Skip to content
Back to announcement

20250409_NITA_Penyampaian Bukti Iklan_31873885_lamp2.pdf

Other Text extracted NITA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
HARIAN EKONOMI NERACA SELASA, 8 APRIL 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                5

BURSA & FINANSIAL                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      PERBANKAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Moladin Finance Tekankan
Rupiah Makin Melemah                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Pentingnya Menjaga Momentum
NERACA                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Bisnis UMKM Pasca Lebaran
     Jakarta - Analis Doo Financial Futures Lukman Le-                                                                                                                                                                                                                                                               NERACA
ong menilai pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipicu
pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Amerika                                                                                                                                                                                                                                                                           Jakarta - Setelah periode puncak penjualan selama
Serikat (AS) Howard Lutnick yang memastikan pener-                                                                                                                                                                                                                                                                   Ramadan dan Lebaran, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan
apan tarif resiprokal AS tidak akan ditunda. Nilai tukar                                                                                                                                                                                                                                                             Menengah (UMKM) mengalami penurunan permin-
rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta                                                                                                                                                                                                                                                                taan yang signifikan. Untuk menjaga stabilitas bisnis
melemah sebesar 169 poin atau 1,01 persen menjadi                                                                                                                                                                                                                                                                    dan mempertahankan pertumbuhan, diversifikasi pen-
Rp16.822 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.653 per                                                                                                                                                                                                                                                                   dapatan menjadi strategi yang sangat penting.
dolar AS.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Moladin Group, melalui platform terintegrasi yang
     “Rupiah tertekan oleh sentimen risk off yang masih                                                                                                                                                                                                                                                              mencakup Moladin dan Moladin Finance Indonesia,
sangat kuat dan berlanjut di pasar ekuitas dan mata-                                                                                                                                                                                                                                                                 menawarkan solusi inovatif guna membantu UMKM
mata uang emerging yang masih melemah cukup be-                                                                                                                                                                                                                                                                      menghadapi tantangan ini dengan lebih efektif. Mo-
sar pagi ini. Sentimen risk off dipicu oleh pernyataan                                                                                                                                                                                                                                                               ladin Finance Indonesia (MOFI), sebagai perusahaan
Mendag AS yang memastikan tarif tidak akan ditunda,”                                                                                                                                                                                                                                                                 multifinance yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa
ujarnya, sebagaimana dikutip Antara, kemarin.                                                                                                                                                                                                                                                                        Keuangan (OJK), menyediakan layanan keuangan flek-
     Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump me-                                                                                                                                                                                                                                                                 sibel yang memberdayakan pelaku usaha untuk men-
ngumumkan kenaikan tarif sedikitnya 10 persen ke                                                                                                                                                                                                                                                                     diversifikasi sumber pendapatan serta mengakses
banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia,                                                                                                                                                                                                                                                                  modal yang diperlukan untuk pertumbuhan di periode
terhadap barang-barang yang masuk ke negara terse-                                                                                                                                                                                                                                                                   pasca-Lebaran.
but. Pemerintah AS menerapkan tarif impor baru yang                                                                                                                                                                                                                                                                       Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan
terdiri dari tarif timbal balik yang berlaku 5 April dan                                                                                                                                                                                                                                                             2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mene-
tarif universal untuk barang masuk pada 9 April 2025.                                                                                                                                                                                                                                                                gaskan peran penting sektor keuangan dalam men-
     Indonesia berada di urutan ke delapan di daftar ne-                                                                                                                                                                                                                                                             dorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berke-
gara-negara yang terkena kenaikan tarif AS, dengan be-                                                                                                                                                                                                                                                               lanjutan. Sebagai salah satu penggerak utama ekono-
saran 32 persen. Sekitar 60 negara bakal dikenai tarif                                                                                                                                                                                                                                                               mi nasional, UMKM membutuhkan solusi keuangan
timbal balik separuh dari tarif yang mereka berlakukan                                                                                                                                                                                                                                                               yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan mereka
terhadap AS. Berdasarkan daftar tersebut, Indonesia                                                                                                                                                                                                                          NERACA/handoutdok-bsi/ho/wd             agar dapat menghadapi dinamika pasar pasca-Lebaran
bukan negara satu-satunya di kawasan Asia Tenggara                                                  BSI TARGETKAN 123 RIBU AGEN : Nasabah melakukan transaksi pembayaran di salah satu warung kelontong yang merupakan                                                                                               secara efektif.
