Skip to content
Back to announcement

Final Laporan Keuangan CBRE 2024.pdf

Financial statement Text extracted CBRE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 55

Page 1
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI Tbk

Laporan Keuangan
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Page 2
                                DAFTAR ISI


                                                          Halaman



Pernyataan Direksi


Laporan Keuangan
-   Laporan Posisi Keuangan                                 1-2
-   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain      3
-   Laporan Perubahan Ekuitas                                4
-   Laporan Arus Kas                                         5
-   Catatan Atas Laporan Keuangan                          6-47
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                      Catatan       31 Desember 2024         31 Desember 2023

ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                     2g, 4               3.251.404.222         173.585.482.379
Piutang usaha - neto
 Pihak ketiga                                          2h, 5               7.799.713.266              6.877.294.000
Piutang lain-lain
 Pihak berelasi                                       2d, 6, 31            2.988.885.984              2.157.360.622
 Pihak ketiga                                             6                  319.711.092                616.160.546
Persediaan                                                7                5.616.404.888                          -
Biaya dibayar dimuka                                    2i, 8                582.658.472                263.557.149
Pajak dibayar dimuka                                    20a                1.484.550.922                          -
Uang muka                                                 9                  545.957.946              3.387.250.001
Deposit sewa                                             10                3.574.446.667              3.503.200.000

Jumlah Aset Lancar                                                       26.163.733.459          190.390.304.697
Aset Tidak Lancar
Uang muka pembelian aset tetap                            9                 874.746.601              42.343.802.366
Aset tetap - neto                                      2j, 11           288.131.096.234              96.500.448.604
Aset hak guna - neto                                 2d, 2k, 12          17.258.270.878              22.506.038.924
Deposit sewa                                          10, 31              1.225.000.000               1.225.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                307.489.113.713          162.575.289.894
JUMLAH ASET                                                             333.652.847.172          352.965.594.591




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                                      1
Page 10

          
Page 11
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                       Catatan               2024                       2023

PENDAPATAN                                              2q,25              62.173.596.046             42.728.166.665
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                  2q,26             (56.120.537.866)            (27.601.599.420)

LABA BRUTO                                                                  6.053.058.180             15.126.567.245

BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi                             2q, 27            (32.576.623.273)            (12.662.967.591)
Penghasilan (beban) lain-lain-neto                      2q, 28             (9.726.188.741)                883.142.635
LABA (RUGI) USAHA                                                         (36.249.753.834)             3.346.742.289

Beban keuangan                                          2m,29             (14.665.557 .902)            (1.929.558.019)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                 (50.915.311.736)             1.417.184.270
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                  20c                 (746.083.153)               (512.738.000)
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN                                           (51.661.394.889)               904.446.270

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
 laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja
 jangka panjang                                           19                   90.259.100               (111.988.896)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN • NETO                                                    {51.571.135.789)               792.457.374

Laba (Rugi) Per Saham Dasar dan Dilusian                  30                        (11,38)                      0 20




                Jakarta,26 Maret 2025

                         ki�
                     -       .-,(.    �




                   Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                         dari laporan keuangan secara keseluruhan                                        3
Page 12
                                                          PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
                                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                          Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024
                                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                         Tambahan Modal             Penghasilan
                                Catatan           Modal Saham                Disetor              Komprehensif Lain           Akumulasi Defisit     Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2023                                 95.000.000.000            1.366.357.603                    (3.052.750)       (5.038.025.892)     91.325.278.961

Penawaran perdana saham          22a                 18.450.000.000           61.254.000.000                             -                     -      79.704.000.000
Biaya emisi saham                22b                              -           (3.146.999.960)                            -                     -      (3.146.999.960)
Pelaksanaan waran                22b                        790.525                7.367.693                             -                     -           8.158.218
Rugi neto tahun berjalan                                          -                        -                             -           904.446.270         904.446.270
                                  19                              -                        -                  (111.988.896)                    -        (111.988.896)
Saldo 31 Desember 2023                              113.450.790.525           59.480.725.336                  (115.041.646)       (4.133.579.622)    168.682.894.593

Pelaksanaan waran                22b                        846.525                 7.889.613                           -                      -           8.736.138
Rugi neto tahun berjalan                                          -                         -                           -        (51.661.394.889)    (51.661.394.889)
Penghasilan komprehensif lain     19                              -                         -                  90.259.100                      -          90.259.100
Saldo 31 Desember 2024                              113.451.637.050           59.488.614.949                   (24.782.546)      (55.794.974.511)    117.120.494.942




                                          Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                                                dari laporan keuangan secara keseluruhan                                                               4
Page 13
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                  2024                     2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                        73.891.199.568           39.355.911.497
Pembayaran kepada pemasok dan operasional lainnya               (56.480.205.848)         (25.868.060.060)
Pembayaran kepada direksi dan karyawan                           (8.486.064.188)          (8.503.484.908)
Pembayaran bunga                                                 (1.492.001.188)          (1.817.886.019)
Penerimaan lain-lain                                                 25.316.549            1.327.228.886
Pembayaran pajak                                                   (746.083.153)            (512.738.000)

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                         6.712.161.740           3.980.971.396

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                          (177.323.495.078)          (11.720.770.088)
Pembayaran uang muka pembelian                                    (874.746.601)          (42.343.802.366)
Penerimaan (pembayaran) piutang lain - lain pihak berelasi        (831.525.362)              476.215.000

Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi                  (179.029.767.041)          (53.588.357.454)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang lain-lain pihak berelasi                        20.406.095.714                       -
Pelaksanaan waran                                                     8.736.138               8.158.218
Penerimaan penawaran saham perdana                                            -          79.704.000.000
Pembayaran biaya emisi penawaran saham perdana                                -          (3.146.999.960)
Pembayaran pinjaman bank                                        (13.362.857.143)                      -
Penerimaan Pinjaman bank                                                      -         148.896.000.000
Pembayaran liabilitas sewa                                       (5.068.447.565)         (4.794.677.836)
Kas Neto Diperoleh dari
 Aktivitas Pendanaan                                              1.983.527.144         220.666.480.422

KENAIKAN (PENURUNAN)
  NETO KAS DAN SETARA KAS                                     (170.334.078.157)         171.059.094.364
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                  173.585.482.379            2.526.388.015
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                    3.251.404.222         173.585.482.379




                  Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                        dari laporan keuangan secara keseluruhan                            5
Page 14
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum

      PT Cakra Buana Resources Energi, Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
      Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn No. 5 tanggal 17 Juni 2016. Akta Pendirian Perusahaan telah
      mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
      Keputusan No. AHU-0029831.AH.01.01. tanggal 21 Juni 2016. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
      beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada
      tanggal 16 September 2022. Sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, Akta tersebut telah
      diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-
      0066859.AH.01.02. Tahun 2022.

      Berdasarkan akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022,
      sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup usaha Perusahaan melakukan kegiatan usaha
      dalam bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum. Kegiatan usaha Perusahaan saat ini antara
      lain penyediaan kapal tongkang dan kapal tunda untuk domestik dan luar negeri.

      Kantor Pusat Perusahaan berlokasi di Sahid Sudirman Centre Lantai 42, unit 42B Jl. Jend. Sudirman Kav. 86,
      Jakarta Selatan. Sebelumnya, kantor pusat Perusahaan berlokasi di Sona Topas Tower Lt. 5A Jl. Jenderal
      Sudirman Kav.26. Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Perusahaan mulai
      beroperasi secara komersial pada tahun 2016.

      Pemegang saham pengendali dan pemilik manfaat Perusahaan adalah Suganto Gunawan dan Suminto Husin
      Giman melalui PT Omudas Investment Holdco dengan kepemilikan langsung pada saham Perusahaan.

   b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan

      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
      sebagai berikut:

                                                    31 Desember 2024                    31 Desember 2023
      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama          :           Suganto Gunawan                       Suganto Gunawan
      Komisaris                :           Suwito                                Suwito
      Komisaris                :           H.R. Agung Laksono                    -
      Komisaris Independen     :           Rivolinggo Pamudji                    Rivolinggo Pamudji
      Komisaris Independen     :           George Samuel                         -

      Direksi
      Direktur Utama           :           Suminto Husin Giman                   Suminto Husin Giman
      Direktur                 :           Amanda Octania                        Amanda Octania

      Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang - orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung
      jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Komisaris
      dan Dewan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.



                                                          6
Page 15
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan)

   b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan (lanjutan)

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0001/SKDK/CBRE/IX/2022 tanggal 8
      September 2022 tentang Penunjukan Komite Audit Perusahaan yang berlaku efektif pada tanggal 19
      September 2022, susunan anggota sebagai berikut:

      Ketua                    :           Rivolinggo Pamudji
      Anggota                  :           Raditia Christine Senjaya
      Anggota                  :           Saka Marlinang Nainggolan

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0006/SKDD/CBRE/IX/2022 tanggal 16
      September 2022 tentang Pengangkatan/Penunjukan Kepala Unit Audit Internal Perusahaan yang berlaku
      efektif pada tanggal 16 September 2022, menunjuk Oktaviana Magdalena sebagai Kepala Unit Audit Internal
      Perusahaan.

      Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah karyawan tetap pada Perusahaan sebanyak 10 karyawan
      dan 10 karyawan (tidak diaudit).

   c. Penawaran umum saham Perusahaan

      Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham, disetujui penawaran umum perdana saham Perusahaan dan
      dituangkan dalam Akta No. 55 Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.

      Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan menyampaikan surat No. 0100/LO-CBRE/JKT/IX/2022 untuk
      pendaftaran Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
      Perusahaan memperoleh surat No. S-278/D.04/2022 tanggal 29 Desember 2022 perihal Pemberitahuan
      Efektif Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahan dari Dewan
      Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

      Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 738.000.000 saham baru dengan nilai
      nominal sebesar Rp25 per saham dan harga perdana sebesar Rp108 per saham di Bursa Efek Indonesia
      (BEI). Serta penerbitan 1.328.400.000 Waran Seri I yang diberikan kepada setiap 1 saham baru dengan nilai
      nominal sebesar Rp25 dan harga pelaksanaan sebesar Rp258 per saham, periode pelaksanaan mulai tanggal
      10 Juli 2023 sampai dengan 08 Januari 2025. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa
      berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Berdasarkan
      surat No. Peng-P-00021/BEI-PP1/01-2023 tanggal 9 Januari 2023 dari BEI, bahwa saham Perusahaan
      dengan Kode Saham CBRE efektif diperdagangkan di BEI pada tanggal 9 Januari 2023.

   d. Persetujuan laporan keuangan

      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah diotorisasi oleh
      Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 26 Maret 2025.




                                                       7
Page 16
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan ("SAK")
      Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
      Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
      yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”), serta
      Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
      Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012 dari
      Ketua BAPEPAM-LK tanggal 25 Juni 2012.

   b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
      Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya perolehan, kecuali untuk akun
      tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
      Laporan keuangan juga disusun dengan menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas yang
      disusun berdasarkan basis kas. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan
      mengelompokkan arus kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
      Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost ),
      biaya perolehan kini (current cost) , nilai realisasi neto (net realizable value) , Nilai Wajar (fair value) , kecuali
      untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada
      kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

      Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
      pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset,
      liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan
      terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin
      berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih
      tinggi atau hal-hal dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan
      dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

      Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
   c. Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun
      Berjalan
      Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
      setelah 1 Januari 2024, dengan penerapan dini diperkenankan, yaitu:
      Amendemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik;
      PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan pemasok;
      Revisi PSAK 401: Penyajian Laporan Keuangan Syariah; dan
      Revisi PSAK 409: Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah.

      Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan
      di periode berjalan atau tahun sebelumnya.

      DSAK-IAI mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024,
      perubahan ini tidak memengaruhi substansi pengaturan dalam masing-masing PSAK dan ISAK tersebut.


                                                            8
Page 17
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
      Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 224,
      “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan yang menyiapkan laporan
      keuangannya, yaitu:
      (a)    Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut:
             i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
             ii. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
             iii. Personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan.
      (b)    Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut:
             i. Entitas adalah anggota dari Perusahaan (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
                  berikutnya terkait dengan entitas lain);
             ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut
                  adalah anggotanya);
             iii. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang diidentifikasi dalam huruf (a);
             iv. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
                  manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
             v. Entitas, atau anggota dari Perusahaan dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                  Perusahaan tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau
                  kepada entitas induk dari Perusahaan.

      Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 31 atas
      laporan keuangan.
   e. Penjabaran mata uang asing

      Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku
      pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
      asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset
      dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
      lain.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset
      dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
      lain.

      Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai
      berikut:
                                                  2024                      2023
      Mata uang
      Dolar Amerika Serikat ("USD")                 16.162                   15.416


                                                          9
Page 18
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan

      Aset Keuangan
      Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran
      aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari
      pembayaran pokok dan bunga.
      Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut:
       - Aset keuangan yang diukur dengan biaya amortisasi; dan
       - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
         lain.
      Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi,
      kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi .
      Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang
      ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada
      tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
      Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan
      sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Peruahaan meliputi kas dan
      bank, piutang usaha, deposit sewa, dan piutang lain-lain (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak
      memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12
      bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
      bunga efektif (Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang
      diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang
      merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari
      penurunan nilai juga diakui pada laba rugi .
      Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir
      atau telah ditransfer dan Perusahaan telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat
      kepemilikannya.

      Liabilitas Keuangan
      Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut:
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamoritsasi; dan
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
      Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
      Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
      termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.




                                                         10
Page 19
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur
      dengan biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain - lain,
      utang jaminan, akrual dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang
      jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang
      dari 12 bulan.
      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
      kedaluwarsa.
      Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
      yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
      persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
      penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-
      masing liabilitas diakui dalam laba rugi .

      Saling Hapus Instrumen Keuangan

      Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
      jika, dan hanya jika, 1) Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
      melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau
      untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
      Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan
      kerugian penurunan nilai.
      Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
      meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan
      perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada
      perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.
      Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
      instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen
      keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang
      tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
      dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
      pengakuan awal.

      Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
      terhadap piutang usaha dan lain-lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.




                                                         11
Page 20
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Penentuan Nilai Wajar

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market
      participants ) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
      paling menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
      mencerminkan risiko wanprestasinya.

      Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di
      pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasi tidak tersedia di pasar aktif, Perusahaan
      menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan
      serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup penggunaan
      transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami
      (recent arm’s length market transactions ), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara
      substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain.

   g. Kas dan setara kas

      Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3
      bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
      penggunaannya.

   h. Piutang usaha dan piutang lain-lain

      Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
      perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak
      material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
      dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara individual atau kolektif dan mempertimbangkan informasi
      makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan yang dilakukan pada setiap akhir periode
      pelaporan. Penyisihan penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak tertagih.
      Pemulihan dari jumlah yang disisihkan sebelumnya dikreditkan ke akun yang sama.

    i. Biaya dibayar di muka

      Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
      garis lurus.




                                                       12
Page 21
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    j. Aset Tetap

      Manajemen Perusahaan memilih model biaya (cost model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset
      tetap.
      Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali tanah), dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
      penurunan nilai jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method )
      selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
                                                                     Tahun                     Persentase
      Aset tetap
      Kapal (tongkang / tunda)                                         20                          5,0%
      Kendaraan                                                         8                         12,5%
      Perabot dan instalasi bangunan kantor                             8                         12,5%
      Peralatan kantor                                                  4                         25,0%
      Peralatan kapal                                                   4                         25,0%
      Docking                                                           5                         20,0%

      Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan,
      dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

      Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      pada saat terjadinya. Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan
      jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
      Entitas, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

      Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi
      biaya perolehan untuk aset dalam pembangunan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
      bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.

      Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
      ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan dan kerugian yang
      timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
      jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun aset tersebut
      dihentikan pengakuannya.

   k. Sewa

      Perusahaan sebagai Penyewa

      Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
      adalah atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
      yang identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.




                                                        13
Page 22
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   k. Sewa (lanjutan)

      Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian,
      Perusahaan menilai apakah:

       - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
         penggunaan aset identifikasian selama periode penggunaan; dan
       - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini
         ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan
         tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:

          a. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
          b. Perusahaan telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya
             bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.

      Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan
      imbalan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga tersendiri
      agregat dari komponen nonsewa.

      Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna. Aset hak-guna awalnya diukur pada harga
      perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
      dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi
      biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
      disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.

      Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak-guna dengan menggunakan model biaya yang
      berkaitan aset tetap.

      Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
      akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir
      masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan mengeksekusi opsi
      beli, Perusahaan mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar.
      Jika tidak, Perusahaan mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal
      antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

      Sewa Jangka-Pendek

      Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek
      yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut
      sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

      Perusahaan sebagai Pesewa

      Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, maka setiap sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi atau
      sewa pembiayaan.



                                                      14
Page 23
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
   k. Sewa (lanjutan)

      Perusahaan sebagai Pesewa (lanjutan)
      Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa mengalihkan secara substansial semua risiko dan
      manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika tidak, sewa diklasifikasikan sebagai sewa
      operasi.
      Sebagai bagian dari penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan indikator-indikator tertentu seperti:
      a. Sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada penyewa pada akhir masa sewa;
      b. Penyewa memiliki opsi untuk membeli aset pendasar dengan harga yang diperkirakan cukup lebih rendah
         dari nilai wajar pada tanggal opsi tersebut dapat dieksekusi sehingga menjadi cukup pasti, pada tanggal
         insepsi, bahwa opsi tersebut akan dieksekusi;
      c. Masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomik aset pendasar meskipun hak milik tidak dialihkan;
      d. Pada tanggal insepsi, nilai kini dari pembayaran sewa setidaknya mencakup secara substansial seluruh
         nilai wajar aset pendasar;
      e. Aset pendasar bersifat khusus sehingga hanya penyewa yang dapat menggunakannya tanpa modifikasi
         signifikan.
      Pada permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan sebagai piutang
      pada jumlah yang sama dengan investasi neto sewa.
      Investasi neto sewa adalah investasi sewa bruto yang didiskontokan pada tingkat bunga implisit dalam sewa.
      Investasi bruto dalam sewa adalah jumlah dari:
       1. Piutang pembayaran sewa oleh Perusahaan dalam sewa pembiayaan; dan
       2. Nilai residual yang tidak dijamin yang diperoleh Perusahaan. Nilai residual yang tidak dijamin adalah
          bagian dari nilai residual aset pendasar yang realisasinya oleh Perusahaan tidak diyakini atau dijamin
          hanya oleh satu pihak yang terkait dengan Perusahaan.
      Perusahaan mengakui pendapatan keuangan selama masa sewa dari sewa pembiayaan, berdasarkan pola
      yang mencerminkan tingkat pengembalian investasi neto periodik yang konstan. Hal ini dicapai dengan
      mengalokasikan sewa yang diterima (setelah dikurangi biaya jasa, dan lain-lain) oleh Perusahaan antara
      pendapatan keuangan (bunga) kepada Perusahaan dan pembayaran kembali saldo debitur (pokok), yaitu
      metode biaya perolehan diamortisasi.
      Perusahaan mengakui pembayaran sewa operasi sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus atau, jika
      lebih merepresentasikan pola manfaat dari penggunaan aset pendasar yang menurun, maka dengan dasar
      sistematis lain.
   l. Utang Usaha

      Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal
      dari pemasok.
      Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
      diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha dan non- usaha diklasifikasikan
      sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam
      siklus operasi normal bisnis jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka
      panjang.


                                                       15
Page 24
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   m. Pinjaman

      Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang
      terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan kas
      (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman dengan
      menggunakan metode bunga efektif.

      Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang
      besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman
      ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
      sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar
      dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

      Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu yang
      dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan sesuai
      tujuan yang dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laba rugi.

      Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk
      menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

   n. Penurunan Nilai Aset Non - keuangan

      Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang
      mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui
      sebesar jumlah tercatat aset yang melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang
      lebih tinggi dari nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pemakaian. Untuk tujuan pengujian
      penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi
      (unit penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami penurunan ditelaah untuk kemungkinan pembalikan
      dari penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

   o. Provisi dan Kontinjensi

      Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki kewajiban hukum atau konstruktif masa kini sebagai akibat
      peristiwa masa lalu dan terdapat kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus
      keluar sumber daya dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk
      kerugian operasi masa depan.

      Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan
      untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
      menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai
      waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui
      sebagai beban bunga.

      Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam
      laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya
      kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk
      manfaat ekonomis akan diperoleh.

                                                       16
Page 25
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
   p. Imbalan Kerja
      Sesuai dengan PSAK 219 tentang “Imbalan Kerja”, Perusahaan-Perusahaan diwajibkan untuk mengakui
      seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal, peraturan
      perundang - undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca-kerja, imbalan kerja jangka
      pendek dan jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas.

      Berdasarkan PSAK ini, perhitungan liabilitas imbalan kerja karyawan dihitung berdasarkan ketentuan di dalam
      Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP No. 35/2021 dengan menggunakan metode aktuarial
      “Projected Unit Credit”.

      Pesangon yang akan diberikan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja diakui pada saat
      pesangon tersebut dibayarkan kepada karyawan. Peningkatan jumlah pesangon terutang seiring dengan
      meningkatnya masa kerja karyawan, tidak diakui sebagai beban tahun berjalan.

      Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan kerja pasti pada
      akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja
      dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan
      setiap akhir periode pelaporan.

      Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas
      aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga,
      diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
      rugi pada periode berikutnya

      Ketika program imbalan berubah, atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait
      biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan
      atau kurtailmen atas program.

      Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan kerja neto dengan
      menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan
      kerja selama periode berjalan.

   q. Pengakuan Pendapatan dan Beban

      Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 115, Perusahaan mengakui
      pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah
      yang diharapkan akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut. Dalam
      menerapkan Standar ini, Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan
      yang relevan.

      Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah:

       1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
          Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat
          dipaksakan.



                                                          17
Page 26
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   q. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

       2. Identifikasi Kontrak Pelaksana dalam Kontrak
          Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
          sekumpulan barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat
          dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada
          pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah.

       3. Penetapan Harga Transaksi
          Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran
          untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama
          pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup
          jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam
          pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi
          jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.

       4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
          Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri
          relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati
          secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.

