Skip to content
Back to announcement

LK HRME 31 Mar 25.pdf

Financial statement Text extracted HRME

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 50

Page 1
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
DAN ENTITAS ANAKNYA



LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL-TANGGAL DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025 DAN TAHUN YANG
31 DESEMBER 2024
Page 2
DAFTAR ISI


                                                          Halaman

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL-TANGGAL DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025 DAN TAHUN YANG
31 DESEMBER 2024

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

1. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                   1/1 - 1/2

2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
   Konsolidasian                                           2/1 - 2/2

3. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                 3/1 - 3/1

4. Laporan Arus Kas Konsolidasian                          4/1 - 4/1

5. Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian            5/1 - 5/36

6. Lampiran
Page 3

          
Page 4
                                                                                                                          Halaman 1/1


PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                             Catatan               31 Mar 25                  31 Des 24
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                              5                   104.365.178.778            121.163.216.909
Piutang usaha, bersih
   Pihak ketiga                                                 6                     7.266.821.386              7.072.510.351
Piutang lain-lain                                               7                     1.295.002.964                443.865.977
Pinjaman pihak berelasi                                                              14.850.000.000             12.150.000.000
Persediaan                                                      8                       639.571.687                542.512.040
Uang muka dan Beban dibayar dimuka                              9                     3.108.693.949              1.184.627.270
Aset lancar lainnya                                                                      40.800.000                 40.800.000
Jumlah Aset Lancar                                                                  131.566.068.764            142.597.532.546

Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi non usaha                              10,28                 111.125.120.297             95.957.747.841
Aset lain-lain                                                  12                      179.841.193                261.727.579
Aset Hak Guna - Bersih                                                                5.980.598.564              6.189.224.096
Aset tetap, bersih                                              11                  578.383.589.833            581.181.478.986
Jumlah Tidak Aset Lancar                                                            695.669.149.887            683.590.178.502
JUMLAH ASET                                                                         827.235.218.650            826.187.711.048




                    Disiapkan oleh:                      Disetujui oleh:                              Mengetahui,




                        Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                            dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 5
                                                                                                                        Halaman 1/2


PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                             Catatan               31 Mar 25               31 Des 24

LIABLITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
   Pihak ketiga                                                                      17.090.058.992          15.405.584.653
Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                                                       2.432.129.721           2.461.171.221
Utang pajak                                                    19                     1.125.798.997           1.212.090.641
Beban yang masih harus dibayar                                 17                     7.113.378.405           6.951.201.628
Pendapatan diterima dimuka                                                            3.805.591.014           4.113.164.469
Deposit pelanggan                                              18                     1.054.500.000           1.054.500.000
Penyisihan untuk penggantian perabotan dan
   peralatan hotel                                             16                        88.149.249              75.513.695
Liabilitas hak guna usaha                                                               647.116.156             647.116.156
Utang leasing yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                 1.346.503.877           1.323.563.436
Utang bank yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun             20                   193.388.941.376         193.085.177.674
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                     228.092.167.787         226.329.083.574
Liabilitas Jangka Panjang
Utang lain-lain
Liabilitas hak guna usaha                                                             5.375.419.618           5.875.419.618
Utang bank setelah dikurangi bagian yang
   jatuh tempo dalam satu tahun                                20                    27.059.930.954          27.816.399.437
Utang leasing setelah dikurangi bagian yang
   jatuh tempo dalam satu tahun                                                       3.017.882.644           2.727.234.964
Liabilitas Pajak Tangguhan                                                           10.058.697.328           9.835.870.013
Liabilitas imbalan pasca kerja                                 21                       657.279.954             657.279.954
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                     46.169.210.498          46.912.203.985
JUMLAH LIABILITAS                                                                   274.261.378.285         273.241.287.559

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100 per lembar saham
  pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
Modal dasar - 18.000.000.000 lembar saham
 tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  penuh - 5.958.750.000 lembar saham tanggal
  tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024                   22                    595.875.000.000         595.875.000.000
Tambahan modal disetor                                         23                        300.146.020             300.146.020
Selisih atas kombinasi bisnis entitas sepengendali                                     2.078.136.935           2.078.136.935
Saldo laba (rugi)                                                                  (386.726.045.562)       (386.753.438.668)
Surplus revaluasi aset tetap                                                         341.444.650.112         341.444.650.112
Total ekuitas yang diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                                                      552.971.887.505         552.944.494.399
Kepentingan nonpengendali                                                                 1.952.860               1.929.090
JUMLAH EKUITAS                                                                      552.973.840.365         552.946.423.489
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                       827.235.218.650         826.187.711.048



                        Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                            dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 6
                                                                                                                                   Halaman 2/1



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                       31-Mar
                                                             Catatan                   2025                       2024

PENDAPATAN                                                     24                     26.715.187.677            26.225.115.055
BEBAN DEPARTEMENTALISASI                                       25                    (10.967.076.436)           (10.465.055.102)

LABA KOTOR                                                                           15.748.111.241             15.760.059.953

BEBAN USAHA

Umum dan administrasi                                          26                    (12.947.020.463)           (12.514.958.987)
Penjualan dan pemasaran                                                                 (786.560.313)             (769.232.517)
Jumlah Beban Usaha                                                                   (13.733.580.776)           (13.284.191.504)

LABA (RUGI) USAHA                                                                      2.014.530.465             2.475.868.450

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

Penghasilan keuangan                                           27                      1.823.855.005                55.534.103
Cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha                                               3.574.254             (39.031.157)
Bagian rugi bersih entitas asosiasi                                                                    -         (1.574.639.206)
Beban keuangan                                                 27                     (3.439.948.670)            (3.527.042.277)
Penghasilan (beban) lain-lain                                  27                       (151.766.863)               (75.634.923)

Jumlah Pendapatan (Beban)
  Lain-lain                                                                           (1.764.286.274)            (5.160.813.460)

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                               250.244.191              (2.684.945.010)

Manfaat (beban) pajak penghasilan

  Pajak kini                                                                                           -                    -
  Pajak tangguhan                                                                       (222.827.315)             (255.550.391)

Manfaat (beban) pajak penghasilan                                                       (222.827.315)             (255.550.391)

LABA (RUGI) BERSIH PERIODE
  BERJALAN                                                                                27.416.876             (2.940.495.401)


PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
  laba rugi:
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan
     pasca kerja                                                                                       -                    -
  PPh terkait dengan komponen penghasilan
     komprehesif lain                                                                                  -                    -
  Surplus revaluasi aset tetap                                                                         -                    -

BAGIAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  LAIN ENTITAS ASOSIASI                                                                            -                        -

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                                        27.416.876             (2.940.495.401)




                         Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                             dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 7
                                                                                                                               Halaman 2/2



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                    31-Mar
                                                              Catatan                   2025                 2024


Laba (rugi) bersih periode berjalan yang
  dapat diatribusikan kepada :
  Pemilik Entitas Induk                                                                    27.393.106        (2.940.505.838)
  Kepentingan non-pengendali                                                                   23.770               10.437

Jumlah                                                                                     27.416.876        (2.940.495.401)

Jumlah laba (rugi) komprehensif yang
  dapat diatribusikan kepada :
  Pemilik Entitas Induk                                                                    27.393.106        (2.940.505.838)
  Kepentingan non-pengendali                                                                   23.770               10.437

Jumlah                                                                                     27.416.876        (2.940.495.401)

LABA (RUGI) PER SAHAM                                                                           0,005                 (0,49)




                          Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                              dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 8
                                                                                                                                                                                                                                                       Halaman 3/1




PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                                                 Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk

                                              Modal ditempatkan           Tambahan modal               Kombinasi bisnis             Surplus revaluasi                                                                   Kepentingan
                                  Catatan                                                                                                                            Saldo laba                      Jumlah                                Jumlah ekuitas
                                                dan disetor                  disetor                 entitas sepengendali              aset tetap                                                                      nonpengendali


Saldo 31 Desember 2023                            595.875.000.000                  300.146.020                2.078.136.935             325.061.750.112             (282.443.263.017)               640.871.770.050           2.297.296      640.874.067.346
Koreksi                                                        -                             -                           -                            -                            -                            -                      -                 -
Rugi tahun berjalan                                            -                             -                           -                            -                (2.940.505.838)               (2.940.505.838)             10.437       (2.940.495.401)
Penghasilan komprhensif lain                                   -                             -                           -                            -                            -                            -                      -                 -
Saldo 31 Maret 2024                               595.875.000.000                  300.146.020                2.078.136.935             325.061.750.112             (285.383.768.855)               637.931.264.212           2.307.733      637.933.571.945
Saldo 31 Desember 2024                            595.875.000.000                  300.146.020                2.078.136.935             341.444.650.112             (386.753.438.668)               552.944.494.399           1.929.090      552.946.423.489
Koreksi                                                        -                             -                           -                            -                            -                            -                      -                 -
Rugi tahun berjalan                                            -                             -                           -                            -                    27.393.106                    27.393.106              23.770           27.416.876
Surplus revaluasi aset tetap                                   -                             -                                                        -                            -                            -                      -                 -
Transaksi ekuitas lainnya                                      -                             -                           -                            -                            -                            -                      -                 -
Penghasilan komprhensif lain                                   -                             -                           -                            -                            -                            -                      -                 -
Saldo 31 Maret 2025                               595.875.000.000                  300.146.020                2.078.136.935             341.444.650.112             (386.726.045.562)               552.971.887.505           1.952.860      552.973.840.365




                                                                    Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 9
                                                                                                                            Halaman 4/1


PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                 31-Mar
                                                           Catatan                  2025                   2024



Penerimaan kas dari pelanggan                                                      26.213.992.441         26.875.764.976
Pembayaran kas kepada pemasok                                                      (4.822.549.287)        (5.330.423.262)
Pembayaran ke karyawan dan direksi                                                 (7.767.848.643)        (7.289.073.259)
Pembayan ke pihak ketiga dan operasional                                           (7.463.508.740)        (8.269.801.595)
                                                                                    6.160.085.772          5.986.466.859
Penerimaan dari penghasilan keuangan                                                1.823.855.005             55.534.103
Pembayaran imbalan pasca-kerja                                                                -                      -
Penurunan (kenaikan) piutang lain-lain pihak berelasi                             (15.744.861.155)        (4.310.258.819)
Pembayaran beban keuangan                                                            (806.305.182)        (1.185.872.111)
Arus kas bersih dari aktivitas operasi                                             (8.567.225.560)           545.870.032
  aktivitas operasi
Uang muka pembelian aset tetap                                                       (594.719.720)                   -
(Kenaikan) Penurunan Piutang pihak berelasi                                        (2.700.000.000)                   -
Penerimaan penjualan aset tetap                                                       990.000.000                    -
Perolehan aset tetap                                                               (2.067.223.577)          (612.261.066)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi                                          (4.371.943.297)          (612.261.066)

Pembayaran liabilitas sewa                                                           (500.000.000)                   -
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang                                            (3.007.534.295)          (416.268.134)
Pembayaran pinjaman leasing                                                          (351.334.979)                   -
Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan                                          (3.858.869.274)          (416.268.134)
Penurunan kas dan bank                                                            (16.798.038.131)          (482.659.168)
Kas dan bank awal periode                                                         121.163.216.909         15.710.958.686
Kas dan bank akhir periode                                                        104.365.178.778         15.228.299.518




                       Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                            dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 10
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                 Halima 5/1
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

    a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan


       PT Menteng Heritage Realty (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Citra Prestasi Abadi berdasarkan Akta Notaris Rita Imelda Ginting, S.H., No. 27 tanggal 28
       September 2007. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-09116 HT.01.01-
       TH.2007 tanggal 20 Agustus 2007. Perusahaan mengganti namanya dari PT Citra Prestasi Abadi menjadi PT Menteng Heritage Realty pada tanggal 5 Oktober 2007
       berdasarkan Akta Berita Acara No. 9 dari Rita Imelda Ginting, S.H. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
       Surat Keputusan No. C-05588 HT.01.04-TH.2007 tanggal 6 Desember 2007. Perusahaan mengganti lagi namanya dari PT Menteng Heritage Realty menjadi PT Menteng
       Heritage Realty Tbk pada tanggal 19 Desember 2018 berdasarkan Akta Notaris No. 10 oleh Notaris Erni Rohaini, SH, MBA. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri
       Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0173765.AH.01.11.TAHUN 2018 tanggal 19 Desember 2018.



       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 33 tanggal 31 Oktober 2018 oleh Notaris Erni
       Rohaini, SH, MBA., untuk melakukan peingkatan modal dasar dan peningkatan modal ditempatkan dan disetor. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah dilaporkan ke
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0023698.AH.01.02.TAHUN 2018 pada tanggal 31 Oktober 2018.

       Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang perhotelan, termasuk penunjang jasa
       perhotelan lainnya.

       Perusahaan adalah pemilik dari The Hermitage, hotel yang terletak di Jl. Cilacap No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Sejak tanggal 31 Desember 2015, hotel tersebut dikelola
       dan dioperasikan oleh Starwood Asia Pacific Hotel & Resorts, Pte. Ltd. Hotel mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 2014.


    b. Penawaran Umum Efek Perusahaan dan Aktivitas Registrasi Saham

       Pada tanggal 8 April 2018, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif No. S-41/D.04/2019 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum
       saham kepada masyarakat sebanyak 1.191.750.000 saham atau sebanyak 20% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 100
       setiap saham dengan harga penawaran Rp 105 setiap saham. Selisih lebih antara harga penawaran per saham dengan nilai nominal per saham dicatat sebagai
       “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham, yang disajikan pada bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.


       Berdasarkan surat pengumuman pencatatan dari Bursa Efek Indonesia No.S-01889/BEI.PP3/04-2019, Perusahaan mencatat seluruh sahamnya sebanyak 5.985.750.000
       saham pada tanggal 9 April 2019.


    c. Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan
       Berdasarkan keputusan Dewan Komisaris PT Menteng Heritage Realty Tbk No. 003/SK/DEKOM/KA/VI/2023 tanggal 2 Juni 2023 menyetujui pemberhentian dengan hormat
       Ir. Chandra I. S Rambey selaku Anggota Komite Audit dan berdasarkan keputusan Dewan Komisaris PT Menteng Heritage Realty Tbk No. 004/SK/DEKOM/KA/VI/2023
       tanggal 2 Juni 2023 menyetujui pengangkatan Atik Wijaksono Susanto selaku Anggota Komite Audit, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal
       31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:


                                                                               31 Mar 25                                       31 Des 24
             Dewan Komisaris
             Komisaris Utama                        :                         Herry Wijaya                                    Herry Wijaya
             Komisaris Independen                   :                             Alip                                            Alip

             Direksi
             Direktur Utama                         :                     Christofer Wibisono                             Christofer Wibisono
             Direktur                               :                    Anke Krishna Bachtiar                           Anke Krishna Bachtiar

             Komite Audit
              Ketua                                                               Alip                                           Alip
              Anggota                                                 Chandra, Ak, CA, CPA, BKP                       Chandra, Ak, CA, CPA, BKP
              Anggota                                                   Atik Wijaksono Susanto                         Ir. Chandra I. S Rambey

             Jumlah karyawan tetap Grup adalah sebanyak 28 dan 28 karyawan masing-masing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.

             Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan
             mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.
Page 11
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                              Halima 5/2
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

    d. Struktur Entitas Anak

       Laporan keuangan konsolidasian 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya (bersama dengan Perusahaan
       selanjutnya disebut sebagai Grup) yang dimiliki lebih dari 50%, secara langsung dan tidak langsung, dengan rincian sebagai berikut:

       Entitas anak dan domisili
                                                    Prosentase Kepemilikan (%)                                                         Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
                                               31-Mar-25              31-Dec-24       Mulai Operasi           Jenis Usaha              31-Mar-25          31-Dec-24
        Kepemilikan langsung:
        PT Wijaya Wisesa Development
                                                                                                                 Perhotelan
            (PT WWD) - Jakarta                  99,9997                99,9997            1991                                       243.632.018.754       242.805.477.212
        PT Wijaya Wisesa Bakti                                                                             Perdagangan Umum dan
            (PT WWB) - Jakarta                      99,997              99,997            2012                     Jasa               36.266.949.218        36.588.796.608

        PT Global Samudra Nusantara                                                                         Angkutan Laut untuk
                                                                                                           Dalam dan Luar Negeri
              (PT GSN) - Jakarta                    99,998              99,998            2009             Tramper Untuk Barang       86.672.574.426        83.139.134.724


       Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
       PT WWD

       PT WWD didirikan pada tanggal 28 November 1991 berdasarkan Akta Notaris Misahardi Wilamarta, S.H., No. 492 dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman
       Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor : 02-9534 HT.01.01.Th92 tanggal 21 Nopember 1992.

       Sesuai dengan Akta Notaris Erni Rohaini, SH, MBA No. 3 tanggal 5 November 2018 yang didasari oleh Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Pengganti Rapat Umum
       Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 31 Oktober 2018, Perusahaan membeli PT WWD, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pertambangan, dari PT WWR
       sebesar Rp301.848.000.000 dan dari PT TI sebesar Rp151.000.000, dengan total penyertaan sebesar Rp301.999.000.000 atas 301.999 saham atau kepemilikan 99,99%.

       Berikut ini adalah informasi keuangan pada tanggal akuisisi:
                                                                                    31 Oktober 2018
              Aset                                                                    320.214.029.700
              Liabilitas                                                                 (381.644.852)
              Laba tahun berjalan entitas anak                                         (2.852.374.450)
              Aset neto                                                               316.980.010.398
              Penyesuaian                                                                   (1.049.602)               -0,0003%
              Nilai nominal akuisisi saham PT WWD                                     (301.999.000.000)

              Selisih atas transaksi bisnis entitas sepengendali                       14.979.960.796

       Penempatan langsung:
                                                                                      Persentase
              Metode Ekuitas                                                          Kepemilikan
              PT Satria Balitama                                                         30%
              PT Istana Wisesa Balitama                                                  30%

       Berdasarkan Akta No.5 tanggal 11 April 2019 dari Erni Rohaini, S.H., MBA., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan
       disetor PT WWD dari Rp302.000.000.000 menjadi Rp327.000.000.000. Pemberitahuan perubahan peningkatan modal ditempatkan/ disetor tersebut telah diterima oleh
       Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU.0060093.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 11 April 2019.

       PT WWB

       PT Wijaya Wisesa Bakti ("Perusahaan") didirikan pada tanggal 3 September 1993 berdasarkan Akta Notaris Misahardi Wilamarta, SH. No. 45 di Jakarta dan telah mendapat
       pengesahan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-14.787 HT.01.01.Th.95 tanggal 16 November 1995PT Wijaya Wisesa Bakti ("Perusahaan") didirikan pada
       tanggal 3 September 1993 berdasarkan Akta Notaris Misahardi Wilamarta, SH. No. 45 di Jakarta dan telah mendapat pengesahan oleh Menteri Kehakiman Republik
       Indonesia No. C2-14.787 HT.01.01.Th.95 tanggal 16 November 1995

       Berdasarkan Akta No.11 tanggal 11 April 2019 dari Erni Rohaini, S.H., MBA., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menjual kepemilikan saham PT Wijaya
       Wisesa Realty sebanyak 29.998 lembar saham atau sebesar Rp29.998.000.000 dan menjual kepemilikan saham PT Twin Invesment sebanyak 1 lembar saham atau
       sebesar Rp1.000.000. Pemberitahuan perubahan peralihan saham tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       berdasarkan Surat Keputusan No.AHU.0060241.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 11 April 2019.
Page 12
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                              Halima 5/3
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

       PT WWB
       Berikut ini adalah informasi keuangan pada tanggal akuisisi:
                                                                                    30 September 2019
              Aset                                                                       52.410.540.072
              Liabilitas                                                                (31.980.128.215)
              Laba tahun berjalan entitas anak                                              208.032.781
              Aset neto                                                                  20.637.756.690
              Nilai nominal akuisisi saham PT WWB                                       (32.000.000.000)

              Selisih atas transaksi bisnis entitas sepengendali                        (11.362.243.310)


       PT GSN

       PT Global Samudra Nusantara ("Perusahaan") didirikan pada tanggal 11 Maret 2009 berdasarkan Akta Notaris Deni Thanur, SE., S.H., M.Kn, No. 19 dan telah mendapat
       pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor : AHU-11404.AH.01.01.Tahun 2009 tanggal 6 April 2009.


       Berdasarkan Akta No.8 tanggal 11 April 2019 dari Erni Rohaini, S.H., MBA., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menjual kepemilikan saham PT Twin
       Invesment sebanyak 54.699 lembar saham atau sebesar Rp54.699.000.000 dan menjual kepemilikan saham Anke Krishna Bachtiar, SE sebanyak 3.200 lembar saham
       atau sebesar Rp3.200.000.000. Pemberitahuan perubahan peralihan saham tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       berdasarkan Surat Keputusan No.AHU.0060230.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 11 April 2019.

       Berikut ini adalah informasi keuangan pada tanggal akuisisi:
                                                                                    30 September 2019
              Aset                                                                       67.550.937.310
              Liabilitas                                                                 (6.062.974.825)
              Laba tahun berjalan entitas anak                                           (1.026.498.795)
              Aset neto                                                                  60.460.419.450
              Nilai nominal akuisisi saham PT GSN                                       (62.000.000.000)

              Selisih atas transaksi bisnis entitas sepengendali                         (1.539.580.550)


    e. Komparasi Laporan Keuangan Konsolidasian

       Perusahaan telah membeli saham PT WWD pada tanggal 31 Oktober 2018, sehingga Perusahaan menerbitkan Laporan keuangan secara konsolidasian dengan 1 Entitas
       Anak pada akhir periode 31 Desember 2018, kemudian pada tanggal 11 April 2019 Perusahaan membeli saham PT WWB dan PT GSN, sehingga pada periode yang
       berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Perusahaan membuat laporan keuangan konsolidasian dengan 3 Entitas Anak, yaitu PT WWD, PT WWB dan PT GSN.


       Laporan keuangan konsolidasian komparasi ini dibuat oleh manajemen sesuai dengan keadaan Perusahaan sebenarnya dan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku
       umum.



