Back to announcement
20250421_OBAT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31876837_lamp1.pdf
Other Text extracted OBATSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
No.: 025/IV/PR/2025 21 April 2025
Perihal: Jawaban atas Surat Permintaan Penjelasan
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190
Up : Divisi Penilaian Perusahaan 3
u.p.: Yth Bapak Teguh
Dengan hormat, Sehubungan dengan:
1. Surat PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor S-03599/BEI.PP3/04-2025 tanggal 16 April 2025
perihal Permintaan Penjelasan.
Dengan ini Perseroan menyampaikan jawaban atas permintaan penjelasan kepada PT Bursa Efek
Indonesia (BEI) atas beberapa hal sebagaimana terlampir pada Surat PT. Bursa Efek Indonesia (BEI)
nomor S-03599/BEI.PP3/04-2025 tanggal 16 April 2025 perihal Permintaan Penjelasan. Jawaban atas
permintaan penjelasan terlampir.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami
PT BRIGIT BIOFARMAKA TEKNOLOGI Tbk
TOUFIN NOOR PRAMBUDI
Corporate Secretary
Page 2
Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
1. Sehubungan dengan penyampaian keterbukaan informasi ringkasan risalah RUPS dan pembagian
dividen pada 15 April 2025, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab Perseroan baru menyampaikan ringkasan risalah RUPS pada
tanggal 15 April 2025
Jawaban: Perseroan menyelenggarakan RUPS Tahunan pada tanggal 10 April 2025, dan proses
finalisasi notulen RUPS serta verifikasi dokumen pendukung membutuhkan waktu tambahan
untuk memastikan keakuratan dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Oleh karena itu, ringkasan risalah baru dapat disampaikan kepada
publik dan Bursa pada tanggal 15 April 2025. Keterlambatan terjadi dikarenakan Notaris
belum mau menyerahkan risalah rapat. Dikarenakan Notaris tidak menerima tanda tangan
elektronik.
b. Informasi mengenai kesesuaian jadwal penyampaian ringkasan risalah RUPS dengan
ketentuan pasal 51 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia nomor
15 /POJK.04/2020 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka yang mengatur bahwa ringkasan risalah wajib diumumkan kepada
masyarakat paling lambat dua hari kerja setelah RUPS diselenggarakan.
Jawaban: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan telah diselenggarakan pada
tanggal 10 April 2025 (Kamis). Berdasarkan ketentuan Pasal 51 POJK No. 15/POJK.04/2020,
ringkasan risalah wajib diumumkan kepada masyarakat paling lambat dua hari kerja setelah
RUPS. Keterlambatan terjadi dikarenakan Notaris belum mau menyerahkan risalah rapat.
Dikarenakan Notaris tidak menerima tanda tangan elektronik.
c. Informasi mengenai kesesuaian pembagian dividen Perseroan dengan ketentuan pasal 71
Undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Jawaban: Pembagian dividen tunai yang dilakukan oleh Perseroan telah ditetapkan melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 10 April 2025 dan
menggunakan laba ditahan Perseroan dari tahun-tahun sebelumnya yang telah ditetapkan
penggunaannya dalam RUPS. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 71 Undang-Undang No.
40 Tahun 2007, yang menyatakan bahwa dividen hanya dapat dibagikan apabila Perseroan
memiliki saldo laba positif, setelah menyisihkan jumlah cadangan wajib sesuai ketentuan.
Perseroan juga telah menyisihkan cadangan wajib sebagaimana diatur dalam Pasal 70
Undang-Undang tersebut.
d. Informasi mengenai keputusan RUPS tentang penggunaan laba tahun berjalan dengan mengisi
tabel berikut:
No Jumlah laba Penggunaan laba
1 Rp 29.424.000.000 Rp16 Miliar untuk dividen saham (Agustus
2024)
2 Rp 13.424.000.000 Dividen Tunai (ditetapkan April 2025)
e. Informasi mengenai jumlah total dividen dan dividen per saham yang akan dibagikan kepada
investor pada 30 April 2025
Jawaban: Total dividen tunai yang akan dibagikan adalah Rp13.424.000.000, atau Rp22,37 per
saham kepada pemegang 600 juta lembar saham.