       5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi
          Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang
          secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas
          barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan
          sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.
      Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur
      kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik
      “Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.
      Pendapatan dari time charter dan ship management diakui secara proporsional selama periode yang dicakup
      sesuai dengan kontrak.
      Penghasilan bunga
      Penghasilan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
      Biaya Mendapatkan Kontrak
      Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Perusahaan
      mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk
      mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.




                                                         18
Page 27
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      Biaya Pemenuhan Kontrak
      Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi
      semua kriteria berikut:
       a) Biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat
          diidentifikasi oleh Perusahaan;
       b) Biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk memenuhi
          (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
       c) Biaya diharapkan dapat dipulihkan.
      Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul
      dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut
      diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya.
   r. Pajak Penghasilan
      Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
      tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan
      transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
      hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
      Pajak kini
      Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi
      dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk
      menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
      pelaporan.
      Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan
      banding, ketika hasil banding sudah diputuskan.
      Pajak penghasilan final
      Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 416/ KMK.04/1996 tanggal 14 Juni
      1996 dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996, pendapatan dari
      jasa pengangkutan dan sewa kapal yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri dikenakan pajak bersifat final
      sebesar 1,2% dari pendapatan yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri, serta biaya sehubungan dengan
      kegiatan di atas tidak dapat dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan.
      Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan
      final diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada periode berjalan untuk tujuan
      akuntansi.
      Selisih lebih (kurang) antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang
      dibebankan sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      diakui sebagai pajak dibayar di muka (utang pajak).
      Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final.
      Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku
      transaksi mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan untuk nilai kontrak
      yang dikumpulkan selama setahun.

                                                       19
Page 28
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      Pajak tangguhan
      Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
      pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas
      pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset
      pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat
      kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk
      mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.
      Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak
      tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi
      sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali
      pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak di masa depan akan
      memungkinkan aset pajak tangguhan untuk dipulihkan.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
      direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau
      berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
      dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif
      pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya
      telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
      hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas
      pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk
      menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

   s. Informasi Segmen
      Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
      (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
      geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

      Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan langsung
      kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen
      tersebut.
    t. Laba Per Saham
      Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham
      Perusahaan dengan menggunakan jumlah saham beredar sesuai dengan jumlah modal saham pada saat
      laporan keuangan diterbitkan.
   u. Dividen
      Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang
      Saham Perusahaan. Pembagian dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan
      keputusan rapat Direksi, disetujui oleh Dewan Komisaris, serta sudah diumumkan kepada publik.


                                                         20
Page 29
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

   Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
   Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi
   dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan
   pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
   risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya
   diungkapkan di bawah ini.

   Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
   disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
   atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
   terjadinya.

   Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan
   akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
   Menentukan Mata Uang Fungsional
   Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi.
   Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan
   dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang
   mendasari transaksi, peristiwa dan kondisi.

   Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset
   keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan
   pada Catatan 2f atas laporan keuangan.

   Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian
   Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”). Perusahaan menggunakan informasi berwawasan ke
   depan yang wajar dan dapat didukung yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai
   ekonomi dan bagaimana akan saling memengaruhi.

   Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah
   estimasi kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data
   historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.
   Menentukan Apakah Suatu Kontrak adalah atau Mengandung Sewa
   Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang cermat
   untuk menilai apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat
   ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset,
   bahkan jika kontrak tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam kontrak.




                                                          21
Page 30
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   Menentukan Opsi Masa Sewa
   Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. Pertimbangan
   dilakukan dalam menentukan apakah terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli aset pendasar
   cukup pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika memastikan periode
   yang akan disertakan dalam masa sewa. Dalam menentukan masa sewa, semua fakta dan keadaan yang
   menciptakan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak untuk menggunakan opsi
   penghentian, dipertimbangkan pada tanggal insepsi sewa.

   Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; perbandingan
   syarat dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan; adanya perbaikan hak
   penyewaan yang signifikan; dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti aset. Perusahaan menilai
   kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau tidak mengeksekusi opsi penghentian,
   jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan.

   Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
   Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
   dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar.

   Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Perusahaan terhadap praktik industri,
   evaluasi teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.

   Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dari
   estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan
   hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.

   Namun demikian, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh
   perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas, dan
   karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

   Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pasca Kerja
   Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan pasca kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.

   Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
   karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian dan tingkat pengembalian aset program
   yang diharapkan.

   Meskipun Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
   perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan
   dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan
   dalam Catatan 19 atas laporan keuangan.




                                                       22
Page 31
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS

   Kas dan setara kas terdiri dari :
                                                                         31 Desember 2024          31 Desember 2023
   Pihak ketiga
   Kas di Bank
   Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero), Tbk                                          3.154.829.629              3.290.200.829
      PT Bank Central Asia, Tbk                                                  90.346.402              2.538.278.936
      PT Bank CIMB Niaga, Tbk                                                     6.228.191                 29.793.316
      PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk                                             -                  1.129.298

   Dollar Amerika Serikat
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2024:USD
       Nihil dan 2023: USD10.880.000)                                                       -          167.726.080.000

   Jumlah                                                                     3.251.404.222            173.585.482.379

   Saldo kas dan setara kas pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun 2023 sebesar USD 10.880.000 ditempatkan pada giro
   escrow bank mandiri yang diperuntukan untuk pembiayaan 1 (satu) unit Kapal Bulk Carrier "SEACON DALIAN" (Catatan 21).

5. PIUTANG USAHA

   Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
                                                                         31 Desember 2024          31 Desember 2023
   Pihak ketiga
   Rupiah
      PT Wistara Internasional Maritim                                        6.406.030.066              5.627.294.000
      PT SYS Petrolindo Utama                                                   671.043.200                          -
      PT Mitra Bahari Internusa                                                 400.000.000                          -
      PT Padas Mustapa Jaya                                                     249.750.000                          -
      PT Armada Elnusa Samudera                                                  72.890.000                          -
      PT Singa Lautan Indonesia                                                           -              1.250.000.000

   Jumlah                                                                     7.799.713.266              6.877.294.000

   Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
                                                                         31 Desember 2024          31 Desember 2023
   Rupiah
   Belum jatuh tempo                                                                        -            1.359.174.000
   Jatuh tempo
       < 30 hari                                                              3.480.629.266                839.800.000
       31 - 60 hari                                                                       -                839.800.000
       61 - 90 hari                                                                       -                839.800.000
       91 - 120 hari                                                          4.319.084.000              2.998.720.000

   Jumlah                                                                     7.799.713.266              6.877.294.000


   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa berdasarkan penelaahan manajemen seluruh piutang usaha dapat tertagih.



                                                            23
Page 32
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG LAIN-LAIN
   Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                         31 Desember 2024           31 Desember 2023

   Pihak berelasi (Catatan 31)                                                 2.988.885.984               2.157.360.622

   Pihak ketiga
   Rupiah
      PT Wistara Internasional Maritim                                           302.611.092                 231.605.000
      PT Halmahera Persada Lygend                                                  9.600.000                   9.600.000
      PT Obi Nickel Cobalt                                                         7.500.000                  57.602.500
      PT Karunia Karya Nasional                                                            -                   2.204.660
      PT Fortuna Samudera                                                                  -                 229.202.500
      PT Halmahera Jaya Feronikel                                                          -                  37.700.000
      PT Nusantara Terminal Terpadu                                                        -                   9.524.500
      Piutang Karyawan                                                                     -                  38.721.386
   Subjumlah                                                                     319.711.092                 616.160.546

   Jumlah                                                                      3.308.597.076               2.773.521.168

   Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan
   pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang tidak dikenakan jaminan dan bunga serta dapat
   dibayarkan sewaktu-waktu.
   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan
   atas piutang ragu-ragu.

7. PERSEDIAAN

   Persediaan per 31 Desember 2024 merupakan persediaan berupa bahan bakar sebesar Rp5.616.404.888. Berdasarkan
   penelaahan terhadap kondisi fisik persediaan, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tersebut dapat
   dipulihkan dan tidak perlu membentuk penyisihan penurunan nilai.

8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
   Rincian biaya dibayar di muka dan uang muka adalah sebagai berikut:
                                                                         31 Desember 2024           31 Desember 2023

   Asuransi                                                                      579.158.472                 210.296.652
   Sewa kantor                                                                             -                  33.108.001
   lainnya                                                                         3.500.000                  20.152.496
                                                                                                                       -
   Jumlah                                                                        582.658.472                 263.557.149




                                                            24
Page 33
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. UANG MUKA
   Rincian uang muka adalah sebagai berikut:
                                                                                  31 Desember 2024                   31 Desember 2023
   Uang muka lancar
      Bahan bakar                                                                           545.957.946                    3.387.250.001
   Subjumlah                                                                                545.957.946                    3.387.250.001
   Uang muka tidak lancar
       Pembelian aset tetap                                                                 874.746.601                   42.343.802.366
   Jumlah                                                                                  1.420.704.547                  45.731.052.367


10. DEPOSIT SEWA
   Rincian deposit sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                  31 Desember 2024                   31 Desember 2023
   Pihak Berelasi (Catatan 31)                                                          1.225.000.000                      1.225.000.000
   Pihak ketiga
      PT Wistara Internasional Maritim                                                     2.695.900.000                   2.680.600.000
      PT Epo Trans Abadi                                                                     410.000.000                               -
      PT Nusantara Terminal Terpadu                                                          320.000.000                     640.000.000
      PT Fortuna Andre Lines                                                                 142.500.000                               -
      PT Fortuna Samudera                                                                      1.346.667                     175.000.000
      Deposit lainnya                                                                          4.700.000                       7.600.000
   Sub-jumlah                                                                              3.574.446.667                   3.503.200.000

   Jumlah                                                                                  4.799.446.667                   4.728.200.000

   Deposit sewa kepada pihak berelasi merupakan deposit untuk masa sewa lebih dari satu tahun.

