Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BSSB-att5.pdf

Other Text extracted BSSB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 212

Page 1
FASTER
AND
GREENER
Melaju Lebih Cepat,
Menjadi Lebih Hijau



                  Laporan Keberlanjutan
                    Sustainablility Report

                              2024
Page 2

          
Page 3
FASTER & GREENER
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mempercepat transformasi
digital dan memperkuat praktik keberlanjutan. Dengan tema “Faster
& Greener”, kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih efisien,
inklusif, dan ramah lingkungan.

Faster tercermin dalam inovasi digital yang memperluas akses
keuangan bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi transaksi, serta
mengoptimalkan operasional berbasis teknologi.

Greener diwujudkan melalui pembiayaan berkelanjutan, efisiensi
energi, dan pengurangan jejak karbon. Kami mendukung transisi
menuju ekonomi hijau dengan mendanai proyek energi terbarukan
dan mengurangi dampak lingkungan dari operasional bank.

Melalui strategi ini, Bank Sulselbar terus membangun ekosistem
perbankan yang lebih bertanggung jawab, adaptif, dan berdaya
saing, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi generasi
mendatang.


Bank Sulselbar is dedicated to advancing digital transformation
and enhancing sustainability practices. Under the theme
“Faster & Greener,” we offer banking services that are
more    efficient, inclusive, and  environmentally    conscious.

The “Faster” aspect is demonstrated through digital innovations
that broaden financial access for the community, improve
transaction efficiency, and optimize technology-driven operations.

The “Greener” commitment is achieved through sustainable
financing, energy efficiency initiatives, and efforts to reduce
our carbon footprint. We actively support the transition to a
green economy by financing renewable energy projects and
minimizing the environmental impact of our banking operations.

Through this strategic approach, Bank Sulselbar is committed to
fostering a more responsible, adaptive, and competitive banking
ecosystem, ensuring sustainable growth for future generations.
Page 4
                          Pendahuluan
                          Introduction



                                                                     Produk dan Layanan Inovatif untuk Masa Depan
                                                                     yang Lebih Hijau
Daftar Isi                                                           Innovative Products and Services for a Greener
                                                                     Future
Table of Content                                                     Produk Bank                     Bank Products                     68
                                                                     Pengembangan Akses:
                                                                                                     Developing Access: Ensuring
Tentang Laporan - About the Report                                   Memastikan Layanan
                                                                                                     Inclusive and Sustainable         70
                                                                     Keuangan yang Inklusif dan
Penjelasan Tema                Theme Explanation                 3                                   Financial Services
                                                                     Berkelanjutan
Daftar Isi                     Table of Content                  4   Produk dan Layanan
                                                                                                     Quality Products and Services:
Visi dan Misi                  Vision and Mission                6   Berkualitas: Mewujudkan
                                                                                                     Realizing Safe and Sustainable    73
Budaya Perusahaan              Corporate Culture                 7   Perbankan yang Aman dan
                                                                                                     Banking
                                                                     Berkelanjutan
Ikhtisar Kinerja               Sustainability Performance        9
                                                                     Meningkatkan Kualitas           Improving Service Quality: Bank
Keberlanjutan                  Highlight
                                                                     Layanan: Komitmen Bank          Sulselbar’s Commitment to
Penghargaan dan Sertifikat     Awards and Certificates          14                                                                     75
                                                                     Sulselbar dalam Memberikan      Providing the Best Banking
Yang Diraih Selama 2024        Achieved During 2024                  Pengalaman Perbankan Terbaik    Experienc
Peristiwa Penting              Significant Events               16   Perlindungan Privasi Nasabah:   Customer Privacy Protection:
                                                                     Komitmen Bank Sulselbar         Bank Sulselbar’s Commitment to    76
Laporan Manajemen - Management Report                                terhadap Keamanan Data          Data Security
                                                                     Informasi dan Pemasaran         Product Information and
Laporan Direksi                Board Of Directors Report        20   Produk:                         Marketing: Transparency for
                                                                                                                                       78
                               Board of Commissioner’s               Transparansi untuk Keputusan    Better Financial
Sambutan Dewan Komisaris                                        26   Finansial yang Lebih Baik       Decisions
                               Message
                                                                     Survei Kepuasan Pelanggan:      Customer Satisfaction Survey:
                                                                     Meningkatkan Kualitas           Improving the Quality of Bank     79
Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar -                             Layanan Bank Sulselbar          Sulselbar Services
Bank Sulselbar Sustainability Initiative
Strategi Keberlanjutan Bank    Bank Sulselbar Sustainability    32   Memberdayakan Masyarakat dengan Kepedulian
Sulselbar                      Strategy                              Sosial yang Keberlanjutan
Tata Kelola Keberlanjutan      Sustainability Governance        33   Empowering Communities with Sustainable
Peran Badan Tata               The Role of Governance Body in   33   Social Concern
Kelola dalam Pelaporan         Sustainability Reporting
Keberlanjutan                                                        Pilar Program Sosial            Pillars of Community Social
                                                                                                                                       84
                                                                     Masyarakat                      Programs
Hubungan dengan Pemangku       Stakeholder Relations            34
                                                                     Evaluasi Dampak Program         Community Social Program
Kepentingan                                                                                                                            85
                                                                     Sosial Masyarakat               Impact Evaluation
Strategi dan Kontribusi Bank   Bank Sulselbar’s Strategy and    35
                                                                     Social Return on Investment     Social Return on Investment
Sulselbar                      Contribution to SDGs
                                                                     (SROI) Program Sosial           (SROI) Community Social           86
terhadap SDGs                                                        Masyarakat                      Programs
                                                                     Program Pemberdayaan            Community Empowerment
                                                                                                                                       88
Tentang Bank Sulselbar -                                             Masyarakat                      Program
About Sulselbar Papua                                                Pemberdayaan Komunitas          Community Empowerment
                                                                                                                                       109
                                                                     melalui Program CSR             through CSR Programs
Profil Perusahaan              Company Profile                  38
Rating Perusahaan              Company Rating                   39
Keanggotaan Asosiasi           Association Membership           40   Sumber Daya Manusia sebagai Kunci
Skala Perusahaan               Company Scale                    41   Transformasi Keberlanjutan
Jejak Langkah                  Milestone                        42   Human Resources as the Key to Sustainable
                                                                     Transformation
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
                                                                     Kebijakan SDM Bank Sulselbar    Bank Sulselbar HR Policy          114
Berkelanjutan Melalui Inovasi dan Kecepatan
                                                                     Sumber Daya Manusia Bank        Bank Sulselbar Human Resources:   116
Driving Sustainable Economic Growth through
                                                                     Sulselbar: Agen Perubahan       Agents of Change Towards
Innovation and Speed                                                 Menuju Keberlanjutan            Sustainability
                                                                     Mewujudkan Tempat Kerja         Creating an Inclusive Workplace   123
Mendorong Ekonomi              Driving a Sustainable Economy    46
                                                                     yang Inklusif dan Keberagaman   and Employee Diversity
Berkelanjutan dengan           with Digital Innovation
                                                                     Karyawan
Inovasi Digital
                                                                     Remunerasi, Kesejahteraan,      Remuneration, Welfare and         124
Stabilitas Keuangan dan        Financial Stability and          53
                                                                     dan Hak Pekerja                 Workers’ Rights
Strategi Berkelanjutan         Sustainable Strategy
                                                                     Pengembangan Kompetensi         Competency Development and        130
Investasi Berkelanjutan dan    Sustainable Investment and       57
                                                                     dan Pelatihan Berkelanjutan:    Continuous Training: Building
Keuangan Hijau                 Green Finance
                                                                     Membangun SDM Unggul            Superior Human Resources for
Peran Perusahaan dalam         The Role of Companies in         61   untuk Masa Depan Perbankan      the Future of Banking
Mendorong Ekonomi Inklusif     Driving an Inclusive Economy
                                                                     Keseimbangan Kehidupan dan Work-Life Balance: Creating a          137
                                                                     Kerja: Menciptakan Lingkungan Healthy and Harmonious Work
                                                                     Kerja yang Sehat dan Harmonis Environment


             BANK SULSELBAR
4
             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan                                   Peningkatan Kapasitas Dewan         Increasing the Capacity of the       177
yang Lebih Hijau dan Inklusif                                              Komisaris dan Direksi               Board of Commissioners and
                                                                                                               Directors
Enhancing Competencies for a Greener and
More Inclusive Future                                                      Evaluasi Dewan Komisaris dan        Evaluation of the Board of           178
                                                                           Direksi                             Commissioners and Directors
                                                                           Remunerasi Dewan Komisaris          Remuneration of the Board of         179
Strategi Terkait Iklim:          Climate-Related Strategy:           142
                                                                           dan Direksi                         Commissioners and Directors
Menavigasi Risiko dan Peluang    Navigating Risks and
dalam Ekonomi Hijau              Opportunities in a Green Economy          Kebijakan Remunerasi                Remuneration Policy                  180
Target Terkait Iklim: Komitmen   Climate-Related Targets: Bank       143   Manajemen Risiko                    Risk Management                      182
Bank Sulselbar dalam             Sulselbar’s Commitment to                 Kebijakan Anti Pencucian Uang Anti-Money Laundering and                  185
Mendukung Ekonomi Hijau          Supporting a Green Economy                dan Pendanaan Terorisme       Counter- Terrorism Financing
Green Building: Komitmen Bank Green Building: Bank Sulselbar’s       145                                 Policy
Sulselbar dalam Mewujudkan    Commitment to Realizing                      Kepatuhan Terhadap Peraturan Compliance with Legislative                 186
Operasional Ramah Lingkungan Environmentally Friendly                      Perundangan                  Regulations
                              Operations
Transformasi Digital:            Digital Transformation: Realizing   147
Mewujudkan Layanan               Greener and More Efficient                Tentang Laporan Keberlanjutan
Perbankan yang Lebih Hijau       Banking                                   About the Sustainability Report
dan Efisien                      Services
Edukasi Lingkungan:              Environmental Education: Building   149                                       Compliance with Legislative
Membangun Kesadaran              Sustainability Awareness for the          Prinsip dan Batasan Pelaporan                                            190
                                                                                                               Regulations
Keberlanjutan untuk Masa         Future
Depan                                                                      Jasa Asurans                        Assurance Services                   191
Penggunaan Energi:               Energy Use: Promoting Efficiency    150   Penentuan Topik Material dan        Determination of Material Topics
                                                                                                                                                    192
Mendorong Efisiensi              and Utilization of Renewable              Boundary                            and Boundaries
dan Pemanfaatan Energi           Energy                                    Daftar Topik Material               List of Material Topics              192
Terbarukan
                                                                           Daftar Topik Tidak Material         List of Non-Material Topics          193
Mengurangi Emisi untuk Masa      Reducing Emissions for a Greener    152
Depan yang Lebih Hijau           Future                                    Tingkat Materialitas                Materiality Level                    193

Pengelolaan Air yang             Sustainable Water Management:       154   Verifikasi Tertulis dari Pihak      Written Verification from
                                                                                                                                                    194
Berkelanjutan:                   Safeguarding Resources for the            Independen                          Independent Parties
Menjaga Sumber Daya untuk        Future                                    Tanggapan terhadap
                                                                                                               Response to Feedback
Masa Depan                                                                 Umpan Balik Laporan
                                                                                                               on Previous Year’s                   194
Pengelolaan Limbah: Komitmen Waste Management: Bank                  155   Keberlanjutan Tahun
                                                                                                               Sustainability Report
Bank Sulselbar terhadap      Sulselbar’s Commitment to                     Sebelumnya
Keberlanjutan Operasional    Operational Sustainability                    Lembar Umpan Balik                  Feedback Sheet                       195


Memperkuat Tata Kelola yang Transparan dan
                                                                           Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
Berintegritas untuk Keberlanjutan
                                                                           POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Strengthening Transparent and Integrity-Based
Governance for Sustainability                                              Tautan SDG’s Dalam Standar
                                                                                                               SDG’s Link In GRI Standards          198
                                                                           GRI
Struktur Tata Kelola             Governance Structure                161
                                                                           Indeks Konten GRI                   GRI Content Index                    204
Rapat Umum Pemegang Saham        General Meeting of Shareholders     162
(RUPS)                           (GMS)                                     Topik dalam GRI sector              Topics in the GRI sector standards
                                                                           standard                            set                                  208
Dewan Komisaris                  Board of Commissioners              164
                                                                           yang ditetapkan tidak material      are not material
Direksi                          Board of Directors                  166
                                                                           Indeks SEOJK No. 16/                SEOJK Index No. 16/
Nominasi dan Seleksi Dewan       Nomination and Selection of the     169                                                                            208
                                                                           SEOJK.2021/04                       SEOJK.2021/04
Komisaris dan Direksi            Board of Commissioners and
                                                                           Indeks Sustainability
                                 Directors
                                                                           Accounting                          Sustainability Accounting
Benturan Kepentingan             Conflict of Interest                170   Standard Board (SASB) –             Standards Board (SASB) Index –       210
Komitmen Kebijakan               Policy Commitment                   171   Sektor                              Financial Sector
Komitmen Terhadap Bisnis         Commitment to Responsible           171   Keuangan
yang Bertanggung Jawab           Business
Proses untuk Mengelola           Process for Managing Negative       172
Dampak Negatif                   Impacts
Sistem Pengendalian Internal:    Internal Control System: Pillar     172
Keberlanjutan Operasional        of Operational Sustainability of
Bank Sulselbar                   Bank Sulselbar
Pencegahan dan                   Fraud Prevention and Eradication    174
Pemberantasan Fraud
Sistem Pelaporan Pelanggaran     Whistleblowing System               175
Permasalahan Penting/Kritis      Important/Critical Issues           176




                                                                                                                    BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                          5
                                                                                                            Sustainability Report 2024
Page 6
                  Pendahuluan
                  Introduction




Visi dan Misi
Vision and Mission




                                         Visi Keberlanjutan Bank Sulselbar
                                         (GRI 2-22, OJK C.1)


                                       Menjadi Bank Kebanggaan yang peduli dan bertanggung
                                       jawab terhadap lingkungan dan komunitas.

                                       To be a distinguished bank that demonstrates a commitment
                                       to environmental sustainability and community responsibility.



                                         Misi Keberlanjutan Bank Sulselbar
                                         (GRI 2-23, OJK D.1)


                                       Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
                                       berkeadilan, dan berwawasan lingkungan melalui
                                       produk dan layanan perbankan yang ramah
                                       lingkungan, sosial, dan tata kelola.

                                       Promoting inclusive, equitable, and environmentally
                                       sound economic growth through banking products and
                                       services that are friendly to the environment, society,
                                       and governance.



Dalam upaya menunjukkan komitmen Bank menjalankan              In an effort to demonstrate the Bank’s commitment to running a
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Bank          responsible and sustainable business, it has prepared a sustainable
menyusun visi dan misi berkelanjutan yang dielaborasi          vision and mission derived from its corporate vision and mission.
dari visi dan misi korporat. Visi dan misi berkelanjutan       The Bank’s sustainable vision and mission reflect its efforts to
Bank mencerminkan upaya Bank dalam memberdayakan               empower inclusive economic growth, promote social justice, and
pertumbuhan ekonomi inklusif, mendorong keadilan sosial        uphold environmental awareness. This sustainable vision and
dan berwawasan lingkungan. Visi dan misi berkelanjutan         mission serve as a strategic foundation for every initiative the Bank
ini menjadi landasan strategis bagi setiap inisiatif yang      will undertake to achieve sustainable development goals overall.
akan diambil Bank dalam mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan secara menyeluruh.




        BANK SULSELBAR
6
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Budaya Perusahaan                            (GRI2-22 I OJK C.1)


Budaya Perusahaan                                             Corporate Culture
Nilai-nilai Budaya merupakan pedoman yang telah disepakati    Cultural values are guidelines that have been agreed upon
dan tertanam pada seluruh karyawan Bank Sulselbar yang        and embedded in all employees of Bank Sulselbar, serving as a
menjadi acuan atau panduan perilaku untuk mencapai            reference or behavioral guide to achieve the vision and mission of
visi dan misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar menguraikan      the bank. Bank Sulselbar describes the company’s cultural values
nilai-nilai budaya perusahaan ke dalam 5 (lima) panduan       in five behavioral guidelines abbreviated as PRIORITAS PRIMA.
perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS PRIMA. Nilai-        These cultural values are established based on the Decree of the
nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan berdasarkan Surat      Board of Directors No. SK/159/DIR/XII/2010 dated December
Keputusan Direksi No. SK/159/DIR/XII/2010 tanggal 31          31, 2010, concerning the determination of PT Bank Sulselbar’s
Desember 2010 tentang Penetapan Nilai-nilai Budaya Kerja      work culture values.
PT Bank Sulselbar.


Profesional                                                   Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi              We constantly enhance our expertise in our field to understand the
ahli dibidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan          direction and goals of our work, take responsibility for achieved
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan      results, and deliver fast, precise, and accurate performance.
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat dan akurat.

Perilaku utama:                                               Main behaviors:
• Berpikir di luar kerangka kelaziman untuk menemukan         • Think outside the box to find optimal solutions.
   solusi terbaik.
• Mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang untuk             • Identify and leverage opportunities for system development,
   menghasilkan pengembangan sistem, teknologi, produk          superior technology, products, and services.
   dan layanan unggulan.                                      • Stay updated with current trends and technological
• Mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi.          advances.
• Terbuka terhadap ide-ide baru yang membangun.               • Be open to new, constructive ideas.
• Proaktif dalam mengantisipasi perubahan.                    • Be proactive in anticipating change.
• Belajar dari keberhasilan dan kegagalan untuk kemajuan      • Learn from both successes and failures to drive company
   perusahaan.                                                  progress.


Inovasi                                                       Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan                We develop new ideas to create superior systems, technologies,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat      products, and services that provide added value to stakeholders
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap untuk     and anticipate changes.
mengantisipasi perubahan.

Perilaku utama:                                               Main behavior:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran       • Coordinate team members according to their respective
   dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan          functions, roles, and responsibilities to complete the work;
   pekerjaan;
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim           • Communicate effectively with team members and related
   maupun unit-unit kerja terkait;                              work units;
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai          • Always be ready to assist each other in achieving common
   kepentingan bersama;                                         interests;
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai       • Respect each other’s differences of opinion as opportunities
   peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan        to achieve the best results in alignment with our goals;
   tujuan;                                                    • Accept and provide criticism constructively;
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik;                 • Respect and appreciate one another.
• Saling menghormati dan mengapresiasi.


                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                             7
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 8
                  Pendahuluan
                  Introduction




Kerjasama                                                     Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antar individu, unit kerja dan      We enhance synergy between individuals, work units, and
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai serta   institutions by appropriately dividing functions and roles while
tetap memperhatikan hubungan baik antar individu dengan       maintaining good relationships among individuals and adhering
prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran perusahaan.         to the principle of equality to achieve company goals.

Perilaku utama:                                               Main behavior:
• Melakukan koordinasi anggota tim sesuai fungsi, peran       • Coordinate team members based on their respective
   dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan          functions, roles, and responsibilities to complete the work;
   pekerjaan;
• Berkomunikasi dengan efektif terhadap anggota tim           • Communicate effectively with team members and related
   maupun unit-unit kerja terkait;                              work units;
• Selalu siap membantu satu sama lain untuk mencapai          • Be ready to support each other in achieving common
   kepentingan bersama;                                         interests;
• Saling menghargai perbedaan pendapat yang ada sebagai       • Respect each other’s differing opinions as opportunities to
   peluang untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan        achieve the best results according to our goals;
   tujuan;
• Menerima dan memberikan kritik dengan baik;                 • Accept and provide constructive criticism effectively;
• Saling menghormati dan mengapresiasi.                       • Respect and appreciate one another.


Integritas                                                    Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan,            We adhere to corporate business ethics, honesty, consistency
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan         between words and actions, and prioritizing corporate interests
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi.           over personal interests.

Perilaku utama:                                               Main behaviors:
• Jujur;                                                      • Honesty;
• Satunya kata dengan perbuatan;                              • Consistency between words and deeds;
• Berani menindak atau melaporkan segala bentuk               • Willingness to take action or report any form of irregularities;
   penyimpangan;                                              • Protection of company secrets;
• Menjaga rahasia perusahaan;                                 • Accurate and correct presentation of data and information;
• Mengemukakan data dan informasi secara akurat dan           • Prioritization of company interests above personal and
   benar;                                                        departmental interests.
• Mengutamakan kepentingan perusahaan di atas
   kepentingan pribadi dan unit kerja.


Layanan Prima                                                 Excellent Service
Kami memberikan layanan dengan sepenuh hati,                  We provide services wholeheartedly, utilizing our maximum
menggunakan kemampuan maksimal, layanan yang cepat            capabilities to deliver fast and precise services while adding value
dan tepat serta memberikan nilai tambah sesuai standar        according to service standards to achieve customer satisfaction
layanan untuk mencapai kepuasan dan loyalitas nasabah.        and loyalty.

Perilaku utama:                                               Main behavior:
• Memberikan layanan dengan sepenuh hati.                     • Providing services with all our heart.
• Menjiwai pekerjaan dengan berperilaku 5S (senyum,           • Embracing your work by behaving in a 5S manner (smile,
   salam, sapa, sopan, santun) setiap saat.                      greet, say hello, be polite, be courteous) at all times.
• Memberikan nilai tambah kepada nasabah.                     • Adding value to customers.
• Memberikan solusi layanan yang cepat dan akurat.            • Delivering fast and accurate service solutions.
• Menjalankan standar layanan dengan konsisten.               • Consistently implementing service standards.
• Memahami kebutuhan dan keinginan nasabah.                   • Understanding customer needs and wants.




        BANK SULSELBAR
8
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan                           [2] [B.1.] [B.2.] [B.3.]

Sustainability Performance Highlight


Kinerja Ekonomi {OJK B.1}                           Economic Performance




                             Total Aset                                             Kredit dan Pembiayaan
                              (Rp juta | Million)                                                (Rp juta | Million)


 2024                         32.509.221                2024                                   23.441.938

 2023                         30.799.458                2023                                   22.403.127

 2022                         29.653.314                2022                                   29.653.314




                             Total DPK                                                 Pendapatan Bunga dan
                                                                                              Syariah Bersih


 2024                         20.132.164                2024                                   2.608.095

 2023                         20.561.706                2023                                   2.555.661

 2022                         19.548.431                2022                                   2.550.080




                   Laba Sebelum Pajak                                                 Laba Tahun Berjalan


 2024                         778.524                   2024                                   657.659

 2023                         867.847                   2023                                   666.905

 2022                         881.656                   2022                                    653.724




                                                                                    BANK SULSELBAR
                                                                                                                 9
                                                                            Sustainability Report 2024
Page 10
                           Pendahuluan
                           Introduction




     Nilai Ekonomi Langsung yang                                   Nilai Ekonomi Langsung yang
     Dihasilkan                                                    Didistribusikan
     (Rp juta | Million)                                           (Rp juta | Million)


      2024                                        2.942.809         2024                   2.699.954

      2023                                        2.864.068         2023                   2.622.083

      2022                                        2.825.321         2022                   2.595.253




     Kredit untuk Pembiayaan UMKM                                  Rasio Kredit UMKM terhadap
                                                                   Kredit Produktif
     (Rp juta | Million)                                           (Rp juta | Million)


      2024                                        2.538.754         2024                   11,60%

      2023                                        2.577.680         2023                   12,29%

      2022                                        2.709.266         2022                   13,22%




     Beban Pajak                                                   Kontribusi Terhadap Pembangunan
                                                                   Ekonomi Sulselbar
     (Rp juta | Million)                                           (Rp juta | Million)


      2024                                        120.864           2024                   394.595

      2023                                        200.581           2023                   400.143

      2022                                        227.933           2022                    391.066




                               Pelibatan Pihak Lokal

                                          Tahun               Jumlah Pemasok Lokal

                                          2024                         92
                                          2023                         92
                                          2022                         85




          BANK SULSELBAR
10
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
Kinerja Sosial {OJK B.1}                             Social Performance




                    1.344       1.370      1.465                            219      133       295



  Jumlah                                              Jumlah
  Karyawan                                            Pendidikan
                                                      dan Pelatihan
                                                      Karyawan
  (orang)                                             (pelatihan)
                     2022       2023       2024                           2022      2023      2024




                    22.790      13.383     21.145                         6.804     2.162     9.375



  Biaya Pelatihan                                     Jumlah Peserta
  dan Pendidikan                                      Pendidikan
  Karyawan                                            dan Pelatihan
                                                      Karyawan
  (Rp Juta)                                           (orang)
                     2022       2023       2024                           2022      2023      2024



                    zero       zero       zero
                    accident   accident   accident                         52,7      65,9      64,5



  Jumlah                                              Skor
  Kecelakaan                                          SLE
  Kerja                                               Survey

  (%)                                                 (%)
                     2021       2022       2023                           2022      2023      2024




                     2.935      3.693      19.238                          32.591    32.686   14.663



  Jumlah                                              Investasi
  Pengaduan                                           Pengembangan
  Nasabah                                             Sosial
                                                      Kemasyarakatan/
                                                      CSR
  (Aduan)
                     2021       2022       2023       (Rp Juta)           2022      2023      2024




                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                       11
                                                                        Sustainability Report 2024
Page 12
                       Pendahuluan
                       Introduction




Kinerja Lingkungan                                                        Environmental Performance
(GRI 302-1, 302-4, 305-1, 305-2, 306-2 |OJK F.6, F.10, F.12 | SDGS 7, 12, 13, 15)


      Jenis Kegiatan            Jumlah-
                                                              Langkah-langkah                                          Steps
     Type of Activity           Amount
 Pengurangan                                     Digitalisasi dokumen dan formulir internal      Digitization of internal documents and forms
                            1 inisiatif
 Penggunaan Kertas                               Penggunaan e-statement dan e-signature          Use of e-statements and e-signatures
                            utama
 (Paperless)                                     Kampanye hemat kertas di seluruh unit kerja     Paper saving campaign across work units
                                                 Pemilahan sampah organik dan anorganik          Organic and inorganic waste sorting
 Pengelolaan Limbah                              Program daur ulang kertas & plastik             Paper & plastic recycling program
                            12 kegiatan
 Operasional                                     Pengelolaan limbah elektronik (e-waste)         Management of electronic waste (e-waste) with
                                                 bersama mitra                                   partners
                                                 Penggantian lampu ke LED
                                                                                                 Replacing lamps to LED
                                                 Manajemen energi di luar jam operasional
 Penghematan Energi         15 kegiatan                                                          Energy management outside operating hours
                                                 Pemantauan konsumsi listrik secara berkala
                                                                                                 Periodic monitoring of electricity consumption

                                                 Pemasangan keran otomatis hemat air             Installation of automatic water-saving taps
                                                 Sosialisasi hemat air                           Socialization of water saving
 Konservasi Air             5 kegiatan
                                                 Audit penggunaan air di gedung pusat dan        Audit of water usage in head office and branch
                                                 cabang                                          buildings
                                                 Penanaman pohon di area publik &                Planting trees in public areas & office
 Penanaman Pohon &                               lingkungan kantor                               environment
                            8 kegiatan
 Penghijauan                                     Program adopsi tanaman untuk pegawai            Plant adoption program for employees
                                                 Kampanye penghijauan bersama komunitas          Greening campaign with the community
                                                                                                 Environmental webinars for students &
                                                 Webinar lingkungan untuk siswa & nasabah
 Edukasi & Kampanye                                                                              customers
                                                 Edukasi bank hijau
 Lingkungan kepada          6 kegiatan                                                           Green bank education
                                                 Kolaborasi dengan komunitas lokal dan
 Masyarakat                                                                                      Collaboration with local communities and
                                                 sekolah
                                                                                                 schools
                                                 Kredit untuk proyek energi terbarukan &         Credit for renewable energy projects & waste
 Pembiayaan Hijau           4 proyek             pengelolaan sampah.                             management.
 (Green Financing)          pembiayaan           Evaluasi aspek lingkungan debitur               Evaluation of environmental aspects of debtors
                                                 Integrasi prinsip ESG dalam pembiayaan          Integration of ESG principles in financing




Penggunaan Energi (GRI 302-1 | OJK F.6)                                   Energy Usage
                                          2024                        2023                         2022
        Jenis Energi                                                                                                      Types of Energy
                                (Volume)           (GJ)      (Volume)        (GJ)          (Volume)        (GJ)
 BBM (liter)                       30.019        1.026,65         5.969          204           4.883           167                   Fuel (liters)
 Listrik (kWh)                    149.923          539,73       14.214              51        12.764              46            Electricity (kWh)
                                                                                                                                    Total Energy
 Total Konsumsi Energi                    -         1.566             -          255               -           213
                                                                                                                                   Consumption
                                                                                                                          Number of Employees
 Jumlah Karyawan (orang)                  -         1.465             -         1370               -         1.344
                                                                                                                                      (people)
 Intensitas Konsumsi                                                                                                        Energy Consumption
 Energi per Karyawan (GJ/                 -           1,07            -       0,1864               -       0,1584         Intensity per Employee
 orang)                                                                                                                               (GJ/person)




         BANK SULSELBAR
12
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
Pengelolaan Emisi                                                    Emission Management
(GRI 305-1- 4 | OJK F.11 )


                                                           Tahun
         Sumber Emisi / Cakupan                                                                        Emission Source / Coverage
                                             2024              2023               2022
 Cakupan 1 (BBM)                               70,034           13,926                 11,392                              Coverage 1 (BBM)
 Cakupan 2 (Listrik)                          127,435           12,082                 10,849                         Coverage 2 (Electricity)
 Jumlah Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2)           197,469           26,008                 22,241           Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
 Jumlah Karyawan (orang)                        1.465                1370               1.344                  Number of Employees (people)
 Intensitas Emisi GRK/Karyawan (Cakupan                                                           GHG Emission Intensity/Employee (Scope 1
                                                0,135               0,019               0,017
 1 dan 2) (ton CO2e/karyawan)                                                                                 and 2) (tons CO2e/employee)
 Cakupan 3                                                                                                                        Coverage 3
 Perjalanan Dinas (ton CO2/km)                 28,186                 N/A                N/A                                    Official travel
 Emisi Pembiayaan (Financed Emission)               Nil               N/A                N/A                              Financing Emission
 Jumlah Emisi GRK (Cakupan 3)                  28,186                 N/A                N/A                   Total GHG Emissions (Scope 3)




Tatakelola                                                           Governance
                 Keterangan                   2024             2023              2022                         Information

 Jumlah Pengaduan (Whistleblowing) yang                                                               Number of Complaints (Whistleblowing
                                               18               16                15
 diterima                                                                                                                         received)
 Persentase Pengaduan yang diselesaikan       100%         100%                  100%                     Percentage of Complaints Resolved
 Jumlah Peserta Pelatihan Anti Fraud            9              N/A                N/A             Number of Anti Fraud Training Participants
 Skor Self-assessment                           3               3                  3                                    Self-assessment Score




Ikhtisar Produk Ramah Lingkungan (OJK B.1.D)
Eco-Friendly Products Overview

                             Nama Produk                                                         Product name

Kredit Hijau untuk UMKM Energi Terbarukan                                                         Green Credit for Renewable Energy MSMEs
Kredit Ramah Lingkungan Sektor Pertanian                                           Environmentally Friendly Credit for the Agricultural Sector
                                                                            Green KUR (People's Business Credit for Environmentally Friendly
KUR Hijau (Kredit Usaha Rakyat untuk Usaha Ramah Lingkungan)
                                                                                                                                Businesses)




                                                                                                          BANK SULSELBAR
                                                                                                                                            13
                                                                                                  Sustainability Report 2024
Page 14
                       Pendahuluan
                       Introduction




Penghargaan dan Sertifikat Yang Diraih Selama 2024
Awards and Certificates Achieved During 2024

1. Penghargaan oleh SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) atas        1. Awarded by SMSI (Indonesian Cyber Media Association) for Corporate
    Award Korporat 16 Januari 2024 di Jakarta                            Excellence on January 16, 2024, in Jakarta.
2. Penghargaan BPD of The Year SMF 19 Januari 2024 di Jakarta        2. BPD of the Year Award from SMF on January 19, 2024, in Jakarta.
3. Penghargaan oleh InfoBank 7th The Satisfaction Loyalty            3. InfoBank 7th Satisfaction Loyalty Engagement Award by MRI on
    Engagement oleh MRI 1 Februari 2024 di Jakarta                       February 1, 2024, in Jakarta.
4. Penyerahan Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber       4. Certificate of Registration for Cyber Security Incident Response Team
    Atau Computer Security Incident Response CSIRT pada tanggal          (CSIRT) submitted on July 17, 2024, in Jakarta. on July 17, 2024, in
    17 Juli 2024 di Jakarta                                              Jakarta.
5. Penghargaan GCG AWARD 12 Februari 2024 di Jakarta                 5. Good Corporate Governance (GCG) Award on February 12, 2024, in
6. CNN AWARD; Best Public Service Innovation dan Best Digital            Jakarta.
    Innovation 21 Maret 2024 di Jakarta                              6. CNN Award for Best Public Service and Digital Innovation on March 21,
7. CSR AWARD Mei 2024 di Jakarta                                         2024, in Jakarta.
8. Penghargaan Info Bank ; The Most 500 Outstanding Woman            7. CSR Award in May 2024 in Jakarta.
    2024 Juni 2024 di Jakarta                                        8. Infobank Award: 500 Most Outstanding Women 2024 in June 2024 in
9. Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2024 Agility In Uncertainty       Jakarta.
    di Dian Ballroom Raffles Hotel Jakarta Selatan tanggal 13 Juni   9. Indonesian Business Awards 2024 – Agility in Uncertainty Category at
    2024                                                                 Dian Ballroom, Raffles Hotel, South Jakarta, on June 13, 2024.
10. Penghargaan Pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi             10. Regional Economic Development Program Implementation Award by
    Daerah oleh Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar Tahun 2024 di           the South Sulawesi and West Sulawesi Financial Services Authority on
    Makassar, 25 Oktober 2024                                            October 25, 2024, in Makassar.
11. Penghargaan pada kegiatan Fajar Award Category Pemberdayaan      11. Fajar Award for Empowering MSMEs through Digitalization via
    UMKM melalui Digitalisasi Sulselbar Mobile di Makassar, 07           Sulselbar Mobile on November 7, 2024, in Makassar.
    November 2024                                                    12. Award at the 2024 Bisnis Indonesia Awards for Excellent Regional Bank
12. Penghargaan pada kegiatan Bisnis Indonesia Award 2024                in the Acceleration category in Jakarta.
    category Excellent Regional Bank In Acceleration di Jakarta.     13. Award at the Collaborative and High-Impact Payment System
13. Penghargaan pada Collaborative and High-Impact Patment               Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi for
    System Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi           BISILK Compliance Award – Cash Deposit Bone Category 2024.
    Selatan untuk BISILK COMPLIANCE AWARD KATEGORI KAS               14. KBMI Category 2 & 1 Winner of the Most QRIS Merchant Acquisitions
    TITIPAN BONE 2024                                                    2024 at the Collaborative and High-Impact Payment System
14. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak           Appreciation (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in
    2024 pada kegiatan Collaborative and High-Impact Patment             Makassar on December 11, 2024.
    System Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi       15. KBMI Category 2 & 1 Winner of QRIS Transaction Test 2024 at
    Selatan di Makassar, 11 Desember 2024                                the Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation
15. Juara Kategori KBMI 2 & 1 Tes Transaksi Pakai QRIS 2024              (CHAPTER) 2024 by Bank Indonesia South Sulawesi in Makassar on
    pada kegiatan Collaborative and High-Impact Patment System           December 11, 2024.
    Appreciation (CHAPTER) 2024 Bank Indonesia Sulawesi Selatan      16. President Director of Bank Sulselbar Yulis Suandi, President Director of
    di Makassar, 11 Desember 2024                                        Bank Sulselbar received the “Top 100 CEO” award by Infobank Media
16. Direktur Utama Bank Sulselbar H. Yulis Suandi mendapatkan            Group at the “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024”
    penghargaan sebagai “Top 100 CEO”oleh Infobank Media Group           on November 29, 2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega
    dalam acara “Top 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum              Kuningan, Jakarta.
    2024” di Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta      17. Director of Credit & MSME, Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain received the
    pada Jumat, 29 November 2024                                         “The 200 Future Leaders” award by Infobank Media Group at the “Top
17. Direktur Kredit & UMKM Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain                 100 CEO & The 200 Future Leaders Forum 2024” on November 29,
    mendapatkan penghargaan sebagai “The 200 Future Leaders              2024, at the Grand Ballroom, Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
    ”oleh Infobank Media Group dalam acara “Top 100 CEO & The        18. Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina, Compliance Director of Bank
    200 Future Leaders Forum 2024” di Grand Ballroom, Ritz-Carlton       Sulselbar received the “Best Indonesia Woman Leader 2024” award in
    Mega Kuningan Jakarta pada Jumat, 29 November 2024                   the Compliance Director Category - Regional Development Bank - Asset
18. Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina               > Rp 30 T at the Economic Review Indonesia Woman Leader 2024
    mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Indonesia                  event in Jakarta on December 19, 2024.
    Woman Leader 2024” Categori Compliance Director – Regional
    Development Bank- Asset > Rp 30 T pada acara Economic Review
    Indonesia Woman Leader 2024 Anugrah Perempuan Pemimpin
    Indonesia Jakarta, 19 Desember 2024




            BANK SULSELBAR
  14
            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
        BANK SULSELBAR
                             15
Sustainability Report 2024
Page 16
Peristiwa Penting
Significant Events




                    Kamis | 21 Maret 2024
                    Gandeng Bank Sulselbar, Pemkot Makassar Siap
                    Adakan Koridor Kota Makan Enak 24 Jam
                    Partnering with Bank Sulselbar, Makassar City
                    Government Ready to Hold 24-Hour Delicious Food
                    City Corridor

      Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan mengadakan lokasi khusus Kota
      Makan Enak dengan durasi 24 jam di Makassar. Bekerjasama dengan Bank Sulselbar, Danny Pomanto
      sapaan akrabnya, menjelaskan gerobak yang dibutuhkan 120 tetapi akan ditambah menjadi 150 dengan
      bantuan CSR Bank Sulselbar. Pun dengan sistem pembayarannya berbasis digital atau QRIS. Jadi bank
      Sulselbar dan beberapa perusahaan akan menyalurkan CSR-nya di situ.

      Makassar Mayor Moh Ramdhan Pomanto said that his party will hold a special location for Kota Makan Enak with
      a duration of 24 hours in Makassar. In collaboration with Bank Sulselbar, Danny Pomanto, his nickname, explained
      that 120 carts were needed but would be increased to 150 with the assistance of Bank Sulselbar’s CSR. Even with
      a digital-based payment system or QRIS. So Bank Sulselbar and several companies will distribute their CSR there.
Page 17
                                Bank Sulsebar mengusung Program CSR Program Penanaman
                                Bibit Pohon Pisang Cavendish di ajang TOP CSR Awards 2024.
                                Tahun 2023, Bank Sulsebar telah meraih penghargaan Kategori
                                Bintang 3 di kegiatan pembelajaran bersama dan penghargaan
                                tahunan bidang CSR terbesar tingkat nasional ini. Program
                                Corporate Social Responsibility yang dilaksanakan oleh Bank
                                Sulselbar menitikberatkan pada isu lingkungan dan ekonomi
                                yang terjadi di lingkup Bank Sulselbar, berfokus pada wilayah
                                Provinsi Sulawesi Selatan, bersinergi dengan stakeholder
                                terkait yaitu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata
                                Hartani Djurnie selaku Pemimpin Departemen Humas & CSR,
                                Divisi Corporate Secretary Bank Sulselbar.

Jum’at | 03 Mei 2024
                                Bank Sulsebar will present the CSR Program Cavendish Banana
Bank Sulselbar Usung Program    Seedling Planting Program at the 2024 TOP CSR Awards. In
CSR Penanaman Bibit Pohon       2023, Bank Sulsebar won the 3 Star Category award in this joint
                                learning activity, which is the largest national annual CSR award.
Pisang Cavendish di Ajang TOP   The Corporate Social Responsibility program implemented by Bank
CSR Awards 2024                 Sulsebar focuses on environmental and economic issues within its
Bank Sulselbar Launches CSR     scope, particularly in South Sulawesi Province, in collaboration
                                with relevant stakeholders, including the South Sulawesi Provincial
Program of Planting Cavendish   Government, said Hartani Djurnie, Head of the Public Relations &
Banana Seedlings at TOP CSR     CSR Department, Corporate Secretary Division of Bank Sulsebar.
Awards 2024
Page 18
                                                     Senin | 29 April 2024
                                                     Bulog Palopo Bekerjasama Bank
                                                     Sulselbar Gelar GPM di Lapangan
                                                     Pancasila
                                                     Bulog Palopo Collaborates with
                                                     Bank Sulselbar to Hold GPM at
                                                     Pancasila Field

Perum Bulog Cabang Palopo gelar Gerakan Pasar Murah         Bulog Palopo Branch held a Cheap Market Movement (GPM)
(GPM) di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sabtu, 27         at Pancasila Field, Palopo City, on Saturday, April 27, 2024.
April 2024. Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama     The activity was conducted in collaboration with Bank
dengan Bank SulselBar. Pimpinan Cabang Bulog Palopo,        SulselBar. The Head of Bulog Palopo Branch, Mohammad
Mohammad Junaedy, mengatakan pihaknya telah                 Junaedy, stated that they had prepared 10 tons of special rice
menyiapkan 10 Ton beras khusus untuk meneriakan             to commemorate the Double Untung prize draw organized by
kegiatan undian hadiah Dobble Untung yang dilakukan         Bank SulselBar.
Bank SulselBar.




                                                         Rabu | 19 Juni 2024
                                                         Ruang Terbuka Hijau di
                                                         Soppeng
                                                         Green Open Space in Soppeng




Pembangunan Taman Gapis Watansoppeng, Jalan                  The construction of Gapis Watansoppeng Park on Jalan
Pakkanrebete, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan            Pakkanrebete in Lalabata Rilau Village, Lalabata District,
Lalabata, Kabupaten Soppeng, akhirnya rampung,               Soppeng Regency, has finally been completed. The project,
pembangunan Taman Gapis yang dimulai sejak Desember          which began in December 2023, fully utilized Corporate
2023, sepenuhnya menggunakan dana Corporat Social            Social Responsibility (CSR) funds from Bank Sulselbar,
Responsibility (CSR) dari Bank Sulselbar yang mencapai       amounting to IDR 916 million. Meanwhile, the Soppeng
Rp916 juta. Sementara Pemerintah Kabupaten Soppeng           Regency Government served as the land provider.
berstatus sebagai penyedia lahan.
Page 19
                                                     Selasa | 17 Desember 2024
                                                     Bank Sulselbar Siap Dukung
                                                     UMKM Palopo dengan Kredit
                                                     Tanpa Bunga
                                                     Bank Sulselbar Ready to Support
                                                     Palopo MSMEs with Interest-Free
                                                     Credit


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo         The Palopo City Regional People’s Representative Council
telah mengadakan konsultasi dengan kantor pusat           (DPRD) has held a consultation with the head office of Bank
Bank Sulselbar di Makassar untuk membahas alokasi         Sulselbar in Makassar to discuss the allocation of Corporate
dana Corporate Social Responsibility (CSR). Hasil dari    Social Responsibility (CSR) funds. The meeting resulted in
pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa         an agreement that Bank Sulselbar will disburse CSR funds
Bank Sulselbar akan mengucurkan dana CSR melalui          through the People’s Business Financing Loan (PUSAKA)
program Kredit Pembiayaan Usaha Rakyat (PUSAKA),          program, which targets Micro, Small, and Medium Enterprises
yang menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah     (MSMEs). Member of Commission C of the Palopo DPRD,
(UMKM). Anggota Komisi C DPRD Palopo, Andi                Andi Muhammad Tazar (AMT), explained that this program
Muhammad Tazar (AMT), menjelaskan bahwa program           is tangible evidence of Bank Sulselbar’s contribution to
ini menjadi bukti nyata kontribusi Bank Sulselbar dalam   supporting the growth of MSMEs in Palopo.
mendukung pertumbuhan UMKM di Palopo.
Page 20
Laporan Direksi              (GRI 2-22, OJK A.1)

Board of Director’s Report




                                                   Yulis Suandi
                                                   Direktur Utama
                                                   President Director
Page 21
Para Pemangku Kepentingan yang                                Dear Stakeholders,
Terhormat,

Tahun 2024 menandai era percepatan transformasi digital       The year 2024 marks a period of accelerating digital
dan penguatan keuangan berkelanjutan bagi Bank Sulselbar.     transformation and strengthening sustainable finance for Bank
Di tengah dinamika industri perbankan dan meningkatnya        Sulselbar. Amid the dynamics of the banking industry and
kesadaran terhadap keberlanjutan, kami terus mengukuhkan      growing awareness of sustainability, we continue to reinforce our
peran sebagai institusi keuangan yang tidak hanya fokus       role as a financial institution that focuses not only on business
pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap   growth but also on contributing to green and inclusive economic
pembangunan ekonomi yang hijau dan inklusif.                  development.

Tema “Faster & Greener” mencerminkan visi kami dalam          The theme “Faster & Greener” reflects our vision of delivering
menghadirkan inovasi perbankan yang lebih cepat,              banking innovation that is faster, more efficient, and more
lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan. Dengan             environmentally friendly. By integrating sustainability principles
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap           into every aspect of our operations, we ensure that the economic
aspek operasional, kami memastikan bahwa pertumbuhan          growth we achieve aligns with social and environmental
ekonomi yang dicapai selaras dengan tanggung jawab sosial     responsibility.
dan lingkungan.


Kebijakan untuk Merespons                                     Policies to Respond to Challenges in
Tantangan dalam Pemenuhan                                     Fulfilling Sustainability Strategy
Strategi Keberlanjutan (GRI 2-23 | OJK D.1.A,
SDGS 8, 9, SASB FN-CB-410A.2)

Bank Sulselbar berkomitmen untuk mengintegrasikan             Bank Sulselbar is committed to integrating sustainability into
keberlanjutan dalam strategi bisnis melalui empat pilar       its business strategy through four main pillars: economic, social,
utama: ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola.          environmental, and governance.
1. Pilar Ekonomi – Kami mempercepat transformasi              1. Economic Pillar – We accelerate digital transformation and
   digital dan memperluas inklusi keuangan dengan                   expand financial inclusion by developing technology-based
   mengembangkan layanan perbankan berbasis teknologi               banking services and increasing sustainable financing.
   serta meningkatkan pembiayaan berkelanjutan.
2. Pilar Sosial – Kami mendorong literasi keuangan dan        2.   Social Pillar – We promote financial literacy and empower
   pemberdayaan UMKM melalui program KUR Syariah                   MSMEs through the KUR Syariah and Multiguna Syariah
   dan Multiguna Syariah, serta menyalurkan dana CSR.              programs, as well as by distributing CSR funds
3. Pilar Lingkungan – Kami menerapkan paperless banking       3.   Environmental Pillar – We implement paperless banking,
   yang berhasil mengurangi konsumsi kertas sebesar                which has successfully reduced paper consumption by
   61,05%, serta memperkuat pembiayaan hijau.                      61.05%, and we strengthen green financing.
4. Pilar Tata Kelola – Kami memperkuat Good Corporate         4.   Governance Pillar – We enhance Good Corporate
   Governance (GCG) dengan menyusun regulasi ESG,                  Governance (GCG) by developing ESG regulations,
   meningkatkan pelatihan keuangan berkelanjutan                   improving sustainable finance training for employees, and
   bagi pegawai, serta memastikan transparansi dalam               ensuring transparency in sustainability risk management.
   pengelolaan risiko keberlanjutan.

Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar siap menghadapi          With this policy, Bank Sulselbar is prepared to face global
tantangan global dan menjadi bank pembangunan daerah          challenges and become a faster, greener, and more sustainable
yang lebih cepat, lebih hijau, dan lebih berkelanjutan.       regional development bank.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                             21
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 22
                   Pendahuluan
                   Introduction




Penerapan Keuangan Berkelanjutan:                                Implementing Sustainable Finance:
Memperkuat Komitmen untuk Masa                                   Strengthening Commitment to a Green
Depan Hijau (GRI 302-4, 305-1 | OJK D.1.B, F.7, SASB             Future
FN-CB-240A.1)

Sebagai institusi keuangan yang memiliki peran strategis         As a financial institution with a strategic role in supporting
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Bank                 regional economic growth, Bank Sulselbar is committed to
Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan prinsip keuangan          progressively implementing sustainable finance principles.
berkelanjutan secara progresif. Komitmen ini bertujuan           This commitment aims to foster inclusive, responsible, and
untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,             sustainability-oriented economic growth by expanding the
bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan           green financing portfolio and enhancing internal capabilities in
dengan memperluas portofolio pembiayaan hijau serta              implementing ESG (Environmental, Social, and Governance)-
meningkatkan kapabilitas internal dalam implementasi             based sustainable finance.
keuangan berkelanjutan berbasis ESG (Environmental, Social,
and Governance).

Pada tahun 2024, Bank Sulselbar berhasil merealisasikan          In 2024, Bank Sulselbar successfully realized several strategic
sejumlah inisiatif strategis dalam penerapan keuangan            initiatives in implementing sustainable finance, with key
berkelanjutan, dengan beberapa pencapaian utama sebagai          achievements as follows:
berikut:
• Total kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp2.539 miliar,      • Total sustainable business loan reached IDR 2,539 billion,
    setara dengan 11,60% dari total kredit konvensional,           equivalent to 11.60% of total conventional loan, indicating
    menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembiayaan            a significant increase in financing for sectors that promote
    sektor yang mendukung keberlanjutan.                           sustainability.
• Kredit portofolio hijau untuk segmen korporasi                 • Green portfolio loan for the corporate segment reached IDR
    mencapai Rp681,45 miliar atau 3,11% dari total kredit          681.45 billion or 3.11% of total conventional loan, reflecting
    konvensional, mencerminkan pertumbuhan dalam                   growth in funding for green projects.
    pendanaan proyek hijau.
• Total kredit dengan portofolio hijau dan berkelanjutan         • Total loan with a green and sustainable portfolio reached
    mencapai 14,71% dari total kredit bank, mendukung              14.71% of the bank’s total loan, supporting sectors that
    sektor-sektor yang berkontribusi pada mitigasi                 contribute to climate change mitigation and energy efficiency.
    perubahan iklim dan efisiensi energi.
• Optimalisasi penggunaan e-document yang berhasil               • Optimizing the use of e-documents has successfully reduced
    mengurangi konsumsi kertas sebesar 61,05%                      paper consumption by 61.05% compared to the previous
    dibandingkan tahun sebelumnya, mendukung inisiatif             year, supporting initiatives to lessen the environmental
    pengurangan dampak lingkungan dalam operasional                impact of banking operations.
    perbankan.
• Program pelatihan keuangan berkelanjutan/ESG bagi              • The sustainable finance/ESG training program for the board
    jajaran direksi, pemimpin cabang, serta analis kredit          of directors, branch managers, and loan analysts has been
    telah dilaksanakan secara bertahap, guna meningkatkan          implemented in stages to improve internal understanding and
    pemahaman dan kapabilitas internal dalam mendukung             capabilities in supporting the implementation of green finance
    penerapan keuangan hijau.


Selain pencapaian di atas, Bank Sulselbar juga telah             In addition to the above achievements, Bank Sulselbar has also
melakukan beberapa inisiatif strategis, termasuk:                undertaken several strategic initiatives, including:
• Enhancement Mobile Banking, termasuk migrasi dari              • Enhancing Mobile Banking through migration from card-
    card-based ke CIF-based, implementasi omni-channel               based to CIF-based systems, implementation of Telkomsel’s
    Telkomsel, dan registrasi mobile banking online yang telah       omni-channel, and online mobile banking registration, which
    diimplementasikan sejak Desember 2024.                           has been in place since December 2024.



         BANK SULSELBAR
22
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
• Peningkatan akses perbankan digital, dengan                  • Increasing access to digital banking by expanding QRIS-based
  memperluas layanan kanal pembayaran berbasis QRIS,             payment channel services and strengthening connectivity
  serta memperkuat konektivitas dengan ekosistem digital         with the national digital banking ecosystem.
  perbankan nasional.                                          • Promoting Sharia KUR and Sharia Multipurpose products to
• Sosialisasi produk KUR Syariah dan Multiguna Syariah,          increase access to financing for the MSME sector and micro
  guna meningkatkan akses pembiayaan bagi sektor                 businesses focused on sustainability.
  UMKM dan usaha mikro yang berorientasi pada
  keberlanjutan.


Tantangan dan Langkah Strategis ke                             Challenges and Strategic Steps Ahead
Depan (GRI 2-24 | OJK E.5, D.1.c | SDGs 13, SASB FN-CB-
510a.2)

Meskipun telah mencatatkan pencapaian yang positif,            Despite having recorded positive achievements, the
implementasi keuangan berkelanjutan masih menghadapi           implementation of sustainable finance still faces several
sejumlah tantangan, antara lain:                               challenges, including:
• Minimnya regulasi internal yang mengatur kebijakan dan       • The lack of internal regulations specifically governing
    praktik keuangan berkelanjutan secara spesifik, sehingga      sustainable finance policies and practices necessitates the
    diperlukan penyusunan regulasi internal berbasis ESG.         development of ESG-based internal regulations.
• Masih terbatasnya pemahaman pegawai terhadap                 • Employees’ understanding of the ESG concept is still limited.
    konsep ESG, meskipun telah dilakukan pelatihan, namun         Although training has been conducted, the number of
    jumlah peserta yang terlibat masih perlu diperluas.           participants involved needs to be expanded.
• Terbatasnya pasar yang sesuai dengan prinsip keuangan        • The limited market that complies with sustainable finance
    berkelanjutan, sehingga ekspansi portofolio hijau masih       principles means that green portfolio expansion faces
    menghadapi kendala dalam mengidentifikasi sektor              obstacles in identifying business sectors that meet ESG
    usaha yang memenuhi standar ESG.                              standards.
• Kesiapan teknologi dan kapabilitas eksekusi produk           • Technological readiness and the ability to execute green
    hijau masih memerlukan penguatan, terutama                    products still need strengthening, especially in providing
    dalam penyediaan layanan digital berbasis keuangan            digital services based on sustainable finance.
    berkelanjutan.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Bank Sulselbar telah       To overcome these challenges, Bank Sulselbar has developed
menyusun beberapa strategi utama guna memperkuat               several main strategies to strengthen the implementation of
implementasi keuangan berkelanjutan di masa depan:             sustainable finance in the future:
• Penyusunan regulasi internal terkait ESG dan keuangan        • Development of internal regulations related to ESG and
   berkelanjutan untuk memberikan landasan yang lebih              sustainable finance to provide a clearer foundation for the
   jelas dalam operasional bisnis bank.                            bank’s business operations.
• Peningkatan literasi ESG di seluruh level organisasi,        • Increasing ESG literacy at all levels of the organization
   melalui pelatihan berbasis blended learning serta               through blended learning-based training and self-learning
   penyediaan modul self-learning bagi pegawai.                    modules for employees.
• Ekspansi portofolio hijau dengan target peningkatan          • Expanding the green portfolio with a target of increasing
   15% dari total portofolio kredit bank, serta penyediaan         15% of the bank’s total loan portfolio, as well as providing
   insentif bagi debitur yang menerapkan praktik bisnis            incentives for debtors who implement sustainable business
   berkelanjutan.                                                  practices.
• Kolaborasi dengan regulator dan mitra strategis, guna        • Collaborating with regulators and strategic partners to
   mempercepat implementasi keuangan hijau melalui                 accelerate the implementation of green finance through
   kerja sama lintas industri.                                     cross-industry cooperation.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                           23
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 24
                   Pendahuluan
                   Introduction




• Integrasi prinsip ESG dalam pengelolaan risiko kredit,        • Integration of ESG principles into Credit Risk management,
  memastikan bahwa setiap pembiayaan yang diberikan               ensuring that every financing provided has gone through a
  telah melalui analisis dampak lingkungan dan sosial yang        rigorous environmental and social impact analysis.
  ketat.


Dengan strategi ini, Bank Sulselbar terus memperkuat            With this strategy, Bank Sulselbar continues to strengthen its
komitmennya dalam membangun ekosistem perbankan yang            commitment to building a greener and more sustainable banking
lebih hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Net Zero   ecosystem, in line with the Net Zero Emission goal and the
Emission dan pencapaian SDGs.                                   achievement of SDGs.


Apresiasi dan Harapan ke Depan (GRI                             Appreciation and Future Hope
2-22 | OJK A.1)

Atas nama Direksi Bank Sulselbar, kami mengucapkan              On behalf of the Board of Directors of Bank Sulselbar, we would
terima kasih kepada seluruh pemegang saham, mitra bisnis,       like to thank all shareholders, business partners, regulators, and
regulator, serta nasabah atas dukungan dan kepercayaannya.      customers for their support and trust. We also appreciate the
Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran             hard work of all levels of management and employees who have
manajemen dan karyawan yang telah berkontribusi dalam           contributed to realizing the bank’s sustainability vision.
mewujudkan visi keberlanjutan bank.

Dengan semangat “Faster & Greener”, kami yakin bahwa Bank       With the spirit of “Faster & Greener,” we are confident that Bank
Sulselbar akan terus tumbuh menjadi bank pembangunan            Sulselbar will continue to grow into a more innovative, inclusive,
daerah yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Kami   and sustainable regional development bank. We are committed
berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan            to providing financial solutions that not only support economic
yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi          growth but also contribute to building a greener future for society
juga berkontribusi dalam membangun masa depan yang              and the environment.
lebih hijau bagi masyarakat dan lingkungan.

Mari kita bersama-sama melangkah menuju transformasi            Let us move together toward a faster, greener, and more
perbankan yang lebih cepat, lebih hijau, dan lebih              sustainable banking transformation.
berkelanjutan.




                                                   Makassar, April 2025
                                                    Atas Nama Direksi
                                                on behalf of Board of Director




                                                       Yulis Suandi
                                                      Direktur Utama
                                                     President Director




         BANK SULSELBAR
24
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
                                                                                                                     Dirhamsyah Kadir
     Iswadi Ayub
                                                                                                                     Direktur Pemasaran &
Direktur Operasional & TI                                                                                                   Syariah
   Banking Operation & IT Director
                                       Dwi Zulkarnain                                     Dian Anggriani Utina          Marketing & Sharia Director


                                     Direktur Kredit & UMKM                                 Direktur Kepatuhan
                                         Loan and MSMEs Director                               Compliance Director
                                                                   Yulis Suandi
                                                                   Direktur Utama
                                                                     President Director
Page 26
Sambutan Dewan Komisaris          (GRI 2-22, OJK A.1)

Board of Commissioner’s Message




                                                        Muhammad Idris
                                                        Komisaris Non Independen
                                                        Non-Independent Commissioner
Page 27
Para Pemangku Kepentingan yang                                Dear Stakeholders,
Terhormat,

Dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan Laporan           With gratitude, we present the Bank Sulselbar Sustainability
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2024 yang mengusung        Report 2024 with the theme “Faster & Greener: Moving Faster,
tema “Faster & Greener: Melaju Lebih Cepat, Menjadi           Becoming Greener.” This theme reflects our commitment to
Lebih Hijau”. Tema ini mencerminkan tekad kami dalam          accelerating digital transformation while enhancing our focus on
mempercepat transformasi digital dan memperkuat               environmental, social, and governance sustainability.
komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan
tata kelola.


Kinerja dan Perkembangan                                      Sustainability Performance and
Keberlanjutan 2024 (GRI 102-14, OJK E.1, SASB                 Progress 2024
FN-CB-410A.2)

Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan               2024 is a year full of challenges and opportunities for Bank
sekaligus peluang bagi Bank Sulselbar. Transformasi digital   Sulselbar. Aggressive digital transformation has enhanced
yang agresif telah meningkatkan efisiensi operasional,        operational efficiency, while the focus on green financing and
sementara fokus pada pembiayaan hijau dan inklusi             financial inclusion further strengthens our role in supporting
keuangan semakin memperkuat peran kami dalam                  sustainable economic development.
mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Kinerja keuangan tetap solid dengan pertumbuhan aset          Financial performance remains solid, with positive asset growth
yang positif dan peningkatan kontribusi terhadap sektor       and increased contributions to productive sectors. In terms
produktif. Di sisi keberlanjutan, kami terus memperluas       of sustainability, we continue to expand our green financing
portofolio pembiayaan hijau dan menerapkan strategi           portfolio and implement a more comprehensive climate risk
pengelolaan risiko iklim yang lebih komprehensif.             management strategy.


Transformasi Digital sebagai Pilar                            Digital Transformation as a Pillar of
Keberlanjutan (GRI 2-23, OJK F.7, F.26, SDGS 9, SASB          Sustainability
FN-CB-230A.2)

Kami percaya bahwa digitalisasi bukan hanya alat untuk        We believe that digitalization is not only a tool to increase
meningkatkan daya saing, tetapi juga katalis utama dalam      competitiveness but also a key catalyst for reducing environmental
mengurangi jejak lingkungan dan memperluas akses layanan      footprints and expanding access to inclusive financial services.
keuangan yang inklusif. Bank Sulselbar telah menerapkan       Bank Sulselbar has implemented various innovations, including:
berbagai inovasi, termasuk:
• Layanan perbankan berbasis digital yang lebih efisien       • Digital banking services that are more efficient and
   dan ramah lingkungan.                                        environmentally friendly.
• Paperless banking untuk mengurangi penggunaan kertas        • Paperless banking to minimize paper usage and operational
   dan limbah operasional.                                      waste.
• Pengembangan produk keuangan digital bagi UMKM              • Development of digital financial products for MSMEs to
   untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.                  promote regional economic growth.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            27
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 28
                      Pendahuluan
                      Introduction




Langkah ini memungkinkan kami memberikan layanan yang             This approach enables us to provide faster service while reducing
lebih cepat (Faster) sekaligus mengurangi dampak lingkungan       our environmental impact.
(Greener).


Komitmen terhadap Lingkungan dan                                  Commitment to Environment and Social
Sosial (GRI 302-4, 305-1 | OJK F.3, F.7)
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Bank           As a form of responsibility towards the environment, Bank
Sulselbar terus memperkuat inisiatif keberlanjutan, di            Sulselbar continues to strengthen its sustainability initiatives,
antaranya:                                                        including:
• Pembiayaan hijau dan investasi pada proyek energi               • Green financing and investment in renewable energy projects.
     terbarukan.                                                  • Energy efficiency and carbon emission reduction in bank
• Efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon dalam                 operations.
     operasional bank.                                            • Greening and empowerment programs for local communities
• Program penghijauan dan pemberdayaan komunitas                      to adapt to climate change.
     lokal dalam adaptasi perubahan iklim.


Di sektor sosial, kami aktif dalam meningkatkan inklusi           In the social sector, we are actively increasing financial inclusion,
keuangan, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil,          especially for communities in remote areas, through financial
melalui program literasi keuangan dan akses pembiayaan            literacy programs and access to financing for MSMEs.
bagi UMKM.


Tata Kelola yang Kuat sebagai                                     Strong Governance as a Foundation for
Fondasi Keberlanjutan (GRI 2-12, 2-14 | OJK D.1,                  Sustainability
D.3, SASB FN-CB-510A.1)

Keberlanjutan tidak dapat terwujud tanpa tata kelola yang         Sustainability cannot be achieved without good governance.
baik. Oleh karena itu, Bank Sulselbar terus memperkuat            Therefore, Bank Sulselbar continues to strengthen Good
Good Corporate Governance (GCG) dengan memastikan:                Corporate Governance (GCG) by ensuring:
• Integrasi     aspek     ESG   (Environmental,   Social,   and   • The integration of ESG (Environmental, Social, and
     Governance) dalam manajemen risiko.                              Governance) aspects into risk management.
• Kebijakan anti-korupsi dan transparansi dalam setiap            • An anti-corruption policy and transparency in every business
     proses bisnis.                                                   process.
• Pelatihan bagi manajemen dan karyawan terkait                   • Training for management and employees on sustainability
     keberlanjutan dan keuangan hijau.                                and green finance.


Kami percaya bahwa dengan tata kelola yang kuat,                  We believe that with strong governance, Bank Sulselbar can
Bank Sulselbar dapat tumbuh secara berkelanjutan                  grow sustainably and deliver added value to all stakeholders.
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.




          BANK SULSELBAR
28
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
Apresiasi dan Harapan ke Depan (GRI                               Appreciation and Future Hope
2-22 | OJK A.1)

Dewan Komisaris mengapresiasi kerja keras Direksi,                The Board of Commissioners appreciates the hard work of
manajemen, dan seluruh karyawan dalam menjalankan                 the Board of Directors, management, and all employees in
strategi     keberlanjutan   Bank   Sulselbar.    Kami   juga     implementing Bank Sulselbar’s sustainability strategy. We also
menyampaikan terima kasih kepada nasabah, mitra bisnis,           express our gratitude to customers, business partners, and
dan regulator atas dukungan serta kepercayaan yang                regulators for their support and trust.
diberikan.


Kami optimis bahwa dengan semangat “Faster & Greener”,            We are optimistic that with the spirit of “Faster & Greener,”
Bank Sulselbar akan terus berkontribusi dalam membangun           Bank Sulselbar will continue to contribute to building a more
masa depan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya        sustainable, inclusive, and competitive future.
saing.

Mari kita bersama-sama melangkah menuju transformasi              Let us move together toward a greener and more innovative
keuangan yang lebih hijau dan inovatif untuk masa depan           financial transformation for a better future.
yang lebih baik.




                                                    Makassar, April 2025
                                                 Atas Nama Dewan Komisaris
                                                 on behalf of Board of Director




                                                       Muhammad Idris
                                                  Komisaris Non Independen
                                                 Non-Independent Commissioner




                                                                                                   BANK SULSELBAR
                                                                                                                             29
                                                                                           Sustainability Report 2024
Page 30
Inisiatif Keberlanjutan
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Sustainability Initiative
Sebagai bank pembangunan daerah yang berperan strategis dalam
mendukung perekonomian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,
Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan prinsip keuangan
berkelanjutan. Dengan transformasi digital yang lebih cepat dan
strategi hijau yang lebih kuat, kami memastikan bahwa pertumbuhan
bisnis tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga
berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan strategi keberlanjutan,
tata kelola yang transparan, serta kontribusi nyata terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


As a regional development bank that plays a strategic role in supporting
the economies of South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar
is committed to implementing sustainable finance principles. With
rapid digital transformation and robust green strategies, we ensure that
business growth is not only focused on profitability but also has a positive
impact on society and the environment.

This commitment is realized through the implementation of sustainability
strategies, transparent governance, and meaningful contributions to the
Sustainable Development Goals (SDGs).
Page 31

          
Page 32
                   Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar
                   Bank Sulselbar Sustainability Initiative




Strategi Keberlanjutan Bank Sulselbar
(GRI 2-22 | OJK A.1, SASB FN-CB-410A.2)

Bank Sulselbar Sustainability Strategy

Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan        As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar menerapkan strategi yang           Bank Sulselbar is implementing a strategy that focuses on three
berfokus pada tiga pilar utama:                                main pillars:


Keuangan Berkelanjutan                                         Sustainable Finance
1. Total kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp2.539 miliar,   1.   Total sustainable business loan reached IDR 2,539 billion,
   setara dengan 11,60% dari total kredit konvensional.             equivalent to 11.60% of total conventional loan.
2. Kredit portofolio hijau untuk segmen korporasi              2.   Green portfolio loan for the corporate segment reached IDR
   mencapai Rp681,45 miliar atau 3,11% dari total kredit            681.45 billion or 3.11% of total conventional loam.
   konvensional.
3. Fokus pembiayaan pada sektor efisiensi energi dan           3.   Focus financing on energy efficiency and green industry
   industri hijau, mendukung transisi menuju ekonomi                sectors, supporting the transition to a low-carbon economy.
   rendah karbon.


Transformasi Digital dan Efisiensi                             Digital Transformation and Operational
Operasional                                                    Efficiency
1.  Peningkatan layanan digital perbankan melalui              1.   Improving digital banking services through the development
   pengembangan mobile banking berbasis CIF, registrasi             of CIF-based mobile banking, online registration, and
   online, serta optimalisasi transaksi berbasis QRIS.              optimization of QRIS-based transactions.
2. Implementasi paperless banking yang berhasil mengurangi     2.   The successful implementation of paperless banking reduced
   konsumsi kertas sebesar 61,05%, meningkatkan efisiensi           paper consumption by 61.05%, increased operational
   operasional dan mengurangi jejak lingkungan.                     efficiency, and minimized the environmental footprint.


Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi                                Social and Economic Empowerment
1. Peningkatan inklusi keuangan bagi UMKM, dengan              1.   Increasing financial inclusion for MSMEs by promoting KUR
   sosialisasi produk KUR Syariah dan Multiguna Syariah.            Syariah and Multiguna Syariah products.
2. CSR sebesar Rp21,6 miliar, mencakup pemberdayaan            2.   CSR of IDR 21.6 billion, covering MSME empowerment
   UMKM (4,09%), sarana prasarana publik (52,26%), dan              (4.09%), public infrastructure (52.26%), and environmental
   program lingkungan hidup (8,53%).                                programs (8.53%).


Melalui strategi ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa          Through this strategy, Bank Sulselbar ensures that economic
pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh sektor perbankan        growth driven by the banking sector is not only focused on
tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi     financial profit but also creates positive social and environmental
juga menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif.    impacts.




         BANK SULSELBAR
32
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
Tata Kelola Keberlanjutan                                    (GRI 2-12 | OJK D.1, SASB FN-CB-410A.3,
IFRS S1-14)

Sustainability Governance

Keberlanjutan yang kuat harus didukung oleh tata kelola        Strong sustainability must be supported by transparent
yang transparan dan akuntabel. Bank Sulselbar memastikan       and accountable governance. Bank Sulselbar ensures that
bahwa aspek keberlanjutan diintegrasikan dalam struktur        sustainability aspects are integrated into the corporate
tata kelola perusahaan dengan langkah-langkah berikut:         governance structure through the following steps:
1. Penyusunan regulasi internal terkait ESG, termasuk SOP      1. Preparation of internal regulations related to ESG, including
    portofolio hijau dan kebijakan keuangan berkelanjutan.          green portfolio SOPs and sustainable finance policies
2. Peningkatan kapasitas SDM dalam ESG, dengan                 2. Enhancing HR capacity in ESG through ongoing financial
    pelatihan keuangan berkelanjutan bagi jajaran direksi,          training for directors, management, and loan analysts.
    manajemen, dan analis kredit.                              3. Strengthening ESG risk management by integrating
3. Penguatan manajemen risiko ESG, dengan integrasi                 environmental and social risks into loan and investment
    risiko lingkungan dan sosial dalam proses pengambilan           decision-making processes.
    keputusan kredit dan investasi.

Dengan tata kelola yang kokoh, Bank Sulselbar memastikan       With solid governance, Bank Sulselbar ensures that sustainability
bahwa keberlanjutan bukan hanya inisiatif sesaat, tetapi       is not just a temporary initiative, but becomes part of the
menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.        company’s long-term strategy.




Peran Badan Tata Kelola dalam Pelaporan
Keberlanjutan                    (GRI 2-14 | OJK E.5)

The Role of Governance Body in Sustainability Reporting

Sebagai bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas       As part of the transparency and accountability efforts in
dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Bank Sulselbar         implementing sustainable finance, Bank Sulselbar has formed
telah membentuk Tim Implementasi Rencana Aksi Keuangan         a Sustainable Finance Action Plan (RAKB) Implementation
Berkelanjutan (RAKB) yang berfungsi sebagai watchtower         Team that serves as a watchtower for integrating the bank’s
dalam mengintegrasikan kebijakan, inisiatif, dan program       sustainability policies, initiatives, and programs.
keberlanjutan bank.

Tim ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi           This team was established based on the Decree of the Board of
Nomor SK/164A/DIR/X/2023 tanggal 31 Oktober 2023,              Directors Number SK/164A/DIR/X/2023 dated October 31,
dengan tugas utama memastikan pelaksanaan strategi             2023, with the primary task of ensuring the implementation
keberlanjutan sesuai dengan prinsip Environmental, Social,     of sustainability strategies in accordance with the principles of
and Governance (ESG).                                          Environmental, Social, and Governance (ESG).

Peran badan tata kelola dalam pelaporan keberlanjutan          The role of the governance body in sustainability reporting
mencakup:                                                      includes:
1. Strategi dan Perencanaan                                    1. Strategy and Planning
   • Merumuskan       strategi   dan     program    kerja          • Formulate sustainability strategies and work programs in
      keberlanjutan sesuai dengan target RAKB.
                                                                       line with RAKB targets.
   • Mengidentifikasi tantangan serta menyusun
                                                                   • Identify challenges and develop policies that align with
      kebijakan yang selaras dengan standar GRI, OJK, dan
                                                                       GRI, OJK, and SASB financial sector standards.
      SASB sektor keuangan.


                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            33
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 34
                       Inisiatif Keberlanjutan Bank Sulselbar
                       Bank Sulselbar Sustainability Initiative




2. Monitoring dan Evaluasi                                        2. Monitoring and Evaluation
   • Melakukan pemantauan dan penyesuaian kebijakan                  • Conduct periodic monitoring and adjustments of
      keberlanjutan secara berkala.                                     sustainability policies.
   • Merumuskan tindakan korektif untuk meningkatkan                 • Develop corrective actions to enhance the effectiveness
      efektivitas implementasi keuangan berkelanjutan.                  of sustainable finance implementation.
3. Koordinasi dan Komunikasi
                                                                  3. Coordination and Communication
   • Mengelola       komunikasi     dengan    pemangku
                                                                     • Manage communication with stakeholders regarding
      kepentingan terkait program keberlanjutan.
                                                                        sustainability programs.
   • Mengkomunikasikan perkembangan RAKB dalam
      laporan keberlanjutan yang transparan dan                      • Communicate RAKB developments in clear and
      akuntabel.                                                        accountable sustainability reports.


Selain itu, pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial             Additionally, the management of the Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL) atau CSR ditempatkan di bawah               Responsibility (TJSL) or CSR program is under the Public Relations
Departemen Humas dan CSR, yang bertanggung jawab                  and CSR Department, which oversees the company’s social and
terhadap inisiatif sosial dan lingkungan perusahaan.              environmental initiatives.

Melalui peran aktif badan tata kelola ini, Bank Sulselbar         Through the active role of this governance body, Bank Sulselbar
memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan tidak hanya              ensures that sustainability policies are not just short-term
menjadi komitmen jangka pendek, tetapi juga menjadi               commitments but also become an integral part of the bank’s
bagian integral dalam strategi pertumbuhan bank untuk             growth strategy for a faster and greener future.
masa depan yang lebih cepat dan lebih hijau.




Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
(GRI 2-29 | OJK E.4)

Stakeholder Relations

Keberlanjutan memerlukan sinergi dari berbagai                    Sustainability requires synergy among various stakeholders.
pemangku kepentingan. Bank Sulselbar berkomitmen                  Bank Sulselbar is committed to building strategic relationships to
untuk membangun hubungan strategis guna memperkuat                enhance the implementation of sustainable finance.
implementasi keuangan berkelanjutan.
• Pemerintah dan Regulator : Berkolaborasi dalam                  • Government and Regulators: Collaborate on sustainable
   kebijakan   keuangan       berkelanjutan,   mendukung
                                                                    finance policies and support the implementation of SEOJK
   pelaksanaan SEOJK No. 16/2021 untuk transparansi
                                                                    No. 16/2021 for ESG transparency.
   ESG.
                                                                  • Customers and MSMEs: Expand access to green financing
• Nasabah dan UMKM : Memperluas akses pembiayaan
   hijau dan layanan inklusif untuk mendukung                       and inclusive services to support the growth of productive
   pertumbuhan sektor produktif.                                    sectors.
• Investor dan Mitra Bisnis : Menarik investor berorientasi       • Investors and Business Partners: Attract ESG-oriented
   ESG dengan menyediakan produk keuangan berbasis                  investors by offering sustainability-based financial products.
   keberlanjutan.                                                 • Local Communities and NGOs: Support social welfare
• Komunitas Lokal dan LSM : Melalui program Tanggung                and environmental preservation through Social and
   Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mendukung                    Environmental Responsibility (TJSL) programs.
   kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan.

Hubungan yang erat dengan pemangku kepentingan                    Close relationships with stakeholders ensure that sustainability
memastikan bahwa keberlanjutan bukan hanya merupakan              is not only an internal commitment of Bank Sulselbar but
komitmen internal Bank Sulselbar, tetapi juga bagian dari         also part of the broader national financial ecosystem.
ekosistem keuangan nasional yang lebih luas.



         BANK SULSELBAR
34
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Strategi dan Kontribusi Bank Sulselbar
terhadap SDGs                    (GRI 2-22 | OJK A.1 | SASB FN-CB-410A.1)

Bank Sulselbar’s Strategy and Contribution to SDGs


Sebagai bank yang beroperasi di wilayah dengan potensi        As a bank operating in a region with great economic potential,
ekonomi besar, Bank Sulselbar berperan aktif dalam            Bank Sulselbar plays an active role in supporting the achievement
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan         of the Sustainable Development Goals (SDGs) through various
(SDGs) melalui berbagai inisiatif:                            initiatives:
1. SDG 1: Tanpa Kemiskinan : Meningkatkan inklusi             1. SDG 1: No Poverty : Increase financial inclusion through
   keuangan      melalui     pembiayaan   UMKM       dan            MSME financing and the development of sharia products.
   pengembangan produk syariah.                               2. SDG 7: Affordable and Clean Energy : Channel green finance
2. SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau : Menyalurkan                for renewable energy projects.
   pembiayaan hijau untuk proyek energi terbarukan.           3. SDG 8: Decent Work and Economic Growth : Promote the
3. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi →                 digitalization of financial services for MSMEs and local
   Mendorong digitalisasi layanan keuangan bagi UMKM                communities.
   dan masyarakat daerah.                                     4. SDG 11: Sustainable Cities and Human Settlements :
4. SDG 11: Kota dan Pemukiman Berkelanjutan                         Support financing for green infrastructure projects and
   :Mendukung pembiayaan proyek infrastruktur hijau dan             environmentally friendly transportation systems.
   sistem transportasi ramah lingkungan.                      5. SDG 13: Addressing Climate Change : Adopt
5. SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim : Mengadopsi                  carbon        emission      reduction       and       energy
   strategi pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi           efficiency     strategies    in     banking      operations.
   dalam operasional perbankan.


