Back to announcement
20250410_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31874624_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Page 2
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Januari 2025
Nama Area yang Metode Hasil Aktivitas
Biaya yang Pihak yang
Perusahaan / Dilakukan Pengujian dan Eksplorasi hingga Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
Samurangau, Roto
Middle -
Rp 2,460,385,100 PT Mintec Abadi Pemboran lubang
Block Roto
terbuka (open
Samurangau
hole) dan
Total Lubang : 27
pemboran inti
Lubang
(coring),
Coring : 1,497.10 m Melanjutkan
PT KIDECO JAYA dilengkapi
Open Hole : aktifitas
AGUNG (KIDECO) dengan logging
3,430.70 m pemboran
geofisika dan
Total Kedalaman:
pengujian sample
4,927.80 meter
Roto South - batubara serta
Block Roto PT Kumala batuan
Samurangau & Rp 1,676,199,250 Drillindo pengapitnya
Susubang - Block Persada
Susubang Uko
Tanda
Deskripsi Nama Jabatan Tanggal
Tangan
Nenden Lestari Sidik Geologist 2 Feb 2025
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 2 Feb 2025
Diperiksa
Eka Fajarsari H Department Head 03 Feb 2025
Oleh
Weny Lesmana Division Head 03 Feb 2025
Disetujui Deputy Mining Operation &
Rino Afrianto
Oleh Technical Services Director
Mining Operation &
Hery Cahyono
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 1
Page 3
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 2
Page 4
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Januari 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Januari 2025 pada
wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 3
Page 5
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 4
Page 6
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 5
Page 7
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 6
Page 8
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Januari 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 7
Page 9
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Januari 2025 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2025
NO BIAYA EKSPLORASI
KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Januari)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,460,385,100.00 13 Holes ~ 2,644.30 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,676,199,250.00 14 Holes ~ 2,283.50 meter
TOTAL Rp 4,136,584,350.00 27 Holes ~ 4,927.80 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 8
Page 10
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Januari 2025 dilakukan pada 5 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D
(SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2025
A/PLAN JANUARI YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 4 800 4 895.40 4 895.40
5 RTS 3 690 5 1,077.00 5 1,077.00
6 SSB 4 800 9 1,206.50 9 1,206.50
7 SM-AC 4 800 3 472.50 3 472.50
8 SM-D 4 800 6 1,276.40 6 1,276.40
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 19 3,890 27 4,927.80 27 4,927.80
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 9
Page 11
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From
1 2412SMMT96 26.30 - 26.30 128.50
Last Month
2 2501SMMT01 57.00 74.20 131.20 125.00
SM
3 2501SMMT02 153.10 50.90 204.00 200.00
2501SMMT03 93.80 17.20 111.00 On Progress
Depth Cont. From
4 2412SMDMT33 87.00 - 87.00 324.50
Last Month
5 2501SMDMT01 195.80 35.20 231.00 224.50
6 2501SMDMT02 78.80 64.40 143.20 137.00
7 2501SMDMT03 SMD 141.10 59.90 201.00 191.50
8 2501SMDMT04 0.80 266.20 267.00 257.00
9 2501SMDMT05 78.80 20.20 99.00 92.50
2501SMDMT06 195.80 52.40 248.20 On Progress
Depth Cont. From
10 2412RTMMT07 60.80 - 60.80 192.00
Last Month
11 2501RTMMT01 180.20 71.80 252.00 242.50
12 2501RTMMT02 RTM 109.60 108.60 218.20 213.00
13 2501RTMMT03 118.60 105.60 224.20 218.00
2501RTMMT04 40.60 99.60 140.20 On Progress
Depth Cont. From
14 2412RTSKD63 13.00 - 13.00 230.50
Last Month
15 2501RTSKD02 156.50 80.50 237.00 227.00
2501RTSKD05 189.10 37.90 227.00 On Progress
RTS
16 2501RTSKD01 172.50 70.50 243.00 231.00
17 2501RTSKD03 114.50 22.50 137.00 129.00
18 2501RTSKD04 165.00 55.00 220.00 208.00
Depth Cont. From
19 2412SSBKD97 62.00 - 62.00 206.00
Last Month
20 2501SSBKD01 184.00 17.00 201.00 177.00
21 2501SSBKD04 201.00 - 201.00 186.00
SSB
22 2501SSBKD05 103.00 17.00 120.00 110.00
2501SSBKD08 - 17.00 17.00 On Progress
Depth Cont. From
23 2412SSBKD96 64.00 1.50 65.50 107.00
Last Month
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 10
Page 12
Page 13
03 Maret 2025
For
03 Maret 2025
Page 14
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 2
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Februari 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Februari 2025 pada
wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 3
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 4
