Skip to content
Back to announcement

20250423_UNTR_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31877431_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 71

Page 1 OCR 0.957
Laporan Studi Kelayakan

Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) Baru

PT United Tractors Tbk

Page 2 OCR 0.896
| LK Hi Jasa : Penilaian Properti (P) dan Bisnis (B)
LANIN Wilayah Kerja : Indonesia

Kantor Jasa Penilai Publik

Benedictus Darmapuspita dan Pakan

Jakarta, 22 April 2025

Kepada Yth

Direksi

PT United Tractors Tbk
Jalan Raya Bekasi Km. 22
Cakung, Jakarta Timur 13910

Hal : Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT United Tractors Tbk

No. Laporan  : 00198/2.0103-00/BS/05/0121/1/IV/2025

Dengan hormat

Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh PT United Tractors Tbk
(“Perseroan”), suatu perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang
perdagangan atau distributor alat berat, yang beralamat di Jalan Raya Bekasi Km.
22, Cakung, Jakarta Timur, DKI — Jakarta 13190 mengacu pada Proposal Ref. No.
BDR 25P-018/R1 tanggal 21 Januari 2025, dari Kantor Jasa Penilai Publik
Benedictus Darmapuspita dan Rekan (“KJPP BDR” atau “Kami” kepada
Perseroan, Kami telah menyusun Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”) baru (dengan kode 63122) untuk
penggunaan Aplikasi United Tractors Connect (“UT Connect”) milik Perseroan
(“Laporan Studi Kelayakar”).

Laporan Studi Kelayakan dengan No. Laporan:  00198/2.0103-
00/BS/05/0121/1/IV/2025 merupakan revisi atas Laporan Studi Kelayakan dengan
No. Laporan: 00163/2.0103-00/BS/05/0121/1/1l1/2025 dan Laporan Studi Kelayakan
dengan No. Laporan: 00101/2.0103-00/BS/05/0121/1/11/2025 sebagai tindak
lanjut atas Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor. S-92/PM.023/2025 tanggal
24 Maret 2025.

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi
pernyataan bahwa penambahaan KBLI dengan kode 63122 untuk pengguna
aplikasi UT Connect oleh Perseroan seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak layak.

Dalam Studi Kelayakan ini KJPP BDR mengacu pada (i) POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal (“POJK 35/2020”), (ii) POJK No. 17/POJK.04/2020, (iii) Kode Etik
Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (“SPP) Edisi VII — 2018
(SPI Edisi VII — 2018), dan (iv) SPI Edisi Revisi Tahun 2020.

Pusat

PB), Jl. Musi No, 38 Cideng - Gambir Jakarta 10150
522, 34832688, 3813146, Fax. : (021) 3459648

d, E-mail : info@bdr.co.id

Cabang

82820, 8782821, 081235168473, E-mail: surabaya@bdr.co.id

71006, 085100040950, E-mail : makassar@bdr.co.id

42566854, E-mall : medan@bdr.co.id

Sukoharjo : Bidang Jasa: Penilaian Properti Sedi elp. : (0271) 7469143, E-mali : sukoharjo@bdr.co.id

Denpasar : Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis (PB), Telp. : 08113838466, E-mall : bali@bdr.co.id, info@bdr-bali.com

Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bis
Telp. : (021) 3448577, 3518414, 3518235, 31
Website : ww.bdr:

Surabaya : Bidang Jasa : Penilaian Properti (P), Tel
Makassar : Bidang Jasa : Penilaian Properti (P),
Medan : Bidang Jasa : Penilaian Properi (P), T

Page 3 OCR 0.960
Sebagai latar belakang Studi Kelayakan ini, Perseroan memiliki 5 lini usaha
yaitu (i) mesin konstruksi, (ii) kontraktor penambangan, (iii) pertambangan, (iv)
industri konstruksi, dan (v) energi. Untuk lini usaha mesin konstruksi Perseroan
tidak hanya menawarkan produk-produk kepada pelanggannya, tetapi juga
menyediakan berbagai jasa yang komprehensif seperti konsultasi lapangan,
rekomendasi armada yang optimal, program pemeriksaan mesin, program
pemantauan alat berat, remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik
dan operator, UT Call (layanan pelanggan), jaminan layanan purna jual, hingga
layanan dari UT Command Center.

Pada tahun 2019, Perseroan mulai mengembangkan jasa layanannya secara
digital dengan memperkenalkan aplikasi UT Connect. UT Connect adalah
aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan alat berat bagi pelanggan
Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai platform interaksi digital
antara pelanggan dan Perseroan namun juga dapat digunakan dalam
pemesanan suku cadang serta memonitor kinerja alat berat kapan pun dan di
mana pun. Tujuan UT Connect adalah untuk memberikan layanan purna jual
terbaik bagi pelanggannya.

Pada tahun 2019, berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk menjalankan
kegiatan usaha/berdagang melalui UT Connect, Perseroan hanya perlu untuk
mendaftarkan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (“TDSPE”) yang
telah dipenuhi oleh Perseroan sejak tanggal 26 Oktober 2020 dan telah
diperbarui pada 2 Juni 2021 dengan keberlakuan tanpa batas waktu. Pada
26 September 2023, Menteri Perdagangan menerbitkan Peraturan menteri
Perdagangan Nomor 31 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan,
dan Pengawasan Pelaku Usaha dan Perdagangan melalui Sistem Elektronik
yang mewajibkan perusahaan yang menjalankan transaksi elektronik untuk
menambahkan kode bisnis berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia 2020 (“KBLI”) baru dengan kode 63122 untuk penyelenggara
perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) pada Anggaran Dasarnya.
Rencana Penambahan KBLI baru sesuai dengan 17/POJK.04/2020 yang akan
dilakukan oleh Perseroan.

Hasil Analisis

Hasil analisis atas aspek hukum menunjukkan bahwa saat ini aplikasi UT
Connect telah memiliki perizinan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika
Republik Indonesia dan telah mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (“HAKI”)
di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (“Dirjen HAKI”) Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun demikian, dengan
dikeluarkannya Permendag 31/2023, maka untuk dapat melaksanakan kegiatan
usaha retail online, termasuk pemesanan suku cadang secara online melalui
aplikasi UT Connect, Perseroan perlu melakukan penambahan KBLI dengan
kode 63122 dalam Nomor Induk Berusaha (“NIB”) milik Perseroan untuk
memperoleh dapat perizinan berusaha berbasis risiko yang dikeluarkan oleh
Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Page 4 OCR 0.943
Hasil analisis atas aspek ekonomi menunjukkan bahwa kondisi perekonomian
di Indonesia masih cukup stabil dengan ditandai pertumbuhan ekonomi pada
triwulan IV 2024 dapat tumbuh sebesar 5,03” (yoy). Kemudian tingkat inflasi
yang rendah pada triwulan IV 2024 sebesar 1,57Ys(yoy) terjaga dalam rentang
sasaran 2,54t1Y4.

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa secara keseluruhan,
industri alat berat di Indonesia menunjukkan prospek yang positif dengan
pertumbuhan yang didorong oleh berbagai sektor industri. Ukuran pasar
peralatan konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,24 miliar pada
tahun 2025, dan diharapkan mencapai USD6,04 miliar pada tahun 2030,
dengan Compound Annual Growth Rate (“CAGR”) sebesar 7,32”5 selama
periode perkiraan (2025-2030). Menurut perkiraan, industri peralatan konstruksi
dan pertambangan di Indonesia bernilai USD431 juta pada tahun 2025 dengan
kontribusi mayoritas berasal dari ekskavator (2496). UT Connect memiliki tujuan
untuk memperluas cakupan pasar pada pelanggan ritel melalui aplikasi online.
Aplikasi tersebut menawarkan berbagai layanan yang dapat membantu
pelanggan yang diharapkan tercipta pola transaksi yang berkesinambungan
dalam jangka panjang.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa Perseroan mampu
mengelola bidang jasa pelayanan kepada pelanggan melalui beberapa
pengembangan dari unit bisnis yang ada dari Perseroan.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha aplikasi UT Connect, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat mengembangkan aplikasi UT Connect dengan tersedianya tenaga ahli
dalam bidang teknologi dan informasi yang bisa mengembangkan dan
berinovasi untuk aplikasi UT Connect.

Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan Net Present Value (“NPV”)
dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,426 menunjukkan bahwa
nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 9 tahun terakhir adalah
sebesar Rp14.783.916.585,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Internal
Rate of Return proyek dari aplikasi UT Connect adalah 25,07” lebih besar
daripada tingkat diskonto sebesar 11,426. Berdasarkan perhitungan Payback
Period kegiatan usaha melalui aplikasi UT Connect membutuhkan waktu 3
tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana pengembangan yang
dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-. Berdasarkan perhitungan yang
kami lakukan diketahui bahwa nilai Profitability Index dari investasi dan rencana
pengembangan tersebut adalah 2,20.
Page 5 OCR 0.935
Kesimpulan

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek legal, manajemen, pasar, teknis dan aspek
keuangan, kami berpendapat bahwa: Rencana Penambahan KBLI Baru Kode
63122 untuk aplikasi UT Connect layak untuk dilaksanakan.

Surat Pengantar ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari
Laporan Studi Kelayakan yang disusun oleh KJPP BDR.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam melaksanakan
penugasan ini, kami bertindak sebagai pihak independen dan kami tidak
mempunyai kepentingan apapun atas usaha perusahaan yang dianalisa
maupun atas hasil studi yang telah dilaporkan. Kami tegaskan pula bahwa kami
tidak menerima manfaat atau keuntungan apapun dari Studi Kelayakan yang
kami laporkan, baik saat ini maupun di masa datang.

Hormat kami,
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
Pimpinan Rekan

PR

Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik” : PB-1.09.00121

Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB)
MAPPI : 94-S-00409

STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017

No. Register : RMK-2017.00108

Bea, /ti/25CD-0016
Page 6 OCR 0.956
PERNYATAAN PENILAI

Terhadap batas kemampuan dan keyakinan Kami sebagai Penilai Independen,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam Laporan Studi Kelayakan
ini adalah benar sesuai dengan dengan pemahaman terbaik dari Penilai,

2. Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap Objek Studi
Kelayakan dan Tanggal Studi Kelayakan,

3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang
dilaporkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini,

4. Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Studi Kelayakan telah disajikan
sebagai dasar hasil kesimpulan:

5. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan dalam
laporan Studi Kelayakan ini:

6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan:

7. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap objek Studi Kelayakan:

8. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil opini Studi Kelayakan
yang dilaporkan,

9. Pada Studi Kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Kode Etik Penilaian Indonesia
dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII — 2018 (KEPI & SPI Edisi VII —
2018) dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020.

10.Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang
ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang
diakui Pemerintah,

11. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek dari Studi Kelayakan yang
dilakukan,

12. Penilai melakukan inspeksi atas objek dari Studi Kelayakan yang dianalisis,
dan

13.Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah
menyediakan bantuan professional dalam menyiapkan Laporan Studi
Kelayakan ini.
Page 7 OCR 0.848
No. Nama Tanda Tangan

1. | Penanggung Jawab:
Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik: PB-1.09.00121 sa
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB) 1 3
MAPPI : 94-S-00409 Bag
STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023 me
STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017
No. Register : RMK-2017.00108

2. | Pemeriksa:

| Timbul Nauli Nainggolan, S.E., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik : P-1.09.00123
| Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) MSi II
MAPPI : 95-S-00561 kasekal P an
STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PP-31/PJ-1/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) : 042/NB.122/STTD-P/2017
No. Register : RMK-2017.00116
3. | Penilai: 7
Bimo Suryo Atmaji, S.E., M.Ec.Dev. ag
MAPPI 1 18-T-08287 |/
No. Register : RMK-2018.02350
4. | Asisten Penilai:

MAPPI

Bembi Susdianto Susanto, B.B.A

: 19-A-09507

A

HL
Page 8 OCR 0.686
DAFTAR ISI

SURAT PENGANTAR
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI..
DAFTAR LAMPIRAN ..

BAE: PENDAHULUAN. wemwwoeemmnumanmaad 10
11 Status dan Kualifikasi Penilai ....................oooooooWooWo.Wooo 10
Ag Pemberi, TUGAS koor nasa 10
1.3 Penerbitan Kembali Laporan Penilaian...................o.ooooooo.oo 11
14 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan..............ooooooocoooo 11
1.5 Pengguna Laporan Studi Kelayakan...................oocoooWo oo 11
1.6 Objek Studi dan Kepemilikan ................ooooooooooocoWooWoo 11

1.7 Tanggal Studi Kelayakan ..

18 Independensi Penilai......

19 ASUMSEASUMSI oo dn nenen eka 12
1:10: Kondisi Pembatas... mom. oom yoy. 13
111 Data dan INfOrMASI.........o.oooooooooooooooo#W#W#W mannnnnnnnanan 14
112 Tingkat Kedalaman InvestigaSi .................oo.ooomo—o— 15
113 Jenis Mata Uang we.ooooooooooocooooooooooooo#W#Womonnnnnnnnnannnnanan 15
1.14 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan ................oooooo 15

1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
BAB II METODOLOGI STUDI KELAYAKAN ..
2 Ruang Lingkup omomo.mes

2.2. Tujuan dari Studi Kelayakan

2.3. Lembaga-Lembaga yang Memerlukan Studi Kelayakan......................... 16
2.4. Metode Penyusunan Studi Kelayakan ................oooooooooo.o oo Lg
2.5 Aspek-AspeksStudi Kelayakan... 18
2.6. Sistematika Pembahasan ............i...oooooo.oWo.coWo.Woom 19
BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN..........oooow.WooWoWomoomoomo 20
31 PT United TIACIOTS Tbk cissisnoniitnnni0noonnoonaenenn nara tsamaem samaran maan 20
3.2 Struktur Permodalan ..............oooooooooWoWooWoooooo.Wo Wo Wo Woo” 21
Page 9 OCR 0.619
3.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan... 21
3.4 Data Keuangan Historis
BAB IV ANALISIS ASPEK-ASPEK DALAM STUDI KELAYAKAN.
41 Latar Belakang Penyusunan Studi Kelayakan -
42 RUANg LINGKUP... 30
43 Manfaat Siudi Kelayakan meoneeeeeemOM Easy rama

4.4 Analisis Aspek-Aspek Studi Kelayakan..

a. Aspek Hukum

Aspek Ekonomi

C. Aspek PaSar..........ooooooococoooooooomm##mnnnnnann 37
d. Aspek TEKNI Stereo sana 40
e. Aspek Pola BiSNiS ........ooooooocooo.ooooooooooooooWo.Womo— Woo

f. Aspek Model Manajemen..

9. Aspek Keuangan s8
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ........oooooooooooo.oWooooo 60
SA Kesimpulan sendi net ng nge en aba asa 60
NAN 51219 MANA ANA A35 ANE MN AN AAA LS DANA 61
Page 10 OCR 0.849
DD Ns

DAFTAR LAMPIRAN

Proyeksi Laba Rugi
Arus Kas Terdiskonto
Uji Sensitivitas

Surat Representasi
Page 11 OCR 0.941
11

1:2

BABI

PENDAHULUAN

Status dan Kualifikasi Penilai

KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP
BDR' atau “Kami”) didirikan di Jakarta pada tahun 2008 mengacu pada
Surat Keputusan Menteri Keuangan No.125/PMK.01/2008 tanggal
3 September 2008 tentang Jasa Penilai Publik dan telah memenuhi
persyaratan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, No.56/PMK.01/2017 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai
Publik, dan No.228/PMK.01/2019 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Menteri Keuangan No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik.

KJPP BDR yang berkedudukan di Jalan Musi No. 38, Jakarta Pusat
merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal berdasarkan surat No.S-8154/BL/2012 tanggal
29 Juni 2012 dan Keputusan Menteri Keuangan No.696/KM.1/2012
tentang Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dengan nomor izin:
2.12.0103 tanggal 18 Juni 2012, serta Penilaian Pertanahan berdasarkan
Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
RI No.129/SK-600.PT.01.01///2020 tanggal 18 Mei 2020.