Page 3
f. Informasi mengenai sumber dana dan penempatan dana yang akan digunakan Perseroan
untuk melakukan pembayaran dividen tunai.
Jawaban: Dana dividen tunai berasal dari kas internal hasil operasi perusahaan.
g. Jumlah kas dan bank terkini yang dimiliki Perseroan untuk pembayaran dividen mengingat
berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024, saldo kas dan bank Perseroan hanya
sebesar Rp 6,37 miliar dengan mengisi tabel berikut:
No Tanggal Nama Bank Saldo
1 21/04/25 Bank BCA 9797 Rp 3.064.389.921
2 21/04/25 Bank Mandiri 4909 Rp 946.225.755
3 21/04/25 Bank Syariah Indonesia 4585 Rp 622.232.412
4 21/04/25 BANK MANDIRI 5906 Rp 1.231.620.358
5 21/04/25 BANK BCA 8006 Rp 40.103.614.920
6 21/04/25 BANK BNI 1300 Rp 333.322.729
7 21/04/25 BANK BCA 7799 Rp 887.500
8 21/04/25 BANK BCA USD 8189 Rp 16.842.000
9 21/04/25 BANK BCA 7763 Rp 1.967.977.498
10 21/04/25 Deposito BSI Rp 4.620.000.000
11 21/04/25 BCA 4545 Rp 752.794.260
12 21/04/25 Mandiri 5281 Rp 64.918.336
13 21/04/25 BCA 9999 Rp 34.482.340
14 21/04/25 Mandiri 3663 Rp 42.615.425
15 21/04/25 BSI 4444 Rp 136.076.722
h. Jumlah kas dan bank terkini yang dimiliki Perseroan dikurangi dengan kas yang berasal dari
dana hasil penawaran umum dengan mengisi tabel berikut:
No Tanggal Nama Bank Saldo
1 21/04/25 Bank BCA 9797 Rp 3.064.389.921
2 21 /04/25 Bank Mandiri 4909 Rp 946.225.755
3 21/04/25 Bank Syariah Indonesia 4585 Rp 622.232.412
4 21/04/25 BANK BCA 7799 Rp 887.500
5 21/04/25 BANK BCA USD 8189 Rp 16.842.000
6 21/04/25 BANK BCA 7763 Rp 1.967.977.498
7 21/04/25 Deposito BSI Rp 4.620.000.000
8 21/04/25 BCA 4545 Rp 752.794.260
9 21/04/25 Mandiri 5281 Rp 64.918.336
10 21/04/25 BCA 9999 Rp 34.482.340
11 21/04/25 Mandiri 3663 Rp 42.615.425
12 21/04/25 BSI 4444 Rp 136.076.722
Potensi pendapatan atas piutang yang akan diterima pada tanggal 25 April 2025 adalah
sebagai berikut;
PT Rafaren : Rp 1.350.000.000,-
PT Nutra Herbal Indonesia: Rp 682.000.000,-
Eria Windieni: Rp 125.000.000,-
Withdraw Ecommerce: Rp 400.000.000,-
Page 4
i. Informasi atau fakta material lainnya mengenai pembagian dividen tunai oleh Perseroan.
Jawab: Dividen tunai ditetapkan sebesar 100% dari laba bersih tahun berjalan sebagai bentuk
komitmen kami membangun kepercayaan investor. Strategi ini juga memperkuat posisi saham
OBAT sebagai instrumen investasi yang menarik pasca IPO.
2. Berdasarkan laporan perubahan ekuitas periode 31 Desember 2024 terdapat informasi bahwa
terdapat pembagian dividen sebesar Rp25,05 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab pengungkapan dividen pada CALK 29 tentang dividen tunai
hanya mengungkapkan pembagian dividen dari saldo laba tahun buku 2023 sebesar Rp7,95
miliar.
