Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PT. Indo-Rama Synthetics Tbk
Hasil Paparan Publik (Microsoft Teams Meeting) pada tanggal 29 Juni 2026
A. Pada hari Senin, 29 Juni 2026 PT. Indo-Rama Synthetics Tbk (“Perseroan”) telah
melaksanakan Paparan Publik bertempat di Graha Irama Lt. 16, Jl. H R Rasuna Said, Blok X-
1, Kav. 1-2, Jakarta 12950, yang diselenggarakan secara online melalui applikasi Microsoft
Teams. Paparan Publik Live 2025 dimulai pukul 12.30 WIB dan dihadiri oleh 13 peserta
(termasuk 4 peserta dari Manajemen Perseroan termasuk Direksi).
B. Pemaparan materi Paparan Publik disampaikan oleh Bapak Vishnu Swaroop Baldwa,
Presiden Direktur Perseroan dengan menyampaikan presentasi (termasuk penjelasan) atas
materi Paparan Publik (yang telah di upload pada situs web Bursa Efek Indonesia).
C. Setelah selesai menyampaikan presentasi, kemudian masuk sesi tanya jawab dan ringkasan
pertanyaan dari para peserta dan jawaban dari manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
Pertanyaan-1
i. Manajemen melaporkan slide 11 bahwa EBITDA hanya USD 25 juta dari revenue
USD 779 juta, artinya margin sekitar 3%. Berapa laba bersih aktual 2025, dan target
margin realistis manajemen dalam 2–3 tahun ke depan?
ii. Manajemen melaporkan slide 11, 13 bahwa Investasi tumbuh 47% dalam 15 tahun
namun revenue hanya tumbuh 26%. Bagaimana manajemen menjelaskan
kesenjangan ini dan strategi apa untuk meningkatkan return on invested capital ke
depan?
iii. Manajemen melaporkan slide 17 bahwa proyek Cikondang dan transisi listrik
150kV masih berjalan hingga 2027. Berapa total capex yang diperlukan dan
bagaimana dampaknya terhadap free cash flow Perseroan dalam 2 tahun ke depan?
Jawaban:
i. Posisi kerugian bersih aktual untuk tahun 2025 adalah USD 12 juta. Margin
EBITDA yang diproyeksikan untuk 2-3 tahun ke depan adalah antara 6-10%.
ii. Investasi tersebut terdiri dari pengeluaran modal untuk perluasan kapasitas produksi
serta penggantian pabrik lama dan terdepresiasi dengan peralatan baru dan modern
dengan teknologi yang lebih baik, konsumsi energi yang lebih rendah, peningkatan
otomatisasi, dan untuk meningkatkan umur pakai pabrik, sehingga kami dapat terus
menjadi pilihan utama pelanggan dan kompetitif di pasar global.
iii. Total pengeluaran modal yang dibutuhkan untuk CKP adalah USD 28 juta, yang
akan dikeluarkan secara merata dalam 2 tahun ke depan, yaitu 2026 & 2027.
Sumber dana untuk proyek ini akan berasal dari akumulasi internal. Total
pengeluaran modal yang dibutuhkan untuk proyek transisi tenaga listrik dari
pembangkit listrik mandiri ke listrik jaringan melalui saluran transmisi 150 KV
adalah USD 12 juta, yang telah dikeluarkan. Sumber pendanaan untuk proyek ini
berasal dari pinjaman berjangka dari Bank DBS Indonesia sebesar USD 10 juta dan
sisanya dari akumulasi internal.
Page 1 of 3
Page 2
Pertanyaan-2
i. Kenapa progress tambang mundur ke 2027? Apakah semua perizinan sudah selesai?
ii. Bagaimana supply bahan baku selama perang US - Iran? Dan dengan adanya
kenaikan harga bahan baku, apakah perusahaan bisa meneruskan kenaikan harga ke
pasar?
iii. Bagaimana strategi perusahaan menghadapi aturan pemerintah yang akan
menaikkan batas bawah free float Perusahaan menjadi 15%, sedangkan saat ini free
float perusahaan hanya di kisaran 7,65%?
iv. Berapa asumsi cash cost, kapasitas produksi, resources dan reserves tambang emas
cikondang?