yang menjadi korban dagang AS.                                                                      BSI Agen, di Jakarta, baru-baru ini. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen terus meningkatkan jumlah BSI Agen                                                                                               Moladin Finance Indonesia berada di garis depan
     Ada pula Malaysia, Kamboja, Vietnam serta Thai-                                                (layanan laku pandai) hingga 123.000, seiring meningkatnya minat masyarakat dalam bertransaksi keuangan syariah dan men-                                                                                         dalam menghadirkan solusi ini, memastikan bahwa
land dengan masing-masing kenaikan tarif 24 persen,                                                 dorong literasi serta inklusi perbankan dan keuangan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.                                                                                                                 UMKM memiliki akses terhadap alat yang diperlukan
49 persen, 46 persen, dan 36 persen. Presiden AS men-                                                                                                                                                                                                                                                                untuk tetap tangguh dalam menghadapi perubahan
gatakan bahwa tarif timbal balik itu bertujuan untuk                                                                                                                                                                                                                                                                 pasar. Direktur Utama MOFI, Mulyadi menekankan
menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam
                                                                                                    Stabilisasi Rupiah,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     pentingnya adaptasi dalam menjaga momentum bis-
negeri. Ia dan para pejabat pemerintahannya berpen-                                                                                                                                                                                                                                                                  nis setelah Lebaran.
dapat bahwa AS telah “dirugikan” oleh banyak negara                                                                                                                                                                                                                                                                       “Periode pasca-Lebaran menjadi tantangan krusial
akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.                                                                                                                                                                                                                                                                 bagi UMKM. Mengandalkan model bisnis tradisional
“Trump juga hanya mau kesepakatan dengan China
apabila defisit bisa diselesaikan,” kata Lukman.
     Secara keseluruhan, tarif pemerintah Amerika ter-
hadap barang impor dari China mencapai 54 persen.
                                                                                                    BI Intervensi Di Pasar OffShore                                                                                                                                                                                  saja dapat membatasi potensi pertumbuhan. Diver-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     sifikasi pendapatan bukan lagi pilihan, melainkan ke-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     butuhan strategis. MOFI berkomitmen untuk menye-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     diakan solusi keuangan fleksibel yang memungkinkan
Sebagai tanggapan, Dewan Negara China mengu-                                                        Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank                                                          dengan intervensi di pasar                        kenaikan tarif AS, dengan                                   UMKM berkembang dalam lanskap pasar yang terus
mumkan pemberlakuan tarif tambahan sebesar 34                                                                                                                                                          valas (spot dan DNDF) ser-                        besaran 32 persen. Sekitar                                  berubah,” ujar Mulyadi, sebagaimana dikutip dalam
persen untuk semua barang dari AS. Keputusan terse-                                                 Indonesia (BI) pada 7 April 2025                                                                   ta pembelian SBN di pasar                         60 negara bakal dikenai tarif                               keterangannya, kemarin.
