00%
TOTAL 126.782 21.906.680 122.804 20.977.318 119.958 20.488.106 3,24% 4,43%
BANK SULSELBAR
244
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 245
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Kesehatan penyaluran pembiayaan dapat tercermin pada The health of the financing distribution can be assessed through
Non Performing Loan (NPL) berikut: the following Non-Performing Loans (NPL) metrics:
Tabel NPL Kredit Tahun 2024 - 2022 | Credit NPL Table 2024 - 2022
Non Performing Loan (NPL) 2024 2023 2022 +/- %
NPL Gross 2,34% 2,01% 1,16% 1,18% 58,71%
NPL Nett 0,55% 0,58% 0,16% 0,39% 67,24%
Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Basic Credit Interest Rate (Prime Lending Rate)
Rate) – (akan ada duplikasi data dengan – (Note: This section may have data overlap
pembahasan SBDK tersendiri) with a separate discussion on SBDK.)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar The Basic Credit Interest Rate (SBDK) serves as the foundation
penerapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh for determining the credit interest rates that the Bank will charge
Bank kepada Nasabah. SBDK ini belum memperhitungkan its customers. It is important to note that the SBDK does not
komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari include the risk premium component, which varies based on the
penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur. bank’s risk assessment of each debtor. Non-KPR consumer credit
Dalam kredit konsumsi non KPR tidak termasuk penyediaan excludes funding provisions through credit cards and unsecured
dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Berikut credit. Below is the SBDK as of December 31, 2024:
ini SBDK per 31 Desember 2024:
Suku Bunga Dasar Kredit
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Kredit Konsumtif
Periode
Non KPR/
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro KPR/ KPA
Non KPA
Desember 2022 7,93% 7,82% N/A N/A 8,34% 7,78% 10,15%
Desember 2023 8,67% 8,51% N/A N/A 8,86% 8,52% 10,49%
Desember 2024 7,75% N/A 8,11% 8,40% 10,37% 11,78% 9,92%
Kredit dan Pembiayaan Syariah Sharia Credit and Financing by Economic
Berdasarkan Sektor Ekonomi Sector
Jika dilihat penyaluran kredit dan pembiayaan syariah Analyzing the distribution of sharia credit and financing across
berdasarkan pada sektor ekonomi, maka terlihat bahwa economic sectors, it is evident that throughout 2024, Bank
sepanjang tahun 2024 Bank Sulselbar menyalurkan Sulselbar allocated the largest share of credit to the Household
kredit terbesar pada sektor Rumah Tangga Rp18.681.267 sector, amounting to IDR 18,681,267 million, reflecting an
juta dengan peningkatan Rp939.512 juta atau 5,30% increase of IDR 939,512 million or 5.30% compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat bahwa previous year. This indicates that the household or consumption
sektor rumah tangga atau konsumsi menjadi penyaluran sector represents the primary distribution of Bank Sulselbar’s
utama kredit bank Sulselbar dengan proporsi mencapai credit, accounting for 79.69%, while the remaining 20.31% is
79,69%, sementara 20,31% untuk penyaluran kredit dalam allocated to other sectors.
sektor lainnya.
Penyaluran kredit produktif dengan pertumbuhan terbesar The sector with the most significant growth in productive credit
terdapat pada sektor pengadaan listrik, gas, uap/ air panas was the electricity, gas, steam/hot water, and cold air procurement
dan udara dingin, Informasi dan Komunikasi 314,85%, sector, which saw an increase of 314.85%. Other notable growth
aktifitas jasa lainnya 86,22% dan Pertambangan dan sectors included Information and Communication at 314.85%,
BANK SULSELBAR
245
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 246
penggalian 39,69%, sementara untuk konstraksi terbesar Other Service Activities at 86.22%, and Mining and Excavation
terdapat pada sektor Pendidikan sebesar 91,93% dan bila at 39.69%. Conversely, the Education sector experienced the
dilihat dari nominal maka yang mengalami kontraksi terbesar largest contraction at 91.93%, while the most substantial
adalah pada sektor konstruksi sebesar Rp363.337 juta. Lebih nominal contraction occurred in the Construction sector, totaling
lengkapnya mengenai perubahan yang terjadi dapat dilihat IDR 363,337 million. Detailed information on these changes can
pada tabel pertumbuhan selama dua tahun terakhir berikut: be found in the growth table below for the past two years:
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Proporsi Description
Rumah Tangga 18.681.267 17.741.755 17.111.633 939.512 5,30% 79,69% Household
Konstruksi 1.043.683 1.407.020 1.476.658 -363.337 -25,82% 4,45% Construction
Perdagangan besar dan Wholesale and Retail
1.034.818 1.036.059 1.283.896 -1.241 -0,12% 4,41%
eceran Trade
penyediaan akomodasi
Accommodation and
dan penyediaan makan 143.762 107.929 108.690 35.833 33,20% 0,61%
Food Service Activities
minum
pertanian, perburuan dan Agriculture, Hunting, and
593.777 507.629 505.479 86.148 16,97% 2,53%
kehutanan Forestry
Industri Pengolahan 632.230 537.490 541.453 94.740 17,63% 2,70% Manufacturing Industry
Real estate, usaha
Real Estate, Leasing, and
persewaan dan 169.716 172.966 175.686 -3.250 -1,88% 0,72%
Business Services
perusahaan jasa
Pertambangan dan
524.890 375.749 98.311 149.141 39,69% 2,24% Mining and Quarrying
penggalian
aktifitas keuangan dan Financial and Insurance
251.740 281.581 211.375 -29.841 -10,60% 1,07%
asuransi Activities
aktifitas kesehatan
Human Health and Social
manusia dan aktivitas 110.747 91.084 101.573 19.663 21,59% 0,47%
Work Activities
sosial
aktifitas jasa lainnya 74.237 39.865 40.751 34.372 86,22% 0,32% Other Service Activities
Rental and Leasing
Aktifitas penyewaan dan
Activities without
sewa guna tanpa hak opsi,
Purchase Option,
ketenagakerjaan, agen 38.937 27.192 39.488 11.745 43,19% 0,17%
Employment Activities,
perjalanan, dan penunjang
Travel Agencies, and
usaha lainnya
Business Support Services
Pendidikan 2.009 24.883 31.685 -22.874 -91,93% 0,01% Education
Pengangkutan dan Transportation and
14.079 15.644 20.185 -1.565 -10,00% 0,06%
Pergudangan Warehousing
Aktifitas rumah tangga Household Activities as
7.974 10.391 13.037 -2.417 -23,26% 0,03%
sebagai pemberi kerja Employer
Kesenian, hiburan dan Arts, Entertainment, and
9.706 8.303 7.364 1.403 16,90% 0,04%
rekreasi Recreation
Administrasi Public Administration,
pemerintahan, pertahanan 697 8.006 22.000 -7.309 -91,29% 0,00% Defense, and Compulsory
dan jaminan sosial wajib Social Security
Pengelolaan air,
Water Supply, Waste
pengelolaan air limbah,
Management, Recycling,
pengelolaan dan daur 3.243 3.541 6.590 -298 -8,42% 0,01%
and Remediation
ulang sampah dan aktivitas
Activities
remidiasi
Information and
Informasi dan Komunikasi 10.836 2.612 2.404 8.224 314,85% 0,05%
Communication
BANK SULSELBAR
246
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 247
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Proporsi Description
Aktifitas profesional, Professional, Scientific,
1.877 2.378 4.213 -501 -21,07% 0,01%
ilmiah dan teknis and Technical Activities
Pengadaan listrik, gas, Electricity, Gas, Steam/
uap/ air panas dan udara 91.707 1.050 1.002 90.657 8634,00% 0,39% Hot Water, and Air
dingin Conditioning Supply
Jumlah 23.441.938 22.403.128 21.803.473 1.038.810 4,64% 100,00% Total
Allowance for Impairment
CKPN 545.746 433.244 375.338 112.502 25,97%
Losses
Jumlah Bersih 22.896.192 21.969.884 21.428.136 926.308 4,22% Net Total
Jasa Layanan Perbankan Konvensional Conventional Banking Services
Selain menawarkan produk penghimpunan dan penyaluran In addition to offering fundraising and distribution products,
dana, Bank Sulselbar juga memberikan produk layanan Bank Sulselbar also provides other service products, both for
lainnya, baik untuk layanan dalam mata uang rupiah services in rupiah and foreign currencies. The company’s income
maupun mata uang asing. Pendapatan perusahaan dapat can continue to be increased by improving services that pursue
terus ditingkatkan dengan meningkatkan pelayanan fee-based income such as optimizing SKN-BI, BI-RTGS, PPOB,
yang mengejar pada fee based income seperti melakukan Bank Certificates and digital products and services.
optimalisasi pada jasa layanan SKN-BI, BI-RTGS, PPOB,
Surat Keterangan Bank dan produk serta layanan digital.
Produk layanan digital yang sedang mendapatkan respon Digital service products that are currently receiving a positive
positif dari masyarakat seperti Bank Sulselbar Apps, Internet response from the public such as Bank Sulselbar Apps, Internet
dan Mobile Banking, Uang Ta’Card dan Valas Digital. Dengan and Mobile Banking, Uang Ta’Card and Digital Foreign Exchange.
melakukan pengoptimalan layanan tersebut berkontribusi By optimizing these services, it contributed to the company’s
pada pendapatan fee based income perusahaan tahun 2023 fee-based income in 2023 of IDR321,827 million, an increase of
sebesar Rp321.827 juta mengalami peningkatan Rp8.973 IDR8,973 million or 2.87% from the previous year.
juta atau 2,87% dari tahun sebelumnya.
Pendapatan administrasi merupakan pendapatan yang Administrative income is income received by the Bank from
diterima oleh Bank atas transaksi ATM, administrasi kredit, ATM transactions, credit administration, money transfer
administrasi kiriman uang, pengelolaan untuk rekening administration, management for savings accounts, current
tabungan, giro dan deposito. accounts and deposits.
Tabel Fee Based Income Konvensional (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Administrasi 267.168 206.752 186.039 Administration
Denda 27.283 70.275 83.429 Penalties
Provisi dan komisi selain dari Fees and commissions from
kredit yang diberikan dan 35.395 30.494 32.794 other than loans and sharia
pembiayaan/ piutang syariah financing/ receivables
Lain-lain 18.115 14.304 10.592 Others
Jumlah 347.962 321.827 312.854 Total
BANK SULSELBAR
247
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 248
Analisis Operasi Unit Usaha Syariah Analysis of Sharia Business Unit Operations
Bank Sulselbar melalui unit usaha syariah hadir untuk Bank Sulselbar’s Sharia Business Unit is dedicated to providing
menawarkan transaksi keuangan perbankan yang sesuai banking financial transactions that align with sharia values.
dengan nilai-nilai syariah. Bank Sulselbar selalu berusaha The Bank consistently strives to deliver services that enhance
untuk menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan customer convenience by offering a range of sharia-compliant
kepada nasabahnya dengan menawarkan produk-produk products. These offerings include fundraising products, fund
syariah. Adapun produk-produk yang ditawarkan terdiri dari distribution, and additional services based on sharia transactions
produk penghimpunan dana, penyaluran dana dan layanan and contracts.
lainnya yang berdasarkan pada transaksi dan akad syariah.
Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sulselbar yang didirikan Established in 2007, the Sharia Business Unit (UUS) of Bank
pada tahun 2007 memiliki tujuan untuk memberikan Sulselbar aims to provide sharia-based banking services to the
pelayanan perbankan berbasis syariah kepada masyarakat, community, particularly in South Sulawesi and West Sulawesi.
khususnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Melalui Through its diverse array of banking products and services,
beragam produk dan layanan perbankan skema keuangan alongside various financial schemes and operations adhering to
yang bervariasi serta beroperasi dengan prinsip muammalah the principles of muammalah in accordance with Islamic law, the
yang sesuai dengan syariat Islam sehingga dapat menjadi unit has positioned itself as a primary choice for the community.
pilihan utama masyarakat.
Berdasarkan akta pernyataan keputusan para pemegang Based on the Deed of Shareholders’ Decisions Outside of
saham diluar rapat (keputusan sirkuler) Bank No.68 tanggal Meeting (Circular Decision) Bank No. 68 dated June 20, 2022,
20 Juni 2022 yang dibuat oleh Dr. Mustahar, S.H., M.Kn., executed by Dr. Mustahar, SH, M.Kn., Notary in Makassar, all
Notaris di Makassar. Bahwa seluruh pemegang saham telah shareholders have approved the conversion of Bank Sulselbar
menyetujui konversi Bank Sulselbar Konvensional menjadi from a Conventional Bank to a Sharia Bank. Consequently, the
Bank Sulselbar Syariah, sehingga kedepannya yang menjadi primary product offering of Bank Sulselbar will now be Sharia-
produk utama dari bank sulselbar ini adalah layanan syariah. compliant services.
Produk Penghimpunan Dana Syariah Sharia Funding Products
Produk penghimpunan dana pada unit usaha syariah The fundraising products within the Sharia business units
terdiri dari giro, tabungan, deposito dan bentuk lain yang include current accounts, savings accounts, deposits, and other
dipersamakan dengan itu. Simpanan dari nasabah merupakan similar financial instruments. Deposits consist of funds placed by
dana yang ditempatkan oleh masyarakat kepada Bank baik individuals and entities, both related and unrelated to the Bank.
pihak berelasi maupun pihak ketiga secara perorangan dan
non perorangan.
Jumlah penghimpunan dana unit syariah Bank Sulselbar In 2024, the fund collection of Bank Sulselbar’s Sharia unit
pada tahun 2024 tumbuh positif menjadi Rp1.469.912 juta experienced a positive growth of IDR 1,469,912 million,
mengalami kenaikan sebesar Rp182.368 juta atau 14,16% reflecting an increase of IDR 182,368 million or 14.16%
dibandingkan dengan tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh compared to 2023. This growth was attributed to a 40.20%
adanya kenaikan pada tabungan dengan kenaikan 40,20% increase in savings, amounting to IDR 134,078 million, a rise in
atau Rp134.078 juta, giro sebesar Rp38.074 juta atau 7,59%, current accounts of IDR 38,074 million or 7.59%, and a 2.26%
serta kenaikan deposito sebesar 2,26% atau Rp10.216 juta increase in deposits of IDR 10,216 million compared to the
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lengkapnya dapat previous year. Detailed information is presented in the following
dilihat pada tabel berikut. table:
BANK SULSELBAR
248
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 249
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
KETERANGAN 2024 2023 2022 +/- % Description
Giro iB 539.781 501.707 383.349 38.074 7,59% iB Current Account
Wadiah 505.308 476.667 363.442 28.641 6,01% Wadiah Current Account
Mudharabah 34.473 25.040 19.907 9.433 37,67% Mudharabah Current Account
Tabungan iB 467.623 333.545 242.724 134.078 40,20% iB Savings
Wadiah 173.996 100.450 4.860 73.546 73,22% Wadiah Savings
Mudharabah Mudharabah Savings
Syariah 282.597 225.586 232.621 57.011 25,27% Sharia
Haji Syariah 9.384 5.994 3.602 3.390 56,56% Sharia Hajj Savings
Kemitraan Syariah 1.236 1.238 1.324 -2 -0,15% Sharia Partnership Savings
Simpanan Pelajar 400 268 302 132 49,25% Student Savings
BMKT Syariah 10 9 15 1 11,11% Sharia BMKT (Term Savings)
Deposito iB 462.508 452.292 621.366 10.216 2,26% iB Deposit
Mudharabah 462.508 452.292 621.366 10.216 2,26% Mudharabah Deposit
TOTAL 1.469.912 1.287.544 1.247.439 182.368 14,16% TOTAL
Jumlah nasabah unit usaha syariah Bank Sulselbar terkait The number of customers in Bank Sulselbar’s Sharia business unit
Simpanan pada tahun 2024 memiliki 93.864 NOA, meningkat concerning savings in 2024 reached 93,864 accounts (NOA),
sebanyak 13.323 NOA atau 16,40% jika dibandingkan dengan an increase of 13,323 accounts or 16.40% compared to 2023.
tahun 2023. Peningkatan terbesar terdapat pada produk The most significant growth was observed in Wadiah Savings
Tabungan Wadiah dengan peningkatan sebesar 526,34%, products, which increased by 526.34%. Full details can be found
lengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut (butuh konfirmasi in the table below, pending further confirmation regarding this
lanjutan terkait data ini yang diberikan di folder UUS) data (refer to the UUS folder).
NOA Sharia Customer
NOA DPK SYARIAH 2024 2023 2022 +/- %
Deposit
Giro iB 824 770 686 54 7,01% iB Current Account
Wadiah 479 460 420 19 4,13% Wadiah Current Account
Mudharabah 345 310 266 35 11,29% Mudharabah Current Account
Tabungan iB 51.588 77.793 40.469 (26.205) -33,69% iB Savings
Wadiah 39.403 6.291 3.765 33.112 526,34% Wadiah Savings
Mudharabah Mudharabah Savings
Syariah 32.448 55.964 26.338 (23.516) -42,02% Sharia
Haji Syariah 9.384 6.428 1.546 2.956 45,99% Sharia Hajj Savings
Kemitraan Syariah 1.236 8.224 8.230 (6.988) -84,97% Sharia Partnership Savings
Simpanan Pelajar 891 867 571 24 2,77% Student Savings
BMKT Syariah 19 19 19 - 0,00% Sharia BMKT (Term Savings)
Deposito iB 2.049 2.078 2.236 (29) -1,40% iB Deposit
Mudharabah 2.049 2.078 2.236 (29) -1,40% Mudharabah Deposit
TOTAL 93.864 80.641 43.391 13.223 16,40% TOTAL
BANK SULSELBAR
249
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 250
Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Distribution of Profit Sharing from Sharia
Syariah Tahun 2023 Fundraising in 2023
Distribusi bagi hasil di bank syariah sesuai Fatwa DSN No. The distribution of profit sharing in Islamic banks, according to
15/DSN-MUI/IX/2000 tentang prinsip distribusi hasil usaha DSN Fatwa No. 15/DSN-MUI/IX/2000 concerning the principle
di lembaga keuangan syariah membolehkan memilih prinsip of business result distribution, allows for the selection of profit-
distribusi hasil usaha dengan prinsip bagi untung (revenue sharing principles (revenue sharing or net income sharing).
sharing) atau prinsip bagi hasil (net income sharing).
Pada tahun 2024, unit usaha syariah Bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s Sharia business unit established the
menetapkan nisbah porsi pemilik dana untuk giro adalah fund owner’s portion ratio for current accounts at 22.5%, with
sebesar 22,5% dengan indikasi rate of return sebesar 1,71%. an indicated rate of return of 1.71%. For savings accounts, the
Sedangkan nisbah porsi pemilik dana tabungan adalah fund owner’s portion ratio is set at 12.5%, with an indicated rate
sebesar 12,5% dengan indikasi rate of return sebesar 0,95%. of return of 0.95%. For deposits, the fund owner’s portion ratio
Untuk jenis penghimpunan dana dalam bentuk deposito varies based on the duration, ranging from 40% to 42%, with
nisbah porsi pemilik dana dibagi berdasarkan jangka waktu an indicated rate of return between 3.05% and 3.20%. Detailed
yang berada pada range yaitu sebesar 40% - 42% dengan information is presented in the table below:
indikasi rate of return sebesar 3,05% – 3,20%, lengkapnya
dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Keterangan 2024 2023 2022 Description
Giro Mudharabah Mudharabah Current Account
Nisbah 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% 22,5% : 77,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1,71% 1,96% 1,90% Profit Sharing Rate
Tabungan Mudharabah Mudharabah Savings
Nisbah 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% 12,5% : 87,5% Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 0,95% 0,82% 1.06% Profit Sharing Rate
Deposito Mudharabah Mudharabah Deposit
Nisbah 1 bulan 40% : 60% 40% : 60% 40% : 60% 1-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 3 bulan 41% : 59% 41% : 59% 41% : 59% 3-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 6 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 6-Month Profit Sharing Ratio
Nisbah 12 bulan 42% : 58% 42% : 58% 42% : 58% 12-Month Profit Sharing Ratio
Tingkat Bagi Hasil 1 Bulan 3,05% 3,10% 3,38% 1-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 3 Bulan 3,12% 3,18% 3,47% 3-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 6 Bulan 3,20% 3,26% 3,55% 6-Month Profit Sharing Rate
Tingkat Bagi Hasil 12 Bulan 3,20% 3,26% 3,55% 12-Month Profit Sharing Rate
Penyaluran Dana Syariah Tahun 2024 Distribution of Sharia Funds in 2024
Pembiayaan yang diberikan meliputi pembiayaan syariah The financing provided includes Sharia financing, primarily
yang terutama terdiri dari piutang Murabahah, pembiayaan comprising Murabahah receivables, Mudharabah financing, and
Mudharabah dan pembiayaan Musyarakah. Selama tahun Musyarakah financing. In 2024, the Sharia business unit of Bank
2024 unit usaha syariah bank Sulselbar berhasil menyalurkan Sulselbar successfully distributed financing amounting to IDR
pembiayaan kepada para debitur sebesar Rp1.535.131 juta 1,535,131 million, reflecting an increase of IDR 109,475 million
meningkat Rp109.475 juta atau 7,68% dari tahun 2023. or 7.68% from 2023. The largest portion of consumer financing
Proporsi pembiayaan konsumtif merupakan yang terbesar accounted for 68.28% of the total funds distributed by the
BANK SULSELBAR
250
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 251
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
yaitu sebesar 68,28% dari total penyaluran dana yang Sharia business unit, followed by working capital at 14.61% and
dilakukan unit usaha syariah bank Sulselbar, diikuti oleh investments at 17.10% compared to 2023.
modal kerja 14,61% dan investasi 17,10% bila dibandingkan
dengan tahun 2023.
Tabel Produk Pembiayaan Syariah Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta) | Table of Sharia Financing Products 2024 – 2022 (Rp Million)
Pembiayaan 2024 2023 2022 +/- % Proporsi Financing
Investasi 262.573 164.994 187.426 97.579 59,14% 17,10% Investment
Modal Kerja 224.318 328.577 285.126 (104.259) -31,73% 14,61% Working Capital
Konsumtif 1.048.240 932.085 842.815 116.155 12,46% 68,28% Consumer
Jumlah 1.535.131 1.425.656 1.315.367 109.475 7,68% 100,00% Total
Allowance for
Penyisihan Kerugian 48.560 37.378 28.079 11.182 29,92%
Impairment Losses
Jumlah Bersih 1.486.571 1.388.278 1.287.288 98.293 7,08% Net Total
Berdasarkan akad pembiayaan, penyaluran pembiayaan Based on the financing agreement, the largest financing
terbesar disalurkan pada pembiayaan Murabahah PPR disbursement was allocated to Murabahah PPR (FLPP) financing,
(FLPP) dengan proporsi dari total pembiayaan yang comprising 37.42% of the total financing disbursed. In 2024, this
disalurkan adalah sebesar 37,42% yang selama tahun 2024 amount increased by IDR 73,732 million or 14.73%, totaling
meningkat Rp73.732 juta atau 14,73% menjadi Rp574.427 IDR 574,427 million, while the highest growth was observed in
juta, sementara itu pertumbuhan terbesar pada pembiayaan financing associated with investment musyarakah agreements,
dengan akad musyarakah investasi dengan pertumbuhan which grew by 68.69%. Detailed information can be found in the
68,69%. Lengkapnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini: table below:
Tabel Akad Pembiayaan Syariah Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta) | Table of Sharia Financing Agreements 2024 – 2022 (Rp Million)
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Proporsi
Murabahah Investasi 81.997 57.946 72.513 24.051 41,51% 5,34% Murabahah Investment
Murabahah Modal Murabahah Working
3.665 6.438 1.708 (2.773) -43,07% 0,24%
Kerja Capital
Murabahah Konsumtif Murabahah Consumer or
363.623 364.913 380.137 (1.290) -0,35% 23,69%
atau lainnya Others
Murabahah PPR (FLPP) 574.427 500.695 408.862 73.732 14,73% 37,42% Murabahah PPR (FLPP)
Murabahah Emas 10.206 6.822 5.649 3.384 49,60% 0,66% Murabahah Gold
Mudharabah Modal Mudharabah Working
10.027 32.059 49.414 (22.032) -68,72% 0,65%
Kerja Capital
Rahn 99.986 59.656 48.167 40.330 67,60% 6,51% Rahn
Musyarakah Modal Musyarakah Working
210.625 290.079 234.004 (79.454) -27,39% 13,72%
Kerja Capital
Musyarakah Investasi 180.575 107.048 114.913 73.527 68,69% 11,76% Musyarakah Investment
Jumlah 1.535.131 1.425.656 1.315.367 109.475 7,68% 100,00% Total
Allowance for Impairment
Penyisihan Kerugian 48.560 37.378 28.079 11.182 29,92%
Losses
Jumlah Bersih 1.486.571 1.388.278 1.287.288 98.293 7,08% Net Total
Penyaluran pembiayaan yang disalurkan kepada pihak Financing disbursements to related parties increased by 0.08%
berelasi mengalami peningkatan 0,08% menjadi Rp1.407 juta, to IDR 1,407 million, while distributions to third parties rose by
BANK SULSELBAR
251
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 252
sementara penyaluran kepada pihak ketiga meningkat 7,69% 7.69% to IDR 1,533,724 million compared to 2023. Further
menjadi Rp1.533.724 juta bila dibandingkan dengan tahun details are provided in the table below:
2023. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Description
Berelasi 1.407 1.407 1.068 0 0,01% Related Party
CKPN 0 1 2 (1) -98,00% Allowance for Impairment Losses
Jumlah pihak berelasi 1.407 1.406 1.066 1 0,08% Total Related Party
Pihak Ketiga 1.533.724 1.424.249 1.314.299 109.475 7,69% Third Party
CKPN 48.560 37.377 28.077 11.183 29,92% Allowance for Impairment Losses
Jumlah pihak ketiga 1.485.164 1.386.872 1.286.223 98.292 7,09% Total Third Party
Total Pembiayaan 1.535.131 1.425.656 1.315.367 109.475 7,68% Total Financing
Total CKPN 48.560 37.378 28.079 11.182 29,92% Total Allowance for Impairment Losses
Total Pembiayaan Net 1.486.571 1.388.278 1.287.288 98.293 7,08% Total Net Financing
Jumlah debitur pembiayaan unit syariah Bank Sulselbar pada The number of debtors in Bank Sulselbar’s Sharia unit financing
tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 1.979 nasabah in 2024 increased by 1,979 customers, representing a 17.63%
atau 17,63% menjadi 13.202 debitur jika dibandingkan rise to 13,202 debtors compared to the previous year. The most
dengan posisi tahun 2023. Peningkatan terbesar ini berasal significant increase was observed in Gold Pawn financing, which
dari pembiayaan Gadai Emas 41,12% dan Murabahah emas rose by 41.12%, and Gold Murabahah, which increased by
17,74%, lengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut: 17.74%. Full details are presented in the following table:
Pembiayaan 2024 2023 2022 +/- % Financing
Murabahah Investasi 80 72 75 8 11,11% Murabaha Investment
Murabahah Modal Kerja 8 9 7 (1) -11,11% Murabaha Working Capital
Murabahah Konsumtif 2.928 3.035 3.215 (107) -3,53% Consumptive Murabaha
KPR Subsidi (FLPP) 4.805 4.163 3.402 642 15,42% Subsidized Mortgage (FLPP)
Murabahah Emas 876 744 676 132 17,74% Gold Murabaha
Gadai Emas 4.458 3.159 2.505 1.299 41,12% Gold Pawn
Mudharabah Modal Kerja 6 6 6 0 0,00% Mudharabah Working Capital
Musyarakah Investasi 5 3 2 2 66,67% Musharakah Investment
Musyarakah Modal Kerja 36 32 30 4 12,50% Musharakah Working Capital
Jumlah 13.202 11.223 9.918 1.979 17,63% Total
Kesehatan penyaluran pembiayaan dapat tercermin pada The health of financing distribution can be assessed through the
Non Performing Financing (NPF) berikut: following Non-Performing Financing (NPF) data:
Tabel NPF Pembiayaan Syariah Tahun 2024 - 2022 | Sharia Financing NPF Table 2024 - 2022
Non Performing Financing (NPF) 2024 2023 2022 +/- %
NPF Gross 4,59% 4,31% 2,45% 0,28% 6,50%
NPF Nett 2,42% 1,93% 0,73% 0,49% 25,39%
BANK SULSELBAR
252
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 253
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Suku Bunga Dasar Pembiayaan Syariah Basic Interest Rate of Sharia Financing
Tingkat suku bunga/ margin rata-rata per tahun bagi hasil The average interest rate/margin per year for profit sharing of
Mudharabah, murabahah, rahn dan musyarakah pada tanggal Mudharabah, murabahah, rahn and musyarakah as of December
31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar 31, 2023 and 2022 were 10.04% and 10.68%, respectively.
10,04% dan 10,68%.
Jasa Layanan Perbankan Syariah Sharia Banking Services
Pada tahun 2024, Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s Sharia Business Unit recorded
mencatat pertumbuhan signifikan dalam fee based income significant growth in fee-based income with total revenue of
dengan total pendapatan sebesar Rp6.462 juta, meningkat IDR6,462 million, an increase of 51% compared to 2023 which
51% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp4.283 juta. reached IDR4,283 million.
Kontributor utama dalam peningkatan ini berasal dari hasil The main contributor to this increase came from service income,
jasa, yang mengalami lonjakan drastis dari Rp3.507 juta di which experienced a drastic increase from IDR3,507 million in
tahun 2023 menjadi Rp5.729 juta di tahun 2024. Kenaikan 2023 to IDR5,729 million in 2024. This increase reflects the
ini mencerminkan peningkatan aktivitas bisnis syariah dan increase in sharia business activities and optimization of fee-
optimalisasi layanan berbasis fee. based services.
Meskipun demikian, terdapat penurunan pada pendapatan However, there was a decrease in fee income, which fell from
fee, yang turun dari Rp738 juta di tahun 2023 menjadi Rp701 IDR738 million in 2023 to IDR701 million in 2024. This
juta di tahun 2024. Penurunan ini juga terjadi pada provisi, decrease also occurred in provisions, which shrank from IDR29
yang menyusut dari Rp29 juta di tahun 2023 menjadi Rp12 million in 2023 to IDR12 million in 2024.
juta di tahun 2024.
Di sisi lain, hasil pembebanan barang mengalami kenaikan On the other hand, the results of goods charges increased from
dari Rp8 juta menjadi Rp19 juta, menunjukkan adanya IDR8 million to IDR19 million, indicating an increase in sharia
peningkatan transaksi pembiayaan syariah dengan skema financing transactions with the murabahah or ijarah scheme.
murabahah atau ijarah.
Secara keseluruhan, pertumbuhan fee based income yang Overall, the significant growth in fee-based income in 2024
signifikan pada 2024 mencerminkan strategi optimalisasi reflects a more aggressive sharia-based service optimization
layanan berbasis syariah yang lebih agresif, seiring dengan strategy, in line with the increasing demand for sharia financial
meningkatnya permintaan layanan jasa keuangan syariah di services in South and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Barat.
Tabel Fee Based Income Syariah (Rp Juta) | Sharia Fee Based Income Table (Rp Million)
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Description
Fee 701 738 544 (37) -5,01% Fee
Hasil Denda - - - - 0,00% Penalty Income
Hasil Ganti Rugi 1 1 1 - 0,00% Compensation Income
Hasil Jasa 5.729 3.507 1.764 2.222 63,36% Service Income
Hasil Pembebanan Barang 19 8 3 11 137,50% Income from Goods Charges
Pendapatan Remittance - - - 0,00% Remittance Income
Provisi 12 29 17 (17) -58,62% Provision
Jumlah 6.462 4.283 2.329 2.179 50,88% Total
BANK SULSELBAR
253
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 254
Analisis Layanan Internasional International Service Analysis
Divisi International Banking terdiri dari dua unit kerja, yaitu The International Banking Division consists of two operational
Departemen Trade Finance & Remittance dan Departemen units: the Trade Finance & Remittance Department and the
Financial Institution. Divisi International Banking memiliki Financial Institution Department. This division plays a critical
peran dalam penyelenggaraan layanan devisa Bank, role in managing the Bank’s foreign exchange services, with
khususnya trade finance dan Remittance, melalui penyediaan a particular focus on trade finance and remittance. It aims to
solusi keuangan untuk mendukung transaksi perdagangan provide financial solutions that support both international and
internasional maupun domestik serta pengelolaan domestic trade transactions while fostering collaboration with
kerjasama dengan lembaga keuangan maupun non keuangan financial and non-financial institutions to achieve common
dalam mencapai tujuan bersama. Selama tahun 2023, Bank objectives. Throughout 2023, Bank Sulselbar has continued its
Sulselbar melakukan kegiatan bisnis valuta asing yang operations as a Foreign Exchange Bank in KTI.
beroperasi sebagai Bank Devisa di KTI hingga saat ini.
Sebagai Bank Devisa, Bank Sulselbar dapat memanfaatkan As a Foreign Exchange Bank, Bank Sulselbar is well-positioned
dengan baik potensi pasar untuk mengoptimalkan to leverage market potential to optimize the management of
pengelolaan bisnis devisa yakni trade finance dan Remittance. its foreign exchange operations, which include trade finance
Pencapaian tersebut menunjukkan komitmen Bank Sulselbar and remittance services. This accomplishment reflects Bank
untuk berperan aktif dalam mendukung kebutuhan nasabah Sulselbar’s commitment to actively support customer needs in
dalam melakukan aktivitas perdagangan, baik internasional conducting trade activities, both internationally and domestically.
maupun domestik.
Dengan mengimplementasikan rencana bisnis strategis By implementing a strategic business plan, Bank Sulselbar aims
dalam melakukan leverage atas pertumbuhan ekonomi to capitalize on the economic growth of the provinces of South
Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui Sulawesi and West Sulawesi. This involves enhancing access to
peningkatan akses pembiayaan untuk perdagangan financing for international trade and fostering relationships and
internasional serta membangun relationship dan network networks with banking institutions and financial entities globally.
dengan seluruh jaringan perbankan dan institusi keuangan
di seluruh dunia.
Selain itu, peningkatan jumlah bank koresponden yang Furthermore, the notable increase in the number of correspondent
signifikan juga menjadi indikator kepercayaan bagi Bank banks serves as a testament to the trust placed in Bank Sulselbar
Sulselbar dalam menjalankan bisnis transaksi keuangan for managing foreign exchange financial transactions.
valuta asing.
Pendapatan transaksi Valas Foreign Exchange Transaction Income
Performa Divisi International Banking pada tahun 2024 The performance of the International Banking Division in 2024
mencakup pencapaian kinerja financial maupun non- encompasses both financial and non-financial achievements,
finansial, sebagai berikut: detailed as follows:
1. Trade Finance 1. Trade Finance
Bisnis devisa tahun 2024, khususnya trade finance, In 2024, the foreign exchange business, particularly trade
dikelola melalui produk/fasilitas SKBDN, Electricity finance, will be managed through SKBDN products/facilities,
Paylater dan Stand By Letter of Credit (SBLC), yang Electricity Paylater, and Stand By Letters of Credit (SBLC),
menunjukkan komitmen Bank untuk menyediakan solusi underscoring the Bank’s commitment to delivering diverse
keuangan yang beragam untuk mendukung kebutuhan financial solutions that support foreign exchange transactions
transaksi devisa dan pertumbuhan bisnis nasabah. and facilitate customer business growth.
BANK SULSELBAR
254
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 255
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
a. Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) a. Domestic Documentary Letter of Credit (SKBDN)
SKBDN Bank Sulselbar merupakan janji tertulis SKBDN Bank Sulselbar is a written promise to guarantee
untuk menjamin pembayaran akan dilakukan kepada that payment will be made to the Beneficiary/Seller
pihak Beneficiary/Penjual selama Beneficiary dapat as long as the Beneficiary can submit the required
menyerahkan dokumen yang dipersyaratkan dan documents and ensures that payment will only be made
memastikan pembayaran hanya dilakukan setelah after the Beneficiary/Seller submits documents that
Beneficiary/Penjual menyerahkan dokumen yang are in accordance with the terms and conditions in the
sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam kontrak. contract.
Portofolio SKBDN Bank Sulselbar tahun 2024 Bank Sulselbar’s SKBDN portfolio for 2024 reached IDR
sebesar Rp81 miliar dan meningkat 82.91% 81 billion, reflecting an increase of 82.91% from IDR 44
dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp44 miliar. billion in 2023.
b. Electricity Paylater b. Electricity Paylater
Electricity Paylater Bank Sulselbar merupakan fasilitas Electricity Paylater Bank Sulselbar is a short-term
dana talangan/pembiayaan jangka pendek yang bridging/financing facility provided by Bank Sulselbar
diberikan Bank Sulselbar kepada para pelanggan PLN to PLN customers for paying electricity bills to PLN at a
untuk pembayaran tagihan listrik kepada PLN dengan lower rate compared to the fines that will be borne by the
tarif biaya yang lebih rendah jika dibandingkan customer concerned for late payment of electricity.
dengan denda yang akan ditanggung oleh nasabah
yang bersangkutan atas keterlambatan pembayaran
listrik.
Electricity Paylater (SKBDN UPAS) Bank Sulselbar Electricity Paylater (SKBDN UPAS) Bank Sulselbar in
tahun 2024 mengalami perlambatan 2% sebesar 2024 experienced a 2% slowdown of IDR226 billion
Rp226 miliar dibandingkan tahun 2023 Rp231 miliar. compared to IDR231 billion in 2023.
Uraian 2024 2023 2022 +/- % Description
Electricity Paylater 226.615 231.332 226.413 (4.717) -2,04% Electricity Paylater
Tagihan Akseptasi Acceptance Bill
Tagihan akseptasi mengalami penurunan 19.29% Acceptance receivables decreased by 19.29% in 2024 to
pada tahun 2024 menjadi Rp76 miliar dari Rp94 IDR 76 billion from IDR 94 billion in 2023, primarily due
miliar di tahun 2023. Penurunan ini terutama berasal to a reduction in Electricity Paylater transactions, which
dari menurunnya transaksi Electricity Paylater menjadi fell to IDR 36 billion in 2024 from IDR 69 billion in 2023.
Rp36 miliar pada tahun 2024 dari Rp69 miliar pada
tahun 2023.
Dari transaksi Electricity Paylater, Bank Sulselbar Through Electricity Paylater transactions, Bank Sulselbar
telah melakukan cross selling kepada nasabah dengan has cross-sold additional products to customers beyond
produk produk lain selain produk SKBDN rupiah, the SKBDN rupiah product, including:
yaitu :
1) Giro Rupiah dan Valas. 1) Rupiah and Foreign Currency
2) Remittance (Transfer Valas) 2) Remittance (Foreign Exchange
3) Forex. Transaksi forex berupa penjualan dana 3) Forex transactions, comprising the sale of foreign
valuta asing untuk disetorkan ke rekening rupiah currency funds to be deposited into rupiah accounts
sebagai sumber pembayaran kembali kewajiban to fulfill obligations to the Bank.
kepada Bank
BANK SULSELBAR
255
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 256
4) Cash Management System (CMS). Bank 4) Cash Management System (CMS), which provides
menyediakan fasilitas CMS bagi nasabah yang customers with tools to monitor transactions in their
membutuhkan aplikasi untuk memonitor mutasi rupiah and foreign currency accounts.
dari rekening giro rupiah dan giro valas mereka.
c. Stand By Letter of Credit (SBLC) c. Stand By Letter of Credit (SBLC)
Pada tahun 2024 tidak ada transaksi Letter of Credit In 2024 there will be no Letter of Credit transactions
2. Remittance 2. Remittance
Fasilitas Remittance memberikan keamanan, kemudahan Remittance facilities provide security, convenience and speed
dan kecepatan dalam proses pengiriman/penerimaan in the process of sending/receiving foreign currency funds
dana valas yang berasal dari dalam maupun keluar negeri. originating from within or outside the country.
Remittance merupakan pengiriman dan penerimaan uang Remittance is the sending and receiving of money in foreign
dalam valuta asing baik Incoming maupun outgoing. currency, both incoming and outgoing.
Transaksi Incoming Remittance pada tahun 2024 sebesar Incoming remittance transactions in 2024 amounted to
USD23.589.185 meningkat 148% dibandingkan tahun USD23,589,185, increasing by 148% compared to 2023
2023 sebesar USD9.505.087. Outgoing Remittance tahun of USD9,505,087. Outgoing remittance in 2024 grew by
2024 tumbuh 280% dari USD6.089.846 pada tahun 280% from USD6,089,846 in 2022 to USD23,163,281 in
2022 menjadi USD23.163.281 Tahun 2024. Peningkatan 2024. This increase was influenced by the addition of new
ini dipengaruhi oleh pertambahan nasabah baru dan customers and existing customers who actively made both
nasabah eksisting yang aktif melakukan transaksi baik incoming and outgoing remittance transactions.
Incoming maupun outgoing Remittance.
Jasa Layanan Transaksi Internasional International Transaction Services
Jasa layanan transaksi internasional yang dilakukan oleh The international transaction services provided by Bank
bank Sulselbar selama tahun 2024 terdiri dari: Sulselbar in 2024 include:
Perbankan Komersil/Korporat Commercial/Corporate Banking
Kredit Komersil/Korporat Commercial/Corporate Credit
1. Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) 1. Domestic Documentary Letter of Credit (SKBDN)
- SKBDN Bank Sulselbar merupakan janji tertulis - The SKBDN Bank Sulselbar is a written guarantee
untuk menjamin pembayaran akan dilakukan kepada ensuring that payment will be made to the Beneficiary/
pihak Beneficiary/Penjual selama Beneficiary dapat Seller, provided they submit the required documents.
menyerahkan dokumen yang dipersyaratkan dan Payment is contingent upon the Beneficiary/Seller
memastikan pembayaran hanya dilakukan setelah fulfilling the document submission as outlined in the
Beneficiary/Penjual menyerahkan dokumen yang contract terms.
sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam kontrak. - In 2024, Bank Sulselbar’s SKBDN portfolio reached IDR
- Portofolio SKBDN Bank Sulselbar tahun 2024 81 billion, marking an 82.91% increase from IDR 44
sebesar Rp81 miliar dan meningkat 82.91% billion in 2023.
dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp44 miliar.
BANK SULSELBAR
256
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 257
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Portofolio Penerbitan SKBDN (Miliar) | SKBDN Issuance Portfolio (Billion)
81
43 44
25
0
2020 2021 2022 2023 2024
2. Electricity Paylater 2. Electricity Paylater
Electricity Paylater Bank Sulselbar merupakan fasilitas Bank Sulselbar’s Electricity Paylater is a short-term financing
dana talangan/pembiayaan jangka pendek yang diberikan option for PLN customers to cover electricity bills, offering a
Bank Sulselbar kepada para pelanggan PLN untuk lower interest rate than late payment penalties.
pembayaran tagihan listrik kepada PLN dengan tarif
biaya yang lebih rendah jika dibandingkan dengan denda
yang akan ditanggung oleh nasabah yang bersangkutan
atas keterlambatan pembayaran listrik.
Electricity Paylater (SKBDN UPAS) Bank Sulselbar tahun In 2024, the Electricity Paylater (SKBDN UPAS) declined by
2024 mengalami perlambatan 2% sebesar Rp226 miliar 2%, totaling IDR 226 billion compared to IDR 231 billion in
dibandingkan tahun 2023 Rp231 miliar. 2023.
No Tahun Nominal
1 2021 Rp0
2 2022 Rp226.413.310.881
3 2023 Rp231.331.580.471
4 2024 Rp226.614.952.547
Jasa Lainnya Other Services
Remittance Remittance
1. Remittance Bank Sulselbar merupakan fasilitas 1. The Bank Sulselbar Remittance service facilitates the
pengiriman/penerimaan dalam beberapa currency. sending and receiving of funds in various currencies,
Fasilitas Remittance memberikan keamanan, kemudahan providing security, convenience, and speed for domestic and
dan kecepatan dalam proses pengiriman/penerimaan international foreign currency transfers.
dana valas yang berasal dari dalam maupun keluar negeri.
2. Remittance merupakan pengiriman dan penerimaan uang 2. In 2024, incoming remittance transactions totaled
dalam valuta asing baik incoming maupun outgoing. USD 23,589,185, reflecting a 148% increase from USD
Transaksi incoming remittance pada tahun 2024 sebesar 9,505,087 in 2023. Outgoing remittance transactions also
USD23.589.185 meningkat 148% dibandingkan tahun saw significant growth, rising by 280% from USD 6,089,846
2023 sebesar USD9.505.087. Outgoing remittance tahun in 2022 to USD 23,163,281 in 2024. (Graphs/tables may be
2024 tumbuh 280% dari USD6.089.846 pada tahun 2022 added).
menjadi USD23.163.281 Tahun 2024. (Boleh tambahkan
grafik/tabel)
BANK SULSELBAR
257
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 258
Peningkatan transaksi remittance tahun 2024 dipengaruhi The increase in remittance transactions in 2024 was driven by
pertambahan nasabah baru dan nasabah eksisting yang the acquisition of new customers and heightened activity from
aktif melakukan transaksi baik incoming maupun outgoing existing customers in both incoming and outgoing remittances.
remittance.
Tagihan Akseptasi Acceptance Receivables
Tagihan akseptasi mengalami penurunan 19.29% pada tahun Acceptance receivables fell by 19.29% in 2024 to IDR 76 billion,
2024 menjadi Rp76 miliar dari Rp94 miliar di tahun 2023. down from IDR 94 billion in 2023. This decline was primarily
Penurunan ini terutama berasal dari menurunnya transaksi attributed to a reduction in Electricity Paylater transactions,
Electricity Paylater menjadi Rp36 miliar pada tahun 2024 dari which decreased to IDR 36 billion in 2024 from IDR 69 billion
Rp69 miliar pada tahun 2023. in 2023.
Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Distribution of Profit Sharing from
Dana Syariah Tahun 2024 Sharia Fundraising in 2024
Distribusi bagi hasil di bank syariah mengikuti Fatwa DSN The distribution of profit sharing within Islamic banks adheres
No. 15/DSN-MUI/IX/2000 tentang Prinsip Distribusi to DSN Fatwa No. 15/DSN-MUI/IX/2000, which outlines the
Hasil Usaha di Lembaga Keuangan Syariah. Fatwa ini Principles of Distribution of Business Results in Islamic Financial
memperbolehkan pemilihan antara dua prinsip distribusi, Institutions. This fatwa permits a choice between two distribution
yaitu prinsip bagi untung (revenue sharing) dan prinsip bagi principles: profit sharing (revenue sharing) and profit sharing (net
hasil (net profit sharing). profit sharing).
Untuk dana pihak ketiga, distribusi bagi hasil menggunakan For third-party funds, the profit-sharing distribution utilizes the
prinsip bagi hasil yang didasarkan pada porsi bagi hasil profit-sharing principle based on the previously agreed-upon
(nisbah) yang telah disepakati sebelumnya, sesuai dengan profit-sharing portion (nisbah), in accordance with the absolute
prinsip Mudharabah mutlaqah. Mudharabah principle.
Rata-rata imbal hasil dari dana syirkah temporer yang The average return on temporary Mudharabah funds provided by
diberikan oleh Bank Sulselbar selama dua tahun terakhir Bank Sulselbar over the past two years is detailed in the following
dapat dilihat pada tabel di bawah ini: table:
2024 2023 2022
Nisbah dan Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat
Nisbah/ Nisbah/ Nisbah/ Source of funds
Bagi Hasil Bagi Hasil Bagi Hasil Bagi Hasil
Ratio (%) Ratio (%) Ratio (%)
(%) (%) (%)
Giro Mudharabah 22,5 : 77,5 1,96 22,5 : 77,5 1,96 22,5 : 77,5 1,9 Mudharabah Giro
Tabungan Mudharabah 12,5 : 87,5 0,82 12,5 : 87,5 0,82 12,5 : 87,5 1,06 Mudharabah Savings
Deposito Berjangka Mudharabah Time
Mudharabah Deposit
1 bulan 40 : 60 3,1 40 : 60 3,1 40 : 60 3,38 1 month
3 bulan 41 :59 3,18 41 :59 3,18 41 :59 3,47 3 months
6 bulan 42 : 58 3,26 42 : 58 3,26 42 : 58 3,55 6 months
12 bulan 42 : 58 3,26 42 : 58 3,26 42 : 58 3,55 12 months
BANK SULSELBAR
258
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 259
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Bank Sulselbar berhasil menghimpun dana selama tahun Bank Sulselbar successfully raised funds in 2024, achieving an
2024 dengan saldo rata-rata sebesar Rp758.141 juta, jumlah average balance of Rp758,141 million, resulting in an income
pendapatan yang akan dibagihasilkan sebesar Rp4.908 juta to be distributed of Rp4,908 million, with a portion allocated
dengan porsi pemiliki dana Rp1.483 juta. Rinciannya dapat to fund owners amounting to Rp1,483 million. The details are
dilihat pada tabel berikut: presented in the table below:
Net Revenue Sharing
Porsi Pemilik Dana
Pendapatan
Jenis Penghimpunan Saldo Rata- Indikasi
No yang akan Jumlah Type of Fundraising
Dana rata Nisbah (%) Rate of
Dibagihasilkan Bagi Hasil
Return
Liabilitas Kepada Bank
1 41 - 59.00 % - 1.71 % Liabilities to Other Banks
Lain
Mudharabah Current
2 Giro Mudharabah 27.480 178 22.50 % 40 1.71 %
Account
Mudharabah Savings
3 Tabungan Mudharabah 272.640 1.765 12.50 % 218 0.95 %
Account
Mudharabah Time
4 Deposito Mudharabah 457.980 2.965 - 1.225
Deposit
- 1 Bulan 125.566 813 40.00 % 325 3.05 % 1 Months
- 3 Bulan 64.263 416 41.00 % 171 3.12 % 3 Months
- 6 Bulan 148.109 959 42.00 % 403 3.20 % 6 Months
- 12 Bulan 120.042 777 42.00 % 326 3.20 % 12 Months
Surat Berharga yang
5 - - - - 0.00% Issued Securities
diterbitkan
Pembiayaan yang
6 - - - - Received Financing
Diterima
Jumlah 758.141 4.908 1.483 Total
Net Revenue Sharing
Porsi Pemilik Dana
Pendapatan
Jenis Penghimpunan Saldo Rata- Indikasi
No yang akan Jumlah Type of Fundraising
Dana rata Nisbah (%) Rate of
Dibagihasilkan Bagi Hasil
Return
Liabilitas Kepada Bank
1 36 - 59,00% - 1,75% Liabilities to Other Banks
Lain
Mudharabah Current
2 Giro Mudharabah 16.539 109 22,50% 25 1,75%
Account
Mudharabah Savings
3 Tabungan Mudharabah 231.903 1.528 12,50% 189 0,97%
Account
Mudharabah Time
4 Deposito Mudharabah 428.730 2.827 1.167
Deposit
- 1 Bulan 123.930 817 40,00% 327 3,10% 1 Months
- 3 Bulan 68.061 449 41,00% 184 3,18% 3 Months
- 6 Bulan 150.031 989 42,00% 416 3,26% 6 Months
- 12 Bulan 86.726 572 42,00% 240 3,26% 12 Months
BANK SULSELBAR
259
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 260
Net Revenue Sharing
Porsi Pemilik Dana
Pendapatan
Jenis Penghimpunan Saldo Rata- Indikasi
No yang akan Jumlah Type of Fundraising
Dana rata Nisbah (%) Rate of
Dibagihasilkan Bagi Hasil
Return
Surat Berharga yang
5 - - 0,00% - 0,00% Issued Securities
diterbitkan
Pembiayaan yang
6 - - 0,00% - 0,00% Received Financing
Diterima
Jumlah 677.208 4.464 1.381 Total
Dana dari hasil penghimpunan dana yang disalurkan melalui The funds collected and distributed through Sharia financing
pembiayaan syariah memberikan pendapatan yang diterima generated an income of IDR 8,536 million, with the following
sebesar Rp8.536 juta, dengan rincian sebagai berikut: details:
Pendapatan yang
Jenis Penyaluran Dana Saldo Rata-Rata Fund Distribution Types
Diterima
Penempatan pada Bank Lain 151 - Placement with Other Banks
Surat Berharga yang dimiliki 720.317 1.911 Securities Owned
Piutang Murabahah 458.561 4.017 Murabaha Receivables
Piutang Istishna 0 0 Istishna Receivables
Piutang Multijasa 0 0 Multi-service Receivables
Pembiayaan Gadai 88.508 732 Pawn Financing
Pembiayaan Mudharabah 11.739 61 Mudharabah Financing
Pembiayaan Musyarakah 388.025 1.815 Musyarakah Financing
Pembiayaan Sewa 0 0 Lease Financing
Pembiayaan Lainnya 0 0 Other Financing
Jumlah 1.667.301 8.536 Total
Penyaluran Dana Zakat dan Wakaf Distribution of Qard Hasan Funds
Selama tahun 2024 tidak terdapat penyaluran dana zakat Throughout 2024, there were no Qard Hasan fund distributions
dan wakaf yang dilakukan oleh Bank Sulselbar, seperti yang conducted by Bank Sulselbar, as shown in the table below:
terlihat pada tabel dibawah ini:
Tumbuh
No Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Sumber dan Penyaluran Source and Distribution of
A.
Dana Zakat Zakat Funds
Penerimaan dana zakat Receipt of zakat funds
1
yang berasal dari: originating from:
a. Intern 0 0 0 0 0,00% a. Internal
b. Ekstern 0 0 0 0 0,00% b. External
Total penerimaan 0 0 0 0 0,00% Total receipts
BANK SULSELBAR
260
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 261
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tumbuh
No Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Penyaluran dana zakat Distribution of zakat funds
2 kepada entitas pengelola 0 0 0 0 0,00% to zakat management
zakat entities
a. Lembaga amil zakat 0 0 0 0 0,00% a. Amil zakat institution
b. Badan amil zakat 0 0 0 0 0,00% b. Amil zakat agency
Total penyaluran 0 0 0 0 0,00% Total dispensing
Sumber dan Penyaluran Source and Distribution of
B. 0 0,00%
Dana Wakaf Waqf Funds
Penerimaan dana wakaf Receipt of waqf funds
1 0 0 0 0 0,00%
yang berasal dari: originating from:
a. Intern 0 0 0 0 0,00% a. Internal
b. Ekstern 0 0 0 0 0,00% b. External
Total Penerimaan 0 0 0 0 0,00% Total Receipt
Penyaluran dana wakaf Distribution of waqf funds
2 kepada entitas pengelola 0 0 0 0 0,00% to waqf management
wakaf entities
a. Badan Wakaf Indonesia 0 0 0 0 0,00% a. Indonesian Waqf Board
b. Nadzir Lain 1) 0 0 0 0 0,00% b. Other Nadzir 1)
c. … 2) 0 0 0 0 0,00% c. … 2)
d. Lain-lain 3) 0 0 0 0 0,00% d. Miscellaneous 3)
Total Penyaluran 0 0 0 0 0,00% Total Distribution
Penyaluran Dana Kebajikan Distribution of Charity Funds
Selama tahun 2024 tidak terdapat penyaluran dana During 2024, there were no distributions of Charity funds made
Kebajikan yang dilakukan oleh Bank Sulselbar, seperti yang by Bank Sulselbar, as seen in the table below:
terlihat pada tabel dibawah ini:
Tumbuh
No Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Source of qard hasan funds
Sumber dana kebajikan
1 0 0 0 0 0,00% at the beginning of the
pada awal periode
period
Penerimaan dana
2 0 0 0 0 0,00% Receipt of qard hasan funds
kebajikan
a. Infak 0 0 0 0 0,00% a. infaq
b. Sedekah 0 0 0 0 0,00% b. Alms
c. Pengembalian dana c. Productive qard hasan
0 0 0 0 0,00%
kebajikan produktif refund
d. Denda 0 0 0 0 0,00% d. Fine
e. Penerimaan non-halal 0 0 0 0 0,00% e. Non-halal acceptance
f. Lainnya 0 0 0 0 0,00% f. Other
Total Penerimaan 0 0 0 0 0,00% Total Receipt
Penggunaan dana
3 0 0 0 0 0,00% Use of qard hasan funds
kebajikan
BANK SULSELBAR
261
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 262
Tumbuh
No Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
a. Dana kebajikan a. Productive qard hasan
0 0 0 0 0,00%
produktif fund
b. Sumbangan 0 0 0 0 0,00% b. Donations
c. Penggunaan lainnya c. Other uses for public
0 0 0 0 0,00%
untuk kepentingan umum interest
Total Penggunaan 0 0 0 0 0,00% Total Usage
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) source
4 0 0 0 0 0,00%
sumber dana kebajikan of qard hasan funds
Sumber dana kebajikan Source of qard hasan funds
5 0 0 0 0 0,00%
pada akhir periode at the end of the period
Tumbuh
No Uraian 2023 2022 Description
+/- %
Sumber dana kebajikan pada Source of qard hasan funds at
1 0 0 0 0,00%
awal periode the beginning of the period
2 Penerimaan dana kebajikan 0 0 0 0,00% Receipt of qard hasan funds
a. Infak 0 0 0 0,00% a. infaq
b. Sedekah 0 0 0 0,00% b. Alms
c. Pengembalian dana
0 0 0 0,00% c. Productive qard hasan refund
kebajikan produktif
d. Denda 0 0 0 0,00% d. Fine
e. Penerimaan non-halal 0 0 0 0,00% e. Non-halal acceptance
f. Lainnya 0 0 0 0,00% f. Other
Total Penerimaan 0 0 0 0,00% Total Receipt
3 Penggunaan dana kebajikan 0 0 0 0,00% Use of qard hasan funds
a. Dana kebajikan produktif 0 0 0 0,00% a. Productive qard hasan fund
b. Sumbangan 0 0 0 0,00% b. Donations
c. Penggunaan lainnya untuk
0 0 0 0,00% c. Other uses for public interest
kepentingan umum
Total Penggunaan 0 0 0 0,00% Total Usage
Kenaikan (penurunan) sumber Increase (decrease) source of
4 0 0 0 0,00%
dana kebajikan qard hasan funds
Sumber dana kebajikan pada Source of qard hasan funds at
5 0 0 0 0,00%
akhir periode the end of the period
Analisis Profitabilitas Per Segmen Profitability Analysis By Segment
Unit konvensional dan syariah Bank Sulselbar sepanjang Bank Sulselbar’s conventional and sharia units demonstrated
tahun 2024, memberikan kontribusi pada peningkatan increased profitability throughout 2024, with a comprehensive
profitabilitas, dengan peningkatan laba komprehensif tahun profit increase of 6.96% compared to the previous year.
berjalan sebesar 6,96% jika dibandingkan dengan tahun This indicates that the strategic measures implemented are
sebelumnya. Hal ini menunjukan langkah-langkah strategi functioning effectively.
yang diterapkan berjalan secara optimal.
BANK SULSELBAR
262
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 263
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Analisis Posisi Keuangan Per Segmen Financial Position Analysis By Segment
Jumlah Aset Bank Sulselbar sebagian besar dihasilkan dari The total assets of Bank Sulselbar are predominantly derived
Segmen Unit Usaha Konvensional yaitu Rp29.364 juta atau from the Conventional Business Unit Segment, amounting
90,33% sedangkan Segmen Unit Usaha Syariah sebesar to IDR 29,364 million or 90.33%, while the Sharia Business
Rp3.144.414 juta atau 9,67%, sehingga secara konsolidasi Unit Segment accounts for IDR 3,144,414 million or 9.67%.
total aset Bank Sulselbar Rp32.509.221 juta. Consequently, the total consolidated assets of Bank Sulselbar
stand at IDR 32,509,221 million.
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2.024 2023 2022
ASET
Kas 649.952 598.033 594.730 11.333 8.599 10.337 661.285 606.632 605.067
Giro Pada Bank
962.514 1.302.549 1.832.297 79.726 25.817 75.227 1.042.240 1.328.366 1.907.524
Indonesia
Giro pada Bank Lain 15.166 97.914 81.233 146 202 0 15.312 98.116 81.233
Penempatan pada
Bank Indonesia dan 349.949 869.507 1.337.170 58.000 72.000 162.121 407.949 941.507 1.499.290
Bank Lain
Surat Berharga 6.163.624 2.545.822 1.092.590 1.489 826.333 741.788 6.165.113 3.372.155 1.834.378
Surat Berharga yang
Dibeli dengan Janji 395.617 1.668.582 1.467.730 0 0 0 395.617 1.668.582 1.467.730
Dijual Kembali
Tagihan Derivativ 834 885 - 0 0 0 834 885 -
Kredit yang
21.409.621 20.581.605 20.140.847 0 0 0 21.409.621 20.581.605 20.140.847
Diberikan
Pembiayaan syariah (1.486.571) 0 - 1.486.571 1.388.278 1.287.288 0 1.388.278 1.287.288
Tagihan Akseptasi 73.757 93.895 90.038 0 0 0 73.757 93.895 90.038
Penyertaan 25.107 104 98 0 0 0 25.107 104 98
Pajak Dibayar Di
40.394 79.494 77.100 0 0 0 40.394 79.494 77.100
Muka
Aset Tetap dan Aset
497.607 470.119 453.908 5.809 5.656 6.859 503.416 475.775 460.767
Hak Guna
Aset tak berwujud 9.010 11.759 13.080 0 0 0 9.010 11.759 13.080
Aset Pajak
0 0 26.550 0 0 0 0 - 26.550
Tangguhan
Aset Lain-lain 203.157 140.162 151.029 13.253 12.139 11.295 216.410 152.301 162.324
Total Aset 29.364.807 28.460.434 27.358.400 3.144.414 2.339.024 2.294.913 32.509.221 30.799.458 29.653.314
LIABILITAS 0
Liabilitas Segera 1.006.427 1.107.163 953.298 1.040 4.510 2.254 1.007.467 1.111.673 955.552
Simpanan Nasabah
41.382 10.476 53.568 4.424 23 9 45.806 10.499 53.577
Pihak Berelasi
Pihak Ketiga-
18.666.675 18.840.603 18.247.424 0 0 0 18.666.675 18.840.603 18.247.424
Konvensional
Pihak Ketiga -
0 0 - 674880 577.094 368.293 674.880 577.094 368.293
Syariah
Simpanan dari Bank
2.082.520 1.575.871 1.396.016 1.011 2.099 18 2.083.531 1.577.970 1.396.034
Lain
Liabilitas Derrivatif 0 13 25 0 0 0 0 13 25
BANK SULSELBAR
263
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 264
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2.024 2023 2022
Surat Berharga Yang
1.011.446 1.640.321 2.279.272 600.000 380.000 250.000 1.611.446 2.020.321 2.529.272
Diterbitkan
Pinjaman yang
1.581.966 843.323 390.812 0 0 0 1.581.966 843.323 390.812
Diterima
Utang Pajak 26.240 23.977 56.904 392 653 1.115 26.632 24.630 58.019
Liabilitas Imbalan
90.889 90.156 84.414 - 0 0 90.889 90.156 84.414
Kerja
Liabilitas Sewa Guna 30.105 49.609 44.622 578 1.081 1.198 30.683 50.690 45.819
Liabilitas pajak
0 7.514 - - 0 7.514 -
tangguhan
Liabilitas Lain-Lain 128.017 -459.242 -611.740 992 590.913 744.386 129.009 131.671 132.645
Jumlah Liabilitas 24.915.712 24.109.786 23.144.614 1.675.077 1.176.371 1.117.272 26.590.789 25.286.157 24.261.886
Jumlah Dana Syirkah
(38) 0 - 790.647 710.466 882.662 790.609 710.466 882.662
Temporer
EKUITAS 0
Modal Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 - 0 0 2.213.136 2.187.068 2.162.596
Dana Setoran Modal 4.513 19.115 24.485 - 0 0 4.513 19.115 24.485
Keuntungan
(Kerugian)
Pendapatan 283.419 227.451 227.155 - 0 0 283.419 227.451 227.155
Komprehensif
Lainnya
Saldo Laba 0
Saldo laba yang
belum ditentukan 578.969 594.719 608.744 78.690 72.186 44.979 657.659 666.905 653.724
penggunaannya
Saldo laba yang
ditentukan 1.969.057 1.702.295 1.440.805 - 0 0 1.969.057 1.702.295 1.440.805
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.049.095 4.730.648 4.463.786 78.690 72.186 44.979 5.127.785 4.802.834 4.508.765
Jumlah Liabilitas,
Dana Syirkah
29.364.807 28.460.434 27.358.401 3.144.414 2.339.024 2.294.913 32.509.221 30.799.458 29.653.314
Temporer dan
Ekuitas
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan Information
2023 2022 2023 2022 2023 2022
ASET ASSET
Kas 598.033 594.730 8.599 10.337 606.632 605.067 Cash
Giro Pada Bank Current Account with
1.302.549 25.817 75.227 1.328.366 1.907.524
Indonesia 1.832.297 Bank Indonesia
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain 97.914 81.233 202 0 98.116 81.233
Other Banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan 869.507 1.337.170 72.000 162.121 941.507 1.499.290 Indonesia and Other
Bank Lain Banks
Surat Berharga 2.545.822 1.092.590 826.333 741.788 3.372.155 1.834.378 Marketable Securities
BANK SULSELBAR
264
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 265
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan Information
2023 2022 2023 2022 2023 2022
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 1.668.582 1.467.730 0 0 1.668.582 1.467.730 Purchased Under Resale
Dijual Kembali Agreement
Tagihan Derivativ 885 - 0 0 885 - Derivative Receivables
Kredit yang Diberikan 20.581.605 20.140.847 0 0 20.581.605 20.140.847 Loan
Pembiayaan syariah 0 - 1388278,4 1.287.288 1.388.278 1.287.288 Sharia financing
Tagihan Akseptasi 93.895 90.038 0 0 93.895 90.038 Acceptance Receivables
Penyertaan 104 98 0 0 104 98 Investment
Pajak Dibayar Di
79.494 77.100 0 0 79.494 77.100 Advance Taxes
Muka
Aset Tetap dan Aset Fixed Assets and Right
470.119 453.908 5.656 6.859 475.775 460.767
Hak Guna of Use Assets
Aset tak berwujud 11.759 13.080 0 0 11.759 13.080
Aset Pajak Tangguhan 0 26.550 0 0 - 26.550 Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain 140.162 151.029 12.139 11.295 152.301 162.324 Other Assets
Total Aset 28.460.434 27.358.400 2.339.024 2.294.913 30.799.458 29.653.314 Total Assets
LIABILITAS LIABILITY
Obligations Due
Liabilitas Segera 1.107.163 953.298 4.510 2.254 1.111.673 955.552
Immediately
Simpanan Nasabah Deposits from
10.476 23 9 10.499 53.577
Pihak Berelasi 53.568 Customers
Pihak Ketiga- Third-Party-
18.840.603 18.247.424 0 0 18.840.603 18.247.424
Konvensional Conventional
Pihak Ketiga - Syariah 0 - 577.094 368.293 368.293 Third-Party - Sharia
577.094
Simpanan dari Bank Deposits from Other
1.575.871 1.396.016 2.099 18 1.577.970 1.396.034
Lain Banks
Liabilitas Derrivatif 13 25 0 0 13 25 Derivative Liabilities
Surat Berharga Yang
1.640.321 380.000 250.000 2.020.321 2.529.272 Securities Issued
Diterbitkan 2.279.272
Pinjaman yang
843.323 0 0 843.323 390.812 Borrowings
Diterima 390.812
Utang Pajak 23.977 653 1.115 24.630 58.019 Taxes Payable
56.904
Liabilitas Imbalan Employee Benefits
90.156 0 0 90.156 84.414
Kerja 84.414 Liability
Liabilitas Sewa Guna 49.609 44.622 1.081 1.198 50.690 45.819 Lease Liability
Liabilitas pajak
7.514 - 7.514 -
tangguhan
Liabilitas Lain-Lain -459.242 -611.740 590.913 744.386 131.671 132.645 Other Liabilities
Jumlah Liabilitas 24.109.786 23.144.614 1.176.371 1.117.272 25.286.157 24.261.886 Total Liabilities
Jumlah Dana Syirkah Amount of Temporary
0 - 710.466 882.662 710.466 882.662
Temporer Syirkah Funds
BANK SULSELBAR
265
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 266
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan Information
2023 2022 2023 2022 2023 2022
EKUITAS EQUITY
Modal Saham 2.187.068 2.162.596 0 0 2.187.068 2.162.596 Share capital
Dana Setoran Modal 19.115 24.485 0 0 19.115 24.485 Capital Deposit Fund
Keuntungan
(Kerugian) Other Comprehensive
227.451 227.155 0 0 227.451 227.155
Pendapatan Income Gain (Loss)
Komprehensif Lainnya
Saldo Laba Retain Earning
Saldo laba yang
belum ditentukan 594.719 608.744 72.186 44.979 666.905 653.724 Unappropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
ditentukan 1.702.295 1.440.805 0 0 1.702.295 1.440.805 Appropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 4.730.648 4.463.786 72.186 44.979 4.802.834 4.508.765 Total Equity
Jumlah Liabilitas, Total Liabilities,
Dana Syirkah 28.460.434 27.358.401 2.339.024 2.294.913 30.799.458 29.653.314 Temporary Syirkah
Temporer dan Ekuitas Funds, and Equity
Analisis Laba dan Pendapatan Per Segmen Profit and Income Analysis by Segment
Laba bersih Bank Sulselbar pada tahun 2024, laba bersih Bank Sulselbar’s net profit in 2024 consists of the conventional
unit konvensional sebesar Rp578.969 juta dengan proporsi unit’s net profit of IDR 578,969 million, representing 88.03%,
88,03%, sedangkan unit syariah sebesar Rp78.691 juta and the sharia unit’s net profit of IDR 78,691 million, representing
dengan proporsi 11,97% sehingga secara konsolidasi laba 11.97%. Thus, the consolidated net profit amounted to IDR
bersih yang dihasilkan adalah sebesar Rp657.660 juta. 657,660 million.
Tabel Laba Rugi per Segmen Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta)
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Pendapatan
Bunga dan
2.467.373 2.417.459 2.422.063 140.723 138.202 128.017 2.608.096 2.555.661 2.550.080
Pendapatan
Syariah
Beban Bunga
dan Beban (1.034.848) (953.556) (790.551) (22.079) (23.096) (27.771) (1.056.927) (976.652) (818.322)
Syariah
Pendapatan
Bunga dan
1.432.525 1.463.903 1.631.512 118.644 115.106 100.246 1.551.169 1.579.009 1.731.758
Bagi Hasil –
Bersih
Pendapatan
Operasional 339.304 316.811 310.372 8.658 5.016 2.482 347.962 321.827 312.854
Lainnya
BANK SULSELBAR
266
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 267
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Laba Rugi per Segmen Tahun 2024 – 2022 (Rp Juta)
Konvensional Syariah Konsolidasi
Keterangan
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Pemulihan
(penyisihan)
kerugian
(109.788) (69.118) (129.055) (11.181) (9.299) (18.415) (120.969) (78.417) (147.470)
penurunan
nilai aset
produktif
Beban
Operasional 0 0 0
Lainnya
Tenaga Kerja (484.903) (456.980) (518.180) (16.293) (18.883) (21.271) (501.196) (475.863) (539.451)
Umum
(464.439) (448.245) (422.822) (20.754) (17.405) (15.598) (485.193) (465.650) (438.420)
Administrasi
Jumlah Beban
operasional (949.342) (905.225) (941.001) (37.047) (36.288) (36.870) (986.389) (941.513) (977.871)
lain
Pendapatan
(Beban) Non
12.865 (11.071) (35.150) (383) (2.349) (2.464) 13.248 (13.420) (37.614)
Operasional –
Bersih
Laba sebelum
699.833 795.300 836.677 78.691 72.186 44.979 778.524 867.486 881.656
Beban Pajak
Beban Pajak (120.864) (200.581) (227.933) 0 0 0 (120.864) (200.581) (227.933)
Laba setelah
578.969 594.719 608.744 78.691 72.186 44.979 657.660 666.905 653.724
pajak
BANK SULSELBAR
267
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 268
Analisis Kinerja Keuangan
Financial Performance Analysis
Analisis Posisi Keuangan Financial Position Analysis
Di tengah kondisi perekonomian global maupun nasional Despite the ongoing instability in global and national
yang belum stabil, kinerja keuangan Bank Sulselbar economic conditions, Bank Sulselbar’s financial performance
sepanjang tahun 2024 mengalami peningkatan jika in 2024 has improved compared to the previous year. While
dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meskipun the macroeconomic environment continues to evolve, Bank
perekonomian makro masih bergerak secara dinamis Sulselbar has successfully demonstrated its ability to achieve
hingga saat ini tapi Bank Sulselbar mampu melakukan robust financial results, establishing itself as a strong and
pencapaian terhadap kinerja keuangan tersebut, Bank reliable institution trusted by its customers.
Sulselbar mampu menjadi bank yang kuat bertahan yang
dapat diandalkan dan dipercaya oleh seluruh nasabahnya.
32.509.221
26.550.788
5.127.785
790.646
ASET LIABILITAS DANA SYIRKAH EKUITAS
TEMPORER
ASET ASSETS
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mampu mencapai aset In 2024, Bank Sulselbar reported total assets of IDR
sebesar Rp32.509.221 juta, yang artinya terjadi peningkatan 32,509,221 million, reflecting an increase of IDR 1,709,763
sebesar Rp1.709.763 juta atau 5,55% dibandingkan dengan million, or 5.55%, compared to 2023, which recorded IDR
tahun sebelumnya yaitu tahun 2022 sebesar Rp30.799.458 30,799,458 million. The compound annual growth rate (CAGR)
juta. Rapa-rata pertumbuhan Aset selama 5 tahun terakhir of assets over the past five years (2020-2024) stands at 0.06%.
sejak tahun 2024-2020 terlihat pada CAGR sebesar 0,06%.
Tabel Total Aset (Konvensional dan Syariah) Tahun 2020-2024 (Rp Juta)
YOY CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 2024-2023 2020-
(%) 2024(%)
Total Aset 32.509.221 30.799.458 29.653.314 27.784.973 24.830.410 5,55 0,06
BANK SULSELBAR
268
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 269
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Total Aset Total Assets
32.509.221
30.779.458
29.653.314
27.784.973
24.830.410
2020 2021 2022 2023 2024
Aset Lancar Current Assets
Pada tahun 2024, Aset lancar yang dimiliki oleh Bank In 2024, Bank Sulselbar’s current assets amounted to IDR
Sulselbar sebesar Rp31.723.796 juta, mengalami 31,723,796 million, representing an increase of IDR 1,564,174
peningkatan sebesar Rp1.564.174 juta atau meningkat million, or 5.19%, compared to 2023, which recorded IDR
5,19% dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar 30,159,622 million. This growth can be attributed to an
Rp30.159.622 juta. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya increase in various current asset categories, particularly in
posisi pada pos-pos aset lancar khususnya pada Surat securities, loans extended, and sharia financing.
Berharga, kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah.
Tabel Aset Lancar Tahun 2020-2024 (Dalam Juta Rp)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 +/- % Information
Kas 661.285 606.632 605.067 567.740 54.653 9,01 Cash
Giro Pada Bank Current Account with
1.042.240 1.328.366 1.907.524 919.629 - 286.126 -21,54
Indonesia Bank Indonesia
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain 15.311 98.117 81.233 54.985 - 82.806 -84,40
Other Banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan 407.948 941.507 1.499.290 1.457.375 - 533.559 -56,67 Indonesia and Other
Bank Lain Banks
Surat Berharga 6.165.112 3.372.155 1.834.378 1.519.834 2.792.957 82,82 Securities
Surat Berharga yang Marketable Securities
Dibeli dengan Janji 395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 - 1.272.965 -76,29 Purchased Under
Dijual Kembali Resale Agreement
Tagihan Derivativ 834 885 0 0 - 51 -5,76 Derivative Receivables
Kredit yang Diberikan 21.409.621 20.581.605 20.140.847 19.758.486 828.016 4,02 Loan
Pembiayaan syariah 1.486.571 1.388.279 1.287.288 1.239.493 98.292 7,08 Sharia financing
Acceptance
Tagihan Akseptasi 73.756 93.895 90.038 23.651 - 20.139 -21,45
Receivables
Penyertaan 25.107 104 98 82 25.003 24.041,35 Investment
Pajak Dibayar Di
40.394 79.494 77.100 63.128 - 39.100 -49,19 Advance Taxes
Muka
Total Aset Lancar 31.723.796 30.159.622 28.990.599 27.133.015 1.564.174 5,19 Total Current Assets
BANK SULSELBAR
269
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 270
Kas Cash
Kas dan setara kas Bank Sulselbar pada tahun 2024 terdiri In 2024, Bank Sulselbar’s cash and cash equivalents consist
dari kas, giro di Bank Indonesia, giro di bank lain, serta of cash, current accounts at Bank Indonesia, current accounts
investasi jangka pendek likuid lainnya dengan jangka at other banks, and other short-term liquid investments with a
waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, term of three months or less from the date of acquisition. These
yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi funds are not utilized as collateral and are not restricted in their
penggunaannya. use.
Kas dan setara kas yang tercatat pada posisi keuangan Cash and cash equivalents reported in Bank Sulselbar’s
Bank Sulselbar adalah dalam bentuk mata uang Rupiah dan financial position are denominated in both Rupiah and foreign
mata uang asing. Pada akhir tahun 2024 Jumlah kas yang currencies. As of year-end 2024, Bank Sulselbar’s cash holdings
dimiliki oleh Bank Sulselbar adalah sebesar Rp661.285 juta amounted to IDR 661,285 million, reflecting an increase of IDR
mengalami peningkatan sebesar Rp54.653 juta atau 9,01% 54,653 million, or 9.01%, compared to 2023. The composition
jika dibandingkan dengan tahun 2023. Jumlah kas dan of cash and cash equivalents includes IDR 617,099 million in
setara kas terdiri dari kas dalam rupiah sebesar Rp617.099 Rupiah and IDR 1,199 million in foreign currencies, specifically
juta dan kas mata uang asing dalam bentuk mata uang dolar in US dollars, Singapore dollars, and Saudi Arabian Riyals.
Amerika Serikat, Singapura dan Riyal Saudi Arabia sebesar
Rp1.199 Juta.
Tabel Jumlah Kas Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Kas Rupiah 617.099 605.720 604.858 567.656 534.815 11.379 1,88 Rupiah Cash
Mata Uang Asing 1.199 912 209 84 1.425 287 31,47 Foreign currency
Jumlah Kas 618.298 606.632 605.067 567.740 536.240 1.565 1,92 Total Cash
Giro Pada Bank Indonesia Demand Deposits at Bank Indonesia
Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank In accordance with the regulations set forth by Bank Indonesia,
Indonesia, setiap bank diwajibkan untuk memiliki Giro every bank is mandated to maintain a Minimum Reserve
Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam Requirement (GWM) in Rupiah to conduct operations as
menjalankan kegiatan sebagai bank umum, serta GWM dalam a commercial bank, as well as a GWM in foreign currency
mata uang asing untuk transaksi mata uang asing. GWM for transactions involving foreign currencies. The GWM is
tersebut disimpan dalam bentuk giro di Bank Indonesia. Setiap maintained as a demand deposit at Bank Indonesia. All banks
bank di Indonesia diharuskan memiliki saldo giro minimum di in Indonesia are required to sustain a minimum demand
Bank Indonesia sebagai cadangan likuiditas, yang merupakan deposit balance at Bank Indonesia as a liquidity reserve, which
persentase tertentu dari dana pihak ketiga, baik dalam Rupiah is calculated as a certain percentage of third-party funds,
maupun mata uang asing, untuk bank yang beroperasi secara applicable to both Rupiah and foreign currency, for banks
konvensional maupun syariah. operating under conventional and sharia frameworks.
Pada tahun 2024, terjadi penurunan jumlah giro di Bank In 2024, there was a decline in the total amount of demand
Indonesia dibandingkan dengan tahun 2023, baik dalam deposits at Bank Indonesia compared to 2023, for both Rupiah
mata uang rupiah maupun mata uang asing. Jumlah mata and foreign currencies. The recorded amount of demand
giro di Bank Indonesia tercatat sebesar Rp1.034.081 juta, deposits at Bank Indonesia was IDR 1,034,081 million,
mengalami penurunan sebesar Rp290.225 juta atau sebesar representing a decrease of IDR 290,225 million, or 21.92%.
21,92%.
BANK SULSELBAR
270
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 271
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Giro pada Bank Indonesia Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Rupiah 1.034.081 1.324.306 1.903.626 919.329 710.344 -290.225 -21,92 Rupiah
Mata Uang
8.159 4.060 3.898 300 155 4.099 100,96 Foreign Currency
Asing
Jumlah 1.042.240 1.328.366 1.907.524 919.629 710.499 -286.126 -21,54 Total
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The GWM ratio as of December 31, 2024, and 2023 is
dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) calculated in accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
No.20/3/PBI/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan No. 20/3/PBI/2018, as amended by PBI No. 24/4/PBI/2022
PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dengan dated February 25, 2022, along with the latest Regulation
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir from the Board of Governors (PADG), specifically PADG No.
yaitu PADG No.12 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 12 of 2023 dated September 27, 2023, concerning Minimum
tentang Giro Wajib Minumum dalam Rupiah dan Valuta Reserves in Rupiah and Foreign Currency for Conventional
Asing, Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah Commercial Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
dan Uni Usaha Syariah. Business Units.
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 26/201/DKMP/ Based on Bank Indonesia letter No. 26/201/DKMP/Srt/B
Srt/B tanggal 2 Desember 2024 dan merajuk pada PBI No. dated December 2, 2024, and referencing PBI No. 11 of
11 tahun 2023 dan PADG No. 4 tahun 2024 pada tanggal 2023 and PADG No. 4 of 2024 issued on December 3, 2024,
3 Desember 2024, bank telah memperoleh intensif atas banks have been granted incentives for providing funds for
penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif specific inclusive economic activities. This incentive includes
berupa pemotongan pemenuhan GWM masing-masing a reduction in the Minimum Reserve Requirement (GWM) of
sebesar 3,7% dan 1,9% untuk konvensional dan syariah. 3.7% for conventional banks and 1.9% for sharia banks.
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 25/321/DKPM/ Further, as stated in Bank Indonesia letter No. 25/321/DKPM/
Srt/B tanggal 5 Desember 2023 dan merajuk pada PBI No. Srt/B dated December 5, 2023, and referring to PBI No. 11 of
11 tahun 2023 dan PADG No. 11 tahun 2023, pada tanggal 2023 and PADG No. 11 of 2023, as of December 31, 2023, the
31 Desember 2023, Bank telah memperoleh intensif atas Bank has also received incentives for providing funds for certain
penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan inclusive economic activities, which includes a GWM reduction
inklusif berupa pemotongan pemenuhan GWM masing- of 2.2% for both conventional and sharia banks.
masing sebesar 2,2% untuk konvensional dan syariah.
Raio PLM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung The PLM ratio as of December 31, 2024, and 2023 is
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/16/ calculated in accordance with Bank Indonesia Regulation
PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 dan Peraturan Anggota (PBI) No. 20/16/PBI/2022 dated October 31, 2022, and the
Dewan Gubernur (PADG) terakhir yaitu PADG No. 18 tahun latest Regulation of the Board of Governors (PADG), specifically
2023 tanggal 29 Nobember 2023 tentang Rasio Intermediasi PADG No. 18 of 2023 dated November 29, 2023, concerning
bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan the Intermediation Ratio for Conventional Commercial Banks,
Unit Usaha Syariah. Sharia Commercial Banks, and Sharia Business Units.
Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM), baik unit The fulfillment of the Minimum Reserve Requirement (GWM)
konvensional maupun syariah telah memadai dan memenuhi for both conventional and sharia units has been satisfactory
ketentuan Bank Indonesia. Hal tersebut dapat terlihat dari and complies with Bank Indonesia’s provisions. This compliance
pemenuhan rasio GWM Bank Indonesia yang berada dalam is evidenced by the GWM ratio being within the operational
batas aman operasional, seperti yang terlihat dalam tabel safety limits, as illustrated in the following table:
berikut:
BANK SULSELBAR
271
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 272
Tabel Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Tahun 2020 – 2024
Ketentuan
GWM 2024 2023 2022 2021 2020 GWM
BI
Konvensional Conventional
GWM Utama Statutory Reserves
5,34% 6,89% 8,95% 3,01% 3,03% 9,00%
Rupiah for Rupiah
Penyangga
Macroprudential
Likuiditas 26,885 23,43% 14,17% 13,39% - 5,00%
Liquidity Buffer
Makroprudensial
GWM Valuta Foreign Exchange
4,81% 4,16% 4,07% 10,18% 11,41% 4,00%
Asing Statutory Reserve
Syariah Sharia
GWM Utama Statutory Reserves
5,68% 5,44% 7,32% 3,00% 3,00% 7,50%
Rupiah for Rupiah
Giro Pada Bank Lain Current Accounts at Other Banks
Giro pada bank lain Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah As of 2024, Bank Sulselbar’s current accounts at other banks
sebesar Rp15.312 juta mengalami penurunan sebesar totaled IDR 15,312 million, reflecting a decrease of 84.39% or
84,39% atau sebesar Rp 82.805 juta jika dibandingkan IDR 82,805 million compared to IDR 98,117 million in 2023.
dengan tahun 2023 yaitu sebesar Rp 98.117 juta. Giro Notably, current accounts in rupiah experienced a significant
pada bank lain dalam bentuk rupiah mengalami penurunan decrease of 97.23%, while foreign currency accounts displayed
yang signifikan sebesar 97,23% sedangkan mata uang asing a growth of 21.44%, as detailed in the following table:
mengalami pertumbuhan sebesar 21,44% seperti yang
terlihat pada tabel berikut:
Tabel Giro pada Bank Lain Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Rupiah 2.420 87.506 72.025 50.229 141.505 -85.086 -97,23 Rupiah
Mata Uang Asing 12.892 10.616 9.213 4.756 5.031 2.276 21,44 Foreign currency
Penyisihan Provision for
Kerugian 0 -5 -5 0 0 5 -100,00 Impairment
Penurunan Nilai Losses
Jumlah 15.312 98.117 81.233 54.985 146.536 -82.805 -84,39 Total
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Placement in Bank Indonesia and Other Banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain pada tahun In 2024, placements in Bank Indonesia and other banks
2024 adalah sebesar Rp407.948 juta, mengalami penurunan amounted to IDR 407,948 million, reflecting a decrease of IDR
sebesar Rp533.559 juta atau 56,67% jika dibandingkan 533,559 million or 56.67% compared to 2023, which recorded
dengan tahun 2023 yaitu sebesar Rp941.507 juta. Faktor IDR 941,507 million. The decline was attributed to reductions
terjadinya penurunan yaitu pada interbank call money dan in interbank call money and deposit facilities.
deposit facility.
BANK SULSELBAR
272
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 273
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia 407.948 941.507 1.499.290 1.457.375 595.000 -533.559 -56,67 Bank Indonesia
dan Bank Lain and Other Banks
Dengan rincian sebagai berikut. The details are as follows.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Rupiah Rupiah
Deposit Facility 407.948 171.985 561.945 235.963 137,20 Deposit Facility
Interbank Call Money 0 450.000 795.000 -450.000 -100,00 Interbank Call Money
Deposito Berjangka 0 320.000 100.000 -320.000 -100,00 Time Deposit
Deposit on Call 0 0 45.000 - 0,00 Deposit on Call
Jumlah Rupiah 407.948 941.985 1.501.945 -534.037 -56,69 Rupiah Amount
Penyisihan kerugian
0 -477 -2.655 477 -100,00 Provision for impairment losses
penurunan nilai
jumlah-bersih 407.948 941.507 1.499.290 -533.559 -56,67 net amount
Surat Berharga Securities
Pada tahun 2024, surat berharga Bank Sulselbar adalah In 2024, Bank Sulselbar’s securities totaled IDR 6,165,112
sebesar Rp6.165.112 juta, mengalami peningkatan sebesar million, representing an increase of IDR 2,792,957 million or
Rp2.792.957 juta atau 82,82% dibandingkan dengan tahun 82.82% compared to 2022, which amounted to IDR 3,372,155
2022 yaitu sebesar Rp3.372.155 juta. Hal ini disebabkan million. This growth was driven by an increase in Bank Indonesia
adanya peningkatan pada sekuritas rupiah bank Indonesia rupiah securities and interbank Mudharabah investment
dan sertifikat investasi Mudharabah antar bank. certificates.
Tabel Efek-Efek Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Marketable
Surat Berharga 6.165.112 3.372.155 1.834.378 1.519.834 1.175.620 2.792.957 82,82
Securities
Dengan rincian sebagai berikut.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Biaya Perolehan diamortisasi Amortized Acquisition Cost
Sekuritas Rupiah Bank Bank Indonesia Rupiah
4.335.909 1.864.000 0 2.471.909 132,61
Indonesia Securities
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
915.000 534.000 255.000 381.000 71,35
Mudharabah antar Bank Investment Certificates
Obligasi Pemerintah 475.266 475.266 752.004 0 0,00 Government Bonds
Sukuk Bank Indonesia 290.465 471.938 282.242 97,17 Bank Indonesia Sukuk
572.707
Surat Berharga Syariah
282.000 255.000 -280.000 -99,29 State Sharia Securities
Negara 2.000
BANK SULSELBAR
273
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 274
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Sertifikat Deposito 0 10.000 0 -10.000 -100,00 Deposit Certificates
Medium Term Notes 10.000 10.000 10.000 0 0,00 Medium Term Notes
Reksadana 0 0 100.000 0 0,00 Mutual Funds
Premium (diskonto) yang Unamortized Premium
-174.734 -83.575 498 -91.159 109,07
belum diamortisasi (discount)
jumlah surat berharga negara 6.175.112 3.382.155 1.844.440 2.792.957 82,58 total of state securities
penyisihan kerugian
10.000 10.000 10.062 0 0,00 allowance for impairment losses
penurunan nilai
jumlah - bersih 6.165.112 3.372.155 1.834.377 2.792.957 82,82 total - net
Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Securities Purchased with an Agreement to Resell
Kembali
Pada tahun 2024, surat berharga yang dibeli dan janji In 2024, securities purchased under resale agreements by Bank
dijual kembali Bank Sulselbar adalah sebesar Rp395.617 Sulselbar amounted to IDR 395,617 million, a decrease of IDR
juta, mengalami penurunan sebesar Rp1.740.761 juta 1,740,761 million or 76.29% compared to 2023, which was
atau 76,29% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar IDR 1,668,582 million. There were no securities purchased
Rp1.668.582 juta tidak terdapat surat berharga yang dibeli with resale agreements involving related parties.
dengan janji dijual kembali dengan pihak berelasi.
Tabel Aset Lancar Tahun 2020-2025 (Dalam Juta Rp)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Marketable
Surat Berharga
Securities
yang Dibeli
395.617 1.668.582 1.467.730 1.528.612 1.740.761 -1.272.965 -76,292% Purchased
dengan Janji
Under Resale
Dijual Kembali
Agreement
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua As of December 31, 2024, and 2023, all securities purchased
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali under agreements to resell were classified as current, and
diklasifikasikan lancar, serta surat berharga yang dibeli no impairment losses were reported on these securities.
dengan janji dijual kembali tidak mengalami kerugian Consequently, management believes that no allowance for
penurunan nilai. Oleh karena itu manajemen berkeyakinan impairment losses is required.
bahwa tidak ada penyisihan kerugian penurunan nilai yang
perlu diakui.
Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan Loans and Financing Disbursed
Total Kredit dan Pembiayaan yang diberikan Bank Sulselbar Total credit and financing provided by Bank Sulselbar in 2024
pada tahun 2024 adalah sebesar Rp23.441.938 juta, setelah amounted to IDR 23,441,938 million. After deducting the
dikurangi penyisihan kerugian sebesar Rp545.746 juta allowance for losses of IDR 545,746 million, the net value is IDR
maka diperoleh nilai bersih sebesar Rp22.896.192 juta. 22,896,192 million. This reflects an increase of IDR 541,748
Mengalami peningkatan sebesar Rp541.748 juta atau 2,53% million, or 2.53%, compared to 2022, with the most significant
jika dibandingkan dengan tahun 2022. Peningkatan tertinggi growth occurring in the distribution of public housing credit.
terjadi pada penyaluran kredit perumahan rakyat.
BANK SULSELBAR
274
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 275
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Kredit dan Pembiayaan Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Kredit Conventional
21.409.621 20.977.471 20.488.106 20.018.262 18.635.757 826.016 4,02
Konvensional Loan
Pembiayaan Sharia
1.486.571 1.425.656 1.315.367 1.249.158 1.017.769 98.293 7,08
Syariah Financing
Jumlah 23.441.938 22.403.127 21.803.473 21.267.420 19.653.526 1.038.811 4,64 Total
Penyisihan
545.746 433.244 375.338 269.440 139.956 112.502 25,97 Loss Allowance
Kerugian
Jumlah 22.896.192 21.969.883 21.428.135 20.997.980 19.513.570 926.309 4,22 Total
Total kredit yang disalurkan Bank Sulselbar selama tahun The total credit distributed by Bank Sulselbar during 2024 was
2024 adalah sebesar Rp21.409.621 juta dengan penyisihan IDR 21,409,621 million, with a loss provision of IDR 826,016
kerugian sebesar Rp826.016 juta sehingga memiliki posisi million, resulting in a net position of IDR 22,403,656 million.
neto sebesar Rp22.403.656 juta. Posisi ini secara neto This net position increased by IDR 98,293 million, or 7.08%.
mengalami peningkatan sebesar Rp98.293 juta atau 7,08%.
Tabel Kredit yang Diberikan Berdasarkan Jenis Kredit 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Investasi 2.096.215 2.015.275 2.284.202 2.377.303 2.151.739 80.940 4,02 Investment
Modal Kerja 1.854.551 1.930.900 1.935.118 1.937.240 1.695.474 -76.349 -3,95 Working Capital
Perumahan
757.843 665.565 565.167 361.196 69.595 9,18 Public Housing
Rakyat 827.438
Umum Lainnya 16.031.913 15.603.221 15.138.552 14.427.348 754.744 4,71 Other General
16.786.657
Jumlah 21.888.003 20.957.558 20.488.106 20.018.262 18.635.757 930.445 4,44 Total
Penyisihan
-497.183 -395.866 347.259 259.776 125.805 -101.317 25,59 Loss Allowance
Kerugian
Jumlah Bersih 42.955.681 20.581.605 20.140.847 19.758.486 18.509.952 22.374.076 108,71 Net Total
Pembiayaan Syariah Sharia Financing
Total pembiayaan syariah yang disalurkan Bank Sulselbar The total sharia financing distributed by Bank Sulselbar in 2024
selama tahun 2024 adalah sebesar Rp1.485.163 juta was IDR 1,485,163 million, with a loss provision of IDR 48,560
dengan penyisihan kerugian sebesar Rp48.560 juta sehingga million, resulting in a net position of IDR 1,436,603 million.
memiliki posisi neto sebesar Rp1.485.163 juta. Posisi ini This position increased by IDR 98,253 million, or 7.08%. The
secara neto mengalami peningkatan sebesar Rp98.253 growth was primarily driven by financing in Investment, Public
juta atau 7,08. Peningkatan ini didominasi oleh beberapa Housing, and Rahn.
penyaluran pembiayaan seperti Investasi, Perumahan rakyat
dan Rahn.
BANK SULSELBAR
275
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 276
Tabel Pembiayaan yang Diberikan Berdasarkan Jenis pembiayaan 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Description
Investasi 262.572 164.994 187.426 153.098 111.153 97.578 59,14 Investment
Modal Kerja 224.317 328.577 285.126 317.920 229.397 -104.260 -31,73 Working Capital
Perumahan
574.427 500.695 408.862 341.110 247.438 73.732 14,73 Public Housing
Rakyat
Rahn 99.821 59.339 48.167 40.870 32.951 40.482 68,22 Rahn
Umum Lainnya 372.583 372.051 385.786 396.159 382.679 532 0,14 Other General
Jumlah 1.485.163 1.425.656 1.315.367 1.249.157 1.003.618 59.507 4,17 Total
Penyisihan
48.560 37.378 28.079 9.664 14.151 11.182 29,92 Loss Allowance
Kerugian
Jumlah Bersih 1.486.571 1.388.278 1.287.288 1.239.493 989.467 98.293 7,08 Net Total
Tagihan Akseptasi Acceptance Bill
Pada tahun 2024, tagihan akseptasi Bank Sulselbar neto In 2024, Bank Sulselbar’s net acceptance receivables amounted
sebesar Rp73.756 juta. Tagihan akseptasi dalam bentuk to IDR 73,756 million. The acceptance receivables, in the form
pihak ketiga rupiah yang ditempatkan pada Surat Kredit of third-party rupiah placed on Domestic Documentary Letters
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dengan nilai bruto of Credit (SKBDN), had a gross value of IDR 76,139 million,
sebesar Rp76.139 juta dengan jumlah cadangan penurunan with a total allowance for impairment of IDR 18,201 million.
nilai sebesar Rp18.201 juta. Dalam pos ini tidak terdapat There were no transactions with related parties in this category.
transaksi dengan pihak berelasi.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Description
Surat Kredit Domestic
Berdokumen Dalam 76.139 94.340 91.316 -18.201 -19,29 Documentary Credit
Negeri (SKBDN) (SKBDN)
Penyisihan kerugian Allowance for
-2.383 -4.455 -1.278 2.072 -46,51
penurunan nilai Impairment Losses
Jumlah - bersih 73.756 93.895 90.038 -20.139 -21,45 Net Total
Penyertaan Saham Share Investment
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar melakukan penambahan In 2024, Bank Sulselbar made additional investment in shares
penyertaan saham pada PT Sarana Sulselbar Ventura of PT Sarana Sulselbar Ventura to Rp107 million, up 3.48% or
menjadi Rp107 juta naik 3,48% atau Rp3 juta dari tahun Rp3 million from Rp104 million in 2023. As of December 31,
2023 sebesar Rp104 juta. Pada tanggal 31 Desember 2024 2024 and 2023, investment in shares of PT Sarana Sulselbar
dan 2023, penyertaan saham pada PT Sarana Sulselbar Ventura was classified as current and had a percentage of
Ventura diklasifikasikan lancar dan memiliki persentase ownership in 2023 and 2022 of 0.65%. Management believes
kepemilikan pada tahun 2023 dan 2022 adalah 0,65%, that there is no indication of impairment of the investment in
Manajemen berkeyakinan tidak terdapat indikasi penurunan shares and therefore management believes that no provision is
nilai terhadap penyertaan saham tersebut dan karenanya necessary.
manajemen berpendapat tidak perlu dibentuk penyisihan.
BANK SULSELBAR
276
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 277
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Description
PT Ventura 107 104 98 3.615.000 3,48 PT Ventura
PT Perseroda 25.000 0 0 25.000.000.000 0,00 PT Perseroda
Jumlah 25.107 104 98 25.003.615.000 3,48 Total
Prepaid Taxes
Pajak Dibayar Dimuka
The amount of Prepaid Tax of Bank Sulselbar in 2024 was
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka Bank Sulselbar pada tahun
IDR40,393 million, a decrease of IDR39,101 million or
2024 adalah sebesar Rp40.393 juta, mengalami penurunan
49.19% compared to 2023. This was due to a reduction in the
sebesar Rp39.101 juta atau 49,19% dibandingkan tahun
overpayment of the 2023 fiscal year.
2023. Hal tersebut dikarenakan terdapat pengurangan pada
lebih bayar tahun fiskal 2023.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Description
Tax Underpayment
SKPKB tahun fiskal 2016 0 47.253 47.257 -47.253 -100,00 Assessment for Fiscal Year
2016
Lebih bayar tahun fiskal Tax Overpayment for
0 1.309 29.843 -1.309 -100,00
2017 Fiscal Year 2017
Tax Underpayment
SKPKB tahun fiskal 2020 9.462 0 0 9.462 0,00 Assessment for Fiscal Year
2020
Lebih bayar tahun fiskal Tax Overpayment for
30.931 30.931 0 0 0,00
2023 Fiscal Year 2023
Jumlah 40.393 79.494 77.099 -39.101 -49,19 Total
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Pada tahun 2024, posisi aset tidak lancar Bank Sulselbar The amount of prepaid taxes for Bank Sulselbar in 2024 was IDR
mengalami peningkatan sebesar 22,75%, yang mana pada 40,393 million, representing a decrease of IDR 39,101 million
tahun 2023 sebesar Rp639.835 menjadi Rp785.418juta. or 49.19% compared to 2023. This reduction was attributed to
a decrease in the overpayment for the 2023 fiscal year.
Tabel Aset Tidak Lancar 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Description
Fixed Assets
Aset Tetap dan
503.416 475.775 460.767 454.752 169.242 27.641 5,81 and Right of Use
Aset Hak Guna
Assets
Aset tak
11.759 13.080 5.502 16.653 -2.749 -23,38
berwujud 9.010
Aset Pajak Deferred Tax
0 26.550 28.918 134.484 56.582 0,00
Tangguhan 56.582 Assets
Aset Lain-lain 152.301 162.324 162.785 326.005 64.109 42,09 Other Assets
216.410
Total Aset Total Non-
785.418 639.835 662.721 651.957 646.384 145.583 22,75
Tidak Lancar Current Assets
BANK SULSELBAR
277
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 278
Fixed Assets and Right of Use Assets
Aset Tetap Dan Aset Hak Guna In 2024, Bank Sulselbar’s fixed assets and right-of-use assets
Pada tahun 2024, Aset tetap dan aset hak guna Bank totaled IDR 503,416 million, an increase of IDR 27,641
Sulselbar adalah sebesar Rp503.416 juta, meningkat million or 5.81% compared to IDR 475,775 million in 2023.
sebesar Rp27.641 juta atau 5,81% jika dibandingkan dengan This increase is attributed to the revaluation of fixed assets
tahun 2023 yaitu sebesar Rp475.775 juta. Bank melakukan for accounting purposes, including the addition of right-of-
revaluasi aset tetap untuk kepentingan akuntansi, Hal use assets and improvements to land, office buildings, official
ini disebabkan adanya penambahan aset hak guna serta residences, vehicles, office furniture, official residence furniture,
penambahan aset pada tanah, bangunan kantor, bangunan and assets under construction.
rumah dinas, kendaraan, perabot kantor, perabot rumah
dinas dan aset dalam konstruksi.
Saldo
Uraian Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Description
akhir
Harga perolehan Acquisition Cost
Tanah 273.898 - 249 229 53.284 327.163 Land
Bangunan kantor 179.447 9.568 - 1.959 - 190.976 Office Building
Bangunan rumah Official Residence
11.200 1.723 - - - 12.924
dinas Building
Kendaraan 1.042 63 - - - 1.105 Vehicles
Perabot kantor 139.737 16.537 - - - 156.275 Office Furniture
Perabot rumah Official Residence
1.604 288 - - - 1.892
dinas Furniture
Aset dalam Construction in
1.745 1.548 - - 1.979 - 1.314
konstruksi Progress
Jumlah 608.676 29.730 249 209 53.284 691.652 Total
Aset hak guna 174.433 19.355 15.260 - - 178.529 Right-of-Use Assets
Jumlah 783.110 49.085 15.509 209 53.284 870.181 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan Depreciation
Bangunan kantor 87.396 10.045 - 229 - 97.442 Office Buildings
Bangunan rumah Staff Housing
5.707 719 - 1.959 - 6.426
dinas Buildings
Kendaraan 911 97 - - - 1.008 Vehicles
Perabot kantor 102.014 17.861 - - - 119.875 Office Furniture
Perabot rumah Staff Housing
861 322 - - - 1.183
dinas Furniture
Jumlah 196.890 29.045 - - - 225.936 Total
Aset hak guna 110.445 45.643 15.260 - 140.828 Right-of-Use Asset
-
Jumlah 307.335 74.689 15.260 - - 366.764 Total
Nilai buku 475.775 503.416 Fiscal Value
BANK SULSELBAR
278
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 279
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Intangible Assets
Aset Tidak Berwujud In 2024, Bank Sulselbar experienced a decrease in intangible
Pada tahun 2024, terjadi penurunan aset tidak berwujud assets amounting to IDR 2,749 million, representing a 23.38%
yang dimiliki oleh Bank Sulselbar sebesar Rp 2.749 juta atau decline compared to 2023, bringing the total to IDR 9,010
23,38% dibandingkan dengan tahun 2023, menjadi sebesar million. The intangible assets in question primarily consist
Rp 9.010 juta. Aset tidak berwujud yang dimaksud terdiri of computer software. All intangible asset acquisitions were
dari piranti lunak komputer. Semua pembelian aset tidak sourced from third parties, with no transactions involving
berwujud dilakukan dari pihak ketiga, dan tidak terdapat related parties.
pembelian maupun penjualan aset tidak berwujud kepada
pihak berelasi.
Sldo Akhir Saldo Akhir Saldo Akhir
Keterangan +/- % Information
2024 2023 2022
Harga Perolehan Acquisition Cost
Piranti Lunak Komputer 87.226 83.095 72.692 4.131 4,97 Computer Software
Aset tak berwujud dalam
87 713 3.138 -626 -87,80 Intangible Assets in Progress
penyelesaian
akumulasi amortisasi 78.304 72.949 62.751 5.355 7,34 Accumulated Amortization
Nilai Buku 9.010 11.759 13.079 -2.749 -23,38 Fiscal Value
Deferred Tax Assets
Aset Pajak Tangguhan In 2024, Bank Sulselbar reported no deferred tax assets,
Selama tahun 2024, tidak terdapat aset pajak tangguhan reflecting a 100% decrease compared to 2023.
pada Bank Sulselbar, yang menunjukkan penurunan sebesar
100% dibandingkan dengan tahun 2023
Other Assets
Aset Lain-Lain Other assets include deferred charges related to sharia savings
Aset lain-lain terdiri dari biaya ditangguhkan atas hadiah prizes, ATM claim bills, and additional items. Collateral seized
tabungan syariah, tagihan klaim ATM dan lain-lain. Agunan as of December 31, 2024, and 2022 amounted to IDR 406
yang diambil alih per 31 Desember 2024 dan 2022 adalah million and IDR 616 million, respectively. Management
sebesar Rp406 juta dan Rp616 juta. Manajemen berpendapat assesses that the balance of the seized collateral is unlikely to
bahwa saldo agunan yang diambil alih tidak dapat direalisasi, be realized, thus a 100% allowance for impairment losses has
sehingga dibentuk penyisihan penurunan nilai sebesar been established, which is deemed sufficient to cover potential
100% serta jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai losses on foreclosed collateral. In 2024, Bank Sulselbar’s total
yang dibentuk telah memadai untuk menutup kemungkinan Other Assets reached IDR 216,410 million, an increase of IDR
terjadinya kerugian atas agunan yang diambil alih. Aset 64,109 million or 42.09% compared to IDR 152,301 million
Lain-lain Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah sebesar in 2023.
Rp216.410 juta naik Rp64.109 juta atau 42,09% dibandingkan
tahun 2023 sebesar Rp152.301 juta.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Piutang Bunga Interest Receivables
Kredit dan Pembiayaan
95.284 93.979 98.248 1.305 1,39 Islamic Loans and Financing
Syariah
Surat Berharga 12.695 16.470 18.088 -3.775 -22,92 Marketable Securities
Penempatan pada bank lain - 525 885 -525 -100,00 Placements with Other Banks
BANK SULSELBAR
279
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 280
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Tagihan kepada pihak ketiga 71.137 0 0 71.137 0,00 Receivables from Third Parties
uang muka dan biaya dibayar Prepaid Expenses and
dimuka: Advances:
uang muka 2.539 9.167 10.449 -6.628 -72,30 - Advances
sewa dan asuransi 19.722 18.039 17.551 1.683 9,33 - Rent and Insurance
persediaan barang cetakan 9.678 8.864 9.296 814 9,18 - Inventory of Printed Materials
jaminan 4.368 3.627 4.244 741 20,43 - Collateral
lain-lain 983 1.626 3.559 -643 -39,54 - Others
Jumlah 216.410 152.301 162.323 64.109 42,09 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat liabilitas sebesar In 2024, Bank Sulselbar reported liabilities amounting to IDR
Rp25.269.677 juta, mengalami penurunan sebesar Rp16.480 25,269,677 million, reflecting a decrease of IDR 16,480 million
juta atau 0,07% jika dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar or 0.07% compared to the 2023 total of IDR 25,286,157
Rp25.286.157 juta. Peningkatan terbesar terjadi pada pos million. The largest increase occurred in immediate and third-
liabilitas segera dan pihak ketiga. Berikut rincian selama party liabilities. Below are the details for the past four years:
empat tahun terakhir:
Tabel Liabilitas Tahun 2021 - 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 +/- % Information
Liabilitas Jangka Pendek Short-term liabilities
Obligations Due
Liabilitas Segera 1.007.466 1.111.673 955.552 781.813 -104.207 -9,37
Immediately
Simpanan
Deposits from
Nasabah Pihak 41.381 10.476 53.577 17.916 30.905 295,01
Customers
Berelasi
Third-Party-
Pihak Ketiga 18.666.674 19.417.698 18.615.716 17.770.376 -751.024 -3,87
Conventional
Simpanan dari Deposits from
2.083.531 1.577.970 1.396.034 1.102.969 505.561 32,04
Bank Lain Other Banks
Liabilitas Derivative
- 14 25 1.240 -14 -100,00
Derivativ Liabilities
Liabilitas Acceptances
- 0 0 2.116 0 0,00
Akseptasi Payable
Surat Berharga
1.611.446 2.020.321 2.529.272 2.276.558 -408.875 -20,24 Securities Issued
Yang Diterbitkan
Pinjaman yang
1.581.966 843.323 390.812 448.301 738.643 87,59 Borrowings
Diterima
Utang Pajak 26.632 24.630 58.019 38.325 2.002 8,13 Taxes Payable
Jumlah Liabilitas Total Short-Term
25.019.096 25.006.127 23.999.007 22.439.614 12.969 0,05
Jangka Pendek Liabilities
BANK SULSELBAR
280
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 281
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Liabilitas Tahun 2021 - 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 +/- % Information
Liabilitas Jangka Panjang Long-Term Liabilities
Imbalan Kerja 90.889 90.156 84.414 94.592 733 0,81 Employee Benefits
Liabilitas Sewa 30.683 50.690 45.819 38.081 -20.007 -39,47 Lease Liability
Liabilitas pajak Deferred tax
- 7.514 0 0 -7.514 -100,00
tangguhan liabilities
Liabilitas Lainnya 129.009 131.671 132.645 142.794 -2.662 -2,02 Other Liabilities
Jumlah Liabilitas Total of Long-Term
250.581 280.031 262.878 275.467 -29.450 -10,52
Jangka Panjang Liabilities
Total Liabilitas 25.269.677 25.286.157 24.261.885 22.715.081 -16.480 -0,07 Total Liability
Liabilitas Jangka Pendek Short-Term Liabilities
Pada tahun 2024, liabilitas jangka pendek Bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s short-term liabilities totaled
adalah sebesar Rp25.019.096 juta meningkat sebesar IDR 25,019,096 million, representing an increase of IDR
Rp12.969 juta atau 0,05% jika dibandingkan dengan tahun 12,969 million or 0.05% compared to the 2023 figure of IDR
2023 yaitu sebesar Rp25.006.127 juta. 25,006,127 million.
Liabilitas Segera Immediate Liabilities
Jumlah Liabilitas Segera Bank Sulselbar pada tahun 2024 In 2024, Bank Sulselbar’s immediate liabilities amounted to
sebesar Rp1.007.461 juta, menurun sebesar Rp104.210 IDR 1,007,461 million, a decrease of IDR 104,210 million
juta atau 16,34% jika dibandingkan dengan tahun 2023 or 16.34% compared to the 2023 total of IDR 1,111,672
yaitu sebesar Rp1.111.672 juta. Faktor utama penurunan ini million. This decrease primarily resulted from an increase in
disebabkan oleh peningkatana pada kiriman uang, kewajiban remittances, ATM Bersama obligations, Escrow Accounts, and
ATM Bersama, Rekening penampungan dan Bunga yang accrued interest.
masih harus dibayar.
Keterangan 2.024 2023 2022 +/- % Information
Rekening Titipan 640.228 590.286 553.899 49.942 8,46 Custodian Account
Kiriman Uang 117.431 258.594 170.736 -141.163 -54,59 Money Remittance
Aplikasi E Dapen 73.758 59.590 51.986 14.168 23,78 E-Pension Application
ATM Prima Network
Kewajiban ATM Prima 63.037 53.756 72.107 9.281 17,27
Payables
ATM Bersama Network
Kewajiban ATM Bersama 44.549 49.169 23.228 -4.620 -9,40
Payables
Bunga yang masih harus
36.037 48.428 33.966 -12.391 -25,59 Accrued Interest Payable
dibayar
Rekening penampungan 2.378 41.419 22.444 -39.041 -94,26 Clearing Account
Kewajiban pihak ketiga 29.483 9.985 26.815 19.498 195,27 Third Party Liabilities
Liabilitas karena jatuh
75 75 75 0 0,00 Maturing Liabilities
tempo
Lain-lain 486 367 291 119 32,43 Others
Jumlah 1.007.462 1.111.672 955.552 -104.210 -9,37 Total
BANK SULSELBAR
281
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 282
Simpanan Nasabah Customer Deposits
Simpanan nasabah bank Sulselbar pada tahun 2024 terdiri In 2024, Bank Sulselbar’s customer deposits, which include
dari simpanan nasabah pihak berelasi dan pihak ketiga related party and third-party deposits in conventional and
pada unit konvensional dan simpanan pihak ketiga pada sharia units, totaled IDR 19,387,361 million. This reflects
unit syariah. Total simpanan nasabah adalah sebesar a decrease of IDR 40,836 million or 0.21% compared to the
Rp19.387.361 juta menurun sebesar Rp40.836 juta atau 2023 total of IDR 19,428,197 million. Increases were noted in
0,21% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar demand deposits and on-call deposits.
Rp19.428.197 juta. Peningkatan terjadi pada giro dan
deposito on call.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Konvensional Conventional
Pihak Berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
Giro 218 586 44.435 -368 -62,80 Demand Deposits
Tabungan 35.423 6.087 7.674 29.336 481,95 Savings
Deposito Berjangka 6.030 2.630 1.225 3.400 129,28 Time Deposits
40.675 9.303 53.334 31.372 337,22
Mata Uang Asing Foreign Currency
Tabungan 706 646 234 60 9,29 Savings
Deposito Berjangka - 526 0 -526 -100,00 Time Deposits
706 1.173 234 -467 -39,81
jumlah pihak berelasi 41.381 10.476 53.568 30.905 295,01 Total Related Parties
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
Giro 3.234.152 4.299.728 4.986.823 -1.065.576 -24,78 Demand Deposits
Tabungan 6.473.193 5.862.813 5.373.609 610.380 10,41 Savings
Deposito on Call 26.400 40.000 24.200 -13.600 -34,00 Deposits on Call
Deposito Berjangka 8.940.616 8.533.765 7.764.314 406.851 4,77 Time Deposits
18.557.368 18.736.306 18.148.946 -178.938 -0,96
mata uang asing Foreign Currency
Giro 126 56 200 70 125,00 Demand Deposits
Tabungan 488 817 1.132 -329 -40,27 Savings
Deposito berjangka 108.691 103.423 97.144 5.268 5,09 Time Deposits
109.306 104.297 98.477 5.009 4,80
jumlah pihak ketiga 18.840.603 18.247.423 -173.929 -0,92 Total Third Parties
18.666.674
syariah Sharia
pihak berelasi Related parties
Tabungan Wadiah 4.424 22 8 4.402 20009,09 Wadiah Savings
pihak Ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
BANK SULSELBAR
282
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 283
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Tabungan Wadiah 169.572 100.427 4.850 69.145 68,85 Wadiah Savings
Giro Wadiah 505.308 476.667 363.441 28.641 6,01 Wadiah Giro
Jumlah Pihak ketiga
674.880 577.094 368.292 97.786 16,94 Total Sharia third parties
syariah
Jumlah Simpanan
19.387.361 19.428.197 18.669.293 -40.836 -0,21 Total Customer Deposits
Nasabah
Simpanan dari Bank Lain Interbank Deposits
Pada tahun 2023, simpanan dari bank lain adalah sebesar In 2023, deposits from other banks totaled IDR 12,082,520
Rp12.082.520 juta, mengalami peningkatan sebesar million, recording a rise of IDR 506,649 million or 32.15%
Rp506.649 juta atau 32,15% jika dibandingkan dengan compared to 2022, which stood at IDR 1,575,871 million. This
tahun 2023 yaitu sebesar Rp1.575.871 juta. Peningkatan increase was primarily due to third-party deposits in the form
terjadi pada simpanan pihak ketiga giro berupa interbank call of interbank call money and foreign currency interbank call
money dan dalam mata uang asing interbank call money . money.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Konvensional Conventional
Pihak Ketiga Third Party
Rupiah Rupiah
Giro 78.421 24.876 38.016 53.545 215,25 Demand Deposits
Deposito Berjangka 5.000 18.800 36.000 -13.800 -73,40 Time Deposits
Interbank Call Money 1.886.000 1.455.000 1.322.000 431.000 29,62 Interbank Call Money
Mata Uang Asing Foreign Currency
Interbank Call Money 113.099 77.195 0 35.904 46,51 Interbank Call Money
jumlah pihak ketiga 2.082.520 1.575.871 1.396.016 506.649 32,15 Total Third Party Funds
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro Wadiah (Wadiah
Giro Wadiah 1.010 2.098 17 -1.088 -51,86
Current Account)
Jumlah 2.083.531 1.577.969 1.396.033 505.562 32,04 Total
Liabilitas Derivatif Derivative Liabilities
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar tidak memiliki liabilitas In 2024, Bank Sulselbar recorded no derivative liabilities related
derivatif pada transaksi swap dan forwar, turun Rp13 juta to swap and forward transactions, reflecting a decrease of IDR
jika dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp13 juta. 13 million compared to IDR 13 million in 2023. Acceptance
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan transaksi Letter receivables and liabilities pertain to letter of credit (L/C)
of Credit (L/C) yang diaksep oleh bank pengaksep (accepting transactions accepted by the bank in the form of a Domestic
bank) dalam bentuk Surat Kredit Berdokumen Dalam Documented Letter of Credit (SKBDN). As of December 31,
Negeri (SKBDN). Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2024, and 2023, the collectibility of derivative receivables
kolektibilitas untuk tagihan derivatif adalah lancar. remained current.
BANK SULSELBAR
283
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 284
Surat Berharga Yang Diterbitkan Securities Issued
Surat berharga yang dimiliki oleh Bank Sulselbar adalah Bank Sulselbar’s securities are primarily in the form of bonds. In
dalam bentuk obligasi. Pada tahun 2024 total surat berharga 2024, the total securities issued amounted to IDR 1,611,446
yang diterbitkan adalah sebesar Rp1.611.446 juta menurun million, representing a decrease of IDR 408,875 million or
sebesar Rp408.875 juta atau 20,24% jika dibandingkan 20.24% compared to IDR 2,020,321 million in 2023. This
dengan tahun 2023 sebesar Rp2.020.321 juta. Terjadi decrease was attributed to the completion of Sustainable Bonds
penurunan karena obligasi berkelanjutan II tahap I seri B dan II Phase I Series B and Sustainable Bonds III Phase I Series A at
obligasi berkelanjutan III tahap I seri A telah diselesaikan maturity.
saat jatuh tempo.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Obligasi berkelanjutan II Tahap I
- 0 283.000 0 0,00 Sustainable Bonds II Phase I Series B
Seri B
Obligasi berkelanjutan II Tahap II Sustainable Bonds II Phase II Series
- 0 358.000 0 0,00
Seri A A
Obligasi berkelanjutan II Tahap Sustainable Bonds II Phase II Series
392.000 392.000 392.000 0 0,00
II Seri B B
Obligasi berkelanjutan III Tahap Sustainable Bonds III Phase I Series
- 630.000 630.000 -630.000 -100,00
I Seri A A
Obligasi berkelanjutan III Tahap Sustainable Bonds III Phase I Series
620.000 620.000 620.000 0 0,00
I Seri B B
Biaya emisi obligasi yang belum
-553 -1.678 -3.728 1.125 -67,04 Unamortized Bond Issuance Costs
diamortisasi
Sub Jumlah 10.111.446 1.640.321 2.279.272 8.471.125 516,43 Subtotal
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah Investment
400.000 380.000 250.000 20.000 5,26
antar bank Certificate
Jumlah 1.611.446 2.020.321 2.529.272 -408.875 -20,24 Total
Pinjaman yang Diterima Loans Received
Pinjaman yang diterima Bank Sulselbar pada tahun 2024 In 2024, loans received by Bank Sulselbar totaled IDR 3,268,620
mencapai Rp3.268.620 juta mengalami peningkatan sebesar million, recording a rise of IDR 57,489 million or 287.59% from
Rp57.489 juta atau 287,59% dari tahun 2023 yang memiliki 2023, which amounted to IDR 842,322 million. This surge is
nilai sebesar Rp842.322 juta. Hal ini disebabkan adanya attributed to a rise in disbursements from the government and
peningkatan pada pemcairan yang diterima dari pemerintah the Ministry of Finance.
dan Kementerian Keuangan.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Saldo Awal 843.322 390.812 448.301 452.510 115,79 Beginning Balance
Pencairan 1.581.966 800.000 300.000 781.966 97,75 Disbursement
Pembayaran 843.332 -347.489 -357.489 1.190.821 -342,69 Payment
Jumlah 3.268.620 843.322 390.812 2.425.298 287,59 Total
Utang Pajak Tax Debt
Utang pajak tahun 2023 Bank Sulselbar adalah sebesar As of 2023, Bank Sulselbar’s tax debt stands at IDR 26,630
Rp26.630 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp2.001 million, recording a rise of IDR 2,001 million or 8.12% compared
BANK SULSELBAR
284
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 285
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
juta atau 8,12% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu to IDR 24,629 million in 2022. This increase is primarily due to
sebesar Rp24.629 juta. Peningkatan ini berasal dari pajak income tax liabilities under Articles 25, 23, and 29, as detailed in
penghasilan pasal 25, 23, dan 29 seperti yang terlihat pada the table below:
tabel dibawah ini:
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
PPh Pasal 4 ayat 2 5.159 5.548 4.800 -389 -7,01 Income Tax Article 4 Paragraph 2
PPh pasal 21 529 6.382 13.238 -5.853 -91,71 Income Tax Article 21
PPh pasal 23 400 319 284 81 25,39 Income Tax Article 23
PPh pasal 25 14.499 11.901 16.566 2.598 21,83 Income Tax Article 25
PPh pasal 29 5.868 0 22.890 5.868 0,00 Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 175 476 237 -301 -63,24 Value Added Tax (VAT)
Jumlah 26.630 24.629 58.019 2.001 8,12 Total
Liabilitas Jangka Panjang Long-Term Liabilities
Jumlah liabilitas jangka panjang Bank Sulselbar pada In 2024, Bank Sulselbar’s long-term liabilities amount to IDR
tahun 2024 adalah sebesar Rp250.581 juta, turun sebesar 250,581 million, representing a decrease of IDR 29,450 million
Rp29.450 juta atau 10,52% jika dibandingkan dengan or 10.52% from IDR 280,031 million in 2023. The increase in
posisi tahun 2023 yaitu sebesar Rp280.031 juta. Pos yang liabilities is primarily attributed to employee benefits liabilities.
meningkat ada pada liabilitas Imbalan Kerja yang meningkat
dari tahun sebelumnya.
Liabilitas Imbalan Kerja Employee Benefits Liability
Jumlah liabilitas imbalan kerja Bank Sulselbar pada tahun The employee benefit liabilities of Bank Sulselbar in 2024 total
2024 adalah sebesar Rp7.693 juta menurun Rp82.463 juta IDR 7,693 million, reflecting a significant decrease of IDR 82,463
atau 91,47% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu million or 91.47% compared to IDR 90,156 million in 2023. This
sebesar Rp90.156 juta. Penurunan ini berasal dari beban reduction is due to current year expenses incurred during 2024.
tahun berjalan selama tahun 2024.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Saldo Awal 53.569 84.414 94.591 - 30.845 -36,54 Beginning Balance
Pembayaran Manfaat -10.530 -9.689 -16.929 - 841 8,68 Benefit Payments
Beban tahun berjalan 4.427 15.810 8.203 - 11.383 -72,00 Current Year Expense
Pendapatan Komprehensif
3.642 -379 -1.450 4.021 -1060,95 Other Comprehensive Income
lainnya
Jumlah 7.693 90.156 84.414 - 82.463 -91,47 Total
Liabilitas Sewa Guna Lease Liabilities
Jumlah Liabilitas Lain-lain Bank Sulselbar pada tahun 2024 In 2024, Bank Sulselbar’s other liabilities amount to IDR 70,697
adalah sebesar juta, meningkat sebesar Rp20.007 juta atau million, indicating an increase of IDR 20,007 million or 39.47%
39,47% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar compared to IDR 50,690 million in 2023. Notably, there was a
Rp50.690 juta. Terdapat penurunan signifikan pada seluruh significant decrease across all components of lease liabilities.
komponen liabilitas sewa guna.
BANK SULSELBAR
285
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 286
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Bangunan 547 872 635 -325 -37,27 Buildings
Kendaraan 14.674 25.439 16.321 -10.765 -42,32 Vehicles
Peralatan Kantor 14.339 18.980 23.465 -4.641 -24,45 Office Equipment
Lainnya 1.123 5396 5396 -4.273 -79,19 Others
Jumlah 30.683 50.690 45.819 -20.007 -39,47 Total
Liabilitas Pajak Tangguhan Deferred Tax Liabilities
Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan Bank Sulselbar pada As of December 31, 2024, the deferred tax liabilities of Bank
tahun 2024 adalah sebesar Rp56.582 juta, meningkat dari Sulselbar total IDR 56,582 million, a notable increase from IDR
tahun 2023 yaitu 7.513 juta. 7,513 million in 2023.
Liabilitas Lain-Lain Other Liabilities
Jumlah Liabilitas Lain-lain Bank Sulselbar pada tahun 2024 In 2024, Bank Sulselbar’s Other Liabilities amount to IDR
adalah sebesar Rp129.009, turun sebesar Rp2.662 juta atau 129,009 million, reflecting a decrease of IDR 2,662 million or
2,02% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar 2.02% compared to IDR 131,671 million in 2023. This decline
Rp131.671 juta. Hal ini disebabkan oleh turunnya seluruh is primarily due to reductions in all items, with the exception of
pos kecuali jasa pengabdian direksi dan komisaris. service fees for directors and commissioners.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Jasa Produksi 107.405 108.239 107.651 - 834 -0,77 Production Services
Jasa Pengabdian Direksi dan Board of Directors and
12.523 10.654 8.800 1.869 17,54
Komisaris Commissioners' Service Fees
Bonus - 4.567 8.152 - 4.567 -100,00 Bonus
Pendapatan yang ditangguhkan 2.914 4.455 1.950 - 1.541 -34,59 Deferred Income
Kerugian penurunan nilai atas Impairment Loss on Administrative
3.862 1.443 4.174 2.419 167,64
transaksi rekening administrasi Account Transactions
setoran jaminan 1.199 1.138 1.877 61 5,36 Security Deposits
Lain-lain 1.103 1.170 37 - 67 -5,73 Others
Jumlah 129.009 131.671 132.645 - 2.662 -2,02 Total
Dana Syirkah Temporer Temporary Mudharabah Funds
Selama tahun 2024 dana syirkah temporer bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s temporary syirkah funds increased
mengalami peningkatan sebesar Rp 80.180 juta atau 11,29% by IDR 80,180 million, or 11.29%, reaching IDR 790,646
menjadi Rp790.646juta jika dibandingkan dengan tahun million compared to IDR 710,466 million in 2023. This increase
2023 sebesar Rp710.466 juta. Peningkatan terjadi pada was attributed to customer Mudharabah demand deposits,
simpanan giro Mudharabah nasabah, tabungan Mudharabah Mudharabah savings, and Mudharabah deposits.
dan deposito Mudharabah.
BANK SULSELBAR
286
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 287
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Dana Syirkah Temporer (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Simpanan Nasabah Customer Deposit
Mudharabah Current
Giro Mudharabah 34.472 25.040 19.908 76.317 13.614 9.432 37,67
Account
Tabungan
289.431 233.098 237.864 194.201 137.463 56.333 24,17 Mudharabah Savings
Mudharabah
Deposito
453.946 452.292 621.366 565.215 455.737 1.654 0,37 Mudharabah Deposit
Mudharabah
Jumlah 790.609 710.430 879.138 835.733 606.814 80.179 11,29 Total
Simpanan Bank Lain Other Bank Deposits
Mudharabah Current
Giro Mudharabah 37 36 624 1.444 867 1 2,78
Account
Deposito
- - 2.900 1.000 1.000 - 0,00 Mudharabah Deposit
Mudharabah
Jumlah 37 36 3.524 2.444 1.867 1 2,78 Total
Jumlah Dana Total of Temporary
790.646 710.466 882.662 838.177 658.681 80.180 11,29
Syirkah Temporer Syirkah Funds
EKUITAS EQUITY
Pada tahun 2024, Ekuitas yang dimiliki oleh Bank Sulselbar In 2024, the equity of Bank Sulselbar increased by IDR 324,951
mengalami peningkatan sebesar Rp324.951 juta atau 6,77% million, or 6.77%, reaching IDR 5,127,785 million compared to
dibandingkan dengan tahun 2023 menjadi Rp5.127.785 juta. 2023. This growth was driven by share capital, retained earnings,
Peningkatan ini berasal dari pos modal saham, saldo laba and comprehensive income.
yang telah ditentukan dan pendapatan komprehensif.
Tabel Ekuitas 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Modal Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 1.143.160 26.068 1,19 Share capital
Dana Setoran Capital Deposit
4.513 19.115 24.485 13.313 13.250 -14.602 -76,39
Modal Fund
Pendapatan Other
Komprehensif 283.419 227.451 227.155 248.225 21.075 55.968 24,61 Comprehensive
Lain Income Gain (Loss)
Saldo laba yang
belum ditentukan 657.659 666.905 653.724 651.826 620.931 -9.246 -1,39 Unappropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
ditentukan 1.969.057 1.702.295 1.440.805 1.181.054 1.888.103 266.762 15,67 Appropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 5.127.785 4.802.834 4.508.765 4.231.714 3.686.519 324.951 6,77 Total Equity
BANK SULSELBAR
287
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 288
Modal Saham Capital Stock
Jumlah saham dan nilai masing-masing saham yang telah As of December 31, 2024, the number of shares and the value of
ditempatkan dan disetor oleh para pemegang saham pada each share that has been issued and fully paid by shareholders
tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Akta Berita Acara is based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.07 tanggal Meeting of Shareholders No. 07 dated December 31, 2024,
31 Desember 2024 yang dibuat oleh Rakhmawati Laica executed by Rakhmawati Laica Marzuki, SH, a notary in
Marzuki, S.H., notaris di Makassar dan tercatat di administrasi Makassar, and registered with the Financial Services Authority of
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan No.S-211/ South Sulawesi Province under No. S-211/KO.161/2024 dated
KO.161/2024 tanggal 23 September 2024. Selain itu tidak September 23, 2024. Furthermore, there is no share ownership
terdapat kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris pada by the Board of Directors and Commissioners as of December 31,
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 2024, and 2023.
Tabel Ekuitas 2020 – 2024 (Rp Juta)
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
Modal Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 1.143.160 26.068 1,19 Share capital
Dana Setoran Modal 19.115 24.485 13.313 13.250 -14.602 -76,39 Capital Deposit Fund
4.513
Pendapatan Other Comprehensive
227.451 227.155 248.225 21.075 55.968 24,61
Komprehensif Lain 283.419 Income Gain (Loss)
Saldo laba yang
belum ditentukan 657.659 666.905 653.724 651.826 620.931 -9.246 -1,39 Unappropriated
penggunaannya
Saldo laba yang
ditentukan 1.969.057 1.702.295 1.440.805 1.181.054 1.888.103 266.762 15,67 Appropriated
penggunaannya
Jumlah Ekuitas 4.802.834 4.508.765 4.231.714 3.686.519 324.951 6,77 Total Equity
5.127.785
Dana Setoran Modal Capital Deposit Fund
Dana setoran modal merupakan setoran para pemegang The paid-in capital fund represents deposits from shareholders
saham yang belum disahkan menjadi modal saham oleh that have yet to be approved as share capital by the General
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pada 31 Desember Meeting of Shareholders (GMS). As of December 31, 2024, the
2024, tambahan modal disetor terdiri dari penyetoran additional paid-in capital comprises the previous year’s capital
modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal tahun deposit and the current year’s capital deposit, each amounting
berjalan, masing-masing sebesar Rp11.466 juta dan disetor to IDR 11,466 million, resulting in a total fully paid amount
penuh sebesar Rp26.068 juta. Dari jumlah tersebut telah of IDR 26,068 million. This determination is based on OJK
ditetapkan berdasarkan Surat OJK No.S-09/KO.161/2024 Letters No. S-09/KO.161/2024 dated January 16, 2024, No.
tanggal 16Januari 2024, No.S-75/KO.161/2024 tanggal S-75/KO.161/2024 dated April 18, 2024, and No. S-211/
18 April 2024 dan No.S-211/KO.161/2024 tanggal 23 KO.161/2024 dated September 23, 2024. The balance of the
September 2024. Saldo tambahan modal disetor tahun additional paid-in capital for 2024 that remains unapproved
2024 yang belum disahkan sebesar Rp4.513 juta akan di amounts to IDR 4,513 million and will be accumulated with the
akumulasikan dengan dana setoran modal tahun berikutnya. capital deposit funds for the following year.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Modal Dasar 4.000.000 4.000.000 4.000.000 0 0,00 Authorized Capital
Modal yang belum disetor 1.786.864 1.812.932 1.837.404 -26.068 -1,44 Unpaid Capital
BANK SULSELBAR
288
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 289
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Modal Disetor 2.213.136 2.187.068 2.162.596 26.068 1,19 Paid-in Capital
Dana Setoran Modal 4.513 19.115 24.485 -14.602 -76,39 Capital Deposit Fund
Jumlah 8.004.513 2.206.183 2.187.081 5.798.330 262,82 Total
Pendapatan Komprehensif Comprehensive Income
Jumlah Pendapatan komprehensif Bank Sulselbar pada Bank Sulselbar reported a total comprehensive income of IDR
tahun 2023 adalah Rp227.451 juta, meningkat sebesar 227,451 million for 2023, recording a rise of IDR 296 million,
Rp296 juta atau 0,13% jika dibandingkan dengan posisi or 0.13%, compared to the 2022 figure of IDR 227,155 million.
tahun 2022 Rp227.155 juta.
Saldo Laba Retained Earnings
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang According to the Minutes of the Bank’s Annual General Meeting
Saham Tahunan Bank No.07 tanggal 12 Agustus 2024 of Shareholders No. 07 dated August 12, 2024, presided over
dengan dihadiri notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., by notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, it was resolved to
menetapkan salah satunya : approve:
• Persetujuan penambahan dana usaha existing Unit • Additional funds for the Bank’s existing Sharia Business Unit
Usaha Syariah (UUS) Bank sebesar Rp. 250.000 juta (UUS) amounting to IDR 250,000 million in 2024, sourced
pada tahun 2024 yang diambilkan dari cadangan umum from the Bank’s general reserves.
Bank.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Furthermore, based on the Minutes of the Bank’s Annual
Tahunan Bank No.02 tanggal 15 Maret 2024 dengan dihadiri General Meeting of Shareholders No. 02 dated March 15, 2024,
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan laba also attended by notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, the
tahun 2023: allocation of the 2023 profit was determined as follows:
• Komposisi untuk dividen sebesar 60% atau Rp400.143 • Dividends were set at 60%, or IDR 400,143 million, while
juta dan cadangan umum sebesar 40% atau Rp266.762 general reserves constituted 40%, or IDR 266,762 million, of
juta dari laba bersih Rp666.905 juta. Persetujuan the net profit totaling IDR 666,905 million. Additionally, the
penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility approval for the Corporate Social Responsibility (CSR) fund
(CSR) tahun 2024 sebesar 5%. ceiling for 2024 was set at 5%.
Jumlah Saldo Laba Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah The amount of Bank Sulselbar’s Retained Earnings for 2024
Rp2.626.717 juta, meningkat sebesar Rp257.517 juta atau stands at IDR 2,626,717 million, representing an increase of IDR
10.87% jika dibandingkan dengan posisi tahun 2023 Rp 257,517 million, or 10.87%, compared to the 2023 position of
2.369.200 juta. IDR 2,369,200 million.
Keterangan 2024 2023 2022 +/- % Information
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Laba bersih tahun berjalan 657.659 666.905 653.724 -9.246 -1,39 Current Year Net Income
Jumlah 657.659 666.905 653.724 -9.246 -1,39 Total
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum 1.959.515 1.692.753 1.431.263 266.762 15,76 General Reserve
Cadangan tujuan 9.542 9.542 9.542 0 0,00 Specific Reserve
Jumlah 1.969.057 1.702.295 1.440.805 266.762 15,67 Total
Jumlah saldo laba 2.626.717 2.369.200 2.094.529 257.517 10,87 Retained Earnings Balance
BANK SULSELBAR
289
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 290
Analisis Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lainnya
Analysis of Profit and Loss and Other Comprehensive Income
Rp2.608.095 Rp791.772 Rp657.659 Rp713.628
Pendapatan Laba Laba Tahun Penghasilan
Operasional Operasional Berjalan Komprehensif
Pada tahun 2024, laba operasional Bank Sulselbar adalah In 2024, Bank Sulselbar reported an operating profit of IDR
sebesar Rp 791.772 juta, mengalami penurunan jika 791,772 million, reflecting a decrease of IDR 89,134 million or
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp89.134 10.12% compared to 2023. This decline was primarily attributed
juta atau 10,12%. Hal ini disebabkan oleh menurunnya to a reduction in interest income and an increase in interest
pendapatan bunga dan meningkatnya beban bunga. expenses. Conversely, sharia income in 2024 increased relative
Namun pendapatan syariah pada tahun 2024, mengalami to 2023, accompanied by a decrease in sharia expenses.
peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang
disertai dengan penurunan beban syariah.
Tabel Laba Rugi Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
YOY CAGR
2024 2020
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- Information
- 2023 - 2024
(%) (%)
Pendapatan
Interest Income
Bunga dan
2.608.095 2.555.661 2.550.080 2.499.511 2.485.232 52.434 2,05 0,41% and Sharia
Pendapatan
Income
Syariah
Interest Expense
Beban Bunga dan
-1.056.926 -976.652 -818.322 -861.546 -1.003.197 -80.274 8,22 1,59% and Sharia
Beban Syariah
Expense
Pendapatan Interest Income
Bunga dan Bagi 1.551.168 1.579.009 1.731.758 1.637.965 1.482.035 -27.841 -1,76 -0,36% and Profit
Hasil – Bersih Sharing – Net
Pendapatan
Other Operating
Operasional 347.961 321.827 312.855 294.854 650.823 26.134 8,12 1,57%
Income
Lainnya
Beban
Other Operating
Operasional - 1.107.358 -1.019.930 -1.125.341 -1.061.691 -1.299.621 -87.428 8,57 1,66%
Expenses
Lainnya
Operating
Laba Operasional 791.772 880.906 919.271 871.128 833.237 -89.134 -10,12 -2,11%
Income
Pendapatan
Non-Operating
(Beban) Non
- 13.247 -13.420 -37.614 -16.927 -12.337 173 -1,29 -0,26% Income
Operasional –
(Expenses) – Net
Bersih
Laba Sebelum Profit Before Tax
778.542 867.487 881.656 854.201 820.900 -88.945 -10,25 -2,14%
Beban Pajak Expense
BANK SULSELBAR
290
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 291
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Laba Rugi Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
YOY CAGR
2024 2020
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- Information
- 2023 - 2024
(%) (%)
Beban Pajak - 120.864 -200.581 -227.933 -202.375 -199.969 79.717 -39,74 -9,63% Tax Expense
Laba Tahun Net Profit for the
657.659 666.905 653.724 651.826 620.931 -9.246 -1,39 -0,28%
Berjalan Year
Total
Laba
Comprehensive
Komprehensif 713.628 667.201 632.655 878.976 643.738 46.427 6,96 1,35%
Income for the
Tahun Berjalan
Year
Laba per Saham Earnings per
298.305 305.259 303.406 435.070 549.770 -6.954 -2,28 -0,46%
(Nilai Penuh) Share (Full Value)
Pendapatan Bunga dan Syariah Interest Income and Sharia
Pada tahun 2024, Pendapatan Bunga dan Pendapatan In 2024, Bank Sulselbar’s Interest Income and Sharia Income
Syariah Bank Sulselbar adalah sebesar Rp2.608.095 reached IDR 2,608,095 million, representing an increase of IDR
juta, meningkat sebesar Rp52.434 juta atau 2,05% jika 52,434 million or 2.05% from IDR 2,555,661 million in 2023.
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp2.555.661 The interest income for this year increased by IDR 49,913 million
juta. Jumlah pendapatan bunga pada tahun ini mengalami or 2.06% to IDR 2,467,372 million, with the most significant
peningkatann sebesar Rp49.913 juta atau 2,06% menjadi increase occurring in interest income from securities, which rose
sebesar Rp 2.467.372 juta. Peningkatan terbesar terjadi by IDR 71,583 million compared to the previous year.
pada pendapatan bunga surat berharga yaitu sebesar
Rp71.583 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Sedangkan jika dilihat dari Pendapatan Syariah Bank In terms of Sharia Income, Bank Sulselbar reported IDR 140,723
Sulselbar pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 140.723 juta, million in 2024, marking an increase of IDR 2,521 million or
mengalami peningkatan sebesar Rp2.521 juta atau 1,82% 1.82% from IDR 138,202 million in 2023. The largest growth
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp138.202 juta. in Sharia Income was observed in placements with other banks,
Peningkatan terbesar terjadi pada Pendapatan syariah dalam which increased by IDR 9,381 million or 119.21% compared to
bentuk penempatan pada Bank lain yaitu sebesar Rp9.381 the previous year.
juta atau meningkat sebesar 119,21% jika dibandingkan
dengan tahun sebelumnya.
Tabel Jumlah Pendapatan Bunga dan Pendapatan Syariah Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
YOY CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- 2023 - 2020 - Information
2024 (%) 2024 (%)
Pendapatan Bunga Interest income
- Kredit Yang
2.145.178 2.133.431 2.190.096 2.199.663 2.146.160 11.747 0,55 -2,17% - Loan
Diberikan
- Surat - Marketable
277.049 205.466 170.165 141.601 153.068 71.583 34,84 -69,75%
Berharga Securities
- Penempatan - Placement
pada Bank 20.691 52.348 33.019 18.805 11.996 -31.657 -60,47 3997,08% with Bank
Indonesia Indonesia
- Placement
- Penempatan
18.973 21.663 23.560 75.708 -3.303 -17,41 114,92% with Other
pada Bank Lain 15.670
Banks
BANK SULSELBAR
291
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 292
Tabel Jumlah Pendapatan Bunga dan Pendapatan Syariah Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
YOY CAGR
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- 2023 - 2020 - Information
2024 (%) 2024 (%)
- Tagihan - Acceptance
7.240 7.120 847 0 1.541 21,28 -53,79%
Akseptasi 8.781 Receivables
Jumlah
Total Interest
Pendapatan 2.467.372 2.417.459 2.422.063 2.384.476 2.386.932 49.913 2,06 -7,85%
Income
Bunga
Pendapatan
Sharia Income
Syariah
- Murabahah,
- Margin
Mudharabah
Murabahah,
100.913 100.364 100.720 96.738 -87.354 549 0,55 -2,16% and
Mudharabah dan
Musyarakah
Musyarakah
margins
- Surat - Marketable
13.697 21.656 14.516 9.574 1.183 -7.959 -36,75 524,90%
Berharga Securities
- Penempatan - Placement
pada Bank 1.149 1.664 4.796 3.534 1.435 -515 -30,95 339,88% with Bank
Indonesia Indonesia
- Placement
- Penempatan
17.250 7.869 2.459 602 3.752 9.381 119,21 -95,67% with Other
pada Bank Lain
Banks
- Bagi Hasil - Time Deposit
0 0 0 0 0 0 0,00 0,00%
Deposito Profit Sharing
- Qardh Gadai 7.712 6.648 5.525 4.587 4.485 1.064 16,00 -44,78% - Qardh Pawn
Jumlah
Total Sharia
Pendapatan 140.723 138.202 128.017 115.035 98.209 2.521 1,82 -6,98%
Income
Syariah
Jumlah
Pendapatan Total Interest
Bunga dan 2.608.095 2.555.661 2.550.080 2.499.511 2.145.834 52.434 2,05 -7,80% Income and
Pendapatan Sharia Income
Syariah
Beban Bunga dan Beban Syariah Interest Expense and Sharia Expense
Tabel Jumlah Beban Bunga dan Beban Syariah Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Beban bunga Interest expense
- Deposito 559.529 473.564 85.965 18,15 Time deposits
- Surat berharga yang
118.818 175.339 - 56.521 -32,24 Securities issued
diterbitkan
- Giro 115.416 128.879 - 13.463 -10,45 Current accounts
- Interbank Call Money 54.431 60.764 - 6.333 -10,42 Interbank Call Money
- Tabungan 51.109 42.027 9.082 21,61 Saving deposits
- Pinjaman yang diterima 76.924 30.846 46.078 149,38 Borrowings
- Surat berharga yang dijual Marketable securities sold under
18.316 800 17.516 2.189,50
dengan janji dibeli kembali agreement to purchased
BANK SULSELBAR
292
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 293
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Jumlah Beban Bunga dan Beban Syariah Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Jumlah beban bunga 994.547 912.218 82.329 9,03 Total interest expense
Beban syariah - Sharia expense
- Deposito 18.446 20.521 - 2.075 -10,11 Time deposits
- Tabungan 2.258 1.834 424 23,12 Saving deposits
- Giro 438 403 35 8,68 Current accounts
Prinsip Syariah Antarbank 49 0 49 0,00
Interbank Call Money - 281 - 281 -100,00 Interbank Call Money
Jumlah beban syariah 22.079 23.096 - 1.017 -4,40 Total sharia expense
Premi penjaminan simpanan 40.299 41.338 - 1.039 -2,51 Premium of deposit guarantee
Jumlah beban bunga dan syariah 1.056.926 976.652 80.274 8,22 Total interest and sharia expense
Pada tahun 2024, Beban Bunga dan Beban Syariah Bank In 2024, Bank Sulselbar’s interest expense and sharia expense
Sulselbar adalah sebesar 1.056.926 juta, mengalami totaled IDR 1,056,926 million, recording a rise of IDR 80,274
peningkatan sebesar Rp80.274 juta atau 8,22% jika million or 8.22% compared to IDR 976,652 million in 2023. This
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp976.652 juta. rise was primarily attributed to an increase in interest expense
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya beban bunga sebesar of IDR 82,329 million or 9.03%, reaching IDR 994,557 million
Rp82.329 juta atau 9,03% menjadi sebesar Rp994.557 juta compared to IDR 912,218 million in 2023. The interest expense
dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar Rp912.218 from deposits experienced the most significant increase, rising by
juta. Beban bunga deposito merupakan beban yang mengalami IDR 85,965 million or 18.15% to IDR 559,529 million compared
peningkatan terbesar yaitu meningkat sebesar Rp85.965 to IDR 473,564 million in 2023.
juta atau 18,15% menjadi sebesar Rp.559.529 juta jika
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp473.564 juta.
Sedangkan jika dilihat dari beban syariah Bank Sulselbar Conversely, when analyzing the sharia burden of Bank Sulselbar
pada tahun 2024 ini adalah sebesar Rp22.079 juta, in 2024, it amounted to IDR 22,079 million, a decrease of IDR
mengalami penurunan sebesar Rp1.017 juta atau 4,40% jika 1,017 million or 4.40% compared to IDR 23,096 million in
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp23.096 juta. 2023. This reduction was due to a decline in the sharia deposit
Hal ini disebabkan oleh penurunan pada beban deposito burden of IDR 2,075 million or 10.11%, down to IDR 18,446
syariah sebesar Rp2.075 juta atau 10,11% menjadi Rp million compared to IDR 20,521 million in 2023. Additionally,
18.446 dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar there was an increase in savings, which rose by IDR 424 million
Rp20.521 juta. Selain itu terjadi peningkatan pada tabungan, to IDR 2,258 million compared to IDR 403 million in 2023.
yang meningkat sebesar Rp424 juta menjadi Rp2.258 juta
dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar Rp403 juta.
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Tabel Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Administrasi 267.168 206.752 60.416 29,22 Administration
Denda 27.283 70.275 -42.992 -61,18 Penalties
Provisi dan komisi selain dari Fees and commissions from other
kredit yang diberikan dan 35.395 30.495 4.900 16,07 than loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah receivables
BANK SULSELBAR
293
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 294
Tabel Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Lain-lain 18.114 14.305 3.809 26,63 Others
Jumlah Pendapatan Operasional
347.961 321.827 26.134 8,12 Total
Lainnya
Pada tahun 2024, Pendapatan Operasional Lainnya Bank In 2024, Bank Sulselbar’s other operating income amounted to
Sulselbar adalah sebesar Rp347.961 juta, meningkat sebesar IDR 347,961 million, representing an increase of IDR 26,134
Rp26.134 juta atau 8,12% jika dibandingkan dengan tahun million or 8.12% compared to IDR 312,827 million in 2023. This
2023 yaitu sebesar Rp312.827 juta. Hal ini disebabkan increase was primarily driven by a rise in administrative expenses
oleh adanya peningkatan pada beban administrasi sebesar of IDR 60,752 million or 29.22%, along with an increase in other
Rp60.752 atau 29,22% serta beban lain-lain sebesar expenses of IDR 3,809 million or 26.63%, totaling IDR 18,114
Rp3.809 juta atau 26,63% menjadi sebesar Rp18.114 juta. million.
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Tabel Jumlah Beban Operasional Lainnya Tahun 20223 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Beban Personalia 501.196 475.863 25.333 5,32 Personnel Expense
General And Administrative
Beban Umum dan Admiistrasi 465.650 19.542 4,20
485.192 Expenses
Penyisihan Kerugian Penurunan Allowance For Impairment Losses
Nilai Aset Keuangan dan Non 120.969 78.417 42.552 54,26 the Financial and Non-Financial -
Keuangan - Bersih Net
Jumlah Beban Operasional
1.107.358 1.019.930 87.428 8,57 Total
Lainnya
Beban Operasional Lainnya Bank Sulselbar pada tahun Other Operating Expenses of Bank Sulselbar in 2024 totaled
2024 adalah sebesar Rp 1.107.358 juta, meningkat sebesar IDR 1,107,358 million, recording a rise of IDR 87,428 million
Rp87.428 juta atau 8,57% jika dibandingkan dengan tahun or 8.57% compared to 2023, which was IDR 1,019,930 million.
2023 sebesar Rp1.019.930 juta. Hal ini disebabkan oleh This rise was primarily attributed to an increase in the Provision
meningkatnya beban Penyisihan Kerugian Penurunan for Impairment Losses on Financial and Non-Financial Assets -
Nilai Aset Keuangan dan Non Keuangan – Bersih sebesar Net by IDR 42,552 million or 54.26%, as well as an increase in
Rp42.552 juta atau 54,26% dan juga peningkatan pada Personnel Expenses by IDR 25,333 million or 5.32% compared
Beban Personalia sebesar Rp25.333 juta atau 5,32% jika to 2023.
dibandingkan dengan tahun 2023.
Pendapatan (Beban) Non Operasional Non-Operational Income (Expenses)
Tabel Jumlah Pendapatan dan Beban Non Operasional Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Pendapatan non operasional Non-operating income
- Kerugian selisih kurs valuta asing 582 2.559 -1.977 -77,26 Loss on foreign exchange
-Denda keterlambatan pihak
27 190 - 163 -85,79 Third parties fines late
ketiga
BANK SULSELBAR
294
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 295
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Jumlah Pendapatan dan Beban Non Operasional Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
-
- Keuntungan penjualan aset 7 138 -94,93 Gain on sale of assets
131
- Lain-lain 74 104 - 30 -28,85 Others
Total Pendapatan non operasional 691 2.990 - 2.299 -76,89 Total non-operating income
Beban non operasional Non-operating expense
Sumbangan -3.395 -6.859 3.464 -50,50 Donation
Snack karyawan -1.913 -2.465 552 -22,39 Employee snack
Rekreasi -1.636 -1.557 -79 5,07 Recreation
Tamu -1.660 -1.551 -109 7,03 Gues
Hari Ulang Tahun -2.295 -1.493 -802 53,72 Anniversary
Denda -1.238 -490 -748 152,65 Penalties
Acara Keagamaan -493 -432 -61 14,12 Religious event
Kerugian selisih kurs valuta asing - 0 - 0,00 Loss on foreign exchange
Lain-lain -1.306 -1.562 256 -16,39 Others
Total Beban non operasional -13.939 -16.409 -2.470 -15,05 Total Non-operating expense
Jumlah Pendapatan dan Beban Total Non-Operating Income
-13.274 -13.420 146 -1,09
Non Operasional (Expenses)
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat Pendapatan dan In 2024, Bank Sulselbar reported Non-Operating Income and
Beban Non Operasional sebesar Rp13.274 juta, menurun Expenses of IDR 13,274 million, a decrease of IDR 146 million or
sebesar Rp146 juta atau 1,09% jika dibandingkan dengan 1.09% compared to IDR 13,420 million in 2023. This was driven
tahun 2023 sebesar Rp13.420 juta. Hal ini disebabkan by an increase in Total Non-Operating Income of IDR 2,299
oleh meningkatnya Total Pendapatan non operasional million or 76.89%, alongside a decrease in Total Non-Operating
sebesar Rp2.299 juta atau 76,89% serta menurunnya Total Expenses of IDR 2,470 million or 15.05%. The most significant
Beban non operasional sebesar Rp2.470 juta atau 15,05%. reductions were observed in donation expenses and employee
Penurunan terbesar terjadi pada beban sumbangan, dan snacks.
snack karyawan.
Laba Sebelum Beban Pajak Profit Before Tax Expense
Laba Sebelum Beban Pajak Bank Sulselbar pada tahun 2023 Bank Sulselbar›s Profit Before Tax Expense in 2023 was IDR
adalah sebesar Rp778.524 juta, mengalami penurunan 778,524 million, representing a decrease of IDR 89,039 million
sebesar Rp89.039 juta atau 10,26% jika dibandingkan or 10.26% compared to IDR 867,564 million in 2022.
dengan tahun 2023 sebesar Rp867.564 juta.
Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expense
Tabel Jumlah Beban Pajak Penghasilan Tahun 20223– 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Beban pajak penghasilan Income tax expenses
Pajak kini 182.383 166.601 15.782 9,47 Current tax
Pajak tangguhan 64.853 33.980 30.873 90,86 Deferred tax
BANK SULSELBAR
295
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 296
Tabel Jumlah Beban Pajak Penghasilan Tahun 20223– 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Beban pajak sehubungan dengan Tax expenses related to tax
3.334 0 3.334 0,00
Surat Ketetapan Pajak (SKP) assessment letter (SKP)
Total Beban pajak penghasilan 120.864 200.581 -79.717 -39,74 Total Income tax expenses
Beban Pajak Penghasilan Bank Sulselbar terdiri dari Bank Sulselbar’s Income Tax Expense comprises Current Tax
Beban Pajak Kini dan Beban Pajak Tangguhan. Beban pajak Expense and Deferred Tax Expense. In 2024, the Income Tax
penghasilan Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah sebesar Expense is IDR 120,864 million, a decrease of IDR 79,717
Rp120.864 juta, menurun sebesar Rp79.717 juta atau39,74% million or 39.74% compared to IDR 200,581 million in 2023.
jika dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp200.581 This change is attributed to an increase in current tax expense
juta. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya beban pajak of IDR 15,782 million or 9.47% and tax expenses related to tax
kini sebesar Rp15.782 juta atau 9,47% serta beban pajak certificates of IDR 3,334 million. Conversely, the deferred tax
sehubungan dengan surat keteragan pajak sebesar Rp3.334 expense rose by IDR 30,873 million.
juta. Sedangkan beban atas pajak tangguhan mengalami
peningkatan sebesar Rp30.873 juta.
Laba Tahun Berjalan Bank Sulselbar reported a profit
Laba Tahun Berjalan Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah of IDR 657,659 million for the year 2024, reflecting a decrease
sebesar Rp657.659 juta, mengalami penurunan sebesar of IDR 9,246 million or 1.39% compared to the 2023 profit of
Rp9.246 juta atau 1,39% dibandingkan dengan tahun IDR 666,905 million. This decline was attributed to a reduction
2023 sebesar Rp666.905 juta. Hal ini disebabkan adanya in tax expenses; however, profit before tax showed an increase
penurunan pada beban pajak, meskipun jika dilihat dari laba relative to 2023.
sebelum pajak mengalami peningkatan jika dibandingkan
dengan tahun 2023.
Laba Komprehensif Lainnya Other Comprehensive Income
Tabel Jumlah Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
Penghasilan (Beban) Other Comprehensive Income
Komprehensif Lain (Expenses)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
- Keuntungan aktuarial program Unrealized gains actuarial defined
4.091 379 3.712 979,42
manfaat pasti benefit plans
- Penyesuaian saldo awal - 0 0 0,00 Beginning balance adjustment
- Pajak penghasilan terkait 900 -83 983 -1184,34 Related income taxes
Total Items that will not be
Total Pos-pos yang tidak akan
3.191 295 2.896 981,69 reclassified subsequently to profit
direklasifikasi ke laba rugi
or loss
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
BANK SULSELBAR
296
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 297
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Jumlah Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023 -
Keterangan 2024 2023 +/- Information
2024 (%)
- Kerugian yang belum direalisasi
Unrealised loss on marketable
atas efek yang diukur pada
649 0 649 0,00 securities at fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan
comprehensive income
komprehensif lain
- Penyesuaian saldo awal - 0 0 0,00 Beginning balance adjustment
- Pajak penghasilan terkait 142 0 142 0,00 Related income taxes
Total Items that will not be
Total Pos-pos yang akan
-506.881 0 -506.881 0,00 reclassified subsequently to profit
direklasifikasi ke laba rugi
or loss
Other Comprehensive Expenses -
Beban Komprehensif Lain - Bersih 55.968 295 55.673 18872,20
Net
Jumlah Laba Komprehensif 713.628 667.201 46.427 6,96 Total Comprehensive Income
Jumlah Laba Komprehensif Bank Sulselbar pada tahun 2024 The total comprehensive profit of Bank Sulselbar in 2024
adalah sebesar Rp 713.628 juta, mengalami peningkatan reached IDR 713,628 million, representing an increase of IDR
sebesar Rp46.427 juta atau 6,96% jika dibandingkan dengan 46,427 million or 6.96% compared to the 2023 total of IDR
tahun 2023 sebesar Rp667.201 juta. Hal ini disebabkan oleh 667,201 million. This growth is primarily due to an increase in
meningkatnya jumlah pendapatan komprehensif lainnya other comprehensive income amounting to IDR 55,968 million
sebesar Rp55.968% juta atau 18.872,20% dibandingkan or 18,872.20% compared to 2023.
dengan tahun 2023.
Laba Per Saham Earnings Per Share
Pada tahun 2024, Laba per saham Bank Sulselbar adalah In 2024, Bank Sulselbar›s earnings per share totaled IDR
sebesar Rp298.305 juta, mengalami penurunan sebesar 298,305 million, a decrease of IDR 6,954 or 2.28% compared to
Rp6.954 atau 2,28% jika dibandingkan dengan tahun 2023 the 2023 figure of IDR 305,259 million. The weighted average
sebesar Rp305.259 juta. Rata-rata tertimbang jumlah saham number of shares used in the calculation of basic earnings per
untuk perhitungan laba per saham dasar untuk 31 Desember share for December 31, 2024, and 2023 was IDR 2,202,437
2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 2.202.437 dan and IDR 2,184,721, respectively.
2.184.721.
BANK SULSELBAR
297
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 298
Laporan Arus Kas
Cash Flow Statement
Laporan arus kas terdiri dari Kas Bersih Diperoleh dari The cash flow statement comprises Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi, Kas Bersih / Diperoleh (Used for) Operating Activities, Net Cash Provided by (Used for)
dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi dan Kas Bersih Investing Activities, and Net Cash Used for Financing Activities.
Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan. Untuk penyajian For the purpose of this cash flow statement presentation, cash
laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada and cash equivalents include cash, demand deposits at Bank
Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan investasi jangka Indonesia, demand deposits at other banks, and other short-
pendek likuid lainnya dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan term liquid investments with a term of three months or less from
atau kurang sejak tanggal perolehan yang tidak digunakan the date of acquisition that are neither used as collateral nor
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. restricted in their use.
Pada tahun 2024, kas dan setara arus kas Bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s cash and cash equivalents amounted to
adalah sebesar Rp 3.499.546 juta, mengalami penurunan IDR 3,499,546 million, representing a decrease of IDR 251,574
sebesar Rp251.574 juta atau 6,71% jika dibandingkan dengan million or 6.71% compared to IDR 3,751,120 million in 2023.
tahun 2023 sebesar Rp3.751.120 juta. Hal ini disebabkan This decline was primarily attributed to a reduction in net cash
menurunnya kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) generated from (used for) operating activities. The changes in
aktivitas operasional. Adapun perubahan arus kas selama cash flow over the past five years are detailed in the following
lima tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut ini: table:
Tabel Arus Kas dan Setara Kas Tahun 2020 – 2024 (Rp Juta)
CAGR
2020
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 +/- % Information
- 2024
(%)
Kas Bersih Net Cash
Diperoleh dari Obtained
(Digunakan 924.781 1.224.716 1.611.581 1.989.385 -480.643 -299.935 -24,49 2,08 from (Used
untuk) Aktivitas for) Operating
Operasi Activities
Kas Bersih / Net Cash /
Diperoleh dari Obtained
(Digunakan -1.073.424 -1.914.602 -206.947 -107.420 -770.126 841.178 -43,93 9,12 from (Used
untuk) Aktivitas for) Investing
Investasi Activities
Kas Bersih
Net Cash Used
Digunakan
-102.931 -481.760 -196.925 -773.955 361.693 378.829 -78,63 478,89 for Funding
untuk Aktivitas
Activities
Pendanaan
Kenaikan Net Increase
(Penurunan) (Decrease) in
-251.574 -1.171.646 1.207.709 1.108.010 -889.077 920.072 -78,53 469,46
Bersih Kas dan Cash and Cash
Setara Kas Equivalents
Early Year
Kas dan Setara
4.922.767 3.715.058 2.607.048 3.496.125 -1.171.647 -23,80 1,97 Cash and Cash
Kas Awal Tahun 3.751.120
Equivalents
Year-End Cash
Kas dan Setara
3.499.546 3.751.120 4.922.767 3.715.058 2.607.048 -251.574 -6,71 0,32 and Cash
Kas Akhir Tahun
Equivalents
BANK SULSELBAR
298
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 299
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Adapun kas dan setara kas pada akhir tahun 2024 yang dimiliki The cash and cash equivalents at the end of 2024 for Bank
oleh Bank Sulselbar, dapat dilihat pada tabel berikut ini: Sulselbar are presented in the following table:
Tabel kas dan setara kas pada akhir tahun Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023
Keterangan 2024 2023 2022 +/- - 2024 Information
(%)
Kas 616.285 606.632 605.067 9.653 1,59 Cash
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240 1.328.366 1.907.524 -286.126 -21,54
Indonesia
Giro pada bank lain 321 98.122 81.238 -82.801 -84,39 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (dengan jatuh tempo and other banks (with maturities of
408.000 81.238 1.502.000 326.762 402,23
kurang dari 3 bulan sejak tanggal less than 3 months from acquisition
perolehan) date)
Surat berharga (dengan jatuh Marketable securities (with
tempo kurang dari 3 bulan sejak 1.372.707 776.000 826.938 596.707 76,90 maturities of less than 3 months
tanggal perolehan) from acquisition date)
Jumlah kas dan setara kas 3.499.546 3.751.120 4.922.767 -251.574 -6,71 Total cash and cash equivalents
Penurunan kas terbesar pada tahun 2024 adalah berasal The most significant decrease in cash in 2024 was attributed
dari Giro pada Bank Indonesia sebesar Rp286.126 juta atau to Demand Deposit at Bank Indonesia, which declined by IDR
21,54% menjadi sebesar Rp1.042.240 juta dibandingkan 286,126 million or 21.54% to IDR 1,042,240 million compared
dengan tahun 2023 sebesar Rp1.328.366 juta. Selain to IDR 1,328,366 million in 2023. Additionally, there was a
itu terjadi penurunan pada Giro pada Bank lain sebesar reduction in Demand Deposit at other banks amounting to IDR
Rp82.801 juta atau 84,39%. Sedangkan Kas, Penempatan 82,801 million or 84.39%. Conversely, Cash, Placements with
pada Bank Indonesia dan bank lain (dengan jatuh tempo Bank Indonesia and other banks (with maturities of less than
kurang dari 3 bulan sejak tanggal perolehan) dan Surat 3 months from the date of acquisition), and Securities (with
berharga (dengan jatuh tempo kurang dari 3 bulan sejak maturities of less than 3 months from the date of acquisition)
tanggal perolehan) mengalami peningkatan masing-masing experienced increases of IDR 9,653 million, IDR 326,762 million,
sebesar Rp9.653 juta, Rp326.762 juta dan Rp596.707 juta and IDR 596,707 million, respectively, compared to 2023.
dibandingkan dengan tahun 2023.
Arus Kas Bersih Aktivitas Operasi Net Cash Flow from Operating Activities
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi pada akhir tahun 2024 As of the end of 2024, Bank Sulselbar reported a Net Cash
yang berhasil dicatat oleh Bank Sulselbar adalah sebesar Flow from Operating Activities totaling IDR 924,781 million,
Rp924.781 juta, mengalami penurunan sebesar Rp299.935 representing a decline of IDR 299,935 million or 24.49% from
juta atau 24,49% jika dibandingkan dengan tahun 2023 IDR 1,224,716 million in 2023. This decline was attributed
sebesar Rp1.224.716 juta. Penurunan ini diakibatkan oleh to a significant increase in interest, provision, and commission
meningkatnya Pembayaran bunga, provisi dan komis sebesar payments, which rose by IDR 109,189 million or 411.38% to IDR
Rp109.189 juta atau 411,38% menjadi Rp1.068.582 juta 1,068,582 million, compared to IDR 959,393 million in 2023.
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp959.393 juta.
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Operasi Tahun 2022 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023
Keterangan 2024 2023 2022 +/- - 2024 Information
(%)
Penerimaan bunga, provisi dan Interest, fees and commissions
2.719.226 2.648.447 2.545.089 70.779 2,67
komisi received
Pembayaran bunga, provisi dan
-1.068.582 -959.393 -809.958 -109.189 11,38 Interest, fees and commissions paid
komisi
BANK SULSELBAR
299
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 300
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Operasi Tahun 2022 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023
Keterangan 2024 2023 2022 +/- - 2024 Information
(%)
Pembayaran gaji dan imbalan
-506.137 -476.610 -548.634 -29.527 6,20 Salary and employee benefits paid
kerja
Pembayaran beban umum dan General and administrative
-367.866 -354.639 -379.782 -13.227 3,73
administrasi expenses paid
Penerimaan dari pendapatan
324.237 294.662 10.751 3,32 Other operating income received
operasional lainnya 334.988
Penerimaan kas sebelum
Cash received before changes in
perubahan dalam aset dan 1.111.629 1.182.042 1.101.376 -70.413 -5,96
operating assets and liabilities
liabilitas operasi
Penurunan (kenaikan) dalam aset Decrease (increase) in operating
operasi: assets:
- Kredit yang diberikan -952.097 -532.548 -520.978 -419.549 78,78 Loans
- Pembiayaan syariah -109.612 -110.290 -66.209 678 -0,61 Sharia financing
- Tagihan akseptasi -3.024 -67.411 21.225 -701,88 Acceptance receivables
18.201
- Aset hak guna 228 2.154 3.307 1450,44 Right of use assets
3.535
- Aset lain-lain -67.942 3.832 -13.041 -71.774 -1873,02 Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
liabilitas operasi: liabilities:
- Liabilitas segera -91.814 141.659 163.092 -233.473 -164,81 Liabilities immediately payable
- Simpanan dari nasabah -40.835 758.904 881.000 -799.739 -105,38 Deposits from customers
- Simpanan dari bank lain 181.936 293.065 323.625 177,88 Deposits from other banks
505.561
- Liabilitas lain-lain -91 -738 4.251 647 -87,67 Other liabilities
- Liabilitas akseptasi 0 -2.116 0 0,00 Acceptance liabilities
-
- Dana syirkah temporer -172.196 44.485 252.376 -146,56 Temporary syirkah funds
80.180
-
- Pembayaran pajak penghasilan -225.088 -208.058 51.171 -22,73 Income taxes paid
173.917
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash provided by operating
924.781 1.224.716 1.611.611 -299.935 -24,49
aktivitas operasi activities
Arus Kas Bersih Aktivitas Investasi Net Cash Flow from Investing Activities
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan In 2024, the net cash flow utilized for investing activities by Bank
Bank Sulselbar pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 1.041.979 Sulselbar amounted to IDR 1,041,979 million, which reflects an
juta, meningkat sebesar Rp831.600 juta atau 44,39% increase of IDR 831,600 million or 44.39% from IDR 1,873,579
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp1.873.579 million in 2023. The most significant rise in cash expenditure for
juta. Peningkatan penggunaan kas untuk aktivitas investasi investment activities was observed in the purchase of securities,
terbesar terjadi pada pembelian surat berharga yang which surged by IDR 858,101 million or 45.80%, reaching IDR
meningkat sebesar Rp858.101 juta atau 45.80% menjadi 1,015,478 million compared to IDR 1,973,579 million in 2023.
sebesar Rp1.015.478 juta dibandingkan dengan tahun 2023
sebesar Rp1.973.579 juta.
BANK SULSELBAR
300
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 301
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Investasi Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023
Keterangan 2024 2023 2022 +/- - 2024 Information
(%)
Pembelian aset tetap -29.730 -33.183 -40.124 3.453 -10,41 Acquisitions of fixed assets
Penerimaan atas penjualan aset
7 138 29 -131 -94,93 Proceeds from sale of fixed assets
tetap
Pembelian aset takberwujud 3.222 -7.978 0 11.200 -140,39 Acquisitions of intangible assets
Acquisitions of marketable
Pembelian surat berharga -1.015.478 -1.873.579 -166.851 858.101 -45,80
securities
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash used in investing
- 1.041.979 -1.873.579 -206.947 831.600 -44,39
aktivitas investasi activities
Arus Kas Bersih Aktivitas Pendanaan Net Cash Flow from Financing Activities
Pada tahun 2024, Kas Bersih atas Aktivitas pendanaan In 2024, the Net Cash Flow from Financing Activities for Bank
Bank Sulselbar adalah sebesar Rp102.931 juta, meningkat Sulselbar was IDR 102,931 million, indicating an increase of IDR
sebesar Rp378.829 juta atau 78,63% dibandingkan dengan 378,829 million or 78.63% compared to IDR 481,760 million in
tahun 2023 sebesar Rp481.760 juta. Peningkatan ini 2023. This increase was primarily driven by a rise in the payment
berasal dari Pembayaran surat berharga yang diterbitkan of securities issued, which escalated by IDR 261,000 million.
yang meningkat sebesar Rp261.000 juta. Selain itu terjadi Additionally, loan receipts increased by IDR 781,966 million.
peningkatan pada penerimaan pinjaman yang diterima
sebesar Rp781.966 juta.
Tabel Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Tahun 2023 – 2024 (Rp Juta)
YOY 2023
Keterangan 2024 2023 2022 +/- - 2024 Information
(%)
Pembayaran pinjaman yang
-843.322 -347.489 -357.489 -495.833 142,69 Payment of borrowings
diterima
Penerimaan pinjaman yang
1.581.966 800.000 300.000 781.966 97,75 Proceeds from borrowings
diterima
Pembayaran surat berharga yang
-630.000 -891.000 0 -29,29 Payment of securities issued
diterbitkan 261.000
Penerimaan surat berharga yang
220.000 380.000 250.000 -160.000 -42,11 Proceeds from securities issued
diterbitkan
Pembayaran dividen -400.143 -392.234 -392.074 -7.909 2,02 Payment of dividends
Dana setoran modal 11.466 19.102 36.472 -7.636 -39,97 Paid in capital funds
Pembayaran liabilitas sewa -42.897 -50.139 -33.863 7.242 -14,44 Payment of lease liabilities
Arus kas bersih digunakan untuk
-102.931 -481.760 -196.955 378.829 -78,63 Net cash used in financing activities
aktivitas pendanaan
BANK SULSELBAR
301
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 302
Analisis Kemampuan Membayar Kewajiban
Ability to Pay Liabilities Analysis
Kemampuan membayar kewajiban Bank Sulselbar pada The ability to meet Bank Sulselbar’s obligations in 2024 is
tahun 2024 diukur menggunakan beberapa rasio keuangan evaluated using several financial ratios that serve as benchmarks
yang dapat menjadi tolak ukur dalam menghitung tingkat for assessing the level of risk associated with the bank’s
risiko yang muncul dalam kegiatan operasional bank, rasio operational activities. The ratios analyzed include the Solvency
yang digunakan tersebut antara lain adalah rasio solvabilitas, Ratio, Profitability Ratio, and Liquidity Ratio, as presented in the
rasio rentabilitas dan rasio likuiditas seperti yang tersaji following table:
pada tabel berikut:
Growth 2024
Uraian 2024 2023 2022 2021
+/- %
Rasio Kinerja Performance Ratio
KPMM 28,94% 27,64 27.54% 21.30% -27,64 -1,00 Capital Adequacy Ratio (CAR)
Debt to Asset Ratio (DAR) 84,41 84.80% 84.77% -84,41 -1,00 Debt to Asset Ratio (DAR)
Debt to Equity Ratio (DER) 541,28 557.68% 556.59% -541,28 -1,00 Debt to Equity Ratio (DER)
Rasio Rentabilitas Profitability Ratio
Laba Terhadap Aset (ROA) 2,54 3,01 2.95% 3.09% -0,47 -0,16 Return on Assets (ROA)
Laba Terhadap Modal
13,54 16,21 15.72% 17.47% -2,67 -0,16 Return on Equity (ROE)
(ROE)
Operating Expenses to
BOPO 73,95 70,28 74.73% 70.97% 3,67 0,05
Operating Income Ratio (OEOI)
Net Interest Margin (NIM) 5,30 6,06 6.65% 6.66% -0,76 -0,13 Net Interest Margin (NIM)
Rasio Likuiditas Liquidity Ratio
Loan to Deposit Ratio (LDR) 116,24 111,24 111.54% 114.19% 5,00 0,04 Loan to Deposit Ratio (LDR)
PLM 26,83 N/A N/A 17.40% 0,00 - Statutory Liquidity Ratio (PLM)
Reserve Requirement Ratio
RIM 108,40 103,80 N/A 105.70% -103,80 -
(RIM)
Rasio Solvabilitas
Solvency Ratio
Rasio Solvabilitas merupakan rasio yang menilai kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjangnya Solvency Ratio is a ratio that assesses the company’s ability to
atau kewajiban-kewajiban lainnya apabila perusahaan pay its long-term obligations or other obligations if the company
dilikuidasi. Rasio ini juga berhubungan dengan keputusan is liquidated. This ratio is also related to funding decisions where
pendanaan dimana perusahaan lebih memilih pembiayaan the company prefers debt financing over equity. To measure the
hutang dibandingkan modal sendiri. Untuk mengukur company’s solvency, the Capital Adequacy Ratio (CAR), Debt to
solvabilitas perusahaan menggunakan rasio Capital Adequacy Asset Ratio (DAR) and Debt to Equity Ratio (DER) are used to
Ratio (CAR), Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity assess the adequacy of capital that functions to accommodate
Rasio (DER) untuk menilai kecukupan modal yang berfungsi the risk of losses that may be faced by Bank Sulselbar.
menampung risiko kerugian yang mungkin dihadapi oleh
Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
302
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 303
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Capital Adequacy Rasio (CAR) merupakan rasio untuk Capital Adequacy Ratio (CAR) is a ratio to measure the adequacy
mengukur kecukupan modal yang berguna untuk of capital that is useful for accommodating losses that may be
menampung kerugian yang kemungkinan dihadapi bank, faced by the bank, this ratio shows the extent to which the bank
rasio ini menunjukkan sejauh mana bank mengandung contains risks (credit, statements, securities, bills) that are also
risiko (kredit, pernyataan, surat berharga, tagihan) yang ikut financed by public funds.
dibiayai oleh dana masyarakat.
Berdasarkan profil risiko bank pada tanggal 31 Desember Based on the bank’s risk profile as of December 31, 2024, the
2024 CAR minimum ditetapkan sebesar 9 - <10% dari minimum CAR is set at 9 - <10% of ATMR for banks with a
ATMR untuk bank dengan profil risiko peringkat 2. Selama risk profile rating of 2. During 2024, the company’s CAR ratio
tahun 2024 Rasio CAR perusahaan naik sebesar 1,44% increased by 1.44% to 28.94% from the previous 27.50%.
menjadi 28,94% dari sebelumnya sebesar 27,50%. Kondisi This condition shows that Bank Sulselbar is able to pay all its
ini menunjukkan bahwa bank Sulselbar mampu untuk obligations through the adequacy of the capital it has, especially
membayar semua kewajibannya melalui kecukupan modal financing, market and operational risks.
yang dimiliki, khususnya risiko pembiayaan, pasar dan
operasional.
Debt to Assets Ratio atau Rasio liabilitas terhadap aset Debt to Assets Ratio or Liability to Asset Ratio shows the
memperlihatkan kecukupan aset perusahaan untuk dapat adequacy of the company’s assets to cover its obligations, in this
menutupi kewajibannya, dalam hal ini DAR pada tahun 2024 case DAR in 2024 fell by 0.39 to 84.41% from 2023 of 84.80%.
turun 0,39 menjadi 84,41% dari tahun 2023 sebesar 84,80%.
Debt to Equity Ratio atau Rasio liabilitas terhadap ekuitas Debt to Equity Ratio or Liability to Equity Ratio shows the
memperlihatkan kecukupan ekuitas perusahaan untuk adequacy of the company’s equity to cover its obligations, in
dapat menutupi kewajibannya, dalam hal ini DER pada this case DER in 2024 fell by 2.94% to 541.28% from 2023 of
tahun 2024 turun 2.94% menjadi 541,28% dari tahun 2023 557.68%.
sebesar 557,68%.
Rentabilitas Rentability
Rasio Rentabilitas merupakan rasio yang menjelaskan The Rentability Ratio is a ratio that explains the level of
tingkat efektivitas manajemen perusahaan dalam mencari effectiveness of company management in seeking profit or
keuntungan atau pendapatan. Bank Dalam mengukur income. Bank In measuring the Company’s level of rentability, it
tingkat rentabilitas Perseroan diukur berdasarkan beberapa is measured based on several ratios, including:
rasio antara lain:
a. Hal tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan sedang a. This shows that the company is making improvements and
melakukan perbaikan dan geliat ekonomi masyarakat the community’s economic activity is returning to normal.
pun kembali menuju normal.
b. Return On Asset (ROA) Perseroan pada tahun 2024 b. The Company’s Return On Asset (ROA) in 2024 was recorded
tercatat sebesar 2,54% atau turun sebesar 0,37% at 2.54% or decreased by 0.37% compared to 2023 which
dibandingkan dengan tahun 2023 tercatat sebesar was recorded at 2.91%.
2,91%.
c. Return on Equity (ROE) pada tahun 2024 ini tercatat c. Return on Equity (ROE) in 2024 was recorded at 13.54%,
sebesar 13,54% turun 1,90% dibandingkan dengan down 1.90% compared to 2023 which was recorded at
tahun 2023 tercatat sebesar 15,44%. 15.44%.
d. Rasio BOPO pada tahun 2024 mengalami kenaikan d. The BOPO ratio in 2024 increased by 2.55% to 73.95% from
sebesar 2,55% menjadi 73,95% dari tahun 2023 sebesar 2023 which was 71.40%.
71,40%.
e. Net Interest Margin (NIM) Pada tahun 2024 Perseroan e. Net Interest Margin (NIM) In 2024, the Company was
tercatat sebesar 5,30% turun 0,76% dari tahun 2023. recorded at 5.30%, down 0.76% from 2023.
BANK SULSELBAR
303
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 304
Rasio Likuiditas Liquidity Ratio
Rasio likuiditas merupakan rasio yang menggambarkan The liquidity ratio is a ratio that describes the bank’s ability to
kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya terutama meet its obligations, especially its short-term obligations. The
kewajiban jangka pendeknya. Rasio Loan to Deposit Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) is measured by comparing the
(LDR) diukur dengan melakukan perbandingan antara amount of financing provided to the amount of customer deposits
jumlah pembiayaan yang diberikan terhadap jumlah to determine the bank’s ability to repay obligations to customers
simpanan nasabah untuk mengetahui kemampuan bank who have deposited their funds. The LDR level is an indicator of
dalam membayar kembali kewajiban kepada para nasabah the bank’s health in carrying out its operations.
yang telah menyimpan dananya. Tingkat LDR merupakan
indikator kesehatan bank dalam menjalankan operasinya.
Rasio ini merupakan rasio antara besarnya kredit dan This ratio is the ratio between the amount of credit and financing
pembiayaan yang disalurkan oleh bank dengan jumlah distributed by the bank to the amount of funds received from
penerimaan dana dari pihak ketiga dalam Rupiah dan third parties in Rupiah and foreign currency, excluding financing
valuta asing, tidak termasuk pembiayaan kepada bank lain, to other banks, to third party funds including current accounts,
terhadap dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan, savings, and deposits in Rupiah and foreign currency, excluding
dan deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk interbank funds.
dana antar bank.
Rasio LDR yang rendah mengindikasikan banyak dana yang A low LDR ratio indicates a lot of idle funds that have not
menganggur yang belum disalurkan dalam pembiayaan, been distributed in financing, but the liquidity quality is good.
namun kualitas likuiditas baik. Sebaliknya, apabila rasio LDR Conversely, if the LDR ratio is high, it means that the distribution
tinggi berarti penyaluran dana dalam bentuk kredit optimal, of funds in the form of credit is optimal, but the bank’s liquidity
namun kemampuan likuiditas bank kurang baik. Semakin capacity is poor. The higher this ratio, the lower the bank’s
tinggi rasio ini semakin rendah pula kemampuan likuiditas liquidity capacity, based on Bank Indonesia regulations, the safe
bank, berdasarkan ketentuan Bank Indonesia batas atas LDR upper limit of LDR is 92% with the lower limit at 78%.
yang aman adalah 92% dengan batas bawah di posisi 78%.
Pada tahun 2024 rasio LDR perusahaan naik 5,00% menjadi In 2024, the company’s LDR ratio increased by 5.00% to 116.24%
116,24% dari sebelumnya 111,24%. Hal ini mengindikasikan from the previous 111.24%. This indicates that the provision of
bahwa penyediaan likuiditas perusahaan atau penyimpanan company liquidity or storage of third-party funds must continue
dana pihak ketiga perusahaan harus terus dibenahi agar to be improved in order to comply with the provisions required by
sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan oleh Bank Bank Indonesia.
Indonesia.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) merupakan Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) is a minimum liquidity
cadangan likuiditas minimum dalam Rupiah yang wajib reserve in Rupiah that must be maintained by Commercial Banks
dipelihara oleh Bank Umum dalam bentuk surat berharga in the form of securities in Rupiah that can be used in monetary
dalam Rupiah yang dapat digunakan dalam operasi moneter, operations, the amount of which is determined by Bank Indonesia
yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar at a certain percentage of Commercial Bank DPK in Rupiah.
persentase tertentu dari DPK Bank Umum dalam Rupiah.
Kebijakan PLM diharapkan mengatasi permasalahan The PLM policy is expected to overcome the problem of procyclical
prosiklikalitas likuiditas serta menjadi instrumen liquidity and become a liquidity-based macroprudential
makroprudensial berbasis likuiditas yang berlaku untuk instrument that applies to all banks. PLM must be fulfilled by
seluruh bank. PLM wajib dipenuhi oleh Bank Umum dimana Commercial Banks where Bank Sulselbar has a value for PLM in
Bank Sulselbar memiliki nilai untuk PLM pada tahun 2024 2024 of 26.88%.
sebesar 26,88%.
BANK SULSELBAR
304
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 305
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) merupakan The Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) is a
instrumen makroprudensial yang ditujukan pada pengelolaan macroprudential instrument aimed at managing the banking
fungsi intermediasi perbankan agar sesuai dengan kapasitas intermediation function so that it is in accordance with the
dan target pertumbuhan perekonomian serta tetap menjaga capacity and target of economic growth while maintaining the
prinsip kehati-hatian. principle of prudence.
Untuk mendorong bank-bank dalam penyaluran kredit/ To encourage banks in distributing credit/financing to the
pembiayaan kepada dunia usaha dalam rangka PEN business world in the context of PEN while maintaining SSK, the
dengan tetap menjaga SSK, kebijakan Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation Ratio (RIMS) policy remains
Makroprudensial (RIMS) tetap pada kisaran 80-92% in the range of 80-92% with disincentives in the form of RIM
dengan disinsentif berupa kewajiban giro RIM bagi bank- demand deposits for banks with RIM that do not meet the lower
bank dengan RIM yang tidak memenuhi batas bawah yang limit set. In 2024, the RIM of Bank Sulselbar has an RIM value of
ditetapkan. Di tahun 2024 RIM bank Sulselbar memliki nilai 109.62%.
RIM 109,62%.
BOPO & LDR
116,24
114,19
111,54
111,24
74,73
73,95
70,97
70,28
2024 2023 2022 2021
BOPO Loan to Deposit Ratio (LDR)
BANK SULSELBAR
305
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 306
Analisis Tingkat Kolektibilitas Piutang
Analysis of Receivables Collectibility Level
Fungsi utama bank sebagai lembaga intermediasi adalah The primary function of a bank as an intermediary institution is
menghimpun dana simpanan dari masyarakat dan to collect savings from the public and channel these funds back
menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit kepada to the community in the form of credit. Receivables collectibility
masyarakat. Kolektibilitas piutang merupakan kemampuan refers to the bank’s capacity to recover funds lent to credit or
bank dalam menarik kembali dana yang dipinjamkan kepada financing customers, which must be returned to depositors.
nasabah kredit atau pembiayaan yang harus dikembalikan
sewaktu-waktu kepada nasabah penyimpan dana.
Untuk dapat mengevaluasi optimalisasi kinerja bank dalam To evaluate the optimization of bank performance in managing
menggunakan aset produktifnya, digunakan rasio Non- its earning assets, the Non-Performing Loan (NPL) ratio is utilized.
Performing Loan (NPL). NPL merupakan salah satu indikator The NPL ratio serves as an indicator of the health of banking
kesehatan aset perbankan yang memberikan informasi assets, providing insight into the quality of credit distribution or
mengenai kesehatan penyaluran kredit atau pembiayaan financing extended to customers. This ratio measures the extent
yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Rasio NPL of problematic or non-performing credit relative to the total
menjadi tolak ukur untuk mengukur seberapa besar kredit credit provided by the bank. A lower NPL value reflects better
yang bermasalah atau macet dari total kredit yang diberikan bank performance in receivables collectibility, indicating superior
bank kepada nasabah. Semakin kecil nilai NPL, semakin baik credit quality.
kinerja bank dalam kolektibilitas piutang, yang menunjukkan
kualitas kredit yang baik.
Berdasarkan POJK No. 15/POJK.03/2017 tanggal 4 Based on POJK No. 15/POJK.03/2017, dated April 4, 2017,
April 2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut regarding the Determination of Status and Follow-up Supervision
Pengawasan Bank Umum, rasio kredit non-performing of Commercial Banks, the ratio of Non-Performing Loans (NPL) is
diizinkan setinggi-tingginya 5% dari jumlah yang diberikan allowed to reach a maximum of 5% of the total loans disbursed by
oleh bank. Bank juga membentuk tim khusus untuk the bank. In response to this regulation, the bank has established
menangani kredit bermasalah melalui SK Direksi. a dedicated team to manage problematic loans, as mandated by
a Directors’ Decree.
Nilai NPL Gross dan Net bank Sulselbar pada tahun 2024 In 2024, the Gross and Net NPL values for Bank Sulselbar are
menjadi 2,49% dan 0,76%. Nilai tersebut dapat memberikan projected to be 2.49% and 0.76%, respectively. These figures
gambaran bahwa kondisi penyaluran kredit atau pembiayaan indicate that the bank’s credit distribution and financing to its
kepada nasabahnya berada dalam kondisi sehat karena batas customers are in a healthy state, well within the permissible limit
maksimum yang diperkenankan adalah maksimal 5% dari of 5% as stipulated in POJK No. 15/POJK.03/2017. Furthermore,
jumlah yang diberikan oleh bank sesuai dengan POJK No.15/ Bank Sulselbar has formed a specialized team to address issues
POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 Tentang Penetapan related to Non-Performing Loans through a separate Directors’
Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum, Decree. Below is the development of NPL over the past four years:
rasio kredit non-performing. Bank Sulselbar sendiri telah
membentuk tim khusus untuk menangani kredit bermasalah
melalui SK Direksi tersendiri. Berikut ini merupakan
perkembangan NPL selama empat tahun terakhir:
BANK SULSELBAR
306
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 307
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Growth 2024
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020
+/- %
NPL-Gross 2,49% 2,16% 1,23% 0,92% 0,67% 0,33% 15,28%
NPL-Net 0,76% 0,74% 0,19% 0,02% 0,28% 0,02% 2,70%
Total penyaluran kredit dan pembiayaan Bank Sulselbar The total distribution of credit and financing by Bank Sulselbar in
pada tahun 2024 sebesar Rp23.441.938 juta dengan nilai 2024 amounts to IDR 23,441,938 million, with an Allowance for
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai sebesar Rp545.746 Impairment Losses valued at IDR 545,746 million, resulting in a
juta maka didapatkan nilai bersih penyaluran kredit dan net loan and financing distribution of IDR 22,896,129 million.
pembiayaan sebesar Rp22.896.129 juta. Dengan rincian The details are as follows:
sebagai berikut:
Growth 2024
Keterangan 2024 2023 2022 2021 2020 Description
+/- %
Lancar -
Current -
Kolektibilitas I 22.572.939 21.731.476 21.328.390 20.990.817 19.451.050 841.463 3,87
Collectibility I)
(Rp juta)
Dalam Perhatian
Khusus - Special Mention -
286.821 188.811 206.373 80.396 70.332 98.010 51,91
Kolektibilitas II Collectibility II
(Rp juta)
Kurang Lancar -
Substandard -
Kolektibilitas III 23.151 18.653 14.377 6.139 5.937 4.498 24,11
Collectibility III
(Rp juta)
Meragukan -
Doubtful -
Kolektibilitas IV 25.512 16.217 25.997 13.118 31.148 9.295 57,32
Collectibility IV
(Rp juta)
Macet -
Loss -
Kolektibilitas V 533.513 447.971 228.334 176.949 95.059 85.542 19,10
Collectibility V
(Rp juta)
Total Kredit
Total Gross Loans
Yang Diberikan 22.403.127 21.803.471 21.267.419 19.653.527 1.038.811 4,64
23.441.938 Disbursed
Gross (Rp juta)
Jumlah
Allowance for
Cadangan
545.746 433.244 375.337 269.440 139.957 112.502 25,97 Impairment
Kerugian
Losses
Penurunan Nilai
Total Kredit
Total Net Loans
Yang Diberikan 22.896.129 21.969.883 21.803.471 20.997.980 19.513.570 926.246 4,22
Disbursed
bersih
BANK SULSELBAR
307
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 308
Suku Bunga Dasar Kredit
Basic Credit Interest Rate
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar The Basic Credit Interest Rate (SBDK) serves as the foundation for
penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh determining the interest rates applied to customer loans. SBDK
kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen does not include an estimated risk premium component, which
estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari varies based on the bank’s assessment of the risk associated with
penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur atau each debtor or group of debtors. Consequently, the interest rate
kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga charged to debtors may differ from the SBDK.
kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama
dengan SBDK.
Bank Sulselbar mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit Bank Sulselbar publishes the Basic Credit Interest Rate (SBDK)
(SBDK) dalam mata uang Rupiah sebagaimana diatur dalam in Rupiah, as mandated by the Financial Services Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK.03/2019 Regulation No. 37/POJK.03/2019 concerning Transparency
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank. Ketentuan and Publication of Bank Reports. The provisions regarding the
peraturan perundang-undangan mengenai transparansi transparency of bank product information and the use of customer
informasi produk bank dan penggunaan data pribadi nasabah personal data are further detailed in OJK Circular Letter No. 9/
kemudian diatur secara lebih rinci pada Surat Edaran OJK SEOJK.03/2020 concerning Transparency and Publication of
No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Conventional Commercial Bank Reports. The applicable SBDK
Laporan Bank Umum Konvensional. Informasi SBDK yang information is available for viewing at each Bank office and on
berlaku dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor Bank the Bank’s website, www.banksulselbar.co.id.
dan/atau website Bank www. banksulselbar.co.id.
SBDK di Bank Sulselbar dikelompokan berdasarkan The SBDK at Bank Sulselbar is categorized based on credit
segmentasi kredit menjadi empat kelompok, yaitu kredit segmentation into four groups: corporate credit, retail credit,
korporasi, kredit ritel, kredit mikro, dan kredit konsumsi. micro credit, and consumer credit.
Suku Bunga Dasar Kredit
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Kredit Konsumtif
Periode
Non KPR/
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro KPR/ KPA
Non KPA
Desember 2022 7,93% 7,82% N/A N/A 8,34% 7,78% 10,15%
Desember 2023 8,67% 8,51% N/A N/A 8,86% 8,52% 10,49%
Desember 2024 7,75% N/A 8,11% 8,40% 10,37% 11,78% 9,92%
Suku Bunga Pendanaan Funding Interest Rate
Informasi suku bunga Giro, Tabungan dan Deposito yang Information on competitive interest rates for Demand Deposit,
bersaing dan kompetitif sela dua tahun terakhir disajikan Savings, and Deposits over the past two years is presented below:
sebagai berikut:
2024 2023 2022
Dana Pihak Ketiga
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Rupiah
Giro 2,50% 0,00% 3,00% 1,00% 2,16% 0,00%
BANK SULSELBAR
308
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 309
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2024 2023 2022
Dana Pihak Ketiga
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Tabungan 6,00% 0,00% 3,50% 0,00% 0,94% 0,00%
Deposito Berjangka 7,25% 4,25% 6,75% 4,25% 4,01% 0,00%
Mata Uang Asing
Giro 0,00% 0,00% 0,50% 0,00% 0,32% 0,00%
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% 0,26% 0,00%
Deposito Berjangka 5,25% 1,00% 3,00% 1,00% 2,03% 0,00%
Aset Produktif
Earning Assets
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik In accordance with the Regulation of the Financial Services
Indonesia Nomor 40/ POJK.03/2019 tentang Penilaian Authority of the Republic of Indonesia Number 40/POJK.03/2019
kualitas aset bank umum dan Nomor 2 /Pojk.03/2022 concerning the Assessment of the Quality of General Bank Assets
Tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah and Number 2/POJK.03/2022 concerning the Assessment of
Dan Unit Usaha Syariah, aset produktif Bank Sulselbar the Quality of Sharia General Bank Assets and Sharia Business
diklasifikasikan menurut penilaian kualitas aset bank umum Units, Bank Sulselbar’s Earning Assets are classified based on the
dan unit usaha syariah. Sedangkan evaluasi aset produktif quality assessment criteria for general bank assets and sharia
didasarkan kepada kinerja debitur, prospek usaha, dan business units. The evaluation of Earning Assets is based on debtor
kemampuan membayar kepada Bank. performance, business prospects, and repayment capacity.
Dibawah ini merupakan aset produktif secara konsolidasi Below are the consolidated Earning Assets of Bank Sulselbar:
dari bank Sulselbar sebagai berikut:
Growth 2024
Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Giro pada bank lain 15.312 98.121 81.238 -82.809 -84,39 Giro at other banks
Penempatan pada bank Placement at Bank Indonesia
407.948 941.985 1.501.946 -534.037 -56,69
Indonesia dan bank lain and other banks
Surat-surat Berharga 6.175.112 3.382.155 1.844.440 2.792.957 82,58 Securities
Tagihan Derivatif 834 884 0 -50 -5,66 Derivative Receivables
Kredit dan Pembiayaan yang
Credit and Financing provided
diberikan dan pembiayaan 23.441.938 22.403.127 21.803.473 1.038.811 4,64
and sharia financing
syariah
Tagihan Akseptasi 76.139 94.340 91.317 -18.201 -19,29 Acceptance Receivables
Penyertaan 25.107 103 98 25.004 24275,73 Participation
Jumlah 30.142.390 29.473.495 25.322.512 668.895 2,27 Total
Penggunaan seluruh dana dari aktiva produktif dialokasikan The Company allocates all funds generated from Earning Assets
oleh Perseroan untuk modal kerja dalam rangka for working capital purposes, aimed at business development to
pengembangan usaha untuk mendapatkan pendapatan, generate income, enhance financial intermediation, maintain
BANK SULSELBAR
309
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 310
mendukung intermediasi keuangan, menjaga likuiditas dan liquidity, and diversify revenue streams, particularly through credit
diversifikasi pendapatan khususnya dalam bentuk ekspansi expansion. The effective utilization of these funds is expected
kredit. Dengan pemanfaatan dana tersebut, diharapkan to improve the funding structure for credit expansion in the
dapat meningkatkan struktur pendanaan untuk ekspansi productive sector, address liquidity mismatches, and sustain the
kredit, terutama di sektor produktif, mengatasi mismatch customer base to facilitate more optimal credit growth.
liquidity, serta mempertahankan customer base demi
mendorong pertumbuhan kredit lebih optimal.
Fee Based Income
Fee-Based Income
Pertumbuhan fee based income Bank Sulselbar tahun 2024 Bank Sulselbar’s fee-based income for 2024 has grown by 8.12%
mengalami kenaikan sebesar 8,12% secara (yoy) atau year-on-year, increasing from IDR 26,134 million in 2023 to IDR
mengalami pertumbuhan dari Rp26.134 juta dari tahun 347,961 million in 2024.
2023 menjadi Rp347.961 juta di tahun 2024.
Selanjutnya untuk menambah source fee based ke depan To further enhance future fee-based income sources, Bank
maka Bank Sulselbar mengembangkan beberapa alternatif Sulselbar is developing several alternative products and digital
produk dan infrastruktur layanan berbasis digital. service infrastructures. This includes increasing the role of
Meningkatkan peran Agen Penjual Reksa Dana (APERD), Mutual Fund Selling Agents (APERD), expanding bank guarantee
peningkatan pencairan bank garansi line, Penggunaan lines, utilizing Virtual Accounts (VA Debit), and enhancing trade
Virtual Account (VA Debit), meningkatkan transaksi trade finance and remittance transactions, along with optimizing BSSB
finance and Remittance, optimalisasi BSSB Electricity Paylater Electricity Paylater and SKBDN services.
dan SKBDN.
Rincian pendapatan yang berasal dari fee based income Details of fee-based income over the past three years are provided
selama tiga tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut in the following table:
ini:
Table fee based income (dalam juta rupiah) Table of Fee-Based Income (in million rupiah)
Pertumbuhan/
Uraian 2024 2023 2022 Penurunan Description
Rp %
Pendapatan Operasional Operating Income
Pendapatan Jasa Administrasi 267.168 206.752 186.039 60.416 29,22% Administrative Fee Income
Provisi dan komisi selain dari Fees and commissions other than
kredit yang diberikan dan 35.395 30.495 32.793 4.900 16,07% from loans and Islamic financing/
pembiayaan/ piutang syariah receivables
Denda 27.283 70.275 83.429 -42.992 -61,18% Penalties
Lain-lain 18.114 14.304 10.591 3.810 26,64% Others
Jumlah 347.961 321.827 312.854 26.134 8,12% Total
BANK SULSELBAR
310
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 311
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Struktur Modal
Capital Structure
Bank Sulselbar terus mempertahankan kecukupan modalnya Bank Sulselbar is committed to maintaining its capital adequacy
untuk mendukung pertumbuhan usaha dan melindungi to support business growth and safeguard the Bank against
Bank dari gejolak perubahan pasar. Dalam mengelola market volatility. In managing its capital, the Bank strives to
permodalannya, Bank terus menjaga keseimbangan balance capital efficiency with shareholder returns while ensuring
antara efisiensi modal dan tingkat pengembalian investasi sufficient additional capital is available to mitigate potential risks.
pemegang saham, dengan menjaga tersedianya modal
tambahan yang mencukupi untuk menutupi potensi risiko
yang dihadapi.
Bank Sulselbar berupaya meningkatkan nilai Perusahaan Bank Sulselbar aims to enhance the Company’s value, which
di antaranya melalui penetapan struktur modal yang includes establishing an optimal capital structure. This initiative
optimal. Hal tersebut juga menjadi bagian dalam memenuhi also fulfills the requirements set forth by the Financial Services
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Authority (OJK) regarding the Minimum Capital Provision
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM). Obligation (KPMM).
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan The primary objective of the Bank’s capital management policy
modal adalah untuk memastikan bahwa Bank memiliki is to ensure that the Bank maintains robust capital to support its
modal yang kuat untuk mendukung strategi pengembangan current business expansion strategy and ensure the continuity
ekspansi usaha Bank saat ini dan mempertahankan of future development. Additionally, the policy aims to meet the
kelangsungan pengembangan di masa mendatang serta capital adequacy requirements established by regulators and to
untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan yang optimize the Bank’s capital structure.
ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur
permodalan Bank telah efisien.
Komposisi struktur modal Bank Sulselbar terdiri dari Bank Sulselbar’s capital structure comprises Core Capital (Tier
Modal Inti (tier 1) dan Modal Pelengkap (tier 2). Modal inti 1) and Supplementary Capital (Tier 2). Core Capital primarily
utama mencakup modal ditempatkan dan disetor, cadangan includes issued and paid-up capital, general reserves, retained
umum, saldo laba dan laba periode berjalan. Sedangkan earnings, and current period profits. Supplementary Capital
modal pelengkap terdiri dari meliputi penyisihan kerugian consists of allowances for permissible impairment losses.
penurunan nilai yang diperbolehkan.
Modal Bank Sulselbar tahun 2024 sebesar Rp4.719.167 juta As of 2024, Bank Sulselbar’s total capital amounted to IDR
meningkat sebesar Rp403.777 juta atau 9,36% dibandingkan 4,719,167 million, posting a growth of IDR 403,777 million, or
pada tahun 2023 sebesar Rp4.315.390 juta. Jumlah total 9.36%, compared to IDR 4,315,390 million in 2023. The total
ATMR untuk risiko kredit, operasional dan risiko pasar amount of Risk-Weighted Assets (ATMR) for credit risk, operational
mengalami peningkatan sebesar Rp618.416 juta, sehingga risk, and market risk increased by IDR 618,416 million, resulting in
jumlah total ATMR pada tahun 2024 sebesar Rp16.308.179 a total ATMR of IDR 16,308,179 million in 2024.
juta
Tabel Struktur Modal Tahun 2022-2024 Capital Structure Table 2022-2024
Growth 2024
Komponen Modal 2024 2023 2022 Capital Component
-/+ %
Modal Inti 4.719.167 4.315.390 4.362.758 403.777 9,36 Core Capital
BANK SULSELBAR
311
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 312
Growth 2024
Komponen Modal 2024 2023 2022 Capital Component
-/+ %
Modal Pelengkap 182.735 174.041 163.286 8.694 5,00 Supplementary Capital
Jumlah Modal untuk Risiko
Total Capital for Credit,
Kredit, Operasional dan 4.091.902 4.489.431 4.526.044 -397.529 -8,85
Operational and Market Risk
Risiko Pasar
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 14.736.717 14.035.628 13.168.210 701.089 5,00
Credit Risk
Kredit
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 1.534.399 1.645.460 3.254.966 -111.061 -6,75
Operational Risk
Operasional
Aset Tertimbang Menurut
Risk-Weighted Assets (RWA) for
Risiko (ATMR) untuk Risiko 37.063 8.674 10.444 28.389 327,29
Market Risk
Pasar
Jumlah ATMR untuk Risiko
Total RWA for Credit,
Kredit, Operasional dan 16.308.179 15.689.763 16.433.620 618.416 3,94
Operational and Market Risk
Risiko Pasar
Tabel Rasio Kecukupan Modal 2022-2024
Growth 2024
Komponen Modal 2024 2023 2022 Capital Component
-/+ %
Rasio kewajiban penyediaan
Minimum Capital Requirement
dengan memperhitungkan
30,06 28,61 27,56 1,45 5,07 considering credit and
risiko kredit dan risiko
operational risk
operasional
Rasio kewajiban penyediaan
Minimum Capital Requirement
dengan memperhitungkan
30,06 28,61 27,54 1,45 5,07 considering credit, operational,
risiko kredit, risiko
and market risk
operasional, dan risiko pasar
Rasio kewajiban penyediaan
Minimum Capital Requirement
modal minimum yang
9 - <10 9 - <10 9 - <10 mandated by Bank Indonesia
diwajibkan Bank Indonesia
based on risk profile
sesuai profil risiko
Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal Management Policy On Capital Structure
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan Peraturan The Bank calculates capital requirements based on Financial
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 34/POJK.03/2016 Services Authority Regulation (POJK) No. 34/POJK.03/2016
tanggal 22 November 2016 tentang “Perubahan Atas dated November 22, 2016, concerning “Amendments to Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 Services Authority Regulation No. 11/POJK.03/2016 regarding
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Minimum Capital Requirements for Commercial Banks,” and OJK
Umum” dan Surat Edaran OJK No. 9/SEOJK.03/2020 Circular Letter No. 9/SEOJK.03/2020 regarding “Transparency
tentang “Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum and Publication of Conventional Commercial Bank Reports.”
Konvensional.”
Beberapa batasan juga diberlakukan untuk bagian-bagian Several restrictions are imposed on the capital components
modal yang diwajibkan oleh regulator, antara lain, Bank wajib required by the regulator, including a mandate that banks maintain
menyediakan modal inti (Tier 1) paling rendah sebesar 6% core capital (Tier 1) of at least 6% of Risk Weighted Assets (RWA)
dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan modal and Common Equity Tier 1 of at least 4.5% of RWA, effective since
inti utama (Common Equity Tier 1) paling rendah sebesar January 1, 2014.
4,5% dari ATMR, efektif sejak 1 Januari 2014.
BANK SULSELBAR
312
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 313
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Berbagai batasan telah diterapkan untuk bagian-bagian Various restrictions have been imposed on the components of
modal yang diwajibkan oleh regulator. Pengaruh dari capital required by regulators. The effect of deferred tax has been
pajak tangguhan telah dikeluarkan dalam menentukan excluded when determining the amount of retained earnings for
jumlah saldo laba untuk modal Tier 1; hanya 50 persen Tier 1 capital. Only 50 percent of the current period’s profit before
laba periode berjalan sebelum pajak tangguhan yang dapat deferred tax may be included in Tier 1 capital, and Tier 2 capital
diperhitungkan dalam modal Tier 1; dan modal Tier 2 tidak cannot exceed Tier 1 capital. Additionally, there are restrictions
boleh melebihi modal Tier 1. Juga terdapat batasan jumlah on the amount of collective impairment allowances that can be
penyisihan kolektif penurunan nilai yang boleh dimasukkan included as part of Tier 2 capital.
sebagai bagian dari modal Tier 2.
Kebijakan Bank adalah menjaga modal yang kuat untuk The Bank’s policy is to maintain a robust capital position to foster
mempertahankan kepercayaan pemodal, kreditur, dan pasar investor, creditor, and market confidence while supporting future
serta untuk mendukung perkembangan bisnis di masa depan. business development. The Bank also considers the impact of
Pengaruh tingkat modal terhadap tingkat pengembalian capital levels on shareholder returns, and the Bank recognizes the
kepada pemegang saham juga diperhitungkan, dan Bank necessity of balancing the potential for high returns associated
memahami perlunya menjaga keseimbangan antara tingkat with increased leverage against the benefits and security that
pengembalian yang tinggi, yang dimungkinkan dengan come from a strong capital base.
gearingyang lebih besar, serta keuntungan dan tingkat
keamanan yang diperoleh dari posisi modal yang kuat.
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang diwajibkan Management utilizes regulatory capital ratios to monitor the Bank’s
regulator untuk memantau permodalan Bank dan rasio-rasio capital, which remain the industry standard for assessing capital
modal ini tetap menjadi standar industri untuk mengukur adequacy. The Financial Services Authority (OJK)’s approach to
kecukupan modal. Pendekatan OJK untuk pengukuran ini this measurement is primarily focused on the relationship between
terutama didasarkan pada pemantauan hubungan antara the Bank’s risk profile and capital availability. Banks are required
profil risiko Bank dengan ketersediaan modal. Bank wajib to maintain minimum capital levels in accordance with their risk
menyediakan modal minimum sesuai profil risiko. profiles.
Berdasarkan self-assessment Bank, pada tanggal 31 Based on the Bank’s self-assessment as of December 31, 2024,
Desember 2024 dan 2023, profil risiko Bank dinilai berada and 2023, the Bank’s risk profile is assessed at rank 2. As a result,
pada peringkat 2. Oleh karena itu, Bank berkewajiban untuk the Bank is required to maintain a minimum capital ratio of 9% to
memenuhi modal minimum sebesar 9% hingga kurang dari less than 10%.
10%.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berwenang untuk menetapkan The OJK has the authority to impose minimum capital requirements
modal minimum yang lebih besar dari ketentuan yang ada that exceed existing provisions if it determines that a bank is facing
jika OJK menilai suatu Bank menghadapi potensi kerugian potential losses necessitating greater capital.
yang memerlukan modal yang lebih besar.
BANK SULSELBAR
313
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 314
Ikatan Investasi Barang Modal Yang Direalisasikan
Pada Tahun Buku 2024
Capital Goods Investment Commitments Realized In Fiscal Year 2024
Penambahan investasi dilakukan untuk mendukung In 2024, the company made additional investments to ensure the
kelancaran kegiatan operasional perusahaan, selama tahun seamless operation of its activities, resulting in a total realization
2024 perusahaan melakukan Realisasi Investasi barang of Capital Goods Investment totaling to IDR 29,730 million. The
modal dengan penambahan total Rp29.730 juta dengan details are as follows:
rincian sebagai berikut:
Saldo
Uraian Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir Description
awal
Harga perolehan Acquisition Cost
Tanah 273.898 - 249 229 53.284 327.163 Land
Bangunan kantor 179.447 9.568 - 1.959 - 190.976 Office Buildings
Bangunan rumah
11.200 1.723 - - - 12.924 Official Residences
dinas
Kendaraan 1.042 63 - - - 1.105 Vehicles
Perabot kantor 139.737 16.537 - - - 156.275 Office Furniture
Perabot rumah dinas 1.604 288 - - - 1.892 Household Furniture
Aset dalam Construction in
1.745 1.548 - -1.979 - 1.314
konstruksi Progress
Jumlah 608.676 29.730 249 209 53.284 691.652 Total
Aset hak guna 174.433 19.355 15.260 - - Right-of-Use Assets
178.529
Jumlah 783.110 49.085 15.509 209 53.284 870.181 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan Depreciation
Bangunan kantor 87.396 10.045 - 229 - 97.442 Office Buildings
Bangunan rumah
5.707 719 - 1.959 - 6.426 Official Residences
dinas
Kendaraan 911 97 - - - 1.008 Vehicles
Perabot kantor 102.014 17.861 - - - 119.875 Office Furniture
Perabot rumah dinas 861 322 - - 1.183 Household Furniture
-
Jumlah 196.890 29.045 - - - 225.936 Total
Aset hak guna 110.445 45.643 15.260 - - 140.828 Right-of-Use Assets
Jumlah 307.335 74.689 15.260 - - 366.764 Total
Nilai buku 475.775 503.416 Book Value
BANK SULSELBAR
314
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 315
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal The depreciation expense for the year ended December 31, 2024,
31 Desember 2024 sebesar Rp29.045 juta disajikan sebagai totaling to IDR 29,045 million, is recorded under general and
beban umum dan administrasi. administrative expenses.
Semua pembelian dan penjualan aset tetap dilakukan All transactions involving fixed assets were conducted with third
dengan pihak ketiga, dan tidak terdapat pembelian maupun parties, and there were no purchases or sales involving related
penjualan aset tetap kepada pihak berelasi. parties.
Bangunan kantor, bangunan rumah dinas, kendaraan, perabot As of December 31, 2024, and 2023, the office buildings, official
kantor, dan perabot rumah dinas pada tanggal 31 Desember residence buildings, vehicles, office furniture, and official residence
2024 dan 2023 diasuransikan terhadap risiko property all risk, furniture are insured against all risks, terrorism, sabotage, and
terrorism and sabotage serta gempa bumi pada PT Asuransi earthquakes through PT Asuransi Bangun Askrida, a third-
Bangun Askrida, yang merupakan pihak ketiga, dengan nilai party provider. The insurance values are IDR 682,862,206,955
pertanggungan konvensional dan syariah masing-masing and IDR 651,931,120,788 for conventional and sharia
sebesar Rp682.862.206.955 dan Rp651.931.120.788 insurance, respectively, with coverage maturing on various dates.
yang akan jatuh tempo pada berbagai tanggal. Manajemen Management believes the total insurance value is adequate to
berpendapat bahwa total nilai pertanggungan tersebut cover potential losses for the insured assets.
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Pada 31 Desember 2021, Bank melakukan perubahan On December 31, 2021, the Bank revised its accounting policy for
kebijakan akuntansi atas tanah dari sebelumnya land from the cost model to the revaluation model.
menggunakan model biaya menjadi model revaluasi.
Penilaian kembali aset tetap dilakukan pada tanggal 24 Mei The revaluation of fixed assets was conducted on May 24, 2021,
2021 oleh pihak penilai independen KJPP Nanang Rahayu by the independent appraiser KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto
Sigit Paryanto dan Rekan. Penilaian dilakukan berdasarkan and Partners. The valuation adhered to Indonesian Valuation
Standar Penilaian Indonesia, ditentukan berdasarkan Standards, relying on current market transactions and customary
transaksi pasar terkini dan dilakukan dengan ketentuan- practices. The appraisal utilized the market approach.
ketentuan yang lazim. Metode penilaian yang digunakan
oleh Penilai Independen adalah pendekatan pasar.
Bank melakukan revaluasi aset tetap untuk kepentingan The Bank performed a revaluation of fixed assets for accounting
akuntansi. Kenaikan nilai tanah setelah penilaian kembali purposes. The increase in land value following the revaluation,
sebesar Rp226.040 juta diakui dalam penghasilan totaling to IDR 226,040 million, was recognized in other
komprehensif lainnya. Penurunan nilai tanah setelah comprehensive income. Conversely, the decrease in land value of
penilaian kembali sebesar Rp1.084 juta diakui sebagai beban IDR 1,084 million was recorded as an expense
tahun berjalan.
Bank telah melaporkan hasil revaluasi aset tetap berupa for the current year.The Bank has submitted the results of its fixed
tanah kepada Direktorat Jenderal Pajak dengan nomor asset revaluation concerning land to the Directorate General
SR/208/B/DKA/XII/2021 pada tanggal 17 Desember 2021. of Taxes under reference number SR/208/B/DKA/XII/2021 on
Namun demikian, Keputusan Direktorat Jenderal Pajak December 17, 2021. However, the Directorate General of Taxes
No. KEP-440/WPJ.15/2021 tanggal 30 Desember 2021 issued Decree No. KEP-440/WPJ.15/2021 on December 30,
menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Pajak telah menolak 2021, which stated that the Bank’s application for the revaluation
permohonan Bank terhadap penilaian kembali aset tetap of its fixed assets for tax purposes was rejected.
perusahaan untuk tujuan perpajakan.
BANK SULSELBAR
315
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 316
Ikatan Material Untuk Investasi Barang Modal
Material Obligations For Capital Goods Investment
Di tahun 2024, Bank Sulselbar memiliki ikatan material In 2024, Bank Sulselbar has material obligations related to capital
terkait investasi barang modal yang dilakukan dengan goods investments made with various entities.
entitas sebagai berikut:
Tujuan Ikatan Purpose of the Investment
Proyek pengembangan digital dimanfaatkan sebagai strategi The digital development project is implemented as a strategic
untuk menunjang Corporate Plan dengan memperbaiki dan initiative to support the Corporate Plan by enhancing and
mengembangkan proses bisnis agar dapat beradaptasi developing business processes to align with contemporary banking
dengan perkembangan bank saat ini. Dengan adanya advancements. The improvements in services are anticipated to
peningkatan pelayanan, diharapkan dapat meningkatkan elevate Bank Sulselbar’s capabilities, as well as the quality, speed,
kapabilitas Bank Sulselbar serta mutu layanan dan kecepatan and reliability of information, enabling immediate decision-making
serta kehandalan informasi, sehingga kebijakan strategis on strategic policies.
dapat segera diputuskan.
Sumber Dana Source of Funds
Dalam memenuhi ikatan material terkait investasi barang To meet material obligations concerning capital goods investment,
modal, Bank Sulselbar menggunakan sumber dana yang Bank Sulselbar utilizes funding sourced from the Bank’s capital,
berasal dari modal Bank yang telah dianggarkan selama which has been allocated in the current year’s budget.
tahun berjalan.
Mata Uang yang menjadi Dominasi Dominant Currency
Transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material Transactions associated with material obligations for capital
untuk belanja modal dilakukan dalam mata uang Rupiah. expenditure are conducted in Rupiah.
Langkah-langkah yang direncanakan Risk Mitigation Steps for Foreign
Bank Sulselbar untuk melindungi Currency Positions
Risiko dari Posisi Mata Uang Asing
Seluruh transaksi pengikatan dan belanja modal dilakukan All binding transactions and capital expenditures are conducted
dalam mata uang Rupiah, sehingga Bank Sulselbar tidak in Rupiah, thereby eliminating the necessity for Bank Sulselbar to
perlu melakukan perlindungan terhadap risiko mata uang. implement currency risk protection measures.
Perjanjian Kerjasama Cooperation Agreements
Selain perikatan investasi barang modal, Bank Sulselbar In addition to capital goods investment agreements, Bank
memiliki sejumlah perikatan penting yang dapat membantu Sulselbar maintains several significant agreements that enhance
kinerja perusahaan berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) the company’s performance, as outlined in Memorandums of
dan Perjanjian Kerjasama dengan beberapa perusahaan di Understanding (MoU) and Cooperation Agreements with various
Indonesia yang akan diuraikan sebagai berikut: companies in Indonesia, which will be detailed as follows:
BANK SULSELBAR
316
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 317
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No. Pihak yang Berikatan Tujuan
Perjanjian kerjasama No.09/PKS-BSSB/I/2019
tanggal 22 Januari 2019 Bank sepakat untuk
membuat perjanjian kerjasama dengan Kedua belah pihak sepakat melakukan Implementasi Sistem Non Tunai
Pemerintah Kabupaten Mamuju atas secara bertahap baik pembayaran maupun penerimaan pada pemerintah
1
implementasi sistem non tunai pengelolaan Kabupaten Mamuju guna mendukung Gerakan nasional Transaksi Non
keuangan pada Kabupaten Mamuju. Perjanjian Tunai.
Kerjasama berlaku selama 5 (lima) tahun sejak
ditandatangani perjanjian.
Perjanjian kerjasama No.32/PKS-BSSB/II/2019
tanggal 04 Februari 2019 Bank sepakat untuk
membuat perjanjian kerjasama dengan Badan Perjanjian ini meliputi pembayaran pajak daerah untuk masyarakat
2
Perencanaan Pembangunan Daerah atas simpanan Sulawesi Selatan khususnya nasabah Bank.
dan pinjaman pajak daerah. Perjanjian ini berlaku
selama 5 tahun sejak tanggal 4 Februari 2019.
Perjanjian kerjasama No.146/ PKSBSSB/V/2019
tanggal 15 Mei 2019, Menganai Perjanjian
kerjasama antara pemerintah Provinsi Sulawesi
Barat dengan Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan dan PT Bank Pembangunan Daerah
Menyelenggarakan Integrasi Aplikasi Simda Keuangan, Aplikasi Bank
3 Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, tentang
Sulselbar, dan Aplikasi PDE Samsat pada Pemerintah Sulawesi Barat.
Integrasi Aplikasi Simda Keuangan, Aplikasi Bank
Sulselbar, dan Aplikasi PDE Samsat dalam Lingkup
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Jangka waktu
perjanjian 5 (lima) tahun sejak tanggal 15 Mei
2019.
perjanjian kerjasama No.207/PKS-BBSB/VI/2020
tanggal 23 Juni 2020. Perjanjian kerjasama antara
PT Rintis Sejahtera dengan PT Bank Pembangunan
Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Kegiatan dalam Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk
4
tentang Implementasi Standar Nasional Quick pembayaran
Response Code untuk Pembayaran. Perjanjian ini
berlaku selama 3 tahun terhitung PTR (Production
Test Run/Go Live).
Perjanjian kerjasama No.104/PKS-BSSB/
III/2023 dan No.035/PKS/JAMSYAR/III/2023
dengan PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) Pembiayaan Graha Berkah iB untuk
tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Graha
Pengadaan Perumahan melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Syariah
Berkah iB untuk Pengadaan Perumahan melalui
5 dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Penjamin
Pembiayaan Rumah Sejahtera Syariah dengan
(KAFIL) kepada Penerima Jaminan (MAKFUL LAHU) atas Pembiayaan yang
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
diberikan kepada Terjamin (MAKFUUL 'ANHU).
(FLPP). Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) tahun
terhitung sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai
dengan tanggal 27 Maret 2026.
Perjanjian kerjasama No.118/PKS-BSSB/IV/2023
dengan PT Penjaminan Jamkrindo Syariah tentang Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas
Penjaminan (KAFALAH) Pembiayaan Umum. Pembiayaan Umum (Komersial) yang diberikan Penerima Jaminan
6
Jangka waktu perjanjian 3 (Tiga) tahun terhitung (MAKFULL LAHU) kepada terjamin (MAKFULL 'ANHU) berikut tata cara
sejak tanggal 20 Mei 2020 sampai dengan tanggal proses klaim dan subrogasinya.
19 Mei 2023.
Bank telah melakukan perjanjian kerjasama
No.106/PKS-BSSB/III/2023 dan No.037/PKS/
JAMSYAR/III/2023 dengan PT Penjaminan Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas
Jamkrindo Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Umum (Komersial) yang diberikan Penerima Jaminan
7
Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi. Jangka (MAKFUL LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU) berikut tata cara
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak proses klaim dan subrogasinya..
tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan tanggal 28
Maret 2026.
BANK SULSELBAR
317
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 318
No. Pihak yang Berikatan Tujuan
Pada tanggal 8 Juni 2018, Bank melakukan
perjanjian kerjasama No.067/PKS.BPDSS/ Keanggotaan Layanan Transaksi Elektronis Artajasa. Jangka waktu
8
AJ/000/2018 dan No.167/PKS-BSSB/VI/2018 perjanjian 3 (tiga) tahun dan diperpanjang otomatis
dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis
Perjanjian Kerjasama No.JAN-01/CU.06/2022 Pembayaran tabungan hari tua, pensiun, jaminan kecelakaan kerja, dan
9 dan No.028/PKS-BSSB/II/2022 dengan PT Taspen jaminan kematian melalui rekening Bank. Jangka waktu perjanjian 2 (dua)
(Persero) tahun sejak 21 Februari 2022 sampai dengan tanggal 20 Februari 2024.
Perjanjian kerjasama dengan PT Titan Sarana
Niaga berdasarkan surat perjanjian No. 33A/
10 PKS-BSSB/II/2022, waktu perjanjian 3 (tiga) tahun sewa menyewa 154 unit mesin ATM dan 5 unit mesin CRM.
terhitung sejak tanggal 1 Mei 2022 sampai dengan
tanggal 1 Mei 2025.
perjanjian kerjasama dengan PT Titan Sarana
sewa menyewa 152 unit mesin ATM dan 2 unit mesin CRM.Jangka waktu
Niaga berdasarkan surat perjanjian No.108/PKS-
11 perjanjian 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal 1 Maret 2023 sampai
BSSB/III/2023
dengan tanggal 28 Februari 2025.
perjanjian kerjasama dengan PT CSM
pengadaan sewa 9 unit kendaraan dinas dan 61 unit kendaraan
Corporatama berdasarkan surat
12 operasional. Jangka waktu perjanjian 4 (empat) tahun terhitung sejak
perjanjian No.010/PKS-BSSB/I/2023 dan
berita acara serah terima kendaraan diterima.
No.CSM/0014/I/2023
Perjanjian kerjasama No. 225/PKS-BSSB/VI/2024
13 tentang pengadaan sewa mesin ATM, jangka Pengadaan sewa 109 unit mesin ATM.
waktu 2 tahun.
BANK SULSELBAR
318
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 319
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Komitmen dan Kontinjensi
Commitments and Contingencies
Pada posisi Desember 2024, Bank Sulselbar memiliki As of December 2024, Bank Sulselbar's commitments and
komitmen dan kontinjensi yang memiliki risiko kredit sebesar contingencies exhibit a credit risk totaling to Rp88,167 million,
Rp88.167 juta mengalami kenaikan sebesar 20,06% atau reflecting an increase of 20.06%, or Rp14,733 million, compared
Rp14.733 juta dari tahun 2023. Kenaikan tersebut berasal to 2023. This increase is attributed to securities receivables
dari tagihan surat berharga dan pendapatan bunga dalam and interest income during settlement. Attached are the
penyelesaian. Berikut terlampir komitmen dan kontinjensi commitments and contingencies for the past three years:
selama tiga tahun terakhir:
Pertumbuhan/ Penurunan
Uraian 2024 2023 2022
Rp %
KOMITMEN
Tagihan Komitmen
Tagihan Derivatif 82.825 218.898 3.118 (136.073) -62,16%
Tagihan Surat Berharga 642.415 - - 642.415 100,00%
Total Tagihan Komitmen 725.240 218.898 3.118 506.342 231,31%
Liabilitas Komitmen
Fasilitas Kredit Kepada Nasabah yang Belum
(106.460) (225.246) (333.412) 118.786 -52,74%
Digunakan
Komitmen Derivatif (197.153) (295.270) (3.138) 98.117 -33,23%
Liabilitas surat berharga (396.012) (1.670.299) (1.475.171) 1.274.287 -76,29%
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan (3.730) (26.718) (674) 22.988 -86,04%
Jumlah Liabilitas Komitmen (703.357) (2.217.534) (1.812.397) 1.514.177 -68,28%
Jumlah Komitmen Bersih 21.883 (1.998.636) (1.809.279) 2.020.519 -101,09%
Kontijensi
Tagihan Kontijensi
Bank Garansi yang Diterima 57.531 74.579 115.688 (17.048) -22,86%
Pendapatan Bunga dalam Penyelesaian 63.387 49.850 29.624 13.537 27,16%
Lainnya 24.939 25.034 23.912 (95) -0,38%
Jumlah Tagihan Kontijensi 145.858 149.464 169.225 (3.606) -2,41%
Liabilitas Kontijensi
Bank Garansi yang diterbitkan (57.690) (76.029) (241.583) 18.339 -24,12%
Jumlah Liabilitas Kontijensi (57.690) (76.029) (241.583) 18.339 -24,12%
Jumlah Kontingensi Bersih 88.167 73.434 (72.358) 14.733 20,06%
BANK SULSELBAR
319
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 320
Target dan Realisasi
Target and Realization
Perbandingan antara Target Tahun Comparison Between 2024 Target and
2024 dengan Realisasi Tahun 2024 2024 Realization
Untuk mengetahui kinerja Bank dan memastikan bahwa To assess the Bank's performance and ensure alignment with
strategi yang telah ditetapkan terpenuhi, Bank Sulselbar established strategies, Bank Sulselbar has identified several
mengidentifikasi beberapa indikator penting dalam key performance indicators to compare the realization of
pengukuran kinerja Bank sebagai perbandingan antara performance in 2024 against the 2024 performance targets
realisasi kinerja tahun 2024 dengan target kinerja tahun outlined in the Bank's Business Plan.
2024 yang telah disusun berdasarkan Rencana Bisnis Bank.
Pencapaian target Bank didasarkan pada target-target yang The achievement of the Bank's targets is based on the objectives
tercantum dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Sulselbar set forth in the Bank's Business Plan (RBB) for the period 2024-
periode 2024-2025 dan telah melalui persetujuan Dewan 2025, which has been approved by the Board of Commissioners.
Komisaris. Berikut disampaikan pencapaian target RBB The following details the achievement of the RBB targets for
Bank Sulselbar tahun 2024: Bank Sulselbar in 2024:
Target Desember Realisasi
% Pencapaian
Indikator 2024 Desember 2024 Indicator
1 2 3 = (2/1)
Aset 32.803.505 32.509.221 99,10% Assets
Kredit & Pembiayaan 24.870.493 23.441.938 94,26% Loans & Financing
Kredit 22.706.455 21.906.807 96,48% Loans
Pembiayaan 2.164.038 1.535.131 70,94% Financing
DPK 22.374.165 20.132.164 89,98% Customer Deposits
Giro 5.291.021 3.774.277 71,33% Current Accounts
Tabungan 7.271.694 6.814.441 93,71% Savings
Deposito 9.811.450 9.543.446 97,27% Time Deposits
Pendapatan Bunga dan Syariah 2.693.265 2.608.095 96,84% Interest and Sharia Income
Biaya Bunga 995.960 1.056.926 106,12% Interest Expense
Pendapatan Bunga Bersih 1.697.305 1.551.169 91,39% Net Interest Income
Pendapatan Operasional Selain
589.674 347.961 59,01% Operating Income
Bunga
Beban Operasional Selain Bunga 1.396.883 1.107.358 79,27% Operating Expense
Laba Operasional 890.692 791.772 88,89% Non-Operating Income (Expenses)
Laba Rugi sebelum Pajak 890.693 778.524 87,41% Profit Before Tax
Laba Rugi sesudah Pajak 676.927 657.659 97,15% Profit After Tax
BANK SULSELBAR
320
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 321
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Adapun penjelasan dari masing-masing indikator adalah The explanations for each indicator are as follows:
sebagai berikut:
Aset Asset
Realisasi total aset tahun 2024 sebesar Rp 32.509.221 juta, Total asset realization for 2024 totaled to IDR 32,509,221
dengan persentase pencapaian 99,10% dari target RBB million, achieving 99.10% of the RBB target of IDR 32,803,503
Rp32.803.503 juta. million.
Total Dana Pihak Ketiga Total Third Party Funds
Realisasi Dana Pihak Ketiga tahun 2024 sebesar The realization of Third Party Funds in 2024 totaled IDR
Rp20.132.164 juta, dengan persentase pencapaian 89,98% 20,132,164 million, achieving 89.98% of the RBB target of IDR
dari target RBB Rp22.374.165 juta. 22,374,165 million.
Total Kredit dan Pembiayaan Total Credit and Financing
Realisasi kredit dan pembiayaan tahun 2024 sebesar The realization of credit and financing in 2024 was IDR
Rp23.441.938 juta, dengan persentase pencapaian 94,26% 23,441,938 million, achieving 94.26% of the RBB target of IDR
dari target RBB Rp24.870.493 juta. 24,870,493 million.
Laba Profit
Realisasi laba sebelum pajak tahun 2024 sebesar Rp778.542 The profit realization before tax in 2024 was IDR 778,542
juta, dengan persentase pencapaian 87,41% dari target RBB million, achieving 87.41% of the RBB target of IDR 890,693
Rp890.693 juta. million.
Rasio Keuangan Financial Ratios
Pencapaian atas rasio-rasio keuangan memperlihatkan The achievement of financial ratios indicates that several ratio
bahwa terdapat beberapa indikator rasio yang berhasil indicators have successfully exceeded the targets set in the 2024
melebihi dari target yang ditetapkan pada RBB tahun RBB, including the CAR, ROA, NIM, BOPO ratios, and the ratio of
2024 yaitu rasio CAR, ROA, NIM, BOPO dan rasio modal inter-capital to total assets, while other ratios remain below the
interhadap total aset, sementara pencapaian rasio lainnya established targets.
masih berada dibawah target yang ditetapkan.
Target Desember Realisasi
Spread
Indikator 2024 Desember 2024 Indicator
1 2 3 = (2/1)
CAR 27,84% 28,43% 0,59% Capital Adequacy Ratio
ROE* 15,01% 13,54% -1,47% Return on Equity
ROA 2,86% 2,54% -0,31% Return on Assets
NIM 6,07% 5,30% -0,77% Net Interest Margin
BOPO 72,89% 73,95% 1,06% Operating Expenses to Operating Income
LDR 111,16% 116,24% 5,08% Loan to Deposit Ratio
NPL Gross 1,50% 2,49% 0,99% Gross Non-Performing Loan
NPL Nett 0,77% 0,75% -0,02% Net Non-Performing Loan
Proyeksi Tahun 2024 2024 Projection
Asumsi makro dalam Rencana Bisnis Bank Sulselbar The macroeconomic assumptions in Bank Sulselbar’s 2025-
tahun 2025 – 2027 mengacu pada data historis dan 2027 Business Plan are based on historical data and projections
asumsi proyeksi yang ditetapkan oleh pemerintah dan established by the government and regulatory authorities.
BANK SULSELBAR
321
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 322
regulator. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun Indonesia’s economic growth in 2024 is projected to be between
2024 diperkirakan akan berada dalam kisaran 4,7% - 5,5%, 4.7% - 5.5%, driven by domestic demand and strengthened
didorong oleh permintaan domestik serta penguatan investment, particularly in the construction sector, in alignment
investasi, khususnya dalam sektor bangunan, sejalan dengan with the completion of various National Strategic Projects (PSN).
penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan melambat, Global economic growth is anticipated to slow, with a forecast of
dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 3,2%. Ketegangan 3.2%. Geopolitical tensions in the Middle East have heightened
geopolitik di Timur Tengah telah meningkatkan ketidakpastian uncertainty in global financial markets. Global inflation is
di pasar keuangan global. Inflasi global menunjukkan tren trending downward, prompting the convergence of monetary
penurunan, yang mendorong konvergensi pelonggaran policy easing, especially in advanced economies.
kebijakan moneter, terutama di negara-negara maju.
Di Amerika Serikat (AS), rilis terbaru mengenai tingkat In the United States (US), the latest report on unemployment rates
pengangguran menunjukkan perbaikan di tengah prospek indicates improvement alongside lower inflation expectations,
inflasi yang lebih rendah, sehingga meningkatkan ekspektasi leading to heightened market expectations for a Fed Funds Rate
pelaku pasar terhadap penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang (FFR) cut that may be less than anticipated. This development has
lebih rendah dari prakiraan semula. Hal ini menyebabkan resulted in an increase in yields on 2- and 10-year US Treasuries,
kenaikan yield US Treasury untuk tenor 2 dan 10 tahun serta as well as the US dollar index (DXY). Moving forward, the decline
indeks dolar AS (DXY). Ke depan, tren penurunan suku bunga in policy interest rates in developed countries, particularly the
kebijakan di negara maju, khususnya AS, diperkirakan akan US, is expected to persist; however, the dynamics of geopolitical
tetap berlanjut, meskipun dinamika ketegangan geopolitik tensions warrant careful monitoring. This situation necessitates
perlu terus dicermati. Perkembangan ini memerlukan caution in formulating policy responses to mitigate the effects of
kehati-hatian dalam merumuskan respons kebijakan untuk global spillovers, including fostering foreign capital inflows and
memitigasi dampak rambatan global, termasuk dalam enhancing exchange rate stability to support economic growth.
mendorong aliran masuk modal asing dan memperkuat
stabilitas nilai tukar, guna menjaga stabilitas dan mendukung
pertumbuhan ekonomi.
Dari kondisi historis tersebut, Bank Indonesia (BI) Based on these historical conditions, Bank Indonesia (BI)
memproyeksikan perekonomian pada tahun 2025 akan anticipates that the economy in 2025 will grow at a rate of
berkisar pada angka pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8% – approximately 4.8% to 5.6% (year-on-year), with inflation
5,6% (yoy), inflasi berada pada level 2,5% ± 1%, pertumbuhan projected at 2.5% ± 1%, credit growth at 10-12% (year-on-year),
kredit sebesar 10-12% (yoy), dan pertumbuhan Dana Pihak and an increase in Customer Deposits (TPF) of 7.5% (year-on-
Ketiga (DPK) sebesar 7,5% (yoy). year).
Rekomendasi yang dihasilkan pada Rapat Dewan Gubernur The recommendations from the BI Board of Governors Meeting
(RDG) BI Oktober 2023 bertujuan untuk menjaga stabilitas (RDG) in October 2023 focus on maintaining macroeconomic
makroekonomi dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan stability and fostering sustainable growth through the
melalui stabilisasi nilai tukar Rupiah. Ini dilakukan melalui stabilization of the Rupiah exchange rate. This will be achieved
intervensi di pasar valuta asing pada transaksi spot, Domestic through interventions in the foreign exchange market involving
Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Surat Berharga Negara spot transactions, Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF),
(SBN) di pasar sekunder. Selain itu, perluasan akseptasi and Government Securities (SBN) in the secondary market.
digitalisasi sistem pembayaran diperkuat melalui penerapan Additionally, the promotion of digital payment system adoption will
Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0% untuk transaksi be reinforced through the implementation of a 0% QRIS Merchant
hingga Rp500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI), yang Discount Rate (MDR) for transactions up to IDR 500,000 at Micro
akan berlaku efektif mulai 1 Desember 2024. Business (UMI) merchants, effective December 1, 2024.
Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan asumsi Considering the economic conditions and macroeconomic
makro ekonomi tahun 2024, maka manajemen telah assumptions for 2024, management has established the financial
BANK SULSELBAR
322
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 323
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
menetapkan proyeksi keuangan tahun 2025 sesuai RBB projections for 2025 in alignment with the predetermined RBB
yang telah ditetapkan sebagai berikut: as follows:
Uraian Proyeksi 2025 (juta) Description
Aset 37.110.280 Assets
DPK 26.104.271 Customer Deposits
Kredit dan Pembiayaan Yang Diberikan 26.207.175 Loans and Financing
Laba Sebelum Pajak 908.757 Profit Before Tax
Modal Inti (Tier 1) 4.660.000 Core Capital (Tier 1)
CAR 26,34% Capital Adequacy Ratio
ROA 2,64% Return on Assets
ROE 14,82% Return on Equity
NIM 5,57% Net Interest Margin
LDR 100,39% Loan to Deposit Ratio
BOPO 74,51% Operating Expenses to Operating Income
NPL Gross 1,75% Gross Non-Performing Loan
Rasio Modal Inti terhadap Total Aset 12,56% Core Capital to Total Assets Ratio
Kejadian Penting setelah Tanggal Neraca
Important Events After Balance Sheet Date
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar tidak mengalami kejadian In 2024, Bank Sulselbar did not experience any significant events
penting setelah tanggal neraca sehingga informasi tidak after the balance sheet date; therefore, no additional information
disajikan. is presented.
Prospek Usaha
Corporate Website Information
Indonesia berhasil melewati tahun 2024 dengan performa Indonesia successfully concluded 2024 with robust economic
yang kuat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama performance. The country’s economic growth was propelled
tahun tersebut didorong oleh keberlanjutan reformasi by ongoing structural reforms and financial sector stability.
struktural dan stabilitas sektor keuangan. Data dari World According to data from the World Bank, Indonesia’s GDP growth
Bank menunjukkan bahwa pada kuartal pertama tahun in the first quarter of 2024 reached 5.1%, showcasing economic
2024, pertumbuhan PDB Indonesia mencapai 5,1%, resilience that surpassed the average for middle-income countries.
mencerminkan ketahanan ekonomi yang melampaui rata- Annually, Indonesia’s economy expanded by 5.0%, exceeding the
rata negara berpendapatan menengah. Secara tahunan, global growth average, with financial sector stability evidenced
perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,0%, di atas rata- by the Jakarta Composite Index (JCI) achieving a record high of
rata pertumbuhan global, dengan stabilitas sektor keuangan 7,905.39 on September 19, 2024. Inflation rose to 2.8% in May
BANK SULSELBAR
323
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 324
terlihat dari IHSG yang sempat mencapai rekor tertinggi di 2024, while the budget deficit is projected to increase to 2.5%
level 7.905,39 pada 19 September 2024. Inflasi tercatat naik of GDP. Nonetheless, the government anticipates Indonesia’s
menjadi 2,8% pada Mei 2024, sementara defisit anggaran economic growth will reach 5.2% in 2025.
diperkirakan meningkat menjadi 2,5% dari PDB. Meskipun
demikian, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan
ekonomi Indonesia sebesar 5,2% pada tahun 2025.
Memasuki tahun 2025, World Bank memproyeksikan As we enter 2025, the World Bank forecasts Indonesia’s economic
pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,1%. Prospek growth will stabilize at 5.1%. The country’s financial outlook
keuangan Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan tetap remains promising, bolstered by policy reforms, the adoption
menjanjikan, didorong oleh reformasi kebijakan, adopsi of digitalization, and investments in strategic sectors. However,
digitalisasi, serta investasi di sektor-sektor strategis. Namun, the global economy is expected to encounter several challenges,
perekonomian global diperkirakan akan menghadapi including a slowdown in overall economic growth. The World
sejumlah tantangan, termasuk perlambatan pertumbuhan Economic Outlook (WEO) released by the IMF in October 2024
ekonomi global. Berdasarkan World Economic Outlook projects global economic growth for 2025 to be 3.2%, a slight
(WEO) yang dirilis IMF pada Oktober 2024, pertumbuhan increase from the 2024 estimate of 3.1%. Risks impacting global
ekonomi global untuk tahun 2025 diproyeksikan mencapai conditions include economic weakness in China and the United
3,2%, sedikit meningkat dari proyeksi tahun 2024 yang States, persistent geopolitical tensions, the effects of climate
sebesar 3,1%. Risiko yang memengaruhi kondisi global change, and uncertainty surrounding global interest rates.
meliputi pelemahan ekonomi di China dan Amerika Serikat,
ketegangan geopolitik yang berlanjut, dampak perubahan
iklim, serta ketidakpastian suku bunga global.
Tantangan yang dihadapi Indonesia pada tahun 2025 In 2025, Indonesia is expected to face challenges that could
diperkirakan akan mempengaruhi keuangan negara, antara impact the country’s finances, including fluctuations in global
lain fluktuasi harga komoditas global dan ketidakpastian commodity prices and geopolitical uncertainties that may
geopolitik yang dapat memperburuk ketegangan exacerbate international trade tensions. Additionally, the
perdagangan internasional. Selain itu, kemungkinan potential for a global recession could influence investment
terjadinya resesi global juga dapat memengaruhi aliran flows and the stability of the rupiah exchange rate. To navigate
investasi dan stabilitas nilai tukar rupiah. Untuk menghadapi these challenges, companies must develop adaptive, data-
tantangan ini, perusahaan perlu menyiapkan strategi driven business management strategies. A comprehensive
pengelolaan bisnis yang adaptif dan berbasis data. Wawasan understanding of economic growth projections, financial sector
yang mendalam terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi, dynamics, and potential challenges and opportunities is crucial
dinamika sektor keuangan, serta tantangan dan peluang for formulating effective measures to maintain business stability
yang mungkin muncul sangat penting untuk menyusun and performance in 2025.
langkah-langkah yang tepat guna menjaga stabilitas dan
kinerja bisnis di tahun 2025.
Industri perbankan Indonesia diproyeksikan akan The Indonesian banking sector is anticipated to confront a
menghadapi tantangan pertumbuhan yang melambat pada slowdown in growth in 2025, influenced by moderate credit
tahun 2025. Perlambatan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan growth expected to reach 9.9%, down from 13.4% in 2024.
kredit yang moderat, yang diperkirakan mencapai 9,9
persen, turun dari 13,4 persen pada tahun 2024.
Tekanan likuiditas diperkirakan akan tetap tinggi, terutama Liquidity pressure is anticipated to remain elevated, particularly
pada paruh pertama tahun 2025. Rasio dana cadangan in the first half of 2025. The banking secondary reserve fund
sekunder perbankan hingga kuartal III-2024 berada di angka ratio stood at 16 percent until the third quarter of 2024, which is
16 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata sebelum below the pre-pandemic average of 20 percent.
pandemi yang sebesar 20 persen.
BANK SULSELBAR
324
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 325
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Meskipun insentif Giro Wajib Minimum (GWM) dapat While the Minimum Reserve Requirement (GWM) incentive may
menambah likuiditas hingga Rp44 triliun, jumlah ini jauh provide liquidity of up to IDR 44 trillion, this figure is significantly
lebih kecil dibandingkan tambahan likuiditas sekitar Rp148 lower than the additional liquidity of approximately IDR 148
triliun yang diberikan melalui insentif GWM pada tahun lalu. trillion facilitated through the GWM incentive in the previous year.
Potensi kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL) dan biaya There is a potential rise in the Non-Performing Loan (NPL)
kredit (CoC) di tahun 2025 seiring dengan ketidakpastian ratio and the cost of credit (CoC) in 2025, compounded by
kondisi ekonomi dan akibat basis yang rendah pada tahun uncertainties in economic conditions and the effects of a low
2024. Meskipun rasio NPL pada tahun 2024 relatif stabil, base in 2024. Although the NPL ratio in 2024 is expected to
segmen UMKM mulai menunjukkan peningkatan NPL. remain relatively stable, the micro, small, and medium enterprises
(MSME) segment is beginning to exhibit an increase in NPLs.
Langkah-langkah strategi yang akan Strategic Initiatives to be Undertaken
ditempuh bank by the Bank
Arah kebijakan Bank, baik untuk jangka pendek (1 tahun) The Bank’s policy direction, both for the short term (1 year) and
maupun jangka menengah (3 tahun), berpedoman pada medium term (3 years), is guided by the 2021–2025 Corporate
Corporate Plan tahun 2021–2025 dan sejalan dengan Plan and aligns with the BPD-SI Transformation Program. The
Program Transformasi BPD-SI. Arah kebijakan Bank untuk policy direction for 2025 is detailed in the 2025 General Policy of
tahun 2025 diuraikan dalam Kebijakan Umum Direksi (KUD) the Board of Directors (KUD), which emphasizes four key areas:
Tahun 2025. Kebijakan Umum Direksi (KUD) Tahun 2025
difokuskan pada empat bidang, sebagai berikut:
1. Financial : Bank fokus melakukan peningkatan kinerja 1. Financial: The Bank aims to enhance the quality of financial
keuangan secara berkualitas, memacu keberlanjutan, performance, promote sustainability, secure low-cost funding,
dana murah dan pertumbuhan sumber pendapatan baru and develop new income sources to boost competitiveness,
untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan expand its market presence, and ensure continuous business
menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis. growth.
2. Internal Process : Bank fokus melakukan pengembangan 2. Internal Process: The Bank is committed to advancing service
fitur layanan dan operasional bank melalui digitalisasi, features and operational processes through digitalization,
penguatan struktur organisasi, serta peningkatan reinforcing organizational structures, and enhancing
kualitas tata kelola dan pengendalian internal untuk Governance and internal controls to achieve optimal and
mencapai pertumbuhan bisnis bank yang optimal dan sustainable business growth.
berkelanjutan.
3. External Stakeholders : Bank fokus untuk meningkatkan 3. External Stakeholders: The Bank seeks to strengthen
keterlibatan dengan pihak eksternal dan mendorong engagement with external parties and foster inclusive
pertumbuhan bisnis yang inklusif melalui inovasi digital, business growth through digital innovation, financial
inklusi keuangan dan sinergi strategis yang mendukung inclusion, and strategic synergies that contribute to regional
pertumbuhan ekoonomi regional maupun nasional. and national economic development.
4. Learning & Growth : Bank fokus untuk meningkatkan 4. Learning & Growth: The Bank focuses on enhancing
kapabilitas dan kualitas organisasi bidang digital, syariah, organizational capabilities and quality in the digital, sharia,
dan devisa melalui penguatan budaya perusahaan and foreign exchange sectors by cultivating a high-performance
berkinerja tinggi dan pengembangan talent Bank. corporate culture and developing talent within the Bank.
Langkah – langkah strategis dalam rangka pelaksanaan The strategic steps for implementing this plan include:
rencana strategis sebagai berikut :
1. Aktif Membangun Daerah melalui Perbankan Modern 1. Actively Developing Regions through Modern Banking
a. Memperluas produk dan jasa berbasis digital; a. Expanding digital-based products and services;
b. Memastikan penyaluran kredit yang berkualitas; b. Ensuring quality credit distribution;
c. Memperkuat penyaluran kredit produktif dan sektor c. Strengthening the provision of productive credit and
usaha unggulan dan potensial daerah; supporting leading and promising regional business sectors;
BANK SULSELBAR
325
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 326
d. Memperluas sumber fee-based income; d. Expanding sources of fee-based income;
e. Meningkatkan penghimpunan dana berbiaya e. Increasing competitive fundraising
kompetitif;
f. Mengoptimalkan peran sebagai bank devisa; f. Optimizing the Bank’s role as a foreign exchange
g. Meningkatkan pengembangan bisnis syariah. g. Enhancing the Development of Sharia Business
2. Memperkuat Keunggulan Operasional 2. Strengthening Operational Excellence
a. Meningkatkan operasional bank yang efisien; a. Improve the efficiency of banking operations;
b. Meningkatkan inklusi finansial melalui perluasan b. Increase financial inclusion by expanding modern
delivery modern channel; delivery channels;
c. Meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran; c. Enhance the effectiveness of marketing communications;
d. Meningkatkan tata kelola dan kepatuhan yang d. Strengthen Governance and compliance measures;
efektif;
e. Memperkuat pengelolaan risiko bisnis dan korporat; e. Fortify business and corporate risk management;
f. Memastikan standardisasi kerja untuk pemenuhan f. Standardize work processes to meet service level
SLA. agreements (SLAs).
3. Menjaga Nilai Perusahaan melalui Resiliensi Keuangan 3. Maintaining Corporate Value Through Financial Resilience
a. Meningkatkan perolehan laba secara berkelanjutan; a. Sustainably increase profit generation;
b. Meningkatkan pendapatan; b. Enhance overall income;
c. Terjaganya resiliensi bank yang tinggi; c. Maintain high levels of bank resilience;
d. Memperkuat permodalan menuju KBMI 2; d. Strengthen capital towards KBMI 2;
e. Mengoptimalkan aset bank e. Optimize bank assets.
4. Sumber Daya Manusia yang Ahli 4. Expert Human Resources
a. Mengembangkan kompetensi strategis untuk posisi a. Develop strategic competencies for key positions;
kunci;
b. Mengoptimalkan kapabilitas pengelolaan SDM; b. Optimize human resource management capabilities;
c. Memperkuat internalisasi budaya kerja ”Prioritas c. Strengthen the internalization of the “Prime Priority”
Prima”. work culture.
5. Harmonisasi IT dalam Aktivitas Bisnis Bank 5. IT Harmonization in Banking Activities
a. Mengoptimalkan implementasi digital banking untuk a. Optimize the implementation of digital banking for
pertumbuhan bisnis; business growth;
b. Meningkatkan pengalaman pelanggan melalui b. Enhance customer experience through the latest
layanan berbasis teknologi terkini. technology-based services.
Data Pendukung Prospek Usaha Supporting Data for Business Prospects
Proyeksi
No Asumsi Assumptions
2021 2022 2023 2024 2025
Asumsi Makro Micro Assumptions
Pertumbuhan Produk
Gross Domestic Product
1 Domestik Bruto (PDB) 5,3 - 5,7 5,0-5,5 4,5-5,3 5,2 5,1
(GDP) Growth (%)
(%)
2 Inflasi (%) 3±1% 3±1% 3±1% 1,5 - 3,5 2,5±1% Inflation (%)
Rupiah Exchange Rate
3 Kurs Rupiah ($/Rp) 13.500-15.000 14.301-14.625 14.800 14.700-'15.000 16.355
(IDR/USD)
10-Year Government Bond
4 SUN 10 tahun 6,82% 7,90% 6,49-6,91% 7,1
Yield
Harga Minyak Mentah Indonesian Crude Oil Price
5 60-70 63 90 75-85 76,81
Indonesia (US$/Barel) (USD/Barrel)
Lifting Minyak Bumi Crude Oil Lifting
6 625 - 700 703 660 597-652 605
(Ribu Barel/Hari) (Thousand Barrels/Day)
BANK SULSELBAR
326
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 327
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Proyeksi
No Asumsi Assumptions
2021 2022 2023 2024 2025
Gas Lifting (Thousand
Lifting Gas (Ribu Barel
7 1,125 - 1,250 1,036 1100 999-1054 1.005 Barrels of Oil Equivalent/
setara minyak per hari)
Day)
Asumsi Mikro Micro Assumptions
Pertumbuhan Kredit dan Loans and Financing
1 7,13 7,13 5 6,78% 5,37
Pembiayaan (%) Growth (%)
Pertumbuhan Dana Third-Party Funds Growth
2 7,26 7,26 5 8,79% 16,67
Pihak Ketiga (%) (%)
Tingkat Imbalan Dana Interest Rate on Third-
3 4,00-6,00 4,00-6,00 5 3,00-6,00 1,00-4,5
Pihak Ketiga (%) Party Funds (%)
Tingkat Imbalan
4 10,50-12,50 10,50-12,50 10,50-12,50 9,50-12,50 9,00-14,00 Financing Yield (%)
Pembiayaan (%)
Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Anggaran Dasar Bank Sulselbar juga mengatur bahwa The Articles of Association of Bank Sulselbar specify that all net
seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk profits, after the allocation for reserves, are to be distributed
cadangan dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai to Shareholders as dividends, unless otherwise determined
dividen, kecuali ditentukan lain dalam RUPS, pembagian in the General Meeting of Shareholders (GMS). The dividend
kebijakan deviden mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 distribution policy adheres to Law Number 40 of 2007
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, bahwa pembagian concerning Limited Liability Companies, which stipulates that
dividen ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham the distribution of dividends is to be decided in the GMS.
(RUPS).
Pembagian dividen ini ditetapkan di dalam RUPS Tahunan Dividends are determined at the Annual General Meeting of
dengan mempertimbangkan kecukupan saldo laba ditahan, Shareholders (AGMS), taking into account the adequacy of
peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti retained earnings, relevant laws and regulations—including
persyaratan modal jangka panjang dan jangka pendek, serta long-term and short-term capital requirements—as well as the
ekspektasi pertumbuhan Bank dan kondisi pasar. Usulan Bank's growth expectations and prevailing market conditions.
pembagian dividen diajukan oleh Direksi kepada Direktur The Board of Directors submits a proposal for dividend
Utama dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Selanjutnya, distribution to the President Director, which is then approved
usulan tersebut dibawa ke dalam RUPS Tahunan untuk by the Board of Commissioners. Subsequently, this proposal
disetujui oleh Pemegang Saham. is presented to the Annual General Meeting of Shareholders
(AGMS) for Shareholder approval.
Pembagian Dividen Dividend Distribution
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan dividen dalam proses Bank Sulselbar has established a structured dividend policy
pembagiannya. Secara ringkas pembagian dividen tahun for its distribution process. Below is a summary of the dividend
2024 sebagai berikut: distribution for the year 2024:
BANK SULSELBAR
327
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 328
Tahun 2024 Year 2024
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham According to the Minutes of the Bank's Annual General Meeting
Tahunan Bank No.02 tanggal 15 Maret 2024 dengan dihadiri of Shareholders No. 02, dated March 15, 2024, and attended by
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan laba notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, the profit for 2023 was
tahun 2023: resolved as follows:
1. Komposisi untuk sebesar 60% atau 1. The dividend payout ratio is 60%, amounting to IDR
Rp400.143.257.089 dan cadangan umum sebesar 400,143,257,089, while statutory reserves comprise 40%,
40% atau Rp266.762.171.393 dari laba bersih equating to IDR 266,762,171,393, from a total net profit of
Rp666.905.428.482. IDR 666,905,428,482.
2. Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social 2. Approval of the Corporate Social Responsibility (CSR) fund
Responsibility (CSR) tahun 2024 sebesar 5%. ceiling for 2024 at 5%.
Tahun 2023 Year 2023
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham As per the Minutes of the Bank's Annual General Meeting of
Tahunan Bank No.03 tanggal 13 Maret 2023 dengan dihadiri Shareholders No. 03, dated March 13, 2023, and attended by
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan laba notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, the profit for 2022 was
tahun 2022: established as follows:
1. Komposisi untuk dividen sebesar 60% atau 1. The dividend payout ratio is 60%, totaling IDR
Rp392.234.248.289 dan cadangan umum sebesar 392,234,248,289, with statutory reserves at 40%,
40% atau Rp261.489.498.860 dari laba bersih amounting to IDR 261,489,498,860, from a net profit of IDR
Rp653.723.747.149. 653,723,747,149.
2. Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social 2. Approval of the Corporate Social Responsibility (CSR) fund
Responsibility (CSR) tahun 2023 sebesar 5%. ceiling for 2023 at 5%.
Tabel Pembagian Dividen Dividend Distribution Table
2025 atas 2024 atas 2023 atas 2022 atas
Keterangan tahun buku tahun buku tahun buku tahun buku Description
2024 2023 2022 2021
Laba Operasional 791.772 880.906 919,254 871,128 Operating Profit
Laba Bersih 657.659 666.905 653,723 651,826 Net Income
Payout Rasio (%) 60% 60% 60% 60% Payout Ratio (%)
Dividen 394.595 400.143 392.234 391.096 Dividend
Jumlah Saham 2.213.136 2.187.068 2.162.596 2.137.296 Number of Shares
Laba Per Saham Dasar Basic Earnings Per Share (in full
298.305 305.259 303.406 435.070
(dalam rupiah penuh) Rupiah)
Tanggal pengumuman 15 Maret 2024 13-Mar-23 31-Mar-22 Announcement Date
BANK SULSELBAR
328
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 329
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realization of Use of Funds from the Public Offering
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum All funds raised from the Public Offering of Sustainable Bonds
Obligasi Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun III by Bank Sulselbar Phase I in 2021, after deducting issuance
2021 ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, costs, will be utilized exclusively for working capital to support
seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam business development through credit expansion.
rangka pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi kredit.
Seluruh obligasi tidak dijamin khusus, tetapi dijamin dengan The bonds are not specifically guaranteed; however, they are
seluruh harta kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun secured by the Bank's assets, which include both movable and
barang tidak bergerak baik yang telah ada maupun yang immovable properties, existing and future, as collateral for the
akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang bondholders and sukuk, in accordance with Articles 1131 and
obligasi dan sukuk ini sesuai dengan ketentuan pasal 1131 1132 of the Civil Code.
dan 1132 undang-undang perdata.
Bank dapat melakukan pembelian kembali obligasi The Bank may repurchase bonds intended for repayment or
ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian storage for later resale at market prices, provided that such
dijual kembali dengan harga pasar, dengan ketentuan repurchase occurs at least one year after the allotment date.
bahwa hal tersebut dapat dilakukan satu tahun setelah Repurchases are prohibited if they would prevent the Bank from
tanggal penjatahan. Pembelian kembali obligasi tidak dapat complying with the terms of the bond trustee agreement.
dilakukan bila hal tersebut mengakibatkan bank tidak dapat
mematuhi ketentuan dalam perjanjian perwali amanatan
obligasi.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat On December 22, 2021, the Bank received an effective
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) statement from the Financial Services Authority (OJK) regarding
berdasarkan surat No.S-238/D.04/2021 atas Penawaran the Continuous Public Offering (PUB) of Bank Sulselbar's
Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III Continuous Bonds III Phase 1 Year 2021, as per letter No.
Bank Sulselbar Tahap 1 Tahun 2021 terdiri dari Seri A S-238/D.04/2021. This offering included Series A amounting
Rp630.000.000.000 dengan Tingkat bunga tetap sebesar to IDR 630,000,000,000 with a fixed interest rate of 6.45%
6,45% jangka waktu 3 tahun sampai dengan 29 Desember for a term of three years until December 29, 2024, and Series
2024 dan seri B Rp620.000.000.000 dengan tungkat bunga B amounting to IDR 620,000,000,000 with a fixed interest rate
tetap sebesar 6,95% jangka waktu 5 tahun samapi dengan of 6.95% for a term of five years until December 29, 2026. The
29 Desember 2026. Bank telah melunasi seluruh kewajiban Bank has fulfilled all obligations pertaining to the Continuous
atas obligasi Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap 1 Thun Bonds III Bank Sulselbar Phase 1 Year 2021 Series A.
2021 Seri A.
BANK SULSELBAR
329
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 330
Informasi Material, Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan/ Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Utang/
Modal, Transaksi Material, Transaksi Afiliasi, Dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Yang Terjadi Pada Tahun Buku
Material Information Regarding Investments, Expansions, Divestments, Mergers/Amalgamations,
Acquisitions, Debt/Capital Restructuring, Material Transactions, Related Party Transactions, and
conflict of interest Transactions Occurring in the Fiscal Year
Informasi Transaksi Material Terkait Investasi, Ekspansi, Material Transaction Information Related to Investment,
Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi Expansion, Divestment, Acquisition, and Restructuring
Investasi Investment
Pada tahun 2024, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2024, Bank Sulselbar did not engage in any investment
investasi, sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi activities; therefore, information pertaining to the objectives,
dan sumber dana kegiatan ekspansi tidak disajikan oleh transaction values, and sources of funds for expansion activities
Bank SulSelBar. was not provided by Bank Sulselbar.
Penggabungan/ Peleburan Usaha Merger/Amalgamation Of Business
Pada tahun 2024, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2024, Bank Sulselbar did not undertake any merger or
penggabungan/ peleburan usaha, sehingga informasi terkait amalgamation activities; consequently, information related to
tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan tidak the objectives, transaction values, and sources of funds for these
disajikan oleh Bank SulSelBar. activities was not disclosed by Bank Sulselbar.
Ekspansi Expansion
Pada tahun 2024, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2024, Bank Sulselbar did not conduct any expansion activities;
ekspansi sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi thus, information regarding the objectives, transaction values,
dan sumber dana kegiatan ekspansi tidak disajikan oleh and sources of funds for expansion activities was not provided by
Bank SulSelBar. Bank Sulselbar.