Penanggung jawab dari Laporan Studi Kelayakan ini adalah Ir. Benedictus
Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor anggota
MAPPI: 94-S-00409 dengan Nomor Izin Penilai Publik PB-1.09.00121,
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 144/KM.1/2009,
tanggal 10 Februari 2009 dengan klasifikasi Bidang Jasa Penilai Properti
dan Bisnis, dan memiliki kualifikasi Penilai sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal dengan STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023, serta sebagai
penilai di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dengan STTD OJK (IKNB)
No.050/NB.122/STTD-P/2017, tanggal 7 April 2017.

Pemberi Tugas

Identitas pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini
adalah sebagai berikut:

a. Nama 1 PT United Tractors Tbk

b. NPWP 1. 01.308.524.6-091.000

c. Bidang Usaha 1 Perdagangan

d. Alamat Jalan Raya Bekasi KM. 22
Cakung, Kota ADM, Jakarta Timur
DKI Jakarta 13190

e. Penanggung 1. Ibu Inge Teja

Jawab Corporate Financial Planning Department
Head

10
Page 12 OCR 0.954
1.3

14

15

1.6

1.7

Penerbitan Kembali Laporan Penilaian

Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha KBLI dengan
kode 63122 untuk aplikasi UT Connect oleh PT United Tractors Tbk, maka
Laporan Studi Kelayakan yang sudah kami terbitkan sebelumnya dengan
No. Laporan: 00101/2.0103-00/BS/05/0121/4/11/2025 tanggal 11 Maret
2025 dan dengan No. Laporan: 00163/2.0103-00/BS/05/0121/1/11/2025
tanggal 27 Maret 2025, kami terbitkan kembali Laporan Studi Kelayakan
No. Laporan: 00198/2.0103-00/BS/05/0121/1/IV/2025 tanggal 22 April
2025 yang telah disertai perubahan, penambahan keterangan maupun
pengungkapan sebagai berikut:

1. Penambahan hasil analisis dalam aspek teknis (BAB IV 4.4.d)

Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk
memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 63122 untuk
aplikasi UT Connect oleh PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) seperti
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”) adalah layak atau tidak layak.

Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan usaha ini akan digunakan oleh
Perseroan dalam rangka memenuhi POJK 17/2020.

Pengguna Laporan Studi Kelayakan

Laporan Studi Kelayakan usaha sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam
penugasan ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi
POJK 17/2020.

Objek Studi dan Kepemilikan

Pada Laporan Studi Kelayakan ini yang menjadi objek studi adalah
Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia baru dengan
kode 63122 atas aplikasi UT Connect untuk pemesanan suku cadang,
perawatan dan pemeliharaan alat berat serta memantau performa alat
berat bagi pelanggan PT United Tractors Tbk.

Bentuk kepemilikan atas objek Studi Kelayakan usaha tersebut di atas akan
ditentukan sesuai dengan dokumen kepemilikan yang kami terima dari
Perseroan dan selanjutnya akan dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan.

Tanggal Studi Kelayakan

Tanggal pembuatan Laporan Studi Kelayakan di atas yaitu pada tanggal
31 Desember 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan
kepentingan dan tujuan penugasan serta dari data keuangan Perseroan
yang kami terima yaitu Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk per
tanggal 31 Desember 2024.

1
Page 13 OCR 0.958
18

19

Independensi Penilai

Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan, bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan, keuntungan pribadi dan tidak terafiliasi dengan
PT United Tractors Tbk.

Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima
adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan
dari proses analisis studi kelayakan ini.

Asumsi-Asunmsi

Penyusunan pendapat independen atas objek Studi Kelayakan
mengasumsikan bahwa penugasan yang dilakukan telah didasarkan
dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta tidak merugikan
kepentingan-kepentingan pihak Perseroan dan para pemegang saham.
Asumsi-asumsi yang kami gunakan antara lain:

1. Laporan Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-
peraturan pemerintah terkait yang berlaku pada tanggal penilaian ini
diterbitkan.

2. Laporan Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan
dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa
mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh
sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan
kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
penilaian. Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan suatu proses
yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang
tidak lengkap.

3. Hasil Laporan Studi Kelayakan ini sangat dipengaruhi oleh
ketersediaan data dan kebenaran data serta informasi pendukung
yang diperoleh dari pihak manajemen.

4. Pada saat penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, Kami
menggunakan beberapa asumsi, seperti terpenuhinya semua kondisi
dan kewajiban Perseroan dan semua pihak lain yang menggunakan
Laporan Studi Kelayakan ini, sesuai dengan yang diungkapkan oleh
manajemen Perseroan atau pihak lain, baik selaku objek studi
kelayakan maupun sebagai pemberi tugas.

5. Kami juga mengasumsikan bahwa sampai dengan tanggal laporan
Studi Kelayakan ini diterbitkan sampai dengan tanggal terjadinya
rencana aksi korporasi, tidak terjadi perubahan apapun terhadap
asumsi-asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi, selain
daripada yang telah disampaikan kepada kami dalam periode

12
Page 14 OCR 0.958
sebelum tanggal laporan, yang berpengaruh secara material dalam
penyusunan Studi Kelayakan ini. Kami tidak bertanggung jawab
untuk menegaskan kembali, melengkapi, serta memutakhirkan
(update) pendapat Kami karena adanya perubahan asumsi, kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi ataupun disampaikan setelah
tanggal laporan.

1.10 Kondisi Pembatas

Penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini tidak terlepas dari kondisi-
kondisi yang membatasi pendapat Studi Kelayakan tersebut. Berikut
adalah kondisi-kondisi pembatas tersebut.

d

Saat melaksanakan analisis, Kami mengasumsikan dan bergantung
pada keakuratan, keandalan, dan kelengkapan dari semua informasi
keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada Kami
oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan, dan
Kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada Kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Studi kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan
informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Kami
secara material. Oleh karenanya, Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Kami melakukan wawancara kepada manajamen Perseroan. Selain
itu, Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari
hasil Laporan Studi Kelayakan ini. Jasa-jasa yang Kami berikan
kepada Perseroan dalam kaitan dengan penugasan ini hanya
merupakan review Studi Kelayakan atas nilai dari objek Studi
Kelayakan yang ditugaskan kepada Kami dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan.

Pekerjaan Kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sesuai
penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau
pelanggaran hukum. Selain itu, Kami tidak mempunyai kewenangan
dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisis
informasi apapun di luar dari yang telah disampaikan kepada Kami,

13
Page 15 OCR 0.956
yang mungkin tersedia untuk Perseroan, serta pengaruh dari informasi
tersebut atas hasil studi kelayakan ini.

Tanggung jawab penilai sehubungan dengan Laporan Studi
Kelayakan ini hanya kepada pemberi tugas. Penilai tidak mempunyai
tanggung jawab terhadap pihak lain. Laporan Kami disusun
berdasarkan permintaan dari Perseroan yang dipakai semata-mata
untuk membantu Perseroan yang memerlukan pendapat dari pihak
independen. Laporan Studi Kelayakan ini tidak akan digunakan untuk
tujuan lainnya karena pihak lain mungkin bermaksud untuk
menggunakan laporan ini. Laporan ini tidak dapat dikutip,
direferensikan, atau diperlihatkan ke pihak lain tanpa izin tertulis dari
Kami terlebih dahulu kecuali diharuskan oleh pengadilan atau
undang-undang yang berlaku.

Perseroan telah membebaskan KJPP BDR dari setiap klaim yang
dapat dan akan timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam
bahan dan informasi yang disediakan Perseroan, anak Perseroan,
perusahaan afiliasi, konsultan, atau pihak ketiga kepada KJPP BDR
dalam penyusunan laporan ini. Laporan ini bersifat non-disclaimer
opinion.

Pihak Manajemen Perseroan menyatakan bahwa seluruh informasi
material yang menyangkut penugasan Studi Kelayakan telah
diungkapkan seluruhnya kepada KJPP BDR dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.

Laporan Studi Kelayakan ini tidak berlaku sah apabila tidak dicetak di
atas kertas khusus berlogo dan/atau dengan cap huruf timbul KJPP
BDR dan ditandatangani oleh rekan yang secara resmi ditunjuk.

111 Data dan Informasi

Pada pelaksanaan penugasan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan
beberapa sumber data dan informasi dari pemberi tugas dan objek Studi
Kelayakan yang dapat dilihat sebagai berikut:

Laporan Keuangan Audited PT United Tractors Tbk untuk periode
31 Desember 2015 — 31 Desember 2024.

Proyeksi Bisnis dari United Tractors Connect dengan periode 2025 -
2030.

Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik
No.000543.04/DJAI.PSE/06/2021. Tanggal terbit 2 Juni 2021.

Data Damodaran pada 1 Januari 2025 atas Eguity Risk Premium dan
Rating-based Default Spread.

Data-data riset ekuitas (eguity research) Refinitif Eikon untuk
perusahaan-perusahaan pembanding per 31 Desember 2024.

Data, informasi serta dokumen pendukung lainnya dari pihak
manajemen.

14
Page 16 OCR 0.951
Mengacu kepada Surat Representasi No LUT/97/9960/111/2025 tanggal
11 Maret 2025 yang dikeluarkan PT United Tractors Tbk, dinyatakan
bahwa seluruh data dan informasi yang diterima akurat, valid dan sesuai
dengan aslinya, dengan demikian Surat Representasi tersebut menjadi
satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan Studi Kelayakan ini.

1.12 Tingkat Kedalaman Investigasi

Kami telah melakukan inspeksi lapangan, wawancara dan diskusi pada
tanggal 7-14 Februari 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal
ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen-
dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan Studi Kelayakan yang
ditugaskan kepada kami.

1.13 Jenis Mata Uang

Jenis mata uang yang digunakan dalam Studi Kelayakan adalah mata
uang Rupiah sesuai dengan mata uang yang digunakan pada Laporan
Keuangan Perseroan.

1.14 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan

Pada studi kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, (“POJK 35/2020”), (ii)
POJK 17/2020, (iii) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Edisi VII — 2018 (SPI Edisi VII - 2018), dan SPI Edisi Revisi
Tahun 2020.

1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

Setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan Studi
Kelayakan ini harus mendapat persetujuan dari KJPP BDR.

15
Page 17 OCR 0.951
2.

"pa

2.3.

BAB II

METODOLOGI STUDI KELAYAKAN

Ruang Lingkup

Yang dimaksud dengan Studi Kelayakan bisnis adalah penelitian dan
penilaian tentang dapat atau tidaknya suatu proyek dilakukan dengan
berhasil (menguntungkan). Pengertian menguntungkan, berhasil atau
layak dapat ditafsirkan dalam arti sempit dan arti luas. Pengertian arti
sempit, biasanya pihak swasta, lebih berminat tentang manfaat ekonomi
suatu investasi. Pengertian dalam arti luas, biasanya pemerintah atau
lembaga nonprofit, disamping manfaat ekonomi masih ada manfaat lain
yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.

Tujuan dari Studi Kelayakan

Suatu proyek investasi pada umumnya memerlukan dana yang cukup
besar dan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang, karenanya
perlu diadakan suatu studi atau penelitian dan penilaian sebelumnya.
Banyak sebab yang mengakibatkan suatu proyek ternyata kemudian tidak
menguntungkan/gagal karena kesalahan perencanaan, kesalahan analisa
pasar, kesalahan dalam memprediksi bahan baku, kesalahan merekrut
tenaga kerja, kesalahan dalam analisa lingkungan dan lain-lain. Untuk
itulah studi tentang kelayakan menjadi sangat penting.

Dengan ringkas dikatakan bahwa tujuan dilakukannya Studi Kelayakan
adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu
besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan.

Lembaga-Lembaga yang Memerlukan Studi Kelayakan

Pembuatan Laporan Studi Kelayakan digunakan untuk memenuhi
permintaan pihak-pihak yang berbeda. Masing-masing pihak mempunyai
kepentingan serta sudut pandang yang berbeda.

a. Investor

Pihak yang menanamkan dana dalam suatu proyek tentunya akan lebih
memperhatikan prospek usaha tersebut. Prospek yang dimaksud
berupa keuntungan beserta risiko investasi. Gambaran pospek ini
sedikit banyak tercermin dari suatu Laporan Studi Kelayakan.

b. Kreditur/Bank

Pihak kreditur/bank memperhatikan segi keamanan dana yang
dipinjamkan. Mereka mengharapkan bunga plus angsuran pokok bisa
dibayarkan tepat waktu.

16
Page 18 OCR 0.959
c. Pemerintah

Pemerintah terutama lebih berkepentingan dengan manfaat proyek
tersebut bagi perekonomian nasional lebih lanjut Laporan Studi
Kelayakan merupakan suatu pemenuhan atas ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

2.4. Metode Penyusunan Studi Kelayakan

Dalam penyusunan Studi Kelayakan ini Kami membagi dalam tiga
metode, yaitu (i) metode pengumpulan dan pengkajian data, (ii) metode
studi kepustakaan, dan (iii) metode pengamatan lapangan.

a. Pengumpulan dan Pengkajian Data

Data yang digunakan merupakan data primer, data sekunder dan data
eksternal. Data ini digunakan dan diolah menjadi informasi yang
berguna bagi penetapan keputusan.

1) Data primer diperoleh dari hasil survei ke lokasi proyek,
perkembangan kondisi lingkungan sekitar, dan sebagainya.

2) Data sekunder yang kami gunakan adalah data dari manajemen
Perseroan khususnya untuk data teknis, keuangan, dan
manajemen.

3) Data eksternal khususnya data pemasaran, sosial, dan ekonomi
diupayakan dari sumber organisasi asosiasi, perusahaan penyaji
data dan pihak-pihak relevan.

b. Studi Kepustakaan

Dapat berupa studi literatur atas jurnal dan data riset baik dari
pemerintah maupun swasta atau instansi/organisasi, brosur yang
mendukung penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, menyangkut
masalah kegiatan usaha tempat istirahat dan pelayanan, pola
manajemen yang diterapkan dalam kegiatan usaha ini.

c. Wawancara dan Inspeksi

Kami telah melakukan wawancara dan diskusi pada tanggal
7-14 Februari 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal ini
dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen-
dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan penilaian bisnis
yang ditugaskan kepada kami.

17
Page 19 OCR 0.943
2.5. Aspek-Aspek Studi Kelayakan

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan
ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di
dalam memulai suatu bisnis, di mana dasar dari pertimbangan-
pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap
berbagai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan,
sehingga hasil studi tersebut dapat digunakan untuk memutuskan apakah
sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan
dibatalkan.

Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Laporan Studi
Kelayakan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru dengan
kode 63122 atas aplikasi UT Connect oleh Perseroan yaitu:

a. Aspek hukum

Menyangkut semua legalitas kegiatan usaha yang dilaksanakan,
meliputi ketentuan hukum yang berlaku di antaranya:

se Tanda Daftar Penyelenggaran Sistem Elektronik — Nomor
000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan Kementerian
Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021.

e Sertifikat Merek Nomor IDM 001135553 yang dikeluarkan oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manuari Republik Indonesia
tanggal 14 Februari 2023.

b. Aspek sosial ekonomi dan budaya

Menyangkut dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar

karena adanya suatu kegiatan usaha tersebut, di antaranya:

e Dari segi sosial, apakah dengan adanya UT Connect dapat
mengubah perilaku belanja dan meningkatkan daya beli
masyarakat.

e Dari sudut ekonomi, apakah UT Connect dapat memperluas
pangsa pasar, dan membuka lapangan kerja baru.

e Dari sisi budaya, apa dampak UT Connect dapat mengubah
perilaku konsumsi, gaya hidup, dan lain-lain.

Cc. Aspek pasar dan pemasaran

Menyangkut apakah ada peluang pasar untuk output yang akan

dihasilkan oleh kegiatan usaha yang akan dilaksanakan, dengan

melihat hal-hal berikut:

e Potensi pasar

e Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai
keinginan atau hasrat untuk bertransaksi melalui UT Connect.

18
Page 20 OCR 0.932
2.6.

es Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka memanfaatkan
UT Connect mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi
konsumen, dan lain-lain.