2 PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK") DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK") BARU DAN REVISI



       Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari
    a. 2020)

       Dalam tahun berjalan, Kelompok Usaha telah menerapkan standar akuntansi keuangan (“SAK”) dan intrepretasi standar akuntansi keuangan (“ISAK”) baru dan revisi
       termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap
       relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1
       Januari 2020.
        SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:

              Amandemen PSAK 1 dan PSAK 25: Definisi Material. Amandemen ini menjelaskan definisi material dengan tujuan untuk menyelaraskan definisi yang digunakan
          -   dalam kerangka konseptual dan beberapa PSAK yang relevan. Selain itu, juga memberikan pedoman yang lebih jelas mengenai definisi material dalam rangka
              mengurangi pengungkapan berlebihan akibat adanya perubahan threshold definisi material.

              Amandemen PSAK 15 “Investasi Pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama”.
              Amandemen PSAK 15 menambahkan paragraf 14A sehingga mengatur bahwa entitas juga menerapkan PSAK 71 atas instrumen keuangan pada entitas asosiasi
          -   atau ventura bersama di mana metode ekuitas tidak diterapkan. Ini termasuk kepentingan jangka panjang yang secara substansi membentuk bagian investasi bagian
              investasi neto entitas pada entitas asosiasi atau ventura bersama sebagaimana dimaksud dalam PSAK 15 paragraf 38.
Page 13
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                    Halima 5/4
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2 PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK") DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK") BARU DAN REVISI
  (lanjutan)


       Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari
    a. 2020) (lanjutan)

              Amandemen PSAK 22: Definisi Bisnis. Amandemen ini dikeluarkan untuk membantu entitas menentukan apakah serangkaian aktivitas dan aset yang diakuisisi adalah
              merupakan bisnis atau bukan. Mereka mengklarifikasi persyaratan minimum untuk bisnis, menghapus penilaian apakah pelaku pasar mampu mengganti elemen yang
          -   hilang,menambahkan panduan untuk membantu entitas menilai apakah proses akusisi bersifat substantif, mempersempit definisi bisnis dan output, dan
              memperkenalkan pengujian konsentrasi nilai wajar opsional

          -   Amandemen PSAK 62 "Kontrak Asuransi - Menerapkan PSAK 71: Instrumen Keuangan dengan PSAK 62: Kontrak Asuransi".
              Amendemen ini memberikan 2 (dua) pendekatan yang bersifat opsional bagi entitas asuransi, yakni:
                           Deferrral approach: pengecualian temporer dari penerapan PSAK 71 bagi entitas yang aktivitas utamanya adalah menerbitkan kontrak asuransi
                   a.      sebagaimana dalam ruang lingkup PSAK 62 (yang diterapkan pada level entitas pelapor); dan

                           Overlay approach: memperkenankan entitas untuk mereklasifikasi beberapa penghasilan atau beban yang timbul dari aset keuangan yang ditetapkan dari
                   b.      laba rugi ke penghasilan komprehensif lain.

              PSAK 71 “Instrumen Keuangan”, PSAK 71 mengatur perubahan persyaratan terkait instrumen keuangan seperti klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai, dan
          -   akuntansi lindung nilai. PSAK ini akan menggantikan PSAK 55 “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.

              Amendemen PSAK 71 “Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif”. Amendemen PSAK 71 mengamendemen paragraf
              PP4.1.11 (b) dan PP4.1.12(b), dan menambahkan paragraf PP4.1.12A sehingga mengatur bahwa aset keuangan dengan fitur percepatan pelunasan yang dapat
          -   menghasilkan kompensasi negatif memenuhi kualifikasi sebagai arus kas kontraktual yang berasal semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
              terutang.

              PSAK 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, PSAK 72 menetapkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan dan jumlah
              pendapatan dapat diakui. PSAK 72 memperkenalkan model lima langkah untuk penentuan dan pengakuan pendapatan yang akan diterapkan pada semua kontrak
              dengan pelanggan. PSAK ini juga memberikan pedoman khusus yang mengharuskan jenis biaya tertentu untuk memperoleh dan atau memenuhi suatu kontrak
          -   untuk dikapitalisasi dan diamortisasi secara sistematis mengacu pada pengalihan barang dan jasa kepada pelanggan. PSAK 72 ini menggantikan PSAK 23
              “Pendapatan”, PSAK 34 “Kontrak Konstruksi”, PSAK 44 “Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat”, ISAK 10 “Program Loyalitas Pelanggan”, ISAK 21
              “Perjanjian Konstruksi Real Estat” dan ISAK 27 “Pengalihan Aset Dari Pelanggan”.


              PSAK 73 “Sewa”, PSAK 73 mengatur prinsip- prinsip dasar pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sewa dan mensyaratkan penyewa untuk
              mengukur semua sewa menggunakan model akuntansi tunggal yang serupa dengan akuntansi untuk sewa pembiayaan menurut PSAK 30. PSAK 73 mengatur dua
              pengecualian untuk penyewa yang terkait dengan model akuntansi, yaitu untuk sewa dengan aset bernilai rendah dan sewa dengan jangka waktu 12 bulan
              atau kurang. Pada saat dimulainya masa sewa, penyewa mengakui kewajiban membayar sewa dan aset yang mewakili hak untuk menggunakan aset yang
              mendasari selama masa sewa. Penyewa juga akan secara terpisah mengakui beban bunga atas liabilitas sewa dan beban penyusutan aset sewaan. Akuntansi
          -   pesewa berdasarkan PSAK 73 secara substansial tidak berubah dari akuntansi sebagaimana diatur dalam PSAK 30. Pesewa akan terus mengklasifikasikan semua
              sewa berdasarkan prinsip klasifikasi sebagaimana diatur dalam PSAK 30. PSAK 73 menggantikan PSAK 30 “Sewa”, dan interpretasinya berdasarkan ISAK 8
              “Menentukan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Sewa”, ISAK 23 “Sewa Operasi - Insentif”, ISAK 24 “Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan
              Sewa Dalam Bentuk Hukum” dan ISAK 25 “Hak Atas Tanah”.



              ISAK 35 “Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba”. ISAK 35 mengatur ruang lingkup penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba tanpa
              memandang bentuk hukum entitas. Interpretasi ini juga dapat diterapkan oleh entitas yang berorientasi nonlaba yang menggunakan Standar Akuntansi Keuangan
          -   untuk Entitas Non Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). ISAK 35 menggantikan PSAK 45 “Penyajian Laporan Keuangan Entitas Nirlaba” berdasarkan PPSAK 13 tentang
              Pencabutan PSAK 45 “Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba”.

    b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan
              PSAK 74 "Kontrak Asuransi". Kontrak asuransi mengharuskan entitas untuk mengidentifikasi portofolio kontrak asuransi. Portofolio terdiri dari kontrak yang memiliki
              risiko serupa dan dikelola bersama. Entitas membagi portofolio kontrak asuransi yang diterbitkan, minimal, ke dalam kelompok kontrak yang memberatkan pada
          -   pengakuan awal, kelompok kontrak pada pengakuan awal tidak memiliki kemungkinan signifikan untuk kemudian menjadi kontrak yang merugi, dan kelompok kontrak
              yang tersisa dalam portofolio.

              PSAK 74 juga mengatur bahwa kelompok kontrak asuransi diukur pada nilai total arus kas pemenuhan dan margin jasa kontraktual. Arus kas kepatuhan mencakup
              estimasi arus kas masa depan dan penyesuaian untuk mencerminkan nilai waktu uang dan risiko keuangan yang terkait dengan arus kas masa depan, serta
          -   penyesuaian terhadap risiko non- keuangan. Pendekatan ini dimodifikasi untuk mengukur grup kontrak reasuransi yang dimiliki dan grup kontrak asuransi dengan
              fitur partisipasi diskresi. Namun, entitas dapat menggunakan pendekatan alokasi premi untuk mengukur kontrak asuransi jika kontrak tersebut memenuhi kriteria
              tertentu.
              PSAK 74 juga mensyaratkan entitas untuk memisahkan jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain ke dalam hasil jasa asuransi
              yang terdiri dari pendapatan asuransi dan biaya jasa asuransi, dan pendapatan atau beban keuangan. Pendapatan asuransi dan biaya jasa asuransi yang
          -   disajikan dalam laporan laba rugi tidak termasuk komponen investasi. Pendapatan asuransi adalah total perubahan kewajiban untuk sisa periode pertanggungan
              dalam periode yang berkaitan dengan jasa yang pembayarannya diharapkan oleh entitas.

          -   PSAK 74 ini akan menggantikan PSAK 62 “Kontrak Asuransi”.
Page 14
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                       Halima 5/5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2 PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK") DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK") BARU DAN REVISI
  (lanjutan)


    b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (lanjutan)
       Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amandemen dan peyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan kegiatan Kelompok Usaha telah
       diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang Penting”.

       Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Kelompok Usaha atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang
       dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.




3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING

   Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal
   1 Januari 2020 yaitu sebagai berikut:

    a. Pernyataan Kepatuhan
       Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan SAK, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
       Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar baru dan yang direvisi, amandemen dan penyesuaian tahunan, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2020, serta
       Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. Kep-347/BL/2012 tanggal
       25 September 2012 yaitu Peraturan No.VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang berlaku untuk laporan
       keuangan yang berakhir pada atau setelah tanggal 31 Desember 2012.

    b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan PSAK 1 (Revisi 2013) “Penyajian Laporan Keuangan”, termasuk PSAK 1 (Amandemen 2015), “Penyajian Laporan
       Keuangan tentang Prakarsa Pengukapan”. PSAK revisi ini mengubah pengelompokkan item-item yang disajikan dalam penghasilan komprehensif lain (OCI). Item-item yang
       akan direklasifikasi ke laba rugi akan disajikan terpisah dari item-item yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Penerapan PSAK ini hanya berakibat pada penyajian saja
       dan tidak berdampak pada posisi keuangan dan kinerja Kelompok Usaha.

       Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian yang menggunakan
       dasar kas.

       Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang
       didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

       Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
       dan pendanaan

       Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.

       Ketika Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
       mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya maka Perusahaan menyajikan kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan.


    c. Prinsip-prinsip konsolidasian

       Kelompok Usaha menerapkan PSAK No 65, "Laporan Keuangan Konsolidasian" secara retrospektif. PSAK 65 menggantikan persyaratan laporan keuangan konsolidasian
       dalam PSAK 4 (Revisi 2009), "Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri" dan menggantikan ISAK 7, "Konsolidasi Perusahaan Bertujuan
       Khusus".

       PSAK ini mensyaratkan Perusahaan induk (Perusahaan yang mengendalikan satu atau lebih Perusahaan lain) untuk menyajikan laporan keuangan konsolidasian.
       Investor menentukan apakah investor merupakan Perusahaan induk dengan menilai apakah investor mengendalikan satu atau lebih investee. Investor mempertimbangkan
       seluruh fakta dan keadaan yang relevan ketika menilai apakah investor mengendalikan investee.

       Investor mengendalikan investee ketika investor terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk
       mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.

       Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika, investor memiliki seluruh hal berikut ini:
         a. kekuasaan atas investee (misalnya hak yang ada saat ini yang memberi investor tersebut kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee);
         b. eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
         c. kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.
       Pada umumnya, mayoritas hak suara menghasilkan pengendalian. Ketika Perusahaan memiliki kurang dari mayoritas hak suara, atau serupa atas investee, investor
       mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:

         a. pengaturan kontraktual dengan pemegang suara lainnya dari investee;
         b.   hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual;
         c.   hak suara dan hak suara potential investor.
Page 15
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                             Halima 5/6
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
       Investor menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
       pengendalian.

       Prosedur Konsolidasi
       Laporan keuangan konsolidasian:
              menggabungkan item sejenis seperti aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dari Perusahaan induk dengan Perusahaan anaknya;
          -

              menghapus (mengeliminasi) jumlah tercatat dari investasi Perusahaan induk di setiap Perusahaan anak dan bagian Perusahaan induk pada ekuitas setiap
          -   Perusahaan anak;

              mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha yang berkaitan dengan transaksi antara
          -   Perusahaan-Perusahaan dalam Kelompok Usaha.

       Perusahaan memasukkan penghasilan dan beban Perusahaan anak dalam laporan keuangan konsolidasian dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan
       tanggal ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas Perusahaan anak. Penghasilan dan beban Perusahaan anak didasarkan pada jumlah aset dan liabilitas yang
       diakui dalam laporan keuangan konsolidasian pada tanggal akuisisi.

       Perusahaan dan Perusahaan anaknya disyaratkan untuk mempunyai kebijakan akuntansi dan tanggal pelaporan yang sama, atau konsolidasian berdasarkan informasi
       keuangan tambahan yang dibuat Perusahaan anak.

       Kepentingan Nonpengendali (KNP)

       Perusahaan induk menyajikan KNP di laporan posisi keuangan konsolidasiannya dalam ekuitas, terpisah dari ekuitas pemilik Perusahaan.

       Perusahaan mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik Perusahaan induk dari kelompok usaha dan KNP,
       meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit atas dasar kepentingan kepemilikan sekarang.
       Perubahan Proporsi Kepemilikan

       Perubahan kepemilikan Perusahaan dalam Perusahaan anak yang tidak menghasilkan kehilangan pengendalian di Perusahaan anak adalah transaksi ekuitas (yaitu
       transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh KNP berubah, Perusahaan menyesuaikan jumlah tercatat
       kepentingan pengendali dan KNP untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam Perusahaan anak. Perusahaan tersebut mengakui secara langsung dalam
       ekuitas setiap perbedaan antara jumlah tercatat KNP yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima, dan mengatribusikannya kepada pemilik
       Perusahaan induk.

       Kehilangan Pengendalian
       Jika Perusahaan induk kehilangan pengendalian atas Perusahaan anak, maka Perusahaan induk:
         a. menghentikan pengakuan aset dan liabilitas Perusahaan anak terdahulu dari laporan posisi keuangan konsolidasian;

            mengakui sisa investasi apapun pada Perusahaan anak terdahulu pada saat hilangnya pengendalian dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap
            jumlah terutang oleh atau kepada Perusahaan anak terdahulu sesuai dengan PSAK lain yang relevan. Sisa investasi tersebut diukur kembali dan pengukuran kembali
         b.
            tesebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 55 (Revisi 2014), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan
            Pengukuran”, atau, jika sesuai, biaya perolehan pada saat pengakuan awal investasi pada Perusahaan asosiasi atau ventura bersama;

         c. mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian yang dapat diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.
       Perusahaan Investasi - Pengecualian Konsolidasi

       Perusahaan investasi tidak mengonsolidasi Perusahaan anaknya atau menerapkan PSAK 22, “Kombinasi Bisnis” ketika Perusahaan tersebut memperoleh pengendalian
       atas Perusahaan lain. Ketika Perusahaan menjadi, atau berhenti, menjadi Perusahaan investasi, Perusahaan menerapkan secara prospektif perubahan statusnya dari
       tanggal terjadinya perubahan status tersebut

       Perusahaan investasi adalah Perusahaan yang:
         a. memperoleh dana dari satu atau lebih investor dengan tujuan memberikan investor tersebut jasa manajemen investasi;

              menyatakan komitmen kepada investor bahwa tujuan bisnisnya adalah untuk menginvestasikan dana yang semata-mata untuk memperoleh imbal hasil dari kenaikan
         b.
              nilai modal, penghasilan investasi, atau keduanya; dan;

         c. mengukur dan mengevaluasi kinerja dari seluruh investasinya yang substansial berdasarkan pada nilai wajar.

       Perusahaan disyaratkan untuk mempertimbangkan semua fakta dan keadaan apakah entitas merupakan entitas investasi, termasuk tujuan dan desainnya seperti:

         a. memiliki lebih dari satu investasi;
         b. memiliki lebih dari satu investor;
         c. memiliki investor yang bukan merupakan pihak-pihak berelasi dari Perusahaan;
         d. memiliki bagian kepemilikan dalam bentuk kepentingan ekuitas atau kepentingan serupa
Page 16
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                       Halima 5/7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
       Jika tidak terdapat karakteristik khusus tersebut tidak berarti mendiskualifikasikan entitas dari pengklasifikasian sebagai entitas investasi.

       Perusahaan investasi yang tidak memiliki seluruh karakterisktik     khusus     tersebut memberikan pengungkapan tambahan yang disyaratkan oleh PSAK 67
       “Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain”.

       Perusahaan investasi disyaratkan untuk mengukur investasi dalam entitas anak pada nilai wajar melalui laba rugi sesuai dengan PSAK 71 “Instrumen
       Keuangan”.

       Karena entitas investasi tidak disyaratkan untuk mengonsolidasi perusahaan anaknya, transaksi pihak berelasi intra kelompok usaha dan saldo tidak dieliminasi

       Pengecualian terhadap konsolidasi hanya diterapkan pada entitas investasi tesebut. Oleh karenanya perusahaan induk dari perusahaan investasi mengonsolidasi seluruh
       perusahaan yang dikendalikannya, termasuk perusahaan yang dikendalikan melalui entitas anak yang merupakan entitas investasi, kecuali entitas induk itu sendiri
       merupakan perusahaan investasi.

       Persyaratan pengungkapan untuk laporan keuangan konsolidasian diatur dalam PSAK 67 “Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain”.

       Sebagaimana diatur dalam PSAK 4 (Revisi 2013) “Laporan Keuangan Tersendiri”, laporan keuangan tersendiri (entitas induk) dapat disajikan hanya jika laporan tersebut
       merupakan informasi tambahan pada laporan keuangan konsolidasian dan disajikan sebagai lampiran dalam laporan keuangan konsolidasian. Metode yang digunakan
       untuk mencatat investasi di entitas anak, asosiasi dan ventura bersama adalah metode biaya perolehan atau sesuai dengan PSAK 71 “Instrumen Keuangan”. Laporan
       keuangan tersendiri terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.

    d. Kombinasi Bisnis dan Goodwill
       PSAK 22 (Penyesuaian 2018) mengklarifikasi bahwa ketika salah satu pihak dalam pengaturan bersama memperoleh pengendalian atas bisnis yang merupakan operasi
       bersama (sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 66), dan memiliki hak atas aset dan liabilitas atas liabilitas terkait operasi bersama tepat sebelum tanggal akuisisi,
       transaksi merupakan kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap. Pihak pengakuisisi menerapkan persyaratan untuk kombinasi bisnis yang dilakukan secara
       bertahap, termasuk pengukuran kembali kepentingan yang sebelumnya dimiliki dalam operasi bersama dengan cara yang dijelaskan dalam paragraf 42. Oleh karena itu,
       pihak pengakuisisi mengukur kembali semua kepentingan yang sebelumnya dimiliki dalam operasi bersama tersebut.



       Kombinasi bisnis diterapkan dengan metode akuisisi. Harga perolehan suatu akuisisi diukur sebagai imbalan agregat yang dialihkan, diukur dengan nilai wajar pada
       tanggal akuisisi, dan jumlah setiap NCI pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, entitas memilih apakah mengukur NCI pada pihak yang diakuisisi baik
       nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan NCI atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul sehubungan dengan
       akuisisi dibebankan langsung dalam “Beban Umum dan Administasi”.

       Ketika perusahaan mengakuisisi sebuah bisnis, entitas menilai aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih untuk klasifikasi dan penetapan yang
       sesuai dengan persyaratan kontraktual, keadaan ekonomi dan keadaan terkait lainnya yang ada pada tanggal akuisisi.

       Jika kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepentingan ekuitas yang dimiliki entitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi diukur kembali pada nilai wajar tanggal
       akuisisi dan keuntungan dan kerugian yang dihasilkan, jika ada, diakui dalam laporan laba rugi.

       Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar imbalan kontijensi setelah tanggal akuisisi
       yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas akan diakui sesuai dengan PSAK 71 “Instrumen Keuangan”, baik dalam laba rugi ataupun sebagai OCI. Jika diklasifikasi
       sebagai ekuitas, imbalan kontijensi tidak diukur kembali sampai penyelesaian akhir dalam ekuitas.

       Pada tanggal akuisisi, pengakuan awal goodwill pada awalnya diukur adalah biaya perolehan yang merupakan selisih lebih (a) atas (b) dibawah ini:
        (a) nilai agregat dari
                   (i)     imbalan yang dialihkan diukur pada nilai wajar;
                  (ii)     jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi; dan
                           untuk kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki Entitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi
                  (iii)    pada tanggal akuisisi.

        (b) Selisih jumlah net aset yang teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih pada tanggal akuisisi
       Jika nilai agregat dari jumlah (b) melebihi nilai agregat dari jumlah (a), maka perbedaannya diakui dalam laporan laba atau rugi sebagai keuntungan pembelian dengan
       diskon setelah penilaian sebelumnya atas pengidentifikasian dan pengukuran nilai wajar aset teridektifkasi yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil-alih dan dicatat dalam
       laporan laba rugi konsolidasi dan OCI.

       Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh
       dalam kombinasi bisnis dari tanggal akuisisi, dialokasikan ke setiap CGU dari entitas yang diharapkan bermanfaat dari kombinasi tersebut, terlepas apakah aset
       atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas CGU tersebut. Pengakuan penurunan nilai disyaratkan di PSAK 48 “Penurunan Nilai Aset”.


       Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu CGU dan operasi tertentu dari CGU tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan
       tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerigian disposal tersebut. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
       berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi CGU yang ditahan.
Page 17
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                          Halima 5/8
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    d. Kombinasi Bisnis dan Goodwill (lanjutan)
       Sesuai dengan ketentuan dalam PSAK 22 (Revisi 2018) “Kombinasi Bisnis”, jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan pada
       saat kombinasi bisnis terjadi, entitas melaporkan jumlah provisi item-item yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama periode
       pengukuran, entitas menyesuaikan secara retrospektif jumlah provisi yang diakui pada tanggal akuisisi untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan
       keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.



