Back to announcement
20260630_BNII_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_32106651_lamp1.pdf
Listing Text extracted BNIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 620
Page 1
JADWAL
Tanggal Efektif : 24 Juni 2026 Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 30 Juni 2026
Masa Penawaran Umum : 25 Juni 2026 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 30 Juni 2026
Tanggal Penjatahan : 26 Juni 2026 Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 1 Juli 2026
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI ATAS EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPATKAN PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK (”PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
Kantor Pusat: Kantor Cabang:
Sentral Senayan III, Lantai 26 Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 79 kantor cabang, 175
Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno kantor cabang pembantu, dan 22 kantor cabang pembantu mobile, 17 kantor cabang Syariah,
Jakarta 10270, Indonesia dan 3 kantor cabang pembantu Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta 1 kantor
Telepon: (021) 29228888 cabang luar negeri yang berlokasi di Mumbai.
Faksimili: (021) 29228914
PROSPEKTUS
website: www.maybank.co.id
e-mail: corporatesecretary@maybank.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.482.080.000.000,- (SATU TRILIUN EMPAT RATUS DELAPAN PULUH DUA MILIAR DELAPAN PULUH JUTA RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang kepada
Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100,00% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok
Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.096.190.000.000,- (satu triliun sembilan puluh enam miliar seratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri A
tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri
A yaitu pada tanggal 10 Juli 2027.
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima persen) per tahun berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang
ditawarkan adalah sebesar Rp385.890.000.000,- (tiga ratus delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan
secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri B yaitu pada tanggal 30
Juni 2029.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 30
September 2026 sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 10 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A dan 30 Juni 2029 untuk
Obligasi Seri B. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka
Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN
DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR
PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN
KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI.
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PEMBAYARAN KEMBALI OBLIGASI ATAU
DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH
TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT
MEMATUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI.
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM”
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN NASABAH DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI ANTARA LAIN
DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG (OBLIGASI)
DARI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
AAA
Id
(Triple A)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK
PT BRI Danareksa PT INDO PREMIER PT MAYBANK SEKURITAS PT TRIMEGAH PT KB VALBURY PT MANDIRI SEKURITAS
Sekuritas SEKURITAS INDONESIA SEKURITAS INDONESIA SEKURITAS
(Terafiliasi) TBK
WALI AMANAT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2026
Page 2
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Efek sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun Rupiah) kepada Otoritas Jasa keuangan (“OJK”) dengan surat No. S.2026.045/MBI/DIR FINANCE tanggal 12 Maret 2026 sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pasar Modal, sebagaimana diubah dengan UUP2SK. Perseroan akan mencatatkan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus delapan puluh dua miliar delapan puluh juta Rupiah) pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi No.S-05848/BEI.PP1/05-2026 tanggal 19 Mei 2026 dari BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum batal demi hukum dan uang pemesanan pembelian Obligasi yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan dan Peraturan No. IX.A.2. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini, bertanggung jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, setiap pihak terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta Penjamin Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan ini bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUP2SK, kecuali PT Maybank Sekuritas Indonesia yang memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan dikarenakan adanya kesamaan pemegang saham pengendali, yaitu Malayan Banking Berhad (“Maybank Berhad”). Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi dan Bab XI tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH HUKUM NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERUNDANG- UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT. PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ....................................................................................................................................................... i
DAFTAR ISTILAH & SINGKATAN .................................................................................................................. iii
RINGKASAN ................................................................................................................................................. xiv
I. PENAWARAN UMUM ............................................................................................................................. 1
1.1. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN............................................ 2
1.2. KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI .......................................................................................... 2
1.3. KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI ........................................................ 13
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI ..... 14
III. PERNYATAAN UTANG......................................................................................................................... 16
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING ............................................................................................. 24
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN ..................................................................... 24
2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN ........ 26
3. RASIO-RASIO KEUANGAN KONSOLIDASIAN ........................................................................... 27
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN ........................................................................ 29
A. UMUM ............................................................................................................................................. 29
B. INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN ............................................................................... 31
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ................................................................................... 34
Laporan Arus Kas Konsolidasian ................................................................................................ 40
C. KINERJA KEUANGAN PERSEROAN BERDASARKAN SEGMEN OPERASI ............................ 40
D. KONDISI LIKUIDITAS PERSEROAN ............................................................................................ 41
E. TINGKAT KESEHATAN BANK BERDASARKAN RISIKO (RISK BASED BANK RATING/RBBR)
42
VI. FAKTOR RISIKO ................................................................................................................................... 45
VII. INFORMASI TENTANG SEMUA KEJADIAN PENTING YANG TERJADI SETELAH TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN .................................................................................................................................... 50
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK SERTA KEGIATAN USAHA,
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN ...................................................................... 51
1. Keterangan Tentang Perseroan ................................................................................................... 51
A. Riwayat Singkat Perseroan ................................................................................................... 51
B. Perizinan ................................................................................................................................. 53
C. Struktur Permodalan dan Pemegang Saham ....................................................................... 53
D. Pengurusan dan Pengawasan .............................................................................................. 54
E. Sumber Daya Manusia ......................................................................................................... 101
F. Keterangan Mengenai Perusahaan Anak ........................................................................... 107
G. Keterangan Mengenai Kelompok Usaha Perseroan.......................................................... 113
H. Hubungan Pengurusan dan Pengawasan antara Perseroan dengan Perusahaan Anak
dan Perusahaan Terafiliasi .................................................................................................. 116
I. Keterangan Mengenai Pemegang Saham Utama .............................................................. 117
J. Perjanjian Penting dengan Pihak Ketiga ............................................................................ 118
K. Transaksi dengan Pihak Berelasi ....................................................................................... 174
L. Aset Tidak Bergerak............................................................................................................. 175
M. Asuransi ................................................................................................................................ 176
N. Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ........................................................................................ 176
O. Perkara Yang Dihadapi Perseroan, Perusahaan Anak, Komisaris dan Direksi .............. 179
2. Keterangan Mengenai Kegiatan dan Prospek Usaha Perseroan ............................................ 179
A. Kegiatan Usaha .................................................................................................................... 180
B. Kegiatan Usaha Unit Usaha Syariah (“UUS”) .................................................................... 185
C. Pendanaan ............................................................................................................................ 186
D. Pemasaran dan Jaringan ..................................................................................................... 190
E. Penghargaan ........................................................................................................................ 191
F. Peringkat Kesehatan Perseroan ......................................................................................... 193
G. Prospek dan Strategi Usaha ................................................................................................ 194
H. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ................................................................................. 196
IX. PERPAJAKAN .................................................................................................................................... 201
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI ........................................................................................................ 202
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL ............................................................... 204
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT ....................................................................................... 207
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI ........................................................................ 211
i
Page 4
1. PEMESAN YANG BERHAK ......................................................................................................... 211
2. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI ....................................................................................... 211
3. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI ............................................................................ 211
4. MASA PENAWARAN OBLIGASI ................................................................................................ 211
5. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI ................................................ 211
6. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI ..................................................................... 211
7. PENJATAHAN OBLIGASI ........................................................................................................... 211
8. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI ............................................................ 211
9. DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK ....................................................................... 212
10. PENUNDAAN DAN PEMBATALAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI ..................................... 212
11. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI ................................................................... 213
12. PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF .............................................. 214
13. LAIN-LAIN .................................................................................................................................... 214
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI .... 215
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM ........................................................................................................ 216
XVI. LAPORAN KEUANGAN ...................................................................................................................... 217
ii
Page 5
DAFTAR ISTILAH & SINGKATAN
Afiliasi : Berarti Pihak-pihak yang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat
(1) UUP2SK, yaitu:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan
derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1) suami atau istri;
2) orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari
cucu;
4) saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari
saudara yang bersangkutan; atau
5) suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1) orang tua dan anak;
2) kakek dan nenek serta cucu; atau
3) saudara dari orang yang bersangkutan;
c. hubungan antara Pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris
dari Pihak tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan di mana terdapat
1 (satu) atau lebih anggota Direksi, pengurus, Dewan Komisaris,
atau pengawas yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun
tidak langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau
dikendalikan oleh perusahaan atau Pihak tersebut dalam
menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau
Pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara
apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan
perusahaan oleh Pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan Pemegang Saham Utama yaitu
Pihak yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki
paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai
hak suara dari perusahaan tersebut.
Agen Pembayaran : Berarti KSEI berkedudukan di Jakarta Selatan, berikut pengganti dan
penerima haknya, yang ditunjuk dengan perjanjian tertulis oleh Perseroan,dan
berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi
dan/atau pelunasan jumlah Pokok Obligasi serta denda (jika ada) kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk dan atas nama
Perseroan setelah Agen Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan
dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran.
ALCO : Berarti Assets and Liabilities Management Committee, yaitu komite yang
berkonsentrasi pada pengelolaan risiko terkait dengan suku bunga, risiko
likuiditas, pengelolaan modal dan eksposur valuta asing. Komite tersebut
diketuai oleh Presiden Direktur Perseroan.
Aset Produktif : Terdiri dari giro pada bank lain, penempatan pada BI dan bank lain, efek-efek,
obligasi rekapitalisasi Pemerintah, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali, tagihan derivatif, kredit yang diberikan, piutang pembiayaan
konsumen, tagihan akseptasi, penyertaan saham dan komitmen dan
kontinjensi pada transaksi rekening administratif dengan risiko kredit.
Aset produktif : Dihitung berdasarkan perbandingan aset produktif bermasalah terhadap total
bermasalah terhadap aset produktif, diluar rekening administratif.
total aset produktif
iii
Page 6
ATM : Berarti Anjungan Tunai Mandiri (Automated Teller Machine) yaitu mesin
elektronik yang dapat menggantikan fungsi teller seperti penarikan uang tunai,
pemeriksaan saldo dan pemindahbukuan.
ATMR : Berarti Aktiva Tertimbang Menurut Risiko, yaitu jumlah aset yang telah dibobot
sesuai dengan ketentuan POJK No. 11/2016 (sebagaimana di definisikan di
bawah), untuk digunakan sebagai penyebut (pembagi) dalam menghitung
rasio kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR).
ATMR Kredit : Dihitung dengan menjumlahkan seluruh aset yang telah dikalikan dengan
bobot risiko kredit sesuai dengan ketentuan POJK No. 11/2016.
ATMR Operasional : Dihitung dengan cara melakukan perkalian antara beban modal risiko
operasional dengan angka 12,5 (dua belas koma lima) sesuai dengan
ketentuan POJK No. 11/2016 (sebagaimana di definisikan di bawah).
ATMR Pasar : Dihitung dengan cara melakukan perkalian antara jumlah beban modal secara
konsolidasi untuk seluruh jenis risiko pasar dengan angka 12,5 (dua belas
koma lima) sesuai dengan ketentuan POJK No.11/2016 tanggal 2 Februari
2016 (sebagaimana di definisikan di bawah).
BAE : Berarti Biro Administrasi Efek.
Bank Kustodian : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa
keuangan untuk menjalankan usaha sebagai Kustodian.
BEI atau Bursa Efek : Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau
sarana untuk mempertemukan penawaran jual beli Efek pihak-pihak lain
dengan tujuan memperdagangkan Efek diantara mereka, yang dalam hal ini
diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta
Selatan beserta para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya.
BI : Berarti singkatan dari Bank Indonesia.
BMPK : Berarti Batas Maksimum Pemberian Kredit yaitu persentase maksimum
penyediaan dana yang ditetapkan terhadap modal bank bagi penyediaan dana
kepada pihak terkait atau Modal Inti (Tier 1) bank bagi penyediaan dana kepada
selain pihak terkait sesuai dengan Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018
tanggal 26-12-2018 (dua puluh enam desember dua ribu delapan belas)
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar Bagi
Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No.
38/POJK.03/2019 tanggal 19-12-2019 (sembilan belas desember dua ribu
sembilan belas).
BNRI : Berarti Berita Negara Republik Indonesia.
BOPO Perseroan : Berarti rasio yang dihitung berdasarkan perbandingan beban operasional
dibagi dengan pendapatan operasional untuk Perseroan saja.
BPPN : Berarti Badan Penyehatan Perbankan Nasional yaitu badan khusus yang
didirikan dalam rangka penyehatan perbankan, sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Perbankan Republik Indonesia No. 7 Tahun 1992, tanggal 25
Maret 1992 tentang Perbankan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang
Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998, tanggal 10 Nopember 1998.
Bunga Obligasi : Berarti bunga Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi, kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, yang mana bunga Obligasi
tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening pada tanggal pembayaran bunga yang bersangkutan
berdasarkan Daftar Pemegang Rekening dan Sertifikat Jumbo Obligasi,
sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Rincian tingkat
bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A dengan bunga tetap sebesar 7,35% (tujuh koma tiga
lima persen) per tahun; dan
b. Obligasi Seri B dengan bunga tetap sebesar 7,25% (tujuh koma dua
lima persen) per tahun
iv
Page 7
CAR : Berarti Capital Adequacy Ratio, yaitu rasio tingkat kecukupan modal bank yang
dihitung dari jumlah modal bank, yang terdiri dari modal inti dan modal
pelengkap serta modal pelengkap tambahan yang memenuhi persyaratan
dibagi jumlah ATMR.
CDM : Berarti Cash Deposit Machine.
CKPN : Berarti singkatan dari Cadangan Kerugian Penurunan Nilai yang merupakan
cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan yang wajib dibentuk sesuai
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).
CKPN aset keuangan : Dihitung berdasarkan perbandingan CKPN aset keuangan dibandingkan
terhadap aset dengan jumlah aset produktif, diluar rekening administratif.
produktif
Cost to Income Ratio : Dihitung berdasarkan perbandingan beban operasional lainnya (diluar
konsolidasian penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan-bersih,
penyisihan kerugian atas aset non-produktif dan estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi) dengan pendapatan operasional yang dihitung dari
pendapatan bunga bersih ditambah pendapatan operasional lainnya untuk
konsolidasi.
Daftar Pemegang : Berarti daftar Pemegang Rekening yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat
Obligasi keterangan tentang kepemilikan Obligasi oleh seluruh Pemegang Obligasi
melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat keterangan antara lain:
nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan
Pemegang Rekening dan/atau Pemegang Obligasi berdasarkan data-data
yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
DPS : Berarti Daftar Pemegang Saham Perseroan.
Dokumen Emisi Berarti
: Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Akta Pengakuan Utang,
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi,
Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI, Pernyataan Penawaran
Umum Berkelanjutan, Prospektus, Prospektus Awal, Prospektus Ringkas
beserta semua pengubahan-pengubahannya, penambahan-penambahannya
dan pembaharuan-pembaharuannya serta dokumen-dokumen lain yang
disyaratkan oleh instansi yang berwenang.
EBIT : Berarti Earning Before Interest and Tax, yaitu laba bersih sebelum bunga dan
pajak.
EBITDA : Berarti Earning Before Interest, Tax, Depreciation and Amortisation, yaitu laba
bersih sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi.
EDC Berarti Electronic Data Capture. (a) :
Efek Berarti surat berharga yaitu Surat Pengakuan Utang, (b) Surat
: Berharga
Komersial, Saham, Obligasi, Tanda Bukti Utang, Unit Penyertaan Kontrak
Investasi Kolektif, Kontrak Berjangka atas Efek, dan setiap Derivatif Efek
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 5 UUPM.
Force Majeure : Berarti salah satu atau lebih peristiwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
GWM : Berarti Giro Wajib Minimum adalah jumlah dana minimum yang wajib dipelihara
oleh Perseroan yang besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu
dari dana pihak ketiga Perseroan.
GWM Utama dalam : Dihitung dengan membandingkan saldo rekening giro Rupiah Perseroan pada
Rupiah Bank Indonesia terhadap rata-rata harian jumlah dana pihak ketiga pada dua
masa laporan sebelumnya.
GWM mata uang asing : Dihitung dengan membandingkan saldo rekening giro mata uang asing
Perseroan pada Bank Indonesia terhadap rata-rata harian jumlah dana pihak
ketiga pada dua masa laporan sebelumnya.
v
Page 8
Hari Bursa : Berarti hari diselenggarakannya perdagangan Efek di Bursa Efek, yaitu hari
Senin sampai dengan Jumat, kecuali hari libur nasional atau hari yang
dinyatakan sebagai hari libur oleh Bursa Efek.
Hari Kalender : Berarti setiap hari dalam satu tahun dalam kalender Masehi tanpa kecuali
termasuk hari Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan sewaktu-waktu
oleh pemerintah Republik Indonesia.
Hari Kerja : Berarti hari Senin sampai dengan Jumat kecuali hari libur nasional yang
ditetapkan atau dihimbau oleh Pemerintah Republik Indonesia dan hari kerja
biasa yang karena suatu keadaan ditetapkan oleh pemerintah Republik
Indonesia sebagai bukan Hari Kerja.
IAPI : Berarti Institut Akuntan Publik Indonesia.
Jumlah Terutang : Berarti semua jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada
Pemegang Obligasi sehubungan dengan Obligasi, yakni berupa jumlah Pokok
Obligasi dan Bunga Obligasi serta denda (jika ada) yang terutang dari waktu
ke waktu.
Konfirmasi Tertulis : Berarti laporan konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam
Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening
berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dan konfirmasi tersebut
menjadi dasar untuk pembayaran Pendapatan Bagi Hasil/Bunga Obligasi,
Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.
Kredit yang Diberikan : Berarti kredit yang diberikan sebelum dikurangi pendapatan biaya transaksi
ditangguhkan dan penyisihan kerugian penurunan nilai.
KTUR : Berarti Konfirmasi Tertulis Untuk RUPO.
KSEI : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
beserta para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya yaitu perseroan
terbatas yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam dan LK atau Otoritas
Jasa Keuangan untuk menjalankan kegiatan sebagai lembaga Penyimpanan
dan Penyelesaian yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi
Pemegang Rekening yang dalam Emisi Obligasi ini bertugas untuk menyimpan
dan mengadministrasikan penyimpanan Obligasi berdasarkan Perjanjian
Tentang Pendaftaran Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi dan bertugas
sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
Kustodian : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan
dengan Efek serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain,
menyelesaikan transaksi Efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi
nasabahnya sesuai dengan ketentuan UUPM, yang meliputi KSEI, Perusahaan
Efek dan Bank Kustodian.
Laba (rugi) - bersih : Berarti laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk.
LDR Konsolidasian : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang diberikan (termasuk piutang
pembiayaan konsumen) dibagi dengan simpanan nasabah konsolidasian (tidak
termasuk antar bank).
LDR Konsolidasian : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang diberikan dalam mata uang
mata uang asing asing (termasuk piutang pembiayaan konsumen) dibagi dengan simpanan
nasabah konsolidasian dalam mata uang asing (tidak termasuk antar bank).
LDR Konsolidasian : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang diberikan dalam Rupiah
Rupiah (termasuk piutang pembiayaan konsumen) dibagi dengan simpanan nasabah
konsolidasian dalam Rupiah (tidak termasuk antar bank).
LDR Perseroan : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang diberikan oleh Perseroan (tidak
termasuk kredit oleh bank lain) dibagi dengan simpanan nasabah (tidak
termasuk antar bank).
vi
Page 9
Menkum : Berarti Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia termasuk
Menteri atau institusi pendahulu dan penerusnya.
Masyarakat : Berarti perorangan dan/atau badan hukum yang berdomisili di Indonesia
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal.
Menkumham : Berarti Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia termasuk
Menteri atau institusi pendahulu dan penerusnya.
Modal Inti (Tier 1) : Berarti modal bank yang terdiri dari modal inti utama (common equity tier 1) dan
modal inti tambahan (additional tier 1). Modal inti utama mencakup modal
disetor dan cadangan tambahan modal (disclosed reserved) sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan OJK No.11/POJK.03/2016 (sebagaimana di
definisikan di bawah).
Modal Pelengkap : Berarti modal pelengkap bank sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
(Tier 2) No.11/POJK.03/2016 (sebagaimana di definisikan di bawah).
NIM Perseroan : Berarti Net Interest Margin, dihitung berdasarkan perbandingan pendapatan
bunga bersih dibagi dengan rata-rata aset produktif yang menghasilkan bunga
(interest earnings assets) yang dihitung berdasarkan basis bulanan.
NPL : Berarti Non Performing Loan, yang berarti kredit yang bermasalah, meliputi
kolektibilitas kurang lancar, diragukan dan macet sebagaimana diatur dalam
peraturan OJK.
NPL (gross) : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang bermasalah/NPL (termasuk
konsolidasian NPL piutang pembiayaan konsumen) dibagi dengan jumlah kredit yang
diberikan (tidak termasuk kredit kepada bank lain) dan piutang pembiayaan
konsumen.
NPL (gross) Perseroan : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang bermasalah/NPL dibagi
dengan jumlah kredit yang diberikan (tidak termasuk kredit kepada bank lain).
NPL (net) : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit yang diberikan (termasuk piutang
konsolidasian pembiayaan konsumen) bermasalah dikurangi CKPN kredit bermasalah dibagi
dengan total kredit (tidak termasuk kredit kepada bank lain).
NPL (net) Perseroan : Dihitung berdasarkan perbandingan kredit bermasalah (NPL) dikurangi CKPN
kredit bermasalah dibagi dengan total kredit (tidak termasuk kredit kepada bank
lain).
Obligasi : Berarti "Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun
2026" yaitu surat berharga bersifat utang yang dikeluarkan oleh Perseroan
kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
Tahap I, sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan
jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus
delapan puluh dua miliar delapan puluh juta Rupiah) dan dijamin dengan
kesanggupan penuh (full commitment), dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar sebesar
Rp1.096.190.000.000,- (satu triliun sembilan puluh enam miliar
seratus sembilan puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun dengan jangka
waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi,
dan pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara
penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah
pokok Obligasi Seri A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi;
b) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok Sebesar Rp385.890.000.000,-
(tiga ratus delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta
Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,25% (tujuh koma dua
lima persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan
dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus
persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi;
vii
Page 10
Otoritas Jasa : Berarti lembaga yang independen, yang mempunyai fungsi, tugas, dan
Keuangan atau OJK wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang nomor: 21 tanggal 22
Nopember 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (UU Nomor: 21 Tahun 2011).
Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan
dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, beralih dari
Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK ke Otoritas Jasa Keuangan, sesuai
dengan Pasal 55 UU Nomor: 21 Tahun 2011, atau para pengganti dan
penerima hak dan kewajibannya.
PDN : Berarti Posisi Devisa Neto atau dikenal dengan Net Open Position berarti angka
yang merupakan penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari: (i) selisih
bersih antara aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan untuk setiap
valuta asing; ditambah dengan (ii) selisih bersih tagihan dan liabilitas baik yang
merupakan komitmen maupun kontinjensi dalam rekening administratif untuk
setiap valuta asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah.
Pefindo : Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia.
Pemegang Obligasi : Berarti Masyarakat yang menanamkan dananya ke dalam Obligasi dan
memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang terdiri dari: (1)
Pemegang Rekening yang melakukan investasi secara langsung atas Obligasi,
dan/atau (2) Masyarakat di luar Pemegang Rekening yang melakukan investasi
atas Obligasi melalui Pemegang Rekening.
Pemegang Rekening : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI
yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain
yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal dan Peraturan KSEI.
Pemerintah : Berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.
Penawaran Awal : Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
menggunakan Prospektus Awal yang antara lain bertujuan untuk mengetahui
minat calon pembeli atas Obligasi yang akan ditawarkan dan/atau perkiraan
Harga Penawaran dan tingkat Bunga Obligasi.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan Penawaran Umum atas Obligasi dengan nama Obligasi
Berkelanjutan Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia, yang diterbitkan dan ditawarkan
secara bertahap dengan target dana sebesar Rp5.000.000.000.000,00 (lima
triliun Rupiah), yang mengacu pada POJK No. 36/2014 (sebagaimana di
definisikan di bawah).
Penawaran Umum : Berarti kegiatan Penawaran Umum “OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK
Obligasi Berkelanjutan MAYBANK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026” dengan jumlah pokok sebesar
Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus delapan puluh dua miliar
delapan puluh juta Rupiah), dengan mengacu kepada POJK No. 36/2014
(sebagaimana di definisikan di bawah).
Pengakuan Utang : Berarti pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan Obligasi,
sebagaimana dimuat dalam Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan V
Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 108 tanggal 22 Juni 2026
yang dibuat dihadapan Aulia Taufani S.H, Notaris di Jakarta.
Penitipan Kolektif : Berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal.
Penjamin Pelaksana : Berarti pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan serta
Emisi Obligasi penyelenggaraan Penawaran Umum, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT
Indo Premier Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Trimegah
Sekuritas Indonesia Tbk, PT KB Valbury Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas,
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat dalam Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi.
viii
Page 11
Penjamin Emisi : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
Obligasi melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan bagi kepentingan
Perseroan dan masing-masing menjamin dengan kesanggupan penuh (full
commitment) atas pembelian dan pembayaran sisa Obligasi yang tidak diambil
oleh Masyarakat sesuai dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yaitu
PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Maybank
Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT KB Valbury
Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.
Penyangga Likuiditas Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) merupakan cadangan likuiditas
Makroprudensial minimum dalam Rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum Konvensional
(BUK) dalam bentuk surat berharga dalam Rupiah yang dapat digunakan
dalam operasi moneter, yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia
sebesar persentase tertentu dari Dana Pihak Ketiga BUK dalam Rupiah.
Peraturan No. IX.A.2 : Berarti Peraturan Nomor: IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
Nomor: Kep-122/BL/2009 tanggal 29-05-2009 (dua puluh sembilan Mei dua
ribu sembilan) tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
Umum.
Peraturan No. IX.A.7 : Berarti Peraturan No. IX.A.7 lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
No. KEP-691/BL/2011 tanggal 30-12-2011 (tiga puluh Desember dua ribu
sebelas) tentang Tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan Dalam
Rangka Pemesanan Dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.
POJK No. 4/2016 : Berarti Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tanggal 27-01-2016 (dua puluh
tujuh Januari dua ribu enam belas) tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
Umum.
POJK No. 7/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14-04-2017 (empat belas
Maret dua ribu tujuh belas) tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam
Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang,
dan/atau Sukuk.
POJK No. 9/2017 : Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14-04-2017 (empat belas
Maret dua ribu tujuh belas) tentang Bentuk dan Isi Prospektus Ringkas Dalam
Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.
POJK No. 11/2016 : Berarti Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 02-02-2016 (dua
Februari dua ribu enam belas) tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Bank Umum sebagaimana diubah dengan Peraturan OJK No.
34/POJK.03/2016 tanggal 26-09-2016 (dua puluh enam September dua ribu
enam belas).
POJK No. 14/2025 : Berarti Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tanggal 01-07-2025 (dua Juli dua
ribu dua puluh lima) tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham,
Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara
Elektronik.
POJK No. 15/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20-04-2020 (dua puluh
April dua ribu dua puluh) tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
POJK No. 19/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23-04-2020 (dua puluh
tiga April dua ribu dua puluh) tentang Bank Umum yang Melakukan Kegiatan
Sebagai Wali Amanat.
POJK No. 20/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23-04-2020 (dua puluh
tiga April dua ribu dua puluh) tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 23/2017 : berarti Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2017 tanggal 21 Juni 2017 tentang
Prospektus Awal dan Info Memo.
POJK No. 33/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
Desember dua ribu empat belas) tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik.
ix
Page 12
POJK No. 34/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
Desember dua ribu empat belas) tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Emiten atau Perusahaan Publik.
POJK No. 35/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
Desember dua ribu empat belas) tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau
Perusahaan Publik.
POJK No. 36/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan
Desember dua ribu empat belas) tentang Penawaran Umum Berkelanjutan
Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 40/2025 : Berarti Peraturan OJK No. 40 tahun 2025 tanggal 19-12-2025 (Sembilan belas
Desember dua ribu dua puluh lima) tentang Dana Hasil Penawaran Umum.
POJK No. 45/2024 : berarti Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024 tentang
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
POJK No. 49/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 03-12-2020 (tiga
Desember dua ribu dua puluh) tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang
Dan/Atau Sukuk.
POJK No. 55/2015 : Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29-12-2015 (dua puluh
sembilan Desember dua ribu lima belas) tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
POJK No. 55/2016 : Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 tanggal 09-12-2016 (sembilan
Desember dua ribu enam belas) tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum.
Peraturan KSEI : Berarti peraturan KSEI No. KEP-0013/DIR/KSEI/0612 tanggal 11 Juni 2012
tentang Jasa Kustodian Sentral sebagaimana telah disetujui oleh OJK sesuai
dengan surat keputusan Bapepam dan LK No. S-6953/BL/2012 tanggal 6 Juni
2012 perihal Persetujuan atas rancangan Peraturan KSEI tentang Jasa
Kustodian Sentral, berikut perubahan-perubahannya dan/atau penambahan-
penambahannya, dan/atau perubahan-perubahannya di kemudian hari.
Perjanjian Agen : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal pelaksanaan
Pembayaran Obligasi pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran
denda (jika ada), sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Agen
Pembayaran Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I
Tahun 2026 No. 15 tanggal 5 Maret 2026, yang dibuat dihadapan Aulia Taufani
S.H, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI sebagaimana
Efek Bersifat Utang di dimuat dalam perjanjian yang dibuat di bawah tangan, bermeterai cukup, No.
KSEI SP-027/OBL/KSEI/0226 tanggal 5 Maret 2026.
Perjanjian Penjaminan : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang dimuat dalam: (i) Akta
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank
Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 14 tanggal 5 Maret 2026, (ii) Akta
Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 59 tanggal 22 April 2026, (iii) Akta
Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 83 tanggal 25 Mei 2026, dan (iv)
Akta Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No.107 tanggal 22 Juni 2026,
seluruhnya yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H, Notaris di Jakarta.
Perjanjian : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan Wali Amanat sebagaimana
Perwaliamanatan ternyata dalam: (i) Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V
Obligasi Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 13 tanggal 5 Maret 2026,
(ii) Akta Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V
Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No.58 tanggal 22 April 2026, (iii)
Akta Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Bank
x
Page 13
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 82 tanggal 25 Mei 2026, dan (iv)
Akta Addendum III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 106 tanggal 22 Juni 2026,
seluruhnya yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H, Notaris di Jakarta.
Pernyataan Penawaran : Berarti: (i) Akta Penyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Umum Berkelanjutan Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 12 tanggal
5 Maret 2026, (ii) Akta Addendum Pernyataan Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I
Tahun 2026 No. 81 tanggal 25 Mei 2026, dan (iii) Akta Addendum Pernyataan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank
Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 105 tanggal 22 Juni 2026, seluruhnya yang
dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H, Notaris di Jakarta.
Pernyataan : Berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka
Pendaftaran 19 UUPM juncto POJK No. 7/2017.
Perseroan : Berarti PT Bank Maybank Indonesia Tbk, dahulu disebut PT Bank Internasional
Indonesia Tbk.
Perusahaan Anak : Berarti perusahaan perusahaan di mana Perseroan memiliki penyertaan
saham baik secara langsung maupun tidak langsung lebih dari 50%, yang
laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku di Indonesia.
Perusahaan Efek : Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek,
Perantara Pedagang Efek atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud
dalam UUPM.
Piutang Pembiayaan : Piutang pembiayaan konsumen setelah dikurangi pendapatan pembiayaan
Konsumen konsumen yang belum diakui.
Pokok Obligasi : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi, yang
ditawarkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan atas Obligasi
berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal
sebesar Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus delapan puluh dua
miliar delapan puluh juta Rupiah), dengan rincian nilai per seri sebagai berikut:
a) Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp1.096.190.000.000,-
(satu triliun sembilan puluh enam miliar seratus sembilan puluh juta
Rupiah) dengan tingkat bunga sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima
persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh)
Hari Kalender sejak Tanggal Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri A
tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100%
(seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi;
b) Obligasi Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp385.890.000.000,-
(tiga ratus delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta
Rupiah) dengan tingkat bunga sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima
persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal
Emisi, dan pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan
secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari
jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi;
Provision coverage : Dihitung berdasarkan perbandingan penyisihan kerugian penurunan nilai
ratio konsolidasian Kredit yang Diberikan (termasuk piutang pembiayaan konsumen) yang
dibentuk terhadap saldo NPL (termasuk NPL piutang pembiayaan konsumen).
PPA : Berarti Penyisihan Penghapusan Aset, adalah cadangan yang harus dibentuk
sebesar persentase tertentu dari baki debit berdasarkan penggolongan
kualitas aset (lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, diragukan dan
macet), sesuai Peraturan BI No. 14/15/PBI/2012 tanggal 24 Oktober 2012
tentang Penilaian Kualitas Aset.
PPAP : Berarti Penyisihan Penghapusan Aset Produktif.
xi
Page 14
Prospektus : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum
Obligasi dengan tujuan agar Masyarakat membeli Obligasi sebagaimana diatur
dalam Pasal 1 angka 26 UUPM juncto POJK 9/2017.
Prospektus Awal : berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus
yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran,
kecuali informasi mengenai jumlah penjaminan Emisi Obligasi dan Sukuk
Mudharabah, tingkat suku Bunga Obligasi, besaran Pendapatan Bagi Hasil
atau hal-hal lain yang berhubungan dengan persyaratan Penawaran Umum
yang belum dapat ditentukan, yang merupakan bagian dari Pernyataan
Pendaftaran dalam bentuk dan isi sesuai dengan POJK No. 23/2017.
Prospektus Ringkas : Berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal sebagaimana diatur dalam POJK
No. 9/2017.
Rasio PDN : Berarti penjumlahan nilai absolut dari selisih bersih antara aset dan liabilitas
dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing ditambah dengan
selisih bersih dari tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi untuk setiap
valuta asing dibagi dengan jumlah modal sesuai dengan Peraturan Bank
Indonesia.
Rasio pemenuhan PPA : Berarti penjumlahan nilai absolut dari selisih bersih antara aset dan liabilitas
produktif dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing ditambah dengan
selisih bersih dari tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi untuk setiap
valuta asing dibagi dengan jumlah modal sesuai dengan Peraturan Bank
Indonesia.
Rekening Efek : Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang
Rekening berdasarkan kontrak pembukaan rekening efek yang ditandatangani
Pemegang Obligasi.
RUPO : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal 10
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
RUPS : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham.
RUPSLB : Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
Sertifikat Jumbo : Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di
Obligasi KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI untuk kepentingan
Pemegang Obligasi.
SGD : Berarti mata uang Dollar Singapura.
Sinking Fund Berarti penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi.
:
SME : Berarti Small Medium Enterprise (Usaha Kecil Menengah).
Tanggal Pelunasan : Berarti tanggal saat mana Pokok Obligasi jatuh tempo dan wajib dibayar oleh
Pokok Obligasi Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran yang perincian tanggal
pembayarannya sebagaimana dimuat dalam Prospektus.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi kepada Perseroan yang
disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal saat mana Bunga Obligasi jatuh tempo dan wajib dibayar oleh
Bunga Obligasi Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran yang perincian tanggal
pembayaran bunganya sebagaimana dimuat dalam Prospektus.
Undang-Undang : Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 1992 tentang
Perbankan Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik
Indonesia No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 7
Tahun 1992 tentang Perbankan berikut segala perubahannya.
xii
Page 15
USD : Berarti mata uang Dollar Amerika Serikat.
UUPM : Berarti Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang
Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995
Tambahan No. 3608, berikut peraturan pelaksanaannya dan segala
perubahan-perubahannya atau pembaharuan-pembaharuannya di kemudian
hari.
UUP2SK : berarti Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2023 No. 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
No. 6845.
UUPT : Berarti Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 106 Tahun
2007, Tambahan No. 4756, sebagaimana telah diubah dengan Undang-
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Lembaran Negara Republik
Indonesia No. 245 Tahun 2020, Tambahan No. 6573, berikut peraturan
pelaksanaannya dan segala perubahan-perubahannya atau pembaharuan-
pembaharuannya di kemudian hari.
Wali Amanat : Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana
dimaksud dalam UUPM yang pada saat ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta atau pengganti hak dan kewajibannya
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya
menyatakan lain:
Maybank : Berarti Malayan Banking Berhad.
Maybank Finance atau : Berarti PT Maybank Indonesia Finance (dahulu PT BII Finance Center).
Maybank Indonesia
Finance atau MIF
MOCS : Berarti Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd.
Sorak : Berarti Sorak Financial Holdings Pte. Ltd.