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 5
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 6
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Februari 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 7
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Februari 2025 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2025
NO BIAYA EKSPLORASI
KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Februari)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,421,973,950.00 16 Holes ~ 2,707.30 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,898,405,000.00 16 Holes ~ 2,808.00 meter
TOTAL Rp 4,320,378,950.00 32 Holes ~ 5,515.30 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 8
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2025 dilakukan pada 5 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D
(SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2025
A/PLAN FEBRUARY YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 3 678 4 847.50 8 1,742.90
5 RTS 4 1,000 7 1,166.00 12 2,243.00
6 SSB 4 880 9 1,642.00 18 2,848.50
7 SM-AC 5 1,110 5 742.40 8 1,214.90
8 SM-D 4 900 7 1,117.40 13 2,393.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 20 4,568 32 5,515.30 59 10,443.10
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 9
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2501SMMT03 - - - 79.00
Month
2 2502SMMT04 54.10 146.90 201.00 194.00
3 2502SMMT05 21.10 140.10 161.20 155.00
SM
4 2502SMMT06 59.40 123.60 183.00 176.00
5 2502SMMT07 129.80 50.20 180.00 176.00
2502SMMT08 - 17.20 17.20 On Progress
Depth Cont. From Last
6 2501SMDMT06 9.80 - 9.80 251.00
Month
7 2502SMDMT07 81.80 20.20 102.00 98.00
8 2502SMDMT08 132.80 88.40 221.20 212.00
9 2502SMDMT09 145.60 84.60 230.20 224.50
SMD
10 2502SMDMT10 114.80 55.40 170.20 164.00
11 2502SMDMT11 93.80 23.20 117.00 110.00
12 2502SMDMT12 171.00 - 171.00 164.00
2502SMDMT13 75.80 20.20 96.00 On Progress
Depth Cont. From Last
13 2501RTMMT04 81.80 - 81.80 216.00
Month
14 2502RTMMT05 176.30 18.70 195.00 191.00
15 2502RTMMT06 RTM 167.30 72.70 240.00 233.00
16 2502RTMMT07 219.80 32.20 252.00 239.00
2502RTMMT08 66.00 12.70 78.70 On Progress
Depth Cont. From Last
17 2501RTSKD05 - - - 144.00
Month
18 2502RTSKD08 158.60 33.40 192.00 185.50
19 2502RTSKD06 168.00 63.00 231.00 218.50
20 2502RTSKD07 177.00 24.00 201.00 185.50
RTS
21 2502RTSKD09 120.00 30.00 150.00 143.00
22 2502RTSKD10 120.40 104.60 225.00 215.00
23 2502RTSKD11 132.00 - 132.00 125.00
2502RTSKD12 35.00 - 35.00 On Progress
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 10
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Depth Cont. From Last
24 2501SSBKD08 25.00 60.00 85.00 95.00
Month
25 2502SSBKD12 201.00 - 201.00 185.00
26 2502SSBKD13 81.50 44.50 126.00 116.00
27 2502SSBKD14 74.00 46.00 120.00 113.00
2502SSBKD17 167.50 27.50 195.00 On Progress
28 2502SSBKD09 SSB 201.00 - 201.00 188.00
29 2502SSBKD10 175.50 25.50 201.00 188.00
30 2502SSBKD11 96.00 54.00 150.00 134.00
31 2502SSBKD15 63.00 57.00 120.00 113.00
32 2502SSBKD16 165.00 - 165.00 152.50
2502SSBKD18 78.00 - 78.00 On Progress
TOTAL 4,039.50 1,475.80 5,515.30 5,383.50
4.6. Rencana Pemboran bulan Maret 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Maret 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan Maret direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan
pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS),
Samurangau (SM-AC), Samurangau D (SM-D) dan pada Block Susubang Uko yaitu area
Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Maret direncanakan dapat
menyelesaikan 20 lubang dengan target kedalaman 4,568.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2025 Page 11
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
24 2501SSBKD02 51.00 51.00 102.00 95.00
25 2501SSBKD03 70.00 65.00 135.00 123.00
26 2501SSBKD06 66.00 36.00 102.00 92.00
27 2501SSBKD07 201.00 - 201.00 185.00
TOTAL 3,430.70 1,497.10 4,927.80 4,852.50
4.6. Rencana Pemboran bulan Februari 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Februari 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan Februari direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South
(RTS), Samurangau (SM-AC), Tauranga D (SM-D) dan pada Block Susubang Uko yaitu
area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Februari direncanakan dapat
menyelesaikan 20 lubang dengan target kedalaman 4,568.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2025 Page 11
Page 25
Page 26
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Maret 2025
Nama Area yang Metode Hasil Aktivitas
Biaya yang Pihak yang
Perusahaan / Dilakukan Pengujian dan Eksplorasi hingga Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