» Pemasaran, menyangkut tentang strategi yang digunakan untuk
meraih sebagian pasar potensial atau peluang pasar atau
seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih
besarnya market share.

d. Aspek teknis

Menyangkut produk dan jasa layanan yang dimiliki oleh Perseroan
termasuk di dalamnya untuk memfasilitasi pelanggan Perseroan.

e. Aspek pola bisnis
Menyangkut keunggulan kompetitif karena keunikan dari pola bisnis,
kemampuan pesaing untuk meniru produk, dan kemampuan untuk
menciptakan nilai.

f. Aspek model manajemen
Menyangkut pengembangan dan operasional dari UT Connect.

g. Aspek keuangan
Menyangkut sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi
pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang
bersangkutan.

Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan dalam Studi Kelayakan ini adalah sebagai
berikut:

BAB | 1 Pendahuluan
BAB II: Metodologi Studi Kelayakan
BAB III: Gambaran Umum Perusahaan

BABIV : Analisis Aspek-Aspek Dalam Studi Kelayakan
BABV : Kesimpulan dan Saran

19
Page 21 OCR 0.952
BAB III

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

31 PT United Tractors Tbk

PT United Tractors Tbk (“Perseroan” atau “United Tractors”) didirikan di
Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor
Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, di hadapan Djojo Muljadi, S.H..
Akta Pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal
17 April 1973 yang mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Adapun Anggaran Dasar Perseroan telah disesuaikan dengan Undang-undang
Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sesuai Akta Nomor 54
tanggal 13 Juni 2008, yang dibuat di hadapan Notaris Benny Kristianto, Sarjana
Hukum, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-38120.AH.01.02Tahun 2008 tanggal 3 Juli
2008. Akta tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir telah
diubah dengan Akta Nomor 79 tanggal 08 April 2022 yang dibuat di hadapan
Jose Dima Satria, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusannya Nomor  AHU-
0028206.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal 19 April 2022. Adapun susunan terakhir
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dimuat dalam Akta Nomor 98
tanggal 24 April 2024 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, SH., M.Kn.,
Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Nomor AHU-
AH.01.09-0187465.Tahun 2024 tertanggal 7 Mei 2024. Perseroan mulai
beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan berkedudukan di
Jakarta, Indonesia.

Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya PT Astra International Tbk
(“Astra”), perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham terbesar
Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd., perusahaan yang didirikan di
Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak perusahaan dari Jardine
Matheson Holdings Ltd., perusahaan yang didirikan di Bermuda.

Perseroan adalah salah satu grup usaha terbesar dan terkemuka di Indonesia
dengan jaringan layanan menjangkau berbagai industri dan sektor. Sejak
tanggal19 September 1989, United Tractors telah menjadi perusahaan publik
dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek
Jakarta dan Bursa Efek Surabaya). Hingga kini Astra memiliki 59,5y saham
dalam United Tractors, dengan sisa saham dimiliki oleh publik.

20
Page 22 OCR 0.933
Saat ini United Tractors telah berkembang menjadi salah satu pemain utama di
sektor dan industri dalam negeri, melalui lima pilar bisnis, yaitu (i) mesin
konstruksi, (li) kontraktor penambangan, (iii) pertambangan, (iv) industri
konstruksi dan (v) energi.

3.2 Struktur Permodalan
Berdasarkan susunan kepemilikan pemegang saham dalam Perseroan

berdasarkan Daftar Pemegang Saham tertanggal 28 Februari 2025 dan pada saat
Laporan Studi Kelayakan ini dibuat adalah sebagai berikut:

Pemegang Saham Total Saham AA
PT Astra International Tbk 2.219.317.358 59,50
Masyarakat 1.412.491.778 37.86Yo
| Jumlah Saham Beredar 3.631.809.136 97,364
| Saham Tresuri 98.326.000 2,64Yo
| Jumlah 3.730.135.136 100,004

3.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Berdasarkan Akta Nomor 98 tanggal 24 April 2024 yang dibuat di hadapan Jose
Dima Satria, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan
Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sesuai dengan Surat Nomor AHU-AH.01.09-0187465.Tahun 2024 tertanggal
7 Mei 2024 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Tabel Susunan Komisaris

Jabatan Nama

Presiden Komisaris | Djony Bunarto Tjondro

Wakil Presiden Komisaris Rudy

Komisaris Djoko Pranoto Santoso
Komisaris Chiew Sin Cheok
Komisaris Benjamin Herrenden Birks
Komisaris Independen Paulus Bambang Widjanarko
Komisaris Independen Nanan Soekarna
Komisaris Independen Bruce Malcom Cox |

Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024

Tabel Susunan Direksi

Jabatan Nama

Franciscus Xaverius Laksana
Kesuma (Frans Kesuma)

Direktur Loudy Irwanto Ellias

Direktur Utama

Page 23 OCR 0.872
Jabatan Nama

Direktur | Iwan Hadiantoro |
Direktur | Idot Supriadi |
Direktur | Edhie Sarwono

Direktur | Widjaja Kartika

Direktur | Vilihati Surya

Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024

Tabel Susunan Komite Audit

Ketua |. Paulus Bambang Widjanarko

Anggota Purnama Setiawan

Anggota Arietta Adrianti
Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024

3.4 Data Keuangan Historis
ANALISIS LAPORAN LABA RUGI

Analisis laporan laba rugi historis dimulai dengan analisis atas pendapatan,
beban pokok pendapatan, laba bruto, rugi usaha, dan rugi tahun berjalan, baik
berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya.

Disajikan dalam miliaran Rupiah

Deskripsi 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan 84.430 | 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427
Beban Pokok |
Pendapatan 63.200 | 47.357 | 59.796 | 88.849| 92.797 | 100.595
Laba Bruto 21.231 12.989 | 19.665 | 34.759 | 35.786 | 33.832
Laba/(Rugi)
Usars 16.605 | 8.294 /14.876| 29.133| 29.723| 27.182
Laba/(Rugi) |
Tahun 11135 | 5.632| 10.608 | 22.994| 22.130| 20.119
Berjalan | |
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 — 2024

Pendapatan dan Beban Pokok Pendapatan

Pendapatan Perseroan bersumber dari penjualan barang untuk pertambangan
batubara, pertambangan emas dan mineral lainnya, mesin konstruksi, dan
energi. sumber lainnya dari pendapatan jasa kontraktor pertambangan, industri
konstruksi, mesin konstruksi, dan energi. Pendapatan Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -2946, 32Y6, 5646, 4Yo, dan 5Y6 masing-masing pada
tahun 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan
Pendapatan Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah
sebesar 1395. Dan rata-rata pertumbuhan beban pokok pendapatan sebesar
1390.
Page 24 OCR 0.895
Laba Bruto, Laba Usaha dan Laba Tahun Berjalan

Secara historis, Perseroan mencatatkan keuntungan di tingkat laba usaha dari
tahun 2019 sampai tahun 2024. Laba usaha Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -5076, 79Y6, 965, 24 dan -9Yo masing-masing pada
tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan laba usaha
Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 24Y6.

Pada tahun 2019 sampai tahun 2024, Perseroan juga masih mencatatkan
keuntungan di tingkat laba tahun berjalan. Laba tahun berjalan Perseroan
mengalami pertumbuhan sebesar -4946, 88Y9, 117Y6, -4Yo, dan -9Yo masing-
masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan
laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024
adalah sebesar 29Y4.

Grafik Pendapatan, Beban Pokok Pendapatan,
Laba Bruto, Rugi Usaha, dan Rugi Tahun Berjalan
(dalam miliaran Rupiah)

PT United Tractors Tbk
160.000
140.000
120.000
100.000
80.000
60.000
40.000
20.000
. 2019 2020 2021 2022 2023 2024
—@— Penjualan 84.430 60347 79461 123.607 128.583 134.427
-#--Beban Pokok Penjualan 63.200 47.357 59.796 88849 92.797 100.595
——$— Laba Bruto 21.231 12989 19665 34.759 35.786 33.832
—@— Laba Usaha 16.605 8.294 14876 29.133 29.723 27.182
—@— Laba (Rugi) Bersih 11.135 5.632 10.608 22.994 22.130 20.119

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 - 2024

ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN

Analisis laporan posisi keuangan historis dimulai dengan menganalisis aset,
liabilitas, dan ekuitas yang dimiliki oleh Perseroan, baik berdasarkan porsi
maupun pertumbuhannya.

Aset

Sepanjang historis, pertumbuhan CAGR berdasar jumlah aset Perseroan dari
tahun 2019 sampai tahun 2024 adalah sebesar 8,694. Dari tahun 2019 sampai
tahun 2024 jumlah aset Perseroan didominasi oleh aset tidak lancar dengan
rata-rata porsi sebesar 53Y4.

23
Page 25 OCR 0.726
Grafik Pertumbuhan Aset Grafik Komposisi Aset

(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)
PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk
1100 ina
12010 1000
100 la
u000 antr)
xeao
sem smooa
.. MN 001
. NI RI | soo
na MN | |. Si a00
209 a00 am max Las
mhettanar sn Atase (gk MK” 6261 cas 2018200 201 200 109 mx
2Awtkaktaar KORG. KS BASIS SASAP SAN Hate 4st 99001 Atns61 10478 151754 10401

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 - 2024

Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas yang dimiliki oleh Perseroan terdiri dari liabilitas jangka pendek dan
liabilitas jangka panjang. Dari tahun 2019 — 2024, liabilitas Perseroan
didominasi oleh liabilitas jangka pendek. Pada tanggal 31 Desember 2024,
liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek dan porsi liabilitas
terbesar adalah utang usaha rata-rata 3974 dari total liabilitas.

Sementara, untuk ekuitas Perseroan pada tahun 2024 mengalami Peningkatan
saldo laba perseroan yang berasal dari Laba Periode Berjalan perseroan. Bila
ditinjau secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa struktur
permodalan yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
bersumber utama dari ekuitas atau dapat dikatakan struktur permodalan
Perseroan didominasi oleh modal.

Grafik Komposisi Liabilitas Grafik Liabilitas dan Ekuitas
(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)
PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk
0 10000
na Pata
#00 140000 3
m0
pa m0 Mw 8
oom 5 |
pe 8 3 .. 3 Ni
mani 1 3 #00
10000 .... 20000
Doang 200 a01 0 mw mw . 2019 2020 2021 2 023 24
MUabita unta Pendet 32506 Ingat 30469 4037 dam 4508 MtotlSuutas 61410 Gata7 TARI asu seo se115
Uiablitas largka Panjang 18018 15710 10249 3927 26674 26003 Total abiltas 50603 36654 40739 SC9GA 69712 71305

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 - 2024

ANALISIS RASIO KEUANGAN

Melalui analisis rasio keuangan dapat diketahui indikasi tentang pertumbuhan
historis, likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas)
atau mengalami kerugian (Joss). Berikut adalah beberapa rasio keuangan
Perseroan dari tahun 2019 — 2024.

24
Page 26 OCR 0.916
RASIO LIKUIDITAS

Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan
dengan melihat besarnya aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio likuiditas Perseroan yang terdiri dari rasio
lancar, rasio cepat, dan rasio kas.

(Disajikan dalam miliaran Rupiah)

Keterangan 2019 2021 2022 2023 2024

LIKUIDITAS

Aset Lancar 50.827 | 44.196 | 60.604 | 78.930 | 62.667 | 69.979

Liabilitas Jangka

Pendek 32.586 | 20.944 | 30.489 | 42.037 | 43.038 | 45.303

Rasio Lancar 1,56| 241 1,99| 4188| 4146| 1,54

Aset Lancar 50.827 | 44.196 | 60.604 | 78.930 | 62.667 | 69.979

Persediaan 11.014| 8.002| 9.454 | 15.390 17.184 | 16.994

Liabilitas Jangka

Pendek 32.586 | 20.944 | 30.489 | 42.037 | 43.038 | 45.303
| Rasio Cepat 1,22 1,73 1,68 1,51 1,06 117

Kas 12.091 | 20.499 | 33.322 | 38.282 | 18.597 | 25.093

Liabilitas Jangka

Pendek 32.586 | 20.944 | 30.489 | 42.037 | 43.038 | 45.303
| Rasio Kas 0,37 0,98 | 1,09 0,91 0,43| 0,55)

Keterangan: Rasio disajikan dalam kali (x)

Rasio lancar digunakan untuk mengungkapkan jaminan keamanan (margin of
safety) Perseroan terhadap kreditor jangka pendek. Rasio cepat memiliki
kegunaan dan cara perhitungan yang sama dengan rasio lancar, hanya saja
rasio cepat tidak memperhitungkan persediaan dalam aset lancar Perseroan.
Rasio kas digunakan untuk melihat kemampuan Perseroan melunasi liabilitas
jangka pendek hanya dengan menggunakan kas yang dimiliki Perseroan.

Bila ditinjau dari sisi likuiditas, kondisi Perseroan berada pada kondisi yang liguid
dari rasio lancar dan rasio cepat pada tahun 2019 — 2024 bila dilihat dari rata-rata
tahun historis. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa grup Perseroan tidak
akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan liabilitas jangka pendek yang
dimiliki.

RASIO AKTIVITAS

Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efisien penggunaan aset
oleh Perseroan. Rasio ini juga melihat seberapa besar dana yang tertanam
pada aset Perseroan.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio aktivitas Perseroan yang terdiri dari rasio
perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, dan perputaran utang usaha.

25
Page 27 OCR 0.872
Disajikan dalam miliaran Rupiah:

Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024
AKTIVITAS

Pendapatan 844301 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427
Piutang Usaha 19.681| 10.024| 12.152 17.633| 20275| 19.989
| Perputaran 85,08| 60,63| 5582| 5207| 5755| 54,28

| Piutang Usaha
| Beban Pokok

63.200 47.357 | 59.796| 88.849| 92.797 | 100.595

Pendapatan
| Persediaan 11.014| 8.002| 9454| 15.390| 17.184| 16.994
Perputaran |
Persdiaini 63,61| 61,68 | 57,71 63,22 67,59 61,66
Beban Pokok |
Pendapatan 63.200 | 47.357 | 59.796 | 88.849| 92.797 | 100.595
Utang Usaha 20.909 | 10.273| 14.518| 24.849| 29111 | 28.985
Perputaran
Utang Usaha 120,76 | 79,18 | 88,62| 102,08| 114,50 | 105,17

Keterangan: Rasio disajikan dalem hari

Rasio perputaran piutang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam
setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara pendapatan dengan piutang usaha.
Untuk rasio perputaran persediaan dan utang usaha dihitung dengan membagi
jumlah hari dalam setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara beban pokok
pendapatan dengan persediaan atau utang usaha.

Tingkat aktivitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin lama
perputaran piutang usaha, persediaan, maupun utang usaha Perseroan.
Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memutarkan piutang usaha dan
persediaan akan meningkatkan kebutuhan atas modal kerja, sedangkan
semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memutarkan utang usaha akan
mengurangi kebutuhan atas modal kerja.

RASIO SOLVABILITAS

Rasio solvabilitas memberikan gambaran mengenai metode pembiayaan yang
digunakan oleh Perseroan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka panjang.

Berikut hasil perhitungan rasio solvabilitas Perseroan yang terdiri dari rasio
liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap ekuitas.

Disajikan dalam miliaran Rupiah)

Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024
SOLVABILITAS
Liabilitas 50.603 | 36.654 40.739 50.964 69.712 71.926
Aset 111.713| 99.801) 112.561| 140.478 | 154.028| 169.481 |

26
Page 28 OCR 0.786
Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Liabilitas |
terhadap Aset 45,300 | 36,734 | 36,19Y0| 36,28Y4 | 45,340 | 42,074o |
Liabilitas 50.603 | 36.654 40.739 50.964 69.712 71.305
Ekuitas 61.110 | 63.147 71.823 89.514 84.042 98.175 |
Liabilitas |
| terhadap 82,819 | 58,054 | 56,72/5| 56,93/0| 82,954 | 72,63Yo
Ekuitas

Keterangan : Rasio disajikan dalam persentase (96)

Tingkat solvabilitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar

penggunaan utang dalam pembiayaan Perseroan.

