Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 212
Page 1
FASTER
AND
GREENER
Melaju Lebih Cepat,
Menjadi Lebih Hijau
Laporan Keberlanjutan
Sustainablility Report
2024
Page 2
Page 3
FASTER & GREENER Bank Sulselbar berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital dan memperkuat praktik keberlanjutan. Dengan tema “Faster & Greener”, kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih efisien, inklusif, dan ramah lingkungan. Faster tercermin dalam inovasi digital yang memperluas akses keuangan bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mengoptimalkan operasional berbasis teknologi. Greener diwujudkan melalui pembiayaan berkelanjutan, efisiensi energi, dan pengurangan jejak karbon. Kami mendukung transisi menuju ekonomi hijau dengan mendanai proyek energi terbarukan dan mengurangi dampak lingkungan dari operasional bank. Melalui strategi ini, Bank Sulselbar terus membangun ekosistem perbankan yang lebih bertanggung jawab, adaptif, dan berdaya saing, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Bank Sulselbar is dedicated to advancing digital transformation and enhancing sustainability practices. Under the theme “Faster & Greener,” we offer banking services that are more efficient, inclusive, and environmentally conscious. The “Faster” aspect is demonstrated through digital innovations that broaden financial access for the community, improve transaction efficiency, and optimize technology-driven operations. The “Greener” commitment is achieved through sustainable financing, energy efficiency initiatives, and efforts to reduce our carbon footprint. We actively support the transition to a green economy by financing renewable energy projects and minimizing the environmental impact of our banking operations. Through this strategic approach, Bank Sulselbar is committed to fostering a more responsible, adaptive, and competitive banking ecosystem, ensuring sustainable growth for future generations.
Page 4
Pendahuluan
Introduction
Produk dan Layanan Inovatif untuk Masa Depan
yang Lebih Hijau
Daftar Isi Innovative Products and Services for a Greener
Future
Table of Content Produk Bank Bank Products 68
Pengembangan Akses:
Developing Access: Ensuring
Tentang Laporan - About the Report Memastikan Layanan
Inclusive and Sustainable 70
Keuangan yang Inklusif dan
Penjelasan Tema Theme Explanation 3 Financial Services
Berkelanjutan
Daftar Isi Table of Content 4 Produk dan Layanan
Quality Products and Services:
Visi dan Misi Vision and Mission 6 Berkualitas: Mewujudkan
Realizing Safe and Sustainable 73
Budaya Perusahaan Corporate Culture 7 Perbankan yang Aman dan
Banking
Berkelanjutan
Ikhtisar Kinerja Sustainability Performance 9
Meningkatkan Kualitas Improving Service Quality: Bank
Keberlanjutan Highlight
Layanan: Komitmen Bank Sulselbar’s Commitment to
Penghargaan dan Sertifikat Awards and Certificates 14 75
Sulselbar dalam Memberikan Providing the Best Banking
Yang Diraih Selama 2024 Achieved During 2024 Pengalaman Perbankan Terbaik Experienc
Peristiwa Penting Significant Events 16 Perlindungan Privasi Nasabah: Customer Privacy Protection:
Komitmen Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s Commitment to 76
Laporan Manajemen - Management Report terhadap Keamanan Data Data Security
Informasi dan Pemasaran Product Information and
Laporan Direksi Board Of Directors Report 20 Produk: Marketing: Transparency for
78
Board of Commissioner’s Transparansi untuk Keputusan Better Financial
Sambutan Dewan Komisaris 26 Finansial yang Lebih Baik Decisions
Message
Survei Kepuasan Pelanggan: Customer Satisfaction Survey:
Meningkatkan Kualitas Improving the Quality of Bank 79
Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar - Layanan Bank Sulselbar Sulselbar Services
Bank Sulselbar Sustainability Initiative
Strategi Keberlanjutan Bank Bank Sulselbar Sustainability 32 Memberdayakan Masyarakat dengan Kepedulian
Sulselbar Strategy Sosial yang Keberlanjutan
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance 33 Empowering Communities with Sustainable
Peran Badan Tata The Role of Governance Body in 33 Social Concern
Kelola dalam Pelaporan Sustainability Reporting
Keberlanjutan Pilar Program Sosial Pillars of Community Social
84
Masyarakat Programs
Hubungan dengan Pemangku Stakeholder Relations 34
Evaluasi Dampak Program Community Social Program
Kepentingan 85
Sosial Masyarakat Impact Evaluation
Strategi dan Kontribusi Bank Bank Sulselbar’s Strategy and 35
Social Return on Investment Social Return on Investment
Sulselbar Contribution to SDGs
(SROI) Program Sosial (SROI) Community Social 86
terhadap SDGs Masyarakat Programs
Program Pemberdayaan Community Empowerment
88
Tentang Bank Sulselbar - Masyarakat Program
About Sulselbar Papua Pemberdayaan Komunitas Community Empowerment
109
melalui Program CSR through CSR Programs
Profil Perusahaan Company Profile 38
Rating Perusahaan Company Rating 39
Keanggotaan Asosiasi Association Membership 40 Sumber Daya Manusia sebagai Kunci
Skala Perusahaan Company Scale 41 Transformasi Keberlanjutan
Jejak Langkah Milestone 42 Human Resources as the Key to Sustainable
Transformation
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Kebijakan SDM Bank Sulselbar Bank Sulselbar HR Policy 114
Berkelanjutan Melalui Inovasi dan Kecepatan
Sumber Daya Manusia Bank Bank Sulselbar Human Resources: 116
Driving Sustainable Economic Growth through
Sulselbar: Agen Perubahan Agents of Change Towards
Innovation and Speed Menuju Keberlanjutan Sustainability
Mewujudkan Tempat Kerja Creating an Inclusive Workplace 123
Mendorong Ekonomi Driving a Sustainable Economy 46
yang Inklusif dan Keberagaman and Employee Diversity
Berkelanjutan dengan with Digital Innovation
Karyawan
Inovasi Digital
Remunerasi, Kesejahteraan, Remuneration, Welfare and 124
Stabilitas Keuangan dan Financial Stability and 53
dan Hak Pekerja Workers’ Rights
Strategi Berkelanjutan Sustainable Strategy
Pengembangan Kompetensi Competency Development and 130
Investasi Berkelanjutan dan Sustainable Investment and 57
dan Pelatihan Berkelanjutan: Continuous Training: Building
Keuangan Hijau Green Finance
Membangun SDM Unggul Superior Human Resources for
Peran Perusahaan dalam The Role of Companies in 61 untuk Masa Depan Perbankan the Future of Banking
Mendorong Ekonomi Inklusif Driving an Inclusive Economy
Keseimbangan Kehidupan dan Work-Life Balance: Creating a 137
Kerja: Menciptakan Lingkungan Healthy and Harmonious Work
Kerja yang Sehat dan Harmonis Environment
BANK SULSELBAR
4
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan Peningkatan Kapasitas Dewan Increasing the Capacity of the 177
yang Lebih Hijau dan Inklusif Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and
Directors
Enhancing Competencies for a Greener and
More Inclusive Future Evaluasi Dewan Komisaris dan Evaluation of the Board of 178
Direksi Commissioners and Directors
Remunerasi Dewan Komisaris Remuneration of the Board of 179
Strategi Terkait Iklim: Climate-Related Strategy: 142
dan Direksi Commissioners and Directors
Menavigasi Risiko dan Peluang Navigating Risks and
dalam Ekonomi Hijau Opportunities in a Green Economy Kebijakan Remunerasi Remuneration Policy 180
Target Terkait Iklim: Komitmen Climate-Related Targets: Bank 143 Manajemen Risiko Risk Management 182
Bank Sulselbar dalam Sulselbar’s Commitment to Kebijakan Anti Pencucian Uang Anti-Money Laundering and 185
Mendukung Ekonomi Hijau Supporting a Green Economy dan Pendanaan Terorisme Counter- Terrorism Financing
Green Building: Komitmen Bank Green Building: Bank Sulselbar’s 145 Policy
Sulselbar dalam Mewujudkan Commitment to Realizing Kepatuhan Terhadap Peraturan Compliance with Legislative 186
Operasional Ramah Lingkungan Environmentally Friendly Perundangan Regulations
Operations
Transformasi Digital: Digital Transformation: Realizing 147
Mewujudkan Layanan Greener and More Efficient Tentang Laporan Keberlanjutan
Perbankan yang Lebih Hijau Banking About the Sustainability Report
dan Efisien Services
Edukasi Lingkungan: Environmental Education: Building 149 Compliance with Legislative
Membangun Kesadaran Sustainability Awareness for the Prinsip dan Batasan Pelaporan 190
Regulations
Keberlanjutan untuk Masa Future
Depan Jasa Asurans Assurance Services 191
Penggunaan Energi: Energy Use: Promoting Efficiency 150 Penentuan Topik Material dan Determination of Material Topics
192
Mendorong Efisiensi and Utilization of Renewable Boundary and Boundaries
dan Pemanfaatan Energi Energy Daftar Topik Material List of Material Topics 192
Terbarukan
Daftar Topik Tidak Material List of Non-Material Topics 193
Mengurangi Emisi untuk Masa Reducing Emissions for a Greener 152
Depan yang Lebih Hijau Future Tingkat Materialitas Materiality Level 193
Pengelolaan Air yang Sustainable Water Management: 154 Verifikasi Tertulis dari Pihak Written Verification from
194
Berkelanjutan: Safeguarding Resources for the Independen Independent Parties
Menjaga Sumber Daya untuk Future Tanggapan terhadap
Response to Feedback
Masa Depan Umpan Balik Laporan
on Previous Year’s 194
Pengelolaan Limbah: Komitmen Waste Management: Bank 155 Keberlanjutan Tahun
Sustainability Report
Bank Sulselbar terhadap Sulselbar’s Commitment to Sebelumnya
Keberlanjutan Operasional Operational Sustainability Lembar Umpan Balik Feedback Sheet 195
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan dan
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
Berintegritas untuk Keberlanjutan
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Strengthening Transparent and Integrity-Based
Governance for Sustainability Tautan SDG’s Dalam Standar
SDG’s Link In GRI Standards 198
GRI
Struktur Tata Kelola Governance Structure 161
Indeks Konten GRI GRI Content Index 204
Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders 162
(RUPS) (GMS) Topik dalam GRI sector Topics in the GRI sector standards
standard set 208
Dewan Komisaris Board of Commissioners 164
yang ditetapkan tidak material are not material
Direksi Board of Directors 166
Indeks SEOJK No. 16/ SEOJK Index No. 16/
Nominasi dan Seleksi Dewan Nomination and Selection of the 169 208
SEOJK.2021/04 SEOJK.2021/04
Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and
Indeks Sustainability
Directors
Accounting Sustainability Accounting
Benturan Kepentingan Conflict of Interest 170 Standard Board (SASB) – Standards Board (SASB) Index – 210
Komitmen Kebijakan Policy Commitment 171 Sektor Financial Sector
Komitmen Terhadap Bisnis Commitment to Responsible 171 Keuangan
yang Bertanggung Jawab Business
Proses untuk Mengelola Process for Managing Negative 172
Dampak Negatif Impacts
Sistem Pengendalian Internal: Internal Control System: Pillar 172
Keberlanjutan Operasional of Operational Sustainability of
Bank Sulselbar Bank Sulselbar
Pencegahan dan Fraud Prevention and Eradication 174
Pemberantasan Fraud
Sistem Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System 175
Permasalahan Penting/Kritis Important/Critical Issues 176
BANK SULSELBAR
5
Sustainability Report 2024
Page 6
Pendahuluan
Introduction
Visi dan Misi
Vision and Mission
Visi Keberlanjutan Bank Sulselbar
(GRI 2-22, OJK C.1)
Menjadi Bank Kebanggaan yang peduli dan bertanggung
jawab terhadap lingkungan dan komunitas.
To be a distinguished bank that demonstrates a commitment
to environmental sustainability and community responsibility.
Misi Keberlanjutan Bank Sulselbar
(GRI 2-23, OJK D.1)
Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
berkeadilan, dan berwawasan lingkungan melalui
produk dan layanan perbankan yang ramah
lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Promoting inclusive, equitable, and environmentally
sound economic growth through banking products and
services that are friendly to the environment, society,
and governance.
Dalam upaya menunjukkan komitmen Bank menjalankan In an effort to demonstrate the Bank’s commitment to running a
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Bank responsible and sustainable business, it has prepared a sustainable
menyusun visi dan misi berkelanjutan yang dielaborasi vision and mission derived from its corporate vision and mission.
dari visi dan misi korporat. Visi dan misi berkelanjutan The Bank’s sustainable vision and mission reflect its efforts to
Bank mencerminkan upaya Bank dalam memberdayakan empower inclusive economic growth, promote social justice, and
pertumbuhan ekonomi inklusif, mendorong keadilan sosial uphold environmental awareness. This sustainable vision and
dan berwawasan lingkungan. Visi dan misi berkelanjutan mission serve as a strategic foundation for every initiative the Bank
ini menjadi landasan strategis bagi setiap inisiatif yang will undertake to achieve sustainable development goals overall.
akan diambil Bank dalam mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan secara menyeluruh.
BANK SULSELBAR
6
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Budaya Perusahaan (GRI2-22 I OJK C.1)
Budaya Perusahaan Corporate Culture
Nilai-nilai Budaya merupakan pedoman yang telah disepakati Cultural values are guidelines that have been agreed upon
dan tertanam pada seluruh karyawan Bank Sulselbar yang and embedded in all employees of Bank Sulselbar, serving as a
menjadi acuan atau panduan perilaku untuk mencapai reference or behavioral guide to achieve the vision and mission of
visi dan misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar menguraikan the bank. Bank Sulselbar describes the company’s cultural values
nilai-nilai budaya perusahaan ke dalam 5 (lima) panduan in five behavioral guidelines abbreviated as PRIORITAS PRIMA.
perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS PRIMA. Nilai- These cultural values are established based on the Decree of the
nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan berdasarkan Surat Board of Directors No. SK/159/DIR/XII/2010 dated December
Keputusan Direksi No. SK/159/DIR/XII/2010 tanggal 31 31, 2010, concerning the determination of PT Bank Sulselbar’s
Desember 2010 tentang Penetapan Nilai-nilai Budaya Kerja work culture values.
PT Bank Sulselbar.
Profesional Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi We constantly enhance our expertise in our field to understand the
ahli dibidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan direction and goals of our work, take responsibility for achieved
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan results, and deliver fast, precise, and accurate performance.
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat dan akurat.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Berpikir di luar kerangka kelaziman untuk menemukan • Think outside the box to find optimal solutions.
solusi terbaik.
• Mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang untuk • Identify and leverage opportunities for system development,
menghasilkan pengembangan sistem, teknologi, produk superior technology, products, and services.
dan layanan unggulan. • Stay updated with current trends and technological
• Mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi. advances.
• Terbuka terhadap ide-ide baru yang membangun. • Be open to new, constructive ideas.
• Proaktif dalam mengantisipasi perubahan. • Be proactive in anticipating change.
• Belajar dari keberhasilan dan kegagalan untuk kemajuan • Learn from both successes and failures to drive company
perusahaan. progress.
Inovasi Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan We develop new ideas to create superior systems, technologies,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat products, and services that provide added value to stakeholders
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap untuk and anticipate changes.
mengantisipasi perubahan.
Perilaku utama: Main behavior:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members according to their respective
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan functions, roles, and responsibilities to complete the work;
pekerjaan;
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively with team members and related
maupun unit-unit kerja terkait; work units;
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Always be ready to assist each other in achieving common
kepentingan bersama; interests;
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Respect each other’s differences of opinion as opportunities
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan to achieve the best results in alignment with our goals;
tujuan; • Accept and provide criticism constructively;
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik; • Respect and appreciate one another.
• Saling menghormati dan mengapresiasi.
BANK SULSELBAR
7
Sustainability Report 2024
Page 8
Pendahuluan
Introduction
Kerjasama Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antar individu, unit kerja dan We enhance synergy between individuals, work units, and
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai serta institutions by appropriately dividing functions and roles while
tetap memperhatikan hubungan baik antar individu dengan maintaining good relationships among individuals and adhering
prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran perusahaan. to the principle of equality to achieve company goals.
Perilaku utama: Main behavior:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran • Coordinate team members based on their respective
dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan functions, roles, and responsibilities to complete the work;
pekerjaan;
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim • Communicate effectively with team members and related
maupun unit-unit kerja terkait; work units;
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai • Be ready to support each other in achieving common
kepentingan bersama; interests;
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai • Respect each other’s differing opinions as opportunities to
peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan achieve the best results according to our goals;
tujuan;
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik; • Accept and provide constructive criticism effectively;
• Saling menghormati dan mengapresiasi. • Respect and appreciate one another.
Integritas Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan, We adhere to corporate business ethics, honesty, consistency
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan between words and actions, and prioritizing corporate interests
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. over personal interests.
Perilaku utama: Main behaviors:
• Jujur; • Honesty;
• Satunya kata dengan perbuatan; • Consistency between words and deeds;
• Berani menindak atau melaporkan segala bentuk • Willingness to take action or report any form of irregularities;
penyimpangan; • Protection of company secrets;
• Menjaga rahasia perusahaan; • Accurate and correct presentation of data and information;
• Mengemukakan data dan informasi secara akurat dan • Prioritization of company interests above personal and
benar; departmental interests.
• Mengutamakan kepentingan perusahaan di atas
kepentingan pribadi dan unit kerja.
Layanan Prima Excellent Service
Kami memberikan layanan dengan sepenuh hati, We provide services wholeheartedly, utilizing our maximum
menggunakan kemampuan maksimal, layanan yang cepat capabilities to deliver fast and precise services while adding value
dan tepat serta memberikan nilai tambah sesuai standar according to service standards to achieve customer satisfaction
layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas nasabah. and loyalty.
Perilaku utama: Main behavior:
• Memberikan layanan dengan sepenuh hati. • Providing services with all our heart.
• Menjiwai pekerjaan dengan berperilaku 5S (senyum, • Embracing your work by behaving in a 5S manner (smile,
salam, sapa, sopan, santun) setiap saat. greet, say hello, be polite, be courteous) at all times.
• Memberikan nilai tambah kepada nasabah. • Adding value to customers.
• Memberikan solusi layanan yang cepat dan akurat. • Delivering fast and accurate service solutions.
• Menjalankan standar layanan dengan konsisten. • Consistently implementing service standards.
• Memahami kebutuhan dan keinginan nasabah. • Understanding customer needs and wants.
BANK SULSELBAR
8
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan [2] [B.1.] [B.2.] [B.3.]
Sustainability Performance Highlight
Kinerja Ekonomi {OJK B.1} Economic Performance
Total Aset Kredit dan Pembiayaan
(Rp juta | Million) (Rp juta | Million)
2024 32.509.221 2024 23.441.938
2023 30.799.458 2023 22.403.127
2022 29.653.314 2022 29.653.314
Total DPK Pendapatan Bunga dan
Syariah Bersih
2024 20.132.164 2024 2.608.095
2023 20.561.706 2023 2.555.661
2022 19.548.431 2022 2.550.080
Laba Sebelum Pajak Laba Tahun Berjalan
2024 778.524 2024 657.659
2023 867.847 2023 666.905
2022 881.656 2022 653.724
BANK SULSELBAR
9
Sustainability Report 2024
Page 10
Pendahuluan
Introduction
Nilai Ekonomi Langsung yang Nilai Ekonomi Langsung yang
Dihasilkan Didistribusikan
(Rp juta | Million) (Rp juta | Million)
2024 2.942.809 2024 2.699.954
2023 2.864.068 2023 2.622.083
2022 2.825.321 2022 2.595.253
Kredit untuk Pembiayaan UMKM Rasio Kredit UMKM terhadap
Kredit Produktif
(Rp juta | Million) (Rp juta | Million)
2024 2.538.754 2024 11,60%
2023 2.577.680 2023 12,29%
2022 2.709.266 2022 13,22%
Beban Pajak Kontribusi Terhadap Pembangunan
Ekonomi Sulselbar
(Rp juta | Million) (Rp juta | Million)
2024 120.864 2024 394.595
2023 200.581 2023 400.143
2022 227.933 2022 391.066
Pelibatan Pihak Lokal
Tahun Jumlah Pemasok Lokal
2024 92
2023 92
2022 85
BANK SULSELBAR
10
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
Kinerja Sosial {OJK B.1} Social Performance
1.344 1.370 1.465 219 133 295
Jumlah Jumlah
Karyawan Pendidikan
dan Pelatihan
Karyawan
(orang) (pelatihan)
2022 2023 2024 2022 2023 2024
22.790 13.383 21.145 6.804 2.162 9.375
Biaya Pelatihan Jumlah Peserta
dan Pendidikan Pendidikan
Karyawan dan Pelatihan
Karyawan
(Rp Juta) (orang)
2022 2023 2024 2022 2023 2024
zero zero zero
accident accident accident 52,7 65,9 64,5
Jumlah Skor
Kecelakaan SLE
Kerja Survey
(%) (%)
2021 2022 2023 2022 2023 2024
2.935 3.693 19.238 32.591 32.686 14.663
Jumlah Investasi
Pengaduan Pengembangan
Nasabah Sosial
Kemasyarakatan/
CSR
(Aduan)
2021 2022 2023 (Rp Juta) 2022 2023 2024
BANK SULSELBAR
11
Sustainability Report 2024
Page 12
Pendahuluan
Introduction
Kinerja Lingkungan Environmental Performance
(GRI 302-1, 302-4, 305-1, 305-2, 306-2 |OJK F.6, F.10, F.12 | SDGS 7, 12, 13, 15)
Jenis Kegiatan Jumlah-
Langkah-langkah Steps
Type of Activity Amount
Pengurangan Digitalisasi dokumen dan formulir internal Digitization of internal documents and forms
1 inisiatif
Penggunaan Kertas Penggunaan e-statement dan e-signature Use of e-statements and e-signatures
utama
(Paperless) Kampanye hemat kertas di seluruh unit kerja Paper saving campaign across work units
Pemilahan sampah organik dan anorganik Organic and inorganic waste sorting
Pengelolaan Limbah Program daur ulang kertas & plastik Paper & plastic recycling program
12 kegiatan
Operasional Pengelolaan limbah elektronik (e-waste) Management of electronic waste (e-waste) with
bersama mitra partners
Penggantian lampu ke LED
Replacing lamps to LED
Manajemen energi di luar jam operasional
Penghematan Energi 15 kegiatan Energy management outside operating hours
Pemantauan konsumsi listrik secara berkala
Periodic monitoring of electricity consumption
Pemasangan keran otomatis hemat air Installation of automatic water-saving taps
Sosialisasi hemat air Socialization of water saving
Konservasi Air 5 kegiatan
Audit penggunaan air di gedung pusat dan Audit of water usage in head office and branch
cabang buildings
Penanaman pohon di area publik & Planting trees in public areas & office
Penanaman Pohon & lingkungan kantor environment
8 kegiatan
Penghijauan Program adopsi tanaman untuk pegawai Plant adoption program for employees
Kampanye penghijauan bersama komunitas Greening campaign with the community
Environmental webinars for students &
Webinar lingkungan untuk siswa & nasabah
Edukasi & Kampanye customers
Edukasi bank hijau
Lingkungan kepada 6 kegiatan Green bank education
Kolaborasi dengan komunitas lokal dan
Masyarakat Collaboration with local communities and
sekolah
schools
Kredit untuk proyek energi terbarukan & Credit for renewable energy projects & waste
Pembiayaan Hijau 4 proyek pengelolaan sampah. management.
(Green Financing) pembiayaan Evaluasi aspek lingkungan debitur Evaluation of environmental aspects of debtors
Integrasi prinsip ESG dalam pembiayaan Integration of ESG principles in financing
Penggunaan Energi (GRI 302-1 | OJK F.6) Energy Usage
2024 2023 2022
Jenis Energi Types of Energy
(Volume) (GJ) (Volume) (GJ) (Volume) (GJ)
BBM (liter) 30.019 1.026,65 5.969 204 4.883 167 Fuel (liters)
Listrik (kWh) 149.923 539,73 14.214 51 12.764 46 Electricity (kWh)
Total Energy
Total Konsumsi Energi - 1.566 - 255 - 213
Consumption
Number of Employees
Jumlah Karyawan (orang) - 1.465 - 1370 - 1.344
(people)
Intensitas Konsumsi Energy Consumption
Energi per Karyawan (GJ/ - 1,07 - 0,1864 - 0,1584 Intensity per Employee
orang) (GJ/person)
BANK SULSELBAR
12
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
Pengelolaan Emisi Emission Management
(GRI 305-1- 4 | OJK F.11 )
Tahun
Sumber Emisi / Cakupan Emission Source / Coverage
2024 2023 2022
Cakupan 1 (BBM) 70,034 13,926 11,392 Coverage 1 (BBM)
Cakupan 2 (Listrik) 127,435 12,082 10,849 Coverage 2 (Electricity)
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) 197,469 26,008 22,241 Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
Jumlah Karyawan (orang) 1.465 1370 1.344 Number of Employees (people)
Intensitas Emisi GRK/Karyawan (Cakupan GHG Emission Intensity/Employee (Scope 1
0,135 0,019 0,017
1 dan 2) (ton CO2e/karyawan) and 2) (tons CO2e/employee)
Cakupan 3 Coverage 3
Perjalanan Dinas (ton CO2/km) 28,186 N/A N/A Official travel
Emisi Pembiayaan (Financed Emission) Nil N/A N/A Financing Emission
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 3) 28,186 N/A N/A Total GHG Emissions (Scope 3)
Tatakelola Governance
Keterangan 2024 2023 2022 Information
Jumlah Pengaduan (Whistleblowing) yang Number of Complaints (Whistleblowing
18 16 15
diterima received)
Persentase Pengaduan yang diselesaikan 100% 100% 100% Percentage of Complaints Resolved
Jumlah Peserta Pelatihan Anti Fraud 9 N/A N/A Number of Anti Fraud Training Participants
Skor Self-assessment 3 3 3 Self-assessment Score
Ikhtisar Produk Ramah Lingkungan (OJK B.1.D)
Eco-Friendly Products Overview
Nama Produk Product name
Kredit Hijau untuk UMKM Energi Terbarukan Green Credit for Renewable Energy MSMEs
Kredit Ramah Lingkungan Sektor Pertanian Environmentally Friendly Credit for the Agricultural Sector
Green KUR (People's Business Credit for Environmentally Friendly
KUR Hijau (Kredit Usaha Rakyat untuk Usaha Ramah Lingkungan)
Businesses)
BANK SULSELBAR
13
Sustainability Report 2024
Page 14
Pendahuluan
Introduction
Penghargaan dan Sertifikat Yang Diraih Selama 2024
Awards and Certificates Achieved During 2024
1. Penghargaan oleh SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) atas 1. Awarded by SMSI (Indonesian Cyber Media Association) for Corporate
Award Korporat 16 Januari 2024 di Jakarta Excellence on January 16, 2024, in Jakarta.
2. Penghargaan BPD of The Year SMF 19 Januari 2024 di Jakarta 2. BPD of the Year Award from SMF on January 19, 2024, in Jakarta.
3. Penghargaan oleh InfoBank 7th The Satisfaction Loyalty 3. InfoBank 7th Satisfaction Loyalty Engagement Award by MRI on
Engagement oleh MRI 1 Februari 2024 di Jakarta February 1, 2024, in Jakarta.
4. Penyerahan Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber 4. Certificate of Registration for Cyber Security Incident Response Team
Atau Computer Security Incident Response CSIRT pada tanggal (CSIRT) submitted on July 17, 2024, in Jakarta. on July 17, 2024, in
17 Juli 2024 di Jakarta Jakarta.
5. Penghargaan GCG AWARD 12 Februari 2024 di Jakarta 5. Good Corporate Governance (GCG) Award on February 12, 2024, in
6. CNN AWARD; Best Public Service Innovation dan Best Digital Jakarta.
Innovation 21 Maret 2024 di Jakarta 6. CNN Award for Best Public Service and Digital Innovation on March 21,
7. CSR AWARD Mei 2024 di Jakarta 2024, in Jakarta.
8. Penghargaan Info Bank ; The Most 500 Outstanding Woman 7. CSR Award in May 2024 in Jakarta.
2024 Juni 2024 di Jakarta 8. Infobank Award: 500 Most Outstanding Women 2024 in June 2024 in
9. Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2024 Agility In Uncertainty Jakarta.
di Dian Ballroom Raffles Hotel Jakarta Selatan tanggal 13 Juni 9. Indonesian Business Awards 2024 – Agility in Uncertainty Category at
2024 Dian Ballroom, Raffles Hotel, South Jakarta, on June 13, 2024.
10. Penghargaan Pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi 10. Regional Economic Development Program Implementation Award by
Daerah oleh Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar Tahun 2024 di the South Sulawesi and West Sulawesi Financial Services Authority on
Makassar, 25 Oktober 2024 October 25, 2024, in Makassar.
11. Penghargaan pada kegiatan Fajar Award Category Pemberdayaan 11. Fajar Award for Empowering MSMEs through Digitalization via
UMKM melalui Digitalisasi Sulselbar Mobile di Makassar, 07 Sulselbar Mobile on November 7, 2024, in Makassar.
November 2024 12. Award at the 2024 Bisnis Indonesia Awards for Excellent Regional Bank
12. Penghargaan pada kegiatan Bisnis Indonesia Award 2024 in the Acceleration category in Jakarta.
category Excellent Regional Bank In Acceleration di Jakarta. 13. Award at the Collaborative and High-Impact Payment System
13. Penghargaan pada Collaborative and High-Impact Patment Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi for
System Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi BISILK Compliance Award – Cash Deposit Bone Category 2024.
Selatan untuk BISILK COMPLIANCE AWARD KATEGORI KAS 14. KBMI Category 2 & 1 Winner of the Most QRIS Merchant Acquisitions
TITIPAN BONE 2024 2024 at the Collaborative and High-Impact Payment System
14. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in
2024 pada kegiatan Collaborative and High-Impact Patment Makassar on December 11, 2024.
System Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi 15. KBMI Category 2 & 1 Winner of QRIS Transaction Test 2024 at
Selatan di Makassar, 11 Desember 2024 the Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation
15. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Tes Transaksi Pakai QRIS 2024 (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in Makassar on
pada kegiatan Collaborative and High-Impact Patment System December 11, 2024.
Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan 16. President Director of Bank Sulselbar Yulis Suandi, President Director of
di Makassar, 11 Desember 2024 Bank Sulselbar received the “Top 100 CEO” award by Infobank Media
16. Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi mendapatkan Group at the “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024”
penghargaan sebagai “Top 100 CEO”oleh Infobank Media Group on November 29, 2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega
dalam acara “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum Kuningan, Jakarta.
2024” di Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta 17. Director of Credit & MSME, Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain received the
pada Jumat, 29 November 2024 “The 200 Future Leaders” award by Infobank Media Group at the “Top
17. Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024” on November 29,
mendapatkan penghargaan sebagai “The 200 Future Leaders 2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
”oleh Infobank Media Group dalam acara “Top 100 CEO & The 18. Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina, Compliance Director of Bank
200 Future Leaders Forum 2024” di Grand Ballroom, Ritz-Carlton Sulselbar received the “Best Indonesia Woman Leader 2024” award in
Mega Kuningan Jakarta pada Jumat, 29 November 2024 the Compliance Director Category - Regional Development Bank - Asset
18. Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina > Rp 30 T at the Economic Review Indonesia Woman Leader 2024
mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Indonesia event in Jakarta on December 19, 2024.
Woman Leader 2024” Categori Compliance Director – Regional
Development Bank- Asset > Rp 30 T pada acara Economic Review
Indonesia Woman Leader 2024 Anugrah Perempuan Pemimpin
Indonesia Jakarta, 19 Desember 2024
BANK SULSELBAR
14
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
BANK SULSELBAR
15
Sustainability Report 2024
Page 16
Peristiwa Penting
Significant Events
Kamis | 21 Maret 2024
Gandeng Bank Sulselbar, Pemkot Makassar Siap
Adakan Koridor Kota Makan Enak 24 Jam
Partnering with Bank Sulselbar, Makassar City
Government Ready to Hold 24-Hour Delicious Food
City Corridor
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan mengadakan lokasi khusus Kota
Makan Enak dengan durasi 24 jam di Makassar. Bekerjasama dengan Bank Sulselbar, Danny Pomanto
sapaan akrabnya, menjelaskan gerobak yang dibutuhkan 120 tetapi akan ditambah menjadi 150 dengan
bantuan CSR Bank Sulselbar. Pun dengan sistem pembayarannya berbasis digital atau QRIS. Jadi bank
Sulselbar dan beberapa perusahaan akan menyalurkan CSR-nya di situ.
Makassar Mayor Moh Ramdhan Pomanto said that his party will hold a special location for Kota Makan Enak with
a duration of 24 hours in Makassar. In collaboration with Bank Sulselbar, Danny Pomanto, his nickname, explained
that 120 carts were needed but would be increased to 150 with the assistance of Bank Sulselbar’s CSR. Even with
a digital-based payment system or QRIS. So Bank Sulselbar and several companies will distribute their CSR there.
Page 17
Bank Sulsebar mengusung Program CSR Program Penanaman
Bibit Pohon Pisang Cavendish di ajang TOP CSR Awards 2024.
Tahun 2023, Bank Sulsebar telah meraih penghargaan Kategori
Bintang 3 di kegiatan pembelajaran bersama dan penghargaan
tahunan bidang CSR terbesar tingkat nasional ini. Program
Corporate Social Responsibility yang dilaksanakan oleh Bank
Sulselbar menitikberatkan pada isu lingkungan dan ekonomi
yang terjadi di lingkup Bank Sulselbar, berfokus pada wilayah
Provinsi Sulawesi Selatan, bersinergi dengan stakeholder
terkait yaitu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata
Hartani Djurnie selaku Pemimpin Departemen Humas & CSR,
Divisi Corporate Secretary Bank Sulselbar.
Jum’at | 03 Mei 2024
Bank Sulsebar will present the CSR Program Cavendish Banana
Bank Sulselbar Usung Program Seedling Planting Program at the 2024 TOP CSR Awards. In
CSR Penanaman Bibit Pohon 2023, Bank Sulsebar won the 3 Star Category award in this joint
learning activity, which is the largest national annual CSR award.
Pisang Cavendish di Ajang TOP The Corporate Social Responsibility program implemented by Bank
CSR Awards 2024 Sulsebar focuses on environmental and economic issues within its
Bank Sulselbar Launches CSR scope, particularly in South Sulawesi Province, in collaboration
with relevant stakeholders, including the South Sulawesi Provincial
Program of Planting Cavendish Government, said Hartani Djurnie, Head of the Public Relations &
Banana Seedlings at TOP CSR CSR Department, Corporate Secretary Division of Bank Sulsebar.
Awards 2024
Page 18
Senin | 29 April 2024
Bulog Palopo Bekerjasama Bank
Sulselbar Gelar GPM di Lapangan
Pancasila
Bulog Palopo Collaborates with
Bank Sulselbar to Hold GPM at
Pancasila Field
Perum Bulog Cabang Palopo gelar Gerakan Pasar Murah Bulog Palopo Branch held a Cheap Market Movement (GPM)
(GPM) di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sabtu, 27 at Pancasila Field, Palopo City, on Saturday, April 27, 2024.
April 2024. Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama The activity was conducted in collaboration with Bank
dengan Bank SulselBar. Pimpinan Cabang Bulog Palopo, SulselBar. The Head of Bulog Palopo Branch, Mohammad
Mohammad Junaedy, mengatakan pihaknya telah Junaedy, stated that they had prepared 10 tons of special rice
menyiapkan 10 Ton beras khusus untuk meneriakan to commemorate the Double Untung prize draw organized by
kegiatan undian hadiah Dobble Untung yang dilakukan Bank SulselBar.
Bank SulselBar.
Rabu | 19 Juni 2024
Ruang Terbuka Hijau di
Soppeng
Green Open Space in Soppeng
Pembangunan Taman Gapis Watansoppeng, Jalan The construction of Gapis Watansoppeng Park on Jalan
Pakkanrebete, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Pakkanrebete in Lalabata Rilau Village, Lalabata District,
Lalabata, Kabupaten Soppeng, akhirnya rampung, Soppeng Regency, has finally been completed. The project,
pembangunan Taman Gapis yang dimulai sejak Desember which began in December 2023, fully utilized Corporate
2023, sepenuhnya menggunakan dana Corporat Social Social Responsibility (CSR) funds from Bank Sulselbar,
Responsibility (CSR) dari Bank Sulselbar yang mencapai amounting to IDR 916 million. Meanwhile, the Soppeng
Rp916 juta. Sementara Pemerintah Kabupaten Soppeng Regency Government served as the land provider.
berstatus sebagai penyedia lahan.
Page 19
Selasa | 17 Desember 2024
Bank Sulselbar Siap Dukung
UMKM Palopo dengan Kredit
Tanpa Bunga
Bank Sulselbar Ready to Support
Palopo MSMEs with Interest-Free
Credit
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo The Palopo City Regional People’s Representative Council
telah mengadakan konsultasi dengan kantor pusat (DPRD) has held a consultation with the head office of Bank
Bank Sulselbar di Makassar untuk membahas alokasi Sulselbar in Makassar to discuss the allocation of Corporate
dana Corporate Social Responsibility (CSR). Hasil dari Social Responsibility (CSR) funds. The meeting resulted in
pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa an agreement that Bank Sulselbar will disburse CSR funds
Bank Sulselbar akan mengucurkan dana CSR melalui through the People’s Business Financing Loan (PUSAKA)
program Kredit Pembiayaan Usaha Rakyat (PUSAKA), program, which targets Micro, Small, and Medium Enterprises
yang menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (MSMEs). Member of Commission C of the Palopo DPRD,
(UMKM). Anggota Komisi C DPRD Palopo, Andi Andi Muhammad Tazar (AMT), explained that this program
Muhammad Tazar (AMT), menjelaskan bahwa program is tangible evidence of Bank Sulselbar’s contribution to
ini menjadi bukti nyata kontribusi Bank Sulselbar dalam supporting the growth of MSMEs in Palopo.
mendukung pertumbuhan UMKM di Palopo.
Page 20
Laporan Direksi (GRI 2-22, OJK A.1)
Board of Director’s Report
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 21
Para Pemangku Kepentingan yang Dear Stakeholders,
Terhormat,
Tahun 2024 menandai era percepatan transformasi digital The year 2024 marks a period of accelerating digital
dan penguatan keuangan berkelanjutan bagi Bank Sulselbar. transformation and strengthening sustainable finance for Bank
Di tengah dinamika industri perbankan dan meningkatnya Sulselbar. Amid the dynamics of the banking industry and
kesadaran terhadap keberlanjutan, kami terus mengukuhkan growing awareness of sustainability, we continue to reinforce our
peran sebagai institusi keuangan yang tidak hanya fokus role as a financial institution that focuses not only on business
pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap growth but also on contributing to green and inclusive economic
pembangunan ekonomi yang hijau dan inklusif. development.
Tema “Faster & Greener” mencerminkan visi kami dalam The theme “Faster & Greener” reflects our vision of delivering
menghadirkan inovasi perbankan yang lebih cepat, banking innovation that is faster, more efficient, and more
lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan. Dengan environmentally friendly. By integrating sustainability principles
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap into every aspect of our operations, we ensure that the economic
aspek operasional, kami memastikan bahwa pertumbuhan growth we achieve aligns with social and environmental
ekonomi yang dicapai selaras dengan tanggung jawab sosial responsibility.
dan lingkungan.
Kebijakan untuk Merespons Policies to Respond to Challenges in
Tantangan dalam Pemenuhan Fulfilling Sustainability Strategy
Strategi Keberlanjutan (GRI 2-23 | OJK D.1.A,
SDGS 8, 9, SASB FN-CB-410A.2)
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mengintegrasikan Bank Sulselbar is committed to integrating sustainability into
keberlanjutan dalam strategi bisnis melalui empat pilar its business strategy through four main pillars: economic, social,
utama: ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. environmental, and governance.
1. Pilar Ekonomi – Kami mempercepat transformasi 1. Economic Pillar – We accelerate digital transformation and
digital dan memperluas inklusi keuangan dengan expand financial inclusion by developing technology-based
mengembangkan layanan perbankan berbasis teknologi banking services and increasing sustainable financing.
serta meningkatkan pembiayaan berkelanjutan.
2. Pilar Sosial – Kami mendorong literasi keuangan dan 2. Social Pillar – We promote financial literacy and empower
pemberdayaan UMKM melalui program KUR Syariah MSMEs through the KUR Syariah and Multiguna Syariah
dan Multiguna Syariah, serta menyalurkan dana CSR. programs, as well as by distributing CSR funds
3. Pilar Lingkungan – Kami menerapkan paperless banking 3. Environmental Pillar – We implement paperless banking,
yang berhasil mengurangi konsumsi kertas sebesar which has successfully reduced paper consumption by
61,05%, serta memperkuat pembiayaan hijau. 61.05%, and we strengthen green financing.
4. Pilar Tata Kelola – Kami memperkuat Good Corporate 4. Governance Pillar – We enhance Good Corporate
Governance (GCG) dengan menyusun regulasi ESG, Governance (GCG) by developing ESG regulations,
meningkatkan pelatihan keuangan berkelanjutan improving sustainable finance training for employees, and
bagi pegawai, serta memastikan transparansi dalam ensuring transparency in sustainability risk management.
pengelolaan risiko keberlanjutan.
Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar siap menghadapi With this policy, Bank Sulselbar is prepared to face global
tantangan global dan menjadi bank pembangunan daerah challenges and become a faster, greener, and more sustainable
yang lebih cepat, lebih hijau, dan lebih berkelanjutan. regional development bank.
BANK SULSELBAR
21
Sustainability Report 2024
Page 22
Pendahuluan
Introduction
Penerapan Keuangan Berkelanjutan: Implementing Sustainable Finance:
Memperkuat Komitmen untuk Masa Strengthening Commitment to a Green
Depan Hijau (GRI 302-4, 305-1 | OJK D.1.B, F.7, SASB Future
FN-CB-240A.1)
Sebagai institusi keuangan yang memiliki peran strategis As a financial institution with a strategic role in supporting
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Bank regional economic growth, Bank Sulselbar is committed to
Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan prinsip keuangan progressively implementing sustainable finance principles.
berkelanjutan secara progresif. Komitmen ini bertujuan This commitment aims to foster inclusive, responsible, and
untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sustainability-oriented economic growth by expanding the
bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan green financing portfolio and enhancing internal capabilities in
dengan memperluas portofolio pembiayaan hijau serta implementing ESG (Environmental, Social, and Governance)-
meningkatkan kapabilitas internal dalam implementasi based sustainable finance.
keuangan berkelanjutan berbasis ESG (Environmental, Social,
and Governance).
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar berhasil merealisasikan In 2024, Bank Sulselbar successfully realized several strategic
sejumlah inisiatif strategis dalam penerapan keuangan initiatives in implementing sustainable finance, with key
berkelanjutan, dengan beberapa pencapaian utama sebagai achievements as follows:
berikut:
• Total kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp2.539 miliar, • Total sustainable business loan reached IDR 2,539 billion,
setara dengan 11,60% dari total kredit konvensional, equivalent to 11.60% of total conventional loan, indicating
menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembiayaan a significant increase in financing for sectors that promote
sektor yang mendukung keberlanjutan. sustainability.
• Kredit portofolio hijau untuk segmen korporasi • Green portfolio loan for the corporate segment reached IDR
mencapai Rp681,45 miliar atau 3,11% dari total kredit 681.45 billion or 3.11% of total conventional loan, reflecting
konvensional, mencerminkan pertumbuhan dalam growth in funding for green projects.
pendanaan proyek hijau.
• Total kredit dengan portofolio hijau dan berkelanjutan • Total loan with a green and sustainable portfolio reached
mencapai 14,71% dari total kredit bank, mendukung 14.71% of the bank’s total loan, supporting sectors that
sektor-sektor yang berkontribusi pada mitigasi contribute to climate change mitigation and energy efficiency.
perubahan iklim dan efisiensi energi.
• Optimalisasi penggunaan e-document yang berhasil • Optimizing the use of e-documents has successfully reduced
mengurangi konsumsi kertas sebesar 61,05% paper consumption by 61.05% compared to the previous
dibandingkan tahun sebelumnya, mendukung inisiatif year, supporting initiatives to lessen the environmental
pengurangan dampak lingkungan dalam operasional impact of banking operations.
perbankan.
• Program pelatihan keuangan berkelanjutan/ESG bagi • The sustainable finance/ESG training program for the board
jajaran direksi, pemimpin cabang, serta analis kredit of directors, branch managers, and loan analysts has been
telah dilaksanakan secara bertahap, guna meningkatkan implemented in stages to improve internal understanding and
pemahaman dan kapabilitas internal dalam mendukung capabilities in supporting the implementation of green finance
penerapan keuangan hijau.
Selain pencapaian di atas, Bank Sulselbar juga telah In addition to the above achievements, Bank Sulselbar has also
melakukan beberapa inisiatif strategis, termasuk: undertaken several strategic initiatives, including:
• Enhancement Mobile Banking, termasuk migrasi dari • Enhancing Mobile Banking through migration from card-
card-based ke CIF-based, implementasi omni-channel based to CIF-based systems, implementation of Telkomsel’s
Telkomsel, dan registrasi mobile banking online yang telah omni-channel, and online mobile banking registration, which
diimplementasikan sejak Desember 2024. has been in place since December 2024.
BANK SULSELBAR
22
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
• Peningkatan akses perbankan digital, dengan • Increasing access to digital banking by expanding QRIS-based
memperluas layanan kanal pembayaran berbasis QRIS, payment channel services and strengthening connectivity
serta memperkuat konektivitas dengan ekosistem digital with the national digital banking ecosystem.
perbankan nasional. • Promoting Sharia KUR and Sharia Multipurpose products to
• Sosialisasi produk KUR Syariah dan Multiguna Syariah, increase access to financing for the MSME sector and micro
guna meningkatkan akses pembiayaan bagi sektor businesses focused on sustainability.
UMKM dan usaha mikro yang berorientasi pada
keberlanjutan.
Tantangan dan Langkah Strategis ke Challenges and Strategic Steps Ahead
Depan (GRI 2-24 | OJK E.5, D.1.c | SDGs 13, SASB FN-CB-
510a.2)
Meskipun telah mencatatkan pencapaian yang positif, Despite having recorded positive achievements, the
implementasi keuangan berkelanjutan masih menghadapi implementation of sustainable finance still faces several
sejumlah tantangan, antara lain: challenges, including:
• Minimnya regulasi internal yang mengatur kebijakan dan • The lack of internal regulations specifically governing
praktik keuangan berkelanjutan secara spesifik, sehingga sustainable finance policies and practices necessitates the
diperlukan penyusunan regulasi internal berbasis ESG. development of ESG-based internal regulations.
• Masih terbatasnya pemahaman pegawai terhadap • Employees’ understanding of the ESG concept is still limited.
konsep ESG, meskipun telah dilakukan pelatihan, namun Although training has been conducted, the number of
jumlah peserta yang terlibat masih perlu diperluas. participants involved needs to be expanded.
• Terbatasnya pasar yang sesuai dengan prinsip keuangan • The limited market that complies with sustainable finance
berkelanjutan, sehingga ekspansi portofolio hijau masih principles means that green portfolio expansion faces
menghadapi kendala dalam mengidentifikasi sektor obstacles in identifying business sectors that meet ESG
usaha yang memenuhi standar ESG. standards.
• Kesiapan teknologi dan kapabilitas eksekusi produk • Technological readiness and the ability to execute green
hijau masih memerlukan penguatan, terutama products still need strengthening, especially in providing
dalam penyediaan layanan digital berbasis keuangan digital services based on sustainable finance.
berkelanjutan.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Bank Sulselbar telah To overcome these challenges, Bank Sulselbar has developed
menyusun beberapa strategi utama guna memperkuat several main strategies to strengthen the implementation of
implementasi keuangan berkelanjutan di masa depan: sustainable finance in the future:
• Penyusunan regulasi internal terkait ESG dan keuangan • Development of internal regulations related to ESG and
berkelanjutan untuk memberikan landasan yang lebih sustainable finance to provide a clearer foundation for the
jelas dalam operasional bisnis bank. bank’s business operations.
• Peningkatan literasi ESG di seluruh level organisasi, • Increasing ESG literacy at all levels of the organization
melalui pelatihan berbasis blended learning serta through blended learning-based training and self-learning
penyediaan modul self-learning bagi pegawai. modules for employees.
• Ekspansi portofolio hijau dengan target peningkatan • Expanding the green portfolio with a target of increasing
15% dari total portofolio kredit bank, serta penyediaan 15% of the bank’s total loan portfolio, as well as providing
insentif bagi debitur yang menerapkan praktik bisnis incentives for debtors who implement sustainable business
berkelanjutan. practices.
• Kolaborasi dengan regulator dan mitra strategis, guna • Collaborating with regulators and strategic partners to
mempercepat implementasi keuangan hijau melalui accelerate the implementation of green finance through
kerja sama lintas industri. cross-industry cooperation.
BANK SULSELBAR
23
Sustainability Report 2024
Page 24
Pendahuluan
Introduction
• Integrasi prinsip ESG dalam pengelolaan risiko kredit, • Integration of ESG principles into Credit Risk management,
memastikan bahwa setiap pembiayaan yang diberikan ensuring that every financing provided has gone through a
telah melalui analisis dampak lingkungan dan sosial yang rigorous environmental and social impact analysis.
ketat.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar terus memperkuat With this strategy, Bank Sulselbar continues to strengthen its
komitmennya dalam membangun ekosistem perbankan yang commitment to building a greener and more sustainable banking
lebih hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Net Zero ecosystem, in line with the Net Zero Emission goal and the
Emission dan pencapaian SDGs. achievement of SDGs.
Apresiasi dan Harapan ke Depan (GRI Appreciation and Future Hope
2-22 | OJK A.1)
Atas nama Direksi Bank Sulselbar, kami mengucapkan On behalf of the Board of Directors of Bank Sulselbar, we would
terima kasih kepada seluruh pemegang saham, mitra bisnis, like to thank all shareholders, business partners, regulators, and
regulator, serta nasabah atas dukungan dan kepercayaannya. customers for their support and trust. We also appreciate the
Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran hard work of all levels of management and employees who have
manajemen dan karyawan yang telah berkontribusi dalam contributed to realizing the bank’s sustainability vision.
mewujudkan visi keberlanjutan bank.
Dengan semangat “Faster & Greener”, kami yakin bahwa Bank With the spirit of “Faster & Greener,” we are confident that Bank
Sulselbar akan terus tumbuh menjadi bank pembangunan Sulselbar will continue to grow into a more innovative, inclusive,
daerah yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Kami and sustainable regional development bank. We are committed
berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan to providing financial solutions that not only support economic
yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi growth but also contribute to building a greener future for society
juga berkontribusi dalam membangun masa depan yang and the environment.
lebih hijau bagi masyarakat dan lingkungan.
Mari kita bersama-sama melangkah menuju transformasi Let us move together toward a faster, greener, and more
perbankan yang lebih cepat, lebih hijau, dan lebih sustainable banking transformation.
berkelanjutan.
Makassar, April 2025
Atas Nama Direksi
on behalf of Board of Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
BANK SULSELBAR
24
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
Dirhamsyah Kadir
Iswadi Ayub
Direktur Pemasaran &
Direktur Operasional & TI Syariah
Banking Operation & IT Director
Dwi Zulkarnain Dian Anggriani Utina Marketing & Sharia Director
Direktur Kredit & UMKM Direktur Kepatuhan
Loan and MSMEs Director Compliance Director
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 26
Sambutan Dewan Komisaris (GRI 2-22, OJK A.1)
Board of Commissioner’s Message
Muhammad Idris
Komisaris Non Independen
Non-Independent Commissioner
Page 27
Para Pemangku Kepentingan yang Dear Stakeholders,
Terhormat,
Dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan Laporan With gratitude, we present the Bank Sulselbar Sustainability
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2024 yang mengusung Report 2024 with the theme “Faster & Greener: Moving Faster,
tema “Faster & Greener: Melaju Lebih Cepat, Menjadi Becoming Greener.” This theme reflects our commitment to
Lebih Hijau”. Tema ini mencerminkan tekad kami dalam accelerating digital transformation while enhancing our focus on
mempercepat transformasi digital dan memperkuat environmental, social, and governance sustainability.
komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan
tata kelola.
Kinerja dan Perkembangan Sustainability Performance and
Keberlanjutan 2024 (GRI 102-14, OJK E.1, SASB Progress 2024
FN-CB-410A.2)
Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan 2024 is a year full of challenges and opportunities for Bank
sekaligus peluang bagi Bank Sulselbar. Transformasi digital Sulselbar. Aggressive digital transformation has enhanced
yang agresif telah meningkatkan efisiensi operasional, operational efficiency, while the focus on green financing and
sementara fokus pada pembiayaan hijau dan inklusi financial inclusion further strengthens our role in supporting
keuangan semakin memperkuat peran kami dalam sustainable economic development.
mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Kinerja keuangan tetap solid dengan pertumbuhan aset Financial performance remains solid, with positive asset growth
yang positif dan peningkatan kontribusi terhadap sektor and increased contributions to productive sectors. In terms
produktif. Di sisi keberlanjutan, kami terus memperluas of sustainability, we continue to expand our green financing
portofolio pembiayaan hijau dan menerapkan strategi portfolio and implement a more comprehensive climate risk
pengelolaan risiko iklim yang lebih komprehensif. management strategy.
Transformasi Digital sebagai Pilar Digital Transformation as a Pillar of
Keberlanjutan (GRI 2-23, OJK F.7, F.26, SDGS 9, SASB Sustainability
FN-CB-230A.2)
Kami percaya bahwa digitalisasi bukan hanya alat untuk We believe that digitalization is not only a tool to increase
meningkatkan daya saing, tetapi juga katalis utama dalam competitiveness but also a key catalyst for reducing environmental
mengurangi jejak lingkungan dan memperluas akses layanan footprints and expanding access to inclusive financial services.
keuangan yang inklusif. Bank Sulselbar telah menerapkan Bank Sulselbar has implemented various innovations, including:
berbagai inovasi, termasuk:
• Layanan perbankan berbasis digital yang lebih efisien • Digital banking services that are more efficient and
dan ramah lingkungan. environmentally friendly.
• Paperless banking untuk mengurangi penggunaan kertas • Paperless banking to minimize paper usage and operational
dan limbah operasional. waste.
• Pengembangan produk keuangan digital bagi UMKM • Development of digital financial products for MSMEs to
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. promote regional economic growth.
BANK SULSELBAR
27
Sustainability Report 2024
Page 28
Pendahuluan
Introduction
Langkah ini memungkinkan kami memberikan layanan yang This approach enables us to provide faster service while reducing
lebih cepat (Faster) sekaligus mengurangi dampak lingkungan our environmental impact.
(Greener).
Komitmen terhadap Lingkungan dan Commitment to Environment and Social
Sosial (GRI 302-4, 305-1 | OJK F.3, F.7)
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Bank As a form of responsibility towards the environment, Bank
Sulselbar terus memperkuat inisiatif keberlanjutan, di Sulselbar continues to strengthen its sustainability initiatives,
antaranya: including:
• Pembiayaan hijau dan investasi pada proyek energi • Green financing and investment in renewable energy projects.
terbarukan. • Energy efficiency and carbon emission reduction in bank
• Efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon dalam operations.
operasional bank. • Greening and empowerment programs for local communities
• Program penghijauan dan pemberdayaan komunitas to adapt to climate change.
lokal dalam adaptasi perubahan iklim.
Di sektor sosial, kami aktif dalam meningkatkan inklusi In the social sector, we are actively increasing financial inclusion,
keuangan, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil, especially for communities in remote areas, through financial
melalui program literasi keuangan dan akses pembiayaan literacy programs and access to financing for MSMEs.
bagi UMKM.
Tata Kelola yang Kuat sebagai Strong Governance as a Foundation for
Fondasi Keberlanjutan (GRI 2-12, 2-14 | OJK D.1, Sustainability
D.3, SASB FN-CB-510A.1)
Keberlanjutan tidak dapat terwujud tanpa tata kelola yang Sustainability cannot be achieved without good governance.
baik. Oleh karena itu, Bank Sulselbar terus memperkuat Therefore, Bank Sulselbar continues to strengthen Good
Good Corporate Governance (GCG) dengan memastikan: Corporate Governance (GCG) by ensuring:
• Integrasi aspek ESG (Environmental, Social, and • The integration of ESG (Environmental, Social, and
Governance) dalam manajemen risiko. Governance) aspects into risk management.
• Kebijakan anti-korupsi dan transparansi dalam setiap • An anti-corruption policy and transparency in every business
proses bisnis. process.
• Pelatihan bagi manajemen dan karyawan terkait • Training for management and employees on sustainability
keberlanjutan dan keuangan hijau. and green finance.
Kami percaya bahwa dengan tata kelola yang kuat, We believe that with strong governance, Bank Sulselbar can
Bank Sulselbar dapat tumbuh secara berkelanjutan grow sustainably and deliver added value to all stakeholders.
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.
BANK SULSELBAR
28
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
Apresiasi dan Harapan ke Depan (GRI Appreciation and Future Hope
2-22 | OJK A.1)
Dewan Komisaris mengapresiasi kerja keras Direksi, The Board of Commissioners appreciates the hard work of
manajemen, dan seluruh karyawan dalam menjalankan the Board of Directors, management, and all employees in
strategi keberlanjutan Bank Sulselbar. Kami juga implementing Bank Sulselbar’s sustainability strategy. We also
menyampaikan terima kasih kepada nasabah, mitra bisnis, express our gratitude to customers, business partners, and
dan regulator atas dukungan serta kepercayaan yang regulators for their support and trust.
diberikan.
Kami optimis bahwa dengan semangat “Faster & Greener”, We are optimistic that with the spirit of “Faster & Greener,”
Bank Sulselbar akan terus berkontribusi dalam membangun Bank Sulselbar will continue to contribute to building a more
masa depan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya sustainable, inclusive, and competitive future.
saing.
Mari kita bersama-sama melangkah menuju transformasi Let us move together toward a greener and more innovative
keuangan yang lebih hijau dan inovatif untuk masa depan financial transformation for a better future.
yang lebih baik.
Makassar, April 2025
Atas Nama Dewan Komisaris
on behalf of Board of Director
Muhammad Idris
Komisaris Non Independen
Non-Independent Commissioner
BANK SULSELBAR
29
Sustainability Report 2024
Page 30
Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative Sebagai bank pembangunan daerah yang berperan strategis dalam mendukung perekonomian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan. Dengan transformasi digital yang lebih cepat dan strategi hijau yang lebih kuat, kami memastikan bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan strategi keberlanjutan, tata kelola yang transparan, serta kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). As a regional development bank that plays a strategic role in supporting the economies of South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar is committed to implementing sustainable finance principles. With rapid digital transformation and robust green strategies, we ensure that business growth is not only focused on profitability but also has a positive impact on society and the environment. This commitment is realized through the implementation of sustainability strategies, transparent governance, and meaningful contributions to the Sustainable Development Goals (SDGs).
Page 31
Page 32
Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Sustainability Initiative
Strategi Keberlanjutan Bank Sulselbar
(GRI 2-22 | OJK A.1, SASB FN-CB-410A.2)
Bank Sulselbar Sustainability Strategy
Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar menerapkan strategi yang Bank Sulselbar is implementing a strategy that focuses on three
berfokus pada tiga pilar utama: main pillars:
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance
1. Total kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp2.539 miliar, 1. Total sustainable business loan reached IDR 2,539 billion,
setara dengan 11,60% dari total kredit konvensional. equivalent to 11.60% of total conventional loan.
2. Kredit portofolio hijau untuk segmen korporasi 2. Green portfolio loan for the corporate segment reached IDR
mencapai Rp681,45 miliar atau 3,11% dari total kredit 681.45 billion or 3.11% of total conventional loam.
konvensional.
3. Fokus pembiayaan pada sektor efisiensi energi dan 3. Focus financing on energy efficiency and green industry
industri hijau, mendukung transisi menuju ekonomi sectors, supporting the transition to a low-carbon economy.
rendah karbon.
Transformasi Digital dan Efisiensi Digital Transformation and Operational
Operasional Efficiency
1. Peningkatan layanan digital perbankan melalui 1. Improving digital banking services through the development
pengembangan mobile banking berbasis CIF, registrasi of CIF-based mobile banking, online registration, and
online, serta optimalisasi transaksi berbasis QRIS. optimization of QRIS-based transactions.
2. Implementasi paperless banking yang berhasil mengurangi 2. The successful implementation of paperless banking reduced
konsumsi kertas sebesar 61,05%, meningkatkan efisiensi paper consumption by 61.05%, increased operational
operasional dan mengurangi jejak lingkungan. efficiency, and minimized the environmental footprint.
Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Social and Economic Empowerment
1. Peningkatan inklusi keuangan bagi UMKM, dengan 1. Increasing financial inclusion for MSMEs by promoting KUR
sosialisasi produk KUR Syariah dan Multiguna Syariah. Syariah and Multiguna Syariah products.
2. CSR sebesar Rp21,6 miliar, mencakup pemberdayaan 2. CSR of IDR 21.6 billion, covering MSME empowerment
UMKM (4,09%), sarana prasarana publik (52,26%), dan (4.09%), public infrastructure (52.26%), and environmental
program lingkungan hidup (8,53%). programs (8.53%).
Melalui strategi ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa Through this strategy, Bank Sulselbar ensures that economic
pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh sektor perbankan growth driven by the banking sector is not only focused on
tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi financial profit but also creates positive social and environmental
juga menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif. impacts.
BANK SULSELBAR
32
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
Tata Kelola Keberlanjutan (GRI 2-12 | OJK D.1, SASB FN-CB-410A.3,
IFRS S1-14)
Sustainability Governance
Keberlanjutan yang kuat harus didukung oleh tata kelola Strong sustainability must be supported by transparent
yang transparan dan akuntabel. Bank Sulselbar memastikan and accountable governance. Bank Sulselbar ensures that
bahwa aspek keberlanjutan diintegrasikan dalam struktur sustainability aspects are integrated into the corporate
tata kelola perusahaan dengan langkah-langkah berikut: governance structure through the following steps:
1. Penyusunan regulasi internal terkait ESG, termasuk SOP 1. Preparation of internal regulations related to ESG, including
portofolio hijau dan kebijakan keuangan berkelanjutan. green portfolio SOPs and sustainable finance policies
2. Peningkatan kapasitas SDM dalam ESG, dengan 2. Enhancing HR capacity in ESG through ongoing financial
pelatihan keuangan berkelanjutan bagi jajaran direksi, training for directors, management, and loan analysts.
manajemen, dan analis kredit. 3. Strengthening ESG risk management by integrating
3. Penguatan manajemen risiko ESG, dengan integrasi environmental and social risks into loan and investment
risiko lingkungan dan sosial dalam proses pengambilan decision-making processes.
keputusan kredit dan investasi.
Dengan tata kelola yang kokoh, Bank Sulselbar memastikan With solid governance, Bank Sulselbar ensures that sustainability
bahwa keberlanjutan bukan hanya inisiatif sesaat, tetapi is not just a temporary initiative, but becomes part of the
menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. company’s long-term strategy.
Peran Badan Tata Kelola dalam Pelaporan
Keberlanjutan (GRI 2-14 | OJK E.5)
The Role of Governance Body in Sustainability Reporting
Sebagai bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas As part of the transparency and accountability efforts in
dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Bank Sulselbar implementing sustainable finance, Bank Sulselbar has formed
telah membentuk Tim Implementasi Rencana Aksi Keuangan a Sustainable Finance Action Plan (RAKB) Implementation
Berkelanjutan (RAKB) yang berfungsi sebagai watchtower Team that serves as a watchtower for integrating the bank’s
dalam mengintegrasikan kebijakan, inisiatif, dan program sustainability policies, initiatives, and programs.
keberlanjutan bank.
Tim ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi This team was established based on the Decree of the Board of
Nomor SK/164A/DIR/X/2023 tanggal 31 Oktober 2023, Directors Number SK/164A/DIR/X/2023 dated October 31,
dengan tugas utama memastikan pelaksanaan strategi 2023, with the primary task of ensuring the implementation
keberlanjutan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, of sustainability strategies in accordance with the principles of
and Governance (ESG). Environmental, Social, and Governance (ESG).
Peran badan tata kelola dalam pelaporan keberlanjutan The role of the governance body in sustainability reporting
mencakup: includes:
1. Strategi dan Perencanaan 1. Strategy and Planning
• Merumuskan strategi dan program kerja • Formulate sustainability strategies and work programs in
keberlanjutan sesuai dengan target RAKB.
line with RAKB targets.
• Mengidentifikasi tantangan serta menyusun
• Identify challenges and develop policies that align with
kebijakan yang selaras dengan standar GRI, OJK, dan
GRI, OJK, and SASB financial sector standards.
SASB sektor keuangan.
BANK SULSELBAR
33
Sustainability Report 2024
Page 34
Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Sustainability Initiative
2. Monitoring dan Evaluasi 2. Monitoring and Evaluation
• Melakukan pemantauan dan penyesuaian kebijakan • Conduct periodic monitoring and adjustments of
keberlanjutan secara berkala. sustainability policies.
• Merumuskan tindakan korektif untuk meningkatkan • Develop corrective actions to enhance the effectiveness
efektivitas implementasi keuangan berkelanjutan. of sustainable finance implementation.
3. Koordinasi dan Komunikasi
3. Coordination and Communication
• Mengelola komunikasi dengan pemangku
• Manage communication with stakeholders regarding
kepentingan terkait program keberlanjutan.
sustainability programs.
• Mengkomunikasikan perkembangan RAKB dalam
laporan keberlanjutan yang transparan dan • Communicate RAKB developments in clear and
akuntabel. accountable sustainability reports.
Selain itu, pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial Additionally, the management of the Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL) atau CSR ditempatkan di bawah Responsibility (TJSL) or CSR program is under the Public Relations
Departemen Humas dan CSR, yang bertanggung jawab and CSR Department, which oversees the company’s social and
terhadap inisiatif sosial dan lingkungan perusahaan. environmental initiatives.
Melalui peran aktif badan tata kelola ini, Bank Sulselbar Through the active role of this governance body, Bank Sulselbar
memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan tidak hanya ensures that sustainability policies are not just short-term
menjadi komitmen jangka pendek, tetapi juga menjadi commitments but also become an integral part of the bank’s
bagian integral dalam strategi pertumbuhan bank untuk growth strategy for a faster and greener future.
masa depan yang lebih cepat dan lebih hijau.
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
(GRI 2-29 | OJK E.4)
Stakeholder Relations
Keberlanjutan memerlukan sinergi dari berbagai Sustainability requires synergy among various stakeholders.
pemangku kepentingan. Bank Sulselbar berkomitmen Bank Sulselbar is committed to building strategic relationships to
untuk membangun hubungan strategis guna memperkuat enhance the implementation of sustainable finance.
implementasi keuangan berkelanjutan.
• Pemerintah dan Regulator : Berkolaborasi dalam • Government and Regulators: Collaborate on sustainable
kebijakan keuangan berkelanjutan, mendukung
finance policies and support the implementation of SEOJK
pelaksanaan SEOJK No. 16/2021 untuk transparansi
No. 16/2021 for ESG transparency.
ESG.
• Customers and MSMEs: Expand access to green financing
• Nasabah dan UMKM : Memperluas akses pembiayaan
hijau dan layanan inklusif untuk mendukung and inclusive services to support the growth of productive
pertumbuhan sektor produktif. sectors.
• Investor dan Mitra Bisnis : Menarik investor berorientasi • Investors and Business Partners: Attract ESG-oriented
ESG dengan menyediakan produk keuangan berbasis investors by offering sustainability-based financial products.
keberlanjutan. • Local Communities and NGOs: Support social welfare
• Komunitas Lokal dan LSM : Melalui program Tanggung and environmental preservation through Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mendukung Environmental Responsibility (TJSL) programs.
kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan.
Hubungan yang erat dengan pemangku kepentingan Close relationships with stakeholders ensure that sustainability
memastikan bahwa keberlanjutan bukan hanya merupakan is not only an internal commitment of Bank Sulselbar but
komitmen internal Bank Sulselbar, tetapi juga bagian dari also part of the broader national financial ecosystem.
ekosistem keuangan nasional yang lebih luas.
BANK SULSELBAR
34
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Strategi dan Kontribusi Bank Sulselbar
terhadap SDGs (GRI 2-22 | OJK A.1 | SASB FN-CB-410A.1)
Bank Sulselbar’s Strategy and Contribution to SDGs
Sebagai bank yang beroperasi di wilayah dengan potensi As a bank operating in a region with great economic potential,
ekonomi besar, Bank Sulselbar berperan aktif dalam Bank Sulselbar plays an active role in supporting the achievement
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan of the Sustainable Development Goals (SDGs) through various
(SDGs) melalui berbagai inisiatif: initiatives:
1. SDG 1: Tanpa Kemiskinan : Meningkatkan inklusi 1. SDG 1: No Poverty : Increase financial inclusion through
keuangan melalui pembiayaan UMKM dan MSME financing and the development of sharia products.
pengembangan produk syariah. 2. SDG 7: Affordable and Clean Energy : Channel green finance
2. SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau : Menyalurkan for renewable energy projects.
pembiayaan hijau untuk proyek energi terbarukan. 3. SDG 8: Decent Work and Economic Growth : Promote the
3. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi → digitalization of financial services for MSMEs and local
Mendorong digitalisasi layanan keuangan bagi UMKM communities.
dan masyarakat daerah. 4. SDG 11: Sustainable Cities and Human Settlements :
4. SDG 11: Kota dan Pemukiman Berkelanjutan Support financing for green infrastructure projects and
:Mendukung pembiayaan proyek infrastruktur hijau dan environmentally friendly transportation systems.
sistem transportasi ramah lingkungan. 5. SDG 13: Addressing Climate Change : Adopt
5. SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim : Mengadopsi carbon emission reduction and energy
strategi pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi efficiency strategies in banking operations.
dalam operasional perbankan.