Akuisisi Acquisition
Pada tahun 2024, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2024, Bank SulSelBar did not engage in any acquisition activities;
akuisisi sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi dan therefore, information pertaining to the objectives, transaction
sumber dana kegiatan akuisisi tidak disajikan. values, and sources of funds for such activities is not provided.
Divestasi Divestment
Pada tahun 2024, Bank SulSelBar tidak melakukan kegiatan In 2024, Bank SulSelBar did not undertake any divestment
divestasi sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi activities; consequently, information related to the objectives,
dan sumber dana kegiatan divestasi tidak disajikan. transaction values, and sources of funds for divestment activities
is not included.
BANK SULSELBAR
330
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 331
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Restrukturisasi Utang Dan Modal Debt And Capital Restructuring
Pada tahun 2024, tidak terdapat kegiatan restrukturisasi In 2024, there were no debt or capital restructuring activities. As
utang maupun modal. Oleh karena itu, Bank SulSelBar a result, Bank SulSelBar does not present information regarding
tidak menyajikan informasi terkait kegiatan restrukturisasi restructuring activities in terms of objectives, transaction values,
dalam hal tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan and sources of funds.
restrukturisasi.
Informasi Transaksi Material Terkait Material Transaction Information Related to
Transaksi dengan Pihak Terafiliasi Transactions with Affiliated Parties
Dalam usahanya, Bank melakukan transaksi dengan pihak- In its operations, the Bank engages in transactions with
pihak berelasi. Sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi related parties. In accordance with the Statement of Financial
Keuangan (PSAK) 7 mengenai “Pengungkapan pihak-pihak Accounting Standards (PSAK) 7 concerning "Related Party
berelasi”, pihak- pihak berelasi diartikan sebagai berikut: Disclosures," related parties are defined as follows:
1. Orang atau keluarga terdekat yang mempunyai relasi 1. A person or close family member who has a relationship with
dengan entitas pelapor jika orang tersebut : the reporting entity if that person:
i) Pengendalian atau pengendali bersama atas entitas i) Controls or jointly controls the reporting entity;
pelapor;
ii) Memiliki pengaruh signifikan atas pelapor atau ii) Has significant influence over the reporting party or
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii) Personil manajemen kunci entitas atau entitas induk iii) Is a key management personnel of the entity or a parent
dari entitas pelapor. of the reporting entity.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika 2. An entity is considered related to the reporting entity if it
memenuhi salah satu hal berikut meets one of the following conditions:
i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari i) The entity and the reporting entity are members of the
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, same business group (indicating that the parent entity,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait subsidiaries, and each of their subsidiaries are related to
dengan entitas lainnya). each other).
ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura ii) One entity is an associate or joint venture of another
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau entity (or entities that are associates or joint ventures
ventura bersama yang merupakan anggota suatu and members of a business group of which the other
kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut entity is also a member).
adalah anggotanya).
iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari iii) Both entities are joint ventures of the same third party.
pihak ketiga yang sama.
iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas iv) One entity is a joint venture of a third entity, while the
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi other entity is an associate of the third entity.
dari entitas
v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca v) The entity is a post-employment benefit plan for the
kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor employee benefits of one of the reporting entities or an
atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entity related to the reporting entity. If the reporting
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan entity administers the plan, it is the sponsoring entity.
program tersebut maka entitas sponsor.
vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama vi) An entity controlled or jointly controlled by a person
oleh orang yang diidentifikasi dalam poin (1). identified in point (1).
vii) Orang yang diidentifikasi dalam poin 1 (i) memiliki vii) The person identified in point 1(i) has significant
pengaruh signifikan atas entitas atau personil influence over the entity or serves as the key management
manajemen kunci entitas (suatu entitas induk dari personnel of the entity (or is a parent of the entity).
entitas
BANK SULSELBAR
331
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 332
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi The types of transactions and balances with related parties are
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. disclosed in the notes to the financial statements.
Transaksi Benturan Kepentingan Conflict of Interest Transactions
Transaksi material yang mengandung benturan kepentingan A material transaction involving a conflict of interest arises when
adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan there is a divergence between the company's economic interests
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, and the personal economic interests of members of the Board
anggota Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama of Directors, members of the Board of Commissioners, or major
yang dapat merugikan perusahaan dimaksud. shareholders that may adversely affect the company.
Selama tahun 2024, tidak terdapat transaksi yang During 2024, there were no conflict of interest transactions
mengandung benturan kepentingan, sehingga tidak terdapat occurred, and therefore no related disclosures were made.
informasi yang diungkapkan dan mengandung benturan
kepentingan.
Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau Transactions with Affiliated or Related Parties
Berelasi
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan transaksi In the ordinary course of business, the Bank engages in
dengan pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/ transactions with related parties due to ownership and/or
atau kepengurusan. Semua transaksi dengan pihak-pihak management relationships. All such transactions have been
berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang conducted in accordance with mutually agreed-upon policies and
telah disepakati bersama. conditions.
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Realization of Related Party Transactions
Bank Sulselbar melakukan transaksi dengan pihak berelasi Bank Sulselbar conducts transactions with related parties
bertujuan untuk memperlancar kegiatan bisnis. Berikut to support its business activities. Below is a summary of the
ini uraian realisasi transaksi Bank Sulselbar dengan pihak realization of Bank Sulselbar's transactions with related parties
berelasi dalam dua tahun terakhir. over the past two years.
Pada tanggal 31 Desember 2024 total aset dari pihak- As of December 31, 2024, total assets from related parties
pihak berelasi tercatat sebesar Rp20.211 juta, mengalami were recorded at IDR 20,211 million, representing a 5.15% or
penurunan sebesar 5,15% atau Rp1.097 juta dari tahun IDR 1,097 million compared to the previous year in 2023. The
sebelumnya 2023. Persentase asset dari total kredit sebesar percentage of assets in relation to total credit was 0.06% in
0.06% pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 2024, a decrease of 14.29% from 2023.
14,29% dari tahun 2023.
Growth 2024
Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Aset Assets
Kredit yang diberikan dan Pembiayaan Syariah Loans and Islamic Financing Provided
Karyawan Kunci 20.211 21.319 18.432 -1.108 -5,20 Key Management Personnel
Dikurangi: Penyisihan
3 -14 -17 -121,43 Less: Allowance for Write-Off
Penghapusan 17
Jumlah 20.208 21.305 18.415 -1.097 -5,15 Total
Persentase terhadap Jumlah Aset 0,06% 0,07% 0,06% -0,01% -14,29 Percentage of Total Assets
BANK SULSELBAR
332
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 333
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Jumlah liabilitas simpanan nasabah dari pihak berelasi pada The total liabilities from customer deposits with related parties as
tanggal 31 Desember 2024 yang berbentuk Giro, Tabungan, of December 31, 2024, in the form of Current Accounts, Savings,
dan Deposito berjangka mengalami peningkatan sebesar and Time Deposits, increased by 62.43% or IDR 22,490 million
62,43% atau Rp22.490 juta dari tahun 2023. Deposito from 2023. Key employee time deposits and temporary syirkah
berjangka karyawan kunci dan Dana syirkah temporer funds were recorded at IDR 5,030 million and IDR 8,561 million,
tercatat masing-masing sebesar Rp5.030 juta dan Rp8.561 respectively, representing increases of 91.25% and decreases of
atau masing-masing mengalami kenaikan 91,25% dan 56.33% from the previous year.
penurunan 56,33% dari tahun sebelumnya.
Growth
Liabilitas 2024 2023 2022 Liabilities
+/- %
Current Account Deposits from
Simpanan Nasabah Giro
Customers
Current Account Deposits from
Giro Pemegang Saham 218 586 44.436 -368 -62,80
Shareholders
Tabungan Savings
Karyawan Kunci 40.511 6.086 7.673 34.425 565,64 Key Management Personnel
Dana Syirkah Temporer 4.196 7.118 6.566 -2.922 -41,05 Temporary Syirkah Funds
Deposito berjangka Time Deposits
Karyawan Kunci 5.030 2.630 1.225 2.400 91,25 Key Management Personnel
Dana Syirkah Temporer 8.561 19.606 16.261 -11.045 -56,33 Temporary Syirkah Funds
Jumlah 58.517 36.027 76.161 22.490 62,43 Total
Persentase terhadap Jumlah
Percentage of Total Liabilities
Liabilitas dan Dana Syirkah 0,21% 0,14% 0,30% 0,07% 50,00
and Temporary Syirkah Funds
Temporer
Jumlah Beban tenaga kerja dari pihak berelasi yang tercatat The total labor costs from related parties recorded as of December
pada Tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp44.939 juta 31, 2024, amounted to IDR 44,939 million, representing a
atau mengalami penurunan sebesar 0,58% pada tahun decrease of 0.58% compared to the previous year.
sebelumnya.
Growth
Beban Tenaga Kerja 2024 2023 2022 Employee Expenses
+/- %
Gaji dan imbalan kerja jangka Salaries and Short-Term
pendek Employee Benefits
Direksi dan Pejabat Eksekutif 44.939 45.199 38.677 -260 -0,58% BOD’S and Executive Officers
Persentasi terhadap jumlah Percentage of Total Employee
8,97% 9,50% 7,17% -0,53% -5,58%
beban kerja Expenses
Pendapatan bunga dan syariah yang tercatat pada tanggal Interest and Sharia income recorded on December 31, 2024,
31 Desember 2024 berjumlah Rp1.563 juta, mengalami amounted to IDR 1,563 million, reflecting a 37.71% increase
kenaikan sebesar 37,71% dari tahun 2023. Dimana Beban from 2023. Conversely, interest and Sharia expenses recorded on
bunga dan syariah yang tercatat pada tanggal 31 Desember December 31, 2024, decreased by 33.65% compared to 2023.
2024 mengalami penuruan sebesar 33,65% dari tahun 2024.
BANK SULSELBAR
333
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 334
Pendapatan bunga dan Growth
2024 2023 2022 Interest and Sharia Income
syariah +/- %
Kredit yang diberikan dan
1.563 1.135 756 428 37,71 Loans and Sharia Financing
pembiayaan syariah
persentase terhadap jumlah
Percentage of Total Interest and
pendapatan bunga dan 0,06% 0,04% 0,03% 0,02% 50,00
Sharia Income
syariah
Beban bunga dan syariah Interest and sharia burden
Simpanan dari nasabah Deposits from Customers
Giro 6.361 9.337 24.141 -2.976 -31,87 Current Accounts
Tabungan 173 168 185 5 2,98 Savings
Deposito 349 869 237 -520 -59,84 Time Deposits
Jumlah 6.884 10.376 24.563 -3.492 -33,65 Total
persentase terhadap jumlah Percentage of Total Interest and
0,65% 1,06% 3,00% -0,41% -38,68
beban bunga dan syariah Sharia Expense
Kompensasi kepada personil manajemen kunci Bank seperti Compensation for key management personnel of the Bank,
Komisaris, Direksi, Pemimpin Cabang mengalami penurunan including Commissioners, Directors, and Branch Managers,
sebesar 2,02% dari tahun 2024, lengkapnya dapat dilihat decreased by 2.02% from 2024. Detailed information can be
pada tabel berikut : found in the following table:
Growth
Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Bonus - 4.567 8.152 4.567 0,00 Bonus
Jasa Produksi 107.405 108.239 107.651 - 834 -0,77 Production Service
Jasa pengabdian Direksi dan Service Compensation for Board of
12.523 10.654 88 1.869 17,54
Komisaris Directors and Commissioners
Jumlah 129.009 131.670 124.603 - 2.661 -2,02 Total
Pihak yang Melakukan Transaksi, Sifat dan Parties Conducting Transactions, Nature and
Tujuan Transaksi Purpose of Transactions
Dalam kegiatan usahanya, Bank melakukan transaksi In its business operations, the Bank engages in transactions with
dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi-transaksi tersebut related parties. These transactions are conducted under standard
dilaksanakan dengan persyaratan dan kondisi yang normal terms and conditions, similar to those applied to third parties.
dilakukan dengan pihak ketiga. Transaksi-transaksi tersebut The details are as follows:
adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat Karyawan kunci Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah, tabungan dan
Eksekutif deposito
Pemegang
Provinsi Sulawesi Selatan Kredit dan Rekening Giro
Saham
BANK SULSELBAR
334
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 335
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Penjelasan mengenai kewajaran transaksi Explanation of the Fairness of the Transaction
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan sesuai Transactions with related parties are conducted in accordance
dengan kebijakan harga dan syarat yang berlaku secara with standard pricing policies and terms, similar to those applied
normal, sebagaimana halnya dengan pihak yang tidak to unrelated parties, with the exception of credit extended to
berelasi, kecuali untuk kredit yang diberikan kepada Bank employees.
karyawan Bank.
Kebijakan Mekanisme Review Atas Policy on Review Mechanism for Transactions
Transaksi dan Pemenuhan Peraturan dan and Compliance with Related Regulations and
Ketentuan Terkait Provisions
Transaksi dengan pihak berelasi yang material atau Transactions involving material or significant related parties
signifikan terlebih dahulu harus di review Komite Pemantau must undergo prior review by the Risk Monitoring Committee
Risiko dan memperoleh persetujuan Dewan Komisaris. and receive approval from the Board of Commissioners. All
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review sesuai transactions have followed a review process in accordance
dengan jenis transaksi dan dilakukan analisis kelayakan with their type, and a transaction feasibility analysis has been
transaksi. Sepanjang tahun 2023 tidak terdapat pelanggaran conducted. Throughout 2023, there were no violations of laws
atas peraturan perundang-undangan terkait dengan and regulations concerning transactions with related parties. If
transaksi dengan pihak berelasi. Jika transaksi dengan pihak a transaction with a related party requires shareholder approval,
berelasi memerlukan persetujuan pemegang saham maka such approval is obtained from shareholders who do not have a
persetujuan dilakukan oleh pemegang saham yang tidak vested interest in the transaction.
memiliki kepentingan dengan transaksi tersebut.
Alasan Dilakukannya Transaksi Reasons for Transactions
Seperti halnya transaksi dengan pihak ketiga, transaksi Bank As with transactions involving third parties, the Bank’s transactions
dengan Pihak Berelasi dilakukan sejalan dengan kebutuhan with Related Parties are conducted in accordance with the Bank’s
pengembangan operasional dan bisnis Bank, serta prinsip operational and business development needs, as well as the
saling membutuhkan antara Bank dengan Pihak Berelasi principle of mutual benefit between the Bank and Related Parties.
Pernyataan Direksi Bahwa Transaksi Afiliasi Directors’ Statement on Affiliate Transactions
Telah Melalui Prosedur Yang Memadai and Adequate Procedures (Arm’s-Length
(arms-length principle) Principle)
Semua transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik All affiliate transactions are executed in compliance with
bisnis yang berlaku umum dan memenuhi prinsip transaksi generally accepted business practices and adhere to the arm’s-
yang wajar (arms-length principle); length principle.
Peran Dewan Komisaris dan komite audit The Role of the Board of Commissioners and
dalam melakukan prosedur yang memadai the Audit Committee in Ensuring Adequate
(arms-length principle) Procedures (Arm’s-Length Principle)
Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan The Board of Commissioners and the audit committee are
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi responsible for implementing adequate procedures to ensure that
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang affiliated transactions are conducted in accordance with generally
berlaku umum dan memenuhi prinsip transaksi yang wajar accepted business practices and comply with the arm’s-length
(arms-length principle); principle.
BANK SULSELBAR
335
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 336
Informasi Mengenai Rujukan Pengungkapan Dalam Disclosure of Information in the Annual Financial Report
Laporan Keuangan Tahunan serta Pemenuhan Peraturan and Compliance with Relevant Regulations and Provisions In
dan Ketentuan Terkait dalam menjalankan usahanya, Bank conducting its business, Bank Sulselbar engages in transactions
Sulselbar melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi with related parties as defined by PSAK No. 7 “Related Party
seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 “Pengungkapan Disclosures.” This revised PSAK mandates the disclosure
Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan of relationships, transactions, and balances of related parties,
pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak including commitments, in the 2024 financial statements audited
berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan keuangan by the Public Accounting Firm Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Retno, Palilingan & Rekan.
Hadiwinata , Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan
Transaksi Afiliasi Atau Transaksi Affiliate Transactions or Material
Material Tersebut Merupakan Transactions as Business Activities
Kegiatan Usaha
Usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan Business activities are conducted to generate income and
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, are performed routinely, repeatedly, and/or continuously. It
dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa is important to clarify that affiliate transactions or material
transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut merupakan transactions constitute business activities aimed at generating
kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan income and are executed on a routine, repeated, and/or continuous
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, basis.
dan/atau berkelanjutan;
Transaksi Afiliasi telah disetujui Pemegang Approval of Affiliate Transactions by
Saham Independen Independent Shareholders
Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi For the disclosure of affiliated transactions and/or conflict of
benturan kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan interest transactions resulting from the implementation of such
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan transactions, it is necessary to include information regarding the
yang telah disetujui pemegang saham independen, date of the General Meeting of Shareholders (GMS) that approved
ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan the transaction.
RUPS yang menyetujui transaksi tersebut.
Kebijakan Untuk Melakukan Penelaahan Dan Persetujuan Policy for Reviewing and Approving Transactions with Material/
Transaksi Dengan Pihak Berelasi Yang Material/Signifikan. Significant Related Parties.
Kebijakan untuk melakukan penelaahan dan persetujuan The policy for reviewing and approving transactions with Related
transaksi dengan Pihak Berelasi mengacu kepada POJK Parties is guided by POJK Number 42/POJK.04/2020 concerning
Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Related Party Transactions and conflict of interest Transactions,
Transaksi Benturan Kepentingan dimana pengaturan which requires independent shareholder approval in the GMS
persetujuan pemegang saham independen dalam RUPS, under the following circumstances:
diperlukan apabila:
1. Nilai Transaksi Afiliasi memenuhi batasan nilai transaksi 1. The value of the Affiliate Transaction meets the thresholds
material yang wajib memperoleh persetujuan RUPS; for material transactions that necessitate GMS approval;
2. Transaksi Afiliasi yang dapat mengakibatkan 2. Affiliate Transactions that may jeopardize the Company’s
terganggunya kelangsungan usaha Perusahaan; dan/ business continuity; and/or
atau
3. Melakukan Transaksi Afiliasi yang berdasarkan 3. Affiliate Transactions that, based on OJK’s considerations,
pertimbangan OJK memerlukan persetujuan Pemegang require the approval of Independent Shareholders.
Saham Independen.
BANK SULSELBAR
336
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 337
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan
Dampaknya Terhadap Kinerja Bank
Changes in Legislation and Their Impact on Bank Performance
Sepanjang tahun 2024 Bank Sulselbar melakukan kajian In 2024, Bank Sulselbar conducted a comprehensive review
terhadap berbagai ketentuan yang diterbitkan regulator of various provisions issued by regulators and the government,
dan pemerintah, mempelajari dan menganalisa dampak analyzing the potential impacts of changes to these regulations.
yang mungkin ditimbulkan terkait dari perubahan ketentuan Several laws and regulations during this period affected the
tersebut. Selama tahun 2024 terjadi beberapa peraturan company's operations, as detailed below:
perundangan yang mempengaruhi operasional perusahaan
sebagai berikut:
Perubahan Aturan Dampak
No.
Regulation Amendment Impact
Regulation of the Pengembangan dan Penguatan Sektor The development and strengthening of the
Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services Keuangan telah membuka ruang bagi financial sector have opened up opportunities
Keuangan Republik
Authority of the Republic Bank Umum untuk melakukan kegiatan for Commercial Banks to conduct equity
Indonesia Nomor 26
1 of Indonesia Number 26 Penyertaan Modal secara lebih luas dari participation activities more broadly than
Tahun 2024 tentang
of 2024 concerning the sebelumnya melalui perluasan cakupan before through the expansion of the coverage of
Perluasan Kegiatan
Expansion of Banking perusahaan penerima Penyertaan Modal companies receiving equity participation from
Usaha Perbankan
Business Activities Bank Umum Commercial Banks.
Regulation of the
Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services
Keuangan Republik
Authority of the
Indonesia Nomor 19
Republic of Indonesia
Tahun 2024 Tentang Bank wajib untuk menghitung LCR
Number 19 of 2024 Banks are required to calculate the LCR. Banks
Perubahan Atas Bank wajib memantau kondisi dan
concerning Amendments must monitor liquidity conditions and adequacy
Peraturan Otoritas Jasa kecukupan likuiditas dengan menggunakan
to the Financial using certain indicators. Banks are required to
2 Keuangan Nomor 42/ indikator tertentu.
Services Authority carry out ILAAP, which is adjusted to the size,
Pojk.03/2015 Tentang Bank wajib melakukan ILAAP yang
Regulation Number characteristics, and complexity of the Bank’s
Kewajiban Pemenuhan disesuaikan dengan ukuran, karakteristik,
42/POJK.03/2015 business.
Rasio Kecukupan dan kompleksitas usaha Bank.
concerning the Obligation
Likuiditas (Liquidity
to Meet the Liquidity
Coverage Ratio) Bagi
Coverage Ratio (LCR) for
Bank Umum
Commercial Banks
Bank Indonesia melaksanakan pengaturan Bank Indonesia implements GWM (Minimum
GWM dengan menetapkan kewajiban Reserve Requirement) regulations by setting
Peraturan Bank Bank Indonesia
pemenuhan GWM dalam rupiah dan valuta obligations for fulfilling GWM in rupiah and
Indonesia Nomor 11 Regulation Number 11
3 asing bagi BUK, BUS, dan UUS. foreign currencies for BUK, BUS, and UUS. Bank
Tahun 2024 tentang of 2024 concerning
Bank Indonesia menetapkan pengaturan Indonesia establishes sanctions regulations for
Pengendalian Moneter Monetary Control
sanksi atas pelanggaran kewajiban violations of GWM compliance by BUK, BUS,
pemenuhan GWM oleh BUK, BUS, dan UUS. and UUS.
Deposit Insurance
Peraturan Lembaga
Corporation Regulation Bank wajib menyampaikan data, informasi
Penjamin Simpanan Banks are required to submit data, information,
Number 3 of 2024 dan dokumen yang dibutuhkan dalam rangka
Nomor 3 Tahun 2024 and documents needed in the framework of
4 concerning Reports of penyelenggaraan jaminan. Bank wajib
tentang Laporan Bank implementing guarantees. Banks are required to
Banks Participating in memberikan laporan jaminan setiap 2 (dua)
Peserta Penjaminan submit guarantee reports every 2 (two) years.
the Deposit Insurance tahun
Simpanan
Scheme
BANK SULSELBAR
337
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 338
Perubahan Aturan Dampak
No.
Regulation Amendment Impact
Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan telah memperkuat kewenangan The development and strengthening of the
Bank Indonesia dalam melakukan financial sector has enhanced Bank Indonesia’s
Peraturan Bank Regulation of Bank
pengaturan, pengembangan, dan authority to regulate, develop, and supervise
Indonesia Nomor 6 Indonesia Number 6 of
pengawasan pasar uang dan pasar valuta the money market and foreign exchange market,
5 Tahun 2024 Tentang 2024 concerning Money
asing, untuk membangun pasar uang dan to build modern and advanced markets that
Pasar Uang Dan Pasar Market and Foreign
pasar valuta asing yang modern dan maju support the effectiveness of monetary policy,
Valuta Asing Exchange Market.
dalam mendukung efektivitas kebijakan financial system stability, and financing synergy
moneter, stabilitas sistem keuangan, dan for the economy.
sinergi pembiayaan ekonomi.
Regulation of the Pengaturan mengenai kewajiban Bank
Peraturan Otoritas Jasa have internal procedures related to bank
Financial Services untuk memiliki prosedur internal mengenai
Keuangan Nomor 44 secrecy disclosure, as well as regulations on
6 Authority Number 44 of pembukaan rahasia bank serta pengaturan
Tahun 2024 tentang administrative sanctions applicable to both
2024 concerning Bank mengenai pengenaan sanksi administratif
Rahasia Bank banks and affiliated parties.
Secrecy. baik kepada Bank maupun pihak terafiliasi.
Strengthening supervision and law enforcement
Regulation of the Penguatan pengawasan dan penegakan
as well as enhancing the integrity of the
Peraturan Otoritas Financial Services hukum serta peningkatan integritas sektor
financial services sector, regarding the provision
Jasa Keuangan Authority of the Republic jasa keuangan, mengenai penyediaan data
of data and track record information of
Republik Indonesia of Indonesia Number 28 dan informasi rekam jejak pelaku di sektor
individuals in the financial services sector.
Nomor 28 Tahun 2024 of 2024 concerning the jasa keuangan
7 The Financial Services Authority has the
tentang Pengelolaan Management of Track Otoritas Jasa Keuangan berwenang untuk
authority to regulate, develop, and manage
Informasi Rekam Jejak Record Information of mengatur, mengembangkan, dan melakukan
data and track record information of individuals
Pelaku Melalui Sistem Individuals through the pengelolaan data dan informasi rekam jejak
in the financial services sector through the
Informasi Pelaku. Information System of pelaku melalui sistem informasi pelaku di
information system of individuals.
Individuals. sektor jasa keuangan
This SEOJK serves as an implementing
SEOJK ini sebagai aturan pelaksanaan dari
regulation of the POJK on Sharia Governance
Circular Letter of the POJK Tata Kelola Syariah yang mengatur
which regulates DPS (assessment of capability
Surat Edaran Otoritas Financial Services mengenai DPS (penilaian kemampuan dan
and propriety, duties and responsibilities,
Jasa Keuangan Republik Authority of the Republic kepatutan/PKK, tugas dan tanggung jawab,
relationship of DPS with the Board of Directors
Indonesia Nomor of Indonesia Number hubungan kerja DPS dengan Direksi dan
and Board of Commissioners, support for the
15/SEOJK.03/2024 15/SEOJK.03/2024 Dewan Komisaris, dukungan pelaksanaan
8 implementation of duties and responsibilities
tentang Penerapan concerning the tugas dan tanggung jawab DPS, remunerasi,
of DPS, remuneration, and reports on DPS
Tata Kelola Syariah bagi Implementation of Sharia serta laporan hasil pengawasan DPS), fungsi
supervisory results), functions related to sharia
Bank Umum Syariah Governance for Islamic terkait tata kelola syariah (manajemen risiko
Governance (sharia risk management, sharia
dan Unit Usaha Syariah Commercial Banks and syariah, kepatuhan syariah, dan audit intern
compliance, and internal sharia audit), as
Islamic Business Units. syariah), serta kaji ulang ekstern penerapan
well as external reviews of sharia Governance
tata kelola syariah.
implementation.
Regulation of the
Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services
Keuangan Republik Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan
Authority of the Republic
Indonesia Nomor 20 Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio)
of Indonesia Number The obligation to fulfill the Net Stable Funding
Tahun 2024 tentang bagi Bank Umum (POJK NSFR) perluasan
20 of 2024 concerning Ratio (NSFR) for Commercial Banks (POJK
Perubahan Atas cakupan kewajiban pemantauan,
the Amendment to NSFR) expands the scope of monitoring,
Peraturan Otoritas Jasa perhitungan, dan pelaporan NSFR menjadi
the Regulation of the calculation, and reporting obligations of the
Keuangan Nomor 50/ berlaku untuk seluruh Bank Umum
Financial Services NSFR to all Conventional Commercial Banks
POJK.03/2017 tentang Konvensional (BUK), di mana sebelumnya
Authority Number (BUK), where previously BUKs included in the
Kewajiban Pemenuhan BUK yang termasuk kelompok bank
50/POJK.03/2017 core capital group 1 (KBMI 1) besides foreign
Rasio Pendanaan Stabil berdasarkan modal inti (KBMI) 1 selain bank
concerning the Obligation banks were not subject to the NSFR regulation.
Bersih (Net Stable asing tidak menjadi cakupan pengaturan
to Fulfill the Net Stable
Funding Ratio) Bagi Bank NSFR.
Funding Ratio (NSFR) for
Umum
Commercial Banks.
BANK SULSELBAR
338
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 339
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Perubahan Aturan Dampak
No.
Regulation Amendment Impact
Bertujuan untuk mencegah praktik
Regulation of the kecurangan dan menjaga kepercayaan Aims to prevent fraud practices and maintain
Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services masyarakat/pengguna laporan keuangan, public/user trust in financial reports, accelerate
Keuangan Republik
Authority of the Republic mempercepat deteksi dan penanganan the detection and resolution of banking issues
Indonesia Nomor 15
of Indonesia Number permasalahan bank oleh OJK, memperkuat by the Financial Services Authority (OJK),
Tahun 2024 tentang
15 of 2024 concerning input data dalam proses pengawasan enhance input data in the OJK supervisory
Integritas Pelaporan
the Integrity of Bank OJK; serta mempertegas sanksi dalam process; as well as strengthen sanctions related
Keuangan Bank.
Financial Reporting. hal terdapat kecurangan dalam proses to fraud in the financial reporting process.
pelaporan keuangan.
Circular Letter of the
Surat Edaran Otoritas
Financial Services SLIK menyediakan Informasi Debitur yang SLIK provides more comprehensive debtor
Jasa Keuangan Nomor
Authority Number lebih komprehensif guna mendukung LJK information to support financial service
11/SEOJK.01/2024
11/SEOJK.01/2024 dalam proses analisis penyediaan dana, institutions (LJK) in the process of fund
tentang Pelaporan dan
concerning Reporting manajemen risiko kredit atau pembiayaan provisioning analysis, credit risk management
Permintaan Informasi
and Request for Debtor dan/atau risiko asuransi atau penjaminan, or financing and/or insurance or guarantee
Debitur Melalui Sistem
Information through the serta kegiatan lainnya untuk mendukung risks, as well as other activities to support the
Layanan Informasi
Financial Information pelaksanaan kegiatan usaha pada LJK. implementation of business activities in LJK.
Keuangan
Service System.
Regulation of the
Peraturan Otoritas Jasa Financial Services
Keuangan Republik Authority of the Republic
Indonesia Nomor 11 of Indonesia Number
Penambahan pelapor, SLIK diharapkan dapat With the addition of reporters, SLIK is expected
Tahun 2024 Tentang 11 of 2024 concerning
menyediakan Informasi Debitur yang lebih to provide more comprehensive debtor
Perubahan Kedua Atas the Second Amendment
komprehensif guna mendukung LJK dalam information to support LJK in the process
Peraturan Otoritas to the Financial
proses analisis penyediaan dana, penerapan of fund provisioning analysis, credit risk
Jasa Keuangan Nomor Services Authority
manajemen risiko kredit atau pembiayaan management or financing and/or insurance
18/POJK.03/2017 Regulation Number
dan/atau risiko asuransi atau penjaminan, or guarantee risks, as well as other activities
Tentang Pelaporan dan 18/POJK.03/2017
serta kegiatan lainnya untuk mendukung to support the implementation of business
Permintaan Informasi concerning Reporting
pelaksanaan kegiatan usaha pada LJK activities in LJK.
Debitur Melalui Sistem and Request for Debtor
Layanan Informasi Information through the
Keuangan (SLIK) Financial Information
Service System (SLIK).
Regulation of the
Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services
Keuangan Nomor 13
Authority Number 13
Tahun 2024 tentang
of 2024 concerning Transparency and publication of the Base
Transparansi dan Transparansi dan Publikasi Suku Bunga
Transparency and Lending Rate for Conventional Commercial
Publikasi Suku Bunga Dasar kredit bagi Bank Umum Konvensional
Publication of Base Banks.
Dasar Kredit bagi Bank
Lending Rate for
Umum Konvensional
Conventional Commercial
(POJK SBDK BUK)
Banks (POJK SBDK BUK).
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih At the time of the financial statement issuance, the Bank is
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari penerapan currently assessing the potential impacts arising from the
peraturan-peraturan di atas serta pengaruhnya terhadap implementation of the aforementioned regulations and their
laporan keuangan. influence on the financial statements.
BANK SULSELBAR
339
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 340
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Changes in Accounting Policy
Laporan keuangan Bank telah disusun dan disajikan sesuai The Bank's financial statements have been prepared and
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang presented in accordance with the Financial Accounting Standards
meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) in Indonesia, which encompass the Statement of Financial
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Accounting Standards (PSAK) and the Interpretation of Financial
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Accounting Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK – IAI) dan Dewan Standar Standards Board - Indonesian Institute of Accountants (DSAK
Akuntansi Syariah – Ikatan Akuntan Indonesia (DSAS – - IAI) and the Sharia Accounting Standards Board - Indonesian
IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Institute of Accountants (DSAS - IAI), as well as the applicable
Peraturan No. VIII.G.7. Capital Market regulations, including Regulation No. VIII.G.7.
Berikut ini adalah standar, perubahan dan interpretasi yang The following standards, changes, and interpretations will be
berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2024: effective as of January 1, 2024:
a. Amendemen PSAK 201, “Penyajian Laporan Keuangan 1. Amendment to PSAK 201, “Presentation of Financial
tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”. Statements of Non-Current Liabilities with Covenants”: This
Amandemen ini diadopsi dari amandemen IAS 1, amendment adopts the changes from IAS 1, "Presentation
“Presentation of Financial Statements: Non-Current of Financial Statements: Non-Current Liabilities with
Liabilities with Covenants“. Amandemen ini mengatur Covenants". It stipulates that only covenants that an
bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas entity must comply with on or before the reporting date
pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan will influence the classification of current or non-current
mempengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau liabilities and their disclosure.
jangka panjang serta pengungkapannya.
b. Amendemen PSAK 116, “Sewa tentang Liabilitas Sewa 2. Amendment to PSAK 116, “Leases on Lease Liabilities in a
dalam Jual dan Sewa-Balik”. Amendemen ini diadopsi Sale and Leaseback”: This amendment is based on IFRS 16,
dari IFRS 16, “Lease: Lease Liability in a Sale and Leaseback "Leases: Lease Liability in a Sale and Leaseback". It regulates
“. Amandemen ini mengatur pengukuran selanjutnya the subsequent measurement of right-of-use assets and lease
untuk aset hak guna dan liabilitas sewa dari transaksi liabilities arising from sale and leaseback transactions.
jual dan sewa balik
c. Amandemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan 3. Amendments to PSAK 207, "Statement of Cash Flows"
Amandemen PSAK 107, “Instrumen Keuangan: and PSAK 107, "Financial Instruments: Disclosures about
Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan Supplier Finance Arrangements": These amendments adopt
Pemasok”. Amandemen ini diadopsi dari IAS 7, “Statement IAS 7, "Statement of Cash Flows," and IFRS 7, "Financial
of Cash Flows “ dan IFRS 7, “Financial Instruments: Instruments: Disclosure - Supplier Finance Agreements".
Disclosure - Supplier Finance Agreements “. Amandemen They clarify the disclosures related to supplier finance
ini menjelaskan pengungkapan terkait pengaturan arrangements.
pembiayaan pemasok.
d. Penyesuaian Tahunan 2024 atas PSAK 407, “Akuntansi 4. 2024 Annual Improvement to PSAK 407, "Accounting
Ijarah “. Penyesuaian ini menyelaraskan dan menjaga for Ijarah": This improvement aims to align and maintain
konsistensi pengaturan untuk pengakuan pendapatan consistency in the arrangements for revenue recognition and
dan penyajian ijarah atas jasa secara tidak langsung. the presentation of indirect Ijarah for services.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak The implementation of these standards does not result in
menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan significant changes to the Bank's accounting policies and does
BANK SULSELBAR
340
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 341
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
akuntansi bank dan tidak memiliki dampak yang material not materially impact the financial statements for the current or
terhadap laporan keuangan di periode berjalan atau tahun previous periods.
sebelumnya.
Standar Keuangan Baru New Financial Standards
DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru yang DSAK-IAI has issued several new standards relevant to Banks,
relevan untuk Bank, namun belum berlaku efektif untuk which will become effective for financial statements ending
laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2024.
2024.
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025: Effective on or after January 1, 2025:
a. PSAK 117, “Kontrak Asuransi”, yang diadopsi dari IFRS 1. PSAK 117, “Insurance Contracts”: Adopted from IFRS 17,
17, penerapan dini diperkenankan untuk entitas yang early application is permitted for entities that have also
juga telah menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115. implemented PSAK 109 and PSAK 115.
b. Amandemen PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Kurs 2. Amendment to PSAK 221, "The Effect of Foreign Exchange
Valuta Asing tentang Kekurangan Ketertukaran”. Rate Changes on Exchangeability Shortfalls": Early
Penerapan lebih dini diperkenankan. application
Saat ini Bank sedang mengevaluasi dan belum menetapkan is permitted.Currently, the Bank is evaluating the implementation
dampak dari penerapan standar tersebut serta pengaruhnya of the standard and has not yet determined its impact on the
pada laporan keuangan Bank. Bank's financial statements.
BANK SULSELBAR
341
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 342
Tingkat Kesehatan Bank
Bank Bank Soundness Assessment
Ketentuan Tingkat Kesehatan Bank Bank Bank Soundness Assessment Provisions
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank In conducting its operational activities, the Bank faces inherent
senantiasa dihadapkan pada risiko yang merupakan bagian risks associated with every activity, including credit risk, market
inheren dari setiap aktivitas, antara lain dalam bentuk risiko risk, liquidity risk, and operational risk. Consequently, effective
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional. Bank management is essential, along with integrated and
Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan Bank yang baik serta sustainable risk management practices.
pengelolaan risiko yang terintegrasi dan berkesinambungan.
Penerapan manajemen risiko di Bank mengacu pada The Bank’s implementation of risk management adheres
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 18/ to the Financial Services Authority Regulation (POJK)
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016, serta Surat Edaran No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016, and the
Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016 Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 34/
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. SEOJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
Bank telah menyusun Pedoman Sistem Operasional Management for Commercial Banks. The Bank has developed
Prosedur Manajemen Risiko dan secara berkesinambungan a Risk Management Procedure Operational System Guideline
melakukan sosialisasi kepada seluruh jajaran Bank agar and continuously communicates it across all levels of the
manajemen risiko dapat terimplementasi secara terintegrasi organization to ensure that risk management is integrated into
ke dalam suatu sistem pengelolaan risiko yang akurat dan a comprehensive and effective risk management system capable
komprehensif, serta mampu menganalisis dan mengelola of analyzing and managing all related risks.
seluruh risiko yang terkait.
Bank senantiasa melakukan penyesuaian, perbaikan, dan The Bank consistently makes adjustments, improvements, and
penyempurnaan terhadap pedoman penerapan manajemen refinements to the risk management implementation guidelines
risiko apabila terdapat perubahan atas ketentuan yang in response to changes in applicable regulations.
berlaku.
Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan To enhance the effectiveness of risk management, the Bank has
manajemen risiko, Bank telah melakukan upaya peningkatan undertaken initiatives to improve the capabilities and knowledge
kemampuan dan pengetahuan petugas melalui seminar, of its personnel through seminars, outreach programs, and
sosialisasi, dan partisipasi dalam program sertifikasi. Bank participation in certification courses. The Bank employs a series
telah memiliki serangkaian prosedur dan metodologi untuk of procedures and methodologies for identifying, measuring,
digunakan dalam melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring, and controlling risks inherent in its functional
pemantauan, dan pengendalian risiko yang melekat pada activities. Periodically, the Bank evaluates existing procedures
aktivitas fungsional Bank. Secara berkala, Bank melakukan and methodologies to further enhance the practice of risk
evaluasi terhadap prosedur dan metodologi yang ada untuk management implementation.
lebih menyempurnakan praktik penerapan manajemen
risiko.
BANK SULSELBAR
342
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 343
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tingkat Kesehatan Bank Sulselbar Bank Soundness Assessment of Bank
Tahun 2024 Sulselbar in 2024
Penilaian profil risiko per 31 Desember 2024 dan 2023 The risk profile assessment as of December 31 for the years 2024
sesuai matriks profil risiko yaitu sebagai berikut: and 2023, according to the risk profile matrix, is as follows:
Penilaian per posisi/Rating per position
No. Jenis risiko 31 Desember/December 31, 2024 31 Desember/December 31, 2023
Tingkat risiko Penilaian risiko Tingkat risiko Penilaian risiko
1 Kredit/Credit Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
2 Pasar/Market Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
3 Likuiditas/Liquidity Moderate Satisfactory Low to Moderate Fair
4 Operasional/Operational Moderate Fair Moderate Fair
5 Hukum/Law Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
6 Stratejik/Strategic Moderate Fair Moderate Fair
7 Kepatuhan/Obedience Moderate Fair Moderate Fair
8 Reputasi/Reputation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
9 Imbal Hasil/Yields Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
10 Investasi/Investation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
Penilaian komposit berdasarkan faktor penilaian dan The composite assessment, based on various factors and both
indikator kuantitatif maupun kualitatif, disimpulkan quantitative and qualitative indicators, concludes that the
peringkat risiko inherent adalah 2 (Low to Moderate). Hal ini inherent risk rating is 2 (Low to Moderate). This rating indicates
mengindikasikan bahwa kondisi bank tersebut secara umum that the overall condition of the bank is considered “Healthy.” The
“Sehat”. Bank memiliki kondisi keuangan dan operasional bank maintains strong financial and operational health, enabling
yang baik serta mampu menghadapi pengaruh negatif yang it to withstand significant negative impacts from changes in
signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal business conditions and other external factors.
lainnya.
BANK SULSELBAR
343
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 344
Informasi Kelangsungan Usaha
Business Continuity Information
Bank Sulselbar berupaya menjaga kelangsungan usaha Bank Sulselbar is committed to ensuring business continuity by
dengan memperhitungkan segala kondisi yang dihadapi considering all current and future conditions. The bank develops
saat ini maupun yang akan datang. Bank menyusun strategies aimed at achieving both short- and medium-term
strategi untuk target jangka pendek dan menengah. Bank objectives while also recognizing and documenting factors that
juga mempertimbangkan dan mencatat faktor-faktor may impact operations. Subsequently, the bank formulates
yang dapat mempengaruhi operasional Perusahaan, strategic actions to facilitate sustainable growth.
kemudian menentukan langkah strategis dalam mencapai
pertumbuhan berkelanjutan.
Hal-Hal yang Berpotensi Potential Threats to Business
Berpengaruh Signifikan Terhadap Continuity
Kelangsungan Usaha
Ancaman yang berpotensi berpengaruh terhadap The following threats have the potential to significantly impact
kelangsungan usaha Bank Sulselbar yaitu sebagai berikut: the continuity of Bank Sulselbar's operations:
• Pertumbuhan ekonomi nasional dan regional • National and regional economic growth
• Persepsi masyarakat terhadap produk dan jasa Bank • Public perception of Bank Sulselbar's products and services
Sulselbar
• Pertumbuhan dana pihak ketiga relatif terbatas • Limited growth of third-party
• Perkembangan bisnis berbasis digital dan fintech sulit • Unpredictable developments in digital and fintech-based
diperkirakan businesses
• Bank nasional dan fintech cenderung lebih agresif dalam • Increased aggressiveness of national banks and fintech firms
mengembangkan teknologi dan menawarkan produk in technology development and innovative
inovatif
• Regulasi yang semakin ketat dapat membatasi • Stricter regulations that may restrict banks' operational
fleksibilitas operasional bank
• Ditengah semakin terbukanya • Rising demands for
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat hal-hal yang Throughout 2024, there are no issues anticipated that could
berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan significantly impact the Company's business continuity in 2023
usaha Perusahaan pada tahun 2023 maupun tahun-tahun or subsequent years. The Company arrives at this conclusion
selanjutnya. Perusahaan meyakini hal ini berdasarkan: based on the following factors:
1. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh Paul 1. The financial statements prepared by Paul Hadiwinata,
Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan indicate that the
menyatakan bahwa laporan keuangan Perusahaan telah Company's financial statements fairly present, in all material
menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, respects, its financial position, performance, and cash flows
serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun for the year ended on that date, in accordance with Financial
yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Accounting Standards in Indonesia.
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;
2. Perusahaan berhasil membukukan Aset pada tahun 2. The Company successfully recorded assets of IDR 2,339,024
2023 sebesar Rp2.339.024 juta dengan laba setelah million in 2023, with a profit after tax of IDR 666,905
pajak sebesar Rp 666.905 juta. million.
BANK SULSELBAR
344
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 345
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
3. Rasio keuangan Perusahaan tahun 2023 menunjukkan 3. The Company's financial ratios for 2023 demonstrated
hasil positif sebagaimana dijelaskan pada sub bab Analisis positive results, as detailed in the sub-chapter on Analysis of
Kemampuan Membayar Utang, Tingkat Kolektibilitas Debt Repayment Ability, Receivables Collectibility Level, and
Piutang, dan Rasio Keuangan Lainnya. Other Financial Ratios.
4. Tidak terdapat gugatan hukum yang menuntut pailit 4. There are no ongoing bankruptcy proceedings against the
terhadap Perusahaan. Company.
Assessment Manajemen Atas Hal- Assessment of Management of Matters
Hal Yang Berpengaruh Signifikan That Significantly Impact Business
Terhadap Kelangsungan Usaha Continuity
Bank secara rutin melakukan penilaian terhadap Banks routinely evaluate issues related to their future business
permasalahan yang berkaitan dengan kelangsungan usaha continuity. This assessment is reflected in the Bank Bank
Bank di masa depan. Peringkat tersebut tercermin dari skor Soundness Assessment (TKB) composite score, which is
komposit Tingkat Kesehatan Bank (TKB) yang juga tergolong considered healthy. Based on the evaluation results, although
sehat. Berdasarkan hasil evaluasi, meskipun beberapa faktor several performance metrics have not been optimally achieved,
kinerja belum tercapai secara optimal, arahan strategis the Bank's accommodative strategic management direction will
manajemen Bank yang akomodatif akan memungkinkan enable it to mitigate risks that could materially affect financial
Bank untuk mengurangi risiko-risiko yang berdampak performance in 2024.
material terhadap kinerja keuangan pada tahun 2024.
Bank Sulselbar menganalisis apakah terdapat ketidakpastian Bank Sulselbar assesses whether there are material uncertainties
material sehubungan dengan peristiwa atau keadaan yang regarding events or circumstances that may raise significant
dapat menimbulkan keraguan material terhadap kemampuan doubts about the Bank's continued operation, in order to evaluate
Bank untuk terus beroperasi, guna menilai kekuatan dan its strengths and weaknesses. The Bank conducts assessments
kelemahan Bank. Kami melakukan penilaian dan analisis and analyses of its performance, mitigating risks and analyzing
terhadap kinerja Bank. Bank memitigasi hal tersebut dan the opportunities and threats faced by the institution by
menganalisis peluang dan ancaman yang dihadapi suatu comparing the external situation to its internal context.
perusahaan dengan melihat situasi eksternal perusahaan
dibandingkan dengan situasi internal perusahaan.
Manajemen Bank mengevaluasi kemampuan Bank dalam The Bank's management evaluates its ability to maintain business
menjaga kelangsungan usaha dan yakin bahwa Bank continuity and believes that it possesses the necessary resources
memiliki sumber daya untuk mempertahankan operasional to sustain operations in the future. Furthermore, management is
di masa depan. Selain itu, manajemen tidak mengetahui not aware of any material uncertainties that could cast doubt on
adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan the Bank's operational viability.
keraguan material terhadap kemampuan Bank untuk
mempertahankan operasionalnya.
Asumsi yang Digunakan Manajemen Assumptions Used by Management in
dalam Melakukan Penilaian Making Assessments
Manajemen menggunakan asumsi-asumsi dari berbagai Management employs assumptions from various internal and
sumber, baik internal maupun eksternal, di antaranya external sources in assessing the Bank's business continuity. Key
asumsi yang menjadi pertimbangan Bank dalam melakukan considerations include:
penilaian terhadap kelangsungan usaha Bank antara lain
adalah hal-hal berikut:
1. Tingkat kesehatan Bank yang meliputi penilaian terhadap • The Bank's health level, which encompasses an assessment
profil risiko, kinerja rentabilitas/earning, kapitalisasi of the risk profile, profitability/earnings performance,
BANK SULSELBAR
345
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 346
permodalan, serta penerapan Good Corporate Governance capitalization, and the implementation of Good Corporate
(GCG). Governance (GCG).
2. Analisis kondisi perekonomian global, nasional, maupun • Analysis of global, national, and regional economic
regional seperti indikator-indikator ekonomi seperti conditions, including economic indicators such as Gross
PDB (Produk Domestik Bruto), tingkat inflasi, nilai tukar, Domestic Product (GDP), inflation rates, exchange rates, and
dan harga minyak dunia. world oil prices.
3. Analisis daya saing yang meliputi matriks Strengths, • Competitiveness analysis encompasses the Strengths,
Weaknesses, Opportunities, and Challenges (SWOC), Weaknesses, Opportunities, and Challenges (SWOC)
analisis Segmentation, Targeting, and Positioning (STP), matrix, Segmentation, Targeting, and Positioning (STP)
serta analisis posisi Bank dalam menghadapi persaingan analysis, as well as an evaluation of the Bank's competitive
usaha serta data kinerja internal seperti laporan positioning and internal performance metrics, including
kinerja keuangan dan indikator pelaksanaan tata kelola financial performance reports and corporate Governance
perusahaan. implementation indicators.
Pandemi COVID-19 telah berdampak secara langsung The COVID-19 pandemic has directly and indirectly impacted
ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas the performance and capacity of debtors, particularly micro,
debitur termasuk debitur usaha mikro, kecil, dan menengah small, and medium enterprises (MSMEs), significantly affecting
(UMKM), sehingga berdampak siginifikan terhadap kinerja banking performance and the stability of the financial system,
perbankan dan stabilitas sistem keuangan yang dapat which, in turn, influences economic growth.
memengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Sejalan dengan hal kebijakan regulator tersebut, maka Bank In accordance with regulatory policies, the Bank has implemented
telah menerapkan kebijakan relaksasi kredit/pembiayaan a credit and financing relaxation policy for business sectors
bagi sektor usaha yang terdampak Covid-19, khususnya adversely affected by COVID-19, particularly targeting MSME
debitur UMKM. Selain dari pada itu, Sejalan dengan hal debtors.
kebijakan regulator tersebut, maka Bank telah menerapkan
kebijakan relaksasi kredit/pembiayaan bagi sektor usaha
yang terdampak Covid-19, khususnya debitur UMKM.
Selain itu, kapasitas sistem teknologi informasi bank Furthermore, the capacity of the Bank's information technology
membutuhkan penyesuaian dan penyelarasan terhadap systems requires adjustment and alignment with strategic plans
rencana strategis terkait dengan pengembangan bisnis pertaining to business development and scaling operations, as
dan peningkatan skala usaha, dan kewajiban pelaporan di well as meeting reporting obligations. Currently, the utilization
bank. Selain itu, belum optimalnya pemanfaatan teknologi of information technology to support the implementation of
informasi dalam mendukung pelaksanaan pengendalian internal controls over banking operations is not yet optimal.
internal terhadap aktivitas operasional bank.
Dengan kondisi external event yang bersifat low frequency In response to infrequent but high-impact external events, the
high impact maka bank telah menyusun kebijakan Business Bank has established a Business Continuity Management System
Continuity Management System (BCMS) untuk memitigasi (BCMS) policy to mitigate risks that may threaten the continuity
dampak risiko yang timbul yang dapat berdampak pada of the Bank's operations.
keberlangsungan usaha/operasional Bank.
Unit Usaha Syariah Sharia Business Unit
Selain beroperasi dalam melalui kantor cabang syariah, In addition to operating through Sharia branch offices, the Sharia
Unit Usaha Syariah PT Bank Sulselbar juga menjangkau Business Unit of PT Bank Sulselbar also serves customers via
nasabahnya melalui jaringan PT. Bank Sulselbar di Cabang the PT Bank Sulselbar network in Conventional Branches by
Konvensional dengan menerapkan pola Office Channeling implementing the Office Channeling model, commonly referred
BANK SULSELBAR
346
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 347
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
atau yang lazim disebut Konter Layanan Syariah (KLS), yaitu to as the Sharia Service Counter (KLS), which includes both
KLS Optimalisasi dan KLS Non-optimalisasi. Optimization KLS and Non-Optimization KLS.
Penguatan bisnis syariah Bank Sulselbar di tahun 2024 The strengthening of Bank Sulselbar's Sharia business in 2024, as
sebagaimana tertuang dalam Corporate Plan Bank Sulselbar outlined in the Bank's Corporate Plan and the Board of Directors'
dan Kebijakan Umum Direksi sejalan dengan dinamika General Policy, aligns with recent regulatory developments,
regulasi terbaru yakni : specifically:
• Kewajiban spin-off bagi Unit Usaha Syariah di tahun 2023 • The obligation for the spin-off of Sharia Business Units
sebagaimana di atur dalam pasal 68 Undang-Undang in 2023, as mandated by Article 68 of Law Number 21 of
Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah 2008 concerning Sharia Banking, which was repealed by
yang dihapus melalui Undang-undang nomor 4 Tahun Law Number 4 of 2023 regarding the Development and
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Strengthening of the Financial Sector.
Keuangan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 • Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 12
tahun 2023 tentang Unit Syariah. of 2023 concerning Sharia Units.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 2 • Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 2 of
tahun 2024 tentang Tata Kelola Bagi Bank Umum Syariah 2024 regarding Governance for Sharia Commercial Banks
(BUS) dan Unit Usaha Syariah (BUS) and Sharia Business Units
Di tahun 2024 telah dijalankan sebagai strategi penguatan In 2024, this regulation has been implemented as a strategy
bisnis Syariah antara lain Pemenuhan Ketentuan Penguatan to strengthen Sharia business, which includes the fulfillment
Bisnis Syariah Sebagaimana Diatur dalam Peraturan of Sharia Business Strengthening Provisions as outlined in the
Otoritas Jasa Keuangan, Penguatan Bisnis Syariah melalui Financial Services Authority Regulations, the enhancement
Program Sharia First, dan Penguatan Delivery Channel melalui of Sharia Business through the Sharia First Program, and the
Program Dual Banking Leverage Model (DBLM). improvement of Delivery Channels via the Dual Banking Leverage
Model (DBLM) Program.
Adapun langkah-langkah strategis unit usaha untuk The strategic initiatives of the business unit to realize the 2025
mewujudkan Strategic Plan Unit Usaha Syariah tahun 2025 Sharia Business Unit Strategic Plan are as follows:
yaitu sebagai berikut : • Fulfillment of Business Funds and Sharia Governance
• Pemenuhan Dana Usaha dan Tata Kelola Syariah • Strengthening the Dual Banking Leverage Model (DBLM)
• Penguatan Dual Banking Leverage Model (DBLM) • Sharia First Advanced Program
• Program Lanjutan Sharia First • Strengthening the Halal Business Cycle Strategy
• Penguatan Strategi Halal Business Cycle
BANK SULSELBAR
347
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 348
Kontribusi Kepada Negara
Contribution to the State
Kerangka Governansi, Pengelolaan Governance Framework, Management,
dan Pengendalian Aspek Perpajakan and Control of Tax Aspects
Sebagai wajib pajak badan dalam negeri, Bank Sulselbar As a domestic corporate taxpayer, Bank Sulselbar is eligible to
berhak memperoleh insentif dari pemerintah berupa receive incentives from the government in the form of tax relief.
keringanan pajak. Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah On October 29, 2021, the Government enacted Law of the
menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Republic of Indonesia No. 7 of 2021 concerning Harmonization
Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. of Tax Regulations. This regulation establishes the income tax
Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan bagi rate for domestic taxpayers and permanent establishments at
wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% 22%, effective for the 2022 tax year and beyond. Consequently,
yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. the previous tax rate of 20% is no longer applicable following the
Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar enactment of this Law.
20% tidak lagi berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.
Pendekatan perpajakan Bank Sulselbar didasarkan pada Bank Sulselbar's tax strategy is grounded in compliance with all
kepatuhan terhadap seluruh peraturan perpajakan yang relevant tax regulations. The bank formulates tax policies and
berlaku. Bank Sulselbar menyusun kebijakan dan strategi strategies that receive approval and are reviewed by the Director
perpajakan yang disetujui dan dikaji oleh Direktur Keuangan of Finance of the Ministry of Finance at the time of submitting
Kementerian Keuangan pada saat pelaporan SPT tahunan the annual corporate income tax return.
PPh badan.
Dalam pelaksanaan tata kelola dan pengontrolan pajak, To implement effective tax Governance and control, Bank
Bank Sulselbar menetapkan proses yang komprehensif dan Sulselbar establishes a comprehensive and structured process,
terstruktur, seperti: which includes:
1. Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab 1. A Governance body (executive) responsible for executing tax
untuk menerapkan strategi pajak. strategies.
2. Pendekatan terhadap pajak ditanamkan dalam 2. An integrated tax approach embedded within the company
perusahaan melalui tersedianya Standar Operasioal through the provision of Tax Standard Operating Procedures,
Prosedur Perpajakan, mengembangkan sistem aplikasi the development of application systems to facilitate tax
yang mengakomodir proses perpajakan, dan peningkatan processes, and the enhancement of tax awareness through
kesadaran perpajakan melalui sarana pelatihan dan training and outreach programs.
sosialisasi.
3. Mengidentifikasi, mengelola, dan memonitor risiko pajak 3. Identification, management, and monitoring of tax risks
melalui pemantauan dan rekonsiliasi berkesinambungan through ongoing monitoring and reconciliation conducted by
yang dilakukan oleh Grup Perpajakan dan unit kerja terkait. the Taxation Group and relevant work units.
Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal The primary stakeholder in taxation matters is the government
perpajakan adalah pemerintah melalui kantor pajak. Untuk through the tax office. Therefore, Bank Sulselbar prioritizes
itu, Bank Sulselbar senantiasa membina hubungan baik maintaining strong relationships with tax authorities and
dengan otoritas perpajakan. Bank Sulselbar menerapkan ensures compliance with all laws and regulations issued by these
kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundangan yang authorities. As Bank Sulselbar operates solely in Indonesia, tax
dikeluarkan oleh otoritas perpajakan. Bank Sulselbar hanya reporting is conducted exclusively for Indonesia.
beroperasi di Indonesia, untuk itu laporan perpajakan hanya
dilakukan untuk Indonesia.
BANK SULSELBAR
348
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 349
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Publikasi Pembayaran Pajak Tax Payment Publication
Sebagai bagian dari partisipasi dan peran nyata dalam In alignment with its commitment to national development,
mewujudkan pembangunan nasional, Bank Sulselbar Bank Sulselbar significantly contributes to the state through
memberikan kontribusi signifikan kepada negara dalam tax payments, reflecting the philosophy of tax law that views
bentuk pajak, selaras dengan falsafah undang-undang tax payment not merely as an obligation but as an active
perpajakan yang menekankan bahwa membayar pajak participation in national development.
bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi juga merupakan
partisipasi dalam pembangunan nasional.
Dalam kegiatan operasionalnya, Bank Sulselbar telah In its operational activities, Bank Sulselbar has consistently
menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau implemented Good Corporate Governance (GCG) with
Good Corporate Governance (GCG) secara transparan dan transparency and accountability, particularly in the management
akuntabel, terutama dalam pengelolaan hak dan kewajiban of its tax rights and obligations. These rights and obligations have
perpajakannya. Hak dan kewajiban perpajakan telah been fulfilled in accordance with applicable regulations.
dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setoran pajak yang dilakukan oleh bank Sulselbar selama For the year 2024, Bank Sulselbar's tax deposits include three
tahun 2024 terdiri atas tiga hal yaitu Pajak Dibayar dimuka components: Prepaid Tax amounting to IDR 40,393 million,
dengan total pembayaran mencapai Rp40.393 juta, Utang Tax Payable of IDR 26,632 million, and Estimated Income Tax
Pajak Rp.26.632 juta dan Estimasi beban pajak penghasilan Expense of IDR 120,864 million. These figures correlate with the
Rp120.864 juta, semuanya ini sesuai dengan pertumbuhan Bank's business growth, detailed in the table below:
bisnis Bank, yang detailnya dapat terlihat pada tabel dibawah
ini:
Growth 2024
Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Pajak Dibayar Dimuka Prepaid Tax
Tax Underpayment for Fiscal
SKPKB Tahun Fiskal 2016 - 47.253 47.256 -47.253 -100,00
Year 2016
Tax Underpayment for Fiscal
SKPKB Tahun Fiskal 2017 - 1.309 29.842 -1.309 -100,00
Year 2017
Tax Underpayment for Fiscal
SKPKB Tahun Fiskal 2020 9.462 0 0 9.462 0,00
Year 2020
Lebih Bayar Tahun Fiskal Tax Overpayment for Fiscal Year
30.931 30.931 0 0 0,00
2023 2023
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka 40.393 79.494 77.099 -39.101 -49,19 Total Prepaid Tax
Utang Pajak Tax Payable
Income Tax Article 4 Paragraph
PPh Pasal 4 ayat 2 5.159 5.548 4,800 -389 -7,01
2
PPh pasal 21 529 6.382 13.238 -5.853 -91,71 Income Tax Article 21
PPh pasal 23 400 319 284 81 25,39 Income Tax Article 23
PPh pasal 25 14.499 11.901 16.566 2.598 21,83 Income Tax Article 25
PPh pasal 29 5.868 0 22.890 5.868 0,00 Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 175 476 237 -301 -63,24 Value Added Tax
Jumlah 26.632 24.629 58.019 2.003 8,13 Total
BANK SULSELBAR
349
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 350
Growth 2024
Uraian 2024 2023 2022 Description
+/- %
Estimasi Beban Pajak Penghasilan Estimated Income Tax Expense
Beban Pajak Kini - 182.383 166.601 215.226 -348.984 -209,47 Current Income Tax Expense
Beban (Manfaat) Pajak
64.853 33980 2.049 30.873 90,86 Deferred Tax Expense (Benefit)
Tangguhan
Beban pajak sehubungan Tax Expense Related to Tax
- 3.334 0 10.656 -3.334 0,00
dengan SKP Assessment Letter (SKP)
Jumlah 120.864 200.581 227.932 -79.717 -39,74 Total
Kepatuhan Pembayaran Pajak Tax Payment Compliance
Selama tahun 2024, Bank Sulselbar selalu memenuhi Throughout 2024, Bank Sulselbar has consistently met its tax
kewajiban pembayaran pajak tepat waktu, termasuk PPh payment obligations punctually, including Employee Income
Karyawan, PPh Badan, PPN Masa dan Rampung, serta PBB. Tax, Corporate Income Tax, periodic and completed VAT, and
Selain itu, tidak terdapat keterlambatan dalam penyampaian PBB. Furthermore, there were no delays in the submission of tax
dokumen kewajiban perpajakan, baik SPT tahunan maupun obligation documents, both annual and monthly SPTs, nor in the
bulanan, serta tidak ada keterlambatan dalam penyampaian submission of documents to regulatory institutions throughout
dokumen kewajiban kepada lembaga regulator yang the year.
dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2024.
Keterlibatan pemangku kepentingan dan Stakeholder Engagement and Management
pengelolaan kepedulian yang berkaitan of Tax-Related Concerns
dengan pajak
Bank Sulselbar senantiasa mematuhi ketentuan Bank Sulselbar adheres strictly to payment provisions for both
pembayaran, baik untuk pajak maupun Penerimaan Negara taxes and Non-Tax State Revenue (PNBP). This compliance is
Bukan Pajak (PNBP). Hal ini dapat dibuktikan melalui proses evidenced by the periodic tax reporting inspections conducted
pemeriksaan pelaporan pajak secara berkala yang dilakukan by the Directorate General of Taxes of the Republic of Indonesia.
oleh Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia terhadap Additionally, the state receives taxes in accordance with
Bank Sulselbar. Selain itu, negara akan menerima pajak applicable regulations from the Bank, as well as from employees,
sesuai dengan regulasi yang berlaku, baik dari perusahaan suppliers, and contractors who benefit from its operations.
maupun dari karyawan, pemasok, serta kontraktor yang
menerima manfaat.
Bank Sulselbar juga melaksanakan kegiatan sosialisasi Bank Sulselbar conducts annual tax Socialization activities to
perpajakan minimal satu kali dalam setahun sebagai upaya enhance the understanding of employees, suppliers, contractors,
untuk meningkatkan pemahaman karyawan, pemasok, and other stakeholders regarding the company's tax management
kontraktor, serta para pemangku kepentingan lainnya practices.
tentang pengelolaan pajak yang dilakukan oleh perusahaan.
BANK SULSELBAR
350
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 351
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Larangan, Batasan Dan/Atau Hambatan Signifikan Untuk
Melakukan Penyediaan Dana Antara Bank Dan Entitas
Lain Dalam Suatu Kelompok Usaha
Prohibitions, Limitations, And/Or Significant Obstacles To Funding Between
Banks And Other Entities Within A Business Group
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank Sulselbar In its business operations, Bank Sulselbar has established policies
telah menetapkan kebijakan yang mencakup batasan dalam that outline limitations concerning fund transfer activities as
melakukan kegiatan transfer dana yang diuraikan sebagai follows:
berikut:
1. Bank Sulselbar tidak memiliki batasan dalam prosedur 1. Bank Sulselbar imposes no limitations on operational
operasional terkait transfer dana nasabah, baik transfer procedures related to customer fund transfers, including
masuk maupun keluar antar bank dan entitas lain both incoming and outgoing transfers between banks and
dalam satu kelompok usaha, sebagaimana diatur dalam other entities within a single business group, as specified in
Petunjuk Teknis Aktivitas Penempatan Dana PT Bank the Technical Instructions for Fund Placement Activities of
Sulselbar. PT Bank Sulselbar.
2. Bank Sulselbar mengacu pada Batas Maksimal 2. Bank Sulselbar adheres to the Maximum Credit Limit
Pemberian Kredit (BMPK) dan Placement Limit yang (BMPK) and Placement Limit defined by Risk Management
dibuat oleh Risk Management terkait dengan transfer concerning fund transfers for interbank placements from
dana untuk penempatan antar bank dari Bank Sulselbar Bank Sulselbar to other banks and entities within the same
ke bank lain dan entitas dalam satu kelompok usaha. business group.
3. Bank Sulselbar mengacu pada peraturan OJK dan 3. Bank Sulselbar complies with OJK regulations and fund
kebijakan manajemen dana terkait dengan transfer dana management policies regarding the transfer of investment
investasi pada surat-surat berharga yang dijual oleh funds in securities offered by other entities within a single
entitas lain dalam satu kelompok usaha. business group.
Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK) diatur dalam The Maximum Credit Limit (BMPK) is governed by Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38/ Services Authority Regulation (POJK) Number 38/
POJK.03/2019 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit POJK.03/2019, which pertains to the Maximum Credit Limit
dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum. Pada tahun and Provision of Large Funds for Commercial Banks. In the 2024
buku 2024, Bank mengungkapkan bahwa tidak terdapat financial year, the Bank reported no instances of exceeding the
pelampauan BMPK, termasuk penyaluran kredit kepada BMPK, including credit distribution to related parties. Related
pihak terkait. Pihak terkait adalah individu atau perusahaan parties are defined as individuals or companies that maintain a
yang memiliki hubungan pengendalian dengan Bank, baik controlling relationship with the Bank, either directly or indirectly,
secara langsung maupun tidak langsung, melalui hubungan through ownership, management, and/or financial relationships.
kepemilikan, pengurusan, dan/atau keuangan.
Bank Sulselbar telah memiliki kebijakan terkait penyediaan Bank Sulselbar maintains policies governing the provision of
dana kepada pihak terkait, penyediaan dana besar, dan/ funds to related parties, large fund allocations, and funding to
atau penyediaan dana kepada pihak lain yang memiliki other entities with vested interests in the Bank. These policies
kepentingan terhadap Bank. Kebijakan ini diatur dalam are outlined in the Credit Policy and Standard Procedure for
Kebijakan Perkreditan dan Standar Prosedur Penerapan the Implementation of Risk Management. Credit extended
Manajemen Risiko. Pemberian kredit kepada Direksi dan to the Board of Directors and Commissioners is classified as
Komisaris termasuk dalam kategori penyediaan kepada funding to related parties and requires approval from the Board
pihak terkait, dan hal ini wajib mendapatkan persetujuan of Commissioners. The provision of funding to related parties is
dari Dewan Komisaris. Pendanaan kepada pihak terkait regulated by the Financial Services Authority (OJK) along with
BANK SULSELBAR
351
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 352
telah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta the Company's guidelines, specifically the Minimum Credit
ketentuan Perseroan, yaitu Kebijakan Batas Minimum Limit Policy of Bank Sulselbar. The provisions and procedures
Pemberian Kredit Bank Sulselbar. Ketentuan dan prosedur for granting credit to the Board of Directors and Board of
pemberian kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris Commissioners align with those for prospective debtors of Bank
berlaku sama seperti pemberian kredit kepada calon debitur Sulselbar in general. Credit is extended in accordance with
Bank Sulselbar pada umumnya. Pemberian kredit dilakukan prevailing market interest rates and on an arm's length basis,
sesuai dengan bunga pasar (market rate) dan prinsip wajar while adhering to the principle of prudence.
(arm’s length basis) dengan tetap memperhatikan prinsip
kehati-hatian.
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
Spot and Derivatives Transactions
Selama tahun 2024 terdapat transaksi spot dan derivatif, In 2024, Bank Sulselbar engaged in spot and derivative
dikarenakan bank Sulselbar berstatus sebagai bank Devisa. transactions, given its status as a foreign exchange bank. The
Dalam melakukan usaha bisnisnya, bank melakukan transaksi Bank conducts transactions involving derivative financial
instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka instruments, including foreign exchange futures contracts,
mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot interest rate swaps, and spot transactions, to manage exposure
untuk mengelola eksposur pada risiko pasar seperti risiko to market risks such as currency risk and interest rate risk.
mata uang dan risiko tingkat suku bunga.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan posisi Derivative financial instruments are recognized in the statement
keuangan pada nilai wajar. Setiap kenaikan nilai wajar of financial position at fair value. Any increase in the fair value of
kontrak derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai a derivative contract is recorded as an asset if it holds a positive
wajar positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai fair value, and as a liability if it holds a negative fair value.
wajar negatif
Kontrak berjangka mata uang asing, swap mata uang asing Foreign currency futures contracts, foreign currency swaps,
dan cross currency swap dan tingkat suku bunga swap cross-currency swaps, and interest rate swaps are executed for
dilakukan untuk tujuan pendanaan dan perdagangan. both funding and trading purposes.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas As of the statement of financial position date, monetary assets
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata and liabilities denominated in foreign currencies are translated
uang rupiah dengan menggunakan JISDOR Bank Indonesia into rupiah using Bank Indonesia's JISDOR (Jakarta Interbank
(Jakarta Interbank Spot Dollar). Spot Dollar).
Berikut ini merupakan kurs mata uang asing utama yang The following are the major foreign currency exchange rates
digunakan untuk transaksi per tanggal 31 Desember selama utilized for transactions as of December 31 for the past three
tiga tahun terakhir: years:
Mata Uang 2024 2023 2022 Currency
1 Dolar Amerika Serikat 16.157 15.439 15.731 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Siangapura 11.890 11.712 11.659 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Riyal Saudi Arabia 4.300 4.111 4.143 1 Saudi Riyal (SAR)
BANK SULSELBAR
352
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 353
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Rasio Keuangan
Financial Ratios
Rasio keuangan merupakan alat yang digunakan untuk Financial ratios serve as essential tools for analyzing financial
menganalisis kondisi keuangan, kinerja perusahaan dan conditions, assessing company performance, and evaluating
kesehatan perusahaan. Terdapat beberapa indikator overall company health. The Indonesian Financial Services
rasio keuangan yang diwajibkan oleh badan otoritas jasa Authority mandates the disclosure of several financial ratio
keuangan Indonesia untuk dapat ditampilkan pada setiap indicators in each periodic financial report of financial
laporan keuangan periodik lembaga keuangan, berdasarkan institutions. Based on performance achievements in 2024, the
pencapaian kinerja ditahun 2024, maka didapatkan rasio- key financial ratios for Bank Sulselbar over the past five years are
rasio keuangan penting Bank Sulselbar selama lima tahun summarized in the table below:
terakhir sebagaimana tabel di bawah ini dengan rincian
sebagai berikut:
Growth
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Description
2023- 2020-
2024 2024
Permodalan Capital
CAR 28,94% 27,50% 27.54% 21,30% 24,03% 5,24% 4,76% CAR
Kualitas Aset Asset Quality
Aset produktif bermasalah
non-performing productive
terhadap total aset 1,73% 1.06% 0,81% 0,61% -100,00% -100,00%
assets to total assets
produktif
Aset produktif bermasalah
non-performing productive
dan aset non produktif
assets and non-performing
bermasalah terhadap total 1,59% 0.98% 0,73 0,24% -100,00% -100,00%
productive assets to total
aset produktif dan aset
assets
non produktif
NPL Gross 11,74% 2,16% 1.23% 0,92% 0,67% 443,34% 104,58% NPL Gross
NPL Net 0,74% 0.19% 0,02% 0,28% -100,00% -100,00% NPL Net
Rentabilitas Profitability
ROA 2,54% 2,91% 2.95% 3,09% 3,12% -12,71% -5,01% ROE
ROE 13,54% 15,44% 15.72% 17,47% 18,65% -12,31% -7,69% ROA
NIM 21,04% 6,06% 6.65% 6,66% 6,08% 247,22% 36,39% NIM
NPM 26,04% 25,72% 0,00% 23,94% -100,00% -100,00% NPM
BOPO 73,95% 71,40% 74.73% 70,97% 73,43% 3,57% 0,18% OEOI
CIR (Biaya terhadap
46,55% 48.83% 49,16% 51,18% -100,00% -100,00% CIR (Cost to Revenue)
Pendapatan)
CASA 53,95% 56.54% 55,00% 55,00% -100,00% -100,00% CASA
Likuiditas Liquidity
LDR 116,24% 111,24% 111.54% 114,19% 121,42% 4,49% -1,08% LDR
Penyangga Likuiditas Conventional
Makroprudensial (PLM) 26,88% 23,43% 11,54% 17,40% 0,00% 14,72% 15,60% Macroprudential Liquidity
konvensional Buffer (PLM)
Rasio Intermediasi Macroprudential
109,62% 103,80% 104.60% 105,70% 108,70% 5,61% 0,21%
Makroprudensial (RIM) Intermediation Ratio (RIM)
BANK SULSELBAR
353
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 354
Growth
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020 YoY CAGR Description
2023- 2020-
2024 2024
Solvabilitas Solvency
Rasio Liabilitas terhadap
541,28% 557.68% 556,59% 573,55% -100,00% -100,00% Liability to Equity Ratio
Ekuitas (DER)
Rasio Liabilitas terhadap
84,41% 84.80% 84,77% 85,15% -100,00% -100,00% Liabilities to Assets Ratio
Aset (DAR)
Kepatuhan Obedience
Persentase Pelanggaran Percentage of Related Party
0.00% 0,00% 0.00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Terkait LLL Violations
Persentase Pelanggaran Percentage of Non-Related
0.00% 0,00% 0.00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Tidak Terkait Party LLL Violations
Persentase Pelampauan Percentage of Exceeding the
0.00% 0,00% 0.00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Terkait LLL for Related Parties
Persentase Pelampauan Percentage of Exceeding the
0.00% 0,00% 0.00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
BMPK Pihak Tidak Terkait LLL for Unrelated Parties
Giro Wajib Minimum
Main Statutory Reserves for
Utama Rupiah 5,34% 6,89% 5.37% 3,61% 3,03% -22,50% 15,22%
Conventional Rupiah
konvensional
Giro Wajib Minimum Sharia Rupiah Statutory
5,68% 5,44% 7.32% 3,75% 4,01% 4,41% 9,09%
Utama Rupiah syariah Reserves
Giro Wajib Minimum Conventional Foreign
4,81% 4,16% 13.12% 19,84% 11,41% 15,63% -19,42%
Valuta Asing Currency Statutory Reserves
Posisi Devisa Netto (PDN) 5,90% 0,12% 0.06% 0,08% 0,01% 4818,98% 392,91% Net Open Position (GDP)
BANK SULSELBAR
354
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 355
Page 356
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance
Page 357
Page 358
Pencapaian dalam Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Accomplishments in the Implementation of Corporate Governance
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar berhasil menunjukkan In 2024, Bank Sulselbar successfully demonstrated a strong
komitmen yang kuat dalam penerapan Tata Kelola commitment to implementing Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), (GCG), which directly supports the improvement of the company’s
yang secara langsung mendukung peningkatan kinerja overall performance. Alignment between the Company and its
perusahaan secara keseluruhan. Keselarasan antara stakeholders fosters trust and a conducive work environment,
Perseroan dan para pemangku kepentingan menciptakan which encourages a culture of superior work and professionalism
kepercayaan serta lingkungan kerja yang kondusif, yang across all levels of the organization.
mendorong budaya kerja unggul dan profesionalisme di
seluruh lapisan organisasi.
Keberhasilan implementasi GCG sepanjang tahun 2024 The successful implementation of GCG in 2024 is reflected
tercermin dari pencapaian signifikan yang diraih oleh Bank in the significant achievements by Bank Sulselbar. In terms of
Sulselbar. Dari sisi kinerja, Bank mampu mempertahankan performance, the Bank was able to maintain stable Third Party
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang stabil, sekaligus Fund growth, while strengthening its position as a market leader
memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar (market in the South Sulawesi region and West Sulawesi.
leader) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Pencapaian ini diperkuat oleh hasil operasional yang This achievement is reinforced by satisfactory operational results
memuaskan dan pengakuan dalam bentuk berbagai and recognition in the form of various prestigious awards, both
penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun at the national and regional levels. With this achievement,
regional. Dengan pencapaian ini, Bank Sulselbar semakin Bank Sulselbar has further consolidated its position in the face
mengukuhkan posisinya di tengah persaingan global dan of global competition and opened up opportunities for further
membuka peluang untuk pertumbuhan lebih lanjut di masa growth in the future. Consistent GCG implementation is a strong
mendatang. Implementasi GCG yang konsisten menjadi foundation for the sustainability of the company’s business.
fondasi yang kuat bagi keberlanjutan bisnis perusahaan.
Roadmap Tata Kelola Perseroan
GCG Roadmap
Roadmap Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar yang Baik The Good GCG Roadmap of Bank Sulselbar is the main strategy
merupakan strategi utama dan tonggak pelaksanaan Tata and milestone for the implementation of Good Corporate
Kelola Perusahaan yang Baik. Tujuan dari roadmap ini adalah Governance. The purpose of this roadmap is to achieve
untuk mencapai tata kelola perusahaan yang berkelanjutan sustainable corporate Governance by integrating aspects of
dengan mengintegrasikan aspek kepatuhan, pengendalian compliance, internal control, risk management, and Corporate
internal, manajemen risiko, dan tanggung jawab sosial Social Responsibility.
perusahaan.
BANK SULSELBAR
358
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 359
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tahapan dalam Roadmap Tata Kelola Perusahaan Bank
Sulselbar yang Baik adalah sebagai berikut:
Tahapan Implementasi Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Implementation Stages
Bank Sulselbar telah memulai tahapan implementasi tata Bank Sulselbar has started the implementation stages of
kelola perusahaan yang mencakup Strategi Implementasi, corporate Governance which include Implementation Strategy,
Kesadaran Tata Kelola Perusahaan, Implementasi Tata Kelola Corporate Governance Awareness, Corporate Governance
Perusahaan, Pemantauan, Penilaian Tata Kelola Perusahaan, Implementation, Monitoring, Corporate Governance Assessment,
serta Pelaporan dan Pengungkapan. and Reporting and Disclosure.
Tahapan implementasi tata kelola perusahaan di Bank The corporate Governance implementation stages at Bank
Sulselbar dapat dijelaskan sebagai berikut: Sulselbar include:
Tahapan
Implementasi Uraian Description
Stage
Perlindungan terhadap hak pemegang saham. Protection of Shareholder Rights
• Optimalisasi peran dan fungsi Dewan Komisaris, - Optimization of the roles and responsibilities of the
Direksi, dan Anggota Komite. BOC’s, Board of Directors, and Committee Members.
Strategi • Peningkatan fungsi manajemen risiko dan - Enhancement of risk management and internal control
Implementasi pengendalian internal. functions.
• Meningkatkan efektivitas penanganan pengaduan - Improvement in the effectiveness of customer complaint
nasabah. resolution.
• Peningkatan fungsi kepatuhan. - Strengthening of compliance functions.
Awareness bertujuan untuk memperkenalkan dan
memberikan pemahaman awal tentang pentingnya The awareness stage aims to introduce and provide an
implementasi Tata Kelola Perusahaan bagi karyawan, initial understanding of the importance of implementing
sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam Corporate Governance to employees, fostering shared
menerapkan tata kelola bank yang berkelanjutan. Kegiatan awareness for sustainable bank Governance. Awareness
awareness dilaksanakan mulai dari karyawan baru melalui activities are provided to both new employees through
Awarenes
Pendidikan Dasar Perbankan hingga karyawan lama. Basic Banking Education and to existing staff. The
Pelaksanaan program awareness Tata Kelola Perusahaan implementation of Bank Sulselbar’s Corporate Governance
Bank Sulselbar tersebut didokumentasikan dalam bentuk Awareness Program is documented in formal reports as
laporan formal sebagai bukti kegiatan assessment Tata evidence for the Corporate Governance Assessment and
Kelola Perusahaan Bank Sulselbar dan penyusunan Annual Report preparation.
Laporan Tahunan.
BANK SULSELBAR
359
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 360
Tahapan
Implementasi Uraian Description
Stage
Kegiatan implementasi Tata Kelola Perusahaan Bank Bank Sulselbar’s Corporate Governance
Sulselbar tersebut berupa: implementation activities include:
• Menyusun dan menyempurnakan berbagai kebijakan - Developing and enhancing various bank management
serta prosedur pengelolaan bank, mencakup bidang policies and procedures in areas such as funding, lending,
dana, kredit, dan pengendalian internal. and internal control.
• Menata struktur organisasi yang sejalan dengan - Structuring the organization to align with corporate
praktik tata kelola perusahaan untuk meningkatkan Governance practices by establishing the Anti-Fraud
kinerja bank, dengan membentuk satu unit setingkat Team as a sub-division directly reporting to the President
Sub Divisi, yaitu Tim Anti Fraud. Director.
• Unit ini bertanggung jawab langsung kepada - This aims to strengthen internal control, manage fraud
Direktur Utama dengan tujuan memperkuat risks, and separate the Secretariat and Public Relations
sistem pengendalian internal bank, yang dalam functions into the Secretariat & Protocol Department and
penerapannya mencakup sistem pengendalian the Public Relations Team.
fraud, serta memisahkan fungsi kesekretariatan dan - Fostering an ethical and responsible work culture,
humas pada Divisi Sekretaris Perusahaan menjadi including preparing and regularly updating the
Departemen Sekretariat & Protokoler dan Tim Statements of Independence for the Board of Directors
Humas. and the Board of Commissioners, and coordinating the
• Menciptakan dan membangun iklim budaya signing of the Code of Conduct Compliance Statement.
kerja yang etis dan bertanggung jawab, termasuk - Establishing a fraud control system policy, including a
menyusun dan memperbarui secara berkala whistleblowing protection mechanism.
Surat Pernyataan Independensi Direksi dan - Following up on the recommendations from the Corporate
Dewan Komisaris, serta mengkoordinasikan Governance Self-assessment and evaluating actions
Implementasi penandatanganan Pernyataan Kepatuhan terhadap taken on previous recommendations.
Pedoman Etika Perusahaan (Code of Conduct). - Promoting compliance culture and Corporate Governance
• Bank Sulselbar telah merancang kebijakan sistem practices to employees and stakeholders, along with
pengendalian kecurangan, termasuk sistem Perlin communicating related policies, programs, and activities.
Dungan terhadap pelaporan pelanggaran. - Disseminating Corporate Governance practices through
• Melaksanakan tindak lanjut rekomendasi Self- various channels, including print and digital media.
assessment Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar - All implementation efforts are documented as formal
serta evaluasi tindak lanjut rekomendasi Self- reports and serve as evidence for the Bank’s Corporate
assessment sebelumnya. Governance Assessment and Annual Report.
• Mensosialisasikan budaya kepatuhan terhadap
penerapan Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar di
seluruh karyawan dan pemangku kepentingan, serta
mengkomunikasikan berbagai kebijakan, program,
dan kegiatan terkait Tata Kelola Perusahaan Bank
Sulselbar.
• Membangun sosialisasi Tata Kelola Perusahaan
melalui berbagai media, baik cetak maupun
elektronik.
• Pelaksanaan sosialisasi Tata Kelola Perusahaan Bank
Sulselbar didokumentasikan dalam bentuk laporan
formal sebagai bukti yang nantinya diperlukan
dalam kegiatan Assessment Tata Kelola Perusahaan
Bank Sulselbar serta penyusunan Laporan Tahunan.
BANK SULSELBAR
360
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 361
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tahapan
Implementasi Uraian Description
Stage
Dewan Komisaris mengawasi efektivitas implementasi The Board of Commissioners monitors the effectiveness of
Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar oleh Direksi the implementation of Corporate Governance by the Board
melalui Komite Audit. Direksi bertanggung jawab untuk of Directors through the Audit Committee. The Board of
memastikan dan memonitor pelaksanaan Tata Kelola Directors is responsible for ensuring proper implementation
Perusahaan Bank Sulselbar sesuai dengan strategi yang of Corporate Governance in line with the approved strategy,
telah ditetapkan, mulai dari tahap sosialisasi hingga from awareness to reporting.
pelaporan.
Monitoring
Proses pemantauan implementasi dilakukan untuk Monitoring is carried out in coordination with relevant
memastikan keberhasilan pelaksanaannya dengan stakeholders. All monitoring activities are documented
berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan. as formal reports to support the Corporate Governance
Pelaksanaan pemantauan terhadap Tata Kelola Assessment and Annual Report preparation.
Perusahaan Bank Sulselbar didokumentasikan dalam
bentuk laporan formal sebagai bukti kegiatan Penilaian
Tata Kelola Perusahaan Bank Sulselbar serta untuk
penyusunan Laporan Tahunan.
Pihak Eksternal (Pihak Independen) External Assessment (Independent Parties):
Hingga tahun 2024, Bank Sulselbar belum melibatkan Until 2024, Bank Sulselbar has not engaged external parties
pihak eksternal untuk menilai penerapan Tata Kelola yang for Corporate Governance assessment.Self-assessment:Bank
Baik di perusahaan. Sulselbar conducts periodic Corporate Governance Self-
assessments in accordance with the Bank Soundness
Self Assessment Assessment schedule (twice per year).
Bank Sulselbar secara berkala melakukan penilaian
penerapan Tata Kelola Perusahaan melalui metode Self These assessments also refer to:-
Assessment, sesuai dengan periode laporan penilaian Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 55/
Assesment Tingkat Kesehatan Bank, yaitu dua kali setahun. Selain POJK.03/2016 dated December 7, 2016- OJK Circular
itu, Bank Sulselbar juga melaksanakan penilaian terhadap Letter No. 13/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan berdasarkan concerning the Implementation of Corporate Governance
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.03/2016 for Commercial Banks- OJK Regulation No. 17 of 2023
tanggal 7 Desember 2016, serta Surat Edaran Otoritas concerning Governance Implementation for Commercial
Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret Banks.
2017 mengenai Penerapan Tata Kelola Perusahaan bagi
Bank Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
bagi Bank Umum.
BANK SULSELBAR
361
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 362
Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Basis of Implementation Corporate Governance
Dasar penerapan Tata Kelola yang Baik di lingkungan Bank The basis for the implementation of Good Governance in Bank
Sulselbar merujuk pada berbagai ketentuan, peraturan, dan Sulselbar refers to various relevant provisions, regulations,
perundang-undangan yang relevan serta mengacu pada and laws and refers to GCG guidelines issued by national and
pedoman GCG yang diterbitkan oleh institusi nasional international institutions. Some of the legal reference bases in the
maupun internasional. Beberapa dasar rujukan hukum dalam implementation of GCG Bank Sulselbar are as follows:
penerapan GCG Bank Sulselbar adalah sebagai berikut:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1. Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1992
1992 tentang Perbankan, yang telah beberapa kali concerning Banking, which has been amended several times,
diubah, terakhir dengan Undang-Undang Republik most recently by Law of the Republic of Indonesia Number
Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Creation to Become Law, along with its amendments.
Undang-Undang, beserta perubahannya.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2. Law of the Republic of Indonesia Number 31 of 1999
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, concerning the Eradication of Criminal Acts of Corruption,
yang telah dicabut sebagian dengan Undang-Undang which has been partially revoked by Law of the Republic of
Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Indonesia Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code,
Undang-Undang Hukum Pidana, beserta perubahannya. and its amendments.
3. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang 3. Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas, yang telah beberapa kali diubah, Companies, which has been amended several times, most
terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia recently by Law of the Republic of Indonesia Number 6 of
Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation to
2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, Become Law, along with its amendments.
beserta perubahannya. 4. Corruption Eradication Commission Regulation Number 2 of
4. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 2019 concerning Reporting of Gratification.
Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi. 5. Corruption Eradication Commission Regulation Number
5. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 of 2016 concerning Procedures for Registration,
07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Announcement, and Examination of State Officials’ Wealth,
Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan and its amendments.
Penyelenggara Negara, beserta perubahannya. 6. Financial Services Authority Regulation Number 45/
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/ POJK.03/2015 concerning the Implementation of
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Governance in the Provision of Remuneration for Commercial
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, beserta Banks, and its amendments.
perubahannya. 7. Financial Services Authority Regulation Number 55/
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ POJK.04/2015 concerning the Establishment and Guidelines
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman for Implementing the Work of the Audit Committee, and its
Pelaksanaan Kerja Komite Audit, beserta perubahannya. amendments.
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/ 8. Financial Services Authority Regulation Number 4/
POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan POJK.03/2016 concerning Assessment of the Soundness
Bank Umum, beserta perubahannya. Rating of Commercial Banks, and its amendments.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/ 9. Financial Services Authority Regulation Number 5/
POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank, beserta POJK.03/2016 concerning Bank Business Plans, and its
perubahannya. amendments.
BANK SULSELBAR
362
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 363
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ 10. Financial Services Authority Regulation Number 18/
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko POJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
bagi Bank Umum, beserta perubahannya. Management for Commercial Banks, and its amendments.
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/ 11. Financial Services Authority Regulation Number 27/
POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan POJK.03/2016 concerning the Fit and Proper Assessment
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, for Main Parties of Financial Services Institutions, and its
beserta perubahannya. amendments.
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/ 12. Financial Services Authority Regulation Number 37/
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi POJK.03/2019 concerning Transparency and Publication of
Laporan Bank, beserta perubahannya. Bank Reports, and its amendments.
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ 13. Financial Services Authority Regulation Number 11/
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal POJK.03/2016 concerning the Minimum Capital Provision
Minimum Bank Umum, beserta perubahannya. Obligation for Commercial Banks, and its amendments.
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 14. Financial Services Authority Regulation Number 17 of
2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, 2023 concerning the Implementation of Governance for
beserta perubahannya. Commercial Banks, and its amendments.
15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 Tahun 15. Financial Services Authority Regulation Number 8 of 2023
2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, concerning the Implementation of Anti-Money Laundering,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Prevention of Terrorism Financing, and Prevention of
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Proliferation Funding of Weapons of Mass Destruction
Sektor Jasa Keuangan, beserta perubahannya. Programs in the Financial Services Sector, and its amendments.
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46/ 16. Financial Services Authority Regulation Number 46/
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan POJK.03/2017 concerning the Implementation of the
Bank Umum, beserta perubahannya. Compliance Function of Commercial Banks, and its
amendments.
17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ 17. Financial Services Authority Regulation Number 1/
POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern POJK.03/2019 concerning the Implementation of Internal
pada Bank Umum, beserta perubahannya. Audit Functions in Commercial Banks, and its amendments.
18. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/ 18. Circular Letter of the Financial Services Authority Number 39/
SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan SEOJK.03/2016 concerning the Fit and Proper Assessment
Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, for Prospective Controlling Shareholders, Prospective
Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Members of the Board of Directors, and Prospective Members
Komisaris Bank. of the Board of Commissioners of Banks.
19. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ 19. Financial Services Authority Circular Letter Number 13/
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi SEOJK.03/2017 concerning Implementation of Governance
Bank Umum. for Commercial Banks.
20. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ 20. Circular Letter of the Financial Services Authority Number
SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan 14/SEOJK.03/2017 concerning the Assessment of the
Bank Umum. Soundness Rating of Commercial Banks.
21. Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi 21. Articles of Association of PT Bank Pembangunan Daerah
Selatan & Sulawesi Barat, beserta perubahannya. Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat, and its amendments.
Selain peraturan perundang-undangan di atas, Bank In addition to the above laws and regulations, Bank Sulselbar
Sulselbar juga mengadopsi standar tata kelola yang also adopts Governance standards developed by the National
dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance Committee for Governance Policy (KNKG) regarding the
(KNKG) mengenai Pedoman GCG Indonesia dan Pedoman Indonesian GCG Guidelines and the Indonesian Banking GCG
GCG Perbankan Indonesia. Guidelines.
BANK SULSELBAR
363
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 364
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Structure and Mechanism Corporate Governance
Struktur Organ Perusahaan Company Organ Structure
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Based on the Law of the Republic of Indonesia Number 40 of
40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT), Organ 2007 concerning Limited Liability Companies (UUPT), the
Perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham Company Organs consist of the General Meeting of Shareholders
(RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Sistem kepengurusan (GMS), the Board of Commissioners and the Board of Directors.
menganut sistem dua badan (two tier system), yaitu Dewan The management system adopts a two-tier system, namely the
Komisaris dan Direksi, yang memiliki wewenang dan Board of Commissioners and the Board of Directors, which have
tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing clear authority and responsibility according to their respective
sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan functions as mandated in the Articles of Association and laws
peraturan perundang-undangan. Bank Sulselbar juga and regulations. Bank Sulselbar also has supporting organs
memiliki organ penunjang baik di bawah Dewan Komisaris both under the Board of Commissioners and the Board of
dan Direksi dalam rangka mendukung efektivitas tugas dan Directors in order to support the effectiveness of the duties and
tanggung jawab Organ Utama. responsibilities of the Main Organs.
Struktur Organ Perusahaan disajikan dalam bagan di bawah The Company's Organ Structure is presented in the chart below.
ini.
Prinsip
Tata Kelola Penanggung Independensi
Transparansi Akuntabili Jawab Kewajaran
Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang
Saham
Organ
Utama Dewan
Komisaris
Direksi
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Komite Pemantau Komite di Bawah Divisi Kepatuhan
Komite Audit Risiko Direksi & APU PPT
Komite Remunerasi Komite Manajemen
& Nominasi Komite ALCO Divisi Manajemen
Risiko Risiko
Organ
Pendukung Komite Manajemen Corporate
Kepegawaian Komite TI
Security
Komite Kebijakan Divisi Audit
Komite Kredit Kredit Internal
Komite Produk &
Jaringan
Pemangku
Kepentingan Nasabah Pegawai Komunitas
BANK SULSELBAR
364
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 365
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Governance Soft Structure Governance Governance Framework
Selain struktur Organ Perusahaan, Bank Sulselbar juga In addition to the Company Organ structure, Bank Sulselbar also
telah memiliki Governance soft structure yang merupakan has a Governance soft structure which is the provisions that have
ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh Direksi been set by the Board of Directors in order to implement GCG
guna mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG pada principles at all levels of the organization. In its implementation,
seluruh jenjang organisasi. Dalam pelaksanaannya, Bank Bank Sulselbar has had various policies/guidelines in carrying out
Sulselbar telah memiliki berbagai kebijakan/pedoman its functions and duties which are called the Bank’s Governance
dalam menjalankan fungsi dan tugasnya yang disebut infrastructure. The objectives of building the Bank’s Governance
dengan infrastruktur tata kelola Bank. Tujuan membangun infrastructure include the following.
infrastruktur tata kelola Bank antara lain sebagai berikut.
Tanggal
No. Pedoman Guidelines Gu Nomor Pedoman Judul
Pengesahan
1 Anggaran Dasar Articles of Association Corsec
Pedoman Kerja Dewan Board of Commissioners Work SK/012/DK-
2. 22 Oktober 2021
Komisaris Guidelines BSSB/X/2021
Board of Directors Work SK/090/DIR/K/ 30 Desember Bpp Tata Kerja
3. Pedoman Kerja Direksi
Guidelines XII/2021 2021 Direksi
Board of Commissioners
Pedoman Pelaksanaan Komite SK/048/DIR/ Sop Komite Komisaris
4. Committee Implementation 15 Oktober 2024
Dewan Komisaris K/X/2024 Dan Direksi
Guidelines
Pedoman Pelaksanaan Conflict of Interest SK/075/DIR/K/ 23 Desember Sop Benturan
5.
Benturan Kepentingan Implementation Guidelines XII/2022 2022 Kepentingan
Pedoman Pelaksanaan Compliance Implementation SK/074/DIR/K/ 30 Desember Sop Fungsi
6.
Kepatuhan Guidelines XII/2022 2022 Kepatuhan
Pedoman Pelaksanaan
Perlindungan dan Customer Complaints Protection SK/039/DIR/K/ Bpp Pelindungan
7. 30 Agustus 2024
Penyelesaian Pengaduan and Resolution Guidelines VIII/2024 Konsumen
Nasabah
Pedoman Pelaksanaan
Bank Strategic Plan and Business SK/027/DIR/K/
8. Penyusunan Rencana Strategis 10 Februari 2023 Sop Rbb Rkat
Plan Implementation Guidelines II/2023
dan Rencana Bisnis Bank
Pedoman Pelaksanaan Anti-Fraud Strategy SK/068/DIR/K/ 30 Desember
9.
Penerapan Strategi Anti Fraud Implementation Guidelines XII/2024 2024
Pedoman Pelaksanaan
Sustainable Finance
10. Penerapan Keuangan Wait bahrun
Implementation Guidelines
Berkelanjutan
Pedoman Pelaksanaan Social and Environmental
11. Tanggung Jawab Sosial dan Responsibility Implementation
Lingkungan Guidelines
12. Komite Direksi Board of Directors Committee corsec
Kebijakan Produk dan Internal Audit Product and SK/077/DIR/K/
13. 28 Juni 2019 Bpp Panduan Audit
Aktivitas Audit Intern Activity Policy VI/2019
Kebijakan Produk Aktivitas Risk Management Product SK/039/DIR/K/ Buku I Kebijakan
14. 30 April 2019
Manajemen Risiko Activity Policy IV/2019 Manajemen Risiko
Kebijakan Produk Aktivitas
Credit or Financing Product SK/005/DIR/
15. Perkreditan atau Pembiayaan 31 Januari 2022 Bpp Perkreditan
Activity Policy (KPA PAP) K/I/2022
(KPA PAP)
Kebijakan Produk dan
Information Technology Product SK/003/DIR/
16. Aktivitas (KPA) Teknologi 06 Januari 2023 Bpp Smki
and Activity Policy (KPA) K/I/2023
Informasi
BANK SULSELBAR
365
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 366
Tanggal
No. Pedoman Guidelines Gu Nomor Pedoman Judul
Pengesahan
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure
17. (SOP) Penilaian Tingkat (SOP) for Bank Soundness Rating
Kesehatan Bank Assessment
Changes to Standard Operating
Perubahan Standard Operating
Procedure (SOP) for Selection
Procedure (SOP) Pemilihan
and/or Replacement of Members SK/017/DK-
18. dan/atau Penggantian Anggota
of the Board of Commissioners BSSB/2020
Dewan Komisaris dan Anggota
and Members of the Board of
Direksi
Directors
SOP Pemilihan dan/atau SOP for Selection and/or
Penggantian Anggota Komite Replacement of Members of SK/003/DK-
19.
Dewan Komisaris (Pihak the Board of Commissioners BSSB/2020
Independen) Committee (Independent Party)
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure SK/026/DIR/
20. 25 Mei 2021 Sop Panduan Audit
(SOP) Aktivitas Audit Internal (SOP) Internal Audit Activities K/V/2021
Tata Kelola
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure
Pemberian
Penetapan Tata Kelola for Determining Governance for SK/136/DIR/K/ 31 Desember
21. Remunerasi Bagi
Pemberian Remunerasi Bagi Remuneration for Management XII/2019 2019
Direksi Dekom Dan
Pengurus Beserta Fasilitasnya and Its Facilities
Pegawai
Tata Kelola
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure Pemberian
SK/136/DIR/K/ 31 Desember
22. (SOP) Sistem Grading dan (SOP) for Grading and Remunerasi Bagi
XII/2019 2019
Remunerasi Remuneration System Direksi Dekom Dan
Pegawai
Bpp Pengendalian
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure SK/001/DIR/ Internal Dalam
23. 09 Januari 2025
(SOP) Pelaporan Keuangan (SOP) for Financial Reporting K/I/2025 Proses Pelaporan
Keuangan
Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure
24.
(SOP) Investor Management (SOP) for Investor Management
Petunjuk Teknis Self Technical Instructions for Self-
25.
Assessment Tata Kelola Bank assessment of Bank Governance
Technical Instructions for
Petunjuk Teknis Pelaksanaan
26. Implementing Investor
Tugas Manajemen Investor
Management Tasks
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Mechanism
Pemegang Saham Shareholders
Dalam pengambilan keputusan Rapat Umum Pemegang In making decisions at the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS), para pemegang saham diwajibkan untuk (GMS), shareholders are required to consider the interests of
mempertimbangkan kepentingan pemangku kepentingan other stakeholders in order to maintain the principles of Good
lainnya guna menjaga prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Corporate Governance. Shareholders are individuals or legal
Baik (Good Corporate Governance). Pemegang saham adalah entities that have been legally registered as shareholders in
individu atau badan hukum yang telah terdaftar secara the Company's Shareholders Register. As capital owners, they
sah sebagai pemilik saham dalam Daftar Pemegang Saham exercise their rights and responsibilities based on the principle
Perusahaan. Sebagai pemilik modal, mereka melaksanakan of fairness, in accordance with the Articles of Association and
hak dan tanggung jawabnya berdasarkan prinsip kewajaran applicable laws and regulations.
(Fairness), sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
BANK SULSELBAR
366
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 367
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Sulslebar As a Regional Development Bank (BPD), Bank Sulslebar issues
menerbitkan dua jenis saham untuk mendukung operasional two types of shares to support the company's operations
dan pengelolaan perusahaan, selaras dengan peraturan and management, in line with applicable regulations and to
yang berlaku serta berkontribusi terhadap pembangunan contribute to economic development in the South Sulawesi and
ekonomi di Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. West Sulawesi regions.
Hak Pemegang Saham Shareholder Rights
Mengacu pada anggaran perusahaan, Hak Pemegang saham Referring to the company's budget, the rights of shareholders are
adalah sebagai berikut : as follows:
1. Pemegang saham seri A, mempunyai hak : 1. Holders of series A shares have the rights to:
a. Mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang a. Casting votes at the General Meeting of Shareholders;
saham;
b. Memiliki hak suara khusus dalam mengajukan usul b. Have special voting rights in submitting proposals for
pencalonan anggota Direksi dan Dewan Komisaris nomination of members of the Company's Board of
Perseroan; Directors and Board of Commissioners;
c. Menerima dividen didahulukan dari pemegang c. Receive dividends first from series B shareholders;
saham seri B;
d. Menerima sisa kekayaan hasil likuidasi didahulukan d. Receiving remaining assets resulting from liquidation
daripada pemegang saham seri B; takes priority over series B shareholders;
2. Pemegang saham seri B, mempunyai hak : 2. Holders of series B shares have the rights:
a. Mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang a. Casting votes at the General Meeting of Shareholders;
Saham;
b. Menerima dividen; b. Receive dividends;
c. Menerima sisa kekayaan hasil likuidasi. c. Receive the remaining assets resulting from liquidation.
Pemegang Saham juga memiliki wewenang, antara lain: Shareholders also have the following authorities:
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan 1. Appoint and dismiss members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi. and Board of Directors.
2. Melakukan evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan 2. Conduct performance evaluations of the Board of
Direksi. Commissioners and Board of Directors.
3. Memberhentikan sementara anggota Direksi. 3. Temporarily suspend members of the Board of Directors.
4. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Bank. 4. Approve changes to the Bank's Articles of Association.
5. Menyetujui laporan tahunan. 5. Approve the annual report.
6. Menyetujui remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. 6. Approve the remuneration of the Board of Commissioners
and Directors.
7. Menyetujui usulan alokasi penggunaan laba Bank 7. Approve the proposed allocation of the use of Bank profits
termasuk pembagian dividen. including the distribution of dividends.
8. Menyetujui penerbitan saham baru. dan 8. Approve the issuance of new shares. and
9. Menyetujui pengalihan seluruh atau sebagai aset yang 9. Approve the transfer of all or part of the assets resulting in the
menyebabkan penjualan perusahaan. sale of the company.
BANK SULSELBAR
367
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 368
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
tertinggi dalam Perseroan yang memiliki kewenangan organ in the Company that has exclusive authority that is not
eksklusif yang tidak diberikan kepada Direksi dan Dewan given to the Board of Directors and Board of Commissioners in
Komisaris sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan accordance with the articles of association and applicable laws
perundang-undangan yang berlaku. RUPS merupakan forum and regulations. The GMS is a very important forum where
yang sangat penting dimana para pemegang saham memiliki shareholders have the main authority to obtain information
kewenangan utama untuk memperoleh keterangan- about the Company, both from the Board of Directors and the
keterangan mengenai Perseroan, baik dari Direksi maupun Board of Commissioners. This information is the basis for the
Dewan Komisaris. Keterangan-keterangan tersebut GMS to take policies in formulating the Company's strategic
merupakan landasan bagi RUPS untuk mengambil kebijakan steps, general guidelines in making decisions as a legal entity. The
dalam menyusun langkah strategis Perseroan, pijakan- GMS is also a forum for evaluating the performance of all aspects
pijakan umum dalam mengambil keputusan sebagai sebuah of the Company's operations including Social and Environmental
badan hukum. RUPS juga merupakan forum evaluasi kinerja activities.
seluruh aspek operasional Perseroan termasuk kegiatan
sosial maupun lingkungan.
RUPS merupakan forum bagi Dewan Komisaris dan Direksi The GMS is a forum for the Board of Commissioners and
untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Directors to submit accountability reports to shareholders for
pemegang saham atas pelaksanaan tanggung jawab dan the implementation of their responsibilities and performance
hasil kinerjanya. Dasar hukum penyelenggaraan RUPS Bank results. The legal basis for holding the GMS of Bank Sulselbar is:
Sulselbar adalah:
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang 1. Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas. Companies.
2. Anggaran Dasar Bank. 2. Bank Articles of Association.
Tata Tertib RUPS GMS Rules of Procedure
Tata tertib Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank The rules of the General Meeting of Shareholders (GMS) of
Sulselbar dirancang untuk memastikan pelaksanaan rapat Bank Sulselbar are designed to ensure the implementation of an
yang tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan orderly, transparent, and accountable meeting in accordance
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG). Aturan with the principles of Good Corporate Governance (GCG). This
ini bertujuan memberikan panduan kepada para pemegang rule aims to provide guidance to shareholders in exercising
saham dalam menggunakan hak dan tanggung jawabnya their rights and responsibilities during the meeting, as well as
selama rapat berlangsung, serta menciptakan suasana creating a conducive and focused discussion atmosphere. In
diskusi yang kondusif dan terarah. Dalam tata tertib ini, this rule, the submission of:
diatur penyampaian:
1. Tata tertib RUPS disampaikan kepada pemegang saham 1. The rules of procedure for the GMS are conveyed to the
yang hadir pada saat pelaksanaan RUPS. shareholders present at the time the GMS is held.
2. Sebelum rapat dimulai, mata acara RUPS diumumkan 2. Before the meeting begins, the agenda of the GMS announced
dan dibacakan kepada para peserta. and read to the participants.
3. Pada pembukaan RUPS, pimpinan rapat memberikan 3. At the opening of the GMS, the meeting leader provides an
penjelasan kepada pemegang saham, yang meliputi: explanation to shareholders, which includes:
a. Gambaran umum kondisi Bank secara singkat. a. A brief overview of the Bank's condition.
b. Penjelasan mengenai mata acara rapat. b. Explanation of the meeting agenda.
BANK SULSELBAR
368
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 369
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
c. Mekanisme pengambilan keputusan untuk mata c. The decision-making mechanism for meeting agenda
acara rapat melalui metode voting. items is through the voting method.
d. Tata cara penggunaan hak pemegang saham untuk d. Procedures for exercising shareholder rights to submit
menyampaikan pertanyaan dan/atau pendapat. questions and/or opinions.
Apabila mata acara rapat mencakup pengangkatan anggota If the meeting agenda includes the appointment of members
Direksi dan/atau Dewan Komisaris, daftar riwayat hidup of the Board of Directors and/or Board of Commissioners, the
calon anggota yang akan diangkat akan disampaikan melalui curriculum vitae of the prospective members to be appointed will
situs web resmi Bank Sulselbar. be submitted via the official website of Bank Sulselbar.
Kewenangan RUPS Authority of the GMS
Kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) The authority of the General Meeting of Shareholders (GMS)
mencakup berbagai hal penting, termasuk, tetapi tidak covers various important matters, including, but not limited to:
terbatas pada:
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan 1. Appoint and dismiss members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar. and Board of Directors of Bank Sulselbar.
2. Menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan, 2. Approve the Annual Report and Financial Report, and
serta menetapkan penggunaan laba apabila Bank determine the use of profits if Bank Sulselbar has a positive
Sulselbar memiliki saldo laba yang positif. profit balance.
3. Menetapkan gaji, fasilitas, dan tunjangan bagi anggota 3. Determine salaries, facilities and allowances for members of
Dewan Komisaris dan Direksi. the Board of Commissioners and Board of Directors.
4. Memutuskan tindakan hukum terkait transaksi 4. Deciding on legal actions related to material transactions
material dan transaksi benturan kepentingan tertentu and certain conflict of interest transactions as regulated in
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- laws and regulations.
undangan.
5. Memutuskan tindakan hukum untuk mengalihkan atau 5. Deciding on legal action to transfer or guarantee debt
menjadikan jaminan utang yang melebihi 50% (lima puluh exceeding 50% (fifty percent) of the net assets of Bank
persen) dari jumlah kekayaan bersih Bank Sulselbar, baik Sulselbar, either in one transaction or several related
dalam satu transaksi atau beberapa transaksi terkait, transactions, within a period of one (1) financial year or more,
dalam jangka waktu satu (1) tahun buku atau lebih, as stipulated in the Articles of Association.
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.
6. Menyetujui pengunduran diri anggota Direksi dan 6. Approving the resignation of members of the Board of
Dewan Komisaris. Directors and Board of Commissioners.
7. Mengubah Anggaran Dasar Bank Sulselbar. 7. Changing the Articles of Association of Bank Sulselbar.
8. Memberikan persetujuan atas penerbitan Efek Bersifat 8. Granting approval for the issuance of Equity Securities,
Ekuitas, perubahan Modal Ditempatkan dan Disetor, changes to Issued and Paid-up Capital, and share deposits.
serta penyetoran saham.
9. Memberikan persetujuan atas penggabungan, peleburan, 9. Granting approval for mergers, amalgamations, takeovers,
pengambilalihan, pemisahan, atau permohonan agar separations, or requests for Bank Sulselbar to be declared
Bank Sulselbar dinyatakan pailit dan dibubarkan. bankrupt and dissolved.
10. Menunjuk Akuntan Publik dan/atau memberikan kuasa 10. Appoint a Public Accountant and/or grant power of
kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan attorney to the Board of Commissioners to appoint a Public
Publik, disertai penjelasan mengenai alasan pemberian Accountant, accompanied by an explanation of the reasons
kuasa tersebut serta kriteria atau batasan Akuntan for granting such power of attorney and the criteria or
Publik. limitations of the Public Accountant.
Kewenangan ini mencerminkan peran strategis RUPS dalam This authority reflects the strategic role of the GMS in maintaining
menjaga tata kelola perusahaan yang baik dan mendukung Good Corporate Governance and supporting the sustainability of
keberlanjutan Bank Sulselbar. Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
369
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 370
Proses Penyelenggaraan RUPS GMS Organizing Process
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan The Annual General Meeting of Shareholders (GMS) is held
dilaksanakan setiap tahun paling lambat enam (6) bulan every year no later than six (6) months after the end of Bank
setelah berakhirnya tahun buku Bank Sulselbar. Sementara Sulselbar's fiscal year. Meanwhile, an Extraordinary GMS can
itu, RUPS Luar Biasa dapat diselenggarakan sewaktu-waktu be held at any time based on Bank Sulselbar's needs, while still
berdasarkan kebutuhan Bank Sulselbar, dengan tetap complying with applicable laws and regulations and the Articles
mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku of Association.
serta Anggaran Dasar.
Tempat Penyelenggaraan RUPS Venue for Holding the GMS
RUPS harus dilakukan di wilayah Republik Indonesia dan The GMS must be held in the territory of the Republic of
dapat dilaksanakan di: Indonesia and can be held at:
1. Kantor pusat Bank Sulselbar. 1. Head office of Bank Sulselbar.
2. Lokasi di mana Bank Sulselbar menjalankan kegiatan 2. Location where Bank Sulselbar carries out its main business
usaha utama. activities.
3. Ibu kota provinsi tempat kedudukan atau kegiatan usaha 3. The provincial capital where Bank Sulselbar is headquartered
utama Bank Sulselbar berada. or its main business activities are located.
Pengumuman dan Pemanggilan RUPS Announcement and Invitation of GMS
Pengumuman RUPS dilakukan paling lambat 14 (empat belas) The announcement of the GMS is made no later than 14
hari sebelum pemanggilan RUPS, tidak termasuk tanggal (fourteen) days before the GMS summons, excluding the
pengumuman dan tanggal pemanggilan. Bank Sulselbar announcement date and the summons date. Bank Sulselbar
melakukan pemanggilan RUPS kepada Pemegang Saham makes a GMS summons to Shareholders no later than 21 (twenty
paling lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum pelaksanaan one) days before the GMS is held, without taking into account the
RUPS, tanpa memperhitungkan tanggal pemanggilan dan summons date and the GMS date.
tanggal RUPS.
Bank Sulselbar juga menyediakan dokumen mata acara rapat Bank Sulselbar also provides documents of the meeting agenda
untuk Pemegang Saham mulai dari tanggal pemanggilan for Shareholders starting from the date of the summons until the
hingga pelaksanaan RUPS. Apabila mata acara RUPS implementation of the GMS. If the agenda of the GMS involves
melibatkan pengangkatan Direksi dan/atau anggota Dewan the appointment of the Board of Directors and/or members of
Komisaris, riwayat hidup calon Direksi dan/atau anggota the Board of Commissioners, the resume of the candidate for the
Dewan Komisaris yang akan diangkat wajib tersedia di situs Board of Directors and/or members of the Board of Commissioners
resmi Bank Sulselbar sejak tanggal pemanggilan hingga hari to be appointed must be available on the official website of Bank
pelaksanaan RUPS. Sulselbar from the date of the summons until the day of the GMS.
RUPS juga dapat diselenggarakan atas permintaan 1 (satu) A GMS may also be held at the request of 1 (one) or more
atau lebih Pemegang Saham yang mewakili sekurang- Shareholders representing at least 1/10 (one tenth) or more of
kurangnya 1/10 (satu per sepuluh) bagian atau lebih dari the total number of shares with voting rights in accordance with
jumlah saham yang memiliki hak suara sesuai dengan applicable provisions.
ketentuan yang berlaku.
Pimpinan dan Tata Tertib Leadership and Rules of Procedure
RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama The GMS is chaired by the President Commissioner. If the
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin oleh President Commissioner is absent or his position is vacant, then
seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat the GMS is chaired by a member of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris. Jika semua anggota Dewan Komisaris appointed by the Board of Commissioners Meeting. If all members
BANK SULSELBAR
370
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 371
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin of the Board of Commissioners are absent or their positions are
oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. vacant, then the GMS is chaired by one of the members of the
Apabila semua anggota Direksi tidak hadir atau posisinya Board of Directors appointed by the Board of Directors. If all
kosong, RUPS dipimpin oleh Pemegang Saham yang hadir members of the Board of Directors are absent or their positions
dan ditunjuk secara langsung oleh peserta rapat. are vacant, the GMS is chaired by a Shareholder who is present
and directly appointed by the meeting participants.
Jika anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk memiliki benturan If the appointed member of the Board of Commissioners has a
kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan dalam RUPS, conflict of interest regarding the matter to be decided in the
maka RUPS dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris lainnya GMS, then the GMS is led by another member of the Board of
yang tidak memiliki benturan kepentingan dan ditunjuk oleh Commissioners who does not have a conflict of interest and is
Dewan Komisaris. Apabila semua anggota Dewan Komisaris appointed by the Board of Commissioners. If all members of the
memiliki benturan kepentingan, maka RUPS dipimpin oleh Board of Commissioners have a conflict of interest, then the GMS
salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. is led by one of the members of the Board of Directors appointed
by the Board of Directors.
Jika anggota Direksi yang ditunjuk memiliki benturan If the appointed member of the Board of Directors has a conflict
kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan dalam of interest regarding the matter to be decided in the GMS, then
RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota Direksi lainnya the GMS is led by another member of the Board of Directors who
yang tidak memiliki benturan kepentingan. Apabila semua does not have a conflict of interest. If all members of the Board of
anggota Direksi memiliki benturan kepentingan, maka RUPS Directors have a conflict of interest, then the GMS is led by one
dipimpin oleh salah satu Pemegang Saham bukan pengendali of the non-controlling Shareholders appointed by the majority of
yang ditunjuk oleh mayoritas Pemegang Saham yang hadir Shareholders present at the GMS.
dalam RUPS.
Selama pelaksanaan RUPS, tata tertib harus disampaikan During the implementation of the GMS, the rules of procedure must
kepada Pemegang Saham yang hadir. Tata tertib RUPS juga be conveyed to the Shareholders present. The rules of procedure for
tersedia di website resmi Bank Sulselbar. Pada pembukaan the GMS are also available on the official website of Bank Sulselbar.
rapat, pimpinan RUPS wajib memberikan penjelasan kepada At the opening of the meeting, the Chairperson of the GMS must
Pemegang Saham setidaknya mengenai: provide an explanation to the Shareholders at least regarding:
1. Kondisi umum Bank Sulselbar secara singkat. 1. An overview of Bank Sulselbar’s general condition.
2. Agenda Rapat. 2. Meeting Agenda.
3. Tata cara penggunaan hak Pemegang Saham untuk 3. Procedures for exercising Shareholders' rights to submit
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat. questions and/or opinions.
Kuorum Dalam RUPS Quorum in GMS
RUPS dapat diselenggarakan apabila: A GMS can be held if:
1. Dihadiri oleh Pemegang Saham atau kuasanya yang sah 1. Attended by Shareholders or their authorized proxies
yang mewakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari representing more than ½ (one half) of all shares with valid
seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan voting rights, and the decision is approved by more than
disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari ½ (one half) of all shares with voting rights present at the
seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS, GMS, unless otherwise specified in the applicable laws and
kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang- regulations.
undangan yang berlaku.
2. Rapat kedua sah dan berhak mengambil keputusan 2. The second meeting is valid and has the right to make binding
yang mengikat apabila dihadiri oleh Pemegang Saham decisions if attended by Shareholders or their authorized
atau kuasanya yang sah yang mewakili sedikitnya 1/3 proxies representing at least 1/3 (one third) of the total
(satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan number of shares with valid voting rights, and the decision
hak suara yang sah, dan keputusan disetujui oleh lebih is approved by more than ½ (one half) of the total number of
dari ½ (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan shares with voting rights present at the GMS, unless otherwise
hak suara yang hadir dalam RUPS, kecuali ditentukan specified in the Articles of Association and applicable laws
lain dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- and regulations.
undangan yang berlaku.
BANK SULSELBAR
371
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 372
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak 3. In the event that the attendance quorum at the second GMS
tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan is not achieved, a third GMS may be held with the provision
RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika that the third GMS is valid and has the right to make decisions
dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili kuorum if attended by Shareholders representing the attendance
kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh quorum and decision quorum determined by the OJK at the
OJK atas permohonan Bank Sulselbar. request of Bank Sulselbar.
4. Pemanggilan RUPS ketiga dilakukan atas permohonan 4. The third GMS invitation was made at the request of Bank
Bank Sulselbar dan ditetapkan oleh OJK. Dalam Sulselbar and determined by the OJK. In the invitation to the
pemanggilan RUPS ketiga, harus dinyatakan bahwa third GMS, it must be stated that the second GMS has been
RUPS kedua telah dilangsungkan dan tidak mencapai held and did not reach the attendance quorum.
kuorum kehadiran.
Pengambilan Keputusan Dalam RUPS Decision Making in GMS
Semua keputusan dalam RUPS diambil berdasarkan All decisions in the GMS are taken based on deliberation to reach
musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk consensus. If deliberation to reach consensus is not reached,
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil melalui suara decisions are taken through affirmative votes as stipulated in
setuju sebagaimana ditentukan dalam Anggaran Dasar. the Articles of Association. Every Shareholder is subject to the
Setiap Pemegang Saham tunduk kepada Anggaran Dasar Articles of Association of Bank Sulselbar and all valid decisions
Bank Sulselbar dan semua keputusan yang sah yang diambil taken in the GMS, and in accordance with applicable laws and
dalam RUPS, serta sesuai dengan peraturan perundang- regulations.
undangan yang berlaku.
Risalah RUPS Minutes of the GMS
Bank Sulselbar wajib membuat risalah RUPS dan ringkasan Bank Sulselbar is required to make GMS minutes and a summary
risalah RUPS. Risalah RUPS harus dibuat dan ditandatangani of the GMS minutes. The GMS minutes must be made and signed
oleh pimpinan rapat serta paling sedikit 1 (satu) orang by the chairman of the meeting and at least 1 (one) Shareholder
Pemegang Saham yang ditunjuk dari peserta RUPS. Risalah appointed from the participants of the GMS. The GMS minutes
RUPS disusun dalam bentuk akta Berita Acara Rapat yang are prepared in the form of a deed of Minutes of Meeting made
dibuat oleh notaris. by a notary.
Selanjutnya, risalah RUPS wajib disampaikan kepada OJK Furthermore, the GMS minutes must be submitted to the OJK
paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS dilaksanakan. no later than 30 (thirty) days after the GMS is held. The minutes
Dalam risalah rapat dijelaskan mengenai dinamika yang of the meeting explain the dynamics that occurred, including
terjadi, termasuk pemberian kesempatan kepada Pemegang providing an opportunity for Shareholders to ask questions and
Saham untuk bertanya dan tanggapan atas pertanyaan yang responses to questions submitted by Shareholders.
diajukan oleh Pemegang Saham.
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Implementation of the AGM of Shareholders for
Buku 2024 dan Realisasinya the 2024 Financial Year and its Realization
Pemberitahuan Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Announcement Invitation Execution Results of the GMS
Pemberitahuan akan Membuat undangan kepada Dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2024,
Akta Risalah RUPS Nomor 02
diselenggarakan Rapat kepada 33 pemegang saham Bank bertempat di Claro Hotel Makassar, Jalan Andi
Notaris – PPAT Rakhmawati
Otoritas Jasa Keuangan tanggal Sulselbar dengan Nomor Pangerang Pettarani Nomor 03, Kel. Mannurukti,
Laica Marzuki, SH
1 Maret 2024 undangan yang berbeda-beda. Kec. Tamalate, Kota Makassar
Notification Letter regarding the Invitation letters were sent to 33 Date and Venue: Notarial Deed of GMS Minutes:
General Meeting of Shareholders shareholders of Bank Sulselbar, The meeting was held on March 15, 2024, at Claro Deed Number 02 by Notary
to the Financial Services Authority each with a distinct invitation Hotel Makassar, Jalan Andi Pangerang Pettarani No. 03, & Land Deed Official (PPAT)
on March 1, 2024. number. Mannuruki Sub-district, Tamalate District, Makassar City. Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
BANK SULSELBAR
372
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 373
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its shares
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga on the Stock Exchange so it does not require an independent
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan party to calculate the votes in the implementation of the GMS.
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak The Independent Party as the maker of the GMS Deed is Notary -
Independen selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan Recapitulation of Attendance at the AGM of
Tahun Buku 2024 Shareholders for the 2024 Financial Year
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut. attended the Annual GMS for the 2024 Financial Year were as
follows.
Kehadiran |
No Nama | Name Jabatan | Potition
Presence
1 Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
2 Marsuki Komisaris Independen Hadir
3 Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir
4 Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
5 Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
6 Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
7 Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Decisions and Realization of the AGM of
Tahun Buku 2024 Shareholders for the 2024 Financial Year
Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Approval of the Company’s Annual Report and Financial
Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga) serta Statements for the 2023 Fiscal Year and the Company’s Work
Agenda ke 1
Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2024 (Dua Ribu Plan Report for the 2024 Fiscal Year
Dua Puluh Empat)
Menyetujui Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Approved the Company’s Annual Report and Audited Financial
Keuangan Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Statements for the 2023 Fiscal Year, as well as the Company’s
Keputusan RUPS
Tiga) serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku Work Plan Report for the 2024 Fiscal Year, with the
Tahunan
2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) Dengan Catatan yang telah accompanying notes as presented.
disampaikan
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Penetapan Laba Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Determination of the Company’s Net Profit Allocation for the
Agenda ke 2
Puluh Tiga) 2023 Fiscal Year
Menyetujui Penggunaan Laba Bersih Perseroan Terbatas PT Approved the allocation of the Net Profit of PT Bank
Keputusan RUPS Bank Sulselbar Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga) Sulselbar for the 2023 Fiscal Year, including the provision
Tahunan dan Pemberian Jasa Produksi kepada Pegawai dan Pengurus. of performance-based incentives for employees and
management.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Persetujuan Penetapan Plafond Dana Corporate Social Approval of the Ceiling for Corporate Social Responsibility (CSR)
Agenda ke 3
Responsibility (CSR) Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) Funds for the 2024 Fiscal Year
BANK SULSELBAR
373
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 374
Menyetujui Usulan Penyediaan Plafond Dana Corporate Social Approved the proposal for the ceiling of Corporate Social
Responsibility (CSR) Tahun 2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) Responsibility (CSR) funds for the 2024 Fiscal Year, with a
Keputusan RUPS
maksimal 5% (lima persen) dari Laba Bersih Tahun Buku maximum allocation of 5% (five percent) of the Net Profit for
Tahunan
Tahun 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga) dan Pelaksanaannya the 2023 Fiscal Year. The implementation is delegated to the
diserahakan Kepada Direksi. Board of Directors.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the Extraordinary GMS for
Buku 2024 dan Realisasinya the 2024 Financial Year and its Realization
Pemberitahuan Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Announcement Invitation Execution Results of the GMS
Membuat undangan kepada 33 Dilaksanakan pada tanggal 15 Maret
Pemberitahuan akan
pemegang saham Bank Sulselbar 2024, bertempat di Claro Hotel Akta Risalah RUPS Nomor 03
diselenggarakan Rapat kepada
dengan Nomor undangan yang Makassar, Jalan Andi Pangerang Notaris – PPAT Rakhmawati Laica
Otoritas Jasa Keuangan tanggal 1
berbeda-beda. Pettarani Nomor 03, Kel. Mannurukti, Marzuki, SH
Maret 2024
Kec. Tamalate, Kota Makassar
Notification of the Extraordinary The meeting was convened on March The EGMS minutes were
Invitations were sent to 33
General Meeting of Shareholders 15, 2024, at Claro Hotel Makassar, documented under Deed Number
shareholders of Bank Sulselbar,
(EGMS) submitted to the Financial Jalan Andi Pangerang Pettarani No. 03 by Notary and Land Deed
each bearing a distinct reference
Services Authority (OJK) on March 03, Mannuruki Sub-district, Tamalate Official (PPAT) Rakhmawati Laica
number.
1, 2024. District, Makassar City. Marzuki, S.H.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its shares
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga on the Stock Exchange so it does not require an independent
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan party to calculate the votes in the implementation of the GMS.
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak The Independent Party as the maker of the GMS Deed is Notary -
Independen selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Recapitulation of Attendance at the Annual
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan General Meeting of Shareholders for the 2024
Tahun Buku 2024 Financial Year
The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada
attended the Annual GMS for the 2024 Financial Year were as
RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut.
follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1 Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
2 Marsuki Komisaris Independen Hadir
3 Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir
4 Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
5 Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
6 Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
7 Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
BANK SULSELBAR
374
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 375
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Decisions and Realization of Extraordinary
Tahun Buku 2024 GMS for the 2024 Financial Year
Pembatalan Keputusan Akta Pernyataan Para Pemegang Cancellation of Circular Decision No. 68 dated June 20,
Saham di luar rapat (keputusan sirkuler) Nomor 68 (enam 2022, regarding the conversion of PT Bank Sulselbar from
Agenda ke 1 puluh delapan) tanggal 20-06-2022 (dua puluh bulan Juni Conventional to Sharia Bank.
tahun dua ribu dua puluh dua) yaitu persetujuan konversi
Bank Sulselbar Konvensional menjadi Bank Syariah.
Menyetujui Pembatalan Keputusan Akta Pernyataan Para Approved the cancellation of Circular Decision No. 68 dated
Pemegang Saham di luar rapat (keputusan sirkuler) Nomor June 20, 2022, which previously approved the conversion of
Keputusan RUPS LB 68 (enam puluh delapan) tanggal 20-06-2022 (dua puluh PT Bank Sulselbar from a conventional bank to a sharia bank.
bulan Juni tahun dua ribu dua puluh dua) yaitu persetujuan
konversi Bank Sulselbar Konvensional menjadi Bank Syariah.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
Pemberhentian Saudari Rosmala Arifin sebagai Direktur Dismissal of Ms. Rosmala Arifin as Director of Marketing
Pemasaran dan Syariah Perseroan Terbatas PT. Bank and Sharia.
Agenda ke 2 Sulselbar yang telah berakhir masa jabatannya pada tanggal
17-01-2024 (tujuh belas Bulan Januari tahun dua ribu dua
puluh empat).
Menyetujui pemberhentian Saudari Rosmala Arifin sebagai Approved the dismissal of Ms. Rosmala Arifin as Director of
Direktur Pemasaran dan Syariah Perseroan Terbatas PT. Marketing and Sharia of PT Bank Sulselbar, whose term of
Keputusan RUPS LB Bank Sulselbar yang telah berakhir masa jabatannya pada office ended on January 17, 2024.
tanggal 17-01-2024 (tujuh belas Bulan Januari tahun dua
ribu dua puluh empat).
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
Pemberhentian Saudara Mukhlis Sufri sebagai Ketua Dewan Dismissal of Mr. Mukhlis Sufri as Chairman of the Sharia
Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar Supervisory Board due to his passing in December 2023.
Agenda ke 3
yang telah berakhir dikarenakan meninggal dunia akhir bulan
Desember 2023 (dua ribu dua puluh tiga).
Menyetujui pemberhentian Saudara Mukhlis Sufri sebagai Approved the dismissal of Mr. Mukhlis Sufri as Chairman of
Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan Terbatas PT. the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar due to his
Keputusan RUPS LB
Bank Sulselbar yang telah berakhir dikarenakan meninggal passing in December 2023.
dunia akhir bulan Desember 2023 (dua ribu dua puluh tiga).
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
Persetujuan biaya terhadap calon Pengurus dan Dewan Approval of expenses for Management and Sharia
Pengawas Syariah yang telah dipilih diangkat oleh Rapat Supervisory Board candidates for competency enhancement
Agenda ke 4
Umum Pemegang Saham untuk pembekalan meningkatkan related to the fit and proper test.
kompetensi dalam rangka fit and proper test.
Menyetujui biaya terhadap calon Pengurus dan Dewan Approved the funding of competency development programs
Pengawas Syariah yang telah dipilih diangkat oleh Rapat for candidates of the Board of Directors and the Sharia
Keputusan RUPS LB Umum Pemegang Saham untuk proses peningkatan Supervisory Board selected and appointed by the General
kompetensi dalam rangka fit and proper test menjadi Meeting of Shareholders, to be borne by the Bank, in the
tanggungan bank. context of the fit and proper test.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
Pembatalan keputusan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Revocation of GMS Deed No. 13 dated March 30, 2017,
Nomor 13 (tiga belas) Tahun 2017 (dua ribu tujuh belas) which granted full authority to the Board of Commissioners
tanggal 30-03-2017 (tiga puluh bulan Maret tahun dua to adjust employee income.
Agenda ke 5 ribu tujuh belas) yaitu keputusan pemberian kewenangan
dan kuasa sepenuhnya kepada Dewan Komisaris untuk
melakukan penyesuaian penghasilan bagi pegawai Perseroan
Terbatas PT. Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
375
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 376
Menyetujui membatalkan/mencabut keputusan Akta Rapat Approved the revocation of GMS Deed No. 13 dated March
Umum Pemegang Saham Nomor 13 (tiga belas) Tahun 2017 30, 2017, which granted full authority to the Board of
(dua ribu tujuh belas) tanggal 30-03-2017 (tiga puluh bulan Commissioners to adjust employee income, and returned
Maret tahun dua ribu tujuh belas) yaitu keputusan pemberian such authority to the Board of Directors.
Keputusan RUPS LB
kewenangan dan kuasa sepenuhnya kepada Dewan Komisaris
untuk melakukan penyesuaian penghasilan bagi pegawai
dan mengembalikan kewenangan tersebut kepada Direksi
Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Persetujuan/Pengesahan tambahan setoran modal pemegang Ratification of Additional Paid-in Capital.
Agenda ke 6
saham.
Menyetujui Tambahan Modal Saham sebesar Rp. Approved and ratified the additional capital injection of IDR
7.500.000.000, - (tujuh milyar lima ratus juta rupiah), dapat 7,500,000,000 (seven billion five hundred million rupiah) as
Keputusan RUPS LB
disetujui dan disahkan menjadi modal disetor pada Perseroan paid-in capital in PT Bank Sulselbar.
Terbatas PT, Bank Sulselbar.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the Extraordinary GMS for
Buku 2024 dan Realisasinya the 2024 Financial Year and its Realization
Pemberitahuan Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Announcement Invitation Execution Results of the GMS
Pemberitahuan akan Membuat undangan kepada 33 Dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024,
Akta Risalah RUPS Nomor 03
diselenggarakan Rapat kepada pemegang saham Bank Sulselbar bertempat di Claro Hotel Makassar, Jalan
Notaris – PPAT Rakhmawati
Otoritas Jasa Keuangan tanggal 30 dengan Nomor undangan yang Andi Pangerang Pettarani Nomor 03, Kel.
Laica Marzuki, SH
Juli 2024 berbeda-beda. Mannurukti, Kec. Tamalate, Kota Makassar
The EGMS was held on August 12, 2024, at Deed of Minutes of EGMS
Notification to the Financial Invitations sent to 33 shareholders
Claro Hotel Makassar, located at Jl. Andi Number 03, drawn up by
Services Authority regarding the of Bank Sulselbar, each with a
Pangerang Pettarani No. 03, Mannuruki Sub- Notary–PPAT Rakhmawati
planned meeting on July 30, 2024. unique invitation number.
district, Tamalate District, Makassar City. Laica Marzuki, SH.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank Sulselbar As of December 31, 2024, Bank Sulselbar has not listed its shares
belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek sehingga on the Stock Exchange so it does not require an independent
belum memerlukan pihak independen untuk melakukan party to calculate the votes in the implementation of the GMS.
perhitungan suara dalam pelaksanaan RUPS. Adapun Pihak The Independent Party as the maker of the GMS Deed is Notary -
Independen selaku pembuat Akta RUPS yaitu Notaris – PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
PPAT Rakhmawati Laica Marzuki, SH.
Recapitulation of Attendance at the Annual
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan General Meeting of Shareholders for the 2024
Tahun Buku 2024 Financial Year
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir pada The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut. attended the Annual GMS for the 2024 Financial Year were as
follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1 Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
2 Marsuki Komisaris Independen Hadir
3 Muhammad Idris Komisaris Non Independen Hadir
BANK SULSELBAR
376
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 377
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
4 Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
5 Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
6 Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
7 Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Decisions and Realization of Extraordinary
Tahun Buku 2024 GMS for the 2024 Financial Year
Pembatalan Pengangkatan Saudara Insinyur Haji Cancellation of AppointmentCancellation of
Agenda ke 1 Anzhari Muin, Magister Sains, sebagai Komisaris the appointment of Ir. H. Anzhari Muin, M.Sc., as
Utama PT Bank Sulselbar President Commissioner of PT Bank Sulselbar.
Menyetujui Pembatalan Pembatalan Pengangkatan Approved the cancellation of the appointment of Ir. H.
Keputusan RUPS LB Saudara Insinyur Haji Anzhari Muin, Magister Sains, Anzhari Muin, M.Sc., as President Commissioner of
sebagai Komisaris Utama PT Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Pemilihan dan Penetapan Calon Komisaris Utama Nomination and Fit and Proper TestNomination of
Komisaris Utama PT Bank Sulselbar Periode Tahun candidates for President Commissioner of PT Bank
2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) – 2028 (Dua Ribu Sulselbar for the 2024–2028 period to undergo a fit
Dua Puluh Delapan), Untuk Mengikuti Penilaian and proper test: 1. Drs. Andi Muhammad Arsjad, M.Sc.
Kemampuan dan Kepatutan Masing-masing Atas 2. Salehuddin, B.Comp.Sc., M.Sc. 3. Dra. Sukarniaty
Agenda ke 2 Nama: Kondolele, M.M.
1. Doktorandus Andi Muhammad Arsjad, Magister
Sains.
2. Salehuddin, Sarjana Komputer, Magister Sains.
3. Doktoranda Sukarniaty Kondolele, Magister
Manajemen.
Menyetujui Saudara Salehuddin, Sarjana Komputer, Approved the nomination of Mr. Salehuddin, B.Comp.
Magister Sains.dan Saaudari Doktoranda Sukarniaty Sc., M.Sc., and Ms. Dra. Sukarniaty Kondolele, M.M.,
Kondolele, Magister Manajemen.Dapat Mengikuti to undergo the Fit and Proper Test for the position of
Keputusan RUPS LB Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sebagai Calon President Commissioner for the 2024–2028 period.
Komisaris Utama PT Bank Sulselbar Periode Tahun
2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) – 2028 (Dua Ribu
Dua Puluh Delapan),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Penetapan dan Pengangkatan Saudara Dirhamsyah Appointment of DirectorAppointment of Mr.
Agenda ke 3 Kadir sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah Dirhamsyah Kadir as Director of Marketing & Sharia
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar Banking.
Menyetujui Penetapan dan Pengangkatan Saudara Approved the appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir,
Dirhamsyah Kadir, Sarjana Ekonomi, Magister Ilmu B.Ec., M.Comm., as Director of Marketing & Sharia
Komunikasi sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah Banking for the 2024–2028 period.
Keputusan RUPS LB
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar Periode Tahun
2024 (Dua Ribu Dua Puluh Empat) – 2028 (Dua Ribu
Dua Puluh Delapan),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
BANK SULSELBAR
377
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 378
Pelimpahan Kewenangan Kepada Dewan Komisaris Delegation of AuthorityDelegation of authority
Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar, Atas to the Board of Commissioners regarding the
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor appointment of a Public Accountant and Public
Agenda ke 4
Akuntan Publik (KAP), Untuk Melakukan Audit Accounting Firm to audit the 2025 Financial
Umum Atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Statements.
(Dua Ribu Dua Puluh Lima),
Menyetujui Pelimpahan Kewenangan Kepada Dewan Approved the delegation of authority to the Board
Komisaris Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar, of Commissioners regarding the appointment of a
Atas Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Public Accountant and Public Accounting Firm to
Keputusan RUPS LB
Akuntan Publik (KAP), Untuk Melakukan Audit audit the 2025 Financial Statements.
Umum Atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025
(Dua Ribu Dua Puluh Lima),
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024
Persetujuan dan Pengesahan Tambahan Setoran Additional Capital InjectionApproval of additional
Agenda ke 5
Modal Saham Pemegang Saham capital contribution by shareholders.
Menyetujui Tambahan Setoran Modal Saham Approved additional capital injection of IDR
Keputusan RUPS LB Sebesar Rp6.966.000.000, - (Enam Milyar Sembilan 6,966,000,000 (Six Billion Nine Hundred Sixty-Six
Ratus Enam Puluh Enam Juta Rupiah) Million Rupiah).
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
Persetujuan Penambahan Dana Usaha Existing Unit Additional Capital for Sharia Business Unit (SBU)
Usaha Syariah (UUS) Perseroan Terbatas PT Bank Approval of IDR 500,000,000,000 (Five Hundred
Sulselbar Sebesar Rp500.000.000.000,- (Lima Ratus Billion Rupiah) for the SBU to meet the minimum
Milyar Rupiah) Untuk Memenuhi Ketentuan Dana capital requirement of IDR 1,000,000,000,000
Usaha Unit Usaha Syariah (UUS) Minimal Sebesar (One Trillion Rupiah), staged as follows: A. IDR
Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Ruiah) Dengan 250,000,000,000 in 2024 B. IDR 250,000,000,000
Agenda ke 6 Tahapan: in 2025
A. Penambahan Dana Usaha Tahun 2024 (Dua Ribu
Dua Puluh Empat) Sebesar Rp250.000.000.000,-
(Dua Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah).
B. Penambahan Dana Usaha Tahun 2025 (Dua Ribu
Dua Puluh Lima) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua
Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah).
MenyetujuiPenggunaan Cadangan Umum untuk Approved the utilization of general reserves for
Penambahan Dana Usaha Existing Unit Usaha additional funding of IDR 500,000,000,000 to the
Syariah (UUS) Perseroan Terbatas PT Bank existing Sharia Business Unit, to meet the minimum
Sulselbar Sebesar Rp500.000.000.000,- (Lima Ratus required capital of IDR 1,000,000,000,000, staged as
Milyar Rupiah) Untuk Memenuhi Ketentuan Dana follows: A. IDR 250,000,000,000 in 2024 B.
Usaha Unit Usaha Syariah (UUS) Minimal Sebesar
Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Ruiah) Dengan
Keputusan RUPS LB
Tahapan:
A. Penambahan Dana Usaha Tahun 2024 (Dua Ribu
Dua Puluh Empat) Sebesar Rp250.000.000.000,-
(Dua Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah).
B. Penambahan Dana Usaha Tahun 2025 (Dua Ribu
Dua Puluh Lima) Sebesar Rp250.000.000.000,- (Dua
Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah).
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024 Implemented in 2024.
BANK SULSELBAR
378
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 379
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Implementation of the 2023 Annual GMS and
Buku 2023 dan Realisasinya its Realization
Pemberitahuan Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Announcement Invitation Execution Results of the GMS
- Laporan atas Resume RUPST (notaril) dan
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPST, termasuk hasil
Membuat undangan Dilaksanakan pada
pemungutan suara setiap agenda, disampaikan ke
Pemberitahuan akan kepada 33 pemegang tanggal 13 Maret
OJK 1 (satu) hari kerja setelah publikasi diunggah
diselenggarakan Rapat saham Bank Sulselbar 2023, bertempat
dalam situs web Bank Sulselbar
kepada Otoritas Jasa dengan Nomor di Hotel The Rinra
- Laporan atas Resume RUPST (notaril) dan
Keuangan tanggal 27 undangan yang (Ruangan Macora I) Jl.
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPST, dicatat di Akta
Februari 2023 berbeda-beda. Metro Tanjung Bunga
No. 03 yang dibuat dihadapan Notaris Rachmawati
No. 2 Makassar
Laica Marzuki, SH, di Kota Makassar pada tanggal
13 Maret 2023 dan telah disampaikan ke OJK
- The Summary Report of the AGMS (by notary) and the
Summary of the Minutes (Resolutions), including the
Invitations were The AGMS was held voting results for each agenda item, were submitted to
The Bank sent a notification
distributed to 33 on March 13, 2023, the Financial Services Authority (OJK) one (1) working
to the Financial Services
shareholders of Bank at The Rinra Hotel day after being published on the Bank Sulselbar
Authority (OJK) regarding the
Sulselbar, each with (Macora Room I), Jl. website.
planned AGMS on February
a distinct invitation Metro Tanjung Bunga - The report is documented in Deed No. 03, drawn up
27, 2023.
number. No. 2, Makassar. before Notary Rachmawati Laica Marzuki, S.H., in
Makassar, on March 13, 2023, and has been formally
submitted to the OJK.
Recapitulation of Attendance at the Annual
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Tahunan General Meeting of Shareholders for the 2023
Tahun Buku 2023 Financial Year
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 adalah sebagai who attended the Annual GMS for the 2023 Fiscal Year were as
berikut. follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1 Abdul Hayat * Komisaris Utama Hadir
2 Marsuki Komisaris Independen Hadir
3 Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
4 Muhammad Idris Komisaris Hadir
5 Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
6 Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah Hadir
7 Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
8 Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
9 Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023 *) Term of office ends on August 21, 2023
BANK SULSELBAR
379
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 380
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Decisions and Realization of the AGMS for the
Tahun Buku 2023 2023 Financial Year
Mata Acara Rapat Pertama | Agenda of the First Meeting Status
Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2022 (Dua Ribu Dua Puluh Dua) serta
Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2023 (Dua Ribu Dua Puluh Tiga)
Approval of the Annual Report and Financial Statements of the Company for the 2022 Financial Year and the Work Plan of
the Company for the 2023 Financial Year
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No Shareholders submitted any questions and/or opinions
Keputusan | Resolution Telah Terealisasi
Menyetujui UNTUK DISAHKAN Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan tahun Buku 2022 dan Laporan Realized
Rencana Kerja Perseroan Tahun 2023 yang telah disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Sulselbar serta
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya pada anggota direksi dan dewan Komisaris
(acquit et de charge) atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2022.
Approved the ratification of the Annual Report and Financial Statements of the Company for the 2022 Financial Year and
the Work Plan of the Company for the 2023 Financial Year as presented by the President Director of PT Bank Sulselbar,
and granted full release and discharge (acquit et de charge) to all members of the Board of Directors and the Board of
Commissioners for their management and supervisory duties during the 2022 financial year.
Penetapan Laba Perseroan Tahun Buku 2022
Determination of the Company’s Profit for the 2022 Financial Year
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No Shareholders submitted any questions and/or opinions
Telah Terealisasi
Keputusan | Resolution Realized
Menyetujui Penggunaan Laba Bersih PT Bank Sulselbar Tahun Buku 2022 dan pemberian Jasa Produksi kepada
pegawai dan pengurus sesuai dengan komposisi tersebut diatas.
Approved the utilization of PT Bank Sulselbar’s 2022 Net Profit and the provision of Production Services to employees and
management in accordance with the composition stated above.
Persetujuan penetapan Plafon Dana CSR Tahun 2023
Approval of the CSR Budget Ceiling for 2023
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No Shareholders submitted any questions and/or opinions
Keputusan | Resolution Telah Terealisasi
Menyetujui Usulan penyediaan plafon Dana CSR Tahun 2023 sebesar 5% dari Laba Bersih tahun buku 2022 sebesar Realized
Rp32.686.187.357 dengan kesepakatan sebesar Rp2.000.000.000 dari plafon dana CSR digunakan untuk biaya Tak
terduga dan pelaksanaannya diserahkan kepada Direksi setelah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris.
Approved the proposed CSR budget ceiling for 2023 amounting to 5% of net profit for the 2022 financial year, totaling IDR
32,686,187,357, with an agreement of a maximum CSR ceiling of IDR 2,000,000,000 to be used for unforeseen expenses,
and its implementation to be delegated to the Board of Directors with prior approval from the Board of Commissioners.
BANK SULSELBAR
380
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 381
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the 2023 Extraordinary
2023 dan Realisasinya GMS and its Realization
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Notice Announcement Invitation Execution Results of the GMS
- Laporan atas Resume RUPSLB (notaril) dan
Pengumuman dilaksanakan Ringkasan Risalah (Hasil) RUPSLB, termasuk
melalui: Membuat Dilaksanakan pada hasil pemungutan suara setiap agenda,
Pemberitahuan akan 1. Dilakukan 14 (empat undangan kepada tanggal 13 Maret disampaikan ke OJK 1 (satu) hari kerja setelah
diselenggarakan belas) hari sebelum seluruh pemegang 2023, bertempat publikasi diunggah dalam situs web Bank
Rapat kepada Pemanggilan RUPSLB, saham Bank di Hotel The Rinra Sulselbar.
Otoritas Jasa dengan tidak Sulselbar dengan (Ruangan Macora - Laporan atas Resume RUPS LB (notaril) dan
Keuangan tanggal 24 memperhitungkan Nomor undangan I) Jl. Metro Tanjung Ringkasan Risalah (Hasil) RUPS LB, dicatat di
Februari 2023 tanggal Pengumuman dan yang berbeda- Bunga No. 2 Akta No. 04 yang dibuat dihadapan Notaris
Pemanggilan RUPSLB. beda. Makassar Rachmawati Laica Marzuki, SH, di Kota
2. Website Bank Sulselbar Makassar pada tanggal 13 Maret 2023 dan
telah disampaikan ke OJK
- The notarial minutes and summary of the 2023
Announcement was made
Extraordinary GMS (EGMS), including the results
through:
of voting for each agenda item, were submitted to
Notification regarding 1. Carried out 14 (fourteen) Held on 13 March
Invitations were sent the Financial Services Authority (OJK) within 1
the GMS was days prior to the 2023, at Hotel The
to all shareholders of (one) business day after publication was uploaded
submitted to the EGMS invitation date, Rinra (Macora I
Bank Sulselbar using on the Bank Sulselbar website.
Financial Services excluding the date of the Room), Jl. Metro
various invitation - The notarial minutes and summary of the EGMS
Authority (OJK) on 24 Announcement and the Tanjung Bunga No. 2,
numbers. results were recorded in Deed No. 04, drawn up
February 2023. EGMS Invitation. Makassar.
before Notary Rachmawati Laica Marzuki, SH, in
2. Bank Sulselbar’s official
Makassar on 13 March 2023 and subsequently
website.
submitted to the OJK
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Luar Recapitulation of Attendance at the 2023
Biasa Tahun 2023 Extraordinary GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
pada RUPS Luar Biasa Tahun 2023 adalah sebagai berikut. attended the 2023 Extraordinary GMS were as follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1. Abdul Hayat * Komisaris Utama Hadir
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir
3. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
4. Muhammad Idris Komisaris Hadir
5. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
6. Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah Hadir
7. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
8. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
9. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023 *) Term of office ends on August 21, 2023
BANK SULSELBAR
381
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 382
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Implementation of the 2023 Extraordinary GMS
Tahun 2023 and its Realization
Mata Acara Rapat Pertama | Agenda of the First Meeting Status
Pemberhentian saudara Yulis Suandi selaku Pelaksana tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank
Sulselbar
Dismissal of Mr. Yulis Suandi as Acting Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No Shareholders submitted Questions and/or gave opinions Telah Terealisasi
Realized
Keputusan | Resolution
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa
Berikutnya
Agree to Postpone decision-making on this agenda until the Next Extraordinary General Meeting of Shareholders
Pengangkatan saudara Iswadi Ayub Selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar Periode
Tahun 2023- 2027
Appointment of Mr. Iswadi Ayub as Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar for the period
2023-2027
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat Telah Terealisasi
No Shareholders raised questions and/or gave opinions Realized
Keputusan | Resolution
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa
Berikutnya
Agree to postpone decision-making on this agenda until the next Extraordinary General Meeting of Shareholders
Penjelasan Mekanisme Pembagian Dividen kepada Para Pemegang Saham
Explanation of Dividend Distribution Mechanism to Shareholders
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No Shareholders raised Questions and/or gave opinions Telah Terealisasi
Realized
Keputusan | Resolution
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa
Berikutnya
Agree to Postpone decision-making on this agenda until the Next Extraordinary General Meeting of Shareholders
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the 2023 Annual GMS and
2023 dan Realisasinya its Realization
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Notice Announcement Invitation Execution Results of the GMS
Pengumuman dilaksanakan Dilaksanakan
- Laporan atas Resume RUPSLB (notaril) dan
melalui: Membuat pada tanggal
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPSLB, termasuk hasil
1. Dilakukan 15 (lima undangan 12 Mei 2023,
pemungutan suara setiap agenda, disampaikan ke
Pemberitahuan akan belas) hari sebelum kepada seluruh bertempat di
OJK 1 (satu) hari kerja setelah publikasi diunggah
diselenggarakan Rapat Pemanggilan RUPSLB, pemegang Claro Hotel
dalam situs web Bank Sulselbar.
kepada Otoritas Jasa dengan tidak saham Bank Makassar
- Laporan atas Resume RUPS LB (notaril) dan
Keuangan tanggal 24 memperhitungkan Sulselbar (Jasmine
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPS LB, dicatat di Akta
Februari 2023 tanggal Pengumuman dengan Nomor Hall), Jl. Andi
No. 04 yang dibuat dihadapan Notaris Rachmawati
dan Pemanggilan undangan yang Pangerang
Laica Marzuki, SH, di Kota Makassar pada tanggal 12
RUPSLB berbeda-beda. Pettarani No.
Mei 2023 dan telah disampaikan ke OJK
2. Website Bank Sulselbar 03, Makassar
BANK SULSELBAR
382
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 383
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Notice Announcement Invitation Execution Results of the GMS
The announcement was made - The report on the EGMS Summary (notarial) and the
through: Summary of Minutes (Results) of the EGMS, including the
Invitations Held on May 12,
Notice regarding the 1. Carried out 15 (fifteen) voting results of each agenda item, was submitted to the
were sent to all 2023, at Claro
convening of the Meeting days prior to the Financial Services Authority (OJK) within 1 (one) working
shareholders of Hotel Makassar
was submitted to the EGMS invitation date, day after being published on the Bank Sulselbar website.
Bank Sulselbar (Jasmine Hall), Jl.
Financial Services excluding the date of - The report on the EGMS Summary (notarial) and the
using different Andi Pangerang
Authority (OJK) dated the announcement and Summary of Minutes (Results) of the EGMS was recorded
invitation Pettarani No. 03,
February 24, 2023. invitation. in Deed No. 04 before Notary Rachmawati Laica
numbers. Makassar.
2. Bank Sulselbar’s official Marzuki, SH, in the city of Makassar on May 12, 2023,
website. and has been submitted to the OJK.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Luar Recapitulation of Attendance at the 2023
Biasa Tahun 2023 Extraordinary GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
pada RUPS Luar Biasa Tahun 2023 adalah sebagai berikut. attended the 2023 Extraordinary GMS were as follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1. Abdul Hayat * Komisaris Utama Hadir
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir
3. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
4. Muhammad Idris Komisaris Hadir
5. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
6. Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah Hadir
7. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
8. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
9. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023 *) Term of office ends on August 21, 2023
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Decisions and Realization of the 2023
Tahun 2023 Extraordinary GMS
Mata Acara Rapat Pertama | Agenda of the First Meeting Status
Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi sekaligus
pengangkatan saudara Iswadi Ayub selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar Periode
Tahun 2023-2027
Termination of Mr. Yulis Suandi as Acting Director of Operations and Information Technology, and appointment of Mr. Iswadi
Ayub as Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar for the 2023–2027 term.
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No shareholders raised questions and/or gave opinions. Telah Terealisasi
Realized
Keputusan | Resolution
Para pemegang saham kemudian sepakat TIDAK MENYETUJUI agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tersebut
di atas dan meminta ditunda hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa berikut dengan agenda pemilihan Direktur
Operasional dan Teknologi Informasi PT. Bank Sulselbar untuk kemudian mengangkat calon yang terpilih.
The shareholders subsequently agreed NOT TO APPROVE the above agenda of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders and requested that the matter be postponed until the next Extraordinary GMS with an agenda of electing the
Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar to then appoint the selected candidate.
BANK SULSELBAR
383
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 384
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun Implementation of the 2023 Extraordinary
2023 dan Realisasinya GMS and its Realization
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaanan Hasil RUPS
Notice Announcement Invitation Execution Results of the GMS
- Laporan atas Resume RUPSLB (notaril)
Pengumuman dilaksanakan dan Ringkasan Risalah (Hasil) RUPSLB,
melalui: termasuk hasil pemungutan suara setiap
Dilaksanakan pada
1. Dilakukan 15 (lima agenda, disampaikan ke OJK 1 (satu) hari
Membuat undangan tanggal 15 Juni
Pemberitahuan akan belas) hari sebelum kerja setelah publikasi diunggah dalam
kepada seluruh 2023, bertempat
diselenggarakan Rapat Pemanggilan RUPSLB, situs web Bank Sulselbar.
pemegang saham di Claro Hotel
kepada Otoritas Jasa dengan tidak - Laporan atas Resume RUPS LB (notaril)
Bank Sulselbar dengan Makassar (Jasmine
Keuangan tanggal 24 memperhitungkan dan Ringkasan Risalah (Hasil) RUPS
Nomor undangan yang Hall), Jl. Andi
Februari 2023 tanggal Pengumuman LB, dicatat di Akta No. 04 yang dibuat
berbeda-beda. Pangerang Pettarani
dan Pemanggilan dihadapan Notaris Rachmawati
No. 03, Makassar
RUPSLB Laica Marzuki, SH, di Kota Makassar
2. Website Bank Sulselbar pada tanggal 15 Juni 2023 dan telah
disampaikan ke OJK
- The report on the Minutes of the
Extraordinary GMS (notarial) and the
The announcement was Summary of Minutes (Results) of the GMS,
carried out through: including the voting results for each agenda,
1. Made 15 (fifteen) days Held on 15 June was submitted to OJK within 1 (one) working
Notification of the
prior to the Extraordinary Invitations were sent to 2023 at Claro Hotel day after publication was uploaded on the
Meeting was submitted
GMS invitation, all shareholders of Bank Makassar (Jasmine Bank Sulselbar website.
to the Financial Services
excluding the date of Sulselbar with different Hall), Jl. Andi - The report on the Minutes of the
Authority (OJK) dated 24
the announcement and invitation numbers. Pangerang Pettarani Extraordinary GMS (notarial) and the
February 2023.
invitation. No. 03, Makassar. Summary of Minutes (Results) of the GMS
2. Bank Sulselbar’s official was recorded in Deed No. 04, prepared before
website. Notary Rachmawati Laica Marzuki, SH, in
Makassar on 15 June 2023 and submitted to
OJK.
Rekapitulasi Kehadiran pada RUPS Luar Recapitulation of Attendance at the 2023
Biasa Tahun 2023 Extraordinary GMS
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang hadir The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar who
pada RUPS Luar Biasa Tahun 2023 adalah sebagai berikut. attended the 2023 Extraordinary GMS were as follows.
No Nama | Name Jabatan | Potition Kehadiran | Presence
1. Abdul Hayat * Komisaris Utama Hadir
2. Marsuki Komisaris Independen Hadir
3. Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Hadir
4. Muhammad Idris Komisaris Hadir
5. Yulis Suandi Direktur Utama Hadir
6. Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah Hadir
7. Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Hadir
8. Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Hadir
9. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Hadir
*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023 *) Term of office ends on August 21, 2023
BANK SULSELBAR
384
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 385
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Decisions and Realization of the 2023
Tahun 2023 Extraordinary GMS
Mata Acara Rapat Pertama | Agenda of the First Meeting Status
Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi sekaligus
pengangkatan saudara Iswadi Ayub selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar Periode
Tahun 2023-2027
Termination of Mr. Yulis Suandi as Acting Director of Operations and Information Technology and appointment of Mr.
Iswadi Ayub as Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar for the 2023–2027 Period
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No shareholders raised any questions and/or provided any opinions Telah Terealisasi
Realized
Keputusan | Resolution
Menyetujui Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana Tugas Direktur Operasional dan Teknologi
Informasi sekaligus pengangkatan saudara Iswadi Ayub selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT
Bank Sulselbar Periode Tahun 2023-2027
ResolutionApproved the termination of Mr. Yulis Suandi as Acting Director of Operations and Information Technology
and the appointment of Mr. Iswadi Ayub as Director of Operations and Information Technology of PT Bank Sulselbar
for the 2023–2027 period.
Mengubah keputusan agenda Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 12-03-2023 mengenai pelaksanaan
penggunaan dana CSR
Amendment to the Resolution of the General Meeting of Shareholders dated 12-03-2023 regarding the
implementation of CSR fund utilization
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat
No shareholders raised any questions and/or provided any opinions Telah Terealisasi
Realized
Keputusan | Resolution
Menyetujui mengubah keputusan agenda ketiga Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.03 Tanggal 13-03-
2023 mengenai pelaksanaan penggunaan Dana CSR diubah menjadi pelaksanaan diserahkan kepada Direksi
ResolutionApproved the amendment to the third agenda item of the 2023 Annual General Meeting of Shareholders
Minutes No. 03 dated 13-03-2023 regarding the implementation of CSR fund utilization, to delegate the execution to
the Board of Directors.
Evaluasi Kinerja Direksi dan Komisaris
Evaluation of the Performance of the Board of Directors and Board of Commissioners Telah Terealisasi
Tidak terdapat Pemegang Saham yang mengajukan Pertanyaan dan/atau memberikan pendapat Realized
No shareholders raised any questions and/or provided any opinions
BANK SULSELBAR
385
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 386
Direksi
Board of Directors
Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang The Board of Directors serves as the Company’s executive body,
bertugas dan bertanggung jawab secara kolegial dalam responsible for its overall management., collectively responsible
mengelola Perseroan untuk kepentingan dan sesuai for managing the organization in alignment with its interests,
dengan maksud dan tujuan Perseroan. Seluruh anggota intent, and purpose. Each member of the Board possesses a
Direksi Perseroan telah memiliki pengalaman paling minimum of five years of experience as Executive Officers within
kurang 5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai Pejabat the Company and has successfully completed a fit and proper
Eksekutif Perseroan serta telah lulus penilaian kemampuan assessment by the Financial Services Authority, which evaluates
dan kepatutan oleh Pihak Otoritas Jasa Keuangan yang their integrity, competence, and financial reputation.
mencakup penilaian integritas, kompetensi dan reputasi
keuangan.
Direksi Bertanggung jawab secara kolektif melakukan The Board is responsible for managing the Bank in a manner that
pengurusan bank untuk kepentingan dan tujuan bank serta reflects its interests and objectives, representing the institution
mewakili bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai in legal matters, and adhering to the Articles of Association. The
dengan Anggaran Dasar, bertanggung jawab kepada RUPS Board is accountable to the General Meeting of Shareholders
yang merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan (GMS), demonstrating its commitment to Good Corporate
perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola Governance principles, which are essential for ensuring the
Perusahaan yang Baik yang berperan langsung dalam Bank's long-term sustainability. The Board ensures the effective
memastikan keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka implementation of policies and plans across all directorates and
pendek maupun panjang, memastikan eksekusi setiap operational units, in accordance with the Bank's Business Plan.
kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran direktorat
dan unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.
Tugas, Tanggung Jawab, Hak dan Duties, Responsibilities, and Authorities
Wewenang Direksi of the Board of Directors
Direksi bertugas dengan itikad baik dan bertanggungjawab The Board of Directors operates with integrity and assumes full
penuh memimpin dan mengurus Bank sesuai dengan visi, responsibility for the leadership and management of the Bank,
misi, dan tujuan yang telah ditetapkan serta dalam batasan adhering to the established vision, mission, and objectives,
wewenang yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan as well as the authority defined in the Articles of Association
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun and applicable laws and regulations. The specific duties and
tugas dan tanggungjawab masing-masing Direksi yang responsibilities of each Director, as outlined in the Company's
diatur dalam Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Tatakelola Corporate Governance Manual (BPP), are as follows:
Perusahaan, adalah sebagai berikut:
1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board of Directors is fully accountable for the
kepengurusan Bank. management of the Bank.
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan 2. The Board is required to manage the Bank in accordance with
dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam its authority and responsibilities as stipulated in the Articles
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan of Association and relevant legal regulations.
yang berlaku.
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 3. The Board must implement Governance principles across all
dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan Bank activities at every organizational level.
atau jenjang organisasi.
BANK SULSELBAR
386
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 387
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan 4. The Board is obligated to address audit findings and
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor recommendations from the Bank's internal audit unit,
eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau external auditors, and supervisory findings from Bank
hasil pengawasan otoritas lain. Indonesia or other regulatory authorities.
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 5. To uphold Good Corporate Governance principles, the Board
Direksi paling kurang wajib membentuk: must establish at least:
a. Satuan Kerja Audit Intern; a. Internal Audit Work Unit;
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite b. Risk Management Work Unit and Risk Management
Manajemen Risiko; dan Committee; and
c. Satuan Kerja Kepatuhan. c. Compliance Work Unit.
6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 6. The Board is responsible for reporting the implementation
tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum of its duties to shareholders via the General Meeting of
Pemegang Saham. Shareholders.
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai kebijakan 7. The Board must communicate the Bank's strategic personnel
Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian. policies to employees.
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan 8. Directors are prohibited from engaging individual advisors or
dan/atau jasa profesional sebagal konsultan. professional services as consultants.
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa 9. Engagement of individual advisors or professional services as
profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam hal consultants is permissible under the following conditions:
memenuhi persyaratan: a. Special projects include information technology projects
a. Proyek bersifat khusus antara lain adalah proyek or public relations development that have criteria of
teknologi informasi atau pengembangan kehumasan having a specific time target;
(public relations) yang memiliki kriteria adanya target b. Based on a clear contract, which at least includes the
waktu tertentu; scope of work, responsibilities and duration of the work
b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang and costs;
kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab c. Consultants are independent parties and have the
dan jangka waktu pekerjaan serta biaya; qualifications to work on special projects.
c. Konsultan adalah pihak independen dan memiliki
kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat
khusus.
10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang 10. The Board is required to provide accurate, relevant, and
akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan timely data and information to the Board of Commissioners.
Komisaris.
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja 11. The Board must establish binding guidelines and work
yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi. regulations for all members.
12. Pedoman dan tata tertib kerja dimaksud paling kurang 12. These guidelines must include:
wajib mencantumkan: a. Work ethics regulations;
a. Pengaturan etika kerja; b. Working hours; and
b. Waktu kerja; dan c. Meeting procedures.
c. Pengaturan rapat.
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman 13. Decisions made by the Board in accordance with the
dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi tanggung guidelines and regulations are binding and collectively
jawab seluruh anggota Direksi. accountable to all members.
Adapun wewenang Direksi, antara lain: The authority of the Board of Directors encompasses:
1. Mewakili Bank dalam dan di luar pengadilan, mengikat 1. Representing the Bank in legal matters, binding the Bank to
Bank dengan pihak lain, serta melakukan tindakan yang agreements with third parties, and executing actions that
tidak bertentangan dengan ketentuan perundang- comply with statutory provisions and the Bank's Articles of
undangan dan anggaran dasar Bank. Association.
BANK SULSELBAR
387
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 388
2. Mengangkat dan memberhentikan karyawan sesuai 2. Appointing and dismissing employees in accordance with
dengan peraturan perusahaan dan perundang-undangan company policies and applicable laws.
yang berlaku.
3. Mengangkat anggota komite yang dibentuk berdasarkan 3. Appointing members to committees formed based on
keputusan rapat Dewan Komisaris. decisions made during Board of Commissioners meetings.
Sedangkan hak Direksi antara lain: The rights of the Board of Directors include:
1. Menerima gaji dan tunjangan yang besarnya ditetapkan 1. Receiving salaries and allowances determined by the GMS. If
berdasarkan keputusan RUPS. Jika kewenangan RUPS the authority is delegated, the Board of Commissioners will
dilimpahkan kepada Dewan Komisaris, besarnya gaji set the amount based on their decisions.
dan tunjangan ditetapkan berdasarkan keputusan rapat
Dewan Komisaris.
2. Anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari 2. Members of the Board have the right to resign by providing
jabatannya dengan memberi pemberitahuan secara written notice to the Bank at least 30 days prior to their
tertulis kepada Bank paling lambat 30 (tiga puluh) hari intended resignation date.
sebelum tanggal pengunduran diri. 3. A member temporarily dismissed by the Board of
3. Anggota Direksi yang diberhentikan sementara oleh Commissioners may return to their original position if the
Dewan Komisaris berhak untuk kembali menjabat dismissal is deemed legally invalid, provided that a General
jabatannya semula jika pemberhentian sementara Meeting of Shareholders is not held within 30 days following
tersebut batal demi hukum. Hal ini berlaku apabila the temporary dismissal.
dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah pemberhentian
sementara, Direksi atau Dewan Komisaris tidak
mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Tanggung jawab antara lain: Responsibilities include:
1. Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board is fully responsible for the implementation of the
kepengurusan Bank. Bank's management.
2. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung 2. Board members and the Board of Commissioners are jointly
jawab secara tanggung renteng atas kerugian Bank jika and severally liable for the Bank's losses if shareholders
Pemegang Saham tidak dapat mengembalikan dividen cannot recover interim dividends.
interim.
3. Direksi bersama-sama dengan Dewan Komisaris 3. The Board, alongside the Board of Commissioners, is
bertanggung jawab atas efektivitas penerapan responsible for the effective execution of Risk Management
Manajemen Risiko terkait Risiko Likuiditas. concerning Liquidity Risk.
4. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris 4. Board members and members of the Board of Commissioners
bertanggung jawab secara tanggung renteng terhadap are jointly and severally liable to affected parties if the
pihak yang dirugikan apabila laporan keuangan yang financial reports provided are found to be incorrect or
disediakan ternyata tidak benar dan/atau menyesatkan. misleading, unless they can prove that the situation was not
Mereka dibebaskan dari tanggung jawab jika dapat due to their fault.
dibuktikan bahwa keadaan tersebut bukan karena
kesalahannya.
5. Ketentuan mengenai tanggung jawab Direksi atas 5. Provisions regarding the Board's responsibilities for errors
kesalahan dan kelalaiannya yang diatur dalam Undang- and negligence as outlined in the Law on Limited Liability
undang tentang Perseroan Terbatas tidak mengurangi Companies do not diminish the applicability of the Criminal
ketentuan yang diatur dalam Undang-undang tentang Law provisions.
Hukum Pidana.
BANK SULSELBAR
388
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 389
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Masa Jabatan Direksi Term of Office of the Board of Directors
1. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk jangka 1. Members of the Board of Directors are appointed by the
waktu 3 (tiga) tahun sesuai ketentuan Anggaran Dasar GMS for a period of 3 (three) years in accordance with the
Perusahaan dan dapat diangkat kembali untuk masa provisions of the Company’s Articles of Association and may
jabatan kedua kalinya dengan tidak mengurangi hak be reappointed for a second term without prejudice to the
Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan right of the General Meeting of Shareholders to dismiss at
sewaktu-waktu dengan menyebutkan alasannya, any time by stating the reasons,
2. Jika oleh suatu sebab jabatan seorang atau lebih atau 2. If for some reason the position of one or more or all members
semua anggota Direksi lowong, maka dalam waktu 30 of the Board of Directors is vacant, then within 30 (thirty)
(tiga puluh) hari setelah terjadinya lowongan tersebut days after the occurrence of the vacancy a GMS must be
harus diselenggarakan RUPS untuk mengisi lowongan itu held to fill the vacancy by taking into account the Laws and
dengan memperhatikan Peraturan Perundang-undangan Regulations and the Articles of Association,
dan Anggaran Dasar,
3. Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri 3. A member of the Board of Directors may resign from his/
dari jabatannya dengan memberitahukan secara her position by notifying the Company in writing of such
tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan intention at least 30 (thirty) days before the date of his/her
sesedikit-sedikitnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal resignation,
pengunduran dirinya,
4. Jabatan anggota Direksi berakhir, apabila: 4. The term of office of a member of the Board of Directors ends if:
a) Mengundurkan diri, a) Resigns,
b) Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan b) No longer meets the requirements of laws and regulations,
perundang-undangan,
c) Meninggal dunia, c) Dies,
d) Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. d) Dismissed based on a decision of the GMS.
Persyaratan Direksi Board of Directors Requirements
Struktur dan Keanggotaan Structure and Membership
1. Perseroan diurus dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri 1. The Company is managed by a Board of Directors comprising
dari paling sedikit 4 (orang) orang Direktur, seorang at least four Directors, one of whom is designated as the
diantaranya diangkat sebagai Direktur Utama. President Director.
2. Para anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh 2. Members of the Board are appointed and dismissed by the
RUPS. GMS.
3. Tata cara pengangkatan anggota Direksi secara rinci 3. Detailed procedures for appointing members of the Board of
akan dituangkan dalam sebuah keputusan RUPS. Directors will be specified in a GMS decision.
Persyaratan Umum General Requirements
a. Warga Negara Indonesia. a. Indonesian citizenship.
b. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Faith in God Almighty.
c. Mempunyai akhlak dan moral yang baik. c. Good morals and ethics.
d. Setia dan taat kepada NKRI. d. Loyalty and obedience to the Republic of Indonesia.
e. Sehat Jasmani dan Rohani. e. Physical and mental health.
f. Tidak termasuk dalam daftar orang-orang yang dilarang f. Not included in the list of individuals prohibited from
menjadi pemegang saham dan atau pengurus Bank dan becoming shareholders or managers of Banks and/or Rural
atau Bank Perkreditan Rakyat sesuai dengan ketentuan Credit Banks as stipulated by Bank Indonesia and/or the
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau Otoritas Financial Services Authority.
Jasa Keuangan.
BANK SULSELBAR
389
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 390
g. Tidak pernah melakukan kegiatan yang merugikan g. No history of activities detrimental to the state or unethical
negara dan perbuatan tercela dibidang perbankan, conduct in banking, financial, or other business sectors.
keuangan dan usaha lainnya.
h. Mampu melaksanakan perbuatan hukum. h. Capability to perform legal actions.
i. Tidak pemah dihukum karena melakukan perbuatan i. No prior convictions for criminal acts harmful to state
pidana yang merugikan keuangan negara dalam waktu 5 finances within the five years preceding appointment.
(lima) tahun sebelum pengangkatannya.
j. Tidak pemah dinyatakan pailit atau menjadi anggota j. No history of bankruptcy or being a member of a Board of
Direksi yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu Directors found guilty of causing a company to declare
perusahaan dinyatakan pailit. bankruptcy.
Persyaratan Khusus Special Requirements
Memiliki kompetensi, integritas dan reputasi/kelayakan Demonstration of competence, integrity, and a good financial
keuangan yang baik sebagaimana yang dipersyaratkan di reputation as required by Bank Indonesia and/or the Financial
dalam ketentuan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa Services Authority regarding the Fit and Proper Test.
Keuangan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit
and proper test).
Persyaratan Lainnya Other Requirements
a. Direktur Utama wajib berasal dari pihak yang independen a. The President Director must be independent of the controlling
terhadap pemegang saham pengendali. shareholder.
b. Anggota Direksi paling kurang memiliki pengalaman b. Members of the Board of Directors must have at least five
5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai pejabat years of operational experience as executive officers within
eksekutif pada Bank. the Bank.
c. Calon Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan c. The candidate for the position of Director responsible for
wajib memiliki integritas dan pengetahuan yang memadai the Compliance Function must possess integrity and a
mengenai ketentuan Bank Indonesia dan/atau Otoritas comprehensive understanding of the provisions set forth by
Jasa Keuangan dan peraturan perundang-undangan Bank Indonesia and/or the Financial Services Authority, as
yang berlaku. well as relevant laws and regulations.
d. Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan lain sebagai d. Members of the Board of Directors are prohibited from
berikut: holding any of the following positions:
· Anggota Dewan Komisaris, Direksi atau pejabat – Members of the Board of Commissioners, Directors, or
eksekutif pada Bank, perusahaan dan/atau lembaga executive officers at banks, corporations, and/or other
lain. institutions.
· Jabatan struktural dan fungsional lainnya dalam - Any structural or functional positions within Central
instansi/lembaga Pemerintah Pusat/Daerah. Government agencies/institutions or regional bodies.
· Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan atau - Any positions that could lead to direct or indirect conflicts
pertentangan kepentingan secara langsung/tidak of interest with the Bank they lead, or that are in violation
langsung dengan Bank yang dipimpinnya dan/atau of applicable laws and regulations.
yang bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
e. Anggota Direksi baik sendiri-sendiri atau bersama-sama e. Members of the Board of Directors, whether individually or
dilarang memiliki saham melebihi dari 25% modal disetor collectively, are prohibited from owning shares exceeding
pada suatu Bank dan/atau perusahaan lain. 25% of the paid-up capital in a Bank and/or other company.
f. Tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai dengan f. There must be no blood relations up to the second degree,
derajat kedua, baik menurut garis lurus maupun garis ke whether in a direct line or lateral line, or any marital relations
samping atau hubungan semenda (menantu atau ipar) (such as son-in-law or brother-in-law) with other Directors
dengan Direktur lain dan/atau Anggota Komisaris. and/or Members of the Board of Commissioners.
BANK SULSELBAR
390
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 391
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
g. Bagi calon Direksi yang berasal dari internal Bank g. Prospective Directors from within the Bank are required
minimal pernah menjadi pejabat eksekutif satu level di to have served as an executive officer one level below the
bawah Direksi atau sedang menjabat sebagai Pemimpin Director or to currently hold the position of Division Head.
Divisi.
h. Sedangkan untuk calon Direksi dari pihak luar Bank h. Candidates for Directors from outside the Bank must meet
(eksternal) harus memenuhi syarat lainnya berupa: additional qualifications, including:
· Pejabat eksekutif aktif yang jabatannya satu level di - Serving as active executive officers one level below the
bawah Direksi pada Bank Umum ataupun pensiunan Board of Directors at a commercial bank or being retired
pejabat eksekutif yang jabatannya satu level di bawah executive officers from such positions.
Direksi pada suatu Bank Umum.
· Berpengalaman operasional memimpin Cabang Bank - Possessing operational experience leading a general bank
Umum sebelum menjadi Pejabat Eksekutif satu level branch prior to assuming the role of Executive Officer one
di bawah Direksi. level below the Board of Directors.
· Rekomendasi atau Surat Keterangan dari tempat - Providing a recommendation or letter of reference from
bekerja sebelumnya their previous employer.
i. Memenuhi persyaratan lainnya sebagaimana yang i. Compliance with other requirements mandated by the
dipersyaratkan di dalam ketentuan Bank Indonesia dan/ provisions of Bank Indonesia and/or the Financial Services
atau ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Authority is essential.
Seluruh persyaratan atau kriteria Governance structure All Governance structure requirements and criteria must
yang telah dipenuhi dan tidak terdapat kelemahan atau be satisfied, ensuring there are no weaknesses or violations,
pelanggaran meliputi: including:
1. Jumlah anggota Direksi hingga bulan Desember 2022 1. The Board of Directors consisted of four (4) members as of
sebanyak 4 (empat) orang. December 2022.
2. Semua anggota Direksi berasal dari Internal Pegawai 2. All members of the Board of Directors are internal employees
Bank Sulselbar. of Bank Sulselbar.
3. Seluruh anggota Direksi beralamat/berdomisili di 3. All members of the Board of Directors are residents of
Indonesia/Makassar. Indonesia/Makassar.
4. Mayoritas anggota Direksi telah memiliki pengalaman 4. The majority of members of the Board of Directors possess a
paling kurang 5 (lima) tahun di bidang operasional minimum of five (5) years of experience in operational roles
sebagai Pejabat Eksekutif Bank. as bank executive officers.
5. Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai 5. The Board of Directors does not hold concurrent positions
Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank, as commissioners, directors, or executive officers at other
perusahaan dan atau lembaga lain kecuali terhadap hal banks, corporations, or institutions, except as specified
yang telah ditetapkan dalam Ketentuan Otoritas tentang in the Authority's Provisions on the Implementation of
Pelaksanaan GCG Bagi Bank Umum yaitu menjadi Good Corporate Governance (GCG) for commercial banks,
Dewan Komisaris dalam rangka melaksanakan tugas particularly regarding the role of the Board of Commissioners
pengawasan atas penyertaan pada perusahaan anak in overseeing investments in non-bank subsidiaries controlled
bukan Bank yang dikendalikan oleh Bank. by the Bank.
6. Anggota Direksi baik secara sendiri-sendiri atau 6. Members of the Board of Directors, whether individually or
bersama-sama tidak memiliki saham melebihi 25% collectively, do not own shares exceeding twenty-five percent
(dua puluh lima persen) dari modal disetor pada suatu (25%) of the paid-up capital in any other company.
perusahaan lain. 7. The majority of members of the Board of Directors do not
7. Mayoritas anggota Direksi tidak saling memiliki have familial relationships up to the second degree with other
hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan members of the Board of Directors or with members of the
sesama anggota Direksi, dan/atau dengan anggota Board of Commissioners.
Dewan Komisaris. 8. The appointment and/or replacement of members of the
8. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota Direksi Board of Directors has been conducted in accordance with
telah memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi. the recommendations of the Nomination Committee.
BANK SULSELBAR
391
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 392
9. Direksi memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang telah 9. The Board of Directors has established guidelines and work
mencantumkan pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan regulations that encompass work ethics, working hours, and
rapat-rapat. meeting protocols.
10. Direksi tidak menggunakan penasehat perorangan dan/ 10. The Board of Directors does not engage individual advisors
atau jasa profesional sebagai konsultan kecuali untuk or professional services as consultants, except for specific
proyek yang bersifat khusus, telah didasari oleh kontrak projects based on a clear contract detailing the scope of work,
yang jelas meliputi lingkup kerja, tanggung jawab, jangka responsibilities, duration, and costs, with the consultants
waktu pekerjaan, dan biaya, serta konsultan merupakan being independent parties qualified for special projects.
Pihak Independen yang memiliki kualifikasi untuk
mengerjakan proyek yang bersifat khusus.
11. Seluruh anggota Direksi memiliki integritas, kompetensi 11. All members of the Board of Directors demonstrate integrity,
dan reputasi keuangan yang baik dan memadai. competence, and a solid financial reputation.
12. Direktur Utama, berasal dari pihak yang independen 12. The President Director is independent of the controlling
terhadap Pemegang Saham Pengendali, yaitu shareholder, with no financial, managerial, share ownership,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, or familial ties.
kepemilikan saham dan hubungan keluarga.
13. Seluruh anggota Direksi telah lulus Fit and proper test dan 13. All members of the Board of Directors have successfully
telah memperoleh surat persetujuan dari Pihak Otoritas passed the Fit and Proper Test and obtained a letter of
Jasa Keuangan. approval from the Financial Services Authority.
14. Anggota Direksi memiliki kompetensi yang memadai dan 14. Members of the Board of Directors possess adequate and
relevan dengan jabatannya untuk menjalankan tugas dan relevant competencies for their respective positions, enabling
tanggung jawabnya serta mampu mengimplementasi them to effectively fulfill their duties and responsibilities.
kompetensi yang dimilikinya dalam pelaksanaan tugas
dan tanggung jawabnya.
15. Anggota Direksi memiliki kemauan dan kemampuan 15. Members of the Board of Directors are committed to
untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan continuous learning to enhance their knowledge of banking,
dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang the latest developments in the financial sector, and other
perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang fields that support their roles.
keuangan/lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas
dan tanggung jawabnya.
16. Anggota Direksi membudayakan pembelajaran secara 16. Members of the Board of Directors foster a culture of
berkelanjutan dalam rangka peningkatan pengetahuan continuous learning to improve knowledge of banking and
tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait the latest developments related to finance and other relevant
bidang keuangan/lainnya yang mendukung pelaksanaan fields across all organizational levels.
tugas dan tanggung jawabnya pada seluruh tingkatan
atau jenjang organisasi.
17. Komposisi Direksi telah memenuhi ketentuan karena 17. The composition of the Board of Directors has met the
tidak adanya intervensi pemilik. requirements due to the absence of owner intervention.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Guidelines and Work Regulations of the
Direksi Board of Directors
Direksi Bank Sulselbar telah memiliki Pedoman dan tata The Board of Directors of Bank Sulselbar has established
tertib kerja Direksi Bank Sulselbar melalui Surat Keputusan guidelines and work procedures through Decree Number SK/075/
Direksi Nomor SK/075/DIR/K/XI/2020, tentang Buku DIR/K/XI/2020, concerning the Company's General Policy for
Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Penerapan the Implementation of Governance, signed on November 18,
Tatakelola Bank Sulselbar yang ditandatangi pada tanggal 18 2020.
November 2020.
BANK SULSELBAR
392
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 393
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Secara lebih rinci, pedoman dan tata tertib kerja Direksi These guidelines and work procedures are detailed in the Board
diatur dalam Board Manual yang mengatur tentang Manual, which outlines the Guidelines and Work Regulations
Panduan dan Pedoman Kerja & Tata Tertib Direksi berisikan & Rules of Procedure for the Board of Directors, incorporating
kompilasi dari prinsip-prinsip hukum korporasi, peraturan corporate law principles, applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, arahan Pemegang shareholder directives, and provisions of the Articles of Association
Saham dan ketentuan Anggaran Dasar yang mengatur tata that govern the work procedures of the Commissioners and
kerja Komisaris dan Direksi berikut organ kelengkapannya. Board of Directors, along with their supporting organs. The Work
Pedoman Kerja & Tata Tertib Direksi merupakan hasil Guidelines & Rules of Procedure of the Board of Directors are
kodifikasi dari berbagai peraturan yang berlaku bagi Bank the result of the codification of various regulations applicable to
Sulselbar dan praktik-praktik terbaik (best practices) tata Bank Sulselbar and best practices in good bank Governance.
kelola Bank yang baik.
Pedoman dan tata kerja Direksi Bank Sulselbar berisikan The guidelines and work procedures of the Board of Directors of
tentang: Bank Sulselbar include:
• BAB I Pendahuluan • Chapter I: Introduction
• BAB II Pelaksanaan Tata Kelola • Chapter II: Implementation of Governance
• BAB III Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Penilaian • Chapter III: Report on the Implementation of Governance
Penerapan Tata Kelola and Assessment of Governance Effectiveness
• BAB IV Sanksi • Chapter IV: Sanctions
• BAB V Penutup • Chapter V: Conclusion
Pembidangan Tugas Direksi Division of Duties Among Directors
Adapun pembidangan tugas Direksi adalah sebagai berikut. The division of responsibilities within the BOD’s is as follows:
Tabel Pembidangan Tugas Direksi | Table of Directors’ Duties
Jabatan Bidang Tugas Task field
Membawahi Divisi Audit Internal dan Anti Fraud, Human Supervising the Internal Audit and Anti-Fraud
Direktur Utama Capital, Strategic dan Initiative Management, Corporate Division, Human Capital, Strategic and Initiative
Secretary Management, Corporate Secretary
Membawahi Divisi Teknologi dan Informasi, Keuangan Oversees the Technology and Information, Finance
Direktur Operasional & TI dan Akuntansi, Digitalisasi dan Layanan, Umum dan and Accounting, Digitalization and Services,
Procurement General and Procurement Divisions
Supervises the Treasury, Funds and Services, Sharia
Direktur Pemasaran & Membawahi Divisi Treasury, Dana dan Jasa, Usaha
Business, DPLK, Credit Rescue and Settlement
Syariah Syariah, DPLK, Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit
Divisions
Oversees the Corporate and Medium Credit
Membawahi Divisi Kredit Korporasi dan Menengah,
Direktur Kredit & UMKM Division, Retail and Consumer Credit, International
Kredit Ritel dan Konsumer, International Banking
Banking
Supervise the Risk Management and Compliance
Direktur Kepatuhan Membawahi Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Division
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi Concurrent Position Policy for Directors
Sebagai Bank Umum, Bank Sulselbar juga berpedoman As a commercial bank, Bank Sulselbar adheres to Financial
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun Services Authority Regulation Number 17 of 2023 concerning
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, yang the Implementation of Governance for commercial banks, which
mengatur diantaranya: stipulates that:
BANK SULSELBAR
393
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 394
1. Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan: 1. Members of the Board of Directors are prohibited from
a. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, holding concurrent
anggota Dewan Pengawas Syariah, atau Pejabat a. Positions as a member of the Board of Directors, member
Eksekutif pada bank, perusahaan dan/atau lembaga of the Board of Commissioners, member of the Sharia
lain. Supervisory Board, or executive officer at any bank,
corporation, or other institution.
b. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan b. In the realm of functional responsibilities within banking
bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang and/or non-banking financial institutions, whether based
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri. in Indonesia or internationally:
c. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan c. In positions that may create a conflict of interest
kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai concerning responsibilities as a member of the Board of
anggota Direksi dan/atau Directors and/or
d. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan d. in other roles as stipulated by applicable laws and
perundang-undangan. regulations.
2. Tidak termasuk rangkap jabatan sebagaimana dimaksud 2. Exempting dual roles as specified above, members of the
pada angka (1) di atas dalam hal anggota Direksi: Board of Directors are:
a. Bertanggung jawab terhadap pengawasan atas a. Responsible for overseeing the Bank's involvement in
penyertaan Bank pada perusahaan anak, menjalankan subsidiary companies and fulfilling functional duties as
tugas fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris members of the Board of Commissioners in non-bank
pada perusahaan anak bukan Bank yang dikendalikan subsidiary companies controlled by the Bank;
oleh Bank; b. Accountable for supervising pension funds or serving
b. Bertanggung jawab terhadap pengawasan dana as members of the supervisory board for pension funds
pensiun atau menjalankan tugas sebagai dewan owned by the Bank;
pengawas dana pensiun yang dimiliki oleh Bank; c. Expected to perform duties as substitute directors of the
c. Melaksanakan tugas sebagai direktur pengganti Bank; and/or
Bank; dan/atau d. Members of the Board of Directors are permitted to hold
d. Menduduki jabatan pada organisasi atau lembaga positions in non-profit organizations or institutions,
nirlaba sepanjang tidak mengakibatkan yang provided such roles do not impair their ability to fulfill
bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan their duties and responsibilities as members of the Bank's
tanggung jawab sebagai anggota Direksi Bank. Board of Directors.
3. Mayoritas anggota Direksi dilarang saling memiliki 3. A majority of the Board of Directors members are prohibited
hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan sesama from having familial relationships up to the second degree
anggota Direksi dan/atau dengan anggota Dewan with other Board members and/or with members of the
Komisaris. Board of Commissioners.
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai: Members of the Board of Directors are prohibited from
1. Anggota Direksi pada BUMN, Badan Usaha Milik Daerah, concurrently holding positions as:
badan usaha milik swasta. 1. Members of the Board of Directors at state-owned enterprises
2. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada (BUMN), regionally-owned enterprises, or privately-owned
BUMN/ BUMD. companies.
3. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/ 2. Members of the Board of Commissioners/Supervisory Board
lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah. at state-owned enterprises (BUMN/BUMD).
4. Pengurus partai politik, anggota legislatif dan/atau 3. Other structural and functional positions in central and/or
kepala daerah/wakil kepala daerah dan/atau menjadi regional government agencies/institutions.
calon legislatif atau calon kepala daerah/wakil kepala 4. Political party administrators, legislative members, regional
daerah. heads/deputy regional heads, or candidates for legislative or
5. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam regional head/deputy regional head positions.
peraturan perundang-undangan dan jabatan lain yang 5. Any other positions defined by laws and regulations that may
dapat menimbulkan benturan kepentingan. present a conflict of interest.
BANK SULSELBAR
394
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 395
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota Members of the Board of Directors are prohibited from
Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif concurrently serving as members of the Board of Directors, Board
pada bank, perusahaan dan atau lembaga lain. Tidak termasuk of Commissioners, or Executive Officers at banks, companies,
rangkap jabatan dalam hal Direksi yang bertanggung and/or other institutions. However, this does not include
jawab terhadap pengawasan atas penyertaan Perseroan concurrent positions for Directors responsible for supervising the
pada perusahaan anak, menjalankan tugas fungsional Company’s participation in subsidiaries or performing functional
menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak duties as members of the Board of Commissioners at non-bank
bukan bank yang dikendalikan oleh Perseroan, sepanjang subsidiaries controlled by the Company, provided such roles
tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan do not interfere with their responsibilities as members of the
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Company’s Board of Directors.
Direksi Perseroan.
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/
Nama Jabatan Position
Instansi Lain Instansi Lain
Yulis Suandi Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada President Director
Direktur Pemasaran &
Rosmala Arifin* Tidak Ada Tidak Ada Marketing & Sharia Director
Syariah
Dirhamsyah Direktur Pemasaran &
Tidak Ada Tidak Ada Marketing & Sharia Director
Kadir** Syariah
Banking Operations & IT
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Tidak Ada Tidak Ada
Director
Dian Anggriani
Direktur Kepatuhan Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
Utina
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM Tidak Ada Tidak Ada Credit & SMEs Director
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024 * Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur ** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from August 12, 2024
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi Management of conflict of interest for the BOD
Setiap anggota Direksi dilarang mengambil dan/atau Each member of the Board of Directors is prohibited from
menerima keuntungan pribadi baik secara langsung maupun deriving personal benefits, whether directly or indirectly, from the
tidak langsung dari kegiatan Perseroan, selain remunerasi Company’s activities, beyond remuneration and other legitimate
dan fasilitas lain yang sah, yang ditetapkan berdasarkan benefits as determined by the General Meeting of Shareholders
keputusan RUPS. Anggota Direksi dilarang memanfaatkan (GMS). Members of the Board of Directors must not utilize the
Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/ Company for personal, familial, or other interests that could
atau pihak lain yang dapat merugikan atau mengurangi harm or diminish the Company’s profits.
keuntungan Perseroan.
Anggota Direksi dilarang memberikan atau menawarkan atau Members of the Board of Directors are prohibited from giving or
menerima, baik langsung maupun tidak langsung, sesuatu offering or receiving, either directly or indirectly, anything of value
yang berharga kepada atau dari pelanggan atau seorang to or from a customer or a Government official to influence or as
pejabat Pemerintah untuk mempengaruhi atau sebagai a reward for what he has done and other actions, in accordance
imbalan atas apa yang telah dilakukannya dan tindakan with the provisions of laws and regulations. Every member of the
lainnya, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Board of Directors who personally in any way, either directly or
Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan cara indirectly, has an interest in a transaction, contract or proposed
apapun, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, contract in which the Company is a party must declare the nature
BANK SULSELBAR
395
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 396
mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak of his interest in a Board of Directors Meeting and therefore is
atau kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan menjadi not entitled to participate in voting on matters relating to the
salah satu pihaknya harus dinyatakan sifat kepentingannya transaction or contract.
dalam suatu Rapat Direksi dan karenanya tidak berhak
untuk ikut dalam mengambil suara mengenai hal-hal yang
berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut.
Dalam hal terjadi Benturan Kepentingan (conflict of interest) In cases of a conflict of interest—defined as a situation where
yaitu suatu kondisi saat kepentingan ekonomis Perseroan the Company’s economic interests clash with personal economic
berbenturan dengan kepentingan ekonomis pribadi, maka interests—Board members must consistently:
Anggota Direksi hendaknya senantiasa harus:
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak 1. Prioritize the interests of the Company and ensure that such
mengurangi keuntungan Perseroan dalam hal teriadi conflicts do not diminish Company profits.
benturan kepentingan.
2. Menghindarkan diri dari pengambilan keputusan dalam 2. Refrain from making decisions in circumstances where a
situasi dan kondisi adanya benturan kepentingan. conflict of interest exists.
3. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan 3. Ensure disclosure in decision-making occurs even in cases of
keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya conflict of interest.
benturan kepentingan.
4. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Direksi, 4. Provide credit to members of the Board of Directors based
harus berdasarkan batas kewajaran sesuai dengan on reasonable limits as per Company regulations, without
peraturan Perseroan yang berlaku tanpa membedakan differentiation from other customers (on an arm’s length
dengan nasabah lainnya (arm’s length basis). basis).
5. Melaporkan transaksi saham Perseroan dalam waktu 3 5. Report any Company stock transactions within three (3)
(tiga) hari kerja. working days.
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan
Direksi Dewan Pemegang Saham Dewan Pemegang Saham
Direksi Direksi
Komisaris Pengendali Komisaris Pengendali
Yulis Suandi Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Rosmala Arifin* Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dirhamsyah Kadir** Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Iswadi Ayub Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dian Anggriani Utina Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dwi Zulkarnain Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024 * Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur ** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from August 12, 2024
Independensi Direksi Independence of the Board of Directors
Direksi Bank Sulselbar juga senantiasa menjunjung tinggi The Board of Directors of Bank Sulselbar adheres to the principle
prinsip independensi dalam melaksanakan tugas dan of independence in fulfilling its duties and responsibilities,
tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan Bank prioritizing the interests of the Bank above personal interests,
di atas kepentingan sendiri, serta bekerja dan berperilaku and conducting itself with high integrity as stipulated in POJK
dengan integritas tinggi sebagaimana telah diatur didalam No. 17 of 2023:
POJK No.17 Tahun 2023 sebagai berikut:
1. Mayoritas anggota Direksi dilarang saling memiliki 1. A majority of the members of the Board of Directors are
hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan sesama prohibited from having familial relationships up to the second
BANK SULSELBAR
396
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 397
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
anggota Direksi dan/atau dengan anggota Dewan degree with fellow Board members and/or with members of
Komisaris. the Board of Commissioners.
2. Anggota Direksi dilarang memberikan kuasa umum 2. Members of the Board of Directors are prohibited from
kepada pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas granting general power of attorney to third parties that could
dan fungsi Direksi. result in the transfer of their duties and functions.
3. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan 3. The Board of Directors is prohibited from employing
dan/atau jasa profesional sebagai tenaga ahli atau individual advisors and/or professional services as experts or
konsultan. consultants.
4. Larangan sebagaimana dimaksud pada poin 3, tidak 4. The prohibition outlined in point 3 does not extend to the
berlaku untuk penggunaan penasihat perorangan dan/ engagement of individual advisors and/or professional
atau jasa profesional dengan ketentuan: services for:
a. untuk proyek bersifat khusus; a. Special projects;
b. berdasarkan pada kontrak kerja yang jelas; b. Pursuant to a clearly defined employment contract;
c. dilaksanakan oleh Pihak Independen yang memiliki c. Conducted by an Independent Party possessing relevant
pengetahuan teknis tertentu dengan standar technical expertise and adequate qualifications for the
kualifikasi keahlian yang memadai untuk mengerjakan special projects mentioned in point a;
proyek yang bersifat khusus sebagaimana dimaksud
dalam huruf a;
d. dilaksanakan oleh pihak yang tidak menduduki d. Engaged by individuals who do not occupy structural
jabatan struktural pada Bank; dan positions within the Bank; and
e. dilaksanakan oleh pihak yang tidak mempunyai e. Engaged by individuals lacking the authority to make
wewenang untuk membuat keputusan operasional operational decisions for the Bank.
Bank.
Rapat Direksi Board of Directors Meeting
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Kebijakan pelaksanaan Rapat Direksi (Radisi) telah The policy governing Board of Directors Meetings (Radisi) is
disesuaikan dengan Pasal 30 POJK No. 17 Tahun 2023 yang in accordance with Article 30 of POJK No. 17 of 2023, which
menyatakan bahwa: states:
1. Direksi wajib menyelenggarakan rapat Direksi secara 1. The Board of Directors is required to hold regular meetings at
berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan. least once per month.
2. Direksi wajib menyelenggarakan rapat Direksi bersama 2. The Board of Directors must meet with the Board of
Dewan Komisaris secara berkala paling sedikit 1 (satu) Commissioners at least once every four months.
kali dalam 4 (empat) bulan.
3. Rapat Direksi sebagaimana dimaksud diselenggarakan 3. A Board of Directors meeting is deemed valid if attended by
jika dihadiri mayoritas anggota Direksi. the majority of its members.
Ketentuan Penyelenggaraan Rapat Direksi Provisions for Conducting BOD Meetings
1. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap 1. A Board of Directors Meeting may be convened whenever
waktu apabila dipandang perlu: deemed necessary:
a. oleh seorang atau lebih anggota Direksi; a. By one or more members of the Board of Directors;
b. atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih b. Upon written request from one or more members of the
anggota Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
c. atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih c. Upon written request from shareholders representing
pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 at least one-tenth of the total shares with valid voting
(satu per sepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh rights.
saham dengan hak suara yang sah;
BANK SULSELBAR
397
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 398
2. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota 2. The meeting notice is to be issued by a member of the Board
Direksi yang berhak bertindak untuk dan atas nama of Directors who is authorized to act on behalf of the Board.
Direksi. 3. The invitation to the Board of Directors Meeting is carried out
3. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan dengan Surat by Registered Letter delivered no later than 3 (three) days
Tercatat yang disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari before the meeting is held, without taking into account the
sebelum rapat diadakan, dengan tidak memperhitungkan date of the invitation and the date of the meeting.
tanggal panggilan dan tanggal rapat. 4. The invitation to the meeting must include the agenda, date,
4. Panggilan rapat itu harus mencantumkan acara, tanggal, time and place of the meeting.
waktu dan tempat rapat. 5. The Board of Directors Meeting is held at the Company’s
5. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perseroan domicile or the Company’s place of business activities. If all
atau tempat kegiatan usaha Perseroan. Apabila semua members of the Board of Directors are present or represented,
anggota Direksi hadir atau diwakili, panggilan terlebih the prior invitation is not required and the Board of Directors
dahulu tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Direksi Meeting can be held anywhere and has the right to make
dapat diadakan dimanapun juga dan berhak mengambil valid and binding decisions.
keputusan yang sah dan mengikat. 6. The Board of Directors Meeting is chaired by the President
6. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, dalam hal Director, in the event that the President Director is unable to
Direktur Utama tidak dapat hadir atau berhalangan attend or is prevented from attending which does not need to be
yang tidak diperlu dibuktikan kepada pihak ketiga, rapat proven to a third party, the Board of Directors Meeting is chaired
Direksi dipimpin oleh seorang anggota Direksi yang by a member of the Board of Directors selected by and from
dipilih oleh dan dari antara anggota Direksi yang hadir. among the members of the Board of Directors present.
7. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam 7. A member of the Board of Directors may be represented in a
Rapat Direksi hanya oleh anggota Direksi lainnya Board of Directors Meeting only by another member of the
berdasarkansurat kuasa. Board of Directors based on a power of attorney.
8. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil 8. The Board of Directors Meeting is valid and has the right to
keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2 (satu per make binding decisions if more than 1/2 (one half) of the total
dua) jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili dalam number of members of the Board of Directors are present or
rapat. represented in the meeting.
9. Keputusan Rapat Direksi diambil berdasarkan 9. Decisions of the Board of Directors Meeting are taken based
musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan on deliberation to reach a consensus. In the event that a
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai decision based on deliberation for consensus is not reached,
maka keputusan diambil dengan pemungutan suara the decision is taken by voting based on the affirmative votes
berdasarkan suara setuju paling sedikit lebih dari ½ (satu of at least more than ½ (one half) of the total votes cast in the
per dua) jumlah suara yang dikeluarkan dalam rapat. meeting.
10. Apabila suara yang setuju dan tidak setuju berimbang, 10. If the votes for and against are equal, the chairman of the
ketua rapat yang akan menentukan: meeting will determine:
a. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak a. Each member of the Board of Directors present has the
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 right to cast 1 (one) vote and an additional 1 (one) vote
(satu) suara untuk setiap anggota Direksi lain yang for each other member of the Board of Directors he/she
diwakilinya. represents.
b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan b. Voting regarding an individual is carried out by closed
dengan surat tertutup tanpa tanda tangan sedangkan letter without a signature while voting regarding other
pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan matters is carried out verbally unless the chairman of
secara lisan kecuali ketua rapat menentukan lain the meeting determines otherwise without any objection
tanpa ada keberatan dari yang hadir. from those present.
c. Suara blanko dan suara yang tidak sah, dianggap c. Blank votes and invalid votes are considered non-existent
tidak- ada serta tidak dihitung dalam menentukan and are not counted in determining the number of votes
jumlah suara yang dikeluarkan. cast.
11. Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah 11. The Board of Directors may also make valid decisions
tanpa mengadakan Rapat Direksi, dengan ketentuan without holding a Board of Directors Meeting, provided that
BANK SULSELBAR
398
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 399
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
semua anggota Direksi telah diberitahu secara tertulis all members of the Board of Directors have been notified
dan semua anggota Direksi memberikan persetujuan in writing and all members of the Board of Directors give
mengenai usul yang diajukan secara tertulis dengan their approval regarding the proposal submitted in writing
menandatangani persetujuan tersebut. Keputusan yang by signing the agreement. Decisions taken in this manner
diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan have the same force as decisions taken validly in a Board of
yang sama dengan keputusan - yang diambil dengan sah Directors Meeting.
dalam Rapat Direksi.
Tata Cara Pelaksanaan Rapat Direksi Procedures for Conducting BOD Meetings
1. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota 1. Meeting summons are issued by a member of the Board of
Direksi atau Sekretaris Perusahaan/Unit yang Directors or the authorized Company/Unit Secretary on
berwenang, yang bertindak atas nama Direksi. behalf of the Board.
2. Panggilan Rapat Direksi harus disampaikan secara 2. Invitations must be written and include the agenda, date,
tertulis dan mencantumkan acara, tanggal, waktu, dan time, and location.
tempat rapat.
3. Rapat Direksi diselenggarakan sesuai dengan agenda 3. Meetings must adhere to the established agenda, with
yang telah ditetapkan, dan bahan rapat harus disiapkan materials prepared that include:
dengan mencakup sekurang-kurangnya: a. Key issues for discussion;
a. Permasalahan utama yang akan dibahas, b. Potential decision alternatives; and
b. Alternatif keputusan yang diharapkan, dan c. Designated parties responsible for following up on
c. Pihak-pihak yang diharapkan akan menindaklanjuti decisions.
keputusan Direksi.
4. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Jika 4. The President Director chairs the meeting. If unavailable,
Direktur Utama tidak dapat hadir, Rapat Direksi dipimpin another present member will chair.
oleh salah satu anggota Direksi yang hadir.
5. Seorang anggota Direksi hanya dapat diwakili dalam 5. A member may only be represented by another Board
Rapat Direksi oleh anggota Direksi pengganti atau member or Director through a Power of Attorney.
Direktur lainnya berdasarkan Surat Kuasa.
6. Rapat Direksi dianggap sah dan dapat mengambil 6. A meeting is valid and can make binding decisions if more
keputusan yang mengikat apabila lebih dari ½ (satu per than half of the members are present or represented.
dua) jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili.
7. Keputusan Rapat Direksi diambil berdasarkan 7. Decisions are made through consensus. If consensus is not
musyawarah untuk mufakat. Jika musyawarah untuk achieved, a vote is required with a majority of more than half
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil melalui of the votes cast.
pemungutan suara dengan suara setuju lebih dari ½ (satu
per dua) dari total suara yang dikeluarkan.
8. Jika jumlah suara yang setuju dan tidak setuju seimbang, 8. In the event of a tie, the chair will determine the outcome.
ketua rapat akan menentukan keputusan.
9. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak memberikan 9. Each member present is entitled to one vote, plus one
1 (satu) suara, ditambah 1 (satu) suara untuk setiap additional vote for each member they represent.
anggota Direksi lain yang diwakilinya.
Keputusan Direksi dapat diambil tanpa melalui rapat formal Decisions made by the Board of Directors can also be approved
dengan persetujuan tertulis dari seluruh anggota, yang without a formal meeting, provided there is written consent from
memiliki kekuatan hukum sama seperti rapat formal. Berbagai all members, equating to the legal force of a formal meeting.
rapat rutin seperti Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris, Various routine meetings, such as those with the Board of
Pejabat Eksekutif, Pemimpin Cabang, dan Rapat Rencana Commissioners, Executive Officers, Branch Managers, and for
Bisnis Bank (RBB) dilakukan secara berkala untuk mendukung Bank Business Planning (RBB), are conducted regularly to support
strategi bisnis dan operasional Bank Sulselbar. Rapat ini the business and operational strategies of Bank Sulselbar. These
BANK SULSELBAR
399
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 400
melibatkan berbagai pihak terkait, dengan risalah yang meetings involve relevant parties and are documented to ensure
didokumentasikan untuk memastikan akuntabilitas. Evaluasi accountability. Periodic performance evaluations are conducted
kinerja Bank dilakukan secara berkala untuk meninjau to assess achievements and compliance with regulatory
pencapaian dan kepatuhan terhadap arahan regulasi. Seluruh directives, reflecting the Bank's commitment to good Governance
proses ini mencerminkan komitmen Bank terhadap tata kelola and strategic objectives.
yang baik dan pencapaian target strategis.
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Direksi Agenda, Date, and Participants of the BOD
Meeting
Rapat Direksi telah diselenggarakan sesuai dengan Board of Directors meetings have been conducted in accordance
kebijakan.Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan with policy. Throughout 2024, the agendas, dates, and
peserta rapat Direksi adalah sebagai berikut: participants of these meetings are detailed below:
No Tanggal | Date Agenda Peserta Rapat | Participant
1 02 Januari 2024 Rapat Koordinasi Awal Tahun 2024 Early 2024 Coordination Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
FGD Breakdown Proyeksi Keuangan FGD Breakdown of Financial Projections
2 04 Januari 2024 Dirut, Dirops, Dirkum
Tahun 2024 for 2024
Presentation of 2024 Division Work
3 05 Januari 2024 Pemaparan Proker Divisi 2024 Dirut, Dirops, Dirkum
Programs
4 12 Januari 2024 Radir DCS Radir DCS Dirut, Dirops, Dirkum
5 15 Januari 2024 Radir Radir Dirut, Dirops, Dirkum
Pembahasan Penyesuaian RBB Tahun Discussion of Adjustment of RBB for 2024
6 02 Februari 2024 Dirut, Dirops,
2024 - 2026 - 2026
7 05 Februari 2024 Radir DHC Radir DHC Dirut, Dirops, Dirkum
8 06 Februari 2024 Rapat Persiapan Prumet RBB 2024 2024 RBB Prumet Preparation Meeting Dirut, Dirops,
9 07 Februari 2024 Rapat Prumet RBB 2024 2024 RBB Prumet Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
10 14 Maret 2024 Rapat Pengurus Persiapan RUPS GMS Preparatory Management Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
11 18 Maret 2024 Radir DCS Radir DCS Dirut, Dirops,
Undangan finalisasi inisiatif strategis/ Invitation to finalize strategic initiatives/
12 25 Maret 2024 rencana program kerja unit kantor work program plans for head office units Dirut, Dirops, Dirkum
pusat 2024 in 2024
13 03 April 2024 Radir SIMO Radir SIMO Dirut, Dirops,
14 16 April 2024 Raker BSSB 2024 2024 BSSB Work Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
15 17 April 2024 Raker BSSB 2024 2024 BSSB Work Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
16 17 Mei 2024 Rapat ALCO ALCO Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
17 27 Mei 2024 Rapat ITSC ITSC Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
Exit Meeting APU/PPT & Kredit APU/PPT & Credit Restructuring Exit
18 04 Juni 2024 Dirut, Dirops,
Restrukturisasi Meeting
19 24 Juni 2024 Rapat Alco & Komenko Alco & Komenko Meeting Dirut, Dirops,
20 24 Juni 2024 FGD DPLK Bank Sulselbar FGD DPLK Bank Sulselbar Dirut, Dirops,
21 26 Juni 2024 Exit Meeting Umum & Corsec General Exit Meeting & Corsec Dirut, Dirops,
22 10 Juli 2024 Rapat komite etik & disiplin Ethics & Discipline Committee Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
23 11 Juli 2024 Radir DHC Radir DHC Dirut, Dirops, Dirkum
24 24 Juli 2024 Radir Radir Dirut, Dirops, Dirkep
Undangan Rapat Pembahasan Rencana Invitation to Discussion Meeting on Bank's
25 30 Juli 2024 Bank melakukan PKPU debitur an. Plan to Conduct Debtor's PKPU. Boddia Dirut, Dirops, Dirkum
Boddia Jaya Jaya
BANK SULSELBAR
400
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 401
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
No Tanggal | Date Agenda Peserta Rapat | Participant
Undangan Rapat Reklasifikasi Kelas Invitation to Branch Office Class
26 31 Juli 2024 Dirut, Dirops, Dirkum
Kantor Cabang Reclassification Meeting
27 20 Agustus 2024 Komite Etik Ethics Committee Dirops, Dirkum, Dirpem
Undangan pembahasan tindaklanjut Invitation to discuss the follow-up to the
28 26 Agustus 2024 Dirut, Dirops, Dirkum, Dirpem
Prudential meeting OJK OJK Prudential meeting
Undangan Pembahasan Perubahan RBB Invitation to Discuss Changes to the 2024-
29 30 Agustus 2024 Dirut, Dirkum, Dirpem
2024-2026 2026 RBB
Rapat Komite etik cabang Malili, Barru, Ethics Committee Meeting of Malili, Barru
30 05 September 2024 Dirut, Dirops, Dirkum
hasil pemeriksaan OJK Branch, OJK Audit Results
31 13 September 2024 Radir DHC Radir DHC Dirut, Dirops, Dirkum
32 15 Oktober 2024 Radir DHC Radir DHC Dirut, Dirkum,
Rapat Exit meeting audit umum KCS Exit Meeting of the Makassar KCS General
33 25 Oktober 2024 Dirut, Dirops, Dirkum
Makassar Audit
Rapat Direksi Pembahasan Board of Directors Meeting Discussion of
34 16 November 2024 Dirops, Dirkum
permasalahan kredit Credit Issues
35 16 Desember 2024 Radir DHC Radir DHC Dirut, Dirops
36 30 Desember 2024 Rapat Komite Etik Ethics Committee Meeting Dirut, Dirops, Dirkum
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Meeting Frequency and Attendance
Tabel Rapat Direksi
Rapat Gabungan Direksi
Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris RUPS
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah
Jumlah Kehad- Persen- Jumlah Kehad- Persen- Jumlah Kehad- Persen-
Rapat iran tase Rapat iran tase Rapat iran tase
Yulis Suandi Direktur Utama 66 66 100% 4 3 75% 3 3 100%
Dirhamsyah Direktur Pemasaran &
18 18 100% 4 1 25% 3 1 33%
Kadir* Syariah
Direktur Operasional
Iswadi Ayub 75 75 100% 4 4 100% 3 3 100%
& TI
Dian
Anggriani Direktur Kepatuhan 34 34 100% 4 4 100% 3 3 100%
Utina
Dwi Direktur Kredit &
47 47 100% 4 3 75% 3 3 100%
Zulkarnain UMKM
* Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur * Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 & Sharia Director effective from 12 August 2024
BANK SULSELBAR
401
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 402
Pelatihan dan/atau Peningkatan Training and/or Competency
Kompetensi Anggota Direksi Improvement of BOD's Members
Bank Sulselbar memiliki kebijakan bahwa Direksi senantiasa Bank Sulselbar has a policy that the Board of Directors always
meningkatkan pengetahuan dan wawasan dengan mengikuti improves their knowledge and insight by following developments
perkembangan industri perbankan khususnya dan dunia usaha in the banking industry in particular and the business world in
pada umumnya agar berdampak positif bagi operasional Bank general in order to have a positive impact on Bank Sulselbar’s
Sulselbar salah satunya melalui program pendidikan/pelatihan operations, one of which is through education/training programs
untuk meningkatkan kompetensi. Dalam rangka meningkatkan to improve competence. In order to improve the effectiveness of
efektivitas kinerja Direksi dilaksanakan peningkatan kapabilitas the Board of Directors’ performance, capability improvements
seperti seminar dan/atau pelatihan. Hal tersebut merupakan are carried out such as seminars and/or training. This is one form
salah satu bentuk penerapan tata kelola bagi Bank Umum, yaitu of implementing Governance for Commercial Banks, namely
terkait adanya kebutuhan bahwa: related to the need that:
1. Anggota Direksi memiliki kompetensi yang memadai dan
relevan dengan jabatannya untuk menjalankan tugas dan 1. Board of Directors members have adequate and relevant
tanggung jawab serta mampu mengimplementasikan competence to their positions to carry out duties and
kompetensi yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas dan responsibilities and are able to implement the competencies
tanggung jawab. they have in carrying out duties and responsibilities.
2. Anggota Direksi memiliki kemauan dan kemampuan
untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan 2. Board of Directors members have the willingness and
dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang ability to carry out continuous learning in order to improve
perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang knowledge about banking and the latest developments
keuangan atau bidang lain yang mendukung pelaksanaan related to the financial sector or other fields that support the
tugas dan tanggung jawab. implementation of duties and responsibilities.
Kebijakan Program Orientasi bagi Direksi Orientation Program Policy for New Board of
Baru Directors
Anggota Direksi yang diangkat untuk pertama kalinya Board of Directors members who are appointed for the first time
diberikan program orientasi/pengenalan mengenai Bank are given an orientation/introduction program regarding Bank
Sulselbar. Program ini bertujuan untuk memberikan Sulselbar. This program aims to provide an understanding of
pemahaman tentang visi, misi dan nilai-nilai Bank Sulselbar, Bank Sulselbar’s vision, mission and values, Code of Conducts
kode etik dan pedoman tingkah laku, struktur organisasi, serta and guidelines for behavior, organizational structure, and
pedoman dan tata tertib kerja Direksi. Program orientasi ini guidelines and work procedures for the Board of Directors. This
juga dilakukan untuk memberikan gambaran umum terhadap orientation program is also carried out to provide an overview
terhadap rencana bisnis Bank Sulselbar, informasi mengenai of Bank Sulselbar’s business plan, information on main business
kegiatan bisnis utama, garis besar tugas dan kegiatan Direksi activities, an outline of the duties and activities of the Board of
berdasarkan peraturan-peraturan perbankan dan peraturan Directors based on banking regulations and other applicable laws
perundang-undangan lainnya yang berlaku. and regulations.
Kebijakan Pelatihan/Peningkatan Board of Directors Training/Competency
Kompetensi Direksi Tahun 2024 Improvement Policy in 2024
Program pengembangan kompetensi Direksi bertujuan The Board of Directors’ competency development program aims
untuk mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai to support the implementation of tasks and achieve sustainable
pertumbuhan berkelanjutan dan pengelolaan Bank yang growth and effective management of the Bank. Bank Sulselbar
efektif. Bank Sulselbar memfasilitasi pengembangan facilitates the development of member competencies through
kompetensi anggota melalui program pelatihan bagi Direksi, training programs for the Board of Directors, in line with the
sejalan dengan perkembangan industri dan Tata Kelola yang development of the industry and Governance that continues to
terus berubah. change.
BANK SULSELBAR
402
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 403
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang akan The training and/or competency improvement that the Board of
diikuti oleh Direksi selama tahun 2024 adalah sebagai Directors will undergo during 2024 is as follows.
berikut.
Jenis Pelatihan dan Materi Types of Training and
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi Competency Development Waktu dan Tempat Penyelenggara
/Pelatihan Materials/Training
Program Penyetaraan dan
Risk Management Certification
Penyelarasan Sertifikasi 27 March 2024,
Equivalency and Alignment IRPA
Manajemen Risiko Janjang 7 Jakarta
Program Level 7 New Scheme
Skema Baru
Invitation to the 2nd
Undangan the 2nd ASBANDA 28 May 2024,
ASBANDA HR Summit asbanda
HR Summit Conference Jakarta
Conference
FDG DPLK PT Bank 24 June 2024,
FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK
Sulselbar Makassar
Seminar & Workshop Seminar & Workshop
Integrated Governance, Risk, Integrated Governance, Risk,
Direktur & Compliance peran SPI & Compliance role of SPI in 16 July 2024, Asosiasi Auditor
Yulis Suandi
Utama dalam menjaga kepatuhan maintaining compliance and Yogyakarta Internal
dan pengelolaan Risiko- risk management- Company
Bisnis Perusahaan Business
Honorarium Narasumber Honorarium for Speaker
Kejaksaan Tinggi Sulawesi of the West Sulawesi High
Barat dalam rangka kegiatan Prosecutor's Office in the 11/10/2024, Bank Sulselbar &
FGD Peningkatan kesadaran context of FGD activities Makassar Kejaksaan Tinggi
dan deteksi fraud pada PT Increasing awareness and fraud
Bank Sulselbar detection at PT Bank Sulselbar
Penandatanganan PKS dan Signing of PKS and FGD with
11/10/2024, Bank Sulselbar &
FGD dengan Kejaksaaan the South Sulawesi High
Makassar Kejaksaan Tinggi
Tinggi Sulsel Prosecutor's Office
Pelatihan Pembekalan Training Briefing Preparation
28/09/2024,
persiapan Ujian Sertifikasi for Treasury Certification Exam APUVINDO
Jakarta
Treasury (J7 Fast Track) (J7 Fast Track)
Ujian Kompetensi Trasury an Treasury Competency Exam by 02/10/2024,
ACI
Direktur Dirhamsyah Kadir Dirhamsyah Kadir Jakarta
Dirhamsyah
Pemasaran & Pendaftaran Keanggotaan Registration of New
Kadir*
Syariah Baru (Membership) ACI FMA Membership (Membership) ACI 15/10/2024, Online ACI
Indonensia FMA Indonesia
Pelatihan Pengukuran Risk Culture Measurement
28/08/2024,
Budaya Risiko & Sosialisasi Training & Risk Awareness One Point
Makassar
Risk Awarness Socialization
Penyetaraan dan Equivalency and Alignment of
Penyelarasan Sertifikasi Risk Management Certification 24 April 2024,
BSMR
Manajemen Risiko bagi for Bank Directors and Jakarta
Direktur Direksi dan Komisaris Bank Commissioners
Iswadi Ayub Operasional
FDG DPLK PT Bank 24 June 2024,
& TI FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK
Sulselbar Makassar
Penerapan Program APU Implementation of APU PPT 27 August 2024, Ir Hendro
PPT Program Makassar Soeprijatno
BANK SULSELBAR
403
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 404
Jenis Pelatihan dan Materi Types of Training and
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi Competency Development Waktu dan Tempat Penyelenggara
/Pelatihan Materials/Training
Workshop Rencana Aksi
Workshop on Sustainable
Keuangan Berkelanjutan
Financial Action Plan (RKAB) 31 August 2024,
(RKAB) berbasis Infobank
based on Environmental Social Makassar
Environmental Sosial and
and Governance (ESG)
Governance (ESG)
Honorarium Narasumber Honorarium for Speakers
Direktur
Kejaksaan Tinggi Sulawesi from the West Sulawesi High
Iswadi Ayub Operasional
Barat dalam rangka kegiatan Prosecutor's Office in the 11/10/2024, Bank Sulselbar &
& TI
FGD Peningkatan kesadaran context of FGD activities to Makassar Kejaksaan Tinggi
dan deteksi fraud pada PT increase awareness and detect
Bank Sulselbar fraud at PT Bank Sulselbar
Penandatanganan PKS dan Signing of PKS and FGD with
11/10/2024, Bank Sulselbar &
FGD dengan Kejaksaaan the South Sulawesi High
Makassar Kejaksaan Tinggi
Tinggi Sulsel Prosecutor's Office
Indonesia GCG Training & Indonesia GCG Training &
22 February 2024 ide Ku Group
Award Award
Program Penyetaraan dan Equivalency and Alignment
Penyelarasan Sertifikasi Program for Risk Management 27 March 2024,
IRPA
Manajemen Risiko Janjang 7 Certification Level 7 New Jakarta
Skema Baru Scheme
FDG DPLK PT Bank 24 June 2024,
FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK
Sulselbar Makassar
Penerapan Program APU Implementation of APU PPT 27 August 2024, Ir Hendro
PPT Program Makassar Soeprijatno
Dian
Direktur
Anggriani Honorarium Narasumber Honorarium for Speakers
Kepatuhan
Utina Kejaksaan Tinggi Sulawesi from the West Sulawesi High
Barat dalam rangka kegiatan Prosecutor's Office in the 11/10/2024, Bank Sulselbar &
FGD Peningkatan kesadaran context of FGD activities to Makassar Kejaksaan Tinggi
dan deteksi fraud pada PT increase awareness and detect
Bank Sulselbar fraud at PT Bank Sulselbar
Pelaksanaan Implementation of
06/11/2024, PT. Arga Bangun
Transformasional Leadership Transformational Leadership
Jakarta Bangsa
Training Training
Penandatanganan PKS dan Signing of PKS and FGD with
11/10/2024, Bank Sulselbar &
FGD dengan Kejaksaaan the South Sulawesi High
Makassar Kejaksaan Tinggi
Tinggi Sulsel Prosecutor's Office
Pengetahuan Dasar di Basic Knowledge in the Field
Bidang Dana Pensiun/ of Pension Funds/General 05 March 2024,
LSPDP
Manajemen Umum Dana Management of Pension Funds Jakarta
Pensiun (MUDP) (MUDP)
Direktur
Dwi Program Penyetaraan dan Equivalency and Alignment
Kredit &
Zulkarnain Penyelarasan Sertifikasi Program for Risk Management 05 March 2024,
UMKM IRPA
Manajemen Risiko Janjang 7 Certification Level 7 New Jakarta
Skema Baru Scheme
Global Executive Program Global Executive Program 19 August 2024,
CWMA
CWM CWM New York, USA
BANK SULSELBAR
404
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 405
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi, Performance Assessment of Committees under
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal the Board of Directors, Corporate Secretary,
Audit, Unit Manajemen Risiko dan Dasar Internal Audit Unit, Risk Management Unit
Penilaiannya and Basis for Assessment
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi In carrying out its management duties, the Board of Directors has
membentuk 11 (sebelas) komite sebagai organ penunjang formed 11 (eleven) committees as supporting organs in accordance
sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan with the Company’s business needs and regulatory provisions, which
regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas dan are expected to create operational effectiveness and efficiency. The
efisiensi operasional. 11 Komite dibawah Direksi terdiri atas; 11 Committees under the Board of Directors consist of;
1. ALCO 1. ALCO
2. Komte Manajemen Risiko Kredit 2. Credit Risk Management Committee
3. Komite Manajemen Risiko Operasional 3. Operational Risk Management Committee
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi 4. Information Technology Steering Committee
5. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia 5. Human Resource Management Committee
6. Komite Pengendalian Efisiensi 6. Efficiency Control Committee
7. Komite Manajemen Stratejik 7. Strategic Management Committee
8. Komite Kode Etik 8. Code of Conducts Committee
9. Komite Kredit Korporasi dan Sindikasi 9. Corporate and Syndicated Credit Committee
10. Komite Kredit/Pembiayaan Besar 10. Large Credit/Financing Committee
11. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang 11. Branch Credit/Financing Committee
Penilaian Kinerja terhadap Komite Direksi ditentukan Performance Assessment of the Board of Directors Committees
berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam Piagam is determined based on the duties and obligations stated in the
Komite, Program Kerja Komite dan hasil Self assessment GCG. Committee Charter, Committee Work Program and the results of
the GCG Self-assessment.
Prosedur Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedure
Setiap Komite Direksi wajib memiliki pedoman pelaksanaan Each Board of Directors Committee must have its own guidelines
tugasnya masing-masing. Penilaian kinerja Komite di bawah for implementing its duties. The performance assessment of
Direksi dievaluasi secara individual maupun secara kolektif the Committees under the Board of Directors is evaluated
setiap 1 (satu) tahun berdasarkan laporan pelaksanaan tugas individually and collectively every 1 (one) year based on the
Komite. Penilaian kinerja tersebut dilakukan oleh Direksi. report on the implementation of the Committee’s duties. The
performance assessment is carried out by the Board of Directors.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Penilaian kriteria Komite Direksi yang dinilai diantaranya: The assessment criteria of the Board of Directors Committee that
are assessed include:
1. Jumlah rapat yang dilaksanakan selama satu tahun. 1. Number of meetings held during one year.
2. Efektifitas pelaksanaan fungsi-fungsi Komite selama 2. Effectiveness of the implementation of the Committee’s
satu tahun. functions during one year.
3. Etektifitas pelaksanaan hasil rapat Komite-Komite 3. Effectiveness of the implementation of the results of the Board
Direksi, serta of Directors Committee meetings, and
4. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai ketentuan yang 4. Implementation of other tasks in accordance with applicable
berlaku. provisions.
BANK SULSELBAR
405
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 406
Hasil Penilaian Kinerja Komite di Results of Performance Assessment of
Bawah Direksi Committees Under the BOD
Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Komite The evaluation results for each Committee Member inform
merupakan salah satu dasar pertimbangan bagi Direksi untuk the Board of Directors' decisions regarding the dismissal or
pemberhentian dan/atau menunjuk kembali anggota Komite reappointment of Committee members. These evaluations serve
yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja tersebut merupakan to assess and enhance Committee effectiveness.
sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Komite.
Direksi menilai bahwa seluruh Komite telah melaksanakan The Board of Directors concludes that all Committees have
tugasnya dengan optimal. Penilaian tersebut dilaksanakan fulfilled their responsibilities effectively. The assessment was
dengan kriteria hasil kinerja dalam bentuk kontribusi based on performance criteria, including each Committee's
masing-masing Komite kepada Perseroan termasuk laporan contributions to the Company through reports and
dan rekomendasi yang diberikan kepada Direksi. recommendations submitted to the Board of Directors.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Mechanism for the Resignation and
Pemberhentian Direksi Dismissal of Directors
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Direksi, The mechanism for the resignation and dismissal of Directors
meliputi: includes the following provisions:
1. Seorang anggota Direksi dapat mengajukan 1. A member of the Board of Directors may submit a written
permohonan mengundurkan diri dari jabatannya dengan application to resign from their position, notifying both the
memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya Controlling Shareholders and the Company of their intention.
tersebut kepada Pemegang Saham Pengendali dan
Perseroan.
2. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk 2. The Company is required to convene a General Meeting of
memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Shareholders (GMS) to address the resignation request of a
direksi paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah Board member within a maximum of 90 (ninety) days from
diterimanya surat pengunduran diri. the receipt of the resignation letter.
3. Anggota Direksi dapat diberhentikan untuk sementara 3. Members of the Board of Directors may be temporarily
oleh Dewan Komisaris dengan menyebutkan alasannya dismissed by the Board of Commissioners, provided that the
dan wajib diberitahukan secara tertulis kepada anggota reasons for dismissal are clearly stated and communicated in
Direksi yang bersangkutan. writing to the affected Board member.
4. Dewan Komisaris harus menyelenggarakan RUPS 4. The Board of Commissioners must convene a GMS to either
untuk mencabut atau menguatkan keputusan revoke or confirm the decision regarding the temporary
pemberhentian sementara tersebut dalam jangka waktu dismissal within 90 (ninety) days following the date of
paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal dismissal. Should the timeframe for holding the GMS
pemberhentian sementara. Dengan lampaunya jangka expire or if the GMS is unable to reach a decision, the
waktu penyelenggaraan RUPS tersebut atau RUPS tidak temporary dismissal of the Board member by the Board of
dapat mengambil keputusan, pemberhentian sementara Commissioners will be rendered null and void.
anggota Direksi oleh Dewan Komisaris menjadi batal.
5. Perseroan wajib melakukan mekanisme pengunduran 5. The Company is obligated to establish a mechanism for the
diri serta pemberhentian Direksi dan melakukan resignation and dismissal of Directors and to ensure public
keterbukaan informasi kepada masyarakat sesuai disclosure of relevant information in accordance with OJK
dengan ketentuan OJK regulations.
BANK SULSELBAR
406
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 407
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang The Board of Commissioners serves as a corporate body
bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk responsible for overseeing and advising the Board of Directors
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada while ensuring the implementation of Good Corporate
Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan GCG Governance (GCG) at all organizational levels. In fulfilling its
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam duties, the Board of Commissioners operates independently and
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan is supported by various committees that facilitate the supervisory
Komisaris bertindak secara independen dan dibantu function.
oleh komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi
pengawasan.
Fungsi pengawasan Dewan Komisaris terwujud dalam dua The supervisory function of the Board of Commissioners is
tingkatan, yaitu: manifested at two levels:
1. Level Performance, dimana Dewan Komisaris memberikan 1. Performance Level: At this level, the Board provides direction
pengarahan dan nasihat kepada Direksi serta masukan and advice to the Board of Directors and input to the General
kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Meeting of Shareholders (GMS).
2. Level Conformance, yang mencakup pelaksanaan
pengawasan lebih lanjut untuk memastikan bahwa 2. Conformance Level: This includes further supervision to
nasihat yang diberikan telah diimplementasikan serta ensure that the advice provided has been implemented and
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan dan that all relevant laws, regulations, and the Bank’s articles of
anggaran dasar Bank telah dipenuhi. association have been adhered to.
Kriteria Anggota Dewan Komisaris Criteria for Members of the BOC
Proses pengangkatan Dewan Komisaris dilakukan setelah The appointment process for the Board of Commissioners follows
melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit & proper a fit and proper test in accordance with POJK Number 27/
test) sesuai dengan POJK Nomor 27/POJK.03/2016 POJK.03/2016, concerning the Assessment of Capability and
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Properness for Main Parties of Financial Services Institutions, and
Utama Lembaga Jasa Keuangan, serta SEOJK Nomor SEOJK Number 39/SEOJK.03/2016, concerning the Assessment
39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan of Capability and Properness for Prospective Controlling
Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, Calon Shareholders, Prospective Members of the Board of Directors,
Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank. and Prospective Members of the Board of Commissioners of the
Setiap anggota Dewan Komisaris harus memiliki integritas, Bank. Each member must demonstrate integrity, competence,
kompetensi, dan reputasi yang baik. and a strong reputation.
Keanggotaan Dewan Komisaris di Bank Sulselbar harus Membership of the Board of Commissioners at Bank Sulselbar
memenuhi syarat-syarat berikut: must meet the following requirements:
1. Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan 1. Any proposal for the replacement and/or appointment of
anggota Dewan Komisaris kepada Rapat Umum members to the GMS must consider the recommendations of
Pemegang Saham (RUPS) harus mempertimbangkan the Remuneration and Nomination Committee.
rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
2. Anggota Dewan Komisaris harus memiliki kompetensi 2. Members must possess adequate competence relevant to
yang memadai dan relevan dengan tugas dan tanggung their duties and responsibilities.
jawabnya.
BANK SULSELBAR
407
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 408
3. Anggota Dewan Komisaris wajib memiliki kemauan 3. Members must demonstrate a willingness and capacity for
dan kapasitas untuk belajar secara berkelanjutan guna continuous learning to enhance their knowledge in banking
meningkatkan pengetahuan di bidang perbankan dan and related financial fields.
keuangan lainnya yang mendukung tugasnya.
4. Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi syarat dan 4. Members must meet the requirements and successfully
telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit pass the fit and proper test in accordance with the Financial
and proper test) sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Services Authority’s provisions.
Keuangan.
5. Anggota Dewan Komisaris hanya diperbolehkan 5. Members are permitted to hold concurrent positions as
merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, members of the Board of Commissioners, Directors, or
Direksi, atau Pejabat Eksekutif di satu lembaga atau Executive Officers in only one non-financial institution or
perusahaan non-lembaga keuangan. company.
6. Ketentuan rangkap jabatan sebagaimana dimaksud 6. The provisions regarding dual positions as referred to in
pada butir di atas tidak berlaku untuk anggota Dewan the point above do not apply to members of the Board of
Komisaris yang: Commissioners who:
a. Melaksanakan tugas fungsional dari pemilik a. Carry out functional duties as owners of a bank in legal
Bank yang berbentuk badan hukum, yaitu hanya entity form, focusing solely on supervision, or
melakukan pengawasan, atau b. Hold concurrent positions in non-profit organizations
b. Merangkap jabatan di organisasi atau lembaga or institutions, provided this does not interfere with
nirlaba, asalkan tidak mengabaikan tugas dan their responsibilities as members of the Bank’s Board of
tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris Commissioners.
Bank.
7. Mayoritas anggota Dewan Komisaris dilarang memiliki 7. The majority of the Board of Commissioners must not have
hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan sesama familial relationships up to the second degree with fellow
anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. Board members or members of the Board of Directors.
8. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan 8. Members are appointed and dismissed by the GMS, with
oleh RUPS. Tata cara pengangkatan akan diuraikan dalam procedures outlined in the GMS decision.
keputusan RUPS.
9. Individu yang dicalonkan sebagai calon Anggota Dewan 9. Individuals nominated as candidates for the Board of
Komisaris akan menjalani proses penilaian kemampuan Commissioners will undergo a fit and proper assessment by
dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan. the Financial Services Authority.
10. Calon Anggota Dewan Komisaris yang lulus penilaian 10. Candidates who pass the fit and proper assessment will be
kemampuan dan kepatutan akan diajukan untuk diangkat proposed for appointment at the GMS or Extraordinary GMS.
dalam RUPS atau RUPS Luar Biasa.
Selanjutnya, dalam Pasal 41 POJK 17 Tahun 2023 dijelaskan Furthermore, Article 41 of POJK 17 of 2023 stipulates that
bahwa penggantian dan/atau pengangkatan anggota Dewan the replacement and/or appointment of Board members must
Komisaris harus memperhatikan hal-hal berikut: consider the following:
1. Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan 1. Each proposal for replacement and/or appointment
anggota Dewan Komisaris kepada RUPS wajib must reflect the recommendations of the nomination
mempertimbangkan rekomendasi dari komite yang committee.
menjalankan fungsi nominasi. 2. Committee members with a conflict of interest in the
2. Anggota komite yang menjalankan fungsi nominasi proposed recommendations must disclose this in their
yang memiliki benturankepentingandengan usulan yang recommendations.
direkomendasikan wajib mengungkapkannya dalam
rekomendasi tersebut.
3. Penggantian dan/ataupengangkatananggotaDewan 3. Replacement and/or appointment must prioritize professional
Komisaris harus mengedepankan komposisi yang composition, independence, appropriate competence, and
profesional, independensi, kesesuaian kompetensi, serta diversity as required for fulfilling the Board’s duties and
keberagaman yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas responsibilities.
dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
BANK SULSELBAR
408
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 409
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
4. Bank menetapkandalamAnggaran Dasar mengenai 4. The Bank’s Articles of Association must specify the
kriteria, mekanisme, dan tata cara pengangkatan, criteria, mechanisms, and procedures for the appointment,
penggantian, pemberhentian, dan/ataupengunduran replacement, dismissal, and/or resignation of Board members,
diri anggota Dewan Komisaris, termasuk kewenangan in accordance with relevant laws and regulations.
yang melekat pada Dewan Komisaris, sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masa Jabatan Dewan Komisaris Term of Office of the BOC
Masa jabatan Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman Tata The term of office for the Board of Commissioners is governed
Kerja Dewan Komisaris yang dimiliki Bank, yang mengatur by the Bank’s Board of Commissioners Work Guidelines, which
hal-hal sebagai berikut: cover the following:
1. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk 1. Members of the Board of Commissioners are appointed by
jangka waktu 4 (empat) tahun sesuai Akta RUPSLB the GMS for a term of 4 (four) years in accordance with the
Nomor 04 tanggal 07 Desember 2021 dan sesuai Deed of the EGMS Number 04 dated December 7, 2021 and
ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, dapat diangkat in accordance with the provisions of the Company’s Articles
kembali untuk masa jabatan kedua kalinya dengan tidak of Association, may be reappointed for a second term without
mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders
memberhentikan sewaktu-waktu dengan menyebutkan to dismiss at any time by stating the reasons,
alasannya,
2. Jika oleh suatu sebab jabatan seorang atau lebih atau 2. If for some reason the position of one or more or all members
semua anggota Dewan Komisaris lowong, maka dalam of the Board of Commissioners is vacant, then within 30
waktu 30 hari setelah terjadinya lowongan tersebut days after the vacancy occurs a GMS must be held to fill the
harus diselenggarakan RUPS untuk mengisi lowongan itu vacancy by taking into account the Laws and Regulations
dengan memperhatikan Peraturan Perundang-undangan and the Articles of Association,
dan Anggaran Dasar,
3. Seorang anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan 3. A member of the Board of Commissioners may resign from his
diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara position by notifying the Company in writing of his intention
tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan at least 30 days before the date of his resignation,
sedikit-dikitnya 30 hari sebelum tanggal pengunduran
dirinya,
4. Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir, apabila: 4. The term of office of a member of the Board of Commissioners
a. Mengundurkan diri, ends if:
b. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan a. Resigns,
perundang-undangan, b. No longer meets the requirements of laws and regulations,
c. Meninggal dunia, c. Dies,
d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. d. Dismissed based on a decision of the GMS.
Tugas dan Fungsi Dewan Komisaris Duties and Functions of the BOC
Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan terhadap The Board of Commissioners is responsible for periodically
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara supervising the implementation of the Board of Directors'
berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan arahan duties and responsibilities and providing direction and advice
dan nasihat kepada Direksi sebagai berikut: as follows:
1. Dewan Komisaris wajib bertugas melakukan pengawasan 1. The Board of Commissioners is required to supervise the
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya policies and management of the Board of Directors in the
pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada interests of the Bank, provide advice to the Board of Directors,
Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan and be responsible for such supervision, in accordance with
tersebut, sesuai dengan maksud dan tujuan Bank yang the Bank’s intent and objectives as stipulated in laws and
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, regulations, articles of association, and decisions of the GMS,
BANK SULSELBAR
409
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 410
anggaran dasar, dan keputusan RUPS, sesuai POJK in accordance with POJK Number 17 of 2023 concerning
Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola the Implementation of Governance for Commercial Banks,
Bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat 1. Article 49 Paragraph 1.
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau dan 2. The Board of Commissioners is required to direct, monitor
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen and evaluate the implementation of Governance, risk
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan management, and compliance in an integrated manner as
strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan well as the Bank’s strategic policies, in accordance with the
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/ atau provisions of laws and regulations, articles of association,
keputusan RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, and/or decisions of the GMS, in accordance with POJK
Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal Number 17 of 2023, concerning the Implementation of
49 Ayat 3. Governance for Commercial Banks, Article 49 Paragraph 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan 3. The BOC is required to supervise the Board of Directors’ follow-
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau up on audit findings or examinations and recommendations
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit from the Bank’s internal audit work unit, external auditors,
intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas the results of supervision by the Financial Services Authority
Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan and/or the results of supervision by other authorities and
lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23, institutions as referred to in Article 23, in accordance with
sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, Tentang Penerapan POJK Number 17 of 2023, concerning the Implementation of
Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 50. Governance for Commercial Banks, Article 49 Paragraph 3.
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan General Bank, Article 50.
kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan 4. Performing duties specifically assigned to it according to the
perundang-undangan dan/atau berdasarkan keputusan Articles of Association, laws and regulations and/or based on
RUPS; decisions of the GMS;
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris 5. In carrying out its duties, the Board of Commissioners acts in
bertindak untuk kepentingan Perseroan dan bertanggung the interests of the Company and is responsible to the GMS;
jawab kepada RUPS tersebut;
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang 6. Examining and reviewing the annual report prepared by the
dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan Board of Directors and signing the annual report.
tahunan tersebut.
Tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dewan The supervisory duties and functions performed by the
Komisaris selama tahun buku 2024, dibantu oleh Komite Board of Commissioners during the 2024 financial year are
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan supported by the Audit Committee, Risk Oversight Committee,
Komite Nominasi. Masing-masing Anggota Komite telah Remuneration Committee, and Nomination Committee. Each
menjalankan tugas dan fungsinya dalam melakukan Evaluasi committee member has executed their responsibilities by
dengan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris, providing evaluations that serve as references for the Board of
sebagai referensi Dewan Komisaris dalam memberikan Commissioners in offering timely and accurate guidance and
arahan/nasehat dan rekomendasi secara cepat dan tepat recommendations to the Board of Directors regarding effective
kepada Direksi terkait pengelolaan usaha Bank secara baik Bank management in adherence to the Implementation of
dan sesuai dengan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
Pada tahun buku 2024 Dewan Komisaris telah melakukan During the 2024 financial year, the Board of Commissioners has
pengawasan dan memberikan arahan antara lain: conducted supervision and provided direction, including:
a. Memberikan arahan dalam penyusunan Rencana Bisnis a. Guiding the preparation of the Bank Business Plan (RBB).
Bank (RBB).
b. Pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan Rencana b. Monitoring and evaluating the execution of the Bank's
Bisnis Bank tahun 2024. Business Plan for 2024.
c. Pemantauan dan evaluasi kinerja Keuangan Bank dan c. Monitoring and evaluating Bank Financial performance and
Laporan Keuangan Bank setiap awal bulan. Financial Reports at the beginning of each month.
BANK SULSELBAR
410
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 411
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
d. Pemantauan dan evaluasi kinerja Non Keuangan Bank. d. Monitoring and evaluating the Bank's Non-Financial
performance.
e. Pemantauan dan evaluasi perkembangan sesuai e. Monitoring and evaluating developments in accordance with
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum the Implementation of Governance for Commercial Banks.
f. Pemantauan dan evaluasi Profil Risiko Bank dan Tingkat f. Monitoring and evaluating the Bank's Risk Profile and Bank
Kesehatan Bank. Soundness Assessment.
g. Pemantauan dan evaluasi Tindak Lanjutan temuan hasil g. Monitoring and evaluating follow-up actions on findings from
Audit Internal (SKAI) dan Audit Eksternal (BI, OJK, BPK, Internal Audit (SKAI) and External Audit (BI, OJK, BPK, and
dan KAP). KAP).
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Duties and Responsibilities of the
Utama President Commissioner
Selain melaksanakan tugas dan kewajiban anggota Dewan In addition to fulfilling the general duties and obligations of the
Komisaris secara umum, Komisaris Utama memiliki tugas Board of Commissioners, the President Commissioner has the
dan kewajiban sebagai berikut: following specific responsibilities:
a. Dalam memimpin rapat Dewan Komisaris, Komisaris 1. Leading the Board of Commissioners meetings, the President
Utama bertindak sebagai primus inter pares dengan Commissioner acts as primus inter pares by coordinating the
mengkoordinasikan kegiatan Dewan Komisaris. activities of the Board.
b. Memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan 2. Presiding over the General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Dewan Komisaris. and Board of Commissioners meetings.
c. Melakukan komunikasi aktif dengan Direktur Utama 3. Engaging in active communication with the President
dalam membahas isu-isu penting terkait strategi bisnis Director regarding significant issues related to business
dan risiko perbankan. strategy and banking risks.
d. Menjalin komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan 4. Establishing communication with the Financial Services
(OJK), Bank Indonesia, dan regulator lainnya terkait Authority (OJK), Bank Indonesia, and other regulatory bodies
kepatuhan dan peraturan perbankan. concerning banking compliance and regulations.
e. Berkoordinasi dengan regulator dan pemegang saham 5. Coordinating with regulators and shareholders in situations
dalam kondisi perbankan yang membutuhkan tindakan requiring immediate action.
segera.
Jenis Keputusan yang Memerlukan Types of Decisions Requiring Board of
Persetujuan Dewan Komisaris Commissioners Approval
Keputusan Direksi yang harus mendapat persetujuan Decisions made by the Board of Directors that necessitate
tertulis dari Dewan Komisaris telah tertuang pada di dalam written approval from the Board of Commissioners are specified
dokumen Anggaran Dasar Perusahaan yaitu apabila: in the Company's Articles of Association, particularly when:
1. Melepaskan atau menjual atau menghapuskan aktiva 1. Releasing or selling or writing off the Company's fixed
tetap milik perseroan yang melebihi jumlah tertentu assets exceeding a specified amount determined by the
yang ditetapkan oleh rapat Komisaris; Commissioners' meeting;
2. Mengeluarkan obilgasi; 2. Issuing bonds;
3. Menetapkan struktur organisasi perseroan dan 3. Determining the Company's organizational structure and
perubahannya; any changes thereto;
4. Mendirikan atau menghapuskan unit usaha; 4. Establishing or eliminating business units;
5. Menggadaikan barang-barang milik perseroan. 5. Pawning the Company's assets.
BANK SULSELBAR
411
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 412
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Board of Commissioners Work
Komisaris Procedure Guidelines
Dewan Komisaris Bank Sulselbar telah memiliki Pedoman The Board of Commissioners of Bank Sulselbar operates under
dan tata tertib kerja Direksi Bank Sulselbar melalui Surat guidelines and work procedures established for the Board of
Keputusan Direksi Nomor SK/075/DIR/K/XI/2020, tentang Directors through the Decree of the Board of Directors Number
Buku Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Penerapan SK/075/DIR/K/XI/2020, concerning the Company Guidelines
Tatakelola Bank Sulselbar yang ditandatangi pada tanggal 18 for General Policy on the Implementation of Governance at Bank
November 2020. Sulselbar, signed on November 18, 2020.
Tujuan Pedoman Dewan Komisaris adalah mempermudah The purpose of the Board of Commissioners Guidelines is to
Dewan Komisaris dalam memahami peraturan-peraturan assist members in understanding the regulations related to their
yang terkait dengan tata kerja Dewan Komisaris berikut work procedures and supporting organs. Consequently, these
organ kelengkapannya. Untuk itu pengembangannya guidelines must evolve in accordance with the Company's needs.
haruslah selalu dilakukan sesuai kebutuhan perusahaan. Any amendments must comply with applicable regulations and
Perubahan-perubahan yang dilakukan harus didasarkan not contravene the provisions of the Articles of Association.
pada peraturan yang berlaku dan tidak melanggar ketentuan
dalam Anggaran Dasar.
Pedoman dan tata kerja Direksi Bank Sulselbar berisikan The guidelines and work procedures for the Board of Directors at
tentang: Bank Sulselbar include:
• BAB I Pendahuluan • Chapter I: Introduction
• BAB II Pelaksanaan Tata Kelola • Chapter II: Implementation of Governance
• BAB III Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Penilaian • Chapter III: Report on the Implementation of Governance
Penerapan Tata Kelola and Assessment of the Implementation of Governance
• BAB IV : Sanksi • Chapter IV: Sanctions
• BAB V : Penutup • Chapter V: Conclusion
Pembidangan Tugas Pengawasan Division of Supervisory Duties of the
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Selain tugas, tanggung jawab dan wewenang sebagaimana In addition to the aforementioned duties, responsibilities, and
dijelaskan di atas, masing-masing anggota Dewan Komisaris authorities, each member of the Board of Commissioners has
juga memiliki pembagian peran dan tanggung jawab specific roles and responsibilities aligned with their competencies
tambahan sesuai kompetensi dan bidangnya masing-masing. and areas of expertise. The division of work among members also
Pembagian kerja anggota Dewan Komisaris juga merangkap serves to designate them as Chairpersons or members of various
sebagai Ketua dan/atau anggota Komite-Komite yang Committees established to assist in fulfilling the Board's duties,
dibentuk untuk membantu pelaksanaan tugas dan tanggung which include the Audit Committee, Risk Oversight Committee,
jawab Dewan Komisaris yang dibentuk Dewan Komisaris and Nomination and Remuneration Committee. The assignment
untuk membantu kelancaran tugas Dewan Komisaris, yang of members to these committees is formalized in the Decree of
terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite the Board of Commissioners.
Nominasi dan Remunerasi. Penetapan masing-masing
anggota Dewan Komisaris sebagai anggota komite-komite
dimaksud ditetapkan dalam Surat Keputusan Dewan
Komisaris.
BANK SULSELBAR
412
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 413
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris | Table of Duties of the Board of Commissioners
Nama Jabatan Penyelenggara Organizer
Berfokus pada pengawasan risiko, kebijakan Focusing on risk monitoring, remuneration policies,
remunerasi, nominasi, serta proses audit nominations, and the Bank’s internal audit process
Komisaris
Marsuki internal Bank dengan menjadi Ketua Komite by becoming the Chair of the Remuneration
Independen
Remunerasi dan Nominasi and Nomination Committee - Chair of the Risk
- Ketua Komite Pemantau Risiko Oversight Committee
Oversight of internal audit, remuneration policy,
Pengawasan audit internal, kebijakan
and risk monitoring by serving as Chair of the
Adlinsyah M. Komisaris remunerasi, dan pemantauan risiko dengan
Audit Committee
Nasution Independen menjadi Ketua Komite Audit
- Member of the Remuneration and Nomination
- Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Committee
Pengawasan bidang risiko, audit, serta
Supervision of risk, audit, and remuneration and
kebijakan remunerasi dan nominasi dengan
Muhammad Idris Komisaris nomination policies by becoming a Member of the
menjadi Anggota Komite Remunerasi dan
Remuneration and Nomination Committee
Nominasi
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Board of Commissioners' Concurrent
Komisaris Position Policy
Sesuai dengan POJK Nomor 17 Tahun 2023, Anggota Dewan In accordance with POJK Number 17 of 2023, members of the
Komisaris dilarang merangkap jabatan: Board of Commissioners are prohibited from holding concurrent
1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, positions:
anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif 1. As a member of the board of directors, member of the board
pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan baik of commissioners, member of the sharia supervisory board,
bank maupun bukan bank; or executive officer at a financial institution or financial
2. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, company, whether a bank or non-bank;
anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif 2. As a member of the board of directors, member of the board
pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau perusahaan bukan of commissioners, member of the sharia supervisory board,
keuangan, baik yang berkedudukan di dalam maupun di or executive officer in more than one non-financial institution
luar negeri; or company, whether domiciled in Indonesia or abroad;
3. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan 3. In the field of functional duties at banking financial
bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang institutions and/or non-banking financial institutions
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri; domiciled in Indonesia or abroad;
4. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan 4. In other positions that may create a conflict of interest in
kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota performing duties as a member of the board of commissioners;
dewan komisaris; dan/atau and/or
5. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan 5. In other positions in accordance with the provisions of laws
perundang-undangan. and regulations.
Anggota Dewan Komisaris di Bank Sulsebar diperkenankan Members of the Board of Commissioners at Bank Sulselbar
untuk memiliki rangkap jabatan sepanjang memenuhi may hold dual positions as long as they comply with applicable
ketentuan yang berlaku. Kebijakan rangkap jabatan di Bank provisions. The dual position policy at Bank Sulselbar adheres to
Sulselbar mengacu pada aturan mengenai rangkap jabatan the rules regarding dual positions of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa as outlined in Financial Services Authority Regulation Number
Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 yang mensyaratkan 55/POJK.03/2016, which permits members to hold dual
anggota Dewan Komisaris hanya dapat merangkap jabatan positions only as members of the Board of Commissioners,
sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau pejabat Directors, or executive officers at one non-financial institution/
eksekutif pada 1 (satu) lembaga/perusahaan bukan lembaga company. The Board of Commissioners has disclosed its dual
keuangan. Dewan Komisaris telah mengungkapkan jabatan positions, which can be referenced in the table below.
rangkap yang dimilikinya, jabatan rangkap Dewan Komisaris
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
BANK SULSELBAR
413
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 414
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Jabatan pada Perusahaan/
Nama Jabatan Nama Perusahaan/ Instansi Lain
Instansi Lain
Marsuki Komisaris Independen - -
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen - -
Muhammad Idris Komisaris Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat
Pengelolaan Benturan Kepentingan Management of conflict of interest of the
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan The Board of Commissioners is prohibited from participating in
keputusan yang terkait dengan kegiatan operasional decision-making related to banking operational activities, except
perbankan, kecuali untuk penyediaan dana kepada pihak for the provision of funds to related parties and other matters
terkait dan hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar outlined in the Company's Articles of Association or relevant laws
Perusahaan atau peraturan perundang-undangan. and regulations.
Keterlibatan atau persetujuan Dewan Komisaris dimaksud, The involvement or approval of the Board of Commissioners
tidak meniadakan tanggung jawab Direksi dalam does not absolve the Board of Directors from their responsibility
pelaksanaan kepengurusan Perusahaan. Dewan Komisaris in managing the Company. The Board of Commissioners is also
juga dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan yang prohibited from engaging in decision-making that may lead to a
dapat menimbulkan benturan kepentingan dan/atau conflict of interest and/or conflict with laws and regulations and
bertentangan dengan peraturan perundangan dan Etika the Company's Code of Conducts, including but not limited to:
Jabatan Perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
1. Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) 1. Insider Transactions (Insider Trading)
Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, setiap According to the Capital Market Law, every member of the
anggota Dewan Komisaris dilarang untuk: Board of Commissioners is prohibited from:
a. Melakukan transaksi atas saham Perusahaan maupun a. Conducting transactions involving the Company's shares
saham Perusahaan lain yang melakukan transaksi or shares of other companies that engage in transactions
dengan Perusahaan. with the Company.
b. Mempengaruhi pihak lain untuk membeli saham b. Influencing other parties to purchase the Company's
Perusahaan maupun saham Perusahaan lain yang shares or shares of other companies that transact with
melakukan transaksi dengan Perusahaan. the Company.
c. Memberikan informasi kepada pihak lain. c. Providing information to other parties.
2. Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) 2. Conflict of Interest (Conflict of Interest)
Benturan Kepentingan adalah suatu kondisi dimana A conflict of interest occurs when the economic interests of
kepentingan ekonomis Perusahaan berbenturan dengan the Company are at odds with personal economic interests.
kepentingan ekonomis pribadi. Atas hal tersebut, maka In this context, members of the Board of Commissioners must
anggota Benturan Kepentingan hendaknya senantiasa adhere to the following guidelines:
harus:
a. Mengutamakan kepentingan Perusahaan dan tidak a. Prioritize the interests of the Company and refrain from
mengurangi keuntungan Perusahaan dalam hal actions that could diminish its profits in the event of a
terjadi benturan kepentingan. conflict of interest.
b. Menghindarkan diri dari pengambilan keputusan b. Avoid making decisions in circumstances where a conflict
dalam situasi dan kondisi adanya benturan of interest exists.
kepentingan.
c. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan, c. Disclose any family, financial, managerial, or ownership
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, relationships with other members of the Board of
hubungan kepemilikan dengan anggota Benturan Commissioners and/or relevant parties in relation to the
Kepentingan lain dan/atau pihak lainnya dalam Company's operations.
rangka bisnis Perusahaan.
BANK SULSELBAR
414
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 415
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
d. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan d. Ensure full disclosure in decision-making processes even
keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya when a conflict of interest is present.
benturan kepentingan.
3. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan atau 3. Members of the Board of Commissioners are strictly
menawarkan, atau menerima, baik langsung maupun prohibited from offering or accepting, either directly or
tidak langsung, sesuatu yang berharga dari Pelanggan indirectly, any items of value from customers or government
atau seseorang pejabat Pemerintah atau Swasta untuk or private officials to influence decisions or as compensation
mempengaruhi atau sebagai imbalan atas apa yang telah for actions taken.
dilakukannya dan tindakan lainnya.
Komisaris Independen Independent Commissioner
Bank Sulselbar mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Bank Sulselbar complies with regulatory requirements regarding
otoritas mengenai keberadaan Komisaris Independen. Independent Commissioners, mandating that they account for
Jumlah Komisaris Independen di Bank harus sekurang- at least 50% of the total Board of Commissioners members.
kurangnya 50% (lima puluh persen) dari total anggota Currently, Bank Sulselbar has two Independent Commissioners
Dewan Komisaris. Di Bank Sulselbar, terdapat 2 (dua) out of three total members, exceeding the 50% requirement.
orang Komisaris Independen dari total 3 (tiga) anggota
Dewan Komisaris. Dengan demikian, komposisi Komisaris
Independen di Bank Sulselbar melebihi 50% dari total
anggota Dewan Komisaris.
Kriteria Penentuan Komisaris Independen Criteria for Determining Independent Commissioners
Persyaratan diangkatnya anggota Dewan Komisaris The qualifications for appointing Independent Commissioners
Independen minimal sama dengan persyaratan untuk align with those for non-Independent Commissioners,
mengangkat anggota Dewan Komisaris non Independen supplemented by additional stipulations from OJK Regulation
ditambah dengan beberapa aturan lain dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 as follows:
No.33/POJK.04/2014 sebagaimana berikut ini: 1. Independent Commissioners must be at least 50% (fifty
1. Komisaris Independen paling sedikit berjumlah 50% (lima percent) of the total number of members of the Board of
puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris Commissioners
2. Anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan 2. Members of the Board of Commissioners who do not have
keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan financial relationships, management relationships, share
kepemilikan saham, hubungan keluarga dengan anggota ownership relationships, family relationships with other
Dewan Komisiaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang members of the Board of Commissioners, the Board of
Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang Directors and/or Controlling Shareholders or relationships
dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak with the Bank, which may affect their ability to act
independen; independently;
3. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai 3. Are not people who work or have the authority and
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, responsibility to plan, lead, control, or supervise the activities
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan of the Issuer or Public Company in the last 6 (six) months,
Emiten atau Perusahaan Publik dalam waktu 6 (enam) except for reappointment as Independent Commissioners of
bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali the Issuer or Public Company in the following period;
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan
Publik pada periode berikutnya;
4. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak 4. Do not have shares either directly or indirectly in the Issuer or
langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut; Public Company;
5. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau 5. Do not have an Affiliated relationship with the Issuer or
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Public Company, members of the Board of Commissioners,
Direksi, atau pemegang saham utama Emiten atau members of the Board of Directors, or major shareholders of
Perusahaan Publik; the Issuer or Public Company;
BANK SULSELBAR
415
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 416
6. Memenuhi persyaratan Komisaris Independen 6. Meet the requirements for Independent Commissioners as
sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku; stipulated in applicable regulations;
7. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung 7. Does not have any direct or indirect business relationship
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan related to the business activities of the Issuer or Public
usaha Emiten atau Perusahaan Publik. Company.
8. Komisaris Non Independen dapat beralih menjadi 8. Non-Independent Commissioners may switch to become
Komisaris Independen setelah memenuhi persyaratan Independent Commissioners after fulfilling the requirements
sebagai Komisaris Independen. as Independent Commissioners.
9. Komisaris Non Independen yang akan beralih menjadi 9. Non-Independent Commissioners who will switch to become
Komisaris Independen sebagaimana dimaksud di atas Independent Commissioners as referred to above must
wajib menjalani masa tunggu (cooling off) paling singkat 6 undergo a waiting period (cooling off) of at least 6 (six)
(enam) bulan. months.
10. Peralihan dari Komisaris Non Independen menjadi 10. The transition from Non-Independent Commissioner to
Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan Independent Commissioner must obtain approval from the
Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority
11. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 11. Independent Commissioners who have served for 2 (two)
2 (dua) periode masa jabatan berturut-turut dapat consecutive terms of office may be reappointed in the next
diangkat kembali pada periode selanjutnya sebagai period as Independent Commissioners in the event that:
Komisaris Independen dalam hal:
a. Rapat anggota Dewan Komisaris menilai bahwa a. The Board of Commissioners’ meeting considers that the
Komisaris Independen tetap dapat bertindak Independent Commissioner can still act independently;
independen; dan and
b. Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS b. The Independent Commissioner states in the GMS
mengenai independensi yang bersangkutan. regarding the independence of the person concerned.
