Skip to content
Back to announcement

20250421_KARW_Penyampaian Bukti Iklan_31876582_lamp2.pdf

Other Text extracted KARW

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                                                EkonomiBisnis 7 KKPTunaSukses
                                                                                                                                                                                           LINKBISNIS, SENIN 21 APRIL 2025

                                                                                              Tambahkan Kuota Tangkapan
                                                                                       untuk Indonesia di IOTC Prancis                         ANTARA FOTO/ANDRY DENISAH/RWA.
                                                                                                                                                                                    JAKARTA (LB) - Ke-           muatan oleh kapal rawai
KONTRIBUSI SEKTOR                                                                                                                                                               menterian Kelautan dan           tuna.
PROPERTI TERHADAP                                                                                                                                                               Perikanan (KKP) berhasil             Menurut Trian, hal itu
REALISASI INVESTASI                                                                                                                                                             menambah kuota tangka-           merupakan wujud nyata
          NASIONAL                                                                                                                                                              pan tiga jenis tuna untuk
                                                                                                                                                                                Indonesia pada Sidang In-
                                                                                                                                                                                                                 diplomasi perikanan yang
                                                                                                                                                                                                                 adaptif dan solutif, terma-
     Pekerja menyelesaikan
                                                                                                                                                                                dian Ocean Tuna Commis-          suk 14 proposal penting
              pembangunan                                                                                                                                                       sion (IOTC) di La Reunion,       yang berhasil diadopsi di-
     perumahan Bumi Kota                                                                                                                                                        Prancis.                         antaranya Proposal B oleh
Praja di Kendari, Sulawesi                                                                                                                                                          Delegasi Republik In-        Indonesia terkait tranship-
         Tenggara, Minggu                                                                                                                                                       donesia yang dipimpin Staf       ment (alih muatan), serta
 (20/4/2025). Kementerian                                                                                                                                                       Ahli Menteri Kelautan dan        proposal-proposal lain yang
             Investasi/BKPM                                                                                                                                                     Perikanan Bidang Ekonomi,        relevan seperti konservasi
 mencatat sektor properti                                                                                                                                                       Sosial, dan Budaya Trian Yu-     hiu, dan sistem pemantauan
    khususnya perumahan,                                                                                                                                                        nanda mengatakan komit-          kapal (VMS).
      kawasan industri, dan                                                                                                                                                     men KKP dalam mem-                   “Dalam forum IOTC
 perkantoran, menempati                                                                                                                                                         perjuangkan kepentingan          kali ini, negara-negara ang-
 peringkat keempat besar                                                                                                                                                        nasional pada forum IOTC         gota CSA seperti Indo-
                                                                                                                                                                                dan rangkaian pertemuan          nesia, Maladewa, Afrika
sektor yang berkontribusi                                                                                                                                                       teknis pendukung lainnya.        Selatan, Pakistan, dan Sri
paling signifikan terhadap                                                                                                                                                          “Kita berhasil menga-        Lanka menunjukkan peran
 realisasi investasi dengan                                                                                                                                                     wal berbagai isu strategis       signifikan dalam mengawal
menyumbangkan Rp122,9                                                                                                                                                           mulai dari peningkatan kuota     kepentingan negara pantai,”
triliun atau 7,2 persen dari                                                                                                                                                    tangkapan tuna, penggunaan       jelasnya.
     total realisasi investasi                                                                                                                                                  observer, perlindungan awak          Konsolidasi posisi ber-
      nasional selama 2024.                                                                                                                                                     kapal perikanan, hingga pen-     sama terbukti mampu mem-
                                                                                                                                                                                guatan kerja sama negara         perkuat suara negara-negara



Diversifikasi Pangan Lokal Strategi
                                                                                                                                                                                pantai (Coastal States Alli-     berkembang dalam pengam-
                                                                                                                                                                                ance/CSA),” kat Trian dalam      bilan keputusan. Indonesia
                                                                                                                                                                                keterangan dikonfirmasi di       mendukung penuh inisiatif
                                                                                                                                                                                Jakarta, Sabtu (19/4).           formalisasi Coastal States
                                                                                                                                                                                    Melalui sidang IOTC          Alliance sebagai platform di-