Jawab: Pembagian dividen tunai pada PT Brigit Biofarmaka Teknologi adalah sebagai berikut:
- Pembagian dividen tunai sebesar Rp7.950.000.000, berdasarkan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan PT Brigit Biofarmaka Teknologi tentang hasil Tahun Buku per
31 Desember 2023, tanggal 24 Juni 2024.
- Pembagian dividen saham sebesar Rp16.000.000.000, berdasarkan Pernyataan
Keputusan Para Pemegang Saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi, sesuai Akta No. 216
tanggal 29 Agustus 2024.
- Pembagian dividen tunai sebesar Rp1.100.000.000, berdasarkan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan entitas anak, PT Meilis Inovasi Bioteknologi tentang hasil
Tahun Buku per 31 Desember 2023, tanggal 14 Oktober 2024.
Perseroan telah menambahkan informasi pengungkapan dividen pada CALK 29 tentang dividen
tunai hanya mengungkapkan pembagian dividen dari saldo laba tahun buku 2023 sebesar
Rp7,95 miliar pada laporan keuangan per 31 Maret 2025.
b. Rekonsiliasi antara pembagian dividen pada laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas.
Jawab:
Rekonsiliasi pembagian dividen pada laporan arus kas adalah sebagai berikut:
Keterangan Nominal (Rp)
Pembagian dividen tunai (PT Brigit Biofarmaka Teknologi) 7.950.000.000
Pembagian dividen saham (PT Brigit Biofarmaka Teknologi) 16.000.000.000
Pembagian dividen tunai (PT Meilis Inovasi Bioteknologi) 1.100.000.000
Jumlah pembagian dividen pada laporan arus kas 25.050.000.000
Page 5
c. Jurnal pencatatan atas transaksi pembagian dividen dengan total Rp25,05 miliar tersebut.
- Jurnal pencatatan pada PT Brigit Biofarmaka Teknologi atas transaksi pembagian
dividen tunai sebesar Rp7.950.000.000, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan tentang hasil Tahun Buku per 31 Desember 2023, tanggal 24 Juni 2024.
Debit Kredit
Nama Akun
Laba ditahan Rp7.950.000.000
Kas Rp7.950.000.000
- Jurnal pencatatan pada PT Brigit Biofarmaka Teknologi atas transaksi pembagian
dividen yang dikonversikan ke modal saham sebesar Rp16.000.000.000, berdasarkan
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi, sesuai
Akta No. 216 tanggal 29 Agustus 2024.
Nama Akun Debit Kredit
Laba ditahan Rp16.00.000.000
Modal saham Rp16.000.000.000
- Jurnal pencatatan pada entitas anak, PT Meilis Inovasi Bioteknologi atas transaksi
pembagian dividen tunai sebesar Rp1.100.000.000, berdasarkan pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan tentang hasil Tahun Buku per 31 Desember 2023, tanggal
14 Oktober 2024.
Nama Akun Debit Kredit
Laba ditahan Rp1.100.000.000
Kas Rp1.100.000.000
d. Rincian pembagian dividen tersebut dengan mengisi tabel berikut:
Jumlah
No Tanggal Keputusan Jenis Dividen
Dividen (Rp)
1 24 Juni 2024 7.950.000.000 Dividen tunai
29 Agustus 2024 16.000.000.000 Dividen yang dikonversikan ke modal
2
saham
3 14 Oktober 2024 1.100.000.000 Dividen tunai
3. Berdasarkan laporan perubahan ekuitas periode 31 Desember 2024 terdapat informasi
bahwa terdapat penambahan modal Rp19,50 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
dijelaskan:
a. Rincian penambahan modal tersebut dengan mengisi tabel berikut:
Jumlah Pemegang Persetujuan
No
Penambahan Modal Saham yang menyetor Tanggal Akta Dirjen AHU
1 Rp3.500.000.000 Tn. Machmud Lutfi Hizain; 16 Mei 2024 AHU-
Ny. Amei Lisa Dita Karina; 0031151.AH.01.02.T
Tn. Narno Raharjo. ahun 2024
2 Rp16.000.000.000 Tn. Machmud Lutfi Hizain; 2 Sep 2024 AHU-
Tn. Narno Raharjo; 0055842.AH.01.02.T
Ny. Amei Lisa Dita Karina. ahun 2024
Page 6
Perseroan agar menyampaikan informasi pengungkapan oleh Perseroan dari masing-masing
tanggal penambahan modal tersebut pada CALK 27 atau CALK lain.