Melalui inovasi, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi        Through innovation, strong governance, and collaboration with
dengan pemangku kepentingan, Bank Sulselbar semakin           stakeholders, Bank Sulselbar is increasingly ready to lead the
siap memimpin implementasi keuangan berkelanjutan di          implementation of sustainable finance in Eastern Indonesia.
Indonesia Timur.

Menuju Masa Depan yang Lebih Cepat dan Lebih Hijau            Towards a Faster and Greener Future
Ke depan, Bank Sulselbar akan terus:                          Bank Sulselbar will continue to:
1. Mengembangkan produk keuangan berbasis ESG.                1. Develop ESG-based financial products.
2. Meningkatkan akses keuangan bagi UMKM dan                  2. Improve financial access for MSMEs and local communities
   komunitas daerah.                                          3. Expand green finance and sustainability infrastructure
3. Memperluas pembiayaan hijau dan infrastruktur              4. Become a strategic partner in achieving the SDGs.
   keberlanjutan.
4. Menjadi mitra strategis dalam pencapaian SDGs.


Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar percaya       As a regional development bank, Bank Sulselbar believes that
bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang bisnis, tetapi        sustainability is not just about business, but also about building
juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi        a better future for generations to come.
generasi mendatang.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                             35
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 36
Tentang
Bank Sulselbar
About Bank Sulselbar
Inklusi keuangan bagi UMKM dan masyarakat daerah. Selain itu,
kami menerapkan strategi paperless banking, efisiensi energi, serta
tata kelola berbasis ESG guna mencapai keberlanjutan jangka
panjang. Dengan semangat “Faster & Greener”, kami siap membangun
perbankan yang lebih cepat, hijau, dan berdaya saing.




Financial inclusion for MSMEs and local communities is a priority.
Additionally, we implement paperless banking strategies, energy
efficiency, and ESG-based governance to achieve long-term sustainability.
With the spirit of “Faster & Greener,” we are committed to building a
banking system that is faster, greener, and more competitive.
Page 37

          
Page 38
                 Tentang Bank Sulselbar
                 About Bank Sulselbar




Profil Perusahaan
Profil Perusahaan



         Nama Perusahaan | Company name GRI 2-1]                           Status Perusahaan | Company Status [GRI 2-6] [OJK C.4]


         PT Bank Pembangunan Daerah                                        Badan Usaha Milik Daerah
         Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat                                 (BUMD)


        Bidang Usaha | Business fields [GRI 2-6]                         Produk | Produk   [GRI 2-6] [OJK C.4]

        Perbankan                                                        Konvensional
                                                                         • Penghimpunan Dana
                                                                         • Kredit
                                                                         • Jasa dan Layanan
        Tanggal Pendirian | Date of Establishment
                                                                         Syariah
                                                                         • Penghimpunan Dana
        13 Januari 1961
                                                                         • Pembiayaan
                                                                         • Jasa dan Layanan
                                                                         Internasional Banking
                                                                         • Penghimpunan Dana
        Akses Informasi | Information Access                             • Jasa dan Layanan
      Telepon     : +62411-859171
      Email       : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
      Call Center : 1500855                                                   Alamat Kantor | Office Address

                                                                              Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16
                                                                              Makassar - 90125
       Dasar Hukum Pendirian | Legal Basis of Establishment
       [GRI 2-1]


       • Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No.            •   Notarial Deed of Raden Kadiman No. 95 dated January 23,
         95 tanggal 23 Januari 1961                               1961, Jakarta
       • Akta Notaris Raden Kadiman No. 67 tanggal            •   Notarial Deed of Raden Kadiman No. 67 dated July 13,
         13 Juli 1961                                             1961
       • Pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak                •   Approval from the Minister of Law and Human Rights of the
         Asasi Manusia RI Surat Keputusan No.                     Republic of Indonesia, Decree No. C-31541.HT.01.01 TH
         C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal 29                      2004, dated December 29, 2004
         Desember 2004                                        •   Approval from the Ministry of Law and Human Rights, No.
       • Persetujuan dari Kementerian Hukum dan                   AHU-11765.AH.01.02
         Hak Asasi Manusia dengan nomor AHU-                  •   Decree of the Governor of Bank Indonesia No. 13/32/KEP.
         11765.AH.01.02                                           GBI/2011
       • Keputusan Gubernur Bank Indonesia                    •   Decision of the Members of the Board of Commissioners of
         Nomor: 13/32/KEP. GBI/2011                               the Financial Services Authority No. KEP-197/D.03/2019,
       • Keputusan Anggota Dewan Komisioner                       dated October 25, 2019.
         Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-
         197/D.03/2019 Tanggal 25 Oktober 2019


      BANK SULSELBAR
38
      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Kepemilikan [GRI 2-1] [OJK C.3.C]                              Ownership
Saham Seri A                                                   Series A Shares
• Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 32,64%                  • South Sulawesi Provincial Government 32.64%
• Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2,02%                     • West Sulawesi Provincial Government 2.02%
• Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan dan Barat 7,90%          • Municipal Governments throughout South and West
• Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi Selatan dan Barat                Sulawesi 7.90%
   56,79%                                                      • Regency Governments throughout South and West Sulawesi
                                                                    56.79%
Saham Seri B                                                   Series B Shares
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank Sulselbar           Public Welfare Service Cooperative PT. Bank Sulselbar 0.65%
0,65%


Wilayah Operasional dan Jaringan                               Operational Area and Service Network
Layanan [GRI 2-1] [GRI 2-6] [OJK C.3.D]
Total Jaringan sebanyak 889 meliputi: total Jaringan Kantor    Total Network of 889 includes: total Office Network of 102
102 dan jaringan ATM/CRM sebanyak 588 unit yang tersebar       and ATM/CRM network of 588 units spread throughout the
di seluruh daerah provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat    provinces of South Sulawesi, West Sulawesi and DKI Jakarta, 54
dan DKI Jakarta, 54 Kantor Fungsional, 85 Payment Point,       Functional Offices, 85 Payment Points, 18 Cash Cars, and 96
18 Mobil Kas, dan 96 Office Channeling.                        Office Channeling.


Entitas Usaha [GRI 2-2]                                        Business Entity
Entitas usaha yang termasuk dalam laporan ini adalah Bank      The business entity included in this report is Bank Sulselbar,
Sulselbar, tanpa entitas anak usaha, kecuali bila dinyatakan   without any subsidiaries, unless specifically stated in a specific
secara khusus di bagian tertentu.                              section.




Rating Perusahaan
Company Ratings


idA+ (Outlook Stabil) – PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO)




                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             39
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 40
                   Tentang Bank Sulselbar
                   About Bank Sulselbar




Keanggotaan Asosiasi                               [GRI 2-28] [OJK C.5]

Association Membership

                                                                                                     Status        Skala
               Nama Organisasi                              Organization Name
                                                                                                  Keanggotaan    Organisasi

Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional           National Commercial Banks Association
                                                                                                  Anggota       Nasional
(PERBANAS)                                    (PERBANAS)
Asosiasi Bank Pembangunan Daerah              Association of Regional Development Banks
                                                                                                  Anggota       Nasional
(ASBANDA)                                     (ASBANDA)
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa      Indonesian Banking Dispute Resolution Alternative
                                                                                                  Anggota       Nasional
Perbankan Indonesia (LAPSPI)                  Institution (LAPSPI)
Forum Komunikasi Dewan Komisaris/Pengawas     Communication Forum of the Board of
Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia     Commissioners/Supervisors of the Indonesian         Anggota       Nasional
(FKDK BPDSI)                                  Regional Development Bank (FKDK BPDSI)
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan           Banking Compliance Director Communication
                                                                                                  Anggota       Nasional
Perbankan (FKDKP)                             Forum (FKDKP)
Association Cambiste International (ACI)      Association Cambridge International (ACI)           Anggota       Nasional
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)   Indonesian Payment System Association (ASPI)        Anggota       Nasional
Perhimpunan Pedagang Surat Utang
                                              Debt Securities Traders Association (HIMDASUN)      Anggota       Nasional
(HIMDASUN)
Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan       Financial Services Industry Communication Forum
                                                                                                  Anggota       Nasional
(FKIJK)                                       (FKIJK)
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD)      Regional Banking Consultative Body (BMPD)           Anggota       Nasional




        BANK SULSELBAR
40
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Skala Perusahaan                            [GRI 2-6] [OJK C.3]

Company Scale

                Keterangan                     2024               2023         2022                       Information

Jumlah Karyawan                                   1.465              1.370         1.344                          Number of employees
Total Pendapatan Operasional - Bersih (Rp                                                     Total Operating Income - Net (Rp million)
                                               1.551.168          1.579.009     1.731.758
juta) [OJK B.1.b]                                                                                                          [OJK B.1.b]
Modal dasar (Rp juta)                         4.000.000       4.000.000        4.000.000                       Basic capital (Rp million)
Modal ditempatkan (Rp juta)                   2.213.136       2.187.068                                    Capital invested (Rp million)
Total kapitalisasi (Rp juta) [OJK C.3.a]                                                    Total capitalization (Rp million) [OJK C.3.a]
Dana pihak ke 3                               20.132.164      20.138.623       19.548.430                               3rd party funds
Pinjaman yang diterima                         1.581.966           843.322       390.812                                 Loans received
Ekuitas                                        5.127.785          4.802.834     4.508.765                                         Equity
Asset total                                   32.509.221      30.799.458       29.653.312                                   Total assets
                                             192 Kantor      151 Kantor       146 Kantor
Jumlah jaringan kantor                                                                                       Number of office networks
                                               588 ATM         589 ATM          581 ATM
Jumlah produk pendanaan [OJK B.1.a]                   17                 17           17       Number of funding products [OJK B.1.a]
Jumlah produk pembiayaan [OJK B.1.a]                  15                 15           15     Number of financing products [OJK B.1.a]
Jumlah jasa/layanan [OJK B.1.a]                       33                 33           33                Number of services [OJK B.1.a]




                                                                                                    BANK SULSELBAR
                                                                                                                                      41
                                                                                            Sustainability Report 2024
Page 42
                     Tentang Bank Sulselbar
                     About Bank Sulselbar




Jejak Langkah
Milestone


     1961                                                            2009
     Didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Sulawesi              Penambahan Modal Dasar menjadi Rp1,6 triliun
     Selatan Tenggara                                                Additional of authorized capital to Rp1.6 trillion
     Established under the name of PT Bank Pembangunan Sulawesi
     Selatan Tenggara.

                                                                     2010
     1964                                                            Pembukaan Kantor Cabang di Jakarta.
                                                                     Opening a Branch in Jakarta.
     Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah
     Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara

                                                                     2011
     Renamed to Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi
     Selatan Tenggara

                                                                     •   Berganti nama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah

     1976                                                            •
                                                                         Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)
                                                                         Penerbitan Obligasi Bank Sulselbar I senilai Rp400 miliar
                                                                     •   Penerbitan Sukuk Mudharabah Bank Sulselbar I senilai
     Berganti nama menjadi Bank Pembangunan Daerah                       Rp100 miliar
     Tingkat I Sulawesi Selatan                                      •   Perubahan Visi dan Misi Perusahaan
     Renamed to Bank Pembangunan Daerah                              •   Penetapan Nilai-Nilai Perusahaan (Corporate Values)
     Sulawesi Selatan (BPD Sulsel)                                       PRIORITAS PRIMA dan Tagline “Melayani Sepenuh Hati”
                                                                     •   The Company changed its name into PT Bank Pembangunan
                                                                         Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar)

     1993                                                            •
                                                                     •
                                                                         Issuance of Bank Sulselbar Bonds I worth Rp400 billion
                                                                         Issuance of Bank Sulselbar Mudharabah 1st Bonds worth Rp100
                                                                         billion
     Penambahan Modal Dasar menjadi Rp25 miliar
                                                                     •   Change in Bank Sulselbar Vision and Mission
     Additional of authorized capital to Rp25 billion.
                                                                     •   Corporate Values Determination PRIORITAS PRIMA with Tagline
                                                                         “Serve Whole-Heartedly”


     1999                                                            2016
     Penambahan Modal Dasar menjadi Rp150 miliar
     Additional of authorized capital to Rp150 billion.              Penerbitan Obligasi PUB Berkelanjutan I Tahap I dan II senilai
                                                                     Rp950 miliar dan Sukuk Mudharabah II tahun 2016 senilai Rp50
                                                                     miliar
                                                                     Issuance of 1st Sustainable PUB Bonds 1st and 2nd phase worth
     2023                                                            Rp950 billion and 2nd Mudharabah Bonds of 2016 worth Rp50
                                                                     billion
     Perubahan status Badan Hukum dari Perusahaan Daerah
     (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mengubah nama
     menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
     (Bank Sulsel)                                                   2017
     Change of Legal Entity Status from Local Enterprise (PD) into
     Limited Company (PT) and changed its name to PT Bank            Inisiasi pengembangan Produk berbasis Teknologi: SP2D online,
     Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank Sulsel)               Cash Management System, Aplikasi Transaksi Non Tunai, E-money.
                                                                     Initiation of Technology-based Product Development: SP2Donline,
                                                                     Cash Management System, Non-Cash Transaction Application,
     2007                                                            E-money


     Pembentukan Unit Usaha Syariah
     Establishment of Sharia Business Unit




       BANK SULSELBAR
42
       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
2018                                                                          2022
•    Meluncurkan aplikasi digital terbaru antara lain: Mobile                 PT Bank Sulselbar mencatatkan rekor pada Museum Rekor
     Banking, Internet Banking yang semakin mempermudah                       Indonesia (MURI) dalam pembukaan rekening tabungan
     nasabah dalam bertransaksi.                                              terbanyak oleh mahasiswa dalam satu perguruan tinggi di
•    Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank Sulselbar Tahun                Universitas Hasanuddin
     2018                                                                     PT Bank Sulselbar set a record at the Indonesian Record Museum
•    Launching the latest digital applications, among others: Mobile          (MURI) in opening the most savings accounts by students in one
     Banking, Internet Banking that make it easier for customers to           tertiary institution at Universitas Hasanuddin
     make transactions
•    Issuance of Bank Sulselbar’s 2nd Sustainable Bonds in 2018

                                                                              2023
2019                                                                          Pertama di Indonesia Timur, launching simbolis Kartu Kredit
Bank Sulselbar telah mendapatkan izin untuk melakukan                         Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah, yang merupakan principal
kegiatan usaha dalam valuta asing (Bank Devisa), Virtual Account,             KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah), oleh Direktur Utama
Laku Pandai, Pembayaran PBB & PKB Sulsel secara Online.                       Bank Sulselbar. Dengan adanya KKPD diharapkan dapat
Bank Sulselbar has obtained a license to conduct business activities in       meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan governance pengelolaan
foreign currency (Foreign Exchange Bank), Virtual Account, Branchless         anggaran Pemerintah Daerah guna mewujudkan kemudahan
Banking, PBB Payment & PKB Sulsel Online.                                     pelayanan publik dan investasi.
                                                                              First in Eastern Indonesia, the symbolic launching of the Indonesian
                                                                              Loan Card (KKI) Government Segment, which is the principal KKPD

2020                                                                          (Regional Government Loan Card), by the President Director of Bank
                                                                              Sulselbar. With the existence of KKPD, it is hoped that it can improve
                                                                              the effectiveness, efficiency, and governance of Regional Government
•    Bank Sulselbar bekerja sama dengan dompet anak bangsa                    budget management to realize ease of public services and investment.
     (GOPAY) terkait pembayaran pajak bumi dan bangunan
     (PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui fitur
     Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar.
•    Izin Gandeng Tangan, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS,
     Remittance Firecash (BCA)


                                                                                                               2024
•    Pembukaan Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar
     dengan konsep millenial, menghadirkan suasana seperti
     berada di lounge sebuah cafe.
•    Penerbitan Obligasi berkelanjutan senilai Rp750 miliar.
•    Bank Sulselbar menerbitkan obligasi tahap III senilai Rp1,25
     Triliun.
•    Terpilih jadi Pengelola Dana Haji, Bank Sulselbar Unit Usaha           “Faster and Higher” menjadi milestone penting bagi Bank
     Syariah jalankan aplikasi IKHSAN (Integrasi Keuangan Haji                 Sulselbar dalam mempercepat inovasi, meningkatkan
     Sistem Waktu Nyata)                                                        kinerja, dan memperluas jangkauan layanan. Dengan
•    Izin CMS, ATM Giro, DPLK; kerjasama Shopee dan LinkAja                     transformasi digital dan strategi berkelanjutan, Bank
     terkait pembayaran PBB dan PKB Sulsel dan kerjasama                  Sulselbar terus bergerak dinamis untuk memberikan solusi
     Gojek dan Grab terkait digitalisasi UMKM                                      keuangan yang lebih cepat, efisien, dan kompetitif.
•    Bank Sulselbar collaborates with the wallet of the nation’s          “Faster and Higher” is a significant milestone for Bank Sulselbar
     children (GOPAY) regarding the payment of land and building                  in accelerating innovation, enhancing performance, and
     tax (PBB) and motor vehicle tax (PKB) through the Gobills Mobile         expanding service coverage. Through digital transformation
     Banking feature of Bank Sulselbar.                                            and sustainable strategies, Bank Sulselbar continues to
•    Gandeng Tangan Permit, Taspen Smart Card, BPS-BPIH, QRIS,             progress dynamically to deliver faster, more efficient, and more
     Remittance Firecash (BCA)                                                                              competitive financial solutions.
•    The opening of the Digital Lounge, namely the ATM gallery
     of Bank Sulselbar with the millennial concept, presents an
     atmosphere like being in the lounge of a cafe.
•    Issuance of lasting bonds worth Rp750 billion.
•    Bank Sulselbar issued 3rd phase bonds worth Rp1.25 trillion.
•    Chosen as Hajj Fund Manager, Bank Sulselbar Sharia Business
     Unit runs the IKHSAN application (Real-Time System Hajj
     Financial Integration)
•    CMS, ATM Giro, DPLK licenses; Shopee and LinkAja collaboration
     regarding PBB and South Sulawesi PKB payments and Gojek and
     Grab collaboration regarding the digitization of MSMEs




                                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                       43
                                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 44
Mendorong Pertumbuhan
Ekonomi Berkelanjutan
melalui Inovasi dan
Kecepatan
Driving Sustainable Economic Growth through
Innovation and Speed
Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan membutuhkan inovasi dan kecepatan
dalam menghadapi tantangan global. Bank Sulselbar berkomitmen untuk
mempercepat transformasi digital dan memperluas akses keuangan guna
mendukung perekonomian daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui digitalisasi layanan perbankan, Bank Sulselbar menghadirkan mobile
banking berbasis CIF, ekspansi Agen Laku Pandai, serta optimalisasi QRIS, yang
meningkatkan efisiensi transaksi keuangan masyarakat dan UMKM.

Di sisi inklusi keuangan, bank ini mendorong pertumbuhan UMKM melalui
skema pembiayaan KUR Syariah dan Multiguna Syariah, yang memberikan
akses modal lebih luas bagi pelaku usaha kecil.

Dengan pendekatan yang cepat dan inovatif, Bank Sulselbar memastikan
pertumbuhan ekonomi tidak hanya berorientasi pada profit, tewtapi juga
berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan, sejalan
dengan visi “Faster & Greener”.

Sustainable economic growth requires innovation and speed in addressing global
challenges. Bank Sulselbar is committed to accelerating digital transformation and
expanding financial access to support an inclusive and sustainable regional economy.

Through the digitalization of banking services, Bank Sulselbar offers CIF-based
mobile banking, expands Branchless Banking Agents, and optimizes QRIS, which
enhances the efficiency of financial transactions for the community and MSMEs.

In terms of financial inclusion, this bank fosters the growth of MSMEs through the
KUR Syariah and Multiguna Syariah financing schemes, providing broader access to
capital for small business owners.

With a fast and innovative approach, Bank Sulselbar ensures that economic growth
is not only profit-oriented but also contributes to social welfare and environmental
sustainability, in line with the vision of “Faster & Greener.”
Page 45

          
Page 46
                   Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                   Driving Sustainable Economic Growth




Mendorong Ekonomi Berkelanjutan dengan
Inovasi Digital
Driving a Sustainable Economy with Digital Innovation

Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di                 In supporting sustainable economic growth in the digital era,
era digital, Bank Sulselbar terus mengadopsi teknologi dalam         Bank Sulselbar continues to adopt technology in all aspects of its
setiap aspek layanan perbankannya. Digitalisasi tidak hanya          banking services. Digitalization not only enhances operational
meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas           efficiency but also broadens access to financial services for the
akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya di                 community, particularly in the South Sulawesi and West Sulawesi
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Inisiatif ini           regions. This initiative reflects the bank’s commitment to creating
merupakan bagian dari komitmen bank dalam menciptakan                an inclusive, modern, and sustainable financial system that
sistem keuangan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan,            promotes more balanced regional economic growth.
yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih
merata.


Kontribusi Ekonomi yang                                              Sustainable Economic Contribution
Berkelanjutan (GRI 201-1 | SDG-GRI 201-1, 203-2)
Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar mencatatkan kinerja             Throughout 2024, Bank Sulselbar recorded positive financial
keuangan yang positif, dengan pertumbuhan aset dan laba              performance, with asset growth and net profit reflecting
bersih yang mencerminkan stabilitas bisnis. Keuntungan               business stability. The profits generated not only strengthened
yang diperoleh tidak hanya memperkuat fundamental                    the company’s fundamentals but were also reallocated to the
perusahaan, tetapi juga dialokasikan kembali ke masyarakat           community through various Corporate Social Responsibility
melalui berbagai program Corporate Social Responsibility             (CSR) programs. Initiatives such as developing education and
(CSR). Inisiatif seperti pengembangan infrastruktur                  health infrastructure are part of the bank’s efforts to enhance the
pendidikan dan kesehatan menjadi bagian dari upaya bank              welfare of the Sulselbar community while reinforcing its role as a
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulselbar,               strategic partner in regional economic development.
sekaligus memperkokoh perannya sebagai mitra strategis
dalam pembangunan ekonomi daerah.


                    Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) | Economic Value of Bank Sulselbar (in Rp million)
                                                                Tahun
               Uraian                                                                                         Description
                                             2024               2023               2022
 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan                                                                Direct Economic Value Generated
 Pendapatan Bunga dan pendapatan
                                              2.608.095          2.555.661          2.550.080          Interest Income and sharia income
 syariah
 Pendapatan Operasional Lainnya
                                                347.961            321.827            312.855              Other Operating Income (Net)
 (Bersih)
 Pendapatan (Beban) Non Operasional
                                                (13.247)           (13.420)           (37.614)   Net Non-Operational Income (Expenses)
 Bersih
 Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang                                                                     Amount of Direct Economic Value
                                              2.942.809          2.864.068          2.825.321
 Dihasilkan                                                                                                                  Generated
 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                                                                          Distributed Economic Value
 Beban Bunga dan Beban Syariah                1.056.926            976.652            818.322        Interest Expense and Sharia Expense
 Beban Operasional Lainnya                     1107358           1.019.930          1.125.341                  Other Operating Expenses
 Pengeluaran untuk Pemerintah                                                                           Expenditure on Government (Tax
                                                120864             200.581            227.933
 (Beban Pajak)                                                                                                               Expenses)



         BANK SULSELBAR
46
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
                     Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) | Economic Value of Bank Sulselbar (in Rp million)
                                                                 Tahun
                 Uraian                                                                                          Description
                                              2024                 2023                2022
 Pembayaran Dividen kepada
                                                 400143              392.234            391.066          Dividend Payment to Shareholders
 Pemegang Saham
 Pengeluaran untuk Investasi Sosial                                                                       Expenditure for Community Social
                                                  14.663              32.686             32.591
 Masyarakat (Dana CSR)                                                                                              Investment (CSR Fund)
 Jumlah Nilai Ekonomi yang
                                               2.699.954           2.622.083           2.595.253        Total of Economic Value Distributed
 Didistribusikan
 Nilai Ekonomi yang Ditahan                      242.855             241.985            230.068                      Retained Economic Value

Catatan:                                                               Notes:
- Kinerja ekonomi dapat diukur dari nilai ekonomi yang dihasilkan,     - Economic performance can be measured by the economic value
   didistribusikan dan ditahan.                                           generated, distributed and retained.
- Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan sejumlah            - The direct economic value generated is the amount of income
   pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan operasional              obtained from the Company's banking and investment operational
   perbankan maupun investasi Perusahaan.                                 activities.
- Sedangkan, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan              - Meanwhile, the distributed economic value is a number of expenses
   sejumlah pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk               distributed as a form of the Company's contribution to increasing
   kontribusi Perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah bagi             added value for stakeholders.
   para pemangku kepentingan.
- Perhitungan nilai ekonomi Bank Sulselbar sesuai dengan               -   The calculation of the economic value of Bank Sulselbar is in
   Laporan Keuangan yang telah diaudit. Untuk itu, Bank Sulselbar          accordance with the audited Financial Report. Therefore, Bank
   tidak menyampaikan nilai ekonomi berdasarkan lokasi operasi             Sulselbar does not convey the economic value based on the
   Perusahaan.                                                             Company's operational location.


Dampak Ekonomi Tidak Langsung                                          Indirect Economic Impacts and
dan Pembangunan Berkelanjutan                                          Sustainable Development
(GRI 203-2 | OJK B.1.E | SDG-GRI 203-2)

Bank Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan nilai                     Bank Sulselbar is committed to creating significant economic
ekonomi yang signifikan dan mendistribusikannya secara                 value and distributing it effectively to support sustainable
efektif guna mendukung pembangunan berkelanjutan di                    development in the South Sulawesi and West Sulawesi regions.
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pada tahun                In 2024, the bank recorded stable growth in assets and net
2024, bank ini mencatat pertumbuhan aset dan laba bersih               profit, reflecting strong financial performance. The profits are
yang stabil, mencerminkan kinerja keuangan yang solid.                 reinvested in the community through various Corporate Social
Keuntungan tersebut dialokasikan kembali ke masyarakat                 Responsibility (CSR) programs designed to enhance the welfare
melalui berbagai program Corporate Social Responsibility               and quality of life of local residents.
(CSR) yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan
dan kualitas hidup masyarakat setempat.

Berikut adalah beberapa proyek CSR yang telah dilaksanakan             The following are some CSR projects that have been implemented
oleh Bank Sulselbar:                                                   by Bank Sulselbar:

    Jenis Proyek          Project Type             Tujuan                  Objective                Dampak                     Impact

                                            Meningkatkan             Improving the quality    Akses pendidikan          Better access to
 Pembangunan          Development           kualitas sarana          of educational           yang lebih baik bagi      education for
 Infrastruktur        of Educational        dan prasarana            facilities and           siswa, peningkatan        students, increased
 Pendidikan           Infrastructure        pendidikan di daerah     infrastructure in        angka partisipasi         school participation
                                            terpencil.               remote areas.            sekolah.                  rates.




                                                                                                           BANK SULSELBAR
                                                                                                                                               47
                                                                                                   Sustainability Report 2024
Page 48
                     Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                     Driving Sustainable Economic Growth




     Jenis Proyek        Project Type             Tujuan                  Objective                 Dampak                 Impact

                                                                                              Peningkatan
                                           Memperbaiki                                                              Improving the quality
                                                                    Improving health          kualitas kesehatan
                                           fasilitas kesehatan                                                      of public health,
 Pengembangan         Health Service                                facilities and access     masyarakat,
                                           dan akses layanan                                                        reducing the number
 Layanan Kesehatan    Development                                   to medical services for   penurunan angka
                                           medis bagi                                                               of preventable
                                                                    the community.            penyakit yang dapat
                                           masyarakat.                                                              diseases.
                                                                                              dicegah.
                                           Memberikan                                         Pertumbuhan
                                           pelatihan dan            Providing training        ekonomi lokal,        Local economic
 Pemberdayaan         Empowerment of       bantuan modal            and capital assistance    peningkatan           growth, increasing
 UMKM                 MSMEs                bagi pelaku Usaha        for Micro, Small and      pendapatan dan        income and business
                                           Mikro, Kecil, dan        Medium Enterprises.       kapasitas bisnis      capacity of MSMEs.
                                           Menengah.                                          UMKM.
                                                                                              Kesadaran
                                                                                                                    Increased
                                           Mendukung                Supporting                lingkungan yang
                                                                                                                    environmental
                                           pelestarian              environmental             meningkat,
 Program              Environmental                                                                                 awareness,
                                           lingkungan melalui       conservation through      konservasi sumber
 Lingkungan Hidup     Program                                                                                       conservation of
                                           kegiatan penghijauan     reforestation and         daya alam, dan
                                                                                                                    natural resources, and
                                           dan edukasi.             education activities.     lingkungan yang
                                                                                                                    a cleaner environment.
                                                                                              lebih bersih.


Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, Bank Sulselbar tidak hanya       Through these initiatives, Bank Sulselbar not only acts as a
berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen            financial institution but also as an active agent of change in
perubahan yang aktif dalam mendorong pembangunan sosial                promoting sustainable social and economic development in its
dan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya.              operational areas.


Keberlanjutan dalam Perencanaan                                        Sustainability in Financial Planning
Keuangan (SASB FN-CB-000.A, FN-CB-000.B)
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar                        As a regional development bank, Bank Sulselbar prioritizes
menempatkan keberlanjutan dalam perencanaan keuangan                   sustainability in financial planning to ensure inclusive, stable,
sebagai prioritas utama untuk memastikan pertumbuhan                   and responsible economic growth. By adopting the principles of
ekonomi yang inklusif, stabil, dan bertanggung jawab. Dengan           Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar
mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance               develops a financial strategy that focuses not only on profitability
(ESG), Bank Sulselbar mengembangkan strategi keuangan                  but also on providing a positive impact on society and the
yang tidak hanya berfokus pada profitabilitas, tetapi juga             environment.
memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.


Integrasi ESG dalam Kebijakan Keuangan                                 ESG Integration in Financial Policy
Bank Sulselbar telah meningkatkan porsi kredit                         Bank Sulselbar has increased the share of sustainable loan,
berkelanjutan, dengan realisasi Rp3,01 triliun atau 10,93%             reaching IDR 3.01 trillion, which accounts for 10.93% of total
dari total kredit, termasuk sektor efisiensi energi sebesar            loan. This includes IDR 272.34 billion for the energy efficiency
Rp272,34 miliar dan produk ramah lingkungan (eco-efficient)            sector and IDR 235.28 billion for environmentally friendly (eco-
sebesar Rp235,28 miliar .                                              efficient) products.


Penguatan Pembiayaan Berkelanjutan                                     Strengthening Sustainable Financing
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan kredit hijau dengan                Bank Sulselbar implements a green loan policy by providing
memberikan pembiayaan pada sektor energi terbarukan,                   financing in the renewable energy sector, energy efficiency, and
efisiensi energi, serta pengelolaan air dan limbah. Inisiatif ini      water and waste management. This initiative aligns with POJK
selaras dengan kebijakan POJK No. 51/POJK.03/2017 dan                  policy No. 51/POJK.03/2017 and supports sustainable finance



          BANK SULSELBAR
48
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
mendukung target keuangan berkelanjutan sesuai dengan               targets in accordance with the Sustainable Finance Action Plan
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) .                        (RAKB).


Transformasi Digital untuk Efisiensi                                Digital Transformation for Operational
Operasional                                                         Efficiency
Untuk meningkatkan efisiensi dan menekan jejak karbon,              To increase efficiency and reduce its carbon footprint, Bank
Bank Sulselbar telah mengimplementasikan paperless                  Sulselbar has implemented paperless banking, achieving a
banking, dengan pengurangan penggunaan kertas sebesar               62.56% reduction in paper usage (year over year). Additionally,
62,56% (yoy). Selain itu, penguatan mobile banking dan              strengthening mobile banking and digital services fosters
layanan digital mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat          financial inclusion for people in remote areas.
di wilayah terpencil .

Dengan pendekatan strategis ini, Bank Sulselbar                     With this strategic approach, Bank Sulselbar ensures that its
memastikan bahwa perencanaan keuangannya tidak hanya                financial planning not only promotes healthy business growth but
mengarah pada pertumbuhan bisnis yang sehat, tetapi juga            also contributes to sustainable development in South Sulawesi
berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di                 and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.


Peran Perusahaan dalam Ekonomi                                      The Role of Companies in Regional and
Regional dan Global (GRI 202-1 | SDG-GRI 202-1                      Global Economies
| OJK B.1)

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki            As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a strategic
peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi                 role in driving regional economic growth, enhancing financial
regional, meningkatkan inklusi keuangan, serta memperkuat           inclusion, and strengthening economic connectivity with national
konektivitas ekonomi dengan sektor keuangan nasional                and global financial sectors. With an extensive service network in
dan global. Dengan jaringan layanan yang tersebar luas di           South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar functions not
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Bank Sulselbar tidak           only as a financial intermediary but also as a strategic partner for
hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan,              MSMEs, productive sectors, and regional economic infrastructure
tetapi juga sebagai mitra strategis bagi UMKM, sektor
produktif, serta infrastruktur ekonomi daerah.

Untuk memastikan kontribusi yang nyata terhadap                     To ensure a meaningful contribution to economic development,
pembangunan ekonomi, Bank Sulselbar telah menjalankan               Bank Sulselbar has implemented various initiatives, including
berbagai inisiatif, termasuk pembiayaan berkelanjutan dan           sustainable financing and the digitalization of banking services.
digitalisasi layanan perbankan.


        Jenis Program/Inisiatif                          Tujuan                                           Dampak
      Type of Program/Initiative                        Objective                                         Impact

                                        Mempermudah akses      Facilitating access to
                    People's Business                                                   Meningkatkan            Increasing the
                                        pembiayaan bagi        financing for South
 Program Kredit     Loan Program                                                        daya saing UMKM         competitiveness
                                        UMKM Sulselbar         Sulawesi and West
 Usaha Rakyat       (KUR) South                                                         dan mempercepat         of MSMEs and
                                        dengan suku            Sulawesi MSMEs with
 (KUR) Sulselbar    Sulawesi and West                                                   pertumbuhan             accelerating local
                                        bunga rendah dan       low interest rates and
                    Sulawesi                                                            ekonomi lokal.          economic growth.
                                        pendampingan usaha.    business assistance.
                                                                                        Mempermudah
                                        Menjangkau                                                              Making it easier for
                                                               Reaching people in       masyarakat dalam
 Layanan Laku       Smart Service and   masyarakat di daerah                                                    people to conduct
                                                               remote areas so they     melakukan transaksi
 Pandai dan Agen    Bank Sulselbar      terpencil agar dapat                                                    banking transactions
                                                               can access banking       perbankan dan
 Bank Sulselbar     Agent               mengakses layanan                                                       and increasing financial
                                                               services.                meningkatkan inklusi
                                        perbankan.                                                              inclusion.
                                                                                        keuangan.



                                                                                                     BANK SULSELBAR
                                                                                                                                     49
                                                                                             Sustainability Report 2024
Page 50
                     Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                     Driving Sustainable Economic Growth




        Jenis Program/Inisiatif                                Tujuan                                             Dampak
      Type of Program/Initiative                              Objective                                           Impact

                                          Menyediakan
                                                                   Providing electricity      Mengurangi
                                          akses listrik                                                                 Reducing dependence
                                                                   access for rural           ketergantungan
 Pembiayaan                               bagi masyarakat                                                               on fossil fuels and
                     Renewable Energy                              communities through        pada energi fosil
 Proyek Energi                            pedalaman melalui                                                             increasing access to
                     Project Financing                             the construction of        dan meningkatkan
 Terbarukan                               pembangunan                                                                   electricity in remote
                                                                   Solar Power Plants         akses listrik di daerah
                                          Pembangkit Listrik                                                            areas.
                                                                   (PLTS).                    terpencil.
                                          Tenaga Surya (PLTS).
                                          Menyediakan
                                                                                              Meningkatkan
 Dukungan                                 pembiayaan               Providing financing
                     Support for                                                              kesejahteraan petani      Improving farmer
 terhadap                                 bagi petani yang         to farmers who
                     Sustainable                                                              dan mendukung             welfare and supporting
 Pertanian                                menerapkan               implement sustainable
                     Agriculture                                                              ketahanan pangan          regional food security.
 Berkelanjutan                            praktik pertanian        agricultural practices.
                                                                                              daerah.
                                          berkelanjutan.
                                                                   Supporting financial       Meningkatkan
                                          Mendukung literasi                                                            Improving the stability
 Kemitraan                                                         literacy, digitalization   stabilitas sistem
                     Partnership with     keuangan, digitalisasi                                                        of the financial system
 dengan Lembaga                                                    of payment systems,        keuangan dan
                     National Financial   sistem pembayaran,                                                            and expanding public
 Keuangan                                                          and banking access in      memperluas akses
                     Institutions         dan akses perbankan                                                           access to financial
 Nasional                                                          South Sulawesi and         masyarakat terhadap
                                          di Sulselbar.                                                                 services.
                                                                   West Sulawesi.             layanan keuangan.
                                          Memfasilitasi            Facilitating cross-                                  Facilitating South
                                          transaksi lintas         border transactions        Memudahkan pelaku         Sulawesi and West
 Akses ke Pasar      Access to Global
                                          negara bagi pelaku       for South Sulawesi and     usaha Sulselbar dalam     Sulawesi business
 Global melalui      Markets through
                                          usaha Sulselbar          West Sulawesi business     mengembangkan             actors in developing
 Digital Banking     Digital Banking
                                          melalui digital          actors through digital     bisnis di pasar global.   their business in the
                                          banking.                 banking.                                             global market.


Melalui berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar terus                      Through these various initiatives, Bank Sulselbar continues to
memperkuat perannya dalam ekosistem ekonomi regional                      strengthen its role in the regional and global economic ecosystem,
dan global, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil                  ensuring that every action taken aligns with the principles of
selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pertumbuhan                      sustainability and inclusive growth.
inklusif.


Distribusi Kredit Berdasarkan                                             Loan Distribution by Region: Supporting
Wilayah: Mendukung Infrastruktur                                          Local Infrastructure and Economy
dan Ekonomi Lokal (GRI 203-2 | SASB FN-CB-
240A.1 | OJK F.23 | SDG-GRI 8, 9, 11)

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar                           As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a strategic
memiliki peran strategis dalam mendistribusikan kredit                    role in distributing loan evenly across its operational areas to
secara merata di seluruh wilayah operasionalnya guna                      support local infrastructure and economic growth. With a broad
mendukung infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi                           service network, Bank Sulselbar ensures that every region, both
lokal. Dengan jaringan layanan yang luas, Bank Sulselbar                  urban and rural, has access to inclusive and sustainable financing.
memastikan bahwa setiap wilayah, baik perkotaan maupun
pedesaan, memiliki akses ke pembiayaan yang inklusif dan
berkelanjutan.

Pada tahun 2024, total penyaluran kredit Bank Sulselbar                   In 2024, Bank Sulselbar’s total loan distribution is expected to
mencapai Rp3,01 triliun, dengan distribusi yang diarahkan                 reach IDR 3.01 trillion, with funds directed toward productive
ke sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur,                    sectors such as infrastructure development, MSMEs, and the
UMKM, dan sektor hijau.                                                   green sector.




         BANK SULSELBAR
50
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
          Distribusi Kredit dan Dampaknya pada Pembangunan Daerah | Loan Distribution and Its Impact on Regional Development

            Wilayah                            Sektor yang Didanai                                   Dampak Ekonomi dan Sosial
            Region                               Funded Sectors                                      Economic and Social Impact

                                                            Road and                   Meningkatkan konektivitas
                                  Infrastruktur jalan                                                                 Improving regional
                                                            transportation             wilayah, memperkuat
 Sulawesi        South            dan transportasi,                                                                   connectivity, strengthening
                                                            infrastructure,            ketahanan pangan, dan
 Selatan         Sulawesi         sektor pertanian,                                                                   food security, and creating
                                                            agricultural sector,       menciptakan lapangan
                                  UMKM                                                                                new jobs.
                                                            MSMEs                      kerja baru.
                                                                                       Meningkatkan
                                                                                       kesejahteraan nelayan,         Improving the welfare of
                                  Pengembangan              Development of
                                                                                       memperluas akses listrik       fishermen, expanding access
 Sulawesi        West             sektor perikanan,         fisheries, renewable
                                                                                       di daerah terpencil,           to electricity in remote areas,
 Barat           Sulawesi         energi terbarukan,        energy and trade
                                                                                       dan mempercepat                and accelerating the growth
                                  dan perdagangan           sectors
                                                                                       pertumbuhan sektor             of the trade sector.
                                                                                       perdagangan.
                                                                                       Memperkuat ekonomi             Strengthening local
                                  Kredit mikro untuk        Microloan for small        lokal, meningkatkan            economies, increasing farmer
 Wilayah
                 Rural Area       usaha kecil, pertanian    businesses, sustainable    produktivitas petani, serta    productivity, and reducing
 Pedesaan
                                  berkelanjutan             agriculture                mengurangi kesenjangan         economic disparities between
                                                                                       ekonomi antarwilayah.          regions.
                                                                                       Mendorong urbanisasi
                                                                                                                      Encourage sustainable
                                                            Housing, retail            yang berkelanjutan,
                                  Perumahan, bisnis                                                                   urbanization, increase
 Wilayah                                                    business, technology       meningkatkan daya
                 Urban Area       ritel, teknologi dan                                                                people's purchasing power,
 Perkotaan                                                  and business               beli masyarakat, dan
                                  digitalisasi usaha                                                                  and accelerate the adoption
                                                            digitalization             mempercepat adopsi
                                                                                                                      of financial technology.
                                                                                       teknologi keuangan.


Melalui distribusi kredit yang merata, Bank Sulselbar                         Through equitable loan distribution, Bank Sulselbar ensures
memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan                                that infrastructure development and economic growth run in
pertumbuhan ekonomi dapat berjalan selaras, menciptakan                       harmony, creating a more inclusive financial ecosystem and
ekosistem keuangan yang lebih inklusif, dan memperkuat                        strengthening the competitiveness of the regional economy.
daya saing ekonomi daerah.


                         2024 (Rp juta)                         2023 (Rp juta)                       2022 (Rp juta)
  Wilayah                                                                                                                              Region
                      Nilai          Persentase             Nilai          Persentase            Nilai         Persentase
 Sulsel             16.800.571             76,69%          16.163.317               77,05%     15.798.897             77,11%         South Sulawesi
 Sulbar               1.290.085              5,89%          3.557.411               16,96%      3.482.634             17,00%          West Sulawesi
 Jakarta              3.816.024            17.42%           1.256.590                5,99%      1.206.575              5,89%                 Jakarta
 Jumlah             21.906.680               100%          20.977.317              100,00%     20.488.106              100%                     Total


Dampak Investasi terhadap                                                     Impact of Investment on Strategic
Pembangunan Sektor Ekonomi                                                    Economic Sector Development
Strategis (GRI 203-2 | SASB FN-CB-240A.1 | OJK F.23, SDG
8, 9, 12, 13)

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki                      As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a crucial
peran penting dalam mendukung pertumbuhan sektor                              role in supporting the growth of strategic economic sectors through
ekonomi strategis melalui penyaluran kredit yang terarah dan                  targeted and sustainable loan distribution. The investments made
berkelanjutan. Investasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan                 aim not only to increase economic growth but also to strengthen
untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk                     regional competitiveness and support the achievement of the
memperkuat daya saing daerah serta mendukung pencapaian                       Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


                                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                    51
                                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 52
                    Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                    Driving Sustainable Economic Growth




Pada tahun 2024, total kredit dan pembiayaan syariah yang           In 2024, the total sharia loan and financing distributed by Bank
disalurkan oleh Bank Sulselbar mencapai Rp21,91 triliun,            Sulselbar reached IDR21.91 trillion, experiencing a slight decrease
mengalami sedikit penurunan sebesar 2,21% dibandingkan              of 2.21% compared to 2023, which was recorded at IDR22.40
tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp22,40 triliun.                   trillion.

Sektor Rumah Tangga tetap menjadi penerima pembiayaan               The household sector remains the largest recipient of financing,
terbesar dengan nilai Rp17,63 triliun, naik tipis dari Rp17,74      with a value of IDR17.63 trillion, showing a slight decline from
triliun di 2023. Sektor pertambangan dan penggalian                 IDR17.74 trillion in 2023. The mining and excavation sector
mengalami kenaikan signifikan sebesar 30,64% menjadi                experienced a significant increase of 30.64% to IDR490.95 billion,
Rp490,95 miliar, mencerminkan peningkatan investasi pada            reflecting heightened investment in the energy sector.
sektor energi.

Sebaliknya, sektor konstruksi mengalami penurunan cukup             Conversely, the construction sector saw a notable decline from
besar dari Rp1,41 triliun pada 2023 menjadi Rp941,17 miliar         IDR1.41 trillion in 2023 to IDR941.17 billion in 2024. The
di 2024. Sektor perdagangan besar dan eceran juga menurun           wholesale and retail trade sector also decreased by 10.3%, to
sebesar 10,3%, menjadi Rp929,33 miliar.                             IDR929.33 billion.

Meskipun terdapat fluktuasi di beberapa sektor, Bank                Despite fluctuations in several sectors, Bank Sulselbar remains
Sulselbar tetap konsisten dalam mendukung sektor-sektor             committed to supporting productive sectors to foster more
produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah                 inclusive and sustainable regional economic growth.
yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


                Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2024 (Rp Juta)
                       Table of Loan and Sharia Financing Provided Based on Economic Sector 2022 – 2024 (Rp Million)

              Keterangan                     2024              2023              2022                         Remark

 Rumah Tangga                               17.632.900        17.741.755        17.111.633                                  Household
 Konstruksi                                    941.169         1.407.020          1.476.658                               Construction
 Perdagangan Besar dan Eceran                  929.331         1.036.059          1.283.896                Wholesale and Retail Trade
 Penyediaan Akomodasi dan                                                                             Provision of accommodation and
                                               143.607           107.929           108.690
 Penyediaan Makan Minum                                                                                     provision of food and drink
 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan           591.412           507.629           505.479           Agriculture, Hunting, and Forestry
 Industri Pengolahan                           504.371           537.490           541.453                         Processing industry
 Real estate, Usaha Persewaan, dan                                                                  Real estate, Rental Businesses, and
                                                 98.981          172.966           175.686
 Perusahaan Jasa                                                                                                    Service Companies
 Pertambangan dan Penggalian                   490.950           375.749             98.311                     Mining and excavation
 Aktivitas Keuangan dan Asuransi               244.430           281.581           211.375           Financial and Insurance Activities
 Aktivitas Kesehatan Manusia dan                                                                    Human Health Activities and Social
                                                 89.209           91.084           101.573
 Aktivitas Sosial                                                                                                            Activities
 Aktivitas Jasa Lainnya                          70.520           39.865             40.751                    Other Service Activities
 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
                                                                                                 Rental and Leasing Activities Without
 Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
                                                 27.888           27.192             39.488        Option Rights, Employment, Travel
 Agen Perjalanan, dan Penunjang
                                                                                                  Agents, and Other Business Support
 Usaha Lainnya
 Pendidikan                                       1.932           24.883             31.685                                 Education
 Pengangkutan dan Pergudangan                    13.932           15.644             20.185           Transportation and Warehousing
 Aktivitas Rumah Tangga sebagai
                                                  7.973           10.391             13.037          Household Activities as Employers
 Pemberi Kerja




         BANK SULSELBAR
52
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
                 Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2024 (Rp Juta)
                        Table of Loan and Sharia Financing Provided Based on Economic Sector 2022 – 2024 (Rp Million)

              Keterangan                      2024              2023              2022                         Remark

 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                    9.706             8.303             7.364        Arts, Entertainment and Recreation
 Administrasi Pemerintahan,                                                                       Government Administration, Defense,
                                                     697             8.006           22.000
 Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib                                                                    and Mandatory Social Security
 Pengelolaan air, pengelolaan air                                                                     Water management, wastewater
 limbah, pengelolaan dan daur ulang                3.243             3.541             6.590     management, waste management, and
 sampah dan aktivitas remidiasi                                                                    recycling and remediation activities
 Informasi dan Komunikasi                         10.835             2.612             2.404           Information and Communication
                                                                                                   Professional, scientific, and technical
 Aktifitas profesional, ilmiah dan teknis          1.877             2.378             4.213
                                                                                                                                 activities
 Pengadaan listrik, gas, uap/ air panas                                                           Procurement of electricity, gas, steam/
                                                  91.706             1.050             1.002
 dan udara dingin                                                                                                hot water and cold air
 Jumlah                                      21.906.680        22.403.128        21.803.473                                          Total
 CKPN                                           495.199           433.244           375.338                                            AIL
 Jumlah Bersih                               21.411.481        21.969.884        21.428.136                                     Net Total




Stabilitas Keuangan dan Strategi
Berkelanjutan
Financial Stability and Sustainable Strategy

Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya dalam                   Bank Sulselbar continues to demonstrate its commitment to
menjaga stabilitas keuangan sambil mengintegrasikan                  maintaining financial stability while integrating sustainability
prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya.             principles into all aspects of its operations. This approach not
Pendekatan ini tidak hanya memastikan pertumbuhan yang               only ensures healthy growth for the bank but also contributes
sehat bagi bank, tetapi juga berkontribusi positif terhadap          positively to regional and national economic development.
pembangunan ekonomi regional dan nasional.


Kinerja Bank (OJK B.1.B, B.1.C | OJK F2)                             Bank Performance
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan                 In 2024, Bank Sulselbar recorded asset growth of 5.55%,
aset sebesar 5,55%, mencapai Rp32,51 triliun, sementara              reaching IDR 32.51 trillion, while loan distribution increased
penyaluran kredit meningkat 4,64% menjadi Rp23,44 triliun,           by 4.64% to IDR 23.44 trillion, indicating a strengthening
menunjukkan peran intermediasi yang semakin kuat.                    intermediation role.


Namun, laba sebelum pajak turun 10,26% menjadi Rp778,52              However, profit before tax fell by 10.26% to IDR 778.52 billion,
miliar, dipengaruhi oleh penurunan Net Interest Margin (NIM)         influenced by a decrease in Net Interest Margin (NIM) to 12.54%
sebesar 12,54% dan kenaikan NPL Gross menjadi 2,49%                  and an increase in Gross NPL to 2.49% (+15.28%), reflecting
(+15,28%), yang mencerminkan peningkatan risiko kredit.              heightened Credit Risk.


Meskipun demikian, efisiensi operasional membaik,                    Nevertheless, operational efficiency improved, as indicated by
tercermin dari BOPO yang turun menjadi 73,95% (-7,03%),              BOPO, which fell to 73.95% (-7.03%), as well as ROE and ROA,
serta ROE dan ROA yang masih positif di 13,54% dan 2,54%.            which remained positive at 13.54% and 2.54%.



                                                                                                       BANK SULSELBAR
                                                                                                                                         53
                                                                                               Sustainability Report 2024
Page 54
                       Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                       Driving Sustainable Economic Growth




Dengan LDR yang meningkat menjadi 116,24%, Bank                  With LDR increasing to 116.24%, Bank Sulselbar remains
Sulselbar tetap agresif dalam ekspansi kredit, namun perlu       aggressive in loan expansion, but requires a strategy to increase
strategi untuk meningkatkan profitabilitas dan menjaga           profitability and maintain asset quality.
kualitas aset.


              Uraian                   2024               2023                Pertumbuhan                   Description

 Aset (Rp juta)                         32.509.221            30.799.458                 5,55%                    Assets (Rp million)
 Laba Sebelum Pajak (Rp juta)              778.524              867.487                -10,26%          Profit Before Tax (Rp million)
 Penyaluran Kredit &                                                                               Loan Distribution & Financing (Rp
                                        23.441.938            22.403.127                 4,64%
 Pembiayaan (Rp juta)                                                                                                       million)
 DPK (Rp juta)                          20.132.164            20.138.623                -0,03%                      DPK (Rp million)
 KPPM                                      28,43%                28,61%                 -0,63%                                 KPPM
 ROA                                          2,54%               2,91%                -12,71%                                   ROA
 ROE                                       13,54%                15,44%                -12,31%                                   ROE
 NIM                                          5,30%               6,06%                -12,54%                                   NIM
 BOPO                                      73,95%                79,54%                 -7,03%                                 BOPO
 NPL Gross                                    2,49%               2,16%                 15,28%                             Gross NPL
 NPL Nett                                     0,75%               0,74%                  1,35%                               Net NPL
 LDR                                      116,24%               111,24%                  4,49%                                   LDR



Bantuan Finansial dan Insentif                                   Financial Assistance and Government
Pemerintah (GRI 201-4 | SDG-GRI 207-1)                           Incentives
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar tidak menerima bantuan           In 2024, Bank Sulselbar did not receive any financial assistance or
finansial atau insentif dari pemerintah, baik dalam bentuk       incentives from the government, whether in the form of subsidies,
subsidi, keringanan pajak, maupun bantuan likuiditas.            tax relief, or liquidity assistance. All operational activities
Seluruh kegiatan operasional dan ekspansi bisnis dijalankan      and business expansion are conducted through independent
dengan pengelolaan keuangan yang mandiri, mengandalkan           financial management, relying on operational income, a strong
pendapatan operasional, strategi intermediasi yang kuat,         intermediation strategy, and efficient risk management.
serta efisiensi dalam tata kelola risiko.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar tetap            As a regional development bank, Bank Sulselbar remains active in
berperan aktif dalam mendukung program pemerintah,               supporting government programs, particularly in the distribution
terutama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)              of People’s Business Loan (KUR) and financing the productive
dan pembiayaan sektor produktif. Dengan strategi yang            sector. With a sustainability-oriented strategy, Bank Sulselbar
berorientasi pada keberlanjutan, Bank Sulselbar terus            continues to strengthen its financial fundamentals and optimize
memperkuat fundamental keuangan dan mengoptimalkan               its capital to drive regional economic growth.
modal sendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.

Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk tetap                 Looking ahead, Bank Sulselbar is committed to maintaining the
menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam         principles of transparency and accountability in its operations,
operasionalnya, serta terus bersinergi dengan pemangku           as well as continuing to collaborate with stakeholders to support
kepentingan guna mendukung pembangunan ekonomi yang              sustainable economic development.
berkelanjutan.




         BANK SULSELBAR
54
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
Manajemen Risiko Keuangan dalam                                       Financial Risk Management in a
Lanskap Bisnis Berkelanjutan                                          Sustainable Business Landscape
Dalam menghadapi lanskap bisnis yang semakin dinamis,                 In response to an increasingly dynamic business landscape, Bank
Bank Sulselbar telah menerapkan manajemen risiko                      Sulselbar has implemented sustainability-based financial risk
keuangan berbasis keberlanjutan guna memastikan                       management to ensure operational stability and support green
stabilitas operasional dan mendukung pertumbuhan                      economic growth. By adopting an ESG (Environmental, Social,
ekonomi hijau. Dengan mengadopsi kerangka kerja berbasis              and Governance) framework, the bank integrates environmental
ESG (Environmental, Social, and Governance), bank ini                 and social risk factors into loan management, liquidity, and
mengintegrasikan faktor risiko lingkungan dan sosial dalam            operational governance.\
pengelolaan kredit, likuiditas, serta tata kelola operasional.


                                                                                        Implementasi di Bank        Implementation at
 Jenis Risiko     Types of Risk      Strategi Mitigasi       Mitigation Strategy
                                                                                             Sulselbar                Bank Sulselbar

                                  Menerapkan                                            Evaluasi risiko ESG pada   ESG risk evaluation on
                                                            Applying Environmental
                                  Environmental &                                       setiap pengajuan kredit    every loan application
 Risiko Kredit   ESG Based                                  & Social Risk Assessment
                                  Social Risk Assessment                                untuk memastikan           to ensure positive
 Berbasis ESG    Credit Risk                                (ESRA) in loan
                                  (ESRA) dalam analisis                                 dampak positif terhadap    environmental and
                                                            worthiness analysis.
                                  kelayakan kredit.                                     lingkungan dan sosial.     social impact.
                                  Menjaga Liquidity         Maintaining Liquidity       Meningkatkan proporsi      Increasing the
                                  Coverage Ratio (LCR)      Coverage Ratio (LCR)        pendanaan hijau dan        proportion of green
 Risiko                           sesuai ketentuan          in accordance with          mengoptimalkan             funding and optimizing
                 Liquidity Risk
 Likuiditas                       OJK dan diversifikasi     OJK regulations and         pengelolaan dana guna      fund management
                                  pendanaan berbasis        diversifying ESG-based      menjaga stabilitas         to maintain financial
                                  ESG.                      funding.                    keuangan.                  stability.
                                                                                        Penerapan sistem           Implementation of
                                  Investasi dalam sistem    Investment in cyber
 Risiko          Digital                                                                deteksi dini terhadap      early detection systems
                                  keamanan siber dan        security systems
 Operasional     Operational                                                            ancaman siber dan          for cyber threats and
                                  infrastruktur digital     and digital banking
 Digital         Risks                                                                  peningkatan keamanan       increasing the security
                                  banking.                  infrastructure.
                                                                                        transaksi digital.         of digital transactions.
                                  Pemantauan regulasi       Monitoring of financial
                                                                                                                   Alignment of internal
                                  keuangan dan              and sustainability          Penyesuaian kebijakan
 Risiko          Risk of                                                                                           policies with OJK
                                  keberlanjutan, serta      regulations, and            internal dengan regulasi
 Perubahan       Regulatory                                                                                        regulations, and
                                  penyelarasan kebijakan    alignment of policies       OJK, dan standar TCFD
 Regulasi        Changes                                                                                           TCFD standards for
                                  dengan standar            with international          untuk keberlanjutan.
                                                                                                                   sustainability.
                                  internasional.            standards.
                                                                                        Pembiayaan untuk           Financing for renewable
                                  Integrasi faktor risiko   Integration of climate
 Risiko          Climate and                                                            proyek energi              energy projects such as
                                  iklim dalam analisis      risk factors in loan
 Iklim dan       Environmental                                                          terbarukan seperti PLTS    solar power plants and
                                  kredit dan pembiayaan     analysis and financing of
 Lingkungan      Risks                                                                  dan infrastruktur hijau    green infrastructure in
                                  proyek hijau.             green projects.
                                                                                        di daerah terpencil.       remote areas.


Dengan strategi mitigasi ini, Bank Sulselbar memastikan               With this mitigation strategy, Bank Sulselbar ensures that
bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya berorientasi                     business growth is oriented not only towards profitability but
pada profitabilitas, tetapi juga berkontribusi terhadap               also towards contributing to economic, social, and environmental
keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan, sesuai                 sustainability, in accordance with global TCFD and ESG
dengan standar global TCFD dan ESG.                                   standards.




                                                                                                         BANK SULSELBAR
                                                                                                                                           55
                                                                                                 Sustainability Report 2024
Page 56
                  Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                  Driving Sustainable Economic Growth




Kesiapan terhadap Perubahan                                   Readiness for Financial Regulatory
Regulasi Keuangan dan                                         Changes and Sustainability
Keberlanjutan (OJK D.1)
Sebagai bank yang berkomitmen terhadap prinsip keuangan       As a bank committed to the principles of sustainable finance,
berkelanjutan, Bank Sulselbar secara proaktif menyesuaikan    Bank Sulselbar actively adjusts its business policies and
kebijakan dan operasional bisnisnya dengan regulasi terbaru   operations to align with the latest regulations set by the Financial
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), danTask    Services Authority (OJK) and the Task Force on Climate-related
Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD).        Financial Disclosures (TCFD).

Untuk memastikan kepatuhan dan kesiapan menghadapi            To ensure compliance and readiness for changes in financial
perubahan regulasi keuangan dan keberlanjutan, Bank           regulations and sustainability, Bank Sulselbar has implemented
Sulselbar telah menerapkan berbagai langkah strategis,        several strategic steps, including:
antara lain:


1. Penyelarasan dengan Regulasi OJK dan Standar Global        1. Alignment with OJK Regulations and Global Standards
   Bank Sulselbar telah mengadopsi regulasi POJK                 Bank Sulselbar has adopted POJK regulation 51/2017
   51/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan dalam                  concerning Sustainable Finance in the loan distribution
   proses penyaluran kredit guna memastikan bahwa                process to ensure that financing is provided only to
   pembiayaan hanya diberikan kepada proyek-proyek               projects that comply with ESG (Environmental, Social, and
   yang sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social,        Governance) principles.
   and Governance).

2. Pelatihan dan Sosialisasi Internal                         2. Internal Training and Socialization
   Sepanjang 2024, Bank Sulselbar menggelar program              Throughout 2024, Bank Sulselbar will conduct training
   pelatihan bagi pegawai dari berbagai divisi untuk             programs for employees across various divisions to enhance
   meningkatkan pemahaman mereka terhadap regulasi               their understanding of sustainability regulations and climate
   keberlanjutan dan pengelolaan risiko iklim.                   risk management.


3. Digitalisasi untuk Kepatuhan Regulasi                      3. Digitalization for Regulatory Compliance
   Bank telah menerapkan sistem kepatuhan berbasis               The bank has implemented a digital compliance system to
   digital guna memonitor transaksi, mengidentifikasi            monitor transactions, identify potential risks, and enhance
   potensi risiko, dan meningkatkan transparansi dalam           transparency in reporting to regulators.
   pelaporan kepada regulator.


Melalui strategi ini, Bank Sulselbar memastikan               Through this strategy, Bank Sulselbar ensures compliance with
kepatuhannya terhadap regulasi yang berkembang,               evolving regulations, strengthens governance, and maintains its
memperkuat tata kelola, serta mempertahankan perannya         position as a bank focused on sustainability and innovation in the
sebagai bank yang berorientasi pada keberlanjutan dan         era of green finance.
inovasi di era keuangan hijau.




        BANK SULSELBAR
56
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Investasi Berkelanjutan dan Keuangan Hijau
Sustainable Investment and Green Finance


Bank Sulselbar menegaskan komitmennya terhadap                Bank Sulselbar affirms its commitment to sustainable investment
investasi berkelanjutan dan keuangan hijau sebagai bagian     and green finance as an integral part of its business strategy. This
integral dari strategi bisnisnya. Langkah ini tidak hanya     step not only supports regional economic growth but also aligns
mendukung pertumbuhan ekonomi regional tetapi juga            with global efforts to address the challenges of climate change
sejalan dengan upaya global dalam menghadapi tantangan
perubahan iklim.


Masa Depan Investasi dan Kredit                               The Future of Sustainable Investment
Berkelanjutan (SASB FN-CB-240A.1, FN-CB-410A.1 |              and Loan
OJK F.26)

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keuangan                As part of its commitment to sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus memperkuat portofolio     continues to strengthen its investment and loan portfolio that
investasi dan kredit yang mendukung pembangunan               supports green and inclusive economic development. As of
ekonomi hijau dan inklusif. Hingga September 2024, total      September 2024, total sustainable business loans reached IDR
kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp3,01 triliun, setara    3.01 trillion, equivalent to 10.93% of the bank’s total loans,
dengan 10,93% dari total kredit bank, mencerminkan            reflecting a strategic move to finance sectors that positively
langkah strategis dalam membiayai sektor-sektor yang          impact the environment and society.
berdampak positif bagi lingkungan dan sosial.

1. Efisiensi Energi                                           1.. Energy Efficiency
   Pembiayaan di sektor ini telah mencapai Rp272,34 miliar,       Financing in this sector has reached IDR 272.34 billion,
   mendukung proyek-proyek yang mengurangi konsumsi               supporting projects that reduce energy consumption and
   energi dan meningkatkan efisiensi sumber daya.                 increase resource efficiency.
2. Produk Eco-Efficient                                       2. Eco-Efficient Products
   Bank Sulselbar juga telah menyalurkan Rp235,28 miliar          Bank Sulselbar has also allocated IDR 235.28 billion for
   untuk produk yang mengurangi penggunaan sumber                 products that reduce resource use and produce less pollution,
   daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi, sebagai            as part of efforts to transition to a low-carbon economy.
   bagian dari upaya transisi ke ekonomi rendah karbon.
3. Dukungan bagi UMKM Berkelanjutan                           3. Support for Sustainable MSMEs
   UMKM tetap menjadi prioritas, dengan total pembiayaan          1MSMEs remain a priority, with total financing reaching
   mencapai Rp2,506,69 triliun, guna mendorong                    IDR 2.50669 trillion, to encourage the growth of small
   pertumbuhan usaha kecil yang berkontribusi pada                businesses that contribute to the regional economy.

   ekonomi daerah.

                                                              With this strategy, Bank Sulselbar is optimistic that it can
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar optimistis dapat
                                                              accelerate the transition to a greener, more inclusive, and
mempercepat transisi menuju sistem keuangan yang lebih
                                                              competitive financial system.
hijau, inklusif, dan berdaya saing.


                 Uraian                                   2024                                         Description

 Jumlah Produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha              Number of Products that meet the criteria for sustainable business
 berkelanjutan                                                                                                             activities




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                                  57
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 58
                        Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                        Driving Sustainable Economic Growth




                       Uraian                                      2024                                         Description

                                               Jumlah rekening: N/A,      Number of accounts:
 a. Penghimpunan Dana                                                                                                           a. Fundraising
                                               Nominal: N/A                N/A, Nominal: N/A
                                               Jumlah rekening:           Number of accounts:
 b. Penyaluran Dana                            125.068, Nominal:           125,068, Nominal:                          b. Distribution of Funds
                                               Rp27,58 miliar                 Rp27.58 billion
 Total Aset Produktif Kegiatan Usaha                                                                   Total Productive Assets of Sustainable
 Berkelanjutan (Rp)                                                                                                   Business Activities (Rp)
a. Total Kredit / Pembiayaan Usaha                                                                        a. Total Loan / Sustainable Business
                                               Rp3,01 miliar                   Rp3.01 billion
     Berkelanjutan (Rp)                                                                                                         Financing (Rp)
 b. Total Non-Kredit / Pembiayaan Non                                                           b. Total Non-Loan / Non-Sustainable Business
                                               Rp24,56 miliar                 Rp24.56 billion
      Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp)                                                                               Activity Financing (Rp)
 Persentase total kredit/pembiayaan                                                                    Percentage of total loan/financing for
 kegiatan Usaha Berkelanjutan terhadap         10,93%                                10.93%      Sustainable Business activities to total bank
 total kredit/pembiayaan bank (%)                                                                                         loan/financing (%)
 Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan
                                                                                                 Amount and quality of loan/financing based
 berdasarkan kategori kegiatan Usaha
                                                                                                   on Sustainable Business activity category
 Berkelanjutan
 a. Energi Terbarukan                          -                                            -                            a. Renewable Energy
 b. Efisiensi Energi                           Rp272,34 Miliar               Rp272.34 Billion                              b. Energy Efficiency
 c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi         -                                            -             c. Pollution Prevention and Control
 d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati                                                         d. Management of Natural Resources and the
                                               -                                            -
     dan Lingkungan                                                                                                          Environment
 Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                                                                                    Sustainable Land Use
 e. Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                e. Conservation of Terrestrial and Aquatic
                                               -                                            -
     Darat dan Air                                                                                                                 Biodiversity
 f. Transportasi Ramah Lingkungan              -                                            -      f. Environmentally Friendly Transportation
g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang                                                                 g. Sustainable Water and Wastewater
                                               -                                            -
    Berkelanjutan                                                                                                             Management
h. Adaptasi Perubahan Iklim                    -                                            -                  h. Climate Change Adaptation
i. Produk yang dapat mengurangi
     penggunaan sumber daya dan                                                                    i. Products that can reduce resource usage
                                               Rp235,28 miliar               Rp235.28 billion
     menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-                                                          and produce less pollution (eco-efficient)
     efficient)
j. Bangunan berwawasan lingkungan yang
                                                                                                   j. Environmentally friendly buildings that
     memenuhi standar atau sertifikasi
                                               -                                            -   meet nationally, regionally, or internationally
     yang diakui secara nasional, regional,
                                                                                                       recognized standards or certifications.
     atau internasional
 k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain                                                                  k. Business activities and/or other
                                               -                                            -
     yang berwawasan lingkungan lainnya                                                                  environmentally conscious activities
 l. Kegiatan UMKM                              Rp2.506,69 miliar           Rp2,506.69 billion                               l. MSME activities



Pendekatan ESG dalam Portofolio Kredit                                 ESG Approach in Loan and Investment Port
dan Investasi (SASB FN-CB-410A.2, FN-CB-550A.2)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keuangan                         As part of its commitment to sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus mengoptimalkan                     continues to optimize the implementation of Environmental,
penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance                Social, and Governance (ESG) principles in its financing and
(ESG) dalam strategi pembiayaan dan investasi. Melalui                 investment strategies. Through this approach, the bank ensures



          BANK SULSELBAR
58
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
pendekatan ini, bank memastikan bahwa setiap alokasi               that every loan allocation is oriented not only toward economic
kredit tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi,          growth but also toward contributing to a greener environment
tetapi juga berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih           and a more inclusive society.
hijau dan masyarakat yang lebih inklusif.


Pencapaian ESG dalam Portofolio Kredit                             ESG Achievements in Loan Portfolio
Berdasarkan RAKB 2024, Bank Sulselbar telah mencapai               Based on RAKB 2024, Bank Sulselbar has achieved several main
beberapa indikator utama dalam implementasi ESG:                   indicators in ESG implementation:


                                              Realisasi 2024 (Rp   Persentase terhadap
      Kategori Kredit Berkelanjutan                                                             Sustainable Loan Categories
                                                    Miliar)            Total Kredit

 Kredit UMKM Berkelanjutan                                 2.539                11,60%                       Sustainable MSME Loan
 Kredit Portofolio Hijau (Segmen Korporasi)               681,45                 3,11%       Green Portfolio Loan (Corporate Segment)
 Total Kredit Hijau dan Berkelanjutan                      3.010                14,71%              Total Green and Sustainable Loans


Dengan pencapaian ini, Bank Sulselbar telah melampaui              With this achievement, Bank Sulselbar has surpassed the
target minimal 3% untuk portofolio hijau dan 14% untuk             minimum targets of 3% for the green portfolio and 14% for total
total kredit hijau dan berkelanjutan.                              green and sustainable loans.


Strategi Implementasi ESG                                          ESG Implementation Strategy
Untuk memperkuat pendekatan ESG, Bank Sulselbar                    To strengthen the ESG approach, Bank Sulselbar adopted the
mengadopsi langkah-langkah strategis berikut:                      following strategic steps:
1. Penyelarasan Kebijakan Internal – Bank telah                    1. Internal Policy Alignment – The Bank has aligned five
   menyelaraskan 5 ketentuan internal yang mendukung                    internal provisions that support sustainable finance,
   keuangan berkelanjutan, termasuk kebijakan terkait                   including policies related to green portfolios and sharia
   portofolio hijau dan pembiayaan syariah.                             financing.
2. Pengembangan Kapasitas Pegawai – Seluruh pegawai                2. Employee Capacity Development – All employees in the
   di Divisi Ritel, Korporasi, serta analis kredit dan AO               Retail and Corporate Divisions, as well as loan analysts and
   kantor cabang telah mendapatkan pelatihan ESG                        branch office AOs, have received ESG training to enhance
   untuk meningkatkan pemahaman dalam menilai risiko                    their understanding of assessing environmental and social
   lingkungan dan sosial dalam kredit.                                  risks in loans.
3. Optimalisasi Digitalisasi – Implementasi e-document             3. Optimization of Digitalization – Implementation of
   dan pengurangan penggunaan kertas sebesar 61,05%                     e-documents and a 61.05% reduction in paper usage
   dibanding tahun sebelumnya untuk meningkatkan                        compared to the previous year to increase resource
   efisiensi sumber daya.                                               efficiency.

Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar siap menghadapi              With this approach, Bank Sulselbar is ready to face the
tantangan ekonomi berkelanjutan dan terus berperan                 challenges of a sustainable economy and continue to play a role
sebagai mitra dalam transformasi menuju sistem keuangan            as a partner in the transformation towards a more inclusive and
yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.                          environmentally friendly financial system.


Dampak Risiko Iklim terhadap                                       Impact of Climate Risk on Financial
Stabilitas Keuangan (SDG-GRI 305-1, 305-2)                         Stability
Bank Sulselbar menyadari bahwa perubahan iklim                     Bank Sulselbar is aware that climate change poses significant
membawa risiko signifikan terhadap stabilitas keuangan dan         risks to financial stability and business operations. These risks
operasional bisnis. Risiko ini meliputi bencana alam yang          include natural disasters that have a direct impact on bank assets



                                                                                                    BANK SULSELBAR
                                                                                                                                  59
                                                                                            Sustainability Report 2024
Page 60
                       Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                       Driving Sustainable Economic Growth




berdampak langsung pada aset bank dan kelayakan proyek                     and the feasibility of financing projects, to regulatory changes
pembiayaan, hingga perubahan regulasi yang mempengaruhi                    that affect debtor profitability. Therefore, the bank has adopted
profitabilitas debitur. Oleh karena itu, bank telah mengadopsi             a climate risk mitigation strategy to ensure long-term business
strategi mitigasi risiko iklim guna memastikan keberlanjutan               sustainability.
bisnis jangka panjang.


Identifikasi Risiko Iklim                                                  Climate Risk Identification
             Jenis Risiko                                 Dampak                                 Implikasi terhadap Keuangan Bank
            Types of Risk                                 Impact                                   Implications for Bank Finances

                                                                                          Menurunkan nilai           Reduces the value of
                                     Banjir, tanah longsor,
                                                                Floods, landslides, sea   aset properti dan          property assets and
 Risiko Fisik      Physical Risk     kenaikan permukaan
                                                                level rise                meningkatkan risiko        increases the risk of
                                     laut
                                                                                          gagal bayar debitur        debtor default
                                                                Extreme weather           Gangguan operasional
                                     Cuaca ekstrem                                                                   Disruption of banking
 Gangguan          Infrastructure                               damages power grids       perbankan dan
                                     merusak jaringan listrik                                                        operations and increased
 Infrastruktur     Disruption                                   and communications        peningkatan biaya
                                     dan sistem komunikasi                                                           recovery costs
                                                                systems                   pemulihan
                                                                                                                     Suppressing the
                                                                                          Menekan profitabilitas
                                     Regulasi pajak karbon      Carbon tax regulations                               profitability of the fossil
 Risiko                                                                                   sektor industri berbasis
                   Transition Risk   dan kebijakan energi       and renewable energy                                 fuel-based industrial
 Transisi                                                                                 energi fosil yang
                                     terbarukan                 policies                                             sector which is a bank
                                                                                          menjadi debitur bank
                                                                                                                     debtor
                                                                                          Perlu penyesuaian
 Tekanan                             Permintaan                 Demand for                                           Need to adjust investment
                   Market Pressure                                                        strategi investasi dan
 Pasar dan                           transparansi dalam         transparency in ESG                                  strategy and diversify
                   and Investors                                                          diversifikasi portofolio
 Investor                            pelaporan ESG              reporting                                            loan portfolio
                                                                                          kredit


Dampak Finansial dan Strategi Mitigasi                                     Financial Impact and Mitigation Strategies
Perubahan iklim dapat menyebabkan kenaikan Non-                            Climate change can lead to an increase in Non-Performing Loans
Performing Loan (NPL) akibat meningkatnya risiko gagal                     (NPL) due to the heightened risk of default by affected debtors,
bayar debitur yang terdampak, serta penurunan valuasi aset                 as well as a decrease in the valuation of assets in high-risk zones.
yang berada di zona risiko tinggi. Untuk mengatasi hal ini,                To address this, Bank Sulselbar has implemented several key
Bank Sulselbar telah menerapkan beberapa strategi utama,                   strategies, including:
antara lain:
1. Menyesuaikan portofolio kredit dengan mengurangi                        1.    Adjusting the loan portfolio by reducing financing in
    pembiayaan pada industri dengan dampak lingkungan                            industries with significant negative environmental impacts.
    negatif tinggi.                                                        2.    Increasing the proportion of green loans to a target of 30%
2. Meningkatkan porsi kredit hijau dengan target 30% dari                        of the total loan portfolio by 2025.
    total portofolio kredit pada 2025.                                     3.    Strengthening ESG risk management policies to mitigate the
3. Memperkuat kebijakan manajemen risiko ESG guna                                negative financial impacts of the energy transition.
    menghindari dampak keuangan negatif dari transisi
    energi.


Dengan strategi ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk                      With this strategy, Bank Sulselbar is committed to proactively
mengelola risiko iklim secara proaktif, memastikan portofolio              managing climate risk, ensuring a loan portfolio that is resilient
kredit yang tangguh terhadap tantangan lingkungan, serta                   to environmental challenges, and enhancing its role in supporting
meningkatkan peran dalam mendukung transisi ekonomi                        a more sustainable green economic transition.
hijau yang lebih berkelanjutan.