Melalui inovasi, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi Through innovation, strong governance, and collaboration with
dengan pemangku kepentingan, Bank Sulselbar semakin stakeholders, Bank Sulselbar is increasingly ready to lead the
siap memimpin implementasi keuangan berkelanjutan di implementation of sustainable finance in Eastern Indonesia.
Indonesia Timur.
Menuju Masa Depan yang Lebih Cepat dan Lebih Hijau Towards a Faster and Greener Future
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus: Bank Sulselbar will continue to:
1. Mengembangkan produk keuangan berbasis ESG. 1. Develop ESG-based financial products.
2. Meningkatkan akses keuangan bagi UMKM dan 2. Improve financial access for MSMEs and local communities
komunitas daerah. 3. Expand green finance and sustainability infrastructure
3. Memperluas pembiayaan hijau dan infrastruktur 4. Become a strategic partner in achieving the SDGs.
keberlanjutan.
4. Menjadi mitra strategis dalam pencapaian SDGs.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar percaya As a regional development bank, Bank Sulselbar believes that
bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang bisnis, tetapi sustainability is not just about business, but also about building
juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi a better future for generations to come.
generasi mendatang.
BANK SULSELBAR
35
Sustainability Report 2024
Page 36
Tentang Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Inklusi keuangan bagi UMKM dan masyarakat daerah. Selain itu, kami menerapkan strategi paperless banking, efisiensi energi, serta tata kelola berbasis ESG guna mencapai keberlanjutan jangka panjang. Dengan semangat “Faster & Greener”, kami siap membangun perbankan yang lebih cepat, hijau, dan berdaya saing. Financial inclusion for MSMEs and local communities is a priority. Additionally, we implement paperless banking strategies, energy efficiency, and ESG-based governance to achieve long-term sustainability. With the spirit of “Faster & Greener,” we are committed to building a banking system that is faster, greener, and more competitive.
Page 37
Page 38
Tentang Bank Sulselbar
About Bank Sulselbar
Profil Perusahaan
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan | Company name GRI 2-1] Status Perusahaan | Company Status [GRI 2-6] [OJK C.4]
PT Bank Pembangunan Daerah Badan Usaha Milik Daerah
Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (BUMD)
Bidang Usaha | Business fields [GRI 2-6] Produk | Produk [GRI 2-6] [OJK C.4]
Perbankan Konvensional
• Penghimpunan Dana
• Kredit
• Jasa dan Layanan
Tanggal Pendirian | Date of Establishment
Syariah
• Penghimpunan Dana
13 Januari 1961
• Pembiayaan
• Jasa dan Layanan
Internasional Banking
• Penghimpunan Dana
Akses Informasi | Information Access • Jasa dan Layanan
Telepon : +62411-859171
Email : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Call Center : 1500855 Alamat Kantor | Office Address
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16
Makassar - 90125
Dasar Hukum Pendirian | Legal Basis of Establishment
[GRI 2-1]
• Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. • Notarial Deed of Raden Kadiman No. 95 dated January 23,
95 tanggal 23 Januari 1961 1961, Jakarta
• Akta Notaris Raden Kadiman No. 67 tanggal • Notarial Deed of Raden Kadiman No. 67 dated July 13,
13 Juli 1961 1961
• Pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak • Approval from the Minister of Law and Human Rights of the
Asasi Manusia RI Surat Keputusan No. Republic of Indonesia, Decree No. C-31541.HT.01.01 TH
C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 2004, dated December 29, 2004
Desember 2004 • Approval from the Ministry of Law and Human Rights, No.
• Persetujuan dari Kementerian Hukum dan AHU-11765.AH.01.02
Hak Asasi Manusia dengan nomor AHU- • Decree of the Governor of Bank Indonesia No. 13/32/KEP.
11765.AH.01.02 GBI/2011
• Keputusan Gubernur Bank Indonesia • Decision of the Members of the Board of Commissioners of
Nomor: 13/32/KEP. GBI/2011 the Financial Services Authority No. KEP-197/D.03/2019,
• Keputusan Anggota Dewan Komisioner dated October 25, 2019.
Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-
197/D.03/2019 Tanggal 25 Oktober 2019
BANK SULSELBAR
38
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Kepemilikan [GRI 2-1] [OJK C.3.C] Ownership
Saham Seri A Series A Shares
• Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 32,64% • South Sulawesi Provincial Government 32.64%
• Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2,02% • West Sulawesi Provincial Government 2.02%
• Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan dan Barat 7,90% • Municipal Governments throughout South and West
• Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi Selatan dan Barat Sulawesi 7.90%
56,79% • Regency Governments throughout South and West Sulawesi
56.79%
Saham Seri B Series B Shares
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank Sulselbar Public Welfare Service Cooperative PT. Bank Sulselbar 0.65%
0,65%
Wilayah Operasional dan Jaringan Operational Area and Service Network
Layanan [GRI 2-1] [GRI 2-6] [OJK C.3.D]
Total Jaringan sebanyak 889 meliputi: total Jaringan Kantor Total Network of 889 includes: total Office Network of 102
102 dan jaringan ATM/CRM sebanyak 588 unit yang tersebar and ATM/CRM network of 588 units spread throughout the
di seluruh daerah provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat provinces of South Sulawesi, West Sulawesi and DKI Jakarta, 54
dan DKI Jakarta, 54 Kantor Fungsional, 85 Payment Point, Functional Offices, 85 Payment Points, 18 Cash Cars, and 96
18 Mobil Kas, dan 96 Office Channeling. Office Channeling.
Entitas Usaha [GRI 2-2] Business Entity
Entitas usaha yang termasuk dalam laporan ini adalah Bank The business entity included in this report is Bank Sulselbar,
Sulselbar, tanpa entitas anak usaha, kecuali bila dinyatakan without any subsidiaries, unless specifically stated in a specific
secara khusus di bagian tertentu. section.
Rating Perusahaan
Company Ratings
idA+ (Outlook Stabil) – PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO)
BANK SULSELBAR
39
Sustainability Report 2024
Page 40
Tentang Bank Sulselbar
About Bank Sulselbar
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Association Membership
Status Skala
Nama Organisasi Organization Name
Keanggotaan Organisasi
Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional National Commercial Banks Association
Anggota Nasional
(PERBANAS) (PERBANAS)
Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Association of Regional Development Banks
Anggota Nasional
(ASBANDA) (ASBANDA)
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Indonesian Banking Dispute Resolution Alternative
Anggota Nasional
Perbankan Indonesia (LAPSPI) Institution (LAPSPI)
Forum Komunikasi Dewan Komisaris/Pengawas Communication Forum of the Board of
Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia Commissioners/Supervisors of the Indonesian Anggota Nasional
(FKDK BPDSI) Regional Development Bank (FKDK BPDSI)
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Banking Compliance Director Communication
Anggota Nasional
Perbankan (FKDKP) Forum (FKDKP)
Association Cambiste International (ACI) Association Cambridge International (ACI) Anggota Nasional
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Indonesian Payment System Association (ASPI) Anggota Nasional
Perhimpunan Pedagang Surat Utang
Debt Securities Traders Association (HIMDASUN) Anggota Nasional
(HIMDASUN)
Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Financial Services Industry Communication Forum
Anggota Nasional
(FKIJK) (FKIJK)
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Regional Banking Consultative Body (BMPD) Anggota Nasional
BANK SULSELBAR
40
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Skala Perusahaan [GRI 2-6] [OJK C.3]
Company Scale
Keterangan 2024 2023 2022 Information
Jumlah Karyawan 1.465 1.370 1.344 Number of employees
Total Pendapatan Operasional - Bersih (Rp Total Operating Income - Net (Rp million)
1.551.168 1.579.009 1.731.758
juta) [OJK B.1.b] [OJK B.1.b]
Modal dasar (Rp juta) 4.000.000 4.000.000 4.000.000 Basic capital (Rp million)
Modal ditempatkan (Rp juta) 2.213.136 2.187.068 Capital invested (Rp million)
Total kapitalisasi (Rp juta) [OJK C.3.a] Total capitalization (Rp million) [OJK C.3.a]
Dana pihak ke 3 20.132.164 20.138.623 19.548.430 3rd party funds
Pinjaman yang diterima 1.581.966 843.322 390.812 Loans received
Ekuitas 5.127.785 4.802.834 4.508.765 Equity
Asset total 32.509.221 30.799.458 29.653.312 Total assets
192 Kantor 151 Kantor 146 Kantor
Jumlah jaringan kantor Number of office networks
588 ATM 589 ATM 581 ATM
Jumlah produk pendanaan [OJK B.1.a] 17 17 17 Number of funding products [OJK B.1.a]
Jumlah produk pembiayaan [OJK B.1.a] 15 15 15 Number of financing products [OJK B.1.a]
Jumlah jasa/layanan [OJK B.1.a] 33 33 33 Number of services [OJK B.1.a]
BANK SULSELBAR
41
Sustainability Report 2024
Page 42
Tentang Bank Sulselbar
About Bank Sulselbar
Jejak Langkah
Milestone
1961 2009
Didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Sulawesi Penambahan Modal Dasar menjadi Rp1,6 triliun
Selatan Tenggara Additional of authorized capital to Rp1.6 trillion
Established under the name of PT Bank Pembangunan Sulawesi
Selatan Tenggara.
2010
1964 Pembukaan Kantor Cabang di Jakarta.
Opening a Branch in Jakarta.
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah
Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
2011
Renamed to Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi
Selatan Tenggara
• Berganti nama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah
1976 •
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
Penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I senilai Rp400 miliar
• Penerbitan Sukuk Mudharabah Bank Sulselbar I senilai
Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah Rp100 miliar
Tingkat I Sulawesi Selatan • Perubahan Visi dan Misi Perusahaan
Renamed to Bank Pembangunan Daerah • Penetapan Nilai-Nilai Perusahaan (Corporate Values)
Sulawesi Selatan (BPD Sulsel) PRIORITAS PRIMA dan Tagline “Melayani Sepenuh Hati”
• The Company changed its name into PT Bank Pembangunan
Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
1993 •
•
Issuance of Bank Sulselbar Bonds I worth Rp400 billion
Issuance of Bank Sulselbar Mudharabah 1st Bonds worth Rp100
billion
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp25 miliar
• Change in Bank Sulselbar Vision and Mission
Additional of authorized capital to Rp25 billion.
• Corporate Values Determination PRIORITAS PRIMA with Tagline
“Serve Whole-Heartedly”
1999 2016
Penambahan Modal Dasar menjadi Rp150 miliar
Additional of authorized capital to Rp150 billion. Penerbitan Obligasi PUB Berkelanjutan I Tahap I dan II senilai
Rp950 miliar dan Sukuk Mudharabah II tahun 2016 senilai Rp50
miliar
Issuance of 1st Sustainable PUB Bonds 1st and 2nd phase worth
2023 Rp950 billion and 2nd Mudharabah Bonds of 2016 worth Rp50
billion
Perubahan status Badan Hukum dari Perusahaan Daerah
(PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mengubah nama
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
(Bank Sulsel) 2017
Change of Legal Entity Status from Local Enterprise (PD) into
Limited Company (PT) and changed its name to PT Bank Inisiasi pengembangan Produk berbasis Teknologi: SP2D online,
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank Sulsel) Cash Management System, Aplikasi Transaksi Non Tunai, E-money.
Initiation of Technology-based Product Development: SP2Donline,
Cash Management System, Non-Cash Transaction Application,
2007 E-money
Pembentukan Unit Usaha Syariah
Establishment of Sharia Business Unit
BANK SULSELBAR
42
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
2018 2022
• Meluncurkan aplikasi digital terbaru antara lain: Mobile PT Bank Sulselbar mencatatkan rekor pada Museum Rekor
Banking, Internet Banking yang semakin mempermudah Indonesia (MURI) dalam pembukaan rekening tabungan
nasabah dalam bertransaksi. terbanyak oleh mahasiswa dalam satu perguruan tinggi di
• Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahun Universitas Hasanuddin
2018 PT Bank Sulselbar set a record at the Indonesian Record Museum
• Launching the latest digital applications, among others: Mobile (MURI) in opening the most savings accounts by students in one
Banking, Internet Banking that make it easier for customers to tertiary institution at Universitas Hasanuddin
make transactions
• Issuance of Bank Sulselbar’s 2nd Sustainable Bonds in 2018
2023
2019 Pertama di Indonesia Timur, launching simbolis Kartu Kredit
Bank Sulselbar telah mendapatkan izin untuk melakukan Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah, yang merupakan principal
kegiatan usaha dalam valuta asing (Bank Devisa), Virtual Account, KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah), oleh Direktur Utama
Laku Pandai, Pembayaran PBB & PKB Sulsel secara Online. Bank Sulselbar. Dengan adanya KKPD diharapkan dapat
Bank Sulselbar has obtained a license to conduct business activities in meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan governance pengelolaan
foreign currency (Foreign Exchange Bank), Virtual Account, Branchless anggaran Pemerintah Daerah guna mewujudkan kemudahan
Banking, PBB Payment & PKB Sulsel Online. pelayanan publik dan investasi.
First in Eastern Indonesia, the symbolic launching of the Indonesian
Loan Card (KKI) Government Segment, which is the principal KKPD
2020 (Regional Government Loan Card), by the President Director of Bank
Sulselbar. With the existence of KKPD, it is hoped that it can improve
the effectiveness, efficiency, and governance of Regional Government
• Bank Sulselbar bekerja sama dengan dompet anak bangsa budget management to realize ease of public services and investment.
(GOPAY) terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan
(PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui fitur
Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar.
• Izin Gandeng Tangan, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS,
Remittance Firecash (BCA)
2024
• Pembukaan Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar
dengan konsep millenial, menghadirkan suasana seperti
berada di lounge sebuah cafe.
• Penerbitan Obligasi berkelanjutan senilai Rp750 miliar.
• Bank Sulselbar menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25
Triliun.
• Terpilih jadi Pengelola Dana Haji, Bank Sulselbar Unit Usaha “Faster and Higher” menjadi milestone penting bagi Bank
Syariah jalankan aplikasi IKHSAN (Integrasi Keuangan Haji Sulselbar dalam mempercepat inovasi, meningkatkan
Sistem Waktu Nyata) kinerja, dan memperluas jangkauan layanan. Dengan
• Izin CMS, ATM Giro, DPLK; kerjasama Shopee dan LinkAja transformasi digital dan strategi berkelanjutan, Bank
terkait pembayaran PBB dan PKB Sulsel dan kerjasama Sulselbar terus bergerak dinamis untuk memberikan solusi
Gojek dan Grab terkait digitalisasi UMKM keuangan yang lebih cepat, efisien, dan kompetitif.
• Bank Sulselbar collaborates with the wallet of the nation’s “Faster and Higher” is a significant milestone for Bank Sulselbar
children (GOPAY) regarding the payment of land and building in accelerating innovation, enhancing performance, and
tax (PBB) and motor vehicle tax (PKB) through the Gobills Mobile expanding service coverage. Through digital transformation
Banking feature of Bank Sulselbar. and sustainable strategies, Bank Sulselbar continues to
• Gandeng Tangan Permit, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS, progress dynamically to deliver faster, more efficient, and more
Remittance Firecash (BCA) competitive financial solutions.
• The opening of the Digital Lounge, namely the ATM gallery
of Bank Sulselbar with the millennial concept, presents an
atmosphere like being in the lounge of a cafe.
• Issuance of lasting bonds worth Rp750 billion.
• Bank Sulselbar issued 3rd phase bonds worth Rp1.25 trillion.
• Chosen as Hajj Fund Manager, Bank Sulselbar Sharia Business
Unit runs the IKHSAN application (Real-Time System Hajj
Financial Integration)
• CMS, ATM Giro, DPLK licenses; Shopee and LinkAja collaboration
regarding PBB and South Sulawesi PKB payments and Gojek and
Grab collaboration regarding the digitization of MSMEs
BANK SULSELBAR
43
Sustainability Report 2024
Page 44
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan melalui Inovasi dan Kecepatan Driving Sustainable Economic Growth through Innovation and Speed Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan membutuhkan inovasi dan kecepatan dalam menghadapi tantangan global. Bank Sulselbar berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital dan memperluas akses keuangan guna mendukung perekonomian daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui digitalisasi layanan perbankan, Bank Sulselbar menghadirkan mobile banking berbasis CIF, ekspansi Agen Laku Pandai, serta optimalisasi QRIS, yang meningkatkan efisiensi transaksi keuangan masyarakat dan UMKM. Di sisi inklusi keuangan, bank ini mendorong pertumbuhan UMKM melalui skema pembiayaan KUR Syariah dan Multiguna Syariah, yang memberikan akses modal lebih luas bagi pelaku usaha kecil. Dengan pendekatan yang cepat dan inovatif, Bank Sulselbar memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya berorientasi pada profit, tewtapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi “Faster & Greener”. Sustainable economic growth requires innovation and speed in addressing global challenges. Bank Sulselbar is committed to accelerating digital transformation and expanding financial access to support an inclusive and sustainable regional economy. Through the digitalization of banking services, Bank Sulselbar offers CIF-based mobile banking, expands Branchless Banking Agents, and optimizes QRIS, which enhances the efficiency of financial transactions for the community and MSMEs. In terms of financial inclusion, this bank fosters the growth of MSMEs through the KUR Syariah and Multiguna Syariah financing schemes, providing broader access to capital for small business owners. With a fast and innovative approach, Bank Sulselbar ensures that economic growth is not only profit-oriented but also contributes to social welfare and environmental sustainability, in line with the vision of “Faster & Greener.”
Page 45
Page 46
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Mendorong Ekonomi Berkelanjutan dengan
Inovasi Digital
Driving a Sustainable Economy with Digital Innovation
Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di In supporting sustainable economic growth in the digital era,
era digital, Bank Sulselbar terus mengadopsi teknologi dalam Bank Sulselbar continues to adopt technology in all aspects of its
setiap aspek layanan perbankannya. Digitalisasi tidak hanya banking services. Digitalization not only enhances operational
meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas efficiency but also broadens access to financial services for the
akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya di community, particularly in the South Sulawesi and West Sulawesi
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Inisiatif ini regions. This initiative reflects the bank’s commitment to creating
merupakan bagian dari komitmen bank dalam menciptakan an inclusive, modern, and sustainable financial system that
sistem keuangan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan, promotes more balanced regional economic growth.
yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih
merata.
Kontribusi Ekonomi yang Sustainable Economic Contribution
Berkelanjutan (GRI 201-1 | SDG-GRI 201-1, 203-2)
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar mencatatkan kinerja Throughout 2024, Bank Sulselbar recorded positive financial
keuangan yang positif, dengan pertumbuhan aset dan laba performance, with asset growth and net profit reflecting
bersih yang mencerminkan stabilitas bisnis. Keuntungan business stability. The profits generated not only strengthened
yang diperoleh tidak hanya memperkuat fundamental the company’s fundamentals but were also reallocated to the
perusahaan, tetapi juga dialokasikan kembali ke masyarakat community through various Corporate Social Responsibility
melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) programs. Initiatives such as developing education and
(CSR). Inisiatif seperti pengembangan infrastruktur health infrastructure are part of the bank’s efforts to enhance the
pendidikan dan kesehatan menjadi bagian dari upaya bank welfare of the Sulselbar community while reinforcing its role as a
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulselbar, strategic partner in regional economic development.
sekaligus memperkokoh perannya sebagai mitra strategis
dalam pembangunan ekonomi daerah.
Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) | Economic Value of Bank Sulselbar (in Rp million)
Tahun
Uraian Description
2024 2023 2022
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated
Pendapatan Bunga dan pendapatan
2.608.095 2.555.661 2.550.080 Interest Income and sharia income
syariah
Pendapatan Operasional Lainnya
347.961 321.827 312.855 Other Operating Income (Net)
(Bersih)
Pendapatan (Beban) Non Operasional
(13.247) (13.420) (37.614) Net Non-Operational Income (Expenses)
Bersih
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Amount of Direct Economic Value
2.942.809 2.864.068 2.825.321
Dihasilkan Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Distributed Economic Value
Beban Bunga dan Beban Syariah 1.056.926 976.652 818.322 Interest Expense and Sharia Expense
Beban Operasional Lainnya 1107358 1.019.930 1.125.341 Other Operating Expenses
Pengeluaran untuk Pemerintah Expenditure on Government (Tax
120864 200.581 227.933
(Beban Pajak) Expenses)
BANK SULSELBAR
46
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) | Economic Value of Bank Sulselbar (in Rp million)
Tahun
Uraian Description
2024 2023 2022
Pembayaran Dividen kepada
400143 392.234 391.066 Dividend Payment to Shareholders
Pemegang Saham
Pengeluaran untuk Investasi Sosial Expenditure for Community Social
14.663 32.686 32.591
Masyarakat (Dana CSR) Investment (CSR Fund)
Jumlah Nilai Ekonomi yang
2.699.954 2.622.083 2.595.253 Total of Economic Value Distributed
Didistribusikan
Nilai Ekonomi yang Ditahan 242.855 241.985 230.068 Retained Economic Value
Catatan: Notes:
- Kinerja ekonomi dapat diukur dari nilai ekonomi yang dihasilkan, - Economic performance can be measured by the economic value
didistribusikan dan ditahan. generated, distributed and retained.
- Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan sejumlah - The direct economic value generated is the amount of income
pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan operasional obtained from the Company's banking and investment operational
perbankan maupun investasi Perusahaan. activities.
- Sedangkan, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan - Meanwhile, the distributed economic value is a number of expenses
sejumlah pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk distributed as a form of the Company's contribution to increasing
kontribusi Perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah bagi added value for stakeholders.
para pemangku kepentingan.
- Perhitungan nilai ekonomi Bank Sulselbar sesuai dengan - The calculation of the economic value of Bank Sulselbar is in
Laporan Keuangan yang telah diaudit. Untuk itu, Bank Sulselbar accordance with the audited Financial Report. Therefore, Bank
tidak menyampaikan nilai ekonomi berdasarkan lokasi operasi Sulselbar does not convey the economic value based on the
Perusahaan. Company's operational location.
Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impacts and
dan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development
(GRI 203-2 | OJK B.1.E | SDG-GRI 203-2)
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan nilai Bank Sulselbar is committed to creating significant economic
ekonomi yang signifikan dan mendistribusikannya secara value and distributing it effectively to support sustainable
efektif guna mendukung pembangunan berkelanjutan di development in the South Sulawesi and West Sulawesi regions.
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pada tahun In 2024, the bank recorded stable growth in assets and net
2024, bank ini mencatat pertumbuhan aset dan laba bersih profit, reflecting strong financial performance. The profits are
yang stabil, mencerminkan kinerja keuangan yang solid. reinvested in the community through various Corporate Social
Keuntungan tersebut dialokasikan kembali ke masyarakat Responsibility (CSR) programs designed to enhance the welfare
melalui berbagai program Corporate Social Responsibility and quality of life of local residents.
(CSR) yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan
dan kualitas hidup masyarakat setempat.
Berikut adalah beberapa proyek CSR yang telah dilaksanakan The following are some CSR projects that have been implemented
oleh Bank Sulselbar: by Bank Sulselbar:
Jenis Proyek Project Type Tujuan Objective Dampak Impact
Meningkatkan Improving the quality Akses pendidikan Better access to
Pembangunan Development kualitas sarana of educational yang lebih baik bagi education for
Infrastruktur of Educational dan prasarana facilities and siswa, peningkatan students, increased
Pendidikan Infrastructure pendidikan di daerah infrastructure in angka partisipasi school participation
terpencil. remote areas. sekolah. rates.
BANK SULSELBAR
47
Sustainability Report 2024
Page 48
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Jenis Proyek Project Type Tujuan Objective Dampak Impact
Peningkatan
Memperbaiki Improving the quality
Improving health kualitas kesehatan
fasilitas kesehatan of public health,
Pengembangan Health Service facilities and access masyarakat,
dan akses layanan reducing the number
Layanan Kesehatan Development to medical services for penurunan angka
medis bagi of preventable
the community. penyakit yang dapat
masyarakat. diseases.
dicegah.
Memberikan Pertumbuhan
pelatihan dan Providing training ekonomi lokal, Local economic
Pemberdayaan Empowerment of bantuan modal and capital assistance peningkatan growth, increasing
UMKM MSMEs bagi pelaku Usaha for Micro, Small and pendapatan dan income and business
Mikro, Kecil, dan Medium Enterprises. kapasitas bisnis capacity of MSMEs.
Menengah. UMKM.
Kesadaran
Increased
Mendukung Supporting lingkungan yang
environmental
pelestarian environmental meningkat,
Program Environmental awareness,
lingkungan melalui conservation through konservasi sumber
Lingkungan Hidup Program conservation of
kegiatan penghijauan reforestation and daya alam, dan
natural resources, and
dan edukasi. education activities. lingkungan yang
a cleaner environment.
lebih bersih.
Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, Bank Sulselbar tidak hanya Through these initiatives, Bank Sulselbar not only acts as a
berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen financial institution but also as an active agent of change in
perubahan yang aktif dalam mendorong pembangunan sosial promoting sustainable social and economic development in its
dan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya. operational areas.
Keberlanjutan dalam Perencanaan Sustainability in Financial Planning
Keuangan (SASB FN-CB-000.A, FN-CB-000.B)
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar As a regional development bank, Bank Sulselbar prioritizes
menempatkan keberlanjutan dalam perencanaan keuangan sustainability in financial planning to ensure inclusive, stable,
sebagai prioritas utama untuk memastikan pertumbuhan and responsible economic growth. By adopting the principles of
ekonomi yang inklusif, stabil, dan bertanggung jawab. Dengan Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar
mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance develops a financial strategy that focuses not only on profitability
(ESG), Bank Sulselbar mengembangkan strategi keuangan but also on providing a positive impact on society and the
yang tidak hanya berfokus pada profitabilitas, tetapi juga environment.
memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Integrasi ESG dalam Kebijakan Keuangan ESG Integration in Financial Policy
Bank Sulselbar telah meningkatkan porsi kredit Bank Sulselbar has increased the share of sustainable loan,
berkelanjutan, dengan realisasi Rp3,01 triliun atau 10,93% reaching IDR 3.01 trillion, which accounts for 10.93% of total
dari total kredit, termasuk sektor efisiensi energi sebesar loan. This includes IDR 272.34 billion for the energy efficiency
Rp272,34 miliar dan produk ramah lingkungan (eco-efficient) sector and IDR 235.28 billion for environmentally friendly (eco-
sebesar Rp235,28 miliar . efficient) products.
Penguatan Pembiayaan Berkelanjutan Strengthening Sustainable Financing
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan kredit hijau dengan Bank Sulselbar implements a green loan policy by providing
memberikan pembiayaan pada sektor energi terbarukan, financing in the renewable energy sector, energy efficiency, and
efisiensi energi, serta pengelolaan air dan limbah. Inisiatif ini water and waste management. This initiative aligns with POJK
selaras dengan kebijakan POJK No. 51/POJK.03/2017 dan policy No. 51/POJK.03/2017 and supports sustainable finance
BANK SULSELBAR
48
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
mendukung target keuangan berkelanjutan sesuai dengan targets in accordance with the Sustainable Finance Action Plan
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) . (RAKB).
Transformasi Digital untuk Efisiensi Digital Transformation for Operational
Operasional Efficiency
Untuk meningkatkan efisiensi dan menekan jejak karbon, To increase efficiency and reduce its carbon footprint, Bank
Bank Sulselbar telah mengimplementasikan paperless Sulselbar has implemented paperless banking, achieving a
banking, dengan pengurangan penggunaan kertas sebesar 62.56% reduction in paper usage (year over year). Additionally,
62,56% (yoy). Selain itu, penguatan mobile banking dan strengthening mobile banking and digital services fosters
layanan digital mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat financial inclusion for people in remote areas.
di wilayah terpencil .
Dengan pendekatan strategis ini, Bank Sulselbar With this strategic approach, Bank Sulselbar ensures that its
memastikan bahwa perencanaan keuangannya tidak hanya financial planning not only promotes healthy business growth but
mengarah pada pertumbuhan bisnis yang sehat, tetapi juga also contributes to sustainable development in South Sulawesi
berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Peran Perusahaan dalam Ekonomi The Role of Companies in Regional and
Regional dan Global (GRI 202-1 | SDG-GRI 202-1 Global Economies
| OJK B.1)
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a strategic
peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi role in driving regional economic growth, enhancing financial
regional, meningkatkan inklusi keuangan, serta memperkuat inclusion, and strengthening economic connectivity with national
konektivitas ekonomi dengan sektor keuangan nasional and global financial sectors. With an extensive service network in
dan global. Dengan jaringan layanan yang tersebar luas di South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar functions not
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Bank Sulselbar tidak only as a financial intermediary but also as a strategic partner for
hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan, MSMEs, productive sectors, and regional economic infrastructure
tetapi juga sebagai mitra strategis bagi UMKM, sektor
produktif, serta infrastruktur ekonomi daerah.
Untuk memastikan kontribusi yang nyata terhadap To ensure a meaningful contribution to economic development,
pembangunan ekonomi, Bank Sulselbar telah menjalankan Bank Sulselbar has implemented various initiatives, including
berbagai inisiatif, termasuk pembiayaan berkelanjutan dan sustainable financing and the digitalization of banking services.
digitalisasi layanan perbankan.
Jenis Program/Inisiatif Tujuan Dampak
Type of Program/Initiative Objective Impact
Mempermudah akses Facilitating access to
People's Business Meningkatkan Increasing the
pembiayaan bagi financing for South
Program Kredit Loan Program daya saing UMKM competitiveness
UMKM Sulselbar Sulawesi and West
Usaha Rakyat (KUR) South dan mempercepat of MSMEs and
dengan suku Sulawesi MSMEs with
(KUR) Sulselbar Sulawesi and West pertumbuhan accelerating local
bunga rendah dan low interest rates and
Sulawesi ekonomi lokal. economic growth.
pendampingan usaha. business assistance.
Mempermudah
Menjangkau Making it easier for
Reaching people in masyarakat dalam
Layanan Laku Smart Service and masyarakat di daerah people to conduct
remote areas so they melakukan transaksi
Pandai dan Agen Bank Sulselbar terpencil agar dapat banking transactions
can access banking perbankan dan
Bank Sulselbar Agent mengakses layanan and increasing financial
services. meningkatkan inklusi
perbankan. inclusion.
keuangan.
BANK SULSELBAR
49
Sustainability Report 2024
Page 50
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Jenis Program/Inisiatif Tujuan Dampak
Type of Program/Initiative Objective Impact
Menyediakan
Providing electricity Mengurangi
akses listrik Reducing dependence
access for rural ketergantungan
Pembiayaan bagi masyarakat on fossil fuels and
Renewable Energy communities through pada energi fosil
Proyek Energi pedalaman melalui increasing access to
Project Financing the construction of dan meningkatkan
Terbarukan pembangunan electricity in remote
Solar Power Plants akses listrik di daerah
Pembangkit Listrik areas.
(PLTS). terpencil.
Tenaga Surya (PLTS).
Menyediakan
Meningkatkan
Dukungan pembiayaan Providing financing
Support for kesejahteraan petani Improving farmer
terhadap bagi petani yang to farmers who
Sustainable dan mendukung welfare and supporting
Pertanian menerapkan implement sustainable
Agriculture ketahanan pangan regional food security.
Berkelanjutan praktik pertanian agricultural practices.
daerah.
berkelanjutan.
Supporting financial Meningkatkan
Mendukung literasi Improving the stability
Kemitraan literacy, digitalization stabilitas sistem
Partnership with keuangan, digitalisasi of the financial system
dengan Lembaga of payment systems, keuangan dan
National Financial sistem pembayaran, and expanding public
Keuangan and banking access in memperluas akses
Institutions dan akses perbankan access to financial
Nasional South Sulawesi and masyarakat terhadap
di Sulselbar. services.
West Sulawesi. layanan keuangan.
Memfasilitasi Facilitating cross- Facilitating South
transaksi lintas border transactions Memudahkan pelaku Sulawesi and West
Akses ke Pasar Access to Global
negara bagi pelaku for South Sulawesi and usaha Sulselbar dalam Sulawesi business
Global melalui Markets through
usaha Sulselbar West Sulawesi business mengembangkan actors in developing
Digital Banking Digital Banking
melalui digital actors through digital bisnis di pasar global. their business in the
banking. banking. global market.
Melalui berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar terus Through these various initiatives, Bank Sulselbar continues to
memperkuat perannya dalam ekosistem ekonomi regional strengthen its role in the regional and global economic ecosystem,
dan global, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil ensuring that every action taken aligns with the principles of
selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pertumbuhan sustainability and inclusive growth.
inklusif.
Distribusi Kredit Berdasarkan Loan Distribution by Region: Supporting
Wilayah: Mendukung Infrastruktur Local Infrastructure and Economy
dan Ekonomi Lokal (GRI 203-2 | SASB FN-CB-
240A.1 | OJK F.23 | SDG-GRI 8, 9, 11)
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a strategic
memiliki peran strategis dalam mendistribusikan kredit role in distributing loan evenly across its operational areas to
secara merata di seluruh wilayah operasionalnya guna support local infrastructure and economic growth. With a broad
mendukung infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi service network, Bank Sulselbar ensures that every region, both
lokal. Dengan jaringan layanan yang luas, Bank Sulselbar urban and rural, has access to inclusive and sustainable financing.
memastikan bahwa setiap wilayah, baik perkotaan maupun
pedesaan, memiliki akses ke pembiayaan yang inklusif dan
berkelanjutan.
Pada tahun 2024, total penyaluran kredit Bank Sulselbar In 2024, Bank Sulselbar’s total loan distribution is expected to
mencapai Rp3,01 triliun, dengan distribusi yang diarahkan reach IDR 3.01 trillion, with funds directed toward productive
ke sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur, sectors such as infrastructure development, MSMEs, and the
UMKM, dan sektor hijau. green sector.
BANK SULSELBAR
50
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
Distribusi Kredit dan Dampaknya pada Pembangunan Daerah | Loan Distribution and Its Impact on Regional Development
Wilayah Sektor yang Didanai Dampak Ekonomi dan Sosial
Region Funded Sectors Economic and Social Impact
Road and Meningkatkan konektivitas
Infrastruktur jalan Improving regional
transportation wilayah, memperkuat
Sulawesi South dan transportasi, connectivity, strengthening
infrastructure, ketahanan pangan, dan
Selatan Sulawesi sektor pertanian, food security, and creating
agricultural sector, menciptakan lapangan
UMKM new jobs.
MSMEs kerja baru.
Meningkatkan
kesejahteraan nelayan, Improving the welfare of
Pengembangan Development of
memperluas akses listrik fishermen, expanding access
Sulawesi West sektor perikanan, fisheries, renewable
di daerah terpencil, to electricity in remote areas,
Barat Sulawesi energi terbarukan, energy and trade
dan mempercepat and accelerating the growth
dan perdagangan sectors
pertumbuhan sektor of the trade sector.
perdagangan.
Memperkuat ekonomi Strengthening local
Kredit mikro untuk Microloan for small lokal, meningkatkan economies, increasing farmer
Wilayah
Rural Area usaha kecil, pertanian businesses, sustainable produktivitas petani, serta productivity, and reducing
Pedesaan
berkelanjutan agriculture mengurangi kesenjangan economic disparities between
ekonomi antarwilayah. regions.
Mendorong urbanisasi
Encourage sustainable
Housing, retail yang berkelanjutan,
Perumahan, bisnis urbanization, increase
Wilayah business, technology meningkatkan daya
Urban Area ritel, teknologi dan people's purchasing power,
Perkotaan and business beli masyarakat, dan
digitalisasi usaha and accelerate the adoption
digitalization mempercepat adopsi
of financial technology.
teknologi keuangan.
Melalui distribusi kredit yang merata, Bank Sulselbar Through equitable loan distribution, Bank Sulselbar ensures
memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan that infrastructure development and economic growth run in
pertumbuhan ekonomi dapat berjalan selaras, menciptakan harmony, creating a more inclusive financial ecosystem and
ekosistem keuangan yang lebih inklusif, dan memperkuat strengthening the competitiveness of the regional economy.
daya saing ekonomi daerah.
2024 (Rp juta) 2023 (Rp juta) 2022 (Rp juta)
Wilayah Region
Nilai Persentase Nilai Persentase Nilai Persentase
Sulsel 16.800.571 76,69% 16.163.317 77,05% 15.798.897 77,11% South Sulawesi
Sulbar 1.290.085 5,89% 3.557.411 16,96% 3.482.634 17,00% West Sulawesi
Jakarta 3.816.024 17.42% 1.256.590 5,99% 1.206.575 5,89% Jakarta
Jumlah 21.906.680 100% 20.977.317 100,00% 20.488.106 100% Total
Dampak Investasi terhadap Impact of Investment on Strategic
Pembangunan Sektor Ekonomi Economic Sector Development
Strategis (GRI 203-2 | SASB FN-CB-240A.1 | OJK F.23, SDG
8, 9, 12, 13)
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a crucial
peran penting dalam mendukung pertumbuhan sektor role in supporting the growth of strategic economic sectors through
ekonomi strategis melalui penyaluran kredit yang terarah dan targeted and sustainable loan distribution. The investments made
berkelanjutan. Investasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan aim not only to increase economic growth but also to strengthen
untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk regional competitiveness and support the achievement of the
memperkuat daya saing daerah serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
BANK SULSELBAR
51
Sustainability Report 2024
Page 52
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Pada tahun 2024, total kredit dan pembiayaan syariah yang In 2024, the total sharia loan and financing distributed by Bank
disalurkan oleh Bank Sulselbar mencapai Rp21,91 triliun, Sulselbar reached IDR21.91 trillion, experiencing a slight decrease
mengalami sedikit penurunan sebesar 2,21% dibandingkan of 2.21% compared to 2023, which was recorded at IDR22.40
tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp22,40 triliun. trillion.
Sektor Rumah Tangga tetap menjadi penerima pembiayaan The household sector remains the largest recipient of financing,
terbesar dengan nilai Rp17,63 triliun, naik tipis dari Rp17,74 with a value of IDR17.63 trillion, showing a slight decline from
triliun di 2023. Sektor pertambangan dan penggalian IDR17.74 trillion in 2023. The mining and excavation sector
mengalami kenaikan signifikan sebesar 30,64% menjadi experienced a significant increase of 30.64% to IDR490.95 billion,
Rp490,95 miliar, mencerminkan peningkatan investasi pada reflecting heightened investment in the energy sector.
sektor energi.
Sebaliknya, sektor konstruksi mengalami penurunan cukup Conversely, the construction sector saw a notable decline from
besar dari Rp1,41 triliun pada 2023 menjadi Rp941,17 miliar IDR1.41 trillion in 2023 to IDR941.17 billion in 2024. The
di 2024. Sektor perdagangan besar dan eceran juga menurun wholesale and retail trade sector also decreased by 10.3%, to
sebesar 10,3%, menjadi Rp929,33 miliar. IDR929.33 billion.
Meskipun terdapat fluktuasi di beberapa sektor, Bank Despite fluctuations in several sectors, Bank Sulselbar remains
Sulselbar tetap konsisten dalam mendukung sektor-sektor committed to supporting productive sectors to foster more
produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah inclusive and sustainable regional economic growth.
yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2024 (Rp Juta)
Table of Loan and Sharia Financing Provided Based on Economic Sector 2022 – 2024 (Rp Million)
Keterangan 2024 2023 2022 Remark
Rumah Tangga 17.632.900 17.741.755 17.111.633 Household
Konstruksi 941.169 1.407.020 1.476.658 Construction
Perdagangan Besar dan Eceran 929.331 1.036.059 1.283.896 Wholesale and Retail Trade
Penyediaan Akomodasi dan Provision of accommodation and
143.607 107.929 108.690
Penyediaan Makan Minum provision of food and drink
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 591.412 507.629 505.479 Agriculture, Hunting, and Forestry
Industri Pengolahan 504.371 537.490 541.453 Processing industry
Real estate, Usaha Persewaan, dan Real estate, Rental Businesses, and
98.981 172.966 175.686
Perusahaan Jasa Service Companies
Pertambangan dan Penggalian 490.950 375.749 98.311 Mining and excavation
Aktivitas Keuangan dan Asuransi 244.430 281.581 211.375 Financial and Insurance Activities
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Human Health Activities and Social
89.209 91.084 101.573
Aktivitas Sosial Activities
Aktivitas Jasa Lainnya 70.520 39.865 40.751 Other Service Activities
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Rental and Leasing Activities Without
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
27.888 27.192 39.488 Option Rights, Employment, Travel
Agen Perjalanan, dan Penunjang
Agents, and Other Business Support
Usaha Lainnya
Pendidikan 1.932 24.883 31.685 Education
Pengangkutan dan Pergudangan 13.932 15.644 20.185 Transportation and Warehousing
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
7.973 10.391 13.037 Household Activities as Employers
Pemberi Kerja
BANK SULSELBAR
52
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2024 (Rp Juta)
Table of Loan and Sharia Financing Provided Based on Economic Sector 2022 – 2024 (Rp Million)
Keterangan 2024 2023 2022 Remark
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 9.706 8.303 7.364 Arts, Entertainment and Recreation
Administrasi Pemerintahan, Government Administration, Defense,
697 8.006 22.000
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib and Mandatory Social Security
Pengelolaan air, pengelolaan air Water management, wastewater
limbah, pengelolaan dan daur ulang 3.243 3.541 6.590 management, waste management, and
sampah dan aktivitas remidiasi recycling and remediation activities
Informasi dan Komunikasi 10.835 2.612 2.404 Information and Communication
Professional, scientific, and technical
Aktifitas profesional, ilmiah dan teknis 1.877 2.378 4.213
activities
Pengadaan listrik, gas, uap/ air panas Procurement of electricity, gas, steam/
91.706 1.050 1.002
dan udara dingin hot water and cold air
Jumlah 21.906.680 22.403.128 21.803.473 Total
CKPN 495.199 433.244 375.338 AIL
Jumlah Bersih 21.411.481 21.969.884 21.428.136 Net Total
Stabilitas Keuangan dan Strategi
Berkelanjutan
Financial Stability and Sustainable Strategy
Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya dalam Bank Sulselbar continues to demonstrate its commitment to
menjaga stabilitas keuangan sambil mengintegrasikan maintaining financial stability while integrating sustainability
prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. principles into all aspects of its operations. This approach not
Pendekatan ini tidak hanya memastikan pertumbuhan yang only ensures healthy growth for the bank but also contributes
sehat bagi bank, tetapi juga berkontribusi positif terhadap positively to regional and national economic development.
pembangunan ekonomi regional dan nasional.
Kinerja Bank (OJK B.1.B, B.1.C | OJK F2) Bank Performance
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan In 2024, Bank Sulselbar recorded asset growth of 5.55%,
aset sebesar 5,55%, mencapai Rp32,51 triliun, sementara reaching IDR 32.51 trillion, while loan distribution increased
penyaluran kredit meningkat 4,64% menjadi Rp23,44 triliun, by 4.64% to IDR 23.44 trillion, indicating a strengthening
menunjukkan peran intermediasi yang semakin kuat. intermediation role.
Namun, laba sebelum pajak turun 10,26% menjadi Rp778,52 However, profit before tax fell by 10.26% to IDR 778.52 billion,
miliar, dipengaruhi oleh penurunan Net Interest Margin (NIM) influenced by a decrease in Net Interest Margin (NIM) to 12.54%
sebesar 12,54% dan kenaikan NPL Gross menjadi 2,49% and an increase in Gross NPL to 2.49% (+15.28%), reflecting
(+15,28%), yang mencerminkan peningkatan risiko kredit. heightened Credit Risk.
Meskipun demikian, efisiensi operasional membaik, Nevertheless, operational efficiency improved, as indicated by
tercermin dari BOPO yang turun menjadi 73,95% (-7,03%), BOPO, which fell to 73.95% (-7.03%), as well as ROE and ROA,
serta ROE dan ROA yang masih positif di 13,54% dan 2,54%. which remained positive at 13.54% and 2.54%.
BANK SULSELBAR
53
Sustainability Report 2024
Page 54
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Dengan LDR yang meningkat menjadi 116,24%, Bank With LDR increasing to 116.24%, Bank Sulselbar remains
Sulselbar tetap agresif dalam ekspansi kredit, namun perlu aggressive in loan expansion, but requires a strategy to increase
strategi untuk meningkatkan profitabilitas dan menjaga profitability and maintain asset quality.
kualitas aset.
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan Description
Aset (Rp juta) 32.509.221 30.799.458 5,55% Assets (Rp million)
Laba Sebelum Pajak (Rp juta) 778.524 867.487 -10,26% Profit Before Tax (Rp million)
Penyaluran Kredit & Loan Distribution & Financing (Rp
23.441.938 22.403.127 4,64%
Pembiayaan (Rp juta) million)
DPK (Rp juta) 20.132.164 20.138.623 -0,03% DPK (Rp million)
KPPM 28,43% 28,61% -0,63% KPPM
ROA 2,54% 2,91% -12,71% ROA
ROE 13,54% 15,44% -12,31% ROE
NIM 5,30% 6,06% -12,54% NIM
BOPO 73,95% 79,54% -7,03% BOPO
NPL Gross 2,49% 2,16% 15,28% Gross NPL
NPL Nett 0,75% 0,74% 1,35% Net NPL
LDR 116,24% 111,24% 4,49% LDR
Bantuan Finansial dan Insentif Financial Assistance and Government
Pemerintah (GRI 201-4 | SDG-GRI 207-1) Incentives
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar tidak menerima bantuan In 2024, Bank Sulselbar did not receive any financial assistance or
finansial atau insentif dari pemerintah, baik dalam bentuk incentives from the government, whether in the form of subsidies,
subsidi, keringanan pajak, maupun bantuan likuiditas. tax relief, or liquidity assistance. All operational activities
Seluruh kegiatan operasional dan ekspansi bisnis dijalankan and business expansion are conducted through independent
dengan pengelolaan keuangan yang mandiri, mengandalkan financial management, relying on operational income, a strong
pendapatan operasional, strategi intermediasi yang kuat, intermediation strategy, and efficient risk management.
serta efisiensi dalam tata kelola risiko.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar tetap As a regional development bank, Bank Sulselbar remains active in
berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, supporting government programs, particularly in the distribution
terutama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) of People’s Business Loan (KUR) and financing the productive
dan pembiayaan sektor produktif. Dengan strategi yang sector. With a sustainability-oriented strategy, Bank Sulselbar
berorientasi pada keberlanjutan, Bank Sulselbar terus continues to strengthen its financial fundamentals and optimize
memperkuat fundamental keuangan dan mengoptimalkan its capital to drive regional economic growth.
modal sendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk tetap Looking ahead, Bank Sulselbar is committed to maintaining the
menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam principles of transparency and accountability in its operations,
operasionalnya, serta terus bersinergi dengan pemangku as well as continuing to collaborate with stakeholders to support
kepentingan guna mendukung pembangunan ekonomi yang sustainable economic development.
berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
54
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
Manajemen Risiko Keuangan dalam Financial Risk Management in a
Lanskap Bisnis Berkelanjutan Sustainable Business Landscape
Dalam menghadapi lanskap bisnis yang semakin dinamis, In response to an increasingly dynamic business landscape, Bank
Bank Sulselbar telah menerapkan manajemen risiko Sulselbar has implemented sustainability-based financial risk
keuangan berbasis keberlanjutan guna memastikan management to ensure operational stability and support green
stabilitas operasional dan mendukung pertumbuhan economic growth. By adopting an ESG (Environmental, Social,
ekonomi hijau. Dengan mengadopsi kerangka kerja berbasis and Governance) framework, the bank integrates environmental
ESG (Environmental, Social, and Governance), bank ini and social risk factors into loan management, liquidity, and
mengintegrasikan faktor risiko lingkungan dan sosial dalam operational governance.\
pengelolaan kredit, likuiditas, serta tata kelola operasional.
Implementasi di Bank Implementation at
Jenis Risiko Types of Risk Strategi Mitigasi Mitigation Strategy
Sulselbar Bank Sulselbar
Menerapkan Evaluasi risiko ESG pada ESG risk evaluation on
Applying Environmental
Environmental & setiap pengajuan kredit every loan application
Risiko Kredit ESG Based & Social Risk Assessment
Social Risk Assessment untuk memastikan to ensure positive
Berbasis ESG Credit Risk (ESRA) in loan
(ESRA) dalam analisis dampak positif terhadap environmental and
worthiness analysis.
kelayakan kredit. lingkungan dan sosial. social impact.
Menjaga Liquidity Maintaining Liquidity Meningkatkan proporsi Increasing the
Coverage Ratio (LCR) Coverage Ratio (LCR) pendanaan hijau dan proportion of green
Risiko sesuai ketentuan in accordance with mengoptimalkan funding and optimizing
Liquidity Risk
Likuiditas OJK dan diversifikasi OJK regulations and pengelolaan dana guna fund management
pendanaan berbasis diversifying ESG-based menjaga stabilitas to maintain financial
ESG. funding. keuangan. stability.
Penerapan sistem Implementation of
Investasi dalam sistem Investment in cyber
Risiko Digital deteksi dini terhadap early detection systems
keamanan siber dan security systems
Operasional Operational ancaman siber dan for cyber threats and
infrastruktur digital and digital banking
Digital Risks peningkatan keamanan increasing the security
banking. infrastructure.
transaksi digital. of digital transactions.
Pemantauan regulasi Monitoring of financial
Alignment of internal
keuangan dan and sustainability Penyesuaian kebijakan
Risiko Risk of policies with OJK
keberlanjutan, serta regulations, and internal dengan regulasi
Perubahan Regulatory regulations, and
penyelarasan kebijakan alignment of policies OJK, dan standar TCFD
Regulasi Changes TCFD standards for
dengan standar with international untuk keberlanjutan.
sustainability.
internasional. standards.
Pembiayaan untuk Financing for renewable
Integrasi faktor risiko Integration of climate
Risiko Climate and proyek energi energy projects such as
iklim dalam analisis risk factors in loan
Iklim dan Environmental terbarukan seperti PLTS solar power plants and
kredit dan pembiayaan analysis and financing of
Lingkungan Risks dan infrastruktur hijau green infrastructure in
proyek hijau. green projects.
di daerah terpencil. remote areas.
Dengan strategi mitigasi ini, Bank Sulselbar memastikan With this mitigation strategy, Bank Sulselbar ensures that
bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya berorientasi business growth is oriented not only towards profitability but
pada profitabilitas, tetapi juga berkontribusi terhadap also towards contributing to economic, social, and environmental
keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan, sesuai sustainability, in accordance with global TCFD and ESG
dengan standar global TCFD dan ESG. standards.
BANK SULSELBAR
55
Sustainability Report 2024
Page 56
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Kesiapan terhadap Perubahan Readiness for Financial Regulatory
Regulasi Keuangan dan Changes and Sustainability
Keberlanjutan (OJK D.1)
Sebagai bank yang berkomitmen terhadap prinsip keuangan As a bank committed to the principles of sustainable finance,
berkelanjutan, Bank Sulselbar secara proaktif menyesuaikan Bank Sulselbar actively adjusts its business policies and
kebijakan dan operasional bisnisnya dengan regulasi terbaru operations to align with the latest regulations set by the Financial
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), danTask Services Authority (OJK) and the Task Force on Climate-related
Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD). Financial Disclosures (TCFD).
Untuk memastikan kepatuhan dan kesiapan menghadapi To ensure compliance and readiness for changes in financial
perubahan regulasi keuangan dan keberlanjutan, Bank regulations and sustainability, Bank Sulselbar has implemented
Sulselbar telah menerapkan berbagai langkah strategis, several strategic steps, including:
antara lain:
1. Penyelarasan dengan Regulasi OJK dan Standar Global 1. Alignment with OJK Regulations and Global Standards
Bank Sulselbar telah mengadopsi regulasi POJK Bank Sulselbar has adopted POJK regulation 51/2017
51/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan dalam concerning Sustainable Finance in the loan distribution
proses penyaluran kredit guna memastikan bahwa process to ensure that financing is provided only to
pembiayaan hanya diberikan kepada proyek-proyek projects that comply with ESG (Environmental, Social, and
yang sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) principles.
and Governance).
2. Pelatihan dan Sosialisasi Internal 2. Internal Training and Socialization
Sepanjang 2024, Bank Sulselbar menggelar program Throughout 2024, Bank Sulselbar will conduct training
pelatihan bagi pegawai dari berbagai divisi untuk programs for employees across various divisions to enhance
meningkatkan pemahaman mereka terhadap regulasi their understanding of sustainability regulations and climate
keberlanjutan dan pengelolaan risiko iklim. risk management.
3. Digitalisasi untuk Kepatuhan Regulasi 3. Digitalization for Regulatory Compliance
Bank telah menerapkan sistem kepatuhan berbasis The bank has implemented a digital compliance system to
digital guna memonitor transaksi, mengidentifikasi monitor transactions, identify potential risks, and enhance
potensi risiko, dan meningkatkan transparansi dalam transparency in reporting to regulators.
pelaporan kepada regulator.
Melalui strategi ini, Bank Sulselbar memastikan Through this strategy, Bank Sulselbar ensures compliance with
kepatuhannya terhadap regulasi yang berkembang, evolving regulations, strengthens governance, and maintains its
memperkuat tata kelola, serta mempertahankan perannya position as a bank focused on sustainability and innovation in the
sebagai bank yang berorientasi pada keberlanjutan dan era of green finance.
inovasi di era keuangan hijau.
BANK SULSELBAR
56
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Investasi Berkelanjutan dan Keuangan Hijau
Sustainable Investment and Green Finance
Bank Sulselbar menegaskan komitmennya terhadap Bank Sulselbar affirms its commitment to sustainable investment
investasi berkelanjutan dan keuangan hijau sebagai bagian and green finance as an integral part of its business strategy. This
integral dari strategi bisnisnya. Langkah ini tidak hanya step not only supports regional economic growth but also aligns
mendukung pertumbuhan ekonomi regional tetapi juga with global efforts to address the challenges of climate change
sejalan dengan upaya global dalam menghadapi tantangan
perubahan iklim.
Masa Depan Investasi dan Kredit The Future of Sustainable Investment
Berkelanjutan (SASB FN-CB-240A.1, FN-CB-410A.1 | and Loan
OJK F.26)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keuangan As part of its commitment to sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus memperkuat portofolio continues to strengthen its investment and loan portfolio that
investasi dan kredit yang mendukung pembangunan supports green and inclusive economic development. As of
ekonomi hijau dan inklusif. Hingga September 2024, total September 2024, total sustainable business loans reached IDR
kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp3,01 triliun, setara 3.01 trillion, equivalent to 10.93% of the bank’s total loans,
dengan 10,93% dari total kredit bank, mencerminkan reflecting a strategic move to finance sectors that positively
langkah strategis dalam membiayai sektor-sektor yang impact the environment and society.
berdampak positif bagi lingkungan dan sosial.
1. Efisiensi Energi 1.. Energy Efficiency
Pembiayaan di sektor ini telah mencapai Rp272,34 miliar, Financing in this sector has reached IDR 272.34 billion,
mendukung proyek-proyek yang mengurangi konsumsi supporting projects that reduce energy consumption and
energi dan meningkatkan efisiensi sumber daya. increase resource efficiency.
2. Produk Eco-Efficient 2. Eco-Efficient Products
Bank Sulselbar juga telah menyalurkan Rp235,28 miliar Bank Sulselbar has also allocated IDR 235.28 billion for
untuk produk yang mengurangi penggunaan sumber products that reduce resource use and produce less pollution,
daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi, sebagai as part of efforts to transition to a low-carbon economy.
bagian dari upaya transisi ke ekonomi rendah karbon.
3. Dukungan bagi UMKM Berkelanjutan 3. Support for Sustainable MSMEs
UMKM tetap menjadi prioritas, dengan total pembiayaan 1MSMEs remain a priority, with total financing reaching
mencapai Rp2,506,69 triliun, guna mendorong IDR 2.50669 trillion, to encourage the growth of small
pertumbuhan usaha kecil yang berkontribusi pada businesses that contribute to the regional economy.
ekonomi daerah.
With this strategy, Bank Sulselbar is optimistic that it can
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar optimistis dapat
accelerate the transition to a greener, more inclusive, and
mempercepat transisi menuju sistem keuangan yang lebih
competitive financial system.
hijau, inklusif, dan berdaya saing.
Uraian 2024 Description
Jumlah Produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha Number of Products that meet the criteria for sustainable business
berkelanjutan activities
BANK SULSELBAR
57
Sustainability Report 2024
Page 58
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Uraian 2024 Description
Jumlah rekening: N/A, Number of accounts:
a. Penghimpunan Dana a. Fundraising
Nominal: N/A N/A, Nominal: N/A
Jumlah rekening: Number of accounts:
b. Penyaluran Dana 125.068, Nominal: 125,068, Nominal: b. Distribution of Funds
Rp27,58 miliar Rp27.58 billion
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Total Productive Assets of Sustainable
Berkelanjutan (Rp) Business Activities (Rp)
a. Total Kredit / Pembiayaan Usaha a. Total Loan / Sustainable Business
Rp3,01 miliar Rp3.01 billion
Berkelanjutan (Rp) Financing (Rp)
b. Total Non-Kredit / Pembiayaan Non b. Total Non-Loan / Non-Sustainable Business
Rp24,56 miliar Rp24.56 billion
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp) Activity Financing (Rp)
Persentase total kredit/pembiayaan Percentage of total loan/financing for
kegiatan Usaha Berkelanjutan terhadap 10,93% 10.93% Sustainable Business activities to total bank
total kredit/pembiayaan bank (%) loan/financing (%)
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan
Amount and quality of loan/financing based
berdasarkan kategori kegiatan Usaha
on Sustainable Business activity category
Berkelanjutan
a. Energi Terbarukan - - a. Renewable Energy
b. Efisiensi Energi Rp272,34 Miliar Rp272.34 Billion b. Energy Efficiency
c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi - - c. Pollution Prevention and Control
d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati d. Management of Natural Resources and the
- -
dan Lingkungan Environment
Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan Sustainable Land Use
e. Konservasi Keanekaragaman Hayati e. Conservation of Terrestrial and Aquatic
- -
Darat dan Air Biodiversity
f. Transportasi Ramah Lingkungan - - f. Environmentally Friendly Transportation
g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang g. Sustainable Water and Wastewater
- -
Berkelanjutan Management
h. Adaptasi Perubahan Iklim - - h. Climate Change Adaptation
i. Produk yang dapat mengurangi
penggunaan sumber daya dan i. Products that can reduce resource usage
Rp235,28 miliar Rp235.28 billion
menghasilkan lebih sedikit polusi (eco- and produce less pollution (eco-efficient)
efficient)
j. Bangunan berwawasan lingkungan yang
j. Environmentally friendly buildings that
memenuhi standar atau sertifikasi
- - meet nationally, regionally, or internationally
yang diakui secara nasional, regional,
recognized standards or certifications.
atau internasional
k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain k. Business activities and/or other
- -
yang berwawasan lingkungan lainnya environmentally conscious activities
l. Kegiatan UMKM Rp2.506,69 miliar Rp2,506.69 billion l. MSME activities
Pendekatan ESG dalam Portofolio Kredit ESG Approach in Loan and Investment Port
dan Investasi (SASB FN-CB-410A.2, FN-CB-550A.2)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keuangan As part of its commitment to sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus mengoptimalkan continues to optimize the implementation of Environmental,
penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance Social, and Governance (ESG) principles in its financing and
(ESG) dalam strategi pembiayaan dan investasi. Melalui investment strategies. Through this approach, the bank ensures
BANK SULSELBAR
58
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
pendekatan ini, bank memastikan bahwa setiap alokasi that every loan allocation is oriented not only toward economic
kredit tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, growth but also toward contributing to a greener environment
tetapi juga berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih and a more inclusive society.
hijau dan masyarakat yang lebih inklusif.
Pencapaian ESG dalam Portofolio Kredit ESG Achievements in Loan Portfolio
Berdasarkan RAKB 2024, Bank Sulselbar telah mencapai Based on RAKB 2024, Bank Sulselbar has achieved several main
beberapa indikator utama dalam implementasi ESG: indicators in ESG implementation:
Realisasi 2024 (Rp Persentase terhadap
Kategori Kredit Berkelanjutan Sustainable Loan Categories
Miliar) Total Kredit
Kredit UMKM Berkelanjutan 2.539 11,60% Sustainable MSME Loan
Kredit Portofolio Hijau (Segmen Korporasi) 681,45 3,11% Green Portfolio Loan (Corporate Segment)
Total Kredit Hijau dan Berkelanjutan 3.010 14,71% Total Green and Sustainable Loans
Dengan pencapaian ini, Bank Sulselbar telah melampaui With this achievement, Bank Sulselbar has surpassed the
target minimal 3% untuk portofolio hijau dan 14% untuk minimum targets of 3% for the green portfolio and 14% for total
total kredit hijau dan berkelanjutan. green and sustainable loans.
Strategi Implementasi ESG ESG Implementation Strategy
Untuk memperkuat pendekatan ESG, Bank Sulselbar To strengthen the ESG approach, Bank Sulselbar adopted the
mengadopsi langkah-langkah strategis berikut: following strategic steps:
1. Penyelarasan Kebijakan Internal – Bank telah 1. Internal Policy Alignment – The Bank has aligned five
menyelaraskan 5 ketentuan internal yang mendukung internal provisions that support sustainable finance,
keuangan berkelanjutan, termasuk kebijakan terkait including policies related to green portfolios and sharia
portofolio hijau dan pembiayaan syariah. financing.
2. Pengembangan Kapasitas Pegawai – Seluruh pegawai 2. Employee Capacity Development – All employees in the
di Divisi Ritel, Korporasi, serta analis kredit dan AO Retail and Corporate Divisions, as well as loan analysts and
kantor cabang telah mendapatkan pelatihan ESG branch office AOs, have received ESG training to enhance
untuk meningkatkan pemahaman dalam menilai risiko their understanding of assessing environmental and social
lingkungan dan sosial dalam kredit. risks in loans.
3. Optimalisasi Digitalisasi – Implementasi e-document 3. Optimization of Digitalization – Implementation of
dan pengurangan penggunaan kertas sebesar 61,05% e-documents and a 61.05% reduction in paper usage
dibanding tahun sebelumnya untuk meningkatkan compared to the previous year to increase resource
efisiensi sumber daya. efficiency.
Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar siap menghadapi With this approach, Bank Sulselbar is ready to face the
tantangan ekonomi berkelanjutan dan terus berperan challenges of a sustainable economy and continue to play a role
sebagai mitra dalam transformasi menuju sistem keuangan as a partner in the transformation towards a more inclusive and
yang lebih inklusif dan ramah lingkungan. environmentally friendly financial system.
Dampak Risiko Iklim terhadap Impact of Climate Risk on Financial
Stabilitas Keuangan (SDG-GRI 305-1, 305-2) Stability
Bank Sulselbar menyadari bahwa perubahan iklim Bank Sulselbar is aware that climate change poses significant
membawa risiko signifikan terhadap stabilitas keuangan dan risks to financial stability and business operations. These risks
operasional bisnis. Risiko ini meliputi bencana alam yang include natural disasters that have a direct impact on bank assets
BANK SULSELBAR
59
Sustainability Report 2024
Page 60
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
berdampak langsung pada aset bank dan kelayakan proyek and the feasibility of financing projects, to regulatory changes
pembiayaan, hingga perubahan regulasi yang mempengaruhi that affect debtor profitability. Therefore, the bank has adopted
profitabilitas debitur. Oleh karena itu, bank telah mengadopsi a climate risk mitigation strategy to ensure long-term business
strategi mitigasi risiko iklim guna memastikan keberlanjutan sustainability.
bisnis jangka panjang.
Identifikasi Risiko Iklim Climate Risk Identification
Jenis Risiko Dampak Implikasi terhadap Keuangan Bank
Types of Risk Impact Implications for Bank Finances
Menurunkan nilai Reduces the value of
Banjir, tanah longsor,
Floods, landslides, sea aset properti dan property assets and
Risiko Fisik Physical Risk kenaikan permukaan
level rise meningkatkan risiko increases the risk of
laut
gagal bayar debitur debtor default
Extreme weather Gangguan operasional
Cuaca ekstrem Disruption of banking
Gangguan Infrastructure damages power grids perbankan dan
merusak jaringan listrik operations and increased
Infrastruktur Disruption and communications peningkatan biaya
dan sistem komunikasi recovery costs
systems pemulihan
Suppressing the
Menekan profitabilitas
Regulasi pajak karbon Carbon tax regulations profitability of the fossil
Risiko sektor industri berbasis
Transition Risk dan kebijakan energi and renewable energy fuel-based industrial
Transisi energi fosil yang
terbarukan policies sector which is a bank
menjadi debitur bank
debtor
Perlu penyesuaian
Tekanan Permintaan Demand for Need to adjust investment
Market Pressure strategi investasi dan
Pasar dan transparansi dalam transparency in ESG strategy and diversify
and Investors diversifikasi portofolio
Investor pelaporan ESG reporting loan portfolio
kredit
Dampak Finansial dan Strategi Mitigasi Financial Impact and Mitigation Strategies
Perubahan iklim dapat menyebabkan kenaikan Non- Climate change can lead to an increase in Non-Performing Loans
Performing Loan (NPL) akibat meningkatnya risiko gagal (NPL) due to the heightened risk of default by affected debtors,
bayar debitur yang terdampak, serta penurunan valuasi aset as well as a decrease in the valuation of assets in high-risk zones.
yang berada di zona risiko tinggi. Untuk mengatasi hal ini, To address this, Bank Sulselbar has implemented several key
Bank Sulselbar telah menerapkan beberapa strategi utama, strategies, including:
antara lain:
1. Menyesuaikan portofolio kredit dengan mengurangi 1. Adjusting the loan portfolio by reducing financing in
pembiayaan pada industri dengan dampak lingkungan industries with significant negative environmental impacts.
negatif tinggi. 2. Increasing the proportion of green loans to a target of 30%
2. Meningkatkan porsi kredit hijau dengan target 30% dari of the total loan portfolio by 2025.
total portofolio kredit pada 2025. 3. Strengthening ESG risk management policies to mitigate the
3. Memperkuat kebijakan manajemen risiko ESG guna negative financial impacts of the energy transition.
menghindari dampak keuangan negatif dari transisi
energi.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk With this strategy, Bank Sulselbar is committed to proactively
mengelola risiko iklim secara proaktif, memastikan portofolio managing climate risk, ensuring a loan portfolio that is resilient
kredit yang tangguh terhadap tantangan lingkungan, serta to environmental challenges, and enhancing its role in supporting
meningkatkan peran dalam mendukung transisi ekonomi a more sustainable green economic transition.
hijau yang lebih berkelanjutan.
BANK SULSELBAR
60
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
Peran Perusahaan dalam Mendorong
Ekonomi Inklusif (GRI 203-2 | OJK F.23 | SDG-GRI 1, 8, 10, 11)
The Role of Companies in Driving an Inclusive Economy
Sebagai bank daerah yang memiliki peran strategis dalam As a regional bank with a strategic role in economic development
pembangunan ekonomi di Sulselbar, Bank Sulselbar in South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar is
berkomitmen untuk menciptakan ekosistem keuangan yang committed to creating a more inclusive financial ecosystem. With
lebih inklusif. Dengan populasi yang tersebar di berbagai a population spread across various regions, access to banking
wilayah, akses terhadap layanan perbankan masih menjadi services remains a challenge for some individuals, particularly
tantangan bagi sebagian masyarakat, terutama di daerah in remote areas. Therefore, Bank Sulselbar develops inclusive
terpencil. Oleh karena itu, Bank Sulselbar mengembangkan strategies and policies to ensure that all segments of society,
strategi dan kebijakan inklusif yang memastikan setiap including MSMEs, indigenous communities, and vulnerable
lapisan masyarakat, termasuk UMKM, komunitas adat, dan groups, have equal access to economic opportunities.
kelompok rentan, mendapatkan akses yang setara dalam
peluang ekonomi.
Komitmen terhadap Ekonomi Inklusif Commitment to an Inclusive Economy
(GRI 3-3 | OJK F.23 | SDG-GRI 8, 10)
Membangun Strategi untuk Ekonomi Building Strategies for an Inclusive Economy
Inklusif
Bank Sulselbar menerapkan pendekatan berbasis Bank Sulselbar employs an approach focused on equalizing
pemerataan akses keuangan dan peningkatan kapasitas financial access and enhancing the economic capacity of the
ekonomi masyarakat. Langkah-langkah yang diambil community. The steps taken include:
meliputi:
1. Ekspansi Layanan Keuangan ke Wilayah Terpencil 1. Financial Services Expansion to Remote Areas
Bank Sulselbar menyediakan layanan perbankan digital, Bank Sulselbar offers digital banking services, mobile
mobile banking, serta agen Laku Pandai untuk menjangkau banking, and Branchless Banking agents to reach individuals
masyarakat di daerah yang belum terlayani. in underserved areas.
2. Program Pembiayaan Berbasis Komunitas 2. Community-Based Financing Program
Memberikan akses modal usaha kepada UMKM lokal Providing access to business capital for local MSMEs and
dan komunitas adat guna meningkatkan produktivitas indigenous communities to boost their productivity and
mereka dan menciptakan lapangan kerja. create jobs.
3. Kemitraan dengan Pemerintah dan Lembaga 3. Partnership with Government and Financial Institutions
Keuangan Through collaboration with the Financial Services Authority
Melalui kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (OJK) and the Ministry of Finance, Bank Sulselbar supports
dan Kementerian Keuangan, Bank Sulselbar mendukung financial inclusion programs and subsidies for small
program inklusi keuangan dan subsidi bagi usaha kecil. businesses.
