Back to announcement
20260701_SQBB_Ringkasan Risalah//Risalah RUPS_32106918_lamp2.pdf
RUPS minutes Needs review SQBBSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
10 RABU, 1 JULI 2026 KESEHATAN
Perlindungan Nakes
Kronologi Kematian Dokter Icha dan Krisis Dokter di NTT
15 Juni 2026 15 Juni 2026 (malam) 15–21 Juni 2026
Dokter Eliza Princila Utami Sejumlah anggota DPRD TTU mendatangi Menurut keluarga, kondisi psiko-
Pakaenoni (dr Icha) menangani IGD dan mempersoalkan penanganan logis dr Icha menurun sehingga
pasien anak korban gigitan ular pasien. menjalani perawatan.
Rapuh, Presiden Wajib
hijau di IGD RS Leona, Kefame- Keluarga menyebut dr Icha mengalami inti-
nanu, Kabupaten Timor Tengah midasi dan tekanan verbal. Anggota DPRD
Utara (TTU).
27 Juni 2026
yang disebut membantah tuduhan tersebut.
Keluarga menduga tekanan
psikologis yang dialami dr Icha
Krisis Dokter di NTT turut memengaruhi kondisi
Kebutuhan Dokter (2024) mentalnya sebelum meninggal.
Beri Jaminan
Penduduk: ± 5,7 juta jiwa
29 Juni 2026
Standar WHO: 1 dokter per 1.000 penduduk
Kementerian Kesehatan menyatakan akan mendalami du-
Kebutuhan ideal: ± 5.700 dokter
gaan intimidasi terhadap tenaga medis tersebut.
Kondisi: NTT masih kekurangan ribuan dokter.
Polres TTU memeriksa sejumlah pihak, termasuk anggota
Dokter Anestesi (2025) DPRD yang disebut keluarga, dengan melibatkan ahli pidana
Tersedia: 47 orang dan psikologi.
Melayani: 22 kabupaten/kota Bupati TTU membekukan sementara proses perpanjangan
• Pemerintah didesak segera terbitkan perpres sifik mengatur perlindungan dokter di Lampung Barat dan Sebagian besar berstatus dokter penugasan
izin operasional RS Leona hingga penyelidikan selesai.
tenaga medis dan nakes. “Ka Kabupaten Nabire, Papua.
yang secara spesifik mengatur perlindungan lau bicara tentang undang-un Sayangnya, hingga saat ini
(PGDS/Kemenkes). Sumber: Kemenkes/Perdatin NTT/Dinkes NTT/WHO/Litbang MI
tenaga medis dan nakes. dang, prosesnya akan lama. belum ada sistem terpadu ter
• Intimidasi terhadap dokter yang tengah Yang mungkin bisa lebih cepat, kait pelaporan kekerasan yang jemen. Jangan dokternya,” dari peristiwa ini. Pertama, donesia (PDSKJI) berharap
ya perpres. Harapannya ada dialami para nakes. “Karena jelasnya. intimidasi terhadap dokter proses investigasi kematian
menangani pasien adalah tindakan yang kebijakan yang memuat stan sistem itu belum terbangun. Saat ini, perlindungan bagi yang sedang dalam proses dr Icha berlangsung profe
sama sekali tidak tepat. dar keamanan di faskes, sistem Salah satu poin desakan kami nakes telah diatur dalam UU penanganan pasien adalah sional, objektif, transparan,
• PDSKJI rekomendasikan layanan dukungan respons cepat, pelaporan na ialah sistem pelaporan na No 17 Tahun 2023 tentang tindakan yang sama sekali ti dan b erkeadilan. “Setiap
sional, bantuan hukum, serta sional. Kami berharap ada Kesehatan. Namun, menurut dak tepat. Kedua, penanganan nakes berhak bekerja da
kesehatan mental serta skrining dan deteksi pendampingan psikologis,” audit yang dilakukan sehingga dr Ardiansyah, UU tersebut ti penyakit melalui berbagai lam lingkungan yang aman,
dini risiko bunuh diri pada nakes. tegas Ketua PP PDUI, dr Ar kita bisa tahu sebenarnya dak memiliki aturan turunan proses sesuai kaidah ilmu. bermartabat, dan bebas dari
diansyah Bahar, kepada Media kekerasan ini paling banyak yang memerinci standar ke Ketiga, kejadian ini menun intimidasi dan kekerasan
Fathurrozak tabir rentannya posisi tenaga Indonesia, tadi malam. terjadi di mana, karena apa, amanan, sistem perlindung jukkan tantangan yang diha dalam bentuk apa pun,” kata
Fathurrozak@mediaindonesia.com kesehatan (nakes) di Indone Selain ancaman kematian, dan kepada siapa,” papar Ar an, hingga pendampingan dapi tenaga kesehatan (nakes) Ketua PDSKJI, dr Agung Fri
M
sia. Kasus dr Icha adalah wajah para nakes seperti dokter juga diansyah. hukum dan psikologis bagi di fasilitas kesehatan primer. janto, Senin (29/6).