       Akuisisi Terbalik
       Akuisisi terbalik terjadi jika entitas yang menerbitkan efek (pihak pengakuisisi secara hukum) diidentifikasi sebagai pihak yang diakuisisi untuk tujuan akuntansi. Entitas yang
       kepentingan ekuitasnya diperoleh (pihak yang diakuisisi secara hukum) harus menjadi pihak pengakuisisi untuk tujuan akuntansi dalam transaksi yang merupakan akuisisi
       terbalik. Entitas anak secara hukum memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasi entitas induk secara hukum untuk memperoleh manfaat dari
       aktivitasnya. Dalam akuisisi terbalik, entitas anak secara hukum adalah pihak pengakuisisi secara akuntansi dan entitas induk secara hukum adalah pihak yang diakuisisi
       secara akuntansi.

       Kondisi berikut dipertimbangkan dalam mengidentifikasi pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, termasuk:
          -   Bagian hak suara dalam entitas hasil penggabungan setelah kombinasi bisnis;

          -   Keberadaan kepentingan suara minoritas yang besar dalam entitas hasil kombinasi jika tidak ada pemilik lain yang mempunyai kepentingan suara signifikan;

          -   Komposisi organ pengatur perusahaan hasil kombinasi;
          -   Kombinasi manajemen senior perusahaan hasil kombinasi;
          -   Ketentuan pertukaran kepentingan ekuitas.
       Pihak pengakuisisi biasanya merupakan entitas yang bergabung yang ukuran relatifnya secara signifikan lebih besar dari ukuran entitas yang bergabung lainnya.


       Nilai wajar tanggal akuisisi dari imbalan yang secara efektif dialihkan oleh pihak pengakuisisi secara akuntansi untuk kepentingannya pada pihak yang diakuisisi secara
       akuntansi didasarkan pada ukuran yang paling andal antara nilai wajar saham entitas induk secara hukum dengan nilai wajar saham entitas anak secara hukum.


       Goodwill diukur sebagai kelebihan nilai wajar imbalan yang secara efektif dialihkan oleh pihak pengakuisisi secara akuntansi atas nilai wajar neto aset dan liabilitas
       teridentifikasi pihak yang diakuisisi secara akuntansi yang diakui.

       Laporan keuangan konsolidasian yang disusun mengikuti akuisisi terbalik disajikan dengan menggunakan nama entitas induk secara hukum, tetapi sebagai pemberlanjutan
       laporan keuangan entitas anak secara hukum, dengan satu penyesuaian untuk disesuaikan secara retroaktif atas modal menurut hukum dari pihak pengakuisisi secara
       akuntansi untuk merepresentasikan modal dari pihak yang diakuisisi secara akuntansi. Penyesuaian tersebut disyaratkan untuk merepresentasikan modal dari entitas induk
       secara hukum. Informasi komparatif yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian tersebut juga merepresentasikan modal menurut hukum dari entitas induk secara
       hukum.

       Jumlah yang diakui sebagai kepentingan ekuitas yang diterbitkan dalam laporan keuangan konsolidasian ditentukan dengan menambahkan ekuitas yang diterbitkan oleh
       entitas anak secara hukum sesaat sebelum kombinasi bisnis dan nilai wajar dari imbalan yang secara efektif dialihkan. Struktur ekuitas yang muncul dalam laporan
       keuangan konsolidasian (jumlah dan jenis saham ekuitas diterbitkan) mencerminkan kepentingan ekuitas dari entitas induk secara hukum, termasuk kepentingan ekuitas
       yang diterbitkan oleh entitas induk secara hukum dalam rangka kombinasi bisnis.

       NCI merupakan reklasifikasi bagian NCI atas saldo laba pihak pengakuisisi secara akuntasi sesaat sebelum akuisisi dan atas ekuitas yang diterbitkan pihak pengakuisisi
       secara akuntansi


    e. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
       Kelompok Usaha melakukan transaksi dengan pihak- pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 7 (Revisi 2010) “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”
       dan PSAK 7 (Penyesuaian 2015) “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
       PSAK ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam laporan keuangan konsolidasian dan laporan
       keuangan tersendiri entitas induk dan juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual.

       PSAK ini juga memberikan pengecualian dari persyaratan umum pengungkapan pihak berelasi atas transaksi dengan pemerintah dan entitas yang dikendalikan,
       dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah (entitas berelasi dengan Pemerintah).

       Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas pelapor).
         a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut

                   (i)     memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
                  (ii)     memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
                  (iii)    personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
Page 18
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                   Halima 5/9
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    e. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (lanjutan)
         b. Suatu entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika entitas jika memenuhi salah satu hal berikut:
                           entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait
                   (i)     dengan entitas lain).

                           satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
                  (ii)     anggota suatu kelompok usaha,
                           yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
                  (iii)    kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
                  (iv)     suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga
                           entitas tersebut adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas lain yang terkait
                  (v)      dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
                           pelapor.

                  (vi)     entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasikan dalam huruf (a).
                           orang yang didentifikasikan dalam huruf (a.i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas
                  (vii)    induk dari entitas).

       Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang
       dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

       Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi sebagaimana
       yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian
       yang relevan.


    f. Pelaporan Segmen
       Kelompok Usaha melaporkan informasi segmen yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas
       bisnis yang mana Perusahaan terlibat dan lingkungan ekonomi dimana Perusahaan beroperasi.

       Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen dari Perusahaan yang:

              terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan
         a.
              komponen lain dari Perusahaan yang sama);
              hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
         b.
              dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
         c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
       Kelompok usaha melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja
       segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang dimilikinya.Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi Perusahaan legal di dalam kelompok
       usaha.
       Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi.

    g. Transaksi Dan Saldo Dalam Mata Uang Asing
       Kelompok Usaha menerapkan PSAK 10 (Revisi 2010) “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”.
       Standar ini mengatur pengukuran dan penyajian mata uang suatu entitas di mana pengukuran mata uang harus menggunakan mata uang fungsional sementara
       penyajian mata uang dapat menggunakan mata uang selain mata uang fungsional.

       Dalam menentukan mata uang fungsional, entitas mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut:

              mata uang yang paling mempengaruhi harga jual untuk barang dan jasa, atau dari suatu negara yang kekuatan persaingan dan perundang-undangannya sebagian
         a.
              besar menentukan harga jual dari barang dan jasanya;

         b. mata uang yang paling mempengaruhi biaya ttenaga kerja, material dan biaya-biaya lain dari pengadaan barang atau jasa;
         c. mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan (antara lain penerbitan instrumen utang dan ekuitas) dihasilkan;
         d. mata uang dalam mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya ditahan.
       Kelompok usaha menggunakan mata uang Rupiah sebagai mata uang fungsional dan mata uang pelaporan

       Transaksi dalam mata uang asing dicatat kedalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan
       liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir
       transaksi perbankan pada periode tersebut. Laba atau rugi yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
       konsolidasian
Page 19
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                  Halima 5/10
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    h. Instrumen Keuangan


       Sejak 1 Januari 2020, Kelompok Usaha menerapkan PSAK 71 "Instrumen Keuangan" termasuk Amandemen PSAK 71 "Instrumen Keuangan: Fitur Percepatan Pembayaran
       dengan Kompensasi Negatif". Amandemen PSAK 71 mengatur bahwa aset keuangan dengan fitur pelunasan dipercepat yang dapat mengakibatkan kompensasi negatif
       memenuhi kualifikasi karena arus kas kontraktual hanya berasal dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok hutangnya dan Entitas juga menerapkan PSAK 60
       (Revisi 2014) “Keuangan Instrumen: Pengungkapan ”. PSAK 71 menggantikan PSAK 55 (Revisi 2014) “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.


       PSAK 50 (Revisi 2014) menguraikan persyaratan akuntansi untuk penyajian instrumen keuangan, terutama yang pengklasifikasian instrumen tersebut ke dalam aset
       keuangan, liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Standar ini juga memberikan panduan tentang klasifikasi bunga, dividen dan keuntungan/kerugian terkait, dan kapan
       aset keuangan dan kewajiban keuangan dapat saling hapus.

       PSAK 50 (Revisi 2014) menguraikan persyaratan akuntansi penyajian dari instrumen keuangan, terutama untuk klasifikasi instrumen tersebut dalam aset keuangan,
       liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Standar ini juga memberikan panduan pada klasifikasi terkait dengan suku bunga, dividen dan keuntungan / kerugian, dan ketika
       aset keuangan dan liabilitas keuangan dapat di saling hapus.

       PSAK 60 (Revisi 2014) mensyaratkan pengungkapan kuantitatif dan kualitatif dalam laporan keuangan yang memungkinkan para pengguna untuk mengevaluasi signifikansi
       instrumen keuangan atas posisi dan kinerja keuangan, dan sifat dan tingkat risiko yang timbul dari instrumen keuangan yang mana entitas adalah terekspos selama
       periode dan pada akhir periode pelaporan dan bagaimana entitas mengelola risiko-risiko tersebut. Selain itu, standar ini menjelaskan persyaratan untuk pengungkapan
       risiko likuiditas.

       (1) Aset Keuangan
       Pengakuan dan Pengukuran Awal

       Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika entitas menjadi pihak dalam penyediaan instrumen secara kontraktual. Semua aset keuangan diakui dan tidak diakui
       berdasarkan tanggal perdagangan di mana pembelian atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang persyaratannya mengharuskan penyerahan aset
       dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.

       Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan sebagai FVTPL, nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
       secara langsung dengan akuisisi atau penerbitan aset keuangan.
       Semua aset keuangan yang diakui kemudian diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset keuangan
       tersebut.
       Pengukuran Selanjutnya
       Instrumen utang yang memenuhi kondisi berikut diukur pada biaya perolehan diamortisasi:
       -     aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual; dan
             persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
       -     pokok terutang.

       Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (FVOCI):
       -     aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
             Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
       -     pokok terutang.

       Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Efektif

       Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah jumlah di mana aset keuangan diukur pada pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah
       amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif dari setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo, disesuaikan dengan penyisiahn
       kerugian. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto dari aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian.



       Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi dan
       pada FVOCI. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan suku bunga
       efektif terhadap jumlah tercatat bruto dari aset keuangan (basis bruto), kecuali untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset
       keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit, pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset
       keuangan tersebut. Jika, pada periode pelaporan berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit meningkat sehingga aset
       keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan.


       Investasi dalam Instrumen Utang Yang Diklasifikasikan sebagai FVOCI

       Instrumen utang pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat instrumen utang sebagai akibat dari keuntungan
       dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui dalam
       laporan laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laporan laba rugi jika aset keuangan tersebut diukur dengan biaya
       perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari aset keuangan tersebut diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasi dalam judul
       cadangan revaluasi investasi. Ketika aset keuangan ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan
       komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi.
Page 20
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                Halima 5/11
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    h. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Pada pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat membuat pemilihan yang tidak dapat dibatalkan (atas dasar instrumen per instrumen) untuk menetapkan investasi pada
       instrumen ekuitas sebagai pada FVOCI. Penunjukan FVOCI tidak diizinkan jika investasi ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan atau jika merupakan imbalan kontinjensi
       yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis yang menerapkan PSAK 22.

       Aset keuangan pada FVTPL
       Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI diukur pada FVTPL.
       Secara khusus:
               Investasi pada instrumen ekuitas diklasifikasikan sebagai FVTPL, kecuali Kelompok Usaha menetapkan investasi ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan
       -       atau imbalan kontinjensi yang timbul dari kombinasi bisnis seperti pada FVOCI yang tidak dapat dibatalkan pada pengakuan awal.

               Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI diklasifikasikan sebagai FVTPL. Selain itu, instrumen utang yang
               memenuhi kriteria biaya diamortisasi atau kriteria FVOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal jika penetapan
       -       tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang akan timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau
               pengakuan keuntungan dan kerugian pada mereka atas dasar yang berbeda


       Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi
       sepanjang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laporan laba rugi termasuk dividen
       atau bunga yang diperoleh dari aset keuangan dan dimasukkan dalam item baris "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

       Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

       Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan dengan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.

       Secara khusus:
               untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui
           -
               dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”;
               untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs atas biaya perolehan
           -
               diamortisasi dari instrumen utang tersebut diakui dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”;

               untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan
           -
               laba rugi pada item baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”; dan

           -   untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan FVOCI, selisih kurs diakui dalam pendapatan komprehensif lain dalam cadangan revaluasi investasi.
       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Kelompok Usaha mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam instrumen utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
       pada FVOCI, piutang sewa, aset kontrak, serta komitmen pinjaman pada kontrak jaminan keuangan. Tidak ada kerugian penurunan nilai yang diakui untuk investasi pada
       instrumen ekuitas. Jumlah kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal
       atas instrumen keuangan tersebut.


       Kelompok Usaha selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha, aset kontrak dan piutang sewa. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi
       dengan menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Kelompok Usaha, disesuaikan untuk faktor-faktor yang spesifik bagi debitur,
       kondisi ekonomi secara umum dan penilaian terhadap arah saat ini maupun arah kondisi perkiraan kerugian pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu uang jika sesuai.

       Risiko Kredit Meningkat Signifikan

       Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Kelompok Usaha membandingkan risiko gagal
       bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada
       tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan dapat didukung,
       termasuk pengalaman historis dan informasi berwawasan ke depan yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya. Informasi berwawasan ke depan yang
       pertimbangkan mencakup prospek masa depan industri tempat debitur Kelompok Usaha beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan
       pemerintah, lembaga pemikir (think- tanks) terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal dan memperkirakan informasi ekonomi
       yang terkait dengan operasi inti Kelompok Usaha.

       Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, pada tanggal Kelompok Usaha menjadi salah satu pihak dari komitmen yang tidak dapat dibatalkan dianggap
       sebagai tanggal pengakuan awal untuk tujuan penilaian penurunan nilai instrumen keuangan. Dalam menilai apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
       sejak pengakuan awal atas komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, Kelompok Usaha mempertimbangkan perubahan risiko di mana debitur tertentu akan gagal
       bayar (default) dalam kontrak.

       Kelompok Usaha secara berkala memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan dan
       merevisinya sesuai kebutuhan untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh
       tempo.
Page 21
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                  Halima 5/12
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    h. Instrumen Keuangan (lanjutan)
       Kebijakan Penghapusan

       Kelompok Usaha menghapus aset keuangan jika terdapat informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek
       pemulihan yang realistis. Aset keuangan yang dihapuskan mungkin masih tunduk pada aktivitas penegakan hukum berdasarkan prosedur pemulihan Kelompok
       Usaha, dengan mempertimbangkan advis hukum jika sesuai. Setiap pemulihan yang dilakukan diakui dalam laporan laba rugi.

       Penghentian Pengakuan Aset Keuangan


       Kelompok Usaha menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari aset tersebut berakhir, atau saat aset keuangan tersebut dialihkan
       dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset kepada pihak lain. Jika Kelompok Usaha tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial
       seluruh risiko dan manfaat kepemilikan dan terus mengendalikan aset yang dialihkan, Kelpompok Usaha mengakui hak kepemilikannya atas aset dan liabilitas terkait
       sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Kelompok Usaha memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang dialihkan,
       Kelompok Usaha tetap mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar hasil yang diterima.


       (2) Liabilitas Keuangan
       Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif atau pada FVTPL.

       Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan
       berkelanjutan diterapkan, kontrak dan komitmen jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang
       ditetapkan di bawah ini.

       Liabilitas Keuangan pada FVTPL
       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL jika liabilitas keuangan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki untuk
       diperdagangkan atau ditetapkan sebagai FVTPL.
       Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika:
       -     telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau
             pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi yang dikelola bersama oleh Kelompok Usaha dan memiliki pola
       -     pengambilan keuntungan jangka pendek aktual terkini; atau

       -     merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif.
       Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Biaya perolehan diamortisasi

       Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, tidak dimiliki untuk diperdagangkan, atau ditetapkan
       sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.


       Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan beban bunga
       selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran tunai di masa depan (termasuk semua
       biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan premi atau diskon lainnya) selama perkiraan
       umur kewajiban keuangan. , atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat, untuk biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan.


       Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

       Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih kurs
       ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi instrumen tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui dalam “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”
       dalam laporan laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan. Untuk liabilitas yang ditetapkan sebagai
       instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasi
       dalam komponen ekuitas yang terpisah.

       Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan dengan kurs spot pada akhir periode pelaporan. Untuk
       liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL, komponen valuta asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam laporan laba rugi
       untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan.

       Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan

       Kelompok Usaha menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya jika, dan hanya jika, libailitas Kelompok Usaha dilepaskan, dibatalkan, atau habis masa berlakunya.
       Selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset non tunai yang dialihkan atau
       liabilitas yang diambil alih, diakui dalam laporan laba rugi.


       Ketika Kelompok Usaha menukar dengan pemberi pinjaman yang eksis, suatu instrumen utang ke instrumen lain dengan persyaratan yang secara substansial berbeda,
       pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Kelompok Usaha mencatat modifikasi
       substansial dari persyaratan liabilitas yang ada atau bagian darinya sebagai penghapusan liabilitas keuangan asli dan pengakuan liabilitas baru.
Page 22
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                     Halima 5/13
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    h. Instrumen Keuangan (lanjutan)
       (3) Instrumen Keuangan Derivatif

       Untuk mengelola eksposur terhadap risiko suku bunga dan nilai tukar mata uang asing, termasuk kontrak berjangka valuta asing dan swap suku bunga, Kelompok Usaha
       dapat masuk ke dalam berbagai instrumen keuangan derivatif.

       Derivatif pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif ditandatangani dan selanjutnya diukur kembali ke nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan.
       Keuntungan atau kerugian yang dihasilkan segera diakui dalam laporan laba rugi kecuali derivatif tersebut ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai, di
       mana waktu pengakuan laba rugi tergantung pada sifat hubungan lindung nilai.

       Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling
       hapus dalam laporan keuangan kecuali Kelompok Usaha memiliki hak hukum dan niat untuk saling hapus.

       Derivatif Melekat
       Derivatif melekat adalah komponen dari kontrak hibrida yang juga mencakup host non-derivatif dengan pengaruh bahwa beberapa arus kas dari instrumen gabungan
       bervariasi dengan cara yang serupa dengan derivatif yang berdiri sendiri.

       Derivatif yang melekat pada kontrak utama non- derivatif yang bukan merupakan aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK 71 diperlakukan sebagai derivatif terpisah
       jika memenuhi definisi derivatif, risiko dan karakteristiknya tidak terkait erat dengan risiko dan karakteristik kontrak utama dan kontrak utama kontrak tidak diukur pada
       FVTPL.

       Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida yang mengandung aset keuangan utama dalam ruang lingkup PSAK 71 tidak dipisahkan. Seluruh kontrak hibrida
       diklasifikasikan dan selanjutnya diukur sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVTPL sebagaimana mestinya.

       (4) Akuntansi Lindung Nilai
       Kelompok Usaha menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen lindung nilai sehubungan dengan risiko mata uang asing dan risiko suku bunga dalam lindung nilai nilai
       wajar, lindung nilai arus kas, atau lindung nilai atas investasi neto dalam operasi luar negeri yang sesuai. Lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing atas
       komitmen dicatat sebagai lindung nilai arus kas.


       Pada awal hubungan lindung nilai, Kelompok Usaha mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan
       manajemen risiko dan strateginya untuk melakukan berbagai transaksi lindung nilai. Selanjutnya, pada awal lindung nilai dan secara berkelanjutan, Kelompok Usaha
       mendokumentasikan apakah instrumen lindung nilai efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang dilindungi nilai yang disebabkan oleh
       risiko lindung nilai, yaitu ketika hubungan lindung nilai memenuhi semua dari persyaratan efektivitas lindung nilai berikut:

          -   ada hubungan ekonomi antara item yang dilindungi nilai dan instrumen lindung nilai;
          -   pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari hubungan ekonomi tersebut; dan
              rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah sama dengan yang dihasilkan dari jumlah item yang dilindungi nilai yang sebenarnya dilindung nilai oleh
          -   Kelompok Usaha dan jumlah instrumen lindung nilai yang sebenarnya digunakan Kelompok Usaha untuk lindung nilai atas jumlah item yang dilindungi nilai tersebut.


       Lindung Nilai - Nilai Wajar
       Perubahan nilai wajar atas instrumen lindung nilai yang memenuhi syarat diakui dalam laporan laba rugi kecuali jika instrumen lindung nilai tersebut melakukan
       lindung nilai atas instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI dalam hal ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain.


       Nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang belum diukur pada nilai wajar disesuaikan dengan perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai
       dengan entri yang sesuai dalam laba rugi. Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI, nilai tercatatnya tidak disesuaikan karena telah diukur pada nilai wajarnya,
       tetapi keuntungan atau kerugian lindung nilai diakui dalam laba rugi, bukan penghasilan komprehensif lain. Jika item lindung nilai merupakan instrumen ekuitas yang
       ditetapkan pada FVOCI, keuntungan atau kerugian lindung nilai tetap berada dalam penghasilan komprehensif lain agar sesuai dengan instrumen lindung nilai.

       Lindung Nilai - Arus Kas

       Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi syarat yang ditetapkan dan memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus
       kas, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan lindung nilai arus kas, terbatas pada perubahan kumulatif nilai wajar dari item
       yang dilindungi nilai sejak dimulainya lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan
       dalam baris "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

       Lindung Nilai Investasi Bersih dalam Operasi Asing

       Lindung nilai atas investasi bersih dalam operasi asing dicatat serupa dengan lindung nilai arus kas. Keuntungan atau kerugian dari instrumen lindung nilai yang terkait
       dengan bagian efektif dari lindung nilai diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan penjabaran mata uang asing. Keuntungan
       atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

       Keuntungan dan kerugian dari instrumen lindung nilai terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai yang diakumulasi dalam penyisihan penjabaran mata uang asing
       direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan atau pelepasan sebagian operasi luar negeri.
Page 23
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                    Halima 5/14
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    h. Instrumen Keuangan (lanjutan)
       (5) Pengaturan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha memiliki hak yang dapat
       diberlakukan secara hukum untuk menghapus jumlah yang diakui; dan bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
       liabilitas secara bersamaan. Hak untuk kompensasi harus tersedia saat kini daripada bergantung pada peristiwa di masa depan dan harus dapat dilaksanakan oleh
       salah satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi gagal bayar (default), keadaan tidak dapat membayar (insolvency) atau kebangkrutan.