Kebijakan Perusahaan dalam Memastikan Company Policy in Ensuring Equal Access
Akses Setara
Sebagai bagian dari komitmen ESG (Environmental, Social, and As part of its ESG (Environmental, Social, and Governance)
Governance), Bank Sulselbar memastikan bahwa kebijakan commitment, Bank Sulselbar ensures that its inclusive economic
ekonomi inklusifnya mencakup aspek berikut: policies cover the following aspects:
BANK SULSELBAR
61
Sustainability Report 2024
Page 62
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
1. Skema Kredit Mikro Berbasis Keberlanjutan 1. Sustainability-Based Micro Loan Scheme
Bank menyediakan pinjaman dengan suku bunga rendah The bank offers low-interest loans to MSMEs that implement
bagi UMKM yang menerapkan praktik bisnis ramah environmentally friendly business practices.
lingkungan.
2. Pelatihan Literasi Keuangan 2. Financial Literacy Training
Bank Sulselbar mengadakan pelatihan bagi kelompok Bank Sulselbar provides training for underprivileged
masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan community groups to enhance their understanding of
pemahaman mereka tentang manajemen keuangan dan financial management and investment.
investasi.
3. Kebijakan Keuangan Gender-Inklusif 3. Gender-Inclusive Financial Policy
Bank memprioritaskan akses pembiayaan bagi The bank prioritizes access to financing for women
pengusaha perempuan, yang merupakan pilar ekonomi entrepreneurs, who serve as economic pillars in many
di banyak komunitas Sulselbar. communities in South Sulawesi and West Sulawesi.
Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan Collaboration with Stakeholders for Social
untuk Dampak Sosial Impact
Bank Sulselbar tidak bekerja sendiri dalam menciptakan Bank Sulselbar does not work alone in creating social impact.
dampak sosial. Kolaborasi dengan berbagai pemangku Collaboration with various stakeholders is key to driving an
kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong inclusive economy.
ekonomi inklusif.
1. Kemitraan dengan Pemerintah Daerah – Dalam 1. Partnership with Local Government – In developing social
pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi guna and economic infrastructure to improve community welfare.
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 2. Partnering with NGOs and Local Communities – To enhance
2. Bermitra dengan LSM dan Komunitas Lokal – Untuk financial education and community-based economic
meningkatkan edukasi keuangan dan pemberdayaan empowerment.
ekonomi berbasis komunitas. 3. Engagement with Sustainability-Oriented Investors –
3. Keterlibatan dengan Investor Berorientasi Keberlanjutan To ensure economic growth aligns with the principles of
– Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang selaras sustainability and equity.
dengan prinsip keberlanjutan dan kesetaraan.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya mendorong With this strategy, Bank Sulselbar not only encourages economic
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa growth but also ensures that the benefits of development are
manfaat pembangunan dapat dinikmati oleh semua lapisan enjoyed by all levels of society, creating a more inclusive and
masyarakat, menciptakan sistem keuangan yang lebih sustainable financial system.
inklusif dan berkelanjutan.
Dukungan terhadap UMKM dan Support for MSMEs and Local
Pengusaha Lokal (GRI 203-2 | SDG 8, 11 | OJK F.23) Entrepreneurs
Sebagai pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah, As a main pillar of regional economic growth, Micro, Small, and
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Medium Enterprises (MSMEs) and local entrepreneurs play a
pengusaha lokal memiliki peran strategis dalam menciptakan strategic role in creating jobs, improving community welfare,
lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, and strengthening economic competitiveness. Bank Sulselbar is
dan memperkuat daya saing ekonomi. Bank Sulselbar committed to supporting the sustainability and growth of MSMEs
berkomitmen untuk terus mendukung keberlangsungan dan through various financing initiatives, business assistance, and
pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif pembiayaan, more inclusive access to financial services.
pendampingan bisnis, serta akses layanan keuangan yang
lebih inklusif.
BANK SULSELBAR
62
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
Komitmen Bank Sulselbar terhadap UMKM Bank Sulselbar’s Commitment to MSMEs
Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar telah menyalurkan Rp2.539 Bank Sulselbar has distributed IDR 2,539 billion or 11.60% of
miliar atau 11,60% dari total kredit untuk mendukung total loans to support local MSMEs. This financing covers various
UMKM lokal. Pembiayaan ini mencakup berbagai sektor, sectors, including trade, agriculture, fisheries, and the creative
termasuk perdagangan, pertanian, perikanan, serta industri industry, to strengthen the economy based on local wisdom.
kreatif, guna memperkuat ekonomi berbasis kearifan lokal.
Strategi Dukungan terhadap UMKM Support Strategy for MSMEs
1. Peningkatan Akses Pembiayaan 1. Improving Access to Finance
Bank Sulselbar menawarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sulselbar offers Sharia and Multipurpose Sharia
Syariah dan Multiguna Syariah dengan bunga rendah dan People’s Business Loans (KUR) with low interest rates and
tenor fleksibel untuk mempermudah permodalan bagi flexible tenors to facilitate capital for MSMEs.
UMKM.
2. Pendampingan dan Literasi Keuangan 2. Financial Literacy and Mentoring
Bank menyediakan pelatihan manajemen keuangan, The bank provides training in financial management, business
digitalisasi bisnis, dan strategi pemasaran bagi pelaku digitalization, and marketing strategies to help local business
usaha lokal agar lebih kompetitif di era digital. owners become more competitive in the digital era.
3. Digitalisasi Layanan UMKM 3. Digitalization of MSME Services
Melalui penguatan mobile banking dan QRIS, Bank By enhancing mobile banking and QRIS, Bank Sulselbar
Sulselbar membantu UMKM mengadopsi transaksi helps MSMEs adopt faster and more efficient digital
digital yang lebih cepat dan efisien, meningkatkan daya transactions, increasing their competitiveness in the market.
saing mereka di pasar.
Dampak Positif terhadap Ekonomi Lokal Positive Impact on Local Economy
Jenis Program Tujuan Dampak
Program Type Objective Impact
Meningkatkan Increasing the
Mempermudah akses
Kredit UMKM Sustainable Facilitating access to daya saing dan competitiveness
permodalan bagi
Berkelanjutan MSME Loan capital for local MSMEs pertumbuhan usaha and growth of small
UMKM lokal
kecil businesses
Program MSME Mendorong adopsi Driving technology Efisiensi operasional Operational efficiency
Digitalisasi Digitalization teknologi dalam adoption in business dan ekspansi pasar and online market
UMKM Program transaksi bisnis transactions online expansion
Meningkatkan Improving the
Business Memberikan edukasi Providing education
Pelatihan & keberlanjutan dan sustainability and
Training & tentang keuangan dan about finance and
Inkubasi Bisnis profesionalisme professionalism of
Incubation manajemen usaha business management
pelaku usaha business actors
Partnership Meningkatkan Membangun
Kemitraan Increasing synergy Building a stronger
with Local sinergi antara bank, ekosistem bisnis
dengan Pemda between banks, and more competitive
Government pemerintah, dan yang lebih kuat dan
dan Asosiasi government and MSMEs business ecosystem
and Association UMKM kompetitif
BANK SULSELBAR
63
Sustainability Report 2024
Page 64
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Driving Sustainable Economic Growth
Tabel Total Kredit UMKM | Total MSME Loan Table
Tahun Nilai (Rp Juta) Rasio Kredit UMKM terhadap Total Kredit
2024 21.906.680 11,59%
2023 20.977.317 12,29%
2022 20.488.106 13,22%
2021 20.018.262 15,17%
Dengan berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar berkomitmen With these various initiatives, Bank Sulselbar is committed
untuk menjadi mitra strategis bagi UMKM dalam membangun to becoming a strategic partner for MSMEs in building a more
ekonomi yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. inclusive, innovative and sustainable economy.
Pengembangan Infrastruktur Sosial Social and Economic Infrastructure
dan Ekonomi (GRI 203-1 | SDG 11 | OJK F.24) Development
Selain mendukung ekonomi melalui akses perbankan In addition to supporting the economy through banking access
dan pembiayaan, Bank Sulselbar juga berperan dalam and financing, Bank Sulselbar also plays a role in enhancing the
meningkatkan kualitas infrastruktur sosial dan ekonomi di quality of social and economic infrastructure in Sulselbar. Some
Sulselbar. Beberapa inisiatif yang dilakukan antara lain: of the initiatives undertaken include:
• Investasi dalam Infrastruktur Keuangan melalui • Investment in Financial Infrastructure through the
pembangunan kantor cabang dan agen layanan establishment of branch offices and banking service agents
perbankan di daerah terpencil. in remote areas.
• Kontribusi pada Proyek Sosial dimana Bank Sulselbar • Contribution to Social Projects, where Bank Sulselbar
turut serta dalam proyek pembangunan pasar participates in developing traditional markets and
tradisional dan pusat ekonomi berbasis komunitas untuk community-based economic centers to improve community
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. welfare.
• Akses ke Layanan Dasar dengan mendukung terhadap • Access to Basic Services by supporting electrification
program elektrifikasi dan proyek energi terbarukan yang programs and renewable energy projects that ensure
memastikan masyarakat dapat menikmati akses listrik communities enjoy equitable access to electricity.
secara merata.
Dengan berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar terus With these various initiatives, Bank Sulselbar continues to reinforce
memperkuat komitmennya dalam membangun ekonomi its commitment to building a more inclusive and sustainable
yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi economy, aligned with the vision of improving people’s welfare
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan through innovative and highly competitive financial services.
keuangan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
BANK SULSELBAR
64
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
Page 66
Produk dan Layanan Inovatif untuk Masa Depan yang Lebih Hijau Innovative Products and Services for a Greener Future (GRI 203-2 | SDG 9, 12, 13) Dalam upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan, Bank Sulselbar telah meluncurkan berbagai produk dan layanan inovatif yang ramah lingkungan. Salah satu inisiatif unggulan adalah program pembiayaan untuk proyek energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan angin, yang memberikan suku bunga kompetitif bagi pelaku usaha yang berinvestasi dalam energi bersih. Selain itu, Bank Sulselbar juga menawarkan produk pembiayan hijau bagi nasabah yang ingin memiliki rumah dengan sertifikasi bangunan hijau, sehingga mendorong pembangunan perumahan yang lebih ramah lingkungan. Di sektor transportasi, bank ini menyediakan skema kredit khusus untuk pembelian kendaraan listrik, guna mengurangi emisi gas rumah kaca. Melalui layanan perbankan digital yang terus dikembangkan, Bank Sulselbar berhasil mengurangi penggunaan kertas secara signifikan, sejalan dengan komitmen untuk mengurangi jejak karbon. Inovasi-inovasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi nasabah, tetapi juga mempertegas peran Bank Sulselbar dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. In an effort to support sustainable development and preserve the environment, Bank Sulselbar has launched various innovative, environmentally friendly products and services. One of the leading initiatives is a financing program for renewable energy projects, such as solar and wind power plants, which offers competitive interest rates for businesses investing in clean energy. In addition, Bank Sulselbar also provides green financing products for customers who wish to own a house with green building certification, thus encouraging the development of more environmentally friendly housing. In the transportation sector, the bank offers a special loan scheme for purchasing electric vehicles to reduce greenhouse gas emissions. Through its continuously evolving digital banking services, Bank Sulselbar has significantly reduced paper usage, in line with its commitment to lowering its carbon footprint. These innovations not only add value for customers but also highlight Bank Sulselbar’s role in creating a greener and more sustainable future.
Page 67
Page 68
Produk dan Layanan
Products and Services
Produk Bank (GRI 2-6 | OJK C.4 | SASB FN-CB-410A.2)
Bank Products
PERBANKAN KONVENSIONAL / CONVENTIONAL BANKING
1. Deposito Bank Sulselbar 1. Bank Sulselbar Time Deposit
2. Giro 2. Demand Deposit
3. Simpeda 3. Simpeda
4. Tabungan-Ku 4. TabunganKu
5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan) 5. Tampan Plus (Future Savings)
Pendanaan Konvensional/
6. Tapemda 6. Tapemda
Convetional Funding
7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa 7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
8. Tapemda Pensiunan 8. Tapemda Pensiunan
9. Tapemda Sayang Petani 9. Tapemda Sayang Petani
10. Tapemda Plus 10. Tapemda Plus
11. Simpel 11. Simpel
Produk kredit konsumer yaitu: Consumer loan products are:
1. Kredit Umum Lainnya (“KUL”) 1. Other General Loan (KUL)
2. Kredit Multiguna (“KMG”) 2. Multipurpose Loan (“KMG”)
3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) 3. Home Ownership Loan (“KPR”)
4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”) 4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”)
Produk kredit mikro, komersial, dan korporasi yaitu: Micro, commercial and corporate loan products are:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL) 1. Other General Loan (KUL)
Penyaluran Dana
2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”) 2. Mandiri Business Loan (“KUM”)
Konvensional/
3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”) 3. People’s Business Loan (“KUR”)
Convetional Lending
4. Kredit SUP 005 4. Loan SUP 005
5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”) 5. Mandiri Pusaka Loan Program (“PUNDI”)
6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) 6. People’s Business Loan (PUR)
7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan 7. People’s Business Loan (PUR) Partnership
8. Kredit Sindikasi Pattern
9. Kredit Konstruksi 8. Syndicated Loan
10. Kredit PEMDA 9. Construction Loan
11. Kredit Koperasi 10. Local Government Loan
11. Cooperative Loan
PERBANKAN SYARIAH / SHARIA BANKING
1. Giro Wadiah 1. Wadiah Demand Deposit
2. Giro Mudharabah 2. Mudharabah Demand Deposit
Pendanaan UUS/ 3. Tabungan Syariah 3. Sharia Savings
UUS Funding 4. Tabungan Simpel iB 4. iB Simple Savings
5. Tabungan Hatam 5. Hatam Savings
6. Deposito Mudharabah 6. Mudharabah Deposits
1. Graha Berkah iB 1. iB Graha Berkah
Pembiayaan UUS/ 2. Oto Berkah iB 2. iB Oto Berkah
UUS Financing 3. Modal Kerja Berkah iB 3. iB Working Capital Berkah
4. Gadai Emas Berkah iB 4. iB Pawn Gold Berkah
Produk Fee Base Income: Fee-Based Income Products:
• SKN-BI • SKN-BI
Jasa/Service
• BI-RTGS • BI-RTGS
• Pembayaran Listrik • Electricity Payment
• Surat Keterangan Bank • Bank Certificate
BANK SULSELBAR
68
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
PERBANKAN KONVENSIONAL / CONVENTIONAL BANKING
a. Trade Finance a. Trade Finance
1. SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam 1. SKBDN (Domestic Letter of Loan)
Negeri) 2. LC (Letter Of Loan)
2. LC (Letter Of Loan) b. Remittance
b. Remittance c. Forex Loan
Produk Devisa/
c. Kredit Valas d. Foreign Exchange Deposit
Foreign Exchange Products
d. DPK Valas 1. Foreign currency savings
1. Tabungan valas 2. Forex Demand Deposit
2. Giro Valas 3. Foreign Currency Deposits
3. Deposito Valas e. Money Changer
e. Money Changer
• Internet dan Mobile Banking • Internet and Mobile Banking
• Uang Ta’Card • Ta’Card Money
• New Cash Management System (CMS) • New Cash Management System (CMS)
Produk & Layanan Digital/
• Laku Pandai • Branchless Banking
Digital Products & Services
• Sulselbar Mobile • Sulselbar Mobile
• Quick Response Indonesia Standar (QRIS) • Quick Response Indonesian Standard (QRIS)
• Virtual Account
1. Trade Products yang meliputi: 1. Trade Products including:
• Fasilitas LC dan SKBDN • LC and SKBDN facilities
• Pembiayaan berdasarkan T/R • Financing based on T/R
• Shipping Guarantee • Shipping Guarantee
• Inward & Outward Documentary Collections • Inward & Outward Documentary
2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan Collections
Produk Devisa
outgoing) 2. Remittance/Foreign Exchange Transfer Services
Foreign Exchange Products
3. Money Changer/Penukaran Uang Asing (incoming and outgoing)
4. Produk DPK Valas 3. Money Changer/Foreign Currency Exchange
• Savings/Tabungan Valas 4. Foreign Currency DPK Products
• Demand Deposit/Giro Valas • Savings/Foreign Currency Savings
• Time Deposit/Deposito Valas • Demand Deposit/Foreign Currency Giro
• Time Deposit/Foreign Currency Deposit
Komitmen Bank Sulselbar dalam Bank Sulselbar's Commitment to
Produk Keuangan Berkelanjutan (GRI Sustainable Financial Products
3-3,203-1,301-3 | SASB FN-CB-410A.2 | OJK F.26, SDG8, 9, 12, 13)
As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki strategic role in driving inclusive and sustainable economic
peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi growth. By adhering to the principles of Environmental, Social,
yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan berpegang pada and Governance (ESG), Bank Sulselbar continues to innovate
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank in offering sustainable financial products that support the
Sulselbar terus berinovasi dalam menghadirkan produk transition to a green and low-carbon economy.
keuangan berkelanjutan yang mendukung transisi menuju
ekonomi hijau dan rendah karbon.
Sustainable Finance Integration in Loan
Integrasi Keuangan Berkelanjutan dalam Portfolio
Portofolio Kredit
Bank Sulselbar has allocated IDR 3.01 trillion in a sustainable
Bank Sulselbar telah mengalokasikan Rp3,01 triliun dalam financing portfolio until September 2024, which includes:
portofolio pembiayaan berkelanjutan hingga September 1. Energy Efficiency Financing – IDR 272.34 billion to support
2024, yang mencakup: projects aimed at reducing energy consumption
1. Pembiayaan Efisiensi Energi – Sebesar Rp272,34 miliar
untuk mendukung proyek pengurangan konsumsi energi.
BANK SULSELBAR
69
Sustainability Report 2024
Page 70
Produk dan Layanan
Products and Services
2. Produk Keuangan Ramah Lingkungan – Menyalurkan 2. Environmentally Friendly Financial Products – Distributing
Rp235,28 miliar dalam skema eco-efficient financing. IDR 235.28 billion through an eco-efficient financing scheme
3. Pembiayaan UMKM Berkelanjutan – Mencapai Rp2,506 3. Sustainable MSME Financing – Reaching IDR 2,506 trillion
triliun, mempercepat pertumbuhan usaha berbasis ESG. to accelerate the growth of ESG-based businesses.
Inovasi Produk Keuangan Hijau Green Financial Product Innovation
Untuk memperluas dampak keberlanjutan, Bank Sulselbar To enhance its sustainability impact, Bank Sulselbar has
telah meluncurkan berbagai produk hijau berbasis ESG, introduced a range of ESG-focused green products, including:
antara lain:
• Kredit perumahan bagi properti bersertifikasi ramah • Mortgages for properties certified as environmentally
lingkungan. friendly.
• Skema kredit khusus untuk kendaraan listrik guna • A specialized loan program for electric vehicles aimed at
menekan emisi karbon. reducing carbon emissions.
• Layanan Perbankan Digital guna mendorong transaksi • Digital banking services designed to promote paperless
paperless untuk mengurangi jejak lingkungan. transactions and minimize the environmental footprint
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar menegaskan Through this strategy, Bank Sulselbar reaffirms its commitment
komitmennya dalam menciptakan ekosistem keuangan to fostering a sustainable financial ecosystem that is both
berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga profitable and beneficial to society and the environment.
berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Pengembangan Akses: Memastikan
Layanan Keuangan yang Inklusif dan
Berkelanjutan (GRI 203-2 | SEOJK C.4 | SASB FN-CB-410A.2)
Developing Access: Ensuring Inclusive and Sustainable Financial Services
Sebagai bagian dari transformasi digital dan komitmen As part of its digital transformation and commitment to
terhadap keberlanjutan, Bank Sulselbar terus sustainability, Bank Sulselbar is dedicated to developing
mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi technology-driven products and services that enhance financial
untuk meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi inclusion and operational efficiency. By adopting a digital
operasional. Melalui pendekatan digital, Bank Sulselbar approach, Bank Sulselbar aims to foster a smarter, safer, and
berupaya menciptakan ekosistem perbankan yang lebih more inclusive banking ecosystem, enabling it to extend its reach
cerdas, aman, dan inklusif, sehingga dapat menjangkau lebih and support sustainable regional economic growth.
banyak masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi
daerah secara berkelanjutan.
Ekspansi Digital Banking Digital Banking Expansion
Transformasi digital menjadi prioritas utama Bank Sulselbar Digital transformation is the top priority for Bank Sulselbar to
dalam meningkatkan akses layanan perbankan. Melalui Bank enhance access to banking services. Through the Bank Sulselbar
Sulselbar Internet & Mobile Banking, serta layanan QRIS dan Internet and Mobile Banking, as well as QRIS and Virtual
BANK SULSELBAR
70
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
Virtual Account, nasabah dapat melakukan transaksi secara Account services, customers can execute transactions efficiently
cepat dan aman. and securely.
Tabel Produk dan Layanan Bank Sulselbar | Table of Products and Services of Bank Sulselbar
Nama Produk Penjelasan Singkat Dampak terhadap Bank
No Sasaran Segmen
Layanan Produk Impact on Banks
Transaksi non-tunai Mengurangi peredaran uang
1 QRIS Nasabah Reducing cash circulation
melalui Sulselbar Mobile tunai
Mengurangi antrian di teller Reduce queues at tellers and
2 Virtual Account Tarik Tunai ATM Nasabah
dan kertas setoran deposit paper
Memudahkan transaksi Facilitate real-time financial
3 Sulselbar Mobile Mobile Banking Nasabah
keuangan secara real-time transactions
Cash Management Pemerintah & Memudahkan transaksi Facilitate real-time financial
4 Internet Banking
System Korporasi keuangan secara real-time transactions
Nasabah dan Memperluas kanal layanan Expanding banking service
5 Agangku Agen Lakupandai Bank
non-nasabah perbankan channels
Pertumbuhan Transaksi Digital Bank Bank Sulselbar: Digital Transaction Growth in
Sulselbar Tahun 2024 2024
Seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital di In response to the increasing adoption of digital services within
sektor perbankan, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan the banking sector, Bank Sulselbar has experienced remarkable
signifikan dalam jumlah transaksi digital pada tahun growth in digital transactions in 2024. Data indicates that total
2024. Data menunjukkan bahwa total transaksi Digital digital banking transactions reached 15.82 million, marking
Banking mencapai 15,82 juta transaksi, meningkat 60,65% a 60.65% increase compared to 2023, when the number of
dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar 9,84 juta transactions stood at 9.84 million. This growth underscores the
transaksi. Peningkatan ini mencerminkan semakin luasnya widespread utilization of digital banking services by the public,
penggunaan layanan perbankan digital oleh masyarakat, bolstered by technological innovation and strategic digital
didukung oleh inovasi teknologi dan strategi ekspansi digital expansion initiatives undertaken by Bank Sulselbar.
yang dilakukan oleh Bank Sulselbar.
Pada segmen Mobile Banking, pertumbuhan transaksi bahkan The mobile banking segment has demonstrated even more
lebih pesat. Tahun 2024 mencatat 7,99 juta transaksi, significant growth. In 2024, it recorded 7.99 million transactions,
meningkat hampir 79% dibandingkan tahun sebelumnya reflecting an increase of nearly 79% compared to the previous
yang hanya 4,47 juta transaksi. Hal ini menunjukkan year, which had only 4.47 million transactions. This achievement
keberhasilan Bank Sulselbar dalam mengoptimalkan layanan highlights Bank Sulselbar’s effectiveness in optimizing digital
perbankan digital, terutama melalui aplikasi Sulselbar Mobile, banking services, particularly through the Sulselbar Mobile
yang semakin mempermudah nasabah dalam melakukan application, which enables prompt and secure financial
berbagai transaksi keuangan secara cepat dan aman. transactions for customers.
Dengan meningkatnya adopsi layanan digital ini, Bank As digital services continue to gain momentum, Bank Sulselbar
Sulselbar terus berkomitmen untuk mengembangkan remains dedicated to advancing its technology infrastructure and
infrastruktur teknologi dan fitur layanan perbankan digital enhancing the features of its digital banking services, ensuring a
yang lebih inovatif, guna memberikan pengalaman transaksi moreefficient andinclusivetransactionexperienceforall customers.
yang lebih efisien dan inklusif bagi seluruh nasabah.
BANK SULSELBAR
71
Sustainability Report 2024
Page 72
Produk dan Layanan
Products and Services
Tabel Jumlah Transaksi Digital | Digital Transaction Amount Table
Keterangan 2024 2023 2022 Information
Total transaksi Digital Banking 15.819.697 9.843.124 15.668.965 Total Digital Banking transactions
Total transaksi Mobile Banking 7.991.995 4.469.245 1.458.301 Total Mobile Banking transactions
Produk Digital untuk Akses Keuangan yang Digital Products for Wider Financial Access
Lebih Luas
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mendapatkan izin untuk In 2024, Bank Sulselbar received authorization to issue
menerbitkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang Regional Government Loan Cards (KKPD) integrated with the
terintegrasi dengan fitur QRIS pada aplikasi Sulselbar Mobile. QRIS feature within the Sulselbar Mobile application. This
Dengan inovasi ini, pemerintah daerah dapat melakukan innovation enhances the efficiency and transparency of financial
transaksi keuangan dengan lebih efisien dan transparan, transactions for regional governments and facilitates budget
serta mengelola anggaran berdasarkan tugas dan kebutuhan management tailored to the specific tasks and needs of each
dinas masing-masing. agency.
Selain itu, pendekatan digital juga diterapkan dalam Furthermore, a digital strategy is employed in the marketing
pemasaran dan distribusi produk keuangan. Bank Sulselbar and distribution of financial products. Bank Sulselbar
memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial sebagai leverages e-commerce platforms and social media as primary
kanal komunikasi utama untuk memperkenalkan layanan communication channels to promote its financial services to a
keuangan kepada masyarakat luas. Hal ini memungkinkan wider audience. This approach ensures that banking services are
layanan perbankan menjangkau seluruh segmen masyarakat, accessible to all segments of society, including MSMEs and digital
termasuk UMKM dan pelaku usaha berbasis digital. entrepreneurs.
Keamanan dan Transparansi dalam Layanan Security and Transparency in Digital Services
Digital
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan In its commitment to upholding the security of digital
transaksi digital, Bank Sulselbar telah memperoleh transactions, Bank Sulselbar has proudly obtained the ISO
Upgrade Sertifikat ISO 27001:2022 yang memastikan 27001:2022 Upgrade Certificate. This certification guarantees
sistem manajemen keamanan informasi bank berjalan that the bank’s information security management system
dengan standar tertinggi. Sertifikasi ini menegaskan bahwa adheres to the highest industry standards. It also affirms
setiap layanan digital yang ditawarkan mengutamakan that every digital service provided prioritizes the protection
perlindungan data nasabah dan transparansi layanan, of customer data and transparency, in compliance with the
sesuai dengan regulasi OJK dan Bank Indonesia. regulations set forth by OJK and Bank Indonesia.
Selain itu, Bank Sulselbar terus memperkuat sistem keamanan Furthermore, Bank Sulselbar is dedicated to enhancing its
siber dengan menerapkan standar teknologi terbaru untuk cybersecurity framework by integrating the latest technological
memastikan bahwa setiap transaksi perbankan digital dapat standards, ensuring that all digital banking transactions are
dilakukan dengan aman, efisien, dan terpercaya. conducted safely, efficiently, and reliably.
Masa Depan Layanan Digital Bank Sulselbar The Future of Bank Sulselbar Digital Services
Dalam beberapa tahun ke depan, Bank Sulselbar akan terus In the coming years, Bank Sulselbar will enhance its digital
memperkuat transformasi digitalnya dengan: transformation initiatives by:
1. Mengembangkan fitur perbankan berbasis AI untuk 1. Developing AI-driven banking features to improve user
meningkatkan pengalaman pengguna. experience.
2. Menambah fitur pembayaran digital dan e-wallet guna 2. Integrating digital payment and e-wallet functionalities to
memperluas ekosistem transaksi nontunai. expand the non-cash transaction ecosystem
3. Meningkatkan kemitraan dengan platform fintech dan 3. Strengthening partnerships with fintech and e-commerce
e-commerce untuk memperluas jangkauan layanan. platforms to extend service accessibility.
BANK SULSELBAR
72
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya menjadi Through this strategic approach, Bank Sulselbar aims to lead
pelopor dalam digitalisasi layanan keuangan, tetapi juga in the digitalization of financial services while ensuring that its
memastikan bahwa inovasi yang dilakukan berkontribusi innovations contribute to societal sustainability and welfare.
terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
Penyesuaian Jaringan Cabang Branch Network Adjustment
Menyadari perubahan perilaku nasabah yang semakin Recognizing the changing behavior of customers who are
bergantung pada teknologi digital, Bank Sulselbar increasingly dependent on digital technology, Bank Sulselbar
mengoptimalkan kantor cabangnya dengan dukungan optimizes its branch offices with digital service support. In
layanan digital. Selain itu, layanan Laku Pandai dan New addition, Branchless Banking and New Cash Management
Cash Management System (CMS) diimplementasikan untuk System (CMS) services are implemented to reach areas with
menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan akses limited banking access.
perbankan.
Layanan Ramah Disabilitas (GRI-406) Disability Friendly Services
Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi sosial, As part of its commitment to social inclusion, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menyediakan fasilitas perbankan bagi provides banking facilities for customers with special needs,
nasabah berkebutuhan khusus, seperti layanan khusus bagi including dedicated services for people with disabilities at main
penyandang disabilitas di kantor cabang utama dan fitur branch offices and enhanced accessibility in its digital banking
digital banking yang lebih mudah diakses. features
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya memperluas With this strategy, Bank Sulselbar not only broadens the range of
cakupan layanan keuangan tetapi juga memastikan bahwa financial services but also ensures that its digital transformation
transformasi digital yang dilakukan berkontribusi terhadap contributes to an inclusive and sustainable economy.
pencapaian ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Produk dan Layanan Berkualitas: Mewujudkan
Perbankan yang Aman dan Berkelanjutan (GRI 203-2 | OJK
F.27 | SASB FN-CB-240A.2)
Quality Products and Services: Realizing Safe and Sustainable Banking
Sebagai bank pembangunan daerah yang mengedepankan As a regional development bank that prioritizes sustainability,
keberlanjutan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk Bank Sulselbar is committed to offering financial products and
menghadirkan produk dan layanan keuangan yang tidak services that are not only safe and competitive but also focused
hanya aman dan kompetitif, tetapi juga berorientasi on sustainability. By ensuring product feasibility tests, regulatory
pada aspek keberlanjutan. Dengan memastikan uji compliance, and considering environmental and social impacts,
kelayakan produk, kepatuhan terhadap regulasi, serta Bank Sulselbar continues to enhance the standards of inclusive
mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial, Bank and responsible banking services.
Sulselbar terus meningkatkan standar layanan perbankan
yang inklusif dan bertanggung jawab.
BANK SULSELBAR
73
Sustainability Report 2024
Page 74
Produk dan Layanan
Products and Services
Prinsip Bank Sulselbar dalam Bank Sulselbar's Principles in Providing
Menyediakan Produk dan Layanan Quality Products and Services
Berkualitas
1. Uji Kelayakan Produk 1. Product Feasibility Test
Sebelum meluncurkan produk baru, Bank Sulselbar Prior to the launch of new products, Bank Sulselbar
melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan conducts a comprehensive evaluation to ensure alignment
kesesuaian dengan kebutuhan nasabah serta with customer needs and to mitigate financial risks.
meminimalisir risiko keuangan. Produk seperti Kredit Offerings such as the Sustainable MSME Loan, Green
UMKM Berkelanjutan, Green Financing, dan Kredit Financing, and Sharia Multipurpose Loan undergo a
Multiguna Syariah telah melewati proses uji kelayakan rigorous feasibility assessment process, which includes
yang ketat, termasuk analisis risiko dan dampak risk analysis and sustainability impact evaluations.
keberlanjutan.
2. Kepatuhan terhadap Regulasi 2. Regulatory Compliance
Bank Sulselbar selalu berpegang pada prinsip transparansi Bank Sulselbar is committed to the principles of transparency
dan akuntabilitas dalam pengelolaan produk keuangan. and accountability in the management of its financial
Seluruh kebijakan perkreditan disusun berdasarkan products. All lending policies are formulated in accordance
POJK No. 42/2017 tentang kebijakan perkreditan bank, with POJK No. 42/2017 regarding bank loan policies, as well
serta dalam pengungkapan risiko keuangan dan non- as the disclosure of financial and non-financial risks pertinent
keuangan yang relevan dengan keberlanjutan. to sustainability.
3. Dampak Lingkungan dan Sosial 3. Environmental and Social Considerations
Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, As a bank dedicated to sustainability, every product developed
setiap produk yang dikembangkan mempertimbangkan by Bank Sulselbar takes into account its environmental
dampak lingkungan dan sosial. Inovasi seperti and social implications. Innovations such as electric vehicle
pembiayaan kendaraan listrik, Kredit Perumahan, serta financing, Housing Loans, and incentives for environmentally
insentif untuk bisnis ramah lingkungan menjadi bagian sustainable businesses are integral to the bank’s strategy of
dari strategi Bank Sulselbar dalam mendorong ekonomi fostering a green economy and promoting financial inclusion
hijau dan inklusi keuangan.
Melalui pendekatan ini, Bank Sulselbar terus berinovasi Through this approach, Bank Sulselbar remains at the forefront
dalam menyediakan produk yang tidak hanya meningkatkan of innovation, delivering products that not only enhance the
kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi well-being of individuals but also contribute to the attainment of
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan sustainable development goals (SDGs).
(SDGs).
BANK SULSELBAR
74
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
Meningkatkan Kualitas Layanan: Komitmen
Bank Sulselbar dalam Memberikan Pengalaman
Perbankan Terbaik (GRI 417-1, | OJK F.27)
Improving Service Quality: Bank Sulselbar’s Commitment to Providing the Best Banking
Experienc
Sebagai bank pembangunan daerah yang terus berkembang, As a regional development bank that continues to grow, Bank
Bank Sulselbar menempatkan kepuasan nasabah sebagai Sulselbar prioritizes customer satisfaction. In response to
prioritas utama. Dalam menghadapi perubahan tren changing digital banking trends and rising customer expectations,
perbankan digital dan meningkatnya ekspektasi pelanggan, Bank Sulselbar proactively develops superior service standards
Bank Sulselbar secara proaktif mengembangkan standar focused on speed, responsiveness, and transparency.
layanan unggulan yang berorientasi pada kecepatan,
responsivitas, dan transparansi.
Kebijakan Kualitas Layanan Quality of Service Policy
Untuk memastikan layanan tetap optimal dan konsisten, To ensure optimal and consistent service, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menerapkan Service Level Agreement (SLA) implements a Service Level Agreement (SLA) as an operational
sebagai standar operasional dalam memberikan pelayanan standard for providing services to customers. This SLA includes:
kepada nasabah. SLA ini mencakup:
1. Waktu respon cepat dalam setiap transaksi baik di 1. Fast response times for every transaction, both in branches
cabang maupun layanan digital. and through digital services.
2. Proses persetujuan kredit yang lebih efisien guna 2. A more efficient loan approval process to support MSMEs
mendukung UMKM dan sektor produktif. and productive sectors.
3. Peningkatan teknologi layanan digital, termasuk 3. Improvements in digital service technology, including the
optimalisasi Mobile Banking dan Internet Banking untuk optimization of Mobile Banking and Internet Banking for
kenyamanan nasabah. customer convenience.
Selain itu, evaluasi berkala terhadap kualitas layanan In addition, comprehensive periodic evaluations of service
dilakukan secara menyeluruh guna memastikan bahwa quality are conducted to ensure that every aspect of Bank
setiap aspek layanan Bank Sulselbar tetap selaras dengan Sulselbar’s services aligns with customer needs and expectations.
kebutuhan dan harapan nasabah.
Penanganan Keluhan Nasabah Handling Customer Complaints
Dalam memastikan pengalaman perbankan yang lebih baik, To enhance the banking experience, Bank Sulselbar has
Bank Sulselbar mengadopsi sistem Customer Relationship implemented a Customer Relationship Management (CRM)
Management (CRM) untuk memantau dan menangani system designed to effectively monitor and address customer
keluhan nasabah secara lebih efektif. Langkah-langkah yang complaints. The following steps have been undertaken:
diterapkan meliputi:
1. Penyediaan berbagai kanal pengaduan, termasuk contact 1. Provision of multiple channels for lodging complaints,
center, layanan digital, dan unit layanan pelanggan di including contact centers, digital services, and dedicated
cabang. customer service units at branch locations.
2. Mekanisme penyelesaian keluhan yang transparan 2. Establishment of a transparent, data-driven complaint
dan berbasis data, sehingga setiap keluhan dapat resolution mechanism, facilitating systematic follow-up on
ditindaklanjuti secara sistematis. each issue.
BANK SULSELBAR
75
Sustainability Report 2024
Page 76
Produk dan Layanan
Products and Services
3. Pemantauan dan analisis umpan balik nasabah untuk 3. Continuous monitoring and analysis of customer feedback
terus meningkatkan kualitas layanan perbankan. to improve the quality of banking services.
Jumlah Pengaduan / Number of Complaints
Pengaduan Terkait Related Complaint
2024 2023 2022
Giro 1 11 11 Demand Deposit
Tabungan - 586 351 Savings
ATM 56.502 17.736 2.945 ATM
Electronic Banking 8.664 901 383 Electronic Banking
Kredit - 4 2 Loans
Bank Garansi - - 1 Bank Guarantee
Jumlah 65.167 19.238 3.693 Total
Melalui kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya berupaya Through this policy, Bank Sulselbar not only strives to provide
memberikan layanan yang cepat dan responsif, tetapi fast and responsive services, but also ensures that every
juga memastikan bahwa setiap interaksi dengan nasabah interaction with customers reflects the values of transparency
mencerminkan nilai transparansi dan kepercayaan. Dengan and trust. With a strong CRM and regular service evaluation,
CRM yang kuat dan evaluasi layanan berkala, Bank Sulselbar Bank Sulselbar is ready to face the challenges of modern banking
siap menghadapi tantangan perbankan modern dan and provide the best experience for every customer.
memberikan pengalaman terbaik bagi setiap nasabah.
Perlindungan Privasi Nasabah: Komitmen
Bank Sulselbar terhadap Keamanan Data
(GRI 418-1 | OJK F.17 | SASB FN-CB-230A.2)
Customer Privacy Protection: Bank Sulselbar’s Commitment to Data Security
Di era digital yang semakin berkembang, perlindungan data In the increasingly digital era, customer data and privacy
dan privasi nasabah menjadi prioritas utama dalam layanan protection are top priorities in banking services. Bank Sulselbar
perbankan. Bank Sulselbar memahami bahwa meningkatnya understands that the rise in digital transactions also brings
transaksi digital juga membawa tantangan dalam menjaga challenges in maintaining the security of customers’ personal
keamanan informasi pribadi nasabah. Oleh karena itu, bank information. Therefore, the bank has implemented various
telah mengadopsi berbagai strategi keamanan berbasis security strategies based on regulations and advanced
regulasi dan teknologi canggih untuk memastikan bahwa technology to ensure that customer data remains protected from
data nasabah tetap terlindungi dari ancaman siber dan akses cyber threats and unauthorized access.
tidak sah.
Teknologi Keamanan Data yang Data Security Technologies
Diterapkan Implemented
Untuk memastikan keamanan informasi, Bank Sulselbar To ensure information security, Bank Sulselbar implements data
menerapkan standar perlindungan data sesuai dengan protection standards in accordance with other OJK regulations
regulasi OJK lainnya terkait privasi nasabah, termasuk: regarding customer privacy, including:
BANK SULSELBAR
76
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
• Enkripsi Data • Data Encryption
Setiap data transaksi dan informasi pribadi nasabah All transaction data and customer personal information is
diamankan dengan enkripsi tingkat tinggi, sehingga secured with high-level encryption, so that only authorized
hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya. parties can access it.
• Multi-Factor Authentication (MFA) • Multi-Factor Authentication (MFA)
Sistem keamanan berlapis ini diterapkan pada transaksi This multi-layered security system is applied to digital and
digital dan mobile banking guna mengurangi risiko mobile banking transactions to reduce the risk of account
peretasan akun. MFA memastikan bahwa hanya nasabah hacking. MFA ensures that only authorized customers can
yang berhak yang dapat mengakses layanan perbankan access their banking services.
mereka.
• Edukasi Keamanan Digital • Digital Security Education
Bank Sulselbar secara aktif memberikan pelatihan bagi Bank Sulselbar actively provides training for employees
karyawan untuk meningkatkan kesadaran terhadap to increase awareness of cybersecurity risks. Additionally,
risiko keamanan siber. Selain itu, kampanye literasi digital literacy campaigns for customers are conducted to
digital bagi nasabah dilakukan untuk mengedukasi educate them on how to avoid cybercrimes such as phishing,
mereka tentang cara menghindari kejahatan siber malware, and identity theft.
seperti phishing, malware, dan pencurian identitas.
Kepatuhan terhadap Regulasi Compliance with Data Protection
Perlindungan Data Regulations
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mematuhi seluruh Bank Sulselbar is committed to complying with all Financial
regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perlindungan Services Authority (OJK) regulations regarding customer data
data nasabah, serta menerapkan standar yang selaras protection and implementing aligned standards for transparency
tentang transparansi dan manajemen risiko siber. Bank juga and cyber risk management. The Bank also routinely conducts
rutin melakukan audit keamanan dan pengujian penetrasi security audits and system penetration testing to ensure that its
sistem guna memastikan bahwa infrastruktur IT tetap IT infrastructure remains resilient to digital threats
tangguh terhadap ancaman digital.
Melalui langkah-langkah ini, Bank Sulselbar menjamin Through these measures, Bank Sulselbar ensures that every
bahwa setiap transaksi dan informasi pribadi nasabah transaction and customer’s personal information is protected
dilindungi dengan standar keamanan tertinggi, menciptakan with the highest security standards, creating a digital banking
ekosistem perbankan digital yang aman, terpercaya, dan ecosystem that is safe, reliable, and compliant with regulations.
patuh terhadap regulasi.
BANK SULSELBAR
77
Sustainability Report 2024
Page 78
Produk dan Layanan
Products and Services
Informasi dan Pemasaran Produk:
Transparansi untuk Keputusan Finansial
yang Lebih Baik (GRI 417-2 | OJK F.27 | SASB FN-CB-410A.2)
Product Information and Marketing: Transparency for Better Financial
Decisions
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen pada As a financial institution committed to transparency and financial
transparansi dan edukasi keuangan, Bank Sulselbar education, Bank Sulselbar ensures that every product and service
memastikan bahwa setiap produk dan layanan yang offered comes with clear, accurate, and easily understood
ditawarkan disertai dengan informasi yang jelas, akurat, information for customers. By providing transparent access to
dan mudah dipahami oleh nasabah. Dengan memberikan information, Bank Sulselbar helps customers make informed
akses informasi yang transparan, Bank Sulselbar membantu financial decisions that suit their needs.
nasabah dalam membuat keputusan finansial yang lebih
bijak dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Komitmen Bank Sulselbar terhadap Bank Sulselbar's Commitment to
Transparansi Produk Product Transparency
1. Ringkasan Informasi Produk 1. Product Information Summary
Setiap produk perbankan, mulai dari tabungan, pinjaman, Bank Sulselbar offers a comprehensive overview of its banking
investasi, hingga layanan digital, dilengkapi dengan products, including savings accounts, loans, investments,
ringkasan informasi yang mencakup fitur, manfaat, serta and digital services. Each product summary outlines
syarat dan ketentuan. Informasi ini dapat diakses melalui essential features, benefits, and terms and conditions. This
website resmi, aplikasi mobile banking, brosur, serta information is readily available through the official website,
layanan customer service. mobile banking application, brochures, and customer service.
2. Komunikasi yang Jelas dan Mudah Dipahami 2. Clear and Easy-to-Understand Communication
Bank Sulselbar menggunakan bahasa yang sederhana Bank Sulselbar employs straightforward and clear language
dan mudah dipahami dalam semua materi pemasaran in all marketing materials and product communications. This
dan komunikasi produk. Hal ini bertujuan agar nasabah, approach ensures that customers, including individuals and
baik individu maupun pelaku usaha, dapat memahami business owners, can easily comprehend the benefits and risks
manfaat serta risiko dari produk keuangan yang mereka associated with their selected financial products. The bank
pilih. Bank juga mengedepankan prinsip edukasi finansial is also committed to promoting financial education through
melalui berbagai kanal, seperti media sosial, seminar, various channels, including social media, seminars, and
serta fitur edukatif dalam aplikasi mobile banking. educational features within its mobile banking applications.
3. Pemberitahuan Perubahan Fitur atau Ketentuan 3. Notification of Changes to Features or Terms
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi, In adherence to regulatory compliance, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar berkomitmen untuk memberikan dedicated to providing official notifications to customers
pemberitahuan resmi kepada nasabah terkait perubahan regarding any changes in product features, service fees,
fitur produk, biaya layanan, suku bunga, atau regulasi interest rates, or applicable regulations. Such information
terbaru. Informasi ini disampaikan melalui email, SMS is communicated through email, SMS banking, banking
banking, aplikasi perbankan, serta pengumuman di applications, and announcements at branch locations
kantor cabang.
BANK SULSELBAR
78
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Increasing Customer Trust through
melalui Informasi yang Transparan Transparent Information
Dengan menerapkan praktik pemasaran yang etis By implementing ethical and transparent marketing practices
dan transparan sesuai dengan standar, Bank Sulselbar that align with industry standards, Bank Sulselbar ensures that
memastikan bahwa setiap produk perbankan: all banking products:
1. Tidak mengandung informasi yang menyesatkan. 1. Are free from misleading information.
2. Menyediakan aksesibilitas bagi seluruh segmen nasabah, 2. Are accessible to all customer segments, including
termasuk penyandang disabilitas dan pelaku UMKM. individuals with disabilities and micro, small, and medium
3. Mematuhi regulasi perbankan dan prinsip perlindungan enterprises (MSMEs).
konsumen. 3. Comply with banking regulations and principles of consumer
protection.
Melalui pendekatan ini, Bank Sulselbar tidak hanya Through this commitment, Bank Sulselbar not only fosters
membangun kepercayaan nasabah, tetapi juga memperkuat customer trust but also enhances its reputation as a transparent,
reputasi sebagai bank yang transparan, bertanggung jawab, responsible, and financially education-focused institution.
dan berorientasi pada edukasi finansial.
Survei Kepuasan Pelanggan:
Meningkatkan Kualitas Layanan Bank
Sulselbar (GRI 102-43 | OJK F.30 | SASB FN-CB-230A.1)
Customer Satisfaction Survey: Improving the Quality of Bank Sulselbar Services
Sebagai lembaga keuangan yang mengedepankan pelayanan As a financial institution that prioritizes excellent service and
prima dan kepuasan nasabah, Bank Sulselbar secara rutin customer satisfaction, Bank Sulselbar routinely conducts
melakukan Survei Kepuasan Pelanggan guna mengevaluasi Customer Satisfaction Surveys to evaluate service quality
kualitas layanan dan memastikan bahwa setiap produk serta and ensure that every product and service meets customer
layanan yang diberikan sesuai dengan harapan nasabah. expectations. Using a data-driven approach, the results of this
Dengan pendekatan berbasis data, hasil survei ini menjadi survey inform strategic decisions aimed at sustainably improving
acuan dalam pengambilan keputusan strategis untuk banking services.
peningkatan layanan perbankan secara berkelanjutan.
Satisfaction, Loyalty, dan Engagement Satisfaction, Loyalty, and Engagement
(SLE) Survey (SLE) Survey
Sebagai bagian dari komitmen untuk memahami preferensi As part of its commitment to understanding customer preferences
dan pengalaman nasabah, Bank Sulselbar melakukan and experiences, Bank Sulselbar conducted a Satisfaction,
Satisfaction, Loyalty, dan Engagement (SLE) Survey. Loyalty, and Engagement (SLE) Survey.
• Tujuan Survey: • Survey Objectives:
1. Memahami perilaku dan kebiasaan nasabah dalam 1. Understanding customer behavior and habits in using
menggunakan produk dan layanan perbankan. banking products and services.
2. Mengukur pengalaman nasabah dalam aspek 2. Measuring customer experience in terms of emotion,
emotion, satisfaction, loyalty, engagement, perceived satisfaction, loyalty, engagement, perceived security, and
security, dan brand interactivity. brand interactivity.
BANK SULSELBAR
79
Sustainability Report 2024
Page 80
Produk dan Layanan
Products and Services
3. Mengidentifikasi aspek Priority Improvement, 3. Identify Priority Improvement aspects, including Mobile
termasuk layanan Mobile Banking dan fitur digital Banking services and other digital banking features.
perbankan lainnya.
4. Menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan 4. Adapting products and services to customer needs and
serta harapan nasabah guna meningkatkan loyalitas expectations to increase customer loyalty.
pelanggan.
• Waktu Pelaksanaan: Periode 2023 – 2024 • Implementation Period: 2023 – 2024
• Hasil Survey: 64,5% tingkat kepuasan nasabah • Survey Results: 64.5% customer satisfaction rate
• Dampak terhadap Bank: • Impact on Banks:
Mendapatkan rekomendasi untuk peningkatan produk Get recommendations for product and service improvements,
dan layanan, memastikan setiap inovasi yang dihadirkan ensuring that every innovation presented is in accordance with
sesuai dengan kebutuhan nasabah. customer needs.
Tabel Tingkat Satisfaction, Loyalty, dan Engagement (Skor)
Satisfaction, Loyalty, and Engagement Levels (Scores) Table
Tahun | Year Skor (%)
2024 64,5%
2023 65,9%
2022 52,7%
Evaluasi Kualitas Layanan dengan Evaluation of Service Quality with
Metode Mystery Shopping Mystery Shopping Method
Bank Sulselbar juga melakukan Mystery Shopping Survey, Bank Sulselbar also conducted a Mystery Shopping Survey, where
di mana evaluasi dilakukan dengan menguji pengalaman the evaluation was carried out by testing direct experiences from
langsung dari sudut pandang pelanggan. the customer's point of view.
• Tujuan Survey: • Survey Objectives:
- Mengukur penerapan standar layanan oleh petugas - Measuring the implementation of service standards
garda depan (Service Officer dan Frontliner), termasuk by frontline officers (Service Officers and Frontliners),
dalam pemberian informasi serta penanganan including in providing information and handling
pengaduan. complaints.
- Menilai tingkat kepatuhan petugas terhadap standar - Assess the level of officer compliance with customer
pelayanan pelanggan yang telah ditetapkan oleh service standards set by Bank Sulselbar.
Bank Sulselbar. - Identify problems that occur in the implementation
- Mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam of service standards in order to design more effective
penerapan standar layanan guna merancang improvements.
perbaikan yang lebih efektif. • Implementation Period: 2024
• Waktu Pelaksanaan: Periode 2024 • Survey Results: 86.14% satisfaction level with banking
• Hasil Survey: 86,14% tingkat kepuasan terhadap layanan services
bank • Impact on Banks:
• Dampak terhadap Bank: - Providing insight to improve customer service, both
- Memberikan insight untuk peningkatan layanan in terms of responsiveness, quality of interaction, and
pelanggan, baik dari aspek responsivitas, kualitas efficiency of banking services.
interaksi, hingga efisiensi layanan perbankan.
BANK SULSELBAR
80
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
No Aspek 2024 2023 Aspect
1 Satpam 84,0% 80,9% Security guard
2 Customer Service 82,0% 84,3% Customer Service
3 Teller 83,0% 83,4% Teller
4 Banking Hall 81,3% 83,5% Banking Hall
5 ATM 82,7% 80,5% ATM
6 Mobile Banking 81,3% 83,8% Mobile Banking
7 CSI 80,6% 79,5% CSI
8 SQI BSEM N/A 80,23% SQI BSEM
9 Survei Kualitas Layanan (Mystery Shopping) 86,14% 86,60% Service Quality Survey (Mystery Shopping)
Komitmen Bank Sulselbar dalam Bank Sulselbar’s Commitment to
Menjaga Standar Layanan Upholding Service Standards
Melalui survei kepuasan pelanggan yang dilakukan secara Through regular customer satisfaction surveys, Bank Sulselbar
berkala, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap interaksi ensures that each interaction with customers provides an
dengan nasabah memberikan pengalaman perbankan yang improved, innovative, and sustainability-focused banking
lebih baik, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. experience. This approach enables the bank to consistently
Dengan demikian, bank dapat terus meningkatkan kualitas enhance service quality, foster customer loyalty, and develop a
layanan, memperkuat loyalitas nasabah, serta membangun more inclusive, customer-centric banking system.
sistem perbankan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan
pelanggan.
BANK SULSELBAR
81
Sustainability Report 2024
Page 82
Memberdayakan Masyarakat dengan Kepedulian Sosial yang Berkelanjutan Empowering Communities with Sustainable Social Concern Sebagai institusi keuangan yang berperan penting dalam pembangunan regional, Bank Sulselbar telah menunjukkan komitmen kuat dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan mengimplementasikan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat. Melalui inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan, Bank Sulselbar berupaya menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup komunitas lokal. Dengan mengusung konsep sustainable impact, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki dampak jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). As a key financial institution in fostering regional development, Bank Sulselbar is dedicated to corporate social responsibility (CSR) through the implementation of diverse programs that benefit the communities of South and West Sulawesi. By prioritizing initiatives centered on economic empowerment, education, and environmental sustainability, Bank Sulselbar aims to create lasting change and improve the quality of life for local residents By adopting a framework of sustainable impact, Bank Sulselbar guarantees that each program has a long-term effect on the community and contributes to the attainment of the Sustainable Development Goals (SDGs).
Page 83
Page 84
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
Pilar Program Sosial Masyarakat (GRI 203-2, OJK F.23, SASB FN-CB-240A.4)
Pillars of Community Social Programs
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to sustainable development,
pembangunan berkelanjutan, Bank Sulselbar merancang Bank Sulselbar designs community social programs based on four
program sosial masyarakat berdasarkan empat pilar utama: main pillars:
1. Pemberdayaan Ekonomi 1. Economic Empowerment
Bank Sulselbar aktif meningkatkan kapasitas Usaha Bank Sulselbar actively enhances the capacity of Micro,
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through training
dan akses pembiayaan yang lebih luas. Program and broader access to financing. This program aims to
ini bertujuan memperkuat peran UMKM dalam strengthen the role of MSMEs in the local economy, aligning
perekonomian lokal, sejalan dengan upaya nasional with national efforts to improve and expand MSME access to
membuka dan memperluas akses UMKM terhadap banking financing sources.
sumber pembiayaan perbankan.
2. Literasi Keuangan 2. Financial Literacy
Menyadari pentingnya pemahaman keuangan, Bank Recognizing the significance of financial literacy, Bank
Sulselbar mengadakan edukasi finansial bagi masyarakat. Sulselbar organized a financial education event for the
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman community. This initiative aims to improve understanding of
terkait pengelolaan keuangan dan investasi, mendukung financial management and investment, in alignment with the
Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021- 2021-2025 Indonesian National Financial Literacy Strategy
2025 yang disusun oleh OJK. developed by OJK.
3. Kesejahteraan Sosial 3. Social welfare
Bank Sulselbar menyelenggarakan program peningkatan Bank Sulselbar implements initiatives aimed at enhancing
kualitas hidup, seperti kesehatan, pendidikan, dan the quality of life in areas such as health, education, and
bantuan sosial. Inisiatif ini mendukung upaya pemerintah social assistance. This effort aligns with the government’s
meningkatkan kualitas hidup bagi Penyandang Masalah objectives to improve the living conditions of individuals
Kesejahteraan Sosial (PMKS) terhadap pelayanan with Social Welfare Issues (PMKS) by facilitating access to
sosial dasar, fasilitas pelayanan publik, dan jaminan essential social services, public facilities, and social welfare
kesejahteraan sosial. guarantees.
4. Keberlanjutan Lingkungan 4. Environmental Sustainability
Bank Sulselbar mempromosikan program pelestarian Bank Sulselbar actively promotes environmental
lingkungan melalui penghijauan dan mitigasi perubahan conservation programs through reforestation and climate
iklim. Inisiatif ini sejalan dengan upaya menjaga change mitigation initiatives. This commitment aligns with
kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan the bank’s efforts to preserve the environment and support
berkelanjutan di wilayah operasional bank. sustainable development within its operational areas
Melalui implementasi keempat pilar ini, Bank Sulselbar Through the implementation of these four pillars, Bank Sulselbar
berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan seeks to create a sustainable positive impact on society and
bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan nilai-nilai the environment, in line with the values of corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan. responsibility.
BANK SULSELBAR
84
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
Evaluasi Dampak Program Sosial Masyarakat
(GRI 413-1 | OJK F.25 | SASB FN-CB-240A.1 | SDG 11, 413-2)
Community Social Program Impact Evaluation
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan As part of its commitment to sustainable social development,
sosial yang berkelanjutan, Bank Sulselbar secara berkala Bank Sulselbar periodically evaluates the impact of its Corporate
melakukan evaluasi dampak dari program Corporate Social Social Responsibility (CSR) program. This evaluation aims to
Responsibility (CSR). Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan ensure the program›s effectiveness in improving community
efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan welfare and promoting inclusive economic growth.
masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang
inklusif.
Tingkat Kepuasan Penerima Manfaat Beneficiary Satisfaction Level
Bank Sulselbar mengukur tingkat kepuasan masyarakat Bank Sulselbar measures community satisfaction with CSR
terhadap program CSR melalui survei dan umpan balik dari programs through surveys and feedback from beneficiaries. For
penerima manfaat. Misalnya, dalam program donor darah example, in the routine blood donation program in Makassar
rutin di Makassar dan Jeneponto, peserta menyatakan and Jeneponto, participants reported that this activity helped
bahwa kegiatan ini membantu menjaga ketersediaan stok maintain blood stock availability and increased public awareness
darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan of the importance of blood donation.
pentingnya donor darah .
Peningkatan Kapasitas dan Capacity Building and Community
Kesejahteraan Masyarakat Welfare
Bank Sulselbar telah mendukung berbagai program Bank Sulselbar has supported various programs to enhance
peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti: community welfare, such as:
• Bidang Pendidikan berupa bantuan pembangunan • In the Education Sector, assistance has been provided in
asrama santri di Pondok Pesantren Madinatujannah, the form of a student dormitory at the Madinatujannah
Mamuju Tengah, yang membantu menciptakan Islamic Boarding School in Central Mamuju, creating a better
lingkungan belajar yang lebih baik bagi santri . learning environment for students.
• Bidang UMKM berupa Pameran Inacraft 2024 yang • In the MSME sector, the 2024 Inacraft Exhibition offers
memberi kesempatan pelaku usaha kecil untuk opportunities for small business owners to expand their
memperluas pasar ke tingkat nasional dan internasional . markets at both national and international levels.
Efektivitas Penyaluran Dana Sosial Effectiveness of Social Fund Distribution
Bank Sulselbar menyalurkan dana CSR ke berbagai Bank Sulselbar distributes CSR funds to various sectors,
sektor dengan prioritas pada kesejahteraan masyarakat, prioritizing community welfare, infrastructure, and environmental
infrastruktur, dan pelestarian lingkungan. Beberapa program preservation. Some programs with significant impacts include:
dengan dampak signifikan meliputi:
• Pengadaan bibit pohon di Kabupaten Pangkep untuk • The procurement of tree seedlings in Pangkep Regency to
mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas reduce carbon emissions and improve air quality.
udara .
• Pembangunan rumah ibadah di berbagai wilayah • The construction of places of worship in various regions, such
seperti renovasi Masjid Amin Borongunti di Kabupaten as the renovation of the Amin Borongunti Mosque in Gowa
Gowa guna meningkatkan kenyamanan beribadah, dan Regency, which enhances the comfort of worship, among
sebagainya. others.
BANK SULSELBAR
85
Sustainability Report 2024
Page 86
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
Feedback dari Pemangku Kepentingan Feedback from Stakeholders
Bank Sulselbar menerima masukan dari berbagai pihak untuk
terus meningkatkan efektivitas program CSR. Beberapa Bank Sulselbar receives input from various parties to continually
contoh optimalisasi program berdasarkan feedback: improve the effectiveness of its CSR programs. Some examples of
• Penyediaan ambulans untuk layanan kesehatan di program optimization based on feedback include:
Kabupaten Majene, sebagai respons terhadap kebutuhan • Provision of ambulances for health services in Majene
masyarakat akan fasilitas kesehatan yang lebih cepat dan Regency, responding to the community’s need for faster and
memadai . more adequate health facilities.
• Pengadaan motor sampah di berbagai kabupaten,
mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan • Procurement of garbage motorbikes in various districts,
efisiensi pengelolaan sampah . which supports environmental cleanliness and enhances the
efficiency of waste management.
Melalui pendekatan berbasis evaluasi ini, Bank Sulselbar
memastikan bahwa program CSR yang dijalankan tidak Through this evaluation-based approach, Bank Sulselbar ensures
hanya bersifat filantropi, tetapi juga menciptakan dampak that its CSR programs are not only philanthropic but also create
sosial yang nyata dan berkelanjutan. real and sustainable social impacts.
Social Return on Investment (SROI) Program
Sosial Masyarakat (GRI 201-1 | OJK E.5 | SASB FN-CB-240A.2)
Social Return on Investment (SROI) Community Social Programs
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar As a regional development bank, Bank Sulselbar is committed to
berkomitmen untuk memberikan dampak sosial yang delivering significant social impacts to the community through
signifikan bagi masyarakat melalui berbagai program various corporate social responsibility (CSR) programs. Social
tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Social Return on Return on Investment (SROI) is one of the key indicators used to
Investment (SROI) menjadi salah satu indikator utama dalam measure the effectiveness of these social investments.
mengukur efektivitas investasi sosial yang dilakukan.
Rasio SROI SROI Ratio
Dari total investasi CSR sebesar Rp14,66 miliar, berbagai Of the total CSR investment of IDR 14.66 billion, various
inisiatif yang dilakukan telah memberikan dampak ekonomi initiatives undertaken have had significant economic and social
dan sosial yang signifikan. Perhitungan awal menunjukkan impacts. Initial calculations show that every IDR 1 invested
bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program sosial in social programs generates social benefits of more than
menghasilkan manfaat sosial lebih dari Rp3 bagi masyarakat, IDR 3 for the community, particularly in improving economic
terutama dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi, akses welfare, access to health services, and the development of social
layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur sosial. infrastructure.
Bank Sulselbar menggunakan indikator keberhasilan Bank Sulselbar uses impact-based success indicators, which
berbasis dampak yang mencakup: include
1. Efisiensi pemanfaatan dana CSR dalam pembangunan 1. Efficient use of CSR funds in public infrastructure
infrastruktur publik. development.
2. Tingkat keterlibatan komunitas dalam program 2. Level of community involvement in economic and social
pemberdayaan ekonomi dan sosial. empowerment programs.
3. Dampak jangka panjang dalam peningkatan 3. Long-term impact in improving community welfare.
kesejahteraan masyarakat.
BANK SULSELBAR
86
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
Kategori Estimasi Manfaat (Rp Juta) Category
Dampak pada UMKM Rp 17.595.788.357 Impact on MSMEs
Peningkatan inklusi keuangan Rp 13.196.841.268 Increasing financial inclusion
Dampak pada komunitas (pendidikan, Impact on communities (education, health, social
Rp 13.196.841.268
kesehatan, infrastruktur sosial) infrastructure)
Total Manfaat Sosial dan Ekonomi Rp 43.989.471.893 Total Social and Economic Benefits
sehingga \ so that
Jadi, rasio SROI Bank Sulselbar untuk program sosial So, Bank Sulselbar's SROI ratio for social community programs
masyarakat adalah 2.94, yang berarti setiap Rp1 yang is 2.94, which means that every Rp1 invested in CSR programs
diinvestasikan dalam program CSR memberikan manfaat provides social and economic benefits of Rp2.94 for the
sosial dan ekonomi sebesar Rp2,94 bagi masyarakat. community.
Meningkatnya Keterampilan UMKM Improving MSME Skills
Bank Sulselbar berperan dalam pemberdayaan UMKM Bank Sulselbar plays a role in empowering MSMEs through
melalui pembiayaan dan pelatihan berbasis digital, yang digital-based financing and training, enabling small business
memungkinkan para pelaku usaha kecil untuk naik kelas. owners to advance to a higher class.
1. Program KUR Bank Sulselbar memberikan modal usaha 1. The Bank Sulselbar KUR program provides business capital
dengan bunga ringan, mempercepat pertumbuhan at low interest rates, accelerating the growth of MSMEs in
UMKM di sektor perdagangan dan industri kreatif. the trade and creative industries.
2. Pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital 2. Financial management and digital marketing training help
membantu UMKM memanfaatkan teknologi untuk MSMEs leverage technology to expand their markets.
memperluas pasar mereka. 3. Participation in business and export exhibitions enhances
3. Partisipasi dalam pameran bisnis dan ekspor the competitiveness of local products at both national and
meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke tingkat international levels.
nasional dan internasional.
Peningkatan Inklusi Keuangan bagi Improving Financial Inclusion for
Masyarakat di Daerah Terpencil Communities in Remote Areas
Peningkatan Inklusi Keuangan: Memperluas Enhancing Financial Inclusion: Expanding
Akses ke Layanan Perbankan Access to Banking Services
Untuk mendukung inklusi keuangan, Bank Sulselbar To enhance financial inclusion, Bank Sulselbar is expanding
memperluas akses layanan keuangan ke daerah terpencil access to financial services in remote areas through several
melalui berbagai inisiatif: initiatives:
1. Layanan Agen Laku Pandai (Agangku) memungkinkan 1. The Branchless Banking (Agangku) service allows
masyarakat di desa-desa untuk melakukan transaksi individuals in rural areas to perform banking transactions
perbankan tanpa harus datang ke cabang. without the need to visit a physical branch.
2. Peningkatan layanan mobile banking dan QRIS 2. Improved mobile banking and QRIS services facilitate
mendukung transformasi digital di sektor UMKM dan digital transformation in the local MSME and retail sectors.
ritel lokal.
BANK SULSELBAR
87
Sustainability Report 2024
Page 88
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
3. Edukasi keuangan bagi masyarakat perdesaan 3. Financial education initiatives for rural communities
meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menabung increase awareness of the importance of saving and
dan investasi untuk masa depan. investing for the future.
As a result, over 10,000 new accounts have been established
Hasilnya, lebih dari 10.000 rekening baru telah dibuka di in the 3T (Underdeveloped, Frontier, and Outermost) areas,
wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menandai demonstrating the effectiveness of Bank Sulselbar’s financial
keberhasilan strategi inklusi keuangan Bank Sulselbar. inclusion strategy.
Dampak pada Komunitas: Impact on Communities: Education,
Pendidikan, Kesehatan, dan Health, and Social Infrastructure
Infrastruktur Sosial
1. Bidang Pendidikan: Bank Sulselbar memberikan 1. Education Sector: Bank Sulselbar offers scholarships and
beasiswa dan pembangunan infrastruktur sekolah, invests in school infrastructure, ensuring that the younger
memastikan bahwa generasi muda mendapatkan akses generation has access to quality education.
pendidikan berkualitas. 2. Health Sector: The provision of free ambulances and health
2. Bidang Kesehatan: Penyediaan ambulans dan layanan services enhances access to medical care for underserved
kesehatan gratis membantu meningkatkan akses layanan populations.
medis bagi masyarakat kurang mampu. 3. Social Infrastructure Sector: The establishment of
3. Bidang Infrastruktur Sosial: Pembangunan sarana air clean water and solar power facilities in remote villages
bersih dan listrik tenaga surya di desa-desa terpencil significantly improves the quality of life for the community
meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara in a sustainable manner.
berkelanjutan.
Program Pemberdayaan Masyarakat
(GRI 203-2 | OJK F.23 | SASB FN-CB-240A.1)
Community Empowerment Program
Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan As a bank committed to social and economic sustainability, Bank
sosial dan ekonomi, Bank Sulselbar telah mengalokasikan Sulselbar has allocated CSR funds of IDR 14.66 billion for various
dana CSR sebesar Rp14,66 miliar untuk berbagai program community empowerment programs in 2024. This initiative
pemberdayaan masyarakat di tahun 2024. Program ini spans several strategic sectors, including social assistance,
mencakup berbagai sektor strategis, termasuk bantuan public infrastructure, health, education, sports, environmental
sosial, infrastruktur publik, kesehatan, pendidikan, olahraga, conservation, and MSME development.
pelestarian lingkungan, dan pengembangan UMKM.
1. Bantuan Sosial dan Penanggulangan Bencana (Rp6,89 1. Social Assistance and Disaster Management (Rp6.89
Miliar) Billion)
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang As a form of concern for communities affected by disasters,
terdampak bencana, Bank Sulselbar menyalurkan Bank Sulselbar distributes logistical assistance, rehabilitation
bantuan logistik, pendanaan rehabilitasi, serta program funding, and post-disaster recovery programs as follows:
pemulihan pasca-bencana sebagai berikut :
1. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Kebakaran 1. CSR Fund Donation for Fire Victims in Lewaja Village,
Kel. Lewaja Kec. Enrekang Kab. Enrekang yang Enrekang District, Enrekang Regency, which is considered
dinilai relevan menjadi program CSR dalam upaya relevant as a CSR program in an effort to ease the
BANK SULSELBAR
88
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
meringankan beban korban kebakaran baik kerguian burden of fire victims, both in terms of material and
materil dan psikologi / traumatik yang dialami korban psychological/traumatic losses experienced by victims.