11. ASET TETAP

                                                                         31 Desember 2024
                          Saldo Awal           Penambahan                  Pengurangan           Reklasifikasi             Saldo Akhir
   Kepemilikan langsung
   Biaya Perolehan
   Kapal                  60.655.658.030       211.737.380.163                         -                         -        272.393.038.193
   Perabot dan instalasi
       bangunan kantor     1.777.711.596                        -                      -                         -          1.777.711.596
   Peralatan kantor          251.044.156               22.000.000                      -                         -            273.044.156
   Kendaraan                 592.400.000                        -                      -                         -            592.400.000
   Perlengkapan kantor       862.825.233                        -                      -                         -            862.825.233
   Peralatan kapal         6.571.699.124            1.364.300.355                      -                         -          7.935.999.479
   Docking                26.457.204.193            6.543.616.926                      -                         -         33.000.821.119
   Aset dalam
       pembangunan        24.128.754.008                     -                         -                         -         24.128.754.008
   Jumlah                121.297.296.340       219.667.297.444                         -                         -        340.964.593.784




                                                                    25
Page 34
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                         31 Desember 2024
                          Saldo Awal            Penambahan                 Pengurangan       Reklasifikasi        Saldo Akhir
   Akumulasi Penyusutan
   Kapal                  9.782.564.324         12.737.412.792                           -                   -    22.519.977.116
   Perabot dan instalasi
       bangunan kantor      294.698.674            222.213.950                           -                   -       516.912.623
   Peralatan kantor         203.727.822             57.582.962                           -                   -       261.310.784
   Kendaraan                 74.368.750             73.731.250                           -                   -       148.100.000
   Perlengkapan kantor      235.053.682            213.372.808                           -                   -       448.426.490
   Peralatan kapal        3.074.940.817          1.664.971.258                           -                   -     4.739.912.075
   Docking               11.131.493.668          5.828.738.591                           -                   -    16.960.232.259
   Jumlah                24.796.847.736         20.798.023.611                           -                   -    45.594.871.347

   Penurunan nilai                     -            7.238.626.202                        -                   -     7.238.626.202


   Nilai buku neto        96.500.448.604                                                                         288.131.096.234


                                                                         31 Desember 2023
                          Saldo Awal            Penambahan                 Pengurangan       Reklasifikasi        Saldo Akhir
   Kepemilikan langsung
   Biaya Perolehan
   Kapal                  49.224.120.000            1.391.768.728                        -   10.039.769.302       60.655.658.030
   Perabot dan instalasi
       bangunan kantor     1.777.711.596                        -                        -                   -     1.777.711.596
   Peralatan kantor          184.003.160               67.040.996                        -                   -       251.044.156
   Kendaraan                           -              592.400.000                        -                   -       592.400.000
   Perlengkapan kantor       671.833.233              190.992.000                        -                   -       862.825.233
   Peralatan kapal         6.172.794.024              398.905.100                        -                   -     6.571.699.124
   Docking                19.933.847.629            6.523.356.564                        -                   -    26.457.204.193
   Aset dalam
       pembangunan        31.089.989.810         3.078.533.500                           -   (10.039.769.302)     24.128.754.008
   Jumlah                109.054.299.452        12.242.996.888                           -                 -     121.297.296.340

   Akumulasi Penyusutan
   Kapal                  7.273.726.916             2.508.837.408                        -                   -     9.782.564.324
   Perabot dan instalasi
       bangunan kantor       72.484.724               222.213.950                        -                   -       294.698.674
   Peralatan kantor         153.080.095                50.647.727                        -                   -       203.727.822
   Kendaraan                          -                74.368.750                        -                   -        74.368.750
   Perlengkapan kantor       25.716.769               209.336.913                        -                   -       235.053.682
   Peralatan kapal        1.517.360.725             1.557.580.092                        -                   -     3.074.940.817
   Docking                6.051.590.057             5.079.903.611                        -                   -    11.131.493.668
   Jumlah                15.093.959.286             9.702.888.450                        -                   -    24.796.847.736

   Nilai buku neto        93.960.340.166                                                                          96.500.448.604




                                                                    26
Page 35
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (lanjutan)

   Harga perolehan kapal per 31 Desember 2024 sebesar Rp272.393.038.193 terdiri dari 1 Mother Vessel dan 5 kapal
   Tongkang.
   Rincian aset dalam pembangunan pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                               2024                       2023
   Aset dalam pembangunan

   Kapal tugboat 2 Unit                                                      24.128.754.008              24.128.754.008
                                                                             24.128.754.008              24.128.754.008
   Penurunan nilai                                                            (7.238.626.202)                          -
   Jumlah                                                                    16.890.127.806              24.128.754.008

   Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi risiko penurunan nilai aset dalam
   pembangunan.

   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                               2024                       2023

   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                                       16.657.773.688               9.146.321.111
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)                                   4.140.249.992                 556.567.339
   Jumlah                                                                    20.798.023.680               9.702.888.450

   Manajemen Perusahaan telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap
   akhir periode pelaporan.

   Perusahaan mengasuransikan 5 unit tongkang dan 1 mother vessel sebesar Rp54.778.000.000 dan USD1.042.800.000 untuk
   marine hull dan protection & indemnity. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk
   menutup semua kemungkinan kerugian atas aset tetap yang diasuransikan. Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi
   terhadap Perusahaan asuransi.
   Pada tanggal 31 Desember 2024, sebagian aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Pinjaman bank dan utang pembiayaan
   (Catatan 21 dan 15).
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat aset yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh
   Perusahaan.
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
   diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.




                                                          27
Page 36
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET HAK GUNA
                                                                         31 Desember 2024
                          Saldo Awal            Penambahan                 Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Bangunan kantor         9.949.236.502                        -                        -                   -    9.949.236.502
   Kapal                  20.020.567.420                        -                        -                   -   20.020.567.420

   Sub-jumlah             29.969.803.922                        -                        -                   -   29.969.803.922

   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan kantor      1.761.843.963               1.243.654.562                                            -    3.005.498.525
   Kapal                5.701.921.034               4.004.113.484                                            -    9.706.034.519

   Sub-jumlah              7.463.764.998            5.247.768.046                        -                   -   12.711.533.044

   Nilai Buku             22.506.038.924                                                                         17.258.270.878

                                                                         31 Desember 2023
                          Saldo Awal           Penambahan                  Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Bangunan kantor         9.949.236.502                        -                        -                   -    9.949.236.502
   Kapal                  20.020.567.420                        -                        -                   -   20.020.567.420

   Sub-jumlah             29.969.803.922                        -                        -                   -   29.969.803.922

   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan kantor        518.189.401               1.243.654.562                                            -    1.761.843.963
   Kapal                1.668.380.618               4.033.540.416                                            -    5.701.921.034

   Sub-jumlah              2.186.570.019            5.277.194.979                        -                   -    7.463.764.998

   Nilai Buku             27.783.233.903                                                                         22.506.038.924


   Aset hak guna bangunan kantor merupakan sewa kantor Perusahaan yang berlokasi di Gedung Sahid Sudirman Center
   dengan masa sewa selama 8 (delapan) tahun (Catatan 31).
   Aset hak guna kapal merupakan sewa kapal kepada PT Mandala Armada Nusantara dengan masa sewa selama 5 (lima) tahun
   (Catatan 31).
   Beban penyusutan aset hak guna dialokasikan sebagai berikut:
                                                                            2024                      2023
   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                                      4.004.113.484            4.033.540.416
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)                                 1.243.654.562            1.243.654.562
   Jumlah                                                                   5.247.768.046            5.277.194.979

13. UTANG USAHA

   Utang usaha merupakan utang atas pembelian kepada pemasok lokal masing-masing sebesar Rp14.151.571.475 dan
   Rp1.607.706.500 pada 31 Desember 2024 dan 2023.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat jaminan yang diberikan kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga
   atas utang usaha Perusahaan.




                                                                    28
Page 37
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                           31 Desember 2024              31 Desember 2023
   Sewa                                                                           4.742.400.000                  786.672.001
   Beban bunga pinjaman bank                                                        892.487.144                            -
   Lainnya                                                                                    -                   12.427.999

   Jumlah                                                                         5.634.887.144                  799.100.000

15. UTANG PEMBIAYAAN
                                                                           31 Desember 2024              31 Desember 2023
   PT BCA Finance                                                                   167.570.850                  323.705.857
   Jumlah                                                                           167.570.850                  323.705.857
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                               167.570.850                  149.630.257
   Bagian jangka panjang                                                                        -                174.075.600

   Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan No. 9768002024-PK-001, tanggal 9 Januari 2023, Entitas mengadakan perjanjian
   pembiayaan dengan PT BCA Finance untuk pembelian 1 unit mobil Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4x2 A/T GR Sport sebesar Rp
   592.400.000 dengan jangka waktu 36 bulan. Fasilitas pinjaman ini dibebani bunga tetap sebesar 7,09% per tahun. Fasilitas ini
   dijaminkan dengan aset terkait (Catatan 11).

16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

   Pendapatan diterima dimuka merupakan pendapatan yang diterima dimuka dari Pesewa pihak ketiga dalam bentuk Rupiah per
   31 Desember 2024 dan 2023 sebesar Rp11.683.333.334 dan Rp829.920.000.

17. UTANG JAMINAN

   Rincian utang jaminan adalah sebagai berikut:
                                                                           31 Desember 2024              31 Desember 2023
   Pihak Ketiga
   Rupiah
   PT SYS Petrolindo Utama                                                        4.350.000.000                             -
   PT Wistara Internasional Maritim                                               2.612.500.000                 2.612.500.000
   PT Halmahera Jaya Feronikel                                                    2.210.160.000                 1.200.000.000
   PT Mitra Bahari Internusa                                                        400.000.000                             -
   PT Sinar Wandiole Balikpapan                                                     100.000.000                             -
   PT Padas Mustapa Jaya                                                            100.000.000                             -
   PT Obi Nickel Cobalt                                                                       -                 2.150.000.000
   PT Singa Lautan Indonesia                                                                  -                 1.250.000.000
   PT Halmahera Persada Lygend                                                                -                   870.000.000
   PT Vama Samudera Jaya                                                                      -                   200.000.000
   Jumlah                                                                         9.772.660.000                 8.282.500.000

   Utang jaminan merupakan jaminan deposit dari pelanggan atas sewa kapal kepada Perusahaan dengan masa sewa kurang
   dari atau sama dengan satu tahun.




                                                             29
Page 38
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS SEWA

                                                                           31 Desember 2024              31 Desember 2023
   Kapal
   PT Mandala Armada Nusantara                                                   11.196.423.270               15.025.703.294
   Bangunan kantor
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                                 7.494.851.599                 8.559.943.796

   Jumlah                                                                        18.691.274.869               23.585.647.090

   Dikurangi : bagian jangka pendek                                               (5.241.383.211)              (4.894.372.221)

   Bagian jangka panjang                                                         13.449.891.658               18.691.274.869
   Liabilitas sewa kapal dan bangunan kantor merupakan transaksi dengan pihak berelasi (Catatan 12 dan 31).
   Pembayaran liabilitas sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum liabilitas sewa pada
   tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                          31 Desember 2024             31 Desember 2023

   Sampai dengan satu tahun                                                       6.362.400.000                6.362.400.000
   Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                    14.933.800.000               20.231.340.016
   Lebih dari 5 tahun                                                                         -                1.064.859.984
                                                                                 21.296.200.000               27.658.600.000
   Dikurangi :
   Beban bunga yang belum jatuh tempo                                             (2.604.925.131)              (4.072.952.910)
   Nilai kini atas pembayaran
       minimum liabilitas sewa                                                   18.691.274.869               23.585.647.090
   Dikurangi :
   Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                (5.241.383.211)              (4.894.372.221)
   Bagian jangka panjang                                                         13.449.891.658               18.691.274.869

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan
   aktuaris independen, yaitu KKA Bambang Sudradjad. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung dengan menggunakan metode
   “Projected Unit Credit” dan asumsi - asumsi utama sebagai berikut:
                                                                         31 Desember 2024           31 Desember 2023
   Umur pensiun normal                                                        57 tahun                   55 Tahun
   Kenaikan gaji tahunan                                                       9,00%                      5,00%
   Tingkat diskonto tahunan - Permanen                                         7,25%                      7,36%
   Tingkat diskonto tahunan - Kontrak                                          6,57%                      5,29%
   Tingkat mortalitas                                                        TMI - 2019                 TMI - 2019
   Beban imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
                                                                                   2024                         2023