ENING GALN YA buruknya perlindungan nakes kerap menghadapi ancaman nakes yang menjadi korban. “Harus ada proses tindak PDSKJI merekomendasi
dokter Eliza dan tenaga medis di Tanah Air. kekerasan verbal dan fisik, JANGAN SENDIRIAN lanjut yang profesional atas kan harus ada sistem perlin
Princila Utami Pengurus Pusat Perhimpun seperti kekerasan verbal yang Ketika seorang dokter dipro HAL PENTING meninggalnya dokter Icha,’’ dungan nakes dari intimidasi
Pakaenoni, 28, an Dokter Umum Indonesia dialami seorang dokter spe tes keras atau diintimidasi— Guru Besar Ilmu Kedokter tegasnya, Minggu (28/6). dan kekerasan, layanan du
atau dr Icha di Nusa Teng (PP PDUI) telah melayangkan sialis penyakit dalam saat misalnya terkait fasilitas RS an UI, Tjandra Yoga Aditama, kungan kesehatan mental,
gara Timur (NTT), yang diduga surat terbuka kepada Presiden bertugas di rumah sakit di atau ketiadaan obat—dokter menyebutkan ada bebera DETEKSI DINI serta skrining dan deteksi
kuat akibat tekanan psikologis Prabowo Subianto. Mereka Kabupaten Musi Banyuasin, tersebut tidak boleh dibiar pa hal penting yang perlu Perhimpunan Dokter Spe dini risiko bunuh diri pada
dan intimidasi dari anggota mendesak pemerintah segera Sumatra Selatan, pada tahun kan sendirian. “Dialog kepada menjadi p erhatian serius sialis Kedokteran Jiwa In nakes. (Jak/Iam/PO/H-1)
Dewan Perwakilan Rakyat menerbitkan peraturan presi lalu. Pada 2023, terjadi insiden pasien atau keluarga pasien itu
Daerah (DPRD), membuka den (perpres) yang secara spe kekerasan fisik yang menimpa dilakukan oleh pihak mana
Foto ilustrasi ini dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI)
PDIP TTU Nonaktifkan
Veronika Lake
Veronika mengatakan bahwa persoalan di lokasi saat itu telah diselesaikan
oleh manajemen rumah sakit bersama pihak terkait.
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Timor Te terungkap.
ngah Utara (TTU) menonaktifkan sementara Veronika mengklarifikasi pelibatan na
kadernya, Veronika Lake, dari seluruh aktivitas manya dalam pemberitaan dan perbincangan
kepartaian dan tugas di DPRD TTU. Hal itu publik mengenai peristiwa di RS Leona Kefa
terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus menanu pada 13 Juni 2026. “Saya menyam
intimidasi almarhumah dr Eliza Princila Utami paikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas
Pakaenoni (dr Icha). meninggalnya dr Icha. Semoga almarhumah
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan
Perjuangan TTU, Carolus Sonbay mengata keluarga diberi kekuatan,” ujarnya.
kan, pihaknya mengambil sikap tegas dengan Di lain hal, Polres Timor Tengah Utara
tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. (TTU) memastikan akan memanggil tiga
“DPC PDI Perjuangan TTU memutuskan un anggota DPRD Kabupaten TTU untuk dimintai
tuk menonaktifkan sementara Ibu Veronika klarifikasi terkait dugaan intimidasi tersebut.
Lake dari seluruh kegiatan kepartaian dan Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menga
aktivitas di DPRD TTU sampai proses pe takan penyidik masih mengumpulkan alat
meriksaan di kepolisian maupun Badan bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna
Kehormatan DPRD selesai,” kata Carolus da mengungkap peristiwa yang menjadi perha
lam keterangan tertulis yang diterima Media tian publik tersebut.
Indonesia, tadi malam. “Kami akan melakukan klarifikasi terhadap
Menurutnya, langkah tersebut merupakan 3 anggota (DPRD) tersebut,” kata AKBP Eliana
bentuk tanggung jawab moral partai dalam Papote, Minggu (28/6). Langkah tersebut
menjaga integritas organisasi, bukan sebagai merupakan bagian dari proses penyelidikan.
bentuk penghakiman terhadap kader yang Proses pengambilan keterangan dari para
bersangkutan. “Penonaktifan ini bukan berarti saksi masih berlangsung.
yang bersangkutan telah terbukti bersalah. Selain memeriksa saksi-saksi yang bertugas
Partai tetap menghormati proses hukum dan bersama korban saat piket di Instalasi Gawat
etik yang sedang berjalan,” ujarnya. Darurat (IGD), penyidik juga akan meminta
Dalam pernyataan sikapnya, DPC PDI klarifikasi dari tiga anggota DPRD TTU yang
Perjuangan TTU juga menyampaikan be diduga terlibat dalam peristiwa intimidasi
lasungkawa atas wafatnya dr Icha. DPC PDI terhadap dr Icha, serta berkoordinasi dengan
Perjuangan TTU mendesak aparat penegak pihak RS Leona untuk memeriksa rekam me
hukum untuk mengusut dugaan kasus ini dis terkait kondisi kesehatan dan kejiwaan dr
secara profesional, transparan, objektif, dan Icha saat dirawat setelah peristiwa tersebut.
tanpa pandang bulu agar seluruh fakta dapat (PO/H-1)
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.1
unresolved
person
Veronika
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.000
1763 ms
12 Sep 2026 21:57
no RUPS minutes content - likely misclassified