WOM : Berarti PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.
xiii
Page 16
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari, dan harus dibaca bersama-sama dengan,
keterangan yang lebih terperinci dan laporan keuangan konsolidasian beserta catatan atas laporan keuangan
konsolidasian yang tercantum dalam Prospektus ini. Ringkasan ini dibuat berdasarkan fakta dan pertimbangan yang paling
penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini bersumber dari laporan
keuangan konsolidasian Perseroan, yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan disajikan sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
1. UMUM
Perseroan didirikan pada tahun 1959 berdasarkan Akta Pendirian No. 53 tanggal 15 Mei 1959 yang dibuat di hadapan
Soeleman Ardjasasmita, S.H., Notaris pengganti Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut
kemudian diubah seluruhnya berdasarkan Akta Perubahan No. 9 tanggal 4 Agustus 1959 dan Akta No. 21 tanggal 6
Oktober 1959 keduanya dibuat di hadapan Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah mendapat
pengesahan dari Menteri Muda Kehakiman (kini disebut sebagai Menteri Hukum – “Menkum”) berdasarkan Surat
Penetapan No. J.A.5/112/18 tanggal 2 Nopember 1959 dan telah didaftarkan pada buku register yang berada di
Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 2114, 2115 dan 2116 semuanya tertanggal 5 Nopember 1959, serta diumumkan
dalam BNRI No. 37 tanggal 6 Mei 1960 Tambahan No. 122.
Sejak pendiriannya, beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,
termasuk perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan (i) UUPT yang dimuat di dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 10 tanggal 16 Juli 2008 dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta dan
telah mendapat persetujuan dari Menkum melalui Surat Keputusan No. AHU-56218.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 28
Agustus 2008 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0076858.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 28
Agustus 2008, serta diumumkan dalam BNRI No. 2 tanggal 6 Januari 2009 Tambahan No. 527, dan (ii) Peraturan
Bapepam-LK No. IX.J.1 sebagaimana terlampir dalam Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan No. KEP-179/BL/2008, tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang
Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik yang dimuat didalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 6, tanggal 7 April 2009, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
No. AHU-AH.01.10-05099, tanggal 1 Mei 2009, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di
bawah No. AHU-0022523.AH.01.09.Tahun 2009, tanggal 1 Mei 2009, dan diumumkan dalam BNRI No. 96, tanggal 1
Desember 2009, Tambahan No. 873, (iii) POJK No. 15/2020 yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
57, tanggal 23 April 2021, dibuat di hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah
diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0265219, tanggal 26 April 2021, dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-0076738.AH.01.11.TAHUN 2021, tanggal 26 April 2021, dan
diumumkan dalam BNRI No. 049, tanggal 18 Juni 2021, Tambahan BNRI No. 020801; dan (iv) POJK No.
14/POJK.04/2022 yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 103, tanggal 31 Maret 2023, dibuat di
hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menkumham
sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0049593,
tanggal 5 April 2023, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkumham di bawah No. AHU-
0066930.AH.01.11.TAHUN 2023, tanggal 5 April 2023, dan diumumkan dalam BNRI No. 38, tanggal 12 Mei 2023,
Tambahan BNRI No. 13753 dan (v) POJK No. 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, POJK No. 17 Tahun 2023
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 3 tanggal 1
April 2024, dibuat di hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan
kepada Menkumham sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-
AH.01.03-0078981, tanggal 1 April 2024, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkumham di
bawah No. AHU-0067438.AH.01.11.TAHUN 2024, tanggal 1 April 2024, dan diumumkan dalam BNRI No. 044, tanggal 31
Mei 2024, Tambahan BNRI No. 15925 (“Akta No. 3/2024”)..
Susunan modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang terakhir adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perubahan Anggaran Dasar No. 33 tanggal 24 Juli 2018, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H, Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, yang memuat perubahan atas ketentuan pasal 4 ayat (2) dalam Anggaran Dasar Perseroan,
sehubungan dengan pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VIII Perseroan Kepada Para Pemegang Saham Perseroan
Dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Tahun 2018 (PUT VIII). Perubahan Anggaran Dasar
tersebut telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03.-0234513 tanggal 21 Agustus 2018, serta telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkumham di bawah No. AHU-0109514.AH.01.11. Tahun 2018 tanggal 21
Agustus 2018. Laporan realisasi dana hasil pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VIII telah dilaporkan oleh Perseroan
kepada OJK melalui Surat No. S.2018.485/DIR FIN, tanggal 4 Juli 2018 dan Surat Perseroan No.S.2018.526/DIR FIN,
tanggal 23 Agustus 2018 perihal Laporan Realisasi Penawaran Umum Terbatas VIII (PUT VIII) melalui mekanisme Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD atau right issue) Perseroan. Adapun laporan realisasi tersebut telah dicatat dalam
administrasi pengawasan OJK sebagai komponen modal inti berdasarkan Surat OJK No. S-61/PB.32/2018 tanggal 7
September 2018 perihal Penambahan Modal inti Perseroan.
Adapun perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir adalah berdasarkan Akta No. 3/2024 (sebagaimana
disebutkan diatas), di mana selain melakukan penyesuaian anggaran dasar dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No.
xiv
Page 17
12 Tahun 2023, POJK No. 17 Tahun 2023 dan POJK No. 2 Tahun 2024 sehingga mengakibatkan perubahan Pasal 15
(Direksi), Pasal 16 (Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Direksi), Pasal 18 (Dewan Komisaris), Pasal 19 (Tugas,
Tanggung Jawab dan Wewenang Dewan Komisaris), Pasal 20 (Rapat Dewan Komisaris) dan Pasal 22 (Dewan Pengawas
Syariah) Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan juga menyatakan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai Bank Umum sejak tahun 1959 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. 138412/U.M.II tanggal 13 Oktober 1959. Pada tahun 1979, Perseroan melakukan penggabungan
usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
Republik lndonesia No.KEP-44/KM.11/1979 pada tanggal 28 Desember 1979. Sejak tanggal 31 Maret 1980, PT Bank
Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya secara resmi diambil-alih dan digunakan sebagai kantor cabang Perseroan di
Surabaya.
Pada tahun 1988, Perseroan telah dinyatakan memenuhi syarat untuk ditingkatkan statusnya dari Bank Umum menjadi
Bank Devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi BI No. 21/11/Dir/UPPS tanggal 9 Nopember 1988. Selanjutnya di tahun
2002, Perseroan memutuskan untuk menambah aktivitas perbankan Syariah dan melakukan perubahan Anggaran Dasar
untuk mengakomodir hal tersebut sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 September 2002 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta yang
telah mendapat persetujuan Menkum melalui Surat Keputusannya No. C-19589.HT.01.04.TH.2002 tanggal 10 Oktober
2002 dan Perseroan telah mendapat persetujuan dari BI untuk melakukan pembukaan kantor-kantor cabang Syariah
berdasarkan Surat BI No. 5/257/DPIP/Prz, tanggal 2 Mei 2003 tentang Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang
Syariah.
Selanjutnya, pada tahun 2015, Perseroan telah melakukan perubahan nama dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk
menjadi PT Bank Maybank Indonesia Tbk, sekaligus menyesuaikan isi anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan
Peraturan OJK 32/2014 dan POJK 33/2014, yang telah disetujui oleh pemegang saham Perseroan pada Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tertangal 24 Agustus 2015, sebagaimana ternyata di dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 60 tanggal 24 Agustus 2015, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0941203.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015, serta telah terdaftar pada Daftar Perseroan yang dikelola
oleh Menkum dibawah No. AHU-3546232.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015. Perubahan nama Perseroan
telah memperoleh persetujuan dari OJK berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 18/KDK/2015 tanggal
23 September 2015 tentang Penetapan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Internasional Indonesia Tbk menjadi Izin Usaha
Atas Nama PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 79 kantor cabang, 175 kantor cabang pembantu, dan
22 kantor cabang pembantu mobile, 17 kantor cabang Syariah, dan 3 kantor cabang pembantu Syariah yang tersebar di
seluruh Indonesia, serta 1 kantor cabang luar negeri yang berlokasi di Mumbai. Di samping itu, Maybank Indonesia juga
memiliki sebanyak 651 ATM yang terkoneksi dengan lebih dari 100.000 ATM tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM
BERSAMA, ALTO, CIRRUS dan terhubung dengan 3.800 ATM Maybank di Singapura, Malaysia, dan Brunei dan Filipina.
2. PROSPEK DAN STRATEGI USAHA PERSEROAN
a. Prospek Usaha
Kami memperkirakan di tahun 2026, tantangan yang akan dihadapi tidak akan lebih mudah dibandingkan dengan tahun
2025, di tengah tantangan geopolitik global, perlambatan ekonomi dunia, serta berbagai kebijakan domestik yang
berdampak pada ekonomi dalam negeri dan industri perbankan nasional. Secara global, perekonomian diperkirakan akan
tumbuh moderat pada kisaran 3,2% pada tahun 2026. Meski demikian, perlambatan aktivitas ekonomi dunia masih
dipengaruhi oleh meningkatnya biaya perdagangan internasional akibat kebijakan tarif, ketegangan geopolitik yang terus
berlangsung di Timur Tengah dan kawasan Eropa Timur, serta ruang kebijakan fiskal dan moneter yang semakin terbatas
di berbagai negara.
Di sisi domestik, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh meningkat menjadi sekitar 5,21% pada tahun 2026,
ditopang oleh permintaan domestik yang tetap solid serta realisasi belanja pemerintah pada program prioritas
pembangunan. Bank Indonesia juga terus mengupayakan iklim suku bunga yang lebih suportif bagi ekspansi ekonomi,
sementara investasi dan surplus perdagangan diharapkan tetap menjadi penopang ketahanan eksternal. Namun demikian,
Direksi mencermati bahwa laju pertumbuhan tersebut masih berada di bawah potensi optimal, seiring tantangan global
yang membatasi ekspor dan investasi langsung serta realisasi belanja pemerintah yang belum sepenuhnya agresif.
Program-program prioritas pemerintah yang tercakup dalam agenda AstaCita, seperti kemandirian pangan dan energi,
hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM dan koperasi, hingga peningkatan kualitas SDM,
diperkirakan akan memberikan dampak pengganda yang lebih besar seiring implementasi yang semakin kuat pada tahun
2026. Di tengah dinamika tersebut, nilai tukar Rupiah diproyeksikan akan memiliki ruang penguatan sejalan dengan arus
investasi asing langsung yang terus tumbuh, surplus perdagangan yang konsisten, serta kebijakan hilirisasi dan Devisa
Hasil Ekspor yang memperkuat posisi eksternal Indonesia.
Dalam konteks industri perbankan, pertumbuhan kredit diperkirakan akan meningkat secara moderat menjadi sekitar 8%-
12% pada tahun 2026, sejalan dengan aktivitas ekonomi domestik dan membaiknya realisasi program pembangunan
pemerintah. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga diperkirakan tetap kuat, didukung oleh kondisi likuiditas
sistem keuangan yang lebih longgar, termasuk dampak kebijakan injeksi likuiditas pemerintah ke perbankan nasional.
xv
Page 18
Berdasarkan prospek perkembangan ekonomi dan industri ke depan, Maybank Indonesia dalam menyusun Rencana
Bisnis Bank (RBB) tahun 2026 melakukan analisis secara komprehensif untuk memperdalam fokus strategi, dengan
mengidentifikasi kekuatan, area perbaikan, peluang, serta berbagai risiko yang perlu diantisipasi. Maybank Indonesia telah
menjalankan berbagai inisiatif untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci di pasar Indonesia dengan
menerapkan strategi transformasi M25+ di tahun 2025 dan akan berlanjut dengan ROAR30 di tahun 2026. Tujuan strategi
ini adalah untuk menjaga seluruh organisasi tetap berorientasi pada nasabah dan menjadikannya lebih kompetitif,
sekaligus menciptakan diferensiasi di pasar melalui pendekatan yang lebih selaras dengan misi Bank, yaitu ‘Humanising
Financial Services’.
Salah satu inisiatif khusus adalah SP7: Uplift Indonesia, yang dirancang untuk menjaga Maybank tetap relevan dan
kompetitif di pasar yang dinamis. Implementasi inisiatif ini menjadikan Maybank Indonesia dapat memenuhi dan mengiringi
kebutuhan nasabah yang terus meningkat, dengan menyediakan produk dan layanan perbankan terbaik yang
berkelanjutan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Bank, serta memperkuat posisi
Bank di tengah disrupsi industri dan perubahan kebutuhan nasabah di masa mendatang.
Dalam rangka mencapai target pasar yang telah ditetapkan, Direksi menekankan beberapa prioritas utama, antara lain
penguatan pendapatan berbasis fee (fee-based income), penjagaan kualitas portofolio secara proaktif, peningkatan
produktivitas dan kolaborasi lintas unit, serta penyediaan best banking experience sebagai pembeda utama bagi nasabah.
Direksi meyakini bahwa di tengah kemudahan produk perbankan yang relatif sama, kualitas layanan dan pengalaman
nasabah akan menjadi faktor kompetitif yang menentukan.
Sejalan dengan transisi strategi Maybank Group, tahun 2026 juga menjadi awal pelaksanaan ROAR30, strategi lima tahun
hingga 2030. Keberhasilan implementasi strategi M25+ menjadi fondasi penting bagi perjalanan transformasi Bank menuju
strategi ROAR30. ROAR30 Maybank Group menargetkan peningkatan Return on Equity (ROE) menjadi 13-14% pada
tahun 2030, dengan tetap berpegang pada misi utama Maybank, yaitu Humanising Financial Services. Strategi ini
dibangun di atas tiga pilar utama: memperkuat penawaran berbasis nilai dan dampak, membangun bisnis berskala regional
melalui kekuatan jaringan ASEAN, serta memperkokoh fondasi internal Bank melalui investasi pada teknologi, data dan
Artificial Intelligence (AI), pengembangan talenta masa depan, serta disiplin produktivitas dan pengelolaan modal.
ROAR30 merupakan strategi pertumbuhan yang menjadi komitmen bersama seluruh Maybankers untuk terus berinovasi,
memperluas kontribusi positif bagi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi riil yang inklusif dan
berkelanjutan. Ke depan, Maybank Indonesia optimis dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan aspirasi ROAR30 dan
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan hingga tahun 2030. Melalui penerapan strategi
yang terarah, Maybank Indonesia optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan serta
memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia dan kawasan ASEAN.
b. Strategi Usaha
Sepanjang 2025, Maybank Indonesia mencatat kinerja yang solid di tengah tekanan ekonomi, dengan pertumbuhan positif
pada bisnis Global Markets, UMKM, dan pembiayaan otomotif melalui anak perusahaan, sementara segmen korporasi
melambat akibat strategi rebalancing. Tahun ini juga menjadi fase akhir implementasi strategi transformasi M25+ yang
berfokus pada penguatan fondasi organisasi, investasi pada infrastruktur TI, modernisasi operasional, keamanan siber,
serta percepatan transformasi digital melalui platform M2U dan M2E untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan
efisiensi operasional. Bank juga mengoptimalkan jaringan cabang dan kapabilitas Relationship Manager untuk
meningkatkan produktivitas dan layanan. Selain itu, Maybank Indonesia memperkuat strategi “One Maybank” dengan
mengintegrasikan layanan perbankan, multifinance, sekuritas, manajemen aset, dan asuransi guna meningkatkan sinergi,
cross-selling, dan solusi keuangan terpadu. Di sisi lain, Bank juga memperkuat pengembangan bisnis syariah melalui
peluncuran produk korporasi syariah, pengembangan Syariah Wealth Management, serta mempersiapkan rencana spin-
off Unit Usaha Syariah dengan tetap menjaga kepatuhan regulasi dan penguatan tata kelola.
3. KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK DAN PERUSAHAAN ASOSIASI
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memililki kepemilikan langsung pada Perusahaan Anak sebagai
berikut:
Kontribusi
Terhadap
Tahun Mulai Persentase
Perusahaan Anak Kegiatan Usaha Status Pendapatan
Penyertaan Kepemilikan
Perseroan
(%)
Pembiayaan
PT Maybank Indonesia (Sewa Guna Usaha, 26,69%
1991 99,99% Beroperasi
Finance Factoring, Consumer
Finance)
Pembiayaan
PT Wahana Ottomitra (Sewa Guna Usaha, 7,86%
2005 67,49% Beroperasi
Multiartha Tbk Factoring, Consumer
Finance)
xvi
Page 19
Selain Perusahaan Anak yang telah dijelaskan di atas, Perseroan juga memiliki penyertaan saham di berbagai perusahaan
yang bersifat jangka panjang, namun persentase kepemilikan Perseroan pada perusahaan tersebut kurang dari 20%
sehingga dicatat dengan metode biaya. Per 31 Desember 2025, perusahan-perusahaan tersebut di antaranya adalah
sebagai berikut:
Tahun Mulai Persentase
Nama Perusahaan Kegiatan Usaha Status
Penyertaan Kepemilikan
PT Maybank Sekuritas Beroperasi
2018 Sekuritas 15%
Indonesia
PT Penjamin Kredit
1996 Kegiatan usaha penjaminan 9,83% Beroperasi
Pengusaha Indonesia
PT Sarana Sulut Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 7,14% Beroperasi
PT Sarana Sulsel Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 5,76% Beroperasi
PT Sarana Jambi Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 4,49% Beroperasi
PT Sarana Riau Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 3,37% Beroperasi
PT Sarana Bali Ventura 1994 Kegiatan modal ventura 3,05% Beroperasi
PT Sarana Sumsel Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,81% Beroperasi
PT Sarana Kalbar Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,45% Beroperasi
PT Bhakti Sarana Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,41% Beroperasi
PT Sarana Sumut Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 2,32% Beroperasi
PT Sarana Lampung Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 1,69% Beroperasi
PT Sarana Sumbar Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 1,35% Beroperasi
PT Bank Capital Indonesia Tbk 1989 Perbankan 0,18% Beroperasi
PT Aplikanusa Lintas Artha 1989 Jasa sistem jaringan komunikasi 0,03% Beroperasi
PT Berlian Laju Tanker Tbk 2017 Jasa transportasi laut 0,58% Beroperasi
4. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM TERAKHIR
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah berdasarkan
(i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 33 tanggal 24 Juli 2018, dibuat di hadapan Aulia
Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menkumdan telah diterima
dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03.-0234513
tanggal 21 Agustus 2018, serta telah terdaftar pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-
0109514.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 21 Agustus 2018 (“Akta No. 33/2018”), dan (ii) ringkasan atas Daftar Pemegang
Saham Perseroan pada tanggal 9 Juni 2026 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Mei
2026 yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita selaku BAE Perseroan, yaitu sebagai berikut:
Nilai Nominal
Keterangan Jumlah Saham Persentase (dalam jutaan
(%) Rupiah)
Modal Dasar
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A (Nilai Nominal Rp900,-/saham) 388.146.231 0,08 349.332
Saham Seri B (Nilai Nominal Rp225,-/saham) 8.891.200.000 1,87 2.000.520
Saham Seri D (Nilai Nominal Rp22,50/saham) 467.329.511.000 98,05 10.514.914
Jumlah 476.608.857.231 100,00 12.864.766
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A 388.146.231 0,51 349.332
Saham Seri B 8.891.200.000 11,67 2.000.520
Saham Seri D 66.935.849.590 87,82 1.506.056
Jumlah 76.215.195.821 100,00 3.855.908
Berdasarkan Susunan Pemegang Saham:
1. Sorak 34.312.479.550 45,02
2. MOCS 25.882.393.996 33,96
3. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73
4. Masyarakat di bawah 5% 9.367.153.526 12,29
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 76.215.195.821 100,00 3.855.908
Jumlah Modal dalam Portepel 400.393.661.410 9.008.858
Berdasarkan keterangan dari PT Sinartama Gunita selaku BAE Perseroan, perincian atas saham-saham tanpa warkat
tidak dapat dibedakan jumlah saham per seri yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham dikarenakan setiap seri
saham memiliki sifat yang sama dan hanya berbeda nilai nominalnya sehingga perdagangan dan pencatatan atas saham-
saham tanpa warkat tersebut tidak dapat lagi dibedakan menurut seri saham.
xvii
Page 20
5. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026
Target Dana PUB Obligasi : Sebesar Rp5.000.000.000.000,00 (lima triliun Rupiah)
Berkelanjutan V
Jumlah Pokok Obligasi (Target dana : Sebesar Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus delapan puluh
yang akan dihimpun) dua miliar delapan puluh juta Rupiah), yang terdiri dari 2 (dua) seri,
sebagai berikut:
• Seri A dengan jumlah sebesar Rp1.096.190.000.000,- (satu
triliun sembilan puluh enam miliar seratus sembilan puluh juta
Rupiah);
• Seri B dengan jumlah sebesar Rp385.890.000.000,- (tiga ratus
delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta
Rupiah).
Harga Penawaran : 100% dari jumlah Pokok Obligasi
Jangka Waktu : 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender untuk seri A dan 3 (tiga) tahun
untuk seri B
Satuan Pemindahbukuan : Rp1,00 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya
Tingkat Suku Bunga : 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun untuk Seri A dan 7,25%
(tujuh koma dua lima persen) per tahun untuk Seri B
Jenis Tingkat Suku Bunga : Tetap
Jumlah Minimum Pemesanan : Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya
Periode Pembayaran Bunga : Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama : 30 September 2026
Tanggal Jatuh Tempo : 10 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A, dan 30 Juni 2029 untuk Obligasi Seri
B.
Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau
pendapatan atau aset lain milik Perseroan dalam bentuk apapun serta
tidak dijamin oleh pihak lain manapun, termasuk tidak dijamin oleh Negara
Republik Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan
bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) atau
lembaga penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Akan tetapi, Obligasi ini dijamin dengan seluruh
harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak
bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari,
menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam
Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Hak
Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak
kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun di kemudian
hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada
di kemudian hari.
Peringkat Efek : idAAA dari Pefindo
Peringkat atas Obligasi dari Pefindo berlaku untuk periode 3 Maret 2026
sampai dengan 1 Maret 2027.
Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok
(Sinking Fund) Obligasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana
hasil emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana emisi.
Pembelian Kembali : 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan, Perseroan dapat melakukan
pembelian kembali (buy back) untuk sebagian atau seluruh Obligasi
sebelum Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Perseroan mempunyai hak
untuk memberlakukan pembelian kembali (buy back) tersebut untuk
dipergunakan sebagai pelunasan Obligasi atau untuk kemudian dijual
xviii
Page 21
kembali dengan harga pasar dengan memperhatikan ketentuan dalam
perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Keterangan selengkapnya mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.
6. RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan, yaitu
untuk penyaluran kredit.
Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan dapat dilihat pada Bab II
Prospektus ini.
7. RISIKO USAHA
Sebagaimana halnya kegiatan usaha yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan lain, Perseroan juga menghadapi
berbagai risiko usaha yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun faktor internal yang dapat mempengaruhi kinerja
Perseroan.
Berikut merupakan keterangan ringkas mengenai risiko usaha Perseroan dan Perusahaan Anak:
Risiko Utama Yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
Risiko Kredit
Risiko Usaha Perseroan:
1. Risiko Pasar
2. Risiko Likuiditas
3. Risiko Persaingan
4. Risiko Teknologi
5. Risiko Operasional
6. Risiko Sumber Daya Manusia
7. Risiko Reputasi
8. Risiko Strategis
9. Risiko Bencana Alam
10. Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing dan Risiko Suku Bunga Acuan Pinjaman
Risiko Usaha Perusahaan Anak
1. Risiko Pembiayaan
2. Risiko Pendanaan
3. Risiko Persaingan
4. Risiko Operasional
5. Risiko Teknologi
6. Risiko Tingkat Ketersediaan dan Permintaan Atas Kendaraan Bermotor
7. Risiko Investasi
Risiko Umum
1. Risiko Perekonomian Secara Makro
2. Risiko Perubahan Kurs Valuta Asing
3. Risiko Kepatuhan
4. Risiko Hukum
5. Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah
6. Risiko Peraturan Internasional
Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi
1. Risiko Tidak Likuidnya Obligasi
2. Risiko Gagal Bayar
3. Risiko Pasar terkait dengan Investor
Keterangan lebih lanjut mengenai risiko usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VI Prospektus ini.
8. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
xix
Page 22
Tabel-tabel di bawah ini menyajikan ringkasan data keuangan penting dari Perseroan yang bersumber dari Laporan
Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut.
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/V/2026 tertanggal 26
Mei 2026 yang telah ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf hal lain yang
menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Konsolidasian Auditan.
Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Jumlah Aset 193.717.633 197.179.822
Jumlah Liabilitas 160.634.150 165.971.431
Jumlah Ekuitas 33.083.483 31.208.391
Ikhtisar Laporan Laba Rugi Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410
Jumlah pendapatan operasional lainnya 2.326.767 2.152.198
Jumlah beban operasional lainnya 7.425.723 7.668.968
Beban operasional lainnya – neto (5.098.956) (5.516.770)
Pendapatan operasional – neto 2.122.946 1.588.640
Beban non-operasional – neto 99.847 11.673
Laba sebelum beban pajak 2.222.793 1.600.313
Beban pajak – neto (520.598) (401.670)
Laba tahun berjalan 1.702.195 1.198.643
Laba komprehensif lainnya – setelah pajak 644.075 20.699
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963
Kepentingan non-pengendali 44.829 82.680
1.702.195 1.198.643
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264
2.346.270 1.219.342
Laba per saham dasar (nilai penuh) 21,75 14,64
Rasio-Rasio Keuangan Konsolidasian
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rasio Pertumbuhan
Pendapatan bunga - neto(1) 1,64% -1,77%
Pendapatan operasional - neto(1) 33,63% -32,34%
Laba tahun berjalan (1) 42,01% -34,06%
Jumlah aset(1) -1,76% 14,77%
Jumlah liabilitas(1) -3,22% 17,70%
Jumlah ekuitas(1) 6,01% 1,34%
Rasio Usaha
Laba tahun berjalan terhadap total pendapatan bunga dan syariah neto 17,83% 12,95%
dan pendapatan operasional lainnya
Permodalan
CAR (Rasio Total)(2)* 25,47% 23,65%
xx
Page 23
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Kualitas Aset
Aset Produktif bermasalah terhadap total aset produktif (3)* 1,49% 1,87%
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif (4)* 1,94% 2,39%
Pemenuhan PPA Produktif (5)* 118,71% 108,37%
Rentabilitas
ROA (6)* 0,94% 0,54%
ROE (7)* 5,38% 3,05%
BOPO (8)* 87,43% 92,62%
NIM (9)* 3,27% 3,34%
Kualitas Kredit
Net NPL (10)* 1,41% 1,54%
Gross NPL (11)* 2,31% 2,88%
Likuiditas
LDR (12)* 90,31% 89,84%
Liabilitas terhadap aset 82,92% 84,17%
Liabilitas terhadap ekuitas 485,54% 531,82%
Kepatuhan (Compliance)
Persentase pelanggaran BMPK* 0,00% 0,00%
GWM Rupiah*
Utama (13) 5,07% 8,33%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) (13) 23,07% 20,40%
GWM Mata Uang Asing (13)* 4,37% 4,38%
PDN (14)* 4,67% 5.70%
* Perseroan saja
1) Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait sebagai berikut:
(i) untuk akun-akun posisi keuangan, selisih saldo akun-akun terkait pada 31 Desember tahun yang bersangkutan dengan
saldo akun-akun tersebut pada tanggal 31 Desember tahun sebelumnya, atau
(ii) untuk akun-akun laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, selisih saldo akun-akun terkait, masing-masing untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember, dengan saldo akun-akun tersebut pada tahun sebelumnya.
2) CAR (Capital Adequacy Ratio) dihitung berdasarkan peraturan OJK yang merupakan rasio modal Tier I ditambah modal Tier II
terhadap jumlah aset tertimbang menurut risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar pada akhir tahun yang bersangkutan.
3) Rasio Aset Produktif bermasalah terhadap Total Aset Produktif merupakan rasio aset produktif bermasalah (diluar transaksi rekening
administratif) terhadap total aset produktif (diluar transaksi administratif) pada akhir tahun yang bersangkutan. Aset produktif
bermasalah adalah aset dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan cakupan komponen aset produktif dan
aset non produktif adalah sesuai ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
4) Rasio CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) aset keuangan terhadap aset produktif adalah rasio CKPN aset keuangan
terhadap total aset produktif (diluar transaksi rekening administratif).
CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), sedangkan cakupan komponen aset produktif
adalah sesuai ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
5) Rasio Pemenuhan PPA Produktif adalah rasio total CKPN terhadap total PPA produktif.
CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), sedangkan total PPA produktif dihitung
sesuai dengan ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
6) ROA (Return on Assets) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total aset. Laba
sebelum pajak adalah laba tahun berjalan sebelum pajak sedangkan rata-rata total aset dihitung dari rata-rata total aset pada setiap
akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
7) ROE (Return on Equity) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak terhadap rata-rata ekuitas. Laba setelah
pajak adalah laba tahun berjalan setelah pajak yang dapat diatribusikan kepada pemilik sedangkan rata-rata ekuitas dihitung dari
rata-rata modal inti (tier 1) pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
8) Rasio BOPO (Beban operasional terhadap pendapatan operasional) adalah rasio total beban operasional (termasuk beban bunga)
terhadap total pendapatan operasional (termasuk pendapatan bunga) untuk tahun yang bersangkutan.
9) Rasio NIM (Net Interest Margin) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio pendapatan bunga bersih terhadap rata-
rata total aset produktif. Pendapatan bunga bersih adalah pendapatan bunga dikurangi beban bunga sedangkan rata-rata aset
produktif dihitung dari rata-rata total aset produktif pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
10) Rasio Net NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah dikurangi CKPN kredit terhadap total kredit pada akhir
tahun yg bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan CKPN
kredit adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam PSAK mengenai Instrumen Keuangan dan PAPI.
Total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
11) Rasio Gross NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah terhadap total kredit pada akhir tahun yang
bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan total kredit dihitung
berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
12) Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio total kredit terhadap total dana pihak
ketiga pada akhir tahun yang bersangkutan.
13) GWM (Giro Wajib Minimum) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 22/10/PBI/2020. GWM Sekunder
disempurnakan menjadi Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sejak Juli 2018.
14) PDN (Posisi Devisa Neto) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 17/5/PBI/2015 tanggal 1 Juni 2015 tentang
Perubahan Keempat atas PBI No 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum.
Ringkasan data keuangan penting Perseroan yang lebih lengkap dapat dilihat pada Bab IV perihal Ikhtisar Data Keuangan
Penting dalam Prospektus ini.
xxi
Page 24
9. PERJANJIAN KREDIT
Atas perjanjian kredit Perseroan terdapat financial covenant dari para kreditur dengan rincian sebagai berikut:
1. PT BANK ICBC INDONESIA
Selama pinjaman DEBITUR kepada BANK belum dibayar lunas seluruhnya, DEBITUR wajib menjaga syarat finansial
sebagai berikut
- Menjaga minimum CAR (Capital Adequacy Ratio) sesuai peraturan OJK;
- Menjaga maksimum NPL (Non Performing Loan) net sebesar 5% (lima persen);
- Menjaga net Income positif;
- Menjaga minimum LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 100% (seratus persen).
2. MUFG BANK, Ltd. Jakarta Branch
Nasabah akan setiap saat mematuhinya:
(i) Rasio NPL Neto maksimum (kredit bermasalah net terhadap uang muka neto) sebesar 5,0%;
(ii) Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sebesar 9,0%; dan
(iii) Setiap persyaratan peraturan (termasuk rasio-rasio dalam butir (i) dan (ii) di atas) yang diberlakukan oleh Bank
Indonesia dan OJK dari waktu ke waktu.
Janji-janji keuangan harus diuji dengan mengacu pada laporan keuangan setengah tahunan yang tidak diaudit dan
laporan keuangan tahunan yang telah diaudit Nasabah
3. PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PT SMF)
Terpenuhinya kondisi keuangan sebagai berikut:
- Non Performing Loan (NPL) Gross maksimal 5% (lima persen);
- Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 9% (sembilan persen);
Untuk posisi setiap triwulan (Maret, Juni dan September), serta untuk posisi akhir tahun buku
10. PERPAJAKAN
Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan
Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Mengenai perpajakan diuraikan dalam Bab IX pada Prospektus ini.
11. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat sesuai dengan
ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026
No. 13 tanggal 5 Maret 2026, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan
Perseroan yang dituangkan dalam Surat Pernyataan No.B. 230 -INV/TCS/TCB/03/2026 tanggal 4 Maret 2026. Bank BRI
tidak mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan dan/atau tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi
agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban Perseroan, dan menjadi Wali Amanat dari Pemegang Obligasi,
sesuai dengan POJK No. 19/2020.
Bank BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, sebagaimana
dinyatakan dalam Surat Pernyataan tertanggal B.229-INV/TCS/TCB/03/2026, tanggal 4 Maret 2026 sebagaimana diatur
dalam POJK No. 20/2020.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk beralamat di Gedung BRI II, Lantai 6, Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46, Jakarta
Pusat 10210.
11. OBLIGASI YANG MASIH TERUTANG
Tabel berikut menjelaskan daftar Obligasi masih terutang hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan:
Tingkat Tanggal Jumlah
Tenor Tanggal
No Nama Obligasi Rating Bunga Jatuh Terutang
(tahun) Penerbitan
(%) Tempo (Rp miliar)
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap Pefindo:
1 8,65 10 11-Jul-17 11-Jul-27 100
I Tahun 2017 Seri C idAAA
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Pefindo:
2 6.80 5 8-Jul-22 8-Jul-27 300
Tahap I Tahun 2022 Seri C idAAA
Total 400
Hingga Prospektus ini diterbitkan, jumlah obligasi yang diterbitkan Perseroan yang masih terutang adalah sebesar Rp 400
miliar. Perseroan akan melunasi obligasi yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan setelah efektifnya Pernyataan
xxii
Page 25
Pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam perjanjian, dengan menggunakan dana yang berasal dari aset
likuid dan arus kas lainnya.
xxiii
Page 26
I. PENAWARAN UMUM
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN
MENAWARKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.482.080.000.000,- (SATU TRILIUN EMPAT RATUS DELAPAN PULUH DUA MILIAR
DELAPAN PULUH JUTA RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100,00% (seratus
persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun berjangka waktu 370 (tiga ratus
tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp1.096.190.000.000,- (satu triliun sembilan puluh enam miliar seratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran
Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah
pokok Obligasi Seri A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A yaitu pada tanggal 10 Juli 2027..
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima persen) per tahun berjangka waktu 3 (tiga) tahun
sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp385.890.000.000,- (tiga ratus
delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan
dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri B yaitu pada tanggal 30 Juni 2029.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran
Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 30 September 2026 sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus
jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 10 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A dan 30 Juni 2029 untuk Obligasi Seri B.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat
Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat
dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
Kalender.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang (Obligasi) dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”):
idAAA
(Triple A)
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
Kantor Pusat Kantor Cabang:
Sentral Senayan III Lantai 26 Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 79 kantor cabang, 175
Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno kantor cabang pembantu, dan 22 kantor cabang pembantu mobile, 17 kantor cabang
Jakarta 10270, Indonesia Syariah, dan 3 kantor cabang pembantu Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta 1
Telepon: (021) 29228888; Faksimili: (021) 29228914 kantor cabang luar negeri yang berlokasi di Mumbai.
Website: www.maybank.co.id
e-mail: corporatesecretary@maybank.co.id
RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN NASABAH
DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.
RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM
PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA
PANJANG.
RISIKO USAHA LAINNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS INI.
1
Page 27
1.1. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur
dalam POJK No. 36/2014 yaitu:
1. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun;
2. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun;
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat oleh
Perseroan No. S.2026.109/MBI/DIR FINANCE tanggal 22 Juni2026 dan laporan No.
00305/2.1505/JL.0/07/0703-3/1/VI/2026 Tanggal 22 Juni 2026 yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik
Purwanto Susanti dan Surja (anggota jaringan firma Ernst & Young).
4. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki
hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
(empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.
1.2. KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI
NAMA OBLIGASI
”Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026”
JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan Perseroan untuk
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan
atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang
Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan
Efek atau Bank Kustodian.
HARGA PENAWARAN
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
JUMLAH POKOK, BUNGA OBLIGASI DAN JANGKA WAKTU
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp1.482.080.000.000,- (satu triliun empat ratus
delapan puluh dua miliar delapan puluh juta Rupiah) dengan 2 (dua) seri sebagai berikut
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun berjangka
waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri
A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.096.190.000.000,- (satu triliun sembilan puluh enam miliar
seratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara
penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A yaitu pada tanggal 10 Juli 2027.
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima persen) per tahun berjangka
waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah
sebesar Rp385.890.000.000,- (tiga ratus delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh
juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment)
sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi untuk Obligasi Seri B yaitu pada tanggal 30 Juni 2029
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 30 September 2026 sedangkan
Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 10
Juli 2027 untuk Obligasi Seri A dan 30 Juni 2029 untuk Obligasi Seri B. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari
yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda.