       (6) Reklasifikasi Instrumen Keuangan
       Untuk aset keuangan, diperlukan reklasifikasi antara FVTPL, FVOCI dan biaya perolehan diamortisasi, jika dan hanya jika tujuan model bisnis entitas untuk aset
       keuangannya berubah sehingga penilaian model sebelumnya tidak berlaku lagi.

       Jika reklasifikasi sudah sesuai, maka harus dilakukan secara prospektif sejak tanggal reklasifikasi yang ditetapkan sebagai hari pertama periode pelaporan pertama setelah
       perubahan model bisnis. Kelompok Usaha tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian, atau bunga yang diakui sebelumnya.

       PSAK 71 tidak mengizinkan reklasifikasi:
         -   untuk investasi ekuitas yang diukur pada FVOCI, atau
         -   di mana opsi nilai wajar telah dilaksanakan dalam kondisi apapun untuk aset keuangan atau liabilitas keuangan.
       Liabilitas keuangan tidak dapat direklasifikasi.

    i. Kas dan Setara Kas

       Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan Kelompok usaha. Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid,
       berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan jangka waktu
       tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.


       Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan perjanjian pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan sebagai “Kas di
       Bank dan Deposito Berjangka yang Dibatasi Penggunaannya” sebagai aset tidak lancar.

       Kas di bank dan deposito berjangka yang akan digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun, disajikan sebagai bagian dari aset lancar.


    j. Persediaan

       Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto (lower of cost or net realizable value) dimana biaya perolehan
       ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang (weighted-average method). Biaya perolehan terdiri dari bahan baku langsung, jika sesuai, upah langsung, dan biaya-
       biaya tidak langsung yang terjadi untuk membawa persediaan ke lokasi dan kondisi sekarang. Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual dikurangi semua estimasi
       biaya penyelesaian dan biaya-biaya yang akan terjadi dalam memasarkan, menjual dan mendistribusi. Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil
       penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun.

       Pada tahun 2020, Marriot International melakukan rekonsiliasi persediaan internal dan penyesuaian, selanjutnya Marriot International dan Manajemen sepakat untuk
       merubah kebijakan pencatatan akuntansi dan kontrol internal melalui internal memo No. 035/INT/F&A/XII/20 tanggal 14 Desember 2020, dimana pengakuan atas
       pencatatan persediaan langsung di bebankan pada saat pembelian sesuai dengan harga perolehan dan dilakukan kontrol yang lebih ketat untuk pembelian tersebut.



    k. Biaya Dibayar Dimuka
       Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

    l. Aset Tetap
       Kelompok Usaha menerapkan PSAK 16 (Revisi 2011) “Aset Tetap” termasuk PSAK 16 (Penyesuaian 2015) “Aset Tetap” dan Amandemen 2015 PSAK 16 “Aset Tetap
       tentang Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi”.

       PSAK 16 (Penyesuaian 2015) ini memberikan klarifikasi paragraf 35 terkait model revaluasi, bahwa ketika entitas menggunakan model revaluasi, jumlah tercatat aset
       disajikan kembali pada jumlah revaluasiannya.

       Amandemen 2015 PSAK 16 memberikan tambahan penjelasan tentang indikasi perkiraan keusangan teknis atau komersial suatu aset dan juga memberikan klarifikasi
       bahwa penggunaan metode penyusutan yang berdasarkan pada pendapatan adalah tidak tepat.

       Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan
       metode garis lurus (straight line method ) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
                                                                                                                     Tahun                Persentase
       Bangunan                                                                                                      20-40                 5%-2,5%
       Kapal                                                                                                           20                     5%
       Peralatan hotel, peralatan kantor, dan perabotan dan perlengkapan                                                4                    25%
       Perangkat lunak                                                                                                  4                    25%
       Kendaraan                                                                                                        4                    25%
Page 24
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                     Halima 5/15
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

       Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara
       prospektif.

       Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa tanah tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban- beban tertentu
       sehubungan dengan perolehan tanah pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah.

    m. Imbalan Kerja

       Kelompok Usaha menerapkan PSAK 24 (Revisi 2014) “Imbalan Kerja” dan Amandemen 2015 PSAK 24 “Imbalan Kerja tentang Program Imbalan Pasti: Iuran Pekerja”.
       Selain itu, Kelompok Usaha juga mengadopsi ISAK 15 "PSAK 24: Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan Interaksinya" dan
       amandemen tahunan 2018 PSAK 24: “Imbalan Kerja tentang Kurtailmen, atau Progran Penyelesaian dan Penyesuaian”.

       PSAK ini memperkenalkan persyaratan untuk sepenuhnya mengakui perubahan dalam kewajiban (aset) imbalan pasti termasuk pengakuan segera dari biaya imbalan
       pasti termasuk biaya jasa lalu yang belum menjadi hak (vested), dan memerlukan pemilahan dari biaya imbalan pasti keseluruhan menjadi komponen-komponen dan
       membutuhkan pengakuan pengukuran kembali OCI (menghilangkan pendekatan “koridor”), meningkatkan pengungkapan tentang program imbalan pasti, modifikasi
       akuntansi untuk pesangon, termasuk membedakan antara imbalan yang diberikan dalam pemberian jasa dan imbalan yang diberikan dalam pemutusan hubungan kerja,
       dan mengubah pengakuan dan pengukuran imbalan pesangon

       Amandemen 2015 PSAK 24 menyederhanakan akuntansi untuk kontribusi iuran dari pekerja atau pihak ketiga yang tidak bergantung pada jumlah tahun jasa, misalnya
       iuran pekerja yang dihitung berdasarkan persentase tetap dari gaji.

       Amandemen 2018 PSAK 24 memberikan panduan yang lebih jelas bagi entitas dalam mengakui biaya jasa lalu, penyelesaian keuntungan dan kerugian, biaya jasa kini
       dan bunga bersih setelah amandemen, kurtailmen, atau program penyelesaian karena semuanya tersebut menggunakan asumsi aktuaria terbaru (sebelumnya digunakan
       asumsi aktuaria pada awal periode pelaporan tahunan).

       Kelompok Usaha mengadopsi program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk memenuhi imbalan di bawah Undang-Undang Nomor 13 Tahun
       2003.

       Pengakuan
       Beban imbalan kerja untuk pekerja harus diakui pada periode dimana imbalan diperoleh oleh pekerja, daripada ketika dibayar atau terutang.
        Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
         1.   biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laporan laba rugi;
         2.   bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto pada awal periode diakui dalam laporan laba rugi;
         3.   pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
                   -       keuntungan dan kerugian aktuarial;
                   -       imbal balik aset program;

                   -       setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto.

                           diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya).
        Pengukuran
       Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti bersih mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria, atribusi imbalan untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi
       aktuaria. Nilai wajar aset program dikurangi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.


       Nilai kini liabilitas imbalan pasti Entitas dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”, yang menganggap setiap periode jasa akan
       menghasilkan satu unit tambahan dari imbalan dan mengukur setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal ini mensyaratkan entitas untuk
       mengatribusikan imbalan pada periode kini (untuk menentukan biaya jasa kini) dan periode kini dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti).
       Imbalan tersebut diatribusikan sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki program, kecuali jasa pekerja di tahun tahun akhir akan meningkat
       secara material dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dalam hal ini menggunakan dasar metode garis lurus.


    n. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan

       Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dari aset atau unit penghasil kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk
       menjual dan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain.

       Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi
       sebesar nilai terpulihkannya. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
       fungsi aset yang diturunkan nilainya.
Page 25
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                  Halima 5/16
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

    o. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama

       PSAK ini mengatur penerapan metode ekuitas untuk investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Amandemen PSAK 15 "Investasi Pada Entitas Asosiasi
       dan Ventura Bersama tentang Kepentingan Jangka Panjang Pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama". Amandemen PSAK 15 menambahkan paragraf 14A sehingga
       ditetapkan bahwa entitas juga menerapkan PSAK 71 untuk instrumen keuangan pada entitas asosiasi atau ventura bersama yang tidak menerapkan metode ekuitas. Ini
       termasuk kepentingan jangka panjang yang merupakan bagian substansial dari investasi neto entitas pada entitas asosiasi atau ventura bersama sebagaimana dimaksud
       dalam PSAK 15 paragraf 38.

       Ventura bersama adalah pengaturan bersama yang para pihaknya memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset neto dari pengaturan.

       Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada hanya ketika keputusan tentang aktivitas
       relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.

       Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama diakui sebesar biaya perolehan, dan jumlah tercatat tersebut ditambah
       atau dikurang untuk mengakui bagian investor atas aset bersih investee setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi investor mencakup bagian dari laba atau rugi
       investee dan OCI dari investor mencakup bagian OCI dari investee. Goodwill terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama terdapat dalam jumlah tercatat investasi
       dan tidak diamortisasi maupun dilakukan pengujian penurunan nilai secara individu.


       Jika terdapat suatu perubahan yang diakui langsung dalam ekuitas entitas asosiasi atau ventura bersama, entitas mengakui bagiannya dari perubahan tersebut dan
       mengungkapkannya, jika relevan, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Keuntungan atau kerugian belum terealisasi yang timbul dari transaksi antara entitas
       dengan entitas asosiasi atau ventura bersama dieliminasi sebatas kepentingannya dalam entitas asosiasi atau ventura bersama.


       Jika bagian entitas atas rugi pada entitas asosiasi atau joint venture sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, maka entitas
       menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih lanjut. Setelah kepentingan entitas dikurangkan menjadi nol, tambahan kerugian dicadanghkan, dan liabilitas diakui,
       hanya sepanjang entitas mempunyai kewajiban hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

       Jika entitas asosiasi atau ventura bersama melaporkan laba pada periode berikutntya, entitas mengakui bagiannya atas laba tersebut hanya setelah bagiannya atas laba
       tersebut sama dengan bagian kerugian yang tidak diakui.

       Laporan keuangan entitas asosiasi atau ventura bersama disusun untuk periode yang sama dengan entitas. Jika perlu, penyesuaian dilakukan untuk membawa
       kebijakan akuntansi yang sama dengan yang diterapkan entitas.

       Setelah penerapan metode ekuitas, entitas menerapkan persyaratan di PSAK 71 “Instrumen Keuangan”, untuk menentukan apakah perlu mengakui penurunan nilai
       tambahan sehubungan dengan investasinya dalam entitas asosiasi atau ventura bersama.

    p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Sejak 1 Januari 2020, Kelompok Usaha mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Kelompok Usaha mengakui pendapatan pada saat dan sejauh
       pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk barang atau jasa
       tersebut. Dalam menerapkan Standar ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui
       menggunakan penilaian 5 langkah:

         1.   Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
              Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat dipaksakan.

         2.   Identifikasi Kewajiban Pelaksanaan dalam Kontrak
              Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan barang atau jasa) yang berifat dapat dibedakan;
              atau serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat
              dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah

         3.   Penetapan Harga Transaksi
              Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan,
              tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah
              variabel, Kelompok Usaha mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan
              kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.

         4.   Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
              Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan
              dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative perlu diestimasi.

         5.   Pengakuan Pendapatan ketika KewajibanPelaksanaan Dipenuhi
              Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak
              untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang
              waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.

              Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan
              tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik “Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.
Page 26
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                   Halima 5/17
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

       Biaya Mendapatkan Kontrak

       Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Kelompok Usaha mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya
       inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.

        Biaya Pemenuhan Kontrak
       Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua kriteria berikut:
         a.   biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi oleh Kelompok Usaha;

              biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Kelompok Usaha yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan
         b.
              di masa depan; dan

         c.   biaya diharapkan dapat dipulihkan.

        Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam
       lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya.

       Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang ditentukan dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga seperti PPN
       (Pajak Pertambahan Nilai). Kelompok Usaha mengakui pendapatan saat mengalihkan kendali atas produk atau jasa kepada pelanggan

       Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

    q. Pajak Penghasilan
       Kelompok Usaha menerapkan PSAK 46 (Revisi 2013) Pajak Penghasilan”. Selain itu, Kelompok Usaha juga menerapkan ISAK 20 “Pajak Penghasilan: Perubahan Dalam
       Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham”.
        Pengakuan

       Jumlah pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya, yang belum dibayar, diakui sebagai liabilitas. Apabila jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode kini
       dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terhutang untuk periode-periode tersebut, maka selisihnya diakui sebagai aset.

       Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak kecuali jika timbul perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari:
         a.   pengakuan awal goodwill ; atau
         b.   pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang
                   i.      bukan dari transaksi kombinasi bisnis;dan
                   ii.     pada saat transaksi, tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak (rugi pajak).
            perbedaan temporer kena pajak terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam pengaturan bersama,
         c. tetapi hanya sepanjang bahwa entitas mampu mengontrol waktu pembalikan perbedaan dan besar kemungkinan pembalikan tidak akan terjadi pada perkiraan masa
            mendatang.

       Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan, kerugian fiskal dan kredit pajak yang belum dimanfaatkan sepanjang besar
       kemungkinan akan ada laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang cukup memadai sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan
       kecuali jika timbul perbedaan temporer dapat dikurangkan yang berasal dari:
        a.    pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang:
                   i.      bukan dari transaksi kombinasi bisnis;dan
                   ii.     pada saat transaksi, tidak mempengaruhi baik laba akuntansi maupun laba kena pajak (rugi pajak).
               perbedaan temporer dapat dikurangkan yang ditimbulkan dari entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, serta bagian partisipasi dalam ventura bersama
        b.
              sepanjang dan hanya sepanjang kemungkinan besar terjadi:
                   i.      perbedaan temporer akan terpulihkan pada         masa      depan     yang    dapat diperkirakan; dan
                   ii.     laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan.
        Pengukuran

       Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diharapkan untuk dibayar (direstitusi) kepada otoritas perpajakan, yang
       dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada periode pelaporan.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan harus diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan,
       yaitu dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) ya ng telah berlaku atau secara substantif berlaku pada periode pelaporan.
       Aset dan Liabilitas pajak tangguhan tidak boleh didiskontokan.

       Jumlah tercatat aset pajak tangguhan harus ditinjau kembali pada akhir periode pelaporan. Entitas mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan apabila besar
       kemungkinan laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang cukup memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
       Pengurangan jumlah tercatat aset pajak tangguhan dilakukan pembalikan apabila kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya cukup memadai.
Page 27
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                       Halima 5/18
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

        Alokasi

       Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang diakui dalam laba rugi, setiap pengaruh pajak terkait juga diakui dalam laba rugi. Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang
       diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung dalam ekuitas), setiap pengaruh pajak terkait juga diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung
       dalam ekuitas, masing-masing). Demikian juga, pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan dalam kombinasi bisnis mempengaruhi jumlah goodwill yang timbul dari
       kombinasi bisnis tersebut atau keuntungan dari pembelian dengan diskon.

        Saling Hapus
       Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika, dan hanya jika, memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
       pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait entitas kena pajak yang sama, atau entitas berniat untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak
       kini dengan dasar neto.

       Kelompok Usaha menerapkan PSAK 53 (Revisi 2010) “Pembayaran Berbasis Saham” dan PSAK 53 (Penyesuaian 2015), “Pembayaran Berbasis Saham”.

       PSAK 53 (Revisi 2010) ini tidak diterapkan untuk transaksi dimana entitas memperoleh barang sebagai bagian dari aset bersih yang diperoleh dalam kombinasi
       bisnis yang diatur dalam PSAK 22 (Revisi 2010) dan untuk transaksi dimana entitas memperoleh barang atau jasa berdasarkan kontrak yang masuk dalam lingkup
       PSAK 50 dan PSAK 71.
       PSAK 53 (Penyesuaian 2015) memberikan klarifikasi definisi kondisi vesting dan secara terpisah memberikan definisi kondisi kinerja dan kondisi jasa.
       Transaksi pembayaran berbasis saham adalah transaksi yang mana entitas:
        i.    menerima barang atau jasa dari pemasok barang atau jasa tersebut (termasuk karyawan) dalam pengaturan pembayaran berbasis saham, atau
              menimbulkan kewajiban untuk menyelesaikan transaksi dengan pemasok dalam pengaturan pembayaran berbasis saham jika kelompok entitas lain menerima
        ii.
              barang atau jasa tersebut.

        Transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas dimana entitas:
        i.    menerima barang atau jasa sebagai imbalan atas instrumen ekuitasnya (termasuk saham dan opsi saham), atau
        ii.   menerima barang atau jasa tetapi tidak memiliki kewajiban untuk menyelesaikan transaksi dengan pemasok.
       Transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan dengan kas adalah transaksi pembayaran berbasis saham dimana entitas memperoleh barang atau jasa
       dengan menimbulkan liabilitas untuk mentransfer kas atau aset lainnya kepada pemasok barang atau jasa tersebut dengan jumlah yang didasarkan pada harga (atau nilai)
       instrumen ekuitas (termasuk saham dan opsi saham) entitas atau instrumen ekuitas kelompok usaha.



4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
    Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi

   Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
   pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai pertimbangan, estimasi dan
   asumsi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.


   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai
   tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya diungkapkan dibawah ini.

   Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan
   mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

   Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas
   jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

    Menentukan Mata Uang Fungsional

   Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi. Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling
   mempengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang mendasari
   transaksi, peristiwa dan kondisi.
   Pengaturan Bersama
   Pertimbangan diperlukan untuk menentukan ketika Perusahaan memiliki pengendalian bersama atas suatu pengaturan, yang memerlukan penilaian terhadap kegiatan yang
   relevan dan ketika keputusan sehubungan dengan kegiatan tersebut mensyaratkan persetujuan suara bulat.

   Kelompok Usaha menentukan bahwa kegiatan yang relevan untuk pengaturan bersama adalah mereka yang berkaitan dengan keputusan keuangan, operasi dan modal
   dari pengaturan. Pertimbangan dibuat dalam menentukan pengendalian bersama adalah serupa dengan yang diperlukan untuk menentukan pengendalian terhadap Entitas
   Anak, sebagaimana tercantum dalam dalam PSAK 65 “Laporan Keuangan Konsolidasian”.

   Pertimbangan juga diperlukan untuk mengklasifikasikan pengaturan bersama. Mengklasifikasikan pengaturan mengharuskan Perusahaan untuk menilai hak dan kewajiban
   yang timbul dari pengaturan. Secara khusus Perusahaan mempertimbangkan:

   -   Struktur pengaturan bersama - apakah pengaturan bersama tersebut terstruktur melalui kendaraan terpisah.
   -    Ketika pengaturan terstruktur melalui kendaraan terpisah, Perusahaan juga mempertimbangkan hak dan kewajiban yang timbul dari:
Page 28
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                 Halima 5/19
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   Pengaturan Bersama (lanjutan)
         i.     bentuk hukum dari kendaraan terpisah
         ii.    persyaratan kontraktual dalam pengaturan
         iii.   fakta lain yang relevan dan keadaan.
   Penilaian sering membutuhkan pertimbangan yang signifikan. Sebuah kesimpulan yang berbeda tentang pengendalian bersama dan apakah pengaturan adalah operasi
   bersama atau ventura bersama, dapat mempengaruhi akuntansi secara material.


5. KAS DAN SETARA KAS
                                                                                                                31-Mar-25              31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Kas
      Rupiah                                                                                                      123.688.860            111.991.936
       USD                                                                                                         96.790.980             94.305.270
   Bank:
      Rupiah
           PT Bank Central Asia Tbk                                                                             1.090.894.308          1.776.419.989
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                                               1.771.120.408          1.175.602.868
           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                                 188.514.691            265.015.508
           PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                                        1.115.033.102            386.756.720
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                       14.775.117.331         17.347.733.233
           PT Bank Sinarmas Tbk                                                                                           -                      -
           PT Bank KB Bukopin Tbk                                                                                  84.780.480             80.323.490
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                              51.622.811.610          1.096.065.896
           PT Bank Oke Indonesia Tbk                                                                            6.319.259.591          6.607.215.189
           PT Bank UOB Indonesia Tbk                                                                               16.512.716             63.165.753
                Jumlah Bank Rupiah                                                                             76.984.044.237         28.798.298.646
       USD
                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                      19.118.831             17.597.509
                PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                                      32.535.869             32.023.548
                PT Bank Central Asia Tbk                                                                                  -                      -
                PT Bank Bukopin Tbk                                                                                       -                      -
                Jumlah Bank USD                                                                                    51.654.700             49.621.057
       Jumlah bank                                                                                             77.035.698.938         28.847.919.703

   Deposito berjangka:
      Rupiah
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                       2.109.000.000          2.109.000.000
            PT Bank Victoria International Tbk.                                                                           -                      -
            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                             25.000.000.000         90.000.000.000
            PT Bank Oke Indonesia Tbk                                                                                     -                      -
       Jumlah Deposito                                                                                         27.109.000.000         92.109.000.000
   Jumlah kas dan setara kas                                                                                  104.365.178.778        121.163.216.909

   Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya, serta tidak ada yang ditempatkan pada pihak berelasi.


6. PIUTANG USAHA
                                                                                                                31-Mar-25              31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Pihak ketiga:
      Rupiah
            City ledger                                                                                         2.737.891.303          1.859.134.137
            Kartu kredit                                                                                           24.030.573            204.242.797
            Guest ledger                                                                                                  -            1.480.185.042
            Piutang Time Charter                                                                                5.001.417.246          3.938.535.053
                Jumlah Piutang Usaha Pihak Ketiga Rupiah                                                        7.763.339.122          7.482.097.029
Page 29
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                Halima 5/20
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6 PIUTANG USAHA (lanjutan)

   Pihak berelasi:                                                                                                             -                       -
   Sub Jumlah                                                                                                       7.763.339.122           7.482.097.029

   Dikurangi:
   Cadangan kerugian piutang                                                                                         (496.517.736)           (409.586.678)
   Jumlah                                                                                                           7.266.821.386           7.072.510.351

   City ledger merupakan piutang usaha kepada pelanggan yang telah memiliki fasilitas kredit dari Grup dan sudah tidak menginap di hotel. Guest ledger merupakan piutang
   usaha dari pelanggan hotel selama masih menginap di hotel. Piutang ini akan dilunasi pelanggan atau direklasifikasi ke city ledger pada saat pelanggan yang telah memiliki
   fasilitas kredit checkout dari hotel. Time Charter merupakan piutang kepada pihak ketiga atas jasa angkut barang melalui kapal.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 semua piutang usaha Grup merupakan piutang dalam mata uang Rupiah.
   Berdasarkan penelaahan terhadap adanya penurunan nilai piutang usaha pada akhir periode, Manajemen Grup berpendapat bahwa seluruh piutang usaha tersebut dapat
   tertagih, sehingga tidak perlu dibuat cadangan kerugian penurunan nilai piutang.