Perseroan telah menambahkan informasi pengungkapan oleh Perseroan dari masing-masing
tanggal penambahan modal tersebut pada CALK 27 pada laporan keuangan per 31 Maret
2025.
b. Jurnal pencatatan atas transaksi penambahan modal dengan total Rp19,50 miliar tersebut.
Jawab:
- Pencatatan penambahan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp3.500.000.000,
berdasarkan Akta No. 06, tanggal 16 Mei 2024.
Nama Akun Debit Kredit
Bank Rp3.500.000.000
Modal Saham Rp3.500.000.000
- Pencatatan atas transaksi penambahan modal berasal dari konversi laba ditahan (dividen
saham) sebesar Rp16.000.000.000, berdasarkan Akta No. 216, tanggal 29 Agustus 2024.
Nama Akun Debit Kredit
Laba Ditahan Rp16.000.000.000
Modal Saham Rp16.000.000.000
c. Latar belakang dan penyebab pengungkapan penambahan modal pada CALK 27 dividen
tunai hanya mengungkapkan penambahan modal dari konversi laba ditahan (dividen
saham) sebesar Rp16,00 miliar.
Jawab:
Penambahan modal pada PT Brigit Biofarmaka Teknologi pada tahun 2024 adalah sebagai
berikut:
- Penambahan modal sebesar Rp3.500.000.000, berdasarkan Akta No. 06, tanggal 16
Mei 2024.
- Penambahan modal sebesar Rp16.000.000.000 melaluai konversi saldo laba (dividen
saham), berdasarkan Akta No. 216, tanggal 29 Agustus 2024.
Perseroan telah menambahkan informasi pengungkapan oleh Perseroan dari masing-masing
tanggal penambahan modal tersebut pada CALK 27 pada laporan keuangan per 31 Maret
2025.
d. Rekonsiliasi antara penambahan modal pada laporan arus kas dan laporan perubahan
ekuitas.
Jawab:
Rekonsiliasi penambahan modal pada laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas
adalah sebagai berikut:
Keterangan Nominal (Rp)
Penambahan modal berdasarkan akta No. 06, tanggal 16 Mei 2024 3.500.000.000
Penambahan modal berdasarkan Akta No. 216, tanggal 29 Agustus
16.000.000.000
2024
Jumlah penambahan modal pada laporan arus kas dan laporan
19.500.000.000
perubahan ekuitas
Page 7
4. Kondisi terkini atas operasional Perseroan dan entitas anak Perseroan.
Jawaban: Saat ini kegiatan operasional utama Perseroan, yaitu pada lini produksi, masih berjalan
dengan kondisi normal. Proses produksi dilakukan di fasilitas pabrik yang berlokasi di Sukoharjo,
dan tidak terdapat gangguan signifikan yang mempengaruhi aktivitas produksi secara langsung
hingga saat ini. Namun demikian, entitas anak Perseroan saat ini sedang menghadapi beberapa
tantangan yang menyebabkan kondisinya tidak dalam keadaan yang sepenuhnya baik, antara lain:
• Penurunan volume penjualan akibat perlambatan permintaan di segmen tertentu.
• Beban operasional yang meningkat seiring kenaikan harga input produksi.
• Penurunan kuantitas hasil panen Alga.
Perseroan bersama manajemen entitas anak telah melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi
operasional untuk mengurangi beban, menyesuaikan kapasitas produksi, serta menjaga
keberlangsungan usaha anak perusahaan tersebut.