12. Pernyataan Independensi Komisaris Independen 12. The Independent Commissioner’s Independence Statement
sebagaimana dimaksud di atas wajib diungkapkan dalam as referred to above must be disclosed in the Governance
laporan pelaksanaan tata kelola implementation report
Menurut Pasal 40 POJK Nomor 17 Tahun 2023, dijelaskan According to Article 40 of POJK Number 17 of 2023, it is
sebagai berikut : explained as follows:
1. Komisaris Independen menjabat untuk jangka 1. Independent Commissioners serve for a certain period of
waktu tertentu dan dapat diangkat kembali setelah time and may be reappointed after obtaining approval from
mendapatkan persetujuan RUPS, paling banyak untuk 2 the GMS, for a maximum of 2 (two) consecutive terms of
(dua) periode masa jabatan secara berturut-turut. office.
2. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 2. Independent Commissioners who have served for 2 (two)
(dua) periode masa jabatan secara berturut-turut dapat consecutive terms of office may be reappointed in the next
diangkat kembali pada periode selanjutnya sebagai period as Independent Commissioners by considering:
Komisaris Independen dengan mempertimbangkan: a. the results of the Independent Commissioner’s
a. hasil penilaian kinerja Komisaris Independen; performance assessment;
b. hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang b. the results of the Board of Commissioners’ meeting
menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap assessment stating that the Independent Commissioner
dapat bertindak independen; can still act independently;
c. hasil penilaian oleh kepala satuan kerja audit intern c. the results of the assessment by the head of the internal
dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi audit work unit and the Executive Officer in charge of the
sumber daya manusia yang menyatakan bahwa human resources function stating that the Independent
Komisaris Independen tetap dapat bertindak Commissioner can still act independently; and
independen; dan
d. pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS d. the statement of the Independent Commissioner in the
mengenai independensi yang bersangkutan. GMS regarding the independence concerned.
Selain harus memenuhi persyaratan formal dan materiil In addition to having to meet the formal and material
yang sudah ditetapkan OJK, Komisaris Independen Bank requirements set by the OJK, the Independent Commissioner of
Sulselbar juga harus memenuhi persyaratan independensi Bank Sulselbar must also meet the independence requirements
BANK SULSELBAR
416
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 417
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
yang tercantum dalam Buku Pedoman Perusahaan Tata stated in the Bank Sulselbar Corporate Governance Company
Kelola Perusahaan Bank Sulselbar, yaitu sebagai berikut: Guidelines, namely as follows:
1. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank 1. Former members of the Board of Directors or Executive
atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Officers of the Bank or parties who have a relationship with
Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan yang the Bank, which can affect the ability of the person concerned
bersangkutan untuk bertindak independen wajib to act independently, must undergo a cooling off period
menjalani masa tunggu (cooling off) paling singkat 1 (satu) of at least 1 (one) year before becoming an Independent
tahun sebelum menjadi Komisaris Independen pada Commissioner at the Bank concerned.
Bank yang bersangkutan.
2. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a 2. The provisions as referred to in letter a do not apply to former
tidak berlaku bagi mantan anggota Direksi yang members of the Board of Directors who are in charge of the
membawahkan fungsi pengawasan atau Pejabat supervisory function or Executive Officers who carry out the
Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan pada Bank supervisory function at the Bank for at least 1 year.
paling sedikit 1 Tahun
3. Permohonan penilaian kemampuan dan kepatutan 3. Applications for fit and proper assessments for candidates
untuk calon Komisaris Independen diajukan paling cepat for Independent Commissioners must be submitted no earlier
30 (tiga puluh) hari sebelum masa tunggu (cooling off) than 30 (thirty) days before the cooling off period ends.
berakhir.
4. Komisaris Non Independen dapat beralih menjadi 4. Non-Independent Commissioners can switch to become
Komisaris Independen setelah memenuhi persyaratan Independent Commissioners after meeting the requirements
sebagai Komisaris Independen. as Independent Commissioners.
5. Komisaris Non Independen yang akan beralih menjadi 5. Non-Independent Commissioners who will switch to become
Komisaris Independen sebagaimana dimaksud pada Independent Commissioners as referred to in letter c must
huruf c wajib menjalani masa tunggu (cooling off) paling undergo a cooling off period of at least 6 (six) months.
singkat 6 (enam) bulan.
6. Peralihan dari Komisaris Non Independen menjadi 6. The transition from Non-Independent Commissioner to
Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan Independent Commissioner must obtain approval from the
Otoritas Jasa Keuangan. Financial Services Authority.
7. Pernyataan Independensi Komisaris Independen wajib 7. The Independent Commissioner’s Independence Statement
diungkapkan dalam laporan pelaksanaan Tata Kelola. must be disclosed in the Governance implementation report.
Pernyataan tentang independensi masing- Statement regarding the independence of each
masing Komisaris Independen Independent Commissioner
Setiap Komisaris Independen telah membuat Surat Each Independent Commissioner has made an Independent
Pernyataan Independen yang menyatakan bahwa mereka Statement stating that they do not have any financial,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, management, share ownership, and/or family relationships with
kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan other members of the Board of Commissioners, the Board of
Directors, and/or Controlling Shareholders, or other relationships
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi, dan/atau
that may affect their ability to act independently. The following is
Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan lain yang dapat
the Independent Statement in question:
mempengaruhi kemampuan mereka untuk bertindak secara
independen. Berikut adalah Surat Pernyataan Independen
yang dimaksud:
BANK SULSELBAR
417
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 418
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen Adlinsyah M. Independent Commissioner Criteria
Marsuki
Nasution
Anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki Members of the Board of Commissioners who do
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, not have financial relationships, management
hubungan kepemilikan saham, hubungan relationships, share ownership relationships,
keluarga dengan anggota Dewan Komisaris family relationships with other members of the
√ √
lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Board of Commissioners, the Board of Directors
Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang and/or Controlling Shareholders or relationships
dapat mempengaruhi kemampuannya untuk with the Bank, which may affect their ability to act
bertindak independen. independently.
Bukan merupakan orang yang bekerja
atau mempunyai wewenang dan tanggung
Not a person who works or has the authority and
jawab untuk merencanakan, memimpin,
responsibility to plan, lead, control, or supervise
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
the activities of the Issuer or Public Company in
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam √ √
the last 6 (six) months, except for reappointment
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
as an Independent Commissioner of the Issuer or
pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Public Company in the following period.
Independen Emiten atau Perusahaan Publik
pada periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun
Does not have shares either directly or indirectly in
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan √ √
the Issuer or Public Company.
Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Does not have an Affiliated relationship with the
Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Issuer or Public Company, members of the Board
Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang √ √ of Commissioners, members of the Board of
Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik Directors, or Major Shareholders of the Issuer or
tersebut. Public Company.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik
Does not have a business relationship either
langsung maupun tidak langsung yang berkaitan
√ √ directly or indirectly related to the business
dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan
activities of the Issuer or Public Company.
Publik tersebut.
Apabila dikemudian hari, ditemukan bahwa salah satu If in the future, it is discovered that one of the Independent
Komisaris Independen memiliki hubungan keuangan, Commissioners has financial relationships, management
hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau relationships, share ownership and/or family relationships with
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris other members of the Board of Commissioners, the Board of
lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Directors and/or Controlling Shareholders or relationships with
atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi the Bank, which may affect his/her ability to act independently,
kemampuannya untuk bertindak independen, maka yang then the person concerned is willing to relinquish his/her position
bersangkut bersedia melepaskan jabatan Komisaris as Independent Commissioner and is willing to be replaced, and
Independennya dan bersedia untuk diganti, dan selanjutnya this statement will then be submitted to the OJK.
pernyataan ini disampaikan kepada OJK.
BANK SULSELBAR
418
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 419
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting Policy
Rapat diatur oleh Sekretaris Dewan Komisaris mulai Meetings are organized by the Secretary of the Board of
dari menyiapkan agenda dan materi hingga pencatatan Commissioners, encompassing the preparation of the agenda
risalah rapat sebagai bukti yang sah untuk para anggota and materials, as well as the documentation of minutes, which
Dewan Komisaris dalam mengambil keputusan apabila serve as valid evidence for Board members in decision-making,
ada dissenting opinions dan untuk pihak ketiga mengenai especially in cases of dissenting opinions, and for third parties
keputusan yang diambil dalam rapat. regarding decisions made during the meeting.
Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu The Board of Commissioners may convene at any time upon the
atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Dewan request of one or more members of the Board, at the request of
Komisaris, permintaan Direksi, atau atas permintaan tertulis the Board of Directors, or at the written request of one or more
dari 1 (satu) atau beberapa Pemegang Saham yang mewakili Shareholders representing at least 10% of the total shares with
sekurang-kurangnya 1/10 (satu persepuluh) dari jumlah voting rights. The request must specify the matters to be discussed
saham dengan hak suara, dengan menyebutkan hal-hal yang in accordance with OJK Regulation Number 33/POJK.04/2014
akan dibicarakan berdasarkan pada Peraturan OJK Nomor and the Board of Commissioners' Work Rules.
33/POJK.04/2014 dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.
1. Rapat dewan Komisaris wajib diselenggarakan secara 1. Meetings of the Board of Commissioners must be held
berkala paling kurang 4 (empat) kali dalam setahun. periodically, at least four times a year.
2. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh 2. All members of the Board of Commissioners must attend
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling sedikit 2 at least two meetings in person each year, particularly for
(dua) kali dalam 1 (satu) tahun, diutamakan dalam rangka evaluation or decision-making purposes.
evaluasi atau penetapan.
3. Dalam hal Komisaris Non Independen tidak dapat 3. If a Non-Independent Commissioner cannot attend a
menghadiri rapat Dewan Komisaris secara fisik meeting physically, they may participate via teleconferencing
sebagaimana dimaksud pada huruf b maka dapat technology.
menghadiri rapat Dewan Komisaris melalui sarana
teknologi telekonferensi.
4. Dalam hal rapat Dewan Komisaris dilaksanakan dengan 4. When a Board of Commissioners meeting is conducted using
menggunakan sarana teknologi telekonferensi, harus teleconferencing technology, the following must be provided:
dilengkapi:
a. dasar keputusan penyelenggaraan rapat dengan a. basis for the decision to hold a meeting using
menggunakan sarana teknologi telekonferensi, teleconferencing technology, including internal Bank
antara lain seperti ketentuan intern Bank dan rislaah provisions and minutes of the Board of Commissioners
rapat Dewan Komisaris; meeting;
b. bukti rekaman penyelenggaraan rapat, dan b. evidence of the recording of the meeting, and
c. risalah rapat perihal dimaksud yang ditandatangani c. minutes of the meeting regarding the matter signed by all
oleh seluruh peserta yang hadir, harus didistribusikan participants present, must be distributed to all members
kepada seluurh anggota Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
5. Pengambilan keputusan rapat dewan Komisaris 5. Decisions made during Board of Commissioners meetings
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. shall be based on consensus.
6. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat, 6. If consensus is not reached, decisions will be made by majority
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara vote.
terbanyak.
7. Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat mengikat 7. All decisions made by the Board of Commissioners are
bagi seluruh anggota dewan Komisaris. binding upon all members.
8. Dewan Komisaris wajib membuat risalah rapat Dewan 8. The Board of Commissioners is required to prepare minutes
Komisaris sebagaimana dimaksud pada huruf d dan of its meetings, as outlined in points d and e, in accordance
e didokumentasikan sesuai peraturan perundang- with statutory regulations.
undangan.
BANK SULSELBAR
419
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 420
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi 9. Any dissenting opinions expressed during Board meetings
dalam rapat Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud must be clearly documented in the minutes, along with the
pada huruf d wajib dicantumkan secara jelas dalam reasons for the differing perspectives.
risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat.
10. Risalah rapat Dewan Komisaris ditandatangani 10. Board of Commissioners’ meeting minutes shall be signed by
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir all present members. and distributed to all Board members.
dan didistribusikan kepada seluruh anggota Dewan
Komisaris
Rapat Internal Dewan Komisaris Internal Meeting of the Board of Commissioners
Rapat Internal Dewan Komisaris telah dilaksanakan The Internal Meeting of the Board of Commissioners has been
sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Materi rapat telah conducted in accordance with applicable policies. Meeting
disampaikan paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat. materials have been submitted no later than five days prior to
Untuk tahun 2024, agenda, tanggal, dan peserta Rapat the meeting. For 2024, the agenda, dates, and participants for
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut. the Board of Commissioners Meetings are as follows.
Tabel Rapat Internal Dewan Komisaris | Board of Commissioners Internal Meeting Table
No Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta Rapat
Pembahasan Struktur Remunerasi PT Bank Discussion of Remuneration Structure of PT Bank
1. 5 Januari 2024 Dewan Komisaris
Sulselbar Sulselbar
Pembahasan Persetujuan Fasilitas Refinancing Discussion of Approval of KMG Housing
2. 12 Januari 2024 Dewan Komisaris
KMG Perumahan PT SMF Refinancing Facility of PT SMF
Pembahasan Persetujuan Pencairan Fasilitas Discussion of Approval of Disbursement of
3. 16 Januari 2024 Dewan Komisaris
Uncommitted Loan PT SMF Uncommitted Loan Facility of PT SMF
1. Follow-up to the Results of the
1. Tindaklanjut Hasil RUPS LB
Extraordinary GMS
2. Penjelasan atas BPP Alma
2. Explanation of the Alma BPP
3. Persiapan Asesmen Calon DIrektur
3. Preparation of the Assessment of Candidates
Pemasaran dan Syariah
4. 11 Januari 2024 for Marketing and Sharia Directors Dewan Komisaris
4. Penunjukan Pejabat yang melaksanakan
4. Appointment of Officials who carry out the
Tugas dan Fungsi Direktur Pemasaran dan
Duties and Functions of the Marketing and
Syariah
Sharia Directors
5. Hal-hal lain yang dianggap perlu
5. Other matters deemed necessary
Discussion on the Implementation of the
Pembahasan Pelaksanaan Penjaringan Calon
5. 16 Januari 2024 Recruitment of Candidates for Sharia Supervisory Dewan Komisaris
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Board Members
1. Laporan Hasil Pemantauan Likuiditas 1. Report on Liquidity Monitoring Results for
periode November 2023 the period of November 2023
2. Konfirmasi Dewan Komisaris atas Usulan 2. Confirmation of the Board of Commissioners
Penyederhanaan Kebijakan (BPP) Divisi on the Proposal for Simplification of Risk
6. 22 Januari 2024 Manajemen Risiko Management Division Policy (BPP) Dewan Komisaris
3. Pelaksana Tugas Direktur Pemasaran dan 3. Acting Director of Marketing and Sharia of
Syariah PT Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
4. Pengumuman Pendaftaran Calon Dewan 4. Announcement of Registration of Candidates
Pengawas Syariah for the Sharia Supervisory Board
1. Pertimbangan Dewan Komisaris atas 1. Board of Commissioners’ consideration of
rancangan beberapa BPP several BPP drafts
7. 29 Januari 2024 2. Evaluasi atas Laporan Profil Risiko 2. Evaluation of the Risk Profile Report for the Dewan Komisaris
Periode 31 Desember 2023 Period of December 31, 2023
3. Hal-hal lain yang dianggap perlu 3. Other matters deemed necessary
BANK SULSELBAR
420
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 421
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Rapat Internal Dewan Komisaris | Board of Commissioners Internal Meeting Table
No Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta Rapat
1. Persetujuan Pembayaran penyisihan 1. Approval of Payment of 2023 Bonus
bonus 2023 Allowance
2. Penentuan Pemimpin Divisi Audit 2. Determination of Head of Internal Audit and
Intern dan Anti Fraud (AI & AF) PT Bank Anti-Fraud Division (AI & AF) of PT Bank
8. 2 Februari 2023 Dewan Komisaris
Sulselbar Sulselbar
3. Permohonan Pelaksanaan RUPS Tahunan 3. Request for Implementation of Annual GMS
Tahun Buku 2023 dan RUPS LB PT Bank for Fiscal Year 2023 and Extraordinary GMS
Sulselbar of PT Bank Sulselbar
Pembahasan Persetujuan Pemberian Kredit Discussion of the Approval of Credit Granting for
9. 5 Februari 2024 Dewan Komisaris
Pemda Kabupaten Mamasa the Mamasa Regency Government
1. Evaluasi Laporan Audit Umum terhadap 1. Evaluation of the General Audit Report on PT
PT Bank Sulselbar Cabang Pare-pare Bank Sulselbar Pare-pare Branch
10. 12 Februari 2024 Dewan Komisaris
2. Penunjukan AP dan/atau KAP DPLK 2. Appointment of AP and/or KAP DPLK for the
Tahun Buku 2023 2023 Financial Year
Persetujuan Pemimpin Divisi Audit Intern dan Approval of the Head of Internal Audit and Anti
11. 14 Februari 2024 Dewan Komisaris
Anti Fraud Fraud Division
1. Evaluasi Laporan Audit Umum Terhadap
PT Bank Sulselbar Cabang Utama 1. Evaluation of the General Audit Report on PT
Mamuju Bank Sulselbar Mamuju Main Branch
2. Laporan Pengawasan Rencana Bisnis 2. Supervision Report on the UUS Business Plan
12. 19 Februari 2024 Dewan Komisaris
UUS PT Bank Sulselbar Semester II Tahun of PT Bank Sulselbar Semester II of 2023
2023 3. Supervision Report on RBB Semester II of
3. Laporan Pengawasan RBB Semester II 2023
Tahun 2023
Pembahasan Penunjukan AP dan/atau KAP Discussion on Appointment of AP and/or KAP for
13. 20 Maret 2024 untuk Audit Umum atas Laporan Keuangan PT General Audit of Financial Statement of PT Bank Dewan Komisaris
Bank Sulselbar Tahun Buku 2024 Sulselbar for Fiscal Year 2024
Tindaklanjut hasil pertemuan Komite Follow-up on the results of the Nomination
Nominasi terkait pembahasan Dokumen Committee meeting related to the discussion of
Permohonan Penilaian Kemampuan dan the Application Document for the Fit and Proper
14. 26 Agustus 2024 Kepatutan (PKK) Komisaris Utama yang Test (PKK) of the new President Commissioner Dewan Komisaris
baru dan DPS serta potensi kekosongan and DPS and the potential vacancy of the
Jabatan Komisaris Independen dan Direktur Independent Commissioner and Compliance
Kepatuhan Director Positions
Pembahasan Persetujuan Kerjasama Discussion on the Approval of PT SMF's
15. 10 Desember 2024 Dewan Komisaris
Uncommitted Facility Line PT SMF Uncommitted Facility Line Cooperation
Pembahasan Persetujuan Pencairan Fasilitas Discussion on the Approval of Disbursement of PT
16. 11 Desember 2024 Dewan Komisaris
Uncommitted Loan PT SMF SMF's Uncommitted Loan Facility
Pembahasan Persetujuan dalam rangka Discussion on the Approval in the Framework of
17. 13 Desember 2024 Dewan Komisaris
Kerjasama Bilateral Loan dengan Bank Sumut Bilateral Loan Cooperation with Bank Sumut
Pembahasan Perpanjangan Masa Kerja Discussion on Extension of Term of Work of
18. 30 Desember 2024 Anggota Komite Dewan Komisaris PT Bank Members of the Committee of the Board of Dewan Komisaris
Sulselbar Commissioners of PT Bank Sulselbar
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Joint Meeting of the BOC and the Board of
Direksi Directors
Rapat Gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi telah Joint Meetings between the Board of Commissioners and the Board
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Materi of Directors have been conducted in accordance with applicable
rapat disampaikan paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat. policies. Meeting materials are submitted no later than five (5)
Sepanjang tahun 2024, rincian mengenai agenda, tanggal, days prior to the meeting. Throughout 2024, details regarding
dan peserta rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan the agenda, date, and participants of joint meetings between the
Direksi adalah sebagai berikut: Board of Commissioners and the Board of Directors are as follows.
BANK SULSELBAR
421
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 422
Tabel Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Joint Meeting Table of the Board of Commissioners and the Board of Directors
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Dewan Komisaris, Direktur Utama, Direktur Pemasaran & Syariah,
1. 2 Februari 2024 Penyesuaian RBB tahun 2024-2026 Direktur Operasional & TI, Direktur Kredit & UMKM dan Direktur
Kepatuhan
Persiapan RUPS Tahunan tahun buku Dewan Komisaris, Direktur Utama, Direktur Operasional Direktur
2. 14 Maret 2024
2023 Kepatuhan, Direktur Kredit & UMKM
11 Agustus Persiapan RUPS LB tanggal 12 Agustus Dewan Komisaris, Direktur Utama, Direktur Pemasaran dan
3.
2024 2024 Syariah, Direktur Operasional dan DIrektur Kepatuhan
Dewan Komisaris, Direktur Pemasaran dan Syariah, Direktur
25 November Pembahasan Dokumen Rencana Bisnis
4 Kredit & UMKM, Direktur Operasional & TI dan Direktur
2024 Bank
Kepatuhan
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Frequency and Attendance of Board of
Komisaris Commissioners Meetings
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan In 2024, the Board of Commissioners conducted and attended
dan mengikuti rapat internal sebanyak delapan belas (18) eighteen (18) internal meetings and four (4) joint meetings
kali dan rapat gabungan Dewan Komisaris bersama Direksi with the Board of Directors. The frequency and attendance of
sebanyak empat (4) kali. Adapun frekuensi dan kehadiran meetings for each member of the Board of Commissioners are
rapat untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris dapat
outlined in the table below.
dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Board of Commissioners Meeting Frequency and Attendance Table
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Dewan Komisaris RUPS
Komisaris dengan Direksi
Jumlah dan Persentasi Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Komisaris
Marsuki 18 17 100% 4 4 100% 3 3 100%
Independen
Adlinsyah M. Komisaris
18 18 100% 4 4 100% 3 3 100%
Nasution Independen
Muhammad Idris Komisaris 18 18 100% 4 4 100% 3 3 100%
Kebijakan pelatihan dan/atau Training and/or Competency
Peningkatan Kompetensi Anggota Improvement Policy for Members of
Dewan Komisaris, Termasuk Program the Board of Commissioners, Including
Orientasi bagi Anggota Dewan Orientation Programs for Newly
Komisaris Yang Baru Diangkat Appointed Members
Program Orientasi Komisaris Baru New Commissioner Orientation Program
Bank Sulselbar telah memiliki ketentuan terkait program Bank Sulselbar has established provisions related to orientation
orientasi bagi Komisaris Baru meliputi hal-hal sebagai programs for new commissioners, including the following:
berikut:
BANK SULSELBAR
422
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 423
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
1. Program Orientasi mengenai Bank Sulselbar wajib 1. The Orientation Program concerning Bank Sulselbar must
diberikan kepada Anggota Dewan Komisaris yang baru be provided to newly appointed members of the Board of
pertama menjabat di perusahaan. Commissioners.
2. Tanggung jawab pelaksanaan Program Orientasi 2. The President Commissioner is responsible for implementing
ada pada Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama the Orientation Program. In the absence of the President
berhalangan maka tanggung jawab pelaksanaan program Commissioner, the President Director assumes this
orientasi berada pada Direktur Utama. responsibility.
3. Materi yang diberikan pada Program Orientasi meliputi 3. The material included in the Orientation Program
hal-hal sebagai berikut: encompasses the following:
a. Gambaran mengenai Bank Sulselbar berkaitan a. Overview of Bank Sulselbar related to the objectives,
dengan tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja nature, scope of activities, financial and operational
keuangan dan operasi, strategi, rencana usaha jangka performance, strategy, short-term and long-term
pendek dan jangka panjang, posisi kompetitif, risiko business plans, competitive position, risks and various
dan berbagai masalah strategis lainnya. other strategic issues.
b. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate b. Implementation of the principles of Good Corporate
Governance oleh Bank Sulselbar. Governance by Bank Sulselbar.
c. Tanggung jawab hukum Anggota Dewan Komisaris. c. Legal responsibility of Members of the Board of
d. Penjelasan yang berkaitan dengan kewenangan yang Commissioners.
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem d. Explanation related to delegated authority, internal and
dan kebijakan pengendalian internal serta tugas dan external audits, internal control systems and policies and
peran Komite Audit dan Komite-komite lain yang the duties and roles of the Audit Committee and other
dibentuk oleh Dewan Komisaris. Committees formed by the Board of Commissioners.
e. Penjelasan mengenai tugas dan tanggung jawab e. Explanation of the duties and responsibilities of the Board
Dewan Komisaris dan Direksi. of Commissioners and the Board of Directors.
f. Team building. Dalam kegiatan ini menyertakan f. Team building. This activity includes all Members of
seluruh Anggota Dewan Komisaris, baik yang baru the Board of Commissioners, both those who have
menjabat maupun yang pernah menjabat sebelumnya just served and those who have served previously with
dengan tujuan mewujudkan kekompakan dan the aim of realizing team cohesion and cooperation as
kerjasama tim sebagai Komisaris. Commissioners.
Program Orientasi yang diberikan dapat berupa presentasi, The Orientation Program provided can be in the form of
pertemuan atau kunjungan ke fasilitas perusahaan, presentations, meetings or visits to company facilities,
perkenalan dengan para Pimpinan Divisi, Kelompok, Unit introductions to Division, Group, Unit and Employee Leaders in
dan Pegawai-pegawai di perusahaan serta program lainnya. the company and other programs.
Kebijakan Pelatihan/Peningkatan Board of Commissioners Training/Competency
Kompetensi Dewan Komisaris Tahun 2024 Improvement Policy in 2024
Seiring dengan perkembangan bisnis Bank, Dewan Komisaris In line with the Bank’s business development, the Board of
juga berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan Commissioners is also committed to continuously improving
kompetensi dan keterampilan melalui program pelatihan competency and skills through training and development
dan pengembangan yang dilaksanakan sekurang- programs that are carried out at least once a year. This
kurangnya sekali dalam setahun. Program pelatihan ini training program is also intended to meet the requirements for
juga dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan syarat sustainability in assessing the ability and propriety of members
keberlanjutan dalam penilaian kemampuan dan kepatutan of the Board of Commissioners.
anggota Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris menetapkan untuk program pendidikan/ The Board of Commissioners stipulates that this education/
pelatihan ini wajib diikuti oleh Setiap anggota Dewan training program must be attended by each member of the Board
Komisaris minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. Adapun of Commissioners at least 2 (two) times in 1 (one) year. The
pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah training and/or competency improvement that has been attended
diikuti oleh Dewan Komisaris selama tahun 2024 adalah by the Board of Commissioners during 2024 is as follows:
sebagai berikut:
BANK SULSELBAR
423
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 424
Jabatan/ Nama Pendidikan/ Name of Education/ Waktu / Tempat
No Nama Penyelenggara
Tugas Pelatihan Training Pelaksanaan
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for
10-11 Juli 2024 Bloma Consult
Untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks
Program Penyelarasan Risk Management Certification
Indonesia Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Alignment Program for Directors Jakarta, 23-25
Komisaris Profesional
1. H. Marsuki bagi Direksi dan Dewan and Board of Commissioners of April 2024
Independen Asociation (IRPA)
Komisaris Bank Umum Commercial Banks
Executive Development Program
Executive Development Program Jakarta, 20-21
Program Integrate Risk Pengembangan
Integrated Risk Management November 2024
Management Eksekutif (PPM)
Prosedur Kajian Risiko atas Risk Review Procedure for Bank
Kebijakan & Prosedur Bank Policies & Procedures & Risk
Adlinsyah M. Komisaris Jakarta, 22-23
2. & Kajian Risiko atas Produk Review for New Products & PT Leinad Aganis
Nasution Independen Februari 2024
& Aktivitas Baru (termasuk Activities (including Working
Kertas Kerja) Papers)
National Seminar on POJK
Seminar Nasional POJK No.
No. 17 of 2023 Concerning
17 Tahun 2023 Tentang Tata
Governance for Commercial Learning Media
Kelola Bagi Bank Umum Sorong, 2 Mei 2024
Banks in the Perspective of the Indonesia (LMI)
Dalam Persfektif Fungsi dan
Functions and Duties of the
Tugas Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Board of Commissioners &
Dewan Komisaris & Komite:
Committees: Updating Work
Updating Pedoman Kerja,
Guidelines, Synergy between
Sinergi antar Komite,
Committees, and Interpretation Yogyakarta, 30-31 Learning Media
dan Interpretasi Laporan
of Financial Statements Mei 2024 Indonesia (LMI)
Keuangan (Termasuk Kertas
(Including Working Papers and
Kerja dan Penyusunan
Preparation of Committee Work
Pedoman Kerja Komite)
Guidelines)
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for Makassar, 10-11
Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Juli 2024
Program Penyelarasan Risk Management Certification
Indonesia Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Alignment Program for Directors Jakarta, 23-25
Professional
bagi Direksi dan Dewan and Board of Commissioners of April 2024
Asociation (IRPA)
Komisaris Bank Umum Commercial Banks
Executive Development
Executive Development Program Jakarta, 20-21
Program Integrated Risk PPM
Integrated Risk Management November 2024
Management
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for Makassar, 10-11
Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Juli 2024
Program Penyelarasan Risk Management Certification
Indonesia Risk
Sertifikasi Manajemen Risiko Alignment Program for Directors Jakarta, 23-25
Professional
bagi Direksi dan Dewan and Board of Commissioners of April 2024
Asociation (IRPA)
Komisaris Bank Umum Commercial Banks
Muhammad
3. Komisaris National Seminar on
Idris Seminar Nasional Optimalisasi
Optimizing the Role of the
Peran Dewan Komisaris dalam
Board of Commissioners in
Implementasi Market Conduct
the Implementation of Market Surakarta, 05-06
dalam rangka Perlindungan FKDK BPDSI
Conduct in the Framework of Desember 2024
Konsumen BPDSI, dan
BPDSI Consumer Protection, and
Leadership Program bagi
Leadership Program for BPDSI
Dewan Komisaris BPDSI
Board of Commissioners
BANK SULSELBAR
424
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 425
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tata Cara dan Frekuensi Pemberian Procedures and Frequency of Providing
Nasihat Advice
Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pemberian nasihat The Board of Commissioners performs the function of advising
kepada Direksi baik secara formal maupun informal, sebagai the Board of Directors both formally and informally, as part of
bagian dari perannya dalam memastikan pengelolaan Bank its role in ensuring that the Bank is managed in accordance with
dilakukan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. the principles of good Governance. This advice is communicated
Nasihat ini disampaikan melalui berbagai sarana, termasuk through various channels, including written correspondence and
surat tertulis dan rapat yang terstruktur. structured meetings.
Tata Cara Pemberian Nasihat Procedures for Giving Advice
1. Nasihat diberikan untuk semua aspek kebijakan 1. Advice is provided on all aspects of the Bank's general
pengurusan dan operasional Bank secara umum. management and operational policies.
2. Dewan Komisaris dapat meminta Direksi mengambil 2. The Board of Commissioners may request certain actions
tindakan tertentu demi kepentingan Bank. Meski nasihat from the Board of Directors in the best interest of the Bank.
ini tidak bersifat mengikat, Direksi wajib memberikan Although this advice is not binding, the Board of Directors
alasan jika tidak menjalankannya. must provide reasons if it is not
3. Pemberian nasihat bertujuan memastikan kegiatan Bank 3. The purpose of providing advice is to ensure that the Bank's
sesuai dengan visi, misi, serta tujuan perusahaan. activities align with the company's vision, mission, and
4. Dewan Komisaris bertindak untuk mencegah kebijakan objectives.
atau tindakan Direksi yang dapat merugikan atau 4. The BOC’s works to prevent any policies or actions by the
mengurangi keuntungan Bank. Board of Directors that could adversely affect the Bank's
5. Dewan Komisaris memberikan arahan terkait langkah 5. The Board of Commissioners offers direction on corrective
perbaikan, termasuk pemberhentian sementara anggota measures, including the potential temporary dismissal of
Direksi jika diperlukan, sesuai dengan ketentuan hukum Board of Directors members if necessary, in compliance with
yang berlaku. applicable legal provisions.
6. Dewan Komisaris mengarahkan, memantau, dan 6. The Board of Commissioners directs, monitors, and evaluates
mengevaluasi kebijakan strategis Bank demi tercapainya the Bank's strategic policies to achieve the company's goals.
tujuan perusahaan. 7. To support oversight and advisory functions, the Board of
7. Untuk mendukung pengawasan dan pemberian nasihat, Commissioners establishes and coordinates with the Audit
Dewan Komisaris membentuk dan mengadakan Committee, Risk Oversight Committee, and Remuneration
koordinasi dengan Komite Audit, Komite Pemantau and Nomination Committee.
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi.
Frekuensi Pemberian Nasihat Frequency of Advice Giving
Pemberian nasihat dilakukan secara berkala melalui dua Advice is provided periodically through two primary types of
jenis rapat utama: meetings:
1. Rapat Internal Dewan Komisaris 1. Internal Meeting of the Board of Commissioners
Rapat ini bertujuan untuk membahas isu-isu strategis This meeting aims to discuss strategic issues and supervisory
dan langkah pengawasan tanpa kehadiran Direksi. measures without the presence of the Board of Directors.
2. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi 2. Meeting of the BOC with the Board of Directors
Rapat ini diadakan untuk menyampaikan nasihat langsung This meeting is held to provide direct advice to the Board of
kepada Direksi, memastikan adanya diskusi dan tindak Directors, ensuring discussion and follow-up regarding the
lanjut terkait kebijakan dan langkah strategis Bank. Bank’s policies and strategic measures.
Selain itu, Dewan Komisaris juga mengadakan rapat In addition, the Board of Commissioners also holds coordination
koordinasi dengan komite-komite di bawah pengawasannya, meetings with committees under its supervision, such as the Audit
seperti Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Committee, Risk Oversight Committee, and Remuneration and
BANK SULSELBAR
425
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 426
Remunerasi dan Nominasi. Rapat-rapat ini menjadi forum Nomination Committee. These meetings serve as an important
penting untuk mengevaluasi dan memberikan masukan forum for evaluating and providing input on policies proposed by
terhadap kebijakan yang diajukan Direksi. the Board of Directors.
Melalui tata cara dan frekuensi pemberian nasihat yang Through this organized procedure and frequency of advice
terorganisir ini, Dewan Komisaris memastikan pengelolaan provision, the Board of Commissioners ensures that the Bank’s
Bank berjalan efektif, sesuai dengan prinsip kehati-hatian management is effective, in accordance with the principles of
dan tata kelola yang baik. prudence and good Governance.
Rekomendasi, Pelaksanaan Tugas Recommendations, Implementation of
Dewan Komisaris, serta Pengawasan Duties of the BOC's, and Supervision of the
Implementasi Strategi Perseroan Implementation of the Company’s Strategy
Dewan Komisaris telah memberikan rekomendasi serta The Board of Commissioners has provided recommendations
melakukan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. and carried out the duties and responsibilities of the Board of
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengeluarkan Commissioners. During 2024, the Board of Commissioners has
sebanyak 159 (seratus lima puluh sembilan) surat issued 159 (one hundred and fifty-nine) letters of approval which
persetujuan yang menjadi wewenang Dewan Komisaris are the authority of the Board of Commissioners as stipulated in
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan the Articles of Association and applicable regulations. Some of
yang berlaku. Adapun beberapa persetujuan tersebut antara these approvals can be conveyed as follows.
lain dapat disampaikan sebagai berikut. 1. Approval of KMG Perumahan PT SMF Refinancing Facility
1. Persetujuan Fasilitas Refinancing KMG Perumahan PT 2. Approval of Disbursement of PT SMF Uncommited Loan
SMF Facility
2. Persetujuan Pencairan Fasilitas Uncommited Loan PT 3. Approval of Provision of Regional Government Credit to
SMF Related Parties in the name of. Mamasa Local Government
3. Persetujuan Pemberian Kredit Pemda kepada Pihak 4. Approval of the Head of Internal Audit and Anti-Fraud
Terkait an. Pemda Mamasa Division of PT Bank Sulselbar
4. Persetujuan Pemimpin Divisi Audit Intern dan Anti Fraud 5. Approval of the Revision of the Risk Appetite Statement of PT
PT Bank Sulselbar Bank Sulselbar
5. Persetujuan Revisi Risk Appetite Statement PT Bank 6. Approval of the BPP for Capital Participation of PT Bank
Sulselbar Sulselbar
6. Persetujuan BPP Penyertaan Modal PT Bank Sulselbar 7. Approval of Asset & Liability Management of PT Bank
7. Persetujuan Asset & Liability Management PT Bank Sulselbar
Sulselbar 8. Approval of the Facility Line of PT SMF
8. Persetujuan Facility Line PT SMF 9. Approval of the BPP IKU/KPI Corporate of PT Bank Sulselbar
9. Persetujuan BPP IKU/KPI Korporat PT Bank Sulselbar 10. Approval of the BPP Accounting of PT Bank Sulselbar
10. Persetujuan BPP Akuntansi PT Bank Sulselbar 11. Approval of the BPP Sharia Accounting of PT Bank Sulselbar
11. Persetujuan BPP Akuntansi Syariah PT Bank Sulselbar 12. Approval of the Extension of Local Government Credit to
12. Persetujuan Perpanjangan Kredit Pemda kepada Pihak Related Parties in the name of Mamasa Regency Government
Terkait an. Pemda Kabupaten Mamasa 13. Approval of Changes to Bank Sulselbar Pension Fund
13. Persetujuan Perubahan Peraturan Dana Pensiun Bank Regulations
Sulselbar 14. Approval of BPP Consumer Protection and Services of PT
14. Persetujuan BPP Pelindungan Konsumen dan Layanan PT Bank Sulselbar
Bank Sulselbar 15. Approval of Disbursement of Uncommited Loan Facilities of
15. Persetujuan Pencairan Fasilitas Uncommited Loan PT PT SMF
SMF 16. Approval of KAK & OE on Procurement of AP and/or KAP
16. Persetujuan KAK & OE atas Pengadaan AP dan/ atau conducting General Audit of Financial Report of PT Bank
KAP melakukan Audit Umum Laporan Keuangan PT Bank Sulselbar for Fiscal Year 2025
Sulselbar Tahun Buku 2025 17. Approval of KAK and HPS on Audit of DPLK of PT Bank
BANK SULSELBAR
426
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 427
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
17. Persetujuan KAK dan HPS atas Audit DPLK PT Bank Sulselbar for Fiscal Year 2024
Sulselbar Tahun Buku 2024 18. Approval of PKAT SKAI for 2025
18. Persetujuan PKAT SKAI Tahun 2025 19. Approval of Corporate Performance Plan of PT Bank
19. Persetujuan Rencana Kinerja Korporat PT Bank Sulselbar Sulselbar for the Period of 2024
Periode Tahun 2024 20. Approval of Board of Commissioners on Document of
20. Persetujuan Dewan Komisaris atas Dokumen Rencana Recovery Action Plan (Recovery Plan) of PT Bank Sulselbar
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) PT Bank Sulselbar 21. Approval of BPP Tax System of PT Bank Sulselbar
21. Persetujuan BPP Sistem Perpajakan PT Bank Sulselbar 22. Approval of Resolution Plan (Resolution Plan) of PT Bank
22. Persetujuan Rencana Resolusi (Resolution Plan) PT Bank Sulselbar
Sulselbar 23. Approval of Uncommited Facility Line Cooperation of PT
23. Persetujuan Kerjasama Uncommited Facility Line PT SMF SMF
24. Persetujuan Dalam Rangka Kerjasama Bilateral Loan 24. Approval in the Framework of Bilateral Loan Cooperation
dengan Bank Sumut with Bank Sumut
25. Persetujuan BPP Sistem Manajemen Keamanan Informasi 25. Approval of BPP Information Security Management System
(SMKI) PT Bank Sulselbar (SMKI) PT Bank Sulselbar
26. Persetujuan Blueprint Human Capital PT Bank Sulselbar 26. Approval of PT Bank Sulselbar Human Capital Blueprint for
Tahun 2025 - 2029 2025 - 2029
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Performance Assessment of the Board of
Komisaris Directors and Board of Commissioners
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors Performance Assessment
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan merupakan forum The Annual General Meeting of Shareholders serves as a forum
bagi Direksi melaporkan dan mempertanggungjawabkan for the Board of Directors to report and be accountable for
kinerja Perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan the Company's performance to shareholders, based on the
kontrak kerja manajemen, yaitu melakukan penilaian management work contract, which includes the assessment of
terhadap kinerja Direksi secara individu dan kinerja terhadap the performance of the Board of Directors individually and the
masing-masing Komite sebagai organ penunjang Direksi. performance of each Committee as a supporting organ of the
Board of Directors.
Kebijakan Umum mengenai evaluasi kinerja Direksi mengacu The general policy for evaluating the performance of the Board
pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Pelaksanaan of Directors follows the Guidelines and Work Rules of the Board
penilaian kinerja Direksi dilakukan berdasarkan pada tolak of Directors. The performance assessment is conducted based
ukur penilaian kinerja masing-masing anggota Direksi. on established benchmarks for each member of the Board of
Directors.
• Prosedur dan Tata Cara Penilaian Kinerja Direksi • Procedures and Methods for BOD’s Performance Assessment
Sebagai upaya untuk mengukur pencapaian kinerja To measure the performance achievements of the Board
Direksi, penilaian dilakukan secara kolektif dan individu of Directors, the assessment is conducted collectively and
oleh Dewan Komisaris dengan dukungan Komite Nominasi individually by the Board of Commissioners, with support from
dan Remunerasi. Penilaian ini dilaksanakan secara berkala the Nomination and Remuneration Committee. This assessment
dan hasilnya dilaporkan kepada Pemegang Saham melalui occurs periodically, and the results are reported to shareholders
forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). during the General Meeting of Shareholders (GMS).
Pada RUPS tahun buku 2024, Pemegang Saham menyetujui At the 2024 fiscal year GMS, shareholders approved the
laporan tahunan perusahaan, mengakui hasil yang telah company's annual report, acknowledged the results achieved,
dicapai, serta memberikan pembebasan sepenuhnya and granted full release and discharge (acquit et de charge)
tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi atas to the Board of Directors for their management of the Bank's
pelaksanaan operasional Bank selama tahun tersebut. operations during the year.
BANK SULSELBAR
427
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 428
Penilaian individu terhadap Direksi dilakukan setiap Annual individual assessments of the Board of Directors are
tahun untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan conducted to evaluate the effectiveness of each member's
tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota. duties and responsibilities. This assessment is based on the Key
Penilaian ini berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) Performance Indicators (KPIs) established at the beginning of
yang telah disepakati di awal tahun sesuai bidang tugas the year, tailored to each member's specific area of responsibility.
masing-masing. Proses penilaian juga mencakup laporan The assessment process also includes a Governance Self-
Self Assessment Tata Kelola yang disampaikan kepada assessment report, which is periodically submitted to the OJK in
OJK secara berkala sesuai dengan Surat Edaran OJK No. accordance with OJK Circular Letter No. 13/SEOJK.03/2017.
13/SEOJK.03/2017. Self Assessment ini mengacu pada This Self-assessment addresses three primary Governance
tiga aspek tata kelola utama, yaitu Governance structure, aspects: Governance structure, Governance process, and
Governance process, dan Governance outcome. Governance outcome.
• Kriteria Penilaian Kinerja Direksi • Board of Directors Performance Assessment Criteria
1. Penilaian Kolegial 1. Collegial Assessment
Penilaian berdasarkan Rencana Kerja 2024 sebagai The assessment is based on the 2024 Work Plan,
sasaran atau fokus Perusahaan. Hal tersebut reflecting the Company's targets and focus. This process
dilakukan dalam rangka pengembangan Perusahaan aims to facilitate the Company's development, fulfill
dan pelaksanakan penugasan Pemegang Saham dan Shareholder assignments, and achieve short- and
memenuhi target jangka pendek dan menengah medium-term objectives across financial, operational,
mencakup aspek keuangan, operasional, tata kelola, Governance, and risk management dimensions.
dan manajemen risiko.
2. Penilaian Individu 2. Individual Assessment
Penilaian berdasarkan jabatan untuk setiap Direksi 2The assessment for each Director is based on their
yaitu : specific position, as follows:
1. Direktur Utama 1. President Director
• Mencapai target finansial dan pengembangan • Achieve financial targets and enhance employee
kompetensi pegawai. competency development.
• Menjaga tata kelola dan pertumbuhan market • Maintain Governance and drive market share
share. growth.
2. Direktur Kepatuhan 2. Director of Compliance
• Menyediakan kontrol dan pengawasan • Provide oversight and control through the
melalui Dashboard Internal Control. Internal Control Dashboard.
• Mengelola pelatihan terkait kepatuhan (APU- • Manage compliance-related training (AML-CFT).
PPT).
3. Direktur Pemasaran & Syariah 3. Marketing & Sharia Director
• Meningkatkan funding dan transaksi • Increase e-channel funding and
e-channel. • Ensure optimal supervision of the service
• Memastikan pengawasan jaringan pelayanan
berjalan optimal. 4. Director of Operations & IT
4. Direktur Operasional & TI • Conduct regular testing and integration of IT
• Melakukan regular testing dan integrasi systems.
sistem IT. 5. Director of Credit & UMKM
5. Direktur Kredit &UMKM • Enhance credit quality and ensure timely
• Memperbaiki kualitas kredit dan pelaporan reporting.
tepat waktu. • Develop comprehensive risk management
• Mengembangkan laporan manajemen risiko. reports.
Melalui prosedur penilaian yang objektif dan sistematis, Through objective and systematic assessment procedures,
BANK SULSELBAR
428
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 429
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Bank memastikan Direksi dapat melaksanakan tugasnya the Bank ensures that the Board of Directors can carry out its
secara optimal, mendukung pencapaian visi perusahaan, duties optimally, support the achievement of the company’s
dan menjaga keberlanjutan operasional. vision, and maintain operational sustainability.
• Pihak yang Melakukan Penilaian • Party Conducting the Assessment
Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja Direksi The party conducting the assessment of the Board of
adalah Direksi itu sendiri melalui self assessment. Hasil Directors’ performance is the Board of Directors themselves
penilaian tersebut kemudian dievaluasi oleh Dewan through self-assessment. The results of the assessment are
Komisaris dalam rapat, berdasarkan rekomendasi dari then evaluated by the Board of Commissioners in a meeting,
Komite Remunerasi dan Nominasi. based on recommendations from the Remuneration and
Nomination Committee.
Hingga akhir Desember 2024, seluruh anggota Direksi Until the end of December 2024, all members of the Board
tidak menerima sanksi atau penilaian buruk. Nilai-nilai of Directors did not receive sanctions or bad ratings. The
yang diperoleh mencerminkan bahwa manajemen Bank values obtained reflect that the Bank’s management has
telah menerapkan Tata Kelola yang umumnya baik. Hal implemented generally good Governance. This can be seen
ini terlihat dari pemenuhan yang memadai terhadap from the adequate fulfillment of the principles of Governance.
prinsip-prinsip Tata Kelola. Apabila terdapat kelemahan If there are weaknesses in the implementation of Governance
dalam penerapan prinsip Tata Kelola di Bank Sulselbar, principles at Bank Sulselbar, these weaknesses do not have a
kelemahan tersebut tidak berdampak signifikan secara significant impact in general, but require sufficient attention
umum, namun memerlukan perhatian yang cukup dari from the Bank’s management. These weaknesses can affect
manajemen Bank. Kelemahan-kelemahan ini dapat the active role of the Bank’s supervision and the Bank’s
memengaruhi peran aktif pengawasan Bank serta Business Plan in 2024.
Rencana Bisnis Bank pada tahun 2024.
• Hasil Penilaian Kinerja Direksi • Results of the Board of Directors’ Performance Assessment
Hasil penilaian pemegang saham menunjukkan bahwa The results of the shareholder assessment indicate that the
pemegang saham telah menerima laporan tahunan shareholders have received the company’s annual report for
perusahaan tahun buku 2024 mengenai keadaan jalannya the 2024 financial year regarding the company’s operating
perusahaan dan hasil yang telah dicapai, selanjutnya conditions and the results achieved, further stating that they
menyatakan memberikan pembebasan sepenuhnya provide full release of responsibility (acquit et de charge)
pertanggungjawaban (acquit et de charge) Direksi Bank to the Bank’s Board of Directors for the Bank’s operations
untuk operasional Bank selama tahun 2024, pembebasan during 2024, release of responsibility (acquit et de charge) is
pertanggungjawaban (acquit et de charge) juga diberikan also given to Directors who are no longer in office before the
kepada Direksi yang sudah tidak menjabat lagi sebelum end of the 2024 Financial Year.
berakhir tahun Buku 2024.
Sedangkan dari penilaian yang dilakukan pada Semester Meanwhile, from the assessment conducted in Semester II of
II tahun 2024, untuk kriteria Pelaksanaan Tugas dan 2024, for the criteria for the Implementation of Duties and
Tanggung Jawab Direksi, diperoleh penilaian yang baik Responsibilities of the Board of Directors, a good assessment
untuk komponen Governance structure, Process, dan was obtained for the Governance structure, Process, and
Outcome. Outcome components.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris BOC's Performance Assessment
• Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan • Board of Commissioners Performance Assessment
Komisaris Implementation Procedure
Proses penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaporkan The Board of Commissioners performance assessment process
kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang is reported to shareholders through the General Meeting
BANK SULSELBAR
429
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 430
Saham (RUPS). RUPS adalah rapat yang dihadiri oleh of Shareholders (GMS). The GMS is a meeting attended by
pemegang saham yang memenuhi syarat kuorum dan shareholders who meet the quorum requirements and is
diadakan oleh Direksi atas permintaan Dewan Komisaris. held by the Board of Directors at the request of the Board of
Dewan Komisaris atau pemegang saham yang mewakili Commissioners.The Board of Commissioners or shareholders
1/10 dari total saham dapat mengambil keputusan representing 1/10 of the total shares may make decisions
mengenai hal-hal yang kewenangannya tidak diserahkan on matters whose authority is not delegated to the Board of
kepada Direksi atau Dewan Komisaris. Directors or the Board of Commissioners.
Selain itu, Dewan Komisaris memiliki mekanisme In addition, the Board of Commissioners has an assessment
penilaian yang mengacu pada POJK dan Tata Tertib mechanism that refers to the POJK and the Work Guidelines
Pedoman Kerja sebagai berikut: Rules and Regulations as follows:
1. Penilaian Self Assessment sesuai dengan SEOJK 1. Self Assessment in accordance with SEOJK No.32/
No.32/SEOJK.04/2015, di mana Dewan Komisaris SEOJK.04/2015, where the Board of Commissioners
telah merumuskan Key Performance Indicator has formulated Key Performance Indicators (KPIs) based
(KPI) berdasarkan tiga aspek: pengawasan dan on three aspects: supervision and direction, reporting,
pengarahan, pelaporan, serta aspek dinamis (lainnya and dynamic aspects (others related to the duties and
terkait tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris); responsibilities of the Board of Commissioners);
2. Penilaian kinerja Dewan Komisaris juga dilakukan 2. The performance assessment of the Board of
melalui mekanisme Self Assessment GCG berdasarkan Commissioners is also carried out through the GCG Self
ketentuan POJK No.17 tahun 2023. Assessment mechanism based on the provisions of POJK
No. 17 of 2023.
Tujuan penilaian ini adalah untuk mengevaluasi anggota The purpose of this assessment is to evaluate members of the
Dewan Komisaris berdasarkan: Board of Commissioners based on:
1. Kecukupan jumlah, komposisi, integritas, dan 1. The adequacy of the number, composition, integrity, and
kompetensi anggota Dewan Komisaris dibandingkan competence of members of the Board of Commissioners
dengan ukuran dan kompleksitas usaha Bank, serta compared to the size and complexity of the Bank’s
kriteria minimum dan tingkat independensi anggota business, as well as the minimum criteria and level of
Dewan Komisaris. independence of members of the Board of Commissioners.
2. Efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 2. Effectiveness of the implementation of the duties and
Dewan Komisaris. responsibilities of the Board of Commissioners.
3. Efektivitas penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris. 3. Effectiveness of holding meetings of the Board of
Commissioners.
4. Kecukupan pengungkapan kepemilikan saham dan 4. Adequacy of disclosure of share ownership and
hubungan anggota Dewan Komisaris dengan anggota relationships of members of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/atau with other members of the Board of Commissioners,
Pemegang Saham Pengendali Bank. members of the Board of Directors, and/or Controlling
Shareholders of the Bank.
5. Kepatuhan anggota Dewan Komisaris terhadap 5. Compliance of members of the Board of Commissioners
larangan-larangan yang ditetapkan dalam peraturan with the prohibitions stipulated in applicable laws and
dan perundang-undangan yang berlaku. regulations.
• Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris • Criteria for Assessment of the Performance of theBOC’s
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan The performance assessment of the Board of Commissioners
berdasarkan kriteria yang dirancang untuk mengevaluasi is carried out based on criteria designed to evaluate their
efektivitas mereka dalam menjalankan fungsi effectiveness in carrying out their supervisory functions and
pengawasan dan memberikan nasihat strategis kepada providing strategic advice to the Board of Directors. These
Direksi. Kriteria ini mencakup dua aspek utama: penilaian criteria cover two main aspects: collegial assessment and
secara kolegial dan penilaian secara individu. individual assessment.
BANK SULSELBAR
430
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 431
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
1. Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara 1. Criteria for Collegial Assessment of the Board of
Kolegial Commissioners’ Performance
Penilaian kolegial Dewan Komisaris bertujuan untuk The collegial assessment of the Board of Commissioners
mengevaluasi kinerja secara keseluruhan dalam aims to evaluate the overall performance in carrying
menjalankan tanggung jawab Dewan Komisaris out the responsibilities of the Board of Commissioners
mencakup pengawasan dan pemberian nasihat including supervision and providing advice to the Board
kepada Direksi terkait: of Directors regarding:
- Strategi dan rencana penting perusahaan. - The company’s important strategies and plans.
- Integritas laporan keuangan. - The integrity of financial reports.
- Efektivitas sistem pengendalian internal dan - The effectiveness of the internal control system and
manajemen risiko. risk management.
- Penerapan tata kelola perusahaan yang baik. - Implementation of Good Corporate Governance.
- Pemberian persetujuan atas keputusan strategis - Granting approval for strategic decisions of the
Direksi sesuai Anggaran Dasar atau peraturan Board of Directors in accordance with the Articles of
yang berlaku. Association or applicable regulations.
2. Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara 2. Criteria for Individual Assessment of the Board of
Individu Commissioners’ Performance
Penilaian individu dilakukan untuk mengevaluasi Individual assessments are conducted to evaluate the
pelaksanaan tugas masing-masing anggota Dewan implementation of the duties of each member of the
Komisaris. Aspek yang dinilai meliputi: Board of Commissioners. Aspects assessed include:
- Pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan oleh - Implementation of supervisory duties and functions
Dewan Komisaris sesuai Anggaran Dasar. by the Board of Commissioners in accordance with
- Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan the Articles of Association.
perundang-undangan yang berlaku. - Compliance with the provisions of applicable laws
- Tingkat kesehatan bank yang dicapai selama and regulations.
periode penilaian. - The level of bank sound achieved during the
- Tingkat kehadiran dalam rapat Dewan assessment period.
Komisaris maupun rapat dengan komite-komite - The level of attendance at Board of Commissioners
pendukungnya. meetings and meetings with supporting committees.
- Keterlibatan aktif Dewan Komisaris dalam - Active involvement of the Board of Commissioners in
penugasan-penugasan strategis tertentu. certain strategic assignments.
Kriteria-kriteria ini memastikan Dewan Komisaris These criteria ensure that the Board of Commissioners not
tidak hanya menjalankan peran pengawasan yang only carries out an effective supervisory role, but also makes
efektif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata a real contribution to supporting the sustainability and
dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan growth of the company.
perusahaan.
• Pihak yang Melakukan Assessment • Parties Conducting Assessment
Pihak yang melakukan assessment atas kinerja Dewan The parties conducting the assessment of the performance of
Komisaris adalah Pemegang Saham dalam RUPS, serta the Board of Commissioners are Shareholders in the GMS, as
penilaian kinerja melalui audit yang dilakukan oleh well as performance assessments through audits conducted
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). by the Financial Services Authority (OJK).
• Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris • Results of the BOC’s Performance Assessment
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan melalui The performance assessment of the Board of Commissioners
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, is carried out through the Annual General Meeting of
bersamaan dengan penyampaian laporan tahunan Bank. Shareholders (GMS), together with the submission of the
Dalam forum ini, Pemegang Saham mengevaluasi laporan Bank’s annual report. In this forum, Shareholders evaluate
BANK SULSELBAR
431
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 432
tugas pengawasan Dewan Komisaris selama tahun buku the report on the Board of Commissioners’ supervisory duties
yang telah berakhir. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, during the fiscal year that has ended. Based on the results of
RUPS memberikan pembebasan penuh tanggung jawab the evaluation, the GMS grants full release of responsibility
(acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris atas (acquit et de charge) to the Board of Commissioners for the
tindakan pengawasan yang telah dilakukan. supervisory actions that have been carried out.
Selain itu, penilaian kinerja Dewan Komisaris, baik In addition, the performance assessment of the Board of
secara kolegial maupun individu, menjadi elemen penting Commissioners, both collegially and individually, is an
dalam skema kompensasi dan pemberian insentif. important element in the compensation and incentive
Hasil ini juga menjadi dasar bagi Pemegang Saham scheme. These results also serve as the basis for Shareholders
untuk mempertimbangkan pengangkatan kembali atau to consider reappointing or dismissing the Board of
pemberhentian Dewan Komisaris yang bersangkutan, Commissioners concerned, with the aim of ensuring the
dengan tujuan memastikan keberlanjutan tata kelola sustainability of effective Governance and maximum
yang efektif dan kontribusi yang maksimal terhadap contribution to the company.
perusahaan.
Sedankan dari penilaian self assessment yang dilakukan Meanwhile, from the self-assessment conducted in Semester
pada Semester II tahun 2024, kriteria Pelaksanaan Tugas II of 2024, the criteria for the Implementation of Duties and
dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris memperoleh Responsibilities of the Board of Commissioners received a
penilaian baik untuk komponen Governance structure, good assessment for the Governance structure, Process, and
Process, dan Outcome. Outcome components.
Uraian lebih lengkap mengenai Hasil Penilaian Kinerja A more complete description of the Results of the BOC’s
Dewan Komisaris dapat dilihat pada Sub-Bab Penilaian Performance Assessment can be seen in the Sub-Chapter on
Tata Kelola Perusahaan. Corporate Governance Assessment.
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Performance Assessment of Committees under
Komisaris dan Dasar Penilaiannya the BOC's and the Basis for Assessment
• Prosedur Penilaian Kinerja • Performance Appraisal Procedure
Dewan Komisaris secara berkala melakukan The Board of Commissioners periodically supervises and
pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Komite evaluates the performance of the Audit Committee, Risk
Audit, Komite Pengawas Risiko, Komite Remunerasi dan Supervisory Committee, Remuneration and Nomination
Nominasi, serta komite-komite lainnya di bawah Dewan Committee, and other committees reporting to the Board of
Komisaris. Evaluasi ini didasarkan pada pencapaian Commissioners. This evaluation is based on the achievement
dan penyelesaian program kerja yang tertuang dalam and completion of the work programs outlined in the
Rencana Kerja dan Anggaran Komite, yang kemudian Committee Work Plan and Budget, which are subsequently
dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui Laporan reported to the Board of Commissioners through the
Komite masing-masing. respective Committee Reports.
Tujuan penilaian terhadap komite-komite ini adalah The purpose of assessing these committees is to evaluate the
untuk menilai sejauh mana kinerja komite dapat extent to which their performance supports the Commissioner
membantu Komisaris dalam hal: in:
1. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tata kelola yang 1. Enhancing the quality of good Governance (Good
baik (Good Corporate Governance) dengan menerapkan Corporate Governance) by applying the principles
prinsip-prinsip keterbukaan (Transparency), of Transparency, Accountability, Responsibility,
Akuntabilitas (Accountability), Pertanggungjawaban Independence, and Fairness, thereby strengthening the
(Responsibility), Independensi (Independency), dan internal conditions of national banking.
Kewajaran (Fairness), guna memperkuat kondisi
internal perbankan nasional.
BANK SULSELBAR
432
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 433
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
2. Mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang 2. Promoting the implementation of Good Corporate
baik, pembentukan struktur pengendalian internal Governance, establishing adequate internal control
yang memadai, peningkatan kualitas keterbukaan dan structures, improving the quality of transparency
pelaporan keuangan, serta penilaian terhadap ruang and financial reporting, and evaluating the scope,
lingkup, kemandirian, dan objektivitas akuntan publik. independence, and objectivity of public accountants.
3. Menilai kecukupan fungsi Audit Internal Bank dalam 3. Assessing the adequacy of the Bank's Internal Audit
menilai seluruh aspek kegiatan sesuai dengan function in reviewing all aspects of activities in accordance
peraturan Bank Indonesia dan perundang-undangan with Bank Indonesia regulations and applicable laws.
yang berlaku.
4. Menilai efektivitas pelaksanaan tugas Audit Internal 4. Evaluating the effectiveness of the Bank's Internal Audit
Bank dalam menciptakan Bank yang sehat dan in fostering a sound institution capable of sustainable
mampu berkembang secara wajar. growth.
• Kriteria Penilaian Kinerja • Performance Assessment Criteria
Penilaian terhadap komite-komite dilakukan The assessment of the committees is based on the realization
berdasarkan realisasi dan penyelesaian program kerja and completion of the work programs detailed in the
yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Committee's Work Plan and Budget, as reported to the Board
Komite, serta dilaporkan kepada Dewan Komisaris of Commissioners in each Committee's report. The criteria for
dalam laporan masing-masing Komite. Dasar penilaian assessing the Committee's performance include:
kinerja Komite mencakup: 1. Realization of the Report on the Implementation of
1. Realisasi Laporan Pelaksanaan tugas Komite sesuai Committee Tasks in alignment with their respective
dengan tanggung jawab masing-masing; responsibilities;
2. Rekomendasi yang diberikan; 2. Recommendations provided;
3. Frekuensi rapat yang dilakukan oleh Komite untuk 3. Frequency of meetings held by the Committee to support
mendukung fungsi pengawasan dan pemberian its supervisory and advisory functions to the Board of
nasihat kepada Dewan Komisaris. Commissioners.
Komite pendukung Dewan Komisaris Bank Sulselbar The supporting committees of the Board of Commissioners of
terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Bank Sulselbar include the Audit Committee, the Risk Oversight
Komite Remunerasi dan Nominasi. Penilaian kinerja Committee, and the Remuneration and Nomination Committee.
masing-masing komite Dewan Komisaris ditentukan The performance assessment of each committee is determined
berdasarkan tugas dan kewajiban yang diatur dalam based on the duties and obligations outlined in the Committee
Piagam Komite, Rencana Kerja Komite, dan hasil Self Charter, the Committee Work Plan, and the results of the Bank
Assessment Tata Kelola Perusahaan Bank. Corporate Governance Self-assessment.
• Hasil Penilaian Kinerja Komite dan Organ • Results of the Performance Assessment of the Committee
Pendukung Komisaris and Supporting Organs of the Commissioners
Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Komite The results of the performance evaluation of each Committee
menjadi salah satu dasar pertimbangan bagi Dewan Member are considered by the Board of Commissioners
Komisaris dalam melakukan pemberhentian dan/atau when making decisions regarding the dismissal and/
penunjukan kembali anggota Komite yang bersangkutan. or reappointment of the relevant Committee member.
Hasil evaluasi ini berfungsi sebagai sarana penilaian dan These evaluation results serve as a means of assessing and
peningkatan efektivitas Komite. enhancing the effectiveness of the Committee.
Dari penilaian self assessment yang dilakukan pada According to the self-assessment conducted in Semester II
Semester II tahun 2024, untuk kriteria Kelengkapan of 2024, the committees under the Board of Commissioners
dan Pelaksanaan Tugas Komite, komite-komite di bawah received a favorable evaluation for the criteria of
Dewan Komisaris mendapatkan predikat baik untuk Completeness and Implementation of Committee Duties,
komponen Governance structure, Process, dan Outcome. particularly in the components of Governance structure,
Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun buku Process, and Outcome. The Board of Commissioners assesses
2024, Komite-komite telah menjalankan tugas dan that throughout the 2024 financial year, the Committees
tanggung jawabnya dengan cukup efektif. have effectively fulfilled their duties and responsibilities.
BANK SULSELBAR
433
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 434
Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16/ In accordance with Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2022 Tentang Bank Umum Syariah bahwasanya (POJK) Number 16/POJK.03/2022 concerning Sharia
jumlah anggota DPS sekurang-kurangnya 2 (dua) orang dan Commercial Banks, the Sharia Supervisory Board (Sharia
sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang, dan DPS dipimpin oleh 1 Supervisory Board) shall consist of a minimum of two (2)
(satu) orang yang ditunjuk dari anggota DPS. members and a maximum of three (3) members, with one (1)
member designated as the Chairperson, appointed from among
the members of the Sharia Supervisory Board.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Duties and Responsibilities of the Sharia
Pengawas Syariah Supervisory Board
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas 1. The implementation of the duties and responsibilities of the
Syariah meliputi: Sharia Supervisory Board includes:
a. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip a. Assessing and ensuring the fulfillment of sharia principles
syariah atas pedoman operasional dan produk yang for operational guidelines and products issued by the
dikeluarkan Bank. Bank.
b. Mengawasi proses pengembangan produk baru Bank b. Supervising the Bank’s new product development process
agar sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional to comply with the fatwa of the National Sharia Council -
-Majelis Ulama Indonesia Indonesian Ulema Council
c. Memberikan nasehat dan saran kepada Direksi, c. Providing advice and suggestions to the Board of
Divisi UUS, KCS dan karyawan serta mengawasi Directors, UUS Division, KCS and employees and
kegiatan Bank agar sesuai dengan Prinsip Syariah. supervising the Bank’s activities to comply with Sharia
d. Meminta fatwa kepada DSN-MUI bila ada produk Principles.
baru Bank yang belum ada fatwanya. d. Requesting a fatwa from the DSN-MUI if there is a new
e. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan Bank product for which there is no fatwa.
Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan e. Conducting periodic reviews of the fulfillment of Sharia
dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Bank. Principles for the Bank’s fundraising and distribution
f. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek mechanisms and service delivery.
Syariah dari satuan kerja Bank dalam rangka f. Requesting data and information related to Sharia aspects
pelaksanaan tugasnya. Hal ini nampak dalam from the Bank’s work units in carrying out its duties. This is
rapat bulanan dan evaluasi triwulanan KCS yang evident in the monthly meetings and quarterly evaluations
diselenggarakan bersama Divisi UUS. of KCS held together with the UUS Division.
Seluruh pelaksanaan tugas dan tanggung jawab All implementation of duties and responsibilities as mandated by
sebagaimana yang diamanahkan oleh Otoritas Jasa the Financial Services Authority, Bank Indonesia and the GMS, are
Keuangan, Bank Indonesia dan RUPS, dijalankan carried out properly. Every provision of sharia opinion according
dengan baik. Setiap pemberian opini syariah sesuai to UUS’s request (demand) always involves the Compliance
permintaan (demand) UUS selalu mengikut sertakan Division and Risk Management Division and related Divisions so
Divisi Kepatuhan dan Divisi Manajemen Risiko serta that the opinion also includes regulatory considerations and risk
Divisi yang terkait agar opini telah mencakupi pula management studies as well as risk mitigation.
pertimbangan regulasi dan kajian manajemen risiko
serta mitigasi risiko.
2. Dewan Pengawas Syariah adalah Dewan yang bertugas 2. The Sharia Supervisory Board is a Board tasked with providing
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi sebagai advice and suggestions to the Board of Directors as the UUS
BANK SULSELBAR
434
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 435
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Supervisior UUS dan mengawasi kegiatan Bank agar Supervisor and supervising the Bank’s activities to comply
sesuai dengan Prinsip-prinsip Syariah dengan syarat: with Sharia Principles with the following requirements:
a. Anggota Dewan Pengawas Syariah berjumlah 2 (dua) a. The Sharia Supervisory Board consists of 2 (two) members
orang yang diangkat melalui Rapat Umum Pemegang who are appointed through the General Meeting of
Saham/RUPS dan direkomendasikan DSN-MUI. Shareholders/GMS and recommended by the DSN-MUI.
b. Seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah b. All members of the Sharia Supervisory Board are domiciled
berdomisili di Makassar. in Makassar.
c. Seluruh anggota Dewan Pengawas Syariah tidak c. All members of the Sharia Supervisory Board do not have
memiliki hubungan keluarga dengan sesama anggota family relationships with fellow DPS members and/or
DPS dan atau anggota Direksi maupun Komisaris. members of the Board of Directors or Commissioners.
d. Anggota Dewan Pengawas Syariah telah d. Members of the Sharia Supervisory Board have provided
menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan sufficient time to carry out their duties and responsibilities
tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. optimally.
e. Sesuai dengan PBI Nomor 11/33/PBI/2009 tanggal 7 e. In accordance with PBI Number 11/33/PBI/2009, dated
Desember 2009 perihal Pelaksanaan Good Corporate December 7, 2009, concerning the Implementation of
Governance bagi bank Umum Syariah dan Unit Usaha Good Corporate Governance for Sharia Commercial
Syariah Pasal 49 ayat 1, Dewan Pengawas Syariah Banks and Sharia Banking Business Units, Article 49,
telah menyelenggarakan rapat paling kurang 1 kali Paragraph 1, the Sharia Supervisory Board has convened
dalam 1 bulan. meetings at least once a month.
Dewan Pengawas Syariah yang diangkat oleh RUPS The Sharia Supervisory Board, appointed by the General Meeting
telah menjalankan tugas dan tanggung jawab yang of Shareholders (GMS), has diligently fulfilled its mandated
diamanahkan oleh RUPS. Dewan Pengawas Syariah hadir duties and responsibilities.. The Board convenes internal
dan melakukan pertemuan internal sekurang-kurangnya meetings at least monthly, attended by members of the Sharia
1 kali dalam sebulan yang dihadiri oleh DPS, Divisi Supervisory Board, the UUS Division, the Compliance Division,
UUS, Divisi Kepatuhan dan Divisi-Divisi yang terkait and other relevant divisions. The Sharia Supervisory Board of
didalamnya. Dewan Pengawas Syariah Bank Sulselbar Bank Sulselbar Syariah is committed to providing ample time
Syariah menyediakan waktu yang cukup terutama Ketua for its activities, particularly the Chairman, who is present daily
yang hadir setiap hari memberikan masalah yang muncul, to address emerging issues, supported by adequate facilities
karena telah diberi fasilitas yang memadai. Sedang and infrastructure. Other members are required to attend the
anggota lain selain wajib hadir sekali sebulan, hadir sesuai monthly meetings and participate as their schedules permit due
waktunya yang tersedia karena mempunyai tugas lain. to additional responsibilities.
Dewan Pengawas Syariah (DPS) rutin melakukan rapat The Sharia Supervisory Board (Sharia Supervisory Board)
yang dituangkan dalam risalah rapat yang merupakan regularly conducts meetings, documented in comprehensive
keputusan bersama dan didokumentasikan dengan baik, minutes that reflect collective decisions and are well-maintained.
yang didukung dengan adanya Sekretaris DPS serta These meetings are supported by the presence of a Sharia
fasilitas (Ruang Kerja, Komputer, printer, ATK, Dll). Supervisory Board Secretary and necessary resources, including
workspace, computers, printers, and stationery.
Masa Jabatan Dewan Pengawas Term of Office of the Sharia Supervisory
Syariah Board
Anggota Dewan Pengawas Syariah diangkat untuk jangka Members of the Sharia Supervisory Board are appointed for a
waktu 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk term of four (4) years and may be eligible for reappointment for
masa jabatan kedua kalinya, setelah memperhatikan a second term, subject to applicable laws, regulations, and the
peraturan perundang-undangan dan ketentuan Dewan provisions of the National Sharia Council – Indonesian Ulema
Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. Council.
BANK SULSELBAR
435
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 436
Persyaratan Anggota Dewan Requirements for Sharia Supervisory
Pengawas Syariah Board Members
Anggota Dewan Pengawas Syariah harus memiliki Members of the Sharia Supervisory Board must meet the
persyaratan sebagai berikut: following criteria:
1. Integritas, yang paling kurang mencakup: 1. Integrity, which includes, at a minimum:
a. Memiliki akhlak dan moral yang baik. a. Upholding high moral and ethical standards.
b. Memiliki komitmen untuk memenuhi ketentuan b. Committing to adherence to Islamic banking regulations
perbankan syariah dan ketentuan peraturan and other statutory provisions.
perundang- undangan lain. c. Dedication to fostering a healthy and sustainable Islamic
c. Memiliki komitmen terhadap pengembangan banking environment.
perbankan syariah yang sehat dan tangguh (sustainable). d. Not being listed on the Fit and Proper Test (Failed List) as
d. Tidak termasuk dalam Daftar Kepatutan dan defined by the regulations concerning the fit and proper
Kelayakan (Daftar Tidak Lulus) sebagaimana diatur test established by Bank Indonesia or the Financial
dalam ketentuan mengenai uji kemampuan dan Services Authority.
kepatutan (fit and proper test) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.
2. Kompetensi, yang paling kurang memiliki pengetahuan dan 2. Competence, possessing knowledge and experience in the
pengalaman di bidang syariah mu’amalah dan pengetahuan field of Sharia mu’amalah, as well as general banking and/or
di bidang perbankan dan/atau keuangan secara umum. finance.
3. Reputasi keuangan yang paling kurang mencakup: 3. Financial Reputation, which includes, at a minimum:
a. Tidak termasuk dalam daftar kredit macet. a. Not being listed among individuals with bad debts.
b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi b.. The individual has never been declared bankrupt
pemegang saham, anggota Dewan Komisaris, atau or served as a shareholder, member of the Board of
anggota Direksi suatu perseroan dan/atau anggota Commissioners, member of the Board of Directors, or
pengurus suatu badan usaha yang dinyatakan member of the management of any business entity that
bersalah menyebabkan suatu perseroan dan/ atau has been found guilty of causing a company or business
badan usaha dinyatakan pailit, dalam waktu 5 (lima) entity to be declared bankrupt within the five years
tahun terakhir sebelum dicalonkan. preceding their nomination.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Guidelines and Work Regulations of the
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah The work guidelines and regulations for the Sharia Supervisory
saat ini masih dalam proses pengesahan. Namun, dalam Board are currently undergoing ratification. In fulfilling its
melaksanakan tugasnya Dewan Pengawas Syariah mengacu responsibilities, the Sharia Supervisory Board adheres to
pada Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur tentang the Company’s Articles of Association, which outline the
Persyaratan Dewan Pengawas Syariah, Tugas dan tanggung requirements, duties, responsibilities, and term of office for the
jawab, dan masa jabatan. Sharia Supervisory Board.
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Composition and Basis for Appointment
Dewan Pengawas Syariah of the Sharia Supervisory Board
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham /RUPS sesuai In accordance with the decision of the General Meeting of
Akta Rups No. 48 tanggal 25 Juni 2021 telah mengangkat Shareholders (GMS) as documented in Deed of GMS No. 48 dated
dan menetapkan DR. Mukhlis Sufri, M. Si sebagai Ketua June 25, 2021, DR. Mukhlis Sufri, M.Si has been appointed as
Dewan Pengawas Syariah PT. Bank Sulselbar dan Abd. Gafar Chairman of the Sharia Supervisory Board of PT. Bank Sulselbar,
Lewa. SE sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT. and Abd. Gafar Lewa, SE has been appointed as a Member of the
Bank Sulselbar untuk masa jabatan selama 4 tahun. Sharia Supervisory Board of PT. Bank Sulselbar, both serving a
Berikut susunan DPS Bank Sulselbar : term of four years.
BANK SULSELBAR
436
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 437
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Rekomendasi DSN
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Persetujuan OJK Masa Jabatan
MUI DSN MUI
Name Position Basic Appoinment OJK Approval Length of service
recommendation
Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI Periode ke-2 Tahun
SK/062/DIR/IV/2017
Abdul Gaffar Lewa Anggota KR.06/2016 tanggal 21 No. U-394IDSN- 2021-2025*
tanggal 18 April 2017
November 2016 MUI/ VIIII2016
Pelatihan dan/atau Peningkatan Training and/or Competency
Kompetensi Anggota Dewan Improvement of Sharia Supervisory
Pengawas Syariah Board Members
Kegiatan Perjalanan
Nama Jabatan Business Travel Activities Tanggal Pelaksanaan Tempat
Dinas
- Pendapat RSEOJK - Opinion of RSEOJK
Hotel Park Hyatt
Tata Kelola Syariah Sharia Governance of Kamis, 27 Juni 2024
Jakarta
BUS dan UUS BUS and UUS
The Bellezza Hotel,
- Undangan Pra Ijtima - Invitation to Pra Ijtima Rabu, 11 September
Allergo Tower Jakarta
Sanawi Sanawi 2024
Selatan
- Undangan Ijtima - Invitation to Ijtima Jumat- Sabtu, 11-12 Grand Mercure
Sanawi Sanawi Oktober 2024 Kemayoran Jakarta
- Undangan Akselerasi - Invitation to Accelerate Jumat, 25 Oktober
Pengembangan the Development of 2024 The Hermes Palace
Perbankan Syariah Sharia Banking to Build Hotel. Banda Aceh
Abd. Gaffar, Anggota Membangun Negeri the Country
SE DPS
- Undangan Gathering - Invitation to Gathering
Santika Premier
dan Performance and Performance Jumat- Sabtu / 01 s/d
Hotel Padang
Review Kuartal III Review for the Third 02 November 2024
Sumatera Barat
Tahun 2024 Quarter of 2024
- Dalam Rangka
- In order to accompany
mendampingi Direksi
the Board of Directors in Lantai 25, Menara
menghadiri Undangan
attending the Invitation Rabu, 18 Desember Radius Prawiro jJl.
Sosialisasi SOJK
to Socialize SOJK Sharia 2024 M.H. Thamrin No.2
Tata Kelola Syariah
Governance for BUS Jakarta
bagi BUS dan UUS di
and UUS in Jakarta
Jakarta
Program Orientasi bagi Dewan SSB Share Ownership Orientation
Pengawas Syariah Baru Program for New SSB Members
Program Orientasi sangat penting untuk dilaksanakan bagi The Orientation Program is essential for newly appointed members
DPS yang baru pertama kali menjabat. Ketentuan tentang of the Sharia Supervisory Board. The provisions regarding the
program Orientasi wajib mengenai kegiatan Perseroan. Orientation Program must align with the Company’s activities.
Program Orientasi yang diberikan dapat berupa presentasi, The program may include presentations, meetings, visits to the
pertemuan atau kunjungan ke fasilitas Perseroan, Company’s facilities, introductions to Division Leaders, Groups,
perkenalan dengan para Pimpinan Divisi, Kelompok dan and employees, as well as other relevant initiatives.
pegawai-pegawai di Perseroan serta program lainnya.
BANK SULSELBAR
437
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 438
Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Concurrent Positions of SSB Members
Syariah In accordance with POJK No. 16 of 2022, Article 59, paragraph 4
Referensi POJK No. 16 Tahun 2022, pasal 59 ayat 4 tentang regarding Sharia Commercial Banks, it is stipulated that members
Bank Umum Syariah mengatur bahwa anggota DPS dapat of the Sharia Supervisory Board (Sharia Supervisory Board) may
merangkap jabatan sebagai anggota DPS paling banyak pada concurrently serve as Sharia Supervisory Board members at a
4 (empat) lembaga keuangan syariah lain. maximum of four (4) other Sharia financial institutions.
The concurrent positions held by members of Sharia Supervisory
Jabatan rangkap DPS Bank Sulselbar di Lembaga Keuangan Board Bank Sulselbar in other Islamic Financial Institutions are
Syariah lainnya adalah sebagai berikut: detailed below:
Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain Nama Perusahaan/Instansi Lain
Nama Jabatan
Position at Other Companies/Institutions Name of Company/Other Institution
1. Abdul Gaffar Lewa Anggota - -
Kepemilikan Saham Dewan Sharia Supervisory Board Share
Pengawas Syariah Ownership
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Share Ownership Table
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga Keuangan
Bank Sulselbar Bank Lain Perusahaan Lain
Non Bank
Abdul Gaffar Lewa Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
Rapat Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board Meeting
Rapat Internal Dewan Pengawas Syariah Internal Meeting of the SSB
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta Rapat Throughout 2024, the agenda, dates, and participants of the
Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut. Sharia Supervisory Board meetings are outlined as follows.
Tabel Rapat Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Meeting Table
Agenda Rapat
No Tanggal
Meeting Agenda
1. Kamis, 04 Januari 2024 Pembahasan tentang Surat Pemberitahuan DPS Discussion on DPS Notification Letter
Pembahasan tentang Permintaan Opini Income
2. Rabu, 28 Februari 2024 Discussion on Request for Income Smoothing Opinion
Smoothing
Pembahasan tentang Persiapan Tambahan Discussion on Preparation of Additional DPS
3. Jumat, 22 Maret 2024
Anggota DPS Members
Pembahasan tentang Pelaporan Ke DSN-MUI
4. Kamis, 05 April 2024 Discussion on Reporting to DSN-MUI Center
Pusat
5. Jumat, 31 Mei 2024 Pembahasan tentang POJK No.2 Tahun 2024 Discussion on POJK No.2 of 2024
6. Selasa , 11 Juni 2024 Pembahasan tentang Tata tertib DPS Discussion on DPS Rules of Procedure
Aspek Syariah pengakuan pendapatan Akrual Sharia aspect of recognition of Accrual income on
7. Kamis, 18 Juli 2024
atas pendapatan penempatan SUKBI. SUKBI placement income.
8. Rabu, 15 Agustus 2024 Permintaan Opini Terkait Deposito BPKH Request for Opinion Related to BPKH Deposit
Penambahan fitur Registrasi Online Mobile Addition of Mobile Banking Online Registration
9. Rabu, 29 Agustus 2024
Banking feature
BANK SULSELBAR
438
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 439
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Rapat Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Meeting Table
Agenda Rapat
No Tanggal
Meeting Agenda
Jumat, 06 September
10. Penambahan fitur Open API Addition of Open API feature
2024
permintaan opini terkait produk Virtual Account Request for opinion related to Virtual Account Debit
11. Rabu, 16 Oktober 2024
Debet product
Selasa, 19 November
12. Aspek syariah Sharia aspect
2024
Senin, 30 Desember Permohonan pembiayaan Refinancing Nasabah Application for Refinancing of PT. OKI PUlp & Paper
13.
2024 PT. OKI PUlp & Paper Mills. Mills Customer.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Meeting Frequency and Attendance
Selama tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah In 2024, the Sharia Supervisory Board conducted twelve (12)
melaksanakan rapat internal sebanyak dua belas (12) kali. internal meetings. The frequency and attendance of each
Adapun frekuensi dan kehadiran masing-masing anggota member can be viewed in the table below.
Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah
ini.
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Pengawas Syariah
No Nama Jabatan Frekuensi Rapat Kehadiran Rapat %
1. Abdul Gaffar Lewa Anggota 12 12 100%
Frekuensi dan Cara Pemberian Frequency and Method of Providing
Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Advice and Suggestions, and
Pemenuhan Prinsip Syariah di Supervision of Compliance with Sharia
Pasar Modal Terhadap Emiten atau Principles in the Capital Market for
Perusahaan Publik Issuers or Public Companies
Pemberian nasihat dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) The provision of advice from the Sharia Supervisory Board (Sharia
dilakukan baik secara formal dalam Rapat, maupun secara Supervisory Board) is conducted both formally during meetings
informal serta kunjungan kerja (On site Visit) Dewan and informally through on-site visits by the Sharia Supervisory
Pengawas Syariah bersama Direktur Kredit dan Syariah Board, in collaboration with the Director of Credit and Sharia, to
ke Divisi Unit Usaha Syariah. Pada tahun 2024, rapat DPS the Sharia Banking Business Unit Division. In 2024, there were
sebanyak dua belas (12) kali. twelve (12) Sharia Supervisory Board meetings.
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2015 In accordance with OJK Regulation Number 16/POJK.04/2015,
bahwa semua perusahaan yang terdaftar di Pasar Modal all companies listed on the Indonesian Sharia Capital Market
Syariah Indonesia diperlukan pihak yang memberikan are mandated to appoint a party responsible for advising and
nasihat dan melakukan pengawasan mengenai penerapan supervising the implementation of Sharia principles within the
Prinsip Syariah di pasar modal yaitu Ahli Syariah Pengawasan capital market, specifically the Sharia Expert for Capital Market
Pasar Modal (ASPM). Dalam hal ASPM merupakan anggota Supervision (ASPM). Should the ASPM also serve as a member of
Dewan Pengawas Syariah, ASPM memiliki tugas, tanggung the Sharia Supervisory Board, their duties, responsibilities, and
jawab dan wewenang sebagai berikut: authorities are outlined as follows:
BANK SULSELBAR
439
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 440
a. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi dan a. To provide advice and recommendations to the Board of
Dewan Komisaris perusahaan mengenai hal-hal yang Directors and Board of Commissioners regarding matters
berkaitan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal; related to Sharia principles in the capital market;
b. Mengawasi pemenuhan penerapan Prinsip Syariah di b. To supervise the implementation of Sharia principles in the
Pasar Modal dalam kegiatan usaha perusahaan; capital market as it pertains to the company's business
c. Melakukan penelaahan secara berkala atas penerapan activities;
Prinsip Syariah di Pasar Modal terhadap kegiatan uaha c. To conduct periodic reviews of the application of Sharia
perusahaan; principles within the company's business practices;
d. Memberikan peringatan tertulis kepada Direksi d. To issue a written warning to the Board of Directors no later
perusahaan paling lama 2 (dua) hari kerja setelah than two (2) working days after identifying any deviations,
ditemukannya penyimpangan dan meminta Direksi and to request that the Board of Directors take corrective
untuk segera melakukan upaya perbaikan paling lambat action within ten (10) working days following receipt of the
10 (sepuluh) hari kerja setelah diterimanya peringatan written warning, with copies sent to the Financial Services
tertulis tersebut, dengan tembusan kepada Otoritas Jasa Authority and the Board of Commissioners;
Keuangan dan Dewan Komisaris;
e. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi e. To maintain the confidentiality of documents, data, and
perusahaan yang diawasi dan diberi nasihat; information pertaining to the company under supervision
and advisement;
f. Meminta data dan informasi kepada perusahaan dalam f. To request data and information from companies as
rangka pengawasan pelaksanaan penerapan Prinsip necessary to oversee the implementation of Sharia principles
Syariah di Pasar Modal; in the capital market;
g. Mendampingi perusahaan atau mewakili perusahaan g. To accompany or represent the company in discussions with
dalam berdiskusi dengan Dewan Syariah Nasional- the National Sharia Council-Indonesian Ulema Council; and
Majelis Ulama Indonesia; dan h. To provide a statement of Sharia compliance regarding
h. Memberikan pernyataan kesesuai syariah terhadap Sharia principles in the capital market for Sharia products or
Prinsip Syariah di Pasar Modal atas produk atau jasa services.
syariah di Pasar Modal.
Sampai dengan tahun 2024, Bank Sulselbar tidak Until 2024, Bank Sulselbar will not publicly trade its shares;
memperdagangkan sahamnya kepada publik, sehingga therefore, the advisory functions of the Sharia Supervisory
pemberian nasihat oleh Dewan Pengawas Syariah mengikuti Board will adhere to the provisions outlined in POJK No. 16/
ketentuan POJK No. 16 /POJK.03/2022. POJK.03/2022.
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Performance Assessment of the Sharia
Syariah Supervisory Board
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Procedures for Implementing the Performance
Dewan Pengawas Syariah Assessment of the Sharia Supervisory Board
Evaluasi kinerja Dewan Pengawas Syariah dilakukan untuk The performance evaluation of the SSB will be conducted on
jangka waktu 1 (satu) tahun. Pada tahap pertama, anggota an annual basis. In the initial phase, members of the SSB will
DPS menilai kinerjanya dengan menggunakan metode self assess their own performance through a self-assessment method.
assessment. Tahap kedua, Komite Remunerasi dan Nominasi In the subsequent phase, the Remuneration and Nomination
akan membahas hasil Self Assessment dan Evaluasi Kinerja Committee will review the results of the self-assessment and the
DPS sebagai bahan pertimbangan Dewan Komisaris untuk performance evaluation of the SSB, which will serve as a basis for
selanjutnya ditetapkan oleh RUPS Tahunan. the BOC’s in their deliberations at the Annual General Meeting of
Shareholders (GMS).
BANK SULSELBAR
440
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 441
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Pengawas Performance Evaluation Criteria for the Sharia
Syariah Supervisory Board
Penilaian kinerja DPS berdasarkan pelaksanaan tugas The performance assessment of the Sharia Supervisory Board
DPS selama tahun 2024. Pelaksanaan tugas DPS dilihat will be based on the execution of its duties throughout 2024. This
dari jumlah rapat yang diselenggarakan dan opini serta assessment will consider the number of meetings conducted and
rekomendasi yang telah dikeluarkan. the opinions and recommendations provided.
Pihak yang Melakukan Assessment Assessment Conducted By
DPS melakukan penilaian atas kinerja DPS selama tahun The Sharia Supervisory Board will independently conduct a self-
2024 secara mandiri (self assessment). assessment of its performance for the year 2024.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Results of the Sharia Supervisory Board
Syariah Performance Assessment
Pada tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah In 2024, the Sharia Supervisory Board will have effectively
menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan mengadakan fulfilled its responsibilities by conducting twelve (12) meetings
rapat sebanyak dua belas (12) kali dan memberikan pendapat and offering insights and recommendations related to the
atau saran atas kegiatan usaha Unit Usaha Syariah. business activities of the Sharia Banking Business Unit.
BANK SULSELBAR
441
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 442
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Nomination and Remuneration of Directors and Board of Commissioners
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris Nomination Procedures for the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
• Kebijakan Nominasi • Nomination Policy
Kebijakan nominasi untuk anggota Dewan Komisaris The nomination policy for members of the Board of
dan Direksi Bank Sulselbar dirancang untuk memastikan Commissioners and Board of Directors of Bank Sulselbar is
pemilihan kandidat yang sesuai dengan prinsip Tata Kelola designed to ensure that candidate selection aligns with the
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). principles of Good Corporate Governance. This policy adheres
Kebijakan ini mengacu pada Anggaran Dasar Bank to the Articles of Association of Bank Sulselbar, the Standard
Sulselbar, Standar Prosedur Tata Kelola Perusahaan, Procedures for Corporate Governance, and the Charter of the
dan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi. Proses Remuneration and Nomination Committee. The nomination
nominasi bertujuan untuk mengidentifikasi calon process seeks to identify candidates who meet the criteria
yang memenuhi kriteria yang ditentukan berdasarkan established by relevant laws and regulations, as well as the
peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta strategic needs of the organization.
kebutuhan strategis perusahaan.
• Proses Nominasi • Nomination Process
Proses nominasi dilaksanakan melalui prosedur yang The nomination process is conducted through a systematic
sistematis dan transparan, sebagai berikut: and transparent procedure as follows:
1. Identifikasi Calon 1. Identify Candidates
Komite Remunerasi dan Nominasi bertugas The Remuneration and Nomination Committee is
mengidentifikasi calon anggota Dewan Komisaris responsible for identifying candidates for the Board
dan Direksi yang memenuhi kriteria yang telah of Commissioners and Board of Directors who satisfy
ditetapkan. Kriteria ini mencakup integritas, the established criteria. These criteria include integrity,
kompetensi, dan relevansi pengalaman dengan competence, and relevant experience aligned with the
kebutuhan strategis Bank Sulselbar. strategic needs of Bank Sulselbar.
2. Usulan dari Komite 2. Committee
Berdasarkan hasil identifikasi, Komite Remunerasi Following the identification process, the Remuneration
dan Nominasi memberikan rekomendasi calon and Nomination Committee will present candidate
kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris recommendations to the Board of Commissioners. The
kemudian menyampaikan usulan calon tersebut Board of Commissioners will then submit these candidate
kepada Pemegang Saham melalui forum RUPS. proposals to the Shareholders during the GMS forum.
3. Pelaksanaan Seleksi 3. Selection Implementation
Seleksi calon dilakukan sebelum masa jabatan The selection of candidates will take place prior to the
anggota Dewan Komisaris atau Direksi berakhir, atau expiration of the terms of office for current members of the
apabila terdapat permintaan dari Dewan Komisaris Board of Commissioners or the Board of Directors, or upon
untuk mengisi kekosongan jabatan. Dalam proses ini, a request from the Board of Commissioners to fill a vacant
pemilihan dapat melibatkan pihak ketiga independen position. This process may involve the engagement of an
untuk memastikan objektivitas. independent third party to ensure objectivity.
4. Persetujuan dan Penetapan 4. Approval and Determination
Calon yang telah direkomendasikan oleh Komite Candidates recommended by the Committee and
dan Dewan Komisaris diusulkan kepada Pemegang the Board of Commissioners will be proposed to
BANK SULSELBAR
442
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 443
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Saham dalam RUPS untuk mendapatkan persetujuan the Shareholders at the GMS for approval and final
dan penetapan. determination.
Calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib Candidates for membership on the Board of Commissioners and
memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan Anggaran the Board of Directors must fulfill all requirements in accordance
Dasar Bank Sulselbar dan peraturan yang berlaku, with the Articles of Association of Bank Sulselbar and applicable
termasuk peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). regulations, including those set forth by the Financial Services
Seleksi dilakukan dengan memastikan bahwa kandidat Authority (OJK). The selection process is conducted to ensure
memiliki kemampuan untuk menjalankan tanggung that candidates possess the requisite capabilities to fulfill their
jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku. responsibilities in compliance with relevant regulations.
• Evaluasi dan Pengawasan • Evaluation and Supervision
Prosedur nominasi yang dilaksanakan oleh Komite The nomination procedure implemented by the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi dievaluasi secara berkala and Nomination Committee is subject to periodic evaluation
untuk memastikan efektivitas dan kesesuaiannya dengan to assess its effectiveness and alignment with the needs of
kebutuhan Bank Sulselbar. Evaluasi ini bertujuan untuk Bank Sulselbar. This evaluation aims to uphold transparency,
menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan accountability, and sustainability within the nomination
proses nominasi demi mendukung pencapaian visi dan process, thereby supporting the achievement of the
misi perusahaan. company's vision and mission.
Prosedur Penetapan Remunerasi Remuneration Determination Procedure
Ketentuan tentang besarnya gaji/honorarium atau The provisions regarding the salary, honorarium, or remuneration
remunerasi dan/atau tunjangan bagi anggota Dewan and/or allowances for members of the Board of Commissioners
Komisaris Bank Sulselbar ditetapkan oleh RUPS dengan of Bank Sulselbar are determined by the General Meeting of
memperhatikan usulan dan rekomendasi dari Komite Shareholders (GMS), taking into consideration the proposals
Remunerasi dan Komite Nominasi. Rekomendasi Komite and recommendations of the Remuneration Committee and
Remunerasi dan Nominasi tersebut diserahkan kepada the Nomination Committee. The recommendations from these
Dewan Komisaris dan disampaikan kepada RUPS untuk committees are presented to the Board of Commissioners and
mendapatkan persetujuan. Secara garis besar, proses subsequently submitted to the GMS for approval. The process
penetapan dan pemberian remunerasi bagi Dewan Komisaris for determining and providing remuneration for the Board of
Bank Sulselbar adalah sebagai berikut: Commissioners of Bank Sulselbar is outlined as follows:
Komite Remunerasi & Nominasi Dewan Komisaris RUPS
Remuneration & Nomination Commitee Board of Commissioners GMS
Mengkaji usulan Komite Usulan Remunerasi Dewan
Menyusun dan Mengusulkan Remunerasi dan Nominasi, dan Komisaris dibahas dan
serta memberikan rekomendasi selanjutnya usulan diputuskan oleh RUPS
Remunerasi Dewan Komisaris disampaikan kepada RUPS
Preparing, proposing and Reviewing the proposals from The proposals on
providing recommendations on Remuneration and Nomination the remuneration for Board of
the Remuneration Committee and subsequently Commissioners are discused
for Board of Commissioners submitted to the GMS and decided by the GMS
BANK SULSELBAR
443
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 444
• Indikator Penetapan Remunerasi • Remuneration Determination Indicators
Penetapan remunerasi di Bank Sulselbar dilakukan The determination of remuneration at Bank Sulselbar is
dengan mempertimbangkan berbagai indikator yang conducted with consideration of various indicators that align
sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik with the principles of Good Corporate Governance (GCG)
(Good Corporate Governance/GCG) dan regulasi yang and applicable regulations, including those established
berlaku, termasuk ketentuan Otoritas Jasa Keuangan by the Financial Services Authority (OJK). The primary
(OJK). Indikator utama dalam penetapan remunerasi indicators for determining remuneration encompass aspects
meliputi aspek kinerja, tingkat risiko, kepatuhan terhadap of performance, risk level, compliance with regulations, and
regulasi, serta keseimbangan antara kepentingan the balance of interests among shareholders and employees.
pemegang saham dan pegawai.
Beberapa indikator utama dalam penetapan remunerasi Key indicators in the remuneration determination process
adalah sebagai berikut: include:
1. Remunerasi ditentukan berdasarkan pencapaian 1. Remuneration is based on the achievement of Key
Key Performance Indicators (KPI), baik secara individu Performance Indicators (KPIs), both at the individual
maupun perusahaan secara keseluruhan, termasuk level and for the company as a whole, including the
pencapaian target finansial dan operasional. attainment of financial and operational targets.
2. Penetapan remunerasi memperhitungkan profil 2. The determination of remuneration considers the
risiko perusahaan, termasuk risiko kredit, pasar, company's risk profile, including credit, market, liquidity,
likuiditas, dan operasional, untuk memastikan and operational risks, to ensure that no incentives are
tidak adanya insentif yang mendorong perilaku created that could encourage excessive risk-taking
pengambilan risiko berlebihan. behavior.
3. Remunerasi harus selaras dengan kebijakan 3. Remuneration must comply with banking policies
perbankan yang ditetapkan oleh OJK dan Bank established by OJK and Bank Indonesia, including
Indonesia, termasuk batasan dan persyaratan yang limitations and requirements applicable to financial
berlaku bagi institusi keuangan. institutions.
4. Sistem remunerasi harus mencerminkan keseimbangan 4. The remuneration system should reflect a balance among
antara kepentingan pemegang saham, nasabah, dan the interests of shareholders, customers, and employees,
pegawai, dengan memastikan bahwa kompensasi yang ensuring that compensation is aligned with performance
diberikan sesuai dengan kontribusi kinerja. contributions.
5. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan 5. The evaluation was conducted by comparing
remunerasi di Bank Sulselbar dengan standar industri remuneration at Bank Sulselbar with industry standards
perbankan, untuk memastikan daya saing dan retensi in the banking sector to ensure competitiveness and the
tenaga kerja berkualitas. retention of high-quality employees.
6. Remunerasi dirancang untuk mendorong kinerja yang 6. The remuneration framework is designed to promote
berkelanjutan dan berorientasi pada pertumbuhan sustainable performance and is aligned with long-term
jangka panjang, dengan mempertimbangkan insentif growth objectives, incorporating long-term incentives
jangka panjang seperti tunjangan dan bonus berbasis such as performance-based benefits and bonuses.
kinerja.
Dengan indikator-indikator ini, sistem remunerasi Bank Through these measures, Bank Sulselbar’s remuneration
Sulselbar bertujuan untuk mendukung pertumbuhan system aims to foster sound growth, enhance employee
yang sehat, meningkatkan kinerja pegawai, serta performance, and ensure adherence to the principles of
memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian banking prudence.
perbankan.
BANK SULSELBAR
444
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 445
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
• Struktur Remunerasi Dewan Komisaris • Remuneration Structure of the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
Struktur Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan The remuneration for members of the Board of Commissioners
Direksi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi and Board of Directors is determined in accordance with
diberikan dengan memperhatikan pada ketentuan applicable remuneration provisions, which include:
remunerasi yang berlaku, yaitu dalam bentuk: 1. Fixed remuneration, which is not linked to performance
1. Remunerasi bersifat tetap, adalah remunerasi yang or risk, encompassing salary/honorarium, housing
tidak dikaitkan dengan kinerja dan risiko antara lain allowance, communication allowance, holiday allowance,
gaji/ honorarium, Tunjangan Perumahan, Tunjangan annual leave compensation, health facilities, and other
Komunikasi, Tunjangan Hari Raya, Uang Cuti allowances comparable to the aforementioned.
Tahunan, Fasilitas Kesehatan, Tunjangan lain yang
dapat dipersamakan dengan hal tersebut.
2. Remunerasi bersifat variabel, adalah remunerasi 2. Variable remuneration, which is linked to performance
yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko antara lain and risk, comprising production services, performance
jasa produksi, bonus kinerja, tantiem atau bentuk bonuses, and other equivalent forms. Bonuses may be
lain yang dapat dipersamakan dengan hal tersebut. awarded in cash and shares or stock instruments issued
Remunerasi berupa Tantiem diberikan dalam by Bank Sulselbar.
bentuk tunai dan saham atau instrumen saham yang
diterbitkan oleh Bank Sulselbar.
Tabel Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Table of Remuneration Structure for the Board of Commissioners and Directors
Keterangan
No Jenis Penghasilan
Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Utama 60% dari honorarium Direktur
Direktur Utama 100%
1. Honorarium Utama
Direktur 90% dari honorarium Direktur Utama
Komisaris 90% dari honorarium Komisaris Utama
- Tunjangan Hari Raya 1 (satu) kali apabila Tunjangan Hari Raya 1 (satu) kali apabila
diputuskan berbeda maka perlu diputus oleh diputuskan berbeda maka perlu diputus oleh Rapat
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi. Komite Nominasi dan Remunerasi.
- Tunjangan Perumahan diberikan secara
Tunjangan Perumahan diberikan secara bulanan
bulanan apabila tidak menempati rumah
apabila tidak menempati rumah dinas
dinas
2. Tunjangan
- Tunjangan Komunikasi diberikan secara
Tunjangan Cuti Tahunan 1 (satu) kali honorarium
lumpsum setiap bulan
- Penghargaan Purna Jabatan sebesar 38 (tiga Tunjangan Komunikasi diberikan secara lumpsum
puluh delapan) kali honorarium setiap bulan
- Penghargaan Purna Jabatan sebesar 48
(empat puluh delapan) kali honorarium
- Fasilitas kendaraan dinas melalui program Fasilitas kendaraan dinas melalui program Car
Car Ownership Program (COP) Ownership Program (COP)
- Fasilitas kesehatan rawat inap dan rawat jalan Fasilitas kesehatan rawat inap dan rawat jalan
3. Fasilitas sesuai ketentuan internal Nomor: 059/003/ sesuai ketentuan internal Nomor: 059/003/DK/
DK/KEP tanggal 27 April 2020 KEP tanggal 27 April 2020
- Fasilitas Bantuan Hukum sesuai dengan Fasilitas Bantuan Hukum sesuai dengan ketentuan
ketentuan perseroan perseroan
4. Bonus & Tantiem - Bonus diberikan secara tunai Bonus diberikan secara tunai
- Tantiem diberikan tunai dan dalam bentuk Tantiem diberikan tunai dan dalam bentuk saham
saham yang diterbitkan Bank Sulselbar. yang diterbitkan Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
445
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 446
• Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi • Nominal Amount/Component of
Masing-Masing Dewan Komisaris dan Remuneration for Each Board of
Direksi Commissioners and Directors
Tabel Jumlah Nominal Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Table of Nominal Amount of Remuneration for the Board of Commissioners and Directors
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2024
Jenis Type of
No. Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
Remunerasi Remuneration
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi yang Variable
1 4 9.821.514.717 5 15.265.519.983 2 129.097.774 58 10.068.220.008
Bersifat Variabel Remuneration
Remunerasi yang
Bersifat Variabel Deferred Variable
yang ditangguhkan Remuneration in
dalam bentuk tunai the form of cash
2 dan/atau saham - - - - - - - - and/or shares
atau instrumen or share-based
yang berbasis instruments issued
saham yang by the Bank
diterbitkan Bank
Jumlah total
The total amount
Remunerasi yang
3 4 394.572.525 5 606.156.152 - - - - of deferred Variable
Bersifat Variabel
Remuneration
yang ditangguhkan
The number of
recipients and
Jumlah penerima
the total amount
dan jumlah total
of Variable
Remunerasi yang
Remuneration
Bersifat Variabel
which is
yang dijamin
guaranteed without
tanpa syarat akan
conditions will be
diberikan oleh
given by the Bank
4 Bank kepada calon - - - - - - - -
to prospective
Direksi, calon
Directors,
Dewan Komisaris,
prospective Board
Calon DPS, dan/
of Commissioners,
atau calon pegawai
SSB Candidates,
selama 1 (satu)
and/or prospective
tahun pertama
employees during
kerja
the first 1 (one)
year of employment
Total 8 10.216.087.242 10 15.871.676.135 2 129.097.774 58 10.068.220.008 Total
BANK SULSELBAR
446
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 447
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris
Diversity Policy for the Board of Directors and Board of Commissioners
Keberagaman dalam komposisi Dewan Komisaris dan The diversity of the Board of Commissioners and Board of
Direksi diatur dalam POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Directors is governed by POJK Number 17 of 2023, which
Pedoman Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, yang outlines Governance guidelines for commercial banks. This
mencakup aspek keberagaman di antara para direksi dan policy addresses various aspects of diversity among directors
komisaris. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan and commissioners. The selection process for members of the
Direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman, Board of Commissioners and Board of Directors considers each
pemahaman industri perbankan, integritas, serta dedikasi individual's experience, understanding of the banking industry,
masing-masing individu. integrity, and commitment.
Komposisi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Bank A well-balanced composition that meets the needs of
Sulselbar akan mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Bank Sulselbar enhances the effectiveness of the Board's
dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta responsibilities and supports the Bank's vision and mission for
berkontribusi pada pencapaian visi dan misi Bank untuk ongoing growth and development.
terus tumbuh dan berkembang.
Faktor-faktor keberagaman dalam komposisi anggota Factors influencing diversity within the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi: and Board of Directors include:
1. Keahlian/Pengalaman Dewan Komisaris: Terdapat 1. Expertise/Experience of the Board of Commissioners: There
paling sedikit: must be at least:
a. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau a. 1 (one) member who has expertise or work experience in
pengalaman kerja di bidang ekonomi, bisnis, atau the field of economics, business, or finance; and/or
keuangan; dan/atau b. 1 (one) member who has expertise or work experience in
b. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau the banking industry; and
pengalaman kerja di industri perbankan; dan c. 1 (one) member who has expertise or work experience in
c. 1 (satu) anggota yang memiliki keahlian atau the field of risk management.
pengalaman kerja di bidang manajemen risiko.
2. Kewarganegaraan: Anggota Dewan Komisaris dan 2. Citizenship: Members of the Board of Commissioners and
Direksi harus merupakan Warga Negara Indonesia. Board of Directors must be Indonesian citizens.
3. Jenis Kelamin: Saat ini, seluruh anggota Dewan 3. Gender: Currently, all members of the Board of Commissioners
Komisaris Bank Sulselbar adalah pria. Terdapat 3 (tiga) of Bank Sulselbar are male. There are 3 (three) male members
anggota Direksi yang berjenis kelamin pria, dan 2 (dua) of the Board of Directors, and 2 (two) female members of the
anggota Direksi yang berjenis kelamin wanita. Board of Directors.
4. Usia: Anggota Dewan Komisaris dan Direksi memiliki 4. Age: Members of the Board of Commissioners and Board of
keragaman dalam jenjang usia. Directors have diversity in age levels.
5. Independensi Dewan Komisaris: 5. Independence of the Board of Commissioners:
a. Minimum 50% (lima puluh persen) anggota Dewan a. A minimum of 50% (fifty percent) of members of the Board
Komisaris harus merupakan Komisaris Independen. of Commissioners must be Independent Commissioners.
b. Masa jabatan seorang Komisaris Independen b. The term of office of an Independent Commissioner is a
maksimum 4 (empat) tahun, dan dapat diangkat maximum of 4 (four) years, and can be reappointed by
kembali dengan mempertimbangkan peraturan yang considering applicable regulations.
berlaku.
BANK SULSELBAR
447
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 448
Keberagaman Komposisi Direksi Composition Diversity of the BOD'S
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Board of Directors Composition Diversity Table
Jenis
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Usia Keahlian Position
Kelamin
Pasca Sarjana (S2)
Manajemen
Direktur Sekolah Tinggi Pemimpin Divisi Kredit President
Yulis Suandi 58 Pria dan
Utama Ilmu Administrasi Bank Sulselbar Director,
Perbankan
YAPPANN Jakarta
Magister
Direktur Manajemen Pemimpin Cabang Manajemen
Rosmala Marketing &
Pemasaran Konsentrasi Utama Makassar Bank 58 Wanita dan
Arifin* Sharia Director
& Syariah Bidang Keuangan Sulselbar Perbankan
& Perbankan
Direktur Pasca Sarjana (S2) Manajemen
Dirhamsyah Marketing &
Pemasaran Universitas Satria Pemimpin Divisi Umum 53 Pria dan
Kadir** Sharia Director
& Syariah Makassar (S2) Perbankan
Sarjana Ekonomi
Direktur dari Sekolah Banking
Pemimpin Divisi Unit Manajemen
Iswadi Ayub Operasional Tinggi Ilmu 48 Pria Operation & IT
Usaha Syariah
& TI Ekonomi Ujung Director
Pandang
Dian Doktor Ekonomi Manajemen
Direktur Pemimpin Divisi Compliance
Anggriani Universitas 56 Wanita dan
Kepatuhan Manajemen Risiko Director
Utina Hasanudin Perbankan
Magister
Direktur Manajemen
Dwi Manajemen dari Pemimpin Divisi Credit & MSMEs
Kredit & 46 Pria dan
Zulkarnain Universitas Treasury Director
UMKM Perbankan
Hasanudin
* Term of office ends on January 17, 2024
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024
** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur
Sharia Director effective from August 12, 2024
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024
Keberagaman Komposisi Dewan Diversity of Composition of the Board of
Komisaris Commissioners
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Table of Diversity of Board of Commissioners Composition
Jenis
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Usia Keahlian Position
Kelamin
Doktor Ekonomi
dan Keuangan (dari
Komisaris Rektor Institut Bisnis Manajemen Independent
Marsuki Universite de Nice 64 Pria
Independen dan Keuangan Nitro & Keuangan Commissioner
Sophia Antipolis,
Perancis (1997).
Sarjana Ekonomi
Jurusan Sosial Koordinator Unit
Adlinsyah M. Komisaris Independent
Ekonomi Pertanian Kerja Koordinasi 61 Pria Manajemen
Nasution Independen Commissioner
dari Universitas Wilayah KPK
Andalas
Doktor (S3)
Muhammad Fisip/Ilmu Sosial Sekretaris Daerah
Komisaris 60 Pria Manajemen Commissioner
Idris Universitas Provinsi Sulawesi
Hasanuddin (2007)
BANK SULSELBAR
448
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 449
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Disclosure of Share Ownership by the Board of Directors and Board of Commissioners
Kepemilikan Saham Anggota Direksi Board of Directors' Share Ownership of
sebesar %5 atau lebih 5% or More
Sampai dengan 31 Desember 2024, tidak ada anggota As of December 31, 2024, no member of the Board of Directors
Direksi Bank Sulselbar yang memiliki saham Bank Sulselbar of Bank Sulselbar holds shares in the bank amounting to 5%
sebesar 5% (lima persen) atau lebih dari modal disetor Bank (five percent) or more of the paid-up capital, nor do they hold
Sulselbar, baik di bank lain maupun di perusahaan lainnya such shares in other banks or companies, either domestically or
yang berada di dalam maupun di luar negeri. internationally.
Tabel Kepemilikan Saham Direksi | Board of Directors Share Ownership Table
Kepemilikan Saham (%)
Nama Jabatan Lembaga Position
Bank Bank Perusahaan
Keuangan
Sulselbar Lain Lain
Bukan Bank
Tidak
Yulis Suandi Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Presiden Director
Ada
Marketing & Sharia
Direktur Pemasaran Tidak
Rosmala Arifin* Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Director
& Syariah Ada
Marketing & Sharia
Direktur Pemasaran Tidak
Dirhamsyah Kadir** Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Director
& Syariah Ada
Direktur Operasional Tidak Banking Operations & IT
Iswadi Ayub Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
& TI Ada Director
Tidak
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Compliance Director
Ada
Direktur Kredit & Tidak
Dwi Zulkarnain Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Credit and MSMEs Director
UMKM Ada
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024 * Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur ** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Director of
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Marketing & Sharia effective from August 12, 2024
Kepemilikan Saham Anggota Dewan Share Ownership of Members of the
Komisaris sebesar %5 atau lebih Board of Commissioners of 5% or more
Setiap anggota Dewan Komisaris telah mengungkapkan Each member of the Board of Commissioners has disclosed
kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau share ownership of 5% (five percent) or more, both in the bank
lebih, baik di bank yang bersangkutan maupun di bank concerned and in other banks and companies, both located in
dan perusahaan lain, baik yang berlokasi di dalam maupun and outside the country. In addition, they also disclosed financial
di luar negeri. Selain itu, mereka juga mengungkapkan and family relationships with other members of the Board of
adanya hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan Commissioners, members of the Board of Directors, and/or
anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/ Controlling Shareholders of the Bank.
atau Pemegang Saham Pengendali Bank.
BANK SULSELBAR
449
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 450
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris | Board of Commissioners Share Ownership Table
Kepemilikan Saham (%)
Nama Jabatan Lembaga Position
Bank Bank Perusahaan
Keuangan
Sulselbar Lain Lain
Bukan Bank
Komisaris Tidak Independent
Marsuki Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Independen Ada Commissioner
Komisaris Tidak Independent
Adlinsyah M. Nasution Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Independen Ada Commissioner
Tidak
Muhammad Idris Komisaris Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Commissioner
Ada
Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
Committees under the Board of Commissioners
Dalam rangka membantu fungsi pengawasan dan pemberian To enhance its supervisory function and guide the Board
nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris Perseroan of Directors, the Company's Board of Commissioners has
membentuk 4 (empat) Komite, yaitu Komite Audit, Komite established four Committees: the Audit Committee, Risk
Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Komite Nominasi. Oversight Committee, Remuneration Committee, and
Setiap Komite Penunjang Dewan Komisaris diketuai oleh Nomination Committee. Each Committee is chaired by a member
anggota Dewan Komisaris, dan tugas serta tanggung jawab of the Board of Commissioners, and their roles and responsibilities
masing-masing Komite tercantum dalam masing-masing are detailed in their respective work guidelines.
pedoman kerja
Sekretariat Dewan Komisaris Secretariat of the BOC's
Sampai tahun 2024, Bank Sulselbar belum menetapkan As of 2024, Bank Sulselbar has not appointed a secretary to the
sekretaris Dewan Komisaris dalam Struktur Organisasi Tata Board of Commissioners within its Organizational Structure.
Kerja. Oleh karena itu tugas dan tanggung jawab sekretaris Therefore, the duties of the secretary are currently handled
Dewan Komisaris masih dilaksanakan oleh Bagian Humas, by the Public Relations, Publication, Secretariat & Consumer
Publikasi, Kesekretariatan & Perlindungan Konsumen yang Protection Division within the Corporate Secretary Division. The
berada di Divisi Sekretaris Perusahaan. Berikut ini adalah responsibilities of the Secretariat of the Board of Commissioners
tugas dan tanggung jawab Sekretariat Dewan Komisaris include:
yang telah ditetapkan:
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi 1. Organizing secretarial administration activities within the
kesekretariatan di lingkungan Dewan Komisaris Board of Commissioners
2. Mengatur penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris dan 2. Arranging the implementation of Board of Commissioners
rapat/pertemuan antara Komisaris dengan Pemegang Meetings and meetings between Commissioners and
Saham, Direksi, Komite maupun pihak-pihak terkait Shareholders, Directors, Committees and other related
(stakeholders) lainnya. parties (stakeholders).
3. Menyediakan data/informasi yang diperlukan oleh 3. Providing data/information required by the Board of
Dewan Komisaris dan Komite-Komite Dewan Komisaris Commissioners and the Board of Commissioners Committees
yang berkaitan dengan: related to:
a. Monitoring hasil tindak lanjut hasil keputusan, a. Monitoring the results of follow-up to decisions,
rekomendasi, dan arahan Dewan Komisaris. recommendations, and directives of the Board of
BANK SULSELBAR
450
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 451
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
b. Bahan/materi yang bersifat administrasi mengenai Commissioners.
laporan/kegiatan Direksi dalam mengelola b. Administrative materials regarding reports/activities of
Perseroan. the Board of Directors in managing the Company.
c. Dukungan administrasi serta monitoring berkaitan c. Administrative support and monitoring related to matters
dengan hal-hal yang harus mendapatkan persetujuan that must obtain approval or recommendations from
atau rekomendasi dari komisaris sehubungan dengan the commissioners in connection with the Company’s
kegiatan pengelolaan Perseroan yang dilakukan oleh management activities carried out by the Board of
Direksi. Directors.
4. Mengumpulkan data-data teknis yang berasal dari 4. Collecting technical data from the Board of Commissioners
Komite-Komite Dewan Komisaris untuk keperluan Committees for the purposes of the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris. 5. Making minutes of Board of Commissioners meetings in
5. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai accordance with the provisions of the Company’s Articles of
ketentuan Anggaran Dasar perusahaan. Association.
KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE
Dasar Pembentukan Komite Audit Basis for Establishing an Audit Committee
Pembentukan Komite Audit berdasarkan peraturan- The formation of the Audit Committee is governed by the
peraturan sebagai berikut: following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata 1. POJK No. 55/POJK.03/2016 concerning the Implementation
Kelola Bank Umum dan telah dikinikan menjadi POJK of General Bank Governance, updated to POJK No. 17 of
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 2023 concerning the Implementation of Governance for
Umum, tanggal 14 September 2023. General Banks, dated September 14, 2023.
2. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan 2. POJK No. 55/POJK.04/2015 concerning the Establishment
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, tanggal 23 and Guidelines for Implementing the Work of the Audit
Desember 2015. Committee, dated December 23, 2015.
3. POJK No. 46 /POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan 3. POJK No. 46/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Fungsi Kepatuhan Bank Umum, tanggal 12 Juli 2017. of the Compliance Function of Commercial Banks, dated July
12, 2017.
4. POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi 4. POJK No. 39/POJK.03/2019 concerning the Implementation
Anti Fraud Bagi Bank Umum, tanggal 19 Desember 2019. of Anti-Fraud Strategy for Commercial Banks, dated
December 19, 2019.
5. Anggaran Dasar Perseroan. 5. Articles of Association of the Company.
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Dalam menerapkan prinsip Tata Kelola yang baik, Komite To implement the principles of Good Governance, the Audit
Audit memiliki pedoman kerja yang telah disahkan dan Committee adheres to a work guideline approved and signed
ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, by all members of the Board of Commissioners. This guideline
sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ aligns with the Decree of the Board of Directors No. SK/048/
K/X/2024 Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite DIR/K/X/2024 regarding the Organization of the Commissioners
Direksi PT Bank Sulselbar. Committee and the Board of Directors Committee at PT Bank
Sulselbar.
Adapun isi dari Piagam Komite Audit, adalah sebagai berikut: The contents of the Audit Committee Charter include:
Bab I Pendahuluan 1. Introduction
Bab II Maksud danTujuan 2. Purpose and
Bab III Dasar Hukum 3. Legal
Bab IV Organisasi 4. Organization
Bab V Tata Tertib Kerja 5. Work Rules
BANK SULSELBAR
451
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 452
Bab VI Kewenangan 6. Authority
Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab 7. Duties and
Bab VIII Penutup 8. Closing
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Audit
Audit Committee
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai The Audit Committee has the following duties and
berikut: responsibilities:
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit 1) Duties and Responsibilities of the Audit Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Audit dalam a) The duties and responsibilities of the Audit Committee in
membantu tugas Dewan Komisaris dikelompokkan assisting the duties of the Board of Commissioners are
menjadi 2 (dua) bagian, yaitu melakukan pengawasan grouped into 2 (two) parts, namely conducting supervision
dan evaluasi serta memberikan rekomendasi atas: and evaluation and providing recommendations on:
(1) Pelaksanaan audit intern dan ekstern; (1) Implementation of internal and external audits;
(2) Pengendalian internal dan laporan keuangan. (2) Internal control and financial reports.
b) Disamping kedua tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to these two duties and responsibilities, the
Komite Audit wajib untuk: Audit Committee is required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- (1) Prepare an annual work program that is at least in
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata accordance with the Audit Committee Guidelines
Tertib Komite Audit; and Rules of Procedure;
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; Work Rules if necessary;
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas (3) Prepare a report on the implementation of the
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities to be
kepada Dewan Komisaris; submitted to the Board of Commissioners;
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan (4) Provide recommendations on the appointment of
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Public Accountants and Public Accounting Firms
kajian mencakup independensi dan ruang lingkup (KAP) studies covering the independence and scope
penugasan kepada Dewan Komisaris untuk of assignments to the Board of Commissioners to be
disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang submitted to the Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Shareholders (RUPS-LB)
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pelaksanaan Audit 2) Duties and Responsibilities Related to Internal Audit
Intern To assist the Board of Commissioners in its oversight of the
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan internal audit function, the Committee shall, at a minimum,
fungsi pengawasan terkait fungsi audit intern, sekurang- carry out the following tasks:
kurangnya Komite menjalankan hal-hal sebagai berikut: a) Evaluate the adequacy of the annual audit work plan and
a) Mengevaluasi kecukupan rencana kerja audit the long-term work plan of the Internal Audit Work Unit
tahunan dan rencana kerja jangka panjang Unit Kerja (SKAI).
yang membidangi Audit Intern (SKAI); b) Monitor the independence of auditors and their
b) Memantau independensi dan pemenuhan standar adherence to professional standards during their work.
profesional auditor dalam melaksanakan tugasnya; c) Oversee and evaluate the implementation and outcomes
c) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan dan hasil of audits, including audit work as necessary, and assess
audit termasuk kerja audit (bila diperlukan) dan the performance of the Internal Audit Work Unit.
kinerja Unit Kerja yang membidangi Audit Intern; d) Ensure the successful execution of the audit work plan.
d) Memonitor realisasi rencana kerja audit; e) Evaluate the adequacy of methodologies and resources
e) Mengevaluasi kecukupan metodologi dan sumber employed in the execution of the audit program.
day a dalam melaksanakan program audit;
BANK SULSELBAR
452
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 453
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
f) Memantau pelaksanaan tindak lanjul oleh Direksi f) Oversee the follow-up actions undertaken by the Board
alas hasil temuan audit. of Directors in response to audit findings.
3) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Audit Ekstern 3. Duties and Responsibilities Related to External Audit
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi To assist the Board of Commissioners in overseeing external
pengawasan terkait fungsi audit ekstern, sekurang- audits, the Committee shall, at a minimum, carry out the
kurangnya Komite menjalankan hal-hal sebagai berikut following:
a) Mengevaluasi kriteria Akuntan Publik clan Kantor a) Assess the qualifications of Public Accountants and Public
Akuntan Publik yang akan ditunjuk untuk melakukan Accounting Firms proposed for appointment to conduct
perneriksaan; the audit.
b) Mengevaluasi cakupan audit clan kesesuaian b) Evaluate the scope of the audit for appropriateness
pelaksanaan audit serta ketepatan waktu and ensure the timely submission of audit results and
penyampaian hasil audit dan management letter management letters to the bank.
kepada bank; c) Monitor the follow-up actions taken by the Board of
c) Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi Directors regarding findings from public accountants and
atas hasil temuan akuntan publik, hasil pengawasan results of oversight from regulators (e.g., Bank Indonesia,
dari regulator. (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Financial Services Authority, Bapepam, etc.).
Keuangan, Bapepam, dll).
4) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pengendalian Internal 4. Duties and Responsibilities Related to Internal Control
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi To assist the Board of Commissioners in overseeing internal
pengawasan terkait pengendalian internal, sekurang- control, the Committee shall, at a minimum, undertake the
kurangnya Komite manjalankan hal-hal sebagai berikut: following:
a) Mengevaluasi efektifitas pengendalian intern melalui a) Evaluate the effectiveness of internal controls based on
hasil pemeriksaaan audit intern/ekstern; the findings of internal and external audits.
b) Mengevaluasi kesesuaian kebijakan dan prosedur b) Assess compliance with accounting policies and procedures
akuntansi terhadap standar akuntansi yang berlaku; in relation to applicable accounting standards.
c) Memberikan saran kepada Dewan Komisaris bila c) Advise the Board of Commissioners on any potential
terdapat potensi benturan kepentingan dalam conflicts of interest that may arise during bank
pelaksanaan operasional bank. operations.
5) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Laporan Keuangan 5) Duties and Responsibilities Related to Financial Reports
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi To assist the Board of Commissioners in overseeing Financial
pengawasan terkait pengendalian Laporan Keuangan, Reports, the Committee shall undertake at least the following
sekurang-kurangnya Komite manjalankan hal-hal tasks:
sebagai berikut: a) Evaluate the financial information to be published by the
a) Mengevaluasi informasi keuangan yang akan bank, including financial reports, projections, and other
dikeluarkan bank, seperti laporan keuangan, proyeksi financial data.
dan informasi keuangan lainnya; b) Assess the application of accounting standards and the
b) Mengevaluasi penerapan standar akuntansi dan accuracy of the bank's financial report presentations.
kewajaran penyajian laporan keuangan bank; c) Provide an independent opinion in cases of disagreement
c) Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi between management and public accountants (KAP).
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan
Publik (KAP).
Wewenang Komite Audit Authority of the Audit Committee
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit mempunyai In performing its duties, the Audit Committee possesses the
wewenang sebagai berikut: following authorities:
1. Mengakses dokumen, data, dan informasi Bank tentang 1. Access to bank documents, data, and information regarding
BANK SULSELBAR
453
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 454
karyawan, dana, aset, dan sumber daya perusahaan yang employees, funds, assets, and company resources as
diperlukan. necessary.
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk 2. Direct communication with employees, including the Board of
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, Directors and those responsible for internal audit functions,
manajemen risiko, dan Akuntan terkait tugas dan risk management, and accounting, concerning the duties and
tanggung jawab Komite Audit. responsibilities of the Audit Committee.
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite 3. Engage independent third parties, as needed, to assist in
Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan fulfilling its responsibilities.
tugasnya (jika diperlukan). 4. Exercise any additional powers granted by the Board of
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Commissioners.
Komisaris.
Masa Jabatan Komite Audit Term of Office of the Audit Committee
asa tugas Komite Audit tidak boleh lebih lama dari masa The term of office for the Audit Committee shall not exceed that
jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam of the Board of Commissioners, as stipulated in the Articles of
Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 Association, and may be re-elected for one additional term only.
(satu) periode berikutnya.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Structure, Membership, and Expertise of
Komite Audit the Audit Committee
Struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Audit dapat The structure, membership, and expertise of the Audit Committee
dilihat pada tabel di bawah ini. are outlined in the following table.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Audit Periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024
Structure, Membership, and Expertise of the Audit Committee for the Period January 1, 2024 – December 31, 2024
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan &
Nama Jabatan Surat Keputusan rangkap/pihak Keahlian
Periode
independen)
Adlinsyah M SK/037/DIR/III/2024 Januari – Desember Komisaris
Ketua Jabatan Rangkap
Nasution Tanggal 20 Maret 2024 2024 Independen
SK/037/DIR/III/2024 Januari – Desember
Sukiman Anggota Pihak Independen Bidang Hukum
Tanggal 20 Maret 2024 2024
SK/037/DIR/III/2024 Januari – Desember
Faisal Anggota Pihak Independen Bidang Perbankan
Tanggal 20 Maret 2024 2024
Abdul SK/037/DIR/III/2024 Januari – Desember Bidang Keuangan /Bidang
Anggota Pihak Independen
Rahman Gau Tanggal 20 Maret 2024 2024 Perbankan
BANK SULSELBAR
454
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 455
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Profil Komite Audit per 31 Desember 2024 adalah sebagai Audit Committee Profile as of December 31, 2024
berikut:
Adlinsyah M Nasution
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab The detailed profile is available in the Board of Commissioners
Profil dalam Laporan Tahunan ini. section of this Annual Report.
Sukiman
Anggota Komite Audit Audit Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 61 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 61 years old, residing in Makassar.
Makassar. Term of Office
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan masa jabatan 1 tahun January – December 2024 (1-year term)
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana (S1) dari Universitas Hasanuddin Bachelor's Degree (S1) from Hasanuddin University
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024Tanggal 20 Maret Board of Directors Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated
2024 March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga No additional positions held in any other company or institution.
manapun.
Pengalaman Kerja Work Experience
· Staff Biro Kredit Khusus (1989) • Special Credit Bureau Staff (1989)
· Staf Seksi Pemasaran Cabang Utama Makassar (1991) • Marketing Section Staff, Makassar Main Branch (1991)
· Kepala Seksi Pemasaran Bank Sulsel Cabang Makale • Head of Marketing Section, Bank Sulsel Makale Branch
(1993) (1993)
· Kepala Seksi Pemasaran Cabang Pinrang (1997) • Head of Marketing Section, Pinrang Branch (1997)
· Wira pada biro kredit khusus (1998) • Hero at a Special Credit Bureau (1998)
· Plts. Pemimpin cabang Sidrap (2000) • Acting Head of Sidrap Branch (2000)
· Plt. Pemimpin Cabang Selayar (2001) • Acting Head of Selayar Branch (2001)
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 Risk Management Certification Level 5
BANK SULSELBAR
455
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 456
Abdul Rahman Gau
Anggota Komite Audit Audit Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 60 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 60 years old, residing in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan masa jabatan 1 tahun January – December 2024 (1-year term)
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Hasanuddin Bachelor's Degree (S1) in Accounting Economics from
(1989) Hasanuddin University (1989)
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024Tanggal 20 Maret Board of Directors Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated
2024 March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga No additional positions held in any other company or institution.
manapun
Work Experience
Pengalaman Kerja • Staff of Finance Administration Bureau (1992)
· Staf biro Adm. Keuangan (1992) • Staff of Finance Administration Section, Makassar Main
· Staff Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar Branch (1994)
(1994) • Head of Finance Administration Section, Bulukumba Branch
· Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Bulukumba (1995) (1995)
· Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar • Head of Finance Administration Section, Makassar Main
(1996) Branch (1996)
· Pemimpin Bagian Kepatuhan dan Pengendalian Nasabah • Head of Compliance and Customer Control Section, Risk
Divisi Manajemen Risiko (2005) Management Division (2005)
· Wakil Pemimpin Cabang Utama Makassar (2007) • Deputy Head of Makassar Main Branch (2007)
· Pemimpin Cabang Barru (2007) • Branch Manager, Barru Branch (2007)
· Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2009) • Head of Mamuju Main Branch (2009)
· Staf Ahli Utama Grup Pengendalian Keuangan (2012) • Senior Expert Staff, Financial Control Group (2012)
· Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2012) • Financial Control Group Leader (2012)
· Pemimpin Grup Treasury (2014) • Treasury Group Leader (2014)
· Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2017) • Financial Control Group Leader (2017)
· Staf Ahli Utama Direksi Bidang Audit PT Bank Sulselbar • Main Expert Staff for the Board of Directors in the Audit
(2018) Sector of PT Bank Sulselbar (2018)
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 Risk Management Certification Level 4
BANK SULSELBAR
456
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 457
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Faisal
Anggota Komite Audit Audit Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 47 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 47 years old, residing in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan masa jabatan 1 tahun January – December 2024 (1-year term)
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Teknik Elektro Universitas Hasanuddin • Bachelor's Degree in Electrical Engineering from Hasanuddin
• Pascasarjana Kebijakan Publik Australian University
• Australian Postgraduate in Public Policy
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024Tanggal 20 Maret Board of Directors Decree Number SK/037/DIR/III/2024, dated
2024 March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Position
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga No additional positions held in any other company or institution.
manapun
Pengalaman Kerja Work Experience
• Tenaga Ahli bidang Pengamanan dan Pemeliharaan Aset • Expert in Asset Security and Maintenance at PT PLN
PT PLN • Member of the KPK Prevention Spokesperson Team
• Anggota Tim Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Pelatihan Sertifikasi Certified Internal Audit Officer (CIAO) Certified Internal Audit Officer (CIAO) Certification Training
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Audit Experience of the Audit Committee
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Table of Educational Qualifications and Work Experience of the Audit Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work experience
1. Kepala Cabang Bank Pasific Kuningan (1994-1996)
2. Plt. Kepala Cabang Utama Bank Pasific Sudirman (1996-
1997)
3. Kepala Cabang Utama Bank Pasific Sudirman (1997-2002)
4. Direktur Utama PT Agra Anugerah Pratama (Vendor
1. Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan
PT PLN Persero Wilayah 2 Sumbagsel; Jambi, Sumsel,
Sosial Ekonomi Pertanian dari
Adlinsyah M Lampung) (2002-2005)
Ketua Universitas Andalas (1986).
Nasution 5. Kepala Satuan Tugas Pemeriksa Laporan Harta Kekayaan
2. Pascasarjana Institut Bisnis Dan
Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK (2005-2016)
Keuangan Nitro
6. Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan
KPK (2016-2018)
7. Penyidik Tindak Pidana Korupsi KPK (2018-2020)
8. Koordinator Unit Kerja Koordinasi Wilayah KPK (2018-
2020)
BANK SULSELBAR
457
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 458
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Table of Educational Qualifications and Work Experience of the Audit Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work experience
1. Staff Biro Kredit Khusus (1989)
2. Staf Seksi Pemasaran Cabang Utama Makassar (1991)
3. Kepala Seksi Pemasaran Bank Sulsel Cabang Makale
Sarjana (S1) dari Universitas (1993)
Sukiman Anggota
Hasanuddin 4. Kepala Seksi Pemasaran Cabang Pinrang (1997)
5. Wira pada biro kredit khusus (1998)
6. Plts. Pemimpin cabang Sidrap (2000)
7. Plt. Pemimpin Cabang Selayar (2001)
1. Staf biro Adm. Keuangan (1992)
2. Staff Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar
(1994)
3. Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Bulukumba (1995)
4. Kepala Seksi Adm. Keuangan Cabang Utama Makassar
(1996)
5. Pemimpin Bagian Kepatuhan dan Pengendalian Nasabah
Divisi Manajemen Risiko (2005)
Abdul Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari
Anggota 6. Wakil Pemimpin Cabang Utama Makassar (2007)
Rahman Gau Universitas Hasanuddin (1989)
7. Pemimpin Cabang Barru (2007)
8. Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2009)
9. Staf Ahli Utama Grup Pengendalian Keuangan (2012)
10. Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2012)
11. Pemimpin Grup Treasury (2014)
12. Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2017)
13. Staf Ahli Utama Direksi Bidang Audit PT Bank Sulselbar
(2018)
1. Sarjana Teknik Elektro Universitas
1. Tenaga Ahli bidang Pengamanan dan Pemeliharaan Aset
Hasanuddin
Faisal Anggota PT PLN
2. Pascasarjana Kebijakan Publik
2. Anggota Tim Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK
Australian
Independensi Komite Audit Independence of the Audit Committee
Komite Audit melaksanakan fungsi dan tugasnya secara The Audit Committee executes its responsibilities with
profesional dan independen, tanpa campur tangan dari pihak professionalism and independence, free from external interference
manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang- and in compliance with applicable laws and regulations. The
undangan serta tidak menerima/melakukan intervensi dari/ Committee does not accept interventions from any external
kepada pihak lainnya. Seluruh Anggota Komite Audit yang entities. All independent members of the Audit Committee
berasal dari Pihak Independen tidak memiliki hubungan have no financial, managerial, ownership, or familial ties to
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau the Board of Commissioners, Board of Directors, or controlling
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/ shareholders. They also have no relationships with the Bank that
atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan could compromise their independence. Furthermore, external
Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak Audit Committee members must not possess personal interests
independen. Anggota Komite Audit yang berasal dari luar or relationships that could lead to conflicts of interest with the
Bank tidak boleh memiliki kepentingan serta keterkaitan Bank, as outlined in the Audit Committee Work Guidelines/Audit
yang bersifat pribadi yang berpotensi menimbulkan Committee Charter.
benturan kepentingan (conflict of interest) dengan Bank,
sesuai dengan Pedoman Kerja Komite Audit/Piagam Komite
Audit (Audit Committes Charter).
BANK SULSELBAR
458
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 459
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Independensi Komite Audit | Audit Committee Independence Table
Adlinsyah M Abdul
Aspek Independensi Sukiman Faisal Independency Aspects
Nasution Rahman Gau
Tidak memiliki hubungan Has no financial relationship with
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ Board of
Komisaris dan Direksi Commissioners and Directors
Tidak memiliki hubungan Has no management relationship
kepengurusan di perusahaan, anak in the
√ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan company, subsidiary, or affiliated
afiliasi company
Tidak memiliki hubungan Has no share ownership
√ √ √ √
kepemilikan saham di perusahaan relationship in the company
Tidak memiliki hubungan keluarga Has no family relationship with
dengan Dewan Komisaris, Direksi, Board of Commissioners, Board of
√ √ √ √
dan/atau sesama anggota Komite Directors, and / or fellow members
Audit of the Audit Committee
Tidak menjabat sebagai pengurus Do not serve as administrators of
partai politik, pejabat dan √ √ √ √ political
pemerintah parties, officials and government
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Kebijakan Rapat Komite Audit Policy
Pelaksanaan dan tata cara rapat Komite Audit adalah sebagai The procedures for Audit Committee meetings are as follows:
berikut: 1. Meetings are conducted at least once a month, depending on
1. Rapat diselenggarakan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 the Bank's needs.
(satu) bulan sesuai kebutuhan Bank. 2. A meeting is considered valid if at least 51% of the total
2. Rapat dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh paling committee members are present, which must include one
sedikit 51% dari jumlah anggota komite, termasuk 1 (satu) Independent Commissioner and one member from the
orang Komisaris Independen dan Pihak Independen. Independent Party.
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau Anggota 3. The meeting is chaired by the Chairman of the Audit
Komite Audit dari Komisaris Independen apabila Ketua Committee. In the absence of the Chairman, a member of the
Komite Audit berhalangan hadir. Audit Committee who is an Independent Commissioner will
4. Keputusan rapat Komite berdasarkan musyawarah preside over the meeting.
mufakat. Apabila tidak terjadi musyawarah mufakat, 4. Committee decisions are made by consensus.. If consensus
maka pengambilan keputusan berdasarkan suara cannot be achieved, decisions will be determined by a
terbanyak. majority vote.
5. Rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat, termasuk 5. The minutes of the Committee meeting document the
apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting opinion) proceedings, including any dissenting opinions and the
dan alasan peserta rapat perbedaan tersebut. Risalah rationale for those differences. All members of the Audit
rapat ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit Committee present at the meeting sign the minutes, which
yang hadir dan disampaikan kepada Dewan Komisaris. are then submitted to the Board of Commissioners.
6. Rapat dapat dilaksanakan secara luring maupun daring 6. Meetings may be conducted either in person or virtually
melalui media digital yang memungkinkan peserta rapat via digital platforms that enable participation from Audit
Komite Audit berpartisipasi pada rapat tersebut Committee members.
BANK SULSELBAR
459
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 460
Agenda Rapat Komite Audit Audit Committee Meeting Agenda
Sepanjang tahun 2024, tanggal pelaksanaan, agenda rapat The implementation dates, meeting agendas, and participants for
dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut. the Audit Committee meetings in 2024 are outlined below.
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor/Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
Undangan Rapat
001/MM/KA/I/2024 Invitation to Discussion Meeting on Draft of
1 Pembahasan Rancangan BPP Akutansi PT Bank
23 Januari 2024 Accounting BPP of PT Bank Sulselbar
Sulselbar
001B/MM/ Undangan Pertemuan
Invitation to Discussion Meeting on Audit Result
2 KA/I/2024 Pemaparan Hasil Audit KAP untuk Tahun Buku
Presentation of KAP for Fiscal Year 2023
29 Januari 2024 2023
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of
002/MM/KA/I/2024
3 Pembahasan Evaluasi Laporan Audit Umum General Audit Report on PT Bank Sulselbar Parepare
29 Januari 2024
Terhadap PT Bank Sulselbar Cab. Parepare Branch
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of
004/MM/KA/II/2024
4 Pembahasan Evaluasi atas Penunjukan AP dana Appointment of AP dana or KAP DPLK Fiscal Year
7 Februari 2024
tau KAP DPLK Tahun Buku 2023 2023
Undangan Rapat
006/MM/KA/II/2024 Invitation to Discussion Meeting on Proposal of Head
5 Pembahasan Pengusulan Pemimpin SKAI PT Bank
13 Februari 2024 of SKAI of PT Bank Sulselbar
Sulselbar
Undangan Rapat
008/MM/KA/II/2024 Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of
6 Pembahasan Evaluasi atas Laporan Audit Umum
19 Februari 2024 General Audit Report of KC. Utama Mamuju
KC. Utama Mamuju
010/MM/KA/II/2024 Undangan Rapat
7 Invitation to Discuss Education and Training Meeting
29 Februari 2024 Pembahasan Pendidikan dan Pelatihan
Undangan Rapat
011/MM/KA/II/2024 Invitation to Discuss Purchase of Controlled Collateral
8 Pembahasan Pembelian Jaminan Dikuasai (AYDA
29 Februari 2024 (AYDA Cab. Polman) by Ridwan Panna's Heirs
Cab. Polman) Oleh Ahli Waris Ridwan Panna
014/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discuss BPP Sharia Accounting Meeting
9 III/2024 Pembahasan BPP Akutansi Syariah PT Bank
of PT Bank Sulselbar
1 Maret 2024 Sulselbar
Undangan Rapat
016/MM/KA/ Invitation to Discuss Evaluation of Procurement of AP
Pembahsan Evaluasi Pengadaan AP dan atau KAP
10 III/2024 and/or KAP for Financial Report of PT Bank Sulselbar
atas Laporan Keuangan PT Bank Sulselbar Tahun
5 Maret 2024 for Fiscal Year 2024
Buku 2024
018/MM/KA/ Undangan Rapat Invitation to Discuss Proposal for Establishment of
11 III/2024 Pembahasan Proposal Pembentukan Komite Policy Committee of Board of Commissioners of PT
27 Maret 2024 Kebijakan Dewan Komisaris PT Bank Sulselbar Bank Sulselbar
020/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discuss Analysis of Basic Trade Finance
12 III/2024 Pembahasan Analisis Rencana Pelatihan Basic
Training Plan Meeting
28 Maret 2024 Trade Finance
022/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discuss BPP IKU KPI Corporate of PT
13 IV/2024 Pembahasan BPP IKU KPI Korporat PT Bank
Bank Sulselbar
1 April 2024 Sulselbar
Undangan Rapat Invitation to Discuss Analysis Meeting on Request for
024/MM/KA/ Pembahasan Analisis atas Permintaan Penegasan Confirmation of Board of Commissioners Regarding
14 IV/2024 Dewan Komisaris Mengenai Konsep Pemberian Concept of Granting Increase in Directors' Pension
4 April 2024 Kenaikan Manfaat Pensiun Direksi dan Pemberian Benefits and Provision of Other Benefits to PDP of PT
Manfaat Lain Pada PDP PT Bank Sulselbar Bank Sulselbar
BANK SULSELBAR
460
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 461
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor/Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
Undangan Rapat
026/MM/KA/ Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of
Pembahasan Evaluasi Jasa Audit AP dan/atau
15 IV/2024 Audit Services by AP and/or KAP on Financial Report
KAP atas Lap. Keuangan DPLK PT Bank Sulselbar
16 April 2024 of DPLK PT Bank Sulselbar Date 31 December 2023
Tanggal 31 Desember 2023
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Evaluation
027/MM/KA/ Evaluasi Jasa Audit atas Informasi Keuangan of Audit Services on Annual Historical Financial
16 IV/2024 HIstoris Tahunan oleh AP dan KAP atas Lap. Information by AP and KAP on Financial Report.
16 April 2024 Keuangan PT Bank Sulselbar Posisi 31 Desember Finance of PT Bank Sulselbar Position 31 December
2023 2023
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting Proposal for
030/MM/KA/
Pembahasan Proposal Penyetaraan dan Equalization and Alignment of Risk Management
17 IV/2024
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Certification for Members of the Board of
23 April 2024
Anggota Komite Dewan Komisaris Commissioners Committee
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting Report on
032/MM/KA/V/2024
18 Pembahasan Laporan Realisasi Rencana Bisnis Realization of DPLK Business Plan for Quarter I of
8 Mei 2024
DPLK Triwulan I Tahun 2024 2024
Undangan Rapat
033/MM/KA/V/2024 Invitation to Discussion Meeting List of Expert Staff of
19 Pembahasan Daftar Nama Staf Ahli PT Bank
8 Mei 2024 PT Bank Sulselbar as of February 2024
Sulselbar Per Februari 2024
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting Report on Internal
036/MM/KA/V/2024
20 Pembahasan Laporan Hasil Audit Internal Triwulan Audit Results for Quarter I of 2024 SKAI PT Bank
22 Mei 2024
I Tahun 2024 SKAI PT Bank Sulselbar Sulselbar
Undangan Rapat
038/MM/KA/ Invitation to Discussion Meeting Report on Extra-
Pembahasan Laporan Peneriamaan Kredit
21 VI/2024 Complete Credit Receipts and Types of Write-Offs for
Ekstrakomtabel dan Jenis Hapus Buku Triwulan I
3 Juni 2024 Quarter I of 2024
2024
040/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting BPP IKU KPI
22 VI/2024 Pembahasan BPP IKU KPI Korporate PT Bank
Corporate PT Bank Sulselbar
5 Juni 2024 Sulselbar
042/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting Settlement of
23 VI/2024 Pembahasan Penyelesaian Pemecahan SHM No.
Splitting of SHM No. 365/Panaikang
7 Juni 2024 365/Panaikang
044/MM/KA/ Undangan Rapat
Meeting Invitation to Discuss Request for Approval of
24 VI/2024 Pembahasan Permintaan Persetujuan BPP
BPP Syraiah Accounting PT Bank Sulselbar
10 Juni 2024 Akuntansi Syraiah PT Bank Sulselbar
046/MM/KA/ Undangan Rapat
Meeting Invitation to Discuss Draft Changes to PDP
25 VII/2024 Pembahasan Rancangan Perubahan PDP PT Bank
PT Bank Sulselbar
19 Juli 2024 Sulselbar
048/MM/KA/ Undangan Rapat
Meeting Invitation to Discuss Realization of Capital
26 VII/2024 Pembahasan Realisasi Penyertaan Modal PT Bank
Participation of PT Bank Sulselbar to PT Jamkrida
29 Juli 2024 Sulselbar kepada PT Jamkrida
049/MM/KA/ Undangan Rapat
Meeting Invitation to Discuss LHP DPS Semester I of
27 VII/2024 Pembahasan LHP DPS Semester I Tahun 2024
2024 UUS PT Bank Sulselbar
29 Juli 2024 UUS PT Bank Sulselbar
052/MM/KA/ Undangan Rapat
Meeting Invitation to Discuss BPP Consumer
28 VIII/2024 Pembahasan BPP Pelindungan Konsumen dan
Protection and Services
9 Agustus 2024 Layanan
Undangan Rapat Meeting Invitation to Discuss Review of Request from
054/MM/KA/ Pembahasan Telaah Atas Permohonan Direksi the Board of Directors to the Board of Commissioners
29 VIII/2024 Kepada Dewan Komisaris Mengenai Persetujuan Regarding Approval in Principle of Budget for
15 Agustus 2024 Prinsip Anggaran Pembelian Lahan Kantor dan Purchase of Office Land and Renovation of Jakarta
Renovasi Kantor Cab. Jakarta Branch Office
BANK SULSELBAR
461
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 462
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor/Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
055/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on BPP Rescue and
30 VIII/2024 Pembahasan BPP Penyelamatan dan Penyelesaian
Settlement of Problematic Credit
15 Agustus 2024 Kredit Bermasalah
058/MM/KA/
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on BPP Anti Fraud
31 VIII/2024
Pembahasan BPP Anti Fraud PT Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
16 Agustus 2024
Undangan Rapat
060/MM/KA/ Invitation to Discussion Meeting on Procurement
Pembahasan Pengadaan AP dan/atau KAP atas
32 IX/2024 of AP and/or KAP for Financial Report of PT Bank
Laporan Keuangan PT Bank Sulselbar Tahun Buku
2 September 2024 Sulselbar for Fiscal Year 2025
2025
061/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on Procurement of
33 IX/2024 Pembahasan Pengadaan AP dan/atau KAP DPLK
AP and/or KAP DPLK for Fiscal Year 2025
2 September 2024 Tahun Buku 2025
064/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on Draft BPP
34 IX/2024 Pembahasan Rancangan BPP Sistem Perpajakan
Taxation System of PT Bank Sulselbar
5 September 2024 PT Bank Sulselbar
066/MM/KA/ Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Report of Internal
35 IX/2024 Pembahasan Lap. Hasil Audit Internal Triwulan II Audit Results for Quarter II of 2024 SKAI PT Bank
17 September 2024 Tahun 2024 SKAI PT Bank Sulselbar Sulselbar
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Appeal from
067/MM/KA/
Pembahasan Himbauan Bawaslu Prov. Sulsel Bawaslu of South Sulawesi Province regarding
36 IX/2024
terkait pencegahan, Pelanggaran dan Sengketa Prevention, Violations and Disputes in Simultaneous
17 September 2024
Proses Pilkada Serentak Tahun 2024 Pilkada Process in 2024
Undangan Rapat
070/MM/KA/ Invitation to Discussion Meeting on Submission of
Pembahasan Penyampaian Usulan Pelatihan
37 IX/2024 Proposal for Internal Auditor Certification Training for
Sertifikasi Auditor Internal Bagi Anggota Komite
18 September 2024 Audit Committee Members
Audit
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of KAK
072/MM/KA/X/2024
38 Pembahasan Evaluasi KAK dan HPS Audit Lap. and HPS Audit Report. Finance of PT Bank Sulselbar
17 Oktober 2024
Keuangan PT Bank Sulselbar Tahun Buku 2025 Fiscal Year 2025
Undangan Rapat
073/MM/KA/X/2024 Invitation to Discussion Meeting on Evaluation of KAK
39 Pembahasan Evaluasi atas KAK dan HPS Audit
17 Oktober 2024 and HPS Audit DPLK Fiscal Year 2024
DPLK Tahun Buku 2024
076/MM/KA/
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Proposal of PKAT
40 XI/2024
Pembahasan usulan PKAT SKAI tahun 2025 SKAI in 2025
13 November 2024
078/MM/KA/
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on SLIK Sanctions for
41 XI/2024
Pembahasan Sanksi SLIK Cab. Jakarta Jakarta Branch
18 November 2024
080/MM/KA/ Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Letter from
42 XI/2024 Pembahasan Surat Direktur Pengawasan Lembaga Director of Financial Services Institution Supervision
20 November 2024 Jasa Keuangan OJK of OJK
082/MM/KA/
Undangan Rapat Invitation to Discussion Meeting on Taxation System
43 XI/2024
Pembahasan BPP Sistem Perpajakan BPP
25 November 2024
083/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on BPP Rescue and
44 XI/2024 Pembahasan BPP Penyelamatan dan Penyelesaian
Settlement of Problematic Credit
25 November 2024 Kredit Bermasalah
084/MM/KA/
Undangan Rapat Invitation to FGD Meeting on BPP Internal Audit and
45 XI/2024
FGD BPP Audit Interen dan Anti Fraud Anti Fraud
25 November 2024
BANK SULSELBAR
462
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 463
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Agenda Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Agenda Table
No Nomor/Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
Undangan Rapat
088/MM/KA/ Invitation to Discussion Meeting on Handling of
Pembahasan Penanganan Penyelesaian Kredit
46 XII/2024 Debtor Credit Settlement for Sengkang Branch in the
Debitur Cab. Sengkang An. PT Delima Agung
6 Desember 2024 Name of PT Delima Agung Utama
Utama
090/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on BPP Rescue and
47 XII/2024 Pembahasan BPP Penyelamatan dan Penyelesaian
Settlement of Problematic Credit
23 Desember 2024 Kredit Bermasalah
092/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on Appointment of
48 XII/2024 Pembahasan Penunjukan AP dan/atau KAP DPLK
AP and/or KAP DPLK TB 2024
24 Desember 2024 TB 2024
093/MM/KA/ Undangan Rapat
Invitation to Discussion Meeting on Revision of BPP
49 XII/2024 Pembahasan Revisi BPP Sistem Manajemen
Information Security Management System
24 Desember 2024 Keamanan Informasi
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Frequency and Attendance of Audit Committee
Komite Audit Meetings
Pada tahun 2024, Komite Audit telah melaksanakan Rapat In 2024, the Audit Committee held a total of forty-nine (49)
Komite Audit sebanyak empat puluh sembilan (49) kali. meetings. Below are the attendance records for each committee
Adapun rincian mengenai jumlah kehadiran rapat masing- member:
masing anggota Komite Audit adalah sebagai berikut:
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit | Audit Committee Meeting Attendance Rate Table
Jumlah
Nama Jabatan
Rapat Kehadiran Persentase
Adlinsyah M Nasution Ketua 49 100%
Sukiman Anggota 49 100%
49
Abdul Rahman Gau Anggota 49 100%
Faisal Anggota 49 100%
Penghasilan Komite Audit Audit Committee Income
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris
Mendapatkan honorarium sebesar 12,5% Receive an honorarium of 12.5% of the
1 Gaji / Honorarium Salary / Honorarium
dari Gaji Direktur Utama President Director's Salary
Santunan Purna Post-Service
2 Tidak Diberikan Not Given
Jabatan Compensation
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
Tunjangan Hari
3 Holiday Allowance untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Raya
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable to
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem
untuk Pegawai Tetap Bank Permanent Employees of the Bank
5 Fasilitas: Facilities:
Tunjangan Transportation
Tidak Diberikan Not Given
Transportasi Allowance
BANK SULSELBAR
463
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 464
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
Kesehatan Health untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
Perjalanan Dinas Business Travel untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Pelatihan dan/atau Peningkatan Audit Committee Training and/or
Kompetensi Komite Audit pada Competency Improvement in 2024
Tahun 2024
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Types of Training and Competency Development Materials/Training Time and Place of Organizer
Implementation
Training can be seen in the Sub-Chapter
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab
of Board of Commissioners Competency
Adlinsyah M Pengembangan Kompetensi Dewan
Ketua Development in the Corporate - -
Nasution Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan
Governance Chapter in this Annual
dalam Laporan Tahunan ini.
Report.
Sikronisasi Implementasi PSAK 71
Synchronization of PSAK 71 & PSAK 73
& PSAK 73: Pengendalian Risiko 7-8 Maret 2024 /
Sukiman Anggota Implementation: Operational, Credit, LMI
Operasional, Kredit, Kepatuhan dan Jakarta
Compliance and Legal Risk Control
Hukum
Pelatihan Basic Trade Finance untuk Basic Trade Finance Training for Foreign 10-11 Juli 2024 / PT Bank
Bank Devisa Exchange Banks Makassar Sulselbar
Implementation of the Board of
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan
Commissioners' Supervisory Function
Dewan Komisaris atas Program APU,
on the APU, PPT & PPPSPM Programs
PPT & PPPSPM (Anti Pencucian Uang, 18 Juli 2024 /
(Anti-Money Laundering, Prevention FKDK BPDSI
Pencegahan Pendanaan Terorisme Batam
of Terrorism Funding and Prevention
dan Pencegahan Pendanaan
of Proliferation Funding of Weapons of
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
Mass Destruction
Webinar Pelunasan Dipercepat Webinar on Accelerated Settlement of Iqtishad
21 November 2024
Pembiayaan Murabahah, Musyarakah Murabahah Financing, Working Capital Consulting
/ Makassar
Modal Kerja, MMQ, & IMBT Musyarakah, MMQ, & IMBT Indonesia.
Pemahaman Tentang pelaksanaan Understanding of the implementation of 28-29 November PT Leinad
Pemeriksaan yang efektif dan efisien effective and efficient Audits 2024 / Makassar Aganis
20 Desember 2024
ILAAP dan Penerapan LCR dan NSFR ILAAP and Application of LCR and NSFR Amri Mauraga
/ Makassar
Sikronisasi Implementasi PSAK 71 Synchronization of Implementation
Abdul Rahman & PSAK 73: Pengendalian Risiko of PSAK 71 & PSAK 73: Operational, 7-8 Maret 2024 /
Anggota LMI
Gau Operasional, Kredit, Kepatuhan dan Credit, Compliance and Legal Risk Jakarta
Hukum Control
Pelatihan Basic Trade Finance untuk Basic Trade Finance Training for Foreign 10-11 Juli 2024 / PT Bank
Bank Devisa Exchange Banks Makassar Sulselbar
Implementation of the Board of
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan
Commissioners' Supervisory Function
Dewan Komisaris atas Program APU,
on the APU, PPT & PPPSPM Programs
PPT & PPPSPM (Anti Pencucian Uang, 18 Juli 2024 /
(Anti Money Laundering, Prevention FKDK BPDSI
Pencegahan Pendanaan Terorisme Batam
of Terrorism Funding and Prevention
dan Pencegahan Pendanaan
of Proliferation Funding of Weapons of
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
Mass Destruction)
BANK SULSELBAR
464
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 465
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Types of Training and Competency Development Materials/Training Time and Place of Organizer
Implementation
Pelatihan Sertifikasi Certified Internal Certified Internal Audit Officer (CIAO) 8-10 Oktober 2024 PPM
Audit Officer (CIAO) Certification Training / Jakarta Manajemen
Pemahaman Tentang pelaksanaan Understanding of Effective and Efficient 28-29 November PT Leinad
Pemeriksaan yang efektif dan efisien Audit Implementation 2024 / Makassar Aganis
20 Desember 2024
ILAAP dan Penerapan LCR dan NSFR ILAAP and Application of LCR and NSFR Amri Mauraga
/ Makassar
Prosedur Kajian Risiko atas Kebijakan Risk Review Procedures for Bank Policies
& Prosedur Bank dan Kajian Risiko & Procedures and Risk Review for New 22-23 Februari PT Leinad
Faisal Anggota
atas Produk & Aktivitas Baru Products & Activities (Including working 2024 / Jakarta Aganis
(Termasuk kertas kerja) papers)
Sikronisasi Implementasi PSAK 71 Synchronization of Implementation
& PSAK 73: Pengendalian Risiko of PSAK 71 & PSAK 73: Operational, 7-8 Maret 2024 /
LMI
Operasional, Kredit, Kepatuhan dan Credit, Compliance and Legal Risk Jakarta
Hukum Control
Pelatihan Basic Trade Finance untuk Basic Trade Finance Training for Foreign 10-11 Juli 2024 / PT Bank
Bank Devisa Exchange Banks Makassar Sulselbar
Implementation of the Board of
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan
Commissioners' Supervisory Function
Dewan Komisaris atas Program APU,
on the APU, PPT & PPPSPM Program
PPT & PPPSPM (Anti Pencucian Uang, 18 Juli 2024 /
(Anti Money Laundering, Prevention FKDK BPDSI
Pencegahan Pendanaan Terorisme Batam
of Terrorism Funding and Prevention
dan Pencegahan Pendanaan
of Proliferation Funding of Weapons of
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
Mass Destruction
Pelatihan Sertifikasi Certified Internal Certified Internal Audit Officer (CIAO) 8-10 Oktober 2024 PPM
Audit Officer (CIAO) Certification Training / Jakarta Manajemen
Pemahaman Tentang pelaksanaan Understanding of the implementation of 28-29 November PT Leinad
Pemeriksaan yang efektif dan efisien effective and efficient Audits 2024 / Makassar Aganis
20 Desember 2024
ILAAP dan Penerapan LCR dan NSFR ILAAP and Application of LCR and NSFR Amri Mauraga
/ Makassar
Laporan Singkat Pelaksanaan Brief Report on the Implementation of
Kegiatan Komite Audit Tahun 2024 Audit Committee Activities in 2024
Sepanjang Tahun 2024 Komite Audit telah memberikan Throughout 2024, the Audit Committee has provided input to
masukan kepada Dewan Komisaris diantaranya adalah: the Board of Commissioners, including:
a. Melakukan review dan memberikan rekomendasi/ a. Reviewing and providing recommendations/approval of the
persetujuan atas annual audit plan yang disusun Division annual audit plan prepared by the Internal Audit Division;
Internal Audit;
b. Memberikan masukan terkait pengadaan Konsultan b. Providing input regarding the procurement of Independent
Independen yang melakukan kaji ulang atas fungsi Consultants who conduct reviews of the internal audit
internal audit, termasuk mengevaluasi hasil kaji ulang dan function, including evaluating the results of the review and
memastikan bahwa rekomendasi konsultan independen ensuring that the recommendations of the independent
ditindaklanjuti; consultants are followed up;
c. Secara rutin memantau tindak lanjut hasil audit DAI c. Routinely monitoring the follow-up of DAI audit results and
maupun audit eksternal; external audits;
d. Melakukan pertemuan rutin dan diskusi dengan DAI d. Conducting regular meetings and discussions with DAI to
untuk evaluasi perencanaan dan pelaksanaan audit evaluate audit planning and implementation in order to
dalam rangka penilaian kecukupan pengendalian intern; assess the adequacy of internal control;
BANK SULSELBAR
465
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 466
e. Melakukan evaluasi pelaksanaan jasa audit Kantor e. Evaluating the implementation of Public Accounting Firm
Akuntan Publik atas Laporan Keuangan dan untuk audit services for Financial Statements and to ensure that
memastikan bahwa jasa audit telah dilaksanakan dengan audit services have been carried out properly according to
baik sesuai standar; standards;
f. Merekomendasikan dan persetujuan KAP untuk tahun f. Recommending and approving KAP for the 2022 financial
buku 2022 kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh year to the Board of Commissioners to obtain approval at the
persetujuan dalam RUPS; GMS;
g. Memberi masukan/saran dalam proses pengadaan KAP g. Providing input/suggestions in the KAP procurement process
untuk audit tahun buku 2023, antara lain masukan for the 2023 fiscal year audit, including input related to the
terkait kualifikasi KAP yang diharapkan dan mengikuti expected KAP qualifications and following the procurement
proses pengadaan sampai terpilih KAP pemenang serta process until the winning KAP is selected and conducting
melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas KAP untuk an evaluation of the implementation of KAP duties to be
disampaikan kepada regulator. submitted to the regulator.
h. Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan h. Review, evaluate and provide input to the Board of
kepada Dewan Komisaris terkait materi performance Commissioners regarding the monthly performance review
review bulanan (Laporan Kinerja Perusahaan) yang material (Company Performance Report) submitted by the
disampaikan oleh Direksi. Board of Directors.
i. Melakukan telaah informasi keuangan yang akan i. Review financial information to be issued by the Company
dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik dan/atau to the public and/or authorities, including financial reports,
pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi projections and other reports related to the Company’s
dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan financial information;
Perseroan;
j. Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan j. Check and evaluate the Quarterly and Annual Financial
Triwulanan dan Tahunan dan Annual Report yang akan Reports and Annual Reports to be published.
dipublikasikan.
Pernyataan Komite Audit Atas Audit Committee Statement on the
Efektivitas Sistem Pengendalian Effectiveness of Internal Control System
Internal dan Manajemen Risiko and Risk Management
Komite Audit Bank Sulselbar telah melakukan penilaian The Audit Committee of Bank Sulselbar has conducted a
menyeluruh terhadap Sistem Pengendalian Internal dan comprehensive assessment of the Internal Control System
Manajemen Risiko. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa and Risk Management. The evaluation results show that both
kedua sistem tersebut beroperasi dengan efektif dan sejalan systems operate effectively and in line with the principles of good
dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Governance.
Sistem pengendalian internal terbukti mendukung The internal control system has been proven to support
transparansi dan kepatuhan, sedangkan manajemen risiko transparency and compliance, while risk management has been
telah diterapkan secara optimal untuk mengidentifikasi, optimally implemented to identify, measure, monitor, and control
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang the risks faced.
dihadapi.
Sebagai langkah lanjut, Komite Audit merekomendasikan As a further step, the Audit Committee recommends the
penerapan peningkatan berkelanjutan untuk memastikan implementation of continuous improvement to ensure better
stabilitas operasional yang lebih baik serta mitigasi risiko operational stability and more effective risk mitigation for Bank
yang lebih efektif bagi Bank Sulselbar. Sulselbar.
BANK SULSELBAR
466
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 467
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE PEMANTAU RISIKO RISK OVERSIGHT COMMITTEE
Komite Pemantau Risiko bertugas membantu pelaksanaan The Risk Oversight Committee is tasked with assisting the
fungsi pengawasan dan pembinaan oleh Dewan Komisaris implementation of the supervisory and coaching functions by the
terhadap eksekutif (Direksi beserta jajarannya) area Board of Commissioners towards the executives (Board of Directors
penerapan manajemen risiko pada seluruh aktivitas dan and their staff) in the area of implementing risk management
produk Bank, memastikan kecukupan sistem pengendalian
in all Bank activities and products, ensuring the adequacy of an
internal yang memadai serta berjalannya sistem kepatuhan
adequate internal control system and the effective implementation
dengan efektif, termasuk mengenai isu-isu manajemen risiko
of the compliance system, including issues of risk management and
dan sistem pengawasan internal serta langkah-langkah
antisipatif yang diambil Direksi dalam pelaksanaan kebijakan internal control systems as well as anticipatory steps taken by the
dan pengelolaan risiko. Board of Directors in implementing policies and risk management.
Dasar Pembentukan Komite Basis for Establishing the Risk Oversight
Pemantau Risiko Committee
Pembentukan Komite Pemantau Risiko berdasarkan The establishment of the Risk Oversight Committee is based on
peraturan- peraturan sebagai berikut: the following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata 1. POJK No. 55/POJK.03/2016 concerning the Implementation
Kelola Bank Umum dan telah dikinikan menjadi POJK of General Bank Governance and has been updated to POJK
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 17 of 2023 concerning the Implementation of Governance
Umum, tanggal 14 September 2023. for General Banks, dated September 14, 2023.
2. Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tanggal 18
2. OJK Regulation No. 17/POJK.03/2014 dated November
November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko
18, 2014 concerning the Implementation of Integrated Risk
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
Management for Financial Conglomerates.
3. Anggaran Dasar tentang tugas dan wewenang Dewan
Komisaris beserta perubahannya 3. Articles of Association concerning the duties and authorities
of the Board of Commissioners and its amendments
Piagam Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Charter
Dalam menerapkan prinsip Tata Kelola yang baik, Komite To implement the principles of Good Governance, the Risk
Pemanrau Risiko memiliki pedoman kerja yang telah Oversight Committee adheres to a work guideline approved
disahkan dan ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan and signed by all members of the Board of Commissioners.
Komisaris, sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. This guideline aligns with the Decree of the Board of Directors
SK/048/DIR/K/X/2024 Tentang Organisasi Komite No. SK/048/DIR/K/X/2024 regarding the Organization of
Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. the Commissioners Committee and the Board of Directors
Committee at PT Bank Sulselbar.
Adapun isi dari Piagam Komite Pemantau Risiko, adalah The contents of the Risk Oversight Committee Charter are as
sebagai berikut: follows:
Bab I Pendahuluan Chapter I Introduction
Bab II Maksud danTujuan Chapter II Purpose and Objectives
Bab III Dasar Hukum Chapter III Legal Basis
Bab IV Organisasi Chapter IV Organization
Bab V Tata Tertib Kerja Chapter V Work Rules
Bab VI Kewenangan Chapter VI Authority
Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab Chapter VII Duties and Responsibilities
Bab VIII Penutup Chapter VIII Closing
BANK SULSELBAR
467
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 468
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Risk
Pemantau Risiko Oversight Committee
Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab kepada Dewan The Risk Oversight Committee is responsible to the Board of
Komisaris untuk membantu dan memfasilitasi Komisaris Commissioners to assist and facilitate the Commissioners in
dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan atas carrying out their supervisory duties and functions on matters
hal-hal yang terkait dengan pemantauan risiko, Sesuai related to risk monitoring, in accordance with the Memorandum
of the Risk Management Division of PT Bank Sulselbar Number
dengan Memorandum Divisi Manajemen Risiko PT Bank
MM/1081/SKMR/XII/2023 dated December 28, 2023
Sulselbar Nomor MM/1081/SKMR/XII/2023 tanggal 28
concerning the Request for Finalization of the SOP for the
Desember 2023 perihal Permohonan Finalisasi SOP Komite
Commissioners Committee and the Board of Directors Committee
Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar tentang of PT Bank Sulselbar concerning the Revision of the Board of
Revisi SK Direksi No. SK/044/DIR/K/VIII/2022 Perihal Directors Decree No. SK/044/DIR/K/VIII/2022 concerning
Standar Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite the Standard Operating Procedure (SOP) for the Committee
Dalam Penerapan Manajemen Risiko Dan Good Corporate Organization in the Implementation of Risk Management and
Governance PT Bank Sulselbar, tugas dan tanggung jawab Good Corporate Governance of PT Bank Sulselbar, the duties and
Komite Pemantau Risiko antara lain meliputi: responsibilities of the Risk Oversight Committee include:
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko 1) Duties and Responsibilities of the Risk Oversight Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau a) The duties and responsibilities of the Risk Oversight
Risiko dalam membantu tugas Dewan Komisaris Committee in assisting the duties of the Board of
dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian, yaitu Commissioners are grouped into 2 (two) parts, namely
melakukan pengawasan dan evaluasi serta conducting supervision and evaluation and providing
memberikan rekomendasi atas: recommendations on:
(1) Penerapan Kebijakan Manajemen Risiko; (1) Implementation of Risk Management Policies;
(2) Penerapan Good Corporate Governance (GCG). (2) Implementation of Good Corporate Governance
(GCG).
b) Disamping tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to the aforementioned duties and
Komite Pemantau Risiko wajib untuk: responsibilities, the Risk Oversight Committee is required
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- to:
ku rangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata (1) Prepare an annual work program that is at least
Tertib Komite Pemantau Risiko; in accordance with the Risk Oversight Committee
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata Guidelines and Rules of Procedure;
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas Work Rules if necessary;
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan (3) Prepare a report on the implementation of the
kepada Dewan Komisaris; committee’s duties and responsibilities to be
(4) Memberikan rekomendasi kecukupan dan submitted to the Board of Commissioners;
kesesuaian penerapan kebijakan manajemen (4) Provide recommendations on the adequacy and
risiko dengan eksposur risiko bank; suitability of the implementation of risk management
(5) Memberikan rekomendasi kecukupan dan policies with the bank’s risk exposure;
kesesuaian penerapan Good Corporate Governance (5) Provide recommendations on the adequacy and
(GCG) sesuai ketentuan yang berlaku dan atau suitability of the implementation of Good Corporate
nilai perusahaan. Governance (GCG) in accordance with applicable
provisions and/or company values.
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Penerapan 2) Duties and Responsibilities Related to the Implementation of
Manajemen Risiko Risk Management
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan In assisting the Board of Commissioners in carrying out its
fungsi pengawasan terkait penerapan manajemen supervisory function related to the implementation of risk
BANK SULSELBAR
468
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 469
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
risiko, sekurang-kurangnya Komite manjalankan hal-hal management, the Committee shall at least carry out the
sebagai berikut: following:
a) Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan a) Evaluate the suitability between risk management
manajemen risiko dan pelaksanaan kebijakan policies and the implementation of risk management
manajemen risiko. policies.
b) Mengevaluasi kecukupan kebijakan manajemen b) Evaluate the adequacy of risk management policies with
risiko dengan ekposur risiko; risk exposure;
c) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite c) Monitor and evaluate the implementation of the duties
Manajemen Risiko dan Unit Kerja yang membidangi of the Risk Management Committee and the Work Unit
Manajemen Risiko; in charge of Risk Management;
d) Memantau dan mengevaluasi Penilaian Profil Risiko d) Monitor and evaluate the Bank’s Risk Profile Assessment.
Bank.
3) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Penerapan Good 3) Duties and Responsibilities Related to the Implementation of
Corporate Governance (GCG) Good Corporate Governance (GCG)
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan In assisting the Board of Commissioners in carrying out its
fungsi pengawasan terkail penerapan Good Corporate supervisory function related to the implementation of Good
Governance (GCG), sekurang-kurangnya Komite Corporate Governance (GCG), at least the Committee carries
manjalankan hal-hal sebagai berikut: out the following:
a) Memantau penerapan Good Corporate Governance a) Monitor the implementation of Good Corporate
(GCG) Governance (GCG)
b) sesuai dengan peraturan yang berlaku; b) in accordance with applicable regulations;
c) Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis bank; c) Evaluate the implementation of the bank’s strategic
d) Memantau dan mengevaluasi penilaian Tingkat policies;
Kesehatan Bank. d) Monitor and evaluate the Bank’s Soundness Rating
assessment.
Wewenang Komite Pemantau Risiko Authority of the Risk Oversight
Committee
Atas persetujuan tertulis Dewan Komisaris kepada Komite With the written approval of the Board of Commissioners, the
Pemantau Risiko diberi kewenangan untuk melaksanakan Risk Oversight Committee is given the authority to carry out its
tugasnya, sesuai dengan Pedoman Kerja yang berlaku duties, in accordance with the applicable Work Guidelines, with
memiliki wewenang sebagai berikut: the following authorities:
1. Mencari dan mendapatkan data dan informasi yang 1. Search for and obtain data and information required from the
diperlukan dari unit kerja PT Bank Sulselbar. work units of PT Bank Sulselbar.
2. Memasuki bangunan, halaman atau tempat lain yang 2. Enter buildings, yards or other places used or controlled by
dipergunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
Masa Jabatan Komite Pemantau Term of Office of the Risk Oversight
Risiko Committee
Masa tugas Komite Pemantau Risiko tidak boleh lama dari The term of office of the Risk Oversight Committee may not be
masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam longer than the term of office of the Board of Commissioners as
anggaran dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 stipulated in the articles of association and may be re-elected
(satu) periode berikutnya. only for 1 (one) subsequent period.
BANK SULSELBAR
469
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 470
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Structure, Membership and Expertise of
Komite Pemantau Risiko the Risk Oversight Committee
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Structure, Membership and Expertise of the
Komite Pemantau Risiko Periode 1 Januari Risk Oversight Committee Period 1 January
31 – 2024 Desember 2024 2024 – 31 December 2024
Masa Jabatan & Keterangan (jabatan
Nama Jabatan Surat Keputusan Keahlian
Periode rangkap/pihak independen)
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember Komisaris Independen
H. Marsuki Ketua Tanggal 20 Maret Jabatan Rangkap
2024 (Bidang Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember
Aras Tusdin Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen Bidang Keuangan
2024
2024
SK/037/DIR/III/2024
Agustus – Desember
Baso Pajung Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen Bidang Perbankan
2024
2024
Profil Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Profile
Profil Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024 The Risk Oversight Committee profile as of December 31, 2024
adalah sebagai berikut. is as follows.
Marsuki Marsuki
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Aras Tusdin Aras Tusdin
Anggota Komite Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 61 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 61 years old, domiciled in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari-Desember 2024 dan Masa Jabatan 1 Tahun January-December 2024 and 1 Year Term of Office
Riwayat Pendidikan Educational History
• Sarjana Akuntansi STIKI Ujung Pandang (1988) • Bachelor of Accounting STIKI Ujung Pandang (1988)
• Pasca Sarjana Manajemen STIE ABI Surabaya (2006) • Postgraduate Management STIE ABI Surabaya (2006)
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024 Tanggal 20 Maret Board of Directors Decree Number SK/037/DIR/III/2024 Dated
2024 March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga Does not hold other positions in any company or institution
manapun
BANK SULSELBAR
470
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 471
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pengalaman Kerja Work Experience
• Jr. Asst. Administrasi Seksi Akuntansi & Pelaporan (1991) • Jr. Asst. Administration Accounting & Reporting Section (1991)
• Jr. Asst. Operasional (1995) • Jr. Asst. Operations (1995)
• Jr. Asst Administrasi Seksi Akuntansi & Pelaporan (1996) • Jr. Administrative Assistant of Accounting & Reporting
• Pemimpin Seksi Cabang Makale (1997) Section (1996)
• Pemimpin Seksi Akuntansi & Pelaporan Cabang Makale • Head of Makale Branch Section (1997)
(2000) • Head of Accounting & Reporting Section of Makale Branch
• Pemimpin Seksi Cabang Parepare (2007) (2000)
• Pemimpin Seksi SDM & Umum Cabang Utama Makassar • Head of Parepare Branch Section (2007)
(2009) • Head of HR & General Section of Makassar Main Branch
• Pemimpin Cabang Pembantu daya (2010) (2009)
• Pembantu Cabang Sinjai (2010) • Head of Daya Assistant Branch (2010)
• Pemimpin Cabang Palopo (2014) • Head of Sinjai Assistant Branch (2010)
• Staf Ahli Direksi Utama Grup Treasury (2016) • Head of Palopo Branch (2014)
• Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2016) • Expert Staff of Treasury Group Director (2016)
• Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2017) • Head of Financial Control Group (2016)
• Staf Ahli Direksi Utama Grup Pengendalian Keuangan • Head of Mamuju Main Branch (2017)
(2018) • Expert Staff of Financial Control Group Director (2018)
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 Level 4 Risk Management Certification
Baso Pajung
Anggota Komite Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 60 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 60 years old, domiciled in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari-Desember 2024 dan Masa Jabatan 1 Tahun January-December 2024 and Term of Office 1 Year
Riwayat Pendidikan Educational History
Magister Hukum Universitas Muslim Indonesia Master of Law, Muslim University of Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024 Tanggal 20 Maret Decree of the Board of Directors Number SK/037/DIR/III/2024
2024 Dated March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga Does not hold other positions in any company or institution
manapun
Pengalaman Kerja Work Experience
- -
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level IV Level IV Risk Management Certification
BANK SULSELBAR
471
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 472
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Pemantau Experience of the Risk Oversight
Risiko Committee
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Risiko
Table of Educational Qualifications and Work Experience of the Risk Oversight Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work experience
1. Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Ilmu 1. Dosen FEB Unhas (1998-sekarang)
Ekonomi dan Studi Pembangunan dari 2. Anggota Badan Supervisi BI (BSBI) (2005-2013)
Universitas Hasanuddin (1985) 3. Regional Cheaf Economist (RCE) Bank BNI,
2. Magister Ekonomi dan Keuangan (S2) dari Sulampua (2015-2020)
Marsuki Ketua Universite de Nice Sophia Antipolis, Perancis 4. Rektor IBK Nitro (2017-2020)
(1993) 5. Regional Economist (LE), Kemenkeu- Kanwil
3. Doktor Ekonomi dan Keuangan (S3) dari Sulsel (2017-2020).
Universite de Nice Sophia Antipolis, Perancis
(1997).
1. Jr. Asst. Administrasi Seksi Akuntansi &
Pelaporan (1991)
2. Jr. Asst. Operasional (1995)
3. Jr. Asst Administrasi Seksi Akuntansi &
Pelaporan (1996)
4. Pemimpin Seksi Cabang Makale (1997)
5. Pemimpin Seksi Akuntansi & Pelaporan Cabang
Makale (2000)
1. Sarjana Akuntansi STIKI Ujung Pandang
6. Pemimpin Seksi Cabang Parepare (2007)
(1988)
Aras Tusdin Anggota 7. Pemimpin Seksi SDM & Umum Cabang Utama
2. Pasca Sarjana Manajemen STIE ABI
Makassar (2009)
Surabaya (2006)
8. Pemimpin Cabang Pembantu daya (2010)
9. Pembantu Cabang Sinjai (2010)
10. Pemimpin Cabang Palopo (2014)
11. Staf Ahli Direksi Utama Grup Treasury (2016)
12. Pemimpin Grup Pengendalian Keuangan (2016)
13. Pemimpin Cabang Utama Mamuju (2017)
14. Staf Ahli Direksi Utama Grup Pengendalian
Keuangan (2018)
Magister Hukum Universitas Muslim
Baso Pajung Anggota
Indonesia
Independensi Komite Pemantau Independence of the Risk Oversight
Risiko Committee
Komite Pemantau Risiko melaksanakan fungsi dan tugasnya The Risk Oversight Committee carries out its functions and duties
secara profesional dan independen, tanpa campur tangan professionally and independently, without interference from any
dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan party that is not in accordance with laws and regulations and
perundang-undangan serta tidak menerima/melakukan does not accept/conduct intervention from/to other parties. All
intervensi dari/kepada pihak lainnya. Seluruh Anggota members of the Risk Oversight Committee who are Independent
Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak Independen Parties do not have financial, management, share ownership
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, and/or family relationships with the Board of Commissioners,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Board of Directors and/or Controlling Shareholders or
Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham relationships with the Bank, which may affect their ability to act
Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat independently. Members of the Risk Oversight Committee who
mempengaruhi kemampuannya bertindak independen. come from outside the Bank may not have personal interests
Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari luar Bank or relationships that have the potential to cause a conflict of
tidak boleh memiliki kepentingan serta keterkaitan yang interest with the Bank, in accordance with the Risk Oversight
BANK SULSELBAR
472
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 473
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
bersifat pribadi yang berpotensi menimbulkan benturan Committee Work Guidelines/Risk Oversight Committee Charter.
kepentingan (conflict of interest) dengan Bank, sesuai dengan
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko/Piagam Komite
Pemantau Risiko.
Aspek Independensi Marsuki Aras Tusdin Baso Pajung Independency Aspects
Tidak memiliki hubungan keuangan Has no financial relationship with Board
√ √ √
dengan Dewan Komisaris dan Direksi of Commissioners and Directors
Tidak memiliki hubungan kepengurusan Has no management relationship in
di perusahaan, anak perusahaan, √ √ √ the company, subsidiary, or affiliated
maupun perusahaan afiliasi company
Tidak memiliki hubungan kepemilikan Has no share ownership relationship in
√ √ √
saham di perusahaan the company
Has no family relationship with Board
Tidak memiliki hubungan keluarga
of Commissioners, Board of Directors,
dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ √ √ √
and / or fellow members of the Audit
atau sesama anggota Komite Audit
Committee
Do not serve as administrators
Tidak menjabat sebagai pengurus partai
√ √ √ of political parties, officials and
politik, pejabat dan pemerintah
government
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Meeting
Kebijakan Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Meeting Policy
Kebijakan rapat Komite Audit mengacu kepada POJK No. The Audit Committee meeting policy refers to POJK No. 17 of
17 Tahun 2023 dimana rapat komite Dewan Komisaris 2023 where the Board of Commissioners committee meeting is
diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan Bank, paling held according to the Bank’s needs, at least 1 (one) time in 1 (one)
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan untuk komite audit month for the audit committee and attended by the majority
dan dihadiri mayoritas anggota komite. Sedangkan untuk of committee members. Meanwhile, the decisions taken at the
keputusan rapat yang diambil harus memenuhi syarat meeting must meet the following requirements:
sebagai berikut:
1. Keputusan rapat komite terlebih dahulu dilakukan 1. Decisions at the committee meeting are first made based on
berdasarkan musyawarah untuk mufakat. deliberation for consensus.
2. Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, 2. In the event that deliberation for consensus does not occur,
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara decisions are made based on the majority vote.
terbanyak. 3. The results of the committee meeting must be stated in the
3. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah minutes of the meeting and documented in accordance with
rapat dan didokumentasikan sesuai dengan ketentuan the provisions of laws and regulations.
peraturan perundang-undangan. 4. Differences of opinion that occur in the committee meeting
4. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat komite must be clearly stated in the minutes of the meeting along
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat with the reasons for the differences of opinion.
beserta alasan perbedaan pendapat.
Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Meeting Agenda
Sepanjang tahun 2024, tanggal pelaksanaan, agenda dan Throughout 2024, the dates, agendas and participants of the
peserta rapat Komite Pemantau Risiko adalah sebagai Risk Oversight Committee meetings are as follows.
berikut.
BANK SULSELBAR
473
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 474
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko | Risk Oversight Committee Meeting Agenda Table
Nomor/Tanggal Agenda Rapat
No
Name/Date Meeting Agenda
001/MM/KPR/01/2024 Undangan Rapat Pembahasan Laporan Pemantauan Invitation to Discussion Meeting of Liquidity Risk
1.
16 Januari 2024 Risiko Likuiditas periode Desember 2023 Monitoring Report for December 2023
003/MM/KPR/01/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to Evaluation Meeting of Risk Profile Report for
2.
29 Januari 2024 periode 31 Desember 2023 December 31, 2023
005/MM/KPR/02/2024 Undangan Rapat Permohonan Persetujuan Revisi Risk Invitation to Request for Approval of Revision of Risk
3.
19 Februari 2024 Appetite Statement PT Bank Sulselbar Appetite Statement of PT Bank Sulselbar
007/MM/KPR/02/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to Evaluation Meeting of UUS Risk Profile Report
4.
19 Februari 2024 UUS periode 31 Desember 2023 for December 31, 2023
009/MM/KPR/02/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to Liquidity Risk Monitoring Report for January
5.
20 Februari 2024 periode Januari 2024 2024
011/MM/KPR/03/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to Liquidity Risk Monitoring Report for February
6.
20 Maret 2024 periode Februari 2024 2024
013/MM/KPR/03/2024 Undangan Rapat Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan Invitation to Risk-Based Bank Soundness Rating Assessment
7.
25 Maret 2024 Bank Berbasis Risiko (RBBR) Semester II 2023 Report (RBBR) for Semester II 2023
015/MM/KPR/04/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to Monitoring Meeting of NPL/NPF Ratio & Low-
8.
04 April 2024 Kualitas Rendah periode Tahun 2023 dan Januari 2024 Quality Credit for 2023 and January 2024
017/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to Monitoring Meeting of Liquidity Risk Report for
9.
03 Mei 2024 periode Maret 2024 March 2024
019/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Invitation to Evaluation Meeting of Compliance Director's
10.
14 Mei 2024 Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan I 2024 Duties and Responsibilities for Quarter I 2024
021/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to Monitoring Meeting of NPL/NPF Ratio & Low-
11.
16 Mei 2024 Kualitas Rendah posisi 28 Maret 2024 Quality Credit as of March 28, 2024
023/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Evaluasi Realisasi Rencana Bisnis Invitation Evaluation Meeting of the Realization of the
12.
28 Mei 2024 Triwulan I Tahun 2024 Business Plan for the First Quarter of 2024
025/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to the Meeting of the Liquidity Risk Monitoring
13.
30 Mei 2024 periode April 2024 Report for the period of April 2024
027/MM/KPR/05/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to the Meeting of the Monitoring of the NPL/NPF
14.
30 Mei 2024 Kualitas Rendah posisi 30 April 2024 Ratio & Low Quality Credit as of April 30, 2024
029/MM/KPR/06/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to the Meeting of the Liquidity Risk Monitoring
15.
21 Juni 2024 periode Mei 2024 Report for the period of May 2024
031/MM/KPR/06/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to the Evaluation Meeting of the Risk Profile
16.
24 Juni 2024 periode 31 Maret 2024 Report for the period of March 31, 2024
033/MM/KPR/07/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to the Meeting of the Liquidity Risk Monitoring
17.
15 Juli 2024 periode Juni 2024 Report for the period of June 2024
035/MM/KPR/07/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to the Evaluation Meeting of the Risk Profile
18.
25 Juli 2024 periode 31 Juni 2024 Report for the period of June 31, 2024
037/MM/KPR/08/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to the Monitoring Meeting of the NPL/NPF Ratio
19.
12 Agustus 2024 Kualitas Rendah posisi 30 Juni 2024 & Low Quality Credit as of June 30, 2024
039/MM/KPR/08/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to the Meeting of the Liquidity Risk Monitoring
20.
15 Agustus 2024 periode Juli 2024 Report for the period of July 2024
Invitation to the Report of the Risk-Based Bank
041/MM/KPR/08/2024 Undangan Rapat Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan
21. Soundness Assessment (RBBR) for the First Semester of
23 Agustus 2024 Bank Berbasis Risiko (RBBR) Semester I 2024
2024
043/MM/KPR/09/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to the Monitoring Meeting of the NPL/NPF Ratio
22.
05 September 2024 Kualitas Rendah posisi 31 Juli 2024 & Low Quality Credit as of July 31, 2024
Invitation to the Evaluation Meeting of the Implementation
045/MM/KPR/09/2024 Undangan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan
23. of the Duties and Responsibilities of the Compliance
12 September 2024 Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan II 2024
Director Quarterly II 2024
047/MM/KPR/09/2024 Undangan Rapat Laporan Pemantauan Risiko Likuiditas Invitation to Liquidity Risk Monitoring Report Meeting for
24.
16 September 2024 periode Agustus 2024 August 2024
BANK SULSELBAR
474
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 475
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko | Risk Oversight Committee Meeting Agenda Table
Nomor/Tanggal Agenda Rapat
No
Name/Date Meeting Agenda
049/MM/KPR/10/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to Monitoring NPL/NPF Ratio & Low Quality
25.
14 Oktober 2024 Kualitas Rendah posisi 31 Agustus 2024 Credit as of August 31, 2024
051/MM/KPR/10/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to Evaluation Meeting on Risk Profile Report for
26.
24 Oktober 2024 periode 30 September 2024 September 30, 2024
Invitation to Evaluation Meeting on the Implementation of
053/MM/KPR/11/2024 Undangan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan
27. Duties and Responsibilities of the Compliance Director for
01 November 2024 Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan Triwulan III 2024
Quarter III 2024
055/MM/KPR/11/2024 Undangan Rapat Evaluasi atas Laporan Profil Risiko Invitation to Evaluation Meeting on UUS Risk Profile Report
28.
01 November 2024 UUS periode 30 September 2024 for September 30, 2024
057/MM/KPR/11/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to Monitoring NPL/NPF Ratio & Low Quality
29.
06 November 2024 Kualitas Rendah posisi 30 September 2024 Credit as of September 30, 2024
059/MM/KPR/11/2024 Undangan Rapat Evaluasi Realisasi Rencana Bisnis Invitation to Evaluation Meeting on Realization of Business
30.
29 November 2024 Triwulan III Tahun 2024 Plan for Quarter III 2024
061/MM/KPR/12/2024 Undangan Rapat Monitoring Rasio NPL/NPF & Kredit Invitation to Monitoring NPL/NPF Ratio & Low Quality
31.
16 Desember 2024 Kualitas Rendah posisi 31 Oktober 2024 Credit as of October 31, 2024
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Frequency and Attendance Level of Risk
Komite Pemantau Risiko Oversight Committee Meetings
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah Throughout 2024, the Risk Oversight Committee has held
melaksanakan Rapat Komite Pemantau Risiko sebanyak thirty-one (31) Risk Oversight Committee Meetings. The details
tiga puluh satu (31) kali. Adapun rincian mengenai jumlah regarding the number of meetings attended by each member of
kehadiran rapat masing-masing anggota Komite Pemantau the Risk Oversight Committee are as follows.
Risiko adalah sebagai berikut.
Nama Jabatan Jumlah | Total
Name Position Rapat Kehadiran %
Marsuki Ketua 31 100%
Aras Tusdin Anggota 31 31 100%
Baso Pajung Anggota 31 100%
Program Peningkatan Kompetensi Risk Oversight Committee Competency
Komite Pemantau Risiko Improvement Program
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Position Types of Training and Competency Development Organizer
Date and Place
Materials/Training
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Training can be seen in the Sub-
Bab Pengembangan Kompetensi Chapter of Board of Commissioners
Marsuki Ketua Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Competency Development in the
Perusahaan dalam Laporan Corporate Governance Chapter in
Tahunan ini. this Annual Report.
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for 10-11 Juli 2024 /
Aras Tusdin Anggota Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Makassar
Program Pengkinian Sertifikasi Risk Management Certification
11 November 2024 / Risiko Manajemen
Manajemen Risiko Level 4 Update Program Level 4 (Level/
Makassar Gagasan
(Jenjang/Kualifikasi 6) Qualification 6)
BANK SULSELBAR
475
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 476
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Position Types of Training and Competency Development Organizer
Date and Place
Materials/Training
Risk Management Certification
Program Refreshment Sertifikasi
Refreshment Program “Preparation
Manajemen Risiko “Penyusunan 23-24 Maret 2024 / Risiko Manajemen
of Management Reports and Results
Laporan Manajemen dan Hasil Jakarta Gagasan
of Supervision of the Board of
Pengawasan Dewan Komisaris
Commissioners
Executive Development Program Executive Development Program 20-21 November 2024
PPM
Integrated Risk Management Integrated Risk Management / Jakarta
Prosedur Kajian Risiko atas
Risk Review Procedures for Bank
Kebijakan & Prosedur Bank
Policies & Procedures and Risk 22-23 Februari 2024 /
Baso Pajung Anggota dan Kajian Risiko atas Produk & PT Leinad Aganis
Review of New Products & Activities Jakarta
Aktivitas Baru (Termasuk kertas
(Including Working Papers)
kerja)
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for 10-11 Juli 2024 /
Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Makassar
Program Pengkinian Sertifikasi Risk Management Certification
11 November 2024 / Risiko Manajemen
Manajemen Risiko Level 4 Update Program Level 4 (Level/
Makassar Gagasan
(Jenjang/Kualifikasi 6) Qualification 6)
Risk Management Certification
Program Refreshment Sertifikasi
Refreshment Program “Preparation
Manajemen Risiko “Penyusunan 23-24 Maret 2024 / Risiko Manajemen
of Management Reports and Results
Laporan Manajemen dan Hasil Jakarta Gagasan
of Supervision of the Board of
Pengawasan Dewan Komisaris
Commissioners
Executive Development Program Executive Development Program 20-21 November 2024
PPM
Integrated Risk Management Integrated Risk Management / Jakarta
Penghasilan Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Income
No Uraian Description Anggota Non-Komisaris Non-Commissioner Members
Mendapatkan honorarium sebesar Receive an honorarium of 12.5% of the
1 Gaji / Honorarium Salary / Honorarium
12,5% dari Gaji Direktur Utama President Director's Salary
2 Santunan Purna Jabatan Post-Service Compensation Tidak Diberikan Not Given
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
3 Tunjangan Hari Raya Holiday Allowance untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem
untuk Pegawai Tetap Bank to Permanent Employees of the Bank
Fasilitas: Facilities:
a. Tunjangan Transportasi a. Transportation Allowance Tidak Diberikan Not Given
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
5 b. Kesehatan b. Health untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
c. Perjalanan Dinas c. Business Travel untuk Dewan Komisaris atau Pegawai to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
BANK SULSELBAR
476
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 477
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Implementation of Duties of the Risk
Risiko Tahun 2024 Oversight Committee in 2024
Selama tahun 2024 Komite Pemantau Risiko telah During 2024, the Risk Oversight Committee has realized the
merealisasikan program kerja yang disusun sebelumnya previously prepared work program by carrying out activities
dengan menjalankan kegiatan-kegiatan antara lain: including:
1. Laporan Profil Risiko, Laporan Tingkat Kesehatan 1. Risk Profile Report, Company Soundness Rating Report, and
Perseroan, dan Laporan Penerapan Manajemen Risiko. Risk Management Implementation Report.
2. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi atas 2. Evaluating and providing recommendations on strategic
kebijakankebijakan strategis, mengarahkan, memantau policies, directing, monitoring and evaluating the
dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis implementation of the Company’s strategic policies as
Perseroan sebagai berikut: follows:
a. Rekomendasi atas permohonan persetujuan a. Recommendations on the application for approval of
pedoman kebijakan APU dan PPT; AML and CFT policy guidelines;
b. Rekomendasi atas permohonan persetujuan Rencana b. Recommendations on the application for approval of the
Bisnis Bank Tahun 2022-2024; Bank’s Business Plan for 2022-2024;
c. Rekomendasi atas permohonan persetujuan Rencana c. Recommendations on the application for approval of the
Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2022; Company’s Work Plan and Budget for 2022;
d. Rekomendasi atas permohonan persetujuan Recovery d. Recommendations on the application for approval of the
Plan Tahun 2022; Recovery Plan for 2022;
KOMITE REMUNERASI DAN REMUNERATION AND NOMINATION
NOMINASI COMMITTEE
Dasar Pembentukan Komite Basis for Establishing the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi and Nomination Committee
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan Members of the Remuneration and Nomination Committee are
pada peraturan- peraturan sebagai berikut: based on the following regulations:
1. POJK No. 55/POJK.03/2016 Tentang Penerapan Tata 1. POJK No. 55/POJK.03/2016 Concerning the
Kelola Bagi Bank Umum. Implementation of Governance for Commercial Banks.
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi 2. POJK No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination &
& Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Remuneration Committee of Issuers or Public Companies.
3. Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 3. Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Regarding the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar. and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbars.
Piagam Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Charter
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki suatu Pedoman The Remuneration and Nomination Committee has a Work
Kerja yang diatur dalam SK Direksi No: 003/DK-BPDSS/ Guideline regulated in the Decree of the BOD’s No: 003/DK-BPDSS/
VII/2017 tanggal 13 Juli 207 yang mengatur tentang Piagam VII/2017 dated July 13, 207 which regulates the Charter of the
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Sulselbar. Remuneration and Nomination Committee of Bank Sulselbar.
Adapun isi dari Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi, The contents of the Remuneration and Nomination Committee
memuat dan mengatur hal-hal sebagai berikut: Charter include and regulate the following matters:
Bab I Pendahuluan Chapter I Introduction
Bab II Maksud danTujuan Chapter II Purpose and Objectives
BANK SULSELBAR
477
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 478
Bab III Dasar Hukum Chapter III Legal Basis
Bab IV Organisasi Chapter IV Organization
Bab V Tata Tertib Kerja Chapter V Work Rules
Bab VI Kewenangan Chapter VI Authority
Bab VII Tugas dan Tanggung Jawab Chapter VII Duties and Responsibilities
Bab VIII Penutup Chapter VIII Closing
Tugas, Tanggung Jawab dan Duties, Responsibilities and Authorities
Wewenang Komite Remunerasi dan of the Remuneration and Nomination
Nominasi Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melaksanakan tugas The Remuneration and Nomination Committee is required
dan tanggung jawab secara independen, serta memberikan to carry out its duties and responsibilities independently, and
rekomendasi kepada Dewan Komisaris, antara lain sebagai provide recommendations to the Board of Commissioners,
berikut: including the following:
Bidang Remunerasi Remuneration Sector
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi Duties and Responsibilities of the Remuneration Committee
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi 1) Duties and Responsibilities of the Remuneration Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dalam a) Duties and responsibilities of the Remuneration
membantu tugas Dewan Komisaris yaitu melakukan Committee in assisting the BOC’s in carrying out its
pengawasan dan evaluasi serta memberikan duties, namely supervising and evaluating and providing
rekomendasi alas kebijakan remunerasi. recommendations for remuneration policies.
b) Disamping tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to these duties and responsibilities, the
Komite Remunerasi wajib untuk: Remuneration Committee is required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- (1) Prepare an annual work program that is at least
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata in accordance with the Remuneration Committee
Tertib Komite Remunerasi: Guidelines and Rules of Procedure:
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata (2) Evaluate and revise the Committee Guidelines and
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan; Work Rules if necessary;
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas (3) Prepare a report on the implementation of the
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities to be
kepada Dewan Komisaris; submitted to the Board of Commissioners;
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan (4) Provide recommendations regarding the appointment
lembaga penunjang dalam proses remunerasi of supporting institutions in the bank management
pengurus bank. remuneration process.
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Pelaksanaan 2) Duties and Responsibilities Related to Remuneration
Remunerasi Implementation
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi In assisting the BOC’s in carrying out its supervisory function
pengawasan terkait fungsi komite remunerasi, sekurang- related to the function of the remuneration committee, the
kurangnya Komite manjalankan hal-hal sebagai berikut: Committee shall at least carry out the following:
a) Mengevaluasi kebijakan remunerasi; a) Evaluate remuneration policies;
b) Merekomendasikan kepada dewan Komisaris b) Recommend to the Board of Commissioners regarding the
mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan remuneration policy for the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada Board of Directors to be submitted to the Extraordinary
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS- General Meeting of Shareholders (RUPS-LB);
LB);
BANK SULSELBAR
478
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 479
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
c) Merekomendasikan kebijakan remunerasi bagi c) Recommend the remuneration policy for Executive
Pejabat Eksekutif dan pegawai secara keseluruhan Officers and employees as a whole to be submitted to the
untuk disampaikan kepada Direksi; Board of Directors;
d) Memonitor realisasi rencana strategi bidang d) Monitor the realization of the strategic plan for personnel;
kepegawaian; e) Evaluate the suitability of the remuneration policy with:
e) Mengevaluasi kesesuaian kebijakan remunerasi (1) Financial performance and fulfillment of reserves as
dengan: stipulated in applicable laws and regulations;
(1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan (2) Individual work performance;
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- (3) Fairness with peer group;
undangan yang berlaku; (4) Consideration of the Bank’s long-term targets and
(2) Prestasi kerja individual; strategies.
(3) Kewajaran dengan peer group;
(4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
panjang Bank.
Wewenang Komite Remunerasi Remuneration Committee Authority
Atas persetujuan Dewan Komisaris kepada Komite With the approval of the Board of Commissioners, the
Remunerasi diberi kewenangan sesuai lingkup tanggung Remuneration Committee is given the authority according to its
jawabnya untuk: scope of responsibility to:
1. Mencari dan mendapatkan data dan informasi yang 1. Search for and obtain data and information needed from PT
diperlukan dari PT Bank Sulselbar dan pihak-pihak Bank Sulselbar and external parties.
eksternal. 2. Enter buildings, yards or other places used or controlled
2. Memasuki bangunan, halaman atau tempat lain yang by PT Bank Sulselbar. In accordance with Bank Indonesia
dipergunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar. Regulation on Good Corporate Governance (articles 45 and
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia tentang 46) the duties and responsibilities of the Remuneration and
Good Corporate Governance (pasal 45 dan 46) tugas dan Nomination Committee are:
tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi
adalah:
Terkait dengan Kebijakan Remunerasi Related to Remuneration Policy
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi. 1. Evaluate the remuneration policy.
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 2. Provide recommendations to the Board of Commissioners
mengenai: regarding:
a. Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan a. Remuneration policy for the Board of Commissioners
Direksi untuk disampaikan kepada Rapat Umum and Board of Directors to be submitted to the General
Pemegang Saham. Meeting of Shareholders.
b. Kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan b. Remuneration policy for executive officers and employees
pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan as a whole to be submitted to the Board of Directors.
kepada Direksi.
Wajib memastikan bahwa kebijakan remunerasi paling Must ensure that the remuneration policy is at least in accordance
kurang sesuai dengan: with:
1. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan 1. Financial performance and fulfillment of reserves as
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- stipulated in applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. 2. Individual work performance.
2. Prestasi kerja Individual. 3. Fairness with Division Peers.
3. Kewajaran dengan Peer Divisi. 4. Consideration of the Bank’s long-term goals and strategies.
4. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Bank.
BANK SULSELBAR
479
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 480
Bidang Nominasi Nomination Field
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi Duties and Responsibilities of the Nomination Committee
1) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi 1) Duties and Responsibilities of the Nomination Committee
a) Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dalam a) The duties and responsibilities of the Nomination
membantu tugas Dewan Komisaris yaitu melakukan Committee in assisting the Board of Commissioners are
pengawasan dan evaluasi serta memberikan to supervise and evaluate and provide recommendations
rekomendasi atas kebijakan nominasi. on nomination policies.
b) Disamping tugas dan tanggung jawab tersebut, b) In addition to these duties and responsibilities, the
Komite Nominasii wajib untuk: Nomination Committee is required to:
(1) Menyusun program kerja tahunan yang sekurang- (1) Prepare an annual work program that is at least
kurangnya sesuai dengan Pedoman dan Tata in accordance with the Guidelines and Rules of
Tertib Komite Nominasi; Procedure of the Nomination Committee;
(2) Mengevaluasi dan merevisi Pedoman dan Tata (2) Evaluate and revise the Guidelines and Work Rules of
Tertib Kerja Komite apabila diperlukan: the Committee if necessary:
(3) Menyusun laporan mengenai pelaksanaan tugas (3) Prepare a report on the implementation of the
dan tanggungjawab komite untuk disampaikan committee’s duties and responsibilities to be
kepada Dewan Komisaris: submitted to the Board of Commissioners:
(4) Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan (4) Provide recommendations on the appointment of
lembaga penunjang dalam proses nominasi supporting institutions in the bank’s management
pengurus bank. nomination process.
2) Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Nominasi 2) Duties and Responsibilities Related to Nomination
Dalam membantu Dewan Komisaris menjalan fungsi In assisting the Board of Commissioners in carrying out its
pengawasan terkait fungsi audit ekstern, sekurang- supervisory function related to the external audit function, at
kurangnya Komite menjalankan hal-hal sebagai berikut: least the Committee carries out the following:
a) Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai a) Prepare and provide recommendations regarding the system
sistem serta prosedur pemilihan dan/atau and procedures for selecting and/or replacing members
penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi of the Board of Commissioners and Board of Directors
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada to the Board of Commissioners to be submitted to the
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS- Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS);
LB); b) Provide recommendations regarding candidates for
b) Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota members of the Board of Commissioners and/or Board of
dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan Directors to the Board of Commissioners to be submitted
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum to the Extraordinary General Meeting of Shareholders
Pemegang Saham luar biasa (RUPS-LB) (EGMS);
c) Memberikan rekomendasi mengenai pihak c) Provide recommendations regarding independent
independen yang dapat menjabat sebagai calon parties who can serve as candidates for members of the
anggota Komite kepada Dewan Komisaris. Committee to the Board of Commissioners.
Wewenang Komite Nominasi Authorities of the Nomination Committee
Atas persetujuan Dewan Komisaris kepada Komite Nominasi With the approval of the Board of Commissioners, the
diberi kewenangan sesuai lingkup tanggung jawabnya untuk: Nomination Committee is given the authority according to its
1. Mencari dan mendapatkan data dan informasi yang scope of responsibility to:
diperlukan dari PT Bank Sulselbar dan pihak-pihak 1. Search for and obtain the necessary data and information
eksternal. from PT Bank Sulselbar and external parties.
2. Memasuki bangunan, halaman atau tempat lain yang 2. Enter buildings, yards or other places used or controlled by PT
dipergunakan atau dikuasai oleh PT Bank Sulselbar. Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
480
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 481
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Masa Jabatan Komite Remunerasi Term of Office of the Remuneration and
dan Nominasi Nomination Committee
Masa tugas Komite Remunerasi dan Nominasi tidak boleh The term of office of the Remuneration and Nomination
lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana Committee may not be longer than the term of office of the Board
diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali of Commissioners as stipulated in the Articles of Association and
hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. may be re-elected only for 1 (one) subsequent period.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Structure, Membership and Expertise of the
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Sulselbar Members of the Remuneration and Nomination Committee of
terdiri atas seorang Komisaris Independen, dan Pihak Bank Sulselbar consist of an Independent Commissioner, and an
Independen atau Pihak yang menduduki jabatan manajerial Independent Party or Party holding a managerial position under
di bawah Direksi yang membidangi Sumber Daya Manusia. the Board of Directors in charge of Human Resources.
KOMITE REMUNERASI REMUNERATION COMMITTEE
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan &
Nama Jabatan Surat Keputusan rangkap/pihak Keahlian
Periode
independen)
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember Komisaris Independen
Marsuki Ketua Tanggal 20 Maret Jabatan Rangkap
2024 (Bidang Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Adlinsyah M Januari – Desember Komisaris Independen
Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen
Nasution 2024 (Bidang Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember Komisaris (Bidang
Muhammad Idris Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen
2024 Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember
Nurhayati Abdullah Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen Bidang Hukum
2024
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember
Pemimpin Divisi HC Anggota Tanggal 20 Maret Jabatan Rangkap Manajemen
2024
2024
Profil Komite Remunerasi Remuneration Committee Profile
Profil Komite Remunerasi per 31 Desember 2024 adalah The Remuneration Committee Profile as of December 31, 2024
sebagai berikut. is as follows.
Marsuki
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Adlinsyah M Nasution
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
BANK SULSELBAR
481
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 482
Muhammad Idris
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Pemimpin Divisi HC
Profil dapat dilihat pada Profil Pemimpin Divisi pada Bab Profile can be seen in the Division Leader Profile in the Profile
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Chapter in this Annual Report.
Nurhayati Abdullah
Anggota Komite Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 68 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 68 years old, domiciled in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan satu tahun masa Jabatan January – December 2024 and one year of office
Riwayat Pendidikan Education History
• Sarjana Ekonomi Pembangunan Unhas (1983) • Bachelor of Development Economics, Hasanuddin University
• Pascasarjana UMI (S2) Manajemen SDM (2000) (1983)
• Postgraduate of UMI (S2) in Human Resource Management
(2000)
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024 Tanggal 20 Maret Decree of the Board of Directors Number SK/037/DIR/III/2024
2024 dated March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga Does not hold other positions in any company or institution
manapun
Pengalaman Kerja Work Experience
• Staf Keuangan dan Akuntansi • Finance and Accounting Staff
• Kabag Pendidikan dan Pengembangan Karier Pegawai • Head of Employee Education and Career Development
• Analis Kredit Kantor Pusat • Head Office Credit Analyst
• Pemimpin Cabang Jeneponto dan Takalar • Branch Manager of Jeneponto and Takalar
• Auditor pada SKAI • Auditor at SKAI
• Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia • Head of Human Resources Division
• Pemimpin Grup Perencanaan Dan Pengembangan Bank • Head of Bank Planning and Development Group
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2 Level 2 Risk Management Certification
BANK SULSELBAR
482
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 483
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE NOMINASI NOMINATION COMMITTEE
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan &
Nama Jabatan Surat Keputusan rangkap/pihak Keahlian
Periode
independen)
SK/037/DIR/III/2024
Adlinsyah M Januari – Desember Komisaris Independen
Ketua Tanggal 20 Maret Jabatan Rangkap
Nasution 2024 (Bidang Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember Komisaris Independen
Marsuki Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen
2024 (Bidang Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember Komisaris (Bidang
Muhammad Idris Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen
2024 Perbankan)
2024
SK/037/DIR/III/2024
Januari – Desember
Margaretha RM Anggota Tanggal 20 Maret Pihak Independen Bidang Perbankan
2024
2024
SK/037/DIR/III/2024
Pemimpin Divisi Januari – Desember
Anggota Tanggal 20 Maret Jabatan Rangkap Manajemen
HC 2024
2024
Profil Komite Nominasi Nomination Committee Profile
Profil Komite Nominasi per 31 Desember 2024 adalah The Nomination Committee Profile as of December 31, 2024 is
sebagai berikut. as follows.
Adlinsyah M Nasution
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Marsuki
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Muhammad Idris
Profil dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris pada Bab Profile can be seen in the Board of Commissioners Profile in the
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Profile Chapter in this Annual Report.
Pemimpin Divisi HC
Profil dapat dilihat pada Profil Pemimpin Divisi pada Bab Profile can be seen in the Division Leader Profile in the Profile
Profil dalam Laporan Tahunan ini. Chapter in this Annual Report.
BANK SULSELBAR
483
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 484
Margareta RM
Anggota Komite Committee Member
Warga negara Indonesia, usia 65 tahun, berdomisili di Indonesian citizen, 65 years old, domiciled in Makassar.
Makassar.
Periode Jabatan Term of Office
Januari – Desember 2024 dan satu tahun masa Jabatan January – December 2024 and one year of office
Riwayat Pendidikan Education History
Universitas Kristen Indonesia Paulus Paul Christian University of Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
SK Direksi Nomor SK/037/DIR/III/2024 Tanggal 20 Maret Board of Directors Decree Number SK/037/DIR/III/2024 Dated
2024 March 20, 2024
Jabatan Rangkap Concurrent Positions
Tidak memiliki jabatan lain di perusahaan atau lembaga Does not hold other positions in any company or institution
manapun
Pengalaman Kerja Work Experience
· Staf Kredit Cabang Makale (1983) · Credit Staff, Makale Branch (1983)
· Kepala Seksi Keuangan & Akuntansi Cabang Makale · Head of Finance & Accounting Section, Makale Branch
(1987) (1987)
· Kepala Bagian Dana Dan Jasa Divisi Treasury · Head of Funds and Services Section, Treasury Division
· Kepala Bagian Pasar Uang Divisi Treasury · Head of Money Market Section, Treasury Division
· Pemimpin Grup Treasury · Treasury Group Leader
Sertifkasi Profesi Professional Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level IV Level IV Risk Management Certification
BANK SULSELBAR
484
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 485
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kualifikasi Pendidikan dan Educational Qualifications and Work
Pengalaman Kerja Komite Experience of the Remuneration and
Remunerasi dan Nominasi Nomination Committee
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Remunerasi
Remuneration Committee Education and Work Experience Qualifications Table
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
• Sarjana Ekonomi • Bachelor of Economics • Dosen FEB Unhas • Lecturer, FEB Unhas
(S1) Jurusan Ilmu (S1) Department (1998-sekarang) (1998-present)
Ekonomi dan Studi of Economics and • Anggota Badan Supervisi • Member of the BI
Pembangunan Development Studies BI (BSBI) (2005-2013) Supervisory Body (BSBI)
dari Universitas from Hasanuddin • Regional Cheaf (2005-2013)
Hasanuddin (1985) University (1985) Economist (RCE) Bank • Regional Chief Economist
• Magister Ekonomi • Master of Economics BNI, Sulampua (2015- (RCE) Bank BNI, Sulampua
dan Keuangan (S2) and Finance (S2) 2020) (2015-2020)
Marsuki Ketua
dari Universite de from Universite de • Rektor IBK Nitro (2017- • Rector of IBK Nitro (2017-
Nice Sophia Antipolis, Nice Sophia Antipolis, 2020) 2020)
Perancis (1993) France (1993) • Regional Economist (LE), • Regional Economist (LE),
• Doktor Ekonomi • Doctor of Economics Kemenkeu- Kanwil Sulsel Ministry of Finance- South
dan Keuangan (S3) and Finance (S3) (2017-2020). Sulawesi Regional Office
dari Universite de from Universite de (2017-2020).
Nice Sophia Antipolis, Nice Sophia Antipolis,
Perancis (1997). France (1997).
• Sarjana Ekonomi • Bachelor of Economics • Kepala Cabang Bank • Head of Bank Pasific
(S1) Jurusan Sosial (S1) Department Pasific Kuningan (1994- Kuningan Branch (1994-
Ekonomi Pertanian of Agricultural 1996) 1996)
dari Universitas Socioeconomics from • Plt. Kepala Cabang Utama • Act. Head of Bank Pasific
Andalas (1986). Andalas University Bank Pasific Sudirman Sudirman Main Branch
• Pascasarjana Institut (1986). (1996-1997) (1996-1997)
Bisnis Dan Keuangan • Postgraduate Nitro • Kepala Cabang Utama • Head of Bank Pasific
Nitro Institute of Business Bank Pasific Sudirman Sudirman Main Branch
and Finance (1997-2002) (1997-2002)
• Direktur Utama PT • President Director of PT
Agra Anugerah Pratama Agra Anugerah Pratama
(Vendor PT PLN Persero (Vendor of PT PLN Persero
Wilayah 2 Sumbagsel; Region 2 Sumbagsel; Jambi,
Jambi, Sumsel, Lampung) South Sumatra, Lampung)
Adlinsyah M
Anggota (2002-2005) (2002-2005)
Nasution
• Kepala Satuan Tugas • Head of the Task Force for
Pemeriksa Laporan Harta Examining State Officials’
Kekayaan Penyelenggara Wealth Reports (LHKPN) of
Negara (LHKPN) KPK the KPK (2005-2016)
(2005-2016) • Head of the Task Force
• Kepala Satuan Tugas for Coordination and
Koordinasi dan Supervisi Supervision of Prevention of
Pencegahan KPK (2016- the KPK (2016-2018)
2018) • Corruption Crime
• Penyidik Tindak Pidana Investigator of the KPK
Korupsi KPK (2018-2020) (2018-2020)
• Koordinator Unit Kerja • Coordinator of the KPK
Koordinasi Wilayah KPK Regional Coordination
(2018-2020) Work Unit (2018-2020)
BANK SULSELBAR
485
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 486
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Remunerasi
Remuneration Committee Education and Work Experience Qualifications Table
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
• Sarjana Ilmu • Bachelor of • Kepala Bidang Kajian • Head of the Institutional
Pemerintahan Government Science Kelembagaan dan SDA and Natural Resources
(S1) Fisip/Ilmu (S1) Faculty of Social PKDA II LAN Makassar Studies Division of PKDA
Administrasi and Political Sciences/ (2000 -2005) II LAN Makassar (2000
Pemerintahan Governmental • Kepala Bidang Diklat -2005)
Universitas Administration, Aparatur PKP2A II LAN • Head of the Civil Servant
Hasanuddin (1988) Hasanuddin University (2005 – 2010) Training Division of PKP2A
• Magister Ilmu (1988) • Kepala Pusat PKP2A LAN II LAN (2005 – 2010)
Muhammad Administrasi Bisnis • Master of Business Makassar (2010 – 2013) • Head of the PKP2A Center
Anggota
Idris (S2) Administrasi Administration • Deputi Bidang Diklat of LAN Makassar (2010 –
Bisnis Universitas (S2) Business Aparatur LAN RI (2013 – 2013)
Indonesia (1999) Administration, 2018) • Deputy for Civil Servant
• Doktor (S3) University of Indonesia • Sekretaris Daerah Training of LAN RI (2013 –
Fisip/Ilmu Sosial (1999) Provinsi Sulawesi Barat 2018)
Universitas • Doctorate (S3) Faculty (2018 – Sekarang) • Regional Secretary of West
Hasanuddin (2007) of Social and Political Sulawesi Province (2018 –
Sciences, Hasanuddin Present)
University (2007)
• Sarjana Ekonomi • Bachelor of • Staf Keuangan dan • Finance and Accounting
Pembangunan Unhas Development Akuntansi Staff
(1983) Economics, • Kabag Pendidikan dan • Head of Employee
• Pascasarjana UMI Hasanuddin University Pengembangan Karier Education and Career
(S2) Manajemen (1983) Pegawai Development Division
SDM (2000) • Postgraduate UMI • Analis Kredit Kantor • Head Office Credit Analyst
(S2) Human Resource Pusat • Branch Manager of
Nurhayati
Anggota Management (2000) • Pemimpin Cabang Jeneponto and Takalar
Abdullah
Jeneponto dan Takalar • Auditor at SKAI
• Auditor pada SKAI • Head of Human Resources
• Pemimpin Divisi Sumber Division
Daya Manusia • Head of Bank Planning and
• Pemimpin Grup Development Group
Perencanaan Dan
Pengembangan Bank
Pemimpin
Anggota
Divisi HC
BANK SULSELBAR
486
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 487
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Table of Educational Qualifications and
Pengalaman Kerja Komite Nominasi Work Experience of the Nomination
Committee
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
• Sarjana Ekonomi • Bachelor of Economics • Kepala Cabang Bank Pasific • Head of Bank Pasific
(S1) Jurusan Sosial (S1) Department Kuningan (1994-1996) Kuningan Branch (1994-
Ekonomi Pertanian of Agricultural • Plt. Kepala Cabang Utama 1996)
dari Universitas Socioeconomics from Bank Pasific Sudirman • Act. Head of Bank Pasific
Andalas (1986). Andalas University (1996-1997) Sudirman Main Branch
• Pascasarjana Institut (1986). • Kepala Cabang Utama Bank (1996-1997)
Bisnis Dan Keuangan • Postgraduate Nitro Pasific Sudirman (1997- • Head of Bank Pasific
Nitro Institute of Business 2002) Sudirman Main Branch
and Finance • Direktur Utama PT Agra (1997-2002)
Anugerah Pratama (Vendor • President Director of PT Agra
PT PLN Persero Wilayah 2 Anugerah Pratama (Vendor
Sumbagsel; Jambi, Sumsel, of PT PLN Persero Region
Lampung) (2002-2005) 2 Sumbagsel; Jambi, South
Adlinsyah M
Ketua • Kepala Satuan Tugas Sumatra, Lampung) (2002-
Nasution
Pemeriksa Laporan Harta 2005)
Kekayaan Penyelenggara • Head of the KPK State
Negara (LHKPN) KPK Officials’ Wealth Report
(2005-2016) (LHKPN) Examination Task
• Kepala Satuan Tugas Force (2005-2016)
Koordinasi dan Supervisi • Head of the KPK Prevention
Pencegahan KPK (2016- Coordination and Supervision
2018) Task Force (2016-2018)
• Penyidik Tindak Pidana • KPK Corruption Crime
Korupsi KPK (2018-2020) Investigator (2018-2020)
• Koordinator Unit Kerja • Coordinator of the KPK
Koordinasi Wilayah KPK Regional Coordination Work
(2018-2020) Unit (2018-2020)
• Sarjana Ekonomi • Bachelor of Economics • Dosen FEB Unhas • Lecturer at FEB Unhas
(S1) Jurusan Ilmu (S1) Department (1998-sekarang) (1998-present)
Ekonomi dan Studi of Economics and • Anggota Badan Supervisi BI • Member of the BI Supervisory
Pembangunan Development Studies (BSBI) (2005-2013) Body (BSBI) (2005-2013)
dari Universitas from Hasanuddin • Regional Cheaf Economist • Regional Chief Economist
Hasanuddin (1985) University (1985) (RCE) Bank BNI, Sulampua (RCE) Bank BNI, Sulampua
• Magister Ekonomi • Master of Economics (2015-2020) (2015-2020)
dan Keuangan (S2) and Finance (S2) • Rektor IBK Nitro (2017- • Rector of IBK Nitro (2017-
Marsuki Anggota
dari Universite de from Universite de 2020) 2020)
Nice Sophia Antipolis, Nice Sophia Antipolis, • Regional Economist (LE), • Regional Economist (LE),
Perancis (1993) France (1993) Kemenkeu- Kanwil Sulsel Ministry of Finance - South
• Doktor Ekonomi • Doctor of Economics (2017-2020). Sulawesi Regional Office
dan Keuangan (S3) and Finance (S3) (2017-2020).
dari Universite de from Universite de
Nice Sophia Antipolis, Nice Sophia Antipolis,
Perancis (1997). France (1997).
BANK SULSELBAR
487
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 488
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Name Position Education Work Experience
• Sarjana Ilmu • Bachelor of • Kepala Bidang Kajian • Head of Institutional and
Pemerintahan Government Science Kelembagaan dan SDA Natural Resources Studies
(S1) Fisip/Ilmu (S1) Faculty of Social PKDA II LAN Makassar Division of PKDA II LAN
Administrasi and Political Sciences/ (2000 -2005) Makassar (2000 -2005)
Pemerintahan Governmental • Kepala Bidang Diklat • Head of Apparatus Training
Universitas Administration Aparatur PKP2A II LAN Division of PKP2A II LAN
Hasanuddin (1988) Science Hasanuddin (2005 – 2010) (2005 - 2010)
• Magister Ilmu University (1988) • Kepala Pusat PKP2A LAN • Head of PKP2A Center of
Muhammad Administrasi Bisnis • Master of Business Makassar (2010 – 2013) LAN Makassar (2010 - 2013)
Anggota
Idris (S2) Administrasi Administration • Deputi Bidang Diklat • Deputy for Apparatus
Bisnis Universitas (S2) Business Aparatur LAN RI (2013 – Training Division of LAN RI
Indonesia (1999) Administration 2018) (2013 - 2018)
• Doktor (S3) University of Indonesia • Sekretaris Daerah Provinsi • Regional Secretary of West
Fisip/Ilmu Sosial (1999) Sulawesi Barat (2018 – Sulawesi Province (2018 -
Universitas • Doctorate (S3) Faculty Sekarang) Present)
Hasanuddin (2007) of Social and Political
Sciences Hasanuddin
University (2007)
• Universitas Kristen • Paulus Christian • Staf Kredit Cabang Makale • Credit Staff of Makale Branch
Indonesia Paulus University of Indonesia (1983) (1983)
• Kepala Seksi Keuangan & • Head of Finance &
Akuntansi Cabang Makale Accounting Section of Makale
Margaretha (1987) Branch (1987)
Anggota
RM • Kepala Bagian Dana Dan • Head of Funds and Services
Jasa Divisi Treasury Division of Treasury
• Kepala Bagian Pasar Uang • Head of Money Market
Divisi Treasury Division of Treasury
• Pemimpin Grup Treasury • Leader of Treasury Group
Pemimpin
Anggota
Divisi HC
Independensi Komite Remunerasi Independence of the Remuneration and
dan Nominasi Nomination Committee
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi bertindak secara independen, and Nomination Committee acts independently, and does
serta tidak menerima/melakukan intervensi dari/kepada not accept/conduct intervention from/to other parties. All
pihak lainnya. Seluruh Anggota Komite Remunerasi Members of the Remuneration and Nomination Committee who
dan Nominasi yang berasal dari Pihak Independen tidak are Independent Parties do not have financial, management,
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan share ownership and/or family relationships with the Board
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan of Commissioners, Board of Directors and/or Controlling
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Shareholders or relationships with the bank, which may
atau hubungan dengan bank, yang dapat mempengaruhi affect their ability to act independently. Members of the Audit
kemampuannya bertindak independen. Anggota Komite udit Committee who come from outside the bank may not have
yang berasal dari luar bank tidak boleh memiliki kepentingan personal interests or relationships that have the potential to
serta keterkaitan yang bersifat pribadi yang berpotensi cause a conflict of interest with the bank.
menimbulkan benturan kepentingan (conflict of interest)
dengan bank.
BANK SULSELBAR
488
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 489
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Adlinsyah
Muhammad Nurhayati Margaretha Pemimpin
Aspek Independensi Marsuki M Independency Aspects
Idris Abdullah RM Divisi HC
Nasution
Tidak memiliki Has no financial
hubungan keuangan relationship with Board
√ √ √ √ √ √
dengan Dewan of Commissioners and
Komisaris dan Direksi Directors
Tidak memiliki
hubungan Has no management
kepengurusan di relationship in the
√ √ √ √ √ √
perusahaan, anak company, subsidiary, or
perusahaan, maupun affiliated company
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki Has no share ownership
hubungan kepemilikan √ √ √ √ √ √ relationship in the
saham di perusahaan company
Tidak memiliki Has no family
hubungan keluarga relationship with Board
dengan Dewan of Commissioners, Board
√ √ √ √ √ √
Komisaris, Direksi, dan/ of Directors, and / or
atau sesama anggota fellow members of the
Komite Audit Audit Committee
Tidak menjabat sebagai Do not serve as
pengurus partai administrators of
√ √ √ √ √ √
politik, pejabat dan political parties, officials
pemerintah and government
Rapat Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Meeting
Kebijakan Rapat Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration Committee
Remunerasi Meeting Policy
Kebijakan rapat Komite Audit mengacu kepada POJK No. The Audit Committee meeting policy refers to POJK No. 17 of
17 Tahun 2023 dimana rapat komite Dewan Komisaris 2023 where the Board of Commissioners committee meeting is
diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan Bank, paling held according to the Bank’s needs, at least 1 (one) time in 1 (one)
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan untuk komite audit month for the audit committee and attended by the majority
dan dihadiri mayoritas anggota komite. Sedangkan untuk of committee members. Meanwhile, the decisions taken at the
keputusan rapat yang diambil harus memenuhi syarat meeting must meet the following requirements:
sebagai berikut:
1. Decisions at the committee meeting are first made based on
1. Keputusan rapat komite terlebih dahulu dilakukan
deliberation for consensus.
berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
2. In the event that deliberation for consensus does not occur,
2. Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat,
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara decisions are made based on the majority vote.
terbanyak.
3. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah 3. The results of the committee meeting must be stated in the
rapat dan didokumentasikan sesuai dengan ketentuan minutes of the meeting and documented in accordance with
peraturan perundang-undangan. the provisions of laws and regulations.
4. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat komite 4. Differences of opinion that occur in the committee meeting
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat must be clearly stated in the minutes of the meeting along
beserta alasan perbedaan pendapat. with the reasons for the differences of opinion.
BANK SULSELBAR
489
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 490
Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination Committee
Nominasi Meeting Agenda
Tabel Agenda Rapat Komite Remunerasi | Remuneration Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
Undangan Rapat Meeting Invitation (Discussion of Adjustment of
002/MM/DK-BSSB/I/2024
1. (Pembahasan Penyesuaian Anggaran Dasar PT Articles of Association of PT Bank Sulselbar in
11 Januari 2024
Bank Sulselbar sesuai POJK 17 Tahun 2023) accordance with POJK 17 of 2023)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Discussion of Draft
005/MM/DK-BSSB/I/2024
2 (Pembahasan Rencana Penyusunan Draft BPP Preparation Plan for BPP Remuneration of PT
19 Januari 2024
Remunerasi PT Bank Sulselbar) Bank Sulselbar)
Undangan Rapat
Meeting Invitation (Continued discussion on
012/MM/DK-BSSB/2/2024 (Pembahasan lanjutan tentang Persiapan
3 Preparation of Draft BPP Remuneration of PT
16 Februari 2024 Penyusunan Draft BPP Remunerasi PT Bank
Bank Sulselbar)
Sulselbar)
Undangan Rapat
018/MM/DK-BSSB/II/2024 Meeting Invitation (Discussion of Change
4 (Pembahasan Kebijakan Manajemen
28 Februari 2024 Management Policy and Change Ambassador)
Perubahan dan Duta Perubahan)
Undangan Rapat
034/MM/DK-BSSB/V/2024 Meeting Invitation (Socialization of Use of Bitrix
5 (Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Bitrix dan
28 Februari 2024 Application and other matters deemed necessary)
hal-hal lain yang dianggap perlu)
Undangan Rapat
Meeting Invitation (Discussion of Draft Rules of
035/MM/DK-BSSB/V/2024 (Pembahasan Draft Tata Tertib Dewan
6 Procedure of Board of Commissioners, Committee
14 Mei 2024 Komisaris, Komite dan Dewan Pengawas
and Sharia Supervisory Board)
Syariah)
Undangan Rapat
Meeting Invitation (Continued discussion of Draft
036/MM/DK-BSSB/V/2024 (Pembahasan lanjutan Draft Tata Tertib
7 Rules of Procedure of Board of Commissioners,
17 Mei 2024 Dewan Komisaris, Komite dan Dewan
Committee and Sharia Supervisory Board)
Pengawas Syariah)
Undangan Rapat
041/MM/DK-BSSB/VII/2024 Meeting Invitation (Discussion of Remuneration
8 (Pembahasan mengenai Kebijakan
10 Juli 2024 Policy of PT Bank Sulselbar)
Remunerasi PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat Meeting Invitation (Discussion of BPP
004/MM/KR/12/2024
9 (Pembahasan BPP Sistem Imbalan Pengurus Management Reward System of PT Bank
18 Desember 2024
PT Bank Sulselbar) Sulselbar)
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi | Nomination Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
Undangan Rapat Meeting Invitation (administrative selection of
001/MM/KN/I/2024
1. (seleksi administrasi Calon Direktur Pemasaran dan Candidates for Marketing and Sharia Director of PT Bank
02 Januari 2024
Syariah PT Bank Sulselbar) Sulselbar)
003/MM/KN/I/2024 Undangan Rapat Meeting Invitation (Planned opening of DPS selection of
2.
11 Januari 2024 (Rencana pembukaan seleksi DPS PT Bank Sulselbar) PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat
006/MM/KN/I/2024 Meeting Invitation (proposed recruitment of Members of
3. (usulan penjaringan Anggota Dewan Pengawas
15 Januari 2024 the Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar)
Syariah PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat
Meeting Invitation (Results of review of the draft BPP
008/MM/KN/I/2024 (Hasil penelaahan atas rancangan BPP IKU/KPI
4. IKU/KPI Corporate, Management, and Supervisory
22 Januari 2024 Korporate, Pengurus, dan Pengawas PT Bank
Board of PT Bank Sulselbar)
Sulselbar)
BANK SULSELBAR
490
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 491
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi | Nomination Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
Undangan Rapat Meeting Invitation (Recommendations for the draft
010/MM/KN/I/2024
5. (Rekomendasi atas rancangan revisi BPP Penyertaan revision of the BPP Equity Participation of PT Bank
22 Januari 2024
Modal PT Bank Sulselbar) Sulselbar)
Undangan Rapat
012/MM/KN/I/2024 Meeting Invitation (Proposed Results of Study of the
6. (Usulan Hasil Kajian atas rancangan BPP Layanan PT
23 Januari 2024 draft BPP Services of PT Bank Sulselbar)
Bank Sulselbar)
Undangan Rapat Meeting Invitation (proposed results of study regarding
014/MM/KN/I/2024
7. (usulan atas hasil kajian mengenai rancangan BPP the draft BPP for fostering PT Bank Sulselbar Branch
23 Januari 2024
pembinaan Kantor Cabang PT Bank Sulselbar) Offices)
Undangan Rapat
016/MM/KN/II/2024 Meeting Invitation (Discussion related to the Agenda of
8. (Pembahasan terkait Agenda RUPS Tahunan dan
01 Februari 2024 the Annual GMS and Extraordinary GMS in 2024)
RUPS Luar Biasa Tahun 2024)
Undangan Rapat
018/MM/KN/II/2024 Meeting Invitation (brief evaluation of the rank and
9. (evaluasi singkat atas system kepangkatan dan
20 Februari 2024 position system of PT Bank Sulselbar)
jabatan PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat Meeting Invitation (discussion of the results of the
020/MM/KN/II/2024
10. (pembahasan hasil seleksi administrasi Calon Dewan administrative selection of Candidates for the Sharia
28 Februari 2024
Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar) Supervisory Board of PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat
021/MM/KN/III/2024 Meeting Invitation (results of reviewing the draft revision
11. (hasil penelaahan atas rancangan revisi BPP
06 Maret 2024 of the BPP Capital Investment of PT Bank Sulselbar)
Penyertaan modal PT Bank Sulselbar)
Undangan Rapat
Meeting Invitation (brief review of the composition and
023a/MM/KN/III/2024 (telaah singkat atas komposisi dan usulan perubahan
12. proposed changes to the membership of the Board of
14 Maret 2024 keanggotaan Komite Dewan Komisaris PT Bank
Commissioners Committee of PT Bank Sulselbar)
Sulselbar)
Undangan Rapat
025/MM/KN/III/2024 Meeting Invitation (nomination of the Marketing and
13. (pencalonan Direktur Pemasaran dan Syariah PT
18 Maret 2024 Sharia Director of PT Bank Sulselbar)
Bank Sulselbar)
Undangan Rapat Meeting Invitation (discussion of the letter from the
027/MM/KN/IV/2024 (pembahasan surat dari Mejelis Ulama Indonesia Indonesian Ulema Council of the Province of South
14.
02 April 2024 Prov. Sulsel Nomor B-034/DP-P.XXI/III/2024 tanggal Sulawesi Number B-034/DP-P.XXI/III/2024 dated
29 Maret 2024) March 29, 2024)
031/MM/KN/VI/2024 Undangan Rapat Meeting Invitation (Discussion of the Sharia Supervisory
15.
03 Juni 2024 (Pembahasan Dewan Pengawas Syariah) Board)
032/MM/KN/VII/2024 Undangan Rapat Meeting Invitation (Discussion of DSN-MUI Letter
16.
23 Juli 2024 (Pembahasan Surat DSN-MUI Nomor U-0447) Number U-0447)
Undangan Rapat Meeting Invitation (discussion of the application for the
(pembahasan permohonan Penilaian Kemampuan Fit and Proper Assessment (PKK) of the new President
034/MM/KN/VIII/2024
17. dan Kepatutan (PKK) Komisaris Utama yang baru Commissioner and DPS and preparation for potential
22 Agustus 2024
dan DPS serta persiapan potensi kekosongan jabatan vacancies in the positions of Independent Commissioner
Komisaris Independen dan Direktur Kepatuhan and Compliance Director
Undangan Rapat Meeting Invitation Following up on the letter of the
Menindaklanjuti surat gubernur sulsel nomor governor of South Sulawesi number 584/5072/Biro
584/5072/Biro Ekbang tanggal 24 September 2024 Ekbang dated September 24, 2024 concerning the
042/MM/KN/X/2024 perihal pelaksanaan pemilihan bakal calon Komisaris implementation of the election of prospective candidates
18.
Oktober 2024 dan Direksi PT Bank Sulselbar for Commissioners and Directors of PT Bank Sulselbar
Surat OJK nomor SR-17/KO.161/2024 tanggal 24 OJK Letter number SR-17/KO.161/2024 dated July 24,
Juli 2024 perihal Laporan Pelaksanaan dan Penilaian 2024 concerning the Report on the Implementation and
sendiri GCG Bank Saudara Self-assessment of GCG Bank Saudara
Undangan Rapat Meeting Invitation (Delivery of registration extension
043/MM/KN/X/2024
19. (Penyampaian perpanjangan pendaftaran dan Calon and Candidates for Independent Commissioner and
28 November 2024
Komisaris Independen dan Direktur Kepatuhan) Compliance Director)
BANK SULSELBAR
491
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 492
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi | Nomination Committee Meeting Agenda Table
No. Nomor Surat/Tanggal Perihal
Undangan Rapat Meeting Invitation to Discuss the results of the
046/MM/KN/12/2024
20. Pembahasan hasil seleksi administrasi calon administrative selection of candidates for Independent
9 Desember 2024
Komisaris Independen PT Bank Sulselbar Commissioner of PT Bank Sulselbar
Undangan Rapat Meeting Invitation to Discuss the results of the
047/MM/KN/12/2024 Pembahasan hasil seleksi Administrasi Calon Administrative Selection of Candidates for Independent
21.
10 Desember 2024 Komisaris Independen dan Direktur Kepatuhan PT Commissioner and Compliance Director of PT Bank
Bank Sulselbar Sulselbar
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Frequency and Attendance Level of Remuneration
Komite Remunerasi Dan Nominasi and Nomination Committee Meetings
Tabel Tingkat Kehadiran Komite Remunerasi | Remuneration Committee Attendance Level Table
Nama Jabatan Jumlah | Total
Name Position Rapat Kehadiran %
Marsuki Ketua 9 100%
Adlinsyah M Nasution Anggota 9 100%
Muhammad Idris Anggota 9 9 100%
Nurhayati Abdullah Anggota 9 100%
Pemimpin Divisi HC Anggota 9 100%
Tabel Tingkat Kehadiran Komite Nominasi | Nomination Committee Attendance Level Table
Nama Jabatan Jumlah | Total
Name Position Rapat Kehadiran %
Adlinsyah M. Nasution Ketua 21 100%
Marsuki Anggota 21 100%
Muhammad Idris Anggota 21 21 100%
Margaretha RM Anggota 21 100%
Pemimpin Divisi HC Anggota 21 100%
Program Peningkatan Kompetensi Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi Competency Improvement Program
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Position Types of Training and Competency Development Organizer
Date and Place
Materials/Training
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
Marsuki Ketua
Training can be seen in the Sub-Chapter of Board of Commissioners Competency Development in the Corporate Governance
Chapter in this Annual Report.
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Adlinsyah M Laporan Tahunan ini.
Anggota
Nasution Training can be seen in the Sub-Chapter of Board of Commissioners Competency Development in the Corporate Governance
Chapter in this Annual Report.
BANK SULSELBAR
492
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 493
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Position Types of Training and Competency Development Organizer
Date and Place
Materials/Training
Pelatihan dapat dilihat pada Sub Bab Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Muhammad Laporan Tahunan ini.
Anggota
Idris Training can be seen in the Sub-Chapter on Competency Development of the Board of Commissioners in the Corporate
Governance Chapter in this Annual Report.
Dewan Komisaris & Komite: Board of Commissioners &
Updating Pedoman Kerja, Committees: Updating Work
Sinergitas Antar Komite, dan Guidelines, Inter-Committee
Nurhayati 30-31 Mei 2024 /
Anggota Interpretasi Laporan Keuangan Synergy, and Interpretation of LMI
Abdullah Yogyakarta
(Termasuk Kertas Kerja dan Financial Statements (Including
Penyusunan Pedoman Kerja Working Papers and Preparation of
Komite Committee Work Guidelines
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for 10-11 Juli 2024 /
Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Makassar
Dewan Komisaris & Komite: Board of Commissioners &
Updating Pedoman Kerja, Committees: Updating Work
Sinergitas Antar Komite, dan Guidelines, Inter-Committee
Margaretha 30-31 Mei 2024 /
Anggota Interpretasi Laporan Keuangan Synergy, and Interpretation of LMI
RM Yogyakarta
(Termasuk Kertas Kerja dan Financial Statements (Including
Penyusunan Pedoman Kerja Working Papers and Preparation of
Komite Committee Work Guidelines
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training for 10-11 Juli 2024 /
Bloma Consult
untuk Bank Devisa Foreign Exchange Banks Makassar
Pemimpin
Anggota
Divisi HC
Penghasilan Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination Committee
Nominasi Income
No Uraian Anggota Non-Komisaris Description Non-Commissioner Members
Mendapatkan honorarium sebesar Receive an honorarium of 12.5% of the
1 Gaji / Honorarium Salary / Honorarium
12,5% dari Gaji Direktur Utama President Director's Salary
2 Santunan Purna Jabatan Tidak Diberikan Post-Service Allowance Not Given
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
3 Tunjangan Hari Raya untuk Dewan Komisaris atau Pegawai Holiday Allowance to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
4 Bonus / Tantiem Bonus / Tantiem
untuk Pegawai Tetap Bank to Permanent Employees of the Bank
Fasilitas: Facilities:
a. Tunjangan Transportasi Tidak Diberikan a. Transportation Allowance Not Given
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
5 b. Kesehatan untuk Dewan Komisaris atau Pegawai b. Health to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku In accordance with the provisions applicable
c. Perjalanan Dinas untuk Dewan Komisaris atau Pegawai c. Business Travel to the Board of Commissioners or Permanent
Tetap Bank Employees of the Bank
BANK SULSELBAR
493
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 494
Pelaksanaan Tugas Komite Implementation of the Duties of
Remunerasi dan Nominasi Tahun the Remuneration and Nomination
2024 Committee in 2024
1. Komite Remunerasi dan Nominasi telah melaksanakan 1. The Remuneration and Nomination Committee has carried
proses nominasi beberapa jabatan pengurus yang out the nomination process for several vacant management
lowong antara lain untuk jabatan calon anggota Direksi. positions, including for the position of candidate members of
2. Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan proses the Board of Directors.
seleksi penerimaan calon Komisaris dan Direksi Bank 2. The Remuneration and Nomination Committee carries
Sulselbar bersama Panitia Seleksi yang dibentuk melalui out the selection process for accepting candidates for
seleksi administrasi sampai dengan assessment dengan Commissioners and Directors of Bank Sulselbar together
pihak ketiga (independen). with the Selection Committee formed through administrative
3. Komite Remunerasi dan Nominasi juga memberikan selection up to assessment with a third party (independent).
rekomendasi/pertimbangan kepada Dewan Komisaris 3. The Remuneration and Nomination Committee also
dalam penentuan pihak ketiga yang akan ditunjuk sebagai provides recommendations/considerations to the Board of
lembaga pelaksana assessment dalam proses pemilihan Commissioners in determining the third party that will be
calon anggota Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar. appointed as the implementing institution for the assessment
4. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan in the selection process for candidates for Commissioners and
penilaian/ evaluasi masing-masing kandidat Direksi yang Directors of Bank Sulselbar.
telah disepakati untuk selanjutnya direkomendasikan 4. The Remuneration and Nomination Committee provides an
kepada Dewan Komisaris untuk diikutkan uji kemampuan assessment/evaluation of each candidate for Directors that
dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan. has been agreed upon to then be recommended to the Board
5. Di samping itu dari sisi kegiatan remunerasi, Komite of Commissioners to be included in the fit and proper test by
Remunerasi dan Nominasi juga melakukan review the Financial Services Authority.
Pedoman Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola dalam 5. In addition, in terms of remuneration activities, the
Pemberian Remunerasi bagi pengurus beserta Remuneration and Nomination Committee also reviews the
fasilitasnya yang selanjutnya dapat ditetapkan dalam Guidelines for the Implementation of Governance in the
surat keputusan Dewan Komisaris. Provision of Remuneration for management along with its
6. Komite Remunerasi dan Nominasi juga melakukan facilities which can then be determined in a decree of the
beberapa rapat koordinasi terkait pelaksanaan tambahan Board of Commissioners.
penghasilan selama tahun 2023 6. The Remuneration and Nomination Committee also held
several coordination meetings related to the implementation
of additional income during 2023
Kebijakan Suksesi Direksi Board of Directors Succession Policy
The Remuneration and Nomination Committee has assisted the
Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu Dewan
Board of Commissioners in the Board of Directors Succession
Komisaris dalam program Suksesi Direksi sesuai dengan
program in accordance with the policy. The Board of Directors
kebijakan. Kebijakan suksesi Direksi telah disajikan pada Sub
succession policy has been presented in the Sub-Heading of
Judul Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Nomination and Remuneration of the Board of Commissioners
Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
and Board of Directors of the Corporate Governance Chapter in
this Annual Report.
BANK SULSELBAR
494
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 495
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Organ dan Komite di Bawah Direksi
Organs and Committees under the Board of Directors
SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY
Bank Sulselbar telah memiliki Sekretaris Perusahaan yang Bank Sulselbar has a Corporate Secretary who is run by the
dijalankan oleh Divisi Corporate Secretary dan penunjukannya Corporate Secretary Division and his/her appointment is based
berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. on Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 35/
35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten POJK.04/2014 concerning Corporate Secretaries of Issuers
atau Perusahaan Publik, diangkat dan diberhentikan oleh or Public Companies, appointed and dismissed by the Board of
Direksi dan bertanggung jawab kepada Direksi. Directors and responsible to the Board of Directors.
Sekretaris Perusahaan memiliki fungsi dalam memastikan The Corporate Secretary has a function in ensuring the delivery
terselenggaranya penyampaian informasi material of accurate and timely material information to all stakeholders as
secara akurat dan tepat waktu kepada seluruh pemangku well as the main liaison between the Bank, the Financial Services
kepentingan juga sebagai penghubung utama antara Bank, Authority and the public. The Corporate Secretary plays a role in
Otoritas Jasa Keuangan dan publik. Sekretaris Perusahaan maintaining the relationship between the Bank and stakeholders
berperan dalam menjaga hubungan antara Bank dengan through the publication of Bank activities, as well as maintaining
pemangku kepentingan melalui publikasi aktivitas Bank, serta fairness, consistency, and transparency regarding matters related
memelihara kewajaran, konsisten, dan transparansi mengenai to corporate Governance and corporate actions. In addition,
hal-hal terkait tata kelola perusahaan dan tindakan korporasi. the Corporate Secretary plays a role in monitoring the Bank's
Selain itu, Sekretaris Perusahaan berperan dalam memonitor compliance with the rules and regulations applicable to the Bank.
kepatuhan Bank terhadap peraturan dan ketentuan yang
berlaku bagi Bank.
Pihak yang Mengangkat dan Parties Appointing and Dismissing
Memberhentikan Sekretaris Perusahaan Corporate Secretaries
Pejabat Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan The Corporate Secretary Officer is appointed and dismissed by
oleh Direksi. the Board of Directors.
Struktur Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Structure
Divisi Corporate Secretary
Corporate Secretary
Division
Departemen Hubungan Departemen Hukum &
masyarakat Kesekretaritan
Public Relation Departement legal & Secretariat
Department
• Analis / Analyst • Analis / Analyst
• Asisten Operasional / Operational Assistant • Programmer
• Sekretaris / Secretary
• asisten Operasional / Operations Assistent
BANK SULSELBAR
495
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 496
Dalam struktur organisasi Perusahaan, Sekretaris In the Company’s organizational structure, the Corporate
Perusahaan merupakan unit kerja setingkat satuan yang Secretary is a work unit at the unit level that is under and
berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur responsible to the President Director. The following is the
Utama. Berikut struktur organisasi Sekretaris Perusahaan organizational structure of the Corporate Secretary in 2024.
tahun 2024.
Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan membawahi dua (2) The Head of the Corporate Secretary Division oversees two (2)
Departemen, yaitu Departemen Humas dan Departemen Departments, namely the Public Relations Department and the
Hukum & kesekretariatan. Legal & Secretariat Department.
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Functions, Duties and Responsibilities of
Sekretaris Perusahaan the Corporate Secretary
Fungsi Sekretaris Perusahaan sekurang-kurangnya sebagai The functions of the Corporate Secretary are at least as follows;
berikut;
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya 1. Following developments in the Capital Market, especially
peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang laws and regulations in force in the Capital Market sector;
Pasar Modal; 2. Providing input to the Board of Directors and Board of
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Commissioners of Issuers or Public Companies to comply
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk with the provisions of laws and regulations in the Capital
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di Market sector;
bidang Pasar Modal; 3. Assisting the Board of Directors and Board of Commissioners
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam in implementing corporate Governance which includes;
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi; a. Disclosure of Information to the Public, Including the
a. Keterbukaan Informasi Kepada Masyarakat, Availability of Information on the Website of Issuers or
Termasuk Ketersediaan Informasi Pada Situs Web Public Companies;
Emiten atau Perusahaan Publik; b. Submission of Reports to the Financial Services Authority
b. Penyampaian Laporan Kepada Otoritas Jasa on Time;
Keuangan Tepat Waktu; c. Organizing and Documenting General Meeting of
c. Penyelenggaraan dan Dokumentasi Rapat Umum Shareholders;
Pemegang Saham; d. Organizing and Documenting Meeting of the Board of
d. Penyelenggaraan dan Dokumentasi Rapat Direksi Directors and/or Board of Commissioners;
dan/atau Dewan Komisaris; e. Implementation of Orientation Programs for the
e. Pelaksanaan Program Orientasi Terhadap Company for the Board of Directors and/or Board of
Perusahaan Bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. Commissioners.
4. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik 4. As a liaison between the Issuer or Public Company and the
dengan pemegang saham Emiten atau Perusahaan Publik, shareholders of the Issuer or Public Company, the Financial
Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan Services Authority, and other stakeholders. The Corporate
lainnya. Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan) Secretary plays an important role in managing internal and
berperan penting dalam pengelolaan komunikasi internal external communications as well as communication with
dan eksternal serta komunikasi dengan para investor yang investors that is top down-bottom up (2 (two) directions).
bersifat top down-bottom up (2 (dua) arah).
Sedangkan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sebagai Meanwhile, the responsibilities of the Corporate Secretary are as
berikut: follows:
1. Mengkoordinasikan hubungan dengan pemegang 1. Coordinating relations with shareholders both from within and
saham baik dari dalam dan luar negeri diantaranya outside the country, including informing the Bank’s strategic
menginformasikan rencana strategis Bank. plan.
BANK SULSELBAR
496
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 497
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
2. Menjamin ketersediaan serta transparansi informasi 2. Ensuring the availability and transparency of information
yang dibutuhkan oleh Pemegang Saham meliputi, namun needed by Shareholders including, but not limited to, Annual
tidak terbatas pada, Laporan Tahunan, Rapat Umum Reports, General Meetings of Shareholders (GMS), Corporate
Pemegang Saham (RUPS), Laporan Pelaksanaan Tata Governance Implementation Reports, Corporate Social
Kelola Perusahaan, Laporan Tanggung Jawab Sosial Responsibility Reports, and Company Profiles.
Perusahaan, dan Profil Perusahaan.
3. Memfasilitasi penyelenggaraan hubungan dengan 3. Facilitating the implementation of relations with related
lembaga atau instansi terkait dalam rangka memberi institutions or agencies in order to provide support for the
dukungan dalam perkembangan bisnis Bank. development of the Bank’s business.
4. Mengatur penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang 4. Arranging the implementation of the Bank’s Annual General
Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Meeting of Shareholders (GMS) and Extraordinary General
Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank. Meeting of Shareholders (GMS LB).
5. Menyusun buku laporan tahunan bank dan 5. Compiling the bank’s annual report book and submitting it to
menyampaikan kepada pihak terkait. related parties.
6. Mengelola semua dokumen penting milik Bank baik yang 6. Managing all important documents owned by the Bank, both
bersifat Biasa maupun Rahasia. Regular and Confidential.
7. Menjalankan kebijakan Keterbukaan Informasi yang 7. Implementing a fair disclosure of information policy by
wajar (fair disclosure information) dengan memperhatikan considering the principles of equality (equitable treatment)
prinsip kesetaraan (equitable treatment) dan transparansi. and transparency.
8. Mengelola media komunikasi baik media elektronik, 8. Managing communication media, both electronic media,
media cetak, kegiatan wawancara maupun kegiatan print media, interview activities and publication activities.
publikasi.
9. Membina hubungan komunikasi dengan pihak 9. Fostering communication relationships with government
pemerintah dan/atau perwakilannya termasuk and/or its representatives including communication to
komunikasi kepada nasabah dalam bentuk informasi customers in the form of product service information.
produk layanan.
10. Mengelola hubungan komunikasi dengan pihak luar yang 10. Managing communication relationships with external
terkait dengan pemenuhan tugas audit yang dilakukan parties related to the fulfillment of audit tasks carried out by
otoritas, baik Nasional maupun Internasional. authorities, both National and International.
11. Mengelola corporate image baik dalam bentuk informasi 11. Managing corporate image both in the form of information
maupun strategi untuk kepentingan publikasi Bank. and strategies for the benefit of Bank publications.
12. Mengadministrasikan dan melakukan registrasi surat- 12. Administering and registering securities traded on the Stock
surat berharga yang diperdagangkan di Bursa Efek. Exchange.
13. Mengadministrasikan informasi mengenai para 13. Administering information regarding shareholders regarding
pemegang saham mengenai nama, alamat, jumlah lembar names, addresses, number of shares, and other information
saham, serta informasi lain yang dibutuhkan Bank, yang required by the Bank, which must be updated periodically
wajib diperbarui secara berkala dan disimpan serta and stored and managed properly and systematically.
dikelola dengan baik dan sistematis.
14. Mengatur strategi untuk komunikasi eksternal yang 14. Setting strategies for external communication that are in line
selaras dengan arahan strategis berdasarkan kajian with strategic directions based on the Bank’s reputation risk
risiko reputasi Bank. assessment.
15. Mengelola program CSR (Corporate Social Responsibility) 15. Managing sustainable and accountable CSR (Corporate
yang berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan. Social Responsibility) programs.
16. Mengajukan panduan standar komunikasi eksternal dan 16. Submitting external and internal communication standard
internal kepada Direksi. guidelines to the Board of Directors.
17. Mensinergikan komunikasi internal dan distribusi 17. Synergize internal communication and information
informasi ke seluruh unit kerja terkait. distribution to all related work units.
BANK SULSELBAR
497
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 498
18. Mengorganisir pengelolaan Kebijakan Perusahaan, 18. Organize the management of Company Policy, Annual Report
Laporan Tahunan dan Company Profile kepada pihak yang and Company Profile to interested parties.
berkepentingan.
19. Mengelola penyelenggaraan keprotokolan meliputi 19. Manage the implementation of protocol including preparing
diantaranya mempersiapkan materi yang diperlukan materials required by the Board of Directors.
oleh Direksi.
20. Menyelenggarakan dan menghadiri pertemuan Investor 20. Organize and attend Investor meetings for the benefit of the
untuk kepentingan bisnis Bank. Bank’s business.
21. Memfasilitasi pegawai di bawah naungannya dalam 21. Facilitate employees under his/her auspices in understanding
memahami sistem dan prosedur yang ada di Corporate the systems and procedures in the Corporate Secretary, as
Secretary, serta melakukan coaching (pembinaan), well as conducting coaching, briefing, and counseling to
briefing (pengarahan), dan counseling (penyuluhan) his/her employees, as well as mediating problems between
kepada pegawainya, serta melakukan mediasi terhadap subordinates and between units.
permasalahan antar bawahan maupun antar unit.
22. Menyelenggarakan penyusunan Rencana Kerja dan 22. Organize the preparation of the Annual Work Plan and
Anggaran Tahunan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Budget in order to implement activities in accordance with
sesuai dengan lingkup bidang tugasnya. the scope of his/her duties.
Profil Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Profile
Rakhmat Nur Kadir
Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Head of Corporate Secretary Division
Warga Negara Indonesia, lahir Makassar 29 Juni 1975, Indonesian citizen, born in Makassar on June 29, 1975, 49 years
berusia 49 tahun, berdomisili di Makassar. old, domiciled in Makassar.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Meraih Gelar Sarjana Ekonomi (S1) STIM Nitro Makassar Obtained a Bachelor of Economics (S1) from STIM Nitro Makassar
dan Magister Manajemen (S2) Universitas Hasanuddin and a Master of Management (S2) from Hasanuddin University
Dasar hukum penunjukan Legal basis for appointment
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Served as Head of Risk Management Division based on Board
berdasarkan SK Direksi No: SK/042/DIR/III/2019 tanggal of Directors Decree No: SK/042/DIR/III/2019 dated March 20,
20 Maret 2019. 2019.
Pengalaman kerja Work experience
• Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Grup Corporate • Head of Public Relations & Protocol Dept. of Corporate
Secretary (2014) Secretary Group (2014)
• Pemimpin Dept. Rumah Tangga Grup Umum (2011) • Head of Household Dept. of General Group (2011)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Level IV Level IV Risk Management Certification
BANK SULSELBAR
498
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 499
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Program Peningkatan Kompetensi Corporate Secretary Competency
Sekretaris Perusahaan Improvement Program
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan Bank Throughout 2024, the Corporate Secretary of Bank Sulselbar
Sulselbar telah mengikuti berbagai program peningkatan has participated in various competency improvement programs
kompetensi berupa pelatihan, workshop, konferensi maupun in the form of training, workshops, conferences and seminars, as
seminar, sebagaimana tabel berikut ini: shown in the following table:
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Solusi Bankir 15 February 19 February
Manajemen Risiko Jenjang 4, Recertification Training Levels Zoom
Kompetensi 2024 2024
5, 6 dan 7 4, 5, 6 and 7
Training Communication Skill Communication Skill and Social 06 February 07 February
ASBANDA Bali
dan Etika Medsos Media Ethics Training 2024 2024
Unshakeable Mentality Program Unshakeable Mentality
ACT & Divisi 22 February 24 February
CA & Sosialisasi Program Program CA & Work Program Makassar
SIMO 2024 2024
Kerja Socialization
Pelatihan Collaboration for Collaboration for Continuous Sarel Sentra
Makassar 17 April 2024 17 April 2024
Continuous Growth Growth Training Inspira
Pelatihan Pakal Terapan Applied Pakal Training Brevet
Brevet A & B Sebagai Syarat A & B as a Requirement for asbanda Jakarta 13 May 2024 17 May 2024
Kuasa Wajin Pajak Taxpayer Power of Attorney
Modern Office Management Modern Office Management in
asbanda Yogyakarta 16 May 2024 17 May 2024
in Facing Industrial 4.0 Facing Industrial 4.0
Sosialisasi Peningkatan Fraud Socialization of Increasing
Awareness & Pencegahan Fraud Awareness & Prevention Internal Makassar 17 May 2024 17 May 2024
Tindak Pidana Perbankan of Banking Crimes
Pelatihan dan Sertifikasi
Training and Certification of PPHBI
Kompetensi Perancangan Jakarta 27 May 2024 31 May 2024
Contract Design Competency Indonesia
Kontrak
Undangan Sosialisasi Aplikasi Invitation to Socialize E-Archive
E-Arsip/Pengadaan Barang Application/Procurement
Internal Makassar 17 May 2024 18 May 2024
dan Jasa/SOP SLIK&SE of Goods and Services/SOP
Pemeliharaan Kredit SLIK&SE Credit Maintenance
PT. CBQA
IT Security Awareness IT Security Awareness Global Makassar 13 June 2024 15 June 2024
Indonesia
Ujian Resertifikasi Risk Management
BSMR Makassar 07 March 2024 09 March 2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
IT Security Awarness IT Security Awarness CBQA Global Makassar 13 June 2024 13 June 2024
Hukum & Ketemtuan Bank Bank Laws & Provisions Expert Jakarta 10 July 2024 12 July 2024
Bloma Consult
Pelatihan Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training & Izaac L. D Makassar 10 July 2024 11 July 2024
Lawalata
Training Mastering Protocol,
Mastering Protocol, Ceremonial
Ceremonial & Etiquette: The
& Etiquette Training: The Art of Asbanda Yogyakarta 10 July 2024 11 July 2024
Art of Courtessy and Formal
Courtesy and Formal Behavior
Behavior
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 4, Recertification Training Levels Online 07 March 2024 09 March 2024
Kompetensi
5, 6 dan 7 4, 5, 6 and 7
BANK SULSELBAR
499
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 500
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement
Risiko & Sosialisasi Risk Training & Risk Awareness One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Awarenes Socialization
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Effective Public
PT Ide Kreatif
BNSP Efektive Public Relatin Relatin Officer Training and Yogyakarta 22 July 2024 24 July 2024
Berkarya
Officer Certification
Pelatihan Risk Aawarenes Risk Awareness Training for
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Pejabat Eksekutif Executive Officers
Onboarding Program Magang Teller Internship Program
Intenal Bank Makassar 29 July 2024 01 August 2024
Teller Onboarding
FGD Peningkatan Kesadaran
FGD on Increasing Legal
Hukum dan Peran Strategis
Awareness and the Strategic Bank Sulselbar
Aparat Penegak Hukum
Role of Law Enforcement & Kejaksanaan Makassar 30 August 2024 30 August 2024
dalam Pencegahan dan
Officers in Fraud Prevention and Tinggi
Deteksi Fraud pada PT. Bank
Detection at PT. Bank Sulselbar
Sulselbar
Workshop Penyusunan Risiko
Workshop on Preparation of
Laporan Rencana (Resolution Manajemen Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Plan Report (Resolution Plan)
Plan) Gagasan
APU PPT Program Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Implementation Soeprijatno
Workshop Penyusunan Risiko
Workshop on Preparation of
Laporan Rencana (Resolution Manajemen Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Plan Report (Resolution Plan)
Plan) Gagasan
Workshop Rencana Aksi
Workshop on Sustainable
Keuangan Berkelanjutan
Financial Action Plan (RKAB)
(RKAB) berbasis Infobank Makassar 31 August 2024 31 August 2024
based on Environmental Social
Environmental Sosial and
and Governance (ESG)
Governance (ESG)
Pelatihan Risk Aawarenes Risk Awareness Training for
One Point Makassar 28 August 2024 28 August 2024
Pejabat Eksekutif Executive Officers
APU PPT Program Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Implementation Soeprijatno
FGD Peningkatan Kesadaran
FGD on Increasing Legal
Hukum dan Peran Strategis
Awareness and the Strategic Bank Sulselbar
Aparat Penegak Hukum
Role of Law Enforcement & Kejaksanaan Makassar 30 August 2024 30 August 2024
dalam Pencegahan dan
Officers in Fraud Prevention and Tinggi
Deteksi Fraud pada PT. Bank
Detection at PT. Bank Sulselbar
Sulselbar
Pendidikan Khusus Profesi Special Education for Advocate 15 September
PERADI Makassar 24 August 2024
Advokat (PKPA) Profession (PKPA) 2024
Public Speaking Training & Public Speaking Training & PT Arga Bangun
Jakarta 12 June 2024 14 June 2024
Certification Certification Bangsa
Banchmarking Sespi Bank Sespi Bank Benchmarking Batch 17 September 05 November
LSPP Inggris
Angkatan 74 74 2024 2024
Inventory Application
Sosialisasi Aplikasi Inventory DKA & DUM Makassar 02/09/2024 02/09/2024
Socialization
Training Secretariat Training Secretariat PT. NQA
Jakarta 03/10/2024 04/10/2024
Development Development Indonesia
BANK SULSELBAR
500
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 501
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai Tanggal Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date End Date
Honorarium Narasumber Honorarium for Speakers of the
Kejaksaan Tinggi Sulawesi West Sulawesi High Prosecutor's
Bank Sulselbar
Barat dalam rangka kegiatan Office in the context of FGD
& Kejaksaan Makassar 11/10/2024 11/10/2024
FGD Peningkatan kesadaran activities to increase awareness
Tinggi
dan deteksi fraud pada PT and detect fraud at PT Bank
Bank Sulselbar Sulselbar
BPD PHRI
(Perhimpunan
Seminan Bisnis" Personal Business Seminar "Personal Hotal &
Makassar 07/10/2024 07/10/2024
Branding for Pfofessionals Branding for Professionals Restoran)
Sulawesi
Selatan
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement
Risiko & Sosialisasi Risk Training & Risk Awareness One Point Makassar 28/08/2024 28/08/2024
Awarness Socialization
Penyelesaian Sengketa Dispute Resolution Through
LIPP Bandung 23/10/2024 24/10/2024
Melalui Jalur Litigasi Litigation
Sosialisasi Aplikasi HCMS HCMS Application Socialization DHC Makassar 25/10/2024 25/10/2024
Pelatihan Bela Negara SDM PT Bank Sulselbar HR National Rindam XIV/
Makassar 07/11/2024 09/11/2024
PT. Bank Sulselbar Defense Training Hsn Kab Gowa
CV Solusi
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Bankir Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Provision
Kompetensi
Training Professional Professional Secretary and PT. Anugrah
Bandung 20/11/2024 21/11/2024
Secretary and Protocol Protocol Training Cipta Edukasi
Biaya Konsumsi Atas Kegiatan Consumption Costs for New
Pelatihan Onboarding Employee Onboarding Activities PKSS Makassar 11/11/2024 15/11/2024
Pegawai Baru status Kontrak with Contract Status
Penandatanganan PKS dan Signing of PKS and FGD with Bank Sulselbar
FGD dengan Kejaksaaan the South Sulawesi High & Kejaksaan Makassar 11/10/2024 11/10/2024
Tinggi Sulsel Prosecutor's Office Tinggi
CV Solusi
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Bankir Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Provision
Kompetensi
CV Solusi
Ujian Resertifikasi Risk Management
Bankir Makassar 23/11/2024 24/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
Kompetensi
Onboarding Pegawai Baru New Employee Onboarding with
PKSS Makassar 13/11/2024 14/11/2024
status Kontrak Contract Status
Training Strategy for Training Strategy for
PT Anugerah
Stakeholder Engagement In Stakeholder Engagement in Bandung 28/11/2024 29/11/2024
Cipta Edukasi
CSR-Comdev Management CSR-Comdev Management
Refreshment dan Sosialisasi Refreshment and Socialization PT Sarana
Aplikasi Pengelolaan SDM of HR Management Sumberdaya Makassar 25/10/2024 25/10/2024
(HCMS) Applications (HCMS) Solusindo
Ujian Resertifikasi Risk Management
BSMR Makassar 24/11/2024 24/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
ILAAP Training and
Training ILAAP dan Penerapan Portrait Grup
Implementation of LCR and Makassar 20/12/2024 21/12/2024
LCR dan NSFR Konsultan
NSFR
BANK SULSELBAR
501
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 502
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Implementation of Corporate Secretary
Perusahaan Tahun 2024 Duties in 2024
Sejalan dengan ketentuan yang tertuang dalam POJK No In accordance with the provisions outlined in POJK No. 35/
35/POJK.04/2014 pasal 11, Sekretaris Perusahaan Bank POJK.04/2014, Article 11, the Corporate Secretary of Bank
Sulselbar telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Tugas Sulselbar has submitted the Report on the Implementation
Sekretaris Perusahaan tahun 2024 kepada Dewan Komisaris of Corporate Secretary Duties for 2024 to the Board of
dan Direksi. Selama tahun 2024, kegiatan yang telah Commissioners and Directors. Throughout 2024, the activities
dilaksanakan oleh Sekretaris Perusahaan sebagai bentuk conducted by the Corporate Secretary, reflecting the role in
keterlibatan Sekretaris Perusahaan dalam memberikan providing information about the company to stakeholders,
informasi mengenai perusahaan kepada para pemangku include:
kepentingan, antara lain:
1. Mempersiapkan dan melaksanakan RUPS Tahunan dan 1. Preparation and execution of the Annual General Meeting of
RUPS Luar Biasa. Pada Tahun 2023 Bank Sulselbar telah Shareholders (GMS) and Extraordinary GMS. In 2023, Bank
mengadakan RUPS Tahunan sebanyak 1 (satu) kali, RUPS Sulselbar conducted one Annual GMS, one Circular GMS, and
Sirkuler 1 (satu) kali dan RUPS Luar Biasa sebanyak 4 four Extraordinary GMS.
