Back to announcement
20260702_SMMA_Penyampaian Bukti Iklan_32107569_lamp2.pdf
Other Text extracted SMMASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
PENATAAN KOTA RABU, 1 JULI 2026 7
PKL Makassar
Dibenahi, Trotoar
pun Kembali
• Penataan merupakan komitmen pemerintah untuk menjela skan b ahwa p enat a an
trotoar di kawasan tersebut meru-
mengembalikan fungsi ruang publik. pakan komitmen pemerintah un-
• Sebelum 19 lapak di Benteng Rotterdam dibongkar tuk mengembalikan fungsi ruang
secara mandiri, sempat terjadi unjuk rasa. publik. “Pemkot Makassar melalui
Dinas PU Bidang Jalan dan Jembatan
• Para pedagang mulai memahami bahwa kebijakan bergerak cepat melakukan penataan
pemkot bukan untuk mematikan usaha mereka. kembali fasilitas publik demi men-
ciptakan tata kota yang lebih tertib,
Lina Herlina Pelaksana Tugas Asisten I Bidang aman, dan nyaman,” ujarnya.
lina@mediaindonesia.com Pemerintahan Kota Makassar, Andi Kawasan yang ditata berada di
P
Irwan Bangsawan, yang mengawal samping SMK Negeri 4 Makassar, DOK PEMKOT MAKASSAR
AGI itu, suasana di kawasan langsung proses relokasi itu, Kamis salah satu jalur yang cukup pa- PENERTIBAN PKL: Petugas melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Fort Rotterdam, Jalan Ujung
Benteng Rotterdam terasa (25/6). dat dilalui masyarakat setiap hari. Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Jalan dan
berbeda. Tidak ada lagi Adegan ini menjadi simbol dari Sebelumnya, saluran drainase di Jembatan melakukan penataan kembali fasilitas publik untuk mewujudkan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
deretan lapak yang selama sebuah pendekatan yang selama ini sana tertutup rapat oleh bangunan
puluhan tahun memadati area ber- jarang terjadi dalam penataan kota. liar. Air hujan pun kerap meluap, Rotterdam,” teriak seorang orator tempat yang memang dilarang dan tertulis sebelum relokasi dilaksa-
sejarah itu. Yang tersisa hanyalah Bukan dengan kekuatan, melainkan menggenangi jalan dan meng- bernama Yayat saat itu. tidak sesuai aturan,” ujar Munafri nakan. “Pendekatan tentu lewat
ruang kosong yang kini mulai me- dengan kekuatan dialog. ganggu aktivitas warga. Setelah Suara protes menggema. Massa dengan tegas. dialog, edukasi yang membuahkan
nunjukkan wajah aslinya, sebuah Di sisi lain kota, di Jalan Tinumbu, pembongkaran, trotoar itu perlahan merasa terancam. Bagi mereka, hasil positif. Di sejumlah lokasi, para
kawasan cagar budaya yang selama perbatasan Kecamatan Bontoala kembali ke fungsi awalnya sebagai berdagang di kawasan Benteng PENDEKATAN pedagang memilih membongkar
ini terpinggirkan oleh hiruk pikuk dan Tallo, cerita serupa juga terjadi. jalur pejalan kaki yang aman dan Rotterdam bukan sekadar mencari PERSUASIF lapak secara mandiri tanpa adanya
dagangan. Lapak-lapak yang selama ini berdiri nyaman. nafkah, tetapi sudah menjadi bagian Pendekatan persuasif itu perlahan gesekan,” tutur Munafri.
Yang membuat pagi itu istimewa di atas saluran drainase dan menu- dari kehidupan turun-temurun. membuahkan hasil. Para pedagang Di tengah proses penataan yang
bukan karena ada petugas bersera- tup akses pejalan kaki kini mulai SEMPAT MENOLAK Namun, di balik protes itu, peme- mulai memahami bahwa kebijakan berlangsung, muncul suara kritis
gam yang datang dengan gerakan tersingkir. Bukan oleh paksaan, Jalan menuju penataan itu tidak rintah tak tinggal diam. Dialog pun ini bukan untuk mematikan usaha tapi konstruktif dari anggota DPRD
tegas. Justru karena 19 pedagang melainkan oleh kesadaran yang mulus. Sebelum 19 lapak di Ben- dibuka. Wali Kota Makassar, Munafri mereka, melainkan untuk menye- Kota Makassar, Udin Saputra Malik.
kelapa, yang selama bertahun-tahun tumbuh setelah serangkaian dialog teng Rotterdam dibongkar secara Arifuddin, turun langsung menemui lamatkan fungsi ruang publik yang “PKL jangan dianggap sebagai hama
menjadikan kawasan itu sebagai panjang. mandiri, unjuk rasa sempat terjadi para pedagang. Bukan dengan an- selama ini terabaikan. Dalam setiap atau parasit yang harus dibersihkan.
ladang rezeki, dengan kesadaran di depan Gedung DPRD Makassar caman, melainkan dengan tawaran proses penertiban, Pemerintah Kota Mereka justru bagian dari kearifan
sendiri membongkar lapak masing- KOMITMEN dan Balai Kota. solusi. “Kami tidak melarang orang Makassar mengedepankan pende- lokal dan bisa menjadi kekuatan
masing. PEMERINTAH “Kami ini dari Aliansi PK5 Ma- berdagang di Kota Makassar. Silakan katan humanistis. Seluruh tahapan ekonomi serta identitas kuliner Kota
“Mereka memilih membongkar Kepala Dinas Pekerjaan Umum kassar. Kami menolak penggusuran mencari nafkah, silakan berjualan. dilakukan melalui edukasi, dialog, Makassar apabila dibina dengan
sendiri. Tanpa ada gesekan,” ujar Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, pedagang es kelapa di Benteng Tapi jangan mencari nafkah di peringatan lisan, hingga teguran baik,” tegasnya. (E-2)
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pemerintah Kota Makassar
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.