Penuhi Kebutuhan Nasional
                                                                                                                                                                                yang dilaksanakan di Prancis     plomasi kolektif di kawasan
                                                                                                                                                                                pada 7-17 April 2025 KKP         Samudera Hindia.
                                                                                                                                                                                berhasil menambah kuota              Delegasi Indonesia juga
                                                                                                                                                                                penangkapan ikan big eye         merekomendasikan peli-
                                                                                                                                                                                tuna naik 2.791 ton, menjadi     batan industri perikanan
                                                                     digantikan dengan sumber              “Bahkan, kalau kita sering        Hal itu menunjukkan                21.396 ton untuk periode         dalam program observer
                                                                     lain seperti singkong, ken-       ke daerah, sarapan petani         dominasi konsumsi nasi yang
Arief Prasetyo menekankan                                            tang, sorgum, sagu, atau          itu biasanya singkong rebus,      perlu segera diimbangi den-
                                                                                                                                                                                2026–2028 dan kuota skip-        nasional, serta peningkatan
                                                                                                                                                                                jack tuna (cakalang) ditetap-    kapasitas melalui kerja sama
pemanfaatan ragam pangan lokal harus                                 jagung. Di berbagai daerah,       jagung, kacang rebus, sum-        gan edukasi serta penyediaan           kan menjadi 138 ribu ton.        dengan konsorsium ROP
                                                                     masyarakat masih terbiasa         ber karbohidrat dan protein.      alternatif pangan berbasis                 Sedangkan penyesuaian        IOTC untuk pelatihan dan
menjadi prioritas bersama. Indonesia                                 mengonsumsi singkong, ubi         Ada juga ikan air tawar dari      sumber daya lokal.                     kuota yellowfin tuna telah       review laporan.
memiliki kekayaan hayati berupa 77                                   jalar, atau ubi rambat sebagai    kolam kecil di pekarangan.            Menurutnya di berbagai             disepakati menjadi 45.426            Pemerintah akan terus
                                                                     menu sarapan harian yang          Ini contoh kearifan pangan        daerah Indonesia terdapat              ton untuk tahun 2025.            menyempurnakan sistem
jenis pangan sumber karbohidrat yang                                 juga mer upakan sumber            lokal yang luar biasa,” tambah    potensi pangan lokal yang                  Indonesia juga berhasil      pelaporan dan pemantauan
tersebar di berbagai wilayah, namun                                  karbohidrat.                      Arief.                            sangat beragam, seperti sagu           mendorong pengecualian           sebagai bentuk komitmen
                                                                         Selain itu, kebiasaan sara-       Ia juga menyoroti masih       di Papua, beras jagung di Su-          penggunaan observer na-          terhadap kepatuhan inter-
sebagian besar belum dimanfaatkan                                    pan petani di daerah umum-        perlunya meningkatkan kuali-      lawesi Selatan, dan konsumsi           sional dalam kegiatan alih       nasional.  dro
secara optimal.                                                      nya mencerminkan kearifan         tas konsumsi pangan lokal         belut sebagai sumber protein
                                                                     pangan lokal, seperti sing-       saat ini. Konsumsi singkong       oleh masyarakat Wonosobo.