2. Bantuan Dana CSR Pengembangan Penanaman 2. CSR Fund Donation for Banana Planting Development
Pisang di Wilayah Kabupaten / Kota Provinsi in the Regency / City Area of South Sulawesi Province
Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kesejahteraan to improve the welfare of Farmers / communities /
Petani / masyarakat / stakeholder yang terkait dengan stakeholders related to Banana Planting cultivation
budidaya Penanaman Pisang yang memiliki nilai which has economic value and to make the priority
ekonomis serta mensukseskan program prioritas program of the South Sulawesi Government a success
Pemerintah Sulawesi Selatan untuk menangani to deal with stunting and malnutrition problems, reduce
masalah stunting dan gizi buruk, menurunkan value extreme poverty and food security and sovereignty /
kemiskinan ekstrim dan ketahanan serta kedaulatan control inflation in the community Batch 2
pangan / pengendalian inflasi di masyarakat Batch 2
3. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir untuk 3. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims to help
membantu dan meringankan korban yang terdampak and alleviate the burden on victims affected by handling
dalam penanganan dan pemenuhan kebutuhan and fulfilling clothing and food needs.
sandang dan pangan
4. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Tanah Longsor 4. CSR Fund Donation for Landslide and Flood Victims in
dan banjir Kab. Tana Toraja yang menimbulkan Tana Toraja Regency which caused fatalities and material
korban jiwa dan kerugian materil yang dinilai perlu losses is considered necessary to become a CSR program
menjadi program CSR dalam upaya meringankan in an effort to ease the burden of natural disaster victims
beban korban bencana alam dan mengantisipasi and anticipate faster handling of victims.
penanganan korban yang lebih cepat
5. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir untuk 5. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims to help
membantu dan meringankan korban yang terdampak and alleviate the burden on victims affected by handling
dalam penanganan dan pemenuhan kebutuhan and fulfilling clothing and food needs.
sandang dan pangan
6. Bantuan Dana CSR paket Sembako kepada 6. CSR Fund Donation for Basic Food Packages to the
masyarakat kurang mampu dalam rangka menyambut Underprivileged Community in order to welcome Eid
Hari Raya Idul Fitri 1445 H Kabupaten Mamuju al-Fitr 1445 H in North Mamuju Regency, which is
Utara yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk considered necessary to become a CSR program to reduce
mengurangi beban masyarakat kurang mampu dalam the burden on the underprivileged community in meeting
pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari sehingga their daily food needs, thereby reducing stunting in the
menurunkan stunting pada masyarakat dan dalam community and in order to celebrate Eid al-Fitr 1445 H
rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1445 H bagi for the Muslim community.
masyarakat beragama islam 7. CSR Fund Donation for Handling Stunting Provision
7. Bantuan Bantuan Dana CSR Penanganan Stunting of 100 (one hundred) Basic Food Packages at a price
Pemberian Paket Sembako sebanyak 100 (seratus) of Rp265,000/package Jeneponto Regency which
dengan harga Rp265.000,/ paket Kab. Jeneponto is considered necessary to become a CSR program
yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk to overcome malnutrition and stunting for children
mengatasi gizi buruk dan stunting bagi anak dan ibu and pregnant women, especially in underprivileged
hamil terutama pada masyarakat kurang mampu communities
8. Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah 8. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Selatan Regency / City Area of South Sulawesi Province which
yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk is considered relevant to become a CSR program for the
pengentasan kemiskinan ekstrim, penanganan eradication of extreme poverty, handling stunting and
stunting dan gizi buruk, serta ketahanan dan malnutrition, as well as food security and sovereignty and
kedaulatan pangan serta pemerataan kesejahteraan equal distribution of community welfare and can reduce
masyarakat serta dapat mengurangi laju erosi tanah the rate of soil erosion and improve air quality which aims
dan meningkatkan kualitas udara yang bertujuan to reduce carbon emissions that are currently occurring
BANK SULSELBAR
89
Sustainability Report 2024
Page 90
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
mengurangi emisi karbon yang terjadi pada saat with the impact of extreme temperature increases and
sekarang dengan dampak penaikan suhu secara drought.
ekstrim dan kekeringan 9. CSR Fund Donation for Landslide Victims in Palangka,
9. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Tanah Longsor Manggau Subdistrict, Makale District and Lembang
di Palangka Kel. Manggau Kec. Makale dan Lembang Randan Batu, South Makale District, Tana Toraja
Randan Batu Kec. Makale Selatan Kab. Tana Toraja Regency, which caused fatalities and material losses,
yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materil which are considered necessary to become a CSR program
yang dinilai perlu menjadi program CSR dalam upaya in an effort to ease the burden of natural disaster victims
meringankan beban korban bencana alam dan and anticipate faster handling of victims.
mengantisipasi penanganan korban yang lebih cepat
10. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Desa 10. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims in Batu
batu Lappa, Desa Bababinanga, dan Kel. Kassa Kab. Lappa Village, Bababinanga Village, and Kassa Sub-
Pinrang yang dinilai menjadi program CSR dalam district, Pinrang Regency, which is considered a CSR
rangka upaya mengantisipasi penanganan dan program in an effort to anticipate handling and reduce
mengurangi beban korban bencana alam banjir the burden on victims of natural disasters such as floods.
11. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir 11. CSR Fund Donation for Victims of Natural Disasters of
Bandang dan Tanah Longsor di Kab. Enrekang yang Flash Floods and Landslides in Enrekang Regency which
dinilai perlu menjadi program CSR dalam rangka is considered necessary to become a CSR program in
upaya mengantisipasi penanganan dan mengurangi order to anticipate handling and reduce the burden on
beban korban bencana alam banjir victims of natural disasters of flooding.
12. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Bandang 12. CSR Fund Donation for Flash Flood Disaster Victims in
Kab. Luwu berupa pemberian sembako untuk Luwu Regency in the form of providing basic necessities
kebutuhan para korban bencana yang dinilai relevan for the needs of disaster victims which is considered
menjadi program CSR untuk meringankan beban relevant to become a CSR program to ease the material
materiil masyarakat yang terkena musibah dan burden of the community affected by the disaster and
pelayanan respon cepat tanggap bencana rapid disaster response services.
13. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Bandang 13. CSR Fund Donation for Flash Flood Victims in Luwu
Kab. Luwu berupa pemberian sembako dan santunan Regency in the form of providing basic necessities and
bagi masyarakat yang meninggal dunia dinilai relevan compensation for people who died is considered relevant
menjadi program CSR untuk meringankan beban as a CSR program to ease the material burden of people
materiil masyarakat yang terkena musibah dan affected by the disaster and provide rapid disaster
pelayanan respon cepat tanggap bencana response services.
14. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 14. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kab. Sidrap yang dinilai menjadi in Several Areas of Sidrap Regency, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi to be a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
15. Bantuan Dana CSR pemberian Rumah bagi 15. CSR Fund Donation in the form of providing houses for
masyarakat kaum dhuafa rangka program Ramadhan the poor in the framework of the 2024 DPD REI South
Rumah Impan Tahun 2024 DPD REI Sulawesi Selatan Sulawesi Dream Home Ramadan program
16. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil 16. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
Hilux Double Cabin Badan Penanggulangan Bencana Hilux Double Cabin Car for the Palopo City Regional
Daerah Kota Palopo yang relevan dengan program Disaster Management Agency which is relevant to the
CSR PT. Bank Sulselbar dalam mewujudkan pelayanan CSR program of PT. Bank Sulselbar in realizing fast and
yang cepat dan maksimal pada korban becana atau maximum service to disaster victims or people who need
masyarakat yang membutuhkan bantuan help.
17. Bantuan Dana CSR Pengadaan Karoseri Mobil Hilux 17. CSR Fund Donation for Procurement of Hilux Double
Double Cabin Badan Penanggulangan Bencana Cabin Car Bodies for the Palopo City Regional Disaster
Daerah Kota Palopo yang relevan dengan program Management Agency which is relevant to the CSR
BANK SULSELBAR
90
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
CSR PT. Bank Sulselbar dalam mewujudkan pelayanan program of PT. Bank Sulselbar in realizing fast and
yang cepat dan maksimal pada korban becana atau maximum service to disaster victims or people who need
masyarakat yang membutuhkan bantuan help
18. Bantuan Dana CSR Pembelian bahan bakar alat berat 18. CSR Fund Donation for the purchase of heavy equipment
untuk membersihkan lahan pasca bencana banjir fuel to clean up land after the flood disaster in Luwu
di Kab. Luwu untuk memulihkan kembali tempat Regency to restore residential areas for people affected
pemukiman masyarakat yang terdampak bencana by the disaster aims to reduce the burden on disaster
bertujuan mengurangi beban korban bencana victims.
19. Bantuan Dana CSR Kegiatan Penghijauan dan Bakti 19. CSR Fund Donation for Greening Activities and Social
Sosial pemberdayaan anak jalanan oleh Gerakan Services for the empowerment of street children by
Pemuda dan Mahasiswa Indonesia di Kabupaten the Indonesian Youth and Student Movement in Gowa
Gowa yang dinilai relevan menjadi program CSR Regency which is considered relevant to be a CSR program
dalam mewujudkan ekosistem lingkungan hidup in realizing a protected environmental ecosystem with
yang terjaga dengan tujuan mencegah bencana alam the aim of preventing natural disasters from occurring.
terjadi. selain itu memberikan sarana pendidikan In addition, it provides educational facilities for street
bagi anak jalanan yang putus sekolah dengan tujuan children who have dropped out of school with the aim
menciptakan generasi muda yang berprestasi dan of creating a young generation that is accomplished and
berpendidikan educated.
20. Bantuan Dana CSR Bakti Sosial yang dilaksanakn 20. CSR Fund Donation for Social Services carried out by the
Polres Bone bekerjasama dengan Bank Sulselbar Bone Police in collaboration with Bank Sulselbar to help
untuk membantu meringankan kebutuhan pangan alleviate the food and clothing needs of the poor
dan sandang fakir miskin
21. Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah 21. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Barat yang dinilai Regency / City Area of West Sulawesi Province which is
relevan menjadi program CSR untuk pengentasan considered relevant to become a CSR program for the
kemiskinan ekstrim, penanganan stunting dan gizi eradication of extreme poverty, handling stunting and
buruk, serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta malnutrition, as well as food security and sovereignty and
pemerataan kesejahteraan masyarakat serta dapat equal distribution of community welfare and can reduce
mengurangi laju erosi tanah dan meningkatkan the rate of soil erosion and improve air quality which aims
kualitas udara yang bertujuan mengurangi emisi to reduce carbon emissions that are currently occurring
karbon yang terjadi pada saat sekarang dengan with the impact of extreme temperature increases and
dampak penaikan suhu secara ekstrim dan kekeringan drought.
22. Bantuan Dana CSR Khitanan Massal Bagi Warga 22. CSR Fund Donation for Mass Circumcision for
Tidak Mampu di wilayah Kota Makassar yang dinilai Underprivileged Residents in the Makassar City area,
relevan menjadi program CSR untuk meringankan which is considered relevant as a CSR program to ease the
beban masyarakat yang kurang mampu dalam burden on underprivileged communities in implementing
melaksanakan salah satu syariat islam one of the Islamic laws.
23. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Kebakaran di 23. CSR Fund Donation for Fire Disaster Victims in Loka
Kel. Loka Kec. Ujung Bulu Kab. Bulukumba yang Village, Ujung Bulu District, Bulukumba Regency, which
dinilai perlu menjadi Program CSR untuk membantu is considered necessary to become a CSR Program to help
dan mengurangi beban materi dan material korban and reduce the material and material burden of disaster
bencana victims
24. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda dua 24. CSR Assistance for Procurement of 1 (one) Operational
Operasional (Motor Trail) sebanyak 1 (satu) unit Two-Wheeled Vehicle (Trail Motor) along with a
beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk bodywork which will be used to provide maximum service
mewujudkan pelayanan yang lebih maksimal kepada to the community in social assistance and fast handling
masyarakat pada bantuan sosial serta penanangan for people experiencing disasters.
yang cepat bagi masyarakat yang mengalami bencana
25. Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah 25. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Barat yang dinilai Regency / City Area of West Sulawesi Province which is
BANK SULSELBAR
91
Sustainability Report 2024
Page 92
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
relevan menjadi program CSR untuk pengentasan considered relevant to become a CSR program for the
kemiskinan ekstrim, penanganan stunting dan gizi eradication of extreme poverty, handling stunting and
buruk, serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta malnutrition, as well as food security and sovereignty and
pemerataan kesejahteraan masyarakat serta dapat equal distribution of community welfare and can reduce
mengurangi laju erosi tanah dan meningkatkan kualitas the rate of soil erosion and improve air quality which aims
udara yang bertujuan mengurangi emisi karbon yang to reduce carbon emissions that are currently occurring
terjadi pada saat sekarang dengan dampak penaikan with the impact of extreme temperature increases and
suhu secara ekstrim dan kekeringan Tahap II drought Phase II
26. Bantuan CSR Pengadaan Karoseri Kendaraan Roda 26. CSR Assistance for Procurement of Operational Two-
dua Operasional (Motor Trail) sebanyak 1 (satu) Wheeled Vehicle Bodies (Trail Motorbikes) of 1 (one)
unit yang akan dipergunakan untuk mewujudkan unit which will be used to provide maximum service to
pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat the community in social assistance and fast handling for
pada bantuan sosial serta penanangan yang cepat people experiencing disasters.
bagi masyarakat yang mengalami bencana 27. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
27. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di in Several Areas of Soppeng Regency, which is considered
Beberapa Wilayah Kab. Soppeng yang dinilai menjadi a CSR program in the context of anticipating rapid
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi response handling and reducing the burden on flood
penanganan respon cepat dan mengurangi beban natural disaster victims.
korban bencana alam banjir
28. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 28. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kab. Maros yang dinilai menjadi in Several Areas of Maros Regency, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi to be a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
29. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 29. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kab. Sidrap yang dinilai menjadi in Several Areas of Sidrap Regency, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi to be a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
30. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 30. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kab. Barru yang dinilai menjadi in Several Areas of Barru Regency, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi to be a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
31. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 31. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kab. Pangkep yang dinilai menjadi in Several Areas of Pangkep Regency, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
32. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di 32. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
Beberapa Wilayah Kota Parepare yang dinilai menjadi in Several Areas of Parepare City, which is considered
program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi to be a CSR program in the context of anticipating rapid
penanganan respon cepat dan mengurangi beban response handling and reducing the burden on flood
korban bencana alam banjir natural disaster victims.
33. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir 33. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
di Beberapa Wilayah Kota Makassar yang dinilai in Several Areas of Makassar City, which is considered
menjadi program CSR dalam rangka upaya to be a CSR program in the context of anticipating rapid
mengantisipasi penanganan respon cepat dan response handling and reducing the burden on flood
mengurangi beban korban bencana alam banjir natural disaster victims.
BANK SULSELBAR
92
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
2. Pembangunan Sarana dan Prasarana Publik (Rp5,36 2. Development of Public Facilities and Infrastructure (Rp.
Miliar) 5.36 Billion)
Program pembangunan infrastruktur publik menjadi The public infrastructure development program is a priority
prioritas Bank Sulselbar untuk meningkatkan kualitas for Bank Sulselbar to improve the quality of life and
hidup dan konektivitas masyarakat yaitu : community connectivity, namely:
1. Bantuan Dana CSR Pembangunan Renovasi Masjid 1. CSR Fund Donation for the Construction of the Renovation
Amin Borongunti Desa Tangkebajeng Kec. Bajeng of the Amin Borongunti Mosque, Tangkebajeng Village,
Kab. Gowa yang dinilai perlu menjadi program Bajeng District, Gowa Regency, which is considered
CSR untuk mewujudkan kenyamanan sarana dan necessary to become a CSR program to realize the comfort
prasarana ibadah dalam peningkatan kualitas dalam of worship facilities and infrastructure in improving the
melaksanakan ibadah berjama’ah quality of carrying out congregational worship.
2. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Nurul 2. CSR Fund Donation for Procurement of Nurul Ikhlas
Ikhlas BTN Kodam III Katimbang Kel. Katimbang Mosque Facilities BTN Kodam III Katimbang Village.
Kec. Biringkanaya Kota Makassar yang dinilai perlu Katimbang District. Biringkanaya City of Makassar which
menjadi Program CSR mewujudkan fasilitas sarana is considered necessary to become a CSR Program to
prasarnana pelaksanaan ibadah agama islam yang realize better facilities and infrastructure for implementing
lebih baik untuk melaksanakan ibadah berjamaah Islamic religious worship to carry out congregational
dan kegiatan keagamaan lain umat muslim worship and other religious activities of Muslims.
3. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Al 3. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities for the
Fadhil Kab. Pangkep yang dinilai relevan menjadi Al Fadhil Mosque, Pangkep Regency, which is considered
program CSR untuk mewujudkan fasilitas yang layak relevant as a CSR program to create decent facilities for
dalam pelaksanaan ibadah yang lebih baik untuk better worship for the community.
masyarakat
4. Bantuan Dana CSR Renovasi Kubah Masjid Jamiul 4. CSR Fund Donation for the Renovation of the Dome of
Ulum Desa Sailong Kec. Duo Boccoe Kab. Bone the Jamiul Ulum Mosque in Sailong Village, Duo Boccoe
yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk District, Bone Regency, which is considered relevant to
mewujudkan sarana prasrana ibadah yang layak dan become a CSR program to realize decent and good worship
baik sehingga menicptakan kenyamanan bagi jemaah facilities and infrastructure so as to create comfort for the
melaksanakan shalat berjamaah congregation to perform congregational prayers.
5. Bantuan Dana CSR Pembangunan Mesjid Baitul 5. CSR Fund Donation for the Construction of Baitul
Rahman ORT 1 ORW 3 Kel. Tamalanrea Kec. Rahman Mosque ORT 1 ORW 3 Tamalanrea Subdistrict,
Tamalanrea Kota Makassar yang dinilai relevan Tamalanrea District, Makassar City, which is considered
menjadi program CSR untuk mewujudkan fasilitas relevant to be a CSR program to create good and
kelayakan beribadah yang baik dan nyaman sehingga comfortable worship facilities so that the community is
masyarakat lebih khusyuk dalam pelaksanaan ibadah more solemn in carrying out congregational worship.
berjamaah 6. CSR Fund Donation for the Construction of Miftahul
6. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Miftahul Khair Hartaco Indah Mosque in Parang Tambung
Khair Hartaco Indah Kel. Parang Tambung Kec. Subdistrict, Tamalate District, Makassar City, which
Tamalate Kota Makassar yang dinilai perlu menjadi is considered necessary to become a CSR program to
program CSR untuk mewujudkan sarana prasrana realize decent and comfortable worship facilities and
ibadah yang layak dan nyaman dalam rangka infrastructure in order to welcome the Holy Month of
menyambut bulan Suci Ramadhan Ramadan.
7. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rehabilitasi 7. CSR Fund Donation for the Rehabilitation of the Al
Masjid Al Hikmah Perumahan Pesona Barombong Hikmah Mosque in the Pesona Barombong Indah Housing
Indah Kota Makassar yang dinilai relevan menjadi Complex in Makassar City, which is considered relevant
program CSR untuk mewujudkan sarana prasarana as a CSR program to create better and more suitable
ibadah shalat berjamaah yang lebih baik dan layak facilities and infrastructure for congregational prayer as
serta tempat kegiatan agama islam lainnya well as other places for Islamic religious activities.
BANK SULSELBAR
93
Sustainability Report 2024
Page 94
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
8. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nur Insan 8. CSR Fund Donation for the Construction of Nur Insan
Kamil Kel. Tamamaung Kec. Panakukkang Kota Kamil Mosque, Tamamaung Subdistrict, Panakukkang
Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR District, Makassar City, which is considered relevant as a
untuk mewujudkan fasilitas yang nyaman dan layak CSR program to create comfortable and decent facilities
dalam pelaksanaan Shalat Berjamaah dan tempat for the implementation of Congregational Prayers and
kegiataan keagamaan islam lainnya other Islamic religious activities.
9. Bantuan Dana CSR Pekerjaan pelengkap landscape 9. CSR Fund Donation Complementary work on the
Masjid Kubah 99 Asmaul Husna kawasan CPI Kota landscape of the 99 Asmaul Husna Dome Mosque in the
Makassar untuk mewujudkan sarana dan lingkungan CPI area of Makassar City to create clean facilities and
yang bersih pada tempat beribadah umat muslin. environments for Muslim places of worship. Retention
Retensi (5%) (5%)
10. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid 10. CSR Fund Donation for the Construction of the
Darussalam Komp. Yayasan Perumahan Pegawai Darussalam Mosque, Housing Foundation Complex,
Kantor Gubernur ORW X Kel. Kassi-Kassi Kec. Governor's Office, ORW X, Kassi-Kassi Subdistrict,
Rappocini Kota Makassar yang dinilai perlu menjadi Rappocini District, Makassar City, which is considered
program CSR untuk meningkatkan kenyamanan necessary to become a CSR program to improve the
fasilitas sarana prasarana dalam melaksanakan comfort of facilities and infrastructure in carrying out
ibadah berjamaah serta menjadi tempat berkumpul congregational worship and to become a gathering place
nya warga dalam melaksanakan kegiatan islamia for residents in carrying out Islamic activities.
11. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga 11. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
(Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) unit Vehicles (Garbage Motor Vehicles) as many as 2 (two)
beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk units along with the bodywork that will be used for waste
penanganan sampah wilayah Kabupaten Maros. management in the Maros Regency area. This provision
Pemberian ini dinilai perlu menjadi program CSR is considered necessary as a CSR program to improve
untuk meningkatkan fasilitas sarana kebersihan environmental sanitation facilities to be cleaner and
lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat. healthier.
12. Bantuan Dana CSR Pengadaan 5 (lima) unit 12. CSR Fund Donation for Procurement of 5 (five) Waste
Bank Kontainer Sampah Pemerintah Kabupaten Container Bank Units for the Enrekang Regency
Enrekang dalam rangka memaksimalkan pelayanan Government in order to maximize waste management
pengelolaan sampah yang bertujuan untuk services aimed at creating a clean and healthy environment.
mewujudkan lingkungan bersih dan sehat 13. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure from the
13. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan Dinas Takalar Regency Environmental and Land Agency in
Lingkungan Hidup & Pertanahan Kab. Takalar sesuai accordance with the Takalar Regent's Letter in the form
Surat Bupati Takalar berupa pengadaan Motor of procurement of 2 (two) units of Garbage Motorbikes
Sampah 2 (dua) unit beserta karoseri yang dinilai along with bodywork which is considered relevant to
relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan become a CSR program to create a clean and healthy
lingkungan yang bersih dan sehat di masyarakat environment in the community.
14. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana & Prasarana 14. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities &
Ruymah Tahfidz An-Nur Jeneponto yang dinilai perlu Infrastructure for Ruymah Tahfidz An-Nur Jeneponto
menjadi program CSR untuk mewujudkan fasilitas which is considered necessary to become a CSR program
yang layak dan nyaman kepada para santri dan guru to create decent and comfortable facilities for students
dalam melaksanakan pendidikan keagamaan dan and teachers in carrying out religious education and
tahifdz Qur’an memorizing the Qur'an.
15. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Berupa 15. CSR Fund Donation for Procurement of Mosque
Ac Standing dengan pemberian bantuan nilai pagu Facilities in the Form of Standing AC with the provision
sebesar Rp25.000.000,- sebanyak 2 (dua) unit yang of assistance with a ceiling value of IDR 25,000,000,- for
dinilai menjadi program CSR untuk meningkatkan 2 (two) units which is considered to be a CSR program to
fasilitas kenyamanan sarana tempat beribadah dalam improve the comfort of facilities for places of worship in
pelaksanaan shalat berjamaah bagi umat muslim carrying out congregational prayers for Muslims.
BANK SULSELBAR
94
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
16. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Zayyidin 16. CSR Fund Donation for the Construction of the Zayyidin
An-Nur Desa Sibanawa, Kec. Summarorong, Kab. An-Nur Mosque in Sibanawa Village, Summarorong
Mamasa yang dinilai relevan menjadi program CSR District, Mamasa Regency, which is considered relevant
untuk mewujudkan fasilitas yang layak dan nyaman as a CSR program to create decent and comfortable
dalam pelaksanaan ibadah berjamaah dan kegiatan facilities for congregational worship and other
masyarakat lainnya community activities.
17. Bantuan Dana CSR Pengadaan Tempat Sampah 17. CSR Fund Donation for Procurement of 100 (one
Terpilah (Sampah Basah dan Kering) sebanyak 100 hundred) pairs of Separated Trash Bins (Wet and Dry
(seratus) pasang dengan nilai pagu bantuan sebesar Waste) with a ceiling value of Rp. 200,000,-/pair at the
Rp200.000,-/ pasang pada Dinas Lingkungan Hidup Environmental Service of Polewali Mandar Regency
Kab. Polewali Mandar yang diniali menjadi program which is considered a CSR program to improve the quality
CSR untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup of a clean and healthy living environment.
yang bersih dan sehat
18. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Asy- 18. CSR Fund Donation for the Construction of the Asy-
Syakur Rindini Kec. Panakkukang Kota Makassar Syakur Rindini Mosque in Panakkukang District,
yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk Makassar City, which is considered necessary to become
mewujudkan tempat ibadah yang layak dan baik a CSR program to create a decent and good place of
dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan kegiatan worship for carrying out congregational prayers and
keagamaan islam lainnya other Islamic religious activities.
19. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Assalam 19. CSR Fund Donation for the Construction of the Assalam
Kompleks Perum. Rindu Alam Kel. Benteng Kota Mosque in the Rindu Alam Housing Complex, Benteng
Palopo yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk Subdistrict, Palopo City, which is considered necessary
meningkatkan kenyamanan fasilitas sarana prasarana to become a CSR program to improve the comfort of
dalam melaksanakan ibadah dan sebagai wadah facilities and infrastructure in carrying out worship and
masyarakat untuk berkumpl untuk pelaksanaan as a place for the community to gather for carrying out
kegiatan keagamaan religious activities.
20. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan Dinas 20. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure from
Lingkungan Hidup & Pertanahan Kab. Takalar sesuai the Takalar Regency Environmental and Land Agency
Surat Bupati Takalar berupa pengadaan Kontainer according to the Takalar Regent's Letter in the form of
Sampah sebanyak 1 (satu) unit yang dinilai relevan procurement of 1 (one) unit of Waste Container which is
menjadi program CSR untuk mewujudkan lingkungan considered relevant to become a CSR program to create a
yang bersih dan sehat di masyarakat clean and healthy environment in the community.
21. Bantuan Dana CSR Pengadaan Bak Kontainer 21. CSR Fund Donation for the Procurement of 2 (two) Waste
Sampah sebanyak 2 (dua) unit di lingkup Dinas Containers within the scope of the Water Resources,
Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Public Works and Spatial Planning Service of the South
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dinilai Sulawesi Provincial Government, which is considered
perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan necessary to become a CSR program to create a clean and
lingkungan bersih dan sehat serta mengurangi polusi healthy environment and reduce waste pollution that can
sampah yang dapat merusaki kesehatan lingkungan damage environmental health.
22. Bantuan Dana CSR Pembangunan 3 (tiga) Masjid 22. CSR Fund Donation for the Construction of 3 (three)
di Daerah Kabupaten Pangkep yang dinilai relevan Mosques in Pangkep Regency which is considered relevant
menjadi program CSR sebesar Rp5.000.000,- (lima to become a CSR program amounting to IDR 5,000,000
juta rupiah) / tiap-tiap Masjid untuk mewujudkan (five million rupiah) / each Mosque to create facilities
sarana & prasarana tempat ibadah yang lebih layak & infrastructure for places of worship that are more
dan nyaman dalam pelaksanaan shalat berjamaah suitable and comfortable for carrying out congregational
dan kegiatan kegamaan islam lainnya prayers and other Islamic religious activities.
23. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Istiqamah 23. CSR Fund Donation for the Construction of the
Kec. Mungkajang Kota Palopo yang dinilai perlu Istiqamah Mosque in Mungkajang District, Palopo City,
menjadi program CSR untuk meningkatkan dan which is considered necessary to become a CSR program
BANK SULSELBAR
95
Sustainability Report 2024
Page 96
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
mewujudkan fasilitas sarana prasarana yang lebih to improve and realize better infrastructure facilities in
baik dalam melaksanakan ibadah carrying out worship.
24. Bantuan Dana CSR Renovasi Masjid Al-Falah Kel. 24. CSR Fund Donation for the Renovation of Al-Falah
Bonto Makkio Kec. Rappocini Kota Makassar Mosque, Bonto Makkio Subdistrict, Rappocini District,
yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk Makassar City, which is considered necessary to become
mewujudkan rumah ibadah yang layak dan nyaman a CSR program to create a decent and comfortable
untuk masyarakat muslim dalam melaksanakan place of worship for the Muslim community in carrying
shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan islam out congregational prayers and other Islamic religious
lainnya activities.
25. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga 25. CSR Fund Donation for Procurement of Three-Wheeled
(Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) Unit pada Dinas Vehicles (Garbage Motorbikes) of 2 (two) Units at the
Lingkungan Hidup Kab. Polewali Mandar yang diniali Environmental Service of Polewali Mandar Regency
menjadi program CSR untuk meningkatkan kualitas which is considered a CSR program to improve the quality
lingkungan hidup yang bersih dan sehat of a clean and healthy living environment.
26. Bantuan Dana CSR Pembangunan skat dinding 26. CSR Fund Donation for the construction of the
Masjid Baiturrahim Pondok Lestari ORW 2 Kel. Baiturrahim Pondok Lestari ORW 2 Mosque wall
Bontoduri Kec. Tamalate Kota Makassar yang dinilai partition, Bontoduri Subdistrict, Tamalate District,
perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan Makassar City, which is considered necessary to be a CSR
fasilitas yang layak dan nyaman dalam pelaksanaan program to create decent and comfortable facilities for
ibadah berjamaah congregational worship.
27. Bantuan Dana CSR Pembangunan Kanopi Masjid 27. CSR Fund Donation for the Construction of the Nur Intan
Nur Intan Komp. Griya Intan Lestari Kel. Berua Mosque Canopy in Griya Intan Lestari Complex, Berua
Kec. Biringkanaya Kota Makassar yang dinilai Subdistrict, Biringkanaya District, Makassar City, which
perlu menjadi program CSR untuk meningkatkan is considered necessary to be a CSR program to improve
kenyamanan fasilitas sarana prasarana dalam the comfort of facilities and infrastructure in carrying out
melaksanakan ibadah dan sebagai wadah masyarakat worship and as a place for the community to gather for
untuk berkumpul untuk pelaksanaan kegiatan religious activities.
keagamaan
28. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nurul 28. CSR Fund Donation for the Construction of Nurul Huda
Huda Kel. Batangkaluku Kec. Somba Opu Kab. Mosque, Batangkaluku Subdistrict, Somba Opu District,
Gowa yang dinilai perlu menjadi program CSR Gowa Regency, which is considered necessary to be a
untuk mewujudkan kenyamanan jamaah dalam CSR program to realize the comfort of the congregation
pelaksanaan ibadah berjamaah in carrying out congregational worship
29. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kendaraan Roda 29. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) Three-
Tiga (Motor Sampah) sebanyak 1 (satu) Unit pada Wheeled Vehicle (Garbage Motorbike) at Andi Djemma
Universitas Andi Djemma dalam rangka peningatkan University in order to improve waste management and
pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan environmental cleanliness at 3 (three) Andi Djemma
pada 3 (tiga) Kampus Universitas Andi Djemma yang University Campuses which is considered a CSR program
diniali menjadi program CSR untuk meningkatkan to improve the quality of a clean and healthy living
kualitas lingkungan hidup yang bersih dan sehat environment.
30. Bantuan Dana CSR Pengadaan 5 (lima) unit Motor 30. CSR Fund Donation for the Procurement of 5 (five)
Pengangkut Sampah Kabupaten Tana Toraja untuk Garbage Transport Motorbikes for Tana Toraja Regency
mewujudkan bantuan yang sigap dan cepat pada to provide responsive and fast assistance for waste
pelayanan persampahan di lingkup masayarakat services in the Tana Toraja Regency community and to
Kabupaten Tana Toraja serta meminimalisir isu minimize environmental issues regarding the high volume
lingkungan akan tingginya volume sampah yang of garbage piling up in the community environment.
menumpuk di lingkungan masyarakat
31. Bantuan Dana CSR Pengadaan Mesin Pemotong 31. CSR Fund Donation for the Procurement of 1 (one)
Rumput sebanyak 1 (satu) unit dan Peniup Daun Lawn Mower and 1 (one) Leaf Blower for the Center
dsebanyak 1 (satu) unit untuk Kawasan Center Point Point of Indonesia (CPI) Area in Makassar City, which is
BANK SULSELBAR
96
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
Of Indonesia (CPI) Kota Makassar yang dinilai perlu considered necessary to be a CSR program to be able to
menjadi program CSR untuk bisa memelihara dan maintain and safeguard the cleanliness of the public area
menjaga kebersihan lingkup area publik menjadi to make it cleaner and healthier.
lebih bersih dan sehat
32. Bantuan Dana CSR Pengadaan Motor Tiga Roda 32. CSR Fund Donation for Procurement of Three-Wheeled
(Motor Sampah) beserta karoseri Kab. Bone sebanyak Motorcycles (Garbage Motorcycles) along with 2 (two)
2 (dua) unit yang dinilai perlu menjadi program CSR Bone Regency bodywork units which are considered
untuk mewujudkan sarana dan prasarana publik necessary to become a CSR program to realize better
yang lebih baik dalam menjaga lingkungan yang lebih public facilities and infrastructure in maintaining a
bersih dan sehat di lingkup Kab. Bone cleaner and healthier environment in Bone Regency.
33. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Kurnia 33. CSR Fund Donation for the Construction of the
Islamuddin di Lingkungan Pallengoreng Dua Kurnia Islamuddin Mosque in the Pallengoreng Dua
Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kab. Environment, Biru Village, Tanete Riattang District, Bone
Bone untuk mewujudkan sarana dan prasrana Regency to create decent and good worship facilities and
ibadah yang layak dan baik untuk pelaksanaan shalat infrastructure for congregational prayers and to become
berjamaah dan menjadi ikon mesjid di Kab. Bone an icon of the mosque in Bone Regency.
34. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Al-Kautsar 34. CSR Fund Donation for the Construction of the Al-
Andi Paturungi Perum. Bontobiraeng Indah Kel. Kautsar Andi Paturungi Mosque, Bontobiraeng Indah
Barombong Kec. Tamalate Kota Makassar yang dinilai Complex, Barombong District, Tamalate District,
perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan Makassar City, which is considered necessary to become
fasilitas kenyamanan dalam melaksanakan ibadah a CSR program to realize comfortable facilities in carrying
berjamaah out congregational worship
35. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Baitul 35. CSR Fund Donation for the Construction of the Baitul
Amaliyah PU Kel. Masale Kec. Panakkukang Kota Amaliyah PU Mosque, Masale Subdistrict, Panakkukang
Makassar yang dinilai perlu menjadi program CSR District, Makassar City, which is considered necessary to
untuk meningkatkan dan mewujudkan sarana dan become a CSR program to improve and realize worship
prasarana ibadah sehingga pelaksanaan ibadah facilities and infrastructure so that the implementation
berjamaah menjadi kondusif dan nyaman of congregational worship becomes conducive and
36. Bantuan CSR Prasarana Persampahan berupa 2 (dua) comfortable.
unit Motor sampah (roda tiga) diu lingkup wilayah 36. CSR assistance for waste infrastructure in the form of
Kabupaten Jeneponto yang dinilai relevan menjadi 2 (two) garbage motorbikes (three wheels) within the
program CSR untuk mewujudkan lingkungan yang Jeneponto Regency area which is considered relevant as
bersih dan sehat di masyarakat a CSR program to create a clean and healthy environment
37. Bantuan Dana CSR Kekurangan Pengadaan Mesin in the community.
Pemotong Rumput sebanyak 2 (dua) unit dan Peniup 37. CSR Fund Donation for the Procurement Shortfall of
Daun dsebanyak 1 (satu) unit untuk Kawasan Center 2 (two) Lawn Mowers and 1 (one) Leaf Blower for the
Point Of Indonesia (CPI) Kota Makassar yang dinilai Center Point of Indonesia (CPI) Area in Makassar City,
perlu menjadi program CSR untuk bisa memelihara which is considered necessary to become a CSR program
dan menjaga kebersihan lingkup area publik menjadi to be able to maintain and safeguard the cleanliness of
lebih bersih dan sehat the public area to make it cleaner and healthier.
38. Bantuan CSR Prasarana Persampahan Dinas 38. CSR Assistance for Waste Infrastructure from the
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kab. Bulukumba Bulukumba Regency Environmental and Forestry
berupa 1 (satu) unit Motor sampah (roda tiga) Service in the form of 1 (one) unit of garbage motorbike
yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk (three wheels) which is considered relevant to be a CSR
mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di program to create a clean and healthy environment in the
masyarakat community.
39. Bantuan Dana CSR Pembuatan Taman Kota dan 39. CSR Fund Donation for the Construction of City Parks
Trotoar Jalan Kabupaten Luwu Timur dalam rangka and Sidewalks in East Luwu Regency in order to create
mewujudkan fasilitas publik yang layak dan nyaman decent and comfortable public facilities and provide safe
serta memberikan sarana yang aman bagi pejalan kaki facilities for pedestrians.
BANK SULSELBAR
97
Sustainability Report 2024
Page 98
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
40. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga 40. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
(Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 1 (satu) unit Vehicles (Garbage Motor Vehicles) of 1 (one) unit along
beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk with a bodywork that will be used for handling garbage
penanganan sampah wilayah terpencil dengan medan in remote areas with hilly terrain in Majene Regency.
yang berbukit di Kabupaten Majene. Pemberian This provision is considered necessary as a CSR program
ini dinilai perlu menjadi program CSR untuk to improve environmental sanitation facilities that are
meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan cleaner and healthier.
hidup yang lebih bersih dan sehat. 41. CSR Fund Donation for Floor Construction of Rahmatan
41. Bantuan Dana CSR Pengerjaan lantai Masjid Lil Alamin Grand Mosque, Selayar Regency in order to
Agung Rahmatan lil Alamin Kab. Selayar dalam realize public infrastructure for the community to carry
rangka mewujudkan sarana prasarana publik bagi out congregational worship more comfortably and better.
masyarakat untuk melaksanakan ibadah berjamaah
yang lebih nyaman dan baik
42. Bantuan Dana CSR Pengadaan fasilitas Masjid Ar- 42. CSR Fund Donation for the Procurement of Ar-Rahim
Rahim Perumahan Maros Regency yang dinilai Mosque Facilities at Maros Regency Housing, which
relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan is considered relevant as a CSR program to create
fasilitas yang nyaman dan layak dalam pelaksanaan comfortable and appropriate facilities for carrying
shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan islam out congregational prayers and other Islamic religious
lainnya activities.
43. Bantuan Dana CSR Pengadaan fasilitas Masjid Nurul 43. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities for Nurul
Muhajirin Kel. Kassi-kassi Komp. Panakkukang III Muhajirin Mosque, Kassi-Kasi Subdistrict, Panakkukang
Kota Makassar yang dinilai relevan menjadi program III Complex, Makassar City, which is considered relevant
CSR untuk mewujudkan fasilitas yang nyaman dan to become a CSR program to create comfortable and
layak dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan decent facilities for carrying out congregational prayers
sebagai tempat kegiataan kesilamian lainnya and as a place for other religious activities.
44. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil 44. CSR Fund Donation for the Procurement of 1 (one) unit
Pengangkat Sampah Pemerintah Kabupaten of Pasangkayu District Government Garbage Lifting Car
Pasangkayu yang dinilai relevan menjadi program which is considered relevant as a CSR program to realize
CSR untuk mewujudkan sarana prasarana publik public infrastructure to reduce the volume of garbage in
untuk mengurangi volume sampah di masyarakat yang the community which aims to create a clean and healthy
bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat environment.
45. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Masjid 45. CSR Fund Donation for the Construction of the Qathratul
Qathratul Khaer Makassar yang dinilai relevan dalam Khaer Mosque in Makassar, which is considered relevant
mewujudkan tempat ibadah yang layak dan nyaman in creating a decent and comfortable place of worship for
bagi jamah dalam melaksanakan shalat berjamaah the congregation in carrying out congregational prayers
serta kegiatan kegamaan islam lainnya and other Islamic religious activities.
46. Bantuan Dana CSR Pengadaan Karoseri 1 (satu) unit 46. CSR Fund Donation for the Procurement of Bodywork
Mobil Pengangkat Sampah Pemerintah Kabupaten for 1 (one) unit of Pasangkayu District Government
Pasangkayu yang dinilai relevan menjadi program Garbage Lifting Vehicle which is considered relevant as
CSR untuk mewujudkan sarana prasarana publik a CSR program to realize public infrastructure to reduce
untuk mengurangi volume sampah di masyarakat yang the volume of garbage in the community which aims to
bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat create a clean and healthy environment.
47. Bantuan Dana CSR Pembangunan Tugu Topoyo 47. CSR Fund Donation for the Construction of the Topoyo
Kab. Mamuju Tengah yang dinilai perlu menjadi Monument in Central Mamuju Regency, which is considered
program CSR untuk mewujudkan sarana ikon publik necessary to become a CSR program to realize a public icon
masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah facility for the people of Central Mamuju Regency.
48. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Dump 48. CSR Fund Donation Procurement of 1 (one) unit Dump Truck
Truk sampah beserta karoseri untuk mewujudkan garbage truck along with bodywork to realize maximum
pelayanan maksimal untuk menangani isu-isu service to handle community issues in overcoming the
BANK SULSELBAR
98
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
masyarakat dalam mengatasi volume persampahan. volume of garbage. In addition, in the North Toraja Regency
Selain itu, di daerah Kab. Toraja Utara dan area and its surroundings are the upstream areas of river
sekitarnya merupakah hulu daerah aliran sungai basins that are very important for handling garbage,
yang sangat penting untuk penanganan sampah, landslides, forest preservation and water sources in the
longsor, kelestarian hutan dan sumber-sumber mata North Toraja area so as not to pollute the environment and
air di wilayah Toraja Utara agar tidak mencemari the availability of water remains clean
lingkungan dan ketersediaan air tetap ada dan bersih
49. Bantuan Dana CSR pengadaan lampu jalan Kab. 49. CSR Fund Donation for the procurement of street lights in
Mamasa dalam rangka memberikan penerangan Mamasa Regency in order to provide lighting in strategic
pada zona strategis dan krusial yang dianggap perlu and crucial areas that are considered necessary to obtain
untuk mendapatkan penerangan listrik tenaga surya solar-powered electric lighting, which is believed to be a
yang diyakini bahwa teknologi LED sebagai solusinya technologyLED as a solution so that it can save energy
sehingga dapat menghemat energi yang disuplai dari supplied from battery charging by using solar panels.
pengisian baterai dengan penggunaan solar panel
50. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Baiturrahim 50. CSR Fund Donation for the Construction of Baiturrahim
Lingkungan Batubessi Kel. Sepe’e Kec. Barru Kab. Mosque in Batubessi Village, Sepe'e Subdistrict, Barru
Barru yang dinilai relevan menjadi program CSR District, Barru Regency, which is considered relevant to
dalam rangka mewujudkan sarana prasarana ibadah become a CSR program in order to realize comfortable
yang nyaman dan layak untuk pelaksanaan shalat and appropriate worship facilities and infrastructure for
berjamaah congregational prayers
51. Bantuan Dana CSR Pemeliharaan Taman Kota Ruang 51. CSR Fund Donation for the Maintenance of Green Open
Terbuka Hijau (RTH) Kab. Bulukumba yang dinilai Space (RTH) City Parks in Bulukumba Regency, which is
perlu menjadi Program CSR untuk mewujudkan considered necessary to become a CSR Program to realize
fasilitas sarana dan prasarana dalam yang layak dan decent and good facilities and infrastructure to improve
baik dalam untuk meningkatkan lingkup yang bersih the clean environment and healthy air.
dan udara yang sehat 52. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities
52. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana and Infrastructure for Inayatullah Mosque, Tidung
Masjid Inayatullah Kel. Tidung Kec. Rappocini Kota Subdistrict, Rappocini District, Makassar City, which is
Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR considered relevant to be a CSR program to create a good
untuk mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang and comfortable place for congregational worship and to
baik dan nyaman serta menjadi tempat berkumpul become a place for congregations to gather in carrying
jamaah dalam melakukan kegiatan islamian lainnya out other Islamic activities.
53. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid 53. CSR Fund Donation for the Construction of the Nuruzzaman
Nuruzzaman Kel. Mappala Kec. Rappocini Kota Mosque in Mappala Village, Rappocini District, Makassar
Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR City, which is considered relevant as a CSR program to
untuk mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang create a good and comfortable place for congregational
baik dan nyaman serta menjadi tempat berkumpul worship and to become a place for congregations to gather
jamaah dalam melakukan kegiatan islamian lainnya in carrying out other Islamic activities.
54. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga 54. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
(Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) unit Vehicles (Garbage Motor Vehicles) as many as 2 (two)
beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk units along with bodywork that will be used for handling
penanganan sampah wilayah terpencil dengan medan garbage in remote areas with hilly terrain in Majene
yang berbukit di Kabupaten Majene. Pemberian Regency. This provision is considered necessary as a CSR
ini dinilai perlu menjadi program CSR untuk program to improve environmental sanitation facilities
meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan that are cleaner and healthier.
hidup yang lebih bersih dan sehat.
55. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga 55. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
(Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (satu) unit Vehicles (Garbage Motor Vehicles) of 2 (one) units along
beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk with a bodywork that will be used for waste management
BANK SULSELBAR
99
Sustainability Report 2024
Page 100
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
penanganan sampah di wilayah Kab. Bantaeng in the Bantaeng Regency area which is considered
yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk necessary to become a CSR program to improve
meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan environmental sanitation facilities to be cleaner and
hidup yang lebih bersih dan sehat. healthier.
56. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Al-Ikhlas 56. CSR Fund Donation for the Construction of the Al-Ikhlas
Desa Lekopang Kec. Tanralili Kab. Maros yang dinilai Mosque in Lekopang Village, Tanralili District, Maros
perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan Regency, which is considered necessary to become a CSR
sarana prasarana pelaksanaan ibadah berjamah yang program to realize the infrastructure for carrying out
layak dan baik congregational worship that is decent and good
57. Bantuan Dana CSR Renovasi Masjid Raya Bukit 57. CSR Fund Donation for the Renovation of the Bukit
Baruga Makassar yang dinilai perlu menjadi Program Baruga Grand Mosque in Makassar, which is considered
CSR untuk mewujudkan fasilitas sarana dan prasarana necessary to become a CSR Program to realize the facilities
dalam melaksanaan ibadah yang lebih nyaman dan and infrastructure in carrying out worship that is more
khusuk saat shalat berjamaah serta menjadi tempat comfortable and solemn during congregational prayers and
berkumpul bermusyawarah masyarakat becomes a place for community gathering and deliberation.
58. Bantuan Dana CSR PPembangunan Masjid Asmaul 58. CSR Fund Donation for the Construction of the Asmaul
Husna Kel. Takkala Kec. Wara Selatan Kota Palopo Husna Mosque in Takkala Village, South Wara District,
yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk Palopo City, which is considered relevant as a CSR program
mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang baik dan to create a good and comfortable place for congregational
nyaman serta menjadi tempat berkumpul jamaah worship and to become a place for congregations to gather
dalam melakukan kegiatan islamia lainnya in carrying out other Islamic activities.
59. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Ma’Ulhayat 59. CSR Fund Donation for the Construction of the Ma'Ulhayat
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Mosque by the Makassar City Regional Drinking Water
Makassar yang dinilai perlu menjadi Program CSR Company (PDAM) which is considered necessary to become
untuk mewujudkan sarana prasarana pelaksanaan a CSR Program to create decent and comfortable facilities
ibadah yang layak dan nyaman di lingkup PDAM dan and infrastructure for carrying out worship within the scope
masyarakat sekitar of PDAM and the surrounding community.
60. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Ar Rahman 60. CSR Fund Donation for the Construction of Ar Rahman
Kel. Banta-Bantaeng Kec. Rappocini Kota Makassar Mosque in Banta-Bantaeng Subdistrict, Rappocini
yang dinilai relevan menjadi program CSR PT. District, Makassar City, which is considered relevant
Bank Sulselbar dalam mewujudkan tempat ibadah to become a CSR program of PT. Bank Sulselbar in
yang mampu menampung banyak jema’ah dalam realizing a place of worship that can accommodate many
melaksanakan ibadah serta terciptanya Ukhuwah worshipers in carrying out worship and the creation of
Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Islamic Brotherhood, Wathoniyah Brotherhood and
Basyariyah Basyariyah Brotherhood
61. Bantuan Dana CSR 3 (tiga) unit Motor Tiga Roda 61. CSR Fund Donation of 3 (three) Three-Wheeled
beserta Karoseri untuk Pasar tipe A yakni Pasar Motorcycles and Bodies for Type A Markets, namely
Pangkajene, Pasar Rappang, dan Pasar Tanru Tedong Pangkajene Market, Rappang Market, and Tanru Tedong
Kab. Sidrap diharapkan dapat mewujudkan sarana Market, Sidrap Regency, is expected to provide more
pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal optimal service facilities to the community in terms of
pada bantuan sosial dan kebersihan lingkungan social assistance and environmental cleanliness.
62. Bantuan Dana CSR Penataan Kawasan Kumuh 62. CSR Fund Donation for the Arrangement of Borkah
Borkah Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng Kab. Slum Area, Pallantikang Subdistrict, Bantaeng District,
Bantaeng dengan Pembuatan Ruang Terbuka Hijau Bantaeng Regency with the Creation of Green Open
dalam ranga mewujudkan Estetika Keindahan Kota Space in order to realize the Aesthetics of a Clean and
yang Bersih dan Sehat Healthy City
63. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan berupa 63. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure in the form
Motor Tiga Roda (Motor Sampah) Dinas Lingkungan of Three-Wheeled Motorcycles (Garbage Motorcycles)
Hidup Kab. Luwu sebanyak 3 (tiga) unit beserta from the Luwu Regency Environmental Service as
BANK SULSELBAR
100
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
karoseri yang dinilai relevan menjadi program CSR many as 3 (three) units along with bodywork which is
untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat considered relevant to become a CSR program to create
di masyarakat a clean and healthy environment in the community.
64. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana 64. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities and
Anjungan I Mangkawani Kab. Soppeng dan Taman Infrastructure for Mangkawani I Platform, Soppeng
Kalong Kab. Soppeng berupa alat olahraga dan alat Regency and Kalong Park, Soppeng Regency in the form of
bermain anak yang dinilai relevan menjadi program sports equipment and children's play equipment which are
csr dalam mewujudkan sarana prasarana publik yang considered relevant to become a CSR program in realizing
layak dan memadai untuk rutinitas kegiatan olahraga proper and adequate public facilities and infrastructure for
dan hiburan masyarakat routine sports activities and community entertainment.
65. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nurul 65. CSR Fund Donation for the Construction of the Nurul
Hidayah Pannara Kab. Jeneponto yang dinilai relevan Hidayah Pannara Mosque in Jeneponto Regency, which
menjadi program CSR dalam mewujudkan sarana is considered relevant as a CSR program in realizing
prasarana yang nyaman dan layak untuk pelaksanaan comfortable and appropriate infrastructure for carrying
ibadah berjamaah dan kegiatan keislaman lainnya out congregational worship and other Islamic activities.
66. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Raodhatul 66. CSR Fund Donation for the Construction of the Raodhatul
Jannah Bumi Permata Hijau Bosowa Makassar Jannah Bumi Permata Hijau Bosowa Makassar Mosque,
yang dinilair relevan menjadi program CSR dalam which is considered relevant as a CSR program in realizing
mewujudkan fasilitas sarana prasrana Masjid bagi mosque infrastructure facilities for worshippers who wish
jamaah yang ingin melaksanakan ibadah to perform worship.
67. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana 67. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities and
Masjid Al-Ikhlas Komplek Griya Fajar Mas Makassar Infrastructure for the Al-Ikhlas Mosque, Griya Fajar Mas
yang dinilai relevan menjadi program csr dalam Complex, Makassar, which is considered relevant as a
mewujudkan fasilitas pelaksanaan ibadah berjamaah CSR program in realizing more adequate and comfortable
yang lebih memadai dan nyaman facilities for congregational worship.
68. Bantuan Dana CSR 1 (satu) unit Motor Tiga Roda 68. CSR Fund Donation of 1 (one) Three-Wheeled Motorcycle
beserta Karoseri untuk Pasar tipe A yakni Pasar unit along with Bodywork for Type A Markets, namely
Pangkajene, Pasar Rappang, dan Pasar Tanru Tedong Pangkajene Market, Rappang Market, and Tanru Tedong
Kab. Sidrap diharapkan dapat mewujudkan sarana Market, Sidrap Regency, is expected to be able to realize
pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal more optimal service facilities for the community in terms
pada bantuan sosial dan kebersihan lingkungan of social assistance and environmental cleanliness.
69. Bantuan Dana CSR 1 (satu) unit Motor Tiga Roda 69. CSR Fund Donation for 1 (one) Three-Wheeled
beserta Karoseri untuk Lingkup Yayasan Wakaf UMI Motorcycle and Bodywork for the UMI Makassar
Makassar dan sekitarnya yang diharapkan dapat Endowment Foundation and surrounding areas, which is
mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat expected to create a clean and healthy environment.
70. Bantuan Dana CSR 2 (dua) unit Motor Tiga Roda 70. CSR Fund Donation for 2 (two) Three-Wheeled
beserta Karoseri untuk lingkup lembaga kebersihan Motorcycles and Bodies for the scope of the Wonomulyo
Kec. Wonomulyo Kab. Polman yang diharapkan District Cleaning Institution, Polman Regency, which is
dapat mewujudkan sarana pelayanan kepada expected to be able to create more optimal public service
masyarakat yang lebih optimal untuk mengatasi facilities to overcome waste problems in the community.
masalah persampahan di masyarakat
3. Program Kesehatan (Rp273,55 Juta) 3. Health Program (Rp. 273.55 Million)
Sebagai bentuk kontribusi terhadap kesehatan As a form of contribution to public health, Bank Sulselbar
masyarakat, Bank Sulselbar mengadakan berbagai holds various programs aimed at improving access to health
program yang bertujuan meningkatkan akses layanan services and public welfare such as:
kesehatan dan kesejahteraan masyarakat seperti :
BANK SULSELBAR
101
Sustainability Report 2024
Page 102
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
1. Bantuan Dana CSR Kegiatan Donor Darah 1. CSR Fund Donation for Routine Blood Donation Activities
Rutin Bank Sulselbar Cabang Jeneponto yang of Bank Sulselbar Jeneponto Branch which is carried out
dilaksanakan selama 4 (empat) kali dalam setahun 4 (four) times a year in the amount of IDR 7,500,000,- /
sebesar Rp7.500.000,- / triwulan dinilai perlu & quarter is considered necessary & is a priority of the CSR
menjadi prioritas program CSR dalam mendukung program in supporting the availability of blood stock in
ketersediaan stock darah di Jeneponto dan menjadi Jeneponto and becoming a forum for Bank employees
wadah bagi karyawan Bank dan masyrakat umum and the general public who make blood donation a
yang menjadikan donor darah sebagai salah satu gaya healthy lifestyle.
hidup sehat
2. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 2. The 58th Routine Blood Donation Operational
Sulselbar yang ke-58, dinilai perlu & menjadi prioritas Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock & is a priority of the CSR program in supporting the
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan availability of blood stock in Makassar and becoming a
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah forum for Bank employees who make blood donation a
satu gaya hidup sehat healthy lifestyle.
3. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 3. The 59th Routine Blood Donation Operational
Sulselbar yang ke-59, dinilai perlu & menjadi prioritas Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock & is a priority of the CSR program in supporting the
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan availability of blood stock in Makassar and becoming a
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah forum for Bank employees who make blood donation a
satu gaya hidup sehat healthy lifestyle.
4. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 4. The 60th Routine Blood Donation Operational
Sulselbar yang ke-60, dinilai perlu & menjadi prioritas Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock & is a priority of the CSR program in supporting the
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan availability of blood stock in Makassar and becoming a
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah forum for Bank employees who make blood donation a
satu gaya hidup sehat healthy lifestyle
5. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 5. The 60th Routine Blood Donation Operational
Sulselbar yang ke-60, dinilai perlu & menjadi prioritas Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock & is a priority of the CSR program in supporting the
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan availability of blood stock in Makassar and becoming a
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah forum for Bank employees who make blood donation a
satu gaya hidup sehat healthy lifestyle
6. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil 6. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
Ambulance Pemerintah Kabupaten Majene Majene Regency Government Ambulance Car in order to
dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan improve health services optimally, comprehensively and
secara maksimal, menyeluruh dan terpadu kepada integratedly to the community to create a healthy life.
masyarakat untuk menciptakan hidup sehat
7. Bantuan Dana CSR Pengadaan karoseri 1 (satu) unit 7. CSR Fund Donation for Procurement of Bodywork
Mobil Ambulance Pemerintah Kabupaten Majene for 1 (one) Ambulance Unit for the Majene Regency
dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan Government in order to improve health services optimally,
secara maksimal, menyeluruh dan terpadu kepada comprehensively and integratedly to the community to
masyarakat untuk menciptakan hidup sehat create a healthy life.
8. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 8. The 61st Routine Blood Donation Operational Assistance
Sulselbar yang ke-61, dinilai perlu & menjadi prioritas of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary & is a
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock priority of the CSR program in supporting the availability
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan of blood stock in Makassar and becoming a forum for
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah Bank employees who make blood donation a healthy
satu gaya hidup sehat lifestyle.
BANK SULSELBAR
102
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
9. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank 9. The 62nd Routine Blood Donation Operational
Sulselbar yang ke-62, dinilai perlu & menjadi prioritas Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
program CSR dalam mendukung ketersediaan stock & is a priority of the CSR program in supporting the
darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan availability of blood stock in Makassar and becoming a
Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah forum for Bank employees who make blood donation a
satu gaya hidup sehat healthy lifestyle.
10. Bantuan Dana CSR Kegiatan Bakti Sosial Sunatan 10. CSR Fund Donation for Mass Circumcision Social Service
Massal Komite Sekolah Madrasah Ibtidaiyyah Activities of the Madrasah Ibtidaiyyah Tahfidzul Qur'an
Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar yang Azhar Center Makassar School Committee, which was
dilakukan secara gratis kepad anak didik sekolah carried out free of charge to school children who were
yang dinilai relevan menjadi program csr dalam considered relevant as a CSR program in realizing health
mewujudkan kesehatan dan melaksanakan kewajiban and carrying out Muslim obligations to maintain the
muslim untuk menjaga kebersihan anggota tubuh cleanliness of body parts from impurities.
dari najis
4. Pelestarian Lingkungan Hidup (Rp199 Juta) 4. Environmental Conservation (Rp. 199 Million)
Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan, Bank As part of its environmental responsibility, Bank Sulselbar
Sulselbar menginisiasi program konservasi lingkungan initiated an environmental conservation and climate change
dan mitigasi perubahan iklim. Program ini meliputi : mitigation program. This program includes:
1. Bantuan Dana CSR Pengadaan Bibit Pohon Kab. 1. CSR Fund Donation for Procurement of Tree Seedlings
Pangkep sebanyak 100 (seratus) @Rp50.000,- / for Pangkep Regency as many as 100 (one hundred) @
bibit pohon kepada Dinas Lingkungan Hidup Kab. Rp50,000,- / tree seedling to the Environmental Service of
Pangkep yang dinilai relevan menjadi program CSR Pangkep Regency which is considered relevant to become
untuk meningkatkan kualitas udara yang bertujuan a CSR program to improve air quality which aims to reduce
mengurangi emisi karbon yang terjadi pada saat carbon emissions that are currently occurring with the impact
sekarang dengan dampak penaikan suhu secara of extreme temperature increases and prolonged drought.
ekstrim dan kekeringan berkepanjangan
2. Bantuan Dana CSR dalam rangka mewujudkan 2. CSR Fund Donation in order to realize green open spaces
ruang terbuka hijau dengan penataan penanaman by arranging tree planting on the Toraja airport route
pohon pada jalur bandara Toraja serta meningkatkan and improving a healthy, clean and beautiful conducive
suasana kondusif yang sehat, bersih, dan indah untuk atmosphere for tourists visiting Tana Toraja as the Iconic
para wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja Tourism of South Sulawesi Province in the eyes of the World
sebagai Ikonik Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan Retention stage 5%
di mata Dunia Tahap retensi 5 %
3. Bantuan Dana CSR Pengadaan Benih Ikan Nila Kab. 3. CSR Fund Donation for Procurement of Tilapia Fish Seeds in
Bantaeng yang dinilai perlu menjadi program CSR Bantaeng Regency which is considered necessary to become
untuk mewujudkan kecukupan pangan masyarakat, a CSR program to realize community food sufficiency,
mencegah stunting, memberikan lapangan kerja bagi prevent stunting, provide employment for the community
masyarakat dan meningkatkan pendapatan ekonomi and increase economic income as well as in the context of
serta dalam rangka pelaksanaan Hari Bumi sebagai implementing Earth Day as one of the food ecosystem chains
salah satu rantai ekosistem makanan
4. Bantuan Dana CSR Pengadaan Komposer 4. CSR Fund Donation for Procurement of Composers by the
Pemerintah Kabupaten Pangkep yang dinilai perlu Pangkep Regency Government, which is considered necessary
menjadi program CSR untuk mendukung menuju to become a CSR program to support the movement towards
Indonesia Zero Waste Zero Emission 2050 dalam Indonesia Zero Waste Zero Emission 2050 in efforts to
upaya pengelolaan sampah organik dan non organik manage organic and non-organic waste which aims to
yang bertujuan menjaga lingkungan yang lebih bersih maintain a cleaner and healthier environment.
dan sehat
BANK SULSELBAR
103
Sustainability Report 2024
Page 104
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
5. Bantuan Dana CSR Kegiatan penghijauan yang 5. CSR Fund Donation Greening activities carried out at the
dilaksanakan di lokasi jalan masuk Rumah Sakit entrance to the Brain, Heart and Cancer Specialist Hospital
Khusus Otak, Jantung, dan Kanker dan akan and will be inaugurated by the President of the Republic
diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia berupa of Indonesia in the form of a 4 meter tall pulai tree with a
pohon pulai setinggi 4 meter dengan diameter 60 cm diameter of 60 cm.
6. Bantuan Dana CSR Pengolahan Sampah Organik 6. CSR Fund Donation for Organic Waste Processing at
Perumahan Maggala Delta mas Makassar dengan Maggala Delta Mas Makassar Housing with the BSF Maggot
Pendekatan Larva Maggot BSF Maggotlogi dinilai Larva Approach Maggotlogy is considered relevant in
relevan dalam mendukung giat bersih dari sampah supporting clean-up activities from waste and maintaining
dan merawat lingkungan yang bebas dari sampah an environment free from organic waste and producing good
organik serta menghasilkan benefit yang baik bagi benefits for residents with the waste processing process
warga dengan proses pengolahan sampah melalui through maggot larvae.
larva maggot
5. Dukungan terhadap Pendidikan dan Budaya (Rp166,72 5. Support for Education and Culture (Rp. 166.72 Million)
Juta)
Di bidang pendidikan dan budaya, Bank Sulselbar In the field of education and culture, Bank Sulselbar supports
mendukung pengembangan sumber daya manusia human resource development through scholarships and
melalui beasiswa dan pelestarian budaya lokal. Program preservation of local culture. This program includes:
ini meliputi :
1. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kebutuhan 1. CSR Fund Donation for Procurement of Operational
Operasional Pondok Pesantren Al-Fatah Delima Needs for the Al-Fatah Delima Manjalling Islamic
Manjalling Desa Manjalling Kec. Bajeng Barat Kab. Boarding School, Manjalling Village, Bajeng Barat
Gowa yang dinilai perlu menjadi Program CSR District, Gowa Regency, which is considered necessary to
membantu para santri yang kurang mampu dalam become a CSR Program to help underprivileged students
mengikuti pendidikan agama dan baca Al-Quran in participating in religious education and reading the
sehingga menciptakan ahli tahifz tebaik Quran so as to create the best tahifz experts.
2. Bantuan Dana CSR Pembangunan Asrama Santri 2. CSR Fund Donation for the Construction of Student
dan Ruang kelas Pondok Pesantren Madinatujannah Dormitories and Classrooms at the Madinatujannah
Provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Mamuju Tengah Islamic Boarding School, West Sulawesi Province,
yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk Central Mamuju Regency, which is considered relevant
mewujudkan fasilitas yang layak dan nyaman kepada as a CSR program to create decent and comfortable
para santri dan guru/ustadz dalam menimba ilmu facilities for students and teachers/ustadz in gaining
pendidikan keagamaan sehingga melahiran generasi religious education knowledge so as to produce a young
muda yang berahklak mulia dan tahifdz Qur’an generation with noble morals and high-achieving Quran
berprestasi memorizers.
3. Bantuan Dana CSR Kebutuhan Operasional 3. CSR Fund Donation for Operational Needs of the Hajjah
Taman Pendidikan Al-Qur’an Hajjah Harmiah Kota Harmiah Al-Qur'an Education Park in Makassar City,
Makassar yang dinilai perlu menjadi program CSR which is considered necessary to become a CSR program
untuk membantu para tafidz Al-Qur’an dan guru / to help Al-Qur'an memorizers and teachers / Ustadz in
Ustadz dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an dan providing Al-Qur'an education and love for the Al-Qur'an.
cinta Al-Qur’an
4. Bantuan Dana CSR Pembangunan Sarana & 4. CSR Fund Donation for the Development of Facilities
Prasarana Madrasah Ibtidaiyah Swasta As’Adiyah & Infrastructure for the As'Adiyah Private Elementary
Kab. Sengkang berupa pembuatan atap spandek aula Madrasah in Sengkang Regency in the form of making a
madrasah yang dinilai perlu menjadi program CSR spandek roof for the madrasah hall which is considered
untuk mewujudkan fasilitas sarana prasarana sekolah necessary to be a CSR program to realize better and
yang lebih baik dan nyaman dalam pelaksanaan more comfortable school facilities and infrastructure in
kegiatan peningkatan pendidikan implementing educational improvement activities.
5. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rumah Tahfidz 5. CSR Fund Donation for the Construction of the Tahfidz
Desa Bategulung Kec. Bontonompo Kab. Gowa House in Bategulung Village, Bontonompo District, Gowa
yang dinilai perlu menjadi program CSR dalam Regency, which is considered necessary to become a CSR
BANK SULSELBAR
104
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 105
rangka mewujudkan sarana pembelajaran cinta Al- program in order to realize a means of learning to love the
qur’an untuk menciptakan tahifdz berprestasi dan Qur'an to create high-achieving and noble tahifdz
berakhlak mulia 6. CSR Fund Donation for the Construction of the Al
6. Bantuan Dana CSR Pembangunan Mushollah Al Ikhlas Prayer Room at the UPT SPF of Tamalanrea State
Ikhlas UPT SPF SD negeri Tamalanrea yang dinilai Elementary School, which is considered relevant as a CSR
relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan program to provide infrastructure for congregational
sarana prasrana pelaksanaan ibadah berjamaah bagi worship for students and teachers within the school
siswa dan guru yang berada dilingkup sekolah serta environment and to become a place for religious
menjadi tempat kegiatan pendidikan keagamaan education activities.