(empat) kali.
2. Mempersiapkan Rapat Gabungan Direksi dan Dewan 2. Facilitated Joint Meetings between the Board of Directors
Komisaris minimal sebanyak 4 (empat) kali dalam and Board of Commissioners at least four times annually..
setahun. 3. Compilation of the 2022 Annual Report and submission to
3. Menyusun Buku Laporan Tahunan tahun 2022 dan relevant parties.
menyampaikannya pada pihak terkait. 4. Preparation and execution of press releases and press
4. Mempersiapkan dan melaksanakan press release dan conferences.
press conference. 5. Conducting media visits and media gatherings.
5. Melakukan media visit dan media gathering. 6. Providing public relations support for the company's business
6. Memberikan dukungan dari sisi kehumasan untuk development and operations.
pengembangan bisnis dan operasi Perusahaan. 7. Implementation of the Corporate Social Responsibility (CSR)
7. Merealisasikan program CSR Bank Sulselbar. program of Bank Sulselbar.
8. Mendokumentasikan Ketentuan/SK Direksi, SE Direksi, 8. Documentation of the Board of Directors' provisions/decrees,
Resume Rapat Direksi, Arahan Briefing Direksi dan Surat circulars, meeting summaries, directives, and outgoing letters
Keluar Direksi ke dalam buku/cd (Hard Copy & Soft Copy). in both hard and soft copy formats.
9. Melakukan kegiatan promosi dalam rangka membangun 9. Execution of promotional activities aimed at enhancing the
brand perusahaan. company’s brand.
10. Memuat publikasi seluruh kegiatan perusahaan, Direksi, 10. Publication of all company activities, Board of Directors
dan ucapan Iklan kemitraan di media. communications, and partnership advertising statements in
11. Melaksanakan customer gathering bagi nasabah Bank various media outlets.
Sulselbar dan family gathering bagi seluruh pegawai 11. Organization of customer gatherings for Bank Sulselbar
Bank Sulselbar. clients and family gatherings for all employees.
12. Menanggapi seluruh Pengaduan atau Pemberitaan baik 12. Handling all complaints or media coverage, both positive
positif maupun negatif di koran maupun website. and negative., both positive and negative, appearing in
13. Mengecek dan memastikan seluruh konten portal & newspapers and on the website.
website Bank Sulselbar (SBDK, ALCO, Berita Bank 13. Regular review and updates of all content on the Bank
Sulselbar, Berita Ekonomi & Bisnis, Suku Bunga BI, Sulselbar portal and website (including SBDK, ALCO, Bank
Company Profile, GCG, dan lain-lain) selalu terupdate. Sulselbar News, Economic & Business News, BI Interest
Rates, Company Profile, GCG, etc.).
BANK SULSELBAR
502
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 503
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
DIVISI AUDIT INTERNAL INTERNAL AUDIT DIVISION
Peran dan Fungsi Audit Internal Role and Function of the Internal Audit
Division
Audit Internal merupakan bagian dari sistem pengendalian The Internal Audit Division is a key component of the Bank’s
intern dengan ruang lingkup pekerjaan Divisi Audit Internal internal control system. Its scope encompasses the examination
& Anti Fraud yang mencakup pemeriksaan dan penilaian and assessment of the adequacy and effectiveness of the bank's
atas kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern internal controls, alongside performance evaluations aimed at
bank serta penilaian kinerja yang bertujuan memberikan ensuring that these controls operate as intended. As the third
keyakinan bahwa pengendalian telah berjalan seperti line of defense, the Internal Audit Department of Bank Sulselbar
yang ditetapkan. Dengan perannya sebagai third line of (Internal Audit & Anti-Fraud Division/Internal Audit & Anti-Fraud
defense, Satuan Kerja Audit Internal Bank Sulselbar (Divisi Division) is committed to strengthening and maturing internal
Audit Internal & Anti Fraud/DAI) harus memastikan bahwa controls across all lines of defense in accordance with relevant
pengendalian Internal di setiap line of defense semakin regulations and policies. The Internal Audit Division continually
kuat dan matang sesuai dengan ketentuan dan peraturan. enhances its audit methodologies and tools to enhance the
Oleh karena itu Audit Internal terus melakukan inovasi effectiveness and efficiency of its auditing processes.
dalam penggunaan metodologi serta tools audit sehingga
pelaksanaan audit lebih efektif dan efisien.
Dasar Hukum Audit Internal Bank Legal Basis for the Internal Audit & Anti-
Sulselbar Fraud Division of Bank Sulselbar
Kedudukan Divisi Audit Internal (DAI) Bank Sulselbar The position of the Internal Audit & Anti-Fraud Division within
telah diatur secara jelas dalam struktur organisasi untuk Bank Sulselbar is clearly defined in the organizational structure
memastikan pelaksanaan fungsi audit yang efektif, to ensure the delivery of effective, independent, and transparent
independen, dan transparan. Dasar hukum yang mengatur audit functions. The legal framework governing the existence and
keberadaan dan operasional DAI mencakup peraturan- operations of Internal Audit & Anti-Fraud Division includes the
peraturan berikut: following regulations:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019 1. Financial Services Authority Regulation No. 1/
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi POJK.03/2019, dated January 28, 2019, regarding the
Audit Internal pada Bank Umum, yang menjadi acuan Implementation of Internal Audit Functions in Commercial
utama dalam pelaksanaan fungsi audit internal sesuai Banks, which serves as the primary reference for implementing
dengan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate internal audit functions in alignment with the principles of
Governance). Good Corporate Governance.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ 2. Financial Services Authority Regulation No. 17/
POJK.03/2023 tanggal 14 September 2023 tentang POJK.03/2023, dated September 14, 2023, concerning
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, yang the Implementation of Governance for Commercial Banks,
menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan which emphasizes the critical role of internal supervision
pengendalian internal dalam mendukung pengelolaan and control in facilitating risk management and corporate
risiko dan tata kelola perusahaan. Governance.
BANK SULSELBAR
503
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 504
Profil Pemimpin Divisi Audit Internal Profile of the Internal Audit Division
Ruslan LB
Pemimpin Divisi Audit Internal Head of the Internal Audit & Anti-Fraud Division
Warga Negara Indonesia, lahir di Malino tanggal 15 Indonesian citizen, born in Malino on November 15, 1976,
November 1976, berusia 48 tahun, berdomisili di Makassar. currently 48 years old, residing in Makassar.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Universitas Muslim Indonesia (1998). Bachelor's Degree from Muslim University of Indonesia (1998).
Dasar Hukum Penunjukan Legal Basis for Appointment
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Audit Internal Appointed as Division Leader of Internal Audit & Anti-Fraud
berdasarkan SK/039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 based on SK/039/DIR/III/2024, dated March 22, 2024,
tentang Mutasi dan Promosi PT Bank Sulselbar. regarding the Mutation and Promotion at PT Bank Sulselbar.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Pemimpin Seksi keuangan Cab Palopo (2008-2012) • Head of Finance Section, Palopo Branch (2008-2012)
• Pemimpin Seksi Pemasaran Cab palopo (2012-2014) • Head of Marketing Section, Palopo Branch (2012-2014)
• Pemimpin Seksi Layanan Cab Bone (2014-2015) • Service Section Leader, Bone Branch (2014-2015)
• Pemimpin Dep. Kredit pada Grup Pemasaran (2015- • Head of Credit Department, Marketing Group (2015-2016)
2016) • Productive Credit Department Leader, Marketing Group
• Pemimpin Departemen Kredit Produktif pada Grup (2016-2019)
Pemasaran (2016-2019) • Acting Head of Bone Main Branch (2018)
• Plts. Cabang Utama Bone (2018) • Acting Head of Makassar Main Branch (2018)
• Plts. Cabang Utama Makassar (2018) • Head of Palopo Main Branch
• Pemimpin Cabang Utama Palopo (2019-2021) • (2019-2021)- Acting Head of Corporate & Commercial
• Pjs. Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial Credit Division (2021-2022)
(2021-2022) • Corporate & Commercial Credit Division Leader (2022-
• Pemimpin Divisi Kredit Korporasi & Komersial (2022- 2024)
2024) • Head of Internal Audit & Anti-Fraud Division (2024-present)
• Pemimpin Divisi Audit Internal & Anti Fraud
(2024-sekarang)
Sertifikasi Certifications
Pelatihan Khusus Kepala SPI & Assesment (CPAM) • Specialized Training for Head of SPI & Assessment (CPAM)
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 • Risk Management Certification Level 7
BANK SULSELBAR
504
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 505
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Struktur Organisasi Divisi Audit Organizational Structure of the Internal
Internal Audit & Anti-Fraud Division
Struktur organisasi Divisi Audit Internal (DAI) sebagai The organizational structure of the Internal Audit & Anti-Fraud
berikut: Division is as follows:
Divisi Audit Internal
& Anti Fraud
Internal Audit Division
& Anti-Fraud
Departemen Quality Departemen
Assurance & Tindak Lanjut Anti Fraud Auditor Resident Auditor
Quality Department Department Anti Fraud Auditors Resident Auditors
Assurance & Follow-up
Analis Quality
assurance & Asisten Analis Anti Asisten
Tindak Lanjut administrasi Fraud administrasi
Quality Analyst Administrative Anti Analyst Administrative
assurance & assistant Fraud assistant
Follow-up
Kedudukan Divisi Audit Internal Position of the Head of Internal Audit
dalam Struktur Organisasi Division in the Organizational Structure
Berdasarkan SK Direksi No. SK/102/DIR/K/VIII/2019 According to the Decree of the Board of Directors No. SK/045/DIR/K/
tanggal 19 Agustus 2019 tentang Struktur Organisasi dan IX/2024, dated September 30, 2024, concerning the Standard
Tata Kerja Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, ditegaskan Operating Procedure (SOP) for the Organizational Structure and Job
bahwa Divisi Audit Internal & Anti Fraud (DAI) adalah unit Description of the Head Office of PT. Bank Sulselbar, it is emphasized
kerja dalam organisasi Bank Sulselbar, yang membantu that the Internal Audit & Anti-Fraud Division (Internal Audit & Anti-
Direktur Utama dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit Fraud Division) is a unit within the Bank Sulselbar organization,
dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk mewujudkan assisting the President Director and the Board of Commissioners
visi dan misi Bank. Divisi Audit Internal & Anti fraud dipimpin through the Audit Committee in fulfilling supervisory functions to
oleh seorang Pemimpin Divisi Audit Internal & Anti Fraud yang achieve the Bank's vision and mission. The Internal Audit & Anti-
diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan Fraud Division is led by a Head who is appointed and dismissed by the
persetujuan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan President Director with the approval of the Board of Commissioners,
rekomendasi Komite Audit dan dilaporkan kepada Otoritas based on recommendations from the Audit Committee, and
Jasa Keuangan. DAI memiliki 3 (tiga) bagian dibawahnya reported to the Financial Services Authority. Internal Audit & Anti-
yaitu Auditor, Departemen Anti Fraud, dan Departemen Fraud Division consists of four sections: the Quality Assurance &
Administrasi & Pengawasan Tindak Lanjut Temuan Internal. Follow-up Department, the Anti-Fraud Department, Auditors, and
Resident Auditors.
Pihak yang Mengangkat dan Appointment and Dismissal of the Head
Memberhentikan Pemimpin Divisi of the Internal Audit & Anti-Fraud
Audit Internal Division
Pemimpin Divisi Audit Internal diangkat dan diberhentikan The Head of the Internal Audit Division is appointed and
oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris dismissed by the President Director with the approval of the
dan komite Audit dan selanjutnya dilaporkan kepada Board of Commissioners and the Audit Committee, and this is
Otoritas Jasa Keuangan. Pengangkatan Pemimpin Divisi subsequently reported to the Financial Services Authority. The
BANK SULSELBAR
505
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 506
Audit Internal telah memiliki kompetensi dan kemampuan appointed Head of the Internal Audit Division must possess the
yang memadai dalam memimpin fungsi audit intern yang requisite competence and capability to lead an independent
independen dan objektif sesuai POJK NO. 1 /POJK.03/2019 and objective internal audit function. In accordance with POJK
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit NO. 1 / POJK.03 / 2019, dated January 28, 2019, concerning
Intern Pada Bank Umum, ditetapkan bahwa Bank wajib the Implementation of Internal Audit Functions in Commercial
menerapkan fungsi audit intern Bank, untuk membantu Banks, it is stipulated that banks are required to implement
Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan menjabarkan an internal audit function to assist the President Director and
secara operasional perencanaan, pelaksanaan dan Board of Commissioners by operationally defining the planning,
pemantauan atas hasil audit. execution, and monitoring of audit results.
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Duties and Responsibilities of the
Audit Internal Internal Audit & Anti-Fraud Division
Divisi Audit Internal & Anti Fraud Bank Sulselbar melakukan The Internal Audit & Anti-Fraud Division of Bank Sulselbar
tugas pokok sebagai berikut: carries out the following primary responsibilities:
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris 1. Assist the President Director and Board of Commissioners
dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan in carrying out supervision by operationally explaining the
secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan, planning, implementation, and monitoring of audit results;
maupun pemantauan hasil audit;
2. Menyusun dan melaksanakan Program Kerja 2. Prepare and implement the DAI Annual Supervisory Work
Pengawasan Tahunan DAI; Program;
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian 3. Test and evaluate the implementation of internal control and
internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan risk management systems in accordance with Bank Sulselbar
kebijakan Bank Sulselbar; policies;
4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan 4. Conduct inspections and assessments of efficiency and
efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, effectiveness in the fields of finance, accounting, operations,
sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, human resources, marketing, information technology, and
dan kegiatan lainnya; other activities;
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang 5. Provide suggestions for improvement and objective
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua information on activities being audited at all levels of
tingkat manajemen; management;
6. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan 6. Prepare audit report results and submit the report to the
tersebut kepada Direktur Utama, dengan tembusan ke President Director, with copies to the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direktur Kepatuhan; and Compliance Director;
7. Melaporkan segera atas setiap temuan audit yang 7. Report immediately on any audit findings that are estimated
diperkirakan dapat mengganggu kelangsungan usaha to disrupt the Bank’s business continuity to the President
Bank kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Director and Board of Commissioners.
8. Melakukan audit pendalaman (investigasi) apabila ada 8. Conduct in-depth audits (investigations) if there are
indikasi kecurangan atau pelanggaran SOP berdasarkan indications of fraud or violations of SOP based on the
disposisi dari Direktur Utama. disposition of the President Director.
9. Membuat laporan atas realisasi program kerja DAI 9. Making a report on the realization of the DAI work program
termasuk pelaksanaan audit secara periodik (triwulan) including the implementation of periodic (quarterly)
kepada Direktur Utama dan tembusannya ke Dewan audits to the President Director and a copy to the Board of
Komisaris dan Direktur Kepatuhan. Commissioners and the Compliance Director.
10. Membuat laporan pokok-pokok hasil temuan audit 10. Making a report on the main findings of the internal audit
internal secara periodik (semester) ke Otoritas Jasa periodically (semester) to the Financial Services Authority
Keuangan yang ditandatangani oleh Direktur Utama, signed by the President Director, President Commissioner,
Komisaris Utama, dan Komisaris lndependen yang and Independent Commissioner who acts as the Chair of the
bertindak sebagai Ketua Komite Audit; Audit Committee;
BANK SULSELBAR
506
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 507
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
11. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan 11. Monitoring, analyzing and reporting the implementation of
Tindak Lanjut perbaikan yang telah disarankan; the suggested improvement Follow-up;
12. Bekerja sama dengan Komite Audit; 12. Cooperating with the Audit Committee;
13. Menyusun program evaluasi mutu kegiatan DAI yang 13. Preparing a quality evaluation program for DAI activities that
telah dilaksanakan; have been implemented;
14. Menumbuhkan dan memberikan dorongan, kesadaran 14. Cultivating and providing encouragement, awareness and
serta kepedulian kepada seluruh pihak terkait untuk concern to all related parties not to commit Fraud (Anti
tidak melakukan Fraud (Anti Fraud Awareness) dan Fraud Awareness) and to report any Fraud that occurs to the
melaporkan setiap perbuatan Fraud yang terjadi kepada regulator;
pihak regulator;
15. Pendeteksian sejak dini terjadinya Fraud dengan 15. Early detection of Fraud by emphasizing the disclosure of
menitikberatkan pada pengungkapan pengaduan/ Fraud complaints/reports (whistleblowing mechanisms and
laporan Fraud (mekanisme dan kebijakan whistleblowing); policies);
16. Pengidentifikasian tindakan untuk meminimalisir
potensi kerugian/kerugian yang telah terjadi serta 16. Identification of actions to minimize potential losses/
mengoptimalkan recovery kerugian Bank/Nasabah/Pihak losses that have occurred and optimize recovery of losses
Lainnya akibat perbuatan Fraud dan dilaporkan setiap of the Bank/Customer/Other Parties due to fraudulent
triwulan kepada Direksi dan Komisaris; acts and reported quarterly to the Board of Directors and
17. Pengidentifikasian modus operandi, penyebab Commissioners;
Fraud, kelemahan kontrol dan merekomendasikan 17. Identification of modus operandi, causes of fraud, control
pengembangan kontrol/tindakan perbaikan sistem weaknesses and recommending the development of controls/
pengendalian intern; improvement actions for the internal control system;
18. Menjadi counterpart dalam pemeriksaan oleh pengawas 18. Becoming a counterpart in audits by regulatory supervisors
regulator dan/atau auditor eksternal. and/or external auditors.
Hubungan dengan unit kerja yang melakukan fungsi The relationship with work units performing other control
pengendalian lain, dalam hal ini Divisi Manajemen Risiko functions, specifically the Risk Management Division and the
dan Divisi Kepatuhan yang menjalankan fungsi internal Compliance Division, involves utilizing the risk profile mapped by
control, dimana penetapan objek pelaksanaan audit DAI the Risk Management Division to determine the implementation
menggunakan profil risiko yang dipetakan oleh Divisi of audit objects. Additionally, coordination with the Compliance
Manajemen Risiko, dan berkoordinasi dengan Divisi Division is essential to assess the effectiveness of audit subjects
Kepatuhan untuk mengevaluasi efektivitas objek audit in executing Good Corporate Governance functions.
dalam melaksanakan fungsi tata kelola perusahaan yang
baik (Good Corporate Governance).
Kewenangan Divisi Audit Internal Authority of the Audit Division Internal
Wewenang DAI adalah sebagai berikut: The authorities of the Internal Audit Division are as follows:
1. Melakukan akses secara penuh, bebas dan tidak terbatas 1. Exercise full, unrestricted access to records, information,
terhadap catatan, informasi, karyawan, dana, aset, employees, funds, assets, locations, and other resources
lokasi/area serta sumber daya lain Bank Sulselbar, yang of Bank Sulselbar related to the execution of audits and
berkaitan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi. consultations.
2. Melakukan verifikasi, wawancara, konfirmasi dan teknik 2. Conduct verifications, interviews, confirmations, and other
pemeriksaan lainnya. inspection techniques.
3. Melakukan wawancara dan peninjauan lokasi kepada 3. Perform interviews and site inspections with clients or other
nasabah atau pihak lain berkaitan dengan pelaksanaan parties as necessary in connection with the execution of
audit dan konsultasi apabila dipandang perlu. audits and consultations.
BANK SULSELBAR
507
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 508
4. Menentukan jadwal, auditee, personil, ruang lingkup 4. Establish the schedule, auditee, personnel, scope, and
dan menggunakan metodologi, teknik, perangkat dan methodology for audits, including techniques, tools,
pendekatan audit dalam melaksanakan tugas pokok yang and approaches necessary for the execution of defined
telah ditetapkan. responsibilities.
5. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, 5. Communicate directly with the Board of Directors, Board of
Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit, dan Dewan Commissioners, Audit Committee, and Sharia Supervisory
Pengawas Syariah serta anggota dari Direksi, Dewan Board, as well as individual members of these bodies.
Komisaris, dan/atau Komite Audit dan Dewan Pengawas
Syariah;
6. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan 6. Hold regular and ad hoc meetings with the Board of Directors,
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit, dan Board of Commissioners, Audit Committee, and Sharia
Dewan Pengawas Syariah; Supervisory Board.
7. Melakukan koordinasi kegiatan dengan auditor 7. Coordinate activities with external auditors.
eksternal.
Internal Audit Charter Internal Audit Charter
Berdasarkan SK Direksi No. SK/054/DIR/K/X/2025 Based on the Board of Directors Decree No. SK/054/DIR/
tanggal 28 Oktober 2024 perihal Pengesahan Piagam K/X/2025 dated October 28, 2024, concerning the ratification
Audit Internal PT Bank Sulselbar, dimana telah dibentuk of the Internal Audit Charter of PT Bank Sulselbar, an Internal
Unit Audit lnternal yang nama Divisi Audit Internal & Anti Audit Unit has been established, referred to as the Internal Audit
Fraud (DAI) yang mana struktur, wewenang dan tanggung & Anti-Fraud Division (Internal Audit & Anti-Fraud Division). The
jawabnya diatur dalam sebuah Piagam Audit Intern. Piagam structure, authority, and responsibilities of this unit are detailed
Audit Internal merupakan sebuah pernyataan formal tertulis in the Internal Audit Charter. This charter serves as a formal
yang memuat komitmen Direksi dan Dewan Komisaris atas written commitment from the Board of Directors and the Board
dasar pengakuan keberadaan dan berfungsinya suatu unit of Commissioners, acknowledging the existence and function of
pengawasan internal atau satuan pengawasan internal di the internal audit unit within the organization, as it fulfills its
sebuah organisasi atau badan hukum dalam melaksanakan internal control supervision responsibilities.
tanggung jawab pengawasan pengendalian internal.
Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) Bank Sulselbar The Internal Audit Charter of Bank Sulselbar encompasses the
yang di dalamnya memuat hal-hal sebagai berikut: following components:
Struktur dan kedudukan Divisi Audit Internal & Anti Fraud Structure and position of Internal Audit Division & Anti fraud
Visi dan Misi Divisi Audit Internal & Anti Fraud Vision and Mission of Internal Audit Division & Anti fraud
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Audit Internal & Anti Fraud serta
Duties and Responsibilities of Internal Audit Division & Anti fraud and
Hubungan dengan Unit Kerja yang Melakukan Fungsi Pengendalian
Relationships with Work Units Performing Other Control Functions
yang Lain
Wewenang Divisi Audit Internal & Anti Fraud Internal Audit Division & Anti fraud Authority
Kode Etik Divisi Audit Internal & Anti Fraud International Group Audit Group Code of Conduct
Persyaratan Auditor Intern Internal Auditor Requirements
Pertanggungjawaban Divisi Audit Internal & Anti Fraud Internal Audit Division & Anti fraud Accountability
Larangan Perangkapan Tugas dan Jabatan Divisi Audit Internal & Anti Prohibition of Concurrent Duties and Positions of Internal Audit
Fraud Division & Anti fraud
Kriteria Penggunaan Tenaga Ahli Ekstern dalam Mendukung Fungsi
Criteria for Using External Experts to Support Internal Audit Function
Audit Intern
BANK SULSELBAR
508
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 509
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Struktur dan kedudukan Divisi Audit Internal & Anti Fraud Structure and position of Internal Audit Division & Anti fraud
Syarat dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi oleh Divisi Audit Internal Terms and Conditions that must be fulfilled by the Internal Audit
& Anti Fraud untuk Menjaga lndependensi Apabila Diminta untuk Division & Anti fraud to maintain independence when asked to
Memberikan Layanan Konsultasi atau Tugas Khusus Lain provide Consulting services or other special tasks
Tanggung Jawab dan Akunbilitas Pemimpin Divisi Audit Internal & Responsibilities and Accountability of Internal Audit & Anti Fraud
Anti Fraud Divisions
Persyaratan Divisi Audit Intern dalam Mematuhi Standar Profesional Internal Audit Division & Anti fraud Requirements in Complying with
Audit Intern Internal Audit Professional Standards
Koordinasi Divisi Audit Intern dengan Ahli Hukum dan/atau Auditor Coordination of Internal Audit Division & Anti fraud with Legal
Ekstern Experts and / or External Auditors
Pembatasan Penugasan Secara Berkala dan Masa Tunggu (Cooling- Periodic Assignment Limitation and Cooling-Off Period for Internal
Off Period) bagi Auditor Intern Auditors
Pembatasan Penggunaan Jasa dan Masa Tunggu (Cooling-Off Period) Restrictions on Service Use and Adequate Cooling-Off Period for
yang Memadai bagi Pihak Ekstern External Parties
Perlindungan Hukum Kepada Pemimpin dan Auditor Divisi Audit
Legal Protection to International Audit Group Leaders and Auditors
Internal & Anti Fraud
Pertanggung jawaban & Pelaporan Divisi Audit Internal & Anti Fraud Internal Audit Division & Anti fraud Accountability & Reporting
Pernyataan lndenpendensi Divisi Audit Internal & Anti Fraud Statement of Internal Audit Division & Anti fraud independence
Komposisi Personil Divisi Audit Composition of Internal Audit & Anti-
Internal Fraud Division Personnel
Komposisi personil Divisi Audit Internal per 31 Desember As of December 31, 2024, the composition of the personnel
2024 adalah sebagai berikut. within the Internal Audit Division is as follows:
Tabel Komposisi Jumlah Pegawai Audit Internal | Internal Audit Staff Composition Table
Jabatan Jumlah Position
Pemimpin SKAI 1 SKAI Leader
Pim. Dept. Adm. & Tindak Lanjut 1 Pim. Dept. Adm. & Follow-up
Pim. Dept. Anti Fraud 1 Pim. Dept. Anti Fraud
Auditor Utama - Main Auditor
Auditor Madya 2 Middle Auditor
Senior Auditor 3 Senior Auditor
Auditor 5 Auditor
Analis Dept. Anti Fraud 1 Analyst Dept. Anti Fraud
Analis Dept. QA & Tindak Lanjut 1 Analyst Dept. QA & Follow-up
Resident Auditor 6 Resident Auditor
Jumlah 21 Number
Sertifikasi Profesi Personil Divisi Professional Certifications of Audit Division
Audit Internal Personnel - Internal & Anti-Fraud
Sertifikasi yang telah dimiliki oleh Auditor per 31 Desember The following certifications are held by the auditors as of
2024, antara lain: December 31, 2024:
BANK SULSELBAR
509
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 510
Sertifikasi Profesi
Nama Jabatan Sertifikasi Manajemen Risiko
No Professional
Name Position Risk Management Certification
Certification
1 A. Mattonrokang Auditor Madya - Level IV
2 A. Muh. Reza Auditor Madya - Level IV
3 Nur Asma Senior Auditor - Level III
4 Andi Hendra Kristanto Senior Auditor - Level I
5 Asri Basri Senior Auditor - Level III
6 Doni Suryantara Auditor - Level III
7 A. Malombasi M Auditor - Level III
8 Ilham Nur Auditor - Level II
9 Muh. Azhar Auditor - Level III
10 Hamzah Auditor - Level III
11 Muh. Ramli R Resident Auditor - Level III
12 Muh Fachrul Resident Auditor - Level II
13 Agussalim Resident Auditor - Level II
14 Andi Fahrum Resident Auditor - Level III
15 M. Hasan Basri F Resident Auditor - Level III
16 Nursamsu Resident Auditor - Level III
Program Peningkatan Kompetensi Audit Division Competency
Divisi Audit Internal Improvement Program
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal Lokasi
No
Training Activities Organizer Date Location
Pelatihan Audit Teknologi Banking Information
1 Infobank Institute 10-12 Juni 2024 Jakarta
informasi Perbankan Technology Audit Training
Pelatihan ISACA ISACA Certification COBIT
2 ISACA 10 – 14 Juni 2024 Jakarta
Certification COBIT Training
Asosiasi Auditor
3 Seminar & workshop GRC GRC Seminar & Workshop 16 - 17 Juli 2024 Jogja
Internal (AAI)
Pusat Pengembangan
Pelatihan Khusus Kepala SPI Special Training for Head of SPI 23 – 27 Agustus
4 Akuntansi & Keuangan Bogor
& Assesment (CPAM) & Assessment (CPAM) 2024
(PPA &K)
Pusat Pengembangan
19 – 29 Agustus
5 Dasar-Dasar Audit Audit Basics Akuntansi & Keuangan Bogor
2024
(PPA &K)
Pusat Pengembangan
Pelatihan Komunikasi Audit Psychology 16 – 25 September
6 Akuntansi & Keuangan Bogor
Psikologi Audit Communication Training 2024
(PPA &K)
Pelatihan International International Banking Trade & Yayasan RH Trade 19 – 20 September
7 Jakarta
Banking Trade & finance Finance Training Finance 2024
Pelatihan Audit & Identifikasi Banking Credit Fraud Audit &
25 – 26 September
8 Fraud Kredit Perbankan Identification Training based Info Bank Institute Jakarta
2024
berbasis manajemen risiko on risk management
BANK SULSELBAR
510
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 511
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal Lokasi
No
Training Activities Organizer Date Location
Pelatihan Pelaksanaan Effective & Efficient Audit
Pemeriksaan yang Efektif & Implementation Training
22 – 23 Oktober
9 Efisien mengingat SDM yang considering good HR, Leinad Aganis Jakarta
2024
baik yaitu Auditor maupun namely Auditors and Budget
Keterbatasan Anggaran Limitations
Pelatihan Pemehaman
Understanding Training on 27 – 29 November
10 tentang Pemeriksaan yang Leinad Aganis Makassar
Effective & Efficient Audits 2024
Efektif & Efisien
02 – 03 Desember
11 Basic Trade Finance Basic Trade Finance Yayasan Trade Akademi Makassar
2024
Integritas Pelaporan
Bank Financial Reporting 12 – 13 Desember
12 keuangan Bank (POJK 15 Infobank Institute Jakarta
Integrity (POJK 15 of 2024) 2024
Tahun 2024)
Kode Etik Auditor Auditor Code of Conducts
Divisi Audit Internal (DAI) & Anti Fraud merupakan bagian dari The Internal Audit Division (Internal Audit & Anti-Fraud
sistem pengendalian intern dengan ruang lingkup pekerjaan Division) and Anti-Fraud team constitute an integral part of the
audit intern yang mencakup pemeriksaan dan penilaian internal control system. Their scope of work encompasses the
atas kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern examination and assessment of the adequacy and effectiveness
bank serta penilaian kinerja yang bertujuan memberikan of the bank's internal control framework, as well as performance
keyakinan bahwa pengendalian telah berjalan seperti yang evaluations aimed at assuring that controls are functioning
ditetapkan, dalam pelaksanaannya Divisi Audit Internal & Anti as intended. In carrying out their responsibilities, the Internal
Fraud mengacu pada Kode Etik Audit Internal agar senantiasa Audit Division and Anti-Fraud team adhere to the Internal Audit
berada pada koridor dan sejalan dengan Anggaran Dasar Code of Conducts, ensuring alignment with both the Articles of
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Association and applicable laws and regulations.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggug jawabnya Divisi In the execution of its duties and responsibilities, the Internal Audit
Audit Internal & Anti Fraud harus menerapkan dan memegang & Anti-Fraud Division is committed to implementing and upholding
teguh prinsip kode etik, yaitu: the principles outlined in the Code of Conducts, specifically:
1. Prinsip lntegritas 1. Principle of Integrity
Integritas dari semua anggota Divisi Audit Internal & Anti The integrity of all members of the Internal Audit & Anti-Fraud
Fraud guna membangun kepercayaan yang selanjutnya Division is essential for building trust, which serves as the
akan menjadi dasar untuk landasan kepatuhan dan
foundation for compliance and internal audit assessments.
penilaian audit internal, sehingga audit internal harus:
Consequently, internal auditors must:
a. Melakukan pekerjaan dengan kejujuran, ketekunan,
a. Conduct their work with honesty, diligence, and a sense
dan bertanggung jawab;
b. Mematuhi hukum dan memberikan penjelasan sesuai of responsibility;
yang diharapkan oleh ketentuan hukum dan profesi; b. Adhere to legal requirements and provide explanations as
c. Audit internal dilarang, secara sadar terlibat expected by legal and professional standards;
dalam kegiatan ilegal, atau kegiatan yang dapat c. Refrain from engaging in illegal activities or actions
mendiskreditkan profesi audit internal maupun that could discredit the internal audit profession or the
organisasi tempat bekerjanya; organization;
d. Menghormati dan memberikan dukungan kepada d. Respect and support the legitimate and ethical objectives
tujuan organisasi yang sah dan etis. of the organization.
BANK SULSELBAR
511
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 512
2. Prinsip Objektivitas 2. Principle of Objectivity
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division must
harus menunjukkan objektivitas profesional tingkat demonstrate the highest level of professional objectivity
tertinggi dalam mengumpulkan, mengevaluasi, dan when gathering, evaluating, and communicating information
mengkomunikasikan informasi tentang kegiatan atau regarding the activities or processes being reviewed.
proses yang sedang diperiksa.
When conducting assessments, internal auditors must
Divisi Audit Internal & Anti Fraud dalam membuat
consider all relevant circumstances and avoid being
penilaian haruslah berimbang dari semua keadaan
yang relevan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan- influenced by personal or external interests. Therefore,
kepentingan mereka sendiri ataupun orang lain dalam internal auditors must:
membuat penilaian, sehingga Audit internal harus: a. Avoid participation in any activities or relationships that
a. Tidak berpartisipasi dalam kegiatan atau hubungan may impair, or be perceived to impair, their judgment,
apapun yang dapat mengganggu, atau dianggap including those that may conflict with the interests of the
mengganggu penilaian mereka. Partisipasi ini organization;
meliputi kegiatan-kegiatan atau hubungan-hubungan b. Not accept anything that could interfere with, or be
yang mungkin bertentangan dengan kepentingan perceived to interfere with, the professionalism of their
organisasi; assessments;
b. Tidak menerima apapun yang dapat mengganggu, c. Disclose material facts known to them that, if not
atau dianggap mengganggu profesionalitas disclosed, could distort the reporting of the activities
penilaian; being audited.
c. Mengungkapkan fakta material yang mereka ketahui,
yang jika tidak diungkapkan dapat mengganggu
pelaporan kegiatan yang sedang diaudit
3. Prinsip Kerahasiaan 3. Confidentiality Principle
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud harus All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division must
menghormati nilai dan kepemilikan informasi yang respect the value and ownership of information received
diterima dan tidak mengungkapkan informasi tanpa and refrain from disclosing information without permission,
izin kecuali ada ketentuan perundang-undangan atau unless obligated by legal or professional requirements.
kewajiban profesional untuk melakukannya. Audit Internal auditors must:
internal harus:
a. Berhati-hati dalam penggunaan dan perlindungan a. Exercise care in the use and protection of information
informasi yang diperoleh dalam bertugas; obtained during the course of their duties;
b. Tidak menggunakan informasi untuk keuntungan b. Refrain from using information for personal gain or in
pribadi atau yang dengan cara apapun akan any manner that contravenes the law or undermines the
bertentangan dengan ketentuan perundang- legitimate and ethical objectives of the organization.
undangan atau merugikan tujuan yang sah dan etis
dari organisasi.
4. Prinsip Kompetensi 4. Principle of Competence
Semua anggota Divisi Audit Internal & Anti Fraud All members of the Internal Audit & Anti-Fraud Division
harus menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan must apply the requisite knowledge, skills, and experience
pengalaman yang diperlukan dalam pelaksanaan layanan necessary for the performance of internal audit services.
audit internal. Audit internal harus: Internal auditors must:
a. Hanya akan memberikan layanan sepanjang a. Provide services only for which they possess the
mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, dan necessary knowledge, skills, and experience.
pengalaman yang diperlukan; b. Internal audits must be conducted in accordance with
b. Harus melakukan audit internal sesuai dengan Professional Standards for Internal Audit.
Standar Profesi Internal Auditor; c. Continuous improvement of capabilities, effectiveness,
c. Akan terus-menerus meningkatkan kemampuan dan and the quality of services provided is essential.
efektivitas serta kualitas layanan yang diberikan.
BANK SULSELBAR
512
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 513
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
5. Prinsip Bebas Benturan Kepentingan 5. Principle of Freedom from conflict of interest
Untuk menjaga independensi Semua anggota Divisi To maintain the independence of all members of the
Audit Internal & Anti Fraud harus harus bebas dari campur Internal Audit Division and Anti-Fraud, it is imperative that
tangan pihak-pihak lain, sehingga audit internal harus: they remain free from interference from external parties.
a. Bebas dari tekanan atasan, rekan kerja, maupun Consequently, internal audit personnel must:
auditee dalam perusahaan; a. Be free from pressure exerted by superiors, colleagues,
b. Bebas dari tekanan pihak luar seperti keluarga atau or auditees within the organization;
relasi; b. Be free from external pressures from family or personal
c. Bebas dari tuntutan untuk bertindak yang tidak relationships;
sesuai dengan standar maupun aturan; c. Be free from demands that require actions inconsistent
d. Bebas dari tuntutan loyalitas kepada organisasi atau with established standards or regulations;
atasan yang bertentangan dengan kepatuhan atas d. Be free from expectations of loyalty to an organization
standar profesi; or superior that conflict with adherence to professional
e. Bebas dari publikasi informasi yang bias sehingga standards;
menguntungkan perusahaan; e. Be free from the dissemination of biased information
f. Bebas dari peluang untuk memperoleh keuntungan that benefits the organization;
pribadi atas beban perusahaan. f. Be free from opportunities for personal gain at the
expense of the organization.
Laporan Singkat Pelaksanaan Brief Report on the Implementation of
Kegiatan Internal Audit Tahun 2024 Audit Activities: Internal Year 2024
Standar Pelaksanaan Standard of Implementation
Kegiatan Divisi Audit Internal Bank Sulselbar berpedoman The activities of the Internal Audit Division of Bank Sulselbar are
pada Internal Audit Charter yang ditandatangani oleh governed by the Internal Audit Charter, which is signed by the
Direktur Utama dan disetujui oleh Dewan Komisaris. President Director and approved by the Board of Commissioners.
Efektivitas pelaksanaan fungsi DAI dan kepatuhannya dikaji The effectiveness of the implementation of the Internal Audit
ulang oleh Standar Profesional Audit Intern, pihak eksternal function and its compliance will be reviewed by an independent
yang independen sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) external party familiar with Internal Audit Professional Standards
tahun. at least once every three years.
Ruang Lingkup Pelaksanaan Scope of Implementation
Cakupan audit meliputi seluruh aktivitas operasional The audit scope encompasses all banking operations that may
perbankan yang secara langsung maupun tidak langsung directly or indirectly pose risks affecting the interests of Bank
berpotensi menimbulkan risiko yang dapat mempengaruhi Sulselbar and the community. This includes credit, operational,
kepentingan Bank Sulselbar dan masyarakat. Hal-hal strategic, reputational, legal, and other risks.
tersebut meliputi risiko kredit, operasional, strategi,
reputasi, hukum dan risiko lainnya.
Kegiatan audit internal mencakup Kantor Cabang, Kantor Internal audit activities cover Branch Offices, Sub-Branch
Cabang Pembantu, Kantor Kas, Payment Point, Divisi Offices, Cash Offices, Payment Points, Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan dan Unit Kerja lain di Kantor Pusat. Divisions, and other Departments at the Head Office. The
Audit dititik beratkan pada sumber daya yang digunakan audit focuses on the resources utilized to achieve established
untuk mencapai sasaran yang ditetapkan, termasuk efisiensi targets, emphasizing resource efficiency, effectiveness of target
sumber daya, efektivitas pencapaian target dan peningkatan achievement, and increased compliance with applicable internal
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku baik internal and external provisions. Internal Audit assists the organization in
maupun eksternal. Audit Internal membantu organisasi achieving its objectives through both assurance and consulting
mencapai tujuannya melalui aktivitas audit internal activities, as well as investigative functions.
(Assurance dan Consulting) dan aktivitas investigasi.
BANK SULSELBAR
513
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 514
1. Assurance 1. Assurance
Melakukan pengujian secara obyektif terhadap bukti- Conduct objective testing of evidence to provide an
bukti dalam rangka menyediakan penilaian yang independent assessment of internal controls, implementation
independen atas internal Control, penerapan Risk of Risk Management, and Governance processes within the
Management, dan proses Governance dalam organisasi organization.
2. Consulting 2. Consulting
Memberikan jasa advisory yang terkait dengan aktivitas Provide advisory services related to the activities of the
Auditee/unit kerja, dimana sifat dan ruang lingkupnya auditee or work unit, with the nature and scope agreed
disepakati dengan Auditee/unit kerja dan bertujuan upon with the auditee/work unit, aimed at adding value
untuk memberikan nilai tambah dan memperbaiki and enhancing internal control, Risk Management
internal Control, penerapan Risk Management, dan proses implementation, and Governance processes, without
Governance, tanpa mengambil alih tanggung jawab assuming operational responsibilities.
operasional.
3. Investigasi 3. Investigation
Aktivitas pengumpulan bukti-bukti dengan The process of gathering evidence through investigative
menggunakan teknik investigasi atas hasil analisa awal techniques is informed by preliminary analyses of indications
terhadap indikasi dan/atau fraud yang terjadi. Investigasi of potential fraud. The objective of the investigation is to
bertujuan untuk mengungkapkan modus operandi, uncover the modus operandi, underlying causes, potential
penyebab, potensi kerugian, pelaku dan pihak lain yang losses, perpetrators, and other parties involved. This process
terlibat. Investigasi mencakup perolehan bukti dan involves collecting evidence and statements, drafting
pernyataan, penulisan laporan, pemberian kesaksian atas comprehensive reports, providing testimony regarding
temuan serta Monitoring tindak lanjut yang diperlukan. findings, and monitoring necessary follow-up actions.
Metode Audit Audit Methods
Divisi Audit Internal melakukan audit dengan dengan The Internal Audit Division employs a risk-based audit approach,
menggunakan pendekatan audit berbasis risiko (Risk which involves a thorough understanding of management
Based Audit), termasuk pemahaman yang lebih baik akan dynamics, business characteristics, and the risks faced by
kuantitas manajemen, karakteristik bisnis dan risiko yang the bank, ensuring accurate identification of these risks. This
dihadapi bank, serta memastikan bahwa risiko-risiko telah methodology is business process-focused and directs risk
diidentifikasi secara benar. Metode ini berfokus pada proses assessment and audit implementation towards areas that
bisnis (Business process- focused), dan dalam penilaian risiko significantly influence the success of the audited entity.
dan pelaksanaan auditnya diarahkan pada area-area yang
sangat menentukan kesuksesan bisnis obyek audit.
Penerapan audit berbasis risiko bertujuan: The goals of risk-based audits are as follows:
1. Meningkatkan nilai (value) yang diberikan kepada objek 1. Enhance the value provided to the audit entity by addressing
audit, karena metodologi ini mencakup risiko bisnis primary business risks.
utama
2. Menghemat waktu pelaksanaan audit pada area-area 2. Optimize time spent on audits by focusing on low-risk areas
yang berisiko rendah yang berdampak pada efisiensi that affect core business efficiency.
bisnis utama
3. Melakukan penilaian serta penelaahan terhadap risiko 3. Conduct a more thorough assessment and review of existing
yang ada secara lebih menyeluruh dalam menjaga serta risks to maintain and mitigate bank risks.
mengurangi risiko bank
4. Menilai apakah temuan serta rekomendasi akan sejalan 4. Ensure that findings and recommendations align with the
dengan tujuan utama bank (Corporate objectives) bank's core objectives.
BANK SULSELBAR
514
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 515
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
5. Memberikan kesempatan lebih besar dalam melakukan 5. Facilitate comparative reviews and the adoption of best
kaji banding (benchmarking) dan menggunakan praktik practices.
terbaik (best practices)
6. Memposisikan Divisi Audit Internal sebagai agen 6. Position the Internal Audit Division as a change agent within
perubahan bagi bank (Corporate Change Agent) the bank.
7. Menjadikan Divisi Audit Internal sebagai tempat pelatihan 7. Establish the Internal Audit Division as a premier training
terbaik bagi pejabat Bank ground for bank personnel.
8. Menghindari terjadinya duplikasi pekerjaan/overlap 8. Prevent duplication of efforts and overlaps between Internal
antara Auditor Internal dan Auditor eksternal yang and External Auditors due to insufficient coordination and
disebabkan kurangnya koordinasi dan berbedanya differences in audit methodologies.
metodologi audit yang digunakan antara keduanya.
Pelaksanaan Kegiatan Audit Tahun Implementation of Audit Activities in
2024 2024
Sesuai dengan Rencana Kerja Audit Tahunan Divisi Audit In accordance with the 2024 Annual Audit Work Plan of the
Internal & Anti Fraud tahun 2024 yang telah disetujui oleh Internal Audit & Anti-Fraud Division, which has received approval
Direksi dan Dewan Komisaris, DAI telah melakukan hal-hal from the Board of Directors and the Board of Commissioners, the
terkait dengan rencana kerja tahun 2024 sebagai berikut: following activities related to the 2024 work plan have been
1. Pengadaan Aplikasi Audit Command Language (ACL) initiated:
2. Pernyataan Pakta Integritas dan Pernyataan Anti 1. Procurement of Audit Command Language (ACL) application.
Fraud 2. Integrity Pact Statement and Anti-Fraud Statement.
3. Penyusunan, Penyempurnaan, dan Sosialisasi BPP & 3. Preparation, enhancement, and dissemination of BPP & SOP.
SOP 4. Comparative study on the implementation of Quality
4. Studi Banding Implementasi Quality Assurance dan Assurance and Sharia conversion.
Konversi Syariah 5. Internal development of SKAI.
5. Pengembangan Internal SKAI
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Audit Committee Meeting Policy and
Komite Audit Internal Tahun 2024 Implementation for Internal & Anti-
dengan Direksi, Dewan Komisaris Fraud in 2024 with the BOD's, BOC's,
dan/Komite Audit and/or Audit Committee
Divisi Audit Internal memiliki kewenangan untuk The Internal Audit Division is authorized to conduct regular
menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil and incidental meetings with the Board of Directors, Board
dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit serta of Commissioners, Audit Committee, and Sharia Supervisory
Dewan Pengawas Syariah. Selain itu, Divisi Audit Internal Board. Additionally, the Internal Audit Division may participate
dapat mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki in strategic meetings, although it does not possess voting rights.
hak suara. Frekuensi rapat dilaksanakan sesuai dengan The frequency of these meetings will be determined based on
kebutuhan. necessity.
Selama tahun 2024, Divisi Audit Internal telah mengikuti In 2024, the Internal Audit Division attended meetings with
rapat bersama Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite the Board of Directors, Board of Commissioners, and/or Audit
Audit, dengan rincian sebagai berikut. Committee, as detailed below.
BANK SULSELBAR
515
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 516
Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
No.
Date Meeting Agenda Participant
Pembahasan Temuan yang Discussion of Findings that
1 04 Januari 2024 Direksi & SKAI
tidak dapat ditindaklanjuti cannot be followed up
Undangan Entry Meeting Invitation to Entry Meeting of
2 26 Februari 2024 Direksi & Pimdiv
Pemeriksaan OJK Tahun 2024 OJK Audit in 2024
Undangan exit Meeting Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI & Tim Implementasi
3 16 Februari 2024
Implementasi KKPD KKPD Implementation KKPD
Undangan Exit Meeting Audit Invitation to Exit Meeting of PT
Direksi, SKAI, DKP, DMR, Tim Tanggap
4 03 Mei 2024 Tim Tanggap Insiden Siber PT BSSB Cyber Incident Response
Insiden siber
BSSB Team Audit
5 07 Mei 2024 Audiensi SKAI dan Dekom Audience of SKAI and Dekom Dekom, Komite, SKAI.
Undangan exit meeting APU/ Invitation to APU/PPT exit
6 03 Juni 2024 Direksi, SKAI, DKP, DMR, DTI, DHC
PPT meeting
Undangan exit meeting Kredit Invitation to Credit Direksi, SKAI, DKP, DMR, DKK, DRK,
7 03 Juni 2024
Rektrukturisasi Restructuring Exit Meeting UPPK
Undangan Exit Meeting
Invitation to Exit Meeting of
8 03 Juni 2024 Pemeriksaan KCU Mks oleh Direksi, SKAI, DKP, DMR
KCU Mks Examination by OJK
OJK
Undangan Exit Meeting Divisi Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI, DCS, DKP, DMR, SIMO,
9 25 Juni 2024
Corporate Secretary Corporate Secretary Division DHC.
Undangan Exit Meeting Divisi Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI, DUM, DKP, DMR, DTi,
10 25 Juni 2024
Umum General Division DHC, DDL.
Pembahasan laporan Hasil
Discussion of Internal Audit
11 27 Juni 2024 Audit Internal TW. I Tahun Dekom, Komite, SKAI
Result Report for Q1 of 2024
2024
Undangan Exit Meeting Invitation to Exit Meeting of
12 22 Juli 2024 Direksi, SKAI, DKP, DMR, DUM, DHC
Cabang Gowa Gowa Branch
Evaluasi Penerapan SOP Evaluation of Implementation
13 24 juli 2024 Profil Risiko Cabang PT Bank of SOP Risk Profile of PT Bank Dekom, Komite, SKAI, DMR.
Sulselbar Sulselbar Branch
Direksi, SKAI, DKP, DMR, DKK, DRK,
Undangan Exit Meeting Invitation to Exit Meeting of
14 19 Agustus 2024 DHC, SIMO, DUS, DDL, DUM, DJS,
Cabang Malili & Capem Siwa Malili Branch & Capem Siwa
UPPK.
Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI, DKA, DUM, DTR, DDL,
15 26 Agustus 2024 Undangan Exit Meeting KAP
KAP DTI, DKP, DMR, DJS, DRK, DKK, DUS.
Undangan Rapat FDS (Fraud Invitation to FDS (Fraud Direksi, SKAI, DMR, DKP, DDL, DTI,
16 02 September 2024
Detection System) Detection System) Meeting DJS.
Pembahasan Laporan Hasil
Discussion of Internal Audit
17 23 September 2024 Audit Internal TW. II Tahun Dekom, Dirkum, Komite, SKAI
Result Report for Q2 of 2024
2024
Undangan Exit Meeting Divisi Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI, DUS, DKP, DMR, DHC,
18 26 September 2024
Usaha Syariah Sharia Business Division DUM, SIMO, UPPK.
Undangan Exit Meeting KCS. Invitation to Exit Meeting of Direksi, SKAI, DKP, DMR, DHC, SIMO,
19 24 Oktober 2024
Makassar KCS. Makassar DUS, DUM, DJS.
Ethics & Discipline Committee
20 09 Desember 2024 Rapat Komite Etik & Disiplin Direksi, DHC, DMR, DKP, SKAI
Meeting
BANK SULSELBAR
516
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 517
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit Findings and Follow-up
Audit
A. Rekapitulasi Pemantauan Tindak Lanjut Hasil A. Recap of Follow-up Monitoring of Internal Audit and Anti-
Pemeriksaan Divisi Audit Internal & Anti Fraud PT Bank Fraud Division Audit Results for PT Bank Sulselbar Settlement
Sulselbar Komitmen Penyelesaian per 31 Desember 2024 Commitment as of December 31, 2024
Progres Tindak Lanjut Tahun 2024
Jumlah Temuan
No Kantor Cabang TDL
Tahun 2024 SL BLS BTL TDTL
JML %
1 Sengkang 19 17 2 0 - 19 87%
2 Barru 20 17 1 2 20 85%
3 Topoyo 18 17 1 0 18 94%
4 Selayar 19 18 1 0 19 95%
5 Gowa 18 15 1 2 - 18 83%
6 Jakarta 11 11 0 0 - 11 100%
7 Siwa 14 12 1 1 - 14 86%
8 Malili 18 18 0 0 - 18 100%
9 Sy. Mks 16 12 2 2 16 75%
10 Sy. Mamuju 12 12 0 0 - 12 100%
11 Pasangkayu 15 11 0 4 - 15 73%
12 Mamasa 19 17 2 0 - 19 89%
Catatan: terkait Cabang Mamasa periode pemeriksaan Note: The inspection period for the Mamasa Branch was
dilakukan pada bulan November conducted in November.
B. Rekapitulasi Progres Tindak Lanjut Temuan Audit pada B. Recap of Audit Findings Follow-up Progress at PT Bank
Kantor Pusat (Divisi) PT Bank Sulselbar per 31 Desember Sulselbar Head Office (Division) as of December 31, 2024
2024
Progres Tindak Lanjut Tahun 2024
Jumlah Temuan
No Divisi TDL
Tahun 2024 SL BLS BTL TDTL
JML %
1 DSY 3 3 0 0 - 3 100%
2 DIB 5 0 0 0 - 5 100%
SL : Selesai SL : Completed
BLS : Belum Selesai BLS : Not Completed
BTL : Belum Ditindaklanjuti BTL : Not Yet Followed Up
TDTL : Tidak Dapat Ditindaklanjuti Dengan Alasan yang Sah TDTL : Cannot Be Followed Up With Valid Reasons
TDL : Telah Ditindaklanjuti TDL : Has Been Followed Up
BANK SULSELBAR
517
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 518
DIVISI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT DIVISION
Divisi Manajemen Risiko atau yang dikenal sebagai Satuan The Risk Management Division, also known as the Risk
Kerja Manajemen Risiko (SKMR), memiliki peran strategis Management Division (SKMR), plays a strategic role in the overall
dalam pengelolaan risiko secara menyeluruh pada Bank risk management framework at Bank Sulselbar. As the Second
Sulselbar. Sebagai Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Line of Defense, the Risk Management Division is tasked with
Defense), Divisi Manajemen RIsiko bertanggung jawab untuk ensuring that the bank effectively identifies, measures, monitors,
memastikan bahwa risiko yang dihadapi oleh bank, baik and manages various risks—including credit, operational, market,
risiko kredit, operasional, pasar, maupun likuiditas, dapat and liquidity risks—in accordance with applicable regulations.
diidentifikasi, diukur, dipantau, dan dikelola dengan efektif
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) In alignment with the Financial Services Authority Regulation
No. 18/POJK.03/2023 tentang Penerapan Manajemen (POJK) No. 18/POJK.03/2023 regarding the Implementation of
Risiko bagi Bank Umum, SKMR memiliki fungsi utama, Risk Management for Commercial Banks, SKMR is responsible for
antara lain: the following core functions:
1. Mengidentifikasi Risiko: Melakukan analisis mendalam 1. Risk Identification: Conducting comprehensive analyses
terhadap potensi risiko yang timbul dari aktivitas of potential risks associated with the bank's operational
operasional dan strategi bisnis bank. activities and business strategies.
2. Pengendalian Risiko: Menyusun kebijakan dan prosedur 2. Risk Control: Developing integrated risk mitigation
mitigasi risiko yang terintegrasi, mencakup penilaian policies and procedures, which encompass credit portfolio
terhadap portofolio kredit, penilaian risiko pasar, dan assessments, market risk evaluations, and operational
pengendalian operasional. controls.
3. Pemantauan Risiko: Menyediakan sistem pelaporan 3. Risk Monitoring: Establishing a thorough risk reporting
risiko yang komprehensif kepada manajemen, termasuk system for management, including regular risk profile reports
laporan profil risiko yang rutin dilaporkan kepada submitted to the Financial Services Authority (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 4. Risk Culture Enhancement: Supporting all work units in
4. Peningkatan Budaya Risiko: Membantu seluruh unit fostering a risk management culture through training and
kerja dalam mengembangkan budaya manajemen supervision of risk policy implementation.
risiko melalui pelatihan dan pengawasan terhadap
implementasi kebijakan risiko.
SKMR berperan sebagai mitra strategis bagi Direksi dan SKMR serves as a strategic partner to the Board of Directors
Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan. Dengan and the Board of Commissioners in decision-making processes.
adanya sinergi yang kuat antara SKMR dan Divisi terkait, Through robust collaboration between SKMR and relevant
Bank Sulselbar dapat mencapai keseimbangan antara divisions, Bank Sulselbar can achieve a harmonious balance
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan tingkat risiko between sustainable business growth and acceptable risk levels.
yang dapat diterima.
Dalam operasionalnya, Divisi Manajemen Risko juga In its operations, the Risk Management Division is also committed
bertanggung jawab untuk mematuhi prinsip-prinsip tata to upholding the principles of Good Corporate Governance as
kelola yang baik (Good Corporate Governance) sebagaimana outlined in POJK No. 17/POJK.03/2023 concerning Governance
diatur dalam POJK No. 17/POJK.03/2023 tentang Tata for Commercial Banks. These principles include transparency,
Kelola bagi Bank Umum. Prinsip ini mencakup transparansi, accountability, and integrity in risk management to safeguard
akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan risiko untuk public funds managed by the bank.
memastikan perlindungan terhadap dana masyarakat yang
dikelola oleh Bank.
BANK SULSELBAR
518
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 519
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Dengan demikian, Satuan Kerja Manajemen Risiko tidak Consequently, the Risk Management Division not only protects
hanya menjadi pelindung stabilitas keuangan Bank Sulselbar, the financial stability of Bank Sulselbar but also ensures the
tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis bank melalui sustainability of the bank's operations through effective and
pengelolaan risiko yang efektif dan efisien sesuai standar efficient risk management practices that align with both national
perbankan nasional dan internasional. and international banking standards.
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko Management Division
Sebagaimana yang telah diinformasikan pada struktur As previously informed in the risk management organizational
organisasi manajemen risiko sebelumnya maka tugas dan structure, the duties and responsibilities of the Risk Management
tanggung jawab Divisi Manajemen Risiko dirincikan sebagai Division are detailed as follows:
berikut:
1. Mengelola kebijakan risiko kredit, risiko pasar, risiko 1. Manage credit risk policies, market risk, operational risk and
operasional dan risiko lainnya. other risks.
2. Mengelola strategi manajemen risiko dan telah disetujui 2. Manage risk management strategies and have been approved
oleh Direksi serta memantau pelaksanaannya. by the Board of Directors and monitor their implementation.
3. Mengembangkan metode dan modul pengukuran risiko. 3. Develop risk measurement methods and modules.
4. Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Risiko 4. Develop a Risk Management Information System (SIMR).
(SIMR). 5. Develop risk measurement and control application tools.
5. Mengembangkan perangkat aplikasi pengukuran dan 6. Conduct risk assessments on proposed new products or
pengendalian risiko. activities and support/provide solutions to accelerate the
6. Melakukan kajian risiko atas usulan produk atau performance targets of business units and other related work
aktivitas baru serta mendukung/memberikan solusi units.
untuk percepatan target kinerja unit bisnis dan unit kerja 7. Conduct measurement, analysis of credit risk, monitoring
terkait lainnya. and control, market risk, operational risk and other risks in
7. Melakukan pengukuran, analisa risiko kredit, each functional activity of the Bank.
pemantauan dan pengendalian, risiko pasar, risiko 8. Recommend tactical and strategic steps to mitigate risks
operasional dan risiko lainnya pada setiap aktivitas to operational work units and/or to the Risk Management
fungsional Bank. Committee (RMCO).
8. Merekomendasikan langkah-langkah taktis dan strategis 9. Improve the competence of Bank management and officials
untuk mitigasi risiko kepada satuan kerja operasional in the context of Risk Management Certification.
dan/atau kepada Komite Manajemen Risiko (RMCO).
9. Meningkatkan kompetensi pengurus dan pejabat Bank
dalam rangka Sertifikasi Manajemen Risiko.
BANK SULSELBAR
519
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 520
Profil Pemimpin Divisi Manajemen Risk Management Division Leader
Risiko Profile
Romy Thaha
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Head of Risk Management Division
Warga Negara Indonesia. Usia 49 tahun. Lahir di Ujung Indonesian citizen, age 49. Born in Ujung Pandang, June 9, 1975.
Pandang, tanggal 09 Juni 1975
Dasar Hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Appointed as Head of Risk Management Division based on
berdasarkan SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024 SK/175/DIR/X/2024 tanggal 07 Oktober 2024
Pengalaman Kerja Work Experience
1. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah 1. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit,
Cabang Sengkang (2009) Sengkang Branch (2009)
2. Pemimpin Cabang PT Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah 2. Branch Manager of PT Bank Sulselbar Sharia Business Unit,
Cabang Maros (2012) Maros Branch (2012)
3. Pemimpin Departement Kebijakan dan Kepatuhan 3. Head of Policy and Compliance Department (2016-2024)
(2016-2024) 4. Risk Management Division Head (2024-present)
4. Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (2024-sekarang)
Educational Background
Riwayat Pendidikan Bachelor of Development Economics, Tadulako University
Sarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Tadulako (1998) (1998).
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Holds Risk Management Certification Level 6
Pengembangan Kompetensi Bidang Competency Development in Risk
Manajemen Risiko Management Field
Pengembangan kompetensi yang telah diikuti oleh pegawai The competency development undertaken by employees of the
Divisi Manajemen Risiko selama tahun 2024 adalah sebagai Risk Management Division in 2024 is outlined as follows.
berikut:
Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai
Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date
End Date
Training & Award IERMA VI Training & Award IERMA VI
IERMA VI Jakarta 18 January 2024 18 January 2024
2024 2024
Efektivitas Digital Maturity
Effectiveness of Digital Maturity
Assessment dalam mengukur
Assessment in Measuring Digital DKP Zoom 28 August 2023 28 August 2023
Transformasi Digital
Transformation of Banking
Perbankan
Pembekalan Resertifikasi Provision of Risk Management
Solusi Bankir 15 February 19 February
Manajemen Risiko Jenjang 4, Recertification Levels 4, 5, 6 Zoom
Kompetensi 2024 2024
5, 6 dan 7 and 7
19 February
Basic Treasury Basic Treasury LPPI Jakarta 01 March 2024
2024
BANK SULSELBAR
520
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 521
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai
Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date
End Date
Webinar "Penanganan Webinar "Handling Banking 29 February 29 February
FKDKP Zoom
Kejahatan Perbankan" Crimes" 2024 2024
Training Kredit Korporasi dan Corporate Credit and Infobank
Makassar 15 March 2024 16 March 2024
Kredit Sindikasi Syndicated Credit Training Institute
Training Kredit Sindikasi Syndicated Credit Training InfoBank Makassar 15 March 2024 16 March 2024
Pelatihan Collaboration for Collaboration for Continuous Sarel Sentra
Makassar 17 April 2024 17 April 2024
Continuous Growth Growth Training Inspira
Assessment of Digital Maturity
Penilaiaan Tingkat Maturitas
Level of Commercial Banks
Digital Bank Umum sejalan Nyotama Makassar 26 April 2024 27 April 2024
in line with POJK No.11/
POJK No.11/POJK.03/2-22
POJK.03/2-22
Pelatihan Risk Based Risk Based Approach (RBA)
PT. Calamus
Approach (RBA) TPPU, TPPT Training for TPPU, TPPT and/ Jakarta 02 May 2024 03 May 2024
Rottana Cattail
dan/atau PPSPM or PPSPM
Advance Microsoft Excel for Advance Microsoft Excel for PT. Media
Banking Risk Managemen Banking Risk Management Edutama Yogyakarta 15 May 2024 17 May 2024
Analysis & Trade Finance Analysis & Trade Finance Indonesia
Strategi Penanganan Strategy for Handling
Kredit Bermasalah, Pola Problematic Credit, Key Pro Learning
Jakarta 21 May 2024 22 May 2024
Restrukturisasi dan Restructuring Patterns and & Manajement
Penyelesaiannya Resolutions
Resertifikasi Manajemen Risk Management
Solusi Bankir Zoom 20 May 2024 30 May 2024
Risiko Batch 2 Recertification Batch 2
Sosialisasi Peningkatan Fraud Socialization of Increasing
Awareness & Pencegahan Fraud Awareness & Prevention Internal Makassar 17 May 2024 17 May 2024
Tindak Pidana Perbankan of Banking Crimes
Certified Hacking Forensic Certified Hacking Forensic
Inixindo Yogya Bandung 27 May 2024 31 May 2024
Investigator (CHFI) Investigator (CHFI)
Invitation to Socialize
Undangan Sosialisasi Aplikasi
Applications E-Archive/
E-Arsip/Pengadaan Barang
Procurement of Goods and Internal Makassar 17 May 2024 18 May 2024
dan Jasa/SOP SLIK&SE
Services/SLIK&SE SOP Credit
Pemeliharaan Kredit
Maintenance
PT. CBQA Global
IT Security Awareness IT Security Awareness Makassar 13 June 2024 15 June 2024
Indonesia
Resertifikasi Manajemen Risk Management
Solusi Bankir Zoom 20 May 2024 30 May 2024
Risiko Batch 2 Recertification Batch 2
Ujian Resertifikasi Risk Management
BSMR Makassar 07 March 2024 09 March 2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
IT Security Awarness IT Security Awarness CBQA Global Makassar 13 June 2024 13 June 2024
Resertifikasi Manajemen Risk Management
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Risiko Jenjang 4 Recertification Level 4
Resertifikasi Manajemen Risk Management
BSMR Makassar 08 June 2024 09 June 2024
Risiko Jenjang 6 Recertification Level 6
FDG DPLK PT Bank Sulselbar FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK Makassar 24 June 2024 24 June 2024
BANK SULSELBAR
521
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 522
Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai
Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date
End Date
Teknik Penyusunan Kertas Technique for Preparing
Kerja Analisa Agunan Kredit Working Papers for Banking
Infobank Yogyakarta 24 June 2024 25 June 2024
Perbankan Beserta Mitigasi Credit Collateral Analysis and
Risikonya Its Risk Mitigation
Treasury Management Treasury Management Infobank Jakarta 12 June 2024 13 June 2024
Sosialisasi & Diskusi Socialization & Discussion of
Manajemen Risiko Consolidated/Integrated Risk Amri Mauraga Makassar 18 July 2024 18 July 2024
Konsolidasi/Terintegrasi Management
Ujian Sertifikasi Treasury Treasury Certification Exam ACI Jakarta 27 July 2024 27 July 2024
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Solusi Bankir
Manajemen Risiko Jenjang 4, Recertification Briefing Levels 4, Online 07 March 2024 09 March 2024
Kompetensi
5, 6 dan 7 5, 6 and 7
FDG DPLK PT Bank Sulselbar FDG DPLK PT Bank Sulselbar Asosiasi DPLK Makassar 24 June 2024 24 June 2024
Program APU PPT Customer APU PPT Customer Service Ir Hendro
Makassar 21 July 2024 22 July 2024
Service Program Soeprijatno
Pelatihan Pengukuran Budaya Risk Culture Measurement
Risiko & Sosialisasi Risk Training & Risk Awareness One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Awarenes Socialization
Sertifikasi Treasury J7 Treasury J7 Certification APUVINDO Jakarta 20 July 2024 20 July 2024
Liquidity Risk and Market Liquidity Risk and Market
Risk Management (Strategy Risk Management (Liquidity
Infobank Jakarta 17 July 2024 18 July 2024
Pengolaan Likuiditas dan Management Strategy and
Mitigasi Risiko Pasar) Market Risk Mitigation)
Implementation Asset & Implementation of Asset &
Liability Management (ALM) Liability Management (ALM)
Infobank Jakarta 04 July 2024 05 July 2024
For Banking and Financial For Banking and Financial
Institution Institution
Pelatihan Risk Aawarenes Risk Awareness Training for
One Point Makassar 15 July 2024 16 July 2024
Pejabat Eksekutif Executive Officers
Pelatihan Penerapan APUPPT APUPPT & PPPSPM
Ir Hendro
& PPPSPM bagi Account Implementation Training for Makassar 12 August 2024 13 August 2024
Soeprijatno
Officer Account Officers
Refreshment Manajemen Risk Management Refreshment Solusi Bankir
Makassar 12 August 2024 20 August 2024
Risiko Jenjang 5 Level 5 Kompetensi
Ujian Sertifikasi Treasury Treasury Certification Exam ACI Jakarta 04 August 2024 04 August 2024
FGD Peningkatan Kesadaran
FGD on Increasing Legal
Hukum dan Peran Strategis
Awareness and Strategic Role Bank Sulselbar
Aparat Penegak Hukum
of Law Enforcement Officers in & Kejaksanaan Makassar 30 August 2024 30 August 2024
dalam Pencegahan dan
Fraud Prevention and Detection Tinggi
Deteksi Fraud pada PT. Bank
at PT. Bank Sulselbar
Sulselbar
Workshop Penyusunan Workshop on Preparation of Risiko
Laporan Rencana (Resolution Planning Reports (Resolution Manajemen Makassar 31 August 2024 31 August 2024
Plan) Plan) Gagasan
BANK SULSELBAR
522
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 523
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai
Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date
End Date
Biaya Tiket PP Asesor dan
PP Ticket Fees for Assessors and
Asisten dlm kegiatan Ujian
Assistants in Risk Management BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
Resertifikasi Manajemen
Recertification Exam Activities
Risiko
APU PPT Program Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Implementation Soeprijatno
Workshop Rencana Aksi
Workshop on Sustainable
Keuangan Berkelanjutan
Financial Action Plan (RKAB)
(RKAB) berbasis Infobank Makassar 31 August 2024 31 August 2024
based on Environmental Social
Environmental Sosial and
and Governance (ESG)
Governance (ESG)
Pelatihan Risk Aawarenes Risk Awareness Training for
One Point Makassar 28 August 2024 28 August 2024
Pejabat Eksekutif Executive Officers
Implementation of APU PPT Ir Hendro
Penerapan Program APU PPT Makassar 27 August 2024 27 August 2024
Program Soeprijatno
FGD Peningkatan Kesadaran
FGD on Increasing Legal
Hukum dan Peran Strategis
Awareness and the Strategic Bank Sulselbar
Aparat Penegak Hukum
Role of Law Enforcement & Kejaksanaan Makassar 30 August 2024 30 August 2024
dalam Pencegahan dan
Officers in Fraud Prevention and Tinggi
Deteksi Fraud pada PT. Bank
Detection at PT. Bank Sulselbar
Sulselbar
Pelaksanaan Ujian Implementation of JK 5-6 Risk
Resertifikasi JK 5- 6 Management Recertification BSMR Makassar 24 August 2024 25 August 2024
Manajemen Risiko Exam
Socialization of Inventory
Sosialisasi Aplikasi Inventory DKA & DUM Makassar 02/09/2024 02/09/2024
Application
Honorarium Narasumber Honorarium for Speakers of the
Kejaksaan Tinggi Sulawesi West Sulawesi High Prosecutor's
Barat dalam rangka kegiatan Office in the context of FGD Bank Sulselbar &
Makassar 11/10/2024 11/10/2024
FGD Peningkatan kesadaran activities Increasing awareness Kejaksaan Tinggi
dan deteksi fraud pada PT and detection of fraud at PT
Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Training Oil and Gas Program Training Oil and Gas Program
for Banking Officer Analis for Banking Officers Business
Infobank Makassar 11/10/2024 12/11/2024
Bisnis dan Mitigasi Risiko Analysts and Risk Mitigation of
Pembiayaan Minyak dan Gas Oil and Gas Financing
Training Penyusunan Laporan Training on Preparation of the
Perhitungan Suku Bunga Latest Basic Credit Interest
Dasar-Kredit (SDBK) yang Rate (SDBK) Calculation Report Infobank Jakarta 17/10/2024 18/10/2024
terbaru (RPOJK SBDK) (RPOJK SBDK) POJK13 of
POJK13 Tahun 2024 2024
Sharia Governance
Kerangka Tata Kelola Syariah
Framework Implementation
Implementasi Penguatan Tata Key Pro Jakarta 30/09/2024 30/09/2024
of Strengthening of Sharia
Kelola Syariah
Governance
Refreshment Penyataan Refreshment of Financial
standar akuntansi keuangan Accounting Standards PKF Makassar 15/10/2024 15/10/2024
(PSAK) Statement (PSAK)
Socialization of HCMS
Sosialisasi Aplikasi HCMS DHC Makassar 25/10/2024 25/10/2024
Application
PT. Insan Sinergi
Training from Insight to Impact Training from Insight to Impact Makassar 26/10/2024 26/10/2024
Talenta
BANK SULSELBAR
523
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 524
Tanggal
Pendidikan/Pelatihan/Workshop/Seminar Dll Penyelenggara Tempat Tanggal Mulai
Berakhir
Education/Training/Workshop/Seminar etc. Organizer Venue Start Date
End Date
Training Oil and Gas Program Training Oil and Gas Program
for Banking Officer Analis for Banking Officers Business
Infobank Makassar 11/10/2024 12/11/2024
Bisnis dan Mitigasi Risiko Analysts and Risk Mitigation of
Pembiayaan Minyak dan Gas Oil and Gas Financing
PT. Insan Sinergi
Training from Insight to Impact Training from Insight to Impact Makassar 26/10/2024 26/10/2024
Talenta
Pembekalan Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir
Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Briefing Kompetensi
Penandatanganan PKS dan Signing of PKS and FGD
Bank Sulselbar &
FGD dengan Kejaksaaan with South Sulawesi High Makassar 11/10/2024 11/10/2024
Kejaksaan Tinggi
Tinggi Sulsel Prosecutor's Office
Refreshment Penyataan Refreshment of Financial
standar akuntansi keuangan Accounting Standards PKF Makassar 15/10/2024 15/10/2024
(PSAK) Statement (PSAK)
Pembekalan Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir
Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Briefing Kompetensi
Workshop tentang Workshop on Internal Capital
Implementasi Internal Capital Adequacy Implementation- Portrait Grup
Makassar 21/11/2024 22/11/2024
Adequacy- Assesment Proses Process Assessment & Risk Konsultan
& Risk Appetite Framework Appetite Framework
Pembekalan Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir
Makassar 13/11/2024 16/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Briefing Kompetensi
Ujian Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir
Makassar 23/11/2024 23/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Exam Kompetensi
Training Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training Trade Academy Makassar 02/12/2024 03/12/2024
PT Pustaka
Training Integrited Risk Integrated Risk Management Binaman
Jakarta 20/11/2024 21/11/2024
Management Training Pressindo-PPM
Manajemen
Refreshment and Socialization
Refreshment dan Sosialisasi PT Sarana
of Human Resource
Aplikasi Pengelolaan SDM Sumberdaya Makassar 25/10/2024 25/10/2024
Management Application
(HCMS) Solusindo
(HCMS)
Training Basic Trade Finance Basic Trade Finance Training Trade Academy Makassar 02/12/2024 03/12/2024
Ujian Resertifikasi Risk Management
BSMR Makassar 24/11/2024 24/11/2024
Manajemen Risiko Recertification Exam
Training ILAAP dan Penerapan ILAAP Training and LCR and Portrait Grup
Makassar 20/12/2024 21/12/2024
LCR dan NSFR NSFR Implementation Konsultan
Sertifikasi Manajemen Risiko Risk Management Certification
Jabatan
Nama Jumlah Sertifikasi MR
Position
Pemimpin Divisi Manajemen
Annisa Syahrul S. Risk Management Division Leader 1 Level 5
Risiko
Pemimpin Departemen
Market & Liquidity Risk Control
Fadli M Pengendalian Risiko Pasar & 1 Level 4
Department Leader
Likuiditas
BANK SULSELBAR
524
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 525
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Jabatan
Nama Jumlah Sertifikasi MR
Position
Pemimpin Departemen
Credit/Financing Risk Control
Indra Karlesa Pengendalian Risiko Kredit/ 1 Level 4
Department Leader
Pembiayaan
Pemimpin Departemen
Operational, IT and Other Risk
Faisal Hafiz Pengendalian Risiko 1 Level 4
Control Department Leader
Operasional, TI dan Lainnya
Nuzul Hasry Hamdani Analis Yunior Junior Analyst 1 Level 2
Muhammad Hafiyansyah Analis Yunior Junior Analyst 1 Level 1
Dedy Rosadi Igirisa Analis Analyst 1 Level 2
Miftahul Khaer Senior Asst Administrasi Senior Administrative Assistant 1 Level 2
Arifar Asst Administrasi Administrative Assistant 1 Level 1
Zainal Basri Analis Analyst 1 Level 1
Asst administrasi (kontrak Administrative Assistant (bank
Nur Annisa Yusuf 1 -
bank) contract)
Administrative Assistant
Fhyrshany Ibrah Administrasi (Outsourcing) 1
(Outsourcing)
Jumlah Total 12
Pelaksanaan Tugas Divisi Manajemen Implementation of Duties of the Risk
Risiko Tahun 2024 Management Division in 2024
Selama tahun 2024, Divisi Manajemen Risiko telah In 2024, the Risk Management Division has executed its duties
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya antara lain: and responsibilities, including:
1. Standarisasi Proses Bisnis – Penyederhanaan Kebijakan 1. Business Process Standardization – Simplification of Credit
Manajemen Risiko Kredit, Risiko Investasi dan Risiko Risk Management Policies, Investment Risk, and Return Risk
Imbal Hasil 2. Digitalization of Risk Management
2. Digitalisasi Risk Management 3. Enhancing Credit Risk Awareness
3. Peningkatan Risk Awareness Kredit 4. Development of Tools and Improvement of Industry Risk
4. Penyusunan Tools dan Perbaikan Kebijakan SOP Industry Rating (IRR & PG) SOP Policy
Risk Rating (IRR & PG) 5. Increasing Operational Risk Awareness
5. Peningkatan Risk Awareness Operasional 6. Digital Risk Management
6. Digital Risk Management 7. Business Process Standardization – Simplification of Risk
7. Standarisasi Proses Bisnis - Penyederhanaan Kebijakan Management Policies
Manajemen Risiko 8. Business Process Standardization – Preparation of Risk
8. Standarisasi Proses Bisnis – Penyusunan Kebijakan Management Policy for Market Risk RWA
Manajemen Risiko ATMR Risiko Pasar 9. Digitalization of Risk Management
9. Digitalisasi Risk Management 10. Enhancing Liquidity Risk Awareness
10. Peningkatan Risk Awareness Likuiditas
BANK SULSELBAR
525
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 526
KOMITE DI BAWAH DIREKSI COMMITTEES UNDER THE BOD'S
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta The Company establishes and defines the structure and
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam rangka membership of the Committees under the Board of Directors to
menunjang pelaksanaan tugas Direksi untuk mencapai support the execution of the Board’s responsibilities in achieving
tujuan Perseroan. Komite-Komite tersebut berperan dalam the Company’s objectives. These Committees facilitate oversight,
mempermudah monitoring dan menciptakan efektivitas promote effective problem-solving, and develop strategic
pemecahan masalah serta pengembangan aspek yang initiatives in alignment with applicable regulations.
dipandang strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang
berlaku.
Berikut adalah Komite di bawah Direksi yang dibentuk guna The following Committees operate under the Board of Directors
mendukung pelaksanaan tugas Direksi, yang terdiri dari: to support the execution of its duties:
1. Komite Asset & Liability Committee (ALCO) 1. Asset & Liability Committee (ALCO)
2. Komite Manajemen Risiko 2. Risk Management Committee
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi 3. Information Technology Steering Committee
4. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia 4. Human Resource Management Committee
5. Komite Etik dan Disiplin 5. Ethics and Discipline Committee
6. Komite Manajemen Efisiensi 6. Efficiency Management Committee
7. Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel 7. Product, Network, and Delivery Channel Committee
8. Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan 8. Credit/Financing Policy Committee
Komite tersebut dibantu melalui rapat staff Supporting Group The committee is assisted by the Supporting Group (SSG) staff
(SSG) yang dibentuk untuk membantu tugas Komite Direksi meetings, which are designed to help the Board of Directors
yaitu : Committee fulfill its responsibilities. The following committees
1. SSG Komite Manajemen Risiko (SSG-KMR) have been established for this purpose:
2. SSG Asset & Liability Committee (SSG-ALCO) 1. SSG Risk Management Committee (SSG-KMR)
3. SSG Komite Manajemen Sumber Daya Manusia (SSG- 2. SSG Asset & Liability Committee (SSG-ALCO)
KMDM) 3. SSG Human Resource Management Committee (SSG-
4. SSG Komite Manajemen Efisiensi KMDM)
5. SSG Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan 4. SSG Efficiency Management Committee
6. SSG Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel 5. SSG Credit/Financing Policy Committee
6. SSG Product, Network and Delivery Channel Committee
Untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam To help the Board of Directors fulfill its responsibilities
pengambilan keputusan kredit/pembiayaan dan/atau regarding credit and financing decisions, policy execution, and
mengeksekusi kebijakan, pelaksanaan komite kredit, maka the implementation of the credit committee, the following
dibentuk komite sebagai berikut : committees have been established:
1. Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi 1. Credit/Syndicated Financing Committee
2. Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi 2. Large Credit/Financing and Corporate Committee
3. Komite Kredit/Pembiayaan Menengah 3. Intermediate Credit/Financing Committee
4. Komite Pembiayaan Ritel/Kecil 4. Retail Credit/Financing Committee
5. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang 5. Branch Credit/Financing Committee
6. Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan 6. Credit/Financing Restructuring Committee
7. Komite Penyelesaian Kredit/Pembiayaan Bermasalah, 7. Committee for Settlement of Problematic Credit/Financing,
Hapus Buku Murni, Hapus Tagih, Hapus Buku Pure Write-Off, Write-Off of Collection, Write-Off of
Penjamainan dan Pengampunan BUnga/Margin. Guarantee Book, and Forgiveness of Interest/Margin
BANK SULSELBAR
526
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 527
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE ASSET & LIABILITY ASSET & LIABILITY COMMITTEE
COMMITTEE (ALCO) (ALCO)
ALCO (Asset & Liability Committee) dibentuk dengan The Asset & Liability Committee (ALCO) is comprised of members
beranggotakan Direksi dan beberapa anggota manajemen of the Board of Directors and select senior management personnel
senior yang bertanggung jawab dalam menentukan kebijakan responsible for formulating company management policies
dan strategi pengelolaan perusahaan serta mengawasi and strategies, as well as overseeing their implementation and
penerapan dan pelaksanaannya. ALCO memiliki tugas execution. ALCO is tasked with discussing and making strategic
dan tanggung jawab dalam pembahasan dan pengambilan decisions related to the management of asset and liability
keputusan strategis terkait pengelolaan produk aset products, while also considering growth, business continuity, and
dan liabilitas dengan tetap mempertimbangkan aspek profitability.
pertumbuhan, kesinambungan bisnis dan profitabilitas.
Struktur dan Keanggotaan Komite Structure and Membership of ALCO
ALCO Committee
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Regarding the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
ALCO dibentuk sesuai dengan Surat Keputusan ALCO was established in accordance with Board of Directors
Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Tentang Susunan Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024 Concerning the
Keanggotaan Asset & Liability Committee (ALCO) yang Membership Composition of the Asset & Liability Committee
terdiri dari: (ALCO) which consists of:
Susunan Keanggotaan Komite Alco
Composition Of Alco Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Pemasaran dan Syarian Director of Marketing and Sharia
Sekretaris Pemimpin Divisi Treasruy
Treasury Division Leader
Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operation and IT
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Compliance Division Leader (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Risk Management Division Leader (SKMR)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA) Finance and Accounting Division Leader (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Fund and Services Division Leader (DJS)
Anggota Tetap
Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Corporate and Commercial Division Leader (DKK)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Retail and Consumer Division Leader (DRK)
Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Sharia Business Unit Division Leader (DSY)
Pemimpin Divisi Strategy dan Initiative Management Office Strategy and Initiative Management Office Division Leader
(SIMO) (SIMO)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB) International Banking Division Leader (DIB)
Pemimpin Divisi Teknologi Informasi (DTI) Information Technology Division Leader (DTI)
Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk
Anggota Tidak Tetap All Division Leaders who are not Permanent Members
Anggota Tetap
BANK SULSELBAR
527
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 528
Profil Komite ALCO ALCO Committee Profile
Profil Komite Asset Liability Committee (ALCO) dapat The profile of the Asset Liability Committee (ALCO) is included
dilihatpada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif in the Board of Directors Profile and Executive Officers Profile
dalam Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. sections within the Company Profile chapter of this Annual
Report.
Independensi Anggota Komite ALCO Independence of ALCO Committee
Komite ALCO secara independen melapor dan bertanggung Members
jawab kepada Direksi dalam menjalankan tugasnya. The ALCO Committee operates independently and reports directly
Independensi anggota Komite ALCO tercermin dari to the Board of Directors in the execution of its responsibilities. The
hubungan kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan independence of the ALCO Committee members is demonstrated
dan kepemilikan saham Bank Sulselbar dan perusahaan lain. by their lack of familial, financial, management, and shareholding
relationships with Bank Sulselbar and affiliated entities.
Pernyataan Independensi Komite ALCO sebagai berikut: The ALCO Committee's Independence Statement is as follows:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No familial relationships with the Board of Commissioners,
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota komite Directors, or other ALCO Committee members.
ALCO. • No financial relationships with the Board of Commissioners
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan and
komisaris dan direksi • No management relationships with Bank Sulselbar or
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank affiliated
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi • No share ownership in Bank
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not serving as an administrator for any political party or as a
Sulselbar regional government
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Komite Manajemen Dana (Asset Liability Committee/ALCO) The Asset Liability Committee (ALCO) is a permanent committee
adalah Komite tetap dibawah Direksi yang bertugas dan under the Board of Directors, tasked with ensuring the optimal
bertanggung jawab untuk mencapai tingkat profitabilitas profitability of Bank Sulselbar while managing liquidity and
Bank Sulselbar yang optimum serta risiko likuiditas dan market risks. This is achieved through the formulation of policies
risiko pasar yang terkendali melalui penetapan kebijakan and strategies concerning the bank's assets and liabilities. Key
dan strategi aset dan liabilitas Bank Sulselbar. Beberapa functions and authorities of ALCO include:
fungsi pokok dan wewenang dari ALCO antara lain:
1. Bertanggung jawab terhadap pengembangan, kaji ulang, 1. Responsible for the development, review, and modification of
dan modifikasi strategi ALMA; ALMA strategies;
2. Bertanggung jawab atas pencapaian rentabilitas bank 2. Responsible for achieving bank profitability in accordance
sesuai dengan target keuntungan (laba) pertumbuhan with the target profit (profit) growth plan and several
rencana dan beberapa ukuran rentabilitas yang telah profitability measures that have been set in the budget;
ditetapkan dalam anggaran; 3. Evaluate the bank’s interest rate risk position and ALMA
3. Evaluasi posisi risiko suku bunga bank dan strategi ALMA strategy to ensure that the results of the risk taking
guna memastikan bahwa hasil risk taking position telah position are consistent with the objectives of interest rate
konsisten dengan tujuan pengelolaan suku bunga; management;
4. Melakukan rapat secara berkala minimum sebulan sekali 4. Conduct regular meetings at least once a month to assess,
untuk menilai, merencanakan dan mengambil langkah plan and take steps in the form of policies or action plans
berupa kebijaksanaan atau action plan untuk mengejar to pursue work plan and budget targets with the realization
target rencana kerja dan anggaran dengan realisasi yang that occurs;
terjadi;
BANK SULSELBAR
528
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 529
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
5. Merumuskan dan memutuskan pricing strategy yang 5. Formulate and decide on pricing strategies that include:
meliputi : a. Credit / Financing Pricing (Based Lending Rate, Prime
a. Pricing Kredit / Pembiayaan (Based Lending Rate, Rate)
Prime Rate) b. Deposit Pricing (Demand Deposit, Time Deposit, Time
b. Pricing Deposit (Demand Deposit, Time Deposit, Time Deposit on Call, etc.)
Deposit on Call, dll) c. Pricing of Other Bank Products and Services that
c. Pricing Produk dan Jasa Bank Lainnya yang significantly affect the bank’s profit and loss.
mempengaruhi laba rugi bank secara signifikan.
6. Melakukan rapat secara berkala untuk menilai, 6. Conduct regular meetings to assess and evaluate the bank’s
mengevaluasi performance bank yang berkaitan dengan performance related to the GAP position (GAP Management)
posisi GAP (GAP Management) dalam kaitannya dengan in relation to interest rate fluctuations.
fluktuasi tingkat bunga. 7. Conduct periodic reviews of pricing for assets and liabilities
7. Melaksanakan secara berkala kaji ulang atas penetapan to ensure optimization of investment results (credit),
harga (Pricing) aktiva dan pasiva untuk memastikan minimization of funding costs, and maintenance of the bank's
bahwa pricing tersebut dapat mengoptimalkan hasil balance sheet structure.
penanaman dana (Kredit), meminimalkan biaya dana dan
memelihara struktur neraca bank; 8. Conduct periodic reviews of the bank's liquidity position and
8. Melakukan kaji ulang secara periodik posisi likuiditas determine the percentage of liquidity to be maintained by the
bank dan merumuskan besarnya presentase likuiditas bank.
yang akan dipertahankan oleh bank; 9. Conduct periodic reviews of the bank's fund allocation in
9. Melakukan kaji ulang secara periodik posisi alokasi assets that generate Earnings Assets and formulate the
penempatan dana bank pada aktiva yang menghasilkan optimal allocation of Earnings Asset funds.
(Earning Asset) dan merumuskan pada alokasi dana
Earning Asset yang optimal; 10. Conduct periodic reviews of the bank's funding source
10. Melakukan kaji ulang secara periodik posisi sumber dana position and establish the composition of funding sources
bank dan merumuskan komposisi jenis-jenis sumber that optimize the Cost of Funds.
dana yang menghasilkan Cost of Fund yang optimal; 11. Conduct periodic reviews of the bank's exposure in the
11. Melakukan kaji ulang secara periodik posisi eksposur interbank money market, establishing limits on the size of
bank pada penempatan dana di pasar uang antarbank, positions in assets allocated to the money market.
dengan menempatkan limit besarnya posisi Asset bank
pada penempatan dana di pasar uang; 12. Conduct periodic reviews of the quality and quantity of the
12. Melakukan kaji ulang secara periodik kualitas dan credit portfolio and determine the Loan to Deposit Ratio that
kuantitas portfolio perkreditan dan menetapkan the bank will adopt.
besarnya posisi Loan to Deposit Ratio yang akan diambil
oleh bank; 13. Engage in discussions regarding the bank's capital position
13. Melakukan pembahasan mengenai posisi permodalan to achieve a minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) in
bank dalam upaya mencapai posisi Capital Adequacy alignment with the Risk Appetite set by the bank, or to
Ratio (CAR) minimum sesuai dengan Risk Appetite yang maintain the minimum CAR limit based on the Risk Profile
ditetapkan Bank atau menjaga batas minimum CAR assessment through prudent capital planning.
sesuai hasil penilaian Profil Risiko dengan melaksanakan
capital planning yang cermat; 14. Engage in discussions regarding the position and allocation of
14. Melakukan pembahasan mengenai posisi dan alokasi funds in the bank's placements and investments in securities,
dana pada penempatan dan investasi Bank pada surat- as well as the optimal amount of fixed assets and office
surat berharga, serta pada jumlah yang optimal atas inventory.
harta tetap dan inventaris kantor; 15. Conduct additional meetings as needed to address changes
15. Melaksanakan rapat-rapat lainnya yang disyaratkan in the money market or sudden shifts in government
oleh perubahan-perubahan yang terjadi pada pasar regulations.
uang ataupun perubahan-perubahan dari segi peraturan
pemerintah yang terjadi secara tiba-tiba;
BANK SULSELBAR
529
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 530
16. Melakukan kaji ulang atas deviasi hasil aktual dengan 16. Review deviations from actual results compared to budget
proyeksi anggaran dan rencana bisnis bank; projections and the bank's business plan.
17. Melaksanakan penyampaian informasi kepada Direksi 17. Provide updates to the Board of Directors regarding
mengenai setiap perkembangan ketentuan dan developments in relevant provisions and regulations that
peraturan terkait yang memengaruhi strategi kebijakan impact ALMA's policy strategy.
ALMA;
18. Melakukan kaji ulang terhadap kebijakan dan keputusan 18. Conduct periodic reviews of ALCO policies and decisions,
ALCO secara berkala, khsusunya terhadap perubahan particularly in response to external changes such as
eksternal seperti ketentuan yang berlaku, kondisi pasar, applicable regulations, market conditions, and customer
dan perilaku nasabah. behavior.
Pedoman Kerja ALCO ALCO Work Guidelines
ALCO dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya In fulfilling its duties and responsibilities, the Asset and Liability
mengacu pada Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Asset Committee (ALCO) adheres to the Company Guidelines (BPP) for
Liability Management dan Likuiditas Buku Asset and Liability Asset Liability Management and the Liquidity Book as outlined in
Committee (ALCO) yang ditetapkan dalam Surat Keputusan the Decree of the Board of Directors No. SK/048/DIR/K/X/2024.
Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 tentang Asset and Liability This decree pertains to the Asset and Liability Committee (ALCO)
Committee (ALCO) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi of PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat yang disesuaikan dengan Peraturan Barat, and is aligned with the latest Banking Regulations
Regulasi Perbankan terkini tentang pengaturan Tata Tertib regarding Work Rules, Work Ethics, working hours, and meeting
Kerja, Pengaturan Etika Kerja, waktu dan rapat kerja. protocols.
Pembagian Tugas Anggota ALCO ALCO Members’ Task Distribution
Jabatan dalam ALCO Tugas dan Tanggung Jawab Position in ALCO Duties and responsibilities
Mendiskusikan/menetapkan/meninjau
ALCO ALCO Discuss/set/review policies
kembali kebijakan
Menganalisa/melaporkan/mengusulkan
Sekretaris ALCO Secretary of ALCO Analyze/report/propose policy steps
langkah kebijakan
SSG-ALCO Menganalisa/mengumpulkan informasi SSG-ALCO Analyze/gather information
Related Branches/
Cabang/Divisi Terkait Melaksanakan kebijakan Implement policies
Divisions
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Bank rutin mengadakan Rapat ALCO (Asset & Liability The Bank conducts ALCO (Asset & Liability Committee) meetings
Committee) setiap bulan. Agenda rapat ALCO dipimpin on a monthly basis. The agenda for each meeting is led by the
Ketua ALCO dan/atau Ketua pengganti ALCO serta dihadiri ALCO Chairperson and/or the ALCO Alternate Chairperson, with
oleh anggota ALCO dan undangan. Keputusan Rapat ALCO participation from ALCO members and invited guests. Decisions
diambil secara musyawarah mufakat dan telah sesuai dengan made during ALCO meetings are reached by consensus and are
kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat ALCO telah memenuhi aligned with the Bank’s business needs. The forum for ALCO meetings
kuorum rapat sesuai ketentuan atau kebijakan manajemen meets the quorum requirements as established by management
terkait Komite di bawah Direksi. policies related to the Committee under the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Rapat Board Attendance Record
Sepanjang tahun 2024, ALCO telah melangsungkan 12 (dua In 2024, ALCO held a total of 12 meetings, with attendance details
belas) kali rapat, dengan rincian sebagai berikut: as follows:
BANK SULSELBAR
530
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 531
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Jumlah
Nama Jabatan
Rapat Kehadiran %
H. Yulis Suandi Direktur Utama 12 11 92%
Dirhamsyah Kadir* Direktur Pemasaran & Syariah 5 5 100%
Iswadi Ayub Direktur Operasional dan TI 12 9 75%
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 12 11 92%
H. Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 12 11 92%
* Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur * Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Adapun agenda rapat sebagai berikut: The meeting agenda is as follows:
Tanggal Tempat |
Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta | Participant
Date Venue
1. Dirut
1. Economic Review 1. Economic Review 8. SKMR
2. Plt.
2. Liquidity, Maturity-Repricing 2. Liquidity, Maturity-Repricing 9. DKA
Dirpem Ruang Rapat
Profile, dan Performance Bank Profile, and Bank Performance 10. DJS
30 Januari 3. Dirkep Lantai 3,
3. Usulan Perubahan Komponen 3. Proposed Changes to Cost 11. DKK
2024 4. Dirops Gedung A Bank
Biaya, Tenor, dan Penalti Components, Tenor, and Other 12. DRK
5. Dirkum Sulselbar
Kredit Umum Lainnya (KUL) General Credit Penalties (KUL) 13. DSY
6. DTR
4. Hal-hal Penting Lainnya 4. Other Important Matters 14. SIMO
7. SKK
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing
Profile, dan Performance Bank
Profile, and Bank Performance 1. Dirut
3. Usulan Perpanjangan
3. Proposed Extension of Retail 2. Plt. 7. SKK
Program Gimmick Deposito
Deposit Gimmick Program Dirpem 8. DKA Ruang Rapat
Retail
26 Februari 4. Proposed Extension of Hajj 3. Dirkep 9. DJS Lantai 3,
4. Usulan Perpanjangan
2024 Business Cycle Program and 4. Dirops 10. DRK Gedung A Bank
Program Hajj Business Cycle
Hajj Referral Fee 5. Dirkum 11. DSY Sulselbar
dan Fee Referral Haji
5. Proposed Extension of 6. DTR 12. SIMO
5. Usulan Perpanjangan
Member Get Member
Program Member Get Member
Program for Realization of
untuk Realisasi Kredit
Consumer Credit in 2024
Konsumtif Tahun 2024
1. Dirut
1. Economic Review 1. Economic Review 8. SKMR
2. Plt.
2. Liquidity, Maturity-Repricing 2. Liquidity, Maturity-Repricing 9. DKA
Dirpem Ruang Rapat
Profile, dan Performance Bank Profile, and Bank Performance 10. DJS
22 Maret 3. Dirkep Lantai 3,
3. Usulan Evaluasi & 3. Proposed Evaluation & 11. DKK
2024 4. Dirops Gedung A Bank
Perpanjangan Program Extension of Product Bundling 12. DRK
5. Dirkum Sulselbar
Bundling Produk Program 13. DSY
6. DTR
4. Hal-hal Penting Lainnya 4. Other Important Matters 14. SIMO
7. SKK
1. Dirut
2. Plt. 6. SKK Ruang Rapat
1. Economic Review 1. Economic Review
Dirpem 7. DKK Lantai 3,
19 April 2024 2. Liquidity, Maturity-Repricing 2. Liquidity, Maturity-Repricing
3. Dirops 8. DRK Gedung A Bank
Profile, dan Performance Bank Profile, and Bank Performance
4. Dirkum 9. SIMO Sulselbar
5. DTR
BANK SULSELBAR
531
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 532
Tanggal Tempat |
Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta | Participant
Date Venue
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing 1. Dirut
Profile, dan Performance Bank 8. SKMR
Profile, and Bank Performance 2. Plt.
3. Pengajuan Uncommitted 9. DKA
3. Submission of Uncommitted Dirpem
Facility Line PT SMF 10. DJS Ruang Direktur
Facility Line PT SMF 3. Dirkep
17 Mei 2024 4. Tindak Lanjut Keputusan 11. DKK Pemasaran &
4. ALCO Decision Follow-up 4. Dirops
ALCO 12. DRK Syariah
5. Proposed Administration Fee, 5. Dirkum
5. Usulan Biaya Administrasi, 13. DSY
Appraisal Fee, Margin & Sharia 6. DTR
Biaya Appraisal, Margin & 14. SIMO
KUR Term 7. SKK
Jangka Waktu KUR Syariah
6. Other Important Matters
6. Hal-hal Penting Lainnya
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing
Profile, and Bank Performance
Profile, dan Performance Bank
3. Proposed Disbursed Facility
3. Usulan Disbursed Facility
Line PT SMF
Line PT SMF
4. Proposed Evaluation of ASN
4. Usulan Evaluasi Sistem
Payroll System
Payroll ASN
5. Proposed Free Checkbook/Giro
5. Usulan Fasilitas Free Buku
Bill Facility KPU South Sulawesi
Cek/Bilyet Giro KPU Sulsel
6. Proposed Evaluation of Off-Us 1. Dirut 5. SKMR
6. Usulan Evaluasi Pembebanan
Cash Withdrawal Fee Charges 2. Dirkep 6. DKA
24 Juni 2024 Biaya Tarik Tunai Off-Us Hyatt Place
7. Proposed Changes to Digital 3. Dirops 7. DJS
7. Usulan Perubahan Tarif
Channel Administration Rates 4. DTR 8. SIMO
Administrasi Kanal Digital
8. Proposed Changes to Interest
8. Usulan Perubahan Suku
Rates, Provision Fees, and
Bunga, Biaya Provisi, dan
Administration Fees for Non-
Biaya Administrasi untuk
Program Productive Credit PT
Kredit Produktif Non-
Bank Sulselbar
Program PT Bank Sulselbar
9. Proposed Determination of
9. Usulan Penetapan Margin
Construction Financing Margin
Pembiayaan Konstruksi dan
and Procurement of Goods/
Pengadaan Barang/Jasa
Services
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing
Profile, dan Performance Bank
Profile, and Bank Performance
3. Usulan Pricing Sistem
3. Proposed Pricing of Inter-Office
Rekening AntarKantor
Account System (SRAK)
(SRAK)
4. Proposed Evaluation & Request
4. Usulan Evaluasi &
for Adjustment of Checkbook &
Permohonan Penyesuaian 1. Dirut
Giro Bill Fees
Biaya Cek & Bilyet Giro 2. Plt. 7. SKMR
5. Proposed Interest Rates, Fees,
5. Usulan Suku Bunga, Biaya, Dirpem 8. DKA
and Limits of Mamiri Bisnis Ruang Direktur
dan Limit Produk Tabungan 3. Dirkep 9. DJS
25 Juli 2024 Savings Products Pemasaran &
Mamiri Bisnis 4. Dirkum 10. DRK
6. Proposed Pricing of Uangta’ Syariah
6. Usulan Pricing Uangta’ Card 5. DTR 11. DSY
Card
7. Usulan Penyesuaian Suku 6. SKK 12. SIMO
7. Proposed Adjustment of
Bunga KUL, Biaya Admin,
KUL Interest Rate, Admin
Biaya Provisi, & Penghapusan
Fee, Provision Fee, & Penalty
Penalti
Elimination
8. Usulan Perpanjangan
8. Proposed Extension of Sharia
Program Nabung Untung
Profit Savings Program
Syariah
9. Profit and Loss Prognosis for
9. Prognosa Laba Rugi
December 2024
Desember Tahun 2024
BANK SULSELBAR
532
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 533
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal Tempat |
Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta | Participant
Date Venue
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing
Profile, dan Performance Bank
Profile, and Bank Performance
3. Usulan Evaluasi Pemisahan
3. Proposed Evaluation of
Suku Bunga Deposan
Separation of Deposit Interest
Deposito dan Pengenaan 1. Dirut 7. DKA
Rates and Imposition of Deposit
Denda Penalti Deposito 2. Dirpem 8. DJS Ruang Rapat
Penalty Fines
26 Agustus 4. Usulan Program Giro 3. Dirkep 9. DKK Lantai 3,
4. Proposed Conventional Giro
2024 Konvensional Akhir Tahun 4. Dirkum 10. DRK Gedung A Bank
Program End of 2024
2024 5. DTR 11. DSY Sulselbar
5. Proposed Changes in
5. Usulan Perubahan 6. SKMR 12. SIMO
Maintenance and Storage
Biaya Pemeliharaan dan
Costs for Berkah iB Gold Pawn
Penyimpanan Produk Gadai
Products
Emas Berkah iB
6. Proposed Sharia Multipurpose
6. Usulan Margin Pembiayaan
Financing Margin
Multiguna Syariah
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity-Repricing
2. Liquidity, Maturity-Repricing
Profile, and Bank Performance
Profile, dan Performance Bank
3. Proposed Implementation of
3. Usulan Pemberlakuan RAK
Foreign Currency RAK (USD)
Valas (USD)
4. Proposed Preparation of
4. Usulan Penyusunan Laporan
SBDK Report (According to
SBDK (Sesuai POJK 13 Tahun 1. Dirut 8. SKMR
POJK 13 of 2024 concerning
2024 tentang Transparansi 2. Dirpem 9. DKA
Transparency and Publication Ruang Rapat
30 dan Publikasi Suku Bunga 3. Dirkep 10. DJS
of Basic Credit Interest Rates for Lantai 3,
September Dasar Kredit bagi BUK) 4. Dirops 11. DKK
BUK) Gedung A Bank
2024 5. Usulan Program Member Get 5. Dirkum 12. DRK
5. Proposed Member Get Member Sulselbar
Member Instansi Publik Tahun 6. DTR 13. DSY
Program for Public Institutions
2024-2025 7. SKK 14. SIMO
in 2024-2025
6. Usulan Perubahan Suku
6. Proposed Changes in Interest
Bunga untuk Kredit Produktif
Rates for Non-Program
NonProgram (Kredit Modal
Productive Credit (Working
Kerja dan Kredit Investasi) PT
Capital Credit and Investment
Bank Sulselbar
Credit) of PT Bank Sulselbar
7. Hal-hal Penting Lainnya
7. Important Matters Others
1. Economic Review
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity Profile,
2. Liquidity, Maturity Profile,
Repricing Gap, dan
Repricing Gap, and Bank
Performance Bank
Performance
3. Usulan Ketentuan Rekening
3. Proposed Provisions for Special
Khusus Devisa Hasil Ekspor
Accounts for Natural Resource
Sumber Daya Alam (Reksus
Exports (Reksus DHE SDA) 1. Dirut 6. SKMR
DHE SDA) Ruang Rapat
4. Proposed Funding through 2. Dirpem 7. DKA
28 Oktober 4. Usulan Pendanaan melalui Lantai 3,
Financing Received (PYD) from 3. Dirkep 8. DJS
2024 Pembiayaan Yang Diterima Gedung A Bank
PT SMF UUS 4. Dirkum 9. DKK
(PYD) dari PT SMF UUS Sulselbar
5. Additional Proposals related 5. DTR 10. DSY
5. Usulan Tambahan terkait
to Changes in Interest
Perubahan Suku Bunga,
Rates, Provision Fees, and
Biaya Provisi, dan Biaya
Administration Fees for Non-
Administrasi untuk Kredit
Program Productive Credit of PT
Produktif Non-Program PT
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar
6. Other Important Matters
6. Hal-hal Penting Lainnya
BANK SULSELBAR
533
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 534
Tanggal Tempat |
Agenda Rapat Meeting Agenda Peserta | Participant
Date Venue
1. Economic Review 1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity Profile, dan 2. Liquidity, Maturity Profile, and
Performance Bank Bank Performance
3. Net Stable Funding Ratio 3. Net Stable Funding Ratio
1. Dirpem
(NSFR) (NSFR) 7. SKMR
2. Dirkep Ruang Rapat
4. Usulan Kerja Sama KPR BPJS 4. Proposed BPJS TK KPR 8. DKA
25 November 3. Dirops Lantai 3,
TK Cooperation 9. DJS
2024 4. Dirkum Gedung A Bank
5. Usulan Penyesuaian Suku 5. Proposed Adjustment of Interest 10. DKK
5. DTR Sulselbar
Bunga, Biaya Administrasi, Rates, Administration Fees, and 11. SIMO
6. SKK
dan Biaya Penalti untuk KPR Penalty Fees for KPR
6. Usulan Program Diskon Biaya 6. Proposed KUL Administration
Administrasi KUL Fee Discount Program
7. Hal-hal Penting Lainnya 7. Other Important Matters
1. Economic Review
2. Liquidity, Maturity Profile, dan 1. Economic Review
Performance Bank 2. Liquidity, Maturity Profile, and
3. Pinjaman Bilateral PT Bank Performance
Sarana Multigriya Finansial 3. PT Sarana Multigriya Finansial
1. Dirut 8. SKMR
(Refinancing) Bilateral Loans (Refinancing)
2. Dirpem 9. DKA
4. Usulan Penetapan Rate 4. Proposed Determination of Rate Ruang Rapat
3. Dirkep 10. DJS
27 Desember Implementasi Sistem for Implementation of Inter- Lantai 3,
4. Dirops 11. DKK
2024 Rekening AntarKantor Office Account System (SRAK) Gedung A Bank
5. Dirkum 12. DRK
(SRAK) 5. Proposed Administration Fee for Sulselbar
6. DTR 13. DSY
5. Usulan Biaya Administrasi Agricultural Machinery Business
7. SKK 14. SIMO
untuk Kredit Usaha Alsintan Credit (KUA)
(KUA) 6. Proposed Savings Prize Draw
6. Usulan Program Undian Program of PT Bank Sulselbar in
Tabungan Berhadiah PT Bank 2025
Sulselbar Tahun 2025
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Implementation Report
Sesuai dengan SOP GCG PT Bank Sulselbar, Rapat Asset & In accordance with the GCG Standard Operating Procedures
Liability Committee (ALCO) diselenggarakan secara reguler of PT Bank Sulselbar, the Asset & Liability Committee (ALCO)
setiap bulan minimal 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan convenes regularly on a monthly basis, at a minimum of once per
atau diselenggarakan sesuai kebutuhan. Sepanjang tahun month, and additionally as required. Throughout 2024, PT Bank
2024, PT Bank Sulselbar telah memenuhi ketentuan untuk Sulselbar has successfully adhered to this requirement, holding a
menyelenggarakan rapat ALCO secara reguler setiap bulan total of 12 (twelve) ALCO meetings.
dengan frekuensi rapat ALCO total sebesar 12 (dua belas) kali.
Dalam implementasinya, ALCO dibantu dengan sebuah The ALCO is supported by the ALCO Staff Supporting Group
komite penunjang yaitu Staff Supporting Group ALCO (SSG- (SSG-ALCO), which comprises division and department leaders
ALCO) yang terdiri dari para pemimpin divisi dan pemimpin who serve as permanent members. The responsibilities of
departemen yang merupakan anggota tetap. Adapun tugas the SSG-ALCO include preparing both internal and external
dan tanggung jawab Staff Supporting Group ALCO (SSG- data, conducting data analysis, and developing strategies and
ALCO) meliputi persiapan data - data internal maupun recommendations pertaining to asset and liability management
eksternal, melakukan data analisis, serta merumuskan for presentation at the ALCO meetings.
strategi dan rekomendasi terkait pengelolaan Asset dan
liability untuk kemudian diajukan didalam rapat ALCO.
Didalam rapat komite ALCO sepanjang tahun 2024, During the ALCO committee meetings throughout 2024, all policy
seluruh keputusan kebijakan bank diputuskan berdasarkan decisions of the bank are made based on the recommendations
rekomendasi dan strategi yang diajukan oleh anggota SSG- and strategies provided by the SSG-ALCO members. These
BANK SULSELBAR
534
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 535
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
ALCO dengan terlebih dahulu dilakukan pembahasan secara recommendations undergo thorough discussions to evaluate the
mendalam untuk melihat dampak dari keputusan-keputusan potential impact of strategic decisions before being collectively
strategis tersebut sebelum diputuskan secara kolektif agreed upon by all participants of the ALCO meetings, which are
kolegial oleh seluruh peserta rapat komite ALCO yang dalam chaired by the President Director.
hal ini diketuai oleh Direktur Utama.
Direksi menilai bahwa rapat-rapat serta keputusan dari The Board of Directors assesses that the meetings and decisions
Asset Liabilities Management Committee telah dilaksanakan of the Asset and Liabilities Management Committee have been
dengan cukup efektif. executed effectively.
Staff Supporting Group ALCO (SSG ALCO Staff Supporting Group (SSG-
ALCO) ALCO)
Dalam implementasinya ALCO dibantu dengan sebuah The ALCO is supported by a dedicated organization known as the
organisasi penunjang yaitu Staff Supporting Group ALCO (SSG ALCO Staff Supporting Group (SSG-ALCO).
ALCO).
Staff Supporting Group Asset & Liability Committee terdiri atas The Asset & Liability Committee consists of the following two
2 (dua) keanggotaan, yaitu: categories of members:
1. Anggota Tetap jawab Staff Supporting Group Asset Liability 1. Permanent Members of the SSG-ALCO:
Committee (SSG-ALCO) terdiri dari:
a. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Manajemen a. Head of Work Unit in charge of Risk Management as
Risiko Selaku Ketua Chairperson
b. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Pengendalian b. Head of Work Unit in charge of Financial Control as
Keuangan Selaku Ketua Pengganti Alternate Chairperson
c. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang c. Head of Department in charge of Credit Risk Control,
Pengendalian Risiko Kredit, Pasar & Likuiditas Selaku Market & Liquidity as Secretary
Sekertaris d. Head of Work Unit in charge of Treasury
d. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Treasury e. Head of Work Unit in charge of Marketing
e. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Pemasaran f. Head of Work Unit in charge of Planning and Development
f. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Perencanaan g. Head of Work Unit in charge of Information Technology
dan Pengembangan h. Head of Department in charge of Liquidity Management
g. Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Teknologi and Balance Sheet
Informasi i. Head of Department in charge of Budget
h. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang
Pengelolaan Likuiditas dan Balance Sheet
i. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang
Anggaran
2. Anggota Tidak Tetap Staff Supporting Group Asset Liability 2. Non-Permanent Members of the SSG-ALCO:
Committee (SSG-ALCO) terdiri dari:
a. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang a Department Leader responsible for Business
Pengembangan Bisnis & Jaringan Development & Networking
b. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang b Department Head in the Work Unit responsible for
membidangi Pengendalian Keuangan Financial Control
c. Pemimpin Departemen yang membawahi Bidang c. Department Head in charge of the Operational Field
Operasional pada Unit Kerja yang membidangi within the Work Unit responsible for Information
Teknologi Informasi Technology
BANK SULSELBAR
535
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 536
d. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang d. Department Head of the Work Unit responsible for
membidangi Perencanaan Planning
e. Pemimpin Departemen pada Unit Kerja yang e. Department Head of the Work Unit responsible for
membidangi Pemasaran Marketing
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Duties and Responsibilities of
Supporting Asset & Liability Supporting Asset & Liability Committee
Committee (SSG-ALCO) (SSG-ALCO) Staff
1. Tugas dan tanggung jawab Staff Supporting Group Asset 1. The duties and responsibilities of the Staff Supporting Group
Liability Committee (SSG-ALCO) adalah menyiapkan data, Asset Liability Committee (SSG-ALCO) include preparing
menganalisa dan memberi rekomendasi kepada Asset & data, conducting analysis, and providing recommendations
Liability Management (ALCO) dalam rangka membantu to the Asset & Liability Management Committee (ALCO) to
keputusan ALCO. assist in decision-making.
2. Tugas tersebut meliputi namun tidak terbatas kepada: 2. These responsibilities encompass, but are not limited to:
a. Melakukan pemantauan terhadap indikator-indikator a. Monitoring national and international macroeconomic
ekonomi makro nasional maupun internasional yang indicators that may directly or indirectly affect the
dapat mempengaruhi (baik langsung maupun tidak development of assets and bank liabilities.
langsung) perkembangan asset and liability bank. b. Tracking developments in the money market, foreign
b. Melakukan pemantauan terhadap perkembangan pasar exchange market, and capital market, as well as making
uang, pasar valuta asing, pasar modal serta melakukan various forecasts.
berbagai proyeksinya. c. Coordinating the preparation of ALCO meetings and
c. Mengkoordinir persiapan ALCO meeting dan melakukan facilitating discussions and analyses of the materials to
pembahasan serta analisa dari bahan yang akan disajikan be presented at these meetings.
pada ALCO meeting. d. Monitoring the progress of risk and return metrics, as well
d. Memantau perkembangan risk & return bank, serta as other ratios deemed necessary.
rasio-rasio lainnya yang dianggap perlu. e. Performing additional duties as assigned by the
e. Melakukan tugas-tugas lainnya dari ketua ALCO, ALCO Chairperson, in relation to financial simulation
sehubungan keperluan simulasi finansial. requirements.
BANK SULSELBAR
536
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 537
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Manajemen Risiko dibentuk untuk membantu The Risk Management Committee is established to support the
Direksi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, Board of Directors in decision-making, strategy formulation, and
penyusunan strategi dan pedoman penerapan manajemen the development of guidelines for effective risk management
risiko, penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan implementation. The Committee's role includes assessing
bisnis, serta penyempurnaan pelaksanaan manajemen risiko business-related decisions and enhancing risk management
yang mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan proses dan practices based on evaluations of existing processes and systems.
sistem manajemen risiko yang efektif. Komite Manajemen It is responsible for reviewing risk profile reports, evaluating risk
Risiko bertanggung jawab melakukan evaluasi terhadap methodologies, and formulating strategies to mitigate and control
laporan profil risiko, mengevaluasi metodologi risiko serta specific risks. The purpose of this Committee is to ensure that the
menentukan strategi untuk memitigasi dan mengendalikan management of all business risks is conducted in a systematic
risiko-risiko tertentu. Pembentukan Komite ini ditujukan and continuous manner.
agar pengelolaan seluruh risiko bisnis dapat dilakukan
secara sistematis dan berkesinambungan.
Struktur dan Keanggotaan Komite Structure and Membership of the Risk
Manajemen Risiko Management Committee
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Regarding the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar
· Periode & Masa Jabatan: · Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor In accordance with Financial Services Authority Regulation
18/POJK.03/2016 Tanggal 16 Maret 2016 tentang Number 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016,
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, concerning the Implementation of Risk Management for
seluruh Bank Umum diwajibkan untuk membentuk Commercial Banks, all Commercial Banks are mandated
Komite Manajemen Risiko. Pembentukan Komite to form a Risk Management Committee. This Committee
Manajemen Risiko bertujuan untuk meraih bisnis yang is established to achieve profitable business outcomes
menguntungkan melalui penerapan fungsi manajemen through the implementation of independent and robust
risiko yang independen dan kokoh serta memaksimalkan risk management functions, thereby maximizing value for
nilai bagi Pemegang Saham melalui proses-proses shareholders through reliable risk management processes.
manajemen risiko yang andal.
Susunan keanggotaan Komite Manajemen Risiko di Bank The membership composition of the Risk Management
Sulselbar adalah sebagai berikut: Committee at Bank Sulselbar is as follows:
Susunan Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
Composition of Risk Management Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Sekretaris Pemimpin Divisi Manjamen Risiko (SKMR) Risk Management Dividion Leader
BANK SULSELBAR
537
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 538
Susunan Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
Composition of Risk Management Committee Membership
Direktur Operasional dan TI
Director of Banking Operations and IT
Direktur Pemasaran dan Syariah
Director of Marketing and Sharia
Direktur Kredit dan UMKM
Director of Credit and MSME
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Compliance Division Leader (SKK)
Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi (DKA)
Finance & Accounting Division Leader (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS)
Fund and Services Division Leader (DJS)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR)
Treasury Division Leader (DTR)
Anggota Tetap: Pemimpin Divisi Strategy and Initiative Management
Strategy and Initiative Management Office Division
Office (SIMO)
Leader (SIMO)
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (DDL)
Digitalization and Services Division Leader (DDL)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK)
Retail and Consumer Division Leader (DRK)
Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK)
Corporate and Commercial Division Leader (DKK)
Pemimpin Divisi Usaha Syariah (DSY)
Sharia Business Division Leader (DSY)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB)
International Banking Division Leader (DIB)
Anggota TIdak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota
All Division Leaders who are not Permanent Members.
Tetap Tetap.
Profil Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Profile
Profil Komite Manajemen Risiko dapat dilihatpada bagian The profile of the Risk Management Committee is available in the
Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam Bab Profil Board of Directors Profile and Executive Officers Profile sections
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. of this Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Risk Management Committee
Manajemen Risiko Independence Statement
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In fulfilling its duties and responsibilities, the Risk Management
Manajemen Risiko bertindak secara independen, serta tidak Committee operates independently and does not accept
menerima/melakukan intervensi dari/kepada pihak lainnya. or conduct any form of intervention from external parties.
Anggota Komite Manajemen Risiko yang berasal dari luar Members of the Risk Management Committee, particularly
bank tidak boleh memiliki kepentingan serta keterkaitan those from outside the bank, must not have personal interests or
yang bersifat pribadi yang berpotensi menimbulkan relationships that could create a conflict of interest.
benturan kepentingan (conflict of interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Risiko sebagai The Independence Statement of the Risk Management
berikut: Committee includes:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No familial relationships with the Board of Commissioners,
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota komite Directors, or fellow Committee members.
Manajemen Risiko. • No financial relationships with the Board of Commissioners
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan and Directors.
komisaris dan direksi • No management relationships with Bank Sulselbar or
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank affiliated entities.
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi • No share ownership in Bank Sulselbar.
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not serving as an administrator for any political party or as a
Sulselbar regional government official.
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat
pemerintah daerah
BANK SULSELBAR
538
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 539
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
1. Penyusunan kebijakan Manajemen Risiko Kredit serta 1. Development of Credit Risk Management policies and
perubahannya, termasuk strategi Manajemen Risiko amendments, including credit risk management strategies,
kredit, tingkat Risiko kredit yang diambil dan toleransi risk levels, tolerance, frameworks, and contingency plans to
Risiko kredit, kerangka Manajemen Risiko kredit serta address abnormal conditions.
rencana kontingensi untuk mengantisipasi terjadinya
kondisi tidak normal.
2. Penyempurnaan proses Manajemen Risiko kredit secara 2. Periodic or incidental improvements to the Credit Risk
berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat dari Management process based on changes in external and
suatu perubahan kondisi eksternal dan internal Bank internal conditions affecting capital adequacy, credit risk
yang mempengaruhi kecukupan permodalan, profil profile, and evaluation results.
Risiko kredit, dan tidak efektifnya penerapan Manajemen
Risiko kredit berdasarkan hasil evaluasi.
3. Penetapan kebijakan dan/atau keputusan kredit yang 3. Approval of credit policies and/or decisions that deviate from
menyimpang dari prosedur normal, seperti pelampauan standard procedures, such as significant credit expansions
ekspansi kredit yang signifikan dibandingkan dengan beyond the previously established business plan or positions/
rencana bisnis Bank yang telah ditetapkan sebelumnya exposures to Credit Risk that exceed predefined limits.
atau pengambilan posisi/eksposur Risiko Kredit yang
melampaui limit yang telah ditetapkan.
Pedoman Kerja Komite Manajemen Risk Management Committee Working
Risiko Guidelines
Komite Manajemen Risiko memiliki pedoman kerja The Risk Management Committee has a committee work
komite dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya guideline in carrying out its duties and responsibilities referring to
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor. SK/048/ the Decree of the BOD’s Number. SK/048/DIR/K/X/2024 dated
DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 Tentang Standar October 15, 2024 concerning the Standard Operating Procedure
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris (SOP) for the Organization of the Commissioners Committee and
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Kebijakan rapat komite sesuai dengan kebutuhan bank. The committee meeting policy aligns with the bank's operational
Agenda rapat dipimpin Ketua dan/atau Ketua pengganti needs. The meeting agenda is led by the Chairperson and/or
serta dihadiri oleh anggota komite dan undangan. Keputusan alternate Chairperson, attended by committee members and
Rapat Komite diambil secara musyawarah mufakat dan invitees. Decisions made during Committee Meetings are based
telah sesuai dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat on consensus and reflect the Bank's business requirements. The
Komite telah memenuhi kuorum rapat sesuai ketentuan atau Committee Meeting Forum adheres to the required quorum as
kebijakan manajemen terkait Komite di bawah Direksi. per provisions or management policies related to the Committee
established by the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam
Rapat Board Attendance Record at Meetings
Sepanjang tahun 2024, tingkat kehadiran Direksi dalam Throughout 2024, the attendance level of the Board of Directors
rapat Komite Manajemen Risiko adalah sebagai berikut: in Risk Management Committee meetings was as follows:
BANK SULSELBAR
539
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 540
Jumlah
Nama Jabatan Position
Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 4 40% President Director
Dirhamsyah Kadir* Direktur Pemasaran & Syariah 4 40% Marketing & Sharia Director
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 9 90% Banking Operations & IT Director
10
Dian Anggriani
Direktur Kepatuhan 10 100% Compliance Director
Utina
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 7 70% Credit & MSMEs Director
* Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur * Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Committee Activities Report
Pelaksanaan kegiatan komite selamat tahun 2024 dapat The implementation of the 2024 Risk Management Committee
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: activities is reflected in the meeting agenda as follows:
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1.1. Pembahasan Pembelaan dari Sdr. Uvriajid. 1.1. Discussion of Defense from Mr. Uvriajid.
1.2. Pembahasan Kasus Sdr Hilal Riandy Effendy. 1.2. Discussion of the Case of Mr. Hilal Riandy Effendy.
23 Januari 2024
1.3. Pembahasan Kasus Bapak Deni Jerminas Mullo dan 1.3. Discussion of the Case of Mr. Deni Jerminas Mullo and
Sdri. Asty Adystia Putri. Ms. Asty Adystia Putri.
2.1. Verifikasi Denda atas Aktivitas SLIK, Penutuoan 2.1. Verification of Fines for SLIK Activities, Temporary
26 Februari 2024 Kantor Sementara Camba dan Laporan Alih Daya Closure of Camba Office and Problematic Outsourcing
Bermasalah. Report.
3.1. Pembahasan Dugaan Pembobolan Rekening
3.1. Discussion of Alleged Hacking of Customer Accounts of
Nasabah Cab. Malili yang terjadi pada Kantor Kas
Malili Branch that occurred at the Ralla Cash Office.
21 Mei 2024 Ralla.
3.2. Discussion of Sharing Users at the Makassar Main
3.2. Pembahasan Sharing User pada Cabang Utama
Branch
Makassar
4.1 Pembahasan Fraud yang terjadi pada lingkungan 4.1 Discussion of Fraud that occurred in the work
10 Juli 2024 kerja PT Bank Sulselbar Cabang Maros di Kantor environment of PT Bank Sulselbar Maros Branch at the
Fungsional Bantimurung Bantimurung Functional Office
5.1 Pembahasan Audit OJK Terkait Uang Rekreasi KCU 5.1 Discussion of OJK Audit Regarding Recreation Money of
11 Juli 2024
Makassar KCU Makassar
6.1. Pembahasan Dugaan Rekening Nasabah Cab. 6.1. Discussion of Alleged Hacking of Customer Accounts of
19 Juni 2024 Selayar yang terjadi pada Kantor Kas Bikeru Kec. Selayar Branch that occurred at the Bikeru Cash Office, Kec.
Sinjai. Sinjai.
7.1. Pembahasan Permohonan Banding Hasil Komite 7.1. Discussion of the Appeal Request for the Results of the
20 Agustus 2024 Etik a.n Achmad Zaid Aswriawan dan Tanti Ethics Committee on behalf of Achmad Zaid Aswriawan and
Irmayanti Imanul Tanti Irmayanti Imanul
8.1. Discussion of the Results of the Harassment of the Barru
8.1. Pembahasan Hasil Pelecehan Cab. Barru
05 September Branch
8.2 Pembahasan Kode Etik Terkait Sharing User dan
2024 8.2 Discussion of the Code of Conducts Related to Sharing
Password
User and Password
9.1. Discussion of the Results of the Verification Audit of the
9.1. Pembahasan Hasil Audit Verifikasi Kasus Case of Violation of the Code of Conducts of the Bone Main
Pelanggaran Kode Etik Cab. Utama Bone. Branch.
07 Oktober 2024
9.2. Pembahsan Hasil Audit Verifikasi Pelanggaran Kode 9.2. Discussion of the Results of the Verification Audit of
Etik Divisi Digitalisasi dan Layanan. Violation of the Code of Conducts of the Digital and Service
Division.
10.1. Pembahasan Hasil Audit Verifikasi Cabang 10.1. Discussion of the Results of the Verification Audit of
28 Oktober 2024
Sengkang the Sengkang Branch
BANK SULSELBAR
540
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 541
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMATION TECHNOLOGY
INFORMASI STEERING COMMITTEE
Komite Pengarah Teknologi Informasi dibentuk untuk The Information Technology Steering Committee was established
membantu Direksi dalam pengambilan keputusan, to assist the Board of Directors in decision-making, strategy
pelaksanaan, penyusunan strategi dan pedoman mengenai development, and the formulation of guidelines regarding the
rencana strategis Teknologi Informasi yang sejalan dengan Information Technology strategic plan in alignment with the
kegiatan usaha Perusahaan. Company's business activities.
Pembentukan Komite ini ditujukan agar pengelolaan The formation of this Committee aims to ensure that the
IT perusahaan dapat dilakukan secara sistematis dan company's IT management is conducted systematically and
berkesinambungan guna meraih hasil yang maksimal. continuously to achieve optimal results.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Regarding the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar
· Term of Office:
· Periode & Masa Jabatan: 2024
2024
- Membership Composition
· Susunan Keanggotaan
Susunan Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
Information Technology Steering Committee Membership Composition
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Operasional dan TI Director in charge of Banking Operations
Sekretaris Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Information Technology Division Leader
Director of Marketing and Sharia
Direktur Pemasaran dan Syariah
Director of Credit and MSME
Direktur Kredit dan UMKM
Director of Compliance
Direktur Kepatuhan
Risk Management Division Leader (SKMR)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR)
Compliance Division Leader (SKK)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Digitalization and Service Division Leader
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan
General Division Leader (DUM)
Pemimpin Divisi Umum (DUM)
Strategy and Initiative Management Office Division
Pemimpin Divisi Strategy and Initiative Management
Leader (SIMO)
Office (SIMO)
Anggota TIdak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk
All Division Leaders who are not Permanent Members
Tetap Anggota Tetap
Profil Komite Pengarah Teknologi Information Technology Steering
Informasi Committee Profile
Profil Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat The profile of the Information Technology Steering Committee
pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif can be found in the Board of Directors Profile and Executive
dalamBab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Officers Profile sections in the Company Profile chapter of this
Annual Report.
BANK SULSELBAR
541
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 542
Pernyataan Independensi Anggota Committee Members' Independence
Komite Statement
Komite Pengarah Teknologi Informasi secara independen The Information Technology Steering Committee independently
melapor dan bertanggung jawab kepada Direksi dalam reports to and is accountable to the Board of Directors in
menjalankan tugasnya. Independensi anggota Komite executing its responsibilities. The independence of the committee
Pengarah Teknologi Informasi tercermin dari hubungan members is underscored by their familial, financial, and
kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan dan managerial relationships, as well as share ownership in Bank
kepemilikan saham Bank Sulselbar dan perusahaan lain. Sulselbar and other entities.
Pernyataan Independensi Komite Pengarah Teknologi The Information Technology Steering Committee's Independence
Informasi sebagai berikut: Statement includes:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • Not having family relationships with the board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota komite commissioners, directors, and/or fellow members of the
Pengarah Teknologi Informasi. Information Technology Steering Committee.
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan • Not having financial relationships with the board of
komisaris dan direksi commissioners and directors
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank • Not having management relationships at Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi affiliated companies
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not having share ownership relationships at Bank Sulselbar
Sulselbar • Not serving as a political party administrator, regional
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat government official
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi The duties and responsibilities of the Information Technology
lnformasi (KPTI) secara umum diatur sebagai berikut: Steering Committee (KPTI) are outlined as follows:
1) Menyusun Rencana Strategis TI (information Technology 1. Prepare an IT Strategic Plan (Information Technology
Strategic Plan) yang sesuai dengan rencana strategis Strategic Plan) that is in accordance with the Bank’s strategic
kegiatan usaha Bank dengan mempertimbangkan: business plan by considering:
a) Faktor efisiensi dan etektifitas. a) Efficiency and effectiveness factors.
b) Rencana pelaksanaan (road-map) untuk mencapai b) Implementation plan (road-map) to achieve IT needs
kebutuhan TI yang mendukung strategi bisnis Bank. that support the Bank’s business strategy. The road map
Road map terdiri dari kondisi saat ini (current state), consists of the current state, the future state, and the
kondisi yang ingin dicapai (future state) serta langkah- steps to be taken to achieve the future state.
langkah yang akan dilakukan untuk mencapai future
state.
c) Sumber daya yang dibutuhkan. c) Resources needed.
d) Keuntungan/manfaat yang akan diperoleh saat d) Benefits to be gained when the plan is implemented.
rencana diterapkan.
2) Merumuskan kebijakan dan prosedur TI yang utama 2. Formulate key IT policies and procedures such as IT security
seperti kebjjakan pengamamanan TI dan manajemen policies and risk management related to IT use at the Bank.
risiko terkait penggunaan TI di Bank.
3) Mengevaluasi kesesuaian proyek-proyek TI yang 3) Evaluate the conformity of approved IT projects with the IT
disetujui dengan Rencana Strategis TI. Strategic Plan.
4) Komite juga menetapkan status prioritas proyek TI yang 4) The Committee also determines the priority status of critical
bersifat kritikal (berdampak signifikan terhadap kegiatan IT projects (significantly impacting the Bank's operational
operasional Bank) misalnya pergantian Core banking activities) such as the replacement of the Core banking
system, Server Production, Topologi Jaringan dan lainnya. system, Server Production, Network Topology and others.
BANK SULSELBAR
542
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 543
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
5) Mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek TI 5) Evaluate the conformity of the implementation of IT projects
dengan rencana proyek (project charter) yang disepakati with the project plan (project charter) agreed upon in the
dalam Service Level Agreement. Service Level Agreement.
6) Mengevaluasi kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem 6) Evaluate the conformity of IT with the needs of the
informasi manajemen yang mendukung pengelolaan management information system that supports the
kegiatan usaha Bank. management of the Bank's business activities.
7) Mengevaluasi efektivitas langkah-langkah minimalisasi 7) Evaluate the effectiveness of risk minimization measures for
risiko atas investasi Bank pada sektor TI dan bahwa the Bank's investment in the IT sector and that the investment
investasi tersebut memberikan kontribusi terhadap contributes to achieving the Bank's business goals.
tercapainya tujuan bisnis Bank.
8) Melakukan pemantauan atas kinerja TI. dan upaya 8) Monitor IT performance and efforts to improve it, for example
peningkatannya misalnya dengan mendeteksi by detecting IT deficiencies and measuring the effectiveness
kekurangan TI dan mengukur efektivitas dan efisiensi and efficiency of implementing IT security policies
penerapan kebijakan pengamanan TI
9) Mengupayakan penyelesaian berbagai masalah terkait 9) Strive to resolve various IT-related problems that cannot be
TI yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja resolved by the user work unit and the implementing work
pengguna dan satuan kerja penyelenggara. Komite unit. The Committee can facilitate relations between the two
dapat memfasilitasi hubungan antara kedua satuan kerja work units.
tersebut.
10) Mengevaluasi kecukupan dan alokasi sumber daya yang 10) Evaluate the adequacy and allocation of resources owned
dimiliki Bank. Apabila sumber daya yang dimiliki tidak by the Bank. If the resources owned are inadequate and the
memadai dan Bank akan menggunakan jasa pihak lain Bank will use the services of other parties in organizing IT,
dalam penyelenggaraan TI, maka Komite Pengarah TI then the IT Steering Committee must ensure that the Bank
harus memastikan Bank telah memiliki kebijakan dan has related policies and procedures.
prosedur terkait. 11) Conduct Information Technology Steering Committee
11) Melakukan rapat Komite Pengarah Teknologi lnformasi meetings at least 1 (one) time per year.Information
minimal 1 (satu) kali dalam setahun. Technology Steering Committee Working Guidelines
Pedoman Kerja Komite Pengarah Information Technology Steering
Teknologi Informasi Committee Working Guidelines
Komite Teknologi Informasi memiliki pedoman kerja The Information Technology Committee has a committee work
komite dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya guideline in carrying out its duties and responsibilities referring to
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor. SK/048/ the Decree of the BOD’s Number. SK/048/DIR/K/X/2024 dated
DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 Tentang Standar October 15, 2024 concerning the Standard Operating Procedure
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris (SOP) for the Organization of the Committee of Commissioners
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. and the Committee of Directors of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision
Pengambilan Keputusan Making
Kebijakan rapat komite minimal 1 kali dalam 6 bulan Committee meetings are scheduled at least every six months or as
atau sesuai kebutuhan pada tempat, waktu dan tanggal needed, at a predetermined location, time, and date to facilitate
tertentu yang telah ditetapkan sehingga segenap anggota member attendance. The agenda is led by the Chairperson and/
dapat mengatur waktu untuk kehadirannya. Agenda rapat or alternate Chairperson, with participation from committee
dipimpin Ketua dan/atau Ketua pengganti serta dihadiri oleh members and invitees. Decisions in Committee Meetings are
anggota komite dan undangan. Keputusan Rapat Komite made by consensus, aligned with the Bank's business needs.
diambil secara musyawarah mufakat dan telah sesuai The Committee Meeting Forum meets the quorum requirements
BANK SULSELBAR
543
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 544
dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah as per the provisions or management policies related to the
memenuhi kuorum rapat sesuai ketentuan atau kebijakan Committee under the Board of Directors.
manajemen terkait Komite di bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Level of Attendance of Directors in
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Pengarah The level of attendance of the Board of Directors in Information
Teknologi Informasi selama tahun 2024 adalah sebagai Technology Steering Committee meetings during 2024 is as
berikut: follows:
Jumlah
Nama Jabatan Position
Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 2 100,00% President Director
Dirhamsyah Kadir* Direktur Pemasaran & Syariah - 0,00% Marketing & Sharia Director
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 2 100,00% Banking Operations & IT Director
2
Dian Anggriani
Direktur Kepatuhan 2 100,00% Compliance Director
Utina
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 2 100,00% Credit & MSMEs Director
* Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur * Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Report on Implementation of Committee
Komite Activities
Pelaksanaan kegiatan komite selamat tahun 2024 dapat The implementation of the 2024 committee activities can be
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: summarized in the following meeting agenda:
Tanggal Agenda Agenda
Presentasi Konsultan Pendamping Atas Pemilihan Presentation of the Consultant for the Selection of Core
27 Mei 2024
Opsi Pengembangan Core banking system banking system Development Options
1. Pemilihan Metode Pengembangan New Core 1. Selection of New Core banking system Development
banking system Method
10 Juli 2024 2. Progress Pelaksanaan Rencana Pengembangan Tl 2. Progress of Implementation of the 2024 TL
Tahun 2024. Development Plan.
3. Kecukupan dan alokasi sumber daya terkait Tl 3. Adequacy and allocation of resources related to TL
BANK SULSELBAR
544
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 545
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE MANAJEMEN SUMBER HUMAN RESOURCE MANAGEMENT
DAYA MANUSIA COMMITTEE
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia dibentuk The Human Resources Management Committee was established
untuk membantu Direksi untuk memberikan saran dan to assist the Board of Directors in providing strategic advice and
rekomendasi strategis di bidang Sumber Daya Manusia yang recommendations in the field of Human Resources, serving as a
dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan reference for decision-making and general policy formulation
kebijakan umum terkait pelaksanaan tugas dan tanggung related to the Board of Directors' duties and responsibilities.
jawab Direksi dalam merumuskan kebijakan, mengawasi This includes policy formulation, supervision of policy
pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan kondisi implementation, monitoring the development and status of
Sumber Daya Manusia, serta memberikan saran dan langkah Human Resources, and offering advice and corrective measures
perbaikan yang sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan in accordance with banking employment regulations and the
di perbankan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Employment Law in force in Indonesia. The Human Resources
berlaku di lndonesia, Komite Manajemen Sumber Daya Management Committee is responsible for making decisions
Manusia bertanggung jawab untuk memutuskan promosi, regarding promotions, transfers, and demotions for employees in
mutasi, dan demosi untuk karyawan dengan jabatan minimal positions equivalent to Head of Department or higher.
setara Kepala Departemen.
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/K/X/2024 Board of Directors Decree No. SK/048/DIR/K/X/2024
Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Komite Regarding the Organization of the Commissioners Committee
Direksi PT Bank Sulselbar and the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar
· Term of Office:
· Periode & Masa Jabatan: 2024
2024
- Membership Composition
· Susunan Keanggotaan
Susunan Komite Manajemen Sumber Daya Manusia
Human Resources Management Committee Membership Composition
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kepathan Director of Compliance
Sekretaris Pemimpin Divisi Human Capital Head of Human Capital Division
Director of Marketing and Sharia
Direktur Pemasaran dan Syariah
Director of Operational and IT
Anggota Tetap Direktur Operasional dan TI
Director of Credit and UMKM
Direktur Kredit dan UMKM
Head of Internal Audit and Anti-Fraud Division (SKAI)
Pemimpin Divisi Audit Intern dan Anti Fraud (SKAI)
Head of Compliance Division (SKK)
Anggota Tidak Tetap Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK)
Head of Risk Management Division (SKMR)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR)
Staff Supporting Group Komite Staff Support Group for the Human
Manajemen Sumber Daya Manusia Resources Management Committee
(SSG-KMSDM) (SSG-KMSDM)
Dalam pelaksanaannya, Komite Manajemen Sumber Daya The Human Resources Management Committee is supported in
Manusia dibantu oleh SSG Manajemen Sumber Daya its implementation by the Human Resources Management Staff
Manusia (SSG KMSDM). Support Group (SSG KMSDM).
BANK SULSELBAR
545
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 546
Profil Komite Manajemen Sumber Human Resources Management
Daya Manusia Committee Profile
Profil Komite Manajemen Sumber Daya Manusia dapat The profile of the Human Resources Management Committee is
dilihat pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif included in the Board of Directors Profile and Executive Officers
dalam Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Profile sections in the Company Profile chapter of this Annual
Report.
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia secara The Human Resources Management Committee operates
independen melapor dan bertanggung jawab kepada Direksi independently and is accountable to the Board of Directors in
dalam menjalankan tugasnya. Independensi anggota Komite its duties. The independence of the members is demonstrated
Manajemen Sumber Daya Manusia tercermin dari hubungan through their familial, financial, managerial relationships, and
kekeluargaan, hubungan keuangan, kepengurusan dan shareholdings in Bank Sulselbar and other companies.
kepemilikan saham Bank Sulselbar dan perusahaan lain.
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Sumber Daya The Independence Statement of the Human Resources
Manusia sebagai berikut: Management Committee includes the following:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • Not having family relationships with the board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite commissioners, directors, and/or fellow members of the
Manajemen Sumber Daya Manusia. Human Resources Management Committee.
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan • Not having financial relationships with the board of
komisaris dan direksi commissioners and directors
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank • Not having management relationships at Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi affiliated companies
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not having share ownership relationships at Bank Sulselbar
Sulselbar • Not serving as a political party administrator, regional
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat government official
pemerintah daerah
Tugas SSG-KMSDM SSG-KMSDM Responsibilities
Merumuskan dan merekomendasi kebijakan-kebijakan To formulate and recommend human resource policies to the
sumber daya manusia kepada Direksi. Board of Directors.
Tugas dan Tanggung jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggung jawab Komite Manajemen Sumber Daya The general duties and responsibilities of the Human Resources
Manusia secara garis besar adalah sebagai berikut: Management Committee are:
1. Menetapkan kebijakan kepegawaian. 1. Establish personnel policies.
2. Mengevaluasi kebijakan kepegawaian. 2. Evaluate personnel policies.
3. Memonitor pelaksanaan kebijakan oleh unit kerja yang 3. Monitor the implementation of policies by HR work
membidangi SDM.
Pedoman Kerja Komite Manajemen Human Resource Management
Sumber Daya Manusia Committee Guidelines
Komite Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki The Human Resources Management Committee has a committee
pedoman kerja komite dalam menjalankan tugas dan work guideline in carrying out its duties and responsibilities
tanggung jawabnya mengacu pada Surat Keputusan Direksi referring to the Decree of the Board of Directors Number.
Nomor. SK/048/DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 SK/048/DIR/K/X/2024 dated October 15, 2024 concerning
BANK SULSELBAR
546
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 547
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Organisasi the Standard Operating Procedure (SOP) for the Organization
Komite Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. of the Commissioners Committee and the Board of Directors
Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar yang menyatakan According to the SOP GCG Bank Sulselbar, the Human Resources
bahwa Komite Manajemen Sumber Daya Manusia Management Committee meets at least once a month, with the
menyelenggarakan rapat minimal satu kali dalam satu bulan frequency adjusted based on the consensus of all committee
dan jumlah tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan yang members. The agenda is led by the Chairperson and/or alternate
telah disepakati oleh semua anggota Komite Manajemen Chairperson and includes committee members and invited
Sumber Daya Manusia. Agenda rapat dipimpin Ketua dan/ guests. Decisions are made by consensus in alignment with the
atau Ketua pengganti serta dihadiri oleh anggota komite Bank's operational needs. The Committee Meeting Forum meets
dan undangan. Keputusan Rapat Komite diambil secara the quorum requirements as stipulated in management policies
musyawarah mufakat dan telah sesuai dengan kebutuhan related to the Committee under the Board of Directors.
bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah memenuhi kuorum
rapat sesuai ketentuan atau kebijakan manajemen terkait
Komite di bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of Directors in Committee
Rapat Komite Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Manajemen The attendance of the Board of Directors at Human Resources
Sumber Daya Manusia selam tahun 2024 adalah sebagai Management Committee meetings during 2024 is as follows:
berikut:
Jumlah
Nama Jabatan Position
Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 16 100% President Director
Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah 13 81% Marketing & Sharia Director
Iswadi Ayub* Direktur Operasional & TI 16 7 44% Banking Operations & IT Director
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 16 100% Compliance Director
Dwi Zulkarnain ** Direktur Kredit & UMKM 3 20% Credit & MSMEs Director
*) Berdasarkan Akta RUPSLB Nomor 08 tanggal 15 Juni 2023. *) Based on the Deed of EGMS Number 08 dated June 15, 2023.
**) Berdasarkan Akta Keputusan Sirkuler Nomor 11 tanggal 24 **) Based on Circular Decree Number 11 dated October 24, 2023.
Oktober 2023
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Report on Implementation of
Komite Committee Activities
Pelaksanaan kegiatan komite selamat tahun 2024 dapat The implementation of the 2024 safety committee activities can
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: be summarized from the following meeting agenda:
BANK SULSELBAR
547
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 548
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1. Discussion on Additional Welfare Payments (Bonuses)
1. Pembahasan Pembayaran Tambahan Kese-jahteraan (Bonus)
2. Discussion on Adjusting Outsourcing Workers’ Salaries
2. Pembahasan Usulan Penyesuaian Gaji Tena-ga Outsourching
According to Makassar City Regional wages
berdasarkan UMK Kota Ma-kassar
3. Discussion on Filling Teller Positions for Samsat and Branch
3. Pembahasan Pemenuhan Tenaga Teller untuk pengisian formasi
Tellers
Teller Samsat dan Formasi Teller Cabang
Jum’at, 02 Feb- 4. Discussion on the Normal Distribution of KPIs for Individual
4. Pembahasan Penetapan Distribusi Normal KPI Penilaian
ruari 2024 Performance Assessment in 2023
Kinerja Individu Tahun 2023
5. Discussion on the Rehabilitation of Sanctions for Mr. AAR
5. Pembahasan Rehabilitir Sanksi Sdr. AAR
6. Discussion on Proposing an Extension of Work Contracts for
6. Pembahasan Usulan Perpanjangan Kontrak Kerja Tenaga Karya
Batch VI Workers
Angkatan VI
7. Discussion on Extending the Work Contract for the Jakarta
7. Pembahasan Perpanjangan Kontrak Kerja Cabang Jakarta
Branch
1. Penyampaian Hasil Pelaksanaan Survey Employee Engagement 1. Submission of the Results of the 2023 Employee Engagement
Tahun 2023 Survey.
2. Penyampaian Hasil Assesment Pemimpin Divisi Audit Intern & 2. Submission of the Results of the Internal Audit and Anti-Fraud
Anti Fraud Division Leader Assessment.
3. Penyampaian Hasil Wawancara Kandidat Analis Kredit 3. Submission of the Results of the Credit Analyst Candidate
4. Pengusulan Konsep Merit System Penilaian Prestasi Pemimpin Interview.
Unit Kerja Bisnis Tahun 2024 4. Proposal for a Merit System Concept for the Performance
5. Pengusulan Kenaikan Tunjangan Operasional Pegawai Assessment of Business Unit Leaders in 2024.
6. Pengajuan Usulan Rencana Pemenuhan SDM Tahun 2024 5. Proposal to Increase Employee Operational Allowances.
7. Pembahasan Calon Ketua Dewan Pengawas Pensiun 6. Submission of the Proposal for the 2024 Human Resource
8. Pembahasan Usulan Penyesuaian Formasi Analis Gadai pada Fulfillment Plan.
Konter Layanan Syariah 7. Discussion on the Candidate for Chairperson of the Pension
9. Pembahasan Hasil Assesment Talent Development SDP Supervisory Board.
10. Penyampaian Progress Report Pelaksanaan Job Opening Tenaga 8. Discussion of the Proposal to Adjust the Pawn Analyst
Divisi TI Formation at the Sharia Service Counter.
11. Hal lain terkait dengan Pengelolaan SDM : 9. Discussion of the Results of the SDP Talent Development
Senin, 05 Feb-
- Usulan Metode Penilaian Kinerja Pegawai Baru dan Assessment.
ruari 2024
Pegawai Pensiun dengan Masa Kerja < 2-3 bulan 10. Submission of the Progress Report on the Implementation of IT
- Penunjukkan Plts. Pemimpin Cabang Makale Division Job Openings.
- Usulan Perpanjangan Kontrak Kerja Tenaga Karya 11. Other Matters Related to Human Resource Management:
Angkatan X - Proposed Performance Assessment Method for New
- Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Badan Employees and Employees Retired with a Work Period of
Kesejahteraan Warga Badan Kesejahteraan Warga Bank <2-3 monthsLess Than 2-3 Months.
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat - Appointment of the Acting Makale Branch Manager.
- Pembahasan Usulan Promosi, Mutasi dan Rotasi Pegawai - Proposal for the Extension of Work Contracts for Batch
- Pembahasan besaran persentase pembayaran Jasa Workers.
Produksi Pegawai Tahun 2023 - Organizational and Management Structure of the Citizens’
Welfare Agency of the South Sulawesi and West Sulawesi
Regional Development Bank.
- Discussion of Proposals for Employee Promotion, Mutation,
and Rotation.
- Discussion of the Percentage of Payment for Employee
Production Services in 2023.
Adapun agenda yang menjadi topik pembahasan dalam Rapat The agenda for the Circular Meeting of the Board of Directors included
Sirkuler Direksi ini, antara lain: the following items:
Senin, 26 Feb- 1. Usulan Pembayaran Tunjangan Hari Raya 1. Proposal for the Payment of Eid Allowances
ruari 2024 2. Pemohonan Permintaan Resign Pegawai 2. Request for Employee Resignation
3. Pembahasan Pengurus Dana Pensiun PT. Bank Sulselbar 3. Discussion on the Pension Fund Management of PT. Bank
Sulselbar
1. Usulan Pembayaran Jasa Produksi Tahun 2023 1. Proposed Payment for Production Services in 2023
2. Pembahasan Mutasi Pemimpin PT. Bank Sulselbar Cabang 2. Discussion on the Transfer of the Leader of PT. Bank Sulselbar
Kamis, 14
Topoyo dan penunjukan Plts Pemimpin PT. Bank Sulselbar Topoyo Branch and the Appointment of an Acting Leader
Maret 2024
Cabang Topoyo 3. Proposal to Lower the Retirement Age for Employees to 36
3. Usulan alih status usia pensiun Pegawai menjadi 36 Tahun Years
1. Pembahasan Penunjukan Peserta Pelatihan Program Pelatihan 1. Discussion on Appointing Participants for the SESPIBANK
Jum’at, 19 SESPIBANK Angkatan ke - 79 Training Program, Batch 79
April 2024 2. Pembahasan Penunjukan Peserta Pelatihan LPPI Program 2. Discussion on Appointing Participants for the LPPI Training
Pelatihan Pemimpin Cabang (Branch Manager) Angkatan 203 Program for Branch Managers, Batch 203
BANK SULSELBAR
548
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 549
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1. Pembahasan Pemenuhan Penambahan Tenaga Relationship 1. Discussion on the Need for Additional Relationship Manager
Manager Dept. Corporate Banking & E-Business Divisi Dana & Staff in the Corporate Banking & E-Business Department, Fund
Jasa PT. Bank Sulselbar & Service Division of PT. Bank Sulselbar
2. Penunjukan Pelaksana Tugas Pemimpin Cabang Barru 2. Appointment of the Acting Head of the Barru Branch
Senin, 06 Mei
3. Perpanjangan Masa Tugas Pelaksana Tugas Sementara 3. Extension of Term for the Acting Head of the Treasury Division
2024
Pemimpin Divisi Treasury 4. Proposal for the Payment of the Eid al-Adha 1445 H Allowance
4. Usulan Pembayaran Tunjangan Hari Raya Idul Adha 1445 H 5. Discussion on Extending Work Contracts for Three Bank
5. Pembahasan Perpanjangan Kontrak Kerja 3 (tiga) Orang Tenaga Contract Workers
Kontrak Bank
Senin, 27 Mei Pembahasan Perpanjangan Kontrak Kerja 3 (tiga) Orang Tenaga Discussion on Extending Work Contracts for Three Bank Contract
2024 Kontrak Bank Workers
1. Rencana Peralihan Status & Pemenuhan SDM Tahun 2024 1. Status Transition Plan and HR Fulfillment for 2024
2. Peralihan Status Usia Pensiun Pegawai (36 & 45 Tahun) 2. Transition of Employee Retirement Age Status (36 and 45
3. Pembahasan Kinerja Tenaga Prohire Pemimpin Dept. Divisi Years)
Dana & Jasa 3. Discussion on the Performance of Prohire Workers in the Fund &
4 .Hasil Pelaksanaan Job Opening Internal Tenaga TI Service Division
5. Usulan Kenaikan Pangkat Pegawai 4. Results of the Internal Job Opening for IT Staff
6. Usulan Mutasi, Promosi dan Rotasi Pegawai 5. Proposal for Employee Promotions
7. Usulan Peralihan Status Pejabat Sementara (Pjs) 6. Proposal for Employee Transfers, Promotions, and Rotations
8 .Laporan Evaluasi Kinerja Pemimpin Cabang berdasarkan 7. Proposal for Temporary Official Status Transition (Pjs)
kebijakan Merit System 8. Report on Branch Manager Performance Evaluations Based on
9. Pembahasan Kajian Dekom terkait Kedudukan & Status Staf the Merit System Policy
Ahli 9. Discussion of the Dekom Study Related to Position and Expert
10. Usulan Pembayaran Bantuan Biaya Pendidikan Pegawai Staff Status
11. Hal-hal Lain terkait Pengelolaan SDM, antara lain : 10. Proposal for Employee Education Cost Assistance Payment
a. Permohonan Pengunduran Diri Pegawai 11. Other Matters Related to HR Management, Including:
b. Pemenuhan Tenaga Relationship Manager (RM) a. Employee Resignation Requests
c. Usulan Divisi Umum untuk peralihan status tenaga b. Fulfillment of Relationship Manager (RM) Staffing
outsourching Koord Security c. Proposal from the General Division for Transitioning
Kamis, 11 Juli
d. Usulan penyesuaian organisasi Jabatan Analis NPL Outsourcing Staff Status for Security Coordinator
2024
e. Usulan Pengisian & Penetapan Pejabat Pemimpin d. Proposal for Adjusting the NPL Analyst Position
Divisi Organization
f. Usulan Strategis terkait Pengelolaan Unit Kerja Dana e. Proposal for Filling and Determining Division Leader
Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK Bank Sulselbar) Positions
g. Usulan Divisi Dana & Jasa terkait Jam Operasional f. Strategic Proposal Related to the Management of the
Pencetakan Kartu ATM. Financial Institution Pension Fund Work Unit (DPLK Bank
h. Pembahasan Masa Jabatan Dewan Pengawas Dana Sulselbar)
Pensiun Bank Sulselbar g. Proposal from the Fund & Services Division Regarding ATM
i. Usulan Serikat Pekerja Terkait dengan Pernikahan Sesama Card Printing Operational Hours
Pegawai h. Discussion on the Term of Office of the Bank Sulselbar
l. Pembahasan lanjutan kebijakan insentif kinerja Pegawai Pension Fund Supervisory Board
m. Pembahasan terkait Penunjukkan Pemimpin Cabang Barru i. Proposal from the Workers Union Regarding Employee
n. Rekrutmen Peserta Program Magang Marriages
j. Further Discussion on the Employee Performance Incentive
Policy
k. Discussion Regarding the Appointment of the Barru Branch
Manager
l. Recruitment of Internship Program Participants
Senin, 12 Penunjukkan Pejabat Pelaksana Tugas Se-mentara (Plts.) Pemimpin Appointment of the Acting Temporary Official (Plts.) Head of the
Agustus 2024 Divisi Umum PT. Bank Sulselbar General Division at PT. Bank Sulselbar
BANK SULSELBAR
549
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 550
Tanggal Agenda Rapat Meeting Agenda
1. Pembahasan Pengisian Jabatan Struktural – Pemimpin Divisi 1. Discussion on Filling Structural Positions for Division Leaders
2. Penetapan Dewan Pengawas DPLK Bank Sulselbar 2. Determination of the Supervisory Board for DPLK Bank
3. Hasil alih status tenaga magang Angkt V dan VI menjadi tenaga Sulselbar
Kontrak serta Tenaga Kontrak menjadi Pegawai Calon Pegawai. 3. Status Transfer Results for Class V and VI Interns to Contract
4. Usulan Pemberian Uang Pakaian Pegawai Workers, and Contract Workers to Prospective Employees
5. Pembahasan Pengisian SDM Capem Type B 4. Proposal for Employee Clothing Allowance
Jum’at, 13 Sep-
6. Evaluasi Perpanjangan Pensiun 55 dan 56 Tahun 5. Discussion on Filling Type B Capem HR Positions
tember 2024
7. Penyampaian Hasil Assesment Kompetensi Pemimpin Seksi 6. Evaluation of Retirement Extensions for Employees Aged 55
Bisnis and 56
8. Usulan Mutasi dan Promosi Pegawai 7. Submission of Competency Assessment Results for Business
9. Hal-hal lain terkait pengelolaan SDM Section Leaders
8. Proposal for Employee Transfers and Promotions
9. Other HR Management Matters
1. Pembahasan Pengisian Jabatan Struktural Pemimpin Divisi, 1. Discussion on Filling Structural Positions for Division Leaders,
Pemimpin Cabang, Pemimpin Dept. Branch Leaders, and Department Leaders
Selasa, 15 Ok-
2. Pembahasan Hasil Rekrutmen Tenaga Kon-trak Bank 2. Results Discussion of the Bank’s Contract Worker Recruitment
tober 2024
3. Usulan Kenaikan Tunjangan Operasional 3. Proposal for Increasing Operational Allowances
4. Hal-hal lain terkait pengelolaan SDM 4. Other HR Management Matters
1. Pembahasan Penerimaan Hasil Rekrutmen Tenaga Kontrak 1. Acceptance Discussion of the Results of the Bank’s Contract
Bank Worker Recruitment
2. Penunjukan Peserta Kegiatan Fit and Proper Test Pelaksana 2. Appointment of Participants for the Fit and Proper Test for the
Tugas Pemimpin Unit Dana Pensiun – DPLK Acting Head of the Pension Fund Unit - DPLK
Rabu , 13 No-
3. Pembahasan Penunjukkan Pengurus DPLK 3. Discussion on the Appointment of DPLK Management
vember 2024
4. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Semen-tara Pemimpin 4. Appointment of the Temporary Acting Head of the Sengkang
Cabang Sengkang Branch
5 .Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Semen-tara Pemimpin 5. Appointment of the Temporary Acting Head of the General
Divisi Umum Division
1. Pembahasan Hasil Assesment Pemimpin Divisi Umum dan 1. Discussion of the Assessment Results for the Head of the
Pemimpin Usaha Syariah General Division and the Head of Sharia Business
2. Pembahasan Top Up IFG untuk Pensiun 3 Ta-hun Terakhir 2. Discussion on Top-Up IFG for Retirement in the Last 3 Years
3. Pembahasan terkait Fasilitas Mandiri Inhealth Pegawai dan 3. Discussion Regarding Mandiri Inhealth Facilities for Employees
Pensiunan and Retirees
4. Pengusulan Penetapan Harga Tunjangan Jab-atan yang baru 4. Proposal for Determining Allowances for Newly Formed
dibentuk Positions
5. Pengusulan Program Pensiun Dini 5. Proposal for an Early Retirement Program
6. Pengusulan Kenaikan Pangkat Minimal Pega-wai 6. Proposal for Increasing Minimum Employee Rank
Senin , 16
7. Hal-hal terkait pengelolaan SDM 7. HR Management Matters
Desember
a. Pengelolaan Biaya Rental Pegawai dalam rangka SPPD a. Management of Employee Rental Costs Related to SPPD
2024
b. Permohonan Perpanjangan Masa kerja Tenaga Magang b. Application for Extension of Work Period for Internship
Angkatan IX Batch IX
c. Permohonan Pemenuhan Petugas Aplikasi Fraud Detection c. Application for Recruitment of Fraud Detection System
System Application Officers
d. Implementasi Reklasifikasi Cabang d. Implementation of Branch Reclassification
e. Persetujuan Pelaksanaan Rotasi Internal e. Approval of Internal Rotation Implementation
f. Perpanjangan Perjanjian Kerjasama dengan PT Warga f. Extension of Cooperation Agreement with PT Warga
Bangun Sejahtera Bangun Sejahtera
1. Usulan Pembayaran Uang Pendidikan 1. Proposal for Payment of Education Fees
Senin , 16
2. Pembahasan Periode Masa Jabatan Pengurus dan Anggota 2. Discussion on the Term of Office for Management and Members
Desember
Dewan Pengawas Dana Pensiun of the Pension Fund Supervisory Board
2024
BANK SULSELBAR
550
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 551
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE MANAJEMEN EFISIENSI EFFICIENCY MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Manajemen Efisiensi dibentuk untuk membantu The Efficiency Management Committee was established to
Direksi untuk memberikan saran dan rekomendasi assist the Board of Directors in providing strategic advice and
strategis untuk menyusun dan merekomendasikan startegi recommendations for formulating and recommending cost
pengendalian biaya untuk meningkatkan efisiensi bank control strategies to enhance the bank's efficiency as part of risk
sebagai bagian dari manajemen risiko. management.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Manajemen Efisiensi ditetapkan The establishment of the Efficiency Management Committee
di dalam Keputusan Direksi Nomor: SK/048/DIR/ is stipulated in the Board of Directors Decree Number:
K/X/2024 tentang Komite Pengendalian Efisiensi. SK/048/DIR/K/X/2024 concerning the Efficiency Control
Committee.
· Periode & Masa Jabatan: · Term & Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Manajemen Efisiensi
Composition of Efficiency Management Committee Membership
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Sekretaris Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Head of Finance and Accounting Division
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Umum Head of General Division
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Head of Fund and Services Division
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
All Division Leaders who are not included in
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak masuk dalam Anggota
Permanent Members (adjusted to the relevance of
Tetap Tetap (disesuaikan dengan relevansi pembahasan rapat)
the meeting discussion)
Profil Komite Committee Profile
Profil Komite Manajemen Efisiensi dapat dilihat pada bagian The profile of the Efficiency Management Committee is included
Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam Bab Profil in the Board of Directors Profile and Executive Officers Profile
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. sections in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Komite Manajemen Efisiensi secara independen melapor The Efficiency Management Committee operates independently
dan bertanggung jawab kepada Direksi dalam menjalankan and is accountable to the Board of Directors in executing its duties.
tugasnya. Independensi anggota Komite Manajemen The independence of its members is evidenced through their
Efisiensi tercermin dari hubungan kekeluargaan, hubungan familial, financial, managerial relationships, and shareholdings in
keuangan, kepengurusan dan kepemilikan saham Bank Bank Sulselbar and other companies.
Sulselbar dan perusahaan lain.
BANK SULSELBAR
551
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 552
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Efisiensi The Independence Statement of the Efficiency Management
sebagai berikut: Committee includes:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No familial relationships with the board of commissioners,
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite directors, or fellow committee members.
Manajemen Efisiensi. • No
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan • No management relationships within Bank Sulselbar or
komisaris dan direksi affiliated
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank • No share ownership in Bank
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi • Not serving as political party administrators or regional
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank government
Sulselbar
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggung jawab Komite Pengendalian Efisiensi Duties and Responsibilities of the Efficiency Control Committee
adalah sebagai berikut:
Tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen Efisiensi The Efficiency Control Committee is tasked with the following
secara umum adalah: duties and responsibilities:
1) Menyusun dan menetapkan kebijakan dan strategi 1. Develop and establish cost control policies and strategies
pengendalian biaya untuk meningkatkan efisiensi bank aimed at enhancing bank efficiency as part of the operational
sebagai bagian dari proses manajemen risiko operasional. risk management process.
2) Komponen biaya yang termasuk dalam cakupan tugas 2. The scope of the Committee's duties and responsibilities
dan tanggung jawab Komite adalah biaya tidak termasuk includes cost components that exclude Third Party Fund
Biaya bunga Dana Pihak Ketiga, Biaya Penyisihan Aktiva Interest Costs, Asset Provision Costs, and Labor Costs.
dan Biaya Tenaga Kerja.
3) Menyusun prosedur dan menetapkan limit dan 3. Formulate procedures, set limits and authority, and create a
kewenangan serta sistem distribusi pengeluaran biaya cost distribution system while considering the effectiveness
dengan mempertimbangkan efeklifitas kecukupan and adequacy of the control system.
sistem pengendalian.
4) Melakukan evaluasi kinerja unit kerja dalam pengendalian 4. Conduct evaluations of work unit performance in relation to
biaya. cost control.
5) Rapat Komite efisiensi diselenggarakan minimal 1 (satu) 5. The Efficiency Committee convenes at least once every three
kali dalam 3 (tiga) bulan months.
Pedoman Kerja Komite Efisiensi Committee Working Guidelines
Komite Efisiensi memiliki pedoman kerja komite dalam The Efficiency Committee has a committee work guideline in
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya mengacu pada carrying out its duties and responsibilities referring to the Decree
Surat Keputusan Direksi Nomor. SK/048/DIR/K/X/2024 of the Board of Directors Number. SK/048/DIR/K/X/2024 dated
tanggal 15 Oktober 2024 Tentang Standar Operasional October 15, 2024 concerning the Standard Operating Procedure
Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris dan Komite (SOP) for the Organization of the Commissioners Committee and
Direksi PT Bank Sulselbar. the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
552
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 553
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar yang menyatakan In accordance with the Standard Operating Procedure (SOP)
bahwa Komite Pengendalian Efisiensi menyelenggarakan of Good Corporate Governance (GCG) at Bank Sulselbar, the
rapat minimal satu kali dalam satu bulan dan jumlah tersebut Efficiency Control Committee is required to meet at least once a
dapat berubah sesuai kebutuhan yang telah disepakati oleh month. The frequency of meetings may be adjusted based on the
semua anggota Komite Pengendalian Efisiensi. Agenda rapat consensus of committee members. Meeting agendas are led by the
dipimpin Ketua dan/atau Ketua pengganti serta dihadiri oleh Chairperson and/or alternate Chairperson, and include committee
anggota komite dan undangan. Keputusan Rapat Komite members and invitees. Decisions made during Committee Meetings
diambil secara musyawarah mufakat dan telah sesuai are reached by consensus and align with the Bank's operational
dengan kebutuhan bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah needs. The Committee Meeting Forum will meet the established
memenuhi kuorum rapat sesuai ketentuan atau kebijakan quorum in accordance with provisions or management policies
manajemen terkait Komite di bawah Direksi. related to the Committee as designated by the Board of Directors.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of Directors in Committee
Rapat Komite Meetings
Selama tahun 2024 tidak ada kegiatan Komite Manajemen During 2024 there will be no Efficiency Management Committee
Efisiensi. activities.
BANK SULSELBAR
553
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 554
KOMITE PRODUK, JARINGAN DAN PRODUCT, NETWORK, AND DELIVERY
DELIVERY CHANNEL CHANNEL COMMITTEE
Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel dibentuk guna The Product, Network, and Delivery Channel Committee was
memberikan saran dan rekomendasi kepada Direksi dalam established to advise and provide recommendations to the Board
menyusun dan menetapkan rencana strategis bank serta of Directors in formulating and establishing the bank's strategic
untuk mengevaluasi rencana bank yang telah disusun, baik plan, as well as to evaluate both medium-term and long-term
itu rencana jangka menengah maupun jangka panjang. plans.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan • Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Produk, Jaringan dan Delivery The formation of the Product, Network, and Delivery Channel
Channel ditetapkan berdasarkan Keputusan Direksi Committee is based on the Decree of the Board of Directors
No.SK/100/DIR/K/XII/2023 tentang Organisasi Komite No. SK/100/DIR/K/XII/2023 concerning the Organization
Komisaris dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. of the Commissioners Committee and the Board of Directors
Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: • Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan • Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel
Membership Composition of Product, Network and Delivery Channel Committee
Ketua Direktur Utama President Director
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Wakil Ketua
Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Pemimpin Divisi SIMO (Strategy and Initiative Management Head of SIMO Division (Strategy and Initiative
Sekretaris
Office) Management Office)
Pemimpin Divisi Teknologi dan Informasi (DTI) Head of Technology and Information Division (DTI)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Head of Fund and Services Division (DJS)
Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Head of Sharia Business Unit Division (DSY)
Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan (DDL) Head of Digitalization and Services Division (DDL)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR) Head of Treasury Division (DTR)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Head of Corporate and Commercial Division (DKK)
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Head of Retail and Consumer Division (DRK)
Pemimpin Divisi International Banking (DIB) Head of International Banking Division (DIB)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA) Head of Finance and Accounting Division (DKA)
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
All Division Leaders who are not Permanent Members
Anggota Tidak Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota Tetap
(adjusted according to the relevance of the meeting
Tetap (disesuaikan dengan relevansi pembahasan rapat)
discussion)
Profil Komite Produk, Jaringan dan Product, Network, and Delivery Channel
Delivery Channel Committee Profile
The profile of the Product, Network, and Delivery Channel
Profil Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel dapat
Committee can be found in the Board of Directors Profile and
dilihat pada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif
Executive Officers Profile sections of this Annual Report.
dalam Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
BANK SULSELBAR
554
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 555
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pernyataan Independensi Komite Committee Independence Statement
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In fulfilling its duties and responsibilities, the Product, Network,
Produk, Jaringan dan Delivery Channel bertindak secara and Delivery Channel Committee operates independently and
independen, serta tidak menerima/melakukan intervensi does not accept or conduct interventions from or to external
dari/kepada pihak lainnya. Anggota Komite Produk, Jaringan parties. Members of the Committee who are external to the bank
dan Delivery Channel yang berasal dari luar bank tidak boleh must not have personal interests or relationships that could lead to
memiliki kepentingan serta keterkaitan yang bersifat pribadi a conflict of interest with the bank.
yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan
(conflict of interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Produk, Jaringan dan The Independence Statement of the Product, Network, and
Delivery Channel sebagai berikut : Delivery Channel Committee includes the following:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • Not having family relationships with the board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite commissioners, directors, and/or fellow members of the
Produk, Jaringan dan Delivery Channel. Product, Network and Delivery Channel Committee.
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan • Not having financial relationships with the board of
komisaris dan direksi commissioners and directors
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank • Not having management relationships at Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi affiliated companies
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not having share ownership relationships at Bank Sulselbar
Sulselbar • Not serving as a political party administrator, regional
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat government official
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggung jawab Komite Produk, Jaringan dan The duties and responsibilities of the Product, Network, and
Delivery Channel adalah sebagai berikut: Delivery Channel Committee are as follows:
1) Menetapkan dan memutuskan kebijakan dan strategi 1) Determine and decide on business policies and strategies
bisnis melalui produk/aktivitas baik segmen ritel maupun through products/activities for both retail and corporate
korporasi; segments;
2) Menetapkan dan memutuskan keberlangsungan produk/ 2) Determine and decide on the sustainability of products/
aktivitas atas rekomendasi lnisiator/Pemilik produk; activities based on the recommendations of the product
3) Membahas dan menyelesaikan permasalahan bisnis initiator/owner;
terkail Produk, Jaringan dan Delivery Channel yang 3) Discuss and resolve strategic business issues related to
bersifat strategis; products, networks and delivery channels;
4) Menetapkan dan memutuskan Kebijakan strategi 4) Determine and decide on network development strategy
pengembangan jaringan yang disesuaikan kebutuhan policies tailored to the bank’s needs:
bank: 5) Determine and decide on the type and number of office
5) Menetapkan dan memutuskan jenis dan jumlah jaringan networks included in the Bank’s Business Plan;
kantor yang masuk dalam Rencana Bisnis Bank; 6) Determine and decide on policies to create a culture of
6) Menetapkan dan memutuskan kebijakan unluk compliance in all bank business activities at every level of the
terciptanya budaya kepatuhan pada seluruh kegiatan organization.
usaha bank pada setiap jenjang organisasi. 7) This committee not only discusses new products but also
7) Komite ini tidak hanya membahas terkait produk baru discusses and evaluates old products.
tetapi juga membahas dan mengevaluasi produk-produk
lama.
BANK SULSELBAR
555
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 556
Pedoman Kerja Komite Produk, Product, Network, and Delivery Channel
Jaringan dan Delivery Channel Committee Working Guidelines
Komite Efisiensi memiliki pedoman kerja komite dalam The Efficiency Committee has a committee work guideline in
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya mengacu pada carrying out its duties and responsibilities referring to the Decree
Surat Keputusan Direksi Nomor. SK/048/DIR/K/X/2024 of the Board of Directors Number. SK/048/DIR/K/X/2024 dated
tanggal 15 Oktober 2024 Tentang Standar Operasional October 15, 2024 concerning the Standard Operating Procedure
Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris dan Komite (SOP) for the Organization of the Commissioners Committee and
Direksi PT Bank Sulselbar. the Board of Directors Committee of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision-
Pengambilan Keputusan Making
Sesuai dengan SOP GCG Bank Sulselbar yang menyatakan In accordance with the SOP GCG of Bank Sulselbar, the Product,
bahwa Komite Produk, Jaringan dan Delivery Channel Network, and Delivery Channel Committee is required to meet at
menyelenggarakan rapat minimal satu kali dalam satu least once a month, with the frequency subject to adjustment based
bulan dan jumlah tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan on the consensus of all committee members. Meeting agendas are
yang telah disepakati oleh semua anggota Komite Produk, led by the Chairperson and/or alternate Chairperson and attended
Jaringan dan Delivery Channel. Agenda rapat dipimpin Ketua by committee members and invitees. Decisions made during
dan/atau Ketua pengganti serta dihadiri oleh anggota komite Committee Meetings are reached by consensus and are aligned
dan undangan. Keputusan Rapat Komite diambil secara with the Bank's business needs. The Committee Meeting Forum
musyawarah mufakat dan telah sesuai dengan kebutuhan will meet the established quorum in accordance with provisions or
bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah memenuhi kuorum management policies related to the Committee under the Board of
rapat sesuai ketentuan atau kebijakan manajemen terkait Directors.
Komite di bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance of Directors in Committee
Rapat Komite Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Produk, The attendance rate of the Board of Directors at the Product,
Jaringan dan Delivery Channel selam tahun 2024 adalah Network, and Delivery Channel Committee meetings during 2024
sebagai berikut: is as follows:
Jumlah
Nama Jabatan Position
Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 2 100% President Director
Dirhamsyah Kadir* Direktur Pemasaran & Syariah 1 50% Marketing & Sharia Director
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 2 1 50% Banking Operations & IT Director
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 2 100% Compliance Director
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 1 50% Credit & MSMEs Director
* Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur * Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
BANK SULSELBAR
556
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 557
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Activity Committee Activities Report
Pelaksanaan kegiatan komite selama tahun 2024 dapat The implementation of committee activities during 2024 is
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: outlined in the following meeting agenda:
Tanggal
Agenda Agenda
Date
1. Penambahan Produk Kredit Usaha Alsintan (KUA)
1. Addition of Agricultural Machinery Business Credit
2. Penambahan Produk Pembiayaan Refinancing
Products (KUA)
Syariah
01 Maret 2024 2. Addition of Sharia Refinancing Financing Products
3. Penetapan Klasifikasi RPPB tahun 2024
3. Determination of RPPB Classification in 2024
4. Rencana Penyesuaian Pengembangan Jaringan
4. Office Network Development Adjustment Plan in 2024
Kantor Tahun 2024
1. Monitoring Progress Rencana Penyelenggaraan
1. Monitoring the Progress of the Bank Product
Produk Bank (RPPB) tahun 2024 posisi November
Implementation Plan (RPPB) in 2024, position
2024;
November 2024;
2. Monitoring Progress Rencana Pemindahan Alamat
2. Monitoring the Progress of the Bank Office Network
Jaringan Kantor Bank tahun 2024.
Address Relocation Plan in 2024.
3. Usulan Rencana Penyelenggaraan Produk Bank,
3. Proposed Bank Product Implementation Plan, as
sebagai berikut:
follows:
a. Bancassurance (DJS);
a. Bancassurance (DJS);
15 November b. Produk Tabungan Mamiri Bisnis (DJS);
b. Mamiri Business Savings Product (DJS);
2024 c. Autodebet Biaya Penggantian Kartu & Reset PIN
c. Autodebit Card Replacement Fee & PIN Reset
4. Progress Usulan Pengembangan Aplikasi CMS Valas
4. Progress of Proposed Development of Foreign Currency
(DIB);
CMS Application (DIB);
5. Progress Usulan Produk Pembiayaan Refinancing
5. Progress of Proposed Sharia Refinancing Financing
Syariah (DSY)
Product (DSY)
6. Progress Rencana Penghapusan Produk Tabungan
6. Progress of Plan to Eliminate Tampan Savings Product
Tampan (206);
(206);
7. Rencana Pengembangan Jaringan Kantor tahun
7. Office Network Development Plan in 2025.
2025.
KOMITE ETIK DAN DISIPLIN ETHICS AND DISCIPLINE COMMITTEE
Komite Etik dan Disiplin dibentuk guna mendukung Direksi The Ethics and Discipline Committee was established to support
dalam mencapai tujuan Bank Sulselbar sesuai dengan visi dan the Board of Directors in achieving the objectives of Bank Sulselbar
misi yang ditetapkan, dimana Bank Sulselbar perlu memiliki in alignment with its vision and mission. Bank Sulselbar aims to
budaya perusahaan yang kuat, untuk membentuk insan foster a robust corporate culture, cultivating its personnel into
Bank Sulselbar menjadi bankir-bankir yang memiliki kadar bankers who uphold high banking ethics. This is essential for
etika perbankan yang tinggi sebagai salah satu syarat guna maintaining and advancing the Bank's existence while promoting
mempertahankan dan mengembangkan eksistensi Bank, the attainment of its vision and mission in a professional and
serta mendukung pencapaian visi dan misi Bank Sulselbar ethical manner, thereby fostering a transformative mindset and
secara profesional dan beretika tinggi yang membawa behavior.
perbedaan perilaku dan pola pikir.
Struktur dan Keanggotaan Komite Committee Structure and Membership
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Etik dan Disiplin ditetapkan The Decree of the Board of Directors No. SK/048/DIR/
di dalam Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ K/X/2024 outlines the establishment of the Ethics and
K/X/2024 Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Discipline Committee as part of the Organization of the
Komite Direksi PT Bank Sulselbar Commissioners Committee and the Board of Directors
Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: · Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
BANK SULSELBAR
557
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 558
Susunan Keanggotaan Komite Etik dan Disiplin
Code of Conduct Committee Membership Composition
Ketua Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Sekretaris Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Audit Intern dan Anti Fraud (SKAI) Head of Internal Audit and Anti-Fraud Division (SKAI)
Pemimpin Divisi Human Capital Head of Human Capital Division
All Division Leaders
Seluruh Pemimpin Divisi (Note: Adjusted based on the relevance of the meeting
Anggota Tidak (disesuaikan dengan relevansi pembahasan rapat/sesuai discussion and the employee work unit addressed in
Tetap dengan unit kerja pegawai yang dibahas dalam Komite the Ethics Committee.)
Etik)
Profil Komite Kode Etik dan Disiplin Code of Conducts and Discipline
Committee Profile
Profil Komite Kode Etik dan Disiplin dapat dilihatpada The profile of the Code of Conducts and Discipline Committee
bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif dalam Bab can be found in the Profile of the Board of Directors and Profile of
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Executive Officers sections in the Company Profile Chapter of this
Annual Report.
Pernyataan Independensi Komite Statement of Independence of the Ethics
Etik dan Disiplin and Disciplinary Committee
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In executing its duties and responsibilities, the Ethics and Discipline
Etik dan Disiplin bertindak secara independen, serta tidak Committee operates independently, free from any intervention
menerima/melakukan intervensi dari/kepada pihak lainnya. from external parties. Members of the Committee who are external
Anggota Komite Etik dan Disiplin yang berasal dari luar bank to the bank must not have personal interests or relationships that
tidak boleh memiliki kepentingan serta keterkaitan yang could potentially lead to a conflict of interest with the bank.
bersifat pribadi yang berpotensi menimbulkan benturan
kepentingan (conflict of interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Etik dan Disiplin sebagai The Statement of Independence of the Ethics and Discipline
berikut: Committee includes the following:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • Not having family relationships with the board of
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite Etik commissioners, directors, and/or fellow members of the
dan Disiplin. Ethics and Discipline Committee.
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan • Not having financial relationships with the board of
komisaris dan direksi commissioners and directors
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank • Not having management relationships at Bank Sulselbar or
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi affiliated companies
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not having share ownership relationships at Bank Sulselbar
Sulselbar • Not serving as a political party administrator, regional
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat government official
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Etik dan Disiplin dan The duties and responsibilities of the Ethics and Discipline
BANK SULSELBAR
558
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 559
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Disiplin adalah sebagai berikut: Committee are as follows:
1. Meneliti dugaan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin yang 1. Investigate alleged violations of the Code of Conducts and
dilakukan oleh pegawai PT Bank Sulselbar; Discipline committed by PT Bank Sulselbar employees;
2. Mengumpulkan dan menganalisa informasi atau 2. Collect and analyze information or statements from parties
keterangan dari pihak–pihak yang berkaitan atau yang related to or interested in alleged violations of the Code of
berkepentingan dengan dugaan pelanggaran kode etik Conducts and discipline;
dan disiplin; 3. Conduct investigations into alleged violations of the Code of
3. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran Conducts and discipline;
kode etik dan disiplin; 4. Declare that violations of the Code of Conducts and discipline
4. Menyatakan bahwa pelanggaran kode etik dan disiplin are proven or not proven;
terbukti atau tidak terbukti; 5. Provide recommendations for decisions on statements of
5. Memberikan rekomendasi keputusan atas pernyataan alleged violations of the Code of Conducts and Discipline to
dugaan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin kepada authorized decision-making officials;
pejabat pemutus yang berwenang; 6. Become an ethics advisor in the context of education,
6. Menjadi ethic advisor dalam rangka edukasi, pencegahan, prevention, and action against violations of the Code of
dan penindakan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin. Conducts and Discipline.
7. Melakukan rapat Komite Etik dan Disiplin dan Disiplin 7. Conduct meetings of the Ethics and Discipline Committee
sesuai kebutuhan/insidentil. and Discipline as needed/incidental.
Pedoman Kerja Komite Etik dan Ethics and Discipline Committee Work
Disiplin Guidelines
Komite Komite Etik dan Disiplin memiliki pedoman kerja The Ethics and Discipline Committee has a committee work
komite dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya guideline in carrying out its duties and responsibilities referring to
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor. SK/048/ the Decree of the BOD’s Number. SK/048/DIR/K/X/2024 dated
DIR/K/X/2024 tanggal 15 Oktober 2024 Tentang Standar October 15, 2024 concerning the Standard Operating Procedure
Operasional Prosedur (SOP) Organisasi Komite Komisaris (SOP) for the Organization of the Committee of Commissioners
dan Komite Direksi PT Bank Sulselbar. and the Committee of Directors of PT Bank Sulselbar.
Kebijakan Rapat, Kuorum dan Meeting Policy, Quorum, and Decision
Pengambilan Keputusan Making
Komite Etik dan Disiplin telah merencanakan rapat The Ethics and Discipline Committee plans to convene at
minimal 1 kali dalam 3 bulan (setiap triwulan) atau sesuai least once every three months (quarterly) or as necessary, at a
kebutuhan pada tempat, waktu dan tanggal tertentu yang predetermined location, date, and time to facilitate attendance by
telah ditetapkan sehingga segenap anggota dapat mengatur all members. Meeting agendas are led by the Chairperson and/or
waktu untuk kehadirannya. Agenda rapat dipimpin Ketua alternate Chairperson, with attendance from committee members
dan/atau Ketua pengganti serta dihadiri oleh anggota komite and invitees. Decisions made during Committee Meetings are
dan undangan. Keputusan Rapat Komite diambil secara achieved by consensus, in accordance with the Bank's operational
musyawarah mufakat dan telah sesuai dengan kebutuhan needs. The Committee Meeting Forum will meet the quorum
bisnis Bank. Forum Rapat Komite telah memenuhi kuorum requirements as per the provisions or management policies related
rapat sesuai ketentuan atau kebijakan manajemen terkait to the Committee under the Board of Directors.
Komite di bawah Direksi.
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Level of Attendance of Directors in
Rapat Komite Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Etik dan The attendance of the Board of Directors at the Ethics and
Disiplin selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: Discipline Committee meetings during 2024 is as follows:
BANK SULSELBAR
559
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 560
Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah Rapat Attendance
Name Position Meeting
Total %
Yulis Suandi Direktur Utama 2 50%
Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah 3 75%
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 4 4 100%
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 4 100%
Dwi Zulkarnain* Direktur Kredit & UMKM 3 75%
*) Berdasarkan Akta Keputusan Sirkuler Nomor 11 tanggal 24 *) Based on Circular Decree Number 11 dated October 24, 2023
Oktober 2023
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Report on the Implementation of Ethics
Komite Etik dan Disiplin and Discipline Committee Activities
Pelaksanaan kegiatan komite selamat tahun 2024 dapat The implementation of the 2024 Ethics and Discipline Committee
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: activities can be outlined in the following meeting agenda:
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Rapat/ Meeting agenda
participants
1. Pembahasan Pembelaan dari
1. Discussion of Defense from Mr. U. Direktur Operasional & TI
Sdr. U.
2. Discussion of the Case of Mr. HRE. Direktur Kepatuhan
1 23 Januari 2024 2. Pembahasan Kasus Sdr HRE.
3. Discussion of the Case of Mr. DJM Direktur Kredit & UMKM
3. Pembahasan Kasus Bapak DJM
and Ms. AAP. Semua Anggota Komite
dan Sdri. AAP.
Direktur Pemasaran &
Syariah
Discussion of the Appeal Request for
Pembahasan Permohonan Banding Direktur Operasional & TI
2 20 Agustus 2024 the Results of the Ethics Committee
Hasil Komite Etik a.n AZA dan TII Direktur Kepatuhan
on behalf of AZA and TII
Direktur Kredit & UMKM
Semua Anggota Komite
Direktur Utama
1. Discussion of the Results of the Direktur Pemasaran &
1. Pembahasan Hasil Pelecehan
Harassment of the Barru Branch Syariah
05 September Cab. Barru
3 2 Discussion of the Code of Direktur Operasional & TI
2024 2 Pembahasan Kode Etik Terkait
Conducts Related to Sharing User Direktur Kepatuhan
Sharing User dan Password
and Password Direktur Kredit & UMKM
Semua Anggota Komite
1. Discussion of the Results of the
1. Pembahasan Hasil Audit Verification Audit of the Case of
Direktur Utama
Verifikasi Kasus Pelanggaran Violation of the Code of Conducts
Direktur Pemasaran &
Kode Etik Cab. Utama Bone. of the Bone Main Branch.
Syariah
4 07 Oktober 2024 2. Pembahsan Hasil Audit 2. Discussion of the Results of the
Direktur Operasional & TI
Verifikasi Pelanggaran Kode Verification Audit of Violation
Direktur Kepatuhan
Etik Divisi Digitalisasi dan of the Code of Conducts of the
Semua Anggota Komite
Layanan. Digital and Service Division.
BANK SULSELBAR
560
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 561
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
KOMITE KEBIJAKAN KREDIT/ CREDIT/FINANCING POLICY
PEMBIAYAAN COMMITTEE
· Dasar Hukum Penunjukan · Legal Basis for Appointment
Pembentukan Komite Kredit/Pembiayaan ditetapkan The Decree of the Board of Directors No. SK/048/
di dalam Surat Keputusan Direksi No. SK/048/DIR/ DIR/K/X/2024 outlines the establishment of the Credit/
K/X/2024 Tentang Organisasi Komite Komisaris dan Financing Committee Concerning the Organization of the
Komite Direksi PT Bank Sulselbar Commissioners Committee and the Board of Directors
Committee of PT Bank Sulselbar.
· Periode & Masa Jabatan: · Term of Office:
2024 2024
· Susunan Keanggotaan · Membership Composition
Susunan Keanggotaan Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan
Membership Composition of the Credit/Financing Policy Committee
Ketua Direktur Utama President Director
Wakil Ketua Direktur Kredit dan UMKM Director of Credit and MSME
Sekretaris 1 Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial (DKK) Head of Corporate and Commercial Division (DKK)
Sekretaris 2 Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah (DSY) Head of Sharia Business Unit Division (DSY)
Direktur Operasional dan TI Director of Banking Operations and IT
Direktur Pemasaran dan Syariah Director of Marketing and Sharia
Direktur Kepatuhan Director of Compliance
Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer (DRK) Head of Retail and Consumer Division (DRK)
Pemimpin Divisi Kepatuhan (SKK) Head of Compliance Division (SKK)
Anggota Tetap Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (SKMR) Head of Risk Management Division (SKMR)
Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi (DKA) Head of Finance and Accounting Division (DKA)
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa (DJS) Head of Fund and Services Division (DJS)
Pemimpin Divisi Treasury (DTR) Head of Treasury Division (DTR)
Pemimpin Unit Khusus Penyelamatan dan Penyelesaian Head of Special Credit Rescue and Settlement Unit
Kredit (UPPK) (UPPK)
Anggota Tidak
Seluruh Pemimpin Divisi yang tidak termasuk Anggota Tetap All Division Leaders who are not Permanent Members
Tetap
Profil Komite Kebijakan Kredit/ Credit/Financing Policy Committee
Pembiayaan Profile
Profil Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan dapat The Credit/Financing Policy Committee Profile is part of the
dilihatpada bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Eksekutif Board of Directors Profile and the Executive Officers Profile
dalam Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. sections within the Company Profile Chapter of this Annual
Report.
Pernyataan Independensi Komite Credit/Financing Policy Committee
Kebijakan Kredit/Pembiayaan Independence Statement
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite The Credit/Financing Policy Committee operates independently
Kebijakan Kredit/Pembiayaan bertindak secara independen, in fulfilling its duties and responsibilities, refraining from any
serta tidak menerima/melakukan intervensi dari/ interventions by or to external parties. Members of the committee
kepada pihak lainnya. Anggota Komite Kebijakan Kredit/ who are external to the bank must not possess personal interests
BANK SULSELBAR
561
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 562
Pembiayaan yang berasal dari luar bank tidak boleh memiliki or relationships that could potentially lead to a conflict of interest
kepentingan serta keterkaitan yang bersifat pribadi yang with the bank.
berpotensi menimbulkan benturan kepentingan (conflict of
interest) dengan bank.
Pernyataan Independensi Komite Kebijakan Kredit/ The Independence Statement for the Credit/Financing Policy
Pembiayaan sebagai berikut: Committee is as follows:
• Tidak Memiliki hubungan keluarga dengan dewan • No familial relationships with the board of commissioners,
komisaris, direksi, dan/atau sesama anggota Komite directors, or fellow committee members.
Kebijakan Kredit/Pembiayaan. • No financial ties with the board of commissioners and
• Tidak Memiliki hubungan keuangan dengan dewan directors.
komisaris dan direksi • No management affiliations with Bank Sulselbar or its
• Tidak Memiliki hubungan kepengurusan di Bank affiliates.
Sulselbar maupun perusahaan afiliasi • No share ownership in Bank Sulselbar.
• Tidak Memiliki hubungan kepemilikan saham di Bank • Not serving as an administrator for a political party or as a
Sulselbar regional government official.
• Tidak Menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat
pemerintah daerah
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggungjawab Komite Kebijakan Kredit The duties and responsibilities of the Credit Financing Policy
Pembiayaan adalah sebagai berikut Committee are as follows:
1) Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan 1) Provide input to the Board of Directors in the preparation
Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan Bank (KPB), of the Bank Credit/Financing Policy (KPB), especially those
terutama yang berkaitan dengan perumusan prinsip related to the formulation of the principle of prudence in
kehati-hatian dalam perkreditan: credit:
2) Mengawasi agar KPB dapat dilerapkan dan dilaksanakan 2) Supervise so that KPB can be applied and implemented
secara konsisten serta merumuskan pemecahan apabila consistently and formulate solutions if there are obstacles or
terdapat hambalan atau kendala dalam penerapan KPB; constraints in the implementation of KPB;
3) Melakukan kajian berkala terhadap KPB dan memberikan 3) Conduct periodic reviews of KPB and provide suggestions to
saran kepada Direksi apabila diperlukan perubahan atau the Board of Directors if changes or improvements to KPB are
perbaikan KPB; needed;
4) Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan 4) Monitor and evaluate the development and quality of the
kualitas portofolio perkreditan secara keseluruhan; overall credit portfolio;
5) Memantau dan mengevaluasi kebenaran pelaksanaan 5) Monitor and evaluate the correctness of the implementation
kewenangan memutus kredit; of the authority to decide on credit;
6) Memantau dan mengevaluasi kebenaran proses 6) Monitor and evaluate the correctness of the process of
pemberian, perkembangan, dan kualitas kredit yang granting, development, and quality of credit given to parties
diberikan kepada pihak terkait dengan Bank dan debitur related to the Bank and certain large debtors;
besar tertentu;
7) Memberikan rekomendasi atas penawaran kerjasama 7) Provide recommendations on offers of cooperation in
penyaluran Kredit Program; distributing Program Credit;
8) Memastikan arah kebijakan perkreditan sejalan 8) Ensure that the direction of credit policy is in line with the
Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank (RBB); Corporate Plan and Bank Business Plan (RBB);
BANK SULSELBAR
562
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 563
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Selain komite tersebut di atas, Direksi juga dibantu oleh In addition to the aforementioned committees, the Board of
komite Direksi bidang kredit/pembiayaan, yaitu sebagai Directors is supported by the Board of Directors' Committee for
berikut: Credit/Financing, which is outlined as follows:
1. Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi 1. Credit/Syndicated Financing Committee
Tugas dan tanggung jawab Komite terkait Kredit/ The duties and responsibilities of the Committee regarding
Pembiayaan Sindikasi adalah: Syndicated Credit/Financing are:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi Kreditf a) Assisting the Board of Directors in evaluating Syndicated
Pembiayaan Sindikasi; Financing Credit.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing processes at the stages of Syndicated Credit/
Kredit/Pembiayaan Sindikasi; Financing.
c) Melakukan negosiasi kepada Kantor Cabang c) Conducting negotiations with the Proposing Branch
Pengusul (book runner) terkait usulan term & Office (book runner) concerning the proposed terms and
condition yang disajikan kepada komite. conditions presented to the committee.
d) Memperoleh data/informasi yang valid terkail d) Acquiring valid data/information regarding debtors or
debitur atau proyek yang akan dibayai. projects to be financed.
e) Melakukan review alas besaran fee daniatau bunga e) Reviewing based on the amounts of fees, interest,
dan/atau margin dan/atau bagi hasil atau imbalan margins, profit-sharing, or other equivalent rewards.
yang dipersamakan dengan itu.
f) Memberikan usulan rencana kredi/pembiayaan f) Providing proposals for syndicated credit/financing
Sindikasi yang dituangkan dalam Surat Keputusan plans as outlined in the Syndicated Credit/Financing
Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi kepada Direksi. Committee Decree to the Board of Directors.
g) Menunjuk kantor cabang yang akan menjadi g) Appointing branch offices responsible for managing
pengelola kredit/pembiayaan sindikasi. syndicated credit/financing.
h) Memberikan kewenangan khusus kepada Ketua (1 h) Granting special authority to the Chair (1 & 2) to sign a
&2) untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan confidentiality agreement (Non-Disclosure Agreement/
(Non Disclosure Agreement/NDA). NDA).
i) Melakukan penata kelolaan terkait kegiatan surat i) Managing correspondence activities through the
menyurat oleh Sekretaris Komite. Committee Secretary.
j) Jika diperlukan maka Ketua (1 atau 2) dan/atau j) If necessary, the Chairperson (1 or 2) and/or Secretary
Sekretaris dan/atau Pimpinan Kantor Cabang and/or Head of the Proposing Branch Office must attend
Pengusul untuk dapat menghadiri pentahapan Kick the kickoff stages or on-site meetings, provided they
off atau on the spot sepanjang mendapat persetujuan obtain approval from the Board of Directors. Should
dari Direksi Namun jika pejabat komite diatas the committee officials be unavailable, they may be
berhalangan maka dapat diwakili oleh Pimpinan represented by the Head of the Jakarta Branch Office
Kantor Cabang Jakarta dan/atau staf yang diwakilkan. and/or designated staff.
k) Hal-hal yang dianggap perlu sesuai tanggung jawab k) Addressing matters deemed necessary according to the
arranger/partisipan. responsibilities of the arranger/participant.
l) Komite secara kolegial bertanggungjawab kepada l) The Committee is collectively responsible to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors. for the execution of its duties.
m) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan m) Other matters deemed necessary for the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Sindikasi dilaporkan of the Syndicated Credit/Financing Committee will be
kepada Direktur Bidang. reported to the Field Director.
Limit Kredit/Pembiayaan yang dapat dilaksanakan The Credit/Financing Limit that can be implemented by this
ofeh Komite ini selanjutnya akan ditetapkan tersendiri Committee will be determined separately through a Circular
melalui Surat Edaran Direksi PT Bank Sulselbar. Letter from the Board of Directors of PT Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
563
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 564
2. Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi 2. Large Credit/Financing and Corporate Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan Duties and Responsibilities of the Large and Corporate
Besar dan Korporasi, yaitu: Credit/Financing Committee include:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan a) Assisting the Board of Directors in evaluating proposals
KreditlPembiayaan Besar dan Korporasi; for Large and Corporate Credit/Financing.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing processes for Large Credit/Financing and
Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi; Corporate stages.
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait c) Providing considerations and recommendations
usulan: regarding the proposal:
(1) Penggantian jaminan/agunan kredit/pembiayaan. (1) Replacement of credit/financing collateral/security.
(2) Pengampunan bunga kredit atau margin (2) Forgiveness of credit interest, financing margin, or
pembiayaan atau nisbah bagi hasil. profit-sharing ratio.
d) Membantu direksi dalam melakukan evaluasi usulan d) Assisting the Board of Directors in evaluating credit/
kredit/pembiayaan yang dituangkan dalam Surat financing proposals as outlined in the Committee's
Keputusan Komite kepada Direksi. Decision Letter to the Board of Directors.
e) Komite secara kolegial bertanggungjawab kepada e) The Committee is collectively responsible to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors. for the execution of its duties.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan f) Other matters deemed necessary for the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Besar dan Korporasi of the Large Credit/Financing and Corporate Committee
dilaporkan kepada Direktur Supervisi. will be reported to the Supervision Director.
Limit Kredit/Pembiayaan oleh Komite akan ditetapkan The Credit/Financing Limit by the Committee will be
tersendiri melalui Surat Direksi. determined separately through a Directors' Letter.
3. Komite Kredit/Pembiayaan Menengah 3. Intermediate Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan Duties and Responsibilities of the Medium Credit/Financing
Menengah, yaitu: Committee include:
a) Membantu direksi dalam melakukan evaluasi usulan a) Assisting the Board of Directors in evaluating Medium
Kredit/Pembiayaan Menengah; Credit/Financing proposals.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing processes for Intermediate Credit/Financing
Kredit/Pembiayaan Menengah; stages.
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait c) Providing considerations and recommendations
usulan: regarding the proposal:
(1) Penggantian jaminan/agunan kredit/pembiayaan. (1) Replacement of credit/financing collateral/security.
(2) Pengampunan bunga kredit atau margin (2) Forgiveness of credit interest, financing margin, or
pembiayaan atau nisbah bagi hasil. profit-sharing ratio.
d) Membantu direksi dalam melakukan evaluasi usulan d) Assisting the Board of Directors in evaluating Credit/
Kredit/Pembiayaan yang dituangkan dalam Surat Financing proposals as outlined in the Committee's
Keputusan Komite kepada Direksi. Decision Letter to the Board of Directors.
e) Komite secara kolegial bertanggungjawab kepada e) The Committee is collectively responsible to the Board of
Direksi atas pelaksanaan tugasnya. Directors. for the execution of its duties.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan f) Other matters deemed necessary for the implementation
Komite Kredit/Pembiayaan Menengah dilaporkan of the Medium Credit/Financing Committee will be
kepada Direktur Bidang. reported to the Field Director.
Limit Kredit/Pembiayaan akan ditetapkan tersendiri, Credit/Financing Limits will be determined separately
melalui Surat Direksi PT Bank Sulselbar. through a Letter from the Board of Directors of PT Bank
Sulselbar.
BANK SULSELBAR
564
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 565
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
4. Komite Kredit/Pembiayaan Ritel 4. Retail Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan Duties and Responsibilities of the Retail Credit/Financing
Ritel, yaitu: Committee include:
a) Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi a) Assisting the Division Head responsible for Credit/
Kredit/Pembiayaan dalam melakukan evaluasi: Financing in conducting evaluations:
(1) Mengevaluasi Nola Aplikasi Kredit, jaminan bank (1) Evaluating Credit Application Notes and bank
yang diajukan oleh kantor cabang. guarantees submitted by the branch office.
(2) Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin (2) Providing conclusions/suggestions to the Head of
Unit Kerja yang membidangi Kredit Pemasaran Credit Marketing Division, as stated in the Small
yang dituangkan dalam Surat Keputusan Komite Credit Committee Decree regarding the approval of
Kredit Kecil mengenai disetujui atau tidaknya the branch office proposal.
usulan kantor cabang.
b) Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi b) Assisting the Division Head responsible for the Sharia
Unit Usaha Syariah dalam melakukan evaluasi: Banking Business Unit in conducting evaluations:
(1) Mengevaluasi Nota Aplikasi Kredit/Pembiayaan, (1) Evaluating Credit/Financing Application Notes and
jaminan bank yang diajukan oleh kantor cabang. bank guarantees submitted by branch offices.
(2) Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin (2) Providing conclusions/suggestions to the Head of
Unit Kerja yang membidangi Unit Usaha Syariah the Work Unit responsible for the Sharia Banking
yang dituangkan dalam Surat Keputusan Komite Business Unit, as stated in the Decree of the Small
Pembiayaan Kecil mengenai disetujui atau Financing Committee regarding the approval of the
tidaknya usulan kantor cabang. branch office proposal.
c) Komite secara kolegial bertanggungjawab kepada c) The Committee is collectively accountable to the Head
Pemimpin Unit Kerja yang membidangi Kredit of Credit Marketing Division/Head of the Work Unit
Pemasaran/Pemimpin Unil Kerja yang membidangi responsible for the Sharia Banking Business Unit for
Unit Usaha Syariah atas pelaksanaan tugasnya. the execution of its duties.
Limit Kredit/Pembiayaan yang dapat dilaksanakan The Credit/Financing Limit that can be implemented by this
oleh Komite ini selanjutnya akan ditetapkan tersendiri Committee will be determined separately through a Circular
melalui Surat Edaran Letter.
5. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang 5. Branch Credit/Financing Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit/Pembiayaan The duties and responsibilities of the Branch Credit/Financing
Cabang, adalah sebagai berikut: Committee are as follows:
1. Membantu Pemimpin Cabang dalam melakukan 1. Assisting the Branch Manager in conducting evaluations:
evaluasi: a. Evaluating Credit Analysis Notes and bank
a. Mengevaluasi Nota Analisa Kredit, jaminan bank guarantees submitted by the Credit Analyst.
yang diajukan oleh Analis Kredit b. Providing conclusions/suggestions to the Branch
b. Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin Manager as outlined in the Credit Committee
Cabang yang dituangkan dalam Surat Keputusan Decision Letter regarding the approval of the Credit
Komite Kredit mengenai disetujui atau tidaknya Analyst's proposal.
usulan Analis Kredit.
2. Membantu Pemimpin Unit Kerja yang membidangi 2. Assisting the Division Head responsible for the Sharia
Unit Usaha Syariah dalam melakukan evaluasi: Banking Business Unit in conducting evaluations:
a. Mengevaluasi Nota Aplikasi Kredit /Pembiayaan, a. Evaluating Credit Application Notes and bank
jaminan bank yang diajukan oleh Analis Kredit. guarantees submitted by the Credit Analyst.
b. Memberikan kesimpulan/saran kepada Pemimpin b. Providing conclusions/suggestions to the Branch
Cabang yang dituangkan dalam Surat keputusan Manager as outlined in the Small Financing
Komite Pembiayaan Kecil mengenai disetujui Committee's Decision Letter regarding the approval
atau tidaknya usulan Analis Kredit. of the Credit Analyst's proposal.
BANK SULSELBAR
565
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 566
6. Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan 6. Credit/Financing Restructuring Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Restrukturisasi Duties and Responsibilities of the Credit/Financing
Kredit/Pembiayaan, yaitu: Restructuring Committee include:
a) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan a) Assisting the Board of Directors in evaluating Credit/
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan; Financing Restructuring proposals.
b) Mengorganisasikan proses-proses dalam tahapan b) Organizing processes in the Credit/Financing
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan; Restructuring stages.
c) Memberikan pertimbangan dan rekomendasi terkait c) Providing considerations and recommendations
usulan: regarding the proposal:
(1) Model restrukturisasi kredit/pembiayaan. (1) Credit/financing restructuring model.
(2) Restrukturisasi ulang. (2) Restructuring.
(3) Pengurangan tunggakan bunga dan atau denda (3) Reduction of interest arrears and/or fines.
(penalty). (4) Credit/financing restructuring period.
(4) Jangka waktu restrukturisasi kredit/pembiayaan. (5) Costs related to Credit/Financing Restructuring.
(5) Biaya-biaya terkait Restrukturisasi Kredit/
Pembiayaan.
d) Membantu Direksi dalam melakukan evaluasi usulan d) Assisting the Board of Directors in evaluating Credit/
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan yang dituangkan Financing Restructuring proposals as outlined in the
dalam Surat Keputusan Komite kepada Direksi. Committee's Decision Letter to the Board of Directors.
e) Komite secara kolegial bertanggungjawab kepada e) The Committee is collectively responsible to the Board of
Direksi alas pelaksanaan tugasnya Directors. for the execution of its duties.
f) Hal-hal lain yang dianggap perlu dalam pelaksanaan f) Other matters deemed necessary for the implementation
Komite Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan of the Credit/Financing Restructuring Committee will be
Menengah dilaporkan kepada Direktur Bidang. reported to the Field Director.
Limit Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan akan The Credit/Financing Restructuring Limit will be determined
ditetapkan tersendiri, melalui Surat Direksi PT Bank separately through a Letter from the Board of Directors of PT
Sulselbar. Bank Sulselbar.
7. Komite Penyelesaian Kredit/Pembiayaan Bermasalah, 7. Committee for Settlement of Problematic Credit/Financing,
Hapus Buku Murni, Hapus Tagih, Hapus Buku Penjaminan Pure Write-Off, Write-Off of Collections, Write-Off of
dan Pengampunan Bunga/Margin Guarantee Books, and Interest/Margin Forgiveness
The primary duties and responsibilities of the Committee
Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Komite meliputi: include:
a) Mempertimbangkan langkah-langkah prioritas dalam a) Considering priority steps for resolving problematic
penyelesaian kredit/penempatan dana bermasalah; credit/fund placements.
b) Mengusulkan kriteria dan kategori kredit/ b) Proposing criteria and categories for problematic credit/
penempatan dana bermasalah; fund placements.
c) Mengevaluasi kredit/penempatan dana bermasalah; c) Evaluating problematic credit/fund placements.
d) Mengusulkan kepada Direksi untuk memperoleh d) Proposing recommendations to the Board of Directors for
persetujuan. approval.
BANK SULSELBAR
566
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 567
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tingkat Kehadiran Direksi dalam Attendance Level of the Board of
Rapat Komite Directors in Committee Meetings
Tingkat kehadiran Direksi dalam rapat Komite Kredit/ The attendance level of the Board of Directors in Credit/Financing
Pembiayaan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: Committee meetings during 2024 is as follows:
Jumlah
Nama Jabatan Position
Rapat Kehadiran %
Yulis Suandi Direktur Utama 1 100% President Director
Dirhamsyah Kadir* Direktur Pemasaran & Syariah 1 100% Marketing & Sharia Director
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 1 1 100% Banking Operations & IT Director
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 1 100% Compliance Director
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 1 100% Credit & MSMEs Director
*) Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur *) Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Report on the Implementation of Credit/
Komite Kredit/Pembiayaan Financing Committee Activities
Pelaksanaan kegiatan komite selamat tahun 2024 dapat The implementation of the 2024 safety committee activities can
dilihat dari agenda rapat sebagai berikut: be seen from the following meeting agenda:
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Kredit Besar
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Evaluasi Usulan Kredit - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Evaluation of Mamasa
Senin,
1 Pemda Kabupaten - Pemimpin Divisi Treasury Regency Government
05 Februari 2024
Mamasa - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Credit Proposal
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Mamasa
Anggota Komite Kredit Sindikasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Evaluation of Syndicated
Evaluasi Permohonan - Pemimpin Divisi Treasury
Kamis, Credit Application in the
2 Kredit Sindikasi an. PT - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
15 Februari 2024 name of PT Merak Energi
Merak Energi Indonesia - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Indonesia
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Jakarta
BANK SULSELBAR
567
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 568
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Credit Proposal Evaluation
Kamis, Evaluasi Usulan Kredit an.
3 - Pemimpin Divisi Treasury in the name of Alwin
15 Februari 2024 Alwin Winandar
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Winandar
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Majene
Anggota Komite Kredit Sindikasi
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Rapat Komite - Pemimpin Divisi Treasury Syndicated Credit
Rabu, Permohonan Kredit - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Application Committee
4
13 Maret 2024 Sindikasi an. PT Mega - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Meeting in the name of PT
Central Finance - Pemimpin Divisi SIMO Mega Central Finance
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Jakarta
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Credit Proposal Evaluation
Senin, 01 April Evaluasi Usulan Kredit an.
5 - Pemimpin Divisi Treasury in the name of CV Jumbo
2024 CV Jumbo Farm
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Farm
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Pangkep
Anggota Komite Kredit Besar
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Evaluation of Credit
Evaluasi Usulan Kredit - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Senin, Proposal in the name of
6 an. PT Hikmat Gemilang - Pemimpin Divisi Treasury
01 April 2024 PT Hikmat Gemilang
Konstruksi - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Konstruksi
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Belopa
Anggota Komite Kredit Menengah
• Pemimpin Divisi Usaha Syariah
• Pemimpin Divisi Treasury
• Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Evaluasi Permohonan • Pemirnpin Divisi Ritel dan Konsumer Credit Application
Kamis,
7 Kredit An. PT Solusi Hidup • Pemimpin Divisi SIMO Evaluation in the Name of
18 April 2024
Mandiri • Pemimpin Divisi Dana dan Jasa PT Solusi Hidup Mandiri
• Pemimpin Satuan Kerja Manajemen Risiko
• Pemimpin Satuan Kerja Kepatuhan
• Pemimpin Cabang Utama Palopo
• Pemimpin Cabang Belopa
BANK SULSELBAR
568
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 569
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Besar
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Evaluating Credit
Mengevaluasi Usulan - Pemimpin Divisi K.euangan dan Akuntansi
Proposals in the name of
8 Rabu, 8 Mei 2024 Kredit an. PT Adhi Prima - Pemimpin Divisi Treasury
PT Adhi Prima Mandiri
Mandiri Persada - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Persada
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
Anggota Komite Besar
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Evaluating Credit
Mengevaluasi Usulan - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Senin, 20 Mei Proposals in the name
9 Kredit an. PT Bumi - Pemimpin Divisi Treasury
2024 of PT Bumi Perkasa
Perkasa Sidenreng - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Sidenreng
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Polman
Anggota Komite Kredit Korporasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer Meeting of the
Rapat Komite
- Pemimpin Divisi Treasury Construction KMK
Senin, 10 Juni Permohonan KMK
10 - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Application Committee in
2024 Konstruksi an. PT Adhi
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa the name of PT Adhi Prima
Prima Mandiri Persada
- Pemimpin Divisi SIMO Mandiri Persada
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Mamuju
Anggota Komite Kredit Besar
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
- Pemimpin Divisi Treasury
Evaluasi Permohonan Evaluation of Credit
Jumat, 14 Juni - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
11 Kredit Atas Nama PT Application on Behalf of PT
2024 - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Passokorang Passokorang
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
Anggota Komite Kredit Korporasi
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Rapat Komite - Pemimpin Divisi Treasury Credit Extension
Permohonan - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Application Committee
Senin, 08 Juli
12 Perpanjangan Kredit - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Meeting in the name of
2024
an. PT Hikmat Gemilang - Pemimpin Divisi SIMO PT Hikmat Gemilang
Konstruksi - Pemimpin Divisi Kepatuhan Konstruksi
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Divisi International Banking
- Pemimpin Cabang Belopa
BANK SULSELBAR
569
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 570
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Kredit Korporasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer Meeting of the
Rapat Komite
- Pemimpin Divisi Treasury Construction KMK
Senin, 15 Juli Permohonan KMK
13 - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Application Committee in
2024 Konstruksi an. PT Adhi
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa the name of PT Adhi Prima
Prima Mandiri Persada
- Pemimpin Divisi SIMO Mandiri Persada
- Pemimpin Divisi Kepaluhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Polman
Anggota Komite Kredit Sindikasi
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Rapat Komite - Pemimpin Divisi Treasury Syndicated Credit
Senin, 29 Juli Permohonan Kredit - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Application Committee
14
2024 Sindikasi an. PT Darma - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Meeting in the name of PT
Henwa Tbk - Pemimpin Divisi SIMO Darma Henwa Tbk
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Jakarta
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Mamasa Local
Rapat Komite
Senin, - Pemimpin Divisi SIMO Government Credit
15 Perpanjangan Kredit
05 Agustus 2024 - Pemimpin Divisi Retail dan Konsumsr Extension Committee
Pemda Mamasa
- Pemimpin Divisi Treasury Meeting
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Mamasa
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Rapat Komite membahas Committee Meeting
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Permohonan Kredit to discuss Refinancing
Senin, - Pemimpin Divisi SIMO
16 lnvestasi Refinancing Investment Credit
19 Agustus 2024 - Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
an. PT Mitra Husada Application for PT Mitra
- Pemimpin Divisi Treasury
Manakarra Husada Manakarra
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Mamuju
Anggota Komite Kredit Korporasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Rapat Komite - Pemimpin Divisi Treasury Credit Application
Senin,
17 Permohonan Kredit an. - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Committee Meeting in the
26 Agustus 2024
KSP Berkat - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa name of KSP Berkat
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Bulukumba
BANK SULSELBAR
570
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 571
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Besar
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Mengevaluasi Evaluating Credit
Rabu, - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Perpanjangan & Top Extension & Top Up in
18 18 September - Pemimpin Divisi Treasury
Up Kredit an. PT Kanza the name of PT Kanza
2024 - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Sejahtera Sejahtera
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa The Committee Meeting
Jumat, Rapat Komite membahas
- Pemimpin Divisi SIMO discussed the Extension
19 20 September Perpanjangan Kredit
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer of Debtor's Credit in the
2024 debitur an. Ruslan HS
- Pemimpin Divisi Treasury name of Ruslan HS
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Maros
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Rapat Komite membahas Committee Meeting
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Pengajuan Kredit atas discussed Credit
- Pemimpin Divisi SIMO
Senin, nama Application on behalf of
20 - Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
21 Oktober 2024 1. H.A.S. CHAIDIR SYAM, 1. H.A.S. CHAIDIR SYAM,
- Pemimpin Divisi Treasury
S.IP., M.H. S.IP., M.H.
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
2. Stinekke Manda 2. Stinekke Manda
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Maros
- Pemimpin Cabang Rantepao
Anggota Komite Kredit Besar
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Evaluasi Permohonan - Pemimpin Divisi Treasury Evaluation of Credit
Senin, Perpanjangan Kredit - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Extension Application on
21
21 Oktober 2024 Atas Nama PT Aphasko - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Behalf of PT Aphasko
Utamajaya - Pemimpin Divisi SIMO Utamajaya
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
Anggota Komite Kredit Sindikasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Retail dan Konsumer
Evaluasi Permohonan Credit Application
Rabu, - Pemimpin Divisi Treasury
22 Kredit PT. Pindo Deli Pulp Evaluation PT. Pindo Deli
30 Oktober 2024 - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
And Paper Mills Pulp And Paper Mills
- Pemimpin Divisi SIMO
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Jakarta
BANK SULSELBAR
571
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 572
Peserta Rapat/ Meeting
No Hari/Tanggal Agenda Agenda
participants
Anggota Komite Kredit Besar
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
- Pemimpin Divisi Treasury
Kamis, Evaluasi Permohonan Evaluation of Credit
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
23 12 Desember Perpanjangan Kredit Atas Extension Application on
- Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
2024 Nama PT Passokorang Behalf of PT Passokorang
- Pemimpin Divisi lntemational Banking
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
Anggota Komite Kredit Sindikasi
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Ritel dan Konsumer
Selasa, Mengevaluasi Pengajuan - Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi Evaluating Credit
24 17 Desember Kredit an. PT Bumi Mineral - Pemimpin Divisi Treasury Application in the name of
2024 Sulawesi - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa PT Bumi Mineral Sulawesi
- Pemimpin Divisi International Banking
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Utama Makassar
Anggota Komite Kredit Menengah
- Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial
- Pemimpin Divisi Usaha Syariah
- Pemimpin Divisi Keuangan dan Akuntansi
Evaluasi Permohonan Evaluation of Credit
Senin, - Pemimpin Divisi Ritel & Konsumer
Perpanjangan Kredit Extension Application
25 23 Desember - Pemimpin Divisi Treasury
an. PT Citra Riantara in the name of PT Citra
2024 - Pemimpin Divisi Dana dan Jasa
Sejahtera Riantara Sejahtera
- Pemimpin Divisi International Banking
- Pemimpin Divisi Kepatuhan
- Pemimpin Divisi Manajemen Risiko
- Pemimpin Cabang Utama Makassar
BANK SULSELBAR
572
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 573
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum Sesuai POJK 45/POJK.2015/03
Implementation of Governance in the Provision of Remuneration for
Commercial Banks in Accordance with POJK 45/POJK.2015/03
Acuan Kebijakan Remunerasi Reference for Remuneration Policy
Bank Sulselbar telah menerapkan kebijakan tata Bank Sulselbar has established a remuneration Governance policy
kelola remunerasi berdasarkan Peraturan OJK No. 45/ in compliance with OJK Regulation No. 45/POJK.03/2015, which
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam pertains to the Implementation of Governance in the Provision
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum. Remunerasi of Remuneration for Commercial Banks. Remuneration is a
merupakan imbalan yang ditetapkan dan diberikan kepada form of compensation conferred to the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pegawai baik yang Directors, and/or Employees, encompassing both fixed and
bersifat tetap maupun variabel dalam bentuk tunai maupun variable components, whether in cash or non-cash, aligned with
tidak tunai sesuai dengan tugas, wewenang, dan tanggung their respective duties, authorities, and responsibilities.
jawabnya.
Pemberian remunerasi merupakan kegiatan untuk menilai Remuneration functions as a mechanism to evaluate the success
tingkat keberhasilan atau kegagalan insan perusahaan or failure of personnel in fulfilling their assigned tasks and
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang responsibilities. It is determined based on individual performance,
dibebankan kepadanya. Pemberian remunerasi didasarkan accountability, and job level, with a commitment to transparency
atas pertimbangan kinerja dan tanggung jawab individual, that fosters motivation in achieving Bank Sulselbar's objectives,
serta level jabatan yang dilakukan secara transparan while also incorporating the recommendations of the
sehingga dapat memotivasi dalam mencapai tujuan Bank Remuneration Committee and the Nomination Committee.
Sulselbar dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite
Remunerasi dan Komite Nominasi.
Dasar Penyusunan Penetapan Remunerasi yaitu: The foundations for determining remuneration are as follows:
1. Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tanggal 16 1. Law Number 40 of 2007 dated August 16, 2007, concerning
Agustus 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Limited Liability Companies.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 55/ 2. Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 55/
POJK.03/2016 Tanggal 09 Desember 2016 Tentang POJK.03/2016 dated December 9, 2016, concerning the
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Implementation of Governance for Commercial Banks.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 45/ 3. Financial Services Authority Regulation (POJK) Number
POJK.03/2016 Tanggal 23 Desember 2016 tentang 45/POJK.03/2016 dated December 23, 2016, concerning
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi the Implementation of Governance in the Provision of
Bagi Bank Umum. Remuneration for Commercial Banks.
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/ 4. Circular Letter of the Financial Services Authority Number
SEOJK.03/2016 Tanggal 26 September 2016 tentang 40/SEOJK.03/2016 dated September 26, 2016, concerning
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi the Implementation of Governance in the Provision of
Bagi Bank Umum. Remuneration for Commercial Banks.
5. Anggaran Dasar Bank Sulselbar. 5. Articles of Association of Bank Sulselbar.
BANK SULSELBAR
573
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 574
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi telah dijelaskan pada The Remuneration and Nomination Committee is detailed in the
Sub Judul Komite Remunerasi dan Nominasi Bab Tata Corporate Governance section of this Annual Report. The Bank
Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Bank telah has constituted a Remuneration and Nomination Committee
membentuk komite remunerasi dan nominasi dengan with a membership structure that complies with applicable
susunan keanggotaan sesuai peraturan yang berlaku. regulations.
Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Scope of Remuneration Policy and Its
Implementasinya Implementation
Sehubungan dengan berlakunya Peraturan OJK No. 45/ In alignment with OJK Regulation No. 45/POJK.03/2015
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam concerning the Implementation of Governance in the Provision
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Kebijakan of Remuneration for Commercial Banks, the remuneration policy
remunerasi merupakan strategi Perseroan dalam represents the Company's strategy in rewarding employees. This
memberikan imbalan kepada pegawai, yang disesuaikan policy is tailored to the Company's capacity to adapt to changes
dengan kemampuan Perseroan agar dapat mengakomodir in employee demographics, manage labor costs, and promote
perubahan demografi pegawai, pengelolaan biaya tenaga the attainment of Bank Sulselbar's business objectives. The
kerja, dan dalam rangka mendorong pencapaian tujuan remuneration framework is designed to attract, retain, motivate,
bisnis Bank Sulselbar. Remunerasi Bank Sulselbar disusun and enhance employee engagement, thereby enabling the
dengan tujuan untuk dapat menarik, mempertahankan, delivery of optimal performance that aligns with Bank Sulselbar's
memotivasi, dan meningkatkan keterikatan pegawai agar vision, mission, and strategic goals.
dapat secara terus menerus memberikan kinerja yang
optimal, mendukung visi, misi, dan strategi Bank Sulselbar.
Bank menetapkan dua jenis remunerasi sebagai berikut: The Bank categorizes remuneration into two components:
1. Remunerasi Tetap 1. Fixed Remuneration
Remunerasi tetap mencakup beberapa komponen yang Fixed remuneration comprises several components that
ditetapkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor are determined by evaluating factors such as business
seperti skala usaha, kompleksitas usaha, kelompok scale, complexity, peer benchmarks, inflation, financial
sebanding (peer group), inflasi, kondisi keuangan, serta conditions, and applicable laws and regulations. These
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Komponen components include salary/honorarium, housing allowance,
remunerasi tetap ini meliputi gaji/honorarium, tunjangan communication allowance, holiday allowance, leave
perumahan, tunjangan komunikasi, tunjangan hari raya, allowance, health benefits/costs, and other allowances
tunjangan cuti, fasilitas/biaya kesehatan, dan tunjangan as determined by the bank. This fixed remuneration is
lainnya yang ditentukan oleh Bank. Remunerasi tetap ini independent of individual performance.
tidak berkaitan dengan kinerja individu.
2. Remunerasi Variabel 2. Variable Remuneration
Remunerasi variabel adalah kompensasi yang terkait Variable remuneration refers to performance- and risk-
dengan kinerja dan risiko. Komponen ini mencakup related compensation. This component includes bonuses
tantiem dan tunjangan lainnya yang ditetapkan oleh and other allowances established by the bank based on
Bank berdasarkan pencapaian kinerja. Tantiem diberikan performance achievements. Bonuses may be awarded in
dalam bentuk tunai dan dapat juga berupa saham atau cash or in the form of shares or stock instruments issued by
instrumen saham yang diterbitkan oleh bank. the bank.
BANK SULSELBAR
574
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 575
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pengukuran Kinerja Dikaitkan Performance Measurement Linked to
Dengan Remunerasi Remuneration
Bank Sulselbar menerapkan sistem remunerasi yang berbasis Bank Sulselbar implements a competency-based remuneration
pada kompetensi, dengan menghubungkan pengukuran system, by linking employee performance measurement to the
kinerja pegawai terhadap kompensasi yang diterima. Hal compensation received. This includes a review of remuneration
ini mencakup tinjauan kebijakan remunerasi yang terkait policies related to performance assessment and methods for
dengan penilaian kinerja dan metode untuk mengaitkan linking individual remuneration to the overall performance of
remunerasi individu dengan kinerja keseluruhan Bank Bank Sulselbar. Performance assessment is carried out using
Sulselbar. Penilaian kinerja dilakukan menggunakan Key Key Performance Indicators (KPI), which include evaluation of
Performance Indicator (KPI), yang mencakup evaluasi kinerja individual performance and the performance of each work unit.
individu dan kinerja masing-masing unit kerja.
Strategi remunerasi yang diterapkan juga mempertimbangkan The remuneration strategy implemented also considers the
kinerja setiap pegawai secara individual dan kinerja unit performance of each employee individually and the performance
kerja, sambil tetap memperhatikan ketersediaan anggaran of the work unit, while still considering the availability of
perusahaan. Secara umum, Bank Sulselbar memberikan the company's budget. In general, Bank Sulselbar provides
remunerasi kepada pegawai dalam bentuk gaji bulanan, remuneration to employees in the form of monthly salaries,
tunjangan lembur, tunjangan uang makan, kenaikan gaji overtime allowances, meal allowances, periodic salary increases,
berkala, Tunjangan Hari Raya (THR), uang cuti tahunan, Eid Allowances (THR), annual leave money, long leave allowances,
tunjangan cuti besar, tunjangan komunikasi, tunjangan communication allowances, structural allowances, incentives,
struktural, insentif, bonus kinerja, dan jasa produksi. Selain performance bonuses, and production services. In addition, Bank
itu, Bank Sulselbar juga menyediakan fasilitas kesehatan bagi Sulselbar also provides health facilities for employees and their
pegawai dan keluarganya, yang mencakup perawatan inap, families, which include inpatient care, outpatient care, childbirth,
perawatan jalan, persalinan, pemeriksaan kesehatan umum, general health checks, eyeglass replacement, and outpatient care
penggantian kacamata, serta program bantuan perawatan assistance programs for Bank Sulselbar retirees.
jalan untuk pensiunan Bank Sulselbar.
Penyesuaian Remunerasi dikaitkan Remuneration Adjustment is Linked to
dengan Kinerja dan Risiko Performance and Risk
Bank menetapkan metode pengukuran kinerja dan jenis The Bank determines the performance measurement method and
risiko dalam penetapan pemberian remunerasi yang bersifat type of risk in determining the provision of variable remuneration
variabel bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai Bank for the Board of Directors, Board of Commissioners, and Bank
berdasarkan: Employees based on:
1. Kinerja, yang mencakup: 1. Performance, which includes:
a. Kinerja Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai. a. Performance of the BOD’s, BOC’s, and Employees.
b. Kinerja Unit Bisnis. b. Business Unit Performance.
c. Kinerja Bank. c. Bank Performance.
2. Risiko 2. Risk
Merupakan pengukuran kinerja dan risiko dalam Is a measurement of performance and risk in determining
penetapan besaran remunerasi yang diberikan. the amount of remuneration provided. Remuneration
Pengaturan remunerasi diatur lebih lanjut dalam Standar arrangements are further regulated in the Bank's
Prosedur Remunerasi Bank. Remuneration Standard Procedure.
Kebijakan remunerasi, baik yang bersifat tetap maupun Remuneration policies, both fixed and variable, for the Board
variabel, untuk Dewan Komisaris dan Direksi diajukan of Commissioners and Board of Directors are submitted and/
dan/atau ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham or determined by the General Meeting of Shareholders (GMS).
(RUPS).
BANK SULSELBAR
575
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 576
Penetapan keputusan remunerasi didasarkan atas Remuneration decisions are based on considerations of risk
pertimbangan risiko dan kinerja, keselarasan dengan kinerja and performance, alignment with financial performance,
finansial, hasil penilaian kinerja, serta kesetaraan dengan performance assessment results, and equality with other
bank lain yang sejenis. Hal ini juga mempertimbangkan similar banks. This also takes into account the Bank’s long-
strategi dan sasaran jangka panjang Bank. term strategy and goals.
Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai pada level The Board of Commissioners, Directors, and employees at
tertentu selanjutnya ditetapkan sebagai Material certain levels are then designated as Material Risk Takers
Risk Taker (MRT). Penetapan MRT dilakukan dengan (MRT). MRT determination is carried out using qualitative
menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. and quantitative approaches.
Proses Penyusunan Kebijakan Remuneration Policy Preparation
Remunerasi Process
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menyusun kebijakan Bank Sulselbar is committed to preparing a remuneration policy
remunerasi yang mendukung visi dan misi perusahaan that supports the company’s vision and mission and ensures
serta memastikan kinerja yang berkelanjutan. Kebijakan ini sustainable performance. This policy is designed to:
dirancang untuk:
1. Menarik, mempertahankan, dan memotivasi talenta 1. Attract, retain, and motivate the best talent that will drive
terbaik yang akan mendorong pencapaian tujuan the achievement of the Bank’s strategic goals.
strategis Bank. 2. Provide fair and competitive rewards in accordance with
2. Memberikan penghargaan yang adil dan kompetitif employee contributions to the Bank’s performance.
sesuai dengan kontribusi karyawan terhadap kinerja 3. Maintain a balance between individual performance, work
Bank. units, and the Bank’s overall performance.
3. Menjaga keseimbangan antara kinerja individu, unit 4. Ensure compliance with applicable regulations, such as
kerja, dan kinerja keseluruhan Bank. POJK No. 45/POJK.03/2015, and ensure effective risk
4. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, management.
seperti POJK No. 45/POJK.03/2015, serta memastikan
pengelolaan risiko yang efektif.
Proses penyusunan kebijakan remunerasi di Bank Sulselbar The process of formulating remuneration policies at Bank
dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang Sulselbar is carried out by prioritizing the principles of good
baik dan melibatkan langkah-langkah berikut: Governance and involves the following steps:
1. Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) menganalisis 1. The Remuneration and Nomination Committee (KRN)
kebutuhan remunerasi berdasarkan struktur organisasi, analyzes remuneration needs based on organizational
tuntutan bisnis, dan dinamika lingkungan eksternal. structure, business demands, and external Environmental
2. Melakukan kajian perbandingan terhadap kebijakan dynamics.
remunerasi di industri perbankan untuk memastikan 2. Conducts a comparative study of remuneration policies in the
daya saing serta kesesuaian dengan praktik terbaik yang banking industry to ensure competitiveness and compliance
ada. with existing best practices.
3. Analisis risiko dilakukan untuk memastikan bahwa 3. Risk analysis is carried out to ensure that remuneration
kebijakan remunerasi tidak mendorong perilaku berisiko policies do not encourage high-risk behavior that could
tinggi yang dapat membahayakan stabilitas keuangan endanger the Bank’s financial stability.
Bank.
4. Kebijakan remunerasi disusun berdasarkan prinsip 4. Remuneration policies are formulated based on the principles
keadilan, daya saing, dan berbasis kinerja, dengan of fairness, competitiveness, and performance-based, taking
mempertimbangkan aspek-aspek risiko. Kebijakan ini into account risk aspects. This policy includes fixed and
mencakup remunerasi tetap dan variabel, termasuk variable remuneration, including special provisions for
ketentuan khusus untuk pegawai yang tergolong Material employees who are classified as Material Risk Takers (MRT).
Risk Taker (MRT).
BANK SULSELBAR
576
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 577
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
5. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan 5. The Remuneration and Nomination Committee provides
rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Setelah recommendations to the Board of Commissioners. After
mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris, obtaining approval from the Board of Commissioners, the
kebijakan remunerasi akan diajukan untuk disahkan remuneration policy will be submitted for ratification at the
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). General Meeting of Shareholders (GMS).
Dengan mengikuti proses ini, Bank Sulselbar memastikan By following this process, Bank Sulselbar ensures that the
bahwa kebijakan remunerasi yang dihasilkan dapat resulting remuneration policy can support the balance between
mendukung keseimbangan antara kinerja, risiko, dan performance, risk, and compliance, and provide a positive
kepatuhan, serta memberikan kontribusi positif terhadap contribution to business sustainability and the satisfaction of all
keberlanjutan bisnis dan kepuasan semua pemangku stakeholders.
kepentingan.
Nama Konsultan Ekstern dan Name of External Consultant and
Tugas Konsultan Terkait Kebijakan Consultant’s Duties Related to
Remunerasi Remuneration Policy
Dalam penetapan kebijakan remunerasi, Bank Sulselbar In determining the remuneration policy, Bank Sulselbar does not
tidak menggunakan jasa konsultan eksternal. use the services of external consultants.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Remuneration Packages and Facilities
diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris Received by the BOD's and BOC's
Paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan The remuneration packages and facilities received by the
Dewan Komisaris telah disajikan pada Sub Judul Remunerasi Board of Directors and Board of Commissioners have been
Dewan Komisaris dan Direksi Bab Tata Kelola Perusahaan presented in the Sub-Heading of Remuneration for the Board
dalam Laporan Tahunan ini. of Commissioners and Board of Directors in the Corporate
Governance Chapter in this Annual Report.
Remunerasi yang Bersifat Variabel
Bank Sulselbar memberikan remunerasi yang bersifat
Variable Remuneration
variabel berupa bonus kinerja, jasa produksi, tantiem dan Bank Sulselbar provides variable remuneration in the form of
remunerasi bentuk yang lain yang dapat dipersamakan performance bonuses, production services, tantiem and other
dengan hal tersebut. forms of remuneration that can be equated with these.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Number of Directors, Board of Commissioners
Pegawai yang Menerima Remunerasi yang and Employees Receiving Variable
Bersifat Variabel Selama 1 (Satu) Tahun Remuneration During 1 (One) Year
Jabatan Jumlah Position
Dewan Komisaris 4 Board of Commissioners
Direksi 5 Board of Directors
Pegawai 58 Employee
BANK SULSELBAR
577
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 578
Jabatan dan Jumlah Pihak yang menjadi Position and Number of Parties who are
Material Risk Takers Material Risk Takers
Jabatan Jumlah Position
Dewan Komisaris 4 Board of Commissioners
Direksi 5 Board of Directors
Shares Option yang dimiliki Direksi, Dewan Shares Option owned by the BOD's, BOC's, and
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif Executive Officers
Uraian terkait Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan Descriptions related to Shares Option owned by the Board of
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif dijelaskan pada bagian Directors, BOC’s, and Executive Officers are explained in the
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang Berbasis Performance-Based Long-Term Compensation Policy section of
Kinerja Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. the Corporate Governance Chapter in this Annual Report.
Perbandingan Rasio Gaji bagi Dewan Comparison of Salary Ratio for the
Komisaris, Direksi dan Pegawai BOC's, Directors and Employees
Gaji (Rp) Rasio Perbandingan
Jabatan Position
Tertinggi Terendah (%)
Salary of the Board of
Gaji Dewan Komisaris 65.082.420 65.082.420 1:1
Commissioners
Gaji Direksi 107.685.579 97.117.865 1,10 : 1 Directors' salaries
Gaji Pegawai Tetap 41.614.814 4.953.598 8,40 : 1 Permanent Employee Salaries
Non-Permanent Employee
Gaji Pegawai Tidak Tetap 4.398.482 2.663.500 1,85 : 1
Salaries
Jumlah Penerima dan Jumlah Total Number of Recipients and Total Amount
Remunerasi yang Bersifat Variabel of Variable Remuneration Guaranteed
yang Dijamin Tanpa Syarat Without Conditions
Total remunerasi variabel untuk Direksi, Dewan The total variable remuneration for the Board of Directors,
Komisaris dan Pegawai pada tahun 2024 ditetapkan Board of Commissioners and Employees in 2024 is set at IDR
sebesar Rp. 10.216.087.242,- untuk Dewan Komisaris, 10,216,087,242 for the Board of Commissioners, then IDR
kemudian Rp. 15.871.676.135,- untuk Direksi, Rp. 15,871,676,135 for the Board of Directors, IDR 129,097,774
129.097.774,-untuk DPS, serta Rp. 10.068.220.008,- for the DPS, and IDR 10,068,220,008 for Employees (Division
untuk Pegawai (Pemimpin Divisi, Pemimpin Cabang). Leaders, Branch Managers). The amount of remuneration is
Besaran remunerasi dihitung proporsional sesuai calculated proportionally according to the term of office of each
dengan masa jabatan masing-masing Direksi, Dewan Director, Board of Commissioners and Employee.
Komisaris dan Pegawai.
Total remunerasi variabel yang ditangguhkan untuk The total deferred variable remuneration for the Board of
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai Tahun pada Directors, Board of Commissioners and Employees in 2024 is
tahun 2024, ditetapkan sebesarRp. 1.000.728.677,-. set at IDR 1,000,728,677. Calculation of deferred Variable
Perhitungan Remunerasi Variabel yang ditangguhkan Remuneration to the Board of Commissioners and Directors is
kepada Dewan Komisaris dan Direksi dihitung sejak calculated since the Board of Commissioners and Directors are
ditetapkannya Dewan Komisaris dan Direksi tersebut determined as Material Risk Takers (MRT) and the period of
BANK SULSELBAR
578
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 579
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
sebagai Material Risk Takers (MRT) dan jangka waktu deferral of variable remuneration is for 3 (three) years and will be
penangguhan remunerasi variabel adalah selama 3 returned pro rata in each year of deferral.
(tiga) tahun dan akan dikembalikan secara prorata
pada setiap tahun penangguhan.
Jumlah Pegawai yang Terkena Number of Employees Affected by
Pemutusan Hubungan Kerja dan Termination of Employment and Total
Total Nominal Pesangon yang Nominal Severance Pay Paid
Dibayarkan
Berdasarkan penjelasan Pasal 28 huruf O POJK 45/ Based on the explanation of Article 28 letter O POJK 45/
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam POJK.03/2015 concerning the Implementation of Governance
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, yang dimaksud in the Provision of Remuneration for Commercial Banks,
dengan pemutusan hubungan kerja adalah pemutusan what is meant by termination of employment is termination
hubungan kerja yang terjadi bukan karena permintaan of employment that occurs not because of a request from
dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pegawai the Board of Directors, Board of Commissioners, and/or the
yang bersangkutan namun karena adanya kebijakan relevant Employees but because of the Company's policies
Perseroan seperti adanya merger, konsolidasi, akuisisi such as mergers, consolidations, acquisitions or streamlining of
atau perampingan struktur organisasi. Tidak termasuk the organizational structure. Not included in the definition of
dalam pengertian pemutusan hubungan kerja pada ayat ini termination of employment in this paragraph is termination of
adalah pemutusan hubungan kerja yang disebabkan karena employment caused by violation of provisions or Fraud.
pelanggaran ketentuan atau Fraud.
Keterangan Jumlah Pegawai Pesangon (dalam jutaan Rupiah)
Diberhentikan 5 -
Meninggal 3 -
Pensiun 27 500.000.000
Grand Total 35 500.000.000
Jumlah Nominal Pesangon yang Jumlah Karyawan
Nominal Amount of Severance Pay
Dibayarkan per Orang dalam 1 (satu)
2024 2023 Paid per Person in 1 (one) Year
Tahun
Di atas Rp1 miliar - - Above IDR 1 billion
Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 27 - IDR 500 million to IDR 1 billion
Dibawah Rp500 juta - - Under IDR 500 million
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Total Amount of Deferred Variable
Variabel yang Ditangguhkan Remuneration
Jabatan Jumlah Nominal
Dewan Komisaris 4 394.572.525
Direksi 5 606.156.152
BANK SULSELBAR
579
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 580
Jumlah Remunerasi yang diberikan dalam Amount of Remuneration given in One Year
Satu Tahun
Jabatan Jumlah Nominal
Dewan Komisaris 4 9.821.514.717
Direksi 5 15.265.519.983
Informasi Kuantitatif Quantitative Information
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Jenis Remunerasi yang Sisa yang Masih Disebabkan Disebabkan Variable Types of
Bersifat Variabel*) Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Total (A)+(B) Remuneration*)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Tunai (dalam juta rupiah) 1.000.728.677 - - 1.000.728.677 Cash (in million rupiah)
Saham/Instrumen yang
berbasis saham yang Shares/Share-based instruments
diterbitkan Bank (dalam lembar issued by the Bank (in shares and
- - - -
saham dan nominal juta rupiah nominal millions of rupiah which
yang merupakan konversi dari is the conversion of the shares)
lembar saham tersebut)
Jumlah 1.000.728.677 - - 1.000.728.677 Total
BANK SULSELBAR
580
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 581
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Akuntan Publik
Public Accountant
Fungsi Audit Eksternal External Audit Function
Berdasarkan POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Based on POJK No. 37/POJK.03/2019 concerning
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan SEOJK No. Transparency and Publication of Bank Reports and SEOJK No.
9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi 9/SEOJK.03/2020 concerning Transparency and Publication
Laporan Bank Umum Konvensional, audit atas Laporan of Conventional Commercial Bank Reports, the audit of the
Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024 telah dilakukan Company's Financial Statements for the 2024 financial year
oleh Kantor Akuntan Publik yang independen, kompeten, has been conducted by an independent, competent, professional
profesional dan obyektif sesuai dengan Standar Profesional and objective Public Accounting Firm in accordance with the
Akuntan Publik, serta perjanjian kerja dan ruang lingkup Public Accountant Professional Standards, as well as the work
audit yang telah ditetapkan. agreement and audit scope that has been determined.
Agar proses audit sesuai dengan Standar Profesional In order for the audit process to be in accordance with the
Akuntan Publik dan ruang lingkup audit yang telah Public Accountant Professional Standards and the audit scope
ditetapkan serta selesai tepat waktu, maka secara rutin that has been determined and completed on time, meetings are
dilakukan pertemuan-pertemuan yang membahas beberapa routinely held to discuss several significant important issues. The
permasalahan penting yang signifikan. Perseroan selalu Company always strives to improve communication between
berupaya meningkatkan komunikasi antara Akuntan Publik, the Public Accountant, the Audit Committee and the Company's
Komite Audit dan Manajemen Perseroan untuk dapat Management in order to minimize obstacles that occur during the
meminimalisir kendala-kendala yang terjadi selama proses audit process.
audit berlangsung.
Bank Sulselbar memastikan bahwa pelaksanaan fungsi audit Bank Sulselbar ensures that the implementation of the external
eksternal sudah berjalan secara independen sesuai dengan audit function has been carried out independently in accordance
pedoman standar profesi akuntan publik, serta ruang with the guidelines for the public accountant profession standards,
lingkup audit yang telah ditentukan sesuai dengan laporan as well as the scope of the audit that has been determined
keuangan Bank dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) in accordance with the Bank's financial statements with the
Indonesia, dengan menghasilkan kualitas dan cakupan hasil Indonesian Financial Accounting Standards (SAK), by producing
audit yang sangat baik. Auditor Eksternal harus independen excellent quality and scope of audit results. The External Auditor
dari pengaruh Direksi, Dewan Komisaris dan pihak yang must be independent from the influence of the Board of Directors,
berkepentingan di perusahaan, sesuai dengan persyaratan Board of Commissioners and interested parties in the company, in
yang ditetapkan dalam ketentuan. accordance with the requirements set out in the provisions.
Penunjukan Akuntan Publik Appointment of Public Accountant
Fungsi pengawasan independen terhadap aspek keuangan The independent supervisory function of the Bank's financial
Bank dilakukan dengan melaksanakan pemeriksaan Audit aspects is carried out by carrying out an External Audit
Eksternal yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik examination conducted by a Public Accounting Firm (KAP). The
(KAP). Akuntan Publik ditetapkan melalui RUPS Tahunan Public Accountant is appointed through the Annual GMS based
berdasarkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan on recommendations from the Board of Commissioners and the
Komite Audit dengan alasan dan besarnya kompensasi yang Audit Committee with the reasons and amount of compensation
diusulkan untuk Auditor Eksternal tersebut. Pada tahun proposed for the External Auditor. In 2024, Bank Sulselbar
2024 Bank Sulselbar telah menunjuk Kantor Akuntan Publik appointed Public Accounting Firm Paul Hadiwinata, Hidajat,
Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan Arsono, Retno, Palilingan & Rekan to audit the Bank's financial
BANK SULSELBAR
581
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 582
untuk memeriksa laporan keuangan Bank tahun buku 2024. statements for the 2024 financial year. The appointment of the
Penunjukan Auditor Independen tersebut ditindaklanjuti Independent Auditor was followed up with an Agreement for
dengan Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Audit Umum the Implementation of General Audit Work on Bank Sulselbar's
atas Laporan Keuangan Bank Sulselbar untuk tahun yang Financial Statements for the year ending December 31, 2024.
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Bank Sulselbar wajib menyediakan semua catatan akuntansi Bank Sulselbar is required to provide all accounting records and
dan data penunjang yang diperlukan bagi Akuntan supporting data required for the Company Accountant so that
Perusahaan sehingga memungkinkan Akuntan Perusahaan the Company Accountant can provide an opinion on the fairness,
memberikan pendapatnya tentang kewajaran, ketaat-azasan compliance and conformity of the Bank’s financial statements
dan kesesuaian laporan keuangan Bank dengan Standar with the Indonesian Financial Accounting Standards (SAK).
Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia.
Proses penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) dan The process of appointing a Public Accounting Firm (KAP)
Akuntan Publik (AP) dilakukan sesuai dengan ketentuan and Public Accountant (AP) is carried out in accordance with
yang berlaku, dengan mempertimbangkan hal-hal berikut: applicable provisions, taking into account the following:
a. Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik (partner in- a. The appointed Public Accounting Firm and Public Accountant
charge) yang ditunjuk harus terdaftar di Otoritas Jasa (partner in charge) must be registered with the Financial
Keuangan. Services Authority.
b. Pada tahun penunjukan, KAP dan AP tidak boleh b. In the year of appointment, KAP and AP may not provide
memberikan jasa lain kepada Bank Sulselbar untuk other services to Bank Sulselbar to avoid potential conflicts
menghindari potensi benturan kepentingan. of interest.
c. KAP yang ditunjuk adalah Paul Hadiwinata, Hidajat, c. The appointed KAP is Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Arsono, Retno, Palilingan & Rekan sebagai auditor untuk Retno, Palilingan & Partner as the auditor for Bank Sulselbar’s
laporan keuangan Bank Sulselbar yang berakhir pada 31 financial statements ending on December 31, 2024.
Desember 2024. d. In carrying out the external audit function, KAP and AP
d. Dalam melaksanakan fungsi audit eksternal, KAP dan must be able to work independently, comply with the
AP harus mampu bekerja secara independen, mematuhi professional standards of public accountants, and follow
standar profesional akuntan publik, serta mengikuti the work agreement and audit scope that has been set. The
perjanjian kerja dan ruang lingkup audit yang telah independence of auditors in auditing financial statements
ditetapkan. Independensi auditor dalam mengaudit must be in accordance with the Auditing Standards set by the
laporan keuangan harus sesuai dengan Standar Auditing Indonesian Institute of Accountants.e
yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.e e. The relationship between Bank Sulselbar, KAP, AP, and the
e. Hubungan antara Bank Sulselbar, KAP, AP, dan Otoritas Financial Services Authority must be well established, so that
Jasa Keuangan harus terjalin baik, sehingga pelaksanaan the audit can run smoothly and the auditor’s report can be
audit dapat berjalan lancar dan laporan auditor dapat submitted on time.
disampaikan tepat waktu.
Kantor Akuntan Publik, Nama Public Accounting Firm, Accountant
Akuntan dan Fee Jasa Audit Name and Audit Service Fee
Kantor Akuntan Fee Audit
Tahun Nama Akuntan Opini Audit Nomor Izin KAP Audit Opinion
Publik (Rupiah)
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata,
Ary Daniel disajikan secara Financial Statement
Hidajat, Arsono, No.855/
2024 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 763.680.000,- present fairly, in all
Retno, Palilingan & KM.1/2017
CA, CPA, SAS hal yang material respects.
Rekan
material.
BANK SULSELBAR
582
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 583
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kantor Akuntan Fee Audit
Tahun Nama Akuntan Opini Audit Nomor Izin KAP Audit Opinion
Publik (Rupiah)
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata,
Ary Daniel disajikan secara Financial Statement
Hidajat, Arsono, No.855/
2023 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua present fairly, in all
Retno, Palilingan & 745.920.000,- KM.1/2017
CA, CPA, SAS hal yang material respects.
Rekan
material.
Laporan keuangan
Paul Hadiwinata,
Ary Daniel disajikan secara Financial Statement
Hidajat, Arsono, No.855/
2022 Hartanto, SE., Ak., wajar, dalam semua 710.927.250,- present fairly, in all
Retno, Palilingan & KM.1/2017
CA, CPA, SAS hal yang material respects.
Rekan
material.
Laporan keuangan
Doli, Bambang, Bambang disajikan secara Financial Statement
No KEP No.42/
2021 Sulistiyanto, Sulistiyanto AK., wajar, dalam semua 667.200.000,- present fairly, in all
KM.1/2013
Dadang & Ali MBA., CPA hal yang material respects.
material.
Laporan keuangan
Doli, Bambang, Bambang disajikan secara
No KEP No.42/ Financial Statement
2020 Sulistiyanto, Sulistiyanto AK., wajar, dalam semua 627.200.000,-
KM.1/2013 present fairly, in all
Dadang & Ali MBA., CPA hal yang
material respects.
material.
Jasa Lain Yang Diberikan Kantor Other Services Provided by Public
Akuntan Publik Accounting Firms
Selama tahun 2024, tidak terdapat jasa lain yang diberikan During 2024, there were no other services provided by
akuntan. accountants.
BANK SULSELBAR
583
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 584
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Sistem Pengendalian Internal yang Internal Control System Implementation
Diterapkan oleh Perusahaan
Sistem Pengendalian Internal (SPI) bertujuan untuk The Internal Control System (ICS) is designed to support
mendukung pencapaian tujuan kinerja Perseroan, the achievement of the Company's performance objectives,
meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan dan enhance stakeholder value, and ensure operational effectiveness
menjamin efektivitas dan efisiensi operasional, kehandalan and efficiency, reliability of financial reporting, feasibility of
pelaporan keuangan, kelayakan pengendalian operasional operational and financial control, and compliance with applicable
maupun finansial serta kepatuhan terhadap hukum dan laws and regulations. The ICS is a supervisory mechanism
peraturan yang berlaku. SPI merupakan suatu mekanisme established by the Company's management on an ongoing
pengawasan yang ditetapkan oleh manajemen Perseroan basis. An effective ICS is a critical component of the Company's
secara berkesinambungan (on-going basis). SPI yang efektif management and serves as the foundation for the Company's
merupaka komponen penting dalam manajemen Perseroan robust and secure operational activities. A well-functioning ICS
dan menjadi dasar bagi kegiatan operasional Perseroan yang assists the Board of Commissioners and Directors in safeguarding
sehat dan aman. SPI yang efektif dapat membantu Dewan the Company's assets, ensuring the availability of reliable
Komisaris dan Direksi dalam menjaga aset Perseroan, financial and managerial reporting, enhancing compliance with
menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial laws and regulations, and mitigating the risk of losses, deviations,
yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan Perseroan and violations of prudential standards.
terhada ketentuan dan peraturan perundang-undangan,
serta mengurangi Risiko terjadinya kerugian, penyimpangan,
dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
Sebagai proses yang dijalankan oleh seluruh level organisasi As a process executed by all levels of the Company's organization,
Perseroan, maka SPI diterapkan dalam penetapan strategi di the ICS is applied in formulating strategies across all work units
seluruh unit kerja dan didesain untuk dapat mengidentifikasi and is designed to identify potential incidents that may impact
kemungkinan terjadinya suatu kejadian yang dapat the company, managing risks to remain within established
mempengaruhi perusahaan, dan untuk mengelola risiko tolerance limits (risk appetite) and providing sufficient assurance
agar tetap berada dalam batas toleransi (risk appetite), in achieving the Company's goals.
untuk memberikan keyakinan yang memadai dalam rangka
pencapaian tujuan perusahaan.
Bank Sulselbar mengimplementasikan sistem pengendalian Bank Sulselbar implements an internal control system that
intern yang ditetapkan dengan mengacu pada regulasi yang adheres to applicable regulations, including the following:
berlaku antara lain sebagai berikut: 1. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 18/
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 18/ POJK.03/2016 dated March 16, 2016, concerning the
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Implementation of Risk Management for Commercial Banks.
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. 2. Circular Letter of the Financial Services Authority (SEOJK)
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/ No. 34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016,
SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang concerning the Implementation of Risk Management for
Penerapan Manajemen risiko bagi Bank Umum. Commercial Banks.
3. Surat Edaran Otorisasi Jasa Keuangan No. 35/ 3. Financial Services Authority Circular Letter No. 35/
SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman SEOJK.03/2017 dated July 7, 2017, concerning Guidelines
Standar Sistem Pengendalian Intern Bagi Bank Umum. for Internal Control System Standards for Commercial Banks.
BANK SULSELBAR
584
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 585
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tujuan Sistem Pengendalian Internal Objectives of Bank Sulselbar's Internal
Bank Sulselbar Control System
Sistem Pengendalian Intern bertujuan antara lain sebagai The objectives of the Internal Control System include, but are not
berikut: limited to:
1. Untuk menjamin bahwa semua kegiatan usaha bank 1. Ensuring that all banking activities are conducted in
telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan accordance with legal provisions and regulations established
peraturan perundang-undangan, baik ketentuan yang by the government, the Financial Services Authority, and
dikeluarkan oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan internal policies set forth by the Board of Directors.
maupun kebijakan, ketentuan dan prosedur intern yang
ditetapkan oleh Direksi.
2. Untuk menjamin tersedianya laporan yang lengkap, 2. Ensuring the availability of complete, accurate, appropriate,
akurat, tepat guna, tepat waktu dan relevan yang timely, and relevant reports necessary for making informed
diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan yang and accountable decisions.
tepat dan dapat dipertanggung jawabkan.
3. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi terhadap 3. Enhancing the effectiveness and efficiency of asset utilization
penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam rangka and other resources to protect the bank from the risk of loss.
melindungi bank dari risiko kerugian.
4. Untuk mengidentifikasi kelemahan dan menilai 4. Identifying weaknesses and assessing deviations promptly,
penyimpangan secara dini serta menilai kembali while continuously reevaluating the appropriateness of
kewajaran kebijakan dan prosedur yang ada di Bank existing policies and procedures at the Bank.
secara berkesinambungan.
Pengendalian Keuangan dan Financial and Operational Control and
Operasional serta Kepatuhan Compliance with Laws and Regulations
Terhadap Peraturan Perundang-
Undangan
Sistem Pengendalian Internal terkait Internal Control System Related to Financial
Pengendalian Keuangan Control
Sistem Pengendalian Internal dalam akuntansi memiliki The Internal Control System in accounting plays a vital role as
peranan penting karena sistem pengendalian intern it encompasses procedures and systems designed to control,
merupakan prosedur atau sistem yang dirancang untuk supervise, and direct the organization to achieve its objectives.
mengontrol, mengawasi, mengarahkan organisasi agar dapat This system aids management in planning and controlling
mencapai suatu tujuan. Sistem tersebut dapat digunakan company operations, providing reliable accounting information
oleh manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan for financial statements, and ensuring compliance with applicable
operasi perusahaan, membantu menyediakan informasi laws and regulations.
akuntansi yang handal untuk laporan keuangan, dan
menjamin dipatuhinya hukum dan peraturan yang berlaku.
Dalam proses pengendalian keuangan menggunakan prinsip In the financial control process, the four-eyes principle is
4 eyes principle untuk memitigasi terjadinya keadaan yang employed to mitigate occurrences that deviate from established
tidak sesuai dengan ketentuan dan dalam batas kewajaran. provisions and remain within reasonable limits. The Compliance
Satuan kerja Kepatuhan menyusun kebijakan agar work unit formulates policies to facilitate the implementation
pelaksanaan 4 eyes principle dapat berjalan. Satuan kerja of the four-eyes principle. The Risk Management work unit
Manajemen Risiko melakukan penyusunan limit dengan establishes limits considering the Bank's infrastructure, with
mempertimbangkan infrastruktur Bank dan akan dilakukan evaluations conducted by the Internal Audit Unit (SKAI) to
evaluasi oleh SKAI terhadap pelaksanaan pada seluruh ensure compliance by all work units with established provisions
unit kerja sesuai dengan ketentuan dan limit yang telah and limits.
ditetapkan.
BANK SULSELBAR
585
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 586
Sistem Pengendalian Internal terkait Internal Control System Related to Operational
Pengendalian Operasional Control
Pengendalian Internal merupakan bagian dari masing- Internal Control is integral to each system, serving as a procedure
masing sistem yang dipergunakan sebagai prosedur dan and guideline for implementing the operations of a specific
pedoman pelaksanaan operasional perusahaan atau company or organization. The Internal Control System comprises
organisasi tertentu. Sedangkan Sistem Pengendalian a collection of integrated, interrelated, and mutually supportive
Internal merupakan kumpulan dari pengendalian intern internal controls.
yang terintegrasi, berhubungan dan saling mendukung satu
dengan yang lainnya.