Bila ditinjau dari solvabilitas ataupun leverage yang dimiliki oleh Perseroan, maka
dapat dilihat, sepanjang tahun historis, struktur permodalan yang dimiliki oleh
Perseroan didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang, yang tentunya kecil
kemungkinan ada risiko gagal bayar utang dan bunga yang ditanggung

Perseroan.

RASIO PROFITABILITAS

Rasio profitabilitas mengukur kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
keuntungan (profit) pada tingkat pendapatan, aset, dan modal saham tertentu.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio profitabilitas Perseroan yang terdiri dari
margin laba bruto, margin laba usaha, margin laba bersih, serta rasio
pengembalian atas aset (ROA) dan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE).

isajikan dalam miliaran Rupiah

Keterangan 2019 2020 2022 2023 2024
PROFITABILITAS |
Laba Bruto 212311 129801 A9ee5| 3a7s0| 357ee| 33.832
Pendapatan | 84430 60.347| 7961| 123.607 | 128.583 | 134427
Marjin Laba | 25 4596| 21,5206 | 24,757 | 281206 21,831 | 2517
L L
Laba/Rug) | 4605| 8204| t487e| 20183| 20723| 27.82
Pendapatan | 84430) 603471 79461! 123607 | 128583 | 134427
Margin Laba | 4967o6 | 437204 | 187201 | 236706 | 221210 | 20,201
Laba/(Rugi) |
Tahun 111351 se32| t0oc0o8| 225041 22130| 20.119
Berjalan
(Pendapatan 84430) 60327) 79481 | 123607 | 128583 | 134.427
Daan kana 131900| 9,331 | 13,350 | 48,60x | 47,217 | 14,9706 |

27
Page 29 OCR 0.797
Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Laba/(Rugi)

Tahun 11135| 56321 t0.608| 22.994 22.130| 20119
Berjalan

Aset 111.713) 99801 / 112561) 140.478 | 153.754 | 169.481
pang 2 997n| 56an | 9421| 16,379 | 148906 | 11,870 |
Laba/(Rugi)

Tahun 11135| 5632| t0so8| 2299041 221301 20.119
Berjalan

Ekuitas G1ATO| 63447 | 71828| 890514| 84042| 98175
aa On | 482211 8,920 | 14,771 | 25,6900 | 26,331 | 20,906

Keterangan: rasio disajikan dalam persentase (96)

Margin dan tingkat balikan Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-
rasio di atas. Margin yang bernilai positif menunjukkan bahwa Perseroan
mencatatkan keuntungan pada tingkat laba. Semakin besar rasio yang dihasilkan

menunjukkan semakin besar laba yang diperoleh Perseroan.

Perseroan mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang disebabkan oleh
peningkatan pada akun pendapatan perseroan dari tahun 2019-2024.

Hal serupa terjadi pada pada tingkat balikan Perseroan yang mendapat
keuntungan di tingkat laba bersih pada tahun 2019 — 2024, sehingga tingkat
balikan Perseroan pada tahun tersebut bernilai positif.

28
Page 30 OCR 0.957
BAB IV

ANALISIS ASPEK-ASPEK DALAM STUDI KELAYAKAN

41 Latar Belakang Penyusunan Studi Kelayakan

Perseroan memiliki 5 lini usaha yaitu (i) mesin konstruksi, (ii) kontraktor
penambangan, (iii) pertambangan, (iv) industri konstruksi, dan (v) energi.
Pilar usaha mesin konstruksi berfokus pada penjualan alat berat dan alat
transportasi. Segmen usaha ini merupakan segmen penting sejak awal
pendirian Perseroan dan menawarkan berbagai produk yang dapat
mendukung kegiatan usaha di berbagai sektor seperti pertambangan,
perkebunan, konstruksi, dan kehutanan, serta angkutan dan transportasi.

Dalam kegiatan mesin konstruksi Perseroan tidak hanya menawarkan
produk-produk kepada pelanggannya, tetapi juga menyediakan berbagai
jasa yang komprehensif seperti konsultasi lapangan, rekomendasi armada
yang optimal, program pemeriksanaan mesin, program pemantauan alat
berat, remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik dan operator,
UT call (layanan pelanggan), jaminan layanan purna jual, dan layanan
melalui UT Command Center.

Pada tahun 2019 Perseroan mulai mengembangkan jasa layanan yang
dimiliki secara terdigitalisasi dalam aplikasi UT Connect. UT Connect
adalah aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan alat berat bagi
pelanggan Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai platform
interaksi digital antara pelanggan dan Perseroan namun juga dapat
digunakan untuk pemesanan sparepart serta memonitor kinerja alat berat
kapan pun dan di mana pun. Tujuan UT Connect adalah untuk
memberikan layanan purna jual terbaik bagi pelanggannya.

Pada tahun 2019, Perseroan hanya perlu untuk mendaftarkan Tanda
Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (“TDSPE”) yang telah dipenuhi
oleh Perseroan sejak tanggal 26 Oktober 2020 dan telah diperbarui pada
2 Juni 2021 dengan keberlakuan tanpa batas waktu. Pada tanggal
26 September 2023, Menteri Perdagangan menerbitkan Peraturan Menteri
Perdagangan Nomor 31 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan,
Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dan Perdagangan melalui
Sistem Elektronik yang mewajibkan perusahaan yang menjalankan
transaksi elektronik untuk menambahkan kode bisnis berdasarkan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020 (KBLI) baru dengan
kode 63122 untuk penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik
(PPMSE) pada Anggaran Dasar Perseroan. Rencana Penerbitan KBLI
baru dengan kode 63122 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan
Perubahan Kegiatan Usaha diperlukan studi kelayakan atas perubahan
kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan.

29
Page 31 OCR 0.952
4.2

4.3

44

Ruang Lingkup

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk
memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 63122 untuk
aplikasi UT Connect oleh Perseroan seperti dimaksud Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak
layak.

Tujuan dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan adalah untuk memenuhi
POJK 17/2020.

Manfaat Studi Kelayakan

Manfaat yang dapat diperoleh dengan dilakukannya studi kelayakan
adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu
besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan dan Studi
Kelayakan ini dapat dijadikan sebagai pedoman/alat untuk mengetahui
sampai sejauh mana kegiatan investasi layak dilakukan.

Analisis Aspek-Aspek Studi Kelayakan

Sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan bahwa layak atau
tidaknya kegiatan usaha aplikasi UT Connect tersebut dilaksanakan maka
perlu dilakukan analisis terhadap aspek-aspek sebagai berikut:

a. Aspek Hukum

Untuk memulai penyusunan Laporan Studi Kelayakan, umumnya dimulai
dari aspek hukum. Tujuan dari analisis aspek hukum yaitu untuk meneliti
dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Perseroan yang meliputi badan
hukum, perizinan, perjanjian, atau dokumen lainnya yang mendukung
kegiatan usaha tersebut.

Berikut adalah daftar data yang Kami peroleh dan Kami pelajari dalam
aspek hukum dari UT Connect sebagai berikut:

1) Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik — nomor
000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan Kementerian
Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021.

2) Sertifikat Merek UT Connect Nomor IDM 001135553 yang
dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023.

30
Page 32 OCR 0.946
b. Aspek Ekonomi

Dalam proses penyusunan Laporan Studi Kelayakan, sudut pandang
ekonomi harus diperhatikan, karena pandangan ekonomi akan
mempengaruhi investor dalam melihat alternatif investasi.

Perekonomian Global

Ketidakpastian pasar keuangan global semakin meningkat disertai
dengan risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Rencana
kebijakan perdagangan di Amerika Serikat (“AS”) melalui kenaikan tarif
impor, komoditas, dan cakupan negara yang lebih luas telah
menyebabkan risiko peningkatan fragmentasi perdagangan dunia.
Perkembangan ini yang disertai dengan eskalasi ketegangan geopolitik
di banyak negara mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dunia di tahun
2025 diprakirakan melambat menjadi 3,1Yo dari sebesar 3,2”o pada
2024. Inflasi dunia meningkat dibandingkan prakiraan sebelumnya
dipengaruhi oleh gangguan rantai suplai. Di AS, penurunan Fed Funds
Rate (FFR) diprakirakan lebih lambat akibat inflasi yang lebih tinggi
tersebut. Sementara itu, kebijakan fiskal AS yang lebih ekspansif
mendorong yield US Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka
pendek maupun jangka panjang, Penguatan mata uang secara luas
terus berlanjut disertai berbaliknya preferensi investor global dengan
memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS. Hal ini meningkatkan
tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia dan menahan aliran
masuk modal asing ke negara berkembang. Perkembangan ekonomi
global yang diikuti dengan tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan
global tersebut memerlukan respons kebijakan yang kuat untuk
memitigasi dampak negatifnya terhadap perekonomian di negara-negara
berkembang, termasuk Indonesia.

Perekonomian Domestik

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga didukung oleh permintaan
domestik. Investasi diprakirakan tumbuh positif pada triwulan IV 2024
ditopang oleh penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN)
dan investasi swasta didukung insentif dari Pemerintah Indonesia.
Konsumsi rumah tangga diprakirakan tetap tumbuh didorong oleh
keyakinan konsumen yang terjaga serta dampak positif pelaksanaan
pemilihan kepala daerah di berbagai daerah. Konsumsi Pemerintah
Indonesia lebih tinggi seiring dengan kenaikan aktivitas belanja
Pemerintah Indonesia pada akhir tahun. Sementara itu, ekspor nonmigas
diprakirakan melambat dipengaruhi ekonomi global yang belum kuat.
Secara sektoral, pertumbuhan juga ditopang terutama oleh Sektor
Industri Pengolahan, Konstruksi, serta Perdagangan Besar dan Eceran.
Secara keseluruhan tahun, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan
berada dalam kisaran 4,7”6-5,5Y dan meningkat menjadi 4,8/5-5,6Yo
pada 2025. Ke depan, berbagai upaya perlu terus ditempuh untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dari sisi permintaan

31
Page 33 OCR 0.949
maupun sisi penawaran. Oleh karena itu, Bank Indonesia memperkuat
bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan
bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah Indonesia.
Upaya tersebut didukung dengan optimalisasi stimulus kebijakan
makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang
ditempuh Bank Indonesia. Dari sisi penawaran, kebijakan reformasi
struktural Pemerintah Indonesia perlu terus diperkuat untuk mendorong
sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja.

Neraca Pembayaran

Neraca Pembayaran Indonesia (“NPI”) tetap sehat dan mendukung
terjaganya stabilitas eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut
pada November 2024 sebesar USD 4,4 miliar didukung oleh ekspor
komoditas utama Indonesia, seperti besi dan baja serta minyak dan
lemak nabati. Di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,
aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) telah kembali
mencatat net inflows sebesar USD 0,7 miliar pada Desember 2024
(hingga 16 Desember 2024) setelah pada November 2024 mencatat net
oufflows sebesar USD 0,8 miliar. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir
November 2024 tercatat tinggi sebesar USD 150,2 miliar, setara dengan
pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran
utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Dengan perkembangan tersebut, NPI
2024 diprakirakan tetap berdaya tahan seiring dengan berlanjutnya
surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk
modal asing dan terjaganya defisit transaksi berjalan dalam kisaran
rendah sebesar 0,146 sampai dengan 0,9Y6 dari Produk Domestik Bruto
(“PDB”). Prospek NPI yang tetap sehat diprakirakan berlanjut pada 2025
didukung oleh aliran masuk modal asing dan defisit transaksi berjalan
yang terjaga dalam kisaran defisit 0,54 sampai dengan 1,396 dari PDB.

Cadangan Devisa

Sumber: Bank Indonesia

32
Page 34 OCR 0.894
Neraca Perdagangan

3

Hem Migas
Pn 1

bu N LAU ta DN. BA SA MI
mg 029 an 2 203 doa

Sumber: Bank Indonesia
Nilai Tukar Rupiah

Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga
stabilitas Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian global. Nilai
tukar Rupiah pada Desember 2024 (hingga 17 Desember 2024)
melemah sebesar 1,37Y6 (ptp) dari bulan sebelumnya. Pelemahan nilai
tukar Rupiah tersebut dipengaruhi oleh makin tingginya ketidakpastian
global terutama terkait dengan arah kebijakan AS, ruang penurunan FFR
yang lebih rendah, penguatan mata uang secara luas, dan risiko
geopolitik yang mengakibatkan berlanjutnya preferensi investor global
untuk memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS. Secara umum
pelemahan nilai tukar Rupiah tetap terkendali, yang bila dibandingkan
dengan level akhir Desember 2023 tercatat depresiasi sebesar 4,16Ys,
lebih kecil dibandingkan dengan pelemahan Dolar Taiwan, Peso Filipina,
dan Won Korea yang masing-masing terdepresiasi sebesar 5,58Y4,
5,94/o, dan 10,47”. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil
didukung komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,
imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang tetap baik. Seluruh instrumen moneter akan
terus dioptimalkan, termasuk penguatan strtegi operasi moneter pro-
market melalui optimalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
(SRBI), Sekuriti Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valuta
Asing Bank Indonesia (SUVBI), untuk memperkuat efektivitas kebijakan
dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung
penguatan nilai tukar Rupiah.

33
Page 35 OCR 0.828
Rupiah vs Negara Kawasan

Nilai Tukar 2024 vs 2023

# point to point rerata

Bau Pa TAMAN ERA MNMMOLMNNATA
men 104 menamai emanMamraan Ne

Tag . Her Semanan tan menantang
Pan I0a7 MeRmMNNNaMamN

NzD

spy

AUD

pup

Two

EUR
ok

Ta”

s0

Ing

Tua

ZAR

MR nye

200 280 :200 180 100 39 (3 0

Sumber: Bank Indonesia
Inflasi

Inflasi Indeks Harga Konsumen (“IHK”) pada November 2024 tetap
terjaga sebesar 1,55Y6 (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi
inti yang terkendali pada level 2,26Y4 (yoy) sejalan dengan konsistensi
kebijakan suku bunga Bank Indonesia untuk mengarahkan ekspektasi
inflasi. Sementara itu, kelompok Volatile Food (“VF”) mencatat deflasi
0,324 (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan seiring
berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi pengendalian inflasi Tim
Pengendali Inflasi Pusat (TPIP)/Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)
melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dan
pengaruh base effect harga pangan. Secara spasial, inflasi IHK di
sebagian besar daerah juga terkendali dalam kisaran sasaran inflasi
nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali
dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi
inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang
masih besar dan dapat merespon permintaan domestik, imported
inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar
Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.
Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian
inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank
Indonesia terus berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter
guna menjaga inflasi tahun 2024 dan 2025 terkendali dalam sasaran
2,5t1Y6, dengan tetap mendukung upaya penguatan pertumbuhan
ekonomi.
Page 36 OCR 0.895
Inflasi

Administered
Prices

Volatile Food

1857 GAIT NET 9TTA KS 7 9TTN 39 TYTA 35 7 9NLA 3:5 7 91
2019 2020 2021 2022 2023 2024

Sumber: Bank Indonesia
Likuiditas dan Suku Bunga

Hingga 16 Desember 2024, posisi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI
masing-masing tercatat sebesar Rp940,67 triliun, Rp2,08 miliar dan
Rp386 juta. Penerbitan SRBI telah mendukung upaya peningkatan aliran
masuk portofolio asing ke dalam negeri dan penguatan nilai tukar
Rupiah. Kepemilikan nonresiden dalam SRBI mencapai Rp233,85 triliun
(24,86Yo dari total outstanding). Implementasi Primary Dealer (PD) sejak
Mei 2024 juga makin meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder
dan repurchase agreement (repo) antar pelaku pasar, sehingga
memperkuat efektivitas instrumen moneter dalam stabilisasi nilai tukar
Rupiah dan pengendalian inflasi. Ke depan, Bank Indonesia terus
mengoptimalkan berbagai inovasi instrumen pro-market, baik dari sisi
volume maupun sisi daya tarik imbal hasil, guna meningkatkan efektivitas
transmisi kebijakan moneter, mempercepat pendalaman pasar uang dan
pasar valas, serta mendorong aliran masuk modal asing.