   Biaya jasa kini                                                                   63.307.889                  105.214.183
   Biaya bunga                                                                       16.484.573                    5.336.195
   Biaya jasa lalu                                                                    7.165.757                  (29.129.120)
   Biaya pemutusan hubungan kerja                                                             -                  (13.500.000)
   Dampak kurtailmen atau penyelesaian program                                                -                  (32.706.473)
   Jumlah                                                                            86.958.219                    35.214.785


                                                             30
Page 39
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

   Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut :
                                                                                 31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Saldo awal                                                                         222.405.028            81.701.347
   Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi                                      86.958.219            62.214.785
   Biaya yang diakui pada penghasilan komprehensif lain                               (90.259.100)          111.988.896
   Pembayaran manfaat - terminasi                                                               -           (13.500.000)
   Pembayaran manfaat - normatif                                                      (16.079.280)          (20.000.000)

   Jumlah                                                                             203.024.867           222.405.028

   Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut :
                                                                             31 Desember 2024        31 Desember 2023

   Saldo awal                                                                         115.041.646             3.052.750
   Biaya yang diakui pada penghasilan
      komprehensif lain                                                               (90.259.100)          111.988.896

   Jumlah                                                                              24.782.546           115.041.646

20. PERPAJAKAN

    a. Piutang Pajak
                                                                             31 Desember 2024        31 Desember 2023
       Pajak Pertambahan nilai-neto                                                 1.484.550.922                       -
       Jumlah                                                                       1.484.550.922                       -

    b. Utang Pajak
       Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:
                                                                             31 Desember 2024        31 Desember 2023
       Pajak Penghasilan
          Pasal 21                                                                    605.018.850           117.055.830
          Pasal 23                                                                      2.991.057             4.396.620
          Pasal 15                                                                     41.542.512             5.400.000
          Pasal 4 ayat 2                                                                6.471.444            15.000.000
          Lainnya                                                                               -             4.352.884
   Jumlah                                                                             656.023.863           146.205.334

    c. Pajak Penghasilan Badan - Final

       Perusahaan bergerak di bidang pelayaran yang dikenakan PPh pasal 15 final sebesar 1,2% dari peredaran bruto sesuai
       Keputusan Menteri Keuangan No. 416/KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996 dan SE-29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996.

                                                                                    2024                   2023
       Pendapatan yang berhubungan dengan persewaan kapal                          62.173.596.046        42.728.166.665
       Beban pajak penghasilan final (1,2%)                                           746.083.153           512.738.000
       Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) yang disampaikan
       kepada Kantor Pajak.



                                                              31
Page 40
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d. Beban Penghasilan Badan - Non Final
       Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain dan taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                   2024                         2023
       Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
          menurut laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain                                                      (50.915.311.736)               1.417.184.270
       Beda permanen
          Pendapatan yang telah dikenakan pajak final                            (62.173.596.046)             (42.728.166.665)
          Beban yang tidak dapat dikurangkan                                      56.120.537.866               40.820.184.398
          Lainnya                                                                  9.466.285.757                 (921.894.162)
       Rugi kena pajak                                                           (47.502.084.159)              (1.412.692.159)
       Pajak kini                                                                               -                            -

       Rugi kena pajak hasil rekonsiliasi tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 dan untuk tahun yang berakhir
       pada tanggal tersebut menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan badan.

       Pada tahun 2024 dan 2023 sebagian besar pendapatan Perusahaan dikenakan pajak yang bersifat final dan tidak terdapat
       perbedaan temporer signifikan, sehingga Perusahaan tidak mengakui adanya pajak tangguhan.

   e. Administrasi Pajak

       Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa masing-masing perusahaan menghitung,
       menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu.
       Berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, Direktur Jenderal Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban
       pajak dalam jangka waktu tertentu. Untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya, jangka waktu tersebut adalah sepuluh tahun
       sejak saat terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari tahun 2013, sedangkan untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka
       waktunya adalah lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
       Pada Oktober 2021, Pemerintahan Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 tahun 2021 tentang harmonisasi
       peraturan perpajakan yang mengubah tarif pajak penghasilan badan dari 20% menjadi 22% untuk tahun 2022 dan
       seterusnya.

21. PINJAMAN BANK
                                                                            31 Desember 2024             31 Desember 2023
       PT Bank Mandiri (Persero), Tbk                                           135.533.142.856              148.896.000.000

   Jumlah                                                                       135.533.142.856              148.896.000.000
       Biaya perolehan pinjaman yang
          belum diamortisasi                                                        (378.982.930)                (422.240.000)
   Jumlah                                                                       135.154.159.926              148.473.760.000
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                            21.223.542.259               13.319.600.072
   Bagian jangka panjang                                                        113.930.617.666              135.154.159.928


                                                             32
Page 41
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PINJAMAN BANK (lanjutan)

       Pada tanggal 09 November 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       berdasarkan Akta No. 35.Notaris Toki Thomas. S.H., M.Kn., dengan ketentuan sebagai berikut:

       Limit kredit                                 :   Maksimal Rp166.000.000.000
       Jenis kredit                                 :   Kredit investasi
       Sifat kredit                                 :   Non Revolving, committed, dan Advised
       Tujuan penggunaan                            :   Pembiayaan 1 unit Kapal bulk Carrier "Seacon Dalian"
       Jangka waktu                                 :   87 bulan terhitung mulai tanggal penandatangan perjanjian kredit termasuk
                                                        grace period selama 3 bulan.
       Suku bunga                                   :   9% per tahun, dibayar efektif setiap bulan pada tanggal 5 dan suku bunga
                                                        dapat berubah sewaktu-sewaktu.
       Provisi & structuring fee                    :   0,25% dari limit kredit yang ditarik
       Annual servicing fee                         :   0,15% dari nominal oustanding fasilitas kredit
       Biaya administrasi                           :   Rp50.000.000
       Perusahaan telah menggunakan fasilitas pinjaman ini sebesar Rp148.896.000.000.
       Agunan yang diberikan adalah sebagai berikut:
       a. 1 unit kapal MV Majestic Laksono dh. MV Secon Dalian, dengan bukti grosse akta a.n PT Cakra Buana Resources
          Energi Tbk, yang diikat hipotik sebesar Rp222.227.000.000 atau sebesar nilai realisasi transaksi yang tercantum dalam
          MoA.
       b. 4 kapal eksisting yakni TK. Cakrawala 3009, TK. Cakrawala 3010, TK. Matahari 3016 dan TK. GTO 395 yang akan
          diikat hipotek dengan total nilai pengikatan sebesar Rp64.316.000.000.
       c. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 2.774.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT
          Omudas Investment Holdco.
       d. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 513.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT
          Republic Capital Indonesia.
       e. Tanah & Bangunan yang berada di JI. Kol. MT. Haryono, Desa Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa
          Tengah akan dikat Hak Tanggungan dengan nilai Rp8.000.000.000, paling lambat 3 (tiga) bulan setelah
          penandatanganan Perjanjian Kredit.
       f. Personal Guarantee an. Suminto Husin Giman.
       g. Personal Guarantee an. Suganto Gunawan.
       Syarat Kredit/Covenant Pinjaman Bank antara lain :
       1. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. Mengikatkan diri kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bahwa selama kredit
          belum dinyatakan lunas oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berjanji dan menyanggupi untuk menjaga rasio keuangan
          PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebagai berikut:

            - DSCR = EBITDA/(Interest expense + Current Portion Long Term Debt Liabilities) = min. 1 x (sejak tahun 2023 dan
              seterusnya)
            - DER = Total Interest Bearing Debt/Equity = max. 3,0 x
            - Debt Capacity = Total Interest Bearing Debt/EBITDA = max. 7,0 x
            - Cash Flow Positif
           Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan belum memenuhi rasio atas DSCR dan Debt Capacity.




                                                                  33
Page 42
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. PINJAMAN BANK (lanjutan)

       2. Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terlebih dahulu PT Cakra
          Buana Resources Energi Tbk. Tidak diperkenankan (negative covenant) :

           a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, kecuali melakukan perubahan pengurus Perusahaan,
              perubahan pemegang saham, permodalan dan nilai saham dengan tetap mempertahankan porsi kepemilikan PT
              Omudas Investment Holdco maka cukup memberitahukan secara tertulis kepada Bank maksimum 30 (tiga puluh)
              hari kalender sejak tanggal keputusan RUPS.
           b. Memindahtangankan barang agunan kecuali barang dagangan.
           c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari bank atau lembaga keuangan lain, termasuk namun tidak
              terbatas pada transaksi derivatif.
           d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain kecuali kepada
              entitas anak usaha yang mendapatkan fasilitas di Mandiri Group.
           e. Melunasi hutang kepada pemegang saham.
           f. Membuat suatu perikatan, perjanjian, atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit dan atau
              dokumen agunan.
           g. Membuat dan/atau melakukan langkah-langkah atau kebijakan bersifat strategis bagi perusahaan yang pada
              akhirnya dapat mengakibatkan terganggunya operasional Perusahaan dan/atau terganggunya kelancaran
              pembayaran kewajiban kepada bank dan/atau pihak ke-tiga lainnya dan/atau melanggar ketentuan dan perundang-
              undangan yang berlaku.


22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
   a. Modal Saham
   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                          31 Desember 2024
                                                    Jumlah Saham        Persentase Kepemilikan      Jumlah Modal Saham
      PT Omudas Investment Holdco                       2.774.000.000                  61,13%             69.350.000.000
      PT Republik Capital Indonesia                       513.000.000                  11,30%             12.825.000.000
      Bes Trus Pte. Ltd                                   342.000.000                   7,54%              8.550.000.000
      PT Bima Harsa Rahardja                              171.000.000                   3,77%              4.275.000.000
      Masyarakat                                          738.065.482                  16,26%             18.451.637.050
   Jumlah                                               4.538.065.482                   100%             113.451.637.050

                                                                          31 Desember 2023
                                                    Jumlah Saham        Persentase Kepemilikan      Jumlah Modal Saham
      PT Omudas Investment Holdco                       2.774.000.000                  61,13%             69.350.000.000
      PT Republik Capital Indonesia                       513.000.000                  11,30%             12.825.000.000
      Herlienna Qisthi                                    342.000.000                   7,54%              8.550.000.000
      PT Bima Harsa Rahardja                              171.000.000                   3,77%              4.275.000.000
      Masyarakat                                          738.031.621                  16,26%             18.450.790.525
   Jumlah                                               4.538.031.621                   100%             113.450.790.525