Samurangau, Roto
Middle -
Rp 1,721,871,200 PT Mintec Abadi Pemboran lubang
Block Roto
terbuka (open
Samurangau
hole) dan
Total Lubang : 26
pemboran inti
Lubang
(coring),
Coring : 1,225.60 m Melanjutkan
PT KIDECO JAYA dilengkapi
Open Hole : aktifitas
AGUNG (KIDECO) dengan logging
3,265.00 m pemboran
geofisika dan
Total Kedalaman:
pengujian sample
4,490.60 meter
Roto South - batubara serta
Block Roto PT Kumala batuan
Samurangau & Rp 1,945,712,500 Drillindo pengapitnya
Susubang - Block Persada
Susubang Uko
Tanda
Deskripsi Nama Jabatan Tanggal
Tangan
Nenden Lestari Sidik Geologist 01 Apr 2025
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 01 Apr 2025
Diperiksa
Eka Fajarsari H Department Head 02 Apr 2025
Oleh
Weny Lesmana Division Head 02 Apr 2025
Disetujui Deputy Mining Operation &
Rino Afrianto
Oleh Technical Services Director
Mining Operation &
Hery Cahyono 10 - April - 2025
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 1
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Maret 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Maret 2025 pada wilayah IUPK
Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Maret 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Maret 2025 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Maret)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,721,871,200.00 10 Holes ~ 1,734.60 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,945,712,500.00 16 Holes ~ 2,756.00 meter
TOTAL Rp 3,667,583,700.00 26 Holes ~ 4,490.60 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Maret 2025 dilakukan pada 5 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D
(SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2025
A/PLAN MARCH YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 3 678 8 1,742.90 10 2,300.10
5 RTS 4 1,000 12 2,243.00 20 3,764.00
6 SSB 4 880 18 2,848.50 26 4,083.50
7 SM-AC 5 1,110 8 1,214.90 14 2,167.30
8 SM-D 4 900 13 2,393.80 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 20 4,568 59 10,443.10 85 14,933.70
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2502SMMT08 - 21.00 21.00 -
Month
2 2503SMMT09 114.80 35.20 150.00 146.00
3 2503SMMT10 131.30 68.90 200.20 194.00
SM
4 2503SMMT11 147.80 52.40 200.20 188.00
5 2503SMMT12 200.30 18.70 219.00 212.00
6 2503SMMT13 93.80 68.20 162.00 158.00
Depth Cont. From Last
7 2502SMDMT13 24.00 - 24.00 113.00
SMD Month
8 2502SMDMT14 139.60 61.40 201.00 194.00
9 2503RTMMT09 186.80 65.20 252.00 245.00
10 2503RTMMT10 RTM 129.10 143.10 272.20 267.00
2502RTMMT08 - 33.00 33.00 On Progress
11 2503RTSKD13 159.00 42.00 201.00 188.00
12 2503RTSKD19 29.00 129.00 158.00 149.00
13 2503RTSKD20 258.00 - 258.00 245.00
Depth Cont. From Last
14 2502RTSKD12 145.00 - 145.00 179.00
RTS Month
15 2503RTSKD15 45.00 - 45.00 41.00
16 2503RTSKD17 249.00 - 249.00 239.00
17 2503RTSKD18 73.00 128.00 201.00 188.00
18 2502RTSKD14 264.00 - 264.00 258.00
Depth Cont. From Last
19 2502SSBKD17 - - - 179.00
Month
20 2503SSBKD19 160.00 50.00 210.00 200.00
21 2503SSBKD20 127.50 69.50 197.00 181.00
22 2503SSBKD22 47.00 55.00 102.00 95.00
23 2503SSBKD24 SSB 73.50 61.50 135.00 125.00
Depth Cont. From Last
24 2502SSBKD18 103.00 20.00 123.00 188.00
Month
25 2503SSBKD21 163.00 38.00 201.00 179.00
26 2503SSBKD23 99.50 65.50 165.00 152.00
2503SSBKD25 102.00 - 102.00 On Progress
TOTAL 3,265.00 1,225.60 4,490.60 4,503.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan April 2025
Kegiatan pemboran pada bulan April 2025 adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan April direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTS-
G) Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB).
Kegiatan pemboran pada bulan April direncanakan dapat menyelesaikan 20 lubang
dengan target kedalaman 4,200.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2025 Page 11
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG LEMBAR PERSETUJUAN Tabel
p.2 ×2
unresolved
org
PT Mintec Abadi
p.2 ×17
unresolved
org
PT KIDECO JAYA
p.2 ×2
unresolved
org
PT Kumala
p.2 ×2
unresolved
—
Samurangau &
p.2 ×2
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG
p.3 ×38
unresolved
org
Menteri Investasi
p.4 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.4 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Operasi
p.6 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Terdapat
p.7 ×3
unresolved
org
PT Kumala Drillindo Persada
p.7 ×18
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Logging
p.9 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Mintec Abadi
p.10 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Table
p.11 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Depth Cont. From Last
p.23
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.