   Tidak ada piutang usaha yang digunakan sebagai jaminan kredit.


7. PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                                                                   31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:

   Pihak ketiga                                                                                                       717.514.265            142.514.265
   Pihak berelasi                                                                                                     577.488.699            301.351.712
   Sub Jumlah                                                                                                       1.295.002.964            443.865.977
   Dikurangi:
   Cadangan kerugian piutang                                                                                                  -                      -
   Jumlah                                                                                                           1.295.002.964            443.865.977
   Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dan transaksi diluar kegiatan usaha normal Grup.
   Piutang lain-lain merupakan piutang tanpa bunga dan jaminan. Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
   kepada pihak ketiga.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak diperlukan
   penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang lain-lain.

   Tidak ada piutang lain-lain yang dijaminkan pada tanggal-tanggal pelaporan.


8. PERSEDIAAN
                                                                                                                   31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Makanan dan minuman                                                                                               307.283.074             191.892.710
   Perlengkapan operasional                                                                                          287.499.756             309.817.349
   Lain-lain                                                                                                          44.788.857              40.801.981
   Jumlah                                                                                                            639.571.687             542.512.040
   Persediaan lain-lain berupa perlengkapan umum untuk menunjang kegiatan operasional Grup.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat
   penurunan nilai persediaan dan barang usang, sehingga tidak perlu dibentuk penyisihan berkaitan dengan hal tersebut.

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan.


9. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DIMUKA
                                                                                                                   31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Uang muka pembelian aset                                                                                           441.719.720                    -
   Uang muka lain-lain                                                                                                910.177.464            561.198.299
   Asuransi                                                                                                           311.777.689            304.129.685
   Sewa                                                                                                                17.319.239             17.319.239
   Lain-lain                                                                                                        1.427.699.837            301.980.047
   Jumlah                                                                                                           3.108.693.949           1.184.627.270
   Asuransi dibayar dimuka per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan pembayaran asuransi aset Grup (Catatan 12).
Page 30
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                             Halima 5/21
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. PIUTANG PIHAK BERELASI NON USAHA
                                                                                                               31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   PT Satria Balitama (Catatan 29)                                                                                       -                       -
   PT Wijaya Wisesa Realty (Catatan 29)                                                                      111.125.120.297          95.957.747.841
   PT Petroindo Utama (Catatan 29)                                                                                       -                       -
   Jumlah                                                                                                    111.125.120.297          95.957.747.841
   Piutang lain-lain merupakan piutang tanpa bunga dan jaminan.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak diperlukan
   penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang lain-lain.

   Tidak ada piutang lain-lain yang dijaminkan pada tanggal-tanggal pelaporan.



11. ASET TETAP
                                                                                                                  2025
                                                                                                                                     Penyesuaian/
                                                                   Saldo Awal         Penambahan             Pengurangan                                    Saldo Akhir
                                                                                                                                     Reklasifikasi
   Nilai revaluasi:
       Tanah                                                      374.514.426.000                  -                       -                       -       374.514.426.000
   Biaya Perolehan:
       Kapal                                                      106.737.823.853          15.540.000                      -                       -       106.753.363.853
       Bangunan                                                   242.287.856.102         381.308.410                      -                       -       242.669.164.512
       Peralatan hotel                                             22.795.235.304        1.284.500.960                     -                       -        24.079.736.264
       Peralatan kantor                                              107.117.430                   -                       -                       -           107.117.430
       Perabotan dan perlengkapan                                  49.086.907.889          55.287.521                      -                       -        49.142.195.410
       Inventaris kapal                                             2.445.476.875            9.561.986                     -                       -         2.455.038.861
       Inventaris kantor                                             768.144.738                   -                       -                       -           768.144.738
       Kendaraan                                                    9.729.006.377         985.947.800           (1.903.769.167)                    -         8.811.185.010
       Jumlah                                                     808.471.994.567        2.732.146.677          (1.903.769.167)                    -       809.300.372.077

   Akumulasi Penyusutan:
       Kapal                                                       75.828.474.214        1.495.029.710                     -                       -        77.323.503.925
       Bangunan                                                    82.023.665.398        1.884.431.752                     -                       -        83.908.097.150
       Peralatan hotel                                             18.382.071.877         715.400.273                      -                       -        19.097.472.150
       Peralatan kantor                                                99.254.272             501.904                      -                       -            99.756.176
       Perabotan dan perlengkapan                                  46.863.960.920         193.793.312                      -                       -        47.057.754.232
       Inventaris kapal                                             2.251.235.844          28.107.042                      -                       -         2.279.342.886
       Inventaris kantor                                             732.684.876             3.433.076                     -                       -           736.117.952
       Kendaraan                                                    1.109.168.179         313.776.262           (1.008.206.667)                    -           414.737.775
       Jumlah                                                     227.290.515.581        4.634.473.330          (1.008.206.667)                    -       230.916.782.245

   Nilai Buku                                                     581.181.478.986                                                                          578.383.589.832


                                                                                                                  2024
                                                                                                                                     Penyesuaian/
                                                                   Saldo Awal         Penambahan             Pengurangan                                    Saldo Akhir
                                                                                                                                     Reklasifikasi
   Nilai revaluasi:
       Tanah                                                      336.469.000.000      21.662.526.000                      -       16.382.900.000,00       374.514.426.000
   Biaya Perolehan:
       Kapal                                                      106.614.748.853      123.075.000,00                      -                       -       106.737.823.853
       Bangunan                                                   240.728.654.291        1.608.452.509                     -              (49.250.698)     242.287.856.102
       Peralatan hotel                                             20.546.053.424        2.402.466.391                     -            (153.284.512)       22.795.235.304
       Peralatan kantor                                                99.086.970            8.030.460                     -                       -           107.117.430
       Perabotan dan perlengkapan                                  47.754.331.870        1.646.156.072        (293.757.356,00)            (19.822.698)      49.086.907.889
       Inventaris kapal                                             2.389.851.631          55.625.244                      -                       -         2.445.476.875
       Inventaris kantor                                             728.732.788           39.411.950                      -                       -           768.144.738
       Kendaraan                                                    4.953.769.168        7.825.237.209       (3.050.000.000,00)                    -         9.729.006.377
       Jumlah                                                     760.284.228.996      35.370.980.835           (3.343.757.356)       16.160.542.092       808.471.994.567
Page 31
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                Halima 5/22
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                                                  2024
                                                                                                                                       Penyesuaian/
                                                                 Saldo Awal            Penambahan              Pengurangan                                     Saldo Akhir
                                                                                                                                       Reklasifikasi
   Akumulasi Penyusutan:
       Kapal                                                     69.811.132.238        6.017.341.976,36                     -                      -           75.828.474.214
       Bangunan                                                  74.523.487.778           7.500.724.850                     -                 (547.229)        82.023.665.398
       Peralatan hotel                                           15.358.227.713           2.436.623.351                     -              587.220.814         18.382.071.877
       Peralatan kantor                                              99.086.970                 167.301                     -                        1             99.254.272
       Perabotan dan perlengkapan                                47.031.552.485             562.401.657         (120.157.356,00)          (609.835.866)        46.863.960.920
       Inventaris kapal                                           2.114.615.259             136.620.585                     -                      -            2.251.235.844
       Inventaris kantor                                            683.496.899              49.187.977                     -                      -              732.684.876
       Kendaraan                                                  1.412.838.612             649.454.567         (953.125.000,00)                   -            1.109.168.179
       Jumlah                                                   211.034.437.954          17.352.522.264          (1.073.282.356)            (23.162.280)     227.290.515.581

   Nilai Buku                                                   549.249.791.041                                                                              581.181.478.986

   Beberapa tanah milik Perusahaan masing-masing dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 4035/Menteng dan No. 4269/Menteng yang keduanya terletak di
   Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang diungkapkan
   pada Catatan 19.

   Beban penyusutan yang dibebankan pada beban usaha dan HPP adalah sebagai berikut:
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Beban usaha dan HPP- penyusutan                                                                               4.634.473.330          17.352.522.264
   Jumlah                                                                                                        4.634.473.330          17.352.522.264

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 Perusahaan mengasuransikan aset tetap Pomelotel kepada PT Asuransi Umum Mega, PT. Avrist General Insurance dan
   PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk., pihak ketiga, terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu polis tertentu dengan nilai pertanggungan
   masing-masing sebesar Rp70.000.000.000 dan Rp55.000.000.000 untuk periode 30 April 2024 sd 30 April 2025.

   Pada tanggal 11 Juni 2024, sesuai dengan no. polis 2001092400004, aset tetap kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Lippo General Insurance Tbk terhadap risiko
   kebakaran, pencurian dan risiko lainnya sebesar Rp180.000.000.000 untuk periode 30 Juni 2024 sampai dengan 30 Juni 2025. Manajemen berpendapat bahwa nilai
   pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

   Pada tanggal 11 Juni 2024, sesuai dengan no. polis 2008032400001, aset tetap kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Lippo General Insurance Tbk terhadap risiko
   kerusakan mesin sebesar Rp30.000.000.000 untuk periode 30 Juni 2024 sampai dengan 30 Juni 2025. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
   untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

   Pada tanggal 11 Juni 2024, sesuai dengan no. polis 2001352400001, aset tetap kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Lippo General Insurance Tbk terhadap risiko
   terorisme dan sabotase sebesar Rp180.000.000.000 untuk periode 30 Juni 2024 sampai dengan 30 Juni 2025. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut
   cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

   Hasil penilaian atas tanah pada tanggal 14 Oktober 2024 yang dinyatakan berdasarkan nilai wajarnya sebesar Rp352.851.900.000 yang ditentukan berdasarkan laporan
   penilaian independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Andang Kosasih, Maman Firmansyah, Agus Prihatanto dan Rekan, penilai independen, yang ditandatangani oleh Ir.
   Andang Kosasih, MAPPI (Cert.), sesuai laporannya No.00489/2.0038-00/PI/10/0163/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober 2024 dengan menggunakan metode Pendekatan Pasar.

   Hasil penilaian atas tanah pada tanggal 23 November 2022 yang dinyatakan berdasarkan nilai wajarnya sebesar Rp336.469.000.000 yang ditentukan berdasarkan laporan
   penilaian independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Andang Kosasih, Maman Firmansyah, Agus Prihatanto dan Rekan, penilai independen, yang ditandatangani oleh Ir.
   Andang Kosasih, MAPPI (Cert.), sesuai laporannya No. 0004/2.0038-00/PI/03/0163/1/I/2023 tertanggal 24 Januari 2023 dengan menggunakan metode Pendekatan Pasar.

   Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, berdasarkan evaluasi atas kondisi aset pada
   tanggal-tanggal tersebut.



12. ASET LAIN-LAIN
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
       Deposit                                                                                                     179.841.193             261.727.579
       Biaya Pra Operasi                                                                                                   -                       -
       Cadangan pembelian aset                                                                                             -                       -
       Dana karyawan                                                                                                       -                       -
       Lain-lain                                                                                                           -                       -
       Uang muka proyek                                                                                                    -                       -
   Jumlah                                                                                                          179.841.193             261.727.579
Page 32
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                             Halima 5/23
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

   Investasi pada entitas asosiasi di entitas anak:
                                                                                        Presentase
                             Entitas                                Domisili                                     31-Mar-25               31-Dec-24
                                                                                        Kepemilikan

   Metode ekuitas:
   PT Satria Balitama                                                 Bali                  30%                                  (0)                     (0)
   PT Istana Wisesa Balitama                                          Bali                  30%                              -                       -

   Jumlah                                                                                                                        (0)                     (0)

   PT Satria Balitama (PT SB)
   Ringkasan laporan keuangan PT SB sebagai berikut:
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Jumlah Aset                                                                                                               -                       -
   Jumlah Liabilitas                                                                                                         -                       -
   Pendapatan                                                                                                                -                       -
   Laba (rugi)                                                                                                               -                       -
   PT Istana Wisesa Balitama (PT IWB)
   PT IWB dari awal pendirian hingga sekarang tidak beroperasi.
   Mutasi investasi dengan metode ekuitas adalah sebagai berikut:
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Saldo awal tahun                                                                                                              (0)   290.246.011.003
   Pelepasan PT SB                                                                                                           -         (214.556.510.357)
   Kerugian atas pelepasan investasi - bersih                                                                                -          (72.922.513.551)
   Bagian laba (rugi) bersih                                                                                                 -           (2.766.987.095)

   Saldo akhir tahun                                                                                                             (0)                     (0)



14. UTANG USAHA
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Pihak ketiga
      Dolar Amerika Serikat
            Sheraton Overseas Management Corporation                                                            11.300.149.183          11.015.275.748
            Luxury Hotels International of Hong Kong Limited                                                     1.879.409.618           1.856.124.890

       Rupiah
            PT Indo Pasific Sheraton                                                                                60.448.121             351.805.307
            Lain-lain (di bawah Rp300.000.000)                                                                   3.850.052.069           2.182.378.708
   Jumlah                                                                                                       17.090.058.992          15.405.584.653



15. UTANG LAIN-LAIN
                                                                                                                 31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Pihak ketiga
       PT Primadian Mitra Sejati                                                                                    500.381.414            500.381.414
       Caturgriya NP                                                                                                 80.000.000            110.000.000
       Tropica Greeneries                                                                                           405.779.091            405.779.091
       Kharisma Adhitama                                                                                            211.558.099            211.558.099
       Lain-lain (di bawah Rp100.000.000)                                                                         1.234.411.117           1.233.452.617

   Sub Jumlah                                                                                                     2.432.129.721           2.461.171.221

   Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                                               -                       -

   Jumlah                                                                                                         2.432.129.721           2.461.171.221

   Utang lain-lain merupakan liabilitas kepada para kreditur untuk operasional Grup. Jangka waktu pembayaran kepada para kreditur berkisar antara 1 (satu) sampai dengan 3
   (tiga) bulan sejak terutang. Seluruh utang lain-lain dalam mata uang Rupiah.
Page 33
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                              Halima 5/24
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PENYISIHAN UNTUK PENGGANTIAN PERABOTAN DAN PERALATAN HOTEL

   Akun ini merupakan penyisihan yang dibentuk untuk pembelian perabotan dan peralatan hotel (Catatan 30).
   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp88.149.249 dan Rp75.513.695


17. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                                                                   31-Mar-25                31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   Gaji dan tunjangan                                                                                              1.295.716.203            1.234.803.942
   Management fee (Catatan 25 dan 28)                                                                                182.995.367              554.089.849
   Penyedia jasa                                                                                                     912.012.377            1.088.374.765
   Service charges                                                                                                 1.143.628.966            1.444.695.438
   Energi (Catatan 25 dan 28)                                                                                        108.528.296              145.974.487
   Bunga Hak Guna Usaha                                                                                              354.662.883              275.848.909
   PBB                                                                                                               726.411.487              726.411.487
   Lain-lain                                                                                                       2.389.422.827            1.481.002.752
   Jumlah                                                                                                          7.113.378.405            6.951.201.629



18. DEPOSIT PELANGGAN

   Deposit pelanggan merupakan jaminan yang diterima oleh Anak Perusahaan (GSN) atas jasa penyewaan kapal sampai dengan kontrak berakhir.
   Saldo deposit pelanggan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp1.054.500.000 dan Rp1.054.500.000.


19. PERPAJAKAN

    a. Utang pajak
                                                                                                                   31-Mar-25                31-Dec-24
       Akun ini terdiri dari:
       Perusahaan:
       Pajak penghasilan
            Pasal 15                                                                                                         -                        -
            Pasal 21                                                                                                 280.705.698              140.897.300
            Pasal 23                                                                                                  64.035.075               82.925.624
            Pasal 26                                                                                                         -                        -
            Pasal 29                                                                                                         -                        -
            Pasal 4 (2)                                                                                                1.145.297                1.144.617
       Pajak Pertambahan Nilai                                                                                       198.232.321              189.191.377
       Pajak Bumi dan Bangunan                                                                                               -                        -
       Pajak hotel dan restoran                                                                                      581.680.605              797.931.723
       Jumlah                                                                                                      1.125.798.996            1.212.090.641

    b. Pajak kini

       Rekonsiliasi antara rugi sebelum beban pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan rugi fiskal untuk
       tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                   31-Mar
                                                                                                                     2025                     2024
       Rugi sebelum beban pajak menurut laporan lain rugi
            dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian                                                          250.244.191            (2.684.945.010)

       Dikurangi:
             Laba sebelum beban pajak entitas anak                                                                           -                         -
             Eliminasi                                                                                                       -                         -
             Rugi sebelum beban pajak Perusahaan                                                                     250.244.191            (2.684.945.010)
             Beda temporer:
             - Penyusutan aset tetap                                                                               (1.172.775.357)          (1.161.592.686)
             - Imbalan pasca kerja                                                                                             -                        -
             - Cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha                                                        (36.469.896)                      -
Page 34
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                 Halima 5/25
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b. Pajak kini (lanjutan)
             Dikurangi:                                                                                                     -                         -
             Beda permanen:
             - Pendapatan jasa giro - neto                                                                          (13.834.135)            (3.777.035)
             - Lain-lain                                                                                         (2.766.106.448)         3.850.314.730
             Rugi fiskal tahun/periode berjalan Perusahaan                                                       (3.738.941.645)                          (1)

             Rugi fiskal tahun sebelumnya                                                                      (115.230.018.322)      (139.575.026.894)
             Penyesuaian rugi fiskal                                                                                        -                         -

             Akumulasi rugi fiskal                                                                             (118.968.959.967)      (139.575.026.895)
       Beban Pajak Penghasilan Kini:
           Perusahaan                                                                                                       -                         -
           Entitas Anak                                                                                                     -                         -
       Jumlah Pajak Penhasilan Kini:                                                                                        -                         -

       Rugi fiskal untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 sesuai hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
       Penghasilan (PPh) Badan Perusahaan.

       Untuk tahun yang berakhir 31 Maret 2025 dan 2024, Grup masih mengalami rugi fiskal, maka tidak ada beban pajak penghasilan kini yang diakui.
    c. Pajak tangguhan
       Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal 31
       Maret 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                2025
                                                                                                  Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan
                                                                                                                                      Penghasilan
                                                                 Saldo Awal           Tahun Berjalan           Penyesuaian                                       Saldo Akhir
                                                                                                                                    Komprehensif Lain

             Penyusutan aset tetap                             (10.135.457.242)           (222.827.318)                     -                         -         (10.358.284.560)
             Imbalan pasca kerja                                    75.462.830                     -                        -                         -              75.462.830
             Cadangan kerugian penurunan nilai piutang         (21.288.529.435)                    -                        -                         -         (21.288.529.435)
             Sewa                                                  134.015.329                     -                        -                         -             134.015.329
             Akumulasi rugi fiskal                              21.378.638.506                     -                        -                         -          21.378.638.508
                                                                 (9.835.870.012)                                                                                (10.058.697.328)
                                                                                                                 2024
                                                                                                    Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan
                                                                                                                                      Penghasilan
                                                                 Saldo Awal           Tahun Berjalan           Penyesuaian                                       Saldo Akhir
                                                                                                                                    Komprehensif Lain

             Penyusutan aset tetap                               (9.111.555.403)          (255.550.391)                     -                         -          (9.367.105.794)
             Imbalan pasca kerja                                     91.513.197                    -                        -                         -              91.513.197
             Cadangan kerugian penurunan nilai piutang           (4.522.771.240)                   -                        -                         -          (4.522.771.240)
             Sewa                                                   86.642.474                      -                       -                         -             86.642.474
             Akumulasi rugi fiskal                              36.060.954.573                      -                       -                         -         36.060.954.573
                                                                22.604.783.601                                                                                  22.349.233.210

    d. Pengampunan pajak
       Undang-undang Pengampunan Pajak No. 11 Tahun 2016 (UU Pengampunan Pajak) telah disahkan dan diundangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia yang berlaku
       efektif pada tanggal 1 Juli 2016. Pengampunan Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana
       di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. Pengampunan pajak diberikan atas
       kewajiban perpajakan sampai dengn akhir tahun pajak terakhir, yaitu tahun pajak yang berakhir pada jangka waktu 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2015, melalui
       pengungkapan harta dengan menggunakan SPHPP. Lingkup Pengampunan Pajak ini meliputi pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang
       mewah.

       Pada tanggal 2 November 2016, Perusahaan telah memanfaatkan program pengampunan pajak sesuai UU No. 11 tahun 2016. Berdasarkan Surat Keterangan
       Pengampunan Pajak (SKPP) dari Direktorat Jendral Pajak No. KET-21415/PP/WPJ.06/2016 tanggal 14 Oktober 2016, Perusahaan mengungkapkan kepemilikan beberapa
       aset sejumlah Rp13.993.286.100, (terdiri dari tanah dan/atau bangunan dan utang bank) yang sebelumnya tidak dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
       Penghasilan tahun 2015. Namun aset tersebut sudah dicatat pada laporan keuangan di tahun 2015. Sehubungan dengan pengampunan pajak ini, sehingga tidak ada
       dampak pada laporan keuangan 2016.