                                                               34
Page 43
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

   Tahun 2024
   Sejak tanggal 2 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024, sebanyak 33.861 Waran seri I telah dikonversi menjadi
   33.861 lembar saham.
   Tahun 2023
   Sejak tanggal 11 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023, sebanyak 31.621 Waran seri I telah dikonversi menjadi 31.621
   lembar saham.
   Tahun 2022
   Sesuai dengan akta No. 09 tanggal 28 Juni 2022 Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., dengan SK Kemenkumham
   No. AHU-0044547.AH.01.02 tahun 2022 para pemegang saham menyetujui:
   1. Peningkatan modal dasar Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp50.000.000.000 menjadi Rp200.000.000.000.
   2. Peningkatan modal disetor dan/ atau modal ditempatkan Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp12.500.000.000
      menjadi Rp95.000.000.000.
   3. Penerbitan 82.500 lembar saham baru dengan nilai nominal masing - masing saham sebesar Rp1.000.000 dengan nilai
      nominal seluruhnya sebesar Rp82.500.000.000 yang diambil bagian oleh dan berasal dari:
      a. Konversi utang Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd sebesar Rp78.225.000.000 yang timbul
          sehubungan dengan kewajiban pembayaran Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd
          berdasarkan Perjanjian Pinjaman no. 0001/CBRE-WOI/JKT/VI/2016 tanggal 30 Juni 2016, dimana konversi utang
          tersebut seluruhnya telah dialihkan kepada pihak ketiga sebagai berikut :
          - Tuan Chan Kern Ngee sebesar Rp4.370.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 4.370 lembar saham;
          - Tuan Sufrizal khairi Bin Jumahad sebesar Rp2.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 2.850 lembar saham;
          - Ace International Marine Ltd sebesar Rp21.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 21.850 lembar saham
          - Water Wheel Renewables Pte., Ltd sebesar Rp17.480.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi
              No.0003/LOA/CBRE-WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 17.480 lembar saham;
          - PT Republik Capital Indonesia sebesar Rp12.825.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 12.825 lembar saham;
          - PT Omudas Investment Holdco sebesar Rp18.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
              WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 18.850 lembar saham
       b. Pengambilan bagian oleh PT Bima Harsa Rahardja atas 4.275 saham baru dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
          Rp4.275.000.000.
   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT
   Cakra Buana Resources Energi Nomor: 02 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo,
   S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat
   Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-
   0290847 tanggal 13 September 2022 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan
   Nomor: AHU-AH.01.09-0054324 tanggal 13 September 2022 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan
   serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan Nomor: AHU-0181676.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 13 September 2022
   (selanjutnya disebut “Akta No. 02 tanggal 13 September 2022”), para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui
   penjualan saham yang dimiliki oleh:

   i. Charn Kern Ngee kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 4.370 (empat ribu tiga ratus tujuh puluh) lembar saham
      dengan nilai nominal sebesar Rp4.370.000.000,00 (empat miliar tiga ratus tujuh puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual
      Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 04 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius
      Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;


                                                             35
Page 44
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

   ii. Sufrizal Khairi kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 2.850 (dua ribu delapan ratus lima puluh) lembar saham
       dengan nilai nominal sebesar Rp2.850.000.000,00 (dua miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual
       Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 05 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius
       Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
   iii. Ace International Marine Ltd kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 21.850 (dua puluh satu ribu delapan ratus
        lima puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp21.850.000.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus lima
        puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 03 tanggal 13 September
        2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur; dan
   iv. Water Wheels Renewables Pte. Ltd. kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 17.480 (tujuh belas ribu empat ratus
       delapan puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp17.480.000.000,00 (tujuh belas miliar empat ratus delapan
       puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 06 tanggal 13 September
       2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur.
   Berdasarkan keputusan tersebut di atas, tidak terdapat perubahan pada struktur permodalan Perusahaan.
   Sehubungan dengan pengalihan dan penjualan saham, para pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk mengubah
   status dan jenis Perusahaan dari sebelumnya Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri
   (PMDN).
   Berdasarkan Akta Notaris No. 55 tertanggal 16 September 2022 sehubungan rencana Penawaran Umum Perusahaan yang
   dibuat dihadapan Dr. Sugih Haryati. SH., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan dan telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan
   Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02 tahun 2022, para pemegang saham menyetujui:
   1. Penurunan nilai nominal setiap saham (stock split 1:40.000) dari sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) menjadi
      sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);
   2. Pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perusahaan untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran
      Umum sebanyak-banyaknya 738.000.000 (tujuh ratus tiga puluh delapan juta) saham baru yang mewakili 16,26 % (enam
      belas koma dua enam persen) dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum;
   3. Penerbitan Waran Seri I Perusahaan, sebanyak-banyaknya 1.328.400.000 (satu miliar tiga ratus dua puluh delapan juta
      empat ratus ribu) yang merupakan sekitar 34,96% (tiga puluh empat koma sembilan enam persen) dari total jumlah saham
      ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, yang diberikan secara
      Cuma-Cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham
      pada Tanggal Penjatahan;
   4. Modal dasar sebesar Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah), yang terbagi atas 8.000.000.000 (delapan miliar)
      saham, dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah);
   5. Modal ditempatkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000
      (tiga miliar delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima
      rupiah);
   6. Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga
      miliar delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
   b. Tambahan Modal Disetor
                                                                           31 Desember 2024              31 Desember 2023
       Saldo awal                                                                59.480.725.336                 1.366.357.603
       Selisih nilai nominal dengan
           penerimaan setoran modal - neto biaya emisi saham                                   -              58.107.000.040
       Pelaksanaan waran                                                               7.889.613                   7.367.693
       Saldo Akhir                                                               59.488.614.949               59.480.725.336




                                                               36
Page 45
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. PENGHASILAN KOMPERHENSIF LAIN

                                                                          31 Desember 2024             31 Desember 2023

       Saldo awal                                                                   115.041.646                     3.052.750
       Pengukuran kembali liabilitas imbalan
          pasca kerja (Catatan 19)                                                  (90.259.100)               111.988.896
       Saldo Akhir                                                                   24.782.546                115.041.646

24. AKUMULASI DEFISIT

                                                                          31 Desember 2024             31 Desember 2023

       Saldo awal                                                              (4.133.579.622)               (5.038.025.892)
       Laba (rugi) tahun berjalan                                             (51.661.394.889)                  904.446.270
       Saldo Akhir                                                            (55.794.974.511)               (4.133.579.622)

25. PENDAPATAN
                                                                                2024                          2023

   Time Charter                                                                44.388.526.596               22.534.666.665
   Freight Charter                                                              9.656.008.630                            -
   Ship Management                                                              8.129.060.820               20.193.500.000

   Jumlah                                                                      62.173.596.046               42.728.166.665

   Persentase pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan pelanggan dengan
   nilai pendapatan diatas 10% (sepuluh persen) dari jumlah pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                           2024                 %                   2023                 %

   PT Habco Trans Maritima Tbk                           15.884.776.684        26%                              -          -
   PT Halmahera Jaya Feronikel                            8.647.969.207        14%                 14.360.000.000        34%
   PT Orca Indo Logistik                                  8.143.824.630        13%                              -          -
   PT Sinergi Karya Tangguh                               5.399.399.399         9%                 20.811.000.000        49%
   PT Wistara Internasional Maritim                       5.100.000.000         8%                  7.225.000.000        17%

   Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 seluruh pendapatan berasal dari pihak ketiga.




                                                           37
Page 46
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                                         2024                      2023

   Penyusutan                                                           16.657.773.688            9.146.321.111
   Bahan bakar                                                           8.185.992.870              333.726.265
   Operasional kapal                                                     8.639.575.588              554.882.500
   Sewa kapal                                                            6.980.014.787           11.142.631.727
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                            4.466.588.379            1.364.607.950
   Asuransi                                                              4.304.097.741              216.304.407
   Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                                 4.004.113.484            4.033.540.416
   Legalitas dan profesional                                             1.342.136.988              242.891.300
   Sertifikat                                                              546.565.734              214.143.018
   Keagenan                                                                250.708.920              253.213.425
   Ekspedisi                                                               248.966.777               31.424.301
   Keamanan                                                                 10.000.000               48.138.000
   Lain - lain                                                             484.002.910               19.775.000

   Jumlah                                                               56.120.537.866           27.601.599.420


   Pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah beban pokok pendapatan merupakan beban sewa kapal dengan
   rincian sebagai berikut:
                                                        2024              %               2023               %
   Pihak ketiga
   PT Nusantara Terminal Terpadu                                   -       0%             5.002.897.186     18%
   PT Fortuna Samudera                                             -       0%             3.715.406.667     13%
   PT Wisata Internasional Maritim                                 -       0%             3.400.000.000     12%

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                         2024                      2023

   Gaji dan tunjangan                                                   14.918.459.397            8.461.341.476
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                            9.128.305.606                        -
   Penyusutan aset tetap                                                 4.140.249.992              556.567.339
   Penyusutan aset hak guna (Catatan 12)                                 1.243.654.562            1.243.654.562
   Legalitas dan profesional                                               560.555.352              209.933.393
   Perjalanan dinas                                                        448.542.675              335.439.819
   Representasi dan jamuan                                                 255.127.345              370.495.952
   Pajak                                                                   281.680.786                        -
   Sewa                                                                    261.425.420              399.912.880
   Operasional kantor                                                      186.902.206              205.350.202
   Transportasi                                                            117.190.255               90.663.868
   Imbalan kerja                                                            86.958.219               62.214.785
   Medis                                                                    58.229.233               34.986.555
   Utilitas                                                                 53.440.679               55.938.860
   Administrasi bank                                                        23.276.228               84.404.404
   Lainnya                                                                 812.625.318              552.063.495

   Jumlah                                                               32.576.623.273           12.662.967.591




                                                      38
Page 47
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN-NETO
                                                                                  2024                          2023

   Pendapatan bunga                                                                  25.316.549                 1.327.228.886
   Rugi selisih kurs                                                                  5.203.236                  (975.360.000)
   Penurunan nilai aset tetap (Catatan 11)                                       (7.238.626.202)                            -
   Beban Lainnya                                                                 (2.518.082.325)                  531.273.749

   Jumlah                                                                        (9.726.188.741)                     883.142.635

29. BEBAN KEUANGAN
                                                                                  2024                          2023

   Beban bunga liabilitas sewa                                                   (1.474.060.850)               (1.792.064.562)
   Beban bunga pinjaman bank                                                    (13.173.556.714)                 (111.672.000)
   Beban bunga utang leasing                                                        (17.940.338)                  (25.821.457)

   Jumlah                                                                       (14.665.557.902)               (1.929.558.019)

30. LABA PER SAHAM
                                                                                  2024                          2023

   Laba (rugi) neto tahun berjalan                                              (51.661.394.889)                  904.446.270
   Jumlah rata - rata tertimbang saham                                            4.538.047.916                 4.521.835.645
   Laba per saham dasar dan dilusi                                                       (11,38)                         0,20

   Tidak ada dilusi laba per saham dari waran yang diterbitkan per 31 Desember 2024 dan 2023 karena harga pelaksanaan
   waran lebih besar dibandingkan pasar saham.

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI
   a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi

       Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Sifat transaksi dan
       hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                  Pihak Berelasi                               Sifat Hubungan                      Sifat Transaksi
       PT Republik Capital Indonesia                Pemegang saham                    Piutang lain - lain
       PT Bima Harsa Raharja                        Entitas afilliasi                 Piutang lain - lain
       PT Karunia Karya Nasional                    Entitas afilliasi                 Piutang lain - lain
       PT Mandala Armada Nusantara                  Entitas afilliasi                 Sewa kapal
       PT Catur Dharma Anugerah Surya               Entitas afilliasi                 Sewa kantor
       Entitas afiliasi adalah entitas di bawah pengendalian pemegang saham yang sama dan/atau memiliki dewan direksi atau
       komisaris yang sama dengan Perusahaan.