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari
Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan.
2
Page 28
Dalam hal Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang
bukan Hari Kerja, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Kerja sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat
Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
Jadwal pembayaran Pokok dan Bunga untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel
di bawah ini:
Bunga Ke- Seri A Seri B
1 30 September 2026 30 September 2026
2 30 Desember 2026 30 Desember 2026
3 30 Maret 2027 30 Maret 2027
4 10 Juli 2027 30 Juni 2027
5 - 30 September 2027
6 - 30 Desember 2027
7 - 30 Maret 2028
8 - 30 Juni 2028
9 - 30 September 2028
10 - 30 Desember 2028
11 - 30 Maret 2029
12 - 30 Juni 2029
13 - -
14 - -
15 - -
16 - -
17 - -
18 - -
19 - -
20 - -
OBLIGASI MERUPAKAN BUKTI UTANG
Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa
Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut
dalam Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi yang wajib dibayar oleh Perseroan berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut merupakan bagian
penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,-
(lima juta Rupiah) dan kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek
dan/atau Perjanjian yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.
JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan atau aset lain milik Perseroan
dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun, termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik
Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin
Simpanan (LPS) atau lembaga penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Akan tetapi, Obligasi ini dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik berupa barang bergerak maupun
barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, menjadi jaminan bagi
Pemegang Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik
3
Page 29
yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
PERPAJAKAN
Keterangan mengenai perpajakan terkait dengan Obligasi ini diuraikan dalam Bab IX Prospektus.
PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan
harga pasar;
2. Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
3. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
4. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
5. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO;
6. Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak terafiliasi;
7. Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh Perseroan paling
lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut;
8. Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi;
9. Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam angka 7 dan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam angka 8, paling sedikit memuat informasi tentang :
a. periode penawaran pembelian kembali;
b. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
e. tata cara penyelesaian transaksi;
f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali.
11. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh Pemegang Obligasi.
12. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam angka 9, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-
masing seri Obligasi yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal
Penjatahan;
b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali dan
wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah
terjadinya pembelian kembali Obligasi.
13. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Obligasi kepada OJK dan Wali
Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lama 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya
pembelian kembali Obligasi.
14. Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih
dari satu Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan.
15. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
kembali Obligasi tersebut jika terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin.
16. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
kembali Obligasi tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi.
17. Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
4
Page 30
a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara,
dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan
untuk pelunasan; atau
b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang--dibeli kembali, meliputi hak -
menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta--manfaat lain dari Obligasi yang
dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
18. Ketentuan pada angka 5 di atas dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan RUPO.
19. Ketentuan pada angka 6 di atas dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan
modal oleh pemerintah.
20. Pengumuman rencana pembeli kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada angka 7 dan 8 di atas wajib
dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, dengan
ketentuan sebagai berikut:
21. Bagi Perseroan yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui:
a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang
digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
b. situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
22. Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada angka 13 di atas paling sedikit:
a. jumlah obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
c. harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
e. informasi terkait pelaksanaan pembelian Kembali Obligasi
PEMBATASAN – PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN
Selama berlakunya jangka waktu Obligasi dan sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi,
Perseroan berjanji dan mengikatkan diri sebagai berikut:
1. Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, persetujuan mana tidak akan ditolak tanpa alasan
yang wajar sebagai mana dimaksud dalam angka 2 di bawah, tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Perseroan yang ada
pada saat ini maupun di masa yang akan datang di luar kegiatan usaha Perseroan;
b. mengurangi modal dasar dan modal disetor, kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan atas dasar
permintaan/perintah dari pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk
tetapi tidak terbatas pada Otoritas Jasa Keuangan, Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia
dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku di Negara Republik Indonesia);
c. melakukan penggabungan dan/atau, konsolidasi, pemisahan, akuisisi, dan/atau peleburan, dan/atau
pengambilalihan dengan/atas perusahaan lain yang menyebabkan bubarnya Perseroan, atau yang akan
mempunyai akibat negatif secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan, kecuali sepanjang
dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
i. semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain yang
berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya perusahaan penerus (surviving company),
dan dalam hal Perseroan bukan merupakan perusahaan penerus, maka seluruh kewajiban
Obligasi telah dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus, dan perusahaan penerus
tersebut memiliki aktiva dan kemampuan yang memadai untuk menjamin pembayaran Obligasi;
ii. perusahaan penerus tersebut salah satu bidang usahanya adalah bergerak dalam bidang
perbankan; atau
iii. disyaratkan oleh peraturan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.
2. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam angka 1 di atas akan diberikan oleh Wali
Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
a. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen
pendukung lainnya dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut
dan dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 14 (empat
belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan
data/dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah memberikan
persetujuannya; dan
c. jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau
penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam jangka waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah
data/dokumen pendukung yang diminta secara tertulis oleh Wali Amanat diterima oleh Wali Amanat. Jika
dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari
Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
3. Selama Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya,Perseroan berkewajiban untuk:
a. Menjalankan usahanya dengan sebaik mungkin dan mentaati semua ketentuan yang berlaku, berkaitan
dengan kegiatan usaha bagi bank di Indonesia antara lain yang diatur dalam Undang-Undang Perbankan
5
Page 31
dan peraturan pelaksananya yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah, Surat Keputuan Menteri
Keuangan serta Peraturan Bank Indonesia dan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia;
b. Memenuhi semua ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain yang berhubungan
dengan Perjanjian Perwaliamanatan;
c. Menyetorkan dana (in good funds) untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
yang jatuh tempo yang harus sudah tersedia selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi kepada Agen Pembayaran
melalui rekening yang ditunjuk oleh KSEI untuk keperluan tersebut dan menyerahkan kepada Wali
Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut pada hari yang sama. Apabila lewat tanggal jatuh tempo
pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi, Perseroan belum menyerahkan dana-
dana tersebut, maka Perseroan harus membayar Denda sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
Pasal 5.8 Perjanjian Perwaliamanatan. Denda akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara
proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimiliki;
d. Mengupayakan tingkat kesehatan Perseroan minimal berada dalam peringkat komposit 3 (tiga) yang
tergolong "Cukup Baik", sesuai penilaian internal berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan;
e. Memberikan kepada Wali Amanat keterangan secara tertulis yang sewaktu-waktu diminta oleh Wali
Amanat dengan wajar mengenai operasi, keadaan keuangan, aset Perseroan dan hal lain-lain sepanjang
terkait dengan tugas Wali Amanat dan tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku, selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kerja setelah diterimanya permohonan secara tertulis
dari Wali Amanat;
f. Memelihara sistem akuntansi dan pengawasan biaya sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi yang
berlaku di Indonesia dan memelihara buku-buku dan catatan-catatan lain yang cukup untuk
menggambarkan dengan tepat keadaan keuangan Perseroan dan hasil operasionalnya sesuai dengan
prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum dan diterapkan secara konsisten dengan memperhatikan
ketentuan perundang undangan yang berlaku;
g. Segera memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat apabila Perseroan akan mengeluarkan
obligasi atau instrumen hutang lain yang sejenis;
h. Membayar kewajiban pajak atau bea lainnya yang menjadi beban Perseroan dalam menjalankan
usahanya sebagaimana mestinya;
i. Mempertahankan bidang usaha utama Perseroan;
j. Menyampaikan kepada Wali Amanat:
i. Salinan dari laporan-laporan termasuk laporan-laporan yang berkaitan dengan aspek
keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal yang
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek dan KSEI, salinan dari pemberitahuan
atau surat edaran kepada pemegang saham dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah laporan-laporan tersebut diserahkan kepada pihak-pihak yang disebutkan di atas;
ii. Salinan resmi akta-akta dan perjanjian yang dibuat sehubungan dengan penerbitan Obligasi
dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah diterimanya salinan tersebut oleh
Perseroan;
iii. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Bapepam
dan LK atau Otoritas Jasa Keuangan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke
Otoritas Jasa Keuangan;
iv. Laporan keuangan tengah tahunan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke
Otoritas Jasa Keuangan;
v. Laporan keuangan triwulanan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke Bursa
Efek;
k. Segera memberitahukan kepada Wali Amanat secara tertulis dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kalender
sejak diketahuinya hal-hal sebagai berikut:
i. Setiap perubahan anggaran dasar yang telah disetujui Menkum, susunan Direksi dan Dewan
Komisaris yang telah diberitahukan dan diterima baik oleh Menkumham, pembagian dividen,
pemegang saham Pengendali dan diikuti dengan penyerahan akta-akta/dokumen sehubungan
dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan, setelah akta-akta/dokumen
tersebut diterima oleh Perseroan;
ii. Perkara pidana, perdata, kepailitan, administrasi dan perburuhan yang dihadapi Perseroan yang
keseluruhannya telah memiliki kekuatan hukum tetap di mana menurut anggapan Perseroan
secara material mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan;
iii. terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan tertulis dari
Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh
seseorang yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud tersebut, yang
mengkonfirmasikan bahwa kecuali sebelumnya telah diberitahukan kepada Wali Amanat atau
diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila
terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan
atau langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk memperbaiki
kejadian tersebut;
iv. setiap kejadian atau keadaan yang dapat mempunyai pengaruh buruk atas jalannya usaha atau
operasi atau keadaan keuangan Perseroan yang mengganggu secara material pemenuhan
kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi ini;
6
Page 32
v. setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan yang dapat mempunyai pengaruh
penting atas jalannya usaha dan operasi atau keadaan keuangan Perseroan serta pemenuhan
kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi, sesuai dengan
ketentuan tentang keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar
Modal dan peraturan pelaksanaannya, serta menyampaikan dokumen sehubungan dengan hal
tersebut, baik diminta ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat.
l. Melakukan pemeringkatan ulang atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020, berikut perubahannya
dan/atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan.
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama
dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
2. Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain
oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam
waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima
pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang
bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan yang merupakan hasil pembelian kembali (buy back) dan/atau Afiliasinya, kecuali Afiliasi tersebut
terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, berhak mengajukan permintaan tertulis kepada
Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO.
4. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Pokok Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) memberikan
hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap
Pemegang Obligasi mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
KEJADIAN KELALAIAN
Sesuai dengan Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi:
1. kelalaian atau cidera janji yang dimaksud adalah salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal
tersebut di bawah ini:
a. Perseroan lalai membayar Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga
Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan; atau
b. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati dan/atau melanggar salah satu atau lebih ketentuan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang secara material berakibat negatif terhadap kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan; atau
c. Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang oleh badan peradilan yang berwenang;
d. pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang dengan putusan hukum tetap telah menyita atau
mengambilalih dengan cara apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau
telah mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh
usahanya sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-
kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
e. sebagian besar hak, ijin dan persetujuan lainnya dari Kementerian Keuangan atau lembaga otoritas
keuangan lain yang dimiliki Perseroan dibatalkan atau dinyatakan tidak sah, atau Perseroan tidak
mendapat ijin atau persetujuan yang disyaratkan oleh ketentuan hukum yang berlaku, yang secara
material berakibat negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan dan mempengaruhi secara Material
terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan; atau
f. Keterangan-keterangan dan jaminan-jaminan Perseroan tentang keadaan atau status korporasi atau
keuangan Perseroan dan/atau pengelolaan Perseroan secara material tidak sesuai dengan kenyataan
atau tidak benar adanya, termasuk pernyataan dan jaminan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 13 Perjanjian Perwaliamanatan; atau
g. Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan perjanjian utang antara Perseroan dengan salah satu
krediturnya (cross default) yang berupa pinjaman (debt) dalam jumlah hutang keseluruhan melebihi 20%
(dua puluh persen) dari ekuitas Perseroan, baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada di
kemudian hari, dimana kelalaian tersebut terbukti dengan adanya surat atau pernyataan tertulis dari
kreditur yang meminta agar jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian utang tersebut
seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk
membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali), yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi
secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
7
Page 33
h. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap diharuskan
membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara
material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan.
2. Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
a. Angka 1 huruf a, c, d, e, g, dan h di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
selama 14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan
kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya
perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
atau
b. Angka 1 huruf f di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang
ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana
tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah
diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa
adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh
Wali Amanat;
c. Angka 1 huruf b di atas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu
yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana
tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 150 (seratus lima puluh) Hari Kalender setelah
diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa
adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh
Wali Amanat;
maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang
Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut tata
cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta
Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut.
Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan, maka, apabila diperlukan, akan
dilaksanakan RUPO berikutnya untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan
sehubungan dengan Obligasi. Jika RUPO berikutnya memutuskan bahwa Perseroan dinyatakan dalam
keadaan lalai (wanprestasi), maka Wali Amanat harus melakukan penagihan kepada Perseroan dalam waktu
yang ditentukan dalam keputusan RUPO tersebut.
3. Apabila:
a. Pihak yang berwenang secara hukum menyita atau mengambil alih dengan cara apapun, semua atau
sebagian harta benda Perseroan atau telah mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan untuk
menjalankan sebagian atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara Material kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban dalam Dokumen Emisi; atau
b. Perseroan dibubarkan karena sebab apapun juga; atau
c. Perseroan dinyatakan dalam keadaan pailit; atau
d. adanya suatu Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh Perseroan dan/atau
Perusahaan Anak (jika ada) yang dijamin langsung oleh Perseroan yang telah memperoleh keputusan
yang mempunyai kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Niaga yang berwenang yang memutuskan
bahwa Obligasi menjadi jatuh tempo seketika, maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO
bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap
menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan
tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.
Ketentuan-ketentuan dalam angka 1 dan 2 di atas dapat tidak berlaku apabila telah terjadi peristiwa Force Majeure.
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (“RUPO”)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan, berlaku
ketentuan-ketentuan di bawah ini, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain
melaksanakan RUPO sebagaimana diatur dalam POJK No. 20/2020, Emiten dapat melaksanakan RUPO secara
elektronik sebagaimana diatur dalam POJK No. 14/2025.:
1. RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Emiten atau Pemegang Obligasi mengenai perubahan
jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
pembayaran Bunga Obligasi, atau penyisihan dana pelunasan dengan tetap memperhatikan ketentuan
POJK No. 20/2020 dan POJK No. 14/2025;
b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada Wali Amanat, memberikan
pengarahan kepada Wali Amanat dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan
lain sehubungan dengan kelalaian.
8
Page 34
c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan-ketentuan
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
d. mengambil tindakan lain yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan POJK No. 20/2020;
e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi atau berdasarkana peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Negara Republik Indonesia.
2. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili lebih dari 20% (dua puluh
persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Emiten
dan/atau Afiliasinya, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO
dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan
ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang
mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang
tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat
dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat;
b. Emiten;
c. Wali Amanat; atau
d. OJK.
3. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam poin 2 huruf a, huruf b dan huruf d wajib disampaikan secara tertulis
kepada Wali Amanat dan paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat
permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan pemanggilan untuk RUPO.
4. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Emiten untuk mengadakan RUPO,
maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan
tembusan kepada OJK, paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaan RUPO:
a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
pemanggilan;
b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui paling
sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional;
c. Pemanggilan RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lama 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO
kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi
tidak mencapai kuorum:
d. Pengumuman, pemanggilan, ralat pemanggilan, pemanggilan ulang dan pengumuman ringkasan risalah
RUPO, wajib dilakukan melalui paling sedikit:
i. situs web penyedia sistem;
ii. situs web KSEI, jika efeknya diadministrasikan pada KSEI;
iii. situs web Emiten; dan/atau
iv. situs web Bursa Efek
dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling
sedikit Bahasa Inggris.
e. Pemanggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
i. tanggal, tempat dan waktu penyelenggaraan RUPO;
ii. agenda RUPO;
iii. pihak yang mengajukan usulan RUPO;
iv. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
v. kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
f. RUPO kedua dan ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat
21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6. Tata Cara RUPO:
a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya;
b. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO
yang diterbitkan oleh KSEI;
c. Dalam hal dilakukan RUPO kedua dan RUPO ketiga, ketentuan Pemegang Obligasi yang berhak hadir:
i. untuk RUPO kedua, Pemegang Obligasi yang berhak hadir merupakan Pemegang Obligasi yang
terdaftar pemegang obligasi Emiten 4 (empat) Hari Kerja sebelum RUPO kedua; dan
ii. untuk RUPO ketiga, pemegang obligasi yang berhak hadir merupakan pemegang obligasi yang
terdaftar dalam daftar pemegang obligasi Emiten 4 (empat) Hari Kerja sebelum RUPO ketiga.
d. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat;
e. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau
setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada
9
Page 35
tanggaltanggal tersebut, ditunda -penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
pelaksanaan RUPO;
f. Setiap Obligasi sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO -mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
Obligasi yang dimilikinya;
g. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali
Amanat memutuskan lain;
h. Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan
dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau atau penyertaan modal
pemerintah;
i. Sebelum pelaksanaan RUPO:
i. Emiten berkewajiban untuk menyerahkan Daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali
Amanat;
ii. Emiten berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang
dimiliki oleh Emiten dan Afiliasinya;
iii. Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk
membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki
atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Emiten.
j. RUPO secara elektronik maupun secara fisik dapat diselenggarakan di tempat kedudukan Emiten atau
tempat lain yang disepakati antara Emiten dan Wali Amanat. Dalam hal pelaksanaan RUPO
diselenggarakan oleh Wali Amanat secara elektronik, maka RUPO wajib dihadiri secara fisik oleh:
i. Wali Amanat; dan
ii. Notaris
Dalam hal Emiten atau Pemegang Obligasi meminta penggantian Wali Amanat, maka RUPO secara
elektronik wajib dihadiri secara fisik paling sedikit oleh:
i. Emiten; dan
ii. Notaris;
k. Jumlah Pemegang Obligasi atau Penerima Kuasa dari Pemegang Obligasi yang dapat hadir secara fisik
dapat ditetapkan oleh Wali Amanat dan/atau Emiten dengan ketentuan Pemegang Obligasi yang lebih
dahulu menyatakan akan hadir secara fisik lebih berhak untuk hadir secara fisik dibanding yang
menyatakan kemudian, sampai dengan terpenuhinya jumlah yang telah ditetapkan;
l. Kehadiran Pemegang Obligasi secara elektronik melalui e-RUPO yang disediakan oleh Penyedia Sistem
atau sistem yang disediakan Emiten menggantikan kehadiran Pemegang Obligasi secara fisik dan
dihitung sebagai pemenuhan kuorum kehadiran;
m. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat;
n. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk
membuat berita acara RUPO;
o. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Emiten atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin oleh
Emiten atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut. Emiten atau
Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk mempersiapkan acara
RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara RUPO;
p. RUPO secara elektronik dilaksanakan secara berurutan dengan efisien, yang sekurangnya memuat
kegiatan:
i. pembukaan;
ii. penetapak kuorum kehadiran;
iii. pembahasan setiap mata acara yang telah diagendakan;
iv. penetapan keputusan setiap mata acara berdasarkan kuorum pengambilan keputusan; dan
v. penutupan.
7. Pemberian suara:
a. Pemberian suara dalam e-RUPO dapat dilakukan setelah pemanggilan e-RUPO sampai dengan
pemungutan suara untuk pengambilan keputusan pada masing-masing mata acara dalam e-RUPO
berakhir;
b. Penyedia sistem wajib merahasiakan suara yang telah diberikan sebagaimana dimaksud pada huruf a
sampai pada saat penghitungan suara dilakukan;
c. Pemegang Obligasi yang telah memberikan suara secara elektronik sebelum e-RUPO dilaksanakn
dianggap sah menghadiri e-RUPO;
d. Pemegang Obligasi yang telah memberikan suaranya secara elektronik sebagaimana dimaksud pada
huruf a dapat mengubah atau mencabut pilihan suaranya sampai dengan pemungutan suara untuk
pengambilan keputusan pada masing-masing mata acara e-RUPO berakhir;
e. Jika suara yang diberikan sebelum pelaksanaan e-RUPO tidak diubah atau dicabut, suara tersebut
bersifat mengikat pada saat pimpinan rapat e-RUPO menutup pemungutan suara untuk pengambilan
keputusan pada masing-masing mata acara e-RUPO;
f. Pemegang Obligasi dnegan hak suara sah yang telah hadir secara fisik dan elektronik namun tidak
menggunakan hak suaranya atau abstain, dianggap sah menghadiri RUPO dan memberikan suara yang
sama dengan suara mayoritas Pemegang Obligasi selain secara abstain.
8. Dengan memperhatikan ketentuan dalam ayat 6 huruf h di atas, kuorum dan pengambilan keputusan:
a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi diatur sebagai berikut:
10
Page 36
i. Apabila RUPO dimintakan oleh Emiten maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO;
b. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) diatas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO kedua.
c. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO;
d. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO ketiga.
e. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO.
ii. Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat, maka wajib
diselenggarakan dengan ketentuan kuorum kehadiran dan keputusan sebagai berikut:
- dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari
jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok
Obligasi yang hadir dalam RUPO;
- dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) diatas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO kedua;
- RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO;
- dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO ketiga;
- RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO.
iii. Apabila RUPO dimintakan oleh Otoritas Jasa Keuangan maka wajib diselenggarakan dengan
ketentuan kuorum kehadiran dan keputusan sebagai berikut:
- dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok
Obligasi yang hadir dalam RUPO;
- dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) diatas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO kedua;
- RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO;
- dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO ketiga;
- RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum
dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain memutuskan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi,
diselenggarakan dengan ketentuan kuorum kehadiran dan keputusan sebagai berikut:
a. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok
Obligasi yang hadir dalam RUPO;
b. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO kedua;
c. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per
empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang hadir dalam RUPO;
d. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO ketiga;
11
Page 37
e. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Pokok Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak;
f. Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf e di atas tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO keempat;
g. RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili yang
masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum
kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat;
h. Pengumuman, pemanggilan dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam angka 3 di atas.
9. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO termasuk tetapi tidak terbatas pada biaya pemasangan iklan untuk
pengumuman dan pemanggilan RUPO, biaya Notaris dan sewa ruangan untuk penyelenggaraan RUPO
dibebankan kepada dan menjadi tanggung jawab Emiten dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling
lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah-permintaan biaya tersebut diterima Emiten dari Wali Amanat;
10. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan risalah (berita acara rapat) dalam bentuk notaril oleh Notaris yang
terdaftar di OJK;
11. Emiten, Wali Amanat dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan yang diambil dalam RUPO;
12. Ringkasan risalah RUPO wajib disampaikan oleh Wali Amanat kepada OJK dan dimumumkan kepada
masyarakat paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah RUPO diselenggarakan;
13. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi,
perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka
waktu Obligasi dan Emiten menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
perjanjian -lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh)
Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu
tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atauperjanjian lainnya
tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang kepada Emiten
tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO;
14. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan
bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Emiten dan Wali Amanat dengan mengindahkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek;
15. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang
Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan tersebut yang berlaku.
WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali
Amanat telah menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Investment Services Group
Gedung BRI II, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46,
Jakarta Pusat 10210 Indonesia
PEMBERITAHUAN
Semua pemberitahuan mengenai Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 dari
pihak Perseroan kepada Wali Amanat dan sebaliknya dianggap telah dilakukan dengan sah, dan sebagaimana
mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini, yang tertera di samping nama pihak Perseroan
ataupun Wali Amanat, dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan langsung dengan
memperoleh tanda terima atau dengan faksimili yang sudah dikonfirmasikan.
Perseroan Wali Amanat
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Sentral Senayan III, Lantai 26 Investment Services Group
Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno Gedung BRI II, Lantai 6
Jakarta 10270, Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46,
Telepon: (021) 29228888 Jakarta Pusat 10210 Indonesia
Faksimili: (021) 29228914 www.bri.co.id
website: www.maybank.co.id Telp. (021) 575 8143
e-mail: corporatesecretary@maybank.co.id Faks. -
Email : tcs_aet@ bri.co.id
12
Page 38
Dengan ketentuan bahwa apabila salah satu pindah alamat, pihak yang pindah alamat tersebut wajib
memberitahukan kepada pihak lainnya, selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sebelumnya.
1.3. KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI
Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan Obligasi yang
dilaksanakan oleh Pefindo.
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh
Pefindo. Berdasarkan surat Pefindo No. RC-0199/PEF-DIR/III/2026 tanggal 3 Maret 2026, hasil pemeringkatan
atas surat utang jangka panjang (Obligasi) Perseroan adalah:
idAAA
(Triple A)
Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka Panjang atas efek utang tersebut dibandinggan emiten
Indonesia lainnya adalah superior.
Pemeringkatan ini berlaku untuk periode 3 Maret 2026 sampai dengan 1 Maret 2027. Perseroan dengan tegas
menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Pefindo, baik langsung maupun tidak langsung sesuai
dengan yang didefinisikan dalam UUPM.
Sesuai ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020. Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi
yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali. Perseroan wajib menyampaikan Peringkat Tahunan atas setiap
Klasifikasi Efek Bersifat Utang kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah berakhirnya masa berlaku
peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi
yang diterbitkan.
13
Page 39
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM
OBLIGASI
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan yaitu
untuk penyaluran kredit. Sehubungan dengan rencana penggunaan dana dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
V Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada) (kemudian disebut “Rencana Penggunaan Dana Tahap Berikutnya”), setelah
dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka
pengembangan usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit. Kepastian Rencana Penggunaan Dana Tahap Berikutnya
akan ditentukan dengan memperhatikan kebutuhan Perseroan dan kondisi pasar pada saat penerbitan berikutnya dengan
tetap tunduk pada ketentuan POJK No. 36/2014 yang dituangkan pada Informasi Tambahan atas penerbitan tahap II dan
tahap berikutnya termasuk perubahannya dari pengungkapan dalam Prospektus ini (jika ada).
Dalam hal Perseroan akan melaksanakan transaksi dengan menggunakan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi yang merupakan Transaksi Afiliasi atau Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi Material, Perseroan
akan melaksanakannya sesuai dengan ketentuan POJK No. 42/2020 dan/atau POJK No. 17/2020, yang mencakup
kewajiban untuk: (a) memiliki prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi
Material dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, (b) menggunakan penilai untuk menentukan nilai
wajar, (c) mengumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan OJK, (d) mendapat persetujuan RUPS, dan (e)
melaporkan hasil pelaksanaan Transaksi Material pada laporan tahunan sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo. Pasal 4
POJK No. 42/2020 dan Pasal 6 ayat (1) huruf a jo. Pasal 6 ayat (1) huruf d POJK No. 17/2020 (sebagaimana relevan).
Pemenuhan kewajiban-kewajiban tersebut tetap tunduk pada ketentuan pengecualian yang berlaku bagi Transaksi Afiliasi
berdasarkan POJK No. 42/2020 dan Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/2020, sepanjang terdapat dasar
pengecualian yang relevan sehubungan dengan penggunaan dana oleh Perseroan.
Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan kepada OJK dan Wali
Amanat sebagai wakil Pemegang Obligasi secara berkala setiap 6 (enam) bulan sampai seluruh dana hasil Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi digunakan sesuai POJK 40/2025. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi tersebut wajib pula disampaikan kepada Bursa Efek dan KSEI. Adapun target realisasi dana yang
diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi V Tahap I ini akan dilakukan secara berkala sampai dengan
paling lambat kuartal ke-4 tahun 2026.
Dana hasil penawaran umum pada penerbitan sebelumnya yang dilakukan oleh Perseroan, setelah dikurangi dengan
seluruh biaya yang terkait, telah seluruhnya digunakan sesuai dengan tujuan penggunaan dana penawaran umum
tersebut, yaitu untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran
kredit, serta telah dilaporkan kepada OJK melalui surat No.S.2023.001/MBI/DIR FIN-Corporate Finance & Capital
Management tanggal 9 Januari 2023.
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan yang material atas penggunaan dana dari rencana semula
seperti yang tercantum dalam Prospektus dan perubahan penggunaan dana tersebut belum diatur di dalam kontrak
perwaliamanatan, maka Perseroan akan menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana tersebut
kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPO dan rencana perubahan penggunaan dana tersebut
harus disetujui oleh RUPO sesuai dengan POJK 40/2025. Hasil RUPO wajib disampaikan kepada OJK paling lambat 2
(dua) Hari Kerja setelah penyelenggaraan RUPO.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan
sementara dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi tersebut harus dilakukan Perseroan dengan
memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan, sesuai
dengan POJK No. 20/2020.
Sesuai dengan POJK 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah kurang lebih setara dengan 0,525% dari
nilai emisi Obligasi yang meliputi:
• Biaya jasa penjaminan emisi obligasi: 0,170%, yang terdiri dari:
o imbalan jasa penyelenggaraan (management fee): 0,120%;
o imbalan jasa penjaminan emisi (underwriting fee): 0,025% dan
o imbalan jasa penjualan (selling fee): 0,025%.
• Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 0,221%, yang terdiri dari:
o biaya jasa Kantor Akuntan Publik 0,195%%
o biaya jasa Konsultan Hukum: 0,021%; dan
o biaya jasa Notaris: 0,005%.
• Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal: 0,045%, yang terdiri dari:
o biaya jasa Wali Amanat: 0,005%; dan
o biaya jasa Perusahaan Pemeringkat Efek: 0,040%.
• Biaya BEI dan KSEI: 0,018%, yang terdiri dari:
o biaya BEI sekitar 0,017%; dan
o biaya KSEI sekitar 0,001%.
• Biaya Pendaftaran OJK: 0,051%.
14
Page 40
• Biaya Lain-lain (percetakan, iklan, auditor penjatahan, dan lain-lain): 0,020%.
Dana hasil Penawaran Umum direncanakan akan direalisasikan seluruhnya dalam jangka waktu 6 bulan sejak tanggal
diterimanya dana, sesuai dengan kebutuhan pendanaan Perseroan sebagaimana diuraikan dalam Prospektus ini.
Apabila dana hasil Penawaran Umum tidak mencukupi untuk membiayai rencana penggunaan dana tersebut, Perseroan
akan menggunakan pendanaan Dana Pihak Ketiga dan/atau sumber pendanaan eksternal lainnya.
15
Page 41
III. PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas konsolidasian Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan
konsolidasian auditan Perseroan dan Perusahaan Anaknya tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut.
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/V/2026 tertanggal 26
Mei 2026 yang telah ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf hal lain yang
menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Konsolidasian Auditan.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai liabilitas sebesar Rp160.634.150 juta,
dengan rincian berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2025
LIABILITAS
Liabilitas segera
Pihak berelasi 409
Pihak ketiga 2.315.645
2.316.054
Simpanan nasabah
Pihak berelasi 386.974
Pihak ketiga 115.807.122
116.194.096
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 2.610.117
Pihak ketiga 6.519.580
9.129.697
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 7.872.178
Dikurangi: Beban bunga yang belum diamortisasi (13.482)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 7.858.696
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi 740.969
Pihak ketiga 629.638
1.370.607
Liabilitas akseptasi
Pihak berelasi 12.901
Pihak ketiga 1.877.323
1.890.224
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak berelasi -
Pihak ketiga 3.971.967
3.971.967
Pinjaman diterima 14.041.657
Utang pajak 313.665
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Pihak berelasi 2.672
16
Page 42
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2025
Pihak ketiga 3.445.294
3.447.966
Obligasi subordinasi
Pihak berelasi 99.521
JUMLAH LIABILITAS 160.634.150
Tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak Pemegang Obligasi dan
pemegang saham publik, sehingga tidak terdapat pencabutan dari pembatasan-pembatasan tersebut.
a. Liabilitas Segera
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2025
Rupiah
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek 1.173.617
Utang dealer 163.968
Liabilitas terkait simpanan nasabah 151.712
Liabilitas pembelian aset tetap dan perangkat lunak 143.046
Pemindahbukuan transaksi ATM 133.111
Liabilitas penyelesaian transaksi kartu kredit dan travel cheque 109.512
Titipan asuransi konsumen 80.632
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 26.416
Liabilitas terkait transaksi syariah 14.425
Utang notaris dan pihak ketiga 14.098
Titipan konsumen 13.115
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM 9.937
Liabilitas premi asuransi nasabah 1.884
Liabilitas terkait Letter of Credit 9
Liabilitas perbankan lainnya 123.195
2.158.677
Mata uang asing
Liabilitas terkait simpanan nasabah 107.572
Liabilitas terkait Letter of Credit 17.417
Liabilitas pembelian aset tetap dan perangkat lunak 10.095
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 2.564
Liabilitas penyelesaian surat berharga 2.327
Liabilitas terkait transaksi syariah 3
Liabilitas perbankan lainnya 17.399
157.377
Total liabilitas segera 2.316.054
Saldo liabilitas segera pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.316.054 juta. Liabilitas segera konsolidasian
terdiri dari pemindahbukuan transaksi ATM, titipan asuransi konsumen, liabilitas penyelesaian transaksi kartu kredit dan
travel cheque, utang dealer, kewajiban kredit lainnya, titpan konsumen, liabilitas penyelesain transaksi ATM dan liabilitas
perbankan lainnya.
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek merupakan transaksi yang terkait dengan kewajiban pada pihak ketiga yang
terjadi dari transaksi pembelian Surat Berharga oleh bank.
Utang dealer merupakan utang sehubungan dengan transaksi pembelian kendaraan bermotor oleh entitas anak untuk
pembiayaan konsumen.
Liabilitas terkait simpanan nasabah merupakan transaksi yang terkait dengan kewajiban sehubungan dengan tabungan
dan deposito.
Liabilitas pembelian aset tetap dan perangkat lunak merupakan kewajiban sehubungan dengan pengadaan aset tetap dan
software.
17
Page 43
Pemindahbukuan transaksi ATM terutama terdiri dari kewajiban sehubungan dengan adanya transaksi penarikan tunai
dan pemindahbukuan yang dilakukan oleh nasabah Bank menggunakan mesin ATM milik bank lain dan ATM Bersama
(termasuk ATM Prima dan ATM Xlink).
Liabilitas penyelesaian transaksi kartu kredit dan travel cheque terutama terdiri dari liabilitas kepada merchant kartu kredit
yang belum diselesaikan dan travel cheque yang masih beredar.
Titipan asuransi konsumen merupakan titipan premi asuransi dari konsumen entitas anak untuk dibayarkan ke perusahaan
asuransi sehubungan dengan transaksi pembiayaan konsumen.
Liabilitas terkait kredit yang diberikan merupakan transaksi lainnya yang terkait dengan kewajiban pada bagian kredit
(termasuk premi asuransi yang dibayar oleh debitur yang belum disetor pada perusahaan asuransi).
Liabiltas terkait transaksi syariah merupakan transaksi yang terkait dengan pembiayaan syariah dan pembayaran dana
sosial atau denda oleh nasabah (Ta’Widh).
Utang notaris dan pihak ketiga merupakan transaksi yang terkait dengan pemakaian jasa notaris dan pengadaan barang
atau jasa.
Titipan konsumen merupakan utang yang timbul sehubungan dengan penerimaan angsuran dari konsumen dan
penerimaan penjualan agunan yang diambil alih yang belum diselesaikan.
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM terutama terdiri dari kewajiban pada bank lain terkait dengan penyelesaian transaksi
kartu menggunakan mesin EDC melalui jaringan Prima dan ALTO.
Liabilitas premi asuransi nasabah merupakan transaksi sehubungan dengan pembayaran premi asuransi oleh nasabah.
Liabilitas terkait Letter of Credit merupakan transaksi yang terkait dengan kewajiban produk Letter of Credit.
Liabilitas perbankan lainnya terutama terdiri dari transaksi yang masih dalam proses dan liabilitas segera lainnya.
Saldo liabilitas segera yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan kedepan secara rinci dapat dilihat pada tabel
dibawah:
31 Desember 2025
Liabilitas
Sampai dengan 3 bulan
Liabilitas segera 2.316.054
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 7.858.696
Liabilitas derivatif 250.901
1.240.259
Liabilitas akseptasi
-
Surat berharga yang diterbitkan
Pinjaman diterima 3.382.836
1.339.066
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
-
Pinjaman subordinasi
Total 16.387.812
Perseroan akan menyelesaikan liabilitas derivatif dan akseptasi melalui mekanisme netting dengan aset lawannya,
sementara pembayaran atas utang lainnya akan dilunasi menggunakan kas internal Perseroan.
b. Simpanan Nasabah
18
Page 44
Saldo simpanan nasabah pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp116.194.096 juta yang terdiri dari giro
sebesar Rp44.343.758 juta, tabungan sebesar Rp22.526.785 juta dan deposito berjangka sebesar Rp49.323.553 juta.