7. Bantuan Dana CSR Pemeliharaan renovasi asrama 7. CSR Fund Donation for the maintenance and renovation
mahasiswa Anging Mammiri Provinsi Sul-sel yang of the Anging Mammiri student dormitory in South
berada di Yogyakarta untuk meningkatkan mutu Sulawesi Province in Yogyakarta to improve the quality
pendidikan dibidang Pendidikan dan Budaya Retensi of education in the field of Education and Culture 5%
5% Retention
8. Bantuan Dana CSR Bantuan Dana CSR Renovasi 8. CSR Fund Donation CSR Fund Donation for Renovation
Rumah Tahfidz Hafidzoh Kota Makassar yang of the Tahfidz Hafidzoh House in Makassar City, which is
dinilai relevan menjadi program CSR dalam rangka considered relevant as a CSR program in order to create
mewujudkan sarana ilmu keagamaan dan pecinta a means of religious knowledge and Al-Quran lovers for
al-qur’an bagi perempuan sehinggan menghasilkan women so as to produce high-achieving tahfidz.
tahfidz yang berprestasi
9. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rumah Tahfidz 9. CSR Fund Donation for the Construction of the Jeneponto
Insan Adabi Jeneponto dinilai perlu & menjadi Insan Adabi Tahfidz House is considered necessary &
program CSR dalam mewujudkan sarana prasarana is a CSR program in realizing adequate and suitable
yang memadai dan layak untuk melaksanakan infrastructure for implementing Al-Quran reading
pendidikan baca Al-Qur’an yang bertujuan untuk education which aims to produce high-achieving tahfidz.
menghasilkan tahfidz berprestasi
10. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan 10. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure and
pemberian edukasi serta pendampingan Sistem provision of education and assistance for the Hydroponic
Tanam Hydroponic kepada sekolah yang akan Planting System to schools that will implement the
melaksanakan Program Gemar Menanam dan Planting and Saving Enthusiast Program, assistance
Menabung biaya pendampingan costs
11. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan 11. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure
pemberian edukasi serta pendampingan Sistem and provision of education and assistance for the
Tanam Hydroponic Program Syariah First Bank Hydroponic Planting System of the Syariah First Bank
Sulselbar kepada sekolah yang akan melaksanakan Sulselbar Program to schools that will implement the
Program Gemar Menanam dan Menabung Term 60% 60% Term Planting and Savings Program
12. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan 12. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure
pemberian edukasi serta pendampingan Sistem and provision of education and assistance for the
Tanam Hydroponic Program Syariah First Bank Hydroponic Planting System of the Syariah First Bank
Sulselbar kepada sekolah yang akan melaksanakan Sulselbar Program to schools that will implement the
Program Gemar Menanam dan Menabung Term 35% 35% Term Planting and Savings Program
13. Bantuan Dana CSR Kebutuhan Operasional 13. CSR Fund Donation for Operational Needs of the Auliya
Yayasan Auliya Rosyadi Almahyra Kel. Buntusu Rosyadi Almahyra Foundation, Buntusu Subdistrict,
Kec. Tamalanrea Kota Makassar Rumah Tahfiz Tamalanrea District, Makassar City, Almaher Quran
Qur’an (RTQ) Almaher berupa kebutuhan santri Memorization House (RTQ) in the form of student needs
dan perlengkapan pendidikan untuk melaksanakan and educational equipment to carry out the process of
proses belajar pembacaan iqro dan Al’quran yang learning to read the Iqro and the Quran which aims to
bertujuan untuk mewujudkan tahfiz berprestasi dan create high-achieving and noble memorization students.
berakhlak mulia
BANK SULSELBAR
105
Sustainability Report 2024
Page 106
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
6. Pengembangan Olahraga dan Kepemudaan (Rp108 6. Sports and Youth Development (Rp. 108 Million)
Juta) Bank Sulselbar participates in supporting the development of
Bank Sulselbar turut serta dalam mendukung sports and youth potential in South and West Sulawesi. This
pengembangan potensi olahraga dan kepemudaan di program includes:
Sulawesi Selatan dan Barat. Program ini meliputi :
1. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 1. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (VIII/
dan pemuda (VIII/XII) XII)
2. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 2. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (X/XII)
dan pemuda (X/XII)
3. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 3. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (XI/
dan pemuda (XI/XII) XII)
4. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 4. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (XII/
dan pemuda (XII/XII) XII)
5. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 5. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (I/XII)
dan pemuda (I/XII)
6. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 6. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (II/XII)
dan pemuda (II/XII)
7. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 7. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (III/
dan pemuda (III/XII) XII)
8. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 8. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (IV/
dan pemuda (IV/XII) XII)
9. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 9. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (V/XII)
dan pemuda (V/XII)
BANK SULSELBAR
106
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 107
10. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 10. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (VI/
dan pemuda (VI/XII) XII)
11. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 11. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (VII/
dan pemuda (VII/XII) XII)
12. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola 12. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja supporting the coaching of youth and youth sports (VIII/
dan pemuda (VIII/XII) XII)
7. Pembinaan UMKM (Rp1,65 Miliar) 7. MSME Development (Rp. 1.65 Billion)
Sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi As part of the inclusive economic development strategy,
inklusif, Bank Sulselbar memberikan pendampingan Bank Sulselbar provides assistance and access to capital for
dan akses permodalan bagi pelaku UMKM. Program ini MSMEs. This program includes:
meliputi :
1. Bantuan Dana CSR Pembangunan Gedung Sperma 1. CSR Fund Donation for the Construction of Cow Sperm
Sapi dalam peningkatan kualtias Sapi untuk penjualan Building to improve the quality of cows for sales to beef
para pedagang daging sapi retensi 5 (%) traders retention 5 (%)
2. Bantuan Dana CSR Sarana & Prasarana Desa Digital 2. CSR Fund Donation for Facilities & Infrastructure of Kassi
Kassi Kec. Rumbia Kab. Jeneponto berupa fasilitas Digital Village, Rumbia District, Jeneponto Regency
pelaksanaan ibadah, Galeri UMKM dan Gerbang in the form of worship facilities, UMKM Gallery and
Desa yang dinilai relevan menjadi program CSR Village Gate which are considered relevant to become
Bank Sulselbar untuk mewujudukan potensi pelaku Bank Sulselbar's CSR program to realize the potential
UMKM dan peningkatana perekonomian masyarakat of UMKM actors and improve the economy of village
desa communities.
3. Bantuan Dana CSR Kegiatan Pameran Inacraft 2024 3. CSR Fund Donation for Inacraft 2024 Exhibition
The 24 Jakarta International Handicraft Trade Fair Activities The 24th Jakarta International Handicraft
yang bertujuan untuk memberikan kesempatan Trade Fair aims to provide opportunities for small and
kepada industri kecil dan menengah mempromosikan medium industries to promote their products at the
produknya ke tingkat Nasional dan Internasional national and international levels.
4. Bantuan Dana CSR Kegiatan Lorong Wisata Kuliner 4. CSR Fund Donation for UMKM Culinary Tourism
UMKM di Kel. Juppandang Kec. Enrekang Kab. Corridor Activities in Juppandang Village, Enrekang
Enrekang yang dinilai relevan menjadi program District, Enrekang Regency, which is considered relevant
CSR untuk memberikan wadah kepada para pelaku to become a CSR program to provide a forum for UMKM
UMKM untuk meningkatkan potensi dan ekonomi actors to increase their potential and economy so as to
sehingga menciptakan kesejahteraan masyarakat create community welfare.
5. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana 5. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities
Para Pelaku UMKM (Ga’de Ga’de) Kota Makassar and Infrastructure for MSME Actors (Ga'de Ga'de) in
berupa branding lokasi, branding outlet, entrygate, Makassar City in the form of location branding, outlet
dan lampung jalan yang merupakan debitur KUR branding, entry gates, and road lights which are KUR
binaan Pemerintah Kota Makassar dan Bank debtors fostered by the Makassar City Government
Sulselbar yang dinilai perlu menjadi program CSR and Bank Sulselbar which are considered necessary
untuk mewujudkan sarana dan prasarana penunjang to become a CSR program to realize good and proper
yang baik dan layak dalam peningkatan kualitas para supporting facilities and infrastructure in improving the
pelaku UMKM quality of MSME actors.
BANK SULSELBAR
107
Sustainability Report 2024
Page 108
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
6. Bantuan Dana CSR pembayaran service managemen 6. CSR Fund Donation for payment of Pusaka CSR
Aplikasi CSR Pusaka periode Maret 2024 - Mei Application service management for the period March
2024 dalam rangka memonitoring penggunaan dan 2024 - May 2024 in order to monitor the use and
pembayaran angsuran CSR Pusaka pada pelaku payment of Pusaka CSR installments for super ultra
usaha super ultra mikro micro business actors.
7. Bantuan Dana CSR pengembangan sarana dan 7. CSR Fund Donation for the development of cultural
prasarana cagar budaya situs Topekkong dan heritage facilities and infrastructure for the Topekkong
pengadaan box tenant untuk para pelaku UMKM site and the procurement of tenant boxes for UMKM
di wilayah Kab. Sinjai untuk mewujudkan fasilitas actors in the Sinjai Regency area to realize maximum
budaya wisata yang maksimal kepada wisatawan dan cultural tourism facilities for tourists and the welfare of
kesejahteraan para pelaku UMKM UMKM actors.
8. Bantuan Dana CSR Pengadaan Gerobak UMKM 8. CSR Fund Donation for Procurement of UMKM Carts for
Kabupaten Luwu di wilayah pelabuhan Tadette Luwu Regency in the Tadette Belopa port area which is one
Belopa yang menjadi salah satu lokasi kegiatan of the locations for UMKM activities as many as 3 (three)
UMKM sebanyak 3 (tiga) unit dengan nilai pagu per units with a ceiling value per unit of IDR 5,501,863, -
unit sebesar Rp5.501.863,- yang dinilai perlu menjadi which is considered necessary to become a CSR program
program CSR dalam mendukung fasilitas para pelaku in supporting facilities for UMKM actors and making the
UMKM dan mensukseskan program pemerintah government program a success which aims to improve
yang bertujuan untuk mensejahterakan pelaku the welfare of UMKM actors and improve the economy
UMKM dan peningkatan perekonomian
9. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil 9. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
Operasional Model Pickup Box untuk dipergunakan Operational Car Model Pickup Box to be used by the
Rumah Kemasan UMKM Kab. Maros dalam rangka Maros Regency UMKM Packaging House in order to
mewujudkan pelayanan cepat dan maksimal bagi realize fast and maximum service for UMKM actors in
pelaku UMKM dalam pengemasan produk yang akan packaging products that will be marketed to the public.
dipasarkan ke masyarakat
10. Bantuan Dana CSR Branding Logo Pengadaan 1 10. CSR Fund Donation for Branding Logo Procurement of
(satu) unit Mobil Operasional Model Pickup Box 1 (one) unit of Operational Car Model Pickup Box to be
untuk dipergunakan Rumah Kemasan UMKM Kab. used by the Maros Regency UMKM Packaging House in
Maros dalam rangka mewujudkan pelayanan cepat order to realize fast and maximum service for UMKM
dan maksimal bagi pelaku UMKM dalam pengemasan actors in packaging products that will be marketed to the
produk yang akan dipasarkan ke masyarakat public.
11. Bantuan Dana CSR Relokasi Penataan dan Relokasi 11. CSR Fund Donation for Relocation of Street Vendors and
Pedagang Kaki Lima dan Peningkatan Produksi dan Relocation and Increasing Production and Productivity
Produktifitas Kegiatan Usaha Tani dalam rangka of Farming Business Activities in order to realize the
mewujudkan pemberdayaan UMKM serta Estetika empowerment of MSMEs and the Aesthetics of the
Keindahan Penataan Kota yang bersih, aman, dan Beauty of a Clean, Safe and Comfortable City.
nyaman
Melalui program pemberdayaan masyarakat di tujuh bidang Through community empowerment programs in these seven
ini, Bank Sulselbar tidak hanya menyalurkan dana CSR, areas, Bank Sulselbar not only distributes CSR funds, but also
tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang creates sustainable social and economic impacts. This program
berkelanjutan. Program ini sejalan dengan komitmen bank is in line with the bank's commitment to supporting regional
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, inklusi economic growth, financial inclusion, and social welfare in South
keuangan, dan kesejahteraan sosial di Sulawesi Selatan dan and West Sulawesi.
Barat.
Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai By continuing to innovate and collaborate with various
pemangku kepentingan, Bank Sulselbar optimis dapat terus
stakeholders, Bank Sulselbar is optimistic that it can continue to
memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat
provide benefits to the community and strengthen its position as
posisinya sebagai institusi keuangan yang bertanggung
a financial institution that is responsible and oriented towards
jawab dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
sustainable development.
BANK SULSELBAR
108
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 109
Pemberdayaan Komunitas melalui
Program CSR (GRI 413-1 | OJK F.25 | SASB FN-CB-240A.2 | SDG 1, 2, 4, 10, 11)
Community Empowerment through CSR Programs
Sebagai bank yang memiliki tanggung jawab sosial, Bank As a socially responsible bank, Bank Sulselbar is committed to
Sulselbar berkomitmen untuk berkontribusi dalam empowering communities through various CSR programs that
pemberdayaan komunitas melalui berbagai program CSR have a broad impact on society. Throughout 2024, Bank Sulselbar
yang berdampak luas bagi masyarakat. Sepanjang tahun will implement initiatives aimed at enhancing social, economic,
2024, Bank Sulselbar melaksanakan berbagai inisiatif and environmental welfare, while creating a sustainable impact
yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, on local communities.
ekonomi, dan lingkungan, serta menciptakan dampak
berkelanjutan bagi komunitas lokal.
Revitalisasi Infrastruktur Publik: Public Infrastructure Revitalization:
Meningkatkan Kualitas Hidup Improving the Quality of Life of the
Masyarakat Community
Salah satu fokus utama CSR Bank Sulselbar adalah One of the primary objectives of Bank Sulselbar’s Corporate
pembangunan dan revitalisasi infrastruktur publik, yang Social Responsibility (CSR) initiatives is the development and
bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap revitalization of public infrastructure, with the goal of enhancing
layanan dasar dan fasilitas umum. Contoh program CSR 2024: access to essential services and facilities. The following are
1. Pembangunan dan perbaikan jalan desa di Kabupaten examples of CSR programs for 2024:
Sinjai guna memperlancar konektivitas masyarakat 1. Construction and repair of village roads in Sinjai Regency to
pedesaan. improve connectivity for rural communities.
2. Penyediaan air bersih dan sumur bor di daerah terpencil 2. Provision of clean water and drilled wells in remote areas
di Kabupaten Bone, memastikan akses air bersih bagi of Bone Regency, ensuring access to potable water for
ratusan keluarga. hundreds of families.
3. Renovasi sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto, 3. Renovation of elementary schools in Jeneponto Regency,
termasuk pengadaan perpustakaan dan laboratorium
including the addition of libraries and computer laboratories
komputer.
4. Development of health facilities at community health
4. Pembangunan fasilitas kesehatan di puskesmas daerah
centers in island areas to enhance medical services for
kepulauan, untuk meningkatkan layanan medis bagi
masyarakat pesisir. coastal communities.
5. Penyediaan fasilitas penerangan jalan umum tenaga 5. Installation of solar-powered public street lighting in areas
surya di daerah dengan akses listrik terbatas. with limited electricity access.
Dengan program ini, ribuan masyarakat di Sulawesi Through these initiatives, thousands of individuals in South and
Selatan dan Barat kini memiliki akses lebih baik terhadap West Sulawesi have experienced improved access to essential
infrastruktur dasar, yang meningkatkan kesejahteraan dan infrastructure, thereby enhancing their welfare and economic
perekonomian mereka. opportunities.
Program Penghijauan dan Mitigasi Greening and Climate Change
Perubahan Iklim: Menjaga Mitigation Program: Protecting the
Lingkungan untuk Generasi Environment for Future Generations
Mendatang
Sebagai bank yang peduli terhadap keberlanjutan, Bank As a bank committed to sustainability, Bank Sulselbar actively
Sulselbar aktif dalam program penghijauan dan mitigasi participates in greening initiatives and climate change mitigation
BANK SULSELBAR
109
Sustainability Report 2024
Page 110
Memberdayakan Masyarakat
Empowering Communities
perubahan iklim guna menciptakan lingkungan yang lebih programs aimed at fostering a healthier and more sustainable
sehat dan lestari. Contoh program CSR 2024: environment. Our Corporate Social Responsibility (CSR)
1. Penanaman 15.000 pohon mangrove di pesisir initiatives for 2024 include:
Kabupaten Takalar, untuk mencegah abrasi dan menjaga 1. Planting 15,000 mangrove trees along the coast of Takalar
ekosistem laut. Regency to combat erosion and preserve the marine
2. Program Bank Sampah Digital di Kota Makassar, ecosystem.
membantu masyarakat mengelola sampah dan 2. Implementing the Digital Waste Bank Program in Makassar
meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang. City to assist the community in waste management and
3. Pembuatan sumur resapan di daerah rawan banjir, untuk enhance awareness of recycling’s significance.
meningkatkan kapasitas serapan air dan mengurangi 3. Constructing infiltration wells in flood-prone areas to
risiko banjir perkotaan. improve water absorption capacity and mitigate the risk of
4. Kampanye pengurangan plastik sekali pakai di pasar urban flooding.
tradisional dan pusat perbelanjaan, dengan membagikan 4. Launching a campaign to reduce single-use plastics in
tas belanja ramah lingkungan. traditional markets and shopping centers by distributing
5. Pemasangan panel surya di sekolah-sekolah di daerah environmentally friendly shopping bags.
pedesaan, untuk meningkatkan efisiensi energi dan 5. Installing solar panels in rural schools to enhance energy
mengurangi emisi karbon. efficiency and lower carbon emissions.
Melalui program ini, Bank Sulselbar tidak hanya mendukung Through these initiatives, Bank Sulselbar not only contributes to
pelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran environmental conservation but also promotes public awareness
masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem demi masa of the critical importance of ecosystem preservation for a
depan yang lebih hijau. sustainable future.
Dukungan terhadap Wirausaha Support for Social Entrepreneurs:
Sosial: Mendorong Pertumbuhan Promoting Community-Based Economic
Ekonomi Berbasis Komunitas Growth
Bank Sulselbar juga berperan dalam mendukung wirausaha Bank Sulselbar also plays a role in supporting social entrepreneurs
sosial dengan memberikan akses pembiayaan, pelatihan by providing access to financing, business training, and assistance
bisnis, serta pendampingan usaha bagi komunitas lokal. for local communities. Examples of CSR programs for 2024
Contoh program CSR 2024: include:
1. Program Inkubator Bisnis untuk UMKM perempuan di 1. A Business Incubator Program for women’s MSMEs in Gowa
Kabupaten Gowa, guna meningkatkan keterampilan dan Regency, aimed at improving the skills and competitiveness
daya saing usaha mikro. of micro businesses.
2. Pendampingan dan akses modal usaha bagi pengusaha 2. Mentoring and access to business capital for
sosial berbasis lingkungan, seperti produsen eco-friendly environmentally-focused social entrepreneurs, such as eco-
packaging di Kota Parepare. friendly packaging producers in Parepare City.
3. Pelatihan digital marketing dan e-commerce bagi pemuda 3. Digital marketing and e-commerce training for young
wirausaha, bekerja sama dengan universitas dan entrepreneurs, in collaboration with universities and local
komunitas startup lokal. startup communities.
4 Fasilitasi sertifikasi halal dan izin usaha bagi UMKM di 4. Facilitating halal certification and business permits for
sektor makanan dan minuman, untuk memperluas pasar MSMEs in the food and beverage sector to expand the
dan meningkatkan daya saing produk. market and enhance product competitiveness.
5. Penyelenggaraan bazar UMKM di Kota Makassar, 5. Organizing an MSME bazaar in Makassar City as a
sebagai platform promosi dan peningkatan jaringan promotional platform to increase business networks for
bisnis bagi wirausaha lokal. local entrepreneurs.
Program ini membantu ratusan pelaku usaha kecil dan This program helps hundreds of small business owners
wirausaha sosial mendapatkan akses modal, meningkatkan and social entrepreneurs gain access to capital, enhance
BANK SULSELBAR
110
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 111
kapasitas bisnis, serta memperluas jaringan pasar mereka, their business capacity, and expand their market networks,
sehingga ekonomi komunitas dapat berkembang lebih pesat. allowing the community economy to grow more rapidly.
Kemitraan dengan Pemerintah dan Partnerships with Government and
LSM: Kolaborasi untuk Dampak yang NGOs: Collaboration for Broader Impact
Lebih Luas
Untuk memastikan keberlanjutan program CSR, Bank To ensure the sustainability of CSR programs, Bank Sulselbar has
Sulselbar menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah established strategic partnerships with local governments, non-
daerah, organisasi non-pemerintah (LSM), serta komunitas governmental organizations (NGOs), and local communities.
lokal. Contoh program CSR 2024: Examples of CSR programs in 2024 include:
1. Kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk pemberian 1. Cooperation with the Department of Education to provide
beasiswa kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang scholarships to outstanding students from underprivileged
mampu. families
2. Bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup dalam 2. Partnering with the Department of Environment on
proyek penghijauan dan konservasi air di daerah rawan reforestation and water conservation projects in drought-
kekeringan. prone areas.
3. Kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM 3. Collaboration with the Ministry of Cooperatives and SMEs
untuk mendukung digitalisasi usaha kecil di Sulawesi to support the digitalization of small businesses in South
Selatan dan Barat. and West Sulawesi.
4. Bersama PMI, menyelenggarakan donor darah massal di 4. Organizing mass blood donations in several major cities
beberapa kota besar, meningkatkan ketersediaan darah together with PMI, increasing the availability of blood in
di rumah sakit. hospitals.
5. Bekerja sama dengan komunitas pemuda dan LSM 5. Working with youth communities and NGOs on village-
dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis based community empowerment programs to enhance the
desa, meningkatkan keterampilan dan literasi keuangan skills and financial literacy of local residents.
masyarakat lokal.
Melalui kemitraan ini, Bank Sulselbar dapat memperluas Through these partnerships, Bank Sulselbar can expand
jangkauan dampak CSR dan memastikan bahwa program the reach of its CSR impact and ensure that the programs
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta implemented align with community needs while supporting the
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).
(SDGs).
Program CSR Bank Sulselbar tahun 2024 menjadi katalisator Bank Sulselbar’s 2024 CSR program serves as a catalyst
dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, keberlanjutan for improving social welfare, environmental sustainability,
lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. and community-based economic growth. With a focus on
Dengan fokus pada revitalisasi infrastruktur, penghijauan, infrastructure revitalization, greening, social entrepreneurship,
wirausaha sosial, dan kemitraan strategis, bank tidak hanya and strategic partnerships, the bank not only distributes CSR
menyalurkan dana CSR tetapi juga menciptakan dampak funds but also creates tangible impacts for the community.
nyata bagi masyarakat.
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus mengembangkan In the future, Bank Sulselbar will continue to develop sustainability-
program CSR berbasis keberlanjutan, sehingga manfaatnya based CSR programs to ensure that the benefits can be felt more
dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat widely and sustainably by the people of South and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Barat.
BANK SULSELBAR
111
Sustainability Report 2024
Page 112
Sumber Daya Manusia sebagai Kunci Transformasi Keberlanjutan Human Resources as the Key to Sustainable Transformation Di era transformasi digital dan keberlanjutan, peran sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan di industri perbankan. Bank Sulselbar menyadari bahwa keberhasilan dalam menjalankan strategi keberlanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan, tetapi juga pada kompetensi, keterlibatan, serta kesejahteraan karyawan sebagai pilar utama perusahaan. Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar terus mengembangkan strategi pengelolaan SDM yang berbasis pada tiga pilar utama: penguatan kapabilitas, kesejahteraan karyawan, dan budaya kerja berbasis keberlanjutan. In the era of digital transformation and sustainability, the role of Human Resources (HR) is pivotal in fostering innovation and sustainable growth within the banking industry. Bank Sulselbar acknowledges that the successful implementation of a sustainability strategy relies not only on technology and policies but also on the competence, engagement, and well-being of employees, who serve as the core pillars of the organization. Throughout 2024, Bank Sulselbar will advance its HR management strategies centered on three primary pillars: enhancing capabilities, improving employee welfare, and cultivating a sustainability-oriented work culture.
Page 113
Page 114
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Kebijakan SDM Bank Sulselbar (GRI 2-7, SEOJK F.1, SASB FN-CB-330A.1)
Bank Sulselbar HR Policy
Sebagai institusi keuangan yang terus berkembang, Bank As a growing financial institution, Bank Sulselbar understands
Sulselbar memahami bahwa keberlanjutan bisnis sangat that business sustainability heavily relies on the quality of human
bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh resources (HR). Therefore, Bank Sulselbar has implemented
karena itu, Bank Sulselbar memiliki kebijakan SDM yang a comprehensive HR policy that encompasses workforce
holistik, mencakup pengelolaan tenaga kerja, pengembangan management, competency development, employee welfare, and
kompetensi, kesejahteraan karyawan, serta tata kelola sustainability-based governance.
berbasis keberlanjutan.
Pengelolaan Tenaga Kerja: Workforce Management: Building a
Membangun Tim yang Kompetitif Competitive and Powerful Team
dan Berdaya Saing
Bank Sulselbar menerapkan strategi rekrutmen dan retensi Bank Sulselbar implements a workforce recruitment and
tenaga kerja yang berorientasi pada talenta berkualitas dan retention strategy focused on attracting quality talent and
inklusi sosial. promoting social inclusion.
Kebijakan utama dalam pengelolaan tenaga kerja: Key policies in workforce management:
1. Rekrutmen berbasis kompetensi dengan pendekatan 1. Competency-based recruitment with a meritocratic
meritokrasi dan peluang yang setara. approach and equal opportunities.
2. Kebijakan Diversity & Inclusion, memastikan kesempatan 2. Diversity & Inclusion Policy, ensuring equal opportunities for
yang sama bagi semua karyawan tanpa diskriminasi all employees without discrimination based on gender, age,
gender, usia, atau latar belakang. or background.
3. Pengelolaan jenjang karier berbasis kinerja, memberikan 3. Performance-based career ladder management, providing
promosi dan pengembangan karier bagi karyawan promotions and career development for high-performing
berprestasi. employees.
4. Keseimbangan antara tenaga kerja tetap dan kontrak, 4. Balance between permanent and contract workforce to
untuk memastikan fleksibilitas dalam pengelolaan ensure flexibility in human resource management.
sumber daya manusia. 5. Leadership regeneration program to ensure effective
5. Program regenerasi kepemimpinan, memastikan adanya development and transition of leadership.
kaderisasi dan transisi kepemimpinan yang efektif.
Pengembangan Kompetensi: Competency Development: Improving
Meningkatkan Kapabilitas SDM HR Capabilities for the Future
untuk Masa Depan
Bank Sulselbar menempatkan pengembangan karyawan Bank Sulselbar prioritizes employee development as a strategic
sebagai prioritas utama dalam menghadapi perubahan imperative in navigating changes within the financial industry,
industri keuangan, digitalisasi, dan keberlanjutan. digitalization, and sustainability.
Kebijakan utama dalam pengembangan kompetensi: Key policies in competency development include:
1. Pelatihan berbasis digital untuk meningkatkan 1. Digital-based training to enhance technological skills
keterampilan teknologi dalam industri perbankan. pertinent to the banking sector.
2. Sertifikasi profesional dalam keuangan berkelanjutan, 2. Professional certification in sustainable finance, ensuring
memastikan bahwa karyawan memiliki keahlian dalam employees possess expertise in green finance and ESG
green finance dan ESG. principles.
BANK SULSELBAR
114
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 115
3. Rotasi pekerjaan dan program cross-training, untuk 3. Job rotation and cross-training programs aimed at
meningkatkan fleksibilitas dan adaptasi karyawan di increasing employee flexibility and adaptability across
berbagai fungsi kerja. various functions.
4. Pengembangan kepemimpinan bagi manajer dan 4. Leadership development initiatives for managers and
supervisor, guna menciptakan pemimpin yang inovatif supervisors to cultivate innovative and adaptive leadership.
dan adaptif.
5. Program pembelajaran berkelanjutan, termasuk 5. Continuing education programs, including scholarships
beasiswa dan dukungan pendidikan pascasarjana bagi and support for postgraduate studies for select employees.
karyawan terpilih.
Kesejahteraan Karyawan: Employee Wellbeing: Creating a Healthy
Menciptakan Lingkungan Kerja yang and Productive Work Environment
Sehat dan Produktif
Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap karyawan Bank Sulselbar ensures that every employee gets rights, benefits,
mendapatkan hak, tunjangan, dan lingkungan kerja yang and a work environment that supports their welfare.
mendukung kesejahteraan mereka.
Kebijakan utama dalam kesejahteraan karyawan: Key policies in employee welfare:
1. Fleksibilitas kerja, dengan kebijakan hybrid working untuk 1. Work flexibility, with a hybrid working policy to improve
meningkatkan work-life balance. work-life balance.
2. Tunjangan kesehatan yang diperluas, mencakup 2. Expanded health benefits, including mental health counseling
konsultasi kesehatan mental dan asuransi tambahan bagi and additional insurance for employee families.
keluarga karyawan. 3. Financial wellness programs, including financial planning
3. Program kesejahteraan finansial, termasuk pelatihan training and access to low-interest loan facilities.
perencanaan keuangan dan akses ke fasilitas pinjaman 4. Employee Assistance Program, which includes psychological
dengan bunga rendah. consultation and career coaching services for employees.
4. Program Employee Assistance, yang mencakup layanan 5. Development of ergonomic work facilities, ensuring employee
konsultasi psikologi dan coaching karier bagi karyawan. comfort and productivity.
5. Pembangunan fasilitas kerja yang ergonomis,
memastikan kenyamanan dan produktivitas karyawan.
SDM Berbasis Keberlanjutan: Sustainability-Based HR: Embedding
Menanamkan Budaya ESG di Tempat ESG Culture in the Workplace
Kerja
As part of its sustainability commitment, Bank Sulselbar has
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Bank Sulselbar
implemented Environmental, Social, and Governance (ESG)
menanamkan prinsip Environmental, Social, and Governance
principles in HR management.
(ESG) dalam pengelolaan SDM.
Key policies in sustainability-based HR governance:
Kebijakan utama dalam tata kelola SDM berbasis
keberlanjutan:
1. Green HR Policy, implementing an environmentally friendly
1. Green HR Policy, menerapkan kebijakan kerja ramah
work policy with paperless administration and digital
lingkungan dengan paperless administration dan digital
meetings.
meeting.
2. Employee Volunteerism Program, encourages employees to
2. Program Employee Volunteerism, mendorong karyawan
get involved in social and environmental activities.
untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
3. The “Green Office” initiative, a campaign for energy efficiency
3. Inisiatif “Green Office”, kampanye efisiensi energi dan
and waste reduction in the work environment.
pengurangan limbah di lingkungan kerja.
BANK SULSELBAR
115
Sustainability Report 2024
Page 116
Sumber Daya Manusia
Human Resources
4. Evaluasi keberlanjutan dalam penilaian kinerja, 4. Sustainability evaluation in performance assessment,
mengintegrasikan indikator ESG dalam target kerja integrating ESG indicators into individual and team work
individu dan tim. targets.
5. Penguatan tata kelola SDM berbasis etika, memastikan 5. Strengthening ethics-based HR governance, ensuring
kepatuhan terhadap regulasi tenaga kerja dan prinsip compliance with labor regulations and good corporate
good corporate governance. governance principles.
Kebijakan SDM Bank Sulselbar tidak hanya berfokus pada Bank Sulselbar's HR policy not only focuses on recruitment and
rekrutmen dan pengelolaan tenaga kerja, tetapi juga pada management of the workforce, but also on improving capabilities,
peningkatan kapabilitas, kesejahteraan, serta integrasi welfare, and integrating sustainability principles into banking
prinsip keberlanjutan dalam operasional perbankan. operations.
Dengan kebijakan yang holistik dan berorientasi pada masa With a holistic and future-oriented policy, Bank Sulselbar ensures
depan, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap karyawan that every employee has the opportunity to develop, contribute,
memiliki kesempatan untuk berkembang, berkontribusi, dan and be part of the sustainability transformation in the financial
menjadi bagian dari transformasi keberlanjutan di sektor sector.
keuangan.
Sumber Daya Manusia Bank Sulselbar: Agen
Perubahan Menuju Keberlanjutan
(GRI 2-7, SEOJK C.3.B, SASB FN-CB-240A.1)
Bank Sulselbar Human Resources: Agents of Change Towards Sustainability
Bank Sulselbar terus berupaya menciptakan lingkungan kerja Bank Sulselbar continues to strive to create a dynamic,
yang dinamis, inovatif, dan kolaboratif, dengan memberikan innovative and collaborative work environment, by providing
kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan. equal opportunities for all employees.
Berdasarkan Status Kepegawaian Based on Employee Status
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition Based on Employment Status in 2022 -2024
Jumlah Karyawan 2024 2023 2022 Number of employees
Pegawai Tetap 1.017 993 999 Permanent Employee
Pegawai Honorer 448 377 345 Honorary Employee
Jumlah 1.465 1.370 1.344 Total
Berdasarkan Jenis Kelamin By Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Jenis Kelamin Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition by Gender 2022 -2024
Jenis Kelamin 2024 2023 2022 Gender
Pria 758 728 728 Male
Wanita 707 642 616 Female
Jumlah 1.465 1.370 1.344 Total
BANK SULSELBAR
116
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
Berdasarkan Usia By Age
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition by Age 2022 -2024
Usia 2024 2023 2022 Age
>51 tahun 110 107 102 >51 Years
>46-50 tahun 144 148 159 >46-50 Years
>41-45 tahun 168 161 150 >41-45 Years
>36-40 tahun 258 251 244 >36-40 Years
>31-35 tahun 230 240 231 >31-35 Years
>26-30 tahun 208 165 183 >26-30 Years
<25 tahun 347 298 275 <25 Years
Jumlah 1.465 1.370 1.344 Total
Berdasarkan Tingkat Pendidikan Based on Education Level
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2022 -2024
Table of Employee Composition Based on Education Level 2022 -2024
Tingkat Pendidikan 2024 2023 2022 Education Level
Doktoral 1 1 0 Doctoral
Pasca Sarjana 18 17 17 Postgraduate
Sarjana 1.032 878 848 Bachelor
Diploma 54 53 54 Diploma
SMA 344 404 406 Senior High School
SMP 10 11 11 Junior High School
SD 6 6 8 Elementary
Jumlah 1.465 1.370 1.344 Total
Dalam lanskap industri keuangan yang semakin dinamis, In an increasingly dynamic financial industry landscape, Bank
Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya dalam Sulselbar continues to demonstrate its commitment to building
membangun tim yang berkualitas dan adaptif. Data terbaru a high-quality and adaptive team. Recent data indicates a 6.9%
menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah pegawai sebesar increase in the number of employees compared to the previous
6,9% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan ekspansi year, reflecting a strategic workforce expansion that aligns with
tenaga kerja yang selaras dengan strategi penguatan bisnis the goals of strengthening business operations and digitizing
dan digitalisasi layanan perbankan. banking services.
Namun, pertumbuhan ini tidak sekadar soal angka. This growth transcends mere numbers; gender balance emerges
Keseimbangan gender menjadi sorotan utama, dengan as a significant highlight, with a higher proportion of female
peningkatan proporsi karyawan wanita yang lebih besar employees compared to their male counterparts. This shift
dibandingkan pria. Hal ini mencerminkan upaya Bank underscores Bank Sulselbar’s dedication to fostering a more
Sulselbar dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih inclusive and equitable work environment, consistent with
inklusif dan setara, sejalan dengan prinsip keberlanjutan the sustainability principles that are integral to the company’s
yang terus ditekankan dalam operasional perusahaan. operations.
Salah satu tren menarik adalah dominasi pegawai muda, An interesting trend is the predominance of younger employees,
di mana mayoritas tambahan tenaga kerja berasal dari with the majority of new hires under the age of 30. This
kelompok usia di bawah 30 tahun. Regenerasi SDM ini generational shift signifies Bank Sulselbar’s readiness to embrace
BANK SULSELBAR
117
Sustainability Report 2024
Page 118
Sumber Daya Manusia
Human Resources
menunjukkan kesiapan Bank Sulselbar dalam menghadapi digital transformation and adapt to evolving patterns within the
transformasi digital dan perubahan pola industri perbankan. banking industry. Young professionals, who are typically more
Tenaga kerja muda yang lebih adaptif terhadap inovasi agile in their adoption of innovation and technology, represent
dan teknologi menjadi aset berharga dalam mendorong valuable assets in driving long-term growth.
pertumbuhan jangka panjang.
Selain itu, standar rekrutmen yang lebih tinggi juga menjadi Moreover, the enhancement of recruitment standards serves as a
indikator penting dalam perkembangan SDM Bank Sulselbar. crucial indicator of the development of Bank Sulselbar’s human
Lulusan Sarjana kini mendominasi komposisi tenaga resources. The workforce is now predominantly composed
kerja, sementara jumlah pegawai dengan pendidikan SMA of individuals with bachelor’s degrees, while the number of
mengalami penurunan. Hal ini menegaskan bahwa bank employees with only a high school education has declined.
semakin berorientasi pada tenaga kerja yang lebih terampil This trend confirms the bank’s increasing orientation towards
dan berpendidikan tinggi, guna memperkuat daya saing dan cultivating a skilled and highly educated workforce, aimed at
mempercepat proses transformasi perusahaan. strengthening competitiveness and expediting the company’s
transformation process.
Dengan kombinasi pertumbuhan tenaga kerja, peningkatan With a combination of workforce growth, improved quality of
kualitas SDM, serta keseimbangan gender yang lebih baik, human resources, and enhanced gender balance, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar semakin siap menghadapi tantangan industri is well-equipped to navigate the challenges of a competitive
perbankan yang kian kompetitif, sekaligus memperkuat banking industry while reinforcing its commitment to building a
komitmennya dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan sustainable and inclusive business environment.
dan inklusif.
Proporsi Manajemen Senior dari Proportion of Senior Management from
Masyarakat Lokal (GRI 202-2) Local Community
Sebagai bank daerah yang berperan strategis dalam As a regional bank that plays a strategic role in the economic
pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan dan development of South Sulawesi and West Sulawesi, Bank
Sulawesi Barat, Bank Sulselbar berkomitmen untuk Sulselbar is committed to empowering local communities,
memberdayakan masyarakat lokal, termasuk dalam struktur including in its leadership structure. The senior management
kepemimpinannya. Komposisi manajemen senior Bank of Bank Sulselbar is primarily composed of individuals from the
Sulselbar didominasi oleh individu yang berasal dari daerah bank’s operational areas, reflecting a sustainability strategy in
operasional bank, mencerminkan strategi keberlanjutan human resource management and supporting local economic
dalam pengelolaan sumber daya manusia serta mendukung growth.
pertumbuhan ekonomi lokal.
Komitmen Bank Sulselbar terhadap Bank Sulselbar's Commitment to Local
Pemimpin Lokal Leaders
Mayoritas posisi strategis dalam jajaran manajemen senior The majority of strategic positions in senior management are
diisi oleh individu yang berasal dari masyarakat lokal. Hal ini filled by individuals from the local community. This is done
dilakukan melalui berbagai inisiatif, termasuk: through various initiatives, including:
1. Perekrutan dan pengembangan talenta berbasis daerah 1. Regionally-based talent recruitment and development to
untuk memastikan bahwa kepemimpinan memiliki ensure that leadership has a deep understanding of local
pemahaman mendalam tentang kebutuhan ekonomi economic needs.
lokal.
2. Program Talent Pool untuk kaderisasi pemimpin masa 2. Talent Pool Program for developing future leaders, where
depan, di mana pegawai lokal dengan potensi tinggi local employees with high potential are given intensive
diberikan pelatihan intensif agar siap menempati posisi training to be ready to occupy strategic positions.
strategis.
BANK SULSELBAR
118
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
3. Peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi calon 3. Competency improvement and certification for prospective
pemimpin melalui pelatihan berjenjang, coaching, serta leaders through tiered training, coaching, and banking and
sertifikasi perbankan dan keberlanjutan. sustainability certification.
4. Rotasi dan promosi internal bagi pegawai lokal, 4. Internal rotation and promotion for local employees, ensuring
memastikan kesinambungan kepemimpinan yang continuity of leadership that understands the culture and
memahami budaya dan kebutuhan daerah operasional needs of the bank's operational areas.
bank.
Proporsi Manajemen Senior dari Proportion of Senior Management from Local
Masyarakat Lokal Community
1. Lebih dari 80% jajaran direksi dan kepala cabang 1. More than 80% of the board of directors and branch
berasal dari Sulawesi Selatan dan Barat, mencerminkan managers come from South and West Sulawesi, reflecting a
keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal. bias towards local workers.
2. Struktur kepemimpinan semakin inklusif, dengan 2. The leadership structure is becoming more inclusive, with
peningkatan jumlah eksekutif wanita yang berasal dari an increasing number of female executives coming from the
daerah operasional bank. bank's operational areas.
3. Bank Sulselbar memprioritaskan pemimpin yang 3. Bank Sulselbar prioritizes leaders who understand the
memahami karakteristik ekonomi lokal, sehingga characteristics of the local economy, so that the policies
kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran dan taken are more targeted and have a direct impact on regional
berdampak langsung bagi pertumbuhan daerah. growth.
Dampak Positif bagi Bank dan Masyarakat Positive Impacts for Banks and Society
1. Memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan 1. Strengthening relationships with local stakeholders, including
lokal, termasuk pemerintah daerah, UMKM, dan local governments, MSMEs, and the business community.
komunitas bisnis. 2. Increase the efficiency and effectiveness of business strategies,
2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas strategi bisnis, because leaders who come from local communities have
karena pemimpin yang berasal dari masyarakat lokal better insight into customer needs and market dynamics.
memiliki wawasan yang lebih baik terhadap kebutuhan 3. Supporting sustainability transformation, where every
nasabah dan dinamika pasar. business and social policy is more aligned with regional
3. Mendukung transformasi keberlanjutan, di mana setiap development goals.
kebijakan bisnis dan sosial lebih selaras dengan tujuan
pembangunan daerah.
Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya memperkuat With this policy, Bank Sulselbar not only strengthens the
daya saing institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap competitiveness of the institution, but also contributes to the
pengembangan ekonomi daerah dan pemberdayaan SDM development of the regional economy and empowerment of local
lokal. Komitmen ini sejalan dengan prinsip good corporate human resources. This commitment is in line with the principles
governance (GCG) dan praktik keberlanjutan yang terus of good corporate governance (GCG) and sustainability practices
diperkuat oleh bank dalam menghadapi tantangan industri that continue to be strengthened by the bank in facing the
perbankan modern. challenges of the modern banking industry.
Strategi Perekrutan Karyawan: Employee Recruitment Strategy:
Membangun SDM Berkualitas untuk Building Quality Human Resources for
Masa Depan (GRI 401-1) the Future
Bank Sulselbar menerapkan pendekatan rekrutmen Bank Sulselbar implements a competency-based and business
berbasis kompetensi dan kebutuhan bisnis. Dalam Strategi needs-based recruitment approach. In the 2024 HR Management
Pengelolaan dan Pengembangan SDM 2024, proses and Development Strategy, the recruitment process is aligned
BANK SULSELBAR
119
Sustainability Report 2024
Page 120
Sumber Daya Manusia
Human Resources
perekrutan diselaraskan dengan arah transformasi digital with the direction of digital transformation and sustainable
dan akselerasi bisnis berkelanjutan. business acceleration.
1. Perekrutan berbasis kebutuhan bisnis – Setiap tahun, 1. Business needs-based hiring – Every year, workforce
kebutuhan tenaga kerja dievaluasi berdasarkan ekspansi needs are evaluated based on business expansion, digital
bisnis, transformasi digital, dan strategi keberlanjutan. transformation, and sustainability strategies.
2. Proses seleksi yang ketat dan transparan – Menggunakan 2. Strict and transparent selection process – Using a merit-
sistem merit-based recruitment, memastikan hanya based recruitment system, ensuring only the best talents join.
talenta terbaik yang bergabung.
3. Digital Talent Acquisition – Peningkatan rekrutmen 3. Digital Talent Acquisition – Increased recruitment in IT, data
di bidang IT, data analytics, dan digital banking untuk analytics, and digital banking to support digital banking
mendukung transformasi perbankan digital. transformation.
4. Perekrutan inklusif dan diversity – Memastikan 4. Inclusive recruitment and diversity – Ensuring gender
kesetaraan gender serta memberikan kesempatan equality and providing opportunities for local workforce to
bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang di industri develop in the banking industry.
perbankan.
5. Employer Branding & Talent Attraction – Aktif berpartisipasi 5. Employer Branding & Talent Attraction – Actively participate
dalam job fair, program magang, dan kerja sama dengan in job fairs, internship programs, and collaboration with
universitas untuk menjaring talenta muda berkualitas. universities to attract quality young talents.
Tren Rekrutmen 2024: Menyerap Talenta Recruitment Trends 2024: Absorbing Local
Lokal dan Digital Talent Talent and Digital Talent
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan In 2024, Bank Sulselbar recorded a 6.9% growth in the number of
jumlah karyawan sebesar 6,9% dibandingkan tahun employees compared to the previous year, indicating a workforce
sebelumnya, menandakan ekspansi tenaga kerja yang expansion that aligns with the strategy of strengthening business
selaras dengan strategi penguatan bisnis dan digitalisasi and digitizing banking services. The main focus of the recruitment
layanan perbankan. Fokus utama dalam proses perekrutan process this year includes:
tahun ini meliputi:
1. Penyerapan Talenta Lokal: Lebih dari 80% karyawan 1. Local Talent Absorption: More than 80% of new employees
baru berasal dari Sulawesi Selatan dan Barat, sejalan come from South and West Sulawesi, reflecting the bank›s
dengan komitmen bank dalam mendukung pertumbuhan commitment to supporting regional economic growth.
ekonomi daerah.
2. Peningkatan Rekrutmen Digital Talent: Seiring dengan 2. Increasing Digital Talent Recruitment: As digital
percepatan transformasi digital, bank aktif merekrut transformation accelerates, the bank is actively recruiting
tenaga kerja di bidang IT, data analytics, dan digital workers in IT, data analytics, and digital banking.
banking.
3. Diversity & Inclusion: Bank Sulselbar terus mendorong 3. Diversity & Inclusion: Bank Sulselbar continues to promote
kesetaraan gender dalam proses perekrutan, dengan gender equality in the recruitment process, with the
komposisi karyawan wanita mencapai 48,3% dari total composition of female employees now reaching 48.3% of
pegawai. total employees.
4. Program Fresh Graduate Recruitment: Perekrutan 4. Fresh Graduate Recruitment Program: The recruitment
lulusan baru dari universitas ternama terus diperluas, of fresh graduates from renowned universities continues
dengan program onboarding yang lebih intensif untuk to be expanded, along with a more intensive onboarding
memastikan adaptasi yang cepat terhadap industri program to ensure rapid adaptation to the banking industry.
perbankan.
BANK SULSELBAR
120
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
Proses Perekrutan Berbasis Kompetensi Competency Based Recruitment Process and
dan Keberlanjutan Sustainability
Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap proses perekrutan Bank Sulselbar ensures that every recruitment process is not only
tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan oriented towards fulfilling business needs, but also supports the
bisnis, tetapi juga mendukung agenda keberlanjutan dan sustainability agenda and improving employee competency.
peningkatan kompetensi karyawan.
1. Talent Pool Development – Program khusus bagi karyawan 1. Talent Pool Development – A special program for new
baru yang memiliki potensi kepemimpinan, dibekali employees who have leadership potential, equipped with
dengan pelatihan dan sertifikasi perbankan. banking training and certification.
2. Pelatihan Onboarding dan Upskilling – Setiap karyawan 2. Onboarding and Upskilling Training – Every new employee is
baru diwajibkan mengikuti pelatihan intensif terkait required to undergo intensive training related to the banking
industri perbankan, digital banking, dan keberlanjutan. industry, digital banking, and sustainability.
3. Program Magang dan Internship – Memberikan 3. Internship and Apprenticeship Programs – Providing
kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk opportunities for students and recent graduates to gain work
mendapatkan pengalaman kerja di industri keuangan. experience in the financial industry.
4. Rekrutmen Berbasis ESG – Setiap kandidat dinilai 4. ESG-Based Recruitment – Each candidate is assessed not
tidak hanya berdasarkan kompetensi teknis, tetapi juga only based on technical competency, but also alignment with
keselarasan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan tata sustainability values and good governance.
kelola yang baik.
5. Digitalization of HR Process – Menggunakan sistem 5. Digitalization of HR Process – Using a digital recruitment
rekrutmen digital untuk mempermudah proses seleksi system to simplify the selection process and reduce
dan mengurangi dampak lingkungan dengan paperless environmental impact with paperless recruitment.
recruitment.
Dampak Rekrutmen terhadap The Impact of Recruitment on the
Keberlanjutan SDM Bank Sulselbar Sustainability of Bank Sulselbar's HR
Dengan strategi rekrutmen yang berbasis kompetensi, With a recruitment strategy based on competency, sustainability,
keberlanjutan, dan inklusivitas, Bank Sulselbar berhasil: and inclusivity, Bank Sulselbar has succeeded in:
1. Meningkatkan kualitas SDM dengan lebih dari 70% 1. Improving the quality of human resources with more than
karyawan baru memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi. 70% of new employees having a bachelor's degree or higher.
2. Memperkuat keberagaman dan kesetaraan gender, 2. Strengthening diversity and gender equality, with increasing
dengan peningkatan jumlah karyawan wanita dan the number of female employees and inclusive hiring.
perekrutan inklusif. 3. Supporting leadership regeneration, with 30% of new
3. Mendukung regenerasi kepemimpinan, dengan 30% employees entering the talent pool for strategic positions in
dari karyawan baru masuk dalam talent pool untuk posisi the future.
strategis di masa depan.
Dengan pendekatan perekrutan yang berorientasi pada With a recruitment approach that is oriented towards
kompetensi, digitalisasi, dan keberlanjutan, Bank Sulselbar competency, digitalization, and sustainability, Bank Sulselbar
semakin siap menghadapi tantangan industri perbankan is increasingly ready to face the challenges of the ever-growing
yang terus berkembang. Bank tidak hanya berfokus pada banking industry. The bank not only focuses on growing the
pertumbuhan jumlah karyawan, tetapi juga memastikan number of employees, but also ensures that every individual who
bahwa setiap individu yang bergabung memiliki peran joins has a strategic role in supporting business sustainability and
strategis dalam mendukung keberlanjutan bisnis dan inklusi financial inclusion in the South and West Sulawesi regions.
keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.
BANK SULSELBAR
121
Sustainability Report 2024
Page 122
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Pergantian Karyawan: Menjaga Employee Turnover: Maintaining HR
Stabilitas dan Daya Saing SDM (GRI 401-1) Stability and Competitiveness
Sebagai organisasi yang terus berkembang, Bank Sulselbar As a growing organization, Bank Sulselbar understands that
memahami bahwa pergantian karyawan (turnover) adalah employee turnover is part of the company's dynamics in facing
bagian dari dinamika perusahaan dalam menghadapi industry changes. Therefore, the bank implements a human
perubahan industri. Oleh karena itu, bank menerapkan resource management strategy that is oriented towards
strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi retention, development, and regeneration of the workforce
pada retensi, pengembangan, dan regenerasi tenaga in order to maintain operational stability and the company's
kerja guna menjaga stabilitas operasional dan daya saing competitiveness.
perusahaan.
Tren Pergantian Karyawan Tahun 2024 Employee Turnover Trends in 2024
Berdasarkan data rekrutmen dan turnover, Bank Sulselbar Based on recruitment and turnover data, Bank Sulselbar recorded
mencatat peningkatan jumlah pegawai sebesar 6,9% a 6.9% increase in the number of employees compared to 2023.
dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini didorong oleh This growth was driven by business expansion, digitalization of
ekspansi bisnis, digitalisasi layanan, serta kebutuhan akan services, and the need for a more competent workforce.
tenaga kerja yang lebih kompeten.
Kategori 2024 2023 Perubahan (%)
Number of Employees at the Beginning of the
Jumlah Pegawai di Awal Tahun (Jan) 1.370 1.337 +2,4%
Year (Jan)
Jumlah Pegawai Masuk 178 94 +89,4% Number of Employees Entered
Jumlah Pegawai Keluar 83 61 +36,1% Number of Employees Leaving
Jumlah Pegawai Akhir Tahun (Des) 1.465 1.370 +6,9% Number of Employees End of Year (Dec)
Dengan 178 karyawan baru bergabung dan 83 karyawan With 178 new employees joining and 83 employees leaving, the
keluar, turnover rate 2024 tercatat sebesar 5,0%, sedikit 2024 turnover rate was recorded at 5.0%, slightly up from the
meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,2%. previous year of 4.2%.
Faktor-Faktor Pergantian Karyawan Employee Turnover Factors
1. Ekspansi Digitalisasi – Meningkatnya kebutuhan tenaga 1. Digitalization Expansion – The increasing need for a digital-
kerja berbasis digital mendorong rekrutmen pegawai based workforce encourages the recruitment of employees
dengan keahlian di bidang teknologi perbankan. with expertise in banking technology.
2. Regenerasi SDM – Pergantian tenaga kerja terjadi 2. Human Resource Regeneration – Workforce turnover occurs
sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta adaptasi as part of organizational refreshment and adaptation to the
terhadap tantangan industri perbankan. challenges of the banking industry.
3. Peluang Karier – Beberapa pegawai yang keluar beralih 3. Career Opportunities – Some employees who leave move on
ke industri lain atau mendapatkan promosi di tempat to other industries or get promotions at new jobs.
kerja baru.
4. Rotasi dan Pensiun – Sebagian turnover juga terjadi 4. Rotation and Retirement – Some turnover also occurs due to
karena perpindahan internal atau pegawai yang internal transfers or employees entering retirement.
memasuki masa pensiun.
BANK SULSELBAR
122
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
Strategi Bank Sulselbar dalam Mengelola Bank Sulselbar's Strategy in Managing
Turnover Karyawan Employee Turnover
Bank Sulselbar menerapkan berbagai program untuk Bank Sulselbar implements various programs to maintain and
mempertahankan dan meningkatkan kepuasan karyawan, improve employee satisfaction, including:
antara lain:
1. Peningkatan Kesejahteraan – Menyediakan tunjangan 1. Enhanced Welfare – Providing competitive benefits,
kompetitif, skema insentif berbasis kinerja, dan benefit performance-based incentive schemes, and health benefits.
kesehatan.
2. Program Pengembangan Karier – Memberikan pelatihan, 2. Career Development Program – Providing training, coaching,
coaching, dan mentoring agar pegawai dapat berkembang and mentoring so that employees can develop in the banking
di lingkungan perbankan. environment.
3. Work-Life Balance – Menyediakan kebijakan fleksibel 3. Work-Life Balance – Providing flexible policies and a work
dan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan environment that supports employee well-being.
pegawai.
4. Talent Management & Leadership Program – 4. Talent Management & Leadership Program – Preparing
Mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan employees for leadership roles to reduce the risk of losing
guna mengurangi risiko kehilangan SDM potensial. potential talent.
Dengan turnover rate yang tetap terkendali dan pertumbuhan With a manageable turnover rate and positive workforce growth,
tenaga kerja yang positif, Bank Sulselbar berhasil menjaga Bank Sulselbar has managed to maintain a balance between
keseimbangan antara retensi dan regenerasi SDM. HR retention and regeneration. The increase in the number
Peningkatan jumlah karyawan sejalan dengan strategi of employees is in line with the business development and
pengembangan bisnis dan digitalisasi, memastikan bahwa digitalization strategy, ensuring that the bank has a competent
bank memiliki tenaga kerja yang kompeten dan adaptif and adaptive workforce to changes in the banking industry.
terhadap perubahan industri perbankan.
Mewujudkan Tempat Kerja yang Inklusif dan
Keberagaman Karyawan (GRI 405-1 | OJK F.18 | SASB FN-CB-240A.3)
Creating an Inclusive Workplace and Employee Diversity
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan Bank Sulselbar is dedicated to fostering an inclusive work
kerja yang inklusif, di mana setiap karyawan memiliki environment that ensures every employee has equal
kesempatan yang setara untuk berkembang tanpa diskriminasi. opportunities for development, free from discrimination. The
Kebijakan keberagaman perusahaan diterapkan dalam seluruh company’s diversity policy is integrated into all operational
aspek operasional, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan areas, including recruitment and career development, to promote
karier, guna memastikan bahwa tenaga kerja berasal dari a workforce that encompasses a range of backgrounds, genders,
berbagai latar belakang, gender, dan usia. and age groups.
Komposisi karyawan Bank Sulselbar menunjukkan The employee composition at Bank Sulselbar demonstrates a
keseimbangan gender yang mencerminkan kebijakan commitment to gender balance, reinforcing the organization’s
perusahaan dalam mendukung kesetaraan kesempatan dedication to equal employment opportunities. Additionally,
kerja. Bank juga aktif dalam menyediakan program pelatihan the bank actively offers training and mentoring programs for all
dan mentoring bagi seluruh karyawan, memastikan employees, guaranteeing equitable access to skills development
bahwa semua individu memiliki akses yang sama terhadap and career progressio
peningkatan keterampilan dan jenjang karier.
BANK SULSELBAR
123
Sustainability Report 2024
Page 124
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Selain itu, kebijakan anti-diskriminasi diterapkan secara In addition, anti-discrimination policies are strictly implemented
ketat untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan to create a comfortable and barrier-free working environment
bebas dari hambatan bagi setiap individu. Dengan prinsip for every individual. With this principle of diversity and
keberagaman dan inklusivitas ini, Bank Sulselbar terus inclusivity, Bank Sulselbar continues to build a more innovative
membangun tenaga kerja yang lebih inovatif dan adaptif dalam and adaptive workforce in facing the challenges of the dynamic
menghadapi tantangan industri perbankan yang dinamis. banking industry.
Remunerasi, Kesejahteraan, dan Hak Pekerja
(GRI 202-1, 405 | OJK F.20 | SASB FN-CB-330A.4)
Remuneration, Welfare and Workers’ Rights
Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan As part of the effort to create an inclusive and competitive work
kerja yang inklusif dan berdaya saing, Bank Sulselbar environment, Bank Sulselbar places employee welfare as one of
menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai salah satu the main priorities in its human resource management strategy.
prioritas utama dalam strategi pengelolaan sumber daya The Bank is committed to providing competitive remuneration,
manusia. Bank berkomitmen untuk memberikan remunerasi sustainable welfare programs, and protection of workers' rights
yang kompetitif, program kesejahteraan yang berkelanjutan, to increase motivation, productivity, and loyalty of the workforce.
serta perlindungan hak-hak pekerja guna meningkatkan
motivasi, produktivitas, dan loyalitas tenaga kerja.
Untuk memastikan kesejahteraan pekerja, Bank Sulselbar To ensure employee welfare, Bank Sulselbar provides various
memberikan berbagai tunjangan, antara lain: benefits, including:
1. Upah yang Adil dan Kompetitif : Bank Sulselbar 1. Fair and Competitive Wages: Bank Sulselbar implements
menerapkan kebijakan gaji minimum yang lebih tinggi a minimum salary policy that is higher than the regional
dibandingkan upah minimum regional (UMR) di berbagai minimum wage (UMR) in its various operational areas.
wilayah operasionalnya.
2. Tunjangan dan Benefit Karyawan : Meliputi asuransi 2. Employee Allowances and Benefits: Includes health
kesehatan, dana pensiun, tunjangan hari raya, serta insurance, pension funds, holiday allowances, and home
program kepemilikan rumah bagi karyawan tetap. ownership programs for permanent employees.
3. Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance) 3. Work-Life Balance: Annual leave policy, maternity leave, and
: Kebijakan cuti tahunan, cuti melahirkan, serta flexible working hours for certain employees.
fleksibilitas jam kerja bagi karyawan tertentu.
4. Hak dan Perlindungan Pekerja :Seluruh karyawan 4. Worker Rights and Protection: All employees are given access
diberikan akses ke fasilitas kesehatan, jaminan sosial, to health facilities, social security, and protection against
serta perlindungan terhadap diskriminasi dan pelecehan discrimination and harassment in the workplace.
di tempat kerja.
Perbandingan Upah Bank Sulselbar Dengan UMR Propinsi Dimana Kantor Cabang Beroperasi Tahun 2024
Comparison of Bank Sulselbar Wages with the UMR of the Province Where the Branch Office Operates in 2024
Upah Minimun
No. Unit Usaha/Business Unit Provinsi/Daerah Imbal Jasa Karyawan Tingkat Terendah
Provinsi
1 Bank Sulselbar Sulawesi selatan Rp.5.067.381 Rp.6.616.211
2 Bank Sulselbar Sulawesi barat Rp.2.914.958 Rp.7.720.750
3 Bank Sulselbar DKI Jakarta Rp.5.067.381 Rp.8.578.172
BANK SULSELBAR
124
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
Paket Kesejateraan Pegawai Bank Sulsebar [GRI 401-2] Bank Sulsebar Employee Welfare Package [GRI 401-2]
1. Gaji rutin setiap bulan. 1. Regular salary every month.
2. Uang makan untuk setiap hari kerja sesuai kehadiran. 2. Meal allowance for each working day according to
3. Uang lembur dan Makan Lembur apabila bekerja attendance.
melebihi jam kerja. 3. Overtime pay and overtime meals if you work beyond
4. Tunjangan Hari Raya (THR). working hours.
5. Ongkos Perjalanan Cuti 4. Holiday Allowance (THR).
6. Pakaian Sandang (pakaian seragam, ongkos jahit baju, 5. Travel Leave Costs
uang sepatu). 6. Clothing (uniforms, sewing costs, shoe money).
7. Bonus (tergantung kemampuan Perusahaan). 7. Bonus (depending on Company capabilities).
Kebijakan Cuti: Menjaga Leave Policy: Maintaining Work-Life
Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Balance
(GRI 401-3)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan As part of its commitment to employee welfare, Bank Sulselbar
karyawan, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan cuti implements a leave policy that includes annual leave and
yang mencakup cuti tahunan dan cuti melahirkan, guna maternity leave, to ensure a balance between employees'
memastikan keseimbangan antara kehidupan profesional professional and personal lives.
dan pribadi karyawan.
1. Cuti Tahunan 1. Annual leave
Setiap karyawan berhak atas cuti tahunan yang dapat Every employee is entitled to annual leave that can be used to
digunakan untuk beristirahat dan meningkatkan rest and increase productivity. This policy allows employees
produktivitas. Kebijakan ini memungkinkan karyawan to maintain mental and physical balance amidst dynamic
untuk tetap menjaga keseimbangan mental dan fisik di work demands.
tengah tuntutan pekerjaan yang dinamis.
2. Cuti Melahirkan 2. Maternity leave
Bank Sulselbar juga memberikan cuti melahirkan kepada Bank Sulselbar also provides maternity leave to female
karyawan perempuan sesuai dengan regulasi yang employees in accordance with applicable regulations. This
berlaku. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung policy aims to support the health of mothers and babies, as
kesehatan ibu dan bayi, serta memberikan waktu bagi well as provide time for employees to adapt to their new role
karyawan untuk beradaptasi dengan peran baru sebagai as parents.
orang tua.
Kebijakan cuti ini mencerminkan kepedulian Bank Sulselbar This leave policy reflects Bank Sulselbar's concern for employee
terhadap kesejahteraan karyawan serta menciptakan welfare and creating a more inclusive and sustainable work
lingkungan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. environment.
Program Pensiun dan Jaminan Pension and Old Age Security Programs:
Hari Tua: Menjamin Kesejahteraan Ensuring Employee Welfare in the
Pegawai di Masa Depan (GRI 201-3, 404-2) Future
Sebagai bentuk tanggung jawab dalam memastikan As a form of responsibility in ensuring employee welfare in the
kesejahteraan karyawan di masa depan, Bank Sulselbar future, Bank Sulselbar has implemented various pension and
telah mengimplementasikan berbagai program pensiun old age benefits (THT) programs to provide adequate financial
dan tunjangan hari tua (THT) guna memberikan jaminan security for its employees. This program reflects the company's
finansial yang layak bagi para pegawainya. Program ini commitment to providing protection for workers who have
BANK SULSELBAR
125
Sustainability Report 2024
Page 126
Sumber Daya Manusia
Human Resources
mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan contributed to the bank's growth.
perlindungan bagi tenaga kerja yang telah berkontribusi bagi
pertumbuhan bank.
Program Pensiun Imbalan Pasti Defined Benefit Pension Plan
Bank Sulselbar menerapkan Program Pensiun Imbalan Bank Sulselbar implements a Defined Benefit Pension Program
Pasti berdasarkan kebijakan yang tertuang dalam beberapa based on policies stated in several board of directors' decisions,
keputusan direksi, antara lain: including:
• SK/111/DIR/VI/2018 (28 Juni 2018) & SK/182/DIR/K/ • SK/111/DIR/VI/2018 (28 June 2018) & SK/182/DIR/K/
XII/2022 (30 Desember 2022) Tentang penghargaan XII/2022 (30 December 2022) Regarding proportional
proporsional berdasarkan masa kerja. awards based on length of service.
• SK/111/DIR/VIII/2012 (29 Agustus 2012) Tentang • SK/111/DIR/VIII/2012 (29 August 2012) Concerning the
pengelolaan iuran dana pensiun serta iuran dana hari tua management of pension fund contributions and old age fund
(IDHT) pegawai Bank Sulselbar. contributions (IDHT) for Bank Sulselbar employees.
Manfaat yang diberikan dalam skema ini mencakup: The benefits provided under this scheme include:
• Penghargaan Pensiun Normal – Pegawai yang memasuki • Normal Retirement Award – Employees who enter retirement
masa pensiun akan menerima 6 kali gaji pokok sebagai will receive 6 times their basic salary as a form of appreciation
bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. for their dedication.
• Penghargaan Masa Kerja – Karyawan dengan masa kerja • Length of Service Award – Employees with a certain length of
tertentu akan memperoleh tambahan dana sebagai service will receive additional funds as a form of appreciation
bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka. for their dedication.
Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan sosial dan This program aims to provide social security and stable financial
kesejahteraan keuangan yang stabil bagi pegawai setelah welfare for employees after retirement, as well as create a safe
memasuki masa pensiun, serta menciptakan lingkungan and sustainable working environment for all employees.
kerja yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan.
Program Asuransi Tunjangan Hari Tua (THT) Old Age Benefit Insurance Program (THT)
Selain program pensiun, Bank Sulselbar juga menerapkan In addition to the pension program, Bank Sulselbar also
Asuransi Tunjangan Hari Tua (THT) yang memberikan implements Old Age Allowance Insurance (THT) which provides
perlindungan tambahan bagi pegawai yang memasuki masa additional protection for employees entering retirement. This
pensiun. Program ini diatur dalam SK/166/DIR/XII/2010 & program is regulated in SK/166/DIR/XII/2010 & SK/134/DIR/
SK/134/DIR/XII/2010 Tentang pemberian tunjangan hari XII/2010 Concerning the provision of old age allowances to
tua kepada pegawai PT Bank Sulselbar. employees of PT Bank Sulselbar.
Program ini bekerja sama dengan IFG (Indonesia Financial This program is in collaboration with IFG (Indonesia Financial
Group), yang menyediakan perlindungan asuransi bagi Group), which provides insurance protection for employees with
pegawai dengan manfaat utama berupa: the main benefits of:
• Dana Tunjangan Hari Tua (THT) – Memberikan manfaat • Old Age Allowance Fund (THT) – Provides financial benefits
keuangan bagi pegawai setelah pensiun guna menjamin for employees after retirement to ensure a decent standard of
standar hidup yang layak. living.
• Kepastian Finansial – Memastikan bahwa setiap pegawai • Financial Certainty – Ensuring that every Bank Sulselbar
Bank Sulselbar memiliki tabungan hari tua yang aman employee has safe and protected retirement savings in a
dan terlindungi dalam sistem asuransi profesional. professional insurance system.
BANK SULSELBAR
126
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
Dampak Positif Program Pensiun dan THT Positive Impact of Pension and THT Programs
bagi Pegawai for Employees
1. Memberikan kepastian pendapatan di masa pensiun 1. Providing certainty of income during retirement so that
sehingga pegawai dapat tetap menikmati kualitas hidup employees can continue to enjoy a good quality of life.
yang baik.
2. Meningkatkan loyalitas dan produktivitas karyawan, 2. Increase employee loyalty and productivity, because they feel
karena mereka merasa dihargai atas kontribusi mereka appreciated for their contributions while working.
selama bekerja.
3. Mendukung stabilitas tenaga kerja dengan memberikan 3. Supporting workforce stability by providing long-term
insentif jangka panjang bagi pegawai untuk tetap incentives for employees to continue working at Bank
berkarya di Bank Sulselbar. Sulselbar.
4. Memastikan keberlanjutan keuangan pegawai di 4. Ensuring employee financial sustainability in retirement
masa pensiun melalui kombinasi program pensiun dan through a combination of comprehensive pension and old-
tunjangan hari tua yang komprehensif. age benefit programs.
Dengan adanya Program Pensiun Imbalan Pasti dan Asuransi With the Defined Benefit Pension Program and Old Age Benefits
Tunjangan Hari Tua (THT), Bank Sulselbar telah membangun Insurance (THT), Bank Sulselbar has built a financial protection
sistem perlindungan keuangan bagi pegawai yang telah system for employees who have dedicated themselves to the
berdedikasi terhadap perusahaan. company.
Kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi This policy not only provides benefits for individual employees
individu pegawai tetapi juga menciptakan stabilitas tenaga but also creates workforce stability, increases job satisfaction,
kerja, meningkatkan kepuasan kerja, serta memperkuat and strengthens the bank's commitment to creating a sustainable
komitmen bank dalam menciptakan lingkungan kerja yang work environment.
berkelanjutan.
Perjanjian Kerja Bersama: Collective Labor Agreement: Building
Membangun Hubungan Industrial Harmonious Industrial Relations
yang Harmonis (GRI 2-30)
Dalam dunia kerja yang dinamis, hubungan industrial yang In a dynamic work environment, healthy industrial relations are
sehat menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan the main foundation for company growth and employee welfare.
dan kesejahteraan karyawan. Bank Sulselbar memahami Bank Sulselbar understands that workers who feel safe and
bahwa tenaga kerja yang merasa aman dan dihargai akan appreciated will provide optimal contributions to the company.
memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan. Oleh Therefore, the presence of the Workers Union and the Collective
karena itu, kehadiran Serikat Pekerja serta Perjanjian Kerja Labor Agreement (PKB) are important elements in creating a
Bersama (PKB) menjadi elemen penting dalam menciptakan harmonious, fair and sustainable work environment.
lingkungan kerja yang harmonis, adil, dan berkelanjutan.
Serikat Pekerja: Pilar Perlindungan dan Trade Unions: Pillar of Employee Protection
Kesejahteraan Karyawan and Welfare
Bank Sulselbar secara resmi mendirikan Serikat Pekerja Bank Sulselbar officially established the Workers Union on
pada 26 Februari 2013 sebagai wadah yang menjembatani February 26, 2013 as a forum that bridges the interests of the
kepentingan perusahaan dan pegawai. Keberadaannya company and employees. Its existence is regulated in the Decree
diatur dalam SK Pembentukan Nomor: SK/001/SK.BSSB/ of Establishment Number: SK/001/SK.BSSB/IX/2023, which
IX/2023, yang menegaskan komitmen bank dalam menjamin confirms the bank's commitment to guaranteeing the rights of
BANK SULSELBAR
127
Sustainability Report 2024
Page 128
Sumber Daya Manusia
Human Resources
hak-hak tenaga kerja serta menciptakan ekosistem kerja workers and creating a more professional and conducive work
yang lebih profesional dan kondusif. ecosystem.
Dengan adanya Serikat Pekerja, karyawan memperoleh With the existence of a Trade Union, employees receive various
berbagai manfaat yang berdampak langsung terhadap benefits that have a direct impact on their welfare, including:
kesejahteraan mereka, antara lain:
1. Perlindungan Hak-Hak Karyawan – Serikat pekerja 1. Protection of Employee Rights – The union ensures that
memastikan bahwa setiap karyawan mendapatkan hak every employee has the rights in accordance with applicable
sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. employment regulations.