    JAKARTA (LB) - Ke-            tuk mencapainya meliputi op-
                                                                     kong rebus, jagung, kacang
                                                                     rebus yang kaya karbohidrat
                                                                                                       hanya 9,5 kg per kapita per ta-
                                                                                                       hun, ubi jalar 3 kg per kapita,
                                                                                                                                         Keragaman itu menunjuk-
                                                                                                                                         kan betapa kayanya sumber
                                                                                                                                                                                Mendag Pastikan Impor Tambahan dari
pala Badan Pangan Nasional
(Bapanas) Arief Prasetyo Adi
                                  timalisasi lahan, ekstensifikasi
                                  lahan, dan yang satunya lagi
                                                                     dan protein, serta ikan air
                                                                     tawar hasil budidaya di kolam
                                                                                                       sedangkan konsumsi beras
                                                                                                       mencapai 84 kg per kapita
                                                                                                                                         daya pangan nasional yang
                                                                                                                                         dapat dimanfaatkan secara              AS Tak Ganggu Swasembada Pangan
mengatakan diversifikasi pan-     adalah diversifikasi pangan,”      pekarangan rumah.                 per tahun.                        optimal.  pan                             JAKARTA (LB) - Men-          aja, kan kita belum tahu na-
gan lokal merupakan strategi      ucapnya.                                                                                                                                      teri Perdagangan Budi San-       manya negosiasinya kan be-
                                                                     ANTARA FOTO/ANDRI SAPUTRA/TOM.
penting untuk memenuhi                Diversifikasi pangan telah                                                                                                                toso memastikan, rencana         lum berjalan ya,” ujar Budi.
kebutuhan nasional serta          diatur dalam Perpres Nomor                                                                                                                    impor tambahan beberapa               Terkait komoditas pan-
memperkuat ketahanan pan-         81 tentang Percepatan Pen-                                                                                                                    komoditas pangan dari            gan yang impor akan dit-
gan berbasis potensi sumber       ganekaragaman Konsumsi                                                                                                                        Amerika Serikat (AS) tidak       ingkatkan, Ia belum dapat
daya dalam negeri.                Pangan Berbasis Potensi                                                                                                                       akan mengganggu swasem-          memberikan infor masi
    “Diversifikasi pangan         Sumber Daya Lokal, yang                                                                                                                       bada pangan nasional.            kepada publik namun di-
berbasis sumber daya lo-          mendorong pemanfaatan                                                                                                                             “Enggak (ganggu), sama       pastikan semuanya telah
kal menjadi salah satu pi-        produksi dalam negeri oleh                                                                                                                    sekali nggak ada, produknya      dipersiapkan dengan strategi
lar penting dalam strategi        seluruh komponen bangsa di                                                                                                                    juga berbeda,” ujar Menteri      yang matang. “Jadi kalau dari
pemenuhan pangan nasi-            setiap wilayah.                                                                                                                               Perdagangan (Mendag) Budi        kita sudah mempersiapkan.
onal, di samping intensifikasi        “Dalam Perpres ini dis-                                                                                                                   Santoso di Pelataran Sarinah     Saya belum ngomong dulu
dan ekstensifikasi,” kata Ar-     ampaikan bahwa kalau kita                                                                                                                     Jakarta, dikutip dari Antara,    ya, kami telah persiapkan
ief dikonfirmasi di Jakarta,      bisa memanfaatkan produksi                                                                                                                    Minggu (20/4).                   semua termasuk strategi
akhir pekan kemarin.              dalam negeri ini, tentunya dari                                                                                                                   Sebagai upaya negosiasi      seperti apa,” urai Budi.
    Dia menyampaikan hal          setiap wilayah, seluruh kom-                                                                                                                  dengan AS, Indonesia beren-           Sebelumnya, Menko
itu sejalan dengan upaya          ponen bangsa ada di situ,”                                                                                                                    cana meningkatkan impor          Airlangga Hartarto menja-
pemerintah dalam memban-          ujar Arief.                                                                                                                                   komoditas pangan, seperti        min bahwa rencana untuk
gun ketahanan pangan yang             Lebih lanjut, Arief                                                                                                                       gandum, kacang kedelai, hing-    meningkatkan impor komo-
berkelanjutan, berbasis pada      menekankan pentingnya                                                                                                                         ga susu kedelai yang sekaligus   ditas pangan dari AS tidak
potensi pangan daerah dan         mengangkat kembali kearifan                                                                                                                   untuk memenuhi kebutuhan         akan mengganggu program
kearifan lokal.                   pangan lokal yang diwariskan                                                                                                                  dalam negeri.                    swasembada pangan.
    Arief menekankan pe-          oleh nenek moyang bangsa                                                                                                                          Ia menyebut bahwa                 Ia menyebut tentang
manfaatan ragam pangan            Indonesia. Tidak hanya soal                                                                                                                   kini untuk menantikan saja       produk-produk yang akan
lokal harus menjadi prioritas     keberagaman karbohidrat,                                                                                                                      proses negosiasi dengan AS       dibeli dari AS seperti gan-
bersama. Indonesia memiliki       tetapi juga bagaimana ma-                                                                                                                     yang sedang dilakukan oleh       dum, kacang kedelai, mau-
kekayaan hayati berupa 77         syarakat lokal mengombina-                                                                                                                    tim utusan yang di ketuai        pun susu kedelai, meru-
jenis pangan sumber karbo-        sikan sumber pangan dengan                  HARGA IKAN TUNA TERDAMPAK KEBIJAKAN TARIF IMPOR AS                                                oleh Menteri Koordinator         pakan produk yang biasa
hidrat yang tersebar di berb-     protein dari alam sekitar.                                                                                                                    (Menko) Bidang Perekono-         diimpor oleh Indonesia un-
agai wilayah, namun sebagian          Dia menjelaskan dalam          Nelayan menurunkan ikan tuna sirip kuning hasil tangkapan dari perahu                                      mian Airlangga Hartarto .        tuk memenuhi kebutuhan
besar belum dimanfaatkan          konsep isi piring sehat, sep-      di pangkalan ikan tuna, Kelurahan Jambula,Ternate, Maluku Utara, Sabtu                                         “Kita tunggu aja, ke-        dalam negeri.
secara optimal.                   ertiga bagian untuk karbohi-       (19/4/2025). Menurut nelayan ikan tuna kualitas ekspor mengalami penurunan                                 marin beliau (Airlangga)              Pemerintah Indonesia
    “Jadi dalam pemenuhan         drat tidak harus selalu diisi      harga dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp32 ribu per kilogram akibat dampak                             sampaikan dua bulan harus        berencana untuk menam-
pangan, salah satu strategi un-   oleh nasi, melainkan bisa          dari kebijakan tarif impor Amerika Serikat sebesar 32 persen.                                              selesai kan, Jadi kita tunggu    bah impor dari AS senilai
                                                                                                                                                                                                                 18–19 miliar dolar AS, se-
                                                                                                                                                                                                                 bagai bagian dari strategi
                                                                                                                                                                                                                 negosiasi tarif timbal balik
                                                                                                                                                                                                                 atau resiprokal Presiden AS
                                                                                                                                                                                                                 Donald Trump.
                                                                                                                                                                                                                      Mendag Budi juga me-
                                                                                                                                                                                                                 nyampaikan bahwa perlunya
                                                                                                                                                                                                                 penegakan Hak atas Kekay-
                                                                                                                                                                                                                 aan Intelektual (HaKI) di
                                                                                                                                                                                                                 tengah maraknya peredaran
                                                                                                                                                                                                                 barang- barang bajakan (ile-
                                                                                                                                                                                                                 gal) di Indonesia.
                                                                                                                                                                                                                      Hal itu disampaikan Men-
                                                                                                                                                                                                                 teri Budi menanggapi adanya
                                                                                                                                                                                                                 sorotan dari Amerika Serikat
                                                                                                                                                                                                                 (AS) terhadap sentra barang
                                                                                                                                                                                                                 bajakan dan palsu di Pasar
                                                                                                                                                                                                                 Mangga Dua, Jakarta yang
                                                                                                                                                                                                                 menjadi salah satu pengham-
                                                                                                                                                                                                                 bat hubungan dagang antara
                                                                                                                                                                                                                 Indonesia dengan AS.  hen