Giro sebesar Rp44.343.758 juta terdiri dari giro dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing sebesar Rp31.106.165
juta dan Rp13.237.593 juta. Dari jumlah tersebut, giro dari pihak berelasi sebesar Rp255.235 juta dan giro dari pihak ketiga
sebesar Rp44.088.523 juta. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun selama tahun berjalan adalah sebesar 3,61% dan
2,47% untuk giro dalam Rupiah dan giro dalam mata uang asing.
Pada 31 Desember 2025, jumlah giro Wadiah yang dikelola oleh unit Syariah Bank untuk Rupiah dan mata uang asing
masing-masing sebesar Rp1.745.658 juta dan Rp35.542 juta dan giro Mudharabah masing-masing sebesar Rp7.252.027
juta dan Rp1.760.727 juta.
Tabungan sebesar Rp22.526.785 juta terdiri dari tabungan dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing sebesar
Rp19.558.183 juta dan Rp2.968.602 juta dan dari jumlah tersebut tabungan dari pihak berelasi berjumlah Rp54.856 juta
dan tabungan dari pihak ketiga berjumlah Rp22.471.929 juta. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun selama tahun
berjalan adalah sebesar 1,03% untuk tabungan dalam Rupiah dan 0,72% untuk tabungan dalam mata uang asing.
Pada 31 Desember 2025, jumlah tabungan Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah Bank untuk Rupiah dan mata
uang asing masing-masing sebesar Rp9.834.622 juta dan Rp571.591 juta dan tabungan Wadiah masing-masing sebesar
Rp141.160 juta dan Rp3.565 juta.
Deposito berjangka sebesar Rp49.323.553 juta terdiri dari deposito berjangka dalam Rupiah dan mata uang asing masing-
masing sebesar Rp37.865.638 juta dan Rp11.457.915 juta. Dari jumlah tersebut deposito berjangka dari pihak berelasi
sebesar Rp76.883 juta dan deposito berjangka dari pihak ketiga sebesar Rp49.246.670 juta.
Pada 31 Desember 2025, jumlah deposito Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah Bank dalam Rupiah dan mata uang
asing adalah masing-masing sebesar Rp9.116.091 juta dan Rp2.489.943 juta.
Rincian mengenai klasifikasi deposito berjangka berdasarkan periode deposito berjangka dapat dijelaskan melalui tabel
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2025
Rupiah
≤ 1 bulan 17.319.528
> 1 bulan - 3 bulan 12.377.810
> 3 bulan - 6 bulan 3.771.545
> 6 bulan - 12 bulan 4.383.792
> 12 bulan 12.963
Sub jumlah 37.865.638
Mata uang asing
≤ 1 bulan 6.296.658
> 1 bulan - 3 bulan 2.415.728
> 3 bulan - 6 bulan 1.639.877
> 6 bulan - 12 bulan 1.075.809
> 12 bulan 29.843
Sub jumlah 11.457.915
Jumlah 49.323.553
Rincian mengenai tingkat bunga rata-rata per tahun deposito berjangka dapat dijelaskan melalui tabel sebagai berikut:
(dalam Persentase)
Keterangan 31 Desember 2025
Rupiah
≤ 1 bulan 2,64%
> 1 bulan - 3 bulan 3,27%
> 3 bulan - 6 bulan 3,51%
> 6 bulan - 12 bulan 3,36%
> 12 bulan 3,25%
Mata uang asing
≤ 1 bulan 0,97%
> 1 bulan - 3 bulan 1,82%
> 3 bulan - 6 bulan 1,75%
> 6 bulan - 12 bulan 2,10%
> 12 bulan 5,23%
19
Page 45
Rincian mengenai sisa umur deposito berjangka sampai dengan saat jatuh tempo dapat dijelaskan melalui tabel sebagai
berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2025
Rupiah
≤ 1 bulan 22.872.892
> 1 bulan – 3 bulan 10.146.450
> 3 bulan – 6 bulan 2.154.772
> 6 bulan – 12 bulan 2.690.621
> 12 bulan 903
Sub jumlah 37.865.638
Mata uang asing
≤ 1 bulan 7.339.924
> 1 bulan – 3 bulan 2.751.755
> 3 bulan – 6 bulan 957.416
> 6 bulan – 12 bulan 378.977
> 12 bulan 29.843
Sub jumlah 11.457.915
Jumlah 49.323.553
c. Simpanan dari bank Lain
Simpanan dari bank lain per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp9.129.697 juta yang terdiri dari giro dari bank
lain sebesar Rp2.427.049 juta, tabungan dari bank lain sebesar Rp12.258 juta, deposito berjangka dari bank lain sebesar
Rp444.890 juta, dan call money sebesar 6.245.500 juta.
Giro dari bank lain sebesar Rp2.427.049 juta terdiri dari giro dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing sebesar
Rp1.270.793 juta dan Rp1.156.256 juta dan dari jumlah tersebut terdapat giro dari pihak berelasi sebesar Rp1.609.617
juta dan giro dari pihak ketiga sebesar Rp817.432 juta. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebesar 1,53% dan
1,71% untuk giro dalam Rupiah dan giro dalam mata uang asing.
Tabungan dari bank lain sejumlah Rp12.258 juta merupakan tabungan dalam mata uang Rupiah dan berasal dari pihak
ketiga. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun adalah sebesar 2,80% untuk tabungan Rupiah.
Deposito berjangka dari bank lain sebesar Rp444.890 juta terdiri dari deposito berjangka dalam Rupiah dan mata uang
asing masing-masing sebesar Rp62.778 juta dan Rp382.112 Juta seluruhnya berasal dari pihak ketiga. Rincian mengenai
tingkat bunga rata-rata per tahun, saldo berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo dan saldo berdasarkan periode
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025
Tingkat bunga rata-rata Saldo sisa umur sampai Saldo periode
Keterangan
per tahun dengan jatuh tempo (dalam jutaan
(%) (dalam jutaan Rupiah) Rupiah)
Rupiah
≤1 bulan 3,06% 45.528 45.528
> 1 bulan - 3 bulan - - -
> 3 bulan - 6 bulan 3,75% 12.500 2.500
> 6 bulan - 12 bulan 3,67% 4.750 14.750
Jumlah Rupiah 62.778 62.778
Mata Uang Asing
≤1 bulan - 27.825 -
> 1 bulan - 3 bulan - 9.275 -
> 3 bulan - 6 bulan 5,16% 328.317 328.317
> 6 bulan - 12 bulan 6,80% 16.695 16.695
> 12 bulan 6,90% - 37.100
Jumlah Mata Uang Asing 382.112 382.112
Total 444.890 444.890
d. Liabilitas Derivatif
Jumlah liabilitas derivatif Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.370.607 juta, yang terdiri dari
liabilitas derivatif pihak berelasi sebesar Rp740.969 juta dan liabilitas derivatif pihak ketiga sebesar Rp629.638 juta.
Liabilitas derivatif terdiri dari liabilitas terkait dengan kontrak nilai tukar, terkait dengan suku bunga dan terkait dengan
kontrak nilai tukar dan suku bunga.
20
Page 46
e. Liabilitas Akseptasi
Pada tanggal 31 Desember 2025, liabilitas akseptasi Perseroan adalah sebesar Rp1.890.224 juta terdiri dari liabilitas
akseptasi pihak berelasi sebesar Rp12.901 juta dan akseptasi pihak ketiga sebesar Rp1.877.323 juta.
f. Surat Berharga yang Diterbitkan
Surat berharga yang diterbitkan per 31 Desember 2025 terdiri dari obligasi berkelanjutan yang diterbitkan oleh Perseroan,
obligasi yang diterbitkan oleh MIF, dan obligasi yang diterbitkan oleh WOM.
Obligasi berkelanjutan Perseroan yang masih beredar per 31 Desember 2025 adalah Obligasi Berkelanjutan II Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 seri C dengan nilai nominal sebesar Rp100.000 juta, dan Obligasi Berkelanjutan
IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 seri C dengan nominal sebesar Rp300.000 juta.
Pihak ketiga memegang Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 seri C dengan nominal
sebesar Rp100.000 juta, dan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 seri C dengan
nominal sebesar Rp300.000 juta.
Total beban emisi obligasi yang belum diamortisasi adalah Rp776 juta.
Dalam perjanjian obligasi Perseroan, terdapat beberapa pembatasan dan kewajiban sebagai berikut:
Selama berlakunya jangka waktu obligasi dan sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga obligasi, Bank berjanji
dan mengikatkan diri, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut: (i)
mengagunkan sebagian maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Bank yang ada pada saat ini maupun di
masa yang akan datang, di luar kegiatan usaha Bank; (ii) melaksanakan perubahan bidang usaha utama; (iii)
mengurangi modal dasar dan modal disetor, kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan atas dasar permintaan atau
perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas pada
Bank Indonesia, Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas
penyehatan di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku); (iv) mengadakan penggabungan,
konsolidasi, akuisisi dengan perusahaan lain yang menyebabkan bubarnya Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah mematuhi seluruh persyaratan penting sehubungan dengan
persyaratan yang diberikan terkait penerbitan utang obligasi.
Obligasi berkelanjutan Anak Perusahaan, MIF yang masih beredar per 31 Desember 2025 adalah Obligasi Berkelanjutan
IV Maybank Finance Tahap II Tahun 2025 dengan tingkat bunga tetap seri A, seri B dan seri C masing-masing sebesar
Rp100.000 juta, Rp850.000 juta dan Rp250.000 juta.
Pihak ketiga memegang Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap II Tahun 2025 dengan tingkat bunga tetap
seri A, seri B dan seri C masing-masing sebesar Rp100.000 juta, Rp850.000 juta dan Rp250.000 juta.
Total beban emisi obligasi yang belum diamortisasi adalah sebesar Rp2.498 juta.
Dalam perjanjian obligasi Perusahaan Anak, terdapat beberapa pembatasan dan kewajiban sebagai berikut:
Sebelum melunasi semua pokok dan bunga Obligasi MIF serta pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab
Perusahaan Anak sehubungan dengan penerbitan Obligasi MIF, Perusahaan Anak, tanpa persetujuan tertulis dari
Wali Amanat, tidak diperkenankan melakukan tindakan-tindakan, antara lain melakukan penggabungan atau
peleburan usaha yang akan mempunyai akibat yang negatif terhadap Perusahaan Anak; melakukan pembayaran lain
pada tahun buku selama Perusahaan Anak tidak melakukan pembayaran jumlah terutang; memberi pinjaman kepada
pihak afiliasi lebih dari 30% ekuitas Perusahaan Anak; mengubah bidang usaha utama Perusahaan Anak; melakukan
penurunan modal dasar dan/atau modal ditempatkan dan/atau modal disetor Perusahaan Anak; mengadakan segala
bentuk kerjasama yang mengakibatkan Perusahaan Anak diatur oleh pihak lain; mengalihkan harta kekayaan
Perusahaan Anak dengan nilai transaksi melebihi 40% dari ekuitas, kecuali pengalihan piutang dalam rangka
menjalankan kegiatan usahanya sehari-hari; dan melakukan pengeluaran obligasi atau instrumen lain yang sejenis
dengan jaminan preferen yang memiliki rasio jaminan lebih tinggi.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan Anak telah mematuhi seluruh persyaratan penting sehubungan dengan
persyaratan yang diberikan terkait penerbitan utang obligasi.
Obligasi berkelanjutan Perusahaan Anak, WOM yang masih beredar per 31 Desember 2025 adalah Obligasi Berkelanjutan
IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023 seri B sebesar Rp779.000 juta, Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I
Tahun 2024 seri B sebesar Rp119.555 juta dan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 seri A dan
seri B masing-masing sebesar Rp595.000 juta dan Rp885.000 juta.
Total beban emisi obligasi yang belum diamortisasi adalah sebesar Rp3.314 juta.
Dalam perjanjian obligasi Perusahaan Anak, terdapat beberapa pembatasan dan kewajiban sebagai berikut:
21
Page 47
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Obligasi WOM serta pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab
Perusahaan Anak sehubungan dengan penerbitan Obligasi WOM, Perusahaan Anak tanpa persetujuan tertulis dari
Wali Amanat tidak diperkenankan melakukan penggabungan atau peleburan usaha yang akan mempunyai akibat
yang negatif terhadap Perusahaan Anak, melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi
dari kedudukan utang yang timbul berdasarkan Obligasi WOM, kecuali pinjaman untuk pembiayaan usaha
Perusahaan Anak, menyatakan atau membayar pembagian dividen selama Perusahaan Anak lalai dalam melakukan
pembayaran jumlah terutang berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, mengubah bidang usaha utama dan
menjaminkan aset termasuk hak atas pendapatan Perusahaan Anak, baik yang ada sekarang maupun yang akan
diperoleh di masa yang akan datang yang menjadi jaminan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Akta
Pengakuan Utang. Perusahaan Anak telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan Anak telah mematuhi seluruh persyaratan penting sehubungan dengan
persyaratan yang diberikan terkait penerbitan utang obligasi.
Perseroan dan Perusahaan Anak telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban
sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
g. Pinjaman Diterima
Pinjaman diterima per 31 Desember 2025 sebesar Rp14.041.657 juta terdiri pinjaman diterima dari pihak ketiga dalam
mata uang Rupiah sebesar Rp9.956.282 juta dan pinjaman diterima dalam mata uang asing dari pihak ketiga sebesar
Rp4.085.375 juta. Pinjaman ini terdiri dari beberapa jenis pinjaman, termasuk fasilitas pembiayaan pemilikan kendaraan
bermotor, pinjaman dari Sarana Multigriya Finansial (Persero), pinjaman antar bank serta pinjaman lainnya.
1) Fasilitas pembiayaan pemilikan kendaraan bermotor
Fasilitas ini per 31 Desember 2025 berjumlah Rp5.420.573 juta. Pinjaman ini berasal dari beberapa bank
kepada Perusahaan Anak, yaitu: PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank
Digital BCA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank QNB Indonesia, PT Bank
IBK Indonesia Tbk, PT Bank KEB Hana Indonesia, dan PT Bank Maspion Indonesia Tbk PT Bank DKI
2) Pinjaman dari Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Pinjaman ini merupakan Uncommitted Facility Line dengan plafond maksimal Rp2.000.000. Fasilitas ini
bersifat Non-Revolving dan hanya dapat ditarik selama availability period selama 1 (satu) tahun sejak tanggal
penandatangan perjanjian kredit dengan tingkat suku bunga yang akan ditetapkan setiap ada penarikan
kredit.
3) Pinjaman antar Bank
Akun ini merupakan pinjaman antar bank yang diperoleh dari bank di luar negeri. Pada tanggal 31 Desember
2025, saldo pinjaman ini adalah sebesar Rp5.585.375 juta dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar
4,24% - 4,85%.
4) Lainnya
Per 31 Desember 2025, Perseroan telah mematuhi seluruh persyaratan perjanjian dengan bank-bank dan
pemberi pinjaman tersebut.
h. Beban yang Masih Harus Dibayar dan Liabilitas Lain-Lain
Pada tanggal 31 Desember 2025, beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain adalah sebesar Rp3.447.966
juta. Dari jumlah tersebut, saldo sebesar Rp3.336.496 juta adalah dalam Rupiah dan saldo sebesar Rp111.470 juta dalam
mata uang asing. Saldo tersebut terutama terdiri dari penyisihan imbalan kerja, beban yang masih harus dibayar, liabilitas
sewa, bunga yang masih harus dibayar, cadangan atas kerugian kredit komitmen, pendapatan diterima dimuka, setoran
jaminan dan lain-lain.
i. Obligasi Subordinasi
Jumlah obligasi subordinasi konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebesar Rp100.000 juta, yang terdiri dari obligasi subordinasi pada pihak berelasi sebesar Rp100.000 juta.
Pihak berelasi memegang LTN Subordinasi Bank Maybank Indonesia Tahun 2023 sebesar Rp100.000 juta. Total beban
emisi obligasi yang belum diamortisasi adalah sebesar Rp479 juta.
Perseroan, telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana
disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta telah melunasi bunga obligasi secara tepat waktu.
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
22
Page 48
31 Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
KOMITMEN
Liabilitas Komitmen
Fasilitas pinjaman kepada nasabah yang belum ditarik 1.657.943
L/C irrevocable yang masih berjalan 763.666
Jumlah Liabilitas Komitmen 2.421.609
KONTINJENSI
Tagihan Kontinjensi
Garansi yang diterima 227.066
Jumlah Tagihan Kontinjensi 227.066
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang diberikan:
Bank Garansi 2.775.439
Standby L/Cs 1.410.851
Lainnya 759.513
Jumlah Liabilitas Kontinjensi 4.945.803
Tagihan komitmen - lainnya dan liabilitas komitmen - lainnya timbul akibat penjualan dan pembelian aset keuangan reguler
yang akan diakui pada tanggal penyelesaian.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.
DARI TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN, DAN DARI
TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TERSEBUT SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIF PERNYATAAN
PENDAFTARAN INI, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS DAN IKATAN-IKATAN BARU SELAIN LIABILITAS-
LIABILITAS YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN SERTA LIABILITAS-LIABILITAS
YANG TELAH DINYATAKAN DI ATAS DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN DAN
PROSPEKTUS INI.
MANAJEMEN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA PERSEROAN SERTA SEHUBUNGAN
DENGAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWABNYA DALAM PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN
KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI PADA SAAT JATUH TEMPO SELURUH LIABILITAS YANG TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN
OLEH PERSEROAN.
TIDAK ADANYA KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN, TERMASUK PERKEMBANGAN TERAKHIR DARI NEGOSIASI DALAM RANGKA
RESTRUKTURASI UTANG.
23
Page 49
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan laporan
keuangan konsolidasian Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini. Calon
investor juga harus membaca Bab V mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan
konsolidasian auditan Perseroan dan Perusahaan Anaknya tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut;
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/V/2026 tertanggal 26
Mei 2026 yang telah ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf hal lain yang
menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Konsolidasian Auditan.
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
ASET
Kas 1.717.615 1.861.870
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 115.242 60.915
Pihak ketiga 3.283.524 2.511.034
3.398.766 2.571.949
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (890) (1.108)
Giro pada bank lain - neto 3.397.876 2.570.841
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.998.966
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6.039) -
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.782.292 2.998.966
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 1.941.629
Investasi keuangan
Pihak berelasi 159.504 159.504
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.676
39.156.157 40.152.180
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (4.509) (1.015)
Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 204.796 839.475
Dikurangi: Pendapatan bunga yang belum diamortisasi (3) (1.052)
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (147)
Efek- efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - neto 204.791 838.276
Tagihan derivatif
Pihak berelasi 503.709 446.622
Pihak ketiga 1.207.585 934.809
1.711.294 1.381.431
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah
Pihak berelasi 410.830 143.478
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103
116.330.305 120.388.581
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah - neto 113.148.320 116.485.643
Piutang pembiayaan konsumen 9.682.479 9.354.522
Dikurangi:
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088)
7.306.916 7.192.434
24
Page 50
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Cadangan kerugian penurunan nilai (126.843) (116.486)
Piutang pembiayaan konsumen - neto 7.180.073 7.075.948
Tagihan Akseptasi
Pihak Berelasi 2.157 -
Pihak Ketiga 1.916.520 1.574.241
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.367) (3.176)
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065
Aset pajak tangguhan 324.579 613.076
Aset tetap dan aset hak-guna 6.329.185 6.539.418
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.542.164) (2.547.206)
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787.021 3.992.212
Aset tidak berwujud - neto 348.640 366.361
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain
Pihak berelasi 438.294 146.128
Pihak ketiga 6.222.239 4.742.412
6.660.533 4.888.540
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (90.236) (79.658)
Cadangan kerugian (174.504) (173.901)
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain - neto 6.395.793 4.634.981
JUMLAH ASET 193.717.633 197.179.822
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera
Pihak berelasi 409 1.014
Pihak ketiga 2.315.645 1.069.561
2.316.054 1.070.575
Simpanan nasabah
Pihak berelasi 386.974 404.298
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.593
116.194.096 119.003.891
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 2.610.117 2.914.963
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 7.872.178 14.819.967
Dikurangi: Beban bunga yang belum diamortisasi (13.482) (16.881)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi 740.969 508.422
Pihak ketiga 629.638 847.999
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi
Pihak berelasi 12.901 56.085
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak berelasi - 51.987
Pihak ketiga 3.971.967 3.661.763
3.971.967 3.713.750
Pinjaman diterima 14.041.657 14.426.809
Utang pajak 313.665 316.308
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Pihak berelasi 2.672 6.047
Pihak ketiga 3.445.294 3.738.574
3.447.966 3.744.621
Obligasi subordinasi
Pihak berelasi 99.521 99.484
Pihak ketiga - -
25
Page 51
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
99.521 99.484
JUMLAH LIABILITAS 160.634.150 165.971.431
EKUITAS
Ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk
Modal saham - ditempatkan dan disetor penuh 3.855.908 3.855.908
Tambahan modal disetor 6.357.376 6.357.376
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 40.951 40.793
Selisih transaksi antara pemegang saham entitas anak (57.313) (57.313)
Surplus revaluasi aset tetap 1.975.199 2.109.514
Keuntungan/(Kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi 326.202 (349.335)
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain -
setelah pajak tangguhan dan cadangan atas kerugain kredit ekspektasian
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - setelah pajak tangguhan 517.126 423.045
Cadangan umum 771.182 771.182
Saldo laba 18.666.676 17.455.695
Jumlah ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk 32.453.307 30.606.865
Kepentingan non-pengendali 630.176 601.526
JUMLAH EKUITAS 33.083.483 31.208.391
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633 197.179.822
2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 17 April 2026 telah
memutuskan antara lain untuk membagikan dividen tunai Tahun Buku 2025 sebesar Rp7,61106,- per saham atau kurang
lebih 35% dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2025 maksimal sebesar Rp580.078.199.763.
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah
Pendapatan bunga dan Syariah 13.205.854 13.062.202
Beban bunga dan Syariah (5.983.952) (5.956.792)
Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410
Pendapatan/(beban) operasional lainnya
Pendapatan operasional lainnya:
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan 359.880 368.962
Keuntungan/(Kerugian) transaksi mata uang asing - neto 91.865 (225.782)
Keuntungan penjualan efek-efek yang diperdagangkan dan
investasi keuangan - neto 345.647 132.339
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek yang diperdagangkan - neto 3.857 (8.408)
Pendapatan lainnya 1.525.518 1.885.087
Jumlah pendapatan operasional lainnya 2.326.767 2.152.198
Beban operasional lainnya:
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan - (955.065) (1.351.113)
neto
Penyisihan kerugian atas aset non-produktif (21.201) (18.263)
Umum dan administrasi (3.183.992) (3.055.013)
Tenaga kerja (3.265.465) (3.244.579)
Jumlah beban operasional lainnya (7.425.723) (7.668.968)
Beban operasional lainnya - neto (5.098.956) (5.516.770)
PENDAPATAN OPERASIONAL - NETO 2.122.946 1.588.640
BEBAN NON-OPERASIONAL - NETO 99.847 11.673
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 2.222.793 1.600.313
BEBAN PAJAK - NETO (520.598) (401.670)
LABA TAHUN BERJALAN 1.702.195 1.198.643
Pendapatan komprehensif lainnya:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti 131.660 93.926
Keuntungan/(Kerugian) revaluasi aset tetap (134.315) 131.849
26
Page 52
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan (28.965) (20.665)
komprehensif lainnya
(31.620) 205.110
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 158 (1.349)
Perubahan nilai wajar investasi keuangan yang diukur pada nilai 867.770 (235.163)
wajar melalui pendapatan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan (192.223) 52.101
komprehensif lainnya
675.695 (184.411)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 644.075 20.699
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963
Kepentingan non-pengendali 44.829 82.680
1.702.195 1.198.643
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264
2.346.270 1.219.342
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 21,75 14,64
3. RASIO-RASIO KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rasio Pertumbuhan
Pendapatan bunga - neto(1) 1,64% -1,77%
Pendapatan operasional - neto(1) 33,63% -32,34%
Laba tahun berjalan (1) 42,01% -34,06%
Jumlah aset(1) -1,76% 14,77%
Jumlah liabilitas(1) -3,22% 17,70%
Jumlah ekuitas(1) 6,01% 1,34%
Rasio Usaha
Laba tahun berjalan terhadap total pendapatan bunga dan syariah neto 17,83% 12,95%
dan pendapatan operasional lainnya
Permodalan
CAR (Rasio Total)(2)* 25,47% 23,65%
Kualitas Aset
Aset Produktif bermasalah terhadap Total Aset Produktif (3)* 1,49% 1,87%
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif (4)* 1,94% 2,39%
Pemenuhan PPA Produktif (5)* 118,71% 108,37%
Rentabilitas
ROA (6)* 0,94% 0,54%
ROE (7)* 5,38% 3,05%
BOPO (8)* 87,43% 92,62%
NIM (9)* 3,27% 3,34%
Kualitas Kredit
Net NPL (10)* 1,41% 1,54%
Gross NPL (11)* 2,31% 2,88%
Likuiditas
LDR (12)* 90,31% 89,84%
Liabilitas terhadap aset 82,92% 84,17%
Liabilitas terhadap ekuitas 485,54% 531,82%
Kepatuhan (Compliance)
Persentase pelanggaran BMPK* 0,00% 0,00%
GWM Rupiah*
Utama (13) 5,07% 8,33%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) (13) 23,07% 20,40%
GWM Mata Uang Asing (13)* 4,37% 4,38%
PDN (14)* 4,67% 5,70%
27
Page 53
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Keuangan
Laba tahun berjalan terhadap total Aset 0,88% 0,61%
laba tahun berjalan terhadap total Ekuitas 5,15% 3,84%
laba tahun berjalan terhadap pendapatan 23,57% 16,87%
Total Hutang pada Aset 82,92% 84,17%
Total Hutang pada Ekuitas 485,54% 531,82%
* Perseroan saja
1) Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait sebagai berikut:
(iii) untuk akun-akun posisi keuangan, selisih saldo akun-akun terkait pada 31 Desember tahun yang bersangkutan dengan
saldo akun-akun tersebut pada tanggal 31 Desember tahun sebelumnya, atau
(iv) untuk akun-akun laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, selisih saldo akun-akun terkait, masing-masing untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember, dengan saldo akun-akun tersebut pada tahun sebelumnya.
2) CAR (Capital Adequacy Ratio) dihitung berdasarkan peraturan OJK yang merupakan rasio modal Tier I ditambah modal Tier II
terhadap jumlah aset tertimbang menurut risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar pada akhir tahun yang bersangkutan.
3) Rasio Aset Produktif bermasalah terhadap Total Aset Produktif merupakan rasio aset produktif bermasalah (diluar transaksi rekening
administratif) terhadap total aset produktif (diluar transaksi administratif) pada akhir tahun yang bersangkutan. Aset produktif
bermasalah adalah aset dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan cakupan komponen aset produktif dan
aset non produktif adalah sesuai ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
4) Rasio CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) aset keuangan terhadap aset produktif adalah rasio CKPN aset keuangan
terhadap total aset produktif (diluar transaksi rekening administratif).
CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), sedangkan cakupan komponen aset produktif
adalah sesuai ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
5) Rasio Pemenuhan PPA Produktif adalah rasio total CKPN terhadap total PPA produktif.
CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), sedangkan total PPA produktif dihitung
sesuai dengan ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum.
6) ROA (Return on Assets) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total aset. Laba
sebelum pajak adalah laba tahun berjalan sebelum pajak sedangkan rata-rata total aset dihitung dari rata-rata total aset pada setiap
akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
7) ROE (Return on Equity) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak terhadap rata-rata ekuitas. Laba setelah
pajak adalah laba tahun berjalan setelah pajak yang dapat diatribusikan kepada pemilik sedangkan rata-rata ekuitas dihitung dari
rata-rata modal inti (tier 1) pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
8) Rasio BOPO (Beban operasional terhadap pendapatan operasional) adalah rasio total beban operasional (termasuk beban bunga)
terhadap total pendapatan operasional (termasuk pendapatan bunga) untuk tahun yang bersangkutan.
9) Rasio NIM (Net Interest Margin) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio pendapatan bunga bersih terhadap rata-
rata total aset produktif. Pendapatan bunga bersih adalah pendapatan bunga dikurangi beban bunga sedangkan rata-rata aset
produktif dihitung dari rata-rata total aset produktif pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
10) Rasio Net NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah dikurangi CKPN kredit terhadap total kredit pada akhir
tahun yg bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan CKPN
kredit adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam PSAK mengenai Instrumen Keuangan dan PAPI.
Total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
11) Rasio Gross NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah terhadap total kredit pada akhir tahun yang
bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan total kredit dihitung
berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum dikurangi CKPN).
12) Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio total kredit terhadap total dana pihak
ketiga pada akhir tahun yang bersangkutan.
13) GWM (Giro Wajib Minimum) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 22/10/PBI/2020. GWM Sekunder
disempurnakan menjadi Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sejak Juli 2018.
14) PDN (Posisi Devisa Neto) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 17/5/PBI/2015 tanggal 1 Juni 2015 tentang
Perubahan Keempat atas PBI No 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum.
SAMPAI DENGAN DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO
KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN.
28
Page 54
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dan Perusahaan Anak dalam bab ini harus
dibaca bersama-sama dengan laporan keuangan konsolidasian tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian, yang terdiri dari laporan keuangan
Perseroan dan Perusahaan Anak, disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia.
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/V/2026 tertanggal 26
Mei 2026 yang telah ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf hal lain yang
menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Konsolidasian Auditan.
A. UMUM
Kondisi Keuangan Perseroan
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia mencatatkan kinerja keuangan yang solid di tengah dinamika perekonomian
global dan domestik yang terus berkembang. Bank terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui
pertumbuhan yang berkualitas, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi efisiensi operasional. Didukung oleh
strategi yang terarah dan disiplin dalam menjaga kualitas aset, Maybank Indonesia berhasil meningkatkan profitabilitas
serta mempertahankan ketahanan permodalan dan likuiditas yang kuat. Capaian ini mencerminkan komitmen Bank dalam
menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi
keuangan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Konsistensi dalam menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada segmen prioritas serta penguatan fundamental
operasional juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas Bank. Peran segmen komersial, UMKM, dan
otomotif terus menjadi kontributor signifikan dalam mendorong ekspansi bisnis. Secara keseluruhan, capaian kinerja Bank
tercermin dari pertumbuhan intermediasi yang selektif, struktur pendanaan yang lebih efisien, serta kualitas aset yang
tetap berada pada level yang terjaga.
Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh dinamika dan tantangan. Dari sisi eksternal, kondisi ini ditandai dengan
ketidakpastian global yang masih berlanjut serta perubahan lanskap industri perbankan yang semakin kompetitif.
Sementara itu, dalam konteks domestik, industri perbankan juga menghadapi berbagai tekanan yang tidak ringan, mulai
dari pengetatan likuiditas pada semester pertama, perlambatan permintaan kredit di sejumlah sektor, hingga meningkatnya
intensitas persaingan suku bunga yang berdampak pada tekanan margin di berbagai segmen bisnis.
Di tengah kondisi tersebut, kami terus berupaya menjaga ketahanan bisnis dan memastikan kesinambungan pertumbuhan
melalui penerapan strategi dan kebijakan yang terarah, adaptif, dan selaras dengan dinamika pasar, penguatan
manajemen risiko dan pengendalian internal yang disiplin, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, agile,
dan berorientasi pada kinerja, serta akselerasi transformasi digital dan teknologi yang berfokus pada peningkatan efisiensi,
keamanan, dan pengalaman nasabah. Direksi memandang bahwa capaian yang diraih sepanjang tahun ini merupakan
hasil dari komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat
fondasi Bank untuk menghadapi tantangan yang ada.
B. KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN YANG DITERAPKAN
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan adalah seperti
dijabarkan di bawah ini:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan
Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 disusun dan disajikan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BapepamLK)
No.VIII.G.7 yang terlampir dalam Keputusan Ketua Bapepam-LK No.KEP- 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Peraturan tersebut sekarang
merupakan regulasi dari OJK.
Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan PSAK 201, "Penyajian Laporan Keuangan".
29
Page 55
Informasi keuangan UUS dan Entitas Anak disajikan sesuai dengan PSAK 401, “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”,
PSAK 402, “Akuntansi Murabahah ”, PSAK 403, “Akuntansi Salam”, PSAK 404, “Akuntansi Istishna ”, PSAK 405,
“Akuntansi Mudharabah ”, PSAK 406, “Akuntansi Musyarakah ”, dan PSAK 407, “Akuntansi Ijarah ”, PSAK 410 “Akuntansi
Sukuk ”, PSAK 411 “Akuntansi Wa’d ” dan PSAK lain selama tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan Pedoman
Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) (revisi 2013).
Laporan keuangan konsolidasian telah disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali disebutkan lain dan disusun dengan
dasar akrual (kecuali bagi hasil dari pembiayaan mudharabah dan musyarakah).
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan dikelompokkan atas dasar aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, yang termasuk kas dan setara kas terdiri dari kas, giro
pada Bank Indonesia dan bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dan Fasilitas Simpanan Bank
Indonesia, yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.
b. Perubahan kebijakan akuntansi dan pengungkapan
Perseroan telah menerapkan PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024 yang dianggap relevan terhadap
laporan keuangan sebagai berikut:
• Pilar Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi keuangan yang
benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) standar akuntansi keuangan yang
saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan Indonesia
untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.
• Standar Akuntansi Keuangan Internasional
Standar ini merupakan adopsi penuh dari International Financial Reporting Standards (“IFRS”) yang diterjemahkan
kata demi kata dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi
persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif.
• Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia yang
diterbitkan oleh DSAK IAI.
• Amandemen PSAK 116 (dahulu PSAK 73): Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban
sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui
jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
• Amandemen PSAK 207 (dahulu PSAK 2) dan PSAK 107 (dahulu PSAK 60): Pengaturan Pembiayaan Pemasok
Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan dalam
memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko
likuiditas suatu entitas.
Perseroan telah menganalisis penerapan standar akuntansi di atas dan tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap
laporan keuangan.
Perseroan telah menerapkan PSAK yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 yang dianggap relevan
terhadap laporan keuangan sebagai berikut:
• Amandemen PSAK 221 (dahulu PSAK 10): Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran
Amendemen PSAK 10 mengatur ketika kondisi ekonomi suatu negara memburuk, misalnya hiperinflasi, akan
menyebabkan kesulitan dalam menentukan apakah mata uang negara tersebut tertukarkan menjadi mata uang lain
serta kurs yang digunakan ketika mata uang tersebut tidak tertukarkan.
Perseroan telah menerapkan PSAK yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 20 Januari 2025 yang dianggap
relevan terhadap laporan keuangan sebagai berikut:
• Amandemen PSAK 413: Penurunan nilai
PSAK ini mengatur tentang penurunan nilai atas instrument keuangan yaitu aset keuangan berbasis syariah dan
kafalah untuk penjaminan risiko kredit. PSAK 413 diterapkan pada aset keuangan syariah berupa hak tagih yang
jumlah kas dan waktu pembayarannya sudah ditentukan dalam akad. Perhitungan penurunan nilai dalam PSAK No.
413 menggunakan konsep ekspektasi kerugian (expected loss) yang perhitungannya mencerminkan jumlah tidak
30
Page 56
bias dan probabilitas tertimbang (unbiased and probability-weighted amount) dan informasi wajar dan tersokong
(reasonable and supportable information). Perhitungan tersebut tidak mencerminkan nilai waktu atas uang (time
value of money). Kafalah penjaminan risiko kredit ditentukan jumlah yang lebih tinggi antara jumlah provisi yang
dihitung berdasarkan PSAK No. 413 dengan jumlah liabilitas yang telah dibentuk. PSAK No. 413 berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2027 dan dapat diterapkan dini.
Perseroan telah menganalisis penerapan standar akuntansi diatas dan tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap
jumlah yang dilaporkan di tahun sebelumnya. Tidak terdapat Perubahan Kebijakan Akuntansi dalam jangka waktu 2 tahun
buku terakhir.
C. INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Laporan Laba Rugi Konsolidasian
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah
Pendapatan bunga dan Syariah 13.205.854 13.062.202
Beban bunga dan Syariah (5.983.952) (5.956.792)
Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410
Pendapatan/(beban) operasional lainnya
Pendapatan operasional lainnya:
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan 359.880 368.962
Keuntungan/(Kerugian) transaksi mata uang asing - neto 91.865 (225.782)
Keuntungan penjualan efek-efek yang diperdagangkan dan 345.647 132.339
investasi keuangan - neto
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek yang diperdagangkan - neto 3.857 (8.408)
Pendapatan lainnya 1.525.518 1.885.087
Jumlah pendapatan operasional lainnya 2.326.767 2.152.198
Beban operasional lainnya:
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrument keuangan - (955.065) (1.351.113)
neto
Penyisihan kerugian atas aset non-produktif (21.201) (18.263)
Umum dan administrasi (3.183.992) (3.055.013)
Tenaga kerja (3.265.465) (3.244.579)
Jumlah beban operasional lainnya (7.425.723) (7.668.968)
Beban operasional lainnya - neto (5.098.956) (5.516.770)
PENDAPATAN OPERASIONAL - NETO 2.122.946 1.588.640
PENDAPATAN NON-OPERASIONAL - NETO 99.847 11.673
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 2.222.793 1.600.313
BEBAN PAJAK - NETO (520.598) (401.670)
LABA TAHUN BERJALAN 1.702.195 1.198.643
Pendapatan komprehensif lainnya:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti 131.660 93.926
(Kerugian)/Keuntungan revaluasi aset tetap (134.315) 131.849
Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan (28.965) (20.665)
komprehensif lainnya
(31.620) 205.110
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 158 (1.349)
Perubahan nilai wajar investasi keuangan yang diukur pada nilai 867.770 (235.163)
wajar melalui pendapatan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan (192.233) 52.101
komprehensif lainnya
675.695 (184.411)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 644.075 20.699
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963
Kepentingan non-pengendali 44.829 82.680
31
Page 57
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
1.702.195 1.198.643
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078
Kepentingan non-pengendali 53.443 86,264
2.346.270 1.219.342
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 21,75 14,64
Perseroan menetapkan target pertumbuhan bisnis yang berkualitas melalui serangkaian inisiatif yang berfokus pada
upaya: optimalisasi kapabilitas kantor cabang, peningkatan jumlah nasabah dan fee-based income, mengendalikan
struktur biaya melalui penghimpunan dana murah dan efisiensi operasional, memasuki segmen bisnis baru dari rantai
bisnis yang ada dan meningkatkan kualitas layanan dengan dukungan teknologi informasi terkini dan peningkatan
kompetensi sumber daya manusia.
Maybank Indonesia membukukan Laba Sebelum Pajak (PBT) pada tahun 2025 sebesar Rp2,2 triliun dan Laba Setelah
Pajak dan Kepentingan Non-Pengendali (PATAMI) sebesar Rp1,7 triliun. Pencapaian ini didukung oleh pengelolaan biaya
overhead yang efisien, serta penurunan biaya provisi sejalan dengan perbaikan kualitas aset.
Pendapatan Bunga Bersih (NII) mencatat kenaikan sebesar 1,64% menjadi Rp7,2 triliun pada tahun yang berakhir pada
31 Desember 2025 dibandingkan dengan Rp7,1 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara Pendapatan Operasional
Lainnya berhasil mencatat kenaikan sebesar 8,11% menjadi sebesar Rp2,3 triliun pada tahun yang berakhir pada 31
Desember 2025 dibandingkan dengan Rp2,2 triliun pada tahun sebelumnya.
Penurunan beban operasional turut mendukung keberhasilan Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp2,2
triliun pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, meningkat sebesar 38,9% dari Rp1,6 triliun pada tahun
sebelumnya. Sedangkan rasio laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat dari
93,10% untuk periode 31 Desember 2024 menjadi 97,37% untuk periode 31 Desember 2025. Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,6 triliun, dari nilai sebesar Rp1,1 triliun di tahun
sebelumnya. Dengan perolehan laba tersebut, maka ROE menjadi sebesar 5,54%, meningkat dari 3,93% pada tahun
2024 dan ROA meningkat menjadi 1,16% dari 0,85% pada tahun 2024.
1. Pendapatan Bunga - Bersih
Pendapatan bunga dan syariah - neto adalah pendapatan bunga dan syariah setelah dikurangi beban bunga dan syariah.
Pendapatan bunga diperoleh dari kredit yang diberikan, piutang pembiayaan konsumen-neto, syariah, efek-efek, obligasi
rekapitalisasi Pemerintah, penempatan pada BI dan bank lain dan lain-lain.
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mencatat pendapatan bunga dan syariah neto secara konsolidasi sebesar Rp13,2
triliun, naik 1,1% dari posisi tahun 2024 yang sebesar Rp13,1 triliun seiring dengan peningkatan saldo rata-rata kredit dan
efek-efek. Pendapatan bunga dan syariah terutama dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan dari kredit yang
diberikan, pendapatan Syariah, piutang pembiayaan konsumen dan efek-efek yang masing-masing sebesar 0,2%, 1,1%,
0,4% dan 8,7%.
Beban bunga dan syariah terdiri dari beban bunga simpanan nasabah (giro, tabungan dan deposito berjangka), surat
berharga yang diterbitkan, obligasi subordinasi, pinjaman diterima, premi penjaminan dana pihak ketiga, syariah, call
money, sertifikat deposito dan lain-lain.
Melalui pengendalian biaya yang disiplin, beban bunga Maybank Indonesia terkontrol dengan kenaikan sebesar 0,5%
menjadi Rp6,0 triliun pada tahun 2025, relatif stabil dibandingkan pada tahun 2024 sebesar Rp6,0 triliun. Kenaikan ini
terutama berasal dari beban deposito berjangka, pinjaman diterima, dan simpanan giro yang masing-masing naik sebesar
1,6%, 12,1%, dan 22,0%.
Beban bunga dari deposito berjangka memiliki porsi terbesar yakni 31,8% dari sebelumnya dengan porsi 31,5% pada
tahun 2024. Sedangkan, beban bunga dari giro dan tabungan (CASA) memiliki porsi 18,9% naik dari 16,8% pada tahun
sebelumnya.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Pada tahun 2025, Bank membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp7,2 triliun meningkat 1,6% dari tahun
2024 yang tercatat sebesar Rp7,1 triliun. Pencapaian ini terutama didorong oleh pengendalian biaya yang disiplin serta
upaya peningkatan efisiensi operasional yang konsisten.
2. Pendapatan Operasional Lainnya
32
Page 58
Pendapatan operasional lainnya merupakan pendapatan non-bunga yang terutama diperoleh dari kegiatan layanan
transaksi perbankan yang semakin berkembang, termasuk pendapatan administrasi dari kredit dan piutang pembiayaan
konsumen, administrasi ritel, pendapatan kembali piutang yang dihapusbukukan, administrasi kartu kredit, pendapatan
transfer, jasa perbankan dan layanan perbankan lainnya.
Layanan perbankan lainnya merupakan fee yang diperoleh dari pendapatan transfer/kiriman uang antarbank, pendapatan
pembayaran premi asuransi, layanan gaji, pendapatan kustodian, pendapatan dari penyewaan safe deposit box, layanan
pembayaran tagihan, pengisian pulsa, advisory fee dan komisi reksadana.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Pada tahun 2025, Bank mencatatkan pendapatan operasional lainnya (pendapatan fee based) sebesar Rp2,3 triliun
meningkat 8,1% dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp2,2 triliun. Pertumbuhan positif ini terutama didorong oleh
keuntungan penjualan efek-efek yang diperdagangkan dan investasi keuangan, keuntungan transaksi mata uang asing
serta pendapatan yang dikontribusikan dari asset recovery dan wealth management.
3. Beban Operasional Lainnya (di luar penurunan nilai efek - efek yang diperdagangkan - neto, penyisihan
kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan - neto dan penyisihan kerugian atas aset non-produktif)
Beban operasional lainnya merupakan beban non-bunga yang terutama terdiri atas beban umum dan administrasi dan
beban tenaga kerja
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Beban operasional lainnya (di luar penurunan nilai efek–efek yang diperdagangkan – neto, penyisihan kerugian penurunan
nilai atas instrumen keuangan – neto dan penyisihan kerugian atas aset non-produktif) untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp6,4 triliun, terkendali dengan meningkat sebesar 2,4%, berkat upaya
berkelanjutan dalam mengoptimalkan biaya operasional Bank.
4. Penurunan Nilai Efek - Efek yang Diperdagangkan - Neto, Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Atas
Instrumen Keuangan - Neto dan Penyisihan Kerugian Atas Aset Non-Produktif
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Beban provisi merupakan total beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan dan penyisihan
kerugian atas aset non produktif. Pada tahun 2025, Bank membukukan beban provisi sebesar Rp976,3 miliar lebih rendah
dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp1,4 triliun terutama dari provisi kredit yang diberikan.
Penurunan tersebut sejalan dengan upaya Bank dalam meningkatkan kualitas kredit melalui percepatan proses recovery
atas kredit bermasalah serta identifikasi secara proaktif terhadap nasabah yang berpotensi mengalami penurunan kualitas
kredit.
5. Pendapatan Komprehensif Lainnya
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Pendapatan komprehensif lainnya Perseroan pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp644,1 miliar, meningkat dari
Rp20,7 miliar di tahun 2024 terutama dari perubahan nilai wajar investasi keuangan yang tersedia untuk dijual.
6. Jumlah Laba Komprehensif Selama Tahun Berjalan
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan Perseroan mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2025 naik 102,4%
dibandingkan Rp1,1 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan terutama disebabkan oleh penurunan biaya dan penurunan
beban penisihan kerugian penurunan nilai atas instrument keuangan – neto dan peningkatan pendapatan komprehensif
lainnya.
7. Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Perseroan berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,3
triliun pada tahun 2025 naik 102,4% dibandingkan Rp1,1 triliun pada tahun sebelumnya.
33
Page 59
Peningkatan laba berhasil dicapai didukung oleh biaya provisi yang terus menurun dan pengelolaan biaya yang lebih baik.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
1. Aset
(dalam jutaan Rupiah)
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
ASET
Kas 1.717.615 1.861.870
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 115.242 60.915
Pihak ketiga 3.283.524 2.511.034
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (890) (1.108)
Giro pada bank lain - neto 3.397.876 2.570.841
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.998.966
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6.039) -
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.782.292 2.998.966
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 1.941.629
Investasi keuangan
Pihak berelasi 159.504 159.504
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.676
39.156.157 40.152.180
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (4.509) (1.015)
Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 204.796 839.475
Dikurangi: Pendapatan bunga yang belum diamortisasi (3) (1.052)
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (147)
Efek- efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - neto 204.791 838.276
Tagihan derivatif
Pihak berelasi 503.709 446.622
Pihak ketiga 1.207.585 934.809
1.711.294 1.381.431
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah
Pihak berelasi 410.830 143.478
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103
116.330.305 120.388.581
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah - neto 113.148.320 116.485.643
Piutang pembiayaan konsumen 9.682.479 9.354.522
Dikurangi:
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088)
7.306.916 7.192.434
Cadangan kerugian penurunan nilai (126.843) (116.486)
Piutang pembiayaan konsumen - neto 7.180.073 7.075.948
Tagihan akseptasi 1.918.677 1.574.241
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.367) (3.176)
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065
Aset pajak tangguhan 324.579 613.076
Aset tetap dan aset hak-guna 6.329.185 6.539.418
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.542.164) (2.547.206)
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787.021 3.992.212
Aset tidak berwujud - neto 348.640 366.361
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain
34
Page 60
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Pihak berelasi 438.294 146.128
Pihak ketiga 6.222.239 4.742.412
6.660.533 4.888.540
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (90.236) (79.658)
Cadangan kerugian (174.504) (173.901)
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain - neto 6.395.793 4.634.981
JUMLAH ASET 193.717.633 197.179.822
Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember 2025 total aset Bank tercatat
sebesar Rp193,7 triliun, sedikit melambat 1,8% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya seiring dengan
penurunan portofolio kredit.
1.1. Giro pada Bank Indonesia
Giro pada Bank Indonesia (BI) turun 33,6% menjadi Rp7,1 triliun dari Rp10,7 triliun pada tahun sebelumnya dengan
kontribusi terhadap total aset sebesar 3.7%. Pencapaian ini masih memenuhi dan melampaui persyaratan Giro Wajib
Minimum (GWM) Bank yang ditetapkan oleh BI. Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal 31 Desember 2025 untuk
mata uang Rupiah terdiri dari GWM utama harian, rata-rata dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) masing-
masing sebesar 5,07%, 5,30% dan 23,07% (31 Desember 2024: 8,33%, 7,65% dan 20,40%) dan GWM untuk Valuta Asing
sebesar 4,37% (31 Desember 2024: 4,38%).
1.2. Giro pada bank lain
Jumlah Giro pada bank lain sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2025 naik
32,2% menjadi Rp3,4 triliun seiring dengan kenaikan giro terutama dalam mata uang valuta asing (valas). Giro pada bank
lain dalam valas naik 35,6% dari Rp2,4 triliun menjadi Rp3,2 triliun. Porsi giro pada bank lain Maybank Indonesia terhadap
total aset mencapai 1,8%.
Seluruh giro pada bank lain yang dimiliki Maybank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, digolongkan sebagai aset lancar. Adapun tingkat suku bunga rata-rata per
tahun untuk giro pada bank lain untuk mata uang Rupiah dan valas masing-masing sebesar 0,24% dan 0,15% di tahun
2025 dari 0,20% dan 0,19% di tahun 2024.
1.3. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada tanggal 31 Desember 2025 turun 7,2% menjadi Rp2,8 triliun
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp3,0 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dalam mata uang asing dari sebelumnya sebesar Rp3,0 triliun menjadi
Rp2,8 triliun.
Berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, seluruh penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia pada tanggal 31
Desember 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan sebagai lancar. Selain itu, tidak terdapat penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain yang dijaminkan.
Tingkat suku bunga rata-rata deposito berjangka pada Bank Indonesia mata uang asing per tahun adalah sebesar 5,41%
dan untuk produk call money sebesar 4,25%. Porsi penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia terhadap total aset
mencapai 1,5% pada tahun 2025.
1.4. Efek-efek yang Diperdagangkan
Jumlah efek-efek yang diperdagangkan yang dimiliki oleh Maybank Indonesia berupa Surat Utang Negara baik dalam
mata uang Rupiah maupun valas. Pada tahun 2025, efek-efek yang diperdagangkan tercatat naik signifikan 134,5% yang
terutama dari meningkatnya Sekuritas Rupiah Bank Indonesia sebesar Rp2,4 triliun dan Bank Indonesia Floating Rate
Note (BIFRN) sebesar Rp0,2 triliun.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat efek-efek yang diperdagangkan untuk Surat Utang Negara
(SUN), Bank Indonesia Floating Rate Note (FRNBI) dan Sekuritas Bank Indonesia (SRBI) adalah BBB (S&P) dan
tanpa peringkat.
Adapun terkait suku bunga, tingkat bunga rata-rata per tahun untuk efek-efek yang diperdagangkan dalam Rupiah sebesar
7,07% dan dalam valas sebesar 4,72% pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 7,06% dan dalam valas
sebesar 3,15%. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku, efek-efek yang diperdagangkan pada tanggal 31
35
Page 61
Desember 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan sebagai lancar. Porsi akun ini terhadap total aset pada tahun 2025
adalah 2,4%.
1.5. Investasi Keuangan
Investasi keuangan merupakan investasi pada efek-efek dan penyertaan saham. Investasi pada efek-efek dikategorikan
sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan
penyertaan saham.
Pada tahun 2025, investasi keuangan Bank berupa efek- efek dan penyertaan saham yang secara kumulatif mencapai
Rp39,2 triliun turun 2,5% dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp40,2 triliun dengan kontribusi sebesar 20,2% terhadap
total aset.
Berdasarkan golongan penerbit efek, investasi keuangan Maybank Indonesia berupa efek-efek diterbitkan oleh
Pemerintah dan BUMN, Bank, dan lainnya. Kontribusi terbesar berasal dari efek-efek yang diterbitkan Pemerintah dan
BUMN sebesar 86,6% pada tahun 2025 dan 86,7% pada tahun 2024.
Investasi keuangan jenis lainnya adalah penyertaan saham sebesar Rp196,4 miliar. Bank memiliki penyertaan saham
sebesar Rp159,5 miliar di PT Maybank Sekuritas Indonesia, sebesar Rp27,9 miliar di PT Kliring Penjamin Efek Indonesia
dan sebesar Rp3,0 miliar di PT Bank Capital Indonesia Tbk serta penyertaan saham di berbagai perusahaan yang sifatnya
jangka panjang sebesar Rp6,1 miliar.
1.6. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah serta Piutang Pembiayaan Konsumen
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah 116.330.305 120.388.581
Piutang pembiayaan konsumen (setelah dikurangi pendapatan 7.306.916 7.192.434
pembiayaan konsumen yang belum diakui)
Jumlah kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 123.637.221 127.581.015
serta piutang pembiayaan konsumen
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Bank menempuh upaya rebalancing terhadap portofolio kredit dan hal ini
berdampak pada total kredit yang disalurkan. Strategi Bank dalam melakukan rebalancing portofolio kredit berdampak
pada penurunan penyaluran kredit korporasi, meskipun kondisi tersebut sebagian diimbangi oleh pertumbuhan yang kuat
pada segmen pinjaman CFS Ritel dan Non-Ritel.
Pada tahun 2025, Bank mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp123,6 triliun turun dari sebelumnya di tahun 2024
sebesar Rp127,6 triliun.
Kredit Ritel dan Non-Ritel yang dikelompokan sebagai Community Financial Services (CFS) tumbuh 5,2% menjadi Rp87,2
triliun yang didukung dengan pertumbuhan pada hampir semua subsegment kredit CFS. Kredit CFS Non Ritel tumbuh
5,2% menjadi Rp38,8 miliar ditopang oleh pertumbuhan kredit Business Banking dan SME+ masing-masing sebesar
11,6% dan 6,6%, sementara kredit RSME mengalami sedikit perlambatan 1,3%.
Kredit segmen CFS Ritel secara konsisten menyumbangkan kontribusi kepada pertumbuhan kredit Bank. CFS Ritel
tumbuh sebesar 5,2% menjadi Rp48,4 triliun yang didukung dengan pertumbuhan kredit Otomotif tumbuh sebesar 8,6%,
disusul oleh pinjaman bisnis Kartu Kredit dan pinjaman Perumahan masing-masing tumbuh sebesar 5,4% dan 0,3%.
Sementara portofolio kredit segmen Perbankan Global menerapkan strategi rebalancing, sehingga total kredit
pada segmen ini mengalami penurunan sebesar 18,4%.
1.7. Piutang Pembiayaan Konsumen
Jumlah piutang pembiayaan konsumen Anak Perusaahaan mengalami kenaikan sebesar 1,59% atau Rp114,482 juta
menjadi Rp7.306.916 juta per 31 Desember 2025 dari Rp7.192.434 juta per 31 Desember 2024. Jumlah piutang
pembiayaan konsumen Anak Perusaahaan merupakan piutang yang dikenakan bunga yang timbul dari kegiatan dalam
bentuk penyediaan kendaraan bermotor roda empat dan dua kepada konsumen dengan pembayaran angsuran secara
berkala.
Sebagai jaminan atas piutang yang diberikan, Perusahaan Anak menerima jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) dari kendaraan bermotor yang dibiayai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp1.398.314 digunakan sebagai jaminan atas
pinjaman yang diterima entitas anak dan sebesar Rp9.591 sebagai jaminan atas utang obligasi.
Pada tahun 2025 tingkat bunga rata-rata per tahun yang dibebankan kepada debitur MIF dan WOM masing- masing adalah
7,27% dan 34,21%.
36
Page 62
1.8. Beban Dibayar Dimuka dan Aset Lain-lain
Pada tanggal 31 Desember 2025, beban dibayar dimuka dan aset lain-lain terdiri dari tagihan lainnya, piutang bunga,
agunan yang diambil alih, beban dibayar di muka, beban ditangguhkan kredit, beban ditangguhkan simpanan nasabah,
uang muka untuk renovasi dan perbaikan gedung, setoran jaminan, uang muka pembelian software komputer, property
terbengkalai, tagihan card center dan Mastercard, keanggotaan golf, bea materai dan lain-lain.
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain mengalami kenaikan sebesar 38,00% atau Rp1.760.812 juta dari Rp4.634.981
juta per 31 Desember 2024 menjadi Rp6.395.793 juta per 31 Desember 2025. Beban dibayar di muka terutama terdiri dari
pajak dibayar dimuka, pemeliharaan aset tetap dan pemeliharaan perangkat lunak.
2. Liabilitas
(dalam jutaan Rupiah)
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
LIABILITAS
Liabilitas segera
Pihak berelasi 409 1.014
Pihak ketiga 2.315.645 1.069.561
2.316.054 1.070.575
Simpanan nasabah
Pihak berelasi 386.974 404.298
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.593
116.194.096 119.003.891
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 2.610.117 2.914.963
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 7.872.178 14.819.967
Dikurangi: Beban bunga yang belum diamortisasi (13.482) (16.881)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi 740.969 508.422
Pihak ketiga 629.638 847.999
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi
Pihak berelasi 12.901 56.085
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak berelasi - 51.987
Pihak ketiga 3.971.967 3.661.763
3.971.967 3.713.750
Pinjaman diterima 14.041.657 14.426.809
Utang pajak 313.665 316.308
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Pihak berelasi 2.672 6.047
Pihak ketiga 3.445.294 3.738.574
3.447.966 3.744.621
Obligasi subordinasi
Pihak berelasi 99.521 99.484
Pihak ketiga - -
99.521 99.484
JUMLAH LIABILITAS 160.634.150 165.971.431
Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Jumlah liabilitas konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah Rp160,6 trilliun, yang mana 72,33%
atau Rp116,19 trilliun merupakan simpanan nasabah, diikuti dengan pinjaman diterima sebesar 8,74% atau Rp14,04
trilliun, surat berharga yang diterbitkan sebesar 2,47% atau Rp3,97 trilliun , simpanan dari bank lain sebesar 5,68% atau
Rp9,13 trilliun, beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain sebesar 2,15% atau Rp3,45 trilliun. Jumlah liabilitas
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp160,6 trilliun mengalami penurunan sebesar Rp53 trilliun atau
3,22% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp165,97 trilliun.
37
Page 63
Likuiditas merupakan fokus yang sangat penting untuk dikelola dalam kondisi saat ini. Manajemen Perseroan
berpandangan bahwa situasi dan tantangan yang sama akan dihadapi pada tahun 2026 dan akan terus memantau
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga secara intensif sehingga dapat mendukung rencana pertumbuhan bisnis. Bank terus
secara aktif mengelola aset dan kewajiban untuk memastikan tingkat pendanaan dan biaya yang optimal sepanjang waktu.
2.1. Simpanan Nasabah
Pada tanggal 31 Desember 2025 simpanan nasabah mencapai Rp116,2 triliun, turun 2,4% dibandingkan dengan posisi
tahun sebelumnya yang mencapai Rp119,0 triliun.
Saldo Dana Murah (CASA) Bank tercatat meningkat 6,3% menjadi Rp66,9 triliun dengan rekening Giro dan Tabungan
masing-masing tercatat sebesar Rp44,3 triliun dan Rp22,5 triliun. Sementara, Deposito Berjangka tercatat mengalami
penurunan 12,1% menjadi Rp49,3 triliun dari Rp56,1 triliun pada tahun sebelumnya, sejalan dengan fokus berkelanjutan
Bank dalam mengoptimalkan struktur pendanaan yang lebih efisien. Hasilnya, rasio Dana Murah (rasio CASA) Bank
meningkat menjadi sebesar 57,6% pada tahun 2025 dari 52,9% pada tahun 2024.
Bank terus memperkuat likuiditas melalui simpanan berbiaya rendah, dengan mengoptimalkan layanan digital untuk
menghimpun simpanan nasabah dan cash management untuk menghimpun rekening operasional nasabah
korporasi.
Simpanan nasabah dalam mata uang Rupiah masih memiliki porsi dominan sebesar 76,2% pada tahun 2025 dari
sebelumnya sebesar 76,6%, Kontribusi simpanan nasabah terhadap total liabilitas mencapai 72,3% di tahun 2025
sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar 71,7%.
2.2. Simpanan dari Bank Lain
Pada tanggal 31 Desember 2025 total simpanan dari bank lain sebesar Rp9,1 triliun, naik sebesar 51,6% dari tahun sebelumnya
yang sebesar Rp6,0 triliun. Kontribusi akun ini terhadap total liabilitas mencapai 5,7% dan 3,6% masing-masing untuk tahun
2025 dan 2024. Peningkatan ini terutama dari bertambahnya call money.
Tingkat suku bunga rata-rata giro dari bank lain adalah sebesar 1,53% untuk mata uang Rupiah dan 1,71% untuk mata uang
asing. Komposisi sertifikat Pengelolaan Dana Syariah Antarbank, Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah
Interbank Antarbank, Deposito berjangka pada Bank Indonesia dan call money masing- masing adalah sebesar 4,90%, 4,25%,
5,41% dan 4,25%.
2.3. Surat Berharga yang Diterbitkan
Bank menerbitkan efek bersifat utang sebagai salah satu sumber pendanaan. Pada 31 Desember 2025, efek utang atau
obligasi yang belum jatuh tempo mencapai Rp4,0 triliun dari sebelumnya mencapai Rp3,7 triliun pada tahun 2024.
Dari total obligasi yang belum jatuh tempo, obligasi yang diterbitkan oleh Maybank Indonesia mencapai Rp399,2 miliar.
Sisanya berupa obligasi yang diterbitkan oleh entitas anak yakni Maybank Indonesia Finance sebesar Rp1,2 triliun dan
WOM Finance sebesar Rp2,4 triliun, Informasi lebih lengkap terkait efek utang ini dapat dilihat di bagian ikhtisar obligasi
dan profil perusahaan terkait kronologis pencatatan obligasi.
2.4. Pinjaman yang Diterima
Pinjaman yang diterima terdiri dari fasilitas pembiayaan pemilikan kendaraan bermotor Perusahaan Anak Perseroan dan
pinjaman lainnya yang digunakan untuk membiayai aktivitas umum Perseroan dan Perusahaan Anak Perseroan.
Pinjaman yang diterima pada tahun 2025 mencapai Rp14,0 triliun, menurun dibandingkan tahun sebelumnya senilai
Rp14,4 triliun. Dari total pinjaman yang diterima ini, pinjaman antar bank menurun terutama dalam mata uang asing
menjadi Rp4,1 triliun dari sebelumnya Rp7,7 triliun, sementara pinjaman antar bank dalam mata uang Rupiah meningkat
menjadi Rp3,7 triliun dari sebelumnya Rp1,0 triliun.
3. Ekuitas
(dalam jutaan Rupiah)
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
EKUITAS
Ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk
Modal saham - ditempatkan dan disetor penuh 3.855.908 3.855.908
Tambahan modal disetor 6.357.376 6.357.376
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 40.951 40.793
Selisih transaksi antara pemegang saham entitas anak (57.313) (57.313)
Surplus revaluasi aset tetap 1.975.199 2.109.514
38
Page 64
Pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi keuangan yang 326.202 (349.335)
diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain - setelah pajak tangguhan
dan cadangan atas kerugain kredit ekspektasian
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - setelah pajak tangguhan 517.126 423.045
Cadangan umum 771.182 771.182
Saldo laba 18.666.676 17.455.695
Jumlah ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk 32.453.307 30.606.865
Kepentingan non-pengendali 630.176 601.526
JUMLAH EKUITAS 33.083.483 31.208.391
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633 197.179.822
Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah ekuitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar Rp33,1
trilliun, meningkat sebesar 6,01% atau Rp1,9 trilliun dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024 yaitu sebesar
Rp31,2 trilliun. Pencapaian ini terutama didorong oleh kenaikan saldo laba menjadi Rp18,7 triliun dengan pertumbuhan
sebesar 6.9% dari sebelumnya mencapai Rp17,5 triliun
4. Capital Expenditure
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, capital expenditure Perseroan
masing-masing sebesar Rp364 juta dan Rp505 juta dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Tanah - 6.444
Bangunan, termasuk renovasi 29.077 47.656
Peralatan kantor 140.886 260.845
Instalasi 11,386 34.229
Kendaraan bermotor 11.765 26.459
Total 193.114 375.633
Capital expenditure seluruhnya menggunakan sumber pendanaan Rupiah yang tidak perlu dilakukan transaksi lindung
nilai.
Pembelian barang modal yang dilakukan dalam batas yang sesuai dengan kemampuan dan arus kas Perseroan sehingga
tidak mengganggu kinerja keuangan Perseroan.
5. Giro Wajib Minimum
Selama ini, Perseroan selalu memenuhi GWM sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rasio GWM untuk Rupiah dan
mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 dijelaskan pada tabel di bawah ini:
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rupiah
Utama 5,07% 8,33%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) 23,07% 20,40%
Mata uang asing 4,37% 4,38%
6. Posisi Devisa Neto
Berdasarkan Peraturan BI, rasio Posisi Devisa Neto (PDN) Perseroan secara keseluruhan adalah setinggi-tingginya
sebesar 20% dari modal bank. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, rasio PDN Perseroan masing-
masing adalah 4,67% dan 5.70% untuk Perseroan saja (tidak konsolidasian).
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memenuhi seluruh rasio wajib (statutory ratio) yang ditentukan oleh Bank
Indonesia maupun oleh perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. Selain itu, sebagian besar dari rasio-rasio
keuangan penting yang tersajikan dalam bagian ini, menunjukkan landasan atau fundamental keuangan Perseroan yang
kokoh, kinerja Perseroan yang patut dibanggakan, dan fungsi intermediasi perbankan yang benar-benar dilakukan oleh
Perseroan secara profesional, transparan dan bertanggung jawab.
39
Page 65
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 2.113.703 (7.313.663)
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas investasi 2.302.214 (7.229.844)
Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (7.768.664) 18.004.763
(Penurunan)/kenaikan neto kas dan setara kas (3.352.747) 3.461.256
Kas dan setara kas awal tahun 18.129.143 14.412.730
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 227.497 255.157
Kas dan setara kas akhir tahun 15.003.893 18.129.143
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024
Kas Neto Diperoleh Dari Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi menggambarkan pergerakan kas untuk mendanai kegiatan bisnis Perseroan. Arus kas
tersebut berasal dari kegiatan utama Perseroan, yakni penyaluran kredit, pengeluaran kas terutama untuk pembayaran
beban bunga dan Syariah, pembayaran beban umum dan administrasi, pembayaran tenaga kerja dan tunjangan,
pembayaran pajak penghasilan badan serta pembayaran beban non-operasional. Sedangkan penerimaan kas
perusahaan berasal dari penerimaan pendapatan bunga dan Syariah, dan pendapatan operasional lainnya yang diterima.
Bank melaporkan kas neto yang diperoleh dari kegiatan operasi tercatat surplus sebesar Rp2,1 triliun. Pada tahun
sebelumnya kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat defisit senilai Rp7,3 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh
peningkatan kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah yang tercatat arus kas sebesar surplus Rp2,6 triliun
serta liabilitas segera yang tercatat sebesar surplus Rp1,2 triliun dari tahun sebelumnya yang masing-masing tercatat
sebesar deficit Rp12,9 triliun dan Rp6 miliar.
Pola arus kas Perseroan dari aktivitas operasi sebagian besar dipengaruhi oleh Kredit yang diberikan dan
piutang/pembiayaan Syariah dan Simpanan dari nasabah dan bank lain.
Kas Neto Diperoleh Dari Aktivitas Investasi
Arus kas dari aktivitas investasi terkait dengan pembelian/penjualan aset tetap dan aset tak berwujud yang dimiliki
Perseroan serta dari aktivitas penjualan atau pembelian surat-surat berharga/efek-efek untuk tujuan investasi.
Maybank Indonesia membukukan kas neto dari kegiatan investasi surplus sebesar Rp2,3 triliun. Hal ini disebabkan karena
Bank melakukan penjualan efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain senilai Rp2,0
triliun. Pada tahun sebelumnya, Bank melaporkan kas neto diperoleh dari kegiatan investasi defisit senilai Rp7,2 triliun
karena pembelian efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain senilai Rp8,2 triliun.
Pola arus kas Perseroan dari aktivitas investasi sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas penjualan atau pembelian surat-
surat berharga/efek-efek untuk tujuan investasi.
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan menunjukkan penerimaan kas Perseroan dari pinjaman yang diterima dan surat
berharga yang diterbitkan sebagai sumber pendanaan Perseroan. Sedangkan pengeluaran kas Perseroan untuk
membayar liabilitas sewa, dividen, pembelian kembali efek yang dijual dengan janji dibeli kembali, pelunasan obligasi
subordinasi, serta pelunasan surat berharga yang diterbitkan.
Maybank Indonesia melaporkan kas neto diperoleh dari kegiatan pendanaan defisit sebesar Rp7,8 triliun. Pada tahun
sebelumnya, Bank melaporkan kas neto digunakan untuk kegiatan pendanaan sebesar surplus Rp18,0 triliun. Pada tahun
2025, Bank mencatatkan adanya pembelian efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp6,9 triliun dan
pelunasan dari surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp2,5 triliun.
Pola arus kas Perseroan dari aktivitas pendanaan sebagian besar dipengaruhi oleh pembelian atau penjualan kembali
efek yang dijual dengan janji dibeli kembali dan penerimaan atau pembayaran dari pinjaman diterima.
D. KINERJA KEUANGAN PERSEROAN BERDASARKAN SEGMEN OPERASI
Segmen operasi Maybank Indonesia dilaporkan selaras dengan laporan internal Bank yang disiapkan untuk mengambil
keputusan operasional yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu dan penilaian
atas performanya. Maybank Indonesia diorganisasikan ke dalam tiga segmen operasi berdasarkan produk dan jasa
sebagai berikut:
• Segmen Perbankan Global
• Segmen Perbankan Bisnis
• Segmen Ritel
40
Page 66
Maybank Indonesia dan entitas anak membagi segmen berdasarkan unit bisnis. Adapun informasi segmen Maybank
Indonesia dan entitas anak berdasarkan segmen operasi, sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Perbankan Perbankan Kantor Pusat
Ritel Total
Global Bisnis dan Lainnya
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
konsolidasian
Pendapatan bunga – neto 3.338.031 847.751 3.341.752 (305.632) 7.221.902
Pendapatan/(beban) bunga antar (1.771.875) 617.651 609.905 544.319 -
segmen
Pendapatan bunga setelah bunga 1.566.156 1.465.402 3.951.657 238.687 7.221.902
antar segmen – neto
Pendapatan/(beban) operasional – 830.631 378.686 1.339.538 (222.088) 2.326.767
kotor
Beban operasi (524.405) (610.971) (2.574.930) (2.739.151) (6.449.457)
Pendapatan/(beban) operasional 1.872.382 1.233.117 2.716.265 (2.722.552) 3.099.212
sebelum penyisihan kerugian
penurunan nilai – neto
Penyisihan kerugian penurunan (87.455) (235.877) (906.424) 253.490 (976.266)
nilai
Pendapatan operasional – neto 1.784.927 997.240 1.809.841 (2.469.062) 2.122.946
Beban non-operasional – neto 18.315 22.220 (1.789) 61.101 99.847
Laba sebelum alokasi beban tidak 1.803.242 1.019.460 1.808.052 (2.407.961) 2.222.793
langsung
Beban tidak langsung (553.149) (775.280) (1.051.416) 2.379.845 -
Laba sebelum beban pajak 1.250.093 244.180 756.636 (28.116) 2.222.793
Beban pajak (520.598)
Laba tahun berjalan 1.702.195
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 84.831.114 39.639.217 33.603.720 35.643.582 193.717.633
Jumlah Liabilitas 52.394.238 47.163.385 40.198.829 20.877.698 160.634.150
*) Perbankan Global terdiri dari Corporate Banking, Tresuri, Cabang Luar Negeri dan Syariah
**) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), Komersial, Mikro dan Syariah
***) CFS Ritel terdiri dari Retail Banking, Entitas Anak dan Syariah
E. KONDISI LIKUIDITAS PERSEROAN
Perseroan memiliki sumber likuiditas secara internal seperti kas dan setara kas serta melalui penjualan asset yang likuid,
sedangkan untuk sumber likuditas eksternal perseroan memiliki beberapa sumber antara lain: penarikan dana pihak ketiga
dari nasabah (giro, tabungan dan deposito), pinjaman antarbank ataupun penjualan surat berharga dengan janji membeli
kembali (Repo)
Saat ini Perseroan memiliki fasilitas pendanaan dari Maybank Group sebesar USD100 juta untuk konvensional dan
USD150 juta untuk syariah dan juga memiliki fasilitas pendanaan dari pihak ketiga non-bank sebesar IDR2 triliun untuk
konvensional dan IDR1 triliun untuk syariah. Selain fasilitas pendanaan, Perseroan juga bisa memiliki surat berharga yang
masih dapat digunakan untuk dijual dengan janji dibeli kembali / unencumbered sebesar +/- IDR 14 triliun posisi per akhir
Maret 2026.
Untuk saat ini Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen kejadian/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan dan penurunan yang material terhadap likuiditas
Perseroan.