2. Meningkatkan Daya Tawar dalam Negosiasi – Dalam 2. Increasing Bargaining Power in Negotiations – In terms
hal upah, tunjangan, dan kondisi kerja, serikat of wages, benefits, and working conditions, unions act as
pekerja berperan sebagai representasi kolektif untuk a collective representation to fight for the welfare of their
memperjuangkan kesejahteraan anggota. members.
3. Dukungan Hukum dalam Penyelesaian Perselisihan 3. Legal Support in Dispute Resolution – In the event of an
– Apabila terjadi sengketa ketenagakerjaan, serikat employment dispute, the union provides advocacy and legal
pekerja menyediakan advokasi dan pendampingan assistance to employees.
hukum bagi pegawai.
4. Mewujudkan Kesejahteraan yang Lebih Baik – Dengan 4. Achieving Better Welfare – With more effective
komunikasi yang lebih efektif antara manajemen dan communication between management and employees,
karyawan, serikat pekerja turut mengusulkan kebijakan unions are also proposing more progressive welfare policies.
kesejahteraan yang lebih progresif.
5. Menjadi Wadah Aspirasi Kolektif – Pegawai memiliki 5. Becoming a Collective Aspiration Vessel – Employees have
platform untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta a platform to convey ideas, criticisms, and suggestions to
usulan demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih create a better work environment.
baik.
Perjanjian Kerja Bersama: Fondasi Collective Bargaining Agreement: The
Hubungan Industrial yang Kokoh Foundation of Solid Industrial Relations
Selain Serikat Pekerja, Bank Sulselbar juga memberlakukan In addition to the Workers Union, Bank Sulselbar also enforces
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai acuan resmi dalam a Collective Labor Agreement (PKB) as an official reference in
mengatur hak, kewajiban, serta hubungan kerja antara regulating the rights, obligations, and work relations between
manajemen dan karyawan. PKB ini disusun melalui proses management and employees. This PKB is prepared through
diskusi antara pihak manajemen dan perwakilan pekerja a discussion process between management and worker
untuk menciptakan aturan kerja yang transparan dan saling representatives to create transparent and mutually beneficial
menguntungkan. work regulations.
PKB mencakup berbagai aspek penting, seperti: PKB covers various important aspects, such as:
1. Sistem Pengupahan dan Kesejahteraan – Mengatur 1. Wage and Welfare System – Regulate salary structure,
struktur gaji, tunjangan, bonus, dan fasilitas allowances, bonuses, and welfare facilities for employees.
kesejahteraan bagi pegawai.
2. Jam Kerja dan Lembur – Standarisasi jam kerja serta 2. Working Hours and Overtime – Standardization of working
kompensasi untuk pekerjaan di luar jam operasional hours and compensation for work outside normal operating
normal. hours.
3. Perlindungan terhadap Pemutusan Hubungan Kerja 3. Protection against Termination of Employment (PHK) –
(PHK) – Memberikan kejelasan mengenai prosedur dan Provides clarity regarding procedures and employee rights in
hak karyawan apabila terjadi PHK. the event of a layoff.
BANK SULSELBAR
128
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 129
4. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) – Menjamin 4. Occupational Health and Safety (K3) – Ensures a safe
lingkungan kerja yang aman dan mendukung working environment and supports the physical and mental
kesejahteraan fisik maupun mental pegawai. well-being of employees.
5. Kebijakan Cuti dan Hak Pekerja – Termasuk cuti tahunan, 5. Leave Policies and Employee Rights – Including annual leave,
cuti melahirkan, serta kebijakan khusus lainnya yang maternity leave, and other specific policies that protect
melindungi keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi employees’ work-life balance.
pegawai.
Membangun Ekosistem Kerja yang Building a Harmonious Work Ecosystem
Harmonis
1. Dengan adanya Serikat Pekerja dan PKB, Bank Sulselbar 1. With the existence of the Workers Union and PKB, Bank
memastikan bahwa hubungan antara manajemen Sulselbar ensures that the relationship between management
dan karyawan terjalin dalam iklim kerja yang saling and employees is established in a work climate that is
menghormati, transparan, dan berlandaskan prinsip mutually respectful, transparent, and based on the principle
keadilan. of justice.
2. Perusahaan menyadari bahwa tenaga kerja yang 2. The company realizes that a workforce that feels appreciated
merasa dihargai akan memiliki loyalitas yang lebih will have higher loyalty, increase productivity, and drive
tinggi, meningkatkan produktivitas, serta mendorong sustainable bank growth.
pertumbuhan bank secara berkelanjutan.
3. Hubungan industrial yang sehat juga mendukung 3. Healthy industrial relations also support the implementation
implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good of good corporate governance (GCG), create a stable work
Corporate Governance – GCG), menciptakan lingkungan environment, and build trust between employees and
kerja yang stabil, serta membangun kepercayaan antara management. work, making Bank Sulselbar a more inclusive
karyawan dan manajemen. kerja, menjadikan Bank and competitive workplace.
Sulselbar sebagai tempat kerja yang lebih inklusif dan
berdaya saing.
Kebijakan Bank Sulselbar dalam Bank Sulselbar's Policy in Preventing
Mencegah Pekerja Anak dan Kerja Child Labor and Forced Labor
Paksa (GRI 408-1, 409-1 | OJK F.19)
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen pada prinsip As a financial institution dedicated to the principles of
Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar is
menjamin tidak adanya praktik pekerja anak dan kerja committed to ensuring that child labor and forced labor practices
paksa di seluruh rantai pasokan dan portofolio kredit yang are absent throughout its supply chain and loan portfolio.
dibiayainya.
Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan In its operations, Bank Sulselbar adopts a selective approach
selektif terhadap mitra bisnis, pemasok, dan debitur guna when engaging with business partners, suppliers, and borrowers
memastikan mereka tidak terlibat dalam eksploitasi tenaga to ensure their non-involvement in labor exploitation, including
kerja, termasuk penggunaan tenaga kerja di bawah umur dan the use of underage and forced labor. This policy aligns with
kerja paksa. Hal ini sejalan dengan regulasi ketenagakerjaan labor regulations in Indonesia and adheres to international
di Indonesia serta standar internasional seperti Konvensi ILO standards such as ILO Convention No. 138 on Minimum Age for
No. 138 tentang Usia Minimum untuk Bekerja dan Konvensi Employment and ILO Convention No. 182 on the Worst Forms of
ILO No. 182 tentang Bentuk Pekerjaan Terburuk bagi Anak. Child Labor
Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko, Bank Sulselbar As part of its risk mitigation strategy, Bank Sulselbar conducts
menerapkan Due Diligence ESG dalam proses penyaluran ESG Due Diligence during the loan distribution process, ensuring
BANK SULSELBAR
129
Sustainability Report 2024
Page 130
Sumber Daya Manusia
Human Resources
kredit, dengan memastikan bahwa seluruh calon debitur that all prospective borrowers comply with fair employment
mematuhi kebijakan ketenagakerjaan yang adil. Jika practices. Should there be any indications of violations of workers’
ditemukan indikasi pelanggaran terhadap hak pekerja, Bank rights, Bank Sulselbar reserves the right to reject or terminate its
Sulselbar berhak menolak atau menghentikan hubungan business relationships with the parties involved.
bisnis dengan pihak terkait.
Bank Sulselbar juga berpartisipasi dalam berbagai Additionally, Bank Sulselbar actively participates in outreach
program sosialisasi terkait perlindungan tenaga kerja serta programs focused on labor protection and supports government
mendukung inisiatif pemerintah dalam penghapusan pekerja initiatives aimed at eradicating child labor and forced labor,
anak dan kerja paksa, sebagai bagian dari kontribusi terhadap thereby contributing to the Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG (SDGs), particularly SDG 8 (Decent Work and Economic
8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG Growth) and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions).
16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat).
Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
Berkelanjutan: Membangun SDM Unggul untuk
Masa Depan Perbankan (GRI 404-2 | OJK E.2 | SASB FN-CB-330A.3)
Competency Development and Continuous Training: Building Superior Human
Resources for the Future of Banking
Di era transformasi digital yang cepat, sumber daya In the era of rapid digital transformation, skilled human resources
manusia (SDM) yang kompeten menjadi kunci utama (HR) are key to the sustainability and competitiveness of the
bagi keberlanjutan dan daya saing industri perbankan. banking industry. Bank Sulselbar recognizes the importance
Bank Sulselbar menyadari pentingnya pengembangan of developing employee capabilities to address increasingly
kapasitas karyawan dalam menjawab tantangan bisnis yang complex business challenges. Therefore, training and competency
semakin kompleks. Oleh karena itu, program pelatihan dan development programs are integral to the bank’s growth strategy.
pengembangan kompetensi dijadikan sebagai bagian integral
dari strategi pertumbuhan bank.
Membangun Talenta Masa Depan Building Future Talent through HR
melalui Program Pengembangan Development Programs
SDM
Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan As an effort to improve employee quality and productivity,
produktivitas karyawan, Bank Sulselbar telah menginisiasi Bank Sulselbar has initiated various training and competency
berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi development programs which include:
yang mencakup:
Program Tujuan
Implementasi platform pembelajaran digital
Implementation of digital learning platforms
untuk meningkatkan fleksibilitas dan
Optimalisasi E-Learning to increase the flexibility and effectiveness of
efektivitas pengembangan karyawan secara
independent employee development.
mandiri.
BANK SULSELBAR
130
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 131
Program Tujuan
Bank memberikan pelatihan berjenjang bagi
pegawai dengan posisi strategis, seperti The bank provides tiered training for employees
Pendidikan Reguler Sesuai Jenjang Sespibank, Branch Manager, dan First Line in strategic positions, such as Sespibank, Branch
Jabatan Manager guna menciptakan kader pemimpin Manager, and First Line Manager to create quality
berkualitas. leadership cadres.
Program identifikasi pegawai berbakat yang
Talented employee identification program
dikembangkan melalui training berjenjang,
developed through tiered training, coaching,
Talent Pool System coaching, sertifikasi, dan rotasi kerja untuk
certification, and job rotation to improve skills
meningkatkan keterampilan secara sistematis
systematically and sustainably.
dan berkelanjutan.
Partisipasi pegawai dalam pelatihan eksternal
Employee participation in external training to
guna menambah wawasan serta memperluas
Public Training & Workshop increase insight and expand their professional
jaringan profesional mereka.
network.
Memastikan setiap pegawai memiliki
Ensure that every employee has a strong
Program Penyegaran Ketentuan pemahaman yang kuat terkait regulasi dan
understanding of internal banking regulations
Internal kebijakan internal perbankan.
and policies.
Program Sertifikasi dan Keahlian Certification Programs and Specialized
Khusus Skills
Untuk meningkatkan daya saing pegawai, Bank Sulselbar To improve employee competitiveness, Bank Sulselbar encourages
mendorong sertifikasi profesional yang relevan dengan professional certification that is relevant to business needs. Some
kebutuhan bisnis. Beberapa sertifikasi yang difasilitasi bank, of the certifications facilitated by the bank include:
antara lain:
Jenis Sertifikasi Tujuan
Meningkatkan pemahaman karyawan dalam Improve employee understanding in managing
Sertifikasi Manajemen Risiko
mengelola risiko operasional dan keuangan. operational and financial risks.
Memastikan seluruh proses bisnis sesuai Ensure all business processes comply with
Sertifikasi Audit & Kepatuhan
dengan regulasi dan standar perbankan. banking regulations and standards.
Mengembangkan keahlian pegawai dalam
Sertifikasi Treasury & Wealth Developing employee skills in fund management
pengelolaan dana dan investasi.
Management and investment.
Mendukung percepatan transformasi digital Supporting the acceleration of digital
Sertifikasi Teknologi Informasi
dalam operasional perbankan. transformation in banking operations.
Ensuring efficiency and compliance in
Menjamin efisiensi dan kepatuhan dalam
Sertifikasi Pengadaan Barang & Jasa procurement processes in the banking
proses pengadaan di lingkungan perbankan.
environment.
Sertifikasi Sistem Pembayaran & Memastikan keahlian pegawai dalam transaksi Ensuring employee expertise in digital
Pengelolaan Uang Rupiah digital dan layanan pembayaran. transactions and payment services.
Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, This program not only improves individual competency, but also
tetapi juga memastikan bahwa Bank Sulselbar memiliki ensures that Bank Sulselbar has a workforce that is ready to face
tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan industri the challenges of the dynamic financial industry.
keuangan yang dinamis.
BANK SULSELBAR
131
Sustainability Report 2024
Page 132
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Evaluasi Efektivitas Pelatihan Evaluation of Training Effectiveness
Agar program pengembangan SDM berjalan optimal, Bank In order for the HR development program to run optimally, Bank
Sulselbar melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas Sulselbar conducts periodic evaluations of training effectiveness
pelatihan dengan metode berikut: using the following methods:
• Evaluasi Level 1 (L1) untuk mengukur kepuasan peserta • Level 1 (L1) evaluation to measure participant satisfaction
terhadap pelatihan yang diberikan. with the training provided.
• Pre & Post Test diterapkan pada minimal 80% pelatihan • Pre & Post Test is applied to at least 80% of internal training
internal guna mengukur peningkatan kompetensi to measure the increase in participant competency.
peserta. • Level 3 (L3) evaluation to measure the application of
• Evaluasi Level 3 (L3) untuk mengukur penerapan ilmu knowledge that has been learned in the daily work
yang telah dipelajari dalam lingkungan kerja sehari-hari. environment.
Hasil evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan inovasi dalam The results of this evaluation form the basis for improvements
program pelatihan yang diselenggarakan bank. and innovations in training programs organized by the bank.
Rata-rata Jam Pelatihan Pegawai (GRI Average Employee Training Hours
404-1 | OJK F.22)
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan As part of its commitment to enhancing employee competence
kompetensi dan daya saing pegawai, Bank Sulselbar secara and competitiveness, Bank Sulselbar actively organizes various
aktif menyelenggarakan berbagai program pelatihan yang training programs that include both internal (in-house) and
mencakup pelatihan internal (inhouse training) maupun external training, both domestically and abroad.
eksternal, baik di dalam maupun luar negeri.
Selama tahun 2024, total 295 program pelatihan telah In 2024, a total of 295 training programs were implemented, with
dilaksanakan dengan total peserta mencapai 9.375 orang. 9,375 participants. This initiative aims to improve employees’
Program ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian teknis technical and managerial skills to address the increasingly
dan manajerial karyawan guna menghadapi tantangan complex challenges of the banking industry.
industri perbankan yang semakin kompleks.
Pelatihan yang sudah dilaksanakan selama tahun 2024 | Training that has been implemented during 2024
Jumlah
No Jenis Diklat Peserta
Pelatihan
1 Inhouse Training 108 8664 In-house Training
2 Pelatihan Eksternal Dalam Negeri 185 709 Domestic External Training
3 Pelatihan Eksternal Luar Negeri 2 2 External Training Abroad
Total 295 9375 Total
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (dalam Rupiah) | Education and Training Fees (in Rupiah)
2024 2023 2022
21.145.369.678 13.382.599.670 22.790.255.388
Tercatat, pada tahun 2024, total biaya pelatihan yang It is recorded that in 2024, the total training costs allocated
dialokasikan mencapai Rp21,14 miliar, meningkat signifikan will reach IDR21.14 billion, a significant increase compared
dibandingkan Rp13,38 miliar di tahun 2023, atau mengalami to IDR13.38 billion in 2023, or a jump of more than 58%. This
lonjakan lebih dari 58%. Kenaikan ini mencerminkan strategi increase reflects the bank's strategy which is increasingly focused
bank yang semakin fokus pada peningkatan keterampilan on improving employee skills, digitizing services, and adapting to
BANK SULSELBAR
132
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 133
pegawai, digitalisasi layanan, serta adaptasi terhadap changes in regulations and financial industry trends.
perubahan regulasi dan tren industri keuangan.
Membangun SDM Unggul Melalui Building Superior Human Resources
Pengembangan Kompetensi dan Through Competency Development and
Pelatihan Keberlanjutan (GRI 404-2 | OJK E.2, Sustainability Training
FS4, SASB FN-CB-330A.3)
Di tengah dinamika industri perbankan yang semakin Amidst the dynamics of the banking industry that increasingly
mengedepankan prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar prioritizes the principle of sustainability, Bank Sulselbar
terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM continues to be committed to improving HR capacity through
melalui berbagai program pelatihan strategis. Sepanjang various strategic training programs. Throughout 2024, the bank
tahun 2024, bank telah menggelar berbagai inisiatif has held various competency development initiatives that focus
pengembangan kompetensi yang berfokus pada keuangan on sustainable finance (ESG), risk management integration, and
berkelanjutan (ESG), integrasi manajemen risiko, serta increasing understanding of sharia-based products.
peningkatan pemahaman terhadap produk-produk berbasis
syariah.
Pelatihan Keuangan Berkelanjutan (ESG) Sustainable Finance (ESG) Training for Leaders
untuk Pimpinan dan Analis and Analysts
Sebagai langkah strategis dalam menerapkan prinsip As a strategic step in implementing Environmental, Social,
Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional and Governance (ESG) principles in banking operations, Bank
perbankan, Bank Sulselbar telah menyelenggarakan dua Sulselbar has held two main training programs for management
program pelatihan utama bagi jajaran pimpinan dan analis: and analysts:
• In-House Training ESG bagi BOC, BOD, Pemimpin • In-House ESG Training for BOC, BOD, Division Leaders and
Divisi dan Pemimpin Cabang serta Tim RAKB telah Branch Leaders as well as the RAKB Team was successfully
sukses dilaksanakan pada 31 Agustus 2024. Pelatihan implemented on August 31, 2024. This training aims to
ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman strengthen executives' understanding of sustainable business
eksekutif mengenai strategi bisnis berkelanjutan strategies and the implementation of green financial policies
serta implementasi kebijakan keuangan hijau dalam in banking operations.
operasional perbankan.
• In-House Training ESG bagi Staf/Analis Divisi Ritel & • In-House ESG Training for Staff/Analysts of the Retail &
Konsumer, Divisi Korporasi dan Komersial, serta AO Consumer Division, Corporate and Commercial Division,
Cabang telah diselenggarakan pada 24 Oktober 2024. and Branch AO was held on October 24, 2024. This training
Pelatihan ini berfokus pada penguatan keterampilan focuses on strengthening technical skills in assessing risk,
teknis dalam menilai risiko, mengintegrasikan ESG integrating ESG in loan and investment, and understanding
dalam kredit dan investasi, serta memahami aspek sustainability aspects in retail and corporate sector financing.
keberlanjutan dalam pembiayaan sektor ritel dan
korporasi.
Digitalisasi Pelatihan: Akses Mudah melalui Digitalization of Training: Easy Access through
E-Learning E-Learning
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bank Sulselbar As part of the digital transformation, Bank Sulselbar has
telah mengembangkan materi pembelajaran berbasis ESG developed ESG-based learning materials in the E-Learning
dalam aplikasi E-Learning. application.
BANK SULSELBAR
133
Sustainability Report 2024
Page 134
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Materi RAKB berbasis ESG kini tersedia dalam fitur ESG-based RAKB materials are now available in the Knowledge
Knowledge Resource, memungkinkan seluruh pegawai Resource feature, allowing all employees to access learning
mengakses modul pembelajaran kapan saja. Dengan metode modules at any time. With this method, employees can be
ini, karyawan dapat lebih fleksibel dalam memperdalam more flexible in deepening their understanding of sustainability
pemahaman mengenai strategi keberlanjutan dan integrasi strategies and ESG integration in risk management.
ESG dalam manajemen risiko.
Sosialisasi Produk Syariah untuk Socialization of Sharia Products to Increase
Meningkatkan Inklusi Keuangan Financial Inclusion
Selain pelatihan ESG, Bank Sulselbar juga aktif dalam In addition to ESG training, Bank Sulselbar is also active in
memperluas literasi keuangan syariah. expanding sharia financial literacy.
Sosialisasi produk KUR Syariah dan Pembiayaan Multiguna The socialization of KUR Syariah and Pembiayaan Multiguna
Syariah telah sukses dilaksanakan melalui kerja sama Syariah products has been successfully implemented through
antara Divisi Syariah dan Divisi Human Capital. Program cooperation between the Sharia Division and the Human Capital
ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam Division. This program aims to provide employees with a deeper
kepada pegawai mengenai keunggulan dan mekanisme understanding of the advantages and mechanisms of sharia
produk keuangan syariah, guna mendorong inklusi keuangan financial products, in order to encourage wider financial inclusion
yang lebih luas di sektor UMKM dan ritel. in the MSME and retail sectors.
Tinjauan Kinerja: Meningkatkan Performance Review: Improving
Daya Saing Melalui Balanced Competitiveness Through the Balanced
Scorecard (GRI 404-3) Scorecard
Dalam dunia perbankan yang kompetitif, pengukuran kinerja In the competitive banking sector, performance measurement
menjadi kunci utama untuk mencapai keberlanjutan dan is essential for achieving sustainability and fostering healthy
pertumbuhan yang sehat. Bank Sulselbar menerapkan growth. Bank Sulselbar employs the Balanced Scorecard (BSC) as
Balanced Scorecard (BSC) sebagai kerangka kerja utama its primary framework for managing employee performance and
dalam pengelolaan kinerja pegawai serta pencapaian tujuan aligning with the company’s strategic objectives.
strategis perusahaan.
Balanced Scorecard tidak hanya berfokus pada aspek The Balanced Scorecard encompasses not only financial metrics
keuangan, tetapi juga memperhitungkan indikator but also non-financial indicators, including customer satisfaction,
non-keuangan, seperti kepuasan pelanggan, efisiensi operational efficiency, and human resources skills development.
operasional, serta pengembangan keterampilan SDM. This comprehensive approach enables banks to ensure that
Dengan pendekatan ini, bank dapat memastikan bahwa financial growth stems from a sustainable and well-rounded
pertumbuhan finansial merupakan hasil dari strategi yang strategy.
komprehensif dan berkelanjutan.
Balanced Scorecard: Pilar Evaluasi Kinerja Balanced Scorecard: Pillar of Employee
Pegawai Performance Evaluation
Dalam konteks industri perbankan, Balanced Scorecard di In the context of the banking industry, the Balanced Scorecard at
Bank Sulselbar diterapkan melalui empat perspektif utama: Bank Sulselbar is implemented through four main perspectives:
1️. Keuangan (Financial Perspective) 1️. Financial Perspective
• Mengukur pertumbuhan laba, efisiensi biaya • Measuring profit growth, operational cost efficiency,
operasional, serta Return on Asset (ROA) dan Return as well as Return on Asset (ROA) and Return on Equity
on Equity (ROE). (ROE).
BANK SULSELBAR
134
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 135
• Pencapaian target pembiayaan berkelanjutan serta • Achieving sustainable financing targets and loan
ekspansi portofolio kredit. portfolio expansion.
2️. Pelanggan (Customer Perspective) 2️. Customer (Customer Perspective)
• Menilai tingkat kepuasan nasabah, loyalitas • Assessing the level of customer satisfaction, customer
pelanggan, serta adopsi layanan digital banking. loyalty, and adoption of digital banking services.
• Pengukuran kepuasan dilakukan melalui survei • Satisfaction measurement is done through customer
nasabah dan umpan balik dari berbagai kanal surveys and feedback from various communication
komunikasi. channels.
3️. Proses Bisnis Internal (Internal Business Process) 3️. Internal Business Process
• Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi proses • Evaluate the effectiveness and efficiency of banking
perbankan, termasuk waktu pemrosesan kredit, processes, including loan processing time, product
inovasi produk, dan kecepatan layanan. innovation, and speed of service.
• Digitalisasi proses bisnis serta adopsi teknologi • Digitalization of business processes and adoption of the
terbaru menjadi bagian penting dalam penilaian ini. latest technologies are important parts of this assessment.
4️. Pengembangan Kompetensi & Pertumbuhan (Learning 4️. Competency Development & Growth (Learning and Growth)
and Growth)
• Fokus pada pengembangan SDM melalui pelatihan, • Focus on HR development through training, certification,
sertifikasi, serta peningkatan kapabilitas karyawan and improving employee capabilities in facing industry
dalam menghadapi tantangan industri. challenges.
• Indikator utama termasuk jumlah jam pelatihan • Key indicators include the number of training hours
per karyawan dan pencapaian kompetensi individu per employee and the achievement of individual
sesuai dengan kebutuhan organisasi. competencies according to organizational needs.
Manfaat Penerapan Balanced Scorecard di Benefits of Implementing Balanced Scorecard
Bank Sulselbar at Bank Sulselbar
1. Menyelaraskan strategi perusahaan dengan indikator 1. Aligning corporate strategy with individual performance
kinerja individu, sehingga setiap pegawai memahami indicators, so that each employee understands their role in
peran mereka dalam pencapaian visi bank. achieving the bank's vision.
2. Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan 2. Improve the effectiveness of data-based decision making,
berbasis data, baik di level manajemen maupun both at management and operational levels.
operasional.
3. Mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan, 3. Encourage innovation and improvement of service quality, to
guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah. increase customer satisfaction and loyalty.
4. Memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan 4. Ensuring sustainable growth, by combining financial
mengombinasikan pencapaian finansial dan penguatan achievement and human resource strengthening.
sumber daya manusia.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar As part of the long-term strategy, Bank Sulselbar will continue
akan terus memperkuat sistem manajemen kinerja berbasis to strengthen the Balanced Scorecard-based performance
Balanced Scorecard, memastikan bahwa setiap pencapaian management system, ensuring that every achievement is not
yang diraih tidak hanya berorientasi pada keuntungan only oriented towards short-term profits, but also provides added
jangka pendek, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi value for customers, employees, and the wider community.
pelanggan, pegawai, dan masyarakat secara luas.
BANK SULSELBAR
135
Sustainability Report 2024
Page 136
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Pelatihan Petugas Keamanan dalam Security Officer Training in Human
Aspek Hak Asasi Manusia (HAM) (GRI Rights (HAM) Aspects
410-1)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik bisnis yang As part of its commitment to responsible business practices,
bertanggung jawab, Bank Sulselbar memastikan bahwa Bank Sulselbar ensures that every security officer on duty in
setiap petugas keamanan yang bertugas di lingkungan the company environment has received training related to
perusahaan telah mendapatkan pelatihan terkait aspek aspects of Human Rights (HAM). This training aims to improve
Hak Asasi Manusia (HAM). Pelatihan ini bertujuan untuk understanding of the protection of individual rights, prevention
meningkatkan pemahaman tentang perlindungan hak- of discrimination, and handling security situations with a
hak individu, pencegahan diskriminasi, serta penanganan humanistic and professional approach.
situasi keamanan dengan pendekatan yang humanis dan
profesional.
Fokus Utama dalam Pelatihan HAM untuk Petugas Key Focuses in Human Rights Training for Security Officers:
Keamanan:
• Prinsip HAM dalam Pengamanan : Memastikan bahwa • Human Rights Principles in Security: Ensure that all security
setiap tindakan pengamanan menghormati hak-hak measures respect the rights of individuals, including
individu, termasuk nasabah dan karyawan. customers and employees.
• Pencegahan dan Penanganan Konflik : Membekali • Conflict Prevention and Handling: Equipping officers with
petugas dengan keterampilan dalam menangani situasi skills in handling potentially conflict situations without using
yang berpotensi konflik tanpa menggunakan kekerasan. violence.
• Kepatuhan terhadap Regulasi dan Standar HAM • Compliance with International Human Rights Regulations
Internasional : Mengacu pada peraturan nasional dan and Standards: Refer to national regulations and international
konvensi internasional terkait hak asasi manusia dalam conventions related to human rights in security practices.
praktik keamanan.
• Edukasi Anti-Diskriminasi dan Anti-Pelecehan : • Anti-Discrimination and Anti-Harassment Education:
Mencegah tindakan diskriminatif dalam penanganan Preventing discriminatory actions in handling security in the
keamanan di lingkungan kerja. work environment.
Implementasi Program Pelatihan Implementation of Training Program
• Pelatihan diberikan secara berkala kepada seluruh • Training is provided periodically to all security officers, both
petugas keamanan, baik internal maupun yang berasal internal and from security service provider partners.
dari mitra penyedia jasa keamanan.
• Materi pelatihan mencakup modul HAM, studi kasus, • The training materials include human rights modules, case
serta simulasi penanganan insiden yang sensitif terhadap studies, and simulations of handling incidents that are
aspek kemanusiaan. sensitive to humanitarian aspects.
• Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan • Evaluations are conducted periodically to ensure the
efektivitas pelatihan dan kepatuhan terhadap kebijakan effectiveness of training and compliance with the company's
HAM perusahaan. human rights policies.
Melalui program ini, Bank Sulselbar berupaya untuk Through this program, Bank Sulselbar strives to create a safe,
menciptakan lingkungan perbankan yang aman, nyaman, comfortable banking environment that respects the rights of
serta menghormati hak setiap individu yang berinteraksi every individual who interacts with banking institutions.
dengan institusi perbankan.
BANK SULSELBAR
136
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 137
Keseimbangan Kehidupan dan Kerja:
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat
dan Harmonis
Work-Life Balance: Creating a Healthy and Harmonious Work
Environment
Di era modern, keseimbangan antara kehidupan kerja dan In the modern era, work-life balance is crucial for enhancing
kehidupan pribadi (work-life balance) menjadi faktor penting productivity and job satisfaction. Bank Sulselbar understands
dalam menciptakan produktivitas dan kepuasan kerja. that prosperous and happy employees will contribute more to
Bank Sulselbar memahami bahwa sumber daya manusia achieving the company’s vision. Therefore, the bank provides
yang sejahtera dan bahagia akan lebih berkontribusi various opportunities for employees to express their aspirations
dalam mencapai visi perusahaan. Oleh karena itu, bank through sports, religious activities, and hobbies, in order to foster
menyediakan berbagai wadah untuk menyalurkan aspirasi a more dynamic and harmonious work environment.
karyawan melalui kegiatan olahraga, keagamaan, serta hobi,
guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan
harmonis.
Klub Olahraga: Meningkatkan Sports Clubs: Enhancing Health and
Kesehatan dan Kebersamaan Togetherness
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik dan As part of efforts to maintain physical health and strengthen
mempererat solidaritas antarpegawai, Bank Sulselbar solidarity between employees, Bank Sulselbar has various sports,
memiliki berbagai cabang olahraga, antara lain: including:
Types of Sports
Jenis Klub Olahraga Tujuan Objective
Clubs
Menyalurkan bakat olahraga dan Channeling sports talents and strengthening
Sepakbola & Mini
Football & Mini Soccer memperkuat kebersamaan melalui togetherness through internal and interbank
Soccer
kompetisi internal maupun antarbank. competitions.
Memberikan pengalaman olahraga yang Providing a sports experience that builds
Menembak & Golf Shooting & Golf
membangun fokus dan strategi. focus and strategy.
Mengembangkan koordinasi dan
Tennis Lapangan & Tennis Court & Table Develop employee coordination and agility in
ketangkasan karyawan di sela aktivitas
Tennis Meja Tennis between work activities
kerja
Bulutangkis & Bola Badminton & Meningkatkan daya tahan fisik dan kerja
Improve physical endurance and teamwork
Basket Basketball sama tim
Running, Billiards, Menyediakan ragam pilihan olahraga
Berlari, Bilyard, Voli, Providing a variety of sports options for all
Volleyball, Sepak untuk seluruh karyawan dengan berbagai
Sepak Takraw employees with various interests.
Takraw minat.
Kegiatan Keagamaan: Membangun Religious Activities: Building Spiritual
Ketahanan Spiritual dan Resilience and Togetherness
Kebersamaan
Bank Sulselbar juga memberikan perhatian pada aspek Bank Sulselbar also pays attention to the spiritual aspect by
spiritual dengan membentuk Cabang Kerohanian, sebagai forming a Spiritual Branch, as a forum to improve religious
BANK SULSELBAR
137
Sustainability Report 2024
Page 138
Sumber Daya Manusia
Human Resources
wadah untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan values and strengthen social relations among employees. These
mempererat hubungan sosial di antara karyawan. Kegiatan activities include regular studies, joint prayers, and celebrations
ini mencakup kajian rutin, doa bersama, serta perayaan hari of religious holidays, which aim to build harmony and strengthen
besar keagamaan, yang bertujuan membangun harmoni dan integrity values in the work environment.
memperkuat nilai-nilai integritas di lingkungan kerja.
Kegiatan Hobi: Mewadahi Kreativitas Hobby Activities: Accommodating
dan Inovasi Creativity and Innovation
Selain olahraga dan keagamaan, Bank Sulselbar juga In addition to sports and religion, Bank Sulselbar also provides
memberikan ruang bagi karyawan untuk menyalurkan hobi space for employees to channel their hobbies and interests
dan minat mereka melalui berbagai komunitas, seperti: through various communities, such as:
Types of Hobby
Jenis Kegiatan Hobi Tujuan Objective
Activities
E-Sports, Catur, E-Sports, Chess,
Mengasah kecerdasan dan strategi dalam Sharpen your intelligence and strategy in a
Domino & Hitung Domino & Money
suasana santai relaxed atmosphere
Uang Counting
Photography,
Photography, Mewadahi kreativitas di bidang fotografi Accommodating creativity in the field of
Supporter &
Supporter & Equipment dan media photography and media
Perlengkapan
Klub Diskusi, Public Discussion Club, Public
Melatih kemampuan komunikasi dan Train communication skills and increase self-
Speaker, Podcast & Speaker, Podcast &
meningkatkan rasa percaya diri confidence
Standup Comedy Standup Comedy
Sepeda, Selam & Bikes, Diving & Memfasilitasi karyawan yang menyukai Facilitating employees who enjoy outdoor
Bermotor Motorcycling kegiatan luar ruang dan petualangan activities and adventure
Keseimbangan Hidup untuk Kinerja Life Balance for Better Performance
yang Lebih Baik
Dengan berbagai kegiatan ini, Bank Sulselbar tidak hanya Through these diverse initiatives, Bank Sulselbar emphasizes not
fokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga pada only the achievement of business objectives but also the welfare
kesejahteraan karyawan. Partisipasi dalam klub olahraga, of its employees. Engagement in sports clubs, religious activities,
kegiatan keagamaan, dan hobi membantu mengurangi stres, and various hobbies contributes to stress reduction, enhances
meningkatkan kreativitas, serta membangun kebersamaan creativity, and promotes camaraderie among staff members.
antarpegawai.
• Karyawan yang bahagia dan sehat memiliki tingkat • Content and healthy employees demonstrate elevated levels
produktivitas yang lebih tinggi. of productivity.
• Kolaborasi dalam kegiatan nonformal memperkuat • Participation in informal activities fosters solidarity and
solidaritas dan kerja tim. strengthens teamwork.
• Lingkungan kerja yang positif menciptakan budaya • A positive work environment cultivates a robust and inclusive
perusahaan yang lebih kuat dan inklusif. company culture.
Dengan adanya berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar semakin By implementing these initiatives, Bank Sulselbar is increasingly
menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan reinforcing its commitment to fostering a harmonious workplace,
kerja yang harmonis, mendukung keseimbangan kehidupan supporting work-life balance, and providing opportunities for
dan kerja, serta memberikan ruang bagi pengembangan both personal and professional development for every employee.
pribadi dan profesional setiap karyawan.
BANK SULSELBAR
138
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 139
Page 140
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Inklusif Enhancing Competencies for a Greener and More Inclusive Future Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan, sektor keuangan memiliki peran penting dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab. Bank Sulselbar, melalui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam mendukung ekonomi hijau, investasi berkelanjutan, dan inovasi finansial yang ramah lingkungan. Melalui pendekatan yang berbasis keberlanjutan, Bank Sulselbar terus mengembangkan solusi finansial yang mendukung perlindungan lingkungan. Dalam beberapa tahun ke depan, bank berencana untuk meningkatkan porsi pembiayaan hijau, mempercepat inovasi teknologi ramah lingkungan, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak yang lebih besar. Keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari. Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, Bank Sulselbar siap menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. In addressing the challenges of climate change and environmental degradation, the financial sector plays a pivotal role in fostering responsible business practices. Bank Sulselbar, through its 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), is dedicated to enhancing its contribution to the green economy, sustainable investment, and environmentally friendly financial innovation. With a sustainability-focused approach, Bank Sulselbar is committed to developing financial solutions that support environmental protection. In the coming years, the bank aims to increase its share of green financing, accelerate the adoption of environmentally friendly technologies, and expand partnerships with various stakeholders to amplify its impact. Sustainability is no longer a choice but an urgent necessity to ensure that future generations can enjoy a healthy and sustainable environment. With the strategic initiatives currently underway, Bank Sulselbar is poised to be part of the solution in creating a greener and more sustainable future.
Page 141
Page 142
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Strategi Terkait Iklim: Menavigasi Risiko dan
Peluang dalam Ekonomi Hijau (GRI 201-2 | OJK F.6)
Climate-Related Strategies: Navigating Risks and Opportunities in a Green Economy
Perubahan iklim telah menjadi isu global yang memengaruhi Climate change has become a global issue that affects various
berbagai sektor industri, termasuk perbankan. Seiring industrial sectors, including banking. In response to increasing
dengan meningkatnya risiko lingkungan dan kebijakan environmental risks and the shift towards a green economy,
transisi menuju ekonomi hijau, Bank Sulselbar mengadopsi Bank Sulselbar has adopted a comprehensive strategy to
strategi komprehensif untuk memastikan resiliensi bisnis ensure business resilience while contributing to climate change
sekaligus berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim. mitigation. Through a sustainable finance-based approach, the
Melalui pendekatan berbasis keuangan berkelanjutan, bank bank aims to balance profitability with a positive impact on the
berupaya menyeimbangkan profitabilitas dengan dampak environment.
positif terhadap lingkungan.
Identifikasi Risiko Iklim: Menghadapi Identifying Climate Risks: Facing a
Tantangan Global Global Challenge
Dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, Bank In facing the threat of climate change, Bank Sulselbar identified
Sulselbar mengidentifikasi dua kategori utama risiko iklim two main categories of climate risk that could affect its business
yang dapat mempengaruhi kinerja bisnisnya: performance:
Risiko Transisi Transition Risk
Berkaitan dengan perubahan kebijakan lingkungan, In relation to changes in environmental policies, sustainable
regulasi keuangan berkelanjutan, serta meningkatnya finance regulations, and increasing demands from investors and
tuntutan investor dan pemangku kepentingan untuk praktik stakeholders for greener banking practices. Strict regulations
perbankan yang lebih hijau. Regulasi ketat dari OJK dan IFRS from OJK and IFRS encourage banks to adapt to ESG standards
mendorong bank untuk beradaptasi dengan standar ESG in financing and investment.
dalam pembiayaan dan investasi.
Risiko Fisik Physical Risk
Termasuk dampak langsung dari perubahan iklim, seperti Including the direct impacts of climate change, such as increased
peningkatan frekuensi bencana alam (banjir, kekeringan, frequency of natural disasters (floods, droughts, storms), rising
badai), kenaikan permukaan air laut, serta dampaknya sea levels, and their impacts on sectors that are part of the bank's
terhadap sektor yang menjadi bagian dari portofolio kredit loan portfolio. These risks can affect the continuity of customer
bank. Risiko ini dapat berpengaruh pada kelangsungan businesses, especially in the agribusiness, property, and natural
bisnis nasabah, khususnya di sektor agribisnis, properti, dan resource-based industries.
industri berbasis sumber daya alam.
Langkah Mitigasi: Membangun Mitigation Steps: Building Sustainable
Keuangan Berkelanjutan Finance
Untuk mengatasi risiko ini, Bank Sulselbar menerapkan To address these risks, Bank Sulselbar implements various
berbagai strategi proaktif guna memastikan keberlanjutan proactive strategies to ensure operational sustainability and
operasional serta mendukung transisi menuju ekonomi hijau: support the transition to a green economy:
BANK SULSELBAR
142
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 143
1. Pengembangan Kebijakan Kredit Berbasis ESG 1. ESG-Based Loan Policy Development
Mengintegrasikan faktor keberlanjutan dalam penilaian Integrating sustainability factors into Credit Risk assessment
risiko kredit guna memastikan portofolio kredit lebih to ensure a greener loan portfolio with minimal environmental
hijau dan minim dampak lingkungan. impact.
2. Implementasi Sistem Pemantauan Risiko Iklim 2. Implementation of Climate Risk Monitoring System
Menggunakan model analisis dan pemantauan berbasis Using data-driven analysis and monitoring models to identify
data untuk mengidentifikasi dampak perubahan iklim the impact of climate change on bank financing portfolios.
pada portofolio pembiayaan bank.
3. Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis ESG 3. Preparation of ESG-Based Financial Reports
Mengadopsi standar pelaporan internasional seperti Adopting international reporting standards such as GRI 201-
GRI 201-2, TCFD S1, dan OJK F.6 guna meningkatkan 2, TCFD S1, and OJK F.6 to increase transparency of climate
transparansi dampak iklim terhadap operasional impacts on banking operations.
perbankan.
Mendukung Net Zero Emission (NZE) Supporting Net Zero Emission (NZE) and
dan Ekonomi Hijau Green Economy
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan, As part of its commitment to sustainability, Bank Sulselbar targets
Bank Sulselbar menargetkan peningkatan pembiayaan hijau increasing green financing for strategic sectors that support the
untuk sektor-sektor strategis yang mendukung transisi energy transition and low-carbon economy. These steps include:
energi dan ekonomi rendah karbon. Langkah ini termasuk:
• Dukungan terhadap proyek energi terbarukan, seperti • Support for renewable energy projects, such as solar and
tenaga surya dan hidro. hydro power.
• Pendanaan bagi perusahaan yang menerapkan efisiensi • Funding for companies implementing energy efficiency and a
energi dan ekonomi sirkular. circular economy.
• Investasi dalam proyek restorasi lingkungan dan • Investment in environmental restoration and natural
konservasi sumber daya alam. resource conservation projects.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa With this strategy, Bank Sulselbar ensures that its business
operasional bisnisnya tidak hanya beradaptasi terhadap operations not only adapt to climate risks, but also become part
risiko iklim, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk of the solution to support the green economy and achieve the Net
mendukung ekonomi hijau dan pencapaian target Net Zero Zero Emission (NZE) target.
Emission (NZE).
Target Terkait Iklim: Komitmen Bank
Sulselbar dalam Mendukung Ekonomi Hijau
(GRI 305-5 | OJK F.12)
Climate-Related Targets: Bank Sulselbar’s Commitment to Supporting a Green Economy
Dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin In the face of increasingly real climate change, Bank Sulselbar
nyata, Bank Sulselbar menegaskan komitmennya untuk affirms its commitment to contribute to global efforts to reduce
berkontribusi dalam upaya global menurunkan emisi karbon carbon emissions and support the transition to a green economy.
dan mendukung transisi menuju ekonomi hijau. Sejalan In line with international standards (TCFD M1, GRI 305-5, and
dengan standar internasional (TCFD M1, GRI 305-5, dan OJK F.12), the bank has set measurable climate targets to ensure
OJK F.12), bank telah menetapkan target iklim yang terukur business sustainability and positive impacts on the environment.
guna memastikan keberlanjutan bisnis dan dampak positif
bagi lingkungan.
BANK SULSELBAR
143
Sustainability Report 2024
Page 144
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Target Reduksi Emisi Karbon Carbon Emission Reduction Target
Sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan As part of efforts to reduce the environmental impact of banking
dari operasional perbankan, Bank Sulselbar menetapkan operations, Bank Sulselbar has set a target for gradual carbon
target pengurangan emisi karbon secara bertahap: emission reduction:
• Mengurangi Emisi Scope 1 dan Scope 2 hingga 30% • Reducing Scope 1 and Scope 2 Emissions by 30% by 2030 :
pada 2030 : Dengan mengoptimalkan penggunaan By optimizing the use of environmentally friendly energy in
energi ramah lingkungan di kantor cabang dan pusat branch offices and operational centers, including the use of
operasional, termasuk penggunaan panel surya dan solar panels and energy-efficient lighting.
pencahayaan hemat energi.
• Net Zero Emission (NZE) pada 2050 : Bank Sulselbar • Net Zero Emission (NZE) by 2050 : Bank Sulselbar is
berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih melalui committed to achieving net zero emissions through
strategi dekarbonisasi, efisiensi energi, dan peningkatan decarbonization strategies, energy efficiency, and increasing
pembiayaan hijau. green financing.
Transformasi Portofolio Kredit Sustainable Loan Portfolio
Berkelanjutan Transformation
Selain fokus pada operasional internal, Bank Sulselbar juga In addition to focusing on internal operations, Bank Sulselbar
menetapkan target untuk meningkatkan porsi pembiayaan also sets a target to increase the portion of green financing in its
hijau dalam portofolio kreditnya: loan portfolio:
• 50% dari total portofolio kredit diarahkan ke sektor • 50% of the total loan portfolio is directed to the green sector
ramah lingkungan pada 2035 . Termasuk pendanaan by 2035. Including funding for renewable energy, energy
untuk energi terbarukan, efisiensi energi, dan industri efficiency, and circular economy-based industries.
berbasis ekonomi sirkular.
• Menghentikan pembiayaan untuk industri yang • Stop financing for industries that contribute significantly
berkontribusi besar terhadap emisi karbon. Secara to carbon emissions. Gradually shift financing from non-
bertahap mengalihkan pembiayaan dari sektor yang environmentally friendly sectors to more sustainable green
tidak ramah lingkungan ke sektor hijau yang lebih sectors.
berkelanjutan.
• Meningkatkan porsi Green Financing hingga 20% pada • Increase the portion of Green Financing to 20% by 2025.
2025. Mendorong kredit hijau bagi UMKM, properti ramah Encourage green loan for MSMEs, environmentally friendly
lingkungan, dan proyek konservasi sumber daya alam. properties, and natural resource conservation projects.
Inovasi dan Kolaborasi untuk Innovation and Collaboration for Green
Percepatan Ekonomi Hijau Economy Acceleration
Untuk mencapai target iklimnya, Bank Sulselbar juga To achieve its climate targets, Bank Sulselbar also strengthens
memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku collaboration with various stakeholders:
kepentingan:
• Kemitraan dengan Pemerintah & Lembaga Keuangan • Partnership with Government & International Financial
Internasional dengan menyediakan skema pembiayaan Institutions by providing more competitive green financing
hijau yang lebih kompetitif bagi nasabah. schemes for customers.
• Investasi dalam Teknologi Keuangan Berkelanjutan • Investing in Sustainable Financial Technology by developing
dengan mengembangkan layanan digital banking berbasis paperless digital banking services to reduce operational
paperless guna mengurangi jejak karbon operasional. carbon footprint.
• Kampanye Kesadaran Iklim bagi Nasabah & Pegawai • Climate Awareness Campaign for Customers & Employees
dengan mendorong perubahan perilaku menuju gaya by encouraging behavioral changes towards a more
hidup lebih ramah lingkungan melalui program edukasi environmentally friendly lifestyle through green education
dan insentif hijau. and incentive programs.
BANK SULSELBAR
144
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 145
Dengan strategi yang jelas dan target yang ambisius, Bank With a clear strategy and ambitious targets, Bank Sulselbar is
Sulselbar berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi committed to being part of the solution in reducing the impact
dalam menekan dampak perubahan iklim. Inisiatif ini of climate change. This initiative not only provides benefits to the
tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi environment, but also strengthens the bank's competitiveness in
juga memperkuat daya saing bank dalam era perbankan the era of sustainable banking.
berkelanjutan.
Green Building: Komitmen Bank Sulselbar
dalam Mewujudkan Operasional Ramah
Lingkungan (GRI 302-4 | SASB FN-CB-130A.1 | OJK F.6)
Green Building: Bank Sulselbar’s Commitment to Realizing Environmentally
Friendly Operations
Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap Along with the increasing awareness of sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar terus berinovasi dalam Sulselbar continues to innovate in managing greener and energy-
pengelolaan gedung perkantoran yang lebih hijau dan efisien efficient office buildings. By referring to sustainability standards
energi. Dengan mengacu pada standar keberlanjutan (GRI (GRI 302-4, SASB FN-CB-130a.1, and OJK F.6), the bank applies
302-4, SASB FN-CB-130a.1, dan OJK F.6), bank menerapkan the Green Building principle in its operations to reduce carbon
prinsip Green Building dalam operasionalnya guna footprint and support the transition to a low-emission economy.
mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi menuju
ekonomi rendah emisi.
Efisiensi Energi & Pengurangan Jejak Energy Efficiency & Carbon Footprint
Karbon Reduction
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bank Sulselbar As part of its sustainability strategy, Bank Sulselbar has
telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi implemented various initiatives to reduce energy consumption
konsumsi energi di seluruh jaringan kantor: across its office network:
1. Optimalisasi Konsumsi Energi 1. Optimizing Energy Consumption
Menggunakan lampu LED hemat energi dan perangkat Using energy-saving LED lights and energy-efficient certified
elektronik bersertifikasi efisiensi energi untuk electronic devices to reduce electricity consumption by up to
mengurangi konsumsi listrik hingga 25%. 25%.
2. Pemanfaatan Energi Terbarukan 2. Utilization of Renewable Energy
Pemasangan panel surya di kantor pusat dan cabang Installation of solar panels at the head office and strategic
strategis guna mengurangi ketergantungan pada energi branches to reduce dependence on fossil fuels.
fosil.
3. Penggunaan Sensor Otomatis 3. Use of Automatic Sensors
Implementasi sensor cahaya dan suhu ruangan untuk Implementation of light and room temperature sensors to
mengoptimalkan penggunaan pendingin udara dan optimize the use of air conditioning and lighting.
pencahayaan.
BANK SULSELBAR
145
Sustainability Report 2024
Page 146
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Dengan langkah ini, Bank Sulselbar berkontribusi dalam With this step, Bank Sulselbar contributes to climate change
upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi mitigation efforts by reducing its operational carbon emissions.
karbon operasionalnya.
Digitalisasi untuk Mengurangi Digitalization to Reduce Paper
Konsumsi Kertas Consumption
Sebagai bentuk komitmen dalam penerapan Green Banking, As a form of commitment to implementing Green Banking, Bank
Bank Sulselbar juga berfokus pada digitalisasi layanan guna Sulselbar also focuses on digitalizing services to reduce paper use
mengurangi penggunaan kertas dan limbah operasional: and operational waste:
• Transformasi Paperless • Paperless Transformation
Meningkatkan penggunaan dokumen digital dalam Increasing the use of digital documents in banking operations
operasional perbankan untuk mengurangi konsumsi to reduce paper consumption by up to 30%.
kertas hingga 30%.
• E-Statement & E-Form • E-Statement & E-Form
Mendorong nasabah untuk beralih ke rekening koran Encourage customers to switch to digital checking accounts
digital guna menekan limbah kertas. to reduce paper waste.
• Edukasi Karyawan & Nasabah • Employee & Customer Education
Program literasi keberlanjutan bagi seluruh pegawai Sustainability literacy program for all employees and
dan nasabah untuk meningkatkan kesadaran tentang customers to raise awareness about the importance of green
pentingnya praktik perbankan hijau. banking practices.
Dengan penerapan prinsip Green Building, Bank Sulselbar By implementing the Green Building principle, Bank Sulselbar
semakin memperkuat posisinya sebagai bank yang tidak is further strengthening its position as a bank that is not only
hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga peduli oriented towards profitability, but also cares about environmental
terhadap keberlanjutan lingkungan. sustainability.
Dampak Positif Green Building Positive Impact of Green Building on
terhadap Operasional Bank Sulselbar Bank Sulselbar Operations
Dengan penerapan konsep Green Building, Bank Sulselbar By implementing the Green Building concept, Bank Sulselbar
berhasil menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan has succeeded in creating a greener and more sustainable work
berkelanjutan. Beberapa manfaat nyata yang telah dicapai environment. Some of the real benefits that have been achieved
antara lain: include:
• Efisiensi Konsumsi Energi : Penurunan penggunaan • Energy Consumption Efficiency: Reducing electricity usage
listrik sebesar 15-20% per tahun, sejalan dengan target by 15-20% per year, in line with the energy efficiency target
efisiensi energi dalam RAKB 2024. in RAKB 2024.
• Pengurangan Jejak Karbon : Berkurangnya emisi karbon • Carbon Footprint Reduction: Reduced carbon emissions from
dari konsumsi energi yang lebih efisien, mendukung more efficient energy consumption, supporting the Net Zero
target Net Zero Emission (NZE) pada 2035. Emission (NZE) target by 2035.
• Hemat Biaya Operasional : Optimalisasi energi dan air • Save Operational Costs: Energy and water optimization has
berdampak pada pengurangan biaya operasional kantor an impact on reducing office operational costs by up to 10%.
hingga 10%. • Improve Employee Health and Productivity: Healthier work
• Meningkatkan Kesehatan dan Produktivitas Karyawan : environments with natural lighting and better air quality.
Lingkungan kerja yang lebih sehat dengan pencahayaan
alami dan kualitas udara yang lebih baik.
BANK SULSELBAR
146
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 147
Transformasi Digital: Mewujudkan Layanan
Perbankan yang Lebih Hijau dan Efisien (GRI 302-5 |
OJKF.7 | SASB FN-CB-410A.2)
Digital Transformation: Realizing Greener and More Efficient Banking
Services
Di era digital, perbankan tidak hanya dituntut untuk In the digital era, banking is not only required to provide fast
memberikan layanan yang cepat dan efisien, tetapi juga and efficient services, but must also contribute to sustainability.
harus berkontribusi dalam keberlanjutan. Bank Sulselbar, Bank Sulselbar, through a sustainable financial strategy outlined
melalui strategi keuangan berkelanjutan yang tertuang in the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), continues
dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, to strengthen digital services to increase financial inclusion while
terus memperkuat layanan digital guna meningkatkan inklusi reducing environmental impacts.
keuangan sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap GRI 302-5, SEOJK F.7, dan As a form of commitment to GRI 302-5, SEOJK F.7, and
SASB FN-CB-410a.2, bank mengimplementasikan berbagai SASB FN-CB-410a.2, the bank implements various digital
inovasi layanan digital yang memastikan aksesibilitas, service innovations that ensure accessibility, convenience, and
kenyamanan, serta efisiensi operasional bagi nasabah. operational efficiency for customers.
Inovasi Layanan Digital untuk Digital Service Innovation for
Keberlanjutan Sustainability
Dalam mendukung transformasi keuangan berkelanjutan, In supporting sustainable financial transformation, Bank
Bank Sulselbar telah menerapkan sejumlah langkah strategis Sulselbar has implemented a number of strategic steps to
untuk mempercepat digitalisasi perbankan: accelerate banking digitalization:
1. Pengembangan Sulselbar Mobile & Internet Banking 1. Development of Sulselbar Mobile & Internet Banking
Layanan digital ini semakin dioptimalkan untuk These digital services are increasingly optimized to minimize
meminimalkan transaksi tunai, mengurangi penggunaan cash transactions, reduce paper use, and speed up banking
kertas, serta mempercepat proses perbankan. processes.
2. Implementasi QRIS dan Contactless Payment 2. Implementation of QRIS and Contactless Payment
Mendorong transaksi non-tunai di berbagai sektor guna Encourage non-cash transactions in various sectors to reduce
mengurangi peredaran uang fisik dan mempercepat the circulation of physical money and accelerate the cashless
ekosistem cashless society. society ecosystem.
3. Penerapan Cash Management System (CMS) 3. Implementation of Cash Management System (CMS)
Layanan ini membantu nasabah korporasi dan instansi This service helps corporate customers and government
pemerintahan dalam mengelola transaksi keuangan agencies manage financial transactions in real-time, reducing
secara real-time, mengurangi ketergantungan pada dependence on physical documents.
dokumen fisik.
4. Paperless Banking 4. Paperless Banking
Digitalisasi berbagai dokumen perbankan, termasuk Digitization of various banking documents, including
e-statement, e-form, dan tanda tangan digital guna e-statements, e-forms, and digital signatures to reduce paper
mengurangi konsumsi kertas di seluruh cabang. consumption across all branches.
Dengan transformasi ini, Bank Sulselbar berhasil With this transformation, Bank Sulselbar has succeeded in
meningkatkan efisiensi operasional sekaligus berkontribusi increasing operational efficiency while contributing to reducing
dalam mengurangi jejak karbon dari kegiatan perbankan. the carbon footprint of banking activities.
BANK SULSELBAR
147
Sustainability Report 2024
Page 148
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Dampak Positif Digitalisasi bagi Positive Impact of Digitalization on the
Lingkungan & Nasabah Environment & Customers
Langkah digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi This digitalization step not only increases the efficiency of the
bisnis bank, tetapi juga membawa dampak positif bagi bank’s business, but also has a positive impact on the environment
lingkungan dan pengalaman nasabah: and customer experience:
• Reduksi Konsumsi Kertas • Reducing Paper Consumption
Implementasi e-statement dan digital form menekan The implementation of e-statements and digital forms
penggunaan kertas hingga ribuan lembar setiap bulannya, reduces paper usage by thousands of sheets each month,
sejalan dengan target pengurangan limbah operasional in line with the target of reducing operational waste in the
dalam RAKB 2024. 2024 RAKB.
• Hemat Energi & Sumber Daya • Save Energy & Resources
Digitalisasi layanan perbankan mengurangi kebutuhan Digitization of banking services reduces the need to use
penggunaan perangkat fisik, seperti mesin cetak dan physical devices, such as printing machines and manual
dokumen transaksi manual. transaction documents.
• Inklusi Keuangan Lebih Luas • Wider Financial Inclusion
Layanan digital memungkinkan akses keuangan bagi Digital services enable financial access for people in remote
masyarakat di daerah terpencil, tanpa harus mengunjungi areas, without having to visit a physical branch office.
kantor cabang fisik.
• Transaksi yang Lebih Cepat & Efisien • Faster & More Efficient Transactions
Nasabah dapat menikmati pengalaman perbankan yang Customers can enjoy a more practical and flexible banking
lebih praktis dan fleksibel dengan layanan 24/7 tanpa experience with 24/7 service without location restrictions.
batasan lokasi.
Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus Going forward, Bank Sulselbar is committed to continuing to
memperkuat layanan digital yang berkelanjutan dengan: strengthen sustainable digital services by:
1. Peningkatan Keamanan Digital 1. Digital Security Enhancement
Menerapkan sistem Multi-Factor Authentication (MFA) Implementing a Multi-Factor Authentication (MFA) system
dan enkripsi data guna memastikan keamanan transaksi and data encryption to ensure the security of digital
digital. transactions.
2. Integrasi Artificial Intelligence (AI) & Big Data 2. Artificial Intelligence (AI) & Big Data Integration
Meningkatkan layanan personalisasi bagi nasabah Improving personalized services for customers based on
berdasarkan analisis perilaku keuangan. financial behavior analysis.
3. Kolaborasi dengan Fintech & E-Commerce 3. Collaboration with Fintech & E-Commerce
Memperluas ekosistem keuangan digital guna Expanding the digital financial ecosystem to provide added
memberikan nilai tambah bagi nasabah. value to customers.
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bank Sulselbar As part of its sustainability strategy, Bank Sulselbar continues
terus berinovasi untuk menghadirkan layanan perbankan to innovate to provide digital banking services that are not only
digital yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga modern and efficient, but also environmentally friendly. Thus,
ramah lingkungan. Dengan demikian, transformasi digital the digital transformation carried out not only creates more
yang dijalankan bukan hanya menciptakan perbankan yang advanced banking, but also contributes to building a greener and
lebih maju, tetapi juga berkontribusi dalam membangun more sustainable future for all.
masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi semua.
BANK SULSELBAR
148
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 149
Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran
Keberlanjutan untuk Masa Depan (GRI 413-1 | OJKF.27 | SASB
FN-CB-240A.2)
Environmental Education: Building Sustainability Awareness for the Future
Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap In an effort to strengthen its commitment to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar tidak hanya berfokus pada Sulselbar not only focuses on green financing but is also active
pembiayaan hijau, tetapi juga aktif dalam meningkatkan in raising environmental awareness through various educational
kesadaran lingkungan melalui berbagai program edukasi. programs. In line with the sustainable finance strategy outlined
Sejalan dengan strategi keuangan berkelanjutan yang in the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), the bank
tertuang dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan plays a role in educating customers, employees, and the wider
(RAKB) 2024, bank berperan dalam mengedukasi nasabah, community about the importance of environmentally friendly
pegawai, dan masyarakat luas mengenai pentingnya praktik practices.
ramah lingkungan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap standar keberlanjutan As part of its commitment to sustainability standards (GRI
(GRI 413-1, SEOJK F.27, SASB FN-CB-240a.2), Bank 413-1, SEOJK F.27, SASB FN-CB-240a.2), Bank Sulselbar has
Sulselbar mengembangkan berbagai inisiatif edukasi yang developed various educational initiatives aimed at promoting
bertujuan mendorong transformasi budaya keuangan hijau the transformation of green financial culture across all business
di seluruh lini bisnis dan komunitas. lines and communities.
Program Edukasi Lingkungan di Bank Environmental Education Program at
Sulselbar Bank Sulselbar
Untuk memastikan bahwa keberlanjutan menjadi bagian To ensure that sustainability becomes part of business practices
dari praktik bisnis dan kehidupan sehari-hari, Bank Sulselbar and daily life, Bank Sulselbar has implemented various
telah melaksanakan berbagai program edukasi yang educational programs that cover environmental, social and green
mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi hijau: economic aspects:
1. Edukasi Keuangan Hijau bagi Pegawai 1. Green Financial Education for Employees
Melalui sesi pelatihan internal, pegawai diberikan Through internal training sessions, employees are provided
pemahaman mengenai pembiayaan hijau, prinsip ESG, with an understanding of green financing, ESG principles, and
serta dampak iklim terhadap sektor keuangan. the impact of climate on the financial sector.
2. Kampanye Digital tentang Keberlanjutan 2. Digital Campaign on Sustainability
Bank memanfaatkan platform digital dan media sosial Banks utilize digital platforms and social media to encourage
untuk mengajak nasabah mengurangi jejak karbon customers to reduce their carbon footprint through digital
melalui transaksi digital, e-statement, dan paperless transactions, e-statements, and paperless banking.
banking.
3. Seminar & Webinar Lingkungan untuk Nasabah 3. Environmental Seminar & Webinar for Customers
Bekerja sama dengan komunitas hijau dan akademisi Collaborating with green communities and academics to
untuk memberikan wawasan tentang investasi hijau, provide insights on green investment, waste management
pengelolaan limbah, dan gaya hidup berkelanjutan. and sustainable lifestyles.
4. Edukasi untuk UMKM dalam Mengadopsi Bisnis Ramah 4. Education for MSMEs in Adopting Environmentally Friendly
Lingkungan Business
Mendorong pelaku usaha untuk menerapkan prinsip Encourage businesses to apply sustainability principles
keberlanjutan dalam operasional mereka, termasuk in their operations, including the use of environmentally
penggunaan bahan baku ramah lingkungan dan efisiensi friendly raw materials and energy efficiency.
energi.
BANK SULSELBAR
149
Sustainability Report 2024
Page 150
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Melalui program edukasi lingkungan yang intensif dan Through intensive and sustainable environmental education
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus membangun budaya programs, Bank Sulselbar continues to build a culture of
keberlanjutan di antara pegawai, nasabah, dan komunitas sustainability among employees, customers, and the business
bisnis. community.
• Pegawai semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan • Employees are increasingly aware of the importance of
dalam industri perbankan. sustainability in the banking industry.
• Nasabah lebih memahami bagaimana transaksi digital • Customers are more aware of how digital transactions and
dan produk keuangan hijau dapat berkontribusi terhadap green financial products can contribute to the environment.
lingkungan.
• UMKM dan sektor bisnis mendapatkan wawasan tentang • MSMEs and business sectors gain insights on how they can
bagaimana mereka bisa beradaptasi dengan model bisnis adapt to more competitive and responsible green business
hijau yang lebih kompetitif dan bertanggung jawab. models.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya berperan With this strategy, Bank Sulselbar not only plays a role as a
sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai agen financial institution, but also as an agent of change in building
perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan broader environmental awareness, for a greener and more
yang lebih luas, demi masa depan yang lebih hijau dan sustainable future.
berkelanjutan.
Penggunaan Energi: Mendorong Efisiensi dan
Pemanfaatan Energi Terbarukan (GRI 302-1 | OJK F.6)
Energy Use: Promoting Efficiency and Utilization of Renewable Energy
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan keuangan As part of efforts to realize sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus berkomitmen continues to be committed to improving energy efficiency in
untuk meningkatkan efisiensi energi dalam operasional banking operations. In line with the strategy outlined in the
perbankan. Sejalan dengan strategi yang tertuang dalam 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), the bank has
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, bank implemented various initiatives to optimize energy use and
telah menerapkan berbagai inisiatif guna mengoptimalkan reduce environmental impacts.
penggunaan energi dan mengurangi dampak lingkungan.
Dengan mengacu pada standar keberlanjutan (GRI 302-1, By referring to sustainability standards (GRI 302-1, TCFD M3,
TCFD M3, IFRS S2-15, dan OJK F.6), Bank Sulselbar tidak IFRS S2-15, and OJK F.6), Bank Sulselbar not only focuses on
hanya berfokus pada efisiensi energi dalam operasionalnya, energy efficiency in its operations, but also encourages customers
tetapi juga mendorong nasabah dan mitra bisnis untuk and business partners to contribute to the transition towards a
berkontribusi dalam transisi menuju ekonomi hijau. green economy.
2024 2023 2022
Jenis Energi Types of Energy
(Volume) (GJ) (Volume) (GJ) (Volume) (GJ)
BBM (liter) 30.019 1.026,65 5.969 204 4.883 167 Fuel (liters)
Listrik (kWh) 149.923 539,73 14.214 51 12.764 46 Electricity (kWh)
Total Energy
Total Konsumsi Energi - 1.566 - 255 - 213
Consumption
Number of Employees
Jumlah Karyawan (orang) - 1.465 - 1370 - 1.344
(people)
Intensitas Konsumsi Energy Consumption
Energi per Karyawan (GJ/ - 1,07 - 0,1864 - 0,1584 Intensity per Employee
orang) (GJ/person)
BANK SULSELBAR
150
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 151
Strategi Efisiensi Energi di Bank Energy Efficiency Strategy at Bank
Sulselbar Sulselbar
Sebagai langkah nyata dalam mengurangi konsumsi energi, As a concrete step in reducing energy consumption, Bank
Bank Sulselbar telah mengadopsi berbagai inisiatif di kantor Sulselbar has adopted various initiatives at its head office and
pusat dan cabang-cabangnya: branches:
Mengurangi konsumsi listrik hingga Reduces electricity consumption by up to
Pemasangan Lampu LED Hemat Energi
40% dibandingkan lampu konvensional. 40% compared to conventional lamps.
Penggunaan pendingin ruangan diatur
The use of air conditioning is regulated by
dengan sistem otomatisasi guna
Optimasi Penggunaan AC & Peralatan Elektronik an automation system to reduce energy
mengurangi pemborosan energi.
waste.
• Semua komputer dan perangkat
• All computers and electronic devices
elektronik yang digunakan di bank
Penggunaan Perangkat Berbasis Energy Star used in the bank have high energy
memiliki standar efisiensi energi
efficiency standards.
tinggi
• Mengurangi penggunaan mesin
• Reducing the use of printing machines
cetak dan alat elektronik lain yang
Digitalisasi Operasional & Paperless Banking and other electronic devices that
berkontribusi terhadap konsumsi
contribute to high energy consumption.
energi tinggi.
Dampak Implementasi Efisiensi Impact of Energy Efficiency
Energi Implementation
Implementasi efisiensi energi yang dilakukan telah The implementation of energy efficiency has had a significant
memberikan dampak signifikan dalam mengurangi jejak impact in reducing Bank Sulselbar’s operational carbon footprint:
karbon operasional Bank Sulselbar:
• Pengurangan konsumsi listrik dalam satu tahun terakhir • Reduction in electricity consumption in the last year thanks
berkat implementasi teknologi hemat energi. to the implementation of energy-saving technology.
• Target mengurangi jejak karbon Scope 2 sebesar 30% pada • The target is to reduce the Scope 2 carbon footprint by 30%
tahun 2030 dengan pemanfaatan energi terbarukan. by 2030 by utilizing renewable energy.
BANK SULSELBAR
151
Sustainability Report 2024
Page 152
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Mengurangi Emisi untuk Masa Depan yang
Lebih Hijau (GRI 305-1 | OJK F.12)
Reducing Emissions for a Greener Future
Dalam upaya mewujudkan keuangan yang berkelanjutan, In an effort to realize sustainable finance, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar bertekad untuk mengelola dan menekan determined to manage and reduce carbon emissions (CO2)
emisi karbon (CO2) yang dihasilkan dari aktivitas generated from its operational activities. As part of the
operasionalnya. Sebagai bagian dari implementasi Rencana implementation of the 2024 Sustainable Finance Action Plan
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, bank telah (RAKB), the bank has adopted various concrete initiatives
mengadopsi berbagai inisiatif konkret guna mengurangi to reduce environmental impacts and play an active role in
dampak lingkungan dan berperan aktif dalam mitigasi mitigating climate change.
perubahan iklim.
Langkah Strategis dalam
Strategic Steps in Emission Reduction
Pengurangan Emisi
Untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) di masa To achieve the Net Zero Emission (NZE) target in the future, Bank
depan, Bank Sulselbar telah menerapkan beberapa strategi Sulselbar has implemented several main strategies:
utama:
• Efisiensi Energi & Green Building • Energy Efficiency & Green Building
Mengoptimalkan sistem pencahayaan LED hemat energi, Optimizing energy-saving LED lighting systems, using energy-
menggunakan perangkat elektronik bersertifikasi efficient certified electronic devices, and implementing
efisiensi energi, serta menerapkan sistem pendingin automatic air conditioning systems.
ruangan otomatis.