35
Page 37 OCR 0.716
Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan PUAB O/N

UF Rate

Sumber: Bank Indonesia

Suku Bunga Kredit Perbankan

aj —5 Sulu Bunga Kredit

Siku Bunga Kredit KIMI am 3

Sumber: Bank Indonesia
Page 38 OCR 0.954
Pertumbuhan Uang Beredar

Sumber: Bank Indonesia

c. Aspek Pasar
Analisis Industri

Industri alat berat di Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan
perkembangan yang menarik. Produksi dan penjualan alat berat di
Indonesia terus meningkat. Sektor pertambangan, konstruksi,
perkebunan, dan kehutanan menjadi kontributor utama permintaan alat
berat. Di sektor pertambangan, selain produksi batu bara yang terus
meningkat, harga batu bara yang stabil juga berkontribusi pada
penjualan alat berat. Sedangkan meningkatnya penjualan alat berat di
sektor perkebunan disebabkan produksi minyak sawit yang meningkat.
Selain produksi dan penjualan, faktor ekonomi juga ikut pengaruhi dari
pertumbuhan ekonomi yang positif dan stabilitas suku bunga.

Secara keseluruhan, industri alat berat di Indonesia menunjukkan
prospek yang positif dengan pertumbuhan yang didorong oleh berbagai
sektor industri. Ukuran pasar peralatan konstruksi Indonesia diperkirakan
mencapai USD 4,24 miliar pada tahun 2025, dan diharapkan mencapai
USD 6,04 miliar pada tahun 2030, dengan Compounded Annual Growth
Rate (CAGR) sebesar 7,32” selama periode perkiraan (2025-2030).
Menurut perkiraan, industri peralatan konstruksi dan pertambangan
Indonesia bernilai USD 431 juta pada tahun 2025 dengan kontribusi
mayoritas berasal dari ekskavator (2496).

Di Indonesia, belanja pemerintah untuk konstruksi dan infrastruktur,
meningkatnya investasi asing langsung, dan fokus pada pembangunan
jalan raya dan rel kereta api menjadi pendorong pertumbuhan pasar
konstruksi. Lonjakan ini, yang didorong oleh urbanisasi dan pertumbuhan

37
Page 39 OCR 0.952
populasi, secara bersamaan meningkatkan permintaan akan peralatan
konstruksi di seluruh negeri. Pasar peralatan konstruksi dan
pertambangan Indonesia didorong oleh pembangunan infrastruktur dan
aktivitas pertambangan yang sedang berlangsung di negara ini.
Peralatan konstruksi dan pertambangan, seperti ekskavator, buldozer,
dan loader, sangat penting untuk pertumbuhan dan produktivitas sektor-
sektor ini. Karena Pemerintahan Indonesia terus berinvestasi dalam
proyek infrastruktur dan pertambangan, permintaan untuk peralatan
konstruksi dan pertambangan kemungkinan akan meningkat.

Pasar peralatan konstruksi di Indonesia menunjukkan fragmentasi dan
daya saing yang moderat, dengan memadukan raksasa manufaktur
internasional dan Tiongkok. Pemain utama seperti Caterpillar, Komatsu,
Hitachi Construction Machinery, Kobelco, SANY, XCMG, JCB, Zoomlion,
Yanmar, Hyundai Construction Eguipment, Takeuchi, dan Kubota
mendominasi pasar. Persaingan mereka berkisar pada harga, kualitas
peralatan, jaringan dealer, jangkauan geografis, layanan purnajual,
keragaman produk, dan penawaran inovatif seperti peralatan sebagai
layanan.

Ekosistem yang dinamis ini menjadi saksi investasi besar-besaran oleh
berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas portofolio peralatan
konstruksi mereka guna memenuhi meningkatnya permintaan konsumen
dan meningkatkan pengenalan merek. Masa depan menjanjikan bagi
sektor peralatan konstruksi di Indonesia, yang siap untuk
memperkenalkan produk-produk canggih oleh para pemain utama. Tren
ini menggarisbawahi upaya industri untuk mendapatkan keunggulan
kompetitif melalui diversifikasi dan inovasi dalam portofolio produk
mereka.

Sumber:
Prospek Bisnis Alat Berat pada 2024 , Kontan.co.id
Indonesia Construction and Mining Eguipment Market Outlook, 6wresearch.com
Indonesia Construction eguipment Market, Mordorintelligence.com

Analisis Pasar

Pasar alat berat Indonesia diprediksi akan tetap memiliki prospek yang
menjanjikan pada 2025 meskipun pelaku usaha menghadapi tantangan
baru berupa penerapan Pajak Alat Berat (“PAB”) di beberapa daerah.
Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (“PAABI”)
mengungkapkan bahwa penjualan alat berat nasional pada 2024 tercatat
sebesar 14.994 unit, turun 5,24” dibandingkan tahun sebelumnya yang
mencapai 15.823 unit.

Sektor konstruksi menjadi penyumbang terbesar dalam penjualan alat
berat 2024 dengan total 5.371 unit. Sementara sektor lain seperti
agrikultur mencatatkan penjualan sebanyak 3.904 unit, pertambangan
3.568 unit, kehutanan 1.295 unit, guarry 210 unit, dan sektor lainnya

38
Page 40 OCR 0.955
sebanyak 646 unit. Jenis alat berat yang paling banyak terjual adalah
ekskavator, yang mendominasi pasar.

PAABI memproyeksikan angka penjualan alat berat pada 2025 tidak jauh
berbeda dengan 2024. Pertumbuhan sektor pertambangan dan
pertanian, termasuk proyek food estate, diharapkan dapat meningkatkan
permintaan alat berat di pasar. Sektor konstruksi juga diharapkan tetap
mendukung penjualan, meskipun anggaran untuk infrastruktur
dipangkas.

Namun, pengusaha alat berat menghadapi tantangan baru akibat
penerapan PAB yang akan mulai diberlakukan pada 2025. Pemerintah
daerah akan memungut PAB dengan tarif maksimal sebesar 0,2”6 dari
nilai jual alat berat, yang dapat dikenakan setiap kali produk dimiliki
selama 12 bulan berturut-turut atau dibayar sekaligus. Meskipun
demikian, PAABI belum menemukan kasus pelanggan yang menunda
pembelian akibat penerapan PAB, meski sebagian besar pelanggan
mengaku kurangnya sosialisasi terkait kebijakan ini.

Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut. Salah satu distributor
alat berat, Perseroan membukukan tren penjualan alat berat yang kurang
memuaskan. Pada 2024 penjualan alat berat Perseroan tercatat 4.420
unit atau turun 16,13Y6 dibanding dengan periode yang sama dengan
tahun sebelumnya. Namun Perseroan optimis dapat mencapai penjualan
4.600 unit pada tahun 2025 yang didorong oleh permintaan yang
diperkirakan tumbuh di sektor pertambangan, konstruksi, dan
perkebunan.

Pangsa Pasar dan Potensi Pasar

UT Connect bertujuan untuk memperluas cakupan pasar pada
pelanggan ritel yang hanya memiliki populasi unit alat berat yang sedikit
dan/atau pelanggan yang tidak melakukan pembelian secara rutin yang
tidak terjangkau oleh tenaga penjual Perseroan, serta pelanggan yang
melakukan pembelian secara tunai.

UT Connect bertujuan untuk mengedukasi pelanggan agar lebih adaptif
terhadap teknologi digital yang ditawarkan Perseroan sehingga tercipta
pola bertransaksi dengan pelanggan secara berkesinambungan dalam
jangka panjang. Kesehatan unit alat berat pelanggan yang tercatat pada
UT Connect akan dimonitor secara berkala/terus menerus oleh tenaga
ahli Perseroan sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada
pelanggan dengan cara memberikan rekomendasi atas kebutuhan
perbaikan dan perawatan (repair & maintenance) unit pelanggan.

39
Page 41 OCR 0.957
d. Aspek Teknis

Produk dan Layanan

Produk dan layanan yang eksisting Perseroan sebagai berikut:

Ta

Mesin Konstruksi

Pilar usaha mesin konstruksi berfokus pada penjualan alat berat dan
alat transportasi. Segmen usaha ini merupakan segmen penting
sejak awal pendirian Perseroan dan menawarkan berbagai produk
andal yang dapat mendukung kegiatan usaha di berbagai sektor
seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi dan kehutanan, serta
angkutan dan transportasi.

Perseroan tidak hanya menawarkan produk-produk andal kepada
pelanggannya, tetapi juga menyediakan berbagai jasa yang
komprehensif, seperti: konsultasi lapangan, rekomendasi armada
yang optimal, program pemeriksaan mesin, program pemantauan
alat berat, Remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik dan
operator, UT Call 1500 072 - layanan pelanggan 24/7, Jaminan
layanan purna jual, UT Command Center.

Selain itu, Perseroan juga menawarkan jasa rekayasa produk dan
penjualan produk-produk lain seperti komponen dan attachment
mesin, melalui beberapa anak usaha. Secara khusus, Perseroan
mendirikan anak usaha PT United Tractors Pandu Engineering
(UTPE”) untuk menawarkan layanan rekayasa dan manufaktur
komponen dan attachment alat berat, serta jasa rekondisi mesin, dan
PT Bina Pertiwi (“BP”) untuk menjual dan menyewakan traktor
pertanian Kubota, generator Kubota dan Komatsu, mini excavator
Komatsu dan forklift Komatsu, sekaligus penjualan produk-produk
commodity parts.

. Kontraktor Penambangan

Perseroan menjalankan usaha kontraktor penambangan melalui
Pamapersada Nusantara (“PAMA”). PAMA merupakan kontraktor
spesialis yang menyediakan jasa pertambangan komprehensif
kepada pemilik tambang, sehingga dapat membantu mereka
memproduksi batu bara guna memenuhi permintaan dalam dan luar
negeri.

PAMA menyediakan layanan pertambangan di seluruh tahap
produksi dan ekspansi mulai dari desain tambang, eksplorasi,
ekstraksi, hauling, barging, dan pengangkutan komoditas. Jasa yang
ditawarkan mencakup: desain pertambangan dan implementasi,
penilaian dan Studi Kelayakan awal, pembangunan infrastruktur dan
fasilitas tambang, pemindahan tanah dan penanganan limbah,

40
Page 42 OCR 0.947
produksi dan pengangkutan bahan tambang, perluasan tambang/
fasilitas, reklamasi dan revegetasi.

. Pertambangan

Pilar usaha pertambangan batu bara berada di bawah koordinasi
PT Tuah Turangga Agung (“Turangga Resources”), anak usaha
dengan kepemilikan saham masing-masing sebanyak 27,28”o dan
72,724 untuk Perseroan dan PAMA. Selain mengusahakan
pertambangan batu bara, Turangga Resources juga menjalankan
usaha perdagangan batu bara. Saat ini Turangga Resources
mengoptimalkan produksi batu bara termal dari konsesi PT Asmin
Bara Bronang (“ABB”), PT Telen Orbit Prima (“TOP”), serta batu
bara kokas dari konsesi PT Suprabari Mapanindo Mineral (“SMM”).

Perseroan menjalankan pilar bisnis pertambangan emas melalui
PT Agincourt Resources (“PTAR”) yang diakuisisi melalui PT Danusa
Tambang Nusantara (“DTN”) pada akhir tahun 2018. DTN memiliki
95 saham PTAR, sedangkan 5”6 saham sisanya dimiliki oleh
pemerintah daerah melalui PT Artha Nugraha Agung (“ANA”). PTAR
adalah perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi,
penambangan, dan pengolahan mineral yang mengoperasikan
Tambang Emas Martabe di Provinsi Sumatera Utara.

Tambang Emas Martabe beroperasi berdasarkan Kontrak Karya
selama 30 tahun dengan Pemerintah Indonesia (“Kontrak Karya”).
Luas wilayah menurut perjanjian ini adalah 1.302 km? dan mencakup
area yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah,
Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal. Lokasi Tambang Emas
Martabe sendiri berada di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan area
operasi seluas 479 hektar. Konstruksi Tambang Emas Martabe
dimulai pada tahun 2008 dan produksi emas dan perak dimulai pada
tahun 2012 dengan rencana tambang yang disetujui hingga tahun
2042. Per Juni 2023, sumber daya mineral Tambang Emas Martabe
adalah 6,2 juta ons emas dan 59 juta ons perak. Cadangan bijih
sebesar 3,7 juta ons emas dan 33 juta ons perak.

Pada pertengahan tahun 2024, PT Sumbawa Jutaraya (“SJR”),
konsesi pertambangan emas Perseroan di Pulau Sumbawa, Nusa
Tenggara Barat, dijadwalkan mulai berproduksi. Kapasitas awal
produksi diharapkan mencapai 25.000 troy ons dore bullion per
tahun dan dapat mencapai kapasitas optimal 65.000 troy ons per
tahun pada 2025. Tingkat produksi SJR akan stabil di kisaran 65.000
troy ons dalam 10 tahun, berdasarkan perhitungan total cadangan
yang ada pada tahun 2023.

Sejalan dengan Aspirasi Keberlanjutan 2030 United Tractors, strategi

pengembangan bisnis Perseroan difokuskan pada sektor
pertambangan mineral dan energi terbarukan. Pada tahun 2023,

44
Page 43 OCR 0.934
Perseroan resmi masuk ke bisnis nikel setelah menuntaskan proses
akuisisi 19,99Y4 saham Nickel Industries Limited (“NIC”) dan 7046
saham pada Stargate Pasific Resources (“SPR”), perusahaan
pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Nikel di
Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang memiliki cadangan nikel
low—high grade dan PT Stargate Mineral Asia (“SMA”), perusahaan
pemegang Izin Usaha Industri yang akan mengembangkan dan
membangun smelter nikel, serta 66,67Y6 saham PT Anugerah Surya
Pacific Resources (“ASPR”), perusahaan induk dengan kepemilikan
304 pada SPR dan SMA.

. Industri Konstruksi

Perseroan mendirikan pilar usaha industri konstruksi pada tahun
2015 melalui akuisisi PT Acset Indonusa Tbk (“ACSET”), sebuah
perusahaan dengan pengalaman hampir 30 tahun di bidang fondasi
dan konstruksi bangunan di Indonesia. ACSET adalah perusahaan
publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saat ini, anak usaha
Perseroan, PT Karya Supra Perkasa (“KSP”), memiliki 87,69Y4
saham ACSET.

ACSET yang telah berdiri sejak 1995, memiliki rekam jejak serta
kompetensi tinggi dalam jasa konstruksi dan fondasi untuk pekerjaan
bangunan, sipil dan maritim. Proyek-proyek penting ACSET antara
lain pusat perbelanjaan dan perhotelan Pacific Place, Thamrin Nine,
Gandaria City, Kota Kasablanka, West Vista Jakarta, Alila Seminyak,
dan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

. Energi

Pada tahun 2017, Perseroan membangun segmen energi sebagai
strategi ekspansi dan diversifikasi usaha. Langkah awal Perseroan di
bisnis energi ditandai dengan keikutsertaan Perseroan di dalam
konsorsium PT Bhumi Jati Power (“BJP”) untuk membangun
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-4 (Tanjung Jati B Unit
5 dan 6) 2x1.000 MegaWatt di Jepara, Jawa Tengah yang telah
beroperasi secara komersial sejak akhir tahun 2022. Pemegang
saham BJP terdiri dari Sumitomo Corporation (5096), United Tractors
melalui PT Unitra Persada Energia (2596), dan The Kansai Electric
Power Co. Inc. (2596).

Perseroan telah melakukan pengambilbagian 49.64 saham
PT Supreme Energy Sriwijaya ("SES") yang memiliki 25.2Ys saham
di PT Supreme Energy Rantau Dedap ("SERD") dan kemudian
membeli 20.24 saham SERD, perusahaan pemegang Izin Panas
Bumi dengan kapasitas 2 x 49 MW yang telah beroperasi berlokasi di
Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim,
Provinsi Sumatera Selatan.