       Uang tebusan yang dibayarkan ke Kas Negara sebesar Rp279.865.722 dibebankan pada laba rugi tahun berjalan sebagai beban pajak.
Page 35
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                             Halima 5/26
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERPAJAKAN (lanjutan)

       PT WWD

       Pada tanggal 27 September 2016, PT WWD telah memanfaatkan program pengampunan pajak sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2016. Berdasarkan Surat Keterangan
       Pengampunan Pajak (SKPP) dari Direktorat Jendral Pajak No. KET-11809/PP/WPJ.06/2016 tanggal 10 Oktober 2016, jumlah tambahan aset pengampunan pajak adalah
       sebesar Rp64.705.328.602 (terdiri dari kas dan setara kas, investasi, piutang dan utang).

       Uang tebusan yang dibayarkan ke Kas Negara sebesar Rp1.294.106.572 dibebankan pada laba rugi tahun berjalan sebagai beban pajak.
       PT WWB

       PT WWB berpartisipasi dalam Program Pengampunan Pajak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016. Perusahaan memperoleh Surat Keterangan
       Pengampunan Pajak (SKPP) Nomor: KET-22778/PP/WPJ.06/2016 tanggal 10 November 2016 dengan total sebesar Rp100.000.000 berupa kas.

       Uang tebusan yang dibayarkan ke Kas Negara sebesar sebesar Rp3.000.000 yang dibebankan pada laba rugi tahun berjalan sebagai beban pajak.



20. UTANG BANK
                                                                                                                31-Mar-25               31-Dec-24
   Akun ini terdiri dari:
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                               191.372.325.029        191.117.495.515
   PT Bank Bukopin Tbk                                                                                          29.076.547.301         29.784.081.596
   Jumlah utang bank                                                                                           220.448.872.330        220.901.577.111

   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                               191.372.325.029        191.117.495.515
   PT Bank Bukopin Tbk                                                                                           2.016.616.347          1.967.682.159
   Jumlah bagian jangka panjang                                                                                 27.059.930.954         27.816.399.437

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk


    Berdasarkan Addendum VII atas Perjanjian Kredit Investasi tertanggal 31 Mei 2022, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut "Bank") menyetujui
    permohonan Restrukturisasi Fasilitas Kredit Investasi PT Menteng Heritage Realty (selanjutnya disebut "Debitur") yang bersumber pada Perjanjian Kredit
    Investasi No. CRO.BTM/0003/KI/2015 dengan ketentuan sebagai berikut:

                              Semula                                                                             Menjadi

    Angsuran Pokok:                                                                Angsuran Pokok:

                Periode                   Angsuran Pokok             Total                           Periode                       Angsuran Pokok              Total
          Apr 2022 - Des 2022                325.000.000          2.925.000.000                Mei 2022 - Apr 2023                      50.000.000            600.000.000
          Jan 2023 - Des 2023                350.000.000          4.200.000.000                Mei 2023 - Des 2023                     100.000.000            800.000.000
          Jan 2024 - Des 2024                400.000.000          4.800.000.000                Jan 2024 - Des 2024                     300.000.000          3.600.000.000
          Jan 2025 - Des 2025                450.000.000          5.400.000.000                Jan 2025 - Des 2025                     700.000.000          8.400.000.000
          Jan 2026 - Des 2026                500.000.000          6.000.000.000                Jan 2026 - Des 2026                   1.000.000.000         12.000.000.000
               Jan 2027                       135.550.000.000   135.550.000.000                     Jan 2027                           133.475.000.000    133.475.000.000
                          Total                                  158.875.000.000                      Total                                                158.875.000.000

    Suku Bunga:                                                                    Suku Bunga:

                               Suku          Suku Bunga                                                                               Suku Bunga
          Periode                                                   BYDT                  Periode           Suku Bunga                                         BYDT
                              Bunga           Dibayar                                                                                  Dibayar
    Apr 21 - Mar 22               9,0%                 2,0%          7,0%             Mei 22 - Mar 23             7,25%                 2,00%                  5,25%
    Apr 22 - Jan 27              10,5%                10,5%                           Apr 23 - Des 23             7,25%                 2,50%                  4,75%
                                                                                      Jan 24 - Des 24             7,25%                 5,0%                   2,25%
                                                                                      Jan 25 - Jan 27             7,25%                 7,25%


   Berdasarkan Addendum VI atas Perjanjian Kredit Investasi tertanggal 28 April 2021, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut "Bank") menyetujui permohonan
   Restrukturisasi Fasilitas Kredit Investasi PT Menteng Heritage Realty (selanjutnya disebut "Debitur") yang bersumber pada Perjanjian Kredit Investasi No.
   CRO.BTM/0003/KI/2015 dengan ketentuan sebagai berikut:


                                         Semula                                                                             Menjadi


   DEBITUR wajib menyetor minimum Rp 10 Miliar paling lambar pada 31                DEBITUR wajib menyetor minimum Rp 10 Miliar paling lambar pada 31 Desember 2022
   Desember 2021 yang digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok           yang digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok paling akhir sebagai
   paling akhir sebagai pelunasan atas kekurangan pembayaran Rp 15 Miliar pada      pelunasan atas kekurangan pembayaran Rp 15 Miliar pada akhir tahun 2019
   akhir tahun 2019
Page 36
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                  Halima 5/27
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. UTANG BANK (lanjutan)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
                                         Semula                                                                               Menjadi


   DEBITUR wajib melakukan right issue paling lambat tahun 2021, seluruh dana        DEBITUR wajib melakukan right issue paling lambat tahun 2023, seluruh dana hasil right
   hasil right issue tersebut akan dipergunakan untuk melunasi fasilitas kredit di   issue tersebut akan dipergunakan untuk melunasi fasilitas kredit di Bank Mandiri
   Bank Mandiri


   Apabila sampai dengan akhir Desember 2021, right issue tidak dilaksanakan
                                                                                     Apabila sampai dengan akhir Desember 2023, right issue tidak dilaksanakan atau hasil right
   atau hasil right issue tidak cukup untuk melunasi seluruh kewajiban, maka
                                                                                     issue tidak cukup untuk melunasi seluruh kewajiban, maka DEBITUR diwajibkan menambah
   DEBITUR diwajibkan menambah pembayaran pokok minimal Rp 10 Milyar per
                                                                                     pembayaran pokok minimal Rp 10 Milyar per tahun (diluar angsuran terjadwal) yang disetor
   tahun (diluar angsuran terjadwal) yang disetor paling lambat tanggal 31
                                                                                     paling lambat tanggal 31 Desember tiap tahunnya mulai dari 2023. Pembayaran dimaksud
   Desember tiap tahunnya mulai dari 2021. Pembayaran dimaksud akan
                                                                                     akan digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok paling akhir.
   digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok paling akhir.


    Angsuran Pokok:                                                                  Angsuran Pokok:
                Periode                   Angsuran Pokok             Total                              Periode                      Angsuran Pokok               Total
          Apr 2020 - Mar 2021                          -                      -
          Apr 2021 - Des 2021                325.000.000          2.925.000.000                  Apr 2021 - Mar 2022                                -                     -
          Jan 2022 - Des 2022                350.000.000          4.200.000.000                  Apr 2022 - Des 2022                      350.000.000         3.150.000.000
          Jan 2023 - Des 2023                400.000.000          4.800.000.000                  Jan 2023 - Des 2023                      400.000.000         4.800.000.000
          Jan 2024 - Des 2024                450.000.000          5.400.000.000                  Jan 2024 - Des 2024                      450.000.000         5.400.000.000
          Jan 2025 - Des 2025                500.000.000          6.000.000.000                  Jan 2025 - Des 2025                      500.000.000         6.000.000.000
          Jan 2026 - Des 2026                600.000.000          7.200.000.000                  Jan 2026 - Des 2026                      600.000.000         7.200.000.000
               Jan 2027                       128.350.000.000   128.350.000.000                       Jan 2027                           132.325.000.000    132.325.000.000
                          Total                                  158.875.000.000                                 Total                                       158.875.000.000

    Suku Bunga:                                                                      Suku Bunga:
                              Suku           Suku Bunga
          Periode                                                   BYDT                    Periode             Suku Bunga         Suku Bunga Dibayar             BYDT
                              Bunga            Dibayar
    Mei 20 - Mar 21              9,0%                9,0%            7,5%              Apr 21 - Mar 22                     9,0%                     2,00%                 7,0%
    Apr 21 - Des 21              9,0%                9,5%                              Apr 22 - Jan 27                    10,5%                    10,50%
    Jan 22 - Jan 27             10,5%               10,5%


   Berdasarkan surat No. OPT.WCO/CCL/347/2020 tanggal 19 Mei 2020 perihal Addendum V atas Perjanjian Kredit Investasi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut
   "Bank") menyetujui permohonan Restrukturisasi Fasilitas Kredit Investasi PT Menteng Heritage Realty (selanjutnya disebut "Debitur") yang bersumber pada Perjanjian Kredit
   Investasi No. CRO.BTM/0003/KI/2015 dengan ketentuan sebagai berikut:

                                         Semula                                                                               Menjadi


   DEBITUR wajib menyetor minimum Rp 15 Miliar paling lambat pada 31                 DEBITUR wajib menyetor minimum Rp 10 Miliar paling lambar pada 31 Desember 2021
   Desember 2019 yang digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok            yang digunakan untuk mengurangi kewajiban angsuran pokok paling akhir sebagai
   paling akhir.                                                                     pelunasan atas kekurangan pembayaran Rp 15 Miliar pada akhir tahun 2019

    Limit semula: Rp 167.500.000.000 (penurunan Rp. 8.625.000.000)                   Limit menjadi: Rp 158.875.000.000
    Angsuran Pokok:                                                                  Angsuran Pokok:
                Periode                   Angsuran Pokok             Total                              Periode                      Angsuran Pokok               Total
          Feb 2019 - Des 2019                300.000.000          3.300.000.000
          Jan 2020 - Des 2020                325.000.000          3.900.000.000                  Apr 2020 - Mar 2021                                -                     -
          Jan 2021 - Des 2021                350.000.000          4.200.000.000                  Apr 2021 - Des 2021                      325.000.000         2.925.000.000
          Jan 2022 - Des 2022                400.000.000          4.800.000.000                  Jan 2022 - Des 2022                      350.000.000         4.200.000.000
          Jan 2023 - Des 2023                450.000.000          5.400.000.000                  Jan 2023 - Des 2023                      400.000.000         4.800.000.000
          Jan 2024 - Des 2024                500.000.000          6.000.000.000                  Jan 2024 - Des 2024                      450.000.000         5.400.000.000
          Jan 2025 - Des 2025                550.000.000          6.600.000.000                  Jan 2025 - Des 2025                      500.000.000         6.000.000.000
          Jan 2026 - Des 2026                600.000.000          7.200.000.000                  Jan 2026 - Des 2026                      600.000.000         7.200.000.000
               Jan 2027                       126.100.000.000   126.100.000.000                       Jan 2027                           128.350.000.000    128.350.000.000
                          Total                                  167.500.000.000                                 Total                                       158.875.000.000
    Suku Bunga:                                                                      Suku Bunga:
                Periode                      Suku Bunga                                     Periode             Suku Bunga         Suku Bunga Dibayar             BYDT
          Feb 2019 - Des 2019                        9,0%
          Jan 2020 - Des 2020                        9,5%                              Mei 20 - Mar 21                     9,0%                     1,50%                 7,5%
          Jan 2021 - Des 2021                       10,0%                              Apr 21 - Des 21                     9,0%                      9,0%
          Jan 2022 - Jan 2027                       10,5%                              Jan 22 - Jan 27                    10,5%                     10,5%
   Bunga yang Ditangguhkan (BYDT) sejak Mei 2020 sd Maret 2021 dibayarkan secara sekaligus pada saat jatuh tempo kredit.
   Tunggakan Bunga yang Dijadwalkan (TBYD) yang timbul sd ttd Addendum Perjanjian Kredit di tangguhkan dan dibayarkan secara sekaligus pada saat jatuh tempo.
Page 37
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                  Halima 5/28
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. UTANG BANK (lanjutan)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)

   Berdasarkan surat No SAM.SA2/SPPK/LM1.07/2019 tanggal 27 Februari 2019 perihal Surat Penawaran Pemberian Kredit atas nama PT Menteng Heritage Realty, PT Bank
   Mandiri (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut "Bank") menyetujui permohonan Restrukturisasi Fasilitas Kredit Investasi PT Menteng Heritage Realty (selanjutnya disebut
   "Debitur") dengan ketentuan sebagai berikut:


                                         Semula                                                                               Menjadi

   Butir B.2 Negatif Convenant                                                      Debitur wajib memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Bank dalam jangka
   B.2.e Mengambil bagian deviden atau modal untuk kepentingan di luar usaha        waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender atas hal pembagian deviden dari laba tahun
   dan kepentingan pribadi                                                          berjalan kepada pemegang saham dan dapat dilakukan sepanjang kondisi keuangan sehat
                                                                                    dan seluruh kewajiban kepada Bank Mandiri telah dipenuhi

                                                                                    Debitur wajib memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Bank dalam jangka
   B.2.h Melakukan merger, akuisisi atau penyertaan modal baru pada
                                                                                    waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender apabila melakukan perubahan organisasi,
   perusahaan lain
                                                                                    merger dan akuisisi

   Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Fasilitas Kredit atas nama Perusahaan No. CBC.BTM/SPPK/035/2016 tanggal 26 Juli 2016, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   memberikan fasilitas restrukturisasi pinjaman kredit investasi kepada Perusahaan dengan limit kredit Rp175.100.000.000 (seratus tujuh puluh lima milyar seratus juta rupiah)
   dengan tujuan penggunaan kredit adalah "Pembiayaan kembali Aset" berupa hotel "The Hermitage" dengan jangka waktu 127 bulan sejak penandatangan perjanjian kredit ini,
   dengan suku bunga 10,50% per tahun, serta jaminan berupa Tanah dan Bangunan hotel The Hermitage yang terletak di Jl. Cilacap No.1, Menteng Jakarta Pusat, atas nama PT
   Menteng Hermitage Realty.

   Berdasarkan akta No. 27 tanggal 6 Februari 2017, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan fasilitas pinjaman berupa kredit investasi kepada Perusahaan dengan limit kredit
   Rp180.000.000.000 (seratus delapan puluh milyar rupiah) dengan tujuan penggunaan kredit adalah "Pembiayaan kembali Aset" berupa hotel "The Hermitage" dengan jangka
   waktu 108 bulan sejak penandatangan perjanjian kredit ini, dengan suku bunga 11,5% per tahun, serta jaminan berupa Tanah dan Bangunan hotel The Hermitage yang terletak
   di Jl. Cilacap No.1, Menteng Jakarta Pusat, atas nama PT Menteng Hermitage. Kredit ini mulai berlaku pada bulan Januari 2015 dan pembayaran angsuran dimulai bulan
   Februari 2015.

   Jaminan kredit
   Sebidang tanah berikut bangunan di atas tanah, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, dengan data kepemilikan sebagai berikut:
   Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.                 :   4035/Menteng
   Nama Pemilik (dalam sertifikat)                         :   PT Menteng Heritage Realty
   Tanggal Terbit                                          :   18 Mei 1999
   Tanggal Berakhir                                        :   16 Mei 2039
   Surat Ukur No.                                          :   53/1998, tertanggal 6 Mei 1998
   Luas                                                    :   1.894 meter persegi
   Terletak di                                             :   Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Kotamadya Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
   Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.                 :   4269/Menteng
   Nama Pemilik (dalam sertifikat)                         :   PT Menteng Heritage Realty
   Tanggal Terbit                                          :   25 Januari 2008
   Tanggal Berakhir                                        :   17 Mei 2029
   Surat Ukur No.                                          :   00058/2007, tertanggal 12 Desember 2007
   Luas                                                    :   2.142 meter persegi
   Terletak di                                             :   Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Kotamadya Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
   Selama pinjaman terhadap Bank Mandiri belum dilunasi, tanpa persetujuan tertulis, Perusahaan tidak diperkenankan melakukan aktivitas seperti berikut:
   a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar termasuk di dalamnya pemegang saham, pengurus perusahaan, permodalan dan nilai saham;
   b. Memindahtangankan barang jaminan;
   c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain, kecuali dalam transaksi usaha yang wajar;
   d. Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain;
   e. Mengambil bagian deviden atau modal untuk kepentingan di luar usaha dan kepentingan pribadi;
    f. Mengalihkan/ menyerahkan kepada pihak lain, sebagian atau seluruhnya atas hak dan kewajiban yang timbul berkaitan dengan fasilitas kredit Perusahaan;
   g. Melunasi utang Perusahaan kepada pemilik/ pemegang saham;
   h. Melakukan merger, akuisisi atau penyertaan modal baru pada perusahaan lain;
    i. Melakukan transaksi derivatif yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha/ dengan tujuan spekulasi.
   Sesuai surat nomor TIO.CRO/CCL/2/2019 tanggal 8 Januari 2019, terdapat addendum atas perjanjian kredit investasi Bank Mandiri (Catatan 33).
Page 38
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                               Halima 5/29
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20 UTANG BANK (lanjutan)

   PT Bank Bukopin Tbk (PT WWB)
   Berdasarkan Surat Persetujuan Restruktur Dengan Penggabungan Fasilitas No.781/KB BUKI-BA JKT SHJ/V/2021 tertanggal 28 Mei 2021, PT. Bank KB Bukopin Tbk
   menyetujui Permohonan tersebut dengan persyaratan dan ketentuan sebagai berikut, Outstanding Installment dan Uncommited Loan masing-masing sebesar
   Rp19.257.680.062 dan Rp6.826.810.911 serta Pinjaman Rekening Koran dan Commited Loan sebesar Rp1.960.239.672, kegunaan masing-masing fasilitas yaitu Investasi
   Hotel Pomelotel Kuningan Jakarta (take over), Investasi Renovasi Hotel Pomelotel dan Modal Kerja, jangka waktu dan suku bunga masing-masing fasilitas, sebelumnya 120
   bulan sejak tanggal perjanjian (17/04/2020 - 31/10/2027) menjadi 120 bulan sejak tanggal restruktur ini dan bunga 12% efektif p.a, 12 bulan pertama bunga yang dibayarkan 4%
   efektif p.a, sisanya ditangguhkan. Bulan ke 13 sd 24 bunga yang dibayarkan 5% efektif p.a, sisanya ditangguhkan. Bulan ke 25 dan seterusnya, bunga dibayarkan secara
   normal.
   Berdasarkan Surat Persetujuan Restruktur Fasilitas Kredit No.283/DIBA I/IV/2020 tertanggal 09 April 2020, PT. Bank Bukopin Tbk menyetujui Permohonan Relaksasi
   Pembayaran Kewajiban PT Wijaya Wisesa Bakti dengan persyaratan dan jenis fasilitas sebagai berikut, Installment dan Uncommited Loan masing-masing sebesar
   Rp19.303.540.617 dan Rp6.894.200.550 serta Pinjaman Rekening Koran dan Commited Loan sebesar Rp2.000.000.000, kegunaan masing-masing fasilitas yaitu Investasi
   Hotel Pomelotel Kuningan Jakarta (take over), Investasi Renovasi Hotel Pomelotel dan Modal Kerja, jangka waktu dan suku bunga masing-masing fasilitas, sebelumnya 120
   bulan sejak tanggal perjanjian (12/10/2016 - 12/10/2026) menjadi sejak tanggal restruktur s/d tanggal 31/10/2027 dan bunga 15,5% efektif p.a menjadi 12% efektif p.a, 120
   bulan sejak tanggal pencairan pertama sudah termasuk grace periode menjadi sejak tanggal restruktur s/d tanggal 31/10/2027 dan 15,5% efektif p.a menjadi 12% efektif p.a,
   serta 24 bulan sejak tanggal pencairan pertama menjadi sejak tanggal restruktur s/d tanggal 31/10/2027 dan 16% efektif p.a menjadi 12% efektif p.a.


   Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit No.423/DIBA I/VIII/2016 tertanggal 16 Agustus 2016, PT. Bank Bukopin Tbk menyetujui Permohonan Fasilitas Kredit PT
   Wijaya Wisesa Bakti dengan persyaratan dan jenis fasilitas sebagai berikut, Installment dan Uncommited Loan masing-masing sebesar Rp24.500.000.000 dan Rp8.500.000.000
   serta Pinjaman Rekening Koran dan Commited Loan sebesar Rp2.000.000.000, kegunaan masing-masing fasilitas yaitu Investasi Hotel Pomelotel Kuningan Jakarta (take over),
   Investasi Renovasi Hotel Pomelotel dan Modal Kerja, jangka waktu dan suku bunga masing-masing fasilitas, 120 bulan sejak tanggal perjanjian dan 15,5% efektif p.a, 120 bulan
   sejak tanggal pencairan pertama sudah termasuk grace periode dan 15,5% efektif pa.n serta 24 bulan sejak tanggal pencairan pertama dan 16% efektif p.a.

   Jaminan kredit
   Sebidang tanah berikut bangunan di atas tanah, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, dengan data kepemilikan sebagai berikut:
   Sertifikat Hak Milik No                                  : 1508/Menteng, tanggal penerbitan 26 Februari 2003
   Kepemilikan tercatat A.n                                 : Herry Wijaya (Lahir 14-01-1957)
   Surat Ukur No.                                           : 00025/2003, tertanggal 24 Februari 2003
   Luas                                                     : 1.085 M2
                                                                Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Kotamadya Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Setempat dikenal
   Terletak di                                              :
                                                                dengan Jalan Diponegoro No. 55
   Kegunaan kredit atas Installment sebesar Rp24.500.000.000 adalah sebagai investasi Hotel Pomelotel dan take over dari Bank CIMB Niaga.



21. IMBALAN KERJA KARYAWAN

   Liabilitas imbalan kerja karyawan jangka pendek
   Liabilitas imbalan kerja karyawan jangka pendek seluruhnya merupakan gaji, bonus dan kesejahteraan karyawan lainnya yang masih harus dibayar.
   Liabilitas imbalan kerja karyawan jangka panjang
   Imbalan pasca kerja
   Sehubungan dengan penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2015), “Imbalan Kerja”, Grup mencatat liabilitas imbalan kerja karyawan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
   Maret berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Dafras Ahamd Bustami, aktuaris independen, dengan laporannya tertanggal 13
   Januari 2025 dengan menggunakan metode "Project Unit Credit ".