• Pemanfaatan Energi Terbarukan • Utilization of Renewable Energy
Pemasangan panel surya di beberapa kantor cabang guna Installation of solar panels in several branch offices to reduce
mengurangi ketergantungan terhadap listrik berbasis dependence on fossil fuel-based electricity.
bahan bakar fosil. • Green Transportation Policy
• Kebijakan Transportasi Hijau Encourage the use of electric vehicles for employees and
Mendorong penggunaan kendaraan listrik bagi pegawai optimize operational vehicles with low-emission fuel.
serta optimalisasi kendaraan operasional dengan bahan
bakar rendah emisi. • Digitalization & Paperless Banking
• Digitalisasi & Paperless Banking Reducing the use of paper and printed materials throughout
Mengurangi penggunaan kertas dan bahan cetak the operational process by implementing digital-based
di seluruh proses operasional dengan menerapkan transactions.
transaksi berbasis digital. • Greening Program & Green Loan
• Program Penghijauan & Kredit Hijau Contributing to climate change mitigation by funding
Berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim dengan environmentally friendly projects, as well as tree planting
pendanaan proyek ramah lingkungan, serta program programs to absorb carbon from the bank’s operational
penanaman pohon untuk menyerap karbon dari emisi emissions.
operasional bank.
Target & Dampak Pengurangan Emisi Emission Reduction Targets & Impacts
Implementasi strategi pengurangan emisi telah menghasilkan The implementation of emission reduction strategies has
dampak positif bagi lingkungan dan efisiensi operasional resulted in positive impacts on the environment and the bank’s
bank, termasuk: operational efficiency, including:
• Target penurunan emisi Scope 1 & 2 hingga 30% pada • Scope 1 & 2 emission reduction target of up to 30% by 2030
tahun 2030 dibandingkan dengan baseline tahun compared to the previous year’s baseline.
sebelumnya.
BANK SULSELBAR
152
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 153
• Peningkatan porsi energi terbarukan dalam konsumsi • Increasing the portion of renewable energy in bank
operasional bank untuk mendukung pencapaian NZE. operational consumption to support the achievement of NZE.
• Optimalisasi operasional bank berbasis digital guna • Optimizing digital-based bank operations to reduce the
menekan jejak karbon dari penggunaan kertas dan carbon footprint from the use of paper and electronic devices.
perangkat elektronik.
Melalui langkah-langkah ini, Bank Sulselbar memastikan Through these steps, Bank Sulselbar ensures that its business
bahwa operasional bisnisnya tidak hanya memberikan operations not only provide positive economic impacts but
dampak ekonomi positif tetapi juga berkontribusi dalam also contribute to climate change mitigation and support the
mitigasi perubahan iklim serta mendukung transisi menuju transition towards a sustainable financial system.
sistem keuangan berkelanjutan.
Emisi Gas Rumah Kaca dalam ton Greenhouse Gas Emissions in tonnes
CO2e (GRI 305-1 - 4 | OJK F.11 ) CO2e
Tahun
Sumber Emisi / Cakupan Emission Source / Coverage
2024 2023 2022
Cakupan 1 (BBM) 70,034 13,926 11,392 Coverage 1 (BBM)
Cakupan 2 (Listrik) 127,435 12,082 10,849 Coverage 2 (Electricity)
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) 197,469 26,008 22,241 Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
Jumlah Karyawan (orang) 1.465 1370 1.344 Number of Employees (people)
Intensitas Emisi GRK/Karyawan (Cakupan GHG Emission Intensity/Employee (Scope 1
0,135 0,019 0,017
1 dan 2) (ton CO2e/karyawan) and 2) (tons CO2e/employee)
Cakupan 3 Coverage 3
Perjalanan Dinas (ton CO2/km) 28,186 N/A N/A Official travel
Emisi Pembiayaan (Financed Emission) Nil N/A N/A Financing Emission
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 3) 28,186 N/A N/A Total GHG Emissions (Scope 3)
Menghitung Emisi Pembiayaan: Calculating Finance Emissions: A First
Langkah Awal Menuju Keuangan Step Towards Low Carbon Finance
Rendah Karbon (GRI 305-3 | OJK F.13)
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar mulai mengembangkan Sulselbar has begun to develop an approach to measuring
pendekatan dalam mengukur Financed Emissions atau emisi Financed Emissions or emissions generated by its financing
yang dihasilkan oleh portofolio pembiayaannya. Financed portfolio. Financed Emissions are an important part of evaluating
Emissions merupakan bagian penting dalam evaluasi dampak the environmental impact of bank financing activities, especially
lingkungan dari aktivitas pembiayaan bank, khususnya for the corporate sector which has a significant contribution to
untuk sektor korporasi yang memiliki kontribusi signifikan greenhouse gas (GHG) emissions.
terhadap emisi gas rumah kaca (GRK).
Saat ini, belum ada perusahaan debitur Bank Sulselbar Currently, there are no Bank Sulselbar debtor companies
yang secara aktif menghitung dan melaporkan emisi karbon that actively calculate and report their carbon emissions in
mereka dalam laporan keberlanjutan. Oleh karena itu, Bank sustainability reports. Therefore, Bank Sulselbar adopts Option
Sulselbar mengadopsi Opsi 1: Reported Emission, yaitu 1: Reported Emission, which is a method of calculating emissions
metode perhitungan emisi berdasarkan data yang tersedia based on data available in the debtor's sustainability report.
dalam laporan keberlanjutan debitur.
BANK SULSELBAR
153
Sustainability Report 2024
Page 154
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
Pengelolaan Air yang Berkelanjutan:
Menjaga Sumber Daya untuk Masa Depan
(GRI 303-1 | SASB FN-CB-140A.1, | OJK F.10)
Sustainable Water Management: Safeguarding Resources for the Future
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to the principle of
prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar memahami bahwa sustainability, Bank Sulselbar understands that efficient water
pengelolaan air yang efisien merupakan bagian penting management is an important part of responsible business
dalam operasional bisnis yang bertanggung jawab. Air tidak operations. Water is not only a vital resource for life, but also
hanya menjadi sumber daya vital bagi kehidupan, tetapi juga has a strategic role in supporting environmental and economic
memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan sustainability.
lingkungan dan ekonomi.
Penggunaan Air/Bulan 2024 2023 2022 Water Use/Month
(Meter Kubik/m3) 13.794 18.589 10.252 (Cubic Meters/m3)
Langkah Strategis Pengelolaan Air Strategic Steps for Water Management
Untuk memastikan penggunaan air yang lebih efisien, Bank To ensure more efficient water use, Bank Sulselbar implements
Sulselbar menerapkan berbagai kebijakan dan inovasi guna various policies and innovations to reduce water consumption in
mengurangi konsumsi air di seluruh kantor cabang dan all its branch offices and operational facilities:
fasilitas operasionalnya:
Langkah Strategis Tujuan Objective
Bank telah mengganti peralatan sanitasi dengan The bank has replaced sanitation equipment with
Pemasangan Sistem Hemat
perangkat berbasis sensor otomatis guna automatic sensor-based devices to reduce water
Air
mengurangi pemborosan air. wastage.
Implementasi sistem daur ulang air di beberapa
Implementation of water recycling systems in several
gedung kantor guna mengoptimalkan penggunaan
Recycling & Reuse office buildings to optimize water use for non-
air untuk kebutuhan non-konsumsi, seperti
consumption needs, such as watering plants.
penyiraman tanaman.
Melakukan pemantauan rutin terhadap Conduct regular monitoring of water usage at head
Monitoring & Audit Konsumsi
pemakaian air di kantor pusat dan cabang guna office and branches to identify potential for further
Air
mengidentifikasi potensi efisiensi lebih lanjut. efficiencies.
Meningkatkan kesadaran pegawai dan nasabah Increasing employee and customer awareness of
Edukasi & Kampanye
mengenai pentingnya penghematan air melalui the importance of water conservation through
Kesadaran Hemat Air
sosialisasi dan program keberlanjutan internal. socialization and internal sustainability programs.
Dampak & Target Masa Depan Impact & Future Targets
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar As part of its long-term strategy, Bank Sulselbar targets
menargetkan pengurangan konsumsi air hingga 20% pada a reduction in water consumption of up to 20% by 2030
tahun 2030 melalui implementasi sistem hemat air dan through the implementation of water-saving systems and more
kebijakan operasional yang lebih ramah lingkungan. environmentally friendly operational policies.
• Memastikan semua gedung kantor menerapkan • Ensuring all office buildings implement more efficient water
teknologi pengelolaan air yang lebih efisien. management technologies.
BANK SULSELBAR
154
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 155
• Meningkatkan investasi dalam proyek-proyek yang • Increase investment in projects that support water resource
mendukung konservasi sumber daya air. conservation.
• Memperluas edukasi tentang efisiensi air bagi pegawai • Expanding education on water efficiency for employees and
dan komunitas sekitar. surrounding communities.
Dengan strategi pengelolaan air yang lebih efisien dan With a more efficient and sustainable water management
berkelanjutan, Bank Sulselbar tidak hanya memastikan strategy, Bank Sulselbar not only ensures its operations are more
operasionalnya lebih ramah lingkungan, tetapi juga environmentally friendly, but also contributes to preserving
berkontribusi dalam pelestarian sumber daya air bagi water resources for future generations.
generasi mendatang.
Pengelolaan Limbah: Komitmen Bank
Sulselbar terhadap Keberlanjutan
Operasional (GRI 306-2 | OJKF.7 | SASB FN-CB-140A.2)
Waste Management: Bank Sulselbar’s Commitment to Operational Sustainability
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen terhadap As a financial institution committed to the principle of
prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar menyadari bahwa sustainability, Bank Sulselbar realizes that responsible
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab merupakan waste management is an important part of efforts to reduce
bagian penting dalam upaya mengurangi dampak lingkungan. environmental impact. Banking operational waste, such as paper,
Limbah operasional perbankan, seperti kertas, plastik, plastic, and electronic waste, need to be managed effectively to
dan limbah elektronik, perlu dikelola secara efektif untuk support business sustainability and efficiency.
mendukung keberlanjutan dan efisiensi bisnis.
Reduksi & Pengelolaan Limbah Operational Waste Reduction &
Operasional Management
Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar telah menerapkan In its operations, Bank Sulselbar has implemented a waste
strategi pengurangan dan daur ulang limbah guna reduction and recycling strategy to create a more efficient work
menciptakan sistem kerja yang lebih efisien dan minim system with minimal environmental impact:
dampak lingkungan:
1. Paperless Banking & Digitalisasi 1. Paperless Banking & Digitalization
Implementasi transaksi berbasis digital, e-statement, dan Implementation of digital-based transactions, e-statements,
tanda tangan elektronik untuk mengurangi penggunaan and electronic signatures to reduce paper usage by up to
kertas hingga 30% per tahun. 30% per year.
2. Daur Ulang & Pengelolaan Sampah Kantor 2. Office Waste Management & Recycling
Menyediakan fasilitas pemilahan sampah organik Providing organic and inorganic waste sorting facilities at
dan anorganik di kantor pusat dan cabang untuk head office and branches to increase recycling rates.
meningkatkan tingkat daur ulang.
3. Pengurangan Plastik Sekali Pakai 3. Reducing Single-Use Plastic
Menghapus penggunaan botol plastik dan kemasan Eliminate the use of plastic bottles and single-use
sekali pakai di lingkungan kerja serta menggantinya packaging in the workplace and replace them with more
dengan produk yang lebih ramah lingkungan. environmentally friendly products.
BANK SULSELBAR
155
Sustainability Report 2024
Page 156
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
Enhancing Competencies for a Future
. Manajemen Limbah Elektronik (E-Waste) 4. Electronic Waste (E-Waste) Management
Menjalin kemitraan dengan penyedia jasa pengelolaan Partnering with certified e-waste management service
limbah elektronik bersertifikasi untuk mendaur ulang providers to recycle used IT equipment.
perangkat IT yang sudah tidak terpakai.
Melalui kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya mengurangi Through this policy, Bank Sulselbar not only reduces the volume
volume limbah operasional tetapi juga memastikan bahwa of operational waste but also ensures that the waste generated is
limbah yang dihasilkan dikelola dengan cara yang lebih managed in a more responsible manner.
bertanggung jawab.
Kontribusi dalam Ekonomi Sirkular Contribution to the Circular Economy
Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Bank Sulselbar As part of its sustainability initiative, Bank Sulselbar also
juga berkontribusi dalam mendukung ekonomi sirkular contributes to supporting the circular economy by funding
dengan mendanai proyek-proyek berbasis pengelolaan projects based on waste management and renewable energy:
limbah dan energi terbarukan:
• Pendanaan bagi UMKM Berbasis Daur Ulang • Funding for Recycling-Based MSMEs
Memberikan akses pembiayaan kepada bisnis yang Providing access to financing to businesses engaged in waste
bergerak di bidang pengelolaan sampah, daur ulang management, plastic recycling, and environmentally friendly
plastik, dan produksi ramah lingkungan. production.
• Green Financing untuk Industri Berkelanjutan • Green Financing for Sustainable Industries
Mendorong pembiayaan bagi sektor yang menerapkan Encourage financing for sectors that apply sustainability
prinsip keberlanjutan, seperti pengolahan limbah organik principles, such as processing organic waste into renewable
menjadi energi terbarukan. energy.
• Kemitraan dengan Komunitas Hijau • Partnership with Green Community
Berkolaborasi dengan organisasi lingkungan dalam Collaborate with environmental organizations in education
program edukasi dan pengelolaan sampah di masyarakat. and waste management programs in the community.
Target & Masa Depan Pengelolaan Targets & Future of Waste Management
Limbah
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar As part of its long-term strategy, Bank Sulselbar targets increased
menargetkan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan efficiency in waste management to support the transition
limbah guna mendukung transisi menuju perbankan towards sustainable banking:
berkelanjutan:
• Mengurangi produksi limbah kertas hingga 50% pada • Reducing paper waste production by 50% by 2030 through
tahun 2030 melalui digitalisasi perbankan. banking digitalization.
• Meningkatkan pemanfaatan kembali limbah elektronik • Increase the reuse of e-waste by adopting IT equipment
dengan mengadopsi kebijakan daur ulang perangkat IT. recycling policies.
• Memperluas skema pembiayaan bagi bisnis berbasis • Expanding financing schemes for recycling and renewable
daur ulang dan energi terbarukan untuk mendukung energy-based businesses to support the circular economy.
ekonomi sirkular.
Dengan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan With strategic steps in waste management, Bank Sulselbar
limbah, Bank Sulselbar terus memperkuat posisinya sebagai continues to strengthen its position as a bank that is not only
bank yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi oriented towards profitability, but also responsible for the
juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. environment.
BANK SULSELBAR
156
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 157
Page 158
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan dan Berintegritas untuk Keberlanjutan Strengthening Transparent and Integrity-Based Governance for Sustainability (GRI 2-9, 2-10, 2-11, 2-15, 2-17 | OJK D.1) Komitmen terhadap tata kelola yang baik (Good Corporate Governance/GCG) menjadi pilar utama bagi Bank Sulselbar dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan. Seiring dengan meningkatnya tuntutan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan, bank terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap aspek bisnisnya. The commitment to effective corporate governance (GCG) is a fundamental pillar for Bank Sulselbar in achieving sustainable finance. In response to increasing regulatory demands and stakeholder expectations, the bank is dedicated to enhancing transparency, accountability, and integrity across all facets of its operations.
Page 159
Page 160
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar telah menerapkan sistem tata Bank Sulselbar has established a governance system that is
kelola yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan. increasingly attuned to sustainability issues. The Bank ensures
Bank memastikan bahwa prinsip keberlanjutan tidak hanya that sustainability principles are integrated not only into its
menjadi bagian dari strategi bisnis, tetapi juga tertanam business strategy but also into decision-making processes at all
dalam pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi. levels of the organization.
Bank Sulselbar menjalankan tata kelola keberlanjutan Bank Sulselbar upholds sustainable governance by adhering to
dengan mengacu pada regulasi perbankan dan standar banking regulations and international standards, including:
internasional, diantaranya:
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun • Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1992
1992 tentang Perbankan, yang telah beberapa kali concerning Banking, as amended, most recently by Law
diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun Number 6 of 2023
2023.
• Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang • Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas, yang telah diperbarui melalui Companies, updated through Law Number 6 of 2023.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. • The Articles of Association of PT Bank Pembangunan Daerah
• Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar Sulselbar, which serve as the primary guidelines for company
yang menjadi pedoman utama dalam pengelolaan management.
perusahaan. • POJK No. 45/2015 concerning the Implementation of
• POJK No. 45/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Governance in the Provision of Remuneration for Commercial
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Banks.
• POJK No. 18/2016 tentang Penerapan Manajemen • POJK No. 18/2016 concerning the Implementation of Risk
Risiko bagi Bank Umum. Management for Commercial Banks.
• POJK No. 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi • POJK No. 17/2023 concerning the Implementation of
Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
• POJK No. 46/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi • POJK No. 46/2017 concerning the Implementation of the
Kepatuhan Bank Umum. Compliance Function of Commercial Banks.
• POJK No. 1/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit • POJK No. 1/2019 concerning the Implementation of Internal
Intern pada Bank Umum. Audit Functions in Commercial Banks.
• SEOJK No. 13/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi • SEOJK No. 13/2017 concerning the Implementation of
Bank Umum. Governance for Commercial Banks.
• SEOJK No. 14/2017 tentang Penilaian Tingkat • SEOJK No. 14/2017 concerning the Assessment of the Bank
Kesehatan Bank Umum. Soundness Level of Commercial Banks.
• Standar Internasional dan Keberlanjutan : Task Force • International Standards and Sustainability: Task Force on
on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) untuk Climate-related Financial Disclosures (TCFD), aimed at
mengintegrasikan risiko iklim dalam strategi bisnis. integrating climate risks into business strategies.
Komitmen Bank Sulselbar terhadap Bank Sulselbar’s Commitment to
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainable Governance
Dalam penerapannya, Bank Sulselbar memastikan bahwa In its implementation, Bank Sulselbar ensures that its governance
tata kelola yang diterapkan mampu mendukung kinerja framework supports long-term performance, aligns with regional
perusahaan secara jangka panjang, selaras dengan economic growth, and fosters stakeholder trust. Key initiatives
pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan include:
kepercayaan pemangku kepentingan. Beberapa langkah
utama yang dilakukan mencakup:
1. Peningkatan transparansi dalam pengambilan keputusan 1. Increased transparency in strategic decision-making and
strategis dan pengelolaan risiko. risk management.
BANK SULSELBAR
160
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 161
2. Penerapan kebijakan remunerasi berbasis kinerja dan 2. Implementation of performance and compliance-based
kepatuhan guna mendorong tata kelola yang lebih remuneration policies to promote professional governance.
profesional. 3. Establishment of independent audit and oversight
3. Mekanisme audit dan pengawasan independen untuk mechanisms to ensure accountability in all business aspects.
memastikan akuntabilitas dalam setiap aspek bisnis. 4. Enhancement of sustainable financial literacy among
4. Peningkatan literasi keuangan keberlanjutan bagi seluruh all management levels to support sustainable business
jajaran manajemen guna mendukung transformasi bisnis transformation.
berkelanjutan.
Struktur Tata Kelola (GRI 2-9 | OJK D.1.A)
Governance Structure
Tata kelola Bank Sulselbar disusun berdasarkan prinsip Bank Sulselbar's governance is based on the principles of
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, transparency, accountability, responsibility, independence, and
serta kewajaran dan kesetaraan. Struktur utama terdiri fairness and equality. The main structure consists of the General
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Komisaris, dan Direksi, yang didukung oleh berbagai komite and the Board of Directors, supported by various supervisory
pengawas dan pengarah. Komite-komite ini berfungsi and steering committees. These committees serve to improve the
untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dan effectiveness of risk management and ensure that every strategic
memastikan bahwa setiap keputusan strategis yang diambil decision taken is in line with sustainability goals.
sejalan dengan tujuan keberlanjutan.
Prinsip
Tata Kelola Penanggung Independensi
Transparansi Akuntabili Jawab Kewajaran
Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang
Saham
Organ
Utama Dewan
Komisaris
Direksi
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Komite Pemantau Komite di Bawah Divisi Kepatuhan
Komite Audit Risiko Direksi & APU PPT
Komite Remunerasi Komite Manajemen
& Nominasi Komite ALCO Divisi Manajemen
Risiko Risiko
Organ
Pendukung Komite Manajemen Corporate
Kepegawaian Komite TI
Security
Komite Kebijakan Divisi Audit
Komite Kredit Kredit Internal
Komite Produk &
Jaringan
Pemangku
Kepentingan Nasabah Pegawai Komunitas
BANK SULSELBAR
161
Sustainability Report 2024
Page 162
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) (GRI 2-10 | OJK D.1.B)
General Meeting of Shareholders (GMS)
RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama The General Meeting of Shareholders (GMS) is chaired by
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin oleh the President Commissioner. In the absence of the President
seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Commissioner or if the position is vacant, a member of the Board
Dewan Komisaris. Jika semua anggota Dewan Komisaris of Commissioners appointed during a Board of Commissioners
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin meeting assumes the role. Should all members of the Board of
oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. Commissioners be absent or their positions vacant, the GMS will
Apabila semua anggota Direksi tidak hadir atau posisinya be chaired by a member of the Board of Directors appointed by
kosong, RUPS dipimpin oleh Pemegang Saham yang hadir the Board of Directors. If all members of the Board of Directors are
dan ditunjuk secara langsung oleh peserta rapat. also absent or their positions are vacant, a Shareholder present
at the meeting will be appointed by the meeting participants to
chair the GMS.
Jika anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk memiliki In cases where the appointed member of the Board of
benturan kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan Commissioners has a conflict of interest regarding matters to be
dalam RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota Dewan decided at the GMS, the meeting will be led by another member
Komisaris lainnya yang tidak memiliki benturan kepentingan of the Board of Commissioners without such a conflict, as
dan ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Apabila semua anggota appointed by the Board of Commissioners. If all members of the
Dewan Komisaris memiliki benturan kepentingan, maka Board of Commissioners face a conflict of interest, the GMS will
RUPS dipimpin oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk be led by a member of the Board of Directors appointed by the
oleh Direksi. Board of Directors.
Jika anggota Direksi yang ditunjuk memiliki benturan Similarly, if the appointed member of the Board of Directors has
kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan dalam a conflict of interest concerning matters to be addressed in the
RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota Direksi lainnya GMS, the meeting will be led by another member of the Board of
yang tidak memiliki benturan kepentingan. Apabila semua Directors without a conflict. If all members of the Board of Directors
anggota Direksi memiliki benturan kepentingan, maka RUPS are conflicted, the GMS will be chaired by a non-controlling
dipimpin oleh salah satu Pemegang Saham bukan pengendali Shareholder appointed by the majority of Shareholders present.
yang ditunjuk oleh mayoritas Pemegang Saham yang hadir
dalam RUPS.
Selama pelaksanaan RUPS, tata tertib harus disampaikan During the GMS proceedings, the rules of procedure must be
kepada Pemegang Saham yang hadir. Tata tertib RUPS juga communicated to the Shareholders in attendance. These rules
tersedia di website resmi Bank Sulselbar. Pada pembukaan are also available on the official website of Bank Sulselbar. At the
rapat, pimpinan RUPS wajib memberikan penjelasan kepada beginning of the meeting, the GMS leader is required to provide
Pemegang Saham setidaknya mengenai: Shareholders with an overview that includes:
1. Kondisi umum Bank Sulselbar secara singkat. 1. A brief overview of the general conditions of Bank Sulselbar.
2. Agenda Rapat. 2. The meeting agenda.
3. Tata cara penggunaan hak Pemegang Saham untuk 3. Procedures for Shareholders to exercise their rights to
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat. submit questions and/or opinions.
Kuorum Dalam RUPS Quorum for the GMS
RUPS dapat diselenggarakan apabila: A GMS may be convened if:
1. Dihadiri oleh Pemegang Saham atau kuasanya yang sah 1. It is attended by Shareholders or their authorized proxies
yang mewakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari representing more than ½ (one-half) of all shares with
BANK SULSELBAR
162
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 163
seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan valid voting rights, and decisions are approved by more
disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari than ½ (one-half) of the total shares with voting rights
seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS, present, unless otherwise stipulated by applicable laws and
kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang- regulations.
undangan yang berlaku.
2. Rapat kedua sah dan berhak mengambil keputusan 2. The second meeting is valid and may make binding decisions
yang mengikat apabila dihadiri oleh Pemegang Saham if attended by Shareholders or their authorized proxies
atau kuasanya yang sah yang mewakili sedikitnya 1/3 representing at least 1/3 (one-third) of the total number of
(satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan shares with valid voting rights, and decisions are approved
hak suara yang sah, dan keputusan disetujui oleh lebih by more than ½ (one-half) of the total shares with voting
dari ½ (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan rights present, unless otherwise specified in the Articles of
hak suara yang hadir dalam RUPS, kecuali ditentukan Association and applicable laws and regulations.
lain dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak 3. If the attendance quorum for the second GMS is not met, a
tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan third GMS may be convened, provided that it is valid and has
RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika the authority to make decisions if attended by Shareholders
dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili kuorum meeting the attendance and decision quorum as determined
kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh by the OJK at the request of Bank Sulselbar.
OJK atas permohonan Bank Sulselbar.
4. Pemanggilan RUPS ketiga dilakukan atas permohonan 4. The third GMS invitation is issued at the request of Bank
Bank Sulselbar dan ditetapkan oleh OJK. Dalam Sulselbar and determined by the OJK. The invitation must
pemanggilan RUPS ketiga, harus dinyatakan bahwa indicate that the second GMS was held without achieving
RUPS kedua telah dilangsungkan dan tidak mencapai the required attendance quorum.
kuorum kehadiran.
Pengambilan Keputusan Dalam RUPS Decision-Making in the GMS
Semua keputusan dalam RUPS diambil berdasarkan All decisions made during the GMS are based on deliberation
musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk aimed at reaching a consensus. If consensus cannot be reached,
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil melalui suara decisions will be made through affirmative votes as stipulated
setuju sebagaimana ditentukan dalam Anggaran Dasar. in the Articles of Association. Every Shareholder is bound by the
Setiap Pemegang Saham tunduk kepada Anggaran Dasar Articles of Association of Bank Sulselbar and all valid decisions
Bank Sulselbar dan semua keputusan yang sah yang diambil made during the GMS, in accordance with applicable laws and
dalam RUPS, serta sesuai dengan peraturan perundang- regulations.
undangan yang berlaku.
BANK SULSELBAR
163
Sustainability Report 2024
Page 164
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Dewan Komisaris (GRI 2-9, 2-17 | OJK D.1.C)
Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang The Board of Commissioners is a corporate body that is tasked
bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk with and collectively responsible for supervising and advising
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada the Board of Directors, ensuring that the Bank implements GCG
Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan GCG at all levels of the organization. In carrying out its duties and
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam responsibilities, the Board of Commissioners acts independently
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan and is assisted by committees that support the implementation
Komisaris bertindak secara independen dan dibantu of the supervisory function.
oleh komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi
pengawasan.
Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan terhadap The Board of Commissioners has periodically supervised
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara the implementation of the Board of Directors’ duties and
berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan arahan responsibilities and has provided direction and advice to the
dan nasihat kepada Direksi sebagai berikut: Board of Directors as follows:
1. Dewan Komisaris wajib bertugas melakukan pengawasan 1. The Board of Commissioners is required to supervise the
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya policies and management of the Board of Directors in
pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada the interests of the Bank, provide advice to the Board
Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan of Directors, and be accountable for such supervision,
tersebut, sesuai dengan maksud dan tujuan Bank yang in accordance with the Bank’s intent and objectives as
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, stipulated in laws and regulations, articles of association,
anggaran dasar, dan keputusan RUPS, sesuai POJK and decisions of the GMS, in line with POJK Number 17 of
Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola 2023 concerning the Implementation of Governance for
Bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat 1. Commercial Banks, Article 49, Paragraph 1.
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau dan 2. The Board of Commissioners is obliged to direct, monitor,
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen and evaluate the implementation of integrated governance,
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan risk management, and compliance, as well as the Bank’s
strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan strategic policies, in accordance with the provisions of laws
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/ atau and regulations, articles of association, and/or decisions
keputusan RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, of the GMS, in accordance with POJK Number 17 of
Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 2023, concerning the Implementation of Governance for
49 Ayat 3. Commercial Banks, Article 49, Paragraph 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan 3. The Board of Commissioners is required to supervise
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau the Board of Directors’ follow-up on audit findings or
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit examinations and recommendations from the Bank’s
intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas internal audit work unit, external auditors, the results of
Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan supervision by the Financial Services Authority, and/or the
lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23, results of supervision by other authorities and institutions as
sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, Tentang Penerapan referred to in Article 23, in accordance with POJK Number
Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 50. 17 of 2023, concerning the Implementation of Governance
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan for Commercial Banks, Article 50.
kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan 4. Carry out tasks specifically assigned to it according to the
perundang-undangan dan/atau berdasarkan keputusan Articles of Association, laws and regulations, and/or based
RUPS; on decisions of the GMS.
BANK SULSELBAR
164
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 165
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris 5. In carrying out its duties, the Board of Commissioners acts
bertindak untuk kepentingan Perseroan dan bertanggung in the interests of the Company and is accountable to the
jawab kepada RUPS tersebut; GMS.
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang 6. Examining and reviewing the annual report prepared by the
dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan Board of Directors and signing the annual report.
tahunan tersebut.
Tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dewan The supervisory duties and functions carried out by the
Komisaris selama tahun buku 2024, dibantu oleh Komite Board of Commissioners during the 2024 financial year were
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan supported by the Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
Komite Nominasi. Masing-masing Anggota Komite telah Remuneration Committee, and Nomination Committee. Each
menjalankan tugas dan fungsinya dalam melakukan Evaluasi Committee Member has performed their duties and functions by
dengan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris, providing evaluations and input to the Board of Commissioners,
sebagai referensi Dewan Komisaris dalam memberikan serving as a reference for the Board of Commissioners in providing
arahan/nasehat dan rekomendasi secara cepat dan tepat timely and accurate direction, advice, and recommendations
kepada Direksi terkait pengelolaan usaha Bank secara baik to the Board of Directors regarding the proper management of
dan sesuai dengan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. the Bank’s business and the Implementation of Governance for
Commercial Banks.
Pada tahun buku 2024 Dewan Komisaris telah melakukan In the 2024 financial year, the Board of Commissioners has
pengawasan dan memberikan arahan antara lain: conducted supervision and provided direction, including:
a. Memberikan arahan dalam penyusunan Rencana Bisnis a. Providing direction in the preparation of the Bank Business
Bank (RBB). Plan (RBB).
b. Pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan Rencana b. Monitoring and evaluating the implementation of the Bank’s
Bisnis Bank tahun 2024. 2024 Business Plan.
c. Pemantauan dan evaluasi kinerja Keuangan Bank dan c Monitoring and evaluating the Bank’s financial performance
Laporan Keuangan Bank setiap awal bulan. and financial reports at the beginning of each month.
d. Pemantauan dan evaluasi kinerja Non Keuangan Bank. d .Monitoring and evaluating the Bank’s non-financial
e. Pemantauan dan evaluasi perkembangan sesuai performance.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum e. Monitoring and evaluating developments in accordance with
f. Pemantauan dan evaluasi Profil Risiko Bank dan Tingkat the Implementation of Governance for Commercial Banks.
Kesehatan Bank. f. Monitoring and evaluating the Bank’s risk profile and health
g. Pemantauan dan evaluasi Tindak Lanjutan temuan hasil level.
Audit Internal (SKAI) dan Audit Eksternal (BI, OJK, BPK, g. Monitoring and evaluating follow-up actions on findings from
dan KAP). Internal Audit (SKAI) and External Audit (BI, OJK, BPK, and
KAP).
BANK SULSELBAR
165
Sustainability Report 2024
Page 166
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Direksi (GRI 2-11 | OJK D.1.D)
Board of Directors
Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang bertugas The Board of Directors serves as the governance body of the
dan bertanggung jawab secara kolegial dalam mengelola Company, collectively tasked with managing the organization
Perseroan untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud in alignment with its interests, intentions, and objectives.
dan tujuan Perseroan. Seluruh anggota Direksi Perseroan Each member of the Board possesses a minimum of five years
telah memiliki pengalaman paling kurang 5 (lima) tahun di of experience as Executive Officers within the Company and
bidang operasional sebagai Pejabat Eksekutif Perseroan has successfully undergone a fit and proper assessment by
serta telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan oleh the Financial Services Authority, which evaluates integrity,
Pihak Otoritas Jasa Keuangan yang mencakup penilaian competence, and financial reputation.
integritas, kompetensi dan reputasi keuangan.
Direksi Bertanggung jawab secara kolektif melakukan The Board is collectively responsible for overseeing the
pengurusan bank untuk kepentingan dan tujuan bank serta management of the bank in pursuit of its interests and objectives,
mewakili bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai and for representing the bank in legal matters in accordance
dengan Anggaran Dasar, bertanggung jawab kepada RUPS with the Articles of Association. The Board is accountable to
yang merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan the General Meeting of Shareholders (GMS), demonstrating
perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola adherence to the principles of Good Corporate Governance. This
Perusahaan yang Baik yang berperan langsung dalam accountability is crucial for ensuring the sustainability of the
memastikan keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka bank’s operations in both the short and long term, as well as for
pendek maupun panjang, memastikan eksekusi setiap implementing the bank’s policies and plans across all directorates
kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran direktorat dan and work units in accordance with the Bank’s Business Plan.
unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.
Tugas, Tanggung Jawab, Hak dan Duties, Responsibilities, Rights and
Wewenang Direksi Authorities of the Board of Directors
Direksi bertugas dengan itikad baik dan bertanggungjawab The Board of Directors serves in good faith and is fully responsible
penuh memimpin dan mengurus Bank sesuai dengan visi, for leading and managing the Bank in accordance with the
misi, dan tujuan yang telah ditetapkan serta dalam batasan vision, mission, and objectives that have been set and within
wewenang yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan the limits of authority that have been regulated in the Articles of
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun Association and applicable laws and regulations. The duties and
tugas dan tanggungjawab masing-masing Direksi yang responsibilities of each Director as regulated in the Company's
diatur dalam Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Tatakelola Corporate Governance Manual (BPP) are as follows:
Perusahaan, adalah sebagai berikut:
1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board of Directors is fully responsible for the
kepengurusan Bank. implementation of the Bank's management.
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan 2. The Board of Directors is obliged to manage the Bank
dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam in accordance with its authority and responsibilities as
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan stipulated in the Articles of Association and applicable laws
yang berlaku. and regulations.
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 3. The Board of Directors is obliged to implement the principles
dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan of Governance in all business activities of the Bank at all
atau jenjang organisasi. levels or levels of the organization.
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan 4. The Board of Directors is obliged to follow up on audit findings
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor and recommendations from the Bank's internal audit work
BANK SULSELBAR
166
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 167
eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau unit, external auditors, Bank Indonesia's supervision results
hasil pengawasan otoritas lain. and/or the supervision results of other authorities.
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 5. In order to implement the principles of Good Corporate
Direksi paling kurang wajib membentuk: Governance, the Board of Directors is required to form at least:
a. Satuan Kerja Audit Intern; a. Internal Audit Work Unit;
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite b. Risk Management Work Unit and Risk Management
Manajemen Risiko; dan Committee; and
c. Satuan Kerja Kepatuhan. c. Compliance Working Unit.
6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 6. The Board of Directors is obliged to be accountable for the
tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum implementation of its duties to shareholders through the
Pemegang Saham. General Meeting of Shareholders.
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai kebijakan 7. The Board of Directors is obliged to disclose to employees the
Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian. Bank's strategic policies in the field of personnel.
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan 8. Directors are prohibited from using individual advisors and/
dan/atau jasa profesional sebagal konsultan. or professional services as consultants.
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa 9. The use of individual advisors and/or professional services as
profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam hal consultants may be carried out if the following requirements
memenuhi persyaratan: are met:
a. Proyek bersifat khusus antara lain adalah proyek a. Special projects include information technology projects
teknologi informasi atau pengembangan kehumasan or public relations development projects which have
(public relations) yang memiliki kriteria adanya target criteria for specific time targets;
waktu tertentu; b. Based on a clear contract, which at least includes the
b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang scope of work, responsibilities and duration of the work
kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab as well as costs;
dan jangka waktu pekerjaan serta biaya; c. Consultants are independent parties and have the
c. Konsultan adalah pihak independen dan memiliki qualifications to work on specific projects.
kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat
khusus.
10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang 10. The Board of Directors is obliged to provide accurate,
akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan relevant and timely data and information to the Board of
Komisaris. Commissioners.
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja 11. The Board of Directors is required to have guidelines and
yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi. work regulations that are binding for each member of the
12. Pedoman dan tata tertib kerja dimaksud paling kurang Board of Directors.
wajib mencantumkan: 12. The work guidelines and regulations must at least include:
a. Pengaturan etika kerja; a. Work ethics regulations;
b. Waktu kerja; dan b. Working hours; and
c. Pengaturan rapat. c. Meeting settings.
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman 13. Decisions of the Board of Directors taken in accordance with
dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi tanggung the guidelines and work regulations are binding and are the
jawab seluruh anggota Direksi. responsibility of all members of the Board of Directors.
Jenis
Nama Jabatan Pendidikan Education Usia Keahlian
Kelamin
Pasca Sarjana (S2) Sekolah Postgraduate (S2) Manajemen
Direktur
Yulis Suandi Tinggi Ilmu Administrasi YAPPANN Jakarta College of 58 Pria dan
Utama
YAPPANN Jakarta Administrative Sciences Perbankan
BANK SULSELBAR
167
Sustainability Report 2024
Page 168
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Jenis
Nama Jabatan Pendidikan Education Usia Keahlian
Kelamin
Direktur Magister Manajemen Master of Management Manajemen
Rosmala
Pemasaran Konsentrasi Bidang Concentration in Finance & 58 Wanita dan
Arifin*
& Syariah Keuangan & Perbankan Banking Perbankan
Direktur Pasca Sarjana (S2) Manajemen
Dirhamsyah Postgraduate (S2) Universitas
Pemasaran Universitas Satria Makassar 53 Pria dan
Kadir** Satria Makassar (S2)
& Syariah (S2) Perbankan
Direktur Sarjana Ekonomi dari Bachelor of Economics from
Manajemen
Iswadi Ayub Operasional Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ujung Pandang College of 48 Pria
& TI Ujung Pandang Economics
Manajemen
Dian Anggriani Direktur Doktor Ekonomi Universitas Doctor of Economics,
56 Wanita dan
Utina Kepatuhan Hasanudin Universitas Hasanudin
Perbankan
Direktur Manajemen
Dwi Magister Manajemen dari Master of Management from
Kredit & 46 Pria dan
Zulkarnain Universitas Hasanudin Universitas Hasanudin
UMKM Perbankan
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024 * Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur ** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Jenis
Nama Jabatan Pendidikan Education Usia Keahlian
Kelamin
Doktor Ekonomi dan Keuangan Doctor of Economics and Finance
Komisaris Manajemen &
Marsuki (dari Universite de Nice Sophia (from Universite de Nice Sophia 64 Pria
Independen Keuangan
Antipolis, Perancis (1997). Antipolis, France (1997).
Sarjana Ekonomi Jurusan Bachelor of Economics majoring in
Adlinsyah M. Komisaris
Sosial Ekonomi Pertanian dari Agricultural Socioeconomics from 61 Pria Manajemen
Nasution Independen
Universitas Andalas Andalas University
Doctorate (S3) Social Sciences/
Doktor (S3) Fisip/Ilmu Sosial
Muhammad Idris Komisaris Faculty of Social Sciences, 60 Pria Manajemen
Universitas Hasanuddin (2007)
Hasanuddin University (2007)
BANK SULSELBAR
168
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 169
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris
dan Direksi (GRI 2-10 | OJK D.1.E)
Nomination and Selection of the Board of Commissioners and Directors
• Kebijakan Nominasi • Nomination Policy
Kebijakan nominasi untuk anggota Dewan Komisaris The nomination policy for members of the Board of
dan Direksi Bank Sulselbar dirancang untuk memastikan Commissioners and Board of Directors of Bank Sulselbar is
pemilihan kandidat yang sesuai dengan prinsip Tata Kelola designed to ensure the selection of candidates in accordance
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). with the principles of Good Corporate Governance. This
Kebijakan ini mengacu pada Anggaran Dasar Bank policy refers to the Articles of Association of Bank Sulselbar,
Sulselbar, Standar Prosedur Tata Kelola Perusahaan, the Standard Procedures for Corporate Governance, and the
dan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi. Proses Charter of the Remuneration and Nomination Committee.
nominasi bertujuan untuk mengidentifikasi calon The nomination process aims to identify candidates who
yang memenuhi kriteria yang ditentukan berdasarkan meet the criteria determined based on applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta regulations, as well as the company's strategic needs.
kebutuhan strategis perusahaan.
• Proses Nominasi • Nomination Process
Proses nominasi dilaksanakan melalui prosedur yang The nomination process is carried out through a systematic
sistematis dan transparan, sebagai berikut: and transparent procedure, as follows:
1. Identifikasi Calon 1. Candidate Identification
Komite Remunerasi dan Nominasi bertugas The Remuneration and Nomination Committee is tasked
mengidentifikasi calon anggota Dewan Komisaris with identifying candidates for members of the Board
dan Direksi yang memenuhi kriteria yang telah of Commissioners and Board of Directors who meet
ditetapkan. Kriteria ini mencakup integritas, the established criteria. These criteria include integrity,
kompetensi, dan relevansi pengalaman dengan competence, and relevance of experience to the strategic
kebutuhan strategis Bank Sulselbar. needs of Bank Sulselbar.
2. Usulan dari Komite 2. Proposal from the Committee
Berdasarkan hasil identifikasi, Komite Remunerasi Based on the identification results, the Remuneration
dan Nominasi memberikan rekomendasi calon and Nomination Committee provides candidate
kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris recommendations to the Board of Commissioners. The
kemudian menyampaikan usulan calon tersebut Board of Commissioners then submits the candidate
kepada Pemegang Saham melalui forum RUPS. proposals to Shareholders through the GMS forum.
3. Pelaksanaan Seleksi 3. Implementation of Selection
Seleksi calon dilakukan sebelum masa jabatan The selection of candidates is carried out before the term
anggota Dewan Komisaris atau Direksi berakhir, atau of office of the members of the Board of Commissioners
apabila terdapat permintaan dari Dewan Komisaris or the Board of Directors ends, or if there is a request from
untuk mengisi kekosongan jabatan. Dalam proses ini, the Board of Commissioners to fill a vacant position. In
pemilihan dapat melibatkan pihak ketiga independen this process, the selection may involve an independent
untuk memastikan objektivitas. third party to ensure objectivity.
4. Persetujuan dan Penetapan 4. Approval and Determination
Calon yang telah direkomendasikan oleh Komite Candidates who have been recommended by the
dan Dewan Komisaris diusulkan kepada Pemegang Committee and the Board of Commissioners are proposed
Saham dalam RUPS untuk mendapatkan persetujuan to the Shareholders at the GMS to obtain approval and
dan penetapan. determination.
BANK SULSELBAR
169
Sustainability Report 2024
Page 170
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib Candidates for members of the Board of Commissioners
memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan Anggaran and Board of Directors must meet all requirements in
Dasar Bank Sulselbar dan peraturan yang berlaku, accordance with the Articles of Association of Bank Sulselbar
termasuk peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). and applicable regulations, including regulations from the
Seleksi dilakukan dengan memastikan bahwa kandidat Financial Services Authority (OJK). Selection is carried out
memiliki kemampuan untuk menjalankan tanggung by ensuring that candidates have the ability to carry out
jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku. responsibilities in accordance with applicable regulations.
• Evaluasi dan Pengawasan • Evaluation and Supervision
Prosedur nominasi yang dilaksanakan oleh Komite The nomination procedure implemented by the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi dievaluasi secara berkala and Nomination Committee is evaluated periodically to
untuk memastikan efektivitas dan kesesuaiannya dengan ensure its effectiveness and suitability to the needs of Bank
kebutuhan Bank Sulselbar. Evaluasi ini bertujuan untuk Sulselbar. This evaluation aims to maintain transparency,
menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan accountability, and sustainability of the nomination process
proses nominasi demi mendukung pencapaian visi dan in order to support the achievement of the company's vision
misi perusahaan. and mission.
Benturan Kepentingan (GRI 2-15 | OJK D.1.F)
Conflict of Interest
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi As part of its commitment to transparency and integrity, Bank
dan integritas, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan Sulselbar implements a conflict of interest management policy to
pengelolaan benturan kepentingan guna memastikan bahwa ensure that every decision taken is free from personal or group
setiap keputusan yang diambil bebas dari kepentingan interests.
pribadi atau kelompok tertentu.
Kebijakan Pengelolaan Benturan Kepentingan: Conflict of Interest Management Policy:
• Penerapan kode etik perusahaan, yang mewajibkan • Implementation of the company’s code of ethics, which requires
seluruh pejabat bank untuk menghindari hubungan all bank officials to avoid business relationships or decisions
bisnis atau keputusan yang dapat menguntungkan diri that could benefit themselves or related parties.
sendiri atau pihak terkait. • Transparent reporting system, where every member of the
• Sistem pelaporan transparan, di mana setiap anggota Board of Directors and Commissioners is required to report
Direksi dan Komisaris wajib melaporkan potensi potential conflicts of interest to the Governance Committee.
benturan kepentingan kepada Komite Tata Kelola. • Strict sanctions for violators, including administrative actions
• Sanksi tegas bagi pelanggar, termasuk tindakan up to dismissal from office, to ensure consistent policy
administratif hingga pemberhentian dari jabatan, guna implementation.
memastikan penerapan kebijakan secara konsisten.
Melalui sistem ini, Bank Sulselbar menjaga kredibilitas dan Through this system, Bank Sulselbar maintains credibility and
independensi dalam pengambilan keputusan strategis, independence in strategic decision-making, as well as increasing
serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan stakeholder trust in the bank.
terhadap bank.
BANK SULSELBAR
170
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 171
Komitmen Kebijakan (GRI 2-23 | OJK D.1.C)
Policy Commitment
Sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola yang As part of efforts to build more responsible governance, Bank
lebih bertanggung jawab, Bank Sulselbar menerapkan Sulselbar has implemented a series of sustainability policies that
serangkaian kebijakan keberlanjutan yang mengatur prinsip- regulate the main principles in banking operations.
prinsip utama dalam operasional perbankan.
Kebijakan Keberlanjutan Bank Sulselbar: Bank Sulselbar Sustainability Policy:
1. Kebijakan Keuangan Berkelanjutan, yang 1. Sustainable Finance Policy, which integrates ESG aspects
mengintegrasikan aspek ESG dalam pembiayaan dan into financing and investment.
investasi.
2. Kebijakan Anti-Korupsi dan Anti-Penyuapan, yang 2. Anti-Corruption and Anti-Bribery Policy, which aims to
bertujuan untuk menjaga transparansi dan integritas maintain business transparency and integrity.
bisnis.
3. Kebijakan Keseimbangan Gender dan Keberagaman, 3. Gender Balance and Diversity Policy, to ensure equality in the
guna memastikan kesetaraan dalam lingkungan kerja. work environment.
4. Kebijakan Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial, 4. Environmental and Social Risk Management Policy, to ensure
untuk memastikan bahwa setiap keputusan bisnis that every business decision takes into account the long-term
memperhitungkan dampak jangka panjang terhadap impact on the environment and society.
lingkungan dan masyarakat.
Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk With this policy, Bank Sulselbar is committed to building a
membangun sistem perbankan yang lebih etis, profesional, banking system that is more ethical, professional, and oriented
dan berorientasi pada masa depan yang lebih hijau. towards a greener future.
Komitmen Terhadap Bisnis yang
Bertanggung Jawab (GRI 2-25 | OJK D.1.D)
Commitment to Responsible Business
Sebagai bank yang beroperasi di wilayah dengan kekayaan As a bank operating in a region with extraordinary natural
alam yang luar biasa, Bank Sulselbar memiliki tanggung wealth, Bank Sulselbar has a great responsibility in encouraging
jawab besar dalam mendorong praktik bisnis yang lebih more responsible and sustainable business practices.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Inisiatif Bisnis Bertanggung Jawab: Responsible Business Initiatives:
• Pengembangan produk dan layanan berbasis ESG, seperti • Development of ESG-based products and services, such as
pembiayaan hijau dan kredit berbasis keberlanjutan. green financing and sustainability-based loan.
• Penerapan green banking, yang mencakup efisiensi • Implementation of green banking, which includes energy
energi dalam operasional kantor dan digitalisasi layanan efficiency in office operations and digitalization of banking
perbankan untuk mengurangi jejak karbon. services to reduce carbon footprint.
BANK SULSELBAR
171
Sustainability Report 2024
Page 172
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
• Kemitraan dengan UMKM lokal, guna mendukung • Partnership with local MSMEs, to support regional economic
pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan growth and create sustainable jobs.
lapangan kerja berkelanjutan.
Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa With this approach, Bank Sulselbar ensures that sustainability
keberlanjutan bukan hanya slogan, tetapi menjadi bagian is not just a slogan, but becomes an integral part of long-term
integral dari strategi bisnis jangka panjang. business strategy.
Proses untuk Mengelola Dampak Negatif
(GRI 3-3 | OJK F.6)
Process for Managing Negative Impacts
Setiap keputusan bisnis memiliki dampak, baik positif maupun Every business decision has an impact, both positive and
negatif. Oleh karena itu, Bank Sulselbar menerapkan sistem negative. Therefore, Bank Sulselbar implements a comprehensive
pengelolaan dampak yang komprehensif untuk memitigasi impact management system to mitigate potential risks to the
potensi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat. environment and society.
Langkah-Langkah Pengelolaan Dampak Negatif: Negative Impact Management Steps:
1. Analisis Risiko Lingkungan dan Sosial (LST/ESG Risk 1. Environmental and Social Risk Assessment (ESG) before
Assessment) sebelum memberikan pembiayaan kepada providing financing to high-impact sectors.
sektor-sektor dengan dampak tinggi. 2. Implementation of the exclusion principle, where Bank
2. Penerapan prinsip eksklusi, di mana Bank Sulselbar tidak Sulselbar will not finance projects that have a high risk of
akan membiayai proyek yang berisiko tinggi terhadap deforestation or labor exploitation.
deforestasi atau eksploitasi tenaga kerja. 3. A public complaint mechanism (Grievance Mechanism) to
3. Mekanisme keluhan masyarakat (Grievance Mechanism) ensure that every stakeholder has an effective communication
untuk memastikan bahwa setiap pemangku kepentingan channel to convey the negative impacts they feel.
memiliki jalur komunikasi yang efektif dalam
menyampaikan dampak negatif yang dirasakan.
Dengan mekanisme ini, Bank Sulselbar memastikan With this mechanism, Bank Sulselbar ensures that every policy
bahwa setiap kebijakan dan strategi bisnisnya tidak hanya and business strategy not only benefits the company, but
menguntungkan perusahaan, tetapi juga menciptakan also creates benefits for the community and the surrounding
manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. environment.
Sistem Pengendalian Internal: Pilar Keberlanjutan
Operasional Bank Sulselbar (GRI 2-16 | OJK D.1.A)
Internal Control System: Pillar of Operational Sustainability of Bank Sulselbar
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen pada As a financial institution committed to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar menerapkan Sistem Sulselbar implements a robust Internal Control System (SPI)
Pengendalian Internal (SPI) yang kokoh untuk memastikan to ensure regulatory compliance, operational effectiveness,
kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas operasional, serta and transparency in risk management. SPI is not only a
transparansi dalam pengelolaan risiko. SPI bukan hanya risk mitigation tool, but also a main pillar in supporting the
menjadi alat mitigasi risiko, tetapi juga pilar utama dalam implementation of sustainable finance and good corporate
BANK SULSELBAR
172
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 173
mendukung penerapan keuangan berkelanjutan dan tata governance (GCG).
kelola perusahaan yang baik (GCG).
Membangun Sistem Pengendalian Building an Effective Internal Control
Internal yang Efektif System
Bank Sulselbar mengadopsi kerangka pengendalian internal Bank Sulselbar adopts an internal control framework based on
berbasis COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Treadway Commission), yang mencakup lima aspek utama: Commission), which includes five main aspects:
1. Lingkungan Pengendalian 1. Control Environment
Menanamkan budaya kepatuhan, integritas, dan Instilling a culture of compliance, integrity and transparency
transparansi dalam setiap proses bisnis. in every business process.
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko 2. Risk Identification and Assessment
Memastikan setiap risiko yang terkait dengan Ensuring that any risks related to financial, operational and
aspek keuangan, operasional, dan kepatuhan dapat compliance aspects can be identified and mitigated early.
diidentifikasi serta dimitigasi secara dini.
3. Aktivitas Pengendalian 3. Control Activities
Menerapkan kebijakan pengawasan yang melibatkan Implementing a monitoring policy that involves all levels of
semua level organisasi guna memastikan proses bisnis the organization to ensure business processes run according
berjalan sesuai standar regulasi. to regulatory standards.
4. Informasi dan Komunikasi 4. Information and Communication
Memastikan bahwa seluruh pihak, termasuk manajemen Ensuring that all parties, including management and
dan karyawan, memiliki akses terhadap informasi employees, have access to accurate and up-to-date
yang akurat dan terkini dalam pengambilan keputusan information in strategic decision making.
strategis.
5. Monitoring dan Evaluasi 5. Monitoring and Evaluation
Melakukan audit berkala untuk menilai efektivitas Conduct periodic audits to assess system effectiveness and
sistem dan memastikan adanya perbaikan berkelanjutan. ensure continuous improvement.
Penguatan Pengendalian Keuangan Strengthening Financial and
dan Operasional Operational Control
Dalam menjaga integritas keuangan dan transparansi, Bank In maintaining financial integrity and transparency, Bank
Sulselbar menerapkan prinsip “Four Eyes Principle”, di mana Sulselbar applies the “Four Eyes Principle”, where every
setiap transaksi dan keputusan keuangan harus melalui transaction and financial decision must go through a verification
proses verifikasi dan persetujuan oleh lebih dari satu pihak. and approval process by more than one party. This step aims to:
Langkah ini bertujuan untuk:
• Mencegah potensi fraud dan kecurangan internal. • Prevent potential fraud and internal cheating.
• Memastikan bahwa keputusan keuangan berbasis data • Ensuring that financial decisions are based on valid and
yang valid dan akurat. accurate data.
• Meminimalkan risiko ketidaksesuaian dalam laporan • Minimize the risk of non-conformities in financial reports
keuangan yang dapat berdampak pada stabilitas that can impact the stability of the company.
perusahaan.
Sementara itu, dalam aspek operasional, Bank Sulselbar Meanwhile, in terms of operations, Bank Sulselbar implements
mengimplementasikan sistem pemantauan berbasis a technology-based monitoring system to detect potential
teknologi untuk mendeteksi potensi penyimpangan dalam irregularities in daily business activities.
aktivitas bisnis sehari-hari.
BANK SULSELBAR
173
Sustainability Report 2024
Page 174
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Pencegahan dan Pemberantasan Fraud (GRI 205-1 | OJK D.1.B)
Fraud Prevention and Eradication
Penerapan Strategi Anti Fraud yang dilakukan bank saat The implementation of the Anti-Fraud Strategy by banks is
ini merupakan pelaksanaan atas diterbitkannya Peraturan founded on the Financial Services Authority Regulation (POJK)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 39/POJK.03/2019 Number 39/POJK.03/2019, issued on December 19, 2019,
Tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Anti regarding the Implementation of the Anti-Fraud Strategy for
Fraud Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank Indonesia Commercial Banks, as well as Bank Indonesia Circular Letter
Nomor 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 tentang Number 13/28/DPNP, dated December 9, 2011, concerning
Penerapan Strategi Anti Fraud. Melalui unit Anti Fraud, maka the same. The Anti-Fraud unit facilitates the execution of this
penerapan Strategi Anti Fraud diwujudkan oleh manajemen strategy, reflecting the bank management’s commitment to fraud
bank sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam prevention through a fraud control system that integrates with
mengendalikan Fraud yang diterapkan dalam bentuk sistem the bank’s overall internal control framework.
pengendalian Fraud yang merupakan bagian dari sistem
pengendalian internal bank.
Strategi Anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan The Anti-Fraud Strategy is a crucial element of the bank’s
strategi Bank dalam mengendalikan fraud yang dirancang strategic policy for fraud management. It is developed with
dengan mengacu pada proses terjadinya fraud dengan consideration of the fraud occurrence process and aims to
memperhatikan dan jangkauan dari potensi fraud address potential fraud risks in a comprehensive and integrated
yang tersusun secara komprehensif-integralistik dan manner, implemented via a robust fraud control system.
diimplementasikan dalam bentuk system pengendalian fraud.
Penerapan Strategi Anti Fraud memuat 4 (empat) pilar yang
terdiri atas: The implementation of the Anti-Fraud Strategy contains 4 (four)
a. Pencegahan; pillars consisting of:
Pilar pencegahan memuat perangkat-perangkat yang a. Prevention;
ditujukan untuk mencegah dan mengurangi potensi The prevention pillar contains tools aimed at preventing and
terjadinya fraud. reducing the potential for fraud.
b. Deteksi;
Pilar deteksi memuat perangkat dalam b. Detection;
mengidentifikasikan dan menemukan kejadian fraud. The detection pillar contains tools for identifying and
c. Investigasi, Pelaporan dan Sanksi; detecting fraud incidents.
Pilar Investigasi, Pelaporan, Sanksi dan Pengembalian c. Investigation, Reporting and Sanctions;
Kerugian (recovery) memuat perangkat-perangkat yang The Investigation, Reporting, Sanctions and Recovery Pillars
ditujukan untuk menggali informasi, sistem pelaporan, contain tools aimed at extracting information, reporting
pengenaan sanksi dan pengembalian kerugian yang systems, imposing sanctions and recovering losses arising
timbul atas kejadian fraud terkait tindaklanjut atas from fraud incidents related to follow-up on reports of
laporan dugaan/sedang/telah terjadi fraud. suspected/current/existing fraud.
d. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut.
Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut memuat d. Monitoring, Evaluation, and Follow-up.
perangkat-perangkat yang ditujukan untuk melakukan Monitoring, Evaluation, and Follow-up contains tools aimed
pemantauan terhadap seluruh kejadian fraud, Evaluasi at monitoring all fraud incidents, Evaluations are carried
yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan out periodically and continuously based on fraud data that
berdasarkan data fraud yang telah terjadi sehingga dapat has occurred so that weaknesses and causes of fraud can be
diidentifikasi kelemahan dan penyebab terjadinya fraud identified as well as the steps and efforts for improvement
serta langkah dan upaya perbaikan yang diperlukan needed including strengthening the internal control system
BANK SULSELBAR
174
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 175
termasuk memperkuat sistem pengendalian intern agar to prevent the recurrence of fraud incidents and Follow-
mencegah terulangnya kejadian fraud serta Langkah- up steps in correcting weaknesses and strengthening the
langkah tindak lanjut dalam memperbaiki kelemahan dan internal control system to prevent the recurrence of fraud due
memperkuat sistem pengendalian intern agar mencegah to similar weaknesses.
terulangnya kembali fraud dikarenakan kelemahan yang
serupa.
Jumlah Kasus yang Dilakukan
Pegawai Tidak
Internal Fraud dalam 1 tahun Pengurus Pegawai Tetap Tetap/Pihak Internal Fraud in 1 year
Eksternal
2023 2024 2023 2024 2023 2024
Total Fraud - - 3 1 7 5 Total Fraud
Telah diselesaikan - - 3 1 6 5 Has been completed
Dalam proses penyelesaian di In the process of internal settlement
- - - - 1 -
internal bank at the bank
Telah ditindaklanjuti melalui proses Has been followed up through legal
- - - - - -
hukum process
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola yang
Sistem Pelaporan Pelanggaran (GRI 2-25 | OJK D.1.C)
Whistle Blowing System
bersih dan transparan, Bank Sulselbar mengembangkan As part of its commitment to clean and transparent governance,
sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) yang Bank Sulselbar has developed a whistleblowing system that allows
memungkinkan pelaporan atas dugaan penyimpangan reporting of suspected irregularities safely and anonymously.
secara aman dan anonim.
1. Mekanisme Whistleblowing System di Bank Sulselbar: 1. Whistleblowing System Mechanism at Bank Sulselbar:
2. Pelaporan yang Aman & Anonim 2. Safe & Anonymous Reporting
Menyediakan berbagai kanal pelaporan, termasuk Providing various reporting channels, including hotlines,
hotline, email khusus, dan portal digital, yang memastikan dedicated emails, and digital portals, which ensure the
kerahasiaan pelapor. confidentiality of the reporter.
3. Perlindungan bagi Pelapor 3. Protection for Whistleblowers
Bank Sulselbar menjamin tidak ada tindakan balasan Bank Sulselbar guarantees that there will be no retaliatory
terhadap karyawan atau pihak eksternal yang action against employees or external parties who report
melaporkan dugaan pelanggaran. alleged violations.
4. Tindak Lanjut Transparan 4. Transparent Follow Up
Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti Every report received will be followed up professionally by
secara profesional oleh unit independen, dengan hasil an independent unit, with the results of the investigation
investigasi yang dilaporkan ke manajemen senior. reported to senior management.
Dengan sistem ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa With this system, Bank Sulselbar ensures that its business
praktik bisnisnya tetap berjalan sesuai dengan prinsip tata practices continue to run in accordance with the principles of
kelola yang jujur dan akuntabel. honest and accountable governance.
BANK SULSELBAR
175
Sustainability Report 2024
Page 176
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Pengaduan | Complaint Status
Tahun Jumlah Selesai Tidak Diteruskan
2022 15 15 -
2023 16 16 -
2024 18 13 5
Media Pelaporan | Reporting Media
Jenis Media 2024 2023 2022 Mrdia Types
Aplikasi 4 7 5 Application
Laporan Eksternal - - - External Report
Temuan Audit Umum - 2 - General Audit Findings
Email 8 1 - E-mail
Surat 5 4 8 Letter
Telepon - - - Telephone
SMS/WA 1 2 2 SMS/WA
TOTAL 18 16 15 TOTAL
Permasalahan Penting/Kritis (GRI 3-3 | OJK F.6)
Important/Critical Issues
Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar menghadapi berbagai In its operations, Bank Sulselbar faces various challenges that
tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan have the potential to impact business sustainability, both from
bisnis, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun sosial. an economic, environmental and social perspective.
Permasalahan Penting yang Dikelola oleh Bank Sulselbar: Important Issues Managed by Bank Sulselbar:
• Transisi menuju keuangan berkelanjutan, termasuk • Transition to sustainable finance, including adjustments to
penyesuaian terhadap regulasi terkait pembiayaan hijau regulations related to green finance and climate change.
dan perubahan iklim.
• Penguatan sistem keamanan siber, guna melindungi data • Strengthening cyber security systems, to protect customer
nasabah dan mengantisipasi risiko kejahatan digital. data and anticipate the risk of digital crime.
• Peningkatan daya saing dalam era digitalisasi, yang • Increasing competitiveness in the digitalization era, which
membutuhkan transformasi cepat dalam model bisnis requires rapid transformation in banking business models.
perbankan.
• Dampak lingkungan dari portofolio pembiayaan, • The environmental impact of the financing portfolio,
terutama bagi sektor industri yang memiliki jejak karbon especially for industrial sectors with a high carbon footprint.
tinggi.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Bank In response to these challenges, Bank Sulselbar developed a
Sulselbar mengembangkan strategi mitigasi yang berbasis mitigation strategy based on in-depth risk analysis and active
pada analisis risiko yang mendalam dan keterlibatan aktif engagement with regulators and stakeholders.
dengan regulator serta pemangku kepentingan.
BANK SULSELBAR
176
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 177
Peningkatan Kapasitas Dewan Komisaris
dan Direksi (GRI 2-17 | OJK D.1.D)
Increasing the Capacity of the Board of Commissioners and Directors
Sebagai pemegang kendali strategis, Dewan Komisaris dan As strategic control holders, the Board of Commissioners and
Direksi Bank Sulselbar berperan penting dalam memastikan Directors of Bank Sulselbar play an important role in ensuring the
keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika industri sustainability of the company amidst the dynamics of the ever-
perbankan yang terus berkembang. Oleh karena itu, Bank growing banking industry. Therefore, Bank Sulselbar is committed
Sulselbar berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi to improving the competence of company leaders to be able to
para pemimpin perusahaan agar mampu mengantisipasi anticipate challenges and take advantage of opportunities in the
tantangan dan memanfaatkan peluang di era transformasi era of digital transformation and sustainability.
digital serta keberlanjutan.
Strategi Pengembangan Kapasitas Leadership Capacity Development
Kepemimpinan Strategy
Program Pelatihan ESG & Keuangan ESG & Sustainable Finance Training Program
Berkelanjutan
• Bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global untuk • Collaborate with global certification bodies to improve the
meningkatkan pemahaman Dewan Komisaris dan Direksi understanding of the Board of Commissioners and Directors
dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) in the Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects
serta implementasi keuangan berkelanjutan dalam and the implementation of sustainable finance in business
strategi bisnis. strategies.
• Fokus pada peran bank dalam mendukung ekonomi • Focus on the role of banks in supporting the green economy,
hijau, penerapan standar keberlanjutan dalam portofolio the application of sustainability standards in loan portfolios,
kredit, dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan and compliance with sustainable finance regulations.
berkelanjutan.
Diskusi dengan Regulator dan Pakar Discussion with Regulators and Industry
Industri Experts
• Mengikuti forum dengan OJK, Bank Indonesia (BI), • Participating in forums with OJK, Bank Indonesia (BI),
Kementerian Keuangan, dan asosiasi perbankan guna Ministry of Finance, and banking associations to understand
memahami dinamika regulasi serta arah kebijakan regulatory dynamics and the direction of industrial policy.
industri.
• Menjalin kolaborasi dengan akademisi dan pemimpin • Collaborating with academics and industry leaders to
industri untuk mendapatkan wawasan strategis gain strategic insights into global economic trends and the
mengenai tren ekonomi global dan digitalisasi sektor digitalization of the financial sector.
keuangan.
Pelatihan Anti-Korupsi dan Etika Bisnis Anti-Corruption and Business Ethics Training
• Memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan • Strengthening transparent and accountable corporate
akuntabel melalui pelatihan anti-korupsi, anti pencucian governance through anti-corruption, anti-money laundering
uang, dan pencegahan gratifikasi. and prevention of gratification training.
BANK SULSELBAR
177
Sustainability Report 2024
Page 178
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
• Memastikan kepatuhan terhadap regulasi tata kelola • Ensuring compliance with bank governance regulations, as
bank, serta menjaga integritas dalam pengambilan well as maintaining integrity in strategic decision making.
keputusan strategis.
Rekapitulasi Jumlah Pelatihan yang Diikuti oleh Dewan Recapitulation of the Number of Trainings Attended by the Board
Komisaris dan Direksi Tahun 2024 of Commissioners and Directors in 2024
Jumlah Pelatihan yang Diikuti
Nama Jabatan Position
Dalam Negeri Luar Negeri
H. Marsuki Komisaris Independen 3 - Independent Commissioner
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen 6 - Independent Commissioner
Muhammad Idris Komisaris 3 - Commissioner
Yulis Suandi Direktur Utama 5 - President director
Direktur Pemasaran &
Dirhamsyah Kadir** 3 - Marketing & Sharia Director
Syariah
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan 10 - Director of Compliance
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI 5 - Director of Operations & IT
Dwi Zulkarnain Direktur Kredit & UMKM 5 - Director of Loan & UMKM
* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024 * Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur ** Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024 Sharia Director effective from 12 August 2024
Jenis pelatihan yang diikuti dapat dilihat pada Laporan The types of training attended can be seen in the 2024 Annual
Tahunan 2024 Report.
Melalui inisiatif ini, Dewan Komisaris dan Direksi Bank Through this initiative, the Board of Commissioners and Directors
Sulselbar tidak hanya memperkuat kapasitas kepemimpinan, of Bank Sulselbar not only strengthen leadership capacity, but
tetapi juga memastikan bahwa setiap keputusan yang also ensure that every decision taken supports sustainable,
diambil mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, inclusive business growth and is oriented towards the principles
inklusif, dan berorientasi pada prinsip tata kelola yang baik. of good governance.
Evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi (GRI 2-18 | OJK D.1.A)
Evaluation of the Board of Commissioners and Directors
Untuk memastikan efektivitas kepemimpinan dalam To ensure the effectiveness of leadership in managing the
pengelolaan perusahaan, Bank Sulselbar melakukan company, Bank Sulselbar conducts periodic evaluations of the
evaluasi berkala terhadap kinerja Dewan Komisaris dan performance of the Board of Commissioners and Directors.
Direksi. Evaluasi ini dilakukan dengan mengacu pada This evaluation is carried out by referring to Key Performance
Key Performance Indicators (KPI) yang mencakup aspek Indicators (KPI) which include financial aspects, sustainability,
finansial, keberlanjutan, kepatuhan regulasi, serta efektivitas regulatory compliance, and effectiveness of supervision and risk
pengawasan dan manajemen risiko. management.
BANK SULSELBAR
178
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 179
Metode Evaluasi Kinerja Performance Evaluation Methods
1. Self-Assessment : Penilaian mandiri yang dilakukan oleh 1. Self-Assessment: An independent assessment conducted by
masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi each member of the Board of Commissioners and Board of
untuk mengukur pencapaian kinerja pribadi. Directors to measure personal performance achievements.