            BANK SULSELBAR
60
            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
Peran Perusahaan dalam Mendorong
Ekonomi Inklusif                        (GRI 203-2 | OJK F.23 | SDG-GRI 1, 8, 10, 11)

The Role of Companies in Driving an Inclusive Economy


Sebagai bank daerah yang memiliki peran strategis dalam           As a regional bank with a strategic role in economic development
pembangunan ekonomi di Sulselbar, Bank Sulselbar                  in South Sulawesi and West Sulawesi, Bank Sulselbar is
berkomitmen untuk menciptakan ekosistem keuangan yang             committed to creating a more inclusive financial ecosystem. With
lebih inklusif. Dengan populasi yang tersebar di berbagai         a population spread across various regions, access to banking
wilayah, akses terhadap layanan perbankan masih menjadi           services remains a challenge for some individuals, particularly
tantangan bagi sebagian masyarakat, terutama di daerah            in remote areas. Therefore, Bank Sulselbar develops inclusive
terpencil. Oleh karena itu, Bank Sulselbar mengembangkan          strategies and policies to ensure that all segments of society,
strategi dan kebijakan inklusif yang memastikan setiap            including MSMEs, indigenous communities, and vulnerable
lapisan masyarakat, termasuk UMKM, komunitas adat, dan            groups, have equal access to economic opportunities.
kelompok rentan, mendapatkan akses yang setara dalam
peluang ekonomi.


Komitmen terhadap Ekonomi Inklusif                                Commitment to an Inclusive Economy
(GRI 3-3 | OJK F.23 | SDG-GRI 8, 10)

Membangun Strategi untuk Ekonomi                                  Building Strategies for an Inclusive Economy
Inklusif
Bank Sulselbar menerapkan pendekatan berbasis                     Bank Sulselbar employs an approach focused on equalizing
pemerataan akses keuangan dan peningkatan kapasitas               financial access and enhancing the economic capacity of the
ekonomi masyarakat. Langkah-langkah yang diambil                  community. The steps taken include:
meliputi:
1. Ekspansi Layanan Keuangan ke Wilayah Terpencil                 1. Financial Services Expansion to Remote Areas
   Bank Sulselbar menyediakan layanan perbankan digital,             Bank Sulselbar offers digital banking services, mobile
   mobile banking, serta agen Laku Pandai untuk menjangkau           banking, and Branchless Banking agents to reach individuals
   masyarakat di daerah yang belum terlayani.                        in underserved areas.
2. Program Pembiayaan Berbasis Komunitas                          2. Community-Based Financing Program
   Memberikan akses modal usaha kepada UMKM lokal                    Providing access to business capital for local MSMEs and
   dan komunitas adat guna meningkatkan produktivitas                indigenous communities to boost their productivity and
   mereka dan menciptakan lapangan kerja.                            create jobs.
3. Kemitraan dengan Pemerintah dan Lembaga                        3. Partnership with Government and Financial Institutions
   Keuangan                                                          Through collaboration with the Financial Services Authority
   Melalui kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)            (OJK) and the Ministry of Finance, Bank Sulselbar supports
   dan Kementerian Keuangan, Bank Sulselbar mendukung                financial inclusion programs and subsidies for small
   program inklusi keuangan dan subsidi bagi usaha kecil.            businesses.


Kebijakan Perusahaan dalam Memastikan                             Company Policy in Ensuring Equal Access
Akses Setara
Sebagai bagian dari komitmen ESG (Environmental, Social, and      As part of its ESG (Environmental, Social, and Governance)
Governance), Bank Sulselbar memastikan bahwa kebijakan            commitment, Bank Sulselbar ensures that its inclusive economic
ekonomi inklusifnya mencakup aspek berikut:                       policies cover the following aspects:



                                                                                                  BANK SULSELBAR
                                                                                                                               61
                                                                                          Sustainability Report 2024
Page 62
                  Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                  Driving Sustainable Economic Growth




1. Skema Kredit Mikro Berbasis Keberlanjutan                 1. Sustainability-Based Micro Loan Scheme
   Bank menyediakan pinjaman dengan suku bunga rendah           The bank offers low-interest loans to MSMEs that implement
   bagi UMKM yang menerapkan praktik bisnis ramah               environmentally friendly business practices.
   lingkungan.
2. Pelatihan Literasi Keuangan                               2. Financial Literacy Training
   Bank Sulselbar mengadakan pelatihan bagi kelompok            Bank Sulselbar provides training for underprivileged
   masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan                   community groups to enhance their understanding of
   pemahaman mereka tentang manajemen keuangan dan              financial management and investment.
   investasi.
3. Kebijakan Keuangan Gender-Inklusif                        3. Gender-Inclusive Financial Policy
   Bank memprioritaskan akses pembiayaan bagi                   The bank prioritizes access to financing for women
   pengusaha perempuan, yang merupakan pilar ekonomi            entrepreneurs, who serve as economic pillars in many
   di banyak komunitas Sulselbar.                               communities in South Sulawesi and West Sulawesi.


Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan                       Collaboration with Stakeholders for Social
untuk Dampak Sosial                                          Impact
Bank Sulselbar tidak bekerja sendiri dalam menciptakan       Bank Sulselbar does not work alone in creating social impact.
dampak sosial. Kolaborasi dengan berbagai pemangku           Collaboration with various stakeholders is key to driving an
kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong       inclusive economy.
ekonomi inklusif.
1. Kemitraan dengan Pemerintah Daerah – Dalam                1. Partnership with Local Government – In developing social
   pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi guna            and economic infrastructure to improve community welfare.
   meningkatkan kesejahteraan masyarakat.                    2. Partnering with NGOs and Local Communities – To enhance
2. Bermitra dengan LSM dan Komunitas Lokal – Untuk              financial education and community-based economic
   meningkatkan edukasi keuangan dan pemberdayaan               empowerment.
   ekonomi berbasis komunitas.                               3. Engagement with Sustainability-Oriented Investors –
3. Keterlibatan dengan Investor Berorientasi Keberlanjutan      To ensure economic growth aligns with the principles of
   – Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang selaras          sustainability and equity.
   dengan prinsip keberlanjutan dan kesetaraan.


Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya mendorong    With this strategy, Bank Sulselbar not only encourages economic
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa            growth but also ensures that the benefits of development are
manfaat pembangunan dapat dinikmati oleh semua lapisan       enjoyed by all levels of society, creating a more inclusive and
masyarakat, menciptakan sistem keuangan yang lebih           sustainable financial system.
inklusif dan berkelanjutan.


Dukungan terhadap UMKM dan                                   Support for MSMEs and Local
Pengusaha Lokal (GRI 203-2 | SDG 8, 11 | OJK F.23)           Entrepreneurs
Sebagai pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah,        As a main pillar of regional economic growth, Micro, Small, and
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta                Medium Enterprises (MSMEs) and local entrepreneurs play a
pengusaha lokal memiliki peran strategis dalam menciptakan   strategic role in creating jobs, improving community welfare,
lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat,       and strengthening economic competitiveness. Bank Sulselbar is
dan memperkuat daya saing ekonomi. Bank Sulselbar            committed to supporting the sustainability and growth of MSMEs
berkomitmen untuk terus mendukung keberlangsungan dan        through various financing initiatives, business assistance, and
pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif pembiayaan,      more inclusive access to financial services.
pendampingan bisnis, serta akses layanan keuangan yang
lebih inklusif.




        BANK SULSELBAR
62
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
Komitmen Bank Sulselbar terhadap UMKM                                    Bank Sulselbar’s Commitment to MSMEs
Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                  As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar telah menyalurkan Rp2.539                    Bank Sulselbar has distributed IDR 2,539 billion or 11.60% of
miliar atau 11,60% dari total kredit untuk mendukung                     total loans to support local MSMEs. This financing covers various
UMKM lokal. Pembiayaan ini mencakup berbagai sektor,                     sectors, including trade, agriculture, fisheries, and the creative
termasuk perdagangan, pertanian, perikanan, serta industri               industry, to strengthen the economy based on local wisdom.
kreatif, guna memperkuat ekonomi berbasis kearifan lokal.


Strategi Dukungan terhadap UMKM                                          Support Strategy for MSMEs
1. Peningkatan Akses Pembiayaan                                          1. Improving Access to Finance
   Bank Sulselbar menawarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)                      Bank Sulselbar offers Sharia and Multipurpose Sharia
   Syariah dan Multiguna Syariah dengan bunga rendah dan                    People’s Business Loans (KUR) with low interest rates and
   tenor fleksibel untuk mempermudah permodalan bagi                        flexible tenors to facilitate capital for MSMEs.
   UMKM.
2. Pendampingan dan Literasi Keuangan                                    2. Financial Literacy and Mentoring
   Bank menyediakan pelatihan manajemen keuangan,                           The bank provides training in financial management, business
   digitalisasi bisnis, dan strategi pemasaran bagi pelaku                  digitalization, and marketing strategies to help local business
   usaha lokal agar lebih kompetitif di era digital.                        owners become more competitive in the digital era.
3. Digitalisasi Layanan UMKM                                             3. Digitalization of MSME Services
   Melalui penguatan mobile banking dan QRIS, Bank                          By enhancing mobile banking and QRIS, Bank Sulselbar
   Sulselbar membantu UMKM mengadopsi transaksi                             helps MSMEs adopt faster and more efficient digital
   digital yang lebih cepat dan efisien, meningkatkan daya                  transactions, increasing their competitiveness in the market.
   saing mereka di pasar.


Dampak Positif terhadap Ekonomi Lokal                                    Positive Impact on Local Economy

           Jenis Program                                     Tujuan                                              Dampak
           Program Type                                     Objective                                            Impact

                                                                                           Meningkatkan             Increasing the
                                     Mempermudah akses
 Kredit UMKM       Sustainable                                   Facilitating access to    daya saing dan           competitiveness
                                     permodalan bagi
 Berkelanjutan     MSME Loan                                     capital for local MSMEs   pertumbuhan usaha        and growth of small
                                     UMKM lokal
                                                                                           kecil                    businesses
 Program           MSME              Mendorong adopsi            Driving technology        Efisiensi operasional    Operational efficiency
 Digitalisasi      Digitalization    teknologi dalam             adoption in business      dan ekspansi pasar       and online market
 UMKM              Program           transaksi bisnis            transactions              online                   expansion
                                                                                           Meningkatkan             Improving the
                   Business          Memberikan edukasi          Providing education
 Pelatihan &                                                                               keberlanjutan dan        sustainability and
                   Training &        tentang keuangan dan        about finance and
 Inkubasi Bisnis                                                                           profesionalisme          professionalism of
                   Incubation        manajemen usaha             business management
                                                                                           pelaku usaha             business actors
                   Partnership       Meningkatkan                                          Membangun
 Kemitraan                                                       Increasing synergy                                 Building a stronger
                   with Local        sinergi antara bank,                                  ekosistem bisnis
 dengan Pemda                                                    between banks,                                     and more competitive
                   Government        pemerintah, dan                                       yang lebih kuat dan
 dan Asosiasi                                                    government and MSMEs                               business ecosystem
                   and Association   UMKM                                                  kompetitif




                                                                                                          BANK SULSELBAR
                                                                                                                                             63
                                                                                                  Sustainability Report 2024
Page 64
                  Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
                  Driving Sustainable Economic Growth




                                     Tabel Total Kredit UMKM | Total MSME Loan Table

                 Tahun                         Nilai (Rp Juta)                  Rasio Kredit UMKM terhadap Total Kredit

 2024                                                    21.906.680                                                         11,59%
 2023                                                    20.977.317                                                         12,29%
 2022                                                    20.488.106                                                         13,22%
 2021                                                    20.018.262                                                         15,17%


Dengan berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar berkomitmen        With these various initiatives, Bank Sulselbar is committed
untuk menjadi mitra strategis bagi UMKM dalam membangun          to becoming a strategic partner for MSMEs in building a more
ekonomi yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.        inclusive, innovative and sustainable economy.


Pengembangan Infrastruktur Sosial                                Social and Economic Infrastructure
dan Ekonomi (GRI 203-1 | SDG 11 | OJK F.24)                      Development
Selain mendukung ekonomi melalui akses perbankan                 In addition to supporting the economy through banking access
dan pembiayaan, Bank Sulselbar juga berperan dalam               and financing, Bank Sulselbar also plays a role in enhancing the
meningkatkan kualitas infrastruktur sosial dan ekonomi di        quality of social and economic infrastructure in Sulselbar. Some
Sulselbar. Beberapa inisiatif yang dilakukan antara lain:        of the initiatives undertaken include:
• Investasi dalam Infrastruktur Keuangan melalui                 • Investment in Financial Infrastructure through the
    pembangunan kantor cabang dan agen layanan                        establishment of branch offices and banking service agents
    perbankan di daerah terpencil.                                    in remote areas.
• Kontribusi pada Proyek Sosial dimana Bank Sulselbar            • Contribution to Social Projects, where Bank Sulselbar
    turut serta dalam proyek pembangunan pasar                        participates in developing traditional markets and
    tradisional dan pusat ekonomi berbasis komunitas untuk            community-based economic centers to improve community
    meningkatkan kesejahteraan masyarakat.                            welfare.
• Akses ke Layanan Dasar dengan mendukung terhadap               • Access to Basic Services by supporting electrification
    program elektrifikasi dan proyek energi terbarukan yang           programs and renewable energy projects that ensure
    memastikan masyarakat dapat menikmati akses listrik               communities enjoy equitable access to electricity.
    secara merata.

Dengan berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar terus              With these various initiatives, Bank Sulselbar continues to reinforce
memperkuat komitmennya dalam membangun ekonomi                   its commitment to building a more inclusive and sustainable
yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi       economy, aligned with the vision of improving people’s welfare
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan            through innovative and highly competitive financial services.
keuangan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.




        BANK SULSELBAR
64
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65

          
Page 66
Produk dan Layanan
Inovatif untuk Masa Depan
yang Lebih Hijau
Innovative Products and Services for a Greener Future
(GRI 203-2 | SDG 9, 12, 13)


Dalam upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga
kelestarian lingkungan, Bank Sulselbar telah meluncurkan berbagai produk dan
layanan inovatif yang ramah lingkungan. Salah satu inisiatif unggulan adalah
program pembiayaan untuk proyek energi terbarukan, seperti pembangkit
listrik tenaga surya dan angin, yang memberikan suku bunga kompetitif bagi
pelaku usaha yang berinvestasi dalam energi bersih. Selain itu, Bank Sulselbar
juga menawarkan produk pembiayan hijau bagi nasabah yang ingin memiliki
rumah dengan sertifikasi bangunan hijau, sehingga mendorong pembangunan
perumahan yang lebih ramah lingkungan. Di sektor transportasi, bank ini
menyediakan skema kredit khusus untuk pembelian kendaraan listrik, guna
mengurangi emisi gas rumah kaca. Melalui layanan perbankan digital yang
terus dikembangkan, Bank Sulselbar berhasil mengurangi penggunaan kertas
secara signifikan, sejalan dengan komitmen untuk mengurangi jejak karbon.
Inovasi-inovasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi nasabah, tetapi
juga mempertegas peran Bank Sulselbar dalam menciptakan masa depan yang
lebih hijau dan berkelanjutan.

In an effort to support sustainable development and preserve the environment, Bank
Sulselbar has launched various innovative, environmentally friendly products and
services. One of the leading initiatives is a financing program for renewable energy
projects, such as solar and wind power plants, which offers competitive interest
rates for businesses investing in clean energy. In addition, Bank Sulselbar also
provides green financing products for customers who wish to own a house with green
building certification, thus encouraging the development of more environmentally
friendly housing. In the transportation sector, the bank offers a special loan scheme
for purchasing electric vehicles to reduce greenhouse gas emissions. Through its
continuously evolving digital banking services, Bank Sulselbar has significantly
reduced paper usage, in line with its commitment to lowering its carbon footprint.
These innovations not only add value for customers but also highlight Bank
Sulselbar’s role in creating a greener and more sustainable future.
Page 67

          
Page 68
                      Produk dan Layanan
                      Products and Services




Produk Bank                       (GRI 2-6 | OJK C.4 | SASB FN-CB-410A.2)

Bank Products


                                    PERBANKAN KONVENSIONAL / CONVENTIONAL BANKING

                               1. Deposito Bank Sulselbar                             1. Bank Sulselbar Time Deposit
                               2. Giro                                                2. Demand Deposit
                               3. Simpeda                                             3. Simpeda
                               4. Tabungan-Ku                                         4. TabunganKu
                               5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan)                   5. Tampan Plus (Future Savings)
Pendanaan Konvensional/
                               6. Tapemda                                             6. Tapemda
Convetional Funding
                               7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa                       7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
                               8. Tapemda Pensiunan                                   8. Tapemda Pensiunan
                               9. Tapemda Sayang Petani                               9. Tapemda Sayang Petani
                               10. Tapemda Plus                                       10. Tapemda Plus
                               11. Simpel                                             11. Simpel
                               Produk kredit konsumer yaitu:                          Consumer loan products are:
                               1. Kredit Umum Lainnya (“KUL”)                         1. Other General Loan (KUL)
                               2. Kredit Multiguna (“KMG”)                            2. Multipurpose Loan (“KMG”)
                               3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”)                      3. Home Ownership Loan (“KPR”)
                               4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”)                      4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”)

                               Produk kredit mikro, komersial, dan korporasi yaitu:   Micro, commercial and corporate loan products are:
                               1. Kredit Umum Lainnya (KUL)                           1. Other General Loan (KUL)
Penyaluran Dana
                               2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”)                        2. Mandiri Business Loan (“KUM”)
Konvensional/
                               3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”)                         3. People’s Business Loan (“KUR”)
Convetional Lending
                               4. Kredit SUP 005                                      4. Loan SUP 005
                               5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”)             5. Mandiri Pusaka Loan Program (“PUNDI”)
                               6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR)                     6. People’s Business Loan (PUR)
                               7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan      7. People’s Business Loan (PUR) Partnership
                               8. Kredit Sindikasi                                        Pattern
                               9. Kredit Konstruksi                                   8. Syndicated Loan
                               10. Kredit PEMDA                                       9. Construction Loan
                               11. Kredit Koperasi                                    10. Local Government Loan
                                                                                      11. Cooperative Loan

                                              PERBANKAN SYARIAH / SHARIA BANKING

                               1. Giro Wadiah                                         1. Wadiah Demand Deposit
                               2. Giro Mudharabah                                     2. Mudharabah Demand Deposit
Pendanaan UUS/                 3. Tabungan Syariah                                    3. Sharia Savings
UUS Funding                    4. Tabungan Simpel iB                                  4. iB Simple Savings
                               5. Tabungan Hatam                                      5. Hatam Savings
                               6. Deposito Mudharabah                                 6. Mudharabah Deposits
                               1. Graha Berkah iB                                     1. iB Graha Berkah
Pembiayaan UUS/                2. Oto Berkah iB                                       2. iB Oto Berkah
UUS Financing                  3. Modal Kerja Berkah iB                               3. iB Working Capital Berkah
                               4. Gadai Emas Berkah iB                                4. iB Pawn Gold Berkah
                               Produk Fee Base Income:                                Fee-Based Income Products:
                               • SKN-BI                                               • SKN-BI
Jasa/Service
                               • BI-RTGS                                              • BI-RTGS
                               • Pembayaran Listrik                                   • Electricity Payment
                               • Surat Keterangan Bank                                • Bank Certificate




        BANK SULSELBAR
68
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
                                     PERBANKAN KONVENSIONAL / CONVENTIONAL BANKING

                               a.   Trade Finance                                    a.   Trade Finance
                                    1. SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam               1. SKBDN (Domestic Letter of Loan)
                                        Negeri)                                           2. LC (Letter Of Loan)
                                    2. LC (Letter Of Loan)                           b.   Remittance
                               b.   Remittance                                       c.   Forex Loan
 Produk Devisa/
                               c.   Kredit Valas                                     d.   Foreign Exchange Deposit
 Foreign Exchange Products
                               d.   DPK Valas                                             1. Foreign currency savings
                                    1. Tabungan valas                                     2. Forex Demand Deposit
                                    2. Giro Valas                                         3. Foreign Currency Deposits
                                    3. Deposito Valas                                e.   Money Changer
                               e.   Money Changer
                               •    Internet dan Mobile Banking                      •    Internet and Mobile Banking
                               •    Uang Ta’Card                                     •    Ta’Card Money
                               •    New Cash Management System (CMS)                 •    New Cash Management System (CMS)
 Produk & Layanan Digital/
                               •    Laku Pandai                                      •    Branchless Banking
 Digital Products & Services
                               •    Sulselbar Mobile                                 •    Sulselbar Mobile
                               •    Quick Response Indonesia Standar (QRIS)          •    Quick Response Indonesian Standard (QRIS)
                               •    Virtual Account
                               1. Trade Products yang meliputi:                      1. Trade Products including:
                                  • Fasilitas LC dan SKBDN                              • LC and SKBDN facilities
                                  • Pembiayaan berdasarkan T/R                          • Financing based on T/R
                                  • Shipping Guarantee                                  • Shipping Guarantee
                                  • Inward & Outward Documentary Collections            • Inward & Outward Documentary
                               2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan               Collections
 Produk Devisa
                                  outgoing)                                          2. Remittance/Foreign Exchange Transfer Services
 Foreign Exchange Products
                               3. Money Changer/Penukaran Uang Asing                    (incoming and outgoing)
                               4. Produk DPK Valas                                   3. Money Changer/Foreign Currency Exchange
                                  • Savings/Tabungan Valas                           4. Foreign Currency DPK Products
                                  • Demand Deposit/Giro Valas                           • Savings/Foreign Currency Savings
                                  • Time Deposit/Deposito Valas                         • Demand Deposit/Foreign Currency Giro
                                                                                        • Time Deposit/Foreign Currency Deposit




Komitmen Bank Sulselbar dalam                                        Bank Sulselbar's Commitment to
Produk Keuangan Berkelanjutan (GRI                                   Sustainable Financial Products
3-3,203-1,301-3 | SASB FN-CB-410A.2 | OJK F.26, SDG8, 9, 12, 13)
                                                                     As a regional development bank, Bank Sulselbar plays a
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki             strategic role in driving inclusive and sustainable economic
peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi                  growth. By adhering to the principles of Environmental, Social,
yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan berpegang pada               and Governance (ESG), Bank Sulselbar continues to innovate
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank            in offering sustainable financial products that support the
Sulselbar terus berinovasi dalam menghadirkan produk                 transition to a green and low-carbon economy.
keuangan berkelanjutan yang mendukung transisi menuju
ekonomi hijau dan rendah karbon.
                                                                     Sustainable Finance Integration in Loan
Integrasi Keuangan Berkelanjutan dalam                               Portfolio
Portofolio Kredit
                                                                     Bank Sulselbar has allocated IDR 3.01 trillion in a sustainable
Bank Sulselbar telah mengalokasikan Rp3,01 triliun dalam             financing portfolio until September 2024, which includes:
portofolio pembiayaan berkelanjutan hingga September                 1. Energy Efficiency Financing – IDR 272.34 billion to support
2024, yang mencakup:                                                      projects aimed at reducing energy consumption
1. Pembiayaan Efisiensi Energi – Sebesar Rp272,34 miliar
   untuk mendukung proyek pengurangan konsumsi energi.



                                                                                                     BANK SULSELBAR
                                                                                                                                      69
                                                                                             Sustainability Report 2024
Page 70
                  Produk dan Layanan
                  Products and Services




2. Produk Keuangan Ramah Lingkungan – Menyalurkan               2.   Environmentally Friendly Financial Products – Distributing
   Rp235,28 miliar dalam skema eco-efficient financing.              IDR 235.28 billion through an eco-efficient financing scheme
3. Pembiayaan UMKM Berkelanjutan – Mencapai Rp2,506             3.   Sustainable MSME Financing – Reaching IDR 2,506 trillion
   triliun, mempercepat pertumbuhan usaha berbasis ESG.              to accelerate the growth of ESG-based businesses.


Inovasi Produk Keuangan Hijau                                   Green Financial Product Innovation
Untuk memperluas dampak keberlanjutan, Bank Sulselbar           To enhance its sustainability impact, Bank Sulselbar has
telah meluncurkan berbagai produk hijau berbasis ESG,           introduced a range of ESG-focused green products, including:
antara lain:
• Kredit perumahan bagi properti bersertifikasi ramah           •    Mortgages for properties certified as environmentally
    lingkungan.                                                      friendly.
• Skema kredit khusus untuk kendaraan listrik guna              •    A specialized loan program for electric vehicles aimed at
    menekan emisi karbon.                                            reducing carbon emissions.
• Layanan Perbankan Digital guna mendorong transaksi            •    Digital banking services designed to promote paperless
    paperless untuk mengurangi jejak lingkungan.                     transactions and minimize the environmental footprint

Dengan strategi ini, Bank Sulselbar menegaskan                  Through this strategy, Bank Sulselbar reaffirms its commitment
komitmennya dalam menciptakan ekosistem keuangan                to fostering a sustainable financial ecosystem that is both
berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga       profitable and beneficial to society and the environment.
berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.




Pengembangan Akses: Memastikan
Layanan Keuangan yang Inklusif dan
Berkelanjutan                     (GRI 203-2 | SEOJK C.4 | SASB FN-CB-410A.2)

Developing Access: Ensuring Inclusive and Sustainable Financial Services

Sebagai bagian dari transformasi digital dan komitmen           As part of its digital transformation and commitment to
terhadap     keberlanjutan,      Bank    Sulselbar   terus      sustainability, Bank Sulselbar is dedicated to developing
mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi             technology-driven products and services that enhance financial
untuk meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi               inclusion and operational efficiency. By adopting a digital
operasional. Melalui pendekatan digital, Bank Sulselbar         approach, Bank Sulselbar aims to foster a smarter, safer, and
berupaya menciptakan ekosistem perbankan yang lebih             more inclusive banking ecosystem, enabling it to extend its reach
cerdas, aman, dan inklusif, sehingga dapat menjangkau lebih     and support sustainable regional economic growth.
banyak masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi
daerah secara berkelanjutan.


Ekspansi Digital Banking                                        Digital Banking Expansion
Transformasi digital menjadi prioritas utama Bank Sulselbar     Digital transformation is the top priority for Bank Sulselbar to
dalam meningkatkan akses layanan perbankan. Melalui Bank        enhance access to banking services. Through the Bank Sulselbar
Sulselbar Internet & Mobile Banking, serta layanan QRIS dan     Internet and Mobile Banking, as well as QRIS and Virtual




        BANK SULSELBAR
70
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
Virtual Account, nasabah dapat melakukan transaksi secara              Account services, customers can execute transactions efficiently
cepat dan aman.                                                        and securely.



                        Tabel Produk dan Layanan Bank Sulselbar | Table of Products and Services of Bank Sulselbar

       Nama Produk             Penjelasan Singkat                                            Dampak terhadap Bank
 No                                                     Sasaran Segmen
         Layanan                    Produk                                                     Impact on Banks

                             Transaksi non-tunai                          Mengurangi peredaran uang
 1    QRIS                                              Nasabah                                                  Reducing cash circulation
                             melalui Sulselbar Mobile                     tunai
                                                                          Mengurangi antrian di teller        Reduce queues at tellers and
 2    Virtual Account        Tarik Tunai ATM            Nasabah
                                                                          dan kertas setoran                               deposit paper
                                                                          Memudahkan transaksi                Facilitate real-time financial
 3    Sulselbar Mobile       Mobile Banking             Nasabah
                                                                          keuangan secara real-time                             transactions
      Cash Management                                   Pemerintah &      Memudahkan transaksi                Facilitate real-time financial
 4                           Internet Banking
      System                                            Korporasi         keuangan secara real-time                             transactions
                                                        Nasabah dan       Memperluas kanal layanan              Expanding banking service
 5    Agangku                Agen Lakupandai Bank
                                                        non-nasabah       perbankan                                             channels


Pertumbuhan Transaksi Digital Bank                                     Bank Sulselbar: Digital Transaction Growth in
Sulselbar Tahun 2024                                                   2024
Seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital di                  In response to the increasing adoption of digital services within
sektor perbankan, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan                  the banking sector, Bank Sulselbar has experienced remarkable
signifikan dalam jumlah transaksi digital pada tahun                   growth in digital transactions in 2024. Data indicates that total
2024. Data menunjukkan bahwa total transaksi Digital                   digital banking transactions reached 15.82 million, marking
Banking mencapai 15,82 juta transaksi, meningkat 60,65%                a 60.65% increase compared to 2023, when the number of
dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar 9,84 juta                   transactions stood at 9.84 million. This growth underscores the
transaksi. Peningkatan ini mencerminkan semakin luasnya                widespread utilization of digital banking services by the public,
penggunaan layanan perbankan digital oleh masyarakat,                  bolstered by technological innovation and strategic digital
didukung oleh inovasi teknologi dan strategi ekspansi digital          expansion initiatives undertaken by Bank Sulselbar.
yang dilakukan oleh Bank Sulselbar.

Pada segmen Mobile Banking, pertumbuhan transaksi bahkan               The mobile banking segment has demonstrated even more
lebih pesat. Tahun 2024 mencatat 7,99 juta transaksi,                  significant growth. In 2024, it recorded 7.99 million transactions,
meningkat hampir 79% dibandingkan tahun sebelumnya                     reflecting an increase of nearly 79% compared to the previous
yang hanya 4,47 juta transaksi. Hal ini menunjukkan                    year, which had only 4.47 million transactions. This achievement
keberhasilan Bank Sulselbar dalam mengoptimalkan layanan               highlights Bank Sulselbar’s effectiveness in optimizing digital
perbankan digital, terutama melalui aplikasi Sulselbar Mobile,         banking services, particularly through the Sulselbar Mobile
yang semakin mempermudah nasabah dalam melakukan                       application, which enables prompt and secure financial
berbagai transaksi keuangan secara cepat dan aman.                     transactions for customers.

Dengan meningkatnya adopsi layanan digital ini, Bank                   As digital services continue to gain momentum, Bank Sulselbar
Sulselbar terus berkomitmen untuk mengembangkan                        remains dedicated to advancing its technology infrastructure and
infrastruktur teknologi dan fitur layanan perbankan digital            enhancing the features of its digital banking services, ensuring a
yang lebih inovatif, guna memberikan pengalaman transaksi              moreefficient andinclusivetransactionexperienceforall customers.
yang lebih efisien dan inklusif bagi seluruh nasabah.




                                                                                                        BANK SULSELBAR
                                                                                                                                         71
                                                                                                Sustainability Report 2024
Page 72
                      Produk dan Layanan
                      Products and Services




                                   Tabel Jumlah Transaksi Digital | Digital Transaction Amount Table

                Keterangan                       2024           2023            2022                       Information

 Total transaksi Digital Banking               15.819.697      9.843.124      15.668.965               Total Digital Banking transactions
 Total transaksi Mobile Banking                 7.991.995      4.469.245        1.458.301              Total Mobile Banking transactions



Produk Digital untuk Akses Keuangan yang                             Digital Products for Wider Financial Access
Lebih Luas
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mendapatkan izin untuk               In 2024, Bank Sulselbar received authorization to issue
menerbitkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang               Regional Government Loan Cards (KKPD) integrated with the
terintegrasi dengan fitur QRIS pada aplikasi Sulselbar Mobile.       QRIS feature within the Sulselbar Mobile application. This
Dengan inovasi ini, pemerintah daerah dapat melakukan                innovation enhances the efficiency and transparency of financial
transaksi keuangan dengan lebih efisien dan transparan,              transactions for regional governments and facilitates budget
serta mengelola anggaran berdasarkan tugas dan kebutuhan             management tailored to the specific tasks and needs of each
dinas masing-masing.                                                 agency.

Selain itu, pendekatan digital juga diterapkan dalam                 Furthermore, a digital strategy is employed in the marketing
pemasaran dan distribusi produk keuangan. Bank Sulselbar             and distribution of financial products. Bank Sulselbar
memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial sebagai            leverages e-commerce platforms and social media as primary
kanal komunikasi utama untuk memperkenalkan layanan                  communication channels to promote its financial services to a
keuangan kepada masyarakat luas. Hal ini memungkinkan                wider audience. This approach ensures that banking services are
layanan perbankan menjangkau seluruh segmen masyarakat,              accessible to all segments of society, including MSMEs and digital
termasuk UMKM dan pelaku usaha berbasis digital.                     entrepreneurs.


Keamanan dan Transparansi dalam Layanan                              Security and Transparency in Digital Services
Digital
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan                       In its commitment to upholding the security of digital
transaksi digital, Bank Sulselbar telah memperoleh                   transactions, Bank Sulselbar has proudly obtained the ISO
Upgrade Sertifikat ISO 27001:2022 yang memastikan                    27001:2022 Upgrade Certificate. This certification guarantees
sistem manajemen keamanan informasi bank berjalan                    that the bank’s information security management system
dengan standar tertinggi. Sertifikasi ini menegaskan bahwa           adheres to the highest industry standards. It also affirms
setiap layanan digital yang ditawarkan mengutamakan                  that every digital service provided prioritizes the protection
perlindungan data nasabah dan transparansi layanan,                  of customer data and transparency, in compliance with the
sesuai dengan regulasi OJK dan Bank Indonesia.                       regulations set forth by OJK and Bank Indonesia.

Selain itu, Bank Sulselbar terus memperkuat sistem keamanan          Furthermore, Bank Sulselbar is dedicated to enhancing its
siber dengan menerapkan standar teknologi terbaru untuk              cybersecurity framework by integrating the latest technological
memastikan bahwa setiap transaksi perbankan digital dapat            standards, ensuring that all digital banking transactions are
dilakukan dengan aman, efisien, dan terpercaya.                      conducted safely, efficiently, and reliably.


Masa Depan Layanan Digital Bank Sulselbar                            The Future of Bank Sulselbar Digital Services
Dalam beberapa tahun ke depan, Bank Sulselbar akan terus             In the coming years, Bank Sulselbar will enhance its digital
memperkuat transformasi digitalnya dengan:                           transformation initiatives by:
1. Mengembangkan fitur perbankan berbasis AI untuk                   1. Developing AI-driven banking features to improve user
   meningkatkan pengalaman pengguna.                                      experience.
2. Menambah fitur pembayaran digital dan e-wallet guna               2. Integrating digital payment and e-wallet functionalities to
   memperluas ekosistem transaksi nontunai.                               expand the non-cash transaction ecosystem
3. Meningkatkan kemitraan dengan platform fintech dan                3. Strengthening partnerships with fintech and e-commerce
   e-commerce untuk memperluas jangkauan layanan.                         platforms to extend service accessibility.


          BANK SULSELBAR
72
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya menjadi      Through this strategic approach, Bank Sulselbar aims to lead
pelopor dalam digitalisasi layanan keuangan, tetapi juga     in the digitalization of financial services while ensuring that its
memastikan bahwa inovasi yang dilakukan berkontribusi        innovations contribute to societal sustainability and welfare.
terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.


Penyesuaian Jaringan Cabang                                  Branch Network Adjustment
Menyadari perubahan perilaku nasabah yang semakin            Recognizing the changing behavior of customers who are
bergantung pada teknologi digital, Bank Sulselbar            increasingly dependent on digital technology, Bank Sulselbar
mengoptimalkan kantor cabangnya dengan dukungan              optimizes its branch offices with digital service support. In
layanan digital. Selain itu, layanan Laku Pandai dan New     addition, Branchless Banking and New Cash Management
Cash Management System (CMS) diimplementasikan untuk         System (CMS) services are implemented to reach areas with
menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan akses          limited banking access.
perbankan.


Layanan Ramah Disabilitas (GRI-406)                          Disability Friendly Services
Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi sosial,        As part of its commitment to social inclusion, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menyediakan fasilitas perbankan bagi          provides banking facilities for customers with special needs,
nasabah berkebutuhan khusus, seperti layanan khusus bagi     including dedicated services for people with disabilities at main
penyandang disabilitas di kantor cabang utama dan fitur      branch offices and enhanced accessibility in its digital banking
digital banking yang lebih mudah diakses.                    features

Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya memperluas   With this strategy, Bank Sulselbar not only broadens the range of
cakupan layanan keuangan tetapi juga memastikan bahwa        financial services but also ensures that its digital transformation
transformasi digital yang dilakukan berkontribusi terhadap   contributes to an inclusive and sustainable economy.
pencapaian ekonomi inklusif dan berkelanjutan.




Produk dan Layanan Berkualitas: Mewujudkan
Perbankan yang Aman dan Berkelanjutan                                                              (GRI 203-2 | OJK
F.27 | SASB FN-CB-240A.2)

Quality Products and Services: Realizing Safe and Sustainable Banking

Sebagai bank pembangunan daerah yang mengedepankan           As a regional development bank that prioritizes sustainability,
keberlanjutan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk              Bank Sulselbar is committed to offering financial products and
menghadirkan produk dan layanan keuangan yang tidak          services that are not only safe and competitive but also focused
hanya aman dan kompetitif, tetapi juga berorientasi          on sustainability. By ensuring product feasibility tests, regulatory
pada aspek keberlanjutan. Dengan memastikan uji              compliance, and considering environmental and social impacts,
kelayakan produk, kepatuhan terhadap regulasi, serta         Bank Sulselbar continues to enhance the standards of inclusive
mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial, Bank          and responsible banking services.
Sulselbar terus meningkatkan standar layanan perbankan
yang inklusif dan bertanggung jawab.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                             73
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 74
                  Produk dan Layanan
                  Products and Services




Prinsip Bank Sulselbar dalam                                   Bank Sulselbar's Principles in Providing
Menyediakan Produk dan Layanan                                 Quality Products and Services
Berkualitas
1. Uji Kelayakan Produk                                        1. Product Feasibility Test
   Sebelum meluncurkan produk baru, Bank Sulselbar                Prior to the launch of new products, Bank Sulselbar
   melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan                  conducts a comprehensive evaluation to ensure alignment
   kesesuaian dengan kebutuhan nasabah serta                      with customer needs and to mitigate financial risks.
   meminimalisir risiko keuangan. Produk seperti Kredit           Offerings such as the Sustainable MSME Loan, Green
   UMKM Berkelanjutan, Green Financing, dan Kredit                Financing, and Sharia Multipurpose Loan undergo a
   Multiguna Syariah telah melewati proses uji kelayakan          rigorous feasibility assessment process, which includes
   yang ketat, termasuk analisis risiko dan dampak                risk analysis and sustainability impact evaluations.
   keberlanjutan.

2. Kepatuhan terhadap Regulasi                                 2. Regulatory Compliance
   Bank Sulselbar selalu berpegang pada prinsip transparansi      Bank Sulselbar is committed to the principles of transparency
   dan akuntabilitas dalam pengelolaan produk keuangan.           and accountability in the management of its financial
   Seluruh kebijakan perkreditan disusun berdasarkan              products. All lending policies are formulated in accordance
   POJK No. 42/2017 tentang kebijakan perkreditan bank,           with POJK No. 42/2017 regarding bank loan policies, as well
   serta dalam pengungkapan risiko keuangan dan non-              as the disclosure of financial and non-financial risks pertinent
   keuangan yang relevan dengan keberlanjutan.                    to sustainability.


3. Dampak Lingkungan dan Sosial                                3. Environmental and Social Considerations
   Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan,          As a bank dedicated to sustainability, every product developed
   setiap produk yang dikembangkan mempertimbangkan               by Bank Sulselbar takes into account its environmental
   dampak lingkungan dan sosial. Inovasi seperti                  and social implications. Innovations such as electric vehicle
   pembiayaan kendaraan listrik, Kredit Perumahan, serta          financing, Housing Loans, and incentives for environmentally
   insentif untuk bisnis ramah lingkungan menjadi bagian          sustainable businesses are integral to the bank’s strategy of
   dari strategi Bank Sulselbar dalam mendorong ekonomi           fostering a green economy and promoting financial inclusion
   hijau dan inklusi keuangan.


Melalui pendekatan ini, Bank Sulselbar terus berinovasi        Through this approach, Bank Sulselbar remains at the forefront
dalam menyediakan produk yang tidak hanya meningkatkan         of innovation, delivering products that not only enhance the
kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi            well-being of individuals but also contribute to the attainment of
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan           sustainable development goals (SDGs).
(SDGs).




        BANK SULSELBAR
74
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
Meningkatkan Kualitas Layanan: Komitmen
Bank Sulselbar dalam Memberikan Pengalaman
Perbankan Terbaik                          (GRI 417-1, | OJK F.27)

Improving Service Quality: Bank Sulselbar’s Commitment to Providing the Best Banking
Experienc


Sebagai bank pembangunan daerah yang terus berkembang,         As a regional development bank that continues to grow, Bank
Bank Sulselbar menempatkan kepuasan nasabah sebagai            Sulselbar prioritizes customer satisfaction. In response to
prioritas utama. Dalam menghadapi perubahan tren               changing digital banking trends and rising customer expectations,
perbankan digital dan meningkatnya ekspektasi pelanggan,       Bank Sulselbar proactively develops superior service standards
Bank Sulselbar secara proaktif mengembangkan standar           focused on speed, responsiveness, and transparency.
layanan unggulan yang berorientasi pada kecepatan,
responsivitas, dan transparansi.


Kebijakan Kualitas Layanan                                     Quality of Service Policy
Untuk memastikan layanan tetap optimal dan konsisten,          To ensure optimal and consistent service, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menerapkan Service Level Agreement (SLA)        implements a Service Level Agreement (SLA) as an operational
sebagai standar operasional dalam memberikan pelayanan         standard for providing services to customers. This SLA includes:
kepada nasabah. SLA ini mencakup:
1. Waktu respon cepat dalam setiap transaksi baik di           1.    Fast response times for every transaction, both in branches
   cabang maupun layanan digital.                                    and through digital services.
2. Proses persetujuan kredit yang lebih efisien guna           2.    A more efficient loan approval process to support MSMEs
   mendukung UMKM dan sektor produktif.                              and productive sectors.
3. Peningkatan teknologi layanan digital, termasuk             3.    Improvements in digital service technology, including the
   optimalisasi Mobile Banking dan Internet Banking untuk            optimization of Mobile Banking and Internet Banking for
   kenyamanan nasabah.                                               customer convenience.


Selain itu, evaluasi berkala terhadap kualitas layanan         In addition, comprehensive periodic evaluations of service
dilakukan secara menyeluruh guna memastikan bahwa              quality are conducted to ensure that every aspect of Bank
setiap aspek layanan Bank Sulselbar tetap selaras dengan       Sulselbar’s services aligns with customer needs and expectations.
kebutuhan dan harapan nasabah.


Penanganan Keluhan Nasabah                                     Handling Customer Complaints
Dalam memastikan pengalaman perbankan yang lebih baik,         To enhance the banking experience, Bank Sulselbar has
Bank Sulselbar mengadopsi sistem Customer Relationship         implemented a Customer Relationship Management (CRM)
Management (CRM) untuk memantau dan menangani                  system designed to effectively monitor and address customer
keluhan nasabah secara lebih efektif. Langkah-langkah yang     complaints. The following steps have been undertaken:
diterapkan meliputi:
1. Penyediaan berbagai kanal pengaduan, termasuk contact       1.    Provision of multiple channels for lodging complaints,
    center, layanan digital, dan unit layanan pelanggan di           including contact centers, digital services, and dedicated
    cabang.                                                          customer service units at branch locations.
2. Mekanisme penyelesaian keluhan yang transparan              2.    Establishment of a transparent, data-driven complaint
    dan berbasis data, sehingga setiap keluhan dapat                 resolution mechanism, facilitating systematic follow-up on
    ditindaklanjuti secara sistematis.                               each issue.



                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                            75
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 76
                     Produk dan Layanan
                     Products and Services




3. Pemantauan dan analisis umpan balik nasabah untuk               3.     Continuous monitoring and analysis of customer feedback
   terus meningkatkan kualitas layanan perbankan.                         to improve the quality of banking services.


                                               Jumlah Pengaduan / Number of Complaints
            Pengaduan Terkait                                                                             Related Complaint
                                             2024               2023                  2022
     Giro                                               1                  11                  11                  Demand Deposit
     Tabungan                                            -                586                 351                          Savings
     ATM                                            56.502              17.736               2.945                            ATM
     Electronic Banking                              8.664                901                 383                Electronic Banking
     Kredit                                              -                  4                   2                             Loans
     Bank Garansi                                        -                   -                  1                   Bank Guarantee
     Jumlah                                         65.167              19.238               3.693                            Total


Melalui kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya berupaya         Through this policy, Bank Sulselbar not only strives to provide
memberikan layanan yang cepat dan responsif, tetapi                fast and responsive services, but also ensures that every
juga memastikan bahwa setiap interaksi dengan nasabah              interaction with customers reflects the values of transparency
mencerminkan nilai transparansi dan kepercayaan. Dengan            and trust. With a strong CRM and regular service evaluation,
CRM yang kuat dan evaluasi layanan berkala, Bank Sulselbar         Bank Sulselbar is ready to face the challenges of modern banking
siap menghadapi tantangan perbankan modern dan                     and provide the best experience for every customer.
memberikan pengalaman terbaik bagi setiap nasabah.




Perlindungan Privasi Nasabah: Komitmen
Bank Sulselbar terhadap Keamanan Data
(GRI 418-1 | OJK F.17 | SASB FN-CB-230A.2)

Customer Privacy Protection: Bank Sulselbar’s Commitment to Data Security


Di era digital yang semakin berkembang, perlindungan data          In the increasingly digital era, customer data and privacy
dan privasi nasabah menjadi prioritas utama dalam layanan          protection are top priorities in banking services. Bank Sulselbar
perbankan. Bank Sulselbar memahami bahwa meningkatnya              understands that the rise in digital transactions also brings
transaksi digital juga membawa tantangan dalam menjaga             challenges in maintaining the security of customers’ personal
keamanan informasi pribadi nasabah. Oleh karena itu, bank          information. Therefore, the bank has implemented various
telah mengadopsi berbagai strategi keamanan berbasis               security strategies based on regulations and advanced
regulasi dan teknologi canggih untuk memastikan bahwa              technology to ensure that customer data remains protected from
data nasabah tetap terlindungi dari ancaman siber dan akses        cyber threats and unauthorized access.
tidak sah.


Teknologi Keamanan Data yang                                       Data Security Technologies
Diterapkan                                                         Implemented
Untuk memastikan keamanan informasi, Bank Sulselbar                To ensure information security, Bank Sulselbar implements data
menerapkan standar perlindungan data sesuai dengan                 protection standards in accordance with other OJK regulations
regulasi OJK lainnya terkait privasi nasabah, termasuk:            regarding customer privacy, including:




            BANK SULSELBAR
76
            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
• Enkripsi Data                                              • Data Encryption
  Setiap data transaksi dan informasi pribadi nasabah          All transaction data and customer personal information is
  diamankan dengan enkripsi tingkat tinggi, sehingga           secured with high-level encryption, so that only authorized
  hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya.          parties can access it.

• Multi-Factor Authentication (MFA)                          • Multi-Factor Authentication (MFA)
  Sistem keamanan berlapis ini diterapkan pada transaksi       This multi-layered security system is applied to digital and
  digital dan mobile banking guna mengurangi risiko            mobile banking transactions to reduce the risk of account
  peretasan akun. MFA memastikan bahwa hanya nasabah           hacking. MFA ensures that only authorized customers can
  yang berhak yang dapat mengakses layanan perbankan           access their banking services.
  mereka.

• Edukasi Keamanan Digital                                   • Digital Security Education
  Bank Sulselbar secara aktif memberikan pelatihan bagi        Bank Sulselbar actively provides training for employees
  karyawan untuk meningkatkan kesadaran terhadap               to increase awareness of cybersecurity risks. Additionally,
  risiko keamanan siber. Selain itu, kampanye literasi         digital literacy campaigns for customers are conducted to
  digital bagi nasabah dilakukan untuk mengedukasi             educate them on how to avoid cybercrimes such as phishing,
  mereka tentang cara menghindari kejahatan siber              malware, and identity theft.
  seperti phishing, malware, dan pencurian identitas.


Kepatuhan terhadap Regulasi                                  Compliance with Data Protection
Perlindungan Data                                            Regulations
Bank Sulselbar berkomitmen untuk mematuhi seluruh            Bank Sulselbar is committed to complying with all Financial
regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perlindungan   Services Authority (OJK) regulations regarding customer data
data nasabah, serta menerapkan standar yang selaras          protection and implementing aligned standards for transparency
tentang transparansi dan manajemen risiko siber. Bank juga   and cyber risk management. The Bank also routinely conducts
rutin melakukan audit keamanan dan pengujian penetrasi       security audits and system penetration testing to ensure that its
sistem guna memastikan bahwa infrastruktur IT tetap          IT infrastructure remains resilient to digital threats
tangguh terhadap ancaman digital.


Melalui langkah-langkah ini, Bank Sulselbar menjamin         Through these measures, Bank Sulselbar ensures that every
bahwa setiap transaksi dan informasi pribadi nasabah         transaction and customer’s personal information is protected
dilindungi dengan standar keamanan tertinggi, menciptakan    with the highest security standards, creating a digital banking
ekosistem perbankan digital yang aman, terpercaya, dan       ecosystem that is safe, reliable, and compliant with regulations.
patuh terhadap regulasi.




                                                                                             BANK SULSELBAR
                                                                                                                          77
                                                                                     Sustainability Report 2024
Page 78
                  Produk dan Layanan
                  Products and Services




Informasi dan Pemasaran Produk:
Transparansi untuk Keputusan Finansial
yang Lebih Baik                      (GRI 417-2 | OJK F.27 | SASB FN-CB-410A.2)


Product Information and Marketing: Transparency for Better Financial
Decisions


Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen pada                  As a financial institution committed to transparency and financial
transparansi dan edukasi keuangan, Bank Sulselbar               education, Bank Sulselbar ensures that every product and service
memastikan bahwa setiap produk dan layanan yang                 offered comes with clear, accurate, and easily understood
ditawarkan disertai dengan informasi yang jelas, akurat,        information for customers. By providing transparent access to
dan mudah dipahami oleh nasabah. Dengan memberikan              information, Bank Sulselbar helps customers make informed
akses informasi yang transparan, Bank Sulselbar membantu        financial decisions that suit their needs.
nasabah dalam membuat keputusan finansial yang lebih
bijak dan sesuai dengan kebutuhan mereka.


Komitmen Bank Sulselbar terhadap                                Bank Sulselbar's Commitment to
Transparansi Produk                                             Product Transparency
1. Ringkasan Informasi Produk                                   1. Product Information Summary
   Setiap produk perbankan, mulai dari tabungan, pinjaman,         Bank Sulselbar offers a comprehensive overview of its banking
   investasi, hingga layanan digital, dilengkapi dengan            products, including savings accounts, loans, investments,
   ringkasan informasi yang mencakup fitur, manfaat, serta         and digital services. Each product summary outlines
   syarat dan ketentuan. Informasi ini dapat diakses melalui       essential features, benefits, and terms and conditions. This
   website resmi, aplikasi mobile banking, brosur, serta           information is readily available through the official website,
   layanan customer service.                                       mobile banking application, brochures, and customer service.


2. Komunikasi yang Jelas dan Mudah Dipahami                     2. Clear and Easy-to-Understand Communication
   Bank Sulselbar menggunakan bahasa yang sederhana                Bank Sulselbar employs straightforward and clear language
   dan mudah dipahami dalam semua materi pemasaran                 in all marketing materials and product communications. This
   dan komunikasi produk. Hal ini bertujuan agar nasabah,          approach ensures that customers, including individuals and
   baik individu maupun pelaku usaha, dapat memahami               business owners, can easily comprehend the benefits and risks
   manfaat serta risiko dari produk keuangan yang mereka           associated with their selected financial products. The bank
   pilih. Bank juga mengedepankan prinsip edukasi finansial        is also committed to promoting financial education through
   melalui berbagai kanal, seperti media sosial, seminar,          various channels, including social media, seminars, and
   serta fitur edukatif dalam aplikasi mobile banking.             educational features within its mobile banking applications.


3. Pemberitahuan Perubahan Fitur atau Ketentuan                 3. Notification of Changes to Features or Terms
   Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi,                In adherence to regulatory compliance, Bank Sulselbar is
   Bank Sulselbar berkomitmen untuk memberikan                     dedicated to providing official notifications to customers
   pemberitahuan resmi kepada nasabah terkait perubahan            regarding any changes in product features, service fees,
   fitur produk, biaya layanan, suku bunga, atau regulasi          interest rates, or applicable regulations. Such information
   terbaru. Informasi ini disampaikan melalui email, SMS           is communicated through email, SMS banking, banking
   banking, aplikasi perbankan, serta pengumuman di                applications, and announcements at branch locations
   kantor cabang.




        BANK SULSELBAR
78
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
Meningkatkan Kepercayaan Nasabah                               Increasing Customer Trust through
melalui Informasi yang Transparan                              Transparent Information
Dengan menerapkan praktik pemasaran yang etis                  By implementing ethical and transparent marketing practices
dan transparan sesuai dengan standar, Bank Sulselbar           that align with industry standards, Bank Sulselbar ensures that
memastikan bahwa setiap produk perbankan:                      all banking products:
1. Tidak mengandung informasi yang menyesatkan.                1. Are free from misleading information.
2. Menyediakan aksesibilitas bagi seluruh segmen nasabah,      2. Are accessible to all customer segments, including
   termasuk penyandang disabilitas dan pelaku UMKM.                  individuals with disabilities and micro, small, and medium
3. Mematuhi regulasi perbankan dan prinsip perlindungan              enterprises (MSMEs).
   konsumen.                                                   3. Comply with banking regulations and principles of consumer
                                                                     protection.
Melalui pendekatan ini, Bank Sulselbar tidak hanya             Through this commitment, Bank Sulselbar not only fosters
membangun kepercayaan nasabah, tetapi juga memperkuat          customer trust but also enhances its reputation as a transparent,
reputasi sebagai bank yang transparan, bertanggung jawab,      responsible, and financially education-focused institution.
dan berorientasi pada edukasi finansial.




Survei Kepuasan Pelanggan:
Meningkatkan Kualitas Layanan Bank
Sulselbar            (GRI 102-43 | OJK F.30 | SASB FN-CB-230A.1)


Customer Satisfaction Survey: Improving the Quality of Bank Sulselbar Services

Sebagai lembaga keuangan yang mengedepankan pelayanan          As a financial institution that prioritizes excellent service and
prima dan kepuasan nasabah, Bank Sulselbar secara rutin        customer satisfaction, Bank Sulselbar routinely conducts
melakukan Survei Kepuasan Pelanggan guna mengevaluasi          Customer Satisfaction Surveys to evaluate service quality
kualitas layanan dan memastikan bahwa setiap produk serta      and ensure that every product and service meets customer
layanan yang diberikan sesuai dengan harapan nasabah.          expectations. Using a data-driven approach, the results of this
Dengan pendekatan berbasis data, hasil survei ini menjadi      survey inform strategic decisions aimed at sustainably improving
acuan dalam pengambilan keputusan strategis untuk              banking services.
peningkatan layanan perbankan secara berkelanjutan.


Satisfaction, Loyalty, dan Engagement                          Satisfaction, Loyalty, and Engagement
(SLE) Survey                                                   (SLE) Survey
Sebagai bagian dari komitmen untuk memahami preferensi         As part of its commitment to understanding customer preferences
dan pengalaman nasabah, Bank Sulselbar melakukan               and experiences, Bank Sulselbar conducted a Satisfaction,
Satisfaction, Loyalty, dan Engagement (SLE) Survey.            Loyalty, and Engagement (SLE) Survey.


• Tujuan Survey:                                               • Survey Objectives:
  1. Memahami perilaku dan kebiasaan nasabah dalam               1. Understanding customer behavior and habits in using
     menggunakan produk dan layanan perbankan.                      banking products and services.
  2. Mengukur pengalaman nasabah dalam aspek                     2. Measuring customer experience in terms of emotion,
     emotion, satisfaction, loyalty, engagement, perceived          satisfaction, loyalty, engagement, perceived security, and
     security, dan brand interactivity.                             brand interactivity.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            79
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 80
                   Produk dan Layanan
                   Products and Services




     3. Mengidentifikasi aspek Priority Improvement,                   3. Identify Priority Improvement aspects, including Mobile
        termasuk layanan Mobile Banking dan fitur digital                 Banking services and other digital banking features.
        perbankan lainnya.
     4. Menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan               4. Adapting products and services to customer needs and
        serta harapan nasabah guna meningkatkan loyalitas                 expectations to increase customer loyalty.
        pelanggan.

• Waktu Pelaksanaan: Periode 2023 – 2024                           • Implementation Period: 2023 – 2024
• Hasil Survey: 64,5% tingkat kepuasan nasabah                     • Survey Results: 64.5% customer satisfaction rate
• Dampak terhadap Bank:                                            • Impact on Banks:

     Mendapatkan rekomendasi untuk peningkatan produk              Get recommendations for product and service improvements,
     dan layanan, memastikan setiap inovasi yang dihadirkan        ensuring that every innovation presented is in accordance with
     sesuai dengan kebutuhan nasabah.                              customer needs.


                                   Tabel Tingkat Satisfaction, Loyalty, dan Engagement (Skor)
                                     Satisfaction, Loyalty, and Engagement Levels (Scores) Table

                               Tahun | Year                              Skor (%)

                                  2024                                     64,5%
                                  2023                                     65,9%
                                  2022                                     52,7%




Evaluasi Kualitas Layanan dengan                                   Evaluation of Service Quality with
Metode Mystery Shopping                                            Mystery Shopping Method
Bank Sulselbar juga melakukan Mystery Shopping Survey,             Bank Sulselbar also conducted a Mystery Shopping Survey, where
di mana evaluasi dilakukan dengan menguji pengalaman               the evaluation was carried out by testing direct experiences from
langsung dari sudut pandang pelanggan.                             the customer's point of view.
• Tujuan Survey:                                                   • Survey Objectives:
    - Mengukur penerapan standar layanan oleh petugas                  - Measuring the implementation of service standards
       garda depan (Service Officer dan Frontliner), termasuk              by frontline officers (Service Officers and Frontliners),
       dalam pemberian informasi serta penanganan                          including in providing information and handling
       pengaduan.                                                          complaints.
    - Menilai tingkat kepatuhan petugas terhadap standar               - Assess the level of officer compliance with customer
       pelayanan pelanggan yang telah ditetapkan oleh                      service standards set by Bank Sulselbar.
       Bank Sulselbar.                                                 - Identify problems that occur in the implementation
    - Mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam                     of service standards in order to design more effective
       penerapan standar layanan guna merancang                            improvements.
       perbaikan yang lebih efektif.                               • Implementation Period: 2024
• Waktu Pelaksanaan: Periode 2024                                  • Survey Results: 86.14% satisfaction level with banking
• Hasil Survey: 86,14% tingkat kepuasan terhadap layanan               services
    bank                                                           • Impact on Banks:
• Dampak terhadap Bank:                                                - Providing insight to improve customer service, both
    - Memberikan insight untuk peningkatan layanan                         in terms of responsiveness, quality of interaction, and
       pelanggan, baik dari aspek responsivitas, kualitas                  efficiency of banking services.
       interaksi, hingga efisiensi layanan perbankan.




         BANK SULSELBAR
80
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
  No                        Aspek                      2024           2023                          Aspect

 1      Satpam                                           84,0%          80,9%                                      Security guard
 2      Customer Service                                 82,0%          84,3%                                   Customer Service
 3      Teller                                           83,0%          83,4%                                              Teller
 4      Banking Hall                                     81,3%          83,5%                                       Banking Hall
 5      ATM                                              82,7%          80,5%                                               ATM
 6      Mobile Banking                                   81,3%          83,8%                                    Mobile Banking
 7      CSI                                              80,6%          79,5%                                                CSI
 8      SQI BSEM                                              N/A      80,23%                                          SQI BSEM
 9      Survei Kualitas Layanan (Mystery Shopping)      86,14%         86,60%           Service Quality Survey (Mystery Shopping)


Komitmen Bank Sulselbar dalam                                   Bank Sulselbar’s Commitment to
Menjaga Standar Layanan                                         Upholding Service Standards
Melalui survei kepuasan pelanggan yang dilakukan secara         Through regular customer satisfaction surveys, Bank Sulselbar
berkala, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap interaksi       ensures that each interaction with customers provides an
dengan nasabah memberikan pengalaman perbankan yang             improved, innovative, and sustainability-focused banking
lebih baik, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.      experience. This approach enables the bank to consistently
Dengan demikian, bank dapat terus meningkatkan kualitas         enhance service quality, foster customer loyalty, and develop a
layanan, memperkuat loyalitas nasabah, serta membangun          more inclusive, customer-centric banking system.
sistem perbankan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan
pelanggan.




                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                              81
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 82
Memberdayakan Masyarakat
dengan Kepedulian Sosial yang
Berkelanjutan
Empowering Communities with Sustainable
Social Concern
Sebagai institusi keuangan yang berperan penting dalam
pembangunan regional, Bank Sulselbar telah menunjukkan
komitmen kuat dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)
dengan mengimplementasikan berbagai program yang berdampak
positif bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat. Melalui inisiatif
yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan
lingkungan, Bank Sulselbar berupaya menciptakan perubahan yang
berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup komunitas lokal.

Dengan mengusung konsep sustainable impact, Bank Sulselbar
memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki dampak
jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


As a key financial institution in fostering regional development, Bank
Sulselbar is dedicated to corporate social responsibility (CSR) through
the implementation of diverse programs that benefit the communities of
South and West Sulawesi. By prioritizing initiatives centered on economic
empowerment, education, and environmental sustainability, Bank
Sulselbar aims to create lasting change and improve the quality of life for
local residents

By adopting a framework of sustainable impact, Bank Sulselbar
guarantees that each program has a long-term effect on the community
and contributes to the attainment of the Sustainable Development Goals
(SDGs).
Page 83

          
Page 84
                  Memberdayakan Masyarakat
                  Empowering Communities




Pilar Program Sosial Masyarakat                                             (GRI 203-2, OJK F.23, SASB FN-CB-240A.4)

Pillars of Community Social Programs


Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap          As a financial institution committed to sustainable development,
pembangunan berkelanjutan, Bank Sulselbar merancang           Bank Sulselbar designs community social programs based on four
program sosial masyarakat berdasarkan empat pilar utama:      main pillars:


1. Pemberdayaan Ekonomi                                       1. Economic Empowerment
   Bank Sulselbar aktif meningkatkan kapasitas Usaha             Bank Sulselbar actively enhances the capacity of Micro,
   Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan           Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through training
   dan akses pembiayaan yang lebih luas. Program                 and broader access to financing. This program aims to
   ini bertujuan memperkuat peran UMKM dalam                     strengthen the role of MSMEs in the local economy, aligning
   perekonomian lokal, sejalan dengan upaya nasional             with national efforts to improve and expand MSME access to
   membuka dan memperluas akses UMKM terhadap                    banking financing sources.
   sumber pembiayaan perbankan.

2. Literasi Keuangan                                          2. Financial Literacy
   Menyadari pentingnya pemahaman keuangan, Bank                 Recognizing the significance of financial literacy, Bank
   Sulselbar mengadakan edukasi finansial bagi masyarakat.       Sulselbar organized a financial education event for the
   Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman                 community. This initiative aims to improve understanding of
   terkait pengelolaan keuangan dan investasi, mendukung         financial management and investment, in alignment with the
   Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021-           2021-2025 Indonesian National Financial Literacy Strategy
   2025 yang disusun oleh OJK.                                   developed by OJK.


3. Kesejahteraan Sosial                                       3. Social welfare
   Bank Sulselbar menyelenggarakan program peningkatan           Bank Sulselbar implements initiatives aimed at enhancing
   kualitas hidup, seperti kesehatan, pendidikan, dan            the quality of life in areas such as health, education, and
   bantuan sosial. Inisiatif ini mendukung upaya pemerintah      social assistance. This effort aligns with the government’s
   meningkatkan kualitas hidup bagi Penyandang Masalah           objectives to improve the living conditions of individuals
   Kesejahteraan Sosial (PMKS) terhadap pelayanan                with Social Welfare Issues (PMKS) by facilitating access to
   sosial dasar, fasilitas pelayanan publik, dan jaminan         essential social services, public facilities, and social welfare
   kesejahteraan sosial.                                         guarantees.


4. Keberlanjutan Lingkungan                                   4. Environmental Sustainability
   Bank Sulselbar mempromosikan program pelestarian              Bank Sulselbar actively promotes environmental
   lingkungan melalui penghijauan dan mitigasi perubahan         conservation programs through reforestation and climate
   iklim. Inisiatif ini sejalan dengan upaya menjaga             change mitigation initiatives. This commitment aligns with
   kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan              the bank’s efforts to preserve the environment and support
   berkelanjutan di wilayah operasional bank.                    sustainable development within its operational areas


Melalui implementasi keempat pilar ini, Bank Sulselbar        Through the implementation of these four pillars, Bank Sulselbar
berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan        seeks to create a sustainable positive impact on society and
bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan nilai-nilai    the environment, in line with the values of corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan.                             responsibility.




        BANK SULSELBAR
84
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
Evaluasi Dampak Program Sosial Masyarakat
(GRI 413-1 | OJK F.25 | SASB FN-CB-240A.1 | SDG 11, 413-2)

Community Social Program Impact Evaluation

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan               As part of its commitment to sustainable social development,
sosial yang berkelanjutan, Bank Sulselbar secara berkala        Bank Sulselbar periodically evaluates the impact of its Corporate
melakukan evaluasi dampak dari program Corporate Social         Social Responsibility (CSR) program. This evaluation aims to
Responsibility (CSR). Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan   ensure the program›s effectiveness in improving community
efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan            welfare and promoting inclusive economic growth.
masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang
inklusif.


Tingkat Kepuasan Penerima Manfaat                               Beneficiary Satisfaction Level
Bank Sulselbar mengukur tingkat kepuasan masyarakat             Bank Sulselbar measures community satisfaction with CSR
terhadap program CSR melalui survei dan umpan balik dari        programs through surveys and feedback from beneficiaries. For
penerima manfaat. Misalnya, dalam program donor darah           example, in the routine blood donation program in Makassar
rutin di Makassar dan Jeneponto, peserta menyatakan             and Jeneponto, participants reported that this activity helped
bahwa kegiatan ini membantu menjaga ketersediaan stok           maintain blood stock availability and increased public awareness
darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan                of the importance of blood donation.
pentingnya donor darah .


Peningkatan Kapasitas dan                                       Capacity Building and Community
Kesejahteraan Masyarakat                                        Welfare
Bank Sulselbar telah mendukung berbagai program                 Bank Sulselbar has supported various programs to enhance
peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti:                  community welfare, such as:
• Bidang Pendidikan berupa bantuan pembangunan                  • In the Education Sector, assistance has been provided in
   asrama santri di Pondok Pesantren Madinatujannah,               the form of a student dormitory at the Madinatujannah
   Mamuju Tengah, yang membantu menciptakan                        Islamic Boarding School in Central Mamuju, creating a better
   lingkungan belajar yang lebih baik bagi santri .                learning environment for students.
• Bidang UMKM berupa Pameran Inacraft 2024 yang                 • In the MSME sector, the 2024 Inacraft Exhibition offers
   memberi kesempatan pelaku usaha kecil untuk                     opportunities for small business owners to expand their
   memperluas pasar ke tingkat nasional dan internasional .        markets at both national and international levels.


Efektivitas Penyaluran Dana Sosial                              Effectiveness of Social Fund Distribution
Bank Sulselbar menyalurkan dana CSR ke berbagai                 Bank Sulselbar distributes CSR funds to various sectors,
sektor dengan prioritas pada kesejahteraan masyarakat,          prioritizing community welfare, infrastructure, and environmental
infrastruktur, dan pelestarian lingkungan. Beberapa program     preservation. Some programs with significant impacts include:
dengan dampak signifikan meliputi:
• Pengadaan bibit pohon di Kabupaten Pangkep untuk              • The procurement of tree seedlings in Pangkep Regency to
    mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas             reduce carbon emissions and improve air quality.
    udara .
• Pembangunan rumah ibadah di berbagai wilayah                  • The construction of places of worship in various regions, such
    seperti renovasi Masjid Amin Borongunti di Kabupaten          as the renovation of the Amin Borongunti Mosque in Gowa
    Gowa guna meningkatkan kenyamanan beribadah, dan              Regency, which enhances the comfort of worship, among
    sebagainya.                                                   others.




                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             85
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 86
                  Memberdayakan Masyarakat
                  Empowering Communities




Feedback dari Pemangku Kepentingan                             Feedback from Stakeholders
Bank Sulselbar menerima masukan dari berbagai pihak untuk
terus meningkatkan efektivitas program CSR. Beberapa           Bank Sulselbar receives input from various parties to continually
contoh optimalisasi program berdasarkan feedback:              improve the effectiveness of its CSR programs. Some examples of
• Penyediaan ambulans untuk layanan kesehatan di               program optimization based on feedback include:
   Kabupaten Majene, sebagai respons terhadap kebutuhan        • Provision of ambulances for health services in Majene
   masyarakat akan fasilitas kesehatan yang lebih cepat dan       Regency, responding to the community’s need for faster and
   memadai .                                                      more adequate health facilities.
• Pengadaan motor sampah di berbagai kabupaten,
   mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan            • Procurement of garbage motorbikes in various districts,
   efisiensi pengelolaan sampah .                                which supports environmental cleanliness and enhances the
                                                                 efficiency of waste management.
Melalui pendekatan berbasis evaluasi ini, Bank Sulselbar
memastikan bahwa program CSR yang dijalankan tidak             Through this evaluation-based approach, Bank Sulselbar ensures
hanya bersifat filantropi, tetapi juga menciptakan dampak      that its CSR programs are not only philanthropic but also create
sosial yang nyata dan berkelanjutan.                           real and sustainable social impacts.




Social Return on Investment (SROI) Program
Sosial Masyarakat                          (GRI 201-1 | OJK E.5 | SASB FN-CB-240A.2)

Social Return on Investment (SROI) Community Social Programs

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar                As a regional development bank, Bank Sulselbar is committed to
berkomitmen untuk memberikan dampak sosial yang                delivering significant social impacts to the community through
signifikan bagi masyarakat melalui berbagai program            various corporate social responsibility (CSR) programs. Social
tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Social Return on       Return on Investment (SROI) is one of the key indicators used to
Investment (SROI) menjadi salah satu indikator utama dalam     measure the effectiveness of these social investments.
mengukur efektivitas investasi sosial yang dilakukan.


Rasio SROI                                                     SROI Ratio
Dari total investasi CSR sebesar Rp14,66 miliar, berbagai      Of the total CSR investment of IDR 14.66 billion, various
inisiatif yang dilakukan telah memberikan dampak ekonomi       initiatives undertaken have had significant economic and social
dan sosial yang signifikan. Perhitungan awal menunjukkan       impacts. Initial calculations show that every IDR 1 invested
bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program sosial      in social programs generates social benefits of more than
menghasilkan manfaat sosial lebih dari Rp3 bagi masyarakat,    IDR 3 for the community, particularly in improving economic
terutama dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi, akses        welfare, access to health services, and the development of social
layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur sosial.     infrastructure.
Bank Sulselbar menggunakan indikator keberhasilan              Bank Sulselbar uses impact-based success indicators, which
berbasis dampak yang mencakup:                                 include
1. Efisiensi pemanfaatan dana CSR dalam pembangunan            1. Efficient use of CSR funds in public infrastructure
    infrastruktur publik.                                           development.
2. Tingkat keterlibatan komunitas dalam program                2. Level of community involvement in economic and social
    pemberdayaan ekonomi dan sosial.                                empowerment programs.
3. Dampak         jangka   panjang   dalam     peningkatan     3. Long-term impact in improving community welfare.
    kesejahteraan masyarakat.


        BANK SULSELBAR
86
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
                        Kategori                Estimasi Manfaat (Rp Juta)                         Category

    Dampak pada UMKM                                        Rp 17.595.788.357                                  Impact on MSMEs
    Peningkatan inklusi keuangan                            Rp 13.196.841.268                       Increasing financial inclusion
    Dampak pada komunitas (pendidikan,                                           Impact on communities (education, health, social
                                                            Rp 13.196.841.268
    kesehatan, infrastruktur sosial)                                                                             infrastructure)
    Total Manfaat Sosial dan Ekonomi                        Rp 43.989.471.893                 Total Social and Economic Benefits


   sehingga \ so that




Jadi, rasio SROI Bank Sulselbar untuk program sosial         So, Bank Sulselbar's SROI ratio for social community programs
masyarakat adalah 2.94, yang berarti setiap Rp1 yang         is 2.94, which means that every Rp1 invested in CSR programs
diinvestasikan dalam program CSR memberikan manfaat          provides social and economic benefits of Rp2.94 for the
sosial dan ekonomi sebesar Rp2,94 bagi masyarakat.           community.


Meningkatnya Keterampilan UMKM                               Improving MSME Skills
Bank Sulselbar berperan dalam pemberdayaan UMKM              Bank Sulselbar plays a role in empowering MSMEs through
melalui pembiayaan dan pelatihan berbasis digital, yang      digital-based financing and training, enabling small business
memungkinkan para pelaku usaha kecil untuk naik kelas.       owners to advance to a higher class.
1. Program KUR Bank Sulselbar memberikan modal usaha         1. The Bank Sulselbar KUR program provides business capital
   dengan bunga ringan, mempercepat pertumbuhan                   at low interest rates, accelerating the growth of MSMEs in
   UMKM di sektor perdagangan dan industri kreatif.               the trade and creative industries.
2. Pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital        2. Financial management and digital marketing training help
   membantu UMKM memanfaatkan teknologi untuk                     MSMEs leverage technology to expand their markets.
   memperluas pasar mereka.                                  3. Participation in business and export exhibitions enhances
3. Partisipasi dalam pameran bisnis dan ekspor                    the competitiveness of local products at both national and
   meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke tingkat         international levels.
   nasional dan internasional.


Peningkatan Inklusi Keuangan bagi                            Improving Financial Inclusion for
Masyarakat di Daerah Terpencil                               Communities in Remote Areas
Peningkatan Inklusi Keuangan: Memperluas                     Enhancing Financial Inclusion: Expanding
Akses ke Layanan Perbankan                                   Access to Banking Services
Untuk mendukung inklusi keuangan, Bank Sulselbar             To enhance financial inclusion, Bank Sulselbar is expanding
memperluas akses layanan keuangan ke daerah terpencil        access to financial services in remote areas through several
melalui berbagai inisiatif:                                  initiatives:
1. Layanan Agen Laku Pandai (Agangku) memungkinkan           1. The Branchless Banking (Agangku) service allows
   masyarakat di desa-desa untuk melakukan transaksi               individuals in rural areas to perform banking transactions
   perbankan tanpa harus datang ke cabang.                         without the need to visit a physical branch.
2. Peningkatan layanan mobile banking dan QRIS               2. Improved mobile banking and QRIS services facilitate
   mendukung transformasi digital di sektor UMKM dan               digital transformation in the local MSME and retail sectors.
   ritel lokal.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                               87
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 88
                   Memberdayakan Masyarakat
                   Empowering Communities




3. Edukasi keuangan bagi masyarakat perdesaan                    3.   Financial education initiatives for rural communities
   meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menabung                 increase awareness of the importance of saving and
   dan investasi untuk masa depan.                                    investing for the future.
                                                                 As a result, over 10,000 new accounts have been established
Hasilnya, lebih dari 10.000 rekening baru telah dibuka di        in the 3T (Underdeveloped, Frontier, and Outermost) areas,
wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menandai         demonstrating the effectiveness of Bank Sulselbar’s financial
keberhasilan strategi inklusi keuangan Bank Sulselbar.           inclusion strategy.


Dampak pada Komunitas:                                           Impact on Communities: Education,
Pendidikan, Kesehatan, dan                                       Health, and Social Infrastructure
Infrastruktur Sosial
1. Bidang Pendidikan: Bank Sulselbar memberikan                  1.    Education Sector: Bank Sulselbar offers scholarships and
   beasiswa dan pembangunan infrastruktur sekolah,                     invests in school infrastructure, ensuring that the younger
   memastikan bahwa generasi muda mendapatkan akses                    generation has access to quality education.
   pendidikan berkualitas.                                       2.    Health Sector: The provision of free ambulances and health
2. Bidang Kesehatan: Penyediaan ambulans dan layanan                   services enhances access to medical care for underserved
   kesehatan gratis membantu meningkatkan akses layanan                populations.
   medis bagi masyarakat kurang mampu.                           3.    Social Infrastructure Sector: The establishment of
3. Bidang Infrastruktur Sosial: Pembangunan sarana air                 clean water and solar power facilities in remote villages
   bersih dan listrik tenaga surya di desa-desa terpencil              significantly improves the quality of life for the community
   meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara                       in a sustainable manner.
   berkelanjutan.




Program Pemberdayaan Masyarakat
(GRI 203-2 | OJK F.23 | SASB FN-CB-240A.1)

Community Empowerment Program

Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan             As a bank committed to social and economic sustainability, Bank
sosial dan ekonomi, Bank Sulselbar telah mengalokasikan          Sulselbar has allocated CSR funds of IDR 14.66 billion for various
dana CSR sebesar Rp14,66 miliar untuk berbagai program           community empowerment programs in 2024. This initiative
pemberdayaan masyarakat di tahun 2024. Program ini               spans several strategic sectors, including social assistance,
mencakup berbagai sektor strategis, termasuk bantuan             public infrastructure, health, education, sports, environmental
sosial, infrastruktur publik, kesehatan, pendidikan, olahraga,   conservation, and MSME development.
pelestarian lingkungan, dan pengembangan UMKM.