Perseroan memiliki tingkat permodalan yang memadai untuk mendukung kegiatan usaha serta memenuhi ketentuan
regulator yang berlaku, termasuk rencana penerbitan obligasi ini. Selain itu, Perseroan telah menetapkan Peraturan
Perusahaan terkait Kebijakan Penerapan Manajemen Permodalan yang mencakup berbagai strategi untuk menjaga dan
mengembalikan tingkat permodalan agar tetap berada pada level yang mencukupi, sehingga mendukung keberlanjutan
operasional dan pertumbuhan usaha Perseroan.
Untuk mengukur kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, Maybank Indonesia menggunakan
berbagai rasio likuiditas. lMaybank Indonesia juga menggunakan rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang merupakan
rasio perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total arus kas keluar bersih (net cash
outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam skenario krisis. Regulator menetapkan pemenuhan LCR paling rendah
100% sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang LCR.
Pada tahun 2025, rasio LDR Maybank Indonesia mencapai 90,31%, dan rasio kewajiban pemenuhan kecukupan likuiditas
(LCR) mencapai 175,83%. Bank juga menjaga Net Stable Funding Ratio (NFSR) dengan meningkatkan stabilitas
pendanaan Bank yang disesuaikan dengan komposisi aset dan rekening administratif. Rasio NFSR dihitung dengan
membandingkan jumlah dana stabil yang tersedia (Available Stable Funding) dengan jumlah dana stabil yang dibutuhkan
41
Page 67
(Required Stable Funding). Pada tahun 2025, rasio NSFR Bank mencapai 112,44%, lebih tinggi dibandingkan ketentuan
regulator sebesar 100% sebagaimana yang diatur dalm POJK No. 50/POJK.03/2017 tentang NSFR.
Secara keseluruhan, berdasarkan perhitungan rasio-rasio tersebut di atas, Maybank Indonesia telah memenuhi kriteria
“sangat likuid” dalam penilaian tingkat kesehatan bank.
Salah satu parameter utama dalam mengukur rasio solvabilitas adalah rasio permodalan. Rasio Kecukupan Modal atau
Capital Adequacy Ratio (CAR) mencerminkan perbandingan modal Bank terhadap aset tertimbang menurut risiko (Risk
Weighted Assets/RWA). Maybank Indonesia senantiasa memastikan kecukupan permodalan berada pada tingkat yang
memadai untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan cakupan risiko kredit, risiko pasar, serta
risiko operasional. Hal ini dilakukan guna menjaga ketahanan Bank dalam mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan. Pada tahun 2025, rasio CAR Bank tercatat sebesar 25,47%, jauh lebih tinggi dibandingkan rasio CAR
minimum yang dipersyaratkan oleh regulator.
Maybank Indonesia menghitung rasio keuangan yang dimiliki untuk mengukur kemampuan profitabilitas dan efisiensi
kinerja. Rasio yang dihitung meliputi Rasio Laba terhadap Aset (ROA), Laba terhadap Ekuitas (ROE), Margin Bunga Bersih
(NIM), rasio Biaya terhadap Pendapatan (CIR), dan rasio Beban Operasional terhadap Pada tahun 2025, Maybank
Indonesia membukukan rasio profitabilitas berupa ROA dan ROE masing-masing sebesar 0,94% dan 5,38% sedangkan
rasio Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar 3,27%. Adapun rasio BOPO Bank tercatat sebesar 87,43%.
F. TINGKAT KESEHATAN BANK BERDASARKAN RISIKO (RISK BASED BANK RATING/RBBR)
Prinsip-prinsip Perbankan Yang Sehat
Penilaian tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko dilaksanakan sesuai dengan Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016
tanggal 27 Januari 2016 dan Surat Edaran OJK No.14 /SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 perihal Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum. Sesuai ketentuan OJK, Tingkat Kesehatan Bank adalah hasil penilaian kondisi Perseroan yang
dilakukan terhadap risiko dan kinerja Perseroan. Peringkat Komposit adalah peringkat akhir hasil penilaian Tingkat
Kesehatan Bank.
Berikut merupakan keterangan mengenai kategori penilaian Peringkat komposit (PK) untuk RBBR:
Peringkat komposit 1 (PK-1) : mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sangat sehat sehingga dinilai
sangat mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi
bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Peringkat komposit 2 (PK-2) : mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan
faktor eksternal lainnya.
Peringkat komposit 3 (PK-3) : mencerminkan kondisi Bank yang secara umum cukup sehat sehingga dinilai cukup
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis
dan faktor eksternal lainnya.
Peringkat komposit 4 (PK-4) : mencerminkan kondisi Bank yang secara umum kurang sehat sehingga dinilai
kurang mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi
bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Peringkat komposit 5 (PK-5) : mencerminkan kondisi Bank yang secara umum tidak sehat sehingga dinilai tidak
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis
dan faktor eksternal lainnya.
Berikut merupakan penjelasan mengenai faktor penilaian yang terdapat dalam:
a. Faktor Profil Risiko
Penilaian profil risiko yang meliputi 8 (delapan) jenis risiko, yaitu: Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko
Operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko Reputasi, termasuk didalamnya Risiko Imbal
Hasil dan Risiko Investasi untuk profil risiko Unit Usaha Syariah (UUS). Dalam penilaian risiko, dilakukan penilaian
terhadap risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen risiko.
b. Faktor Tata Kelola (Good Corporate Governance/GCG)
Penetapan peringkat faktor Good Corporate Governance (GCG) dilakukan berdasarkan analisis yang komprehensif dan
terstruktur terhadap hasil penilaian pelaksanaan prinsip-prinsip GCG Perseroan, kecukupan tata kelola (governance) atas
struktur, proses dan hasil penerapan GCG pada Perseroan dan informasi lain yang terkait dengan GCG Perseroan,
mengacu pada kebijakan internal yang mengatur tentang GCG.
c. Faktor Rentabilitas (Earnings)
▪ Penilaian faktor rentabilitas (earnings) dilakukan terutama terhadap kinerja earnings, sumber-sumber earnings
dan sustainability earnings bank.
▪ Penilaian tersebut mempertimbangkan aspek tingkat, trend, dan kinerja peer group.
▪ Penilaian aspek kuantitatif menggunakan indikator utama dan indikator pendukung.
42
Page 68
▪ Penetapan peringkatnya berdasarkan analisis yang bersifat komprehensif dan terstruktur.
d. Faktor Permodalan (Capital)
▪ Penilaian faktor modal dilakukan terutama terhadap tingkat kecukupan dan pengelolaan modal.
▪ Penilaian tersebut mempertimbangkan aspek tingkat, trend, struktur dan kinerja peer group.
▪ Penilaian aspek kuantitatif menggunakan indikator utama dan indikator pendukung.
Penilaian tingkat kesehatan Perseroan dilakukan secara semesteran. Tabel berikut menjelaskan mengenai hasil Penilaian
tingkat kesehatan bank (self assesment) untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025:
No. Faktor-Faktor Penilaian Peringkat Bank Individual
1 Profil Risiko 2
2 Tata Kelola (Good Corporate Governance) 2
3 Rentabilitas 3
4 Permodalan 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Berdasarkan Risiko PK-2
Analisis
Peringkat profil risiko per 31 Desember 2025 secara keseluruhan adalah Low To Moderate, peringkat tersebut didasarkan
atas hasil penilaian Risiko Inheren (dengan peringkat Low untuk Risiko Reputasi; peringkat Low to Moderate untuk Risiko
Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, Risiko Stratejik dan Risiko Kepatuhan; serta peringkat
Moderate untuk Risiko Kredit) dan hasil pengukuran Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) dengan peringkat
Satisfactory.
Laba Bersih Perseroan per 31 Desember 2025 meningkat dibanding pencapaian pada tahun lalu, serta melampaui target
Revisi RBB. Marjin Bunga Bersih (NIM) Perseroan masih mengalami tekanan yang cukup kuat akibat dari ketatnya
persaingan suku bunga kredit di industri perbankan.
Per posisi 31 Desember 2025, tingkat kecukupan modal Bank masih sangat memadai, hal ini didukung oleh rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank yang berada di atas persyaratan ketentuan modal minimum. Di
samping itu, tingkat permodalan internal Bank sesuai dengan perhitungan ICAAP (Internal Capital Adequacy Assessment
Process) per posisi 31 Desember 2025 juga dapat dikategorikan sangat mencukupi untuk mendukung pertumbuhan bisnis
Bank ke depannya dan untuk menanggung potensi kerugian berdasarkan profil risiko yang mungkin dihadapi Bank.
G. KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL
Selama tahun 2025 dan 2024 Maybank tidak memiliki ikatan material untuk investasi barang modal. Oleh karena itu, tidak
terdapat informasi mengenai nama pihak yang melakukan ikatan, tujuan dari ikatan tersebut, sumber dana yang
diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan tersebut, mata uang yang menjadi denominasi dan langkah-langkah yang
direncanakan perusahaan untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
H. INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN PERSYARATAN
REGULASI DAN ISU LINGKUNGAN HIDUP
Selama tahun 2025 dan 2024 Maybank tidak memiliki ikatan material untuk investasi barang modal yang dikeluarkan
dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup. Oleh karena itu, tidak terdapat informasi
mengenai nama pihak yang melakukan ikatan, tujuan dari ikatan tersebut, sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi
ikatan-ikatan tersebut, mata uang yang menjadi denominasi dan langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
I. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING/SUKU BUNGA
Risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau biasa disebut sebagai risiko nilai tukar adalah potensi kerugian yang timbul
akibat pergerakan nilai tukar di pasar terhadap posisi terbuka. Perseroan menerapkan manajemen risiko nilai tukar yang
memadai untuk meminimalisir dampak dari perubahan atau volatilitas nilai tukar.
Risiko nilai tukar berasal dari transaksi valuta asing dengan nasabah atau counterparty yang menyebabkan posisi terbuka
dalam valuta asing maupun posisi struktural dalam valuta asing akibat penyertaan modal. Perseroan mengelola risiko nilai
tukar dengan melakukan pemantauan dan pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai dengan limit internal dan
ketentuan Bank Indonesia.
Risiko suku bunga timbul sebagai akibat pergerakan suku bunga pasar, yang dapat berpengaruh pada profitabilitas
Perseroan (earning perspective) maupun nilai ekonomis modal Perseroan (economic value perspective).
Pengelolaan risiko suku bunga antara lain dilakukan dengan menentukan limit/komposisi dari liabilitas yang memiliki
tingkat suku bunga variable dan aset keuangan yang memiliki tingkat suku bunga mengambang/variable. Komposisi dari
43
Page 69
aset dan liabilitas yan memiliki tingkat suku bunga mengambang akan selalu dijaga seimbang sehingga akan terjadi natural
hedging terhadap pergerakan suku bunga.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, tidak terdapat pinjaman yang suku bunganya tidak ditentukan terlebih dahulu.
J. KONDISI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI
Sampai dengan prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi yang
dapat mempengaruhi jumlah dan profitabilitas secara material yang dihadapi oleh Perseroan, kecuali bahwa telah terjadi
ketidakpastian makroekonomi sehubungan dengan peningkatan inflasi serta suku bunga acuan secara global dan
meningginya tensi geopolitik. Perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan kondisi di pasar atau situasi
lainnya di luar kendali Bank. Manajemen akan terus memantau hal ini dan mengatasi risiko dan ketidakpastian terkait hal
ini di masa mendatang.
K. KEBIJAKAN PEMERINTAH/INSTITUSI LAINNYA YANG BERDAMPAK TERHADAP USAHA DAN BISNIS
PERSEROAN
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan
APBD TA 2025 menjadi tantangan bagi industri perbankan, Efesiensi anggaran pemerintah secara langsung berdampak
pada penerimaan dana APBD yang diterima oleh Daerah berkurang, sehingga jika tidak dapat diantisipasi oleh Bank maka
dapat mempengaruhi likuiditas Bank. Tantangan tersebut ditanggapi oleh Bank dengan melakukan ekspansi untuk
memperoleh dana secara masif dari masyarakat dan sektor korporasi. Serta Bank juga melakukan Diversifikasi Bisnis
Lainnya
L. PEMBATASAN YANG ADA TERHADAP KEMAMPUAN PERUSAHAAN ANAK UNTUK MENGALIHKAN DANA
KEPADA PERSEROAN.
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk
mengalihkan dana kepada Perseroan yang dapat berdampak terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi
kewajiban pembayaran tunai. Kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak juga tidak memiliki modal kerja yang
menimbulkan risiko khusus.
44
Page 70
VI. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan menyadari bahwa risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam
setiap kegiatan operasional sebuah bank dan dapat mempengaruhi hasil usaha dan kinerja Perseroan. Risiko-risiko
tersebut harus dikelola dengan baik dan akuntabel, untuk itu Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip
manajemen risiko terbaik yang sejalan dengan arahan regulator, perkembangan bisnis perbankan serta acuan Basel II.
Risiko yang akan diungkapkan di bawah ini merupakan risiko yang berpengaruh besar terhadap kegiatan usaha Perseroan
maupun Perusahaan Anak.
RISIKO UTAMA YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko yang timbul dan berdampak pada kerugian finansial Perseroan karena debitur/nasabah gagal
melakukan kewajibannya kepada Perseroan. Kegagalan dalam mengelola risiko ini dapat mengakibatkan kerugian pada
aktiva produktif atau kerugian yang lebih besar lagi yang akan berdampak negatif bagi posisi keuangan Perseroan.
Potensi risiko kredit dapat terjadi pada berbagai aktivitas perbankan seperti pemberian fasilitas kredit secara langsung dan
terusan (channelling), pembiayaan perdagangan (trade finance), penempatan dana pada lembaga lain dan investasi pada
Perusahaan Anak. Ketidaklancaran pengembalian atas aktivitas tersebut dapat mengakibatkan munculnya kredit
bermasalah.
Penyaluran kredit Perseroan dapat dikelompokkan atas penyaluran kredit kepada individual, grup usaha dan juga sektor
usaha. Kesulitan yang dihadapi oleh individual, grup usaha dan sektor usaha di mana terdapat konsentrasi penyaluran
kredit oleh Perseroan dapat mengakibatkan meningkatnya kredit tidak lancar dari nasabah yang pada akhirnya dapat
berpengaruh secara negatif terhadap kegiatan usaha dan kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang.
RISIKO USAHA PERSEROAN
Berikut merupakan risiko – risiko usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang dapat mempengaruhi hasil
usaha dan kondisi keuangan Perseroan:
1. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko di mana nilai wajar atau arus kas di masa mendatang dari suatu instrumen keuangan akan
berfluktuasi akibat perubahan variabel pasar, seperti: suku bunga, nilai tukar, harga ekuitas, dan harga komoditas. Risiko
pasar melekat pada semua portofolio Perseroan termasuk posisi pada Trading book maupun Banking Book. Manajemen
risiko pasar bertujuan untuk meminimalkan dampak dari volatilitas pergerakan variabel pasar tersebut di atas, termasuk di
dalamnya menetapkan toleransi dan limit risiko.
Pergerakan suku bunga dan nilai tukar dapat terjadi dalam waktu yang tidak dapat ditentukan. Ketidakmampuan Perseroan
dalam melakukan penyesuaian dari setiap perubahan variabel yang terjadi secara signifikan akan berpotensi menurunkan
nilai dari portofolio yang dimiliki oleh Perseroan yang berdampak terhadap kinerja keuangan Perseroan secara
keseluruhan.
2. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas dapat terjadi ketika sebuah Perseroan tidak dapat memenuhi kewajiban finansialnya kepada nasabah atau
counterparty secara tepat waktu dengan biaya yang wajar. Manajemen risiko likuiditas merupakan hal yang sangat enting
karena dapat berdampak signifikan terhadap keberlangsungan bisnis. Perseroan senantiasa berupaya memastikan bahwa
setiap kebutuhan likuiditas dan pendanaan saat ini dan masa mendatang dapat terpenuhi baik dalam kondisi pasar normal
maupun kondisi krisis.
Risiko likuiditas juga dapat timbul dari situasi di mana Perseroan tidak dapat mencairkan atau menjual asetnya karena
pasar tidak dapat menyerap aset tersebut. Perseroan juga mempunyai kemungkinan untuk mengalami kesulitan likuiditas
yang dipicu oleh menurunnya credit rating Perseroan sehingga mengakibatkan terjadi penarikan dana secara besar-
besaran (rush), atau terjadinya suatu kondisi di mana counterparty tidak bersedia melakukan transaksi atau meminjamkan
dana ke Perseroan.
Apabila hal ini memiliki nilai yang material, maka Perseroan mengalami masalah likuiditas yang berdampak negatif
terhadap kelangsungan usaha Perseroan.
3. Risiko Persaingan
Dalam setiap industri akan terdapat suatu persaingan antar perusahaan satu dengan yang lainnya. Perseroan sebagai
salah satu bank di Indonesia menghadapi kompetisi yang ketat dari bank-bank lainnya. Ketidakmampuan Perseroan dalam
bersaing dengan institusi perbankan lainnya dapat menurunkan atau mengurangi pangsa pasar Perseroan sehingga
mempengaruhi pendapatan Perseroan secara material.
45
Page 71
4. Risiko Teknologi
Terdapat risiko teknologi, mengingat dalam usaha Perseroan sangat tergantung pada sistem teknologi informasi, sehingga
tidak berfungsinya sistem teknologi informasi dengan baik akan berdampak pada kinerja operasional Perseroan.
Hambatan dalam sistem teknologi informasi antara lain adalah apabila terdapat kendala pada mobile banking, internet
banking dan/atau ATM yang dapat menghambat nasabah melakukan transaksi digital.
5. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan. Adapun
beberapa risiko operasional yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:
a. Risiko kegagalan sistem teknologi dan informasi seperti malfungsi (malfunction) atau kerusakan sistem (system crash)
pada sistem komputer dan teknologi informasi. Eksposur potensi risiko operasional tersebut juga meningkat seiring dengan
pertambahan jumlah cabang, jumlah ATM, jumlah EDC, fitur produk layanan e-banking maupun pengembangan jaringan
pelayanan lainnya.
b. Risiko kecurangan (fraud) yang merupakan risiko terjadinya tindakan penipuan, penyelewengan, dan/atau
penyalahgunaan kuasa jabatan yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau lebih di antara individual dalam
manajemen, karyawan, atau pihak ketiga dan dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau pihak lain
dan/atau merugikan Perseroan.
c. Risiko eksternal yang meliputi kejadian force majeure yang meliputi antara lain bencana alam, banjir, gempa bumi, huru
hara, terorisme atau pandemi yang dapat menyebabkan gangguan operasional Perseroan, antara lain terhentinya kegiatan
usaha dan pelayanan kepada pelanggan Perseroan. Apabila hal-hal tersebut terjadi, maka dapat berdampak negatif
terhadap kegiatan dan prospek usaha serta kondisi keuangan Perseroan. Potensi kerugian dapat berupa kerugian finansial
atau dampak buruk lainnya, misalnya, kehilangan reputasi dan kepercayaan publik yang berdampak pada kredibilitas
Perseroan dan kemampuan untuk bertransaksi, menjaga likuiditas dan memperoleh bisnis baru. Adanya permasalahan
yang timbul dalam kegiatan operasional Perseroan dapat mengakibatkan peningkatan biaya operasional dari Perseroan
yang pada akhirnya dapat menurunkan laba bersih Perseroan.
6. Risiko Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia adalah salah satu kunci keberhasilan Perseroan dalam mengembangkan kegiatan usahanya.
Pengelolaan sumber daya manusia ini mencakup berbagai aktivitas, antara lain terkait dengan pengelolaan organisasi,
rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan skill dan kompetensi, administrasi kepersonaliaan, pengelolaan reward
dan hubungan industrial. Ketidakmampuan Perseroan untuk mengelola sumber daya manusia secara efisien dan efektif
akan berdampak terhadap usaha dan kinerja Perseroan.
7. Risiko Reputasi
Risiko reputasi adalah risiko yang berkaitan dengan menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder yang muncul dari
persepsi negatif terhadap perusahaan. Risiko ini muncul ketika reputasi perusahaan terpengaruh oleh satu atau beberapa
kejadian yang berdampak negatif pada reputasi perusahaan, yang timbul karena adanya publikasi negatif tentang kegiatan
bisnis perusahaan, atau kondisi keuangan perusahaan. Terlepas dari kebenarannya, publikasi negatif dapat menurunkan
kepercayaan publik terhadap Perseroan, yang dapat berakibat fatal seperti tuntutan litigasi, penurunan jumlah nasabah,
bisnis dan/atau pendapatan Perseroan.
Kegagalan Perseroan dalam menjaga reputasinya di mata Masyarakat dapat menimbulkan pandangan maupun persepsi
negatif masyarakat terhadap Perseroan. Apabila risiko ini dihadapi oleh Perseroan, maka dalam waktu singkat dapat terjadi
penurunan atau hilangnya kepercayaan nasabah terhadap Perseroan yang pada akhirnya akan memberikan dampak
negatif terhadap pendapatan dan volume aktivitas Perseroan.
8. Risiko Strategis
Risiko strategis adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam menentukan dan/atau melaksanakan keputusan strategis atau
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Termasuk di sini adalah risiko yang berdampak terhadap
modal, pendapatan dan reputasi Bank, yang timbul akibat pelaksanaan keputusan yang tidak tepat atau kurang
responsifnya Perseroan terhadap perubahan industri, ekonomi, teknologi dan regulasi.
Setiap ketidakmampuan Perseroan dalam menghadapi tantangan bisnis yang terus mengalami perubahan dari waktu ke
waktu akan mengakibatkan kegagalan bagi Perseroan untuk mencapai visi dan misi yang selama ini telah ditetapkan.
Dalam jangka panjang, apabila risiko ini terus dihadapi oleh Perseroan, maka hal ini akan berdampak terhadap
kelangsungan bisnis Perseroan.
9. Risiko Bencana Alam
46
Page 72
Sebagian besar kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak berlokasi di wilayah Indonesia, di mana terdapat wilayah
yang rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, letusan gunung berapi, atau peristiwa-peristiwa
lainnya.
Bencana alam yang terjadi dapat mengakibatkan gangguan pada kegiatan usaha Perseroan seperti kerusakan terhadap
jaringan infrastruktur dan peralatan Perseroan.
10. Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing dan Risiko Suku Bunga Acuan Pinjaman
Risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau biasa disebut sebagai Risiko nilai tukar adalah potensi kerugian yang timbul
akibat pergerakan nilai tukar di pasar terhadap posisi terbuka. Perseroan menerapkan manajemen Risiko nilai tukar yang
memadai untuk meminimalisir dampak dari perubahan atau volatilitas nilai tukar.
Risiko nilai tukar berasal dari transaksi valuta asing dengan nasabah atau counterparty yang menyebabkan posisi terbuka
dalam valuta asing maupun posisi structural dalam valuta asing akibat penyertaan modal. Perseroan mengelola Risiko
nilai tukar dengan melakukan pemantauan dan pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai dengan limit internal dan
ketentuan Bank Indonesia.
Risiko suku bunga timbul sebagai akibat pergerakan suku bunga pasar, yang dapat berpengaruh pada profitabilitas
Perseroan (earning perspective) maupun nilai ekonomis modal Perseroan (economic value perspective).
Pengelolaan Risiko suku bunga antara lain dilakukan dengan menentukan limit/komposisi dari liabilitas yang memiliki
Tingkat suku bunga variable dan asset keuangan yang memiliki Tingkat suku bunga mengambang/variable. Komposisi
dari aset dan liabilitas yang memiliki Tingkat suku bunga mengambang akan selalu dijaga seimbang sehingga akan terjadi
natural hedging terhadap pergerakan suku bunga.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, tidak terdapat pinjaman yang suku bunganya tidak ditentukan terlebih dahulu.
RISIKO USAHA PERUSAHAAN ANAK
Pada saat ini, Perseroan memiliki 2 (dua) Perusahaan Anak yang memiliki kegiatan usaha dalam bidang jasa pembiayaan
konsumen. Berikut merupakan risiko-risiko yang dihadapi oleh Perusahaan Anak dalam menjalankan kegiatan
operasional.
1. Risiko Pembiayaan
Risiko pembiayaan timbul apabila nasabah/debitur Perusahaan Anak mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran
angsuran dan fasilitas pembiayaan lainnya. Risiko ini terjadi apabila proses seleksi nasabah dan pengelolaan piutang
Perusahaan Anak tidak dikelola dengan baik. Apabila terdapat ketidaklancaran maupun keterlambatan pembayaran
angsuran pokok maupun bunga oleh nasabah dalam jumlah yang cukup besar maka hal ini akan menurunkan pendapatan
dan kelangsungan usaha Perusahaan Anak.
2. Risiko Pendanaan
Risiko pendanaan timbul jika Perusahaan Anak mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber pendanaan baik berupa
pinjaman maupun pembiayaan bersama. Kesulitan mendapatkan sumber pendanaan eksternal ini antara lain dapat
berupa kesulitan memperoleh fasilitas pendanaan dengan syarat dan kondisi yang dapat mendukung kegiatan
pembiayaan Perusahaan Anak. Kesulitan mendapatkan sumber pendanaan eksternal ini akan menurunkan
perkembangan usaha Perusahaan Anak dalam memberikan fasilitas pembiayaan kepada nasabah.
3. Risiko Persaingan
Sektor pembiayaan konsumen kendaraan bermotor di Indonesia masih memiliki banyak ruang untuk berkembang
mengingat prospek dari industri kendaraan bermotor sendiri yang menjanjikan di Indonesia dan juga karena sektor
pembiayaan terhitung sebagai sektor yang cukup baru di tanah air bila dibandingkan dengan sektor keuangan non-bank
lainnya. Tingginya permintaan akan kendaraan bermotor di Indonesia baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat
disertai dengan kondisi perekonomian makro yang terhitung kondusif sejak tahun 2009 membuat sektor ini semakin
menarik yang berakibat pada bertambahnya jumlah pelaku usaha baik dalam negeri maupun luar negeri untuk turut
bergabung sehingga risiko persaingan usaha menjadi semakin meningkat. Risiko timbul bila tidak dikelola dengan baik
akan berdampak pada kelangsungan usaha Perusahaan Anak karena dapat mengarah pada risiko kredit dan operasional
pula. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan, Perusahaan Anak memiliki korelasi dan
ketergantungan yang tinggi terhadap sumber dan kualitas pendanaan. Peningkatan suku bunga di pasar dapat
mengakibatkan turunnya daya beli konsumen sehingga berdampak pada penurunan pendapatan Perusahaan Anak.
4. Risiko Operasional
47
Page 73
Terdapat risiko operasional seperti risiko yang berkaitan dengan sistem, prosedur serta kontrol, antara lain seperti tidak
berfungsinya sistem komputer Perusahaan Anak, kurangnya pengawasan terhadap penagihan piutang dan kelalaian
dalam pengelolaan dokumen jaminan yang berdampak terhadap kualitas pelayanan dan kelancaran operasional. Hal
tersebut selanjutnya dapat mengakibatkan menurunnya kinerja layanan terhadap nasabah dan daya saing Perusahaan
Anak.
5. Risiko Teknologi
Terdapat risiko teknologi, mengingat dalam usaha pembiayaan Perusahaan Anak sangat tergantung pada sistem teknologi
informasi, sehingga tidak berfungsinya sistem teknologi informasi dengan baik akan berdampak pada kinerja operasional
Perusahaan Anak. Hambatan dalam sistem teknologi informasi antara lain adalah apabila data tidak dapat dikonsolidasi
tepat pada waktunya akan menurunkan kemampuan manajemen Perusahaan Anak dalam melakukan pengawasan atas
operasinya.
6. Risiko Tingkat Ketersediaan dan Permintaan Atas Kendaraan Bermotor
Risiko tingkat ketersediaan dan permintaan atas kendaraan bermotor dan terjadinya perubahan daya beli masyarakat,
selera dan/atau kebutuhan konsumen terhadap kendaraan bermotor. Hal ini dapat berakibat menurunnya kinerja dan
perkembangan usaha Perusahaan Anak.
7. Risiko Investasi
Risiko investasi (Equity Investment Risk) adalah Risiko akibat Perseroan ikut menaggung kerugian usaha nasabah yang
dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik yang menggunakan metode net revenue sharing maupun yang
menggunakan metode profit and loss sharing. Dampah terhadap kelangsungan usaha dan kinerja keuangan Entitas Anak
dapat bersidat material, terutama dalam kondisi seperti potensi gangguan kelangsungan usaha, kenaikan beban
Cadangan kerugian, dan volatilitas pendapatan.
RISIKO UMUM
1. Risiko Perekonomian Secara Makro
Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian nasional secara
umum seperti tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap
mata uang asing. Risiko ini dapat memengaruhi secara langsung maupun tidak langsung kegiatan operasional dan
pendapatan Perseroan, seperti misalnya penyaluran kredit, kualitas aset produktif, biaya pendanaan yang selanjutnya
berdampak negatif pada kegiatan operasional dan pendapatan Perseroan.
2. Risiko Perubahan Kurs Valuta Asing
Risiko perubahan kurs dapat berdampak pada portofolio Perseroan dalam valuta asing. Melemahnya nilaik tukar Rupiah
dapat meningkatkan risiko penurunan kualitas aset, sehingga dapat berdampak negatif pada kondisi keuangan Perseroan.
3. Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan adalah risiko yang disebabkan Perseroan tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan harus selalu
tunduk terhadap peraturan perbankan yang dari waktu ke waktu terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan kondisi
perbankan nasional. Di samping itu, Perseroan juga tunduk kepada peraturan yang mengatur Perseroan Terbatas,
Peraturan BUMN, peraturan di bidang pasar modal (OJK dan Bursa Efek), peraturan terkait Pengendalian Gratifikasi dan
pemenuhan ketentuan terkait penerapan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-
PPT).
4. Risiko Hukum
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. Risiko dapat bersumber antara lain
dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan oleh lemahnya perikatan yang dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan
dan/atau perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah dilakukan Perseroan
menjadi tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, dan proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap
Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak ketiga.
Sebagai sebuah perusahaan yang berdiri dalam yurisdiksi hukum Indonesia dan bergerak dalam industri perbankan,
Perseroan harus selalu tunduk dan patuh terhadap segala peraturan hukum yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan selaku regulator industri perbankan di Indonesia. Selain itu, Perseroan juga harus mengikuti segala bentuk
peraturan perundangan yang berlaku bagi masyarakat baik yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dengan
kegiatan usaha Perseroan. Kegagalan Perseroan dalam mematuhi peraturan hukum yang berlaku berpotensi
mengakibatkan timbulnya tuntutan hukum yang ditujukan kepada Perseroan. Apabila setiap tuntutan hukum yang diajukan
48
Page 74
kepada Perseroan memiliki nilai yang material, maka kondisi ini dapat memberikan dampak secara langsung terhadap
kinerja keuangan Perseroan.
5. Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah
Pemerintah merupakan regulator dari setiap industri yang ada di Indonesia. Setiap perubahan kebijakan yang dilakukan
oleh Pemerintah dapat memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung bagi kegiatan usaha dan
pendapatan Perseroan. Ketidakmampuan Perseroan untuk beradaptasi dengan setiap perubahan kebijakan akan
berdampak terhadap kelangsungan usaha dan kinerja Perseroan.
6. Risiko Peraturan Internasional
Kemampuan Perseroan dalam menyeimbangkan antara pemenuhan peraturan regulator domestik yang berlaku dengan
peraturan terkait dari Negara lain atau peraturan Internasional, berpotensi memberikan dampak terhadap kinerja
Perseroan.
RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI
Pembeli Obligasi dalam Penawaran Umum ini menghadapi risiko atas investasi yang dilakukan, yaitu:
1. Risiko Tidak Likuidnya Obligasi
Terdapat risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan pada Penawaran Umum ini antara lain disebabkan karena
tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko Gagal Bayar
Terdapat risiko kegagalan Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga dan/atau Pokok Obligasi pada waktu yang
telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.
3. Risiko Pasar Terkait dengan Investor
Terdapat Risiko pasar dari potensi suku bunga pasar yang mengalami peningkatan, sehingga investor akan
mendapatkan return dengan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga pasar.
MANAJEMEN PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA RISIKO YANG TERKAIT DENGAN KEGIATAN USAHA
PERSEROAN DAN TELAH DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP
KINERJA KEUANGAN PERSEROAN.
49
Page 75
VII. INFORMASI TENTANG SEMUA KEJADIAN PENTING YANG TERJADI SETELAH
TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini hingga efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak ada kejadian
penting yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
atas laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja dengan opini tanpa modifikasian yang perlu diungkapkan dalam
Prospektus ini.
50
Page 76
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK SERTA KEGIATAN
USAHA, KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
1. Keterangan Tentang Perseroan
A. Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan didirikan pada tahun 1959 berdasarkan Akta Pendirian No. 53 tanggal 15 Mei 1959 yang dibuat dihadapan
Soeleman Ardjasasmita, S.H., Notaris pengganti Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut
kemudian diubah seluruhnya berdasarkan Akta Perubahan No. 9 tanggal 4 Agustus 1959 dan Akta No. 21 tanggal 6
Oktober 1959 keduanya dibuat dihadapan Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah mendapat
persetujuan dari Menteri Muda Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Penetapan No. J.A.5/112/18 tanggal 2
November 1959 dan telah didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 2114, 2115 dan 2116
semuanya tertanggal 5 November 1959, serta diumumkan dalam BNRI No. 37 tanggal 6 Mei 1960 Tambahan No. 122
(“Akta Pendirian”).
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan telah ditempatkan dan
disetor secara penuh sesuai dengan kepemilikan masing-masing saham pendiri Perseroan sebagai berikut:
Keterangan Jumlah Saham Persentase Nilai Nominal
(%) (Rp)
Modal Dasar
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A (Nilai Nominal Rp10.000,-/saham) 175 14 1.750.000
Saham Seri B (Nilai Nominal Rp10.000,-/saham) 75 6 750.000
Saham Seri C (Nilai Nominal Rp10.000,-/saham) 700 56 7.000.000
Saham Seri D (Nilai Nominal Rp10.000,-/saham) 300 24 3.000.000
Jumlah 1.250 100,00 12.500.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A 175 70 1.750.000
Saham Seri B 75 30 750.000
Saham Seri C - - -
Saham Seri D - - -
Jumlah 250 100,00 2.500.000
Berdasarkan Susunan Pemegang Saham:
1. Andi Penjamin 17 170.000
2. Sri Hartati Wulandari 10 100.000
3. Hadji Sahaka Daeng Marala 3 30.000
4. Mas Ismail 3 30.000
5. Meester Pri Sosroatmodjo 3 30.000
6. Andi Mohammad Aras Fihr 5 50.000
7. Li Kong Tjeng 50 500.000
8. Meester Liem Tong Kiat 6 60.000
9. Yap Blauw Lan 25 250.000
10. Yap Swie Giok 6 60.000
11. Tjhin Hoi Kwet 6 60.000
12. Chow Vong Ung 15 150.000
13. Augustaf Supit 6 60.000
14. Khoe Tjioe Lan 25 250.000
15. Jap Ing (Eng) Hoat 35 350.000
16. Kwee Seng Tjay 20 200.000
17. Young Ting Lioe 15 150.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 250 100,00 2.500.000
Jumlah Modal dalam Portepel 1.000 10.000.000
Sejak pendiriannya, beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,
termasuk perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan (i) UUPT yang dimuat pada Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 10 tanggal 16 Juli 2008 dibuat dihadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta dan telah
mendapat persetujuan dari Menkum melalui Surat Keputusan No. AHU-56218.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 28 Agustus
2008 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0076858.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 28 Agustus
2008, serta diumumkan dalam BNRI No. 2 tanggal 6 Januari 2009 Tambahan No. 527, dan (ii) Peraturan Bapepam-LK
No. IX.J.1 sebagaimana terlampir dalam Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
51
Page 77
Keuangan No. KEP-179/BL/2008, tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik yang dimuat pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
6, tanggal 7 April 2009, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-
05099, tanggal 1 Mei 2009, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-
0022523.AH.01.09.Tahun 2009, tanggal 1 Mei 2009, dan diumumkan dalam BNRI No. 96, tanggal 1 Desember 2009,
Tambahan No. 873, (iii) POJK No. 15/2020 yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 57, tanggal 23 April
2021, dibuat di hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-
0265219, tanggal 26 April 2021, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-
0076738.AH.01.11.TAHUN 2021, tanggal 26 April 2021, dan diumumkan dalam BNRI No. 049, tanggal 18 Juni 2021,
Tambahan BNRI No. 020801, (iv) POJK No. 14/POJK.04/2022 yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
103, tanggal 31 Maret 2023, dibuat di hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah
diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
No. AHU-AH.01.03-0049593, tanggal 5 April 2023, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum
di bawah No. AHU-0066930.AH.01.11.TAHUN 2023, tanggal 5 April 2023, dan diumumkan dalam BNRI No. 38, tanggal
12 Mei 2023, Tambahan BNRI No. 13753 dan (v) POJK No. 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, POJK No. 17
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata
Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 3 tanggal 1 April 2024, dibuat di hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah
diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
No. AHU-AH.01.03-0078981, tanggal 1 April 2024, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum
di bawah No. AHU-0067438.AH.01.11.TAHUN 2024, tanggal 1 April 2024, dan diumumkan dalam BNRI No. 044, tanggal
31 Mei 2024, Tambahan BNRI No. 15925 (“Akta No. 3/2024”).
Susunan modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang terakhir adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perubahan Anggaran Dasar No. 33 tanggal 24 Juli 2018, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H, Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, yang memuat perubahan atas ketentuan pasal 4 ayat (2) dalam Anggaran Dasar Perseroan,
sehubungan dengan pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VIII Perseroan Kepada Para Pemegang Saham Perseroan
Dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PUT VIII”). Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah
diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03.-0234513 tanggal 21 Agustus 2018, serta telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 21 Agustus 2018.