but mulai berlaku pada 10 April.                                                                    memutuskan untuk melakukan intervensi di                                                           sekunder.                                         timbal balik separuh dari
     Sebelumnya, Trump sudah mengenakan tarif tam-                                                  pasar off-shore (non deliverable                                                                        Selain itu, BI juga akan                     tarif yang mereka ber-                                      Kunci UMKM untuk Tetap Bertumbuh
bahan 25 persen untuk mobil yang diproduksi di luar                                                                                                                                                    melakukan optimalisasi in-                        lakukan terhadap AS.                                            Agar tetap kompetitif dan tangguh, UMKM dapat
AS mulai 3 April 2025 dan tarif 25 persen pada seluruh
                                                                                                    forward/NDF) guna stabilisasi nilai tukar                                                          strumen likuiditas rupiah                             Berdasarkan        daftar                               menerapkan strategi berikut. Di bawah kepemimpinan
impor baja beserta aluminium. Pemerintahan Trump                                                    rupiah dari tingginya tekanan global.                                                              untuk memastikan kecuku-                          tersebut, Indonesia bukan                                   MOFI, penyedia solusi keuangan fleksibel yang teper-
pun telah mengenakan bea tambahan impor sebesar                                                     “Tekanan terhadap nilai tukar rupiah telah                                                         pan likuiditas di pasar uang                      negara satu-satunya di                                      caya bagi UMKM, bisnis dapat menemukan dukungan
20 persen terhadap barang-barang asal China. Adapun                                                 terjadi di pasar off-shore (NDF) di tengah                                                         dan perbankan domestik.                           kawasan Asia Tenggara yang                                  yang dibutuhkan untuk beradaptasi dan berkembang
China pada Februari hingga Maret sudah mengu-                                                                                                                                                               “Serangkaian langkah-                        menjadi korban dagang AS.                                   di periode pasca-Lebaran.
mumkan tarif 15 persen untuk impor batu bara dan pro-                                               libur panjang pasar domestik dalam rangka                                                          langkah Bank Indonesia ini                        Ada pula Malaysia, Kam-                                         Pertama, Perluas Lini Produk atau Layanan. Jangan
duk gas alam cair dari AS.                                                                          Idul Fitri 1446 Hijriah,” kata Kepala                                                              ditujukan untuk mensta-                           boja, Vietnam serta Thai-                                   hanya mengandalkan produk utama! Tambahkan vari-
     Masih ada juga tarif 10 persen untuk minyak men-                                               Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny                                                              bilkan nilai tukar rupiah ser-                    land dengan masing-mas-                                     asi yang sesuai dengan tren pasar. Contohnya, pelaku
tah, mesin pertanian, dan mobil bermesin besar.                                                                                                                                                        ta menjaga kepercayaan                            ing kenaikan tarif 24 persen,                               bisnis kuliner bisa mulai menawarkan menu sehat atau
Selanjutnya, Beijing menetapkan tarif tambahan hing-                                                Prakoso di Jakarta, Senin (7/4).                                                                   pelaku pasar dan investor                         49 persen, 46 persen, dan 36                                paket katering harian untuk menjaga arus pendapatan
ga 15 persen untuk impor produk pertanian utama AS,                                                                                                                                                    terhadap Indonesia,” ujar                         persen. Trump mengatakan                                    tetap stabil.
termasuk ayam, babi, kedelai, dan daging sapi. China                                                „ NERACA                                           lemahan nilai tukar di ba-                      Ramdan.                                           bahwa tarif timbal balik itu                                    Kedua, Maksimalkan Saluran Digital. Mengopti-
tercatat eksportir terbesar kedua AS setelah Meksiko                                                                                                   nyak negara khususnya ne-                            Diberitakan sebelum-                         bertujuan untuk mencip-                                     malkan platform e-commerce, media sosial, dan pema-
dan pasar ekspor terbesar ketiga AS setelah Kanada dan                                                  Kebijakan tarif re-                            gara emerging market.                           nya pada Rabu (2/4),                              takan lebih banyak lapan-                                   saran digital dapat memperluas jangkauan pasar dan
Meksiko.                                                                                            siprokal yang diumumkan                                Intervensi di pasar off-                    Presiden AS Donald Trump                          gan kerja di dalam negeri.                                  meningkatkan interaksi dengan pelanggan, sehingga
     China tercatat mengekspor 426,9 miliar dolar AS ke                                             Pemerintah Amerika Seri-                           shore dilakukan Bank Indo-                      mengumumkan kenaikan                                  Ia dan para pejabat pe-                                 membuka peluang pendapatan baru bagi UMKM.