Dalam proses pengendalian Operasional menggunakan The four-eyes principle is also applied in operational control
prinsip 4 eyes principle untuk memitigasi terjadinya keadaan processes. to mitigate non-compliance with established
yang tidak sesuai dengan ketentuan. Satuan kerja Kepatuhan provisions.. The Compliance work unit prepares policies to ensure
menyusun kebijakan agar pelaksanaan 4 eyes principle dapat the effective implementation of the four-eyes principle. The Risk
berjalan. Satuan kerja Manajemen Risiko melakukan evaluasi Management work unit assesses the risks present in each work
terhadap risiko-risiko yang terjadi dalam setiap unit kerja unit, supported by the Risk Management Information System.
yang didukung dengan Sistem Informasi Manajemen Risiko, However, challenges remain in accurately determining risks
masih terdapat kendala dalam penetapan risiko dalam setiap within each work unit, necessitating careful consideration during
unit kerja disebabkan masih diperlukan kepedulian dalam risk assessments.
melakukan assesment terhadap risiko pada masing-masing
unit kerja.
Kepatuhan terhadap Peraturan Compliance with Legislation
Perundang-Undangan
Selain pengendalian keuangan dan operasional, Bank In addition to financial and operational controls, Bank Sulselbar
Sulselbar berkomitmen untuk mematuhi peraturan commits to complying with applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, termasuk: including:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait tata • Financial Services Authority (OJK) regulations regarding
kelola bank dan manajemen risiko. bank Governance and risk management.
• Standar Bank Indonesia dalam pengelolaan likuiditas dan • Bank Indonesia standards in liquidity management and
sistem pembayaran. payment systems.
• Regulasi anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan • Anti-money laundering and prevention of terrorism financing
terorisme (APU-PPT). (AML-CFT) regulations.
• Undang-Undang Perbankan dan peraturan perpajakan • Banking Law and tax regulations applicable in Indonesia.
yang berlaku di Indonesia.
Dengan menerapkan sistem pengendalian internal yang By implementing an effective internal control system and
efektif dan berkomitmen pada kepatuhan regulasi, Bank committing to regulatory compliance, Bank Sulselbar aims to
Sulselbar berupaya memastikan stabilitas dan pertumbuhan ensure business stability and growth while providing safe and
bisnis, serta memberikan layanan perbankan yang aman dan reliable banking services to stakeholders.
andal bagi para pemangku kepentingan.
Lingkungan Pengendalian Control Environment
Komponen ini merupakan pondasi awal untuk pengembangan This component serves as the foundational basis for the
Sistem Internal Control dengan menyediakan disiplin dan development of the Internal Control System, establishing
struktur yang bersifat fundamental. Hal ini diantaranya fundamental discipline and structure. Key elements include:
mencakup: Integritas dan Nilai Etika, Komitmen terhadap Integrity and Ethical Values, Competency Commitment,
BANK SULSELBAR
586
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 587
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kompetensi, Berfungsinya Auditor, Filosofi Manajemen Auditor Functionality, Management Philosophy and Leadership
dan Gaya Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Pemberian Style, Organizational Structure, Delegation of Authority and
Wewenang dan Tanggung Jawab, Kebijakan dan Praktik Responsibility, and Human Resource (HR) Policies and Practices.
Sumber Daya Manusia (SDM).
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan The control environment reflects the overall commitment,
komitmen, perilaku, kepedulian serta langkah pengurus Bank behavior, concern, and actions of the Bank's management in
dalam melaksanakan kegiatan pengendalian operasional executing operational control activities. The elements of the
Bank. Unsur-unsur lingkungan pengendalian meliputi: control environment include:
a. Struktur organisasi yang memadai. a. An adequate organizational structure.
b. Gaya kepemimpinan dan filosofi Direksi dan b. The leadership style and philosophy of the Board of Directors
DewanKomisaris. and Board of Commissioners.
c. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi. c. Integrity, ethical values, and competence.
d. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia. d. Human resources policies and procedures.
e. Atensi dan arahan manajemen Bank dan komite lainnya, e. Attention and direction from the Bank's management and
seperti Komite Manajemen Risiko, Komite Audit dan other committees, such as the Risk Management Committee,
ALCO. Audit Committee, and Asset-Liability Committee (ALCO).
f. Faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi operasional f. External factors influencing Bank operations and the
Bank dan penerapan manajemen risiko. implementation of risk management.
Bank Sulselbar selalu menjunjung tinggi nilai integritas dan Bank Sulselbar consistently upholds the values of integrity and
etika untuk semua karyawan, memastikan seluruh karyawan ethics among all employees, ensuring that staff possess the
memiliki kompetensi pada setiap tingkatan jabatan di dalam necessary competencies at all organizational levels, maintain a
perusahaan, memiliki struktur organisasi dan deskripsi clear organizational structure and job descriptions, and adhere
pekerjaan yang jelas, pemisahan tugas dan kewenangan, to appropriate separation of duties and authorities, alongside
kebijakan sumber daya manusia, dan bekerja sesuai dengan robust human resource policies.
filosofi yang dimiliki perusahaan.
Penilaian Risiko Risk Assessment
Komponen ini merupakan identifikasi dan analisis yang This component involves the identification and analysis
dilakukan oleh manajemen terhadap risiko terkait dengan conducted by management regarding risks associated with
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Penilaian risiko achieving established objectives. Organizational risk assessment
organisasi dapat dilakukan melalui identifikasi, analisis, dan can be performed through the identification, analysis, and
pengelolaan risiko-risiko yang relevan terhadap penyusunan management of risks pertinent to the preparation of fairly
laporan keuangan yang secara wajar disajikan sesuai dengan presented financial statements in accordance with generally
prinsip-prinsip akuntansi berlaku umum. Proses penilaian accepted accounting principles. The risk assessment process
risiko harus mempertimbangkan kejadian dan keadaan baik must account for both external and internal events and
yang bersifat eksternal dan internal yang mungkin timbul dan circumstances that may adversely affect the entity's capability to
secara tidak baik mempengaruhi kemampuan entitas untuk record, process, summarize, and report financial data consistent
mencatat, mengolah, mengikhtisarkan dan melaporkan data with management assertions and financial statements.
keuangan konsisten dengan asersi manajemen dan laporan Organizational risks may arise from changes in the operating
keuangan. Risiko organisasi dapat berasal dari perubahan environment, new personnel, new information systems, rapid
dalam lingkungan operasi, personil baru, sistem informasi organizational growth, new technology, and other factors.
baru, pertumbuhan organisasi yang cepat, teknologi baru,
dan lain-lain.
BANK SULSELBAR
587
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 588
Aktivitas Pengendalian – Pengendalian Control Activities – Control Finance and
Keuangan dan Operasional Operations
Komponen ini berupa kegiatan, kebijakan, prosedur dan This component encompasses activities, policies, procedures, and
praktik yang menjamin pencapaian tujuan institusi. Kegiatan practices that ensure the realization of institutional objectives.
ini memungkinkan pengambilan berbagai tindakan yang These activities enable the execution of necessary actions to
diperlukan untuk mengelola risiko terhadap pencapaian manage risks concerning the achievement of organizational
tujuan organisasi. goals.
Kegiatan pengendalian berlangsung di seluruh organisasi, Control activities occur throughout the organization, at all levels
semua tingkatan dan pada semua fungsi yang ada. Kegiatan and across all existing functions. These activities encompass
ini mencakup rentang kegiatan mulai dari pengesahan, a spectrum of functions including approval, authorization,
kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, pengkajian ulang verification, reconciliation, performance review, asset security,
kinerja, pengamanan aktiva dan pemisahan tugas. Kegiatan and segregation of duties. Control activities may include
pengendalian yang dapat dilakukan diantaranya penelahaan performance reviews, information processing, physical control,
kinerja, pengolahan informasi, pengendalian fisik dan and segregation of functions.
pemisahan fungsi.
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh pegawai Control activities must involve all Bank employees, including the
Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu kegiatan Board of Directors. Consequently, these activities will function
pengendalian akan berjalan efektif apabila direncanakan effectively if planned and executed to control identified risks.
dan diterapkan guna mengendalikan risiko yang telah Control activities also encompass the establishment of control
diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup pula policies and procedures along with early verification processes to
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian serta ensure consistent compliance with these policies and procedures,
proses verifikasi lebih dini untuk memastikan bahwa integrating seamlessly into every function or daily activity of the
kebijakan dan prosedur tersebut secara konsisten dipatuhi, Bank.
serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari setiap
fungsi atau kegiatan Bank sehari-hari.
Aktivitas Pengendalian terdiri dari kebijakan dan prosedur Control Activities consist of policies and procedures that
yang menjamin pegawai melaksanakan arahan manajemen. guarantee employees execute management directives. They
Aktivitas Pengendalian meliputi review terhadap sistem include reviews of the control system, separation of duties, and
pengendalian, pemisahan tugas dan pengendalian terhadap control over the information system. Control over the information
sistim informasi. Pengendalian terhadap sistim informasi system encompasses two methods:
meliputi dua cara, yakni:
- General controls, mencakup kontrol terhadap akses, - General controls, including controls over access, software,
perangkat lunak, dan sistem development; and system
- Application controls, mencakup pencegahan dan deteksi - Application Controls, Application controls encompass the
transaksi yang tidak terotorisasi. Berfungsi untuk prevention and detection of unauthorized transactions. They
menjamin kelengkapan, akurasi, autorisasi and validasi serve to ensure the completeness, accuracy, authorization,
dari proses transaksi yang terjadi. and validation of transaction processes.
Informasi dan Komunikasi Information and Communication
Komponen ini mendukung semua komponen pengendalian This component supports all other control elements by clearly
lainnya dengan mengkomunikasikan tanggung jawab communicating control responsibilities to all employees and
pengendalian kepada seluruh pegawai dan menyediakan providing information in a format and timeframe that enables
informasi dalam sebuah bentuk dan kerangka waktu individuals to fulfill their tasks effectively. The information
yang mengizinkan orang menyelesaikan tugasnya. Sistem system generates reports that detail the organization's activities,
BANK SULSELBAR
588
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 589
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
informasi yang ada menghasilkan laporan-laporan yang financial data, and compliance-related information, facilitating
berisi informasi mengenai kegiatan organisasi, keuangan the management and oversight of the organization. This
dan informasi yang ada hubungannya dengan kepatuhan, information pertains to both internally generated data and
yang memungkinkan penggunaannya untuk menjalankan external events, activities, and conditions necessary for informed
dan mengendalikan organisasi Informasi ini tidak hanya decision-making and reporting to external stakeholders.
berhubungan dengan data yang dihasilkan Internal,
tetapi juga mengenai peristiwa-peristiwa eksternal,
kegiatan-kegiatan dan kondisi yang dibutuhkan untuk
menginformasikan pengambilan keputusan dan pelaporan
untuk pihak luar.
Komunikasi yang efektif juga harus terjadi dalam bentuknya Effective communication must occur broadly, flowing downward,
yang luas, mengalir ke bawah, melintasi berbagai tingkatan across various organizational levels, and upward. All employees
dalam organisasi dan juga ke atas. Semua pegawai harus must receive clear communications from management
menerima informasi atau pesan dari Manajemen secara emphasizing the importance of taking control responsibilities
jelas yang menegaskan bahwa tanggung jawab menjalankan seriously. Employees should understand their roles within the
kontrol harus dilakukan secara sangat serius. Pegawai harus internal control system, recognizing how their activities connect
mengerti peran mereka dalam sistem Internal Control, with the work of others. They must also possess the tools
sama seperti kegiatan masing masing secara individual and channels to communicate pertinent information to their
memiliki hubungan dengan pekerjaan orang lain. Pegawai superiors and effectively engage with external parties, such as
harus memiliki alat atau media untuk mengkomunikasikan customers, suppliers, shareholders, and regulators.
informasi ke atasan mereka. Mereka juga butuh untuk
berkomunikasi secara efektif dengan pihak luar, seperti
halnya pelanggan, pemasok (vendor), pemilik saham dan
regulator.
Pengawasan Supervision
Komponen ini memberikan kepastian yang memadai bahwa This component provides assurance that an organization's
tujuan suatu organisasi dapat tercapai, manajemen harus objectives can be met. Management must monitor the internal
memonitor sistem Internal Control untuk menentukan control system to ensure it operates as intended and make
apakah sistem beroperasi seperti yang diinginkan dan adjustments as necessary in response to changing conditions.
dimodifikasi agar sesuai dengan perubahan dalam kondisi. Monitoring is a continual process that assesses the quality of
Pemantuan merupakan suatu proses yang menilai mutu the internal control system over time. It involves appropriate
sistem Internal Control sepanjang waktu. Pemantuan personnel evaluating the design and operation of controls
mencakup personil yang tepat untuk menilai desain dan promptly and taking necessary corrective actions. This
operasi pengendalian dengan dasar yang tepat waktu supervision may also include external elements of the internal
dalam mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan. control process, conducted by management or other external
Pengawasan ini juga melibatkan unsur eksternal terhadap parties, utilizing independent methodologies such as procedures
Internal Control yang dilakukan oleh manajemen atau pihak or standard checklists typically followed by employees. The Board
lain di luar proses serta pelaksanaan metodologi independen of Commissioners, Directors, and all relevant work units adhere
seperti prosedur atau standar cheklist yang biasa dilakukan to established guidelines and procedures. Internal supervision is
oleh pegawai dalam proses. Dewan Komisaris, Direksi, dan supported by a committee organization formed in accordance
seluruh satuan kerja terkait telah memiliki pedoman dan tata with POJK GCG.
tertib kerja. Dalam pengawasan internal, Dewan Komisaris
didukung oleh organisasi komite yang telah dibentuk
berdasarkan POJK GCG.
BANK SULSELBAR
589
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 590
Kesesuaian dengan oleh Committee of Conformity with the Committee of Sponsoring
Sponsoring Organizations of the Treadway Organizations of the Treadway Commission
Commission (COSO) Internal Control (COSO) Internal Control Framework
Framework
Sistem pendendalian Internal Bank Sulselbar mengacu Bank Sulselbar's Internal Control System aligns with the COSO
kepada sistem pengendalian Internal dari COSO (Committe framework and is committed to implementing and developing the
of Sponsoring Organization of the Treadway Commission). internal control system at all functional levels in accordance with
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan dan the organizational structure designed using the COSO approach.
mengembangkan Sistem Pengendalian Intern pada This commitment provides adequate assurance regarding the
semua tingkatan fungsional sesuai Struktur Organisasi following matters:
yang dirancang menggunakan pendekatan COSO untuk
emberikan keyakinan memadai tentang beberapa hal
sebagai berikut:
1. Pelaksanaan kegiatan dan aktifitas operasional bank 1. The execution of bank operations consistently adheres to
selalu mempedomani peraturan dan ketentuan yang applicable regulations and provisions.
berlaku
2. Tersedianya informasi keuangan yang benar, lengkap, 2. The availability of accurate, complete, timely, and relevant
tepat waktu dan relevan dalam rangka pengambilan financial information to support appropriate and accountable
keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan
3. Memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya 3. The maximization of resource utilization while ensuring
yang dimiliki dengan tetap mempertimbangkan efisiensi operational efficiency and
dan efektivitas kegiatan operasional
4. Penerapan Good Corporate Governance oleh setiap 4. The implementation of Good Corporate Governance by
pelaku bisnis dalam perusahaan termasuk evaluasi all business actors in the company, including evaluation of
keberlanjutan dan kesesuaian ketentuan GCG sustainability and compliance with external GCG provisions.
perusahaan dengan ketentuan eksternal yang berlaku.
5. Penerapan Manajemen Risiko dalam perusahaan dalam 5. The execution of risk management strategies to assist
rangka membantu manajemen meminimalkan risiko, management in minimizing risks, including assessments of
termasuk penilaian terhadap kecukupan, kehandalan, the adequacy, reliability, efficiency, and effectiveness of the
efisiensi dan efektivitas sistem pengendalian internal internal control system, while promoting continuous
serta mendorong peningkatan engendalian internal
secara berkesinambungan.
6. Memastikan seluruh kegiatan perusahaan terbebas 6. Assurance that all company activities are free from potential
dari potensi Fraud (kecurangan) maupun tindak pidana fraud and corruption, alongside maintaining the integrity of
korupsi serta keberlangsungan mekanisme sistem the Whistleblowing
Whistleblowing.
Kesesuaian pelaksanaan pengendalian internal Bank The alignment of Bank Sulselbar's internal control practices with
Sulselbar dengan kerangka kerja pengendalian internal the COSO framework is detailed as follows:
COSO adalah sebagai berikut:
1. Lingkungan Pengendalian 1. Control Environment
Komponen ini merupakan pondasi awal untuk This component serves as the foundational basis for
pengembangan Sistem Internal Control dengan developing the internal control system by establishing
menyediakan disiplin dan struktur yang bersifat fundamental discipline and structure. Key elements include:
fundamental. Hal ini diantaranya mencakup: Integritas integrity and ethical values, commitment to competence,
dan Nilai Etika, Komitmen terhadap Kompetensi, effective auditing, management philosophy and leadership
Berfungsinya Auditor, Filosofi Manajemen dan Gaya style, organizational structure, delegation of authority
Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Pemberian and responsibility, and human resources (HR) policies and
BANK SULSELBAR
590
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 591
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Wewenang dan Tanggung Jawab, Kebijakan dan Praktik practices.
Sumber Daya Manusia (SDM).
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan The control environment reflects the overall commitment,
komitmen, perilaku, kepedulian serta langkah pengurus behavior, and proactive measures of the Bank's management
Bank dalam melaksanakan kegiatan pengendalian in implementing operational controls. Elements include:
operasional Bank. Unsur-unsur lingkungan pengendalian
meliputi:
a. Struktur organisasi yang memadai. a) Adequate organizational structure.
b. Gaya kepemimpinan dan filosofi Direksi dan b) Leadership style and philosophy of the Board of Directors
DewanKomisaris. and Board of Commissioners.
c. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi. c) Integrity, ethical values, and competence.
d. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia. d) Human resource policies and procedures.
e. Atensi dan arahan manajemen Bank dan komite e) Attention and direction from the Bank's management and
lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko, Komite committees, such as the Risk Management Committee,
Audit dan ALCO. Audit Committee, and ALCO.
f. Faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi f) External factors influencing Bank operations and risk
operasional Bank dan penerapan manajemen risiko.
Bank Sulselbar selalu menjunjung tinggi nilai integritas Bank Sulselbar upholds integrity and ethical standards for
dan etika untuk semua karyawan, memastikan seluruh all employees, ensuring competence at every organizational
karyawan memiliki kompetensi pada setiap tingkatan level. A clear organizational structure, job descriptions,
jabatan di dalam perusahaan, memiliki struktur organisasi separation of duties, HR policies, and alignment with the
dan deskripsi pekerjaan yang jelas, pemisahan tugas company's philosophy are maintained.
dan kewenangan, kebijakan sumber daya manusia, dan
bekerja sesuai dengan filosofi yang dimiliki perusahaan.
2. Identifikasi, Penilaian serta Penilaian Risiko 2. Identification, Assessment, and Risk Evaluation
Komponen ini merupakan identifikasi dan analisis yang This component involves the identification and analysis
dilakukan oleh manajemen terhadap risiko terkait conducted by management regarding risks that may hinder
dengan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. the achievement of established objectives. Organizational
Penilaian risiko organisasi dapat dilakukan melalui risk assessments can be carried out through the
identifikasi, analisis, dan pengelolaan risiko-risiko yang identification, analysis, and management of risks relevant
relevan terhadap penyusunan laporan keuangan yang to the preparation of financial statements that fairly
secara wajar disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip represent the organization's financial position in accordance
akuntansi berlaku umum. Proses penilaian risiko harus with generally accepted accounting principles. The risk
mempertimbangkan kejadian dan keadaan baik yang assessment process must consider both internal and external
bersifat eksternal dan internal yang mungkin timbul events and circumstances that could adversely affect the
dan secara tidak baik mempengaruhi kemampuan entity's ability to record, process, summarize, and report
entitas untuk mencatat, mengolah, mengikhtisarkan financial data consistent with management assertions and
dan melaporkan data keuangan konsisten dengan asersi financial statements. Organizational risks may arise from
manajemen dan laporan keuangan. Risiko organisasi changes in the operating environment, personnel changes,
dapat berasal dari perubahan dalam lingkungan operasi, new information systems, rapid growth, new technologies,
personil baru, sistem informasi baru, pertumbuhan and other factors.
organisasi yang cepat, teknologi baru, dan lain-lain.
3. Aktivitas Pengendalian 3. Control Activities
Komponen ini berupa kegiatan, kebijakan, prosedur This component encompasses the activities, policies,
dan praktik yang menjamin pencapaian tujuan institusi. procedures, and practices that ensure the achievement
BANK SULSELBAR
591
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 592
Kegiatan ini memungkinkan pengambilan berbagai of institutional objectives. These activities facilitate
tindakan yang diperlukan untuk mengelola risiko necessary actions to manage risks associated with achieving
terhadap pencapaian tujuan organisasi. organizational goals.
Kegiatan pengendalian berlangsung di seluruh Control activities are implemented throughout the
organisasi, semua tingkatan dan pada semua fungsi organization, across all levels and functions. They include
yang ada. Kegiatan ini mencakup rentang kegiatan mulai a variety of actions such as approval, authorization,
dari pengesahan, kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, verification, reconciliation, performance review, asset
pengkajian ulang kinerja, pengamanan aktiva dan security, and segregation of duties. Specific control activities
pemisahan tugas. Kegiatan pengendalian yang dapat may involve performance reviews, information processing,
dilakukan diantaranya penelahaan kinerja, pengolahan physical controls, and functional segregation.
informasi, pengendalian fisik dan pemisahan fungsi.
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh Control activities must involve all Bank employees, including
pegawai Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu the Board of Directors. Thus, they will be effective only if
kegiatan pengendalian akan berjalan efektif apabila planned and executed to manage identified risks. These
direncanakan dan diterapkan guna mengendalikan activities also encompass the establishment of control
risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan pengendalian policies and procedures, along with early verification
mencakup pula penetapan kebijakan dan prosedur processes to ensure compliance with such policies and
pengendalian serta proses verifikasi lebih dini untuk procedures, forming an integral part of every function or daily
memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut activity within the Bank.
secara konsisten dipatuhi, serta merupakan kegiatan
yang tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan
Bank sehari-hari.
Aktivitas Pengendalian terdiri dari kebijakan dan Control activities consist of policies and procedures that
prosedur yang menjamin pegawai melaksanakan arahan ensure employees execute management directives. They
manajemen. Aktivitas Pengendalian meliputi review include reviews of control systems, segregation of duties,
terhadap sistem pengendalian, pemisahan tugas dan and controls over information systems. Controls related to
pengendalian terhadap sistim informasi. Pengendalian information systems involve two primary methods:
hadap sistim informasi meliputi dua cara, yakni:
- General controls, mencakup kontrol terhadap akses, - General Controls: These include controls over access,
perangkat lunak, dan sistem development; software, and development systems.
- Application controls, mencakup pencegahan dan - Application Controls: These focus on the prevention and
deteksi transaksi yang tidak terotorisasi. Berfungsi detection of unauthorized transactions and ensure the
untuk menjamin kelengkapan, akurasi, autorisasi and completeness, accuracy, authorization, and validation of
validasi dari proses transaksi yang terjadi. transaction
4. Informasi dan Komunikasi 4. Information and Communication
Komponen ini mendukung semua komponen This component underpins all other control elements
pengendalian lainnya dengan mengkomunikasikan by effectively communicating control responsibilities to
tanggung jawab pengendalian kepada seluruh pegawai all employees and providing information in a manner
dan menyediakan informasi dalam sebuah bentuk dan and timeframe that enables them to fulfill their tasks.
kerangka waktu yang mengizinkan orang menyelesaikan The information system produces reports detailing the
tugasnya. Sistem informasi yang ada menghasilkan organization's activities, financial data, and compliance-
laporan-laporan yang berisi informasi mengenai related information, which are essential for operating and
kegiatan organisasi, keuangan dan informasi yang ada controlling the organization. This information encompasses
hubungannya dengan kepatuhan, yang memungkinkan both internally generated data and external events,
penggunaannya untuk menjalankan dan mengendalikan activities, and conditions vital for informed decision-making
BANK SULSELBAR
592
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 593
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
organisasi Informasi ini tidak hanya berhubungan dengan and reporting to external
data yang dihasilkan Internal, tetapi juga mengenai
peristiwa-peristiwa eksternal, kegiatan-kegiatan dan
kondisi yang dibutuhkan untuk menginformasikan
pengambilan keputusan dan pelaporan untuk pihak luar.
Komunikasi yang efektif juga harus terjadi dalam Effective communication must occur in a comprehensive
bentuknya yang luas, mengalir ke bawah, melintasi manner, flowing downward, across various levels of the
berbagai tingkatan dalam organisasi dan juga ke atas. organization, and upward. It is imperative that all employees
Semua pegawai harus menerima informasi atau pesan receive clear information from management emphasizing the
dari Manajemen secara jelas yang menegaskan bahwa serious responsibility of exercising control. Employees must
tanggung jawab menjalankan kontrol harus dilakukan comprehend their roles within the internal control system
secara sangat serius. Pegawai harus mengerti peran and understand how their activities relate to the work of
mereka dalam sistem Internal Control, sama seperti others. Furthermore, employees should have the means to
kegiatan masing masing secara individual memiliki communicate effectively with their superiors, as well as with
hubungan dengan pekerjaan orang lain. Pegawai harus external parties such as customers, suppliers, shareholders,
memiliki alat atau media untuk mengkomunikasikan and regulators.
informasi ke atasan mereka. Mereka juga butuh untuk
berkomunikasi secara efektif dengan pihak luar, seperti
halnya pelanggan, pemasok (vendor), pemilik saham dan
regulator.
5. Pengawasan 5. Supervision
Komponen ini memberikan kepastian yang memadai To provide reasonable assurance that an organization’s
bahwa tujuan suatu organisasi dapat tercapai, objectives can be achieved, management must monitor the
manajemen harus memonitor sistem Internal Control internal control system to ensure it operates as intended and is
untuk menentukan apakah sistem beroperasi seperti adjusted to accommodate changes in conditions. Monitoring
yang diinginkan dan dimodifikasi agar sesuai dengan is an ongoing process that assesses the quality of the internal
perubahan dalam kondisi. Pemantuan merupakan control system over time. This includes appropriate personnel
suatu proses yang menilai mutu sistem Internal Control assessing the design and operation of controls promptly and
sepanjang waktu. Pemantuan mencakup personil yang taking necessary corrective actions. Supervision also involves
tepat untuk menilai desain dan operasi pengendalian external elements related to internal control, conducted
dengan dasar yang tepat waktu dalam mengambil by management or other parties outside the process, and
tindakan perbaikan yang diperlukan. Pengawasan ini juga the implementation of independent methodologies such
melibatkan unsur eksternal terhadap Internal Control as procedures or standard checklists typically executed by
yang dilakukan oleh manajemen atau pihak lain di luar employees. The Board of Commissioners, Directors, and
proses serta pelaksanaan metodologi independen seperti all relevant work units adhere to established guidelines
prosedur atau standar cheklist yang biasa dilakukan oleh and work procedures. Internal supervision by the Board of
pegawai dalam proses. Dewan Komisaris, Direksi, dan Commissioners is supported by a committee organization
seluruh satuan kerja terkait telah memiliki pedoman dan formed in accordance with POJK GCG.
tata tertib kerja. Dalam pengawasan internal, Dewan
Komisaris didukung oleh organisasi komite yang telah
dibentuk berdasarkan POJK GCG.
BANK SULSELBAR
593
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 594
Unsur Pengendalian
Kesesuaian COSO COSO Compliance
Intern
Control Environment Bank Sulselbar
telah memiliki visi, misi, dan tujuan yang Control Environment Bank Sulselbar has
jelas. Selain itu juga terdapat kode etik a clear vision, mission, and objectives. In
profesional dimana dewan komisaris dan addition, there is also a professional code of
direksi menerapkan komitmen integritas conduct in which the board of commissioners
yang terdiri dari aspek Good Corporate and directors implements an integrity
Governance (GCG) dan Code of Conduct commitment consisting of aspects of Good
yang berlaku bagi seluruh karyawan dan Corporate Governance (GCG) and a Code of
manajemen. Ada pula aturan tertulis dan Conduct that applies to all employees and
Lingkungan
filosofi “no Fraud tolerance” beserta sanksi management. There are also written rules
Pengendalian (Control
yang akan dikenakan jika melanggar. and a philosophy of “no Fraud tolerance,”
Environment)
Bank Sulselbar telah melakukan along with the sanctions imposed if violated.
pemisahan tugas dan kewenangan untuk Bank Sulselbar has separated duties and
masing-masing bagian agar tidak terjadi authorities for each division to prevent abuse
penyalahgunaan otoritas dan wewenang. of power and control. Employee recruitment
Untuk perekrutan karyawan dilakukan is carried out strictly, and training and
secara ketat dan dilakukan training serta consultation are carried out if necessary.
konsultasi jika diperlukan. Selain itu ada In addition, an incentive policy is given
kebijakan insentif yang diberikan sesuai according to performance.
dengan kinerja.
Bank Sulselbar menggunakan
mekanisme penilaian risiko sesuai level Bank Sulselbar uses a risk assessment
manajemen menurut Basel Accord III. mechanism according to the management
Divisi manajemen risiko Bank Sulselbar level according to the Basel Accord III. Bank
melakukan analisis risiko berupa Sulselbar’s Risk Management group performs
pengukuran melalui laporan profil risiko risk analysis in the form of measurement
Identifikasi, Penilaian triwulanan. Respon dari analisis risiko through quarterly risk profile reports. This
serta Penilaian Risiko tersebut adalah menerapkan Key Risk risk analysis responds to implementing Key
Indicators (KRI) sebagai sinyal peringatan Risk Indicators (KRI) as an early warning
dini serta penghitungan dan pemantauan signal and calculates and monitors the
jumlah kegiatan berpotensi risiko melalui number of potential risk activities through
Loss Event Database (LED) Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Loss Event Database (LED)
dapat melakukan mitigasi risiko secara to mitigate risks appropriately.
tepat.
Untuk aktivitas pengendalian, Bank
Sulselbar melakukan pemisahan tugas
For control activities, Bank Sulselbar
untuk setiap bagian, pengawasan atas
performs segregation of duties for each
tindakan karyawan dan manajemen
division, supervises the actions of employees
senior, serta adanya evaluasi atas
and senior management, and evaluates
kebijakan dan prosedur yang ada untuk
existing policies and procedures to mitigate
Aktivitas memitigasi risiko. Proses pengendalian
risks. The control process is carried out by
Pengendalian (Control dilakukan oleh Divisi Audit Internal &
Internal Audit & Anti Fraud Division through
Activities) Anti Fraud melalui pemerikasaan kredit
regular loan and operational checks at
dan operasional di cabang secara reguler
Bank Sulselbar branches using database
Bank Sulselbar menggunakan teknologi
technology to input new customers, report
database untuk melakukan input nasabah
customer complaints to the center, and
baru, melaporkan komplain nasabah ke
update customer data if necessary.
pusat, dan mengupdate data nasabah jika
diperlukan.
BANK SULSELBAR
594
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 595
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Unsur Pengendalian
Kesesuaian COSO COSO Compliance
Intern
Bank Sulselbar mengkomunikasikan
informasi secara lisan dan tertulis.
Informasi tersebut meliputi aturan, Bank Sulselbar communicates information
prosedur, kebijakan, sanksi, job verbally and in writing. This includes
description, wewenang, dan tanggung rules, procedures, policies, sanctions, job
jawab. Komunikasi secara lisan dilakukan descriptions, powers, and responsibilities.
melalui briefing, sedangkan komunikasi Verbal communication is carried out through
secara tertulis disampaikan melalui web briefings, while written communication is
intranet dan buku pedoman manual. delivered via the web intranet and manual
Komunikasi internal lainnya dilakukan manuals. Other internal communications
Informasi dan
dengan mekanisme pelaporan kecurangan are carried out with a Fraud reporting
Komunikasi
untuk menindaklanjuti apabila terjadi mechanism to follow up if there are fraud and
kecurangan dan pelanggaran prosedur violations of procedures and code of conduct.
serta kode etik. Mekanisme ini juga This mechanism is also intended for external
diperuntukan bagi pihak eksternal seperti parties such as complaints through customer
pengaduan melalui customer service service or the web provided by Bank
maupun melalui web yang disediakan Sulselbar. Information is submitted internally
Bank Sulselbar. Informasi secara internal through the GMS, and a published report is
disampaikan melalui RUPS dan disediakan also provided for external parties.
pula laporan yang dipublikasikan untuk
pihak eksternal.
Bank Sulselbar melakukan evaluasi
Bank Sulselbar conducts a separate
secara terpisah yang dilakukan oleh
evaluation by superiors. The assessment is
atasan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk
carried out to evaluate the performance of
mengevaluasi kinerja dari setiap unit kerja
each existing work unit. In addition, there
yang ada. Selain itu, terdapat Komite Audit
is an Audit Committee and Internal Audit
dan SKAI yang melakukan penelaahan
Pengawasan Committee that review the effectiveness
atas efektivitas pengendalian internal,
of internal control, identify things that
identifikasi hal yang perlu diperhatikan
need to be considered by the Board of
Dewan Komisaris, dan penelaahan tingkat
Commissioners, and review the level of
kepatuhan Bank Sulselbar terhadap
compliance of Bank Sulselbar with the laws
peraturan perundang-undangan dan
and regulations BI / OJK.
regulasi dari BI/OJK.
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Review of the Effectiveness of Internal Control
Pengendalian Internal Systems
Secara berkala, Bank Sulselbar melakukan evaluasi terhadap Bank Sulselbar periodically evaluates its financial and
sistem pengendalian keuangan dan operasional. Hal ini operational control systems. This evaluation is fundamental for
merupakan salah satu pondasi bagi Perusahaan untuk the organization to continuously enhance and refine its control
terus melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan sistem systems, thereby promoting the Bank's growth. One method of
pengendalian yang dapat meningkatkan pertumbuhan evaluation is conducted through the Company’s financial reports.
Bank. Salah satu bentuk evaluasi tersebut dilakukan The internal control system is implemented in accordance with
melalui laporan keuangan Perusahaan. Bank Sulselbar the Internal Control-Integrated Framework issued by COSO.
melaksanakan sistem pengendalian intern sesuai dengan Control activities are planned and executed to manage risks
Internal Control-Integrated Framework yang telah dikeluarkan that could impact performance or result in financial losses for
oleh COSO dalam melakukan evaluasi tersebut. Kegiatan the Bank. Issues regarding the adequacy of internal controls are
pengendalian terlebih dahulu direncanakan dan diterapkan reported to the Board of Directors, Board of Commissioners, and
guna mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi Audit Committee, with subsequent actions taken to mitigate
kinerja atau mengakibatkan kerugian bank. Permasalahan risks.
yang terkait dengan kecukupan pengendalian intern telah
dilaporkan kepada Direksi, Dewan Komisaris dan Komite
Audit dan langkah-langkah tindak lanjut telah dilakukan
untuk meminimalisasi risiko.
BANK SULSELBAR
595
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 596
Hasil evaluasi atas efektivitas pelaksanaan Sistem The evaluation results of the effectiveness of the internal control
Pengendalian Internal sebagai berikut : system implementation are as follows:
a. Komitmen Manajemen a. Management Commitment
Manajemen telah melaksanakan tugasnya untuk Management has fulfilled its responsibilities to ensure
memastikan terselenggaranya pelaksanaan prinsip- the implementation of GCG principles across all business
prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada activities of the Bank at every organizational level.
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. b. Independence
b. Independensi The organizational structure has been established with
Pembentukan dan pemenuhan Struktur organisasi telah independence in mind, in line with good Governance
dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan principles and supported by internal provisions.
independensi sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik
serta didukung dengan ketentuan internal.
c. Profesional c. Professionalism
Penyusunan struktur organisasi disusun berdasarkan The organizational structure is designed based on the
kemampuan dan kapasitas SDM sesuai dengan fungsi capabilities and capacities of human resources relevant to
dan tugas masing-masing. their specific functions and duties.
d. Organisasi dan Manajemen d. Organization and Management
Pembentukan dan pemenuhan Struktur organisasi telah The formation of the organizational structure has been
dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip tata kelola executed with consideration of good Governance principles.
yang baik.
e. Ruang Lingkup Audit e. Scope of Audit
Pengujian dan penilaian terhadap risiko KPMR dan Inhern Testing and assessment of KPMR and inherent risks in the
dalam pelaksanaan aktivitas bisnis dan operasional. execution of business and operational activities.
f. Kegiatan Audit Oleh SKAI f. Audit Activities By SKAI
Audit dilakukan terhadap seluruh unit kerja dengan Audits are conducted across all work units, prioritizing based
mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan tingkat on the level of exposure to risk.
risiko yang terpapar.
g. Administrasi dan Dokumentasi g. Administration and Documentation
Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan operasional The outcomes of the evaluation of operational activities are
dilakukan pengadministrasian serta dilakukan quality documented and quality assured by a designated unit within
assurance oleh unit kerja khusus yang berada pada Divisi the SKAI Division.
SKAI.
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Statement of the Board of Directors and/or
Komisaris atas Kecukupan Sistem Board of Commissioners on the Adequacy of
Pengendalian Internal the Internal Control System
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar melakukan The Board of Commissioners and Directors of Bank Sulselbar
tinjauan ulang atas sistem pengendalian internal perusahaan continually and consistently review the Company’s internal
secara berkelanjutan dan konsisten. Di tahun 2024, Dewan control system. In 2024, the Board assessed that the existing
Komisaris dan Direksi menilai bahwa sistem pengendalian internal control system is adequate to support the sustainability
internal yang dimiliki telah mencukupi untuk menunjang of Bank Sulselbar. The internal control system and risk
keberlanjutan Bank Sulselbar, dimana sistem pengendalian management processes are deemed sufficient in identifying
intern dan manajemen risiko perusahaan TELAH MEMADAI risks, enabling the Company to recognize and manage potential
dalam mengidentifikasi risiko, sehingga Perseroan dapat challenges effectively.
mengidentifikasi dan mengelola risiko yang akan terjadi/
dihadapi perusahaan.
BANK SULSELBAR
596
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 597
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Sistem Manajemen Risiko
Risk Management System
Risiko adalah bagian dari bisnis Bank, sehingga dalam Risk is an inherent aspect of the Bank's operations; therefore,
penerapan manajemen risiko Bank menggunakan in implementing risk management, the Bank adopts a
pendekatan pengelolaan risiko melalui permodalan dan comprehensive approach through capital and operational risk
pengelolaan risiko melalui aktivitas operasional. Hal ini management. This integrated risk management framework is
dilakukan Bank dengan menerapkan pola pengelolaan employed to identify, assess, monitor, and manage various types
risiko secara terintegrasi untuk mengidentifikasi, menilai, of risk in alignment with established policies and procedures. The
mengawasi dan mengelola setiap jenis risiko yang sesuai implementation of risk management at Bank Sulselbar aims to
dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. optimize business growth, increase profitability, maintain capital
Penerapan Manajemen Risiko di Bank Sulselbar ditujukan adequacy, support decision-making processes, enhance corporate
untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis dalam mencapai value, and safeguard the Bank's reputation.
laba, menjaga permodalan Bank, mendukung proses
pengambilan keputusan, meningkatkan nilai perusahaan dan
melindungi reputasi Bank.
Pengelolaan risiko melalui permodalan disesuaikan dengan Risk management through capital is aligned with the long-
rencana strategis dan bisnis jangka panjang, serta kebijakan term strategic and business plan, as well as an efficient capital
alokasi modal secara efisien sesuai dengan segmen bisnis allocation policy tailored to business segments that exhibit an
yang memiliki profil risk-return yang optimal yang mencakup optimal risk-return profile. This includes ten distinct types of risk:
10 (sepuluh) jenis risiko, yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Credit Risk, Market Risk, Operational Risk, Liquidity Risk, Legal
Risiko Operasional, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risiko Risk, Compliance Risk, Reputation Risk, Strategic Risk, Return
Kepatuhan, Risiko Reputasi dan Risiko Stratejik, Risiko Risk, and Investment Risk. Risk management is continually
Imbal Hasil, dan Risiko Investasi. Pengelolaan risiko terus pursued in accordance with the Basel I, II, and III frameworks,
diupayakan agar sejalan dengan Road Map Basel I, Basel as well as the regulations set forth by the Financial Services
II dan Basel III serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Authority (OJK). To date, Bank Sulselbar has consistently adapted
Sampai saat ini, Bank Sulselbar senantiasa mengikuti to the latest developments and regulations issued by banking
dan menyesuaikan perkembangan maupun peraturan authorities, including Financial Services Authority Regulation
yang terbaru yang dikeluarkan oleh otoritas perbankan No. 18/POJK.03/2016 regarding the Implementation of Risk
antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/ Management for Commercial Banks and Financial Services
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Authority Circular Letter No. 34/SEOJK.03/2016 concerning
Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. the Implementation of Risk Management for Commercial Banks.
34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Bagi Bank Umum.
Risk Management Framework Risk Management Framework
Penjabaran berbagai pilar tersebut, selanjutnya ditetapkan The various components of the Bank Sulselbar Risk Management
dalam suatu Kerangka Manajemen Risiko Bank Sulselbar Framework are organized into four pillars: Organization & Human
yang terdiri atas: Organisasi & SDM, Kebijakan, Proses & Resources, Policy, Process & Methodology, and Infrastructure.
Metodologi, dan Infrastruktur. Kerangka ini menjadi dasar This framework serves as the foundation for evaluating the
penilaian kualitas penerapan Manajemen Risiko di seluruh quality of risk management implementation across all bank
aktivitas maupun produk bank. activities and products.
BANK SULSELBAR
597
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 598
Insfrastructure
Process & Methodology
Policy
FRAMEWORK
Organization & HR
1. Kebijakan 1. Policy
Penyusunan kebijakan manajemen risiko yang Preparation of risk management policies that are in line
selaras dengan visi dan misi, risk appetite, kemampuan with the vision and mission, risk appetite, capital capability,
permodalan, SDM dan kapasitas pendanaan. human resources and funding capacity.
2. Organisasi & SDM 2. Organization & Human Resources
Design struktur organisasi dengan berfokus kepada Design of organizational structure with a focus on the
efektivitas pelaksanaan prinsip four eyes principles dan effectiveness of the implementation of the four eyes
reporting, penetapan wewenang dan tanggung jawab principles and reporting, determination of clear authority
yang jelas setiap di unit kerja dalam setiap aktivitas. and responsibility in each work unit in each activity.
3. Process 3. Process
a. Proses identifikasi risiko dilakukan terhadap seluruh a. The risk identification process is carried out for all
kegiatan termasuk identifikasi produk aktivitas baru. activities including the identification of new product
b. Proses pengukuran dimaksudkan agar bank mampu activities.
mengkalkulasi eksposur risiko yang melekat b. The measurement process is intended so that the bank is
dan memperkirakan dampak permodalan yang able to calculate the inherent risk exposure and estimate
seharusnya dipelihara. Metodologi pengukuran the impact of capital that should be maintained. The
permodalan berpedoman kepada ketentuan Bank capital measurement methodology is guided by Bank
Indonesia. Indonesia provisions.
c. Proses pemantauan risiko difokuskan kepada upaya c. The risk monitoring process is focused on efforts to
evaluasi terhadap eksposur risiko yang bersifat evaluate risk exposures that are material and/or have an
material dan/atau berdampak kepada permodalan. impact on capital.
d. Proses pengendalian risiko dilakukan dengan cara d. The risk control process is carried out by means of, among
antara lain penambahan modal, lindung nilai dan others, adding capital, hedging and other risk mitigation
teknis mitigasi risiko lainnya. techniques.
4. Infrastruktur 4. Infrastructure
Penggunaan Teknologi Informasi yang mendukung Use of Information Technology that supports the risk
proses dan metodologi manajemen risiko. management process and methodology.
BANK SULSELBAR
598
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 599
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Sistem Manajemen Risiko yang Risk Management System Implemented
Diterapkan Bank Sulselbar by Bank Sulselbar
Manajemen risiko memiliki peran yang penting bagi Bank Risk management plays an important role for Bank Sulselbar
Sulselbar dalam pengelolaan risiko guna mendukung kegiatan in risk management to support the Bank’s business activities in
bisnis Bank secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan risiko a sustainable manner. With good risk management, the Bank
yang baik, Bank berupaya meminimalisasi potensi kerugian seeks to minimize potential losses that will occur. Through proper
yang akan terjadi. Melalui pengelolaan risiko yang tepat and effective risk management, the Bank obtains the latest
dan efektif, Bank mendapatkan informasi terkini mengenai information on potential risks that will be faced so that it can
potensi risiko-risiko yang akan dihadapi sehingga dapat quickly take risk mitigation steps, which in the end are expected
dengan cepat untuk mengambil langkah mitigasi risiko, yang to provide added value for shareholders.
pada akhirnya diharapkan akan dapat memberikan nilai
tambah (value added) bagi shareholder.
Penerapan manajemen risiko di Bank Sulselbar dilakukan The implementation of risk management at Bank Sulselbar
dengan pendekatan pengelolaan risiko yaitu melalui is carried out with a risk management approach, namely
monitoring kecukupan permodalan dan pengelolaan through monitoring capital adequacy and risk management
risiko melalui aktivitas operasional, sehingga diharapkan through operational activities, so that it is expected that there
terdapat pengelolaan risiko yang melekat (built in control) will be inherent risk management (built in control) in business
dalam pengelolaan bisnis. Ditingkat operasional, Satuan management. At the operational level, the Risk Management
Kerja Manajemen Risiko bersama Unit Bisnis dan Unit Work Unit together with the Business Unit and Compliance
Kerja Kepatuhan melakukan fungsi identifikasi risiko, Work Unit carry out the functions of risk identification, risk
pengukuran risiko, mitigasi risiko dan pengendalian risiko. measurement, risk mitigation and risk control. The Bank
Kerangka Manajemen Risiko Bank Sulselbar dikembangkan Sulselbar Risk Management Framework is developed based on
berdasarkan faktor-faktor Internal dan eksternal yang Internal and external factors that include but are not limited to
mencakup namun tidak terbatas pada Ketentuan Regulator, Regulatory Provisions, development of methodologies & best
perkembangan metodologi & best practices, bisnis Bank, data practices, Bank business, risk data, and loss data.
risiko, dan data kerugian.
Sistem manajemen risiko yang efektif merupakan salah An effective risk management system is one of the important
satu komponen yang penting dalam manajemen Bank dan components in Bank management and the foundation for
landasan untuk menjalankan organisasi Bank dengan sehat, running a Bank organization in a healthy, safe and good manner.
aman dan baik. Sistem manajemen risiko akan mengarahkan The risk management system will direct activities towards the
aktivitas pada misi dan tujuan Bank yang sudah ditetapkan, Bank’s mission and objectives that have been set, namely to
yaitu untuk mencapai target laba jangka panjang yang terus achieve long-term profit targets that continue to increase and
meningkat dan berkesinambungan, serta meningkatkan are sustainable, and to increase capital allocation optimally to
alokasi permodalan secara optimal yang mendukung support healthy operational activities. The system in question
aktivitas operasional yang sehat. Sistem dimaksud akan will assist management in monitoring applicable provisions and
membantu manajemen dalam melakukan pemantauan laws, policies, plans, provisions and Internal procedures.
terhadap ketentuan dan hukum yang berlaku, kebijakan,
rencana, ketentuan serta prosedur Internal.
Telah diimplementasikan Sistem Informasi Manajemen A Risk Management Information System (SIMR) has been
Risiko (SIMR) yang terdiri dari Profil Risiko masing-masing implemented, consisting of the Risk Profile of each work unit
unit kerja dan ORSA (Operational Risk Self Assessment). ORSA and ORSA (Operational Risk Self Assessment). ORSA consists
terdiri dari 3 komponen yaitu LED (Loss Event Database) of 3 components, namely LED (Loss Event Database) which is
merupakan data historis kerugian yang pernah dialami oleh historical data on losses experienced by the work unit, KRI (Key
unit kerja, KRI (Key Risk Indicator) yang menggambarkan Risk Indicator) which describes the current risk indicators, and
indikator risiko pada saat ini, dan RCSA (Risk Control RCSA (Risk Control Self Assessment) to identify and measure
BANK SULSELBAR
599
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 600
Self Assessment) untuk mengidentifikasi dan mengukur qualitative and predictive operational risks. The implementation
risiko operasional yang bersifat kualitatif dan prediktif. of SIMR is expected to increase risk awareness and build a risk
Implementasi SIMR ini diharapkan akan meningkatkan risk culture in each work unit
awareness dan membangun risk culture pada setiap unit kerja
Dalam mewujudkan penerapan manajemen risiko yang In realizing the implementation of effective risk management,
efektif, Bank menerapkan pendekatan Three Lines of Defense the Bank applies the Three Lines of Defense approach as a multi-
sebagai mekanisme pertahanan secara berlapis untuk layered defense mechanism to manage and implement the risk
mengelola dan menerapkan kerangka kerja manajemen management framework, namely:
risiko, yakni:
Organisasi Manajemen Risko
Risk Management Organization
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komite Audit
Audit Committee
Komite Pemantau Risiko
Risk Oversight Committee
Direksi
Board of Directors
Komite Manajemen Risiko
Aset & Liabiliy Committee Risk Management Committee
Komite Pemutus Kredit
Monitoring Internal Audit
Loan Approval Committee
Internal Control Anti Fraud Divisi Manajemen Risiko Divisi Audit Internal & Anti Fraud
Implementasi & Compliance Risk Management Division Internal Audit & Anti Fraud
Committee Division
Grup Kepatuhan
Risk talking Unit Supporting Unit Compliance Group
Anti Fraud
1List Line of Defense 2nd Line of Defense 3nd Line of Defense
1st line of defense 1st Line of Defense
Seluruh unit kerja (Risk Taking Unit dan Supporting Unit) selaku All work units (Risk Taking Unit and Supporting Unit) act as
risk owner bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko di risk owners responsible for risk management within their units
masing-masing unitnya melalui penerapan internal control, through the execution of internal controls, compliance functions,
pelaksanaan fungsi kepatuhan dan strategi Anti Fraud. and anti-fraud strategies. This risk management by risk owners
Pengelolaan risiko oleh risk owner merupakan pilar pertama represents the first pillar of the risk management organization at
dalam organisasi manajemen risiko PT Bank Sulselbar. PT Bank Sulselbar.
Dalam konteks risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas,
pengambilan keputusan yang merupakan kewenangan In the context of credit, market, and liquidity risk, decision-
Direksi dilakukan melalui Komite yang keanggotaannya making authority rests with the Board of Directors, facilitated
terdiri dari Direksi dan pejabat eksekutif terkait. through a committee comprising the Board of Directors and
relevant executive officers.
BANK SULSELBAR
600
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 601
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
2nd line of defense 2nd Line of Defense
Monitoring eksposur risiko dilaksanakan oleh unit Monitoring of risk exposure is conducted by an independent unit
independen dari risk taking unit yaitu Divisi Manajemen separate from the risk-taking unit, namely the Risk Management
Risiko, Unit Khusus Anti Fraud & Divisi Kepatuhan merupakan Division, Special Anti-Fraud Unit, and Compliance Division,
lini kedua dalam organisasi manajemen risiko Bank Sulselbar. serving as the second line in Bank Sulselbar's risk management
structure.
3rd line of defense 3rd Line of Defense
Audit Internal oleh Divisi Audit Intern merupakan lini terakhir The Internal Audit Division functions as the final line of defense,
yang ditujukan untuk pengujian efektivitas penerapan focusing on evaluating the effectiveness of risk management
manajemen risiko. implementation.
Kaji Ulang Review
Hasil monitoring (2nd line of defense) dan pengujian (3rd The outcomes of monitoring (2nd line of defense) and testing (3rd
line of defense) selanjutnya menjadi dasar perumusan untuk line of defense) provide the basis for formulating the development
pengembangan dan penyempurnaan kebijakan, strategi dan and refinement of risk management policies, strategies, and
metodologi manajemen risiko. methodologies.
Prosedur Pelaksanaan Sistem Risk Management System
Manajemen Risiko Implementation Procedure
Penerapan manajemen risiko dilakukan melalui implementasi The implementation of risk management is carried out through
manajemen risiko pada setiap aktivitas operasional Bank the implementation of risk management in every operational
sehingga manajemen risiko mampu menjadi bagian yang activity of the Bank so that risk management can become an
tidak terpisahkan dalam setiap aktivitas operasional Bank inseparable part of every operational activity of the Bank and
dan melalui pengelolaan permodalan agar mampu menyerap through capital management in order to absorb the risks faced by
risiko yang dihadapi Bank Sulselbar serta sesuai dengan Bank Sulselbar and in accordance with regulatory requirements.
persyaratan regulator.
Kerangka kerja dan tata kelola manajemen risiko di Bank The framework and Governance of risk management at Bank
Sulselbar terdiri dari Dewan Komisaris yang menjalankan Sulselbar consists of the Board of Commissioners which carries
fungsi pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite out the risk oversight function through the Audit Committee,
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi & Risk Oversight Committee, Remuneration & Nomination
Nominasi, serta Dewan Direksi yang menjalankan fungsi Committee, and the Board of Directors which carries out the risk
kebijakan risiko (risk policy) melalui Executive Committee policy function through the Executive Committee related to risk
terkait manajemen risiko yaitu Komite Manajemen Risiko, management, namely the Risk Management Committee, ALCO,
ALCO, Komite Anti Fraud, Komite Teknologi Informasi, Komite Anti-Fraud Committee, Information Technology Committee,
Sumber Daya Manusia, Komite Kebijakan Perkreditan dan Human Resources Committee, Credit Policy Committee and
Komite Pembiayaan & Investasi Syariah. Sharia Financing & Investment Committee.
Berdasarkan POJK Nomor 18/POJK.03/2016 tentang Based on POJK Number 18/POJK.03/2016 concerning the
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Buku Implementation of Risk Management for Commercial Banks
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Bank Sulselbar and the Guidelines for the Implementation of Risk Management
sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor 146/KEPDIR/2018 for Bank Sulselbar in accordance with the Decree of the Board
tanggal 20 Desember 2018 Tentang Pedoman Penerapan of Directors Number 146/KEPDIR/2018 dated December 20,
Manajemen Risiko Bank Sulselbar, penerapan manajemen 2018 concerning the Guidelines for the Implementation of Risk
risiko mencakup 4 (empat) pilar, yaitu: Management for Bank Sulselbar, the implementation of risk
management includes 4 (four) pillars, namely:
BANK SULSELBAR
601
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 602
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi. 1. Active supervision by the BOC and Directors.
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit. 2. Adequacy of Policies, Procedures, and Limit Setting.
3. Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan 3. Adequacy of the Risk Identification, Measurement,
dan Pengendalian Risiko. Monitoring, and Control processes.
4. Sistem Pengendalian Intern. 4. Internal Control System.
Adapun esensi penerapan manajemen risiko Bank Sulselbar The essence of implementing Bank Sulselbar's risk management
adalah kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan lies in the sufficiency of risk management procedures and
risiko sehingga kegiatan usaha Bank tetap dapat terkendali methodologies to ensure that the bank's business activities
(manageable) pada batas/limit yang dapat diterima serta remain manageable within acceptable limits while generating
menguntungkan Bank. profitability.
Kecukupan proses
identifikasi, pengukuran,
Kecukupan Kebijakan, pemantauan dan pengendalian
Pengawasan Aktif Dewan Prosedur dan risiko serta sistem informasi Sistem pengendalian
Komisaris dan Direksi Penetapan Limit manajemen risiko internal yang menyeluruh
Active Surveillance board of Process adequacy Control system
Commissioners and Directors Adequacy of Policies, identification, measurement,
Procedures and Setting Limits internal ones comprehensive
risk monitoring and control
as well as risk management
information systems
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Active Supervision of the Board of
Komisaris Directors and Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggungjawab atas The Boards are responsible for the effectiveness of risk
efektivitas penerapan Manajemen Risiko di Bank. Untuk management implementation within the bank. Therefore, they
itu Dewan Komisaris dan Direksi harus memahami Risiko- must comprehend the risks faced by the institution, provide clear
Risiko yang dihadapi Bank dan memberikan arahan yang direction, engage in active supervision and mitigation, and foster
jelas, melakukan pengawasan dan mitigasi secara aktif, serta a culture of risk management throughout the organization.
mengembangkan budayaManajemen Risiko di Bank.
Selain itu Dewan Komisaris dan Direksi juga harus Additionally, the Boards must ensure an adequate organizational
memastikan struktur organisasi yang memadai, menetapkan structure, delineate clear duties and responsibilities for each
tugas dan tanggung jawab yang jelas pada masing-masing unit, and guarantee a sufficient quantity and quality of human
unit, serta memastikan kecukupan kuantitas dan kualitas resources to effectively support risk management efforts.
SDM untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko
secara efektif.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Adequacy of Policies, Procedures, and
Penetapan Limit Limit Setting
Kebijakan Manajemen Risiko merupakan arahan tertulis Risk Management Policy serves as a written directive for
dalam menerapkan Manajemen Risiko dan harus implementing risk management and must align with the bank's
sejalan dengan visi, misi, strategi bisnis Bank dan dalam vision, mission, and business strategy. Its preparation requires
penyusunannya harus dikoordinasikan dengan fungsi atau coordination with relevant functions or work units.
unit kerja terkait.
Kebijakan dan prosedur harus didesain dan diimplementasikan Policies and procedures must be designed and implemented with
dengan memperhatikan karakteristik dan kompleksitas careful consideration of the characteristics and complexity of
BANK SULSELBAR
602
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 603
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
kegiatan usaha, tingkat Risiko yang akan diambil dan toleransi business activities, the acceptable level of risk, risk tolerance, risk
Risiko, profil Risiko serta peraturan yang ditetapkan otoritas profile, and regulatory requirements established by authorities
dan/atau praktek perbankan yang sehat. and industry best practices.
Kecukupan Proses Identifikasi, Adequacy of Risk Identification,
Pengukuran, Pemantauan dan Measurement, Monitoring, and Control
Pengendalain Risiko serta Sistem Processes and Risk Management
Informasi Manajemen Risiko Information Systems
Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian Effective risk identification, measurement, monitoring, and
Risiko merupakan bagian utama dari proses penerapan control are fundamental components of the risk management
Manajemen Risiko. Identifikasi Risiko bersifat proaktif, implementation process. Risk identification should be proactive,
mencakup seluruh aktivitas bisnis Bank dan dilakukan encompassing all bank business activities, and aimed at
dalam rangka menganalisa sumber dan kemungkinan analyzing potential risk sources, occurrences, and their impacts.
timbulnya Risikoserta dampaknya. Selanjutnya, Bank perlu Additionally, the bank must measure risks in alignment with the
melakukan pengukuran Risiko sesuai dengan karakteristik specific characteristics and complexities of its business activities.
dan kompleksitas kegiatan usaha.
Dalam pemantauan terhadap hasil pengukuran Risiko, Bank To monitor the outcomes of risk measurement, the bank should
perlu menetapkan unit yang independen dari pihak yang establish an independent unit, distinct from the transaction-
melakukan transaksi untuk memantau tingkat dan tren serta executing party, to oversee risk levels, trends, and directional
menganalisis arah Risiko. Selain itu, efektivitas penerapan analysis. Furthermore, the success of risk management
Manajemen Risikoperlu didukung oleh pengendalian implementation must be reinforced by robust risk control
Risiko dengan mempertimbangkan hasil pengukuran dan measures that consider the outcomes of risk measurement and
pemantauan Risiko. monitoring.
Sistem Pengendalian Intern Internal Control System
Proses penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus The execution of effective risk management necessitates a
dilengkapi dengan sistem pengendalian intern yang handal. reliable internal control system. An effective internal control
Penerapan sistem pengendalian intern secara efektif dapat system aids bank management in safeguarding assets, ensuring
membantu pengurus Bank menjaga aset Bank, menjamin the provision of accurate financial and managerial reporting,
tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial yang enhancing compliance with applicable laws and regulations, and
dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan Bank terhadap minimizing risks of losses, deviations, and violations of prudential
ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, standards.
serta mengurangi Risiko terjadinya kerugian, penyimpangan
dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
Terselenggaranya sistem pengendalian intern Bank yang The responsibility for implementing a reliable and effective
handal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh internal control system lies with all operational and supporting
satuan kerja operasional dan satuan kerja pendukung serta work units, as well as the Internal Audit Group.
Grup Audit Intern.
Budaya Manajemen Risiko dan Risk Management Culture and
Sosialisasi Socialization
Bank Sulselbar terus meningkatkan Risk Awareness Bank Sulselbar is committed to enhancing risk awareness and
(kesadaran akan risiko) dan pemantapan Risk Culture fostering a robust risk culture among all employees, at every
(budaya mengelola risiko) kepada seluruh pegawai Bank level and across all operational and non-operational activities,
Sulselbar pada setiap tingkatan dan pada setiap pelaksanaan to ensure that all business lines and policies are grounded in risk
BANK SULSELBAR
603
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 604
aktivitas operasional dan non operasional, agar seluruh lini considerations. The development of a risk management culture
bisnis dan kebijakan lebih berbasis risiko. Pengembangan includes effective communication across the organization
budaya manajemen risiko antara lain meliputi komunikasi regarding the importance of sound risk management practices.
yang memadai kepada seluruh jenjang organisasi tentang
pentingnya manajemen risiko yang efektif.
Bank Sulselbar melakukan sosialisasi manajemen risiko To promote risk management awareness, Bank Sulselbar conducts
untuk menciptakan kesadaran kepada seluruh unit kerja dan Socialization initiatives aimed at all work units and branches.
cabang. Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi These Socialization activities are executed comprehensively
tersebut telah dilakukan secara menyeluruh dan secara and periodically, incorporating on-site monitoring of risk
berkala melakukan Monitoring On site terhadap penerapan management implementation and addressing challenges faced
manajemen risiko dan kendala-kendala yang dihadapi by branches. Various communication channels are utilized for
cabang dalam penerapannya. Sosialisasi manajemen risiko risk management Socialization, including:
dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media, antara 1. Workshops and seminars
lain dilakukan melalui: 2. In-house
1. Mengikuti Workshop dan seminar 3. Circular
2. Inhouse Training 4. Regular meetings
3. Surat edaran 5. Corporate
4. Pertemuan rutin 6. Direct branch
5. Corporate mail 7. Social media networking
6. Kunjungan langsung ke Cabang
7. Social site network
Untuk meningkatkan edukasi dan kualitas sumber daya To enhance education and improve the quality of human
insani terhadap pemahaman manajemen risiko termasuk resources' understanding of risk management, including risk
kesadaran risiko (risk awareness) dan budaya risiko awareness and culture, the Board of Directors continuously
(Risk Culture), Direksi secara berkesinambungan terus provides education and training to personnel and bank officials.
memberikan pendidikan dan pelatihan kepada jajaran This includes participation in the Risk Management Certification
personil dan pejabat bank, termasuk mengikut sertakan (BSMR) exam, with the intent of embedding a strong risk culture
dalam ujian Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR), dengan throughout all bank work units to enable effective internal
harapan budaya risiko dapat tertanam dengan baik diseluruh control through supervision.
unit kerja Bank, sehingga pengendalian intern dapat
dilaksanakan melalui pengawasan.
Manajemen Risiko Unit Usaha Risk Management of Sharia Banking
Syariah Business Unit
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) bertanggung jawab The Risk Management Division (SKMR) is entrusted with
untuk Unit Usaha Syariah (UUS). Kebijakan manajemen overseeing the Sharia Banking Business Unit (UUS). The risk
risiko untuk UUS disusun sebagai bagian dari kebijakan management policy for UUS is formulated as an integral part of
manajemen risiko Bank. Sementara untuk prosedur the bank's overall risk management policy, while the Sharia risk
manajemen risiko Syariah disusun dengan disesuaikan pada management procedure is tailored to the needs and operational
kebutuhan dan tingkat kompleksitas operasional UUS. complexities of UUS.
Merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.65/ In accordance with Financial Services Authority Regulation No.
POJK.03/2016 tanggal 23 Desember 2016 tentang 65/POJK.03/2016, dated December 23, 2016, regarding the
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum Syariah implementation of risk management for Sharia commercial banks
dan Unit Usaha Syariah. Proses identifikasi dan pengukuran and Sharia banking business units, the risk identification and
risiko dilakukan dengan menggunakan metodologi yang measurement processes utilize methodologies appropriate for
sesuai untuk konsep perbankan syariah di antaranya melalui the Sharia banking context. This includes periodic assessments of
BANK SULSELBAR
604
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 605
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
pengukuran tingkat profil risiko Unit Usaha Syariah (UUS) the risk profile of the Sharia Banking Business Unit (UUS), which
yang dilakukan secara berkala yang disampaikan kepada are submitted to the Financial Services Authority (OJK) and
Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan mencakup 10 jenis encompass ten types of risks: credit risk, market risk, liquidity
risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko risk, operational risk, legal risk, strategic risk, reputation risk,
operasional, risiko hukum, risiko stratejik, risiko reputasi, compliance risk, yield risk, and investment risk.
risiko kepatuhan, risiko imbal hasil dan risiko investasi.
Review atas Efektifitas Sistem Reviews on the Effectiveness of the
Manajemen Risiko Perusahaan Enterprise Risk Management System
Secara berkala Bank Sulselbar melakukan evaluasi atas Bank Sulselbar periodically evaluates the overall effectiveness
efektivitas secara menyeluruh terhadap sistem manajemen of its risk management system. This evaluation encompasses
risiko Bank. Evaluasi meliputi penyesuaian strategi dan adjustments to the strategy and risk framework as part of the
kerangka risiko sebagai bagian dari kebijakan manajemen risk management policy, as well as assessing the adequacy of
risiko, kecukupan sistem informasi manajemen risiko serta the risk management information system and the effectiveness
kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan of the risk identification, measurement, monitoring, and control
dan pengendalian risiko. Divisi Manajemen Risiko senantiasa processes. The Risk Management Division consistently submits
menyampaikan usulan kepada manajemen agar dilakukan proposals for improvements or revisions to policies deemed less
perbaikan/revisi terhadap ketentuan/kebijakan yang relevant. Subsequently, management discusses these proposals
kurang relevan. Selanjutnya manajemen akan mengadakan in a Risk Management Committee meeting to reach decisions,
pembahasan terhadap usulan dimaksud dalam rapat Komite which are then presented to the President Director for approval.
Manajemen Risiko untuk diambil keputusan yang kemudian The Risk Management Division also analyzes any new provisions
keputusan tersebut akan diusulkan kepada Direktur Utama or policies proposed by the bank, conducting risk analyses to
untuk meminta persetujuan. Selain itu Divisi Manajemen mitigate potential risks arising from daily operational activities.
Risiko juga melakukan analisis terhadap ketentuan dan/
atau kebijakan yang akan diterbitkan oleh Bank. Dengan
melakukan analisis risiko tersebut bertujuan untuk mitigasi
potensi risiko yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan
kegiatan operasional Bank Sulselbar sehari-hari.
Bank Sulselbar senantiasa berupaya melakukan Bank Sulselbar is dedicated to the sustainable development of
pengembangan manajemen risiko secara berkesinambungan risk management in alignment with the increasing complexity of
sesuai dengan perkembangan kompleksitas dan bisnis Bank the bank's operations and its organizational structure, strategy,
dengan berlandaskan kepada struktur organisasi, strategi, and management information systems.
dan sistem informasi manajemen.
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank Sulselbar In implementing risk management, Bank Sulselbar adheres to
berpedoman kepada pilar penerapan yang meliputi: several key pillars, including:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi. 1. Active oversight by the BOC and Directors.
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit. 2. Adequacy of policies, procedures, and limit
3. Kecukupan proses Identifikasi, Pengukuran Pemantauan 3. Sufficiency of risk identification, measurement, monitoring,
dan Pengendalian Risiko. and control processes.
4. Sistem Pengendalian Intern. 4. Robust internal control
Esensi penerapan manajemen risiko Bank Sulselbar adalah The essence of Bank Sulselbar's risk management implementation
kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko lies in the adequacy of risk management procedures and
sehingga kegiatan usaha Bank tetap dapat terkendali methodologies, ensuring that the bank's business activities
(manageable) pada batas/limit yang dapat diterima serta remain manageable within acceptable limits while delivering
menguntungkan Bank. profitability.
BANK SULSELBAR
605
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 606
Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Fungsi Kepatuhan merupakan salah satu pilar utama dalam The Compliance Function is one of the main pillars in the
penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate implementation of Good Corporate Governance (GCG) and is
Governance – GCG) serta menjadi bagian integral dari an integral part of the internal control system at Bank Sulselbar.
sistem pengendalian internal di Bank Sulselbar. Penerapan The implementation of the compliance function at the bank
fungsi kepatuhan di bank mengacu pada Peraturan refers to the Financial Services Authority Regulation (POJK)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 46/POJK.03/2017 No. 46/POJK.03/2017 concerning the Implementation of the
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, yang Compliance Function of Commercial Banks, which aims to
bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis ensure that all business and operational activities of the bank are
dan operasional bank berjalan sesuai dengan peraturan in accordance with applicable laws and regulations, prudential
perundang-undangan, prinsip kehati-hatian, serta kebijakan principles, and internal policies.
internal yang berlaku.
Bank Sulselbar menjalankan fungsi kepatuhan dengan tujuan Bank Sulselbar carries out the compliance function with the
utama sebagai berikut: following main objectives:
- Memastikan kepatuhan bank terhadap ketentuan - Ensuring the bank’s compliance with internal and external
internal maupun eksternal, termasuk regulasi OJK, Bank provisions, including OJK regulations, Bank Indonesia, and
Indonesia, serta peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations.
berlaku. - Managing compliance risk so as not to have a negative impact
- Mengelola risiko kepatuhan (compliance risk) agar tidak on the sustainability of the bank’s business and reputation.
menimbulkan dampak negatif terhadap keberlanjutan - Encouraging the creation of a compliance culture that is
usaha dan reputasi bank. inherent in all levels of the organization.
- Mendorong terciptanya budaya kepatuhan (compliance - Ensuring that all policies and procedures implemented by
culture) yang melekat di seluruh jenjang organisasi. the bank are in accordance with applicable regulations and
- Memastikan bahwa seluruh kebijakan dan prosedur yang healthy banking standards.
diterapkan oleh bank telah sesuai dengan peraturan yang
berlaku serta standar perbankan yang sehat.
Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan kepatuhan As part of efforts to maintain integrity and compliance in its
dalam operasionalnya, Bank Sulselbar telah menerapkan operations, Bank Sulselbar has implemented a compliance
kerangka kepatuhan yang mencakup beberapa aspek utama, framework that covers several main aspects, including:
antara lain: - Preparation of compliance policies and procedures that
- Penyusunan kebijakan dan prosedur kepatuhan yang refer to the provisions of the OJK, Bank Indonesia, and other
mengacu pada ketentuan OJK, Bank Indonesia, serta regulations.
regulasi lainnya. - Periodic monitoring and evaluation of the implementation
- Pemantauan dan evaluasi berkala terhadap implementasi of regulations, including conducting periodic compliance
regulasi, termasuk melakukan audit kepatuhan secara audits.
berkala. - Implementation of Know Your Customer (KYC) and Anti
- Penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) dan Anti Money Laundering (AML) principles to prevent the risk
Money Laundering (AML) guna mencegah risiko transaksi of illegal transactions, money laundering, and terrorism
ilegal, pencucian uang, serta pendanaan terorisme. financing.
- Pelaporan kepada regulator secara transparan dan - Reporting to regulators in a transparent and accurate
akurat, termasuk pelaporan terhadap risiko kepatuhan manner, including reporting on compliance risks faced by the
yang dihadapi bank. bank.
BANK SULSELBAR
606
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 607
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
- Koordinasi dengan unit kerja lainnya untuk memastikan - Coordination with other work units to ensure that all bank
bahwa seluruh aktivitas bank telah sesuai dengan activities are in accordance with applicable regulations and
peraturan yang berlaku serta menghindari potensi avoid potential conflicts of interest.
benturan kepentingan.
Dengan penerapan fungsi kepatuhan yang efektif sesuai With the implementation of an effective compliance function
dengan POJK No. 46/POJK.03/2017, Bank Sulselbar in accordance with POJK No. 46/POJK.03/2017, Bank
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepatuhan Sulselbar is committed to continuously improving the quality
guna mendukung stabilitas dan keberlanjutan usaha, menjaga of compliance to support business stability and sustainability,
kepercayaan pemangku kepentingan, serta memastikan maintain stakeholder trust, and ensure that all bank operational
bahwa seluruh kegiatan operasional bank dilakukan dengan activities are carried out with the principles of prudence and
prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. good Governance.
Struktur Organisasi Organizational structure
Pemimpin Divisi Kepatuhan
Pemimpin Divisi Kepatuhan
Departemen APU-PPT
Departemen Tata Kelola Departemen Regulasi & PPPS PM
Governance Department Regulatory Department PM APU-PPT & PPPS
Department
Analisa Tata Kelola Analisa Regulasi Analisa APU_PPT & PPPSPM
Governance Analysis Regulatory Analysis APU_PPT & PPPSPM analysis
Asisten Asisten Asisten
administrasi administrasi administrasi
Administrative Administrative Administrative
assistant assistant assistant
Divisi Kepatuhan Bank Sulselbar, yang dipimpin oleh Bank Sulselbar's Compliance Division, led by the Compliance
Direktur Kepatuhan, memiliki peran strategis dalam Director, has a strategic role in ensuring compliance with
memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan tata kelola regulations and good Governance. This organizational structure
yang baik. Struktur organisasi ini mencakup Departemen includes the Governance, Regulation, AML-CFT & PPPS PM
Tata Kelola, Regulasi, APU-PPT & PPPS PM, dengan garis Departments, with clear lines of command and coordination
komando dan koordinasi yang jelas hingga ke tingkat down to the branch office level. Each department has specific
kantor cabang. Setiap departemen memiliki fungsi khusus, functions, such as supervision of Anti-Money Laundering and
seperti pengawasan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Countering the Financing of Terrorism (AML & CFT), monitoring
Pendanaan Terorisme (APU & PPT), pemantauan dan and reporting, Governance, and development of policies and
pelaporan, tata kelola, serta pengembangan kebijakan dan procedures. With this framework, Bank Sulselbar maintains
prosedur. Dengan kerangka ini, Bank Sulselbar menjaga integrity, mitigates risks, and ensures operations in accordance
integritas, memitigasi risiko, dan memastikan operasional with the principle of prudence.
yang sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
BANK SULSELBAR
607
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 608
Profil Pemimpin Divisi Kepatuhan Compliance Division Leader Profile
Rakhmat Nur Kadir
Warga Negara Indonesi, Usia 49 tahun, Lahir di Ujung Indonesian Citizen, 49 years old, Born in Ujung Pandang on June
Pandang pada tanggal 09 Juni 1975. 9, 1975.
Domisili Domiciles
Makassar, Sulawesi Selatan Makassar, South Sulawesi
Riwayat Pendidikan Educational History
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari STIM • Bachelor of Economics (S1) Majoring in Management from
Nitro Makassar (2002) STIM Nitro Makassar (2002)
• Magister Manajemen (S2) dari Universitas Hasanuddin • Master of Management (S2) from Hasanuddin University
(2008) (2008)
Sertifikasi Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7. Risk Management Certification Level 7
Dasar hukum Pengangkatan Legal Basis for Appointment
Berdasarkan SK Direksi Nomor … Based on Board of Directors Decree Number …
Pengalaman Kerja Work Experience
• Memulai Karir di Bank Sulselbar pada tahun 2005. • Started his career at Bank Sulselbar in 2005.
• Pemimpin Divisi Corporate Secretary (15 Maret 2021 - • Head of Corporate Secretary Division (March 15, 2021 -
2023), 2023),
• Pjs Pemimpin Divisi Corporate Secretary (20 Maret 2019- • Acting Head of Corporate Secretary Division (March 20,
14 Maret 2021), 2019-March 14, 2021),
• Pemimpin Dept. Humas & Protokoler Divisi Corporate • Head of Dept. Public Relations & Protocol Corporate
Secretary (2014 - 2019), Secretary Division (2014 - 2019),
• Pemimpin Dept. Rumah Tangga Divisi Umum (2011 - • Head of Household Dept. General Division (2011 - 2014).
2014),
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
1. Memastikan setiap keputusan Direksi telah sesuai 1. Ensure that every decision of the Board of Directors is in
dengan ketentuan OJK, BI dan peraturan perundang- accordance with the provisions of the OJK, BI and applicable
undangan yang berlaku. laws and regulations.
2. Mencegah Direksi atau pimpinan Kantor Cabang agar 2. Prevent the Board of Directors or Branch Office leaders from
tidak menempuh kebijakan dan/atau menetapkan implementing policies and/or making decisions that deviate
keputusan yang menyimpang dari ketentuan dan from the provisions and applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung 3. Submit periodic reports on the implementation of duties and
jawab secara berkala kepada Direktur Utama dengan responsibilities to the President Director with a copy to the
tembusan kepada Dewan Komisaris atau pihak pihak Board of Commissioners or authorized parties.
yang berwenang.
BANK SULSELBAR
608
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 609
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kepatuhan Terhadap Ketentuan dan Compliance with Provisions and
Peraturan Perundang-Undangan Regulations
Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang- Compliance with provisions and regulations is Bank Sulselbar’s
undangan merupakan komitmen utama Bank Sulselbar main commitment in carrying out transparent, accountable
dalam menjalankan operasional yang transparan, akuntabel, operations based on the principle of prudence. Bank Sulselbar
dan berlandaskan prinsip kehati-hatian. Bank Sulselbar strives to ensure that every policy, procedure, and business
berusaha memastikan bahwa setiap kebijakan, prosedur, dan activity is in line with regulations set by the government, the
aktivitas usaha sejalan dengan peraturan yang ditetapkan Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and other
oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank related institutions.
Indonesia, serta lembaga terkait lainnya.
Melalui Divisi Kepatuhan, bank secara proaktif memantau Through the Compliance Division, the bank proactively monitors
perubahan regulasi, mengidentifikasi potensi risiko regulatory changes, identifies potential risks of violations,
pelanggaran, dan memberikan rekomendasi strategis untuk and provides strategic recommendations to ensure optimal
memastikan kepatuhan yang optimal. Langkah-langkah compliance. These steps include the implementation of the Anti-
ini mencakup penerapan program Anti Pencucian Uang Money Laundering and Prevention of Terrorism Financing (APU
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT), serta & PPT) program, as well as supervision of good Governance
pengawasan terhadap praktik tata kelola yang baik. practices.
Komitmen ini bertujuan untuk melindungi kepentingan This commitment aims to protect the interests of customers,
nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku shareholders, and all stakeholders, as well as support the
kepentingan, serta mendukung keberlanjutan bisnis Bank sustainability of Bank Sulselbar’s business.
Sulselbar.
Pengembangan Kompetensi Fungsi Compliance Function Competency
Kepatuhan Development
Pelatihan untuk pengembangan kompetensi personil Divisi Training for the development of Compliance Division personnel
Kepatuhan selama tahun 2024 sebagai berikut : competencies during 2024 as follows:
Tanggal
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Metode Lokasi
No Penyelenggara
Training Activities Organizer Method Location
Date
PT Pustaka
Advanced Competitive Advanced Competitive
1. Binaman 30/10/2024 Offline Jakarta
Marketing Strategy Marketing Strategy
Pressindo
Benchmarking Sekolah
Benchmarking of Bank
Staf Pimpinan Bank
2. Staff Management School LPPI 24/10/2024 Offline Makassar
(SESPIBANK) Angkatan
(SESPIBANK) Class of 79
79
Best Pratice Legal Best Practice Legal
Infobank
3. Drafting and Contract Drafting and Contract 26 February 2024 Offline Yogyakarta
Institute
Writing for Banking Writing for Banking
Consumption Costs
Biaya Konsumsi Atas
for New Employee
Kegiatan Pelatihan
4. Onboarding Training PKSS 11/11/2024 Offline Makassar
Onboarding Pegawai
Activities with Contract
Baru status Kontrak
Status
BANK SULSELBAR
609
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 610
Tanggal
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Metode Lokasi
No Penyelenggara
Training Activities Organizer Method Location
Date
PP Ticket Costs for
Biaya Tiket PP Asesor
Assessors and Assistants
dan Asisten dlm kegiatan
5. in Risk Management BSMR 24 August 2024 Offline Makassar
Ujian Resertifikasi
Recertification Exam
Manajemen Risiko
Activities
Certified Contract
6. Certified Contract Drafting PPHBI Indonesia 29 April 2024 Offline Jakarta
Drafting
Efektivitas Digital
Effectiveness of Digital
Maturity Assessment
Maturity Assessment in
7. dalam mengukur DKP 28 August 2023 Online ZOOM
Measuring Digital Banking
Transformasi Digital
Transformation
Perbankan
FDG DPLK PT Bank FDG DPLK PT Bank
8. Asosiasi DPLK 24 June 2024 Offline Makassar
Sulselbar Sulselbar
FGD Peningkatan FGD on Increasing Legal
Kesadaran Hukum dan Awareness and the
Peran Strategis Aparat Strategic Role of Law Bank Sulselbar
9. Penegak Hukum dalam Enforcement Officers in & Kejaksanaan 30 August 2024 Offline Makassar
Pencegahan dan Deteksi Fraud Prevention and Tinggi
Fraud pada PT. Bank Detection at PT. Bank
Sulselbar Sulselbar
Honorarium for Speakers
Honorarium Narasumber
from the West Sulawesi
Kejaksaan Tinggi
High Prosecutor's Office
Sulawesi Barat dalam
in the context of FGD Bank Sulselbar &
10. rangka kegiatan FGD 11 Oktober 2024 Offline Makassar
activities on Increasing Kejaksaan Tinggi
Peningkatan kesadaran
Awareness and Detection
dan deteksi fraud pada
of Fraud at PT Bank
PT Bank Sulselbar
Sulselbar
Indonesia GCG Training Indonesia GCG Training &
11. ide Ku Group 22 February 2024 Offline Jakarta
& Award Award
PT. CBQA Global
12. IT Security Awareness IT Security Awareness 13 June 2024 Offline Makassar
Indonesia
New Employee
Onboarding Pegawai
13. Onboarding Contract PKSS 13/11/2024 Offline Makassar
Baru status Kontrak
Status
Pelaksanaan Ujian Implementation of JK
14. Resertifikasi JK 5- 6 5-6 Risk Management BSMR 24 August 2024 Offline Makassar
Manajemen Risiko Recertification Exam
Pelatihan Bela Negara State Defense Training for Rindam XIV/Hsn
15. 07/11/2024 Offline Makassar
SDM PT.Bank Sulselbar PT.Bank Sulselbar HR Kab Gowa
Collaboration For
Pelatihan Collaboration Sarel Sentra
16. Continuous Growth 17 April 2024 Offline Makassar
For Continuous Growth Inspira
Training
Pelatihan dan Training and Certification
17. Sertifikasi Kompetensi of Contract Design PPHBI Indonesia 27 May 2024 Offline Jakarta
Perancangan Kontrak Competency
Pelatihan Masa Retirement Preparation PT. CBQA Global
18. 18 February 2024 Offline Yogyakarta
Persiapan Pensiun Period Training Indonesia
BANK SULSELBAR
610
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 611
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Metode Lokasi
No Penyelenggara
Training Activities Organizer Method Location
Date
Pelatihan
Pelatihan Penerapan APUPPT & PPPSPM Penerapan
19. APUPPT & PPPSPM bagi Implementation Training APUPPT & 12 August 2024 Offline Makassar
Account Officer for Account Officers PPPSPM bagi
Account Officer
Pelatihan Pengukuran Risk Culture Measurement
20. Budaya Risiko & Training & Risk Awareness One Point 15 July 2024 Offline Makassar
Sosialisasi Risk Awarenes Socialization
Pelatihan Pengukuran Risk Culture Measurement
21. Budaya Risiko & Training & Risk Awareness One Point 28/08/2024 Offline Makassar
Sosialisasi Risk Awarness Socialization
Pelatihan Risk
Risk Awareness Training
22. Aawarenes Pejabat One Point 15 July 2024 Offline Makassar
for Executive Officers
Eksekutif
Pelatihan Risk
Risk Awareness Training
23. Aawarenes Pejabat One Point 28 August 2024 Offline Makassar
for Executive Officers
Eksekutif
Pelatihan Risk Based Risk Based Approach
PT. Calamus
24. Approach (RBA) TPPU, (RBA) Training for TPPU, 02 May 2024 Offline Jakarta
Rottana Cattail
TPPT dan/atau PPSPM TPPT and/or PPSPM
Pelatihan Teknik
Effective SOP Writing
25. Penulisan SOP yang InfoBank 02 May 2024 Offline Jakarta
Technique Training
Efektif
Pembekalan Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir 13/11/2024
26. Offline Makassar
Manajemen Risiko Recertification Briefing Kompetensi
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Solusi Bankir
27. Manajemen Risiko Recertification Briefing for 15 February 2024 Online ZOOM
Kompetensi
Jenjang 4, 5, 6 dan 7 Levels 4, 5, 6 and 7
Pembekalan Resertifikasi Risk Management
Solusi Bankir
28. Manajemen Risiko Recertification Briefing for 07 March 2024 Online ZOOM
Kompetensi
Jenjang 4, 5, 6 dan 7 Levels 4, 5, 6 and 7
Penandatanganan Signing of PKS and FGD
Bank Sulselbar &
29. PKS dan FGD dengan with the South Sulawesi 11/10/2024 Offline Makassar
Kejaksaan Tinggi
Kejaksaaan Tinggi Sulsel High Prosecutor's Office
Ir Hendro
Penerapan Program APU Implementation of the 27 August 2024 Offline Makassar
30. Soeprijatno
PPT APU PPT Program
Assessment of the
Penilaiaan Tingkat
Digital Maturity Level
Maturitas Digital Bank
31. of Commercial Banks in Nyotama 26 April 2024 Offline Makassar
Umum sejalan POJK
line with POJK No.11/
No.11/POJK.03/2-22
POJK.03/2-22
Program APU PPT APU PPT Customer Service Ir Hendro Makassar
32. 21 July 2024 Offline
Customer Service Program Soeprijatno
Refreshment dan Refreshment and
PT Sarana
Sosialisasi Aplikasi Socialization of the Human 25/10/2024 Makassar
33. Sumberdaya Offline
Pengelolaan SDM Resources Management
Solusindo
(HCMS) Application (HCMS)
Refreshment Manajemen Risk Management Level 5 Solusi Bankir 12 August 2024 Makassar
34. Offline
Risiko Jenjang 5 Refreshment Kompetensi
Refreshment Manajemen Risk Management Level 5 Solusi Bankir
35. 24 August 2024 Offline Makassar
Risiko Jenjang 5 Refreshment Kompetensi
BANK SULSELBAR
611
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 612
Tanggal
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Metode Lokasi
No Penyelenggara
Training Activities Organizer Method Location
Date
Refreshment Penyataan Financial Accounting
36. standar akuntansi Standard Statement PKF 15/10/2024 Offline Makassar
keuangan (PSAK) (PSAK) Refreshment
Resertifikasi Manajemen Risk Management Solusi Bankir 20 May 2024
37. Online ZOOM
Risiko Batch 2 Recertification Batch 2
Resertifikasi Manajemen Risk Management Level 4
38. BSMR 08 June 2024 Offline Makassar
Risiko Jenjang 4 Recertification
Resertifikasi Manajemen Risk Management Level 5
39. BSMR 08 June 2024 Offline Makassar
Risiko Jenjang 5 Recertification
Resertifikasi Manajemen Risk Management Level 5 BSMR 08 June 2024 Makassar
40. Offline
Risiko Jenjang 5 Recertification
Resertifikasi Manajemen Risk Management Level 6 BSMR 08 June 2024 Makassar
41. Offline
Risiko Jenjang 6 Recertification
Resertifikasi Manajemen Risk Management Level 7 08 June 2024 Makassar
42. BSMR Offline
Risiko Jenjang 7 Recertification
Sosialisasi & Diskusi Socialization & Discussion
Amri Mauraga 18 July 2024 Makassar
43. Manajemen Risiko of Consolidated/Integrated Offline
Konsolidasi/Terintegrasi Risk Management
Sosialisasi Aplikasi HCMS Application
44. DHC 25/10/2024 Offline Makassar
HCMS Socialization
Sosialisasi Aplikasi Inventory Application
45. DKA & DUM 02/09/2024 Offline Makassar
Inventory Socialization
Sosialisasi Peningkatan
Socialization of Fraud
Fraud Awareness &
46. Awareness Improvement & Internal 17 May 2024 Offline Makassar
Pencegahan Tindak
Banking Crime Prevention
Pidana Perbankan
Tiket Pesawat PP PP Airline Tickets Speakers
Ir Hendro
47. Pemateri Pelatihan for APUPPT & PPPSPM 27 August 2024 Offline Makassar
Soeprijatno
APUPPT & PPPSPM Training
Training & Award IERMA IERMA VI 2024 Training IERMA VI 18 January 2024
48. Offline Jakarta
VI 2024 & Award
Training Basic Trade Basic Trade Finance
49. Trade Academy 02/12/2024 Offline Makassar
Finance Training
Training Identifikasi dan Training on Identification
Ganesis Inti Jakarta
50. pencegahan Trade Base and Prevention of Trade 28/11/2024 Offline
Utama
Monay Laundry Base Money Laundry
Training ILAAP dan ILAAP Training and Portrait Grup
20/12/2024 Makassar
51. Penerapan LCR dan Implementation of LCR Konsultan Offline
NSFR and NSFR
Training Intergrated Integrated Governance
52. Governance Risk & Risk & Compliance GRC asbanda 06 May 2024 Offline Jakarta
Compliance GRC Training
Infobank
Training Kredit Korporasi Corporate Credit and 15 March 2024 Makassar
53. Institute Offline
dan Kredit Sindikasi Syndicated Credit Training
54 Training Kredit Sindikasi Syndicated Credit Training InfoBank 15 March 2024 Offline Makassar
BANK SULSELBAR
612
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 613
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tanggal
Kegiatan Pelatihan Penyelenggara Metode Lokasi
No Penyelenggara
Training Activities Organizer Method Location
Date
Training Oil and Gas
Oil and Gas Program
Program For Banking
Training for Banking
Officer Analis Bisnis
55. Officers Business Analysts Infobank 11/10/2024 Offline Makassar
dan Mitigasi Risiko
and Risk Mitigation of Oil
Pembiayaan Minyak dan
and Gas Financing
Gas
PKF. Paul
Training Pemahaman Training on Understanding
Hadiwinata,
Indikator Statistik dalam Statistical Indicators in the
56. Hidajat, Arson, 19 December 2023 Offline Makassar
pembentukan CKPN dan Formation of CKPN and
Retno, Palilingan
Backtesting CKPN Backtesting CKPN
& Rekan
Ujian Resertifikasi Risk Management Makassar
57. BSMR 07 March 2024 Offline
Manajemen Risiko Recertification Exam
Ujian Resertifikasi Risk Management CV Solusi Bankir
58. 23/11/2024 Offline Makassar
Manajemen Risiko Recertification Exam Kompetensi
Ujian Resertifikasi Risk Management
59. BSMR 24/11/2024 Offline Makassar
Manajemen Risiko Recertification Exam
Undangan Sosialisasi Invitation to Socialize the
Aplikasi E-Arsip/ E-Archive Application/
60. Pengadaan Barang dan Procurement of Goods and Internal 17 May 2024 Offline Makassar
Jasa/SOP SLIK&SE Services/SLIK&SE SOP
Pemeliharaan Kredit Credit Maintenance
Unshakeable Mentality
Unshakeable Mentality
Program CA & ACT & Divisi
61. Program CA & Sosialisasi 22 February 2024 Offline Makassar
Socialization of Work SIMO
Program Kerja
Programs
Validasi Assesment Validation of New Product
Pengusulan Produk Baru Proposal Assessment PT Gendhis
62. 26 August 2024 Offline Jakarta
sesuai POJK No 13 Thn according to POJK No. 13 Prima Sentosa
2021 of 2021
Workshop Penyusunan Workshop on Preparation Risiko
63. Laporan Rencana of Plan Report (Resolution Manajemen 31 August 2024 Offline Makassar
(Resolution Plan) Plan) Gagasan
Workshop Rencana Aksi Workshop on Sustainable
Keuangan Berkelanjutan Financial Action Plan
64. (RKAB) berbasis (RKAB) based on Infobank 31 August 2024 Offline Makassar
Environmental Sosial and Environmental Social and
Governance (ESG) Governance (ESG)
Adapun Sertifikasi yang telah diikuti oleh personil Divisi The certifications that have been followed by Compliance
Kepatuhan adalah sebagai berikut: Division personnel are as follows:
Nama Jabatan Penyelenggara Jenjang
No
Name Postition Organizer Level
1 Rakhmat Nur Kadir. Pemimpin BSMR 7
2 Faisal Satria Pemimpin Departemen Tata Kelola BSMR 6
Pemimpin Departemen Pengenalan Nasabah
3 Reniwaty BSMR 6
& AML
Pjs Pemimpin Departemen Regulasi (Kebijakan
4 Sukmawati Muchtar BSMR 5
& SOP)
BANK SULSELBAR
613
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 614
Nama Jabatan Penyelenggara Jenjang
No
Name Postition Organizer Level
5 A. Muhammad Rezkiawal Saldi Putra Jr. Analis Dept. Tata Kelola BSMR 3
6 Adventus Todding Jr. Analis Dept. Regulasi BSMR 3
7 Ahmad Fahri Senior Analis Dept. APU PPT BSMR 5
8 Ernawati Syam Senior Analis Dept. Tata Kelola BSMR 5
9 Muh. Rifauzhi Utina Analias Dept. APU PPT/AML BSMR 3
10 Mawarni Senior Analis Dept. Regulasi BSMR 5
11 Sitti Nasyra G. Feriany Analis Dept. APU PPT/AML BSMR 5
12 Wulandari Burhanuddin Analis Dept. Regulasi BSMR 5
Program Pelaksanaan Divisi Compliance Division Implementation
Kepatuhan Tahun 2024 Program in 2024
Sepanjang tahun 2024, Divisi Kepatuhan telah melaksanakan Throughout 2024, the Compliance Division has carried out
kegiatan pemantauan kepatuhan diantaranya adalah : compliance monitoring activities including:
1. Penyusunan materi video pembelajaran APU PPT bagi 1. Preparation of AML PPT learning video materials for
pegawai. employees.
2. Pembuatan video pembelajaran Program APU PPT. 2. Making AML PPT Program learning videos.
3. Pelaksanaan Pelatihan/Inhouse Training Penerapan 3. Implementation of Training/Inhouse Training for the
Program APU PPT Bagi Frontliner. Implementation of the AML PPT Program for Frontliners.
4. Melakukan evaluasi terhadap BPP dan SOP Program 4. Evaluating the BPP and SOP of the AML and PPT Program.
APU dan PPT. 5. Updating the BPP and SOP of the AML and PPT Program.
5. Melakukan pengkinian terhadap BPP dan SOP Program 6. Socialization of the BPP and SOP of the AML and PPT
APU dan PPT. Program.
6. Sosialisasi BPP dan SOP Program APU dan PPT. 7. Benchmarking of Anti Money Laundering (AML) applications
7. Benchmarking aplikasi Anti Money Laundering (AML) pada at other banks.
Bank lain. 8. Evaluation of AML Applications.
8. Evaluasi Aplikasi AML. 9. Preparation for procurement of AML Applications.
9. Persiapan pengadaan Aplikasi AML. 10. Determination of Vendors.
10. Penentuan Vendor. 11. Finalization of Policies and Determination of GRC
11. Finalisasi Kebijakan dan Penetapan Fungsi Organisasi Organizational Functions.
GRC. 12. Socialization of GRC Organizational Policies and Functions.
12. Sosialisasi Kebijakan dan Fungsi Organisasi GRC. 13. Improving Employee Sharia Understanding through Fluent
13. Peningkatan Pemahaman Syariah Pegawai melalui Fasih Sharia in 15 minutes a week.
Syariah dalam15 menit seminggu. 14. Measuring employee understanding through the Sharia
14. Pengukuran pemahaman pegawai melalui Uji Kefasihan concentration Fluency Test, on the Regulation Center
konsentrasi syariah, pada aplikasi Regulation Centre. application.
15. Penyederhanaan Kebijakan Bank Sulselbar menjadi 9 15. Simplifying Bank Sulselbar Policy into 9 (Nine) groups.
(Sembilan) golongan. 16. Preparation of the basic framework and policy Governance,
16. Peyusunan kerangka dasar dan tata Kelola kebijakan, through policy mapping, standard procedures and technical
melalui pemetaan kebijakan, standar prosedur dan instructions.
petunjuk teknis. 17. Evaluating policies and procedures based on the mapping
17. Mengevaluasi kebijakan dan prosedur berdasarkan hasil results.
pemetaan.
BANK SULSELBAR
614
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 615
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
18. Sosialisasi Regulation Centre. 18. Regulation Center Socialization.
19. Penyediaan video edukasi/infografis pada Aplikasi 19. Provision of educational videos/infographics on the
Regulation Centre. Regulation Center Application.
20. Penyediaan Pocket Book pada Aplikasi Regulation Centre. 20. Provision of Pocket Books on the Regulation Center
Application.
Pelaksanaan Kebijakan Kepatuhan Implementation of Compliance Policy
2024 2024
Selama periode laporan, telah dilakukan pemantauan During the reporting period, monitoring and information delivery
dan penyampaian informasi kepada Divisi lainnya terkait to other Divisions regarding new provisions issued by external
ketentuan-ketentuan baru yang telah dikeluarkan oleh regulators and laws and regulations have been carried out to be
regulator eksternal dan peraturan perundan-undangan adjusted to applicable internal provisions.
untuk dapat disesuaikan dengan ketentuan internal yang
berlaku.
Risiko Kepatuhan diminimalkan dengan melakukan Compliance risk is minimized by conducting regular monitoring
pemantauan dan kajian secara rutin terhadap jasa, produk, and review of Bank Sulselbar’s services, products, and services.
dan layanan Bank Sulselbar. Hingga saat ini, Bank Sulselbar Until now, Bank Sulselbar does not have a network of offices
tidak memiliki jaringan kantor di luar negeri. abroad.
Tugas-tugas lain terkait fungsi kepatuhan adalah memastikan Other tasks related to the compliance function are ensuring
complain check list, penutupan, pembukaan, peningkatan the complaint checklist, closing, opening, increasing status, and
status, dan penurunan status jaringan kantor dengan decreasing the status of the office network by conducting on-site
melakukan on site visit dan on the spot. and on-the-spot visits.
Bank telah membangun budaya kepatuhan Bank dalam The Bank has built a culture of Bank compliance in decision
pengambilan keputusan dan dalam kegiatan operasional making and in the bank’s operational activities by implementing
bank dengan penerapan Indeks Kepatuhan sebagai the Compliance Index as a reduction in the performance
pengurang indeks penilaian kinerja kepada pegawai yang assessment index for employees who do not comply with bank
tidak patuh kepada ketentuan bank. regulations.
BANK SULSELBAR
615
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 616
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme & Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Masal
Anti-Money Laundering, Countering the Financing of Terrorism & Countering
the Financing of the Proliferation of Weapons of Mass Destruction Program
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mendukung terciptanya Bank Sulselbar is committed to supporting the creation of a
sistem keuangan yang transparan, terpercaya, dan transparent, trusted, and integrity-based financial system through
berintegritas melalui penerapan Program Anti Pencucian the implementation of the Anti-Money Laundering (AML),
Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), Prevention of Terrorism Funding (PPT), and Prevention of the
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation of Weapons of Mass Destruction (PPSPM) Program.
Massal (PPSPM). Komitmen ini sejalan dengan Peraturan This commitment is in line with the Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.01/2017 Regulation (POJK) Number 12/POJK.01/2017 concerning
mengenai Penerapan Program APU dan PPT, serta POJK the Implementation of the AML and PPT Program, and POJK
Nomor 23/POJK.01/2019 yang mengatur penyesuaian dan Number 23/POJK.01/2019 which regulates the adjustment and
penguatan regulasi di sektor jasa keuangan. strengthening of regulations in the financial services sector.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan bisnis, As part of its Social and business responsibilities, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar aktif mencegah dan mendeteksi potensi actively prevents and detects potential misuse of financial services
penyalahgunaan layanan keuangan untuk aktivitas ilegal, for illegal activities, including money laundering, terrorism
termasuk pencucian uang, pendanaan terorisme, dan financing, and proliferation of weapons of mass destruction.
proliferasi senjata pemusnah massal. Melalui implementasi Through the implementation of comprehensive policies, Bank
kebijakan yang komprehensif, Bank Sulselbar tidak hanya Sulselbar not only complies with applicable regulations, but also
mematuhi peraturan yang berlaku, tetapi juga berkontribusi contributes to strengthening the stability and security of the
dalam memperkuat stabilitas dan keamanan sistem national financial system.
keuangan nasional.
Program APU dan PPT yang diterapkan oleh Bank Sulselbar The AML and PPT programs implemented by Bank Sulselbar
meliputi berbagai aspek, mulai dari kebijakan pengenalan cover various aspects, ranging from customer recognition policies,
nasabah, pemantauan transaksi, hingga edukasi pegawai. transaction monitoring, to employee education. These steps are
Langkah-langkah ini bertujuan untuk membangun aimed at building public trust and creating an ethical business
kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan usaha environment. With this approach, Bank Sulselbar is committed
yang beretika. Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar to maintaining its integrity as a responsible financial institution.
berkomitmen untuk menjaga integritasnya sebagai institusi
keuangan yang bertanggung jawab.
Laporan Pelaksanaan Program Report on the Implementation of the
Anti Pencucian Uang (APU) dan Anti-Money Laundering (APU) and
Pencegahan Pendanaan Terorisme Prevention of Terrorism Funding (PPT)
(PPT) di Bank Sulselbar Program at Bank Sulselbar
Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan sistem As part of its commitment to creating a safe, transparent, and
keuangan yang aman, transparan, dan berintegritas, Bank integrated financial system, Bank Sulselbar has implemented
Sulselbar telah melaksanakan Program Anti Pencucian Uang the Anti-Money Laundering (APU) and Prevention of Terrorism
BANK SULSELBAR
616
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 617
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
(APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) sesuai Funding (PPT) Program in accordance with the provisions of Law
dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Number 8 of 2010 concerning the Prevention and Eradication of
tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Money Laundering Crimes and the Financial Services Authority
Pencucian Uang serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Regulation (POJK) Number 23/POJK.01/2019.
(POJK) Nomor 23/POJK.01/2019.
Dalam pelaksanaan program ini, Bank Sulselbar telah In implementing this program, Bank Sulselbar has fulfilled the
memenuhi kewajiban pelaporan transaksi keuangan kepada obligation to report financial transactions to the Financial
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) through
melalui beberapa jenis laporan, sebagai berikut: several types of reports, as follows:
1. Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT) 1. Cash Financial Transaction Report (LTKT)
• Setiap Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu • Each Branch Office and Assistant Branch Office
menyampaikan laporan LTKT kepada Unit Kerja submits an LTKT report to the Special Work Unit in the
Khusus di Divisi Kepatuhan. Compliance Division.
• Laporan ini disampaikan secara daring melalui aplikasi • This report is submitted online through the Anti Money
Anti Money Laundering (AML), yang selanjutnya Laundering (AML) application, which is then reported to
dilaporkan ke PPATK menggunakan aplikasi GRIPS. the PPATK using the GRIPS application.
2. Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) 2. Suspicious Financial Transaction Report (LTKM)
• LTKM disusun berdasarkan hasil analisis yang • LTKM is prepared based on the results of the analysis
dilakukan oleh Kantor Cabang Utama (KCU), Kantor carried out by the Main Branch Office (KCU), Branch
Cabang (KC), dan Kantor Cabang Pembantu (KCP). Office (KC), and Assistant Branch Office (KCP).
• Divisi Kepatuhan menindaklanjuti laporan ini kepada • The Compliance Division follows up on this report to
PPATK melalui aplikasi GRIPS, dengan melampirkan the PPATK through the GRIPS application, by attaching
dokumen pendukung yang relevan, seperti rekening relevant supporting documents, such as bank statements,
koran, fotokopi warkat transaksi, informasi profil photocopies of transaction documents, customer profile
nasabah, dan dokumen lainnya yang diperlukan. information, and other necessary documents.
Bank Sulselbar juga secara proaktif merespons permintaan Bank Sulselbar also proactively responds to requests from
dari PPATK terkait laporan LTKM, memastikan bahwa setiap the PPATK regarding the LTKM report, ensuring that every
transaksi yang terindikasi mencurigakan dapat dianalisis dan transaction indicated as suspicious can be analyzed and reported
dilaporkan secara tepat waktu. Dengan penerapan sistem in a timely manner. By implementing an integrated and accurate
pelaporan yang terintegrasi dan akurat, Bank Sulselbar reporting system, Bank Sulselbar demonstrates its commitment
menunjukkan komitmennya untuk mendukung upaya to supporting national efforts in preventing and eradicating
nasional dalam pencegahan dan pemberantasan tindak money laundering and terrorism financing.
pidana pencucian uang serta pendanaan terorisme.
Adapun data penyampaian LTKT & LTKM selama periode The data for submitting LTKT & LTKM during the 2024 period
tahun 2024 sebagai berikut: are as follows:
Sistem Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) Tahun 2024 | Integrated Service User Information System (SIPESAT) 2024
Jumlah Data Nasabah
Periode
2024 2023
Triwulan I 30.354 25.406
Triwulan II 30.397 22.453
Triwulan III 32.037 37.456
Triwulan IV 27.095 27.378
Total 119.883 112.702
BANK SULSELBAR
617
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 618
No Keterangan 2024 2023
1 Pelaporan LTKM 47 34
2 Pelaporan LTKT 2.527 2182
3 Pelaporan LTKL 24 104
4 Total 2.598 2.320
Perkara Hukum
Legal Matters
Selama tahun 2024 Bank Sulselbar menghadapi beberapa During 2024, Bank Sulselbar faced several important cases in the
perkara penting berupa permasalahan hukum perdata yang form of civil legal issues that have been resolved (have received
telah selesai (telah mendapat Putusan Pengadilan yang a Court Decision that has permanent legal force/inkracht), the
memiliki kekuatan hukum tetap/inkracht), pencabutan withdrawal of the lawsuit and are still in the process of being
gugatan dan masih dalam proses penyelesaian sebagai resolved as follows:
berikut:
Tabel Perkara Penting | Table of Important Cases
Permasalahan PHI Perdata Tipikor Pidana PTUN
Legal Issues
Hukum 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023
Telah selesai (telah
Completed (already has
mempunyai kekuatan
- - 1 1 - - - - - - permanent legal force/
hukum yang tetap/
peace efforts)
upaya perdamaian)
Dalam proses In the process of
- - 2 3 - 1 - 1 - -
penyelesaian completion
Perkara Penting yang Dihadapi Important Matters Faced by the
Perusahaan Company
Dari beberapa perkara yang dihadapi oleh Bank terdapat 3 Of the several matters faced by the Bank, there are 3 (three)
(tiga) perkara perdata yang signifikan sebagai berikut: significant civil matters as follows:
Tabel Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan | Table of Important Issues Facing the Company
Pengaruh
Pokok Perkara/ Jenis Status Penyelesaian Status
Terhadap
Gugatan Gugatan Completion Status Terakhir
Bank
Hasil
Nomor: 33/
Putusan
Pdt.G/2023/ Hasil Putusan PN Sengkang tidak The Sengkang District Court’s
Banding
PN Skg, Tgl. Perdata dapat menerima gugatan para decision cannot accept the -
menguatkan
15 November penggugat plaintiffs’ lawsuit
Putusan PN
2023
Sengkang
BANK SULSELBAR
618
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 619
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan | Table of Important Issues Facing the Company
Pengaruh
Pokok Perkara/ Jenis Status Penyelesaian Status
Terhadap
Gugatan Gugatan Completion Status Terakhir
Bank
Hasil Putusan PN: Result of District Court Decision:
1. Mengabulkan gugatan 1. Granting the Plaintiff’s lawsuit
Penggugat Sebagian in part
2. Menghukum tergugat 2. Sentencing the Defendant
membayar ganti kerugian to pay compensation to
kepada Penggugat atas the Plaintiff for the loss of
kehilangan uang tunai dari cash from the Plaintiff’s
Rekening Penggugat sebesar Account amounting to
Rp.131.485.906,- Rp.131,485,906,-
3. Menghukum Tergugat 3. Sentencing the Defendant to
untuk membayar uang pay a fine to the Plaintiff of
Bank
paksa kepada Penggugat Rp.500,000,- for each day of
mengganti
sebesar Rp.500.000,- setiap late payment starting from the
Nomor: 248/ kerugian
hari terlambat melakukan inkracht decision
Pdt.G/2023/PN nasabah Permohonan
Perdata pembayaran terhitung sejak
Mks, Tgl. 18 Juli sebesar Rp. kasasi
putusan inkracht
2023 131.485.906,-
Risiko
Hasil Putusan Banding: Result of Appeal Decision:
reputasi
1. Merubah Putusan PN 1. Changing the Makassar District
Makassar Court Decision
2. Menghukum Tergugat untuk 2. Sentencing the Defendant
membayar ganti kerugian to pay compensation to
kepada Penggugat atas the Plaintiff for the loss of
kehilangan uang tunai dari cash from the Plaintiff’s
rekening Penggugat sebesar account amounting to
Rp.131.485.906,- secara Rp.131,485,906,- in cash and
tunai dan sekaligus at once
3. Menolak gugatan Penggugat 3. Rejecting the Plaintiff’s other
yang lain. lawsuits.
Hasil Putusan PN: Result of District Court Decision:
1. Mengabulkan gugatan 1. Granted the Plaintiff’s lawsuit
Penggugat sebagian in part
2. Menyatakan perbuatan 2. Declared that Defendant
Tergugat I tidak menyetorkan I’s actions in not depositing
dana/uang Penggugat ke Plaintiff’s funds/money to Bank
Bank Sulselbar Cab Mamuju Sulselbar Mamuju Branch
telah merugikan Penggugat had caused Plaintiff a loss
senilai Rp.500.000.000,- of Rp.500,000,000,- was an
merupakan perbuatan unlawful act
melawan hukum 3. Declared that Defendant
3. Menyatakan perbuatan II’s actions in releasing
Tergugat II yang melepaskan responsibility for Defendant
Nomor: 10/ tanggungjawab atas tindakan I’s actions as an Employee had
Pengajuan
Pdt.G/2023/ Tergugat I selaku Karyawan violated statutory provisions
Perdata Peninjauan
PN Mam, Tgl. 11 telah melanggar ketentuan and had caused Plaintiff a loss
Kembali
Mei 2023 perundang-undangan dan of Rp.500,000,000,- minus the
telah merugikan Penggugat cashback received by Plaintiff
senilai Rp.500.000.000,- of Rp.26,085,000,- jointly
dikurangkan dengan
cashback yang telah
diterima Penggugat senilai
Rp.26.085.000,- secara
bersama-sama
Result of High Court Decision:
Hasil Putusan PT: 1. Confirmed the Mamuju District
1. Menguatkan Putusan PN Court Decision
Mamuju 2. Results of Supreme Court
2. Hasil Putusan MA: Decision:
3. Menolak permohonan kasasi 3. Rejected the cassation request
BANK SULSELBAR
619
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 620
Permasalahan Hukum yang Sedang Legal Issues Faced by the Incumbent
Dihadapi Dewan Komisaris dan Board of Commissioners and Directors
Direksi yang Sedang Menjabat
Selama tahun 2024 tidak terdapat permasalah hukum yang During 2024, there were no legal issues faced by the incumbent
sedang dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang Board of Commissioners and Directors.
menjabat.
Permasalahan Hukum yang Sedang Legal Issues Faced by Subsidiaries
Dihadapi Anak Perusahaan
Selama tahun 2024, Bank Sulselbar belum memiliki Entitas During 2024, Bank Sulselbar did not have any Subsidiaries,
Anak, sehingga tidak terdapat informasi permasalahan so there was no information on legal issues currently faced by
hukum yang yang sedang dihadapi oleh Entitas Anak. Subsidiaries.
Dampak Permasalahan Hukum Impact of Legal Issues on the Bank
Terhadap Bank
Dampak permasalahan hukum perdata yang dialami oleh The impact of civil legal issues experienced by Bank Sulselbar
Bank Sulselbar melalui proses hukum tidak signifikan through the legal process was not significant and did not disrupt
dan tidak mengganggu kinerja Bank karena Bank telah the Bank’s performance because the Bank had carried out
melakukan proses mitigasi dan penanganan litigasi yang the appropriate mitigation and litigation handling process in
tepat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- accordance with the provisions of applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku.
BANK SULSELBAR
620
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 621
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada
Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan Direksi oleh
Otoritas Jasa Keuangan dan Otoritas Lainnya
Administrative Sanctions Imposed on Companies, Members of the Board of
Commissioners and Directors by the Financial Services Authority and Other Authorities
Sanksi administratif Bank Sulselbar selama tahun 2024 Bank Sulselbar’s administrative sanctions during 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
No Uraian Denda Nominal Denda Unit Kerja / PIC Otoritas Description of Fines
A fine from the Financial Services
Denda dari Otoritas Jasa
Authority because the request
Keuangan karena permintaan
1 Rp. 150.000.000,- Cab. Jakarta OJK for SLIK information does not
informasi SLIK tidak sesuai
comply with the provisions based
ketentuan berdasarkan OJK
on the OJK
Tidak Menyampaikan laporan Not Submitting the Daily
LBUT KI Keuangan Harian ke Financial KI LBUT report to Bank
2 Rp. 2.000.000,- DKA BI
Bank Indonesia berdasarkan Indonesia based on a letter from
surat Bank Indonesia Bank Indonesia
Pelanggaran koreksi laporan di Violation of correction of
luar waktu ke Bank Indonesia reports outside the time to Bank
3 Rp. 50.000,- DKA BI
bersadarkan surat dari Bank Indonesia based on a letter from
Indonesia Bank Indonesia
Selama tahun 2024 tidak terdapat sanksi administratif yang During 2024, there were no administrative sanctions imposed on
dikenakan kepada anggota Perusahaan, Dewan Komisaris members of the Company, the Board of Commissioners and the
dan Direksi oleh Otoritas Jasa Keuanagan dan otoritas Board of Directors by the Financial Services Authority and other
lainnya. authorities.
Kedepannya, Bank mendorong seluruh pegawai untuk In the future, the Bank encourages all employees to create a
menciptakan budaya kepatuhan di lingkungan kerja, dimana culture of compliance in the work environment, where everyone
setiap orang memahami seluk beluk peraturan, baik cara understands the ins and outs of the regulations, both how to deal
menghadapinya maupun cara mengantisipasinya atas with them and how to anticipate potential sanctions/penalties/
potensi sanksi/ pinalti /denda yang telah ditetapkan dalam fines that have been set in the regulations.
aturan.
BANK SULSELBAR
621
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 622
Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Company Information and Data
Sebagai lembaga keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa As a financial institution supervised by the Financial Services
Keuangan (OJK), Bank Sulselbar memiliki kewajiban untuk Authority (OJK), Bank Sulselbar is obliged to provide transparent
menyediakan akses informasi dan data perusahaan yang and accurate access to company information and data to
transparan dan akurat kepada pemangku kepentingan. stakeholders. This information disclosure aims to increase public
Keterbukaan informasi ini bertujuan untuk meningkatkan trust, shareholders, and regulators in the bank’s operations and
kepercayaan masyarakat, pemegang saham, serta regulator performance.
terhadap operasional dan kinerja bank.
Kewajiban keterbukaan informasi bagi bank umum, The obligation to provide information disclosure for commercial
termasuk Bank Sulselbar, diatur dalam Peraturan OJK banks, including Bank Sulselbar, is regulated in OJK Regulation
(POJK) No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan (POJK) No. 37/POJK.03/2019 concerning Transparency and
Publikasi Laporan Bank, serta POJK No. 8/POJK.04/2015 Publication of Bank Reports, and POJK No. 8/POJK.04/2015
tentang Keterbukaan Informasi Emiten atau Perusahaan concerning Transparency of Information for Issuers or Public
Publik. Dalam regulasi tersebut, perusahaan diwajibkan Companies. In these regulations, companies are required to
untuk memberikan akses yang mudah terhadap informasi provide easy access to important information, including financial
penting, termasuk laporan keuangan, tata kelola perusahaan, reports, corporate Governance, risk management policies, and
kebijakan manajemen risiko, serta informasi lain yang other information that may influence stakeholder decision-
dapat mempengaruhi pengambilan keputusan pemangku making.
kepentingan.
Komunikasi Internal Internal Communication
Komunikasi internal yang efektif merupakan elemen Effective internal communication is a key element in ensuring
kunci dalam memastikan koordinasi yang baik antara good coordination between all levels of management and
seluruh jajaran manajemen dan pegawai di Bank Sulselbar. employees at Bank Sulselbar. With a structured communication
Dengan sistem komunikasi yang terstruktur, informasi system, information can be conveyed clearly, accurately, and on
dapat tersampaikan dengan jelas, akurat, dan tepat waktu, time, so that all employees can work efficiently and in line with
sehingga seluruh pegawai dapat bekerja secara efisien dan the company’s vision and mission.
selaras dengan visi dan misi perusahaan.
Bank Sulselbar menerapkan berbagai strategi komunikasi Bank Sulselbar implements various internal communication
internal untuk memastikan bahwa seluruh pegawai strategies to ensure that all employees receive accurate, fast,
mendapatkan informasi yang akurat, cepat, dan dapat and easily accessible information. By utilizing digital technology
diakses dengan mudah. Dengan memanfaatkan teknologi such as corporate email, chat applications, intranets, and face-
digital seperti email korporat, aplikasi chat, intranet, serta to-face meetings such as meetings and town hall meetings,
pertemuan tatap muka seperti rapat dan town hall meeting, Bank Sulselbar can create a more productive, efficient work
Bank Sulselbar dapat menciptakan lingkungan kerja yang environment that is oriented towards compliance with applicable
lebih produktif, efisien, serta berorientasi pada kepatuhan banking regulations and policies.
terhadap regulasi dan kebijakan perbankan yang berlaku.
Komunikasi Eksternal External Communication
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to the principles of
prinsip transparansi dan keterbukaan informasi, Bank transparency and openness of information, Bank Sulselbar
Sulselbar mengimplementasikan strategi komunikasi implements an effective external communication strategy
eksternal yang efektif untuk memastikan aksesibilitas to ensure the accessibility of accurate information for all
informasi yang akurat bagi seluruh pemangku kepentingan, stakeholders, including customers, business partners, regulators,
BANK SULSELBAR
622
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 623
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
termasuk nasabah, mitra bisnis, regulator, dan masyarakat and the wider community. The implementation of this openness
luas. Penerapan keterbukaan informasi ini sejalan dengan of information is in line with the principles of Good Corporate
prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta ketentuan Governance (GCG) and the provisions set by the Financial
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Services Authority (OJK) regarding transparency and public
transparansi dan pelaporan publik. reporting.
Untuk mendukung keterbukaan informasi, Bank Sulselbar To support openness of information, Bank Sulselbar utilizes
memanfaatkan berbagai saluran komunikasi eksternal, various external communication channels, as follows:
sebagai berikut:
Website Resmi Perusahaan Official Company Website
Bank Sulselbar menyediakan informasi yang transparan Bank Sulselbar provides transparent information through the
melalui situs web resmi www.banksulselbar.co.id. official website www.banksulselbar.co.id.
Melalui platform ini, pemangku kepentingan dapat Through this platform, stakeholders can access various important
mengakses berbagai informasi penting, antara lain: information, including:
• Profil perusahaan, visi, misi, dan struktur organisasi. • Company profile, vision, mission, and organizational structure.
• Produk dan layanan perbankan. • Banking products and services.
• Informasi suku bunga, tarif, dan biaya layanan. • Information on interest rates, tariffs, and service fees.
• Pengumuman penting dan agenda perusahaan. • Important announcements and company agendas.
• Laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan • Annual reports, sustainability reports, and reports to the OJK.
kepada OJK. • Official announcements regarding company policies and
• Pengumuman resmi terkait kebijakan dan inovasi innovations.
perusahaan.
Media Sosial Social Media
Bank Sulselbar secara aktif memanfaatkan platform media Bank Sulselbar actively utilizes Social media platforms to increase
sosial untuk meningkatkan interaksi dengan nasabah dan interaction with customers and the general public. Through this
masyarakat umum. Melalui saluran ini, Bank Sulselbar channel, Bank Sulselbar delivers the latest information, financial
menyampaikan informasi terkini, edukasi keuangan, promosi education, service promotions, and responds quickly to customer
layanan, serta merespons pertanyaan atau keluhan nasabah questions or complaints.
dengan cepat.
Kanal media sosial resmi Bank Sulselbar meliputi: Bank Sulselbar’s official Social media channels include:
Twitter : @BankSulselbar Twitter: @BankSulselbar
Instagram : @banksulselbarofficial Instagram: @banksulselbarofficial
Facebook : Bank Sulselbar Facebook: Bank Sulselbar
YouTube : PT Bank Sulselbar YouTube: PT Bank Sulselbar
Media sosial ini juga digunakan untuk menyebarluaskan This Social media is also used to disseminate information about
informasi mengenai program CSR, inovasi layanan digital, CSR programs, digital service innovations, and security tips in
serta tips keamanan dalam transaksi perbankan. banking transactions.
Layanan Call Center dan Customer Service Call Center and Customer Service Services
Untuk meningkatkan pelayanan dan menjawab pertanyaan
To improve service and answer customer questions quickly, Bank
nasabah dengan cepat, Bank Sulselbar menyediakan layanan
Sulselbar provides a Call Center service at 0411-859171 and
Call Center di nomor 0411-859171 dan Hotline 1500855.
Hotline 1500855. Through this call center, customers can access
Melalui call center ini, nasabah dapat mengakses layanan
services such as:
seperti:
BANK SULSELBAR
623
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 624
• Informasi rekening dan transaksi. • Account and transaction information.
• Panduan layanan perbankan digital. • Digital banking service guide.
• Penyampaian keluhan dan penyelesaiannya. • Submission of complaints and their resolution.
• Permintaan informasi mengenai kebijakan dan prosedur • Request for information regarding bank policies and
bank. procedures.
Selain call center, Bank Sulselbar juga memiliki layanan In addition to the call center, Bank Sulselbar also has a Customer
Customer Service di kantor cabang dan kantor cabang Service service at branch offices and sub-branch offices to provide
pembantu untuk memberikan bantuan langsung kepada direct assistance to customers.
nasabah.
Laporan Tahunan dan Laporan Annual Report and Sustainability Report
Keberlanjutan
Sebagai wujud transparansi kepada pemegang saham dan As a form of transparency to shareholders and other stakeholders,
pemangku kepentingan lainnya, Bank Sulselbar secara Bank Sulselbar periodically publishes an Annual Report and
berkala menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan Sustainability Report.
Keberlanjutan.
Laporan ini mencakup: This report includes:
• Kinerja keuangan dan operasional perusahaan. • The company’s financial and operational performance.
• Strategi bisnis dan inovasi perbankan. • Business strategy and banking innovation.
• Implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan • Implementation of Social and Environmental responsibility
(CSR). (CSR).
• Kepatuhan terhadap regulasi OJK dan peraturan lainnya. • Compliance with OJK regulations and other regulations.
Laporan-laporan ini dapat diakses oleh publik melalui These reports can be accessed by the public through the official
situs web resmi Bank Sulselbar dan disampaikan kepada website of Bank Sulselbar and submitted to shareholders at the
pemegang saham dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang GMS (General Meeting of Shareholders).
Saham).
Siaran Pers dan Media Massa Press Releases and Mass Media
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar aktif Throughout 2024, Bank Sulselbar has actively demonstrated
menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi, its commitment to building synergy, improving public services,
meningkatkan pelayanan publik, serta menjunjung and upholding Good Corporate Governance. Several important
tinggi tata kelola perusahaan yang baik. Beberapa moments that have been highlighted by the media include:
momen penting yang menjadi sorotan media antara lain:
1. Bank Sulselbar & Kejati Sulsel dan Kejati Sulbar Jalin 1. Bank Sulselbar & Kejati Sulsel and Kejati Sulbar Establish
Kerja Sama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) Cooperation in the Civil and State Administration (TUN)
Pada Jumat, 30 Agustus 2024, Bank Sulselbar secara Fields
resmi menandatangani nota kesepahaman dengan On Friday, August 30, 2024, Bank Sulselbar officially signed a
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. memorandum of understanding with the South Sulawesi and
Kerja sama ini mencakup pendampingan hukum di bidang West Sulawesi High Prosecutors’ Offices. This collaboration
perdata dan TUN, sebagai bentuk penguatan aspek legal includes legal assistance in the civil and TUN fields, as a form
dalam operasional perbankan. of strengthening the legal aspect in banking operations.
2. Bank Sulselbar Sabet Penghargaan “Best Public 2. Bank Sulselbar Wins the “Best Public Service Innovation
Service Innovation 2024” di CNN Indonesia Awards 2024” Award at the CNN Indonesia Awards
Sebagai bentuk apresiasi atas inovasi layanan publik As a form of appreciation for sustainable public service
yang berkelanjutan, Bank Sulselbar meraih penghargaan innovation, Bank Sulselbar won a prestigious award from
bergengsi dari CNN Indonesia. Penghargaan diserahkan CNN Indonesia. The award was presented directly by
langsung oleh Direktur Keuangan TransCorp, Warnedy TransCorp Finance Director, Warnedy Satmana to Bank
BANK SULSELBAR
624
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 625
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Satmana kepada Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Sulselbar President Director, Yulis Suandi, at the peak of the
Suandi, dalam malam puncak penghargaan yang digelar awards night held at the Claro Hotel, Makassar on Thursday,
di Hotel Claro, Makassar pada Kamis, 21 Maret 2025. March 21, 2025.
3. Komitmen Anti Gratifikasi Menjelang Lebaran 2024 3. Anti-Gratification Commitment Ahead of Eid 2024
Dalam edisi Koran Fajar tanggal 11 Maret 2024, Bank In the Fajar Newspaper edition dated March 11, 2024, Bank
Sulselbar menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik Sulselbar emphasized its firm stance against gratification
gratifikasi, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. practices, especially ahead of Eid al-Fitr. This policy is part
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Bank dalam of the Bank’s efforts to strengthen a culture of integrity and
memperkuat budaya integritas dan transparansi di transparency in the work environment.
lingkungan kerja.
Transparansi Penyampaian Laporan Transparency in Report Submission
Sebagai bank yang beroperasi di bawah pengawasan OJK, As a bank operating under the supervision of OJK, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar secara rutin menyampaikan laporan kepada routinely submits reports to OJK regarding:
OJK mengenai: • Periodic financial reports.
• Laporan keuangan berkala. • Compliance with banking regulations.
• Kepatuhan terhadap regulasi perbankan. • Risk management and corporate Governance.
• Pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan. • Implementation of Anti-Money Laundering (APU) and
• Implementasi program Anti Pencucian Uang (APU) dan Prevention of Terrorism Funding (PPT) programs.
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT).
Laporan – Laporan Yang
Batas waktu penyampaian Reports Submitted to OJK/BI Submission deadline
disampaikan ke OJK/BI
Realisasi RBB triwulan 1 bulan setelah triwulan Realization of quarterly RBB 1 month after the quarter
Data Bank triwulan 1 bulan setelah triwulan Quarterly Bank Data 1 month after the quarter
RBB Tahunan Tanggal 30 November setiap tahun Annual RBB November 30th every year
Revisi RBB Tanggal 30 Juni setiap tahun RBB revision June 30 every year
Laporan Tahunan Bank Akhir April setiap tahun Bank Annual Report End of April every year
Jaringan Kantor Bank Umum Tanggal 15 setiap bulan Commercial Bank Office Network 15th of every month
Laporan Transformasi paling lambat akhir bulan setiap bulan Transformation Report no later than the end of each month
Laporan SDM Perbankan Tanggal 15 setiap bulan Banking HR Report 15th of every month
Laporan Realisasi Pemenuhan Tanggal 31 Juli per semester Report on Realization of Fulfillment of July 31 per semester
Sertifikasi Manajemen Risiko Tanggal 31 Juni per semester Risk Management Certification June 31 per semester
Laporan Cash Flow Tanggal 25 setiap bulan Cash Flow Report 25th of every month
Laporan Western Union Minggu ke 1 setiap bulan Western Union report 1st Sunday of every month
Lap.Penerbitan Kartu ATM dan/ Tanggal 15 setiap bulan Lap. Issuance of ATM and/or debit cards 15th of every month
debit berlogo nasional Tanggal 15 awal tahun bearing the national logo The first 15th of the year
Laporan Tahunan PJSP Tanggal 15 setiap bulan PJSP Annual Report 15th of every month
Laporan Tabungan Tanggal 10 setiap bulan Savings Report 10th of every month
Laporan Deposan Inti Tanggal 30 hari kelender setiap akhir Core Depositor Report The 30th calendar day at the end of
Laporan Struktur Kelompok tahun Business Group Structure Report each year
Usaha Tanggal 5 setiap bulan Qris User Data Report 5th of every month
Laporan Data Pengguna Qris Setiap hari jumat Weekly Qris User Data Report Every Friday
Laporan Data Pengguna Qris Akhir periode mingguan Cash flow projection report End of the weekly period
mingguan Tanggal 15 setiap bulan Maturity profile report 15th of every month
Laporan proyeksi arus kas Tanggal 15 setiap bulan Import-export report 15th of every month
Laporan profile maturity Tanggal 15 setiap bulan LLD report 15th of every month
Laporan ekspor Impor Harian Antasena transactions Daily
Laporan LLD H+1 Market Risk Report-OBOX H+1
Transaksi Antasena Tanggal 15 setiap bulan PDN and BMPK reports 15th of every month
Laporan Risiko Pasar-OBOX Tanggal 10 setiap bulan Information on Securities owned and 10th of every month
Laporan PDN dan BMPK Tanggal 10 setiap bulan issued 10th of every month
Laporan Surat Berharga yg dimiliki Tanggal 12 setiap bulan 12th of every month
dan yg diterbitkan
BANK SULSELBAR
625
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 626
Laporan – Laporan Yang
Batas waktu penyampaian Reports Submitted to OJK/BI Submission deadline
disampaikan ke OJK/BI
Target dan realisasi pemberian Tanggal 5 setiap bulan Target and realization of interest rate/ 5th of every month
suku bunga/margin Tanggal 5 setiap bulan margin 5th of every month
Laporan KUR Tanggal 5 setiap bulan KUR report 5th of every month
Laporan Kredit Program Tanggal 20 setiap bulan Program Credit Report (Marandang) 20th of every month
(Marandang)
Self Assesment GCG 31 Juli & 31Januari (Semester) Self-BUK GCG Assessment July 31 & January 31 (Semester)
BUK 31 Januari (Tahunan) Self UUS GCG Assessment January 31 (Annual)
Self Assesment GCG UUS 30 April (Tahunan) BUK GCG Report April 30 (Annual)
Laporan GCG BUK 31 Maret (Tahunan) UUS GCG Report March 31 (Annual)
Laporan GCG UUS 31 Juli & 31 Januari (Semesteran) Compliance Director Report July 31 & January 31 (Semesterly)
Laporan Direktur
Kepatuhan
Laporan Perhitungan ATMR Tanggal 6 setiap bulan Report on Calculation of RWA Credit 6th of every month
Kredit untuk Kategori Portofolio Tanggal 6 setiap bulan for the Residential Home-Backed Loan 6th of every month
Kredit Beragun Rumah Tinggal Tanggal 7 setiap triwulan Portfolio Category The 7th of every quarter
Laporan Tagihan Bersih Transaksi 15 hari kerja setelah akhir TW Report on Derivative Transaction Net 15 working days after the end of TW
Derivatif dalam Perhitungan 15 hari kerja setelah akhir TW Claims in the Calculation of RWA for 15 working days after the end of TW
ATMR untuk Risiko Kredit Tanggal 31 Januari dan 31 Juli setiap Credit Risk January 31 and July 31, each
Laporan Leverage Ratio semester Leverage Ratio Report semester
Laporan Profil Risiko Bank Tanggal 31 Januari dan 31 Juli setiap Bank Risk Profile Report January 31 and July 31, each
Laporan Profil Risiko Usaha semester Sharia Business Risk Profile Report semester
Syariah Tanggal 31 Januari dan 31 Juli setiap Bank Soundness Level Report January 31 and July 31, each
Laporan Tingkat Kesehatan Bank semester semester
Pelaporan ini merupakan komitmen Bank Sulselbar untuk This report is Bank Sulselbar’s commitment to ensure that the
memastikan operasional bank berjalan sesuai dengan bank’s operations are in accordance with applicable regulations
regulasi yang berlaku dan menjaga kepercayaan pemegang and maintain the trust of shareholders and customers.
saham serta nasabah.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai To obtain further information about Bank Sulselbar, the general
Bank Sulselbar, masyarakat umum dan investor dapat public and investors can contact:
menghubungi:
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Bank Sulselbar,
masyarakat umum dan investor dapat menghubungi:
Sekretaris Perusahaan
Alamat kantor :
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makasar 90125
Telp. +62411-859171
Fax. +62411-859464
Email : corporatesecretary@banksulselbar.co.id www.banksulselbar.co.id
BANK SULSELBAR
626
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 627
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kode Etik
Code of Conducts
Perseroan menanamkan nilai-nilai inti dan membangun The Company establishes core values and fosters a robust culture
budaya yang kokoh melalui Pedoman Kode Etik sebagai through the Code of Conducts Guidelines, demonstrating a
komitmen untuk meningkatkan integritas karyawan dalam commitment to enhancing employee integrity and promoting
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Pedoman Good Corporate Governance. The Code of Conducts Guidelines
Kode Etik Perseroan mengatur hal hal yang menjadi govern responsibilities pertinent to the Company, every
tanggung jawab Perseroan, setiap individu di lingkungan individual within the Company, and other parties engaged in
Perseroan maupun pihak lain yang berbisnis dengan business with the Company, encompassing business ethics, work
Perseroan, baik dalam kaitannya dengan etika berbisnis, ethics, and daily conduct. All employees are expected to exhibit
etika kerja maupun perilaku keseharian. Setiap karyawan behavior that aligns with the Company's values in pursuit of its
dituntut untuk berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai vision and mission.
Perseroan dalam mewujudkan visi dan misinya.
Etika kerja merupakan penjabaran prinsip-prinsip Work ethics outline the key principles of personal and professional
dasar perilaku pribadi dan profesional yang diharapkan conduct anticipated from Bank Staff in the execution of their
dilakukan oleh Jajaran Bank dalam melaksanakan duties. Business ethics encompass moral principles related to
tugasnya. Etika bisnis merupakan prinsip moral terkait individual behavior, the safeguarding of bank assets, and the
perilaku individu, perlindungan terhadap harta milik bank, conduct of banking operations, particularly in interactions with
dan penyelenggaraan bisnis ban salah satunya dalam stakeholders. These principles serve as the foundation for the
berinteraksi dengan stakeholders, sebagai dasar perilaku behavior of Bank Sulselbar Staff in their business activities and
Jajaran Bank Sulsebar dalam menjalankan aktivitas bisnis. represent a standard of conduct applicable to all organizational
Hal Ini merupakan standar perilaku yang harus diterapkan levels.
oleh seluruh level organisasi.
Pernyataan Kode Etik Manajemen Bank Sulselbar Management Code of
Bank Sulselbar Conducts Statement
Dalam setiap tahun Pengurus dan Pegawai Bank Sulselbar Annually, the Management and Employees of Bank Sulselbar are
diharuskan membuat pernyataan tentang Kode Etik required to affirm their adherence to the Bank's Code of Conducts,
Bank Sulselbar yang telah diatur dalam Buku Pedoman as outlined in the Company Guidelines (BPP) established under
Perusahaan (BPP) Kode Etik Bank Sulselbar berdasarkan the Decree of the Board of Directors No. SK/199/DIR/X/2018
SK Direksi No. SK/199/DIR/X/2018 Peraturan Direksi No. and the Regulation of the Board of Directors No. 001/Dir/DSDM-
001/Dir/DSDM-TK/PBS/2015 tanggal 14 November 2018 TK/PBS/2015, dated November 14, 2018.
tentang Kode Etik PT Bank Sulselbar.
Seluruh anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, All members of the Board of Commissioners, the Board of
anggota Komite, Pekerja tetap, pekerja kontrak serta tenaga Directors, Committees, permanent employees, contract workers,
outsourcing sesuai dengan ketentuan yang berlaku wajib and outsourced personnel must abide by and implement
mematuhi dan melaksanakan Kode Etik Bank. the Bank's Code of Conducts, in accordance with applicable
regulations.
BANK SULSELBAR
627
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 628
Pokok-Pokok Kode Etik Main Points of the Code of Conducts
Kode etik diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor The Code of Conducts is stipulated by the Board of Directors
SK/55/DIR/IV/2012 Tanggal 20 April 2012 tentang Pedoman Decree Number SK/55/DIR/IV/2012, dated April 20, 2012,
Fungsi Kepatuhan, dimana kode etik ini berisikan mengenai: regarding Compliance Function Guidelines. This Code of
1. Lima Pilar Budaya Kerja Bank Sulselbar. Conducts comprises:
2. Perilaku Pegawai 1. Five Pillars of Bank Sulselbar's Work Culture.
a. Pegawai selalu melaksanakan tugas dan kewajiban 2. Employee Conduct
secara tulus ikhlas dengan berlandaskan pada iman a. Employees always carry out their duties and obligations
dan takwa kepada Tuhan YME. sincerely based on faith and devotion to God Almighty.
b. Pegawai selalu menjunjung tinggi dan mentaati kode
etik bankir Indonesia dalam pelaksanaan tugas dan b. Employees always uphold and comply with the
kewajibannya. Indonesian banker Code of Conducts in carrying out their
c. Pegawai selalu tanggap terhadap permintaan pasar duties and obligations.
dan berorientasikan pada pembangunan nasional. c. Employees are always responsive to market demand and
d. Pegawai selaku berupaya memberikan layanan oriented towards national development.
unggul dengan pendekatan yang bersahabat kepada d. Employees always strive to provide superior service with
mitra usahanya. a friendly approach to their business partners.
e. Pegawai selalu bekerja atas dasar prioritas dan
rencana dengan standar mutu kerja yang mungkin e. Employees always work based on priorities and plans
namun realitstis. with work quality standards that are possible but
f. Pegawai selalu peduli terhadap semua permasalahan realistic.
di unit kerjanya. f. Employees always care about all problems in their work
g. Pegawai selalu melaksanakan pengawasan melekat unit.
dan menindaklanjuti hasilnya. g. Employees always carry out inherent supervision and
h. Pegawai selalu melaksanakan tugas dan kewajiban follow up on the results.
dengan penuh inisiatif serta bertanggung jawab atas h. Employees always carry out their duties and obligations
mutu hasil kerjanya dengan selalu meningkatkan with full initiative and are responsible for the quality of
profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan their work by always increasing their professionalism in
kewajibannya. carrying out their duties and obligations.
i. Pegawai selalu melaksanakan komunikasi terbuka
dengan saling mengingatkan (asah), saling i. Employees always carry out open communication by
menghargai (asih) dan saling membimbing (asuh). reminding each other (asah), respecting each other (asih)
j. Pegawai melaksanakan tugas dan kewajiban selalu and guiding each other (asuh).
dilandasi semangat kebersamaan. j. Employees carry out their duties and obligations always
3. Etika Kerja based on a spirit of togetherness.
a. Patuh dan taat pada ketentuan perundang dan 3. Work Ethics
peraturan yang berlaku. a. Adhere to applicable laws and regulations.
b. Melakukan pencatatan yang benar mengenai segala
transaksi yang bertalian dengan kegiatan bank. b. Maintain accurate records of all transactions related to
c. Menghindari diri dari persaingan tidak sehat. banking activities.
d. Tidak menyalah gunakan wewenang untuk c. Foster healthy competition.
kepentingan pribadi. d. Refrain from abusing authority for personal gain.
e. Menghindari diri dari keterlibatan pengambilan
keputusan dalam hal terdapat pertentangan e. Avoid participating in decision-making when conflicts of
kepentingan. interest arise.
f. Menjaga kerahasiaan bank dan nasabah. f. Uphold the confidentiality of the bank and its customers.
g. Memperhitungkan dampak merugikan dari setiap g. Consider the potential adverse impacts of bank policies
kebijakan yang ditetapkan bank terhadap keadaan on economic, Social, and Environmental conditions.
ekonomi, sosial dan lingkungan.
BANK SULSELBAR
628
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 629
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
h. Tidak menerima hadiah atau imbalan untuk h. Decline gifts or rewards intended for personal enrichment.
memperkaya diri dan keluarga. i. Avoid engaging in unethical conduct that could damage
i. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat the professional image.
merugikan citra profesinya.
4. Etika Jabatan Direksi 4. Director's Job Ethics
a. Etika Keteladanan. a. Uphold exemplary ethical standards.
b. Etika Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang- b. Comply with relevant legislation.
undangan. c. Ensure openness while maintaining confidentiality of
c. Etika berkaitan dengan keterbukaan dan kerahasiaan information.
informasi. d. Address corporate opportunities ethically.
d. Etika berkaitan dengan peluang perseroan. e. Avoid personal gain conflicts.
e. Etika berkaitan dengan keuntungan pribadi. f. Manage conflicts of interest ethically.
f. Etika berkaitan dengan benturan kepentingan. g. Refrain from engaging in bribery.
g. Etika berkaitan dengan penyuapan. h. Adhere to the precautionary principle.
h. Etika berkaitan dengan prinsip kehati-hatian
5. Etika Jabatan Dewan Komisaris 5. Board of Commissioners' Job Ethics
a. Etika berkaitan dengan keteladanan. a. Serve as role models in ethical conduct.
b. Etika berkaitan dengan kepatuhan terhadap b. Comply with laws and regulations.
peraturan perundang-undangan.
c. Etika berkaitan dengan keterbukaan dan kerahasiaan c. Ensure openness while maintaining confidentiality of
informasi. information.
d. Etika berkaitan dengan peluang perseroan. d. Address corporate opportunities ethically.
e. Etika berkaitan dengan benturan kepentingan. e. Manage conflicts of interest ethically.
f. Etika berkaitan dengan penyuapan. f. Refrain from engaging in bribery.
g. Etika berkaitan dengan prinsip kehati-hatian. g. Uphold the principle of prudence.
Penyebarluasan Kode Etik Dissemination of the Code of Conducts
Dalam rangka sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai Kode To promote the values of the Code of Conducts, Bank Sulselbar
Etik tersebut, Bank Sulselbar telah membuat Buku Pedoman has developed a Company Guidelines Book (BPP) for the Code
Perusahaan (BPP) Kode Etik Bank Sulselbar berdasarkan of Conducts, in accordance with the Decree of the Board of
SK Direksi No. SK/199/DIR/X/2018 tanggal 14 November Directors No. SK/199/DIR/X/2018 dated November 14, 2018.
2018 dan telah diberitahukan kepada seluruh Insan Bank This document has been communicated to all personnel at
Sulselbar. Selain itu secara berkala dilakukan sosialisasi Bank Sulselbar. Furthermore, the Code of Conducts is reinforced
Kode Etik melalui dan pelatihan GCG dan Kode Etik bagi through regular training on Good Corporate Governance (GCG)
pegawai Bank Sulselbar baik pegawai baru maupun lama and the Code of Conducts for both new and existing employees,
serta pengarahan yang dilakukan oleh atasan pegawai. Akses as well as through briefings conducted by supervisors. Access to
terhadap Kode Etik Bank Sulselbar dapat diperoleh melalui the Bank Sulselbar Code of Conducts is available on the company
website perusahaan www.banksulselbar.co.id. website at www.banksulselbar.co.id.
Upaya Penerapan dan Penegakan Efforts to Implement and Enforce the
Kode Etik Code of Conducts
Implementasi kode etik merupakan kewajiban bagi pengurus The implementation of the Code of Conducts is a fundamental
dan pegawai Bank. Code of conduct ini akan selalu dijadikan responsibility of both management and employees. This code
pedoman dalam penyusunan kebijakan, manual/prosedur serves as a guiding framework for the development of policies,
maupun praktik manajemen. Bank Sulselbar secara berkala manuals, procedures, and management practices. Bank Sulselbar
melakukan pemantauan kepatuhan terhadap Code of conducts periodic monitoring to ensure compliance with the
Conduct Dalam rangka membangun komitmen penerapan Code of Conducts. To foster a commitment to ethical practices,
kode etik, maka seluruh pengurus dan pegawai akan all managers and employees are required to adhere to the Code
BANK SULSELBAR
629
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 630
menerapkan kode etik dengan komitmen dan konsisten, of Conducts consistently, which is formalized through the signing
yang didokumentasikan melalui penandatanganan Pakta of the Integrity Pact or Code of Conduct Acknowledgement
Integritas atau Pernyataan Sikap Insan Bank Sulselbar regarding the implementation of the Code of Conducts. This
tentang penerapan Code of Conduct. Pakta integritas ini Integrity Pact remains in effect until the individual ceases to be
berlaku sampai yang bersangkutan tidak aktif bekerja di actively employed by Bank Sulselbar.
Bank Sulselbar.
Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik Types of Sanctions for Violations of the
Code of Conducts
Hal yang sangat mendasar untuk keberhasilan Perseroan Maintaining personal and professional integrity and ethics—
yang berkesinambungan adalah dengan menjaga dan encompassing trust, honesty, morality, objectivity, fairness, and
mempertahankan secara terus-menerus integritas pribadi respect for others—is essential for the continued success of the
dan profesional serta etika termasuk kepercayaan, kejujuran, Company. Consequently, any violations of the Code of Conducts
moralitas, objektivitas, kewajaran dan menghormati sesama will be addressed with appropriate sanctions, which may include a
baik di tempat kerja maupun di luar tempat kerja. Oleh statement of dissatisfaction, coaching warnings, and disciplinary
karenanya, bila terdapat pelanggaran akan ditindaklanjuti actions such as SP1, SP2, SP3, or demotion/job reassignment.
dengan memberikan sanksi antara lain, pernyataan tidak
puas, peringatan pembinaan, SP1, SP2, SP3, dan penurunan
jabatan/job grup.
Sanksi Periode 2023-2024
Jumlah Total
No. Jenis Sanksi Type of Sanction
2023 2024
1 Pembinaan 5 5 Coaching
2 Teguran Lisan - - Verbal Rebuke
3 Peringatan Tertulis/PMP 3 - Written Warning/PMP
4 Teguran Tertulis/PTP 5 4 Written Reprimand/PTP
5 Demosi 5 3 Demotion
6 PHK-Fraud 5 4 Layoffs-Fraud
7 PHK 1 - Layoffs-Missing
8 PHK-Ditahan Pihak Berwajib - - Layoffs-Detained by the Authorities
Jumlah 24 16 Total
Tren Kenaikan (33,33%) (33,33%) Uptrend
Kecenderungan Pelanggaran Kode Tendency of Code of Conducts
Etik Violations
Pada tahun 2024, terdapat penurunan yang signifikan dalam In 2024, there was a significant decrease in the number of Code
jumlah pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh pegawai of Conducts violations committed by Bank Sulselbar employees
Bank Sulselbar dibandingkan dengan tahun 2023. Jumlah compared to 2023. The total number of violations recorded in
total pelanggaran yang tercatat pada tahun 2024 adalah 2024 was 16 cases, down from 24 cases in 2023.
sebanyak 16 kasus, turun dari 24 kasus pada tahun 2023.
BANK SULSELBAR
630
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 631
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang
Berbasis Kinerja
Performance-Based Long-Term Compensation Policy
Bank Sulselbar merupakan Perseroan Terbatas yang tertutup Bank Sulselbar operates as a closed Limited Liability Company
sehingga tidak memiliki program kepemilikan saham oleh and does not offer an Employee and/or Management Stock
Pegawai dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP). Ownership Program (ESOP/MSOP).
Whistleblowing System (WBS)
Whistleblowing System (WBS)
Dasar Pembentukan Basis of Formation
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing The Whistleblowing System (WBS) Policy of the Company is
System (WBS) Perseroan berpedoman pada Peraturan guided by the Financial Services Authority Regulation (POJK)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 39/POJK.03/2019 No. 39/POJK.03/2019, dated December 19, 2019, concerning
tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi the Implementation of Anti-Fraud Strategies for Commercial
Anti Fraud Bagi Bank Umum. WBS Perseroan merupakan Banks. The WBS is an integral part of the internal control system
bagian dari sistem pengendalian internal dalam mencegah designed to prevent irregularities and aims to detect and prevent
terjadinya praktik penyimpangan dan bertujuan untuk violations at an early stage, fostering a transparent, honest, and
mendeteksi dini dan mencegah terhadap terjadinya responsible working environment within the Company.
penyimpangan ataupun pelanggaran serta secara bertahap
menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur dan
bertanggung jawab di Perseroan.
Keberadaan Sistem Pelaporan Existence of a Violation Reporting
Pelanggaran System
Pegawai/pejabat Bank Sulselbar wajib melaporkan setiap Employees and officials of Bank Sulselbar are required to
dugaan tindakan penyimpangan yang terjadi di lingkungan report any suspected irregularities occurring within the Bank.
Bank. Kebijakan whistleblowing diimplementasikan untuk The Whistleblowing policy is implemented to encourage and
memberikan dorongan serta kesadaran kepada pegawai promote awareness among employees and officials to report
dan pejabat Bank Sulselbar untuk melaporkan Fraud yang any instances of fraud. The internal procedures and policies
terjadi. Prosedur dan kebijakan internal Bank Sulselbar related to the Whistleblowing System (WBS) are outlined in
terkait Whistleblowing System (WBS) telah diatur dalam Surat the Board of Directors Circular Letter Number SK/008/DIR/K/
Edaran Direksi Nomor SK/008/DIR/K/XII/2018 tanggal XII/2018, dated December 19, 2018, concerning the Company's
19 Desember 2018 tentang Buku Pedoman Perusahaan Whistleblowing System Guidelines.
Whistleblowing System.
BANK SULSELBAR
631
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 632
Pengelolaan WBS WBS Management
Bank Sulselbar memiliki Departemen Anti Fraud dan tim Bank Sulselbar has established an Anti-Fraud Department and a
verifikasi yang berada di bawah Divisi Audit Internal & Anti verification team under the Internal Audit & Anti-Fraud Division,
Fraud dengan pengawasan dari Direktur Utama. supervised by the President Director.
Untuk mendukung pelaksanaan sistem pelaporan dugaan To support the implementation of the violation reporting system,
pelanggaran, petugas WBS bertanggung jawab untuk: the WBS officer is responsible for:
1. Menerima dan melakukan laporan WBS yang masuk; 1. Receiving and processing incoming WBS reports;
2. Memeriksa kebenaran data/informasi yang disampaikan 2. Verify the accuracy of the data and information submitted by
pelapor; the reporter.
3. Membantu pengelola WBS dalam menjalankan aktifitas 3. Assist WBS managers in executing daily WBS activities.
harian WBS;
4. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan 4. Perform duties and responsibilities assigned by the WBS
pengelola WBS dalam rangka pengelolaan WBS; manager in the context of WBS management.
5. Mengelola email WBS sesuai perintah dan arahan dari 5. Manage the WBS email in accordance with the directives of
pengelola WBS dalam menerima laporan pengaduan the WBS manager regarding incoming complaint reports.
yang masuk;
6. Wajib menjaga kerahasiaan seluruh data dan informasi 6. Maintain the confidentiality of all data and information
yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan WBS related to WBS management activities, including, but not
antara lain namun tidak terbatas pada identitas pelapor limited to, the identity of the reporter and the contents of the
dan isi laporan yang diterima; received report.
7. Bertanggung jawab langsung kepada pengelola. 7. Directly accountable to the manager.
Pelapor dapat menyampaikan laporan secara lisan maupun Reporters may submit a report orally or in writing concerning
tertulis tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh alleged violations committed by employees, Directors, or the
pegawai, Direksi atau Dewan Komisaris kepada Divisi Audit Board of Commissioners to the Internal Audit and Anti-Fraud
Intern dan Anti Fraud. Apabila laporan yang diterima secara Division. If a report is received verbally, it will be recorded in the
lisan akan dicatat pada buku registrasi, dan diminta kepada registration book, and the reporter will be requested to submit
pelapor untuk menyampaikan secara tertulis, melalui saluran it in writing through the designated channels provided by the
yang telah disediakan Perusahaan. Company.
Penyampaian Laporan Pelanggaran Submission of Violation Reports
Dalam penyampaian laporan pelanggaran dan mekanisme In submitting reports of violations and the mechanism for
tindak lanjut laporan Fraud, Bank Sulselbar menerapkan following up on fraud reports, Bank Sulselbar applies the WBS
mekanisme WBS dimana whistleblower dapat menyampaikan mechanism, allowing whistleblowers to disclose fraud cases
pengungkapan kasus Fraud melalui saluran atau media yang through the provided channels or media, specifically:
telah disediakan yaitu melalui:
Telepon / Phone: Phone:
0411-859171 ext.5503/5505 (DAI) 0411-859171 ext. 5503/5505 (DAI)
Faksimili / Facs: Facsimile:
0411-8111915 0411-8111915
Alamat: Address:
Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16 Makassar - Sulawesi Selatan Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16, Makassar - South Sulawesi
Website: Website:
wbs.banksulselbar.co.id wbs.banksulselbar.co.id
BANK SULSELBAR
632
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 633
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Perlindungan, Penghargaan dan Protection, Rewards, and Sanctions for
Sanksi Bagi Whistleblower Whistleblowers
Perlindungan Bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Dalam melaksanakan WBS dan untuk mendorong To implement the WBS and encourage employees to report
keberanian pegawai melaporkan adanya pelanggaran, Bank violations, the Bank has established a protection policy for
menetapkan kebijakan perlindungan bagi pelapor berupa: reporters, which includes:
1. Bank memberikan jaminan kerahasiaan identitas dan 1. The Bank guarantees the confidentiality of the reporter's
melindungi pegawai pelapor, identity and protects reporting employees.
2. Perlindungan Bank bagi pegawai pelapor meliputi 2. The Bank’s protection for reporting employees includes
jaminan kerahasiaan identitas, pelapor dan isi laporan confidentiality of the reporter's identity and the contents of
serta jaminan keamanan dari perilakuan yang merugikan, the report, as well as safeguards against retaliatory actions,
seperti pemecatan yag tidak adil, penurunan jabatan such as unfair dismissal, demotion, intimidation, harassment,
atau pangkat, intimidasi, pelecehan atau diskriminasi or discrimination in any form, and the prevention of
dalam segala bentuknya maupun adanya catatan yang detrimental records in the reporting employee's personal
merugikan dalam file data pribadi pegawai pelapor. data file.
Penghargaan Bagi Pelapor Rewards for Whistleblowers
Bank dapat memberikan penghargaan sesuai dengan The Bank may provide a reward to the reporter in accordance
kebijakan Bank kepada pelapor, atas terbuktinya laporan with the Bank's policy upon verification of the alleged violation
dugaan pelanggaran yang mengakibatkan Bank terhindar report that results in the Bank avoiding material and non-
dari kerugian baik secara materi maupun non materi. Usulan material losses. The proposal for awarding a reward will be
pemberian penghargaan diajukan oleh pengelola WBS submitted by the WBS manager to the Board of Directors based
kepada Direksi berdasarkan kebijakan Bank yang ada. on the Bank's existing policy.
Sanksi Bagi Pelapor yang Menyampaikan Sanctions for Reporters Who Submit False
Laporan Palsu Reports
Bagi pelapor yang mengirimkan laporan/pengaduan palsu For reporters who submit false reports or complaints, or engage in
atau berupa fitnah yang masuk dalam kategori tindak slander that constitutes a criminal act, they may face sanctions in
pidana kejahatan, dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan accordance with the applicable rules and regulations at the Bank,
dan ketentuan yang berlaku di Bank serta dapat dilaporkan and may be reported to law enforcement authorities.
kepada aparat Penegak Hukum.
Jenis Pelanggaran yang Dapat Types of Violations That Can Be
Dilaporkan Reported
Sistem Whistleblowing Bank Sulselbar dirancang untuk The Bank Sulselbar Whistleblowing System is designed to
menangani pengaduan atas berbagai pelanggaran yang address complaints regarding various violations, categorized into
mencakup dua kategori utama, yaitu fraud dan non-fraud. two main groups: fraud and non-fraud. The types of violations
Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan meliputi: that may be reported include:
1. Fraud 1. Fraud
Tindakan fraud mencakup berbagai jenis pelanggaran, Fraudulent acts encompass a range of violations, including
seperti: but not limited to:
• Kecurangan dan penipuan. • Fraud and deception.
• Penggelapan aset. • Asset embezzlement.
• Pembocoran informasi rahasia Bank. • Leakage of confidential bank information.
• Tindak pidana perbankan. • Banking crimes.
BANK SULSELBAR
633
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 634
• Pelanggaran lain yang setara dengan fraud sesuai • Any other violations classified as fraud under statutory
peraturan perundang-undangan. regulations.
2. Non-Fraud 2. Non-Fraud
Non-fraud mencakup pelanggaran terhadap norma dan Non-fraud violations pertain to breaches of norms and ethics,
etika, termasuk: such as:
• Penyalahgunaan kewenangan atau jabatan. • Abuse of authority or position.
• Tindakan yang merusak reputasi atau nama baik • Actions that harm the reputation or integrity of the Bank.
Bank. • Indecent conduct, both within and outside the Bank.
• Perbuatan asusila, baik di dalam maupun di luar Bank. • Harassment, substance abuse, and involvement in
• Pelecehan, penggunaan narkoba, dan keterlibatan prohibited activities.
dalam kegiatan yang dilarang.
Selain itu, lingkup pengaduan yang ditindaklanjuti Additionally, the scope of complaints that may be addressed
mencakup: includes:
• Pelanggaran hukum, seperti pemalsuan tanda tangan, • Legal violations, such as forgery, corruption, and property
korupsi, dan perusakan barang. • Ethical breaches, including conflicts of interest or actions
• Pelanggaran etika, seperti benturan kepentingan contrary to the Bank's ethical
atau tindakan yang bertentangan dengan pedoman • Accounting violations that deviate from generally
etika Bank. accepted accounting principles.
• Pelanggaran akuntansi, yang tidak sesuai prinsip • Operational policy violations that contravene Bank
akuntansi berlaku umum. procedures.
• Pelanggaran kebijakan operasional, yang melanggar • Other fraudulent activities that may result in financial
prosedur Bank. losses.
• Kecurangan lain yang dapat mengakibatkan kerugian. • Workplace safety violations that jeopardize the health
• Bahaya keselamatan kerja, yang mengancam and safety of employees.
karyawan Bank.
Bank Sulselbar melalui sistem ini memastikan bahwa setiap Bank Sulselbar commits to handling every reported violation
pelanggaran yang dilaporkan ditangani secara profesional, professionally, ensuring the confidentiality of reporters to foster
dengan menjaga kerahasiaan pelapor untuk mendorong a safe environment for reporting inappropriate conduct.
keberanian dalam melaporkan tindakan yang tidak sesuai.
Penanganan Pengaduan Complaint Handling
Kriteria Pelaporan Penyampaian laporan dugaan Reporting Criteria Submissions of reports regarding alleged
pelanggaran yang dilakukan oleh pelapor harus memberikan violations must provide sufficient information that satisfies the
kecukupan informasi yang memenuhi kriteria 5W+1H 5W+1H criteria as follows:
sebagai berikut:
1. What (Apa), mempertanyakan kecurangan atau 1. What: Specify the nature of the fraud or irregularities
penyimpangan apa yang terjadi atau indikasi berupa observed, or the indications of such irregularities derived
penyimpangan apa yang dapat diungkap dari informasi from initial information.
awal.
2. Who (Siapa), untuk mengidentifikasi siapa pelaku dan 2. Who: Identify the perpetrator and their position within
menentukan posisi pelaku dalam struktur organisasi the organizational structure, along with their duties and
apa tugas dan wewenangnya sesuai deskripsi kerja. authorities as outlined in their job description. Additionally,
Dipertanyakan dan ditentukan pula siapa pihak-pihak determine which parties may need to provide information or
yang perlu diminta keterangan atau diwawancarai. undergo interviews.
3. When (Kapan), identifikasi kapan terjadinya 3. When: Establish the timeframe during which the deviation or
penyimpangan atau kecurangan. fraud occurred.
BANK SULSELBAR
634
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 635
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
4. Where (Di mana), untuk menentukan tempat terjadinya 4. Where: Identify the location where the deviation or fraud
penyimpangan atau kecurangan. took place.
5. Why (Mengapa), identifikasi penyebab terjadinya 5. Why: Determine the underlying causes of the deviations or
penyimpangan atau kecurangan. fraud.
6. How (Bagaimana), dipertanyakan bagaimana cara 6. The inquiry focused on understanding the method or modus
atau modus operandi penyimpangan atau kecurangan operandi behind the deviation or fraud, as well as the actions
tersebut dan tindakan pihak-pihak yang terlibat. Pada of the involved parties. In the initial stages of information
informasi awal, biasanya sulit untuk mengidentifikasi gathering, identifying the modus operandi can be challenging;
modus operandinya, tetapi dapat diperkirakan however, it can be inferred based on the nature of the
berdasarkan jenis penyimpangan atau kecurangan. deviation or fraud.
Alur WBS dalam Bentuk Flowchart
WBS Flowchart
Pelaporan Dalam Lisan
In-Oral Reporting
Analis/Adm. Anti Fraud Apabila belum memenuhi unsur 5w=1h
mencatat & meregristrasi maka akan dilakukan identifikasi
dengan pelapor Dan apabila telah dilakukan verifikasi tidak
Analyst / Adm. Anti Fraud memenuhi syarat maka akan disimpan
records & registers If it does not meet the 5w = 1h sebagai arsip
element, it will be done
identification with the reporter
Departemen Anti Fraud
melakukan Analisa dari
Hasil Laporan Apabila telah memenuhi unsur 5w=1H,
namun tanpa identitas pelapor maka dept.
the Anti-Fraud department Anti Fraud membuat laporan kepada
conducts an Analysis of the pemimpin Divisi Audit Intern untuk
Report Results records mendapat persetujuan atau
& registers proses tindak lanjut
Terhadap pelanggan yang memenuhi syarat Apabila tim verifikasi dibentuk dari Divison
maka Dept. Anti Fraud membuat memo yang audit Intern maka surat tugas
ditanda yangan pemimpin ditandatangani oleh Pemimpin Divison
Divisi Audit Intern ke direktur utama untuk Audit Intern dan apabila tim verifikasi
membentuk tim verifikasi sebagai proses dibentukdari unit kerja terkait maka
penelitian awal surat tugas ditandatangani
oleh Direktur Utama
setelah tim verifikasi bekerja lalu membuat
laporan ke Direktur utama apakah proses
tersebut di tingkatkan audit investigasi
atau berdasarkan rekomendasi tim
verifikasi dari disposisi direktur utama
Publikasi dan Sosialisasi Publication and Communication
Bank wajib mempublikasikan serta mensosialisasikan PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar is obligated to publish
Kebijakan Pengelolaan Laporan Pelanggaran kepada seluruh and communicate the Violation Report Management Policy to
pegawai PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar maupun all employees and stakeholders through various company media,
stakeholder melalui media perusahaan seperti: including:
• Mencetak, mensosialisasikan dan mendistribusikan • Print, Socialize and distribute this policy document;
dokumen kebijakan ini;
• Website perusahaan; • Company website;
• Forum internal pegawai; • Internal employee forum;
• Aplikasi Strategi Anti Fraud PT Bank Pembangunan • Anti-Fraud Strategy Application of PT Bank Pembangunan
Daerah Sulselbar; Daerah Sulselbar;
BANK SULSELBAR
635
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 636
Jumlah Pengaduan dan Tindak Number of Complaints and Follow-up
Lanjutnya
Sampai dengan akhir tahun 2024, tidak terdapat laporan As of the end of 2024, there have been no reports of violations
pengaduan pelanggaran dari whistleblower yang memenuhi from whistleblowers that met the criteria for follow-up.
kriteria untuk ditindaklanjuti.
Pengaduan Status
Tahun Jumlah Selesai Tidak Diteruskan
2022 15 15 -
2023 16 16 -
2024 18 13 5
Media Pelaporan
Jenis Media 2024 2023 2022
Aplikasi 4 7 5
Laporan Eksternal - - -
Temuan Audit Umum - 2 -
Email 8 1 -
Surat 5 4 8
Telepon - - -
SMS/WA 1 2 2
TOTAL 18 16 15
Sanksi/Tindak Lanjut Atas Sanctions/Follow-up on Processed
Pengaduan yang Telah Selesai Complaints in the Fiscal Year
Diproses Pada Tahun Buku
Sanksi yang diberikan Perusahaan kepada karyawan The Company imposes sanctions on reported employees to
yang dilaporkan adalah dengan mengganti kerugian yang address losses resulting from procedural breaches committed by
dikarenakan kesalahan prosedur oleh pegawai dan pejabat authorized personnel. All received reports have been processed
yang berwenang. Dari jumlah laporan yang diterima, telah through an investigative audit.
diproses dengan melakukan audit investigasi.
BANK SULSELBAR
636
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 637
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Program Anti Korupsi
Anti-Corruption Program
Program dan Prosedur yang Programs and Procedures for Addressing
Dilakukan Dalam Mengatasi Praktik Corruption, Kickbacks, Fraud, Bribery,
Korupsi, Balas Jasa (Kickbacks), and Gratification Practices
Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi
Pencegahan Praktik Korupsi Prevention of Corrupt Practices
Bank Sulselbar telah memiliki beberapa kebijakan yang Bank Sulselbar has established several policies aimed at
terkait dengan Pencegahan Korupsi antara lain Penerapan preventing corruption, including the implementation of an Anti-
Strategi Anti Fraud, Perilaku Etika Kerja dan Bisnis (Code Fraud Strategy, a Code of Conduct for Work and Business Ethics,
of Conduct), Pedoman Benturan Kepentingan, Corporate conflict of interest Guidelines, Corporate Culture initiatives, a
Culture, Kebijakan Gratifikasi, Peraturan Disiplin Pegawai, Gratification Policy, Employee Disciplinary Regulations, Market
Pedoman Kode Etik Pasar, serta Pedoman Kewajiban Code of Conducts Guidelines, and protocols for maintaining the
Menjaga Kerahasiaan Data dan Informasi. confidentiality of data and information.
Tindakan-tindakan yang dilakukan Bank Sulselbar untuk The measures taken by Bank Sulselbar to address corrupt
mengatasi isu-isu praktek korupsi, secara khusus dalam practices, particularly regarding conflict of interest, are regulated
Benturan Kepentingan telah diatur antara lain sebagai as follows:
berikut:
1. Semua pihak baik karyawan maupun Pemimpin harus 1. All employees and leaders are required to adhere to the Code
mematuhi kode etik. of Conducts.
2. Menyimpan dan menjaga kerahasiaan informasi 2. Confidentiality of company information must be securely
perusahaan stored and maintained.
3. Larangan kepada seluruh jajaran Perseroan untuk 3. All levels of the Company are prohibited from giving or
memberikan atau menjanjikan gratifikasi baik langsung promising gratuities, directly or indirectly, that could be
maupun tidak langsung yang dianggap pemberian suap construed as bribes to civil servants or state administrators if
kepada pegawai Negeri atau penyelenggara Negara such actions relate to their official positions and contravene
apabila pemberian tersebut berhubungan dengan their obligations or duties.
jabatannya dan berlawan dengan kewajiban atau
tugasnya. 4. Acceptance or solicitation of gratuities considered bribes,
4. Larangan menerima atau meminta gratifikasi yang whether directly or indirectly, from any party to influence
dianggap suap baik langsung maupun tidak langsung dari the policies, decisions, or treatment of Bank officials and
pihak manapun dalam rangka mempengaruhi kebijakan/ employees in accordance with their positions, authority, and
keputusan/perlakuan pejabat dan pegawai Bank sesuai responsibilities is strictly prohibited.
jabatan, wewenang dan tanggung jawab yang dimiliki.
5. Kewajiban menolak gratifikasi yang dianggap suap, baik 5. There is an obligation to refuse any gratification deemed to
yang diterima secara langsung maupun tidak langsung. be a bribe, whether received directly or indirectly.
Penerapan Strategi Anti Fraud Implementation of Anti-Fraud Strategy
Penerapan Strategi Anti Fraud yang dilakukan bank saat The implementation of the Anti-Fraud Strategy currently
ini merupakan pelaksanaan atas diterbitkannya Peraturan undertaken by the Bank aligns with the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 39/POJK.03/2019 Authority Regulation (POJK) Number 39/POJK.03/2019 dated
Tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Anti
BANK SULSELBAR
637
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 638
Fraud Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank Indonesia December 19, 2019, regarding the Implementation of the Anti-
Nomor 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 tentang Fraud Strategy for Commercial Banks, as well as Bank Indonesia
Penerapan Strategi Anti Fraud. Melalui unit Anti Fraud, maka Circular Letter Number 13/28/DPNP dated December 9,
penerapan Strategi Anti Fraud diwujudkan oleh manajemen 2011. Through the Anti-Fraud Unit, the Anti-Fraud Strategy is
bank sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam operationalized by bank management as a demonstration of the
mengendalikan Fraud yang diterapkan dalam bentuk sistem company’s commitment to controlling fraud, which is executed
pengendalian Fraud yang merupakan bagian dari sistem through a fraud control system that is integral to the bank's
pengendalian internal bank. internal control framework.
Efektifitas pengendalian Fraud dalam bisnis proses Management holds full responsibility for the effectiveness of
merupakan tanggungjawab Manajemen, sehingga fraud control within business processes. Therefore, a thorough
diperlukan pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang and comprehensive understanding of fraud is essential for
Fraud oleh Manajemen agar dapat memberikan arahan dan management to provide guidance and foster awareness regarding
menumbuhkan Awareness untuk pengendalian risiko Fraud fraud risk control in the bank. The anti-fraud strategy reflects
pada bank. Strategi anti Fraud merupakan wujud komitmen bank management's dedication to fraud prevention, implemented
manajemen bank dalam mengendalikan Fraud yang through a robust fraud control system. This strategy necessitates
diterapkan dalam bentuk sistem pengendalian Fraud. Strategi that management mobilize resources to ensure the effective and
ini menuntut Manajemen untuk mengerahkan sumber daya sustainable operation of the fraud control system.
agar sistem pengendalian Fraud dapat diimplementasikan
secara efektif dan berkesinambungan.
Strategi Anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan strategi The Anti-Fraud Strategy is an integral component of the Bank's
Bank dalam mengendalikan fraud yang dirancang dengan strategic policy for fraud control. It is designed to address the
mengacu pada proses terjadinya fraud dengan memperhatikan fraud occurrence process while considering the scope of potential
dan jangkauan dari potensi fraud yang tersusun secara fraud through a comprehensive and structured approach,
komprehensif-integralistik dan diimplementasikan dalam implemented as a fraud control system.
bentuk system pengendalian fraud.
Penerapan Strategi Anti Fraud memuat 4 (empat) pilar yang The Anti-Fraud Strategy comprises four key pillars:
terdiri atas:
a. Pencegahan; a. Prevention:
Pilar pencegahan memuat perangkat-perangkat yang This pillar encompasses tools aimed at preventing and
ditujukan untuk mencegah dan mengurangi potensi minimizing the potential occurrence of fraud.
terjadinya fraud.
b. Deteksi; b. Detection:
Pilar deteksi memuat perangkat dalam This pillar includes mechanisms for identifying and locating
mengidentifikasikan dan menemukan kejadian fraud. incidents of fraud.
c. Investigasi, Pelaporan dan Sanksi; c. Investigation, Reporting, and Sanctions:
Pilar Investigasi, Pelaporan, Sanksi dan Pengembalian This pillar focuses on the investigation, reporting, sanctioning,
Kerugian (recovery) memuat perangkat-perangkat yang and restitution of losses. It includes tools designed to gather
ditujukan untuk menggali informasi, sistem pelaporan, information, establish reporting systems, impose sanctions,
pengenaan sanksi dan pengembalian kerugian yang and recover losses resulting from fraud incidents, particularly
timbul atas kejadian fraud terkait tindaklanjut atas in response to reports of suspected or existing fraud.
laporan dugaan/sedang/telah terjadi fraud.
d. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut. d. Monitoring, Evaluation, and Follow-up:
Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut memuat perangkat- Monitoring, Evaluation, and Follow-up contains tools aimed
perangkat yang ditujukan untuk melakukan pemantauan at monitoring all fraud incidents, Evaluations are carried
terhadap seluruh kejadian fraud, Evaluasi yang dilakukan out periodically and continuously based on fraud data that
secara berkala dan berkesinambungan berdasarkan data has occurred so that weaknesses and causes of fraud can be
fraud yang telah terjadi sehingga dapat diidentifikasi identified as well as the steps and efforts for improvement
kelemahan dan penyebab terjadinya fraud serta langkah dan needed including strengthening the internal control system
BANK SULSELBAR
638
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 639
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
upaya perbaikan yang diperlukan termasuk memperkuat to prevent the recurrence of fraud incidents and Follow-
sistem pengendalian intern agar mencegah terulangnya up steps in correcting weaknesses and strengthening the
kejadian fraud serta Langkah-langkah tindak lanjut internal control system to prevent the recurrence of fraud due
dalam memperbaiki kelemahan dan memperkuat sistem to similar weaknesses.
pengendalian intern agar mencegah terulangnya kembali
fraud dikarenakan kelemahan yang serupa.
Jumlah Kasus yang Dilakukan
Internal Fraud dalam 1 tahun Pegawai Tidak Tetap/Pihak
Pengurus Pegawai Tetap
Internal Fraud in 1 year Eksternal
2023 2024 2023 2024 2023 2024
Total Fraud - - 3 1 7 5
Telah diselesaikan - - 3 1 6 5
Dalam proses penyelesaian di internal bank - - - - 1 -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - - - -
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Anti-Bribery Management System (SMAP)
Penyuapan merupakan fenomena yang sering terjadi di Bribery is a phenomenon that often occurs in banking. Bribery has
dalam suatu perbankan. Adanya penyuapan membawa a serious impact on the sustainability of the Bank’s performance.
dampak yang cukup serius bagi keberlangsungan kinerja For this reason, Bank Sulselbar is committed to making efforts to
Bank. Atas hal tersebut, Bank Sulselbar memiliki komitmen prevent bribery through the implementation of ISO 37001 Anti-
melakukan upaya pencegahan penyuapan melalui Bribery Management System (SMAP).
pelaksanaan implementasi ISO 37001 Sistem Manajemen
Anti Penyuapan (SMAP).
Implementasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti ISO 37001 Anti-Bribery Management System (SMAP)
Penyuapan (SMAP) dilaksanakan oleh Bank Sulselbar implementation is carried out by Bank Sulselbar through the
melalui serangkaian langkah-langkah berikut: following series of steps:
a. Menyiapkan rancangan dan penerapan sistem a. Prepare the design and implementation of the anti-bribery
manajemen anti penyuapan; management system;
b. Menyediakan petunjuk dan panduan untuk personel b. Provide instructions and guidance for personnel on the anti-
atas sistem manajemen anti penyuapan dan isu terkait bribery management system and issues related to bribery;
penyuapan; c. Ensure that the anti-bribery management system is in
c. Memastikan sistem manajemen anti penyuapan sesuai accordance with standard requirements;
dengan persyaratan standar; d. Report the performance of the anti-bribery management
d. Melaporkan kinerja sistem manajemen anti penyuapan system to the Board of Directors (Dekom BSSB) and
kepada Dewan Pengarah (Dekom BSSB) dan Manajemen Top Management (Board of Directors of BSB) and other
Puncak (Direksi BSB ) dan fungsi kepatuhan lainnya; compliance functions;
e. Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus mempunyai e. The anti-bribery compliance function must have sufficient
kecukupan sumber daya dan ditugaskan pada orang resources and be assigned to people (groups) who have
(kelompok) yang mempunyai kesesuaian kompetensi, the appropriate competence, status, responsibility and
status, tanggung jawab dan mandiri. independence.
f. Pembentukan TIM FKAP ISO 37001 SMAP ditetapkan f. The establishment of the FKAP ISO 37001 SMAP TEAM was
oleh Direksi (SK TIM FKAP terlapir dalam lampiran determined by the Board of Directors (the FKAP TEAM
laporan ini) Decree is attached in the appendix to this report)
Atas langkah-langkah yang telah dilakukan, Bank Sulselbar For the steps that have been taken, Bank Sulselbar obtained the
memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (SMAP)
Anti Penyuapan (SMAP) dari Badan Sertifikasi pada tanggal Certificate from the Certification Body on June 6, 2022. By
BANK SULSELBAR
639
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 640
6 Juni 2022. Dengan diperolehnya sertifikat ISO Sistem obtaining the ISO Anti-Bribery Management System (SMAP)
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) tersebut, diharapkan certificate, it is expected to:
dapat:
1. Meningkatkan kesadaran seluruh pengurus dan pegawai 1. Increase awareness of all managers and employees of the risk
akan adanya risiko penyuapan pada proses bisnis Bank of bribery in Bank Sulselbar’s business processes.
Sulselbar. 2. Increase stakeholder and shareholder trust in Bank
2. Meningkatkan kepercayaan stakeholder dan shareholder Sulselbar’s services.
terhadap layanan Bank Sulselbar. 3. Improve Bank Sulselbar’s business performance.
3. Meningkatkan kinerja bisnis Bank Sulselbar.
Kebijakan Gratifikasi Gratuity Policy
Bank Sulselbar menunjukkan komitmen yang kuat Bank Sulselbar is committed to the implementation of effective
terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik corporate Governance through structured and efficient control
melalui pengendalian gratifikasi yang terstruktur dan of gratuities. This policy is outlined in the Decree of the Board of
efektif. Kebijakan ini diatur dalam Surat Keputusan Direksi Directors No. SK/076/DIR/K/VI/2019, which has been revised
No. SK/076/DIR/K/VI/2019 yang telah direvisi menjadi
to Decree No. SK/083/DIR/K/XI/2023 concerning the BPP Anti-
SK Direksi SK/083/DIR/K/XI/2023 tentang BPP Sistem
Bribery Management System (SMAP) of PT Bank Sulselbar.
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Bank Sulselbar.
Pembuatan ketentuan mengenai pengendalian dan The purpose of establishing provisions regarding the control and
pelaporan gratifikasi bertujuan: Kebijakan tersebut reporting of gratuities is to: Regulate the types of gratuity items
mengatur mengenai jenis objek gratifikasi yang wajib that must be reported, the types of gratuity items that are exempt
dilaporkan, jenis objek gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan from reporting, the rights and protections for reporters, and the
(dikecualikan), hak dan perlindungan pelapor, maupun mechanism for reporting gratuities.
mekanisme pelaporan gratifikasi. 1. PT Bank Sulselbar adheres to the principles of Good
1. PT Bank Sulselbar menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Governance by upholding business ethics, thereby
yang Baik dengan menjunjung tinggi etika bisnis sehingga maintaining a strong reputation.
PT Bank Sulselbar mempunyai reputasi yang baik; 2. PT Bank Sulselbar has established guidelines for controlling
2. PT Bank Sulselbar mempunyai pedoman pengendalian
and reporting gratuities, which serve as a standard of
dan pelaporan gratifikasi yang digunakan oleh seluruh
behavior for all levels of the organization.
jajaran PT Bank Sulselbar sebagai standar perilaku;
3. PT Bank Sulselbar is committed to establishing an anti-
3. PT Bank Sulselbar dapat mewujudkan budaya anti korupsi
dan menghindarkan PT Bank Sulselbar dari tindakan corruption culture and preventing fraudulent activities by
kecurangan (fraud), dengan membentuk lingkungan creating an organizational environment that is vigilant and
organisasi yang sadar dan terkendali dalam penanganan proactive in addressing corruption. This approach ensures
praktik grafitikasi sehingga prinsip keterbukaan dan that the principles of transparency and accountability
akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan operasional are increasingly integrated into the daily operational and
dan bisnis bank sehari-hari semakin terimplementasi. business practices of the bank.
Sosialisasi Kebijakan Gratifikasi Socialization of Gratuity Policy
Bank Sulselbar secara aktif melaksanakan sosialisasi kebijakan PT Bank Sulselbar actively promotes the Socialization of its gratuity
gratifikasi kepada pihak internal dan eksternal. Kegiatan policies to both internal and external stakeholders. The objective
sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman of these initiatives is to enhance awareness and understanding
semua pihak mengenai pentingnya pengendalian gratifikasi among all parties regarding the significance of controlling
sebagai bagian dari upaya menjaga integritas, transparansi, gratuities as part of the efforts to uphold integrity, transparency,
dan profesionalisme di lingkungan Bank Sulselbar. and professionalism within the Bank Sulselbar environment.
Laporan Gratifikasi Tahun 2024 2024 Gratuity Report
Selama tahun 2024, terdapat 44 (empat puluh empat) In 2024, PT Bank Sulselbar will provide a report on the receipt of
laporan penerimaan gratifikasi dan telah mendapatkan gratuities and has received a determination from the Corruption
penetapan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Eradication Commission (KPK) indicating that certain gratuities
sebagai gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. do not require reporting.
BANK SULSELBAR
640
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 641
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
No Unit Kerja Jumlah Nilai Keterangan Work unit
1 Direktur Utama 44 24.150.000 Kue President Director
2 Direktur Kredit & UMKM 25 18.190.000 Kue Credit & MSME Director
3 Direktur Operasional & Syariah 15 10.700.000 Kue Banking Operation & Sharia Director
4 Direktur Pemasaran dan Syariah - - - Marketing and Sharia Direc-tor
5 Direktur Kepatuhan 17 10.464.000 Kue Compliance Director
Total 101 63.504.000 Total
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Kepada Anti-Corruption Training/Socialization for
Karyawan Employees
Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun budaya As part of the commitment to building a work culture with
kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi integrity and free from corrupt and fraudulent practices, Bank
maupun fraud, Bank Sulselbar secara aktif melaksanakan Sulselbar actively carries out anti-corruption training and
pelatihan dan sosialisasi antikorupsi kepada seluruh lapisan Socialization for all levels of employees. Throughout 2024,
karyawan. Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar telah
Bank Sulselbar has held 9 Antifraud trainings aimed at various
menggelar 9 kali pelatihan Antifraud yang ditujukan bagi
categories of employees, ranging from new employees, interns, to
berbagai kategori pegawai, mulai dari pegawai baru, pegawai
branch office employees.
magang, hingga pegawai kantor cabang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
This activity aims to increase understanding and build collective
serta membangun kesadaran kolektif seluruh pegawai
awareness of all employees so that they are able to recognize,
agar mampu mengenali, mencegah, dan melaporkan setiap
indikasi penyimpangan. Sosialisasi dilakukan secara bertahap prevent, and report any indication of irregularities. Socialization
dengan materi yang mencakup kebijakan antigratifikasi, is carried out in stages with materials covering anti-gratification
mekanisme pelaporan fraud, serta pentingnya peran aktif policies, fraud reporting mechanisms, and the importance of
seluruh pegawai dalam menjaga reputasi dan integritas the active role of all employees in maintaining the company's
perusahaan. reputation and integrity.
Berikut jadwal pelatihan yang telah diselenggarakan: The following is the training schedule that has been held:
Tanggal Target Pegawai | Employee Target
9 Januari 2024 Prohire Analis Kredit Prohire Credit Analyst
5 Maret 2024 Pegawai Magang Intern
3 Mei 2024 Pegawai Magang Intern
30 April 2024 Pegawai Cabang Jakarta Jakarta Branch Staff
6 Juli 2024 Tenaga Outsourcing dan Funding Outsourcing and Funding Staff
29 Juli 2024 Teller dan Staf Administrasi Teller and Administrative Staff
26 Agustus 2024 Pegawai Cabang Barru Barru Branch Staff
12 November 2024 Pegawai Baru & Peralihan Internal Magang V & VI New Staff & Internal Transition Internship V & VI
Pelatihan ini menjadi wujud nyata implementasi prinsip Good This training is a real manifestation of the implementation of
Corporate Governance yang dipegang teguh Bank Sulselbar the Good Corporate Governance principles that Bank Sulselbar
dalam menjalankan aktivitas perbankan secara profesional firmly adheres to in carrying out banking activities professionally
dan bertanggung jawab. and responsibly.
BANK SULSELBAR
641
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 642
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Management of State Officials Wealth Report (LHKPN)
LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara LHKPN or State Officials’ Wealth Report is a report that must be
Negara merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh submitted by state officials regarding the assets they own when
penyelenggara negara mengenai harta kekayaan yang they first take office, transfer, promotion, and retirement. Other
dimilikinya saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi, obligations that accompany LHKPN are to announce assets and
dan pensiun. Kewajiban lain yang menyertai LHKPN adalah be willing to have their assets examined. The purpose of making
mengumumkan harta kekayaan dan bersedia dilakukan LHKPN is as part of the authority held by the KPK, namely to
pemeriksaan terhadap harta kekayaannya. Tujuan dari carry out steps or efforts to prevent corruption, including by
pembuatan LHKPN adalah sebagai bagian dari wewenang registering and examining LHKPN.
yang dimiliki KPK yaitu melaksanakan langkah atau upaya
pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi atara lain
dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap
LHKPN.
Definisi Penyelenggara Negara diatur dalam Pasal 1 butir The definition of State Official is regulated in Article 1 point 1 of
1 UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Law No. 28 of 1999 concerning State Administration Free from
yang Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Menurut Corruption, Collusion, and Nepotism. According to this law, State
undang-undang tersebut, Penyelenggara Negara merupakan Officials are State Officials who carry out executive, legislative, or
Pejabat Negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, judicial functions, and other officials whose main functions and
atau yudikatif, dan pejabat lain yang fungsi dan tugas duties are related to state administration in accordance with the
pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai provisions of applicable laws and regulations.
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Wajib Lapor LHKPN Mandatory LHKPN Report
Atas dasar hukum tersebut, setiap Penyelenggara On the basis of this law, every State Official is required to be
Negara wajib untuk bersedia diperiksa kekayaannya, baik willing to have their assets examined, both before taking office,
sebelum menjabat, selama menjabat atau bahkan setelah during office or even after taking office. The Bank Sulselbar
menjabat. Adapun pejabat Bank Sulselbar yang diwajibkan officials who are required to submit LHKPN or are required to
menyampaikan LHKPN atau wajib lapor adalah sebagai report are as follows:
berikut: 1. Board of Commissioners
1. Dewan Komisaris 2. Board of Directors
2. Direksi 3. Division Head
3. Pemimpin Divisi 4. Branch Manager
4. Pemimpin Cabang 5. Other Officials
5. Pejabat Lainnya
Transparansi LHKPN Pejabat Bank Transparency of LHKPN of Bank Nagari
Nagari Tahun 2024 Officials in 2024
Pada tahun 2024, telah menyampaikan Laporan Harta In 2024, Bank Sulselbar has submitted the State Officials’
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bank Sulselbar Wealth Report (LHKPN) as follows:
sebagai berikut:
BANK SULSELBAR
642
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 643
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Lapor Belum Jumlah
Pejabat | Official %
Report Not Yet Total
Dewan Komisaris 2 1 3 67%
Direksi 5 - 5 100%
Pemimpin Divisi 14 - 15 100%
Pemimpin Cabang 40 - 40 100%
Pejabat Lainnya 187 187 100%
Total 100%
Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan atau Politik
Provision of Funds for Social and/or Political Activities
Uraian terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan Descriptions related to Corporate Social Responsibility are
disampaikan pada Laporan Berkelanjutan tahun 2024. presented in the 2024 Sustainability Report. Meanwhile, for
Sedangkan untuk pemberian dana kegiatan politik, selama the provision of funds for political activities, during 2024 Bank
tahun 2024 Bank Sulselbar tidak melakukan pemberian Sulselbar did not provide funds for political activities or to
dana untuk kegiatan politik atau kepada partai politik. political parties.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
Dana Besar
Provision of Funds to Related Parties and Large Exposures
Kebijakan Policy
Bank sangat berhati-hati dalam melakukan penyediaan dana The Bank exercises caution in extending funds to related parties,
kepada pihak terkait, sehingga porsi kredit kepada pihak ensuring that the credit exposure to such entities remains limited
terkait dalam total kredit yang diberikan Bank relatif sedikit. compared to the Bank’s total credit portfolio compared to the
total credit extended by the Bank.
Prinsip kehati-hatian dalam penyediaan dana kepada pihak The principle of prudence in the allocation of funds to related
terkait dan penyediaan dana besar yang dilakukan Bank parties and the provision of large exposures is in accordance
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor with Financial Services Authority Regulation Number 55/
55/POJK.03/2016 tanggal 07 Desember 2016 tentang POJK.03/2016 dated December 7, 2016, concerning the
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Governance Implementation for Commercial Banks.
Secara umum Bank telah memiliki kebijakan mengenai The Bank maintains a policy regarding the provision of funds to
penyediaan dana kepada pihak terkait yang disesuaikan related parties that adheres to all relevant regulations and legal
dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. requirements.
BANK SULSELBAR
643
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 644
Prosedur Procedure
Pelaksanaan penyediaan dana kepada pihak terkait dan/atau The provision of funds to related parties and/or large exposures
penyediaan dana besar (large exposures) wajib berpedoman must be guided by regulations governing the Legal Lending
pada ketentuan yang mengatur mengenai batas maksimum Limit (LLL) for general banks, as outlined in POJK No. 32/
pemberian kredit (BMPK) bank umum sesuai dengan POJK POJK.03/2018 regarding Maximum Credit Limits and Large
No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian Exposures for General Banks, as well as the Bank's internal
Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum dan policies. Approval from the Bank's Board of Commissioners is
ketentuan internal Bank. Dewan Komisaris Bank wajib required for fund allocations to related parties. Transactions must
memberikan persetujuan penyediaan dana kepada pihak be reported to the OJK, and public disclosures must be made
terkait Bank; Transaksi tersebut wajib disampaikan kepada in accordance with POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning
OJK dan dilakukan keterbukaan informasi kepada publik Affiliated Transactions and Conflicts of Interest, as well as POJK
dengan mengacu pada POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang No. 17/POJK.04/2020 regarding Material Transactions and
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan POJK Changes in Business Activities.
No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha.
Dalam rentang waktu selama tahun 2024, Bank tidak pernah In the year 2024, the Bank has not violated or exceeded the
melanggar atau melampaui BMPK. Untuk pelaksanaan BMPK. To fulfill reporting obligations, the Bank has consistently
kewajiban laporan, Bank telah menyampaikan laporan submitted timely periodic reports to the Financial Services
secara berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan perihal Authority regarding the aforementioned BMPK. The BMPK for
BMPK dimaksud di atas secara konsekuen dan tepat waktu. Bank Sulselbar for December 2024 is presented in the table
BMPK Bank Sulselbar periode Desember 2024 dapat dilihat below:
pada tabel berikut:
Batas Maksimum Pemberian Kredit
Maximum Lending Limit
Konvensional Syariah
Nominal (dalam jutaan Rp) Nominal (dalam jutaan Rp)
Nihil Nihil
Tabel di bawah ini menjelaskan penyediaan dana kepada The table below details the provision of funds to related parties
pihak terkait maupun debitur individu dan grup di Bank and individual and group debtors at Bank Sulselbar as of
Sulselbar periode per Desember 2024: December 2024:
Jumlah | Total
Penyediaan Dana
No
Provision of Funds Debitur Nominal (dalam jutaan Rp)
Debtor Nominal (in million Rp)
1 Kepada Pihak Terkait Nihil Nihil
Kepada debitur inti :
Nihil Nihil
2 individu group
BANK SULSELBAR
644
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 645
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Rencana Strategis
Strategic Plan
Rencana Strategis sangat diperlukan sebagai acuan dalam The Strategic Plan serves as a key reference for business
pengembangan bisnis untuk mendorong kinerja Perseroan development, aimed at enhancing the Company's performance
agar terus bertumbuh dan berkelanjutan. Perseroan telah and ensuring sustainable growth. The Company has developed
menyusun Rencana Strategis dalam bentuk Rencana a Strategic Plan consisting of a Corporate Plan and a Business
Korporasi (corporate plan) dan Rencana Bisnis (business plan) Plan, aligned with its vision and mission. The Corporate Plan is
sesuai dengan visi dan misi Perseroan. Rencana Korporasi structured as a Long-Term Plan (RJP), covering a timeframe of
disusun dalam bentuk Rencana Jangka Panjang (RJP) yang over five years, while the Business Plan is formatted as a Bank
berisi perencanaan untuk jangka waktu lebih dari 5 tahun, Business Plan (RBB), with a duration of three years.
sementara Rencana Bisnis disusun dalam bentuk Rencana
Bisnis Bank (RBB) yang berjangka waktu 3 tahun.
Usulan RJP dan RBB diajukan kepada Dewan Komisaris The proposals for the RJP and RBB are submitted to the Board
untuk mendapatkan persetujuan. Setelah mendapatkan of Commissioners for approval. Following approval, these plans
persetujuan, RJP dan RBB disampaikan kepada Pemegang are forwarded to the Controlling Shareholders via the Board
Saham Pengendali melalui Dewan Komisaris, dan RBB of Commissioners, and the RBB is submitted to the Financial
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Pelaksanaan Services Authority. The implementation of the RJP and RBB on
RJP dan RBB secara tahunan dilakukan melalui Rencana an annual basis is managed through the Company's Work Plan
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). and Budget (RKAP).
Pencapaian sasaran kerja tahunan pada RKAP dimonitor The achievement of annual work targets outlined in the RKAP is
setiap bulan oleh Direksi melalui rapat Performance Review, monitored monthly by the Board of Directors during Performance
sementara Dewan Komisaris melakukan pengawasan Review meetings. Additionally, the Board of Commissioners
melalui Rapat Bersama Dewan Komisaris dan Direksi yang oversees this process through a Joint Meeting with the Board of
dijadwalkan sekali setiap bulan. Realisasi Rencana Bisnis Directors, scheduled monthly. The realization of the Bank Business
Bank (RBB) dilaporkan oleh Direksi kepada Otoritas Jasa Plan (RBB) is reported quarterly by the Board of Directors to the
Keuangan selaku lembaga pengawas perbankan setiap Financial Services Authority as the banking supervisory body.
triwulan. Dewan Komisaris melakukan pengawasan The Board of Commissioners supervises the implementation of
terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank dengan the Bank Business Plan by engaging with the Board of Directors
melakukan pembahasan dengan Direksi dan membuat and preparing a Bank Business Plan Supervision Report for the
Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank kepada Otoritas Financial Services Authority. During the monthly monitoring
Jasa Keuangan. Dari proses monitoring bulanan, hasil kinerja process, performance results are reassessed and evaluated. If
di cek kembali dan dievaluasi, apabila dirasa perlu untuk adjustments to the management strategy and work plan are
perubahan strategi manajemen dan rencana kerja, Direksi deemed necessary, the Board of Directors will propose a revision
mengajukan usulan revisi RBB pada pertengahan tahun buku of the RBB mid-financial year to the Board of Commissioners for
kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan. approval.
Kebijakan Manajemen Management Policy
Kebijakan manajemen Bank Sulselbar tahun 2024 Bank Sulselbar's management policy for 2024 is developed
dirumuskan berdasarkan rencana jangka panjang Bank based on its long-term plan (Corporate Plan) for 2021 - 2025,
Sulselbar (Corporate Plan) 2021 – 2025, sebagai berikut: as outlined below:
1. Financial 1. Financial
a. Pertumbuhan berkualitas melalui peningkatan 1. Achieving quality growth by enhancing the bank's
kinerja keuangan bank. financial performance.
b. Pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi layanan 2. Ensuring sustainable growth through service innovation
dan inovasi digital dengan mempertimbangkan aspek
and digital transformation, while considering
lingkungan dan sosial.
Environmental and Social
BANK SULSELBAR
645
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 646
2. Internal Process 2. Internal Process
a. Penguatan operasional dan layanan bank melalui a. Strengthening bank operations and services by
peningkatan kapabilitas core banking, peningkatan enhancing core banking capabilities, increasing revenue
pendapatan dari kanal digital, serta membangun from digital channels, and establishing the foundation of
pondasi program Sharia First melalui Dokumen Sharia the Sharia First program through the Sharia Governance
Governance Framework (SGF). Framework (SGF) Document.
b. Mengelola risiko pada seluruh aktivitas untuk b. Manage risks across all activities to foster prudent
mendorong pertumbuhan bisnis secara prudent. business expansion.
3. Customer 3. Customer
a. Optimalisasi digital channel dalam memberikan solusi a. Optimize digital channels to deliver seamless solutions to
digital yang seamless kepada nasabah serta untuk customers and enhance customer loyalty.
meningkatkan loyalitas nasabah. b. Engage in strategic collaborations to strengthen the
b. Kolaborasi strategis guna memperkuat ekosistem digital economy and financial ecosystem, thereby
ekonomi dan keuangan digital sebagai upaya promoting financial inclusion and enhancing the Bank's
mendorong inklusi finansial dan memperkuat daya competitiveness.
saing Bank.
4. Learning & Growth 4. Learning & Growth
a. Teknologi informasi sebagai supporting untuk proses a. Utilize information technology to support the
digitalisasi dalam rangka pertumbuhan bisnis dan digitalization process, fostering business growth and
penguatan daya saing bank sebagai mitra strategis enhancing the Bank's competitiveness as a strategic
Pemda. partner to local governments.
b. Penguatan Human Capital untuk meningkatkan b. Strengthen human capital to enhance organizational
kapabilitas dan kualitas organisasi yang fokus pada capabilities and quality, focusing on digital, sharia,
kapabilitas digital, syariah, dan bisnis devisa melalui and foreign exchange business competencies through
capacity building dan internalisasi budaya berkinerja capacity building and the internalization of a high-
tinggi serta peningkatan budaya risiko pada seluruh performance culture, while also improving the risk
aktivitas operasional bisnis bank yang sejalan dengan culture across all operational activities in alignment with
peningkatan kenyamanan pegawai dalam bekerja. increasing employee comfort at work.
Sasaran Strategis Strategic Objectives
Dalam rangka implementasi 4 (empat) arah kebijakan To implement the four strategic directions of the Bank's business
bisnis Bank tahun 2024, sasaran strategis pelaksanaannya policy in 2024, the following strategic targets have been
dirumuskan sebagai berikut: formulated:
Langkah-Langkah Strategis
Strategic Steps
1 2 3 4
MARKET MARKET PRODUCT OPERATION
PENETRATION DEVELOPMENT DEVELOPMENT EXCELLENT
Peningkatan kualitas layanan
dan peningkatan pangsa Peningkatan pangsa pasar Peningkatan pangsa pasar
pasar melalui aktivitas melalui aktivitas pemasaran melalui pengembangan
pemasaran ke wilayah atau yang aktif dan efektif pada produk/layanan baru Efesiensi biaya dan
segmen pasar potensial baru di wilayah dan segmen termasuk melalui modifikasi effectivedness cost di segala
luar wilayah dan segmen pasar eksisting eksisting produk/layanan bidang
pasar eksisting
Improving service quality and Increasing market share through Increasing market share through Cost efficiency and
increasing market share through active and effective marketing development new product cost effectiveness in all fields
marketing activities to new activities in existing market /serviceincluding modifications
potential regions or market regions and segments existing product/service
segments outside the existing
market regions and segments
BANK SULSELBAR
646
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 647
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
1. Aktif Membangun Daerah melalui Perbankan Modern 1. Actively Develop Regions through Modern Banking
1) Memperluas produk dan jasa berbasis digital; 1. Expand digital-based products and services;
2) Memastikan penyaluran kredit yang berkualitas; 2. Ensure quality credit distribution;
3) Memperkuat penyaluran kredit produktif dan sektor 3. Strengthen the distribution of productive credit and lead
usaha unggulan dan potensial daerah; in key regional business sectors;
4) Memperluas sumber fee-based income; 4. Expand fee-based income sources;
5) Meningkatkan penghimpunan dana berbiaya 5. Increase competitive fundraising costs;
kompetitif; 6. Optimize the role as a foreign exchange bank;
6) Mengoptimalkan peran sebagai bank devisa; 7. Enhance the development of sharia business.
7) Meningkatkan pengembangan bisnis syariah.
2. Memperkuat Keunggulan Operasional 2. Strengthen Operational Excellence
1) Meningkatkan operasional bank yang efisien; 1. Improve operational efficiency;
2) Meningkatkan inklusi finansial melalui perluasan 2. Increase financial inclusion through the expansion of
delivery modern channel; modern delivery channels;
3) Meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran; 3. Enhance the effectiveness of marketing communications;
4) Meningkatkan tata kelola dan kepatuhan yang 4. Improve Governance and compliance effectiveness;
efektif; 5. Strengthen business and corporate risk management;
5) Memperkuat pengelolaan risiko bisnis dan korporat; 6. Ensure standardization of work processes to meet service
6) Memastikan standardisasi kerja untuk pemenuhan level agreements (SLAs).
SLA.
3. Menjaga Nilai Perusahaan melalui Resiliensi Keuangan 3. Maintain Corporate Value through Financial Resilience
1) Meningkatkan perolehan laba secara berkelanjutan; 1. Sustainably increase profit generation;
2) Meningkatkan pendapatan; 2. Enhance income;
3) Terjaganya resiliensi bank yang tinggi; 3. Maintain high levels of bank resilience;
4) Memperkuat permodalan menuju KBMI 2; 4. Strengthen capital towards KBMI 2;
5) Mengoptimalkan aset bank. 5. Optimize bank assets.
4. Sumber Daya Manusia yang Ahli 4. Develop Expert Human Resources
1) Mengembangkan kompetensi strategis untuk posisi 1. Cultivate strategic competencies for key positions;
kunci; 2. Optimize human resources management capabilities;
2) Mengoptimalkan kapabilitas pengelolaan SDM; 3. Strengthen the internalization of a "Prime Priority" work
3) Memperkuat internalisasi budaya kerja” Prioritas culture.
Prima”.
5. Harmonisasi IT dalam Aktivitas Bisnis Bank 5. Harmonize IT in Bank Business Activities
1) Mengoptimalkan implementasi digital banking untuk 1. Optimize digital banking implementation to drive
pertumbuhan bisnis; business growth;
2) Meningkatkan pengalaman pelanggan melalui 2. Enhance customer experience through the latest
layanan berbasis teknologi terkini. technology-based services.
Target Jangka Pendek Short-Term Targets
Target Strategis Strategic Target
Kegiatan usaha Bank Sulselbar periode jangka pendek Bank Sulselbar’s short-term business activities are set to be
yang ditargetkan akan dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun implemented over the next year, specifically in 2023, under the
ke depan yaitu tahun 2023 dengan tema “Sharia First dan theme “Sharia First and Digitalization for Sustainable Growth.”
Digitalisasi untuk Tumbuh Berkelanjutan”. Target jangka The short-term objectives will concentrate on strategies that
pendek Bank Sulselbar akan fokus pada strategi yang promote financial growth, enhance internal processes, and
mendorong pertumbuhan financial, peningkatan internal foster customer engagement, as well as support learning and
process, customer, dan learning and growth. Rencana strategis development. The strategic plan for 2024 is outlined below:
tahun 2024, sebagai berikut:
BANK SULSELBAR
647
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 648
1) Financial 1) Financial
a) Pertumbuhan Berkualitas a) Quality Growth
1. CAR: 26% - 28% 1. CAR: 26% - 28%
2. ROA: 2,75% - 3% 2. ROA: 2.75% - 3%
3. ROE: 16% - 18% 3. ROE: 16% - 18%
4. NIM: 5,5% - 6,5% 4. NIM: 5.5% - 6.5%
5. BOPO: 70% – 75% 5. BOPO: 70% – 75%
6. LDR: 105% - 115% 6. LDR: 105% - 115%
7. NPL Gross: 1,00% - 1,5% 7. Gross NPL: 1.00% - 1.5%
8. CASA: 56% – 60% 8. HOUSE: 56% – 60%
9. Aset: 5% - 8% 9. Assets: 5% - 8%
10. Kredit: 9% - 11% 10. Credit: 9% - 11%
11. DPK: 10% - 12% 11. DPK: 10% - 12%
12. RPIM: 62% - 64% 12. RPIM: 62% - 64%
13. Share Asset UUS: 10% - 12% 13. Share UUS Assets: 10% - 12%
14. LCR & NSFR: min 100% 14. LCR & NSFR: minimum 100%
b) Pertumbuhan Berkelanjutan b) Sustainable Growth
1. 2% -2,5% Portofolio Hijau dari Total Kredit 1. 2% - 2.5% Green Portfolio of Total Credit
2. Penyertaan Modal kepada Jamkrida 2. Inclusion Capital to Jamkrida
3. Pemenuhan Modal Usaha Syariah sebesar Rp250 3. Fulfillment of Sharia Banking Business Capital of IDR
miliar 250 billion
4. Optimalisasi fee based income 4. Optimizing fee-based income
5. Creating new source of growth / Rencana 5. Creating new sources of growth / Bank Product
Penyelenggaraan Produk Bank (RPPB) Implementation Plan (RPPB)
2) Internal Business Process 2) Internal Business Process
a) Digitalisasi a) Digitalization
1. Mobile Banking Enhancement 1. Enhancements to Mobile Banking
2. Streamlining proses bisnis dan perbaikan proses 2. Streamlining business processes and improving
melalui digitasi/otomasi/digitalisasi efficiency through digitization, automation, and
3. Penyusunan Roadmap Transformasi Digital Bank digitalization
3. Preparation of a Bank Digital Transformation
Roadmap
b) Sharia First b) Sharia First
1. Sharia Governance Framework 1. Implementation of a Sharia Governance Framework
2. Ekosistem Halal 2. Development of a Halal Ecosystem
3. Evaluasi Implementasi Program Sharia First 3. Evaluation of the Sharia First Program
c) Bisnis Devisa c) Foreign Exchange Business
Penguatan Strategi Bisnis untuk mengoptimalkan Strengthening Business Strategy to optimize the role of
peran sebagai Bank Devisa the Foreign Exchange Bank
d) Pengendalian Internal d) Internal Control
Standarisasi proses bisnis untuk menjaga kepatuhan Standardization of business processes to ensure
terhadap ketentuan dan regulasi serta peningkatan compliance with regulations and enhance internal
kualitas pengendalian internal
3) Customer 3) Customer
a) Penguatan Daya Saing a) Strengthening Competitiveness
1. Optimalisasi Potensi bisnis dari sektor unggulan 1. Optimizing business potential from leading sectors
2. Business Matching Trade Finance 2. Business Matching Trade Finance
BANK SULSELBAR
648
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 649
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
b) Kemitraan Strategis b) Strategic Partnership
1. Sinergi Fintech / e-Commerce 1. Synergy with Fintech and e-Commerce
c) Corporate Branding c) Corporate Branding
1. Program Marketing Produk Digital (Payday 1. Digital Product Marketing Program (Payday Payless)
Payless) 2. Double Profit
2. Double Untung
4) Learning and growth 4) Learning and Growth
a) Digital Culture a) Digital Culture
1. Kompetisi Inovasi Digital 1. Digital Innovation Competition
2. Optimalisasi e-Learning 2. Optimization of e-Learning
b) Human Capital b) Human Capital
1. Pengembangan Digital Talent 1. Development of Digital Talent
2. Job Development Program (JDP) 2. Job Development Program (JDP)
3. Pengembangan kapabilitas Digital, Syariah, dan 3. Enhancement of capabilities in Digital, Sharia, and
Bisnis Devisa Foreign Exchange Business
4. 9,84% Dana untuk Pengembangan Kualitas SDM 4. Allocation of 9.84% of funds for Human Resources
dari Gaji Kotor Quality Development from Gross Salary
Target Finansial Financial Targets
Target finansial Bank Sulselbar tahun 2024 untuk indikator– The financial targets for Bank Sulselbar in 2024 for the primary
indikator keuangan utama, sebagai berikut : financial indicators are as follows:
Realisasi Growth Proyeksi
Pos -pos 2023 2024 Postal
Rp Juta % Rp Juta Rp Juta
Total Aset 30.799.458 6,51% 2.004.045 32.803.503 Total Aset
Asumsi pertumbuhan asset dipengaruhi pertumbuhan kredit dan The assumption of asset growth is influenced by credit and financing
pembiayaan yang posisinya terhadap total asset 2024 sebesar growth, whose position to total assets in 2024 is 76,67%.
76,67%
Kredit & Pembiayaan 22.403.128 11,01% 2.467.365 24.870.493 Lending & Financing
Dana Pihak Ketiga 20.138.627 11,10% 2.235.538 22.374.165 Third-party funds
Giro (Konsolidasi) 4.802.080 10,18% 488.941 5.291.021 Demand Deposit (Consolidated)
Tabungan (Komnsolidasi) 6.203.910 17,21% 1.067.783 7.271.693 Savings (Consolidat-ed)
Deposito (Konsolidasi) 9.132.637 7,43% 678.814 9.811.451 Time Deposits (Consoli-dated)
Laba Rugi 867.487 2,68% 23.206 890.692 Profit and loss
Target laba tahun 2024 dioptimalkan untuk meraup potensi ceruk The profit target for 2024 is optimized to reap the market niche
pasar yang masih tersedia potential that is still available
Target Jangka Menengah Medium-Term Targets
a. Penambahan Modal Unit Usaha Syariah menjadi Rp 1 a. Increase the capital of the Sharia Banking Business Unit to
triliun dan Share Aset Unit Usaha Syariah terhadap induk IDR 1 trillion, with a target asset share of 15% to the parent
sebesar 15% company.
b. Peningkatan permodalan Bank menuju KBMI 2 b. Enhance bank capital to reach KBMI 2.
c. Pembangunan gedung baru Kantor Pusat Bank Sulselbar c. Construct a new building for the Bank Sulselbar Head Office.
d. Pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bank d. Develop the Bank Sulselbar Education and Training Center.
Sulselbar
BANK SULSELBAR
649
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 650
e. Implementasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam e. Implement initiatives to increase the use of domestic products
Negeri (P3DN) (P3DN).
f. Kajian perubahan bentuk hukum menjadi PERSERODA f. Conduct a study on changing the legal form to PERSERODA
berdasarkan PP 54 Tahun 2017. based on PP 54 of 2017.
g. Penguatan perbankan digital salah satunya melalui g. Strengthen digital banking, including the development of a
pengembangan New Mobile Banking. new Mobile Banking platform.
h. Agen Penjual Reksa Dana (APERD) untuk peningkatan h. Act as a Mutual Fund Selling Agent (APERD) to increase bank
fee based income bank. fee-based income.
i. Bancassurance. i. Expand insurance offerings.
j. Persiapan implementasi Big Data. j. Prepare for the implementation of Big Data.
Buyback Saham dan Buyback Obligasi
Stock and Bond Buybacks
Selama tahun 2024, Perseroan tidak melaksanakan buyback In 2024, the Company will not engage in share buybacks or bond
saham dan buyback obligasi. buybacks.
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Transactions Involving Conflicts of Interest
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat benturan kepentingan Throughout 2024, there were no conflicts of interest involving
yang melibatkan manajemen perusahaan yang menimbulkan company management that resulted in losses to the Bank.
kerugian pada Bank.
Perselisihan Internal
Internal Disputes
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar tidak mengalami Throughout 2024, Bank Sulselbar did not experience any
perselisihan internal yang signifikan, termasuk intervensi significant internal disputes, including shareholder interventions
dari pemegang saham terkait kebijakan remunerasi yang regarding the implemented remuneration policy. However,
telah diterapkan. Namun, pengawasan dan evaluasi kinerja supervision and evaluation of the Company's performance
Perseroan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang will continue in accordance with the provisions outlined in the
ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). General Meeting of Shareholders (GMS).
BANK SULSELBAR
650
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 651
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
Insider Trading Prevention
Insider trading adalah praktek ilegal yang dilakukan oleh Insider trading is an illegal practice conducted by individuals
seseorang yang memiliki akses layanan informasi non-publik who have access to non-public information regarding a company
terkait suatu perusahaan yang telah IPO. Dimana, nantinya that has undergone an initial public offering (IPO). This practice
informasi mengenai perusahaan tersebut akan dijual demi involves the sale of information related to the company for profit.
mendapat keuntungan. Kegiatan perdagangan atau jual-beli The trading or buying and selling of the company's securities—
efekPerseroan termasuk namun tidak terbatas pada saham, including, but not limited to, shares, rights/HMETD, bonds, and
right/HMETD, obligasi, surat utangjangka menengah oleh medium-term debt securities—by parties possessing insider
pihak-pihak yang memiliki Informasi Orang Dalam (Pihak information (internal parties of the company) is deemed illegal
Internal Perseroan), yang mana pemanfaatan Informasi when such information is used to seek profit in the capital market.
Orang Dalam tersebut untuk mencarikeuntungan di pasar
modal dikategorikan sebagai kegiatan ilegal.
Dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar According to Law No. 8 of 1995 concerning Capital Markets
Modal (UUPM) secara jelas diterangkan bahwa, “orang (UUPM), it is explicitly stated that "insiders in an issuer who
dalam di suatu emiten yang memiliki informasi dilarang possess information are prohibited from making purchases or
melakukan pembelian atau penjualan atas efek: (a) emiten sales of securities: (a) of the issuer or public company concerned,
atau perusahaan publik yang bersangkutan, (b) perusahaan (b) of other companies that transact securities with the issuer in
lain yang bertransaksi efek dengan emiten bersangkutan.” question."
Selain itu pelarangan insider trading juga terdapat dalam Furthermore, the prohibition against insider trading is also
UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif reflected in Law No. 30 of 1999 concerning Arbitration
Penyelesaian Sengketa; UU No. 40 Tahun 2007 tentang and Alternative Dispute Resolution; Law No. 40 of 2007
Perseroan Terbatas; Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 concerning Limited Liability Companies; OJK Regulation No. 31/
tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material POJK.04/2015 regarding the Disclosure of Material Information
oleh Emiten atau Perusahaan Publik; dan Surat Edaran or Facts by Issuers or Public Companies; and OJK Circular
OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Public
PerusahaanTerbuka; Company Governance.
Bank Sulselbar telah mempunyai kebijakan Insider Trading Bank Sulselbar has established an Insider Trading policy, as
yang dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi : outlined in the Board of Directors' Decree:
1. SK/086/DIR/K/VII/2019 tentang BPP Internasional 1. SK/086/DIR/K/VII/2019 concerning BPP International
Banking PT Bank Sulselbar Banking of PT Bank Sulselbar
2. SK/083/DIR/K/XII/2021 tentang SOP Trade Finance 2. SK/083/DIR/K/XII/2021 concerning SOP_Trade Finance_
(Impor) PT Bank Sulselbar (Import) PT Bank Sulselbar
3. SK/085/DIR/K/XII/2021 tentang SOP Trade Finance 3. SK/085/DIR/K/XII/2021 concerning SOP_Trade Finance_
(Impor) PT Bank Sulselbar (Import) PT Bank Sulselbar
Kebijakan Umum General Policy
Perseroan melarang pemanfaatan Informasi Orang Dalam The Company prohibits the misuse of insider information for
untuk mencari keuntungan dipasar modal termasuk namun personal gain in the capital market, including but not limited to
tidak terbatas pada tindakan sebagai berikut: the following actions:
1. Melakukan pembelian atau penjualan atas efek 1. Making purchases or sales of the Company's securities;
Perseroan ;
BANK SULSELBAR
651
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 652
2. Mempengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian 2. Influencing other parties to purchase or sell Company
atau penjualan efek Perseroan; atau securities; or
3. Memberi Informasi Orang Dalam kepada pihak lain 3. Providing insider information to other parties who are
yang patut diduga dapatmemanfaatkan Informasi Orang reasonably suspected of being able to use such information
Dalam untuk melakukan pembelian atau penjualanefek to purchase or sell the Company's securities.
Perseroan.
Setiap pihak yang dengan sengaja melawan hukum berupaya Any individual who intentionally and unlawfully attempts to
untuk memperoleh, atau pada akhirnya memperoleh obtain, or ultimately obtains, insider information is subject to
Informasi Orang Dalam, dikenakan larangan yang sama the same prohibitions applicable to internal company parties/
seperti yang berlaku bagi Pihak Internal Perseroan / Orang insiders as referenced above.
Dalam sebagaimana dimaksud di atas.
Contoh perbuatan melawan hukum, antara lain: Examples of unlawful acts include:
a. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan a. Attempting to obtain insider information through theft;
cara mencuri; b. Attempting to obtain insider information by persuading
b. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan insiders; and
cara membujuk orang dalam; dan c. Attempting to obtain insider information through violence or
c. Berusaha memperoleh Informasi Orang Dalam dengan threats.
cara kekerasan atauancaman.
Selama tahun 2024 berjalan, Bank Sulselbar tidak terdapat During 2024, Bank Sulselbar did not experience any incidents of
Insider Trading insider trading.
BANK SULSELBAR
652
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 653
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan Bank
Transparency of Bank Financial and Non-Financial Conditions
Sebagai bagian dari industri perbankan yang diawasi oleh As a member of the banking industry regulated by the Financial
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sulselbar berkomitmen Services Authority (OJK), South Sulawesi Bank is dedicated
untuk menerapkan transparansi dalam seluruh aspek to upholding transparency in all facets of its operations. This
operasionalnya. Transparansi ini mencakup keterbukaan commitment encompasses openness in financial reporting and
dalam laporan keuangan serta penyampaian informasi non- the provision of pertinent non-financial information to ensure
keuangan yang relevan, guna memastikan akuntabilitas,
accountability, foster public trust, and enhance the stability of
membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan
the financial system.
stabilitas sistem keuangan.
OJK melalui Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 tentang In accordance with OJK Regulation No. 37/POJK.03/2019
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank mewajibkan bank regarding the Transparency and Publication of Bank Reports,
umum, termasuk Bank Sulselbar, untuk mempublikasikan commercial banks, including Bank Sulselbar, are required to
laporan keuangan dan non-keuangan secara berkala agar periodically publish both financial and non-financial reports that
dapat diakses oleh masyarakat, investor, serta pemangku are accessible to the public, investors, and other stakeholders.
kepentingan lainnya.
Bank Sulselbar memastikan bahwa informasi mengenai Bank Sulselbar ensures that information regarding its financial
kondisi keuangan dan non-keuangan disampaikan secara and non-financial conditions is communicated clearly, accurately,
jelas, akurat, dan tepat waktu melalui berbagai kanal
and promptly through various channels, including the official
komunikasi, termasuk website resmi (www.banksulselbar.
website (www.banksulselbar.co.id), annual reports, sustainability
co.id), laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta
reports, and publications in mass media.
publikasi di media massa.
Transparansi Keuangan Financial Transparency
Transparansi keuangan di Bank Sulselbar mencerminkan Financial transparency at Bank Sulselbar reflects its financial
kondisi dan kinerja keuangan yang dipublikasikan secara conditions and performance, which are periodically published in
berkala dalam berbagai bentuk laporan. various report formats.
Jenis Laporan Transparansi Keuangan Bank Types of Financial Transparency Reports of
Sulselbar: Bank Sulselbar include:
• Laporan Keuangan Publikasi: Laporan keuangan • Published Financial Reports: Quarterly and annual financial
triwulanan dan tahunan yang mencakup neraca, laporan reports that encompass balance sheets, income statements,
laba rugi, dan arus kas, serta rasio keuangan utama cash flow statements, and key financial ratios such as the
seperti Rasio Kecukupan Modal (CAR), Rasio Kredit Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan Ratio
Bermasalah (NPL), dan Return on Assets (ROA). (NPL), and Return on Assets (ROA).
• Laporan Tahunan (Annual Report): Memuat informasi • Annual Report: This report provides insights into financial
tentang kinerja keuangan, strategi bisnis, serta aspek performance, business strategies, and corporate Governance
tata kelola perusahaan yang diterapkan oleh Bank practices implemented by Bank Sulselbar throughout the
Sulselbar sepanjang tahun. year.
• Laporan Transparansi Perbankan: Bank Sulselbar • Banking Transparency Report: Bank Sulselbar discloses
mengungkapkan informasi mengenai struktur information regarding its capital structure, credit risk
permodalan, eksposur risiko kredit, suku bunga dasar exposure, basic credit interest rate (SBDK), and other
kredit (SBDK), dan informasi keuangan lainnya sesuai financial data in compliance with OJK regulations.
ketentuan OJK.
BANK SULSELBAR
653
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 654
• Laporan Pengelolaan Risiko Keuangan: Bank Sulselbar • Financial Risk Management Report: Bank Sulselbar regularly
secara berkala melaporkan pengelolaan risiko terkait reports on risk management related to credit, market,
kredit, pasar, likuiditas, dan operasional untuk liquidity, and operational risks to ensure the bank's resilience
memastikan ketahanan bank terhadap kondisi pasar to dynamic market conditions.
yang dinamis.
Semua laporan keuangan ini dapat diakses oleh masyarakat All financial reports are accessible to the public via the official
melalui website resmi Bank Sulselbar (www.bankSulselbar. website of Bank Sulselbar (www.banksulselbar.co.id) or through
co.id) atau melalui publikasi di media massa. publications in mass media.
Transparansi Non-Keuangan Non-Financial Transparency
Selain informasi keuangan, Bank Sulselbar juga berkomitmen In addition to financial information, Bank Sulselbar is committed
untuk mengungkapkan berbagai aspek non-keuangan yang to disclosing various non-financial aspects relevant to the bank's
relevan dengan tata kelola dan operasional bank. Governance and operations.
Jenis Laporan Transparansi Non-Keuangan Types of Non-Financial Transparency Reports
Bank Sulselbar: of Bank Sulselbar include:
• Laporan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate • Corporate Governance Report (Good Corporate Governance/
Governance/GCG): Laporan ini menguraikan penerapan GCG): This report outlines the implementation of good
prinsip tata kelola yang baik di Bank Sulselbar, termasuk Governance principles at Bank Sulselbar, including risk
kebijakan manajemen risiko, keberadaan komite di management policies, the presence of committees under the
bawah direksi, dan kepatuhan terhadap regulasi. board of directors, and compliance with regulatory requirements.
• Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report): Bank • Sustainability Report: Bank Sulselbar prepares a
Sulselbar menyusun laporan keberlanjutan yang sustainability report that encompasses Environmental
mencakup inisiatif lingkungan, tanggung jawab sosial initiatives, Corporate Social Responsibility (CSR) activities,
perusahaan (CSR), serta kebijakan inklusi keuangan and financial inclusion policies to support sustainable
untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. development.
• Laporan Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Bank
Sulselbar menerapkan Program Anti Pencucian Uang • Compliance and Risk Management Report: Bank Sulselbar
(APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) yang implements Anti-Money Laundering (AML) and Counter-
dilaporkan ke OJK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Terrorism Financing (CFT) programs, which are reported
Transaksi Keuangan (PPATK). Bank juga memastikan to the Financial Services Authority (OJK) and the Financial
pemenuhan standar kepatuhan melalui laporan Transaction Reports and Analysis Center (PPATK). The bank
pelaksanaan manajemen risiko. also ensures compliance standards are met through its risk
• Pelaporan kepada OJK: Bank Sulselbar wajib management implementation report.
menyampaikan laporan berkala kepada OJK yang • Reporting to OJK: Bank Sulselbar is required to submit
mencakup laporan pengawasan perbankan, laporan periodic reports to the OJK, which include banking supervision
pemenuhan ketentuan modal minimum, serta pelaporan reports, compliance with minimum capital requirements, and
berbagai indikator operasional lainnya. reporting on various operational indicators.
• Laporan Pengaduan Konsumen: Dalam rangka
perlindungan nasabah, Bank Sulselbar memiliki sistem • Consumer Complaint Report: To protect customers, Bank
pelaporan pengaduan yang terdokumentasi dan Sulselbar has established a complaint reporting system that
dipublikasikan dalam laporan tahunan serta website is documented and published in the annual report and on the
resmi bank. bank's official website.
• Laporan Akses Informasi Publik: Sebagai bentuk
keterbukaan, Bank Sulselbar menyediakan informasi • Public Information Access Report: As a commitment to
terkait layanan perbankan, kebijakan kredit, dan program transparency, Bank Sulselbar provides information related
inklusi keuangan yang dapat diakses oleh masyarakat luas. to banking services, credit policies, and financial inclusion
BANK SULSELBAR
654
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 655
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Media Publikasi Transparansi Bank programs accessible to the wider community.
Sulselbar Media Publication Transparency at
Untuk memastikan informasi keuangan dan non-keuangan
Bank Sulselbar
dapat diakses dengan mudah oleh publik, Bank Sulselbar To ensure that financial and non-financial information is readily
menggunakan berbagai media, di antaranya: accessible to the public, Bank Sulselbar utilizes various media,
• Website Resmi: www.banksulselbar.co.id – Menyediakan including:
akses ke laporan keuangan, informasi produk, layanan, • Official Website: www.banksulselbar.co.id – Offering access
dan tata kelola bank. to financial reports, product information, services, and bank
• Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan: Diterbitkan Governance.
setiap tahun dan dapat diunduh melalui website atau • Annual Report & Sustainability Report: Published annually
diperoleh dalam bentuk cetak. and available for download via the website or in printed form.
• Media Sosial: Instagram (@banksulselbarofficial), Twitter
(@BankSulselbar), Facebook (Bank Sulselbar), dan • Social Media: Instagram (@banksulselbarofficial), Twitter (@
YouTube (PT Bank Sulselbar) untuk menyebarluaskan BankSulselbar), Facebook (Bank Sulselbar), and YouTube (PT
informasi kepada masyarakat. Bank Sulselbar) to disseminate information to the public.
• Call Center & Customer Service: 0411-859171 dan Hotline
1500855 sebagai kanal informasi bagi nasabah. • Call Center & Customer Service: 0411-859171 and Hotline
• Siaran Pers & Media Massa: Untuk menyampaikan 1500855 serve as information channels for customers.
informasi strategis mengenai kebijakan, kinerja • Press Releases & Mass Media: To communicate strategic
keuangan, dan inisiatif perbankan Bank Sulselbar. information regarding Bank Sulselbar's policies, financial
performance, and banking initiatives.
Transparansi dalam aspek keuangan dan non-keuangan di Bank
Sulselbar merupakan wujud komitmen dalam menjalankan Transparency in financial and non-financial aspects at Bank
tata kelola yang baik dan memenuhi ketentuan OJK. Dengan Sulselbar reflects a commitment to good Governance and
keterbukaan ini, Bank Sulselbar dapat meningkatkan compliance with OJK provisions. This openness enhances
kepercayaan pemangku kepentingan, mematuhi regulasi stakeholder trust, ensures adherence to banking regulations, and
perbankan, serta mendukung pertumbuhan usaha yang supports sustainable and responsible business growth.
berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Implementation of Sustainable Finance, Including Social and Environmental
Responsibility
Penjelasan tentang penerapan keuangan berkelanjutan, Details regarding the implementation of sustainable finance,
termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan including Social and Environmental responsibility, are elaborated
telah dijelaskan pada Sustainability Report Bank Sulselbar in the Bank Sulselbar Sustainability Report for 2024.
Tahun 2024.
BANK SULSELBAR
655
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 656
Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Terbuka Sesuai Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Implementation of Aspects and Principles of Public Company Governance in
Accordance with the Provisions of the Financial Services Authority
Hingga tanggal 31 Desember 2024, Bank Susleslbar belum As of December 31, 2024, Bank Susleslbar has not had the status
berstatus sebagai perusahaan emiten yang menerbitkan of an issuer company that issues equity securities or as a public
efek bersifat ekuitas atau sebagai perusahaan publik. Oleh company. Therefore, there is no information available regarding
karena itu, tidak tersedia informasi terkait penerapan the implementation of the guidelines for public company
pedoman tata kelola perusahaan terbuka. Governance.
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan Bank
Transparency of Bank Financial and Non-Financial Conditions
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi didasarkan pada POJK The implementation of Integrated Governance is based on
No. 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 dan POJK No. 18/POJK.03/2014 dated November 18, 2014
SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 and SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 dated May 25, 2015
mengenai Penerapan Tata Kelola Terintegrasi (TKT) bagi concerning the Implementation of Integrated Governance
Konglomerasi Keuangan, serta POJK No. 45/POJK.03/2020 (IGC) for Financial Conglomerates, as well as POJK No. 45/
tanggal 16 Oktober 2020 tentang Konglomerasi Keuangan. POJK.03/2020 dated October 16, 2020 concerning Financial
Ketentuan tersebut mengatur perihal pembentukan Conglomerates. These provisions regulate the formation of
Konglomerasi Keuangan, penunjukan Entitas Utama (EU) Financial Conglomerates, the appointment of Main Entities
dalam konglomerasi keuangan dan penerapan TKT secara (EU) in financial conglomerates and the implementation of
komprehensif dan efektif, serta kewajiban. IGC comprehensively and effectively, as well as obligations.
Sampai dengan tahun 2024, Bank Sulselbar belum As of 2024, Bank Sulselbar has not implemented Integrated
menjalankan Tata Kelola Terintegrasi karena bukan Governance because it is not a Group Company or entity of
merupakan Perusahaan Grup maupun entitas dari another company.
perusahaan lainnya.
Good Corporate Governance Assessment
Good Corporate Governance Assessment
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Kriteria yang digunakan dalam melakukan self assessment The criteria used in conducting self-assessment is OJK Circular
adalah Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Letter No. 13/SEOJK.03/2017 concerning Implementation
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Penilaian sendiri of Governance for Commercial Banks. This self-assessment
ini dimaksudkan untuk memetakan kekuatan (strenght) dan is intended to map the strengths and weaknesses of the
kelemahan (weakness) pelaksanaan tata kelola perusahaan di implementation of corporate Governance in the Bank which are
Bank yang ditinjau dari tiga aspek yaitu: reviewed from three aspects, namely:
BANK SULSELBAR
656
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 657
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
a. Governance structure a. Governance structure
Pelaksanaan prinsip tata kelola perusahaan menghasilkan The implementation of corporate Governance principles
outcome yang sesuai dengan harapan stakeholders Bank. produces outcomes that are in accordance with the
Yang termasuk dalam struktur tata kelola Bank adalah expectations of the Bank’s stakeholders. Included in the
Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan satuan kerja pada Bank’s Governance structure are the Board of Commissioners,
Bank. Adapun yang termasuk infrastruktur tata kelola Directors, Committees and work units at the Bank. The Bank’s
Bank antara lain adalah kebijakan dan prosedur, system Governance infrastructure includes policies and procedures,
informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi management information systems and the main tasks and
masing-masing struktur organisasi. functions of each organizational structure.
b. Governance process b. Governance process
Penilaian Governance process bertujuan untuk The assessment of the Governance process aims to assess
menilai efektivitas proses pelaksanaan prinsip tata the effectiveness of the process of implementing corporate
kelola perusahaan yang didukung oleh kecukupan Governance principles supported by the adequacy of the
strukturdan infrastruktur tata kelola Perseroan sehingga Company’s Governance structure and infrastructure so
menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan as to produce outcomes that are in accordance with the
stakeholders. expectations of stakeholders.
c. Governance outcome c. Governance outcome
Penilaian Governance outcome bertujuan untuk The assessment of Governance outcomes aims to assess the
menilaikualitas outcome yang memenuhi harapan quality of outcomes that meet stakeholders’ expectations
stakeholders yang merupakan hasil proses pelaksanaan which are the result of the process of implementing corporate
prinsip tatakelola perusahaan yang didukung oleh Governance principles supported by the adequacy of the
kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Company’s Governance structure and infrastructure.
Perseroan. Yang termasuk dalam Governance outcome Included in Governance outcomes are qualitative and
mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara quantitative aspects, including:
lain yaitu: - Adequate transparency of reports.
- Kecukupan transparansi laporan. - Compliance with laws and regulations.
- Kepatuhan terhadap peraturan perundang- - Consumer protection.
undangan. - Objectivity in conducting assessments/audits.
- Perlindungan konsumen. - Bank performance such as profitability, efficiency, and
- Obyektivitas dalam melakukan assessment/audit. capitalization
- Kinerja bank seperti rentabilitas, efisiensi, dan - Increase/decrease in compliance with applicable
Permodalan provisions and resolution of problems faced by banks
- Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap such as fraud, violations of the Maximum Credit Limit
ketentuan yang berlaku dan penyelesaian (BMPK), violations of provisions related to bank reports
permasalahan yang dihadapi bank seperti fraud, to regulators
pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK), pelanggaran ketentuan terkait laporan bank
kepada regulator
Self assessment meliputi 11 (sebelas) faktor penilaian Self assessment includes 11 (eleven) assessment factors for the
pelaksanaan tata kelola yang meliputi: implementation of Governance, including:
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan - Implementation of the duties and responsibilities of the BOC’s.
Komisaris. - Implementation of the duties and responsibilities of the BOD’s.
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. - Completeness and implementation of the Committee’s
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite. duties.
- Penanganan benturan kepentingan. - Handling of conflicts of interest.
- Penerapan fungsi kepatuhan. - Implementation of the compliance function.
- Penerapan fungsi audit internal. - Implementation of the internal audit function.
- Penerapan fungsi audit eksternal. - Implementation of the external audit function.
BANK SULSELBAR
657
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 658
- Penerapan manajemen risiko termasuk system - Implementation of risk management including the internal
pengendalian internal. control system.
- Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan - Provision of funds to related parties and provision of large
penyediaan dana besar (large exposure). exposure.
- Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank, - Transparency of the Bank’s financial and non-financial
laporan pelaksanaan Good Corporate Governance dan conditions, reports on the implementation of Good Corporate
pelaporan internal. Governance and internal reporting.
- Rencana Strategis Bank. - Bank’s Strategic Plan.
Pihak yang Melakukan Assessment Parties Conducting the Assessment
Proses penilaian sendiri (self assessment) melibatkan The self-assessment process involves the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi, Komite Dewan Komisaris dan Board of Directors, the Board of Commissioners Committee and
unit kerja yang membidangi guna menghasilkan penilaian the work unit in charge in order to produce a comprehensive and
komprehensif dan terstruktur atas pelaksanaan Tata Kelola structured assessment of the implementation of Governance at
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. all levels or levels of the organization.
Skor Penilaian Assessment Score
Tabel Hasil GCG Assessment | GCG Assessment Results Table
2024 2023
No Aspek yang Dinilai % Perolehan % Perolehan Assessed Aspects
Nilai Nilai
Bobot Nilai Bobot Nilai
Pelaksanaan Tugas Dan Implementation of Duties
3
1 Tanggung Jawab Dewan 3 3 3 10% 0,30 and Responsibilities of the
Komisaris Board of Commissioners
Implementation of Duties
Pelaksanaan Tugas Dan
2 2 2 2 2 20% 0,40 and Responsibilities of the
Tanggung Jawab Direksi
Board of Directors
Kelengkapan Dan Completeness and
3 Pelaksanaan Tugas 3 3 3 3 10% 0,30 Implementation of
Komite Committee Duties
Penanganan Benturan Handling of Conflicts of
4 2 3 3 3 10% 0,30
Kepentingan Interest
Penerapan Fungsi Implementation of Bank
5 2 3 3 3 5% 0,15
Kepatuhan Bank Compliance Function
Penerapan Fungsi Audit Implementation of Internal
6 2 2 2 2 5% 0,10
Intern Audit Function
Penerapan Fungsi Audit Implementation of
7 2 2 2 2 5% 0,10
Ekstern External Audit Function
Penerapan Fungsi Implementation of Risk
Manajemen Risiko Management Function
8 2 3 3 3 7,5% 0,23
Termasuk Sistem Including Internal Control
Pengendalian Intern System
Penyediaan Dana kepada
Provision of Funds to
Pihak Terkait (related
Related Parties and
9 party) dan Penyediaan 2 3 3 3 7,5% 0,23
Provision of Large
Dana Besar (large
Exposures;
exposures);
Transparansi Kondisi Transparency of Financial
Keuangan Dan Non and Non-Financial
10 Keuangan, Laporan 2 2 2 2 15,0% 0,30 Conditions, GCG
Pelaksanaan GCG Dan Implementation Reports
Pelaporan Internal and Internal Reporting
BANK SULSELBAR
658
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 659
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Tabel Hasil GCG Assessment | GCG Assessment Results Table
2024 2023
No Aspek yang Dinilai % Perolehan % Perolehan Assessed Aspects
Nilai Nilai
Bobot Nilai Bobot Nilai
11 Rencana Strategis Bank 2 3 3 3 5,0% 0,15 Bank Strategic Plan
Total 29 100% 2,55 Total
Nilai Komposit | Predikat 3
Peringkat Definisi Peringkat Rating Definition
“Mencerminkan Manajemen Bank telah
“Reflects that the Bank’s Management has
melakukan penerapan Good Corporate
implemented Good Corporate Governance
Governance yang secara umum cukup baik.
which is generally quite good. This is reflected
Hal ini tercermin dari pemenuhan yang
in the adequate fulfillment of the principles
cukup memadai atas prinsip-prinsip Good
of Good Corporate Governance. If there are
Individual 3 Corporate Governance. Apabila terdapat
weaknesses in the implementation of the
kelemahan dalam penerapan prinsip Good
principles of Good Corporate Governance, then
Corporate Governance, maka secara umum
in general these weaknesses are quite significant
kelemahan tersebut cukup signifikan dan
and require sufficient attention from the Bank’s
memerlukan perhatian yang cukup dari
management.”
manajemen Bank.”
Konsolidasi - -
Analisis Analysis
Pemaparan di atas disimpulkan dari kondisi yang berdasarkan The above presentation is concluded from the conditions based
self assessment sebagai berikut: on self-assessment as follows:
1. Governance structure 1. Governance structure
• Aspek Governance structure PT. Bank Sulselbar adalah • Governance structure aspects of PT. Bank Sulselbar are
sbb: as follows:
1) Jumlah Pengurus / Dewan Komisaris (Dekom) 1) The number of Management / Board of Commissioners
dan Direksi PT. Bank Sulselbar sampai pada akhir (Dekom) and Directors of PT. Bank Sulselbar until
bulan Desember 2024 / Semester II belum sesuai the end of December 2024 / Semester II is not in
ketentuan yang berlaku dengan jumlah Anggota accordance with applicable provisions with the
Dewan Komisaris sebanyak 2 orang belum sesuai number of Board of Commissioners members of
dengan Anggaran Dasar PT.Bank Sulselbar 2 people not in accordance with the Articles of
karena adanya kekosongan Struktur Komisaris Association of PT. Bank Sulselbar due to the vacancy
Utama serta jumlah Anggota Dewan Komisaris of the Main Commissioner Structure and the number
minimal 3 orang tetapi yang saat ini hanya 2 of Board of Commissioners members of at least 3
orang, satu orang Komisaris Independen dan satu people but currently only 2 people, one Independent
l orang Komisaris. Commissioner and one Commissioner.
2) Keanggotaan paling sedikit 50 % jumlah Anggota 2) Membership of at least 50% of the number of
Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen Board of Commissioners members is Independent
dari jumlah anggota minimal 3 orang tidak Commissioners from the minimum number of
terpenuhi karena sebelumnyan anggota Dewan members of 3 people is not fulfilled because
Komisaris berjumlah 4 orang tetapi saat ini hanya previously the number of Board of Commissioners
2 orang; members was 4 people but currently only 2 people;
3) Salah satu Anggota Dewan Komisaris Bapak DR. 3) One of the Board of Commissioners members,
Marsuki DEA yang diangkat oleh RUPS pada Mr. DR. Marsuki DEA who was appointed by the
tanggal 15 Oktober 2020 dan Surat Dewan GMS on October 15, 2020 and the Letter of the
BANK SULSELBAR
659
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 660
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal Board of Commissioners of the Financial Services
23 Desember 2020 No. KEP-202/D,03/2020 Authority (OJK) dated December 23, 2020 No. KEP-
yang telah berakhir masa jabatannya sebagai 202/D,03/2020 whose term of office as Independent
Komisaris Independen di PT.Bank Sulselbar pada Commissioner at PT. Bank Sulselbar has ended on
tanggal 23 Desember 2024; December 23, 2024;
4) Anggota Dewan Komisaris tidak ada merangkap 4) Members of the Board of Commissioners do not hold
jabatan kecuali yang telah ditetapkan oleh concurrent positions except those determined by the
Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Financial Services Authority (OJK);
5) Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata 5) The Board of Commissioners has a Work Procedure
Kerja yang mengatur etika kerja, waktu kerja dan Guideline that regulates work ethics, working hours
rapat. and meetings.
6) Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki 6) All members of the Board of Commissioners have
integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan adequate integrity, competence, and financial
yang memadai; reputation;
7) Anggota Dewan Komisaris memiliki kompetensi 7) Members of the Board of Commissioners have
yang memadai dan relevan dengan jabatannya adequate competence and are relevant to their
untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab positions to carry out their duties and responsibilities
serta mampu mengimplementasikan kompetensi and are able to implement the competence they have
yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas dan in carrying out their duties and responsibilities.
tanggung jawabnya. 8) All members of the Board of Commissioners of PT
8) Seluruh Anggota Dewan Komisaris PT Bank Bank Sulselbar have passed the fit and proper test by
Sulselbar telah lulus fit and proper test oleh the Financial Services Authority;
Otoritas Jasa Keuangan; 9) All members of the Board of Commissioners are
9) Seluruh Anggota Dewan Komisaris berdomisili di domiciled in Makassar / Head Office of PT. Bank
kota Makassar / Kantor Pusat PT.Bank Sulselbar; Sulselbar;
10) Mayoritas pengurus bank (komisaris & direksi) 10) The majority of the bank’s management (commissioners
tidak memiliki hubungan kepengurusan, & directors) do not have any management, financial, or
keuangan, kekeluargaan; family relationships;
Komposisi Pengurus / Dewan Komisaris Composition of the Management / Board of
PT.Bank Sulselbar Commissioners of PT. Bank Sulselbar
Komisaris Utama : -- President Commissioner: --
Komisaris Independen : Adlinsyah M Nasution Independent Commissioner: Adlinsyah M Nasution
Komisaris Independen : -- Independent Commissioner: --
Komisaris Non Independen : Muhammad Idris Non-Independent Commissioner: Muhammad Idris
11) Anggota Direksi PT Bank Sulselbar telah lulus fit 11) Members of the Board of Directors of PT Bank
and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan; Sulselbar have passed the fit and proper test by the
12) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal Financial Services Authority;
12 Agustus 2024 telah menetapkan Bapak 12) The General Meeting of Shareholders (GMS) on August
Dirhamsyah Kadir sebagai Direktur Pemasaran 12, 2024 has appointed Mr. Dirhamsyah Kadir as the
& Syariah dengan Akta No. 07 oleh Notaris Marketing & Sharia Director with Deed No. 07 by
Rachmawati Laica Marzuki SH serta berdasarkan Notary Rachmawati Laica Marzuki SH and based on
surat Dewan Komisioner OJK Nomor KERP- the letter of the OJK Board of Commissioners Number
46/D.03/2024 tanggal 8 Juli 2024; KERP-46 / D.03 / 2024 dated July 8, 2024;
BANK SULSELBAR
660
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 661
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Komposisi Pengurus / Anggota Direksi Composition of Management / Members of the
PT. Bank Sulselbar BOD’s PT. Bank Sulselbar
Direktur Utama : Yulis Suandi President Director: Yulis Suandi
Direktur Operasional dan TI : Iswadi Ayub Director of Operations and IT: Iswadi Ayub
Direktur Kepatuhan : Dian Anggriani Utina Compliance Director: Dian Anggriani Utina
Direktur Kredit & UMKM : Dwi Zulkarnaen Director of Credit & UMKM: Dwi Zulkarnaen
Direktur Pemasaran & Syariah: Dirhamsyah Kadir Director of Marketing & Sharia: Dirhamsyah Kadir
13) Seluruh Anggota Direksi berdomisili di kota 13) All members of the Board of Directors are domiciled
Makassar / Kantor Pusat PT.Bank Sulselbar; in the city of Makassar / Head Office of PT. Bank
14) Mayoritas anggota Direksi telah memiliki Sulselbar;
pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang 14) The majority of the members of the Board of Directors
operasional sebagai Pejabat Eksekutif Bank; have at least 5 (five) years of experience in the
15) Untuk membantu tugas tugas Dewan Komisaris operational field as Bank Executive Officers;
telah dibentuk komite-komite dibawah langsung 15) To assist the duties of the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris yaitu Komite Pemantau Risiko, committees have been formed directly under the
Komite Audit, Komite Nominasi dan Komite Board of Commissioners, namely the Risk Oversight
Remunerasi tertuang dalam SK Direksi No. Committee, Audit Committee, Nomination Committee
SK/037/DIR/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 and Remuneration Committee as stated in the Board
sebagai berikut: of Directors Decree No. SK/037/DIR/III/2024 dated
March 20, 2024 as follows:
Komite Audit
Ketua : Adlinsyah M Nasution, sebagai Ketua Audit Committee
Anggota : H. Sukiman, sebagai Anggota Chairman: Adlinsyah M Nasution, as Chairman
Anggota : Abdul Rahman, sebagai Anggota Member: H. Sukiman, as Member
Anggota : Faisal, sebagai Anggota Member: Abdul Rahman, as Member
Member: Faisal, as Member
Komite Pemantau Risiko
Ketua : ------ Risk Oversight Committee
Anggota : Aras Tusdin, sebagai Anggota Chairman: ------
Anggota : Oky Deviani, sebagai Anggota Member: Aras Tusdin, as Member
Anggota : Baso Pajung, sebagai Anggota Member: Oky Deviani, as Member
Member: Baso Pajung, as Member
Komite Remunerasi
Ketua : ------- Remuneration Committee
Anggota : Adlinsyah M. Nasution, sebagai Chairman: -------
Anggota Member: Adlinsyah M. Nasution, as Member
Anggota : Muhammad Idris, sebagai Anggota Member: Muhammad Idris, as Member
Anggota : H. Muslimin Abbas, sebagai Anggota Member: H. Muslimin Abbas, as Member
Anggota : H. Nurhayati Abdullah, sebagai Anggota Member: H. Nurhayati Abdullah, as Member
Anggota : Pemimpin Divisi Human Capital, sebagai Member: Head of Human Capital Division, as
Anggota Member
Komite Nominasi Nomination Committee
Ketua : Adlinsyah M. Nasution, sebagai Ketua Chairman: Adlinsyah M. Nasution, as Chairman
Anggota : Muhammad Idris, sebagai Anggota Member : Muhammad Idris, as Member
Anggota : Margaretha, sebagai Anggota Member : Margaretha, as Member
Anggota : Pemimpin Divisi Human Capital, sebagai Member : Head of Human Capital Division, as
Anggota Member
BANK SULSELBAR
661
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 662
16) Setiap Ketua Komite Dewan Komisaris berasal 16) Each Chairman of the Board of Commissioners
dari Komisaris Independen; Committee comes from Independent Commissioners;
17) Bank telah menunjuk KAP / Kantor Akuntan 17) The Bank has appointed KAP / Public Accounting Firm
Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan
Palilingan & Rekan license No. 140/KM. I/2013 & Rekan license No. 140 / KM. I / 2013 through the
melalui rekomendasi dan hasil evaluasi Dewan recommendation and evaluation results of the Board
Komisaris yang ditetapkan untuk melakukan of Commissioners which was appointed to conduct
Audit Laporan Keuangan PT. Bank Sulselbar the Audit of the Financial Statements of PT. Bank
Tahun buku 2024 serta Dewan Komisaris PT. Sulselbar for the 2024 financial year and the Board
Bank Sulselbar telah mendapat kewenangan of Commissioners of PT. Bank Sulselbar has received
dari RUPS dalam menetapkan KAP untuk tahun authority from the GMS in determining the KAP for
berikutnya; the following year;
18) Dewan Komisaris telah menetapkan pengkinian 18) The Board of Commissioners has determined the
dan penyusunan sebanyak 9 (sembilan) Buku updating and preparation of 9 (nine) Company
Pedoman Perusahaan (BPP) dan Direksi telah Guidelines (BPP) and the Board of Directors has
menetapkan 62 (enam puluh dua) Standar determined 62 (sixty-two) Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP) dan mengeluarkan Procedures (SOP) and issued 66 (sixty-six) Circulars
66 (enam puluh enam) Surat Edaran sebagai as a guide in the implementation of bank operations
panduan dalam pelaksanaan operasional bank that have been internalized and Socialized through
yang telah dilakukan internalisasi dan sosialisasi training held jointly by the Compliance Division and
melalui pelatihan yang diselenggarakan bersama the Human Capital Division and related Work Units;
oleh Divisi Kepatuhan dan Divisi Human Capital 19) The available organizational levels have been
serta Unit Kerja terkait; equipped and fulfilled with adequate human resource
19) Jenjang organisasi yang tersedia telah dilengkapi needs according to the bank’s operational needs.
serta dipenuhi dengan kebutuhan sumber
daya manusia yang memadai sesuai kebutuhan
operasional bank.
• Faktor positif aspek Governance structure Bank • Positive factors of the Governance structure aspect of
Sulselbar: Bank Sulselbar:
1) Dewan Komisaris telah melakukan dan 1) The Board of Commissioners has made and provided
memberikan rekomendasi dan persetujuan atas recommendations and approval for the proposed
usulan persetujuan Buku Pedoman Perusahaan approval of the Company Guidelines Book (BPP);
(BPP); 2) Members of the Board of Commissioners Committee
2) Anggota Komite Dewan Komisaris telah have met the required qualifications, education,
memenuhi, kualifikasi, pendidikan, pengalaman experience and abilities;
dan kemampuan yang dipersyaratkan; 3) Implementation of management meetings (Board of
3) Pelaksanaan rapat pengurus (Dekom dan Commissioners and Board of Directors) in accordance
Direksi) sesuai ketentuan yang dilakukan untuk with the provisions carried out to discuss strategies
membahas strategi pencapaian target bisnis, for achieving business targets, developments and
perkembangan dan permasalahan serta isyu problems and current issues;
terkini; 4) In terms of assisting the implementation of the
4) Dalam hal untuk membantu pelaksanaan tugas board of directors’ duties in determining policies
direksi dalam menetapkan kebijakan sebagai as the basis for implementing bank operations, the
dasar pelaksanaan operasional bank telah ALCO Committee, Risk Management Committee,
dibentuk Komite ALCO, Komite Manajemen Information Technology Director, Human Resource
Risiko, Pengarah Teknologi Informasi, Manajemen Management, Code of Conducts and Discipline,
Sumberr Daya Manusia, Kode Etik dan Disiplin, Efficiency Management Committee, Credit/
Komite Manajemen Efisiensi, Komite Kebijakan Financing Policy Committee, Product Committee,
BANK SULSELBAR
662
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 663
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Kredit/pembiayaan, Komite Produk, Komite Credit Committee have been formed.
Kredit. 5) The Sharia Business Unit does not have a Special Sharia
5) Unit Usaha Syariah tidak ada Direktur Khusus Director at PT. Bank Sulselbar but in its operations
Syariah di PT.Bank Sulselbar tetapi dalam the Sharia Business Unit is directly supervised by the
operasinalnya Unit Usaha Syariah di supervisi Marketing and Sharia Director;
lanigsung oleh Direktur Pemasaran dan Syariah;
• Faktor negatif aspek Governance structure Bank • Negative factors of the Governance structure aspect of Bank
Sulselbar adalah : Sulselbar are:
1) Hingga akhir bulan Desember 2024 jumlah 1) Until the end of December 2024, the number of
Anggota Dewan Komisaris PT.Bank Sulselbar Members of the Board of Commissioners of PT.
sebanyak 2 orang yang sebelumnya sebanyak Bank Sulselbar is 2 people, previously there were 4
4 orang, adanya kekosongan jabatan Komisaris people, there is a vacancy in the position of President
Utama dan berakhirnya masa jabatan salah satu Commissioner and the end of the term of office of one of
Komisaris Independen, maka dalam struktur the Independent Commissioners, so that the structure of
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dekom the implementation of the duties and responsibilities of
belum sesuai ketentuan yang terdapat dalam the Board of Commissioners is not in accordance with
Anggaran Dasar PT.Bank Sulselbar Pasal 15 yang the provisions contained in the Articles of Association
menyatakan bahwa salah seorang dari Anggota of PT. Bank Sulselbar Article 15 which states that one
Dewan Komisaris dapat diangkat menjadi of the Members of the Board of Commissioners can be
Komisaris Utama serta jumlah anggota Dewan appointed as President Commissioner and the number
Komisaris minimal 3 orang; of members of the Board of Commissioners is at least 3
2) Jumlah dan komposisi anggota Dewan Pengawas people;
Syariah (DPS) saat ini hanya 1 orang setelah 2) The number and composition of members of the Sharia
Bapak Muhlis Supri meninggal dunia pada bulan Supervisory Board (DPS) is currently only 1 person after
Desember 2023 hingga bulan Desember 2024 Mr. Muhlis Supri passed away in December 2023 until
belum ada penggangi maka jumlah dan komposisi December 2024 there has been no replacement, so this
ini tidak sesuai dengan Anggaran Dasar PT.Bank number and composition are not in accordance with
Sulselbar serta jumlah Anggota DPS sebelumnya the Articles of Association of PT. Bank Sulselbar and
perna berjumlah 3 orang sejak berdirinya Divisi the number of DPS members previously amounted to 3
UUS tahun 2007, kondisi terakhir saat laporan people since the establishment of the UUS Division in
ini disusun bahwa seleksi atas rekrutmen 2007, the latest condition when this report was compiled
anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) sedang was that the selection for the recruitment of members of
berlangsung dengan adanya beberapa nama yang the Sharia Supervisory Board (DPS) was ongoing with
akan dibahas dalam RUPS terdekat yang telah several names to be discussed in the nearest GMS which
mendapatkan rekomendasi dari Dewan Syariah had received recommendations from the National Sharia
Nasional Majelis Ulama Indonesai (DSN-MUI); Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI);
3) Belum adanya penetapan dalam RUPS tentang 3) There has been no determination in the GMS regarding
remunerasi pengurus bank, sesuai temuan Badan the remuneration of bank management, according to the
Pemeriksa Keuangan (BPK) Propinsi Sulawesi findings of the Audit Board of South Sulawesi Province
Selatan Tahun 2020. (BPK) in 2020.
2. Governance process 2. Governance process
• Faktor positif aspek Governance process PT Bank • Positive factors of Governance process aspect of PT Bank
Sulselbar adalah: Sulselbar are:
1) Bank telah melakukan penyampaian informasi 1) The Bank has delivered financial and non-financial
keuangan dan non keuangan kepada publik information to the public through its homepage and
melalui homepage dan media surat kabar lokal local and national newspaper media;
maupun nasional;
BANK SULSELBAR
663
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 664
2) Pengurus (Direksi dan Komisaris) telah 2) The Management (Board of Directors and
mengkomunikasikan Rencana Bisnis Bank kepada Commissioners) has communicated the Bank’s
ke seluruh jenjang organisasi yang ada pada bank Business Plan to all levels of the organization in the
hingga kantor cabang; bank up to the branch offices;
3) Penyampaian Rencana Bisnis Bank / RBB kepada 3) Submission of the Bank’s Business Plan/RBB to the
Otoritas Jasa Keuangan sesuai waktu; Financial Services Authority on time;
4) Para Pengurus (Dekom dan Direksi) dan pajabat 4) The Management (Board of Commissioners and
eksekutif hingga kepada para Pemimpin Cabang Directors) and executive officials up to Branch
serta Pemimpin Departemen pada Kantor Pusat Managers and Department Managers at the Head
telah melakukan pelaporan Harta Kekayaan Office have reported State Officials’ Wealth/LHKPN
Penyelenggara Negara/LHKPN kepada KPK to the KPK periodically/annually through the LHKPN
secara periodik / tahunan melalui aplikasi LHKPN application totaling 248 people;
sejumlah 248 orang;
5) Para Pengurus (Dekom & Direksi) serta pejabat 5) The Management (Board of Commissioners &
eksekutif telah memenuhi persyaratan Sertifikasi Directors) and executive officials have fulfilled
Manajemen Risiko sesuai level dan jenjang the Risk Management Certification requirements
jabatan; according to their level and rank;
6) Dewan Pengawas Syariah (DPS) telah melakukan 6) The Sharia Supervisory Board (DPS) has conducted a
review terhadap SOP terkait aspek syariah, review of the SOP related to sharia aspects, a study of
kajian terhadap aktivitas operasional Unit the operational activities of the Sharia Business Unit,
Usaha Syariah, uji petik akad dan skim syariah, random testing of sharia contracts and schemes,
rekomendasi atas kajian rencana penerbitan recommendations on the study of plans to issue new
produk baru sesuai ketentuan syariah; products in accordance with sharia provisions;
7) Dewan Pengawas Syariah telah melakukan 7) The Sharia Supervisory Board has conducted
aktivitas pengawasan terhadap operasional Divisi supervisory activities on the operations of the UUS
UUS yaitu pengawasan terhadap 6 aktivitas; Division, namely supervision of 6 activities;
• Penambahan fitur registrasi Online • Addition of Online registration features
• Penambahan produk Open API Bank • Addition of Bank Sulselbar Open API products
Sulselbar • Implementation of Virtual Account Debit
• Penyelenggaraan produk Virtual Account products
Debit • Bank Guarantee Products
• Produk Bank Garansi • LKS-Cash Waqf Recipients
• LKS-Penerima Wakaf Uang • PKS Bank with PT. FIF
• PKS Bank dengan PT. FIF
8) Dewan Pengawas Syariah memberikan pendapat 8) The Sharia Supervisory Board provides sharia
syariah atas produk baru dan aktivitas baru yang opinions on new products and new activities that
akan dilakukan hal ini agar setiap produk dan will be carried out so that every product and bank
aktivitas bank pada Unit Usaha Syariah telah activity in the Sharia Business Unit is in accordance
sesuai dengan Fatwa Ulama dan ketentuan with the Ulama Fatwa and sharia provisions;
Syariah;
9) Bank Sulselbar telah mengimlementasikan GRC 9) Bank Sulselbar has implemented GRC (Governance,
(Governance, Risk and Compliance) dengan mulai Risk and Compliance) by starting to measure Gap
melakukan pengukuran Gap Analisis untuk Analysis to find out what is needed to achieve GRC
mengetahui hal-hal yang perlu untuk mencapai maturity at composite level 5 which will be achieved
maturitas GRC ditingkat komposit 5 yang akan in 2026;
dicapai pada Tahun 2026 mendatang;
10) Bank telah menerapkan ISO-37001 Sistem 10) The Bank has implemented ISO-37001 Anti-
Manajemen Anti Penyuapan dan ISO-27001 Bribery Management System and ISO-27001
tentang Penerapan Sistem Manajemen on the Implementation of Information Security
Keamanan Informasi; Management System;
BANK SULSELBAR
664
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 665
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
11) Bank telah melakukan pengujian keamanan 11) The Bank has conducted security testing of the use
penggunaan teknologi seperti perangkat, sistem, of technology such as devices, systems, applications,
aplikasi, dan uji ketahanan dan keamanan atas and resilience and security tests against cyber
serangan siber. attacks.
12) Dalam pengadaan barang dan jasa bank telah 12) In the procurement of goods and services, the bank
memiliki SOP Pengadaan Barang dan Jasa yang has an SOP for Procurement of Goods and Services
dalam proses pengadaan telah mengacu pada which in the procurement process has referred to
ketentuan yang berlaku. applicable provisions.
13) Para pengurus (Dekom dan Direksi) hingga para 13) The administrators (Board of Commissioners and
pejabat 2 level dibawah Direksi telah melakukan Directors) to officials 2 levels below the Directors have
penyampaian laporan jika adanyan penerimaan submitted reports if there is any receipt or provision
atau pemberian Gratifikasi sesuai penerapan of Gratuities in accordance with the implementation
ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti of ISO 37001 on the Anti-Bribery Management
Penyuapan (SMAP) atas pemberian gratifikasi System (SMAP) for the provision of gratuities from
dari nasabah, mitra kerjasama, rekanan customers, cooperation partners, procurement
pengadaan barang & jasa, rekanan TI, Notaris partners for goods & services, IT partners, Notaries
serta pemberian dari pihak internal maupun and gifts from internal and external parties.
eksternal.
• Faktor negatif aspek Governance process PT Bank • Negative factors of the Governance process aspect of PT
Sulselbar adalah: Bank Sulselbar are:
1) Masih terdapat temuan eksternal BPK-RI hingga 1) There are still 7 external findings from BPK-RI until
Desember 2024 sebanyak 7 temuan yang belum December 2024 that have not been completed, 31
selesai, 31 temuan belum ditindaklanjuti dan 7 findings have not been followed up and 7 findings
temuan tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan cannot be followed up for valid reasons from a total
yang sah dari jumlah temuan sebanyak 267 of 267 recommendations, completion achievement
rekomendasi, pencapaian penyelesaian 91%; of 91%;
2) Terdapat temuan eksternal Otoritas Jasa 2) There are 483 external findings from the Financial
Keuangan hingga Desember 2024 sebanyak Services Authority until December 2024, 411 of
483 temuan, sebanyak 411 dinyatakan selesai, which have been declared completed, 56 findings
56 temuan yang belum selesai dan sebanyak that have not been completed and 16 findings
16 temuan belum ditindaklanjuti karena dalam have not been followed up because they are in the
proses clearance dan belum jatuh tempo atau clearance process and have not matured or with a
dengan pencapaian penyelesaian 85%; completion achievement of 85%;
3) Terdapat Risk Metric yang melampaui Risk 3) There are Risk Metrics that exceed Risk Tolerance
Tolerance seperti NPL, NPF/syariah, RIM, Jumlah such as NPL, NPF/sharia, RIM, Number of Frauds,
Fraud, ROA, ROE, NIM dan BOPO; ROA, ROE, NIM and BOPO;
4) Dari 16 (enam belas) Rencana Penerbitan 4) Of the 16 (sixteen) New Product & Activity Issuance
Produk & Aktifitas Baru (RPPB), yang terealisasi Plans (RPPB), 12 will be realized, 4 will be realized in
sebanyak 12 akan direalisasikan sebanyak 4 pada 2025. This is not in accordance with the commitment
tahun 2025 hal ini tidak sesuai dengan komitmen to the OJK, which according to the notes states that
pada OJK yang menurut catatan bahwa realisasi the realization of RPPB should be realized no later
RPPB baiknya direalisasikan paling lambat than all RPPBs are realized no later than June 2024
semua RPPB terealisasi paling lambat pada bulan in order to have an impact on the growth of the bank’s
Juni 2024 agar memberikan dampak terhadap business;
pertumbuhan bisnis bank;
BANK SULSELBAR
665
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 666
5) Adanya tren kenaikan klaim ATM yang berpotensi 5) There is an increasing trend in ATM claims that
adanya Risiko Operasional dengan melakukan have the potential for Operational Risk by making
perbaikan terhadap tindak lanjut penyelesaian improvements to the follow-up to the settlement of
klaim ATM dan Mobile/Internet Banking nasabah ATM claims and Mobile/Internet Banking customers
sebagaimana kebijakan internal; as per internal policies;
6) Khusus Penyaluran / Penyediaan dana besar 6) Specifically for the Distribution/Provision of large
(large eksposures), kepada Analis masih perlu funds (large exposures), Analysts still need to improve
meningkatkan kompetensi dan kehati hatian their competence and caution in analyzing credit
dalam analisa penyaluran kredit dan pembiayaan; distribution and financing;
7) Hingga posisi Juni 2024 masih terdapat 18 kasus 7) Until the position of June 2024, there were still 18
hukum diantaranya adalah kasus Pidana umum, legal cases including general criminal cases, civil
Perdata, Pidana Khusus, Tipikor, Pidana Tipi cases, special criminal cases, corruption cases, bank
Bank, Perdata Kasasi dan Sengketa Pajak. tipi criminal cases, civil cassation cases and tax
8) Masih terdapat pemenuhan benturan disputes.
kepentingan yang harus dipenuhi dengan 8) There is still a fulfillment of conflicts of interest that
pernyataan. must be fulfilled with a statement.
