Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Go To English Page
PENGUMUMAN BURSA
No. Peng-S-00005/BEI.PLP/04-2025.
Sanksi Keterlambatan Laporan Keuangan
Sanksi Keterlambatan Laporan Keuangan
Bursa mengenakan sanksi atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan periode LK Tahunan yang
berakhir pada 31 Desember 2024.
Perusahaan tercatat yang dikenakan sanksi adalah sebagai berikut:
Kode Emiten Nama Emiten Status LK Batas Waktu Jenis Sanksi Denda
EMIN PT Energi Mitra Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Investama menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
KAII PT Kereta Api Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Indonesia (Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
PIHC PT Pupuk Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Indonesia (Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
POST PT Pos Indonesia Terlambat 08 April 2025 SP1 0
(Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
PPLN PT Perusahaan Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Listrik Negara menyampaikan LK
(Persero) Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
REFI PT Usaha Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Pembiayaan menyampaikan LK
RelianceIndonesia Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
Demikian untuk diketahui.
Page 2
Hormat Kami,
PT Bursa Efek Indonesia
Teuku Fahmi Ariandar
Kepala Divisi PLP
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone (+6221) 5150515, Fax (+6221) 5150330, Toll Free: 0800-100-9000, www.idx.co.id
Lampiran 1. Peng-S-00005-Pengumuman LKT EBUS 2024.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bursa Efek Indonesia yang tidak memerlukan tandatangan karena
dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan secara elektronik. PT Bursa Efek Indonesia bertanggung jawab
penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 3
Go To Indonesian Page
EXCHANGE ANNOUNCEMENT
No. Peng-S-00005/BEI.PLP/04-2025.
Sanction for Late Filing of Financial Report
Sanction for Late Filing of Financial Report
The Exchange will impose sanction to the following Listed Company for late filing of Annual Financial
Statement financial report which was due for filing on (or became delinquent on) 31 December 2024:
Company Ticker Code Company Name Filing Status Filing Due Date Type of Sanction Fine (in Rupiah) If
Any
EMIN PT Energi Mitra Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Investama menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
KAII PT Kereta Api Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Indonesia (Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
PIHC PT Pupuk Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Indonesia (Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
POST PT Pos Indonesia Terlambat 08 April 2025 SP1 0
(Persero) menyampaikan LK
Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
PPLN PT Perusahaan Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Listrik Negara menyampaikan LK
(Persero) Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
REFI PT Usaha Terlambat 08 April 2025 SP1 0
Pembiayaan menyampaikan LK
RelianceIndonesia Auditan Tahunan
per 31 Des 2024
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
Page 4
Indonesia Stock Exchange
Teuku Fahmi Ariandar
Kepala Divisi PLP
Indonesia Stock Exchange
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1, 6th Floor
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone (+6221) 5150515, Fax (+6221) 5150330, Toll Free: 0800-100-9000, www.idx.co.id
Attachment 1. Peng-S-00005-Pengumuman LKT EBUS 2024.pdf
This is an official document of the Indonesia Stock Exchange that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. Indonesia Stock Exchange is fully responsible for the information
contained within this document.
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kereta Api
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Teuku Fahmi Ariandar
p.2
unresolved
person
Teuku Fahmi Ariandar
· Kepala Divisi PLP
p.2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.4 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.