2. Penilaian oleh Komite Nominasi dan Remunerasi : 2. Assessment by the Nomination and Remuneration
Dilakukan guna memastikan kesesuaian pencapaian Committee: Conducted to ensure that achievements are in
dengan target strategis perusahaan. line with the company's strategic targets.
3. Evaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS : Untuk 3. Evaluation by Shareholders in the GMS: To measure
mengukur kontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan contribution to company growth and achievement of
dan pencapaian keberlanjutan. sustainability.
Melalui evaluasi yang transparan dan terstruktur, Bank Through transparent and structured evaluations, Bank Sulselbar
Sulselbar memastikan bahwa setiap anggota Dewan ensures that each member of the Board has the competencies
memiliki kompetensi dan kapabilitas yang sesuai dengan and capabilities that are in line with business needs and the
kebutuhan bisnis serta tantangan industri perbankan yang challenges of the ever-growing banking industry.
terus berkembang.
Remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi (GRI 2-19 | OJK D.1.B)
Remuneration of the Board of Commissioners and Directors
Sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis yang dijalankan, As a form of appreciation for the strategic role played, Bank
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan remunerasi Sulselbar implements a remuneration policy based on the
yang berbasis pada prinsip fairness, competitiveness, dan principles of fairness, competitiveness, and sustainability.
sustainability.
Struktur remunerasi Bank Sulselbar yang sifatnya cash The remuneration structure of Bank Sulselbar which is cash
terdiri dari gaji dan tunjangan yang merupakan remunerasi consists of salary and allowances which are remunerations that
yang rutin diterima oleh karyawan setiap bulan. Selain itu, are routinely received by employees every month. In addition,
Bank juga memberikan program manfaat lainnya seperti: the Bank also provides other benefit programs such as:
1. Gaji, Tunjangan, Upah dan Honorarium 1. Salary, Allowances, Wages and Honorarium
2. Uang lembur dan uang makan harian 2. Overtime pay and daily meal allowance
3. Perawatan kesehatan 3. Health care
4. Uang cuti dan uang penghargaan masa kerja 4. Leave pay and long service bonus pay
5. Tunjangan Hari Tua bagi yang berhak 5. Old Age Allowance for those entitled
6. Tunjangan Hari Raya keagamaan 6. Religious Holiday Allowance
7. Tunjangan Komunikasi bagi beberapa karyawan dengan 7. Communication Allowance for certain employees with
jabatan tertentu certain positions
8. Tunjangan daerah terpencil bagi karyawan yang 8. Remote area allowance for employees assigned to branch
ditugaskan pada kantor cabang kategori daerah tersebut offices in that area category
9. Uang akhir tahun yang diatur secara proporsional 9. The year-end allowance is regulated proportionally based on
mengacu kepada hasil penilaian kinerja semesteran the results of the semester performance assessment.
10. Bonus atas pencapaian target rencana bisnis 10. Bonus for achieving business plan targets
11. Bantuan uang pendidikan untuk seluruh karyawan 11. Educational financial assistance for all employees
12. Jasa produksi 12. Production services
BANK SULSELBAR
179
Sustainability Report 2024
Page 180
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Kebijakan Remunerasi (GRI 2-20 | OJK D.1.C)
Remuneration Policy
Dalam mendukung tata kelola yang lebih transparan dan In supporting more transparent and responsible governance,
bertanggung jawab, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan Bank Sulselbar implements a remuneration policy that refers to
remunerasi yang mengacu pada regulasi perbankan nasional national banking regulations and international standards.
serta standar internasional.
Prinsip Kebijakan Remunerasi: Remuneration Policy Principles:
1. Keadilan (Fairness) : Struktur remunerasi yang 1. Fairness: A remuneration structure that takes into account
mempertimbangkan keseimbangan antara tanggung the balance between responsibility and compensation.
jawab dan kompensasi.
2. Daya Saing (Competitiveness) : Menyesuaikan dengan 2. Competitiveness: Aligning with industry standards to attract
standar industri untuk menarik dan mempertahankan and retain the best talent.
talenta terbaik.
3. Berbasis Kinerja (Performance-Based) : Memberikan 3. Performance-Based: Providing incentives based on
insentif berbasis pencapaian yang terukur. measurable achievements.
4. Keberlanjutan (Sustainability-Oriented) : Memastikan 4. Sustainability (Sustainability-Oriented): Ensuring
bahwa remunerasi juga mempertimbangkan aspek sosial that remuneration also takes into account social and
dan lingkungan dalam operasional perusahaan. environmental aspects in the company's operations.
Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya With this policy, Bank Sulselbar not only ensures competitiveness
memastikan daya saing dalam industri perbankan, tetapi in the banking industry, but also encourages governance that is
juga mendorong tata kelola yang lebih berorientasi pada more oriented towards long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang.
Proses untuk Menetapkan Process for Determining Remuneration
Remunerasi (GRI 2-21 | OJK D.1.D)
Sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas, As part of the principles of transparency and accountability, Bank
Bank Sulselbar menjalankan proses yang ketat dalam Sulselbar carries out a strict process in determining remuneration
menetapkan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. for the Board of Commissioners and Directors.
Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan The procedure for determining the remuneration of the Board of
Direksi Bank Sulselbar sebagai berikut: Commissioners and Directors of Bank Sulselbar is as follows:
1. Dewan Komisaris meminta Komite Remunerasi dan 1. The Board of Commissioners requested the Remuneration
Nominasi untuk melakukan kajian remunerasi dan and Nomination Committee to conduct a remuneration and
nominasi untuk melakukan kajian remunerasi Dewan nomination review to conduct a remuneration review for the
Komisaris dan Direksi. Board of Commissioners and Board of Directors.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi menyusun 2. The Remuneration and Nomination Committee prepares
rekomendasi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. recommendations for the remuneration of the Board of
3. Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kepada Commissioners and Board of Directors.
Dewan Komisaris terkait remunerasi Dewan Komisaris 3. The Remuneration and Nomination Committee proposes to
dan Direksi. the Board of Commissioners regarding the remuneration of
4. Dewan Komisaris membahas usulan Komite Remunerasi the Board of Commissioners and the Board of Directors.
dan Nominasi. 4. The Board of Commissioners discussed the proposal of the
Remuneration and Nomination Committee.
BANK SULSELBAR
180
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 181
5. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi Dewan 5. The BOC’s proposes the remuneration of the Board of
Komisaris dan Direksi kepada RUPS. Commissioners and the Board of Directors to the GMS.
6. RUPS menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan 6. The GMS determines the remuneration of the Board of
Direksi. Commissioners and Directors.
Kepatuhan Terhadap Peraturan Compliance with Legislative Regulations
Perundangan (GRI 2-27 | OJK D.1.E)
Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di bawah As a financial institution operating under the supervision of
pengawasan OJK, Bank Sulselbar berkomitmen untuk OJK, Bank Sulselbar is committed to implementing every policy
menjalankan setiap kebijakan dan praktik bisnis sesuai and business practice in accordance with applicable laws and
dengan peraturan perundangan yang berlaku. regulations.
Kepatuhan Terhadap Regulasi: Regulatory Compliance:
1. Mematuhi regulasi OJK terkait remunerasi perbankan, 1. Comply with OJK regulations regarding banking
termasuk pembatasan besaran bonus berbasis kinerja. remuneration, including restrictions on the amount of
2. Menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pemberian performance-based bonuses.
kompensasi, guna menghindari risiko moral hazard. 2. Implementing the principle of prudence in providing
3. Mengadopsi standar internasional, termasuk GRI, SASB, compensation, in order to avoid the risk of moral hazard.
TCFD, dan IFRS-S2, dalam penyusunan kebijakan tata 3. Adopting international standards, including GRI, SASB,
kelola dan keberlanjutan. TCFD, and IFRS-S2, in the preparation of governance and
sustainability policies.
Dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, Bank Sulselbar
memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diterapkan tidak With a high level of compliance, Bank Sulselbar ensures that all
hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga mencerminkan policies implemented not only meet legal aspects, but also reflect
komitmen terhadap tata kelola yang lebih bertanggung a commitment to more responsible governance.
jawab.
Rasio Kompensasi Total Tahunan (GRI Annual Total Compensation Ratio
2-21 | OJK D.1.F | SASB FN-CB-550A.1)
Sebagai bagian dari kebijakan tata kelola yang transparan, As part of its transparent governance policy, Bank Sulselbar con-
Bank Sulselbar melakukan perhitungan dan evaluasi berkala ducts periodic calculations and evaluations of the annual total
terhadap rasio kompensasi total tahunan antara manajemen compensation ratio between senior management and employees.
senior dan karyawan. Rasio ini menjadi salah satu ukuran This ratio is one of the measures to ensure that the remuneration
dalam memastikan bahwa kebijakan remunerasi yang policy implemented remains proportional and fair.
diterapkan tetap proporsional dan berkeadilan.
BANK SULSELBAR
181
Sustainability Report 2024
Page 182
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Manajemen Risiko (GRI 201-2 | OJK D.1.A | SASB FN-CB-550A.2)
Risk Management
Bank Sulselbar menerapkan Kerangka Manajemen Risiko Bank Sulselbar implements a Risk Management Framework
yang mengacu pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang that refers to POJK No. 18/POJK.03/2016 concerning the
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, yang terdiri Implementation of Risk Management for Commercial Banks,
dari empat pilar utama dalam penerapan manajemen risiko, which consists of four main pillars in the implementation of risk
yaitu: management, namely:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi sebagai 1. Active supervision of the Board of Commissioners and
penentu arah dan pengendali Resiko. Directors as the direction determinant and risk controller.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur, termasuk penetapan 2. Adequacy of policies and procedures, including the
limit Resiko yang jelas. establishment of clear Risk limits.
3. Proses manajemen Resiko yang terukur, meliputi 3. A measurable risk management process, including
identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian identification, measurement, monitoring, risk control, and
Resiko, serta dukungan sistem informasi yang andal. reliable information system support.
4. Sistem Pengendalian Internal yang komprehensif untuk 4. A comprehensive Internal Control System to ensure
memastikan Resiko terkendali di semua lini operasional controlled Risk in all operational lines of the Bank.
Bank.
Kebijakan dan strategi manajemen risiko ini dituangkan These risk management policies and strategies are outlined
dalam Kebijakan Manajemen Risiko yang disetujui oleh in the Risk Management Policy approved by the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris berperan Commissioners and the Board of Directors. The Board of
melakukan pengawasan atas pengelolaan manajemen risiko Commissioners plays a role in supervising the management of
yang dilakukan oleh Direksi. Risiko yang diidentifikasi oleh risk management carried out by the Board of Directors. The risks
Bank Sulselbar meliputi: identified by Bank Sulselbar include:
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
5. Risiko Hukum 5. Legal Risks
6. Risiko Strategis 6. Strategic Risk
7. Risiko Kepatuhan 7. Compliance Risk
8. Risiko Reputasi 8. Reputational Risk
Bank Sulselbar menerapkan prinsip pencegahan dalam Bank Sulselbar applies the principle of prevention in
manajemen risiko lingkungan, dengan mengatur pelarangan environmental risk management, by regulating the prohibition of
pemberian kredit bagi industri terlarang yang melanggar providing loan to prohibited industries that violate national and
peraturan lingkungan nasional maupun internasional, sesuai international environmental regulations, in accordance with the
Kebijakan Kredit dan Kebijakan Keberlanjutan. Loan Policy and Sustainability Policy.
Cyber Risk Management(GRI 418-1, OJK D.1.B, SASB FN-CB-
Manajemen Risiko Siber (GRI 418-1 | OJK D.1.B
230A.2)
| SASB FN-CB-230A.2)
In the digital era, cybersecurity is no longer just a necessity,
Di era digital, keamanan siber bukan lagi sekadar kebutuhan, but rather the main foundation for the sustainability of the
melainkan menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan industri banking industry. As a financial institution committed to digital
perbankan. Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen transformation and technology-based services, Bank Sulselbar
terhadap transformasi digital dan layanan berbasis proactively develops a robust cybersecurity system to protect
BANK SULSELBAR
182
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 183
teknologi, Bank Sulselbar secara proaktif mengembangkan information assets, customer data, and banking technology
sistem keamanan siber yang tangguh guna melindungi infrastructure from cyber threats.
aset informasi, data nasabah, serta infrastruktur teknologi
perbankan dari ancaman dunia maya.
Strategi Keamanan Siber Cyber Security Strategy
Untuk memastikan keandalan sistem teknologi informasi To ensure the reliability of information technology systems
dan perlindungan data nasabah, Bank Sulselbar menerapkan and customer data protection, Bank Sulselbar implements a
kerangka kerja keamanan siber yang terdiri dari beberapa cybersecurity framework consisting of several main aspects:
aspek utama:
1. Pencegahan Serangan Siber dengan Teknologi Mutakhir 1. Cyber Attack Prevention with Advanced Technology
Bank Sulselbar telah mengimplementasikan Security Bank Sulselbar has implemented a Security Operation Center
Operation Center (SOC) untuk mendeteksi dan mencegah (SOC) to detect and prevent cyber threats in real-time. With
ancaman siber secara real-time. Dengan sistem a 24/7 monitoring system, the bank can identify potential
pemantauan 24/7, bank dapat mengidentifikasi potensi attacks before they impact banking operations.
serangan sebelum berdampak terhadap operasional
perbankan.
2. Pengelolaan Risiko Siber dengan IT Risk Register 2. Cyber Risk Management with IT Risk Register
Sebagai langkah proaktif dalam manajemen risiko, As a proactive step in risk management, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar mengembangkan IT Risk Register yang developed an IT Risk Register containing a list of IT risks
berisi daftar risiko TI beserta mitigasinya. Dokumen ini and their mitigation. This document is updated regularly to
diperbarui secara berkala untuk memastikan identifikasi ensure early identification of evolving cyber threats.
dini terhadap ancaman siber yang berkembang.
3. Keamanan Infrastruktur Digital 3. Digital Infrastructure Security
Bank Sulselbar memastikan keamanan data nasabah Bank Sulselbar ensures the security of customer data through
melalui enkripsi tingkat tinggi serta penerapan high-level encryption and the implementation of multi-factor
autentikasi multi-faktor (MFA) pada transaksi authentication (MFA) on digital transactions. In addition, the
digital. Selain itu, relokasi Disaster Recovery Center relocation of the Disaster Recovery Center (DRC) is part of
(DRC) menjadi bagian dari strategi untuk menjamin the strategy to ensure the continuity of banking services even
kesinambungan layanan perbankan meskipun in the event of technical disruptions or natural disasters.
terjadi gangguan teknis atau bencana alam.
4. Kepatuhan terhadap Regulasi Keamanan Siber 4. Compliance with Cyber Security Regulations
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi OJK, As a form of compliance with OJK regulations, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar telah menerapkan standar keamanan has implemented security standards based on POJK No.
berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang 11/POJK.03/2022 concerning the implementation of
penyelenggaraan teknologi informasi oleh bank umum information technology by commercial banks and SEOJK No.
serta SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang ketahanan 29/SEOJK.03/2022 concerning cyber resilience and security
dan keamanan siber bagi bank umum. for commercial banks.
Perlindungan Data Nasabah: Prioritas Customer Data Protection: Bank Sulselbar's
Utama Bank Sulselbar Top Priority
Dalam dunia perbankan digital, perlindungan data nasabah In the world of digital banking, customer data protection is a very
menjadi aspek yang sangat krusial. Oleh karena itu, Bank crucial aspect. Therefore, Bank Sulselbar has adopted an ISO
Sulselbar mengadopsi framework keamanan informasi 27001:2022-based information security framework to ensure
BANK SULSELBAR
183
Sustainability Report 2024
Page 184
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
berbasis ISO 27001:2022 guna memastikan bahwa seluruh that all digital transactions, whether through mobile banking,
transaksi digital, baik melalui mobile banking, internet banking, internet banking, or other banking systems, are protected from
maupun sistem perbankan lainnya, terlindungi dari risiko the risk of hacking and data leaks.
peretasan dan kebocoran data.
In addition, Bank Sulselbar has also increased protection
Selain itu, Bank Sulselbar juga telah meningkatkan proteksi against phishing attacks, malware, and other cybercrimes by
terhadap serangan phishing, malware, serta kejahatan implementing early detection mechanisms based on AI and
siber lainnya dengan menerapkan mekanisme deteksi dini machine learning.
berbasis AI dan machine learning.
Manajemen Risiko Iklim (GRI 305-5 | OJK Climate Risk Management
D.1.C)
Saat ini, Bank Sulselbar belum memasukkan risiko iklim Currently, Bank Sulselbar has not specifically incorporated
secara spesifik dalam sistem manajemen risiko perbankan. climate risk into its banking risk management framework.
Namun, seiring dengan meningkatnya tantangan global However, in light of the escalating global challenges associated
terkait perubahan iklim dan kebijakan keberlanjutan, with climate change and sustainability policies, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menyadari pentingnya mengintegrasikan acknowledges the necessity of integrating this dimension into
aspek ini dalam strategi bisnisnya di masa depan.Dalam its future business strategy. To effectively address these global
rangka menghadapi tantangan global, Bank Sulselbar akan challenges, Bank Sulselbar will initiate the development of a
mulai mengembangkan strategi mitigasi risiko iklim, yang climate risk mitigation strategy, which includes:
mencakup:
1. Integrasi Risiko Iklim dalam Kebijakan Kredit yaitu 1. Integration of Climate Risk into Loan Policy, ensuring that
memastikan bahwa sektor yang dibiayai memiliki strategi the financed sectors implement adaptation strategies for
adaptasi terhadap perubahan iklim. climate change.
2. Peningkatan Porsi Pembiayaan Hijau yaitu fokus pada 2. Increasing the Proportion of Green Financing by prioritizing
proyek energi terbarukan dan bisnis berkelanjutan. renewable energy projects and sustainable businesses
3. Penguatan Transparansi dengan mengembangkan sistem 3. Enhancing Transparency by establishing a carbon impact
pelaporan dampak karbon sebagai bagian dari laporan reporting system as part of the bank’s sustainability report.
keberlanjutan bank.
Dengan langkah-langkah ini, Bank Sulselbar berkomitmen Through these initiatives, Bank Sulselbar is committed to
untuk beradaptasi dengan dinamika global dan memastikan adapting to global dynamics and fostering resilient business
pertumbuhan bisnis yang lebih tangguh terhadap tantangan growth in response to the challenges posed by climate change in
perubahan iklim di masa mendatang. the future.
BANK SULSELBAR
184
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 185
Kebijakan Anti Pencucian Uang dan
Pendanaan Terorisme (GRI 205-1 | OJK D.1.D | SASB FN-CB-550A.3)
Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing Policy
Sebagai institusi keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa As a financial institution supervised by the Financial Services
Keuangan (OJK), Bank Sulselbar memiliki tanggung jawab Authority (OJK), Bank Sulselbar has a major responsibility in
besar dalam memastikan bahwa setiap transaksi perbankan ensuring that every banking transaction is not used for money
tidak digunakan untuk kepentingan pencucian uang atau laundering or terrorism financing.
pendanaan terorisme.
Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Anti-Money Laundering (AML) and Countering the Financing of
Pendanaan Terorisme (PPT): Terrorism (CFT) Policies:
• Penerapan Know Your Customer (KYC) untuk memastikan • Implementation of Know Your Customer (KYC) to ensure that
bahwa setiap nasabah memiliki identitas yang jelas dan each customer has a clear and transparent identity.
transparan.
• Kerja sama dengan OJK, PPATK, dan lembaga penegak • Cooperation with OJK, PPATK, and law enforcement
hukum, guna meningkatkan efektivitas investigasi dan agencies, to increase the effectiveness of investigations and
pelaporan transaksi mencurigakan. reporting of suspicious transactions.
• Pelatihan khusus bagi karyawan, guna meningkatkan • Special training for employees, to improve understanding of
pemahaman terhadap modus pencucian uang serta money laundering methods and prevention strategies.
strategi pencegahannya.
Dengan sistem ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk With this system, Bank Sulselbar is committed to maintaining
menjaga integritas industri perbankan serta mencegah the integrity of the banking industry and preventing misuse of
penyalahgunaan sistem keuangan untuk tujuan ilegal. the financial system for illegal purposes.
BANK SULSELBAR
185
Sustainability Report 2024
Page 186
Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
Strengthening Transparent Based Governance
Kepatuhan Terhadap Peraturan
Perundangan (GRI 2-27 | OJK D.1.E)
Compliance with Legislative Regulations
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan In alignment with its commitment to transparency and good
tata kelola yang baik, Bank Sulselbar memastikan bahwa governance, Bank Sulselbar guarantees that all business policies
setiap kebijakan dan praktik bisnisnya selalu sesuai dengan and practices adhere to national regulations and international
regulasi nasional maupun standar internasional. standards.
Langkah-Langkah Kepatuhan Bank Sulselbar: Compliance Measures at Bank Sulselbar:
1. Mematuhi regulasi OJK, BI, dan peraturan perbankan 1. Ensure compliance with OJK, BI regulations, and
internasional, guna menjaga stabilitas operasional. international banking standards to maintain operational
2. Menjalankan audit kepatuhan secara berkala, guna stability.
memastikan setiap proses bisnis telah sesuai dengan 2. Conduct regular compliance audits to verify that all business
peraturan yang berlaku. processes conform to applicable regulations.
3. Transparansi dalam pelaporan keuangan dan 3. Promote transparency in financial and sustainability
keberlanjutan, dengan mengacu pada standar GRI, SASB, reporting by adhering to GRI, SASB, TCFD, and IFRS-S2
TCFD, dan IFRS-S2. standards.
4. Mekanisme internal whistleblowing system, untuk 4. Implement an internal whistleblowing mechanism to
memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran dapat promptly and accurately address any reported violations.
ditindaklanjuti dengan cepat dan akurat.
Dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, Bank Sulselbar tidak By maintaining a high level of compliance, Bank Sulselbar not
hanya memastikan keberlanjutan bisnisnya, tetapi juga only secures the sustainability of its operations but also fosters
meningkatkan kepercayaan dari regulator, investor, dan trust among regulators, investors, and the broader community.
masyarakat luas.
BANK SULSELBAR
186
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 187
Page 188
Tentang Laporan Keberlanjutan About the Sustainability Report Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, Bank Sulselbar menghadirkan laporan keberlanjutan ini sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada pemangku kepentingan. Laporan ini mencerminkan bagaimana kami mempercepat transformasi digital (faster) dan memperkuat inisiatif hijau (greener) guna membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Laporan ini mencakup kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024. Penyajian laporan ini telah disusun berdasarkan standar pelaporan internasional dan nasional, termasuk GRI Standards 2021, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, Sustainability Accounting Standards Board (SASB), Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). In line with its commitment to fostering sustainable growth, Bank Sulselbar is pleased to present this sustainability report, which serves as a means of transparency and accountability to our stakeholders. This report illustrates our efforts to accelerate digital transformation and enhance green initiatives, thereby contributing to a more sustainable and inclusive future. The report encompasses our economic, social, and environmental performance for the period from January 1, 2024, to December 31, 2024. It has been prepared in accordance with both international and national reporting standards, including the GRI Standards 2021, SEOJK No. 16/ SEOJK.04/2021, Sustainability Accounting Standards Board (SASB), Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), and the Sustainable Development Goals (SDGs).
Page 189
Page 190
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Prinsip dan Batasan Pelaporan (GRI 2-4, 2-5 | OJK G.1 SDG 12)
Compliance with Legislative Regulations
Laporan Keberlanjutan ini disusun berdasarkan prinsip This Sustainability Report is prepared based on the principles of
transparansi dan akuntabilitas, dengan memperhatikan transparency and accountability, taking into account reporting
batasan pelaporan serta cakupan informasi yang relevan dan limitations and the scope of information that is relevant and
material bagi para pemangku kepentingan. material to stakeholders.
Batasan Pelaporan Reporting Limitations
Laporan ini mencakup kinerja keberlanjutan PT Bank This report covers the sustainability performance of PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
(Bank Sulselbar) sebagai entitas utama, serta mencakup (Bank Sulselbar) as the main entity, and includes work units in
unit-unit kerja di seluruh kantor cabang dan kantor pusat. all branch offices and the head office. There are no subsidiaries
Tidak terdapat anak perusahaan atau entitas afiliasi yang or affiliated entities involved in this report, because all business
dilibatkan dalam pelaporan ini, karena seluruh kegiatan activities and operational activities are directly managed by
usaha dan aktivitas operasional secara langsung dikelola Bank Sulselbar as a single entity. If there are entities that have not
oleh Bank Sulselbar sebagai entitas tunggal. Jika terdapat been covered in this report, this is due to the absence of material
entitas yang belum dicakup dalam pelaporan ini, hal tersebut contributions to the economic, social, and environmental aspects
dikarenakan tidak adanya kontribusi material terhadap as stipulated in the applicable reporting standards.
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagaimana diatur
dalam standar pelaporan yang berlaku.
Pendekatan Konsolidasi Consolidation Approach
Seluruh data yang disajikan dalam laporan ini menggunakan All data presented in this report uses an approach based on the
pendekatan berdasarkan entitas induk (stand-alone parent entity (stand-alone entity), namely Bank Sulselbar as
entity), yakni Bank Sulselbar sebagai entitas tunggal tanpa a single entity without consolidation with external parties or
konsolidasi dengan pihak eksternal atau perusahaan afiliasi. affiliated companies.
Keterkaitan dengan Laporan Lain Relation to Other Reports
Laporan ini disusun secara terpisah dan tidak terintegrasi This report is prepared separately and is not integrated with
dengan Laporan Tahunan Bank Sulselbar. Namun demikian, the Bank Sulselbar Annual Report. However, there is alignment
terdapat keselarasan dalam pengungkapan data dan in the disclosure of strategic data and information, especially
informasi strategis, terutama yang berkaitan dengan those related to the vision, mission, financial performance,
visi, misi, kinerja keuangan, serta strategi pertumbuhan and sustainable growth strategy. Any cross-references to the
berkelanjutan. Setiap referensi silang terhadap Laporan Annual Report are explicitly stated to facilitate verification of
Tahunan dinyatakan secara eksplisit untuk memudahkan information by readers.
verifikasi informasi oleh pembaca.
Perubahan Penting dalam Laporan Significant Changes in the Report
Pada laporan tahun ini, tidak terdapat perubahan signifikan In this year’s report, there are no significant changes related to
terkait kebijakan pelaporan, cakupan organisasi, atau reporting policies, organizational coverage, or data collection
metodologi pengumpulan data dibandingkan laporan methodology compared to the previous report. The reporting
sebelumnya. Metodologi pelaporan tetap konsisten dengan methodology remains consistent with the previous year to ensure
tahun sebelumnya guna memastikan keberlanjutan dan the continuity and comparability of information. However,
keterbandingan informasi. Namun demikian, perbaikan improvements to the format and documentation system were
pada format dan sistem dokumentasi dilakukan untuk made to improve the quality of information delivery.
meningkatkan kualitas penyampaian informasi.
BANK SULSELBAR
190
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 191
Standar Acuan Pelaporan Reporting Reference Standards
Laporan ini disusun berdasarkan Standar GRI (Global This report is prepared based on the GRI (Global Reporting
Reporting Initiative) 2021, dengan pendekatan berbasis Initiative) Standards 2021, with an approach based on the
prinsip materialitas, kelengkapan, kesetaraan pemangku principles of materiality, completeness, stakeholder equality,
kepentingan, dan konteks keberlanjutan. Selain itu, and sustainability context. In addition, this report also refers to
laporan ini juga mengacu pada ketentuan SEOJK No.16/ the provisions of SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 and supports
SEOJK.04/2021 dan mendukung capaian Tujuan the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs),
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 12: especially SDG 12: Responsible Consumption and Production.
Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Tanggung Jawab atas Data Responsibility for Data
Seluruh informasi dan data kinerja keberlanjutan yang All information and sustainability performance data contained
tercantum dalam laporan ini telah diverifikasi secara internal in this report have been verified internally by the relevant units
oleh unit terkait di bawah koordinasi Divisi Sekretaris under the coordination of the Corporate Secretary Division.
Perusahaan. Direksi Bank Sulselbar bertanggung jawab The Board of Directors of Bank Sulselbar is responsible for the
atas keakuratan, keabsahan, dan integritas informasi yang accuracy, validity, and integrity of the information submitted,
disampaikan, termasuk pengesahan laporan ini sebelum including the approval of this report before being published to
dipublikasikan kepada publik dan pemangku kepentingan. the public and stakeholders.
Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar tahun 2024 ini disusun This 2024 Bank Sulselbar Sustainability Report was prepared
secara internal oleh tim lintas divisi yang dikoordinasikan internally by a cross-divisional team coordinated by the
oleh Divisi Sekretaris Perusahaan, dengan mengacu pada Corporate Secretary Division, with reference to the 2021 GRI
Standar GRI 2021, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, serta Standards, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, and other relevant
referensi relevan lainnya seperti SASB dan SDGs. references such as SASB and SDGs.
Jasa Asuransi (GRI 2-5 | OJK A.3)
Assurance Services
Hingga periode pelaporan tahun 2024, Bank Sulselbar belum Until the 2024 reporting period, Bank Sulselbar has not used
menggunakan jasa assurans eksternal untuk melakukan external assurance services to verify this sustainability report.
verifikasi terhadap laporan keberlanjutan ini. Meskipun However, all data and information presented have gone through
demikian, seluruh data dan informasi yang disajikan telah an internal validation and review process to ensure the accuracy,
melalui proses validasi dan tinjauan internal guna memastikan reliability, and completeness of the information.
akurasi, keterandalan, dan kelengkapan informasi.
Bank Sulselbar tetap membuka peluang untuk menggunakan Bank Sulselbar remains open to the opportunity to use
pihak ketiga independen (external assurance provider) di independent third parties (external assurance providers) in
masa mendatang, sebagai bagian dari komitmen terhadap the future, as part of its commitment to improving the quality
peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan, akuntabilitas, of sustainability reporting, accountability, and public and
serta kepercayaan publik dan pemangku kepentingan. stakeholder trust.
Bank Sulselbar melakukan penentuan topik material dengan Bank Sulselbar determines material topics by considering
mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan significant economic, social and environmental impacts on
yang signifikan terhadap bisnis serta pemangku kepentingan. business and stakeholders. This process is carried out through
Proses ini dilakukan melalui empat tahapan utama: four main stages:
BANK SULSELBAR
191
Sustainability Report 2024
Page 192
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Penentuan Topik Material dan Boundary (GRI 3-1)
Determining Material Topics and Boundaries
1. Identifikasi Dampak 1. Impact Identification
Menganalisis faktor keberlanjutan yang relevan dengan Analyze sustainability factors relevant to the banking
bisnis perbankan serta perkembangan regulasi terkait. business and related regulatory developments.
2. Penilaian Signifikansi Dampak 2. Impact Significance Assessment
Melakukan kajian mendalam terhadap dampak ekonomi, Conduct in-depth studies of the economic, social and
sosial, dan lingkungan yang berpengaruh terhadap bank environmental impacts that affect the bank and its
dan para pemangku kepentingan. stakeholders.
3. Konsultasi Pemangku Kepentingan 3. Stakeholder Consultation
Melakukan survei materialitas kepada berbagai pihak, Conducting materiality surveys with various parties,
termasuk pelanggan, karyawan, regulator, dan komunitas including customers, employees, regulators, and communities
untuk memahami harapan mereka terkait keberlanjutan to understand their expectations regarding the bank's
bank. sustainability.
4. Penetapan Topik Material 4. Material Topic Determination
Menentukan daftar topik yang memiliki dampak Determine a list of topics that have the greatest impact and
terbesar dan akan menjadi fokus utama dalam laporan will be the main focus in the sustainability report.
keberlanjutan.
Proses ini memastikan bahwa Bank Sulselbar tidak hanya This process ensures that Bank Sulselbar not only presents
menyajikan informasi yang relevan, tetapi juga merespons relevant information, but also responds to the issues that are most
isu-isu yang paling penting bagi keberlanjutan bisnis dan important to the sustainability of the business and stakeholders.
pemangku kepentingan.
Daftar Topik Material (GRI 3-2, 3-3 | OJK F.23 | SASB)
List of Material Topics
Berikut adalah daftar topik material yang menjadi prioritas The following is a list of material topics that are a priority for
Bank Sulselbar dalam laporan keberlanjutan ini: Bank Sulselbar in this sustainability report:
Tingkat
Topik Material Indeks Terkait Alasan Signifikansi Reasons for Significance
Materialitas
Berkontribusi pada pertumbuhan
GRI 201-1, OJK B.1, SASB Contribute to regional economic growth
Kinerja Ekonomi ekonomi daerah dan kesejahteraan Tinggi
FN-CB-000.b and stakeholder welfare.
pemangku kepentingan.
Keuangan GRI 203-1, OJK D.1.b, Mendukung investasi hijau dan Supporting green investment and
Tinggi
Berkelanjutan SASB FN-CB-240a.1 pembiayaan berkelanjutan. sustainable financing.
Inklusi Keuangan & GRI 202-2, OJK F.26, Memperluas akses layanan perbankan Expanding access to digital banking
Tinggi
Digitalisasi SASB FN-CB-240a.3 digital bagi masyarakat daerah. services for local communities.
GRI 418-1, SASB FN-
Privasi & Keamanan Melindungi data dan kepercayaan Protecting customer data and trust in
CB-230a.1, TCFD Risk Tinggi
Data Nasabah nasabah terhadap layanan digital. digital services.
Management 1
Reducing operational energy
Energi & Efisiensi GRI 302-1, OJK F.6, SASB Mengurangi konsumsi energi operasional
consumption to support environmental Sedang
Sumber Daya FN-CB-410a.2 untuk mendukung efisiensi lingkungan.
efficiency.
Managing the impact of climate
Emisi dan Perubahan Mengelola dampak perubahan iklim dan
GRI 305-1, OJK F.11 change and reducing the bank's carbon Tinggi
Iklim mengurangi jejak karbon bank.
footprint.
Menciptakan lingkungan kerja yang
Kepegawaian & GRI 401-1, OJK F.18, Creating an inclusive work environment
inklusif dan mendukung pengembangan Sedang
Kesetaraan Peluang SASB FN-CB-240a.4 and supporting employee development.
karyawan.
BANK SULSELBAR
192
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 193
Tingkat
Topik Material Indeks Terkait Alasan Signifikansi Reasons for Significance
Materialitas
Praktik Anti-Korupsi
GRI 205-3, OJK F.25, Menjaga transparansi, akuntabilitas, dan Maintaining transparency,
& Tata Kelola yang Tinggi
SASB FN-CB-510a.1 kepercayaan investor. accountability and investor trust.
Baik
Dampak Sosial & Berkontribusi pada kesejahteraan
GRI 203-2, OJK F.23, Contributing to social welfare through
Pemberdayaan sosial melalui program CSR dan literasi Sedang
SASB FN-CB-240a.2 CSR programs and financial literacy.
Masyarakat keuangan.
Daftar Topik Tidak Material (GRI 3-2)
List of Non-Material Topics
Terdapat beberapa topik yang tidak dianggap material There are several topics that are not considered material in this
dalam laporan ini karena dampaknya yang minim terhadap report due to their minimal impact on Bank Sulselbar's banking
operasi perbankan Bank Sulselbar. Namun, kami tetap operations. However, we remain committed to continuing to pay
berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek-aspek attention to these aspects in our sustainability policy.
tersebut dalam kebijakan keberlanjutan kami.
Topik Tidak Material Non-Material Topics Alasan Reason
Operasi bank tidak menghasilkan
Bank operations do not generate
Limbah dan Efluen Waste and Effluent limbah berbahaya dalam jumlah
significant amounts of hazardous waste.
signifikan.
Tidak beroperasi di kawasan
Do not operate in conservation areas or
Keanekaragaman Hayati Biodiversity konservasi atau lingkungan yang
vulnerable environments.
rentan.
Bank telah memenuhi semua regulasi The Bank has complied with all
Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
yang berlaku terkait lingkungan. applicable environmental regulations.
Operasi bank tidak berdampingan Bank operations do not directly coexist
Hak Masyarakat Adat Indigenous Peoples Rights
langsung dengan komunitas adat. with indigenous communities.
Tidak ada aktivitas operasional yang
Keselamatan dan Occupational Health and There are no operational activities that
berisiko tinggi terhadap keselamatan
Kesehatan Kerja Safety pose a high risk to work safety.
kerja.
Tingkat Materialitas (GRI 3-3 | OJK G.3)
Materiality Level
Grafik berikut ini memberikan gambaran mengenai The following graph presents an overview of the materiality
tingkat materialitas topik/isu yang dilaporkan. Grafik level pertaining to the reported topic/issue. This graph is derived
ini menggunakan hasil survei tingkat materialitas yang from the results of a materiality level survey conducted via a
dilakukan melalui kuesioner kepada para pemangku questionnaire distributed to stakeholders.
kepentingan.
Bank Sulselbar terus berkomitmen untuk meningkatkan Bank Sulselbar is dedicated to enhancing the transparency and
transparansi dan kualitas Laporan Keberlanjutan yang kami quality of the Sustainability Report we publish annually. The
sajikan setiap tahun. Partisipasi dan umpan balik dari para participation and feedback from stakeholders are vital for us in
pemangku kepentingan sangatlah penting bagi kami dalam improving future reports. Therefore, we encourage all readers
menyempurnakan laporan di masa mendatang. Oleh karena to share their insights to assist us in delivering more accurate,
itu, kami mengundang seluruh pembaca untuk memberikan relevant, and valuable information.
masukan guna meningkatkan penyajian informasi yang lebih
akurat, relevan, dan bermanfaat.
BANK SULSELBAR
193
Sustainability Report 2024
Page 194
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Pendidikan &
Pelatihan
Karyawan
Produk Keuangan Berkelanjutan
High
Penting Bagi Pemangku Kepentingan
Privasi
Anti Korupsi Nasabah
Hak Asasi Manusia
Produk untuk
masyarakat
Investasi Sosial (CSR) Kesejahteraan Karyawan
marginal
Kinerja Ekonomi
Perubahan Iklim
Medium
Manajemen
Screening Debitur
Ekonomi
Berdasarkan
Kinerja Lingkungan
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Pajak
Low
Low Medium High
Penting Bagi Perusahaan
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (OJK G.1)
Written Verification from Independent Parties
Hingga tahun pelaporan 2024, Bank Sulselbar belum As of the 2024 reporting year, Bank Sulselbar has not sought the
melibatkan pihak independen untuk melakukan verifikasi services of an independent party to conduct written verification
tertulis maupun jasa assurans eksternal terhadap Laporan or provide external assurance for this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini. Meskipun demikian, penyusunan laporan Nonetheless, the report has been meticulously prepared using
telah dilakukan secara cermat dan akurat berdasarkan data valid data from relevant units. Looking ahead, Bank Sulselbar is
valid dari unit terkait. Ke depan, Bank Sulselbar membuka
open to engaging independent verification to improve reporting
peluang untuk menggunakan verifikasi independen guna
quality, enhance transparency, and build stakeholder trust in the
meningkatkan kualitas pelaporan, memperkuat transparansi,
company’s commitment to sustainability.
serta membangun kepercayaan pemangku kepentingan
terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya (OJK G.3)
Response to Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
Pada laporan keberlanjutan tahun 2023, kami belum In the 2023 Sustainability Report, we did not receive feedback
menerima umpan balik dari para pemangku kepentingan. from stakeholders. However, we remain receptive to suggestions
Namun, kami tetap terbuka untuk menerima saran dan and constructive criticism that could help us advance the
kritik yang dapat membantu kami dalam menyempurnakan sustainability initiatives of the company. Input and suggestions
aspek keberlanjutan perusahaan. Masukan dan saran dapat can be submitted through the feedback sheet provided at the end
disampaikan melalui lembar umpan balik yang telah kami
of this report. We believe that collaboration and transparency are
sediakan di bagian akhir laporan ini. Kami percaya bahwa
essential in promoting improved sustainability practices.
kolaborasi dan keterbukaan adalah kunci utama dalam
membangun keberlanjutan yang lebih baik.
BANK SULSELBAR
194
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 195
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
Profil Pembaca / Reader’s Profile
Nama Lengkap
Full Name
Nama Institusi/ Perusahaan
Name of Institution/Company
Email
Email
Identifikasi kelompok Pemangku Kepentingan (pilih salah satu)
Stakeholder’s Identification (choose one)
Pemerintah Media
Government Media
LSM Masyarakat/Komunitas
NGOs Community
Industri Lain-lain, mohon sebutkan:
Industry Others, please specify:
Akademisi
Academic
1. Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti
This Sustainability Report is easily understandable
Setuju Tidak Tahu Tidak Setuju
Agree Don’t Know Don’t Agree
2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi positif dan negatif Perusahaan
This report has described the Company’s positive and negative information
Setuju Tidak Tahu Tidak Setuju
Agree Don’t Know Don’t Agree
3. Topik Material apa yang paling penting bagi anda Material
topics that are the most important for you
(nilai 1 – paling tidak penting s/d 5 = paling penting)
(1 - least important, 5 = most important)
- Kinerja Ekonomi Economic Performance
- Keberadaan Pasar Market Existence
- Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impact
- Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
- Kepegawaian Employment
- Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Employees Training and Education
- Keberagaman dan Kesetaraan Peluang Diversity and Equal Opportunities
- Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment
- Pelabelan Produk dan Layanan Product and Service Labeling
- Privasi Pelanggan Customer Privacy
- Portofolio Produk dan Layanan Berkelanjutan Sustainable Product and Service Portfolios
Page 196
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Page 197
Page 198
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Tautan SDG’s Dalam Standar GRI
SDG’s Link In GRI Standards
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
Rasio upah karyawan entry-level standar
GRI 202:
202-1 berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum 124
Keberadaan pasar (2016)
regional
GRI 203:
Dampak ekonomi tidak 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 47
Langsung (2016)
1. Menghapus
Kemiskinan 207-1 Pendekatan terhadap pajak -
Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
Mengakhiri kemiskinan 207-2 -
GRI 207: pajak
dalam segala bentuk
dimanapun Pajak (2019) Keterlibatan pemangku kepentingan dan
207-3 -
pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
207-4 Laporan per negara -
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
GRI 413:
413-2 memiliki dampak negatif signifikan terhadap 85
Masyarakat lokal (2016)
masyarakat lokal
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
2. Mengakhiri GRI 201:
201-1 didistribusikan 10, 46
Kelaparan Kinerja ekonomi (2016)
Mengakhiri kelaparan, GRI 203:
mencapai ketahanan Dampak ekonomi tidak 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 47
pangan dan nutrisi langsung (2016)
yang lebih baik dan
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
mendukung pertanian GRI 413:
413-2 memiliki dampak negatif signifikan terhadap 47
berkelanjutan Masyarakat lokal (2016)
masyarakat lokal
GRI 203:
Dampak ekonomi tidak 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 47
langsung (2016)
3. Kesehatan
Yang Baik Dan 305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 153
Kesejahteraan
305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 153
Memastikan GRI 305: 305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 153
Kehidupan yang Emisi (2016)
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS ) 153
sehat dan mendukung
kesejahteraan bagi Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
305-7 153
semua untuk semua udara yang signifikan lainnya
usia
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
GRI 401:
401-2 purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan -
Kepegawaian (2016)
sementara atau paruh waktu benefits
BANK SULSELBAR
198
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 199
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 132
4. Pendidikan
Bermutu
GRI 404:
Memastikan
Pelatihan dan pendidikan
pendidikan yang Program untuk meningkatkan keterampilan
(2016) 404-2 130-133
inklusif dan berkualitas karyawan dan program bantuan peralihan
setara, juga mendukung
kesempatan belajar
seumur hidup bagi
semua
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 161-168
GRI 2: pengungkapan
umum (2021) Menominasikan dan memilih badan tata kelola
2-10 169
tertinggi
GRI 405: Rasio upah karyawan entry-level standar
Keberagaman dan 202-1 berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum 124
kesetaraan (2016) regional
GRI 203:
Dampak ekonomi tidak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 47, 109
5. Kesetaraan langsung (2016)
Gender
Perekrutan karyawan baru dan pergantian
401-1 119-123
karyawan
Mencapai kesetaraan
GRI 401:
gender dan Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
Kepegawaian (2016)
memberdayakan 401-2 purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan -
semua perempuan dan sementara atau paruh waktu
anak perempuan
401-3 Cuti melahirkan 125
GRI 404:
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
Pelatihan dan pendidikan 404-3 134
terhadap kinerja dan pengembangan karier
(2016)
GRI 405: 405-1 Keberagaman badan tata kelola dan karyawan 123
Keberagaman dan Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
kesetaraan (2016) 405-2
dibandingkan laki-laki
GRI 406: Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang
406-1 73
Non-diskriminasi (2016) dilakukan
6. Akses Air Bersih Dan Sanitasi
Memastikan ketersediaan dan manajemen 154
Air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi
semua
7. Energi Bersih Dan 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 13, 150
Terjangkau
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 13, 150
Memastikan akses GRI 302: 302-3 Intensitas energi 13, 150
terhadap energi Energi (2016)
302-4 Pengurangan konsumsi energi 12, 151
yang terjangkau,
dapat diandalkan,
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
berkelanjutan dan 302-5 150
produk dan jasa
modern bagi semua
BANK SULSELBAR
199
Sustainability Report 2024
Page 200
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
GRI 2: pengungkapan
2-7 Karyawan 11, 41, 116
umum (2021)
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
GRI 201:
201-1 didistribusikan 10, 46
Kinerja ekonomi (2016)
Rasio upah karyawan entry-level standar
202-1 berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum 124
GRI 202: regional
Keberadaan pasar (2016)
Proporsi manajemen senior yang berasal dari
202-2 118
masyarakat lokal
GRI 203:
Dampak ekonomi tidak 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 47
langsung (2016)
GRI 204:
Praktik pengadaan 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal -
(2016)
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 13, 150
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 13, 150
GRI 302: 302-3 Intensitas energi 13, 150
8. Pekerjaan Layak Energi (2016)
302-4 Pengurangan konsumsi energi 12, 151
Dan Pertumbuhan
Ekonomi Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
302-5 150
produk dan jasa
Mendukung
Perekrutan karyawan baru dan pergantian
pertumbuhan 401-1 119, 122
karyawan
ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan, GRI 401: Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
tenaga kerja penuh Kepegawaian (2016) 401-2 purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan -
dan produktif dan sementara atau paruh waktu
pekerjaan yang layak
401-3 Cuti melahirkan 125
bagi semua
GRI 402: Periode pemberitahuan minimum terkait
Hubungan tenaga kerja/ 402-1 perubahan operasional
manajemen (2016)
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 132
GRI 404: Program untuk meningkatkan keterampilan
404-2 130-133
Pelatihan dan pendidikan karyawan dan program bantuan peralihan
(2016)
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
404-3 -
terhadap kinerja dan pengembangan karier
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 123
Keberagaman dan Remunerasi pria dan wanita
kesetaraan (2016) 405-2 124
Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang
GRI 406:
406-1 dilakukan -
Non-diskriminasi (2016)
GRI 408: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
408-1 129
Pekerja anak (2016) terhadap insiden pekerja anak
GRI 409:
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
Kerja paksa atau wajib 409-1 129
terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
kerja (2016)
BANK SULSELBAR
200
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 201
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
9. Infrastruktur, GRI 201: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 10, 46
Industri Dan Kinerja ekonomi (2016) didistribusikan
Inovasi
Membangun
infrastruktur yang
tangguh, mendukung GRI 203:
industrialisasi yang Dampak ekonomi tidak 203-1 Dampak ekonomi tidak langsung 47
Inklusif dan langsung (2016)
berkelanjutan
dan membantu
perkembangan inovasi
GRI 2: pengungkapan
2-7 Karyawan 11, 41, 116
umum (2021)
207-1 Pendekatan terhadap pajak -
Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
GRI 207: 207-2 -
pajak
Pajak (2019)
Keterlibatan pemangku kepentingan dan
10. Mengurangi 207-3 -
pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
Ketimpangan
207-4 Laporan per negara -
Mengurangi
GRI 401: Perekrutan karyawan baru dan pergantian
ketimpangan didalam 401-1 119, 122
Kepegawaian (2016) karyawan
dan antar negara
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 132
Pelatihan dan pendidikan Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
(2016) 404-3 -
terhadap kinerja dan pengembangan karier
GRI 405:
Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
Keberagaman dan 405-2 -
dibandingkan laki-laki
kesetaraan (2016)
11. Kota Dan
Komunitas Yang
Berkelanjutan m GRI 203:
Dampak ekonomi tidak
203-1 Dampak ekonomi tidak langsung 47
Membangun kota langsung (2016)
dan pemukiman yang
inklusif, aman, tangguh
dan berkelanjutan
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 13, 150
GRI 302: 302-3 Intensitas energi 13, 150
Energi (2016) 302-4 Pengurangan konsumsi energi 12, 151
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
12. Konsumsi Dan 302-5 150
produk dan jasa
Produksi Yang
Bertanggung 305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 153
Jawab 305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 153
GRI 305:
Memastikan pola 305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 153
Emisi (2016)
konsumsi dan produksi 305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS ) 153
yang berkelanjutan
Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
305-7 153
udara yang signifikan lainnya
GRI 417:
Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk
Pemasaran dan 417-1 78
dan jasa
pelabelan (2016)
BANK SULSELBAR
201
Sustainability Report 2024
Page 202
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
GRI 201: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 10, 46
Kinerja ekonomi (2016) didistribusikan
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 13, 150
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 13, 150
13. Penanganan GRI 302:
302-3 Intensitas energi 13, 150
Perubahan Iklim Energi (2016)
302-4 Pengurangan konsumsi energi 12, 151
mengambil aksi segera
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
untuk memerangi 302-5 150
produk dan jasa
perubahan iklim dan
dampaknya 305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 13, 150
305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 13, 150
GRI 305:
Emisi (2016) 305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 13, 150
305-4 Intensitas emisi GRK 13, 150
305-5 Pengurangan emisi GRK 150
14. Menjaga 305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 13, 150
Ekosistem Laut
305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 13, 150
Mengkonservasi dan 305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 13, 150
GRI 305:
memanfaatkan secara
Emisi (2016) 305-4 Intensitas emisi GRK 13, 150
berkelanjutan sumber
daya laut, samudra 305-5 Pengurangan emisi GRK 150
dan maritim untuk
pembangunan Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
305-7 155
Yang berkelanjutan udara yang signifikan lainnya
15. Menjaga 305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 13, 150
Ekosistem Darat
305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 13, 150
Melindungi, 305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 13, 150
memulihkan
305-4 Intensitas emisi GRK 13, 150
dan mendukung
penggunaan yang 305-5 Pengurangan emisi GRK 150
berkelanjutan terhadap
ekosistem daratan,
GRI 305:
mengelola hutan
Emisi 2016
Secara berkelanjutan,
memerangi
desertifikasi
(penggurunan), Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
305-7 155
Dan menghambat udara yang signifikan lainnya
dan membalikkan
degradasi tanah dan
Menghambat hilangnya
keanekaragaman
hayati
BANK SULSELBAR
202
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 203
SDG’S Relevansi GRI Standard Disclosure Judul Indikator Hal
2-23 Komitmen kebijakan 171
2-26 Mekanisme untuk saran dan masalah 175
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 161-168
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 162
Menominasikan dan memilih badan tata kelola
GRI 2: pengungkapan 2-10 169
tertinggi
umum (2021)
2-15 Konflik kepentingan 170
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 177-178
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
2-12 33
pengelolaan dampak
16. Perdamaian, 2-20 Proses penetapan remunerasi 180
Keadilan Dan
Kelembagaan Yang Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
205-1 174
Kuat korupsi
GRI 205: Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
Mendukung 205-2 173
Anti korupsi (2016) prosedur anti korupsi
masyarakat yang
damai dan inklusif Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
205-3 -
untuk pembangunan diambil
berkelanjutan, GRI 408: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
menyediakan akses 408-1 129
Pekerja anak (2016) terhadap insiden pekerja anak
terhadap keadilan
Bagi semua dan GRI 410: Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan
410-1 136
membangun institusi- Praktik keamanan (2016) atau prosedur hak asasi manusia
institusi yang efektif, GRI 415:
akuntabel dan inklusif 415-1 Kontribusi politik
Kebijakan publik (2016)
di semua level
Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan
GRI 417: 417-2 78-79
pelabelan produk dan jasa
Pemasaran dan
pelabelan (2016) Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
417-3 78-79
pemasaran
GRI 418: Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
Privasi pelanggan (2016) 418-1 terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data 78-79
pelanggan
GRI 419: Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan
Kepatuhan sosial 419-1 peraturan di bidang sosial dan ekonomi 75
ekonomi (2016)
GRI 205: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
205-1 174
Anti korupsi (2016) korupsi
17. Kemitraan Untuk 207-1 Pendekatan terhadap pajak -
Mencapai Tujuan
Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
207-2 -
pajak
Menguatkan ukuran
GRI 207:
implementasi Keterlibatan pemangku kepentingan dan
Pajak (2019) 207-3 -
Dan merevitalisasi pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
kemitraan global untuk
pembangunan yang 207-4 Laporan per negara -
berkelanjutan
BANK SULSELBAR
203
Sustainability Report 2024
Page 204
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Indeks Konten GRI
GRI Content Index
GRI 2: ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN Hal
2-1 Detail organisasi 38
2-2 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan 38
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak 192-192
2-4 Pernyataan kembali 192
2-5 Assurans eksternal 192
AKTIVITAS DAN PEKERJA
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya 38-41, 68
2-7 Karyawan 11, 41, 116
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 116
TATA KELOLA
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 161-168
2-10 Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi 169
2-11 Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi 162
2-12 Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen 33
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 33
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 33
2-15 Konflik kepentingan 170
2-16 Mengomunikasikan hal-hal kritis 174
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 177-178
2-18 Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 178
2-19 Kebijakan remunerasi 180
2-20 Proses untuk menentapkan remunerasi 180
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 181
STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK
2-22 Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan 6, 7, 21, 32
2-23 Komitmen kebijakan 171
2-24 Komitmen kebijakan yang termasuk 171
2-25 Proses untuk mengelola dampak negatif 172
2-26 Mekanisme untuk saran dan masalah etika 175
2-27 Kepatuhan pada peraturan dan perundangan 181, 186
2-28 Keanggotaan asosiasi 40
KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan 34, 62
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 127
GRI 3:TOPIK MATERIAL /TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN Hal
3-1 Proses penetapan topik material 192
3-2 Daftar topik material 191
3-3 Pengelolaan topik material 192
BANK SULSELBAR
204
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 205
KINERJA EKONOMI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 201: Kinerja ekonomi 2016
201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 10, 46
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim financial 59
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya 125
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 54
KEBERADAAN PASAR
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 202: Keberadaan pasar 2016
202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum regional 124
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal 118
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 203: Dampak ekonomi tidak langsung 2016
203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 47
PRAKTIK PENGADAAN 47, 109
3-3 Manajemen topik material
GRI 204: Praktik pengadaan 2016
204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
ANTI KORUPSI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 205: Anti korupsi 2016
205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 174
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti korupsi 173
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
PAJAK
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 207: Pajak 2019
207-1 Pendekatan terhadap pajak
207-2 Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
207-4 Laporan per negara
LINGKUNGAN
ENERGI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 302: Energi 2016
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 13, 150
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 13, 150
302-3 Intensitas energi 13, 150
302-4 Pengurangan konsumsi energi 12, 151
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa 150
BANK SULSELBAR
205
Sustainability Report 2024
Page 206
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
EMISI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 305: Emisi 2016
305-1 Emisi GRK (cakupan 1) langsung 13, 150
305-2 Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung 13, 150
305-3 Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya 13, 150
305-4 Intensitas emisi GRK 12, 151
305-5 Pengurangan emisi GRK 150
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 153
305-7 Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi udara signifikan lainnya 155
SOSIAL
KEPEGAWAIAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 401: Kepegawaian 2016
401-1 Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan 132
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan sementara
401-2
atau paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 125
HUBUNGAN TENAGA KERJA/MANAJEMEN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 402: Hubungan tenaga kerja/manajemen 2016
402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 404:Pelatihan dan pendidikan 2016
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 132
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan peralihan 130-133
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier
KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 405: Keberagaman dan kesetaraan 2016
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 123
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
NON DISKRIMINASI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 406: Non-diskriminasi 2016
406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
PEKERJA ANAK
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 408: Pekerja anak 2016
408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak 132
KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA
3-3 Manajemen topik material 192
BANK SULSELBAR
206
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 207
GRI 409: Kerja paksa atau wajib kerja 2016
409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja 129
PRAKTIK-PRAKTIK KEAMANAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 410: Praktik-praktik keamanan 2016
410-1 Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi manusia 136
MASYARAKAT LOKAL
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 413: Masyarakat lokal 2016
413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program pengembangan 85
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif signifikan terhadap masyarakat lokal 85
KEBIJAKAN PUBLIK
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 415: Kebijakan publik 2016
415-1 Kontribusi politik
PEMASARAN DAN PELABELAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 417: Pemasaran dan pelabelan 2016
417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa 78
417- 2 Insiden ketidakpatuhan terhadap pelabelan dan informasi produk dan jasa 78-79
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran 78-79
PRIVASI PELANGGAN
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 418: Privasi pelanggan 2016
418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan 78-79
KEPATUHAN SOSIAL EKONOMI
3-3 Manajemen topik material 192
GRI 419:Kepatuhan sosial ekonomi 2016
419-1 Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan di bidang sosial dan ekonomi 81
DISCLOSURE SEKTOR KEUANGAN
GRI g4: disclosure sektor jasa keuangan
PRODUK PORTOFOLIO
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis 171
FS2 Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan dan sosial pada lini bisnis
FS3 Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien terhadap persyaratan lingkungan dan sosial
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam mengimplementasikan kebijakan lingkungan dan sosial
FS4 114
serta prosedur yang diaplikasikan pada lini bisnis
Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait risiko serta kesempatan terkait lingkungan dan
FS5 34, 62, 111
sosial
Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/sme/besar), dan
FS6 59, 62, 68, 71
menurut sektor
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7 58
untuk setiap lini bisnis
Nilai moneterdari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan lingkungan yang
FS8 58
spesifik untuk setiap lini bisnis
BANK SULSELBAR
207
Sustainability Report 2024
Page 208
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
AUDIT
FS9 Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian risiko 173
KEPEMILIKAN AKTIF
Persentase dan jumlah perusahaan dalam porfolio institusi dengan mana organisasi pelapor berinteraksi
FS10
dalam isu lingkungan atau sosial
FS11 Persentase aset di mana dilakukan penyaringan lingkungan atau sosial secara positif dan negative
KOMUNITAS LOKAL
Titik akses pada wilayah dengan populasi penduduk rendah atau keadaan ekonomi yang kurang
FS13
menguntungkan
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan finansial bagi para penyandang cacat 73, 79
TANGGUNG JAWAB PRODUK
FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk dan layanan yang adil 73, 79
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan menurut tipe penerima 62, 63, 84
Topik dalam GRI sector standard
yang ditetapkan tidak material
Topics in the GRI sector standards set
F12 Kebijakan pemungutan suara yang diaplikasikan
pada isu lingkungan atau sosial untuk saham di mana
are not material
perusahaan memiliki hak untuk memberikan suara F12 Voting policy applied to environmental or social issues for
atau nasihat melalui pemungutan suara. shares where the company has the right to vote or advice
through voting.
Tidak relevan karena dalam peraturan perusahaan,
bank mandiri tidak memiliki skema pemungutan
suara untuk isu lingkungan dan sosial. Not relevant because in the company regulations, Bank
Mandiri does not have a voting scheme for environmental
and social issues.
Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.2021/04 SEOJK Index No. 16/SEOJK.04
BAB 1 : STRATEGI KEBERLANJUTAN Hal
A.1 Penjelasan strategi keberlanjutan 30
BAB 2 : IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
B.1 Ikhtisar kinerja ekonomi
B.1.a Kuantitas produksi atau jasa yang dijual 9
B.1.b Pendapatan atau penjualan 9
B.1.c Laba atau rugi bersih 9
B.1.d Produk ramah lingkungan 10
B.1.e Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis keuangan berkelanjutan 10
B.2 Ikhtisar kinerja lingkungan hidup 12
B.2.a Penggunaan energi 13
B.2.b Pengurangan emisi yang dihasilkan 13
B.2.c Pengurangan limbah dan efluen 12
BANK SULSELBAR
208
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 209
B.2.d Pelestarian keanekaragaman hayati 12
Ikhtisar kinerja sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan negative dari penerapan keuangan
B.3 11
berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan
BAB 3 : PROFIL PERUSAHAAN
C.1 Visi, misi, dan nilai keberlanjutan 6
C.2 Alamat perusahaan 38
C.3 Skala perusahaan 41
C.3.a Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 41
C.3.b Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan, dan status 116-117,
C.3.c Persentase kepemilikan saham 39
C.3.d Wilayah operasional 39
C.4 Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan 38
C.5 Keanggotaan pada asosiasi 40
C.6 Perubahan organisasi yang bersifat signifikan 190
BAB 4 : PENJELASAN DIREKSI
D.1 Penjelasan direksi
D.1.a Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan 21
D.1.b Penerapan keuangan berkelanjutan 22
D.1.c Strategi pencapaian target 23
BAB 5 : TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
E.1 Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan 22, 33
E.2 Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan 114, 130, 133
E.3 Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan 55, 59
E.4 Hubungan dengan pemangku kepentingan 34
E.5 Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan 33
BAB 6 : KINERJA KEBERLANJUTAN
F.1 Kegiatan membangun budaya keberlanjutan 7, 1135 150
Kinerja ekonomi
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba
F.2 53
rugi
Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada instrumen keuangan atau
F.3 53
proyek yang sejalan dengan keberlanjutan
Aspek umum
F.4 Biaya lingkungan hidup 103
Aspek energi
F.6 Jumlah dan intensitas energi yang digunakan 13, 150, 153
F.7 Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan 145, 150
Aspek emisi
F.11 Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya 13, 153
F.12 Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan 153
Aspek limbah dan efluen
F.13 Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis 153
BANK SULSELBAR
209
Sustainability Report 2024
Page 210
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
F.14 Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen 153
Kinerja sosial
Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/ atau jasa yang
F.17 61, 78
setara kepada konsumen
Aspek ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan kesempatan bekerja 114, 116, 123
F.19 Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa 129
F.20 Upah minimum regional 124
F.21 Lingkungan bekerja yang layak dan aman 115, 124
F.22 Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai 130
Aspek masyarakat
F.23 Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar 86-87, 111
11, 13, 75,
F.24 Pengaduan masyarakat
175
F.25 Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) 34
Tanggung jawab pengembangan produk/jasa berkelanjutan
F.26 Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan 27, 171
F.27 Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan 72, 76
F.28 Dampak produk/jasa 85
F.29 Jumlah produk yang ditarik kembali 75, 172
F.30 Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan 79, 85
BAB 7 : LAIN-LAIN
G.1 Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada 195
G.2 Lembar umpan balik 195
G.3 Tanggapan terhadap umpan balik laporan keberlanjutan tahun sebelumnya 196
Daftar pengungkapan sesuai pojk 51/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa
G.4 48, 188
keuangan, emiten, dan perusahaan publik
Indeks Sustainability Accounting Sustainability Accounting Standards
Standard Board (SASB) – Sektor Board (Sasb) Index – Financial Sector
Keuangan
Keamanan Data Halaman
FN-CB-230a.1 :
(1) Jumlah pelanggaran data
79
(2) Persentase informasi identifikasi pribadi
(3) Jumlah rekening yang terpengaruh
FN-CB 230a.2 : 72, 76-77,
Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data 183
BANK SULSELBAR
210
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 211
Inklusi Keuangan dan Capacity Building
FN-CB-240a.1 :
(1) Jumlah dan 52
(2) Total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program promosi usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.2 :
(1) jumlah dan
52
(2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual yang memenuhi syarat untuk mempromosikan usaha kecil dan
pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.3 :
Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau yang menghadapi keterbatasan akses
FN-CB-240a.4 :
Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening bank, atau kurang terlayani
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410a.1 :
52
Komersial dan pembukaan kredit berdasarkan industri
FN-CB-410a.2 :
52
Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (lst) dalam analisis kredit
Etika Bisnis
FN-CB-510a.1 :
Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait penipuan, perdagangan orang dalam, anti-trust, perilaku anti-persaingan, 55, 175
manipulasi pasar, malpraktek, atau undang-undang industri keuangan terkait lainnya
FN-CB-510a.2 :
175, 186
Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblowing
Sistem Manajeme Risiko
FN-CB-550a.1 :
182
Skor global systemically important bank (G-SIB), berdasarkan kategori
FN-CB-550a.2 :
Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (lst) dalam analisis kredit ke dalam 182
perencanaan kecukupan modal, strategi perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya
Metrik Kegiatan
FN-CB-000.a :
(1) Jumlah dan
(2) Nilai giro dan tabungan menurut segmen: 52
(a) Perorangan dan
(b) Usaha kecil
FN-CB-000.b :
(1) Jumlah dan
(2) Nilai giro dan tabungan menurut segmen:
52
(a) Perorangan dan
(b) Usaha kecil
(c) Korporasi
BANK SULSELBAR
211
Sustainability Report 2024
Page 212
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125 Telp : +62411-859171 Fax : +62411-859464 corporate.secretary@banksulselbar.co.id www.banksulselbar.co.id
Names mentioned 113 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Sulselbar
p.3 ×460
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Commitment
p.4 ×7
unresolved
person
Sambutan
· Komisaris
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability Initiative Strategi Keberlanjutan Bank
p.4
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability
p.4 ×2
unresolved
org
Tata
p.4
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Strategy
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar HR Policy
p.4
unresolved
org
Bank Sulselbar Human Resources
p.4
unresolved
org
Bank Sulselbar’s
p.5 ×10
unresolved
org
Bank Sulselbar Pencegahan
p.5
unresolved
org
Bank Kebanggaan
p.6
unresolved
org
Bank Sulselbar. Bank Sulselbar
p.7 ×5
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Profesional
p.7
unresolved
org
Financial Services Authority
p.14 ×6
unresolved
org
Bank In Acceleration
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia
p.14 ×14
unresolved
org
Bank Indonesia South Sulawesi
p.14 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia Sulawesi
p.14 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia Sulawesi Selatan
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar Yulis Suandi
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar H. Yulis Suandi
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain
p.14 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina
p.14 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Pun
p.16
unresolved
org
Bank Sulselbar’s CSR. Even
p.16
unresolved
org
Bank Sulsebar
p.17 ×4
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
p.17 ×3
unresolved
org
Departemen Humas & CSR
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar Usung Program
p.17
unresolved
org
Bank CSR Awards
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar Launches CSR
p.17
unresolved
org
Bank Sulsebar. Awards
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar Gelar GPM
p.18
unresolved
org
Bank SulselBar. Pimpinan Cabang Bulog Palopo
p.18
unresolved
org
Pemerintah Kabupaten Soppeng
p.18
unresolved
org
Bank Sulselbar Siap Dukung UMKM Palopo
p.19
unresolved
org
Bank Sulselbar Ready
p.19
unresolved
org
Bank Bank Sulselbar
p.19 ×6
unresolved
org
Bank Di
p.21
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun
p.27
unresolved
org
Bank Sulselbar. Transformasi
p.27
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative Sebagai
p.30
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative Strategi Keberlanjutan
p.32
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability Strategy Sebagai
p.32
unresolved
org
Tata Kelola
p.33
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative
p.34
unresolved
org
Departemen Humas dan CSR
p.34
unresolved
org
Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Inklusi
p.36
unresolved
org
Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Profil Perusahaan Profil
p.38
unresolved
org
Milik Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
p.38
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.38 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.38
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.38
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.38
unresolved
org
Kementerian
p.38
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
p.39
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.39
unresolved
org
Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Keanggotaan Asosiasi
p.40
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Komisaris
p.40 ×2
unresolved
person
Banking Compliance Director Communication
· Direktur Kepatuhan
p.40
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.40
unresolved
org
Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Jejak Langkah Milestone
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara.
p.42
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara
p.42 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar I
p.42 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.42 ×3
unresolved
org
Bank Sulselbar Bonds I
p.42
unresolved
org
Bank Sulselbar Mudharabah
p.42
unresolved
org
Bank Sulselbar Vision
p.42
unresolved
org
Bank Sulsel
p.42 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Tahun
p.43
unresolved
org
Bank Devisa
p.43
unresolved
org
Bank Sulselbar. With
p.43
unresolved
org
Bank Syariah
p.43
unresolved
org
Bank Sulselbar Sharia Business
p.43
unresolved
org
Bank Sulselbar Menerapkan
p.55
unresolved
org
Bank Types
p.60
unresolved
org
Bank Finances Menurunkan
p.60
unresolved
org
Ministry of Finance
p.61 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.61 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Sulselbar
p.63 ×3
unresolved
org
Bank Sulselbar Time Deposit
p.68
unresolved
org
Bank Certificate BANK SULSELBAR
p.68
unresolved
org
Bank Sulselbar Sulselbar Internet
p.70
unresolved
org
Bank Sulselbar Nama Produk
p.71
unresolved
org
Bank Sulselbar Digital Services
p.72
unresolved
org
Bank Sulselbar's Principles
p.74
unresolved
org
Bank Garansi
p.76
unresolved
org
Bank Sulselbar Services Sebagai
p.79
unresolved
org
Bank Sulselbar's SROI
p.87
unresolved
org
Bank Sulselbar KUR
p.87
unresolved
org
Penanggulangan Bencana
p.90 ×2
unresolved
org
Yayasan Perumahan Pegawai
p.94
unresolved
org
Bank Kontainer Sampah Pemerintah Kabupaten
p.94
unresolved
org
Bank Sulselbar. At
p.162
unresolved
org
Bank Indonesia's
p.167
unresolved
org
Bank Sulselbar. Evaluasi
p.170
unresolved
person
H. Marsuki
· Komisaris Independen
p.178
unresolved
—
* Habis
· *
p.178
unresolved
—
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku
· **
p.178 ×7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.