3. Governance outcome 3. Governance outcome
• Faktor positif aspek Governance outcome PT Bank • Positive factors in the Governance outcome aspect of PT
Sulselbar adalah : Bank Sulselbar are:
1) Hasil penilaian Kantor Akuntan Publik / KAP 1) The results of the Public Accounting Firm/KAP
disampaikan kepada masyarakat dan nasabah assessment are conveyed to the public and
melalui media cetak dan elektronik/Web PT. customers through print and electronic media/PT.
Bank Sulselbar; Bank Sulselbar’s website;
2) Bank Sulselbar telah memenuhi ketentuan terkait 2) Bank Sulselbar has fulfilled the provisions related to
dengan aspek kecukupan modal pemenuhan the aspects of capital adequacy, fulfillment of credit
ketentuan bidang perkreditan serta pemeliharaan provisions and maintenance of liquidity:
likuiditas:
Pemenuhan ketentuan Kepatuhan Bank per Fulfillment of Bank Compliance provisions as of
Desember 2024 December 2024
Aspek Kepatuhan Acuan Ketentuan Pemenuhan Bank
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
≥ 8% 28,43%
(KPMM)
Pelampauan / Pelanggaran Batas Maksimum Tidak terdapat
Tidak diperkenankan pelampauan
Pemberian Kredit (BMPK) pelampauan
Rasio NPL ≤ 5% 2,49 % Gross
Bank mendapat insentif 3,70 % sehingga
Rasio Giro Wajib Minimum Primer 5,34 %
Ratarata ≥ 9% menjadi ≥ 5,30 %
Rasio PLM ≥5% 26,83%
Ratio NSFR 100% 93%
Rasio LCR 100 % 130,32 %
Rasio PDN 20% 0,85 %
GWM Valas 4% rata dan harian 4,81 %
BANK SULSELBAR
666
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 667
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
3). Penyaluran CSR 3). CSR Distribution
Periode Juli s/d Desember 2024 PT.Bank Period July to December 2024 PT. Bank Sulselbar
Sulselbar menyalurkan Dana CSR sesuai segmen distributes CSR Funds according to the following
sbb: segments:
No. Bidang Jumlah | Total Field
1 Sosial / Bencana 1.907.675.000 Social / Disaster
2 Sarana Prasarana Publik 3.551.300.000 Public Infrastructure
3 Kesehatan 201.594.000 Health
4 Lingkungan Hidup 143.000.000 Environment
5 Pendidikan dan Budaya 76.727.500 Education and Culture
6 Olahraga dan Pemuda 54.000.000 Sports and Youth
7 Pembinaan UMKM 472.820.589 UMKM Development
Total 6.407.117.089 Total
• Faktor negatif aspek Governance outcome Bank • Negative factors of the Governance outcome aspect of
Sulselbar adalah : Bank Sulselbar are:
1) Periode Juli sd Desember 2024 terdapat 1 (satyu) 1) From July to December 2024 there were 1 (one)
frekwensi denda dari Otoritas Jasa Keuangan frequency of fines from the Financial Services
dan 2 (dua) Bank Indonesia yaitu : Authority and 2 (two) Bank Indonesia, namely:
• Denda dari Ototritas Jasa Keuangan karena • Fines from the Financial Services Authority
permintaan informasi SLIK tidak sesuai because the request for SLIK information did
ketentuan berdadsarkan OJK tanggal 3 not comply with the provisions based on the
September 2024 sebesar Rp. 150.000.000 OJK dated September 3, 2024 amounting to
(seratus lima puluh juta rupiah); IDR 150,000,000 (one hundred and fifty million
• Tidak menyampaikan laporan LBUT KI rupiah);
Keuangan Harian ke Bank Indonesia • Not submitting the Daily Financial KI LBUT
berdasarkan surat Bank Indonesia tanggal 23 report to Bank Indonesia based on a letter from
Desember 2024 dengan denda sebesar Rp. Bank Indonesia dated December 23, 2024 with
2.000.000 (dua juta rupiah) a fine of IDR 2,000,000 (two million rupiah)
• Pelanggaran koreksi laporan di luar waktu ke • Violation of report corrections outside the time
Bank Indonesia berdasarkan surat dari Bank to Bank Indonesia based on a letter from Bank
Indonesia tanggal 3 Desember 2024 dengan Indonesia dated December 3, 2024 with a fine of
denda sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu IDR 50,000 (fifty thousand rupiah).
rupiah).
2) Periode Juli s/d Desember 2024 terdapat 2) From July to December 2024, there were 21,723
pengaduan nasabah sebanyak 21.723 (dua puluh (twenty one thousand seven hundred and twenty
satu ribu tujuh ratus dua puluh tiga) dengan three) customer complaints with the following
rincian pengaduan nasabah sebagai berikut: customer complaint details:
1. Giro :1 1. Giro: 1
2. Kredit :0 2. Credit: 0
3. Tabungan :0 3. Savings: 0
4. ATM : 18.834 4. ATM: 18,834
5. Bank Garansi :1 5. Bank Guarantee: 1
6. Obligasi :0 6. Bonds: 0
7. Electronic Banking : 2.888 7. Electronic Banking: 2,888
Total : 21.723 Total: 21,723
BANK SULSELBAR
667
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 668
3) Laporan Loss Event Database (LED) per 3) Loss Event Database (LED) report as of December
Desember 2024 sebagai berikut: 2024 as follows:
- Total LED posisi Juni 2024 - Total LED position June 2024
Rp. 25.359.043.324 Rp. 25,359,043,324
- Penurunan pencatatan kerugian - Decrease in recorded losses
Rp. 419.306.669 Rp. 419,306,669
- Total LED Per Des 2024: - Total LED as of December 2024:
Rp. 24.939.736.655 Rp. 24,939,736,655
4) Masih terdapat outstanding baki debet kasus 4) There is still an outstanding debit balance of fraud
fraud sebesar 37,4 Miliar yang salah satunya cases amounting to 37.4 billion, one of which is
adalah kasus kredit fiktif pada Kantor Cabang a fictitious credit case at the Pasangkayu Branch
Pasangkayu. Office.
5) Adanya pemberitaan negatif Selama Semester II 5) There was negative news During Semester II of 2024
Tahun 2024 terdapat 2 (dua) publikasi negative there were 2 (two) negative online publications
online yang dicapture oleh Divisi Corporate captured by the Corporate Secretary Division,
Secretary yaitu: namely:
1. Sindosulse.Com dugaan uang palsu beredar di 1. Sindosulse.Com alleged counterfeit money
Pemkab Luwu berasal dari PT.Bank Sulselbar; circulating in the Luwu Regency Government
2. Indiwarta.Com, Geger, warga Takalar came from PT. Bank Sulselbar;
mengaku tarik uang Palsu di ATM Bank 2. Indiwarta.Com, Commotion, Takalar residents
Sulselbar admitted to withdrawing counterfeit money at
Bank Sulselbar ATMs
Terhadap 2 (dua) pemberitaan tersebut divisi Regarding the 2 (two) news reports, the Corporate
Corporate Secretary telah melakukan: Secretary division has carried out:
• Berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk • Coordinating with related work units to trace the
melakukan penelurusan akar permasalahan; root of the problem;
• Melakukan verifikasi dan mengumpulkan • Verifying and collecting data through
data melalui koordinasi dengan unit-unit coordination with related work units such as
kerja terkait seperti SKAI dan Dept. Litigasi SKAI and the Litigation and Non-Litigation Dept.;
dan Non Litigasi; • Classifying media that publish negative
• Mengklasifikasikan media yang melakukan publications. Because they are not included in
publikasi negatif. Karena tidak termasuk the top tiers category, it is not a priority to follow
dalam kategori top tiers, tidak menjadi up on publishing positive news on the media
prioritas untuk ditindaklanjuti mempublish concerned;
berita positif pada media ybs; • Appointing a spokesperson or being represented
• Menunjuk spokeperson atau diwakili oleh by the Public Relations Dept. directly to provide
Dept. Humas langsung untuk memberikan the right of reply to the media;
hak jawab kepada media; • Increasing the release of news on positive
• Memperbanyak rilis pemberitaan kegiatan activities or achievements of Bank Sulselbar to
positif atau pencapaian Bank Sulselbar untuk increase positive publications.
memperbanyak publikasi positif.
Periode Semester II (Juli s/d Desember) tahun In Semester II (July to December) of 2024, there were
2024 terdapat 6 (enam) kasus fraud yang terjadi 6 (six) fraud cases that occurred at Bank Sulselbar,
pada Bank Sulselbar yaitu 1 (satu) pelakunya namely 1 (one) perpetrator was a permanent
pegawai tetap dan 5 (lima) pelakunya pegawai employee and 5 (five) perpetrators were non-
tidak tetap atau alih daya. permanent or outsourced employees.
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya Recommendations and Follow-up
Selama tahun 2024, tidak terdapat rekomendasi dari OJK. During 2024, there were no recommendations from the OJK.
BANK SULSELBAR
668
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 669
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Transparansi Praktik Bad Governance
Transparency of Bad Governance Practices
Perusahaan menyadari bahwa praktik-praktik Bad The Company is aware that Bad Corporate Governance practices
Corporate Governance akan mengganggu sistem Tata Kelola will disrupt the Good Corporate Governance (GCG) system that
Perusahaan yang baik (GCG) yang telah dibangun. Dalam has been built. In order to support this, throughout 2024, the
rangka mendukung hal tersebut, sepanjang tahun 2024, Company will not take any actions and policies related to bad
Perseroan tidak melakukan segala tindakan serta kebijakan corporate Governance practices as shown in the following table:
yang berkaitan dengan praktik bad corporate Governance
yang ditunjukkan pada tabel sebagai berikut:
Kejadian Keterangan Incident
Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari There are reports as a company that pollutes the
Tidak Ada
lingkungan environment
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, Important cases being faced by the company, subsidiaries,
entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan members of the Board of Directors, and/or members of the
Tidak Ada
Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan Board of Commissioners who are currently serving are not
dalam Laporan Tahunan disclosed in the Annual Report
Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan Tidak Ada Non-compliance in fulfilling tax obligations
Ketidaksesuaian penyajian laporan tahunan dan laporan Incompatibility of presentation of annual reports and
Tidak Ada
keuangan dengan peraturan yang berlaku dan SAK financial statements with applicable regulations and SAK
Kasus terkait buruh dan karyawan Tidak Ada Cases related to workers and employees
Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada There is no disclosure of operating segments in listed
Tidak Ada
perusahaan listed companies
Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan There is a discrepancy between the hardcopy Annual Report
Tidak Ada
hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy and the softcopy Annual Report
BANK SULSELBAR
669
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 670
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Dalam setiap aspek operasionalnya, Bank Sulselbar In every aspect of its operations, Bank Sulselbar is committed to
berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap keputusan ensuring that every decision and business activity taken provides
dan aktivitas bisnis yang diambil memberikan manfaat significant benefits to all stakeholders. The Bank believes that
yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan. Bank Corporate Social Responsibility is not just an obligation, but a
meyakini bahwa tanggung jawab sosial perusahaan bukan strategic need that can have a positive impact on the company’s
hanya sekadar kewajiban, melainkan merupakan kebutuhan value. In this context, the focus of implementing our Social
strategis yang dapat menghasilkan dampak positif terhadap responsibility is directed at efforts to support the achievement
nilai perusahaan. Dalam konteks ini, fokus pelaksanaan of sustainable development goals or Sustainable Development
tanggung jawab sosial kami diarahkan pada upaya Goals (SDGs).
mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan
atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di sektor As a financial institution operating in the banking sector, Bank
perbankan, Bank Sulselbar telah berkomitmen untuk Sulselbar has committed to implementing a sustainable finance
menerapkan program keuangan berkelanjutan yang sejalan program that is in line with the financial sector’s support for
dengan dukungan sektor keuangan terhadap pembangunan sustainable development. We recognize that the financial system
berkelanjutan. Kami menyadari bahwa sistem keuangan has a crucial role in preventing funding or investment practices
memiliki peranan yang krusial dalam mencegah praktik in business activities that exploit resources excessively. Such
pendanaan atau investasi pada kegiatan usaha yang actions have the potential to cause Social inequality and negative
mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan. Tindakan impacts on the environment.
tersebut berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial serta
dampak negatif terhadap lingkungan hidup.
Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan di Bank The implementation of Corporate Social Responsibility at Bank
Sulselbar berlandaskan pada Peraturan Otoritas Jasa Sulselbar is based on the Financial Services Authority Regulation
Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 mengenai (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa of Sustainable Finance for Financial Services Institutions
Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, serta mengacu Issuers and Public Companies, and refers to the international
pada standar internasional ISO 26000. Sesuai dengan Surat standard ISO 26000. In accordance with the Circular Letter
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 of the Financial Services Authority No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau concerning the Form and Content of Annual Reports of Issuers
Perusahaan Publik, informasi mengenai tanggung jawab or Public Companies, information regarding Corporate Social
sosial perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan tata Responsibility, particularly relating to sustainable Governance,
kelola keberlanjutan, kinerja ekonomi, kinerja lingkungan, economic performance, Environmental performance, and Social
dan kinerja sosial, disajikan dalam Laporan Keberlanjutan performance, is presented in the Sustainability Report which is
yang dipublikasikan terpisah dari Laporan Tahunan. published separately from the Annual Report.
BANK SULSELBAR
670
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 671
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance (GCG)
Pernyataan Pelaksanaan Prinsip-Prinsip
Tata Kelola yang Baik
Statement on Implementation of Good Governance Principles
Tata kelola yang baik di sektor perbankan merupakan Good Governance in the banking sector is a crucial element
elemen krusial yang harus diterapkan oleh seluruh pihak that must be implemented by all parties involved in this
yang terlibat dalam industri ini. Implementasi tata kelola industry. The implementation of effective Governance not only
yang efektif tidak hanya berkontribusi pada peningkatan contributes to improving bank performance, but also strengthens
kinerja bank, tetapi juga memperkuat kepatuhan terhadap compliance with applicable regulations in the banking sector.
regulasi yang berlaku di sektor perbankan.
Dalam upaya untuk mencapai standar tinggi dalam tata In an effort to achieve high standards in Governance, the bank’s
kelola, manajemen bank berkomitmen untuk secara management is committed to continuously improving and
berkelanjutan meningkatkan dan menanamkan budaya instilling a business culture and behavior that is in accordance
serta perilaku bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip with the principles of Governance. This includes transparency,
tata kelola. Hal ini mencakup transparansi, akuntabilitas, accountability, responsibility, independence, and attention
tanggung jawab, independensi, serta perhatian terhadap to equality and fairness. We strive to ensure that all business
kesetaraan dan kewajaran yang adil. Kami berupaya untuk practices are carried out sustainably for the common good.
memastikan bahwa semua praktik bisnis dijalankan secara
berkesinambungan demi kebaikan bersama.
BANK SULSELBAR
671
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 672
Eksposur Risiko Exposure Risk
Page 673
Page 674
Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank
Risk Profile and Bank Soundness Level
Bank Sulselbar mengikuti Peraturan OJK No. 4/ Bank Sulselbar adheres to OJK Regulation No. 4/POJK.03/2016
POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan regarding the Assessment of the Health Level of General Banks
Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK No. 14/ and OJK Circular Letter No. 14/SEOJK.03/2017 concerning
SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Bank Umum the Assessment of the Level of General Banks. These guidelines
sebagai pedoman yang antara lain mengatur bahwa stipulate that banks are required to conduct a self-assessment of
bank diwajibkan untuk melakukan penilaian sendiri their Bank Soundness Level (TKB) utilizing a risk-based approach
(Self Assessment) Tingkat Kesehatan Bank (TKB) dengan (Risk Based Bank Rating), both individually and on a consolidated
menggunakan pendekatan risiko (Risk Based Bank Rating), basis.
baik secara individual maupun secara konsolidasi.
Untuk itu, Bank Sulselbar mengeluarkan Surat Keputusan Consequently, Bank Sulselbar issued Directors' Decree No.
Direksi No. 96/DIR-BPD/XII/2011 tanggal 30 Desember 96/DIR-BPD/XII/2011, dated December 30, 2011, which
2011 tentang Sistem Aplikasi Tingkat Kesehatan Bank establishes the Bank Sulselbar Health Level Application System.
Sulselbar. Surat Direksi tersebut telah diaplikasikan ke This decree has been implemented in the provision system with
dalam sistem ketentuan tersebut dengan cakupan penilaian an assessment scope encompassing the following factors:
meliputi faktor-faktor sebagai berikut:
a. Profil Risiko (Risk Profile) a. Risk Profile
b. Good Corporate Governance (GCG) b. Good Corporate Governance (GCG)
c. Rentabilitas (Earning) c. Profitability
d. Permodalan (Capital) d. Capital
Berikut hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank untuk tahun The results of the Bank Soundness Level assessment for 2024 are
2024 as follows:
No Faktor Penilaian Peringkat
1 Profil Risiko 2-Low to Moderate
2 Tata Kelola 3 –(Cukup Baik)
3 Rentabilitas 2 -Memadai
4 Permodalan 2 -Memadai
PERINGKAT TINGKAT KESEHATAN BANK 2 -Sehat
Analisis kondisi bank secara keseluruhan berdasarkan faktor The analysis of the overall condition of the bank, based on the
penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB) berdasarkan Risiko Bank Soundness Level (TKB) assessment factors, indicates that
menunjukkan bahwa bank berada pada Peringkat Komposit the bank holds a Composite Rating of 2 (Healthy), with the
2 (Sehat), dengan rincian sebagai berikut: following details:
• Profil Risiko berada pada kategori Low to Moderate, • The Risk Profile is categorized as Low to Moderate, with
dengan risiko inheren Low to Moderate serta kualitas inherent risks considered Low to Moderate and a Fair quality
penerapan manajemen risiko yang Fair. of risk management implementation.
• Penerapan Good Corporate Governance (GCG) • The implementation of Good Corporate Governance (GCG)
secara umum masuk dalam kategori Cukup Baik, generally falls into the Fairly Good category, indicating that
yang mencerminkan bahwa manajemen bank telah the bank’s management has executed adequate Governance
melaksanakan tata kelola yang cukup memadai. Hal ini practices. This is evidenced by the satisfactory fulfillment of
terlihat dari pemenuhan prinsip-prinsip GCG yang cukup GCG principles; however, several weaknesses remain that
BANK SULSELBAR
674
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 675
Eksposure Risiko
Risk Exposure
baik. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dalam require further attention from management.
implementasi prinsip tata kelola yang perlu mendapatkan
perhatian lebih dari manajemen.
• Rentabilitas menunjukkan bahwa bank memiliki kinerja • Profitability indicates that the bank demonstrates strong
yang baik dalam menghasilkan laba, mencerminkan performance in profit generation, reflecting healthy and
profitabilitas yang sehat dan stabil. stable profitability.
• Permodalan menggambarkan bahwa bank memiliki • Capitalization shows that the bank maintains a capital level
tingkat permodalan di atas persyaratan minimum above the minimum requirements and is well-positioned to
dan mampu meng-cover risiko yang dihadapi. Namun, cover the risks it faces. Nevertheless, capital management
pengelolaan permodalan masih perlu ditingkatkan guna requires further enhancement to optimally support business
mendukung pertumbuhan bisnis secara lebih optimal. growth.Overall,
Profil Risiko Risk Profile
Secara keseluruhan, Profil Risiko Bank Sulselbar Tahun Bank Sulselbar’s Risk Profile for 2024 is categorized as Low
2024 berada dalam kategori Low to Moderate, dengan to Moderate, demonstrating effective risk management
penerapan manajemen risiko yang cukup baik namun masih implementation; however, there remains room for improvement
memerlukan peningkatan di beberapa aspek. Untuk menjaga in several areas. To ensure stability and sustainable growth,
stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan, bank perlu the bank must enhance the effectiveness of risk supervision,
meningkatkan efektivitas pengawasan risiko, memperkuat strengthen risk management information systems, and increase
sistem informasi manajemen risiko, serta meningkatkan human resource capacity in risk management.
kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan risiko.
Penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko disimpulkan The assessment of risk management The implementation quality
3 - Fair, dengan rincian sebagai berikut: has been assessed as 3 – Fair, with the following details:
• Tata kelola risiko: • Risk Governance:
o Penilaian Risk Appetite dan Risk Limit berada dalam • The evaluations of Risk Appetite and Risk Limits are
kategori satisfactory.
o Pengawasan (oversight) oleh Dewan Komisaris & • Oversight by the Board of Commissioners and Board of
Direksi masih perlu ditingkatkan. Directors requires
• Kerangka manajemen risiko: • Risk Management Framework:
o Struktur organisasi dan kebijakan manajemen risiko • The organizational structure and risk management
berada dalam kategori satisfactory. policies are
• Proses manajemen risiko: • Risk Management Process:
o Sistem informasi manajemen dan pengelolaan sumber • Management information systems and human resource
daya manusia masih memerlukan peningkatan. management necessitate improvement.
• Sistem pengendalian internal: • Internal Control System:
o Sudah berjalan namun masih membutuhkan • The system is operational but requires further
peningkatan lebih lanjut untuk memastikan improvement to strengthen risk mitigation.
efektivitas mitigasi risiko.
Good Corporate Governance Good Corporate Governance
Berdasarkan hasil Self Assessment Good Corporate Governance According to the results of the Self-assessment of Good Corporate
(GCG) Semester II Tahun 2024, Bank Sulselbar memperoleh Governance (GCG) for the second semester of 2024, Bank
peringkat komposit 3 yang mencerminkan penerapan Sulselbar received a composite rating of 3, indicating a fairly
tata kelola perusahaan dalam kategori cukup baik. Hal ini good implementation of corporate Governance. This reflects that
menunjukkan bahwa prinsip-prinsip GCG telah diterapkan the principles of GCG have been adequately applied by the Bank,
dengan cukup baik oleh Bank, meskipun masih terdapat though there is still potential for improvement in various aspects.
ruang untuk perbaikan di beberapa aspek. Apabila terdapat Any identified weaknesses in the application of corporate
BANK SULSELBAR
675
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 676
kelemahan dalam penerapan prinsip tata kelola perusahaan, Governance principles are generally minor and can be promptly
maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifian dan addressed by bank management.
dapat segera dilakukan perbaikan oleh manajemen bank.
Penjelaan penilaian tata kelola perusahaan dapat dilihat A detailed explanation of the corporate Governance assessment
pada sub laporan tata kelola dalam laporan tahunan ini. can be found in the Governance sub-report within this annual
report.
Rentabilitas
Peringkat rentabilitas Bank Sulselbar adalah “2”/Memadai.
Profitability
Hal ini dapat disimpulkan: Bank Sulselbar’s profitability rating stands at “2”/Adequate. This
1. Kinerja bank dalam menghasilkan laba (rentabilitas) assessment indicates:
memadai. 1. The bank’s performance in generating profits (rentability) is
2. Sumber-sumber yang mendukung rentabilitas cukup adequate.
memadai. 2. The sources supporting profitability are relatively adequate.
3. Komponen-komponen yang mendukung core earnings
cukup memadai. 3. The components contributing to core earnings are
4. Kemampuan laba dalam meningkatkan permodalan dan
prospek laba di masa depan memadai. 4. Profitability related to capital growth and future profit
5. Kemampuan bank menghasilkan laba dari langkah prospects is adequate.
pengembangan dan penerapan program sistematis yang 5. The bank’s ability to generate profits through the
berorientasi pelanggan telah mengalami peningkatan development and implementation of systematic customer-
dan masih perlu ditingkatkan. oriented programs has improved but requires further
6. Kemampuan bank menerapkan strategi profitabilitas
dengan meningkatkan efisiensi perlu peningkatan, 6. The bank’s capacity to execute profitability strategies by
khususnya dalam hal menekan biaya dana melalui increasing efficiency, particularly in reducing funding costs
peningkatan CASA. through enhancing
Permodalan
Capitalization
Peringkat permodalan Bank Suselbar adalah “2”/ Memadai.
Hal ini berarti Bank memiliki kualitas dan kecukupan Bank Sulselbar’s capitalization rating is “2”/Adequate. This
permodalan yang relatif memadai terhadap profil risikonya, indicates that the bank possesses relatively adequate capital
namun pengelolaan permodalan masih perlu ditingkatkan, quality and sufficiency for its risk profile; however, capital
yang diuraikan sebagai berikut: management requires enhancement, as outlined below:
1. Kecukupan Permodalan (Memadai):
a. B ank memiliki tingkat permodalan di atas 1. Capital Adequacy (Adequate):
persyaratan minimum dan dapat mengcover risiko a. The bank maintains a capital level that exceeds minimum
yang dihadapi. requirements and is adequately positioned to mitigate
b. Kualitas komponen permodalan pada umumnya baik the associated risks.
dan dapat menyerap kerugian. b. The quality of the capital components is generally robust
2. Pengelolaan Permodalan (Memadai): and capable of absorbing losses.
a. Secara umum manajemen permodalan adalah 2. Capital Management (Adequate):
memadai, namun bank belum memiliki kebijakan dan a. Overall, capital management is adequate; however,
prosedur pengelolaan modal yang terperinci. the bank has yet to establish comprehensive capital
b. Akses modal bank yang bersumber dari pemegang management policies and procedures.
saham perlu ditingkatkan. b. Access to capital from shareholders should be enhanced.
BANK SULSELBAR
676
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 677
Page 678
Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Tahunan PT Bank Sulselbar
Annual Risk Exposure and Capital Publication Report of PT Bank Sulselbar
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Key Measures Report (Key Metrics)
PT. Bank Sulselbar PT. Bank Sulselbar
Posisi Laporan Desember 2024 (Individual) Position Report December 2024 (Individual)
(Dalam Jutaan Rupiah)-(In million rupiah)
Desember September Maret
No. Deskripsi Juni 2024 Desember
2024 2024 2024
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 4,764,991 4,560,071 4,402,078 4,792,449 4,334,276
2 Modal Inti (Tier 1) 4,764,991 4,560,071 4,402,078 4,792,449 4,334,276
3 Total Modal 4,960,976 4,754,363 4,590,703 4,973,176 4,516,362
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 17,449,981 17,205,593 16,783,169 16,258,636 16,338,457
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase
dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 27.31% 26.50% 26.23% 29.48% 26.53%
6 Rasio Tier 1 (%) 27.31% 26.50% 26.23% 29.48% 26.53%
7 Rasio Total Modal (%) 28.43% 27.63% 27.35% 30.59% 27.64%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
9 Countercyclical Buffer (0 -2.5% dari ATMR) (%) 2.50% 2.50% 2.50% 2.50% 2.50%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% -2.5%) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 2.50% 2.50% 2.50% 2.50% 2.50%
12 Komponen CET1 untuk buffer 19.31% 18.50% 18.23% 21.48% 18.53%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 33,276,698 32,034,112 31,175,132 30,638,685 31,321,836
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
14 14.32% 13.45% 14.12% 15.64% 13.84%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
14b 14.32% 13.45% 14.12% 15.64% 13.84%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
14c 14.30% 13.54% 14.30% 15.62% 3.59%
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
BANK SULSELBAR
678
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 679
Eksposure Risiko
Risk Exposure
(Dalam Jutaan Rupiah)-(In million rupiah)
Desember September Maret
No. Deskripsi Juni 2024 Desember
2024 2024 2024
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
14d 14.30% 13.54% 14.30% 15.62% 13.59%
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 0 0 0 0 0
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 0 0 0 0 0
17 LCR (%) 0 0 0 0 0
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 0 0 0 0 0
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 0 0 0 0 0
20 NSFR (%) 0 0 0 0 0
Analisis Kualitatif
---
*T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
BANK SULSELBAR
679
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 680
Umum - Perbedaan antara Cakupan General - Differences between
Konsolidasi sesuai standar akuntansi Consolidated Coverage according to
dengan ketentuan kehati-hatian (LI1) accounting standards and prudential
PT. Bank Sulselbar provisions (LI1) PT. Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2024 Position December 2024 ,31
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
sebagaimana Nilai tercatat mengacu
tercantum berdasarkan pada
Keterangan Sesuai
dalam prinsip Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
kerangka
publikasi kehati- kerangka kerangka kerangka permodalan
counterparty
laporan hatian risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
Indonesia
Aset
Kas 661,286 661,286 - - - - -
Penempatan pada
1,450,189 1,450,189 -
Bank Indonesia
Penempatan pada
16,653 16,653 - - - - -
bank lain
Tagihan spot dan
834 834 - - - - -
derivatif/forward
Surat berharga yang
6,175,113 6,175,113 - - - - -
dimiliki
Surat berharga yang
dijual dengan janji - - - - - - -
dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
395,551 395,551 - - - - -
dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 76,140 76,140 - - - - -
Kredit yang diberikan 21,906,680 21,906,680 - - - - -
Pembiayaan syariah
1,535,131 1,535,131 - - - - -
1)
Penyertaan modal 25,108 25,108 - - - - -
Aset keuangan
108,275 108,275 - - - - -
lainnya
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset 554,210 554,210 - - - - -
keuangan -/-
Aset tidak berwujud 86,944 86,944 - - - - -
Aset tetap dan
868,637 868,637 - - - - -
inventaris
Aset non produktif 1,173 1,173 - - - - -
Aset lainnya 805,957 805,957 - - - - -
BANK SULSELBAR
680
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 681
Eksposure Risiko
Risk Exposure
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
sebagaimana Nilai tercatat mengacu
tercantum berdasarkan pada
Keterangan Sesuai
dalam prinsip Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
kerangka
publikasi kehati- kerangka kerangka kerangka permodalan
counterparty
laporan hatian risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
Total Aset 33,133,567 33,133,567 - -
Kewajiban
Giro 3,774,278 3,774,278 - - - - -
Tabungan 6,859,942 6,859,942 - - - - -
Deposito 9,533,246 9,533,246 - - - - -
Uang Elektronik 0 0 - - - - -
Liabilitas kepada
0 0 - - - - -
Bank Indonesia
Liabilitas kepada
2,094,073 2,094,073 - - - - -
bank lain
Liabilitas spot dan
0 0 - - - - -
derivatif/forward
Liabilitas atas surat
berharga yang dijual
640,149 640,149 - - - - -
dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 0 0 - - - - -
Surat berharga yang
1,611,446 1,611,446 - - - - -
diterbitkan
Pinjaman/
pembiayaan yang 1,581,966 1,581,966 - - - - -
diterima
Setoran jaminan 1,200 1,200 - - - - -
Liabilitas antarkantor
0 0 - - - - -
2)
Liabilitas lainnya 1,944,769 1,944,769 - - - - -
Kepentingan
minoritas (minority 0 0 - - - - -
interest)
Total Liabilitas 28,041,069 28,041,069 - - - - -
Analisis Kualitatif
BANK SULSELBAR
681
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 682
Umum - Sumber perbedaan utama General - Primary Source of Differences
antara eksposur sesuai ketentuan between Prudential Exposure and
kehati-hatian dengan carrying values Carrying Values According to Financial
sesuai standar akuntansi keuangan Accounting Standards (LI2) of PT. Bank
(LI2) PT. Bank Sulselbar Posisi 31 Sulselbar Position December 2024 ,31
Desember 2023
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
sebagaimana Nilai tercatat mengacu
tercantum berdasarkan pada
Keterangan Sesuai
dalam prinsip Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
kerangka
publikasi kehati- kerangka kerangka kerangka permodalan
counterparty
laporan hatian risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
Indonesia
Aset
Kas 661,286 661,286 - - - - -
Penempatan pada
1,450,189 1,450,189 -
Bank Indonesia
Penempatan pada
16,653 16,653 - - - - -
bank lain
Tagihan spot dan
834 834 - - - - -
derivatif/forward
Surat berharga yang
6,175,113 6,175,113 - - - - -
dimiliki
Surat berharga yang
dijual dengan janji - - - - - - -
dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
395,551 395,551 - - - - -
dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 76,140 76,140 - - - - -
Kredit yang diberikan 21,906,680 21,906,680 - - - - -
Pembiayaan syariah
1,535,131 1,535,131 - - - - -
1)
Penyertaan modal 25,108 25,108 - - - - -
Aset keuangan
108,275 108,275 - - - - -
lainnya
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset 554,210 554,210 - - - - -
keuangan -/-
Aset tidak berwujud 86,944 86,944 - - - - -
Aset tetap dan
868,637 868,637 - - - - -
inventaris
Aset non produktif 1,173 1,173 - - - - -
BANK SULSELBAR
682
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 683
Eksposure Risiko
Risk Exposure
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
sebagaimana Nilai tercatat mengacu
tercantum berdasarkan pada
Keterangan Sesuai
dalam prinsip Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
kerangka
publikasi kehati- kerangka kerangka kerangka permodalan
counterparty
laporan hatian risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
Aset lainnya 805,957 805,957 - - - - -
Total Aset 33,133,567 33,133,567 - -
Kewajiban
Giro 3,774,278 3,774,278 - - - - -
Tabungan 6,859,942 6,859,942 - - - - -
Deposito 9,533,246 9,533,246 - - - - -
Uang Elektronik 0 0 - - - - -
Liabilitas kepada
0 0 - - - - -
Bank Indonesia
Liabilitas kepada
2,094,073 2,094,073 - - - - -
bank lain
Liabilitas spot dan
0 0 - - - - -
derivatif/forward
Liabilitas atas surat
berharga yang dijual
640,149 640,149 - - - - -
dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 0 0 - - - - -
Surat berharga yang
1,611,446 1,611,446 - - - - -
diterbitkan
Pinjaman/
pembiayaan yang 1,581,966 1,581,966 - - - - -
diterima
Setoran jaminan 1,200 1,200 - - - - -
Liabilitas antarkantor
0 0 - - - - -
2)
Liabilitas lainnya 1,944,769 1,944,769 - - - - -
Kepentingan
minoritas (minority 0 0 - - - - -
interest)
Total Liabilitas 28,041,069 28,041,069 - - - - -
Analisis Kualitatif
BANK SULSELBAR
683
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 684
Penjelasan Utama Antara Nilai Main Explanation of Recorded Value
Tercatat Sesuai Standar Akuntansi According to Financial Accounting
Keuangan Dengan Ketentuan OJK Standards and OJK Provisions (LIA)
(LIA)
1. Bank harus menjelaskan asal perbedaan antara 1. The bank is required to clarify the origin of discrepancies
nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, between recorded values in financial statements and
sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai exposure values according to prudential provisions, as
eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian, sebagaimana detailed in templates LI1 and LI2.
terdapat pada template LI1 dan LI2
a. Bank harus menjelaskan sumber perbedaan a. The bank must elucidate the source of significant
signifikan antara nilai pada kolom (a) dan (b) di LI1: differences between the values in columns (a) and (b) in
Tidak ada perbedaan antara nilai tercatat LI1:
sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan There is no discrepancy between the recorded value in
keuangan dengan nilai tercatat berdasarkan prinsip the published financial statements and the value based
kehati-hatian, karena PT Bank Sulselbar tidak on prudential principles, as PT Bank Sulselbar does not
memiliki anak usaha berupa perusahaan asuransi operate a subsidiary in the form of an insurance company.
b. Bank harus menjelaskan sumber perbedaan antara b. The bank must clarify the source of any differences
nilai tercatat dan nilai yang digunakan untuk tujuan between the recorded value and the value utilized for
pengaturan yang tercantum pada LI2 : regulatory purposes, as indicated in LI2:
Tidak ada perbedaan nilai tercatat dan nilai yang There is no difference between the recorded value and
digunakan untuk tujuan pengaturan yang tercantum the value used for regulatory purposes as outlined in LI2.
pada LI2.
c. Sesuai dengan implementasi dari panduan pada c. In alignment with the guidelines for prudential valuation,
valuasi prudensial, bank harus menjelaskan sistem the bank must describe the systems and controls in place
dan kontrol untuk memastikan estimasi valuasi to ensure accurate and reliable valuation estimates:
prudensial dan dapat diandalkan : PT Bank Sulselbar does not engage in prudential
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial valuation.
2. Pengungkapan harus memasukkan: 2. Disclosure must encompass:
a. Metodologi valuasi, termasuk penjelasan sejauh a.. Valuation methodology, including an explanation of the
mana penggunaan metodologi mark-to-market dan extent to which mark-to-market and mark-to-model
mark to-model : PT Bank Sulselbar does not conduct prudential valuation.
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial b. A description of the independent price verification
b. Deskripsi proses verifikasi harga independen : process: PT Bank Sulselbar does not engage in
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial prudential valuation.
c. Prosedur untuk penyesuaian valuasi atau reserves c. Procedures for Adjusting Valuations or Reserves
(termasuk deskripsi proses dan metodologi untuk Including descriptions of the process and methodology
menilai posisi trading dengan tipe instrumen): for assessing trading positions by instrument type:
PT Bank Sulselbar tidak memiliki valuasi prudensial PT Bank Sulselbar does not have a prudential valuation.
BANK SULSELBAR
684
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 685
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Permodalan - Komposisi Permodalan Capital - Capital Composition (CC1) PT
(CC1) PT. Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2024 Position as of 31 December 2024
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam
No Komponen (Bahasa Indonesia) berasal dari Neraca
Jutaan Rupiah)
Konsolidasi 1)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 2,217,649
2 Laba ditahan 625,824
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 2,239,482
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 5,082,955
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan
7 -
dalam trading book
8 Goodwill -
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) 6,704
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A
Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi
16 N/A
Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
18 N/A
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di
atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi
19 diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang N/A
diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights -
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas
21 N/A
batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A
23 investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24 mortgage servicing rights N/A
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
BANK SULSELBAR
685
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 686
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam
No Komponen (Bahasa Indonesia) berasal dari Neraca
Jutaan Rupiah)
Konsolidasi 1)
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
26a. Selisih PPKA dan CKPN 284,869
26b. PPKA non produktif 1283
26c. Aset Pajak Tangguhan -
26d. Penyertaan 25108
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
26f. Eksposur sekuritisasi -
26g. Lainnya -
Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor
27 -
pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 317,964
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen 4,764,991
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi -
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam
34 -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain -
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
39 N/A
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di
atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
40 N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
41a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor
42 -
pengurangnya
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 4,764,991
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) -
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam
48 -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
BANK SULSELBAR
686
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 687
Eksposure Risiko
Risk Exposure
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam
No Komponen (Bahasa Indonesia) berasal dari Neraca
Jutaan Rupiah)
Konsolidasi 1)
Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan
50 195,985
jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 195,985
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain -
Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi
diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
54 diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham N/A
yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold 5% namun
tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan,
dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan, yang
mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas yang N/A
dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5% tetapi yang
tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik G-SIBs)
Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan
55 dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short N/A
yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
56a. Sinking fund -
56b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 195,985
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 4,960,976
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 17,449,981
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan
Modal (Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR) 27.31%
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 27.31%
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 28.43%
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) 19.31%
65 Capital Conservation Buffer -
66 Countercyclical Buffer 2.50%
67 higher loss absorbency requirement -
Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi
Buffer (persentase terhadap ATMR)
68 Untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri: Bagian 19.31%
Dana Usaha yang ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan sebagai
persentase dari ATMR) yang tersedia untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
BANK SULSELBAR
687
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 688
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam
No Komponen (Bahasa Indonesia) berasal dari Neraca
Jutaan Rupiah)
Konsolidasi 1)
Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya pada
72 N/A
entitas keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari
75 N/A
kewajiban pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
76 N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
78 N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018
s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas
81 N/A
cap setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap
83 N/A
setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A
Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas
85 N/A
cap setelah redemptions dan maturities)
Analisis Kualitatif
Jenis Prmodalan Bank Sulselbar saat ini merupakan Saham Biasa
Permodalan - Rekonsiliasi Capital - Capital Reconciliation (CC2)
Permodalan (CC2) PT. Bank Sulselbar PT Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2024 Position as of 31 December 2024
Neraca Konsolidasi dengan
cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi
No Pos-pos berdasarkan ketentuan kehati-
hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
ASET
1 Kas 661,286 661,286
2 Penempatan pada Bank Indonesia 1,450,189 1,450,189
3 Penempatan pada bank lain 16,653 16,653
4 Tagihan spot dan derivatif/forward 834 834
5 Surat berharga yang dimiliki 6,175,113 6,175,113
6 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 0 0
BANK SULSELBAR
688
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 689
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Neraca Konsolidasi dengan
cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi
No Pos-pos berdasarkan ketentuan kehati-
hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
7 395,551 395,551
kembali (reverse repo)
8 Tagihan akseptasi 76,140 76,140
9 Kredit yang diberikan 21,906,680 21,906,680
10 Pembiayaan syariah 1) 1,535,131 1,535,131
11 Penyertaan modal 25,108 25,108
12 Aset keuangan lainnya 108,275 108,275
13 Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- 554,210 554,210
a. Surat berharga 10,000 10,000
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 1) 543,759 543,759
c. Lainnya 451 451
14 Aset tidak berwujud 86,944 86,944
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- 80,240 80,240
15 Aset tetap dan inventaris 868,637 868,637
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- 345,654 345,654
16 Aset non produktif 1,173 1,173
a. Properti terbengkalai 0 0
b. Agunan yang diambil alih 0 0
c. Rekening tunda 1,173 1,173
d. Aset antarkantor 2) 0 0
17 Aset lainnya 805,957 805,957
TOTAL ASET 33,133,567 33,133,567
LIABILITAS DAN EKUITAS
1 Giro 3,774,278 3,774,278
2 Tabungan 6,859,942 6,859,942
3 Simpanan berjangka 9,533,246 9,533,246
4 Uang Elektronik 0 0
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia 0 0
6 Liabilitas kepada bank lain 2,094,073 2,094,073
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward 0 0
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
8 640,149 640,149
kembali (repo)
9 Liabilitas akseptasi 0 0
10 Surat berharga yang diterbitkan 1,611,446 1,611,446
11 Pinjaman/pembiayaan yang diterima 1,581,966 1,581,966
12 Setoran jaminan 1,200 1,200
13 Liabilitas antarkantor 2) 0 0
14 Liabilitas lainnya 1,944,769 1,944,769
15 Kepentingan minoritas (minority interest) 0 0
BANK SULSELBAR
689
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 690
Neraca Konsolidasi dengan
cakupan konsolidasi
Neraca Publikasi
No Pos-pos berdasarkan ketentuan kehati-
hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
16 Modal disetor 2,213,136 2,213,136
a. Modal dasar 4,000,000 4,000,000
b. Modal yang belum disetor -/- 1,786,864 1,786,864
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - 0
17 Tambahan modal disetor 4,513 4,513
a. Agio - 0
b. Disagio -/- - 0
c. Dana setoran modal 4,513 4,513
d. Lainnya - 0
18 Penghasilan komprehensif lain 279,968 279,968
a. Keuntungan 280,618 280,618
b. Kerugian -/- 650 650
19 Cadangan 1,969,057 1,969,057
a. Cadangan umum 1,959,515 1,959,515
b. Cadangan tujuan 9,542 9,542
20 Laba/rugi 625,824 625,824
a. Tahun-tahun lalu - 0
b. Tahun berjalan 625,824 625,824
c. Dividen yang dibayarkan -/- - 0
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 33,133,567 33,133,567
Analisis Kualitatif
Jenis Permodalan Bank Sulselbar saat ini merupakan Saham Biasa
Permodalan - Fitur Utama Instrumen Capitalization - Key Features of Capitalization
Permodalan dan Instrumen TLAC- Instruments and TLAC-Eligible (CCA)
Eligible (CCA) PT. Bank Sulselbar Instruments of PT Bank Sulselbar
Posisi 31 Desember 2024 Position as of 31 December 2024
a
No Indonesia Informasi
Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit N/A
2 Nomor identifikasi N/A
3 Hukum yang digunakan N/A
Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada
3a Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh N/A
hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM N/A
BANK SULSELBAR
690
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 691
Eksposure Risiko
Risk Exposure
a
No Indonesia Informasi
Kuantitatif/Kualitatif
4 Pada saat masa transisi N/A
5 setelah masa transisi N/A
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu N/A
7 Jenis Instrumen N/A
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM N/A
9 Nilai par dari instrumen N/A
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan N/A
11 Tanggal penerbitan N/A
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo N/A
13 Tanggal jatuh tempo N/A
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan N/A
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon /dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga tetap atau floating N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan N/A
19 Ada atau tidaknya dividend stopper N/A
20 Fully discretionary; partial atau mandatory N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain N/A
22 Non-kumulatif atau kumulatif N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya N/A
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian N/A
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up N/A
34a Tipe subordinasi N/A
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi N/A
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Bank Sulselbar belum menerbitkan surat berharga untuk permodalan
BANK SULSELBAR
691
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 692
Permodalan - Pengungkapan Capitalization - Qualitative Disclosures
Kualitatif Mengenai Struktur Regarding Capital Structure and Capital
Permodalan Dan Kecukupan Adequacy
Permodalan
Struktur Permodalan PT Bank Sulselbar Capital Structure of PT Bank Sulselbar
Kepemilikan Saham Share Jumlah
Pemerintah Provinsi SulSel 32.64% 722,436
Pemerintah Kab/Kota se-SulSel 59.96% 1,326,922
Pemerintah Provinsi Sulbar 2.02% 44,769
PemerintahKab/Kotase-SulBar 4.73% 104,670
Koperasi PT Bank Sulselbar 0.65% 14,339
Jumlah 100% 2,213,136
Komposisi permodalan Bank terdiri dari 2 (dua) komponen The Bank's capital composition comprises two primary
utama yaitu Modal Inti dan Modal Pelengkap, dimana Modal components: Core Capital and Supplementary Capital. Core
Inti terdiri dari dari Modal Disetor dan Cadangan Tambahan Capital includes Paid-in Capital and Additional Capital Reserves,
Modal. Sedangkan Modal Pelengkap adalah Upper Tier-2 while Supplementary Capital consists of Upper Tier-2, which is
yang merupakan Cadangan Umum Aset Produktif. the General Reserve of Productive Assets.
Pada periode laporan, 95.97% komposisi permodalan Bank During the reporting period, 95.97% of the Bank's capital was
adalah Modal Inti, dimana 50.46% dari Modal Inti merupakan classified as Core Capital, with 50.46% represented by paid-in
modal disetor dan sisanya adalah cadangan tambahan modal. capital and the remainder as additional capital reserves. Of the
Dari cadangan tambahan modal sebesar 32.08% adalah dari additional capital reserves, 32.08% originated from the Current
komponen Laba Tahun Berjalan yang diperhitungkan 100%. Year's Profit component, calculated at 100%.
Kecukupan Permodalan Capital Adequacy
Sesuai Pilar 1 Basel 2, PT Bank Sulselbar melakukan In accordance with Pillar 1 of Basel II, PT Bank Sulselbar
perhitungan kecukupan permodalan berdasarkan metode calculates capital adequacy following a method consistent with
yang selaras dengan roadmap penerapan Basel 2 di the roadmap for implementing Basel II in Indonesian banking.
perbankan Indonesia, dengan uraian sebagai berikut: The calculations are as follows:
a Risiko Kredit dihitung dengan menggunakan a. Credit Risk is assessed using the Standardized Approach (SA).
Standardized Approach (SA)
b Risiko Operasional dihitung dengan menggunakan b. Operational Risk is evaluated using the Standardized
Standardized Approach (SA) Approach (SA).
c Risiko Pasar dihitung menggunakan Standard Method. c. Market Risk is determined using the Standard Method.
Perhitungan kecukupan modal minimum yang dilakukan The calculation of minimum capital adequacy is designed not
bank, tidak hanya ditujukan untuk menyerap potensi only to absorb potential losses arising from credit risk, market
kerugian akibat risiko kredit, risiko pasar & risiko operasional risk, and operational risk as per Pillar 1 but also to consider other
sebagaimana Pilar 1, namun dilakukan dengan tetap material risks, including liquidity risk and additional risks.
memperhitungkan risiko lain yang material antara lain risiko
likuiditas dan risiko ‘lain’.
BANK SULSELBAR
692
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 693
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Olehnya penyediaan modal minimum dilakukan dengan Consequently, the establishment of minimum capital is informed
memperhitungkan penilaian profil risiko yang diatur dalam by the risk profile assessment outlined in Pillar 2 of Basel II, or
Pilar 2 Basel 2 atau ICAAP - Internal Capital Adequacy the Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP).
Assessment Process). Selain hal tersebut, bank juga Furthermore, banks allocate capital to mitigate losses during
mengalokasikan modal untuk mengantisipasi kerugian abnormal conditions (Economic Capital).
dalam kondisi yang tidak normal (Economic Capital).
Dengan metode ini, memastikan bank memiliki permodalan This methodology ensures that the bank maintains sufficient
yang cukup untuk menyerap risiko baik dalam kondisi normal capital to absorb risks in both normal and abnormal
maupun dalam kondisi tidak normal. circumstances.
Selain untuk memenuhi kecukupan modal minimum sesuai In addition to complying with minimum capital adequacy
regulasi, kebijakan permodalan bank diarahkan kepada requirements, the bank's capital policy aims to enhance capital
upaya untuk meningkatkan efisiensi permodalan dengan efficiency by allocating exposures with optimal risk-return
mengalokasikan pada eksposure yang memiliki risk-return profiles in alignment with the bank's strategic plan.
yang optimal dan selaras dengan rencana strategis bank.
BANK SULSELBAR
693
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 694
Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank
Risk Profile and Bank Soundness Level
Pengungkapan Pendekatan Risk Management – Bank Risk
Manajemen Risiko Bank (OVA) Management Approach (OVA) Disclosure
Bagaimana model bisnis ditentukan dan interaksi dengan This document outlines the definition of the business model
profil risiko keseluruhan (yaitu risiko utama terkait model and its interplay with the overall risk profile, including the key
bisnis dan bagaimana setiap risiko diungkapkan) dan risks associated with the business model and the corresponding
bagaimana profil risiko bank berinteraksi dengan toleransi disclosures. Furthermore, it examines how the bank's risk profile
risiko yang telah disetujui direksi : aligns with the risk tolerances approved by the Board of Directors.
Setiap model bisnis Bank Sulselbar didukung dengan Each business model at Bank Sulselbar is underpinned by robust
kebijakan dan strategi manajemen risiko yang memadai, risk management policies and strategies. In formulating these
dalam penyusunan kebijakan dan strategi manajemen policies, the Board of Directors provides clear guidance regarding
risiko, Direksi Bank Sulselbar memberikan arahan yang jelas the acceptable level of risk (Risk Appetite) and establishes the
mengenai tingkat risiko yang akan diambil (Risk Appetite) dan associated risk tolerance limits (Risk Tolerance).
batas toleransi risiko yang ditetapkan (Risk Tolerance).
Struktur Tata Kelola Risiko Risk Governance structure
Tanggung jawab Bank (pengawasan dan delegasi otoritas, The Governance structure delineates the responsibilities of the bank,
rincian tanggung jawab berdasarkan jenis risiko, unit bisnis, including oversight, delegation of authority, and the allocation of
dll); hubungan antar struktur organisasi yang terlibat dalam responsibilities by risk type and business unit. It also clarifies the
manajemen risiko (yaitu Direksi, pejabat eksekutif, komite relationships among the various organizational structures involved
risiko yang terpisah, komite manajemen risiko, fungsi in risk management, including the Board of Directors, executive
kepatuhan, dan fungsi internal audit). officers, dedicated risk committees, the risk management committee,
compliance functions, and the internal audit function.
Struktur organisasi bank yang mengelola manajemen risiko The organization's risk management structure comprises the
terdiri dari : following:
1. Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab: 1. Board of Commissioners
a) Menyetujui kebijakan Manajemen Risiko termasuk a) Approves the Risk Management policy, including the
strategi dan kerangka Manajemen Risiko yang strategy and framework aligned with the determined
ditetapkan sesuai dengan tingkat Risiko yang akan level of risk (Risk Appetite) and the bank's established
diambil (Risk appetite) dan toleransi Risiko (risk
tolerance) Bank;
b) Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko dan b) Evaluates the Risk Management policy and strategy at
Strategi Manajemen Risiko paling kurang satu kali least annually, or more frequently if significant changes in
dalam satu tahun atau dalam frekuensi yang lebih factors affecting the bank's business
sering dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor
yang mempengaruhi kegiatan usaha Bank secara
signifikan;
c) Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan c) Assesses the accountability of the Board of Directors,
memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan providing guidance for enhancements in the
kebijakan Manajemen Risiko secara berkala. Evaluasi implementation of Risk Management policies on a
dilakukan dalam rangka memastikan bahwa Direksi periodic basis. This evaluation ensures the effective
mengelola aktivitas dan Risiko-Risiko Bank secara management of the bank's activities and risks
efektif.
BANK SULSELBAR
694
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 695
Eksposure Risiko
Risk Exposure
2. Direksi memiliki tugas dan tanggungjawab: 2. Board of Directors
a) Menyusun kebijakan, strategi, dan kerangka a) Develops comprehensive written Risk Management
Manajemen Risiko secara tertulis dan komprehensif policies, strategies, and frameworks, including overall risk
termasuk limit Risiko secara keseluruhan dan per limits and limits for specific risk types. This development
jenis Risiko, dengan memperhatikan tingkat Risiko considers the acceptable level of risk and risk tolerance
yang akan diambil dan toleransi Risiko sesuai in accordance with the bank's circumstances, as well
kondisi Bank serta memperhitungkan dampak Risiko as the impact of risk on capital adequacy. Following
terhadap kecukupan permodalan. Setelah mendapat approval from the Board of Commissioners, the Board
persetujuan dari Dewan Komisaris maka Direksi of Directors finalizes the relevant Risk Management
menetapkan kebijakan, strategi, dan kerangka policies, strategies, and frameworks.
Manajemen Risiko dimaksud;
b) Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur b) Develop, establish, and update procedures and tools to
dan alat untuk mengidentifikasi, mengukur, identify, measure, monitor, and control Risk;
memonitor, dan mengendalikan Risiko;
c) Menyusun dan menetapkan mekanisme persetujuan c) Develop and establish transaction approval mechanisms,
transaksi, termasuk yang melampaui limit dan including those that exceed the limits and authority for
kewenangan untuk setiap jenjang jabatan; each level of office;
d) Mengevaluasi dan/atau mengkinikan kebijakan, d) Evaluate and update the Risk Management policies,
strategi, dan kerangka Manajemen Risiko paling strategies, and framework at least annually, or more
kurang satu kali dalam satu tahun atau dalam frequently if significant changes occur in factors affecting
frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat the Bank's business activities, risk exposure, and risk
perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi profile.
kegiatan usaha Bank, eksposur Risiko, dan/atau profil
Risiko secara signifikan
e) Menetapkan struktur organisasi termasuk wewenang e) Establish an organizational structure that delineates
dan tanggung jawab yang jelas pada setiap jenjang clear authority and responsibility at each level related to
jabatan yang terkait dengan penerapan Manajemen the implementation of Risk Management.
Risiko;
f) Bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan, f) Oversee the implementation of policies, strategies, and
strategi, dan kerangka Manajemen Risiko yang telah Risk Management frameworks approved by the Board
disetujui oleh Dewan Komisaris serta mengevaluasi of Commissioners, and evaluate and provide direction
dan memberikan arahan berdasarkan laporan- based on reports submitted by the Risk Management
laporan yang disampaikan oleh Divisi Manajemen Division, including reports on the Risk profile.
Risiko termasuk laporan mengenai profil Risiko;
g) Memastikan seluruh Risiko yang material dan g) Ensure that all material risks and their impacts are
dampak yang ditimbulkan oleh Risiko dimaksud addressed, and submit accountability reports to the
telah di Tindak Lanjuti dan menyampaikan laporan Board of Commissioners on a periodic basis. These reports
pertanggungjawaban kepada Dewan Komisaris should include updates on progress and challenges
secara berkala. Laporan dimaksud antara lain related to material risks, along with corrective measures
memuat laporan perkembangan dan permasalahan that have been, are being, and will be implemented.
terkait Risiko yang material disertai langkah-langkah
perbaikan yang telah, sedang, dan akan dilakukan;
h) Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan h) Ensure the execution of corrective measures for issues or
atas permasalahan atau penyimpangan dalam deviations in the Bank's business activities identified by
kegiatan usaha Bank yang ditemukan oleh Divisi the Internal Audit Division.
Audit Intern;
i) Mengembangkan budaya Manajemen Risiko i) Foster a Risk Management culture that promotes Risk
termasuk kesadaran Risiko pada seluruh jenjang awareness at all organizational levels, ensuring effective
BANK SULSELBAR
695
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 696
organisasi, antara lain meliputi komunikasi yang communication regarding the importance of strong
memadai kepada seluruh jenjang organisasi tentang internal controls.
pentingnya pengendalian intern yang efektif;
j) Memastikan kecukupan dukungan keuangan dan j) Secure adequate financial resources and infrastructure
infrastruktur untuk mengelola dan mengendalikan necessary for the effective management and control of
Risiko; Risks.
k) Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah k) Ensure the independent implementation of the Risk
diterapkan secara independen yang dicerminkan Management function, demonstrated by the separation
antara lain adanya pemisahan fungsi antara Grup of functions between the Risk Management Group, which
Manajemen Risiko yang melakukan identifikasi, identifies, measures, monitors, and controls Risks, and
pengukuran, pemantauan dan pengendalian the work unit responsible for executing and completing
Risiko dengan satuan kerja yang melakukan dan transactions.
menyelesaikan transaksi.
3. Komite Manajemen Risiko memiliki tugas & tanggung 3. The Risk Management Committee bears the following duties
jawab: and responsibilities:
a) Penyusunan kebijakan Manajemen Risiko serta a) Prepare Risk Management policies and amendments,
perubahannya, termasuk strategi Manajemen including strategies, risk levels, risk tolerance,
Risiko, tingkat Risiko yang diambil dan toleransi frameworks, and contingency plans to address abnormal
Risiko, kerangka Manajemen Risiko serta rencana conditions.
kontinjensi untuk mengantisipasi terjadinya kondisi
tidak normal;
b) Penyempurnaan proses Manajemen Risiko secara b) Periodically or incidentally enhance the Risk
berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat Management process based on changes in the Bank's
dari suatu perubahan kondisi eksternal dan internal external and internal conditions that impact capital
Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan, adequacy, the Bank's risk profile, and the effectiveness of
profil Risiko Bank, dan tidak efektifnya penerapan Risk Management as determined by evaluation results.
Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi;
c) Penetapan kebijakan dan/atau keputusan bisnis c) Establish policies and/or business decisions that deviate
yang menyimpangdari prosedur normal, seperti from standard procedures, such as significant business
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan expansions beyond the Bank's previously established
dibandingkan dengan rencana bisnis Bank yang telah business plan or assuming positions/risk exposures that
ditetapkan sebelumnya atau pengambilan posisi/ exceed established limits.
eksposur Risiko yang melampaui limit yang telah
ditetapkan.
4. Audit Intern memiliki tugas & tanggung jawab: 4. Internal Audit has the following duties and responsibilities:
a) Kaji ulang & evaluasi secara berkala penerapan a) The periodic review and evaluation of the implementation
Manajemen Risiko meliputi keandalan kerangka of Risk Management encompasses the reliability of the
Manajemen risiko, yang mencakup kebijakan, Risk Management framework, which includes policies,
struktur organisasi, alokasi sumber daya, design organizational structure, resource allocation, risk
proses manajemen risiko, system informasi dan management process design, information systems, and
pelaporan Risiko bank. bank risk reporting.
b) Pemantauan atas tindak lanjut /perbaikan atas b) Monitoring the follow-up and improvements related to
temuan hasil audit intern maupun ekstern. internal and external audit findings.
c) Menginformasikan ke Direksi dan atau Dewan c) Informing the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris temuan audit yang belum ditindaklanjuti. Commissioners of audit findings that have not been
addressed.
5. Divisi Kepatuhan memiliki tugas & tanggung jawab: 5. The Compliance Division has the following duties and
a) Membuat langkah-langkah dalam rangka mendukung responsibilities:
terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan a) Supporting the establishment of a Compliance Culture in
BANK SULSELBAR
696
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 697
Eksposure Risiko
Risk Exposure
usaha Bank pada setiap jenjang organisasi; all banking activities at every organizational level;
b) Melakukan review dan/atau merekomendasikan b) Conducting reviews and recommending updates and
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, improvements to the Bank's policies, provisions, systems,
ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki and procedures to ensure compliance with Bank
oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia regulations and applicable laws, including
Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang Sharia Principles for Sharia Commercial Banks and
berlaku, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank Umum Sharia Business Units;
Syariah dan Unit Usaha Syariah;
c) Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa c) Ensuring that the Bank's policies, provisions, systems,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta procedures, and business activities comply with Bank
kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan Indonesia regulations and applicable laws;
Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku; dan
d) Memastikan kerangka Manajemen Risiko memenuhi d) Ensuring that the Risk Management framework aligns
asas kepatuhan. with compliance principles.
6. Divisi Strategic Inisiative Management Office (SIMO) 6. The Strategic Initiative Management Office (SIMO) Division
memiliki tugas & tanggung jawab: has the following duties and responsibilities:
a) Penetapan struktur organisasi dalam pengelolaan a) Defining the organizational structure for risk
risiko management;
b) Penetapan kerangka pendelegasian wewenang b) Establishing a framework for the delegation of authority
dalam penerapan manajemen risiko. in the implementation of risk management;
c) Menetapkan alat ukur keberhasilan (Key Performance c) Developing success measurement tools (Key Performance
Indicator) untuk setiap jenjang dalam organisasi Indicators) for each organizational level;
d) Penetapan standar formasi di setiap unit kerja.
d) Setting formation standards for each work unit.
7. Divisi Human Capital (DHC) memiliki tugas & tanggung 7. The Human Capital Division (DHC) has the following duties
jawab: and responsibilities:
a) Menetapkan kualifikasi SDM yang jelas untuk setiap a) Establishing clear HR qualifications for each position
jabatan yang terkait dengan penerapan Manajemen related to the implementation of Risk Management;
Risiko b) Ensuring an adequate quantity and quality of human
b) Kecukupan kuantitas dan kualitas SDM resources;
c) Memastikan bahwa SDM di seluruh unit kerja c) Ensuring that HR personnel in all work units understand
memahami tugas dan tanggungjawabnya. their roles and responsibilities;
d) Mengembangkan system penerimaan pegawai, d) Developing a system for employee recruitment,
pengembangan dan pelatihan pegawai termasuk development, and training, including managerial
rencana suksesi manajerial serta remunerasi yang succession plans and competitive remuneration to
memadai untuk memastikan tersedianya pegawai ensure the availability of competent employees in risk
yang kompeten di bidang manajemen risiko. management.
8. Komite Pemantau Risiko memiliki tugas & tanggung 8. The Risk Monitoring Committee has the following duties and
jawab: responsibilities:
a) Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan a) Evaluating the alignment between risk management
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan policies and their implementation;
tersebut; b) Monitoring and evaluating the execution of the
b) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite responsibilities of the Risk Management Committee and
Manajemen Risiko dan Grup Manajemen Risiko the Risk Management Group.
9. Satuan Kerja Operasional (Risk Taking Unit) memiliki 9. The Operational Work Unit (Risk Taking Unit) has the
tugas dan tanggung jawab: following duties and responsibilities:
a) Mengelola risiko sesuai kerangka manajemen risiko a) Managing risks in accordance with the established risk
yang ditetapkan management framework;
BANK SULSELBAR
697
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 698
b) Melaporkan posisi exposure yang dikelola b) Reporting on managed exposure positions.
c) Penyempurnaan kerangka manajemen risiko (melalui c) Enhancement of the risk management framework (via
Komenko) yang terkait bidang tugasnya. Komenko) pertinent to its operational domain.
d) Memastikan efektifitas penerapan fungsi kepatuhan d) Ensure the effective implementation of compliance
pada unit kerjanya. functions across work units.
Media untuk mengkomunikasikan, menolak, dan mendorong Establish communication channels to promote, reject, and foster
budaya manajemen risiko dalam Bank (yaitu code of conduct; a risk management culture within the Bank, including the code
panduan terkait batas operasional atau prosedur untuk of conduct, guidelines regarding operational limits, procedures to
mencegah pelanggaran atau pelampauan batas risiko Bank; prevent violations or exceedances of the Bank's risk limits, and
prosedur untuk meningkatkan dan membagi isu risiko antara protocols for escalating and sharing risk issues among business
lini bisnis dan fungsi manajemen risiko). lines and risk management functions.
Sistem akuntansi, informasi dan komunikasi manajemen The Bank's risk management accounting, information, and
risiko Bank diselenggarakan sesuai dengan ketentuan dan communication systems are implemented in accordance with
kebijakan yang berlaku. Bank telah melakukan implementasi applicable regulations and policies. The Bank has established
Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) sebagai salah the Risk Management Information System (SIMR) as a tool to
satu tools untuk mengukur profil risiko setiap unit kerja dan assess the risk profile of each work unit. Additionally, regular
secara regular dilakukan sosialiasi risk awareness kepada unit risk awareness sessions are conducted for work units at both the
kerja di kantor pusat dan kantor cabang serta pemantauan head office and branch locations, and Risk Appetite monitoring
Risk Appetite dilakukan setiap bulan dan dilaporkan kepada is performed monthly and reported to the Board of Directors and
Direksi atau Top Management. senior management.
Ruang lingkup dan fitur utama sistem Scope and Main Features of the Risk
pengukuran risiko. Measurement System.
Risk Appetite dan Risk Tolerance dievaluasi dan disempurnakan Risk Appetite and Risk Tolerance are evaluated and refined
secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan periodically or as necessary to ensure the validity of assumptions,
untuk memastikan kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran accuracy, fairness, and integrity of data, as well as the procedures
dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk employed to measure risk.
mengukur risiko.
Deskripsi proses pelaporan informasi risiko yang diberikan Description of the Risk Information Reporting Process Provided
kepada Dewan Komisaris dan Direksi, khususnya terkait to the Board of Commissioners and Board of Directors, Focusing
dengan ruang lingkup dan isi dan laporan eksposur risiko. on the Scope and Content of Risk Exposure Reports.
Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Risk information reporting to the Board of Commissioners, Board
Komisaris, Direksi & OJK meliputi laporan tingkat of Directors, and OJK includes a bank health report that outlines
kesehatan bank yang berisi uraian atas profil risiko, tata the risk profile, Governance, profitability, and capital, submitted
kelola, rentabilitas, dan permodalan yang dilaporkan setiap biannually, along with a Bank Risk Profile report detailing eight
semester dan laporan Profil Risiko Bank yang berisi uraian conventional risks and two additional Sharia risks presented to
atas 8 risiko (Konvensional) dan tambahan 2 risiko (syariah) the regional regulator (OJK). Furthermore, an ICAAP report is
yang dikirimkan kepada regulater wilayah (OJK). Selain provided, which calculates the minimum capital requirement
itu terdapat pula laporan ICAAP yang berisi perhitungan based on the risk profile.
kewajiban penyediaan modal minimum sesuai profil risiko.
Terdapat pula laporan profil risiko cabang yang memuat A branch risk profile report is also generated, detailing the
tentang peringkat profil risiko dari masing-masing kantor inherent risk profile rating of each branch office. Additional
cabang secara inheren. Di samping itu terdapat laporan stress reports include capital stress testing, credit stress testing, liquidity
BANK SULSELBAR
698
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 699
Eksposure Risiko
Risk Exposure
testing permodalan, stress testing kredit, stress testing likuiditas stress testing, and the submission of risk study recommendations
dan penyampaian rekomendasi kajian risiko yang memuat that summarize risk identification and mitigation strategies.
ringkasan atas identiflkasi risiko beserta mitigasi risiko.
Informasi kualitatif terkait stress test yaitu portofolio dari Qualitative information related to stress tests encompasses the
stress test, skenario dan metodologi yang digunakan, serta portfolio of stress tests, scenarios and methodologies employed,
penggunaan stress test dalam manajemen risiko. and the application of stress tests in risk management practices.
Bank telah memiliki kebijakan manajemen risiko dan The Bank maintains a robust risk management policy and a stress
kebijakan terkait stress test serta melakukan stress testing testing policy, conducting stress tests to evaluate the impact of
untuk mengetahui dampak dari implementasi kebijakan these policies and strategies on the Bank's portfolio and overall
dan strategi Manajemen Risiko terhadap portofolio atau performance, which is subsequently reported to management.
kinerja Bank secara keseluruhan yang dilaporkan kepada Credit Restructuring Stress Testing is conducted periodically,
manajemen. Stress Testing Restrukturisasi Kredit juga on a monthly basis, and reported to the Board of Directors and
dilakukan secara berkala/bulanan dan dilaporkan kepada relevant regulators (OJK).
Direksi dan Regulator (OJK).
Strategi dan proses untuk mengatur, melindung nilai dan Our strategies and processes are designed to manage, hedge,
memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis bank dan and mitigate risks associated with the Bank's business model,
proses untuk memonitor efektifitas dari lindung nilai dan alongside comprehensive monitoring of the effectiveness of these
mitigasi risiko. hedging and risk mitigation efforts.
Proses manajemen risiko meliputi tahapan identifikasi, The risk management process encompasses the following stages:
pengukuran, pemantauan, pengendalian. ldentifikasi identification, measurement, monitoring, and control. Risk
dilakukan terhadap seluruh risiko yang dikelola bank, yang identification is conducted across all categories managed by the
dikelompokkan ke dalam : Bank, which are classified into:
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
5. Risiko Hukum 5. Legal
6. Risiko Stratejik 6. Strategic Risk
7. Risiko Reputasi 7. Reputational Risk
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
9. Risiko Investasi 9. Investment Risk
10. Risiko Imbal Hasil 10. Risk-Return
Sistem pengendalian intern dalam penerapan Manajemen The internal control system for implementing Risk Management
Risiko paling kurang mencakup : includes, at a minimum:
1) kesesuaian antara sistem pengendalian intern dengan 1. Alignment of the internal control system with the type and
jenis dan tingkat Risiko yang melekat pada kegiatan level of risk inherent in the Bank's business activities;
usaha Bank;
2) penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk 2. Clear establishment of authority and responsibility for
pemantauan kepatuhan kebijakan, prosedur dan limit; monitoring compliance with policies, procedures, and limits;
3) penetapan jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang 3. Defined reporting lines and separation of functions between
jelas dari satuan kerja operasional kepada satuan kerja operational units and those responsible for control functions;
yang melaksanakan fungsi pengendalian;
4) struktur organisasi yang menggambarkan secara jelas 4. An organizational structure that clearly delineates the duties
tugas dan tanggung jawab masing-masing unit dan and responsibilities of each unit and individual;
individu;
BANK SULSELBAR
699
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 700
5) pelaporan keuangan dan kegiatan operasional yang 5. Timely and accurate financial reporting and operational
akurat dan tepat waktu; activities;
6) kecukupan prosedur untuk memastikan kepatuhan Bank 6. Adequate procedures to ensure compliance with applicable
terhadap ketentuan dan perundang-undangan yang laws and regulations;
berlaku;
7) kaji ulang yang efektif, independen, dan obyektif 7. Effective, independent, and objective reviews of the Bank's
terhadap kebijakan, kerangka dan prosedur operasional operational policies, frameworks, and procedures;
Bank;
8) pengujian dan kaji ulang yang memadai terhadap sistem 8. Thorough testing and review of management information
informasi manajemen; systems;
9) dokumentasi secara lengkap dan memadai terhadap 9. Comprehensive documentation of the scope, operational
cakupan, prosedur-prosedur operasional, temuan audit, procedures, audit findings, and management responses
serta tanggapan pengurus Bank berdasarkan hasil audit; based on audit results;
10) verifikasi dan kaji ulang secara berkala dan 10. Periodic and continuous verification and review of the
berkesinambungan terhadap penanganan kelemahan- management of material weaknesses within the Bank, along
kelemahan Bank yang bersifat material dan tindakan with management actions to rectify any identified
pengurus Bank untuk memperbaiki penyimpangan-
penyimpangan yang terjadi.
Penetapan Penilaian Peringkat Risiko Risk Rating Assessment Determination
1. Dalam penerapan manajemen risiko, Direksi menetapkan 1. In the execution of risk management, the Board of Directors
peringkat risiko mendasarkan pada usulan peringkat establishes the risk rating based on recommendations from
risiko yang direkomendasikan oleh Komite Manajemen the Risk Management Committee. The risk assessment is
Risiko. Penilaian risiko didasarkan pada potensi kerugian grounded in the potential loss associated with the identified
akibat risiko yang dialami, dimana semakin besar potensi risk; a higher potential loss correlates with a higher risk
kerugian, semakin tinggi pula peringkat risiko tersebut. rating.
2. Adapun penetapan peringkat risiko dikatagorikan 2. Risk ratings are categorized into five levels:
menjadi 5 (lima) yaitu :
a. Low, jika potensi kerugian yang mungkin timbul a. Low, if the potential loss that may arise is low.
adalah rendah.
b. Low to Moderate, jika potensi kerugian yang mungkin b. Low to Moderate: This rating applies when the potential
timbul rendah namun menunjukkan potensi kenaikan loss is low but has the capacity to increase to a moderate
ke peringkat moderate. level.
c. Moderate, jika potensi kerugian yang mungkin timbul c. Moderate: This rating applies when the potential loss is of
sedang; a moderate degree.
d. Moderate to High, jika potensi kerugian yang mungkin d. Moderate to High: This rating is assigned when the
timbul sedang namun menunjukkan potensi kenaikan potential loss is moderate but has the potential to
ke peringkat high. escalate to a high level.
e. High, jika potensi kerugian yang mungkin timbul e. High: This rating indicates that the potential loss is
tinggi. significant.
3. Penetapan indikator, deskripsi dan peringkat setiap 3. The determination of indicators, descriptions, and ratings
risiko berpedoman kepada ketentuan tentang Penerapan for each risk is governed by the provisions outlined in the
Manajemen Risiko dan atau Penilaian Tingkat Kesehatan Implementation of Risk Management and/or the Bank
Bank (RBBR). Soundness Level Assessment (RBBR).
BANK SULSELBAR
700
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 701
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Leverage Ratio Calculation Report
Nama Bank : PT Bank Sulselbar Bank Name: PT Bank Sulselbar
(Konven+UUS) (Conventional + UUS)
Posisi Laporan : Desember (12) / Tahun (2024) Report Period: December 2024
TABEL 1
(dalam jutaan Rupiah) -(in million rupiahs)
No. Keterangan Jumlah
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN). 33,687,777
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas
2 lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi -
berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah
dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank
3 -
Umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah dikurangkan dari
total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
5 -
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan
6 -
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur
7 -
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 334
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
9 -
transaksi reverse repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor
10 174,610
Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian
11 (586,023)
Penurunan Nilai (CKPN)
12 Penyesuaian lainnya -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage 33,276,698
Analisis Kualitatif
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio pengungkit merupakan penjumlahan nilai eksposur-eksposur yang terdiri dari Eksposur Aset
dalam Neraca, Eksposur Transaksi Derivatif, Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) dan Eksposur Rekening Administratif. Total
Eksposur yang dimiliki bank pada periode Desember 2022 berjumlah Rp 30186838,00, dimana Eksposur Aset dalam Neraca berjumlah Rp.
30222414,0, Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) berjumlah Rp. ,0 , Eksposur Rekening Administratif berjumlah Rp. 374949,0
dan untuk Eksposur Transaksi Derivatif sebesar Rp. ,0.
Total Exposure in the calculation of Leverage Ratio is the sum of the exposure values consisting of Asset Exposure in the Balance Sheet, Derivative
Transaction Exposure, Securities Financing Transaction (SFT) Exposure and Administrative Account Exposure. Total Exposure owned by the bank in
the December 2022 period amounted to Rp. 30186838.00, where as Asset Exposure in the Balance Sheet amounted to Rp. 30222414.0, Securities
Financing Transaction (SFT) exposure amounted to Rp. .0 , Administrative Account Exposure amounted to Rp. 374949.0 and for Derivative
Transaction Exposure of Rp. ,0.
BANK SULSELBAR
701
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 702
TABEL 2
Periode
Keterangan
T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan, namun tidak termasuk
1 eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 33,291,391 31,784,522
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
2 dan penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya - -
penerapan standar akuntansi.
3 (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif) - -
4 (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui sebagai aset) - -
5 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku. (554,210) (525,851)
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud dalam
6 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bank (31,812) (31,615)
umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 32,705,369 31,227,056
(Penjumlahan baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
8 1,168 -
memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif - -
10 (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diseleseaikan melalui central counterparty (CCP)) - -
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk
12 - -
transaksi penjualan kredit derivatif)
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 1,168 -
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12)
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 395,551 714,962
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure
16 - -
sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 395,551 714,962
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 245,896 311,989
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan Faktor
20 (71,286) (97,845)
Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku) - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 174,610 214,144
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 4,764,993 4,792,449
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 33,276,698 32,156,162
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
25 14.32% 14.90%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
BANK SULSELBAR
702
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 703
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Periode
Keterangan
T T-1
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
25a 14.32% 14.90%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3% 3%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage 0.00 0.00
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi
28 penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan 444,847 380,736
tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
29 akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas 395,551 592,912
dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
30 giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah 33,325,994 31,821,936
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
30a giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah 33,325,994 31,821,936
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
31 14.30% 15.06%
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
31a 14.30% 15.06%
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Analisis Kualitatif
Rasio Pengungkit yang dimiliki bank pada periode Desember 2023 (triwulan IV) adalah sebesar 13.84% dimana mengalami Penurunan bila dibandingkan
dengan periode September 2023 (triwulan III) adalah sebesar 14.51%
The bank’s leverage ratio in the period December 2023 (quarter IV) was 13.84%, which experienced a decrease compared to the period September
2023 (quarter III) which was 14.51%
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information
terkait Risiko Kredit secara Umum related to General Credit Risk (CRA)
(CRA)
A. Model Bisnis Dalam Komponen Profil Risiko Kredit PT A. Business Model in Credit Risk Profile Component of PT Bank
Bank Sulselbar Sulselbar
PT Bank Sulselbar memiliki visi Menjadi Bank PT Bank Sulselbar has a vision to Become a Proud and
Kebanggaan dan Terkemuka untuk Membangun Leading Bank to Develop the Eastern Indonesia Region, with
Kawasan Timur Indonesia, dengan misi sebagai berikut: the following missions:
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif 1. Providing innovative financial service solutions to the
kepada pemerintah dan masyarakat berlandaskan government and the community based on Excellent
Layanan Prima dan prinsip kehati-hatian. Service and the principle of prudence.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. 2. Strategic partner of the Regional Government in regional
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan development.
kesinambungan sektor rill. 3. Main partner for MSMEs to drive the sustainability of the
real sector.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir, In accordance with the latest Articles of Association of the
yang tertuang dalam Akta No. 74 tanggal 25 Juni 2013 Company, which is stated in Deed No. 74 dated June 25,
yang dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di 2013 made before Laica Marzuki, S.H. Notary in Makassar
BANK SULSELBAR
703
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 704
Makassar dan telah mendapat persetujuan Kementerian and has received approval from the Ministry of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Nomor AHU- Human Rights with Number AHU-40408.AHA.01.02 of
40408.AHA.01.02 tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, 2013 dated July 25, 2013, in article 3 states the intent
pada pasal 3 menyebutkan maksud dan tujuan perseroan and purpose of the company is to operate as a General
adalah berusaha sebagai Bank Umum, baik konvensional Bank, both conventional and based on sharia principles
maupun berdasarkan prinsip syariah dan membantu and to assist and encourage regional economic growth and
serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah regional development in all fields both in order to improve the
dan pembangunan daerah di segala bidang baik dalam standard of living of the community in addition to also being
rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di samping one of the sources of original income for the South Sulawesi
juga sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah and West Sulawesi regions.
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Adapun untuk Model Bisnis Produk Kredit/Pinjaman, As for the Credit/Loan Product Business Model, PT Bank
PT Bank Sulselbar memiliki dua jenis kredit yaitu Kredit Sulselbar has two types of credit, namely Consumptive
Konsumtif dan Kredit Produktif. Credit and Productive Credit.
A.1. Produk kredit konsumer yaitu: A.1. Consumer credit products, namely:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL), yaitu fasilitas kredit 1. Other General Credit (KUL), namely a consumptive credit
konsumtif yang diberikan kepada: facility provided to:
• Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) dan Calon Pegawai • Civil Servants (“PNS”) and Prospective Civil Servants
Negeri Sipil (“CPNS”) yang gajinya ditatausahakan (“CPNS”) whose salaries are administered or paid
atau dibayarkan melalui Perseroan. Kredit ini through the Company. This credit is provided in order
berikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan to improve the welfare of civil servants whose use is
kepada para PNS yang tujuan penggunaannya for consumptive purposes.
bersifat konsumtif.
• Pensiunan Pegawai/Janda/Duda dan Yatim Piatu • Retired Employees/Widows/Widowers and Orphans
yang gajinya ditatausahakan atau dibayarkan whose salaries are managed or paid through the
melalui Perseroan. Kredit Pensiunan merupakan Company. Pension Credit is an effort to help retired
upaya untuk membantu pensiunan Pegawai/ Employees/Widows/Widowers and Orphans who
Janda/Duda dan Yatim Piatu yang berpenghasilan have a fixed income in meeting their consumptive
tetap dalam memenuhi kebutuhan yang sifatnya needs.
konsumtif.
• Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan • Members of the Regency/City DPRD and Members
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan of the South Sulawesi and West Sulawesi Provincial
Sulawesi Barat yang penghasilannya dibayar DPRD whose income is paid through the Company, is
melalui Perseroan, merupakan upaya untuk an effort to improve the welfare of DPRD members in
meningkatkan kesejahteraan anggota DPRD meeting their consumptive needs.
dalam pemenuhan kebutuhan konsumtif.
2. Kredit Multiguna (“KMG”), yaitu fasilitas kredit yang 2. Multipurpose Credit (“KMG”), which is a credit facility
diberikan kepada CPNS/PNS/Pensiunan yang gajinya provided to CPNS/PNS/Pensioners whose salaries are
dibayarkan melalui perseroan untuk memenuhi paid through the company to meet urgent needs, such as
kebutuhan yang sifatnya mendesak, seperti misalnya paying for children’s school fees, etc.
pembayaran biaya anak sekolah, dll.
3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), yaitu kredit yang 3. Home Ownership Credit (“KPR”), which is credit aimed at
bertujuan untuk pembelian dan pembiayaan unit purchasing and financing new/old/used residential units
hunian baru/lama/ bekas berupa rumah tinggal, in the form of houses, flats, shophouses or FLPP programs.
rumah susun, ruko atau program FLPP. KPR KPR is intended for civil servants (PNS), members of the
diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), TNI/POLRI, DPRD members, employees or employees
anggota TNI/POLRI, Anggota DPRD, Karyawan atau of BUMD including employees of companies/BUMN/
BANK SULSELBAR
704
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 705
Eksposure Risiko
Risk Exposure
pegawai BUMD termasuk juga pegawai perseroan/ national private companies/others, professionals, self-
BUMN/ perusahaan swasta nasional/lainnya, employed who are recommended and approved by the
profesional, wiraswasta yang direkomendasi dan head office.
disetujui oleh kantor pusat.
4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”), yaitu kredit yang 4. Motor Ownership Credit (“KPM”), namely credit aimed
bertujuan untuk pembelian kendaraan bermotor, at purchasing motor vehicles, both for two-wheeled and
baik untuk kendaraan motor roda dua maupun roda four-wheeled motor vehicles.
empat.
A.2. Produk kredit mikro, komersial dan korporasi yaitu: A.2. Micro, commercial and corporate credit products, namely:
1. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”), yaitu kredit yang 1. Independent Business Credit (“KUM”), namely credit
diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong organized with the aim of encouraging productive credit,
kredit produktif, khususnya yang dikelola oleh especially those managed by Civil Servants (PNS) either
Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik oleh suami maupun by husband or wife who have a business and/or manage
istri yang memiliki usaha dan/ atau mengelola a productive business. The types of credit distributed
usaha produktif. Jenis kredit yang disalurkan untuk for KUM consist of Investment Credit, namely credit
KUM terdiri dari Kredit Investasi, yaitu kredit yang provided to rehabilitate or modernize in order to support
diberikan untuk merehabilitasi atau modernisasi business activities, and Working Capital Credit, namely
dalam rangka menunjang kegiatan usaha, dan credit to meet working capital needs through financing
Kredit Modal Kerja, yaitu kredit untuk memenuhi the company’s current assets.
kebutuhan modal kerja melalui pembiayaan aktiva
lancar perusahaan.
2. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”), yaitu kredit yang 2. People’s Business Credit (“KUR”), which is a credit given
diberikan kepada usaha mikro, kecil, menengah to micro, small, medium enterprises and cooperatives
dan koperasi yang bergerak di bidang perdagangan, engaged in trade, small industry, agriculture, animal
industri kecil, pertanian, peternakan, perkebunan, husbandry, plantations, agribusiness, advertising and
agrobisnis, periklanan dan jasa dengan bunga yang services with competitive interest rates.
kompetitif.
3. Kredit SUP 005, yaitu kredit yang bertujuan untuk 3. SUP 005 Credit, which is a credit that aims to provide
memberikan nilai tambah/meningkatkan pendapatan added value/increase income for micro and small
bagi para pengusaha mikro kecil dan membantu entrepreneurs and assist in the development of the
pengembangan sektor usaha mikro kecil dan micro, small and cooperative business sector that is
koperasi yang layak dan belum mendapat bantuan feasible and has not received financing assistance. SUP
pembiayaan. Kredit SUP 005 merupakan program 005 Credit is a Government program in order to increase
Pemerintah dalam rangka meningkatkan penguatan the strengthening of access to capital for Micro and
akses permodalan Kredit Usaha Mikro dan Kecil Small Business Credit including Cooperatives which
termasuk Koperasi yang disalurkan Perseroan is distributed by the Company as the Implementing
sebagai Lembaga Keuangan Pelaksana melalui Financial Institution through cooperation with the
kerjasama dengan Kementerian Keuangan RI dalam Indonesian Ministry of Finance in terms of funding for
hal pendanaan terhadap usaha mikro dan kecil. micro and small businesses.
4. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”), 4. Independent Pusaka Program Credit (“PUNDI”), which
yaitu kredit yang bertujuan untuk meningkatkan is a credit that aims to increase the empowerment
pemberdayaan dan pembinaan keluarga and development of pre-prosperous, prosperous and
prasejahtera, sejahtera dan kurang mampu yang telah underprivileged families who already have small
memiliki usaha kecil serta membantu pengembangan businesses and assist in the development of production
manajemen produksi, pemasaran dan permodalan management, marketing and capital for families who are
usaha keluarga-keluarga yang mulai mandiri tersebut starting to become independent to become professional
menjadi pengusaha kecil atau pengusaha menengah small or medium entrepreneurs. PUNDI Credit is a
yang profesional. Kredit PUNDI merupakan collaboration between the company and the Damandiri
BANK SULSELBAR
705
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 706
kerjasama perseroan dengan yayasan Damandiri Foundation since 2001 in distributing productive credit
sejak tahun 2001 dalam penyaluran kredit produktif with an executing pattern for the small business sector.
dengan pola executing untuk sektor usaha kecil.
5. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR), yaitu kredit yang 5. Pundi Usaha Rakyat Credit (PUR), which is a credit that
bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi aims to encourage people’s economic growth and explore
rakyat serta menggali potensi usaha berbasis the potential of people-based businesses to increase the
kerakyatan untuk meningkatkan skala usaha menjadi scale of the business to be larger through the Company’s
lebih besar melalui pendekatan pendanaan Perseroan. funding approach. This credit facility is intended for small
Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi pengusaha kecil and medium entrepreneurs, both individuals, groups and
dan menengah baik perorangan, kelompok maupun business entities that are formed on the basis of shared
badan usaha yang dibentuk atas dasar kebutuhan needs that aim to increase production, access to capital
bersama yang bertujuan untuk meningkatkan and joint marketing. The types of businesses that can be
produksi, akses permodalan dan pemasaran bersama. financed are trade, small industry, agriculture, livestock,
Jenis usaha yang dapat dibiayai adalah perdagangan, plantations, agribusiness, advertising and services.
industri kecil, pertanian, peternakan, perkebunan,
agrobisnis, periklanan dan jasa.
6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan, 6. Pundi Usaha Rakyat Credit (PUR) Partnership Pattern,
yaitu kredit yang bertujuan untuk mendorong which is a credit that aims to encourage people’s
pertumbuhan ekonomi rakyat serta menggali potensi economic growth and explore the potential of people-
usaha berbasis kerakyatan untuk meningkatkan based businesses to increase the scale of the business
skala usaha menjadi lebih besar melalui pendekatan to be larger through a cooperation agreement
pola perjanjian kerjasama antara perseroan dengan pattern approach between the company and KADIN,
KADIN, Asosiasi, Instansi atau Lembaga Lainnya. Associations, Agencies or Other Institutions. This
Fasilitas kredit ini diperuntukkan bagi pengusaha credit facility is intended for micro entrepreneurs, both
mikro baik perorangan, kelompok usaha yang individuals, business groups that are formed on the basis
dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang of shared needs that aim to increase production, access
bertujuan untuk meningkatkan produksi, akses to capital and joint marketing. Types of businesses that
permodalan dan pemasaran bersama. Jenis usaha can be financed are trade, small industry, agriculture,
yang dapat dibiayai adalah perdagangan, industri animal husbandry, plantations, agribusiness, advertising
kecil, pertanian, peternakan, perkebunan, agrobisnis, and services.
periklanan dan jasa.
7. Kredit Sindikasi, yaitu kredit yang diselenggarakan 7. Syndicated Credit, which is credit organized to finance
untuk membiayai proyek-proyek pembangunan yang development projects that have not been able to be
belum mampu dilakukan oleh perseroan dengan carried out by the company with its own funds or
dana maupun resources sendiri akibat keterbatasan resources due to limitations. As a manifestation of the
yang dimiliki. Sebagai wujud serta perseroan dalam company in national development in general and regional
pembangunan nasional secara umum maupun development, especially in South Sulawesi and West
pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Selatan Sulawesi, the company participates with other banks in
dan Sulawesi Barat, maka perseroan berpartisipasi Syndicated Credit.
bersama Bank lain dalam Kredit Sindikasi.
8. Kredit Konstruksi, yaitu kredit yang diselenggarakan 8. Construction Credit, which is credit organized with the
dengan tujuan untuk mengoptimalisasi peranan aim of optimizing the company’s role in contributing to
perseroan dalam berkontribusi pada pembiayaan financing regional government programs in all sectors
program- program pemerintah daerah pada semua that have been allocated in each budget year.
sektor yang telah dialokasikan pada setiap tahun
anggaran.
9. Kredit PEMDA, yaitu kredit pembiayaan 9. PEMDA Credit, which is credit financing regional
programprogram pemerintah daerah pada semua government programs in all sectors that have been
sektor yang telah dialokasikan pada setiap tahun allocated in each budget year as an optimization of the
BANK SULSELBAR
706
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 707
Eksposure Risiko
Risk Exposure
anggaran sebagai optimalisasi peranan perseroan company’s role in contributing to regional development.
dalam berkontribusi pada pembangunan daerah. Distribution of PEMDA credit
Penyaluran kredit PEMDA menjadi alternatif sumber is an alternative source of APBD financing and/or
pembiayaan APBD dan/atau menutup kekurangan covering regional cash shortages for both provincial,
kas daerah baik pemerintah provinsi, kabupaten district and city governments. In addition, this credit can
dan kota. Selain itu, kredit ini dapat juga digunakan also be used to finance activities that are the initiative
untuk membiayai kegiatan yang menjadi inisiatif dan and authority of the region.
kewenangan daerah.
10. Kredit Koperasi, yaitu kredit untuk pengembangan 10. Cooperative Credit, namely credit for the development
Perkoperasian dengan penyediaan fasilitas Kredit of Cooperatives by providing Working Capital Credit
Modal Kerja dan Kredit Investasi yang dibutuhkan and Investment Credit facilities needed to accelerate the
demi percepatan pertumbuhan perkoperasian. growth of cooperatives.
Berdasarkan posisi per 31 Desember 2024 total kredit Based on the position as of December 31, 2024, the total
yang diberikan PT Bank Sulselbar (Konvensional) senilai credit provided by PT Bank Sulselbar (Conventional) was
Rp21.906.680.068.113 dengan komposisi sebagai berikut: Rp21,906,680,068,113 with the following composition:
8.46%
4%
.0
11
Komposisi Kredit
PT. BANK SULSELBAR
31DESEMBER 2024
A.3. Peringkat Risiko Kredit (2-Low to Moderate) A.3. Credit Risk Rating (2-Low to Moderate)
A.3.1. Risiko Inheren (2- Low to Moderate), dengan uraian: A.3.1. Inherent Risk (2- Low to Moderate), with description:
i. Komposisi Portfolio & Tingkat Konsentrasi i. Portfolio Composition & Concentration Level
• Penyediaan dana yang terkonsentrasi pada • Funding provision concentrated in other sectors
sektor lain-lain sebesar 52.6% dengan eksposur amounted to 52.6% with low risk exposure, which
risiko rendah, yang selama 4 (empat) Triwulan during the last 4 (four) Quarters was in the range of
terakhir berada pada kisaran 52.6-56.4%. 52.6-56.4%.
• Kredit kepada debitur inti sebesar 9.9% dari total • Credit to core debtors amounted to 9.9% of total
kredit, dan mengalami penurunan dari 10.0% credit, and decreased from 10.0% in the previous
pada periode sebelumnya. period.
• Terdapat portofolio kredit valuta asing sebesar • There is a foreign currency credit portfolio of 1.48%
1.48% dari total kredit yang diberikan. of total credit provided.
BANK SULSELBAR
707
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 708
ii. Kualitas Penyediaan Dana & Kecukupan ii. Funding Provision Quality & Adequacy of Reserves
Pencadangan • Consolidated Non-Performing Loan Ratio: 2.49%
• Rasio Kredit Bermasalah Konsolidasi: 2.49% increased from the previous reporting period of
mengalami peningkatan dari periode laporan 2.46%.
sebelumnya yaitu 2.46%. • Conventional Non-Performing Loan Ratio: 2.34%
• Rasio Kredit Bermasalah Konvensional: 2.34% increased from the previous reporting period of
mengalami peningkatan dari periode laporan 2.31%.
sebelumnya yaitu 2.31%. • Productive credit Non-Performing Loan ratio: 9.72%
• Rasio kredit bermasalah kredit produktif: 9.72% which has increased from the previous reporting
yang mengalami peningkatan dari periode period which was at 9.42%, there are 26 branch
laporan sebelumnya yang berada pada posisi offices with NPL above 1.75% the same as the
9.42%, terdapat 26 kantor cabang dengan NPL previous period which was at 26 branch offices.
di atas 1.75% sama dengan periode sebelumnya
yang berada pada posisi 26 kantor cabang. • Productive credit Non-Performing Loan ratio
• Rasio Kredit bermasalah kredit produktif tanpa without taking into account KUM is 12.77% and has
memperhitungkan KUM adalah 12.77% dan increased from the previous reporting period which
mengalami peningkatan dari periode laporan was at 12.24%, with 29 branch offices exceeding
sebelumnya yang berada pada posisi 12.24%, 1.75% and 24 of them have NPL above 5%.
dengan 29 kantor cabang melampaui 1.75% dan
24 diantaranya memiliki NPL di atas 5%. • Low Quality Credit: 3.8%, has increased from the
• Kredit Kualitas Rendah: 3.8%, mengalami previous reporting period which was at 3.6%.
peningkatan dari periode laporan sebelumnya
yang berada pada posisi 3.6%. • There are loans that have decreased in collectibility
• Terdapat kredit yang mengalami penurunan of less than 6 (six) months since their disbursement
kolektibilitas kurang dari 6 (enam) bulan by 0.01% of total loans, decreasing from the
sejak pencairannya sebesar 0.01% dari total previous position of 0.06% or Rp2,147,479,860,
kredit, mengalami penurunan dari posisi with details of Working Capital Loans 41.64% or
sebelumnya yaitu sebesar 0.06% atau sebesar Rp894,142,108, Investment Loans 0% or Rp0,
Rp2.147.479.860, dengan rincian Kredit Modal Other General Loans 58.36% or Rp1,253,337,752.
Kerja 41.64% atau sebesar Rp894.142.108,
Kredit Investasi 0% atau sebesar Rp0,
Kredit Umum Lainnya 58.36% atau sebesar • Distribution of productive loans in the Manufacturing
Rp1.253.337.752. Industry sector, Water Management sector,
• Penyaluran kredit produktif pada sektor Industri Construction sector, Wholesale and Retail Trade
Pengolahan, sektor Pengelolaan Air, sektor sector, Transportation and Warehousing sector,
Konstruksi, sektor Perdagangan Besar dan Real Estate sector, Human Health Activities and
Eceran, sektor Pengangkutan dan Pergudangan, Social Activities sector, and Arts, Entertainment, and
sektor Real Estat, sektor Aktivitas Kesehatan Recreation sector have an NPL ratio above 5%.
Manusia dan Aktivitas Sosial, dan sektor
Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi memiliki rasio
NPL di atas 5%. • CKPN Credit/Total Credit is 2.3% with the following
• CKPN Kredit/Total Kredit adalah 2.3% dengan description:
uraian: - The Bank has implemented PSAK71 in calculating
- Bank telah mengimplementasikan CKPN both individually and collectively where
PSAK71 dalam perhitungan CKPN baik the individual CKPN calculation is set for credit
secara individual maupun kolektif dimana above IDR1 billion.
perhitungan CKPN individual ditetapkan
untuk kredit di atas Rp1 Milyar. - The Bank uses historical data for the last 7 (seven)
BANK SULSELBAR
708
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 709
Eksposure Risiko
Risk Exposure
- Bank menggunakan data historis selama 7 years to develop PD modeling and historical data
(tujuh) tahun terakhir untuk mengembangkan for the last 7 (seven) years for LGD.
modeling PD dan data historis 7 (tujuh) tahun - CKPN calculations are carried out through the
terakhir untuk LGD. application.
- Perhitungan CKPN dilakukan melalui aplikasi. iii. Funding Provision Strategy & Sources of Funding
iii. Strategi Penyediaan Dana & Sumber Timbulnya Provision
Penyediaan Dana • The portion of productive credit provided to PNS
• Porsi Kredit produktif yang diberikan kepada debtors (credit payments from salaries) with a total
debitur PNS (pembayaran kredit dari gaji) dengan productive credit distribution of 26.66% in the
total penyaluran kredit produktif sebesar 26.66% reporting period has increased from the previous
pada periode laporan mengalami peningkatan period of 25.63%.
dari periode sebelumnya yaitu 25.63%. • There are several exceptions to the credit policy,
• Terdapat beberapa eksepsi atas kebijakan kredit including the excess of the salary ratio for employee
antara lain pelampauan rasio gaji bagi debitur credit debtors.
kredit pegawai. • DPK is dominated by savings and deposits.
• DPK didominasi oleh tabungan dan deposito. • Other funding sources come from securities,
• Penyediaan dana lainnya bersumber dari surat interbank loans, NCDs, and others.
berharga, pinjaman antar bank, NCD, dan lain-
lain. iv. External Factors
iv. Faktor Eksternal • The potential for problematic productive credit due to
• Potensi timbulnya kredit produktif bermasalah the influence of rising exchange rates & interest rates
akibat pengaruh kenaikan kurs & tingkat bunga is relatively small considering the low composition of
relatif kecil mengingat komposisi kredit produktif productive credit and some are also given to debtors
yang rendah dan sebagian juga diberikan kepada who are also civil servants.
debitur yang juga PNS. • With credit concentrated on consumer credit, banks
• Dengan kredit yang terkonsentrasi pada kredit are vulnerable to changes in regional government
konsumtif, bank rentan terhadap perubahan salary management policies. Transferring the
kebijakan pengelolaan gaji pemerintah daerah. management of civil servant salaries to other banks
Pemindahan pengelolaan gaji PNS ke bank will result in the potential for a fairly high increase in
lain akan mengakibatkan terjadinya potensi problematic credit.
peningkatan kredit bermasalah yang cukup tinggi. • Credit restructuring has been carried out in
• Telah dilakukan restrukturisasi kredit sesuai accordance with POJK 11 and POJK 48 of 2020
POJK 11 dan POJK 48 tahun 2020 dengan kondisi with the condition that 78% of debtors’ ability to
78% debitur kemampuan bayar cenderung/ pay tends/potential to improve and 22% of debtors’
potensi membaik dan 22% debitur kemampuan ability to pay is under monitoring and tends/potential
bayar dalam pemantauan dan cenderung/potensi to worsen.
memburuk.
A.3.2. Quality of Risk Management Implementation (3-Fair),
A.3.2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (3-Fair),dengan with the following description:
uraian: i. Risk Governance
i. Tata Kelola (Risk Governance) • The Bank has set a Risk Appetite related to credit risk
• Bank telah menetapkan Risk Appetite terkait by considering historical data and has been aligned
risiko kredit dengan mempertimbangkan data with KUD and RBB.
historis dan telah diselaraskan dengan KUD dan
RBB. • There is an excess of Gross Non Performing Loan
• Terdapat pelampauan Risk Tolerance Non Performing (NPL) Risk Tolerance in October 2024 of 2.33%,
Loan (NPL) Gross pada bulan Oktober 2024 sebesar November 2024 of 2.38%, and December 2024 of
2.33%, bulan November 2024 sebesar 2.38%, dan 2.34% with Risk Tolerance by 1.75%. There was an
bulan Desember 2024 sebesar 2.34% dengan Risk excess of Sharia Non Performing Financing (NPF)
BANK SULSELBAR
709
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 710
Tolerance sebesar 1.75%. Terdapat pelampauan Risk Tolerance in October 2024 of 4.76%, November
Risk Tolerance Non Performing Financing (NPF) 2024 of 4.88%, and December 2024 of 4.59% with
Syariah pada bulan Oktober 2024 sebesar 4.76%, a Risk Tolerance of 2.5%.
bulan November 2024 sebesar 4.88%, dan bulan
Desember 2024 sebesar 4.59% dengan Risk
Tolerance sebesar 2.5%. ii. Risk Management Framework
ii. Kerangka Manajemen Risiko • The Bank has set a core debtor limit as a credit
• Bank telah menetapkan limit debitur inti sebagai concentration risk mitigation.
mitigasi risiko konsentrasi kredit. • The Bank has set an Industry Risk Rating (IRR) as a
• Bank telah menetapkan Industry Risk Rating limit on the industrial sector and/or business fields
(IRR) sebagai limit terhadap sektor industri dan that are eligible for financing and a Portfolio Guideline
atau bidang usaha yang layak dibiayai serta (PG) as a limit for providing credit/financing in each
Portfolio Guideline (PG) sebagai limit pemberian of these sectors.
kredit/pembiayaan pada masing- masing sektor
tersebut. • A separation of functions between Productive and
• Telah dilakukan pemisahan fungsi antara Consumptive Credit has been carried out, but the
Kredit Produktif dan Konsumtif namun perlu credit analysis process at the Branch Office needs to
optimalisasi proses analisis kredit di Kantor be optimized.
Cabang. iii. Risk Management Process, Information Systems & HR
iii. Proses Manajemen Risiko, Sistem Informasi & SDM • Fulfillment of competency for officials/officers
• Pemenuhan kompetensi terhadap pejabat/ responsible for credit risk still needs to be improved.
petugas yang bertanggungjawab dalam bidang
risiko kredit masih perlu ditingkatkan. • The Credit/Financing Management Information
• Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kredit/ System (SIM) has gone live and been Socialized to
Pembiayaan telah live dan disosialisasikan ke branches.
cabang. • As a strengthening of Credit Risk Awareness and
• Sebagai penguatan Credit Risk Awareness dan credit quality monitoring, the credit/financing
monitoring kualitas kredit, aplikasi dashboard monitoring dashboard application has been in the
monitoring kredit/pembiayaan telah dalam development process by the Information Technology
proses pengembangan oleh Divisi Teknologi Division coordinated by the Retail and Consumer
Informasi yang dikoordinir oleh Divisi Ritel dan Division.
Konsumer. iv. Internal Control System
iv. Sistem Pengendalian Intern • A review of credit policies & SOPs has been conducted.
• Review terhadap kebijakan & SOP bidang
perkreditan telah dilakukan. • Several credit policies have been updated.
• Telah dilakukan pengkinian beberapa kebijakan
perkreditan. • A separation of positions in the credit sector has been
• Telah dilakukan pemisahan jabatan dalam bidang carried out to strengthen internal control, including
perkreditan untuk penguatan internal control credit analysts, NPL analysts, account officers, credit
antara lain analis kredit, analis NPL, account reporting, and collateral review & management.
officer, pelaporan kredit, serta peninjauan & • Socialization related to NPL and Low Quality Credit
pengelolaan agunan. has been carried out to all branches.
• Telah dilakukan sosialisasi terkait NPL dan Kredit • An Audit Working Plan has been prepared based on
Kualitas Rendah kepada seluruh cabang. risk.
• Audit Working Plan telah disusun berbasis risiko. • A stress test related to restructured credit has been
• Telah dilakukan stress test terkait kredit carried out every month and reported to the OJK.
restrukturisasi setiap bulan dan dilaporkan
kepada OJK.
BANK SULSELBAR
710
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 711
Eksposure Risiko
Risk Exposure
B. Kriteria dan Pendekatan Yang Digunakan Untuk B. Criteria and Approaches Used to Establish Credit Risk
Menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko Kredit dan Management Policies and Determining Credit Risk Limits
Penetapan Limit Risiko Kredit
Sebagai lembaga perantara keuangan (financial As a financial intermediary institution that receives public
intermediary) yang menerima dana masyarakat, dan funds, and then redistributes them in the form of credit/
selanjutnya menyalurkan kembali dalam bentuk kredit/ financing, banks must apply the principle of prudence in
pembiayaan, menyebabkan bank harus menerapkan carrying out their operational activities so that banks remain
prinsip kehatian-hatian dalam melakukan aktivitas institutions that are trusted by the public (prudential banking
operasionalnya agar bank tetap menjadi lembaga yang activity).
dipercaya oleh masyarakat (prudential banking activity).
Penerapan prinsip kehati-hatian oleh bank diantaranya The application of the principle of prudence by banks is
diimplementasikan melalui kemampuan bank untuk implemented through the bank’s ability to manage its credit
mengelola portofolio kredit yang dimiliki sehingga risiko portfolio so that potential risks (credit risk) can be measured
yang berpotensi untuk terjadi (credit risk) dapat diukur and controlled. Considering that credit is currently the largest
dan dikontrol. Mengingat saat ini kredit merupakan asset managed by banks, and is also the most dominant
aset yang paling besar yang dikelola bank, dan juga contributor to bank income.
merupakan kontributor yang paling dominan terhadap
pendapatan bank.
Adapun kriteria dan pendekatan yang digunakan The criteria and approaches used to establish credit risk
untuk menetapkan kebijakan Manajemen risiko kredit management policies aim to:
bertujuan sebagai berikut:
1. Memastikan bahwa aktivitas penyediaan dana 1. Ensure that the Bank’s funding activities are not exposed
Bank tidak terekspos pada Risiko Kredit yang dapat to Credit Risk that can cause losses to the Bank.
menimbulkan kerugian pada Bank.
2. Secara umum eksposur Risiko Kredit merupakan 2. In general, Credit Risk exposure is one of the main Risk
salah satu eksposur Risiko utama sehingga exposures so that the Bank’s ability to identify, measure,
kemampuan Bank untuk mengidentifikasi, mengukur, monitor and control Credit Risk and provide sufficient
memantau dan mengendalikan Risiko Kredit serta capital for this Risk is very important.
menyediakan modal yang cukup bagi Risiko tersebut
sangat penting.
3. Untuk menghindari hal tersebut di atas, maka 3. To avoid the above, steps are needed including:
diperlukan langkah-langkah meliputi:
a. Sasaran Kebijakan a. Policy Targets
1) Sasaran Kebijakan Manajemen Risiko 1) The target of the Credit Risk Management Policy
Kredit adalah mengidentifikasi, mengukur, is to identify, measure, monitor and control
memantau dan mengendalikan jalannya the course of the Bank’s business activities/
aktivitas/kegiatan usaha Bank dengan tingkat operations with a reasonable level of Credit Risk.
Risiko Kredit yang wajar.
2) Manajemen Risiko Kredit dapat berfungsi 2) Credit Risk Management can function as a
sebagai filter atau pemberi peringatan dini filter or early warning system for Bank business
(Early Warning System) terhadap kegiatan activities that are always inseparable from risk.
usaha Bank yang senantiasa tidak lepas dari
risiko.
b. Menyediakan Modal yang Cukup Untuk Menutup b. Providing Sufficient Capital to Cover Risks.
Risiko.
1) Melalui pengendalian risiko kredit yang 1) Through effective credit risk control, the Bank
efektif, Bank dapat menyediakan modal baik can provide capital both in order to meet the
BANK SULSELBAR
711
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 712
dalam rangka memenuhi peraturan rasio Capital Adequacy Ratio regulations, and in
kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio), covering overall risk.
maupun dalam meng-cover risiko secara
keseluruhan.
2). Bank wajib melindungi besarnya modal 2). Banks are required to protect the amount of
yang dimiliki serta mengupayakan untuk capital they have and strive to increase the
meningkatkan jumlah modal melalui amount of capital through healthy business
peningkatan bisnis yang sehat. Besarnya development. The amount of expansion carried
ekspansi yang dilakukan harus sudah out must take into account the potential credit
memperhitungkan potensial risiko kredit risk that arises as well as the adequacy of capital
yang timbul serta kecukupan modal yang owned and the continuity of the bank’s business.
dimiliki serta kelangsungan usaha bank.
c. Memelihara Kualitas Aktiva Produktif. c. Maintaining the Quality of Productive Assets.
Salah satu ukuran kinerja bisnis bank diukur dari One measure of a bank’s business performance is
kualitas aktiva produktif yang dimiliki. Sesuai measured by the quality of its productive assets.
dengan ketentuan Regulator (OJK), kualitas In accordance with the provisions of the Regulator
kredit ditetapkan dalam 5 (lima) golongan yaitu: (OJK), credit quality is determined in 5 (five) groups,
1) Kolektibilitas 1–Lancar (Pass) namely:
2) Kolektibilitas 2–Dalam Perhatian Khusus 1) Collectibility 1 - Pass
(Special Mention) 2) Collectibility 2 - Special Mention
3) Kolektibilitas 3–Kurang Lancar (Substandard) 3) Collectibility 3 - Substandard
4) Kolektibilitas 4–Diragukan (Doubtful) 4) Collectibility 4 - Doubtful
5) Kolektibilitas 5–Macet (Loss) 5) Collectibility 5 - Loss
d. Meningkatkan Efisiensi Proses Manajemen d. Improving the Efficiency of the Credit Management
Kredit Process
Apabila risiko kredit dapat diidentifikasi, diukur If credit risk can be identified, measured and
dan dimonitor dengan lebih baik, maka proses monitored better, the credit management process will
manajemen perkreditan akan lebih cepat dan be faster and more efficient.
efisien.
e. Meningkatkan Budaya Kredit Yang Sehat (Healthy e. Improving a Healthy Credit Culture
Credit Culture)
1) Proses peningkatan budaya kredit yang sehat 1) The process of improving a healthy credit culture
antara lain dilakukan melalui kampanye “sadar is carried out, among others, through a “credit
risiko kredit” sehingga proses pemberian risk awareness” campaign so that the credit
kredit sejak analisa kredit, persetujuan kredit, granting process from credit analysis, credit
pemantauan kredit dilakukan berdasarkan approval, credit monitoring is carried out based
prinsip professionalisme dan menjunjung on the principle of professionalism and upholds
tinggi fairness dan Good Corporate Governance. fairness and Good Corporate Governance.
2) Salah satu aspek penting akan 2) One important aspect of implementing a
diberlakukannya sistem rating sebagai bagian rating system as part of the tools in credit risk
dari alat/ tools dalam credit risk management management is to improve healthy credit culture
adalah meningkatkan healthy credit culture because the entire process can be done openly
karena seluruh proses dapat dilakukan and measurably.
terbuka dan terukur.
BANK SULSELBAR
712
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 713
Eksposure Risiko
Risk Exposure
f. Memberikan Respon Bisnis Dengan Lebih Cepat f. Providing Faster Business Response
1) Memperhatikan kondisi persaingan yang 1) Considering the increasingly competitive
semakin meningkat, maka diperlukan respon conditions, a fast response to existing business
yang cepat terhadap perkembangan bisnis developments is needed.
yang ada.
2) Dengan mengetahui sejak dini tingka risiko 2) By knowing early on the level of risk that will
yang akan muncul pada Debitur, maupun arise in Debtors, as well as at the portfolio level,
pada level portofolio maka langkah antisipatif anticipatory steps can be taken immediately
dapat segera dilakukan sehingga kinerja so that the performance and continuity of the
dan kelangsungan usaha bank dapat terus bank’s business can continue to be maintained.
dipertahankan.
Dalam rangka pengendalian risiko secara efektif, In order to effectively control risk, policies and procedures
kebijakan dan prosedur didasarkan pada strategi are based on risk management strategies and are equipped
manajemen risiko dan dilengkapi dengan toleransi risiko with risk tolerance and risk limits. The determination of
dan limit risiko. Penetapan toleransi risiko dan limit risiko risk tolerance and credit/financing risk limits has taken into
kredit/pembiayaan telah memperhatikan tingkat risiko account the level of risk to be taken and the Bank’s overall
yang akan diambil dan strategi Bank secara keseluruhan. strategy. The determination of the Bank’s limits made and
Penetapan limit Bank yang dibuat dan diusulkan proposed by the operational work unit is submitted to the
oleh unit kerja operasional, disampaikan kepada Bank/Integrated Risk Management Division to be evaluated
Divisi Manajemen Risiko Bank/Terintegrasi untuk and submitted to the Risk Management Committee to be
dievaluasi dan diajukan kepada Komite Manajemen recommended to the President Director for approval with
Risiko guna direkomendasikan kepada Direktur Utama the knowledge of the Commissioner. Related to credit risk
untuk mendapat persetujuan dengan sepengetahuan limits are stated in the Risk Appetite Statement Document,
Komisaris. Terkait limit risiko kredit tertuang dalam which includes the BMPK Ratio Limit, Non Performing Loan
Dokumen Risk Appetite Statement, yang meliputi Limit (NPL), Core Debtor Ratio Limit and other policies concerning
Rasio BMPK, Non Performing Loan (NPL), Limit Rasio the credit/financing committee limit, counterparty limit, and
Debitur Inti dan kebijakan lainnya yang menyangkut credit distribution authority by Branches/Capem.
limit komite kredit/pembiayaan, limit counterparty, dan
kewenangan penyaluran kredit oleh Cabang/Capem.
DIVISI KOMITE
LIMIT MANAJEMEN MANAJEMEN DIREKTUR
KOMISARIS
BANK RISIKO RISIKO UTAMA
• Dibuat dan • Limit Bank • Dikali kembali • Limit Bank
diusulkan unit dievaluasi lalu sebelum dire- disampaikan-
kerja Operasonal diajukan kepada komendasikan kepada Dewan
komite kepada dirut Komisaris untuk
persetujuan
BANK SULSELBAR
713
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 714
C. Struktur dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit Serta C. Credit Risk Management Structure and Organization and
Fungsi Kontrol Control Function
Divisi Manajemen
Risko
Risk Management
Division
Departemen
Departemen
Departemen Pengendalian Risiko,
Pengendalian Risiko
Pengendalian Risiko Operasional, risiko,
Pasar & Likuiditas
Kredit/Pembiayaan TI, Risiko Lainnya
Market Risk and
Credit/Financing Risk Risk Control
Liquidity Control
Control Department Department, Operations,
Department Risk, IT, Other Risks
Analisis
Analisis
Analisis Analisis Pengendalian Risiko
Pengendalian Risiko
Pengendalian Risiko Pengendalian Risiko TI,Risiko Lainnya
Pasar & Likuiditas
Kredit/pembiayaan Operasional dan MIS
Market Risk and
Asisten Credit/Financing Risk Asisten Operational Risk IT Risk Control Asisten
Liquidity Control
administrasi Control Analysis administrasi Control Analysis Analysis, Other Risks administrasi
Analysis
Administrative Administrative and MIS Administrative
assistant assistant assistant
Adapun tugas pokok dan fungsi terkait Risiko Kredit/ The main tasks and functions related to Credit/Financing
Pembiayaan berada pada Departemen Pengendalian Risk are in the Credit/Financing Risk Control Department
Risiko Kredit/Pembiayaan yang mencakup beberapa hal which includes several things including the following:
diantaranya sebagai berikut :
1. Mengevaluasi penerapan dan usulan penyempurnaan 1. Evaluating the implementation and proposals for
strategi, kebijakan, prosedur, pedoman dan ketentuan improving strategies, policies, procedures, guidelines and
manajemen risiko yang terkait dengan pengendalian provisions of risk management related to credit/financing
risiko kredit/pembiayaan. risk control.
2. Mengevaluasi hasil identifikasi risiko atas aktivitas/ 2. Evaluating the results of risk identification of existing
produk eksisting bank, aktivitas/produk baru bank bank activities/products, new bank activities/products
serta usulan strategi bisnis yang berbasis pada and proposed business strategies based on credit/
pengendalian risiko kredit/pembiayaandan sistem financing risk control and risk management information
informasi manajemen risiko. systems.
3. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan 3. Identifying, measuring, monitoring and controlling credit/
dan pengendalian risiko kredit/pembiayaan. financing risk.
4. Melakukan konsultansi dan/atau memberikan 4. Conducting consultations and/or providing
rekomendasiterkait pengendalian risiko kredit/ recommendations related to credit/financing risk control.
pembiayaan.
5. Mengevaluasi pengukuran risiko kredit/pembiayaan. 5. Evaluating credit/financing risk measurements.
6. Mengevaluasi perhitungan CKPN, perhitungan 6. Evaluating CKPN calculations, calculating risk
kontribusi risiko terhadap modal dan kesehatan contributions to the Bank’s capital and health, calculating
Bank, perhitungan total risk exposure limit dan total risk exposure limits and implementing stress tests
pelaksanaan stress test yang terkait risiko kredit/ related to credit/financing risk.
pembiayaan.
7. Mengevaluasi profil risiko unit kerja yang terkait 7. Evaluating the risk profile of work units related to credit/
risiko kredit/pembiayaan. financing risk.
BANK SULSELBAR
714
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 715
Eksposure Risiko
Risk Exposure
8. Mengevaluasi pelaksanaan konsultansi dan/atau 8. Evaluate the implementation of consultation and/or
pemberian rekomendasi terkait pengendalian risiko provision of recommendations related to credit/financing
kredit/pembiayaan. risk control.
9. Mengevaluasi penyusunan laporan-laporan (kepada 9. Evaluate the preparation of reports (to internal and
pihak internal dan eksternal) terkait risiko kredit/ external parties) related to credit/financing risk.
pembiayaan.
10. Memastikan penerapan Good Corporate Governance 10. Ensure the implementation of Good Corporate
(GCG), budaya kepatuhan dan manajemen risiko Governance (GCG), compliance culture and credit risk
kredit serta nilai-nilai korporat pada unit kerjanya management as well as corporate values in its work units
secara optimal. optimally.
11. Memastikan penyelesaian tindak lanjut hasil temuan 11. Ensure the completion of follow-up actions on audit
audit, baik internal maupun eksternal yang terkait findings, both internal and external related to credit/
risiko kredit/pembiayaan secara optimal. financing risk optimally.
12. Melakukan penilaian kinerja, coaching dan counseling 12. Conduct performance assessments, coaching and
kepada subordinatnya serta mengusulkan program counseling to subordinates and propose relevant
pengembangan pegawai yang relevan. employee development programs.
D. Hubungan Antara Fungsi Manajemen Risiko Kredit, D. Relationship Between Credit Risk Management, Compliance
Kepatuhan dan Audit Internal and Internal Audit Functions
Internal Control Anti Fraud Implementation Monitoring Internal Audit
& Compliance Committee
Divisi Audit Internal &
Divisi Manajemen Risiko Anti Fraud
Risk Talking Unit Supporting Unit Risk management Division Divisi Audit Internal &
Anti Fraud
Grup Kepatuhan
Compliance Group
Anti Fraud Unit
1st line of defense Seluruh unit kerja (Risk Taking Unit 1st line of defense All work units (Risk Taking Unit and
dan Supporting Unit) selaku risk owner bertanggung Supporting Unit) as risk owners are responsible for
jawab terhadap pengelolaan risiko di masing-masing risk management in their respective units through the
unitnya melalui penerapan internal control, pelaksanaan implementation of internal control, implementation of
fungsi kepatuhan dan strategi Anti Fraud. Pengelolaan compliance functions and Anti-Fraud strategies. Risk
risiko oleh risk owner merupakan pilar pertama dalam management by risk owners is the first pillar in the risk
organisasi manajemen risiko PT Bank Sulselbar. Dalam management organization of PT Bank Sulselbar. In the
konteks risiko kredit pengambilan keputusan yang context of credit risk, decision-making which is the authority
merupakan kewenangan Direksi dilakukan melalui of the Board of Directors is carried out through a Committee
Komite yang keanggotaannya terdiri dari Direksi dan whose membership consists of the Board of Directors and
pejabat eksekutif terkait. related executive officers.
BANK SULSELBAR
715
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 716
2nd line of defense Monitoring eksposur risiko 2nd line of defense Risk exposure monitoring is carried out
dilaksanakan oleh unit independen dari risk taking unit by an independent unit of the risk taking unit, namely the
yaitu Divisi Manajemen Risiko, Unit Khusus Anti Fraud & Risk Management Division, the Special Anti-Fraud Unit &
Divisi Kepatuhan merupakan lini kedua dalam organisasi Compliance Division, which is the second line in the risk
manajemen risiko Bank Sulselbar. management organization of Bank Sulselbar.
3rd line of defense Audit Internal oleh Divisi Audit Intern 3rd line of defense Internal Audit by the Internal Audit
merupakan lini terakhir yang ditujukan untuk pengujian Division is the last line intended to test the effectiveness of
efektivitas penerapan manajemen risiko. risk management implementation.
E. Cakupan dan Informasi Utama Dari Pelaporan Tentang E. Scope and Main Information from Reporting on Credit Risk
Eksposur Risiko Kredit dan Fungsi Manajemen Risiko Exposure and Credit Risk Management Functions to the
Kredit Kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Board of Directors and Board of Commissioners.
Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat The very rapid development of the banking industry is
umumnya disertai dengan semakin kompleksnya generally accompanied by the increasing complexity of bank
kegiatan usaha bank yang mengakibatkan peningkatan business activities which results in an increase in bank risk
eksposur risiko bank, termasuk didalamnya eksposur exposure, including credit risk exposure. Good Corporate
risiko kredit. Tata Kelola Perusahaan yang baik pada Governance in the banking industry is becoming more
industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini important now and in the future considering that credit risk
dan di masa yang akan datang mengingat risiko kredit and other risks and challenges faced by the banking industry
dan risiko lainnya serta tantangan yang dihadapi oleh will increase.
industri perbankan akan semakin meningkat.
Cakupan dan informasi utama dari pelaporan tentang The scope and main information of reporting on credit risk
eksposur risiko kredit dan fungsi manajemen risiko exposure and credit risk management functions to the
kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris meliputi Board of Directors and Board of Commissioners include the
proses sebagai berikut: following processes:
PENGENDALIAN
RISIKO
PEMANTAUAN
IDENTIFIKASI
RISIKO
RISIKO
PENGUKURAN
RISIKO
BANK SULSELBAR
716
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 717
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Identifikasi Risiko : Proses identifikasi dilakukan Risk Identification: The identification process is carried
secara berkala untuk seluruh jenis dan karakteristik out periodically for all types and characteristics of credit/
risiko kredit/pembiayaan yang terdapat pada setiap financing risks found in each of the Bank’s business activities.
kegiatan usaha Bank.
Pengukuran Risiko : Pengukuran risiko bertujuan Risk Measurement: Risk measurement aims to estimate the
untuk memperkirakan eksposur risiko Kredit/Pembiayan overall Credit/Financing risk exposure and per type of Bank
secara keseluruhan maupun per jenis risiko kredit/ credit/financing risk compared to the Bank’s risk appetite.
pembiayaani Bank dibandingkan dengan risk appetite
Bank.
Pemantauan Risiko : Pemantauan risiko kredit Risk Monitoring: Credit risk monitoring includes, among
antara lain mencakup pemantauan risiko kredit others, monitoring credit risk against the amount of Internal
terhadap besarnya kepatuhan limit Internal maupun limit compliance and consistency of implementation with
konsistensi pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur established policies and procedures. The results of monitoring
yang ditetapkan. Hasil pemantauan disajikan dalam are presented in periodic reports submitted to management
laporan berkala yang disampaikan kepada manajemen in order to mitigate credit risk and take necessary actions.
dalam rangka mitigasi risiko kredit dan tindakan yang
diperlukan.
Pengendalian Risiko : Sebagai bentuk mitigasi atas Risk Control: As a form of mitigation of losses arising from
kerugian yang timbul dari risiko kredit/pembiayaan Bank credit/financing risk, the Bank has an adequate Risk control
telahmemiliki sistem pengendalian Risiko yang memadai system by referring to established policies and procedures
dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur yang and aims to manage credit risk and all other risk exposures.
telah ditetapkan dan bertujuan untuk mengelola risiko
kredit dan seluruh eksposur risiko lainnya.
Cakupan dan informasi terkait eksposur risiko kredit The scope and information related to credit risk exposure are
termuat dalam Laporan Profil Risiko Bank yang contained in the Bank Risk Profile Report which is reported
dilaporkan secara regular per Triwulan dan Laporan regularly per Quarter and the Bank Health Level Report which
Tingkat Kesehatan Bank yang dilaporkan secara is reported regularly per semester to the regulator (OJK) and
regular per semester kepada pihak regulator (OJK) the information is submitted to the Board of Commissioners
dan disampaikan informasi tersebut kepada Dewan and Directors of PT Bank Sulselbar.
Komisaris dan Direksi PT Bank Sulselbar.
Pengungkapan Kualitas Kredit Atas Aset (CR1) Disclosure of Credit Quality of Assets (CR1)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Pendekatan
Keterangan Telah Belum Stage 2 dan Stage 3 Stage 1 (a+b-c)
IRB)
Jatuh Tempo Jatuh Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 582,050.33 22,859,761.17 543,759.44 296,159.34 247,600.10 22,898,052.05
2 Surat
10,000.00 4,675,538.08 10,000.00 10,000.00 - 4,675,538.08
Berharga
3 Transaksi
Rekening - 118,809.94 - - - 118,809.94
Administratif
4 Total 592,050.33 27,654,109.20 553,759.44 306,159.34 247,600.10 - 27,692,400.08
BANK SULSELBAR
717
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 718
2) Bank Secara Konsolidasi dengan entitas Anak 2. Bank Consolidated with Subsidiary Entities
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Pendekatan
Keterangan Telah Belum Stage 2 dan Stage 3 Stage 1 (a+b-c)
IRB)
Jatuh Tempo Jatuh Tempo
a b c d e f g
1 Kredit
2 Surat
Berharga
3 Transaksi
Rekening
Administratif
4 Total
3. Pengungkapan Tambahan 3. Additional Disclosures
Pengungkapan Mutasi Kredit Dan surat Berharga Yang Disclosure of Credit Movements and Matured Securities
telah Jatuh Tempo (CR2) (CR2)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Keterangan a
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1 553,716.82
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2 38,333.50
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang
3 9,190.52
belum jatuh tempo
4 Nilai hapus buku 2,432.26
5 Perubahan lain 0
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
periode pelaporan
6 580,427.55
(1+2-3-4+5)
2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak 2. Bank Consolidated with Subsidiaries
Keterangan a
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2
periode pelaporan terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
3
yang belum jatuh tempo
4 Nilai hapus buku
5 Perubahan lain
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
6
periode pelaporan
3) Pengungkapan Tambahan 3) Additional Disclosures
BANK SULSELBAR
718
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 719
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Pengungkapan Tambahan Terkait Kualitas Kredit atas aset Additional Disclosures Related to Credit Quality of Assets
(CRB) (CRB)
1. Cakupan dan definisi dari "Tagihan yang Telah Jatuh 1. Scope and definition of “Past Receivables” and “impaired
Tempo" dan "tagihan yang mengalami penurunan nilai" receivables” and differences (if any) between the definitions
serta perbedaan (jika ada) antara definisi yang digunakan used by the Bank for accounting and prudential purposes
Bank secara akuntansi dan secara prudensial
Definisi tagihan jatuh tempo adalah tagihan yang The definition of past due receivables is receivables that
memiliki tunggakan lebih 90 (Sembilan puluh) hari, are overdue for more than 90 (ninety) days, based on an
berdasarkan evaluasi yang dilakukan setiap akhir bulan. evaluation conducted at the end of each month.
Penurunan nilai/impairment untuk kredit yang jumlahnya Impairment for credits with an amount above IDR
di atas Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) akan 1,000,000,000 (one billion rupiah) will be evaluated
dievaluasi secara individual, berdasarkan bukti obyektif individually, based on objective evidence of an event
terjadinya suatu peristiwa meliputi: including:
• Kesulitan keuangan signifikan pihak debitur. • Significant financial difficulties of the debtor.
• Pelanggaran kontrak, terjadinya wanprestasi/ • Breach of contract, default/arrears in principal or interest
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; payments;
• Pemberian keringanan (konsesi) kepada debitur yang • Granting of relief (concessions) to debtors experiencing
mengalami kesulitan keuangan. financial difficulties.
• Debitur akan dinyatakan pailit atau melakukan • The debtor will be declared bankrupt or undergo other
reorganisasi keuangan lainnya; financial reorganization;
• Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat • Loss of an active market for the financial asset due to
kesulitan keuangan; financial difficulties;
• Khusus untuk kredit yang diberikan, bank • Specifically for loans provided, banks use additional
menggunakan kriteria tambahan untuk menentukan criteria to determine objective evidence of impairment if
bukti obyektif penurunan nilai jika dikategorikan categorized as Non-Performing Loans according to Bank
non performing loan sesuai ketentuan Bank Indonesia Indonesia provisions including assessment of Business
mencakup penilaian Prospek Usaha, Performance Prospects, Debtor Performance, and Ability to Pay.
Debitur, dan Kemampuan Membayar.
Bukti Objektif Penurunan Nilai yang dievaluasi secara Objective Evidence of Impairment that is evaluated
kolektif, meliputi: collectively, includes:
• Memburuknya status pembayaran pihak peminjam • Deterioration of the payment status of borrowers in the
dalam kelompok tersebut. group.
• Kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi • National or local economic conditions that correlate with
dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok. default on assets in the group.
2. Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih dari 90 hari) 2. Overdue bills (more than 90 days) that are not considered
yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai dan impaired and the reasons for the Intended Determination All
alasan Penetapan Dimaksud Seluruh tagihan yang telah overdue bills (more than 90 days) are considered impaired.
jatuh tempo (lebih dari 90 hari) dianggap mengalami
penurunan nilai.
3. Pendekatan dan metode statistik yang digunakan Bank 3. The statistical approach and method used by the Bank in the
dalam pembentukan CKPN. Selain itu, Bank juga harus formation of CKPN. In addition, the Bank must also provide
memberikan informasi mengenai dasar pengkategorian information on the basis for categorizing CKPN at each stage
CKPN pada setiap stage
BANK SULSELBAR
719
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 720
Bank telah mengimplementasikan Penerapan Standar The Bank has implemented the new Financial Accounting
Akuntansi Keuangan yang baru yaitu PSAK 71 dalam Standards, namely PSAK 71, in calculating CKPN
melakukan perhitungan CKPN baik secara individual both individually and collectively. For individual CKPN
maupun secara kolektif. Untuk perhitungan CKPN calculations, a self-assessment model is used to estimate
secara individual dilakukan dengan menggunakan the future reserve value (ECL) by estimating/projecting the
metode kewajaran penilaian sendiri (self assessment Probability of Default (PDforecast) based on the selection
model) untuk mengestimasi nilai pencadangan di masa of macroeconomic data that is correlated with the bank’s
yang akan datang (ECL) dengan melakukan perkiraan/ historical PD movement. The bank uses historical data for
proyeksi Probability of Default (PDforecast) berdasarkan the last 7 (seven) years to develop PD modeling and historical
pemilihan data makro ekonomi yang memiliki korelasi data for 7 (seven) years for LGD.
dengan pergerakan PD historis bank. Bank menggunakan
data historis selama 7 (tujuh) tahun terakhir untuk
mengembangkan modeling PD dan data historis 7 (tujuh)
tahun untuk LGD.
Dasar pengkategorian CKPN pada setiap stage: The basis for categorizing CKPN at each stage:
• CKPN Aset Baik (Stage 1) = 0 – 30 hari tunggakan. • Good Asset CKPN (Stage 1) = 0 - 30 days of arrears
• CKPN Aset Kurang Baik (Stage 2) = 31 – 90 hari • Less Good Asset CKPN (Stage 2) = 31 - 90 days of arrears
tunggakan.
• CKPN Aset Tidak Baik (Stage 3) = di atas 90 hari • Bad Asset CKPN (Stage 3) = above 90 days of arrears
tunggakan.
Pengungkapan Tagihan Bersih Disclosure of Net Receivables by Region
Berdasarkan Wilayah -Bank secara - Bank Individually
Individual
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Posisi Tanggal 31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya Total Sulawesi Jawa Lainnya Total
(1) (2) (3) (4) (5) (7) (3) (4) (5) (7)
Tagihan kepada
1 7,488.55 - - 7,488.55 7,782 0 0 7,782
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 21,608.25 298,314.18 60,000.00 379,922.43 22,844 388,286 80 491,13
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - 0 0 0 0
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - 0 0 0 0
Tagihan berupa
5 - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 - - - - - - - -
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, - - - - - - - -
dan Instrumen Modal
Lainnya
BANK SULSELBAR
720
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 721
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Posisi Tanggal 31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya Total Sulawesi Jawa Lainnya Total
Kredit Beragun
8 Properti Rumah 1,296,311.78 235.34 - 1,296,547.12 727,47 249 0 727,719
Tinggal
Kredit Beragun
9 105,245.51 237.79 - 105,483.31 9,553 0 0 9,553
Properti Komersial
Kredit untuk
Pengadaan Tanah,
10 44,169.08 - - 44,169.08 16,020,029 10,043 151 16,030,222
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 16,592,799.16 9,352.09 341.35 16,602,492.60 1,960,725 211 7,378 1,968,314
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil, 2,759,395.48 92.03 3,759.32 2,763,246.84 817,564 698,597 8,906 1,525,067
dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada
13 978,544.11 815,420.25 161,739.27 1,955,703.64 216,939 0 592 217,531
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 286,165.63 - 592.32 286,757.95 0 0 0 0
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - -
TOTAL 22,091,727.55 1,123,651.69 226,432.26 23,441,811.50 19,782,905 1,097,386 97,027 20,977,318
BANK SULSELBAR
721
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 722
Pengungkapan Tagihan Bersih
Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank
secara Individual
Tagihan
Tagihan
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond
Publik
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Posisi Tanggal 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 400.60 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - -
3 Industri Pengolahan - 358,314.18 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - - - - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang
5 - - - - -
Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 4,688.32 19,037.80 - - -
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan
7 131.45 - - - -
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 103.92 - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - - -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 12.08 - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20 Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang Digunakan - - - - -
untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - - -
22 Rumah Tangga 322.01 2,570.45 - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 1,830.17 - - - -
24 Lainnya - - - - -
TOTAL 7,488.55 379,922.43 - - -
Posisi Tanggal 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 481.17 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - -
BANK SULSELBAR
722
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 723
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Disclosure of Net Receivables Based on
Economic Sector - Bank Individually
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit Tagihan
kepada Surat
untuk kepada
Perusahaan Berharga/ Kredit Tagihan
Kredit Beragun Pengadaan Kredit Usaha Tagihan
Efek dan Piutang Beragun yang Telah Aset
Properti Rumah Tanah, Pegawai atau Mikro, Usaha kepada
Lembaga Subordinasi, Properti Jatuh Lainnya
Tinggal Pengolahan Pensiunan Kecil, dan Korporasi
Jasa Ekuitas, dan Komersial Tempo
Tanah, dan Portofolio
Keuangan Instrumen
Konstruksi Ritel
Lainnya Modal
Lainnya
(8) (9) (10) (11) (12) (13)
- - 68.78 5,279.15 - 3,929.03 571,720.90 25.73 12,352.64 -
- - - 21.53 - 43.09 8,118.33 515,989.27 718.00 -
- - - 575.82 - 2,969.97 94,977.75 167,306.53 8,086.15 -
- - - - - - 1,044.83 90,662.11 - -
- - - 90.28 - - 2,848.50 - 304.78 -
- - 4,809.26 6,227.05 39,219.08 28.47 168,246.85 763,593.69 37,832.96 -
- - 183.20 17,491.70 - 9,240.92 806,053.56 119,325.20 82,392.53 -
- - - - - - 10,227.69 2,902.66 949.35 -
- - 154.72 266.46 - 646.26 138,813.07 633.09 3,145.05 -
- - - - - 382.68 2,392.46 8,060.57 - -
- - - - - - 69,835.13 180,603.14 1,302.10 -
- - - 65,863.41 4,950.00 467.75 10,177.84 3,238.82 85,018.59 -
- - - - - - 1,877.07 - - -
- - - 32.86 - 1,912.13 25,734.09 11,070.85 187.54 -
- - - - - - - 697.88 - -
- - - - - - 2,009.50 - - -
- - - 1,671.37 - 659.10 48,660.77 54,681.76 5,074.42 -
- - - 41.51 - 66.78 8,880.36 448.87 268.64 -
- - 160.58 274.10 - 1,334.87 70,609.83 - 1,845.92 -
- - - 105.62 - - 7,549.58 - 318.41 -
- - - - - - - - - -
- - 1,290,343.11 7,279.06 - 4,632,699.67 169,292.15 - 37,167.60 -
- - 827.47 263.39 - 11,948,111.90 544,176.58 36,463.46 9,793.27 -
- - - - - - - - - -
- - 1,296,547.12 105,483.31 44,169.08 16,602,492.60 2,763,246.84 1,955,703.64 286,757.95 -
- - - - - 2,509.71 492,107.70 413.46 12,117.31 -
- - - - - 24.57 3,715.85 371,206.43 802.37 -
BANK SULSELBAR
723
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 724
Tagihan
Tagihan
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond
Publik
Internasional
3 Industri Pengolahan 91.67 260,667.19 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - - - - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur
5 - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 7,003.16 222,455.88 - - -
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil
7 - - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - - -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib - 8,006.45 - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
21 - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 154.86 - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 50.76 - - - -
24 Lainnya - - - - -
TOTAL 7,781.62 491,129.53 - - -
BANK SULSELBAR
724
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 725
Eksposure Risiko
Risk Exposure
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit Tagihan
kepada Surat
untuk kepada
Perusahaan Berharga/ Kredit Tagihan
Kredit Beragun Pengadaan Kredit Usaha Tagihan
Efek dan Piutang Beragun yang Telah Aset
Properti Rumah Tanah, Pegawai atau Mikro, Usaha kepada
Lembaga Subordinasi, Properti Jatuh Lainnya
Tinggal Pengolahan Pensiunan Kecil, dan Korporasi
Jasa Ekuitas, dan Komersial Tempo
Tanah, dan Portofolio
Keuangan Instrumen
Konstruksi Ritel
Lainnya Modal
Lainnya
- - - - - 716.51 83,485.95 184,705.14 7,823.52 -
- - - - - - 749.87 300.09 - -
- - - - - 50.57 2,937.43 248.51 304.63 -
- - 2,732.58 6,218.65 27,719.38 445.64 259,289.03 844,913.02 36,242.71 -
- - 230.35 1,841.69 - 15,421.59 820,857.23 126,343.53 71,364.89 -
- - - - - 13.87 9,188.47 5,480.05 961.15 -
- - 189.86 - - 19.29 104,721.24 80.00 2,918.87 -
- - - - - 12.87 1,635.84 962.96 - -
- - - - - - 70,121.46 211,043.59 416.05 -
- - - 67,708.35 5,950.00 194.32 9,103.00 40,409.56 49,600.31 -
- - - - - - 2,285.09 93.07 - -
- - - - - - 6,406.98 20,483.09 301.79 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 2,752.70 22,129.81 - -
- - - 333.62 - 1,267.91 46,674.08 37,504.05 5,304.39 -
- - - - - 9.19 7,130.57 872.26 291.43 -
- - 192.58 232.04 - - 37,522.42 - 1,918.21 -
- - - - - 163.60 9,898.83 - 328.97 -
- - - - - - - - - -
- - 1,178,071.52 8,527.53 - 3,593,263.94 123,047.85 170.92 21,061.32 -
- - 426.49 - - 12,772,917.51 3,259.27 32,439.00 8,209.86 -
- - - - - - - - - -
- - 1,181,843.39 84,861.88 33,669.38 16,387,031.08 2,096,890.86 1,899,798.55 219,967.80 -
BANK SULSELBAR
725
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 726
Pengungkapan Tagihan Bersih
Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Kontrak - Bank secara Individual
Posisi Tanggal 31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
s.d. 1 di atas 1 thn di atas 3 thn Non
di atas 5 thn Total
tahun s.d. 3 thn s.d. 5 thn Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 4,795.11 47.07 704.95 1,941.42 7,488.55
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 39,037.80 94,000.00 47,570.45 199,314.18 379,922.43
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 5,898.33 7,979.75 43,039.79 1,239,629.25 1,296,547.12
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 9,179.44 7,874.04 4,939.16 83,490.66 105,483.31
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 41,019.08 3,150.00 - - 44,169.08
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 129,005.75 1,012,189.77 1,725,970.74 13,735,326.33 16,602,492.60
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 361,008.06 483,067.57 720,347.69 1,198,823.51 2,763,246.84
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 177,617.38 334,898.70 509,304.39 933,883.16 1,955,703.64
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 131,666.80 52,912.07 61,883.83 40,295.26 286,757.95
15 Aset Lainnya - - - - -
Total 899,227.75 1,996,118.97 3,113,761.00 17,432,703.77 - 23,441,811.50
BANK SULSELBAR
726
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 727
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Disclosure of Net Receivables Based
on Remaining Contract Term - Bank
Individually
(dalam jutaan rupiah)
Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
di atas 1 thn s.d.
s.d. 1 tahun di atas 3 thn s.d. 5 thn di atas 5 thn Non Kontraktual Total
3 thn
(9) (10) (11) (12) (13) (14)
7,095 51 481 155 0 7,782
55,511 91,000 137,000 207,618 0 491,130
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
2,974 2,592 12,980 709,173 0 727,719
1,431 113 90 7,919 0 9,553
129,216 920,937 1,311,423 13,668,646 0 16,030,222
2,974 2,592 12,980 709,173 0 727,719
1,431 113 90 7,919 0 9,553
0 0 0 0 0 0
129,216 920,937 1,311,423 13,668,646 0 16,030,222
368,009 377,423 389,516 833,366 0 1,968,314
243,819 247,087 316,269 717,891 0 1,525,067
80,692 52,275 11,760 72,805 0 217,531
0 0 0 0 0 0
888,746 1,691,479 2,179,520 16,217,573 0 20,977,318
BANK SULSELBAR
727
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 728
Pengungkapan Tagihan dan
Pencadangan Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Individual
Posisi Tanggal 31 Desember 2023
No. Keterangan Wilayah
Sulawesi Jawa Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Tagihan 22,091,728 1,123,652 226,432
2 Tagihan yang mengalami peningkatan dan pemburukan risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3) 592,491 192 0
a. Belum jatuh tempo 386,400 192 0
b. Telah jatuh tempo 206,091 0 0
3 CKPN - Stage 1 204,358 41,761 1,481
4 CKPN - Stage 2 4,958 5 0
5 CKPN - Stage 3 291,168 29 0
6 Tagihan yang dihapus buku 282,861 0 0
Pengungkapan Tagihan dan
Pencadangan Berdasarkan Sektor
Ekonomi - Bank secara Individual
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah jatuh
Tempo tempo
(1) (2) (3) (4) (5)
Posisi Tanggal 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 593,776.83 15,675.56 10,061.08
2 Pertambangan dan Penggalian 524,890.23 249.52 718.00
3 Industri Pengolahan 632,230.41 27,054.13 7,191.31
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 91,706.94 155.07 -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
5 3,243.56 119.15 195.92
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1,043,683.47 17,177.57 13,834.35
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 1,034,818.56 103,359.90 68,083.12
8 Pengangkutan dan Pergudangan 14,079.70 235.10 509.09
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 143,762.57 42,839.42 3,145.05
10 Informasi dan Komunikasi 10,835.71 18.16 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 251,740.36 2,835.25 1,302.10
12 Real Estat 169,716.40 244.51 48,557.06
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 1,877.07 - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
14 38,937.47 116.42 187.54
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
BANK SULSELBAR
728
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 729
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Disclosure of Receivables and
Provisions by Region - Individual
Bank
(dalam jutaan rupiah)
Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Wilayah
dst. Total Sulawesi Jawa Lainnya dst. Total
(6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
23,441,811 19,782,905 1,097,386 97,027 0 20,977,318
592,684 522,118 0 0 0 522,118
386,592 339,478 0 0 0 339,478
206,091 182,640 0 0 0 182,640
247,600 116,750 8,675 1,338 0 126,762
4,963 12,552 0 0 0 12,552
291,196 230,610 0 0 0 230,610
282,861 275,005 0 0 0 275,005
Disclosure of Receivables and Reserves by
Economic Sector - Individual Banks
(dalam jutaan rupiah)
Cadangan Cadangan
Cadangan kerugian penurunan
kerugian penurunan nilai kerugian penurunan nilai Tagihan yang dihapus buku
nilai (CKPN) -Stage 1
(CKPN) - Stage 2 (CKPN) - Stage 3
(6) (7) (8)
11,224.26 621.83 20,405.87 -
2,085.73 - 848.34 -
18,459.37 149.33 17,537.74 -
448.99 - 132.57 -
149.91 - 269.39 -
93,264.69 6.82 19,526.44 -
51,685.57 782.26 126,922.64 -
509.30 - 671.78 -
1,657.78 146.72 10,580.39 -
276.10 - 18.16 -
8,264.97 118.22 3,119.53 -
42,586.26 - 35,765.01 -
18.51 - - -
246.60 - 280.73 -
BANK SULSELBAR
729
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 730
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah jatuh
Tempo tempo
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 697.88 - -
16 Pendidikan 2,009.50 - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 110,747.41 44,872.74 4,629.44
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 9,706.16 161.38 268.64
19 Aktivitas Jasa Lainnya 74,237.37 242.30 303.84
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 7,973.61 4.99 195.52
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - -
22 Rumah Tangga 6,139,674.05 67,099.33 37,167.60
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 12,541,466.24 64,131.85 9,741.56
24 Lainnya
Total 23,441,811.50 386,592.36 206,091.23
Posisi Tanggal 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - -
3 Industri Pengolahan 143,894.95 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
5 - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 89,411.12 - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 107,179.98 - -
8 Pengangkutan dan Pergudangan 146.86 - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 290.29 - -
10 Informasi dan Komunikasi 962.96 - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 28,112.12 - -
12 Real Estat 73,752.19 - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 93.07 - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
20,483.09 - -
14 Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib - - -
16 Pendidikan 22,944.35 12,788.30 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 910.37 - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 5,389.52 - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 - - -
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - -
22 Rumah Tangga 931,975.32 - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 20,977,427.91 339,477.93 182,640.37
24 Lainnya
Total 22,402,974.10 352,266.23 182,640.37
BANK SULSELBAR
730
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 731
Eksposure Risiko
Risk Exposure
(dalam jutaan rupiah)
Cadangan Cadangan
Cadangan kerugian penurunan
kerugian penurunan nilai kerugian penurunan nilai Tagihan yang dihapus buku
nilai (CKPN) -Stage 1
(CKPN) - Stage 2 (CKPN) - Stage 3
21.65 - - -
12.15 - - -
896.01 32.45 7,052.39 -
523.68 - 397.85 -
2,319.53 28.33 375.82 -
223.86 - 171.15 -
- - - -
10,411.07 2,275.41 20,317.70 -
2,314.10 801.59 26,802.90 -
247,600.10 4,962.96 291,196.38 -
- - - -
- - - -
8,290.00 - - -
- - - -
- - - -
3,612.67 - - -
1,368.85 - - -
117.92 - - -
44.28 - - -
1.71 - - -
785.20 - - -
3,922.28 - - -
0.16 - - -
17.11 - - -
- - - -
17.23 - 5,566.68 -
1.25 - - -
- - - -
1,631.99 - - -
- - - -
- - - -
12,000.55 - - -
126,762.43 12,552.46 230,609.54 -
158,573.64 12,552.46 236,176.21 -
BANK SULSELBAR
731
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 732
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Disclosure of Bills Based on Days of Arrears
1. Bank Secara Individu
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis ekposur
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total
Hari Hari Hari Hari
a b c d e f g h i j
Kredit ya ng termasuk
1 dalam Tagihan yang Telah 23,151.85 25,512.85 533,385.62 582,050.33 18,653.12 16,217.29 447,971.29 482,841.70
Jatuh Tempo
Surat Be rharga yang
2 termasuk dalam Tagihan - - 10,000.00 10,000.00 - - 10,000.00 10,000.00
yang Telah Jatuh Tempo
Total 23,151.85 25,512.85 543,385.62 592,050.33 18,653.12 16,217.29 457,971.29 492,841.70
2. Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 120
No Jenis ekposur
> 90 hari hari
> 180 > 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d. 180
s.d. 120 s.d. Total > 180 hari Total
hari Hari Hari
Hari 180
Hari
a b c d e f g h i j
Kredit yang termasuk
1 dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
Surat Berharga yang
2 termasuk dalam Tagihan
yang Telah Jatuh Tempo
Total
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Additional Disclosures Regarding Treatment of Troubled
Bermasalah (CRB-A) Assets (CRB-A)
1. Definisi Bank terkait aset non-performing, termasuk 1. The Bank’s definition of non-performing assets, including the
batasan untuk mengkategorikan suatu eksposur menjadi limits for categorizing an exposure into Past Due Receivables,
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo, kriteria untuk dapat the criteria for being removed from the non-performing
dikeluarkan dari kategori aset non-performing, serta asset category, and other information that may help readers
informasi lainnya yang dapat membantu pemahaman understand the categorization of performing assets (assets
pembaca atas pengkategorian aset performing (aset with quality that are current and under special attention) and
dengan kualitas lancar dan dalam perhatian khusus) non-performing (assets with quality that are substandard,
dan non-performing (aset dengan kualitas kurang lancar, doubtful, and loss) in accordance with the Financial Services
diragukan, dan macet) sesuai dengan Peraturan Otoritas Authority Regulation concerning the assessment of the
Jasa Keuangan mengenai penilaian kualitas aset bank quality of general bank assets. In addition, the Bank also
umum. Selain itu, Bank juga menjelaskan perbedaan atau explains the differences or considerations in categorizing
pertimbangan dalam mengkategorikan kredit korporasi corporate credit and retail credit.
dan kredit ritel.
Kategori atas aset performing dan non-performing The categories of performing and non-performing assets
mengacu pada ketentuan yang berlaku yaitu POJK refer to the applicable provisions, namely POJK 40/
BANK SULSELBAR
732
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 733
Eksposure Risiko
Risk Exposure
40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aet POJK.03/2019 concerning the Assessment of the Quality
Bank Umum dimana secara otomatis sistem telah of General Bank Assets where the system has automatically
mengkategorikan kolektibilitas menjadi lima kelompok categorized collectibility into five groups and based on the
dan berdasarkan one obligor concept. Definisi tagihan one obligor concept. The definition of past due receivables is
jatuh tempo adalah tagihan yang memiliki tunggakan receivables that have arrears of more than 90 (ninety) days,
lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, berdasarkan evaluasi based on an evaluation conducted at the end of each month.
yang dilakukan setiap akhir bulan.
Ketentuan kredit korporasi dan kredit ritel berdasarkan The provisions for corporate credit and retail credit are based
nominal kredit yang ditentukan dalam rapat Komite on the nominal credit determined in the Risk Management
Manajemen Risiko yang dituangkan dalam sebuah Surat Committee meeting which is stated in a Decree with the
Keputusan dengan batasan sebagai berikut: Kredit Ritel following limitations: Retail Credit is credit with a ceiling
adalah kredit dengan nilai plafon sampai dengan 2 Miliar value of up to 2 billion and Corporate Credit is credit with a
dan Kredit Korporasi adalah kredit dengan nilai plafon di ceiling value above 2 billion up to 25 billion.
atas 2 Miliar sampai dengan 25 Miliar.
2. Definisi Bank terkait aset yang direstrukturisasi. Bank 2. Bank’s definition of restructured assets. The Bank provides
memberikan penjelasan terkait pendefinisian aset an explanation regarding the definition of restructured assets
yang direstrukturisasi termasuk kriteria untuk dapat including the criteria for being excluded from the restructured
dikeluarkan dari kategori aset yang direstrukturisasi asset category (if relevant), as well as information that can
(jika relevan), serta informasi yang dapat membantu help readers understand the categorization of restructured
pemahaman pembaca atas pengkategorian aset assets. In addition, the Bank also explains the differences
restrukturisasi. Selain itu, Bank juga menjelaskan or considerations in categorizing corporate credit and retail
perbedaan atau pertimbangan dalam mengkategorikan credit.
kredit korporasi dan kredit ritel.
Aset yang direstrukturisasi adalah aset dimana terdapat Restructured assets are assets where there are improvement
upaya perbaikan yang dilakukan bank dalam kegiatan efforts made by the bank in credit activities for debtors who
perkreditan terhadap debitur yang mengalami kesulitan are having difficulty meeting their obligations. The Bank
untuk memenuhi kewajiban. Bank telah memiliki has a policy regarding credit restructuring which is stated in
kebijakan terkait restrukturisasi kredit yang tertuang SK/005/DIR/K/I/2022 concerning BPP Credit of PT Bank
dalam SK/005/DIR/K/I/2022 tentang BPP Perkreditan Sulselbar. In general, for credit restructuring, the Bank refers
PT Bank Sulselbar. Secara umum untuk restrukturisasi to the provisions of POJK 40/POJK.03/2019 by considering
kredit Bank mengacu pada ketentuan POJK 40/ the following principles:
POJK.03/2019 dengan memperhatikan prinsip sebagai
berikut: a. Objectivity
a. Objektivitas b. Independence
b. Independensi c. Avoiding conflicts of interest
c. Menghindari benturan kepentingan d. Fairness
d. Kewajaran
Bank telah membentuk susunan tim restrukturisasi The Bank has formed a restructuring team structure that
yang berbeda dengan tim pemutus kredit sebagaimana is different from the credit decision-making team as stated
tertuang dalam SK/048/DIR/K/X/2024 tentang SOP in SK/048/DIR/K/X/2024 concerning the SOP for the
Organisasi Komite Komisaris dan Komite Direksi Organization of the Commissioners Committee and the Board
PT Bank Sulselbar. Secara sistem Bank telah dapat of Directors Committee of PT Bank Sulselbar. Systematically,
mengkategorikan kredit yang termasuk restrukturisasi. the Bank has been able to categorize credits that are included
Ketentuan kredit korporasi dan kredit ritel berdasarkan in restructuring. Provisions for corporate credit and retail
nominal kredit yang ditentukan dalam rapat Komite credit are based on the nominal credit determined in the Risk
Manajemen Risiko yang dituangkan dalam sebuah Surat Management Committee meeting which is stated in a Decree
BANK SULSELBAR
733
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 734
Keputusan dengan batasan sebagai berikut: Kredit Ritel with the following limitations: Retail Credit is credit with a
adalah kredit dengan nilai plafon sampai dengan 2 Miliar ceiling value of up to 2 billion and Corporate Credit is above 2
dan Kredit Korporasi adalah di atas 2 Miliar sampai billion up to 25 billion.
dengan 25 Miliar.
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing Disclosure of Performing and Non Performing Assets
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Performing (Kualitas L dan Tagihan Yang Mengalami
DPK) Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan >
Keterangan Memiliki Tunggakan < 90 hari
90 Hari
Nilai Nilai
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN CKPN
Bruto Bruto
Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 4,675,538.08 - 10,000.00 10,000.00
2 Kredit 22,859,761.17 117,615.98 741,543.58 296,159.34 - - 22,700,267.91 247,600.10
a. Korporasi 1,916,811.80 60,368.89 198,393.71 10,957.12 - - 1,757,309.93 69,509.35
b. Ritel 2,597,110.95 45,739.50 208,196.44 103,150.90 - - 2,555,050.39 74,769.38
Transaksi Rekening
3
administratif
2. Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak 2. Bank Consolidated with Subsidiaries
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Performing (Kualitas L Tagihan Yang Mengalami Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
dan DPK) Penurunan Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan <
Keterangan Nilai 90 Hari 90 hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Brut Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga
2 Kredit
a. Korporasi
b. Ritel
Transaksi Rekening
3
administratif
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non- Disclosure of Performing and Non-Performing Restructuring
Performing Assets
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Performing (Kualitas
Non Performing (Kualitas
L dan Stage 1 Stage 2 Stage 3
KL, D, M)
DPK)
Keterangan
Nilai Nilai Nilai
Nilai Tercatat
Tercatat CKPN CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto
Bruto Bruto Bruto Bruto
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 752,745.54 52,025.85 209,985.17 157,131.51 529,497.79 50,692.13 2,525.92 169.67 430,707.01 158,295.57
BANK SULSELBAR
734
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 735
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Performing (Kualitas
Non Performing (Kualitas
L dan Stage 1 Stage 2 Stage 3
KL, D, M)
DPK)
Keterangan
Nilai Nilai Nilai
Nilai Tercatat
Tercatat CKPN CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto
Bruto Bruto Bruto Bruto
a. Korporasi 614,713.17 42,581.86 31,101.65 13,072.15 452,413.14 49,003.98 - - 193,401.68 6,650.03
b. Ritel 62,434.19 9,299.89 70,438.06 55,594.18 1,427.57 234.57 563.42 83.53 130,881.27 64,575.97
Transaksi
3 Rekening
administratif
Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK (CRC) Qualitative Disclosures related to MRK Technique (CRC)
1. Fitur utama dari kebijakan dan proses terkait evaluasi 1. Key features of policies and processes related to collateral
dan manajemen agunan. Bank belum memperhitungkan evaluation and management. The Bank has not taken into
Mitigasi Risiko Kredit dalam perhitungan ATMR Kredit. account Credit Risk Mitigation in calculating Credit RWA.
2. Informasi terkait konsentrasi risiko pasar atau Risiko 2. Information related to the concentration of market risk or
Kredit atas instrumen yang digunakan sebagai teknik Credit Risk on instruments used as MRK techniques, including
MRK, yang mencakup jenis dan pihak pemberi agunan, the type and party providing collateral, guarantees, and/or
garansi, dan/atau jaminan atau asuransi kredit. Bank collateral or credit insurance. The Bank has not taken into
belum memperhitungkan Mitigasi Risiko Kredit dalam account Credit Risk Mitigation in calculating Credit RWA.
perhitungan ATMR Kredit.
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3) Quantitative Disclosures related to MRK Technique (CR3)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Tagihan
Tagihan Tagihan yang
Tagihan yang yang
yang Dijamin, dengan Tagihan yang
Tidak Dijamin Dijamin
No Keterangan Dijamin garansi Penjaminan Dijamin dengan
dengan Teknik dengan
Dengan dan / atau Asuransi Derivatif kredit
MRK Teknik
Agunan Kredit
MRK
a b c d e
1 Kredit 22,898,052.05 0 0 0 0
2 Surat Berharga 4,675,538.08 0 0 0 0
3 Total 27,573,590.14 - - - -
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh
4 592,050.33 0 0 0 0
Tempo
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal Disclosure of External Credit Rating (CRD) Use
(CRD)
1. Lembaga pemeringkat yang digunakan dan alasan 1. Rating agency used and reasons if there is a change during
apabila terdapat perubahan selama periode laporan the reporting period
Pefindo Pefindo
2. Kategori portofolio yang menggunakan peringkat 2. Portfolio category using the rating
Kategori portofolio Tagihan Kepada Bank. Receivables to Bank portfolio category.
3. Deskripsi proses yang digunakan untuk mentransfer 3. Description of the process used to transfer counterparty
peringkat pihak lawan ke peringkat surat berharga ke ratings to securities ratings into comparable assets in the
dalam aset yang sebanding dalam banking book, jika ada. banking book, if any.
BANK SULSELBAR
735
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 736
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik Disclosure of Credit Risk Exposure and Impact of MRK
MRK (CR4) Technique (CR4)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah penerapan
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan MRK FKK dan Teknik MRK
Risiko
Kategori Portofolio Rata-Rata
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
((e/c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 7,116,116.23 - 7,116,116.23 - - 0%
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 379,931.57 50,411.92 379,931.57 884.43 200,048.17 53%
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - 0%
Lembaga
4 Tagihan kepada Bank 931,652.65 - 931,652.65 - 186,376.04 20%
Tagihan kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - 0%
Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0%
Tagihan kepada Korporasi -
6 2,042,385.30 9,711.52 2,042,385.30 77,805.94 2,045,687.21 96%
Eksposur Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada perusahaan efek
- - - - - 0%
dan lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - - - 0%
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 - - - - - 0%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Tagihan kepada Usaha Mikro,
8 2,698,960.91 178,787.94 2,698,960.91 100,737.27 2,644,512.16 94%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti 0%
Kredit Beragun Properti Rumah
Tinggal yang Pembayarannya 1,471,189.67 1,680.00 1,471,189.67 863.11 995,595.07 68%
Tidak
Kredit Beragun Properti Rumah
Tinggal yang Pembayarannya - - - - - 0%
Bergantung
Kredit Beragun Properti
Komersial yang Pembayarannya 106,824.43 359.55 106,824.43 622.11 87,325.14 81%
Tidak Bergantung
Kredit Beragun Properti
Komersial yang Pembayarannya - - - - - 0%
Bergantung
Kredit Pengadaan Tanah,
44,169.08 3.87 44,169.08 3.87 66,255.94 150%
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 135,803.65 - 135,803.65 - 165,868.69 122%
11 Aset Lainnya 1,836,397.38 - 1,836,397.38 - 1,175,111.46 64%
Total 16,763,430.87 240,954.79 16,763,430.87 180,916.73 7,566,779.87 45%
BANK SULSELBAR
736
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 737
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Exposure Disclosure by Asset Class and Risk Weight (CR5)
Bobot Risiko (CR5)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
Kategori Portofolio 0% 20% 50% 100% 150% Lainnya
Teknik MRK
Tagihan kepada
1 7,116,116.23 - - - - 7,116,116.23
Pemerintah
Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
Kategori Portofolio 20% 50% 100% 150% Lainnya
MRK
Tagihan Kepada Entitas
2 - 400,096.34 - - 400,096.34
Sektor Publik
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50% 100% 150% Lainnya
Teknik MRK
Tagihan Kepada
Bank Pembangun
3 - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Lainnya
FKK dan Teknik MRK
Tagihan Kepada bank 931,421.55 7.15 223.96 - - - - 931,652.65
4 Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa
- - - - - - -
Keuangan Lain1)
Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50% 100% Lainnya
FKK dan Teknik MRK
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - - - -
Bond
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 20% 50% 80% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Korporasi
- - - 3,884.61 2,042,385.30 2,046,269.91
Umum2)
6 Tagihan kepada perusahaan efek
-
dan lembaga jasa keuangan lain3) - - - -
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 100% 150% 250% 400% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - - - -
lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 45% 75% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Usaha
8 Mikro, Usaha Kecil, dan 179,702.02 - 265,576.12 2,337,906.54 - 2,783,184.69
Portofolio ritel
BANK SULSELBAR
737
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 738
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% Lainnya
dan Teknik MRK
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak 96,893.42
- 67,105.80 9,006.99 4,194.43 - 16,586.20 -
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayrannya Tidak
Bergantung Secara
Material Pada arus Kas
Properti tanpa pendekatan
pembagian kredit
Kredit Beragun
Properti Komersial
yangPembayrannya
Bergantung Secara
Material Pada Arus Kas
Properti Kredit Pengadaan
Tanah, Pengolahan Tanah
dan Kontruksi
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
Kategori Portofolio 20% 50% 100% 150% Lainnya
Teknik MRK
10 Tagihan yang Telah Jatuh tempo 21,401.52 32,870.52 81,531.61 135,803.65
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 100% Lainnya
Teknik MRK
11 Aset Lainnya 1,836,397.38 - - 1,836,397.38
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih (Setelah
No Bobot Risiko Rata-Rata FKK
Posisi Keuangan (sebelum pengenaan pengenaan FKK dan Teknik MRK)
FKK)
1 < 40% 9,964,249.52 0 16% 9,964,249.52
2 40%-70% 838,707.65 20,308.59 51% 859,016.23
3 75% 1,168,805.70 672.00 75% 1,169,477.70
4 85% 182,497.78 88,108.38 85% 270,606.16
5 90%-100% 4,413,162.36 - 100% 4,413,162.36
6 105%-130% - 0 118% -
7 150% 81,531.61 0 150% 81,531.61
8 250% 0 0 250% -
9 400% 0 0 400% -
10 1250% 0 0 1250% -
11 Total Tagihan 16,648,954.61 109,088.97 16,758,043.58
BANK SULSELBAR
738
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 739
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Pengungkapan Kualitatif Qualitative Counterparty Credit Risk
Counterparty Credit Risk (CCRA) (CCRA) Disclosure
Bank Sulselbar tidak memiliki pengungkapan kualitatif Bank Sulselbar does not have qualitative disclosure of
Counterparty Credit Risk Counterparty Credit Risk
Analisis Eksposur Counterparty Counterparty Credit Risk (CCR1)
Credit Risk (CCR1) Exposure Analysis
Bank Sulselbar memiliki eksposur Counterparty Credit Risk Bank Sulselbar has Counterparty Credit Risk exposure of
sebesar Rp395.551.240.000,00. IDR395.551.240.000,00.
Capital Charge Untuk Credit Capital Charge for Loan Valuation
Valuation Adjustment (CCR2) Adjustment (CCR2)
Bank Sulselbar tidak memiliki Capital Charge untuk Credit Bank Sulselbar does not have a Capital Charge for Loan Valuation
Valuation Adjusment Adjustment
Eksposur CCR Berdasarkan Kategori CCR Exposure Based on Portfolio
Portofolio Dan Bobot Risiko (CCR3) Category and Risk Weight (CCR3)
Bank Sulselbar memiliki eksposur CCR Tagihan Kepada Bank Sulselbar has exposed CCR Claims to the Government of
Pemerintah Indonesia sebesar Rp395.551.240.000,00 Indonesia amounting to IDR395.551.240.000,00 with a risk
dengan bobot risiko 0%. weight of 0%.
Tagihan Bersih Derivatif Kredit Loan Derivatives Net Receivables
(CCR6) (CCR6)
Bank Sulselbar memiliki tagihan bersih derivatif kredit Bank Sulselbar memiliki tagihan bersih derivatif kredit Tagihan
Tagihan Kepada Bank sebesar Rp1.168.077.268,00 kategori Kepada Bank sebesar Rp1.168.077.268,00 kategori tanpa
tanpa peringkat kualitas A dengan bobot risiko 20%. peringkat kualitas A dengan bobot risiko 20%.
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Qualitative Disclosures Regarding
Eksposur Sekuritisasi (SECA) Securitization Exposures (SECA)
Bank Sulselbar tidak memiliki pengungkapan kualitatif Bank Sulselbar does not have qualitative disclosures regarding
mengenai eksposur sekuritisasi securitization exposure
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Securitization Exposure on Banking
Book (SEC1) Book (SEC1)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar does not have securitization exposure in its
banking book banking book
Eksposur Sekuritisasi Pada Trading Securitization Exposure on Trading Book
Book (SEC2) (SEC2)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar does not have securitization exposure in the
trading book trading book
BANK SULSELBAR
739
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 740
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Securitization Exposure on the
Book Dan Terkait Persyaratan Banking Book and Related Capital
Modalnya-Bank Yang Bertindak Requirements-Banks Acting as
Sebagai Originator Atau Sponsor Originators or Sponsors (SEC3)
(SEC3)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Bank Sulselbar does not have securitization exposure in its
banking book dan terkait persyaratan modalnya-Bank yang banking book and related capital requirements - the bank acts as
bertindak sebagai originator atau sponsor the originator or sponsor
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Securitization Exposure in Banking
Book Dan Persyaratan Modalnya- Book and Its Capital Requirements-
Bank Yang Bertindak Sebagai Banks Acting as Investors (SEC4)
Investor (SEC4)
Bank Sulselbar tidak memiliki eksposur sekuritisasi Bank Sulselbar does not have securitization exposure in banking
pada banking book dan persyaratan modalnya-Bank yang book and its capital requirements-Banks acting as investors
bertindak sebagai investor
BANK SULSELBAR
740
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 741
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Laporan Publikasi Eksposur Risiko Dan Permodalan
Untuk Risiko Pasar
Publication Report On Risk Exposure And Capital For Market Risk
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Publication Report On Risk Exposure
Pasar dengan Menggunakan And Capital For Market Risk
Pendekatan Standar (MR1)
1. Bank Secara Individu 1. Bank Individually
Beban Modal Pendekatan
Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko Standar
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Posisi Tanggal Laporan
Risiko GIRR 2,404,927,526 -
Risiko CSR nonsekuritisasi - -
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 6,186,303,838 -
DRC - nonsekuritisasi - -
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
Total 8,591,231,364 -
2. Pengungkapan Tambahan 2. Additional Disclosures
Bank pertama kali menyampaikan laporan perhitungan The Bank first submitted a report on the calculation of
ATMR Pasar sesuai dengan SEOJK Nomor 23/ Market RWA in accordance with SEOJK Number 23/
SEOJK.03/2022 Tentang Perhitungan Aset Tertimbang SEOJK.03/2022 Concerning the Calculation of Risk-
Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum Weighted Assets for Market Risk for Commercial Banks in
pada Januari 2024, sehingga untuk periode tahun January 2024, so that calculations have not been made for
sebelumnya belum dilakukan perhitungan. - Bank the previous year period. - The Bank is exposed to market
terekspos risiko pasar berdasarkan sensitivity based risk based on the sensitivity-based method for the GIRR
method atas kelas risiko GIRR & kelas risiko nilai tukar. risk class & exchange rate risk class. In the reporting month
Pada posisi bulan laporan bank tidak memiliki instrument position, the bank did not have a trading book instrument for
trading book untuk surat berharga (fixed income) sehingga securities (fixed income) so that calculations were not made
tidak dilakukan perhitungan untuk ekposur kelas risiko for CSR risk class exposure (non-securitization) and add-on
CSR (non-sekuritisasi) serta addon beban modal atas capital charges for default risk capital (DRC). The sensitivity-
default risk capital (DRC). Sensitivity based method atas based method for the GIRR risk class is charged for derivative
kelas risiko GIRR dibebankan atas transaksi derivative transactions (swaps and forwards) of foreign currencies
(swap dan forward) mata uang asing terhadap rupiah, against the rupiah, while for the exchange rate risk class it is
sedangkan untuk kelas risiko nilai tukar berdasarkan based on the PDN position at the end of the reporting month.
posisi PDN akhir bulan laporan.
BANK SULSELBAR
741
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 742
Kebutuhan permodalan pada kelas risiko nilai tukar The capital requirement for the exchange rate risk class is
lebih kecil dibandingkan dengan periode sebelumnya smaller compared to the previous period in line with the
seiiring dengan menurunnya rasio PDN Bank, selain decline in the Bank’s PDN ratio, in addition, capital in the
itu permodalan pada kelas risiko GIRR mengalami GIRR risk class has increased where derivative transactions
peningkatan dimana transaksi derivative posisi akhir at the end of the reporting month for short transactions are
bulan laporan untuk transaksi short lebih besar greater than the position at the end of last month.
dibandingkan posisi akhir bulan lalu.
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information
terkait CVA (CVAA) related to CVA (CVAA)
- Bank menetapkan limit dalam transaksi derivatif yang - Bank sets limits in derivative transactions attached to the
melekat terhadap instrumen yang ditransaksikan, instruments traded, the size of open positions that can
besaran posisi open yang dapat dilakukan oleh masing- be carried out by each dealer and the upper limit of the
masing dealer serta limit atas counterparty transaksi. transaction counterparty. The Bank has a treasury system,
Bank memiliki sistem treasury, sehingga pemantauan so that monitoring of transaction activities carried out has
atas aktivitas transaksi yang dilakukan telah disesuaikan been adjusted to the determination of the limits that have
atas penetapan limit yang telah diatur. System treasury, been set. The treasury system has been divided for each
telah terbagi untuk masing-masing fungsi yaitu front desk function, namely the front desk (treasury desk), middle desk
(treasury desk), middle desk (risk management desk) dan (risk management desk) and back desk (operation/settlement
back desk (operation/settlement desk) desk)
- Bank menghitung perhitungan beban modal CVA - Bank calculates the calculation of the CVA capital burden
menggunakan pendekatan alternatif, dengan jumlah using an alternative approach, with the notional amount of
nosional eksposur CVA sesuai dengan pelaporan CVA exposure in accordance with the reporting of the Credit
eksposur ATMR Risiko Kredit sebesar Rp.233,615,453, Risk ATMR exposure of IDR 233,615,453, where the value
dimana nilai tersebut dibawah dari nilai threshold Rp. is below the threshold value of IDR 1,500,000,000,000,000
1,500,000,000,000,000 (seribu lima ratus triliun rupiah) (one thousand five hundred trillion rupiah) so that the Bank
sehingga Bank menghitung ATMR CVA sebesar 100% calculates the CVA ATMR of 100% of the net derivative
dari tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan transaction bill in the calculation of ATMR for credit risk
ATMR untuk risiko kredit dengan menggunakan using the standard approach (100% of the SACCR ATMR)
pendekatan standar (100% dari ATMR SACCR)
Pengungkapan Informasi Kualitatif Disclosure of Qualitative Information
Terkait Risiko Pasar Secara Umum Regarding Market Risk in General
Perdagangan (trading) di pasar keuangan merupakan salah Trading in the financial market is one of the activities carried
satu kegiatan atau aktivitas yang dilaksanakan oleh Divisi out by the Treasury Division of PT. Bank Sulselbar in order to
Treasury PT. Bank Sulselbar dalam rangka melaksanakan carry out its main duties and functions as a profit center unit.
tugas pokok dan fungsinya sebagai unit profit center. Bank Bank Sulselbar has prepared a policy in the form of a Company
Sulselbar telah menyusun kebijakan dalam bentuk Buku Guideline for General Treasury Policy which has been prepared
Pedoman Perusahaan Kebijakan Umum Treasury yang telah as a guideline in implementing activities and implementing Risk
disusun sebagai pedoman dalam pelaksanaan aktivitas Management within the scope of Treasury activities.
serta penerapan Manajemen Risiko dalam lingkup aktivitas
Treasury.
Kebijakan Pengelolaan Trading Book, meliputi kebijakan: Trading Book Management Policy, including the following policies:
1. Pengelolaan portofolio trading merupakan diskresi 1. Trading portfolio management is a discretion given to the
yang diberikan kepada Divisi Treasury dalam rangka Treasury Division in order to increase the Bank’s income;
meningkatkan pendapatan Bank;
BANK SULSELBAR
742
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 743
Eksposure Risiko
Risk Exposure
2. Portofolio Trading Book dikelola dalam 1 tahun anggaran, 2. Trading Book Portfolio is managed in 1 budget year, reviewed
direview setiap 3 atau 6 bulan, dan disampaikan dalam every 3 or 6 months, and submitted in the Working Meeting
Rapat Kerja (Review RBB) pada Rapat Pimpinan, yang (RBB Review) at the Leadership Meeting, which includes:
meliputi:
a. Anggaran dan rencana portofolio yang akan a. Budget and portfolio plan to be transacted;
ditransaksikan;
b. Anggaran pendapatan atas setiap portofolio; b. Revenue budget for each portfolio;
c. Anggaran biaya (maksimal) kerugian atas setiap c. Cost budget (maximum) loss for each portfolio;
portofolio;
3. Portofolio Trading Book, dapat dikelola dengan melakukan 3. Trading Book Portfolio, can be managed by conducting
transaksi di pasar keuangan yang meliputi: transactions in the financial market which include:
a. Transaksi jual beli surat berharga di pasar modal dan a. Transactions for buying and selling securities in the capital
surat berharga (capital market & securities); market and securities (capital market & securities);
b. Transaksi valuta asing di pasar valas (foreign exchange b. Foreign exchange transactions in the foreign exchange
market); serta market; and
c. Kombinasi transaksi atas instrument pasar keuangan c. Combination of transactions on financial market
termasuk transaksi FX Forward dan FX Swap; instruments including FX Forward and FX Swap
d. Transaksi jual beli instrument pasar keuangan dengan transactions;
Nasabah/Client. d. Transactions for buying and selling financial market
instruments with Customers/Clients.
4. Jangka waktu transaksi atas portofolio trading, maksimal 4. The transaction period for the trading portfolio, a maximum
1 tahun atau dapat ditentukan berdasarkan Rapat ALCO. of 1 year or can be determined based on the ALCO Meeting.
Kebijakan Aktiitas trading yang merupakan tugas pokok Trading activity policy which is the main task and function of
dan fungsi Divisi Treasury, meliputi: the Treasury Division, includes:
1. Melakukan Transaski (Trading) di pasar uang antar 1. Conducting transactions (trading) in the interbank
bank (money market), pasar modal (capital market), money market, capital market, foreign exchange market
pasar valuta asing (foreign exchange market) dan and derivatives market is the authority given by the
apsar derivative (derivatives market) merupakan Board of Directors to the Treasury Division in order to
kewenangan yang diberikan Direksi kepada Divisi increase the Bank’s income;
Treasury dalam rangka meningkatkan pendapatan
Bank;
2. Aktivitas trading yang dilakukan oleh Departemen 2. Trading activities carried out by the Trading Department
trading pada Divisi Treasury didasarkan rencana in the Treasury Division are based on the Treasury
anggaran Divisi Treasury dan disampaikan kepada Division’s budget plan and submitted to the Board of
Direksi dan/atau pada rapat kerja Anggaran Tahunan Directors and/or at the Annual Budget working meeting
yang meliputi : which includes:
a. Anggaran pendapatan dan anggaran biaya a. Revenue budget and cost budget (maximum loss) for
(maksimal kerugian) atas transaksi dan portofolio transactions and portfolios in 1 (one) budget year;
dalam 1 (satu) tahun anggaran;
b. Anggaran dan rencana portofolio yang akan b. Budget and portfolio plan to be transacted both in
ditransaksikan baik di pasar modal (capital the capital market, foreign exchange market and
market), pasar valuta asing (foreign exchange derivatives market.
market) maupun pasar derivative (derivatives
market).
3. Aktivitas trading dapat dilakukan dengan bertransaksi di 3. Trading activities can be carried out by transacting in
pasar keuangan yang meliputi: financial markets which include:
a. Aktivitas trading di pasar modal dan surat berharga a. Trading activities in the capital market and securities for
(capital market & securities) untuk tujuan mendapatkan the purpose of obtaining capital gains (price differences
capital gain (selisih harga dan/atau kenaikan nilai and/or increases in net asset value)
aktiva bersih)
BANK SULSELBAR
743
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 744
b. Aktivitas trading di pasar valuta asing (foreign b. Trading activities in the foreign exchange market and
exchange market) dan pasar derivative (derivatives derivatives market for profits in the form of exchange rate
market) untuk keuntungan beruka selisih nilai tukar differences and premium differences.
dan selisih premi.
c. Bauran aktivitas trading pasar uang dan pasar modal c. Mix of trading activities in money market and capital
serta pasar valuta asing. market as well as foreign exchange market.
d. Transaksi atas produk pasar keuangan dengan d. Transactions on financial market products with
nasabah, guna mendapatkan pendapatan bunga customers, in order to obtain net interest income, capital
bersih, capital gain, nilai tukar dan premi. gain, exchange rate and premium.
Bank telah melakukan penerapan Manajemen Risiko Pasar The Bank has implemented Market Risk Management which
yang dijabarkan melalui sebuah kerangkan Manajemen is described through a Risk Management framework and then
Risiko dan selanjutnya menjadi dasar penilaian kualitas becomes the basis for assessing the quality of Market Risk
penerapan Manajemen Risiko Pasar, yang terdiri dari : Management implementation, which consists of:
a. Organisasi & Sumber Daya Manusia. a. Organization & Human Resources.
b. Kebijakan Manajemen Risiko. b. Risk Management Policy.
c. Proses & Metodologi Manajemen Risiko. c. Risk Management Process & Methodology.
d. Kecukupan Sarana Infrastruktur. d. Adequacy of Infrastructure Facilities.
Organisasi & Sumber Daya Manusia Organization & Human Resources
Dalam rangka penerapan Manajemen RIsiko Pasar yang In order to implement effective Market Risk Management,
efektif, Bank telah menyusun struktur organisasi yang the Bank has prepared an organizational structure that is
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan in accordance with the objectives and business policies, size
kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur organisasi and complexity and capabilities of the Bank. The Bank’s
Bank dirancang untuk memastikan bahwa satuan kerja yang organizational structure is designed to ensure that the work unit
berfungsi dalam melakukan suatu transaksi (risk taking unit) that functions in carrying out a transaction (risk taking unit) is
adalah independen terhadap satuan kerja yang melakukan independent of the work unit that carries out the internal control
fungsi pengendalian intern SKAI (Satuan Kerja Audit Internal) function of SKAI (Internal Audit Work Unit) and the middle office
serta middle office dalam hal ini adalah SKMR (Satuan Kerja in this case is SKMR (Risk Management Work Unit).
Manajemen Risiko).
The Bank has a Committee structure, both Committees directly
Bank telah memilki struktur Komite, baik Komite yang under the BOC’s and directly under the Board of Directors. The
dibawahi langsung oleh Dewan Komisaris ataupun yang Committees under the BOC’s consist of the Audit Committee
dibawah langsung oleh Direksi. Komite yang berada dibawah and the Risk Monitoring Committee which have duties &
Dewan Komisaris terdiri dari Komite Audit serta Komite responsibilities in implementing general risk management
Pemantau Risiko yang memiliki tugas & tanggung jawab policies and implementing Good Corporate Governance (GCG).
dalam penerapan kebijakan manajemen risiko secara umum The Committees under the Board of Directors in the Market Risk
serta penerapan Good Corporate Governance (GCG). Komite Management policy consist of the Risk Management Committee
yang berada dibawah Direksi dalam kebijakan Manajemen and ALCO which decide on the determination of Market Risk
Risiko Pasar tediri dari Komite Manajemen Risiko dan ALCO management limits, as well as discussions directly related to the
yang memutuskan dalam penetapan limit manajemen Risiko implementation of Market Risk & Liquidity Risk management.
Pasar, serta pembahasan yang berkaitan langsung dengan
penerapan manajemen Risiko Pasar & Risiko Likuiditas.
Bank telah menerapakan prinsip 3rd Line of Defense, dimana Bank has implemented the 3rd Line of Defense principle, where
dalam implementasinya dijabarkan sebagai berikut : in its implementation it is described as follows:
a. 1st line of defense, dalam manajemen Risiko Pasar, Divisi a. 1st line of defense, in Market Risk management, the Treasury
Treasury bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan Division is responsible for implementing the established
dan strategi pengelolaan Risiko Pasar yang telah Market Risk management policies and strategies, dan
ditetapkan, dan melaporkan eksposur risiko pasar secara melaporkan eksposur risiko pasar secara berkala kepada
berkala kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko. Satuan Kerja Manajemen Risiko.
BANK SULSELBAR
744
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 745
Eksposure Risiko
Risk Exposure
b. 2nd line of defense, Satuan Kerja Manajemen Risiko b. 2nd line of defense, Satuan Kerja Manajemen Risiko memiliki
memiliki tanggungjawab antara lain memantau tanggungjawab antara lain memantau implementasi strategi
implementasi strategi dan pengukuran eksposure risiko dan pengukuran eksposure risiko pasar, merumuskan tingkat
pasar, merumuskan tingkat toleransi risiko, kerangka toleransi risiko, kerangka Manajemen Risiko Pasar serta
Manajemen Risiko Pasar serta rencana kontinjensi rencana kontinjensi yang menjadi tugas dan tanggung jawab
yang menjadi tugas dan tanggung jawab sub Komite sub Komite Manajemen Risiko Pasar yang beranggotakan
Manajemen Risiko Pasar yang beranggotakan Direksi Direksi dan pejabat eksekutif terkait.
dan pejabat eksekutif terkait.
c. 3rd line of defense, pelaksanaan Audit Internal oleh c. 3rd line of defense, pelaksanaan Audit Internal oleh Satuan
Satuan Kerja Audit Internal merupakan lini terakhir Kerja Audit Internal merupakan lini terakhir yang ditujukan
yang ditujukan untuk pengujian efektifitas penerapan untuk pengujian efektifitas penerapan manajemen Risiko
manajemen Risiko Pasar. Pasar.
Kualifikasi kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan Kualifikasi kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan
sebagai pegawai pelaksana pada Satuan Kerja Manajemen sebagai pegawai pelaksana pada Satuan Kerja Manajemen
Risiko harus berimbang dengan kualitas pegawai pelaksana Risiko harus berimbang dengan kualitas pegawai pelaksana
aktivitas operasinoal terkait dengan Risiko Pasar. aktivitas operasinoal terkait dengan Risiko Pasar.
Kebijakan Manajemen Risiko Risk Management Policy
Dalam penerapan Manajemen Risiko Pasar, kecukupan In the implementation of Market Risk Management, the
kebijakan & prosedur, penetapan limit serta strategi adequacy of policies & procedures, limit setting and Market
manajemen Risiko Pasar yang tertuang dalam kebijakan Risk Risk management strategies stated in the Risk Appetite, Risk
Appetite, Risk Tolerance/Risk Limit bersifat dinamis yang perlu Tolerance/Risk Limit policies are dynamic and need to be
dilakukan kaji ulang / evaluasi secara berkala. reviewed/evaluated periodically.
Penetapan tingkat risiko Risk Appetite, Risk Tolerance/Risk Determination of the level of Risk Appetite, Risk Tolerance/Risk
Limit mengacu pada cakupan kompleksitas serta kemampuan Limit refers to the scope of complexity and the bank's ability to
bank dalam mengcover risiko kerugian yang terjadi pada cover the risk of losses that occur in Market Risk.
Risiko Pasar.
Cakupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Pasar The scope of Market Risk Management Policies and Procedures
terdiri atas klasifikiasi kriteria instrumen keuangan yang consists of the classification of financial instrument criteria
sesuai dengan kebijakan akuntansi yang berlaku, kebijakan in accordance with applicable accounting policies, portfolio
pengelolaan portofolio serta mitigasi Risiko Pasar, penetapan management policies and Market Risk mitigation, determination
metodologi pengukuran instrumen keuangan yang termasuk of the methodology for measuring financial instruments included
dalam eksposur Risiko Pasar, segregasi unit kerja yang in Market Risk exposure, segregation of work units that conduct
melakukan pengujian serta validasi model pengukuran testing and validation of Market Risk measurement models and
Risiko Pasar dan mekanisme penetapan limit atas eksposur mechanisms for determining limits on Market Risk exposure.
Risiko Pasar.
Prosedur penetapan limit yang telah ditetapkan wajib untuk The established limit setting procedure must ensure consistency
dipastikan konsistensi penetapan limit atas instrumen & in determining limits on instruments & activities inherent in
aktivitas yang melekat pada Risiko Pasar. Penetapan Limit Market Risk. Limit setting is carried out in stages for each level
dilakukan secara berjenjang untuk setiap level organisasi of the Bank's organization, the Bank sets limits as an early
Bank, Bank menetapkan limit sebagai early warning indicator warning indicator for the potential for violations/exceeding the
atas potensi terjadinya pelanggaran/pelampauan limit yang established limits.
telah ditetapkan.
BANK SULSELBAR
745
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 746
Proses & Metodologi Manajemen Risk Management Process &
Risiko Methodology
Proses penerapan Manajemen Risiko Pasar melalui proses The process of implementing Market Risk Management through
Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian the process of Identification, Measurement, Monitoring and Risk
Risiko serta Sistem Informasi Manajemen RIsiko Pasar. Control as well as the Market Risk Management Information
Dalam pengelolaan eksposur Risiko Pasar Bank telah System. In managing Market Risk exposure, the Bank has classified
mengklasifikasikan eksposur atas setiap jenis transaksi yang exposure to each type of transaction that contains elements of
mengandung unsur Risiko Pasar, yang terdiri dari Transaksi Market Risk, consisting of Money Market Transactions, Foreign
Pasar Uang (Money Market), Transaksi Pasar Valuta Asing Exchange Market Transactions, and Capital Market Transactions.
(Foreign Exchange), dan Transaksi Pasar Modal (Capital
Market).
Penerapan Proses & Metodologi Manajemen Risiko Pasar, Implementation of Market Risk Management Process &
yaitu : Methodology, namely:
a. Identifikasi Risiko Pasar a. Market Risk Identification
Proses identifikasi risiko pasar meliputi setiap jenis The market risk identification process includes each type
risiko yang melekat pada setiap aktivitas yang dapat of risk inherent in each activity that can have an impact
berdampak pada peningkatan eksposur risiko pasar. on increasing market risk exposure. The Bank has a risk
Bank telah memiliki proses identifikasi risiko yang identification process that is adjusted to the market risk
disesuaikan dengan eksposur risiko pasar yang melekat exposure inherent in the bank’s business activities, including
pada aktivitas bisnis bank antara lain interest rate risk interest rate risk (IRR), repricing risk and exchange rate risk.
(IRR), repricing risk serta risiko nilai tukar.
b. Pengukuran Risiko Pasar b. Market Risk Measurement
Implementasi proses pengukuran risiko pasar secara The implementation of the market risk measurement process
umum dilaksanakan menggunakan 2 (dua) model is generally carried out using 2 (two) approach models,
pendekatan, yaitu : namely:
1. Pengukuran Secara Probabilitas, yaitu pengukuran 1. Probability Measurement, namely a measurement carried
yang dilakukan dengan memberikan gambaran out by providing an overview of the potential impact of
dampak potensi kerugian yang dapat dialami dari losses that can be experienced from the portfolio owned
portofolio yang dimiliki oleh Bank, sehingga dalam by the Bank, so that in determining a management
menentukan suatu kebijakan manajemen Bank telah policy the Bank already knows the magnitude of the risk
mengetahui besarnya eksposur risiko yang akan exposure that will be faced.
dihadapi.
2. Pengukuran Secara Deterministik, yaitu pengukuran 2. Deterministic Measurement, namely measurement by
dengan penyusunan beberapa skenario yang dapat compiling several scenarios that can increase market risk
meningkatkan eksposur risiko pasar, sehingga dapat exposure, so that mitigative steps can be decided if one of
diputuskan langkah-langkah mitigatif apabila salah the scenarios actually occurs.
satu skenario tersebut memang benar-benar terjadi.
Kedua metode pendekatan ini digunakan dalam Both of these approaches are used in calculating the Interest
melakukan perhitungan Interest Rate Risk-Duration Rate Risk-Duration Method which describes the exposure to
Method yang menggambarkan eksposur penurunan NII a decrease in NII (net interest income) on the management of
(net interest income) atas pengelolaan portofolio yang the portfolio owned by the Bank. The Bank does not yet have
dimiliki oleh Bank. Bank belum memiliki kewajiban dalam an obligation to measure the calculation of the Interest Rate
melakukan pengukuran atas perhitungan Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) in accordance with applicable
Risk in Banking Book (IRRBB) sesuai dengan ketentuan regulatory provisions.
regulasi yang berlaku.
BANK SULSELBAR
746
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 747
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Bank telah mengukur tingkat eksposur risiko pada The Bank has measured the level of risk exposure to exchange
risiko nilai tukar yang telah ditetapkan dalam kebijakan rate risk that has been set in the policy of setting net open
penetapan limit net open position untuk setiap valuta position limits for each foreign currency owned by the Bank.
asing yang dimiliki oleh Bank.
c. Pemantauan Risiko Pasar c. Market Risk Monitoring
Pemantauan eksposur risiko pasar dilakukan dengan Monitoring of market risk exposure is carried out by
pengawasan terhadap kepatuhan atas penetapan limit supervising compliance with the determination of limits on
secara harian. Bank dapat memantau posisi mark-to- a daily basis. The Bank can monitor the mark-to-market
market (MtM) atas setiap transaksi yang dilakukan oleh (MtM) position for each transaction carried out by the
Divisi Treasury secara harian. Pemantauan atas eksposur Treasury Division on a daily basis. Monitoring of interest
interest rate risk melalui pengukuran repricing gap serta rate risk exposure through measuring the repricing gap and
duration method. Pelaksanaan evaluasi atas pelanggaran duration method. The implementation of evaluations of
limit serta klarifikasi atas unit terkait yang melakukan limit violations and clarification of related units that have
pelanggaran telah dilakukan secara berjenjang yang committed violations has been carried out in stages as
diatur dalam kebijakan Direksi. regulated in the Board of Directors’ policies.
d. Pengendalian Risiko Pasar d. Market Risk Control
Pengendalian risiko pasar yang dilakukan Bank atas The Bank’s market risk control over the increase in market risk
peningkatan eksposur risiko pasar dilakukan antara exposure is carried out, among others, by squaring positions
lain dengan cara squaring position serta pengendalian and controlling daily limit utilization for every transaction
utilisasi limit secara harian atas setiap aktivitas transaksi activity that contains market risk exposure. Limit utilization
yang mengandung eksposur risiko pasar. Pengendalian control is carried out directly by the dealing room as a form of
utilisasi limit dilaksanakan langsung oleh dealing room control on the 1st line of defense.
sebagai bentuk pengendalian pada 1st line of defense.
Bank melaksanakan kaji ulang secara berkala atas The Bank carries out periodic reviews of the management of
pengelolaan eksposur risiko pasar yang dilakukan oleh market risk exposure carried out by the Risk Management
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), yang meliputi : Work Unit (SKMR), which include:
a. Kesesuaian kebijakan, proses & metodologi a. Suitability of risk management policies, processes
manajemen risiko, sistem informasi dan pelaporan & methodologies, information systems and risk
manajemen risiko yang disesuaikan dengan management reporting that are adjusted to the Bank’s
kebutuhan bisnis Bank, updating regulasi yang business needs, updating applicable regulations and best
berlaku serta best practice penerapan manajemen practices for implementing market risk management.
risiko pasar.
b. Metodologi penyusunan asumsi serta variable yang b. Methodology for preparing assumptions and variables
digunakan dalam melakukan pengukuran serta used in measuring and determining market risk limits.
penetapan limit risiko pasar.
c. Back testing penggunaan asumsi serta variable yang c. Back testing the use of assumptions and variables used
digunakan yang diperbandingkan dengan kondisi which are compared with actual conditions.
aktual.
Hasil evaluasi atas kaji ulang yang telah dilaksanakan The results of the evaluation of the review that has been
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan carried out by the Risk Management Work Unit (SKMR) will
dipaparkan dalam Komite Manajemen Risiko untuk be presented to the Risk Management Committee to obtain
mendapatkan persetujuan untuk dilakukan perubahan approval for changes if any.
bila ada.
BANK SULSELBAR
747
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 748
IRRBB - Laporan Penerapan IRRBB - Report On The Implementation
Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku Of Risk Management For Interest Rate
Bunga Dalam Banking Book (Interest Risk In The Banking Book
Rate Risk In The Banking Book)
Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Manajemen Risiko The Bank has a Market Risk Management Implementation
Pasar yang mengatur terkait risiko suku bunga dalam banking Guideline that regulates interest rate risk in the banking book.
book. Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Suku Bunga The implementation of Risk Management for Interest Rate Risk
dituangkan dalam penetapan Limit IRR-Duration Method is outlined in the determination of the IRR-Duration Method
secara internal dalam mengukur eksposur perubahan suku Limit internally in measuring exposure to interest rate changes
bunga sampai dengan 200bps. Pengukuran Risiko Suku of up to 200bps. Interest Rate Risk measurement by classifying
Bunga dengan mengklasifikasikan pos-pos neraca keuangan balance sheet items based on debtor/customer behavior
berdasarkan behavioral debitur/nasabah yang dikategorikan categorized based on repricing profile/maturity. The Interest
berdasarkan repricing profile/maturity. Laporan eksposur Rate Risk exposure report is presented in the ALCO Committee
Risiko Suku Bunga dipaparkan dalam Komite ALCO sebagai as a consideration in deciding strategic steps in asset and liability
bahan pertimbangan dalam memutuskan langkah strategis management.
dalam pengelolaan asset dan liability.
Laporan Perhitungan Kewajiban Liquidity Coverage Ratio Calculation
Pemenuhan Kecukupan Likuiditas Report for Quarter IV 2024
(Liquidity Coverage Ratio) Triwulan
IV 2024
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan
outstanding kewajiban dan
No Komponen Nilai outstanding Nilai outstanding komitmen
komitmen
kewajiban dan kewajiban dan dikalikan tingkat
dikalikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai penarikan (run- off
(run- off rate) atau nilai
tagihan kontraktual tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan
dikalikan tingkat
tingkat penerimaan (inflow
penerimaan (inflow rate).
rate).
Jumlah Data Point yang
1 digunakan dalam 20 Hari -
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
Total High Quality Liquid Asset
2 7,418,113 -
(HQLA)
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan
dan Pendanaan yang berasal dari
3 8,734,853 799,728 - -
nasabah Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 1,475,139 73,757 - -
b. Simpanan/Pendanaan kurang
7,259,714 725,971 - -
stabil
Pendanaan yang berasal dari
4 nasabah 11,881,934 5,181,544 - -
korporasi, terdiri dari:
BANK SULSELBAR
748
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 749
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan
outstanding kewajiban dan
No Komponen Nilai outstanding Nilai outstanding komitmen
komitmen
kewajiban dan kewajiban dan dikalikan tingkat
dikalikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai penarikan (run- off
(run- off rate) atau nilai
tagihan kontraktual tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan
dikalikan tingkat
tingkat penerimaan (inflow
penerimaan (inflow rate).
rate).
a. Simpanan operasional 3,603,814 860,394 - -
b. Simpanan non-operasional
dan/atau kewajiban lainnya yang
8,278,120 4,321,150 - -
bersifat non-
operasional
Pendanaan dengan agunan
5 (secured - -
funding)
Arus kas keluar lainnya (additional
6 - - - -
requirement), terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi
- - - -
derivatif
b. arus kas keluar atas
peningkatan - - - -
kebutuhan likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan
- - - -
pendanaan
d. arus kas keluar atas penarikan
komitmen fasilitas kredit dan - - - -
fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban
kontraktual lainnya terkait - - - -
penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban
- - - -
kontijensi pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual
- - - -
lainnya
TOTAL ARUS KAS KELUAR
7 (CASH 5,981,272 -
OUTFLOW)
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
Pinjaman dengan agunan Secured
8 - - - -
lending
Tagihan berasal dari pihak lawan
9 492,556 289,182 - -
(counterparty)
10 Arus kas masuk lainnya - - - -
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH
11 492,556 289,182 - -
INFLOW)
12 TOTAL HQLA 7,418,113 -
TOTAL ARUS KAS KELUAR
13 BERSIH (NET CASH 5,692,090 -
OUTFLOWS)
14 LCR (%) 130.32% #DIV/0!
BANK SULSELBAR
749
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 750
Analisis Secara Individu Individual Analysis
Faktor utama yang mempengaruhi rasio LCR posisi bulan The main factors affecting the LCR ratio for the reporting month
laporan serta pengaruhya terhadap pergerakan perhitungan position and its influence on the movement of LCR calculations
LCR sepanjang waktu. over time.
Rasio LCR Bank posisi Desember 2024 secara rata- The Bank's LCR ratio for the position of December 2024 on a
rata harian sebesar 130.32%, dimana faktor yang paling daily average of 130.32%, where the most influential factor on
berpengaruh atas kecukupan rasio LCR adalah ketersediaan the adequacy of the LCR ratio is the availability of HQLA owned
HQLA yang dimiliki Bank, dalam hal ini tersedia dalam bentuk by the Bank, in this case available in the form of Placements with
Penempatan Pada Bank Indonesia dan Surat Berharga yang Bank Indonesia and Securities issued by the Central Government
diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia. and Bank Indonesia.
Perbandingan nilai LCR dibandingkan Comparison of LCR values compared to the
dengan nilai periode sebelumnya previous period value.
Nilai LCR periode Desember 2024 sebesar 130.32% The LCR value for the December 2024 period of 130.32%
menurun dibandingkan periode lalu, dimana pada decreased compared to the previous period, where in the previous
periode lalu adalah sebesar 132.03%. Faktor utama yang period it was 132.03%. The main factor affecting the LCR ratio
mempengaruhi rasio LCR adalah terdapat penurunan is a decrease in HQLA for the December 2024 period, from
HQLA periode Desember 2024, dari Rp. 11,565,068 Jt pada IDR 11,565,068 million in November 2024 to IDR 7,418,113
November 2024 menjadi Rp. 7,418,113 Jt pada Desember million in December 2024 on a daily average, although there
2024 secara rata-rata harian, meskipun tedapat penurunan was a decrease in the amount of net cashoutflow, where in the
jumlah net cashoutflow, dimana pada periode November November 2024 period it was IDR. 8,759,576 million to Rp.
2024 senilai Rp. 8,759,576 Jt menjadi Rp. 5,692,090 Jt 5,692,090 million in the December 2024 period on a daily
pada periode Desember 2024 secara rata-rata harian. Hal average. This is because in the December period, funding from the
tersebut disebabkan pada periode Desember, pendanaan Regional Government/Regency Government, especially current
yang berasal dari Pemda/Pemkab khususnya giro digunakan accounts, is used to pay DAU/DAK for the closing position of the
untuk pembayaran DAU/DAK untuk posisi tutup buku Tahun 2024 book.
2024.
Penjelasan Komposisi HQLA Explanation of HQLA Composition.
HQLA posisi Desember 2024 seluruhnya berupa HQLA The HQLA position in December 2024 is entirely in the form of
Level 1 yang terdiri dari Kas, Penempatan Pada Bank Level 1 HQLA consisting of Cash, Placements with Bank Indonesia
Indonesia serta Surat Berharga yang Dimiliki. Penempatan and Securities Owned. Placements with Bank Indonesia include
Pada Bank Indonesia meliputi Giro pada BI dan Reverse Repo Current Accounts at BI and BI Reverse Repo, while Securities
BI, sedangkan untuk Surat Berharga yang Dimiliki meliputi Owned include Securities issued by the Central Government
Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan and Bank Indonesia. For GMRA transactions with underlying
Bank Indonesia. Untuk transaksi GMRA dengan underlying Government Bonds, they are categorized as Level 2 HQLA.
Obligasi Pemerintah dikategorikan sebagai HQLA Level 2.
Penjelasan Konesentrasi Sumber Pendanaan Explanation of Funding Source Concentration.
Pendanaan yang dimiliki Bank terkonsentrasi pada The Bank's funding is concentrated in Corporate Funding with
Pendanaan Korporasi dengan komposisi yang cukup a fairly significant composition of 53.86% of the Bank's total
signifikan yaitu sebesar 53.86% dari total dana pihak ketiga third party funds, which has decreased compared to the previous
Bank, yang bergerak turun dibandingkan periode lalu yaitu period of 62.31%.
sebesar 62.31%.
BANK SULSELBAR
750
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 751
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Penjelasan pengelolaan manajemen likuiditas, termasuk Explanation of liquidity management management, including the
didalamnya adalah tingkatan sentralisasi dari pengelolaan level of centralization of liquidity management management and
manajemen likuiditas serta jalur koordinasi antara unit kerja coordination channels between work units within the bank.
dalam lingkungan bank.
Dalam pengelolan manajemen likuiditas Bank, Divisi In managing the Bank's liquidity management, the Treasury
Treasury & Divisi Manajemen RIsiko secara harian melakukan Division & Risk Management Division monitor liquidity risk
pemantauan terhadap eksposur risiko likuiditas, dimana exposure on a daily basis, where the Treasury Division calculates
Divisi Treasury melakukan perhitungan kebutuhan likuiditas liquidity needs in the form of Bank cash flow projections while
dalam bentuk proyeksi cashflow Bank sedangkan DIvisi the Risk Management Division monitors the Bank's Maximum
Manajemen Risiko melakukan pemantauan atas Maximum Cumulative Outflow to identify whether there is a large
Cummulative Outflow Bank untuk mengidentifikasi apakah withdrawal of funds in a period. The Treasury Division will submit
terjadi penarikan dana yang besar pada suatu periode. Divisi to the BOD if the liquidity of the financial market is getting tighter,
Treasury akan melakukan penyampaian kepada BOD apabila which will then be escalated to the Alco Committee. Alco will
likuiditas pasar keuangan semakin ketat, yang kemudian decide on strategic steps in the form of short-term and long-term
akan dieskalasi ke Komite Alco. Alco akan memutuskan fulfillment initiatives in dealing with short liquidity conditions.
langkah-langkah stratejik baik berupa inisitaif pemenuhan The Risk Management Division will monitor the implementation
jangka pendek dan jangka panjang dalam menghadapi of these initiatives.
kondisi likuiditas yang short. Divisi Manajemen Risiko akan
melakukan monitoring atas pelaksanaan inisitaif tersebut.
BANK SULSELBAR
751
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 752
Laporan Perhitungan Rasio NSFR NSFR (Net Stable Funding Ratio)
(Net Stable Funding Ratio) Calculation Report
Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya (09/2024) Posisi Tanggal Laporan (12/2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen ASF Tanpa Total Nilai Tanpa Total Nilai
≥ 6 bulan - Tertimbang ≥ 6 bulan - Tertimbang
Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
< 1 tahun < 1 tahun
Waktu¹ Waktu¹
Modal : 4,260,210 - - - 4,260,210 4,182,679 - - - 4,182,679
Modal sesuai POJK
4,260,210 - - - 4,260,210 4,182,679 - - - 4,182,679
KPMM
Instrumen modal lainnya - - - - - - - - - -
Simpanan yang berasal
dari nasabah perorangan
dan pendanaan yang
6,995,382 1,237,428 267,091 600 7,712,996 6,975,434 1,219,166 267,067 690 7,689,885
berasal dari nasabah
usaha mikro dan usaha
kecil:
Simpanan dan
1,163,021 68,856 17,829 - 1,187,221 1,387,445 72,477.67 13,964.00 50.00 1,400,242
pendanaan stabil
Simpanan dan
5,832,361 1,168,572 249,262 600 6,525,776 5,587,990 1,146,688.00 253,103.00 640.00 6,289,643
pendanaan kurang stabil
Pendanaan yang berasal
4,808,136 8,283,532 707,365 1,011,240 6,515,984 4,245,871 4,985,759 3,266,491 2,217,411 7,596,295
dari nasabah korporasi:
Simpanan operasional 4,738,183 - - - 2,369,092 4,173,887 - - - 2,086,943
Pendanaan lainnya yang
berasal dari nasabah 69,953 8,283,532 707,365 1,011,240 4,146,892 71,984.67 4,985,758.67 3,266,491.00 2,217,411.33 5,509,351.50
korporasi
Liabilitas yang memiliki
pasangan aset yang - 758,581 - - - - 755,809 - - -
saling bergantung
Liabilitas dan ekuitas
- - - - - 3,286,066 - - - -
lainnya :
NSFR liabilitas derivatif - - - - - -
ekuitas dan liabilitas
lainnya yang tidak masuk 1,652,285 - - - - 3,286,066 - - - -
dalam kategori diatas
Total ASF 18,489,190 19,468,858
BANK SULSELBAR
752
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 753
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Analisis Secara Individu Individual Analysis
1. Faktor utama yang mempengaruhi rasio NSFR posisi 1. Main factors affecting the NSFR ratio for the reporting
bulan laporan serta pengaruhya terhadap pergerakan month position and its influence on the movement of NSFR
perhitungan NSFR sepanjang waktu. calculations over time.
- Rasio NSFR Bank posisi Desember 2024 sebesar - The Bank’s NSFR ratio for the December 2024 position
96.87% secara rata-rata posisi akhir bulan selama was 96.87% on average for the end of the month for
3 (tiga) bulan terakhir, yaitu Oktober, November the last 3 (three) months, namely October, November
dan Desember masing-masing sebesar 94.91%, and December, respectively, of 94.91%, 102.83%, and
102.83%, dan 92.99%. Terdapat perbaikan yang 92.99%. There was a significant improvement in meeting
signifikan untuk pemenuhan rasio NSFR pada the NSFR ratio in the November period, where funding
periode November, dimana dilakukan shifting was shifted with a longer term than the previous period.
pendanaan dengan jangka waktu yang lebih panjang However, in the December period there was a decline
dibandingkan periode sebelumnya. Namun demikian, due to the withdrawal of regional government funds that
pada periode Desember terjadi penurunan yang occurred at the end of each financial year. The Bank’s
diakibatkan penarikan dana-dana Pemda yang funding is concentrated in short-term non-operational
terjadi setiap akhir tahun buku. Pendanaan yang funding from corporations, so it is categorized as unstable
dimiliki Bank terkonsentrasi pada pendanaan funding.
non-operasional jangka pendek yang berasal dari
korporasi, sehingga dikategorikan pendanaan yang
tidak stabil.
2. Faktor atau kondisi yang menyebabkan penurunan 2. Factors or conditions that cause a decrease or increase in
atau peningkatan NSFR (misalnya: terdapat perubahan NSFR (for example: there are changes in funding strategy and
strategi dan struktur pendanaan) structure)
- Terjadi peningkatan rasio NSFR Bank periode - There was an increase in the Bank’s NSFR ratio for the
Desember 2024 menjadi sebesar 96.87%, dimana December 2024 period to 96.87%, where in the September
pada periode bulan September 2024 adalah sebesar 2024 period it was 93.03%. This is due to improvements in
93.03%. Hal ini disebabkan perbaikan pada sisi funding by shifting the term to be longer, so that it has a direct
pendanaan dengan melakukan shifting jangka waktu impact on achieving the NSFR ratio
menjadi lebih panjang, sehingga berdampak langsung
pada pencapaian rasio NSFR.
Analisis Secara Konsolidasi Consoodated Analysis
Bank belum memiliki perusahaan anak, sehingga tidak The Bank does not have any subsidiaries, so it does not
melakukan perhitungan Rasio NSFR secara Konsolidasi. calculate the NSFR Ratio on a Consolidated basis.
BANK SULSELBAR
753
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 754
Pengungkapan Kualitatif Kebijakan Umum Risiko Likuiditas
Qualitative Disclosure of General Policy on Liquidity Risk
Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank Liquidity Risk is the risk resulting from the Bank’s inability toto
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo daru sumber meet maturing obligations from cash flow funding sources and/
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas or from high-quality liquid assets that can be valuated, without
tinggi yang dapat diagungkan, tanpa mengganggu aktivitas disrupting the Bank’s activities and financial condition.
dan kondisi keuangan Bank.
Tujuan utama dari penerapan manajemen risiko likuiditas The main objective of implementing liquidity risk management
adalah untuk memastikan kecukupan alat likuid berkualitas is to ensure the adequacy of high-quality liquid assets on a daily
tinggi secara harian baik dalam kondisi normal maupun basis both under normal and crisis conditions to fulfill obligations
kondisi krisis untuk pemenuhan kewajiban secara tepat in a timely manner.
waktu.
Bank telah melakukan penerapan Manajemen Risiko The Bank has implemented Liquidity Risk Management which
Likuiditas yang dijabarkan melalui sebuah kerangkan is described through a Risk Management framework and
Manajemen Risiko dan selanjutnya menjadi dasar penilaian subsequently becomes the basis for assessing the quality of the
kualitas penerapan Manajemen Risiko Likuiditas, yang implementation of Liquidity Risk Management, which consists
terdiri dari : of:
a. Organisasi & Sumber Daya Manusia. a. Organization & Human Resources.
b. Kebijakan Manajemen Risiko. b. Risk Management Policy.
c. Proses & Metodologi Manajemen Risiko. c. Risk Management Process & Methodology.
d. Kecukupan Sarana Infrastruktur. d. Adequate Infrastructure Facilities.
Organisasi & Sumber Daya Manusia Organization & Source PowerMan
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko Likuiditas In order to implement effective Liquidity Risk Management,
yang efektif, Bank telah menyusun struktur organisasi yang the Bank has prepared an organizational structure that is
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan in accordance with the objectives and business policies, size
kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur organisasi and complexity and capabilities of the Bank. The Bank’s
Bank dirancang untuk memastikan bahwa satuan kerja yang organizational structure is designed to ensure that the work unit
berfungsi dalam melakukan suatu transaksi (risk taking unit) that functions in carrying out a transaction (risk taking unit) is
adalah independen terhadap satuan kerja yang melakukan independent of the work unit that carries out the internal control
fungsi pengendalian intern SKAI (Satuan Kerja Audit Internal) function SKAI (Internal Audit Work Unit) and the middle office in
serta middle office dalam hal ini adalah SKMR (Satuan Kerja this case is SKMR (Risk Management Work Unit).
Manajemen Risiko).
Bank telah memilki struktur Komite, baik Komite yang The Bank has a Committee structure, both Committees directly
dibawahi langsung oleh Dewan Komisaris ataupun yang under the Board of Commissioners and those directly under
dibawah langsung oleh Direksi. Komite yang berada dibawah the Board of Directors. The Committees under the Board of
Dewan Komisaris terdiri dari Komite Audit serta Komite Commissioners consist of the Audit Committee and the Risk
Pemantau Risiko yang memiliki tugas & tanggung jawab Monitoring Committee which have duties & responsibilities
dalam penerapan kebijakan manajemen risiko secara umum in implementing general risk management policies and
serta penerapan Good Corporate Governance (GCG). Komite implementing Good Corporate Governance (GCG). The
yang berada dibawah Direksi dalam kebijakan Manajemen Committees under the Board of Directors in the Liquidity Risk
Risiko Likuiditas tediri dari Komite Manajemen Risiko dan Management policy consist of the Risk Management Committee
ALCO yang memutuskan dalam penetapan limit manajemen and ALCO which decide on the determination of Liquidity Risk
BANK SULSELBAR
754
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 755
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Risiko Likuiditas, serta pembahasan yang berkaitan langsung management limits, as well as discussions directly related to the
dengan penerapan manajemen Risiko Pasar & Risiko implementation of Market Risk & Liquidity Risk management.
Likuiditas.
Bank telah menerapakan prinsip 3rd Line of Defense, dimana The bank has implemented the 3rd Line of Defense principle,
dalam implementasinya dijabarkan sebagai berikut : wherein its implementation it is described as follows:
a. 1st line of defense, dalam manajemen Risiko Likuiditas, a. 1st line of defense, in Liquidity Risk management, Credit
Divisi Kredit, Divisi Dana & Jasa, Divisi Treasury Division, Fund & Service Division, Treasury Division are
bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan dan responsible for implementing established Liquidity Risk
strategi pengelolaan Risiko Likuiditas yang telah management policies and strategies, and reporting liquidity
ditetapkan, dan melaporkan eksposur risiko likuiditas risk exposure periodically to the Risk Management Work
secara berkala kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko Unit as well as implementing liquidity management policies
serta pelaksanaan kebijakan dan strategi pengelolaan and strategies established by the Asset Liability Committee
likuiditas yang telah ditetapkan Asset Liability Committee (ALCO).
(ALCO). In the context of implementing liquidity risk management,
Konteks penerapan manajemen risiko likuiditas, ekspansi the expansion of fund distribution carried out by the relevant
penyaluran dana yang dilakukan oleh Divisi terkait harus Division must...in line with the funding structure & capacity
selaras dengan struktur & kapasitas pendanaan serta and efforts to improve the quality of fund distribution which
upaya perbaikan kualitas penyaluran dana yang dapat can affect the Bank’s liquidity conditions.
mempengaruhi kondisi likuiditas Bank.
b. 2nd line of defense, Satuan Kerja Manajemen Risiko b. 2nd line of defense, the Risk Management Work Unit has
memiliki tanggungjawab antara lain memantau responsibilities including monitoring the implementation of
implementasi strategi dan pengukuran eksposure risiko strategies and measuring liquidity risk exposure, formulating
likuiditas, merumuskan tingkat toleransi risiko, kerangka risk tolerance levels, the Liquidity Risk Management
Manajemen Risiko Likuiditas serta rencana kontinjensi framework and contingency plans which are the duties
yang menjadi tugas dan tanggung jawab sub Komite and responsibilities of the Liquidity Risk Management Sub-
Manajemen Risiko Likuiditas yang beranggotakan Committee whose members are the Board of Directors and
Direksi dan pejabat eksekutif terkait. related executive officers.
c. 3rd line of defense, pelaksanaan Audit Internal oleh c. 3rd line of defense, the implementation of Internal Audit by
Satuan Kerja Audit Internal merupakan lini terakhir the Internal Audit Work Unit is the last line aimed at testing
yang ditujukan untuk pengujian efektifitas penerapan the effectiveness of the implementation of Liquidity Risk
manajemen Risiko Likuiditas. Management.
Kualifikasi kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan The quality qualifications of human resources placed as
sebagai pegawai pelaksana pada Satuan Kerja Manajemen implementing employees in the Risk Management Work Unit
Risiko harus berimbang dengan kualitas pegawai pelaksana must be balanced with the quality of employees implementing
aktivitas operasinoal terkait dengan Risiko Likuiditas. operational activities related to Liquidity Risk.
Kebijakan Manajemen Risiko Policy Management Risk
Penerapan manajemen risiko likuiditas terkait dengan The implementation of liquidity risk management is related to
kecukupan kebijakan & prosedur, penetapan limit serta the adequacy of policies & procedures, limit setting and liquidity
strategi manajemen risiko likuiditas, tertuang dalam risk management strategies, as stated in the risk appetite, risk
kebijakan risk appetite, risk tolerance/risk limit yang akan dikaji tolerance/risk limit policies which will be reviewed periodically.
ulang secara berkala.
Penetapan tingkat risiko Risk Appetite, Risk Tolerance/Risk Determination of the risk level of Risk Appetite, Risk Tolerance/
Limit mengacu pada cakupan kompleksitas serta kemampuan Risk Limit refers to the scope of complexity and the bank’s ability
bank dalam mengcover risiko kerugian yang terjadi pada to cover the risk of losses that occur in Liquidity Risk.
Risiko Likuiditas.
BANK SULSELBAR
755
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 756
Cakupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko The scope of the Liquidity Risk Management Policy and
Likuiditas memuat diantaranya prosedur pengukuran risiko Procedures includes, among others, procedures for measuring
likuiditas, penyusunan scenario stress testing untuk kondisi liquidity risk, preparing stress testing scenarios for market crisis
market crisis dan specific crisis serta pedoman pelaksanaan and specific crisis conditions, and guidelines for implementing
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan). the Contingency Funding Plan.
Prosedur penetapan limit yang telah ditetapkan wajib untuk The established limit setting procedure is mandatory to ensure
dipastikan konsistensi penetapan limit atas aktivitas yang consistency in setting limits on activities containing liquidity risk
mengandung eksposur risiko likuiditas. Penetapan Limit exposure. Limit setting is carried out in stages for each level of
dilakukan secara berjenjang untuk setiap level organisasi the Bank’s organization, the Bank sets limits as an early warning
Bank, Bank menetapkan limit sebagai early warning indicator indicator for potential violations/exceeding the established limits.
atas potensi terjadinya pelanggaran/pelampauan limit yang
telah ditetapkan.
Proses & Metodologi Manajemen Management Process &
Risiko MethodologyRisk
Proses penerapan Manajemen Risiko Likuiditas melalui The process of implementing Liquidity Risk Management through
proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan the process of Identification, Measurement, Monitoring and Risk
Pengendalian Risiko serta Sistem Informasi Manajemen Control as well as the Liquidity Risk Management Information
Risiko Likuiditas. Dalam pengelolaan eksposur risiko System. In managing liquidity risk exposure, exposure to
likuiditas, eksposur peningkatan kerugian yang ditimbulkan increased losses caused by increasing funding costs or limitations
akibat meningkatnya biaya dana ataupun adanya in accessing funding sources is carried out in stages on the 1st
keterbatasan dalam mengakses sumber pendanaan line of defense and 2nd line of defense. The Bank has classified
dilakukan secara berjenjang pada lini 1st line of defense liquidity risk exposure by identifying variables based on the type
dan 2nd line of defense. Bank telah mengklasifikasikan of portfolio category on the Bank’s balance sheet which is stated
eksposur risiko likuiditas dengan mengidentifikasi variable in the daily monitoring policy for setting the AL/NCD ratio limit,
berdasarkan jenis kategori portofolio pada neraca Bank AL+(net inter-Bank)/NCD, monitoring excess GWM reserves
yang dituangkan dalam kebijakan pemantauan secara harian (daily & averaging), and several other liquidity ratios.
atas penetapan limit rasio AL/NCD, AL+(net antar Bank)/
NCD, pemantauan ekses reserve GWM (harian & averaging),
serta beberapa rasio likuiditas lainnya.
Bank telah melakukan uji coba dalam mengukur eksposur The Bank has conducted a trial in measuring liquidity risk
risiko likuiditas dengan melakukan perhitungan terhadap exposure by calculating the adequacy of the Liquidity Coverage
kecukupan Liquidity Coverate Ratio (LCR) serta Net Stable Ratio (LCR) and the Net Stable Funding Ratio (NSFR) which are
Funding Ratio (NSFR) yang direncakan akan diwajibkan bagi planned to be required for Bank KBMI 1. The Bank has measured
Bank KBMI 1. Bank telah mengukur tingkat maturity profile the maturity profile level based on the behavior of debtors and
berdasarkan behavioral debitur dan nasabah yang menjadi customers which are one unit in measuring the Interest Rate Risk
satu kesatuan dalam pengukuran Interest Rate Risk – Duration - Duration Method on market risk exposure.
Method pada eksposur risiko pasar.
Penerapan Proses & Metodologi Manajemen Risiko Implementation of Liquidity Risk Management Process &
Likuiditas, yaitu : Methodology, namely:
a. Identifikasi Risiko Likuiditas a. Identification of Liquidity Risk
Proses identifikasi risiko likuiditas meliputi setiap The liquidity risk identification process includes every type
jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas yang of risk inherent in every activity that can have an impact
dapat berdampak pada peningkatan eksposur risiko on increasing liquidity risk exposure. The Bank has a risk
likuiditas. Bank telah memiliki proses identifikasi risiko identification process that measures the level of third-party
yang mengukur tingkat outflow dana pihak ketiga yang fund outflow as stated in the Maximum Cumulative Outflow
BANK SULSELBAR
756
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 757
Eksposure Risiko
Risk Exposure
tertuang dalam kebijakan Maximum Cummulative (MCO) policy. The preparation of the MCO policy uses
Outflow (MCO). Penyusunan kebijakan MCO historical data from the Bank over a certain period of time
menggunakan data historis Bank selama periode waktu divided based on the type of third-party funds managed by
tertentu yang dibagi berdasarkan jenis dana pihak ketiga the Bank.
yang dikelola Bank.
b. Pengukuran Risiko Likuiditas b. Liquidity Risk Measurement
Bank mengukur eksposur risiko likuiditas secara The Bank measures liquidity risk exposure on a daily basis
harian dengan memantuan rasio/parameter yang by monitoring the ratio/parameters that have been set as
telah ditetapkan sebagai early warning indicator untuk early warning indicators for crisis conditions. The Bank
kondisi crisis. Bank telah mempersiapkan rencana has prepared a Basel III implementation plan for liquidity
penerapan Basel III untuk risiko likuiditas dengan risk by calculating the obligation to fulfill the LCR ratio and
menghitung kewajiban pemenuhan rasio LCR dan rasio NSFR ratio. Preparation of stress testing periodically using a
NSFR. Penyusunan stress testing secara berkala dengan specific crisis scenario with reference to the LCR calculation.
menggunakan skenario specific crisis dengan mengacu
pada perhitungan LCR.
Implementasi proses pengukuran risiko likuiditas The implementation of the liquidity risk measurement
secara umum dilaksanakan menggunakan 2 (dua) model process is generally carried out using 2 (two) approach
pendekatan, yaitu : models, namely:
1. Pengukuran atas rasio likuiditas sebagai early 1. Measurement of the liquidity ratio as an early warning
warning indicator atas pelaksanaan contingency, indicator for the implementation of contingencies,
yaitu pengukuran yang dilakukan secara rutin untuk namely measurements carried out routinely to describe
menggambarkan kondisi eksisting pada Bank dalam the existing conditions at the Bank in determining crisis
penetapan kondisi krisis serta mengukur tingkat conditions and measuring the level of exposure to liquidity
eksposur risiko likuiditas dalam jangka panjang risk in the long term so that in determining a policy, the
sehingga dalam menentukan suatu kebijakan Bank’s management already knows the magnitude of the
manajemen Bank telah mengetahui besarnya risk exposure that will be faced.
eksposur risiko yang akan dihadapi.
2. Pengukuran atas tingkat konsentrasi sumber 2. Measurement of the level of concentration of funding
pendanaan serta akses pada sumber pendanaan, sources and access to funding sources, namely
yaitu pengukuran yang dilakukan berdasarkan measurements carried out based on the level of exposure
tingkat eksposur pada akses sumber pendanaan to access to funding sources in a shorter period of time,
dalam jangka waktu yang lebih singkat, sehingga so that mitigative steps can be decided to fulfill short and
dapat diputuskan langkah-langkah mitigatif untuk medium term obligations.
pemenuhan kewajiban jangka pendek dan menengah.
c. Pemantauan Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk Monitoring
Pemantauan eksposur risiko likuiditas dilakukan dengan Monitoring of liquidity risk exposure is carried out by
melakukan pemantauan limit yang telah ditetapkan monitoring the limits that have been set on a daily basis
secara harian dan dilaporkan secara berkala kepada and reported periodically to the Board of Directors for
Direksi untuk dieskalasi lebih lanjut apabila hasil further escalation if the monitoring results show a significant
pemantauan menunjukkan peningkatan yang signifikan increase in liquidity risk exposure that is not in accordance
pada eksposur risiko likuiditas yang tidak sesuai dengan with the Bank’s risk appetite.
risk appetite Bank.
Pelaksanaan evaluasi atas peningkatan eksposur risiko The implementation of the evaluation of the increase in
likuiditas serta langkah mitigasi yang akan dilakukan liquidity risk exposure and the mitigation steps to be taken by
oleh risk taking unit dibahas dalam secara berjenjang the risk taking unit are discussed in a hierarchical manner in
dalam komite SSG-ALCO dan akan dieskalasi pada the SSG-ALCO committee and will be escalated to the ALCO
komite ALCO/Komite Manajemen Risiko. committee/Risk Management Committee.
BANK SULSELBAR
757
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 758
d. Pengendalian Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk Control
Pengendalian risiko likuiditas yang dilakukan Bank atas Liquidity risk control carried out by the Bank on increasing
peningkatan eksposur risiko likuiditas dilakukan oleh 1st liquidity risk exposure is carried out by the 1st line of defense
line of defense dengan menyusun cashflow secara harian by compiling daily cash flow and calculating the maximum
serta memperhitungkan tingkat maximum cummulative cumulative outflow level that has been prepared by the 2nd
outlfow yang telah disusun oleh 2nd line of defense yaitu line of defense, namely SKMR. Evaluation of the realization of
SKMR. Evaluasi atas realisasi pengukuran rasio likuiditas liquidity ratio measurements is carried out directly by SKMR
dilaksanakan langsung oleh SKMR dan diuji oleh Satuan and tested by the Internal Audit Work Unit periodically.
Kerja Audit Internal secara berkala.
Bank melaksanakan kaji ulang secara berkala atas The Bank carries out periodic reviews of the management of
pengelolaan eksposur risiko likuiditas yang dilakukan oleh liquidity risk exposure carried out by the Risk Management Work
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), yang meliputi : Unit (SKMR), which includes:
a. Kesesuaian kebijakan, proses & metodologi manajemen a. Compliance with risk management policies, processes &
risiko, sistem informasi dan pelaporan manajemen methodologies, risk management information and reporting
risiko yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Bank, systems that are tailored to the Bank’s business needs,
updating regulasi yang berlaku serta best practice updating applicable regulations and best practices for
penerapan manajemen risiko likuiditas. implementing liquidity risk management.
b. Metodologi penyusunan asumsi serta variable yang b. Methodology for compiling assumptions and variables
digunakan dalam melakukan pengukuran serta used in measuring and determining liquidity risk limits and
penetapan limit risiko likuiditas dan rasio likuiditas. liquidity ratios.
c. Back testing penggunaan asumsi serta variable yang c. Back testing the use of assumptions and variables used which
digunakan yang diperbandingkan dengan kondisi aktual. are compared with actual conditions.
Hasil evaluasi atas kaji ulang yang telah dilaksanakan oleh The results of the evaluation of the review carried out by the Risk
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan dipaparkan Management Work Unit (SKMR) will be presented to the Risk
dalam Komite Manajemen Risiko untuk mendapatkan Management Committee to obtain approval for changes, if any.
persetujuan untuk dilakukan perubahan bila ada.
Risiko Operasional - Perhitungan Operational Risk - Calculation
Risiko Operasional (Bank secara Operational Risk (Bank as a whole)
Individual) Individual)
PT. Bank Sulselbar PT. Bank Sulselbar
dalam jutaan rupiah)
Posisi 31 Desember 2024 Posisi 31 Desember 2023
No. Pendekatan Yang Digunakan Pendapatan Bruto (Rata-
Beban
IB KIB ATMR rata 3 tahun terakhir) ATMR
Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 1,022,933 122,752 1,534,399 1,096,974 131,637 1,645,461
Total 1,022,933 122,752 1,534,399 1,096,974 131,637 1,645,461
BANK SULSELBAR
758
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 759
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Risiko Operasional - Pengungkapan Operational Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan kualitatif, meliputi informasi mengenai Qualitative disclosures, including information on the application
penerapan manajemen risiko untuk Risiko Operasional, of risk management for Operational Risk, as regulated in the
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Financial Services Authority provisions regarding the calculation
Keuangan mengenai perhitungan ATMR untuk risiko of ATMR for operational risk, regarding:
operasional, mengenai:
A. Organisasi Manajemen Risiko Operasional A. Operational Risk Management Organization
Risiko Operasional adalah Risiko akibat ketidakcukupan Operational Risk is the risk resulting from inadequate
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan and/or non-functioning internal processes, human error,
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian- system failure, and/or external events that affect the
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Bank's operations. Weak operational systems can cause
Bank. Lemahnya sistem operasional dapat menyebabkan the bank to experience losses, increase operational costs
bank mengalami kerugian, meningkatnya biaya and ultimately reduce operating profits and will disrupt the
operasional dan pada akhirnya mengurangi laba usaha smooth operation and quality of service which can ultimately
serta akan mengakibatkan terganggunya kelancaran reduce the bank's performance and competitiveness. Bank
operasional dan mutu pelayanan yang akhirnya dapat Sulselbar's operational risk management organization is
menurunkan kinerja dan daya saing bank. Organisasi in all lines of the Bank's business starting from the Board
manajemen risiko operasional Bank Sulselbar berada of Commissioners, Board of Directors, Risk Management
pada seluruh lini bisnis Bank mulai dari Dewan Komisaris, Work Unit, Operational Work Unit, Internal Audit Work
Direksi, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Unit, Compliance Work Unit to Branch Offices. In addition,
Operasional, Satuan Kerja Audit Interen, Satuan Kerja the Internal Audit Work Unit periodically conducts audits of
Kepatuhan sampai Kantor Cabang. Disamping itu the Operational Work Unit (Risk Taking Unit) to examine the
Satuan Kerja Audit Intern secara berkala melakukan implementation of operational activities in all Bank Sulselbar
audit kepada Satuan Kerja Operasional (Risk Taking Unit) Operational Work Units.
guna memeriksa pelaksanaan kegiatan operasional pada
seluruh Satuan Kerja Operasional Bank Sulselbar.
B. Mekanisme yang digunakan Bank untuk mengidentifikasi B. The mechanism used by the Bank to identify and measure
dan mengukur risiko operasional operational risk
Bank Sulselbar telah melakukan identifikasi terkait Bank Sulselbar has conducted identification related to several
beberapa hal : ldentifikasi Kebijakan, Sistem Dan things: Identification of Policies, Systems and Procedures of
Prosedur Produk Dan/Atau Aktivitas Bank yang meliputi Bank Products and/or Activities which include the draft of
atas rancangan keputusan Direksi terhadap produk dan/ the Board of Directors' decisions on bank products and/or
atau aktivitas bank dan atas produk dan/atau aktivitas activities and on existing bank products and/or activities.
bank yang telah ada. Kemudian identifikasi dilakukan Then identification is carried out related to Historical Data of
terkait Data Historis Kejadian Risiko Operasional. Operational Risk Events.
Setelah dilakukan identifikasi tersebut, maka dilakukan After the identification is carried out, the operational risk
proses pengukuran risiko operasional dengan langkah- measurement process is carried out with the following steps:
langkah berikut : Menghimpun data ancaman-ancaman Collecting threat data based on the identification results.
(threats) berdasarkan hasil identifikasi. Kemudian Then classifying each threat data collected into operational
mengklasifikasikan setiap data ancaman (threats) yang risk events and detecting the same/dual threats but in the
dihimpun kedalam peristiwa risiko operasional dan same risk event classification. After that, making adjustments
mendeteksi ancaman-ancaman (threats) yang sama/ to the threats that are detected as the same/dual in the
ganda namun terdapat pada klasifikasi peristiwa form of making them into one type of threat by adjusting/
risiko yang sama. Setelah itu melakukan penyesuaian combining the required control systems and available control
terhadap ancaman (threats) yang terdeteksi sama/ systems. Then re-evaluating the threats to the chances of
BANK SULSELBAR
759
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 760
ganda dalam bentuk menjadikannya kedalam satu occurrence and the impacts caused and determining the
jenis ancaman dengan menyesuaikan/menggabungkan level of risk for each threat by combining the chances of
sistem pengendalian yang dibutuhkan dan sistem occurrence with the impacts caused. After that, calculating
pengendalian yang tersedia. Kemudian melakukan the average of the chances of occurrence and the impacts
penilaian kembali terhadap ancaman terhadap peluang caused by each risk event according to the business line. The
kejadian dan dampak yang ditimbulkan dan menentukan next stage determines the level of risk for each risk event
tingkat risiko pada setiap ancaman (threats) dengan cara by combining the average chances of occurrence with the
mengkombinasikan antara peluang kejadian dengan average impacts caused by each related risk event. After that,
dampak yang ditimbulkan. Setelah itu menghitung rata- the measurement results are submitted to the Compliance
rata dari peluang kejadian dan dampak yang ditimbulkan Director by copying it to the Internal Audit Work Unit.
pada setiap peristiwa risiko menurut lini bisnis. Tahap
berikutnya menentukan tingkat risiko pada setiap
peritiwa risiko dengan cara mengkombinasikan antara
rata-rata peluang kejadian dengan rata-rata dampak yang
ditimbulkan pada setiap peristiwa risiko terkait. Setelah
itu hasil pengukuran disampaikan ke Direktur Kepatuhan
dengan menembuskan ke Satuan Kerja Audit lnteren.
C. Mekanisme untuk memitigasi risiko operasional C. Mechanisms to mitigate operational risks
Untuk memitigasi risiko operasional, Bank Sulselbar To mitigate operational risks, Bank Sulselbar takes the
melakukan langkah-langkah sebagai berikut : following steps:
- Menyusun kebijakan dan prosedur yang cukup untuk - Develop adequate policies and procedures to identify
mengidentifikasi sumber-sumber risiko. sources of risk.
- Mengikutsertakan pejabat/pegawai Bank Sulselbar - Involve Bank Sulselbar officials/employees in educational
pada program-program pendidikan, pelatihan, programs, training, and seminars related to their field of
maupun seminar yang berhubungan dengan bidang duties and responsibilities to improve their competence.
tugas dan tanggung jawabnya untuk peningkatan - Conduct periodic reviews of all policies and procedures to
kompetensinya assess whether they are still suitable for use or need to be
- Melakukan review secara berkala terhadap seluruh revised/improved.
kebijakan dan prosedur untuk menilai apakah - Conduct a review of the reliability of both core and
kebijakan dan prosedur tersebut masih layak non-core information systems so that the system can
digunakan atau perlu dilakukan revisi/perbaikan. be relied on and reduce the possibility of threats to the
- Melakukan review terhadap kehandalan sistem information system due to procedural errors carried out
informasi baik core maupun non core sehingga by the system.
sistem tersebut dapat diandalkan dan mengurangi - Conducting outreach to all employees/officials at Bank
kemungkinan adanya ancaman terhadap sistem Sulselbar regarding the importance of risk culture so that
informasi akibat kesalahan prosedur yang dilakukan all employees/officials of Bank Sulselbar can make efforts
oleh system. to mitigate the operational risks they face in their daily
- Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai/ work.
pejabat pada Bank Sulselbar mengenai pentingnya
budaya risiko (risk culture) sehingga seluruh pegawai/
pejabat Bank Sulselbar dapat melakukan upaya
mitigasi risiko operasional yang dihadapinya dalam
pekerjaan sehari-hari.
BANK SULSELBAR
760
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 761
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Risiko Hukum - Pengungkapan Legal Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko hukum secara kualitatif mengenai: Qualitative legal risk disclosure regarding:
a. Organisasi Manajemen Risiko Hukum a. Legal Risk Management Organization
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko hukum yang In the context of implementing legal risk management,effective,
efektif, Bank Sulselbar menyusun struktur organisasi yang Bank Sulselbar establishes an organizational structure that
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan is in accordance with the objectives and business policies,
kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur organisasi size and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
Bank harus dirancang untuk memastikan bahwa satuan organizational structure must be designed to ensure that
kerja yang berfungsi melaksanakan Kebijakan Manajemen the work unit that functions to implement the Legal Risk
Risiko hukum adalah independen terhadap satuan kerja Management Policy is independent of the work unit that
yang melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit performs the internal control function (Internal Audit &
Intern & Anti Fraud), serta independen pula terhadap Divisi Anti Fraud Division), and is also independent of the Risk
Manajemen Risiko. Management Division.
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
a. Dalam manajemen risiko hukum, seluruh unit a. In legal risk management, all work units are
kerja bertanggungjawab atas pelaksanaan responsible for implementing established legal risk
kebijakan dan strategi pengelolaan risiko hukum management policies and strategies in coordination
yang telah ditetapkan dengan berkoordinasi with the Corporate Secretary Division.
dengan Divisi Corporate Secretary. b. The Compliance Division and Corporate Secretary
b. Divisi Kepatuhan dan Divisi Corporate Secretary Division report legal risk exposures periodically to the
melaporkan eksposur risiko hukum secara Risk Management Division.
berkala kepada Divisi Manajemen Risiko. c. In the event of a problem related to Litigation, the
c. Dalam hal terjadinya masalah terkait Litigasi, Corporate Secretary Division together with related
Divisi Corporate Secretary bersama dengan unit work units are responsible for controlling and
kerja terkait bertanggung jawab mengontrol evaluating policy steps to minimize losses due to the
dan mengevaluasi langkah kebijakan guna problem.
meminimalisir kerugian akibat permasalahan
tersebut.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan The Risk Management Division and Compliance Division
memiliki tanggungjawab mengevaluasi dan mengkaji are responsible for evaluating and reviewing all policies
seluruh kebijakan terkait dengan manajemen risiko related to legal risk management and all types of
hukum serta seluruh jenis perjanjian yang dikelola agreements managed by the bank.
oleh bank.
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung jawab The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible for
melakukan pengujian efektivitas Penerapan testing the effectiveness of the Implementation of Legal
Manajemen Risiko hukum terhadap kesesuaian Risk Management against the conformity of internal and
kebijakan internal maupun kebijakan eksternal. external policies.
b. Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum b. Legal Risk Control Mechanism
Pengendalian Risiko Hukum meliputi pengendalian Legal Risk Control includes general control, human resource
secara umum, pengendalian sumber daya manusia dan control and control of organizational structure. Where the
pengendalian terhadap struktur organisasi. Dimana control is carried out in the form of:
pengendalian tersebut dilakukan dalam bentuk :
1) Satuan kerja bidang hukum (legal department) harus 1) The legal department must carry out periodic evaluations
melakukan evaluasi secara berkala terhadap kontrak/ of contracts/agreements between the Bank and other
BANK SULSELBAR
761
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 762
perjanjian antara Bank dengan pihak lain, antara lain parties, including:by re-evaluating the effectiveness of
dengan cara melakukan penilaian kembali terhadap the enforceability process in order to check the validity of
efektivitas proses enforceability tersebut guna the rights in the contract/agreement.
mengecek validitas hak dalam kontrak/perjanjian
tersebut.
2) Dalam hal Bank menerbitkan garansi seperti netting 2) In the event that the Bank issues guarantees such as
agreement, collateral pledges, dan margin calls maka netting agreements, collateral pledges, and margin
hal tersebut harus didukung oleh efektivitas dan calls, these must be supported by the effectiveness and
enforceability dokumen hukum. enforceability of legal documents.
3) Bank harus meningkatkan pengendalian risiko
hukum untuk memastikan: 3) Banks must improve legal risk controls to ensure:
1) Kesesuaian antara operasional, organisasi dan 1) Conformity between operations, organization and
pengendalian intern dengan ketentuan yang internal control with applicable provisions, codes of
berlaku, kode etik, dan strategi usaha; ethics and business strategies;
2) Kepatuhan terhadap prosedur internal; 2) Compliance with internal procedures;
3) Kualitas laporan keuangan; 3) Quality of financial reports;
4) Efektivitas dan efisiensi sistem informasi 4) Effectiveness and efficiency of information systems
manajemen risiko; dan risk management; and
5) Efektivitas penerapan komunikasi yang berkaitan 5) The effectiveness of implementing related
dengan dampak risiko hukum kepada seluruh communicationswith the impact of legal risks on all
pegawai pada setiap jenjang organisasi. employees at every level of the organization.
Risiko Reputasi - Pengungkapan Reputational Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko reputasi secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of reputational risk regarding:
a. Organisasi manajemen risiko reputasi, termasuk a. Reputation risk management organization, including the
pelaksanaan manajemen risiko untuk risiko reputasi oleh implementation of risk management for reputation risk
unit-unit terkait (corporate secretary, humas, dan unit by related units (corporate secretary, public relations, and
bisnis terkait); related business units);
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko reputasi In order to implement effective reputational risk management,
yang efektif, Bank Sulselbar menyusun struktur Bank Sulselbar has prepared an organizational structure that
organisasi yang sesuai dengan tujuan dan kebijakan is in accordance with the objectives and business policies,
usaha, ukuran dan kompleksitas serta kemampuan size and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
Bank. Struktur organisasi Bank harus dirancang organizational structure must be designed to ensure that
untuk memastikan bahwa satuan kerja yang berfungsi the work unit that functions to implement the reputational
melakukan pelaksana Kebijakan Manajemen Risiko risk management policy is independent of the work unit
reputasi adalah independen terhadap satuan kerja yang that performs the internal control function (Internal Audit
melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit Intern & Anti Fraud Division), and is also independent of the Risk
& Anti Fraud), serta independen pula terhadap Divisi Management Division.
Manajemen Risiko.
1) 1st line of defense 1) 1st line of defense
a) Divisi Corporate Secretary bertanggung jawab a) The Corporate Secretary Division is responsible for
mengkomunikasikan kepada seluruh unit kerja communicating to all work units to maintain the
untuk menjaga citra bank dimata masyarakat bank's image in the eyes of the public in terms of
dalam hal pelayanan PRIMA, Corporate Image PRIMA service, Corporate Image and compliance
serta budaya kepatuhan. culture.
b) Seluruh unit kerja bertanggung jawab untuk
mengelola risiko reputasi jika terdapat publikasi b) All work units are responsible for managing
negatif ataupun komplain dari nasabah. reputational risk if there is negative publication or
BANK SULSELBAR
762
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 763
Eksposure Risiko
Risk Exposure
c) Divisi Corporate Secretary memantau dan complaints from customers.
mengevaluasi events yang menyebabkan c) The Corporate Secretary Division monitors and
terjadinya pubilkasi negatif kepada bank. evaluates events that cause negative publicity to the
2) 2nd line of defense bank.
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan 2) 2nd line of defense
melakukan evaluasi terhadap implementasi The Risk Management Division and Compliance Division
Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi keseluruh evaluate the implementation of the Reputation Risk
unit kerja serta memberikan masukan untuk Management Policy across all work units and provide
meminimalisir potensi terjadinya Risiko Reputasi. input to minimize the potential for Reputation Risk.
3) 3rd line of defense 3) 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung jawab The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible
melakukan pengujian efektivitas Penerapan for testing the effectiveness of the Implementation of
Manajemen Risiko reputasi dalam hal pelaksanaan Reputation Risk Management in terms of implementing
pelayanan PRIMA serta penyelesaian laporan PRIMA services and resolving customer complaint
pengaduan nasabah keseluruh unit kerja terkait. reports to all related work units.
b. Kebijakan dan mekanisme dalam rangka meningkatkan b. Policies and mechanisms in order to improve the quality
kualitas pelayanan kepada nasabah dan pemangku of service to customers and other stakeholders to control
kepentingan lainnya untuk mengendalikan risiko reputation risk; and the Bank identifies reputation risk so
reputasi; dan that things that cause bank reputation risk events can be
Bank melakukan identifikasi risiko reputasi ditujukan agar defined, detected and classified. Then conduct Reputation
hal-hal yang menimbulkan peristiwa risiko Reputasi bank Risk measurements which are carried out in order to quantify/
dapat terdefinisikan, terdeteksi dan terklasifikasikan. determine the amount, scope and category of reputation risk
Kemudian melakukan pengukuran Risiko Reputasi as a database and information in monitoring and controlling
yang dilaksanakan guna mengkuantifisir/menentukan reputation risk. After that, the Bank monitors Reputation Risk
besaran, cakupan serta kategori risiko reputasi sebagai in the form of evaluations of negative publications, customer
basis data dan informasi dalam melakukan pemantauan complaints, reputation risk exposure, reputation risk limits
serta pengendalian risiko reputasi. Setelah itu Bank and tolerances, reliability of the reputation risk control
melakukan pemantauan Risiko Reputasi dilakukan dalam system, and implementation of risk management strategies.
bentuk evaluasi terhadap publikasi negatif, keluhan And after that, Reputation Risk control is carried out through
nasabah, eksposur risiko reputasi, limit dan toleransi the implementation of activities, techniques, programs and
risiko reputasi, kehandalan sistem pengendalian risiko procedures in anticipating and/or fencing reputation risk.
reputasi, dan implementasi strategi manajemen risiko.
Dan setelah itu dilakukan pengendalian Risiko Reputasi
dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan, teknik-
teknik, program dan prosedur dalam mengantisipasi dan/
atau memagari risiko reputasi.
c. Pengelolaan risiko reputasi pada saat krisis. c. Managing reputational risk in times of crisis.
Bank akan melakukan identifikasi,pengukuran, The Bank will identify, measure, monitor and control matters
pemantauan serta pengendalian terhadap hal-hal yang that have the potential for reputational risk, especially during
memiliki potensi risiko reputasi terutama pada saat times of crisis.
krisis.
BANK SULSELBAR
763
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 764
Risiko Stratejik - Pengungkapan Strategic Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko stratejik secara kualitatif mengenai: Qualitative strategic risk disclosure regarding:
a. Organisasi manajemen risiko stratejik; a. Strategic risk management organization;
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko Strategik In order to implement effective Strategic Risk Management,
yang efektif, Bank menyusun struktur organisasi yang the Bank establishes an organizational structure that is in
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran accordance with the objectives and business policies, size
dan kompleksitas serta kemampuan Bank, khususnya and complexity and capabilities of the Bank, especially
dalam memantau pencapaian target corporate plan dan in monitoring the achievement of corporate plan targets
rencana bisnis bank. Struktur organisasi Bank harus and the bank's business plan. The Bank's organizational
dirancang untuk memastikan bahwa satuan kerja yang structure must be designed to ensure that the work unit that
berfungsi sebagai pelaksana suatu kebijakan (risk taking functions as the implementer of a policy (risk taking unit)
unit) adalah independen terhadap satuan kerja yang is independent of the work unit that performs the internal
melakukan fungsi pengendalian intern (Divisi Audit Intern control function (Internal Audit & Anti Fraud Division), and is
& Anti Fraud), serta independen pula terhadap Divisi also independent of the Risk Management Division.
Manajemen Risiko.
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
Divisi Strategic Initiative Management Office (SIMO) The Strategic Initiative Management Office (SIMO) Division
bertanggung jawab untuk menyusun Corporate plan is responsible for preparing the Corporate plan (hereinafter
(untuk selanjutnya disebut Corplan) sesuai dengan referred to as Corplan) in accordance with the Company's
Visi & Misi Perusahaan. Corporate plan yang telah Vision & Mission. The Corporate plan that has been approved
disetujui oleh Dewan Komisaris & Direksi kemudian by the Board of Commissioners & Directors is then described
dijabarkan kedalam Rencana Bisnis Bank (untuk in the Bank's Business Plan (hereinafter referred to as RBB).
selanjutnya disebut RBB).
Penyusunan CorPlan dan RBB telah The preparation of CorPlan and RBB has considered various
mempertimbangkan berbagai faktor risiko dan risk factors and the bank's ability to manage risk as well as
kemampuan bank mengelola risiko serta kemampuan the Capital's ability to absorb risk (adjusted to the Bank's
Permodalan menyerap risiko (disesuaikan dengan Risk Appetite). The SIMO Division monitors the achievement
Risk Appetite Bank). Divisi SIMO melakukan of RBB and CorPlan, and provides advice and considerations
pemantauan terhadap pencapaian RBB dan CorPlan, to the Board of Directors if there is a deviation.
serta memberikan saran dan pertimbangan kepada
Direksi jika terdapat deviasi.
Seluruh Unit Kerja bertanggung jawab untuk All Work Units are responsible for managing Strategic Risk
mengelola Risiko Strategik melalui evaluasi through evaluating the achievement of the Related Unit's
pencapaian Rencana Bisnis Unit Terkait. Business Plan.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan The Risk Management Division and Compliance Division
bersama-sama melakukan monitoring serta evaluasi jointly monitor and evaluate the implementation of policies
terhadap impelementasi kebijakan yang diterapkan applied to meet the CorPlan and RBB targets.
untuk memenuhi target CorPlan dan RBB.
Divisi Manajemen Risiko dan Divisi Kepatuhan dapat The Risk Management Division and Compliance Division can
memberikan saran-saran terhadap kebijakan yang provide advice on policies that have long-term impacts.
berdampak jangka panjang.
BANK SULSELBAR
764
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 765
Eksposure Risiko
Risk Exposure
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung jawab The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible for
melakukan pengujian efektivitas Penerapan testing the effectiveness of the Implementation of Strategic
Manajemen Risiko strategik terhadap kesesuaian Risk Management against the conformity of CorPlan and
kebijakan CorPlan dan RBB. RBB policies.
b. Kebijakan yang memungkinkan bank untuk dapat b. Policies that enable banks to identify and respond to changes
mengidentifikasi dan merespon perubahan lingkungan in the business environment, both external and internal;
bisnis, baik eksternal maupun internal;
ldentifikasi Risiko Stratejik ditujukan agar hal-hal yang Strategic Risk Identification is intended so that things that
menimbulkan Peristiwa Risiko Stratejik bank dapat give rise to Strategic Risk Events for the bank can be defined,
terdefinisikan, terdeteksi dan terklasifikasikan dalam detected and classified in the form of:
bentuk : 1. Detection and/or collection of factors that pose threats to
1. Pendeteksian dan/atau penghimpunan terhadap Strategic Risk Events in each Key Risk Area (KRA)
faktor-faktor yang menjadi ancaman (threats) 2. Detection of the controls needed and the controls
terhadap Peristiwa Risiko Stratejik pada setiap Key available for each factor causing the threat to occur.
Risk Area (KRA) 3. Determining the magnitude of the opportunities and
2. Pendeteksian pengendalian yang dibutuhkan dan impacts of eachthreats detected.
pengendalian yang tersedia atas setiap faktor
penyebab terjadinya ancaman
3. Penentuan besarnya peluang dan dampak dari setiap
ancaman (threats) yang terdeteksi.
c. Mekanisme untuk mengukur kemajuan yang dicapai dari c. Mechanisms for measuring progress achieved
rencana bisnis yang ditetapkan fromestablished business plan
Pencapaian rencana bisnis bank dilakukan dengan The achievement of the bank's business plan is carried out by
menilai setiap perkembangan ancaman ataupun assessing every development of threats or weaknesses of the
kelemahan bank yang berdampak terhadap pencapaian bank that have an impact on the achievement of the bank's
rencana bisnis bank business plan.
Risiko Kepatuhan - Pengungkapan Compliance Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko kepatuhan secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of compliance risks regarding:
a. Organisasi manajemen risiko kepatuhan; a. Compliance risk management organization;
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko kepatuhan In order to implement effective compliance risk management,
yang efektif, Bank menyusun struktur organisasi yang the Bank establishes an organizational structure that is in
sesuai dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran accordance with the objectives and business policies, size
dan kompleksitas serta kemampuan Bank. Struktur and complexity and capabilities of the Bank. The Bank's
organisasi Bank harus dirancang untuk memastikan organizational structure must be designed to ensure that all
bahwa seluruh unit kerja mampu mengimplementasikan work units are able to implement a culture of compliance and
budaya kepatuhan serta dapat melaksanakan segala can carry out all activities by referring to applicable policies
aktivitas dengan mengacu kepada kebijakan serta and regulations. All work units are expected to understand
regulasi yang berlaku. Seluruh Unit kerja diharapkan the intent and purpose of the policy in order to implement
dapat memahami maksud dan tujuan dari kebijakan compliance risk management effectively.
tersebut agar dapat melaksanakan manajemen risiko
kepatuhan secara efektif
BANK SULSELBAR
765
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 766
1. 1st line of defense 1. 1st line of defense
Seluruh Unit Kerja bertanggung jawab atas All Work Units are responsible for implementing a culture
pelaksanaan budaya kepatuhan di lingkungan of compliance in their respective environments. In
masing-masing. Dalam manajemen risiko kepatuhan, compliance risk management, all work units must be able
seluruh unit kerja wajib mampu melaksanakan to implement established compliance risk management
kebijakan dan strategi pengelolaan risiko kepatuhan policies and strategies.
yang telah ditetapkan.
2. 2nd line of defense 2. 2nd line of defense
a. Divisi Kepatuhan dan Divisi Manajemen a. The Compliance Division and Risk Management
Risiko bertanggung jawab mengevaluasi Division are responsible for evaluating all internal
seluruh kebijakan internal bank dengan bank policies for compliance with laws, regulations,
kesesuaian terhadap undang-undang, regulasi, and other government regulations, as well as
serta peraturan pemerintah yang lain, serta monitoring all bank commitments to internal and
memonitoring seluruh komitmen-komitmen bank external auditors.
terhadap pemeriksa internal dan eksternal. b. The Compliance Division and Risk Management
b. Divisi Kepatuhan dan Divisi Manajemen Risiko Division are responsible for conducting reviews of all
bertanggung jawab melakukan kajian terhadap activities that have been carried out, or that will be
seluruh aktivitas yang telah dilakukan, maupun carried out in accordance with the bank's planning,
yang akan dilakukan sesuai dengan perencanaan as well as monitoring reporting to regulators.
bank serta memonitoring pelaporan kepada
regulator.
3. 3rd line of defense 3. 3rd line of defense
Divisi Audit Intern & Anti Fraud bertanggung jawab The Internal Audit & Anti Fraud Division is responsible
melakukan efektivitas Penerapan Manajemen Risiko for ensuring the effectiveness of the implementation
kepatuhan serta budaya kepatuhan keseluruh unit of Compliance Risk Management and a culture of
kerja terhadap kesesuaian dengan kebijakan internal compliance throughout all work units in accordance with
dan eksternal yang berlaku. applicable internal and external policies.
b. Strategi manajemen risiko dan efektivitas penerapan b. Risk management strategy and effectiveness of risk
manajemen risiko untuk risiko kepatuhan, terutama management implementation for compliance risk, especially
dalam rangka memastikan penyusunan kebijakan dan in order to ensure that the preparation of policies and
prosedur telah sesuai dengan standar yang berlaku procedures is in accordance with generally applicable
secara umum, ketentuan, dan/atau peraturan perundang- standards, provisions, and/or applicable laws and regulations;
undangan yang berlaku; dan and
Melalui proses identifikasi diharapkan dapat diketahui Through the identification process, it is expected to identify
berbagai jenis risiko kepatuhan yang melekat pada various types of compliance risks inherent in functional
aktivitas fungsional perkreditan, Treasury dan investasi, activities of credit, Treasury and investment, operations
operasional dan jasa, jasa pembiayaan perdagangan, and services, trade financing services, funding and debt
pendanaan dan instrumen hutang, teknologi sistem instruments, information system technology and MIS, up to
informasi dan MIS, sampai kepada pengelolaan sumber human resource management.
daya manusia.
Bank harus melakukan identifikasi dan analisis terhadap Banks must identify and analyze several factors that can
beberapa faktor yang dapat meningkatkan eksposur increase compliance risk exposure and have a quantitative
risiko kepatuhan dan berpengaruh secara kuantitatif impact on the Bank's profit and loss and capital, such as:
kepada rugi laba dan Permodalan Bank, seperti:
BANK SULSELBAR
766
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 767
Eksposure Risiko
Risk Exposure
a. Aktivitas usaha Bank, yaitu jenis dan kompleksitas a. Bank business activities, namely the type and complexity
usaha Bank, termasuk produk dan aktivitas baru; of the Bank's business, including new products and
b. Ketidakpatuhan Bank, yaitu jumlah (volume) activities;
dan materialitas ketidakpatuhan Bank terhadap b. Bank Non-Compliance, namely the amount (volume) and
kebijakan dan prosedur intern, peraturan perundang- materiality of the Bank's non-compliance with internal
undangan dan ketentuan yang berlaku, praktek dan policies and procedures, applicable laws and regulations,
standar etika bisnis yang sehat; dan sound business practices and ethical standards; and
c. Litigasi, yaitu jumlah dan materialitas dari tuntutan c. Litigation, namely the number and materiality of
litigasi dan keluhan nasabah. litigation claims and customer complaints.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko c. Compliance risk monitoring and control mechanisms.
kepatuhan. Based on compliance risk monitoring, recommendations can
Berdasarkan pemantauan risiko kepatuhan dapat be made regarding what still needs to be done/improved in
dihasilkan rekomendasi mengenai apa yang masih harus Compliance Risk management, either at the Group or Branch
dikerjakan/disempurnakan dalam pengelolaan Risiko level itself.
Kepatuhan, baik oleh tingkat Grup atau Cabang sendiri.
Jenis dan intensitas pemantauan risiko kepatuhan ini The types and intensity of compliance risk monitoring are
dibedakan sebagai berikut : distinguished as follows:
a. Pemantauan yang dilaksanakan pada tingkat unit a. Monitoring carried out at the unit level that carries
yang melaksanakan suatu aktivitas/transaksi, out an activity/transaction, where the responsibility
dimana tanggung jawab pelaksananya adalah Kontrol for implementing it is the Branch Internal Control/
Intern Cabang/Petugas/Pejabat Kepatuhan Cabang Officer/Branch Compliance Officer, should be carried
sebaiknya dilaksanakan segera setelah suatu regulasi out immediately after a new regulation or change in
baru ataupun perubahan regulasi akan diterapkan regulation will be implemented in the near future and
dalam waktu dekat dan dilakukan secara berkala carried out periodically according to schedule.
sesuai jadwal. b. Monitoring carried out by the Compliance Division is
b. Pemantauan yang dilakukan oleh Divisi Kepatuhan, carried out periodically on all of the Bank's compliance
dilakukan secara berkala terhadap seluruh eksposur risk exposures.
risiko kepatuhan Bank. c. Monitoring by the Risk Management Division is more of
c. Pemantauan oleh Divisi Manajemen Risiko lebih a coordination nature, namely integrating the monitoring
bersifat koordinasi, yakni mengintegrasikan output output that has been implemented by the Compliance
pemantauan yang telah dilaksanakan oleh Grup Group with the monitoring results of the development of
Kepatuhan dengan hasil pemantauan terhadap compliance risk losses from other Groups.
perkembangan kerugian risiko kepatuhan dari Grup
lain.
Pengendalian Risiko Kepatuhan dilakukan dalam bentuk: Compliance Risk Control is carried out in the form of:
1. Memastikan bahwa operasional Bank dijalankan oleh 1. Ensuring that Bank operations are run by adequate Human
Sumber Daya Manusia yang memadai. Resources.
2. Memastikan bahwa struktur organisasi bank mampu 2. Ensuring that the bank's organizational structure is able to
mendukung efektivitas pelaksanaan manajemen risiko support the effective implementation of compliance risk
kepatuhan. management.