                                                                        39
Page 48
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (lanjutan)
   b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
                                                              31 Desember 2024      31 Desember 2023
       Piutang lain - lain (Catatan 6)
       Bagian lancar
       PT Mandala Armada Nusantara                                  2.741.476.324        2.154.860.622
       PT Wistara Andalas Persada                                     238.715.000                    -
       PT Bima Harsa Raharja                                            1.400.000            1.400.000
       PT Karunia Karya Nasional                                        7.294.660            1.100.000
       Jumlah                                                       2.988.885.984        2.157.360.622
       Deposit (Catatan 9)
       Bagian tidak lancar
       PT Mandala Armada Nusantara                                    825.000.000          825.000.000
       PT Catur Dharma Anugerah Surya                                 400.000.000          400.000.000
       Jumlah                                                       1.225.000.000        1.225.000.000
       Uang muka (Catatan 8)
       Bagian lancar
       PT Mandala Armada Nusantara                                   545.957.946         3.387.250.001
       Jumlah                                                        545.957.946         3.387.250.001
       Aset hak guna (Catatan 12)
       Bagian tidak lancar
       PT Mandala Armada Nusantara                                 11.196.423.270       15.025.703.294
       PT Catur Dharma Anugerah Surya                               7.494.851.599        8.559.943.796
       Jumlah                                                      18.691.274.869       23.585.647.090
       Jumlah aset - pihak berelasi                                23.451.118.799       30.355.257.712
       Persentase terhadap jumlah aset                                      7,03%                8,60%
       Liabilitas
       Liabilitas sewa (Catatan 18)
       Bagian jangka pendek
       PT Mandala Armada Nusantara                                  4.100.775.977        3.829.280.024
       PT Catur Dharma Anugerah Surya                               1.140.607.234        1.065.092.197
       Bagian jangka panjang
       PT Mandala Armada Nusantara                                  7.095.647.293       11.196.423.270
       PT Catur Dharma Anugerah Surya                               6.354.244.365        7.494.851.599
       Jumlah                                                      18.691.274.869       23.585.647.090

       Utang lain-lain
       Bagian jangka pendek
       PT Omudas Investment Holdco                                 19.116.095.714                      -
       PT Mandala Armada Nusantara                                  1.020.000.000                      -
       PT Catur Dharma Anugrah Surya                                  270.000.000                      -
       Jumlah                                                      20.406.095.714                      -

       Jumah liabilitas - pihak berelasi                           39.097.370.583       23.585.647.090
       Persentase terhadap jumlah liabilitas                              18,06%               12,80%


                                                      40
Page 49
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Utang lain-lain seluruhnya tanpa jaminan, tidak dikenakan bunga dan dapat dibayarkan sewaktu-waktu serta didenominasi
   dalam mata uang Rupiah.

   Utang lain-lain merupakan utang kepada pemegang saham dalam bentuk Rupiah tanpa jaminan, tidak dikenakan bunga dan
   dapat dibayarkan sewaktu-waktu.
                                                                              2024                        2023
   Beban pokok pendapatan (Catatan 26)
   PT Mandala Armada Nusantara                                                4.004.113.484              4.033.540.416
   Jumlah                                                                     4.004.113.484              4.033.540.416

   Jumah beban pokok pendapatan - pihak berelasi                              4.004.113.484              4.033.540.416
   Persentase terhadap jumlah beban pokok pendapatan                                  7,13%                     14,61%

   b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
                                                                              2024                        2023
   Beban administrasi dan umum (Catatan 27)
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                             1.243.654.562              1.243.654.562
   Jumlah                                                                     1.243.654.562              1.243.654.562

   Jumah beban administrasi dan umum - pihak berelasi                         1.243.654.562              1.243.654.562
   Persentase terhadap jumlah beban administrasi dan umum                             3,82%                      9,82%

                                                                              2024                        2023
   Pendapatan (biaya) keuangan (Catatan 29)
   PT Catur Dharma Anugerah Surya                                              (632.331.784)              (712.025.825)
   PT Mandala Armada Nusantara                                                 (841.729.066)            (1.213.342.258)
   Jumlah                                                                    (1.474.060.850)             (1.925.368.083)

   Jumah pendapatan (biaya) keuangan - pihak berelasi                        (1.474.060.850)             (1.925.368.083)
   Persentase terhadap jumlah pendapatan (biaya) keuangan                               10%                        100%

   Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (namun tidak termasuk
   Komisaris Independen). Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
   memimpin, dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.

   Total gaji dan kompensasi lainnya yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan masing-masing pada 2024 dan
   2023 adalah sebagai berikut:
                                                                               2024                     2023
   Komisaris                                                                  5.760.000.000              2.880.000.000
   Direksi                                                                    3.000.000.000              1.620.000.000
   Jumlah                                                                     8.760.000.000              4.500.000.000




                                                            41
Page 50
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
                                                                             31 Desember 2024              31 Desember 2023
   Aset keuangan
   Kas dan setara kas                                                               3.251.404.222               173.585.482.379
   Piutang usaha                                                                    7.799.713.266                 6.877.294.000
   Piutang lain - lain                                                              2.988.885.984                 2.157.360.622
   Jumlah aset keuangan                                                            14.040.003.472               182.620.137.001

   Liabilitas keuangan
   Utang usaha                                                                     14.151.571.475                 1.607.706.500
   Utang lain-lain                                                                 20.406.095.714                              -
   Pinjaman bank                                                                  135.154.159.925               148.473.760.000
   Liabilitas sewa                                                                 18.691.274.869                23.585.647.090
   Jumlah liabilitas keuangan                                                     188.403.101.983               173.667.113.590

   Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
   Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, deposit sewa, biaya dibayar dimuka dan uang muka, piutang lain-lain, utang
   usaha, utang lain-lain, utang jaminan dan uang muka penjualan mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang
   singkat atas instrumen keuangan tersebut.
   Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan suku bunga tetap, sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut mendekati nilai
   wajarnya.

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan terekspos risiko suku bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas yang timbul dalam kegiatan usahanya. Manajemen
   secara berkesinambungan memantau proses manajemen risiko Perusahaan untuk memastikan tercapainya keseimbangan
   yang memadai antara risiko dan pengendalian. Sistem dan kebijakan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk
   menyesuaikan dengan perubahan kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.
   Direksi Perusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini:

   a. Risiko Suku Bunga

       Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan
       berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian besar timbul dari pinjaman bank.

       Untuk meminimalkan risiko suku bunga, manajeman menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur untuk
       mendapatkan suku bunga yang paling menguntungkan sebelum melakukan perikatan utang.

       Perusahaan tidak memiliki aset dengan tingkat bunga signifikan, pendapatan dan arus kas dari operasi Perusahaan secara
       substansial bebas dari pengaruh perubahan tingkat suku bunga pasar. Perusahaan tidak memiliki eksposur signifikan
       terhadap risiko suku bunga karena tidak memiliki pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.

   b. Risiko Kredit

       Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lain tidak dapat memenuhi kewajiban atas suatu instrumen keuangan atau kontrak
       pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Tujuan Perusahaan adalah untuk mencapai pertumbuhan pendapatan
       yang berkelanjutan seraya meminimalkan kerugian yang timbul atas eksposur peningkatan risiko kredit. Perusahaan
       melakukan transaksi penjualan hanya dengan pihak ketiga yang memiliki nama baik dan terpercaya.

       Kebijakan Perusahaan mengatur bahwa seluruh pelanggan yang akan melakukan transaksi penjualan secara kredit harus
       melalui proses verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan untuk memastikan
       bahwa eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit macet tidak signifikan.


                                                               42
Page 51
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

       Piutang usaha dan piutang lain-lain yang belum jatuh tempo ataupun penurunan nilai adalah dengan debitur kredit dengan
       catatan pembayaran yang baik. Kas dan setara kas serta aset keuangan lainnya yang belum jatuh tempo ataupun
       mengalami penurunan nilai ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan memiliki reputasi baik.

       Tabel berikut ini menunjukkan informasi mengenai eksposur risiko kredit berdasarkan evaluasi penurunan nilai pada aset
       keuangan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

                                                                                    2024

                                        Belum jatuh tempo     Telah jatuh tempo
                                            dan tidak            tetapi tidak        Mengalami         Penyisihan
                                                                                                                              Jumlah
                                            mengalami            mengalami         penurunan nilai   penurunan nilai
                                         penurunan nilai       penurunan nilai

       Kas dan setara kas                    3.251.404.222                     -                -                 -         3.251.404.222
       Piutang usaha dan lain-lain                        -      11.108.310.342                 -                 -        11.108.310.342

       Jumlah                                 3.251.404.222       11.108.310.342                -                  -        14.359.714.564


                                                                                    2023

                                        Belum jatuh tempo
                                                              Telah jatuh tempo
                                            dan tidak                                Mengalami         Penyisihan
                                                                 tetapi tidak                                                 Jumlah
                                            mengalami                              penurunan nilai   penurunan nilai
                                                                 mengalami
                                         penurunan nilai
                                                               penurunan nilai
       Kas dan setara kas                  173.585.482.379                     -                -                 -       173.585.482.379
       Piutang usaha dan lain-lain           1.359.174.000        8.291.641.168                 -                 -         9.650.815.168

       Jumlah                               174.944.656.379        8.291.641.168                -                  -       183.236.297.547


   c. Risiko Likuiditas

       Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka pendek
       tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

       Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan adalah sebagai berikut:
       1. Secara periodik melakukan penagihan kepada pelanggan agar melakukan pembayaran tepat waktu.
       2. Mengusahakan pembelian secara kredit dan mengurangi pembelian secara tunai.

       Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang
       tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

                                                                         31 Desember 2024
                                     Kurang dari 1 tahun      1 sampai 5 tahun     Lebih dari 5 tahun                    Jumlah
       Utang usaha                        1.351.967.204          12.799.604.271                      -                  14.151.571.475
       Utang lain-lain                   20.406.095.714                        -                     -                  20.406.095.714
       Pinjaman bank                     21.223.542.261         110.885.474.810         3.045.142.854                  135.154.159.925
       Utang pembiyaan                      167.570.850                        -                     -                     167.570.850
       Liabilitas sewa                    5.241.383.211          13.449.891.658                      -                  18.691.274.869
       Jumlah                            48.390.559.240         137.134.970.739         3.045.142.854                  188.570.672.833




                                                                    43
Page 52
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

                                                                   31 Desember 2023
                              Kurang dari 1 tahun       1 sampai 5 tahun     Lebih dari 5 tahun               Jumlah
       Utang usaha                   493.270.165            1.114.436.335                      -              1.607.706.500
       Utang lain-lain                11.750.189                         -                     -                 11.750.189
       Pinjaman bank              13.319.600.072          106.068.964.146        29.085.195.781             148.473.760.000
       Utang pembiyaan               156.135.007              167.570.850                      -                323.705.857
       Liabilitas sewa             4.894.372.221           17.767.547.515           923.727.354              23.585.647.090
       Jumlah                     18.875.127.654          125.118.518.846        30.008.923.135             174.002.569.636

   Manajemen Permodalan

   Tujuan utama Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah melindungi kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan
   kelangsungan usahanya. Dengan demikian, Perusahaan dapat memberikan imbal hasil yang memadai kepada para
   pemegang saham serta juga sekaligus memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan lainnya.