                                                                                                                                                                                                                   PENGUMUMAN
                                                                                                                                                                                                                 Sesuai dengan PMK
                                                                                                                                                                                                                 No.           207/PM-
                                                                                                                                                                                                                 K.010/2015, dengan ini
                                                                                                                                                                                                                 kami PT Nusantara
                                                                                                                                                                                                                 Ekspres Kilat menya-
                                                                                                                                                                                                                 takan bahwa telah
                                                                                                                                                                                                                 menghapus piutang tak
                                                                                                                                                                                                                 tertagih dengan total
                                                                                                                                                                                                                 sebesar            Rp.
                                                                                                                                                                                                                 4,713,353,533, - untuk
                                                                                                                                                                                                                 tahun pajak 2024.
                                                                                                                                                                                                                 Rincian daftar piutang
                                                                                                                                                                                                                 yang nyata-nyata tidak
                                                                                                                                                                                                                 dapat ditagih telah
                                                                                                                                                                                                                 diserahkan ke KPP
                                                                                                                                                                                                                 Madya Dua Jakarta
                                                                                                                                                                                                                 Selatan I.

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.36 MB
Published21 Apr 2025
Pages1
Characters32,619
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Arief Prasetyo Adi p.1
unresolved org Menteri Kelautan p.1
unresolved org Pangan Nasional p.1
unresolved org Menteri Koordinator p.1
unresolved org PT Nusantara Ekspres Kilat p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result