3. Memastikan teknologi informasi yang digunakan telah 3. Ensuring that the information technology used is able to
mampu meminimalisir risiko kepatuhan Bank. minimize the Bank's compliance risks.
4. Memastikan aktivitas operasional Bank telah dijalankan 4. Ensuring that the Bank's operational activities are carried
dengan suatu kebijakan, sistem dan prosedur yang out with policies, systems and procedures that support,
mendukung terutama dalam mengelola risiko tertentu especially in managing certain risks that could endanger the
yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank. Bank's business continuity.
BANK SULSELBAR
767
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 768
5. Memastikan penanganan atas peristiwa risiko kepatuhan 5. Ensuring handling of compliance risk eventsthat occurs, does
yang terjadi, tidak menimbulkan risiko yang lebih besar not pose a greater risk as an effort to control the impact of
sebagai upaya dalam mengendalikan dampak kerugian losses that arise and/or do not.
yang ditimbulkan dan/atau tidak. 6. Minimize the recurrence of compliance risk events that have
6. Meminimalkan kejadian berulang dari peristiwa risiko occurred.
kepatuhan yang telah terjadi.
Tata Kelola – Kebijakan Remunerasi Governance – Remuneration Policy
Kebijakan remunerasi yang ditetapkan PT Bank Sulselbar The remuneration policies set by PT Bank Sulselbar include:
antara lain: a. Remuneration of the Board of Commissioners;
a. Remunerasi Dewan Komisaris; Remuneration for the Board of Commissioners consists of
Remunerasi bagi Dewan Komisaris terdiri dari fixed remuneration in the form of honorariums, holiday
Remunerasi tetap berupa honorarium, tunjangan hari allowances (THR), official vehicle facilities, health care
raya (THR), fasilitas kendaraan dinas, fasilitas perawatan facilities, awards, and variable remuneration in the form of
kesehatan, penghargaan, dan remunerasi variabel production services.
berupa jasa produksi.
b. Remunerasi Direksi ; b. Remuneration of Directors;
Remunerasi bagi Direksi terdiri dari Remunerasi tetap Remuneration for the Board of Directors consists of fixed
berupa gaji dasar, tunjangan, tunjangan catu, tunjangan remuneration in the form of basic salary, allowances, supply
hari raya, tunjangan cuti, insentif akhir tahun, fasilitas allowances, holiday allowances, leave allowances, year-
kendaraan dinas, fasilitas tagihan listrik, air, telepon dan end incentives, official vehicle facilities, electricity, water,
handphone, fasilitas rumah dinas untuk Direktur Utama, telephone and mobile phone bill facilities, official residence
fasilitas perawatan kesehatan Direksi dan keluarga, facilities for the President Director, health care facilities for
penghargaan dan remunerasi variabel berupa jasa the Board of Directors and their families, awards and variable
produksi dan bonus. remuneration in the form of production services and bonuses.
c. Remunerasi Pegawai ; c. Employee Remuneration;
Remunerasi bagi Pegawai terdiri dari remunerasi tetap Remuneration for employees consists of fixed remuneration
berupa gaji dasar, tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, in the form of basic salary, performance allowance, position
tunjangan pangan, tunjangan sandang, tunjangan lauk allowance, food allowance, clothing allowance, side dish
pauk, tunjangan cuti, tunjangan insidentil, diberikan allowance, leave allowance, incidental allowance, given in the
dalam rangka (tahun ajaran sekolah, memasuki bulan context of (school year, entering the holy month of Ramadan,
suci ramadhan, akhir tahun), tunjangan insentif, end of year), incentive allowance, holiday allowance (THR),
tunjangan hari raya (THR), tunjangan pajak, penghargaan tax allowance, length of service award, other allowances
masa kerja, tunjangan lainnya yang telah diatur dalam that have been regulated in separate provisions and variable
ketentuan tersendiri dan remunerasi variabel berupa remuneration in the form of production services.
jasa produksi.
Tata Kelola – Laporan Remunerasi Governance – Report on Remuneration
Yang Didapatkan Pada Tahun Buku Received in the Fiscal Year
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023
No. Jenis Remunerasi Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi
1 4 9.821.514.717 5 15.265.519.983 2 129.097.774 58 10.068.220.008
yang Bersifat Variabel
BANK SULSELBAR
768
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 769
Eksposure Risiko
Risk Exposure
Jumlah Diterima dalam 1 tahun 2023
No. Jenis Remunerasi Dewan Komisaris Direksi DPS Pegawai
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang
ditangguhkan dalam
bentuk tunai dan/atau - - - - - - - -
2 saham atau instrumen
yang berbasis saham
yang diterbitkan Bank
Jumlah total Remunerasi
yang Bersifat Variabel 4 394.572.525 5 606.156.152 - - - -
3
yang ditangguhkan
Jumlah penerima dan
jumlah total Remunerasi
yang Bersifat Variabel
yang dijamin tanpa
syarat akan diberikan
oleh Bank kepada calon - - - - - - - -
4 Direksi, calon Dewan
Komisaris, Calon DPS,
dan/atau calon pegawai
selama 1 (satu) tahun
pertama kerja
Total 8 10.216.087.242 10 15.871.676.135 2 129.097.774 58 10.068.220.008
Tata Kelola – Remunerasi Yang Governance – RemunerationVariable in
Bersifat Variabel Nature
Total remunerasi variabel untuk Direksi, Dewan Komisaris The total variable remuneration for the Board of Directors,
dan Pegawai pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp. Board of Commissioners and Employees in 2023 is set at IDR
17.144.129.946,- untuk Dewan Komisaris, kemudian Rp. 17,144,129,946 for the Board of Commissioners, then IDR
18.625.178.439,- untuk Direksi, Rp. 325.500.000,- untuk 18,625,178,439 for the Board of Directors, IDR 325,500,000
DPS, serta Rp. 27.434.076.279,- untuk Pegawai (Pemimpin for the DPS, and IDR 27,434,076,279 for Employees (Division
Divisi, Pemimpin Cabang). Besaran remunerasi dihitung Leaders, Branch Managers). The amount of remuneration is
proporsional sesuai dengan masa jabatan masing-masing calculated proportionally according to the term of office of each
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai. Director, Board of Commissioners and Employee.
Tata Kelola – Remunerasi Yang Governance – Deferred Variable
Bersifat Variabel Yang Ditangguhkan Remuneration
Total remunerasi variabel yang ditangguhkan untuk The total deferred variable remuneration for the Board of
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai Tahun pada tahun Directors, Board of Commissioners and Employees in 2023 is
2023, ditetapkan sebesar Rp. 920.051.338,-. Perhitungan set at Rp. 920,051,338. The calculation of the deferred Variable
Remunerasi Variabel yang ditangguhkan kepada Dewan Remuneration for the Board of Commissioners and Board of
Komisaris dan Direksi dihitung sejak ditetapkannya Dewan Directors is calculated since the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi tersebut sebagai Material Risk Takers Board of Directors are determined as Material Risk Takers (MRT)
(MRT) dan jangka waktu penangguhan remunerasi variabel and the period of deferral of variable remuneration is 3 (three)
adalah selama 3 (tiga) tahun dan akan dikembalikan secara years and will be returned pro rata in each year of deferral.
prorata pada setiap tahun penangguhan.
BANK SULSELBAR
769
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 770
Risiko Imbal Hasil - Pengungkapan Return Risk - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko imbal hasil secara kualitatif mengenai: Qualitative risk disclosure regarding:
a. Organisasi manajemen risiko imbal hasil; a. Return risk management organization;
Bank melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko memantau The Bank, through the Risk Management Work Unit,
dan mengevaluasi akurasi dan validitas data yang monitorsand evaluate the accuracy and validity of data used
digunakan oleh Bank terkait risiko imbal hasil, dan Unit by the Bank related to yield risk, and the Sharia Business Unit
Usaha Syariah melakukan kontrol dan analisis risiko carries out control and analysis of the Bank's yield activity
aktivitas imbal hasil Bank termasuk proyeksi arus kas di risk including future cash flow projections and emergency
masa depan serta sumber-sumber pendanaan darurat. funding sources.
b. Strategi dalam menghasilkan laba atau pendapatan; b. Strategy in generating profit or income; Calculating the ratio
Melakukan perhitungan rasio pembiayaan berbasis utang of debt-based financing to profit-sharing financing, the ratio
piutang terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil, rasio of problematic financing to total financing, and the ratio of
pembiayaan bermasalah terhadap total pembiayaan, dan profit before tax to average total assets.
rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total asset.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko imbal c. Mechanism for monitoring and controlling yield risk;
hasil; The Bank monitors and controls the risk of returns, one of
Bank melakukan pemantauan dan pengendalian risiko which is from the risk profile of returns submitted by the risk
imbal hasil salah satunya dari profil risiko imbal hasil management work unit to the sharia business unit. The Bank
yang disampaikan oleh satuan kerja manajemen risiko has set a Risk Appetite for the risk of returns.
kepada unit usaha syariah. Bank telah menetapkan Risk
Appetite untuk risiko imbal hasil.
Risiko Investasi - Pengungkapan Investment Risks - DisclosureGeneral
Kualitatif Umum Qualitative
Pengungkapan risiko investasi secara kualitatif mengenai: Qualitative disclosure of investment risks regarding:
a. Organisasi manajemen risiko investasi; a. Investment risk management organization;
Bank melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko The Bank through the Risk Management Work Unit evaluates
mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan the accuracy and validity of the data used by the Bank to
oleh Bank untuk mengukur risiko investasi dan measure investment risk and monitor the implementation of
memantau implementasi pengelolaan yang dilakukan management carried out and prepared by the Sharia Business
dan disusun oleh Unit Usaha Syariah dan pelaksanaannya Unit and its implementation at Branch Offices related to the
pada Kantor Cabang terkait dengan eksposur risiko yang risk exposure managed.
dikelola.
b. Strategi menjaga kualitas pembiayaan berbasis bagi b. Strategy to maintain the quality of financing based on profit
hasil; sharing;
Melakukan penilaian terhadap Komposisi dan Tingkat Conducting assessments on the Composition and
Konsentrasi Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil, Kualitas Concentration Level of Profit Sharing-Based Financing, the
Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil, dan Faktor Eksternal Quality of Profit Sharing-Based Financing, and External
Debitur. Menjaga rasio pembiayaan berbasis bagi hasil Debtor Factors. Maintaining the ratio of profit sharing-based
terhadap pembiayaan berbasis utang piutang. financing to debt receivable-based financing.
c. Mekanisme pemantauan dan pengendalian risiko c. Investment risk monitoring and control mechanisms
investasi The Bank monitors and controls investment risks by one of
Bank melakukan pemantauan dan pengendalian risiko the ways, namely by submitting a monthly investment risk
investasi dengan cara salah satunya menyampaikan profile to the Sharia Business Unit. The Bank has set a Risk
profil risiko investasi secara bulanan kepada Unit Usaha Appetite for investment risks.
Syariah. Bank telah menetapkan Risk Appetite untuk
risiko investasi.
BANK SULSELBAR
770
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 771
Page 772
LAPORAN
KEUANGAN
Financial Statements
BANK SULSELBAR
772
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 773
Page 774
Page 775
Laporan Keuangan
Financial Statements
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
Laporan Keuangan
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial Statements
as of December 31, 2024 and 2023
and for the years then ended
with independent auditors' report
BANK SULSELBAR
775
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 776
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
Halaman / Pages
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS' REPORT
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1-2 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 3 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 4 STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS 5 STATEMENTS OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 6 - 124 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
BANK SULSELBAR
776
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 777
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
777
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 778
BANK SULSELBAR
778
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 779
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
779
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 780
BANK SULSELBAR
780
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 781
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
781
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 782
BANK SULSELBAR
782
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 783
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
783
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 784
BANK SULSELBAR
784
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 785
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
785
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 786
BANK SULSELBAR
786
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 787
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
787
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 788
BANK SULSELBAR
788
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 789
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
789
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 790
BANK SULSELBAR
790
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 791
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas 2c, 2e, 2f, 4 661.285.917.592 606.632.204.912 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2c, 2e, 2g, 5 1.042.240.486.973 1.328.366.393.147 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2c, 2e, 2g, 6 15.312.701.862 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penyisihan kerugian penurunan nilai (762.098) (4.900.509) Allowance for impairment losses
15.311.939.764 98.116.892.170
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2e, 2h, 7 407.948.973.216 941.985.425.169 and other banks
Penyisihan kerugian penurunan nilai - (477.962.406) Allowance for impairment losses
407.948.973.216 941.507.462.763
Surat berharga 2e, 2i, 8 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Marketable securities
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
6.165.112.826.414 3.372.155.065.283
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali (Reverse Repo ) 2e, 2j, 9 395.617.165.204 1.668.582.175.068 under resale agreement (Reverse Repo)
Tagihan derivatif 2c, 2e, 2k, 10 834.340.906 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 2c, 2e, 2l, 2ae, 11, 38 Loans
Pihak berelasi 18.804.155.953 19.912.395.394 Related parties
Pihak ketiga 21.888.003.332.161 20.957.558.974.457 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (497.186.385.355) (395.866.304.111) Allowance for impairment losses
21.409.621.102.759 20.581.605.065.740
Pembiayaan syariah 2e, 2m, 2y, 2ae, 11, 38 Sharia financing
Pihak berelasi 1.407.160.188 1.406.803.997 Related parties
Pihak ketiga 1.533.724.266.726 1.424.249.773.927 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (48.560.396.623) (37.377.935.477) Allowance for impairment losses
1.486.571.030.291 1.388.278.642.447
Tagihan akseptasi 2e, 12 76.139.909.944 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.383.257.765) (445.706.521) Allowance for impairment losses
73.756.652.179 93.895.244.459
Penyertaan 2e, 2n, 13 25.107.519.000 103.904.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 2aa, 23a 40.393.885.034 79.494.454.067 Prepaid taxes
Aset tetap dan aset hak guna 2o, 14, 34 Fixed assets and right of use assets
Biaya perolehan 870.181.278.125 783.110.841.250 Cost
Akumulasi penyusutan (366.764.941.851) (307.335.595.708) Accumulated depreciation
503.416.336.274 475.775.245.542
Aset takberwujud 2p, 15 Intangible assets
Biaya perolehan 87.314.418.612 83.809.232.187 Cost
Akumulasi amortisasi (78.304.041.827) (72.049.883.891) Accumulated amortization
9.010.376.785 11.759.348.296
Aset pajak tangguhan 2aa, 23f 56.582.496.210 - Deferred tax assets
Aset lain-lain 2q, 16 216.410.069.126 152.301.247.311 Other assets
JUMLAH ASET 32.509.221.117.727 30.799.458.215.010 TOTAL ASSETS
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
1
BANK SULSELBAR
791
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 792
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2r, 17 1.007.466.802.680 1.111.672.626.565 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 2c, 2e, 2s, 2ae, 18, 38 Deposits from customers
Pihak berelasi 45.806.122.991 10.499.303.443 Related parties
Pihak ketiga 19.341.554.910.387 19.417.697.679.835 Third parties
19.387.361.033.378 19.428.196.983.278
Simpanan dari bank lain 2e, 2t, 19 2.083.531.266.760 1.577.969.518.471 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali (repo) 2e, 2j, 20 641.801.832.127 - repurchase agreement (repo)
Liabilitas derivatif 2e, 2k, 10 - 13.842.794 Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 2e, 2v, 21 1.611.446.266.298 2.020.321.389.309 Securities issued
Pinjaman yang diterima 2e, 2w, 22 1.581.966.056.250 843.322.508.000 Borrowings
Utang pajak 2aa, 23b Taxes payable
Pajak penghasilan badan 20.367.785.566 11.901.690.191 Corporate income tax
Pajak lainnya 6.264.764.252 12.727.967.435 Other tax
26.632.549.818 24.629.657.626
Liabilitas imbalan kerja 2ac, 24 90.889.783.310 90.156.224.660 Employee benefit liabilities
Liabilitas sewa 2e, 2o, 25 30.683.838.562 50.690.052.493 Lease liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2aa, 23f - 7.513.716.620 Deferred tax liabilities
Liabilitas lain-lain 26 129.009.310.240 131.670.894.320 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 26.590.788.739.423 25.286.157.414.136 TOTAL LIABILITIES
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Simpanan nasabah 2e, 2u, 2ae, 27a, 38 Deposits from customers
Pihak berelasi 12.757.392.318 26.724.607.231 Related parties
Pihak ketiga 777.851.878.776 683.705.502.512 Third parties
790.609.271.094 710.430.109.743
Simpanan dari bank lain 2e, 2u, 27b Deposits from other banks
Pihak ketiga 37.533.774 36.536.466 Third parties
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 790.646.804.868 710.466.646.209 TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar 4.000.000 saham dengan nilai Authorised capital 4,000,000 shares with
nominal Rp1.000.000 per lembar saham par value of Rp1,000,000 per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid up capital
31 Desember 2024 dan 2023 sebesar December 31, 2024 and 2023 of
2.213.136 dan 2.187.068 lembar saham 28 2.213.136.000.000 2.187.068.000.000 2,213,136 dan 2,187,068 shares
Dana setoran modal 29 4.513.020.375 19.115.020.375 Paid in capital funds
Pendapatan komprehensif lain 283.419.524.592 227.450.709.309 Other comprehensif income
Saldo laba 30 Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 1.969.057.167.892 1.702.294.996.499 Appropriated retained earnings
Belum ditentukan penggunaannya 657.659.860.577 666.905.428.482 Unappropriated retained earnings
JUMLAH EKUITAS 5.127.785.573.436 4.802.834.154.665 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
32.509.221.117.727 30.799.458.215.010
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
2
BANK SULSELBAR
792
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 793
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH INTEREST AND SHARIA INCOME
Pendapatan bunga 2x, 2ae, 31, 39 2.467.372.068.860 2.417.459.068.485 Interest income
Pendapatan syariah 2x, 2ae, 31, 39 140.723.582.127 138.201.993.942 Sharia income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 2.608.095.650.987 2.555.661.062.427 Total interest and sharia income
BEBAN BUNGA DAN SYARIAH INTEREST AND SHARIA EXPENSE
Beban bunga 2x, 2ae, 32, 39 (1.034.847.308.135) (953.611.407.876) Interest expense
Beban syariah 2x, 2ae, 32, 39 (22.079.436.911) (23.040.500.376) Sharia expense
Jumlah beban bunga dan syariah (1.056.926.745.046) (976.651.908.252) Total interest and sharia expense
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH 1.551.168.905.941 1.579.009.154.175 INTEREST INCOME AND SHARIA - NET
PENDAPATAN (BEBAN) OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA INCOME (EXPENSES)
Pendapatan operasional lainnya 2y, 2z, 33 347.961.678.628 321.827.054.317 Other operating income
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Personalia 2ae, 2z, 34, 39 (501.196.562.944) (475.862.940.064) Personnel
Umum dan administrasi 35 (485.192.686.753) (465.649.700.678) General and administrative
Penyisihan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
atas aset keuangan dan non-keuangan 2e, 36 (120.969.175.923) (78.417.297.695) on financial and non-financial assets
Jumlah beban operasional lainnya (1.107.358.425.620) (1.019.929.938.437) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 791.772.158.949 880.906.270.055 OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING
NON-OPERASIONAL 37 INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 691.664.733 2.989.699.528 Non-operating income
Beban non-operasional (13.939.512.824) (16.409.400.469) Non-operating expenses
JUMLAH BEBAN TOTAL NON-OPERATING
(13.247.848.091) (13.419.700.941)
NON-OPERASIONAL - BERSIH EXPENSES - NET
LABA SEBELUM BEBAN PROFIT BEFORE
778.524.310.858 867.486.569.114
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2aa, 23c (120.864.450.281) (200.581.140.632) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 657.659.860.577 666.905.428.482 NET PROFIT
PENGHASILAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME (EXPENSES)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial Unrealized gains actuarial
program manfaat pasti 2ac, 24 4.091.440.246 378.577.896 defined benefit plans
Pajak penghasilan terkait (900.116.854) (83.287.137) Related income taxes
3.191.323.392 295.290.759
Keuntungan revaluasi aset tetap 53.284.373.413 - Gain on revaluation of fixed assets
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Kerugian yang belum direalisasi atas efek Unrealised loss on marketable
yang diukur pada nilai wajar melalui securities at fair value through
penghasilan komprehensif lain 8e (649.848.105) - other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait 142.966.583 - Related income taxes
(506.881.522) -
PENGHASILAN (BEBAN) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN - BERSIH 55.968.815.283 295.290.759 INCOME (EXPENSES) - NET
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 713.628.675.860 667.200.719.241 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
LABA PER SAHAM DASAR 2ab, 40 298.606 305.259 EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
3
BANK SULSELBAR
793
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 794
794
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BANK SULSELBAR
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek yang
diukur pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Unrealised loss
Keuntungan Keuntungan on marketable
aktuarial program revaluasi aset securities at fair Saldo laba/Retained earnings
Dana setoran manfaat pasti/ tetap/ value through
modal/ Unrealized gains Gain on other Telah ditentukan Belum ditentukan
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Catatan/ Modal disetor/ Paid-in capital actuarial defined revaluation of comprehensive penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Paid-up capital funds benefit plans fixed assets income Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 1 Januari 2023 2.162.596.000.000 24.485.020.375 1.115.208.757 226.040.209.793 - 1.440.805.497.639 653.723.747.149 4.508.765.683.713 Balance as of January 1, 2023
Dana setoran modal tahun berjalan 29 - 19.102.000.000 - - - - - 19.102.000.000 Paid in capital funds for the year
Modal disetor tahun berjalan 29 24.472.000.000 (24.472.000.000) - - - - - - Paid in capital for the year
Pembagian laba tahun lalu: Distribution of income last year
Cadangan umum 30 - - - - - 261.489.498.860 (261.489.498.860) - General reserves
Dividen yang belum dibagi 30 - - - - - - (392.234.248.289) (392.234.248.289) Dividends that have not been shared
Penghasilan komprehensif lain: 24 - - 295.290.759 - - - - 295.290.759 Other comprehensive income:
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 666.905.428.482 666.905.428.482 Net profit for the year
Saldo 31 Desember 2023 2.187.068.000.000 19.115.020.375 1.410.499.516 226.040.209.793 - 1.702.294.996.499 666.905.428.482 4.802.834.154.665 Balance as of December 31, 2023
Dana setoran modal tahun berjalan 29 - 11.466.000.000 - - - - - 11.466.000.000 Paid in capital funds for the year
Modal disetor tahun berjalan 29 26.068.000.000 (26.068.000.000) - - - - - - Paid in capital for the year
Pembagian laba tahun lalu: 30 Distribution of income last year
Cadangan umum 30 - - - - - 266.762.171.393 (266.762.171.393) - General reserves
Dividen - - - - - - (400.143.257.089) (400.143.257.089) Dividends
Penghasilan komprehensif lain: - - 3.191.323.392 53.284.373.413 (506.881.522) - - 55.968.815.283 Other comprehensive income:
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 657.659.860.577 657.659.860.577 Net profit for the year
Saldo 31 Desember 2024 2.213.136.000.000 4.513.020.375 4.601.822.908 279.324.583.206 (506.881.522) 1.969.057.167.892 657.659.860.577 5.127.785.573.436 Balance as of December 31, 2024
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
4
Page 795
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 31 2.719.226.875.718 2.648.447.004.477 Interest, fees and commissions received
Pembayaran bunga, provisi dan komisi 32 (1.068.582.345.179) (959.393.007.900) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran gaji dan imbalan kerja 34 (506.137.397.767) (476.609.899.865) Salary and employee benefits paid
Pembayaran beban umum dan administrasi 35 (367.866.328.017) (354.639.316.091) General and administrative expenses paid
Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya 33 334.988.838.576 324.236.928.823 Other operating income received
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash received before changes in
1.111.629.643.331 1.182.041.709.444
dalam aset dan liabilitas operasi operating assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi: Decrease (increase) in operating assets:
Kredit yang diberikan 11 (952.097.385.583) (532.548.425.778) Loans
Pembiayaan syariah 11 (109.612.183.157) (110.289.595.616) Sharia financing
Tagihan akseptasi 12 18.201.041.036 (3.024.205.582) Acceptance receivables
Aset hak guna 14 3.535.798.555 227.808.457 Right of use assets
Aset lain-lain 16 (67.942.824.067) 3.832.227.816 Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 17 (91.814.661.894) 141.658.538.984 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 18 (40.835.949.900) 758.903.727.687 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 19 505.561.748.289 181.935.689.979 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali 20 641.801.832.127 - repurchase agreement
Liabilitas lain-lain 26 91.300.784 (737.883.062) Other liabilities
Dana syirkah temporer 27 80.180.158.659 (172.195.559.379) Temporary syirkah funds
Pembayaran pajak penghasilan 23 (173.917.226.625) (225.088.432.329) Income taxes paid
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash provided by (used in)
(digunakan untuk) aktivitas operasi 924.781.291.555 1.224.715.600.621 operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian aset tetap 14 (29.730.362.519) (33.182.966.853) Acquisitions of fixed assets
Penerimaan atas penjualan aset tetap 14 7.364.000 137.783.333 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset takberwujud 15 (3.222.436.425) (7.978.130.294) Acquisitions of intangible assets
Pembelian surat berharga 8, 9 (1.015.478.990.136) (1.873.578.782.919) Acquisitions of marketable securities
Penambahan penyertaan saham 13 (25.000.000.000) - Acquisition of investment
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash used in
(1.073.424.425.080) (1.914.602.096.733)
aktivitas investasi investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran pinjaman yang diterima 22 (843.322.508.000) (347.489.244.000) Payment of borrowings
Penerimaan pinjaman yang diterima 22 1.581.966.056.250 800.000.000.000 Proceeds from borrowings
Pembayaran surat berharga yang diterbitkan 21 (630.000.000.000) (891.000.000.000) Payment of securities issued
Penerimaan surat berharga yang diterbitkan 21 220.000.000.000 380.000.000.000 Proceeds from securities issued
Pembayaran dividen 30 (400.143.257.089) (392.234.248.289) Payment of dividends
Dana setoran modal 29 11.466.000.000 19.102.000.000 Paid in capital funds
Pembayaran liabilitas sewa 25 (42.897.441.947) (50.138.504.460) Payment of lease liabilities
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash used in
(102.931.150.786) (481.759.996.749)
aktivitas pendanaan financing activities
Penurunan bersih kas dan setara kas (251.574.284.311) (1.171.646.492.861) Net decrease in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada awal tahun 3.751.120.390.738 4.922.766.883.599 Cash and cash equivalent at beginning of year
Kas dan setara kas pada akhir periode 3.499.546.106.427 3.751.120.390.738 Cash and cash equivalents at end of period
Kas dan setara kas pada akhir Cash and cash equivalents at
periode terdiri dari: end of period consisted of:
Kas 4 661.285.917.592 606.632.204.912 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 1.042.240.486.973 1.328.366.393.147 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 15.312.701.862 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
(dengan jatuh tempo kurang dari 3 bulan (with maturities of less than 3 months
sejak tanggal perolehan) 7 408.000.000.000 942.000.000.000 from acquisition date)
Surat berharga (dengan jatuh tempo kurang Marketable securities (with maturities of
dari 3 bulan sejak tanggal perolehan) 8b 1.372.707.000.000 776.000.000.000 less than 3 months from acquisition date)
Jumlah kas dan setara kas 3.499.546.106.427 3.751.120.390.738 Total cash and cash equivalents
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
5
BANK SULSELBAR
795
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 796
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Barat ("Bank") dahulu bernama PT Bank Pembangunan Daerah Barat (the "Bank"), formerly known as PT Bank Pembangunan
Sulawesi Selatan pada mulanya didirikan di Makassar pada tanggal Daerah Sulawesi Selatan, was originally established in Makassar on
13 Januari 1961 dengan berdasarkan Akta No.95 tanggal 23 Januari January 13, 1961 based on Deed No.95 dated January 23, 1961 by
1961 oleh Notaris Raden Kadiman, notaris di Jakarta, dengan nama Notary Raden Kadiman, a notary in Jakarta, under the name PT
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara, berkedudukan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara, domiciled in
di Makassar. Berdasarkan Akta No.67 tanggal 13 Juli 1961 oleh Makassar. Based on Deed No.67 dated July 13, 1961 by Notary
Notaris Raden Kadiman, dilakukan perubahan nama menjadi Bank Raden Kadiman, the name was changed to the Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara. Pada tahun Daerah Sulawesi Selatan Tenggara. In 1961, the Bank began its
1961, Bank mulai kegiatan komersilnya yang berdasar pada Surat commercial activities based on the Decree of the Minister of Finance
Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 18 Mei of the Republic of Indonesia dated May 18, 1961.
1961.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Based on the Regional Regulations Daerah Tingkat I Sulawesi
Selatan Tenggara No.002 Tahun 1964 tanggal 12 Februari 1964, Selatan Tenggara Province No.002 of 1964 dated February 12,
nama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara 1964, the name of the Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
diubah menjadi Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara was changed to the Bank Pembangunan Daerah
Selatan Tenggara, yang statusnya sebagai Bank Milik Pemerintah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara, whose status was as a
Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara. Government-Owned Bank of the Sulawesi Selatan Tenggara
Regional Government.
Berdasarkan Peraturan Daerah No.2 tahun 1976, Bank Based on the Regional Regulation No.2 of 1976, the Bank
Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara berubah Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara has
menjadi Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, karena changed into the Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan,
adanya pemisahan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Sulawesi due to the separation of the Province of Sulawesi Selatan and
Tenggara. Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No.13 Based on the Regional Regulation of South Sulawesi Province
Tahun 2003 tanggal 20 Agustus 2003 dan Surat Keputusan No.13 of 2003 dated August 20, 2003 and the Decree of the
Gubernur Bank Indonesia No.7/25/KEP.GBI/2005 tanggal 10 Mei Governor of Bank Indonesia No.7/25/KEP.GBI/2005 dated May 10,
2005 telah ditetapkan perubahan bentuk Badan Hukum dari semula 2005, it was decided to change the form of a Legal Entity from a
berbentuk Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas former Regional Company (PD) to a Limited Liability Company (PT).
(PT).
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan sesuai Akta PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan in accordance
Pendirian No.19 tanggal 27 Mei 2004 yang dibuat oleh Mestariany with Deed of Establishment No.19 dated May 27, 2004 made by
Habie, S.H. di Notaris Makassar dan telah disahkan oleh Menteri Mestariany Habie, S.H., Notary in Makassar and has been approved
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No.C-31541 HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 Desember Indonesia with Decree No.C-31541 HT.01.01 TH 2004 dated
2004. Bank telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota December 29, 2004. The Bank has been registered at the Makassar
Makassar dengan No.TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 3 Januari City Company Registration Office with No.TDP.503/0590/DP-
2005. 0480/KPP dated January 3, 2005.
Pada tahun 2007, Bank telah membentuk Unit Usaha Syariah yang In 2007, the Bank established a Sharia Business Unit that carries
menjalankan kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip out banking business activities based on Sharia principles. Its
Syariah. Pelaksanaannya dimulai sejak 28 April 2007 dengan Surat implementation began on April 28, 2007 with the Principle License
Izin Prinsip dari Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks tanggal 20 April from Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks dated April 20, 2007
2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang concerning Approval in Principle for Opening of Sharia Branch
Syariah. Offices.
Berdasarkan akta persetujuan bersama seluruh pemegang saham Based on the deed of mutual agreement of all Bank shareholders
Bank No.16 tanggal 10 Februari 2011 oleh Rakhmawati Laica No.16 dated February 10, 2011 by Rakhmawati Laica Marzuki, S.H.,
Marzuki, S.H., Notaris di Makassar dan telah disahkan oleh Menteri Notary in Makassar and was approved by the Minister of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Human Rights of the Republic of Indonesia with its Decree No.AHU-
Keputusannya No.AHU-11765.AH.01.02. tahun 2011 tanggal 8 Maret 11765.AH.01.02. tahun 2011 dated March 8, 2011 the shareholders
2011 para pemegang saham telah memutuskan dan menyetujui decided and agreed to change the name of PT Bank Pembangunan
pergantian nama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Daerah Sulawesi Selatan to PT Bank Pembangunan Daerah
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Sulawesi Barat.
Pada tanggal 25 Oktober 2019, Bank telah memperoleh izin On October 25, 2019, the Bank has obtained a license to operate as
beroperasi sebagai Bank Devisa dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) a Foreign Exchange Bank from the Financial Services Authority
sesuai dengan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK (OJK) in accordance with a Copy of the Decree of the Member of
No.KEP-197/D.03/2019 tentang Pemberian Izin Untuk Melakukan the Board of Commissioners OJK No.KEP-197/D.03/2019 regarding
Kegiatan Usaha Dalam Valuta Asing Bagi PT Bank Pembangunan the Granting of Licenses to Conduct Business Activities in Foreign
Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Currencies for PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
dan Sulawesi Barat.
6
BANK SULSELBAR
796
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 797
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information (continued)
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the Deed of Minutes of Extraordinary General Meeting of
Biasa No.02 tanggal 2 Desember 2020 yang dibuat oleh Mustahar, Shareholders No.02 dated December 2, 2020 by Mustahar, SH.,
SH., M.Kn., Notaris di Makassar, Bank meningkatkan modal dasar M.Kn., Notary in Makassar, the Bank increase the authorized capital
dari Rp2.000.000.000.000 menjadi Rp4.000.000.000.000. Perubahan from Rp2,000,000,000,000 to Rp4,000,000,000,000. These
Anggaran Dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak amendments were approved by the Minister of Law and Human
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU- Rights of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No.AHU-
0083096.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 14 Desember 2020. 0083096.AH.01.02.Year 2020 dated December 14, 2020.
Anggaran Dasar Bank telah beberapa mengalami perubahan, The Bank’s Articles of Association has been amended several times,
terakhir dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham most recently by Deed of Minutes of Extraordinary General Meeting
Luar Biasa No.90 tanggal 31 Maret 2022 yang dibuat oleh Syarief of Shareholders No.90 dated March 31, 2022 by Syarief Rahmat
Rahmat Tasman, S.H., Notaris di Polewali Mandar, mengenai Tasman, S.H., Notary in Polewali Mandar, regarding changes to the
perubahan peningkatan modal ditempatkan/disetor, perubahan Pasal increase in issued/paid-up capital, changes Article 12 and Article 15.
12 dan Pasal 15. Perubahan Anggaran Dasar ini telah disetujui oleh This amendment to the Articles of Association has been approved
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Surat Keputusan No.AHU-0071901.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 11 Indonesia with its Decree No.AHU-0071901.AH.01.11.Tahun 2022
April 2022. dated April 11, 2022.
b. Penawaran Umum Surat Berharga b. Marketable Securities Public Offering
Pada tanggal 29 April 2011, Bank telah mendapat pernyataan efektif On April 29, 2011, the Bank has received an effective statement
dari Bapepam-LK berdasarkan surat No.S-4750/BL/2011 atas from Bapepam-LK based on letter No.S-4750/BL/2011 for the
penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I Tahun 2011 dan Sukuk issuance of Bank Sulselbar I Bonds in 2011 and the Sukuk
Mudharabah Bank Sulselbar I Tahun 2011, terdiri dari Seri A Mudharabah Bank Sulselbar I Year 2011, consisting of Series A
Rp50.000.000.000, Seri B Rp350.000.000.000 dan Sukuk Rp50,000,000,000, Series B Rp350,000,000,000 and Mudharabah
mudharabah Rp100.000.000.000. Obligasi dan Sukuk mudharabah Sukuk Rp100,000,000,000. Bank Sulselbar mudharabah bonds and
Bank Sulselbar tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia. Bank telah Sukuk are listed on the Indonesia Stock Exchange. The Bank has
melunasi seluruh kewajiban atas obligasi dan sukuk yang diterbitkan. paid off all obligations for bonds and sukuk issued.
Pada tanggal 29 Juni 2016, Bank telah mendapat pernyataan efektif On June 29, 2016, the Bank has received an effective statement
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
335/D.04/2016 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 335/D.04/2016 for the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan I Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2016 Sulselbar I Phase I Year 2016 Sustainable Bonds
Rp500.000.000.000, Obligasi Berkelanjutan I Bank Sulselbar Tahap Rp500,000,000,000, Bank Sulselbar I Phase II Year 2016
II Tahun 2016 Rp450.000.000.000 dan Penawaran Umum Sukuk Sustainable Bonds Rp450,000,000,000 and Bank Sulselbar Sukuk
Mudharabah II Bank Sulselbar Tahun 2016 Rp50.000.000.000. Bank Mudharabah II Public Offering Year 2016 Rp50,000,000,000.The
telah melunasi seluruh kewajiban atas obligasi dan sukuk yang Bank has paid off all obligations for bonds and sukuk issued.
diterbitkan.
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan On December 26, 2018, the Bank received an effective statement
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2018 terdiri dari Seri Sulselbar II Phase I Year 2018 Sustainable Bonds, consisting of
A Rp467.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,40% Series A Rp467,000,000,000 with a fixed interest rate of 10.40% for
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 28 Desember 2021, dan Seri B a period of 3 years until December 28, 2021 and Series B
Rp283.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,65% Rp283,000,000,000 with a fixed interest rate of 10.65% for a period
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 28 Desember 2023. Bank telah of 5 years until December 28, 2023. The Bank has paid off all
melunasi seluruh kewajiban atas obligasi yang diterbitkan. obligations for bonds issued.
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan On December 26, 2018, the Bank received an effective statement
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 terdiri dari Seri Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds, consisting of
A Rp358.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% Series A Rp358,000,000,000 with a fixed interest rate of 8.00% for a
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 18 November 2023 dan Seri B period of 3 years until November 18, 2023 and Series B
Rp392.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% Rp392,000,000,000 with a fixed interest rate of 8.75% for a period of
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 18 November 2025. Bank telah 5 years until November 18, 2025. Bank has paid off all obligations
melunasi seluruh kewajiban atas Obligasi Berkelanjutan II Bank for Bank Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds Series
Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Seri A. A.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat pernyataan On December 22, 2021, the Bank has received an effective
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- statement from the Financial Services Authority (OJK) based on
238/D.04/2021 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi letter No.S-238/D.04/2021 on the Sustainable Public Offering (PUB)
Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 terdiri dari Seri of Bank Sulselbar III Phase I Year 2021 Sustainable Bonds,
A Rp630.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,45% consisting of Series A Rp630,000,000,000 with a fixed interest rate
jangka waktu 3 tahun sampai dengan 29 Desember 2024 dan Seri B of 6.45% for a period of 3 years until December 29, 2024 and Series
Rp620.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% B Rp620,000,000,000 with a fixed interest rate of 6.95% for a period
jangka waktu 5 tahun sampai dengan 29 Desember 2026. Bank telah of 5 years until December 29, 2026. Bank has paid off all obligations
melunasi seluruh kewajiban atas Obligasi Berkelanjutan III Bank for Bank Sulselbar III Phase I Year 2021 Sustainable Bonds Series
Sulselbar Tahap I Tahun 2021 Seri A. A.
7
BANK SULSELBAR
797
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 798
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Susunan Pengurus c. Composition of Management
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The composition of the Bank's management as of December 31,
yang ditetapkan berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang 2024 and 2023 as determined based on the Minutes of the
Saham Luar Biasa Bank yang diaktakan dengan Akta No. 7 tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders of the Bank
12 Agustus 2024 dan Akta No.06 tanggal 17 November 2023 oleh notarized by Deed No. 7 dated August 12, 2024 and Deed No.17
Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. adalah sebagai berikut: dated November 17, 2023 by Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. are
as follows:
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama - - President Commissioner
Komisaris Independen - Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Independent Commissioner
Komisaris Independen Ir. Adliansyah M. Nasution
*) Ir. Adliansyah M. Nasution Independent Commissioner
Komisaris Dr. Muhammad Idris, M.A. Dr. Muhammad Idris, M.A. Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama H. Yulis Suandi, S.E., M.Si. H. Yulis Suandi, S.E., M.Si. President Director
Direktur Operasional dan TI Iswadi Ayub, S.E., M.M. Iswadi Ayub, S.E., M.M. Operational and IT Director
Direktur Pemasaran dan Syariah Dirhamsyah Kadir, S.E., M.I.Kom. Rosmala Arifin, S.E., M.M. Marketing and Sharia Director
Direktur Kredit dan UMKM Dwi Zulkarnain Dwi Zulkarnain Loan and UMKM Director
Direktur Kepatuhan Dr. Dian Anggriani Utina, S.E, M.M. **) Dr. Dian Anggriani Utina, S.E, M.M. Compliance Director
**) Masa jabatan berakhir pada tanggal 8 Februari 2025 *) The term of office end on February 8, 2025
**) Masa jabatan berakhir pada tanggal 27 Januari 2025 **) The term of office end on January 27, 2025
Susunan Pemimpin Divisi Audit Internal dan Pemimpin Divisi The composition of the Head of Internal Audit Division and the Head
Corporate Secretary pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 of Corporate Secretary Division on December 31, 2024 and
Desember 2023 yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan December 31, 2023 stipulated based on irectors Decree
Direksi No.039/DIR/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 dan Surat No.039/DIR/III/2024 dated March 22, 2024 and Directors Decree
Keputusan Direksi No.182/DIR/XII/2020 tanggal 30 Desember 2020 No.182/DIR/XII/2020 dated December 30, 2020, are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Pemimpin Divisi Audit Internal Ruslan Lili Handayani Head of Internal Audit Division
Pemimpin Divisi Head of Corporate
Corporate Secretary Hartani Djurnie Rahmat Nur Kadir Secretary Division
Susunan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi The composition Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
dan Komite Nominasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Remuneration Committee and Nomination Committee of the Bank's
Desember 2023 yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan as of December 31, 2024 and December 31, 2023 as determined
Direksi No. SK/037/DIR/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 dan Surat based the Decree of the Board of Directors No.SK/037/DIR/III/2024
Keputusan Direksi No. SK/061/DIR/IV/2023 tanggal 28 April 2023 dated March 20, 2024 and Decree of the Board of Directors No.
adalah sebagai berikut: SK/061/DIR/XIV/2023 dated April 28, 2023 are as follows:
2024 2023
Komite Audit Audit Committee
Ketua Ir. Adliansyah M. Nasution Ir. Adliansyah M. Nasution Chairman
Anggota Sukiman Sukiman Member
Anggota Abdul Rahman Aras Tusdin Member
Anggota Faisal Abdul Rahman Member
Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee
Ketua Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Chairman
Anggota Aras Tusdin Muslimin Abbas Member
Anggota Baso Pujang S.H., M.H. Hj. Nurhayati Abdullah Member
Anggota Oky Deviany Burhamzah Oky Deviany Burhamzah Member
Komite Remunerasi Remuneration Committee
Ketua Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Chairman
Anggota Ir. Adliansyah M Nasution Baso Pujang S.H., M.H. Member
Anggota Dr. Muhammad Idris, M.A. Ir. Adliansyah M Nasution Member
Anggota H. Muslimin Abbas Dr. Muhammad Idris, M.A. Member
Anggota H. Nurhayati Abdullah - Member
Anggota Pemimpin Divisi Human Capital Pemimpin Divisi Human Capital Member
Komite Nominasi Nomination Committee
Ketua Ir. Adliansyah M. Nasution Ir. Adliansyah M. Nasution Chairman
Anggota Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Prof. Dr. Marsuki, S.E., DEA Member
Anggota Dr. Muhammad Idris, M.A. Dr. Muhammad Idris, M.A. Member
Anggota Margareta RM Margareta RM Member
Anggota - Baso Pujang S.H., M.H. Member
Anggota - Faisal Member
Anggota Pemimpin Divisi Human Capital Pemimpin Divisi Human Capital Member
8
BANK SULSELBAR
798
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 799
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Susunan Pengurus (lanjutan) c. Composition of Management (continued)
Susunan pengurus Dewan Pengawas Syariah Bank pada tanggal 31 The composition of the management of the Sharia Supervisory
Desember 2024 dan 31 Desember 2023 yang ditetapkan Board of the Bank as of December 31, 2024 and December 31,
berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar 2023 as determined based on the Minutes of the Extraordinary
Biasa PT Bank Sulselbar yang diaktakan dengan Akta No. 3 tanggal General Meeting of Shareholders of PT Bank Sulselbar notarized by
15 Maret 2024 oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. dan Akta No.35 Deed No. 3 dated March 15, 2024 by Rakhmawati Laica Marzuki,
tanggal 21 Februari 2022 oleh Mustahar, SH., M.Kn. adalah sebagai S.H. and Deed No.35 dated February 21, 2022 by Mustahar, S.H.,
berikut: M.Kn., are as follows:
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
2024 2023
Ketua - Dr. Mukhlis Sufri, S.E., M.Si. Chairman
Anggota Abdul Gaffar Lewa, S.E. Abdul Gaffar Lewa, S.E. Member
d. Jaringan kantor d. Office network
Kantor Pusat Bank berlokasi di Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16, The Bank's Head Office is located in Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16,
Makassar, Sulawesi Selatan. Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah jaringan kantor On December 31, 2024 and 2023, the number of office networks
(tidak diaudit) adalah sebagai berikut: (unaudited) is as follows:
2024 2023
Konvensional Conventional
Kantor Pusat 1 1 Head Offices
Kantor Cabang Utama 5 5 Main Branch Offices
Kantor Cabang 26 26 Branch Offices
Kantor Cabang Pembantu 12 12 Sub Branch Offices
Kantor Fungsional 53 53 Functional Offices
Payment Point 83 47 Payment Point
Mobil Kas 18 19 Cash Car
198 163
Unit Usaha Syariah Business Sharia Unit
Kantor Cabang 4 4 Branch Offices
Kantor Fungsional 1 1 Functional Offices
Payment Point 2 2 Payment Point
Office Channeling 96 96 Office Channeling
103 103
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) 588 589 Automated Teller Machines
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam penyusunan laporan The principal accounting policies adopted in preparing the financial
keuangan Bank adalah seperti dijabarkan dibawah ini: statements of Bank are set out below:
a. Pernyataan kepatuhan a. Statements of compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The Bank’s financial statements were prepared in accordance with
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Indonesian Financial Accounting Standards, which comprise the
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Statements of Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan Interpretations of Financial Accounting Standards (“ISAK”) issued by
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK–IAI). the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian
Laporan keuangan juga disusun sesuai dengan Peraturan Institute of Accountants (DSAK-IAI). The financial statements have
No.VIII.G.7 tentang ”Penyajian dan Pengungkapan Laporan also been prepared in accordance with Regulation No.VIII.G.7
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. regarding “Financial Statements Presentation and Disclosure of
Publicly Listed Companies”.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan b. Basis of measurement and preparation of the financial
statements
Laporan keuangan telah disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali The financial statements have been prepared on a historical cost
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain basis, except for certain accounts which are measured based on
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing another basis described in the related accounting policies for those
akun tersebut. Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi accounts. The financial statements are prepared under the going
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual kecuali laporan arus concern assumption and accrual basis of accounting except for the
kas. statement of cash flows.
9
BANK SULSELBAR
799
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 800
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan (lanjutan) b. Basis of measurement and preparation of the financial
statements (continued)
Informasi keuangan syariah, yang beroperasi dalam bidang The financial information of the Business Sharia Units, which is
perbankan dengan prinsip syariah menyajikan laporan keuangan engaged in sharia banking presents financial statements in
sesuai dengan prinsip akuntansi syariah sesuai dengan PSAK 401 conformity with sharia accounting principles in accordance with
(Revisi 2019) tentang “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK PSAK 401 (Revised 2019), “Presentation of Sharia Financial
402 (Revisi 2019) tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK 405 Statements”, PSAK 402 (Revised 2019), “Accounting for
tentang “Akuntansi Mudharabah”, PSAK 406 tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK 405, “Accounting for Mudharabah”, PSAK 406,
Musyarakah”, PSAK 407 (Revisi 2016) tentang “Akuntansi Ijarah”, “Accounting for Musyarakah” and PSAK 407 (Revised 2016)
PSAK 410 (Revisi 2015) tentang “Akuntansi Sukuk”, PSAK 411 “Accounting for Ijarah”, PSAK 410 (Revised 2015) “Accounting for
tentang “Akuntansi Wa’ad” dan Pedoman Akuntansi Perbankan Sukuk”, PSAK 411, “Accounting for Wa’ad” and Indonesia Sharia
Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013). Bank juga menerapkan Banking Accounting Guidelines (PAPSI Revised 2013). The Bank
Standar Akuntansi Keuangan yang ditetapkan Ikatan Akuntan also applied Indonesian Financial Accounting Standards issued by
Indonesia (IAI). The Indonesian Institute of Accountants (IAI).
Berdasarkan surat No.SR/03/B/DPS-BSS/I/2025 tanggal 2 Januari Based on letter No.SR/03/B/DPS-BSS/I/2025 dated January 2, 2025
2025 dan No.SR/03/B/DPS-BSS/XII/2023 tanggal 2 Januari 2024, and No.SR/03/B/DPS-BSS/XII/2023 dated January 2, 2024, the
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar memberikan Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar provides the view
pandangan bahwa laporan keuangan Unit Usaha Syariah Bank that the financial statements Bank Sulselbar Syariah Business Unit
Sulselbar masing-masing 31 Desember 2024 dan 2023 telah on December 31, 2024 and 2023, respectively, have complied with
memenuhi kaidah-kaidah syariah. the sharia principles.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung (direct method) The statement of cash flows are prepared using the direct method
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas menjadi kegiatan with classifications of cash flows into the operating, investing and
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk penyajian laporan arus kas, financing activities. For the statements of cash flows presentation,
kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro cash and cash equivalents consist of cash, current accounts with
pada bank lain, dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan Bank Indonesia, current accounts with other banks, and short term
jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan highly liquid investments with original maturities of 3 (three) months
yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi or less from the acquisition date which are not collateralized or not
penggunaannya. limited in use.
Pos-pos dalam penghasilan komprehensif lainnya disajikan terpisah Items in other comprehensive income are presented separately
antara akun-akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan akun- between accounts that will be reclassified to profit or loss and
akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. accounts that will not be reclassified to profit or loss.
Mata uang fungsional dan penyajian yang digunakan dalam The functional and presentation currency used in the preparation of
penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah (Rp). the financial statements is the Indonesian Rupiah (Rp).
c. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing c. Transaction and balance in foreign currency
Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. The Bank maintains its accounting records in Indonesian Rupiah.
Transaksi yang melibatkan mata uang asing dicatat pada nilai tukar Transactions in foreign currencies are recorded at the prevailing
pada saat terjadinya transaksi. exchange rates in effect on the date of the transactions.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter At statements of financial position dates, all monetary assets and
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah liabilities denominated incforeign currencies are translated into
dengan menggunakan kurs JISDOR Bank Indonesia (Jakarta Rupiah using the JISDOR exchange rate of the Bank Indonesia
Interbank Spot Dollar ). (Jakarta Interbank Spot Dollar).
Keuntungan atau kerugian yang timbul sebagai akibat dari The resulting gains or losses from the translation of monetary assets
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dicatat and liabilities in foreign currencies are recognized in the statements
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun of profit or loss and other comprehensive income for the current
berjalan. year.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama yang digunakan untuk Below are the major foreign currencies exchange rates used for
penjabaran ke dalam Rupiah bersumber dari JISDOR Bank translation into Rupiah from JISDOR of the Bank Indonesia (Jakarta
Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar ) pada tanggal 31 Desember Interbank Spot Dollar) at December 31, 2024 and 2023 (full Rupiah
2024 dan 2023 (Rupiah penuh). amount).
2024 2023
1 Dolar Amerika Serikat 16.157 15.439 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 11.890 11.712 Singapore Dollar 1
1 Riyal Saudi Arabia 4.300 4.111 Saudi Arabian Riyal 1
10
BANK SULSELBAR
800
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 801
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan d. Changes to the statements of financial accounting standard
interpretasi atas pernyataan standar akuntansi keuangan and interpretations of the statements of financial accounting
standard
Berikut ini adalah standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku The following standards, amendments and interpretations became
efektif sejak tanggal 1 Januari 2024: effective since January 1, 2024:
a. Amendemen PSAK 201, “Penyajian Laporan Keuangan tentang a. Amendment to PSAK 201, “Presentation of Financial on Non-
Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”. Amandemen ini Current Liabilities with Covenants”. This amendment adopts
diadopsi dari amandemen IAS 1, "Presentation of Financial amendments to IAS 1 "Presentation of Financial
Statements: Non-Current Liabilities with Covenants ". Statements:Non-Current Liabilities with Covenants". This
Amandemen ini mengatur bahwa hanya kovenan yang harus amendment regulates that only covenants that an entity must
dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan comply with on or before the reporting date will effect the
mempengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau jangka classification of current on non-current liabilities and its
panjang serta pengungkapannya. disclosures.
b. Amendemen PSAK 116, “Sewa tentang Liabilitas Sewa dalam b. Amendment to PSAK 116, “Lease related to Lease Liability in a
Jual dan Sewa-Balik”. Amendemen ini diadopsi dari IFRS 16, Sale and Leaseback". This amendment adopts amendments to
"Lease: Lease Liability in a Sale and Leaseback ". Amandemen IFRS 16 " Lease: Lease Liability in a Sale and Leaseback". This
ini mengatur pengukuran selanjutnya untuk aset hak guna dan amendment regulates the subsequent measurement of right of
liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa balik. use assets and lease liabilities in a sale and leaseback
transaction.
c. Amandemen PSAK 207, "Laporan Arus Kas" dan Amandemen c. Amendment to PSAK 207, “Statement of Cash Flows” and
PSAK 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Amendment to PSAK 107 “Financial Instruments: Disclosures
Pengaturan Pembiayaan Pemasok". Amandemen ini diadopsi about Supplier Financing Arrangements”. This amendment
dari IAS 7, "Statement of Cash Flows " dan IFRS 7, "Financial adopts amendments to IAS 7 “Statement of Cash Flows” and
Instruments: Disclosure - Supplier Finance Agreements ". IFRS 7 “Financial Instruments: Disclosures - Supplier Finance
Amandemen ini menjelaskan pengungkapan terkait pengaturan Arrangements”. This amendment clarifies disclosures related to
pembiayaan pemasok. supplier financing arrangements.
d. Penyesuaian Tahunan 2024 atas PSAK 407, "Akuntansi Ijarah ". d. 2024 Annual Adjustment to PSAK 407, “Akuntansi Ijarah”. This
Penyesuaian ini menyelaraskan dan menjaga konsistensi adjustment harmonizes and maintains consistency in the
pengaturan untuk pengakuan pendapatan dan penyajian ijarah arrangements for revenue recognition and presentation of ijarah
atas jasa secara tidak langsung. for indirect services.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan The implementation of the above standards did not result in
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak substantial changes to the Company's accounting policies and had
memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di periode no material impact to the financial statements for the current period
berjalan atau tahun sebelumnya. or prior financial years.
e. Aset dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities
Aset keuangan terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada Financial assets consist of cash, current account with Bank
bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, surat Indonesia, current account with other banks, placement with Bank
berharga, tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Indonesia and other banks, marketable securities, receivable of
kembali (reverse repo ), kredit yang diberikan, pembiayaan syariah, marketable securities purchased under resale agreement (reverse
tagihan akseptasi, tagihan derivatif, penyertaan dan aset lain-lain. repo), loans, sharia financing, acceptance receivables, derivative
receivables, investments and other assets.
Liabilitas keuangan terdiri dari liabilitas segera, simpanan dari Financial liabilities consist of liabilities immediately payable, deposits
nasabah, simpanan dari bank lain, liabilitas derivatif, surat berharga from customers, deposits from other banks, derivative liabilities,
yang diterbitkan, liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji securities issued, Liabilities of marketable securities sold under
dibeli kembali (repo), pinjaman yang diterima dan liabilitas lain-lain. repurchase agreement (repo), borrowings and other liabilities.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Bank mengklasifikasikan aset keuangannya berdasarkan The Bank classifies its financial assets according to the
kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal: following categories at initial recognition:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba - Financial assets measured at fair value through profit or
rugi; loss;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - Financial assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain; comprehensive income;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortized cost.
diamortisasi.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika Financial assets are measured at amortized cost if they meet
memenuhi kondisi sebagai berikut: the following conditions:
- aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan - financial assets are managed in a business model that
untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan aims to have financial assets in order to obtain contractual
arus kas kontraktual; dan cash flow; and
- persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut - the contractual terms of the financial asset provide rights
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang on a certain date for cash flow obtained solely from
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) payment of principal and interest (SPPI) on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount owed.
11
BANK SULSELBAR
801
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 802
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan Financial assets are measured at fair value through other
komprehensif lain jika memenuhi kondisi sebagai berikut: comprehensive income if they meet the following conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan - Financial assets are managed in a business model that
untuk mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset aims to obtain contractual cash flow and sell financial
keuangan; dan assets; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut - The contractual requirements of the financial assets meet
memenuhi kriteria SPPI. the SPPI criteria.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat membuat pilihan yang At initial recognition, the Bank may make an irrevocable choice
tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang to present equity instruments that are not held for trading at fair
bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui value through other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk Other financial assets that do not meet the requirements to be
diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya classified as financial assets measured at amortized cost or fair
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income, are classified as
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai measured at fair value through profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Bank dapat membuat penetapan yang At initial recognition, the Bank can make an irrevocable
tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi determination to measure assets that meet the requirements to
persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi be measured at amortized cost or fair value through other
atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai comprehensive income at fair value through profit or loss, if the
wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut determination eliminates or significantly reduces the
mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi measurement or recognition inconsistencies (sometimes
pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai referred to as "accounting mismatch").
“accounting mismatch” ).
Penilaian model bisnis Valuation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang mencerminkan The business model is determined at a level that reflects how
bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama-sama groups of financial assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan, The evaluation of the business model is carried out by
tetapi tidak terbatas pada, hal-hal berikut: considering, but not limited to, the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis dan aset keuangan - How the performance of the business model and financial
yang dimiliki dalam model bisnis dievaluasi dan dilaporkan assets held in the business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci Bank; reported to the Bank's key management personnel;
- Apakah risiko yang mempengaruhi kinerja dari model bisnis - What risks affect the performance of the business model
(termasuk aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis) (including financial assets held in the business model) and
dan khususnya bagaimana cara aset keuangan tersebut specifically how the financial assets are managed; and
dikelola; dan
- Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset keuangan - How to evaluate the performance of managers of financial
(sebagai contoh, apakah penilaian kinerja berdasarkan nilai assets (for example, whether performance appraisals are
wajar dari aset yang dikelola atau arus kas kontraktual yang based on the fair value of the assets being managed or the
diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dikelola Financial assets held for trading or managed and which
dan penilaian kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur pada performance appraisals based on fair value are measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi. value through profit or loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam kelompok ini, kecuali derivatif Derivatives are also categorized under this classification unless
yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif. they are designated as effective hedging instruments.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh Evaluation of contractual cash flows obtained solely from
semata dari pembayaran pokok dan bunga payment of principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok didefinisikan sebagai nilai For the purposes of this valuation, principal is defined as the fair
wajar dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. Bunga value of the financial asset at initial recognition. Interest is
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan defined as the reward for the time value of money and credit
risiko kredit terkait jumlah pokok terutang pada periode waktu risk related to the principal amount owed over a certain period
tertentu, risiko dan biaya peminjaman standar serta margin laba. of time, standard borrowing risks and costs and profit margin.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh semata An assessment of contractual cash flows obtained solely from
dari pembayaran pokok dan bunga dilakukan dengan principal and interest payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan kontraktual, termasuk apakah contractual terms, including whether financial assets contain
aset keuangan mengandung persyaratan kontraktual yang dapat contractual terms that can change the timing or amount of
mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. contractual cash flows.
12
BANK SULSELBAR
802
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 803
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Dalam melakukan penilaian, Bank mempertimbangkan: In assessing, the Bank considers:
- Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah waktu atau - Contingency events that will change the timing or amount
jumlah arus kas kontraktual; of contractual cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah waktu atau - Terms of advance payment and contractual extension;
jumlah arus kas kontraktual;
- Persyaratan mengenai klaim yang terbatas atas arus kas - Requirements regarding limited claims for cash flows from
yang berasal dari aset spesifik; dan specific assets; and
- Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari elemen uang. - Features that can change the time value of the money
element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan kedalam kategori sebagai Financial liabilities are classified into the following categories at
berikut pada saat pengakuan awal: initial recognition:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - Financial liabilities at fair value through profit or loss, which
laporan laba rugi, yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, yaitu has 2 (two) sub-classifications, i.e. those designated as
liabilitas keuangan yang ditetapkan demikian pada saat such upon initial recognition and those classified as held for
pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang telah trading;
diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain. - Other financial liabilities.
Liabilitas keuangan lainnya merupakan liabilitas keuangan Other financial liabilities pertain to financial liabilities that
yang tidak dimiliki untuk dijual atau ditentukan sebagai nilai are not held for trading nor designated as at fair value
wajar melalui laba rugi saat pengakuan liabilitas. through profit or loss upon recognition of the liability.
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan a. Purchases or sales of financial assets that require delivery
penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan of assets within a time frame established by regulation or
oleh peraturan dan kebiasaan yang berlaku di pasar convention in the market place (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui pada tanggal recognized on the settlement date, i.e., the date that the
penyelesaian, yaitu tanggal Bank berkomitmen untuk Bank commits to purchase or sell the assets.
membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur b. Financial assets and financial liabilities are initially
pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas recognized at fair value. For those financial assets or
keuangan tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui financial liabilities not classified as fair value through profit
laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah/ dikurangi biaya or loss, the fair value is added/deducted with directly
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan attributable transaction costs to the issuance of financial
perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas assets or liabilities.
keuangan.
Bank, pada pengakuan awal, dapat menetapkan aset keuangan The Bank, upon initial recognition, may designate certain
dan liabilitas keuangan tertentu sebagai nilai wajar melalui laba financial assets and liabilities, at fair value through profit or loss
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat digunakan hanya (fair value option). The fair value option is only applied when the
bila memenuhi ketetapan sebagai berikut: following conditions are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar mengurangi atau - The application of the fair value option reduces or
mengeliminasi ketidak-konsistenan pengukuran dan eliminates an accounting mismatch that would otherwise
pengakuan (accounting mismatch ) yang dapat timbul; atau arise; or
- Aset dan liabilitas keuangan merupakan bagian dari - The financial assets and liabilities are part of a portfolio of
portofolio instrumen keuangan yang risikonya dikelola dan financial instruments, the risks of which are managed and
dilaporkan kepada manajemen kunci berdasarkan nilai reported to key management on a fair value basis; or
wajar; atau
- Aset keuangan dan liabilitas keuangan terdiri dari kontrak - The financial assets and liabilities consist of a host contract
utama dan derivatif melekat yang harus dipisahkan, tetapi and an embedded derivative that must be bifurcated, but
tidak dapat mengukur derivatif melekat secara terpisah. are unable to measure the embedded derivative separately.
(iii) Pengakuan setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurements
Aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur Financial assets at fair value through other comprehensive
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan aset income and financial assets and financial liabilities at fair value
keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss are measured at fair value.
melalui laba rugi diukur pada nilai wajarnya.
Aset keuangan kelompok biaya perolehan diamortisasi dan Financial assets classified as amortized cost and other financial
liabilitas keuangan lainnya diukur pada biaya perolehan liabilities measured at amortized cost using the effective interest
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. rate method.
13
BANK SULSELBAR
803
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 804
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan pengakuannya jika: a. Financial assets are derecognized when:
- Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset - The contractual rights to receive cash flows from the
keuangan tersebut berakhir; financial assets have expired;
- Bank telah mentransfer haknya untuk menerima arus - The Bank has transferred its rights to receive cash
kas yang berasal dari aset tersebut atau menanggung flows from the asset or has assumed an obligation to
liabilitas untuk membayarkan arus kas yang diterima pay the received cash flow in full without material
tersebut secara penuh tanpa penundaan berarti kepada delay to a third party under a ‘pass-through’
pihak ketiga dibawah kesepakatan pelepasan, dan arrangement; and either (a) the Bank has transferred
antara (a) Bank telah mentransfer secara substansial substantially all the risks and rewards of the asset, or
seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Bank tidak (b) the Bank has neither transferred nor retained
mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial substantially all the risks and rewards of the asset,
seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah but has transferred control of the asset.
mentransfer kendali atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak untuk menerima arus When the Bank has transferred its rights to receive cash
kas dari aset atau telah memasuki kesepakatan pelepasan flows from an asset or has entered into a passthrough
dan tidak mentransfer serta tidak mempertahankan secara arrangement and has neither transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset atau tidak substantially all the risks and rewards of the asset nor
mentransfer kendali atas aset, aset diakui sebesar transferred control of the asset, the asset is recognized to
keterlibatan Bank yang berkelanjutan atas aset tersebut. the extent of the Bank’s continuing involvement in the
asset.
Pinjaman yang diberikan dihapusbukukan ketika tidak Loans are written off when there is no realistic prospect of
terdapat prospek yang realistis mengenai pengembalian collection in the near future or the normal relationship
pinjaman atau hubungan normal antara Bank dan debitur between the Bank and the borrowers have ceased to exist.
telah berakhir. Pinjaman yang tidak dapat dilunasi tersebut When a loan is deemed uncollectible, it is written off
dihapusbukukan dengan mendebit cadangan kerugian against the related allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
b. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas b. Financial liabilities are derecognized when the obligation
yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan under the liability is discharged or cancelled or has expired.
atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan Where an existing financial liability is replaced by another
liabilitas yang lain oleh pemberi pinjaman yang sama pada liability from the same lender on substantially different
keadaan yang secara substansial berbeda, atau terms, or the terms of an existing liability are substantially
berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara modified, such an exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi derecognition of the original liability and the recognition of a
tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan new liability, and the difference in the respective carrying
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan amounts is recognized in the profit or loss.
nilai tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas aset keuangan yang a. Interest income and expense on financial assets measured
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif at fair value through other comprehensive income as well
lain serta aset keuangan dan liabilitas keuangan yang as financial assets and financial liabilities recorded at
dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, diakui amortized cost are recognized in the statement of profit or
pada laporan laba rugi dengan menggunakan metode suku loss using the effective interest method.
bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya The gross carrying amount of a financial asset is the
perolehan diamortisasi aset keuangan sebelum disesuaikan amortized cost of a financial asset before adjusting for
dengan cadangan penurunan nilai. allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan beban bunga, tingkat In calculating interest income and expenses, the effective
bunga efektif diterapkan pada jumlah tercatat bruto aset interest rate is applied to the gross carrying amount of an
(ketika aset tersebut bukan aset keuangan memburuk) atau asset (when the asset is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas. or to the amortized cost of a liability.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai b. Gains and losses arising from changes in the fair value of
wajar atas aset keuangan yang diklasifikasikan dalam fair value through other comprehensive income financial
kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain assets other than foreign exchange gains or losses on debt
diakui secara langsung dalam laporan laba rugi instrument are recognized directly in other comprehensive
komprehensif (merupakan bagian dari ekuitas) sampai aset income (as part of equity), until the financial asset is
keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau adanya derecognized or impaired, except gain or loss arising from
penurunan nilai, kecuali keuntungan atau kerugian akibat changes in exchanges rate for debt instrument.
perubahan nilai tukar untuk instrumen utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan pengakuannya atau When a financial asset is derecognized or impaired, the
dilakukan penurunan nilai, keuntungan atau kerugian cumulative gains or losses previously recognized in equity
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus are recognized in profit or loss.
diakui pada laporan laba rugi.
14
BANK SULSELBAR
804
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 805
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika dan hanya jika, model The Bank reclassifies financial assets if and only if, the
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah. business model for managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan Reclassifications of financial assets from amortized cost
yang diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi classifications to fair value through profit or loss are recorded at
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat fair value. The difference between the recorded value and fair
dengan nilai wajar diakui sebagai keuntungan atau kerugian value is recognized in profit or loss on the statement of profit or
pada laba rugi. loss and other comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan Reclassifications of financial assets from amortized cost
yang diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications to fair value classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai wajarnya. comprehensive are recorded at their fair values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classification
penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar melalui through other comprehensive income to fair value classification
laba rugi dicatat pada wajar. Keuntungan atau kerugian yang through profit or loss is recorded at fair value. Unrealized gains
belum direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. or losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classifications
penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi biaya perolehan through other comprehensive income to the amortized cost
yang diamortisasi dicatat pada nilai tercatat. Keuntungan atau classification is recorded at carrying value. Unrealized gains or
kerugian yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas dan losses is removed from equity and is adjusted against the fair
disesuaikan terhadap nilai wajar. value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassifications on financial assets from fair value
laba rugi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classification through profit or loss to fair value classification
komprehensif lain dicatat pada wajar. through other comprehensive income are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui Reclassification of financial assets from fair value classification
laba rugi ke klasifikasi biaya perolehan yang diamortisasi dicatat through profit or loss to amortized cost classification is recorded
pada wajar. at fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus buku dan Financial assets and liabilities are set off and the net amount is
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan presented in the statement of financial position when, and only
hanya jika Bank memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk when the Bank has a legal right to set off the amounts and
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut intends either to settle on a net basis or to realize the asset and
dan adanya maksud untuk menyelesaikan secara neto atau settle the liability simultaneously.
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak kontinjen atas The legally enforceable right must not be contingent on future
peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan di dalam events and must be enforceable in the normal course of
situasi bisnis yang normal, peristiwa kegagalan atau business and in the event of default, insolvency or bankruptcy
kebangkrutan dari entitas atas seluruh pihak lawan. of the company or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika Income and expenses are presented on a net basis only when
diperkenankan oleh standar akuntansi. permitted by the accounting standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan adalah jumlah aset keuangan atau liabilitas keuangan The amortized cost of a financial asset or liability is the amount
yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran at which the financial asset or liability is measured at initial
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortisasi kumulatif recognition, minus principal repayments, plus or minus the
menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari cumulative amortization using the effective interest rate method
selisih antara nilai pengakuan awal dan nilai jatuh temponya, of any difference between the initial amount recognized and the
dan dikurangi penurunan nilai. maturity amount, minus any reduction for impairment.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu Fair value is the price that would be received to sell an asset or
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu paid to transfer a liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada market participants at measurement date.
tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar dari suatu instrumen When available, the Bank measures the fair value of an
dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrument using quoted prices in an active market for that
instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif bila harga yang instrument. A market is regarded as active if quoted prices are
dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari bursa, pedagang efek readily and regularly available from an exchange, dealer,
(dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan broker, industry group, pricing service or regulatory agency and
pengawas (pricing service or regulatory agency), dan those prices represent actual and regularly occurring market
merupakan transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang transaction on an arm’s length basis. The fair value can be
dilakukan secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh dari obtained from IDMA’s (Interdealer Market Association) quoted
Interdealer Market Association (IDMA) atau harga pasar atau market prices or broker’s quoted price from Bloomberg or
harga yang diberikan oleh broker (quoted price) dari Bloomberg Reuters on the measurement date.
atau Reuters pada tanggal pengukuran.
15
BANK SULSELBAR
805
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 806
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Jika pasar untuk instrumen keuangan tidak aktif, Bank If a market for a financial instrument is not active, the Bank
menetapkan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. establishes fair value using a valuation technique.
Bank menggunakan beberapa teknik penilaian yang digunakan The Bank uses widely recognized valuation models for
secara umum untuk menentukan nilai wajar dari instrumen determining fair values of financial instruments of lower
keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti complexity, such as exchange value options and currency
opsi nilai tukar dan swap mata uang. Input yang digunakan swaps. For these financial instruments, inputs into models are
dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah generally market-observable.
data pasar yang diobservasi.
Untuk instrumen yang lebih kompleks, Bank menggunakan For more complex instruments, the Bank uses internally
model penilaian internal, yang pada umumnya berdasarkan developed models, which are usually based on valuation
teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai methods and techniques generally recognized as standard
standar industri. Model penilaian terutama digunakan untuk within the industry. Valuation models are used primarily to value
menilai kontrak derivatif yang ditransaksikan melalui pasar over derivatives transacted in the over the-counter market, unlisted
the-counter, unlisted debt securities (termasuk surat utang debt securities (including those with embedded derivatives) and
dengan derivatif melekat) dan instrumen utang lainnya yang other debt instruments for which markets were or have become
pasarnya tidak aktif. illiquid.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, For financial instruments with no quoted market price, a
estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu reasonable estimate of the fair value is determined by reference
pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau to the fair value of another instrument which substantially has
dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset the same characteristics or calculated based on the expected
neto efek-efek tersebut. cash flows of the underlying net asset base of the marketable
securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian merupakan sebuah estimasi The output of a valuation technique is an estimation or
atau perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat ditentukan approximation of a value that cannot be determined with
dengan pasti, dan teknik penilaian yang digunakan mungkin certainty, and the valuation technique employed may not fully
tidak dapat menggambarkan seluruh faktor yang relevan atas reflect all factors relevant to the positions that the Bank holds.
posisi yang dimiliki Bank. Dengan demikian, penilaian Valuations are therefore adjusted, with additional factors such
disesuaikan dengan faktor tambahan seperti model risk, risiko as model risk, liquidity risk and counterparty credit risk. Based
likuiditas dan risiko kredit counterparty. Berdasarkan kebijakan on the established fair value valuation technique policy, related
teknik penilaian nilai wajar, pengendalian dan prosedur yang controls and procedures applied, management believes that
diterapkan, manajemen berkeyakinan bahwa penyesuaian atas these valuation adjustments are necessary and considered
penilaian tersebut diperlukan dan dianggap tepat untuk appropriate to fairly state the values of financial instruments
menyajikan secara wajar nilai dari instrumen keuangan yang measured at fair value in the statement of financial position.
diukur berdasarkan nilai wajar dalam laporan posisi keuangan. Price data and parameters used in the measurement
Data harga dan parameter yang digunakan didalam prosedur procedures applied are generally reviewed and adjusted, if
pengukuran pada umumnya telah direviu dan disesuaikan jika necessary, particularly in view of the current market
diperlukan, khususnya untuk perkembangan atas pasar terkini. developments.
Pada saat nilai wajar dari unlisted equity instruments tidak dapat In cases when the fair value of unlisted equity instruments
ditentukan dengan handal, instrumen tersebut dinilai sebesar cannot be determined reliably, the instruments are carried at
biaya perolehan dikurangi dengan penurunan nilai. Nilai wajar cost less impairment value. The fair value for loans and
atas pinjaman yang diberikan dan piutang, serta liabilitas receivables as well as liabilities to banks and customers are
kepada bank dan nasabah ditentukan menggunakan nilai determined using a present value model on the basis of
berdasarkan arus kas kontraktual, dengan mempertimbangkan contractually agreed cash flows, taking into account credit
kualitas kredit, likuiditas dan biaya. quality, liquidity and costs.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau All assets and liabilities which fair value is measured or
diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan pada disclosed in the financial statements can be classified in fair
level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan sebagai berikut: value hierarchy levels, based on following level:
- Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dari pasar - Level 1: Quoted price (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. identical assets or liabilities.
- Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari pasar yang - Level 2: inputs other than quoted prices included within
disertakan pada tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset Level 1 that are observable for the asset or liability, either
dan liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai suatu directly (as a price) or indirectly (as derived from price).
harga) atau secara tidak langsung (sebagai turunan dari
harga).
- Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas yang tidak - Level 3: input for asset or liabilities based on unobservable
didasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi inputs for the asset or liability.
(informasi yang tidak dapat diobservasi).
16
BANK SULSELBAR
806
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 807
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets.
- Bank mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian - The Bank recognizes the allowance for expected credit
pada instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar losses on financial instruments that are not measured at
melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
- Tidak ada penyisihan kerugian kredit ekspektasian pada - There is no allowance for expected credit losses on
investasi instrumen ekuitas. investment in equity instruments.
- Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah kerugian - The Bank measure the allowance for losses for the lifetime
kredit ekspektasian sepanjang umurnya, kecuali untuk hal of an expected credit losses, except for the following, which
berikut, diukur sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 are measured according to 12 months expected credit
bulan: losses:
- instrumen utang yang memiliki risiko kredit rendah pada - debt instruments that have low credit risk at the
tanggal pelaporan; dan reporting date; and ·
- instrumen keuangan lainnya yang risiko kreditnya tidak - other financial instruments for which credit risk has
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. not increased significantly since initial recognition.
Bank menganggap instrumen utang memiliki risiko kredit yang The Bank considers debt instruments to have low credit risk
rendah ketika peringkat risiko kreditnya setara dengan definisi when the credit risk rating is at par with the globally understood
investment grade yang dipahami secara global. definition of investment grade.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan adalah bagian dari The 12-month expected credit loss is part of the expected credit
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya yang loss throughout its lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian yang timbul loss arising from a default on financial instruments that might
dari peristiwa gagal bayar instrumen keuangan yang mungkin occur 12 months after the reporting date.
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi probabilitas Expected Credit Loss is an estimate of the weighted probability
tertimbang dari kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: of a credit loss measured as follows:
- aset keuangan yang tidak memburuk pada tanggal - Financial assets that do not deteriorate at the reporting
pelaporan, kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar date, the expected credit loss is measured at the difference
selisih antara nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu between the present value of all cash shortages (i.e. the
selisih antara arus kas yang terutang kepada Bank sesuai difference between the cash flows owed to the Bank in
dengan kontrak dan arus kas yang diperkirakan akan accordance with the contract and the cash flows expected
diterima oleh Bank); to be received by the Bank);
- aset keuangan yang memburuk pada tanggal pelaporan, - Financial assets that deteriorate at the reporting date, the
kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar selisih antara expected credit loss is measured at the difference between
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas masa depan the gross carrying amount and the present value of
yang diestimasi. estimated future cash flows.
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan ulang atau If the terms of the financial assets are renegotiated or modified
dimodifikasi atau aset keuangan yang ada diganti dengan yang or the existing financial assets are replaced with new ones due
baru karena kesulitan keuangan peminjam, maka dilakukan to the borrower’s financial difficulties, an assessment is made
penilaian apakah aset keuangan yang ada harus dihentikan whether recognition of existing financial assets must be
pengakuannya dan kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai derecognized and expected credit losses measured as follows:
berikut:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan penghentian - If the restructuring does not result in the termination of
pengakuan aset yang ada, maka arus kas yang recognition of existing assets, then the estimated cash
diperkirakan yang timbul dari aset keuangan yang flows arising from the modified financial assets are included
dimodifikasi dimasukkan dalam perhitungan kekurangan in the calculation of cash shortages of existing assets;
kas dari aset yang ada;
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan penghentian - If the restructuring will result in a derecognition of the
pengakuan aset yang ada, maka nilai wajar aset baru existing assets, the fair value of the new asset is treated as
diperlakukan sebagai arus kas akhir dari aset keuangan the final cash flow of the existing financial assets at the
yang ada pada saat penghentian pengakuannya. Jumlah ini time of derecognition. This amount is included in the
dimasukkan dalam perhitungan kekurangan kas dari aset calculation of cash shortages from existing financial assets
keuangan yang ada yang didiskontokan dari tanggal which are discounted from the date of derecognition to the
penghentian pengakuan ke tanggal pelaporan reporting date using the initial effective interest rate of the
menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan existing financial assets.
yang ada.
17
BANK SULSELBAR
807
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 808
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan yang memburuk Credit-impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai apakah aset At each reporting date, the Bank assesses whether the financial
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan assets recorded at amortized cost and the debt instrument
aset keuangan instrumen utang yang dicatat pada nilai wajar financial assets which are recorded at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain mengalami penurunan comprehensive income are credit impaired (worsening).
nilai kredit (memburuk). Aset keuangan memburuk ketika satu Financial assets deteriorate when one or more events that have
atau lebih peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas an adverse effect on the estimated future cash flows of the
estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi. financial assets have occurred.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit Evidence that financial assets become credit impaired including
(memburuk) termasuk data yang dapat diobservasi mengenai observable data regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
- kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau - Significant financial difficulties experienced by the issuer or
pihak peminjam; the borrower;
- pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal bayar atau - Breach of contract, such as a default or arrears;
peristiwa tunggakan;
- pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomi atau - The lender, for economic or contractual reasons in relation
kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan yang to the financial difficulties experienced by the borrower, has
dialami pihak peminjam, telah memberikan konsesi pada given concessions to the borrower which is not possible if
pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak the borrower does not experience such difficulties;
peminjam tidak mengalami kesulitan tersebut;
- terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan - It is probable that the borrower will enter bankruptcy or the
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan other financial reorganization; or
lainnya; atau
- hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan - Loss of an active market for financial assets due to
keuangan; financial difficulties;
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan diskon - Purchase or issuance of financial asset at significant
sangat besar yang mencerminkan kerugian kredit yang discount which reflect the credit loss that occurs.
terjadi.
Aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset Purchased or originated credit impaired financial assets -
keuangan memburuk POCI
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI apabila terdapat Financial assets are categorized as POCI if there is objective
bukti obyektif penurunan nilai pada saat pengakuan awal. Pada evidence of impairment at initial recognition. At initial
saat pengakuan awal, tidak ada penyisihan kerugian kredit yang recognition, no allowance for credit losses is recognized
diakui karena harga pembelian atau nilainya telah termasuk because the purchase price or value has included lifetime
estimasi kerugian kredit sepanjang umurnya. Selanjutnya, estimated credit losses. Furthermore, changes in lifetime credit
perubahan kerugian kredit sepanjang umurnya, apakah positif losses, whether positive or negative, are recognized in the
atau negatif, diakui dalam laporan laba rugi sebagai bagian dari statement of profit or loss as part of the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Staging criteria Staging criteria
Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap Financial assets must be allocated to one of three stages of
penurunan nilai (stage 1, stage 2, stage 3) dengan menentukan impairment (stage 1, stage 2, stage 3) by determining whether
apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan atas aset there has been a significant increase in credit risk for the
keuangan sejak pengakuan awal atau apakah fasilitas tersebut financial asset since initial recognition or whether the facility has
gagal bayar pada setiap tanggal pelaporan. defaulted at each reporting date.
Berdasarkan proses di atas, Bank melakukan pembagian atas Based on the above process, the Bank divides financial assets
aset keuangan atas Stage 1, Stage 2, Stage 3 dan POCI, into Stage 1, Stage 2, Stage 3 and POCI, as follows:
sebagai berikut:
- Stage 1 - Stage 1
Mencakup instrumen keuangan yang tidak memiliki Includes financial instruments that do not have a
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan significantly increased credit risk since initial recognition or
awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal have low credit risk at the reporting date. For these
pelaporan. Untuk instrumen-instrumen keuangan ini, akan financial instruments, a 12 month ECL calculation will
berlaku perhitungan ECL 12 bulan. apply.
- Stage 2 - Stage 2
Mencakup instrumen keuangan yang mengalami Includes financial instruments that have increased credit
peningkatan risiko kredit sejak pengakuan awal (kecuali risk since initial recognition (unless the Bank feel that credit
Bank merasa risiko kredit tergolong rendah pada tanggal risk is low at the reporting date) but there is no objective
pelaporan) namun belum terbukti adanya bukti penurunan evidence of impairment. For these instruments, the Lifetime
nilai secara obyektif. Untuk instrumen-instrumen ini, akan ECL calculation will apply. Lifetime ECL is the expected
berlaku perhitungan ECL Seumur Hidup. ECL Seumur credit loss from all possible default events during the
Hidup adalah kerugian kredit ekspektasian yang diharapkan estimated life of the financial instrument.
dari semua kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi
selama perkiraan umur dari instrumen keuangan tersebut.
18
BANK SULSELBAR
808
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 809
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) e. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan (x) Allowance for impairment losses on financial assets (continued)
(lanjutan)
Staging criteria (lanjutan) Staging criteria (continued)
- Stage 3 - Stage 3
Mencakup instrumen keuangan yang telah terbukti Includes financial instruments that have been shown to be
mengalami penurunan nilai secara obyektif pada tanggal objectively impaired at the reporting date. This group
pelaporan. Kelompok ini biasanya terdiri atas debitur yang usually consists of debtors who have defaulted.
mengalami gagal bayar.
Penyajian penyisihan kerugian kredit ekspektasian dalam Presentation of allowance for expected credit losses in
laporan posisi keuangan statements of financial position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian disajikan dalam laporan Allowance for expected credit losses is presented in the
posisi keuangan sebagai berikut: statement of financial positions as follows:
- aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan - For financial assets measured at amortized cost, allowance
diamortisasi, penyisihan kerugian kredit ekspektasian for expected credit losses is presented as a deduction from
disajikan sebagai pengurang dari jumlah tercatat bruto aset; the gross carrying amount of the asset;
- instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui - For debt instruments measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain, penyisihan kerugian kredit comprehensive income, allowance for expected credit
ekspektasian tidak diakui dalam laporan posisi keuangan losses are not recognized in the statement of financial
karena jumlah tercatat dari aset-aset ini adalah nilai position because the carrying amounts of these assets are
wajarnya. Namun demikian penyisihan kerugian kredit at their fair values. However, allowance for expected credit
ekspektasian diungkapkan dan diakui dalam penghasilan losses is disclosed and recognized in other comprehensive
komprehensif lain. income.
Perhitungan penurunan nilai secara individual Individual impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus The Bank determines that loans should be evaluated for
dievaluasi penurunan nilainya secara individual, jika memenuhi impairment through individual evaluation if one of the following
salah satu kriteria di bawah ini: criteria is met:
- Pinjaman yang diberikan yang memiliki tunggakan 90 hari; - Loans which have arrears 90 days; or
- Pinjaman yang diberikan yang direstrukturisasi. - Restructured loans.
Perhitungan penurunan nilai secara kolektif Collective impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus The Bank determines that loans should be evaluated for
dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif adalah pinjaman impairment through collective evaluation are loans that are
yang diberikan yang berada diluar kriteria secara individual. outside the criteria individually.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah Recoveries of written-off financial assets
dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak tertagih, pinjaman yang When a loan is uncollectible, it is written off against the related
diberikan tersebut dihapusbuku dengan menjurnal balik allowance for impairment loss. Such loans are written off after
cadangan kerugian penurunan nilai. Pinjaman yang diberikan all the necessary procedures have been completed and the
tersebut dapat dihapus buku setelah semua prosedur yang amount of the loss has been determined.
diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah The recoveries of written-off financial assets in the current year
dihapusbukukan pada tahun berjalan dikreditkan dengan are credited by adjusting the allowance for impairment losses
menyesuaikan akun cadangan kerugian penurunan nilai. accounts. Recoveries of written-off financial assets from
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah previous years are recorded as operational income other than
dihapusbukukan pada tahun sebelumnya dicatat sebagai interest income.
pendapatan operasional selain pendapatan bunga.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Bank At each statement of financial position date, the Bank assesses
mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa aset whether there is objective evidence that financial assets not
keuangan yang tidak dicatat pada nilai wajar melalui laporan carried at fair value through profit or loss are impaired. Financial
laba rugi telah mengalami penurunan nilai. Aset keuangan assets are impaired when objective evidence demonstrates that
mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan loss event has occurred after the initial recognition of the asset,
bahwa peristiwa yang merugikan telah terjadi setelah and that the loss event has an impact on the future cash flows
pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa tersebut on the asset that can be estimated reliably.
berdampak pada arus kas masa datang atas aset keuangan
yang dapat diestimasi secara handal.
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalent
Komponen kas dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank Components of cash and cash equivalents include cash, current
Indonesia, giro pada bank lain, simpanan yang sewaktu-waktu bisa accounts with Bank Indonesia, current accounts with other banks,
dicairkan dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan jangka deposits which can be withdrawn at any time and other short term
waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan. highly liquid investments with original maturities of three months or
less from the date of acquisition.
19
BANK SULSELBAR
809
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 810
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
g. Giro pada Bank Indonesia dan pada bank lain g. Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan sebagai The current accounts with Bank Indonesia and other banks are
biaya perolehan yang diamortisasi. Giro pada Bank Indonesia dan classified as amortized cost. Current accounts with Bank Indonesia
bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi and other banks are stated at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan interest rate method less allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Unit usaha syariah yang menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip Sharia business unit that engages in sharia banking presents current
syariah, giro pada Bank Indonesia dan bank lain dinyatakan sebesar accounts with Bank Indonesia and other banks at their outstanding
saldo giro dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. balance net of allowance for impairment losses.
h. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain h. Placement with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain meliputi deposit Placements with Bank Indonesia and other banks represent
facility, deposito berjangka dan interbank call money serta tidak placements in the form of deposit facilities, time deposits and
dibatasi penggunaannya. interbank call money and non restricted in use.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan Placements with Bank Indonesia and other banks are classified as
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. Penempatan pada bank amortized cost. Placements with other banks are stated at amortized
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan cost using the effective interest rate method less allowance for
metode suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses.
nilai.
i. Surat berharga i. Marketable securities
Surat berharga yang dimiliki terdiri dari obligasi pemerintah, Sukuk The marketable securities held consist of government bonds, Bank
Bank Indonesia, Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank, Indonesia Sukuk, Inter-Bank Mudharabah Investment Certificates,
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia, Negotiable Certificate of Deposits Bank Indonesia Rupiah Securities, Negotiable Certificates of
(NCD), Surat Berharga Syariah Negara, dan Medium Term Notes Deposits (NCD), State Sharia Securities, and Medium Term Notes
(MTN). (MTN).
Pada saat pengakuan awal, surat berharga dicatat sesuai dengan At initial recognition, the marketable are recorded according to their
kategorinya yaitu aset keuangan diklasifikasikan pada biaya category, i.e., amortized cost, fair value through other
perolehan yang diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income or at fair value through profit or loss.
komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi.
Surat Berharga Syariah adalah surat bukti investasi berdasarkan Sharia Securities are proof of investment based on sharia principles
prinsip syariah yang lazim diperdagangkan di pasar uang syariah that are commonly traded in the sharia money market and/or sharia
dan/atau pasar modal syariah antara lain obligasi syariah (sukuk) dan capital markets, including sharia bonds (sukuk) and other securities
surat berharga lainnya berdasarkan prinsip syariah. following sharia principles.
Bank menentukan klasifikasi investasi pada surat berharga, The Bank defined the classification of investment in marketable
khususnya sukuk, berdasarkan model usaha yang ditentukan securities, specifically sukuk, based on business model in
berdasarkan klasifikasi sesuai PSAK 410 (Revisi 2015) tentang accordance with PSAK 410 (Revised 2015) on "Accounting for
“Akuntansi Sukuk" sebagai berikut: Sukuk" as follows:
- Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar - At cost securities are stated at cost (including transaction
biaya perolehan (termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan costs), adjusted by unamortized premium and/or discount.
dengan premi dan/atau diskonto yang belum diamortisasi. Premi Premium and discount are amortized over the period until
dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh tempo. maturity.
- Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang - At fair value securities are stated at fair values through profit or
dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang loss. Unrealized gains or losses from the increase or decrease
belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya in fair values are presented in current period profit or loss.
disajikan dalam laporan laba rugi periode yang bersangkutan.
- Surat berharga yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan - At fair value through other comprehensive income securities are
komprehensif lainnya. Surat berharga disajikan sebesar nilai measured at fair value. Unrealized gains or losses from the
wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat increase or decrease in fair value are presented in other
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam comprehensive income. Premium and discount are amortized
penghasilan komprehensif lain. Premi dan diskonto diamortisasi over the period until maturity.
selama periode hingga jatuh tempo.
Penyisihan kerugian wajib diakui sesuai dengan pedoman dari Bank Allowance for possible losses are recognized in accordance with the
Indonesia dan disajikan sebagai pengurang saldo investasi pada guidelines of Bank Indonesia and are stated as a deduction of
surat berharga. investments in marketable securities.
20
BANK SULSELBAR
810
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 811
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
j. Surat berharga yang dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli j. Marketable securities purchased/sold under agreement to
kembali resale/purchased
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual Receivable of marketable securities purchased under resale
kembali diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. agreement are classified as amortized cost.
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual Receivable of marketable securities purchased under resale
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan posisi keuangan agreement are presented as assets in the statement of financial
sebesar jumlah penjualan kembali dikurangi dengan pendapatan position, at the resale price net of unamortized interest income and
bunga yang belum diamortisasi dan cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses. The difference between the
nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali diperlakukan purchase price and the resale price is treated as unearned interest
sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai income, and recognized as income over the period starting from
pendapatan selama periode sejak surat berharga tersebut dibeli when those securities are purchased until they are sold using
hingga dijual menggunakan suku bunga efektif. effective interest rate method.
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji untuk dibeli Liabilities of marketable securities sold under repurchased
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur agreement are classified as financial liabilities measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji untuk dibeli Liabilities of marketable securities sold under repurchased
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan agreement are presented as liabilities in the statement of financial
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi dengan bunga dibayar position, at the repurchase price, net of unamortized prepaid
di muka yang belum diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga interest. The difference between the selling price and the
beli kembali diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka dan diakui repurchase price is treated as prepaid interest and recognized as
sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak surat berharga interest expense over the period starting from when those securities
tersebut dijual hingga dibeli kembali menggunakan metode suku are sold until they are repurchased using effective interest rate
bunga efektif. method.
k. Instrumen keuangan derivatif k. Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank melakukan transaksi In the normal course of its business, the Bank enters into
instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka mata uang transactions involving derivative financial instruments such as
asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga, dan transaksi foreign currency forward contracts, foreign currency swaps, interest
spot untuk mengelola eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata rate swaps, and spot transactions to manage exposures on market
uang dan risiko tingkat suku bunga. risk, such as currency risk and interest rate risk.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan posisi keuangan pada Derivatives financial instruments are recognized in the statement of
nilai wajar. Setiap kenaikan nilai wajar kontrak derivatif dicatat financial position at fair value. Each increase in fair value derivative
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas contract is carried as asset when the fair value is positive and as
apabila memiliki nilai wajar negatif. liability when the fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan sebagai aset dan Derivatives receivable and payable are classified as financial assets
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba and liabilities at fair value through profit or loss.
rugi.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan nilai wajar Gains or losses resulting from fair value changes are recognized in
diakui dalam laporan laba rugi. the statement of profit or loss.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan berdasarkan diskonto arus The fair value of derivative instruments is determined based on
kas dan model penentu harga atau harga yang diberikan oleh broker discounted cash flows and pricing models or quoted prices from
(quoted price) atas atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik brokers of other instruments with similar characteristics.
serupa.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap mata uang asing dan Foreign currency forward contracts, foreign currency swaps, and
cross currency swap dan tingkat suku bunga swap dilakukan untuk cross currency and interest rate swaps are for funding and trading
tujuan pendanaan dan perdagangan. purposes.
l. Kredit yang diberikan l. Loans
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang Loans represent provision of cash or cash equivalent based on
dapat disetarakan dengan kas, berdasarkan persetujuan atau agreements with borrowers, where borrowers required to repaying
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang mewajibkan their debts with interest after specified periods. Loans are classified
debitur untuk melunasi hutang berikut bunganya setelah jangka as amortized cost.
waktu tertentu. Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai biaya
perolehan yang diamortisasi.
Kredit pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi Loans are initially measured at fair value plus transaction costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung dan merupakan biaya are directly attributable and are additional costs to obtain the
tambahan untuk memperoleh aset keuangan tersebut dan setelah financial assets and after initial recognition are measured at
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost using the effective interest method less allowance for
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Kredit yang diberikan dalam rangka pembiayaan bersama (kredit Loans granted in the context of joint financing (syndicated loans) are
sindikasi) dicatat sesuai dengan porsi kredit yang risikonya recorded in accordance with the portion of the credit at which the
ditanggung oleh Bank dinyatakan sebesar biaya perolehan risk is borne by the Bank is stated at amortized cost.
diamortisasi.
21
BANK SULSELBAR
811
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 812
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
l. Kredit yang diberikan (lanjutan) l. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah Restructured loans are stated at the lower of carrying value of the
antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai loan at the time of restructuring or net present value of the total
penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi. Kerugian akibat future cash receipts after restructuring. Losses arising from any
selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi dengan excess of the carrying value of the loan at the time of restructuring
nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui over the net present value of the total future cash receipts after
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah restructuring are recognized in the statements of profit or loss and
restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan other comprehensive income. Thereafter, all cash receipts under the
dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit new terms shall be accounted for as the recovery of principal and
dan penghasilan bunga secara proporsional. interest income proportionately.
m. Pembiayaan syariah m. Sharia financing
Pembiayaan yang diberikan meliputi pembiayaan syariah yang Loans include sharia financing, which consists mainly of Murabahah
terutama terdiri dari piutang Murabahah, pembiayaan Mudharabah receivables, Mudharabah financing and Musyarakah financing.
dan pembiayaan Musyarakah.
Piutang syariah adalah tagihan yang timbul dari transaksi Sharia receivables arise from transactions based on ijarah,
berdasarkan akad-akad ijarah, murabahah dan qardh. murabahah, and qardh agreements.
Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara Ijarah is a leasing arrangement of goods and/or services between
pemilik objek sewa termasuk kepemilikan hak pakai atas objek sewa the owner of a leased object (lessor) and lessee including the right
dengan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas objek sewa yang to use the leased object, for the purpose of obtaining a return on the
disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa menyewa leased object. Ijarah muntahiyah bittamlik is a leasing arrangement
antara pemilik objek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan between the lessor and lessee to obtain profit on the leased object
atas obyek sewa yang disewakan dengan opsi perpindahan hak milik being leased with an option to transfer ownership of the leased
objek sewa baik dengan jual beli atau pemberian (hibah) pada saat object through purchase/sale or giving (hibah) at certain time
tertentu sesuai akad sewa. according to the lease agreement (akad).
Murabahah adalah transaksi penjualan barang dengan menyatakan Murabahah is a sales transaction for goods that provides the
harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh purchase price and margin agreed by both buyer and seller.
penjual dan pembeli.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada nilai bersih yang Murabahah receivables are initially measured at net realizable value
dapat direalisasi ditambah dengan biaya transaksi yang dapat plus transaction costs that are directly attributable and additional
diatribusikan secara langsung dan biaya tambahan untuk costs to obtain financial assets, and after initial recognition are
memperoleh aset keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal measured at amortized cost based on effective rate of return method
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode less allowance for impairment losses.
tingkat imbal hasil efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Unit Usaha Syariah At each statement of financial position date, the Sharia Business
(UUS) mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang Unit assesses whether there is objective evidence that Murabahah
murabahah yang tidak dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi telah receivables not carried at fair value through profit or loss are
mengalami penurunan nilai. Piutang murabahah mengalami impaired. Murabahah receivables are impaired when objective
penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa evidence demonstrates that loss event has occurred after the initial
yang merugikan telah terjadi setelah pengakuan awal, dan peristiwa recognition, and the loss event has an impact on the future cash
tersebut berdampak pada arus kas masa datang yang dapat flows that can be estimated reliably.
diestimasi secara handal.
Kriteria yang digunakan oleh UUS untuk menentukan bukti obyektif The criteria used by the Sharia Business Unit to determine that there
dari penurunan nilai adalah sebagai berikut: is objective evidence of impairment include:
a) kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak a) significant financial difficulty of the issuer or obligor;
peminjam;
b) pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau b) a breach of contract, such as a default or delinquency in interest
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; or principal payments;
c) pihak pemberi pinjaman, dengan alasan ekonomi atau hukum c) the lender, for economic or legal reasons relating to the
sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak borrower’s financial difficulty, grants the borrower a concession
peminjam, memberikan keringanan (konsesi) pada pihak that the lender would not otherwise consider;
peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak peminjam
tidak mengalami kesulitan tersebut;
d) terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan d) it becomes probable that the borrower will enter into bankruptcy
pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; or other financial reorganization;
e) hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan e) the disappearance of an active market for that financial asset
keuangan; atau because of financial difficulties; or
f) data yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya f) observable data indicating that there is a measurable decrease
penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas masa in the estimated future cash flows from a portfolio of financial
datang dari kelompok aset keuangan sejak pengakuan awal assets since the initial recognition of those assets, although the
aset dimaksud, meskipun penurunannya belum dapat decrease has not yet been identified individually in the portfolio,
diidentifikasi terhadap aset keuangan secara individual dalam including:
kelompok aset tersebut, termasuk:
22
BANK SULSELBAR
812
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 813
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Pembiayaan syariah (lanjutan) m. Sharia financing (continued)
1) memburuknya status pembayaran pihak peminjam dalam 1) adverse changes in the payment status of borrowers in the
kelompok tersebut; dan portfolio; and
2) kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi 2) national or local economic conditions that correlate with
dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok tersebut. defaults on the assets in the portfolio.
Estimasi periode antara terjadinya peristiwa dan teridentifikasinya The estimated period between the occurrence of events and
kerugian ditentukan oleh manajemen untuk setiap portofolio yang identification of loss is determined by management for each
diidentifikasi. Pada umumnya, periode tersebut bervariasi antara 3 identified portfolio. In general, this period varied between 3 (three)
(tiga) dan 12 (dua belas) bulan, untuk kasus tertentu diperlukan and 12 (twelve) months, for certain cases required a longer period.
periode yang lebih lama.
UUS pertama kali menentukan apakah terdapat bukti objektif The Sharia Business Unit first determines whether there is objective
penurunan nilai secara individual atas aset keuangan. Cadangan evidence of impairment individually for financial assets. Allowance
kerugian penurunan nilai atas aset yang mengalami penurunan nilai for impairment losses on assets that are impaired is calculated
dihitung secara individual dengan menggunakan metode discounted individually using the discounted cash flows method.
cash flows.
Pinjaman qardh adalah pinjam meminjam dana tanpa imbalan yang Funds of qardh is borrowing funds without an agreed commitment of
diperjanjikan dengan kewajiban pihak peminjam mengembalikan benefits where the borrower is obligated to repay the principal
pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu simultaneously or in installments in certain periods. Funds of qardh
tertentu. Pinjaman qardh meliputi wakalah dan rahn. consists of wakalah and rahn.
Wakalah merupakan akad pemindahan utang piutang nasabah Wakalah is a contract for the transfer of the customer's receivables
kepada Bank dan atas transaksi ini Bank mendapat ujrah (imbalan) to the Bank and for this transaction the Bank receives ujrah (reward)
dan diakui pada saat diterima. Bank memperoleh ujrah dari and is recognized when it is received. The bank earns ujrah from
menanggung biaya penitipan agunan dan risiko penitipan. bearing the cost of depositing the collateral and the risk of the
deposit.
Rahn merupakan transaksi menggadaikan barang atau harta dari Rahn is the mortgage of goods or assets from customers to the
nasabah kepada bank dimana nasabah meminjam uang dengan Bank, at which that customers borrow money with qardh agreement
akad qardh menjaminkan aset-harta untuk pinjaman tersebut. Bank and pledged their asset as collateral for the borrowings. The Bank
memperoleh ujrah karena menanggung beban penyimpanan jaminan obtains ujrah from bearing the collateral custody expense and
dan risiko penyimpanan. custody risk.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana yang dipinjamkan pada Funds of qardh is recognized at the amount lent at the transaction
saat terjadinya. Kelebihan penerimaan dari pinjaman atas qardh date. Any excess amount paid by the borrower in repaying a qardh
yang dilunasi diakui sebagai pendapatan pada saat terjadinya. is recognized as revenue upon realization. Funds of qardh is stated
Pinjaman qardh disajikan sebesar saldonya dikurangi penyisihan at its outstanding balance less allowance for possible losses. The
kerugian. UUS menetapkan penyisihan kerugian qardh berdasarkan Sharia Business Unit provides allowance for possible losses on
penelaahan atas masing-masing saldo. qardh based on the review quality of the individual outstanding
balances.
Pembiayaan Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana Mudharabah financing is investment of funds from the owner of
(shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan funds (shahibul maal) to the fund manager (mudharib) to conduct
kegiatan usaha tertentu, dengan menggunakan bagi laba (profit certain business activity, with profit sharing or net revenue sharing
sharing) atau metode bagi hasil usaha (gross profit margin) antara method between the two parties based on a mutually agreed
kedua belah pihak berdasarkan nisbah yang telah disepakati predetermined ratio. The Sharia Business Unit uses profit sharing
sebelumnya. UUS mengenakan bagi hasil berdasarkan metode bagi scheme based on net profit margin method.
hasil usaha sebelum pajak (net profit margin).
Pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan Mudharabah financing is stated at the outstanding balance, net of
dikurangi dengan penyisihan kerugian. UUS menetapkan penyisihan allowance for possible losses. The Sharia Business Unit provides
kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan allowance for possible losses based on the financing quality as
penelaahan atas masing-masing saldo pembiayaan. Apabila determined by a review of each account. In the event that a portion
sebagian pembiayaan mudharabah hilang sebelum dimulainya usaha of the mudharabah financing is lost prior to the start of operations
karena adanya kerusakan atau sebab lainnya tanpa adanya kelalaian due to damage or any other reasons without negligence or error on
atau kesalahan pihak pengelola dana, maka rugi tersebut the part of the fund manager, the loss shall be deducted from
mengurangi saldo pembiayaan mudharabah dan diakui sebagai mudharabah financing balance and shall be recognized as a loss by
kerugian bank. Apabila sebagian pembiayaan mudharabah hilang the Bank. If part of financing is lost after the commencement of
setelah dimulainya usaha tanpa adanya kelalaian atau kesalahan business without negligence or fault of the fund manager, such loss
pengelola dana, maka rugi tersebut diperhitungkan pada saat bagi is calculated during profit sharing. Loss on mudharabah financing
hasil. Kerugian pembiayaan mudharabah akibat kelalaian atau due to negligence or error on the part of the fund manager is
kesalahan pengelola dana dibebankan pada pengelola dana dan charged to the fund manager and not deducted from the
tidak mengurangi saldo pembiayaan mudharabah. mudharabah financing balance.
Pembiayaan musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak Musyarakah financing is an agreement between two or more parties
atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak for a particular business, in which each party contributes funds
memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan provided that the profits are divided according to the agreement,
dibagi berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian berdasarkan while losses are based on the portion of fund contributions. The fund
porsi kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset non-kas consists of cash or non-cash assets allowed by sharia.
yang diperkenankan oleh syariah.
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan Musyarakah financing is stated at outstanding balance, net of
dikurangi dengan saldo penyisihan kerugian. UUS menetapkan allowance for possible losses. The Sharia Business Unit provides
penyisihan kerugian sesuai dengan kualitas pembiayaan allowance for possible losses based on the financing quality as
berdasarkan penelaahan atas masing-masing saldo pembiayaan. determined by a review of each account.
23
BANK SULSELBAR
813
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 814
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
n. Penyertaan n. Investment
Penyertaan saham merupakan penanaman dana dalam bentuk Equity investments represent investments in the form of shares of
saham pada perusahaan non-publik yang bergerak di bidang jasa stock, in non-public companies engaged in financial services held for
keuangan untuk tujuan jangka panjang. long-term purposes.
Penyertaan saham untuk tujuan investasi dengan kepemilikan di Investment in shares under 20% and with no significant control are
bawah 20% dan tidak pengaruh signifikan merupakan aset keuangan financial assets classified as fair value through profit/loss or
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba rugi atau biaya amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Penyertaan saham dengan persentase kepemilikan 20% sampai Investments in shares represent ownership interest of 20% - 50%
dengan 50% dicatat dengan metode ekuitas. Dalam metode ini, are recorded using the equity method. Under this method,
penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan disesuaikan dengan investments are recorded at cost and adjusted for the Bank's
bagian Bank atas ekuitas perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan proportionate share in the net equity of the investees and reduce by
penerimaan deviden sejak tanggal perolehan, dikurangi cadangan dividends earned starting the acquisition date net of by allowance
kerugian penurunan nilai. for impairment losses.
o. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa o. Fixed assets, right-of-use assets and lease liabilities
Aset tetap Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan termasuk Fixed assets in the published publication including those published
pengeluaran-pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung which can be directly attributed so that the asset is ready for use.
agar aset tersebut siap digunakan. Setelah pengukuran awal, seluruh After initial recognition, all fixed assets except land, are measured
aset tetap kecuali tanah, diukur dengan model biaya, yaitu biaya using the cost model, which is the cost less the accumulated
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Tanah awalnya depreciation. For fixed assets, land measured using revaluation
dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak disusutkan. model and not depreciated. Land initially stated at cost and is not
Setelah pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar pada tanggal depreciated. After initial recognition, land is measured at fair value
revaluasi dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal on the date of the revaluation less any accumulated impairment
revaluasi. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan losses after the date of revaluation. Depreciation of fixed assets is
metode saldo menurun ganda (double declining method), kecuali calculated using the double declining balance method, the straight
bangunan menggunakan metode garis lurus (straight line method) building method using the straight-line method, based on the
berdasarkan persentase sebagai berikut : percentage as follows:
Tarif / Rates
Bangunan kantor 5% - 10% Office building
Bangunan rumah dinas 5% - 10% Office house building
Kendaraan 25% - 50% Vehicles
Perabot kantor 25% - 50% Office furniture
Perabot rumah dinas 25% - 50% Office house furniture
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba The cost of maintenance and repairs is charged to the statement of
rugi komprehensif pada saat terjadinya, pemugaran dan penambahan comprehensive income as incurred, significant renewals and
dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Nilai buku aset tetap yang betterments are capitalized. The book value of property, plant and
sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari equipment that are no longer used or sold, is excluded from the
kelompok aset tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang group of related fixed assets and the resulting gains or losses are
terjadi dilaporkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun reported in the statement of comprehensive income for the year.
yang bersangkutan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan dievaluasi setiap The residual value, useful life and depreciation method are
akhir tahun dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. evaluated at the end of each year and adjusted prospectively, if
needed.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan Construction in progress are stated at cost and presented in fixed
disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Ketika aset dalam asset account. When construction in progress have been completed
penyelesaian telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya and ready for use, the accumulated cost is reclassified in the fixed
perolehan diklasifikasikan ke akun aset tetap yang sebenarnya. assets account.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognised as
biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. part of the acquisition cost of the land, and these costs are not
Biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset depreciated. Costs related to renewal of land rights are recognised
tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak. as intangible assets and amortized during the period of the land
rights.
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai apakah kontrak At the inception of a contract, the Bank assesses whether the
merupakan atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau contract is or contains a lease. A contract is or contains a lease if
mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the contract conveys the right to control the use of an identified
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka assets for a period of time in exchange for consideration. The Bank
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Bank dapat memilih can choose not to recognise the right-of-use asset and lease
untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk: liabilities for:
- sewa dengan jangka waktu kurang atau sama dengan 12 bulan - leases with a term of less or equal to 12 months and there is no
dan tidak terdapat opsi beli; call option;
- sewa atas aset dengan nilai rendah. - leases of low value assets.
24
BANK SULSELBAR
814
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 815
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
o. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Fixed assets, right-of-use assets and lease liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan To assess whether a contract conveys the right to control the use of
penggunaan aset identifikasian, Bank harus menilai apakah: an identified asset, the Bank shall assess whether:
- Bank memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial - The Bank has the right to obtain substantially all the economic
seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; benefit from use of the asset throughout the period of use; and
dan
- Bank memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset - The Bank has the right to direct the use of the asset. The Bank
identifikasian. Bank memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak has described when it has a decision-making right that are the
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana most relevant to changing how and for what purpose the asset
dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan is used are predetermined:
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk mengoperasikan aset; dan 1. The Bank has the right to operate the asset; and
2. Bank telah mendesain aset dengan cara menetapkan 2. The Bank has designed the asset in a way that
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan predetermine how and for what purposes it will be used.
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui aset hak-guna dan The Bank recognises a right-of-use asset and a leases liability at the
liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana leases commencement date. The right-of-use asset is initially
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan measured at cost, which comprises the initial amount of the leases
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum liability adjusted for any leases payment made at or before the
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang commencement date, plus any initial direct cost incurred. The right-
dikeluarkan. Aset hak-guna diamortisasi dengan menggunakan of-use asset is amortised over the straight-line method throughout
metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum The lease liability is initially measured at the present value of the
dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan lease payments that are not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that right
tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga cannot be readily determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank menggunakan suku Generally, the Bank uses its incremental borrowing rate as a
bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. discount rate.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya Each leases payment is allocated between the liability and finance
keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama cost. The finance cost is charged to profit or loss over the leases
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik period so as to produce a constant periodic rate of interest on the
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. remaining balance of the liability for each period.
p. Aset takberwujud p. Intangible assets
Aset takberwujud merupakan aset non-moneter teridentifikasi tanpa Intangible assets are non-monetary assets identified without
wujud fisik, yaitu hak-hak istimewa atau posisi yang menguntungkan physical appearance, that is, special privileges or profitable positions
guna menghasilkan pendapatan. Jenis utama aset takberwujud to generate income. The main types of intangible assets are
adalah hak cipta, hak eksplorasi, paten, merek dagang, rahasia copyright, exploration rights, patents, trademarks, trade secrets and
dagang dan goodwill. Aset takberwujud umumnya diamortisasi goodwill. Intangible assets are generally amortized using the double
menggunakan double declining method selama 4 tahun. declining method for 4 years.
q. Aset lain-lain q. Other assets
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, tagihan pihak ketiga, uang Other assets consist of accrued interest, third parties receivables,
muka dan biaya dibayar dimuka, agunan yang diambil alih, jaminan advances and prepaid expenses, foreclosed assets, guarantee and
dan persediaan barang cetakan. Agunan yang diambil alih diakui inventories of printed materials. Foreclosed assets are recognized at
sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi. Selisih nilai agunan yang their net realizable value. The difference between the value of the
diambil alih dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, collateral and the remaining principal, if any, is charged to the
dibebankan di laporan laba rugi tahun berjalan. Selisih nilai agunan current year's statement of income. The difference between the
yang diambil alih dengan hasil penjualannya diakui sebagai value of the collateral and the proceeds from sale is recognized as
keuntungan atau kerugian pada saat agunan tersebut dijual. profit or loss when the collateral is sold.
Biaya dibayar dimuka adalah biaya yang telah dikeluarkan tetapi Prepaid expenses are costs that have been incurred but not yet
belum diakui sebagai beban pada periode terjadinya. Beban dibayar recognized as an expense in the period in which they are incurred.
dimuka akan digunakan untuk aktivitas Bank di masa mendatang. Prepaid expenses will be used for future Bank activities. Prepaid
Beban dibayar dimuka akan diakui sebagai beban pada laporan laba expenses will be recognized as expenses in the income statement
rugi pada saat diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya. when amortized according to their useful lives.
Termasuk dalam biaya dibayar dimuka adalah biaya sewa dan biaya Included in Prepaid expense are rental fees and insurance costs.
asuransi. Biaya sewa merupakan pembayaran dimuka terkait sewa Rental costs are advance payments related to leases does not meet
yang tidak memenuhi kriteria PSAK 116 diamortisasi selama masa the criteria of PSAK 116 which are amortized over the lease period
sewa dan dimulai sejak gedung digunakan. Beban dibayar dimuka and begin when the building is used. Prepaid expenses are
diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan amortized over the useful life of each cost using the straight line
menggunakan metode garis lurus (straight line method ). method.
25
BANK SULSELBAR
815
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 816
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Liabilitas segera r. Liabilities immediately payable
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya liabilitas atau diterima Liabilities immediately payable recorded when the liabilities arise or
perintah dari pemberi amanat, baik dari masyarakat maupun dari are received by an order from the mandate, both from the public and
Bank lain. from other banks.
Liabilitas pada awalnya diukur pada nilai wajar dan ditambah biaya Liabilities are initially measured at fair value plus transaction costs
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan merupakan that are directly attributable and are additional costs to obtain the
biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas keuangan tersebut, dan financial liabilities, and after initial recognition, the liabilities are
setelah pengakuan awal, liabilitas segera dinyatakan sebesar biaya immediately stated at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
s. Simpanan nasabah s. Deposits from customers
Simpanan nasabah pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Deposits from customers are initially measured at fair value and
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung added to transaction costs that are directly attributable and are
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas additional costs to obtain financial liabilities, and after initial
keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal, simpanan nasabah recognition, deposits from customers and other banks are stated at
dan bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Produk simpanan dinilai sebagai berikut: Deposit products are assessed as follows:
- Giro dan tabungan dinilai sebesar kewajiban Bank kepada - Current accounts and savings are valued at the Bank's
nasabah. obligations to customers.
- Deposito dinilai sebesar jumlah pokok deposito yang tercantum - Deposits are valued at the principal amount of the deposit
dalam perjanjian antara bank dan nasabah. stated in the agreement between the bank and the customer.
- Giro wadiah yaitu titipan dana dalam bentuk giro dan tabungan - Wadiah demand deposits are funds deposited in the form of
pihak lain dimana pemilik dana mendapatkan pendapatan. demand deposits and savings from other parties where the
owner of the funds get income.
- Tabungan dan deposito mudharabah merupakan simpanan - Mudharabah savings and time deposits represent deposits from
dana pihak lain yang memberikan pemilik dana imbalan bagi other parties that provide the owner of the profit-sharing fund.
hasil.
- Pendapatan unit syariah atas penggunaan dana tersebut - Sharia unit income from the use of these funds at a
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya. predetermined and agreed ratio.
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Deposits with other banks are initially measured at fair value and
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung added to transaction costs that are directly attributable and are
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas additional costs to obtain financial liabilities, and after initial
keuangan tersebut, dan setelah pengakuan awal, simpanan nasabah recognition, deposits from customers and other banks are stated at
dan bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain di Deposits from other banks consist of liabilities to other domestic
dalam negeri dalam bentuk giro, tabungan, sertifikat deposito dan banks in the form of demand deposits, savings, certificates of
deposito berjangka. Simpanan dari bank lain dinyatakan sesuai deposit and time deposits. Deposits from other banks are stated in
jumlah kewajiban terhadap bank lain. accordance with the amount of liabilities to other banks.
u. Dana syirkah temporer u. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi dengan akad Temporary syirkah funds represent investments from other parties
mudharabah mutlaqah, yaitu pemilik dana (shahibul maal) conducted on the basis mudharabah mutlaqah contract in which the
memberikan kebebasan kepada pengelola dana (Mudharib / Bank owners of the funds (shahibul maal) grant freedom to the fund
Sulselbar Syariah) dalam pengelolaan investasinya dengan manager (Mudharib/Bank Sharia Sulselbar) in the management of
keuntungan dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah temporer their investments with profit distributed based on the contract.
terdiri dari giro mudharabah, tabungan mudharabah, deposito Temporary syirkah funds consist of mudharabah current accounts,
mudharabah dan sukuk mudharabah yang diterbitkan. mudharabah saving deposits, mudharabah time deposits and
mudharabah sukuk issued.
Giro dan tabungan mudharabah merupakan investasi yang bisa Mudharabah current accounts and savings deposits represent
ditarik kapan saja (on call) atau sesuai dengan persyaratan tertentu investment which could be withdrawn anytime (on call) or can be
yang disepakati. Giro dan tabungan mudharabah dinyatakan sebesar withdrawn based on certain agreed terms. Mudharabah current
saldo tabungan nasabah di Bank. accounts and savings deposits are stated based on the customer's
balance in Bank.
Tabungan mudharabah merupakan investasi yang bisa ditarik kapan Mudharabah saving accounts represent investment which could be
saja (on call) atau sesuai dengan persyaratan tertentu yang drawdown anytime (on call) or can be drawdown based on certain
disepakati. Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar saldo agreed terms. Mudharabah savings deposits are stated based on
tabungan nasabah di Bank Sulselbar Syariah. the customer’s savings deposit balance in Bank Sulselbar Sharia.
Deposito mudharabah merupakan investasi yang hanya bisa ditarik Mudharabah time deposits represent investment that can only be
pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang withdrawn at a certain time based on the agreement between the
deposito mudharabah dengan Bank Sulselbar Syariah. Deposito customer and the Bank Sulselbar Sharia. Mudharabah time deposits
mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan are stated at nominal amount as agreed between the deposit holder
perjanjian antara pemegang deposito dengan Bank Sulselbar and Bank Sulselbar Sharia.
Syariah.
26
BANK SULSELBAR
816
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 817
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
u. Dana syirkah temporer (lanjutan) u. Temporary syirkah funds (continued)
Sukuk mudharabah yang diterbitkan merupakan sukuk yang Mudharabah sukuk issued is a sukuk using the contract of
menggunakan akad mudharabah. Sukuk mudharabah diakui pada mudharabah. Sukuk Mudharabah is recognized when the entity
saat entitas menjadi pihak yang terikat dengan ketentuan penerbitan becomes party of issuance contract mudharabah sukuk. Sukuk
sukuk mudharabah. Sukuk mudharabah diakui sebesar nilai mudharabah is recognized at nominal value. Transaction costs are
nominal. Biaya transaksi diakui secara terpisah dari sukuk recognized separately from the sukuk mudharabah. Transaction
mudharabah. Biaya transaksi untuk penerbitan sukuk mudharabah costs for the issuance of sukuk mudharabah presented in assets as
disajikan dalam aset sebagai biaya yang ditangguhkan dan deferred expenses and amortized over the term of sukuk. Sukuk
diamortisasi sepanjang jangka waktu sukuk. Penerbitan sukuk dan issuance and trading of sukuk are based on the principles of sharia,
perdagangan sukuk berdasarkan akad syariah, termasuk adanya including any underlying asset/activity. The holders of mudharabah
aset/aktivitas yang mendasari. Pemilik sertifikat sukuk mudharabah sukuk certificate receive shares of the revenue resulted.
mendapatkan bagi hasil.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai kewajiban. Temporary syirkah fund cannot be classified as a liability. This was
Hal ini karena Bank tidak berkewajiban untuk mengembalikan jumlah due to the Bank does not have any liability to return the initial fund to
dana awal dari pemilik dana kecuali akibat kelalaian atau the owners, except for losses due to the Bank's management
wanprestasi ketika mengalami kerugian. Di sisi lain dana syirkah negligence or default of loss is incurred. On the other hand,
temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena temporary syirkah fund cannot be classified as shareholders' equity,
mempunyai waktu jatuh tempo dan pemilik dana tidak mempunyai because of the maturity period and the depositors do not have the
hak kepemilikan yang sama dengan pemegang saham seperti hak same rights as the shareholders' such as voting rights and the rights
voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari aset dan of realized gain from current assets and other non-investment
aset non-investasi (asset and other non-investment accounts ). accounts.
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan imbalan bagi hasil The owner of temporary syirkah funds receives a return from the
sesuai dengan nisbah yang ditetapkan. profit sharing based on a predetermined ratio.
Hak nasabah atas bagi hasil dana syirkah temporer merupakan Third parties’ share on returns of temporary syirkah funds
bagian bagi hasil milik nasabah yang didasarkan pada prinsip represents customer’s share on the bank’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana mereka oleh Bank. management of their funds by the Bank under mudharabah
Pendapatan yang dibagikan adalah yang telah diterima (cash basis). principles. Income that will be distributed is the cash received (cash
basis) from the share.
Pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan prinsip bagi hasil The distribution of revenue is based on profit sharing scheme on the
usaha yaitu dari pendapatan bank yang diterima berupa laba kotor bank’s gross profit margin.
(gross profit margin).
Pendapatan margin dan bagi hasil atas pembiayaan yang diberikan Margin income and profit sharing on financing facilities and other
dan atas aset produktif lainnya akan dibagikan kepada nasabah earning assets are distributed to fund owners and the Bank based
penyimpan dana dan Bank sesuai dengan proporsi dana yang on proportion of fund used in the financing and other earning assets.
dipakai dalam pembiayaan yang diberikan dan aset produktif lainnya. Margin income and profit sharing income allocated to the fund
Selanjutnya, pendapatan margin dan bagi hasil yang tersedia untuk owners are then distributed to fund owners and depositors as
nasabah tersebut kemudian dibagihasilkan ke nasabah penabung shahibul maal and the bank as mudharib based on a predetermined
dan deposan sebagai shahibul maal dan Bank sebagai mudharib ratio (nisbah). Margin income and profit sharing from financing
sesuai porsi nisbah bagi hasil yang telah disepakati bersama facilities and other earning assets using the Bank's funds, are
sebelumnya. Pendapatan margin dan bagi hasil dari pembiayaan dan entirely shared for the Bank, including income from the Bank's fee
aset produktif lainnya yang memakai dana Bank, seluruhnya menjadi based transactions.
milik Bank, termasuk pendapatan dari investasi Bank berbasis
imbalan.
v. Surat berharga yang diterbitkan v. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan merupakan obligasi yang diterbitkan Marketable securities issued are bonds issued by the Bank which
oleh Bank yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang are classified as financial liabilities measured at amortized cost.
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang Additional costs that are directly attributable to the issuance of
dapat diatribusikan secara langsung dengan penerbitan obligasi bonds are deducted from the number of bonds issued.
dikurangkan dari jumlah obligasi yang diterbitkan.
Setelah pengukuran awal surat berharga yang diterbitkan selanjutnya After the initial measurement of the securities issued, it is stated at
dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest method. Amortized cost is
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan calculated by taking into account any discount or premium related to
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan adanya diskonto atau the initial measurement and costs that are an integral part of the
premi terkait dengan pengukuran awal dan biaya-biaya yang effective interest rate.
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Didalam surat berharga yang diterbitkan terdapat biaya emisi In the securities issued there are bond issuance costs, which are
obligasi, yang merupakan biaya yang terjadi sehubungan dengan costs incurred in connection with the issuance of bonds or Bank
penawaran emisi atau obligasi Bank dengan tingkat bunga tetap bonds with a fixed interest rate to the public that must be deducted
kepada masyarakat yang harus dikurangkan langsung dari hasil directly from the proceeds of the issuance in order to determine the
emisi dalam rangka menentukan hasil emisi neto obligasi Bank yang net proceeds of the Bank bonds received. The difference between
diterima. Selisih antara hasil emisi neto dengan nilai nominal obligasi the net proceeds and the nominal value of the Bank's bonds is
Bank diakui sebagai diskonto atau premium dan diamortisasi selama recognized as a discount or premium and amortized over the term of
jangka waktu obligasi Bank tersebut dengan menggunakan metode the Bank's bonds using the effective interest method.
bunga efektif.
27
BANK SULSELBAR
817
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 818
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
w. Pinjaman yang diterima w. Borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari bank Borrowings are funds received from other bank, Bank Indonesia or
lain, Bank Indonesia dan pihak lain dengan liabilitas pembayaran other parties with payment obligation based on borrowings
kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. agreement.
Pinjaman yang diterima pada awalnya diukur pada nilai wajar dan Loans received are initially measured at fair value plus transaction
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung costs that are directly attributable and are additional costs to obtain
dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh pinjaman yang the loan received, and after initial recognition, loans received are
diterima tersebut, dan setelah pengakuan awal, pinjaman yang stated at amortized cost.
diterima dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi.
x. Pendapatan bunga dan pendapatan syariah, beban bunga dan x. Interest income and sharia income, interest expense and sharia
beban syariah expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan Interest income and expense for all financial instruments are
dicatat dalam pendapatan bunga dan beban bunga pada laporan laba recognized as interest income and interest expense in the statement
rugi komprehensif menggunakan metode suku bunga efektif. of comprehensive profit or loss using the effective interest method.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk The effective interest method is a method used to calculate the
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau amortized acquisition cost of a financial asset or financial liability and
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan the method for allocating interest income or interest expense during
bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga the relevant period. The effective interest rate is the interest rate that
efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts estimated future cash payments or receipts for
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama the estimated life of the financial instrument, or if more appropriate,
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, a shorter period is used to obtain the net carrying amount of the
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat financial asset or financial liability. When calculating the effective
bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat interest rate, the bank estimates cash flows by considering all
menghitung suku bunga efektif, Bank mengestimasi arus kas dengan contractual terms in the financial instrument, but does not consider
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen future credit losses. This calculation includes all commissions,
keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit provisions, and other forms paid or received by the parties in the
di masa datang. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, provisi, contract that are an integral part of the effective interest rate,
dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam transaction costs, and all other premiums or discounts.
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat Loans for which the principal or interest has been past due for 90
90 hari atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang days or more, or where reasonable doubt exists as to its timely
pembayarannya secara tepat waktu diragukan, secara umum collection, are generally classified as impaired loans.
diklasifikasikan sebagai kredit yang mengalami penurunan nilai
(impairment).
Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa telah If a financial asset or group of similar financial assets’ value has
diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka diminished as a result of impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya diakui berdasarkan subsequently obtained is recognized based on the effective interest
suku bunga efektif yang digunakan untuk mendiskonto arus kas rate used to discount future cash flows in calculating impairment
masa datang dalam menghitung kerugian penurunan nilai. losses.
Pendapatan dan beban bunga termasuk pendapatan dan beban Interest income and expense include sharia income and expense.
syariah. Pendapatan syariah terdiri dari margin murabahah, Sharia income represents profit from murabahah margin, lease
pendapatan ijarah (sewa), bagi hasil pembiayaan mudharabah dan income from ijarah, profit sharing from mudharabah and musyarakah
musyarakah serta pendapatan qardh. Beban syariah terdiri dari financing and income from qardh. Sharia expenses consist of
beban bagi hasil mudharabah dan beban bonus wadiah. mudharabah profit sharing expenses and wadiah bonus expenses.
Margin murabahah dan pendapatan ijarah diakui selama periode Murabahah margin and ijarah income are recognized over the period
akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan of the agreement based on accrual basis. Mudharabah and
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat diterima atau dalam musyarakah income is recognized when cash is received or in a
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) period where the right of revenue sharing is due based on agreed
yang disepakati. Pendapatan dari transaksi qardh diakui pada saat portion (nisbah). Qardh income is recognized upon receipt.
diterima.
Beban syariah merupakan bagi hasil untuk dana pihak ketiga dengan Sharia expense represents revenue sharing for third party fund
menggunakan prinsip bagi hasil berdasarkan porsi bagi hasil using the revenue sharing principle based on pre-determined nisbah
(nisbah) yang telah disepakati sebelumnya yang didasarkan pada in accordance with mudharabah mutlaqah principle.
prinsip mudharabah mutlaqah.
28
BANK SULSELBAR
818
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 819
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
y. Pendapatan provisi dan komisi y. Fees and commissions income
Pada umumnya pendapatan provisi dan komisi diakui menggunakan In general, fees and commission income is recognized using the
basis akrual pada saat jasa telah diberikan. Pendapatan provisi dan accrual basis when services are rendered. Significant fees and
komisi yang jumlahnya signifikan serta berkaitan langsung dengan commission income directly related to lending activities, or fees and
kegiatan pinjaman, atau pendapatan dan beban provisi dan komisi commission income which relate to a specific period, are amortized
yang berhubungan dengan jangka waktu tertentu, diamortisasi sesuai over the term of the underlying contract using effective interest rate.
dengan jangka waktu kontrak menggunakan suku bunga efektif. Unamortized fees and commission income relating to loans settled
Untuk pinjaman atau pinjaman yang diterima yang dilunasi sebelum prior to maturity are recognized at the settlement date. Other fees
jatuh temponya, saldo pendapatan atau beban provisi dan komisi and commission income are recognized at the transaction date.
ditangguhkan diakui pada saat pinjaman atau pinjaman yang diterima
dilunasi. Pendapatan dan beban provisi dan komisi lainnya diakui
pada saat terjadinya transaksi.
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan langsung dengan Fees and commissions directly related to lending activities, or fee
kegiatan pinjaman, atau pendapatan provisi dan komisi yang and commission income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, diamortisasi sesuai amortized over the term of contract using the effective interest rate
dengan jangka waktu kontrak menggunakan metode suku bunga method and classified as part of interest income in profit or loss.
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari pendapatan bunga Fees and commission income related to loans activities are
pada laba rugi. Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan recognized as part of interest income.
dengan kredit diakui sebagai bagian dari pendapatan bunga.
z. Pendapatan (beban) operasional lainnya z. Other operating income (expenses)
(i) Penghasilan jasa perbankan lainnya (i) Other banking services income
Pendapatan jasa perbankan lainnya terdiri dari komisi transfer, Other banking services income includes transfer fees, collection
komisi inkaso, biaya administrasi tabungan, giro dan jasa fees, commissions from deposits, saving deposits, demand
pengelolaan keuangan. deposits and financial management services.
(ii) Beban tenaga kerja (ii) Personnel expenses
Beban tenaga kerja meliputi beban berupa gaji karyawan, Personnel expense includes employee salary, allowances and
tunjangan dan pelatihan. training.
(iii) Beban umum dan administrasi (iii) General and administrative expenses
Beban umum dan administrasi merupakan beban yang timbul General and administrative expenses represent expenses which
sehubungan dengan aktivitas kantor dan operasional Bank. relate to office activities and the Bank's operational activities.
aa. Perpajakan aa. Taxation
Pajak penghasilan dalam laporan laba rugi periode berjalan terdiri Income taxes in the statement of profit or loss for the period
dari pajak kini dan tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam comprise current and deferred tax. Income tax is recognized in the
laporan laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan statement of profit or loss, except for transactions that relate to
transaksi yang diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan transactions that are recognized directly in equity or other
komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas atau comprehensive income, in which case it is recognized in equity or
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak Current tax expense is based on the estimated taxable income for
periode berjalan. the current period.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika Current tax assets and liabilities are offset if, and only If, the entity
dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara has a legally enforceable right to set off the recognized amounts,
hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui dan and intends either to settle on a net basis or to realize the assets
bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau and settle the liabilities simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary
antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan differences between the financial and the tax bases of assets and
perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa liabilities at each reporting date. Future tax benefits, such as the
mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui carry-forward of unused fiscal loss, are also recognized to the extent
sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut. that realization of such benefits is probable.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that
diharapkan akan digunakan pada periode ketika aset direalisasi atau are expected to apply to the period when the asset is realized or the
ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan liability is settled, based on tax rates (and tax laws) that have been
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan enacted or substantively enacted at the end of the reporting period.
pada akhir periode laporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset if, and only
hapus jika dan hanya jika entitas memiliki hak secara hukum untuk if, the entity has a legally enforceable right to set off current tax
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset assets against current tax liabilities, and the deferred tax assets and
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak the deferred tax liabilities relate to income taxes levied by the same
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan atas entitas taxation authority on either the same taxable entity, or different
kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang taxable entities which intend either to settle current tax liabilities and
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan assets on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities
dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas simultaneously, in each future period in which significant amounts of
secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana deferred tax liabilities or assets are expected to be settled or
jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan recovered.
diselesaikan atau dipulihkan.
29
BANK SULSELBAR
819
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 820
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ab. Laba per saham ab. Earnings per share
Laba operasional dan laba bersih per saham dihitung dengan Operating profit and net profit per share are calculated by dividing
membagi laba usaha dan laba bersih dengan jumlah rata-rata operating income and net income by the weighted average number
tertimbang dari jumlah saham Bank yang beredar pada tahun yang of the Bank's shares outstanding during the year.
bersangkutan.
ac. Imbalan kerja ac. Employee benefit
Sesuai dengan keputusan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah In accordance with the decision of the Directors of PT Bank
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat No.139 tanggal 26 Juli 1985 Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat No.139
selaku pendiri Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi dated July 26, 1985, as the founder of Dana Pensiun Bank
Selatan dan Sulawesi Barat, Bank menyelenggarakan Program Dana Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat , the
Pensiun untuk seluruh karyawan tetapnya dengan jumlah kontribusi Bank organized a Pension Fund Program for all of its permanent
sebesar 7% dari penghasilan dasar pensiun merupakan kontribusi employees with a contribution of 7% of the basic pension income.
Bank. Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan
dan Sulawesi Barat mendapat pengesahan dari menteri Keuangan Sulawesi Barat was approved by the Minister of Finance of the
Republik Indonesia No.KEP-413/NB.11/2018 tanggal 6 April 2018. Republic of Indonesia No.KEP-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
Imbalan Pegawai dihitung berdasarkan Peraturan Dana Pensiun Employee Benefits are calculated based on the Regulation of the
Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan
No.001/PD-BPDSS/2017 tanggal 1 November 2017, yang telah Sulawesi Barat No.001/PD-BPDSS/2017 dated November 1, 2017,
disahkan berdasarkan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan which was approved based on the Financial Services Authority
No.KEP-413/NB.11/2018 tanggal 6 April 2018. Commissioner Board No.KEP-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
Perhitungan estimasi liabilitas imbalan kerja karyawan berdasarkan The Bank also provides production services to the Board of
Undang-undang ditentukan dengan menggunakan metode aktuarial Commissioners, Directors and employees. The amount of
“Projected Unit Credit”. production services for each book year is reserved and recognized
as an expense in the current year and the amount is based on the
audited net income.
Program penghargaan pada usia pensiun Retirement age award program
Sesuai dengan keputusan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah In accordance with the decision of the Directors of PT Bank
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat No.SK/062/Dir/V/2012 tanggal Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat
2 Mei 2012, Bank memberi tunjangan hari tua untuk karyawan tetap No.SK/062/Dir/V/2012 dated May 2, 2012, the Bank provides
dari penghasilan dasar pensiun pekerja dan atas sisa jumlah yang retirement benefits for permanent employees from the basic pension
perlu didanakan kepada Program Penghargaan Pada Usia Pensiun income of workers and for the remaining amount that needs to be
merupakan kontribusi Bank. Iuran tahunan diakui sebagai beban donated to the Retirement Age Award Program is the Bank's
tunjangan hari tua periode berjalan. contribution. Annual fees are recognized as an expense for the
current period pension.
Program penghargaan akhir masa jabatan Dewan Komisaris dan Awards program end of term of office Board of Commissioners
Direksi and Directors
Bank memberikan program penghargaan bagi Dewan Komisaris dan The Bank provides an awards program for the Board of
Direksi. Penghargaan masa bakti jabatan pengurus diberikan Commissioners and Directors. The award for the term of office of the
sebesar maksimum 48 kali gaji terakhir yang diterima. management is given a maximum of 48 times the last salary
received.
Jasa produksi Production bonus
Bank juga memberikan jasa produksi kepada Dewan Komisaris, The Bank also provides production services to the Board of
Direksi dan karyawan. Jumlah jasa produksi untuk setiap tahun buku Commissioners, Directors and employees. The amount of
dicadangkan dan diakui sebagai beban pada tahun berjalan dan production services for each book year is reserved and recognized
jumlahnya berdasarkan dari laba bersih audited. as an expense in the current year and the amount is based on the
audited net income.
ad. Informasi segmen usaha ad. Business segment information
Sebuah segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang A business segment is a group of assets and operations that provide
menyediakan barang atau jasa yang memiliki risiko serta tingkat goods or services that have risks and returns that are different from
pengembalian yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. other business segments. Financial information is presented based
Informasi keuangan disajikan berdasarkan informasi yang digunakan on information used by management in evaluating the performance
oleh manajemen dalam mengevaluasi kinerja dari setiap segmen of each business segment. Business segments are divided into
usaha. Segmen usaha terbagi dalam kelompok berdasarkan geographical groups according to branch locations.
geografis menurut lokasi cabang.
30
BANK SULSELBAR
820
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 821
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ae. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi ae. Transactions with related parties
Dalam usahanya, Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak In its business, the Bank makes transactions with related parties. In
berelasi. Sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Statement of Financial Accounting Standards
(PSAK) 224 mengenai "Pengungkapan pihak-pihak berelasi", pihak- (PSAK) 224 concerning "Disclosure of related parties", related
pihak berelasi diartikan sebagai berikut: parties are defined as follows:
1) Orang atau keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan 1) The closest person or family that has a relationship with the
entitas pelapor jika orang tersebut : reporting entity if that person:
(i) Pengendalian atau pengendali bersama atas entitas (i) Joint control or control over the reporting entity;
pelapor;
(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas pelapor atau entitas (ii) Has significant influence over the reporting party or
pelapor; atau reporting entity; or
(iii) Personil manajemen kunci entitas atau entitas induk dari (iii) Key management personnel of the entity or parent of the
entitas pelapor. reporting entity.
2). Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi 2). An entity is related to a reporting entity if one of the following
salah satu hal berikut : conditions is met:
(i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok (i) The entity and the reporting entity are members of the
usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan same group (which means that each parent, subsidiary and
entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lainnya). fellow subsidiary is related to the others).
(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama (ii) One entity is an associate or joint venture of another entity
dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama (or an associate or joint venture that is a member of a
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha yang business group of which the other entity is a member).
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak (iii) Both entities are joint ventures of the same third party.
ketiga yang sama.
(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan (iv) One entity is a joint venture of a third entity and the other
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. entity is an associate of the third entity.
(v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja (v) The entity is a post-employment benefit plan for employee
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau benefits from one of the reporting entities or entities that
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas are related to the reporting entity. If the reporting entity is
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program the entity that administers the program, the sponsoring
tersebut maka entitas sponsor. entity.
(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh (vi) An entity that is controlled or jointly controlled by the
orang yang diidentifikasi dalam poin (1). person identified in point (1).
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam poin 1 (i) memiliki pengaruh (vii) The person identified in point 1 (i) has significant influence
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci over the entity or key entity management personnel (a
entitas (suatu entitas induk dari entitas). parent of the entity).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan Types of transactions and balances with related parties are
dalam catatan atas laporan keuangan. disclosed in the notes to the financial statements.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT'S USE OF CONSIDERATIONS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN SIGNIFICANT ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan Bank untuk membuat The preparation of financial statements requires the Bank to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang judgments, estimates and assumptions that affect the reported amounts
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan pengungkapan of revenues, expenses, assets and liabilities and disclosures for
atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode laporan. Pertimbangan dalam contingent liabilities at the end of the reporting period. Considerations in
penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki pengaruh paling signifikan applying accounting policies that have the most significant effect on the
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut: amounts recognized in the financial statements are as follows:
- Usaha yang berkelanjutan - Sustainable business
Bank telah melakukan penilaian atas kemampuan Bank untuk The Bank has assessed the Bank's ability to continue as a going
melanjutkan kelangsungan usahanya, berkeyakinan bahwa Bank concern, believes that the Bank has the resources to continue in the
memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya dimasa future and the Bank is not aware of any material uncertainties that
mendatang dan Bank tidak mengetahui adanya ketidakpastian could raise significant doubts about the Bank's ability to continue.
material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap
kemampuan Bank untuk melanjutkan usahanya.
- Nilai wajar atas instrumen keuangan - Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tidak tersedia The fair value of financial assets and financial liabilities that are not
di pasar, Bank perlu mempertimbangkan mencakup pertimbangan available in the market, the Bank should consider including liquidity
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas dan tingkat diskonto, considerations and model inputs such as volatility and discount
tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar. rates, accelerated repayment rates and assumptions of default
rates.
31
BANK SULSELBAR
821
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 822
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MANAGEMENT'S USE OF CONSIDERATIONS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan) SIGNIFICANT ASSUMPTIONS (continued)
- Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit dan - Allowance for impairment losses from sharia loans and
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Bank dalam menentukan apakah penurunan nilai harus dibentuk The bank in determining whether an impairment should be formed in
dalam laporan laba rugi komprehensif perlu membuat penilaian a comprehensive income statement needs to make an assessment
apakah terdapat data yang dapat diobservasi yang menunjukan of whether there is observable data that shows a measurable
adanya penurunan yang dapat diukur dalam laporan perkiraan arus decrease in the estimated future cash flow from the loan portfolio.
kas masa depan dari portofolio pinjaman.
Bank menggunakan perkiraan dalam menentukan tingkat penyisihan The Bank uses estimates in determining the level of allowance
yang diperlukan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi needed. The estimation is based on assumptions about a number of
mengenai sejumlah faktor dan hasil aktual yang dapat berbeda yang factors and actual results that can be different which result in
mengakibatkan perubahan terhadap jumlah penyisihan di masa yang changes in the amount of allowance in the future.
akan datang.
- Umur ekonomis aset tetap - The economic life of fixed assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan periode The Bank estimates the useful life of the fixed assets based on the
dimana aset diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa period in which the assets are expected to be available for use. The
manfaat ekonomis aset tetap ditinjau secara berkala dan economic useful lives of fixed assets are regularly reviewed and
diperbaharui jika memiliki harapan yang berbeda dari perkiraan updated if they have expectations that differ from previous
sebelumnya. Estimasi masa manfaat aset tetap didasarkan pada estimates. The estimated useful life of fixed assets is based on
penilaian secara kolektif dengan menggunakan praktik industri, collective valuation using industry practices, internal evaluation
teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan aset serupa. techniques and experience with similar assets.
- Imbalan kerja - Employee benefit
Present value atas imbalan kerja karyawan tergantung dari The present value of employee benefits depends on the number of
banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh aktuaris factors considered by the actuary based on several assumptions.
berdasarkan beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi-asumsi Changes to these assumptions will affect the carrying amount of
tersebut akan mempengaruhi carrying amount atas imbalan kerja employee benefits.
karyawan.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya atau Assumptions used in determining costs or income for employee
pendapatan untuk imbalan kerja termasuk tingkat diskonto. benefits include the discount rate. The company determines the
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang tepat pada setiap appropriate discount rate at the end of each year. This is the interest
akhir tahun. Ini merupakan tingkat suku bunga yang digunakan rate used to determine the present value of estimated future cash
untuk menentukan nilai kini atas arus kas masa depan yang flows to be used to pay employee benefits. In determining the
diestimasi akan digunakan untuk membayar imbalan kerja. Dalam appropriate discount rate, the Company considers the interest rates
menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perusahaan on Government Bonds that have a maturity that resembles the
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi Pemerintah employee benefit period.
yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai jangka waktu
imbalan kerja karyawan.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya atau Assumptions used in determining costs or income for employee
pendapatan untuk imbalan kerja termasuk tingkat diskonto. benefits include the discount rate. The company determines the
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang tepat pada setiap appropriate discount rate at the end of each year. This is the interest
akhir tahun. Ini merupakan tingkat suku bunga yang digunakan rate used to determine the present value of estimated future cash
untuk menentukan nilai kini atas arus kas masa depan yang flows to be used to pay employee benefits. In determining the
diestimasi akan digunakan untuk membayar imbalan kerja. Dalam appropriate discount rate, the Company considers the interest rates
menentukan tingkat diskonto yang tepat, Perusahaan on Government Bonds that have a maturity that resembles the
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi Pemerintah employee benefit period.
yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai jangka waktu
imbalan kerja karyawan.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions for pension obligations are based in part on
berdasarkan kondisi pasar saat ini. current market conditions.
32
BANK SULSELBAR
822
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 823
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
2024 2023
Rupiah 485.543.100.400 442.558.050.300 Rupiah
Kas pada ATM 174.541.700.000 163.162.100.000 Cash in ATM
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 959.725.800 618.331.950 United Stated Dollar
Dolar Singapura 134.953.770 170.404.362 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 106.437.622 123.318.300 Saudi Arabian Riyal
Jumlah 661.285.917.592 606.632.204.912 Total
- -
Saldo kas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dimiliki oleh Bank Cash balances as of December 31, 2024 and 2023 are owned by the
dan tidak terdapat kas yang dibatasi penggunaannya. Bank and no cash is restricted for use.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2024 2023
Rupiah 1.034.081.201.973 1.324.305.936.147 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 8.159.285.000 4.060.457.000 United Stated Dollar
Jumlah 1.042.240.486.973 1.328.366.393.147 Total
- -
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Peraturan Bank Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance with Bank
Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan Indonesia (BI) Regulation Regulation of Members of The Board of
pada Catatan 50a. Governors (PADG) are disclosed in Note 50a.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNT WITH OTHER BANKS
Tidak terdapat giro pada bank lain pada pihak berelasi. There was no current account with other banks with related party.
a. Berdasarkan mata uang dan nama bank a. By currencies and counterparty bank
2024 2023
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.364.416.774 1.997.911.849 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 44.750.675 - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah 7.147.581 7.147.581 Sulawesi Tengah
PT Bank Central Asia Tbk 3.035.162 85.499.797.356 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 994.032 987.032 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Jumlah Rupiah 2.420.344.224 87.505.843.818 Total Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 5.180.899.742 4.060.273.276 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5.167.617.880 5.852.230.145 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.821.944.590 - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 497.973.928 476.925.223 PT Bank Central Asia Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank DBS Indonesia 223.921.498 226.520.217 PT Bank DBS Indonesia
Jumlah mata uang asing 12.892.357.638 10.615.948.861 Total foreign currencies
Jumlah 15.312.701.862 98.121.792.679 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (762.098) (4.900.509) Allowance for impairment losses
Jumlah 15.311.939.764 98.116.892.170 Total
- -
b. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK b. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Peraturan OJK diungkapkan Collectibility current accounts with other banks in accordance with
pada Catatan 50b. Financial Service Authority Rule are disclosed in Note 50b.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
2024 2023
Rupiah 0,35% 0,46% Rupiah
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai d. Movements in the allowance for impairment losses
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, perubahan penyisihan As of December 31, 2024 and 2023, the movements of the allowance
kerugian penurunan nilai atas giro pada bank lain adalah sebagai for impairment losses for current account with other banks are as
berikut: follows:
2024 2023
Saldo awal 4.900.509 4.997.971 Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan (4.138.411) (97.462) Reversal during the year
Saldo akhir 762.098 4.900.509 Ending balance
33
BANK SULSELBAR
823
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 824
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNT WITH OTHER BANKS (continued)
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) d. Movements in the allowance for impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible current account
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya giro pada with other banks.
bank lain.
e. Informasi lain e. Other information
Tidak terdapat giro pada bank lain yang dibatasi penggunaannya. There is no current accounts with other banks that are restricted in
use.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
Tidak terdapat penempatan pada bank lain pada pihak berelasi. There was no placements with other banks with related party.
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan nama bank a. By type, currencies and counterparty bank
2024 2023
Rupiah Rupiah
Deposit facility Deposit facilities
Bank Indonesia 407.948.973.216 171.985.425.169 Bank Indonesia
Interbank call money Interbank call money
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung - 200.000.000.000 Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
PT Bank Mega Tbk - 150.000.000.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tenggara - 50.000.000.000 Sulawesi Tenggara
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah - 50.000.000.000 Sulawesi Tengah
- 450.000.000.000
Deposito berjangka Time deposits
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 320.000.000.000 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Jumlah Rupiah 407.948.973.216 941.985.425.169 Total Rupiah
Penyisihan kerugian penurunan nilai - (477.962.406) Allowance for impairment losses
Jumlah 407.948.973.216 941.507.462.763 Total
- -
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
2024 2023
Kurang dari 1 bulan 408.000.000.000 942.000.000.000 Less than 1 month
Dikurangi diskonto yang belum diamortisasi (51.026.784) (14.574.831) Less unamortised discount
Jumlah 407.948.973.216 941.985.425.169 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai - (477.962.406) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 407.948.973.216 941.507.462.763 Total - net
- -
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
2024 2023
Kurang dari 1 bulan 408.000.000.000 942.000.000.000 Less than 1 month
Dikurangi diskonto yang belum diamortisasi (51.026.784) (14.574.831) Less unamortised discount
Jumlah 407.948.973.216 941.985.425.169 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai - (477.962.406) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 407.948.973.216 941.507.462.763 Total - net
- -
d. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK d. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sesuai Collectibility placements with Bank Indonesia and other banks in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50c. accordance with Financial Service Authority Rule are disclosed in
Note 50c.
e. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun e. Average interest rate per annum
2024 2023
Rupiah Rupiah
Term deposit 5,91% 5,65% Term deposit
Deposit facility 5,31% 5,16% Deposit facility
Deposito berjangka 6,37% 6,11% Time deposits
Deposito on call 6,50% 6,21% Deposits on call
Interbank call money 6,24% 6,02% Interbank call money
34
BANK SULSELBAR
824
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 825
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
(continued)
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment losses
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, perubahan penyisihan As of December 31, 2024 and 2023, the movements of the allowance
kerugian penurunan nilai atas penempatan pada Bank Indonesia dan for impairment losses for placements with Bank Indonesia and other
bank lain adalah sebagai berikut: banks are as follows:
2024 2023
Saldo awal 477.962.406 2.655.285.157 Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan (477.962.406) (2.177.322.751) Reversal during the year
Saldo akhir - 477.962.406 Ending balance
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible placements
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya penempatan with Bank Indonesia and other banks.
pada Bank Indonesia dan bank lain.
g. Informasi lain g. Other information
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat As of December 31, 2024 and 2023, there were no placements with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang digunakan Bank Indonesia and other banks pledged as cash collateral.
sebagai jaminan. Manajemen yakin bahwa seluruh dana yang Management believes that all funds are placed to be reaccepted.
ditempatkan akan diterima kembali.
8. SURAT BERHARGA 8. MARKETABLE SECURITIES
Tidak terdapat surat berharga pada pihak berelasi. There was no marketable securities with related party.
a. Berdasarkan jenis dan tujuan investasi a. By type and purpose of investment
2024 2023
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 4.335.909.000.000 1.864.000.000.000 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank 915.000.000.000 534.000.000.000 Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Sukuk Bank Indonesia 572.707.000.000 290.465.000.000 Sukuk Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah 475.266.000.000 475.266.000.000 Government Bonds
Medium Term Notes (MTN) 10.000.000.000 10.000.000.000 Medium Term Notes (MTN)
Surat Berharga Syariah Negara 2.000.000.000 282.000.000.000 Sharia Government Securities
Negotiable Certificate of Deposit - 10.000.000.000 Negotiable Certificate of Deposit
Diskonto yang belum diamortisasi (174.734.373.586) (83.575.459.971) Unamortised discount
Sub jumlah 6.136.147.626.414 3.382.155.540.029 Subtotal
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) comprehensive income (FVOCI)
Obligasi Pemerintah 40.000.000.000 - Government Bonds
Diskonto yang belum diamortisasi (384.951.895) - Unamortised discount
Rugi yang belum direalisasi (649.848.105) - Unrealised loss
Sub jumlah 38.965.200.000 - Subtotal
Jumlah 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 6.165.112.826.414 3.372.155.065.283 Total - net
- -
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
2024 2023
Kurang dari 1 bulan 1.215.000.000.000 776.000.000.000 Less than 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 157.707.000.000 - More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 135.000.000.000 498.465.000.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 3.755.839.000.000 1.464.000.000.000 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 1.087.336.000.000 727.266.000.000 More than 12 months
Diskonto yang belum diamortisasi (175.119.325.481) (83.575.459.971) Unamortised discount
Rugi yang belum direalisasi (649.848.105) - Unrealised loss
Jumlah 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 6.165.112.826.414 3.372.155.065.283 Total - net
- -
35
BANK SULSELBAR
825
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 826
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. SURAT BERHARGA (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period
2024 2023
Kurang dari 1 bulan 1.968.089.000.000 786.000.000.000 Less than 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 117.707.000.000 - More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 510.000.000.000 498.465.000.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 3.239.820.000.000 1.704.000.000.000 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 515.266.000.000 477.266.000.000 More than 12 months
Diskonto yang belum diamortisasi (175.119.325.481) (83.575.459.971) Unamortised discount
Rugi yang belum direalisasi (649.848.105) - Unrealised loss
Jumlah 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 6.165.112.826.414 3.372.155.065.283 Total - net
- -
d. Berdasarkan penerbit dan peringkat efek-efek d. By issuers and rating of securities
2024 2023
Peringkat/ Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Peringkat/
Rating Carrying value Carrying value Rating
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Bank Indonesia - 4.729.618.721.327 2.068.583.752.699 - Bank Indonesia
Pemerintah Republik Indonesia - 481.528.905.087 760.076.867.674 - Government of the Republic of Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAAA(sy) 200.000.000.000 80.000.000.000 idAAA(sy) Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan
dan Bangka Belitung dan Bangka Belitung
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar Bank idA+ 200.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah Jawa Tengah
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA- 150.000.000.000 120.000.000.000 idAA- Investment Certificates iB
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idAA-(sy) 140.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idA+ 100.000.000.000 140.000.000.000 idA+ Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar Bank A(idn) 100.000.000.000 - - Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Timur dan Kalimantan Timur dan
Kalimantan Utara Kalimantan Utara
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank idA 25.000.000.000 100.000.000.000 idA Investment Certificates iB
PT Sunprima Nusantara Pembiayaan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan
MTN VI SNP Tahap II MTN VI SNP Tahap II
Tahun 2018 Seri A idD 10.000.000.000 10.000.000.000 idD Tahun 2018 Seri A
PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank - - 50.000.000.000 idAA- Investment Certificates iB
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Barat
Sertifikat Investasi Interbank Mudharabah
Mudharabah antar bank - - 44.000.000.000 - Investment Certificates iB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Negotiable Certificate of Deposit - - 9.494.919.656 idAAA Negotiable Certificate of Deposit
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) comprehensive income (FVOCI)
Pemerintah Republik Indonesia - 38.965.200.000 - - Government of the Republic of Indonesia
Jumlah 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.000.000.000) (10.000.474.746) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 6.165.112.826.414 3.372.155.065.283 Total - net
- -
36
BANK SULSELBAR
826
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 827
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. SURAT BERHARGA (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
e. Perubahan rugi yang belum direalisasi e. The movement of unrealized loss
Perubahan rugi yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat The movement of unrealized losses from the change in fair value of
berharga yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan marketable securities measured at fair value through other
komprehensif lain adalah sebagai berikut: comprehensive income are as follows:
2024 2023
Saldo awal - - Beginning balance
Perubahan rugi yang belum direalisasi selama Movement of unrealised loss
tahun berjalan (649.848.105) - during the year
Jumlah (649.848.105) - Total
Pajak tangguhan 142.966.583 - Deferred tax
Jumlah - bersih (506.881.522) - Total - net
-
f. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK f. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas surat berharga sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility marketable securities in accordance with Financial
Catatan 50d. Service Authority Rule are disclosed in Note 50d.
g. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun g. Average interest rate per annum
2024 2023
Obligasi Pemerintah 6,50% 6,29% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,98% 6,70% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 6,29% 5,96% Sukuk Bank Indonesia
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 6,35% 5,84% Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Negotiable Certificate of Deposits (NCD) 6,53% 6,53% Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
Surat Berharga Syariah Nasional 5,05% 5,05% National Sharia Securities
Medium Term Notes (MTN) 10,25% 10,25% Medium Term Notes (MTN)
h. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai h. Movements in the allowance for impairment losses
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, perubahan penyisihan As of December 31, 2024 and 2023, the movements of the allowance
kerugian penurunan nilai atas surat berharga adalah sebagai berikut: for impairment losses for marketable securities are as follows:
2 0 24 2023
Saldo awal 10.000.474.746 10.062.405.167 Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan (474.746) (61.930.421) Reversal during the year
Saldo akhir 10.000.000.000 10.000.474.746 Ending balance
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible marketables
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya surat securities.
berharga.
Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara Pembiayaan Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara Pembiayaan
Merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh PT Sunprima Securities issued by PT Sunprima Nusantara Pembiayaan Phase II of
Nusantara Pembiayaan Tahap II Tahun 2018. 2018.
Pada tanggal 11 April 2018, dilakukan pembelian obligasi MTN On April 11, 2018, MTN bonds were purchased with a rating from
dengan peringkat dari Pefindo adalah idA, Kemudian pada tanggal 8 Pefindo as idA, then on May 8, 2018, Pefindo downgraded from
Mei 2018, Pefindo menurunkan peringkat dari idA/Stable menjadi idA/Stable to idCCC. May 9, 2018 downgraded from idCCC to idSD
idCCC. Tanggal 9 Mei 2018 melakukan penurunan peringkat dari (selective default). The latest rating downgrade was due to the
idCCC menjadi idSD (selective default). Penurunan rating terakhir inability of PT Sunprima Nusantara Pembiayaan to pay MTN V/2017
disebabkan ketidakmampuan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan coupons on May 9, 2018.
membayar kupon MTN V/2017 pada 9 Mei 2018.
Berdasarkan Surat Deputi Komisioner Pengawas IKNB II No.S- Based on the Letter of Deputy Commissioner Supervisor of IKNB II
247/NB.2/2018 tanggal 14 Mei 2018 tentang Pembekuan Kegiatan No.S-247/NB.2/2018 dated May 14, 2018 concerning the Suspension
Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan bahwa terhitung sejak of PT Sunprima Nusantara Financing Business Activities, as of May
tanggal 14 Mei 2018 kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara 14, 2018 the business activities of PT Sunprima Nusantara Financing
Pembiayaan resmi dibekukan. Sehubungan dengan kondisi hal were officially frozen. In connection with this condition, the
tersebut, maka Manajemen membentuk penyisihan penurunan nilai Management reserves the impairment losses of the financial assets
aset keuangan tersebut sebesar 100%. by forming 100%.
i. Informasi lain i. Other information
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Obligasi pemerintah dan As of December 31, 2024 and 2023, Government bonds and Bank
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang dijadikan jaminan untuk efek- Indonesia Rupiah Securities which is used as collateral for securities
efek yang dijual dengan janji dibeli kembali dengan nilai nominal sold with repurchase agreement with nominal value at
masing-masing sebesar Rp680.000.000.000 dan Rp0 dengan nilai beli Rp680.000.000.000 and Rp0 with repurchase price at
kembali sebesar Rp642.415.142.761 dan Rp0 (Catatan 20). Rp642.415.142.761 and Rp0, respectively (Note 20).
37
BANK SULSELBAR
827
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 828
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN ATAS SURAT BERHARGA YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. RECEIVABLE OF MARKETABLE SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO ) RESALE AGREEMENT (REVERSE REPO)
Tidak terdapat tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual There were no receivable of marketable securities purchased under
kembali dengan pihak berelasi. resale agreement with related parties.
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali pada Receivable of marketable securities purchased under resale agreement
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdiri dari: as of December 31, 2024 and 2023, are as follows:
2024
Jenis surat Tingkat Pendapatan bunga
berharga/ suku yang belum
Type of bunga/ direalisasi/
Pihak penjual/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal jual kembali/ Interest Harga jual kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Resale date rate Reselling price income Carrying value
31 Desember 2024/ 7 Januari 2025/
Bank Indonesia VR0034 6,00% 396.012.716.446 395.551.242 395.617.165.204
December 31, 2024 January 7, 2025
396.012.716.446 395.551.242 395.617.165.204
-
2023
Jenis surat Tingkat Pendapatan bunga
berharga/ suku yang belum
Type of bunga/ direalisasi/
Pihak penjual/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal jual kembali/ Interest Harga jual kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Resale date rate Reselling price income Carrying value
9 Juni 2023/ 8 Maret 2024/
Bank Indonesia VR0049 6,39% 49.002.806.635 555.831.665 48.446.974.970
June 9, 2023 March 8, 2024
25 Oktober 2023/ 8 Maret 2024/
Bank Indonesia VR0063 6,00% 97.179.712.894 400.046.556 96.779.666.338
October 25, 2023 March 8, 2024
28 Desember 2023/ 8 Maret 2024/
Bank Indonesia VR0062 6,00% 1.524.116.704.080 761.170.320 1.523.355.533.760
December 28, 2023 March 8, 2024
1.670.299.223.609 1.717.048.541 1.668.582.175.068
-
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tagihan atas surat berharga As of December 31, 2024 and 2023, receivable of marketable securities
yang dibeli dengan janji dijual kembali tidak mengalami kerugian purchased under resale agreement are not impaired. Management
penurunan nilai. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada penyisihan believes that there was no allowance for impairment losses to be
kerugian penurunan nilai yang perlu diakui. recognised.
Kolektibilitas tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Collectibility receivable of marketable securities purchased under resale
kembali sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50e. agreement in accordance with Financial Service Authority Rule are
disclosed in Note 50e.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
Tidak terdapat transaksi derivatif dengan pihak berelasi. There were no derivative transaction with related parties.
2024
Nilai wajar/fair value
Nilai kontrak/ Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen Contract amount Derivative receivables Derivative liabilities Instruments
Swap 82.825.000.000 834.340.906 - Swap
Jumlah - bersih 82.825.000.000 834.340.906 - Total - net
- - -
2023
Nilai wajar/fair value
Nilai kontrak/ Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Instrumen Contract amount Derivative receivables Derivative liabilities Instruments
Swap dan Forward 92.434.000.000 70.963.032 11.431.931 Swap and Forward
Swap dan Forward 126.273.415.542 813.906.773 2.410.863 Swap and Forward
Jumlah - bersih 218.707.415.542 884.869.805 13.842.794 Total - net
- - -
Kolektibilitas tagihan dan liabilitas derivatif sesuai Peraturan OJK Collectibility derivative receivables and liabilities in accordance with
diungkapkan pada Catatan 50f. Financial Service Authority Rule are disclosed in Note 50f.
38
BANK SULSELBAR
828
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 829
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH 11. LOANS AND SHARIA FINANCING
a. Berdasarkan jenis dan pihak a. By type and party
2024 2023
Konvensional Conventional
Pihak berelasi Related parties
Kredit Umum Lainnya 18.804.155.953 19.912.395.394 Other General Loan
Penyisihan kerugian penurunan nilai (3.288.706) (13.478.650) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak berelasi - bersih 18.800.867.247 19.898.916.744 Total related parties - net
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Kredit Investasi 2.096.215.367.642 2.015.275.659.725 Investment Loan
Kredit Modal Kerja 1.854.551.659.025 1.930.900.128.520 Working Capital Loan
Kredit Perumahan Rakyat (KPR) 827.438.329.816 757.843.686.583 Public Housing Loan (KPR)
Kredit Umum Lainnya 16.786.657.975.678 16.031.913.056.043 Other General Loan
21.564.863.332.161 20.735.932.530.871
Mata uang asing Foreign currencies
Kredit Investasi 323.140.000.000 221.626.443.586 Investment Loan
323.140.000.000 221.626.443.586
Jumlah 21.888.003.332.161 20.957.558.974.457 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (497.183.096.649) (395.852.825.461) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak ketiga - bersih 21.390.820.235.512 20.561.706.148.996 Total third parties - net
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 21.409.621.102.759 20.581.605.065.740 Total loans - net
Pembiayaan syariah Sharia financing
Pihak berelasi Related parties
Piutang Murabahah Lainnya 637.488.169 583.158.638 Other Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Emas 605.952.019 507.005.359 Gold Murabahah Receivables
Rahn 163.720.000 316.640.000 Rahn
Jumlah 1.407.160.188 1.406.803.997 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (20.686) (600.730) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak berelasi - bersih 1.407.139.502 1.406.203.267 Total related parties - net
Pihak ketiga Third parties
Piutang Murabahah KPR 574.427.109.062 500.694.877.236 KPR Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Lainnya 362.983.473.038 364.406.038.618 Other Murabahah Receivables
Pembiayaan Musyarakah Modal Kerja 210.625.916.806 290.078.955.601 Working Capital Musyarakah Financing
Pembiayaan Musyarakah Investasi 180.575.506.737 107.048.888.231 Investment Musyarakah Financing
Rahn 99.821.882.189 59.339.100.001 Rahn
Piutang Murabahah Investasi 81.997.306.337 57.945.510.612 Investment Murabahah Receivables
Pembiayaan Mudharabah Modal Kerja 10.027.223.415 32.058.618.587 Working Capital Mudharabah Financing
Piutang Murabahah Emas 9.600.212.079 6.238.883.721 Gold Murabahah Receivables
Piutang Murabahah Modal Kerja 3.665.637.063 6.438.901.320 Murabahah Working Capital Receivables
Jumlah 1.533.724.266.726 1.424.249.773.927 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (48.560.375.937) (37.377.334.747) Allowance for impairment losses
Jumlah pihak ketiga - bersih 1.485.163.890.789 1.386.872.439.180 Total third parties - net
Jumlah pembiayaan syariah - bersih 1.486.571.030.291 1.388.278.642.447 Total sharia financing - net
Jumlah kredit yang diberikan dan 22.896.192.133.050 21.969.883.708.187
Total loans and
pembiayaan syariah - bersih sharia financing - net
- -
b. Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas b. By economic sector and collectibility
Kolektibilitas kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah sesuai Collectibility loans and sharia financing in accordance with Financial
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50g. Service Authority Rule are disclosed in Note 50g.
39
BANK SULSELBAR
829
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 830
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
c. Berdasarkan stage c. By stage
Berikut adalah perubahan jumlah pinjaman yang diberikan Below is movement of loans based on stages during the years ended
berdasarkan stage selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 31, 2024 and 2023:
Desember 2024 dan 2023:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 20.302.587.975.814 252.798.338.173 422.085.055.865 1.425.656.577.923 22.403.127.947.775 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 13.321.087.479 (8.831.258.870) (4.489.828.609) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (259.844.066.456) 263.047.582.894 (3.203.516.438) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (130.496.551.002) (24.359.338.314) 154.855.889.316 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali 947.905.353.537 25.569.474.491 (21.377.442.446) 109.612.183.158 1.061.709.568.740 remeasurement
Penghapusbukuan - - (22.761.267.320) (137.334.167) (22.898.601.487) Write-off
Saldo akhir 20.873.473.799.372 508.224.798.374 525.108.890.368 1.535.131.426.914 23.441.938.915.028 Ending balance
-
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 19.977.922.606.426 40.680.275.769 469.503.375.676 1.315.366.982.308 21.803.473.240.179 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 144.676.736.329 (15.131.574.954) (129.545.161.375) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (235.973.075.090) 237.715.431.581 (1.742.356.491) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (137.422.032.242) (13.328.023.282) 150.750.055.524 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali 553.383.740.391 2.862.229.059 (23.697.543.671) 110.289.595.615 642.838.021.394 remeasurement
Penghapusbukuan - - (43.183.313.798) - (43.183.313.798) Write-off
Saldo akhir 20.302.587.975.814 252.798.338.173 422.085.055.865 1.425.656.577.923 22.403.127.947.775 Ending balance
-
d. Berdasarkan jangka waktu kredit d. By term of loans
Jangka waktu kredit diklasifikasikan berdasarkan periode kredit Classification of loans according to term of loan agreements and
sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian kredit dan waktu yang remaining periods from statements of financial position date to
tersisa sampai dengan saat jatuh temponya adalah sebagai berikut: maturity dates are as follows:
Berdasarkan jangka waktu perjanjian: By term of loan agreement:
2024 2023
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 265.895.732.133 734.070.171.206 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 367.522.668.694 161.173.157.335 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 1.911.229.513.979 2.136.455.320.897 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 20.897.291.000.222 19.371.429.298.337 More than 5 years
Jumlah 23.441.938.915.028 22.403.127.947.775 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (545.746.781.978) (433.244.239.588) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.896.192.133.050 21.969.883.708.187 Total - net
- -
40
BANK SULSELBAR
830
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 831
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu kredit (lanjutan) d. By term of loans (continued)
Berdasarkan sisa umur jatuh tempo: By remaining period to maturity:
2024 2023
Jatuh tempo 223.833.761.167 148.335.422.800 Due date
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 652.434.353.771 875.938.985.070 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 765.969.080.939 639.970.327.633 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 4.320.467.797.831 3.581.237.041.822 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 17.479.233.921.320 17.157.646.170.450 More than 5 years
Jumlah 23.441.938.915.028 22.403.127.947.775 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (545.746.781.978) (433.244.239.588) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.896.192.133.050 21.969.883.708.187 Total - net
- -
e. Tingkat suku bunga/margin rata-rata per tahun e. Average interest rate/margin per annum
Suku bunga rata-rata kontraktual pada tanggal 31 Desember 2024 The contractual average interest rates as of December 31, 2024 and
dan 2023 masing-masing adalah sebesar 10,31% dan 10,73%. 2023 is 10.31% and 10.73%, respectively.
Suku bunga rata-rata efektif untuk periode tanggal 31 Desember 2024 The average effective interest rate for the period as of December 31,
dan 2023 adalah masing-masing sebesar 11,58% dan 10,87%. 2024 and 2023 is 11.58% and 10.87%, respectively.
Margin bagi hasil mudharabah, murabahah, rahn dan musyarakah The profit sharing margin of mudharabah, murabahah, rahn and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-masing musyarakah as of December 31, 2024 and 2023 is 9.36% and
sebesar 9,36% dan 10,04%. 10.04%, respectively.
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan The movement of allowance for impairment losses of loans and sharia
dan pembiayaan syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 financing during the year ended December 31, 2024 and 2023 was as
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: follows:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 63.885.470.102 32.733.203.854 299.247.630.155 37.377.935.477 433.244.239.588 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
h
kredit ekspektasian expected credit
h
12 bulan (Stage 1) 4.636.408.487 (1.465.975.254) (3.170.433.233) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (5.325.987.649) 7.692.712.739 (2.366.725.090) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (2.865.099.525) (5.990.777.771) 8.855.877.296 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali (6.017.091.448) 17.765.243.714 94.375.080.664 11.181.342.683 117.304.575.613 and remeasurement
Penghapusbukuan - - (22.761.267.320) (137.334.167) (22.898.601.487) Write-off
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang dihapusbuku - - 17.958.115.634 138.452.630 18.096.568.264 write-off
Saldo akhir 54.313.699.967 50.734.407.282 392.138.278.106 48.560.396.623 545.746.781.978 Ending balance
-
41
BANK SULSELBAR
831
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 832
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f. Movements in the allowance for impairment losses (continued)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Saldo awal 112.124.021.349 8.113.973.638 227.021.012.659 28.078.867.839 375.337.875.485 Beginning balance
Transfer ke kerugian Transfer to 12 months
kredit ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 19.213.463.055 (2.792.081.982) (16.421.381.073) - - losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) (4.133.020.966) 5.875.377.457 (1.742.356.491) - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit
nilai (Stage 3) (5.576.032.936) (2.949.943.609) 8.525.976.545 - - impaired (Stage 3)
Perubahan bersih
pada eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali (57.742.960.400) 24.485.878.350 108.178.476.297 9.299.067.638 84.220.461.885 and remeasurement
Penghapusbukuan - - (43.183.313.798) - (43.183.313.798) Write-off
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang dihapusbuku - - 16.869.216.016 - 16.869.216.016 write-off
Saldo akhir 63.885.470.102 32.733.203.854 299.247.630.155 37.377.935.477 433.244.239.588 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for impairment losses is
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup adequate to cover the possible losses of uncollectible loans and
kemungkinan terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya kredit yang sharia financing.
diberikan dan pembiayaan syariah.
g. Agunan pinjaman g. Collateral loans
Kredit yang diberikan dijamin dengan agunan berupa tanah dan Loans are secured by collateral in the form of land and building under
bangunan yang diikat dengan hak tanggungan atau surat kuasa untuk encumbrance or power of attorney to sell, time deposits or other
menjual, deposito berjangka atau jaminan lain yang dapat diterima collateral acceptable to the Bank.
oleh Bank.
h. Kredit dan pembiayaan syariah sindikasi h. Syndicated loans and sharia financing
Keikutsertaan Bank dalam kredit sindikasi dengan bank lain pada The Bank's participation in syndicated loans with other banks as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Persen/ Baki debet/ Baki debet/ Persen/
Percent Outstanding Outstanding Percent
PT Wijaya Karya Serang PT Wijaya Karya Serang
Panimbang 4,49% 186.105.995.673 186.292.287.959 4,49% Panimbang
PT Pindo Deli Pulp and Paper 5,72% 170.000.000.000 57.000.000.000 2,65% PT Pindo Deli Pulp and Paper
PT Ceria Metalindo Prima 3,60% 161.570.000.000 83.275.202.419 3,60% PT Ceria Metalindo Prima
PT Jasa Marga Manado Bitung 5,58% 158.168.936.125 163.109.142.357 5,58% PT Jasa Marga Manado Bitung
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 1,23% 128.314.182.783 91.000.000.000 9,96% PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PT Pemalang Batang Toll Road 1,43% 73.623.868.496 73.741.978.496 1,43% PT Pemalang Batang Toll Road
PT Palapa Timur Telematika 5,00% 61.426.300.000 88.686.700.000 5,00% PT Palapa Timur Telematika
PT Oki Pulp & Paper 6,66% 60.000.000.000 102.500.000.000 17,37% PT Oki Pulp & Paper
PT Radana Bhaskara Finance Tbk 11,00% 51.280.964.033 40.483.055.551 11,00% PT Radana Bhaskara Finance Tbk
PT Tirta Rindang Unggul PT Tirta Rindang Unggul
Ekatama Finance 7,40% 20.079.003.207 17.893.744.856 7,40% Ekatama Finance
PT Mandala Multifinance Tbk 12,50% 2.083.333.330 106.155.303.026 12,50% PT Mandala Multifinance Tbk
PT Jakarta Tollroad Development PT Jakarta Tollroad Development
Jaya Pratama 1,09% 776.409.783 7.370.144.881 1,09% Jaya Pratama
PT Makassar Metro Network - - 206.743.591.211 14,86% PT Makassar Metro Network
PT Chandra Sakti Utama Leasing - - 3.505.434.783 3,26% PT Chandra Sakti Utama Leasing
Jumlah 1.073.428.993.430 1.227.756.585.539 Total
- -
42
BANK SULSELBAR
832
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 833
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
h. Kredit dan pembiayaan syariah sindikasi (lanjutan) h. Syndicated loans and sharia financing (continued)
Keikutsertaan Bank dalam pembiayaan syariah sindikasi dengan bank The Bank's participation in syndicated sharia financing with other
lain pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: banks as of December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Persen/ Baki debet/ Baki debet/ Persen/
Percent Outstanding Outstanding Percent
PT Bandarudara Internasional PT Bandarudara Internasional
Jawa Barat 5,52% 47.025.403.468 47.025.403.468 5,52% Jawa Barat
PT Oki Pulp & Paper 2,50% 121.625.000.000 133.750.000.000 2,50% PT Oki Pulp & Paper
PT Indah Karya 39,56% 10.074.579.279 10.074.579.279 39,56% PT Indah Karya
PT Permodalan Nasional Madani 12,90% 5.723.841.425 27.167.884.005 13,00% PT Permodalan Nasional Madani
PT Petroflexx Prima Daya 4,77% 32.453.035.000 - - PT Petroflexx Prima Daya
Jumlah 216.901.859.172 218.017.866.752 Total
i. Perubahan kredit dan pembiayaan syariah yang dihapusbuku i. Movements in loans and sharia financing write-off
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah yang dihapusbukukan Loans and sharia financing write-off for the year ended December 31,
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2024 and 2023 amounted Rp22,898,601,487 and Rp43,183,313,798,
masing-masing berjumlah Rp22.898.601.487 dan Rp43.183.313.798. respectively. Written-off loans is not an absolute write-off, so that
Penghapusbukuan kredit ini bukan merupakan hapus tagih, sehingga collection efforts remain to be performed.
upaya penagihan tetap dilakukan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, perubahan kredit dan As of December 31, 2024 and 2023, the movements in loans and
pembiayaan syariah yang dihapusbuku adalah sebagai berikut: sharia financing write-off are as follows:
2024 2023
Saldo awal 142.983.297.056 116.669.199.274 Beginning balance
Penghapusbukuan 22.898.601.487 43.183.313.798 Write-off
Penerimaan kembali (18.096.568.264) (16.869.216.016) Recoveries
Saldo akhir 147.785.330.279 142.983.297.056 Ending balance
j. Kredit karyawan j. Employee loans
Kredit yang diberikan kepada karyawan Bank terdiri dari pinjaman The loans to the Bank's employees consist of loan which are intended
yang ditujukan untuk pembelian kendaraan, rumah dan keperluan for acquisitions of vehicles, houses and other personal purposes and
lainnya dan dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan selama are repayable through monthly payroll deduction within term and
jangka waktu dan suku bunga berikut: interest rates as follows:
2024 2023
Jangka waktu 48-180 bulan/months 48-180 bulan/months Term of loans
Suku bunga 7,00% - 10,00% 7,00% - 10,00% Interest rates
k. Kredit yang direstrukturisasi k. Restructured loans
Kredit yang direstrukturisasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Restructured loans as of December 31, 2024 and December 31, 2023
Desember 2023 masing-masing sebesar Rp962.730.716.386 dan amounted Rp962,730,716,386 and Rp959,247,056,688, respectively.
Rp959.247.056.688.
Restrukturisasi kredit dilakukan dengan modifikasi persyaratan kredit, Loans restructuring is carried out by modifying credit terms, reducing
pengurangan, atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau or pardoning part of the credit balance and/or both. For the
keduanya. Atas kredit yang telah direstrukturisasi tersebut, Bank tidak restructured loans, the Bank has no commitment to provide additional
mempunyai komitmen untuk memberikan fasilitas kredit tambahan. loans facilities.
Terdapat kegagalan pembayaran pada debitur yang direstrukturisasi There were default payments on debtors that were restructured as of
pada 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sejumlah 142 December 31, 2024 and December 31, 2023, a total of 142 debtors
debitur dengan nilai wajar Rp206.682.783.544 dan 131 debitur dengan with a fair value of Rp206,682,783,544 and 131 debtors with a fair
nilai wajar Rp206.269.584.409. value of Rp206,269,584,409.
2024 2023
Keuntungan restrukturisasi kredit - 1.085.262.335 Gain from restructured loans
Kerugian restrukturisasi kredit 487.585 6.764.218.040 Loss from restructured loans
Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan Peraturan OJK Restructured loans in accordance with the OJK Regulation are
diungkapkan pada Catatan 48g. disclosed in Note 48g.
43
BANK SULSELBAR
833
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 834
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) 11. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
l. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) l. Legal Lending Limit (LLL)
Batas Maksimum Pemberian Kredit sesuai dengan Peraturan OJK Legal Lending Limit in accordance with the OJK Regulation are
diungkapkan pada Catatan 50g. disclosed in Note 50g.
m. Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap m. The ratio of non performing loans and sharia financing to total
jumlah kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah loans and sharia financing
Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap jumlah The ratio of non performing loans and sharia financing to total loans
kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah sesuai dengan and sharia financing in accordance with the OJK Regulation are
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50g. disclosed in Note 50g.
n. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang n. Other information related to loans and sharia financing
diberikan dan pembiayaan syariah
Kredit umum lainnya merupakan kredit konsumsi yang diberikan Other general loans are loans given to debtors in the Provinces of
kepada debitur di lingkungan Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat. South Sulawesi and West Sulawesi. All loans are guaranteed by
Seluruh kredit tersebut dijamin oleh Perum Jamkrindo, PT Askrindo, Perum Jamkrindo, PT Askrindo, PT Jasa Raharja Putera, PT ASEI,
PT Jasa Raharja Putera, PT ASEI, PT Asuransi Bangun Askrida, PT PT Asuransi Bangun Askrida, PT Sarana Lindung Upaya, PT
Sarana Lindung Upaya, PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 and PT Asuransi Jiwa
dan PT Asuransi Jiwa Recapital. Seluruh penjamin merupakan pihak Recapital. All guarantors are third parties. As for the table of other
ketiga. Adapun tabel jumlah kredit lainnya dan persentase porsi kredit credit amounts and percentage of other credit portion of total loans
lainnya terhadap total pinjaman yang diberikan dan pembiayaan and Islamic financing are as follows
syariah adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kredit umum lainnya 16.786.657.975.678 16.031.913.056.043 Other general loan
Persentase terhadap jumlah kredit yang diberikan Percentage to total loans
71,61% 71,56%
dan pembiayaan syariah and sharia financing
Dalam upaya penanganan kredit bermasalah Bank senantiasa In an effort to handle problem loans, the Bank always maintains credit
menjaga dan memelihara kualitas kredit serta meminimalisir risiko quality and minimizes credit risk. For this reason, the Bank carries out
kredit. Untuk itu Bank melakukan upaya penyelamatan dan rescue and settlement of non-performing loans which include debtor
penyelesaian terhadap kredit-kredit bermasalah yang mencakup collection or compensation, submission of claims to credit insurance
penagihan debitur atau kompensasi, pengajuan klaim kepada companies, write off credit books and or other methods that can be
perusahaan asuransi kredit, hapusbuku kredit dan atau cara-cara lain taken based on the applicable laws and regulations.
yang dapat ditempuh berdasarkan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.
Terdapat kredit umum lainnya yang dijaminkan sehubungan dengan There are other general loans pledged as collateral in connection with
fasilitas pinjaman yang diterima. Jaminan berupa fidusia atas kredit the loan facilities received. The collateral is in the form of fiduciary
umum lainnya dengan nilai agunan yang diberikan sebesar Rp guarantee over other general loans with collateral value amounting to
1.362.869.258.060 dan Rp581.089.000.000 pada tanggal 31 Rp1,362,869,258,060 and Rp581,089,000,000 as of December 31,
Desember 2024 dan 2023 (Catatan 22). 2024 and 2023 (Note 22).
Kredit modal kerja dan investasi diberikan kepada debitur untuk Working capital and investment loans to customers for working capital
memenuhi kebutuhan modal kerja dan barang-barang modalnya. requirements and capital goods. Consumer loans consist of
Kredit konsumsi terdiri dari kredit pemilikan rumah dan kredit mortgages and vehicle loans.
kendaraan bermotor.
Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan dan Other information related to loans and sharia financing in accordance
pembiayaan syariah sesuai dengan Peraturan OJK diungkapkan pada with the OJK Regulation are disclosed in Note 50g.
Catatan 50g.
44
BANK SULSELBAR
834
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 835
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. TAGIHAN AKSEPTASI 12. ACCEPTANCE RECEIVABLES
Tidak terdapat transaksi akseptasi dengan pihak berelasi. There were no acceptance transaction with related parties.
Seluruh transaksi akseptasi dalam mata uang Rupiah. All acceptance transaction are stated in Rupiah.
2024 2023
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) 76.139.909.944 94.340.950.980 Domestic Documentary Letter of Credit (SKBDN)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.383.257.765) (445.706.521) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 73.756.652.179 93.895.244.459 Total - net
Tagihan akseptasi berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai Acceptance receivables based on the term of the agreement were as
berikut: follows:
2024 2023
Lebih dari 3 - 12 bulan 76.139.909.944 94.340.950.980 More than 3 - 12 months
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.383.257.765) (445.706.521) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 73.756.652.179 93.895.244.459 Total - net
- -
Tagihan akseptasi menurut sisa jangka waktu adalah sebagai berikut: Acceptance receivables based on remaining period were as follows:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 30.405.169.502 34.511.705.596 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 29.392.973.092 50.890.741.452 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 16.341.767.350 8.938.503.932 More than 3 - 6 months
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.383.257.765) (445.706.521) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 73.756.652.179 93.895.244.459 Total - net
- -
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas tagihan akseptasi pada tanggal Allowance for impairment losses on acceptance receivables as of
31 Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Saldo awal 445.706.521 1.278.434.436 Beginning balance
Pembentukan tahun berjalan 1.937.551.244 (832.727.915) Provision during the year
Jumlah 2.383.257.765 445.706.521 Total
- -
Kolektibilitas tagihan akseptasi sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility acceptance receivables in accordance with Financial Service
Catatan 50h. Authority Rule are disclosed in Note 50h.
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai Management believes that the allowance for impairment losses on
tagihan akseptasi telah memadai. acceptance receivables is adequate.
13. PENYERTAAN 13. INVESTMENT
Seluruh penyertaan saham dalam mata uang Rupiah. All investment in shares are stated in Rupiah.
2024 2023
Persentase Persentase
kepemilikan/ kepemilikan/
Ownership Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Ownership
percentage Carrying amount Carrying amount percentage
Metode nilai wajar/biaya Fair value/cost method
PT Sarana Sulselbar Ventura 0,65% 107.519.000 103.904.000 0,65% PT Sarana Sulselbar Ventura
Persentase Persentase
kepemilikan/ kepemilikan/
Ownership Biaya perolehan/ Nilai tercatat/ Ownership
percentage Acquisition cost Carrying amount percentage
Metode ekuitas Equity method
PT Jamkrida Sulsel (Perseroda) 47,63% 25.000.000.000 - - PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)
Jumlah 25.107.519.000 103.904.000 Total
- -
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Based on Minutes of PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)'s Extraordinary
Jamkrida Sulsel (Perseroda) yang diaktakan dengan Akta No.6 tanggal 22 General Meeting of Shareholders which was notarized by Deed No. 6
Mei 2024 oleh Nyssa Rae Noamidia,S.H., Bank telah melakukan dated May 22, 2024 by Nyssa Rae Noamidia, S.H., Bank has invested in
penyertaan saham kepada PT Jamkrida Sulsel sebesar shares in PT Jamkrida Sulsel amounting to IDR 25,000,000,000 or
Rp25.000.000.000 atau 47,63%. 47.63%.
Hingga laporan ini diterbitkan, perubahan modal disetor pada PT Jamkrida Until this report was released, the changes in paid-in capital at PT
Sulsel (Perseroda) belum mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Jamkrida Sulsel (Perseroda) have not received approval from the
Keuangan.
Manajemen berkeyakinan tidak terdapat indikasi penurunan nilai terhadap Financial
Management Services Authority.
believes that there is no indication of impairment in the
penyertaan saham tersebut dan karenanya manajemen berpendapat tidak value of these shares and accordingly the management believes that no
perlu dibentuk penyisihan. provision for possible losses is required.
Kolektibilitas penyertaan sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility investment in accordance with Financial Service Authority
Catatan 50i. Rule are disclosed in Note 50i.
45
BANK SULSELBAR
835
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 836
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS
2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Revaluation Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Tanah 273.898.082.734 - 249.300.934 229.864.786 53.284.373.413 327.163.019.999 Land
Bangunan kantor 179.447.690.268 9.568.695.655 - 1.959.640.000 - 190.976.025.923 Office buildings
Bangunan rumah dinas 11.200.520.524 1.723.889.300 - - - 12.924.409.824 Office house buildings
Kendaraan 1.042.879.500 63.086.000 - - - 1.105.965.500 Vehicles
Perabot kantor 139.737.729.788 16.537.819.894 - - - 156.275.549.682 Office furnitures
Perabot rumah dinas 1.604.660.081 288.108.295 - - - 1.892.768.376 Office house furnitures
Aset dalam konstruksi 1.745.300.000 1.548.763.375 - (1.979.800.000) - 1.314.263.375 Assets under construction
608.676.862.895 29.730.362.519 249.300.934 209.704.786 53.284.373.413 691.652.002.679
Aset hak guna 174.433.978.355 19.355.429.461 15.260.132.370 - - 178.529.275.446 Right of use assets
Jumlah 783.110.841.250 49.085.791.980 15.509.433.304 209.704.786 53.284.373.413 870.181.278.125 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor 87.396.314.860 10.045.842.127 - - - 97.442.156.987 Office buildings
Bangunan rumah dinas 5.707.305.195 719.139.252 - - - 6.426.444.447 Office house buildings
Kendaraan 911.116.553 97.514.895 - - - 1.008.631.448 Vehicles
Perabot kantor 102.014.330.439 17.861.127.340 - - - 119.875.457.779 Office furnitures
Perabot rumah dinas 861.266.930 322.291.520 - - - 1.183.558.450 Office house furnitures
196.890.333.977 29.045.915.134 - - - 225.936.249.111
Aset hak guna 110.445.261.731 45.643.563.379 15.260.132.370 - - 140.828.692.740 Right of use assets
Jumlah 307.335.595.708 74.689.478.513 15.260.132.370 - - 366.764.941.851 Total
Nilai buku 475.775.245.542 503.416.336.274 Book value
2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Tanah 271.148.629.934 2.749.452.800 - - 273.898.082.734 Land
Bangunan kantor 165.806.183.725 13.019.406.543 - 622.100.000 179.447.690.268 Office buildings
Bangunan rumah dinas 9.672.828.524 1.527.692.000 - - 11.200.520.524 Office house buildings
Kendaraan 954.609.500 88.270.000 - - 1.042.879.500 Vehicles
Perabot kantor 126.185.909.363 13.415.820.425 - 136.000.000 139.737.729.788 Office furnitures
Perabot rumah dinas 967.634.996 637.025.085 - - 1.604.660.081 Office house furnitures
Aset dalam konstruksi 758.100.000 1.745.300.000 - (758.100.000) 1.745.300.000 Assets under construction
575.493.896.042 33.182.966.853 - - 608.676.862.895
Aset hak guna 132.535.420.055 54.781.600.859 12.883.042.559 - 174.433.978.355 Right of use assets
Jumlah 708.029.316.097 87.964.567.712 12.883.042.559 - 783.110.841.250 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor 78.183.369.282 9.212.945.578 - - 87.396.314.860 Office buildings
Bangunan rumah dinas 5.303.821.158 403.484.037 - - 5.707.305.195 Office house buildings
Kendaraan 823.937.292 87.179.261 - - 911.116.553 Vehicles
Perabot kantor 82.902.495.221 19.111.835.218 - - 102.014.330.439 Office furnitures
Perabot rumah dinas 575.758.412 285.508.518 - - 861.266.930 Office house furnitures
167.789.381.365 29.100.952.612 - - 196.890.333.977
Aset hak guna 79.473.154.499 43.855.149.791 12.883.042.559 - 110.445.261.731 Right of use assets
Jumlah 247.262.535.864 72.956.102.403 12.883.042.559 - 307.335.595.708 Total
Nilai buku 460.766.780.233 475.775.245.542 Book value
46
BANK SULSELBAR
836
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 837
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Depreciation expense for the year ended December 31, 2024 and
Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 2023 amounting to Rp29,045,915,134 and Rp29,100,952,612,
Rp29.045.915.134 dan Rp29.100.952.612 disajikan sebagai beban respectively, is presented as general and administrative expenses
umum dan administrasi (Catatan 35). (Note 35).
Pada 31 Desember 2024, terdapat reklasifikasi aset tetap berupa On December 31, 2024, there was fixed assest reclassification of
tanah dari bangunan kantor sebesar Rp20.160.000 dan agunan fixed assets of land from office buildings amounting to Rp20,160,000
yang diambil alih sebesar Rp209.704.786 (Catatan 16). and repossessed collateral amounting to Rp209,704,786 (Note 16).
Semua pembelian dan penjualan aset tetap kepada pihak ketiga All purchases and sales of fixed assets to third parties and there are
dan tidak terdapat pembelian dan penjualan aset tetap kepada no purchases and sales of fixed assets to related parties.
pihak berelasi.
Bangunan kantor, bangunan rumah dinas, kendaraan, perabot Office buildings, official residence buildings, vehicles, office furniture
kantor dan perabot rumah dinas pada tanggal 31 Desember 2024 and office furniture as of December 31, 2024 and 2023 are insured
dan 2023 diasuransikan terhadap risiko property all risk, terrorism against property all risk, terrorism and sabotage as well as
and sabotage serta gempa bumi pada PT Asuransi Bangun Askrida earthquakes at PT Asuransi Bangun Askrida which is a third party
yang merupakan pihak ketiga dengan nilai pertanggungan with conventional and sharia coverage values. amounting to
konvensional dan syariah masing-masing sebesar Rp682,862,206,955 and Rp651,931,120,788, respectively, which will
Rp682.862.206.955 dan Rp651.931.120.788 yang akan jatuh mature on various dates. Management believes that the total
tempo dalam berbagai tanggal. Manajemen berpendapat bahwa insurance coverage is adequate to cover possible losses on the
total nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi assets insured.
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada 31 Desember 2021, Bank melakukan perubahan kebijakan In December 31, 2021, the Bank made changes to the accounting
akuntansi atas tanah dari sebelumnya menggunakan model biaya policy on land from previously using the cost model to a revaluation
menjadi model revaluasi. model.
Penilaian kembali aset tetap yang dilakukan tanggal 24 Mei 2021 The fixed assets revaluation was performed on May 24, 2021, by
oleh pihak penilai independen KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto independent appraiser, KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto dan
dan Rekan. Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Rekan. The assessment is carried out based on the Indonesian
Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards, determined based on the latest market
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. Metode transactions and carried out with the usual provisions. The valuation
penilaian yang digunakan oleh Penilai Independen adalah method used by the Independent Appraiser is a market approach.
pendekatan pasar.
31 Desember/December 31, 2021
Nilai wajar 258.901.379.000 Fair value
Nilai buku 33.945.269.207 Book value
Selisih penilaian kembali 224.956.109.793 Difference in revaluation
Bank melakukan revaluasi aset tetap untuk kepentingan akuntansi. Bank revalued its fixed assets for accounting purposes. The increase
Kenaikan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar in land value after revaluation amounting to Rp226,040,209,793 was
Rp226.040.209.793 diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income. Impairment of land value
lainnya. Penurunan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar after revaluation amounting to Rp1,084,100,000 is recognized as an
Rp1.084.100.000 diakui sebagai beban tahun berjalan. expense for the year.
Bank telah melaporkan hasil revaluasi aset tetap berupa tanah The Bank has reported the results of the revaluation of fixed assets in
kepada Direktorat Jenderal Pajak No.SR/208/B/DKA/XII/2021 the form of land to the Directorate General of Taxes
tanggal 17 Desember 2021, namun demikian Keputusan Direktorat No.SR/208/B/DKA/XII/2021 dated December 17, 2021, however,
Jenderal Pajak No.KEP-440/WPJ.15/2021 tanggal 30 Desember Decree of the Directorate General of Taxes No.KEP-
2021 bahwa Direktorat Jenderal Pajak telah menolak permohonan 440/WPJ.15/2021 dated December 30, 2021, that the Directorate
Bank terhadap penilaian kembali Aset tetap Perusahaan untuk General of Taxes has rejected the Bank's application for the
tujuan Perpajakan. revaluation of the Company's fixed assets for tax purposes.
Penilaian kembali aset tetap yang dilakukan tanggal 12 Desember The fixed assets revaluation was performed on December 12, 2024,
2024 oleh pihak penilai independen KJPP Nanang Rahayu Sigit by independent appraiser, KJPP Nanang Rahayu Sigit Paryanto dan
Paryanto dan Rekan. Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Rekan. The assessment is carried out based on the Indonesian
Penilaian Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini Valuation Standards, determined based on the latest market
dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. Metode transactions and carried out with the usual provisions. The valuation
penilaian yang digunakan oleh Penilai Independen adalah method used by the Independent Appraiser is a market approach.
pendekatan pasar.
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar 327.163.019.999 Fair value
Nilai buku 274.127.947.520 Book value
Selisih penilaian kembali 53.035.072.479 Difference in revaluation
47
BANK SULSELBAR
837
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 838
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Bank melakukan revaluasi aset tetap untuk kepentingan akuntansi. Bank revalued its fixed assets for accounting purposes. The increase
Kenaikan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar in land value after revaluation amounting to Rp53,284,373,413 was
Rp53.284.373.413 diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya. recognized in other comprehensive income. Impairment of land value
Penurunan nilai tanah setelah penilaian kembali sebesar after revaluation amounting to Rp249,300,934 is recognized as an
Rp249.300.934 diakui sebagai beban tahun berjalan. expense for the year.
Rincian keuntungan penjualan aset tetap, adalah sebagai berikut: The details of the gains on the sale of fixed assets are as follows:
2024 2023
Harga jual 7.364.000 137.783.333 Selling price
Nilai buku - - Book value
Keuntungan 7.364.000 137.783.333 Gain
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdapat keuntungan As of December 31, 2024 and 2023, there were sales of office
penjualan perabot kantor yang telah dihapus buku sebesar furnitures which have been written off amounting to Rp7,364,000 and
Rp7.364.000 dan Rp137.783.333. Rp137,783,333.
Rincian aset dalam konstruksi pada tanggal 31 Desember 2024 dan The details of asset under construction as of December 31, 2024 and
2023 adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
2024
Persentase
penyelesaian/
Jenis aset/ Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
Type of assets completion Accumulation of cost Estimated completion
Pembangunan atau rehabilitasi gedung kantor cabang / Construction or rehabilitation of branch office buildings
- Mamuju 10% 463.220.000 Triwulan IV/Quarterly IV 2025
- Lahan Diklat (Kantor Pusat) 10% 63.105.000 Triwulan III/Quarterly III 2025
- Syariah Maros 10% 253.132.725 Triwulan I/Quarterly I 2025
- Gedung DRC 15% 534.805.650 Triwulan IV/Quarterly IV 2025
1.314.263.375
-
2023
Persentase
penyelesaian/
Jenis aset/ Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
Type of assets completion Accumulation of cost Estimated completion
Pembangunan atau rehabilitasi gedung kantor cabang / Construction or rehabilitation of branch office buildings
- Gedung DRC 5,00% 441.750.000 Triwulan IV/Quarterly IV 2024
- Jeneponto 95,00% 258.250.000 Triwulan I/Quarterly I 2024
- Maros 95,00% 383.150.000 Triwulan I/Quarterly I 2024
- Barru 95,00% 662.150.000 Triwulan I/Quarterly I 2024
1.745.300.000
-
Rincian aset hak guna adalah sebagai berikut: Detail of right of use assets are as follows:
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Addition Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 49.559.130.386 7.783.190.514 1.995.847.113 55.346.473.787 Buildings
Kendaraan bermotor 46.099.197.304 2.220.992.989 984.316.039 47.335.874.254 Motor vehicles
Mesin ATM 66.558.619.407 9.351.245.958 12.279.969.218 63.629.896.147 ATM machines
Lainnya 12.217.031.258 - - 12.217.031.258 Others
174.433.978.355 19.355.429.461 15.260.132.370 178.529.275.446
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 30.948.307.614 10.957.626.245 1.995.847.113 39.910.086.746 Buildings
Kendaraan bermotor 23.061.044.405 12.413.478.172 984.316.039 34.490.206.538 Motor vehicles
Mesin ATM 48.600.013.699 18.228.334.120 12.279.969.218 54.548.378.601 ATM machines
Lainnya 7.835.896.013 4.044.124.842 - 11.880.020.855 Others
110.445.261.731 45.643.563.379 15.260.132.370 140.828.692.740
Nilai buku 63.988.716.624 37.700.582.706 Book value
48
BANK SULSELBAR
838
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 839
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 14. FIXED ASSETS AND RIGHT OF USE ASSETS (continued)
Rincian aset hak guna adalah sebagai berikut: (lanjutan) Detail of right of use assets are as follows: (continued)
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Addition Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 33.693.484.271 16.286.110.753 420.464.638 49.559.130.386 Buildings
Kendaraan bermotor 38.399.451.817 20.162.323.408 12.462.577.921 46.099.197.304 Motor vehicles
Mesin ATM 52.169.528.678 14.389.090.729 - 66.558.619.407 ATM machines
Lainnya 8.272.955.289 3.944.075.969 - 12.217.031.258 Others
132.535.420.055 54.781.600.859 12.883.042.559 174.433.978.355
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 22.338.350.657 9.030.421.595 420.464.638 30.948.307.614 Buildings
Kendaraan bermotor 23.484.517.117 12.039.105.209 12.462.577.921 23.061.044.405 Motor vehicles
Mesin ATM 29.858.515.551 18.741.498.148 - 48.600.013.699 ATM machines
Lainnya 3.791.771.174 4.044.124.839 - 7.835.896.013 Others
79.473.154.499 43.855.149.791 12.883.042.559 110.445.261.731
Nilai buku 53.062.265.556 63.988.716.624 Book value
Beban penyusutan untuk untuk tahun yang berakhir 31 Desember Depreciation expense for the year ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp45.643.563.379 dan 2023 amounting to Rp45,643,563,379 and Rp43,855,149,791,
Rp43.855.149.791 disajikan sebagai beban umum dan administrasi respectively, is presented as general and administrative expenses
(Catatan 35). (Note 35).
Seluruh sewa aset hak guna kepada pihak ketiga dan tidak All leases of right-of-use assets to third parties and there are no
terdapat sewa aset hak guna kepada pihak berelasi. leases of right-of-use assets to related parties.
Berikut adalah informasi pokok lainnya sehubungan dengan aset The following other basic information relating to fixed assets as of
tetap pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023:
a. Tidak terdapat hambatan dalam kelanjutan penyelesaian aset, a. There are no obstacles in the continuation of asset settlement,
rugi penurunan nilai aset yang diakui dalam laba rugi dan impairment losses recognized in profit or loss and equity, fixed
ekuitas, aset tetap yang tidak digunakan sementara, perubahan assets that are not used temporarily, changes in estimated useful
estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut lives and/or depreciation methods by type fixed assets, conditions
jenis aset tetap, kondisi atau peristiwa yang menyebabkan or events that cause impairment or reversal of impairment, and
terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, dan fixed assets that are guaranteed.
aset tetap yang menjadi jaminan.
b. Bank tidak memiliki aset yang dikapitalisasi dengan biaya b. The Bank does not have capitalized assets with borrowing costs
pinjaman yang memenuhi kriteria kualifikasian, jumlah biaya that meet qualification criteria, total costs during the year and
selama tahun berjalan dan tarif untuk menentukan jumlah biaya rates to determine the amount of borrowing costs that are eligible
pinjaman yang layak dikapitalisasi. for capitalization.
c. Bank masih menggunakan aset tetap yang sudah disusutkan c. Banks still use fixed assets that have been fully depreciated to
penuh untuk menunjang operasional. support operations.
d. Bank tidak memiliki komitmen kontraktual dalam perolehan d. The Bank does not have a contractual commitment in the
aset tetap. acquisition of fixed assets.
e. Tidak ada aset yang berasal dari hibah. e. There are no assets from the grant.
f. Tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara dan f. There are no fixed assets that are not used temporarily and are
dijaminkan oleh Bank. guaranteed by the Bank.
g. Tidak memiliki aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif g. Do not have fixed assets that are terminated from active use and
dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. are not classified as available for sale.
49
BANK SULSELBAR
839
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 840
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TAKBERWUJUD 15. INTANGIBLE ASSETS
Rincian harga perolehan, akumulasi amortisasi dan nilai buku The details of the acquisition cost, accumulated amortization and
perangkat lunak pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah book value of the software as of December 31, 2024 and 2023 are as
sebagai berikut: follows:
2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Piranti lunak komputer Computer software
Harga perolehan 83.095.554.912 2.232.876.000 - 1.898.487.700 87.226.918.612 Acquisition cost
Aset takberwujud Intangible assets
dalam penyelesaian 713.677.275 989.560.425 - (1.615.737.700) 87.500.000 in progress
83.809.232.187 3.222.436.425 - 282.750.000 87.314.418.612
Akumulasi amortisasi 72.049.883.891 6.254.157.936 - - 78.304.041.827 Accumulated amortization
Nilai buku 11.759.348.296 9.010.376.785 Book value
2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Piranti lunak komputer Computer software
Harga perolehan 72.692.804.093 7.264.453.019 - 3.138.297.800 83.095.554.912 Acquisition cost
Aset takberwujud Intangible assets
dalam penyelesaian 3.138.297.800 713.677.275 - (3.138.297.800) 713.677.275 in progress
75.831.101.893 7.978.130.294 - - 83.809.232.187
Akumulasi amortisasi 62.751.433.400 9.298.450.491 - - 72.049.883.891 Accumulated amortization
Nilai buku 13.079.668.493 11.759.348.296 Book value
Beban amortisasi dibebankan pada beban umum dan administrasi Amortization expense for the year ended December 31, 2024, and
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 amounting to Rp6,254,157,936 and Rp9,298,450,491,
2023 masing-masing sejumlah Rp6.254.157.936 dan respectively is presented as general and adminsitrative expenses
Rp9.298.450.491 (Catatan 35). (Note 35).
Semua pembelian aset takberwujud dilakukan kepada pihak ketiga. All purchases of intangible assets are made to third parties. There are
Tidak terdapat pembelian dan penjualan aset tak berwujud kepada no purchases and sales of intangible assets to related parties.
pihak berelasi.
Rincian aset takberwujud dalam penyelesaian pada tanggal 31 The details of intangible asset on progress as of December 31, 2024
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
2024
Persentase
Jenis aset/ penyelesaian/
Type of assets Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
completion Accumulation of cost Estimated completion
Pengadaan aplikasi/application procurement
- Jasa Pengembangan dan Aplikasi ATI /
ATI Development and Application Services 50,00% 87.500.000 Triwulan I/Quarterly I 2025
87.500.000
-
2023
Persentase
Jenis aset/ penyelesaian/
Type of assets Percentage of Akumulasi biaya/ Estimasi penyelesaian/
completion Accumulation of cost Estimated completion
Pengadaan aplikasi/application procurement
- Aplikasi Sistem Manajemen Kredit/ Loan
Management System Application 90,00% 418.259.100 Triwulan II/Quarterly II 2024
- Aplikasi e-Archive/ e-Arhive Application 65,00% 217.496.175 Triwulan II/Quarterly II 2024
- Aplikasi inventory / Inventory Application 20,00% 77.922.000 Triwulan II/Quarterly II 2024
713.677.275
-
50
BANK SULSELBAR
840
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 841
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
2024 2023
Piutang bunga: Interest receivables:
Kredit dan pembiayaan syariah 95.284.426.226 93.979.715.286 Loans and sharia financing
Surat berharga 12.695.419.735 16.470.917.574 Marketable securities
Penempatan pada bank lain - 525.086.111 Placement with other banks
Tagihan kepada pihak ketiga 71.137.264.978 - Third parties receivables
Uang muka dan biaya dibayar dimuka: Advance and prepaid expenses:
Sewa dan asuransi 19.722.143.669 18.039.706.037 Rent and insurance
Uang muka 2.539.889.400 9.167.680.583 Advance
Persediaan barang cetakan 9.678.928.989 8.864.939.481 Printed goods inventory
Jaminan 4.368.094.389 3.627.143.473 Guarantee
Lain-lain 983.901.740 1.626.058.766 Others
Jumlah 216.410.069.126 152.301.247.311 Total
- -
Tagihan kepada pihak ketiga merupakan tagihan kepada Lembaga Third parties receivables are receivables transaction to Switching
Switching yang terkait dengan transaksi pembayaran domestik (QRIS, Institutions related to domestic payment transactions (QRIS, GPN Debit
Debit GPN dan ATM) yang dilakukan nasabah melalui Gerbang and ATM) made by customers through the National Payment Gateway.
Pembayaran Nasional. Lembaga Switching berkewajiban melakukan Switching Institutions are obliged to make settlements for transactions on
settlement atas transaksi pada rekening tagihan ini. this billing account.
Aset lain-lain terdiri dari biaya ditangguhkan atas hadiah tabungan Other assets consist of deferred fees for sharia savings prizes, claims for
syariah, tagihan klaim ATM dan lain-lain. ATM transactions and others.
Uang muka merupakan uang muka pengurusan legalisasi atas pinjaman Advances represent advances for legalization of loans, advances for
yang diberikan, uang muka pembelian hadiah tabungan. Biaya dibayar purchase of savings gifts. Prepaid expenses represent rent other than
dimuka merupakan sewa selain yang termasuk PSAK 116 dan asuransi. those included in PSAK 116 and insurance.
Jaminan merupakan jaminan atas ATM Prima kepada PT Rintis Guarantee is a guarantee for Prima ATM to PT Rintis Sejahtera, Gopay
Sejahtera, Gopay dan PT Artajasa. and PT Artajasa.
Agunan yang diambil alih pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Foreclosed assets as of December 31, 2024 and 2023 amounting to
adalah Rp406.336.445 dan Rp616.041.231. Manajemen berpendapat Rp406,336,445 and Rp616,041,231. Management believes that the
bahwa saldo agunan yang diambil alih tidak dapat direalisasi, sehingga balance of foreclosed asset cannot be realized, thus an allowance for
dibentuk penyisihan penurunan nilai sebesar 100%. impairment losses of 100% provided.
Mutasi agunan yang diambil alih: Movement of foreclosed assets:
2024 2023
Saldo awal 616.041.231 616.041.231 Beginning balance
Reklasifikasi ke aset tetap (Catatan 14) (209.704.786) - Reclasification to fixed assets (Note 14)
Saldo akhir 406.336.445 616.041.231 Ending balance
Penyisihan kerugian penurunan nilai (406.336.445) (616.041.231) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih - - Total - net
- -
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian penurunan Management believes that the allowance for impairment losses is
nilai yang dibentuk telah memadai untuk menutup kemungkinan terjadinya adequate to cover the possible losses of foreclosed assets.
kerugian atas agunan yang diambil alih.
17. LIABILITAS SEGERA 17. LIABILITIES IMMEDIATELY PAYABLE
2024 2023
Rekening titipan 640.228.987.760 590.286.168.173 Deposits account
Kiriman uang 117.431.835.861 258.594.096.613 Remittances
Aplikasi E-Dapen 73.758.945.600 59.590.118.300 E-Dapen application
Kewajiban ATM Prima 63.037.180.033 53.756.276.637 ATM Prima obligations
Kewajiban ATM Bersama 44.549.081.402 49.169.922.884 ATM Bersama obligations
Bunga yang masih harus dibayar 36.037.102.503 48.428.264.494 Accrued interest
Kewajiban pihak ketiga 29.483.175.568 9.985.149.505 Third parties obligations
Rekening penampungan 2.378.852.719 41.419.664.725 Escrow account
Liabilitas karena jatuh tempo 75.255.500 75.255.500 Liabilities due to maturity
Lain-lain 486.385.734 367.709.734 Others
Jumlah 1.007.466.802.680 1.111.672.626.565 Total
- -
Rekening titipan adalah rekening yang sebagian besar terdiri dari titipan Custodian accounts that mainly consist of entrusted insurance, and
asuransi dan pajak terpusat. Kewajiban pihak ketiga merupakan transaksi centralized tax. Third party obligations are other liability transactions to
kewajiban lainnya kepada rekanan. Rekening penampungan adalah partners. Escrow accounts are accounts that mainly consist of holding
rekening yang sebagian besar terdiri dari penampungan gaji, honor dan salaries, salaries and holding student assistance. Other transactions on
penampungan bantuan siswa. Transaksi lain-lain pada liabilitas segera other immediate liabilities are accounts which are mostly deposited
lainnya adalah rekening yang sebagian besar merupakan transaksi titipan transactions with ATM claims.
klaim ATM.
51
BANK SULSELBAR
841
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 842
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan jenis a. By type
2024 2023
Konvensional Conventional
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 218.652.630 586.958.801 Current accounts
Tabungan Savings deposits
Simpeda 16.450.244.543 4.592.343.033 Simpeda
Tapemda Plus 12.344.084.919 434.805.103 Tapemda Plus
Tabungan-Ku 4.049.469.857 829.534.070 Tabungan-Ku
Tampan Plus 2.536.918.009 229.708.445 Tampan Plus
Tabungan-Haji 42.091.734 - Tabungan-Haji
Tapemda Pelajar 4.089.955 - Tapemda Pelajar
Deposito berjangka 5.030.000.000 2.630.000.000 Time deposits
40.675.551.647 9.303.349.452
Mata uang asing Foreign currencies
Tabungan 706.305.840 646.721.646 Savings deposits
Deposito berjangka - 526.676.628 Time deposits
706.305.840 1.173.398.274
Jumlah - pihak berelasi 41.381.857.487 10.476.747.726 Total - related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 3.234.152.452.139 4.299.728.271.427 Current accounts
Tabungan Savings deposits
Simpeda 4.356.515.292.134 4.114.809.931.514 Simpeda
Tapemda Plus 648.013.240.256 529.102.998.556 Tapemda Plus
Tapemda 496.304.083.040 494.144.614.497 Tapemda
Tabungan-Ku 491.763.451.104 400.946.604.323 Tabungan-Ku
Tampan Plus 159.385.116.491 133.848.404.478 Tampan Plus
Tapemda Pensiun 96.546.851.731 93.791.140.423 Tapemda Pensiun
Tabungan Simpanan Pelajar 45.238.840.840 40.179.049.401 Simpanan Pelajar Saving Deposits
Tapemda Sayang Petani 44.614.990.463 35.326.404.890 Tapemda Sayang Petani
Tapemda Pelajar dan Mahasiswa 12.931.470.457 13.885.774.644 Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
Tabungan Haji 4.536.971.321 6.405.454.017 Haji - Saving Deposits
Tampan 209.074.077 254.488.428 Tampan
Tapemda Bantuan Siswa 139.650.000 118.025.000 Tapemda Bantuan Siswa
Deposito berjangka 8.940.616.947.016 8.533.765.012.116 Time deposits
Deposito on call 26.400.000.000 40.000.000.000 Deposits on call
18.557.368.431.069 18.736.306.173.714
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 126.131.559 56.310.973 Current accounts
Tabungan 488.462.948 817.809.080 Savings deposits
Deposito berjangka 108.691.586.742 103.423.112.858 Time deposits
109.306.181.249 104.297.232.911
Jumlah - pihak ketiga 18.666.674.612.318 18.840.603.406.625 Total - third parties
Syariah Sharia
Pihak berelasi Related parties
Tabungan wadiah 4.424.265.504 22.555.717 Wadiah savings deposits
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan wadiah 169.572.228.122 100.427.119.803 Wadiah savings deposits
Giro wadiah 505.308.069.947 476.667.153.407 Wadiah current accounts
Jumlah - pihak ketiga 674.880.298.069 577.094.273.210 Third parties
Jumlah simpanan dari nasabah 19.387.361.033.378 19.428.196.983.278 Total - deposits from customers
- -
52
BANK SULSELBAR
842
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 843
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu: b. By term:
Tabungan masa depan ("tampan") dan "tampan plus" Savings "tampan" and "tampan plus"
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2024 2023
Kurang dari 1 tahun 8.790.304.351 7.686.098.233 1 year or less
Lebih dari 1 - 3 tahun 40.806.217.238 50.519.151.303 More than 1 - 3 years
Lebih dari 3 - 5 tahun 48.500.323.420 54.500.457.665 More than 3 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 64.034.263.568 21.626.894.150 More than 5 years
Jumlah 162.131.108.577 134.332.601.351 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 6.949.191.624 10.297.478.453 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 10.848.749.728 8.458.409.154 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 13.463.053.080 31.258.748.369 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 28.131.973.129 37.395.113.210 More than 6 - 12 months
Lebih dari 12 - 24 bulan 33.856.086.866 14.217.589.958 More than 12 - 24 months
Lebih dari 24 - 60 bulan 57.425.662.601 21.769.922.332 More than 24 - 60 months
Lebih dari 60 bulan 11.456.391.549 10.935.339.875 More than 60 months
Jumlah 162.131.108.577 134.332.601.351 Total
- -
Deposito on call Deposits on call
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2024 2023
1 bulan 26.400.000.000 40.000.000.000 1 month
Jumlah 26.400.000.000 40.000.000.000 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 26.400.000.000 40.000.000.000 1 month or less
Jumlah 26.400.000.000 40.000.000.000 Total
- -
Deposito berjangka Time deposits
Berdasarkan jangka waktu perjanjian adalah sebagai berikut: By term agreement are as follows:
2024 2023
1 bulan 1.161.147.283.381 1.853.974.188.722 1 month
3 bulan 707.901.364.217 1.515.598.543.225 3 months
6 bulan 2.516.508.390.743 1.124.411.841.650 6 months
12 bulan 4.668.781.495.417 4.146.360.228.005 12 months
Jumlah 9.054.338.533.758 8.640.344.801.602 Total
- -
Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo By remaining period until the maturity date are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 1.392.050.760.881 2.089.586.780.722 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 783.522.476.300 1.664.331.495.545 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1.746.164.194.929 909.972.679.034 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 5.132.601.101.648 3.976.453.846.301 More than 6 - 12 months
Jumlah 9.054.338.533.758 8.640.344.801.602 Total
- -
53
BANK SULSELBAR
843
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 844
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Tingkat suku bunga per tahun c. Interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Average interest rate per annum
2024 2023
Rupiah Rupiah
Giro 1,54% 2,02% Current accounts
Tabungan 0,31% 0,91% Savings deposits
Deposito berjangka 4,39% 5,88% Time deposits
Deposito on call 5,41% 7,37% Deposits on call
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,00% 0,33% Current accounts
Tabungan 0,05% 0,23% Savings deposits
Deposito berjangka 3,64% 4,26% Time deposits
Kisaran suku bunga per tahun Range interest rate per annum
2024 2023
Tertinggi/ Terendah/ Tertinggi/ Terendah/
Maximum Minimum Maximum Minimum
Rupiah Rupiah
Giro 2,50% 0,00% 3,00% 1,00% Current accounts
Tabungan 6,00% 0,00% 3,50% 0,00% Savings deposits
Deposito berjangka 7,25% 4,25% 6,75% 4,25% Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,00% 0,00% 0,50% 0,00% Current accounts
Tabungan 0,50% 0,00% 0,50% 0,00% Savings deposits
Deposito berjangka 5,25% 1,00% 3,00% 1,00% Time deposits
d. Informasi lain d. Other information
Terdapat giro, tabungan dan deposito yang dijadikan jaminan fasilitas There are current accounts, savings and time deposits that are used
kredit yang diberikan oleh Bank. as collateral for loans facilities provided by the Bank.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Seluruh simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah. All of deposits from other banks are denominated in Rupiah.
a. Berdasarkan jenis a. By type
2024 2023
Konvensional Conventional
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 78.421.685.189 24.875.988.471 Current accounts
Deposito berjangka 5.000.000.000 18.800.000.000 Time deposits
Interbank call money 1.886.000.000.000 1.455.000.000.000 Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 113.099.000.000 77.195.000.000 Interbank call money
Jumlah - pihak ketiga 2.082.520.685.189 1.575.870.988.471 Total - third parties
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro wadiah 1.010.581.571 2.098.530.000 Wadiah current accounts
Jumlah 2.083.531.266.760 1.577.969.518.471 Total
- -
b. Berdasarkan jangka waktu: b. By term:
Deposito berjangka Time deposits
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: Time deposits by term:
2024 2023
1 bulan 4.000.000.000 7.000.000.000 1 month
3 bulan - 800.000.000 3 months
6 bulan - 10.000.000.000 6 months
12 bulan 1.000.000.000 1.000.000.000 12 months
Jumlah 5.000.000.000 18.800.000.000 Total
- -
54
BANK SULSELBAR
844
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 845
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu: (lanjutan) b. By term: (continued)
Deposito berjangka berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Time deposits by remaining period to maturity:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 4.000.000.000 7.000.000.000 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan - 800.000.000 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1.000.000.000 11.000.000.000 More than 3 - 6 months
Jumlah 5.000.000.000 18.800.000.000 Total
- -
Interbank call money Interbank call money
Interbank call money berdasarkan jangka waktu: Interbank call money by term:
2024 2023
1 bulan 1.999.099.000.000 1.532.195.000.000 1 month
Jumlah 1.999.099.000.000 1.532.195.000.000 Total
- -
Interbank call money berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Interbank call money by remaining period to maturity:
2024 2023
Kurang dari atau sama 1 bulan 1.999.099.000.000 1.532.195.000.000 1 month or less
Jumlah 1.999.099.000.000 1.532.195.000.000 Total
- -
c. Tingkat suku bunga per tahun d. Interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Average interest rate per annum
2024 2023
Rupiah Rupiah
Giro 0,97% 0,97% Current accounts
Deposito berjangka 4,25% 5,57% Time deposits
Interbank call money 6,41% 5,72% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,58% 5,47% Interbank call money
Kisaran suku bunga per tahun Range interest rate per annum
2024 2023
Tertinggi/ Terendah/ Tertinggi/ Terendah/
Maximum Minimum Maximum Minimum
Rupiah Rupiah
Giro 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% Current accounts
Deposito berjangka 4,25% 0,00% 5,75% 0,00% Time deposits
Interbank call money 6,60% 6,20% 6,65% 4,95% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,70% 5,45% 5,70% 5,35% Interbank call money
d. Informasi lain d. Other information
Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang diblokir atau dijaminkan There are no deposits from other banks that are blocked or
atas kredit yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. guaranteed for loans as of December 31, 2024 and 2023.
55
BANK SULSELBAR
845
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 846
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS ATAS SURAT BERHARGA YANG DIJUAL DENGAN JANJI 20. LIABILITIES OF MARKETABLE SECURITIES SOLD UNDER
DIBELI KEMBALI (REPO) REPURCHASE AGREEMENT (REPO)
Tidak terdapat liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli There were no liabilities of marketable securities sold under repurchase
kembali dengan pihak berelasi. agreement with related parties.
Tidak terdapat liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli There were no liabilities of marketable securities sold under repurchase
kembali pada tanggal 31 Desember 2023. Liabilitas atas surat berharga agreement as of December 31, 2023. Liabilities of marketable securities
yang dijual dengan janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2024 sold under repurchase agreement as of December 31, 2024 as follows:
terdiri dari:
2024
Jenis surat Tingkat
berharga/ suku Beban bunga yang
Type of bunga/ belum direalisasi/
Pihak pembeli/ marketable Tanggal dimulai/ Tanggal beli kembali/ Interest Harga beli kembali/ Unrealised interest Nilai tercatat/
Counterparties securities Starting date Repurchase date rate Repurchase price expense Carrying value
19 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
Bank Mandiri FR0087 6,45% 91.939.537.996 16.431.286 91.923.106.710
December 19, 2024 January 2, 2025
18 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR171025364S 6,45% 94.764.246.297 16.933.086 94.747.313.211
December 18, 2024 January 2, 2025
18 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR031025364S 6,45% 95.045.720.732 16.983.382 95.028.737.350
December 18, 2024 January 2, 2025
19 Desember 2024/ 2 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR130625364S 6,45% 48.387.824.110 8.647.794 48.379.176.316
December 19, 2024 January 2, 2025
23 Desember 2024/ 6 Januari 2025/
Bank Mandiri FR0087 6,45% 91.886.104.302 82.108.679 91.803.995.623
December 23, 2024 January 6, 2025
12 Desember 2024/ 9 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR171025364S 6,55% 94.906.032.866 137.440.819 94.768.592.047
December 12, 2024 January 9, 2025
13 Desember 2024/ 13 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR171025364S 6,65% 19.977.769.103 44.031.911 19.933.737.192
December 13, 2024 January 13, 2025
17 Desember 2024/ 16 Januari 2025/
Bank BRI IDSR080925367S 6,65% 95.525.895.230 263.227.615 95.262.667.615
December 17, 2024 January 16, 2025
17 Desember 2024/ 16 Januari 2025/
Bank Mandiri IDSR240125364S 6,65% 9.982.012.125 27.506.062 9.954.506.063
December 17, 2024 January 16, 2025
641.801.832.127
-
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 21. SECURITIES ISSUED
Seluruh surat berharga yang diterbitkan dalam mata uang Rupiah. All of securities issued are denominated in Rupiah.
2024 2023
Obligasi Berkelanjutan II Sustainable Bonds II
Bank Sulselbar Tahap II Seri B 392.000.000.000 392.000.000.000 Bank Sulselbar Phase II Seri B
Obligasi Berkelanjutan III Sustainable Bonds III
Bank Sulselbar Tahap I Seri A - 630.000.000.000 Bank Sulselbar Phase I Seri A
Obligasi Berkelanjutan III Sustainable Bonds III
Bank Sulselbar Tahap I Seri B 620.000.000.000 620.000.000.000 Bank Sulselbar Phase I Seri B
Biaya emisi obligasi yang belum diamortisasi (553.733.702) (1.678.610.691) Unamortised bond issuance costs
1.011.446.266.298 1.640.321.389.309
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 400.000.000.000 380.000.000.000 Interbank Mudharabah Investment Certificates
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Certificate of Fund Management Based on
Prinsip Syariah Antarbank 200.000.000.000 - Interbank Sharia Principles
Jumlah 1.611.446.266.298 2.020.321.389.309 Total
- -
Pada tanggal 26 Desember 2018, Bank telah mendapat pernyataan efektif On December 26, 2018, the Bank received an effective statement from
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
190/D.04/2018 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 190/D.04/2018 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 terdiri dari: Sulselbar II Phase II Year 2020 Sustainable Bonds, consisting of:
- Seri A sebesar Rp358.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series A amounting to Rp358,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 8,00% per tahun berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak of 8.00% per annum for a period of three years from the issuance
tanggal emisi. date.
- Seri B sebesar Rp392.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series B amounting to Rp392,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 8,75% per tahun berjangka waktu lima tahun terhitung sejak of 8.75% per annum for a period of five years from the issuance date.
tanggal emisi.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Issuance of Bank Sulselbar Phase II Sustainable Bond II Year 2020 has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pefindo masing-masing obtained the ranking results from the Pefindo each with an idA+ rating.
dengan peringkat idA+.
- Pada tanggal 18 November 2023, Obligasi Berkelanjutan II Bank - On November 18, 2023, Sustainable Bonds II Bank Sulselbar Phase
Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Seri A, telah jatuh tempo dan dilunasi II Year 2020 A Series, the principal and interest were due and paid
baik pokok dan bunganya. off.
56
BANK SULSELBAR
846
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 847
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 21. SECURITIES ISSUED (continued)
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 Issuance of Bank Sulselbar Phase II Sustainable Bond II Year 2020 has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek obtained the ranking results from the PT Pemeringkat Efek Indonesia
Indonesia (Pefindo) masing-masing dengan peringkat idA+. (Pefindo) each with an idA+ rating.
Bertindak sebagai Wali Amanat pada penerbitan Obligasi Berkelanjutan II On behalf as Trustee in the issuance of Bank Sulselbar Phase II Year II
Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 adalah PT Bank Mandiri (Persero) Bonds II 2020 are PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tbk.
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi All funds obtained from the Public Offering of Bank Sulselbar Phase II
Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahap II Tahun 2020 ini setelah dikurangi Sustainable Bonds II in 2020 after deducting emission costs, all will be
dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal used for working capital in the context of business development in the
kerja dalam rangka pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi kredit. form of credit expansion.
Seluruh obligasi tidak dijamin khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta All bonds are not specifically guaranteed, but are guaranteed with all the
kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak baik Bank assets, both movable and immovable property, both existing and
yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan future ones, as collateral for the holders of these bonds and sukuk in
bagi pemegang obligasi dan sukuk ini sesuai dengan ketentuan pasal accordance with the provisions of article 1131 and 1132 of the law. civil
1131 dan 1132 undang-undang perdata. law.
Bank dapat melakukan pembelian kembali obligasi ditujukan sebagai The Bank can repurchase bonds intended as repayment or are stored for
pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga later resale at market prices, provided that this can be done one year after
pasar, dengan ketentuan bahwa hal tersebut dapat dilakukan satu tahun the allotment date. Bond buyback cannot be done if this results in the
setelah tanggal penjatahan. Pembelian kembali obligasi tidak dapat bank being unable to comply with the provisions in the bond trustee
dilakukan bila hal tersebut mengakibatkan bank tidak dapat mematuhi agreement.
ketentuan dalam perjanjian perwaliamanatan obligasi.
Pada tanggal 22 Desember 2021, Bank telah mendapat pernyataan efektif On December 22, 2021, the Bank has received an effective statement
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No.S- from the Financial Services Authority (OJK) based on letter No.S-
238/D.04/2021 atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi 238/D.04/2021 on the Sustainable Public Offering (PUB) of Bank
Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 terdiri dari : Sulselbar Sustainable Bonds Phase I 2021 consisting of:
- Seri A sebesar Rp630.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series A amounting to Rp630,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 6,45% per tahun berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak of 6.45% per annum for a period of three years from the issuance
tanggal emisi. date.
- Seri B sebesar Rp620.000.000.000, dengan tingkat bunga tetap - Series B amounting to Rp620,000,000,000, with a fixed interest rate
sebesar 6,95% per tahun berjangka waktu lima tahun terhitung sejak of 6.95% per annum for a period of five years from the issuance date.
tanggal emisi.
Bertindak sebagai Wali Amanat pada penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Acting as the Trustee for the issuance of the Bank Sulselbar Shelf-
Bank Sulselbar tahap I tahun 2021 adalah PT Bank Mandiri (Persero) Registered Bonds III Phase I in 2021 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tbk.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Bank Sulselbar Tahap I Tahun 2021 The Bank Sulselbar Phase I 2021 Continuous Bonds III issuance has
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pefindo masing-masing obtained a rating from the Pefindo each with a rating of idA+.
dengan peringkat idA+.
- Pada tanggal 29 Desember 2024, Obligasi Berkelanjutan III Bank - On December 29, 2024, Sustainable Bonds III Bank Sulselbar Phase
Sulselbar Tahap I Tahun 2021 Seri A, telah jatuh tempo dan dilunasi I Year 2021 A Series, the principal and interest were due and paid off.
baik pokok dan bunganya.
Sesuai dengan POJK No.20/POJK.04/2020 Pasal 6 Tentang Kontrak In accordance with POJK No.20/POJK.04/2020 Article 6 concerning Debt
Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk kemudian Securities and/or Sukuk Trustee Contracts, it is further reaffirmed in the
ditegaskan lagi di dalam perjanjian perwaliamanatan, tugas pokok dan trustee agreement, the main duties and responsibilities of the trustee are:
tanggung jawab wali amanat adalah:
- Memantau perkembangan pengelolaan kegiatan Emiten berdasarkan - Monitor the development of the management of the Issuer's activities
data dan/atau informasi yang diperoleh baik langsung maupun tidak based on data and/or information obtained directly or indirectly;
langsung;
- Mengawasi dan memantau pelaksanaan kewajiban Emiten - Supervise and monitor the implementation of the Issuer's obligations
berdasarkan Kontrak Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang under the Trustee Contract and other documents related to the
berkaitan dengan Kontrak Perwaliamanatan; Trustee Contract;
- Melaksanakan hasil keputusan rapat umum pemegang Efek bersifat - Implement the resolutions of the general meeting of holders of debt
utang dan/atau Sukuk sesuai dengan tanggung jawabnya; Securities and/or Sukuk in accordance with their responsibilities;
- Mengawasi, melakukan inspeksi, dan mengadministrasikan harta yang - Supervise, inspect, and administer assets that are collateral for
menjadi jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada pemegang Efek payment of obligations to holders of debt Securities and/or Sukuk, if
bersifat utang dan/atau Sukuk, jika terdapat harta yang menjadi there are assets that are collateral for payment of obligations to
jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada pemegang Efek bersifat holders of debt Securities and/or Sukuk;
utang dan/atau Sukuk;
- Memantau pembayaran yang dilakukan oleh Emiten atau Agen - Monitor payments made by Issuers or Payment Agents to holders of
Pembayaran kepada pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; debt Securities and/or Sukuk;
- Mengambil tindakan yang diperlukan apabila terjadi perubahan hasil - Take the necessary action in the event of a change in the Securities
pemeringkatan Efek; rating result;
- Mengambil tindakan yang diperlukan apabila terjadi perubahan nilai - Take the necessary action if there is a change in the value of the
atas jaminan, jika terdapat perubahan nilai atas jaminan; dan guarantee, if there is a change in the value of the guarantee; and
- Mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan dalam - Take the necessary actions in accordance with the provisions of the
Kontrak Perwaliamanatan. Trustee Contract.
57
BANK SULSELBAR
847
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 848
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 21. SECURITIES ISSUED (continued)
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus The Trustee Agreement stipulates several restrictions that must be met by
dipenuhi oleh Bank antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank the Bank, among others, before the settlement of all bonds, the Bank
tanpa izin tertulis dari Wali Amanat tidak diperkenankan melakukan hal- without written permission from the Trustee is not allowed to do the
hal sebagai berikut: following:
- Mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta - Collateralize most or all of the current and future income or assets of
kekayaan Bank yang ada pada saat ini maupun di masa yang akan the Bank outside the Bank's business activities, unless such action is
datang di luar kegiatan usaha Bank, kecuali jika tindakan tersebut taken to comply with the provisions of laws and regulations or the
dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan implementation of short-term liquidity loans or the implementation of
atau pelaksanaan pinjaman likuiditas jangka pendek atau pelaksanaan one or more several recovery options in the Bank's recovery plan;
salah satu atau beberapa opsi pemulihan dalam rencana aksi
(recovery plan) Bank;
- Melaksanakan perubahan bidang usaha utama; - Implement changes to the main business fields;
- Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan - Reduce authorized and paid-up capital unless the reduction is made
tersebut dilakukan atas dasar permintaan/perintah dari Pemerintah on the basis of a request/order from the Government of the Republic
Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk tetapi of Indonesia and/or the competent authority (including but not limited
tidak terbatas pada BI, OJK, Menteri Keuangan Negara Republik to BI, OJK, Minister of State Finance of the Republic of Indonesia
Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di and/or the monetary authority as well as the restructuring authority in
bidang perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Indonesia). banking sector in accordance with the provisions in force
Republik Indonesia); in the Republic of Indonesia);
- Mengadakan penggabungan atau konsolidasi, dengan perusahaan - Carry out a merger or consolidation with other companies which
lain yang menyebabkan bubarnya Bank. causes the Bank to dissolve.
Manajemen berpendapat bahwa semua persyaratan/pembatasan yang Management believes that all requirements/restrictions set out in the
ditetapkan dalam perjanjian perwaliamanatan telah dipenuhi. trustee agreement have been complied with.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank memiliki transaksi As of December 31, 2024 and 2023, the Bank have an Interbank
Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank dengan nisbah/tingkat bagi Mudharabah Investment Certificate with a ratio/profit sharing level of
hasil masing-masing sebesar 6,10% - 6,40% dan 6.30% - 6.38%. 6.10% - 6.40% and 6.30% - 6.38% respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank memiliki transaksi Sertifikat As of December 31, 2024, the Bank have an Interbank Mudharabah
Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank dengan Investment Certificate with a ratio/profit sharing level of 6.37%.
nisbah/tingkat bagi hasil sebesar 6,37%.
22. PINJAMAN YANG DITERIMA 22. BORROWINGS
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pinjaman dari pihak III bukan bank Non-bank third party loans
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 1.281.966.056.250 500.000.000.000 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Pinjaman dari bank lain Loans from other banks
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara 300.000.000.000 - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 300.000.000.000 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Pinjaman dari Pemerintah Loans from the Government
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Ministry of Cooperative and Small and Medium
dan Menengah Republik Indonesia - 43.322.508.000 Enterprises of the Republic of Indonesia
Jumlah 1.581.966.056.250 843.322.508.000 Total
- -
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Pada tanggal 16 November 2022, Bank memperoleh fasilitas pinjaman On November 16, 2022, the Bank obtained a loan facility in the form of a
berupa pinjaman Kredit Modal Kerja Konstruksi Perumahan (KMK-KP) Housing Construction Working Capital Loan (KMK-KP) from PT Sarana
dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Perjanjian No. Multigriya Finansial (Persero) based on Agreement No. 228/PP/SMF-
228/PP/SMF-BSSD/XI/2022 yang disahkan dengan Akta No. 27 Notaris & BSSD/XI/2022 which legalized by Deed No. 27 Notary & PPAT Ir. Nanette
PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handri Adi Warsito, S.H. pada tanggal 13 Cahyanie Handri Adi Warsito, S.H. dated on February 13, 2023. The total
Februari 2023. Total plafon sebesar Rp30.000.000.000 dan plafond amounted to Rp30,000,000,000 and Rp270,000,000,000 with an
Rp270.000.000.000 dengan tingkat bunga sebesar 5,20%-6,00% p.a. interest rate of 5.20%-6.00% p.a. fixed during the loan period. The
tetap selama jangka waktu pinjaman. Tujuan fasilitas pinjaman ini purpose of this loan facility is to refinance KMK-KP. The term of the
digunakan untuk Refinancing KMK-KP. Jangka waktu fasilitas selama 1 facility is for 1 year starting from November 18, 2022 to November 18,
tahun terhitung sejak tanggal 18 November 2022 hingga 18 November 2023.
2023.
Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian The Center for Housing Financing Fund Management (PPDPP) of the
PUPR Republik Indonesia bekerjasama dengan Bank dalam hal program Ministry of Public Works and Housing (PUPR) of the Republic of
Penyaluran Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Indonesia collaborates with banks for the implementation of the Liquidity
melalui kredit/pembiayaan pemilikan rumah sejahtera/rumah sejahtera Facility for Housing Financing (FLPP) program. This program provides
syariah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan tingkat bunga financing for the purchase of affordable housing under both conventional
sebesar 5% maksimal untuk biaya provisi dari nilai KPR Sejahtera FLPP. and Islamic schemes for low-income communities, with an interest rate of
Jangka waktu KPR Sejahtera FLPP paling lama 20 (dua puluh) tahun. up to 5% and a maximum provision fee based on the value of the FLPP
Jangka waktu perjanjian kerjasama operasional adalah mulai tanggal 22 Sejahtera Mortgage. The maximum loan term for the FLPP Sejahtera
Februari 2023 dan sebagaimana perubahan terakhir telah diperpanjang Mortgage is 20 (twenty) years. The operational cooperation agreement is
mulai tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024. effective from February 22, 2023, and, as per the latest amendment, has
been extended from January 1, 2024, to December 31, 2024.
58
BANK SULSELBAR
848
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 849
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 22. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 18 Januari 2024, Bank memperoleh fasilitas pinjaman On January 18, 2024, the Bank obtained a loan facility in the form of a
berupa pinjaman yaitu Uncommitted Facility Line dari PT Sarana Uncommitted Facility Line from PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan Surat Konfirmasi Pencairan based on Fund Disbursement Confirmation Letter No. S-
Dana No. S-0212/DIR/SMF/I/2024 dengan merujuk pada Akta No. 03 0212/DIR/SMF/I/2024 refers to Deed No. 03 Notary and PPAT Ir. Nanette
Notaris dan PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, SH tanggal Cahyanie Handari Adi Warsito, SH dated November 3, 2023. The total
3 November 2023. Total plafon sebesar Rp500.000.000.000 dengan plafond amounted to Rp500,000,000,000 with an interest rate of 6.9% p.a.
tingkat bunga sebesar 6,9% p.a. tetap selama jangka waktu pinjaman. fixed during the loan term. The purpose of this loan facility is to refinance
Tujuan fasilitas pinjaman ini digunakan untuk Refinancing KMK-KP. KMK-KP. The facility period is 1 year starting from January 18, 2024 to
Jangka waktu fasilitas selama 1 tahun terhitung sejak tanggal 18 Januari January 18, 2025. As of December 31, 2024, the value of the collateral
2024 hingga 18 Januari 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai provided for this facility is Rp582,497,510,925 (Note 11).
agunan yang diberikan atas fasilitas tersebut sebesar Rp582.497.510.925
(Catatan 11).
Pada tanggal 28 Juni 2024, Bank memperoleh fasilitas pinjaman dari PT On June 28, 2024, the Bank obtained a loan facility from PT Sarana
Sarana Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan perjanjian kerja sama Multigriya Finansial (Persero) based on cooperation agreement No.
No. 022/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/I/2024 dengan Total plafon sebesar 022/PP/SMF-BPD.SULSELBAR/I/2024 with a total plafond of
Rp250.000.000.000 dengan tingkat bunga sebesar 6,9% p.a. tetap selama Rp250,000,000,000 with an interest rate of 6.9% p.a. fixed during the loan
jangka waktu pinjaman. Tujuan fasilitas pinjaman ini digunakan untuk period. The purpose of this loan facility is to replace the funding source for
menggantikan sumber pendanaan atas Kredit Multiguna Perumahan. Housing Multipurpose Loans. The term of the facility is for 1 year starting
Jangka waktu fasilitas selama 1 tahun terhitung sejak tanggal 28 Juni from June 28, 2024 to June 28, 2025. As of December 31, 2024, the
2024 hingga 28 Juni 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai agunan value of the collateral provided for this facility is Rp280,371,747,135 (Note
yang diberikan atas fasilitas tersebut sebesar Rp280.371.747.135 11).
(Catatan 11).
Pada tanggal 4 Oktober 2024, Bank memperoleh fasilitas pinjaman dari On October 4, 2024, the Bank obtained a loan facility from PT Sarana
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) berdasarkan perjanjian kerja Multigriya Finansial (Persero) based on cooperation agreement No.
sama No. 381/PKS-BSSB/DRK/X/2024 dengan total plafon sebesar 381/PKS-BSSB/DRK/X/2024, with a total plafond of IDR 500,000,000,000
Rp500.000.000.000 dengan tingkat bunga sebesar 6,93% p.a. tetap and a fixed interest rate of 6.93% p.a. fixed during the loan period. The
selama jangka waktu pinjaman. Tujuan fasilitas pinjaman ini digunakan purpose of this loan facility is to replace the funding source for
untuk menggantikan sumber pendanaan atas Kredit Multiguna Multipurpose Housing Loans. The facility has a term of three years,
Perumahan. Jangka waktu fasilitas selama 3 tahun terhitung sejak tanggal effective from October 4, 2024, to October 4, 2027. As of December 31,
4 Oktober 2024 hingga 4 Oktober 2027. Pada 31 Desember 2024, nilai 2024, the collateral provided for this facility amounted to IDR
agunan yang diberikan atas fasilitas tersebut sebesar Rp500.000.000.000. 500,000,000,000.
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara
Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank memperoleh fasilitas pinjaman On December 23, 2024, the Bank obtained a loan facility from PT Bank
dari PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara berdasarkan Surat Pembangunan Daerah Sumatera Utara based on the Interest Payment
Pemberitahuan Kewajiban Pembayaran Bunga dengan merujuk pada Akta Obligation Notification Letter, referring to Deed No. 28 by Notary M. Nazif,
No. 28 oleh Notaris M. Nazif, SH, M.Kn. Total plafon sebesar SH, M.Kn. The total facility limit amounted to Rp300,000,000,000 with a
Rp300.000.000.000 dengan tingkat bunga sebesar 7,12% p.a. tetap fixed interest rate of 7.12% p.a. during the loan period. The facility's
selama jangka waktu pinjaman. Jangka waktu fasilitas selama 3 bulan period is 3 months, starting from December 27, 2024 to March 27, 2025.
terhitung sejak tanggal 27 Desember 2024 hingga 27 Maret 2025.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Pada tanggal 18 Desember 2023, Bank memperoleh fasilitas pinjaman On December 18, 2023, the Bank obtained a loan facility in the form of a
berupa pinjaman Pembiayaan Modal Kerja dari PT Bank Danamon Working Capital Financing loan from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Indonesia Tbk dengan perjanjian No. 141/PK/FI/0221 tanggal 15 Februari with agreement No. 141/PK/FI/0221 dated February 15, 2021 and Notice
2021 dan Surat Pemberitahuan Penarikan Dan Janji Bayar No. of Withdrawal and Promise to Pay No. SR/665/R/DTR/XII/2023. The total
SR/665/R/DTR/XII/2023. Total plafon sebesar Rp300.000.000.000 dengan plafond amounted to Rp300,000,000,000 with an interest rate of 7.10%
tingkat bunga sebesar 7,10% p.a. tetap selama jangka waktu pinjaman. p.a. fixed during the loan term. The purpose of this loan facility is to
Tujuan fasilitas pinjaman ini digunakan untuk Pembiayaan Modal Kerja finance the bank's working capital. The facility period is 3 months starting
bank. Jangka waktu fasilitas selama 3 bulan terhitung sejak tanggal 18 from December 18, 2023.
Desember 2023.
Agunan yang diberikan secara fidusia atas aset keuangan KMK-KP Collateral provided on a fiduciary basis for KMK-KP financial assets with a
dengan nilai tagihan KMK-KP minimal sebesar 125% dari besarnya minimum KMK-KP invoice value of 125% of the amount of the loan facility
fasilitas pinjaman yang diberikan. provided.
Pada tanggal 31 Desember 2023, nilai agunan yang diberikan atas As of December 31, 2023, the value of the collateral provided for this
fasilitas tersebut sebesar Rp581.089.000.000 (Catatan 11). facility is Rp581,089,000,000 (Note 11).
59
BANK SULSELBAR
849
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 850
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 22. BORROWINGS (continued)
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Ministry of Cooperative and Small and Medium Enterprises of the
Indonesia Republic of Indonesia
Bank memperoleh fasilitas pinjaman dari Kementerian Koperasi dan The Bank obtained a loan facility from the Ministry of Cooperative and
Usaha Kecil dan Menengah R.I. Berdasarkan perjanjian Small and Medium Enterprises R.I. Based on agreement No.
No.0524/SP3/LPDB/2019 tanggal 27 Juni 2019 Sebesar plafon maksimum 0524/SP3/LPDB/2019 dated June 27, 2019 with a maximum plafond of
Rp250.000.000.000. Tujuan penggunaan untuk Usaha Mikro,Kecil dan Rp250,000,000,000. The purpose of use for Micro, Small and Medium
Menengah (UMKM) di wilayah kerja Bank Sulselbar, jangka waktu fasilitas enterprises (UMKM) in the working area of Bank Sulselbar, the term of
ini selama 60 bulan terhitung sejak tanggal pencairan, tingkat suku bunga this facility is 60 months from the date disbursement, a sliding interest rate
6% sliding pertahun, penarikan dilakukan secara bertahap dengan masa 6% per year, withdrawal period of 12 months from the signing of the loan
penarikan selama 12 bulan sejak ditandatanganinya akad pinjaman. agreement. Disbursement is carried out in 3 stages with details: 1) Stage I
Pencairan dilakukan 3 tahap dengan rincian: 1) Tahap I maksimal sebesar a maximum of Rp50,000,000,000, 2) Stage II a maximum of
Rp50.000.000.000, 2) Tahap II maksimal sebesar Rp75.000.000.000, 3) Rp75,000,000,000, 3) Stage III a maximum of Rp125,000,000,000.
Tahap III maksimal sebesar Rp125.000.000.000.
Jaminan yang diberikan atas fasilitas ini: a) Personal Guarantee Direksi Guarantees provided for this facility: a) Personal Guarantee of Directors
Bank Sulselbar. b) Fidusia atas piutang/tagihan dengan kategori "Lancar" Bank Sulselbar. b) Fiduciary of receivables/bills in the category of
sebesar 100% (seratus persen) dari plafon yang disetujui pada saat "Current" equal to 100% (one hundred percent) of plafond agreed at the
perjanjian dan dapat diganti dengan Piutang/Tagihan dengan kategori time of the agreement and can be replaced by accounts/bills with the
"Lancar" dari outstanding yang dibiayai dari pinjaman LPDB-KUMKM. category of "Current" of extraordinary funded from LPDB-KUMKM loans.
Ikhtisar perubahan saldo pinjaman yang diterima: Summary of changes in loan balances received:
2024 2023
Saldo awal 843.322.508.000 390.811.752.000 Beginning balance
Pencairan 1.581.966.056.250 800.000.000.000 Drawdown
Pembayaran (843.322.508.000) (347.489.244.000) Payment
Jumlah 1.581.966.056.250 843.322.508.000 Total
- -
Selama Bank belum membayar lunas hutang atau batas waktu penarikan As long as the Bank has not paid off the debt or the deadline for
dan/atau penggunaan fasilitas kredit belum berakhir, Bank tidak withdrawal and/or use of the credit facility has not ended, the Bank is not
diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut dibawah ini, tanpa allowed to do the following, without prior written approval from the lender:
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pemberi pinjaman:
a. Memperoleh pinjaman uang atau kredit baru, mengikatkan diri sebagai a. Obtain a loan of money or new credit, commit yourself as a guarantor
penanggung atau penjamin. or guarantor.
b. Meminjamkan uang, termasuk tapi tidak terbatas kepada perusahaan b. Lending money, including but not limited to affiliated companies,
afiliasinya, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari. except in the context of running a daily business.
c. Melakukan transaksi dengan seseorang atau sesuatu pihak. c. Making transactions with someone or something.
d. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru selain d. Make investments, investments or open new businesses in addition to
usaha yang telah ada. existing businesses.
e. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan atau e. Melting, merging, expropriation or dissolution.
pembubaran.
Dari fasilitas pinjaman tersebut di atas telah terpenuhi pembatasan atas From the above loan facilities, the restrictions on the loan facilities have
fasilitas pinjaman. been met.
23. PERPAJAKAN 23. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Advance taxes
2024 2023
SKPKB tahun fiskal 2016 - 47.253.425.496 SKPKB fiscal year 2016
Lebih bayar tahun fiskal 2017 - 1.309.248.443 Overpaid for fiscal year 2017
SKPKB tahun fiskal 2020 9.462.104.906 - SKPKB fiscal year 2020
Lebih bayar tahun fiskal 2023 30.931.780.128 30.931.780.128 Overpaid for fiscal year 2023
Jumlah 40.393.885.034 79.494.454.067 Total
- -
SKPKB tahun fiskal 2016 SKPKB fiscal year 2016
Pada tahun 2022, Bank menerima surat hasil keberatan dengan surat In 2022, the Bank received a letter of objection to the decision letter
keputusan Direktorat Jenderal Pajak No.KEP- of the Directorate General of Taxes No.KEP-
00153/KEB/PJ/WPJ.15/2022 tanggal 21 Maret 2022 sebesar 00153/KEB/PJ/WPJ.15/2022 dated March 21, 2022 amounting to
Rp46.072.990.369; No.KEP-00156/KEB/PJ/WPJ.15/2022 tanggal 21 Rp46,072,990,369; No. KEP-00156/KEB/PJ/WPJ.15/2022 dated
Maret 2022, sebesar Rp2.048.062.117; Bank melakukan proses March 21, 2022, amounting to Rp2,048,062,117; The Bank conducted
banding kepada pengadilan pajak dengan nilai sejumlah an appeal process to the tax court with an amount of
Rp48.121.052.487 pada sidang terakhir tanggal 28 Februari 2023. Rp48,121,052,487 at the last hearing on February 28, 2023.
Tahun 2022, Bank menerima pengembalian pajak sebesar In 2022, the Bank received a tax refund amounting to Rp884,606,989
Rp884.606.989 yang setelah dikompensasikan dengan pajak terutang which after being compensated with tax payable of Rp20,439,574,
sebesar Rp20.439.574, diterima sebesar Rp864.167.415 yang dicatat received Rp864,167,415 which was recorded as a deduction of tax
sebagai pengurang uang muka pajak. Sehingga yang tercatat pada advance. So what is recorded in the tax advance is
uang muka pajak adalah sebesar Rp47.256.885.071. Rp47,256,885,071.
60
BANK SULSELBAR
850
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 851
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
a. Pajak dibayar dimuka (lanjutan) a. Advance taxes (continued)
SKPKB tahun fiskal 2016 (lanjutan) SKPKB fiscal year 2016 (continued)
Pada tahun 2023, Bank juga menerima hasil putusan Pengadilan In 2023, the Bank also received the results of the Tax Court decision
Pajak No.PUT-004758.10/2022/PP/M.XXA yang diucapkan pada No.PUT-004758.10/2022/PP/M.XXA which was pronounced on
tanggal 14 November 2023 terhadap Surat Keputusan Direktur November 14, 2023 regarding the Director General of Taxes Decree
Jenderal Pajak No. KEP-00156/KEB/PJ/WPJ.15/2022 tanggal 21 No. KEP-00156/KEB/PJ/WPJ.15/2022 dated March 21, 2022. Based
Maret 2022. Berdasarkan putusan tersebut, Pengadilan pajak on this decision, the Tax Court granted the Bank's appeal in its
mengabulkan seluruhnya banding Bank sehingga PPh yang kurang entirety so that the underpayment of PPh was Rp0.
bayar adalah sebesar Rp0.
Pada tahun 2023, Bank menerima hasil putusan Pengadilan Pajak No. In 2023, the Bank received the results of the Tax Court decision no.
PUT-004757.15/2022/PP/M.XXA yang diucapkan pada tanggal 14 PUT-004757.15/2022/PP/M.XXA which was pronounced on
November 2023 terhadap surat keputusan Direktur Jenderal pajak November 14, 2023 regarding the decision letter of the Director
No.KEP-00153/KEB/PJ/WPJ.15/2022 tanggal 21 Maret 2022. General of Taxes No.KEP-00153/KEB/PJ/WPJ.15/2022 dated March
Berdasarkan putusan tersebut Pengadilan mengabulkan sebagian 21, 2022. Based on this decision the Court partially granted The
banding Bank sehingga PPh yang kurang bayar adalah sebesar Bank's appeal resulted in the underpayment of PPh amounting to
Rp635.510.788. Atas keputusan tersebut, Bank masih menunggu Rp635,510,788. Based on this decision, the Bank is still waiting for a
upaya peninjauan kembali dari pihak Direktorat Jenderal Pajak. review effort from the Directorate General of Taxes.
Pada tanggal 19 Januari 2023, Bank menerima pengembalian pajak On January 19 2023, the Bank received a tax refund of Rp3,459,575
sebesar Rp3.459.575 yang dicatat sebagai pengurang uang muka which was recorded as a deduction from the tax advance, so the
pajak, sehingga saldo uang muka pajak adalah sebesar balance of the tax advance was Rp47,253,425,496.
Rp47.253.425.496.
Pada tahun 2024, Bank menerima surat keputusan Direktur Jenderal In 2024, the Bank received a decision letter from the Director General
Pajak Nomor KEP-00005/PPH/KPP.1506/2024 tanggal 4 Januari 2024 of Taxes Number KEP-00005/PPH/KPP.1506/2024 dated January 4,
tentang perintah pengembalian kelebihan pembayaran pajak sebesar 2024 regarding the order to refund tax overpayment amounting to
Rp45.437.479.581. Bank telah menerima pengembalian sebesar Rp45,437,479,581. The Bank has received the refund on January 8,
tersebut pada tanggal 8 Januari 2024 dan dicatat sebagai pengurang 2024 and recorded as a deduction of tax advance.
uang muka pajak.
Pada tahun 2024, Bank juga menerima surat keputusan Direktur In 2024, the Bank also received a decision letter from the Director
Jenderal Pajak Nomor KEP-00006/PPH/KPP.1506/2024 tanggal 4 General of Taxes Number KEP-00006/PPH/KPP.1506/2024 dated
Januari 2024 tentang perintah pengembalian kelebihan pembayaran January 4, 2024 regarding the order to refund tax overpayment
pajak sebesar Rp2.048.062.117. Bank telah menerima pengembalian amounting to Rp2,048,062,117. The Bank has received the refund
sebesar tersebut pada tanggal 8 Januari 2024 dan dicatat sebagai on January 8, 2024 and recorded as a deduction of tax advance.
pengurang uang muka pajak.
Atas restitusi pajak sebesar Rp867.626.990 Bank memperhitungkan For the tax refund of Rp867,626,990, the Bank calculated the
terhadap jumlah kurang bayar sebesar Rp635.510.788, sehingga underpayment amount of Rp635,510,788, so that the Bank recorded
Bank mencatat sebagai pendapatan operasional lainnya sebesar it as other operating income of Rp232,116,202, so that the balance of
Rp232.116.202, sehingga saldo uang muka pajak 31 Desember 2024 tax advances as of December 31, 2024 is nil.
adalah nihil.
Pada tahun 2024, Bank juga menerima memori peninjauan kembali In 2024, the Bank also received a review review Number S-
Nomor S-654/PJ.07/2024 tanggal 26 Februari 2024 atas putusan 654/PJ.07/2024 dated 26 February 2024 regarding the tax court
pengadilan pajak Nomor PUT-004757.15/2022/PP/M.XXA tanggal 14 decision Number PUT-004757.15/2022/PP/M.XXA dated 14
November 2023. Atas peninjauan kembali tersebut, Bank menerima November 2023. Based on this review, The Bank received the results
hasil putusan pada tanggal 29 Oktober 2024 dengan Nomor of the decision on October 29, 2024 with Number
5178/B/PK/Pjk/2024 menyatakan menolak permohonan peninjauan 5178/B/OK/Pjk/2024 states that it rejects the request for review by the
kembali Direktur Jenderal Pajak. Director General of Taxes.
Lebih bayar tahun fiskal 2017 Overpaid for fiscal year 2017
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PPh Badan tahun Based on the Income Tax Income Tax Returns for fiscal year 2017,
fiskal 2017, Bank menyatakan Penghasilan selama tahun fiskal 2017 the Bank stated that the Income during the 2017 fiscal year was
adalah sebesar Rp646.245.356.000, dengan tarif 25% Pajak Rp646,245,356,000, with a rate of 25% the payable Corporate
Penghasilan Badan terutang sebesar Rp161.561.339.000. Dengan Income Tax of Rp161,561,339,000. With a tax credit of
kredit pajak sebesar Rp191.404.196.357, maka terdapat lebih Rp191,404,196,357, there is an overpayment of Corporate Income
bayar PPh Badan tahun fiskal 2017 sebesar Rp29.842.857.357. Tax for the 2017 fiscal year of Rp29,842,857,357. Based on
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan Notification Letter of Examination Results
No.0036/WPJ.15/KP.06/RIKSIS/2019 tanggal 20 Maret 2019 Bank No.0036/WPJ.15/KP.06/RIKSIS/2019 dated March 20, 2019 The
menerima restitusi pada tanggal 24 dan 25 Juni 2019 sebesar Bank received restitution on 24 and June 25, 2019 in the amount of
Rp3.118.707.547. Saldo sebesar Rp26.724.149.810 Bank melakukan Rp3,118,707,547. The balance of Rp26,724,149,810 the Bank
keberatan sesuai Surat No.SR/348/B/GPK/VII/2019 tanggal 05 Juli objected in accordance with Letter No.SR/348/B/GPK/VII/2019 dated
2019. July 5, 2019.
61
BANK SULSELBAR
851
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 852
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
a. Pajak dibayar dimuka (lanjutan) a. Advance taxes (continued)
Lebih bayar tahun fiskal 2017 (lanjutan) Overpaid for fiscal year 2017 (continued)
Pada tahun 2023, Bank menerima hasil putusan pengadilan pajak No. In 2023, the Bank received the results of tax court decision No. PUT-
PUT-00656.15/2020/PP/M.VIA tanggal 9 Juni 2023 terhadap 00656.15/2020/PP/M.VIA dated June 9, 2023 regarding the Director
keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-00005/KEB/WPJ.15/2020 General of Taxes' decision No. KEP-00005/KEB/WPJ.15/2020 dated
tanggal 24 Januari 2020. Berdasarkan hasil putusan tersebut, January 24, 2020. Based on the results of this decision, the court
pengadilan mengabulkan seluruhnya permohonan Bank sebesar granted the entire Bank's request amounting to Rp24,682,935,394
Rp24.682.935.394. Berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pajak based on the decision of the Director General of Taxes No. KEP-
No. KEP-00065/PPH/KPP.1506/2023 tanggal 24 Juli 2023 dan 00065/PPH/KPP.1506/2023 dated July 24, 2023 and interest
imbalan bunga sebesar Rp3.850.673.520 sesuai dengan keputusan compensation of Rp3,850,673,520 in accordance with the Director
Direktur Jenderal Pajak No. KEP-00001/PPH.IB/KPP.1506/2023 General of Taxes' Decree No. KEP-00001/PPH.IB/KPP.1506/2023
tanggal 7 September 2023 sebesar sehingga total yang diterima oleh dated September 7, 2023 so that the total received by the Bank is
Bank adalah sebesar Rp28.533.608.914 yang dicatat sebagai Rp28,533,608,914 which is recorded as a deduction from tax
pengurang uang muka pajak. advances.
Pada tanggal 21 September 2023 Bank menerima memori Peninjauan On September 21, 2023, the Bank received the Memorandum of
Kembali (PK) dengan No. Surat S-3028/PJ.07/2023 tanggal 15 Judicial Review (PK) with No. Letter S-3028/PJ.07/2023 dated
September 2023 atas hasil Putusan Pengadilan Pajak No. PUT- September 15, 2023 regarding the results of Tax Court Decision No.