Laporan realisasi dana hasil pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VIII telah dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK
melalui Surat No. S.2018.485/DIR FIN, tanggal 4 Juli 2018 dan Surat Perseroan No.S.2018.526/DIR FIN, tanggal 23
Agustus 2018 perihal Laporan Realisasi Penawaran Umum Terbatas VIII (PUT VIII) melalui mekanisme Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD atau right issue) Perseroan. Adapun laporan realisasi tersebut telah dicatat dalam
administrasi pengawasan OJK sebagai komponen modal inti berdasarkan Surat OJK No. S-61/PB.32/2018 tanggal 7
September 2018 perihal Penambahan Modal inti Perseroan.
Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai Bank Umum sejak tahun 1959 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. 138412/U.M.II tanggal 13 Oktober 1959. Pada tahun 1979, Perseroan melakukan penggabungan
usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
Republik lndonesia No.KEP-44/KM.11/1979 pada tanggal 28 Desember 1979. Sejak tanggal 31 Maret 1980, PT Bank
Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya secara resmi diambil-alih dan digunakan sebagai kantor cabang Perseroan di
Surabaya.
Pada tahun 1988, Perseroan telah dinyatakan memenuhi syarat untuk ditingkatkan statusnya dari Bank Umum menjadi
Bank Devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi BI No. 21/11/Dir/UPPS tanggal 9 Nopember 1988. Selanjutnya di tahun
2002, Perseroan memutuskan untuk menambah aktivitas perbankan Syariah dan melakukan perubahan Anggaran Dasar
untuk mengakomodir hal tersebut sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 September 2002 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta yang
telah mendapat persetujuan Menkum melalui Surat Keputusannya No. C-19589.HT.01.04.TH.2002 tanggal 10 Oktober
2002 dan Perseroan telah mendapat persetujuan dari BI untuk melakukan pembukaan kantor-kantor cabang Syariah
berdasarkan Surat BI No. 5/257/DPIP/Prz, tanggal 2 Mei 2003 tentang Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang
Syariah
Selanjutnya, pada tahun 2015, Perseroan telah melakukan perubahan nama dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk
menjadi PT Bank Maybank Indonesia Tbk, sekaligus menyesuaikan isi anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan
POJK No. 32/2014 dan POJK No. 33/2014, yang telah disetujui oleh pemegang saham Perseroan pada Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tertangal 24 Agustus 2015, sebagaimana ternyata di dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 60 tanggal 24 Agustus 2015, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0941203.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015, serta telah terdaftar pada Daftar Perseroan yang dikelola
oleh Menkum dibawah No. AHU-3546232.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015. Perubahan nama Perseroan
telah memperoleh persetujuan dari OJK berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 18/KDK/2015 tanggal
23 September 2015 tentang Penetapan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Internasional Indonesia Tbk menjadi Izin Usaha
Atas Nama PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
52
Page 78
Adapun perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir adalah berdasarkan Akta No. 3/2024 (sebagaimana
disebutkan diatas), di mana selain melakukan penyesuaian anggaran dasar dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No.
12 Tahun 2023, POJK No. 17 Tahun 2023 dan POJK No. 2 Tahun 2024 sehingga mengakibatkan perubahan Pasal 15
(Direksi), Pasal 16 (Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Direksi), Pasal 18 (Dewan Komisaris), Pasal 19 (Tugas,
Tanggung Jawab dan Wewenang Dewan Komisaris), Pasal 20 (Rapat Dewan Komisaris) dan Pasal 22 (Dewan Pengawas
Syariah) Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan juga menyatakan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah terakhir dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 27, tanggal 11 April 2025, dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan, dan telah diberitahukan kepada Menkum sebagaimana telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0186564, tanggal 14 April 2025, serta telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-0080124.AH.01.11 Tahun 2025
tanggal 14 April 2025 (“Akta No. 27/2025”).
Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 79 kantor cabang, 175 kantor cabang pembantu, dan
22 kantor cabang pembantu mobile, 17 kantor cabang Syariah, dan 3 kantor cabang pembantu Syariah yang tersebar di
seluruh Indonesia, serta 1 kantor cabang luar negeri yang berlokasi di Mumbai. Di samping itu, Maybank Indonesia juga
memiliki sebanyak 651 ATM yang terkoneksi dengan lebih dari 100.000 ATM tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM
BERSAMA, ALTO, CIRRUS dan terhubung dengan 3.800 ATM Maybank di Singapura, Malaysia, dan Brunei dan Filipina.
B. Perizinan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh ijin-ijin pokok operasional perbankan yang
diperlukan dari pihak yang berwenang dan ijin-ijin tersebut masih berlaku, yaitu terdiri dari:
1. Surat No. 138412/U.M.II tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Internasional Indonesia, tanggal 13 Oktober 1959
dan Keputusan Dewan Komisioner OJK No.18/KDK.03/2015 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama
PT Bank Internasional Indonesia Tbk Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Maybank Indonesia Tbk, tanggal 23
September 2015, keduanya diterbitkan oleh Menteri Keuangan, yang berlaku sepanjang Perseroan masih
melakukan kegiatan usaha sebagai Bank Umum dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. KEP-67/PM/ 1991, bulan Juli 1991, mengenai Pemberian
Persetujuan kepada Perseroan sebagai Kustodian di Pasar Modal, yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Pasar
Modal, yang berlaku sepanjang Perseroan masih melakukan kegiatan usaha sebagai Kustodian di bidang Pasar
Modal dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku;
2. Surat Keputusan Gubernur BI No. 21/11/Dir/UPPS, tanggal 9 November 1988, tentang Persetujuan permohonan
Perseroan untuk meningkatkan status menjadi Bank Devisa, yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, yang berlaku
sepanjang Perseroan masih melakukan kegiatan usaha sebagai Bank Devisa dan tidak melanggar peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
3. Surat Tanda Terdaftar Sebagai Wali Amanat No. 03/STTD-WA/PM/1996, tanggal 23 April 1996, yang diterbitkan
oleh Badan Pengawas Pasar Modal Departemen Kuangan, yang berlaku sepanjang Perseroan masih melakukan
kegiatan usaha sebagai Wali Amanat dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku;
4. Surat Tanda Terdaftar Sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana No. 06/BL/STTD/APERD/2007, tanggal 13 Februari
2007, yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, yang berlaku sepanjang
Perseroan melakukan kegiatan usaha sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dan tidak melanggar peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
C. Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Tahun 2024
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tahun 2024 adalah berdasarkan: (i) Akta No. 3/2024,
(ii) Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Januari 2025 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang
Efek per 31 Desember 2024 yang diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita, yaitu sebagai berikut:
Modal Saham
Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
Dengan Nilai Nominal Rp900,- (sembilan ratus Rupiah) untuk per saham Seri A,
Rp225,- (dua ratus dua puluh lima Rupiah) untuk per saham Seri B,
Dan Rp22,50 (dua puluh dua koma lima Rupiah) untuk per saham Seri D,
Persentase Nilai Nominal
Keterangan Jumlah Saham
(%) (dalam jutaan Rupiah)
Modal Dasar:
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A 388.146.231 0,08 349.332
53
Page 79
Saham Seri B 8.891.200.000 1,87 2.000.520
Saham Seri D 467.329.511.000 98,05 10.514.914
Jumlah 476.608.857.231 100,00 12.864.766
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Berdasarkan Seri:
Saham Seri A 388.146.231 0,5 349.332
Saham Seri B 8.891.200.000 11,7 2.000.520
Saham Seri D 66.935.849.590 87,8 1.506.056
Jumlah 76.215.195.821 100,00 3.855.908
Berdasarkan Susunan Pemegang Saham:
1. Sorak 34.312.479.550 45,02
2. MOCS 25.882.393.996 33,96
3. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73
4. Masyarakat di bawah 5% 9.367.153.526 12,29
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 76.215.195.821 100,00 3.855.908
Jumlah Modal dalam Portepel 400.393.661.410 9.008.858
Tahun 2025
Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham pada tahun 2025. Adapun susunan
pemegang saham berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 6 Januari 2026 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi
Pemegang Efek per 31 Desember 2025 yang diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita, adalah sebagai berikut:
Persentase
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham
(%)
1. Sorak 34.312.479.550 45,02
2. MOCS 25.882.393.996 33,96
3. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73
4. Masyarakat di bawah 5% 9.367.153.526 12,29
Total 76.215.195.821 100,00
Tahun 2026
Tidak terdapat perubahan struktur permodalan pada tahun 2026, sehingga struktur permodalan pada tahun 2026 tetap
mengacu pada Akta No. 33/2018. Adapun susunan pemegang saham berdasarkan ringkasan Daftar Pemegang Saham
pada tanggal 9 Juni 2026 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Mei 2026 yang diterbitkan oleh
PT Sinartama Gunita, adalah sebagai berikut:
Persentase
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham
(%)
1. Sorak 34.312.479.550 45,02
2. MOCS 25.882.393.996 33,96
3. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73
4. Masyarakat di bawah 5% 9.367.153.526 12,29
Total 76.215.195.821 100,00
Berdasarkan keterangan dari PT Sinartama Gunita selaku BAE Perseroan, perincian atas saham-saham tanpa warkat
tidak dapat dibedakan jumlah saham per seri yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham dikarenakan setiap seri
saham memiliki sifat yang sama dan hanya berbeda nilai nominalnya sehingga perdagangan dan pencatatan atas saham-
saham tanpa warkat tersebut tidak dapat lagi dibedakan menurut seri saham.
D. Pengurusan dan Pengawasan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perseroan No. 52, tanggal 17 April 2026, sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0266079, tanggal 7 Mei 2026, yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta Selatan (“Akta No. 52/2026”), yakni sebagai berikut:
Dewan Komisaris*)
Presiden Komisaris : Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid*)
Komisaris : Hasnita Dato’ Hashim*)
Komisaris : Datuk Lim Hong Tat
Komisaris : Dato’ Sri Khairussaleh Ramli*)
Komisaris Independen : Hendar
Komisaris Independen : Putut Eko Bayuseno
54
Page 80
Komisaris Independen : Marina R. Tusin
Komisaris Independen : Daniel James Rompas
Direksi:
Presiden Direktur : Steffano Ridwan
Direktur : Irvandi Ferizal
Direktur : Effendi
Direktur : Widya Permana
Direktur : Mariana Husin*)
Direktur : Bambang Andri Irawan
Direktur : Shaiful Adhli Bin Yazid
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan : Yessika Effendi
Direktur Unit Usaha Syariah : Romy Hardiansyah
Direktur : Bianto Surodjo
*) Pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris, Hasnita Dato’ Hashim sebagai Komisaris
Perseroan dan Mariana Husin sebagai Direktur Perseroan, akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan. Dengan demikian pengangkatan akan berlaku bagi masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris
tersebut sesuai dengan keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Lebih lanjut:
a. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Komisaris Perseroan
dengan diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas pengangkatannya sebagai Presiden Komisaris
Perseroan;
b. Dato’ Sri Khairussaleh Ramli tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Presiden Komisaris,
sampai dengan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid telah efektif menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai
Presiden Komisaris Perseroan;
c. Hasnita Dato’ Hashim dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Komisaris Perseroan untuk masa
jabatan efektif secepat-cepatnya sejak tanggal 17 Juni 2026 dan setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan; dan
d. Mariana Husin dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Direksi Perseroan setelah diperolehnya
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Berikut ini keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi:
Dewan Komisaris
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, Komisaris
Warga Negara Malaysia. Saat ini berusia 58 tahun.
Riwayat Pendidikan:
• Bachelor of Science in Business Administration, Washington University St. Louis,
USA
• Advanced Management Program, Harvard Business School, Harvard University,
Boston
Dasar Hukum Penunjukan:
Diangkat oleh RUPS Tahunan sebagai Presiden Komisaris tanggal 25 Maret 2022 dan
efektif sejak 4 Oktober 2022Penunjukan terakhir Beliau sebagai Presiden Komisaris
PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 11 April 2025, dengan masa jabatan
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2028.
Periode Jabatan:
2025 – 2028
Pengalaman Kerja:
• Director, Corporate Services, Pigas Engineering Sdn Bhd (1997-1998)
55
Page 81
• Bursa Malaysia Berhad:
• Senior Manager, International Affairs (1998-2001)
• Vice President, Planning and Development (2001-2002)
• Senior Vice President, Finance and Strategy (2002-2004)
• Chief Financial Officer (2004-2006)
• Telkom Malaysia Berhad:
• Chief Executive, TM Ventures (2006-2008)
• Group Strategy Officer (2008-2008)
• Group Chief Financial Officer, Malayan Banking Berhad Group (2008-2012)
• President Direktur and Chief Executive Officer, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
(2012-2013)
• RHB Banking Group:
• Deputy Group Managing Director (2013-2015)
• Group Managing Director (2015 – 2022)
• Director, Cagamas Holdings Berhad (2022-2024)
• Presiden Komisaris, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2022 – Sekarang)
Jabatan Rangkap:
• President and Group Chief Executive Officer and Non-Independent Executive
Director, Malayan Banking Berhad (Maybank) (2022 – Sekarang)
• Non-Executive Director, Payments Network Malaysia Sdn Bhd (2022-sekarang)
• Non-Independent Non-Executive Director, Maybank Singapore Limited (2022-
sekarang)
• Chairman, The Association of Banks in Malaysia (2022-sekarang)Vice Chairman
& Council Member, Asian Institute of Chartered Bankers (2022-sekarang)
• Council Member, Visa Asia Pacific Senior Client Council (2022-sekarang)
• Co-Chairman, Emerging Markets Advisory Council of The Institute of
International Finance, Washington DC (2022-sekarang)
• Director, Financial Industry Collective Outreach (2022-sekarang)
Jabatan pada Komite Maybank Indonesia:
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Marina R Tuslin, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 69 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Psikologi, Universitas Indonesia
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan
telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 19 Juli 2024, dengan masa jabatan sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
56
Page 82
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• Peneliti, Pusat Penelitian UNIKA Atma Jaya (1981-1983)
• Partner, PT PwC Indonesia Konsultan (1983-2002)
• Founding and Managing Partner, TASS Consulting (2002-2012)
• Presiden Direktur, PT PwC Consulting Indonesia (Partner PwC South East Asia
Consulting) (2013-2024)
• Komisaris Independen, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Ketua merangkap anggota Komite Remunerasi dan Sumber Daya Manusia
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (sejak Oktober 2025)
Jabatan pada Komite Maybank Indonesia:
• Ketua merangkap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi;
• Anggota Komite Pemantau Risiko;
• Anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing;
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Daniel James Rompas, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 67 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi, Universitas Jayabaya.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September
2024 dan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan dari
Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 3 Januari 2025, dengan masa jabatan
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 – 2027
Pengalaman Kerja
• Control Division, Citibank, Jakarta (1982-1985)
• Credit Dept, PT Citicorp Leasing Indonesia, Jakarta (1985-1986)
• PT Bank CIMB Niaga, Jakarta:
▪ Overseas Branch Department (1987-1996)
▪ Merchant Banking Group Head (1996-1998)
▪ Remedial Group Head (1998-1999)
▪ Risk Management Director (1999-2004)
▪ Business Banking Director (2000-2006)
• PT Bank CIMB Niaga, Jakarta:
▪ Vice President Director/Retail Banking Director (2006-2008)
▪ Credit & Enterprise Management Director merangkap Finance &
Corporate Planning Director (2008-2009)
▪ Vice President Director – Credit & Risk Management (2009-2013)
▪ Vice President Director – MSME, Commercial Banking & Shariah
(2013-2016)
• Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Jakarta:
▪ Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
(2019-2021)
▪ Member of Board of Director (2022-2024)
• Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Gereja Kristen Indonesia (“GKI”)
(2019-2025)
• Komisaris Utama, PT IEB Prima Aset (2022-2023)
• Komisaris Independen, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
57
Page 83
• Bendahara, Lembaga Perguruan Tinggi Teologi Indonesia (sejak 2023)
Jabatan pada Komite Maybank Indonesia
• Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Risiko;
• Anggota Komite Audit;
• Anggota Komite Pemantau Informasi dan Teknologi;
• Ketua merangkap anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi*
*) Sesuai dengan Pasal 18, Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan: Keanggotaan Komisaris
Independen, pihak independen, dan anggota Dewan Pengawas Syariah pada Komite
Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan tidak diperhitungkan sebagai
rangkap jabatan.
Hendar, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 68 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung
• Master of Art, bidang Development Economics, Center for Development
Economics William College, USA
• Doktor di bidang Manajemen Bisnis, Universitas Padjajaran, Bandung
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 16 Oktober
2017 dan efektif sejak tanggal 22 Januari 2018. Penunjukan terakhir Beliau sebagai
Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 31 Maret 2023.
Periode Jabatan
2023 - 2026
Pengalaman Kerja
• Staf Urusan Perencanaan dan Pengawasan Kredit, Urusan Kredit Umum /Bank
Indonesia (1983-1990)
• Kepala Seksi Kredit, Kantor Bank Indonesia Padang/Bank Indonesia (1990-1995)
• Kepala Seksi Bagian Statistik Neraca Pembayaran, Urusan Ekonomi dan
Moneter/Bank Indonesia (1995-1996)
• Peneliti Ekonomi Bagian Studi Ekonomi Makro, Urusan Riset Ekonomi dan
Kebijakan Moneter/Bank Indonesia (1996-1997)
• Deputi Kepala Bagian Statistik Neraca Pembayaran, Urusan Riset Ekonomi dan
Kebijakan Moneter/Bank Indonesia (1997-1999)
• Kepala Bagian Statistik Neraca Pembayaran/Bank Indonesia (1999-2003)
• Kepala Bagian Analisa dan Perencanaan Kebijakan/Bank Indonesia (2003-2004)
• Kepala Biro Kebijakan Moneter/Bank Indonesia (2004-2009)
• Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter/Bank Indonesia (2009-
2013)
• Asisten Gubernur Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran, Pengedaran
Uang, dan Pengelolaan Sistem Informasi/Bank Indonesia (2013)
• Deputi Gubernur Bank Indonesia/Bank Indonesia (2013-2016)
• Komisaris Utama, PT Kebon Agung (2017-2023)
• Komisaris Independen, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2017 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Staf Pengajar, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) (sejak
2017)
• Dosen tidak tetap, STIE Indonesia Banking School (IBS) Jakarta (sejak 2017)
• Advisor, PT Visa Worldwide Indonesia (sejak 2022)
Jabatan pada Komite Maybank Indonesia:
• Ketua merangkap anggota Komite Audit;
58
Page 84
• Anggota Komite Pemantau Risiko;
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi;
• Ketua pengganti merangkap anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing
Putut Eko Bayuseno, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 64 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Lulusan AKABRI 1984 dan menyandang gelar Sarjana Hukum dari Universitas
Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 26 Maret 2021 dan
efektif sejak 7 September 2021. Penunjukan terakhir Beliau sebagai Komisaris Independen
PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024.
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• Ajudan dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono,
Kepolisian Republik Indonesia (2004-2009)
• Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda Metro Jaya), Kepolisian Republik
Indonesia (2009-2011)
• Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Banten, Kepolisian
Republik Indonesia (2011)
• Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat, Kepolisian
Republik Indonesia (2011-2012)
• Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Metropolitan Jakarta Raya,
Kepolisian Republik Indonesia (2012-2014)
• Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan, Kepolisian Republik Indonesia (2014-
2017)
• Ketua Pelaksana dan Keamanan, Kepolisian Republik Indonesia (2017-2019)
• Inspektur Pengawasan Umum, Indonesian National Police (2017-2019)
• Pensehat, PT Hyundai Indonesia (2019-2021)
• Komisaris, PT Infosys Solusi Terpadu (2019-2021)
• Komisaris, PT Agincourt Resources (2020-2025)
• Komisaris Independen, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2021 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Senior Advisor, PT Agincourt Resources (sejak 2025)
• Komisaris, PT Acset Indonusa Tbk (sejak 2025)
Jabatan dalam Komite Maybank Indonesia
• Anggota Komite Audit;
• Anggota Komite Pemantau Risiko;
• Ketua merangkap anggota Komite Tata Kelola Whistleblowin
Datuk Lim Hong Tat, Komisaris
Warga Negara Malaysia, berusia 66 tahun, berdomisili di Malaysia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi bidang Administrasi Bisnis (Honours) dari Universitas Malaya,
Malaysia
• Pasca Sarjana bidang Manajemen, Harvard Business School, Harvard University
.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 18 Oktober 2018 dan
efektif menjabat sejak tanggal 5 Agustus 2019. Penunjukan terakhir Beliau sebagai
59
Page 85
Komisaris PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024.
Periode Jabatan
2024 – 2027
Pengalaman Kerja
• Chief Manager, Maybank (1997-2000)
• President & CEO, Maybank Philippines Inc (2000-2006)
• Senior Executive Vice President, Maybank (2006-2008)
• Deputy President, Maybank Malaysia (2008-2013)
• Group Head CFS & CEO, Maybank Singapore (2014-2017)
• Non Executive Direktur, Maybank Philippines Inc (2014-2023)
• Group CEO – CFS, Maybank (2017-2018)
• Senior Advisor, Creador (Private Equity Co,) (2018-2021)
• Komisaris, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2018 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Senior Advisor, Areca Capital Sdn Bhd (sejak 2018)
• Independent Non-Executive Director, Malaysia Smelting Corporation Berhad
(MSC) (sejak 2022)
• Independent Non-Executive Director / Maybank (Cambodia) Plc (MCP) (sejak
2024)
Jabatan dalam Komite Maybank Indonesia
• Anggota Komite Pemantau Risiko;
• Anggota Komite Pemantau Informasi dan Teknologi
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid, Komisaris
Warga Negara Malaysia, berusia 68 tahun, berdomisili di Malaysia.
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Science in Marketing, Southern Illinois University
• Master of Business Administration, Southern Illinois University
• Advanced Management Programme, The Wharton School of Business, University
of Pennsylvania
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Komisaris PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 25 Maret 2022 dan efektif
sejak 6 Juli 2022. Penunjukan terakhir Beliau sebagai Komisaris PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) tanggal 11 April 2025, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS
Tahunan Perseroan tahun 2028.
Periode Jabatan
2025 – 2028
Pengalaman Kerja
• Enterprise Banking, Corporate Banking, International Banking and Credit
Management, Maybank (1981-2005)
• Affin Bank Berhad:
▪ Director, Business Banking (2005-2009)
▪ Managing Director/Chief Executive Officer (2009-2015)
• Chief Executive Officer, Affin Holdings Berhad (2014-2015)
• Independent Non-Executive Director, Maybank Islamic Berhad (2016-2017)
• President/Managing Director, Bank Kerjasama Rakyat Malaysia Berhad (2017-
2019)
• Komisaris, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2022 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Independent Non-Executive Director, Malayan Banking Berhad Group (Maybank)
• Independent Non-Executive Director and Chairman Maybank Islamic Berhad
60
Page 86
Jabatan dalam Komite Maybank Indonesia
• Anggota Komite Pemantau Risiko;
• Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Informasi dan Teknologi
Direksi
Steffano Ridwan, Presiden Direktur
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Science in Business Administration Oklahoma State University, Stillwater
United States.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan
telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 11 Juli 2024, dengan masa jabatan sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 - 2027
Professional Experience
• Sales Supervisor, Herbalife International Inc., Stillwater, Oklahoma, USA (1994-
1995)
• Management in Trainee, Builders Square, Tulsa, Oklahoma, USA (1995)
• Citibank:
▪ Citiphone Banking Office/Liabilities Product & Complaint Resolution
Champion – Assistant Manager (1996-1998).
▪ Branch & ATM Expansion Project – Assistant Manager (1998-1999).
▪ Bank Card Sales Manager (1999-2000).
▪ Bank Card Deputy Regional Sales Manager (2001).
▪ Bank Card Regional Sales Manager for Jakarta Area – Assistant Vice
President (2001-2002).
• Standard Chartered Bank:
▪ Head of National Sales, Consumer Banking (2003-2006)
▪ Value Centre General Manager Shared Distribution Consumer Banking
(2006-2007).
• Retail Banking Lending Head – Senior Vice President, PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (2007-2008).
• PT Bank DBS Indonesia:
▪ Head of Consumer Finance Business – Senior Vice President (2008-
2009)
▪ Deputy Head of Consumer Banking Group (2010)
▪ Managing Director, Director of Consumer Banking Group (2010-2015)
▪ Acting President Director (CEO) for DBS Indonesia (2015-2018)
▪ Managing Director, Director of Commercial & SME Banking (2015-
2018)
• Head of Business Banking (Board of Management), PT Bank BTPN, Tbk (2018-
2020).
61
Page 87
• Direktur Community Financial Services, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
(2020-2024).
• Komisaris - PT Maybank Indonesia Finance (2020-2025).
• Presiden Direktur – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
Shaiful Adhil Bin Yazid, Direktur Keuangan
Warga Negara Malaysian, berusia 53 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Pasca Sarjana bidang Manajemen, Harvard Business School, Harvard
University
• B.A. (Econ.) Accounting and Finance - The University of Manchester, United
Kingdom.
• Master of Business Administration - University of Wales - Cardiff, Wales, United
Kingdom.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan
telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 26 Agustus 2024, dengan masa jabatan sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 – 2027
Pengalaman Kerja
• Auditor, Deloitte Touche Tohmatsu Johor, Malaysia (1996-1999).
• Manager – Audit, KPMG Singapore (1999-2005).
• Head of Finance – South East Asia, Macquarie Bank Singapore (2005-2011).
• Director, Head – Finance New Business, APac and Head – Accounting Policy &
Assurance Group, APac, Credit Suisse AG Singapore (2011-2012).
• Senior Manager, Operational Risk – Malaysia and Indonesia, Royal Bank of
Scotland Singapore (2013).
• Partner, Forreststone Management Consultants Singapore (2013-2015).
• Chief Financial Officer, National Bank of Abu Dhabi Malaysia Berhad (2015-
2018).
• Chief Financial Officer, Maybank Islamic Berhad (2018-2023).
• Adviser Group Finance, Malayan Banking Berhad (2023 – 2024)
• Direktur Keuangan, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
Irvandi Ferizal, Direktur Sumber Daya Manusia
Warga Negara Indonesia, berusia 58 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Psikologi dengan predikat cum laude, Universitas Padjadjaran.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Human Capital PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 1 Desember
2015 dan efektif menjabat sejak tanggal 21 Januari 2016. Penunjukan terakhir Beliau
sebagai Direktur Human Capital PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024
dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
62
Page 88
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• Training & Development Manager PT Kalbe Farma (1992-1996)
• Training & Development Manager TNT Indonesia (1996-1998)
• Country HR Director TNT Indonesia (1998-2008)
• Head of Human Resources for Sub Region Indonesia Nokia Siemens Network
(2008- 2011)
• Direktur HR Indonesia & HR Leader untuk kawasan Asia Tenggara (untuk
Departmen ISC) Mondelez International (2011-2015)
• Direktur Human Capital PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2015 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
Effendi, Direktur Manajemen Risiko
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Teknik Perminyakan, Institut Teknologi Bandung (ITB)
• Master of Business and Finance, Universitas MMU Malaysia
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 31 Maret
2017 dan efektif menjabat sejak tanggal 21 Juli 2017. Penunjukan terakhir Beliau
sebagai Direktur Manajemen Risiko PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 31
Maret 2023.
Periode Jabatan
2023 – 2026
Pengalaman Kerja
• Project Engineer Oil Production Sharing, PT Arco Indonesia (1994-1995)
• Account Officer, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1995-1999)
• Senior Staff (Manager) Task Force BBKU- Asset Management Investment,
Indonesia Bank Restructuring Agency (“IBRA”) (1999-2000)
• Group Head (AVP) Risk Management Credit Review Division, IBRA (BPPN)
(2000-2004)
• Financial Controller (on behalf of IBRA), PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills and
PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (APP Sinar Mas Group) (2002-2003)
• Credit Adviser – Credit Risk Division, PT Bank Central Asia Tbk (2004-2007)
• Senior Risk Manager (AVP), PT Bank Internasional Indonesia Tbk (2007-2008)
• Corporate Banking Risk Head (VP), PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2008)
• Bankwide Risk Head (VP), PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2008-2009)
• Credit Risk Management Group Head (SVP-PE) PT Bank Maybank Indonesia,
Tbk (2009-2015)
• Chief Credit Officer (EVP-PE), PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2015-2017)
• Direktur Manajemen Risiko, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2017 –
Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
63
Page 89
Widya Permana, Direktur Operasional
Warga Negara Indonesia, berusia 56 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi, Universitas Padjadjaran Bandung
• MBA, The University of Texas at San Antonio, USA
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Operasional PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 18 Oktober
2018 dan efektif menjabat sejak tanggal 18 Januari 2019. Penunjukan terakhir Beliau
sebagai Direktur Operasional PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024.
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• Head of Treasury Operations, Bank Credit Lyonnais Indonesia (1997-2001)
• Head of Asia Control & Coordination Capital Markets Operations, Credit Agricole,
Hong Kong (2001-2005)
• Head of Wholesale Banking Operations, Bank DBS Indonesia (2005-2009)
• Acting Head of Technology & Operations, Bank DBS Indonesia (2010)
• Head of Institutional Operations, Bank ANZ Indonesia (2010-2015)
• Director of Operations &Technology, Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2015-
2018)
• Direktur Operasional, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2018 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Ketua Komite 3 – Sistem Pembayaran Wholesale dan Rupiah Digital, Asosiasi
Sistem Pembayaran Indonesia
Jabatan dalam Komite Maybank Indonesia
• Anggota Komite Manajemen Risiko;
• Anggota Komite ALCO;
• Anggota Komite Pengarah Informasi Teknologi;
• Anggota Komite Sumber Daya Manusia;
• Anggota Komite Pengarah Transformasi;
• Anggota Komite Pengarah Bersama
Mariana Husin, Direktur Global Banking
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Economics, Faculty of Management, Universitas Trisakti.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Global Banking PT Bank Maybank Indonesia Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 April 2026,
dengan masa jabatan yang berlaku efektif sejak penutupan Rapat tersebut dan setelah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai dengan penutupan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada
tahun 2029.
*) Tunduk pada hasil Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) OJK.
Periode Jabatan
2026 - 2029
Pengalaman Kerja
• Finance Staff, PT Polam Inti Niaga (1996-1998)
• Marketing Officer – Commercial, PT Bank Central Asia (BCA) (1998-2002)
• PT Bank Central Asia, Tbk:
64
Page 90
▪ Associate Relationship Officer - Corporate (2002-2003)
▪ Relationship Officer – Corporate (2003-2006)
▪ Senior Relationship Officer – Corporate, Deputy Manager (2006-2008)
• Business Manager Jakarta 1B, Senior Assistant Vice President, PT Bank
Danamon Indonesia (2008-2012)
• Standard Chartered Bank Indonesia:
▪ Unit Head Jakarta A, Vice President, SME Banking (2012-2014)
▪ Team Leader – Jakarta A, Vice President, Middle Market Commercial
Clients (2014-2015)
• Executive Officer, PT Bank DBS Indonesia (2015-2018)
• Executive Officer, PT Bank BTPN, Tbk (2018-2020)
• Executive Officer, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2020-2026)
• Direktur Global Banking, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2026-Sekarang)
Yessika Effendi, Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Science (Math and Computer Science), The University of Adelaide
- Adelaide Australia.
• Master of Business Administration, Purdue University Global.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) tanggal 1 April 2024 dan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji
Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 11 Juli
2024, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan
tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• Citibank N.A (1997-2017)
o Management Associate – Project Manager (1997-1998).
o Citibank, N.A., Jakarta, Assistant Manager - Collection and IATA-BSP
Unit Head (1998-1999).
o Citibank, N.A., Jakarta, Manager-Trade Operation Unit Head (1999-
2001).
o Citibank, N.A., Jakarta, Assistant Vice President - Deputy Transaction
Delivery Head (2001).
o Citigroup Trade Services, Penang Malaysia - Assistant Vice
President- Document Checking and Export Booking Unit Head (2001-
2003).
o Citigroup, Jakarta, Vice President -Trade and Remote Branches
Operation Head (2004-2006).
o Citibank N.A., Jakarta, Senior Vice President - Cash and Trade
Operations Head (2006-2008).
o Citibank N.A., Jakarta, Director - Global Transactions Services
Operations Head (2008-2010).
o Direktur Kepatuhan (2010-2017).
• Compliance Director, PT Bank HSBC Indonesia (2017-2020).
• Direktur Kepatuhan, Hukum dan Sekretaris Perusahaan, PT Bank
Commonwealth Indonesia (2020 – 2024).
• Direktur Legal, Compliance, Corporate Secretary & Anti-Fraud, PT Bank
Maybank Indonesia, Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
65
Page 91
Bianto Surodjo, Direktur Community Financial Services
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Community Financial Services PT Bank Maybank Indonesia,
Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
tanggal 27 September 2024 dan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji
Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 23
Desember 2024, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan
Perseroan tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 - 2027
Pengalaman Kerja
• PT Procter & Gamble Indonesia, Tbk (1995-2001):
▪ Sr. Research Associate
▪ Assistant Brand Manager
▪ Brand Manager
▪ Country Market Operations Manager
• ABN AMRO Bank, N.V. (2001-2006):
▪ Product Manager – Liabilities
▪ Prod. Manager Liabilities, FX & Investment
▪ Head of Products
▪ Head of Products & FX Sales Distribution
• PT Bank Internasional Indonesia, Tbk (2006-2009):
▪ Head of Product & Business Development (Wealth Management)
▪ Head of Product & Business Development (Wealth Management &
Funding)
• Head of Premier & Wealth Management, PT Bank Barclays Indonesia (2009-
2010)
• PT Bank Permata, Tbk (2010-2018):
▪ Head of Retail Liabilities, Wealth Management & e-Channel
▪ Direktur
• Direktur (Bisnis), PT Asuransi Allianz Life Indonesia (2019-2023)
• Komisaris Utama, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (2022-2024)
• Direktur (Strategic Transformation & Market Management), PT Asuransi Allianz
Life Indonesia (2024)
• Direktur Community Financial Services (CFS), PT Bank Maybank Indonesia,
Tbk (2024 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
• Komisaris PT Maybank Indonesia Finance (2025 – Sekarang)
Bambang Andri Irawan, Direktur IT & Digital
Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Sains jurusan Matematika, Institut Teknologi Bandung (ITB)
• Magister Manajemen, PERBANAS Institut.
• Doktor Sains Manajemen, Institut Teknologi Bandung (ITB)
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur IT & Digital PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 28
September 2022 dan efektif sejak 15 November 2022. Penunjukan terakhir Beliau
sebagai Direktur IT & Digital PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 11 April 2025,
66
Page 92
dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun
2028.
Periode Jabatan
2025 - 2028
Pengalaman Kerja
• IT Development Officer, PT Bank Niaga, Tbk (2001-2004)
• Retail Banking Support Department Head, Information Technology, PT Bank
Mega, Tbk (2004-2005)
• SAVP, Customer Touchpoints Group Head, Information Technology, PT Bank
Danamon Indonesia, Tbk (2005-2009)
• Vice President, e-Channels Head, Bank Barclays Indonesia (2009-2010)
• PT Bank Commowealth Indonesia:
▪ Senior Vice President, Head of IT Application Management (2010-
2015)
▪ Executive Vice President, Head of Hub Operations, Productivity &
Process Excellence (2015-2016)
▪ Executive Vice President, Head of Technology (2016-2018)
• Direktur Operasi & Teknologi, PT Bank QNB Indonesia, Tbk (2018-2022)
• Direktur IT & Digital, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2022 – Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
Romy Hardiansyah, Direktur Unit Usaha Syariah
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun, berdomisili di Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Science, Business Administration - San Jose State University.