AS berupa ponsel pintar, furnitur, mainan dan produk                                                kat (AS) pada 2 April 2025                         nesia secara berkesinam-                        tarif sedikitnya 10 persen ke                     merintahannya berpenda-                                         Ketiga, Membangun Kemitraan Strategis. Berkola-
lainnya, tetapi juga membeli produk-produk AS seper-                                                dan respons kebijakan retal-                       bungan di pasar Asia, Eropa,                    banyak negara di seluruh                          pat bahwa AS telah “diru-                                   borasi dengan bisnis yang saling melengkapi seperti
ti semikonduktor, bahan bakar fosil, barang pertanian                                               iasi tarif oleh Pemerintah                         dan New York. Ramdan me-                        dunia, termasuk Indonesia,                        gikan” oleh banyak negara                                   promosi silang atau penawaran bundling—da-
dan barang lain senilai 147,8 miliar dolar AS. “Tekanan                                             China pada 4 April 2025 te-                        nu-turkan Bank Indonesia                        terhadap barang-barang                            akibat praktik perdagangan                                  pat menarik lebih banyak pelanggan dan menciptakan
pada rupiah masih akan berkelanjutan selama perang                                                  lah menimbulkan gejolak                            juga akan melakukan inter-                      yang masuk ke negara terse-                       yang dianggap tidak adil.                                   nilai tambah bagi kedua belah pihak.
dagang masih mengancam. BI (Bank Indonesia)                                                         pasar keuangan global, ter-                        vensi secara agresif di pasar                   but. Indonesia berada di                          Tarif-tarif yang telah lama                                     Keempat, Akses Pembiayaan yang Fleksibel. Pen-
diperkirakan akan terus mengintervensi menjaga rupi-                                                masuk arus modal keluar                            domestik sejak awal pem-                        urutan ke delapan di daftar                       diancamkan Trump itu diu-                                   danaan yang memadai sangat penting untuk ekspansi
ah di bawah atau tidak jauh dari Rp17 ribu. Q bari/ant                                              dan tingginya tekanan pe-                          bukaan pada 8 April 2025                        negara-negara yang terkena                        mumkan. Q bari/ant                                          bisnis dan inovasi. Q bari/ant



                                                                                                                                            PT NIRMALA TARUNA
                                                                                                                                                                        Kantor:                                                                                                                                                                       LAPORAN
                                                                                                                                                           Gedung Menara Tekno Lantai 8
                                                                                                                                Jl. H. Fachrudin No. 19, Kel. Kampung Bali, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat, 10250
                                                                                                                                                  Email: corporate.secretary@nirmalataruna.co.id
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     KEUANGAN
                                                                                                                                                          Website: www. nirmalataruna.co.id
                                                                                                                                                              Telphone: (021) 50640708
                                                                                                                                                                 Fax: (021) 50640708

                                                      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                                              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                              LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                                                                                     Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
                                                                                                                                                                                                                          KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                                        Untuk Tahun-tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
                                                                                                                                                                                                                    Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
                                                                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                                                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                            ASET                                       2024                  2023                          LIABILITAS DAN EKUITAS                                2024                 2023                                                               2024                     2023                                                                2024                  2023

                                                                                                                                                                                                                    Pendapatan Neto                                 596.894.328.843          563.508.640.332     ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 ASET LANCAR                                                                                               LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                                                                              Penerimaan kas dari komisi                      361.771.591.468      331.689.451.172
                                                                                                                                                                                                                    Beban Pokok Pendapatan                         (236.083.688.159)        (251.166.994.869)