1. Bantuan Sosial dan Penanggulangan Bencana (Rp6,89             1. Social Assistance and Disaster Management (Rp6.89
   Miliar)                                                          Billion)
   Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang               As a form of concern for communities affected by disasters,
   terdampak bencana, Bank Sulselbar menyalurkan                    Bank Sulselbar distributes logistical assistance, rehabilitation
   bantuan logistik, pendanaan rehabilitasi, serta program          funding, and post-disaster recovery programs as follows:
   pemulihan pasca-bencana sebagai berikut :
   1. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Kebakaran                       1. CSR Fund Donation for Fire Victims in Lewaja Village,
      Kel. Lewaja Kec. Enrekang Kab. Enrekang yang                       Enrekang District, Enrekang Regency, which is considered
      dinilai relevan menjadi program CSR dalam upaya                    relevant as a CSR program in an effort to ease the




         BANK SULSELBAR
88
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
     meringankan beban korban kebakaran baik kerguian           burden of fire victims, both in terms of material and
     materil dan psikologi / traumatik yang dialami korban      psychological/traumatic losses experienced by victims.
2.   Bantuan Dana CSR Pengembangan Penanaman                 2. CSR Fund Donation for Banana Planting Development
     Pisang di Wilayah Kabupaten / Kota Provinsi                in the Regency / City Area of South Sulawesi Province
     Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kesejahteraan          to improve the welfare of Farmers / communities /
     Petani / masyarakat / stakeholder yang terkait dengan      stakeholders related to Banana Planting cultivation
     budidaya Penanaman Pisang yang memiliki nilai              which has economic value and to make the priority
     ekonomis serta mensukseskan program prioritas              program of the South Sulawesi Government a success
     Pemerintah Sulawesi Selatan untuk menangani                to deal with stunting and malnutrition problems, reduce
     masalah stunting dan gizi buruk, menurunkan value          extreme poverty and food security and sovereignty /
     kemiskinan ekstrim dan ketahanan serta kedaulatan          control inflation in the community Batch 2
     pangan / pengendalian inflasi di masyarakat Batch 2
3.   Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir untuk            3. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims to help
     membantu dan meringankan korban yang terdampak             and alleviate the burden on victims affected by handling
     dalam penanganan dan pemenuhan kebutuhan                   and fulfilling clothing and food needs.
     sandang dan pangan
4.   Bantuan Dana CSR Korban Bencana Tanah Longsor           4. CSR Fund Donation for Landslide and Flood Victims in
     dan banjir Kab. Tana Toraja yang menimbulkan               Tana Toraja Regency which caused fatalities and material
     korban jiwa dan kerugian materil yang dinilai perlu        losses is considered necessary to become a CSR program
     menjadi program CSR dalam upaya meringankan                in an effort to ease the burden of natural disaster victims
     beban korban bencana alam dan mengantisipasi               and anticipate faster handling of victims.
     penanganan korban yang lebih cepat
5.   Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir untuk            5. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims to help
     membantu dan meringankan korban yang terdampak             and alleviate the burden on victims affected by handling
     dalam penanganan dan pemenuhan kebutuhan                   and fulfilling clothing and food needs.
     sandang dan pangan
6.   Bantuan Dana CSR paket Sembako kepada                   6. CSR Fund Donation for Basic Food Packages to the
     masyarakat kurang mampu dalam rangka menyambut             Underprivileged Community in order to welcome Eid
     Hari Raya Idul Fitri 1445 H Kabupaten Mamuju               al-Fitr 1445 H in North Mamuju Regency, which is
     Utara yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk         considered necessary to become a CSR program to reduce
     mengurangi beban masyarakat kurang mampu dalam             the burden on the underprivileged community in meeting
     pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari sehingga            their daily food needs, thereby reducing stunting in the
     menurunkan stunting pada masyarakat dan dalam              community and in order to celebrate Eid al-Fitr 1445 H
     rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1445 H bagi        for the Muslim community.
     masyarakat beragama islam                               7. CSR Fund Donation for Handling Stunting Provision
7.   Bantuan Bantuan Dana CSR Penanganan Stunting               of 100 (one hundred) Basic Food Packages at a price
     Pemberian Paket Sembako sebanyak 100 (seratus)             of Rp265,000/package Jeneponto Regency which
     dengan harga Rp265.000,/ paket Kab. Jeneponto              is considered necessary to become a CSR program
     yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk               to overcome malnutrition and stunting for children
     mengatasi gizi buruk dan stunting bagi anak dan ibu        and pregnant women, especially in underprivileged
     hamil terutama pada masyarakat kurang mampu                communities
8.   Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah           8. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
     Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Selatan                 Regency / City Area of South Sulawesi Province which
     yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk             is considered relevant to become a CSR program for the
     pengentasan kemiskinan ekstrim, penanganan                 eradication of extreme poverty, handling stunting and
     stunting dan gizi buruk, serta ketahanan dan               malnutrition, as well as food security and sovereignty and
     kedaulatan pangan serta pemerataan kesejahteraan           equal distribution of community welfare and can reduce
     masyarakat serta dapat mengurangi laju erosi tanah         the rate of soil erosion and improve air quality which aims
     dan meningkatkan kualitas udara yang bertujuan             to reduce carbon emissions that are currently occurring




                                                                                          BANK SULSELBAR
                                                                                                                       89
                                                                                  Sustainability Report 2024
Page 90
                    Memberdayakan Masyarakat
                    Empowering Communities




         mengurangi emisi karbon yang terjadi pada saat            with the impact of extreme temperature increases and
         sekarang dengan dampak penaikan suhu secara               drought.
         ekstrim dan kekeringan                                 9. CSR Fund Donation for Landslide Victims in Palangka,
     9. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Tanah Longsor              Manggau Subdistrict, Makale District and Lembang
         di Palangka Kel. Manggau Kec. Makale dan Lembang          Randan Batu, South Makale District, Tana Toraja
         Randan Batu Kec. Makale Selatan Kab. Tana Toraja          Regency, which caused fatalities and material losses,
         yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materil         which are considered necessary to become a CSR program
         yang dinilai perlu menjadi program CSR dalam upaya        in an effort to ease the burden of natural disaster victims
         meringankan beban korban bencana alam dan                 and anticipate faster handling of victims.
         mengantisipasi penanganan korban yang lebih cepat
     10. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Desa            10. CSR Fund Donation for Flood Disaster Victims in Batu
         batu Lappa, Desa Bababinanga, dan Kel. Kassa Kab.          Lappa Village, Bababinanga Village, and Kassa Sub-
         Pinrang yang dinilai menjadi program CSR dalam             district, Pinrang Regency, which is considered a CSR
         rangka upaya mengantisipasi penanganan dan                 program in an effort to anticipate handling and reduce
         mengurangi beban korban bencana alam banjir                the burden on victims of natural disasters such as floods.
     11. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir            11. CSR Fund Donation for Victims of Natural Disasters of
         Bandang dan Tanah Longsor di Kab. Enrekang yang            Flash Floods and Landslides in Enrekang Regency which
         dinilai perlu menjadi program CSR dalam rangka             is considered necessary to become a CSR program in
         upaya mengantisipasi penanganan dan mengurangi             order to anticipate handling and reduce the burden on
         beban korban bencana alam banjir                           victims of natural disasters of flooding.
     12. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Bandang         12. CSR Fund Donation for Flash Flood Disaster Victims in
         Kab. Luwu berupa pemberian sembako untuk                   Luwu Regency in the form of providing basic necessities
         kebutuhan para korban bencana yang dinilai relevan         for the needs of disaster victims which is considered
         menjadi program CSR untuk meringankan beban                relevant to become a CSR program to ease the material
         materiil masyarakat yang terkena musibah dan               burden of the community affected by the disaster and
         pelayanan respon cepat tanggap bencana                     rapid disaster response services.
     13. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Banjir Bandang         13. CSR Fund Donation for Flash Flood Victims in Luwu
         Kab. Luwu berupa pemberian sembako dan santunan            Regency in the form of providing basic necessities and
         bagi masyarakat yang meninggal dunia dinilai relevan       compensation for people who died is considered relevant
         menjadi program CSR untuk meringankan beban                as a CSR program to ease the material burden of people
         materiil masyarakat yang terkena musibah dan               affected by the disaster and provide rapid disaster
         pelayanan respon cepat tanggap bencana                     response services.
     14. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di         14. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kab. Sidrap yang dinilai menjadi          in Several Areas of Sidrap Regency, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi              to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban               response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                 natural disaster victims.
     15. Bantuan Dana CSR pemberian Rumah bagi                  15. CSR Fund Donation in the form of providing houses for
         masyarakat kaum dhuafa rangka program Ramadhan             the poor in the framework of the 2024 DPD REI South
         Rumah Impan Tahun 2024 DPD REI Sulawesi Selatan            Sulawesi Dream Home Ramadan program
     16. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil         16. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
         Hilux Double Cabin Badan Penanggulangan Bencana            Hilux Double Cabin Car for the Palopo City Regional
         Daerah Kota Palopo yang relevan dengan program             Disaster Management Agency which is relevant to the
         CSR PT. Bank Sulselbar dalam mewujudkan pelayanan          CSR program of PT. Bank Sulselbar in realizing fast and
         yang cepat dan maksimal pada korban becana atau            maximum service to disaster victims or people who need
         masyarakat yang membutuhkan bantuan                        help.
     17. Bantuan Dana CSR Pengadaan Karoseri Mobil Hilux        17. CSR Fund Donation for Procurement of Hilux Double
         Double Cabin Badan Penanggulangan Bencana                  Cabin Car Bodies for the Palopo City Regional Disaster
         Daerah Kota Palopo yang relevan dengan program             Management Agency which is relevant to the CSR




          BANK SULSELBAR
90
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
    CSR PT. Bank Sulselbar dalam mewujudkan pelayanan           program of PT. Bank Sulselbar in realizing fast and
    yang cepat dan maksimal pada korban becana atau             maximum service to disaster victims or people who need
    masyarakat yang membutuhkan bantuan                         help
18. Bantuan Dana CSR Pembelian bahan bakar alat berat       18. CSR Fund Donation for the purchase of heavy equipment
    untuk membersihkan lahan pasca bencana banjir               fuel to clean up land after the flood disaster in Luwu
    di Kab. Luwu untuk memulihkan kembali tempat                Regency to restore residential areas for people affected
    pemukiman masyarakat yang terdampak bencana                 by the disaster aims to reduce the burden on disaster
    bertujuan mengurangi beban korban bencana                   victims.
19. Bantuan Dana CSR Kegiatan Penghijauan dan Bakti         19. CSR Fund Donation for Greening Activities and Social
    Sosial pemberdayaan anak jalanan oleh Gerakan               Services for the empowerment of street children by
    Pemuda dan Mahasiswa Indonesia di Kabupaten                 the Indonesian Youth and Student Movement in Gowa
    Gowa yang dinilai relevan menjadi program CSR               Regency which is considered relevant to be a CSR program
    dalam mewujudkan ekosistem lingkungan hidup                 in realizing a protected environmental ecosystem with
    yang terjaga dengan tujuan mencegah bencana alam            the aim of preventing natural disasters from occurring.
    terjadi. selain itu memberikan sarana pendidikan            In addition, it provides educational facilities for street
    bagi anak jalanan yang putus sekolah dengan tujuan          children who have dropped out of school with the aim
    menciptakan generasi muda yang berprestasi dan              of creating a young generation that is accomplished and
    berpendidikan                                               educated.
20. Bantuan Dana CSR Bakti Sosial yang dilaksanakn          20. CSR Fund Donation for Social Services carried out by the
    Polres Bone bekerjasama dengan Bank Sulselbar               Bone Police in collaboration with Bank Sulselbar to help
    untuk membantu meringankan kebutuhan pangan                 alleviate the food and clothing needs of the poor
    dan sandang fakir miskin
21. Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah           21. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
    Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Barat yang dinilai       Regency / City Area of West Sulawesi Province which is
    relevan menjadi program CSR untuk pengentasan               considered relevant to become a CSR program for the
    kemiskinan ekstrim, penanganan stunting dan gizi            eradication of extreme poverty, handling stunting and
    buruk, serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta          malnutrition, as well as food security and sovereignty and
    pemerataan kesejahteraan masyarakat serta dapat             equal distribution of community welfare and can reduce
    mengurangi laju erosi tanah dan meningkatkan                the rate of soil erosion and improve air quality which aims
    kualitas udara yang bertujuan mengurangi emisi              to reduce carbon emissions that are currently occurring
    karbon yang terjadi pada saat sekarang dengan               with the impact of extreme temperature increases and
    dampak penaikan suhu secara ekstrim dan kekeringan          drought.
22. Bantuan Dana CSR Khitanan Massal Bagi Warga             22. CSR Fund Donation for Mass Circumcision for
    Tidak Mampu di wilayah Kota Makassar yang dinilai           Underprivileged Residents in the Makassar City area,
    relevan menjadi program CSR untuk meringankan               which is considered relevant as a CSR program to ease the
    beban masyarakat yang kurang mampu dalam                    burden on underprivileged communities in implementing
    melaksanakan salah satu syariat islam                       one of the Islamic laws.
23. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Kebakaran di            23. CSR Fund Donation for Fire Disaster Victims in Loka
    Kel. Loka Kec. Ujung Bulu Kab. Bulukumba yang               Village, Ujung Bulu District, Bulukumba Regency, which
    dinilai perlu menjadi Program CSR untuk membantu            is considered necessary to become a CSR Program to help
    dan mengurangi beban materi dan material korban             and reduce the material and material burden of disaster
    bencana                                                     victims
24. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda dua                24. CSR Assistance for Procurement of 1 (one) Operational
    Operasional (Motor Trail) sebanyak 1 (satu) unit            Two-Wheeled Vehicle (Trail Motor) along with a
    beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk               bodywork which will be used to provide maximum service
    mewujudkan pelayanan yang lebih maksimal kepada             to the community in social assistance and fast handling
    masyarakat pada bantuan sosial serta penanangan             for people experiencing disasters.
    yang cepat bagi masyarakat yang mengalami bencana
25. Bantuan Dana CSR bibit pohon Sukun di Wilayah           25. CSR Fund Donation for Sukun tree seedlings in the
    Kabupaten / Kota Provinsi Sulawesi Barat yang dinilai       Regency / City Area of West Sulawesi Province which is


                                                                                         BANK SULSELBAR
                                                                                                                       91
                                                                                 Sustainability Report 2024
Page 92
                    Memberdayakan Masyarakat
                    Empowering Communities




         relevan menjadi program CSR untuk pengentasan               considered relevant to become a CSR program for the
         kemiskinan ekstrim, penanganan stunting dan gizi            eradication of extreme poverty, handling stunting and
         buruk, serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta          malnutrition, as well as food security and sovereignty and
         pemerataan kesejahteraan masyarakat serta dapat             equal distribution of community welfare and can reduce
         mengurangi laju erosi tanah dan meningkatkan kualitas       the rate of soil erosion and improve air quality which aims
         udara yang bertujuan mengurangi emisi karbon yang           to reduce carbon emissions that are currently occurring
         terjadi pada saat sekarang dengan dampak penaikan           with the impact of extreme temperature increases and
         suhu secara ekstrim dan kekeringan Tahap II                 drought Phase II
     26. Bantuan CSR Pengadaan Karoseri Kendaraan Roda           26. CSR Assistance for Procurement of Operational Two-
         dua Operasional (Motor Trail) sebanyak 1 (satu)             Wheeled Vehicle Bodies (Trail Motorbikes) of 1 (one)
         unit yang akan dipergunakan untuk mewujudkan                unit which will be used to provide maximum service to
         pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat             the community in social assistance and fast handling for
         pada bantuan sosial serta penanangan yang cepat             people experiencing disasters.
         bagi masyarakat yang mengalami bencana                  27. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
     27. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di              in Several Areas of Soppeng Regency, which is considered
         Beberapa Wilayah Kab. Soppeng yang dinilai menjadi          a CSR program in the context of anticipating rapid
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               response handling and reducing the burden on flood
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                natural disaster victims.
         korban bencana alam banjir
     28. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di          28. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kab. Maros yang dinilai menjadi            in Several Areas of Maros Regency, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                  natural disaster victims.
     29. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di          29. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kab. Sidrap yang dinilai menjadi           in Several Areas of Sidrap Regency, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                  natural disaster victims.
     30. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di          30. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kab. Barru yang dinilai menjadi            in Several Areas of Barru Regency, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                  natural disaster victims.
     31. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di          31. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kab. Pangkep yang dinilai menjadi          in Several Areas of Pangkep Regency, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                  natural disaster victims.
     32. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir di          32. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         Beberapa Wilayah Kota Parepare yang dinilai menjadi         in Several Areas of Parepare City, which is considered
         program CSR dalam rangka upaya mengantisipasi               to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         penanganan respon cepat dan mengurangi beban                response handling and reducing the burden on flood
         korban bencana alam banjir                                  natural disaster victims.
     33. Bantuan Dana CSR Korban Bencana Alam Banjir             33. CSR Fund Donation for Flood Natural Disaster Victims
         di Beberapa Wilayah Kota Makassar yang dinilai              in Several Areas of Makassar City, which is considered
         menjadi program CSR dalam rangka upaya                      to be a CSR program in the context of anticipating rapid
         mengantisipasi penanganan respon cepat dan                  response handling and reducing the burden on flood
         mengurangi beban korban bencana alam banjir                 natural disaster victims.




          BANK SULSELBAR
92
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
2. Pembangunan Sarana dan Prasarana Publik (Rp5,36          2. Development of Public Facilities and Infrastructure (Rp.
   Miliar)                                                     5.36 Billion)
   Program pembangunan infrastruktur publik menjadi            The public infrastructure development program is a priority
   prioritas Bank Sulselbar untuk meningkatkan kualitas        for Bank Sulselbar to improve the quality of life and
   hidup dan konektivitas masyarakat yaitu :                   community connectivity, namely:
   1. Bantuan Dana CSR Pembangunan Renovasi Masjid             1. CSR Fund Donation for the Construction of the Renovation
       Amin Borongunti Desa Tangkebajeng Kec. Bajeng               of the Amin Borongunti Mosque, Tangkebajeng Village,
       Kab. Gowa yang dinilai perlu menjadi program                Bajeng District, Gowa Regency, which is considered
       CSR untuk mewujudkan kenyamanan sarana dan                  necessary to become a CSR program to realize the comfort
       prasarana ibadah dalam peningkatan kualitas dalam           of worship facilities and infrastructure in improving the
       melaksanakan ibadah berjama’ah                              quality of carrying out congregational worship.
   2. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Nurul           2. CSR Fund Donation for Procurement of Nurul Ikhlas
       Ikhlas BTN Kodam III Katimbang Kel. Katimbang               Mosque Facilities BTN Kodam III Katimbang Village.
       Kec. Biringkanaya Kota Makassar yang dinilai perlu          Katimbang District. Biringkanaya City of Makassar which
       menjadi Program CSR mewujudkan fasilitas sarana             is considered necessary to become a CSR Program to
       prasarnana pelaksanaan ibadah agama islam yang              realize better facilities and infrastructure for implementing
       lebih baik untuk melaksanakan ibadah berjamaah              Islamic religious worship to carry out congregational
       dan kegiatan keagamaan lain umat muslim                     worship and other religious activities of Muslims.
   3. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Al              3. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities for the
       Fadhil Kab. Pangkep yang dinilai relevan menjadi            Al Fadhil Mosque, Pangkep Regency, which is considered
       program CSR untuk mewujudkan fasilitas yang layak           relevant as a CSR program to create decent facilities for
       dalam pelaksanaan ibadah yang lebih baik untuk              better worship for the community.
       masyarakat
   4. Bantuan Dana CSR Renovasi Kubah Masjid Jamiul             4. CSR Fund Donation for the Renovation of the Dome of
       Ulum Desa Sailong Kec. Duo Boccoe Kab. Bone                 the Jamiul Ulum Mosque in Sailong Village, Duo Boccoe
       yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk              District, Bone Regency, which is considered relevant to
       mewujudkan sarana prasrana ibadah yang layak dan            become a CSR program to realize decent and good worship
       baik sehingga menicptakan kenyamanan bagi jemaah            facilities and infrastructure so as to create comfort for the
       melaksanakan shalat berjamaah                               congregation to perform congregational prayers.
   5. Bantuan Dana CSR Pembangunan Mesjid Baitul                5. CSR Fund Donation for the Construction of Baitul
       Rahman ORT 1 ORW 3 Kel. Tamalanrea Kec.                     Rahman Mosque ORT 1 ORW 3 Tamalanrea Subdistrict,
       Tamalanrea Kota Makassar yang dinilai relevan               Tamalanrea District, Makassar City, which is considered
       menjadi program CSR untuk mewujudkan fasilitas              relevant to be a CSR program to create good and
       kelayakan beribadah yang baik dan nyaman sehingga           comfortable worship facilities so that the community is
       masyarakat lebih khusyuk dalam pelaksanaan ibadah           more solemn in carrying out congregational worship.
       berjamaah                                                6. CSR Fund Donation for the Construction of Miftahul
   6. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Miftahul                 Khair Hartaco Indah Mosque in Parang Tambung
       Khair Hartaco Indah Kel. Parang Tambung Kec.                Subdistrict, Tamalate District, Makassar City, which
       Tamalate Kota Makassar yang dinilai perlu menjadi           is considered necessary to become a CSR program to
       program CSR untuk mewujudkan sarana prasrana                realize decent and comfortable worship facilities and
       ibadah yang layak dan nyaman dalam rangka                   infrastructure in order to welcome the Holy Month of
       menyambut bulan Suci Ramadhan                               Ramadan.
   7. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rehabilitasi                 7. CSR Fund Donation for the Rehabilitation of the Al
       Masjid Al Hikmah Perumahan Pesona Barombong                 Hikmah Mosque in the Pesona Barombong Indah Housing
       Indah Kota Makassar yang dinilai relevan menjadi            Complex in Makassar City, which is considered relevant
       program CSR untuk mewujudkan sarana prasarana               as a CSR program to create better and more suitable
       ibadah shalat berjamaah yang lebih baik dan layak           facilities and infrastructure for congregational prayer as
       serta tempat kegiatan agama islam lainnya                   well as other places for Islamic religious activities.




                                                                                             BANK SULSELBAR
                                                                                                                            93
                                                                                     Sustainability Report 2024
Page 94
                   Memberdayakan Masyarakat
                   Empowering Communities




     8. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nur Insan         8. CSR Fund Donation for the Construction of Nur Insan
         Kamil Kel. Tamamaung Kec. Panakukkang Kota               Kamil Mosque, Tamamaung Subdistrict, Panakukkang
         Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR        District, Makassar City, which is considered relevant as a
         untuk mewujudkan fasilitas yang nyaman dan layak         CSR program to create comfortable and decent facilities
         dalam pelaksanaan Shalat Berjamaah dan tempat            for the implementation of Congregational Prayers and
         kegiataan keagamaan islam lainnya                        other Islamic religious activities.
     9. Bantuan Dana CSR Pekerjaan pelengkap landscape        9. CSR Fund Donation Complementary work on the
         Masjid Kubah 99 Asmaul Husna kawasan CPI Kota            landscape of the 99 Asmaul Husna Dome Mosque in the
         Makassar untuk mewujudkan sarana dan lingkungan          CPI area of Makassar City to create clean facilities and
         yang bersih pada tempat beribadah umat muslin.           environments for Muslim places of worship. Retention
         Retensi (5%)                                             (5%)
     10. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid                  10. CSR Fund Donation for the Construction of the
         Darussalam Komp. Yayasan Perumahan Pegawai               Darussalam Mosque, Housing Foundation Complex,
         Kantor Gubernur ORW X Kel. Kassi-Kassi Kec.              Governor's Office, ORW X, Kassi-Kassi Subdistrict,
         Rappocini Kota Makassar yang dinilai perlu menjadi       Rappocini District, Makassar City, which is considered
         program CSR untuk meningkatkan kenyamanan                necessary to become a CSR program to improve the
         fasilitas sarana prasarana dalam melaksanakan            comfort of facilities and infrastructure in carrying out
         ibadah berjamaah serta menjadi tempat berkumpul          congregational worship and to become a gathering place
         nya warga dalam melaksanakan kegiatan islamia            for residents in carrying out Islamic activities.
     11. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga            11. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
         (Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) unit           Vehicles (Garbage Motor Vehicles) as many as 2 (two)
         beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk            units along with the bodywork that will be used for waste
         penanganan sampah wilayah Kabupaten Maros.               management in the Maros Regency area. This provision
         Pemberian ini dinilai perlu menjadi program CSR          is considered necessary as a CSR program to improve
         untuk meningkatkan fasilitas sarana kebersihan           environmental sanitation facilities to be cleaner and
         lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat.            healthier.
     12. Bantuan Dana CSR Pengadaan 5 (lima) unit             12. CSR Fund Donation for Procurement of 5 (five) Waste
         Bank Kontainer Sampah Pemerintah Kabupaten               Container Bank Units for the Enrekang Regency
         Enrekang dalam rangka memaksimalkan pelayanan            Government in order to maximize waste management
         pengelolaan sampah yang bertujuan untuk                  services aimed at creating a clean and healthy environment.
         mewujudkan lingkungan bersih dan sehat               13. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure from the
     13. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan Dinas             Takalar Regency Environmental and Land Agency in
         Lingkungan Hidup & Pertanahan Kab. Takalar sesuai        accordance with the Takalar Regent's Letter in the form
         Surat Bupati Takalar berupa pengadaan Motor              of procurement of 2 (two) units of Garbage Motorbikes
         Sampah 2 (dua) unit beserta karoseri yang dinilai        along with bodywork which is considered relevant to
         relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan             become a CSR program to create a clean and healthy
         lingkungan yang bersih dan sehat di masyarakat           environment in the community.
     14. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana & Prasarana        14. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities &
         Ruymah Tahfidz An-Nur Jeneponto yang dinilai perlu       Infrastructure for Ruymah Tahfidz An-Nur Jeneponto
         menjadi program CSR untuk mewujudkan fasilitas           which is considered necessary to become a CSR program
         yang layak dan nyaman kepada para santri dan guru        to create decent and comfortable facilities for students
         dalam melaksanakan pendidikan keagamaan dan              and teachers in carrying out religious education and
         tahifdz Qur’an                                           memorizing the Qur'an.
     15. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Masjid Berupa      15. CSR Fund Donation for Procurement of Mosque
         Ac Standing dengan pemberian bantuan nilai pagu          Facilities in the Form of Standing AC with the provision
         sebesar Rp25.000.000,- sebanyak 2 (dua) unit yang        of assistance with a ceiling value of IDR 25,000,000,- for
         dinilai menjadi program CSR untuk meningkatkan           2 (two) units which is considered to be a CSR program to
         fasilitas kenyamanan sarana tempat beribadah dalam       improve the comfort of facilities for places of worship in
         pelaksanaan shalat berjamaah bagi umat muslim            carrying out congregational prayers for Muslims.




         BANK SULSELBAR
94
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
16. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Zayyidin          16. CSR Fund Donation for the Construction of the Zayyidin
    An-Nur Desa Sibanawa, Kec. Summarorong, Kab.              An-Nur Mosque in Sibanawa Village, Summarorong
    Mamasa yang dinilai relevan menjadi program CSR           District, Mamasa Regency, which is considered relevant
    untuk mewujudkan fasilitas yang layak dan nyaman          as a CSR program to create decent and comfortable
    dalam pelaksanaan ibadah berjamaah dan kegiatan           facilities for congregational worship and other
    masyarakat lainnya                                        community activities.
17. Bantuan Dana CSR Pengadaan Tempat Sampah              17. CSR Fund Donation for Procurement of 100 (one
    Terpilah (Sampah Basah dan Kering) sebanyak 100           hundred) pairs of Separated Trash Bins (Wet and Dry
    (seratus) pasang dengan nilai pagu bantuan sebesar        Waste) with a ceiling value of Rp. 200,000,-/pair at the
    Rp200.000,-/ pasang pada Dinas Lingkungan Hidup           Environmental Service of Polewali Mandar Regency
    Kab. Polewali Mandar yang diniali menjadi program         which is considered a CSR program to improve the quality
    CSR untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup          of a clean and healthy living environment.
    yang bersih dan sehat
18. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Asy-              18. CSR Fund Donation for the Construction of the Asy-
    Syakur Rindini Kec. Panakkukang Kota Makassar             Syakur Rindini Mosque in Panakkukang District,
    yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk              Makassar City, which is considered necessary to become
    mewujudkan tempat ibadah yang layak dan baik              a CSR program to create a decent and good place of
    dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan kegiatan           worship for carrying out congregational prayers and
    keagamaan islam lainnya                                   other Islamic religious activities.
19. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Assalam           19. CSR Fund Donation for the Construction of the Assalam
    Kompleks Perum. Rindu Alam Kel. Benteng Kota              Mosque in the Rindu Alam Housing Complex, Benteng
    Palopo yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk       Subdistrict, Palopo City, which is considered necessary
    meningkatkan kenyamanan fasilitas sarana prasarana        to become a CSR program to improve the comfort of
    dalam melaksanakan ibadah dan sebagai wadah               facilities and infrastructure in carrying out worship and
    masyarakat untuk berkumpl untuk pelaksanaan               as a place for the community to gather for carrying out
    kegiatan keagamaan                                        religious activities.
20. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan Dinas          20. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure from
    Lingkungan Hidup & Pertanahan Kab. Takalar sesuai         the Takalar Regency Environmental and Land Agency
    Surat Bupati Takalar berupa pengadaan Kontainer           according to the Takalar Regent's Letter in the form of
    Sampah sebanyak 1 (satu) unit yang dinilai relevan        procurement of 1 (one) unit of Waste Container which is
    menjadi program CSR untuk mewujudkan lingkungan           considered relevant to become a CSR program to create a
    yang bersih dan sehat di masyarakat                       clean and healthy environment in the community.
21. Bantuan Dana CSR Pengadaan Bak Kontainer              21. CSR Fund Donation for the Procurement of 2 (two) Waste
    Sampah sebanyak 2 (dua) unit di lingkup Dinas             Containers within the scope of the Water Resources,
    Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang               Public Works and Spatial Planning Service of the South
    Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dinilai         Sulawesi Provincial Government, which is considered
    perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan                necessary to become a CSR program to create a clean and
    lingkungan bersih dan sehat serta mengurangi polusi       healthy environment and reduce waste pollution that can
    sampah yang dapat merusaki kesehatan lingkungan           damage environmental health.
22. Bantuan Dana CSR Pembangunan 3 (tiga) Masjid          22. CSR Fund Donation for the Construction of 3 (three)
    di Daerah Kabupaten Pangkep yang dinilai relevan          Mosques in Pangkep Regency which is considered relevant
    menjadi program CSR sebesar Rp5.000.000,- (lima           to become a CSR program amounting to IDR 5,000,000
    juta rupiah) / tiap-tiap Masjid untuk mewujudkan          (five million rupiah) / each Mosque to create facilities
    sarana & prasarana tempat ibadah yang lebih layak         & infrastructure for places of worship that are more
    dan nyaman dalam pelaksanaan shalat berjamaah             suitable and comfortable for carrying out congregational
    dan kegiatan kegamaan islam lainnya                       prayers and other Islamic religious activities.
23. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Istiqamah         23. CSR Fund Donation for the Construction of the
    Kec. Mungkajang Kota Palopo yang dinilai perlu            Istiqamah Mosque in Mungkajang District, Palopo City,
    menjadi program CSR untuk meningkatkan dan                which is considered necessary to become a CSR program




                                                                                      BANK SULSELBAR
                                                                                                                   95
                                                                              Sustainability Report 2024
Page 96
                   Memberdayakan Masyarakat
                   Empowering Communities




         mewujudkan fasilitas sarana prasarana yang lebih         to improve and realize better infrastructure facilities in
         baik dalam melaksanakan ibadah                           carrying out worship.
     24. Bantuan Dana CSR Renovasi Masjid Al-Falah Kel.       24. CSR Fund Donation for the Renovation of Al-Falah
         Bonto Makkio Kec. Rappocini Kota Makassar                Mosque, Bonto Makkio Subdistrict, Rappocini District,
         yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk             Makassar City, which is considered necessary to become
         mewujudkan rumah ibadah yang layak dan nyaman            a CSR program to create a decent and comfortable
         untuk masyarakat muslim dalam melaksanakan               place of worship for the Muslim community in carrying
         shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan islam            out congregational prayers and other Islamic religious
         lainnya                                                  activities.
     25. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga       25. CSR Fund Donation for Procurement of Three-Wheeled
         (Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) Unit pada Dinas          Vehicles (Garbage Motorbikes) of 2 (two) Units at the
         Lingkungan Hidup Kab. Polewali Mandar yang diniali       Environmental Service of Polewali Mandar Regency
         menjadi program CSR untuk meningkatkan kualitas          which is considered a CSR program to improve the quality
         lingkungan hidup yang bersih dan sehat                   of a clean and healthy living environment.
     26. Bantuan Dana CSR Pembangunan skat dinding            26. CSR Fund Donation for the construction of the
         Masjid Baiturrahim Pondok Lestari ORW 2 Kel.             Baiturrahim Pondok Lestari ORW 2 Mosque wall
         Bontoduri Kec. Tamalate Kota Makassar yang dinilai       partition, Bontoduri Subdistrict, Tamalate District,
         perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan               Makassar City, which is considered necessary to be a CSR
         fasilitas yang layak dan nyaman dalam pelaksanaan        program to create decent and comfortable facilities for
         ibadah berjamaah                                         congregational worship.
     27. Bantuan Dana CSR Pembangunan Kanopi Masjid           27. CSR Fund Donation for the Construction of the Nur Intan
         Nur Intan Komp. Griya Intan Lestari Kel. Berua           Mosque Canopy in Griya Intan Lestari Complex, Berua
         Kec. Biringkanaya Kota Makassar yang dinilai             Subdistrict, Biringkanaya District, Makassar City, which
         perlu menjadi program CSR untuk meningkatkan             is considered necessary to be a CSR program to improve
         kenyamanan fasilitas sarana prasarana dalam              the comfort of facilities and infrastructure in carrying out
         melaksanakan ibadah dan sebagai wadah masyarakat         worship and as a place for the community to gather for
         untuk berkumpul untuk pelaksanaan kegiatan               religious activities.
         keagamaan
     28. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nurul            28. CSR Fund Donation for the Construction of Nurul Huda
         Huda Kel. Batangkaluku Kec. Somba Opu Kab.               Mosque, Batangkaluku Subdistrict, Somba Opu District,
         Gowa yang dinilai perlu menjadi program CSR              Gowa Regency, which is considered necessary to be a
         untuk mewujudkan kenyamanan jamaah dalam                 CSR program to realize the comfort of the congregation
         pelaksanaan ibadah berjamaah                             in carrying out congregational worship
     29. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kendaraan Roda            29. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) Three-
         Tiga (Motor Sampah) sebanyak 1 (satu) Unit pada          Wheeled Vehicle (Garbage Motorbike) at Andi Djemma
         Universitas Andi Djemma dalam rangka peningatkan         University in order to improve waste management and
         pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan             environmental cleanliness at 3 (three) Andi Djemma
         pada 3 (tiga) Kampus Universitas Andi Djemma yang        University Campuses which is considered a CSR program
         diniali menjadi program CSR untuk meningkatkan           to improve the quality of a clean and healthy living
         kualitas lingkungan hidup yang bersih dan sehat          environment.
     30. Bantuan Dana CSR Pengadaan 5 (lima) unit Motor       30. CSR Fund Donation for the Procurement of 5 (five)
         Pengangkut Sampah Kabupaten Tana Toraja untuk            Garbage Transport Motorbikes for Tana Toraja Regency
         mewujudkan bantuan yang sigap dan cepat pada             to provide responsive and fast assistance for waste
         pelayanan persampahan di lingkup masayarakat             services in the Tana Toraja Regency community and to
         Kabupaten Tana Toraja serta meminimalisir isu            minimize environmental issues regarding the high volume
         lingkungan akan tingginya volume sampah yang             of garbage piling up in the community environment.
         menumpuk di lingkungan masyarakat
     31. Bantuan Dana CSR Pengadaan Mesin Pemotong            31. CSR Fund Donation for the Procurement of 1 (one)
         Rumput sebanyak 1 (satu) unit dan Peniup Daun            Lawn Mower and 1 (one) Leaf Blower for the Center
         dsebanyak 1 (satu) unit untuk Kawasan Center Point       Point of Indonesia (CPI) Area in Makassar City, which is


         BANK SULSELBAR
96
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
    Of Indonesia (CPI) Kota Makassar yang dinilai perlu       considered necessary to be a CSR program to be able to
    menjadi program CSR untuk bisa memelihara dan             maintain and safeguard the cleanliness of the public area
    menjaga kebersihan lingkup area publik menjadi            to make it cleaner and healthier.
    lebih bersih dan sehat
32. Bantuan Dana CSR Pengadaan Motor Tiga Roda            32. CSR Fund Donation for Procurement of Three-Wheeled
    (Motor Sampah) beserta karoseri Kab. Bone sebanyak        Motorcycles (Garbage Motorcycles) along with 2 (two)
    2 (dua) unit yang dinilai perlu menjadi program CSR       Bone Regency bodywork units which are considered
    untuk mewujudkan sarana dan prasarana publik              necessary to become a CSR program to realize better
    yang lebih baik dalam menjaga lingkungan yang lebih       public facilities and infrastructure in maintaining a
    bersih dan sehat di lingkup Kab. Bone                     cleaner and healthier environment in Bone Regency.
33. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Kurnia            33. CSR Fund Donation for the Construction of the
    Islamuddin di Lingkungan Pallengoreng Dua                 Kurnia Islamuddin Mosque in the Pallengoreng Dua
    Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kab.             Environment, Biru Village, Tanete Riattang District, Bone
    Bone untuk mewujudkan sarana dan prasrana                 Regency to create decent and good worship facilities and
    ibadah yang layak dan baik untuk pelaksanaan shalat       infrastructure for congregational prayers and to become
    berjamaah dan menjadi ikon mesjid di Kab. Bone            an icon of the mosque in Bone Regency.
34. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Al-Kautsar        34. CSR Fund Donation for the Construction of the Al-
    Andi Paturungi Perum. Bontobiraeng Indah Kel.             Kautsar Andi Paturungi Mosque, Bontobiraeng Indah
    Barombong Kec. Tamalate Kota Makassar yang dinilai        Complex, Barombong District, Tamalate District,
    perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan                Makassar City, which is considered necessary to become
    fasilitas kenyamanan dalam melaksanakan ibadah            a CSR program to realize comfortable facilities in carrying
    berjamaah                                                 out congregational worship
35. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Baitul            35. CSR Fund Donation for the Construction of the Baitul
    Amaliyah PU Kel. Masale Kec. Panakkukang Kota             Amaliyah PU Mosque, Masale Subdistrict, Panakkukang
    Makassar yang dinilai perlu menjadi program CSR           District, Makassar City, which is considered necessary to
    untuk meningkatkan dan mewujudkan sarana dan              become a CSR program to improve and realize worship
    prasarana ibadah sehingga pelaksanaan ibadah              facilities and infrastructure so that the implementation
    berjamaah menjadi kondusif dan nyaman                     of congregational worship becomes conducive and
36. Bantuan CSR Prasarana Persampahan berupa 2 (dua)          comfortable.
    unit Motor sampah (roda tiga) diu lingkup wilayah     36. CSR assistance for waste infrastructure in the form of
    Kabupaten Jeneponto yang dinilai relevan menjadi          2 (two) garbage motorbikes (three wheels) within the
    program CSR untuk mewujudkan lingkungan yang              Jeneponto Regency area which is considered relevant as
    bersih dan sehat di masyarakat                            a CSR program to create a clean and healthy environment
37. Bantuan Dana CSR Kekurangan Pengadaan Mesin               in the community.
    Pemotong Rumput sebanyak 2 (dua) unit dan Peniup      37. CSR Fund Donation for the Procurement Shortfall of
    Daun dsebanyak 1 (satu) unit untuk Kawasan Center         2 (two) Lawn Mowers and 1 (one) Leaf Blower for the
    Point Of Indonesia (CPI) Kota Makassar yang dinilai       Center Point of Indonesia (CPI) Area in Makassar City,
    perlu menjadi program CSR untuk bisa memelihara           which is considered necessary to become a CSR program
    dan menjaga kebersihan lingkup area publik menjadi        to be able to maintain and safeguard the cleanliness of
    lebih bersih dan sehat                                    the public area to make it cleaner and healthier.
38. Bantuan CSR Prasarana Persampahan Dinas               38. CSR Assistance for Waste Infrastructure from the
    Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kab. Bulukumba             Bulukumba Regency Environmental and Forestry
    berupa 1 (satu) unit Motor sampah (roda tiga)             Service in the form of 1 (one) unit of garbage motorbike
    yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk            (three wheels) which is considered relevant to be a CSR
    mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di            program to create a clean and healthy environment in the
    masyarakat                                                community.
39. Bantuan Dana CSR Pembuatan Taman Kota dan             39. CSR Fund Donation for the Construction of City Parks
    Trotoar Jalan Kabupaten Luwu Timur dalam rangka           and Sidewalks in East Luwu Regency in order to create
    mewujudkan fasilitas publik yang layak dan nyaman         decent and comfortable public facilities and provide safe
    serta memberikan sarana yang aman bagi pejalan kaki       facilities for pedestrians.


                                                                                       BANK SULSELBAR
                                                                                                                     97
                                                                               Sustainability Report 2024
Page 98
                   Memberdayakan Masyarakat
                   Empowering Communities




     40. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga             40. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
         (Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 1 (satu) unit           Vehicles (Garbage Motor Vehicles) of 1 (one) unit along
         beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk             with a bodywork that will be used for handling garbage
         penanganan sampah wilayah terpencil dengan medan          in remote areas with hilly terrain in Majene Regency.
         yang berbukit di Kabupaten Majene. Pemberian              This provision is considered necessary as a CSR program
         ini dinilai perlu menjadi program CSR untuk               to improve environmental sanitation facilities that are
         meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan       cleaner and healthier.
         hidup yang lebih bersih dan sehat.                    41. CSR Fund Donation for Floor Construction of Rahmatan
     41. Bantuan Dana CSR Pengerjaan lantai Masjid                 Lil Alamin Grand Mosque, Selayar Regency in order to
         Agung Rahmatan lil Alamin Kab. Selayar dalam              realize public infrastructure for the community to carry
         rangka mewujudkan sarana prasarana publik bagi            out congregational worship more comfortably and better.
         masyarakat untuk melaksanakan ibadah berjamaah
         yang lebih nyaman dan baik
     42. Bantuan Dana CSR Pengadaan fasilitas Masjid Ar-       42. CSR Fund Donation for the Procurement of Ar-Rahim
         Rahim Perumahan Maros Regency yang dinilai                Mosque Facilities at Maros Regency Housing, which
         relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan              is considered relevant as a CSR program to create
         fasilitas yang nyaman dan layak dalam pelaksanaan         comfortable and appropriate facilities for carrying
         shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan islam             out congregational prayers and other Islamic religious
         lainnya                                                   activities.
     43. Bantuan Dana CSR Pengadaan fasilitas Masjid Nurul     43. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities for Nurul
         Muhajirin Kel. Kassi-kassi Komp. Panakkukang III          Muhajirin Mosque, Kassi-Kasi Subdistrict, Panakkukang
         Kota Makassar yang dinilai relevan menjadi program        III Complex, Makassar City, which is considered relevant
         CSR untuk mewujudkan fasilitas yang nyaman dan            to become a CSR program to create comfortable and
         layak dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan              decent facilities for carrying out congregational prayers
         sebagai tempat kegiataan kesilamian lainnya               and as a place for other religious activities.
     44. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil        44. CSR Fund Donation for the Procurement of 1 (one) unit
         Pengangkat      Sampah     Pemerintah    Kabupaten        of Pasangkayu District Government Garbage Lifting Car
         Pasangkayu yang dinilai relevan menjadi program           which is considered relevant as a CSR program to realize
         CSR untuk mewujudkan sarana prasarana publik              public infrastructure to reduce the volume of garbage in
         untuk mengurangi volume sampah di masyarakat yang         the community which aims to create a clean and healthy
         bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat         environment.
     45. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Masjid            45. CSR Fund Donation for the Construction of the Qathratul
         Qathratul Khaer Makassar yang dinilai relevan dalam       Khaer Mosque in Makassar, which is considered relevant
         mewujudkan tempat ibadah yang layak dan nyaman            in creating a decent and comfortable place of worship for
         bagi jamah dalam melaksanakan shalat berjamaah            the congregation in carrying out congregational prayers
         serta kegiatan kegamaan islam lainnya                     and other Islamic religious activities.
     46. Bantuan Dana CSR Pengadaan Karoseri 1 (satu) unit     46. CSR Fund Donation for the Procurement of Bodywork
         Mobil Pengangkat Sampah Pemerintah Kabupaten              for 1 (one) unit of Pasangkayu District Government
         Pasangkayu yang dinilai relevan menjadi program           Garbage Lifting Vehicle which is considered relevant as
         CSR untuk mewujudkan sarana prasarana publik              a CSR program to realize public infrastructure to reduce
         untuk mengurangi volume sampah di masyarakat yang         the volume of garbage in the community which aims to
         bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat         create a clean and healthy environment.
     47. Bantuan Dana CSR Pembangunan Tugu Topoyo              47. CSR Fund Donation for the Construction of the Topoyo
         Kab. Mamuju Tengah yang dinilai perlu menjadi             Monument in Central Mamuju Regency, which is considered
         program CSR untuk mewujudkan sarana ikon publik           necessary to become a CSR program to realize a public icon
         masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah                        facility for the people of Central Mamuju Regency.
     48. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Dump         48. CSR Fund Donation Procurement of 1 (one) unit Dump Truck
         Truk sampah beserta karoseri untuk mewujudkan             garbage truck along with bodywork to realize maximum
         pelayanan maksimal untuk menangani isu-isu                service to handle community issues in overcoming the




         BANK SULSELBAR
98
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
    masyarakat dalam mengatasi volume persampahan.             volume of garbage. In addition, in the North Toraja Regency
    Selain itu, di daerah Kab. Toraja Utara         dan        area and its surroundings are the upstream areas of river
    sekitarnya merupakah hulu daerah aliran sungai             basins that are very important for handling garbage,
    yang sangat penting untuk penanganan sampah,               landslides, forest preservation and water sources in the
    longsor, kelestarian hutan dan sumber-sumber mata          North Toraja area so as not to pollute the environment and
    air di wilayah Toraja Utara agar tidak mencemari           the availability of water remains clean
    lingkungan dan ketersediaan air tetap ada dan bersih
49. Bantuan Dana CSR pengadaan lampu jalan Kab.            49. CSR Fund Donation for the procurement of street lights in
    Mamasa dalam rangka memberikan penerangan                  Mamasa Regency in order to provide lighting in strategic
    pada zona strategis dan krusial yang dianggap perlu        and crucial areas that are considered necessary to obtain
    untuk mendapatkan penerangan listrik tenaga surya          solar-powered electric lighting, which is believed to be a
    yang diyakini bahwa teknologi LED sebagai solusinya        technologyLED as a solution so that it can save energy
    sehingga dapat menghemat energi yang disuplai dari         supplied from battery charging by using solar panels.
    pengisian baterai dengan penggunaan solar panel
50. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Baiturrahim        50. CSR Fund Donation for the Construction of Baiturrahim
    Lingkungan Batubessi Kel. Sepe’e Kec. Barru Kab.           Mosque in Batubessi Village, Sepe'e Subdistrict, Barru
    Barru yang dinilai relevan menjadi program CSR             District, Barru Regency, which is considered relevant to
    dalam rangka mewujudkan sarana prasarana ibadah            become a CSR program in order to realize comfortable
    yang nyaman dan layak untuk pelaksanaan shalat             and appropriate worship facilities and infrastructure for
    berjamaah                                                  congregational prayers
51. Bantuan Dana CSR Pemeliharaan Taman Kota Ruang         51. CSR Fund Donation for the Maintenance of Green Open
    Terbuka Hijau (RTH) Kab. Bulukumba yang dinilai            Space (RTH) City Parks in Bulukumba Regency, which is
    perlu menjadi Program CSR untuk mewujudkan                 considered necessary to become a CSR Program to realize
    fasilitas sarana dan prasarana dalam yang layak dan        decent and good facilities and infrastructure to improve
    baik dalam untuk meningkatkan lingkup yang bersih          the clean environment and healthy air.
    dan udara yang sehat                                   52. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities
52. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana                and Infrastructure for Inayatullah Mosque, Tidung
    Masjid Inayatullah Kel. Tidung Kec. Rappocini Kota         Subdistrict, Rappocini District, Makassar City, which is
    Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR          considered relevant to be a CSR program to create a good
    untuk mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang              and comfortable place for congregational worship and to
    baik dan nyaman serta menjadi tempat berkumpul             become a place for congregations to gather in carrying
    jamaah dalam melakukan kegiatan islamian lainnya           out other Islamic activities.
53. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid                    53. CSR Fund Donation for the Construction of the Nuruzzaman
    Nuruzzaman Kel. Mappala Kec. Rappocini Kota                Mosque in Mappala Village, Rappocini District, Makassar
    Makassar yang dinilai relevan menjadi program CSR          City, which is considered relevant as a CSR program to
    untuk mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang              create a good and comfortable place for congregational
    baik dan nyaman serta menjadi tempat berkumpul             worship and to become a place for congregations to gather
    jamaah dalam melakukan kegiatan islamian lainnya           in carrying out other Islamic activities.
54. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga              54. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
    (Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (dua) unit             Vehicles (Garbage Motor Vehicles) as many as 2 (two)
    beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk              units along with bodywork that will be used for handling
    penanganan sampah wilayah terpencil dengan medan           garbage in remote areas with hilly terrain in Majene
    yang berbukit di Kabupaten Majene. Pemberian               Regency. This provision is considered necessary as a CSR
    ini dinilai perlu menjadi program CSR untuk                program to improve environmental sanitation facilities
    meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan        that are cleaner and healthier.
    hidup yang lebih bersih dan sehat.
55. Bantuan CSR Pengadaan Kendaraan Roda Tiga              55. CSR Assistance for Procurement of Three-Wheeled
    (Kendaraan Motor Sampah) sebanyak 2 (satu) unit            Vehicles (Garbage Motor Vehicles) of 2 (one) units along
    beserta karoseri yang akan dipergunakan untuk              with a bodywork that will be used for waste management




                                                                                        BANK SULSELBAR
                                                                                                                      99
                                                                                Sustainability Report 2024
Page 100
                 Memberdayakan Masyarakat
                 Empowering Communities




      penanganan sampah di wilayah Kab. Bantaeng                 in the Bantaeng Regency area which is considered
      yang dinilai perlu menjadi program CSR untuk               necessary to become a CSR program to improve
      meningkatkan fasilitas sarana kebersihan lingkungan        environmental sanitation facilities to be cleaner and
      hidup yang lebih bersih dan sehat.                         healthier.
  56. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Al-Ikhlas          56. CSR Fund Donation for the Construction of the Al-Ikhlas
      Desa Lekopang Kec. Tanralili Kab. Maros yang dinilai       Mosque in Lekopang Village, Tanralili District, Maros
      perlu menjadi program CSR untuk mewujudkan                 Regency, which is considered necessary to become a CSR
      sarana prasarana pelaksanaan ibadah berjamah yang          program to realize the infrastructure for carrying out
      layak dan baik                                             congregational worship that is decent and good
  57. Bantuan Dana CSR Renovasi Masjid Raya Bukit            57. CSR Fund Donation for the Renovation of the Bukit
      Baruga Makassar yang dinilai perlu menjadi Program         Baruga Grand Mosque in Makassar, which is considered
      CSR untuk mewujudkan fasilitas sarana dan prasarana        necessary to become a CSR Program to realize the facilities
      dalam melaksanaan ibadah yang lebih nyaman dan             and infrastructure in carrying out worship that is more
      khusuk saat shalat berjamaah serta menjadi tempat          comfortable and solemn during congregational prayers and
      berkumpul bermusyawarah masyarakat                         becomes a place for community gathering and deliberation.
  58. Bantuan Dana CSR PPembangunan Masjid Asmaul            58. CSR Fund Donation for the Construction of the Asmaul
      Husna Kel. Takkala Kec. Wara Selatan Kota Palopo           Husna Mosque in Takkala Village, South Wara District,
      yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk             Palopo City, which is considered relevant as a CSR program
      mewujudkan sarana ibadah berjamaah yang baik dan           to create a good and comfortable place for congregational
      nyaman serta menjadi tempat berkumpul jamaah               worship and to become a place for congregations to gather
      dalam melakukan kegiatan islamia lainnya                   in carrying out other Islamic activities.
  59. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Ma’Ulhayat         59. CSR Fund Donation for the Construction of the Ma'Ulhayat
      Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota               Mosque by the Makassar City Regional Drinking Water
      Makassar yang dinilai perlu menjadi Program CSR            Company (PDAM) which is considered necessary to become
      untuk mewujudkan sarana prasarana pelaksanaan              a CSR Program to create decent and comfortable facilities
      ibadah yang layak dan nyaman di lingkup PDAM dan           and infrastructure for carrying out worship within the scope
      masyarakat sekitar                                         of PDAM and the surrounding community.
  60. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Ar Rahman          60. CSR Fund Donation for the Construction of Ar Rahman
      Kel. Banta-Bantaeng Kec. Rappocini Kota Makassar           Mosque in Banta-Bantaeng Subdistrict, Rappocini
      yang dinilai relevan menjadi program CSR PT.               District, Makassar City, which is considered relevant
      Bank Sulselbar dalam mewujudkan tempat ibadah              to become a CSR program of PT. Bank Sulselbar in
      yang mampu menampung banyak jema’ah dalam                  realizing a place of worship that can accommodate many
      melaksanakan ibadah serta terciptanya Ukhuwah              worshipers in carrying out worship and the creation of
      Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah                  Islamic Brotherhood, Wathoniyah Brotherhood and
      Basyariyah                                                 Basyariyah Brotherhood
  61. Bantuan Dana CSR 3 (tiga) unit Motor Tiga Roda         61. CSR Fund Donation of 3 (three) Three-Wheeled
      beserta Karoseri untuk Pasar tipe A yakni Pasar            Motorcycles and Bodies for Type A Markets, namely
      Pangkajene, Pasar Rappang, dan Pasar Tanru Tedong          Pangkajene Market, Rappang Market, and Tanru Tedong
      Kab. Sidrap diharapkan dapat mewujudkan sarana             Market, Sidrap Regency, is expected to provide more
      pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal             optimal service facilities to the community in terms of
      pada bantuan sosial dan kebersihan lingkungan              social assistance and environmental cleanliness.
  62. Bantuan Dana CSR Penataan Kawasan Kumuh                62. CSR Fund Donation for the Arrangement of Borkah
      Borkah Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng Kab.                Slum Area, Pallantikang Subdistrict, Bantaeng District,
      Bantaeng dengan Pembuatan Ruang Terbuka Hijau              Bantaeng Regency with the Creation of Green Open
      dalam ranga mewujudkan Estetika Keindahan Kota             Space in order to realize the Aesthetics of a Clean and
      yang Bersih dan Sehat                                      Healthy City
  63. Bantuan Dana CSR Prasarana Persampahan berupa          63. CSR Fund Donation for Waste Infrastructure in the form
      Motor Tiga Roda (Motor Sampah) Dinas Lingkungan            of Three-Wheeled Motorcycles (Garbage Motorcycles)
      Hidup Kab. Luwu sebanyak 3 (tiga) unit beserta             from the Luwu Regency Environmental Service as




       BANK SULSELBAR
100
       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
       karoseri yang dinilai relevan menjadi program CSR            many as 3 (three) units along with bodywork which is
       untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat            considered relevant to become a CSR program to create
       di masyarakat                                                a clean and healthy environment in the community.
   64. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana              64. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities and
       Anjungan I Mangkawani Kab. Soppeng dan Taman                 Infrastructure for Mangkawani I Platform, Soppeng
       Kalong Kab. Soppeng berupa alat olahraga dan alat            Regency and Kalong Park, Soppeng Regency in the form of
       bermain anak yang dinilai relevan menjadi program            sports equipment and children's play equipment which are
       csr dalam mewujudkan sarana prasarana publik yang            considered relevant to become a CSR program in realizing
       layak dan memadai untuk rutinitas kegiatan olahraga          proper and adequate public facilities and infrastructure for
       dan hiburan masyarakat                                       routine sports activities and community entertainment.
   65. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Nurul                65. CSR Fund Donation for the Construction of the Nurul
       Hidayah Pannara Kab. Jeneponto yang dinilai relevan          Hidayah Pannara Mosque in Jeneponto Regency, which
       menjadi program CSR dalam mewujudkan sarana                  is considered relevant as a CSR program in realizing
       prasarana yang nyaman dan layak untuk pelaksanaan            comfortable and appropriate infrastructure for carrying
       ibadah berjamaah dan kegiatan keislaman lainnya              out congregational worship and other Islamic activities.
   66. Bantuan Dana CSR Pembangunan Masjid Raodhatul            66. CSR Fund Donation for the Construction of the Raodhatul
       Jannah Bumi Permata Hijau Bosowa Makassar                    Jannah Bumi Permata Hijau Bosowa Makassar Mosque,
       yang dinilair relevan menjadi program CSR dalam              which is considered relevant as a CSR program in realizing
       mewujudkan fasilitas sarana prasrana Masjid bagi             mosque infrastructure facilities for worshippers who wish
       jamaah yang ingin melaksanakan ibadah                        to perform worship.
   67. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana              67. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities and
       Masjid Al-Ikhlas Komplek Griya Fajar Mas Makassar            Infrastructure for the Al-Ikhlas Mosque, Griya Fajar Mas
       yang dinilai relevan menjadi program csr dalam               Complex, Makassar, which is considered relevant as a
       mewujudkan fasilitas pelaksanaan ibadah berjamaah            CSR program in realizing more adequate and comfortable
       yang lebih memadai dan nyaman                                facilities for congregational worship.
   68. Bantuan Dana CSR 1 (satu) unit Motor Tiga Roda           68. CSR Fund Donation of 1 (one) Three-Wheeled Motorcycle
       beserta Karoseri untuk Pasar tipe A yakni Pasar              unit along with Bodywork for Type A Markets, namely
       Pangkajene, Pasar Rappang, dan Pasar Tanru Tedong            Pangkajene Market, Rappang Market, and Tanru Tedong
       Kab. Sidrap diharapkan dapat mewujudkan sarana               Market, Sidrap Regency, is expected to be able to realize
       pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal               more optimal service facilities for the community in terms
       pada bantuan sosial dan kebersihan lingkungan                of social assistance and environmental cleanliness.
   69. Bantuan Dana CSR 1 (satu) unit Motor Tiga Roda           69. CSR Fund Donation for 1 (one) Three-Wheeled
       beserta Karoseri untuk Lingkup Yayasan Wakaf UMI             Motorcycle and Bodywork for the UMI Makassar
       Makassar dan sekitarnya yang diharapkan dapat                Endowment Foundation and surrounding areas, which is
       mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat                  expected to create a clean and healthy environment.
   70. Bantuan Dana CSR 2 (dua) unit Motor Tiga Roda            70. CSR Fund Donation for 2 (two) Three-Wheeled
       beserta Karoseri untuk lingkup lembaga kebersihan            Motorcycles and Bodies for the scope of the Wonomulyo
       Kec. Wonomulyo Kab. Polman yang diharapkan                   District Cleaning Institution, Polman Regency, which is
       dapat mewujudkan sarana pelayanan kepada                     expected to be able to create more optimal public service
       masyarakat yang lebih optimal untuk mengatasi                facilities to overcome waste problems in the community.
       masalah persampahan di masyarakat

3. Program Kesehatan (Rp273,55 Juta)                         3. Health Program (Rp. 273.55 Million)
   Sebagai bentuk kontribusi terhadap kesehatan                 As a form of contribution to public health, Bank Sulselbar
   masyarakat, Bank Sulselbar mengadakan berbagai               holds various programs aimed at improving access to health
   program yang bertujuan meningkatkan akses layanan            services and public welfare such as:
   kesehatan dan kesejahteraan masyarakat seperti :




                                                                                             BANK SULSELBAR
                                                                                                                            101
                                                                                     Sustainability Report 2024
Page 102
                     Memberdayakan Masyarakat
                     Empowering Communities




      1. Bantuan Dana CSR Kegiatan Donor Darah                     1. CSR Fund Donation for Routine Blood Donation Activities
         Rutin Bank Sulselbar Cabang Jeneponto yang                   of Bank Sulselbar Jeneponto Branch which is carried out
         dilaksanakan selama 4 (empat) kali dalam setahun             4 (four) times a year in the amount of IDR 7,500,000,- /
         sebesar Rp7.500.000,- / triwulan dinilai perlu &             quarter is considered necessary & is a priority of the CSR
         menjadi prioritas program CSR dalam mendukung                program in supporting the availability of blood stock in
         ketersediaan stock darah di Jeneponto dan menjadi            Jeneponto and becoming a forum for Bank employees
         wadah bagi karyawan Bank dan masyrakat umum                  and the general public who make blood donation a
         yang menjadikan donor darah sebagai salah satu gaya          healthy lifestyle.
         hidup sehat
      2. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank            2. The 58th Routine Blood Donation Operational
         Sulselbar yang ke-58, dinilai perlu & menjadi prioritas      Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
         program CSR dalam mendukung ketersediaan stock               & is a priority of the CSR program in supporting the
         darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan            availability of blood stock in Makassar and becoming a
         Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah               forum for Bank employees who make blood donation a
         satu gaya hidup sehat                                        healthy lifestyle.
      3. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank            3. The 59th Routine Blood Donation Operational
         Sulselbar yang ke-59, dinilai perlu & menjadi prioritas      Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
         program CSR dalam mendukung ketersediaan stock               & is a priority of the CSR program in supporting the
         darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan            availability of blood stock in Makassar and becoming a
         Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah               forum for Bank employees who make blood donation a
         satu gaya hidup sehat                                        healthy lifestyle.
      4. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank            4. The 60th Routine Blood Donation Operational
         Sulselbar yang ke-60, dinilai perlu & menjadi prioritas      Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
         program CSR dalam mendukung ketersediaan stock               & is a priority of the CSR program in supporting the
         darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan            availability of blood stock in Makassar and becoming a
         Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah               forum for Bank employees who make blood donation a
         satu gaya hidup sehat                                        healthy lifestyle
      5. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank            5. The 60th Routine Blood Donation Operational
         Sulselbar yang ke-60, dinilai perlu & menjadi prioritas      Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
         program CSR dalam mendukung ketersediaan stock               & is a priority of the CSR program in supporting the
         darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan            availability of blood stock in Makassar and becoming a
         Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah               forum for Bank employees who make blood donation a
         satu gaya hidup sehat                                        healthy lifestyle
      6. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil            6. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
         Ambulance      Pemerintah       Kabupaten      Majene        Majene Regency Government Ambulance Car in order to
         dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan                improve health services optimally, comprehensively and
         secara maksimal, menyeluruh dan terpadu kepada               integratedly to the community to create a healthy life.
         masyarakat untuk menciptakan hidup sehat
      7. Bantuan Dana CSR Pengadaan karoseri 1 (satu) unit         7. CSR Fund Donation for Procurement of Bodywork
         Mobil Ambulance Pemerintah Kabupaten Majene                  for 1 (one) Ambulance Unit for the Majene Regency
         dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan                Government in order to improve health services optimally,
         secara maksimal, menyeluruh dan terpadu kepada               comprehensively and integratedly to the community to
         masyarakat untuk menciptakan hidup sehat                     create a healthy life.
      8. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank            8. The 61st Routine Blood Donation Operational Assistance
         Sulselbar yang ke-61, dinilai perlu & menjadi prioritas      of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary & is a
         program CSR dalam mendukung ketersediaan stock               priority of the CSR program in supporting the availability
         darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan            of blood stock in Makassar and becoming a forum for
         Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah               Bank employees who make blood donation a healthy
         satu gaya hidup sehat                                        lifestyle.




           BANK SULSELBAR
102
           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
   9. Bantuan Operasional Donor Darah Rutin PT. Bank                9. The 62nd Routine Blood Donation Operational
       Sulselbar yang ke-62, dinilai perlu & menjadi prioritas          Assistance of PT. Bank Sulselbar, is considered necessary
       program CSR dalam mendukung ketersediaan stock                   & is a priority of the CSR program in supporting the
       darah di Makassar dan menjadi wadah bagi karyawan                availability of blood stock in Makassar and becoming a
       Bank yang menjadikan donor darah sebagai salah                   forum for Bank employees who make blood donation a
       satu gaya hidup sehat                                            healthy lifestyle.
   10. Bantuan Dana CSR Kegiatan Bakti Sosial Sunatan               10. CSR Fund Donation for Mass Circumcision Social Service
       Massal Komite Sekolah Madrasah Ibtidaiyyah                       Activities of the Madrasah Ibtidaiyyah Tahfidzul Qur'an
       Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar yang                      Azhar Center Makassar School Committee, which was
       dilakukan secara gratis kepad anak didik sekolah                 carried out free of charge to school children who were
       yang dinilai relevan menjadi program csr dalam                   considered relevant as a CSR program in realizing health
       mewujudkan kesehatan dan melaksanakan kewajiban                  and carrying out Muslim obligations to maintain the
       muslim untuk menjaga kebersihan anggota tubuh                    cleanliness of body parts from impurities.
       dari najis

4. Pelestarian Lingkungan Hidup (Rp199 Juta)                     4. Environmental Conservation (Rp. 199 Million)
   Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan, Bank              As part of its environmental responsibility, Bank Sulselbar
   Sulselbar menginisiasi program konservasi lingkungan             initiated an environmental conservation and climate change
   dan mitigasi perubahan iklim. Program ini meliputi :             mitigation program. This program includes:
   1. Bantuan Dana CSR Pengadaan Bibit Pohon Kab.                1. CSR Fund Donation for Procurement of Tree Seedlings
       Pangkep sebanyak 100 (seratus) @Rp50.000,- /                 for Pangkep Regency as many as 100 (one hundred) @
       bibit pohon kepada Dinas Lingkungan Hidup Kab.               Rp50,000,- / tree seedling to the Environmental Service of
       Pangkep yang dinilai relevan menjadi program CSR             Pangkep Regency which is considered relevant to become
       untuk meningkatkan kualitas udara yang bertujuan             a CSR program to improve air quality which aims to reduce
       mengurangi emisi karbon yang terjadi pada saat               carbon emissions that are currently occurring with the impact
       sekarang dengan dampak penaikan suhu secara                  of extreme temperature increases and prolonged drought.
       ekstrim dan kekeringan berkepanjangan
   2. Bantuan Dana CSR dalam rangka mewujudkan                   2. CSR Fund Donation in order to realize green open spaces
       ruang terbuka hijau dengan penataan penanaman                by arranging tree planting on the Toraja airport route
       pohon pada jalur bandara Toraja serta meningkatkan           and improving a healthy, clean and beautiful conducive
       suasana kondusif yang sehat, bersih, dan indah untuk         atmosphere for tourists visiting Tana Toraja as the Iconic
       para wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja                Tourism of South Sulawesi Province in the eyes of the World
       sebagai Ikonik Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan          Retention stage 5%
       di mata Dunia Tahap retensi 5 %
   3. Bantuan Dana CSR Pengadaan Benih Ikan Nila Kab.            3. CSR Fund Donation for Procurement of Tilapia Fish Seeds in
       Bantaeng yang dinilai perlu menjadi program CSR              Bantaeng Regency which is considered necessary to become
       untuk mewujudkan kecukupan pangan masyarakat,                a CSR program to realize community food sufficiency,
       mencegah stunting, memberikan lapangan kerja bagi            prevent stunting, provide employment for the community
       masyarakat dan meningkatkan pendapatan ekonomi               and increase economic income as well as in the context of
       serta dalam rangka pelaksanaan Hari Bumi sebagai             implementing Earth Day as one of the food ecosystem chains
       salah satu rantai ekosistem makanan
   4. Bantuan Dana CSR Pengadaan Komposer                        4. CSR Fund Donation for Procurement of Composers by the
       Pemerintah Kabupaten Pangkep yang dinilai perlu              Pangkep Regency Government, which is considered necessary
       menjadi program CSR untuk mendukung menuju                   to become a CSR program to support the movement towards
       Indonesia Zero Waste Zero Emission 2050 dalam                Indonesia Zero Waste Zero Emission 2050 in efforts to
       upaya pengelolaan sampah organik dan non organik             manage organic and non-organic waste which aims to
       yang bertujuan menjaga lingkungan yang lebih bersih          maintain a cleaner and healthier environment.
       dan sehat




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                             103
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 104
                  Memberdayakan Masyarakat
                  Empowering Communities




   5. Bantuan Dana CSR Kegiatan penghijauan yang             5. CSR Fund Donation Greening activities carried out at the
      dilaksanakan di lokasi jalan masuk Rumah Sakit            entrance to the Brain, Heart and Cancer Specialist Hospital
      Khusus Otak, Jantung, dan Kanker dan akan                 and will be inaugurated by the President of the Republic
      diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia berupa        of Indonesia in the form of a 4 meter tall pulai tree with a
      pohon pulai setinggi 4 meter dengan diameter 60 cm        diameter of 60 cm.
   6. Bantuan Dana CSR Pengolahan Sampah Organik             6. CSR Fund Donation for Organic Waste Processing at
      Perumahan Maggala Delta mas Makassar dengan               Maggala Delta Mas Makassar Housing with the BSF Maggot
      Pendekatan Larva Maggot BSF Maggotlogi dinilai            Larva Approach Maggotlogy is considered relevant in
      relevan dalam mendukung giat bersih dari sampah           supporting clean-up activities from waste and maintaining
      dan merawat lingkungan yang bebas dari sampah             an environment free from organic waste and producing good
      organik serta menghasilkan benefit yang baik bagi         benefits for residents with the waste processing process
      warga dengan proses pengolahan sampah melalui             through maggot larvae.
      larva maggot

5. Dukungan terhadap Pendidikan dan Budaya (Rp166,72         5. Support for Education and Culture (Rp. 166.72 Million)
   Juta)
   Di bidang pendidikan dan budaya, Bank Sulselbar              In the field of education and culture, Bank Sulselbar supports
   mendukung pengembangan sumber daya manusia                   human resource development through scholarships and
   melalui beasiswa dan pelestarian budaya lokal. Program       preservation of local culture. This program includes:
   ini meliputi :
   1. Bantuan Dana CSR Pengadaan Kebutuhan                      1. CSR Fund Donation for Procurement of Operational
       Operasional Pondok Pesantren Al-Fatah Delima                Needs for the Al-Fatah Delima Manjalling Islamic
       Manjalling Desa Manjalling Kec. Bajeng Barat Kab.           Boarding School, Manjalling Village, Bajeng Barat
       Gowa yang dinilai perlu menjadi Program CSR                 District, Gowa Regency, which is considered necessary to
       membantu para santri yang kurang mampu dalam                become a CSR Program to help underprivileged students
       mengikuti pendidikan agama dan baca Al-Quran                in participating in religious education and reading the
       sehingga menciptakan ahli tahifz tebaik                     Quran so as to create the best tahifz experts.
   2. Bantuan Dana CSR Pembangunan Asrama Santri                2. CSR Fund Donation for the Construction of Student
       dan Ruang kelas Pondok Pesantren Madinatujannah             Dormitories and Classrooms at the Madinatujannah
       Provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Mamuju Tengah             Islamic Boarding School, West Sulawesi Province,
       yang dinilai relevan menjadi program CSR untuk              Central Mamuju Regency, which is considered relevant
       mewujudkan fasilitas yang layak dan nyaman kepada           as a CSR program to create decent and comfortable
       para santri dan guru/ustadz dalam menimba ilmu              facilities for students and teachers/ustadz in gaining
       pendidikan keagamaan sehingga melahiran generasi            religious education knowledge so as to produce a young
       muda yang berahklak mulia dan tahifdz Qur’an                generation with noble morals and high-achieving Quran
       berprestasi                                                 memorizers.
   3. Bantuan Dana CSR Kebutuhan Operasional                    3. CSR Fund Donation for Operational Needs of the Hajjah
       Taman Pendidikan Al-Qur’an Hajjah Harmiah Kota              Harmiah Al-Qur'an Education Park in Makassar City,
       Makassar yang dinilai perlu menjadi program CSR             which is considered necessary to become a CSR program
       untuk membantu para tafidz Al-Qur’an dan guru /             to help Al-Qur'an memorizers and teachers / Ustadz in
       Ustadz dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an dan            providing Al-Qur'an education and love for the Al-Qur'an.
       cinta Al-Qur’an
   4. Bantuan Dana CSR Pembangunan Sarana &                     4. CSR Fund Donation for the Development of Facilities
       Prasarana Madrasah Ibtidaiyah Swasta As’Adiyah              & Infrastructure for the As'Adiyah Private Elementary
       Kab. Sengkang berupa pembuatan atap spandek aula            Madrasah in Sengkang Regency in the form of making a
       madrasah yang dinilai perlu menjadi program CSR             spandek roof for the madrasah hall which is considered
       untuk mewujudkan fasilitas sarana prasarana sekolah         necessary to be a CSR program to realize better and
       yang lebih baik dan nyaman dalam pelaksanaan                more comfortable school facilities and infrastructure in
       kegiatan peningkatan pendidikan                             implementing educational improvement activities.
   5. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rumah Tahfidz                5. CSR Fund Donation for the Construction of the Tahfidz
       Desa Bategulung Kec. Bontonompo Kab. Gowa                   House in Bategulung Village, Bontonompo District, Gowa
       yang dinilai perlu menjadi program CSR dalam                Regency, which is considered necessary to become a CSR



        BANK SULSELBAR
104
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 105
    rangka mewujudkan sarana pembelajaran cinta Al-         program in order to realize a means of learning to love the
    qur’an untuk menciptakan tahifdz berprestasi dan        Qur'an to create high-achieving and noble tahifdz
    berakhlak mulia                                      6. CSR Fund Donation for the Construction of the Al
6. Bantuan Dana CSR Pembangunan Mushollah Al                Ikhlas Prayer Room at the UPT SPF of Tamalanrea State
    Ikhlas UPT SPF SD negeri Tamalanrea yang dinilai        Elementary School, which is considered relevant as a CSR
    relevan menjadi program CSR untuk mewujudkan            program to provide infrastructure for congregational
    sarana prasrana pelaksanaan ibadah berjamaah bagi       worship for students and teachers within the school
    siswa dan guru yang berada dilingkup sekolah serta      environment and to become a place for religious
    menjadi tempat kegiatan pendidikan keagamaan            education activities.
7. Bantuan Dana CSR Pemeliharaan renovasi asrama         7. CSR Fund Donation for the maintenance and renovation
    mahasiswa Anging Mammiri Provinsi Sul-sel yang          of the Anging Mammiri student dormitory in South
    berada di Yogyakarta untuk meningkatkan mutu            Sulawesi Province in Yogyakarta to improve the quality
    pendidikan dibidang Pendidikan dan Budaya Retensi       of education in the field of Education and Culture 5%
    5%                                                      Retention
8. Bantuan Dana CSR Bantuan Dana CSR Renovasi            8. CSR Fund Donation CSR Fund Donation for Renovation
    Rumah Tahfidz Hafidzoh Kota Makassar yang               of the Tahfidz Hafidzoh House in Makassar City, which is
    dinilai relevan menjadi program CSR dalam rangka        considered relevant as a CSR program in order to create
    mewujudkan sarana ilmu keagamaan dan pecinta            a means of religious knowledge and Al-Quran lovers for
    al-qur’an bagi perempuan sehinggan menghasilkan         women so as to produce high-achieving tahfidz.
    tahfidz yang berprestasi
9. Bantuan Dana CSR Pembangunan Rumah Tahfidz            9. CSR Fund Donation for the Construction of the Jeneponto
    Insan Adabi Jeneponto dinilai perlu & menjadi           Insan Adabi Tahfidz House is considered necessary &
    program CSR dalam mewujudkan sarana prasarana           is a CSR program in realizing adequate and suitable
    yang memadai dan layak untuk melaksanakan               infrastructure for implementing Al-Quran reading
    pendidikan baca Al-Qur’an yang bertujuan untuk          education which aims to produce high-achieving tahfidz.
    menghasilkan tahfidz berprestasi
10. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan       10. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure and
    pemberian edukasi serta pendampingan Sistem              provision of education and assistance for the Hydroponic
    Tanam Hydroponic kepada sekolah yang akan                Planting System to schools that will implement the
    melaksanakan Program Gemar Menanam dan                   Planting and Saving Enthusiast Program, assistance
    Menabung biaya pendampingan                              costs
11. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan       11. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure
    pemberian edukasi serta pendampingan Sistem              and provision of education and assistance for the
    Tanam Hydroponic Program Syariah First Bank              Hydroponic Planting System of the Syariah First Bank
    Sulselbar kepada sekolah yang akan melaksanakan          Sulselbar Program to schools that will implement the
    Program Gemar Menanam dan Menabung Term 60%              60% Term Planting and Savings Program
12. Bantuan Dana CSR Pengadaan sarana prasrana dan       12. CSR Fund Donation for Procurement of infrastructure
    pemberian edukasi serta pendampingan Sistem              and provision of education and assistance for the
    Tanam Hydroponic Program Syariah First Bank              Hydroponic Planting System of the Syariah First Bank
    Sulselbar kepada sekolah yang akan melaksanakan          Sulselbar Program to schools that will implement the
    Program Gemar Menanam dan Menabung Term 35%              35% Term Planting and Savings Program
13. Bantuan Dana CSR Kebutuhan Operasional               13. CSR Fund Donation for Operational Needs of the Auliya
    Yayasan Auliya Rosyadi Almahyra Kel. Buntusu             Rosyadi Almahyra Foundation, Buntusu Subdistrict,
    Kec. Tamalanrea Kota Makassar Rumah Tahfiz               Tamalanrea District, Makassar City, Almaher Quran
    Qur’an (RTQ) Almaher berupa kebutuhan santri             Memorization House (RTQ) in the form of student needs
    dan perlengkapan pendidikan untuk melaksanakan           and educational equipment to carry out the process of
    proses belajar pembacaan iqro dan Al’quran yang          learning to read the Iqro and the Quran which aims to
    bertujuan untuk mewujudkan tahfiz berprestasi dan        create high-achieving and noble memorization students.
    berakhlak mulia




                                                                                      BANK SULSELBAR
                                                                                                                   105
                                                                              Sustainability Report 2024
Page 106
                Memberdayakan Masyarakat
                Empowering Communities




6. Pengembangan Olahraga dan Kepemudaan (Rp108          6. Sports and Youth Development (Rp. 108 Million)
   Juta)                                                   Bank Sulselbar participates in supporting the development of
   Bank Sulselbar turut serta dalam mendukung              sports and youth potential in South and West Sulawesi. This
   pengembangan potensi olahraga dan kepemudaan di         program includes:
   Sulawesi Selatan dan Barat. Program ini meliputi :
   1. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         1. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
      2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (VIII/
      dan pemuda (VIII/XII)                                   XII)
   2. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         2. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
      2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (X/XII)
      dan pemuda (X/XII)
   3. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         3. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
      2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (XI/
      dan pemuda (XI/XII)                                     XII)
   4. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         4. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2023 period, in
      2023, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (XII/
      dan pemuda (XII/XII)                                    XII)
   5. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         5. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
      2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (I/XII)
      dan pemuda (I/XII)
   6. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         6. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
      2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (II/XII)
      dan pemuda (II/XII)
   7. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         7. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
      2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (III/
      dan pemuda (III/XII)                                    XII)
   8. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         8. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
      2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (IV/
      dan pemuda (IV/XII)                                     XII)
   9. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola         9. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
      Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun         School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
      sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun          Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
      2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja         supporting the coaching of youth and youth sports (V/XII)
      dan pemuda (V/XII)


       BANK SULSELBAR
106
       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 107
   10. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola              10. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
       Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun               School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
       sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun                Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
       2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja               supporting the coaching of youth and youth sports (VI/
       dan pemuda (VI/XII)                                           XII)
   11. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola              11. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
       Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun               School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
       sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun                Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
       2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja               supporting the coaching of youth and youth sports (VII/
       dan pemuda (VII/XII)                                          XII)
   12. Bantuan pembinaan terhadap Sekolah Sepakbola              12. Coaching assistance for the Bank Sulselbar Football
       Bank Sulselbar (SSB.BSSB) selama 1 (satu) tahun               School (SSB.BSSB) for 1 (one) year amounting to @
       sebesar @Rp9.000.000,- per bulan Periode Tahun                Rp9,000,000,- per month for the 2024 period, in
       2024, dalam mendukung pembinaan olahraga remaja               supporting the coaching of youth and youth sports (VIII/
       dan pemuda (VIII/XII)                                         XII)

7. Pembinaan UMKM (Rp1,65 Miliar)                             7. MSME Development (Rp. 1.65 Billion)
   Sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi              As part of the inclusive economic development strategy,
   inklusif, Bank Sulselbar memberikan pendampingan              Bank Sulselbar provides assistance and access to capital for
   dan akses permodalan bagi pelaku UMKM. Program ini            MSMEs. This program includes:
   meliputi :
   1. Bantuan Dana CSR Pembangunan Gedung Sperma                 1. CSR Fund Donation for the Construction of Cow Sperm
       Sapi dalam peningkatan kualtias Sapi untuk penjualan         Building to improve the quality of cows for sales to beef
       para pedagang daging sapi retensi 5 (%)                      traders retention 5 (%)
   2. Bantuan Dana CSR Sarana & Prasarana Desa Digital           2. CSR Fund Donation for Facilities & Infrastructure of Kassi
       Kassi Kec. Rumbia Kab. Jeneponto berupa fasilitas            Digital Village, Rumbia District, Jeneponto Regency
       pelaksanaan ibadah, Galeri UMKM dan Gerbang                  in the form of worship facilities, UMKM Gallery and
       Desa yang dinilai relevan menjadi program CSR                Village Gate which are considered relevant to become
       Bank Sulselbar untuk mewujudukan potensi pelaku              Bank Sulselbar's CSR program to realize the potential
       UMKM dan peningkatana perekonomian masyarakat                of UMKM actors and improve the economy of village
       desa                                                         communities.
   3. Bantuan Dana CSR Kegiatan Pameran Inacraft 2024            3. CSR Fund Donation for Inacraft 2024 Exhibition
       The 24 Jakarta International Handicraft Trade Fair           Activities The 24th Jakarta International Handicraft
       yang bertujuan untuk memberikan kesempatan                   Trade Fair aims to provide opportunities for small and
       kepada industri kecil dan menengah mempromosikan             medium industries to promote their products at the
       produknya ke tingkat Nasional dan Internasional              national and international levels.
   4. Bantuan Dana CSR Kegiatan Lorong Wisata Kuliner            4. CSR Fund Donation for UMKM Culinary Tourism
       UMKM di Kel. Juppandang Kec. Enrekang Kab.                   Corridor Activities in Juppandang Village, Enrekang
       Enrekang yang dinilai relevan menjadi program                District, Enrekang Regency, which is considered relevant
       CSR untuk memberikan wadah kepada para pelaku                to become a CSR program to provide a forum for UMKM
       UMKM untuk meningkatkan potensi dan ekonomi                  actors to increase their potential and economy so as to
       sehingga menciptakan kesejahteraan masyarakat                create community welfare.
   5. Bantuan Dana CSR Pengadaan Sarana Prasarana                5. CSR Fund Donation for Procurement of Facilities
       Para Pelaku UMKM (Ga’de Ga’de) Kota Makassar                 and Infrastructure for MSME Actors (Ga'de Ga'de) in
       berupa branding lokasi, branding outlet, entrygate,          Makassar City in the form of location branding, outlet
       dan lampung jalan yang merupakan debitur KUR                 branding, entry gates, and road lights which are KUR
       binaan Pemerintah Kota Makassar dan Bank                     debtors fostered by the Makassar City Government
       Sulselbar yang dinilai perlu menjadi program CSR             and Bank Sulselbar which are considered necessary
       untuk mewujudkan sarana dan prasarana penunjang              to become a CSR program to realize good and proper
       yang baik dan layak dalam peningkatan kualitas para          supporting facilities and infrastructure in improving the
       pelaku UMKM                                                  quality of MSME actors.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                          107
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 108
                  Memberdayakan Masyarakat
                  Empowering Communities




   6. Bantuan Dana CSR pembayaran service managemen                6. CSR Fund Donation for payment of Pusaka CSR
       Aplikasi CSR Pusaka periode Maret 2024 - Mei                   Application service management for the period March
       2024 dalam rangka memonitoring penggunaan dan                  2024 - May 2024 in order to monitor the use and
       pembayaran angsuran CSR Pusaka pada pelaku                     payment of Pusaka CSR installments for super ultra
       usaha super ultra mikro                                        micro business actors.
   7. Bantuan Dana CSR pengembangan sarana dan                     7. CSR Fund Donation for the development of cultural
       prasarana cagar budaya situs Topekkong dan                     heritage facilities and infrastructure for the Topekkong
       pengadaan box tenant untuk para pelaku UMKM                    site and the procurement of tenant boxes for UMKM
       di wilayah Kab. Sinjai untuk mewujudkan fasilitas              actors in the Sinjai Regency area to realize maximum
       budaya wisata yang maksimal kepada wisatawan dan               cultural tourism facilities for tourists and the welfare of
       kesejahteraan para pelaku UMKM                                 UMKM actors.
   8. Bantuan Dana CSR Pengadaan Gerobak UMKM                      8. CSR Fund Donation for Procurement of UMKM Carts for
       Kabupaten Luwu di wilayah pelabuhan Tadette                    Luwu Regency in the Tadette Belopa port area which is one
       Belopa yang menjadi salah satu lokasi kegiatan                 of the locations for UMKM activities as many as 3 (three)
       UMKM sebanyak 3 (tiga) unit dengan nilai pagu per              units with a ceiling value per unit of IDR 5,501,863, -
       unit sebesar Rp5.501.863,- yang dinilai perlu menjadi          which is considered necessary to become a CSR program
       program CSR dalam mendukung fasilitas para pelaku              in supporting facilities for UMKM actors and making the
       UMKM dan mensukseskan program pemerintah                       government program a success which aims to improve
       yang bertujuan untuk mensejahterakan pelaku                    the welfare of UMKM actors and improve the economy
       UMKM dan peningkatan perekonomian
   9. Bantuan Dana CSR Pengadaan 1 (satu) unit Mobil               9. CSR Fund Donation for Procurement of 1 (one) unit of
       Operasional Model Pickup Box untuk dipergunakan                Operational Car Model Pickup Box to be used by the
       Rumah Kemasan UMKM Kab. Maros dalam rangka                     Maros Regency UMKM Packaging House in order to
       mewujudkan pelayanan cepat dan maksimal bagi                   realize fast and maximum service for UMKM actors in
       pelaku UMKM dalam pengemasan produk yang akan                  packaging products that will be marketed to the public.
       dipasarkan ke masyarakat
   10. Bantuan Dana CSR Branding Logo Pengadaan 1                  10. CSR Fund Donation for Branding Logo Procurement of
       (satu) unit Mobil Operasional Model Pickup Box                  1 (one) unit of Operational Car Model Pickup Box to be
       untuk dipergunakan Rumah Kemasan UMKM Kab.                      used by the Maros Regency UMKM Packaging House in
       Maros dalam rangka mewujudkan pelayanan cepat                   order to realize fast and maximum service for UMKM
       dan maksimal bagi pelaku UMKM dalam pengemasan                  actors in packaging products that will be marketed to the
       produk yang akan dipasarkan ke masyarakat                       public.
   11. Bantuan Dana CSR Relokasi Penataan dan Relokasi             11. CSR Fund Donation for Relocation of Street Vendors and
       Pedagang Kaki Lima dan Peningkatan Produksi dan                 Relocation and Increasing Production and Productivity
       Produktifitas Kegiatan Usaha Tani dalam rangka                  of Farming Business Activities in order to realize the
       mewujudkan pemberdayaan UMKM serta Estetika                     empowerment of MSMEs and the Aesthetics of the
       Keindahan Penataan Kota yang bersih, aman, dan                  Beauty of a Clean, Safe and Comfortable City.
       nyaman

Melalui program pemberdayaan masyarakat di tujuh bidang        Through community empowerment programs in these seven
ini, Bank Sulselbar tidak hanya menyalurkan dana CSR,          areas, Bank Sulselbar not only distributes CSR funds, but also
tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang         creates sustainable social and economic impacts. This program
berkelanjutan. Program ini sejalan dengan komitmen bank        is in line with the bank's commitment to supporting regional
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, inklusi            economic growth, financial inclusion, and social welfare in South
keuangan, dan kesejahteraan sosial di Sulawesi Selatan dan     and West Sulawesi.
Barat.

Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai      By continuing to innovate and collaborate with various
pemangku kepentingan, Bank Sulselbar optimis dapat terus
                                                               stakeholders, Bank Sulselbar is optimistic that it can continue to
memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat
                                                               provide benefits to the community and strengthen its position as
posisinya sebagai institusi keuangan yang bertanggung
                                                               a financial institution that is responsible and oriented towards
jawab dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
                                                               sustainable development.




        BANK SULSELBAR
108
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 109
Pemberdayaan Komunitas melalui
Program CSR                    (GRI 413-1 | OJK F.25 | SASB FN-CB-240A.2 | SDG 1, 2, 4, 10, 11)

Community Empowerment through CSR Programs


Sebagai bank yang memiliki tanggung jawab sosial, Bank           As a socially responsible bank, Bank Sulselbar is committed to
Sulselbar berkomitmen untuk berkontribusi dalam                  empowering communities through various CSR programs that
pemberdayaan komunitas melalui berbagai program CSR              have a broad impact on society. Throughout 2024, Bank Sulselbar
yang berdampak luas bagi masyarakat. Sepanjang tahun             will implement initiatives aimed at enhancing social, economic,
2024, Bank Sulselbar melaksanakan berbagai inisiatif             and environmental welfare, while creating a sustainable impact
yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial,          on local communities.
ekonomi, dan lingkungan, serta menciptakan dampak
berkelanjutan bagi komunitas lokal.


Revitalisasi Infrastruktur Publik:                               Public Infrastructure Revitalization:
Meningkatkan Kualitas Hidup                                      Improving the Quality of Life of the
Masyarakat                                                       Community
Salah satu fokus utama CSR Bank Sulselbar adalah                 One of the primary objectives of Bank Sulselbar’s Corporate
pembangunan dan revitalisasi infrastruktur publik, yang          Social Responsibility (CSR) initiatives is the development and
bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap           revitalization of public infrastructure, with the goal of enhancing
layanan dasar dan fasilitas umum. Contoh program CSR 2024:       access to essential services and facilities. The following are
1. Pembangunan dan perbaikan jalan desa di Kabupaten             examples of CSR programs for 2024:
    Sinjai guna memperlancar konektivitas masyarakat             1. Construction and repair of village roads in Sinjai Regency to
    pedesaan.                                                         improve connectivity for rural communities.
2. Penyediaan air bersih dan sumur bor di daerah terpencil       2. Provision of clean water and drilled wells in remote areas
    di Kabupaten Bone, memastikan akses air bersih bagi               of Bone Regency, ensuring access to potable water for
    ratusan keluarga.                                                 hundreds of families.
3. Renovasi sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto,                3. Renovation of elementary schools in Jeneponto Regency,
    termasuk pengadaan perpustakaan dan laboratorium
                                                                      including the addition of libraries and computer laboratories
    komputer.
                                                                 4. Development of health facilities at community health
4. Pembangunan fasilitas kesehatan di puskesmas daerah
                                                                      centers in island areas to enhance medical services for
    kepulauan, untuk meningkatkan layanan medis bagi
    masyarakat pesisir.                                               coastal communities.
5. Penyediaan fasilitas penerangan jalan umum tenaga             5. Installation of solar-powered public street lighting in areas
    surya di daerah dengan akses listrik terbatas.                    with limited electricity access.

Dengan program ini, ribuan masyarakat di Sulawesi                Through these initiatives, thousands of individuals in South and
Selatan dan Barat kini memiliki akses lebih baik terhadap        West Sulawesi have experienced improved access to essential
infrastruktur dasar, yang meningkatkan kesejahteraan dan         infrastructure, thereby enhancing their welfare and economic
perekonomian mereka.                                             opportunities.


Program Penghijauan dan Mitigasi                                 Greening and Climate Change
Perubahan Iklim: Menjaga                                         Mitigation Program: Protecting the
Lingkungan untuk Generasi                                        Environment for Future Generations
Mendatang
Sebagai bank yang peduli terhadap keberlanjutan, Bank            As a bank committed to sustainability, Bank Sulselbar actively
Sulselbar aktif dalam program penghijauan dan mitigasi           participates in greening initiatives and climate change mitigation



                                                                                                   BANK SULSELBAR
                                                                                                                               109
                                                                                           Sustainability Report 2024
Page 110
                   Memberdayakan Masyarakat
                   Empowering Communities




perubahan iklim guna menciptakan lingkungan yang lebih          programs aimed at fostering a healthier and more sustainable
sehat dan lestari. Contoh program CSR 2024:                     environment. Our Corporate Social Responsibility (CSR)
1. Penanaman 15.000 pohon mangrove di pesisir                   initiatives for 2024 include:
   Kabupaten Takalar, untuk mencegah abrasi dan menjaga         1. Planting 15,000 mangrove trees along the coast of Takalar
   ekosistem laut.                                                    Regency to combat erosion and preserve the marine
2. Program Bank Sampah Digital di Kota Makassar,                      ecosystem.
   membantu masyarakat mengelola sampah dan                     2. Implementing the Digital Waste Bank Program in Makassar
   meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang.                 City to assist the community in waste management and
3. Pembuatan sumur resapan di daerah rawan banjir, untuk              enhance awareness of recycling’s significance.
   meningkatkan kapasitas serapan air dan mengurangi            3. Constructing infiltration wells in flood-prone areas to
   risiko banjir perkotaan.                                           improve water absorption capacity and mitigate the risk of
4. Kampanye pengurangan plastik sekali pakai di pasar                 urban flooding.
   tradisional dan pusat perbelanjaan, dengan membagikan        4. Launching a campaign to reduce single-use plastics in
   tas belanja ramah lingkungan.                                      traditional markets and shopping centers by distributing
5. Pemasangan panel surya di sekolah-sekolah di daerah                environmentally friendly shopping bags.
   pedesaan, untuk meningkatkan efisiensi energi dan            5. Installing solar panels in rural schools to enhance energy
   mengurangi emisi karbon.                                           efficiency and lower carbon emissions.

Melalui program ini, Bank Sulselbar tidak hanya mendukung       Through these initiatives, Bank Sulselbar not only contributes to
pelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran      environmental conservation but also promotes public awareness
masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem demi masa          of the critical importance of ecosystem preservation for a
depan yang lebih hijau.                                         sustainable future.


Dukungan terhadap Wirausaha                                     Support for Social Entrepreneurs:
Sosial: Mendorong Pertumbuhan                                   Promoting Community-Based Economic
Ekonomi Berbasis Komunitas                                      Growth
Bank Sulselbar juga berperan dalam mendukung wirausaha          Bank Sulselbar also plays a role in supporting social entrepreneurs
sosial dengan memberikan akses pembiayaan, pelatihan            by providing access to financing, business training, and assistance
bisnis, serta pendampingan usaha bagi komunitas lokal.          for local communities. Examples of CSR programs for 2024
Contoh program CSR 2024:                                        include:
1. Program Inkubator Bisnis untuk UMKM perempuan di             1. A Business Incubator Program for women’s MSMEs in Gowa
    Kabupaten Gowa, guna meningkatkan keterampilan dan               Regency, aimed at improving the skills and competitiveness
    daya saing usaha mikro.                                          of micro businesses.
2. Pendampingan dan akses modal usaha bagi pengusaha            2. Mentoring and access to business capital for
    sosial berbasis lingkungan, seperti produsen eco-friendly        environmentally-focused social entrepreneurs, such as eco-
    packaging di Kota Parepare.                                      friendly packaging producers in Parepare City.
3. Pelatihan digital marketing dan e-commerce bagi pemuda       3. Digital marketing and e-commerce training for young
    wirausaha, bekerja sama dengan universitas dan                   entrepreneurs, in collaboration with universities and local
    komunitas startup lokal.                                         startup communities.
4 Fasilitasi sertifikasi halal dan izin usaha bagi UMKM di      4. Facilitating halal certification and business permits for
    sektor makanan dan minuman, untuk memperluas pasar               MSMEs in the food and beverage sector to expand the
    dan meningkatkan daya saing produk.                              market and enhance product competitiveness.
5. Penyelenggaraan bazar UMKM di Kota Makassar,                 5. Organizing an MSME bazaar in Makassar City as a
    sebagai platform promosi dan peningkatan jaringan                promotional platform to increase business networks for
    bisnis bagi wirausaha lokal.                                     local entrepreneurs.


Program ini membantu ratusan pelaku usaha kecil dan             This program helps hundreds of small business owners
wirausaha sosial mendapatkan akses modal, meningkatkan          and social entrepreneurs gain access to capital, enhance



        BANK SULSELBAR
110
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 111
kapasitas bisnis, serta memperluas jaringan pasar mereka,      their business capacity, and expand their market networks,
sehingga ekonomi komunitas dapat berkembang lebih pesat.       allowing the community economy to grow more rapidly.


Kemitraan dengan Pemerintah dan                                Partnerships with Government and
LSM: Kolaborasi untuk Dampak yang                              NGOs: Collaboration for Broader Impact
Lebih Luas
Untuk memastikan keberlanjutan program CSR, Bank               To ensure the sustainability of CSR programs, Bank Sulselbar has
Sulselbar menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah       established strategic partnerships with local governments, non-
daerah, organisasi non-pemerintah (LSM), serta komunitas       governmental organizations (NGOs), and local communities.
lokal. Contoh program CSR 2024:                                Examples of CSR programs in 2024 include:
1. Kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk pemberian          1. Cooperation with the Department of Education to provide
    beasiswa kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang          scholarships to outstanding students from underprivileged
    mampu.                                                          families
2. Bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup dalam                2. Partnering with the Department of Environment on
    proyek penghijauan dan konservasi air di daerah rawan           reforestation and water conservation projects in drought-
    kekeringan.                                                     prone areas.
3. Kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM              3. Collaboration with the Ministry of Cooperatives and SMEs
    untuk mendukung digitalisasi usaha kecil di Sulawesi            to support the digitalization of small businesses in South
    Selatan dan Barat.                                              and West Sulawesi.
4. Bersama PMI, menyelenggarakan donor darah massal di         4. Organizing mass blood donations in several major cities
    beberapa kota besar, meningkatkan ketersediaan darah            together with PMI, increasing the availability of blood in
    di rumah sakit.                                                 hospitals.
5. Bekerja sama dengan komunitas pemuda dan LSM                5. Working with youth communities and NGOs on village-
    dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis                  based community empowerment programs to enhance the
    desa, meningkatkan keterampilan dan literasi keuangan           skills and financial literacy of local residents.
    masyarakat lokal.


Melalui kemitraan ini, Bank Sulselbar dapat memperluas         Through these partnerships, Bank Sulselbar can expand
jangkauan dampak CSR dan memastikan bahwa program              the reach of its CSR impact and ensure that the programs
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta       implemented align with community needs while supporting the
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan          achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).
(SDGs).


Program CSR Bank Sulselbar tahun 2024 menjadi katalisator      Bank Sulselbar’s 2024 CSR program serves as a catalyst
dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, keberlanjutan         for improving social welfare, environmental sustainability,
lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.      and community-based economic growth. With a focus on
Dengan fokus pada revitalisasi infrastruktur, penghijauan,     infrastructure revitalization, greening, social entrepreneurship,
wirausaha sosial, dan kemitraan strategis, bank tidak hanya    and strategic partnerships, the bank not only distributes CSR
menyalurkan dana CSR tetapi juga menciptakan dampak            funds but also creates tangible impacts for the community.
nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Bank Sulselbar akan terus mengembangkan              In the future, Bank Sulselbar will continue to develop sustainability-
program CSR berbasis keberlanjutan, sehingga manfaatnya        based CSR programs to ensure that the benefits can be felt more
dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat   widely and sustainably by the people of South and West Sulawesi.
Sulawesi Selatan dan Barat.




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                                 111
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 112
Sumber Daya Manusia
sebagai Kunci Transformasi
Keberlanjutan
Human Resources as the Key to Sustainable
Transformation
Di era transformasi digital dan keberlanjutan, peran sumber daya
manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mendorong inovasi dan
pertumbuhan berkelanjutan di industri perbankan. Bank Sulselbar
menyadari bahwa keberhasilan dalam menjalankan strategi
keberlanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan,
tetapi juga pada kompetensi, keterlibatan, serta kesejahteraan
karyawan sebagai pilar utama perusahaan.

Sepanjang tahun 2024, Bank Sulselbar terus mengembangkan
strategi pengelolaan SDM yang berbasis pada tiga pilar utama:
penguatan kapabilitas, kesejahteraan karyawan, dan budaya kerja
berbasis keberlanjutan.


In the era of digital transformation and sustainability, the role of Human
Resources (HR) is pivotal in fostering innovation and sustainable growth
within the banking industry. Bank Sulselbar acknowledges that the
successful implementation of a sustainability strategy relies not only on
technology and policies but also on the competence, engagement, and
well-being of employees, who serve as the core pillars of the organization.

Throughout 2024, Bank Sulselbar will advance its HR management
strategies centered on three primary pillars: enhancing capabilities,
improving employee welfare, and cultivating a sustainability-oriented
work culture.
Page 113

          
Page 114
                  Sumber Daya Manusia
                  Human Resources




Kebijakan SDM Bank Sulselbar                                            (GRI 2-7, SEOJK F.1, SASB FN-CB-330A.1)

Bank Sulselbar HR Policy

Sebagai institusi keuangan yang terus berkembang, Bank        As a growing financial institution, Bank Sulselbar understands
Sulselbar memahami bahwa keberlanjutan bisnis sangat          that business sustainability heavily relies on the quality of human
bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh      resources (HR). Therefore, Bank Sulselbar has implemented
karena itu, Bank Sulselbar memiliki kebijakan SDM yang        a comprehensive HR policy that encompasses workforce
holistik, mencakup pengelolaan tenaga kerja, pengembangan     management, competency development, employee welfare, and
kompetensi, kesejahteraan karyawan, serta tata kelola         sustainability-based governance.
berbasis keberlanjutan.


Pengelolaan Tenaga Kerja:                                     Workforce Management: Building a
Membangun Tim yang Kompetitif                                 Competitive and Powerful Team
dan Berdaya Saing
Bank Sulselbar menerapkan strategi rekrutmen dan retensi      Bank Sulselbar implements a workforce recruitment and
tenaga kerja yang berorientasi pada talenta berkualitas dan   retention strategy focused on attracting quality talent and
inklusi sosial.                                               promoting social inclusion.

Kebijakan utama dalam pengelolaan tenaga kerja:               Key policies in workforce management:
1. Rekrutmen berbasis kompetensi dengan pendekatan            1. Competency-based recruitment with a meritocratic
   meritokrasi dan peluang yang setara.                           approach and equal opportunities.
2. Kebijakan Diversity & Inclusion, memastikan kesempatan     2. Diversity & Inclusion Policy, ensuring equal opportunities for
   yang sama bagi semua karyawan tanpa diskriminasi               all employees without discrimination based on gender, age,
   gender, usia, atau latar belakang.                             or background.
3. Pengelolaan jenjang karier berbasis kinerja, memberikan    3. Performance-based career ladder management, providing
   promosi dan pengembangan karier bagi karyawan                  promotions and career development for high-performing
   berprestasi.                                                   employees.
4. Keseimbangan antara tenaga kerja tetap dan kontrak,        4. Balance between permanent and contract workforce to
   untuk memastikan fleksibilitas dalam pengelolaan               ensure flexibility in human resource management.
   sumber daya manusia.                                       5. Leadership regeneration program to ensure effective
5. Program regenerasi kepemimpinan, memastikan adanya             development and transition of leadership.
   kaderisasi dan transisi kepemimpinan yang efektif.


Pengembangan Kompetensi:                                      Competency Development: Improving
Meningkatkan Kapabilitas SDM                                  HR Capabilities for the Future
untuk Masa Depan
Bank Sulselbar menempatkan pengembangan karyawan              Bank Sulselbar prioritizes employee development as a strategic
sebagai prioritas utama dalam menghadapi perubahan            imperative in navigating changes within the financial industry,
industri keuangan, digitalisasi, dan keberlanjutan.           digitalization, and sustainability.

Kebijakan utama dalam pengembangan kompetensi:                Key policies in competency development include:
1. Pelatihan berbasis digital untuk meningkatkan              1. Digital-based training to enhance technological skills
   keterampilan teknologi dalam industri perbankan.               pertinent to the banking sector.
2. Sertifikasi profesional dalam keuangan berkelanjutan,      2. Professional certification in sustainable finance, ensuring
   memastikan bahwa karyawan memiliki keahlian dalam              employees possess expertise in green finance and ESG
   green finance dan ESG.                                         principles.


        BANK SULSELBAR
114
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 115
3. Rotasi pekerjaan dan program cross-training, untuk           3.   Job rotation and cross-training programs aimed at
   meningkatkan fleksibilitas dan adaptasi karyawan di               increasing employee flexibility and adaptability across
   berbagai fungsi kerja.                                            various functions.
4. Pengembangan kepemimpinan bagi manajer dan                   4.   Leadership development initiatives for managers and
   supervisor, guna menciptakan pemimpin yang inovatif               supervisors to cultivate innovative and adaptive leadership.
   dan adaptif.
5. Program pembelajaran berkelanjutan, termasuk                 5.   Continuing education programs, including scholarships
   beasiswa dan dukungan pendidikan pascasarjana bagi                and support for postgraduate studies for select employees.
   karyawan terpilih.


Kesejahteraan Karyawan:                                         Employee Wellbeing: Creating a Healthy
Menciptakan Lingkungan Kerja yang                               and Productive Work Environment
Sehat dan Produktif
Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap karyawan                 Bank Sulselbar ensures that every employee gets rights, benefits,
mendapatkan hak, tunjangan, dan lingkungan kerja yang           and a work environment that supports their welfare.
mendukung kesejahteraan mereka.

Kebijakan utama dalam kesejahteraan karyawan:                   Key policies in employee welfare:
1. Fleksibilitas kerja, dengan kebijakan hybrid working untuk   1. Work flexibility, with a hybrid working policy to improve
   meningkatkan work-life balance.                                 work-life balance.
2. Tunjangan kesehatan yang diperluas, mencakup                 2. Expanded health benefits, including mental health counseling
   konsultasi kesehatan mental dan asuransi tambahan bagi          and additional insurance for employee families.
   keluarga karyawan.                                           3. Financial wellness programs, including financial planning
3. Program kesejahteraan finansial, termasuk pelatihan             training and access to low-interest loan facilities.
   perencanaan keuangan dan akses ke fasilitas pinjaman         4. Employee Assistance Program, which includes psychological
   dengan bunga rendah.                                            consultation and career coaching services for employees.
4. Program Employee Assistance, yang mencakup layanan           5. Development of ergonomic work facilities, ensuring employee
   konsultasi psikologi dan coaching karier bagi karyawan.         comfort and productivity.
5. Pembangunan fasilitas kerja yang ergonomis,
   memastikan kenyamanan dan produktivitas karyawan.


SDM Berbasis Keberlanjutan:                                     Sustainability-Based HR: Embedding
Menanamkan Budaya ESG di Tempat                                 ESG Culture in the Workplace
Kerja
                                                                As part of its sustainability commitment, Bank Sulselbar has
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Bank Sulselbar
                                                                implemented Environmental, Social, and Governance (ESG)
menanamkan prinsip Environmental, Social, and Governance
                                                                principles in HR management.
(ESG) dalam pengelolaan SDM.

                                                                Key policies in sustainability-based HR governance:
Kebijakan utama dalam tata kelola SDM berbasis
keberlanjutan:
                                                                1. Green HR Policy, implementing an environmentally friendly
1. Green HR Policy, menerapkan kebijakan kerja ramah
                                                                   work policy with paperless administration and digital
   lingkungan dengan paperless administration dan digital
                                                                   meetings.
   meeting.
                                                                2. Employee Volunteerism Program, encourages employees to
2. Program Employee Volunteerism, mendorong karyawan
                                                                   get involved in social and environmental activities.
   untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
                                                                3. The “Green Office” initiative, a campaign for energy efficiency
3. Inisiatif “Green Office”, kampanye efisiensi energi dan
                                                                   and waste reduction in the work environment.
   pengurangan limbah di lingkungan kerja.



                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                              115
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 116
                    Sumber Daya Manusia
                    Human Resources




4. Evaluasi keberlanjutan dalam penilaian kinerja,                4. Sustainability evaluation in performance assessment,
   mengintegrasikan indikator ESG dalam target kerja                 integrating ESG indicators into individual and team work
   individu dan tim.                                                 targets.
5. Penguatan tata kelola SDM berbasis etika, memastikan           5. Strengthening ethics-based HR governance, ensuring
   kepatuhan terhadap regulasi tenaga kerja dan prinsip              compliance with labor regulations and good corporate
   good corporate governance.                                        governance principles.


Kebijakan SDM Bank Sulselbar tidak hanya berfokus pada            Bank Sulselbar's HR policy not only focuses on recruitment and
rekrutmen dan pengelolaan tenaga kerja, tetapi juga pada          management of the workforce, but also on improving capabilities,
peningkatan kapabilitas, kesejahteraan, serta integrasi           welfare, and integrating sustainability principles into banking
prinsip keberlanjutan dalam operasional perbankan.                operations.


Dengan kebijakan yang holistik dan berorientasi pada masa         With a holistic and future-oriented policy, Bank Sulselbar ensures
depan, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap karyawan            that every employee has the opportunity to develop, contribute,
memiliki kesempatan untuk berkembang, berkontribusi, dan          and be part of the sustainability transformation in the financial
menjadi bagian dari transformasi keberlanjutan di sektor          sector.
keuangan.




Sumber Daya Manusia Bank Sulselbar: Agen
Perubahan Menuju Keberlanjutan
(GRI 2-7, SEOJK C.3.B, SASB FN-CB-240A.1)

Bank Sulselbar Human Resources: Agents of Change Towards Sustainability

Bank Sulselbar terus berupaya menciptakan lingkungan kerja        Bank Sulselbar continues to strive to create a dynamic,
yang dinamis, inovatif, dan kolaboratif, dengan memberikan        innovative and collaborative work environment, by providing
kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan.                     equal opportunities for all employees.


Berdasarkan Status Kepegawaian                                    Based on Employee Status
                            Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian Tahun 2022 -2024
                                Table of Employee Composition Based on Employment Status in 2022 -2024
             Jumlah Karyawan                     2024         2023          2022                 Number of employees
 Pegawai Tetap                                      1.017          993          999                            Permanent Employee
 Pegawai Honorer                                     448           377          345                               Honorary Employee
 Jumlah                                             1.465        1.370        1.344                                           Total


Berdasarkan Jenis Kelamin                                          By Gender
                            Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Jenis Kelamin Tahun 2022 -2024
                                        Table of Employee Composition by Gender 2022 -2024
                 Jenis Kelamin                   2024         2023          2022                         Gender
 Pria                                                758           728          728                                           Male
 Wanita                                              707           642          616                                         Female
 Jumlah                                             1.465        1.370        1.344                                           Total




          BANK SULSELBAR
116
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
Berdasarkan Usia                                                By Age
                                  Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2022 -2024
                                         Table of Employee Composition by Age 2022 -2024
                   Usia                        2024         2023          2022                           Age
 >51 tahun                                          110         107           102                                       >51 Years
 >46-50 tahun                                       144         148           159                                    >46-50 Years
 >41-45 tahun                                       168         161           150                                    >41-45 Years
 >36-40 tahun                                       258         251           244                                    >36-40 Years
 >31-35 tahun                                       230         240           231                                    >31-35 Years
 >26-30 tahun                                       208         165           183                                    >26-30 Years
 <25 tahun                                          347          298          275                                       <25 Years
 Jumlah                                           1.465        1.370        1.344                                            Total


Berdasarkan Tingkat Pendidikan                                   Based on Education Level
                           Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2022 -2024
                                  Table of Employee Composition Based on Education Level 2022 -2024
             Tingkat Pendidikan                2024         2023          2022                     Education Level
 Doktoral                                              1            1             0                                      Doctoral
 Pasca Sarjana                                        18           17            17                                  Postgraduate
 Sarjana                                          1.032         878           848                                        Bachelor
 Diploma                                              54           53            54                                      Diploma
 SMA                                                344         404           406                               Senior High School
 SMP                                                  10           11            11                             Junior High School
 SD                                                    6            6             8                                    Elementary
 Jumlah                                           1.465        1.370        1.344                                            Total


Dalam lanskap industri keuangan yang semakin dinamis,            In an increasingly dynamic financial industry landscape, Bank
Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya dalam               Sulselbar continues to demonstrate its commitment to building
membangun tim yang berkualitas dan adaptif. Data terbaru         a high-quality and adaptive team. Recent data indicates a 6.9%
menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah pegawai sebesar            increase in the number of employees compared to the previous
6,9% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan ekspansi          year, reflecting a strategic workforce expansion that aligns with
tenaga kerja yang selaras dengan strategi penguatan bisnis       the goals of strengthening business operations and digitizing
dan digitalisasi layanan perbankan.                              banking services.

Namun, pertumbuhan ini tidak sekadar soal angka.                 This growth transcends mere numbers; gender balance emerges
Keseimbangan gender menjadi sorotan utama, dengan                as a significant highlight, with a higher proportion of female
peningkatan proporsi karyawan wanita yang lebih besar            employees compared to their male counterparts. This shift
dibandingkan pria. Hal ini mencerminkan upaya Bank               underscores Bank Sulselbar’s dedication to fostering a more
Sulselbar dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih          inclusive and equitable work environment, consistent with
inklusif dan setara, sejalan dengan prinsip keberlanjutan        the sustainability principles that are integral to the company’s
yang terus ditekankan dalam operasional perusahaan.              operations.

Salah satu tren menarik adalah dominasi pegawai muda,            An interesting trend is the predominance of younger employees,
di mana mayoritas tambahan tenaga kerja berasal dari             with the majority of new hires under the age of 30. This
kelompok usia di bawah 30 tahun. Regenerasi SDM ini              generational shift signifies Bank Sulselbar’s readiness to embrace



                                                                                                  BANK SULSELBAR
                                                                                                                               117
                                                                                          Sustainability Report 2024
Page 118
                   Sumber Daya Manusia
                   Human Resources




menunjukkan kesiapan Bank Sulselbar dalam menghadapi              digital transformation and adapt to evolving patterns within the
transformasi digital dan perubahan pola industri perbankan.       banking industry. Young professionals, who are typically more
Tenaga kerja muda yang lebih adaptif terhadap inovasi             agile in their adoption of innovation and technology, represent
dan teknologi menjadi aset berharga dalam mendorong               valuable assets in driving long-term growth.
pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, standar rekrutmen yang lebih tinggi juga menjadi      Moreover, the enhancement of recruitment standards serves as a
indikator penting dalam perkembangan SDM Bank Sulselbar.          crucial indicator of the development of Bank Sulselbar’s human
Lulusan Sarjana kini mendominasi komposisi tenaga                 resources. The workforce is now predominantly composed
kerja, sementara jumlah pegawai dengan pendidikan SMA             of individuals with bachelor’s degrees, while the number of
mengalami penurunan. Hal ini menegaskan bahwa bank                employees with only a high school education has declined.
semakin berorientasi pada tenaga kerja yang lebih terampil        This trend confirms the bank’s increasing orientation towards
dan berpendidikan tinggi, guna memperkuat daya saing dan          cultivating a skilled and highly educated workforce, aimed at
mempercepat proses transformasi perusahaan.                       strengthening competitiveness and expediting the company’s
                                                                  transformation process.
Dengan kombinasi pertumbuhan tenaga kerja, peningkatan            With a combination of workforce growth, improved quality of
kualitas SDM, serta keseimbangan gender yang lebih baik,          human resources, and enhanced gender balance, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar semakin siap menghadapi tantangan industri         is well-equipped to navigate the challenges of a competitive
perbankan yang kian kompetitif, sekaligus memperkuat              banking industry while reinforcing its commitment to building a
komitmennya dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan           sustainable and inclusive business environment.
dan inklusif.


Proporsi Manajemen Senior dari                                    Proportion of Senior Management from
Masyarakat Lokal (GRI 202-2)                                      Local Community
Sebagai bank daerah yang berperan strategis dalam                 As a regional bank that plays a strategic role in the economic
pembangunan      ekonomi       Sulawesi     Selatan     dan       development of South Sulawesi and West Sulawesi, Bank
Sulawesi Barat, Bank Sulselbar berkomitmen untuk                  Sulselbar is committed to empowering local communities,
memberdayakan masyarakat lokal, termasuk dalam struktur           including in its leadership structure. The senior management
kepemimpinannya. Komposisi manajemen senior Bank                  of Bank Sulselbar is primarily composed of individuals from the
Sulselbar didominasi oleh individu yang berasal dari daerah       bank’s operational areas, reflecting a sustainability strategy in
operasional bank, mencerminkan strategi keberlanjutan             human resource management and supporting local economic
dalam pengelolaan sumber daya manusia serta mendukung             growth.
pertumbuhan ekonomi lokal.


Komitmen Bank Sulselbar terhadap                                  Bank Sulselbar's Commitment to Local
Pemimpin Lokal                                                    Leaders
Mayoritas posisi strategis dalam jajaran manajemen senior         The majority of strategic positions in senior management are
diisi oleh individu yang berasal dari masyarakat lokal. Hal ini   filled by individuals from the local community. This is done
dilakukan melalui berbagai inisiatif, termasuk:                   through various initiatives, including:
1. Perekrutan dan pengembangan talenta berbasis daerah            1. Regionally-based talent recruitment and development to
    untuk memastikan bahwa kepemimpinan memiliki                       ensure that leadership has a deep understanding of local
    pemahaman mendalam tentang kebutuhan ekonomi                       economic needs.
    lokal.
2. Program Talent Pool untuk kaderisasi pemimpin masa             2. Talent Pool Program for developing future leaders, where
    depan, di mana pegawai lokal dengan potensi tinggi               local employees with high potential are given intensive
    diberikan pelatihan intensif agar siap menempati posisi          training to be ready to occupy strategic positions.
    strategis.




         BANK SULSELBAR
118
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
3. Peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi calon          3. Competency improvement and certification for prospective
   pemimpin melalui pelatihan berjenjang, coaching, serta        leaders through tiered training, coaching, and banking and
   sertifikasi perbankan dan keberlanjutan.                      sustainability certification.
4. Rotasi dan promosi internal bagi pegawai lokal,            4. Internal rotation and promotion for local employees, ensuring
   memastikan kesinambungan kepemimpinan yang                    continuity of leadership that understands the culture and
   memahami budaya dan kebutuhan daerah operasional              needs of the bank's operational areas.
   bank.


Proporsi Manajemen Senior dari                                Proportion of Senior Management from Local
Masyarakat Lokal                                              Community
1. Lebih dari 80% jajaran direksi dan kepala cabang           1. More than 80% of the board of directors and branch
   berasal dari Sulawesi Selatan dan Barat, mencerminkan         managers come from South and West Sulawesi, reflecting a
   keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal.                     bias towards local workers.
2. Struktur kepemimpinan semakin inklusif, dengan             2. The leadership structure is becoming more inclusive, with
   peningkatan jumlah eksekutif wanita yang berasal dari         an increasing number of female executives coming from the
   daerah operasional bank.                                      bank's operational areas.
3. Bank Sulselbar memprioritaskan pemimpin yang               3. Bank Sulselbar prioritizes leaders who understand the
   memahami karakteristik ekonomi lokal, sehingga                characteristics of the local economy, so that the policies
   kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran dan                taken are more targeted and have a direct impact on regional
   berdampak langsung bagi pertumbuhan daerah.                   growth.


Dampak Positif bagi Bank dan Masyarakat                       Positive Impacts for Banks and Society
1. Memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan            1. Strengthening relationships with local stakeholders, including
   lokal, termasuk pemerintah daerah, UMKM, dan                  local governments, MSMEs, and the business community.
   komunitas bisnis.                                          2. Increase the efficiency and effectiveness of business strategies,
2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas strategi bisnis,       because leaders who come from local communities have
   karena pemimpin yang berasal dari masyarakat lokal            better insight into customer needs and market dynamics.
   memiliki wawasan yang lebih baik terhadap kebutuhan        3. Supporting sustainability transformation, where every
   nasabah dan dinamika pasar.                                   business and social policy is more aligned with regional
3. Mendukung transformasi keberlanjutan, di mana setiap          development goals.
   kebijakan bisnis dan sosial lebih selaras dengan tujuan
   pembangunan daerah.

Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya memperkuat   With this policy, Bank Sulselbar not only strengthens the
daya saing institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap      competitiveness of the institution, but also contributes to the
pengembangan ekonomi daerah dan pemberdayaan SDM              development of the regional economy and empowerment of local
lokal. Komitmen ini sejalan dengan prinsip good corporate     human resources. This commitment is in line with the principles
governance (GCG) dan praktik keberlanjutan yang terus         of good corporate governance (GCG) and sustainability practices
diperkuat oleh bank dalam menghadapi tantangan industri       that continue to be strengthened by the bank in facing the
perbankan modern.                                             challenges of the modern banking industry.


Strategi Perekrutan Karyawan:                                 Employee Recruitment Strategy:
Membangun SDM Berkualitas untuk                               Building Quality Human Resources for
Masa Depan (GRI 401-1)                                        the Future
Bank Sulselbar menerapkan pendekatan rekrutmen                Bank Sulselbar implements a competency-based and business
berbasis kompetensi dan kebutuhan bisnis. Dalam Strategi      needs-based recruitment approach. In the 2024 HR Management
Pengelolaan dan Pengembangan SDM 2024, proses                 and Development Strategy, the recruitment process is aligned



                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                              119
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 120
                   Sumber Daya Manusia
                   Human Resources




perekrutan diselaraskan dengan arah transformasi digital          with the direction of digital transformation and sustainable
dan akselerasi bisnis berkelanjutan.                              business acceleration.

1. Perekrutan berbasis kebutuhan bisnis – Setiap tahun,           1. Business needs-based hiring – Every year, workforce
   kebutuhan tenaga kerja dievaluasi berdasarkan ekspansi            needs are evaluated based on business expansion, digital
   bisnis, transformasi digital, dan strategi keberlanjutan.         transformation, and sustainability strategies.
2. Proses seleksi yang ketat dan transparan – Menggunakan         2. Strict and transparent selection process – Using a merit-
   sistem merit-based recruitment, memastikan hanya                  based recruitment system, ensuring only the best talents join.
   talenta terbaik yang bergabung.
3. Digital Talent Acquisition – Peningkatan rekrutmen             3. Digital Talent Acquisition – Increased recruitment in IT, data
   di bidang IT, data analytics, dan digital banking untuk           analytics, and digital banking to support digital banking
   mendukung transformasi perbankan digital.                         transformation.
4. Perekrutan inklusif dan diversity – Memastikan                 4. Inclusive recruitment and diversity – Ensuring gender
   kesetaraan gender serta memberikan kesempatan                     equality and providing opportunities for local workforce to
   bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang di industri              develop in the banking industry.
   perbankan.
5. Employer Branding & Talent Attraction – Aktif berpartisipasi   5. Employer Branding & Talent Attraction – Actively participate
   dalam job fair, program magang, dan kerja sama dengan             in job fairs, internship programs, and collaboration with
   universitas untuk menjaring talenta muda berkualitas.             universities to attract quality young talents.


Tren Rekrutmen 2024: Menyerap Talenta                             Recruitment Trends 2024: Absorbing Local
Lokal dan Digital Talent                                          Talent and Digital Talent
Pada tahun 2024, Bank Sulselbar mencatat pertumbuhan              In 2024, Bank Sulselbar recorded a 6.9% growth in the number of
jumlah karyawan sebesar 6,9% dibandingkan tahun                   employees compared to the previous year, indicating a workforce
sebelumnya, menandakan ekspansi tenaga kerja yang                 expansion that aligns with the strategy of strengthening business
selaras dengan strategi penguatan bisnis dan digitalisasi         and digitizing banking services. The main focus of the recruitment
layanan perbankan. Fokus utama dalam proses perekrutan            process this year includes:
tahun ini meliputi:
1. Penyerapan Talenta Lokal: Lebih dari 80% karyawan              1.   Local Talent Absorption: More than 80% of new employees
    baru berasal dari Sulawesi Selatan dan Barat, sejalan              come from South and West Sulawesi, reflecting the bank›s
    dengan komitmen bank dalam mendukung pertumbuhan                   commitment to supporting regional economic growth.
    ekonomi daerah.
2. Peningkatan Rekrutmen Digital Talent: Seiring dengan           2.   Increasing Digital Talent Recruitment: As digital
    percepatan transformasi digital, bank aktif merekrut               transformation accelerates, the bank is actively recruiting
    tenaga kerja di bidang IT, data analytics, dan digital             workers in IT, data analytics, and digital banking.
    banking.
3. Diversity & Inclusion: Bank Sulselbar terus mendorong          3.   Diversity & Inclusion: Bank Sulselbar continues to promote
    kesetaraan gender dalam proses perekrutan, dengan                  gender equality in the recruitment process, with the
    komposisi karyawan wanita mencapai 48,3% dari total                composition of female employees now reaching 48.3% of
    pegawai.                                                           total employees.
4. Program Fresh Graduate Recruitment: Perekrutan                 4.   Fresh Graduate Recruitment Program: The recruitment
    lulusan baru dari universitas ternama terus diperluas,             of fresh graduates from renowned universities continues
    dengan program onboarding yang lebih intensif untuk                to be expanded, along with a more intensive onboarding
    memastikan adaptasi yang cepat terhadap industri                   program to ensure rapid adaptation to the banking industry.
    perbankan.




         BANK SULSELBAR
120
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
Proses Perekrutan Berbasis Kompetensi                         Competency Based Recruitment Process and
dan Keberlanjutan                                             Sustainability
Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap proses perekrutan      Bank Sulselbar ensures that every recruitment process is not only
tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan             oriented towards fulfilling business needs, but also supports the
bisnis, tetapi juga mendukung agenda keberlanjutan dan        sustainability agenda and improving employee competency.
peningkatan kompetensi karyawan.
1. Talent Pool Development – Program khusus bagi karyawan     1. Talent Pool Development – A special program for new
    baru yang memiliki potensi kepemimpinan, dibekali            employees who have leadership potential, equipped with
    dengan pelatihan dan sertifikasi perbankan.                  banking training and certification.
2. Pelatihan Onboarding dan Upskilling – Setiap karyawan      2. Onboarding and Upskilling Training – Every new employee is
    baru diwajibkan mengikuti pelatihan intensif terkait         required to undergo intensive training related to the banking
    industri perbankan, digital banking, dan keberlanjutan.      industry, digital banking, and sustainability.
3. Program Magang dan Internship – Memberikan                 3. Internship and Apprenticeship Programs – Providing
    kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk             opportunities for students and recent graduates to gain work
    mendapatkan pengalaman kerja di industri keuangan.           experience in the financial industry.
4. Rekrutmen Berbasis ESG – Setiap kandidat dinilai           4. ESG-Based Recruitment – Each candidate is assessed not
    tidak hanya berdasarkan kompetensi teknis, tetapi juga       only based on technical competency, but also alignment with
    keselarasan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan tata        sustainability values and good governance.
    kelola yang baik.
5. Digitalization of HR Process – Menggunakan sistem          5. Digitalization of HR Process – Using a digital recruitment
    rekrutmen digital untuk mempermudah proses seleksi           system to simplify the selection process and reduce
    dan mengurangi dampak lingkungan dengan paperless            environmental impact with paperless recruitment.
    recruitment.


Dampak Rekrutmen terhadap                                     The Impact of Recruitment on the
Keberlanjutan SDM Bank Sulselbar                              Sustainability of Bank Sulselbar's HR
Dengan strategi rekrutmen yang berbasis kompetensi,           With a recruitment strategy based on competency, sustainability,
keberlanjutan, dan inklusivitas, Bank Sulselbar berhasil:     and inclusivity, Bank Sulselbar has succeeded in:
1. Meningkatkan kualitas SDM dengan lebih dari 70%            1. Improving the quality of human resources with more than
   karyawan baru memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi.       70% of new employees having a bachelor's degree or higher.
2. Memperkuat keberagaman dan kesetaraan gender,              2. Strengthening diversity and gender equality, with increasing
   dengan peningkatan jumlah karyawan wanita dan                 the number of female employees and inclusive hiring.
   perekrutan inklusif.                                       3. Supporting leadership regeneration, with 30% of new
3. Mendukung regenerasi kepemimpinan, dengan 30%                 employees entering the talent pool for strategic positions in
   dari karyawan baru masuk dalam talent pool untuk posisi       the future.
   strategis di masa depan.


Dengan pendekatan perekrutan yang berorientasi pada           With a recruitment approach that is oriented towards
kompetensi, digitalisasi, dan keberlanjutan, Bank Sulselbar   competency, digitalization, and sustainability, Bank Sulselbar
semakin siap menghadapi tantangan industri perbankan          is increasingly ready to face the challenges of the ever-growing
yang terus berkembang. Bank tidak hanya berfokus pada         banking industry. The bank not only focuses on growing the
pertumbuhan jumlah karyawan, tetapi juga memastikan           number of employees, but also ensures that every individual who
bahwa setiap individu yang bergabung memiliki peran           joins has a strategic role in supporting business sustainability and
strategis dalam mendukung keberlanjutan bisnis dan inklusi    financial inclusion in the South and West Sulawesi regions.
keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                              121
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 122
                   Sumber Daya Manusia
                   Human Resources




Pergantian Karyawan: Menjaga                                       Employee Turnover: Maintaining HR
Stabilitas dan Daya Saing SDM (GRI 401-1)                          Stability and Competitiveness
Sebagai organisasi yang terus berkembang, Bank Sulselbar           As a growing organization, Bank Sulselbar understands that
memahami bahwa pergantian karyawan (turnover) adalah               employee turnover is part of the company's dynamics in facing
bagian dari dinamika perusahaan dalam menghadapi                   industry changes. Therefore, the bank implements a human
perubahan industri. Oleh karena itu, bank menerapkan               resource management strategy that is oriented towards
strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi         retention, development, and regeneration of the workforce
pada retensi, pengembangan, dan regenerasi tenaga                  in order to maintain operational stability and the company's
kerja guna menjaga stabilitas operasional dan daya saing           competitiveness.
perusahaan.


Tren Pergantian Karyawan Tahun 2024                                Employee Turnover Trends in 2024
Berdasarkan data rekrutmen dan turnover, Bank Sulselbar            Based on recruitment and turnover data, Bank Sulselbar recorded
mencatat peningkatan jumlah pegawai sebesar 6,9%                   a 6.9% increase in the number of employees compared to 2023.
dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini didorong oleh             This growth was driven by business expansion, digitalization of
ekspansi bisnis, digitalisasi layanan, serta kebutuhan akan        services, and the need for a more competent workforce.
tenaga kerja yang lebih kompeten.


                  Kategori                   2024      2023         Perubahan (%)

                                                                                         Number of Employees at the Beginning of the
 Jumlah Pegawai di Awal Tahun (Jan)           1.370     1.337                +2,4%
                                                                                                                          Year (Jan)
 Jumlah Pegawai Masuk                           178           94            +89,4%                     Number of Employees Entered
 Jumlah Pegawai Keluar                           83           61            +36,1%                     Number of Employees Leaving
 Jumlah Pegawai Akhir Tahun (Des)             1.465     1.370                +6,9%            Number of Employees End of Year (Dec)


Dengan 178 karyawan baru bergabung dan 83 karyawan                 With 178 new employees joining and 83 employees leaving, the
keluar, turnover rate 2024 tercatat sebesar 5,0%, sedikit          2024 turnover rate was recorded at 5.0%, slightly up from the
meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,2%.              previous year of 4.2%.


Faktor-Faktor Pergantian Karyawan                                  Employee Turnover Factors
1. Ekspansi Digitalisasi – Meningkatnya kebutuhan tenaga           1. Digitalization Expansion – The increasing need for a digital-
   kerja berbasis digital mendorong rekrutmen pegawai                 based workforce encourages the recruitment of employees
   dengan keahlian di bidang teknologi perbankan.                     with expertise in banking technology.
2. Regenerasi SDM – Pergantian tenaga kerja terjadi                2. Human Resource Regeneration – Workforce turnover occurs
   sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta adaptasi           as part of organizational refreshment and adaptation to the
   terhadap tantangan industri perbankan.                             challenges of the banking industry.
3. Peluang Karier – Beberapa pegawai yang keluar beralih           3. Career Opportunities – Some employees who leave move on
   ke industri lain atau mendapatkan promosi di tempat                to other industries or get promotions at new jobs.
   kerja baru.
4. Rotasi dan Pensiun – Sebagian turnover juga terjadi             4. Rotation and Retirement – Some turnover also occurs due to
   karena perpindahan internal atau pegawai yang                      internal transfers or employees entering retirement.
   memasuki masa pensiun.




         BANK SULSELBAR
122
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
Strategi Bank Sulselbar dalam Mengelola                       Bank Sulselbar's Strategy in Managing
Turnover Karyawan                                             Employee Turnover
Bank Sulselbar menerapkan berbagai program untuk              Bank Sulselbar implements various programs to maintain and
mempertahankan dan meningkatkan kepuasan karyawan,            improve employee satisfaction, including:
antara lain:
1. Peningkatan Kesejahteraan – Menyediakan tunjangan          1. Enhanced Welfare – Providing competitive benefits,
   kompetitif, skema insentif berbasis kinerja, dan benefit      performance-based incentive schemes, and health benefits.
   kesehatan.
2. Program Pengembangan Karier – Memberikan pelatihan,        2. Career Development Program – Providing training, coaching,
   coaching, dan mentoring agar pegawai dapat berkembang         and mentoring so that employees can develop in the banking
   di lingkungan perbankan.                                      environment.
3. Work-Life Balance – Menyediakan kebijakan fleksibel        3. Work-Life Balance – Providing flexible policies and a work
   dan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan             environment that supports employee well-being.
   pegawai.
4. Talent Management & Leadership Program –                   4. Talent Management & Leadership Program – Preparing
   Mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan               employees for leadership roles to reduce the risk of losing
   guna mengurangi risiko kehilangan SDM potensial.              potential talent.


Dengan turnover rate yang tetap terkendali dan pertumbuhan    With a manageable turnover rate and positive workforce growth,
tenaga kerja yang positif, Bank Sulselbar berhasil menjaga    Bank Sulselbar has managed to maintain a balance between
keseimbangan antara retensi dan regenerasi SDM.               HR retention and regeneration. The increase in the number
Peningkatan jumlah karyawan sejalan dengan strategi           of employees is in line with the business development and
pengembangan bisnis dan digitalisasi, memastikan bahwa        digitalization strategy, ensuring that the bank has a competent
bank memiliki tenaga kerja yang kompeten dan adaptif          and adaptive workforce to changes in the banking industry.
terhadap perubahan industri perbankan.



Mewujudkan Tempat Kerja yang Inklusif dan
Keberagaman Karyawan                                     (GRI 405-1 | OJK F.18 | SASB FN-CB-240A.3)

Creating an Inclusive Workplace and Employee Diversity

Bank Sulselbar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan       Bank Sulselbar is dedicated to fostering an inclusive work
kerja yang inklusif, di mana setiap karyawan memiliki         environment that ensures every employee has equal
kesempatan yang setara untuk berkembang tanpa diskriminasi.   opportunities for development, free from discrimination. The
Kebijakan keberagaman perusahaan diterapkan dalam seluruh     company’s diversity policy is integrated into all operational
aspek operasional, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan   areas, including recruitment and career development, to promote
karier, guna memastikan bahwa tenaga kerja berasal dari       a workforce that encompasses a range of backgrounds, genders,
berbagai latar belakang, gender, dan usia.                    and age groups.

Komposisi karyawan Bank Sulselbar menunjukkan                 The employee composition at Bank Sulselbar demonstrates a
keseimbangan gender yang mencerminkan kebijakan               commitment to gender balance, reinforcing the organization’s
perusahaan dalam mendukung kesetaraan kesempatan              dedication to equal employment opportunities. Additionally,
kerja. Bank juga aktif dalam menyediakan program pelatihan    the bank actively offers training and mentoring programs for all
dan mentoring bagi seluruh karyawan, memastikan               employees, guaranteeing equitable access to skills development
bahwa semua individu memiliki akses yang sama terhadap        and career progressio
peningkatan keterampilan dan jenjang karier.



                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                          123
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 124
                   Sumber Daya Manusia
                   Human Resources




Selain itu, kebijakan anti-diskriminasi diterapkan secara            In addition, anti-discrimination policies are strictly implemented
ketat untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan             to create a comfortable and barrier-free working environment
bebas dari hambatan bagi setiap individu. Dengan prinsip             for every individual. With this principle of diversity and
keberagaman dan inklusivitas ini, Bank Sulselbar terus               inclusivity, Bank Sulselbar continues to build a more innovative
membangun tenaga kerja yang lebih inovatif dan adaptif dalam         and adaptive workforce in facing the challenges of the dynamic
menghadapi tantangan industri perbankan yang dinamis.                banking industry.




Remunerasi, Kesejahteraan, dan Hak Pekerja
(GRI 202-1, 405 | OJK F.20 | SASB FN-CB-330A.4)

Remuneration, Welfare and Workers’ Rights

Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan                     As part of the effort to create an inclusive and competitive work
kerja yang inklusif dan berdaya saing, Bank Sulselbar                environment, Bank Sulselbar places employee welfare as one of
menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai salah satu                the main priorities in its human resource management strategy.
prioritas utama dalam strategi pengelolaan sumber daya               The Bank is committed to providing competitive remuneration,
manusia. Bank berkomitmen untuk memberikan remunerasi                sustainable welfare programs, and protection of workers' rights
yang kompetitif, program kesejahteraan yang berkelanjutan,           to increase motivation, productivity, and loyalty of the workforce.
serta perlindungan hak-hak pekerja guna meningkatkan
motivasi, produktivitas, dan loyalitas tenaga kerja.


Untuk memastikan kesejahteraan pekerja, Bank Sulselbar               To ensure employee welfare, Bank Sulselbar provides various
memberikan berbagai tunjangan, antara lain:                          benefits, including:
1. Upah yang Adil dan Kompetitif : Bank Sulselbar                    1. Fair and Competitive Wages: Bank Sulselbar implements
   menerapkan kebijakan gaji minimum yang lebih tinggi                  a minimum salary policy that is higher than the regional
   dibandingkan upah minimum regional (UMR) di berbagai                 minimum wage (UMR) in its various operational areas.
   wilayah operasionalnya.
2. Tunjangan dan Benefit Karyawan : Meliputi asuransi                2. Employee Allowances and Benefits: Includes health
   kesehatan, dana pensiun, tunjangan hari raya, serta                  insurance, pension funds, holiday allowances, and home
   program kepemilikan rumah bagi karyawan tetap.                       ownership programs for permanent employees.
3. Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance)                  3. Work-Life Balance: Annual leave policy, maternity leave, and
   : Kebijakan cuti tahunan, cuti melahirkan, serta                     flexible working hours for certain employees.
   fleksibilitas jam kerja bagi karyawan tertentu.
4. Hak dan Perlindungan Pekerja :Seluruh karyawan                    4. Worker Rights and Protection: All employees are given access
   diberikan akses ke fasilitas kesehatan, jaminan sosial,              to health facilities, social security, and protection against
   serta perlindungan terhadap diskriminasi dan pelecehan               discrimination and harassment in the workplace.
   di tempat kerja.


               Perbandingan Upah Bank Sulselbar Dengan UMR Propinsi Dimana Kantor Cabang Beroperasi Tahun 2024
                Comparison of Bank Sulselbar Wages with the UMR of the Province Where the Branch Office Operates in 2024
                                                              Upah Minimun
  No.   Unit Usaha/Business Unit       Provinsi/Daerah                                  Imbal Jasa Karyawan Tingkat Terendah
                                                                Provinsi
   1    Bank Sulselbar              Sulawesi selatan              Rp.5.067.381                                             Rp.6.616.211
   2    Bank Sulselbar              Sulawesi barat                Rp.2.914.958                                             Rp.7.720.750
   3    Bank Sulselbar              DKI Jakarta                   Rp.5.067.381                                             Rp.8.578.172




         BANK SULSELBAR
124
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
Paket Kesejateraan Pegawai Bank Sulsebar [GRI 401-2]        Bank Sulsebar Employee Welfare Package [GRI 401-2]
1. Gaji rutin setiap bulan.                                 1. Regular salary every month.
2. Uang makan untuk setiap hari kerja sesuai kehadiran.     2. Meal allowance for each working day according to
3. Uang lembur dan Makan Lembur apabila bekerja                attendance.
   melebihi jam kerja.                                      3. Overtime pay and overtime meals if you work beyond
4. Tunjangan Hari Raya (THR).                                  working hours.
5. Ongkos Perjalanan Cuti                                   4. Holiday Allowance (THR).
6. Pakaian Sandang (pakaian seragam, ongkos jahit baju,     5. Travel Leave Costs
   uang sepatu).                                            6. Clothing (uniforms, sewing costs, shoe money).
7. Bonus (tergantung kemampuan Perusahaan).                 7. Bonus (depending on Company capabilities).


Kebijakan Cuti: Menjaga                                     Leave Policy: Maintaining Work-Life
Keseimbangan Kerja dan Kehidupan                            Balance
(GRI 401-3)

Sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan         As part of its commitment to employee welfare, Bank Sulselbar
karyawan, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan cuti          implements a leave policy that includes annual leave and
yang mencakup cuti tahunan dan cuti melahirkan, guna        maternity leave, to ensure a balance between employees'
memastikan keseimbangan antara kehidupan profesional        professional and personal lives.
dan pribadi karyawan.


1. Cuti Tahunan                                             1. Annual leave
   Setiap karyawan berhak atas cuti tahunan yang dapat         Every employee is entitled to annual leave that can be used to
   digunakan untuk beristirahat dan meningkatkan               rest and increase productivity. This policy allows employees
   produktivitas. Kebijakan ini memungkinkan karyawan          to maintain mental and physical balance amidst dynamic
   untuk tetap menjaga keseimbangan mental dan fisik di        work demands.
   tengah tuntutan pekerjaan yang dinamis.

2. Cuti Melahirkan                                          2. Maternity leave
   Bank Sulselbar juga memberikan cuti melahirkan kepada       Bank Sulselbar also provides maternity leave to female
   karyawan perempuan sesuai dengan regulasi yang              employees in accordance with applicable regulations. This
   berlaku. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung            policy aims to support the health of mothers and babies, as
   kesehatan ibu dan bayi, serta memberikan waktu bagi         well as provide time for employees to adapt to their new role
   karyawan untuk beradaptasi dengan peran baru sebagai        as parents.
   orang tua.

Kebijakan cuti ini mencerminkan kepedulian Bank Sulselbar   This leave policy reflects Bank Sulselbar's concern for employee
terhadap kesejahteraan karyawan serta menciptakan           welfare and creating a more inclusive and sustainable work
lingkungan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.     environment.


Program Pensiun dan Jaminan                                 Pension and Old Age Security Programs:
Hari Tua: Menjamin Kesejahteraan                            Ensuring Employee Welfare in the
Pegawai di Masa Depan (GRI 201-3, 404-2)                    Future
Sebagai bentuk tanggung jawab dalam memastikan              As a form of responsibility in ensuring employee welfare in the
kesejahteraan karyawan di masa depan, Bank Sulselbar        future, Bank Sulselbar has implemented various pension and
telah mengimplementasikan berbagai program pensiun          old age benefits (THT) programs to provide adequate financial
dan tunjangan hari tua (THT) guna memberikan jaminan        security for its employees. This program reflects the company's
finansial yang layak bagi para pegawainya. Program ini      commitment to providing protection for workers who have



                                                                                            BANK SULSELBAR
                                                                                                                         125
                                                                                    Sustainability Report 2024
Page 126
                  Sumber Daya Manusia
                  Human Resources




mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan              contributed to the bank's growth.
perlindungan bagi tenaga kerja yang telah berkontribusi bagi
pertumbuhan bank.


Program Pensiun Imbalan Pasti                                  Defined Benefit Pension Plan
Bank Sulselbar menerapkan Program Pensiun Imbalan              Bank Sulselbar implements a Defined Benefit Pension Program
Pasti berdasarkan kebijakan yang tertuang dalam beberapa       based on policies stated in several board of directors' decisions,
keputusan direksi, antara lain:                                including:
• SK/111/DIR/VI/2018 (28 Juni 2018) & SK/182/DIR/K/            • SK/111/DIR/VI/2018 (28 June 2018) & SK/182/DIR/K/
   XII/2022 (30 Desember 2022) Tentang penghargaan                 XII/2022 (30 December 2022) Regarding proportional
   proporsional berdasarkan masa kerja.                            awards based on length of service.
• SK/111/DIR/VIII/2012 (29 Agustus 2012) Tentang               • SK/111/DIR/VIII/2012 (29 August 2012) Concerning the
   pengelolaan iuran dana pensiun serta iuran dana hari tua        management of pension fund contributions and old age fund
   (IDHT) pegawai Bank Sulselbar.                                  contributions (IDHT) for Bank Sulselbar employees.

Manfaat yang diberikan dalam skema ini mencakup:               The benefits provided under this scheme include:
• Penghargaan Pensiun Normal – Pegawai yang memasuki           • Normal Retirement Award – Employees who enter retirement
  masa pensiun akan menerima 6 kali gaji pokok sebagai            will receive 6 times their basic salary as a form of appreciation
  bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.                      for their dedication.
• Penghargaan Masa Kerja – Karyawan dengan masa kerja          • Length of Service Award – Employees with a certain length of
  tertentu akan memperoleh tambahan dana sebagai                  service will receive additional funds as a form of appreciation
  bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka.                      for their dedication.

Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan sosial dan      This program aims to provide social security and stable financial
kesejahteraan keuangan yang stabil bagi pegawai setelah        welfare for employees after retirement, as well as create a safe
memasuki masa pensiun, serta menciptakan lingkungan            and sustainable working environment for all employees.
kerja yang aman dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan.


Program Asuransi Tunjangan Hari Tua (THT)                      Old Age Benefit Insurance Program (THT)
Selain program pensiun, Bank Sulselbar juga menerapkan         In addition to the pension program, Bank Sulselbar also
Asuransi Tunjangan Hari Tua (THT) yang memberikan              implements Old Age Allowance Insurance (THT) which provides
perlindungan tambahan bagi pegawai yang memasuki masa          additional protection for employees entering retirement. This
pensiun. Program ini diatur dalam SK/166/DIR/XII/2010 &        program is regulated in SK/166/DIR/XII/2010 & SK/134/DIR/
SK/134/DIR/XII/2010 Tentang pemberian tunjangan hari           XII/2010 Concerning the provision of old age allowances to
tua kepada pegawai PT Bank Sulselbar.                          employees of PT Bank Sulselbar.

Program ini bekerja sama dengan IFG (Indonesia Financial       This program is in collaboration with IFG (Indonesia Financial
Group), yang menyediakan perlindungan asuransi bagi            Group), which provides insurance protection for employees with
pegawai dengan manfaat utama berupa:                           the main benefits of:
• Dana Tunjangan Hari Tua (THT) – Memberikan manfaat           • Old Age Allowance Fund (THT) – Provides financial benefits
   keuangan bagi pegawai setelah pensiun guna menjamin             for employees after retirement to ensure a decent standard of
   standar hidup yang layak.                                       living.
• Kepastian Finansial – Memastikan bahwa setiap pegawai        • Financial Certainty – Ensuring that every Bank Sulselbar
   Bank Sulselbar memiliki tabungan hari tua yang aman             employee has safe and protected retirement savings in a
   dan terlindungi dalam sistem asuransi profesional.              professional insurance system.




        BANK SULSELBAR
126
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
Dampak Positif Program Pensiun dan THT                          Positive Impact of Pension and THT Programs
bagi Pegawai                                                   for Employees
1. Memberikan kepastian pendapatan di masa pensiun             1. Providing certainty of income during retirement so that
   sehingga pegawai dapat tetap menikmati kualitas hidup          employees can continue to enjoy a good quality of life.
   yang baik.
2. Meningkatkan loyalitas dan produktivitas karyawan,          2. Increase employee loyalty and productivity, because they feel
   karena mereka merasa dihargai atas kontribusi mereka           appreciated for their contributions while working.
   selama bekerja.
3. Mendukung stabilitas tenaga kerja dengan memberikan         3. Supporting workforce stability by providing long-term
   insentif jangka panjang bagi pegawai untuk tetap               incentives for employees to continue working at Bank
   berkarya di Bank Sulselbar.                                    Sulselbar.
4. Memastikan keberlanjutan keuangan pegawai di                4. Ensuring employee financial sustainability in retirement
   masa pensiun melalui kombinasi program pensiun dan             through a combination of comprehensive pension and old-
   tunjangan hari tua yang komprehensif.                          age benefit programs.

Dengan adanya Program Pensiun Imbalan Pasti dan Asuransi       With the Defined Benefit Pension Program and Old Age Benefits
Tunjangan Hari Tua (THT), Bank Sulselbar telah membangun       Insurance (THT), Bank Sulselbar has built a financial protection
sistem perlindungan keuangan bagi pegawai yang telah           system for employees who have dedicated themselves to the
berdedikasi terhadap perusahaan.                               company.

Kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi              This policy not only provides benefits for individual employees
individu pegawai tetapi juga menciptakan stabilitas tenaga     but also creates workforce stability, increases job satisfaction,
kerja, meningkatkan kepuasan kerja, serta memperkuat           and strengthens the bank's commitment to creating a sustainable
komitmen bank dalam menciptakan lingkungan kerja yang          work environment.
berkelanjutan.


Perjanjian Kerja Bersama:                                      Collective Labor Agreement: Building
Membangun Hubungan Industrial                                  Harmonious Industrial Relations
yang Harmonis (GRI 2-30)
Dalam dunia kerja yang dinamis, hubungan industrial yang       In a dynamic work environment, healthy industrial relations are
sehat menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan        the main foundation for company growth and employee welfare.
dan kesejahteraan karyawan. Bank Sulselbar memahami            Bank Sulselbar understands that workers who feel safe and
bahwa tenaga kerja yang merasa aman dan dihargai akan          appreciated will provide optimal contributions to the company.
memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan. Oleh            Therefore, the presence of the Workers Union and the Collective
karena itu, kehadiran Serikat Pekerja serta Perjanjian Kerja   Labor Agreement (PKB) are important elements in creating a
Bersama (PKB) menjadi elemen penting dalam menciptakan         harmonious, fair and sustainable work environment.
lingkungan kerja yang harmonis, adil, dan berkelanjutan.


Serikat Pekerja: Pilar Perlindungan dan                        Trade Unions: Pillar of Employee Protection
Kesejahteraan Karyawan                                         and Welfare
Bank Sulselbar secara resmi mendirikan Serikat Pekerja         Bank Sulselbar officially established the Workers Union on
pada 26 Februari 2013 sebagai wadah yang menjembatani          February 26, 2013 as a forum that bridges the interests of the
kepentingan perusahaan dan pegawai. Keberadaannya              company and employees. Its existence is regulated in the Decree
diatur dalam SK Pembentukan Nomor: SK/001/SK.BSSB/             of Establishment Number: SK/001/SK.BSSB/IX/2023, which
IX/2023, yang menegaskan komitmen bank dalam menjamin          confirms the bank's commitment to guaranteeing the rights of




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            127
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 128
                 Sumber Daya Manusia
                 Human Resources




hak-hak tenaga kerja serta menciptakan ekosistem kerja      workers and creating a more professional and conducive work
yang lebih profesional dan kondusif.                        ecosystem.

Dengan adanya Serikat Pekerja, karyawan memperoleh          With the existence of a Trade Union, employees receive various
berbagai manfaat yang berdampak langsung terhadap           benefits that have a direct impact on their welfare, including:
kesejahteraan mereka, antara lain:
1. Perlindungan Hak-Hak Karyawan – Serikat pekerja          1. Protection of Employee Rights – The union ensures that
   memastikan bahwa setiap karyawan mendapatkan hak            every employee has the rights in accordance with applicable
   sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.               employment regulations.
2. Meningkatkan Daya Tawar dalam Negosiasi – Dalam          2. Increasing Bargaining Power in Negotiations – In terms
   hal upah, tunjangan, dan kondisi kerja, serikat             of wages, benefits, and working conditions, unions act as
   pekerja berperan sebagai representasi kolektif untuk        a collective representation to fight for the welfare of their
   memperjuangkan kesejahteraan anggota.                       members.
3. Dukungan Hukum dalam Penyelesaian Perselisihan           3. Legal Support in Dispute Resolution – In the event of an
   – Apabila terjadi sengketa ketenagakerjaan, serikat         employment dispute, the union provides advocacy and legal
   pekerja menyediakan advokasi dan pendampingan               assistance to employees.
   hukum bagi pegawai.
4. Mewujudkan Kesejahteraan yang Lebih Baik – Dengan        4. Achieving Better Welfare – With more effective
   komunikasi yang lebih efektif antara manajemen dan          communication between management and employees,
   karyawan, serikat pekerja turut mengusulkan kebijakan       unions are also proposing more progressive welfare policies.
   kesejahteraan yang lebih progresif.
5. Menjadi Wadah Aspirasi Kolektif – Pegawai memiliki       5. Becoming a Collective Aspiration Vessel – Employees have
   platform untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta          a platform to convey ideas, criticisms, and suggestions to
   usulan demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih         create a better work environment.
   baik.


Perjanjian Kerja Bersama: Fondasi                           Collective Bargaining Agreement: The
Hubungan Industrial yang Kokoh                              Foundation of Solid Industrial Relations
Selain Serikat Pekerja, Bank Sulselbar juga memberlakukan   In addition to the Workers Union, Bank Sulselbar also enforces
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai acuan resmi dalam    a Collective Labor Agreement (PKB) as an official reference in
mengatur hak, kewajiban, serta hubungan kerja antara        regulating the rights, obligations, and work relations between
manajemen dan karyawan. PKB ini disusun melalui proses      management and employees. This PKB is prepared through
diskusi antara pihak manajemen dan perwakilan pekerja       a discussion process between management and worker
untuk menciptakan aturan kerja yang transparan dan saling   representatives to create transparent and mutually beneficial
menguntungkan.                                              work regulations.


PKB mencakup berbagai aspek penting, seperti:               PKB covers various important aspects, such as:
1. Sistem Pengupahan dan Kesejahteraan – Mengatur           1. Wage and Welfare System – Regulate salary structure,
   struktur gaji, tunjangan, bonus, dan fasilitas              allowances, bonuses, and welfare facilities for employees.
   kesejahteraan bagi pegawai.
2. Jam Kerja dan Lembur – Standarisasi jam kerja serta      2. Working Hours and Overtime – Standardization of working
   kompensasi untuk pekerjaan di luar jam operasional          hours and compensation for work outside normal operating
   normal.                                                     hours.
3. Perlindungan terhadap Pemutusan Hubungan Kerja           3. Protection against Termination of Employment (PHK) –
   (PHK) – Memberikan kejelasan mengenai prosedur dan          Provides clarity regarding procedures and employee rights in
   hak karyawan apabila terjadi PHK.                           the event of a layoff.