5. Informasi mengenai rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada).
Jawab: Perseroan saat ini sedang mempersiapkan pengembangan kegiatan usaha baru berupa
pembangunan fasilitas pabrik kemasan tube yang direncanakan akan mendukung lini produksi
utama serta meningkatkan efisiensi rantai pasok internal.
Tujuan dari pembangunan pabrik kemasan ini adalah untuk:
• Menurunkan ketergantungan terhadap pemasok eksternal kemasan
• Meningkatkan kontrol kualitas terhadap kemasan produk
• Menekan biaya produksi dalam jangka menengah dan panjang
Pabrik baru ini direncanakan akan mulai dibangun pada paruh kedua tahun 2025, dengan target
operasional awal pada tahun 2026. Lokasi pabrik sedang dalam tahap finalisasi, dan saat ini
manajemen tengah melakukan studi kelayakan serta pengurusan perizinan yang diperlukan
6. Strategi Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan.
Jawab: Dalam rangka meningkatkan profitabilitas, Perseroan telah menetapkan beberapa strategi
utama sebagai berikut:
• Efisiensi Operasional
Perseroan secara bertahap melakukan efisiensi biaya produksi melalui otomasi proses, renegosiasi
kontrak dengan pemasok, serta pengurangan biaya tidak langsung.
• Integrasi Vertikal
Pembangunan pabrik kemasan tube baru merupakan bagian dari strategi integrasi vertikal yang
diharapkan dapat menurunkan biaya pembelian kemasan dan meningkatkan margin kotor secara
berkelanjutan.
• Diversifikasi Produk dan Inovasi
Perseroan terus mengembangkan varian produk baru berbasis hasil riset internal untuk
memenuhi permintaan pasar dan menciptakan nilai tambah, terutama di segmen kesehatan dan
perawatan.
• Ekspansi Pasar dan Digitalisasi Penjualan
Memperkuat distribusi di kanal digital dan e-commerce serta memperluas jaringan mitra
distribusi di wilayah domestik dan regional, untuk meningkatkan volume penjualan secara efektif.
Page 8
• Optimalisasi Manajemen Persediaan dan Piutang
Perseroan menerapkan sistem pemantauan inventori dan kebijakan kredit yang lebih ketat untuk
meningkatkan arus kas operasional.
7. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang
telah direncanakan sebelumnya.
Jawab: Dalam implementasi strategi yang telah direncanakan, Perseroan
menghadapi beberapa kendala, antara lain:
• Kapasitas Produksi Entitas Anak yang Belum Stabil
Beberapa entitas anak mengalami kendala operasional sehingga tidak mampu
berkontribusi secara optimal terhadap kinerja konsolidasi.
• Proses Perizinan dan Regulasi Industri
Dalam pengembangan pabrik baru dan inovasi produk, Perseroan juga dihadapkan
pada proses perizinan yang kompleks dan memakan waktu, terutama yang terkait
dengan sertifikasi dan regulasi industri kesehatan dan kosmetik.
• Kendala Tenaga Kerja Terampil di Area Tertentu
Pada beberapa wilayah pengembangan operasional, Perseroan mengalami
kesulitan dalam memperoleh tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan
Perseroan dan sistem operasional terbaru.
8. Informasi atau fakta material lain yang dapat mempengaruhi keberlangsungan usaha Perseroan.
Jawab: Hingga saat ini, tidak terdapat informasi atau fakta material lainnya yang belum
diungkapkan dan dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan secara signifikan.
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap
peraturan pasar modal, serta akan segera menginformasikan kepada publik dan regulator
apabila terdapat perkembangan material di masa mendatang.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Teguh
p.1
unresolved
person
TOUFIN NOOR PRAMBUDI
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Bank BCA
p.3 ×2
unresolved
org
PT Rafaren
p.3
unresolved
org
PT Nutra Herbal Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Meilis Inovasi Bioteknologi
p.4 ×3
unresolved
person
Machmud Lutfi Hizain
p.5 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.