 Kas dan setara kas                                                 731.527.818.745     608.384.142.977    Utang usaha                                                                                                                                                                                           Penerimaan dari jasa manajemen                  390.237.259.660      401.408.712.857
 Kas dibatasi penggunaannya                                           1.859.341.059       1.787.563.815      Utang transaksi perantara pedagang efek                          142.734.036.661         323.836.498   Laba (Rugi) Bruto                               360.810.640.684          312.341.645.463     Pembayaran untuk beban
 Investasi jangka pendek                                        2.139.664.199.222      1.234.163.521.524     Premi belum disetor                                              614.977.869.200     908.160.587.820                                                                                                 operasi dan lainnya                            (734.110.481.988)    (576.492.733.525)
                                                                                                                                                                                                                    Beban pemasaran                                 (46.941.503.866)         (52.495.655.655)
 Efek-efek untuk tujuan investasi                               2.793.743.507.000      2.857.864.914.000     Komisi                                                             8.578.130.139       6.014.598.785   Beban umum dan administrasi                    (235.885.830.178)        (247.879.319.037)    Penerimaan bunga                                  56.088.917.180       27.334.635.267
 Piutang usaha                                                                                               Dana pengguna                                                  1.362.272.388.210     177.822.157.696   Pendapatan (beban) lain-lain - bersih          (297.507.416.455)         496.239.198.618     Pembayaran pajak penghasilan                     (28.886.269.925)     (30.476.616.931)
   Piutang transaksi                                                               -                   -     Utang usaha lainnya                                                1.732.884.161      22.857.891.329
                                                                                                                                                                                                                    Laba (Rugi) Usaha                              (219.524.109.815)         508.205.869.389
   perantara pedagang efek                                          142.079.497.728         324.566.586    Utang lain-lain                                                    109.522.424.048      90.275.193.706                                                                                                Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi        45.101.016.395      153.463.448.840
   Piutang kegiatan manajer investasi                                16.136.014.253       6.865.856.271    Utang pajak                                                         18.437.695.923      12.467.255.285   Pendapatan keuangan                              50.221.357.381           26.097.255.709
   Piutang premi                                                    567.575.571.026     840.709.100.438    Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali              1.790.085.429.815   1.566.093.576.424                                                                                                ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                                                                                                                                                                                                                    Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan          (169.302.752.434)         534.303.125.098
   Piutang komisi                                                    67.532.626.018      68.667.738.452    Beban masih harus dibayar                                           34.816.849.764      40.707.699.102                                                                                                Perolehan aset tetap                            (87.436.747.959)     (4.189.804.834)
   Piutang usaha lainnya                                                 33.959.500          34.959.500                                                                                                             Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                                            Hasil penjualan aset tetap                                    -         843.744.923
                                                                                                           Jumlah Liabiltas Jangka Pendek                                   4.083.157.707.921   2.824.722.796.645   Kini                                            (35.261.788.438)         (27.807.985.884)    Kas dibatasi penggunaannya                          (71.777.244)        (87.638.187)
 Piutang lain-lain                                                  827.266.531.242      75.375.606.457                                                                                                             Tangguhan                                        (1.193.748.128)             593.349.580
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Investasi jangka panjang                         20.169.542.399    245.777.898.270
 Aset kripto                                                    1.249.345.238.062       185.614.393.312
                                                                                                           LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                Beban Pajak Penghasilan - neto                  (36.455.536.566)         (27.214.636.304)    Perolehan aset tak berwujud                        (193.801.582)     (8.657.995.873)
 Biaya dibayar di muka                                                9.485.311.873       7.306.663.860
                                                                                                           Liabilitas sewa                                                     11.139.630.911     11.691.871.661                                                                                                 Pembelian surat berharga                     (2.471.594.254.122) (3.962.385.112.272)
 Pajak dibayar di muka                                                 562.645.769          393.099.652                                                                                                             Laba (Rugi) Neto Tahun Berjalan                (205.758.289.000)         507.088.488.794
                                                                                                           Liabilitas imbalan pasca kerja                                      23.345.139.368     23.960.328.152                                                                                                 Penjualan surat berharga                         64.121.407.000 2.502.400.760.902