   Dalam mengelola permodalan tersebut, manajemen senantiasa memperhatikan pemeliharaan rasio modal yang sehat antara
   jumlah liabilitas dan ekuitas. Penyesuaian terhadap struktur keuangan dilakukan berdasarkan perubahan kondisi ekonomi dan
   karakteristik risiko aset yang mendasari. Di samping itu, kebijakan diarahkan untuk mempertahankan struktur permodalan yang
   sehat guna mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.

   Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                             31 Desember 2024           31 Desember 2023
   Total Liabilitas                                                              216.532.352.230            184.282.699.998
   Dikurangi :
      Kas dan setara kas                                                           3.251.404.222            173.585.482.379
   Liabilitas neto                                                               213.280.948.008             10.697.217.619
   Total ekuitas                                                                 117.120.494.942            168.682.894.593
   Rasio pengungkit                                                                          1,82                       0,06

34. SEGMEN OPERASI

   Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah diidentifikasikan
   sebagai pengambil keputusan operasional utama Perusahaan dalam mengambil keputusan strategis. Informasi segmen yang
   diberikan kepada Direksi untuk pelaporan segmen berdasarkan jenis jasa dalam kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai
   berikut:
                                                                                2024
                                            Time & Freight charter       Ship management                 Jumlah
   Aset
   Aset segmen                                    298.883.596.583              34.769.250.589           333.652.847.172
   Liabilitas
   Liabilitas segmen                                205.335.928.960               11.196.423.270            216.532.352.230
   Pendapatan                                        54.044.535.226                8.129.060.820              62.173.596.046
   Beban pokok pendapatan                           (48.782.901.078)              (7.337.636.787)            (56.120.537.866)
   Laba (rugi) kotor                                  5.261.634.148      \          791.424.032                6.053.058.180




                                                             44
Page 53
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

34. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
                                                                                        2024
                                              Time & Freight charter              Ship management                    Jumlah

   Beban umum dan administrasi                          (32.576.623.273)                            -               (32.576.623.273)
   Penghasilan (beban)
      usaha lainnya - neto                               (9.726.188.741)                           -                 (9.726.188.741)
   Laba (rugi) usaha                                    (37.041.177.867)                 791.424.032                (36.249.753.834)
   Biaya keuangan                                       (14.665.557.902)                           -                (14.665.557.902)
   Laba (rugi) usaha per segmen                         (51.706.735.769)                 791.424.032                (50.915.311.736)

                                                                                        2023
                                                    Time charter                  Ship management                    Jumlah
   Aset
   Aset segmen                                          316.297.437.136               36.668.157.454                352.965.594.590

   Liabilitas
   Liabilitas segmen                                    164.847.864.705               19.434.835.294                184.282.699.998

   Pendapatan                                            22.534.666.665               20.193.500.000                 42.728.166.665
   Beban pokok pendapatan                               (11.854.754.532)             (15.746.844.888)               (27.601.599.420)

   Laba kotor                                            10.679.912.133                4.446.655.112                 15.126.567.245
   Beban umum dan administrasi                          (12.662.967.591)                           -                (12.662.967.591)
   Penghasilan (beban)
      usaha lainnya - neto                                 883.142.635                              -                   883.142.635

   Laba usaha                                            (1.099.912.822)               4.446.655.112                   3.346.742.289
   Biaya keuangan                                        (1.372.663.416)                (556.894.603)                 (1.929.558.019)
   Laba usaha per segmen                                 (2.472.576.238)               3.889.760.509                   1.417.184.270

   Perusahaan berdomisili di Indonesia dan tidak terdapat aktivitas signifikan di luar negeri sehingga tidak terdapat klasifikasi
   berdasarkan segmen geografis pada 31 Desember 2024 dan 2023.


35. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan memiliki aset moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:


                                                          2024                                          2023
                                       Mata uang asing            Ekuivalen           Mata uang asing            Ekuivalen
       Aset
       Bank            USD                          -                         -            10.880.000          167.726.080.000
       Jumlah                                       -                         -            10.880.000          167.726.080.000




                                                                 45
Page 54
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

36. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING

   1. PT Catur Dharma Anugerah Surya
       Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kantor No. 0003/LOA/CDAS-CBRE/VII/2022 tanggal 04 Juli 2022,
       Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Catur Dharma Anugerah Surya mengenai Pemanfaatan dan sewa aset
       berupa ruangan seluas 269,90 sqm yang terletak di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 42 ruang B yang digunakan
       sebagai kantor Perusahaan. Atas sewa tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar biaya sewa sebesar
       Rp150.000.000 (diluar ketentuan perpajakan) dan deposit sebesar Rp350.000.000 yang akan dikembalikan pada saat akhir
       masa sewa. Perjanjian dimulai sejak tanggal berita acara serah terima dengan masa sewa selama 8 tahun.

   2. PT Mandala Armada Nusantara
       Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/MAN-CBRE/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir
       kali dengan Amandemen II tanggal 30 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Mandala Armada
       Nusantara mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas
       pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar sewa sebesar Rp412.500.000 perbulan dan deposit
       sebesar Rp825.000.000 serta seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan serta biaya perizinan. Perjanjian berlaku selama
       5 tahun dimulai tanggal 01 Agustus 2022 sampai dengan 31 Juli 2027.


   3. PT SYS Petrolindo Utama
      Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.0010/TC/CBRE-SYS/XI/2024 tanggal 25 November 2024.
      Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT SYS Petralindo Utama mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa MV
      Majstic Laksono. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.145.000.000,- (seratus
      empat puluh lima juta rupiah) belum termasuk PPN per hari dan depoait satu bulan sewa. Perjanjian berlaku sejak tanggal
      25 November 2024 sampai dengan 24 November 2029 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah
      pihak.

37. KELANGSUNGAN USAHA

   Perusahaan mengalami kerugian dalam operasinya sehingga mengakibatkan rugi tahun berjalan yang signifikan untuk
   tahun yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp51 milliar. Penurunan kinerja tersebut terutama disebabkan karena
   adanya kebutuhan pre operasional atas unit kapal baru yaitu berjenis Mother Vessel (MV). Hal tersebut menyebabkan
   kesangsian besar bagi kami mengenai kelangsungan usaha Perusahaan pada masa yang akan datang. Untuk mengatasi
   kondisi tersebut, manajemen Perusahaan telah dan akan mengambil tindakan-tindakan antara lain sebagai berikut:

   1. Pada saat Perusahaan telah mencapai tingkat likuiditas yang baik maka akan dilakukan perubahan sumber pendanaan
      yang semula dari pihak ketiga mulai diganti dengan dana internal. Sehingga bisa dilakukan penghematan dari sisi beban
      bunga dan fleksibilitas pembayaran pokok pinjaman;
   2. Peningkatan laba bersih tahun berjalan akibat dari penurunan beban bunga;
   3. Rencana Perusahaan menambah unit penghasil kas melalui penambahan armada kapal tongkang dalam akhir atau
      pertengahan tahun 2025 sebagai bagian dari rencana untuk memaksimalkan pendapatan dan net profit kedepannya.

   Pemegang saham Perusahaan, telah menegaskan niatnya pertanggal 31 Desember 2024 untuk senantiasa memberikan
   dukungan finansial kepada Perusahaan sehingga memungkinkan Perseroan memenuhi kewajiban-kewajibannya ketika jatuh
   tempo.

   Laporan keuangan tersebut tidak mencakup penyesuaian yang mungkin timbul akibat ketidakpastian ini.




                                                            46
Page 55
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2024
dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

38. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

   Transaksi non kas
   Transaksi non kas pada 31 Desember 2024 dan 2023 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                         31 Desember 2024            31 Desember 2023

   Penambahan aset tetap diperoleh melalui utang dan reklasifikasi             42.343.802.366                 592.400.000

39. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

   Tidak terdapat kejadian setelah periode pelaporan yang perlu disesuaikan atau diungkapkan dalam catatan laporan keuangan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.




                                                             47

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.11 MB
Published7 Apr 2025
Pages55
Characters162,753
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI Tbk p.1 ×170
linked — Suganto Gunawan p.14 ×4
linked — Suminto Husin Giman p.14 ×4
linked org Omudas Investment p.14 ×11
linked person R. Agung Laksono p.14
linked person Amanda Octania p.14 ×2
linked person Raditia Christine Senjaya p.15
linked org PT Bank Central Asia p.31
linked org PT Bank CIMB Niaga p.31
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.31 ×21
linked org PT Obi Nickel Cobalt p.32 ×3
linked org PT Halmahera Jaya Feronikel p.32 ×5
linked — Catur Dharma Anugerah p.38 ×10
linked org Bes Trus Pte. Ltd p.42
linked — Herlienna Qisthi p.42
linked org Habco Trans Maritima Tbk p.45 ×2
possible person George Samuel p.14
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.15
unresolved person Akta Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo · Notaris p.14 ×11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×2
unresolved person Dr. Sugih Haryati p.14 ×8
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14
unresolved org PT Omudas Investment Holdco p.14 ×11
unresolved — Oktaviana Magdalena · Kepala Unit Audit Internal p.15
unresolved org BAPEPAM-LK p.16 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.17
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.27
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.27
unresolved org PT Wistara Internasional Maritim p.31 ×5
unresolved org PT SYS Petrolindo Utama p.31 ×2
unresolved org PT Mitra Bahari Internusa p.31 ×2
unresolved org PT Padas Mustapa Jaya p.31 ×2
unresolved org PT Armada Elnusa Samudera p.31
unresolved org PT Singa Lautan Indonesia p.31 ×2
unresolved org PT Halmahera Persada Lygend p.32 ×2
unresolved org PT Karunia Karya Nasional p.32 ×3
unresolved org PT Fortuna Samudera p.32 ×3
unresolved org PT Nusantara Terminal Terpadu p.32 ×3
unresolved org PT Epo Trans Abadi p.33
unresolved org PT Fortuna Andre Lines p.33
unresolved org PT Mandala Armada Nusantara p.36 ×13
unresolved org PT BCA Finance p.37 ×2
unresolved org PT Sinar Wandiole Balikpapan p.37
unresolved org PT Vama Samudera Jaya p.37
unresolved org PT Catur Dharma Anugerah Surya p.38 ×9
unresolved org Menteri Keuangan p.39
unresolved person Toki Thomas. S.H. p.41
unresolved org PT Republic Capital Indonesia. p.41
unresolved org PT Bima Harsa Rahardja p.42 ×5
unresolved person Chan Kern Ngee p.43
unresolved person Sufrizal p.43
unresolved org Ace International Marine Ltd p.43 ×2
unresolved org Water Wheels Renewables Pte. Ltd. p.44
unresolved org Kementerian p.44
unresolved org PT Orca Indo Logistik p.45
unresolved org PT Sinergi Karya Tangguh p.45
unresolved org PT Wisata Internasional Maritim p.46
unresolved — Entitas afilliasi p.47 ×4
unresolved org PT Wistara Andalas Persada p.48
unresolved org PT Catur Dharma Anugrah Surya p.48
unresolved org PT Catur Dharma Anugerah Surya Berdasarkan Surat Perjanjian p.54
unresolved org PT Mandala Armada Nusantara Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa p.54
unresolved org PT SYS Petrolindo Utama Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa p.54
unresolved org PT SYS Petralindo Utama p.54

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result