42
Page 44 OCR 0.953
Unit Pendukung Bisnis

UT Guaranteed Product Support (“UT GPS”) adalah layanan garansi
purna jual untuk setiap pembelian produk-produk Perseroan.
Layanan ini mencakup aspek pengiriman suku cadang, mekanik, dan
jangka waktu perawatan mesin, yang ditawarkan melalui fitur
layanan yang disebut OnTime-In-Full (“OTIF”).

Tiga aspek OTIF dari UT GPS adalah:

“ OTIF Parts, memastikan pengiriman suku cadang secara akurat
dan tepat waktu.

“ OTIF Mechanics, memberikan jaminan kehadiran mekanik dalam
waktu 1x24 jam untuk analisis permasalahan alat berat atau
melakukan perbaikan yang diperlukan di lapangan.

« OTIF Solution, memberikan jaminan respons tepat waktu dalam
pemberian solusi menyeluruh sejak pelanggan menghubungi United
Tractors hingga saat masalah selesai dan unit dapat digunakan
kembali.

Perseroan memiliki contact center yang dikenal dengan UTCall 1500
072 untuk melayani pelanggan melalui ketersediaan layanan 24/7
dengan kemudahan kontak UTCall 1500 072 siap memberikan
pengalaman positif bagi pelanggan dengan menyediakan informasi
produk dan jasa, serta melayani permintaan dan memberikan solusi
untuk setiap keluhan pelanggan. UTCall 1500 072 memberikan
respons dan solusi profesional yang cepat bagi pelanggan di
manapun dan kapanpun selama 24 jam 7 hari seminggu (24/7),
bahkan untuk permasalahan pelanggan yang terjadi di area yang
jauh dari kantor operasional Perseroan. UTCall 1500 072 didukung
oleh frontliner yang memiliki keahlian dan pengetahuan produk yang
lengkap untuk memberi solusi yang cepat, tepat dan relevan.

Perseroan memiliki fasilitas UT Command Center untuk memberikan
dukungan maksimal terhadap aktivitas operasional di kantor cabang
dan kantor site dengan cara mengidentifikasi dan menyelesaikan
masalah secara cepat dan tepat serta memberikan rekomendasi
perbaikan proses bisnis berkelanjutan. UT Command Center
dilengkapi dengan fasilitas alert and monitoring, teleconference and
recording, initiatives improvement monitoring, dan web auto to do list
untuk membantu pelanggan/pemilik alat berat, bus dan truk produk
Perseroan untuk memantau pengoperasiannya. Beberapa data yang
tersedia antara lain perilaku berkendara operator (speeding, idling,
costing, cruise control usage, anticipation, hill driving), kondisi
kendaraan (position, speed, fuel consumption), dan jadwal servis
berkala armadanya. Seluruh informasi tersebut dapat diakses oleh
pelanggan kapan saja dan di mana saja secara real time melalui
aplikasi UT Mobile Apps.

43
Page 45 OCR 0.954
UT Connect

Pada tahun 2019 Perseroan mulai mengembangkan jasa layanan
yang dimiliki secara terdigitalisasi dalam aplikasi UT Connect.
UT Connect adalah aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan
alat berat bagi pelanggan Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya
digunakan sebagai platform interaksi digital antara pelanggan dan
Perseroan namun juga dapat digunakan untuk pemesanan spare
part serta memonitor kinerja alat berat kapan pun dan di mana pun.
Tujuan UT Connect adalah untuk memberikan layanan purna jual
terbaik bagi pelanggannya.

Kapasitas Layanan atau Transaksi

Berdasarkan hasil analisis dari manajemen terkait kapasitas layanan
atau transaksi dari UT Connect menggunakan beberapa pengujian
yaitu Stress Test, Rencana Scaling (horizontal atau vertical),
Monitoring & Alert System, Failover & Backup System sebagai
berikut:

1. Hasil Stress Test

Order Tran
saction
Sumber : Manajemen Perseroan, 2025

Hasil dari pengujian stress test disimpulkan sebagai berikut:
A. Stabilitas
- Seluruh 100 sampel transaksi berhasil dijalankan
- Tingkat Kesalahan: 04 — tidak ada transaksi yang gagal
selama pengujian
B. Metrik Performa
- Rata-rata Waktu Respon: 5.554 ms
- Waktu Respon Minimum: 1.951 ms
- Waktu Respon Maksimum: 6.578 ms
- Median Waktu Respon: 6.077 ms
- Persentil ke-90: 6.477 ms
- Persentil ke-95: 6.531 ms
- Persentil ke-99: 6.567 ms
C. Throughput
- Transaksi per Detik (TPS): 3,8
- Menunjukkan sistem mampu menangani sekitar 3,8 transaksi
per detik dalam kondisi beban pengujian

44
Page 46 OCR 0.865
D. Penggunaan Jaringan
- Data Diterima: 1,58 KB/s
- Data Dikirim: 9,675 KB/s

2. Rencana scaling (horizontal atau vertical) jika terjadi lonjakan
transaksi

Kubemnetes:
- Jumlah node pada aplikasi UT Connect akan bertambah dan
berkurang secara otomatis berdasarkan utilisasi (Horizontal
scalling).

Scale node pool x

agentpeolo1

You can scale the number of nodes in your cluster to increase
the total amount of cores and memory availabie for your
container applications. Learn moret”

Scale method O O manuat
@) Autoscals - Recommended
@ This option is recommended so that the cluster is

automatically sized correctly for the current running
workloads.

Minimum node count" O | 41

Maximum node count" D fs 5)

The maximum node count allowed for an AKS cluster is 1000
per node pool and 5000 nodes across ali node poolsin this
cluster.

Sumber : Manajemen Perseroan, 2025

Database:
- Platform asa Service (PaaS):
Apabila terjadi peningkatan utilisasi dan treshold lebih dari 856
(selama lebih dari 15 menit), maka sistem akan mengirimkan
notifikasi melalui email ke helpdesk operation. Helpdesk
operation akan melakukan analisa apakah diperlukan
penambahan kapasitas atau tidak (Vertical scalling).

- Infrastructure as a Service (laaS):
Apabila terjadi peningkatan utilisasi dan treshold lebih dari 85Y6
(selama lebih dari 15 menit), maka sistem akan mengirimkan
notifikasi melalui email ke helpdesk operation. Helpdesk
operation akan melakukan analisa apakah diperlukan
penambahan kapasitas atau tidak (Vertical scalling).

45
Page 47 OCR 0.883
3. Monitoring & Alert System untuk mendeteksi overload

Apabila terjadi peningkatan utilisasi dan treshold lebih dari 85Yc
(selama lebih dari 15 menit), maka sistem akan mengirimkan email
notifikasi ke helpdesk operation.

Sumber : Manajemen Perseroan, 2025

Sistem monitoring digunakan untuk melakukan analisa terhadap
trend dari utilisasi aplikasi UT Connect:

"S5...
co0e00o00002r

Sumber : Manajemen Perseroan, 2025
4. Failover dan backup system guna menjamin ketersediaan layanan
Tipe backup yang digunakan adalah Zone Redundant Storage (ZRS)

dengan RTO 1 hari dan RPO 4 jam, serta mengaktifkan immutable
backup.

Security Settings

Security Levet
@ Soca

Immutable vault
@ #nable | Locked

46
Page 48 OCR 0.936
Men P3 Peran tnpa

Sumber : Manajemen Perseroan, 2025

Ketersediaan Pasokan

Ketersediaan pasokan barang yang dimiliki oleh UT Connect
tercermin dalam rasio perputaran persediaan Perseroan, secara
rata-rata perputaran persediaan dalam jangka waktu 5 tahun terakhir
62 hari.

Proses Bisnis

Proses kegiatan bisnis UT Connect sebagai berikut:

UT Connect Online Transaction Business Process

Sumber : Manajemen Perseroan, 2025
Berikut penjelasan proses kegiatan bisnis UT Connect:

1. Pelanggan melakukan pembuatan akun dalam aplikasi UT
Connect kemudian melakukan pemilihan item barang yang akan
dibeli.

2. Pelanggan melakukan pembayaran melalui payment gateway
yang tersedia.

3. Perseroan akan melakukan penerbitan invoice yang kemudian
akan menyediakan barang yang dipesan pelanggan.

4. Pelanggan dapat memilih apakah barang akan diambil sendiri
atau dikirimkan.

47
Page 49 OCR 0.945
KBLI Baru 63122

KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 63122 mengacu
pada kegiatan usaha yang berkaitan dengan Portal Web dan/atau
Platform Digital dengan Tujuan Komersial. Ini berarti segala bentuk
aktivitas bisnis yang dilakukan melalui internet, baik itu berupa situs web,
aplikasi, atau platform digital lainnya yang bertujuan untuk menghasilkan
keuntungan.

Ruang lingkup KBLI dengan kode 63122 cukup luas dan mencakup
berbagai jenis bisnis online, seperti:

» E-commerce: platform jual beli online,

» Marketplace: platform yang memfasilitasi transaksi antara penjual
dan pembeli,

e Social commerce: platform media sosial yang juga berfungsi
sebagai platform jual beli:

e Travel online: platform pemesanan tiket pesawat, hotel, dan
transportasi online:

« Financial technology (fintech): platform pembayaran digital,
pinjaman online, dan investasi online,

e Platform konten digital: platform streaming musik, film, dan video,
dan

« Platform game online: Platform untuk bermain game secara online.

e. Aspek Pola Bisnis

Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis

Keunggulan kompetitif yang dapat dikembangkan oleh Perseroan dalam
kegiatan usaha UT Connect adalah sebagai berikut:

1. Jaringan pelanggan yang menjangkau hampir ke seluruh Indonesia,
2. Perseroan memiliki jumlah pelanggan aktif yang cukup banyak, dan
3. Jenis layanan yang ditawarkan melalui UT Connect.

Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk

Industri alat berat adalah sektor yang kompetitif, dengan semakin banyak
perusahaan yang sejenis. Mengingat banyaknya pesaing dalam industri
tersebut, maka Perseroan melakukan inovasi dan menciptakan keunikan
dalam proses pemasaran melalui kecepatan transaksi, monitoring
progress transaksi secara real time, pemberian diskon harga, layanan
monitor kesehatan alat berat yang digunakan, hingga layanan purna jual
untuk pelanggan.

Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah

Perseroan dapat menciptakan nilai tambah dari penambahan KBLI baru,
karena dengan dilakukannya penambahan kegiatan usaha ini dapat

48
Page 50 OCR 0.948
meningkatkan potensi bisnis dan berpeluang besar dalam memperoleh
laba, Perseroan memiliki pangsa pasar yang tepat sesuai dengan
perkembangan industri alat berat. Dengan memanfaatkan inovasi yang
tersedia dalam aplikasi UT Connect menjadi peluang pasar yang
diharapkan meningkatkan profitabilitas Perseroan.

Analisis SWOT
Analisis Faktor dari dalam perusahaan (internal) sebagai berikut:
a. Strength (Kekuatan)

» Perseroan merupakan salah satu leader di industri mesin konstruksi.

» UT Connect memiliki jaringan yang kuat yang tersebar diseluruh
Indonesia

b. Weakness (Kelemahan)

e Perseroan perlu banyak mempromosikan UT Connect agar dapat
menjadi solusi utama terkait permasalahan yang dihadapi
pelanggan.

Analisis Faktor lingkungan (eksternal) sebagai berikut:

a. Opportunities (Peluang)

» Permintaan masih cukup tinggi terhadap produk-produk dari
Perseroan.
» Kemajuan teknologi mesin konstruksi makin berkembang.

b. Threats (Ancaman)
» Tambahnya pesaing pada pangsa pasar yang sama.
f. Aspek Model Manajemen

Tenaga Ahli dan Tenaga Kerja Untuk Penambahan KBLI Baru

Dalam rencana penambahan KBLI baru dengan kode 63122 atas
aplikasi UT Connect diperlukan tenaga kerja yang berkompeten
dibidangnya dalam kaitannya dengan pengelolaan aplikasi UT Connect.

Tenaga ahli dan tenaga kerja yang diperlukan dalam kegiatan UT Connect
yaitu:

1. Program Manager memiliki kualifikasi dapat menguasai alat

manajemen proyek seperti Jira, Trello, Asana, dapat menganalisis

data melalui Pelacakan KPI, Google Analytics, SOL dasar, dan

49
Page 51 OCR 0.941
memiliki kepemimpinan & pemecahan masalah: kemampuan
untuk mengelola tim dan mengurangi risiko proyek.

. Product Owner memiliki kualifikasi dapat menguasai alat
manajemen produk seperti Jira, Confluence, Figma, dapat
menganalisis data & riset pengguna: Google Analytics, Pengujian
AIB, Alat Peta Panas, serta memiliki ketajaman bisnis &
pemahaman UX: pengetahuan tentang perjalanan pelanggan
dalam transaksi suku cadang.

. Technical Lead Head memiliki kualifikasi dapat menguasai
kemampuan teknologi informasi seperti Node.js, React, Python,
Java, PHP, dapat menganalisis basis data & infrastruktur: MySAL,
PostgreSAL, MongoDB, Redis, AWS/GCP/Azure, serta dapat
menguasai optimasi keamanan & performa seperti DevSecOps,
CI/CD, Kubernetes, Layanan Mikro.

. Digital Marketing Head memiliki kualifikasi dapat menguasai alat
pemasaran berkinerja tinggi: Iklan Google, Iklan Facebook, Iklan
TikTok, Iklan LinkedIn, SEO & Strategi Konten: Ahrefs, SEMrush,
Google Search Console, CRM & Otomasi Pemasaran: HubSpot,
Salesforce, Klaviyo.

. Technical Lead memiliki kualifikasi dapat menguasai teknologi:
Node.js, React, Python, Java, Basis Data: MySOL, PostgreSOL,
MongoDB, DevOps & Keamanan: CI/CD, Kubernetes, Manajemen
API.

. Developer memiliki kualifikasi dapat menguasai Frontend:

React.js, Vue.js, Angular, Backend: Node.js, Django, Flask, Basis

Data & API: API RESTful, GraphOL, MySAL.

. Guality Assurance memiliki kualifikasi dapat menguasai alat

otomasi seperti Selenium, Appium, Cypress, dan menguasai

pengujian manual: UAT, Pengujian Regresi, Pelacakan Bug:

JIRA, TestRail, Posiman.

. Business Analyst memiliki kualifikasi dapat menganalisis data:

SAL, Google Analytics, Power BI, Alat Dokumentasi: TFS,

Confluence, JIRA.

. SEO Specialist & SEO Consulting memiliki kualifikasi dapat

menguasai alat SEO: Google Search Console, Ahrefs, SEMrush,

Riset Kata Kunci & Strategi Konten: Surfer SEO, Clearscope,

SEO Teknis: Markup Skema, Optimasi Kecepatan Halaman.

10.CRM Specialist memiliki kualifikasi dapat menguasai alat CRM:

HubSpot, Salesforce, Zoho, Clevertap, Optimalisasi Perjalanan
Pelanggan: Pengujian A/B, Segmentasi Pelanggan, Otomatisasi
Pemasaran: Klaviyo, Mailchimp.

11.Social Media Specialist memiliki kualifikasi dapat menganalisis

manajemen media sosial: Meta Business Suite, Iklan TikTok,
Pembuatan Konten: Canva, Adobe Photoshop, CapCut, Analitik:
Facebook Insights, Google Analytics.

12.Customer Order Process (“COP”) adalah tenaga kerja yang

bertanggung jawab untuk memproses pesanan dari pelanggan
dan melakukan pengawasan mulai dari mengeluarkan suku

50
Page 52 OCR 0.912
cadang dari gudang sampai dengan suku cadang diterima oleh
pelanggan, dengan jumlah tenaga kerja 36 orang, dengan
kualifikasi dapat mengelola pemrosesan pesanan pelanggan:
SAP, Microsoft Dynamics. Pengelolaan Data & Administrasi:
Microsoft Excel (VLOOKUP, Pivot Table), Google Sheets.
Keakuratan & Kecepatan Input Data: ERP Order Management,
Omnichannel Order Processing. Keakuratan & Kecepatan Input
Data: ERP Order Management, Omnichannel Order Processing.