 Uang muka                                                           74.153.708.113      52.908.358.424
                                                                                                           Obligasi                                                         1.500.000.000.000                  -    Penghasilan Komprehensif Lain
 Aset real estate                                                    63.284.915.000      63.187.950.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (2.475.005.631.508) (1.226.298.147.071)
                                                                                                           Jumlah Liabiltas Jangka Panjang                                  1.534.484.770.279     35.652.199.813    Pos yang tidak akan direklasifikasi
 Jumlah Aset Lancar                                             8.684.250.884.610      6.003.588.435.268                                                                                                             ke laba rugi
                                                                                                                                                                                                                    Keuntungan (kerugian) yang belum                                                             ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                                                                                                           JUMLAH LIABILITAS                                                5.617.642.478.200   2.860.374.996.458    direalisasi atas perubahan nilai investasi       1.638.673.376            (1.513.585.008)   Pinjaman dari pihak berelasi                  (727.000.000.000)                     -
                                                                                                                                                                                                                    Dampak perubahan transaksi ekuitas
                                                                                                                                                                                                                     entitas anak                                             (401.157)              (191.300)   Penerimaan dari obligasi                     1.500.000.000.000                      -
 ASET TIDAK LANCAR                                                                                         EKUITAS                                                                                                                                                                                               Pembayaran liabilitas sewa                     (10.037.138.934)        (5.429.660.664)
 Piutang lain-lain                                                   33.239.573.799     204.585.758.576    Modal saham - Rp 1.000.000 per saham                                                                     Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif                                                              Penerimaan dari efek-efek yang
                                                                                                                                                                                                                      Tahun Berjalan                               (204.120.016.781)         505.574.712.486
 Aset pajak tangguhan                                                 4.431.659.382       5.970.105.723      Modal dasar - 300.000 saham                                                                                                                                                                           dijual dengan janji dibeli kembali         1.790.085.429.815      1.566.093.576.424
 Taksiran tagihan pajak                                               2.798.812.137       4.163.284.719      Modal ditempakan dan disetor penuh - 87.304 saham                 87.304.000.000    87.304.000.000     Laba (Rugi) Neto Tahun Berjalan Yang                                                         Pembayaran utang lain-lain                                   -       (323.365.750.199)
 Investasi jangka panjang                                           113.100.267.891     134.099.792.743    Kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai investasi        (155.887.734)     (155.887.734 )    Dapat Diatribusikan Kepada:
                                                                                                                                                                                                                    Pemilik entitas induk                          (205.628.912.577)         507.052.382.065
 Aset tetap - neto                                                  179.434.789.674      94.039.927.739    Dampak perubahan transaksi ekuitas entitas anak                     14.246.909.040    12.608.235.663     Kepentingan non pengendali                         (129.376.423)              36.106.729     Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan 2.553.048.290.881       1.237.298.165.561
 Properti investasi                                                    500.000.000          500.000.000    Saldo laba                                                       3.301.721.959.741 3.507.350.872.318
                                                                                                                                                                                                                    Laba (Rugi) Neto Tahun berjalan                (205.758.289.000)         507.088.488.794
 Aset tak berwujud - neto                                            20.786.280.405      31.105.051.915
 Aset lain-lain                                                       8.274.840.690      15.633.272.538    EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KE                                                                      Jumlah Laba Komprehensif Tahun                                                               KENAIKAN NETO
                                                                                                            PEMILIK ENTITAS INDUK                                           3.403.116.981.047   3.607.107.220.247     Berjalan Yang Dapat Diatribusikan                                                           KAS DAN SETARA KAS                             123.143.675.768      164.463.467.330
                                                                                                                                                                                                                      Kepada:
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                           362.566.223.978     490.097.193.953                                                                                                             Pemilik entitas induk                          (203.991.041.515)         505.538.797.056