006656.15/2020/PP/M.VIA Tahun 2023 tanggal 9 Juni 2023. PUT-006656.15/2020/PP/M.VIA Year 2023 dated June 9, 2023.
Pada tanggal 23 Agustus 2024, Bank menerima hasil putusan On August 23, 2024, the Bank received the results of tax court
pengadilan pajak No. PUT-009463.99/2023/PP/M.VIA Tahun 2024 decision No. PUT-009463.99/2023/PP/M.VIA of 2024 against the
terhadap keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP- decision of the Director General of Taxes No. KEP-
00001/IB.PPH/KPP.150603/2023 tanggal 7 September 2023. 00001/IB.PPH/KPP.150603/2023 dated September 7, 2023. Based
Berdasarkan hasil putusan tersebut, pengadilan menolak gugatan on the results of this decision, the court rejected the Bank's lawsuit
Bank terhadap Direktur Jenderal Pajak sehingga atas sisa against the Director General of Taxes so that the remaining refund
pengembalian yang telah diterima Bank sebesar Rp1.309.248.443 received by the Bank amounting to Rp 1,309,248,443 was recorded
dicatat sebagai pengurang uang muka pajak. as a deduction from advance tax payments.
SKPKB tahun fiskal 2020 SKPKB fiscal year 2020
Pada tahun 2024, Bank mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang In 2024, the Bank received a Tax Underpayment Assessment Letter
Bayar berdasarkan hasil pemeriksaan pajak fiskal tahun 2020 dengan based on the results of the 2020 fiscal tax audit with report number
nomor laporan LAP-120/RIKSIS/KPP.1506/2024 tanggal 5 Agustus LAP-120/RIKSIS/KPP.1506/2024 dated August 5, 2024. Based on
2024. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kekurangan bayar the results of this audit, the underpayment that must be paid by the
yang harus dibayar oleh Bank adalah sebesar Rp12.386.149.824 yang Bank is amounting to Rp12,386,149,824 which consists of inspection
terdiri atas pokok pemeriksaan sebesar Rp8.610.783.659 dan denda principal amounting to Rp8,610,783,659 and fines amounting to
sebesar Rp3.775.366.165. Atas saldo tersebut, Bank mencatat Rp3,775,366,165. For this balance, the Bank recorded as expenses
sebagai biaya yang diperkurangkan pada saldo uang muka sebesar deducted from the advance payment balance amounting to Rp
sebesar Rp2.924.044.918 sehingga saldo uang muka pajak adalah 2,924,044,918 so that the tax advance balance was
sebesar Rp9.462.104.906. Bank melakukan keberatan atas putusan Rp9,462,104,906. The Bank objected to this decision with letter
tersebut dengan surat nomor SR/573/B/DCS/X/2024 tanggal 21 number SR/573/B/DCS/X/2024 dated October 21, 2024 and was
Oktober 2024 dan telah diterima oleh Direktur Jenderal Pajak pada received by the Director General of Taxes on October 22, 2024.
tanggal 22 Oktober 2024.
b. Utang pajak b. Taxes payable
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Pajak penghasilan pasal 25 14.499.001.046 11.901.690.191 Income tax article 25
Pajak penghasilan pasal 29 5.868.784.520 - Income tax article 29
Pajak lainnya Other tax
Pajak penghasilan pasal 4 (2) 5.159.440.643 5.548.755.774 Income tax article 4 (2)
Pajak penghasilan pasal 21 529.894.053 6.382.362.499 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 400.033.962 319.974.695 Income tax article 23
Pajak Pertambahan Nilai 175.395.594 476.874.467 Value Added Tax
Jumlah 26.632.549.818 24.629.657.626 Total
- -
c. Manfaat (beban) pajak penghasilan c. Income tax income (expenses)
2024 2023
Pajak kini (182.383.322.000) (166.601.094.220) Current tax
Beban pajak sehubungan dengan Tax expenses related to
Surat Ketetapan Pajak (SKP) (3.334.491.382) - tax assessment letter (SKP)
Pajak tangguhan 64.853.363.101 (33.980.046.412) Deferred tax
Jumlah (120.864.450.281) (200.581.140.632) Total
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan Deferred tax is calculated based on the effect of temporary
temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan differences between the carrying amounts of assets and liabilities
keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. according to the financial statements on the basis of the taxation of
assets and liabilities.
62
BANK SULSELBAR
852
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 853
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
d. Pajak kini d. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak seperti yang disajikan The reconciliation between income before tax expense, as shown in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan the statements of profit or loss and other comprehensive income and
taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang berakhir pada estimated taxable income for the years ended December 31, 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
2024 2023
Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi 778.524.310.858 867.486.569.114 Income before tax per statement of profit or loss
Perbedaan temporer Temporary differences
Penyisihan kerugian penurunan nilai kredit 15.699.801.095 (160.634.580.785) Allowance for impairment losses of loans
Aset hak guna 3.402.121.489 1.202.000.369 Right of use assets
Jasa pengabdian Direksi dan Komisaris 1.868.515.841 1.853.858.280 Dedication service of Directors and Commissioners
Jasa produksi (833.371.207) 587.986.815 Production services
Liabilitas imbalan kerja 4.824.998.896 6.120.635.023 Employment benefit liabilities
Bonus (4.567.694.938) (3.584.656.123) Bonus
Jumlah perbedaan temporer 20.394.371.176 (154.454.756.421) Total temporary differences
Perbedaan tetap Permanent differences
Tanggung jawab sosial dan lingkungan 14.663.156.964 21.606.203.201 Social and environmental responsibility
Sumbangan 3.395.229.519 6.858.934.383 Donation
Denda dan sanksi 1.238.045.782 489.746.044 Fines and sanctions
Listrik dan air rumah dinas 429.030.583 198.240.668 Electricity and water official houses
Kerugian operasional 355.739.165 1.669.790.247 Operational losses
Pemeliharaan dan perbaikan rumah dinas 233.516.560 23.021.500 Maintenance and repair of official houses
Promosi 209.562.754 247.918.258 Promotion
Komunikasi rumah dinas 122.263.488 59.514.497 Official houses communication
Perlengkapan rumah dinas 109.283.057 95.139.300 Official houses supplies
Alat-alat kebutuhan rumah dinas 68.729.508 60.164.750 Official houses supplies equipment
Pemeliharaan dan perbaikan perabot dan Maintenance and repair of furniture and
perlengkapan rumah dinas 26.085.900 20.391.610 equipment official houses
Bahan bakar - 1.363.968.032 Fuel
Olahraga dan seni - 603.643.575 Sports and art
Penyusutan rumah dinas - 221.971.527 Depreciation of official houses
Fasilitas komunikasi - 196.848.473 Communication facilities
Penyusutan perabot dan - Depreciation of furniture and
perlengkapan rumah dinas - 133.222.147 equipment official houses
Pajak-pajak - 1.645.863 Taxes
Lain-lain 9.245.774.686 10.395.524.232 Others
Jumlah perbedaan tetap 30.096.417.966 44.245.888.307 Total permanent differences
Laba kena pajak 829.015.100.000 757.277.701.000 Taxable income
Taksiran beban pajak penghasilan Estimated income tax expenses
22% x Rp829.015.100.000 182.383.322.000 - 22% x Rp829,015,100,000
22% x Rp757.277.701.000 - 166.601.094.220 22% x Rp757,277,701,000
182.383.322.000 166.601.094.220
Pajak penghasilan dibayar dimuka Prepaid income tax
Pajak penghasilan pasal 25 176.514.537.480 197.532.874.348 Income tax article 25
Lebih (kurang) bayar pajak penghasilan (5.868.784.520) 30.931.780.128 Over (under) payment income tax
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada The calculation of corporate income tax for the years ended
tanggal 31 Desember 2023 telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan December 31, 2023 is in accordance with the Annual Corporate
Tahunan yang dilaporkan ke kantor pajak. Income Tax Return reported to the Tax Office.
Sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, Bank menghitung, In compliance with Indonesian tax regulations, Bank determines and
menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terutang (self- pays its tax obligations/payables based on self-assessment. The
assessment system ). Direktorat Jenderal Pajak dapat menghitung dan Directorate General of Tax may assess or amend taxes within five
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun sejak years from the date the tax became due.
tanggal terutangnya pajak.
63
BANK SULSELBAR
853
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 854
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
e. Rekonsiliasi antara angka laba sebelum pajak penghasilan e. Reconciliation between earnings before income tax and income
dengan angka beban pajak penghasilan tax expense figures
2024 2023
Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi 778.524.310.858 867.486.569.114 Income before tax per statement of profit or loss
Beban pajak dengan tarif pajak yang berlaku (171.275.348.389) (190.847.045.205) Tax expense at the applicable tax rate
Perbedaan tetap Permanent differences
Tanggung jawab sosial dan lingkungan (3.225.894.532) (4.753.364.704) Social and environmental responsibility
Sumbangan (746.950.494) (1.508.965.564) Donation
Denda dan sanksi (272.370.072) (107.744.130) Fines and sanctions
Promosi (46.103.805) (54.542.017) Promotion
Kerugian operasional (78.262.617) (367.353.854) Operational losses
Bahan bakar - (300.072.967) Fuel
Olahraga dan seni - (132.801.587) Sports and art
Penyusutan rumah dinas - (48.833.736) Depreciation of official houses
Fasilitas komunikasi (94.386.728) (43.306.664) Communication facilities
Listrik dan air rumah dinas - (43.612.947) Electricity and water official houses
Penyusutan perabot dan Depreciation of furniture and
perlengkapan rumah dinas - (29.308.872) equipment official houses
Perlengkapan rumah dinas (24.042.273) (20.930.646) Official houses supplies
Alat-alat kebutuhan rumah dinas (26.897.967) (13.236.245) Official houses supplies equipment
Komunikasi rumah dinas (15.120.492) (13.093.189) Official houses communication
Pemeliharaan dan perbaikan rumah dinas (51.373.643) (5.064.730) Maintenance and repair of official houses
Pemeliharaan dan perbaikan perabot dan Maintenance and repair of furniture and
perlengkapan rumah dinas (5.738.898) (4.486.154) equipment official houses
Pajak-pajak - (362.090) Taxes
Lain-lain (2.034.070.431) (2.287.015.331) Others
(6.621.211.952) (9.734.095.427)
Beban pajak sehubungan dengan SKP (3.334.491.382) - Tax expenses related to SKP
Penyesuaian 60.366.601.442 - Adjustment
Jumlah beban pajak penghasilan (120.864.450.281) (200.581.140.632) Total income tax expenses
- -
f. Liabilitas pajak tangguhan f. Deferred tax liabilities
2024
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laporan laba lain/
rugi/ Recognised in
Saldo awal/ Recognised in other Saldo akhir/
Beginning statements of comprehensive Penyesuaian/ Ending
balance profit or loss income Adjustment balance
Jasa pengabdian Dedication service of
Direksi dan Directors and
Komisaris 2.344.064.465 411.073.485 - - 2.755.137.950 Commissioners
Jasa produksi 23.812.631.547 (183.341.666) - - 23.629.289.881 Production services
Bonus 1.004.892.886 (1.004.892.886) - - - Bonus
Liabilitas Employment
imbalan kerja 19.834.369.426 1.061.499.757 (900.116.854) - 19.995.752.329 benefits liabilities
Aset hak guna 1.015.859.966 748.466.728 - - 1.764.326.694 Right of use assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (55.525.534.910) 3.453.956.241 - 60.366.601.442 8.295.022.773 impairment losses
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek yang diukur Unrealized loss
pada nilai wajar on marketable
melalui penghasilan securities at fair
komprehensif value through other
lain - - 142.966.583 - 142.966.583 comprehensive income
Aset (liabilitas)
pajak (7.513.716.620) 4.486.761.659 (757.150.271) 60.366.601.442 56.582.496.210 Deferred tax
tangguhan assets (liabilities)
-
64
BANK SULSELBAR
854
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 855
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (lanjutan) 23. TAXATION (continued)
f. Liabilitas pajak tangguhan f. Deferred tax liabilities
2023
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain/
laporan laba rugi/ Recognised in
Saldo awal/ Recognised in other
Beginning statements of comprehensive Saldo akhir/
balance profit or loss income Ending balance
Jasa pengabdian Direksi Dedication service of Directors
dan Komisaris 1.936.215.643 407.848.822 - 2.344.064.465 and Commissioners
Jasa produksi 23.683.274.448 129.357.099 - 23.812.631.547 Production services
Bonus 1.793.517.233 (788.624.347) - 1.004.892.886 Bonus
Liabilitas imbalan kerja Employment benefits
kerja 18.571.116.858 1.346.539.705 (83.287.137) 19.834.369.426 liabilities
Aset hak guna 751.419.884 264.440.082 - 1.015.859.966 Right of use assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (20.185.927.137) (35.339.607.773) - (55.525.534.910) impairment losses
Aset (liabilitas) Deferred tax
26.549.616.929 (33.980.046.412) (83.287.137) (7.513.716.620)
pajak tangguhan assets (liabilities)
-
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang- On October 29, 2021, the Government issued Law of the Republic of
Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Indonesia No. 7 of 2021 concerning Harmonization of Tax
Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak Regulations. The regulation stipulates the income tax rate for
penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar domestic taxpayers and permanent establishments at 22% which will
22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. take effect from the 2022 tax year onwards.
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
a. Program Penghargaan Masa Kerja a. Tenure Award Program
Berdasarkan laporan aktuaris No. 106-A/PSAK/KKA-AS/II/2025 Based on actuarial reports No. 106-A/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
tanggal 3 Februari 2025 dan No.071-A/PSAK/KKA-AS/I/2024 tanggal February 3, 2025 and No.071-A/PSAK/KKA-AS/I/2024 dated January
24 Januari 2024, beban imbalan pasca kerja program penghargaan 24, 2024, the post-employement benefit expense of tenure award
masa kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember program for the year ended December 31, 2024 and 2023 are as
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 4.427.243.218 4.164.493.654 Current service cost
Biaya bunga 3.642.694.222 3.872.926.359 Interest cost
(Laba) rugi aktuaria 7.693.092.640 (391.520.393) Actuarial (gain) loss
Jumlah beban tahun berjalan 15.763.030.080 7.645.899.620 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program penghargaan masa The funding status of the post-employment benefits award program
kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan for the year ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Nilai kini liabilitas 58.801.107.815 53.569.032.676 Present value of obligation
Nilai wajar aset - - Fair value of assets
Status pendanaan 58.801.107.815 53.569.032.676 Funding status
- -
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2024 2023
Saldo awal 53.569.032.676 53.053.785.741 Beginning balance
Pembayaran manfaat (10.530.954.941) (7.130.652.685) Payment of benefit
Biaya jasa kini 4.427.243.218 4.164.493.654 Current service cost
Biaya bunga 3.642.694.222 3.872.926.359 Interest cost
(Laba) rugi aktuaria 7.693.092.640 (391.520.393) Actuarial (gain) loss
Jumlah 58.801.107.815 53.569.032.676 Total
- -
65
BANK SULSELBAR
855
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 856
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
a. Program Penghargaan Masa Kerja (lanjutan) a. Tenure Award Program (continued)
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Program The main assumptions used in the actuarial assessment of the Term
Penghargaan Masa Kerja sesuai dengan PSAK 219 (Revisi 2016) Award Program in accordance with PSAK 219 (Revised 2016) using
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris the Projected Unit Credit method by independent actuaries Actuarial
independen Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, pada tanggal Consulting Office Agus Susanto, as of December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5 per tahun 0,5 per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 6,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 7,1% per tahun 6,8% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
b. Program Penghargaan pada Usia Pensiun b. Retirement Age Award Program
Berdasarkan laporan aktuaris No. 106-B/PSAK/KKA-AS/II/2025 Based on the actuary's report No. 106-B/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
tanggal 3 Februari 2025 dan No.071-B/PSAK/KKA-AS/I/2024 tanggal February 3, 2025 and No.071-B/PSAK/KKA-AS/I/2024 dated January
24 Januari 2024, (pendapatan) beban imbalan pasca kerja program 24, 2024, the post-employment benefits (income) expense of
penghargaan pada usia pensiun untuk tahun yang berakhir pada retirement age award program for the year ended December 31, 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 1.931.626.377 2.083.621.364 Current service cost
Biaya bunga 1.674.997.428 1.743.908.579 Interest cost
Laba aktuaria (283.836.513) (525.368.427) Actuarial gain
Jumlah beban tahun berjalan 3.322.787.292 3.302.161.516 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program penghargaan pada The funding status of the post-employment benefits award program at
usia pensiun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember retirement age for the year ended December 31, 2024 and 2023 are
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Nilai kini liabilitas 24.697.333.963 24.632.315.114 Present value of obligation
Nilai wajar aset - - Fair value of assets
Status pendanaan 24.697.333.963 24.632.315.114 Funding status
- -
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2024 2023
Saldo awal 24.632.315.114 23.889.158.611 Beginning balance
Pembayaran manfaat (3.257.768.443) (2.559.005.013) Payment of benefit
Biaya jasa kini 1.931.626.377 2.083.621.364 Current service cost
Biaya bunga 1.674.997.428 1.743.908.579 Interest cost
Laba aktuaria (283.836.513) (525.368.427) Actuarial gain
Jumlah 24.697.333.963 24.632.315.114 Total
- -
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Program The main assumptions used in the actuarial assessment of the
Penghargaan Pada Usia Pensiun sesuai dengan PSAK 219 (Revisi Retirement Age Award Program in accordance with PSAK 219
2016) dengan menggunakan metode Projected Unit Credit oleh (Revised 2016) using the Projected Unit Credit method by
aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, pada independent actuaries Actuarial Consulting Office Agus Susanto, as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: of December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5% per tahun 0,5% per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 6,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 7,1% per tahun 6,8% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
66
BANK SULSELBAR
856
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 857
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
c. Program Dana Pensiun c. Pension Fund Program
Berdasarkan laporan aktuaris No.106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 Based on the actuary's report No. 106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
tanggal 3 Februari 2025 dan No.071-D/PSAK/KKA-AS/I/2024 tanggal February 3, 2025 and No.071-D/PSAK/KKA-AS/I/2024 dated January
24 Januari 2024, beban imbalan pasca kerja program dana pensiun 24, 2024, the post-employment benefits expense of pension fund
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 program for the year ended December 31, 2024 and 2023 are as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 13.993.839.185 15.565.500.749 Current service cost
Biaya bunga 35.007.725.480 37.119.368.178 Interest cost
Bunga atas dampak batasan aset 2.664.728.676 934.934.257 Interest on the impact of asset limitation
Pendapatan bunga dari aset (37.672.454.155) (38.054.302.435) Interest income from assets
Jumlah beban tahun berjalan 13.993.839.186 15.565.500.749 Total expense current year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program dana pensiun untuk The funding status of the post-employment benefit pension plan for
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 the year ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Nilai kini liabilitas (512.859.244.854) (514.819.492.347) Present value of obligation
Nilai wajar aset program 574.391.496.000 554.006.678.755 Fair value of assets program
Status pendanaan 61.532.251.146 39.187.186.408 Funding status
Kerugian aktuaria yang belum diakui - - Unrecognized actuarial losses
Surplus 61.532.251.146 39.187.186.408 Surplus
- -
Mutasi aset bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut : Movements of net assets in the statement of financial position are as
follows:
2024 2023
Saldo awal 39.187.186.408 12.807.318.594 Beginning balance
Biaya jasa kini (13.993.839.185) (15.565.500.749) Current service cost
Biaya bunga (35.007.725.480) 37.119.368.178 Interest cost
Bunga atas dampak batasan aset (2.664.728.676) 934.934.257 Interest on the impact of asset limitation
Pendapatan bunga dari aset 37.672.454.155 (38.054.302.435) Interest income from assets
Pembayaran iuran 23.244.799.267 20.762.305.871 Payment of contributions
Pendapatan komprehensif lain 13.094.104.657 21.183.062.692 Other comprehensive income
Jumlah 61.532.251.146 39.187.186.408 Total
- -
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir liabilitas program, adalah The reconciliation of the beginning balance and the ending balance of
sebagai berikut: the program liabilities is as follows:
2024 2023
Liabilitas pada awal 514.819.492.347 508.484.495.584 Liabilities at the beginning
Biaya jasa kini 13.993.839.185 15.565.500.749 Current service cost
Biaya bunga 35.007.725.480 37.119.368.178 Interest cost
Pembayaran imbalan (28.866.068.577) (26.030.006.506) Payment of rewards
Laba aktuaria pada liabilitas (22.095.743.581) (20.319.865.658) Actuarial gain on liabilities
Liabilitas pada akhir 512.859.244.854 514.819.492.347 Liabilities at the end
- -
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir aset program, adalah sebagai The reconciliation of the initial balance and the ending balance of the
berikut: program assets is as follows:
2024 2023
Aset pada awal 554.006.678.755 521.291.814.178 Asset at the beginning
Pendapatan bunga dari aset 37.672.454.155 38.054.302.435 Interest income from assets
Iuran pemberi kerja 23.244.799.267 20.762.305.871 Employer contributions
Pembayaran imbalan (28.866.068.577) (26.030.006.506) Payment of rewards
Rugi aktuaria pada aset (11.666.367.600) (71.737.223) Actuarial loss on assets
Aset pada akhir 574.391.496.000 554.006.678.755 Assets at the end
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2024 2023
Saldo awal 7.368.876.848 2.172.071.726 Beginning balance
Laba aktuaria pada liabilitas (22.095.743.581) (20.319.865.658) Actuarial gain on liabilities
Rugi aktuaria pada aset 11.666.367.600 71.737.223 Actuarial loss on assets
Perubahan pada dampak batasan aset
tidak termasuk bunga 19.680.336.062 25.444.933.557 Changes to asset limits impact excluding interest
Jumlah penghasilan komprehensif lain 16.619.836.929 7.368.876.848 Total other comprehensive income
67
BANK SULSELBAR
857
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 858
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
c. Program Dana Pensiun (lanjutan) c. Pension Fund Program (continued)
Posisi pendanaan Dana Pensiun pada 31 Desember 2024 dan 2023 Pension Fund funding positions as at December 31, 2024 and 2023
adalah surplus sebesar Rp512.859.244.854 dan Rp514.819.492.347. were surplus amounting to Rp512,859.244.854 and
Berdasarkan assessment terhadap batasan aset sesuai dengan Rp514,819,492,347. Based on the assessment of the asset
PSAK 219 (Revisi 2016), jumlah tersebut tidak memenuhi kualifikasi constraints in accordance with PSAK 219 (Revised 2016), this
untuk diakui sebagai aset Bank. amount does not meet the qualifications to be recognized as a Bank
Dana Pensiun PT Bank Sulselbar Pension Fund PT Bank Sulselbar
Penyelenggaraan dana pensiun Bank berdasarkan Surat Keputusan The implementation of the Bank's pension fund is based on the
Direksi No.001/PD/BPDSS/2017 yang telah disahkan berdasarkan Decree of the Board of Directors No.001/PD/BPDSS/2017 which has
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.Kep-413/NB.11/2018 been approved by the Board of Commissioners of the Financial
tanggal 6 April 2018. Jenis program adalah program pensiun manfaat Services Authorization No.Kep-413/NB.11/2018 dated April 6, 2018.
pasti pesertanya seluruh karyawan Bank yang diangkat berdasarkan The type of program is a defined benefit pension plan whose
Surat Keputusan Direksi dengan status pegawai tetap, pada tanggal participants are all Bank employees who are appointed based on the
31 Desember 2024 dan 2023 telah dilakukan perhitungan oleh Decree of the Board of Directors with permanent employee status, on
Aktuaris adapun metode penghitungan "Projected Unit Credit" yang December 31, 2024 and 2023 the actuaries have calculated the
ditentukan berdasarkan Laporan Valuasi Aktuaria oleh Kantor method calculation of "Projected Unit Credit" determined based on
Konsultan Aktuaria Agus Susanto dengan No. 106-D/PSAK/KKA- Actuarial Valuation Report by the Actuarial Consulting Office Agus
AS/II/2025 tanggal 3 February 2025 dan No.071-D/PSAK/KKA- Susanto with No. 106-D/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated February 3,
AS/I/2024 tanggal 24 Januari 2024, dengan asumsi-asumsi sebagai 2025 and No.071-D/PSAK/KKA-AS/I/2024 dated January 24, 2024,
berikut: with the following assumptions:
2024 2023
Usia pensiun 56 tahun 56 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pensiun dipercepat 0,5% per tahun 0,5% per tahun Accelerated retirement rate
Tingkat pengunduran diri 1,0% per tahun 1,0% per tahun Resignation rate
Kenaikan penghasilan dasar pensiun 5,0% per tahun 6,0% per tahun Pension basic income increase
Tingkat bunga pada kewajiban 7,1% per tahun 6,8% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 7,1% per tahun 6,8% per tahun Interest rates on assets
1. Jumlah peserta aktif 796 819 Number of active participants 1.
2. Penghasilan dasar pensiun (PhDP) / bulan 5.240.248.541 5.318.251.336 Pension basic income (PhDP) / month 2.
3. Jumlah peserta pasif Number of passive participants 3.
- Penerima pensiun / bulan 414 377 Pension recipients / month -
Jumlah Rupiah 2.327.091.615 2.184.991.506 Amount of Rupiah
- Pensiun ditunda / bulan 54 60 Retirement delayed / month -
Jumlah Rupiah 265.539.066 290.605.163 Amount of Rupiah
4. Kekayaan dana pensiun 574.391.496.000 554.006.678.755 Pension fund wealth 4.
5. Kewajiban aktuaria (512.859.244.854) (514.819.492.347) Actuarial obligations 5.
Selisih lebih kekayaan dana Difference in over wealth of pension
61.532.251.146 39.187.186.408
pensiun atas kewajiban aktuaria funds on actuarial liabilities
d. Program Jabatan Direksi d. Directors Position Program
Berdasarkan laporan aktuaris No. 106-C/PSAK/KKA-AS/II/2025 Based on actuary reports No. 106-C/PSAK/KKA-AS/II/2025 dated
tanggal 3 Februari 2025 dan No.071-C/PSAK/KKA-AS/I/2024 tanggal February 3, 2025 and No.071-C/PSAK/KKA-AS/I/2024 dated January
24 Januari 2024, beban imbalan pasca kerja program jabatan direksi 24, 2024, the post-employment benefits expense of director position
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 program for the years ended December 31, 2024 and 2023 are as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 3.423.986.916 4.391.544.525 Current service cost
Biaya bunga 765.112.120 470.687.060 Interest cost
Jumlah beban tahun berjalan 4.189.099.036 4.862.231.585 Total expense current period/year
- -
Status pendanaan imbalan pasca kerja program jabatan direksi untuk The funding status of the post-employment benefits directors position
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 program for the year ended December 31, 2024 and 2023 are as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Nilai kini liabilitas 7.391.341.532 11.954.876.870 Present value of obligation
Nilai wajar aset program - - Fair value of assets program
Status pendanaan 7.391.341.532 11.954.876.870 Funding status
- -
68
BANK SULSELBAR
858
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 859
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
d. Program Jabatan Direksi (lanjutan) d. Directors Position Program (continued)
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai Movements of net liabilities in the statement of financial position are
berikut : as follows:
2024 2023
Saldo awal 11.954.876.870 7.471.223.181 Beginning balance
Beban tahun berjalan 4.189.099.036 4.862.231.585 Expenses for the current year
Pembayaran imbalan pasca kerja (4.661.194.128) - Payment of post-employment benefits
Pendapatan komprehensif lain (4.091.440.246) (378.577.896) Other comprehensive income
Jumlah 7.391.341.532 11.954.876.870 Total
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2024 2023
Saldo awal (1.808.332.712) (1.429.754.816) Beginning balance
Laba aktuaria (4.091.440.246) (378.577.896) Gain on actuarial
Jumlah (penghasilan) beban Total other comprehensive
(5.899.772.958) (1.808.332.712)
komprehensif lain (income) expenses
- -
Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian aktuaria Penghargaan The main assumptions used in the actuarial assessment of the End of
Akhir Masa Jabatan Direksi sesuai dengan PSAK 219 (Revisi 2016) Office Award for the Board of Directors are in accordance with PSAK
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris 219 (Revised 2016) using the Projected Unit Credit method by
independen Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto pada tanggal 31 independent actuaries Actuarial Consulting Office Agus Susanto on
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Usia pensiun 55 tahun 55 tahun Age pension
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality
Tingkat cacat 0,01% per tahun 0,01% per tahun Disability rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia 18 - 44 tahun 1,0% per tahun 1,0% per tahun 18 - 44 year
Usia 45 - 54 tahun 0,5% per tahun 0,5% per tahun 45 - 54 year
Kenaikan gaji (upah) 5,0% per tahun 6,0% per tahun Salary increase (wage)
Tingkat bunga pada kewajiban 7,0% per tahun 6,4% per tahun Interest rates on liabilities
Tingkat bunga pada aset 0,0% per tahun 0,0% per tahun Interest rates on assets
Secara keseluruhan atas program imbalan pasca kerja tersebut maka Overall, the post-employment benefit program can be concluded as
dapat diikhtisarkan sebagai berikut: follows:
Beban imbalan pasca kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Post-employment benefit expenses for the years ended December 31,
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut : 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 9.782.856.511 10.639.659.543 Current service cost
Biaya bunga 6.082.803.770 6.087.521.998 Interest cost
Laba aktuaria 7.409.256.127 (916.888.820) Gain on actuarial
Jumlah beban periode/tahun berjalan 23.274.916.408 15.810.292.721 Total expense current period/year
- -
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Movements of net liabilities in the statement of financial position are as
follows:
2024 2023
Saldo awal 90.156.224.660 84.414.167.533 Beginning balance
Pembayaran manfaat (18.449.917.512) (9.689.657.698) Payment of benefits
Beban tahun berjalan 23.274.916.408 15.810.292.721 Expenses for the current year
Pendapatan komprehensif lain (4.091.440.246) (378.577.896) Other comprehensive income
Jumlah 90.889.783.310 90.156.224.660 Total
- -
Mutasi penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income movements:
2024 2023
Saldo awal (1.808.332.712) (1.429.754.816) Beginning balance
Laba aktuaria (4.091.440.246) (378.577.896) Gain on actuarial
Jumlah penghasilan Total other comprehensive
(5.899.772.958) (1.808.332.712)
komprehensif lain income
- -
69
BANK SULSELBAR
859
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 860
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti (program dana pensiun iuran The sensitivity of the defined benefit obligation (defined contribution
pasti dan imbalan kerja jangka panjang lainnya) terhadap perubahan pension plans and other long-term employee benefits) to changes in
asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: actuarial assumptions is as follows:
Nilai kini
kewajiban imbalan
kerja/
Present value of Biaya jasa kini/
Perubahan asumsi/ employee benefits Current service
Change in assumptions obligations cost s
31 Desember 2024 Kenaikan/Increase 1% 85.631.242.451 9.232.314.886 December 31, 2024
Penurunan/Decrease 1% 101.782.685.221 10.406.518.317
31 Desember 2023 Kenaikan/Increase 1% 85.047.703.909 10.092.208.739 December 31, 2023
Penurunan/Decrease 1% 95.871.009.602 11.259.380.548
25. LIABILITAS SEWA 25. LEASE LIABILITIES
2024 2023
Jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun 22.269.323.861 33.850.870.641 Maturity in 1 (one) year
Jatuh tempo lebih dari 1 (satu) tahun 8.414.514.701 16.839.181.852 Maturity more than 1 (one) year
Jumlah 30.683.838.562 50.690.052.493 Total
Beberapa transaksi sewa gedung kantor dan kendaraan mengandung Some office building and vehicle rental transactions contain an extension
opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh Bank sebelum masa option that can be taken by the Bank before the term of the contract
berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi perpanjangan yang cannot be canceled. The extension option that is owned can only be taken
dimiliki hanya dapat diambil oleh Bank. Bank mengevaluasi pada awal by the Bank. The Bank evaluates at the beginning of the lease period if it
dimulainya masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya Opsi is probable that the extension option will be taken. The Bank re-evaluates
perpanjangan. Bank mengevaluasi kembali penentuan ini apabila ada this determination if there are significant events or there are significant
peristiwa signifikan atau ada perubahan keadaan signifikan didalam changes in circumstances within the Bank's control.
kendali Bank.
Beban bunga sewa untuk untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember Rent interest expense for the year ended December 31, 2024 and 2023
2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp3.536.298.055 dan amounting to Rp3,536,298,055 and Rp4,987,801,718, respectively is
Rp4.987.801.718 disajikan sebagai beban umum dan administrasi. presented as general and adminsitrative expenses.
2024 2023
Bangunan 547.020.633 872.855.785 Buildings
Kendaraan 14.674.467.189 25.439.601.608 Vehicles
Peralatan kantor 14.339.232.558 18.980.752.727 Office equipment
Lainnya 1.123.118.182 5.396.842.373 Others
Jumlah 30.683.838.562 50.690.052.493 Total
- -
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul dari The following summarizes the component of changes in the liabilities
sewa: arising from leases:
2024 2023
Saldo awal 50.690.052.493 45.819.147.637 Beginning balance
Arus kas (42.897.441.947) (50.138.504.460) Cash flows
Perubahan non kas - penambahan 22.891.228.016 55.009.409.316 Non cash change - additions
Saldo akhir 30.683.838.562 50.690.052.493 Ending balance
- -
70
BANK SULSELBAR
860
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 861
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS LAIN-LAIN 26. OTHER LIABILITIES
2024 2023
Jasa produksi 107.405.863.100 108.239.234.307 Production services
Jasa pengabdian Direksi dan Komisaris 12.523.354.315 10.654.838.474 Dedication services of Directors and Commissioners
Kerugian penurunan nilai atas transaksi Impairment losses of trasactions
rekening administrasi 3.862.718.474 1.443.454.059 of administrative accounts
Pendapatan yang ditangguhkan 2.914.461.236 4.455.995.242 Deferred revenue
Setoran jaminan 1.199.913.048 1.138.819.348 Guarantee deposit
Bonus - 4.567.694.938 Bonus
Lain-lain 1.103.000.067 1.170.857.952 Others
Jumlah 129.009.310.240 131.670.894.320 Total
- -
Setoran jaminan merupakan bank garansi yang diterbitkan oleh Bank. Guarantee deposit is a bank guarantee issued by the Bank.
Pendapatan yang ditangguhkan merupakan provisi atas kredit sindikasi Deferred income is the provision for syndicated loans which are amortized
yang diamortisasi selama jangka waktu kredit sindikasi. over the term of the syndicated loan.
Lain-lain merupakan selisih lebih kas teller dan denda pinalti. Others represent the excess of cash tellers and penalties.
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai atas transaksi rekening The movements of the allowance for impairment losses for transactions of
administratif adalah sebagai berikut: administrative accounts are as follows:
2024 2023
Saldo awal 1.443.454.059 4.174.539.700 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) selama tahun berjalan 2.419.264.415 (2.731.085.641) Provision (reversal) during the year
Saldo akhir 3.862.718.474 1.443.454.059 Ending balance
- -
27. DANA SYIRKAH TEMPORER 27. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
a. Simpanan dari nasabah a. Deposits from customers
(i) Berdasarkan jenis produk dan hubungan (i) By product type and relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Tabungan mudharabah Mudhrabah savings deposits
Tabungan Syariah 4.168.399.994 7.118.570.617 Sharia savings deposits
Tabungan Haji Syariah 27.860.951 36.614 Sharia Hajj savings deposits
Tabungan Kemitraan Syariah 131.373 - Sharia Partnership savings deposits
Deposito berjangka mudharabah 8.561.000.000 19.606.000.000 Mudharabah time deposits
12.757.392.318 26.724.607.231
Pihak ketiga Third parties
Giro mudharabah 34.472.546.817 25.040.851.083 Mudharabah current accounts
Tabungan mudharabah Mudharabah savings deposits
Tabungan Syariah 278.429.638.286 218.468.387.834 Sharia savings deposits
Tabungan Haji Syariah 9.356.304.826 5.994.006.258 Sharia Hajj savings deposits
Tabungan Kemitraan Syariah 1.236.143.455 1.238.046.217 Sharia Partnership savings deposits
Tabungan Simpanan Pelajar 400.136.225 268.077.392 Student savings deposits
Tabungan BKMT Syariah 10.213.328 9.875.078 Sharia BKMT savings deposits
Deposito berjangka mudharabah 453.946.895.839 432.686.258.650 Mudharabah time deposits
777.851.878.776 683.705.502.512
Jumlah 790.609.271.094 710.430.109.743 Total
- -
(ii) Berdasarkan jangka waktu (ii) By term
Deposito berjangka mudaharabah berdasarkan jangka waktu: Mudharabah time deposits by term:
2024 2023
1 bulan 129.875.495.839 131.595.558.650 1 month
3 bulan 64.810.300.000 61.496.300.000 3 months
6 bulan 147.569.100.000 141.579.400.000 6 months
12 bulan 120.253.000.000 117.621.000.000 12 months
Jumlah 462.507.895.839 452.292.258.650 Total
- -
71
BANK SULSELBAR
861
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 862
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 27. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (lanjutan)
a. Simpanan dari nasabah (lanjutan) a. Deposits from customers (continued)
(ii) Berdasarkan jangka waktu (ii) By term
Deposito berjangka mudharabah berdasarkan sisa umur jatuh tempo: Mudharabah time deposits by remaining period to maturity:
2024 2023
Kurang dari atau sama dengan 1 bulan 140.725.050.000 161.450.558.650 1 month or less
Lebih dari 1 - 3 bulan 133.693.245.839 104.493.800.000 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 78.496.600.000 77.841.900.000 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 109.593.000.000 108.506.000.000 More than 6 - 12 months
Jumlah 462.507.895.839 452.292.258.650 Total
- -
(iii) Nisbah dan tingkat bagi hasil (iii) Ratio and profit sharing rate
2024 2023
Nisbah/ Tingkat bagi hasil/ Nisbah/ Tingkat bagi hasil/
Ratio Profit sharing rate Ratio Profit sharing rate
Giro mudharabah 22,5 : 77,5 1,71% 22,5 : 77,5 1,96% Mudharabah current accounts
Tabungan mudharabah 12,5 : 87,5 0,95% 12,5 : 87,5 0,82% Mudharabah saving deposits
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
1 bulan 40 : 60 3,05% 40 : 60 3,10% 1 month
3 bulan 41 : 59 3,12% 41 : 59 3,18% 3 months
6 bulan 42 : 58 3,20% 42 : 58 3,26% 6 months
12 bulan 42 : 58 3,20% 42 : 58 3,26% 12 months
(iv) Informasi lain (iv) Other information
Terdapat dana syirkah temporer dari nasabah - giro mudharabah There are temporary syirkah funds from customers - mudharabah
yang diblokir atau dijadikan jaminan pembiayaan pada tanggal 31 demand deposits which are blocked or used as collateral for
Desember 2024 dan 2023. financing as of December 31, 2024 and 2023.
b. Simpanan dari bank lain b. Deposits from other banks
(i) Berdasarkan hubungan (i) By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Giro mudharabah 37.533.774 36.536.466 Mudharabah current accounts
Jumlah 37.533.774 36.536.466 Total
- -
(ii) Nisbah dan tingkat bagi hasil (ii) Ratio and profit sharing rate
2024 2023
Nisbah/ Tingkat bagi hasil/ Nisbah/ Tingkat bagi hasil/
Ratio Profit sharing rate Ratio Profit sharing rate
Giro mudharabah 22,5 : 77,5 1,71% 22,5 : 77,5 1,75% Mudharabah current accounts
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
1 bulan 57 : 43 3,05% 57 : 43 3,10% 1 month
3 bulan 58 : 42 3,12% 58 : 42 3,18% 3 months
6 bulan 59 : 41 3,20% 59 : 41 3,26% 6 months
(iii) Informasi lain (iii) Other information
Tidak terdapat dana syirkah temporer dari bank lain yang diblokir There are no temporary syirkah funds from other banks that are
atau dijadikan jaminan pembiayaan pada tanggal 31 Desember blocked or used as collateral financing as of December 31, 2024
2024 dan 2023. and 2023.
72
BANK SULSELBAR
862
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 863
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. MODAL SAHAM 28. CAPITAL STOCK
Modal saham Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember The Bank capital stock for the year ended December 31, 2024 and 2023
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Modal dasar 4.000.000.000.000 4.000.000.000.000 Authorized capital
Modal yang belum disetor (1.786.864.000.000) (1.812.932.000.000) Unpaid capital
Modal disetor 2.213.136.000.000 2.187.068.000.000 Paid - up capital
Dana setoran modal 4.513.020.375 19.115.020.375 Capital deposit funds
Jumlah 2.217.649.020.375 2.206.183.020.375 Total
Tidak terdapat kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris pada There were no shareholdings by Directors and Commissioners as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. December 31, 2024 and 2023.
Rincian para pemegang saham, jumlah saham dan nilai masing-masing Details of the shareholders, the number of shares and the value of each
saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh para pemegang saham share that has been issued and paid up by the shareholders on December
pada tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat 31, 2024 based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.07 tanggal 12 Agustus 2024 Meeting of Shareholders No.07 dated August 12, 2024 by Rakhmawati
yang dibuat oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., notaris di Makassar Laica Marzuki, S.H., Notary in Makassar and recorded in the
dan tercatat di administrasi Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi administration of the Financial Services Authority of South Sulawesi
Selatan NO.S-211/KO.161/2024 tanggal 23 September 2024 adalah Province No.S-211/KO.161/2024 dated September 23, 2024 are as
sebagai berikut: follows:
2024
Persentase
Lembar saham/ kepemilikan/
Number of Ownership Nominal saham/
Nama pemegang saham share percentage Share nominal Shareholder name
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436 32,64% 722.436.000.000 Sulawesi Selatan Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769 2,02% 44.769.000.000 Sulawesi Barat Province
Pemerintah Kota: Government of Municipalities:
Kota Makassar 91.184 4,12% 91.184.000.000 Makassar Municipality
Kota Parepare 48.930 2,21% 48.930.000.000 Parepare Municipality
Kota Palopo 34.626 1,56% 34.626.000.000 Palopo Municipality
Pemerintah Kabupaten: Government of Regencies:
Kabupaten Luwu Timur 140.000 6,33% 140.000.000.000 Luwu Timur Regency
Kabupaten Wajo 107.049 4,84% 107.049.000.000 Wajo Regency
Kabupaten Soppeng 88.849 4,01% 88.849.000.000 Soppeng Regency
Kabupaten Bone 80.439 3,63% 80.439.000.000 Bone Regency
Kabupaten Enrekang 73.542 3,32% 73.542.000.000 Enrekang Regency
Kabupaten Pangkep 71.306 3,22% 71.306.000.000 Pangkep Regency
Kabupaten Selayar 63.349 2,86% 63.349.000.000 Selayar Regency
Kabupaten Pinrang 58.300 2,63% 58.300.000.000 Pinrang Regency
Kabupaten Maros 57.374 2,59% 57.374.000.000 Maros Regency
Kabupaten Barru 54.859 2,48% 54.859.000.000 Barru Regency
Kabupaten Takalar 53.230 2,41% 53.230.000.000 Takalar Regency
Kabupaten Tana Toraja 40.578 1,83% 40.578.000.000 Jeneponto Regency
Kabupaten Jeneponto 40.597 1,83% 40.597.000.000 Tana Toraja Regency
Kabupaten Bantaeng 34.129 1,54% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
Kabupaten Luwu 32.805 1,48% 32.805.000.000 Luwu Regency
Kabupaten Sidrap 31.475 1,42% 31.475.000.000 Sidrap Regency
Kabupaten Gowa 30.142 1,36% 30.142.000.000 Sinjai Regency
Kabupaten Sinjai 28.696 1,30% 28.696.000.000 Gowa Regency
Kabupaten Toraja Utara 27.996 1,26% 27.996.000.000 Toraja Utara Regency
Kabupaten Mamuju 23.407 1,06% 23.407.000.000 Mamuju Regency
Kabupaten Polman 21.413 0,97% 21.413.000.000 Polman Regency
Kabupaten Bulukumba 20.420 0,92% 20.420.000.000 Bulukumba Regency
Kabupaten Majene 18.236 0,82% 18.236.000.000 Majene Regency
Kabupaten Mamasa 18.219 0,82% 18.219.000.000 Mamasa Regency
Kabupaten Mamuju Utara 17.395 0,79% 17.395.000.000 Mamuju Utara Regency
Kabupaten Luwu Utara 17.047 0,77% 17.047.000.000 Luwu Utara Regency
Kabupaten Mamuju Tengah 6.000 0,27% 6.000.000.000 Mamuju Tengah Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga PT Bank Sulselbar 14.339 0,65% 14.339.000.000 Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah 2.213.136 100,00% 2.213.136.000.000 Total
-
73
BANK SULSELBAR
863
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 864
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. MODAL SAHAM (lanjutan) 28. CAPITAL STOCK (continued)
Rincian para pemegang saham, jumlah saham dan nilai masing-masing Details of the shareholders, the number of shares and the value of each
saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh para pemegang saham share that has been issued and paid up by the shareholders on December
pada tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat 31, 2023 based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.08 tanggal 29 Desember 2022 Meeting of Shareholders No.08 dated December 29, 2022 by Rakhmawati
yang dibuat oleh Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., notaris di Makassar Laica Marzuki, S.H., Notary in Makassar and recorded in the
dan tercatat di administrasi Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi administration of the Financial Services Authority of South Sulawesi
Selatan No.S-23/KR.061/2023 tanggal 5 Februari 2023 adalah sebagai Province No.S-23/KR.061/2023 dated February 5, 2023 are as follows:
berikut:
2023
Persentase
Lembar saham/ kepemilikan/
Number of Ownership Nominal saham/
Nama pemegang saham share percentage Share nominal Shareholder name
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436 33,03% 722.436.000.000 Sulawesi Selatan Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769 2,05% 44.769.000.000 Sulawesi Barat Province
Pemerintah Kota: Government of Municipalities:
Kota Makassar 91.184 4,17% 91.184.000.000 Makassar Municipality
Kota Parepare 48.930 2,24% 48.930.000.000 Parepare Municipality
Kota Palopo 34.626 1,58% 34.626.000.000 Palopo Municipality
Pemerintah Kabupaten: Government of Regencies:
Kabupaten Luwu Timur 135.000 6,17% 135.000.000.000 Luwu Timur Regency
Kabupaten Wajo 97.049 4,44% 97.049.000.000 Wajo Regency
Kabupaten Soppeng 88.849 4,06% 88.849.000.000 Soppeng Regency
Kabupaten Bone 80.439 3,68% 80.439.000.000 Bone Regency
Kabupaten Enrekang 73.542 3,36% 73.542.000.000 Enrekang Regency
Kabupaten Pangkep 71.306 3,26% 71.306.000.000 Pangkep Regency
Kabupaten Selayar 63.349 2,90% 63.349.000.000 Selayar Regency
Kabupaten Pinrang 58.300 2,67% 58.300.000.000 Pinrang Regency
Kabupaten Maros 57.374 2,62% 57.374.000.000 Maros Regency
Kabupaten Barru 54.859 2,51% 54.859.000.000 Barru Regency
Kabupaten Takalar 53.230 2,43% 53.230.000.000 Takalar Regency
Kabupaten Tana Toraja 40.578 1,86% 40.578.000.000 Tana Toraja Regency
Kabupaten Jeneponto 39.597 1,81% 39.597.000.000 Jeneponto Regency
Kabupaten Bantaeng 34.129 1,56% 34.129.000.000 Bantaeng Regency
Kabupaten Luwu 32.805 1,50% 32.805.000.000 Luwu Regency
Kabupaten Sidrap 31.475 1,44% 31.475.000.000 Sidrap Regency
Kabupaten Gowa 30.142 1,38% 30.142.000.000 Gowa Regency
Kabupaten Sinjai 28.696 1,31% 28.696.000.000 Sinjai Regency
Kabupaten Toraja Utara 26.496 1,21% 26.496.000.000 Toraja Utara Regency
Kabupaten Mamuju 23.407 1,07% 23.407.000.000 Mamuju Regency
Kabupaten Polman 21.413 0,98% 21.413.000.000 Polman Regency
Kabupaten Bulukumba 20.420 0,93% 20.420.000.000 Bulukumba Regency
Kabupaten Majene 18.236 0,83% 18.236.000.000 Majene Regency
Kabupaten Mamasa 18.219 0,83% 18.219.000.000 Mamasa Regency
Kabupaten Mamuju Utara 17.395 0,80% 17.395.000.000 Mamuju Utara Regency
Kabupaten Luwu Utara 17.047 0,78% 17.047.000.000 Luwu Utara Regency
Kabupaten Mamuju Tengah 3.000 0,14% 3.000.000.000 Mamuju Tengah Regency
Koperasi Jasa Kesejahteraan Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga PT Bank Sulselbar 8.771 0,40% 8.771.000.000 Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah 2.187.068 100,00% 2.187.068.000.000 Total
-
74
BANK SULSELBAR
864
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 865
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. DANA SETORAN MODAL 29. PAID IN CAPITAL FUNDS
Dana setoran modal merupakan setoran para pemegang saham yang Paid in capital funds is the shareholders' deposit which has not been
belum disahkan menjadi modal saham oleh Rapat Umum Pemegang authorized as share capital by the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS). (GMS).
2024 2023
Saldo awal 19.115.020.375 24.485.020.375 Beginning balance
Penyetoran modal periode/tahun berjalan 11.466.000.000 19.102.000.000 Paid-in capital for the period/year
Pengesahan oleh RUPS (26.068.000.000) (24.472.000.000) Ratification by the GMS
Jumlah 4.513.020.375 19.115.020.375 Total
- -
Pada 31 Desember 2024, tambahan modal disetor terdiri dari penyetoran As of December 31, 2024, additional paid-in capital consisted of paid-in
modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal tahun berjalan, masing- capital for the previous year and paid-up capital for the current year,
masing sebesar Rp11.466.000.000 dan disetor penuh sebesar amounting to Rp11,466.000,000, and fully paid-up for Rp26,068,000,000.
Rp26.068.000.000. Dari jumlah tersebut telah ditetapkan berdasarkan From this amount, it has been determined based on Financial Services
Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-9/KO.161/2024 tanggal 16 Januari Authority letter No.S-9/KO.161/2024 dated January 16, 2024, No.S-
2024, No.S-75/KO.161/2024 tanggal 18 April 2024 dan No.S- 75/KO.161/2024 dated April 18, 2024 and No.S-211/KO.161/2024 dated
211/KO.161/2024 tanggal 23 September 2024. Saldo tambahan modal September 23, 2024. The balance of additional paid-in capital in 2024
disetor tahun 2024 yang belum disahkan sebesar Rp4.513.020.375 akan which has not been approved amounting to Rp4,513,020,375 will be
di akumulasikan dengan dana setoran modal tahun berikutnya. accumulated with the paid-in capital for the following year.
Pada 31 Desember 2023, tambahan modal disetor terdiri dari penyetoran As of December 31, 2023, additional paid-in capital consisted of paid-in
modal tahun sebelumnya dan penyetoran modal tahun berjalan, masing- capital for the previous year and paid-up capital for the current year,
masing sebesar Rp19.102.000.000 dan disetor penuh sebesar amounting to Rp19,102,000,000, and fully paid-up for Rp24,472,000,000.
Rp24.472.000.000. Dari jumlah tersebut telah ditetapkan berdasarkan From this amount, it has been determined based on OJK Letter No.S-
Surat OJK No.S-17/KR.06/2023 dan No.S-23/KR.061/2023. Saldo 17/KR.061/2023 and No.S-23/KR.061/2023. The balance of additional
tambahan modal disetor tahun 2023 yang belum disahkan sebesar paid-in capital in 2023 which has not been approved amounting to
Rp19.115.020.375 akan diakumulasikan dengan dana setoran modal Rp19,115,020,375 will be accumulated with the paid-in capital for the
tahun berikutnya. following year.
30. SALDO LABA 30. RETAINED EARNINGS
Rincian saldo laba yang ditahan adalah sebagai berikut: The details of retained earnings are as follows:
2024 2023
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Laba bersih tahun berjalan 657.659.860.577 666.905.428.482 Net profit for the year
Jumlah 657.659.860.577 666.905.428.482 Total
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum 1.959.515.146.395 1.692.752.975.002 General reserves
Cadangan tujuan 9.542.021.497 9.542.021.497 Statutory reserves
Jumlah 1.969.057.167.892 1.702.294.996.499 Total
Jumlah saldo laba 2.626.717.028.469 2.369.200.424.981 Total retained earnings
- -
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on the Minutes of the Bank's Extraordinary General Meeting of
Bank No.07 tanggal 12 Agustus 2024 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Shareholders No.07 dated August 12, 2024 with the presence of notary
Laica Marzuki, S.H.,menetapkan salah satunya: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., stipulating one of them:
1) Persetujuan penambahan dana usaha existing Unit Usaha Syariah 1) Approval to increase the existing business fund of the Bank's Sharia
(UUS) Bank sebesar Rp250.000.000.000 pada tahun 2024 yang Business Unit (UUS) by Rp250,000,000,000 in 2024, which will be
diambilkan dari cadangan umum Bank. taken from the Bank's general reserve.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Minutes of the Annual General Meeting of Bank
No.02 tanggal 15 Maret 2024 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Laica Shareholders No.02 dated March 15, 2024 in the presence of a notary
Marzuki, S.H.,menetapkan laba tahun 2023: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., determined the 2023 profit:
1) Komposisi untuk dividen sebesar 60% atau Rp400.143.257.089 dan 1) The composition for dividends is 60% or Rp400,143,257,089 and
cadangan umum sebesar 40% atau Rp266.762.171.393 dari laba general reserves is 40% or Rp266,762,171,393 from net income of
bersih Rp666.905.428.482. Rp666,905,428,482.
2) Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility 2) Approval to determine the limit of Corporate Social Responsibility
(CSR) tahun 2024 sebesar 5%. (CSR) funds of 5% for the year 2024.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Minutes of the Annual General Meeting of Bank
No.03 tanggal 13 Maret 2023 dengan dihadiri notaris Rakhmawati Laica Shareholders No.03 dated March 13, 2023 in the presence of a notary
Marzuki, S.H.,menetapkan laba tahun 2022: Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., determined the 2022 profit:
1) Komposisi untuk dividen sebesar 60% atau Rp392.234.248.289 dan 1) The composition for dividends is 60% or Rp392,234,248,289 and
cadangan umum sebesar 40% atau Rp261.489.498.860 dari laba general reserves is 40% or Rp261,489,498,860 from net income of
bersih Rp653.723.747.149. Rp653,723,747,149.
2) Persetujuan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility 2) Approval to determine the limit of Corporate Social Responsibility
(CSR) tahun 2023 sebesar 5%. (CSR) funds of 5% for the year 2023.
75
BANK SULSELBAR
865
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 866
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 31. INTEREST AND SHARIA INCOME
2024 2023
Pendapatan bunga Interest income
Kredit yang diberikan 2.145.178.279.327 2.133.430.826.212 Loans
Surat berharga 277.049.604.090 205.466.206.605 Marketable securities
Penempatan pada bank lain 20.691.951.703 52.348.277.383 Placement with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia 15.670.840.789 18.973.494.053 Placement with Bank Indonesia
Tagihan akseptasi 8.781.392.951 7.240.264.232 Acceptance receivables
Jumlah pendapatan bunga 2.467.372.068.860 2.417.459.068.485 Total interest income
Pendapatan syariah Sharia income
Margin murabahah, mudharabah dan musyarakah 100.913.675.399 100.364.336.990 Margin murabahah, mudharabah and musyarakah
Penempatan pada bank lain 17.250.631.114 7.869.270.835 Placement with other banks
Surat berharga 13.697.340.921 21.656.321.497 Marketable securities
Qardh gadai 7.712.927.122 6.648.152.257 Pawning qardh
Penempatan pada Bank Indonesia 1.149.007.571 1.663.912.363 Placement with Bank Indonesia
Jumlah pendapatan syariah 140.723.582.127 138.201.993.942 Total sharia income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 2.608.095.650.987 2.555.661.062.427 Total interest and sharia income
- -
Jumlah pendapatan bunga dan syariah kepada pihak berelasi untuk tahun Total interest and sharia income to related parties for the years ended
yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar December 31, 2024 and 2023 amounted to Rp1,563,740,587 and
Rp1.563.740.587 dan Rp1.135.179.410 (Catatan 39). Rp1,135,179,410 (Note 39).
Total jumlah amortisasi pendapatan dan biaya transaksi yang diakui The total amount of amortized income and transaction costs recognized
sebagai penambah/pengurang pendapatan bunga pada tanggal 31 as an increase/deduction of interest income as of December 31, 2024 and
Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp18.136.333.469 dan 2023 each amounted to Rp18,136,333,469 and Rp17,586,682,946,
Rp17.586.682.946. respectively.
32. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 32. INTEREST AND SHARIA EXPENSE
2024 2023
Beban bunga Interest expense
Deposito 559.529.022.983 473.619.345.646 Time deposits
Surat berharga yang diterbitkan 118.818.919.113 175.338.881.451 Securities issued
Giro 115.416.427.368 128.878.528.779 Current accounts
Pinjaman yang diterima 76.924.987.957 30.845.667.518 Borrowings
Interbank Call Money 54.431.832.701 60.763.991.200 Interbank Call Money
Tabungan 51.109.316.422 42.027.423.937 Saving deposits
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali 18.316.871.115 799.691.961 Marketable securities sold under repurchase agreement
Jumlah beban bunga 994.547.377.659 912.273.530.492 Total interest expense
Beban syariah Sharia expense
Deposito 18.446.887.137 20.521.496.863 Time deposits
Tabungan 2.258.426.531 1.834.027.732 Saving deposits
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 886.500.000 - Interbank Mudharabah Investment Certificates
Giro 438.234.354 403.031.337 Current accounts
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Certificate of Fund Management Based on
Prinsip Syariah Antarbank 49.388.889 - Interbank Sharia Principles
Interbank Call Money - 281.944.444 Interbank Call Money
Jumlah beban syariah 22.079.436.911 23.040.500.376 Total sharia expense
Premi penjaminan simpanan 40.299.930.476 41.337.877.384 Premium of deposit guarantee
Jumlah beban bunga dan syariah 1.056.926.745.046 976.651.908.252 Total interest and sharia expense
- -
Jumlah beban bunga dan syariah kepada pihak berelasi untuk tahun yang Total interest and sharia expense to related parties for the years ended
berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar December 31, 2024 and 2023 amounted to Rp6,884,041,290 and
Rp6.884.041.290 dan Rp10.376.097.024 (Catatan 39). Rp10,376,097,024 (Note 39).
76
BANK SULSELBAR
866
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 867
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 33. OTHER OPERATING INCOME
2024 2023
Administrasi 267.168.325.814 206.752.431.227 Administration
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan Fees and commissions from other than loans
dan pembiayaan/piutang syariah 35.395.419.345 30.494.740.274 and sharia financing/receivables
Denda 27.283.183.703 70.275.212.424 Penalties
Lain-lain 18.114.749.766 14.304.670.392 Others
Jumlah 347.961.678.628 321.827.054.317 Total
- -
Pendapatan administrasi merupakan pendapatan yang diterima oleh Bank Administrative income represents income received by the Bank for ATM
atas transaksi ATM, administrasi kredit, administrasi kiriman uang, transactions, loans administration, money transfer administration,
pengelolaan untuk rekening tabungan, giro dan deposito. Pendapatan lain- management for savings accounts, current accounts and deposits. Other
lain sebagian besar terdiri dari penerimaan terkait risiko operasional, income consists mainly of receipts related to operational risk, debtor
setoran pokok debitur yang telah dihapusbuku dan lain-lain. principal deposits that have been written off and others.
34. BEBAN PERSONALIA 34. PERSONNEL EXPENSE
2024 2023
Gaji dan upah 224.221.464.803 213.884.830.656 Salaries and wages
Tunjangan 122.552.001.244 121.177.204.240 Allowance
Jasa produksi 107.405.863.099 108.239.234.307 Production services
Imbalan pasca-kerja 23.274.916.408 15.810.292.721 Post-employment benefits
Pendidikan dan latihan 21.145.369.678 13.382.599.670 Education and training
Honorarium 2.596.947.712 3.368.778.470 Honorarium
Jumlah 501.196.562.944 475.862.940.064 Total
- -
Honorarium merupakan honor yang diberikan kepada Dewan Komisaris Honorarium is an honorarium given to the Board of Commissioners and
dan Komite. Committees.
35. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 35. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2024 2023
Bank 65.142.831.221 55.148.480.635 Bank
Outsourcing 52.863.126.414 48.642.745.927 Outsourcing
Penyusutan aset hak guna 45.643.563.379 43.855.149.791 Depreciation of right of use assets
Jasa lainnya 40.490.004.862 34.993.209.672 Others fee
Promosi 31.412.748.094 31.630.725.080 Promotion
Asuransi 30.060.824.849 25.660.231.873 Insurance
Penyusutan aset tetap 29.045.915.134 29.100.952.612 Depreciation of fixed assets
Jasa TI 25.556.271.964 27.652.440.533 Fee IT
Sewa 23.583.375.516 19.979.393.140 Rent
Listrik, air dan telekomunikasi 22.033.082.836 20.553.828.476 Electrical, water and telecommunication
Iuran asosiasi dan media massa 17.573.239.331 17.079.705.665 Association and mass media contributions
Perjalanan dinas 14.694.304.856 11.668.483.488 Business trip
Tanggung jawab sosial dan lingkungan 14.663.156.964 21.606.203.201 Social and environmental responsibility
Pemeliharaan dan perbaikan 11.543.930.177 12.050.658.285 Repair and maintenance
Barang dan jasa 10.632.437.144 9.646.000.326 Good and services
Bahan bakar 6.407.024.308 6.338.570.578 Fuel
Amortisasi aset takberwujud 6.254.157.936 9.298.450.491 Intangible assets amortisation
Perlengkapan 5.551.625.038 6.201.392.556 Equipment
Bunga sewa 3.536.298.055 4.987.801.718 Interest lease expense
Rapat 2.775.488.633 3.306.702.180 Meeting
Pajak lain 2.772.811.084 1.793.227.403 Other tax
Keamanan 2.613.404.681 2.185.427.709 Security
Penagihan 819.141.942 657.916.458 Billing
Benda pos 728.483.818 662.366.422 Postal object
Olahraga dan seni 667.438.908 603.643.575 Sport and art
Lain-lain 18.127.999.609 20.345.992.884 Others
Jumlah 485.192.686.753 465.649.700.678 Total
- -
Beban umum dan administrasi lainnya terdiri dari honorarium, provisi dan Other general and administrative expenses consist of honorarium, fees
komisi, hadiah, risiko operasional, retribusi, kerugian restrukturisasi kredit and commissions, gift, operational risks, retribution, loan restructuring
dan beban operasional lainnya. losses and other operating expenses.
77
BANK SULSELBAR
867
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 868
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS ASET 36. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL AND NON-
KEUANGAN DAN NON-KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
2024 2023
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai Provision of allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan 202.362.434.882 226.431.225.789 Loans
Pembiayaan syariah 59.624.446.005 31.037.872.896 Sharia financing
Transaksi rekening administratif 4.706.133.160 368.263.221 Transactions of administrative accounts
Tagihan akseptasi 1.937.551.244 - Acceptance receivables
268.630.565.291 257.837.361.906
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai Recovery of allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan (96.239.201.952) (151.509.831.542) Loans
Pembiayaan syariah (48.443.103.322) (21.738.805.258) Sharia financing
Transaksi rekening administratif (2.286.868.745) (3.099.348.862) Transactions of administrative accounts
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain (477.962.406) (2.177.322.751) Placement with Bank Indonesia and other banks
Agunan yang diambilalih (209.639.786) - Foreclosed assets
Giro pada bank lain (4.138.411) (97.462) Current accounts with other banks
Tagihan akseptasi - (832.727.915) Acceptance receivables
Surat berharga (474.746) (61.930.421) Marketable securities
(147.661.389.368) (179.420.064.211)
Jumlah 120.969.175.923 78.417.297.695 Total
- -
37. PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL 37. NON OPERATING INCOME AND EXPENSES
2024 2023
Pendapatan non operasional Non operating income
Keuntungan selisih kurs valuta asing 582.398.584 2.558.682.233 Gain on foreign exchange
Denda keterlambatan pihak ketiga 27.374.695 189.626.550 Third parties fines late
Keuntungan penjualan aset tetap 7.364.000 137.783.333 Gain on sale of fixed assets
Lain-lain 74.527.454 103.607.412 Others
691.664.733 2.989.699.528
Beban non operasional Non operating expense
Sumbangan (3.395.229.519) (6.858.934.383) Donation
Hari Ulang Tahun (2.295.588.870) (1.493.344.301) Anniversary
Snack karyawan (1.913.824.987) (2.465.303.770) Employee snack
Rekreasi (1.636.250.000) (1.556.750.000) Recreation
Tamu (1.660.831.379) (1.551.002.601) Guest
Denda (1.238.045.782) (489.746.044) Penalties
Acara keagamaan (493.020.750) (432.418.910) Religious event
Lain-lain (1.306.721.537) (1.561.900.460) Others
(13.939.512.824) (16.409.400.469)
Jumlah (13.247.848.091) (13.419.700.941) Total
- -
Pendapatan non operasional lain-lain merupakan pendapatan diterima Others non operational income represents income received by the Bank,
Bank, diantaranya dari selisih lebih kas teller dan penyelesaian suspend including from cash teller excess and suspend account settlement.
account.
Beban non operasional lain-lain merupakan beban Bank atas lain biaya Other non operating expenses represents the charge of the Bank of
kebersihan dan lain-lain. cleaning costs and others.
38. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 38. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Ikhtisar komitmen dan kontinjensi Bank yang dinyatakan dalam nilai The following is a summary of the Bank’s commitments and contingencies
kontrak adalah sebagai berikut: at contractual amounts:
2024 2023
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Tagihan derivatif 82.825.000.000 218.898.415.542 Derivative receivables
Tagihan surat berharga 642.415.142.761 - Securities receivables
Total tagihan komitmen 725.240.142.761 218.898.415.542 Total commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit debitur yang belum digunakan (106.460.174.318) (225.246.353.112) Unused loans commitments granted to customers
Komitmen derivatif (197.153.458.783) (295.270.315.065) Derivative commitment
Liabilitas surat berharga (396.012.716.447) (1.670.299.223.609) Securities liabilities
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan (3.730.860.000) (26.718.362.864) Outstanding irrevocable letters of credit
Jumlah liabilitas komitmen (703.357.209.548) (2.217.534.254.650) Total commitment liabilities
JUMLAH KOMITMEN - BERSIH 21.882.933.213 (1.998.635.839.108) TOTAL COMMITMENTS - NET
- -
78
BANK SULSELBAR
868
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 869
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 38. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued)
Ikhtisar komitmen dan kontinjensi Bank yang dinyatakan dalam nilai The following is a summary of the Bank’s commitments and contingencies
kontrak adalah sebagai berikut: at contractual amounts:
2024 2023
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Bank garansi yang diterima 57.530.963.526 74.579.547.255 Bank guarantee received
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 63.387.346.455 49.850.646.588 Past due interest receivables
Lainnya 24.939.736.655 25.034.076.439 Others
Jumlah tagihan kontinjensi 145.858.046.636 149.464.270.282 Total contingent receivables
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Bank garansi yang diterbitkan (57.690.071.179) (76.029.494.884) Bank guarantee issued
Jumlah liabilitas kontinjensi (57.690.071.179) (76.029.494.884) Total contingent liabilities
JUMLAH KONTINJENSI - BERSIH 88.167.975.457 73.434.775.398 TOTAL CONTINGENCIES - NET
- -
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak mempunyai As of December 31, 2024 and 2023, the Bank has no outstanding
tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi kepada pihak berelasi. commitment and contingent receivables and liabilities involving related
parties.
39. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI 39. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan transaksi dengan pihak In the normal course of business, Bank enters into certain transactions
berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua with parties which are related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan same ultimate shareholder. All transactions with related parties have met
dan syarat yang telah disepakati bersama. the agreed terms and conditions.
Berikut ini adalah pihak-pihak berelasi Bank, sifat hubungan dan sifat dari The related parties, nature of relationship and nature of transactions are
transaksi: described as follows:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat Karyawan kunci/ Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah,
Eksekutif/ Key management personnel tabungan dan deposito/
Board of Commissioner, Board of Loans and sharia financing, saving deposits and
Directors, Executive Bank Officer time deposits
Provinsi Sulawesi Selatan Pemegang saham pengendali/ Kredit yang diberikan dan giro/
Ultimate shareholder Loans and current account
Berikut ini adalah transaksi-transaksi dengan pihak-pihak berelasi Bank: The transactions with related parties are described as follows:
2024 2023
Aset Asset
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah Loans and sharia financing
Karyawan kunci (masing-masing Key management personnel (each less
kurang dari Rp1.000.000.000) 20.211.316.141 21.319.199.391 than Rp1,000,000,000)
Dikurangi: Penyisihan kerugian penurunan nilai (3.309.392) (14.079.380) Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 20.208.006.749 21.305.120.011 Total
Persentase terhadap jumlah aset 0,06% 0,07% Percentage to total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pemegang saham 218.652.630 586.958.801 Shareholders
Tabungan Savings deposits
Karyawan kunci 40.511.288.672 6.086.390.651 Key management personnel
Dana syirkah temporer 4.196.392.318 7.118.607.231 Temporary syirkah funds
Deposito berjangka Time deposits
Karyawan kunci 5.030.000.000 2.630.000.000 Key management personnel
Dana syirkah temporer 8.561.000.000 19.606.000.000 Temporary syirkah funds
Jumlah 58.517.333.620 36.027.956.683 Total
Persentase terhadap jumlah liabilitas Percentage to total liabilities
0,21% 0,14%
dan dana syirkah temporer and temporary syirkah funds
79
BANK SULSELBAR
869
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 870
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI (lanjutan) 39. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
2024 2023
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 1.563.740.587 1.135.179.410 Loans and sharia financing
Persentase terhadap jumlah Percentage to total interest
0,06% 0,04%
pendapatan bunga dan syariah and sharia income
Beban bunga dan syariah Interest and sharia expenses
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 6.361.711.374 9.337.862.628 Current accounts
Tabungan 173.174.454 168.728.175 Saving deposits
Deposito 349.155.462 869.506.221 Time deposits
Jumlah 6.884.041.290 10.376.097.024 Total
Persentase terhadap jumlah Percentage to total interest
0,65% 1,06%
beban bunga dan syariah and sharia expenses
Beban tenaga kerja Personnel expenses
Gaji dan imbalan kerja jangka pendek kepada: Salaries and short term employee benefits of:
Direksi dan Pejabat Eksekutif 44.939.253.292 45.199.831.715 Board of Directors, Executive Bank Officer
Persentase terhadap jumlah beban tenaga kerja 8,97% 9,50% Percentage to total personnel expenses
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan kebijakan harga Related parties transactions are conducted at normal prices and terms of
dan syarat normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak policy, as conducted by parties who are not related, except for loans
berelasi, kecuali kredit yang diberikan kepada karyawan Bank. granted to employees of the Bank.
40. LABA PER SAHAM DASAR 40. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih kepada Basic earnings per share is computed by dividing net income to
pemegang saham dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang shareholders by the weighted average number of ordinary shares
beredar pada tahun bersangkutan. outstanding during the year.
2024 2023
Laba bersih Net income
Laba bersih untuk Net income for the calculation
perhitungan laba per saham 657.659.860.577 666.905.428.482 of basic earnings per share
Jumlah saham Number of shares
Rata-rata tertimbang jumlah saham untuk Weighted average number of share for
perhitungan laba per saham dasar 2.202.437 2.184.721 calculation of basic earnings per share
Laba per saham dasar 298.606 305.259 Basic earnings per share
--- Sheet "Maturity" (Catatan 41)
80
BANK SULSELBAR
870
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 871
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: until the maturity date of the contract:
2024
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - 661.285.917.592 661.285.917.592 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - - - - - - - 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - - - - - - - 15.312.701.862 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Laporan Keuangan
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Financial Statements
Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 - - - - - - - 407.948.973.216 Indonesia and other banks
Surat berharga 1.965.462.528.942 117.282.937.795 495.818.326.417 3.077.922.670.173 - - 518.626.363.087 - 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli Receivable of marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali 395.617.165.204 - - - - - - - 395.617.165.204 under resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - - - - - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan syariah 291.781.351.759 175.239.716.971 91.086.802.795 318.160.243.413 765.969.080.940 4.320.467.797.830 17.479.233.921.320 - 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi 30.405.169.502 29.392.973.092 16.341.767.350 - - - - - 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan - - - - - - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka - - - - - - - 40.393.885.034 40.393.885.034 Advance taxes
Aset tetap dan aset hak guna - - - - - - - 503.416.336.274 503.416.336.274 Fixed assets and right of use assets
Aset takberwujud - - - - - - - 9.010.376.785 9.010.376.785 Intangible assets
Aset pajak tangguhan - - - - - - - 56.582.496.210 56.582.496.210 Deferred tax assets
Aset lain-lain - - - - - - - 216.410.069.126 216.410.069.126 Other assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (234.976.807.224) (7.446.502.603) (6.696.591.870) (10.270.399.184) (43.746.277.651) (162.418.972.608) (92.574.488.603) (762.098) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah aset 2.857.072.722.305 314.469.125.255 596.550.304.692 3.385.812.514.402 722.222.803.289 4.158.048.825.222 17.905.285.795.804 2.569.759.026.758 32.509.221.117.727 Total assets
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
81
871
Page 872
872
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
BANK SULSELBAR
2024
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1.007.466.802.680 - - - - - - - 1.007.466.802.680 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 1.425.399.952.505 794.371.226.028 1.759.627.248.009 5.160.733.074.777 33.856.086.866 57.425.662.601 11.456.391.549 10.144.491.391.043 19.387.361.033.378 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.003.099.000.000 - 1.000.000.000 - - - - 79.432.266.760 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali 641.801.832.127 - - - - - - - 641.801.832.127 repurchase agreement
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Liabilitas derivatif - - - - - - - - Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 600.000.000.000 - - 391.956.460.136 619.489.806.162 - - - 1.611.446.266.298 Securities issued
Pinjaman yang diterima - 500.000.000.000 - 1.050.000.000.000 - - 31.966.056.250 - 1.581.966.056.250 Borrowings
Utang pajak 26.632.549.818 - - - - - - - 26.632.549.818 Taxes payable
Imbalan kerja - - - - - - - 90.889.783.310 90.889.783.310 Employee benefits
Liabilitas sewa 3.842.730.017 5.076.437.599 6.680.398.922 6.669.757.323 6.934.595.484 1.479.919.217 - - 30.683.838.562 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain - 129.009.310.240 - - - - - - 129.009.310.240 Other liabilities
Jumlah liabilitas 5.708.242.867.147 1.428.456.973.867 1.767.307.646.931 6.609.359.292.236 660.280.488.512 58.905.581.818 43.422.447.799 10.314.813.441.113 26.590.788.739.423 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Simpanan dari nasabah 140.725.050.000 133.693.245.839 78.496.600.000 109.593.000.000 - - - 328.101.375.255 790.609.271.094 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - - - - - - 37.533.774 37.533.774 Deposits from other banks
Jumlah 140.725.050.000 133.693.245.839 78.496.600.000 109.593.000.000 - - - 328.138.909.029 790.646.804.868 Total
82
Page 873
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
Tabel dibawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas Bank berdasarkan jangka waktu yang tersisa The table below presents the maturity analysis of assets and liabilities of the Bank based on the remaining period
sampai tanggal jatuh tempo kontrak: until the maturity date of the contract:
2023
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - 606.632.204.912 606.632.204.912 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - - - - - - - 1.328.366.393.147 1.328.366.393.147 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - - - - - - - 98.121.792.679 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Laporan Keuangan
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Financial Statements
Indonesia dan bank lain 941.985.425.169 - - - - - - - 941.985.425.169 Indonesia and other banks
Surat berharga 786.000.000.000 - 487.628.373.921 1.626.422.922.974 1.867.742.000 - 480.236.501.134 - 3.382.155.540.029 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli Receivable of marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali 1.668.582.175.068 - - - - - - - 1.668.582.175.068 under resale agreement
Tagihan derivatif 884.869.805 - - - - - - - 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan syariah 194.437.019.855 117.972.316.343 238.058.042.499 473.807.029.174 639.970.327.633 3.581.237.041.822 17.157.646.170.449 - 22.403.127.947.775 sharia financing
Tagihan akseptasi 34.511.705.596 50.890.741.452 8.938.503.932 - - - - - 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyertaan - - - - - - - 103.904.000 103.904.000 Investment
Pajak dibayar dimuka - - - - - - - 79.494.454.067 79.494.454.067 Prepaid taxes
Aset tetap dan aset hak guna - - - - - - - 475.775.245.542 475.775.245.542 Fixed assets and right of use assets
Aset takberwujud - - - - - - - 11.759.348.296 11.759.348.296 Intangible assets
Aset lain-lain - - - - - - - 152.301.247.311 152.301.247.311 Other assets
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (144.619.946.942) (6.135.179.241) (8.378.844.886) (14.528.644.533) (19.699.070.134) (81.576.424.588) (169.230.272.937) (4.900.509) (444.173.283.770) impairment losses
Jumlah aset 3.481.781.248.551 162.727.878.554 726.246.075.466 2.085.701.307.615 622.138.999.499 3.499.660.617.234 17.468.652.398.646 2.752.549.689.445 30.799.458.215.010 Total assets
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
83
873
Page 874
874
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
41. ASET DAN LIABILITAS BERDASARKAN JANGKA WAKTU (lanjutan) 41. ASSETS AND LIABILITIES BASED ON PERIOD (continued)
BANK SULSELBAR
2023
Sampai dengan 1 Lebih dari 5 Tidak memiliki
bulan/ 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ 1-2 tahun/ 2-5 tahun/ tahun/ jatuh tempo/ Jumlah/
Up to 1 month 1-3 months 3-6 months 6-12 months 1-2 years 2-5 years More than 5 years Has no maturity Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1.111.672.626.565 - - - - - - - 1.111.672.626.565 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah 2.139.884.259.175 1.672.789.904.699 941.231.427.403 4.013.848.959.511 14.217.589.958 21.769.922.332 10.935.339.875 10.613.519.580.325 19.428.196.983.278 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.539.195.000.000 800.000.000 11.000.000.000 - - - - 26.974.518.471 1.577.969.518.471 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 13.842.794 - - - - - - - 13.842.794 Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 380.000.000.000 - - - 629.635.673.425 1.010.685.715.884 - - 2.020.321.389.309 Securities issued
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Pinjaman yang diterima - - 300.000.000.000 543.322.508.000 - - - - 843.322.508.000 Borrowings
Utang pajak 24.629.657.626 - - - - - - - 24.629.657.626 Taxes payable
Imbalan kerja - - - - - - - 90.156.224.660 90.156.224.660 Employee benefits
Liabilitas sewa 5.852.550.531 4.715.170.762 7.728.737.241 15.554.412.107 11.388.230.462 5.450.951.390 - - 50.690.052.493 Lease liabilities
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - - - 7.513.716.620 7.513.716.620 Deferred tax liabilities
Liabilitas lain-lain - 131.670.894.320 - - - - - - 131.670.894.320 Other liabilities
Jumlah liabilitas 5.201.247.936.691 1.809.975.969.781 1.259.960.164.644 4.572.725.879.618 655.241.493.845 1.037.906.589.606 10.935.339.875 10.738.164.040.076 25.286.157.414.136 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Simpanan dari nasabah 161.450.558.650 104.493.800.000 77.841.900.000 108.506.000.000 - - - 258.137.851.093 710.430.109.743 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - - - - - - 36.536.466 36.536.466 Deposits from other banks
Jumlah 161.450.558.650 104.493.800.000 77.841.900.000 108.506.000.000 - - - 258.174.387.559 710.466.646.209 Total
84
Page 875
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. RASIO ASET PRODUKTIF TERHADAP JUMLAH ASET 42. EARNING ASSETS RATIO TO TOTAL ASSETS
Rasio aset produktif dan aset non produktif terhadap total aset sesuai The earning assets and non-earning assets to total earning asset in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 50j dan 50k. accordance with Financial Service Authority Rule are disclosed in Note
50j and 50k.
43. MANAJEMEN MODAL 43. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal The primary objectives of the Bank’s capital management policy are to
adalah untuk memastikan bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk ensure that the Bank has a strong capital to support the Bank’s business
mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha Bank saat ini dan expansion strategy currently, to sustain future development of the
mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa mendatang serta business, to meet regulator capital adequacy requirements and also to
untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh ensure the efficiency of Bank’s capital structure.
regulator serta memastikan agar struktur permodalan Bank telah efisien.
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan penilaian dan Bank undertakes Capital Planning based on assessment and review of
penelaahan atas kebutuhan kecukupan permodalan yang dipersyaratkan the capital situation in terms of the legal capital adequacy requirement,
dan mengkombinasikannya dengan tinjauan perkembangan ekonomi combined with assessment of economic outlooks. Bank will continue to
terkini. Bank senantiasa akan menghubungkan tujuan keuangan dan link financial and capital adequacy goals to risk which can be tolerated
kecukupan modal terhadap risiko yang dapat ditoleransi melalui proses appetite through the capital planning process method as well as assess
perencanaan modal, begitu pula dengan bisnis yang disesuaikan dengan the businesses based on Bank’s capital and liquidity requirements.
tingkat permodalan dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan didiskusikan secara The capital needs of the Bank are also discussed and planned on a
rutin yang didukung dengan data-data analisis. routine basis supported by data analysis.
Rencana Permodalan disusun oleh Dewan Direksi sebagai bagian dan Capital Planning is prepared by the Board of Directors as part of Bank’s
Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Perencanaan business plan and is approved by the Board of Commissioners. Capital
ini diharapkan akan memastikan tersedianya modal yang cukup dan Planning ensures that adequate levels of capital and strong mix of the
terciptanya struktur permodalan yang kuat guna mendukung pertumbuhan different components of capital are maintained to support business growth
bisnis ke depan. in the future.
Informasi tambahan manajemen modal yang merupakan informasi yang The following additional information capital management that is required
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan by applicable regulations and is not required by Indonesian Accounting
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia Standards is disclosed in Note 50l.
diungkapkan pada Catatan 50l.
44. MANAJEMEN RISIKO 44. RISK MANAGEMENT
Dalam menjalankan kegiatannya, Bank senantiasa berhadapan dengan In carrying out its activities, the Bank always faces risks that are inherent
risiko yang merupakan risiko bawaan dalam setiap kegiatannya antara lain risks in each of its activities, among others in the form of credit risk,
dalam bentuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas dan risiko market risk, liquidity risk and operational risk so that good bank
operasional sehingga diperlukan pengelolaan Bank yang baik dan management and integrated and sustainable risk management are
pengelolaan risiko yang terintegrasi dan berkesinambungan. needed.
Bank senantiasa melakukan penyesuaian, perbaikan dan penyempurnaan The Bank makes adjustments, revisions and improvements to the
terhadap pedoman penerapan manajemen risiko bila terdapat perubahan guidelines for risk management when there are changes to the applicable
atas ketentuan yang berlaku. regulations.
Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan manajemen risiko In order to improve the effectiveness of risk management application they
maka telah dilakukan upaya peningkatan kemampuan dan pengetahuan have made efforts to increase the ability and knowledge of officers
petugas melalui seminar, sosialisasi dan mengikutsertakan dalam program through seminars, socialization and participation in the certification
sertifikasi. Bank telah memiliki serangkaian prosedur dan metodologi program. The Bank has a series of procedures and methodologies use in
untuk digunakan dalam melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan the identification, measurement, monitoring and control of risks inherent in
dan pengendalian risiko yang melekat pada aktivitas fungsional bank. the functional activity of the bank. The Bank periodically evaluates
Secara berkala Bank melakukan evaluasi terhadap prosedur dan existing procedures and methodologies to further enhance risk
metodologi yang ada untuk lebih menyempurnakan praktek penerapan management practices.
manajemen risiko.
Informasi tambahan manajemen risiko yang merupakan informasi yang The following additional information risk management that is required by
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan applicable regulations and is not required by Indonesian Accounting
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia Standards is disclosed in Note 50m.
diungkapkan pada Catatan 50m.
Pengelolaan risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, The Bank's management of credit risk, market risk, liquidity risk,
risiko hukum, risiko strategis, risiko kepatuhan, risiko reputasi, risiko operational risk, legal risk, strategic risk, compliance risk, reputation risk,
imbalan pasti, dan risiko investasi Bank sebagaimana diuraikan pada defined benefit risk and investment risk as described in Note 44 is in
Catatan 44 adalah sesuai dengan definisi dari Regulator (tidak diaudit). accordance with the definition of the Regulator (unaudited).
85
BANK SULSELBAR
875
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 876
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain dalam Credit risk is risk that is due to failure on the part of another party in
memenuhi kewajiban kepada Bank, termasuk risiko kredit akibat meeting its obligation to the Bank, including credit risk due to failure of
kegagalan debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk, a debtor, credit concentration risk, counterparty credit risk, and
dan settlement risk. Tujuan dari manajemen risiko kredit adalah untuk settlement risk. The purpose of the credit risk management is to
mengendalikan dan mengelola eksposur risiko kredit dalam parameter control and manage the credit risk exposure within acceptable
yang dapat diterima, sekaligus memaksimalkan return on risk. parameters, while maximizing the return on risk.
Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman yang diberikan dan Credit risk comes primarily from loans and guarantees.
garansi.
Pengelolaan risiko kredit dilaksanakan sejalan dengan kebijakan dan Credit risk management is implemented in line with the policies and
prosedur yang telah ada untuk memastikan beberapa hal berikut: procedures exist to ensure the following:
1. Analisa usaha setiap sektor kredit, kelengkapan dokumen dan 1. Analysis of each business credit sector, documents and binding
pengikatan dalam kegiatan pemberian kredit. in lending activities.
2. Proses manajemen risiko kredit dari identifikasi risiko, analisa 2. Credit risk management process of risk identification, risk
risiko, pengukuran risiko hingga monitoring risiko kredit dalam analysis, risk measurement by monitoring credit risk in the loan
siklus proses pemberian kredit secara menyeluruh. processing cycle as a whole.
3. Mempercepat penyelesaian kredit bermasalah, menurunkan NPL 3. Accelerate the completion of non-performing loans, lowering the
Bank dan memantau fasilitas kredit yang direstrukturisasi agar Bank's NPL and monitor restructured loan facilities so that their
kondisinya tidak memburuk menjadi kredit bermasalah. conditions do not deteriorate into non-performing loans.
4. Meningkatkan kemampuan kompetensi karyawan melalui training 4. Improve the ability of the competence of employees through
dan pendidikan di internal maupun eksternal. training and education both internal and external.
Rasio kredit bermasalah/non-performing loans (NPL) Bank pada Non-performing loans (NPL) ratio of the Bank as of December 31,
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Catatan 50g). 2024 and 2023 (Note 50g).
Rasio kualitas aset produktif merupakan rasio aset yang Earnings asset quality ratio is the ratio of assets classified as non-
diklasifikasikan sebagai non-performing dibandingkan dengan jumlah performing to total earnings assets.
Eksposur risiko kredit tanpa memperhitungkan agunan dan Credit risk exposure without taking into account collateral and other
pendukung kredit lainnya terhadap aset keuangan pada laporan posisi credit support to the financial assets in the statements of financial
keuangan adalah sebagai berikut: position is as follows:
Eksposur maksimum/ Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240.486.973 1.328.366.393.147 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.312.701.862 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 941.985.425.169 Placements with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 6.175.112.826.414 3.382.155.540.029 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali 395.617.165.204 1.668.582.175.068 under resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 23.441.938.915.028 22.403.127.947.775 Loans and sharia financing
Tagihan akseptasi 76.139.909.944 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 103.904.000 Investment
Jumlah - bruto 31.580.252.838.547 29.917.668.998.652 Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai (558.130.801.841) (444.173.283.770) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 31.022.122.036.706 29.473.495.714.882 Total - net
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif pada tanggal 31 Credit risk exposures on the off balance sheet items as of December
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31, 2024 and 2023 are as follows:
Eksposur maksimum/ Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Fasilitas kredit kepada Unused loans commitments
debitur yang belum digunakan 106.460.174.318 225.246.353.112 granted to customers
Komitmen derivatif 197.153.458.783 295.270.315.065 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga 396.012.716.447 1.670.299.223.609 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan 3.730.860.000 26.718.362.864 Outstanding irrevocable letters of credit
Garansi yang diterbitkan 57.690.071.179 76.029.494.884 Guarantees issued
Jumlah 761.047.280.727 2.293.563.749.534 Total
86
BANK SULSELBAR
876
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 877
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Sektor industri (i) Industry sector
Tabel dibawah berikut ini menggambarkan rincian eksposur kredit The following table below illustrates the details of the Bank's
Bank pada nilai tercatat dan rincian eksposur kredit Bank terhadap credit exposure to the carrying value and the details of the Bank’s
komitmen dan kontinjensi (tanpa memperhitungkan agunan atau credit exposure to commitments and contingencies (without
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan sektor taking into account collateral or other credit support), which are
industri. categorized by industry sector.
2024
Bank Indonesia Korporasi dan
dan bank lain/ perorangan/
Pemerintah/ Bank Indonesia Corporate and Jumlah/
Government and other banks individual Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - 1.042.240.486.973 - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 15.312.701.862 - 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - 407.948.973.216 - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 520.494.105.087 5.644.618.721.327 10.000.000.000 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat Receivable of
berharga yang dibeli marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali - 395.617.165.204 - 395.617.165.204 resale agreement
Tagihan derivatif - 834.340.906 - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - 20.531.164.170 23.421.407.750.858 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi - - 76.139.909.944 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan - - 25.107.519.000 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 520.494.105.087 7.527.103.553.658 23.532.655.179.802 31.580.252.838.547 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai - (643.348.252) (557.487.453.589) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah - bersih 520.494.105.087 7.526.460.205.406 22.975.167.726.213 31.022.122.036.706
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan - - 106.460.174.318 106.460.174.318 to customers
Komitmen derivatif - 197.153.458.783 - 197.153.458.783 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga - 396.012.716.447 - 396.012.716.447 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan - - 3.730.860.000 3.730.860.000 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan - - 57.690.071.179 57.690.071.179 Guarantees issued
Jumlah - 593.166.175.230 167.881.105.497 761.047.280.727 Total
87
BANK SULSELBAR
877
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 878
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Sektor industri (lanjutan) (i) Industry sector (continued)
2023
Bank Indonesia Korporasi dan
dan bank lain/ perorangan/
Pemerintah/ Bank Indonesia Corporate and Jumlah/
Government and other banks individual Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia - 1.328.366.393.147 - 1.328.366.393.147 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 98.121.792.679 - 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - 941.985.425.169 - 941.985.425.169 and other banks
Surat berharga 760.076.867.674 2.612.078.672.355 10.000.000.000 3.382.155.540.029 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 1.668.582.175.068 - 1.668.582.175.068 resale agreement
Tagihan derivatif - 884.869.805 - 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - 19.257.575.009 22.383.870.372.766 22.403.127.947.775 sharia financing
Tagihan akseptasi - - 94.340.950.980 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyertaan - - 103.904.000 103.904.000 Investment
Jumlah - bruto 760.076.867.674 6.669.276.903.232 22.488.315.227.746 29.917.668.998.652 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai - (800.363.510) (443.372.920.260) (444.173.283.770) impairment losses
Jumlah - bersih 760.076.867.674 6.668.476.539.722 22.044.942.307.486 29.473.495.714.882
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan - - 225.246.353.112 225.246.353.112 to customers
Komitmen derivatif - 295.270.315.065 - 295.270.315.065 Derivative commitment
Liabilitas surat berharga - 1.670.299.223.609 - 1.670.299.223.609 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan - - 26.718.362.864 26.718.362.864 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan - - 76.029.494.884 76.029.494.884 Guarantees issued
Jumlah - 1.965.569.538.674 327.994.210.860 2.293.563.749.534 Total
(ii) Sektor geografis (ii) Geographic sector
Eksposur risiko kredit atas aset keuangan berdasarkan wilayah Credit risk exposure of the financial assets by geographic sector
geografis tempat Bank beroperasi adalah sebagai berikut: in which the Bank operates is as follows:
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.201.542.281 7.147.581 104.012.000 15.312.701.862 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.175.112.826.414 - - 6.175.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 18.089.039.680.507 4.157.576.460.062 1.195.322.774.459 23.441.938.915.028 sharia financing
Tagihan akseptasi 76.139.909.944 - - 76.139.909.944 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Jumlah - bruto 26.227.242.444.445 4.157.583.607.643 1.195.426.786.459 31.580.252.838.547 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (454.631.510.927) (54.697.213.891) (48.802.077.023) (558.130.801.841) impairment losses
Jumlah - bersih 25.772.610.933.518 4.102.886.393.752 1.146.624.709.436 31.022.122.036.706 Total - net
-
88
BANK SULSELBAR
878
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 879
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Sektor geografis (lanjutan) (ii) Geographic sector (continued)
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Fasilitas kredit kepada debitur yang Unused loans commitments
belum digunakan 32.386.694.922 27.959.932.420 46.113.546.976 106.460.174.318 granted to customers
Komitmen derivatif 197.153.458.783 - - 197.153.458.783 Derivative commitment
Liabilitas
surat berharga 396.012.716.447 - - 396.012.716.447 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 3.730.860.000 - - 3.730.860.000 letters of credit
Garansi
yang diterbitkan 56.778.746.211 911.324.968 - 57.690.071.179 Guarantees issued
Jumlah 686.062.476.363 28.871.257.388 46.113.546.976 761.047.280.727 Total
-
2023
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.328.366.393.147 - - 1.328.366.393.147 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 98.113.558.098 7.147.581 1.087.000 98.121.792.679 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 941.985.425.169 - - 941.985.425.169 and other banks
Surat berharga 3.382.155.540.029 - - 3.382.155.540.029 Marketable securities
Tagihan atas surat Receivable of
berharga yang dibeli marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 1.668.582.175.068 - - 1.668.582.175.068 resale agreement
Tagihan derivatif 884.869.805 - - 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 16.761.778.134.172 3.878.399.734.042 1.762.950.079.561 22.403.127.947.775 sharia financing
Tagihan akseptasi 94.340.950.980 - - 94.340.950.980 Acceptance receivables
Penyertaan 103.904.000 - - 103.904.000 Investment
Jumlah - bruto 24.276.310.950.468 3.878.406.881.623 1.762.951.166.561 29.917.668.998.652 Total - gross
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (357.014.432.159) (46.959.290.816) (40.199.560.795) (444.173.283.770) impairment losses
Jumlah - bersih 23.919.296.518.309 3.831.447.590.807 1.722.751.605.766 29.473.495.714.882 Total - net
-
Fasilitas kredit kepada Unused loans
debitur yang belum commitments granted
digunakan 99.271.383.562 5.662.734.416 120.312.235.134 225.246.353.112 to customers
Komitmen derivatif 295.270.315.065 - - 295.270.315.065 Derivative commitment
Liabilitas
surat berharga 1.670.299.223.609 - - 1.670.299.223.609 Securities liabilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 26.718.362.864 - - 26.718.362.864 letters of credit
Garansi yang
diterbitkan 75.567.924.084 39.770.800 421.800.000 76.029.494.884 Guarantees issued
Jumlah 2.167.127.209.184 5.702.505.216 120.734.035.134 2.293.563.749.534 Total
-
--- Sheet "MR 71" (Catatan 44.a.iii)
89
BANK SULSELBAR
879
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 880
880
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (iii) Credit quality of financial assets
BANK SULSELBAR
Tabel berikut menyajikan aset keuangan berdasarkan stage dengan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap aset The following table presents the financial assets by stage with the allowance for impairment losses against each
keuangan dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada tanggal 31 financial assets under classification of amortised cost and fair value through other comprehensive income as of
Desember 2024 dan 2023: December 31, 2024 and 2023:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
kerugian kerugian kerugian kerugian kerugian
penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai
nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat
Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/
tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net
Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying
(dalam Jutaan Rupiah) amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount (in Millions Rupiah)
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240 - 1.042.240 - - - - - - - - - 1.042.240 - 1.042.240 with Bank Indonesia
Giro pada Current accounts
bank lain 15.313 (1) 15.312 - - - - - - - - - 15.313 (1) 15.312 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 407.949 - 407.949 - - - - - - - - - 407.949 - 407.949 and other banks
Surat berharga 6.165.113 - 6.165.113 - - - 10.000 (10.000) - - - - 6.175.113 (10.000) 6.165.113 Marketable securities
Tagihan atas Receivable of
surat berharga yang marketable securities
dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 395.617 - 395.617 - - - - - - - - - 395.617 - 395.617 resale agreement
Tagihan derivatif 834 - 834 - - - - - - - - - 834 - 834 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 20.873.474 (54.314) 20.819.160 508.225 (50.735) 457.490 525.109 (392.138) 132.971 1.535.131 (48.560) 1.486.571 23.441.939 (545.747) 22.896.192 sharia financing
Tagihan akseptasi 76.140 (2.383) 73.757 - - - - - - - - - 76.140 (2.383) 73.757 Acceptance receivables
Penyertaan 25.108 - 25.108 - - - - - - - - - 25.108 - 25.108 Investment
Jumlah 29.001.788 (56.698) 28.945.090 508.225 (50.735) 457.490 535.109 (402.138) 132.971 1.535.131 (48.560) 1.486.571 31.580.253 (558.131) 31.022.122 Total
90
Page 881
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) (iii) Credit quality of financial assets (continued)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
kerugian kerugian kerugian kerugian kerugian
penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai penurunan Nilai
nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat nilai/ tercatat
Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/ Nilai Allowance bersih/
tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net tercatat/ for Net
Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying Carrying impairment carrying
(dalam Jutaan Rupiah) amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount amount losses amount (in Millions Rupiah)
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.328.366 - 1.328.366 - - - - - - - - - 1.328.366 - 1.328.366 with Bank Indonesia
Giro pada Current accounts
bank lain 98.122 (5) 98.117 - - - - - - - - - 98.122 (5) 98.117 with other banks
Laporan Keuangan
Financial Statements
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 941.985 (478) 941.507 - - - - - - - - - 941.985 (478) 941.507 and other banks
Surat berharga 3.372.156 - 3.372.156 - - - 10.000 (10.000) - - - - 3.382.156 (10.000) 3.372.156 Marketable securities
Tagihan atas Receivable of
surat berharga yang marketable securities
dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 1.668.582 - 1.668.582 - - - - - - - - - 1.668.582 - 1.668.582 resale agreement
Tagihan derivatif 885 - 885 - - - - - - - - - 885 - 885 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 20.302.588 (63.885) 20.238.703 252.798 (32.733) 220.065 422.085 (299.248) 122.837 1.425.657 (37.378) 1.388.279 22.403.128 (433.244) 21.969.884 sharia financing
Tagihan akseptasi 94.341 (446) 93.895 - - - - - - - - - 94.341 (446) 93.895 Acceptance receivables
Penyertaan 104 - 104 - - - - - - - - - 104 - 104 Investment
Jumlah 27.807.129 (64.814) 27.742.315 252.798 (32.733) 220.065 432.085 (309.248) 122.837 1.425.657 (37.378) 1.388.279 29.917.669 (444.173) 29.473.496 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
91
881
Page 882
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) (iii) Credit quality of financial assets (continued)
Dalam hal terdapat keraguan terhadap kemampuan nasabah Where there is doubt on the ability of the borrowers to meet
untuk melakukan pembayaran kontraktual pada saat jatuh tempo, contractual payments when due, the terms of the loans might be
persyaratan kredit dapat dinegosiasikan kembali berdasarkan renegotiated based on mutual agreement between the Bank and
kesepakatan antara Bank dan nasabah. the borrowers.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Manajemen telah melakukan As of December 31, 2023, management has evaluated the impact
evaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap perhitungan of the COVID-19 pandemic on calculating expected credit loss as
kerugian kredit ekspektasian, antara lain penyesuaian terhadap of December 31, 2023, including adjustments to macroeconomic
variabel ekonomi makro yang mempengaruhi kerugian kredit variables that affect 12-month expected credit losses (Stage 1)
ekspektasian 12 bulan (Stage 1) dan kerugian kredit ekspektasian and expected credit losses over the life of the financial assets
sepanjang umur aset keuangan (Stage 2). Mengingat model (Stage 2). Considering that the expected credit loss calculation
perhitungan kerugian kredit ekspektasian tidak sepenuhnya dapat model cannot produce an accurate estimation of losses in
menghasilkan estimasi kerugian yang akurat dalam kondisi abnormal economic conditions, management has also taken into
ekonomi yang abnormal, maka Manajemen juga sudah account several adjustment factors to ensure the expected value
memperhitungkan beberapa faktor penyesuaian untuk memastikan of the expected credit loss recognized in the financial statements
nilai kerugian kredit ekspektasian yang diakui dalam laporan is stated fairly. In assessing future conditions, management has
keuangan dinyatakan secara wajar. Dalam menilai kondisi masa considered various relevant information available, including
depan, manajemen telah mempertimbangkan berbagai informasi COVID-19 policies issued by the government to support and
relevan yang tersedia, termasuk kebijakan COVID-19 yang mitigate the impact of the spread of COVID-19 on the economy,
dikeluarkan oleh pemerintah untuk mendukung dan mengurangi and encouragement for banks to defer or restructure loans.
dampak penyebaran COVID-19 terhadap perekonomian, dan Under normal conditions, a rescheduling or restructuring of a loan
mendorong Bank untuk menunda atau merestrukturisasi pinjaman. would indicate a significant increase in credit risk and a move to
Dalam kondisi normal, penjadwalan ulang atau restrukturisasi Stage 2. However, in the current condition and in line with
pinjaman akan menunjukkan peningkatan risiko kredit yang guidance issued by the Indonesia Institute of Accountants,
signifikan dan pindah ke Stage 2. Namun, dalam kondisi saat ini management have considered that such a restructuring or event
dan sejalan dengan panduan yang dikeluarkan oleh Ikatan may not automatically trigger a significant increase in credit risk if
Akuntan Indonesia, manajemen telah mempertimbangkan bahwa the borrower would be expected to recover and fulfill their
restrukturisasi atau peristiwa mungkin tidak secara otomatis contractual obligations after the end of the restructuring or
memicu peningkatan risiko kredit yang signifikan jika peminjam relaxation period.
diharapkan untuk memulihkan dan memenuhi kewajiban
kontraktual mereka setelah akhir periode restrukturisasi atau
relaksasi.
Berdasarkan Siaran Pers Otoritas Jasa Keuangan No.SP- Based on the Financial Services Authority Press Release No.SP-
41/OJK/GKPB/III/2024 tanggal 31 Maret 2024, stimulus relaksasi 41/OJK/GKPB/III/2024 dated March 31, 2024, the banking credit
kredit perbankan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 relaxation stimulus in the context of handling the Covid-19
dinyatakan berakhir. pandemic was declared over.
Asumsi dan pertimbangan utama dalam menentukan Key assumptions and judgments in determining expected
kerugian kredit ekspektasian credit loss
Variabel Makro Ekonomi (MEV) Macro Economic Variable (MEV)
Lingkungan ekonomi yang berkembang adalah penentu utama dari The developing economic environment is the key determinant of
kemampuan nasabah Bank untuk memenuhi kewajiban mereka the ability of a Bank's customer to meet their obligations as they
saat jatuh tempo. Ini adalah prinsip dasar PSAK 109 bahwa fall due. It is a fundamental principle of PSAK 109 that the
potensi kerugian kredit di masa depan harus bergantung tidak potential future credit losses should depend not just on the health
hanya pada kesehatan ekonomi saat ini, tetapi juga harus of the economy today, but should also take into account potential
memperhitungkan kemungkinan perubahan pada lingkungan changes to the economic environment. For example, if the Bank
ekonomi. Misalnya, jika Bank mengantisipasi perlambatan tajam was to anticipate a sharp slowdown in the world economy, Bank
dalam ekonomi dunia, Bank harus membentuk lebih banyak should make more provisions today to absorb the credit losses
cadangan hari ini untuk menyerap kerugian kredit yang likely to occur in the near future.
kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.
Untuk menangkap efek perubahan pada lingkungan ekonomi, To capture the effect of changes to the economic environment,
model PD digunakan untuk menghitung kerugian kredit PD model is used to calculate expected credit loss, by
ekspektasian, dengan memasukkan informasi forward looking incorporating forward-looking information in the form of forecasts
dalam bentuk perkiraan nilai-nilai variabel ekonomi yang of the values of economic variables that are likely to have an
kemungkinan akan berdampak pada kemampuan pembayaran effect on the repayment ability of the Bank's customer.
kembali nasabah Bank.
Berbagai MEV digunakan untuk setiap model PD, tergantung pada Various of MEVs are used for each PD model, depending on the
hasil analisis statistik kesesuaian MEV dengan PD serta statistical analysis result of appropriateness of the MEV with PD
konsensus dari pakar kredit. Diantaranya adalah Produk Domestik as well as consensus from credit expert. Amongst others are
Bruto (PDB) dan Indeks Harga Konsumen. Gross Domestic Product (GDP) and Consumer Pricing Index.
Bank menggunakan metode pemodelan untuk memproyeksikan The Banks uses modeling method to forecast the MEV in the
MEV di masa depan. Bank menggunakan 3 skenario untuk future. The Bank uses 3 modeling scenarios, i.e. normal, lower
pemodelan, yaitu normal, batas prediksi bawah dan batas prediksi prediction limit and upper prediction limit. The Bank will give
atas. Bank akan memberikan bobot pada ketiga skenario tersebut weight to all three scenarios to obtain the base forecast for each
untuk memperoleh proyeksi dasar untuk setiap MEV. Semua MEV. All projections are updated on a yearly basis.
proyeksi diperbarui setiap satu tahun.
92
BANK SULSELBAR
882
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 883
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) (iii) Credit quality of financial assets (continued)
Asumsi dan pertimbangan utama dalam menentukan Key assumptions and judgments in determining expected
kerugian kredit ekspektasian (lanjutan) credit loss (continued)
Sensitivitas MEV terhadap ECL Sensitivity of MEV to ECL
Perhitungan ECL bergantung pada beberapa variabel dan pada The ECL calculation relies on multiple variables and is inherently
dasarnya tidak linier dan tergantung pada portofolio, yang non-linear and portfolio-dependent, which implies that no single
menyiratkan bahwa tidak ada analisis tunggal yang dapat analysis can fully demonstrate the sensitivity of the expected
sepenuhnya menunjukkan sensitivitas kerugian kredit credit loss to changes in the MEVs. The Bank believes that
ekspektasian terhadap perubahan dalam MEV. Bank sensitivity should be performed to all variables, instead of single
berkeyakinan bahwa sensitivitas harus dilakukan terhadap seluruh variable, as this aligns with the multi-variable nature of the ECL
variabel, alih-alih variabel tunggal, karena hal ini sejalan dengan calculation.
sifat multi-variabel dari perhitungan ECL.
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena adanya pergerakan Market risk is the risk arising due to movements in market factors
faktor pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki oleh (adverse movement) of the portfolio held by the Bank, which can be
Bank, yang dapat merugikan Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar. detrimental to the Bank such interest rates and exchange rates.
Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat dampak perubahan The Bank measures the foreign exchange risk to understand the
nilai tukar pada pendapatan dan modal Bank. Untuk mengelola dan impact of the exchange rate movement on the Bank’s revenue and
memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi secara internal capital. In order to manage and mitigate the foreign exchange risk,
ditetapkan jauh dibawah limit posisi devisa neto yang ditetapkan predefined limits are set below net open position limit that defined by
regulator. Bank juga memonitor stop loss limit untuk menjaga tingkat regulator. The Bank also monitor stop loss limit to maintain loss rate
kerugian karena pergerakan nilai pasar tidak melebihi kisaran yang due to movement of market value do not not exceed the specified
telah ditetapkan. range.
Risiko mata uang asing timbul dari adanya posisi neraca dan Foreign exchange risk arise from on and offbalance sheet positions
komitmen dan kontinjensi (off-balance sheet) baik di sisi aset maupun both on the asset and liability sides through transactions in foreign
liabilitas yang timbul melalui transaksi mata uang asing. currencies.
(i) Posisi Devisa Neto (PDN) (i) Net Open Position (NOP)
Posisi devisa neto (PDN) sesuai Peraturan OJK diungkapkan The net open position (NOP) in accordance with Financial
pada Catatan 50n. Service Authority Rule are disclosed in Note 50n.
(ii) Eksposur Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing (ii) Bank’s exposure to foreign currency exchange risk
Tabel dibawah ini mengikhtisarkan eksposur Bank atas risiko nilai The table below summarises Bank’s exposure to foreign currency
tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. exchange rate risk as of December 31, 2024 and 2023. Included
Termasuk di dalamnya adalah instrumen keuangan Bank pada in the table are Bank’s financial instruments at carrying amounts,
nilai tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis mata uang. categorised by currency.
2024
Dolar Amerika
Serikat/ Riyal Saudi Arabia/
United States Dolar Singapura/ Saudi Arabian Jumlah/
Dollar Singapore Dollar Riyal Total
Aset Assets
Kas 959.725.800 134.953.770 106.437.622 1.201.117.192 Cash
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 8.159.285.000 - - 8.159.285.000 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 12.668.436.140 223.921.498 - 12.892.357.638 Current account with other banks
Kredit yang diberikan 323.140.000.000 - - 323.140.000.000 Loans
344.927.446.940 358.875.268 106.437.622 345.392.759.830
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari
nasabah 110.012.487.089 - - 110.012.487.089 Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 113.099.000.000 - - 113.099.000.000 Deposits from other banks
223.111.487.089 - - 223.111.487.089
-
Laporan posisi Statement of financinal
keuangan - bersih 121.815.959.851 358.875.268 106.437.622 122.281.272.741 position - net
Laporan posisi keuangan - Statement of financinal
bersih (absolut) 121.815.959.851 358.875.268 106.437.622 122.281.272.741 position - net (absolute)
93
BANK SULSELBAR
883
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 884
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(ii) Eksposur Bank atas risiko nilai tukar mata uang asing (ii) Bank’s exposure to foreign currency exchange risk
(lanjutan) (continued)
2023
Dolar Amerika
Serikat/ Riyal Saudi Arabia/
United States Dolar Singapura/ Saudi Arabian Jumlah/
Dollar Singapore Dollar Riyal Total
Aset Assets
Kas 618.331.950 170.404.362 123.318.300 912.054.612 Cash
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 4.060.457.000 - - 4.060.457.000 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 10.389.428.644 226.520.217 - 10.615.948.861 Current account with other banks
Kredit yang diberikan 221.626.443.586 - - 221.626.443.586 Loans
236.694.661.180 396.924.579 123.318.300 237.214.904.059
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari
nasabah 105.470.631.185 - - 105.470.631.185 Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 77.195.000.000 - - 77.195.000.000 Deposits from other banks
182.665.631.185 - - 182.665.631.185
-
Laporan posisi Statement of financial
keuangan - bersih 54.029.029.995 396.924.579 123.318.300 54.549.272.874 position - net
Laporan posisi keuangan - Statement of financial
bersih (absolut) 54.029.029.995 396.924.579 123.318.300 54.549.272.874 position - net (absolute)
(iii) Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing (iii) Balances of monetary assets and liabilities in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2024
Mata Uang Asing/
Ekuivalen Rupiah/ Foreign
Rupiah Equivalent Currencies
Aset Assets
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 959.725.800 59.400 United States Dollar
Dolar Singapura 134.953.770 11.350 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 106.437.622 24.753 Saudi Arabian Riyal
Giro pada Bank Indonesia Current account with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 8.159.285.000 505.000 United States Dollar
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 12.668.436.140 784.083 United States Dollar
Dolar Singapura 223.921.498 18.833 Singapore Dollar
Kredit yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 323.140.000.000 20.000.000 United States Dollar
Jumlah aset 345.392.759.830 21.403.419 Total assets
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 126.131.559 7.807 Current accounts
Tabungan 1.194.768.788 73.947 Saving deposits
Deposito berjangka 108.691.586.742 6.727.213 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank call money 113.099.000.000 7.000.000 Interbank call money
Jumlah liabilitas 223.111.487.089 13.808.967 Total liabilities
-
94
BANK SULSELBAR
884
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 885
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
(iii) Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing (iii) Balances of monetary assets and liabilities in foreign
adalah sebagai berikut:(lanjutan) currencies are as follows: (continued)
2023
Mata Uang Asing/
Ekuivalen Rupiah/ Foreign
Rupiah Equivalent Currencies
Aset Assets
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 618.331.950 40.050 United States Dollar
Dolar Singapura 170.404.362 14.550 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 123.318.300 30.000 Saudi Arabian Riyal
Giro pada Bank Indonesia Current account with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 4.060.457.000 263.000 United States Dollar
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 10.389.428.644 672.934 United States Dollar
Dolar Singapura 226.520.217 19.341 Singapore Dollar
Kredit yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 221.626.443.586 14.354.974 United States Dollar
Jumlah aset 237.214.904.059 15.394.849 Total assets
-
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 56.310.973 3.647 Current accounts
Tabungan 1.464.530.726 94.859 Saving deposits
Deposito berjangka 103.949.789.486 6.732.935 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank call money 77.195.000.000 5.000.000 Interbank call money
Jumlah liabilitas 182.665.631.185 11.831.441 Total liabilities
-
Tujuan dari manajemen risiko pasar adalah untuk melakukan The objective of market risk management is to identify, measure,
identifikasi, pengukuran, pengendalian dan pengelolaan eksposur control and manage the market risk exposures within acceptable
risiko pasar dalam parameter yang dapat diterima, serta parameters, while maximizing returns.
memaksimalkan tingkat pengembalian.
Pengelolaan risiko pasar banking book dilakukan dengan Banking book market risk management is carried out by optimizing
mengoptimalkan struktur laporan posisi keuangan Bank untuk the structure of the Bank's financial position report to get maximum
mendapatkan imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang returns according to the level of risk that is acceptable to the Bank.
dapat diterima Bank. Pengendalian risiko pasar banking book Banking book market risk control is carried out by setting limits that
dilakukan dengan menetapkan limit yang mengacu pada ketentuan refer to regulatory and internal provisions that are monitored regularly
regulator dan internal yang dimonitor secara berkala oleh Satuan Kerja by the Risk Management Work Unit.
Manajemen Risiko.
Sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing risk Sources of interest rate risk in banking book are repricing risk
(repricing mismatch antara aset dan liabilitas), basis risk (penggunaan (repricing mismatch between assets and liabilities), basis risk (use of
suku bunga acuan yang berbeda), dan option risk (pelunasan kredit different reference interest rates), yield curve risk (change in shape
atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu). Bank menggunakan and slope yield curve) and option risk (prepayment of credit or early
repricing gap dan melakukan sensitivity analysis untuk memperoleh redemption of deposits). The bank uses a repricing gap and conducts
proyeksi perubahan Net Interest Income (NII). sensitivity analysis to obtain projections of changes in Net Interest
Income (NII).
Pemantauan terhadap risiko pasar dilakukan secara aktif dengan Monitoring of market risk is done actively by monitoring the progress
memonitor perkembangan suku bunga Bank Indonesia yang of Bank Indonesia rate issued by Bank Indonesia and analyze the
dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan menganalisa arah pergerakan direction of interest rate movements. The Bank has also set a
suku bunga. Bank juga menetapkan batas maksimum risiko pasar maximum limit that can be tolerated market risks and exposures per
yang dapat ditoleransi dan eksposur per jenis risiko. risk type.
Risiko suku bunga adalah potensi kerugian yang timbul akibat Interest rate risk is the potential loss arising from interest rate
pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi atau movements in the market opposite to the Bank or transactions that
transaksi Bank yang mengandung risiko suku bunga. contain interest rate risk.
95
BANK SULSELBAR
885
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 886
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tabel di bawah merangkum tingkat suku bunga efektif per tahun untuk The table below summarizes the effective interest rates per annum for
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023. the year ended December 31, 2024 and 2023.
2024 2023
Aset Assets
Giro pada bank lain 0,35% 0,46% Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Term deposit 5,91% 5,65% Term deposit
Deposit facility 5,31% 5,16% Deposit facility
Deposito berjangka 6,37% 6,11% Time deposits
Deposito on call 6,50% 6,21% Deposits on call
Interbank call money 6,24% 6,02% Interbank call money
Surat berharga Marketable securities
Obligasi Pemerintah 6,50% 6,29% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,98% 6,70% Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 6,29% 5,96% Sukuk Bank Indonesia
Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank 6,35% 5,84% Interbank Mudharabah Investment Certificates iB
Negotiable Certificate of Deposits (NCD) 6,53% 6,53% Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
Surat Berharga Syariah Negara 5,05% 5,05% Sharia Government Securities
Medium Term Note (MTN) 10,25% 10,25% Medium Term Note (MTN)
Tagihan surat berharga yang dibeli Receivable of marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali 6,00% 6,13% under resale agreement
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah Loans and sharia financing
Kredit yang diberikan 11,58% 10,87% Loans
Margin bagi hasil 9,36% 10,04% Profit sharing margin
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Rupiah Rupiah
Giro 1,54% 2,02% Current accounts
Tabungan 0,31% 0,91% Savings deposits
Deposito berjangka 4,39% 5,88% Time deposits
Deposito on call 5,41% 7,37% Deposits on call
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 0,00% 0,33% Current accounts
Tabungan 0,05% 0,23% Savings deposits
Deposito berjangka 3,64% 4,26% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Rupiah Rupiah
Giro 0,97% 0,97% Current accounts
Deposito berjangka 4,25% 5,57% Time deposits
Interbank call money 6,41% 5,72% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Interbank call money 5,58% 5,47% Interbank call money
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities of marketable securities sold under
dengan janji dibeli kembali 6,19% 5,81% repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 7,85% 7,38% Securities issued
Pinjaman yang diterima 6,87% 6,41% Borrowings
--- Sheet "MR" (Catatan 44.b.)
96
BANK SULSELBAR
886
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 887
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur instrumen keuangan Bank pada nilai The table below summarizes the Bank's exposure to financial instruments on the carrying
tercatatnya terhadap risiko tingkat suku bunga yang dikategorikan menurut mana yang value of the interest rate risk which are categorized according to which will be the first
terlebih dahulu antara tanggal repricing atau tanggal jatuh tempo: between the date of repricing or maturity dates:
2024
Nilai tercatat/ Kurang dari 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ 12 - 24 bulan/ Lebih dari 24 bulan/
Carrying value Less than 3 months 3 - 12 months 12 - 24 months More than 24 months
Aset Assets
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 - - - Current accounts with Bank Indonesia
Laporan Keuangan
Financial Statements
Giro pada bank lain - bersih 15.311.939.764 15.311.939.764 - - - Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain - bersih 407.948.973.216 407.948.973.216 - - - and other banks - net
Surat berharga - bersih 6.165.112.826.414 2.072.745.466.737 3.573.740.996.590 - 518.626.363.087 Marketable securities - net
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 395.617.165.204 395.617.165.204 - - - purchased under resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 834.340.906 - - - Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - bersih 22.896.192.133.050 236.469.502.480 392.791.569.337 722.222.803.291 21.544.708.257.942 sharia financing - net
Tagihan akseptasi 73.756.652.179 57.926.399.013 15.830.253.166 - - Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 25.107.519.000 - - - Investment
Jumlah 31.022.122.036.706 4.254.201.793.293 3.982.362.819.093 722.222.803.291 22.063.334.621.029 Total
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 19.387.361.033.378 12.364.262.569.576 6.920.360.322.786 33.856.086.866 68.882.054.150 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.083.531.266.760 2.082.531.266.760 1.000.000.000 - - Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang Liabilities of marketable securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 641.801.832.127 641.801.832.127 - - - under repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 1.611.446.266.298 600.000.000.000 391.956.460.136 619.489.806.162 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 1.581.966.056.250 500.000.000.000 1.050.000.000.000 - 31.966.056.250 Borrowings
Liabilitas sewa 30.683.838.562 8.919.167.616 13.350.156.245 6.934.595.484 1.479.919.217 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 790.646.804.868 602.557.204.868 188.089.600.000 - - Temporary syirkah funds
Jumlah 26.127.437.098.243 16.800.072.040.947 8.564.756.539.167 660.280.488.512 102.328.029.617 Total
Jumlah maturity gap 4.894.684.938.463 (12.545.870.247.654) (4.582.393.720.074) 61.942.314.779 21.961.006.591.412 Total maturity gap
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
97
887
Page 888
888
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BANK SULSELBAR
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
2023
Nilai tercatat/ Kurang dari 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ 12 - 24 bulan/ Lebih dari 24 bulan/
Carrying value Less than 3 months 3 - 12 months 12 - 24 months More than 24 months
Aset Assets
Giro pada Bank Indonesia 1.328.366.393.147 1.328.366.393.147 - - - Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - bersih 98.116.892.170 98.116.892.170 - - - Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Indonesia dan bank lain - bersih 941.507.462.763 941.507.462.763 - - - and other banks - net
Surat berharga - bersih 3.372.155.065.283 776.000.000.000 2.114.050.822.149 1.867.742.000 480.236.501.134 Marketable securities - net
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 1.668.582.175.068 1.668.582.175.068 - - - purchased under resale agreement
Tagihan derivatif 884.869.805 884.869.805 - - - Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - bersih 21.969.883.708.187 172.535.649.671 689.000.286.270 620.271.257.499 20.488.076.514.747 sharia financing - net
Tagihan akseptasi - bersih 93.895.244.459 84.998.969.797 8.896.274.662 - - Acceptance receivables - net
Penyertaan 103.904.000 103.904.000 - - - Investment
Jumlah 29.473.495.714.882 5.071.096.316.421 2.811.947.383.081 622.138.999.499 20.968.313.015.881 Total
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 19.428.196.983.278 14.426.193.744.199 4.955.080.386.914 14.217.589.958 32.705.262.207 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.577.969.518.471 1.566.969.518.471 11.000.000.000 - - Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 13.842.794 13.842.794 - - - Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 2.020.321.389.309 380.000.000.000 - 629.635.673.425 1.010.685.715.884 Securities issued
Pinjaman yang diterima 843.322.508.000 - 843.322.508.000 - - Borrowings
Liabilitas sewa 50.690.052.493 10.567.721.293 23.283.149.348 11.388.230.462 5.450.951.390 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 710.466.646.209 524.118.746.209 186.347.900.000 - - Temporary syirkah funds
Jumlah 24.630.980.940.554 16.907.863.572.966 6.019.033.944.262 655.241.493.845 1.048.841.929.481 Total
Jumlah maturity gap 4.842.514.774.328 (11.836.767.256.545) (3.207.086.561.181) (33.102.494.346) 19.919.471.086.400 Total maturity gap
98
Page 889
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam The Bank places great importance on maintaining adequate liquidity
memenuhi komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya, baik in fulfilling its commitments to customers and other parties, both in the
dalam rangka pemberian kredit, pembayaran kembali simpanan context of lending, repaying customer deposits, and to meeting
nasabah, maupun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas operasional. operational liquidity needs.
Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aset likuid The bank maintains liquidity by maintaining a sufficient amount of
yang cukup untuk membayar simpanan para nasabah, dan menjaga liquid assets to repay customers' deposits, and by maintaining the
agar jumlah aset yang jatuh tempo pada setiap periode dapat amount of assets that are due in each period to cover the amount of
menutupi jumlah liabilitas yang jatuh tempo. liabilities that are due.
Peringkat manajemen risiko likuiditas diuraikan sebagai berikut: The liquidity risk management rating is described as follows:
- Rasio pendanaan non inti dibandingkan total pendanaan - The ratio of non-core funding compared to total funding
mengalami penurunan dari 43,2% pada periode sebelumnya decreased from 43.2% in the previous period to 54.3%.
menjadi 54,3%.
- Pergerakan DPK dalam periode Oktober - Desember 2024 masih - The movement of deposits in the period October - December
dalam batas toleransi Maximum Cumulative Outflow (MCO) 2024 is still within the maximum tolerance limit for the bank's
internal Bank. Tidak terdapat pelampauan limit sesuai kebijakan internal Maximum Cumulative Outflow (MCO). There is no limit
Contingency Funding Plan (CFP) Bank. exceedance according to the Bank's Contingency Funding Plan
(CFP) policy.
- Proyeksi cashflow Bank memiliki mismatch gap negatif sampai - The Bank's cashflow projections have a negative mismatch gap
satu tahun dan positif di atas satu tahun. of up to one year and positive over one year.
- Rasio AL/NCD Bank posisi Desember 2024 berada pada rentang - The Bank's AL/NCD ratio as of December 2024 is in the range of
91,4% sampai dengan 171.5% yang masih berada diatas 91.4% to 171.5% which is still above the specified threshold,
threshold yang ditetapkan, begitu pula untuk rasio AL + NAB / likewise for the Bank's AL + NAB / NCD ratio which is in the
NCD Bank yang berada pada rentang 50,8% sampai dengan range of 50.8% to 108.0%.
108,0%.
- Dengan reputasi baik, bank telah memiliki alternatif akses sumber - With a good reputation, the bank has had alternative access to
pendanaan yang memadai meliputi antara lain: Pinjaman antar adequate funding sources including among others: Inter-bank
bank dengan jumlah counterparty cukup signifikan yaitu sebanyak loans with a significant number of counterparties, namely ±80,
±80, Penerbitan Obligasi Tahap III, kerjasama pendanaan dengan Bonds Phase III, funding cooperation with other banks (bilateral
bank lain (bilateral loan) dan penjualan aset khususnya kredit loans) and asset sales, especially consumer loans. to other
konsumtif kepada bank lain. banks.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah melakukan penyempurnaan tata kelola organisasi dan - The Bank has made improvements to the organizational
kebijakan treasury. governance and treasury policies.
- Bank telah menetapkan risk appetite terkait dengan risiko - The Bank has set a risk appetite related to liquidity risk.
likuiditas.
- Terdapat pelampauan Risk Tolerance Loan to Deposit Ratio - There was an excess of the Bank's Risk Tolerance Loan to
(LDR) Bank pada bulan Desember 2024 dimana risk tolerance Deposit Ratio (LDR) in December 2024 where the risk tolerance
sebesar maksimal 116,16% sedangkan rasio LDR berada pada was a maximum of 111.16% while the LDR ratio was on 116.24%
116,24%. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada bulan The Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) in December
Desember 2024 secara rata-rata harian sebesar 109,62% dengan 2024 averaged daily at 109.62% with a Risk Tolerance of 105%.
Risk Tolerance sebesar 105%.
d. Risiko operasional d. Operational risk
Risiko operasional berhubungan dengan risiko kerugian yang dihadapi Operational risks associated with the risk of loss faced by the Bank as
Bank akibat dari pelanggaran karyawan, tidak berfungsinya proses a result of violations of employees, malfunction of the internal
internal, kegagalan sistem dan masalah-masalah dari eksternal yang processes, system failures and external problems affecting the
mempengaruhi operasional Bank. operations of the Bank.
Fokus penerapan manajemen risiko operasional adalah pelaksanaan The focus of the implementation of operational risk management is
pengawasan internal yang melekat di dalam setiap proses implementation of internal control that is inherent in every operational
operasional, peningkatan risk awareness dan pengelolaan risiko processes, increased risk awareness and risk management products
produk dan aktivitas baru. and activities.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Bank memiliki jaringan kantor yang cukup besar dengan produk - The Bank has a fairly large office network with quite a variety of
yang cukup beragam. Jaringan kantor kas lebih digunakan untuk products. The cash office network is more used to make
melakukan pembayaran terhadap gaji PNS. payments to the salaries of civil servants.
- Bank memiliki aset Rp32.509.228.051.279 dengan jumlah kantor - The bank has assets of Rp32,509,228,051,279 with 47 branch
cabang 47, kantor fungsional 54, payment point 85, mobil kas 18, offices, 54 functional offices, 85 payment points, 18 cash cars,
jumlah ATM/CRM 588 unit serta konter layanan syariah 96 dan 588 ATM/CRM units as well as 96 sharia service counters and
layanan digital banking yaitu mobile banking & internet banking . digital banking services, namely mobile banking & internet
banking.
- Dengan jaringan kantor yang cukup besar, bank telah melakukan - With a fairly large office network, the bank has carried out a
pemetaan untuk memastikan kecukupan SDM. Telah dilakukan mapping to ensure the adequacy of human resources. The
pemenuhan pegawai di Kantor Cabang dan Kantor Kas, namun fulfillment of employees at Branch Offices and Cash Offices has
perlu ditingkatkan kualifikasinya untuk meminimalisir kelemahan been carried out, but qualifications need to be improved to
Sistem Pengendalian Internal. minimize weaknesses in the Internal Control System.
- Bank telah memiliki alat ukur kinerja pegawai dan telah - The Bank already has an employee performance measurement
diselaraskan dengan sasaran strategis bank. tool and it has been aligned with the bank's strategic objectives.
99
BANK SULSELBAR
889
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 890
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko operasional (lanjutan) d. Operational risk (continued)
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Perbaikan mitigasi risiko operasional khususnya external events - Improved operational risk mitigation, especially external events
melalui Business Continuity Management System (BCMS). through the Business Continuity Management System (BCMS).
- Kerangka Business Continuity Plan (BCP) telah dilaksanakan dan - The Business Continuity Plan (BCP) framework has been
diuji berkala. implemented and periodically tested.
- Masih terdapat perangkapan fungsi dalam pelaksanaan - There are still multiple functions in the implementation of Bank
operasional Bank. operations.
e. Risiko hukum e. Legal risk
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan oleh adanya Legal risk is the risk caused by deficiencies in the juridical aspect,
kelemahan aspek yuridis, yang antara lain disebabkan adanya which is partly due to lawsuits, the absence of legislation that
tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang supports or weakness of such non-compliance with the terms of
mendukung atau kelemahan pengikatan seperti tidak dipenuhinya binding contract and validity of collateral.
syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan.
Pengelolaan risiko hukum dilakukan untuk memastikan agar seluruh Legal risk management is done to ensure that all activities of the
aktivitas dan hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak ketiga Bank's and its relationships with third parties is based on rules and
didasarkan pada aturan dan persyaratan yang dapat melindungi requirements which protects the interests of the Bank in law.
kepentingan Bank dari segi hukum.
Untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan To identify, measure, monitor and control legal risk, the company has
risiko hukum, perseroan telah memiliki Satuan Kerja Kepatuhan di a Compliance Unit at the Head Office which has two parts, namely
Kantor Pusat yang memiliki dua bagian yaitu Bagian Hukum dan the Legal and Compliance Section and the Customer Introduction
Kepatuhan dan Bagian Pengenalan Nasabah. Section.
Risiko bawaan: Inherent risk:
Dalam periode laporan, terdapat gugatan hukum yang berpotensi During the reporting period, there were legal claims that had the
menimbulkan kerugian Bank sebagai berikut: potential to cause losses to the Bank as follows:
- Gugatan dari Muhammad Rafie Baharuddin dimana hasil putusan - The lawsuit from Muhammad Rafie Baharuddin where the result
PN dan PT yaitu mengabulkan sebagian gugatan yaitu membayar of the PN and PT's decision was to grant part of the lawsuit,
kepada yang bersangkutan atas kehilangan uang tunai dari namely paying the person concerned for the loss of cash from the
rekening sebesar Rp131.485.906. Bank mengajukan permohonan account amounting to Rp131,485,906. The Bank submitted a
kasasi dan masih menunggu putusan atas permohonan kasasi cassation request and is still waiting for a decision on the
yang diajukan oleh Bank. cassation request submitted by the Bank.
- Gugatan dari Nanna dimana hasil putusan PN dan PT yaitu - The lawsuit from Nanna where the result of the PN and PT's
mengabulkan sebagian yaitu menghukum Hermin selaku Tergugat decision was to partially grant it, namely punishing Hermin as
I dan Kepala Cabang PT Bank Sulselbar Cabang Mamuju selaku Defendant I and the Branch Head of PT Bank Sulselbar Mamuju
Tergugat II untuk mengembalikan uang Penggugat senilai Branch as Defendant II to return the Plaintiff's money worth
Rp500.000.000 dikurangkan dengan cashback yang telah diterima Rp500,000,000 minus the cashback that the Plaintiff had
Penggugat senilai Rp26.085.000 secara bersama-sama. Bank received worth Rp26,085,000 together. The Bank submitted a
mengajukan permohonan kasasi dan hasil putusan kasasi yaitu cassation request and the result of the cassation decision was to
menolak permohonan kasasi Bank. reject the Bank's cassation request.
- Dalam melaksanakan perikatan dengan pihak lain, keberadaan - In carrying out an engagement with another party, the existence
dokumen pendukung yang cukup memenuhi klausul perjanjian. of supporting documents that are sufficient to fulfill the agreement
clauses.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah membentuk Unit Corporate Legal pada Divisi - The Bank has established a Corporate Legal Unit in the
Corporate Secretary untuk menangani proses litigasi. Prosedur Corporate Secretary Division to handle the litigation process.
dan tata kerja telah didukung dengan kebijakan dan SOP. Procedures and work procedures have been supported by
policies and SOPs.
- Seluruh perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga telah terlebih - All cooperation agreements with third parties have gone through
dahulu melalui proses pengkajian di Divisi Kepatuhan. a review process in the Compliance Division.
- Dalam proses litigasi bank bekerja sama dengan konsultan - In the litigation process the bank works with a legal consultant.
hukum.
- Proses reviu perjanjian terhadap perubahan dari best practice - The review agreement process for changes to best practice or
atau perundang-undangan perlu peningkatan. legislation needs to be improved.
100
BANK SULSELBAR
890
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 891
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
f. Risiko stategis f. Strategic risk
Pelaksanaan strategi, visi dan misi yang tidak tepat serta pengambilan Implementation of the strategy, vision and mission improper and
keputusan bisnis yang tidak sejalan dengan perubahan eksternal business decisions that are not in line with the external changes could
dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis Bank. affect the continuity of Bank's business.
Dalam kaitannya dengan hal tersebut di atas, bank telah membentuk, In connection with the foregoing, the bank has established, formulate,
merumuskan, menyusun dan memantau pelaksanaan strategi organize and monitor the implementation of the strategies including
termasuk corporate and business plan. Selain itu bank menetapkan preparation of corporate and business plan. In addition the bank set a
sejumlah indikator penting yang disesuaikan dengan kecukupan aset, number of important indicators that are tailored to the adequacy of
permodalan dan kondisi perubahan pasar agar bisnis bank tetap assets, capital and market conditions change so that the bank's
tumbuh dan terus meningkatkan kepercayaan bagi para stakeholder business will continue to grow and continue to increase the trust of
dan shareholder. the stakeholders and shareholders.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Strategi Bank relatif berisiko rendah dan strategi usaha ke depan - The Bank's strategy is relatively low risk and future business
diarahkan pada usaha yang sama. strategies are directed at the same business.
- Penetapan sasaran strategis bisnis telah mempertimbangkan - The determination of strategic business targets has taken into
kondisi internal Bank. account the Bank's internal conditions.
- Bank telah melakukan langkah terkait dengan peningkatan kredit - The Bank has taken steps related to increasing productive credit.
produktif.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan kategori satisfactory The quality of risk management implementation in the Satisfactory
yaitu dengan uraian sebagai berikut: category is described as follows:
- Bank telah menetapkan risk appetite dan telah menjadi dasar - The bank has implemented a risk appetite and has become the
dalam penetapan strategi Bank. basis for implementing strategy Bank.
- Telah dilakukan pengkinian terhadap pedoman penyusunan hirarki - An update has been made on the guidelines for compiling a
baku dalam ketentuan internal. standard hierarchy in internal regulations.
- Peningkatan pengetahuan dan kompetensi SDM yang - Increasing the knowledge and competency of human resources
bertanggung jawab dalam pengelolaan program penerapan dan responsible for managing the implementation program and
pelaporan APU, PPT serta PPPSPM telah dilakukan secara reporting on APU, PPT and PPPSPM has been carried out on an
berkelanjutan. ongoing basis.
- Sistem Regulation Center telah diintegrasikan ke dalam e- - The Regulation Center system has been integrated into e-
learning dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan learning and is expected to increase employee knowledge and
kesadaran pegawai terkait regulasi. awareness regarding regulations.
g. Risiko kepatuhan g. Compliance risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul ketika Bank tidak Compliance risk is the risk that arises when the Bank does not comply
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan or do not implement laws and other rules. Compliance risk, if not
dan ketentuan lain yang berlaku. Risiko kepatuhan, jika tidak dikelola managed properly, will potentially imposed of fines, penalties, or
dengan baik, berpotensi pada pengenaan denda, hukuman, atau damage to reputation.
rusaknya reputasi.
Hal penting dalam penerapan risiko kepatuhan adalah untuk It is important in the implementation of compliance risk is to ensure
memastikan dipatuhinya ketentuan-ketentuan eksternal/internal compliance with the provisions of the external/internal policies or
sebelum kebijakan atau prosedur disetujui direksi termasuk keputusan- procedures approved before directors including management
keputusan manajemen yang akan diambil. decisions to be taken.
101
BANK SULSELBAR
891
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 892
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
g. Risiko kepatuhan (lanjutan) g. Compliance risk (continued)
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan kategori satisfactory The quality of risk management implementation in the Satisfactory
yaitu dengan uraian sebagai berikut: category is described as follows:
- Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam - Active oversight by the Board of Commissioners and Board of
pemantauan tindaklanjut temuan dan pemenuhan komitmen Bank Directors in monitoring the follow-up of findings and fulfillment of
memadai. Bank commitments is adequate.
- Telah dilakukan perbaikan dan update pada aplikasi AML. Divisi - Improvements and updates have been made to the AML
Teknologi Informasi juga telah mengembangkan aplikasi application. The Information Technology Division has also
pendamping AML untuk memastikan seluruh Transaksi Keuangan developed an AML companion application to ensure that all Cash
Tunai yang seharusnya dilaporkan dapat terpantau dan dilaporkan Financial Transactions that should be reported can be monitored
sesuai regulasi. and reported according to regulations.
- Peningkatan pengetahuan dan kompetensi SDM yang - Increasing the knowledge and competence of human resources
bertanggung jawab dalam pengelolaan program dan pelaporan who are responsible for program management and APU-PPT
APU-PPT telah dilakukan secara berkelanjutan. reporting has been carried out on an ongoing basis.
- Sistem Regulation Center sedang dalam proses pengadaan dan - The Regulation Center system is currently in the procurement
diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran process and is expected to increase employee knowledge and
pegawai terkait regulasi. awareness regarding regulations.
- Dengan adanya Departemen Regulasi pada Divisi Kepatuhan, - With the existence of the Regulation Department in the
telah dilakukan reviu atas ketentuan-ketentuan secara berkala. Compliance Division, a review of the provisions has been carried
out on a regular basis.
h. Risiko reputasi h. Reputation risk
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan Reputation risk is the risk due to decreased levels of stakeholder
stakeholder yang bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. confidence that comes from a negative perception of the Bank.
Identifikasi risiko reputasi dilakukan secara berkala sesuai dengan Identification of reputation risk is performed regularly in accordance
pengalaman kerugian di masa lalu yang disebabkan oleh risiko with past experience losses due to reputation risk. The risk
reputasi. Penilaian risiko reputasi dilakukan secara kualitatif antara assessment is conducted qualitatively among other sources of news
lain bersumber dari pemberitaan dan komentar negatif yang muncul and negative comments arising from the public and customer
dari masyarakat dan keluhan nasabah terhadap pelayanan Bank, complaints against banking services, behavior of Bank employees in
perilaku karyawan Bank dalam melayani nasabah dan sistem serving customers and communication systems of the Bank.
komunikasi Bank.
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko (RBBR) - Rating of Bank Soundness Based on Risk (RBBR) in PK-2
pada PK-2 (Sehat) dan profil Risiko yang berada pada PK-2 dinilai (Healthy)and Risk profile in PK-2 is considered to be able to
dapat memberikan respon yang positif atas reputasi Bank. provide a positive response to the Bank's reputation.
- Terdapat publikasi negatif terkait bank pada periode laporan, yaitu - There was negative publicity related to the bank during the
adanya dugaan uang palsu yang berasal dari Bank. Tindak lanjut reporting period, namely allegations of counterfeit money
atas publikasi negatif antara lain Bank memberikan press release originating from the bank. Follow up to negative publications
terhadap media rekanan terkait edukasi dan waspada terhadap includes the Bank providing press releases to partner media
uang palsu sekaligus menginformasikan tentang tindakan preventif regarding education and alertness to counterfeit money as well
Bank. as informing about the Bank's preventive actions.
- Penyelesaian pengaduan nasabah periode laporan dengan - The settlement of customer complaints in the reporting period
penyelesaian pengaduan tanpa perpanjangan waktu (maksimal 20 with the resolution of complaints without an extension of time
Hari Kerja) tetap konsisten di atas 80% dari total jumlah (maximal 20 Business Days) remains consistently above 80% of
pengaduan selama satu tahun terakhir. the total number of complaints during the past year.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Bank telah membentuk Divisi Corporate Secretary untuk - The Bank has formed a Corporate Secretary Division to handle
penanganan reputasi Bank. the reputation of the Bank.
- Pelaksanaan fungsi UP3N (Unit Penanganan Penyelesaian - The implementation of the functions of UP3N (Customer
Pengaduan Nasabah) kantor cabang dan kantor pusat telah Complaints Handling Unit) branch offices and head office has
memadai. been adequate.
- Terdapat Surat Edaran perihal Ketentuan Strategi dan Protokol - There is a Circular regarding Provisions for Strategies and
Penanganan Berita Negatif dan Krisis. Protocols for Handling Negative News and Crisis.
102
BANK SULSELBAR
892
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 893
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
44. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 44. RISK MANAGEMENT (continued)
i. Risiko imbalan pasti i. Defined reward risk
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Imbal hasil Dana Pihak Ke-III (DPK) selama 6 bulan terakhir - The return on Third Party Funds (DPK) for the last 6 months has
mengalami peningkatan. increase.
- Kondisi GAP negatif antara RSA dan RSL, membuat Bank harus - GAP conditions are negative between RSA and RSL, making the
berhati-hati dalam menentukan nisbah simpanan mudharabah. Banks must be careful in determining the ratio of mudharabah
savings.
- Volatilitas Imbal hasil yang terlalu besar menyebabkan perubahan - Volatility yield that is too large causes significant changes in
likuiditas yang cukup signifikan serta berdampak pada reputasi liquidity and has an impact on the Bank's reputation
Bank.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar telah mengefektifkan produk - Bank Sulselbar's Syariah Business Unit has made Wadiah-based
Giro berbasis Wadiah yang cukup signifikan dalam mengimbangi Giro products effective, which is quite significant in balancing
produk-produk berbasis bagi hasil. profit-based products.
- Rata-rata alokasi dana program untuk pembiayaan KPR yang - The average allocation of program funds for long-term mortgage
jangka panjang (> 10 tahun) maka di backup oleh dana program financing (> 10 years) is then backed up by program funds which
yang dikelompokkan dengan skim wadiah/titipan. are grouped with a wadiah / deposit scheme.
- Bank menyesuaikan produk-produk pembiayaan bermargin relatif - Banks adapt financing products with relatively high margins, low
tinggi, berisiko rendah dan berdurasi jangka pendek seperti risk and short term duration such as gold Murabahah and gold
Murabahah emas dan Gadai emas dengan emas sebagai agunan Pawning with gold as liquid collateral.
yang likuid.
j. Risiko investasi j. Investment risk
Risiko bawaan: Inherent risk:
- Saat ini risiko ini masih terdistribusi ke dalam Risiko - Currently, this risk is still distributed into Credit Risk, considering
Kredit/Pembiayaan, mengingat saat ini portofolio pembiayaan that the current mudharabah/musyarakah financing portfolio is
mudharabah/musyarakah masih relatif rendah sebesar 26,14% still relatively low at 26,14% of all outstanding financing as of
dari seluruh outstanding pembiayaan per Desember 2024. Angka December 2024. This figure shows an increase when compared
ini menunjukkan adanya penurunan bila dibandingkan dengan to the September 2024 position of 27.33%.
posisi September 2024 sebesar 27,33%.
- Pembiayaan mudharabah/musyarakah yang disalurkan saat ini, - Mudharabah/musyarakah financing currently being distributed,
pembayarannya rata-rata masih konsisten sesuai dengan the payments on average are still consistent with the Bank's
ekspektasi Bank, namun ada beberapa debitur yang terdampak expectations, however there are several debtors who have been
bencana alam, sehingga tidak sesuai ekspektasi. affected by natural disasters, so they do not meet expectations.
Kualitas penerapan manajemen risiko dengan uraian sebagai berikut: The quality of the application of risk management with the following
description:
- Identifikasi dan pengukuran pembiayaan yang dikelola oleh kantor- - The identification and measurement of financing managed by
kantor cabang syariah telah diukur oleh Divisi Usaha Syariah sharia branch offices has been measured by the Sharia Business
secara reguler setiap bulannya, pemantauan dan pengendalian Division on a regular basis every month, monitoring and
risiko piutang dan pembiayaan ini dikategorikan baik karena risiko controlling the risk of receivables and financing is categorized as
sudah dapat diidentifikasi sebelum terjadinya masalah. good because the risk can be identified before the problem
occurs.
- Saat ini penyaluran dana Bank dialokasikan ke proyek-proyek - Currently, the Bank's fund distribution is allocated to projects that
yang di-backup dengan jaminan berupa fixed assets dimana risiko are backed up with collateral in the form of fixed assets where the
investasi ini dapat dimitigasi dengan baik. investment risk can be properly mitigated.
103
BANK SULSELBAR
893
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 894
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN 45. SEGMENT INFORMATION
a. Segmentasi usaha Bank menurut geografis gabungan konvensional a. The business segmentation of the Bank according to the geographical
dan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 combination of conventional and sharia business units for the year
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 606.448.084.392 53.196.768.200 1.641.065.000 661.285.917.592 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.200.780.183 7.147.581 104.012.000 15.311.939.764 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.165.112.826.414 - - 6.165.112.826.414 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 resale agreement
Tagihan derivatif 834.340.906 - - 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 17.568.683.636.659 4.076.557.688.423 1.250.950.807.968 22.896.192.133.050 sharia financing
Tagihan akseptasi 73.756.652.179 - - 73.756.652.179 Acceptance receivables
Penyertaan 25.107.519.000 - - 25.107.519.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 40.393.885.034 - - 40.393.885.034 Advance taxes
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 453.398.552.990 48.568.206.792 1.449.576.493 503.416.336.275 right of use assets
Aset tak berwujud 9.010.376.785 - - 9.010.376.785 Intangible assets
Aset pajak tangguhan 56.582.496.210 - - 56.582.496.210 Deferred tax assets
Aset lain-lain 193.441.159.887 22.792.723.062 176.186.176 216.410.069.125 Other assets
Jumlah aset 27.053.776.936.032 4.201.122.534.058 1.254.321.647.637 32.509.221.117.727 Total assets
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 983.606.567.103 3.791.298.316 20.068.937.261 1.007.466.802.680 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 17.850.842.224.278 1.200.302.385.345 336.216.423.755 19.387.361.033.378 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 733.255.915.918 57.353.355.176 - 790.609.271.094 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 2.063.437.575.711 20.093.691.049 - 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 37.533.774 - - 37.533.774 Temporary syirkah funds
Liabilitas atas surat berharga Liabilities of marketable securities
yang dijual dengan sold under
janji dibeli kembali 641.801.832.127 - - 641.801.832.127 repurchase agreement
Surat berharga
yang diterbitkan 1.611.446.266.298 - - 1.611.446.266.298 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1.581.966.056.250 - - 1.581.966.056.250 Borrowings
Utang pajak 23.922.827.786 202.714.565 2.507.007.467 26.632.549.818 Taxes payable
Imbalan kerja 90.889.783.310 - - 90.889.783.310 Employee benefits
Liabilitas sewa 25.012.726.032 4.392.115.690 1.278.996.840 30.683.838.562 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 126.842.517.845 883.591.419 1.283.200.976 129.009.310.240 Other liabilities
Total liabilitas dan Total liabilities and
25.733.061.826.432 1.287.019.151.560 361.354.566.299 27.381.435.544.291
dana syirkah temporer temporary syirkah funds
104
BANK SULSELBAR
894
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 895
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
a. Segmentasi usaha Bank menurut geografis gabungan konvensional a. The business segmentation of the Bank according to the geographical
dan unit usaha syariah tahun yang berakhir pada tanggal 31 combination of conventional and sharia business units for the year
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) ended December 31, 2024 and 2023 are as follows: (continued)
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 2.100.706.383.684 405.556.074.991 101.833.192.312 2.608.095.650.987 sharia income
Beban bunga dan syariah (708.539.840.937) (23.554.572.711) (324.832.331.398) (1.056.926.745.046) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 1.392.166.542.747 382.001.502.280 (222.999.139.086) 1.551.168.905.941 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 282.266.651.207 57.152.375.015 8.542.652.406 347.961.678.628 income
Beban operasional lain (968.226.744.687) (105.956.400.292) (33.175.280.641) (1.107.358.425.620) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional (122.768.779.321) (197.146.385.021) 306.667.316.251 (13.247.848.091) income (expenses)
Laba sebelum pajak 583.437.669.946 136.051.091.982 59.035.548.930 778.524.310.858 Income before tax
Beban pajak (120.864.450.281) - - (120.864.450.281) Tax expenses
Laba setelah pajak 462.573.219.665 136.051.091.982 59.035.548.930 657.659.860.577 Income after tax
2023
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 543.221.894.312 61.704.891.600 1.705.419.000 606.632.204.912 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 1.328.366.393.147 - - 1.328.366.393.147 with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 98.108.657.589 7.147.581 1.087.000 98.116.892.170 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 941.507.462.763 - - 941.507.462.763 and other banks
Surat berharga 3.372.155.065.283 - - 3.372.155.065.283 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga Receivable of marketable securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.668.582.175.068 - - 1.668.582.175.068 resale agreement
Tagihan derivatif 884.869.805 - - 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 16.952.754.336.811 3.787.730.182.462 1.229.399.188.914 21.969.883.708.187 sharia financing
Tagihan akseptasi 93.895.244.459 - - 93.895.244.459 Acceptance receivables
Penyertaan 103.904.000 - - 103.904.000 Investment
Pajak dibayar dimuka 79.494.454.067 - - 79.494.454.067 Advance taxes
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 423.023.039.435 50.336.238.747 2.415.967.360 475.775.245.542 right of use assets
Aset tak berwujud 11.759.348.296 - - 11.759.348.296 Intangible assets
Aset lain-lain 129.890.986.533 20.657.083.821 1.753.176.957 152.301.247.311 Other assets
Jumlah aset 25.643.747.831.568 3.920.435.544.211 1.235.274.839.231 30.799.458.215.010 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 1.077.304.100.940 14.962.368.932 19.406.156.693 1.111.672.626.565 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 12.844.154.982.846 1.286.723.595.208 5.297.318.405.224 19.428.196.983.278 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 669.534.897.290 40.895.212.453 - 710.430.109.743 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 1.562.979.380.369 14.990.138.102 - 1.577.969.518.471 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 36.536.466 - - 36.536.466 Temporary syirkah funds
Liabilitas derivatif 13.842.794 - - 13.842.794 Derivative liabilities
Surat berharga
yang diterbitkan 2.020.321.389.309 - - 2.020.321.389.309 Securities issued
Pinjaman yang diterima 843.322.508.000 - - 843.322.508.000 Borrowings
Utang pajak 20.755.261.043 857.448.993 3.016.947.590 24.629.657.626 Taxes payable
Imbalan kerja 90.156.224.660 - - 90.156.224.660 Employee benefits
Liabilitas pajak tangguhan 7.513.716.620 - - 7.513.716.620 Deferred tax liabilities
Liabilitas lain-lain 129.769.745.774 784.083.254 1.117.065.292 131.670.894.320 Other liabilities
Liabilitas sewa 42.348.883.742 6.572.700.900 1.768.467.851 50.690.052.493 Lease liabilities
Total liabilitas dan Total liabilities and
19.308.211.469.853 1.365.785.547.842 5.322.627.042.650 25.996.624.060.345
dana syirkah temporer temporary syirkah funds
105
BANK SULSELBAR
895
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 896
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
a. Segmentasi usaha Bank menurut geografis gabungan konvensional a. The business segmentation of the Bank according to the geographical
dan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 combination of conventional and sharia business units for the year
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) ended December 31, 2024 and 2023 are as follows: (continued)
2023
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 2.061.687.409.127 396.982.868.061 96.990.785.239 2.555.661.062.427 sharia income
Beban bunga dan syariah (626.254.379.018) (24.753.621.184) (325.643.908.050) (976.651.908.252) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 1.435.433.030.109 372.229.246.877 (228.653.122.811) 1.579.009.154.175 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 152.877.544.920 30.425.406.156 138.518.157.241 321.821.108.317 income
Beban operasional lain (918.526.310.160) (101.132.195.516) (193.858.109) (1.019.852.363.785) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional (198.534.103.610) (172.954.796.582) 358.075.145.251 (13.413.754.941) income (expenses)
Laba sebelum pajak 471.250.161.259 128.567.660.935 267.746.321.572 867.564.143.766 Income before tax
Beban pajak (200.658.715.284) - - (200.658.715.284) Tax expenses
Laba setelah pajak 270.591.445.975 128.567.660.935 267.746.321.572 666.905.428.482 Income after tax
b. Segmentasi usaha Bank menurut geografis unit usaha syariah untuk b. The Bank's business segmentation according to geographic sharia
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah business units for the year ended December 31, 2024 and 2023 are
sebagai berikut: as follows:
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 9.449.507.000 1.884.203.400 - 11.333.710.400 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 79.725.744.524 - - 79.725.744.524 with Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 146.467.909 - - 146.467.909 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 58.000.000.000 - - 58.000.000.000 and other banks
Surat berharga 1.489.574.742.000 - - 1.489.574.742.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 1.176.893.277.362 309.677.752.928 - 1.486.571.030.290 sharia financing
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 5.393.222.761 416.210.909 - 5.809.433.670 right of use assets
Aset lain-lain 10.184.501.238 3.068.484.042 - 13.252.985.280 Other assets
Jumlah aset 2.829.367.462.794 315.046.651.279 - 3.144.414.114.073 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 1.015.279.604 24.704.349 - 1.039.983.953 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 671.156.601.357 8.147.962.216 - 679.304.563.573 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 733.255.915.918 57.353.355.176 - 790.609.271.094 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 983.565.000 27.016.571 - 1.010.581.571 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 37.533.774 - - 37.533.774 Temporary syirkah funds
Utang pajak 372.803.120 19.622.509 - 392.425.629 Taxes payable
Surat berharga
yang diterbitkan 600.000.000.000 - - 600.000.000.000 Securities issued
Liabilitas sewa 515.469.709 62.598.543 - 578.068.252 Lease liabilities
Dana usaha 986.654.512.164 - - 986.654.512.164 Business funds
Saldo laba 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Retained earnings
Liabilitas lain-lain 5.763.154.991 333.320.144 - 6.096.475.135 Other liabilities
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and temporary
3.072.146.506.281 72.267.607.792 - 3.144.414.114.073
dana syirkah temporer syirkah funds
-
106
BANK SULSELBAR
896
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 897
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
b. Segmentasi usaha Bank menurut geografis unit usaha syariah untuk b. The Bank's business segmentation according to geographic sharia
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah business units for the year ended December 31, 2024 and 2023 are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2024
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 120.608.726.872 20.114.855.253 - 140.723.582.125 sharia income
Beban bunga dan syariah (21.304.675.165) (774.770.745) - (22.079.445.910) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 99.304.051.707 19.340.084.508 - 118.644.136.215 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 8.311.922.877 345.989.242 - 8.657.912.119 income
Beban operasional lain (83.610.777.546) (13.060.873.371) - (96.671.650.917) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional 48.386.473.606 (326.172.095) - 48.060.301.511 income (expenses)
Laba sebelum pajak 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Income before tax
Beban pajak - - - - Tax expenses
Laba setelah pajak 72.391.670.644 6.299.028.284 - 78.690.698.928 Income after tax
-
2023
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Aset Assets
Kas 7.042.269.700 1.556.327.200 - 8.598.596.900 Cash
Giro pada Current accounts
Bank Indonesia 25.817.242.636 - - 25.817.242.636 with Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 72.000.000.000 - - 72.000.000.000 and other banks
Surat berharga 826.332.742.000 - - 826.332.742.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 1.118.716.600.247 269.562.042.200 - 1.388.278.642.447 sharia financing
Aset tetap dan Fixed assets and
aset hak guna 5.288.001.420 368.114.880 - 5.656.116.300 right of use assets
Aset lain-lain 10.422.444.534 1.918.333.155 - 12.340.777.689 Other assets
Jumlah aset 2.065.619.300.537 273.404.817.435 - 2.339.024.117.972 Total assets
-
Liabilitas dan dana syirkah temporer Liabilities and temporary syirkah funds
Liabilitas segera 4.480.942.608 28.833.052 - 4.509.775.660 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari nasabah 570.926.904.836 6.189.924.091 - 577.116.828.927 Deposits from customers
Dana syirkah temporer 669.534.897.290 40.895.212.453 - 710.430.109.743 Temporary syirkah funds
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain 2.083.630.000 14.900.000 - 2.098.530.000 Deposits from other banks
Dana syirkah temporer 36.536.466 - - 36.536.466 Temporary syirkah funds
Utang pajak 567.815.019 84.766.032 - 652.581.051 Taxes payable
Surat berharga
yang diterbitkan 380.000.000.000 - - 380.000.000.000 Securities issued
Liabilitas sewa 943.679.679 137.232.483 - 1.080.912.162 Lease liabilities
Dana usaha 500.000.000.000 - - 500.000.000.000 Business funds
Saldo laba 72.942.379.775 (756.080.439) - 72.186.299.336 Retained earnings
Liabilitas lain-lain 90.692.153.635 220.390.992 - 90.912.544.627 Other liabilities
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and temporary
2.292.208.939.308 46.815.178.664 - 2.339.024.117.972
dana syirkah temporer syirkah funds
-
107
BANK SULSELBAR
897
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 898
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 45. SEGMENT INFORMATION (continued)
b. Segmentasi usaha Bank menurut geografis unit usaha syariah untuk b. The Bank's business segmentation according to geographic sharia
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah business units for the year ended December 31, 2024 and 2023 are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Sulawesi Selatan/ Sulawesi Barat/ Lainnya/ Jumlah/
South Sulawesi West Sulawesi Others Total
Pendapatan dan beban Income and expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah 119.406.621.271 18.795.372.670 - 138.201.993.941 sharia income
Beban bunga dan syariah (21.649.629.663) (1.446.183.335) - (23.095.812.998) Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga Interest and
dan syariah - bersih 97.756.991.608 17.349.189.335 - 115.106.180.943 sharia income - net
Pendapatan Other operating
operasional lain 4.702.871.651 312.971.311 - 5.015.842.962 income
Beban operasional lain (29.860.721.479) (15.726.423.085) - (45.587.144.564) Other operating expenses
Pendapatan (beban) Non operating
non operasional 343.237.995 (2.691.818.000) (2.348.580.005) income (expenses)
Laba sebelum pajak 72.942.379.775 (756.080.439) - 72.186.299.336 Income before tax
Beban pajak - - - - Tax expenses
Laba setelah pajak 72.942.379.775 (756.080.439) - 72.186.299.336 Income after tax
-
--- Sheet "FV" (Catatan 46)
108
BANK SULSELBAR
898
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 899
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas The following table represents the carrying value and fair value of financial assets and
keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. liabilities as of December 31, 2024 and 2023.
2024
Nilai wajar melalui
laporan penghasilan
Nilai wajar melalui komprehensif lain/
Biaya perolehan laporan laba rugi/ Fair value through
diamortisasi/ Fair value through other comprehensive Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Amortised cost profit or loss income Carrying value Fair value
Laporan Keuangan
Financial Statements
Aset keuangan Financial assets
Kas 661.285.917.592 - - 661.285.917.592 661.285.917.592 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1.042.240.486.973 - - 1.042.240.486.973 1.042.240.486.973 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 15.311.939.764 - - 15.311.939.764 15.311.939.764 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 407.948.973.216 - - 407.948.973.216 407.948.973.216 and other banks
Surat berharga 6.126.147.626.414 - 38.965.200.000 6.165.112.826.414 6.140.475.584.400 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 395.617.165.204 - - 395.617.165.204 399.911.244.000 purchased under resale agreement
Tagihan derivatif - 834.340.906 - 834.340.906 834.340.906 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 22.896.192.133.050 - - 22.896.192.133.050 22.896.192.133.050 sharia financing
Tagihan akseptasi 73.756.652.179 - - 73.756.652.179 73.756.652.179 Acceptance receivables
Penyertaan 107.519.000 - - 107.519.000 107.519.000 Investment
Jumlah 31.618.608.413.392 834.340.906 38.965.200.000 31.658.407.954.298 31.638.064.791.080 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Simpanan dari nasabah 19.387.361.033.378 - - 19.387.361.033.378 19.387.361.033.378 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.083.531.266.760 - - 2.083.531.266.760 2.083.531.266.760 Deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga yang Liabilities of marketable securities
dijual dengan janji dibeli kembali 641.801.832.127 - - 641.801.832.127 651.995.440.000 sold under repurchase agreement
Surat berharga yang diterbitkan 1.611.446.266.298 - - 1.611.446.266.298 990.803.687.960 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1.581.966.056.250 - - 1.581.966.056.250 1.581.966.056.250 Borrowings
Liabilitas sewa 30.683.838.562 - - 30.683.838.562 30.683.838.562 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 790.646.804.868 - - 790.646.804.868 790.646.804.868 Temporary syirkah funds
Jumlah 26.127.437.098.243 - - 26.127.437.098.243 25.516.988.127.778 Total
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
109
899
Page 900
900
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BANK SULSELBAR
46. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas The following table represents the carrying value and fair value of financial assets and
keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. (lanjutan) liabilities as of December 31, 2024 and 2023. (continued)
2023
Nilai wajar melalui
laporan penghasilan
Nilai wajar melalui komprehensif lain/
Biaya perolehan laporan laba rugi/ Fair value through
diamortisasi/ Fair value through other comprehensive Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Amortised cost profit or loss income Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas 606.632.204.912 - - 606.632.204.912 606.632.204.912 Cash
Giro pada Bank Indonesia 1.328.366.393.147 - - 1.328.366.393.147 1.328.366.393.147 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 98.116.892.170 - - 98.116.892.170 98.116.892.170 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 941.507.462.763 - - 941.507.462.763 941.507.462.763 and other banks
Surat berharga 3.372.155.065.283 - - 3.372.155.065.283 3.451.804.178.687 Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang Receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali 1.668.582.175.068 - - 1.668.582.175.068 1.748.310.707.000 purchased under resale agreement
Tagihan derivatif - 884.869.805 - 884.869.805 884.869.805 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah 21.969.883.708.187 - - 21.969.883.708.187 21.969.883.708.187 sharia financing
Tagihan akseptasi 93.895.244.459 - - 93.895.244.459 93.895.244.459 Acceptance receivables
Penyertaan 103.904.000 - - 103.904.000 103.904.000 Investment
Jumlah 30.079.243.049.989 884.869.805 - 30.080.127.919.794 30.239.505.565.130 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Simpanan dari nasabah 19.428.196.983.278 - - 19.428.196.983.278 19.428.196.983.278 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.577.969.518.471 - - 1.577.969.518.471 1.577.969.518.471 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif - 13.842.794 - 13.842.794 13.842.794 Derivative liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 2.020.321.389.309 - - 2.020.321.389.309 1.601.126.733.800 Securities issued
Pinjaman yang diterima 843.322.508.000 - - 843.322.508.000 843.322.508.000 Borrowings
Liabilitas sewa 50.690.052.493 - - 50.690.052.493 50.690.052.493 Lease liabilities
Dana syirkah temporer 710.466.646.209 - - 710.466.646.209 710.466.646.209 Temporary syirkah funds
Jumlah 24.630.967.097.760 13.842.794 - 24.630.980.940.554 24.211.786.285.045 Total
110
Page 901
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
47. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN 47. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE OBLIGATIONS OF
BANK UMUM COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No.24 tanggal 22 September 2004, Based on Law No.24 dated September 22, 2004, which have been
sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang No.4 Tahun 2023 amended Law No.4 Year 2023 dated January 12, 2023 regarding
tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Development and Strengthening of Financial Sector, Deposit Insurance
Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan ("LPS") menjamin dana Corporation ("LPS") in order to provide guarantees on public funds
masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, deposito, including funds from other banks
sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan in the form of demand deposits, time deposits, deposit certificates, saving
dengan itu. deposits and/or other similar forms.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.66 Tahun 2008 tanggal 13 Based on Government Regulation No.66 of 2008 dated October 13, 2008
Oktober 2008 tentang “Besaran Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga regarding the "Amount of Deposit Guaranteed by the Deposit Insurance
Penjamin Simpanan” yang disempurnakan melalui Peraturan LPS Corporation" which was amended through LPS Regulation
No.1/PLPS/2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Program Penjaminan No.1/PLPS/2023 dated January 12, 2023 concerning the Deposit
Simpanan bahwa saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Guarantee Program that the guaranteed balance for each customer at
Bank adalah paling tinggi Rp2.000.000.000 (dua miliar Rupiah). Suku one Bank is a maximum of Rp2,000,000,000 (two billion Rupiah). LPS
bunga penjaminan LPS pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah guarantee interest rate as of December 31, 2024 and 2023 were 4.25%
sebesar 4,25% untuk simpanan dalam mata uang Rupiah dan 2,25% for deposits in Rupiah and 2.25% for deposits in foreign currency.
untuk simpanan dalam mata uang asing.
Bank adalah peserta dari program penjaminan tersebut. Beban premi The Bank is a participant of the guarantee program. Deposit guarantee
penjamin untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 premium for years ended December 31, 2024 and 2023 amounted to
masing-masing sebesar Rp40.299.930.476 dan Rp41.337.877.384 Rp40,299,930,476 and Rp41,337,877,384 respectively (Note 31).
(Catatan 31).
48. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - UNIT SYARIAH 48. FINANCIAL SUPPLEMENTARY INFORMATION - SHARIA UNIT
Informasi keuangan unit usaha syariah untuk tahun yang berakhir pada 31 The financial information of the sharia business unit for the years ended
Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023, are as follows:
2024 2023
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
Aset Assets
Kas 11.333.710.400 8.598.596.900 Cash
Giro pada Bank Indonesia 79.725.744.524 25.817.242.636 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 146.467.909 201.631.365 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 58.000.000.000 72.000.000.000 Placements with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 1.489.574.742.000 826.332.742.000 Marketable securities
Piutang murabahah Murabahah receivables
Pihak berelasi 1.243.440.188 1.090.163.997 Related parties
Pihak ketiga 1.032.673.737.579 935.724.211.507 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (27.137.337.765) (29.092.274.242) Allowance for impairment losses
Piutang murabahah - bersih 1.006.779.840.002 907.722.101.262 Murabahah receivables - net
Piutang rahn Rahn receivables
Pihak berelasi 163.720.000 316.640.000 Related parties
Pihak ketiga 99.821.882.189 59.339.100.001 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (5.651.225) (35.103.366) Allowance for impairment losses
Piutang rahn - bersih 99.979.950.964 59.620.636.635 Rahn receivables - net
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pihak berelasi - - Related parties
Pihak ketiga 10.027.223.415 32.058.618.587 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (740.379.920) (792.194.156) Allowance for impairment losses
Pembiayaan mudharabah - bersih 9.286.843.495 31.266.424.431 Mudharabah financing - net
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pihak berelasi - - Related parties
Pihak ketiga 391.201.423.543 397.127.843.832 Third parties
Penyisihan kerugian penurunan nilai (20.677.027.714) (7.458.363.713) Allowance for impairment losses
Pembiayaan musyarakah - bersih 370.524.395.829 389.669.480.119 Musyarakah financing - net
Aset tetap dan aset hak guna - bersih 5.809.433.670 5.656.116.300 Fixed assets and right of use assets - net
Aset lain-lain 13.252.985.280 12.139.146.324 Other assets
Jumlah aset 3.144.414.114.073 2.339.024.117.972 Total assets
111
BANK SULSELBAR
901
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 902
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
48. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN - UNIT SYARIAH (lanjutan) 48. FINANCIAL SUPPLEMENTARY INFORMATION - SHARIA UNIT
(continued)
2024 2023
Liabilitas, dana syirkah temporer dan ekuitas Liabilities, temporary syirkah funds and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1.039.983.953 4.509.775.660 Liabilities immediately payable
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Pihak berelasi 4.424.265.504 22.555.717,00 Related parties
Pihak ketiga 674.880.298.069 577.094.273.210 Wadiah current accounts - third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro wadiah - pihak ketiga 1.010.581.571 2.098.530.000 Wadiah current accounts - third parties
Utang pajak 392.425.629 652.581.051 Taxes payable
Liabilitas sewa 578.068.252 1.080.912.162 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 992.750.987.299 590.912.544.627 Other liabilities
Jumlah liabilitas 1.675.076.610.277 1.176.371.172.427 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer dari bukan bank Temporary syirkah funds from non banks
Giro mudharabah - pihak ketiga 34.472.546.817 25.040.851.083 Mudharabah current accounts - third parties
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
Pihak berelasi 4.196.392.318 7.118.607.231 Related parties
Pihak ketiga 289.032.299.895 225.710.315.387 Third parties
Tabungan simpel - pihak ketiga 400.136.225 268.077.392 Simpel saving deposits - third parties
Deposito berjangka mudharabah Mudharabah time deposits
Pihak berelasi 8.561.000.000 19.606.000.000 Related parties
Pihak ketiga 453.946.895.839 432.686.258.650 Third parties
Dana syirkah temporer dari bank lain Temporary syirkah funds from other banks
Giro mudharabah - pihak ketiga 37.533.774 36.536.466 Mudharabah current accounts - third parties
Deposito berjangka mudharabah - pihak ketiga - - Mudharabah time deposits - third parties
Jumlah dana syirkah temporer 790.646.804.868 710.466.646.209 Total temporary syirkah funds
Surat berharga yang diterbitkan 600.000.000.000 380.000.000.000 Securities issued
Ekuitas Equity
Saldo laba 78.690.698.928 72.186.299.336 Retained earnings
Jumlah liabilitas, dana syirkah temporer Total liabilites, temporary syirkah funds
3.144.414.114.073 2.339.024.117.972
dan ekuitas and equity
- -
2024 2023
Laporan Laba Rugi Statements of Profit or Loss
Pendapatan operasional Operating income
Pendapatan pengelolaan dana Fund management income
oleh Bank sebagai mudharib 140.723.582.125 138.201.993.941 by Bank as mudharib
Hak pihak ketiga atas bagi hasil Third parties rights on profit sharing
dana syirkah temporer (22.079.445.910) (23.095.812.998) temporary syirkah funds
Jumlah pendapatan operasional - bersih 118.644.136.215 115.106.180.943 Total operating income - net
Pendapatan operasional lain 8.657.912.119 5.015.842.962 Other operating income
Pemulihan (penyisihan) kerugian Recovery (allowance) for
penurunan nilai aset produktif (11.181.342.683) (9.299.067.638) impairment losses of earning assets
Beban operasional lain Other operating expenses
Tenaga kerja (16.293.533.395) (18.883.034.837) Personnel
Umum dan administrasi (20.753.671.517) (17.405.042.089) General and administrative
Jumlah beban operasional lain (37.047.204.912) (36.288.076.926) Total other operating expenses
Pendapatan (beban) non operasional (382.801.811) (2.348.580.005) Non operating income (expenses)
Laba sebelum pajak 78.690.698.928 72.186.299.336 Income before tax
Beban pajak - - Tax expenses
Laba setelah pajak 78.690.698.928 72.186.299.336 Income after tax
112
BANK SULSELBAR
902
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 903
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
49. PERIKATAN - PERIKATAN SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS
1) Berdasarkan perjanjian kerjasama No.9/PKS-BSSB/I/2019 tanggal 22 1) Based on the cooperation agreement No.9/PKS-BSSB/I/2019 dated
Januari 2019 Bank sepakat untuk membuat perjanjian kerjasama January 22, 2019 Bank agreed to make a cooperation agreement with
dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju atas implementasi sistem non the Government of Mamuju Regency on the implementation of a non-
tunai pengelolaan keuangan pada Kabupaten Mamuju. Perjanjian cash financial management system in Mamuju Regency. The
kerjasama berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditandatangani cooperation agreement is valid for 5 (five) years since the agreement
Perjanjian, dan masih dalam proses perpanjangan. was signed and is still in the process of being renewed.
Kedua belah pihak sepakat melakukan implementasi sistem non tunai Both parties agreed to implement the non-cash system in stages both
secara bertahap baik pembayaran maupun penerimaan pada payments and receipts to the Mamuju Regency Government to
Pemerintah Kabupaten Mamuju guna mendukung gerakan nasional support the national movement of non-cash transaction.
transaksi non tunai.
2) Berdasarkan perjanjian kerjasama No.32/PKS-BSSB/II/2019 tanggal 2) Based on the cooperation agreement No.32/PKS-BSSB/II/2019 dated
4 Februari 2019 Bank sepakat untuk membuat perjanjian kerjasama February 4, 2019 Bank agreed to make a cooperation agreement with
dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atas simpanan the Regional Development Planning Agency for regional tax savings
dan pinjaman pajak daerah. Perjanjian ini berlaku selama 5 tahun and loans. This agreement is valid for 5 years from February 4, 2019.
sejak tanggal 4 Februari 2019.
Perjanjian ini meliputi pembayaran pajak daerah untuk masyarakat This agreement covers the payment of regional taxes for the people
Sulawesi Selatan khususnya nasabah Bank. of South Sulawesi, especially bank customers.
3) Berdasarkan perjanjian kerjasama No.146/PKS-BSSB/V/2019 tanggal 3) Based on the cooperation agreement No.146/PKS-BSSB/V/2019
15 Mei 2019, mengenai Perjanjian kerjasama antara pemerintah dated May 15, 2019, regarding a cooperation agreement between the
Provinsi Sulawesi Barat dengan Badan Pengawasan Keuangan dan West Sulawesi Provincial Government and the Financial and
Pembangunan dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Development Supervisory Agency and PT Bank Pembangunan
dan Sulawesi Barat, tentang Integrasi Aplikasi Simda Keuangan, Daerah Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat, regarding the
Aplikasi Bank Sulselbar, dan Aplikasi PDE Samsat dalam Lingkup Integration of the Simda Finance Application, the Application of Bank
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Jangka waktu perjanjian 5 (lima) Sulselbar, and Samsat PDE Application in West Sulawesi Provincial
tahun sejak tanggal 15 Mei 2019. Government Scope. The term of the agreement is 5 (five) years since
May 15, 2019.
Perjanjian ini meliputi penyelenggaraan Integrasi Aplikasi Simda This agreement covers the organizing the Integration of the Simda
Keuangan, Aplikasi Bank Sulselbar, dan Aplikasi PDE Samsat pada Finance Application, the Bank Sulselbar Application, and the Samsat
Pemerintah Sulawesi Barat. PDE Application to the Government of West Sulawesi.
4) Berdasarkan perjanjian kerjasama No.207/PKS-BBSB/VI/2020 tanggal 4) Based on the cooperation agreement No.207/PKS-BBSB/VI/2020
23 Juni 2020. Perjanjian kerjasama antara PT Rintis Sejahtera dengan dated June 23, 2020. Cooperation agreement between PT Rintis
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Sejahtera with PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan and
tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Sulawesi Barat, regarding the Implementation of the National Quick
Pembayaran. Perjanjian ini berlaku selama 3 tahun terhitung PTR Response Code Standard for Payment. This payment is valid for 3
(Production Test Run/Go Live) dan masih dalam proses years starting from PTR (Production Test Run/Go Live) and is still in
perpanjangan. the process of being renewed.
Dengan ruang lingkup meliputi kegiatan dalam Implementasi Standar The scope includes activities in the Implementation of the National
Nasional Quick Response Code untuk pembayaran. Standard Quick Response Code for payments.
5) Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank telah melakukan perjanjian 5) On March 28, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.104/PKS-BSSB/III/2023 dan No.104/PKS-BSSB/III/2023 and No.035/PKS/JAMSYAR/III/2023 with
No.035/PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees (Kafalah) of
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Graha Berkah iB iB Graha Bless Financing for Housing Procurement through Sharia
untuk Pengadaan Perumahan melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Prosperous Housing Financing with Housing Financing Liquidity
Syariah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Facility (FLPP). The term of the agreement is 3 (three) years, starting
Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 28 from March 28, 2023 to March 27, 2026.
Maret 2023 sampai dengan tanggal 27 Maret 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) Pembiayaan Graha Berkah iB Give Guarantee (KAFALAH) Financing Graha Berkah iB for Housing
untuk Pengadaan Perumahan melalui Pembiayaan Rumah Sejahtera Procurement through Sharia Prosperous Housing Financing with
Syariah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) from Guarantor (KAFIL)
dari Penjamin (KAFIL) kepada Penerima Jaminan (MAKFUL LAHU) to Guarantee Recipients (MAKFUL LAHU) for Financing Provided to
atas Pembiayaan yang diberikan kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU). Guaranteed (MAKFUL 'ANHU).
6) Pada tanggal 27 April 2023, Bank telah melakukan perjanjian 6) On April 27, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.118/PKS-BSSB/IV/2023 dan No.118/PKS-BSSB/IV/2023 and No.045/PKS/JAMSYAR/IV/2023
No.045/PKS/JAMSYAR/IV/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo with PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Umum. Jangka (Kafalah) of Public Financing. The term of the agreement is 3 (three)
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 20 Mei 2023 years, starting from May 20, 2020 to May 19, 2026.
sampai dengan tanggal 19 Mei 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas Provide Guarantees (KAFALAH) by the Guarantor (KAFIL) of General
Pembiayaan Umum (Komersial) yang diberikan Penerima Jaminan (Commercial) Financing provided by the Beneficiary (MAKFUL LAHU)
(MAKFUL LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU) berikut tata cara to the Guaranteed (MAKFUL 'ANHU) and the procedure for the claim
proses klaim dan subrogasinya. process and its subrogation.
113
BANK SULSELBAR
903
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 904
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
49. PERIKATAN - PERIKATAN SIGNIFIKAN (lanjutan) 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
7) Pada tanggal 28 Maret 2023, Bank telah melakukan perjanjian 7) On March 28, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
kerjasama No.106/PKS-BSSB/III/2023 dan No.106/PKS-BSSB/III/2023 and No.037/PKS/JAMSYAR/III/2023 with
No.037/PKS/JAMSYAR/III/2023 dengan PT Penjaminan Jamkrindo PT Penjaminan Jamkrindo Syariah regarding Guarantees (Kafalah)
Syariah tentang Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Pemilikan Rumah for Subsidised Home Ownership Financing. The term of the
Bersubsidi. Jangka waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak agreement is 3 (three) years, starting from March 28, 2023 to March
tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan tanggal 28 Maret 2026. 28, 2026.
Memberikan Penjaminan (KAFALAH) oleh Penjamin (KAFIL) atas Provide Guarantees (KAFALAH) by the Guarantor (KAFIL) of
Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi yang diberikan Penerima Subsidised Home Ownership Financing provided by the Beneficiary
Jaminan (MAKFUL LAHU) kepada Terjamin (MAKFUL 'ANHU). (MAKFUL LAHU) to the Guaranteed (MAKFUL 'ANHU).
8) Pada tanggal 20 Januari 2013, Bank melakukan perjanjian kerjasama 8) On January 20, 2013, the Bank entered into a cooperation agreement
No.010/PKS-BSSB/I/2013 dan No.RS-SWC-1301-0002 dengan PT No.010/PKS-BSSB/I/2013 and No.RS-SWC-1301-0002 with PT Rintis
Rintis Sejahtera mengenai Keanggotaan Issuer Bank. Jangka waktu Sejahtera regarding Issuer Bank membership. The term of the
perjanjian 3 (tiga) tahun dan diperpanjang otomatis. agreement is 3 (three) years and is automatically extended.
9) Pada tanggal 8 Juni 2018, Bank melakukan perjanjian kerjasama 9) On June 8 2018, the Bank entered into a cooperation agreement
No.067/PKS.BPDSS/AJ/000/2018 dan No.167/PKS-BSSB/VI/2018 No.067/PKS.BPDSS/AJ/000/2018 and No.167/PKS-BSSB/VI/2018
dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis mengenai keanggotaan with PT Artajasa Electronic Payments regarding membership of the
Layanan Transaksi Elektronis Artajasa. Jangka waktu perjanjian 3 Artajasa Electronic Transaction Service. The term of the agreement is
(tiga) tahun dan diperpanjang otomatis. 3 (three) years and is automatically extended
10) Pada tanggal 21 Februari 2022, Bank melakukan perjanjian kerjasama 10) On February 21, 2022, the Bank entered into a cooperation
No.JAN-01/CU.06/2022 dan No.028/PKS-BSSB/II/2022 dengan PT agreement No.JAN-01/CU.06/2022 and No.028/PKS-BSSB/II/2022
Taspen (Persero) tentang pembayaran tabungan hari tua, pensiun, with PT Taspen (Persero) regarding payment of retirement savings,
jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian melalui rekening pensions, work accident insurance , and death insurance through a
Bank. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun sejak 21 Februari 2022 bank account. The term of the agreement is 2 (two) years from
sampai dengan tanggal 20 Februari 2024. February 21, 2022 until February 20, 2024.
Pada tanggal 20 Mei 2024, Bank melakukan perjanjian kerjasama On May 20, 2024, the Bank entered into a cooperation agreements
No.JAN-04/CU.05/2024 dan No.206a/PKS-BSSB/DJS/V/2024 dengan No.JAN-04/CU.05/2024 and No.206a/PKS-BSSB/DJS/V/2024 with
PT Taspen (Persero) tentang pembayaran tabungan hari tua, pensiun, PT Taspen (Persero) regarding the payment of retirement savings,
jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian melalui rekening pensions, work accident insurance, and death insurance through the
Bank. Perjanjian ini merupakan perpanjangan atas perjanjian Bank's account. This agreement is an extension of the previous
sebelumnya. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun sejak 20 Mei 2024 agreement. The term of the agreement is 2 (two) years from May 20,
sampai dengan tanggal 19 Mei 2026. 2024 until May 19, 2026.
11) Pada tanggal 2 Februari 2022, Bank melakukan perjanjian kerjasama 11) On February 2, 2022, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.33A/PKS-
No.33A/PKS-BSSB/II/2022 dan No.TSN/IT/PKS/III/2022/002 tentang BSSB/II/2022 and No.TSN/IT/PKS/III/2022/002 regarding the lease of
sewa menyewa 154 unit mesin ATM dan 5 unit mesin CRM. Jangka 154 units of ATM machines and 5 units of CRM machines. The
waktu perjanjian 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 1 Mei 2022 agreement period is 3 (three) years starting from 1 May 2022 until 1
sampai dengan tanggal 1 Mei 2025. May 2025.
12) Pada tanggal 20 Maret 2023, Bank melakukan perjanjian kerjasama 12) On March 20, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.108/PKS-
No.108/PKS-BSSB/III/2023 tentang sewa menyewa 152 unit mesin BSSB/III/2023 regarding the lease of 152 units of ATM machines and
ATM dan 2 unit mesin CRM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun 2 units of CRM machines. The agreement period is 2 (two) years
terhitung sejak tanggal 1 Maret 2023 sampai dengan tanggal 28 starting from 1 March 2023 until 28 February 2025.
Februari 2025.
13) Pada tanggal 11 Januari 2023, Bank melakukan perjanjian kerjasama 13) On January 11, 2023, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT CSM Corporatama berdasarkan surat perjanjian with PT CSM Corporatama based on agreement letter No.010/PKS-
No.010/PKS-BSSB/I/2023 dan No.CSM/0014/I/2023 tentang BSSB/I/2023 and No.CSM/0014/I/2023 regarding the lease
pengadaan sewa 9 unit kendaraan dinas dan 61 unit kendaraan procurement of 9 units of official vehicles and 61 units of operational
operasional. Jangka waktu perjanjian 4 (empat) tahun terhitung sejak vehicles. The agreement period is 4 (four) years starting from the
berita acara serah terima kendaraan diterima. receipt of the vehicle handover ceremony.
14) Pada tanggal 10 Juni 2024, Bank melakukan perjanjian kerjasama 14) On June 10, 2024, the Bank entered into a cooperation agreement
dengan PT Titan Sarana Niaga berdasarkan surat perjanjian with PT Titan Sarana Niaga based on agreement letter No.225/PKS-
No.225/PKS-BSSB/VI/2024 tentang pengadaan sewa 109 unit mesin BSSB/VI/2024 regarding the lease procurement of 109 units of ATM
ATM. Jangka waktu perjanjian 2 (dua) tahun terhitung sejak berita machines. The agreement period is 2 (two) years starting from the
acara serah terima ATM diterima. receipt of the ATM handover ceremony.
114
BANK SULSELBAR
904
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 905
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards:
Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current Accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) The Bank is required to maintain statutory reserves in Rupiah
dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum, currency in its activities as a commercial, and foreign statutory
serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan reserves in its activities in the conduct of foreign currency
transaksi mata uang asing. GWM disimpan dalam bentuk giro pada transactions. These statutory reserves are deposited in the form of
Bank Indonesia. current accounts with Bank Indonesia.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung The statutory reserves ratio as of December 31, 2024 and 2023 is
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/PBI/2018 calculated based on Bank Indonesia Regulation (PBI)
sebagaimana diubah terakhir dengan PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal No.20/3/PBI/2018 which have been amanded with PBI
25 Februari 2022 dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022 with PADG No.12 year
(PADG) terakhir yaitu PADG No.12 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 dated September 27, 2023 regarding Statutory Reserves in
2023 tentang tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Rupiah and Foreign Currency, for Conventional Commercial Banks,
Asing, Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Islamic Commercial Banks and Sharia Business Units.
Usaha Syariah.
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 26/201/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No. 26/202/DKMP/Srt/B dated
tanggal 2 Desember 2024 dan merujuk pada PBI No.11 tahun 2023 December 2, 2024 and referring to PBI No.11 year 2023 and PADG
dan PADG No. 4 tahun 2024, pada tanggal 3 Desember 2024, Bank No.4 year 2024, as of December 31, 2024, Bank has obtained
telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk kegiatan incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan pemenuhan GWM economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
masing-masing sebesar 3,7% dan 1,9% untuk konvensional dan requirement by 3.7% and 1.9% for conventional and sharia
syariah. respectively.
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 25/321/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No.25/321/DKMP/Srt/B dated
tanggal 5 Desember 2023 dan merujuk pada PBI No. 11 tahun 2023 December 5, 2023 and referring to PBI No. 11 year 2023 and PADG
dan PADG No. 11 tahun 2023, pada tanggal 31 Desember 2023, Bank No. 11 year 2023, as of December 31, 2023, Bank has obtained
telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk kegiatan incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan pemenuhan GWM economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
masing-masing sebesar 2,2% untuk konvensional dan syariah. requirement by 2.2% for conventional and sharia respectively.
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung The PLM ratio as of December 31, 2024 and 2023 is calculated
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/PBI/2018 based on Bank Indonesia Regulation (PBI) No.20/4/PBI/2018 which
sebagaimana diubah terakhir dengan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal have been amended with PBI No.24/16/PBI/2022 dated October 31,
31 Oktober 2022 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) 2022 and PADG No.18 year 2023 dated November 29, 2023
terakhir yaitu PADG No. 18 tahun 2023 tanggal 29 November 2023 regarding Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential
tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Liquidity Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah Commercial Banks and Sharia Business Units.
dan Unit Usaha Syariah.
Rasio GWM dan PLM Bank pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah As of December 31, 2024 and 2023, the GWM and PLM ratios of the
sebagai berikut: Bank are as follows:
2024 2023
Ketentuan/ Realisasi/ Ketentuan/ Realisasi/
Provisions Realization Provisions Realization
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 9,00% 5,34% 9,00% 6,89% Averaging
Penyangga Likuiditas
Makroprudensial 5,00% 26,88% 5,00% 23,43% Macroprudential Liquidity Buffer
Mata uang asing Foreign currencies
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 4,00% 4,81% 4,00% 4,16% Averaging
Syariah Sharia
Rupiah Rupiah
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserve
rata-rata 7,50% 5,68% 7,50% 5,44% Averaging
Manajemen Bank berpendapat bahwa jumlah giro wajib minimum pada The Bank’s management believes that the amount of minimum legal
Bank Indonesia tersebut telah memadai dan memenuhi syarat. reserves at Bank Indonesia is adequate and meet the requirements
set forth by Bank Indonesia.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada Bank Indonesia The further disclosures on current accounts with Bank Indonesia are
diungkapkan pada Catatan 5. presented in Note 5.
115
BANK SULSELBAR
905
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 906
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
b. Giro pada Bank Lain b. Current Account with Other Bank
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua giro pada bank All current accounts with other banks are classified as current as of
lain diklasifikasikan lancar. December 31, 2024 and 2023.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada bank lain diungkapkan The further disclosures on current accounts with other banks are
pada Catatan 6. presented in Note 6.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain c. Placements with Bank Indonesia and Other Banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua penempatan pada All placements with Bank Indonesia and other banks are classified as
Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan dalam kolektibilitas current collectibility as of December 31, 2024 and 2023.
lancar.
Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan pada Bank Indonesia The further disclosures on placements with Bank Indonesia and other
dan bank lain diungkapkan pada Catatan 7. banks are presented in Note 7.
d. Surat Berharga d. Marketable Securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Nilai tercatat/ Allowance for Nilai tercatat/ Allowance for
Carrying amount impairment losses Carrying amount impairment losses
Lancar 6.165.112.826.414 - 3.372.155.540.029 (474.746) Current
Macet 10.000.000.000 (10.000.000.000) 10.000.000.000 (10.000.000.000) Loss
Jumlah 6.175.112.826.414 (10.000.000.000) 3.382.155.540.029 (10.000.474.746) Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, semua surat berharga All marketable securities are classified as current as of December 31,
diklasifikasikan lancar kecuali Medium Term Note - PT Sunprima 2024 and 2023 except Medium Term Note - PT Sunprima Nusantara
Nusantara Pembiayaan yang diklasifikasikan macet. Pembiayaan classified as loss.
Pengungkapan lebih lanjut pada surat berharga diungkapkan pada The further disclosures on marketable securities are presented in
Catatan 8. Note 8.
e. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual e. Receivable of Marketable Securities Purchased Under Resale
Kembali (Reverse Repo ) Agreement (Reverse Repo)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh tagihan atas All receivable of marketable securities purchased under resale
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan agreement are classified as current as of December 31, 2024 and
lancar. 2023.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan atas surat berharga yang The further disclosures on receivable of marketable securities
dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo ) diungkapkan pada purchased under resale agreement (Reverse Repo) are presented in
Catatan 9. Note 9.
f. Tagihan dan Liabilitas Derivatif f. Derivative Receivables and Liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 kolektibilitas untuk tagihan As of December 31, 2024 and 2023 collectibility for derivative
dan liabilitas derivatif adalah lancar. receivables and liabilities is current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan liabilitas derivatif The further disclosures on derivative receivables and payables are
diungkapkan pada Catatan 10. presented in Note 10.
--- Sheet "Loan" (Catatan 50.g)
116
BANK SULSELBAR
906
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 907
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY INDONESIA ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh The following additional information presented below is information required by applicable regulations
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar and is not information required by Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
g. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH g. LOANS AND SHARIA FINANCING
Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas By economic sector and collectibility
Kualitas kredit yang diberikan berdasarkan kolektibilitas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Loans quality based on collectibility according to Financial Services Authority
2024
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Rumah tangga 18.352.017.934.429 197.289.090.046 19.606.768.212 20.305.775.914 92.048.149.403 18.681.267.718.004 Households
Konstruksi 963.016.701.442 3.638.055.382 - 21.820.000 77.006.888.744 1.043.683.465.568 Construction
Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Wholesale and retail, repair and
Laporan Keuangan
perawatan mobil dan sepeda motor 834.379.957.857 29.808.035.095 1.000.624.248 1.588.492.793 168.041.450.145 1.034.818.560.138 maintenance of cars and motorcycles
Financial Statements
Industri pengolahan 586.595.451.747 1.214.803.149 562.296.953 44.027.785 43.813.829.431 632.230.409.065 Manufacturing
Pertanian, kehutanan, dan perikanan 561.165.662.310 8.525.978.068 743.245.021 952.359.592 22.389.583.858 593.776.828.849 Agriculture, foresty and fishing
Pertambangan dan penggalian 523.922.717.929 - 249.515.716 - 717.997.981 524.890.231.626 Mining and excavation
Aktivitas keuangan dan asuransi 246.151.973.756 889.443.725 744.785.509 228.788.032 3.725.369.151 251.740.360.173 Financial and insurance activities
Real estate 76.083.195.656 816.719.006 - 2.021.392.649 90.795.096.375 169.716.403.686 Real estate
Penyediaan akomodasi dan Accommodation and
penyediaan makan minum 96.771.481.659 43.086.773.862 52.784.806 222.097.319 3.629.427.926 143.762.565.572 food and beverages
Aktivitas kesehatan manusia dan Human health and
aktivitas sosial 84.316.519.922 215.701.232 - 114.348.701 26.100.840.304 110.747.410.159 social activities
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas Supply of electricity, gas, steam/hot water
dan udara dingin 91.551.871.033 - - - 155.067.356 91.706.938.389 and cold air
Aktivitas jasa lainnya 71.062.727.173 1.012.518.718 70.422.474 13.749.999 2.077.955.392 74.237.373.756 Other service activities
Aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa Rental activites and lease without
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, option rights, employment,
agen perjalanan dan travel agents
penunjang usaha lainnya 38.585.663.065 47.848.809 116.415.805 - 187.541.991 38.937.469.670 and other business-support
Pengangkutan dan pergudangan 12.620.248.492 275.000.004 - - 1.184.452.729 14.079.701.225 Transportation and warehousing
Informasi dan komunikasi 10.817.543.756 - - - 18.162.819 10.835.706.575 Information and communication
Kesenian, hiburan dan rekreasi 8.827.267.858 - - - 878.887.773 9.706.155.631 Art, entertainment and recreation
Aktivitas rumah tangga sebagai Household activities
pemberi kerja 7.650.205.087 - 4.993.357 - 318.407.092 7.973.605.536 as employers
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah, Water management, wastewater management,
pengelolaan dan daur ulang sampah, waste management and recycling
dan aktivitas remediasi 2.817.960.990 1.665.280 - - 423.933.369 3.243.559.639 and remediation activities
Pendidikan 2.009.501.084 - - - - 2.009.501.084 Education
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 1.877.066.693 - - - - 1.877.066.693 Professional, scientific,and technical activities
Administrasi pemerintahan, pertahanan Government administration,
dan jaminan sosial wajib 697.883.990 - - - - 697.883.990 defense, and mandatory social insurance
Jumlah 22.572.939.535.928 286.821.632.376 23.151.852.101 25.512.852.784 533.513.041.839 23.441.938.915.028 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai - 106.288.114.500 - 16.588.529.035 - 9.401.406.852 - 11.161.134.030 - 402.307.597.561 (545.746.781.978) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 22.466.651.421.428 270.233.103.341 13.750.445.249 14.351.718.754 131.205.444.278 22.896.192.133.050 Total - net
-
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
BANK SULSELBAR
117
907
Page 908
908
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY INDONESIA ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh The following additional information presented below is information required by applicable regulations
BANK SULSELBAR
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar and is not information required by Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
g. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) g. LOANS AND SHARIA FINANCING (continued)
Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas (lanjutan) By economic sector and collectibility (continued)
Kualitas kredit yang diberikan berdasarkan kolektibilitas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Loans quality based on collectibility according to Financial Services Authority (continued)
(lanjutan)
2023
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Rumah tangga 17.501.664.721.129 146.770.120.329 13.216.998.924 12.826.791.887 67.276.209.324 17.741.754.841.593 Households
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Konstruksi 1.320.053.022.316 10.889.084.270 - 157.062.177 75.920.899.433 1.407.020.068.196 Construction
Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Wholesale and retail, repair and
perawatan mobil dan sepeda motor 863.189.119.933 19.818.717.485 3.516.083.724 1.915.216.106 147.619.972.870 1.036.059.110.118 maintenance of cars and motorcycles
Industri pengolahan 492.563.094.311 982.692.174 37.382.436 39.220.525 43.867.598.569 537.489.988.015 Manufacturing
Pertanian, kehutanan, dan perikanan 480.128.489.221 4.690.466.015 922.405.865 900.387.219 20.987.616.851 507.629.365.171 Agriculture, foresty and fishing
Pertambangan dan penggalian 374.785.049.494 161.810.724 - - 802.365.443 375.749.225.661 Mining and excavation
Aktivitas keuangan dan asuransi 277.696.373.564 2.524.441.463 - - 1.360.291.771 281.581.106.798 Financial and insurance activities
Real estate 117.573.102.794 - - - 55.392.441.947 172.965.544.741 Real estate
Penyediaan akomodasi dan Accomodation and
penyediaan makan minum 102.776.072.118 1.640.599.038 470.690.555 20.298.923 3.021.596.873 107.929.257.507 food and beverages
Aktivitas kesehatan manusia dan Human health and
aktivitas sosial 85.560.611.398 163.760.293 94.470.948 163.328.121 5.101.880.328 91.084.051.088 social activities
Aktivitas jasa lainnya 36.765.540.949 747.946.754 201.509.830 - 2.150.246.982 39.865.244.515 Other service activities
Aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa Rental activites and lease without
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, option rights, employment,
agen perjalanan dan travel agents
penunjang usaha lainnya 26.646.749.143 243.322.087 - - 301.791.991 27.191.863.221 and other business-support
Pendidikan 2.752.695.433 - - - 22.129.813.786 24.882.509.219 Education
Pengangkutan dan pergudangan 14.356.494.714 96.529.150 193.577.822 - 996.935.858 15.643.537.544 Transportation and warehousing
Aktivitas rumah tangga sebagai Household activities
pemberi kerja 10.041.648.077 9.537.593 - 194.989.188 145.228.728 10.391.403.586 as employers
Kesenian, hiburan dan rekreasi 7.849.103.470 - - - 454.332.050 8.303.435.520 Art, entertainment and recreation
Administrasi pemerintahan, pertahanan Government administration,
dan jaminan sosial wajib 8.006.451.613 - - - - 8.006.451.613 defense, and mandatory social insurance
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah, Water management, wastewater management,
pengelolaan dan daur ulang sampah, waste management and recycling
dan aktivitas remediasi 3.117.373.010 - - - 423.773.886 3.541.146.896 and remediation activities
Informasi dan komunikasi 2.593.545.527 - - - 18.128.513 2.611.674.040 Information and communication
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 2.306.432.206 71.728.971 - - - 2.378.161.177 Professional, scientific,and technical activities
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas Supply of electricity, gas, steam/hot water
dan udara dingin 1.049.961.556 - - - - 1.049.961.556 and cold air
Jumlah 21.731.475.651.976 188.810.756.346 18.653.120.104 16.217.294.146 447.971.125.203 22.403.127.947.775 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (83.062.993.017) (16.891.504.853) (12.772.875.120) (11.812.375.163) (308.704.491.435) (433.244.239.588) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 21.648.412.658.959 171.919.251.493 5.880.244.984 4.404.918.983 139.266.633.768 21.969.883.708.187 Total - net
-
118
Page 909
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
g. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (lanjutan) g. Loans and Sharia Financing (continued)
1) Kredit yang direstrukturisasi 1) Restructured loans
Rincian kredit yang restrukturisasi berdasarkan kolektibilitas Restructured loans by collectibility are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 704.376.399.769 736.205.034.630 Current
Dalam perhatian khusus 65.486.569.753 14.745.984.456 Special mention
Kurang lancar 862.787.996 1.002.435.054 Sub-standard
Diragukan 2.439.600.186 1.328.038.506 Doubtful
Macet 189.565.358.682 205.965.564.042 Loss
Jumlah 962.730.716.386 959.247.056.688 Total
2) Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) 2) Legal Lending Limit (LLL)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan For the year ended December 31, 2024 and 2023 there were no
2023 tidak terdapat pelanggaran maupun pelampauan terhadap violations for the provisions of Lending Limit (LLL) either for third
ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) baik pihak parties or related parties according to POJK
ketiga maupun pihak berelasi sesuai POJK No.38/POJK.03/2019 No.38/POJK.03/2019 dated 19 December 2019.
tanggal 19 Desember 2019.
3) Rasio kredit dan pembiayaan syariah bermasalah terhadap 3) The ratio of non performing loans and sharia financing to
jumlah kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah total loans and sharia financing
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan For the year ended December 31, 2024 and 2023 , non-
2023, jumlah kredit non-performing terdiri dari kredit yang performing loans consisting of loans and sharia financing with
diberikan dan pembiayaan syariah dengan kolektibilitas (kurang collectibility (substandard, doubtful and loss) is as follows:
lancar, diragukan dan macet) adalah sebagai berikut:
2024 2023
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/
Conventional Sharia Conventional Sharia
Rasio NPL - bruto NPL ratio - gross
Jumlah 511.648.414.366 70.529.332.357 421.374.706.554 61.466.832.899 Total
Persentase 2,34% 4,59% 2,01% 4,31% Percentage
Rasio NPL - bersih NPL ratio - net
Jumlah 121.550.926.137 37.192.662.714 122.045.257.065 27.506.540.672 Total
Persentase 0,55% 2,42% 0,58% 1,93% Percentage
4) Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang 4) Other information related to loans and sharia financing
diberikan dan pembiayaan syariah
Jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman The minimum amount of reserves for impairment losses on loans
yang diberikan yang wajib dibentuk sesuai dengan ketentuan that should be in accordance with Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan dan yang telah dibentuk sesuai dengan and which has been established in accordance with Financial
Standar Akuntansi Keuangan untuk tahun yang berakhir pada Accounting Standards for the years ended December 31, 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 were as follows:
2024 2023
Penyisihan penghapusan aset produktif 508.042.133.003 685.633.034.630 Allowance for possible losses on earning assets
Penyisihan kerugian penurunan nilai 545.746.781.978 433.244.239.588 Allowance for impairment losses
Persentase pemenuhan 107,42% 63,19% Percentage of compliance
Pengungkapan lebih lanjut pada kredit dan pembiayaan syariah The further disclosures on loans and sharia financing are presented in
diungkapkan pada Catatan 11. Note 11.
h. Tagihan Akseptasi h. Acceptance Receivables
Seluruh tagihan akseptasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 All acceptances receivables as of December 31, 2024 and 2023 are
diklasifikasikan sebagai lancar. classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan akseptasi diungkapkan pada The further disclosures on acceptance receivables are presented in
Catatan 12. Note 12.
i. Penyertaan i. Investment
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, penyertaan saham pada As of December 31, 2024 and 2023, the investment in shares on PT
PT Sarana Sulselbar Ventura dan PT Jamkrida Sulsel (Perseroda) Sarana Sulselbar Ventura and PT Jamkrida Sulsel (Perseroda)
diklasifikasikan lancar. classified as current.
119
BANK SULSELBAR
909
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 910
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
j. Rasio aset produktif terhadap total aset produktif j. The earning assets ratio to total earning assets
2024 2023
Giro pada Bank Indonesia 3,30% 4,44% Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 0,05% 0,33% Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 1,29% 3,15% Placement with Bank Indonesia and other banks
Surat berharga 19,53% 11,28% Marketable securities
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivable of marketable securities purchased
janji dijual kembali 1,25% 5,58% under resale agreement
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - performing 74,26% 74,91% sharia financing - performing
Tagihan akseptasi 0,24% 0,32% Acceptance receivables
Penyertaan 0,08% 0,00% Investment
100,00% 100,00%
k. Rasio aset non produktif terhadap total aset produktif k. The non-earning assets ratio to total earning assets
2024 2023
Surat berharga 0,03% 0,03% Marketable securities
Kredit yang diberikan dan Loans and
pembiayaan syariah - non-performing 1,84% 1,61% sharia financing - non-performing
l. Manajemen Modal l. Capital Manajement
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan dan mengawasi The Financial Services Authority (OJK) sets and monitors capital
kebutuhan modal Bank. Bank diwajibkan untuk mentaati peraturan requirements for the Bank. The Bank is required to comply with
yang berlaku dalam hal ini modal yang diwajibkan regulator. prevailing regulation in respect of regulatory capital. The Bank's
Pendekatan Bank terhadap pengelolaan modal ditentukan oleh approach to capital management is driven by bank's strategy and
strategi dan persyaratan organisasi bank, dengan memperhitungkan organizational requirements, taking into account the regulatory,
peraturan, serta keadaan ekonomi dan komersial. economic and commercial environment.
Bank mematuhi semua persyaratan modal yang ditetapkan oleh pihak Bank has complied with all regulator imposed capital requirements
regulator sepanjang periode pelaporan, khususnya berkenaan dengan throughout the reporting period, particularly regarding Capital
perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan Adequacy Ratio (CAR) and calculation of Risk Weighted Assets
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). (RWA).
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan Peraturan Otoritas Bank calculates its capital requirements in accordance with Financial
Jasa Keuangan (POJK) No.34/POJK.03/2016 tanggal 22 November Services Authority Regulation (POJK) No.34/POJK.03/2016 dated
2016 tentang "Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan November 22, 2016 about "Changes of Financial Service Authority
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Regulation No.11/POJK.03/2016 about Minimum Capital Reserve or
Bank Umum" dan Surat Edaran OJK No.43/SEOJK.03/2016 tentang Commercial Bank"and OJK Circular Letter No.43/SEOJK.03/2016
"Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional", about "Transparency and Publication Conventional Commercial Bank
dimana modal yang diwajibkan regulator dianalisa dalam dua tier Report", where the regulatory capital is analyzed into two tiers as
sebagai berikut: follows:
1) Modal inti (tier 1), yang terdiri dari modal inti utama dan modal inti 1) Tier 1 capital, which consists of core and additional core capital.
tambahan. Modal inti utama antara lain meliputi modal Core capital includes issued and fully paid-up capital, additional
ditempatkan dan disetor penuh, tambahan modal disetor, paid-in capital, general reserve, specific reserve, retained
cadangan umum, laba tahun-tahun lalu dan periode/tahun berjalan earnings and profit for the period/year (100%), other
(100%), penghasilan komprehensif lainnya berupa potensi comprehensive income deriving from potential gain/loss from the
keuntungan/kerugian yang berasal dari perubahan nilai wajar aset changes in fair value of financial assets classified as available-for-
keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual, selisih kurang sale, shortfall between allowable amount of allowance for
dari penyisihan penghapusan aset produktif sesuai ketentuan uncollectible account on productive assets according to Financial
Otoritas Jasa Keuangan dan cadangan kerugian penurunan nilai Services Authority guideline and allowance for impairment losses
aset produktif yang diperbolehkan. Aset pajak tangguhan, aset on productive assets. Deferred tax assets, intangible assets
takberwujud (termasuk goodwill) dan penyertaan (100%) (including goodwill) and share investments (100%) are deducted
merupakan faktor pengurang modal inti utama. Modal inti from core capital. Additional core capital includes non-cumulative
tambahan antara lain terdiri dari saham preferen, surat berharga preference shares, subordinated securities and subordinated
subordinasi dan pinjaman subordinasi dimana ketiganya bersifat debts net of buyback portion.
non-kumulatif setelah dikurangi pembelian kembali.
2) Modal pelengkap (tier 2) antara lain meliputi surat berharga 2) Supplementary capital (tier 2), which includes subordinated
subordinasi dan pinjaman subordinasi serta penyisihan securities and subordinated debts and allowance for uncollectible
penghapusan aset produktif sesuai ketentuan Otoritas Jasa account on productive assets according to Financial Services
Keuangan. Authority guideline.
120
BANK SULSELBAR
910
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 911
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen Modal (lanjutan) l. Capital Manajement (continued)
Beberapa batasan juga diberlakukan untuk bagian-bagian modal yang Various limits have been set to elements of the regulatory capital,
diwajibkan oleh regulator, antara lain Bank wajib menyediakan modal such as Banks are required to provide core capital (tier 1) at a
inti (tier 1 ) paling rendah sebesar 6% dari ATMR dan modal inti utama minimum of 6% from Risk Weighted Assets and Common Equity tier
(Common Equity tier 1 ) paling rendah sebesar 4,5% dari ATMR. 1 at a minimum of 4.5% from Risk Weighted Assets.
- Modal tier 1, meliputi modal ditempatkan dan disetor penuh, - Tier 1 capital, which includes issued and fully paid share capital,
cadangan umum, saldo laba dan laba periode berjalan. general reserve, retained earnings and profit for the period.
- Modal tier 2, meliputi penyisihan kerugian penurunan nilai yang - Tier 2 capital, which includes the eligible amount of allowance for
diperbolehkan. impairment losses.
Bank tidak mempunyai modal tambahan lain yang memenuhi kriteria The Bank does not have any other supplementary capital which
modal tier 3 sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang meets the criteria of tier 3 capital under prevailing Financial Services
berlaku. Authority regulation.
Berbagai batasan telah diterapkan untuk bagian-bagian modal yang Various limits are applied to elements of the regulatory capital. The
diwajibkan oleh regulator. Pengaruh dari pajak tangguhan telah effect of deferred taxation has been excluded in determining the
dikeluarkan dalam menentukan jumlah saldo laba untuk modal tier 1; amount of retained earnings for tier 1 capital; only 50 percent of the
hanya 50 persen laba periode berjalan sebelum pajak tangguhan yang profit for the period before deferred taxation being included in tier 1
dapat diperhitungkan dalam modal tier 1; dan modal tier 2 tidak boleh capital; and qualifying tier 2 capital cannot exceed tier 1 capital.
melebihi modal tier 1. Juga terdapat batasan jumlah penyisihan There is also a restriction on the amount of collective impairment
kolektif penurunan nilai yang boleh dimasukkan sebagai bagian dari allowances that may be included as part of tier 2 capital.
modal tier 2.
Aset Tertimbang Menurut Risiko ("ATMR") Bank ditentukan The Bank's weighted assets risk ("WAR") are determined according
berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan yang mencerminkan to specified requirements that seek to reflect the varying levels of risk
berbagai tingkatan risiko yang terkait dengan aset dan eksposur, yang attached to assets and exposures not recognized in the statements of
tidak tercermin dalam laporan posisi keuangan. Berdasarkan financial position. Based on Central Bank regulations, the Bank needs
peraturan Bank Indonesia, Bank diharuskan untuk mempertimbangkan to take into consideration its credit risk, market risk and operational
risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional dalam mengukur risk in measuring the WAR.
ATMR Bank.
Kebijakan Bank adalah menjaga modal yang kuat untuk menjaga The Bank's policy is to maintain a strong capital base so as to
kepercayaan pemodal, kreditur dan pasar dan untuk mempertahankan maintain investor, creditor and market confidence and to sustain
perkembangan bisnis di masa depan. Pengaruh tingkat modal future development of business. The impact of the level of capital on
terhadap tingkat pengembalian ke pemegang saham juga shareholders' return is also recognized and the Bank also recognize
diperhitungkan dan Bank juga memahami perlunya menjaga the need to maintain a balance between the higher return that might
keseimbangan antara tingkat pengembalian yang tinggi, yang be possible with greater gearing and the advantages and security
dimungkinkan dengan gearing yang lebih besar serta keuntungan- level afforded by a strong capital position.
keuntungan dan tingkat keamanan yang didapat dari posisi modal
yang kuat.
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang diwajibkan Management uses regulatory capital ratios in order to monitor its
regulator untuk memantau permodalan Bank dan rasio-rasio modal ini capital base, and these capital ratios remain the industry standards
tetap menjadi standar industri untuk mengukur kecukupan modal. for measuring capital adequacy. OJK’s approach to such
Pendekatan OJK untuk pengukuran ini terutama didasarkan pada measurement is primarily based on monitoring the relationship of the
pemantauan hubungan antara profil risiko Bank dengan ketersediaan Bank’s risk profile with the available capital. The Bank is required to
modal. Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko. provide minimum capital based on the risk profile.
121
BANK SULSELBAR
911
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 912
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen Modal (lanjutan) l. Capital Manajement (continued)
Posisi modal yang diwajibkan regulator Bank sesuai peraturan Bank The Bank's regulatory capital position under prevailing Bank
Indonesia yang berlaku pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Indonesia regulation as of December 31, 2024 and 2023 was as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Modal Capital
Modal inti (Tier 1) Core capital (Tier 1)
Modal inti utama (CET 1) 4.719.167.494.075 4.315.390.007.567 Common equity tier (CET 1)
Modal inti tambahan (AT 1) - - Additional equity tier (AT 1)
4.719.167.494.075 4.315.390.007.567
Modal pelengkap (Tier 2) 182.735.292.722 174.041.793.277 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 4.901.902.786.797 4.489.431.800.844 Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Asset
Risiko kredit 14.736.717.155.000 14.035.628.490.099 Credit risk
Risiko operasional 1.534.399.157.530 1.645.460.702.080 Operational risk
Risiko pasar 37.063.262.450 8.674.260.660 Market risk
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 16.308.179.574.980 15.689.763.452.839 Total Risk Weighted Asset
Rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio
Rasio CET 1 28,94% 27,50% CET 1 Ratio
Rasio tier 1 28,94% 27,50% Tier 1 Ratio
Rasio tier 2 1,12% 1,11% Tier 2 Ratio
Rasio modal inti terhadap ATMR 30,06% 28,61% Ratio of core capital to ATMR
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Required Minimum Capital
9% - <10% 9% - <10%
Minimum yang diwajibkan Adequacy Ratio
Berdasarkan self-assessment Bank, pada tanggal 31 Desember 2024 Based on its self-assessment, as of December 31, 2024 and 2023 the
dan 2023 profil risiko Bank dinilai berada pada peringkat 2. Oleh Bank’s risk profile is assessed to be in rating 2. Therefore, the Bank is
karena itu, Bank berkewajiban untuk memenuhi modal minimum required to provide a mínimum capital of 9% to less than 10%.
sebesar 9% sampai dengan kurang dari 10%.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berwenang menetapkan modal Financial Services Authority (OJK) is authorised to stipulate minimum
minimum lebih besar dari modal minimum dalam hal OJK menilai capital greater than minimum capital in terms of OJK assesses a
suatu Bank menghadapi potensi kerugian yang membutuhkan modal Bank as facing potential losses which requires a larger capital.
lebih besar.
m. Manajemen Risiko m. Risk Management
Penerapan manajemen risiko di Bank mengacu pada Peraturan Implementation of risk management in Bank accordance with the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Financial Services Authority Regulation (POJK)
Maret 2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016 and SEOJK
No.34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi No.34/SEOJK.03/2016 regarding Application of Risk Management for
Bank Umum. Bank telah menyusun Pedoman Sistem Operasional Commercial Banks. The Bank has prepared the Operational System
Prosedur Manajemen risiko dan melakukan secara berkesinambungan Guidelines for Risk Management Procedures and conducting
sosialisasi kepada seluruh jajaran Bank agar manajemen risiko dapat continuous dissemination to all levels of the Bank so that risk
terimplementasi secara terintegrasi ke dalam suatu sistem management can be implemented integratedly into a risk
pengelolaan risiko yang akurat dan komprehensif serta mampu management system that accurate and comprehensive and able to
menganalisa dan mengelola seluruh risiko yang terkait. analyze and manage all risks associated.
Penilaian profil risiko pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The risk profile assessment as of December 31, 2024 and 2023
sesuai matriks profil risiko yaitu sebagai berikut: according to the risk profile matrix is as follows:
Penilaian per posisi/Rating per position
Jenis risiko/ 2024 2023
No.
Type of risk Tingkat risiko/ Penilaian risiko/ Tingkat risiko/ Penilaian risiko/
Risk level Risk rating Risk level Risk rating
1. Kredit/Credit Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
2. Pasar/Market Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
3. Likuiditas/Liquidity Moderate Satisfactory Low to Moderate Fair
4. Operasional/Operational Moderate Fair Moderate Fair
5. Hukum/Law Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
6. Stratejik/Strategic Moderate Fair Moderate Fair
7. Kepatuhan/Obedience Moderate Fair Moderate Fair
8. Reputasi/Reputation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
9. Imbal Hasil/Yields Low to Moderate Fair Low to Moderate Fair
10. Investasi/Investation Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate Satisfactory
122
BANK SULSELBAR
912
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 913
Laporan Keuangan
Financial Statements
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
50. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 50. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
n. Posisi Devisa Neto (PDN) n. Net Open Position (NOP)
Perhitungan posisi devisa neto bank berdasarkan pada Peraturan The calculation of the net open position of banks is based on Bank
Bank Indonesia No.12/10/PBI/2010 tanggal 1 Juli 2010 dan Peraturan Indonesia Regulation No.12/10/PBI/2010 dated July 1, 2010 and
Bank Indonesia No.17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang Bank Indonesia Regulation No.17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015
Perubahan Keempat atas Peraturan Bank Indonesia concerning the Fourth Amendment to Bank Indonesia Regulation
No.5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum. No.5/13/PBI/ 2003 concerning the Net Open Position of Commercial
Berdasarkan peraturan tersebut, mulai tanggal 1 Juli 2010, Bank Banks. Based on this regulation, starting on July 1, 2010, the Bank is
hanya diwajibkan untuk menjaga posisi devisa neto secara only required to maintain a net open position as a whole at a
keseluruhan maksimum 20% dari total modal. maximum of 20% of total capital.
PDN adalah jumlah dari nilai absolut selisih bersih aktiva dan pasiva NOP is the sum of the absolute values of the net difference between
dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing dan selisih assets and liabilities in the statement of financial position for each
bersih tagihan dan kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam foreign currency and the net difference of receivables and
rekening administratif untuk setiap valuta asing, yang semuanya commitments and contingent liabilities in the administrative accounts
dinyatakan dalam Rupiah. for each foreign currency, which are all stated in Rupiah.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal 31 Desember Below is the Net Open Position of Bank as of December 31, 2024 and
2024 dan 2023 dalam mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah 2023 in currency (Rupiah equivalent). These amounts are reported to
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada tanggal laporan posisi Bank Indonesia on the statement of financial position’s date as part of
keuangan sebagai bagian dari laporan harian. daily reporting.
2024
Nilai absolut
Aset/ Liabilitas/ bersih/
Mata uang Assets Liabilities Net absolute value Currencies
Posisi keuangan Financial position
Dolar Amerika Serikat 344.927.446.940 (223.111.487.089) 121.815.959.851 United States Dollar
Dolar Singapura 358.875.268 - 358.875.268 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 106.437.622 - 106.437.622 Saudi Arabian Riyal
345.392.759.830 (223.111.487.089) 122.281.272.741
Rekening administrasi Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat - (80.785.000.000) (80.785.000.000) United States Dollar
- (80.785.000.000) (80.785.000.000)
Jumlah 41.496.272.741 Total
Jumlah modal (Catatan 43) - 4.901.902.786.797 Total capital (Note 42)
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) 0,85% Net Open Position (NOP) ratio
2023
Nilai absolut
Aset/ Liabilitas/ bersih/
Mata uang Assets Liabilities Net absolute value Currencies
Posisi keuangan Financial position
Dolar Amerika Serikat 236.694.661.180 (182.665.631.185) 54.029.029.995 United States Dollar
Dolar Singapura 396.924.579 - 396.924.579 Singapore Dollar
Riyal Saudi Arabia 123.318.300 - 123.318.300 Saudi Arabian Riyal
237.214.904.059 (182.665.631.185) 54.549.272.874
Rekening administrasi Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat 92.634.000.000 (152.266.921.354) (59.632.921.354) United States Dollar
92.634.000.000 (152.266.921.354) (59.632.921.354)
Jumlah 5.083.648.480 Total
Jumlah modal (Catatan 43) - 4.489.431.800.844 Total capital (Note 42)
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) 0,11% Net Open Position (NOP) ratio
123
BANK SULSELBAR
913
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 914
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH
SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
dan untuk tahun yang berakhir tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
52. STANDAR AKUNTANSI BARU 52. NEW ACCOUNTING STANDARDS
Berikut ini ikhtisar Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang The following summarizes the Statement of Financial Accounting
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang relevan untuk Standards (PSAK) which were issued by the Financial Accounting
Bank, namun belum berlaku efektif untuk laporan keuangan yang berakhir Standards Board and are relevant to the Bank, but is not yet effective for
pada tanggal 31 Desember 2024: financial statements ended December 31, 2024:
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025: Effective on or after January 1, 2025:
- PSAK 117, “Kontrak Asuransi”, yang diadopsi dari IFRS 17, - PSAK 117, “Insurance Contracts”, adopted from IFRS 17, early
penerapan dini diperkenankan untuk entitas yang juga telah application is permitted for entities that have also applied PSAK 109
menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115. and PSAK 115.
- Amandemen PSAK 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Amendment to PSAK 221, “The Effect of Changes in Foreign
tentang Kekurangan Ketertukaran". Penerapan lebih dini Exchange Rates on the Lack of Convertibility”. Early application is
diperkenankan. permitted.
Saat ini Bank sedang mengevaluasi dan belum menetapkan dampak dari The Bank is currently evaluating the above standards and has not yet
penerapan standar tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan determined the impact of these standard on the financial statement of the
Bank. Bank.
53. PENYELESAIAN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN 53. COMPLETION AND AUTHORIZATION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan The management of the Bank is responsible for the preparation of these
ini yang diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada financial statements which were completed and authorised for issuance
tanggal 10 Februari 2025. by the Directors on February 10, 2025.
124
BANK SULSELBAR
914
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 915
Laporan Keuangan
Financial Statements
BANK SULSELBAR
915
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 916
Indeks OJK
OJK Index
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak dan
√ POJK 29
dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat
diperbanyak dalam bentuk salinan
√ POJK 29
dokumen cetak dan salinan dokumen
elektronik.
Laporan Tahunan wajib disajikan
dalam Bahasa Indonesia dan bahasa √ POJK 29
asing
Laporan Tahunan wajib dimuat dalam
Situs Web Emiten atau Perusahaan
Publik pada tanggal yang sama dengan √ POJK 29
penyampaian Laporan Tahunan
kepada Otoritas Jasa Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting
memuat informasi keuangan yang
disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau
Informasi memuat antara lain:
sejak memulai usahanya jika Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya
kurang dari 3 (tiga) tahun.
1. Pendapatan/penjualan. 22 SEOJK 16
2. Laba bruto. 22
3. Laba Operasional. 22 SEOJK 9
4. Laba sebelum pajak. 22
5. Laba bersih. 22
6. Laba (rugi). 22 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non N/A SEOJK 16
pengendali.
9. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 16
10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan N/A
kepentingan non Pengendali.
SEOJK 9
11. Laba (rugi) per saham. 22
SEOJK 16
12. Jumlah aset. 20
13. Jumlah liabilitas. 21
14. Jumlah ekuitas. 21
BANK SULSELBAR
916
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 917
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
15. Dana pihak ketiga. 20 SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 21
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 24 SEOJK 16
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 24
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan.
20. Rasio lancar.
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas.
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset.
23. Rasio KPMM. 24 SEOJK 9
24. Aset produktif.
25. Rasio Non-Performing Loans (NPL). 24
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
24
Operasional (BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 24
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 24
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas
24
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 24
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 24
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan
SEOJK 9
dengan emiten atau perusahaan publik dan jenis 24
SEOJK 16
industrinya.
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling
Informasi Saham SEOJK 16
sedikit memuat:
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap
masa triwulan yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir,
paling sedikit memuat:
a. Jumlah saham yang beredar.
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada
26
bursa efek tempat saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan
penutupan berdasarkan harga pada bursa efek
tempat saham dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat
saham dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
BANK SULSELBAR
917
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 918
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang
menyebabkan terjadinya perubahan pada
saham, seperti pemecahan saham (stock
split), penggabungan saham (reverse stock),
dividen saham, saham bonus, perubahan nilai
nominal saham, penerbitan Efek konversi, serta
penambahan dan pengurangan modal, informasi
saham sebagaimana dimaksud pada angka 1)
ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi.
b. Rasio pemecahan saham (stock split), 26 SEOJK 16
penggabungan saham (reverse stock), dividen
saham, saham.
c. bonus, jumlah Efek konversi yang diterbitkan,
dan perubahan nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah
aksi korporasi.
e. Jumlah Efek konversi yang dilaksanakan (jika
ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi
korporasi.
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara
perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) dalam
tahun buku, dijelaskan alasan penghentian 26 SEOJK 16
sementara perdagangan saham (suspension) dan/
atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) sebagaimana dimaksud pada
angka 3) dan/ atau proses pembatalan pencatatan
saham (delisting) masih berlangsung hingga akhir
periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan 26 SEOJK 16
yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/
atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
tersebut.
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat
Laporan Direksi
mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling
sedikit memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
SEOJK 9
Perusahaan Publik (termasuk untuk UUS 53-54
SEOJK 16
apabila Bank memiliki UUS).
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan 54 SEOJK 16
Publik.
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk
memastikan implementasi strategi Emiten atau 55
Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan
SEOJK 9
yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan 56
SEOJK 16
Publik.
BANK SULSELBAR
918
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 919
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau
56
Perusahaan Publik.
f. Struktur organisasi. 45 SEOJK 9
g. Aktivitas utama. 44
h. Teknologi informasi. 46
i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan,
termasuk penyaluran kredit kepada debitur 44
usaha mikro, kecil, dan menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan
50
penyediaan dana.
k. Perkembangan perekonomian dan target
48
pasar.
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/
44-45
atau di luar negeri.
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 45
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan
61-62
pemegang saham dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi
pada Bank dan kelompok usaha Bank dalam 62
tahun yang bersangkutan.
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada
62-63
masa mendatang.
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat
pendidikan, pelatihan, dan pengembangan 47
sumber daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau SEOJK 9
57-58
Perusahaan Publik. SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan 58-60
Publik.
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat
Laporan Dewan Komisaris
uraian singkat mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik,
SEOJK 16
termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam 68-69
SEOJK 9
perumusan dan implementasi strategi Emiten atau
Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi.
2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau
70-71
Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau
71-73
Perusahaan Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) SEOJK 9
75
dan alasan perubahannya.
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada
74-75
anggota Direksi.
BANK SULSELBAR
919
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 920
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan Surat pernyataan anggota Direksi dan
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab SEOJK 16
78-79
Anggota Dewan Komisaris atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format POJK 29
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan.
PROFIL PERUSAHAAN
Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan
SEOJK 9
Nama dan alamat lengkap perusahaan yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh 82
SEOJK 16
informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
meliputi:
1. Alamat
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Nama dan alamat entitas anak dan/
atau kantor cabang atau kantor Memuat informasi antara lain:
perwakilan (jika ada)
1. Nama dan alamat entitas anak, meliputi:
a. Alamat
SEOJK 9
b. Nomor telepon 84-89
SEOJK 16
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
2. Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan,
meliputi:
a. Alamat
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki entitas
anak, kantor cabang, dan kantor perwakilan, agar
diungkapkan.
Riwayat singkat Emiten atau Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, SEOJK 9
Perusahaan Publik perubahan nama perusahaan (jika ada), dan tanggal 92-93 SEOJK 16
efektif perubahan nama perusahaan.
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan
perubahan nama, agar diungkapkan.
SEOJK 9
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan Mencakup:
SEOJK 16
1. Visi Perusahaan 94
2. Misi Perusahaan 95
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan
96-97
(corporate culture) yang dimiliki Perusahaan.
SEOJK 9
Kegiatan Usaha Uraian mengenai antara lain:
SEOJK 16
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran
98-99
dasar terakhir.
BANK SULSELBAR
920
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 921
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 98-99
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 100-111
Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik.
Wilayah operasional merupakan wilayah atau daerah
Wilayah Operasional 112-113 SEOJK 16
pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari
kegiatan operasional perusahaan.
Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik
dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan
SEOJK 9
Struktur Organisasi struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk 114-115
SEOJK 16
komite di bawah Direksi (jika ada) dan komite di bawah
Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan.
Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala
Keanggotaan Asosiasi nasional maupun internasional yang berkaitan dengan 116 SEOJK 16
penerapan keuangan berkelanjutan.
SEOJK 9
Profil Direksi Profil Direksi, paling sedikit memuat: 118-129
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota
Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak
memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris, pemegang saham
utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak
langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota
Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka SEOJK 9
Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan SEOJK 16
hal tersebut. POJK 13
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan
Komisaris lain, dan/atau pemegang saham
pengendali Bank.
BANK SULSELBAR
921
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 922
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan
alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
SEOJK 16
perubahan komposisi anggota Direksi, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil Dewan Komisaris SEOJK 9
Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 130-136
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota
Dewan Komisaris
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali
sebagai anggota Dewan Komisaris yang
merupakan komisaris independen pada Emiten
atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak
memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan
pengendali baik langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi.
SEOJK 9
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak SEOJK 13
memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau SEOJK 16
Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut. POJK 17
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan
Komisaris lain, dan/atau pemegang saham
pengendali Bank.
8. Pernyataan independensi komisaris independen
SEOJK 16
dalam hal komisaris independen telah menjabat
lebih dari 2 (dua) periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Dewan
Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
BANK SULSELBAR
922
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 923
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan
Profil singkat pejabat eksekutif 142-149 SEOJK 9
dan ringkasan Riwayat hidup.
Jumlah karyawan dan data Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, SEOJK 9
pengembangan kompetensi karyawan. tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/ 150-151 SEOJK 16
kontrak) dalam tahun buku.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan SEOJK 9
Komposisi pemegang saham pada awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari SEOJK 16
informasi mengenai: POJK 17
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen)
153
atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan
Publik.
154
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau
seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham
Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada
awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam
daftar pemegang saham untuk kepentingan
kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan -
anggota Dewan Komisaris.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau
seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten
atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu
kelompok pemegang saham yang masing-masing
153 SEOJK 16
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham
Emiten atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase
SEOJK 16
kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan 154
klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
b. Kepemilikan institusi asing.
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Informasi mengenai pemegang saham utama dan
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik
Pemegang saham utama dan SEOJK 9
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada 160
pengendali SEOJK 16
pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema
atau bagan.
BANK SULSELBAR
923
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 924
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan
Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika
Daftar entitas anak perusahaan ada), beserta persentase kepemilikan saham, bidang SEOJK 9
160
ventura usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, SEOJK 16
perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai
alamat entitas anak tersebut.
Informasi terkait dengan Kelompok Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok
SEOJK 9
Usaha Bank usaha dan/atau memiliki Entitas Anak, harus 161
menambahkan dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri
dari Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister
company), Entitas Induk sampai dengan ultimate
shareholder.
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam
kelompok usaha Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama
pemegang saham lain. Pengertian pemegang
saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain adalah pemegang saham perorangan
atau entitas yang memiliki tujuan bersama yaitu
mengendalikan Bank, berdasarkan atau tidak
berdasarkan suatu perjanjian.
Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah
saham tercatat setelah masing-masing tindakan
korporasi (corporate action), nilai nominal, dan harga
penawaran dari awal pencatatan hingga akhir tahun
buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten atau
Kronologis pencatatan saham Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan 161 SEOJK 16
saham (stock split), penggabungan saham (reverse
stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan
nilai nominal saham, pelaksanaan Efek konversi,
pelaksanaan penambahan dan pengurangan modal (jika
ada).
Informasi pencatatan Efek lainnya yang belum jatuh
tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama
Informasi pencatatan Efek lainnya Efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, 162 SEOJK 16
tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat
Efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa akuntan Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan
publik (AP) dan kantor akuntan publik kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/ 162 SEOJK 16
(KAP) aliansinya meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang
diberikan.
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk
masing- masing penugasan yang diberikan selama
tahun buku.
BANK SULSELBAR
924
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 925
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa
non audit, maka diungkapkan mengenai informasi
tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga dan/atau Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang
163 SEOJK 16
profesi penunjang. pasar modal selain AP dan KAP.
Penghargaan dan Sertifikasi. Informasi memuat antara lain: 164 SEOJK 9
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala
nasional
dan internasional).
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
1. Rencana jangka panjang (corporate plan).
SEOJK 13
Rencana Strategis Bank 2. Rencana jangka menengah dan pendek (business 223-225
POJK 17
plan).
Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis
SEOJK 9
Tinjauan operasi per segmen usaha industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
SEOJK 16
mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 233-258
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain:
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan
233-258
perkembangannya.
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 233-258
c. Penjualan/pendapatan usaha. 266-267
d. Profitabilitas. 263-267
Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup
perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun
Uraian atas kinerja keuangan SEOJK 9
buku terakhir (dalam bentuk narasi dan tabel),
perusahaan SEOJK 16
penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan
dampak perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 268-280
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang
280-286
dan total liabilitas.
3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/
241-247
pembiayaan) dan total aset.
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 286-287
5. Ekuitas. 287
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi),
penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi) 287, 290-297
komprehensif.
7. Arus kas. 298-301
8. Suku bunga dasar kredit. 245, 308-309 SEOJK 9
BANK SULSELBAR
925
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 926
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Analisis kualitas aset produktif dan
309-310 SEOJK 9
rasio keuangan yang relevan.
Bahasan dan analisis tentang
kemampuan membayar utang
dan tingkat kolektibilitas piutang
Penjelasan tentang: SEOJK 16
perusahaan, dengan menyajikan
perhitungan rasio yang relevan sesuai
dengan jenis industri perusahaan.
1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka
pendek (likuiditas) maupun jangka panjang 302-305
(solvabilitas).
2. Tingkat kolektibilitas piutang. 306-307
Bahasan tentang struktur modal
(capital structure) dan kebijakan
Penjelasan atas: SEOJK 16
manajemen atas struktur modal
(capital structure policy).
1. Rincian struktur modal 311-312
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital
312-313
structure policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 312
Bahasan mengenai ikatan yang
material untuk investasi barang modal
Penjelasan tentang: 316-318 SEOJK 16
(bukan ikatan pendanaan) pada tahun
buku terakhir.
1. Nama pihak yang melakukan ikatan.
2. Tujuan dari ikatan tersebut.
3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi
ikatan- ikatan tersebut.
4. Mata uang yang menjadi denominasi.
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing
yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan
terkait investasi barang modal pada tahun buku
terakhir agar diungkapkan.
Bahasan mengenai investasi barang
SEOJK 9
modal yang direalisasikan pada tahun Penjelasan tentang:
SEOJK 16
buku terakhir.
1. Jenis investasi barang modal. 314-315
2. Tujuan investasi barang modal. 314-315
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada
314-315
tahun buku terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi
barang modal, agar diungkapkan.
Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik
Uraian tentang prospek usaha dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara
323-327 SEOJK 16
perusahaan. umum dan pasar internasional disertai data pendukung
kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya.
BANK SULSELBAR
926
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 927
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Informasi perbandingan antara target
pada awal tahun buku dengan hasil
Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun
yang dicapai (realisasi), dan target SEOJK 16
buku dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
atau proyeksi yang ingin dicapai untuk
satu tahun mendatang.
1. Pendapatan/penjualan. 320-321
2. Laba (rugi). 320-321
3. Struktur modal (capital structure). 320-321
4. Pemasaran.
5. Pengembangan SDM.
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten
320-321
atau Perusahaan Publik.
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau
Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang,
mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 321-323
2. Laba (rugi). 321-323
3. Struktur modal (capital structure). 321-323
4. Kebijakan dividen.
5. Pemasaran.
6. Pengembangan SDM.
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten
321-323
atau Perusahaan Publik.
Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten
SEOJK 9
Uraian tentang aspek pemasaran. atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai 226-227
SEOJK 16
strategi pemasaran dan pangsa pasar.
Uraian mengenai dividen selama 2 Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku
SEOJK 16
(dua) tahun buku terakhir. terakhir, paling sedikit:
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi
persentase jumlah dividen yang dibagikan 327
terhadap laba bersih.
2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal
328
distribusi dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 328
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 328
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar
diungkapkan alasannya.
Realisasi penggunaan dana hasil
penawaran umum (dalam hal
perusahaan masih diwajibkan Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana)
1. Total perolehan dana. 329
2. Rencana penggunaan dana. 329
3. Rincian penggunaan dana. 329
4. Saldo dana. 329
BANK SULSELBAR
927
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 928
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan
329
penggunaan dana (jika ada).
a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki
kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi
penggunaan dana hasil penawaran umum
secara kumulatif sampai dengan akhir tahun
buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan
dana sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai laporan
realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum, maka Emiten menjelaskan perubahan
tersebut.
Informasi material (jika ada), antara
lain mengenai investasi, ekspansi,
divestasi, penggabungan/peleburan
usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/ Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
modal, transaksi material, transaksi
afiliasi, dan transaksi benturan
kepentingan.
a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi. 330-335
b. Nama pihak yang melakukan transaksi. 330-335
c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada). 330-335
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. 330-335
e. Pemenuhan ketentuan terkait. 330-335
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam angka a) sampai dengan angka f), Emiten
atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi
telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis 335
yang berlaku umum antara lain dilakukan
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar
(armslength principle).
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit
dalam melakukan prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang 335
berlaku umum antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms
length principle).
BANK SULSELBAR
928
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 929
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material
yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa
transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha 336
dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan dalam laporan
keuangan tahunan, ditambahkan informasi
mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan
keuangan tahunan tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/
atau transaksi benturan kepentingan yang
merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi
dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
telah disetujui pemegang saham independen, 336
ditambahkan informasi mengenai tanggal
pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/
atau transaksi benturan kepentingan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai perubahan
peraturan perundang-undangan
Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
terhadap perusahaan pada tahun
buku terakhir.
1. Nama peraturan perundang-undangan yang
317
mengalami perubahan.
2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif)
terhadap perusahaan (jika signifikan) atau 317
pernyataan bahwa dampaknya tidak signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan
perundang-undangan pada tahun buku terakhir, agar
diungkapkan.
Uraian mengenai perubahan
kebijakan akuntansi yang diterapkan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
perusahaan pada tahun buku terakhir.
1. Perubahan kebijakan akuntansi. 340-341
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi. 340-341
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan
340-341
keuangan.
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan
akuntansi pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan
Informasi Eksposur Risiko dan eksposur risiko dan permodalan periode tahunan
666-750 SEOJK 9
Permodalan. sebagaimana diatur dalam bagian II Laporan publikasi
eksposur risiko dan permodalan.
BANK SULSELBAR
929
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 930
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku
RUPS. 373-385 SEOJK 16
dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu)
tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan
pada tahun buku.
b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1
(satu) tahun sebelum tahun buku yang belum
direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik
menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan
RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota
Direksi. SEOJK 13
Direksi. Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab 386-388 SEOJK 16
masing- masing anggota Direksi diuraikan dan POJK 17
dapat disajikan dalam bentuk tabel.
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau
392-393 SEOJK 16
piagam (charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris,
dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS.
397-401 SEOJK 16
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi
dalam rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan
Komisaris, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
402-404 SEOJK 16
anggota Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Direksi, termasuk
program orientasi bagi anggota Direksi yang
baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku
(jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun 405-406 SEOJK 16
buku paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian
kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak
memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
BANK SULSELBAR
930
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 931
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris yang mencapai 5% (lima persen)
atau lebih dari modal disetor, yang meliputi jenis
dan jumlah lembar saham pada:
SEOJK 13
a. Bank yang bersangkutan. 152, 449
POJK 17
b. Bank lain.
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di
dalam maupun di luar negeri.
SEOJK 13
Dewan Komisaris. 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 409-411 SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki
412 SEOJK 16
pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan
Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris
dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam
SEOJK 13
RUPS. 419-422
SEOJK 16
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan
Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat
Dewan Komisaris bersama Direksi, atau RUPS
dapat disajikan dalam bentuk tabel.
SEOJK 16
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
422-424
anggota Dewan Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan Komisaris,
termasuk program orientasi bagi anggota
Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika
ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam
tahun buku (jika ada).
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
serta masing-masing anggota Direksi dan anggota 427-432 SEOJK 16
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian
kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja
Komite yang mendukung pelaksanaan tugas 432-433 SEOJK 16
Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian
kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat.
Nominasi dan remunerasi Direksi dan
Paling sedikit memuat:
Dewan Komisaris.
BANK SULSELBAR
931
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 932
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat
mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota 401-403 SEOJK 16
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan
404-408 SEOJK 16
Dewan Komisaris, antara lain:
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan
remunerasi Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/
bonus dan lainnya; dan Catatan: apabila
tidak terdapat bonus kinerja, bonus non
kinerja, dan opsi saham yang diterima setiap
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, agar
diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
Dewan pengawas syariah, bagi
Emiten atau Perusahaan Publik
yang menjalankan kegiatan usaha
Paling sedikit memuat: 435-441 SEOJK 16
berdasarkan prinsip syariah
sebagaimana tertuang dalam
anggaran dasar.
a. Nama.
b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas
Syariah.
c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah.
d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas
Syariah.
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran
serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di
pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan
Publik.
SEOJK 16
Komite Audit. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 454-457
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar emiten atau
perusahaan publik.
BANK SULSELBAR
932
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 933
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit. 454
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 452-454
8. Pernyataan independensi komite audit. 458-459
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
464-465
telah diikuti dalam tahun buku (jika ada).
SEOJK 13
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite
SEOJK 16
audit dan tingkat kehadiran anggota komite audit 459-463
POJK 17
dalam rapat tersebut.
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun
buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam 465-466
pedoman atau piagam (charter) komite audit.
Komite atau fungsi nominasi dan
SEOJK 16
remunerasi Emiten atau Perusahaan Paling sedikit memuat: 481-484
POJK 17
Publik.
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 481
7. Pernyataan independensi komite. 488-489
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
492-493
telah diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 478-480
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
477-478
piagam (charter).
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan
489-492
tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun
494
buku.
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan
remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik
cukup mengungkapkan informasi sebagaimana -
dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite -
2. Pihak yang remunerasi. -
BANK SULSELBAR
933
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 934
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Komite lain yang dimiliki Emiten atau
Perusahaan Publik dalam rangka
mendukung fungsi dan tugas Direksi SEOJK 16
Paling sedikit memuat: 470-471
(jika ada) dan/atau komite yang POJK 17
mendukung fungsi dan tugas Dewan
Komisaris.
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan
komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar emiten atau
perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 469
7. Pernyataan independensi komite. 472-473
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
475-476
telah diikuti dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 468-469
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
467
piagam (charter) komite.
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite
dan tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat 473-475
tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada
477
tahun buku.
Sekretaris perusahaan. 1. Nama. 498 SEOJK 16
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris
perusahaan.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar emiten atau
perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
499-501
diikuti dalam tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris
502
perusahaan pada tahun buku.
SEOJK 16
Unit Audit Internal. 1. Nama kepala unit audit internal. 504
POJK 17
2. Riwayat jabatan, meliputi:
BANK SULSELBAR
934
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 935
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit
audit internal.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya
baik di dalam maupun di luar emiten atau
perusahaan publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit
504, 509-510
internal (jika ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit
509
internal.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
510-511
diikuti dalam tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 505
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 506-507
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
508-509
piagam (charter) unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit
internal pada tahun buku termasuk kebijakan dan
513-517
pelaksanaan frekuensi rapat dengan direksi, dewan
komisaris, dan/ atau komite audit.
1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan
Akuntan Publik. audit laporan keuangan tahunan selama 5 tahun 573-574 POJK 17
terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang
melakukan audit laporan keuangan tahunan
selama 5 tahun terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang
diberikan oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun
buku terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik
dan akuntan publik selain jasa audit laporan 574
keuangan tahunan pada tahun buku terakhir.
Catatan: apabila diungkapkan.
Uraian mengenai sistem pengendalian
1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta SEOJK 13
internal (internal Control) yang
kepatuhan terhadap peraturan perundang- 576-580 SEOJK 16
diterapkan oleh emiten atau
undangan lainnya.
perusahaan Publik.
2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian
586-587
internal.
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
587 SEOJK 16
atas kecukupan sistem pengendalian internal.
Sistem manajemen risiko yang
1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen SEOJK 16
diterapkan oleh Emiten Atau 588-592
risiko Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 13
Perusahaan Publik.
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya.
3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko
Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
atau komite audit atas kecukupan sistem SEOJK 16
manajemen risiko.
BANK SULSELBAR
935
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 936
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan
SEOJK 13
Fungsi kepatuhan. dan peraturan perundang-undangan serta pemenuhan 597-606
POJK 17
komitmen dengan otoritas yang berwenang.
Perkara hukum yang berdampak
material yang dihadapi Oleh emiten
atau perusahaan publik, entitas anak, 1. Pokok perkara/gugatan. 609-611 SEOJK 16
Anggota direksi dan anggota dewan
komisaris (jika ada).
2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau
perusahaan publik.
4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum
paling sedikit mencakup:
a. Jumlah permasalahan perdata dan
permasalahan pidana yang dihadapi dan telah
mendapat putusan yang mempunyai kekuatan
hukum tetap.
b. Jumlah permasalahan perdata dan SEOJK 13
permasalahan pidana yang dihadapi dan masih
dalam proses penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak,
anggota Dewan Komisaris, dan anggota Direksi
tidak memiliki perkara penting, agar diungkapkan.
Informasi tentang sanksi
administratif/sanksi yang Dikenakan
kepada emiten atau perusahaan
publik, Anggota Dewan Komisaris dan 612 SEOJK 16
anggota direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya pada
tahun Buku (jika ada).
Informasi mengenai kode etik Emiten
1. Pokok-pokok kode etik. 619-620 SEOJK 16
atau Perusahaan Publik.
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya
620-621
penegakannya
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan 618
Emiten atau Perusahaan Publik
1. Komite Remunerasi
a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung
jawab.
Penerapan Tata Kelola Remunerasi
b. Jumlah rapat yang dilakukan. 477-494, 565 POJK 45
bagi Bank.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada
anggota Komite Remunerasi selama 1 (satu)
tahun.
BANK SULSELBAR
936
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 937
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang
meliputi:
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan
kebijakan Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan
Remunerasi pada tahun sebelumnya, beserta 567-568
perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa
Remunerasi bagi Pegawai di unit kontrol
bersifat independen dari unit kerja yang
diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan
implementasinya per unit bisnis, per wilayah dan
565
pada perusahaan anak atau kantor cabang yang
berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi:
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan
dalam menerapkan Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama,
termasuk untuk risiko yang sulit diukur.
566-567
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap
kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama
dibandingkan dengan tahun lalu beserta
alasannya, apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
yang meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang
dikaitkan dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi
individu dengan kinerja Bank, kinerja unit kerja
dan kinerja individu. 566
c. Uraian mengenai metode yang digunakan
Bank untuk menyatakan bahwa kinerja yang
disepakati tidak dapat tercapai sehingga perlu
dilakukan penyesuaian atas remunerasi serta
besarnya penyesuaian remunerasi jika kondisi
tersebut terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja
dan Risiko yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang ditangguhkan, besarannya, dan
kriteria untuk menetapkan besaran tersebut. 566-567
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang
ditunda pembayarannya (malus), atau ditarik
kembali apabila sudah dibayarkan (clawback).
BANK SULSELBAR
937
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 938
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan
terkait kebijakan Remunerasi, apabila Bank 568
menggunakan jasa konsultan ekstern
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh
Direksi dan Dewan Komisaris mencakup struktur 568
Remunerasi dan rincian jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi:
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel
beserta alasan pemilihan bentuk tersebut. Dan
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan 568
pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel
di antara para Direksi, Dewan Komisaris dan/
atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai
yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel 568
selama 1 (satu) tahun, dan total nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material
569
risk takers.
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan
569
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 569
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi
yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat
akan diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, 569-570
calon Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai
selama 1 (satu) tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan
hubungan kerja dan total nominal pesangon yang 570
dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau
570
saham atau instrumen yang berbasis saham yang
diterbitkan Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 570
(satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam
satu tahun meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun
variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak 571
ditangguhkan.
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara
tunai dan/ atau saham atau instrumen yang
berbasis saham yang diterbitkan Bank.
BANK SULSELBAR
938
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 939
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
19. Informasi kuantitatif mengenai:
a. Total sisa Remunerasi yang masih
ditangguhkan baik yang terekspos
penyesuaian implisit maupun eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang
571
disebabkan karena penyesuaian eksplisit
selama periode laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang
disebabkan karena penyesuaian implisit
selama periode laporan.
Uraian singkat mengenai kebijakan
pemberian Kompensasi jangka
panjang berbasis kinerja kepada
manajemen dan/ atau karyawan yang Dalam hal pemberian kompensasi berupa program
dimiliki oleh emiten Atau perusahaan Kepemilikan saham oleh manajemen (management
publik (jika ada), antara lain berupa stock Ownership program/MSOP) dan/atau program
622 SEOJK 16
Program kepemilikan saham oleh Kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
manajemen (management stock Ownership program/ ESOP).
ownership program/MSOP) dan/atau Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
Program kepemilikan saham oleh
karyawan (employee Stock ownership
program/ESOP).
1. Jumlah saham dan/atau opsi.
2. Jangka waktu pelaksanaan.
3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
berhak.
4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga
pelaksanaan.
1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari
Uraian singkat mengenai
kerja Setelah terjadinya kepemilikan atau setiap 449-450 SEOJK 16
pengungkapan Informasi mengenai
Perubahan kepemilikan atas saham perusahaan
Terbuka.
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
Uraian mengenai sistem pelaporan
pelanggaran (Whistleblowing System) di 1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 623 SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Perlindungan bagi pelapor. 624
3. Penanganan pengaduan. 625-626
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 623
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: 627
a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses
Dalam tahun buku.
b. Tindak lanjut pengaduan.
BANK SULSELBAR
939
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 940
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak
memiliki Sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblowing
System), Maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam SEOJK 16
Uraian mengenai kebijakan anti
Mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), POJK 17
korupsi Emiten atau Perusahaan 628-632
Fraud, suap dan/ atau gratifikasi dalam Emiten atau
Publik.
Perusahaan Publik.
2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan
632
Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak
memiliki Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan
tidak Dimilikinya kebijakan dimaksud.
SEOJK 13
Penanganan benturan kepentingan 642
POJK 17
Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki
Penyediaan dana kepada pihak terkait
debet penyediaan dana kepada pihak terkait (related
(related party) dan penyediaan dana 634-635 SEOJK 13
party) dan kepada debitur inti (individu atau grup) per
besar (large exposure).
posisi laporan
Transparansi kondisi keuangan dan
SEOJK 13
non keuangan Bank yang belum 646-647
POJK 17
diungkap dalam laporan lain.
Informasi lain yang terkait dengan
Tata Kelola Bank, antara lain berupa
intervensi pemilik, perselisihan intern
642 SEOJK 13
atau permasalahan yang timbul
sebagai dampak kebijakan remunerasi
pada Bank.
Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal
fraud) paling sedikit mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
diselesaikan.
Jumlah Penyimpangan (Internal 2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang
630 SEOJK 13
Fraud). dalam proses penyelesaian di internal bank.
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum
diupayakan penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
ditindaklanjuti melalui proses hukum.
1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali
(buy back) saham atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli
Pembelian Kembali (Buy Back) Saham kembali.
642 SEOJK 13
dan/atau Obligasi Bank. 3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/
atau obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau
obligasi.
Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk
Pemberian Dana untuk Kegiatan
kegiatan sosial dan/atau kegiatan politik paling sedikit
Sosial dan/ atau Kegiatan Politik 634 SEOJK 13
meliputi pihak penerima dana dan jumlah dana yang
Selama Periode Pelaporan.
diberikan.
BANK SULSELBAR
940
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 941
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
Penerapan keuangan berkelanjutan,
termasuk penerapan tanggung jawab 647 POJK 17
sosial dan lingkungan
Penerapan atas pedoman tata kelola
Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang 1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah
648 SEOJK 16
menerbitkan Efek bersifat ekuitas dilaksanakan dan/atau
atau Perusahaan Publik.
2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum
dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif
pelaksanaannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian
tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. SEOJK 16
Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik,
paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan. 30
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan lingkungan hidup. 10-11
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik. 36-41
d) Penjelasan Direksi. 18-22
e) Tata kelola keberlanjutan. 31
f) Kinerja keberlanjutan. 7-11
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika
188
ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk
191
pembaca, jika ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik
terhadap umpan balik laporan tahun 191
sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud
pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman
Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan
√
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum
dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan ini.
BANK SULSELBAR
941
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 942
Halaman | Regulasi |
Kriteria | Criteria Penjelasan | Explanation
Page Regulations
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) pada angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan
di luar bagian tanggung jawab sosial dan
lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait √
Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam
bagian terkait Laporan Direksi; dan/ atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian
tanggung jawab sosial dan lingkungan
dengan tetap mengacu pada Pedoman
Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan
√
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum
dalam Lampiran II yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau
Perusahaan Publik.
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan √
Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi
yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan
dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana
√
dimaksud pada angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
√
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan
memuat informasi bahwa informasi mengenai √
tanggung jawab sosial dan lingkungan telah
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang
disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) yang disajikan secara
terpisah dengan Laporan Tahunan harus √
disampaikan bersamaan dengan penyampaian
Laporan Tahunan.
BANK SULSELBAR
942
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 943
Keterangan Description
SEOJK 16 : SEOJK 16 :
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/ Circular Letter of the Financial Services Authority No. 16/
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of Annual
Emiten atau Perusahaan Publik. Reports of Issuers or Public Companies.
SEOJK 9 : SEOJK 9 :
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020 Circular Letter of the Financial Services Authority No. 9/
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum SEOJK.03/2020 concerning Transparency and Publication of
Konvensional. Conventional Commercial Bank Reports.
SEOJK 13 : SEOJK 13 :
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ Circular Letter of the Financial Services Authority No. 13/
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank SEOJK.03/2017 concerning Implementation of Governance for
Umum. Commercial Banks.
POJK 45 : POJK 45 :
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 Financial Services Authority Regulation No. 45/POJK.03/2015
tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian concerning Implementation of Governance in Providing
Remunerasi Bagi Bank Umum. Remuneration for Commercial Banks.
POJK 17 : POJK 17 :
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 2023 Tentang Financial Services Authority Regulation 17 of 2023 concerning
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Implementation of Governance for Commercial Banks
BANK SULSELBAR
943
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Page 944
Laporan Tahunan
Annual Report
2024
Alamat Kantor Pusat / Head Office Address
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
Telp : +62411-859171
Fax : +62411-859464
BANK SULSELBAR
944
Laporan Tahunan | Annual Report 2024
Names mentioned 180 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Sulselbar
p.3 ×442
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar
p.3 ×4
unresolved
org
Bank Sulselbar Annual
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar’s
p.4 ×31
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.5
unresolved
org
Bank Soundness Assessment
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×8
unresolved
org
Bank Soundness Level
p.9 ×2
unresolved
person
Sulselbar
· Komisaris
p.9
unresolved
org
Bank Organs
p.9
unresolved
org
Bank Sulselbar A Glance
p.10
unresolved
org
Bank Sulselbar Total Aset Total Assets Rp
p.10
unresolved
org
Bank Devisa
p.10 ×2
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Selatan dan Barat
p.11
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
p.11
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi
p.12 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara.
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar I
p.12 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.12 ×10
unresolved
org
Bank Sulselbar Bonds I
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar Mudharabah
p.12
unresolved
org
Bank Sulselbar Vision
p.12
unresolved
org
Bank Sulsel
p.12 ×3
unresolved
org
Bank Sulselbar Tahun
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar. With
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Unit Usaha Syariah
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Sharia Business
p.13
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Launches Meluncurkan Program
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar Increases Tingkatkan Alokasi KUR
p.16
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
p.17 ×3
unresolved
org
Bank Umum KBMI
p.18 ×4
unresolved
org
Bank KBMI
p.18 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia Current Account Other Giro
p.20
unresolved
org
Bank Obligasi Sulselbar
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Bond
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Gelar Runversary
p.28
unresolved
org
Bank Sulselbar Hosts
p.28
unresolved
person
BBus
p.28 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Boyong Gold
p.28
unresolved
org
Bank Sulselbar Achieves Gold Award
p.28
unresolved
org
Bank Sulselbar Didapuk Jadi BPD
p.29
unresolved
org
Bank Sulselbar Recognized
p.29 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Jalin Kerjasama
p.29 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Establishes Strategic Cooperation
p.29
unresolved
org
Bank Sulawesi Selatan
p.30 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Yulis Suandi
p.30
unresolved
org
Bank Sulselbar Sabet Best Public
p.30
unresolved
org
Bank Sulselbar Receives Award
p.30
unresolved
org
Microsoft Corporation
p.30 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Gelar Sosialisasi
p.31 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Selain
p.31
unresolved
org
Bank Sulselbar Held
p.31
unresolved
org
Bank Sulselbar Hosts Savings Socialization
p.31
unresolved
person
Bahtiar Baharuddin
p.32
unresolved
person
Asrul Sani
p.32 ×2
unresolved
person
SIK.
p.32 ×4
unresolved
person
AKBP SafiI Nafsikin
p.32
unresolved
org
Bank Sulselbar Launching
p.32
unresolved
person
Police Commissioner Safi’i Nafsikin
p.32
unresolved
org
Bank Sulselbar Launches Double Profit Program Across
p.32
unresolved
org
Bank Sulsebar
p.32
unresolved
org
Bank Sulselbar Usung Program
p.32
unresolved
org
Bank Sulselbar Implements CSR Initiative
p.32
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.33 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Diganjar Peringkat
p.33
unresolved
org
Bank Sulselbar Achieves
p.33
unresolved
org
Bank Sulselbar Sabet Excellent Regional Bank
p.33
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Payment Point Facilities
p.34 ×2
unresolved
org
Siber dan Sandi Negara
p.34
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Registers Cyber Incident Response
p.34
unresolved
org
Bank Plus Sulsel
p.35
unresolved
org
Bank Papua
p.35
unresolved
org
Bank Sulselbar Raih Hadiah Utama Rp
p.35
unresolved
org
Bank Sulselbar Secures Main Prize
p.35
unresolved
org
Bank Sulselbar Turun Langsung Sapa Nasabah National Customer
p.36
unresolved
org
Bank Sulselbar Engage
p.36
unresolved
org
Bank BPD Sulselbar. Nota
p.36
unresolved
org
Inklusi Keuangan
p.37
unresolved
org
Bank Sulselbar Jadi Ketua Panitia BIK-FIN Expo
p.37
unresolved
org
Bank Sulselbar Appointed Chair
p.37
unresolved
person
H. Habibi Azis
p.38 ×2
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Cabang Majene
p.38 ×2
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Acting Regent
p.38
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Office Sebanyak
p.38
unresolved
org
PT PKSS Makassar
p.38 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Onboarding Training
p.38
unresolved
org
PT PKSS Makassar Latih
p.38
unresolved
org
PT PKSS Makassar Conducts Training
p.38
unresolved
org
Bank Sulselbar Employees
p.38
unresolved
org
Bank Sulselbar H Yulis Suandi
p.39 ×2
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Penghargaan
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar President Director H. Yulis Suandi
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar President Director Honored
p.39
unresolved
org
Bank Indonesia Sulawesi Selatan
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar Borong
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar Wins Three Awards
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Annual Report Tahunan Bank Sulselbar
p.43
unresolved
org
Bank BANK SULSELBAR
p.47 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain
p.53
unresolved
org
Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina
p.53
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Sulselbar
p.53 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Peran
p.57
unresolved
org
Bank Sulselbar. As
p.59
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
p.62 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Di
p.62
unresolved
person
Akta RUPS LB
· Direktur Pemasaran
p.63 ×9
unresolved
org
Bank Sulselbar. The Sistem
p.71
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Internal Control System
p.72
unresolved
org
Bank Sulselbar. Program
p.73
unresolved
org
Bank Sulselbar. Through
p.73
unresolved
org
Bank Umum. BANK SULSELBAR
p.73
unresolved
—
RAKOM
· Komisaris
p.74
unresolved
org
Bank Sulselbar. Konsistensi
p.75
unresolved
org
Bank Sulselbar. This
p.75
unresolved
person
Marsuki
· tanggal 23 Desember
p.75
unresolved
—
Nasution
· Independen
p.75
unresolved
org
PT Regional Development Bank Sulawesi Selatan
p.79
unresolved
person
Banking Operation
· Director
p.79
unresolved
org
Bank Sulselbar Sulawesi Selatan
p.82
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.82 ×3
unresolved
org
Milik Daerah
p.82
unresolved
org
Bank Category Perbankan
p.82
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
p.82
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Office Sulselbar Per
p.84
unresolved
person
DR. Ratulangi
p.84 ×3
unresolved
person
KH. Wahid Hasyim
p.85
unresolved
person
H. Ambo Dalle
p.86
unresolved
person
H. Andi Depu
p.87
unresolved
person
H. Abd. Malik Pettana Endeng
p.89
unresolved
person
DR. Ratulangi Km
p.89
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara
p.92
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan. Sejalan
p.92
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.92
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.92
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.92
unresolved
org
Bank Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.92
unresolved
org
Pelaksanaan
p.93
unresolved
org
Bank Kebanggaan
p.94 ×2
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Profesional
p.96
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Head Office.
· Direktur Utama
p.114 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Anti Fraud
p.114
unresolved
—
FKDK
· Komisaris
p.116
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.116
unresolved
person
Table
· Komisaris
p.136
unresolved
person
Adlinsyah
· Komisaris
p.136
unresolved
org
Bank Sulselbar. Susunan
p.136 ×2
unresolved
org
Departemen Humas & CSR
p.142
unresolved
org
Departemen Diklat Divisi SDM
p.142
unresolved
org
Departemen Grup Perencanaan
p.142
unresolved
org
Bank Sulselbar Makassar
p.142
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan
p.154
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Employee
p.154
unresolved
org
Bank Sulselbar. Kepemilikan Saham
p.154 ×2
unresolved
org
Departemen Strategi
p.181
unresolved
org
Departemen Pengembangan
p.181 ×2
unresolved
org
Departemen Operasional Human Capital
p.181
unresolved
org
Departemen Pengembangan Pegawai.
p.181
unresolved
org
Departemen Administrasi Kepegawaian
p.181 ×2
unresolved
org
Departemen Administrasi
p.182
unresolved
org
Departemen Pendidikan dan Pelatihan
p.182 ×2
unresolved
org
Departemen Pendidikan
p.182
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Other Liabilities
p.286
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.