13. Warehouse Crew (“WHS”) adalah tenaga kerja yang bertanggung
jawab untuk mengelola aliran suku cadang yang masuk
di gudang, baik sejak suku cadang masuk ke gudang sampai
dengan suku suku cadang ke luar gudang, dengan jumlah tenaga
kerja 36 orang, dengan kualifikasi dapat mengelola penyimpanan
dan distribusi barang: WMS (Warehouse Management System) —
SAP EWM. Pengelolaan Stok dan Inventaris: Barcode Scanner,
RFID System, FIFO/LIFO. Pemenuhan Pesanan: Picking &
Packing, Shipping  Coordination. Warehouse Safety &
Compliance: Forklift Operation, HSE Standards.

Saat ini UT Connect memiliki susunan tenaga ahli dan tenaga kerja
sebagai berikut:

Keterangan Jumlah Tenaga Kerja
Developer
Guality Assurance
Technical Lead
Business Analyst
Program Manager
Product Owner
Technical Lead Head
Digital Marketing
| head
9 SEO Consulting
10 | Marketing
11 | SEO Specialist
12 | CRM Specialist
13 | Social Media
Specialist
14 | Customer Order
Process dan 12
Warehouse Crew
Total 90

ololalalww (4

— lalalala| Aa lalalalanl4ja

S1
Page 53 OCR 0.956
Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru

Seperti halnya kegiatan usaha yang dijalankan oleh berbagai perusahaan,
penambahan kegiatan UT Connect juga tidak lepas dari berbagai risiko.
Risiko yang muncul bisa dipengaruhi oleh faktor faktor eksternal maupun
internal. Oleh karena itu, perlu adanya upada mitigasi risiko tersebut.

Perseroan telah melakukan identifikasi serta perkiraan kemungkinan
munculnya potensi risiko, beserta dampaknya. Risiko-risiko yang telah
diidentifikasi adalah sebagai berikut:

1. Risiko pasar

Risiko pasar merupakan kondisi yang dialami oleh suatu perusahaan
yang disebabkan oleh perubahan kondisi dan situasi pasar diluar kendali
Perseroan.

UT Connect memiliki risiko pasar dengan bertambahnya pesaing-
pesaing baru.

2. Risiko operasional

Dalam mengelola risiko operasional UT Connect perlu tenaga yang
ahli untuk operasional dan inovasi.

3. Risiko krisis ekonomi, politik, dan sosial

Faktor makro ekonomi seperti inflasi, suku bunga, dan stabilitas
ekonomi mempengeruhi permintaan alat berat. Bila keadaan ekonomi,
sosial dan politik negara memburuk atau tidak stabil, dapat berakibat
kepada penurunan tingkat permintaan alat berat.

Manajemen Kekayaan Intelektual

Perseroan telah melakukan mendaftarkan kekayaan intelektual yang
timbul dari aplikasi UT Connect dengan cara mendaftarkan merek
UT Connect yang dibuktikan dengan Sertifikat Merek Nomor IDM
001135553 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023.

9g. Aspek Keuangan

Asumsi Ekonomi Makro

Kami mengasumsikan bahwa keadaan perekonomian di Indonesia

secara berangsur akan segera membaik, seperti yang tercermin dalam

variabel-variabel yang diasumsikan sebagai berikut:

e Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2024 mencapai
5,036 (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang

tumbuh cukup kuat.

52
Page 54 OCR 0.932
e Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan pada triwulan IV 2024
semakin baik, yang tercermin pada:

- Inflasi nasional aktual secara tahunan sebesar 1,57Y4 (yoy).

Untuk asumsi inflasi yang digunakan dalam proyeksi arus kas
dalam Studi Kelayakan mengacu pada Nota Keuangan Beserta
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun
2024 sebesar 2,5Yot1Y9 untuk proyeksi sampai akhir masa
proyeksi.

e# Kondisi politik dan keamanan yang diharapkan lebih stabil.

Rencana Investasi

UT Connect

Total biaya proyek pengembangan aplikasi UT Connect, rincian

kebutuhan serta biaya investasi yang telah dikeluarkan oleh Perseroan

yaitu sebesar Rp12.281.956.000,00.

Asumsi Proyeksi Keuangan

1) Proyeksi Pendapatan

Pendapatan UT Connect berasal dari penjualan alat berat dan
sparepart. Berikut proyeksi pendapatan untuk periode 2025 — 2033.

Proyeksi Pendapatan
(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
| Pendapatan | 136.404 | 136.404 | 137.768 | 137.768 | 137.768

Keterangan 2030 2031 2032 2033
Pendapatan | 137.768 | 137.768 | 137.768 | 137.768

2) Biaya dan Beban

Biaya dan beban atas aplikasi UT Connect terdiri atas beban pokok
pendapatan, beban usaha, beban depresiasi, dan beban pajak.

Proyeksi Biaya & Beban
(dalam jutaan Rupiah)

2026 2027

2029

Keterangan 2025 2028
Beban
Pokok

Pendapatan

|
115.944 | 115.944 | 117.103 | tiao3| ska
| |

53
Page 55 OCR 0.917
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
Beban

Usaha 10.145| 10.399| 10.659| 10.925| 11.198 |
Beban

Depresiasi 2.579| 2.702 2.825 2.948 3.070
Beban

Pajak | 1.701 1.619 1.580 1.494 1.407
Keterangan 2030 2031 2032 2033

Beban

Pokok 117.103 | 117.103 | 117.103 | 117.103
Pendapatan

Beban

Usaha 11.478| 11.765| 12.060| 12.361

Beban

Depresiasi 614 614 614 614

Beban

Pajak 1.886 1.823 1.758 1.692

3) Modal Kerja

Proyeksi Modal Kerja
(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan 2025
(Kenaikan)
Penurunan
Piutang

Usaha

(11.211)

2026

2027

(112) s

2028

2029

(Kenaikan)

Persediaan

Penurunan (38.118) |

28.589

(95) “

Kenaikan
(Penurunan) 9.530
Utang Usaha

Keterangan 2030
(Kenaikan)
Penurunan
Piutang
Usaha

2031

2032

2033

(Kenaikan)
Penurunan -
Persediaan

Kenaikan

Utang Usaha

(Penurunan) -|

Page 56 OCR 0.895
4) Belanja Modal

Berikut adalah proyeksi belanja modal yang terdiri atas pemeliharaan
aplikasi UT Connect untuk tahun 2025 — 2033.

Proyeksi Belanja Modal
(dalam Jutaan Rupiah)

Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029

Belanja | |

| Modal 614 | 614 | 614 614 | 614
Keterangan 2030 2031 2032 2033

| Belanja
Modal 614 614 614 614

5) Tingkat Diskonto
Biaya Modal
Untuk mengkonversi arus kas penyedia modal atau capital selama
periode eksplisit menggunakan tingkat diskonto (discount rate) dari
biaya kapital rata-rata tertimbang (weighted average cost of
capitalANACC), dengan perhitungan sebagai berikut:
WACC -— (We x Ke) # (Wd x Kd(1 — t))

Keterangan:

-WACC : Weighted Average Cost of Capital

- We 1 Persentase bobot dari cost of eguity

-Ke 1 Tingkat pengembalian terhadap eguity

- Wd : Persentase bobot dari cost of debt

- Kd : Tingkat pengembalian perusahaan terhadap debt

Biaya ekuitas

Biaya Ekuitas (cost of eguity) (K.) sebesar 9,80Y”o yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:

Kes Rf4 (B (Rm - Rf)) — RbDS

Rf : Risk Free

- B : Unsystematic Risk

(Rm-Rf) : Risk Market Premium

RbDS : Rating-based Default Spread

I

55
Page 57 OCR 0.863
Keterangan:

— Risk free rate (Rf) adalah tingkat bunga bebas risiko. Risk free
rate diperoleh dari website PT Penilai Harga Efek Indonesia/PHEI
(dih Indonesian Govemment Bond Yield Curve) per 30 Desember
2024 dengan tenor 9 tahun sebesar 7,06Y4.

— Beta (PB), mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari suatu
perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar
secara keseluruhan. Dalam melakukan perhitungan beta,
digunakan indikasi beta dari perusahaan pembanding sebagai
berikut:

Perusahaan Pembanding

No Nama Perusahaan Bar Keno Hen
(Levered) D/E (Unlevered)
1 |Lanna Resources PCL ” | 1,05 14,46”0 | 0,94
12 | Refex Industries Ltd 2.18 3,65Y6 2,07
3 | Indika Energy Tbk PT 1,74 250,47Yo 0,59
4 kg OGuacontrol 0,76 0,004 0,76
Xinjiang Xuefeng Sci-
5 Tech Group Co Ltd 1,06 2 Sa og
Vinacomin Industry |
6 | Investment Consulting 0,96 0,00Y6 0,96
JSC
7 | Dana Brata Luhur Tbk PT 0,59 0,0095 0,59
Mandiri Herindo 9
Adiperkasa Tbk PT 0.10 121906 153
| PT Royaltama Mulia 9
8 Kontraktorindo Tbk | 0,66 1151536 0,35

— Levered Befa pada tabel di atas telah menggunakan adjusted
beta. Levered Beta dari perusahaan pembanding kemudian di
unlevered dengan menggunakan struktur modal dari masing-
masing perusahaan kemudian dirata-rata. Rata-rata unlevered
beta tersebut kemudian di re-levered dengan menggunakan
struktur modal dari perusahaan pembanding yang mewakili pasar
industri sebesar 48,149b, dari hasil perhitungan tersebut didapat
beta sebesar 1,2060.

— Risk Market Premium (Rm-Rf) adalah selisih antara pengembalian
pasar dan tingkat bunga bebas risiko. Risk Market Premium
diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan
nilai sebesar 6,875.

56
Page 58 OCR 0.861
— Rating-based Default Spread menggambarkan kondisi ekonomi
suatu negara, kondisi — politik — dan creditworthiness.
Creditworthiness merupakan ukuran seberapa besar kemungkinan
suatu negara gagal memenuhi kewajiban utangnya. Rating-based
Default Spread diperoleh dari data hasil penelitian Aswath
Damodaran, dengan nilai sebesar 1,89”.

Biaya Utang

Biaya Utang (K4) merupakan tingkat bunga utang yang harus dibayar
oleh perusahaan setelah pajak, yaitu sebesar 7,18”s yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:

Kasir (14)

Suku Bunga Pinjaman (i) sebesar 9,214 berdasarkan perkiraan
bunga yang dapat disetujui oleh Bank pemberi kredit dan tarif pajak (t)
sebesar 224.

Struktur Modal

Pada perhitungan cost of capital, struktur modal yang dipakai adalah
struktur modal yang merupakan hasil perhitungan menggunakan data
Perusahaan yang sejenis dan sebanding, dan dihitung dengan
menggunakan rumus:

D/E Ratio

Ma TE Ratio EL

We-1—Wd

Sehingga diperoleh porsi utang (Wd) sebesar 32,50Y6 dan porsi
ekuitas (We) sebesar 67,504.

Tabel Biaya Modal

Keterangan Informasi
| Indonesia Goverment Bond
| Risk free-rate (RP 7,06Y0 | Yield, PHEI 30 Desember
| 2024
Eguity beta Beta Perusahaan
| (proxy) 3) 1,2060 Pembanding
| Eguity risk |
| premium (Rm-Rf) 6,87Yo | Damodaran, 1 Jan 2025
Rating-based
Default Spread (RbDS) 1,89”o | Damodaran, 1 Jan 2025

Biaya Ekuitas (Ke) A36 | RFE(B x (Rm RP) - RbDS

Interest Rate IDR Investment
Loan State Banks, Nov 2024 |

Bunga pinjaman (i) 9,21Y6

57
Page 59 OCR 0.907
Keterangan Informasi

Pajak |

penghasilan (D 22,00”o | Marginal Tax Rate
badan

Biaya Utang Mx) | 7184 (Kd x (1-4

Porsi ekuitas eY 67,5076 | e/lletd)

Porsi utang dYo 32,506 | ditetd

WACC 11,424

Net Present Value (“NPV”)

Metode NPV ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan
nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax). Apabila
NPV lebih besar dari nol atau menunjukkan angka yang positif, maka
proyek investasi layak untuk dilaksanakan. Untuk menghitung nilai
sekarang perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat diskonto yang
digunakan.

Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar
11,42”5 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih
selama 9 tahun adalah sebesar Rp14.783.916.585,00. Hal ini menunjukan
bahwa UT Connect tersebut layak untuk dilaksanakan.

Internal Rate of Return (“IRR”)

Metode IRR ini menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai
sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak
(earning after tax). Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat
diskonto, maka investasi dikatakan menguntungkan.

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 25,074 lebih
besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,424.

Payback Period

Metode ini mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, dalam satuan
waktu. Semakin singkat periode payback, maka proyek tersebut semakin
menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan Payback Period kegiatan usaha UT Connect
membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana
pengembangan yang dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-.
Profitability Index (PI)

Metode PI ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang dari
keuntungan sesudah pajak (earning after tax) di masa mendatang dengan

Page 60 OCR 0.839
nilai sekarang investasi. Bila PI lebih besar dari 1 maka proyek dikatakan
menguntungkan, bila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari
investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 2,20. Hal ini
menunjukan bahwa rencana investasi tersebut adalah layak untuk
dilaksanakan.

Analisis Sensitivitas

Analisis ini bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap
berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya. Hasil sensitivitas
menunjukkan bahwa kegiatan usaha untuk KBLI baru dengan kode 63122
ini cukup sensitif terhadap penurunan pendapatan dan peningkatan Cost
of Goods Sales (COGS), seperti terlihat pada tabel berikut:

Perubahan Kondisi

Uraian Kondisi Normal -——7gg7 Tas Pa TN
Penjualan - menurun

NPV 14783916585 | 193542636 | (14473.621.580)| (32.349.458.460)| (51.055.086.080))
Profitability Indeks 2.20 1.02 “0,18 1,63 -3,16|
IRR 25,074) 11.620 -1.7504) NYAI N/A
Payback Period 3 Tahun 5 Tahun 10 Tahun 10 Tahun 10 Tahun
|cocs -meningkat

NPV 14.783.916.585 | 2.382.098.728 | (10.019.719.128)| (23.981.035.028)| (39:831.701.510)
Profitability Indeks 220 4,19 0,18 -0,95 -22a|
RR 25.07k 13,81) “0,445 NYAI NA)
(payoack Period 3 Tahun 5 Tahun 10 Tahun 10 Tahun 10 Tahun

Hasil dari uji sensitivitas di atas terlihat variabel sensitivitas Penjualan
yang menurun hingga 106 menjadikan tidak layak dikarenakan hasil NPV,
IRR, Payback Period, dan Profitability Index menunjukkan hasil negatif,
dengan catatan variabel lain tetap (ceteris paribus).

59
Page 61 OCR 0.946
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
51 Kesimpulan

Hasil analisis atas aspek hukum menunjukkan bahwa saat ini UT Connect telah
memiliki perizinan dari berbagai lembaga yaitu Kementerian Komunikasi dan
Informatika Republik Indonesia dan hak kekayaan intelektualnya telah
didaftarkan pada Dirjen HAKI Kementerian Hukum Republik Indonesia. Namun
demikian, dengan dikeluarkannya Permendag 31/2023, maka untuk dapat
melaksanakan kegiatan usaha retail online, termasuk pemesanan suku cadang
secara online melalui aplikasi UT Connect, Perseroan perlu melakukan
penambahan KBLI kode 63122 dalam NIB milik Perseroan untuk memperoleh
perizinan berusaha berbasis risiko yang dikeluarkan oleh Kementerian Investasi
dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Hasil analisis atas aspek ekonomi menunjukkan bahwa kondisi perekonomian
di Indonesia masih cukup stabil dengan ditandai pertumbuhan ekonomi pada
triwulan IV 2024 dapat tumbuh 5,03Ys(yoy). Kemudian tingkat inflasi yang
rendah pada triwulan IV 2024 sebesar 1,57Y4(yoy) terjaga dalam rentang
sasaran 2,5Yot1Y6.