        BANK SULSELBAR
128
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 129
4. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) – Menjamin              4. Occupational Health and Safety (K3) – Ensures a safe
   lingkungan kerja yang aman dan mendukung                        working environment and supports the physical and mental
   kesejahteraan fisik maupun mental pegawai.                      well-being of employees.
5. Kebijakan Cuti dan Hak Pekerja – Termasuk cuti tahunan,      5. Leave Policies and Employee Rights – Including annual leave,
   cuti melahirkan, serta kebijakan khusus lainnya yang            maternity leave, and other specific policies that protect
   melindungi keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi             employees’ work-life balance.
   pegawai.


Membangun Ekosistem Kerja yang                                  Building a Harmonious Work Ecosystem
Harmonis
1. Dengan adanya Serikat Pekerja dan PKB, Bank Sulselbar        1. With the existence of the Workers Union and PKB, Bank
   memastikan bahwa hubungan antara manajemen                      Sulselbar ensures that the relationship between management
   dan karyawan terjalin dalam iklim kerja yang saling             and employees is established in a work climate that is
   menghormati, transparan, dan berlandaskan prinsip               mutually respectful, transparent, and based on the principle
   keadilan.                                                       of justice.
2. Perusahaan menyadari bahwa tenaga kerja yang                 2. The company realizes that a workforce that feels appreciated
   merasa dihargai akan memiliki loyalitas yang lebih              will have higher loyalty, increase productivity, and drive
   tinggi, meningkatkan produktivitas, serta mendorong             sustainable bank growth.
   pertumbuhan bank secara berkelanjutan.
3. Hubungan industrial yang sehat juga mendukung                3. Healthy industrial relations also support the implementation
   implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good             of good corporate governance (GCG), create a stable work
   Corporate Governance – GCG), menciptakan lingkungan             environment, and build trust between employees and
   kerja yang stabil, serta membangun kepercayaan antara           management. work, making Bank Sulselbar a more inclusive
   karyawan dan manajemen. kerja, menjadikan Bank                  and competitive workplace.
   Sulselbar sebagai tempat kerja yang lebih inklusif dan
   berdaya saing.


Kebijakan Bank Sulselbar dalam                                  Bank Sulselbar's Policy in Preventing
Mencegah Pekerja Anak dan Kerja                                 Child Labor and Forced Labor
Paksa (GRI 408-1, 409-1 | OJK F.19)
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen pada prinsip          As a financial institution dedicated to the principles of
Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar     Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Sulselbar is
menjamin tidak adanya praktik pekerja anak dan kerja            committed to ensuring that child labor and forced labor practices
paksa di seluruh rantai pasokan dan portofolio kredit yang      are absent throughout its supply chain and loan portfolio.
dibiayainya.

Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan       In its operations, Bank Sulselbar adopts a selective approach
selektif terhadap mitra bisnis, pemasok, dan debitur guna       when engaging with business partners, suppliers, and borrowers
memastikan mereka tidak terlibat dalam eksploitasi tenaga       to ensure their non-involvement in labor exploitation, including
kerja, termasuk penggunaan tenaga kerja di bawah umur dan       the use of underage and forced labor. This policy aligns with
kerja paksa. Hal ini sejalan dengan regulasi ketenagakerjaan    labor regulations in Indonesia and adheres to international
di Indonesia serta standar internasional seperti Konvensi ILO   standards such as ILO Convention No. 138 on Minimum Age for
No. 138 tentang Usia Minimum untuk Bekerja dan Konvensi         Employment and ILO Convention No. 182 on the Worst Forms of
ILO No. 182 tentang Bentuk Pekerjaan Terburuk bagi Anak.        Child Labor


Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko, Bank Sulselbar       As part of its risk mitigation strategy, Bank Sulselbar conducts
menerapkan Due Diligence ESG dalam proses penyaluran            ESG Due Diligence during the loan distribution process, ensuring




                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             129
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 130
                    Sumber Daya Manusia
                    Human Resources




kredit, dengan memastikan bahwa seluruh calon debitur            that all prospective borrowers comply with fair employment
mematuhi kebijakan ketenagakerjaan yang adil. Jika               practices. Should there be any indications of violations of workers’
ditemukan indikasi pelanggaran terhadap hak pekerja, Bank        rights, Bank Sulselbar reserves the right to reject or terminate its
Sulselbar berhak menolak atau menghentikan hubungan              business relationships with the parties involved.
bisnis dengan pihak terkait.

Bank Sulselbar juga berpartisipasi dalam berbagai                Additionally, Bank Sulselbar actively participates in outreach
program sosialisasi terkait perlindungan tenaga kerja serta      programs focused on labor protection and supports government
mendukung inisiatif pemerintah dalam penghapusan pekerja         initiatives aimed at eradicating child labor and forced labor,
anak dan kerja paksa, sebagai bagian dari kontribusi terhadap    thereby contributing to the Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG            (SDGs), particularly SDG 8 (Decent Work and Economic
8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG            Growth) and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions).
16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat).




Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
Berkelanjutan: Membangun SDM Unggul untuk
Masa Depan Perbankan                                     (GRI 404-2 | OJK E.2 | SASB FN-CB-330A.3)


Competency Development and Continuous Training: Building Superior Human
Resources for the Future of Banking

Di era transformasi digital yang cepat, sumber daya              In the era of rapid digital transformation, skilled human resources
manusia (SDM) yang kompeten menjadi kunci utama                  (HR) are key to the sustainability and competitiveness of the
bagi keberlanjutan dan daya saing industri perbankan.            banking industry. Bank Sulselbar recognizes the importance
Bank Sulselbar menyadari pentingnya pengembangan                 of developing employee capabilities to address increasingly
kapasitas karyawan dalam menjawab tantangan bisnis yang          complex business challenges. Therefore, training and competency
semakin kompleks. Oleh karena itu, program pelatihan dan         development programs are integral to the bank’s growth strategy.
pengembangan kompetensi dijadikan sebagai bagian integral
dari strategi pertumbuhan bank.


Membangun Talenta Masa Depan                                     Building Future Talent through HR
melalui Program Pengembangan                                     Development Programs
SDM
Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan                    As an effort to improve employee quality and productivity,
produktivitas karyawan, Bank Sulselbar telah menginisiasi        Bank Sulselbar has initiated various training and competency
berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi           development programs which include:
yang mencakup:


               Program                                 Tujuan

                                     Implementasi platform pembelajaran digital
                                                                                         Implementation of digital learning platforms
                                     untuk meningkatkan fleksibilitas dan
 Optimalisasi E-Learning                                                                 to increase the flexibility and effectiveness of
                                     efektivitas pengembangan karyawan secara
                                                                                                 independent employee development.
                                     mandiri.



         BANK SULSELBAR
130
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 131
                Program                                   Tujuan

                                       Bank memberikan pelatihan berjenjang bagi
                                       pegawai dengan posisi strategis, seperti          The bank provides tiered training for employees
 Pendidikan Reguler Sesuai Jenjang     Sespibank, Branch Manager, dan First Line        in strategic positions, such as Sespibank, Branch
 Jabatan                               Manager guna menciptakan kader pemimpin         Manager, and First Line Manager to create quality
                                       berkualitas.                                                                     leadership cadres.


                                       Program identifikasi pegawai berbakat yang
                                                                                               Talented employee identification program
                                       dikembangkan melalui training berjenjang,
                                                                                             developed through tiered training, coaching,
 Talent Pool System                    coaching, sertifikasi, dan rotasi kerja untuk
                                                                                           certification, and job rotation to improve skills
                                       meningkatkan keterampilan secara sistematis
                                                                                                           systematically and sustainably.
                                       dan berkelanjutan.
                                       Partisipasi pegawai dalam pelatihan eksternal
                                                                                           Employee participation in external training to
                                       guna menambah wawasan serta memperluas
 Public Training & Workshop                                                                increase insight and expand their professional
                                       jaringan profesional mereka.
                                                                                                                                network.

                                       Memastikan setiap pegawai memiliki
                                                                                                Ensure that every employee has a strong
 Program Penyegaran Ketentuan          pemahaman yang kuat terkait regulasi dan
                                                                                           understanding of internal banking regulations
 Internal                              kebijakan internal perbankan.
                                                                                                                           and policies.



Program Sertifikasi dan Keahlian                                   Certification Programs and Specialized
Khusus                                                             Skills
Untuk meningkatkan daya saing pegawai, Bank Sulselbar              To improve employee competitiveness, Bank Sulselbar encourages
mendorong sertifikasi profesional yang relevan dengan              professional certification that is relevant to business needs. Some
kebutuhan bisnis. Beberapa sertifikasi yang difasilitasi bank,     of the certifications facilitated by the bank include:
antara lain:


            Jenis Sertifikasi                             Tujuan

                                       Meningkatkan pemahaman karyawan dalam              Improve employee understanding in managing
 Sertifikasi Manajemen Risiko
                                       mengelola risiko operasional dan keuangan.                       operational and financial risks.
                                       Memastikan seluruh proses bisnis sesuai                 Ensure all business processes comply with
 Sertifikasi Audit & Kepatuhan
                                       dengan regulasi dan standar perbankan.                        banking regulations and standards.
                                       Mengembangkan keahlian pegawai dalam
 Sertifikasi Treasury & Wealth                                                          Developing employee skills in fund management
                                       pengelolaan dana dan investasi.
 Management                                                                                                             and investment.

                                       Mendukung percepatan transformasi digital                    Supporting the acceleration of digital
 Sertifikasi Teknologi Informasi
                                       dalam operasional perbankan.                                transformation in banking operations.
                                                                                                   Ensuring efficiency and compliance in
                                       Menjamin efisiensi dan kepatuhan dalam
 Sertifikasi Pengadaan Barang & Jasa                                                               procurement processes in the banking
                                       proses pengadaan di lingkungan perbankan.
                                                                                                                            environment.
 Sertifikasi Sistem Pembayaran &       Memastikan keahlian pegawai dalam transaksi                 Ensuring employee expertise in digital
 Pengelolaan Uang Rupiah               digital dan layanan pembayaran.                               transactions and payment services.


Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu,          This program not only improves individual competency, but also
tetapi juga memastikan bahwa Bank Sulselbar memiliki               ensures that Bank Sulselbar has a workforce that is ready to face
tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan industri               the challenges of the dynamic financial industry.
keuangan yang dinamis.




                                                                                                     BANK SULSELBAR
                                                                                                                                        131
                                                                                             Sustainability Report 2024
Page 132
                    Sumber Daya Manusia
                    Human Resources




Evaluasi Efektivitas Pelatihan                                      Evaluation of Training Effectiveness
Agar program pengembangan SDM berjalan optimal, Bank                In order for the HR development program to run optimally, Bank
Sulselbar melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas           Sulselbar conducts periodic evaluations of training effectiveness
pelatihan dengan metode berikut:                                    using the following methods:
• Evaluasi Level 1 (L1) untuk mengukur kepuasan peserta             • Level 1 (L1) evaluation to measure participant satisfaction
    terhadap pelatihan yang diberikan.                                  with the training provided.
• Pre & Post Test diterapkan pada minimal 80% pelatihan             • Pre & Post Test is applied to at least 80% of internal training
    internal guna mengukur peningkatan kompetensi                       to measure the increase in participant competency.
    peserta.                                                        • Level 3 (L3) evaluation to measure the application of
• Evaluasi Level 3 (L3) untuk mengukur penerapan ilmu                   knowledge that has been learned in the daily work
    yang telah dipelajari dalam lingkungan kerja sehari-hari.           environment.


Hasil evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan inovasi dalam        The results of this evaluation form the basis for improvements
program pelatihan yang diselenggarakan bank.                        and innovations in training programs organized by the bank.


Rata-rata Jam Pelatihan Pegawai (GRI                                Average Employee Training Hours
404-1 | OJK F.22)

Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan                     As part of its commitment to enhancing employee competence
kompetensi dan daya saing pegawai, Bank Sulselbar secara            and competitiveness, Bank Sulselbar actively organizes various
aktif menyelenggarakan berbagai program pelatihan yang              training programs that include both internal (in-house) and
mencakup pelatihan internal (inhouse training) maupun               external training, both domestically and abroad.
eksternal, baik di dalam maupun luar negeri.

Selama tahun 2024, total 295 program pelatihan telah                In 2024, a total of 295 training programs were implemented, with
dilaksanakan dengan total peserta mencapai 9.375 orang.             9,375 participants. This initiative aims to improve employees’
Program ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian teknis            technical and managerial skills to address the increasingly
dan manajerial karyawan guna menghadapi tantangan                   complex challenges of the banking industry.
industri perbankan yang semakin kompleks.


              Pelatihan yang sudah dilaksanakan selama tahun 2024 | Training that has been implemented during 2024
                                                         Jumlah
  No                        Jenis Diklat                                    Peserta
                                                        Pelatihan
   1     Inhouse Training                                        108               8664                              In-house Training
   2     Pelatihan Eksternal Dalam Negeri                        185                  709                   Domestic External Training
   3     Pelatihan Eksternal Luar Negeri                            2                  2                      External Training Abroad
 Total                                                           295               9375                                          Total


                       Biaya Pendidikan dan Pelatihan (dalam Rupiah) | Education and Training Fees (in Rupiah)
                    2024                                        2023                                         2022
              21.145.369.678                               13.382.599.670                               22.790.255.388


Tercatat, pada tahun 2024, total biaya pelatihan yang               It is recorded that in 2024, the total training costs allocated
dialokasikan mencapai Rp21,14 miliar, meningkat signifikan          will reach IDR21.14 billion, a significant increase compared
dibandingkan Rp13,38 miliar di tahun 2023, atau mengalami           to IDR13.38 billion in 2023, or a jump of more than 58%. This
lonjakan lebih dari 58%. Kenaikan ini mencerminkan strategi         increase reflects the bank's strategy which is increasingly focused
bank yang semakin fokus pada peningkatan keterampilan               on improving employee skills, digitizing services, and adapting to




         BANK SULSELBAR
132
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 133
pegawai, digitalisasi layanan, serta adaptasi terhadap          changes in regulations and financial industry trends.
perubahan regulasi dan tren industri keuangan.


Membangun SDM Unggul Melalui                                    Building Superior Human Resources
Pengembangan Kompetensi dan                                     Through Competency Development and
Pelatihan Keberlanjutan (GRI 404-2 | OJK E.2,                   Sustainability Training
FS4, SASB FN-CB-330A.3)

Di tengah dinamika industri perbankan yang semakin              Amidst the dynamics of the banking industry that increasingly
mengedepankan prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar             prioritizes the principle of sustainability, Bank Sulselbar
terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM              continues to be committed to improving HR capacity through
melalui berbagai program pelatihan strategis. Sepanjang         various strategic training programs. Throughout 2024, the bank
tahun 2024, bank telah menggelar berbagai inisiatif             has held various competency development initiatives that focus
pengembangan kompetensi yang berfokus pada keuangan             on sustainable finance (ESG), risk management integration, and
berkelanjutan (ESG), integrasi manajemen risiko, serta          increasing understanding of sharia-based products.
peningkatan pemahaman terhadap produk-produk berbasis
syariah.


Pelatihan Keuangan Berkelanjutan (ESG)                          Sustainable Finance (ESG) Training for Leaders
untuk Pimpinan dan Analis                                       and Analysts
Sebagai langkah strategis dalam menerapkan prinsip              As a strategic step in implementing Environmental, Social,
Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional   and Governance (ESG) principles in banking operations, Bank
perbankan, Bank Sulselbar telah menyelenggarakan dua            Sulselbar has held two main training programs for management
program pelatihan utama bagi jajaran pimpinan dan analis:       and analysts:
• In-House Training ESG bagi BOC, BOD, Pemimpin                 • In-House ESG Training for BOC, BOD, Division Leaders and
   Divisi dan Pemimpin Cabang serta Tim RAKB telah                  Branch Leaders as well as the RAKB Team was successfully
   sukses dilaksanakan pada 31 Agustus 2024. Pelatihan              implemented on August 31, 2024. This training aims to
   ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman                         strengthen executives' understanding of sustainable business
   eksekutif mengenai strategi bisnis berkelanjutan                 strategies and the implementation of green financial policies
   serta implementasi kebijakan keuangan hijau dalam                in banking operations.
   operasional perbankan.
• In-House Training ESG bagi Staf/Analis Divisi Ritel &         • In-House ESG Training for Staff/Analysts of the Retail &
   Konsumer, Divisi Korporasi dan Komersial, serta AO             Consumer Division, Corporate and Commercial Division,
   Cabang telah diselenggarakan pada 24 Oktober 2024.             and Branch AO was held on October 24, 2024. This training
   Pelatihan ini berfokus pada penguatan keterampilan             focuses on strengthening technical skills in assessing risk,
   teknis dalam menilai risiko, mengintegrasikan ESG              integrating ESG in loan and investment, and understanding
   dalam kredit dan investasi, serta memahami aspek               sustainability aspects in retail and corporate sector financing.
   keberlanjutan dalam pembiayaan sektor ritel dan
   korporasi.


Digitalisasi Pelatihan: Akses Mudah melalui                     Digitalization of Training: Easy Access through
E-Learning                                                      E-Learning
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bank Sulselbar        As part of the digital transformation, Bank Sulselbar has
telah mengembangkan materi pembelajaran berbasis ESG            developed ESG-based learning materials in the E-Learning
dalam aplikasi E-Learning.                                      application.




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                              133
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 134
                  Sumber Daya Manusia
                  Human Resources




Materi RAKB berbasis ESG kini tersedia dalam fitur           ESG-based RAKB materials are now available in the Knowledge
Knowledge Resource, memungkinkan seluruh pegawai             Resource feature, allowing all employees to access learning
mengakses modul pembelajaran kapan saja. Dengan metode       modules at any time. With this method, employees can be
ini, karyawan dapat lebih fleksibel dalam memperdalam        more flexible in deepening their understanding of sustainability
pemahaman mengenai strategi keberlanjutan dan integrasi      strategies and ESG integration in risk management.
ESG dalam manajemen risiko.


Sosialisasi Produk Syariah untuk                             Socialization of Sharia Products to Increase
Meningkatkan Inklusi Keuangan                                Financial Inclusion
Selain pelatihan ESG, Bank Sulselbar juga aktif dalam        In addition to ESG training, Bank Sulselbar is also active in
memperluas literasi keuangan syariah.                        expanding sharia financial literacy.

Sosialisasi produk KUR Syariah dan Pembiayaan Multiguna      The socialization of KUR Syariah and Pembiayaan Multiguna
Syariah telah sukses dilaksanakan melalui kerja sama         Syariah products has been successfully implemented through
antara Divisi Syariah dan Divisi Human Capital. Program      cooperation between the Sharia Division and the Human Capital
ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam         Division. This program aims to provide employees with a deeper
kepada pegawai mengenai keunggulan dan mekanisme             understanding of the advantages and mechanisms of sharia
produk keuangan syariah, guna mendorong inklusi keuangan     financial products, in order to encourage wider financial inclusion
yang lebih luas di sektor UMKM dan ritel.                    in the MSME and retail sectors.


Tinjauan Kinerja: Meningkatkan                               Performance Review: Improving
Daya Saing Melalui Balanced                                  Competitiveness Through the Balanced
Scorecard (GRI 404-3)                                        Scorecard
Dalam dunia perbankan yang kompetitif, pengukuran kinerja    In the competitive banking sector, performance measurement
menjadi kunci utama untuk mencapai keberlanjutan dan         is essential for achieving sustainability and fostering healthy
pertumbuhan yang sehat. Bank Sulselbar menerapkan            growth. Bank Sulselbar employs the Balanced Scorecard (BSC) as
Balanced Scorecard (BSC) sebagai kerangka kerja utama        its primary framework for managing employee performance and
dalam pengelolaan kinerja pegawai serta pencapaian tujuan    aligning with the company’s strategic objectives.
strategis perusahaan.

Balanced Scorecard tidak hanya berfokus pada aspek           The Balanced Scorecard encompasses not only financial metrics
keuangan, tetapi juga memperhitungkan indikator              but also non-financial indicators, including customer satisfaction,
non-keuangan, seperti kepuasan pelanggan, efisiensi          operational efficiency, and human resources skills development.
operasional, serta pengembangan keterampilan SDM.            This comprehensive approach enables banks to ensure that
Dengan pendekatan ini, bank dapat memastikan bahwa           financial growth stems from a sustainable and well-rounded
pertumbuhan finansial merupakan hasil dari strategi yang     strategy.
komprehensif dan berkelanjutan.


Balanced Scorecard: Pilar Evaluasi Kinerja                   Balanced Scorecard: Pillar of Employee
Pegawai                                                      Performance Evaluation
Dalam konteks industri perbankan, Balanced Scorecard di      In the context of the banking industry, the Balanced Scorecard at
Bank Sulselbar diterapkan melalui empat perspektif utama:    Bank Sulselbar is implemented through four main perspectives:
1️. Keuangan (Financial Perspective)                         1️. Financial Perspective
    • Mengukur pertumbuhan laba, efisiensi biaya                 • Measuring profit growth, operational cost efficiency,
       operasional, serta Return on Asset (ROA) dan Return           as well as Return on Asset (ROA) and Return on Equity
       on Equity (ROE).                                              (ROE).



        BANK SULSELBAR
134
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 135
   • Pencapaian target pembiayaan berkelanjutan serta             • Achieving sustainable financing targets and loan
     ekspansi portofolio kredit.                                    portfolio expansion.

2️. Pelanggan (Customer Perspective)                          2️. Customer (Customer Perspective)
    • Menilai tingkat kepuasan nasabah, loyalitas                 • Assessing the level of customer satisfaction, customer
       pelanggan, serta adopsi layanan digital banking.              loyalty, and adoption of digital banking services.
    • Pengukuran kepuasan dilakukan melalui survei                • Satisfaction measurement is done through customer
       nasabah dan umpan balik dari berbagai kanal                   surveys and feedback from various communication
       komunikasi.                                                   channels.

3️. Proses Bisnis Internal (Internal Business Process)        3️. Internal Business Process
    • Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi proses               • Evaluate the effectiveness and efficiency of banking
       perbankan, termasuk waktu pemrosesan kredit,                   processes, including loan processing time, product
       inovasi produk, dan kecepatan layanan.                         innovation, and speed of service.
    • Digitalisasi proses bisnis serta adopsi teknologi           • Digitalization of business processes and adoption of the
       terbaru menjadi bagian penting dalam penilaian ini.            latest technologies are important parts of this assessment.

4️. Pengembangan Kompetensi & Pertumbuhan (Learning           4️. Competency Development & Growth (Learning and Growth)
    and Growth)
    • Fokus pada pengembangan SDM melalui pelatihan,              • Focus on HR development through training, certification,
       sertifikasi, serta peningkatan kapabilitas karyawan          and improving employee capabilities in facing industry
       dalam menghadapi tantangan industri.                         challenges.
    • Indikator utama termasuk jumlah jam pelatihan               • Key indicators include the number of training hours
       per karyawan dan pencapaian kompetensi individu              per employee and the achievement of individual
       sesuai dengan kebutuhan organisasi.                          competencies according to organizational needs.


Manfaat Penerapan Balanced Scorecard di                       Benefits of Implementing Balanced Scorecard
Bank Sulselbar                                                at Bank Sulselbar
1. Menyelaraskan strategi perusahaan dengan indikator         1. Aligning corporate strategy with individual performance
   kinerja individu, sehingga setiap pegawai memahami            indicators, so that each employee understands their role in
   peran mereka dalam pencapaian visi bank.                      achieving the bank's vision.
2. Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan             2. Improve the effectiveness of data-based decision making,
   berbasis data, baik di level manajemen maupun                 both at management and operational levels.
   operasional.
3. Mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan,        3. Encourage innovation and improvement of service quality, to
   guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah.             increase customer satisfaction and loyalty.
4. Memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan          4. Ensuring sustainable growth, by combining financial
   mengombinasikan pencapaian finansial dan penguatan            achievement and human resource strengthening.
   sumber daya manusia.


Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar   As part of the long-term strategy, Bank Sulselbar will continue
akan terus memperkuat sistem manajemen kinerja berbasis       to strengthen the Balanced Scorecard-based performance
Balanced Scorecard, memastikan bahwa setiap pencapaian        management system, ensuring that every achievement is not
yang diraih tidak hanya berorientasi pada keuntungan          only oriented towards short-term profits, but also provides added
jangka pendek, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi       value for customers, employees, and the wider community.
pelanggan, pegawai, dan masyarakat secara luas.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                             135
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 136
                     Sumber Daya Manusia
                     Human Resources




Pelatihan Petugas Keamanan dalam                                 Security Officer Training in Human
Aspek Hak Asasi Manusia (HAM) (GRI                               Rights (HAM) Aspects
410-1)

Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik bisnis yang        As part of its commitment to responsible business practices,
bertanggung jawab, Bank Sulselbar memastikan bahwa               Bank Sulselbar ensures that every security officer on duty in
setiap petugas keamanan yang bertugas di lingkungan              the company environment has received training related to
perusahaan telah mendapatkan pelatihan terkait aspek             aspects of Human Rights (HAM). This training aims to improve
Hak Asasi Manusia (HAM). Pelatihan ini bertujuan untuk           understanding of the protection of individual rights, prevention
meningkatkan pemahaman tentang perlindungan hak-                 of discrimination, and handling security situations with a
hak individu, pencegahan diskriminasi, serta penanganan          humanistic and professional approach.
situasi keamanan dengan pendekatan yang humanis dan
profesional.

Fokus Utama dalam Pelatihan HAM untuk Petugas                    Key Focuses in Human Rights Training for Security Officers:
Keamanan:
• Prinsip HAM dalam Pengamanan : Memastikan bahwa                • Human Rights Principles in Security: Ensure that all security
   setiap tindakan pengamanan menghormati hak-hak                  measures respect the rights of individuals, including
   individu, termasuk nasabah dan karyawan.                        customers and employees.
• Pencegahan dan Penanganan Konflik : Membekali                  • Conflict Prevention and Handling: Equipping officers with
   petugas dengan keterampilan dalam menangani situasi             skills in handling potentially conflict situations without using
   yang berpotensi konflik tanpa menggunakan kekerasan.            violence.
• Kepatuhan terhadap Regulasi dan Standar HAM                    • Compliance with International Human Rights Regulations
   Internasional : Mengacu pada peraturan nasional dan             and Standards: Refer to national regulations and international
   konvensi internasional terkait hak asasi manusia dalam          conventions related to human rights in security practices.
   praktik keamanan.
• Edukasi Anti-Diskriminasi dan Anti-Pelecehan :                 • Anti-Discrimination and Anti-Harassment Education:
   Mencegah tindakan diskriminatif dalam penanganan                Preventing discriminatory actions in handling security in the
   keamanan di lingkungan kerja.                                   work environment.


Implementasi Program Pelatihan                                   Implementation of Training Program
•     Pelatihan diberikan secara berkala kepada seluruh          • Training is provided periodically to all security officers, both
      petugas keamanan, baik internal maupun yang berasal          internal and from security service provider partners.
      dari mitra penyedia jasa keamanan.
•     Materi pelatihan mencakup modul HAM, studi kasus,          • The training materials include human rights modules, case
      serta simulasi penanganan insiden yang sensitif terhadap     studies, and simulations of handling incidents that are
      aspek kemanusiaan.                                           sensitive to humanitarian aspects.
•     Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan         • Evaluations are conducted periodically to ensure the
      efektivitas pelatihan dan kepatuhan terhadap kebijakan       effectiveness of training and compliance with the company's
      HAM perusahaan.                                              human rights policies.


Melalui program ini, Bank Sulselbar berupaya untuk               Through this program, Bank Sulselbar strives to create a safe,
menciptakan lingkungan perbankan yang aman, nyaman,              comfortable banking environment that respects the rights of
serta menghormati hak setiap individu yang berinteraksi          every individual who interacts with banking institutions.
dengan institusi perbankan.




           BANK SULSELBAR
136
           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 137
Keseimbangan Kehidupan dan Kerja:
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat
dan Harmonis
Work-Life Balance: Creating a Healthy and Harmonious Work
Environment


Di era modern, keseimbangan antara kehidupan kerja dan                  In the modern era, work-life balance is crucial for enhancing
kehidupan pribadi (work-life balance) menjadi faktor penting            productivity and job satisfaction. Bank Sulselbar understands
dalam menciptakan produktivitas dan kepuasan kerja.                     that prosperous and happy employees will contribute more to
Bank Sulselbar memahami bahwa sumber daya manusia                       achieving the company’s vision. Therefore, the bank provides
yang sejahtera dan bahagia akan lebih berkontribusi                     various opportunities for employees to express their aspirations
dalam mencapai visi perusahaan. Oleh karena itu, bank                   through sports, religious activities, and hobbies, in order to foster
menyediakan berbagai wadah untuk menyalurkan aspirasi                   a more dynamic and harmonious work environment.
karyawan melalui kegiatan olahraga, keagamaan, serta hobi,
guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan
harmonis.


Klub Olahraga: Meningkatkan                                             Sports Clubs: Enhancing Health and
Kesehatan dan Kebersamaan                                               Togetherness
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik dan                   As part of efforts to maintain physical health and strengthen
mempererat solidaritas antarpegawai, Bank Sulselbar                     solidarity between employees, Bank Sulselbar has various sports,
memiliki berbagai cabang olahraga, antara lain:                         including:


                              Types of Sports
 Jenis Klub Olahraga                                                 Tujuan                                       Objective
                                  Clubs

                                                    Menyalurkan bakat olahraga dan              Channeling sports talents and strengthening
 Sepakbola & Mini
                           Football & Mini Soccer   memperkuat kebersamaan melalui              togetherness through internal and interbank
 Soccer
                                                    kompetisi internal maupun antarbank.        competitions.
                                                    Memberikan pengalaman olahraga yang         Providing a sports experience that builds
 Menembak & Golf           Shooting & Golf
                                                    membangun fokus dan strategi.               focus and strategy.
                                                    Mengembangkan koordinasi dan
 Tennis Lapangan &         Tennis Court & Table                                                 Develop employee coordination and agility in
                                                    ketangkasan karyawan di sela aktivitas
 Tennis Meja               Tennis                                                               between work activities
                                                    kerja
 Bulutangkis & Bola        Badminton &              Meningkatkan daya tahan fisik dan kerja
                                                                                                Improve physical endurance and teamwork
 Basket                    Basketball               sama tim
                           Running, Billiards,      Menyediakan ragam pilihan olahraga
 Berlari, Bilyard, Voli,                                                                        Providing a variety of sports options for all
                           Volleyball, Sepak        untuk seluruh karyawan dengan berbagai
 Sepak Takraw                                                                                   employees with various interests.
                           Takraw                   minat.


Kegiatan Keagamaan: Membangun                                           Religious Activities: Building Spiritual
Ketahanan Spiritual dan                                                 Resilience and Togetherness
Kebersamaan
Bank Sulselbar juga memberikan perhatian pada aspek                     Bank Sulselbar also pays attention to the spiritual aspect by
spiritual dengan membentuk Cabang Kerohanian, sebagai                   forming a Spiritual Branch, as a forum to improve religious



                                                                                                          BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                137
                                                                                                  Sustainability Report 2024
Page 138
                        Sumber Daya Manusia
                        Human Resources




wadah untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan                       values and strengthen social relations among employees. These
mempererat hubungan sosial di antara karyawan. Kegiatan                  activities include regular studies, joint prayers, and celebrations
ini mencakup kajian rutin, doa bersama, serta perayaan hari              of religious holidays, which aim to build harmony and strengthen
besar keagamaan, yang bertujuan membangun harmoni dan                    integrity values in the work environment.
memperkuat nilai-nilai integritas di lingkungan kerja.


Kegiatan Hobi: Mewadahi Kreativitas                                      Hobby Activities: Accommodating
dan Inovasi                                                              Creativity and Innovation
Selain olahraga dan keagamaan, Bank Sulselbar juga                       In addition to sports and religion, Bank Sulselbar also provides
memberikan ruang bagi karyawan untuk menyalurkan hobi                    space for employees to channel their hobbies and interests
dan minat mereka melalui berbagai komunitas, seperti:                    through various communities, such as:


                              Types of Hobby
 Jenis Kegiatan Hobi                                                  Tujuan                                     Objective
                                Activities

 E-Sports, Catur,          E-Sports, Chess,
                                                     Mengasah kecerdasan dan strategi dalam     Sharpen your intelligence and strategy in a
 Domino & Hitung           Domino & Money
                                                     suasana santai                             relaxed atmosphere
 Uang                      Counting
 Photography,
                           Photography,              Mewadahi kreativitas di bidang fotografi   Accommodating creativity in the field of
 Supporter &
                           Supporter & Equipment     dan media                                  photography and media
 Perlengkapan
 Klub Diskusi, Public      Discussion Club, Public
                                                     Melatih kemampuan komunikasi dan           Train communication skills and increase self-
 Speaker, Podcast &        Speaker, Podcast &
                                                     meningkatkan rasa percaya diri             confidence
 Standup Comedy            Standup Comedy
 Sepeda, Selam &           Bikes, Diving &           Memfasilitasi karyawan yang menyukai       Facilitating employees who enjoy outdoor
 Bermotor                  Motorcycling              kegiatan luar ruang dan petualangan        activities and adventure


Keseimbangan Hidup untuk Kinerja                                         Life Balance for Better Performance
yang Lebih Baik
Dengan berbagai kegiatan ini, Bank Sulselbar tidak hanya                 Through these diverse initiatives, Bank Sulselbar emphasizes not
fokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga pada                    only the achievement of business objectives but also the welfare
kesejahteraan karyawan. Partisipasi dalam klub olahraga,                 of its employees. Engagement in sports clubs, religious activities,
kegiatan keagamaan, dan hobi membantu mengurangi stres,                  and various hobbies contributes to stress reduction, enhances
meningkatkan kreativitas, serta membangun kebersamaan                    creativity, and promotes camaraderie among staff members.
antarpegawai.
• Karyawan yang bahagia dan sehat memiliki tingkat                       • Content and healthy employees demonstrate elevated levels
   produktivitas yang lebih tinggi.                                        of productivity.
• Kolaborasi dalam kegiatan nonformal memperkuat                         • Participation in informal activities fosters solidarity and
   solidaritas dan kerja tim.                                              strengthens teamwork.
• Lingkungan kerja yang positif menciptakan budaya                       • A positive work environment cultivates a robust and inclusive
   perusahaan yang lebih kuat dan inklusif.                                company culture.

Dengan adanya berbagai inisiatif ini, Bank Sulselbar semakin             By implementing these initiatives, Bank Sulselbar is increasingly
menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan                     reinforcing its commitment to fostering a harmonious workplace,
kerja yang harmonis, mendukung keseimbangan kehidupan                    supporting work-life balance, and providing opportunities for
dan kerja, serta memberikan ruang bagi pengembangan                      both personal and professional development for every employee.
pribadi dan profesional setiap karyawan.




         BANK SULSELBAR
138
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 139

          
Page 140
Meningkatkan Kompetensi
untuk Masa Depan yang Lebih
Hijau dan Inklusif
Enhancing Competencies for a Greener and
More Inclusive Future
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan, sektor
keuangan memiliki peran penting dalam mendorong praktik bisnis yang lebih
bertanggung jawab. Bank Sulselbar, melalui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB) 2024, berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam mendukung ekonomi
hijau, investasi berkelanjutan, dan inovasi finansial yang ramah lingkungan.

Melalui pendekatan yang berbasis keberlanjutan, Bank Sulselbar terus mengembangkan
solusi finansial yang mendukung perlindungan lingkungan. Dalam beberapa tahun ke
depan, bank berencana untuk meningkatkan porsi pembiayaan hijau, mempercepat
inovasi teknologi ramah lingkungan, serta memperluas kemitraan dengan berbagai
pihak untuk menciptakan dampak yang lebih besar.

Keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak untuk
memastikan generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari.
Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, Bank Sulselbar siap menjadi
bagian dari solusi dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.


In addressing the challenges of climate change and environmental degradation, the financial
sector plays a pivotal role in fostering responsible business practices. Bank Sulselbar, through
its 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), is dedicated to enhancing its contribution to
the green economy, sustainable investment, and environmentally friendly financial innovation.

With a sustainability-focused approach, Bank Sulselbar is committed to developing financial
solutions that support environmental protection. In the coming years, the bank aims to increase
its share of green financing, accelerate the adoption of environmentally friendly technologies,
and expand partnerships with various stakeholders to amplify its impact.

Sustainability is no longer a choice but an urgent necessity to ensure that future generations
can enjoy a healthy and sustainable environment. With the strategic initiatives currently
underway, Bank Sulselbar is poised to be part of the solution in creating a greener and more
sustainable future.
Page 141

          
Page 142
                   Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                   Enhancing Competencies for a Future




Strategi Terkait Iklim: Menavigasi Risiko dan
Peluang dalam Ekonomi Hijau                                            (GRI 201-2 | OJK F.6)


Climate-Related Strategies: Navigating Risks and Opportunities in a Green Economy

Perubahan iklim telah menjadi isu global yang memengaruhi       Climate change has become a global issue that affects various
berbagai sektor industri, termasuk perbankan. Seiring           industrial sectors, including banking. In response to increasing
dengan meningkatnya risiko lingkungan dan kebijakan             environmental risks and the shift towards a green economy,
transisi menuju ekonomi hijau, Bank Sulselbar mengadopsi        Bank Sulselbar has adopted a comprehensive strategy to
strategi komprehensif untuk memastikan resiliensi bisnis        ensure business resilience while contributing to climate change
sekaligus berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.         mitigation. Through a sustainable finance-based approach, the
Melalui pendekatan berbasis keuangan berkelanjutan, bank        bank aims to balance profitability with a positive impact on the
berupaya menyeimbangkan profitabilitas dengan dampak            environment.
positif terhadap lingkungan.


Identifikasi Risiko Iklim: Menghadapi                           Identifying Climate Risks: Facing a
Tantangan Global                                                Global Challenge
Dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, Bank                  In facing the threat of climate change, Bank Sulselbar identified
Sulselbar mengidentifikasi dua kategori utama risiko iklim      two main categories of climate risk that could affect its business
yang dapat mempengaruhi kinerja bisnisnya:                      performance:


Risiko Transisi                                                 Transition Risk
Berkaitan dengan perubahan kebijakan lingkungan,                In relation to changes in environmental policies, sustainable
regulasi keuangan berkelanjutan, serta meningkatnya             finance regulations, and increasing demands from investors and
tuntutan investor dan pemangku kepentingan untuk praktik        stakeholders for greener banking practices. Strict regulations
perbankan yang lebih hijau. Regulasi ketat dari OJK dan IFRS    from OJK and IFRS encourage banks to adapt to ESG standards
mendorong bank untuk beradaptasi dengan standar ESG             in financing and investment.
dalam pembiayaan dan investasi.


Risiko Fisik                                                    Physical Risk
Termasuk dampak langsung dari perubahan iklim, seperti          Including the direct impacts of climate change, such as increased
peningkatan frekuensi bencana alam (banjir, kekeringan,         frequency of natural disasters (floods, droughts, storms), rising
badai), kenaikan permukaan air laut, serta dampaknya            sea levels, and their impacts on sectors that are part of the bank's
terhadap sektor yang menjadi bagian dari portofolio kredit      loan portfolio. These risks can affect the continuity of customer
bank. Risiko ini dapat berpengaruh pada kelangsungan            businesses, especially in the agribusiness, property, and natural
bisnis nasabah, khususnya di sektor agribisnis, properti, dan   resource-based industries.
industri berbasis sumber daya alam.


Langkah Mitigasi: Membangun                                     Mitigation Steps: Building Sustainable
Keuangan Berkelanjutan                                          Finance
Untuk mengatasi risiko ini, Bank Sulselbar menerapkan           To address these risks, Bank Sulselbar implements various
berbagai strategi proaktif guna memastikan keberlanjutan        proactive strategies to ensure operational sustainability and
operasional serta mendukung transisi menuju ekonomi hijau:      support the transition to a green economy:




        BANK SULSELBAR
142
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 143
1. Pengembangan Kebijakan Kredit Berbasis ESG                1. ESG-Based Loan Policy Development
   Mengintegrasikan faktor keberlanjutan dalam penilaian        Integrating sustainability factors into Credit Risk assessment
   risiko kredit guna memastikan portofolio kredit lebih        to ensure a greener loan portfolio with minimal environmental
   hijau dan minim dampak lingkungan.                           impact.
2. Implementasi Sistem Pemantauan Risiko Iklim               2. Implementation of Climate Risk Monitoring System
   Menggunakan model analisis dan pemantauan berbasis           Using data-driven analysis and monitoring models to identify
   data untuk mengidentifikasi dampak perubahan iklim           the impact of climate change on bank financing portfolios.
   pada portofolio pembiayaan bank.
3. Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis ESG                  3. Preparation of ESG-Based Financial Reports
   Mengadopsi standar pelaporan internasional seperti           Adopting international reporting standards such as GRI 201-
   GRI 201-2, TCFD S1, dan OJK F.6 guna meningkatkan            2, TCFD S1, and OJK F.6 to increase transparency of climate
   transparansi dampak iklim terhadap operasional               impacts on banking operations.
   perbankan.


Mendukung Net Zero Emission (NZE)                            Supporting Net Zero Emission (NZE) and
dan Ekonomi Hijau                                            Green Economy
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan,      As part of its commitment to sustainability, Bank Sulselbar targets
Bank Sulselbar menargetkan peningkatan pembiayaan hijau      increasing green financing for strategic sectors that support the
untuk sektor-sektor strategis yang mendukung transisi        energy transition and low-carbon economy. These steps include:
energi dan ekonomi rendah karbon. Langkah ini termasuk:
• Dukungan terhadap proyek energi terbarukan, seperti        • Support for renewable energy projects, such as solar and
   tenaga surya dan hidro.                                     hydro power.
• Pendanaan bagi perusahaan yang menerapkan efisiensi        • Funding for companies implementing energy efficiency and a
   energi dan ekonomi sirkular.                                circular economy.
• Investasi dalam proyek restorasi lingkungan dan            • Investment in environmental restoration and natural
   konservasi sumber daya alam.                                resource conservation projects.


Dengan strategi ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa         With this strategy, Bank Sulselbar ensures that its business
operasional bisnisnya tidak hanya beradaptasi terhadap       operations not only adapt to climate risks, but also become part
risiko iklim, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk   of the solution to support the green economy and achieve the Net
mendukung ekonomi hijau dan pencapaian target Net Zero       Zero Emission (NZE) target.
Emission (NZE).




Target Terkait Iklim: Komitmen Bank
Sulselbar dalam Mendukung Ekonomi Hijau
(GRI 305-5 | OJK F.12)

Climate-Related Targets: Bank Sulselbar’s Commitment to Supporting a Green Economy
Dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin                In the face of increasingly real climate change, Bank Sulselbar
nyata, Bank Sulselbar menegaskan komitmennya untuk           affirms its commitment to contribute to global efforts to reduce
berkontribusi dalam upaya global menurunkan emisi karbon     carbon emissions and support the transition to a green economy.
dan mendukung transisi menuju ekonomi hijau. Sejalan         In line with international standards (TCFD M1, GRI 305-5, and
dengan standar internasional (TCFD M1, GRI 305-5, dan        OJK F.12), the bank has set measurable climate targets to ensure
OJK F.12), bank telah menetapkan target iklim yang terukur   business sustainability and positive impacts on the environment.
guna memastikan keberlanjutan bisnis dan dampak positif
bagi lingkungan.


                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                           143
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 144
                   Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                   Enhancing Competencies for a Future




Target Reduksi Emisi Karbon                                     Carbon Emission Reduction Target
Sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan          As part of efforts to reduce the environmental impact of banking
dari operasional perbankan, Bank Sulselbar menetapkan           operations, Bank Sulselbar has set a target for gradual carbon
target pengurangan emisi karbon secara bertahap:                emission reduction:
• Mengurangi Emisi Scope 1 dan Scope 2 hingga 30%               • Reducing Scope 1 and Scope 2 Emissions by 30% by 2030 :
    pada 2030 : Dengan mengoptimalkan penggunaan                    By optimizing the use of environmentally friendly energy in
    energi ramah lingkungan di kantor cabang dan pusat              branch offices and operational centers, including the use of
    operasional, termasuk penggunaan panel surya dan                solar panels and energy-efficient lighting.
    pencahayaan hemat energi.
• Net Zero Emission (NZE) pada 2050 : Bank Sulselbar            • Net Zero Emission (NZE) by 2050 : Bank Sulselbar is
    berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih melalui           committed to achieving net zero emissions through
    strategi dekarbonisasi, efisiensi energi, dan peningkatan     decarbonization strategies, energy efficiency, and increasing
    pembiayaan hijau.                                             green financing.


Transformasi Portofolio Kredit                                  Sustainable Loan Portfolio
Berkelanjutan                                                   Transformation
Selain fokus pada operasional internal, Bank Sulselbar juga     In addition to focusing on internal operations, Bank Sulselbar
menetapkan target untuk meningkatkan porsi pembiayaan           also sets a target to increase the portion of green financing in its
hijau dalam portofolio kreditnya:                               loan portfolio:
• 50% dari total portofolio kredit diarahkan ke sektor          • 50% of the total loan portfolio is directed to the green sector
    ramah lingkungan pada 2035 . Termasuk pendanaan                 by 2035. Including funding for renewable energy, energy
    untuk energi terbarukan, efisiensi energi, dan industri         efficiency, and circular economy-based industries.
    berbasis ekonomi sirkular.
• Menghentikan pembiayaan untuk industri yang                   • Stop financing for industries that contribute significantly
    berkontribusi besar terhadap emisi karbon. Secara             to carbon emissions. Gradually shift financing from non-
    bertahap mengalihkan pembiayaan dari sektor yang              environmentally friendly sectors to more sustainable green
    tidak ramah lingkungan ke sektor hijau yang lebih             sectors.
    berkelanjutan.
• Meningkatkan porsi Green Financing hingga 20% pada            • Increase the portion of Green Financing to 20% by 2025.
    2025. Mendorong kredit hijau bagi UMKM, properti ramah        Encourage green loan for MSMEs, environmentally friendly
    lingkungan, dan proyek konservasi sumber daya alam.           properties, and natural resource conservation projects.


Inovasi dan Kolaborasi untuk                                    Innovation and Collaboration for Green
Percepatan Ekonomi Hijau                                        Economy Acceleration
Untuk mencapai target iklimnya, Bank Sulselbar juga             To achieve its climate targets, Bank Sulselbar also strengthens
memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku                  collaboration with various stakeholders:
kepentingan:
• Kemitraan dengan Pemerintah & Lembaga Keuangan                • Partnership with Government & International Financial
   Internasional dengan menyediakan skema pembiayaan              Institutions by providing more competitive green financing
   hijau yang lebih kompetitif bagi nasabah.                      schemes for customers.
• Investasi dalam Teknologi Keuangan Berkelanjutan              • Investing in Sustainable Financial Technology by developing
   dengan mengembangkan layanan digital banking berbasis          paperless digital banking services to reduce operational
   paperless guna mengurangi jejak karbon operasional.            carbon footprint.
• Kampanye Kesadaran Iklim bagi Nasabah & Pegawai               • Climate Awareness Campaign for Customers & Employees
   dengan mendorong perubahan perilaku menuju gaya                by encouraging behavioral changes towards a more
   hidup lebih ramah lingkungan melalui program edukasi           environmentally friendly lifestyle through green education
   dan insentif hijau.                                            and incentive programs.



        BANK SULSELBAR
144
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 145
Dengan strategi yang jelas dan target yang ambisius, Bank       With a clear strategy and ambitious targets, Bank Sulselbar is
Sulselbar berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi          committed to being part of the solution in reducing the impact
dalam menekan dampak perubahan iklim. Inisiatif ini             of climate change. This initiative not only provides benefits to the
tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi          environment, but also strengthens the bank's competitiveness in
juga memperkuat daya saing bank dalam era perbankan             the era of sustainable banking.
berkelanjutan.




Green Building: Komitmen Bank Sulselbar
dalam Mewujudkan Operasional Ramah
Lingkungan                  (GRI 302-4 | SASB FN-CB-130A.1 | OJK F.6)


Green Building: Bank Sulselbar’s Commitment to Realizing Environmentally
Friendly Operations

Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap                  Along with the increasing awareness of sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar terus berinovasi dalam            Sulselbar continues to innovate in managing greener and energy-
pengelolaan gedung perkantoran yang lebih hijau dan efisien     efficient office buildings. By referring to sustainability standards
energi. Dengan mengacu pada standar keberlanjutan (GRI          (GRI 302-4, SASB FN-CB-130a.1, and OJK F.6), the bank applies
302-4, SASB FN-CB-130a.1, dan OJK F.6), bank menerapkan         the Green Building principle in its operations to reduce carbon
prinsip Green Building dalam operasionalnya guna                footprint and support the transition to a low-emission economy.
mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi menuju
ekonomi rendah emisi.


Efisiensi Energi & Pengurangan Jejak                            Energy Efficiency & Carbon Footprint
Karbon                                                          Reduction
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bank Sulselbar      As part of its sustainability strategy, Bank Sulselbar has
telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi            implemented various initiatives to reduce energy consumption
konsumsi energi di seluruh jaringan kantor:                     across its office network:
1. Optimalisasi Konsumsi Energi                                 1. Optimizing Energy Consumption
    Menggunakan lampu LED hemat energi dan perangkat                Using energy-saving LED lights and energy-efficient certified
    elektronik bersertifikasi efisiensi energi untuk                electronic devices to reduce electricity consumption by up to
    mengurangi konsumsi listrik hingga 25%.                         25%.
2. Pemanfaatan Energi Terbarukan                                2. Utilization of Renewable Energy
    Pemasangan panel surya di kantor pusat dan cabang               Installation of solar panels at the head office and strategic
    strategis guna mengurangi ketergantungan pada energi            branches to reduce dependence on fossil fuels.
    fosil.
3. Penggunaan Sensor Otomatis                                   3. Use of Automatic Sensors
    Implementasi sensor cahaya dan suhu ruangan untuk              Implementation of light and room temperature sensors to
    mengoptimalkan penggunaan pendingin udara dan                  optimize the use of air conditioning and lighting.
    pencahayaan.




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                               145
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 146
                  Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                  Enhancing Competencies for a Future




Dengan langkah ini, Bank Sulselbar berkontribusi dalam        With this step, Bank Sulselbar contributes to climate change
upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi      mitigation efforts by reducing its operational carbon emissions.
karbon operasionalnya.


Digitalisasi untuk Mengurangi                                 Digitalization to Reduce Paper
Konsumsi Kertas                                               Consumption
Sebagai bentuk komitmen dalam penerapan Green Banking,        As a form of commitment to implementing Green Banking, Bank
Bank Sulselbar juga berfokus pada digitalisasi layanan guna   Sulselbar also focuses on digitalizing services to reduce paper use
mengurangi penggunaan kertas dan limbah operasional:          and operational waste:
• Transformasi Paperless                                      • Paperless Transformation
   Meningkatkan penggunaan dokumen digital dalam                  Increasing the use of digital documents in banking operations
   operasional perbankan untuk mengurangi konsumsi                to reduce paper consumption by up to 30%.
   kertas hingga 30%.
• E-Statement & E-Form                                        • E-Statement & E-Form
   Mendorong nasabah untuk beralih ke rekening koran            Encourage customers to switch to digital checking accounts
   digital guna menekan limbah kertas.                          to reduce paper waste.
• Edukasi Karyawan & Nasabah                                  • Employee & Customer Education
   Program literasi keberlanjutan bagi seluruh pegawai          Sustainability literacy program for all employees and
   dan nasabah untuk meningkatkan kesadaran tentang             customers to raise awareness about the importance of green
   pentingnya praktik perbankan hijau.                          banking practices.


Dengan penerapan prinsip Green Building, Bank Sulselbar       By implementing the Green Building principle, Bank Sulselbar
semakin memperkuat posisinya sebagai bank yang tidak          is further strengthening its position as a bank that is not only
hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga peduli    oriented towards profitability, but also cares about environmental
terhadap keberlanjutan lingkungan.                            sustainability.


Dampak Positif Green Building                                 Positive Impact of Green Building on
terhadap Operasional Bank Sulselbar                           Bank Sulselbar Operations
Dengan penerapan konsep Green Building, Bank Sulselbar        By implementing the Green Building concept, Bank Sulselbar
berhasil menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan    has succeeded in creating a greener and more sustainable work
berkelanjutan. Beberapa manfaat nyata yang telah dicapai      environment. Some of the real benefits that have been achieved
antara lain:                                                  include:
• Efisiensi Konsumsi Energi : Penurunan penggunaan            • Energy Consumption Efficiency: Reducing electricity usage
   listrik sebesar 15-20% per tahun, sejalan dengan target        by 15-20% per year, in line with the energy efficiency target
   efisiensi energi dalam RAKB 2024.                              in RAKB 2024.
• Pengurangan Jejak Karbon : Berkurangnya emisi karbon        • Carbon Footprint Reduction: Reduced carbon emissions from
   dari konsumsi energi yang lebih efisien, mendukung             more efficient energy consumption, supporting the Net Zero
   target Net Zero Emission (NZE) pada 2035.                      Emission (NZE) target by 2035.
• Hemat Biaya Operasional : Optimalisasi energi dan air       • Save Operational Costs: Energy and water optimization has
   berdampak pada pengurangan biaya operasional kantor            an impact on reducing office operational costs by up to 10%.
   hingga 10%.                                                • Improve Employee Health and Productivity: Healthier work
• Meningkatkan Kesehatan dan Produktivitas Karyawan :             environments with natural lighting and better air quality.
   Lingkungan kerja yang lebih sehat dengan pencahayaan
   alami dan kualitas udara yang lebih baik.




        BANK SULSELBAR
146
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 147
Transformasi Digital: Mewujudkan Layanan
Perbankan yang Lebih Hijau dan Efisien                                                        (GRI 302-5 |
OJKF.7 | SASB FN-CB-410A.2)

Digital Transformation: Realizing Greener and More Efficient Banking
Services

Di era digital, perbankan tidak hanya dituntut untuk         In the digital era, banking is not only required to provide fast
memberikan layanan yang cepat dan efisien, tetapi juga       and efficient services, but must also contribute to sustainability.
harus berkontribusi dalam keberlanjutan. Bank Sulselbar,     Bank Sulselbar, through a sustainable financial strategy outlined
melalui strategi keuangan berkelanjutan yang tertuang        in the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), continues
dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024,       to strengthen digital services to increase financial inclusion while
terus memperkuat layanan digital guna meningkatkan inklusi   reducing environmental impacts.
keuangan sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap GRI 302-5, SEOJK F.7, dan   As a form of commitment to GRI 302-5, SEOJK F.7, and
SASB FN-CB-410a.2, bank mengimplementasikan berbagai         SASB FN-CB-410a.2, the bank implements various digital
inovasi layanan digital yang memastikan aksesibilitas,       service innovations that ensure accessibility, convenience, and
kenyamanan, serta efisiensi operasional bagi nasabah.        operational efficiency for customers.


Inovasi Layanan Digital untuk                                Digital Service Innovation for
Keberlanjutan                                                Sustainability
Dalam mendukung transformasi keuangan berkelanjutan,         In supporting sustainable financial transformation, Bank
Bank Sulselbar telah menerapkan sejumlah langkah strategis   Sulselbar has implemented a number of strategic steps to
untuk mempercepat digitalisasi perbankan:                    accelerate banking digitalization:
1. Pengembangan Sulselbar Mobile & Internet Banking          1. Development of Sulselbar Mobile & Internet Banking
   Layanan digital ini semakin dioptimalkan untuk                These digital services are increasingly optimized to minimize
   meminimalkan transaksi tunai, mengurangi penggunaan           cash transactions, reduce paper use, and speed up banking
   kertas, serta mempercepat proses perbankan.                   processes.
2. Implementasi QRIS dan Contactless Payment                 2. Implementation of QRIS and Contactless Payment
   Mendorong transaksi non-tunai di berbagai sektor guna         Encourage non-cash transactions in various sectors to reduce
   mengurangi peredaran uang fisik dan mempercepat               the circulation of physical money and accelerate the cashless
   ekosistem cashless society.                                   society ecosystem.
3. Penerapan Cash Management System (CMS)                    3. Implementation of Cash Management System (CMS)
   Layanan ini membantu nasabah korporasi dan instansi           This service helps corporate customers and government
   pemerintahan dalam mengelola transaksi keuangan               agencies manage financial transactions in real-time, reducing
   secara real-time, mengurangi ketergantungan pada              dependence on physical documents.
   dokumen fisik.
4. Paperless Banking                                         4. Paperless Banking
   Digitalisasi berbagai dokumen perbankan, termasuk            Digitization of various banking documents, including
   e-statement, e-form, dan tanda tangan digital guna           e-statements, e-forms, and digital signatures to reduce paper
   mengurangi konsumsi kertas di seluruh cabang.                consumption across all branches.

Dengan transformasi ini, Bank Sulselbar berhasil             With this transformation, Bank Sulselbar has succeeded in
meningkatkan efisiensi operasional sekaligus berkontribusi   increasing operational efficiency while contributing to reducing
dalam mengurangi jejak karbon dari kegiatan perbankan.       the carbon footprint of banking activities.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                            147
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 148
                  Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                  Enhancing Competencies for a Future




Dampak Positif Digitalisasi bagi                              Positive Impact of Digitalization on the
Lingkungan & Nasabah                                          Environment & Customers
Langkah digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi   This digitalization step not only increases the efficiency of the
bisnis bank, tetapi juga membawa dampak positif bagi          bank’s business, but also has a positive impact on the environment
lingkungan dan pengalaman nasabah:                            and customer experience:

• Reduksi Konsumsi Kertas                                     • Reducing Paper Consumption
  Implementasi e-statement dan digital form menekan             The implementation of e-statements and digital forms
  penggunaan kertas hingga ribuan lembar setiap bulannya,       reduces paper usage by thousands of sheets each month,
  sejalan dengan target pengurangan limbah operasional          in line with the target of reducing operational waste in the
  dalam RAKB 2024.                                              2024 RAKB.
• Hemat Energi & Sumber Daya                                  • Save Energy & Resources
  Digitalisasi layanan perbankan mengurangi kebutuhan           Digitization of banking services reduces the need to use
  penggunaan perangkat fisik, seperti mesin cetak dan           physical devices, such as printing machines and manual
  dokumen transaksi manual.                                     transaction documents.
• Inklusi Keuangan Lebih Luas                                 • Wider Financial Inclusion
  Layanan digital memungkinkan akses keuangan bagi              Digital services enable financial access for people in remote
  masyarakat di daerah terpencil, tanpa harus mengunjungi       areas, without having to visit a physical branch office.
  kantor cabang fisik.
• Transaksi yang Lebih Cepat & Efisien                        • Faster & More Efficient Transactions
  Nasabah dapat menikmati pengalaman perbankan yang             Customers can enjoy a more practical and flexible banking
  lebih praktis dan fleksibel dengan layanan 24/7 tanpa         experience with 24/7 service without location restrictions.
  batasan lokasi.


Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus              Going forward, Bank Sulselbar is committed to continuing to
memperkuat layanan digital yang berkelanjutan dengan:         strengthen sustainable digital services by:
1. Peningkatan Keamanan Digital                               1. Digital Security Enhancement
   Menerapkan sistem Multi-Factor Authentication (MFA)            Implementing a Multi-Factor Authentication (MFA) system
   dan enkripsi data guna memastikan keamanan transaksi           and data encryption to ensure the security of digital
   digital.                                                       transactions.
2. Integrasi Artificial Intelligence (AI) & Big Data          2. Artificial Intelligence (AI) & Big Data Integration
   Meningkatkan layanan personalisasi bagi nasabah                Improving personalized services for customers based on
   berdasarkan analisis perilaku keuangan.                        financial behavior analysis.
3. Kolaborasi dengan Fintech & E-Commerce                     3. Collaboration with Fintech & E-Commerce
   Memperluas ekosistem keuangan digital guna                     Expanding the digital financial ecosystem to provide added
   memberikan nilai tambah bagi nasabah.                          value to customers.


Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bank Sulselbar    As part of its sustainability strategy, Bank Sulselbar continues
terus berinovasi untuk menghadirkan layanan perbankan         to innovate to provide digital banking services that are not only
digital yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga      modern and efficient, but also environmentally friendly. Thus,
ramah lingkungan. Dengan demikian, transformasi digital       the digital transformation carried out not only creates more
yang dijalankan bukan hanya menciptakan perbankan yang        advanced banking, but also contributes to building a greener and
lebih maju, tetapi juga berkontribusi dalam membangun         more sustainable future for all.
masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi semua.




        BANK SULSELBAR
148
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 149
Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran
Keberlanjutan untuk Masa Depan                                                   (GRI 413-1 | OJKF.27 | SASB
FN-CB-240A.2)

Environmental Education: Building Sustainability Awareness for the Future

Dalam     upaya    memperkuat      komitmen    terhadap         In an effort to strengthen its commitment to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar tidak hanya berfokus pada         Sulselbar not only focuses on green financing but is also active
pembiayaan hijau, tetapi juga aktif dalam meningkatkan          in raising environmental awareness through various educational
kesadaran lingkungan melalui berbagai program edukasi.          programs. In line with the sustainable finance strategy outlined
Sejalan dengan strategi keuangan berkelanjutan yang             in the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), the bank
tertuang dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan              plays a role in educating customers, employees, and the wider
(RAKB) 2024, bank berperan dalam mengedukasi nasabah,           community about the importance of environmentally friendly
pegawai, dan masyarakat luas mengenai pentingnya praktik        practices.
ramah lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap standar keberlanjutan          As part of its commitment to sustainability standards (GRI
(GRI 413-1, SEOJK F.27, SASB FN-CB-240a.2), Bank                413-1, SEOJK F.27, SASB FN-CB-240a.2), Bank Sulselbar has
Sulselbar mengembangkan berbagai inisiatif edukasi yang         developed various educational initiatives aimed at promoting
bertujuan mendorong transformasi budaya keuangan hijau          the transformation of green financial culture across all business
di seluruh lini bisnis dan komunitas.                           lines and communities.


Program Edukasi Lingkungan di Bank                              Environmental Education Program at
Sulselbar                                                       Bank Sulselbar
Untuk memastikan bahwa keberlanjutan menjadi bagian             To ensure that sustainability becomes part of business practices
dari praktik bisnis dan kehidupan sehari-hari, Bank Sulselbar   and daily life, Bank Sulselbar has implemented various
telah melaksanakan berbagai program edukasi yang                educational programs that cover environmental, social and green
mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi hijau:           economic aspects:
1. Edukasi Keuangan Hijau bagi Pegawai                          1. Green Financial Education for Employees
    Melalui sesi pelatihan internal, pegawai diberikan              Through internal training sessions, employees are provided
    pemahaman mengenai pembiayaan hijau, prinsip ESG,               with an understanding of green financing, ESG principles, and
    serta dampak iklim terhadap sektor keuangan.                    the impact of climate on the financial sector.
2. Kampanye Digital tentang Keberlanjutan                       2. Digital Campaign on Sustainability
    Bank memanfaatkan platform digital dan media sosial             Banks utilize digital platforms and social media to encourage
    untuk mengajak nasabah mengurangi jejak karbon                  customers to reduce their carbon footprint through digital
    melalui transaksi digital, e-statement, dan paperless           transactions, e-statements, and paperless banking.
    banking.
3. Seminar & Webinar Lingkungan untuk Nasabah                   3. Environmental Seminar & Webinar for Customers
    Bekerja sama dengan komunitas hijau dan akademisi              Collaborating with green communities and academics to
    untuk memberikan wawasan tentang investasi hijau,              provide insights on green investment, waste management
    pengelolaan limbah, dan gaya hidup berkelanjutan.              and sustainable lifestyles.
4. Edukasi untuk UMKM dalam Mengadopsi Bisnis Ramah             4. Education for MSMEs in Adopting Environmentally Friendly
    Lingkungan                                                     Business
    Mendorong pelaku usaha untuk menerapkan prinsip                Encourage businesses to apply sustainability principles
    keberlanjutan dalam operasional mereka, termasuk               in their operations, including the use of environmentally
    penggunaan bahan baku ramah lingkungan dan efisiensi           friendly raw materials and energy efficiency.
    energi.


                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             149
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 150
                      Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                      Enhancing Competencies for a Future




Melalui program edukasi lingkungan yang intensif dan             Through intensive and sustainable environmental education
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus membangun budaya             programs, Bank Sulselbar continues to build a culture of
keberlanjutan di antara pegawai, nasabah, dan komunitas          sustainability among employees, customers, and the business
bisnis.                                                          community.
• Pegawai semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan            • Employees are increasingly aware of the importance of
    dalam industri perbankan.                                        sustainability in the banking industry.
• Nasabah lebih memahami bagaimana transaksi digital             • Customers are more aware of how digital transactions and
    dan produk keuangan hijau dapat berkontribusi terhadap           green financial products can contribute to the environment.
    lingkungan.
• UMKM dan sektor bisnis mendapatkan wawasan tentang             • MSMEs and business sectors gain insights on how they can
    bagaimana mereka bisa beradaptasi dengan model bisnis            adapt to more competitive and responsible green business
    hijau yang lebih kompetitif dan bertanggung jawab.               models.
Dengan strategi ini, Bank Sulselbar tidak hanya berperan         With this strategy, Bank Sulselbar not only plays a role as a
sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai agen             financial institution, but also as an agent of change in building
perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan                   broader environmental awareness, for a greener and more
yang lebih luas, demi masa depan yang lebih hijau dan            sustainable future.
berkelanjutan.



Penggunaan Energi: Mendorong Efisiensi dan
Pemanfaatan Energi Terbarukan                                                   (GRI 302-1 | OJK F.6)

Energy Use: Promoting Efficiency and Utilization of Renewable Energy

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan keuangan                    As part of efforts to realize sustainable finance, Bank Sulselbar
berkelanjutan, Bank Sulselbar terus berkomitmen                  continues to be committed to improving energy efficiency in
untuk meningkatkan efisiensi energi dalam operasional            banking operations. In line with the strategy outlined in the
perbankan. Sejalan dengan strategi yang tertuang dalam           2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB), the bank has
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, bank            implemented various initiatives to optimize energy use and
telah menerapkan berbagai inisiatif guna mengoptimalkan          reduce environmental impacts.
penggunaan energi dan mengurangi dampak lingkungan.

Dengan mengacu pada standar keberlanjutan (GRI 302-1,            By referring to sustainability standards (GRI 302-1, TCFD M3,
TCFD M3, IFRS S2-15, dan OJK F.6), Bank Sulselbar tidak          IFRS S2-15, and OJK F.6), Bank Sulselbar not only focuses on
hanya berfokus pada efisiensi energi dalam operasionalnya,       energy efficiency in its operations, but also encourages customers
tetapi juga mendorong nasabah dan mitra bisnis untuk             and business partners to contribute to the transition towards a
berkontribusi dalam transisi menuju ekonomi hijau.               green economy.


                                    2024                     2023                        2022
       Jenis Energi                                                                                          Types of Energy
                             (Volume)       (GJ)      (Volume)      (GJ)        (Volume)         (GJ)
 BBM (liter)                   30.019      1.026,65      5.969          204          4.883          167                 Fuel (liters)
 Listrik (kWh)                149.923       539,73      14.214             51      12.764               46         Electricity (kWh)
                                                                                                                       Total Energy
 Total Konsumsi Energi              -        1.566           -          255               -         213
                                                                                                                      Consumption
                                                                                                             Number of Employees
 Jumlah Karyawan (orang)            -        1.465           -        1370                -       1.344
                                                                                                                         (people)
 Intensitas Konsumsi                                                                                           Energy Consumption
 Energi per Karyawan (GJ/           -          1,07          -       0,1864               -      0,1584      Intensity per Employee
 orang)                                                                                                                  (GJ/person)


         BANK SULSELBAR
150
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 151
Strategi Efisiensi Energi di Bank                                Energy Efficiency Strategy at Bank
Sulselbar                                                        Sulselbar
Sebagai langkah nyata dalam mengurangi konsumsi energi,          As a concrete step in reducing energy consumption, Bank
Bank Sulselbar telah mengadopsi berbagai inisiatif di kantor     Sulselbar has adopted various initiatives at its head office and
pusat dan cabang-cabangnya:                                      branches:


                                                 Mengurangi konsumsi listrik hingga         Reduces electricity consumption by up to
 Pemasangan Lampu LED Hemat Energi
                                                 40% dibandingkan lampu konvensional.         40% compared to conventional lamps.
                                                 Penggunaan pendingin ruangan diatur
                                                                                            The use of air conditioning is regulated by
                                                 dengan sistem otomatisasi guna
 Optimasi Penggunaan AC & Peralatan Elektronik                                               an automation system to reduce energy
                                                 mengurangi pemborosan energi.
                                                                                                                                 waste.

                                                 •   Semua komputer dan perangkat
                                                                                               • All computers and electronic devices
                                                     elektronik yang digunakan di bank
 Penggunaan Perangkat Berbasis Energy Star                                                          used in the bank have high energy
                                                     memiliki standar efisiensi energi
                                                                                                                 efficiency standards.
                                                     tinggi
                                                 •   Mengurangi penggunaan mesin
                                                                                             • Reducing the use of printing machines
                                                     cetak dan alat elektronik lain yang
 Digitalisasi Operasional & Paperless Banking                                                       and other electronic devices that
                                                     berkontribusi terhadap konsumsi
                                                                                             contribute to high energy consumption.
                                                     energi tinggi.


Dampak Implementasi Efisiensi                                    Impact of Energy Efficiency
Energi                                                           Implementation
Implementasi efisiensi energi yang dilakukan telah               The implementation of energy efficiency has had a significant
memberikan dampak signifikan dalam mengurangi jejak              impact in reducing Bank Sulselbar’s operational carbon footprint:
karbon operasional Bank Sulselbar:
• Pengurangan konsumsi listrik dalam satu tahun terakhir         • Reduction in electricity consumption in the last year thanks
   berkat implementasi teknologi hemat energi.                     to the implementation of energy-saving technology.
• Target mengurangi jejak karbon Scope 2 sebesar 30% pada        • The target is to reduce the Scope 2 carbon footprint by 30%
   tahun 2030 dengan pemanfaatan energi terbarukan.                by 2030 by utilizing renewable energy.




                                                                                                   BANK SULSELBAR
                                                                                                                                    151
                                                                                           Sustainability Report 2024
Page 152
                  Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                  Enhancing Competencies for a Future




Mengurangi Emisi untuk Masa Depan yang
Lebih Hijau              (GRI 305-1 | OJK F.12)

Reducing Emissions for a Greener Future

Dalam upaya mewujudkan keuangan yang berkelanjutan,          In an effort to realize sustainable finance, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar bertekad untuk mengelola dan menekan          determined to manage and reduce carbon emissions (CO2)
emisi karbon (CO2) yang dihasilkan dari aktivitas            generated from its operational activities. As part of the
operasionalnya. Sebagai bagian dari implementasi Rencana     implementation of the 2024 Sustainable Finance Action Plan
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024, bank telah          (RAKB), the bank has adopted various concrete initiatives
mengadopsi berbagai inisiatif konkret guna mengurangi        to reduce environmental impacts and play an active role in
dampak lingkungan dan berperan aktif dalam mitigasi          mitigating climate change.
perubahan iklim.


Langkah Strategis dalam
                                                             Strategic Steps in Emission Reduction
Pengurangan Emisi
Untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) di masa        To achieve the Net Zero Emission (NZE) target in the future, Bank
depan, Bank Sulselbar telah menerapkan beberapa strategi     Sulselbar has implemented several main strategies:
utama:
• Efisiensi Energi & Green Building                          • Energy Efficiency & Green Building
   Mengoptimalkan sistem pencahayaan LED hemat energi,         Optimizing energy-saving LED lighting systems, using energy-
   menggunakan perangkat elektronik bersertifikasi             efficient certified electronic devices, and implementing
   efisiensi energi, serta menerapkan sistem pendingin         automatic air conditioning systems.
   ruangan otomatis.
• Pemanfaatan Energi Terbarukan                              • Utilization of Renewable Energy
   Pemasangan panel surya di beberapa kantor cabang guna       Installation of solar panels in several branch offices to reduce
   mengurangi ketergantungan terhadap listrik berbasis         dependence on fossil fuel-based electricity.
   bahan bakar fosil.                                        • Green Transportation Policy
• Kebijakan Transportasi Hijau                                 Encourage the use of electric vehicles for employees and
   Mendorong penggunaan kendaraan listrik bagi pegawai         optimize operational vehicles with low-emission fuel.
   serta optimalisasi kendaraan operasional dengan bahan
   bakar rendah emisi.                                       • Digitalization & Paperless Banking
• Digitalisasi & Paperless Banking                             Reducing the use of paper and printed materials throughout
   Mengurangi penggunaan kertas dan bahan cetak                the operational process by implementing digital-based
   di seluruh proses operasional dengan menerapkan             transactions.
   transaksi berbasis digital.                               • Greening Program & Green Loan
• Program Penghijauan & Kredit Hijau                           Contributing to climate change mitigation by funding
   Berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim dengan         environmentally friendly projects, as well as tree planting
   pendanaan proyek ramah lingkungan, serta program            programs to absorb carbon from the bank’s operational
   penanaman pohon untuk menyerap karbon dari emisi            emissions.
   operasional bank.


Target & Dampak Pengurangan Emisi                            Emission Reduction Targets & Impacts
Implementasi strategi pengurangan emisi telah menghasilkan   The implementation of emission reduction strategies has
dampak positif bagi lingkungan dan efisiensi operasional     resulted in positive impacts on the environment and the bank’s
bank, termasuk:                                              operational efficiency, including:
• Target penurunan emisi Scope 1 & 2 hingga 30% pada         • Scope 1 & 2 emission reduction target of up to 30% by 2030
   tahun 2030 dibandingkan dengan baseline tahun                 compared to the previous year’s baseline.
   sebelumnya.


        BANK SULSELBAR
152
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 153
• Peningkatan porsi energi terbarukan dalam konsumsi          • Increasing the portion of renewable energy in bank
  operasional bank untuk mendukung pencapaian NZE.              operational consumption to support the achievement of NZE.
• Optimalisasi operasional bank berbasis digital guna         • Optimizing digital-based bank operations to reduce the
  menekan jejak karbon dari penggunaan kertas dan               carbon footprint from the use of paper and electronic devices.
  perangkat elektronik.

Melalui langkah-langkah ini, Bank Sulselbar memastikan        Through these steps, Bank Sulselbar ensures that its business
bahwa operasional bisnisnya tidak hanya memberikan            operations not only provide positive economic impacts but
dampak ekonomi positif tetapi juga berkontribusi dalam        also contribute to climate change mitigation and support the
mitigasi perubahan iklim serta mendukung transisi menuju      transition towards a sustainable financial system.
sistem keuangan berkelanjutan.


Emisi Gas Rumah Kaca dalam ton                                Greenhouse Gas Emissions in tonnes
CO2e (GRI 305-1 - 4 | OJK F.11 )                              CO2e
                                                        Tahun
         Sumber Emisi / Cakupan                                                            Emission Source / Coverage
                                           2024          2023            2022
 Cakupan 1 (BBM)                             70,034          13,926        11,392                            Coverage 1 (BBM)
 Cakupan 2 (Listrik)                        127,435          12,082        10,849                       Coverage 2 (Electricity)
 Jumlah Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2)         197,469          26,008        22,241           Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
 Jumlah Karyawan (orang)                      1.465           1370          1.344                 Number of Employees (people)
 Intensitas Emisi GRK/Karyawan (Cakupan                                               GHG Emission Intensity/Employee (Scope 1
                                              0,135           0,019         0,017
 1 dan 2) (ton CO2e/karyawan)                                                                     and 2) (tons CO2e/employee)
 Cakupan 3                                                                                                          Coverage 3
 Perjalanan Dinas (ton CO2/km)               28,186             N/A             N/A                               Official travel
 Emisi Pembiayaan (Financed Emission)             Nil           N/A             N/A                         Financing Emission
 Jumlah Emisi GRK (Cakupan 3)                28,186             N/A             N/A               Total GHG Emissions (Scope 3)


Menghitung Emisi Pembiayaan:                                  Calculating Finance Emissions: A First
Langkah Awal Menuju Keuangan                                  Step Towards Low Carbon Finance
Rendah Karbon (GRI 305-3 | OJK F.13)
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap          As a financial institution committed to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar mulai mengembangkan             Sulselbar has begun to develop an approach to measuring
pendekatan dalam mengukur Financed Emissions atau emisi       Financed Emissions or emissions generated by its financing
yang dihasilkan oleh portofolio pembiayaannya. Financed       portfolio. Financed Emissions are an important part of evaluating
Emissions merupakan bagian penting dalam evaluasi dampak      the environmental impact of bank financing activities, especially
lingkungan dari aktivitas pembiayaan bank, khususnya          for the corporate sector which has a significant contribution to
untuk sektor korporasi yang memiliki kontribusi signifikan    greenhouse gas (GHG) emissions.
terhadap emisi gas rumah kaca (GRK).