   Sehubungan dengan penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2015), “Imbalan Kerja”, Grup mencatat liabilitas imbalan kerja karyawan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
   Desember 2024 berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Dafras Ahamd Bustami, aktuaris independen, dengan laporannya
   tertanggal 13 Januari 2025 dengan menggunakan metode "Project Unit Credit ".

   Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan total liabilitas imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                                                              31-Mar-25                   31-Dec-24
      Usia pensiun                                                                                             58 tahun                    58 tahun
      Tingkat kenaikan gaji                                                                                  6% per tahun               6% per tahun
      Tingkat bunga diskonto                                                                               6,81% per tahun             6,81% per tahun
      Tabel mortalita                                                                                            TMI IV                     TMI IV
   Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari program imbalan pasti adalah sebagai berikut:
                                                                                                                 31-Mar-25                31-Dec-24
      Biaya jasa kini                                                                                                       -                77.950.563
      Biaya bunga                                                                                                           -                41.019.129
      Biaya jasa lalu                                                                                                       -                       -
       Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi                                                                        -              118.969.692
Page 39
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                   Halima 5/30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21 IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan)

       Keuntungan aktuaria pada manfaat imbalan pasca kerja                                                            -               (42.861.049)
       Jumlah                                                                                                          -                76.108.642
   Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                                                                           31-Mar-25                 31-Dec-24
   Saldo Awal                                                                                                657.279.954               581.171.312
   Biaya yang diakui melalui laba rugi (Catatan 25)                                                                  -                 118.969.692
   Pembayaran selama tahun berjalan                                                                                  -                         -
   Biaya yang diakui melalui penghasilan komprehensif                                                                -                 (42.861.049)
   Saldo Akhir                                                                                               657.279.954               657.279.954



22. EKUITAS

   Modal Saham

   Sesuai dengan Akta No. 89 tanggal 26 September 2019, Notaris Leolin Jayayanti, SH., M.Kn, Perusahaan telah melakukan Penawaran Umum dan Perusahaan telah
   mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh oleh para pemegang saham yang sebelumnya sejumlah 4.767.000.000 lembar
   saham atau sebesar Rp476.700.000.000 menjadi 5.958.750.000 lembar saham atau sebesar Rp595.875.000.000.

   Rincian kepemilikan saham Perusahaan pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                           31-Mar-25
                                                                                                           Persentase               Jumlah Modal
             Nama Pemegang Saham                                                  Jumlah Saham
                                                                                                          Kepemilikan                 Disetor
             PT Wijaya Wisesa Realty                                                5.088.443.900               85,3945%            508.844.390.000
             PT Twin Investment                                                            10.000                0,0002%                  1.000.000
             Masyarakat                                                               870.296.100               14,6053%             87.029.610.000

             Jumlah                                                                  5.958.750.000                  100%            595.875.000.000

                                                                                                           31-Dec-24
                                                                                                           Persentase               Jumlah Modal
             Nama Pemegang Saham                                                  Jumlah Saham
                                                                                                          Kepemilikan                 Disetor

             PT Wijaya Wisesa Realty                                                 5.088.443.900              85,3945%            508.844.390.000
                                                                                           10.000                0,0002%                  1.000.000
             Masyarakat                                                               870.296.100               14,6053%             87.029.610.000

             Jumlah                                                                  5.958.750.000                  100%            595.875.000.000



23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                                                           31-Mar-25                 31-Dec-24
    Rincian Tambahan Modal disetor adalah sebagai berikut:

    Tambahan modal disetor dari Penawaran Umum Perdana                                                      5.958.750.000             5.958.750.000
    Biaya emisi saham dari Penawaran Umum Perdana                                                          (5.658.603.980)           (5.658.603.980)
    Jumlah bersih                                                                                            300.146.020               300.146.020


24. PENDAPATAN
                                                                                                                           31-Mar
                                                                                                             2025                       2024
   Akun ini terdiri dari:
   Perhotelan:
       Makanan dan minuman                                                                                 8.153.739.304             8.431.836.785
       Kamar                                                                                              10.172.259.057             9.110.050.753
       Lain-lain                                                                                              46.261.316               314.067.715
       Subjumlah                                                                                          18.372.259.677            17.855.955.253
   Jasa Angkut Pelayaran                                                                                   8.342.928.000             8.369.159.802
       Subjumlah                                                                                           8.342.928.000             8.369.159.802
   Jumlah                                                                                                 26.715.187.677            26.225.115.055
   Tidak terdapat pihak yang melebihi 10% dari pendapatan.
Page 40
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                Halima 5/31
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. BEBAN DEPARTEMENTALISASI
                                                                                                     31-Mar
                                                                                           2025                  2024
   Akun ini terdiri dari:
   Perhotelan:
       Makanan dan minuman                                                               4.963.708.622         4.948.674.778
       Kamar                                                                             3.037.581.293         2.524.512.663
       Lain-lain                                                                            33.036.219            44.092.314
       Subjumlah                                                                         8.034.326.134         7.517.279.755
   Jasa Angkut Pelayaran                                                                 2.932.750.302         2.947.775.347
       Subjumlah                                                                         2.932.750.302         2.947.775.347
   Jumlah                                                                               10.967.076.436        10.465.055.102

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                                                     31-Mar
                                                                                           2025                  2024
   Akun ini terdiri dari:
      Gaji dan upah                                                                      4.494.722.706         4.046.432.249
      Energi                                                                             1.412.108.042         1.293.371.777
      Pemeliharaan dan perawatan                                                           220.890.244            21.389.908
      Keperluan kantor                                                                     835.283.995         1.085.045.699
      Teknologi informasi                                                                  257.435.436           314.467.046
      Penyusutan hak guna usaha                                                            208.625.531           208.625.531
      Penyusutan aset tetap                                                              3.111.336.578         2.752.660.806
      Management fee                                                                       334.573.813           320.091.410
      Penjualan dan pemasaran                                                                      -                     -
      Jasa Profesional                                                                     120.838.487            56.593.624
      Pajak                                                                                365.484.997           652.807.277
      Perizinan                                                                            172.148.431           189.370.000
      Imbalan kerja                                                                                -                     -
      Asuransi                                                                             178.912.362           317.716.362
      Jamuan                                                                                69.021.546            85.282.030
      Sewa                                                                                  84.415.914            84.415.914
      Transportasi dan perjalanan dinas                                                    184.035.079            97.339.331
      Beban Cadangan Piutang Tak Tertagih                                                          -                     -
      Lain-lain                                                                            897.187.302           989.350.023
   Jumlah                                                                               12.947.020.463        12.514.958.987



27. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                                                                                                     31-Mar
                                                                                           2025                  2024
   Akun ini terdiri dari:
    a. Pendapatan keuangan
       Jasa giro dan bunga deposito                                                      1.540.518.020           55.534.103
       Laba selisih kurs, bersih                                                                   -                    -
       Pendapatan bunga                                                                    235.336.986                  -
       Lain-lain                                                                            47.999.999                  -
       Sub-jumlah                                                                        1.823.855.005           55.534.103
    b. Beban keuangan
       Bunga pinjaman bank                                                               3.439.948.670         3.527.042.277
       Sub-jumlah                                                                        3.439.948.670         3.527.042.277
    c. Beban lain-lain
       Bunga leasing                                                                              -                     -
       Bunga hak guna usaha                                                                       -                     -
       Administrasi bank                                                                    1.403.290           (23.022.037)
       Laba Rugi selisih kurs, bersih                                                     144.513.132            (2.717.214)
       Lain-lain                                                                            5.850.441           101.374.174
       Sub-jumlah                                                                         151.766.863            75.634.923
       Jumlah                                                                           (1.767.860.528)       (3.547.143.097)
Page 41
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                             Halima 5/32
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28 SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

    a. Sifat relasi
              PT Wijaya Wisesa Realty merupakan entitas induk Perusahaan, dan merupakan entitas induk PT WWD sampai dengan tahun 2017 (tanggal 31 Oktober 2018
         1
              diakuisisi oleh Perusahaan) dan merupakan entitas induk PT WWB sampai dengan 10 April 2019 (tanggal 11 April 2019 diakuisisi oleh Perusahaan);

              PT Twin Investment merupakan entitas induk utama Perusahaan dan merupakan entitas induk PT GSN sampai dengan 10 April 2019 (tanggal 11 April 2019 diakuisisi
         2
              oleh Perusahaan;
         3 PT Satria Balitama merupakan perusahaan asosiasi entitas anak dengan penyertaan sebesar 30%;
         4 PT Istana Wisesa Balitama merupakan perusahaan asosiasi entitas anak dengan penyertaan sebesar 30%.
    b. Transaksi-transaksi pihak berelasi
       Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 jumlah piutang lain-lain dan utang lain-lain yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha utama Perusahaan adalah
       sebagai berikut:
                                                                                                                 31-Mar-25             31-Dec-24
       Piutang lain-lain pihak berelasi (Catatan 11)
              PT Wijaya Wisesa Realty                                                                            111.125.120.297          95.957.747.841
              PT Petroindo Utama                                                                                   2.177.488.699             301.351.712
              PT Satria Balitama                                                                                              -                       -

              Jumlah                                                                                             113.302.608.996          96.259.099.553

              Persentase terhadap jumlah aset                                                                              13,70%                 11,65%

       Utang lain-lain pihak berelasi (Catatan 16)
              PT Wijaya Wisesa Realty                                                                                         -                       -
              PT Satria Balitama                                                                                              -                       -

              Jumlah                                                                                                          -                       -

              Persentase terhadap jumlah liabilitas                                                                         0,00%                  0,00%



29. PERJANJIAN PENTING

    a. Perjanjian Manajemen Hotel - Starwood

       Pada tanggal 23 September 2015, Perusahaan menandatangani perjanjian jasa manajemen (Hotel Management Agreement ) dengan Starwood Asia Pacific Hotel &
       Resorts, Pte, Ltd. , dimana Starwood ditunjuk untuk mengelola properti Perusahaan. Berdasarkan perjanjian tersebut, Starwood menyetujui untuk menyediakan standar
       Starwood dalam hal manajemen hotel dan seluruh kebutuhan bantuan teknis selama periode desain, perencanaan, kontruksi,perlengkapan dan dekorasi hotel. Jangka
       waktu perjanjian tersebut adalah 20 tahun.

    a. Perjanjian Manajemen Hotel - Starwood (lanjutan)
       Sehubungan dengan perjanjian jasa manajemen hotel tersebut, Perusahaan harus membayar sebagai berikut:
         1) Biaya pokok dan biaya lisensi dihitung dari: (Catatan 16 dan 25).
                 -      2,00% dari Pendapatan Operasional Bruto (Gross Operating Revenue - GOR) untuk 24 bulan pertama setelah perjanjian,
                 -      2,25% dari GOR untuk 24 bulan berikutnya, dan
                 -      2,50% dari GOR untuk bulan berikutnya.
         2) Biaya insentif dihitung dari:
                 -       7% dari Laba Operasional Bruto (Gross Operating Profit - GOP) bila GOP Margin kurang dari atau sama dengan 30% (Catatan 25),
                 -       8% dari GOP bila GOP Margin lebih besar dari 30% dan kurang dari atau sama dengan 40%, dan
                 -       9% dari GOP bila GOP Margin lebih besar dari 40%.
              Program Tribute Portfolio dihitung dari 3,5% dari Pendapatan Kamar Kotor (Gross Room Revenue - GRR) dan menutupi biaya untuk berbagai program, servis, dan
         3)
              sistem yang menjadi bagian dan/atau mendukung sistem Starwood dan operasional hotel (Catatan 16 dan 25).
              Program Starwood Preferred Guest (SPG) dihitung dari 5% dari biaya yang memenuhi syarat (qualified charges) (atau 0% dari biaya memenuhi syarat pada saat
         4)
              menginap pertama saat didaftarkan oleh Hotel) (Catatan 16 dan 25).
         5) Dana cadangan (reserve fund), yaitu dana cadangan bulanan untuk memfasilitasi pendanaan dari semua perbaikan pokok rutin yang dihitung dari (Catatan 16 dan 25):
                -      2% dari GOR untuk 12 bulan pertama setelah tanggal operasi,
                -      3% dari GOR untuk bulan ke 13 sampai bulan ke 24 setelah tanggal operasi, dan
                -      4% dari GOR untuk bulan berikutnya.
   b. Perjanjian kerjasama PT Patra Jasa dengan PT Wijaya Wisesa Bakti
       Berdasarkan Akta Notaris Perjanjian No. 07 tanggal 26 Oktober 2009 oleh Notaris Indrasari K. Gunadharma, S.H., M.Kn. di Jakarta, disebutkan bahwa telah terjalin
       kerjasama antara PT Patra Jasa dengan PT Wijaya Wisesa Bakti ("Perusahaan").
       Tujuan dan ruang lingkup kerjasama sebagai berikut:
Page 42
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                      Halima 5/33
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

   b. Perjanjian kerjasama PT Patra Jasa dengan PT Wijaya Wisesa Bakti (lanjutan)

                Para Pihak sepakat bekerja sama mengembangkan Tanah milik PT Patra Jasa yang setempat dikenal terletak di Patra Residential, Jalan Dukuh Patra Raya Nomor: 1,
                2, 3, 28E, 29E, 30E Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Kotamadya Jakarta Selatan, sebagaimana dijelaskan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan: nomor
                1709, 1708, 1707, 1700, 1699, 1697 dengan luas seluruhnya sesuai hasil pengukuran Badan Pertanahan Nasional pada tanggal 2 September 2006 adalah 4.575 m2,
            -
                yang diatasnya terdapat 6 (enam) unit bangunan rumah dalam keadaan kosong dan tidak layak huni, dengan membangun Apartemen dan/atau Hotel dan/atau Town
                House dan/atau Gedung Perkantoran dan/atau bangunan/fasilitas lain untuk tujuan komersil yang saling menguntungkan bagi Para Pihak sesuai dengan perizinan
                yang akan diperoleh (selanjutnya disebut "Bangunan") berdasarkan pola Kerjasama Build, Operate & Transfer (selanjutnya disingkat sebagai "Kerjasama BOT").

                Kerjasama BOT tersebut di atas berlangsung selama waktu 20 (dua puluh) tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Berita Acara Penyelesaian Pembangunan
            -
                dan Pengadaan Perlengkapan Bangunan oleh Para Pihak.
                Perusahaan memiliki hak opsi untuk memperpanjang Jangka Waktu BOT tersebut untuk jangka waktu 20 (dua puluh) tahun berikutnya dan perpanjangan mana tunduk
            -
                pada ketentuan-ketentuan yang disepakati oleh Para Pihak.

                Dalam hal Perusahaan mengajukan perpanjangan atas Jangka Waktu BOT maka permohonan perpanjangan diajukan paling lambat 2 (dua) tahun sebelum
            -
                berakhirnya Jangka Waktu BOT.

                PT Patra Jasa dilarang melakukan kerjasama atas tanah dan Bangunan dengan pihak ketiga lainnya sebelum adanya kepastian hak opsi dari Perusahaan
            -
                sebagaimana disebutkan di atas.

                Dalam rangka Kerjasama BOT tersebut, PT Patra Jasa menyerahkan Tanah kepada Perusahaan guna dimanfaatkan dan digunakan oleh Perusahaan untuk dibangun
            -   Bangunan di atasnya dan kemudian Bangunan termaksud dioperasikan/dikelola oleh Perusahaan untuk tujuan komersial yang menguntungkan bagi Para Pihak
                selama Jangka Waktu BOT, dengan cara menyewakan unit-unit Bangunan dengan jangka waktu tertentu kepada pihak ketiga.

                Dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Jangka Waktu BOT, Perusahaan akan menyerahkan kembali Tanah dan mengalihkan Bangunan
                serta mengalihkan/memindahkan dan menyerahkan semua hak yang melekat pada Bangunan tanpa ada dikecualikan, termasuk tetapi tidak terbatas pada hak
            -
                penguasaan, hak pengoperasian/pengelolaan dan sebagainya, kepada PT Patra Jasa dalam keadaan layak pakai, kecuali pengurangan kualitas karena pemakaian
                yang wajar (normal wear and tear) dan bebas dari segala beban atas Tanah dan Bangunan.

                Kegiatan Pembangunan dan Pengadaan Bangunan menurut Kerjasama BOT, harus dilaksanakan oleh Perusahaan berdasarkan Rencana Design dan Rancang
            -
                Bangun Bangunan yang disetujui oleh Para Pihak. Persetujuan Para Pihak tidak akan ditahan tanpa alasan yang wajar.

                Persetujuan PT Patra Jasa atas Rencana Design dan Rancang Bangun Bangunan harus diberikan dalam waktu 10 (sepuluh) hari kalender sebagaimana dimaksud di
            -   atas PT Patra Jasa belum memberikan persetujuannya maka PT Patra Jasa dianggap telah menyetujui Rencana Design dan Rancang Bangun Bangunan yang
                diajukan Perusahaan.

                Selanjutnya kesemuanya di atas disebut sebagai "Dokumen Pembangunan dan Pengadaan Perlengkapan Bangunan", yang telah disetujui sebelumnya oleh Para
            -
                Pihak dan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan pada Perjanjian Kerjasama ini.
       Kompensasi sebagai berikut:

                PT Patra Jasa berhak menerima pembayaran dari Perusahaan dan Perusahaan wajib membayar kepada PT Patra Jasa, berupa Signing Fee sebesar Rp600.000.000
            -   (enam ratus juta rupiah), yang selambat-lambatnya dibayarkan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama
                ini oleh Para Pihak.


                PT Patra Jasa berhak menerima pembayaran dari Perusahaan dan Perusahaan wajib membayar kepada PT Patra Jasa, berupa Kompensasi 3 (tiga) Tahunan sebesar
            -   Rp600.000.000 (enam ratus juta rupiah) pertahunnya selama Jangka Waktu BOT, yang untuk pertama kalinya dibayarkan selambat-lambatnya dalam jangka waktu 7
                (tujuh) hari kerja terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Berita Acara Penyelesaian Pembangunan dan Pengadaan Perlengkapan Bangunan.

                Pembayaran kompensasi 3 (tiga) Tahunan berikutnya dibayarkan setiap hari kesatu sampai dengan hari kesepuluh pada bulan pertama untuk jangka waktu setiap 3
            -
                (tiga) tahun berikutnya, selama sisa Jangka Waktu BOT oleh Perusahaan kepada PT Patra Jasa.

                Kompensasi 3 (tiga) Tahunan tersebut di atas dinaikkan jumlahnya sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) pertahunnya untuk setiap jangka waktu 3 (tiga) tahun
            -
                berikutnya sampai berakhirnya Jangka Waktu BOT.

                Apabila Perusahaan terlambat membayar Kompensasi 3 (tiga) Tahunan kepada PT Patra Jasa sampai selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan terhitung sejak hari
            -   kesebelas pada bulan pertama untuk jangka waktu setia 3 (tiga) tahun yang bersangkutan, maka Perusahaan wajib membayar kepada PT Patra Jasa berupa denda
                sebesar 2% (dua prosen) untuk setiap bulan keterlambatan sampai dengan jumlah maksimum 12% (dua belas prosen) dan Perjanjian Kerjasama tetap berlaku.


                Dalam hal keterlambatan yang melebihi waktu 6 (enam) bulan terjadi dalam tahun pertama sampai dengan tahun kelima belas sejak dimulainya Jangka Waktu BOT,
            -   maka Para Pihak akan mempertimbangkan kemungkinan kerjasama, antara lain joint operation atau bentuk kerjasama lain yang disepakati dengan ketentuan selama
                belum tercapainya kesepakatan mengenai kerjasama tersebut diatas dan sebelum tercapai kesepakatan joint operation, maka Perjanjian Kerjasama ini tetap berlaku.


       Pada tanggal 22 September 2012, PT Patra Jasa dan Perusahaan telah menandatangani Berita Acara Penyelesaian Pembangunan dan Pengadaan Perlengkapan
       Bangunan serta dimulainya Jangka Waktu Kerjasama BOT, yang menjelaskan bahwa Perusahaan telah menyelesaikan Pembangunan dan Pengadaan Perlengkapan
       Bangunan yang dibangun diatas tanah seluas 4.575 m2 milik PT Patra Jasa yang terletak di Patra Residential, Jalan Dukuh Patra Raya Nomor: 1, 2, 3, 28E, 29E, 30E
       Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Kotamadya Jakarta Selatan.

       Dengan telah selesainya Bangunan dan Perlengkapan tersebut di atas maka:
       a.       Jangka Waktu BOT selama 20 (dua puluh) tahun mulai berjalan.
       b.       Kompensasi pembayaran 3 (tiga) Tahunan mulai berlaku secara efektif.
Page 43
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                     Halima 5/34
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. PERJANJIAN PENTING (lanjutan)

   b. Perjanjian kerjasama PT Patra Jasa dengan PT Wijaya Wisesa Bakti (lanjutan)
       c.     Perusahaan menyiapkan daftar perlengkapan Bangunan sebagai lampiran yang tidak terpisahkan dari Berita Acara yang ditandatangani.
       Apabila keterlambatan yang melebihi waktu 6 (enam) bulan sebagaimana dimaksud di atas terjadi setelah tahun kelima belas sejak dimulainya Jangka Waktu BOT, maka
       PT Patra Jasa berhak untuk mengambil alih Bangunan dengan kewajiban memenuhi segala ketentuan yang berlaku.
       Dalam hal kejadian di atas terjadi maka, hak-hak dan kewajiban-kewajiban apapun (termasuk kepada pihak ketiga) sebelum pengambil alihan Bangunan adalah merupakan
       hak dan kewajiban Perusahaan. Hak dan kewajiban apapun (termasuk kepada pihak ketiga) setelah dilakukannya pengambil alihan menjadi hak dan kewajiban PT Patra
       Jasa.
    c. Kontijensi
       Perusahaan tidak mempunyai liabilitas kontijensi yang signifikan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.