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa secara keseluruhan,
industri alat berat di Indonesia menunjukkan prospek yang positif dengan
pertumbuhan yang didorong oleh berbagai sektor industri. Ukuran pasar
peralatan konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,24 miliar pada
lahun 2025, dar diharapkan inencapai USD 6,04 iniliar pada tahun 2030,
dengan CAGR sebesar 7,326 selama periode perkiraan (2025-2030). Menurut
perkiraan, industri peralatan konstruksi dan pertambangan di Indonesia bernilai
USD431 juta pada tahun 2025 dengan kontribusi mayoritas berasal dari
ekskavator (2476). UT Connect memiliki tujuan untuk memperluas cakupan
pasar pada pelanggan ritel melalui aplikasi online. Aplikasi tersebut
menawarkan berbagai layanan yang dapat membantu pelanggan yang
diharapkan tercipta pola transaksi yang berkesinambungan dalam jangka
panjang.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa Perseroan mampu
mengelola bidang jasa pelayanan kepada pelanggan melalui beberapa
pengembangan dari unit bisnis yang ada dari Perseroan.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha aplikasi UT Connect, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

60
Page 62 OCR 0.940
Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat mengembangkan aplikasi UT Connect dengan tersedianya tenaga ahli
dalam bidang teknologi dan informasi yang bisa mengembangkan dan
berinovasi untuk aplikasi UT Connect.

Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan
menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,42Y6 menunjukkan bahwa nilai NPV
dengan proyeksi aliran kas bersih selama 9 tahun adalah sebesar
Rp14.783.916.585,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek
adalah 25,074 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,42Y4.
Berdasarkan perhitungan Payback Period kegiatan usaha UT Connect
membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana
pengembangan yang dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-. Berdasarkan
perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan
rencana pengembangan tersebut adalah 2,20.

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek legal, manajemen, pasar, teknis dan aspek
keuangan, kami berpendapat bahwa penambahan KBLI baru dengan kode
63122 untuk UT Connect dapat dilaksanakan dan layak.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, Kami menyarankan pihak manajemen harus
melakukan  tindakan-tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
penambahan KBLI baru dengan kode 63122 sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengurus perizinan
kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman
Modal.

61
Page 63 OCR 0.962
LAMPIRAN
Proyeksi Laba Rugi

Page 64 OCR 0.300
2665 2:23 z9p3 2899 GB 3675 2095 125 reog vejehog unyel ((bnu) e9e1|
(2691) (can) (CN (C3) tea) er) (os) 6191) (yan uejiseubuad yefed (vegag) peejuen
0692 7662 98z'8 2198 9629 1619 IK 0921 gel uejjseyGuog yefed wnjagos (|6nw) ege1
: : : : : : si : : uebuenay uegag,
069 Z66'Z 9878 2158 96c'9 z619 bgl 0984 gel (uga) vefed uep eGung wnjogos (16nw) ege1
T19 79 9 (ak) 0106 Ea sega ZoL 525 iseisajdag
yo£'8 9098 006'8 186 19v6 0y16 900'o4 790'0L sirot (vanga) isesyiowy uep Iseiseidog
“yefeg "e6ung wnjogos (|6ny) ege1
yet 0901 sazu nan BGTTT 52601 659OT 66201 SpVOL ISEJISJUIWPE UEP Luntun UEGG
uesesewad uep uejenlued uegag
tewoisejadp usaag
s99'oz s9goz s9groz s9goz s9goz s99'oz s99'0z Lawoz Lawoz o1nug ege1
torz “|eorzk (sorak |eorz (eovar (eozk “Teova (wes (es uejedepuog Yoyog uegag
sozze, Jeouzeu |eozzeu Ieozzer Jeszzeu Jaszuei Jesauei (vovoei | vovoet uejedepuag
EEoz zz0z Lzoz ozoz 6z0t Band Prana geoz szoc vebueapey

(Hviany NYw4nr WvIya)

££0z YIAWALJAS O£ - $Z0z MIAWASIG L£ 3GOM3d
LOIINNOI LN IONA VAVI NYAOdVI
LNYVUIdNYI

Page 65 OCR 0.940
LAMPIRAN
Arus Kas Terdiskonto

Page 66 OCR 0.266
unusroo ponsansegeg
Kania En
oz Saepur Anpannyoid
Ya BMA JUSsa1g YAN)
Pad yg z0 56ye SEP 256Y 1999 F3 sal reset) sjag Sey Say JUDy TeIIN|
6L1e'0 0120 169910 12280 #285'0 sabao 02210 ss0g'0 5168'0 voxsia 3op1eJ
leze'ha bezytn oz” oezp'h ey 1 oz Kesan ea LL oz oz wons1a Yen
006 008 001 009 008 oo oo o0z 001 u
0663 E3I Tor 1509 Kai 1291 (LP ng (Toer (era) Usrog sy eny
7 NN Ez z : 7 GATOT @os'GET ERA EDAN UAeana
(rig) (wa) (wi) (r19) (19) (19) (pp) (ru) epon eluejog
- - - - - . : - - lgzz #lungseg buein ueyegruod
yg yg yng yg 0106 aro sasa z017 6192 msetsoudeg
3655 z9 sopo 1999 686 96z'9 (23 rz09 uejefiog unyrg (Gn) 2273|
2631 BSLI EzB1 5831 Zorv teri GI9L zori weled vegag|
0692 2881 9828 c198 9619 2619 091 9eLL efeg wnjagaS (in) 2001|
: - : - 5 5 5 : uebuenay vegagl
08911 2581 sec c1g8 9519 z619 09611 9eel usa
Ts Ts ni is 010 BP6T pg 2012 BIS iseisaudog
vors 9008 coe5 Zr 196 ovz6 20001 29001 sio. va1163
Le Ooo saru pra Beri 52601 65901 G620) GprOi Isensluwpe uep umum uegog
- - - - - - » - - uejesewad uep usenlusd uegog|
ss9oz ss9oz sagoz s99oz s59oz s9goz s99oz Lawroz uawoz oanug pge1
20rZ 20121 tor 20r1n Cor Eorz1T BOLT TEST Pan uegedepusa xoy0d UegPB|
EA 2012 serie Boleh Bor LL EN BOL 261 YowOe) yorseL Unjedepusg
Tao zeoz veot oz Gz0 “aeoZ 1z0e szog seoz Isessanur Tebu

££0z Jagulasag |€ - Sz0z MAIINASAG |£ 3GO1MAd

(HvIanw Nyv.Lar WvIYa)

OLNOYSIGMAL SVM SNUV
1 NVAIdWVI

Page 67 OCR 0.964
LAMPIRAN
Uji Sensitivitas

Page 68 OCR 0.340
ISIPUOY UeyegnAad

Unyel Ol Unyel 0) UnyeL Ol unuel 9 unuel £ ponad Yoegfed
YIN WIN Yoteb'O- Yo1B'EL 9oL0'9C Yul
pa c- 156'0- 810 6L'L oz Sapu Ange1yola
(o1srloz'legee) (lezosesiceec) (lezi6L4'6l0rol) | 6z1'860'cse'z | sesrOleresu'vi AdN
JeNbujusu - S90D

unyeL Ol unyel O, unyeL 0, unyeL unyel € powad Yoeghed
van WIN YSL 2 69 LL 9oL0'5 Yul
ove- £9',- 810 co", oz eyod
(osorg9o'sso'1s) Iloowesweseze) ((osgLagezpei) loegcraeel | sesglesezwi AdN
uninudu - vejenfuog

“e0'OL IL 100 KS

uetein

(yejdny werea)
SV.LIALLISN3S ITN
ML NVEId NYI

Page 69 OCR 0.964
LAMPIRAN
SURAT REPRESENTASI

Page 70 OCR 0.940
(9 uNitEb TRACTORS

member of ASTRA

No, LUT/97/9960/111/2025
Jakarta, 11 Maret 2025

Kepada Yth.
KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN
Jl. Musi No. 38

Jakarta Pusat 10150

Up. : Yth. Bp. Ir. B.Supriyanto D, M.Sc., MAPPI (Cert)

Hal : Surat Pernyataan atas penugasan Jasa Konsultansi Studi Kelayakan Usaha sesuai dengan
Kontrak Ref, No. BDR 25P — 018/R1 tanggal 21 Januari 2025 yang telah disetujui oleh
PT United Tractors Tbk

Dengan hormat,

Merujuk pada perihal tersebut di atas, berikut adalah pernyataan dari PT United Tractors Tbk atas penugasan
dimaksud untuk menunjang keperluan PT United Tracters Tbk dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) terkait dalam Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka) tentang Keterbukaan Informasi, sebagai
berikut:

a. Kami menyadari tanggung jawab kami untuk meyediakan informasi yang relevan, benar dan selengkap-
lengkapnya, yang tersedia bagi kami, termasuk pengungkapan fakta-fakta material yang dapat
mempengaruhi analisis ini. Untuk mempersiapkan penerbitan laporan jasa konsultansi anda, kami telah
meyediakan data-data dan informasi yang dibutuhkan sebagai berikut:

1) Laporan Keuangan Audited PT United Tractors Tbk untuk periode 31 Desember 2015 — 31 Desember
2024

2) Proyeksi Bisnis UT Connect periode 31 Desember 2024

3) Tanda Daftar Penyelenggaran Sistem Elektronik Nomor 000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021

4) Sertifikat Merek Nomor IDM 001135553 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023.

5) Akta Pendirian PT United Tractors Tbk

6) Perubahan Anggaran Terakhir PT United Tracters Tbk

7) Company Profile PT United Tractors Tbk

8) Ijin Usaha PT United Tractors Tbk

9) NPWP PT United Tractors Tbk

b. Bahwa seluruh informasi dan pernyataan baik secara lisan rnaupun tulisan serta dorumen baik dalam
bentuk asli maupun foto kopi dan/atau salinan yang kami sampaikan kepada KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan yang kemudian digunakan dalam analisis adalah benar-benar berasal dari
PT United Tractors Tbk, lengkap dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya pada tanggal konsultansi
sampai dengan dikeluarkannya laporan konsultasi.

c. Bahwa atas isi dan segala sesuatu yang terdapat dan/atau yang digunakan dalam penugasan konsultansi,
kami PT United Tractors Tbk memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada KJPP
Benedictus Darmapuspita dan Rekan termasuk di dalamnya anggota rekan dan seluruh staff yang ada dari
tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab (semuanya dalam bentuik apapun juga) baik secara
sendiri-sendiri maupun institusi yang timbul secara langsung maupun tidak langsung terhadap pihak
manapun juga apabila hal itu diakibatkan oleh kesalahan penyampaian data dan informasi apakah yang
disampaikan secara verbal dan/atau dalam bentuk asli, foto kopi, dan/atau salinan dari kami.

d. Bahwa data-data yang diberikan oleh PT United Tractors Tbk kepada KJPP Benedictus Darmapuspita
dan Rekan, bersifat rahasia dan diperuntukkan hanya oleh dan antara pihak-pihak yang terkait dan/atau
mempunyai kepentingan di dalamnya berikut akan digunakan sebagaimana mestinya oleh KJPP
Benedictus Darmapuspita dan Rekan sesuai dengan Kontrak Ref. No. BOR 25P — 018/R1 tanggal
21 Januari 2025.

Moving as

PT UNITED TRACTORS Tbk Jl Raya Bekasi Km 22, Jakarta 13910 - Indonesia

Page 71 OCR 0.803
(&9 UnrtEb TRACTORS

member of ASTRA

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk kepentingan Konsultansi Studi Kelayakan Usaha
yang dibuat oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan,

Hormat Kami
PT UNITED TRACTORS Tbk

TRASTORS Thk

Yudistira
Corp. Finance and Accounting Division Head

Moving as

PT UNITED TRACTORS Tbk Jl, Raya Bekasi Km 22, Jakarta 13910 - Indonesia

P 06221 PASI

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.87 MB
Published23 Apr 2025
Pages71
Characters116,932
Text sourceOCR
OCR confidence0.882

Names mentioned 97 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk p.1 ×105
linked org Astra International Tbk p.21 ×5
linked person Djony Bunarto Tjondro · Presiden Komisaris p.22 ×2
linked person Djoko Pranoto Santoso p.22
linked person Chiew Sin Cheok p.22
linked person Benjamin Herrenden p.22
linked person Paulus Bambang Widjanarko p.22 ×2
linked person Frans Kesuma p.22
linked person Loudy Irwanto Ellias p.22
linked person Iwan Hadiantoro · Direktur p.23
linked person Idot Supriadi · Direktur p.23
linked person Widjaja Kartika · Direktur p.23
linked person Vilihati Surya · Direktur p.23
linked person Purnama Setiawan p.23
linked person Arietta Adrianti p.23
linked — Hitachi Construction p.39
linked org PT Bina Pertiwi p.41
linked org Pamapersada Nusantara p.41
linked org PT Tuah Turangga Agung p.42
linked org Turangga Resources p.42 ×3
linked org PT Asmin Bara Bronang p.42
linked org PT Agincourt Resources p.42
linked org PT Danusa Tambang Nusantara p.42
linked org PT Sumbawa Jutaraya p.42
linked org Stargate Pasific Resources p.43
linked org PT Stargate Mineral Asia p.43
linked org Acset Indonusa Tbk p.43 ×2
linked org PT Karya Supra Perkasa p.43
linked org PT Bhumi Jati Power p.43
linked org PT Supreme Energy Sriwijaya p.43
linked org Indika Energy Tbk p.57
linked org Dana Brata Luhur Tbk p.57
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×7
possible — Jardine Cycle & Carriage p.21 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.21 ×2
possible person Franciscus Xaverius p.22
possible org Mandiri Herindo 9 Adiperkasa p.57
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita p.2 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.2
unresolved org KJPP BDR p.2 ×12
unresolved org Menteri Perdagangan p.3 ×3
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia p.3 ×4
unresolved org Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual p.3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun p.3
unresolved org Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal. p.3
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.5 ×8
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita p.5 ×8
unresolved org Pimpinan Rekan PR Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita p.5
unresolved person Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita p.5 ×5
unresolved person Timbul Nauli Nainggolan p.7
unresolved person Bimo Suryo Atmaji p.7
unresolved org United TIACIOTS Tbk p.8 ×2
unresolved org Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.11
unresolved org Menteri Keuangan p.11 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.11
unresolved org Menteri p.11
unresolved org Menteri Agraria dan Tata Ruang p.11
unresolved org Pertanahan Nasional RI p.11
unresolved person Inge Teja Jawab p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manuari Republik Indonesia p.19
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.21
unresolved person Djojo Muljadi p.21
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.21
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.21
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.21 ×5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.21 ×3
unresolved org Carriage Ltd. p.21 ×2
unresolved org Jardine Matheson Holdings Ltd. p.21
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur Utama p.22
unresolved person Edhie Sarwono · Direktur p.23
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.31 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.33 ×21
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Kebijakan p.34
unresolved org Bank Indonesia Inflasi Inflasi Indeks Harga Konsumen p.35
unresolved org PT Telen Orbit Prima p.42
unresolved org PT Artha Nugraha Agung p.42
unresolved org Nickel Industries Limited p.43
unresolved org PT Anugerah Surya Pacific Resources p.43
unresolved org Sumitomo Corporation p.43
unresolved org PT Unitra Persada Energia p.43
unresolved org Kansai Electric Power Co. Inc. p.43
unresolved org Refex Industries Ltd p.57
unresolved org Tech Group Co Ltd p.57
unresolved org Adiperkasa Tbk p.57
unresolved org PT Royaltama Mulia p.57
unresolved org Kontraktorindo Tbk p.57
unresolved org Kementerian Komunikasi p.61
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia. Namun p.61
unresolved org Kementerian Investasi dan Hilirisasi p.61 ×2
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal. Hasil p.61
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal. p.62
unresolved org United Tracters Tbk p.70 ×4
unresolved person Yudistira · Corp. Finance and Accounting Division Head p.71

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 3239 ms 13 Sep 2026 15:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result