Skip to content
Back to announcement

Surat Penjelasan Perubahan Liabilitas LK2024.pdf

Financial statement Text extracted INCO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
No.: 00718/IR-J/IV/2025

Jakarta, 9 April 2025

Kepada Yth.
Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 1– 4
Jakarta Pusat 10170

Perihal: Penjelasan Perubahan Jumlah Liabilitas pada Laporan Keuangan Audit Tahun 2024


Dengan hormat,

Merujuk kepada Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi pasal
III.1.1.4 terkait Perubahan lebih dari 20% (dua puluh perseratus) pada pos Jumlah Aset dan/atau
Jumlah Liabilitas pada Laporan Keuangan Interim atau Laporan Keuangan Auditan tahunan periode
tahun buku berjalan dibandingkan Laporan Keuangan Auditan tahunan terakhir, bersama ini
perkenankan kami menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

Selama tahun 2024 telah terjadi kenaikan Jumlah Liabilitas Perseroan sebesar 22,77% dari
sejumlah AS$361,46 juta pada tahun 2023 menjadi sejumlah AS$443,75 juta. Hal ini disebabkan
oleh kenaikan Liabilitas Jangka Pendek sebesar 21,57% dan Liabilitas Jangka Panjang sebesar
24,56% dibanding tahun 2023.

Liabilitas Jangka Pendek
Pada tahun 2024 nilai Liabilitas Jangka Pendek adalah sejumlah AS$263,47 juta, sehingga terdapat
kenaikan sejumlah AS$46,74 juta atau 21,57% dibandingkan periode sebelumnya sejumlah
AS$216,73 juta. Kenaikan Liabilitas Jangka Pendek dijelaskan lebih rinci sebagai berikut:

• Utang Usaha Pihak Ketiga
Sampai dengan 31 Desember 2024, terjadi kenaikan sebesar 21,33% atau sejumlah AS$29,97 juta
terkait Utang Usaha Pihak Ketiga. Hal ini dikarenakan lebih tingginya utang kepada vendor.

• Akrual
Pada akun akrual terjadi kenaikan sejumlah AS$22,22 juta atau sebesar 65,65% dari akun akrual
di tahun 2023. Hal ini lebih disebabkan oleh terjadinya kenaikan akrual untuk belanja modal di tahun
2024.

• Utang Pajak
Akun Utang Pajak pada tahun 2024 adalah sejumlah AS$4,29 juta. Jika dibandingkan dengan nilai
tahun 2023 sejumlah AS$2,82 juta, maka mengalami kenaikan sejumlah AS$1,47 juta atau 51,97%,
yang disebabkan transaksi objek pajak yang diproses lebih tinggi pada tahun 2024 dibandingkan
dengan tahun 2023.


PT Vale Indonesia Tbk
Jakarta: Sequis Tower, 20th Floor, Unit 6 & 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 71, Jakarta 12190, Indonesia. T.(62) 21 524 9000 F.(62) 21 524 9020
Makassar: Jl. Somba Opu No. 281, Makassar 90113, Indonesia. T.(62) 411 366 9000 F.(62) 411 366 9020
Sorowako: Main Office Plant Site Sorowako, Luwu Timur 92984, Indonesia. T.(62) 475 332 9100 F.(62) 475 332 9575
www.vale.com/indonesia
Page 2
• Liabilitas Sewa
Pengukuran Liabilitas Sewa dilakukan jika di masa depan terdapat perubahan pembayaran sewa
yang timbul akibat perubahan suatu indeks atau tingkat. Pada tahun 2024, akun Liabilitas Sewa
adalah sejumlah AS$5,77 juta, terjadi kenaikan sejumlah AS$224 ribu atau 4,04% dari tahun 2023
yang besarnya sejumlah AS$5,54 juta.

Liabilitas Jangka Panjang
Di akhir tahun 2024, nilai Liabilitas Jangka Panjang mengalami kenaikan sebesar 24,56% atau
sejumlah AS$35,55 juta jika dibandingkan dengan tahun 2023 sejumlah AS$144,74 juta. Salah
satunya hal ini dikarenakan oleh kenaikan Liabilitas Imbalan Pascakerja Jangka Panjang dan Provisi
atas Penghentian Pengoperasian Aset.

• Liabilitas Imbalan Pascakerja Jangka Panjang
Per 31 Desember 2024, saldo Liabilitas Imbalan Pascakerja Jangka Panjang adalah sejumlah
AS$43,61 juta, sehingga terjadi kenaikan sejumlah AS$3,92 juta atau 9,87% dari tahun 2023
sejumlah AS$39,70 juta. Hal ini disebabkan adanya perubahan asumsi yang menyebabkan
kenaikan perhitungan liabilitas imbalan pasca kerja yang dilakukan oleh aktuaris.

• Provisi atas Penghentian Pengoperasian Aset
Pada akhir tahun 2024, Provisi atas Penghentian Pengoperasian Aset adalah sejumlah AS$122,53
juta. Perseroan memperkirakan terjadinya biaya dari tahun 2045 sampai dengan tahun 2060.
Estimasi Provisi dilakukan berdasarkan biaya penutupan menggunakan teknologi dan material yang
tersedia sekarang.

Terjadi kenaikan nilai Provisi sebesar 58,14% atau sejumlah AS$45,05 juta dari tahun 2023 yaitu
sejumlah AS$77,48 juta. Pencatatan Provisi atas Penghentian Pengoperasian Aset dilakukan
dengan tujuan untuk mengakui kewajiban hukum atau konstruktif terkait penghentian penggunaan
aset tetap yang berasal dari akuisisi, pembangunan atau pengembangan, dan/atau operasi normal
aset tetap. Kenaikan nilai provisi disebabkan karena perubahan estimasi atas biaya tutup tambang.


Demikian penjelasan ini kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Hormat kami,
PT Vale Indonesia Tbk




Wiwik Wahyuni
Chief of CEO Office and Corporate Secretary




                                                                                      Hal 2 dari 2

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.15 MB
Published9 Apr 2025
Pages2
Characters4,667
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Wiwik Wahyuni · Chief of CEO Office and Corporate Secretary p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Vale Indonesia Tbk p.1 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-Tahunan-INCO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result