Saat ini, belum ada perusahaan debitur Bank Sulselbar         Currently, there are no Bank Sulselbar debtor companies
yang secara aktif menghitung dan melaporkan emisi karbon      that actively calculate and report their carbon emissions in
mereka dalam laporan keberlanjutan. Oleh karena itu, Bank     sustainability reports. Therefore, Bank Sulselbar adopts Option
Sulselbar mengadopsi Opsi 1: Reported Emission, yaitu         1: Reported Emission, which is a method of calculating emissions
metode perhitungan emisi berdasarkan data yang tersedia       based on data available in the debtor's sustainability report.
dalam laporan keberlanjutan debitur.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                             153
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 154
                     Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                     Enhancing Competencies for a Future




Pengelolaan Air yang Berkelanjutan:
Menjaga Sumber Daya untuk Masa Depan
(GRI 303-1 | SASB FN-CB-140A.1, | OJK F.10)

Sustainable Water Management: Safeguarding Resources for the Future

Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap                  As a financial institution committed to the principle of
prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar memahami bahwa                  sustainability, Bank Sulselbar understands that efficient water
pengelolaan air yang efisien merupakan bagian penting                 management is an important part of responsible business
dalam operasional bisnis yang bertanggung jawab. Air tidak            operations. Water is not only a vital resource for life, but also
hanya menjadi sumber daya vital bagi kehidupan, tetapi juga           has a strategic role in supporting environmental and economic
memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan                sustainability.
lingkungan dan ekonomi.


 Penggunaan Air/Bulan                   2024                     2023                    2022                            Water Use/Month
 (Meter Kubik/m3)                              13.794                   18.589                  10.252                  (Cubic Meters/m3)



Langkah Strategis Pengelolaan Air                                     Strategic Steps for Water Management
Untuk memastikan penggunaan air yang lebih efisien, Bank              To ensure more efficient water use, Bank Sulselbar implements
Sulselbar menerapkan berbagai kebijakan dan inovasi guna              various policies and innovations to reduce water consumption in
mengurangi konsumsi air di seluruh kantor cabang dan                  all its branch offices and operational facilities:
fasilitas operasionalnya:


      Langkah Strategis                               Tujuan                                              Objective

                                Bank telah mengganti peralatan sanitasi dengan           The bank has replaced sanitation equipment with
 Pemasangan Sistem Hemat
                                perangkat berbasis sensor otomatis guna                   automatic sensor-based devices to reduce water
 Air
                                mengurangi pemborosan air.                                                                      wastage.
                                Implementasi sistem daur ulang air di beberapa
                                                                                      Implementation of water recycling systems in several
                                gedung kantor guna mengoptimalkan penggunaan
 Recycling & Reuse                                                                          office buildings to optimize water use for non-
                                air untuk kebutuhan non-konsumsi, seperti
                                                                                             consumption needs, such as watering plants.
                                penyiraman tanaman.
                                Melakukan pemantauan rutin terhadap                     Conduct regular monitoring of water usage at head
 Monitoring & Audit Konsumsi
                                pemakaian air di kantor pusat dan cabang guna           office and branches to identify potential for further
 Air
                                mengidentifikasi potensi efisiensi lebih lanjut.                                                efficiencies.
                                Meningkatkan kesadaran pegawai dan nasabah                 Increasing employee and customer awareness of
 Edukasi & Kampanye
                                mengenai pentingnya penghematan air melalui                  the importance of water conservation through
 Kesadaran Hemat Air
                                sosialisasi dan program keberlanjutan internal.          socialization and internal sustainability programs.


Dampak & Target Masa Depan                                            Impact & Future Targets
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar           As part of its long-term strategy, Bank Sulselbar targets
menargetkan pengurangan konsumsi air hingga 20% pada                  a reduction in water consumption of up to 20% by 2030
tahun 2030 melalui implementasi sistem hemat air dan                  through the implementation of water-saving systems and more
kebijakan operasional yang lebih ramah lingkungan.                    environmentally friendly operational policies.
• Memastikan semua gedung kantor menerapkan                           • Ensuring all office buildings implement more efficient water
   teknologi pengelolaan air yang lebih efisien.                          management technologies.




         BANK SULSELBAR
154
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 155
• Meningkatkan investasi dalam proyek-proyek yang               • Increase investment in projects that support water resource
  mendukung konservasi sumber daya air.                           conservation.
• Memperluas edukasi tentang efisiensi air bagi pegawai         • Expanding education on water efficiency for employees and
  dan komunitas sekitar.                                          surrounding communities.

Dengan strategi pengelolaan air yang lebih efisien dan          With a more efficient and sustainable water management
berkelanjutan, Bank Sulselbar tidak hanya memastikan            strategy, Bank Sulselbar not only ensures its operations are more
operasionalnya lebih ramah lingkungan, tetapi juga              environmentally friendly, but also contributes to preserving
berkontribusi dalam pelestarian sumber daya air bagi            water resources for future generations.
generasi mendatang.




Pengelolaan Limbah: Komitmen Bank
Sulselbar terhadap Keberlanjutan
Operasional                  (GRI 306-2 | OJKF.7 | SASB FN-CB-140A.2)

Waste Management: Bank Sulselbar’s Commitment to Operational Sustainability

Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen terhadap              As a financial institution committed to the principle of
prinsip keberlanjutan, Bank Sulselbar menyadari bahwa           sustainability, Bank Sulselbar realizes that responsible
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab merupakan             waste management is an important part of efforts to reduce
bagian penting dalam upaya mengurangi dampak lingkungan.        environmental impact. Banking operational waste, such as paper,
Limbah operasional perbankan, seperti kertas, plastik,          plastic, and electronic waste, need to be managed effectively to
dan limbah elektronik, perlu dikelola secara efektif untuk      support business sustainability and efficiency.
mendukung keberlanjutan dan efisiensi bisnis.


Reduksi & Pengelolaan Limbah                                    Operational Waste Reduction &
Operasional                                                     Management
Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar telah menerapkan           In its operations, Bank Sulselbar has implemented a waste
strategi pengurangan dan daur ulang limbah guna                 reduction and recycling strategy to create a more efficient work
menciptakan sistem kerja yang lebih efisien dan minim           system with minimal environmental impact:
dampak lingkungan:

1. Paperless Banking & Digitalisasi                             1. Paperless Banking & Digitalization
   Implementasi transaksi berbasis digital, e-statement, dan       Implementation of digital-based transactions, e-statements,
   tanda tangan elektronik untuk mengurangi penggunaan             and electronic signatures to reduce paper usage by up to
   kertas hingga 30% per tahun.                                    30% per year.

2. Daur Ulang & Pengelolaan Sampah Kantor                       2. Office Waste Management & Recycling
   Menyediakan fasilitas pemilahan sampah organik                  Providing organic and inorganic waste sorting facilities at
   dan anorganik di kantor pusat dan cabang untuk                  head office and branches to increase recycling rates.
   meningkatkan tingkat daur ulang.

3. Pengurangan Plastik Sekali Pakai                             3. Reducing Single-Use Plastic
   Menghapus penggunaan botol plastik dan kemasan                  Eliminate the use of plastic bottles and single-use
   sekali pakai di lingkungan kerja serta menggantinya             packaging in the workplace and replace them with more
   dengan produk yang lebih ramah lingkungan.                      environmentally friendly products.



                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             155
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 156
                    Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan
                    Enhancing Competencies for a Future




.     Manajemen Limbah Elektronik (E-Waste)                      4. Electronic Waste (E-Waste) Management
      Menjalin kemitraan dengan penyedia jasa pengelolaan           Partnering with certified e-waste management service
      limbah elektronik bersertifikasi untuk mendaur ulang          providers to recycle used IT equipment.
      perangkat IT yang sudah tidak terpakai.

Melalui kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya mengurangi     Through this policy, Bank Sulselbar not only reduces the volume
volume limbah operasional tetapi juga memastikan bahwa           of operational waste but also ensures that the waste generated is
limbah yang dihasilkan dikelola dengan cara yang lebih           managed in a more responsible manner.
bertanggung jawab.


Kontribusi dalam Ekonomi Sirkular                                Contribution to the Circular Economy
Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Bank Sulselbar      As part of its sustainability initiative, Bank Sulselbar also
juga berkontribusi dalam mendukung ekonomi sirkular              contributes to supporting the circular economy by funding
dengan mendanai proyek-proyek berbasis pengelolaan               projects based on waste management and renewable energy:
limbah dan energi terbarukan:
• Pendanaan bagi UMKM Berbasis Daur Ulang                        • Funding for Recycling-Based MSMEs
    Memberikan akses pembiayaan kepada bisnis yang                 Providing access to financing to businesses engaged in waste
    bergerak di bidang pengelolaan sampah, daur ulang              management, plastic recycling, and environmentally friendly
    plastik, dan produksi ramah lingkungan.                        production.
• Green Financing untuk Industri Berkelanjutan                   • Green Financing for Sustainable Industries
    Mendorong pembiayaan bagi sektor yang menerapkan               Encourage financing for sectors that apply sustainability
    prinsip keberlanjutan, seperti pengolahan limbah organik       principles, such as processing organic waste into renewable
    menjadi energi terbarukan.                                     energy.
• Kemitraan dengan Komunitas Hijau                               • Partnership with Green Community
    Berkolaborasi dengan organisasi lingkungan dalam               Collaborate with environmental organizations in education
    program edukasi dan pengelolaan sampah di masyarakat.          and waste management programs in the community.


Target & Masa Depan Pengelolaan                                  Targets & Future of Waste Management
Limbah
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Bank Sulselbar      As part of its long-term strategy, Bank Sulselbar targets increased
menargetkan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan              efficiency in waste management to support the transition
limbah guna mendukung transisi menuju perbankan                  towards sustainable banking:
berkelanjutan:
• Mengurangi produksi limbah kertas hingga 50% pada              • Reducing paper waste production by 50% by 2030 through
    tahun 2030 melalui digitalisasi perbankan.                     banking digitalization.
• Meningkatkan pemanfaatan kembali limbah elektronik             • Increase the reuse of e-waste by adopting IT equipment
    dengan mengadopsi kebijakan daur ulang perangkat IT.           recycling policies.
• Memperluas skema pembiayaan bagi bisnis berbasis               • Expanding financing schemes for recycling and renewable
    daur ulang dan energi terbarukan untuk mendukung               energy-based businesses to support the circular economy.
    ekonomi sirkular.
Dengan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan               With strategic steps in waste management, Bank Sulselbar
limbah, Bank Sulselbar terus memperkuat posisinya sebagai        continues to strengthen its position as a bank that is not only
bank yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi   oriented towards profitability, but also responsible for the
juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.                      environment.




          BANK SULSELBAR
156
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 157

          
Page 158
Memperkuat Tata Kelola yang
Transparan dan Berintegritas
untuk Keberlanjutan
Strengthening Transparent and Integrity-Based
Governance for Sustainability
(GRI 2-9, 2-10, 2-11, 2-15, 2-17 | OJK D.1)


Komitmen terhadap tata kelola yang baik (Good Corporate
Governance/GCG) menjadi pilar utama bagi Bank Sulselbar dalam
mewujudkan keuangan berkelanjutan. Seiring dengan meningkatnya
tuntutan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan, bank terus
memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap
aspek bisnisnya.

The commitment to effective corporate governance (GCG) is a
fundamental pillar for Bank Sulselbar in achieving sustainable finance. In
response to increasing regulatory demands and stakeholder expectations,
the bank is dedicated to enhancing transparency, accountability, and
integrity across all facets of its operations.
Page 159

          
Page 160
                 Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                 Strengthening Transparent Based Governance




Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan       As part of the 2024 Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
(RAKB) 2024, Bank Sulselbar telah menerapkan sistem tata      Bank Sulselbar has established a governance system that is
kelola yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan.     increasingly attuned to sustainability issues. The Bank ensures
Bank memastikan bahwa prinsip keberlanjutan tidak hanya       that sustainability principles are integrated not only into its
menjadi bagian dari strategi bisnis, tetapi juga tertanam     business strategy but also into decision-making processes at all
dalam pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi.       levels of the organization.

Bank Sulselbar menjalankan tata kelola keberlanjutan          Bank Sulselbar upholds sustainable governance by adhering to
dengan mengacu pada regulasi perbankan dan standar            banking regulations and international standards, including:
internasional, diantaranya:
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun              • Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1992
    1992 tentang Perbankan, yang telah beberapa kali            concerning Banking, as amended, most recently by Law
    diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun         Number 6 of 2023
    2023.
• Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang                   • Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
    Perseroan Terbatas, yang telah diperbarui melalui           Companies, updated through Law Number 6 of 2023.
    Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.                         • The Articles of Association of PT Bank Pembangunan Daerah
• Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar           Sulselbar, which serve as the primary guidelines for company
    yang menjadi pedoman utama dalam pengelolaan                management.
    perusahaan.                                               • POJK No. 45/2015 concerning the Implementation of
• POJK No. 45/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam          Governance in the Provision of Remuneration for Commercial
    Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.                        Banks.
• POJK No. 18/2016 tentang Penerapan Manajemen                • POJK No. 18/2016 concerning the Implementation of Risk
    Risiko bagi Bank Umum.                                      Management for Commercial Banks.
• POJK No. 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi         • POJK No. 17/2023 concerning the Implementation of
    Bank Umum.                                                  Governance for Commercial Banks.
• POJK No. 46/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi                 • POJK No. 46/2017 concerning the Implementation of the
    Kepatuhan Bank Umum.                                        Compliance Function of Commercial Banks.
• POJK No. 1/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit              • POJK No. 1/2019 concerning the Implementation of Internal
    Intern pada Bank Umum.                                      Audit Functions in Commercial Banks.
• SEOJK No. 13/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi        • SEOJK No. 13/2017 concerning the Implementation of
    Bank Umum.                                                  Governance for Commercial Banks.
• SEOJK No. 14/2017 tentang Penilaian Tingkat                 • SEOJK No. 14/2017 concerning the Assessment of the Bank
    Kesehatan Bank Umum.                                        Soundness Level of Commercial Banks.
• Standar Internasional dan Keberlanjutan : Task Force        • International Standards and Sustainability: Task Force on
    on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) untuk       Climate-related Financial Disclosures (TCFD), aimed at
    mengintegrasikan risiko iklim dalam strategi bisnis.        integrating climate risks into business strategies.


Komitmen Bank Sulselbar terhadap                              Bank Sulselbar’s Commitment to
Tata Kelola Keberlanjutan                                     Sustainable Governance
Dalam penerapannya, Bank Sulselbar memastikan bahwa           In its implementation, Bank Sulselbar ensures that its governance
tata kelola yang diterapkan mampu mendukung kinerja           framework supports long-term performance, aligns with regional
perusahaan secara jangka panjang, selaras dengan              economic growth, and fosters stakeholder trust. Key initiatives
pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan                  include:
kepercayaan pemangku kepentingan. Beberapa langkah
utama yang dilakukan mencakup:
1. Peningkatan transparansi dalam pengambilan keputusan       1.   Increased transparency in strategic decision-making and
    strategis dan pengelolaan risiko.                              risk management.



        BANK SULSELBAR
160
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 161
2. Penerapan kebijakan remunerasi berbasis kinerja dan                             2.    Implementation of performance and compliance-based
   kepatuhan guna mendorong tata kelola yang lebih                                       remuneration policies to promote professional governance.
   profesional.                                                                    3.    Establishment of independent audit and oversight
3. Mekanisme audit dan pengawasan independen untuk                                       mechanisms to ensure accountability in all business aspects.
   memastikan akuntabilitas dalam setiap aspek bisnis.                             4.    Enhancement of sustainable financial literacy among
4. Peningkatan literasi keuangan keberlanjutan bagi seluruh                              all management levels to support sustainable business
   jajaran manajemen guna mendukung transformasi bisnis                                  transformation.
   berkelanjutan.



Struktur Tata Kelola                                      (GRI 2-9 | OJK D.1.A)

Governance Structure

Tata kelola Bank Sulselbar disusun berdasarkan prinsip                             Bank Sulselbar's governance is based on the principles of
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi,                         transparency, accountability, responsibility, independence, and
serta kewajaran dan kesetaraan. Struktur utama terdiri                             fairness and equality. The main structure consists of the General
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan                                       Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Komisaris, dan Direksi, yang didukung oleh berbagai komite                         and the Board of Directors, supported by various supervisory
pengawas dan pengarah. Komite-komite ini berfungsi                                 and steering committees. These committees serve to improve the
untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dan                              effectiveness of risk management and ensure that every strategic
memastikan bahwa setiap keputusan strategis yang diambil                           decision taken is in line with sustainability goals.
sejalan dengan tujuan keberlanjutan.


                 Prinsip
                 Tata Kelola                                                   Penanggung         Independensi
                                      Transparansi        Akuntabili             Jawab                               Kewajaran
                 Perusahaan



                                                                Rapat Umum
                                                                 Pemegang
                                                                  Saham
                Organ
                Utama                                             Dewan
                                                                 Komisaris


                                                                     Direksi




                                        Komite di Bawah
                                        Dewan Komisaris

                                                   Komite Pemantau                      Komite di Bawah                  Divisi Kepatuhan
                                Komite Audit            Risiko                             Direksi                          & APU PPT

                               Komite Remunerasi                                                  Komite Manajemen
                                  & Nominasi                                    Komite ALCO                              Divisi Manajemen
                                                                                                        Risiko                  Risiko
                Organ
                Pendukung                                                      Komite Manajemen                             Corporate
                                                                                 Kepegawaian         Komite TI
                                                                                                                             Security

                                                                                                  Komite Kebijakan         Divisi Audit
                                                                                Komite Kredit         Kredit                Internal

                                                                               Komite Produk &
                                                                                  Jaringan




                   Pemangku
                   Kepentingan              Nasabah                      Pegawai                    Komunitas




                                                                                                                         BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                 161
                                                                                                                 Sustainability Report 2024
Page 162
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                                                              (GRI 2-10 | OJK D.1.B)

General Meeting of Shareholders (GMS)

RUPS dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama       The General Meeting of Shareholders (GMS) is chaired by
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin oleh     the President Commissioner. In the absence of the President
seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat       Commissioner or if the position is vacant, a member of the Board
Dewan Komisaris. Jika semua anggota Dewan Komisaris            of Commissioners appointed during a Board of Commissioners
tidak hadir atau posisinya kosong, maka RUPS dipimpin          meeting assumes the role. Should all members of the Board of
oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi.    Commissioners be absent or their positions vacant, the GMS will
Apabila semua anggota Direksi tidak hadir atau posisinya       be chaired by a member of the Board of Directors appointed by
kosong, RUPS dipimpin oleh Pemegang Saham yang hadir           the Board of Directors. If all members of the Board of Directors are
dan ditunjuk secara langsung oleh peserta rapat.               also absent or their positions are vacant, a Shareholder present
                                                               at the meeting will be appointed by the meeting participants to
                                                               chair the GMS.

Jika anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk memiliki            In cases where the appointed member of the Board of
benturan kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan         Commissioners has a conflict of interest regarding matters to be
dalam RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota Dewan              decided at the GMS, the meeting will be led by another member
Komisaris lainnya yang tidak memiliki benturan kepentingan     of the Board of Commissioners without such a conflict, as
dan ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Apabila semua anggota       appointed by the Board of Commissioners. If all members of the
Dewan Komisaris memiliki benturan kepentingan, maka            Board of Commissioners face a conflict of interest, the GMS will
RUPS dipimpin oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk    be led by a member of the Board of Directors appointed by the
oleh Direksi.                                                  Board of Directors.

Jika anggota Direksi yang ditunjuk memiliki benturan           Similarly, if the appointed member of the Board of Directors has
kepentingan terhadap hal yang akan diputuskan dalam            a conflict of interest concerning matters to be addressed in the
RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota Direksi lainnya          GMS, the meeting will be led by another member of the Board of
yang tidak memiliki benturan kepentingan. Apabila semua        Directors without a conflict. If all members of the Board of Directors
anggota Direksi memiliki benturan kepentingan, maka RUPS       are conflicted, the GMS will be chaired by a non-controlling
dipimpin oleh salah satu Pemegang Saham bukan pengendali       Shareholder appointed by the majority of Shareholders present.
yang ditunjuk oleh mayoritas Pemegang Saham yang hadir
dalam RUPS.

Selama pelaksanaan RUPS, tata tertib harus disampaikan         During the GMS proceedings, the rules of procedure must be
kepada Pemegang Saham yang hadir. Tata tertib RUPS juga        communicated to the Shareholders in attendance. These rules
tersedia di website resmi Bank Sulselbar. Pada pembukaan       are also available on the official website of Bank Sulselbar. At the
rapat, pimpinan RUPS wajib memberikan penjelasan kepada        beginning of the meeting, the GMS leader is required to provide
Pemegang Saham setidaknya mengenai:                            Shareholders with an overview that includes:
1. Kondisi umum Bank Sulselbar secara singkat.                 1. A brief overview of the general conditions of Bank Sulselbar.
2. Agenda Rapat.                                               2. The meeting agenda.
3. Tata cara penggunaan hak Pemegang Saham untuk               3. Procedures for Shareholders to exercise their rights to
    mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat.                        submit questions and/or opinions.


Kuorum Dalam RUPS                                              Quorum for the GMS
RUPS dapat diselenggarakan apabila:                            A GMS may be convened if:
1. Dihadiri oleh Pemegang Saham atau kuasanya yang sah         1. It is attended by Shareholders or their authorized proxies
   yang mewakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari           representing more than ½ (one-half) of all shares with



        BANK SULSELBAR
162
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 163
   seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan         valid voting rights, and decisions are approved by more
   disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari         than ½ (one-half) of the total shares with voting rights
   seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS,          present, unless otherwise stipulated by applicable laws and
   kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-             regulations.
   undangan yang berlaku.
2. Rapat kedua sah dan berhak mengambil keputusan            2.   The second meeting is valid and may make binding decisions
   yang mengikat apabila dihadiri oleh Pemegang Saham             if attended by Shareholders or their authorized proxies
   atau kuasanya yang sah yang mewakili sedikitnya 1/3            representing at least 1/3 (one-third) of the total number of
   (satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan        shares with valid voting rights, and decisions are approved
   hak suara yang sah, dan keputusan disetujui oleh lebih         by more than ½ (one-half) of the total shares with voting
   dari ½ (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan         rights present, unless otherwise specified in the Articles of
   hak suara yang hadir dalam RUPS, kecuali ditentukan            Association and applicable laws and regulations.
   lain dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-
   undangan yang berlaku.
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak          3.   If the attendance quorum for the second GMS is not met, a
   tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan          third GMS may be convened, provided that it is valid and has
   RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika            the authority to make decisions if attended by Shareholders
   dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili kuorum              meeting the attendance and decision quorum as determined
   kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh            by the OJK at the request of Bank Sulselbar.
   OJK atas permohonan Bank Sulselbar.
4. Pemanggilan RUPS ketiga dilakukan atas permohonan         4.   The third GMS invitation is issued at the request of Bank
   Bank Sulselbar dan ditetapkan oleh OJK. Dalam                  Sulselbar and determined by the OJK. The invitation must
   pemanggilan RUPS ketiga, harus dinyatakan bahwa                indicate that the second GMS was held without achieving
   RUPS kedua telah dilangsungkan dan tidak mencapai              the required attendance quorum.
   kuorum kehadiran.


Pengambilan Keputusan Dalam RUPS                             Decision-Making in the GMS
Semua keputusan dalam RUPS diambil berdasarkan               All decisions made during the GMS are based on deliberation
musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk           aimed at reaching a consensus. If consensus cannot be reached,
mufakat tidak tercapai, keputusan diambil melalui suara      decisions will be made through affirmative votes as stipulated
setuju sebagaimana ditentukan dalam Anggaran Dasar.          in the Articles of Association. Every Shareholder is bound by the
Setiap Pemegang Saham tunduk kepada Anggaran Dasar           Articles of Association of Bank Sulselbar and all valid decisions
Bank Sulselbar dan semua keputusan yang sah yang diambil     made during the GMS, in accordance with applicable laws and
dalam RUPS, serta sesuai dengan peraturan perundang-         regulations.
undangan yang berlaku.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                           163
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 164
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Dewan Komisaris                          (GRI 2-9, 2-17 | OJK D.1.C)

Board of Commissioners


Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang                   The Board of Commissioners is a corporate body that is tasked
bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk              with and collectively responsible for supervising and advising
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada                the Board of Directors, ensuring that the Bank implements GCG
Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan GCG              at all levels of the organization. In carrying out its duties and
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam             responsibilities, the Board of Commissioners acts independently
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan                   and is assisted by committees that support the implementation
Komisaris bertindak secara independen dan dibantu                 of the supervisory function.
oleh komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi
pengawasan.

Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan terhadap            The Board of Commissioners has periodically supervised
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara               the implementation of the Board of Directors’ duties and
berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan arahan             responsibilities and has provided direction and advice to the
dan nasihat kepada Direksi sebagai berikut:                       Board of Directors as follows:
1. Dewan Komisaris wajib bertugas melakukan pengawasan            1. The Board of Commissioners is required to supervise the
   untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya                  policies and management of the Board of Directors in
   pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada                  the interests of the Bank, provide advice to the Board
   Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan                      of Directors, and be accountable for such supervision,
   tersebut, sesuai dengan maksud dan tujuan Bank yang                 in accordance with the Bank’s intent and objectives as
   ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan,                      stipulated in laws and regulations, articles of association,
   anggaran dasar, dan keputusan RUPS, sesuai POJK                     and decisions of the GMS, in line with POJK Number 17 of
   Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola                   2023 concerning the Implementation of Governance for
   Bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat 1.                                     Commercial Banks, Article 49, Paragraph 1.
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau dan                2. The Board of Commissioners is obliged to direct, monitor,
   mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen                     and evaluate the implementation of integrated governance,
   risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan           risk management, and compliance, as well as the Bank’s
   strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan                   strategic policies, in accordance with the provisions of laws
   perundang-undangan, anggaran dasar, dan/ atau                       and regulations, articles of association, and/or decisions
   keputusan RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023,                    of the GMS, in accordance with POJK Number 17 of
   Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal                 2023, concerning the Implementation of Governance for
   49 Ayat 3.                                                          Commercial Banks, Article 49, Paragraph 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan                     3. The Board of Commissioners is required to supervise
   terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau               the Board of Directors’ follow-up on audit findings or
   pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit                 examinations and recommendations from the Bank’s
   intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas             internal audit work unit, external auditors, the results of
   Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan                supervision by the Financial Services Authority, and/or the
   lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23,                   results of supervision by other authorities and institutions as
   sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, Tentang Penerapan                  referred to in Article 23, in accordance with POJK Number
   Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 50.                               17 of 2023, concerning the Implementation of Governance
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan                        for Commercial Banks, Article 50.
   kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan                    4. Carry out tasks specifically assigned to it according to the
   perundang-undangan dan/atau berdasarkan keputusan                   Articles of Association, laws and regulations, and/or based
   RUPS;                                                               on decisions of the GMS.




        BANK SULSELBAR
164
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 165
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris               5.   In carrying out its duties, the Board of Commissioners acts
   bertindak untuk kepentingan Perseroan dan bertanggung           in the interests of the Company and is accountable to the
   jawab kepada RUPS tersebut;                                     GMS.
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang                 6.   Examining and reviewing the annual report prepared by the
   dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan          Board of Directors and signing the annual report.
   tahunan tersebut.

Tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dewan         The supervisory duties and functions carried out by the
Komisaris selama tahun buku 2024, dibantu oleh Komite         Board of Commissioners during the 2024 financial year were
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan          supported by the Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
Komite Nominasi. Masing-masing Anggota Komite telah           Remuneration Committee, and Nomination Committee. Each
menjalankan tugas dan fungsinya dalam melakukan Evaluasi      Committee Member has performed their duties and functions by
dengan memberikan masukan kepada Dewan Komisaris,             providing evaluations and input to the Board of Commissioners,
sebagai referensi Dewan Komisaris dalam memberikan            serving as a reference for the Board of Commissioners in providing
arahan/nasehat dan rekomendasi secara cepat dan tepat         timely and accurate direction, advice, and recommendations
kepada Direksi terkait pengelolaan usaha Bank secara baik     to the Board of Directors regarding the proper management of
dan sesuai dengan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.       the Bank’s business and the Implementation of Governance for
                                                              Commercial Banks.
Pada tahun buku 2024 Dewan Komisaris telah melakukan          In the 2024 financial year, the Board of Commissioners has
pengawasan dan memberikan arahan antara lain:                 conducted supervision and provided direction, including:
a. Memberikan arahan dalam penyusunan Rencana Bisnis          a. Providing direction in the preparation of the Bank Business
   Bank (RBB).                                                    Plan (RBB).
b. Pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan Rencana           b. Monitoring and evaluating the implementation of the Bank’s
   Bisnis Bank tahun 2024.                                        2024 Business Plan.
c. Pemantauan dan evaluasi kinerja Keuangan Bank dan          c Monitoring and evaluating the Bank’s financial performance
   Laporan Keuangan Bank setiap awal bulan.                       and financial reports at the beginning of each month.
d. Pemantauan dan evaluasi kinerja Non Keuangan Bank.         d .Monitoring and evaluating the Bank’s non-financial
e. Pemantauan dan evaluasi perkembangan sesuai                    performance.
   Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum                       e. Monitoring and evaluating developments in accordance with
f. Pemantauan dan evaluasi Profil Risiko Bank dan Tingkat         the Implementation of Governance for Commercial Banks.
   Kesehatan Bank.                                            f. Monitoring and evaluating the Bank’s risk profile and health
g. Pemantauan dan evaluasi Tindak Lanjutan temuan hasil           level.
   Audit Internal (SKAI) dan Audit Eksternal (BI, OJK, BPK,   g. Monitoring and evaluating follow-up actions on findings from
   dan KAP).                                                      Internal Audit (SKAI) and External Audit (BI, OJK, BPK, and
                                                                  KAP).




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            165
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 166
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Direksi          (GRI 2-11 | OJK D.1.D)

Board of Directors

Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang bertugas    The Board of Directors serves as the governance body of the
dan bertanggung jawab secara kolegial dalam mengelola          Company, collectively tasked with managing the organization
Perseroan untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud           in alignment with its interests, intentions, and objectives.
dan tujuan Perseroan. Seluruh anggota Direksi Perseroan        Each member of the Board possesses a minimum of five years
telah memiliki pengalaman paling kurang 5 (lima) tahun di      of experience as Executive Officers within the Company and
bidang operasional sebagai Pejabat Eksekutif Perseroan         has successfully undergone a fit and proper assessment by
serta telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan oleh       the Financial Services Authority, which evaluates integrity,
Pihak Otoritas Jasa Keuangan yang mencakup penilaian           competence, and financial reputation.
integritas, kompetensi dan reputasi keuangan.

Direksi Bertanggung jawab secara kolektif melakukan            The Board is collectively responsible for overseeing the
pengurusan bank untuk kepentingan dan tujuan bank serta        management of the bank in pursuit of its interests and objectives,
mewakili bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai        and for representing the bank in legal matters in accordance
dengan Anggaran Dasar, bertanggung jawab kepada RUPS           with the Articles of Association. The Board is accountable to
yang merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan            the General Meeting of Shareholders (GMS), demonstrating
perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola           adherence to the principles of Good Corporate Governance. This
Perusahaan yang Baik yang berperan langsung dalam              accountability is crucial for ensuring the sustainability of the
memastikan keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka            bank’s operations in both the short and long term, as well as for
pendek maupun panjang, memastikan eksekusi setiap              implementing the bank’s policies and plans across all directorates
kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran direktorat dan   and work units in accordance with the Bank’s Business Plan.
unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.


Tugas, Tanggung Jawab, Hak dan                                 Duties, Responsibilities, Rights and
Wewenang Direksi                                               Authorities of the Board of Directors
Direksi bertugas dengan itikad baik dan bertanggungjawab       The Board of Directors serves in good faith and is fully responsible
penuh memimpin dan mengurus Bank sesuai dengan visi,           for leading and managing the Bank in accordance with the
misi, dan tujuan yang telah ditetapkan serta dalam batasan     vision, mission, and objectives that have been set and within
wewenang yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan            the limits of authority that have been regulated in the Articles of
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun              Association and applicable laws and regulations. The duties and
tugas dan tanggungjawab masing-masing Direksi yang             responsibilities of each Director as regulated in the Company's
diatur dalam Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Tatakelola          Corporate Governance Manual (BPP) are as follows:
Perusahaan, adalah sebagai berikut:
1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan             1. The Board of Directors is fully responsible for the
    kepengurusan Bank.                                            implementation of the Bank's management.
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan       2. The Board of Directors is obliged to manage the Bank
    dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam                in accordance with its authority and responsibilities as
    Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan               stipulated in the Articles of Association and applicable laws
    yang berlaku.                                                 and regulations.
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola      3. The Board of Directors is obliged to implement the principles
    dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan       of Governance in all business activities of the Bank at all
    atau jenjang organisasi.                                      levels or levels of the organization.
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan              4. The Board of Directors is obliged to follow up on audit findings
    rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor      and recommendations from the Bank's internal audit work




        BANK SULSELBAR
166
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 167
    eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau                 unit, external auditors, Bank Indonesia's supervision results
    hasil pengawasan otoritas lain.                                     and/or the supervision results of other authorities.
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola           5.   In order to implement the principles of Good Corporate
    Direksi paling kurang wajib membentuk:                              Governance, the Board of Directors is required to form at least:
    a. Satuan Kerja Audit Intern;                                       a. Internal Audit Work Unit;
    b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite                         b. Risk Management Work Unit and Risk Management
       Manajemen Risiko; dan                                                Committee; and
    c. Satuan Kerja Kepatuhan.                                          c. Compliance Working Unit.
6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan                6.   The Board of Directors is obliged to be accountable for the
    tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum                   implementation of its duties to shareholders through the
    Pemegang Saham.                                                     General Meeting of Shareholders.
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai kebijakan            7.   The Board of Directors is obliged to disclose to employees the
    Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian.                 Bank's strategic policies in the field of personnel.
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan               8.   Directors are prohibited from using individual advisors and/
    dan/atau jasa profesional sebagal konsultan.                        or professional services as consultants.
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa                   9.   The use of individual advisors and/or professional services as
    profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam hal             consultants may be carried out if the following requirements
    memenuhi persyaratan:                                               are met:
    a. Proyek bersifat khusus antara lain adalah proyek                 a. Special projects include information technology projects
       teknologi informasi atau pengembangan kehumasan                      or public relations development projects which have
       (public relations) yang memiliki kriteria adanya target              criteria for specific time targets;
       waktu tertentu;                                                  b. Based on a clear contract, which at least includes the
    b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang                      scope of work, responsibilities and duration of the work
       kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab                     as well as costs;
       dan jangka waktu pekerjaan serta biaya;                          c. Consultants are independent parties and have the
    c. Konsultan adalah pihak independen dan memiliki                       qualifications to work on specific projects.
       kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat
       khusus.
10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang              10. The Board of Directors is obliged to provide accurate,
    akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan                       relevant and timely data and information to the Board of
    Komisaris.                                                         Commissioners.
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja           11. The Board of Directors is required to have guidelines and
    yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi.                work regulations that are binding for each member of the
12. Pedoman dan tata tertib kerja dimaksud paling kurang               Board of Directors.
    wajib mencantumkan:                                            12. The work guidelines and regulations must at least include:
    a. Pengaturan etika kerja;                                         a. Work ethics regulations;
    b. Waktu kerja; dan                                                b. Working hours; and
    c. Pengaturan rapat.                                               c. Meeting settings.
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman           13. Decisions of the Board of Directors taken in accordance with
    dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi tanggung                the guidelines and work regulations are binding and are the
    jawab seluruh anggota Direksi.                                     responsibility of all members of the Board of Directors.



                                                                                                            Jenis
     Nama          Jabatan             Pendidikan                       Education                Usia                     Keahlian
                                                                                                           Kelamin
                               Pasca Sarjana (S2) Sekolah                Postgraduate (S2)                             Manajemen
                 Direktur
 Yulis Suandi                  Tinggi Ilmu Administrasi          YAPPANN Jakarta College of    58        Pria          dan
                 Utama
                               YAPPANN Jakarta                       Administrative Sciences                           Perbankan




                                                                                                       BANK SULSELBAR
                                                                                                                                   167
                                                                                               Sustainability Report 2024
Page 168
                    Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                    Strengthening Transparent Based Governance




                                                                                                                  Jenis
      Nama          Jabatan               Pendidikan                         Education                  Usia                  Keahlian
                                                                                                                 Kelamin
                  Direktur      Magister Manajemen                      Master of Management                                Manajemen
 Rosmala
                  Pemasaran     Konsentrasi Bidang                   Concentration in Finance &        58      Wanita       dan
 Arifin*
                  & Syariah     Keuangan & Perbankan                                    Banking                             Perbankan
                  Direktur      Pasca Sarjana (S2)                                                                          Manajemen
 Dirhamsyah                                                        Postgraduate (S2) Universitas
                  Pemasaran     Universitas Satria Makassar                                            53      Pria         dan
 Kadir**                                                                   Satria Makassar (S2)
                  & Syariah     (S2)                                                                                        Perbankan
                  Direktur      Sarjana Ekonomi dari                 Bachelor of Economics from
                                                                                                                            Manajemen
 Iswadi Ayub      Operasional   Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi            Ujung Pandang College of        48      Pria
                  & TI          Ujung Pandang                                        Economics
                                                                                                                            Manajemen
 Dian Anggriani   Direktur      Doktor Ekonomi Universitas                   Doctor of Economics,
                                                                                                       56      Wanita       dan
 Utina            Kepatuhan     Hasanudin                                   Universitas Hasanudin
                                                                                                                            Perbankan
                  Direktur                                                                                                  Manajemen
 Dwi                            Magister Manajemen dari             Master of Management from
                  Kredit &                                                                             46      Pria         dan
 Zulkarnain                     Universitas Hasanudin                    Universitas Hasanudin
                  UMKM                                                                                                      Perbankan

*  Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024                          *    Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur            **   Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
   Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024                Sharia Director effective from 12 August 2024




                                                                                                                 Jenis
      Nama          Jabatan              Pendidikan                         Education                   Usia                 Keahlian
                                                                                                                Kelamin
                                Doktor Ekonomi dan Keuangan       Doctor of Economics and Finance
                  Komisaris                                                                                                Manajemen &
 Marsuki                        (dari Universite de Nice Sophia    (from Universite de Nice Sophia     64      Pria
                  Independen                                                                                               Keuangan
                                Antipolis, Perancis (1997).               Antipolis, France (1997).

                                Sarjana Ekonomi Jurusan           Bachelor of Economics majoring in
 Adlinsyah M.     Komisaris
                                Sosial Ekonomi Pertanian dari      Agricultural Socioeconomics from    61      Pria        Manajemen
 Nasution         Independen
                                Universitas Andalas                               Andalas University

                                                                     Doctorate (S3) Social Sciences/
                                Doktor (S3) Fisip/Ilmu Sosial
 Muhammad Idris   Komisaris                                              Faculty of Social Sciences,   60      Pria        Manajemen
                                Universitas Hasanuddin (2007)
                                                                     Hasanuddin University (2007)




           BANK SULSELBAR
168
           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 169
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris
dan Direksi                (GRI 2-10 | OJK D.1.E)

Nomination and Selection of the Board of Commissioners and Directors

• Kebijakan Nominasi                                          • Nomination Policy
  Kebijakan nominasi untuk anggota Dewan Komisaris              The nomination policy for members of the Board of
  dan Direksi Bank Sulselbar dirancang untuk memastikan         Commissioners and Board of Directors of Bank Sulselbar is
  pemilihan kandidat yang sesuai dengan prinsip Tata Kelola     designed to ensure the selection of candidates in accordance
  Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).             with the principles of Good Corporate Governance. This
  Kebijakan ini mengacu pada Anggaran Dasar Bank                policy refers to the Articles of Association of Bank Sulselbar,
  Sulselbar, Standar Prosedur Tata Kelola Perusahaan,           the Standard Procedures for Corporate Governance, and the
  dan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi. Proses             Charter of the Remuneration and Nomination Committee.
  nominasi bertujuan untuk mengidentifikasi calon               The nomination process aims to identify candidates who
  yang memenuhi kriteria yang ditentukan berdasarkan            meet the criteria determined based on applicable laws and
  peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta              regulations, as well as the company's strategic needs.
  kebutuhan strategis perusahaan.

• Proses Nominasi                                             • Nomination Process
  Proses nominasi dilaksanakan melalui prosedur yang            The nomination process is carried out through a systematic
  sistematis dan transparan, sebagai berikut:                   and transparent procedure, as follows:
  1. Identifikasi Calon                                         1. Candidate Identification
      Komite Remunerasi dan Nominasi bertugas                      The Remuneration and Nomination Committee is tasked
      mengidentifikasi calon anggota Dewan Komisaris               with identifying candidates for members of the Board
      dan Direksi yang memenuhi kriteria yang telah                of Commissioners and Board of Directors who meet
      ditetapkan. Kriteria ini mencakup integritas,                the established criteria. These criteria include integrity,
      kompetensi, dan relevansi pengalaman dengan                  competence, and relevance of experience to the strategic
      kebutuhan strategis Bank Sulselbar.                          needs of Bank Sulselbar.
  2. Usulan dari Komite                                         2. Proposal from the Committee
      Berdasarkan hasil identifikasi, Komite Remunerasi            Based on the identification results, the Remuneration
      dan Nominasi memberikan rekomendasi calon                    and Nomination Committee provides candidate
      kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris                      recommendations to the Board of Commissioners. The
      kemudian menyampaikan usulan calon tersebut                  Board of Commissioners then submits the candidate
      kepada Pemegang Saham melalui forum RUPS.                    proposals to Shareholders through the GMS forum.
  3. Pelaksanaan Seleksi                                        3. Implementation of Selection
      Seleksi calon dilakukan sebelum masa jabatan                 The selection of candidates is carried out before the term
      anggota Dewan Komisaris atau Direksi berakhir, atau          of office of the members of the Board of Commissioners
      apabila terdapat permintaan dari Dewan Komisaris             or the Board of Directors ends, or if there is a request from
      untuk mengisi kekosongan jabatan. Dalam proses ini,          the Board of Commissioners to fill a vacant position. In
      pemilihan dapat melibatkan pihak ketiga independen           this process, the selection may involve an independent
      untuk memastikan objektivitas.                               third party to ensure objectivity.
  4. Persetujuan dan Penetapan                                  4. Approval and Determination
      Calon yang telah direkomendasikan oleh Komite                Candidates who have been recommended by the
      dan Dewan Komisaris diusulkan kepada Pemegang                Committee and the Board of Commissioners are proposed
      Saham dalam RUPS untuk mendapatkan persetujuan               to the Shareholders at the GMS to obtain approval and
      dan penetapan.                                               determination.




                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                            169
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 170
                    Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                    Strengthening Transparent Based Governance




      Calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib                Candidates for members of the Board of Commissioners
      memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan Anggaran            and Board of Directors must meet all requirements in
      Dasar Bank Sulselbar dan peraturan yang berlaku,               accordance with the Articles of Association of Bank Sulselbar
      termasuk peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).          and applicable regulations, including regulations from the
      Seleksi dilakukan dengan memastikan bahwa kandidat             Financial Services Authority (OJK). Selection is carried out
      memiliki kemampuan untuk menjalankan tanggung                  by ensuring that candidates have the ability to carry out
      jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku.                    responsibilities in accordance with applicable regulations.

• Evaluasi dan Pengawasan                                        • Evaluation and Supervision
  Prosedur nominasi yang dilaksanakan oleh Komite                  The nomination procedure implemented by the Remuneration
  Remunerasi dan Nominasi dievaluasi secara berkala                and Nomination Committee is evaluated periodically to
  untuk memastikan efektivitas dan kesesuaiannya dengan            ensure its effectiveness and suitability to the needs of Bank
  kebutuhan Bank Sulselbar. Evaluasi ini bertujuan untuk           Sulselbar. This evaluation aims to maintain transparency,
  menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan           accountability, and sustainability of the nomination process
  proses nominasi demi mendukung pencapaian visi dan               in order to support the achievement of the company's vision
  misi perusahaan.                                                 and mission.




Benturan Kepentingan                                  (GRI 2-15 | OJK D.1.F)

Conflict of Interest

Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi               As part of its commitment to transparency and integrity, Bank
dan integritas, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan              Sulselbar implements a conflict of interest management policy to
pengelolaan benturan kepentingan guna memastikan bahwa           ensure that every decision taken is free from personal or group
setiap keputusan yang diambil bebas dari kepentingan             interests.
pribadi atau kelompok tertentu.

Kebijakan Pengelolaan Benturan Kepentingan:                      Conflict of Interest Management Policy:
• Penerapan kode etik perusahaan, yang mewajibkan                • Implementation of the company’s code of ethics, which requires
   seluruh pejabat bank untuk menghindari hubungan                   all bank officials to avoid business relationships or decisions
   bisnis atau keputusan yang dapat menguntungkan diri               that could benefit themselves or related parties.
   sendiri atau pihak terkait.                                   • Transparent reporting system, where every member of the
• Sistem pelaporan transparan, di mana setiap anggota                Board of Directors and Commissioners is required to report
   Direksi dan Komisaris wajib melaporkan potensi                    potential conflicts of interest to the Governance Committee.
   benturan kepentingan kepada Komite Tata Kelola.               • Strict sanctions for violators, including administrative actions
• Sanksi tegas bagi pelanggar, termasuk tindakan                     up to dismissal from office, to ensure consistent policy
   administratif hingga pemberhentian dari jabatan, guna             implementation.
   memastikan penerapan kebijakan secara konsisten.

Melalui sistem ini, Bank Sulselbar menjaga kredibilitas dan      Through this system, Bank Sulselbar maintains credibility and
independensi dalam pengambilan keputusan strategis,              independence in strategic decision-making, as well as increasing
serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan              stakeholder trust in the bank.
terhadap bank.




          BANK SULSELBAR
170
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 171
Komitmen Kebijakan                               (GRI 2-23 | OJK D.1.C)

Policy Commitment

Sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola yang            As part of efforts to build more responsible governance, Bank
lebih bertanggung jawab, Bank Sulselbar menerapkan              Sulselbar has implemented a series of sustainability policies that
serangkaian kebijakan keberlanjutan yang mengatur prinsip-      regulate the main principles in banking operations.
prinsip utama dalam operasional perbankan.

Kebijakan Keberlanjutan Bank Sulselbar:                         Bank Sulselbar Sustainability Policy:
1. Kebijakan      Keuangan       Berkelanjutan,    yang         1. Sustainable Finance Policy, which integrates ESG aspects
   mengintegrasikan aspek ESG dalam pembiayaan dan                 into financing and investment.
   investasi.
2. Kebijakan Anti-Korupsi dan Anti-Penyuapan, yang              2. Anti-Corruption and Anti-Bribery Policy, which aims to
   bertujuan untuk menjaga transparansi dan integritas             maintain business transparency and integrity.
   bisnis.
3. Kebijakan Keseimbangan Gender dan Keberagaman,               3. Gender Balance and Diversity Policy, to ensure equality in the
   guna memastikan kesetaraan dalam lingkungan kerja.              work environment.
4. Kebijakan Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial,            4. Environmental and Social Risk Management Policy, to ensure
   untuk memastikan bahwa setiap keputusan bisnis                  that every business decision takes into account the long-term
   memperhitungkan dampak jangka panjang terhadap                  impact on the environment and society.
   lingkungan dan masyarakat.

Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk          With this policy, Bank Sulselbar is committed to building a
membangun sistem perbankan yang lebih etis, profesional,        banking system that is more ethical, professional, and oriented
dan berorientasi pada masa depan yang lebih hijau.              towards a greener future.




Komitmen Terhadap Bisnis yang
Bertanggung Jawab                             (GRI 2-25 | OJK D.1.D)

Commitment to Responsible Business

Sebagai bank yang beroperasi di wilayah dengan kekayaan         As a bank operating in a region with extraordinary natural
alam yang luar biasa, Bank Sulselbar memiliki tanggung          wealth, Bank Sulselbar has a great responsibility in encouraging
jawab besar dalam mendorong praktik bisnis yang lebih           more responsible and sustainable business practices.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Inisiatif Bisnis Bertanggung Jawab:                             Responsible Business Initiatives:
• Pengembangan produk dan layanan berbasis ESG, seperti         • Development of ESG-based products and services, such as
    pembiayaan hijau dan kredit berbasis keberlanjutan.            green financing and sustainability-based loan.
• Penerapan green banking, yang mencakup efisiensi              • Implementation of green banking, which includes energy
    energi dalam operasional kantor dan digitalisasi layanan       efficiency in office operations and digitalization of banking
    perbankan untuk mengurangi jejak karbon.                       services to reduce carbon footprint.




                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                              171
                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 172
                      Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                      Strengthening Transparent Based Governance




• Kemitraan dengan UMKM lokal, guna mendukung                      • Partnership with local MSMEs, to support regional economic
  pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan                         growth and create sustainable jobs.
  lapangan kerja berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa             With this approach, Bank Sulselbar ensures that sustainability
keberlanjutan bukan hanya slogan, tetapi menjadi bagian            is not just a slogan, but becomes an integral part of long-term
integral dari strategi bisnis jangka panjang.                      business strategy.




Proses untuk Mengelola Dampak Negatif
(GRI 3-3 | OJK F.6)

Process for Managing Negative Impacts

Setiap keputusan bisnis memiliki dampak, baik positif maupun       Every business decision has an impact, both positive and
negatif. Oleh karena itu, Bank Sulselbar menerapkan sistem         negative. Therefore, Bank Sulselbar implements a comprehensive
pengelolaan dampak yang komprehensif untuk memitigasi              impact management system to mitigate potential risks to the
potensi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat.                 environment and society.

Langkah-Langkah Pengelolaan Dampak Negatif:                        Negative Impact Management Steps:
1. Analisis Risiko Lingkungan dan Sosial (LST/ESG Risk             1. Environmental and Social Risk Assessment (ESG) before
   Assessment) sebelum memberikan pembiayaan kepada                   providing financing to high-impact sectors.
   sektor-sektor dengan dampak tinggi.                             2. Implementation of the exclusion principle, where Bank
2. Penerapan prinsip eksklusi, di mana Bank Sulselbar tidak           Sulselbar will not finance projects that have a high risk of
   akan membiayai proyek yang berisiko tinggi terhadap                deforestation or labor exploitation.
   deforestasi atau eksploitasi tenaga kerja.                      3. A public complaint mechanism (Grievance Mechanism) to
3. Mekanisme keluhan masyarakat (Grievance Mechanism)                 ensure that every stakeholder has an effective communication
   untuk memastikan bahwa setiap pemangku kepentingan                 channel to convey the negative impacts they feel.
   memiliki jalur komunikasi yang efektif dalam
   menyampaikan dampak negatif yang dirasakan.

Dengan mekanisme ini, Bank Sulselbar memastikan                    With this mechanism, Bank Sulselbar ensures that every policy
bahwa setiap kebijakan dan strategi bisnisnya tidak hanya          and business strategy not only benefits the company, but
menguntungkan perusahaan, tetapi juga menciptakan                  also creates benefits for the community and the surrounding
manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.                    environment.



Sistem Pengendalian Internal: Pilar Keberlanjutan
Operasional Bank Sulselbar                                          (GRI 2-16 | OJK D.1.A)

Internal Control System: Pillar of Operational Sustainability of Bank Sulselbar

Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen pada                   As a financial institution committed to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar menerapkan Sistem                    Sulselbar implements a robust Internal Control System (SPI)
Pengendalian Internal (SPI) yang kokoh untuk memastikan            to ensure regulatory compliance, operational effectiveness,
kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas operasional, serta        and transparency in risk management. SPI is not only a
transparansi dalam pengelolaan risiko. SPI bukan hanya             risk mitigation tool, but also a main pillar in supporting the
menjadi alat mitigasi risiko, tetapi juga pilar utama dalam        implementation of sustainable finance and good corporate



          BANK SULSELBAR
172
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 173
mendukung penerapan keuangan berkelanjutan dan tata             governance (GCG).
kelola perusahaan yang baik (GCG).


Membangun Sistem Pengendalian                                   Building an Effective Internal Control
Internal yang Efektif                                           System
Bank Sulselbar mengadopsi kerangka pengendalian internal        Bank Sulselbar adopts an internal control framework based on
berbasis COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the     COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Treadway Commission), yang mencakup lima aspek utama:           Commission), which includes five main aspects:


1. Lingkungan Pengendalian                                      1. Control Environment
   Menanamkan budaya kepatuhan, integritas, dan                    Instilling a culture of compliance, integrity and transparency
   transparansi dalam setiap proses bisnis.                        in every business process.
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko                            2. Risk Identification and Assessment
   Memastikan setiap risiko yang terkait dengan                    Ensuring that any risks related to financial, operational and
   aspek keuangan, operasional, dan kepatuhan dapat                compliance aspects can be identified and mitigated early.
   diidentifikasi serta dimitigasi secara dini.
3. Aktivitas Pengendalian                                       3. Control Activities
   Menerapkan kebijakan pengawasan yang melibatkan                 Implementing a monitoring policy that involves all levels of
   semua level organisasi guna memastikan proses bisnis            the organization to ensure business processes run according
   berjalan sesuai standar regulasi.                               to regulatory standards.
4. Informasi dan Komunikasi                                     4. Information and Communication
   Memastikan bahwa seluruh pihak, termasuk manajemen              Ensuring that all parties, including management and
   dan karyawan, memiliki akses terhadap informasi                 employees, have access to accurate and up-to-date
   yang akurat dan terkini dalam pengambilan keputusan             information in strategic decision making.
   strategis.
5. Monitoring dan Evaluasi                                      5. Monitoring and Evaluation
   Melakukan audit berkala untuk menilai efektivitas               Conduct periodic audits to assess system effectiveness and
   sistem dan memastikan adanya perbaikan berkelanjutan.           ensure continuous improvement.


Penguatan Pengendalian Keuangan                                 Strengthening Financial and
dan Operasional                                                 Operational Control
Dalam menjaga integritas keuangan dan transparansi, Bank        In maintaining financial integrity and transparency, Bank
Sulselbar menerapkan prinsip “Four Eyes Principle”, di mana     Sulselbar applies the “Four Eyes Principle”, where every
setiap transaksi dan keputusan keuangan harus melalui           transaction and financial decision must go through a verification
proses verifikasi dan persetujuan oleh lebih dari satu pihak.   and approval process by more than one party. This step aims to:
Langkah ini bertujuan untuk:
• Mencegah potensi fraud dan kecurangan internal.               • Prevent potential fraud and internal cheating.
• Memastikan bahwa keputusan keuangan berbasis data             • Ensuring that financial decisions are based on valid and
    yang valid dan akurat.                                        accurate data.
• Meminimalkan risiko ketidaksesuaian dalam laporan             • Minimize the risk of non-conformities in financial reports
    keuangan yang dapat berdampak pada stabilitas                 that can impact the stability of the company.
    perusahaan.

Sementara itu, dalam aspek operasional, Bank Sulselbar          Meanwhile, in terms of operations, Bank Sulselbar implements
mengimplementasikan sistem pemantauan berbasis                  a technology-based monitoring system to detect potential
teknologi untuk mendeteksi potensi penyimpangan dalam           irregularities in daily business activities.
aktivitas bisnis sehari-hari.




                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                             173
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 174
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Pencegahan dan Pemberantasan Fraud                                                          (GRI 205-1 | OJK D.1.B)

Fraud Prevention and Eradication

Penerapan Strategi Anti Fraud yang dilakukan bank saat         The implementation of the Anti-Fraud Strategy by banks is
ini merupakan pelaksanaan atas diterbitkannya Peraturan        founded on the Financial Services Authority Regulation (POJK)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 39/POJK.03/2019            Number 39/POJK.03/2019, issued on December 19, 2019,
Tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Anti       regarding the Implementation of the Anti-Fraud Strategy for
Fraud Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank Indonesia           Commercial Banks, as well as Bank Indonesia Circular Letter
Nomor 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 tentang               Number 13/28/DPNP, dated December 9, 2011, concerning
Penerapan Strategi Anti Fraud. Melalui unit Anti Fraud, maka   the same. The Anti-Fraud unit facilitates the execution of this
penerapan Strategi Anti Fraud diwujudkan oleh manajemen        strategy, reflecting the bank management’s commitment to fraud
bank sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam                  prevention through a fraud control system that integrates with
mengendalikan Fraud yang diterapkan dalam bentuk sistem        the bank’s overall internal control framework.
pengendalian Fraud yang merupakan bagian dari sistem
pengendalian internal bank.

Strategi Anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan            The Anti-Fraud Strategy is a crucial element of the bank’s
strategi Bank dalam mengendalikan fraud yang dirancang         strategic policy for fraud management. It is developed with
dengan mengacu pada proses terjadinya fraud dengan             consideration of the fraud occurrence process and aims to
memperhatikan dan jangkauan dari potensi fraud                 address potential fraud risks in a comprehensive and integrated
yang tersusun secara komprehensif-integralistik dan            manner, implemented via a robust fraud control system.
diimplementasikan dalam bentuk system pengendalian fraud.

Penerapan Strategi Anti Fraud memuat 4 (empat) pilar yang
terdiri atas:                                                  The implementation of the Anti-Fraud Strategy contains 4 (four)
a. Pencegahan;                                                 pillars consisting of:
   Pilar pencegahan memuat perangkat-perangkat yang            a. Prevention;
   ditujukan untuk mencegah dan mengurangi potensi                  The prevention pillar contains tools aimed at preventing and
   terjadinya fraud.                                                reducing the potential for fraud.
b. Deteksi;
   Pilar      deteksi     memuat      perangkat      dalam     b. Detection;
   mengidentifikasikan dan menemukan kejadian fraud.              The detection pillar contains tools for identifying and
c. Investigasi, Pelaporan dan Sanksi;                             detecting fraud incidents.
   Pilar Investigasi, Pelaporan, Sanksi dan Pengembalian       c. Investigation, Reporting and Sanctions;
   Kerugian (recovery) memuat perangkat-perangkat yang            The Investigation, Reporting, Sanctions and Recovery Pillars
   ditujukan untuk menggali informasi, sistem pelaporan,          contain tools aimed at extracting information, reporting
   pengenaan sanksi dan pengembalian kerugian yang                systems, imposing sanctions and recovering losses arising
   timbul atas kejadian fraud terkait tindaklanjut atas           from fraud incidents related to follow-up on reports of
   laporan dugaan/sedang/telah terjadi fraud.                     suspected/current/existing fraud.
d. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut.
   Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak lanjut memuat              d. Monitoring, Evaluation, and Follow-up.
   perangkat-perangkat yang ditujukan untuk melakukan             Monitoring, Evaluation, and Follow-up contains tools aimed
   pemantauan terhadap seluruh kejadian fraud, Evaluasi           at monitoring all fraud incidents, Evaluations are carried
   yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan             out periodically and continuously based on fraud data that
   berdasarkan data fraud yang telah terjadi sehingga dapat       has occurred so that weaknesses and causes of fraud can be
   diidentifikasi kelemahan dan penyebab terjadinya fraud         identified as well as the steps and efforts for improvement
   serta langkah dan upaya perbaikan yang diperlukan              needed including strengthening the internal control system




        BANK SULSELBAR
174
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 175
   termasuk memperkuat sistem pengendalian intern agar                         to prevent the recurrence of fraud incidents and Follow-
   mencegah terulangnya kejadian fraud serta Langkah-                          up steps in correcting weaknesses and strengthening the
   langkah tindak lanjut dalam memperbaiki kelemahan dan                       internal control system to prevent the recurrence of fraud due
   memperkuat sistem pengendalian intern agar mencegah                         to similar weaknesses.
   terulangnya kembali fraud dikarenakan kelemahan yang
   serupa.

                                                       Jumlah Kasus yang Dilakukan
                                                                                            Pegawai Tidak
       Internal Fraud dalam 1 tahun         Pengurus             Pegawai Tetap               Tetap/Pihak             Internal Fraud in 1 year
                                                                                              Eksternal
                                           2023       2024       2023         2024          2023       2024
    Total Fraud                                   -          -       3             1             7        5                                Total Fraud
    Telah diselesaikan                            -          -       3             1             6        5                       Has been completed
    Dalam proses penyelesaian di                                                                                  In the process of internal settlement
                                                  -          -          -            -           1            -
    internal bank                                                                                                                           at the bank
    Telah ditindaklanjuti melalui proses                                                                          Has been followed up through legal
                                                  -          -          -            -             -          -
    hukum                                                                                                                                   process
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola yang




Sistem Pelaporan Pelanggaran                                                             (GRI 2-25 | OJK D.1.C)

Whistle Blowing System

bersih dan transparan, Bank Sulselbar mengembangkan                         As part of its commitment to clean and transparent governance,
sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) yang                   Bank Sulselbar has developed a whistleblowing system that allows
memungkinkan pelaporan atas dugaan penyimpangan                             reporting of suspected irregularities safely and anonymously.
secara aman dan anonim.


1. Mekanisme Whistleblowing System di Bank Sulselbar:                       1. Whistleblowing System Mechanism at Bank Sulselbar:
2. Pelaporan yang Aman & Anonim                                             2. Safe & Anonymous Reporting
   Menyediakan berbagai kanal pelaporan, termasuk                              Providing various reporting channels, including hotlines,
   hotline, email khusus, dan portal digital, yang memastikan                  dedicated emails, and digital portals, which ensure the
   kerahasiaan pelapor.                                                        confidentiality of the reporter.
3. Perlindungan bagi Pelapor                                                3. Protection for Whistleblowers
   Bank Sulselbar menjamin tidak ada tindakan balasan                          Bank Sulselbar guarantees that there will be no retaliatory
   terhadap karyawan atau pihak eksternal yang                                 action against employees or external parties who report
   melaporkan dugaan pelanggaran.                                              alleged violations.
4. Tindak Lanjut Transparan                                                 4. Transparent Follow Up
   Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti                              Every report received will be followed up professionally by
   secara profesional oleh unit independen, dengan hasil                       an independent unit, with the results of the investigation
   investigasi yang dilaporkan ke manajemen senior.                            reported to senior management.


Dengan sistem ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa                          With this system, Bank Sulselbar ensures that its business
praktik bisnisnya tetap berjalan sesuai dengan prinsip tata                 practices continue to run in accordance with the principles of
kelola yang jujur dan akuntabel.                                            honest and accountable governance.




                                                                                                                 BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                   175
                                                                                                         Sustainability Report 2024
Page 176
                      Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                      Strengthening Transparent Based Governance




                      Pengaduan | Complaint                                                    Status
              Tahun                           Jumlah                          Selesai                     Tidak Diteruskan
              2022                             15                               15                                -
              2023                             16                               16                                -
              2024                             18                               13                                5




                                                 Media Pelaporan | Reporting Media
            Jenis Media                2024                    2023                     2022                 Mrdia Types
 Aplikasi                                              4                  7                      5                       Application
 Laporan Eksternal                                     -                  -                       -                   External Report
 Temuan Audit Umum                                     -                  2                       -          General Audit Findings
 Email                                                 8                  1                       -                           E-mail
 Surat                                                 5                  4                      8                             Letter
 Telepon                                               -                  -                       -                        Telephone
 SMS/WA                                                1                  2                      2                          SMS/WA
 TOTAL                                              18                  16                      15                            TOTAL




Permasalahan Penting/Kritis                                             (GRI 3-3 | OJK F.6)

Important/Critical Issues

Dalam operasionalnya, Bank Sulselbar menghadapi berbagai           In its operations, Bank Sulselbar faces various challenges that
tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan                have the potential to impact business sustainability, both from
bisnis, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun sosial.         an economic, environmental and social perspective.

Permasalahan Penting yang Dikelola oleh Bank Sulselbar:            Important Issues Managed by Bank Sulselbar:
• Transisi menuju keuangan berkelanjutan, termasuk                 • Transition to sustainable finance, including adjustments to
   penyesuaian terhadap regulasi terkait pembiayaan hijau             regulations related to green finance and climate change.
   dan perubahan iklim.
• Penguatan sistem keamanan siber, guna melindungi data            • Strengthening cyber security systems, to protect customer
   nasabah dan mengantisipasi risiko kejahatan digital.              data and anticipate the risk of digital crime.
• Peningkatan daya saing dalam era digitalisasi, yang              • Increasing competitiveness in the digitalization era, which
   membutuhkan transformasi cepat dalam model bisnis                 requires rapid transformation in banking business models.
   perbankan.
• Dampak lingkungan dari portofolio pembiayaan,                    • The environmental impact of the financing portfolio,
   terutama bagi sektor industri yang memiliki jejak karbon          especially for industrial sectors with a high carbon footprint.
   tinggi.

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Bank                  In response to these challenges, Bank Sulselbar developed a
Sulselbar mengembangkan strategi mitigasi yang berbasis            mitigation strategy based on in-depth risk analysis and active
pada analisis risiko yang mendalam dan keterlibatan aktif          engagement with regulators and stakeholders.
dengan regulator serta pemangku kepentingan.




            BANK SULSELBAR
176
            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 177
Peningkatan Kapasitas Dewan Komisaris
dan Direksi               (GRI 2-17 | OJK D.1.D)

Increasing the Capacity of the Board of Commissioners and Directors


Sebagai pemegang kendali strategis, Dewan Komisaris dan      As strategic control holders, the Board of Commissioners and
Direksi Bank Sulselbar berperan penting dalam memastikan     Directors of Bank Sulselbar play an important role in ensuring the
keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika industri         sustainability of the company amidst the dynamics of the ever-
perbankan yang terus berkembang. Oleh karena itu, Bank       growing banking industry. Therefore, Bank Sulselbar is committed
Sulselbar berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi          to improving the competence of company leaders to be able to
para pemimpin perusahaan agar mampu mengantisipasi           anticipate challenges and take advantage of opportunities in the
tantangan dan memanfaatkan peluang di era transformasi       era of digital transformation and sustainability.
digital serta keberlanjutan.


Strategi Pengembangan Kapasitas                              Leadership Capacity Development
Kepemimpinan                                                 Strategy
Program Pelatihan ESG & Keuangan                             ESG & Sustainable Finance Training Program
Berkelanjutan
• Bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global untuk       • Collaborate with global certification bodies to improve the
  meningkatkan pemahaman Dewan Komisaris dan Direksi           understanding of the Board of Commissioners and Directors
  dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG)      in the Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects
  serta implementasi keuangan berkelanjutan dalam              and the implementation of sustainable finance in business
  strategi bisnis.                                             strategies.
• Fokus pada peran bank dalam mendukung ekonomi              • Focus on the role of banks in supporting the green economy,
  hijau, penerapan standar keberlanjutan dalam portofolio      the application of sustainability standards in loan portfolios,
  kredit, dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan             and compliance with sustainable finance regulations.
  berkelanjutan.


Diskusi dengan Regulator dan Pakar                           Discussion with Regulators and Industry
Industri                                                     Experts
• Mengikuti forum dengan OJK, Bank Indonesia (BI),           • Participating in forums with OJK, Bank Indonesia (BI),
  Kementerian Keuangan, dan asosiasi perbankan guna            Ministry of Finance, and banking associations to understand
  memahami dinamika regulasi serta arah kebijakan              regulatory dynamics and the direction of industrial policy.
  industri.
• Menjalin kolaborasi dengan akademisi dan pemimpin          • Collaborating with academics and industry leaders to
  industri untuk mendapatkan wawasan strategis                 gain strategic insights into global economic trends and the
  mengenai tren ekonomi global dan digitalisasi sektor         digitalization of the financial sector.
  keuangan.


Pelatihan Anti-Korupsi dan Etika Bisnis                      Anti-Corruption and Business Ethics Training
• Memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan      • Strengthening transparent and accountable corporate
  akuntabel melalui pelatihan anti-korupsi, anti pencucian     governance through anti-corruption, anti-money laundering
  uang, dan pencegahan gratifikasi.                            and prevention of gratification training.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                           177
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 178
                       Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                       Strengthening Transparent Based Governance




• Memastikan kepatuhan terhadap regulasi tata kelola                 • Ensuring compliance with bank governance regulations, as
  bank, serta menjaga integritas dalam pengambilan                     well as maintaining integrity in strategic decision making.
  keputusan strategis.

Rekapitulasi Jumlah Pelatihan yang Diikuti oleh Dewan                Recapitulation of the Number of Trainings Attended by the Board
Komisaris dan Direksi Tahun 2024                                     of Commissioners and Directors in 2024


                                                                    Jumlah Pelatihan yang Diikuti
                Nama                          Jabatan                                                            Position
                                                                  Dalam Negeri        Luar Negeri
 H. Marsuki                       Komisaris Independen                           3                  -       Independent Commissioner
 Adlinsyah M. Nasution            Komisaris Independen                           6                  -       Independent Commissioner
 Muhammad Idris                   Komisaris                                      3                  -                     Commissioner
 Yulis Suandi                     Direktur Utama                                 5                  -                President director
                                  Direktur Pemasaran &
 Dirhamsyah Kadir**                                                              3                  -      Marketing & Sharia Director
                                  Syariah
 Dian Anggriani Utina             Direktur Kepatuhan                           10                   -          Director of Compliance
 Iswadi Ayub                      Direktur Operasional & TI                      5                  -       Director of Operations & IT
 Dwi Zulkarnain                   Direktur Kredit & UMKM                         5                  -        Director of Loan & UMKM

* Habis masa jabatan tanggal 17 Januari 2024                         *    Term of office ends on January 17, 2024
** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku Direktur          **   Deed of Appointment of Mr. Dirhamsyah Kadir as Marketing &
   Pemasaran & Syariah efektif mulai tanggal 12 Agustus 2024              Sharia Director effective from 12 August 2024


Jenis pelatihan yang diikuti dapat dilihat pada Laporan              The types of training attended can be seen in the 2024 Annual
Tahunan 2024                                                         Report.

Melalui inisiatif ini, Dewan Komisaris dan Direksi Bank              Through this initiative, the Board of Commissioners and Directors
Sulselbar tidak hanya memperkuat kapasitas kepemimpinan,             of Bank Sulselbar not only strengthen leadership capacity, but
tetapi juga memastikan bahwa setiap keputusan yang                   also ensure that every decision taken supports sustainable,
diambil mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,             inclusive business growth and is oriented towards the principles
inklusif, dan berorientasi pada prinsip tata kelola yang baik.       of good governance.




Evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi                                                             (GRI 2-18 | OJK D.1.A)

Evaluation of the Board of Commissioners and Directors

Untuk memastikan efektivitas kepemimpinan dalam                      To ensure the effectiveness of leadership in managing the
pengelolaan perusahaan, Bank Sulselbar melakukan                     company, Bank Sulselbar conducts periodic evaluations of the
evaluasi berkala terhadap kinerja Dewan Komisaris dan                performance of the Board of Commissioners and Directors.
Direksi. Evaluasi ini dilakukan dengan mengacu pada                  This evaluation is carried out by referring to Key Performance
Key Performance Indicators (KPI) yang mencakup aspek                 Indicators (KPI) which include financial aspects, sustainability,
finansial, keberlanjutan, kepatuhan regulasi, serta efektivitas      regulatory compliance, and effectiveness of supervision and risk
pengawasan dan manajemen risiko.                                     management.




         BANK SULSELBAR
178
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 179
Metode Evaluasi Kinerja                                          Performance Evaluation Methods
1. Self-Assessment : Penilaian mandiri yang dilakukan oleh       1. Self-Assessment: An independent assessment conducted by
   masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi                each member of the Board of Commissioners and Board of
   untuk mengukur pencapaian kinerja pribadi.                       Directors to measure personal performance achievements.
2. Penilaian oleh Komite Nominasi dan Remunerasi :               2. Assessment by the Nomination and Remuneration
   Dilakukan guna memastikan kesesuaian pencapaian                  Committee: Conducted to ensure that achievements are in
   dengan target strategis perusahaan.                              line with the company's strategic targets.
3. Evaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS : Untuk               3. Evaluation by Shareholders in the GMS: To measure
   mengukur kontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan              contribution to company growth and achievement of
   dan pencapaian keberlanjutan.                                    sustainability.

Melalui evaluasi yang transparan dan terstruktur, Bank           Through transparent and structured evaluations, Bank Sulselbar
Sulselbar memastikan bahwa setiap anggota Dewan                  ensures that each member of the Board has the competencies
memiliki kompetensi dan kapabilitas yang sesuai dengan           and capabilities that are in line with business needs and the
kebutuhan bisnis serta tantangan industri perbankan yang         challenges of the ever-growing banking industry.
terus berkembang.




Remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi           (GRI 2-19 | OJK D.1.B)

Remuneration of the Board of Commissioners and Directors

Sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis yang dijalankan,   As a form of appreciation for the strategic role played, Bank
Bank Sulselbar menerapkan kebijakan remunerasi                   Sulselbar implements a remuneration policy based on the
yang berbasis pada prinsip fairness, competitiveness, dan        principles of fairness, competitiveness, and sustainability.
sustainability.

Struktur remunerasi Bank Sulselbar yang sifatnya cash            The remuneration structure of Bank Sulselbar which is cash
terdiri dari gaji dan tunjangan yang merupakan remunerasi        consists of salary and allowances which are remunerations that
yang rutin diterima oleh karyawan setiap bulan. Selain itu,      are routinely received by employees every month. In addition,
Bank juga memberikan program manfaat lainnya seperti:            the Bank also provides other benefit programs such as:
1. Gaji, Tunjangan, Upah dan Honorarium                          1. Salary, Allowances, Wages and Honorarium
2. Uang lembur dan uang makan harian                             2. Overtime pay and daily meal allowance
3. Perawatan kesehatan                                           3. Health care
4. Uang cuti dan uang penghargaan masa kerja                     4. Leave pay and long service bonus pay
5. Tunjangan Hari Tua bagi yang berhak                           5. Old Age Allowance for those entitled
6. Tunjangan Hari Raya keagamaan                                 6. Religious Holiday Allowance
7. Tunjangan Komunikasi bagi beberapa karyawan dengan            7. Communication Allowance for certain employees with
    jabatan tertentu                                                 certain positions
8. Tunjangan daerah terpencil bagi karyawan yang                 8. Remote area allowance for employees assigned to branch
    ditugaskan pada kantor cabang kategori daerah tersebut           offices in that area category
9. Uang akhir tahun yang diatur secara proporsional              9. The year-end allowance is regulated proportionally based on
    mengacu kepada hasil penilaian kinerja semesteran                the results of the semester performance assessment.
10. Bonus atas pencapaian target rencana bisnis                  10. Bonus for achieving business plan targets
11. Bantuan uang pendidikan untuk seluruh karyawan               11. Educational financial assistance for all employees
12. Jasa produksi                                                12. Production services



                                                                                                BANK SULSELBAR
                                                                                                                           179
                                                                                        Sustainability Report 2024
Page 180
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Kebijakan Remunerasi                                (GRI 2-20 | OJK D.1.C)

Remuneration Policy


Dalam mendukung tata kelola yang lebih transparan dan          In supporting more transparent and responsible governance,
bertanggung jawab, Bank Sulselbar menerapkan kebijakan         Bank Sulselbar implements a remuneration policy that refers to
remunerasi yang mengacu pada regulasi perbankan nasional       national banking regulations and international standards.
serta standar internasional.

Prinsip Kebijakan Remunerasi:                                  Remuneration Policy Principles:
1. Keadilan (Fairness) : Struktur remunerasi yang              1. Fairness: A remuneration structure that takes into account
    mempertimbangkan keseimbangan antara tanggung                 the balance between responsibility and compensation.
    jawab dan kompensasi.
2. Daya Saing (Competitiveness) : Menyesuaikan dengan          2. Competitiveness: Aligning with industry standards to attract
    standar industri untuk menarik dan mempertahankan             and retain the best talent.
    talenta terbaik.
3. Berbasis Kinerja (Performance-Based) : Memberikan           3. Performance-Based: Providing incentives based on
    insentif berbasis pencapaian yang terukur.                    measurable achievements.
4. Keberlanjutan (Sustainability-Oriented) : Memastikan        4. Sustainability    (Sustainability-Oriented):      Ensuring
    bahwa remunerasi juga mempertimbangkan aspek sosial           that remuneration also takes into account social and
    dan lingkungan dalam operasional perusahaan.                  environmental aspects in the company's operations.

Dengan kebijakan ini, Bank Sulselbar tidak hanya               With this policy, Bank Sulselbar not only ensures competitiveness
memastikan daya saing dalam industri perbankan, tetapi         in the banking industry, but also encourages governance that is
juga mendorong tata kelola yang lebih berorientasi pada        more oriented towards long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang.


Proses untuk Menetapkan                                        Process for Determining Remuneration
Remunerasi (GRI 2-21 | OJK D.1.D)
Sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas,    As part of the principles of transparency and accountability, Bank
Bank Sulselbar menjalankan proses yang ketat dalam             Sulselbar carries out a strict process in determining remuneration
menetapkan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi.        for the Board of Commissioners and Directors.


Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan              The procedure for determining the remuneration of the Board of
Direksi Bank Sulselbar sebagai berikut:                        Commissioners and Directors of Bank Sulselbar is as follows:
1. Dewan Komisaris meminta Komite Remunerasi dan               1. The Board of Commissioners requested the Remuneration
   Nominasi untuk melakukan kajian remunerasi dan                 and Nomination Committee to conduct a remuneration and
   nominasi untuk melakukan kajian remunerasi Dewan               nomination review to conduct a remuneration review for the
   Komisaris dan Direksi.                                         Board of Commissioners and Board of Directors.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi menyusun                     2. The Remuneration and Nomination Committee prepares
   rekomendasi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.            recommendations for the remuneration of the Board of
3. Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kepada              Commissioners and Board of Directors.
   Dewan Komisaris terkait remunerasi Dewan Komisaris          3. The Remuneration and Nomination Committee proposes to
   dan Direksi.                                                   the Board of Commissioners regarding the remuneration of
4. Dewan Komisaris membahas usulan Komite Remunerasi              the Board of Commissioners and the Board of Directors.
   dan Nominasi.                                               4. The Board of Commissioners discussed the proposal of the
                                                                  Remuneration and Nomination Committee.