Jawaban:
i. Kemajuan penambangan tertunda karena proses mendapatkan semua izin,
persetujuan, eksplorasi pertambangan, dan desain teknik untuk pabrik pengolahan
membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan semula. Saat ini kami
sedang dalam proses pemberian kontrak EPC untuk pengembangan akhir tambang
dan pabrik pengolahan bijih, dan targetnya adalah memulai operasi komersial pada
akhir tahun 2027.
ii. Grup tidak mengalami masalah dalam memperoleh bahan baku selama konflik di
Timur Tengah. Kenaikan harga bahan baku diteruskan ke harga produk.
iii. Karena batas waktu untuk meningkatkan free float menjadi 15% untuk perusahaan
kami adalah 31 Maret 2029, manajemen perusahaan akan berdiskusi dengan
pemegang saham pengendali pada waktunya dan memutuskan rencana tindakan,
untuk memastikan bahwa persyaratan ini dipenuhi tepat waktu.
iv. Estimasi sumber daya CKP saat ini adalah 328.000 ons, cadangan 139.000 ons, dan
target produksi 20.000 ons per tahun. Hal ini akan ditinjau dan diperbarui setelah
proyek siap untuk operasi komersial. Margin EBITDA yang diperkirakan dari
proyek ini adalah sekitar 40-50%.
Pertanyaan-3
i. Pertama, mengenai penyelesaian tahap akhir proyek pasokan listrik 150 kV pada
Q4 2026. Sejauh mana manajemen memproyeksikan potensi penghematan biaya
operasional dari transisi ini, dan bagaimana dampaknya terhadap margin
profitabilitas di tahun 2027?
ii. Kedua, terkait proyek PT Cikondang Kancana Prima yang ditargetkan mulai
produksi komersial pada Q4 2027. Apakah ke depannya Perseroan merencanakan
ekspansi lanjutan di sektor pertambangan, seperti rencana akuisisi tambang emas
baru setelah proyek ini berjalan?
Page 2 of 3
Page 3
Jawaban:
i. Kami memperkirakan perusahaan akan mampu mencapai penghematan biaya
tahunan sekitar USD 7 juta setelah proyek selesai sepenuhnya, berdasarkan harga
batubara dan listrik saat ini dari PLN.
ii. Saat ini, belum ada rencana khusus untuk ekspansi atau akuisisi perusahaan di
sektor pertambangan. Manajemen perusahaan terus meninjau peluang di semua
segmen bisnis kami.
Pertanyaan-4
i. Dalam laporan keuangan Q1 2026 pada Informasi Segmen Bisnis, INDR menerima
pendapatan dari segmen Mineral sebesar US$ 13.157.117. Dapatkah Anda merinci
pendapatan dari mineral apa saja? Apakah hanya dari batubara saja atau sudah ada
penjualan emas?
ii. Apakah INDR memiliki rencana untuk memperluas segmen bisnis mineral di masa
mendatang sehingga dapat mengimbangi persentase pendapatan dari Pemintalan
dan Poliester?
iii. Mohon jelaskan dari IUP seluas 2.410 ha di PT. CKP, berapa hektar lahan yang
telah dieksplorasi dan siap ditambang? Dan apakah ada rencana untuk eksplorasi
lebih lanjut di luar lahan tersebut untuk memaksimalkan IUP yang diperoleh?
Jawaban:
i. Pendapatan dari segmen mineral selama Kuartal 1 tahun 2026 hanya berasal dari
batubara.
ii. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, saat ini belum ada rencana khusus untuk
ekspansi atau akuisisi perusahaan di sektor pertambangan. Manajemen Perusahaan
terus meninjau peluang di semua segmen bisnis kami.
iii. Kegiatan eksplorasi masih berlangsung; informasi lengkap akan tersedia dalam
beberapa bulan mendatang. Saat ini belum ada rencana untuk eksplorasi lebih lanjut
di lahan di luar area IUP.
D. Setelah selesai tanya jawab, Paparan Publik Live 2025 virtual meeting ditutup pada pukul
13.07 WIB.
Page 3 of 3
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vishnu Swaroop Baldwa
p.1 ×2
unresolved
org
PT. CKP
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.