30. MANAJEMEN RISIKO MODAL DAN KEUANGAN

    a. Manajemen risiko permodalan

       Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan
       pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing, tingkat bunga, kredit dan risiko likuiditas. Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah
       ditentukan oleh manajemen Perusahaan.

       i.     Risiko nilai tukar mata uang asing

              Risiko mata uang adalah risiko di mana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang
              asing. Perusahaan tidak memiliki kebijakan khusus atas risiko mata uang. Namun manajemen memonitor ekposur mata uang asing dan akan mempertimbangkan
              untuk memanfaatkan lindung nilai atas risiko mata uang asing manakala diperlukan.

       ii.    Risiko suku bunga
              Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga
              pasar berhubungan dengan pinjaman dari Perusahaan yang dikenakan suku bunga mengambang.

       iii.   Risiko kredit
              Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
              keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan tertentu. Perusahaan melakukan penjualan secara kredit
              hanya dengan pihak ketiga yang dipercaya dan kredibel.
       iii.   Risiko kredit (lanjutan)

              Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang yang tidak tertagih. Nilai maksimum eksposur piutang usaha
              adalah sebesar jumlah tercatat sebagaimana diungkapkan pada laporan keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat piutang usaha
              mengalami penurunan nilai.

              Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya yang mencakup kas dan setara kas, risiko kredit yang dihadapi timbul karena wanprestasi
              dari counterparty. Perusahaan memiliki kebijakan untuk hanya menempatkan kas pada bank-bank dengan kredibilitas yang baik.

       iv.    Risiko likuiditas
              Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perushaan akan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana guna memenuhi komitmennya atas liabilitas keuangan yang
              jatuh tempo dalam waktu singkat.

              Perusahaan memiliki ekposur terhadap risiko likuiditas yang timbul terutama dari ketidaksesuaian jatuh tempo antara aset dan liabilitas keuangan. Perusahaan
              memantau kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna
              memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup melalui fasilitas kredit, baik mengikat ataupun tidak mengikat.

    b. Nilai wajar
       Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan
       transaksi wajar.

       Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024:
                                                                                                           31-Mar-25                                   31-Dec-24
                                                                                          Nilai Tercatat               Nilai Wajar        Nilai Tercatat           Nilai Wajar
              Aset keuangan
              Kas dan setara kas                                                          104.365.178.778              104.365.178.778    121.163.216.909        121.163.216.909
              Piutang usaha                                                                  7.266.821.386               7.266.821.386       7.072.510.351          7.072.510.351
              Piutang lain-lain                                                           112.420.123.261              112.420.123.261      96.401.613.818         96.401.613.818
              Investasi pada perusahaan asosiasi                                                       -                             -                 -                         -

              Total aset keuangan                                                         224.052.123.425              224.052.123.425    224.637.341.078        224.637.341.078
Page 44
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                                   Halima 5/35
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30. MANAJEMEN RISIKO MODAL DAN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Nilai wajar (lanjutan)
             Liabilitas keuangan
             Utang usaha                                                                  17.090.058.992          17.090.058.992          15.405.584.653        15.405.584.653
             Beban yang masih harus dibayar                                                7.113.378.405           7.113.378.405           6.951.201.628          6.951.201.628
             Deposit pelanggan                                                             1.054.500.000           1.054.500.000           1.054.500.000          1.054.500.000
             Utang bank jangka pendek                                                    193.388.941.376         193.388.941.376         193.085.177.674       193.085.177.674
             Penyisihan untuk penggantian perabotan dan peralatan hotel                       88.149.249              88.149.249              75.513.695             75.513.695
             Utang lain-lain                                                               2.432.129.721           2.432.129.721           2.461.171.221          2.461.171.221
             Utang bank jangka panjang                                                    27.059.930.954          27.059.930.954          27.816.399.437        27.816.399.437

             Total liabilitas keuangan                                                   248.227.088.697         248.227.088.697         246.849.548.308       246.849.548.308

             Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan di dalam transaksi jangka pendek antara pihak yang berkeinginan dan memiliki
             pengetahuan yang memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain di dalam penjualan terpaksa atau penjualan likuidasi. Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga
             pasar, model arus kas diskonto dan model penentuan harga opsi yang sewajarnya.

             Metode dan asumsi di bawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelas instrumen keuangan:



31. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi yang dilaporkan sesuai dengan informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai
   kinerja segmen operasi, Grup saat ini melakukan kegiatan usaha jasa perhotelan dan investasi.
                                                                                                                  31-Mar-25
                                                                  Perhotelan               Investasi           Jasa Perkapalan             Eliminasi               Jumlah
       PENDAPATAN
       Pendapatan eksternal                                       18.372.259.677                       -           8.342.928.000                       -        26.715.187.677
       Pendapatan antar segmen                                                 -                       -                      -                        -                    -

       Jumlah pendapatan                                          18.372.259.677                       -           8.342.928.000                       -        26.715.187.677

       Beban departementalisasi                                   (8.034.326.134)                      -           (1.409.613.550)                     -         (9.443.939.684)

       Jumlah                                                     10.337.933.543                       -           6.933.314.450                       -        17.271.247.993


       Beban usaha                                               (11.474.158.210)           (414.691.743)          (3.460.077.936)                     -        (15.348.927.889)
       Pendapatan lain-lain                                         (616.994.855)            190.531.992              387.112.767                      -            (39.350.097)
       Beban lain-lain                                            (3.028.603.131)          1.394.966.488               (6.204.374)                     -         (1.639.841.017)

       Laba (Rugi) usaha                                                                                                                                           243.128.991

       INFORMASI LAIN
       Aset segmen                                               879.469.920.953 `       243.632.018.755          86.672.574.426        (414.897.000.000)      794.877.514.134
       Liabilitas segmen                                         333.818.247.212           3.734.103.121           2.305.969.783                     -         339.858.320.116
       Penyusutan
       - Beban umum dan administrasi                               2.824.971.233                     -             1.566.042.028                       -         4.391.013.261
       Beban non kas selain penyusutan                             8.649.186.977             414.691.743           1.894.035.908                       -        10.957.914.628

                                                                                                                  31-Dec-24
                                                                  Perhotelan               Investasi           Jasa Perkapalan             Eliminasi               Jumlah
       PENDAPATAN
       Pendapatan eksternal                                       83.615.081.136                       -          33.773.315.121                       -       117.388.396.257
       Pendapatan antar segmen                                               -                         -                     -                         -                   -
       Jumlah pendapatan                                          83.615.081.136                       -          33.773.315.121                       -       117.388.396.257
       Beban departementalisasi                                  (32.383.809.069)                      -           (5.594.099.000)                     -        (37.977.908.069)
       Jumlah                                                     51.231.272.067                       -          28.179.216.121                       -        79.410.488.188

       Beban usaha                                               (48.094.324.615)           (851.994.230)         (13.045.056.873)                     -        (61.991.375.718)
       Pendapatan lain-lain                                          251.167.179          (2.337.250.835)             448.448.006                      -         (1.637.635.651)
       Beban lain-lain                                           (17.888.346.742)        (69.791.169.389)             (14.398.031)                     -        (87.693.914.162)

       Laba (Rugi) usaha                                                                                                                                        (71.912.437.343)

       INFORMASI LAIN
       Aset segmen                                               874.205.929.173 `       242.805.477.212          83.147.573.549        (414.897.000.000)      785.261.979.934
       Liabilitas segmen                                         327.239.015.281           4.078.368.315           2.635.113.813                     -         333.952.497.409
       Penyusutan
       - Beban umum dan administrasi                              10.996.817.377                       -           6.203.150.537                       -        17.199.967.914
       Beban non kas selain penyusutan                           37.097.507.238              851.994.230           6.841.906.336                       -        44.791.407.804
Page 45
PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. DAN ANTITAS ANAK
                                                                                                                                                                          Halima 5/36
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   Segmen Geografis

   Perusahaan dan entitas anak beroperasi di Jakarta sehingga informasi segmen geografis tidak disajikan.


32. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR

   Berikut ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik Perusahaan:
                                                                                                                              31-Mar
                                                                                                                    2025                 2024
   Laba (rugi) yang digunakan dalam perhitungan laba (rugi) per saham dasar                                          27.393.106        (2.940.505.838)

   Jumlah saham

   Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar (penyebut) untuk tujuan perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:

   Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan dalam perhitungan
      laba per saham dasar                                                                                      5.958.750.000          5.958.750.000

   Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan tidak memiliki saham biasa yang berpotensi dilutif.


33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Grup memiliki aset moneter dalam mata uang asing sebagai berikut :
                                                                                                31-Mar-25                                       31-Dec-24
                                                                                  Mata uangasing           Ekuivalen               Mata uangasing         Ekuivalen
   Aset
   Perusahaan:
      Kas                                  USD                                               5.835              96.790.980                      5.835        94.305.270
      Bank                                 USD                                               1.961              32.535.869                      1.981        32.023.548

   Entitas anak:
       Bank                                         USD                                            1.153            19.118.831                  1.089        17.597.509

   Jumlah                                                                                          3.114            51.654.700                  3.070        49.621.057


34. INFORMASI LAINNYA


   PT Wijaya Wisesa Development (Anak Perusahaan) melakukan Jual Beli Saham dengan PT. Pramudya Anggita Danadyaksa Indah pada tanggal 5 Juni 2024 atas kepemilikan
   saham 30% PT Satria Balitama berdasarkan Akta Notaris Kanya Yunitra Ardhini, S.H., M.Kn., No. 2 tanggal 5 Juni 2024 senilai Rp. 214.556.510.357.

   PT Wijaya Wisesa Development (Anak Perusahaan) mencatat kerugian investasi sebesar Rp 79.848.526 akibat Likuidasi PT Istana Wisesa Balitama berdasarkan Akta Notaris
   Gede Putra Wijaya, S.H., M.Kn., No. 18 tanggal 26 Juli 2024.
Page 46
                                                                                                                     Halaman 1/1



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                             Catatan               31 Mar 25             31 Des 24
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                         2d,4,27b,29              8.388.495.536         8.580.264.805
Piutang usaha, bersih
  Pihak ketiga                                                 5,27b                2.133.759.373         2.658.383.823
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                                                 6,27b                  636.014.265          136.014.265
Persediaan                                                      2e,7                  351.188.287          285.478.287
Uang muka dan biaya dibayar dimuka                              2f,8                  772.998.355          340.606.290
Jumlah Aset Lancar                                                                 12.282.455.816        12.000.747.471

ASET TIDAK LANCAR
Aset Pajak Tangguhan                                          2l,17c        -                      0                   (0)
Piutang lain-lain
  Pihak berelasi                                             6,25,27b              19.582.549.262        16.707.549.262
Aset tetap bersih                                              2h,10              495.670.014.602       496.780.674.258
Investasi pada entitas asosiasi                              2j,11,27b            315.540.068.682       311.918.391.813
Aset lain-lain                                                                        127.883.375           209.769.761
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                          830.920.515.921       825.616.385.094
JUMLAH ASET                                                                       843.202.971.737       837.617.132.565




                                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                           bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 47
                                                                                                                           Halaman 1/2



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                        Catatan              31 Mar 25                    31 Des 24
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha
  Pihak ketiga                                           12,27b               15.781.956.314              13.940.761.641
Utang lain-lain
  Pihak ketiga                                             13                  2.432.129.721               2.461.171.221
  Pihak berelasi                                      13,25,27b,29            65.305.187.203              61.276.370.323
Utang Pajak                                              2l,17a                  758.520.684                 661.290.696
Beban masih harus dibayar                                15,27b                5.039.116.180               4.164.703.200
Deposit pelanggan                                        16,27b                1.050.780.336               2.783.275.620
Penyisihan untuk penggantian
  perabotan dan peralatan hotel                        2h,14,27b                   47.634.312                75.513.695
Utang Bank yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                 18,27b             191.372.325.029              191.117.495.515
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                             281.787.649.778              276.480.581.911
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank setelah dikurangi
  bagian yang jatuh tempo
  dalam satu tahun                                       18,27b                            -                           -
Liabilitas Pajak Tangguhan                               2l,17c               10.186.662.439               9.983.937.934
Liabilitas imbalan pasca kerja                           2k,19                   279.137.452                 279.137.452
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                              10.465.799.891              10.263.075.386
JUMLAH LIABILITAS                                                           292.253.449.669              286.743.657.297
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
  Rp100 per lembar saham pada tanggal
  31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
Modal dasar - 18.000.000.000 lembar saham
  pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  5.958.750.000 saham pada tanggal
  31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024                       20               595.875.000.000              595.875.000.000
Tambahan modal disetor                                                          300.146.020                  300.146.020
Saldo laba (rugi)                                                       -   386.670.274.065          -   386.746.320.864
Surplus revaluasi aset tetap                                                341.444.650.112              341.444.650.112
JUMLAH EKUITAS                                                              550.949.522.067              550.873.475.268

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                               843.202.971.737              837.617.132.565

Jakarta, 26 Pebruari 2021
Disiapkan/diperiksa oleh:                             Disetujui oleh:


Muhammad Rokhly                                       Christofer Wibisono

                                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 48
                                                                                                                          Halaman 2/1



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASLIAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                31-Mar
                                                           Catatan
                                                                                   2025                    2024
PENDAPATAN                                                    21                 14.546.662.656          14.062.836.389
BEBAN DEPARTEMENTALISASI                                      22           -      6.478.180.913      -    5.869.294.012
LABA KOTOR                                                                        8.068.481.742           8.193.542.377
Umum dan administrasi                                         23           -      6.655.187.688      -    7.033.107.703
Beban Penyusutan                                              10           -      1.919.521.526      -    1.876.842.829
Jumlah Beban Usaha                                                         -      8.574.709.214      -    8.909.950.533
LABA (RUGI) USAHA                                                          -        506.227.472      -     716.408.156
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Bagian laba (rugi) bersih entitas anak                                            3.621.676.869             588.075.471
Penghasilan keuangan                                          24a                    13.834.135               4.721.291
Beban keuangan                                                24b          -      2.554.829.514      -    2.600.864.073
Penghasilan (Beban) lain-lain                                 24c          -        295.682.714              39.520.018
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain                                                 784.998.776      -    1.968.547.293
LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK                                                     278.771.304      -    2.684.955.449
Manfaat (beban) pajak penghasilan
Pajak kini                                                  2l,17b                            -                      -
Pajak tangguhan                                             2l,17c         -        202.724.505      -     255.550.391
Jumlah manfaat (beban) pajak penghasilan                                   -        202.724.505      -     255.550.391
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE BERJALAN                                                  76.046.799      -    2.940.505.839
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan
 direklasifikasi ke laba rugi
 Imbalan pasca kerja                                         2k,19                              -                     -
Pajak penghasilan terkait dengan
 komponen penghasilan komprehesif lain                                                          -                     -
 Keuntungan revaluasi aset tetap                             2h,10                              -                     -
BAGIAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 LAIN ENTITAS ASOSIASI                                                                          -                     -
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 PERIODE BERJALAN                                                                    76.046.799      -    2.940.505.839


Jakarta, 26 Pebruari 2021
Disiapkan/diperiksa oleh:                                Disetujui oleh:


Muhammad Rokhly                                          Christofer Wibisono

                                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                            bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 49
                                                                                                                                                                                    Halaman 3/1




PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                       Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
                                                Modal ditempatkan            Tambahan Modal di             Surplus revaluasi
                                      Catatan                                                                                            Saldo laba            Jumlah ekuitas
                                                   dan disetor                    Setor                       aset tetap


Saldo 1 Januari 2024                                  595.875.000.000                  300.146.020            325.061.750.112        -   282.443.260.762        638.793.635.370
Penyesuaian                                                                                                                                            -                        -
Laba (rugi) bersih periode berjalan                                    -                            -                            -   -     2.940.505.839   -      2.940.505.839
Surplus Revaluasi                       10                                                                                       -
Penghasilan komprehensif lain          2k,19                           -                            -                            -                     -                        -
Saldo 31 Maret 2024                                   595.875.000.000                  300.146.020            325.061.750.112        -   285.383.766.601        635.853.129.531

Saldo 1 Januari 2025                                  595.875.000.000                  300.146.020            341.444.650.112        -   386.746.320.864        550.873.475.268
Penyesuaian                                                            -                            -                            -                     -                        -
Laba (rugi) bersih periode berjalan                                    -                            -                            -           76.046.799              76.046.799
Surplus Revaluasi                       10                                                                                       -                     -                        -
Penghasilan komprehensif lain          2k,19                           -                            -                            -                     -                    -
Saldo 31 Maret 2025                                   595.875.000.000                  300.146.020            341.444.650.112        -   386.670.274.065        550.949.522.067

                                                              Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                                                    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini secara keseluruhan
Page 50
                                                                                                              Halaman 4/1



PT MENTENG HERITAGE REALTY Tbk.
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                          31-Mar
                                                          Catatan
                                                                                2025                   2024
ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas pelanggan                                                      13.338.791.822        14.274.213.789
Pembayaran kas kepada pemasok
 dan karyawan                                                                (11.516.263.590)      (12.744.653.671)
Penambahan (Pembayaran) pajak penghasilan                                          96.309.988           349.022.455
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
 aktivitas operasi                                                             1.918.838.221         1.878.582.573

ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS INVESTASI
Investasi perolehan entitas anak                                                            0                    0
Perolehan aset tetap                                                          (1.704.424.370)        (336.674.910)
Hasil pelepasan aset tetap                                                        740.000.000                    -
Deposito berjangka yang dibatasi
  penggunaannya                                                                            0                      -
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
  aktivitas investasi                                                          (964.424.370)         (336.674.910)

ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS PENDANAAN
(Pengeluaran) / penerimaan utang bank                                         (2.300.000.000)        (253.870.833)
Pembayaran beban keuangan                                                                   0          224.332.967
(Pengeluaran) / penerimaan utang
  piutang pihak berelasi                                                       1.153.816.880           (90.258.819)
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
  aktivitas pendanaan                                                         (1.146.183.120)        (119.796.686)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
 KAS DAN SETARA KAS                                                      -       191.769.269         1.422.110.977
KAS SETARA KAS PADA
 AWAL PERIODE                                                                  8.580.264.805         4.439.641.153
KAS SETARA KAS PADA
 AKHIR PERIODE                                                                 8.388.495.536         5.861.752.130




                                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.98 MB
Published28 Apr 2025
Pages50
Characters275,525
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 80 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MENTENG HERITAGE REALTY Tbk. p.1 ×170
linked person Menteng, Jakarta Pusat. p.10 ×4
linked person Atik Wijaksono Susanto · Anggota Komite Audit p.10 ×3
linked person Herry Wijaya p.10 ×3
linked person Christofer Wibisono p.10 ×4
linked org Wijaya Wisesa Development p.11 ×4
linked org PT Satria Balitama p.11 ×15
linked org PT Wijaya Wisesa Realty p.11 ×13
linked org Bank Central Asia Tbk p.28 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.28 ×4
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.28 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.28 ×52
linked org Bank KB Bukopin Tbk p.28 ×5
linked org Bank Oke Indonesia Tbk p.28 ×5
linked org Bank UOB Indonesia Tbk p.28 ×2
linked org Bank Victoria International Tbk. p.28 ×2
linked org PT Asuransi Umum Mega p.31
linked org Asuransi Multi Artha Guna Tbk. p.31 ×2
linked org Lippo General Insurance Tbk p.31 ×8
linked org PT Twin Investment p.39 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×2
possible person Alip · Ketua p.10
possible person Chandra · Anggota p.10 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×2
possible org Bank Sinarmas Tbk p.28 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×4
possible org Perusahaan. p.34
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.34
unresolved org PT Citra Prestasi Abadi p.10 ×2
unresolved person Akta Notaris Rita Imelda Ginting p.10 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10 ×5
unresolved org Pte. Ltd. p.10
unresolved person Ir. Chandra I. S Rambey · Anggota Komite Audit p.10 ×2
unresolved org PT Wijaya Wisesa Development Perhotelan p.11
unresolved org PT WWD p.11 ×11
unresolved org PT Wijaya Wisesa Bakti p.11 ×7
unresolved org PT WWB p.11 ×9
unresolved org PT Global Samudra Nusantara p.11 ×2
unresolved org PT GSN p.11 ×6
unresolved person Akta Notaris Misahardi Wilamarta p.11 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Akta Notaris Erni Rohaini p.11 ×6
unresolved org PT WWR p.11
unresolved org PT TI p.11
unresolved org PT Istana Wisesa Balitama p.11 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.11 ×2
unresolved org PT Twin Invesment p.11 ×2
unresolved org PT WWB Berikut p.12
unresolved person Akta Notaris Deni Thanur p.12
unresolved person Anke Krishna Bachtiar p.12
unresolved org Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.14
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.28 ×12
unresolved org Bank USD p.28
unresolved org PT Petroindo Utama p.30 ×2
unresolved org PT. Avrist General Insurance p.31
unresolved org Agus Prihatanto dan Rekan p.31 ×2
unresolved person Ir. Andang Kosasih p.31 ×4
unresolved org PT SB p.32 ×3
unresolved org PT IWB p.32 ×2
unresolved org Dolar Amerika Serikat Sheraton Overseas Management Corporation p.32
unresolved org Hong Kong Limited p.32
unresolved org PT Indo Pasific Sheraton p.32
unresolved org PT Primadian Mitra Sejati p.32
unresolved org Bank Mandiri Bank Mandiri Apabila p.36
unresolved org PT Menteng Hermitage Realty. p.37
unresolved org PT Menteng Hermitage. Kredit p.37
unresolved org PT Menteng Heritage Realty Tanggal Terbit p.37 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.39
unresolved — 31-Mar-25 p.39
unresolved org PT Patra Jasa p.41 ×21
unresolved org PT Wijaya Wisesa Bakti Berdasarkan Akta Notaris Perjanjian p.41
unresolved person Indrasari K. Gunadharma p.41
unresolved org Pertanahan Nasional p.42
unresolved org PT Patra Jasa. Kompensasi p.42
unresolved person Akta Notaris Kanya Yunitra Ardhini p.45
unresolved person Akta Notaris Gede Putra Wijaya p.45

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-I-HRME.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result