        BANK SULSELBAR
180
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 181
5. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi Dewan              5. The BOC’s proposes the remuneration of the Board of
   Komisaris dan Direksi kepada RUPS.                           Commissioners and the Board of Directors to the GMS.
6. RUPS menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan            6. The GMS determines the remuneration of the Board of
   Direksi.                                                     Commissioners and Directors.


Kepatuhan Terhadap Peraturan                                 Compliance with Legislative Regulations
Perundangan (GRI 2-27 | OJK D.1.E)
Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di bawah            As a financial institution operating under the supervision of
pengawasan OJK, Bank Sulselbar berkomitmen untuk             OJK, Bank Sulselbar is committed to implementing every policy
menjalankan setiap kebijakan dan praktik bisnis sesuai       and business practice in accordance with applicable laws and
dengan peraturan perundangan yang berlaku.                   regulations.


Kepatuhan Terhadap Regulasi:                                 Regulatory Compliance:
1. Mematuhi regulasi OJK terkait remunerasi perbankan,       1. Comply with OJK regulations regarding banking
   termasuk pembatasan besaran bonus berbasis kinerja.          remuneration, including restrictions on the amount of
2. Menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pemberian            performance-based bonuses.
   kompensasi, guna menghindari risiko moral hazard.         2. Implementing the principle of prudence in providing
3. Mengadopsi standar internasional, termasuk GRI, SASB,        compensation, in order to avoid the risk of moral hazard.
   TCFD, dan IFRS-S2, dalam penyusunan kebijakan tata        3. Adopting international standards, including GRI, SASB,
   kelola dan keberlanjutan.                                    TCFD, and IFRS-S2, in the preparation of governance and
                                                                sustainability policies.
Dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, Bank Sulselbar
memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diterapkan tidak     With a high level of compliance, Bank Sulselbar ensures that all
hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga mencerminkan         policies implemented not only meet legal aspects, but also reflect
komitmen terhadap tata kelola yang lebih bertanggung         a commitment to more responsible governance.
jawab.


Rasio Kompensasi Total Tahunan (GRI                          Annual Total Compensation Ratio
2-21 | OJK D.1.F | SASB FN-CB-550A.1)

Sebagai bagian dari kebijakan tata kelola yang transparan,   As part of its transparent governance policy, Bank Sulselbar con-
Bank Sulselbar melakukan perhitungan dan evaluasi berkala    ducts periodic calculations and evaluations of the annual total
terhadap rasio kompensasi total tahunan antara manajemen     compensation ratio between senior management and employees.
senior dan karyawan. Rasio ini menjadi salah satu ukuran     This ratio is one of the measures to ensure that the remuneration
dalam memastikan bahwa kebijakan remunerasi yang             policy implemented remains proportional and fair.
diterapkan tetap proporsional dan berkeadilan.




                                                                                              BANK SULSELBAR
                                                                                                                           181
                                                                                      Sustainability Report 2024
Page 182
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Manajemen Risiko                            (GRI 201-2 | OJK D.1.A | SASB FN-CB-550A.2)

Risk Management


Bank Sulselbar menerapkan Kerangka Manajemen Risiko             Bank Sulselbar implements a Risk Management Framework
yang mengacu pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang              that refers to POJK No. 18/POJK.03/2016 concerning the
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, yang terdiri         Implementation of Risk Management for Commercial Banks,
dari empat pilar utama dalam penerapan manajemen risiko,        which consists of four main pillars in the implementation of risk
yaitu:                                                          management, namely:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi sebagai         1. Active supervision of the Board of Commissioners and
    penentu arah dan pengendali Resiko.                             Directors as the direction determinant and risk controller.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur, termasuk penetapan         2. Adequacy of policies and procedures, including the
    limit Resiko yang jelas.                                        establishment of clear Risk limits.
3. Proses manajemen Resiko yang terukur, meliputi               3. A measurable risk management process, including
    identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian              identification, measurement, monitoring, risk control, and
    Resiko, serta dukungan sistem informasi yang andal.             reliable information system support.
4. Sistem Pengendalian Internal yang komprehensif untuk         4. A comprehensive Internal Control System to ensure
    memastikan Resiko terkendali di semua lini operasional          controlled Risk in all operational lines of the Bank.
    Bank.


Kebijakan dan strategi manajemen risiko ini dituangkan          These risk management policies and strategies are outlined
dalam Kebijakan Manajemen Risiko yang disetujui oleh            in the Risk Management Policy approved by the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris berperan           Commissioners and the Board of Directors. The Board of
melakukan pengawasan atas pengelolaan manajemen risiko          Commissioners plays a role in supervising the management of
yang dilakukan oleh Direksi. Risiko yang diidentifikasi oleh    risk management carried out by the Board of Directors. The risks
Bank Sulselbar meliputi:                                        identified by Bank Sulselbar include:
1. Risiko Kredit                                                1. Credit Risk
2. Risiko Pasar                                                 2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas                                            3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional                                           4. Operational Risk
5. Risiko Hukum                                                 5. Legal Risks
6. Risiko Strategis                                             6. Strategic Risk
7. Risiko Kepatuhan                                             7. Compliance Risk
8. Risiko Reputasi                                              8. Reputational Risk


Bank Sulselbar menerapkan prinsip pencegahan dalam              Bank Sulselbar applies the principle of prevention in
manajemen risiko lingkungan, dengan mengatur pelarangan         environmental risk management, by regulating the prohibition of
pemberian kredit bagi industri terlarang yang melanggar         providing loan to prohibited industries that violate national and
peraturan lingkungan nasional maupun internasional, sesuai      international environmental regulations, in accordance with the
Kebijakan Kredit dan Kebijakan Keberlanjutan.                   Loan Policy and Sustainability Policy.

                                                                Cyber Risk Management(GRI 418-1, OJK D.1.B, SASB FN-CB-
Manajemen Risiko Siber (GRI 418-1 | OJK D.1.B
                                                                230A.2)
| SASB FN-CB-230A.2)
                                                                In the digital era, cybersecurity is no longer just a necessity,
Di era digital, keamanan siber bukan lagi sekadar kebutuhan,    but rather the main foundation for the sustainability of the
melainkan menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan industri     banking industry. As a financial institution committed to digital
perbankan. Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen          transformation and technology-based services, Bank Sulselbar
terhadap transformasi digital dan layanan berbasis              proactively develops a robust cybersecurity system to protect



        BANK SULSELBAR
182
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 183
teknologi, Bank Sulselbar secara proaktif mengembangkan       information assets, customer data, and banking technology
sistem keamanan siber yang tangguh guna melindungi            infrastructure from cyber threats.
aset informasi, data nasabah, serta infrastruktur teknologi
perbankan dari ancaman dunia maya.


Strategi Keamanan Siber                                       Cyber Security Strategy
Untuk memastikan keandalan sistem teknologi informasi         To ensure the reliability of information technology systems
dan perlindungan data nasabah, Bank Sulselbar menerapkan      and customer data protection, Bank Sulselbar implements a
kerangka kerja keamanan siber yang terdiri dari beberapa      cybersecurity framework consisting of several main aspects:
aspek utama:


1. Pencegahan Serangan Siber dengan Teknologi Mutakhir        1. Cyber Attack Prevention with Advanced Technology
   Bank Sulselbar telah mengimplementasikan Security             Bank Sulselbar has implemented a Security Operation Center
   Operation Center (SOC) untuk mendeteksi dan mencegah          (SOC) to detect and prevent cyber threats in real-time. With
   ancaman siber secara real-time. Dengan sistem                 a 24/7 monitoring system, the bank can identify potential
   pemantauan 24/7, bank dapat mengidentifikasi potensi          attacks before they impact banking operations.
   serangan sebelum berdampak terhadap operasional
   perbankan.

2. Pengelolaan Risiko Siber dengan IT Risk Register           2. Cyber Risk Management with IT Risk Register
   Sebagai langkah proaktif dalam manajemen risiko,              As a proactive step in risk management, Bank Sulselbar
   Bank Sulselbar mengembangkan IT Risk Register yang            developed an IT Risk Register containing a list of IT risks
   berisi daftar risiko TI beserta mitigasinya. Dokumen ini      and their mitigation. This document is updated regularly to
   diperbarui secara berkala untuk memastikan identifikasi       ensure early identification of evolving cyber threats.
   dini terhadap ancaman siber yang berkembang.

3. Keamanan Infrastruktur Digital                             3. Digital Infrastructure Security
   Bank Sulselbar memastikan keamanan data nasabah               Bank Sulselbar ensures the security of customer data through
   melalui enkripsi tingkat tinggi serta penerapan               high-level encryption and the implementation of multi-factor
   autentikasi multi-faktor (MFA) pada transaksi                 authentication (MFA) on digital transactions. In addition, the
   digital. Selain itu, relokasi Disaster Recovery Center        relocation of the Disaster Recovery Center (DRC) is part of
   (DRC) menjadi bagian dari strategi untuk menjamin             the strategy to ensure the continuity of banking services even
   kesinambungan        layanan   perbankan      meskipun        in the event of technical disruptions or natural disasters.
   terjadi gangguan teknis atau bencana alam.

4. Kepatuhan terhadap Regulasi Keamanan Siber                 4. Compliance with Cyber Security Regulations
   Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi OJK,               As a form of compliance with OJK regulations, Bank Sulselbar
   Bank Sulselbar telah menerapkan standar keamanan              has implemented security standards based on POJK No.
   berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang                  11/POJK.03/2022 concerning the implementation of
   penyelenggaraan teknologi informasi oleh bank umum            information technology by commercial banks and SEOJK No.
   serta SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang ketahanan            29/SEOJK.03/2022 concerning cyber resilience and security
   dan keamanan siber bagi bank umum.                            for commercial banks.


Perlindungan Data Nasabah: Prioritas                          Customer Data Protection: Bank Sulselbar's
Utama Bank Sulselbar                                          Top Priority
Dalam dunia perbankan digital, perlindungan data nasabah      In the world of digital banking, customer data protection is a very
menjadi aspek yang sangat krusial. Oleh karena itu, Bank      crucial aspect. Therefore, Bank Sulselbar has adopted an ISO
Sulselbar mengadopsi framework keamanan informasi             27001:2022-based information security framework to ensure



                                                                                               BANK SULSELBAR
                                                                                                                             183
                                                                                       Sustainability Report 2024
Page 184
                    Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                    Strengthening Transparent Based Governance




berbasis ISO 27001:2022 guna memastikan bahwa seluruh               that all digital transactions, whether through mobile banking,
transaksi digital, baik melalui mobile banking, internet banking,   internet banking, or other banking systems, are protected from
maupun sistem perbankan lainnya, terlindungi dari risiko            the risk of hacking and data leaks.
peretasan dan kebocoran data.
                                                                    In addition, Bank Sulselbar has also increased protection
Selain itu, Bank Sulselbar juga telah meningkatkan proteksi         against phishing attacks, malware, and other cybercrimes by
terhadap serangan phishing, malware, serta kejahatan                implementing early detection mechanisms based on AI and
siber lainnya dengan menerapkan mekanisme deteksi dini              machine learning.
berbasis AI dan machine learning.


Manajemen Risiko Iklim (GRI 305-5 | OJK                             Climate Risk Management
D.1.C)

Saat ini, Bank Sulselbar belum memasukkan risiko iklim              Currently, Bank Sulselbar has not specifically incorporated
secara spesifik dalam sistem manajemen risiko perbankan.            climate risk into its banking risk management framework.
Namun, seiring dengan meningkatnya tantangan global                 However, in light of the escalating global challenges associated
terkait perubahan iklim dan kebijakan keberlanjutan,                with climate change and sustainability policies, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menyadari pentingnya mengintegrasikan                acknowledges the necessity of integrating this dimension into
aspek ini dalam strategi bisnisnya di masa depan.Dalam              its future business strategy. To effectively address these global
rangka menghadapi tantangan global, Bank Sulselbar akan             challenges, Bank Sulselbar will initiate the development of a
mulai mengembangkan strategi mitigasi risiko iklim, yang            climate risk mitigation strategy, which includes:
mencakup:
1. Integrasi Risiko Iklim dalam Kebijakan Kredit yaitu              1.   Integration of Climate Risk into Loan Policy, ensuring that
    memastikan bahwa sektor yang dibiayai memiliki strategi              the financed sectors implement adaptation strategies for
    adaptasi terhadap perubahan iklim.                                   climate change.
2. Peningkatan Porsi Pembiayaan Hijau yaitu fokus pada              2.   Increasing the Proportion of Green Financing by prioritizing
    proyek energi terbarukan dan bisnis berkelanjutan.                   renewable energy projects and sustainable businesses
3. Penguatan Transparansi dengan mengembangkan sistem               3.   Enhancing Transparency by establishing a carbon impact
    pelaporan dampak karbon sebagai bagian dari laporan                  reporting system as part of the bank’s sustainability report.
    keberlanjutan bank.

Dengan langkah-langkah ini, Bank Sulselbar berkomitmen              Through these initiatives, Bank Sulselbar is committed to
untuk beradaptasi dengan dinamika global dan memastikan             adapting to global dynamics and fostering resilient business
pertumbuhan bisnis yang lebih tangguh terhadap tantangan            growth in response to the challenges posed by climate change in
perubahan iklim di masa mendatang.                                  the future.




         BANK SULSELBAR
184
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 185
Kebijakan Anti Pencucian Uang dan
Pendanaan Terorisme                              (GRI 205-1 | OJK D.1.D | SASB FN-CB-550A.3)

Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing Policy


Sebagai institusi keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa   As a financial institution supervised by the Financial Services
Keuangan (OJK), Bank Sulselbar memiliki tanggung jawab       Authority (OJK), Bank Sulselbar has a major responsibility in
besar dalam memastikan bahwa setiap transaksi perbankan      ensuring that every banking transaction is not used for money
tidak digunakan untuk kepentingan pencucian uang atau        laundering or terrorism financing.
pendanaan terorisme.

Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan           Anti-Money Laundering (AML) and Countering the Financing of
Pendanaan Terorisme (PPT):                                   Terrorism (CFT) Policies:
• Penerapan Know Your Customer (KYC) untuk memastikan        • Implementation of Know Your Customer (KYC) to ensure that
   bahwa setiap nasabah memiliki identitas yang jelas dan        each customer has a clear and transparent identity.
   transparan.
• Kerja sama dengan OJK, PPATK, dan lembaga penegak          • Cooperation with OJK, PPATK, and law enforcement
   hukum, guna meningkatkan efektivitas investigasi dan        agencies, to increase the effectiveness of investigations and
   pelaporan transaksi mencurigakan.                           reporting of suspicious transactions.
• Pelatihan khusus bagi karyawan, guna meningkatkan          • Special training for employees, to improve understanding of
   pemahaman terhadap modus pencucian uang serta               money laundering methods and prevention strategies.
   strategi pencegahannya.

Dengan sistem ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk          With this system, Bank Sulselbar is committed to maintaining
menjaga integritas industri perbankan serta mencegah         the integrity of the banking industry and preventing misuse of
penyalahgunaan sistem keuangan untuk tujuan ilegal.          the financial system for illegal purposes.




                                                                                             BANK SULSELBAR
                                                                                                                        185
                                                                                     Sustainability Report 2024
Page 186
                  Memperkuat Tata Kelola yang Transparan
                  Strengthening Transparent Based Governance




Kepatuhan Terhadap Peraturan
Perundangan                    (GRI 2-27 | OJK D.1.E)

Compliance with Legislative Regulations


Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan         In alignment with its commitment to transparency and good
tata kelola yang baik, Bank Sulselbar memastikan bahwa         governance, Bank Sulselbar guarantees that all business policies
setiap kebijakan dan praktik bisnisnya selalu sesuai dengan    and practices adhere to national regulations and international
regulasi nasional maupun standar internasional.                standards.

Langkah-Langkah Kepatuhan Bank Sulselbar:                      Compliance Measures at Bank Sulselbar:
1. Mematuhi regulasi OJK, BI, dan peraturan perbankan          1. Ensure compliance with OJK, BI regulations, and
   internasional, guna menjaga stabilitas operasional.            international banking standards to maintain operational
2. Menjalankan audit kepatuhan secara berkala, guna               stability.
   memastikan setiap proses bisnis telah sesuai dengan         2. Conduct regular compliance audits to verify that all business
   peraturan yang berlaku.                                        processes conform to applicable regulations.
3. Transparansi dalam pelaporan keuangan dan                   3. Promote transparency in financial and sustainability
   keberlanjutan, dengan mengacu pada standar GRI, SASB,          reporting by adhering to GRI, SASB, TCFD, and IFRS-S2
   TCFD, dan IFRS-S2.                                             standards.
4. Mekanisme internal whistleblowing system, untuk             4. Implement an internal whistleblowing mechanism to
   memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran dapat               promptly and accurately address any reported violations.
   ditindaklanjuti dengan cepat dan akurat.


Dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, Bank Sulselbar tidak     By maintaining a high level of compliance, Bank Sulselbar not
hanya memastikan keberlanjutan bisnisnya, tetapi juga          only secures the sustainability of its operations but also fosters
meningkatkan kepercayaan dari regulator, investor, dan         trust among regulators, investors, and the broader community.
masyarakat luas.




        BANK SULSELBAR
186
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 187

          
Page 188
Tentang Laporan
Keberlanjutan
About the Sustainability Report

Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan pertumbuhan
yang berkelanjutan, Bank Sulselbar menghadirkan laporan
keberlanjutan ini sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas
kepada pemangku kepentingan. Laporan ini mencerminkan
bagaimana kami mempercepat transformasi digital (faster) dan
memperkuat inisiatif hijau (greener) guna membangun masa depan
yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Laporan ini mencakup kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan
dalam periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024.
Penyajian laporan ini telah disusun berdasarkan standar pelaporan
internasional dan nasional, termasuk GRI Standards 2021, SEOJK
No. 16/SEOJK.04/2021, Sustainability Accounting Standards Board
(SASB), Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD),
serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


In line with its commitment to fostering sustainable growth, Bank
Sulselbar is pleased to present this sustainability report, which serves as a
means of transparency and accountability to our stakeholders. This report
illustrates our efforts to accelerate digital transformation and enhance
green initiatives, thereby contributing to a more sustainable and inclusive
future.

The report encompasses our economic, social, and environmental
performance for the period from January 1, 2024, to December 31, 2024.
It has been prepared in accordance with both international and national
reporting standards, including the GRI Standards 2021, SEOJK No. 16/
SEOJK.04/2021, Sustainability Accounting Standards Board (SASB),
Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), and the
Sustainable Development Goals (SDGs).
Page 189

          
Page 190
                  Tentang Laporan Keberlanjutan
                  About the Sustainability Report




Prinsip dan Batasan Pelaporan                                           (GRI 2-4, 2-5 | OJK G.1 SDG 12)

Compliance with Legislative Regulations

Laporan Keberlanjutan ini disusun berdasarkan prinsip          This Sustainability Report is prepared based on the principles of
transparansi dan akuntabilitas, dengan memperhatikan           transparency and accountability, taking into account reporting
batasan pelaporan serta cakupan informasi yang relevan dan     limitations and the scope of information that is relevant and
material bagi para pemangku kepentingan.                       material to stakeholders.


Batasan Pelaporan                                              Reporting Limitations
Laporan ini mencakup kinerja keberlanjutan PT Bank             This report covers the sustainability performance of PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat         Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
(Bank Sulselbar) sebagai entitas utama, serta mencakup         (Bank Sulselbar) as the main entity, and includes work units in
unit-unit kerja di seluruh kantor cabang dan kantor pusat.     all branch offices and the head office. There are no subsidiaries
Tidak terdapat anak perusahaan atau entitas afiliasi yang      or affiliated entities involved in this report, because all business
dilibatkan dalam pelaporan ini, karena seluruh kegiatan        activities and operational activities are directly managed by
usaha dan aktivitas operasional secara langsung dikelola       Bank Sulselbar as a single entity. If there are entities that have not
oleh Bank Sulselbar sebagai entitas tunggal. Jika terdapat     been covered in this report, this is due to the absence of material
entitas yang belum dicakup dalam pelaporan ini, hal tersebut   contributions to the economic, social, and environmental aspects
dikarenakan tidak adanya kontribusi material terhadap          as stipulated in the applicable reporting standards.
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagaimana diatur
dalam standar pelaporan yang berlaku.


Pendekatan Konsolidasi                                         Consolidation Approach
Seluruh data yang disajikan dalam laporan ini menggunakan      All data presented in this report uses an approach based on the
pendekatan berdasarkan entitas induk (stand-alone              parent entity (stand-alone entity), namely Bank Sulselbar as
entity), yakni Bank Sulselbar sebagai entitas tunggal tanpa    a single entity without consolidation with external parties or
konsolidasi dengan pihak eksternal atau perusahaan afiliasi.   affiliated companies.


Keterkaitan dengan Laporan Lain                                Relation to Other Reports
Laporan ini disusun secara terpisah dan tidak terintegrasi     This report is prepared separately and is not integrated with
dengan Laporan Tahunan Bank Sulselbar. Namun demikian,         the Bank Sulselbar Annual Report. However, there is alignment
terdapat keselarasan dalam pengungkapan data dan               in the disclosure of strategic data and information, especially
informasi strategis, terutama yang berkaitan dengan            those related to the vision, mission, financial performance,
visi, misi, kinerja keuangan, serta strategi pertumbuhan       and sustainable growth strategy. Any cross-references to the
berkelanjutan. Setiap referensi silang terhadap Laporan        Annual Report are explicitly stated to facilitate verification of
Tahunan dinyatakan secara eksplisit untuk memudahkan           information by readers.
verifikasi informasi oleh pembaca.


Perubahan Penting dalam Laporan                                Significant Changes in the Report
Pada laporan tahun ini, tidak terdapat perubahan signifikan    In this year’s report, there are no significant changes related to
terkait kebijakan pelaporan, cakupan organisasi, atau          reporting policies, organizational coverage, or data collection
metodologi pengumpulan data dibandingkan laporan               methodology compared to the previous report. The reporting
sebelumnya. Metodologi pelaporan tetap konsisten dengan        methodology remains consistent with the previous year to ensure
tahun sebelumnya guna memastikan keberlanjutan dan             the continuity and comparability of information. However,
keterbandingan informasi. Namun demikian, perbaikan            improvements to the format and documentation system were
pada format dan sistem dokumentasi dilakukan untuk             made to improve the quality of information delivery.
meningkatkan kualitas penyampaian informasi.




        BANK SULSELBAR
190
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 191
Standar Acuan Pelaporan                                          Reporting Reference Standards
Laporan ini disusun berdasarkan Standar GRI (Global              This report is prepared based on the GRI (Global Reporting
Reporting Initiative) 2021, dengan pendekatan berbasis           Initiative) Standards 2021, with an approach based on the
prinsip materialitas, kelengkapan, kesetaraan pemangku           principles of materiality, completeness, stakeholder equality,
kepentingan, dan konteks keberlanjutan. Selain itu,              and sustainability context. In addition, this report also refers to
laporan ini juga mengacu pada ketentuan SEOJK No.16/             the provisions of SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 and supports
SEOJK.04/2021 dan mendukung capaian Tujuan                       the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs),
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 12:              especially SDG 12: Responsible Consumption and Production.
Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.


Tanggung Jawab atas Data                                         Responsibility for Data
Seluruh informasi dan data kinerja keberlanjutan yang            All information and sustainability performance data contained
tercantum dalam laporan ini telah diverifikasi secara internal   in this report have been verified internally by the relevant units
oleh unit terkait di bawah koordinasi Divisi Sekretaris          under the coordination of the Corporate Secretary Division.
Perusahaan. Direksi Bank Sulselbar bertanggung jawab             The Board of Directors of Bank Sulselbar is responsible for the
atas keakuratan, keabsahan, dan integritas informasi yang        accuracy, validity, and integrity of the information submitted,
disampaikan, termasuk pengesahan laporan ini sebelum             including the approval of this report before being published to
dipublikasikan kepada publik dan pemangku kepentingan.           the public and stakeholders.

Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar tahun 2024 ini disusun      This 2024 Bank Sulselbar Sustainability Report was prepared
secara internal oleh tim lintas divisi yang dikoordinasikan      internally by a cross-divisional team coordinated by the
oleh Divisi Sekretaris Perusahaan, dengan mengacu pada           Corporate Secretary Division, with reference to the 2021 GRI
Standar GRI 2021, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, serta               Standards, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, and other relevant
referensi relevan lainnya seperti SASB dan SDGs.                 references such as SASB and SDGs.



Jasa Asuransi                     (GRI 2-5 | OJK A.3)

Assurance Services
Hingga periode pelaporan tahun 2024, Bank Sulselbar belum        Until the 2024 reporting period, Bank Sulselbar has not used
menggunakan jasa assurans eksternal untuk melakukan              external assurance services to verify this sustainability report.
verifikasi terhadap laporan keberlanjutan ini. Meskipun          However, all data and information presented have gone through
demikian, seluruh data dan informasi yang disajikan telah        an internal validation and review process to ensure the accuracy,
melalui proses validasi dan tinjauan internal guna memastikan    reliability, and completeness of the information.
akurasi, keterandalan, dan kelengkapan informasi.

Bank Sulselbar tetap membuka peluang untuk menggunakan           Bank Sulselbar remains open to the opportunity to use
pihak ketiga independen (external assurance provider) di         independent third parties (external assurance providers) in
masa mendatang, sebagai bagian dari komitmen terhadap            the future, as part of its commitment to improving the quality
peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan, akuntabilitas,     of sustainability reporting, accountability, and public and
serta kepercayaan publik dan pemangku kepentingan.               stakeholder trust.

Bank Sulselbar melakukan penentuan topik material dengan         Bank Sulselbar determines material topics by considering
mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan          significant economic, social and environmental impacts on
yang signifikan terhadap bisnis serta pemangku kepentingan.      business and stakeholders. This process is carried out through
Proses ini dilakukan melalui empat tahapan utama:                four main stages:




                                                                                                  BANK SULSELBAR
                                                                                                                                191
                                                                                          Sustainability Report 2024
Page 192
                       Tentang Laporan Keberlanjutan
                       About the Sustainability Report




Penentuan Topik Material dan Boundary                                                                               (GRI 3-1)

Determining Material Topics and Boundaries

1. Identifikasi Dampak                                                      1. Impact Identification
   Menganalisis faktor keberlanjutan yang relevan dengan                       Analyze sustainability factors relevant to the banking
   bisnis perbankan serta perkembangan regulasi terkait.                       business and related regulatory developments.
2. Penilaian Signifikansi Dampak                                            2. Impact Significance Assessment
   Melakukan kajian mendalam terhadap dampak ekonomi,                          Conduct in-depth studies of the economic, social and
   sosial, dan lingkungan yang berpengaruh terhadap bank                       environmental impacts that affect the bank and its
   dan para pemangku kepentingan.                                              stakeholders.
3. Konsultasi Pemangku Kepentingan                                          3. Stakeholder Consultation
   Melakukan survei materialitas kepada berbagai pihak,                        Conducting materiality surveys with various parties,
   termasuk pelanggan, karyawan, regulator, dan komunitas                      including customers, employees, regulators, and communities
   untuk memahami harapan mereka terkait keberlanjutan                         to understand their expectations regarding the bank's
   bank.                                                                       sustainability.
4. Penetapan Topik Material                                                 4. Material Topic Determination
   Menentukan daftar topik yang memiliki dampak                                Determine a list of topics that have the greatest impact and
   terbesar dan akan menjadi fokus utama dalam laporan                         will be the main focus in the sustainability report.
   keberlanjutan.

Proses ini memastikan bahwa Bank Sulselbar tidak hanya                      This process ensures that Bank Sulselbar not only presents
menyajikan informasi yang relevan, tetapi juga merespons                    relevant information, but also responds to the issues that are most
isu-isu yang paling penting bagi keberlanjutan bisnis dan                   important to the sustainability of the business and stakeholders.
pemangku kepentingan.



Daftar Topik Material                                         (GRI 3-2, 3-3 | OJK F.23 | SASB)

List of Material Topics
Berikut adalah daftar topik material yang menjadi prioritas                 The following is a list of material topics that are a priority for
Bank Sulselbar dalam laporan keberlanjutan ini:                             Bank Sulselbar in this sustainability report:


                                                                                                                                       Tingkat
      Topik Material         Indeks Terkait                  Alasan Signifikansi                  Reasons for Significance
                                                                                                                                      Materialitas

                                                   Berkontribusi pada pertumbuhan
                        GRI 201-1, OJK B.1, SASB                                            Contribute to regional economic growth
 Kinerja Ekonomi                                   ekonomi daerah dan kesejahteraan                                                  Tinggi
                        FN-CB-000.b                                                         and stakeholder welfare.
                                                   pemangku kepentingan.

 Keuangan               GRI 203-1, OJK D.1.b,      Mendukung investasi hijau dan            Supporting green investment and
                                                                                                                                     Tinggi
 Berkelanjutan          SASB FN-CB-240a.1          pembiayaan berkelanjutan.                sustainable financing.

 Inklusi Keuangan &     GRI 202-2, OJK F.26,       Memperluas akses layanan perbankan       Expanding access to digital banking
                                                                                                                                     Tinggi
 Digitalisasi           SASB FN-CB-240a.3          digital bagi masyarakat daerah.          services for local communities.

                        GRI 418-1, SASB FN-
 Privasi & Keamanan                                Melindungi data dan kepercayaan          Protecting customer data and trust in
                        CB-230a.1, TCFD Risk                                                                                         Tinggi
 Data Nasabah                                      nasabah terhadap layanan digital.        digital services.
                        Management 1

                                                                                            Reducing operational energy
 Energi & Efisiensi     GRI 302-1, OJK F.6, SASB   Mengurangi konsumsi energi operasional
                                                                                            consumption to support environmental     Sedang
 Sumber Daya            FN-CB-410a.2               untuk mendukung efisiensi lingkungan.
                                                                                            efficiency.

                                                                                            Managing the impact of climate
 Emisi dan Perubahan                               Mengelola dampak perubahan iklim dan
                        GRI 305-1, OJK F.11                                                 change and reducing the bank's carbon    Tinggi
 Iklim                                             mengurangi jejak karbon bank.
                                                                                            footprint.

                                                   Menciptakan lingkungan kerja yang
 Kepegawaian &          GRI 401-1, OJK F.18,                                                Creating an inclusive work environment
                                                   inklusif dan mendukung pengembangan                                               Sedang
 Kesetaraan Peluang     SASB FN-CB-240a.4                                                   and supporting employee development.
                                                   karyawan.



           BANK SULSELBAR
192
           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 193
                                                                                                                                               Tingkat
    Topik Material           Indeks Terkait                    Alasan Signifikansi                   Reasons for Significance
                                                                                                                                              Materialitas

 Praktik Anti-Korupsi
                        GRI 205-3, OJK F.25,        Menjaga transparansi, akuntabilitas, dan   Maintaining transparency,
 & Tata Kelola yang                                                                                                                          Tinggi
                        SASB FN-CB-510a.1           kepercayaan investor.                      accountability and investor trust.
 Baik

 Dampak Sosial &                                    Berkontribusi pada kesejahteraan
                        GRI 203-2, OJK F.23,                                                   Contributing to social welfare through
 Pemberdayaan                                       sosial melalui program CSR dan literasi                                                  Sedang
                        SASB FN-CB-240a.2                                                      CSR programs and financial literacy.
 Masyarakat                                         keuangan.




Daftar Topik Tidak Material                                                       (GRI 3-2)

List of Non-Material Topics
Terdapat beberapa topik yang tidak dianggap material                          There are several topics that are not considered material in this
dalam laporan ini karena dampaknya yang minim terhadap                        report due to their minimal impact on Bank Sulselbar's banking
operasi perbankan Bank Sulselbar. Namun, kami tetap                           operations. However, we remain committed to continuing to pay
berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek-aspek                             attention to these aspects in our sustainability policy.
tersebut dalam kebijakan keberlanjutan kami.


   Topik Tidak Material           Non-Material Topics                             Alasan                                            Reason

                                                                 Operasi bank tidak menghasilkan
                                                                                                              Bank operations do not generate
 Limbah dan Efluen             Waste and Effluent                limbah berbahaya dalam jumlah
                                                                                                              significant amounts of hazardous waste.
                                                                 signifikan.
                                                                 Tidak beroperasi di kawasan
                                                                                                              Do not operate in conservation areas or
 Keanekaragaman Hayati         Biodiversity                      konservasi atau lingkungan yang
                                                                                                              vulnerable environments.
                                                                 rentan.
                                                                 Bank telah memenuhi semua regulasi           The Bank has complied with all
 Kepatuhan Lingkungan          Environmental Compliance
                                                                 yang berlaku terkait lingkungan.             applicable environmental regulations.
                                                                 Operasi bank tidak berdampingan              Bank operations do not directly coexist
 Hak Masyarakat Adat           Indigenous Peoples Rights
                                                                 langsung dengan komunitas adat.              with indigenous communities.
                                                                 Tidak ada aktivitas operasional yang
 Keselamatan dan               Occupational Health and                                                        There are no operational activities that
                                                                 berisiko tinggi terhadap keselamatan
 Kesehatan Kerja               Safety                                                                         pose a high risk to work safety.
                                                                 kerja.



Tingkat Materialitas                                        (GRI 3-3 | OJK G.3)

Materiality Level
Grafik berikut ini memberikan gambaran mengenai                               The following graph presents an overview of the materiality
tingkat materialitas topik/isu yang dilaporkan. Grafik                        level pertaining to the reported topic/issue. This graph is derived
ini menggunakan hasil survei tingkat materialitas yang                        from the results of a materiality level survey conducted via a
dilakukan melalui kuesioner kepada para pemangku                              questionnaire distributed to stakeholders.
kepentingan.

Bank Sulselbar terus berkomitmen untuk meningkatkan                           Bank Sulselbar is dedicated to enhancing the transparency and
transparansi dan kualitas Laporan Keberlanjutan yang kami                     quality of the Sustainability Report we publish annually. The
sajikan setiap tahun. Partisipasi dan umpan balik dari para                   participation and feedback from stakeholders are vital for us in
pemangku kepentingan sangatlah penting bagi kami dalam                        improving future reports. Therefore, we encourage all readers
menyempurnakan laporan di masa mendatang. Oleh karena                         to share their insights to assist us in delivering more accurate,
itu, kami mengundang seluruh pembaca untuk memberikan                         relevant, and valuable information.
masukan guna meningkatkan penyajian informasi yang lebih
akurat, relevan, dan bermanfaat.


                                                                                                                  BANK SULSELBAR
                                                                                                                                                        193
                                                                                                          Sustainability Report 2024
Page 194
                                   Tentang Laporan Keberlanjutan
                                   About the Sustainability Report




                                                                                     Pendidikan &
                                                                                     Pelatihan
                                                                                     Karyawan


                                                                                                                          Produk Keuangan Berkelanjutan

                                                   High
               Penting Bagi Pemangku Kepentingan

                                                                                                                                                                    Privasi
                                                                                         Anti Korupsi                                                              Nasabah



                                                                                                            Hak Asasi Manusia
                                                            Produk untuk
                                                             masyarakat
                                                                                   Investasi Sosial (CSR)                                              Kesejahteraan Karyawan
                                                              marginal

                                                                                                                                                           Kinerja Ekonomi
                                                                                                                Perubahan Iklim
                                                   Medium




                                                                                    Manajemen
                                                                                                                                  Screening Debitur
                                                                                    Ekonomi
                                                                                                                                  Berdasarkan
                                                                                                                                  Kinerja Lingkungan

                                                                            Dampak Ekonomi Tidak Langsung




                                                                    Pajak
                                                   Low




                                                              Low                                           Medium                                              High


                                                                                           Penting Bagi Perusahaan




Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen                                                                                                                          (OJK G.1)

Written Verification from Independent Parties
Hingga tahun pelaporan 2024, Bank Sulselbar belum                                                             As of the 2024 reporting year, Bank Sulselbar has not sought the
melibatkan pihak independen untuk melakukan verifikasi                                                        services of an independent party to conduct written verification
tertulis maupun jasa assurans eksternal terhadap Laporan                                                      or provide external assurance for this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini. Meskipun demikian, penyusunan laporan                                                      Nonetheless, the report has been meticulously prepared using
telah dilakukan secara cermat dan akurat berdasarkan data                                                     valid data from relevant units. Looking ahead, Bank Sulselbar is
valid dari unit terkait. Ke depan, Bank Sulselbar membuka
                                                                                                              open to engaging independent verification to improve reporting
peluang untuk menggunakan verifikasi independen guna
                                                                                                              quality, enhance transparency, and build stakeholder trust in the
meningkatkan kualitas pelaporan, memperkuat transparansi,
                                                                                                              company’s commitment to sustainability.
serta membangun kepercayaan pemangku kepentingan
terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.



Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                                                                                            (OJK G.3)

Response to Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
Pada laporan keberlanjutan tahun 2023, kami belum                                                             In the 2023 Sustainability Report, we did not receive feedback
menerima umpan balik dari para pemangku kepentingan.                                                          from stakeholders. However, we remain receptive to suggestions
Namun, kami tetap terbuka untuk menerima saran dan                                                            and constructive criticism that could help us advance the
kritik yang dapat membantu kami dalam menyempurnakan                                                          sustainability initiatives of the company. Input and suggestions
aspek keberlanjutan perusahaan. Masukan dan saran dapat                                                       can be submitted through the feedback sheet provided at the end
disampaikan melalui lembar umpan balik yang telah kami
                                                                                                              of this report. We believe that collaboration and transparency are
sediakan di bagian akhir laporan ini. Kami percaya bahwa
                                                                                                              essential in promoting improved sustainability practices.
kolaborasi dan keterbukaan adalah kunci utama dalam
membangun keberlanjutan yang lebih baik.




        BANK SULSELBAR
194
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 195
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet

                                            Profil Pembaca / Reader’s Profile

Nama Lengkap
Full Name

Nama Institusi/ Perusahaan
Name of Institution/Company

Email
Email


                            Identifikasi kelompok Pemangku Kepentingan (pilih salah satu)
                                          Stakeholder’s Identification (choose one)

     Pemerintah                                                        Media
     Government                                                        Media

     LSM                                                               Masyarakat/Komunitas
     NGOs                                                              Community

     Industri                                                          Lain-lain, mohon sebutkan:
     Industry                                                          Others, please specify:

     Akademisi
     Academic


1.      Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti
        This Sustainability Report is easily understandable

                Setuju                                    Tidak Tahu                         Tidak Setuju
                Agree                                     Don’t Know                         Don’t Agree

2.      Laporan ini sudah menggambarkan informasi positif dan negatif Perusahaan
        This report has described the Company’s positive and negative information

                Setuju                                    Tidak Tahu                         Tidak Setuju
                Agree                                     Don’t Know                         Don’t Agree

3.      Topik Material apa yang paling penting bagi anda Material
        topics that are the most important for you
        (nilai 1 – paling tidak penting s/d 5 = paling penting)
        (1 - least important, 5 = most important)

                 - Kinerja Ekonomi Economic Performance
                 - Keberadaan Pasar Market Existence
                 - Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impact
                 - Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
                 - Kepegawaian Employment
                 - Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Employees Training and Education
                 - Keberagaman dan Kesetaraan Peluang Diversity and Equal Opportunities
                 - Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment
                 - Pelabelan Produk dan Layanan Product and Service Labeling
                 - Privasi Pelanggan Customer Privacy
                 - Portofolio Produk dan Layanan Berkelanjutan Sustainable Product and Service Portfolios
Page 196
Indeks POJK, SEOJK dan
Standar GRI
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Page 197

          
Page 198
                    Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                    POJK Index, SEOJK and GRI Standards




Tautan SDG’s Dalam Standar GRI
SDG’s Link In GRI Standards


         SDG’S           Relevansi GRI Standard    Disclosure                     Judul Indikator                        Hal

                                                                Rasio upah karyawan entry-level standar
                         GRI 202:
                                                     202-1      berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum          124
                         Keberadaan pasar (2016)
                                                                regional
                         GRI 203:
                         Dampak ekonomi tidak        203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan            47
                         Langsung (2016)
 1. Menghapus
    Kemiskinan                                       207-1      Pendekatan terhadap pajak                                 -
                                                                Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
 Mengakhiri kemiskinan                               207-2                                                                -
                         GRI 207:                               pajak
 dalam segala bentuk
 dimanapun               Pajak (2019)                           Keterlibatan pemangku kepentingan dan
                                                     207-3                                                                -
                                                                pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
                                                     207-4      Laporan per negara                                        -
                                                                Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
                         GRI 413:
                                                     413-2      memiliki dampak negatif signifikan terhadap              85
                         Masyarakat lokal (2016)
                                                                masyarakat lokal
                                                                Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
 2. Mengakhiri           GRI 201:
                                                     201-1      didistribusikan                                         10, 46
    Kelaparan            Kinerja ekonomi (2016)

 Mengakhiri kelaparan,   GRI 203:
 mencapai ketahanan      Dampak ekonomi tidak        203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan            47
 pangan dan nutrisi      langsung (2016)
 yang lebih baik dan
                                                                Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
 mendukung pertanian     GRI 413:
                                                     413-2      memiliki dampak negatif signifikan terhadap              47
 berkelanjutan           Masyarakat lokal (2016)
                                                                masyarakat lokal
                         GRI 203:
                         Dampak ekonomi tidak        203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan            47
                         langsung (2016)
 3. Kesehatan
    Yang Baik Dan                                    305-1      Emisi GRK (cakupan 1) langsung                           153
    Kesejahteraan
                                                     305-2      Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung              153
 Memastikan              GRI 305:                    305-3      Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya             153
 Kehidupan yang          Emisi (2016)
                                                     305-6      Emisi zat perusak ozon (ODS )                            153
 sehat dan mendukung
 kesejahteraan bagi                                             Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
                                                     305-7                                                               153
 semua untuk semua                                              udara yang signifikan lainnya
 usia
                                                                Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
                         GRI 401:
                                                     401-2      purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan           -
                         Kepegawaian (2016)
                                                                sementara atau paruh waktu benefits




         BANK SULSELBAR
198
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 199
        SDG’S              Relevansi GRI Standard     Disclosure                       Judul Indikator                     Hal

                                                        404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan          132
4. Pendidikan
   Bermutu
                           GRI 404:
Memastikan
                           Pelatihan dan pendidikan
pendidikan yang                                                    Program untuk meningkatkan keterampilan
                           (2016)                       404-2                                                         130-133
inklusif dan berkualitas                                           karyawan dan program bantuan peralihan
setara, juga mendukung
kesempatan belajar
seumur hidup bagi
semua
                                                         2-9       Struktur dan komposisi tata kelola                 161-168
                           GRI 2: pengungkapan
                           umum (2021)                             Menominasikan dan memilih badan tata kelola
                                                        2-10                                                               169
                                                                   tertinggi
                           GRI 405:                                Rasio upah karyawan entry-level standar
                           Keberagaman dan              202-1      berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum         124
                           kesetaraan (2016)                       regional
                           GRI 203:
                           Dampak ekonomi tidak         203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan       47, 109
5. Kesetaraan              langsung (2016)
   Gender
                                                                   Perekrutan karyawan baru dan pergantian
                                                        401-1                                                         119-123
                                                                   karyawan
Mencapai kesetaraan
                           GRI 401:
gender dan                                                         Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
                           Kepegawaian (2016)
memberdayakan                                           401-2      purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan          -
semua perempuan dan                                                sementara atau paruh waktu
anak perempuan
                                                        401-3      Cuti melahirkan                                         125
                           GRI 404:
                                                                   Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                           Pelatihan dan pendidikan     404-3                                                              134
                                                                   terhadap kinerja dan pengembangan karier
                           (2016)

                           GRI 405:                     405-1      Keberagaman badan tata kelola dan karyawan              123
                           Keberagaman dan                         Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
                           kesetaraan (2016)            405-2
                                                                   dibandingkan laki-laki
                           GRI 406:                                Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang
                                                        406-1                                                              73
                           Non-diskriminasi (2016)                 dilakukan
6. Akses Air Bersih Dan Sanitasi

Memastikan ketersediaan dan manajemen                                                                                      154
Air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi
semua
7. Energi Bersih Dan                                    302-1      Konsumsi energi dalam organisasi                   13, 150
   Terjangkau
                                                        302-2      Konsumsi energi di luar organisasi                 13, 150
Memastikan akses           GRI 302:                     302-3      Intensitas energi                                  13, 150
terhadap energi            Energi (2016)
                                                        302-4      Pengurangan konsumsi energi                        12, 151
yang terjangkau,
dapat diandalkan,
                                                                   Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
berkelanjutan dan                                       302-5                                                              150
                                                                   produk dan jasa
modern bagi semua




                                                                                                      BANK SULSELBAR
                                                                                                                                 199
                                                                                              Sustainability Report 2024
Page 200
                    Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                    POJK Index, SEOJK and GRI Standards




         SDG’S           Relevansi GRI Standard     Disclosure                       Judul Indikator                   Hal

                         GRI 2: pengungkapan
                                                       2-7       Karyawan                                           11, 41, 116
                         umum (2021)
                                                                 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                         GRI 201:
                                                      201-1      didistribusikan                                      10, 46
                         Kinerja ekonomi (2016)

                                                                 Rasio upah karyawan entry-level standar
                                                      202-1      berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum       124
                         GRI 202:                                regional
                         Keberadaan pasar (2016)
                                                                 Proporsi manajemen senior yang berasal dari
                                                      202-2                                                            118
                                                                 masyarakat lokal
                         GRI 203:
                         Dampak ekonomi tidak         203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan          47
                         langsung (2016)
                         GRI 204:
                         Praktik pengadaan            204-1      Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal                -
                         (2016)
                                                      302-1      Konsumsi energi dalam organisasi                    13, 150
                                                      302-2      Konsumsi energi di luar organisasi                  13, 150
                         GRI 302:                     302-3      Intensitas energi                                   13, 150
 8. Pekerjaan Layak      Energi (2016)
                                                      302-4      Pengurangan konsumsi energi                         12, 151
    Dan Pertumbuhan
    Ekonomi                                                      Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
                                                      302-5                                                            150
                                                                 produk dan jasa
 Mendukung
                                                                 Perekrutan karyawan baru dan pergantian
 pertumbuhan                                          401-1                                                          119, 122
                                                                 karyawan
 ekonomi yang inklusif
 dan berkelanjutan,      GRI 401:                                Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
 tenaga kerja penuh      Kepegawaian (2016)           401-2      purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan         -
 dan produktif dan                                               sementara atau paruh waktu
 pekerjaan yang layak
                                                      401-3      Cuti melahirkan                                       125
 bagi semua
                         GRI 402:                                Periode pemberitahuan minimum terkait
                         Hubungan tenaga kerja/       402-1      perubahan operasional
                         manajemen (2016)
                                                      404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan        132
                         GRI 404:                                Program untuk meningkatkan keterampilan
                                                      404-2                                                          130-133
                         Pelatihan dan pendidikan                karyawan dan program bantuan peralihan
                         (2016)
                                                                 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                                                      404-3                                                              -
                                                                 terhadap kinerja dan pengembangan karier

                         GRI 405:                     405-1      Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan         123
                         Keberagaman dan                         Remunerasi pria dan wanita
                         kesetaraan (2016)            405-2                                                            124

                                                                 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang
                         GRI 406:
                                                      406-1      dilakukan                                               -
                         Non-diskriminasi (2016)

                         GRI 408:                                Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
                                                      408-1                                                            129
                         Pekerja anak (2016)                     terhadap insiden pekerja anak
                         GRI 409:
                                                                 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
                         Kerja paksa atau wajib       409-1                                                            129
                                                                 terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
                         kerja (2016)




         BANK SULSELBAR
200
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 201
        SDG’S             Relevansi GRI Standard     Disclosure                       Judul Indikator                        Hal

9. Infrastruktur,         GRI 201:                                Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                                                       201-1                                                                10, 46
   Industri Dan           Kinerja ekonomi (2016)                  didistribusikan
   Inovasi

Membangun
infrastruktur yang
tangguh, mendukung        GRI 203:
industrialisasi yang      Dampak ekonomi tidak         203-1      Dampak ekonomi tidak langsung                               47
Inklusif dan              langsung (2016)
berkelanjutan
dan membantu
perkembangan inovasi
                          GRI 2: pengungkapan
                                                        2-7       Karyawan                                                11, 41, 116
                          umum (2021)
                                                       207-1      Pendekatan terhadap pajak                                    -
                                                                  Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
                          GRI 207:                     207-2                                                                   -
                                                                  pajak
                          Pajak (2019)
                                                                  Keterlibatan pemangku kepentingan dan
10. Mengurangi                                         207-3                                                                   -
                                                                  pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
    Ketimpangan
                                                       207-4      Laporan per negara                                           -
Mengurangi
                          GRI 401:                                Perekrutan karyawan baru dan pergantian
ketimpangan didalam                                    401-1                                                               119, 122
                          Kepegawaian (2016)                      karyawan
dan antar negara
                          GRI 404:                     404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan             132
                          Pelatihan dan pendidikan                Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                          (2016)                       404-3                                                                   -
                                                                  terhadap kinerja dan pengembangan karier
                          GRI 405:
                                                                  Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
                          Keberagaman dan              405-2                                                                   -
                                                                  dibandingkan laki-laki
                          kesetaraan (2016)
11. Kota Dan
    Komunitas Yang
    Berkelanjutan m       GRI 203:
                          Dampak ekonomi tidak
                                                       203-1      Dampak ekonomi tidak langsung                               47
Membangun kota            langsung (2016)
dan pemukiman yang
inklusif, aman, tangguh
dan berkelanjutan
                                                       302-1      Konsumsi energi dalam organisasi                         13, 150

                          GRI 302:                     302-3      Intensitas energi                                        13, 150
                          Energi (2016)                302-4      Pengurangan konsumsi energi                              12, 151
                                                                  Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
12. Konsumsi Dan                                       302-5                                                                 150
                                                                  produk dan jasa
    Produksi Yang
    Bertanggung                                        305-1      Emisi GRK (cakupan 1) langsung                             153
    Jawab                                              305-2      Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung                153
                          GRI 305:
Memastikan pola                                        305-3      Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya               153
                          Emisi (2016)
konsumsi dan produksi                                  305-6      Emisi zat perusak ozon (ODS )                              153
yang berkelanjutan
                                                                  Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
                                                       305-7                                                                 153
                                                                  udara yang signifikan lainnya
                          GRI 417:
                                                                  Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk
                          Pemasaran dan                417-1                                                                  78
                                                                  dan jasa
                          pelabelan (2016)




                                                                                                     BANK SULSELBAR
                                                                                                                                     201
                                                                                             Sustainability Report 2024
Page 202
                      Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                      POJK Index, SEOJK and GRI Standards




         SDG’S             Relevansi GRI Standard   Disclosure                       Judul Indikator                      Hal

                          GRI 201:                               Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                                                      201-1                                                              10, 46
                          Kinerja ekonomi (2016)                 didistribusikan
                                                      302-1      Konsumsi energi dalam organisasi                        13, 150
                                                      302-2      Konsumsi energi di luar organisasi                      13, 150
 13. Penanganan           GRI 302:
                                                      302-3      Intensitas energi                                       13, 150
     Perubahan Iklim      Energi (2016)
                                                      302-4      Pengurangan konsumsi energi                             12, 151
 mengambil aksi segera
                                                                 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
 untuk memerangi                                      302-5                                                               150
                                                                 produk dan jasa
 perubahan iklim dan
 dampaknya                                            305-1      Emisi GRK (cakupan 1) langsung                          13, 150
                                                      305-2      Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung             13, 150
                          GRI 305:
                          Emisi (2016)                305-3      Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya            13, 150
                                                      305-4      Intensitas emisi GRK                                    13, 150
                                                      305-5      Pengurangan emisi GRK                                    150
 14. Menjaga                                          305-1      Emisi GRK (cakupan 1) langsung                          13, 150
     Ekosistem Laut
                                                      305-2      Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung             13, 150
 Mengkonservasi dan                                   305-3      Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya            13, 150
                          GRI 305:
 memanfaatkan secara
                          Emisi (2016)                305-4      Intensitas emisi GRK                                    13, 150
 berkelanjutan sumber
 daya laut, samudra                                   305-5      Pengurangan emisi GRK                                    150
 dan maritim untuk
 pembangunan                                                     Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
                                                      305-7                                                               155
 Yang berkelanjutan                                              udara yang signifikan lainnya

 15. Menjaga                                          305-1      Emisi GRK (cakupan 1) langsung                          13, 150
     Ekosistem Darat
                                                      305-2      Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung             13, 150
 Melindungi,                                          305-3      Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya            13, 150
 memulihkan
                                                      305-4      Intensitas emisi GRK                                    13, 150
 dan mendukung
 penggunaan yang                                      305-5      Pengurangan emisi GRK                                    150
 berkelanjutan terhadap
 ekosistem daratan,
                          GRI 305:
 mengelola hutan
                          Emisi 2016
 Secara berkelanjutan,
 memerangi
 desertifikasi
 (penggurunan),                                                  Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi
                                                      305-7                                                               155
 Dan menghambat                                                  udara yang signifikan lainnya
 dan membalikkan
 degradasi tanah dan
 Menghambat hilangnya
 keanekaragaman
 hayati




        BANK SULSELBAR
202
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 203
         SDG’S            Relevansi GRI Standard     Disclosure                        Judul Indikator                     Hal

                                                       2-23       Komitmen kebijakan                                       171
                                                       2-26       Mekanisme untuk saran dan masalah                        175
                                                        2-9       Struktur dan komposisi tata kelola                     161-168
                                                       2-11       Ketua badan tata kelola tertinggi                        162
                                                                  Menominasikan dan memilih badan tata kelola
                          GRI 2: pengungkapan          2-10                                                                169
                                                                  tertinggi
                          umum (2021)
                                                       2-15       Konflik kepentingan                                      170
                                                       2-17       Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi       177-178
                                                                  Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
                                                       2-12                                                                33
                                                                  pengelolaan dampak
16. Perdamaian,                                        2-20       Proses penetapan remunerasi                              180
    Keadilan Dan
    Kelembagaan Yang                                              Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
                                                       205-1                                                               174
    Kuat                                                          korupsi
                          GRI 205:                                Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
Mendukung                                              205-2                                                               173
                          Anti korupsi (2016)                     prosedur anti korupsi
masyarakat yang
damai dan inklusif                                                Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
                                                       205-3                                                                -
untuk pembangunan                                                 diambil
berkelanjutan,            GRI 408:                                Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
menyediakan akses                                      408-1                                                               129
                          Pekerja anak (2016)                     terhadap insiden pekerja anak
terhadap keadilan
Bagi semua dan            GRI 410:                                Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan
                                                       410-1                                                               136
membangun institusi-      Praktik keamanan (2016)                 atau prosedur hak asasi manusia
institusi yang efektif,   GRI 415:
akuntabel dan inklusif                                 415-1      Kontribusi politik
                          Kebijakan publik (2016)
di semua level
                                                                  Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan
                          GRI 417:                     417-2                                                              78-79
                                                                  pelabelan produk dan jasa
                          Pemasaran dan
                          pelabelan (2016)                        Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
                                                       417-3                                                              78-79
                                                                  pemasaran
                          GRI 418:                                Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
                          Privasi pelanggan (2016)     418-1      terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data           78-79
                                                                  pelanggan
                          GRI 419:                                Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan
                          Kepatuhan sosial             419-1      peraturan di bidang sosial dan ekonomi                   75
                          ekonomi (2016)
                          GRI 205:                                Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
                                                       205-1                                                               174
                          Anti korupsi (2016)                     korupsi
17. Kemitraan Untuk                                    207-1      Pendekatan terhadap pajak                                 -
    Mencapai Tujuan
                                                                  Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
                                                       207-2                                                                -
                                                                  pajak
Menguatkan ukuran
                          GRI 207:
implementasi                                                      Keterlibatan pemangku kepentingan dan
                          Pajak (2019)                 207-3                                                                -
Dan merevitalisasi                                                pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
kemitraan global untuk
pembangunan yang                                       207-4      Laporan per negara                                        -
berkelanjutan




                                                                                                      BANK SULSELBAR
                                                                                                                                 203
                                                                                              Sustainability Report 2024
Page 204
                   Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                   POJK Index, SEOJK and GRI Standards




Indeks Konten GRI
GRI Content Index

                                  GRI 2: ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN         Hal
 2-1     Detail organisasi                                                         38
 2-2     Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan                         38
 2-3     Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak                           192-192
 2-4     Pernyataan kembali                                                       192
 2-5     Assurans eksternal                                                       192
 AKTIVITAS DAN PEKERJA
 2-6    Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya                    38-41, 68
 2-7    Karyawan                                                               11, 41, 116
 2-8    Pekerja yang bukan karyawan                                               116
 TATA KELOLA
 2-9    Struktur dan komposisi tata kelola                                      161-168
 2-10   Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi                          169
 2-11   Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi                                 162
 2-12   Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen         33
 2-13   Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                             33
 2-14   Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan            33
 2-15   Konflik kepentingan                                                       170
 2-16   Mengomunikasikan hal-hal kritis                                           174
 2-17   Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                        177-178
 2-18   Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                          178
 2-19   Kebijakan remunerasi                                                      180
 2-20   Proses untuk menentapkan remunerasi                                       180
 2-21   Rasio kompensasi total tahunan                                            181
 STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK
 2-22   Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan                 6, 7, 21, 32
 2-23   Komitmen kebijakan                                                        171
 2-24   Komitmen kebijakan yang termasuk                                          171
 2-25   Proses untuk mengelola dampak negatif                                     172
 2-26   Mekanisme untuk saran dan masalah etika                                   175
 2-27   Kepatuhan pada peraturan dan perundangan                                181, 186
 2-28   Keanggotaan asosiasi                                                       40
 KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
 2-29    Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan                   34, 62
 2-30    Perjanjian perundingan kolektif                                          127
                         GRI 3:TOPIK MATERIAL /TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN      Hal
 3-1     Proses penetapan topik material                                          192
 3-2     Daftar topik material                                                    191
 3-3     Pengelolaan topik material                                               192




        BANK SULSELBAR
204
        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 205
KINERJA EKONOMI
3-3        Manajemen topik material                                                                                         192
GRI 201: Kinerja ekonomi 2016
201-1    Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan                                                        10, 46
201-2    Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim financial                                59
201-3    Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya                                                125
201-4    Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah                                                                        54
KEBERADAAN PASAR
3-3      Manajemen topik material                                                                                           192
GRI 202: Keberadaan pasar 2016
202-1    Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum regional                   124
202-2    Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal                                                       118
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
3-3      Manajemen topik material                                                                                           192
GRI 203: Dampak ekonomi tidak langsung 2016
203-1    Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
203-2    Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan                                                                          47
PRAKTIK PENGADAAN                                                                                                          47, 109
3-3      Manajemen topik material
GRI 204: Praktik pengadaan 2016
204-1    Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
ANTI KORUPSI
3-3      Manajemen topik material                                                                                           192
GRI 205: Anti korupsi 2016
205-1    Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi                                                       174
205-2    Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti korupsi                                               173
205-3    Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
PAJAK
3-3      Manajemen topik material                                                                                           192
GRI 207: Pajak 2019
207-1    Pendekatan terhadap pajak
207-2    Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
207-3    Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak
207-4    Laporan per negara
LINGKUNGAN
ENERGI
3-3      Manajemen topik material                                                                                           192
GRI 302: Energi 2016
302-1    Konsumsi energi dalam organisasi                                                                                  13, 150
302-2    Konsumsi energi di luar organisasi                                                                                13, 150
302-3    Intensitas energi                                                                                                 13, 150
302-4    Pengurangan konsumsi energi                                                                                       12, 151
302-5    Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa                                                      150



                                                                                                           BANK SULSELBAR
                                                                                                                                     205
                                                                                                   Sustainability Report 2024
Page 206
                     Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                     POJK Index, SEOJK and GRI Standards




 EMISI
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 305: Emisi 2016
 305-1    Emisi GRK (cakupan 1) langsung                                                                       13, 150
 305-2    Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung                                                          13, 150
 305-3    Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya                                                         13, 150
 305-4    Intensitas emisi GRK                                                                                 12, 151
 305-5    Pengurangan emisi GRK                                                                                 150
 305-6    Emisi zat perusak ozon (ODS)                                                                          153
 305-7    Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi udara signifikan lainnya                        155
 SOSIAL
 KEPEGAWAIAN
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 401: Kepegawaian 2016
 401-1    Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan                                                      132
          Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan sementara
 401-2
          atau paruh waktu
 401-3    Cuti melahirkan                                                                                       125
 HUBUNGAN TENAGA KERJA/MANAJEMEN
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 402: Hubungan tenaga kerja/manajemen 2016
 402-1    Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
 PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 404:Pelatihan dan pendidikan 2016
 404-1    Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                                                        132
 404-2    Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan peralihan                       130-133
 404-3    Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier
 KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 405: Keberagaman dan kesetaraan 2016
 405-1    Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                                                         123
 405-2    Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
 NON DISKRIMINASI
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 406: Non-diskriminasi 2016
 406-1    Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
 PEKERJA ANAK
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192
 GRI 408: Pekerja anak 2016
 408-1    Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak                            132
 KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA
 3-3      Manajemen topik material                                                                              192




          BANK SULSELBAR
206
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 207
GRI 409: Kerja paksa atau wajib kerja 2016
409-1    Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja                        129
PRAKTIK-PRAKTIK KEAMANAN
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 410: Praktik-praktik keamanan 2016
410-1    Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi manusia                                  136
MASYARAKAT LOKAL
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 413: Masyarakat lokal 2016
413-1    Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program pengembangan                             85
413-2    Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif signifikan terhadap masyarakat lokal          85
KEBIJAKAN PUBLIK
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 415: Kebijakan publik 2016
415-1    Kontribusi politik
PEMASARAN DAN PELABELAN
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 417: Pemasaran dan pelabelan 2016
417-1    Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa                                                            78
417- 2   Insiden ketidakpatuhan terhadap pelabelan dan informasi produk dan jasa                                          78-79
417-3    Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran                                                              78-79
PRIVASI PELANGGAN
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 418: Privasi pelanggan 2016
418-1    Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan             78-79
KEPATUHAN SOSIAL EKONOMI
3-3      Manajemen topik material                                                                                          192
GRI 419:Kepatuhan sosial ekonomi 2016
419-1    Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan di bidang sosial dan ekonomi                                     81
DISCLOSURE SEKTOR KEUANGAN
GRI g4: disclosure sektor jasa keuangan
PRODUK PORTOFOLIO
FS1       Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis                171
FS2       Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan dan sosial pada lini bisnis
FS3       Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien terhadap persyaratan lingkungan dan sosial
          Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam mengimplementasikan kebijakan lingkungan dan sosial
FS4                                                                                                                        114
          serta prosedur yang diaplikasikan pada lini bisnis
          Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait risiko serta kesempatan terkait lingkungan dan
FS5                                                                                                                     34, 62, 111
          sosial
          Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/sme/besar), dan
FS6                                                                                                                    59, 62, 68, 71
          menurut sektor
          Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7                                                                                                                           58
          untuk setiap lini bisnis
          Nilai moneterdari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan lingkungan yang
FS8                                                                                                                           58
          spesifik untuk setiap lini bisnis



                                                                                                         BANK SULSELBAR
                                                                                                                                   207
                                                                                                 Sustainability Report 2024
Page 208
                     Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                     POJK Index, SEOJK and GRI Standards




 AUDIT
 FS9        Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian risiko                                                         173
 KEPEMILIKAN AKTIF
             Persentase dan jumlah perusahaan dalam porfolio institusi dengan mana organisasi pelapor berinteraksi
 FS10
             dalam isu lingkungan atau sosial
 FS11        Persentase aset di mana dilakukan penyaringan lingkungan atau sosial secara positif dan negative
 KOMUNITAS LOKAL
             Titik akses pada wilayah dengan populasi penduduk rendah atau keadaan ekonomi yang kurang
 FS13
             menguntungkan
 FS14        Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan finansial bagi para penyandang cacat                                   73, 79
 TANGGUNG JAWAB PRODUK
 FS15        Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk dan layanan yang adil                                              73, 79
 FS16        Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan menurut tipe penerima                                            62, 63, 84


Topik dalam GRI sector standard
yang ditetapkan tidak material
                                                                          Topics in the GRI sector standards set
F12      Kebijakan pemungutan suara yang diaplikasikan
         pada isu lingkungan atau sosial untuk saham di mana
                                                                          are not material
         perusahaan memiliki hak untuk memberikan suara                   F12   Voting policy applied to environmental or social issues for
         atau nasihat melalui pemungutan suara.                                 shares where the company has the right to vote or advice
                                                                                through voting.
         Tidak relevan karena dalam peraturan perusahaan,
         bank mandiri tidak memiliki skema pemungutan
         suara untuk isu lingkungan dan sosial.                                 Not relevant because in the company regulations, Bank
                                                                                Mandiri does not have a voting scheme for environmental
                                                                                and social issues.




Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.2021/04                                         SEOJK Index No. 16/SEOJK.04
                                          BAB 1 : STRATEGI KEBERLANJUTAN                                                         Hal
 A.1 Penjelasan strategi keberlanjutan                                                                                           30
                                      BAB 2 : IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
 B.1 Ikhtisar kinerja ekonomi
 B.1.a    Kuantitas produksi atau jasa yang dijual                                                                                9
 B.1.b    Pendapatan atau penjualan                                                                                               9
 B.1.c    Laba atau rugi bersih                                                                                                   9
 B.1.d    Produk ramah lingkungan                                                                                                10
 B.1.e    Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis keuangan berkelanjutan                                       10
 B.2      Ikhtisar kinerja lingkungan hidup                                                                                      12
 B.2.a    Penggunaan energi                                                                                                      13
 B.2.b    Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                                                      13
 B.2.c    Pengurangan limbah dan efluen                                                                                          12




          BANK SULSELBAR
208
          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 209
B.2.d   Pelestarian keanekaragaman hayati                                                                                   12
        Ikhtisar kinerja sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan negative dari penerapan keuangan
B.3                                                                                                                         11
        berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan
                                               BAB 3 : PROFIL PERUSAHAAN
C.1     Visi, misi, dan nilai keberlanjutan                                                                                 6
C.2     Alamat perusahaan                                                                                                   38
C.3     Skala perusahaan                                                                                                    41
C.3.a   Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban                                                              41
C.3.b   Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan, dan status                                            116-117,
C.3.c   Persentase kepemilikan saham                                                                                        39
C.3.d   Wilayah operasional                                                                                                 39
C.4     Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan                                                                 38
C.5     Keanggotaan pada asosiasi                                                                                           40
C.6     Perubahan organisasi yang bersifat signifikan                                                                      190
                                                BAB 4 : PENJELASAN DIREKSI
D.1 Penjelasan direksi
D.1.a   Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan                                           21
D.1.b   Penerapan keuangan berkelanjutan                                                                                    22
D.1.c   Strategi pencapaian target                                                                                          23
                                        BAB 5 : TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
E.1     Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan                                                                  22, 33
E.2     Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan                                                         114, 130, 133
E.3     Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan                                                            55, 59
E.4     Hubungan dengan pemangku kepentingan                                                                                34
E.5     Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan                                                              33
                                              BAB 6 : KINERJA KEBERLANJUTAN
F.1     Kegiatan membangun budaya keberlanjutan                                                                        7, 1135 150
Kinerja ekonomi
        Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba
F.2                                                                                                                         53
        rugi
        Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada instrumen keuangan atau
F.3                                                                                                                         53
        proyek yang sejalan dengan keberlanjutan
Aspek umum
F.4     Biaya lingkungan hidup                                                                                             103
Aspek energi
F.6     Jumlah dan intensitas energi yang digunakan                                                                    13, 150, 153
F.7     Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan                                           145, 150
Aspek emisi
F.11    Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya                                                 13, 153
F.12    Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan                                                              153
Aspek limbah dan efluen
F.13    Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis                                                         153




                                                                                                       BANK SULSELBAR
                                                                                                                                   209
                                                                                               Sustainability Report 2024
Page 210
                     Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI
                     POJK Index, SEOJK and GRI Standards




 F.14    Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen                                                                     153
 Kinerja sosial
         Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/ atau jasa yang
 F.17                                                                                                               61, 78
         setara kepada konsumen
 Aspek ketenagakerjaan
 F.18    Kesetaraan kesempatan bekerja                                                                           114, 116, 123
 F.19    Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa                                                                    129
 F.20    Upah minimum regional                                                                                       124
 F.21    Lingkungan bekerja yang layak dan aman                                                                    115, 124
 F.22    Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai                                                                130
 Aspek masyarakat
 F.23    Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar                                                               86-87, 111
                                                                                                                  11, 13, 75,
 F.24    Pengaduan masyarakat
                                                                                                                     175
 F.25    Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL)                                                             34
 Tanggung jawab pengembangan produk/jasa berkelanjutan
 F.26    Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan                                               27, 171
 F.27    Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan                                               72, 76
 F.28    Dampak produk/jasa                                                                                           85
 F.29    Jumlah produk yang ditarik kembali                                                                        75, 172

 F.30    Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan                             79, 85

                                                     BAB 7 : LAIN-LAIN
 G.1     Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada                                                         195
 G.2     Lembar umpan balik                                                                                          195
 G.3     Tanggapan terhadap umpan balik laporan keberlanjutan tahun sebelumnya                                       196
         Daftar pengungkapan sesuai pojk 51/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa
 G.4                                                                                                               48, 188
         keuangan, emiten, dan perusahaan publik




Indeks Sustainability Accounting                                         Sustainability Accounting Standards
Standard Board (SASB) – Sektor                                           Board (Sasb) Index – Financial Sector
Keuangan
                                                      Keamanan Data                                                Halaman
 FN-CB-230a.1 :
 (1) Jumlah pelanggaran data
                                                                                                                      79
 (2) Persentase informasi identifikasi pribadi
 (3) Jumlah rekening yang terpengaruh
 FN-CB 230a.2 :                                                                                                   72, 76-77,
 Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data                                                                     183




         BANK SULSELBAR
210
         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 211
Inklusi Keuangan dan Capacity Building
FN-CB-240a.1 :
(1) Jumlah dan                                                                                                               52
(2) Total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program promosi usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.2 :
(1) jumlah dan
                                                                                                                             52
(2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual yang memenuhi syarat untuk mempromosikan usaha kecil dan
pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.3 :
Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau yang menghadapi keterbatasan akses
FN-CB-240a.4 :
Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening bank, atau kurang terlayani
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410a.1 :
                                                                                                                             52
Komersial dan pembukaan kredit berdasarkan industri
FN-CB-410a.2 :
                                                                                                                             52
Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (lst) dalam analisis kredit
Etika Bisnis
FN-CB-510a.1 :
Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait penipuan, perdagangan orang dalam, anti-trust, perilaku anti-persaingan,      55, 175
manipulasi pasar, malpraktek, atau undang-undang industri keuangan terkait lainnya
FN-CB-510a.2 :
                                                                                                                          175, 186
Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblowing
Sistem Manajeme Risiko
FN-CB-550a.1 :
                                                                                                                            182
Skor global systemically important bank (G-SIB), berdasarkan kategori
FN-CB-550a.2 :
Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (lst) dalam analisis kredit ke dalam        182
perencanaan kecukupan modal, strategi perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya
Metrik Kegiatan
FN-CB-000.a :
(1) Jumlah dan
(2) Nilai giro dan tabungan menurut segmen:                                                                                  52
    (a) Perorangan dan
    (b) Usaha kecil
FN-CB-000.b           :
(1) Jumlah dan
(2) Nilai giro dan tabungan menurut segmen:
                                                                                                                             52
    (a) Perorangan dan
    (b) Usaha kecil
    (c) Korporasi




                                                                                                        BANK SULSELBAR
                                                                                                                                     211
                                                                                                Sustainability Report 2024
Page 212
PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
Telp : +62411-859171
Fax : +62411-859464
corporate.secretary@banksulselbar.co.id
www.banksulselbar.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.87 MB
Published29 Apr 2025
Pages212
Characters868,838
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 113 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person H. Yulis Suandi · Tinggi Ilmu Administrasi p.14 ×7
linked person Dwi Zulkarnain · Direktur p.14 ×4
linked person Dian Anggriani Utina · Direktur p.14 ×4
linked org Pemerintah Provinsi p.17 ×4
linked person Hartani Djurnie p.17 ×2
linked org Pemerintah Kabupaten p.18 ×5
linked person Iswadi Ayub · Direktur p.25 ×2
linked person Muhammad Idris · Komisaris p.26 ×3
linked person Adlinsyah M. Nasution · Komisaris Independen p.178
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14 ×7
possible person Andi Muhammad p.19
unresolved org Bank Sulselbar p.3 ×460
unresolved org Bank Sulselbar’s Commitment p.4 ×7
unresolved person Sambutan · Komisaris p.4 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability Initiative Strategi Keberlanjutan Bank p.4
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability p.4 ×2
unresolved org Tata p.4
unresolved org Bank Sulselbar’s Strategy p.4 ×2
unresolved org Bank Sulselbar HR Policy p.4
unresolved org Bank Sulselbar Human Resources p.4
unresolved org Bank Sulselbar’s p.5 ×10
unresolved org Bank Sulselbar Pencegahan p.5
unresolved org Bank Kebanggaan p.6
unresolved org Bank Sulselbar. Bank Sulselbar p.7 ×5
unresolved org PT Bank Sulselbar. Profesional p.7
unresolved org Financial Services Authority p.14 ×6
unresolved org Bank In Acceleration p.14
unresolved org Bank Indonesia p.14 ×14
unresolved org Bank Indonesia South Sulawesi p.14 ×3
unresolved org Bank Indonesia Sulawesi p.14 ×2
unresolved org Bank Indonesia Sulawesi Selatan p.14
unresolved org Bank Sulselbar Yulis Suandi p.14
unresolved org Bank Sulselbar H. Yulis Suandi p.14
unresolved org Bank Sulselbar Dwi Zulkarnain p.14 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Dian Anggriani Utina p.14 ×2
unresolved org Bank Sulselbar. Pun p.16
unresolved org Bank Sulselbar’s CSR. Even p.16
unresolved org Bank Sulsebar p.17 ×4
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan p.17 ×3
unresolved org Departemen Humas & CSR p.17
unresolved org Bank Sulselbar Usung Program p.17
unresolved org Bank CSR Awards p.17
unresolved org Bank Sulselbar Launches CSR p.17
unresolved org Bank Sulsebar. Awards p.17
unresolved org Bank Sulselbar Gelar GPM p.18
unresolved org Bank SulselBar. Pimpinan Cabang Bulog Palopo p.18
unresolved org Pemerintah Kabupaten Soppeng p.18
unresolved org Bank Sulselbar Siap Dukung UMKM Palopo p.19
unresolved org Bank Sulselbar Ready p.19
unresolved org Bank Bank Sulselbar p.19 ×6
unresolved org Bank Di p.21
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun p.27
unresolved org Bank Sulselbar. Transformasi p.27
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative Sebagai p.30
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative Strategi Keberlanjutan p.32
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability Strategy Sebagai p.32
unresolved org Tata Kelola p.33
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability Initiative p.34
unresolved org Departemen Humas dan CSR p.34
unresolved org Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Inklusi p.36
unresolved org Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Profil Perusahaan Profil p.38
unresolved org Milik Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat p.38
unresolved person Dr. Sam Ratulangi p.38 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak p.38
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.38
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.38
unresolved org Kementerian p.38
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat p.39
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.39
unresolved org Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Keanggotaan Asosiasi p.40
unresolved person Forum Komunikasi · Komisaris p.40 ×2
unresolved person Banking Compliance Director Communication · Direktur Kepatuhan p.40
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah p.40
unresolved org Bank Sulselbar About Bank Sulselbar Jejak Langkah Milestone p.42
unresolved org PT Bank Pembangunan Sulawesi p.42
unresolved org PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara. p.42
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara p.42 ×2
unresolved org Bank Sulselbar I p.42 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan p.42 ×3
unresolved org Bank Sulselbar Bonds I p.42
unresolved org Bank Sulselbar Mudharabah p.42
unresolved org Bank Sulselbar Vision p.42
unresolved org Bank Sulsel p.42 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Tahun p.43
unresolved org Bank Devisa p.43
unresolved org Bank Sulselbar. With p.43
unresolved org Bank Syariah p.43
unresolved org Bank Sulselbar Sharia Business p.43
unresolved org Bank Sulselbar Menerapkan p.55
unresolved org Bank Types p.60
unresolved org Bank Finances Menurunkan p.60
unresolved org Ministry of Finance p.61 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.61 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Sulselbar p.63 ×3
unresolved org Bank Sulselbar Time Deposit p.68
unresolved org Bank Certificate BANK SULSELBAR p.68
unresolved org Bank Sulselbar Sulselbar Internet p.70
unresolved org Bank Sulselbar Nama Produk p.71
unresolved org Bank Sulselbar Digital Services p.72
unresolved org Bank Sulselbar's Principles p.74
unresolved org Bank Garansi p.76
unresolved org Bank Sulselbar Services Sebagai p.79
unresolved org Bank Sulselbar's SROI p.87
unresolved org Bank Sulselbar KUR p.87
unresolved org Penanggulangan Bencana p.90 ×2
unresolved org Yayasan Perumahan Pegawai p.94
unresolved org Bank Kontainer Sampah Pemerintah Kabupaten p.94
unresolved org Bank Sulselbar. At p.162
unresolved org Bank Indonesia's p.167
unresolved org Bank Sulselbar. Evaluasi p.170
unresolved person H. Marsuki · Komisaris Independen p.178
unresolved — * Habis · * p.178
unresolved — ** Akta Pengangkatan Bapak Dirhamsyah Kadir selaku · ** p.178 ×7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result