                                                                                                           KEPENTINGAN NON PENGENDALI                                         26.057.649.341      26.203.412.516      Kepentingan non pengendali                       (128.975.266)              35.915.430     KAS DAN SETARA KAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  AWAL TAHUN                                     608.384.142.977      443.920.675.647
                                                                                                           JUMLAH EKUITAS                                                   3.429.174.630.388   3.633.310.632.763   Jumlah Laba (Rugi)
                                                                                                                                                                                                                      Komprehensif Tahun Berjalan                  (204.120.016.781)         505.574.712.486
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 KAS DAN SETARA KAS
 JUMLAH ASET                                                    9.046.817.108.588      6.493.685.629.221   JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    9.046.817.108.588   6.493.685.629.221   Laba (rugi) neto per saham                           (2.356.803)                5.808.308     AKHIR TAHUN                                    731.527.818.745      608.384.142.977



                                                                                                 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                                                    Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
                                                                                                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                       Keuntungan (Kerugian)
                                                                                                                                     Yang Belum Direalisasi Atas      Dampak Perubahan
                                                                                                                                      Perubahan Nilai Investasi        Transaksi Ekuitas                                 Jumlah Ekuitas Pemilik              Kepentingan
                                                                                                              Modal Saham                  Jangka Pendek                 Entitas Anak               Saldo Laba               Entitas Induk                  Non Pengendali                Jumlah Ekuitas
 Saldo 1 Januari 2023                                                                                             87.304.000.000               (25.189.842.370)             13.965.932.940          3.032.593.159.958         3.108.673.250.528                26.184.283.361             3.134.857.533.889
 Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan nilai investasi                                                              -                  (155.887.734)                215.135.470                          -                59.247.736                             -                    59.247.736
 Keuntungan yang direalisasi atas perubahan nilai investasi                                                                    -                25.189.842.370                           -            (25.189.842.370)                        -                             -                             -
 Efek pajak terkait (keuntungan yang direalisasi)                                                                              -                             -                           -             (7.104.827.335)           (7.104.827.335)                            -                (7.104.827.335 )
 Dampak transaksi perubahan ekuitas entitas anak                                                                               -                             -              (1.572.832.747)                         -            (1.572.832.747)                     (189.661)               (1.573.022.408 )
 Pembagian dividen kepentingan non-pengendali                                                                                  -                             -                           -                          -                         -                   (16.787.913)                  (16.787.913 )
 Laba neto tahun 2023                                                                                                          -                             -                           -            507.052.382.065           507.052.382.065                    36.106.729               507.088.488.794

 Saldo 31 Desember 2023                                                                                           87.304.000.000                  (155.887.734)             12.608.235.663          3.507.350.872.318         3.607.107.220.247                26.203.412.516             3.633.310.632.763
 Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan nilai investasi                                                              -                             -                 551.582.681                          -               551.582.681                             -                   551.582.681
 Dampak transaksi perubahan ekuitas entitas anak                                                                               -                             -               1.087.090.696                          -             1.087.090.696                       401.157                 1.087.491.853                                 Jakarta, 27 Maret 2025
 Pembagian dividen kepentingan non-pengendali                                                                                  -                             -                           -                          -                         -                   (16.787.909)                  (16.787.909 )
 Rugi neto tahun 2024                                                                                                          -                             -                           -           (205.628.912.577)         (205.628.912.577)                 (129.376.423)             (205.758.289.000 )                               PT NIRMALA TARUNA

 Saldo 31 Desember 2024                                                                                           87.304.000.000                  (155.887.734)              14.246.909.040         3.301.721.959.741          3.403.116.981.047               26.057.649.341             3.429.174.630.388                                            Direksi

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.27 MB
Published9 Apr 2025
Pages1
Characters54,435
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
unresolved org Menteri Perdagangan p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×3
unresolved org Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny p.1
unresolved org Bank Indo- p.1
unresolved org PT NIRMALA TARUNA Kantor p.1
unresolved person H. Fachrudin p.1
unresolved org PT NIRMALA TARUNA Saldo p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result