Dasar Hukum Penunjukan
Diangkat sebagai Direktur Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1
April 2024 dan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan
Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 11 Juli 2024, dengan
masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027.
Periode Jabatan
2024 – 2027
Pengalaman Kerja
• Production Control Analyst, Proto Engineering, California, USA (1996-1997)
• Senior Officer – Investment Banking, Sumitomo Niaga Bank (sekarang SMBC),
Jakarta, Indonesia (1997-1999)
• ABN-AMRO:
o Relationship Manager – Global Corporate, Jakarta, Indonesia (1999-
2001)
o Manager, Credit Structuring, Jakarta, Indonesia (2001-2002)
• Senior Business Information Specialist, Financial Institutions Group, McKinsey
& Company, Jakarta, Indonesia (2002-2004)
• Assistant Vice President, ABN-AMRO, Jakarta, Indonesia (2004-2005)
• Senior Vice President, Global Banking & Markets, HSBC, Singapore & Jakarta,
Indonesia (2005-2009)
• Team Leader, Large Corporate, Bank Al-Bilad, Riyadh, Saudi Arabia (2009-
2010)
• HSBC :
o Senior Manager – HSBC Global Amanah, Dubai, Uni Emirates Arab
(2011-2012)
o Head of Large Corporate & Public Sector, Muscat, Oman (2013)
• Emirates Islamic Bank:
o Head of Transaction Banking & Corporate Advisory, Dubai, Uni
Emirates Arab (2013-2017)
o Head of Syndication & Capital Markets, Dubai, Uni Emirates Arab
(2017-2019)
67
Page 93
• Head of Shariah Banking, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk, Jakarta,
Indonesia (2019-2024)
• Direktur Unit Usaha Syariah, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2024 –
Sekarang)
Jabatan Rangkap
-
Tidak terdapat hubungan afiliasi dalam hal hubungan kekeluargaan daripada dan antara masing-masing dari anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, serta Pemegang Saham Utama maupun Pengendali.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS
Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris antara lain sebagai berikut:
1) Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya pengurusan
oleh Direksi, memberikan nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, sesuai dengan
maksud dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan
keputusan RUPS.
2) Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad baik dan dengan prinsip
kehati-hatian.
3) Seluruh Dewan Komisaris bertanggung jawab terhadap pengembangan Unit Usaha Syariah.
4) Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya pelaksanaan GCG dalam setiap usaha Bank pada seluruh
tingkatan atau jenjang organisasi.
5) Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan.
6) Setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendiri-sendiri, kecuali berdasarkan keputusan rapat Dewan
Komisaris.
7) Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan
kebijakan strategis Bank.
8) Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan
tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan strategis Bank, sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS.
9) Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan kepada Dewan
Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS.
10) Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan kewenangan pengawasan lain.
11) Dewan Komisaris berwenang menyetujui Rencana Bisnis yang disampaikan oleh Direksi dan wajib melakukan
pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.
12) Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan kegiatan
operasional Bank, kecuali:
a) penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai dengan Peraturan OJK mengenai batas maksimum pemberian
kredit dan penyediaan dana besar bagi bank umum dan Peraturan OJK mengenai batas maksimum penyaluran
dana dan penyaluran dana besar bagi bank umum syariah; dan
b) hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Bank atau ketentuan peraturan perundang-undangan.
13) Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank oleh Dewan Komisaris sebagaimana di atas merupakan bagian
dari tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan
kepengurusan Bank.
14) Dewan Komisaris wajib menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara
optimal.
15) Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan
dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan OJK, dan/atau hasil
pengawasan otoritas dan lembaga lain.
16) Seluruh Dewan Komisaris bertanggung jawab terhadap pengembangan UUS.
17) Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris wajib
membentuk Komite-Komite. Setiap Komite akan dipandu oleh Pedoman dan Tata Tertib Kerja yang ditetapkan
dan/atau disetujui oleh Dewan Komisaris.
18) Mereview dan menyetujui laporan tahunan Perseroan.
19) Menyusun/memiliki Pedoman Dewan Komisaris untuk digunakan sebagai pedoman bagi Dewan Komisaris dalam
menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya dalam mengawasi jalannya Perseroan.
20) Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris yang paling sedikit mencakup frekuensi, kehadiran, dan tata cara
pengambilan keputusan sebagaimana diatur dalam Pedoman ini.
21) Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada OJK paling lama 5 (lima) hari kerja sejak ditemukan:
a) pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang keuangan, perbankan, dan yang terkait dengan
kegiatan usaha Bank; dan/atau
b) keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank.
22) Berkaitan dengan Pelaksanaan manajemen risiko, Dewan Komisaris bertanggung jawab sekurang-kurangnya:
a) Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan manajemen risiko Perseroan;
b) Evaluasi tanggung jawab Direksi dalam menerapkan kebijakan manajemen risiko;
68
Page 94
c) Mengevaluasi dan memutuskan permohonan Direksi yang berkaitan dengan transaksi yang memerlukan
persetujuan Dewan Komisaris.
23) Dewan Komisaris wajib memastikan penerapan manajemen risiko telah mencakup country risk dan transfer risk
sesuai dengan Peraturan OJK mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum dan Peraturan OJK mengenai
penerapan manajemen risiko bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah.
24) Dalam penerapan manajemen risiko terkait country risk dan transfer risk sebagaimana dimaksud poin 22, Dewan
Komisaris wajib melakukan paling sedikit:
a) evaluasi strategi dan kebijakan terkait country risk dan transfer risk yang ditetapkan oleh Direksi; dan
b) evaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan arahan perbaikan atas penerapan kebijakan terkait
country risk dan transfer risk secara berkala.
25) Dewan Komisaris wajib secara aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pengelolaan aset bermasalah,
penyisihan, dan pencadangan yang dilakukan Bank dalam pengelolaan risiko kredit.
26) Dewan Komisaris wajib menyediakan waktu untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal sesuai
dengan pedoman dan tata tertib kerja sebagaimana dalam Pedoman ini.
27) Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan informasi terkait Bank yang disampaikan oleh Direksi, dan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
28) Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan.
29) Berkaitan dengan fungsi Pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan Perseroan (sebagaimana dijelaskan dalam
Peraturan OJK yang berlaku pada Fungsi Kepatuhan), Dewan Komisaris:
a) Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Perseroan sedikitnya 2 (dua) kali dalam setahun;
b) Memberikan saran dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Perusahaan.
Berdasarkan evaluasi di atas, Dewan Komisaris akan memberikan nasihat kepada Presiden Direktur dengan
tembusan kepada Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan untuk peningkatan kualitas Fungsi Kepatuhan
Perseroan.
30) Berkaitan dengan pelaksanaan fungsi audit intern Perseroan (Satuan Kerja Audit Internal (“SKAI”), Dewan Komisaris
bertanggung jawab:
a) memastikan Direksi menyusun dan memelihara sistem pengendalian intern yang memadai, efektif, dan efisien;
b) mengkaji efektivitas dan efisiensi sistem pengendalian intern berdasarkan informasi yang diperoleh dari SKAI
paling sedikit sekali dalam 1 (satu) tahun; danc. menunjuk pengendali mutu independen dari pihak ekstern untuk
melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI, dengan mempertimbangkan rekomendasi.
31) Berkaitan dengan pelaksanaan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi, Dewan Komisaris
melakukan pengawasan secara aktif sebagai berikut:
a) Memberikan bimbingan, memantau dan mengevaluasi rencana strategis dan kebijakan Perseroan sehubungan
dengan penggunaan Teknologi Informasi;
b) Mengevaluasi tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan penggunaan Teknologi Informasi.
32) Memberikan persetujuan terhadap kebijakan utama Perseroan sesuai dengan hierarki kebijakan dan kebijakan-
kebijakan khusus Perseroan lain yang meliputi:
a) Kebijakan kredit;
b) Kebijakan dan prosedur pelaksanaan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme;
c) Kebijakan Manajemen Risiko;
d) Piagam Audit Intern;
e) Kebijakan Kepatuhan;
f) Kebijakan Alur Komunikasi;
g) Setiap kebijakan lainnya yang mungkin dipersyaratkan oleh peraturan yang berlaku dari Bank Indonesia, OJK
dan otoritas berwenang lainnya
33) Melakukan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris lainnya yang ditetapkan oleh Anggaran Dasar, peraturan
internal Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Dewan Komisaris.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN DEWAN KOMISARIS
Pada tahun 2025, Dewan Komisaris Perseroan telah melaksanakan rapat Dewan Komisaris sebanyak 14 (empat belas)
kali. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi dilakukan untuk beberapa agenda khusus rapat yang terdapat
dalam Rapat Dewan Komisaris. Rapat Dewan Komisaris dihadiri secara fisik maupun melalui teknologi telekonferensi.
Berikut adalah adalah tingkat kehadiran rapat dewan komisaris untuk tahun 2025:
Nama Jabatan Kehadiran dalam Rapat Persentase
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Presiden Komisaris 14 100,00%
Edwin Gerungan Komisaris 14 100,00%
Datuk Lim Hong Tat Komisaris 14 100,00%
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Komisaris 14 100,00%
Hamid
Hendar Komisaris Independen 14 100,00%
Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen 14 100,00%
Marina R. Tusin Komisaris Independen 14 100,00%
Daniel James Rompas Komisaris Independen 14 100,00%
Achjar Iljas* Komisaris Independen 4 100,00%
* Masa Jabatan Achjar Iljas selaku Komisaris Independen telah berakhir secara efektif sejak tanggal 11 April 2025 berdasarkan Akta No. 27.
69
Page 95
PROGRAM PELATIHAN KOMISARIS
Pada tahun 2025, anggota Komisaris telah mengikuti program pelatihan yaitu:
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Dato’ Sri Khairussaleh Cyber Risk & Security
Ramli Awareness Session by Maybank KL Online 8 Jan 2025
Mandiant & Trellix
Forum Ekonomi Malaysia 2025 Government of
Malaysia 9 Jan 2025
Malaysia
Evolution Of Banking Model:
Traditional – Digital – Virtual;
FinTech: Serene; NatWest Accenture Malaysia 21 Mei 2025
Data Transformation & Core
Banking
The Art of the Possible in Al
QuantumBlack Malaysia 21 Mei 2025
The Leadership Mystique Prof. Manfred Kets de
Malaysia 22 Mei 2025
Vries
Learnings from Europe’s
Allica Bank Malaysia 22 Mei 2025
Fastest Growing Startup
Fortune ASEAN-GCC-China Ministry of Investment 27 & 28 Mei
Economic Forums 2025 Malaysia
Trade and Industry 2025
Annual Board Risk Workshop
Maybank KL Online 31 Juli 2025
Training SMR J6 BOC 23 September
INOFIN Online
2025
Ujian SMR J6 BOC Sentral 26 September
LSPP
Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Training for BOD-BOC Internal
Senayan 3 2025
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
Marina R Tusin New Year Town Hall 2025 Sentral 7 Januari
Internal
Senayan 3 2025
In-House Cyber Risk & 8 Januari
Security Awareness Session Maybank KL Online
2025
Agile Leadership Training
Sentral 17 Januari
Deloitte
Senayan 3 2025
Lite Agile Showcase & Awards Sentral 6 Februari
Day 2025 Internal
Senayan 3 2025
Guru Series: AI Sentral
Internal 7 Maret 2025
Transformation Senayan 3
Refreshment SMR J6 BOC Sentral
IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen
Agile mindset across all levels Sentral 6 Agustus
Internal
in conjunction with Group Agile Senayan 3 2025
COE
Culture Transformation Sentral 4 September
Internal
Workshop Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Internal
Training for BOD-BOC Senayan 3 2025
Training for Bionic Squad on Sentral 19 Oktober
Internal
New Practical Habits Senayan 3 2025
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
70
Page 96
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Hendar New Year Town Hall 2025 Sentral 07 Januari
Internal
Senayan 3 2025
In-House Cyber Risk & 08 Januari
Maybank KL Online
Security Awareness Session 2025
Agile Leadership for Strategic Sentral 17 Januari
Deloitte
Impact Training by Deloitte Senayan 3 2025
Guru Series - Step Into The Sentral
Internal 07 Maret 2025
Future with AI Transformation Senayan 3
Refreshment SMR J6 BOC: 25 Sentral
IBI BCC 25 Juni 2025
Juni 2025 Senayan 3
Maybank KL Online 31 Juli 2025
Annual Board Risk Workshop
Culture Transformation Sentral 04 September
Internal
Workshop Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Internal
Training for BOD-BOC Senayan 3 2025
Corporate Governance
Excellence: Navigating
08 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
Indonesian Risk 12-13
IRPA Annual Risk Professional Professional Bandung Desember
Summit 2025 Association 2025
Putut Eko Bayuseno In-House Cyber Risk & 8 Januari
Maybank KL Online
Daniel James Rompas Security Awareness Session 2025
Agile Leadership Training Sentral 17 Januari
Deloitte
Senayan 3 2025
Lite Agile Showcase & Awards Sentral 6 Februari
Internal
Day 2025 Senayan 3 2025
Guru Series: AI Sentral
Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Refreshment SMR J6 BOC Sentral
IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop
Maybank KL Online 31 Juli 2025
Culture Transformation Sentral 4 September
Internal
Workshop Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Internal
Training for BOD-BOC Senayan 3 2025
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
In-House Cyber Risk & 8 Januari
Maybank KL Online
Security Awareness Session 2025
Agile Leadership Training Sentral 17 Januari
Deloitte
Senayan 3 2025
Lite Agile Showcase & Awards Sentral 6 Februari
Internal
Day 2025 Senayan 3 2025
Guru Series: AI Sentral
Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Refreshment SMR J6 BOC Sentral
IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop
Edwin Gerungan Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen
Agile mindset across all levels Sentral 6 Agustus
Internal
in conjunction with Group Agile Senayan 3 2025
COE
Culture Transformation Sentral 4 September
Internal
Workshop Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Internal
Training for BOD-BOC Senayan 3 2025
71
Page 97
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
In-House Cyber Risk & 8 Januari
Maybank KL Online
Security Awareness Session 2025
Agile Leadership Training Sentral 17 Januari
Deloitte
Senayan 3 2025
Lite Agile Showcase & Awards Sentral 6 Februari
Internal
Day 2025 Senayan 3 2025
Guru Series: AI Sentral
Internal 7 Maret 2025
Transformation Senayan 3
Refreshment SMR J6 BOC Sentral
IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen
Agile mindset across all levels Sentral 6 Agustus
Internal
in conjunction with Group Agile Senayan 3 2025
Datuk Lim Hong Tat COE
Culture Transformation Sentral 4 September
Internal
Workshop Senayan 3 2025
AML CFT PF and ABC Sentral 17 Oktober
Internal
Training for BOD-BOC Senayan 3 2025
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
Maybank Indonesia: In House
8 January
Cyber Risk & Security Maybank KL Online
2025
Awareness Sessions
A Sneaking
21 January
Suspicion/Introduction to Areca Online
2025
Security
Behind Closed Doors/Security
Essentials: Protecting
10 March
Accounts, Devices and Areca Online
2025
Systems/Spot the Difference:
Cybersecurity on the Web
Incident Reporting/Web
Browsing: Identifying Threats
Areca Online 19 May 2025
(Advanced)/Gladys
Richwoman
Training Refreshment Risk Sentral
IBI BCC 25 June 2025
Management Certificate 6 Senayan 3
Dato’ Zulkiflee Abbas
Annual Board Risk Workshop
Abdul Hamid Maybank KL Online 31 July 2025
2025
Cyber Security Assignment Internetnow Teknologi 30 September
Online
Sdn Bhd 2025
Contemporary Issues in Anti
Nature of Life Trading 7 October
Money Laundering & Anti-
Sdn Bhd 2025
Terrorism Financing
Corporate Governance
Excellence: Navigating
8 December
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
Cyber Risk & Security 8 Januari
Maybank KL Online
Awareness 2025
KL
Forum Ekonomi Malaysia 2025 Government of 9 Januari
Convention
(FEM2025) Malaysia 2025
Dato’ Sri Khairussaleh Centre
Ramli Special Lecture on Global
Asian School 19 Februari
Events & Financial Industry Fide Forum
of Business 2025
Outlook
72
Page 98
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Navigating AI Risks:
Asia School of
Opportunities, Risks, and ASB 15 April 2025
Business
Governance for Leaders
Bank Negara Malaysia –
Annual Report 2024,
Economic and Monetary
FIDE Forum / BNM BNM 21 April 2025
Review 2024 and Financial
Stability Review for Second
Half 2024
The Influence of Board Culture Asian School
FIDE Forum 5 June 2025
on Corporate Performance of Business
BNM Sasana Symposium Sasana
Bank Negara Malaysia 17 June 2025
2025 Kijang, KL
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
23 September
Training SMR J6 BOC INOFIN Online
2025
Sentral 26 September
Ujian SMR J6 BOC LSPP
Senayan 3 2025
Institute of
Enterprise
2 Oktober
Directors guide to RMiT Insterp Risk
2025
Practitioners
(IERP)
Khazanah Megatrends Forum Khazanah Nasional Mandarin 6 Oktober
2025 Berhad Oriental Hotel 2025
Regency
Ballroom 1 &
IIF – Maybank Sustainable 18 November
IIF 2, Hyatt
Finance Forum 2025 2025
Regency KL
Midtown, 7
Fireside Chat with PNB 20 November
PNB PNB
Investee Companies’ Directors 2025
Corporate Governance
Excellence – Navigating
8 Desember
Governance in Groups & Maybank Group Malaysia
2025
Annual Cybersecurity
Awareness
Cyber Risk & Security
Awareness Session by Maybank KL Online 8 Jan 2025
Mandiant & Trellix
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN DIREKSI
Tugas dan tanggung jawab Anggota Dewan Direksi antara lain sebagai berikut:
1) Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya melakukan pengurusan Perseroan untuk
kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya.
2) Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3) Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) dalam setiap
kegiatan usaha Perseroan pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi di Perseroan.
4) Direksi wajib menyusun visi dan misi Perseroan.
5) Direksi wajib menyusun laporan tahunan Perseroan.
6) Direksi wajib memastikan agar Perseroan memperhatikan kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan debitur,
kreditur, dan/atau pemangku kepentingan lainnya.
7) Direksi wajib menyetujui kebijakan/keputusan strategis Perseroan melalui keputusan rapat Direksi atau melalui
keputusan Direksi secara sirkuler. Yang dimaksud dengan kebijakan/keputusan strategis adalah keputusan Perseroan
yang dapat mempengaruhi keuangan Perseroan secara signifikan dan/atau memiliki dampak yang berkesinambungan
terhadap anggaran, sumber daya manusia, struktur organisasi maupun pihak ketiga.
8) Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian.
9) Direksi wajib memastikan penyusunan, penetapan dan pelaksanaan prosedur Layanan Pengaduan Perseroan.
10) Direksi wajib memastikan penerapan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan prosedur tertulis yang telah ditetapkan di Perseroan.
11) Direksi wajib memastikan agar informasi mengenai Perseroan diberikan kepada Dewan Komisaris Perseroan dan
Dewan Pengawas Syariah (“DPS”) Perseroan secara tepat waktu dan lengkap.
12) Direksi wajib membantu dan menyediakan fasilitas dan/atau sumber daya untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan
wewenang organ Perseroan dan DPS.
73
Page 99
13) Direksi wajib menindaklanjuti hasil temuan audit dan/atau rekomendasi dari Internal Audit Perseroan, auditor
eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lainnya.
14) Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan oleh
anggota Dewan Komisaris.
15) Direksi wajib menyusun dan/atau memiliki pedoman Direksi untuk digunakan sebagai pedoman bagi Direksi dalam
menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya dalam melakukan pengurusan Perseroan.
16) Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya serta dalam rangka melaksanakan
prinsip-prinsip GCG, Direksi wajib membentuk paling sedikit:
a) Satuan Kerja Audit Intern;
b) Satuan Kerja Manajemen Risiko; dan
c) Satuan Kerja Kepatuhan. Setiap satuan kerja yang dimaksud tersebut dipandu oleh pedoman dan tata tertib kerja
yang ditetapkan dan/atau disetujui oleh Direksi. Selain membentuk satuan kerja sebagaimana dimaksud di atas,
Direksi membentuk satuan kerja lain yang diwajibkan sesuai dengan Peraturan OJK.
17) Direksi wajib membentuk komite yang paling sedikit terdiri atas:
a) komite manajemen risiko;
b) komite kebijakan perkreditan atau pembiayaan;
c) komite kredit atau pembiayaan; dan
d) komite pengarah teknologi informasi. Direksi dapat membentuk komite-komite di tingkat Direksi lainnya guna
membantu pelaksanaan pengelolaan Bank yang selaras dengan kepatuhan atas persyaratan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku.
18) Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite di tingkat Direksi sekurang-kurangnya pada setiap akhir
tahun buku.
19) Direksi wajib bertanggung jawab atas kepatuhan pelaksanaan ketentuan peraturan OJK terkait literasi keuangan,
inklusi keuangan, perlindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan.
20) Direksi wajib menyelenggarakan rapat Direksi yang paling sedikit mencakup frekuensi, kehadiran, dan tata cara
pengambilan keputusan sebagaimana diatur dalam Pedoman ini dan Anggaran Dasar Perseroan.
21) Sebagai perusahaan terbuka, Direksi melakukan komunikasi kepada pemegang saham dan/atau investor terkait
pencapaian kinerja termasuk melakukan keterbukaan informasi terhadap informasi atau fakta penting dan relevan
terkait Perseroan yang dapat mempengaruhi harga efek Perseroan pada Bursa Efek dan/atau keputusan para
pemegang saham dan/atau investor dengan tetap memperhatikan faktor kehati-hatian dan tunduk pada peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
22) Melakukan tugas dan tanggung jawab Direksi lainnya yang ditetapkan oleh Anggaran Dasar Perseroan, peraturan
internal Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Direksi.
23) Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank, Direksi wajib:
a) Memiliki dan menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu, termasuk kepada Dewan
Komisaris; dan
b) Melaksanakan pengelolaan data dan informasi sesuai dengan Tata Kelola yang Baik pada Bank dan ketentuan
peraturan perundangundangan
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN DIREKSI
Pada tahun 2025, Direksi Perseroan telah melaksanakan rapat Direksi sebanyak 45 (empat puluh lima) kali. Rapat
Gabungan Direksi dengan Dewan Komisaris dilakukan untuk beberapa agenda khusus rapat yang terdapat dalam Rapat
Dewan Komisaris. Berikut adalah tingkat kehadiran rapat dewan direksi dalam untuk tahun 2025:
Kehadiran dalam
Nama Jabatan Persentase
Rapat
Steffano Ridwan Presiden Direktur 40 88,89%
Irvandi Ferizal Direktur 42 93,33%
Effendi Direktur 42 93,33%
Widya Permana Direktur 42 93,33%
Ricky Antariksa Direktur 39 86,67%
Bambang Andri Irawan Direktur 37 82,22%
Shaiful Adhli Yazid Direktur 36 80,00%
Yessika Effendi Direktur yang Membawahkan
41 91,11%
Fungsi Kepatuhan
Romy Hardiansyah Direktur Unit Usaha Syariah 35 77,78%
Bianto Surodjo Direktur 41 91,11%
PROGRAM PELATIHAN DIREKSI
Pada tahun 2025, Direksi Perseroan telah mengikuti program pelatihan yaitu:
Pihak
Nama/Name Nama Training Lokasi Tanggal
Penyelenggara
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
74
Page 100
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
ESG Champion Kick Off Internal Sentral Senayan 3 24 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
Media Training for PresDir of MBI Maverick Sentral Senayan 3 20 Maret 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
MEPC Finale Day Maybank Group Sentral Senayan 3 20 Juni 2025
Steffano Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Ridwan Preliminary Workshop
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Maybank ECSEbersamaan
Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
LCP&RCP Test 2025
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Bionic Tiger - Finance Internal Sentral Senayan 3 23-24 Mei 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Shaiful Adhli Budget & Strategy 2026
Yazid Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
LSP Pembiayaan 30 September
Sertifikasi Dasar Komisaris LSPPI
Indonesia - LSPPI 2025
ASIAN INSITUTE
The Cyber Aftershock of Tariff
OF CHATERED Online 8 Oktober 2025
Decisions
BANKERS
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Business Media
CHRO Retreat 2025 Bali 23-25 April 2025
International
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Irvandi Ferizal MEPC Finale Day Maybank Group Sentral Senayan 3 20 Juni 2025
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
RCC Sertifikasi Uji Kompetensi Hotel Sofyan 26-27 September
LSP MSDM
Bidang MSDM Tebet, Jakarta 2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Press Conference Maybank
Internal Sentral Senayan 3 9 Januari 2025
Marathon
Connect-3 Mufti Menk Internal GBK Senayan 12 Januari 2025
Ceremony New Look Customer Graha TB
Internal 15 Januari 2025
Call Center Simatupang
Agile Leadership for Strategic
Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Impact Training by Deloitte
Sales & Service Summit Award
Widya Internal Bandung 20 Januari 2025
2025
Permana
Senior Leaders Town Hall Group KL Online 20 Januari 2025
Maybank
Media Training Indonesia – Bandung 20 Januari 2025
Corcomm
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Town Hall Region Jakarta-1 Internal Sentral Senayan 3 23 Januari 2025
Launching Lembaga Sertifikasi Asosiasi Sistem
Hotel Raffles
Profesi (LSP) Sistem Pembayaran Pembayaran 4 Februari 2025
Ciputra Jakarta
Indonesia Indonesia (ASPI)
75
Page 101
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
KC Ekajiwa
Branch Visit BBOC Internal 13 Februari 2025
Jakarta
Operations Directorate Townhall Internal Sentral Senayan 3 19 Februari 2025
Guru Series - Step Into The Future
Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
with AI Transformatio
Hotel
BOD Offsite Meeting Internal 12 Maret 2025
Dharmawangsa
Operations & Service Excellence
Internal Sentral Senayan 3 13 Maret 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 3
Buka Puasa Bersama 1446 Hijriah
Internal Sentral Senayan 3 13 Maret 2025
bersama anak yatim
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Internal Online 25 Maret 2025
Sumatera Selatan
Operations & Service Excellence
Internal Sentral Senayan 3 26 Maret 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 2
Operations & Service Excellence
Internal Sentral Senayan 3 27 Maret 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 1
Operations & Service Excellence
Internal Cabang Bandung 14-15 April 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 1
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Jawa Internal Online 17 April 2025
Tengah
Sharing Session Low Code for
Internal Sentral Senayan 3 23 April 2025
Operations
Bionic Podcast Internal Sentral Senayan 3 24 April 2025
Q1 - 2025 Big Room Planning
Internal Sentral Senayan 3 29 April 2025
(BRP) Session
Maybank Indonesia Senior
Leaders] M30 Strategy Sector Maybank Group Online 2 Mei 2025
Engagement
Opening Session CX Ambassador
Internal Sentral Senayan 3 8 Mei 2025
Worskhop
Opening Session Training
Internal Wisma Kodel 10 Mei 2025
Managerial Credit Operation
Engagement & Sharing Session
Internal Wisma Kodel 20 Mei 2025
with SMPP Batch 6
Operations & Service Excellence
Internal Online 23 Mei 2025
Roadshow Region Sumatera Utara
Maybank Indonesia Staff Townhall
Internal Sentral Senayan 3 4 Juni 2025
- Q1 2025 Financial Results
Bank Indonesia - Diseminasi
Ketentuan & Aspek Keamanan Bank Indonesia Jakarta 11 Juni 2025
Sistem BI FAST
Operations & Service Excellence
Internal Online 12 Juni 2025
Roadshow Region Kalimantan
Maybank Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-14 Juni 2025
Operations & Service Excellence
Roadshow Region Jawa Bali & Internal Bandung 19 Juni 2025
Nusra
Operations & Service Excellence
Internal Online 3 Juli 2025
Roadshow Region Sulawesi IBT
BIGER PSE Internal Bali 11 Juli 2025
Operations Townhall #2 Internal Sentral Senayan 3 18 Juli 2025
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Big Room Planning (BRP) Q2 -
Internal Sentral Senayan 3 23 Juli 2025
2025
Forum Partisipasi Publik
Rancangan PBI terkait Industri Bank Indonesia Jakarta 30 Juli 2025
Sistem Pembayaran
BOC & BOD Offsite Meeting Internal Bogor 1-2 Agustus 2025
Maybank Indonesia Staff Townhall
Internal Sentral Senayan 3 6 Agustus 2025
Q2/2025 Financial Results
Agile Open Day Internal Sentral Senayan 3 6 Agustus 2025
76
Page 102
Operations & Service Excellence KCI Thamrin,
Internal 7 Agustus 2025
Roadshow Region Jakarta-1 Jakarta
Maybank Marathon Internal Bali 24 Agustus 2025
Maybank Group Staff Townhall Maybank KL Sentral Senayan 3 26 Agustus 2025
Refreshment SMR J7 BOD: 28 Aug
IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
2025
Members Meeting ATM Bersama 19 September
Artajasa Manado
2025 2025
19 September
Senior Leaders Engagement – M30 Maybank KL Online
2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
MBI MPowered System
Socialization - Chapter Lead First Internal Online 16 Oktober 2025
Session
Enterprise Crisis Simulation
Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
Exercise (ECSE) 2025
23-24 Oktober
Business Alignment Meeting Q4 Internal Wisma Kodel
2025
Fun Run 5K & Talkshow - Run
Internal ON3 GBK 29 Oktober 2025
Together, Stay Connected
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Jatim, Internal Online 31 Oktober 2025
Bali & Nusra
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Internal Online 4 November 2025
Sumatera Utara
Maybank Staff Townhall Internal Online 5 November 2025
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Internal Online 6 November 2025
Kalimantan
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Internal Online 7 November 2025
Sumatera Selatan
Session MDP Operational Batch 3 Internal Sentral Senayan 3 12 November 2025
Operations & Service Excellence
Internal Online 13 November 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 2
Operations Directions 2026
Internal Sentral Senayan 3 14 November 2025
Workshop
Operations & Service Excellence
Internal Online 17 November 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 3
Operations & Service Excellence
Internal Online 19 November 2025
Roadshow 2025 - Region Jakarta 1
Bionic Squad CX Ambassador
Internal Sentral Senayan 3 19 November 2025
Showcase
Maybank Group Staff Townhall -
Internal Online 21 November 2025
3Q 2025 Financial Results
Asosiasi Sistem
Seminar "The Future of Payments:
Pembayaran Denpasar, Bali 21 November 2025
Innovate, Trusted, Global"
Indonesia (ASPI)
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Jawa Internal Online 26 November 2025
Barat
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Jawa Internal Online 26 November 2025
Tengah
Operations & Service Excellence
Roadshow 2025 - Region Sulawesi Internal Online 2 Desember 2025
& IBT
Opening Speech Bionic Leader -
Internal Sentral Senayan 3 11 Desember 2025
sosialisasi 5 Practical Habits
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
SSSA Internal Bandung 21 Januari 2025
Effendi Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
ESG Champion Kick Off Internal Sentral Senayan 3 24 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
77
Page 103
KSHOP SME CREDIT 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Februari 2025
Undangan OJK Pertemuan
Tahunan Industri Jasa Keuangan
2025 – Penguatan Sektor Jasa
OJK Jakarta 11 Februari 2025
Keuangan Yang Stabil & inklusif
untuk Mendukung Program
Prioritas Nasional
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Hotel
BOD Offsite meeting Internal 12 Maret 2025
Dharmawangsa
Bionic Squad Competition (as
Internal Sentral Senayan 3 19 Maret 2025
Judge)
AGM Internal Sentral Senayan 3 11 April 2025
BRP (Big Room Planning) Internal Sentral Senayan 3 29 April 2025
M25+ Quarterly Business Review Internal Sentral Senayan 3 8 Mei 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Maybank
Mentoring Masterclass for Mentors Academy - Online 16 Juli 2025
Malaysia
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Bionic Tiger - Dir. Risk Internal Sentral Senayan 3 25-26 Juli 2025
Risk Strategy
ABRW 2025 – GR CRO Maybank - Online 31 Juli 2025
Malaysia
BOC Offsite Meeting Internal Bogor 1-2 Agustus 2025
Sustain Event Internal Bali 21 Agustus 2025
22-23 Agustus
MMB Internal Bali
2025
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
Group Risk
11 September
Group Risk Townhall Finance – Sentral Senayan 3
2025
Maybank Malaysia
Senior Leaders’ Engagement – 19 September
Internal Sentral Senayan 3
M30 2025
27 September
Global CR Day Internal Sentral Senayan 3
2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Enterprise Crisis Simulation
Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
Exercise (ECSE) 2025
23-24 Oktober
Business Alignment Meeting Q4 Internal Wisma Kodel
2025
Maybank Indonesia Staff Townhall
Internal Online 5 November 2025
Q3/Financial Results
Maybank Group Staff Townhall Internal Online 21 November 2025
Dialog Akhir Tahun antara Anggota Ritz Carlton Hotel
Dewan Komisioner dan Industri OJK Mega Kuningan 4 Desember 2025
Jasa Keuangan Tahun 2025 Jakarta
Workshop Business Banking 2025
Internal Sentral Senayan 3 5 Desember 2025
– Uphold the Energy 2026
BOD Roadshow Regional JKT 2 Internal Sentral Senayan 3 18 Desember 2025
Agile Leadership for Strategic
Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Impact Training
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
ESG Champion Kick Off Internal Sentral Senayan 3 24 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
Ricky
Guru Series: Step Into The Future
Antariksa Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
with AI Transformation
Conglomeration Leadership
Deloitte Sentral Senayan 3 23 April 2025
Workshop
Maybank Indonesia Leaders
SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Bootcamp 2025
MEPC Finale Day Maybank Group Sentral Senayan 3 20 Juni 2025
78
Page 104
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
- Chery Indonesia
Industrial Update - EV - Maka Motors Sentral Senayan 3 25 November 2025
Indonesia
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Online 25 Maret 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
MEPC Finale Day Maybank Group Sentral Senayan 3 20 Juni 2025
Budget & Strategy 2026
Yessika Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Effendi
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Maybank ECSEbersamaan
Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
LCP&RCP Test 2025
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
ESG Champion Kick Off Internal Sentral Senayan 3 24 Januari 2025
Hotel Pullman
Mortgage Business Strategy &
Internal Ciawi Vimala Hills, 6-7 Februari 2025
Motivational 25
Bogor
Seminar Executive Proficiency
Hotel Pullman
Program & Basic Finance APPI 26 Februari 2025
Thamrin, Jakarta
Certification
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Maybank Private Singapore - Maybank Private
Hotel Mulia 20 Maret 2025
Market Outlook 2025 Seminar Singapore
ASEAN Fintech Forum & Awards
Asean Fintech Hotel Mulia 20 Mei 2025
2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Bianto Surodjo
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Strategy Session (Part I) – Future
Royal Tulip Hotel
Outlook of Indonesia Banking by Internal 01 Agustus 2025
Bogor
BCG
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Sentral Senayan 3
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Maybank ECSEbersamaan
Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
LCP&RCP Test 2025
IMD Campus 10-12 November
Executive Presence Programme Singapore
Singapore 2025
Group WM
GWM ID Business Planning 2026 Sentral Senayan 3 25 November 2025
Singapore
Agile Leadership Training Internal Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Bambang AI Strategy & Leadership University of 8-12 September
Oxford
Andri Irawan Programme Oxford 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
79
Page 105
29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Internal Bandung
2025
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Sentral Senayan 3 28 Agustus 2025
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 7 Januari 2025
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
ESG Champion Kick Off Internal Sentral Senayan 3 24 Januari 2025
Lite Agile Showcase & Awards Day
Internal Sentral Senayan 3 6 Februari 2025
2025
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 7 Maret 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Romy
Hardiansyah MEPC Finale Day Maybank Group Sentral Senayan 3 20 Juni 2025
Budget & Strategy 2026
Internal Sentral Senayan 3 21 Juli 2025
Preliminary Workshop
09 September
Training Ref SMR J7 BOD Asbisindo Sentral Senayan 3
2025
Experd & Kolonel 29 September
MBI Leaders Workshop 2025 Bandung
Desi 2025
AML CFT PF and ABC Training for
Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 2025
BOD-BOC
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris
sebesar Rp23.989 juta dan Direksi adalah sebesar Rp95.970 juta. Sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 besarnya jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris sebesar Rp20.301 juta dan Direksi
sebesar Rp65.618 juta. Para anggota Dewan Komisaris dan Direksi dapat diberi gaji dan/atau tunjangan yang jumlahnya
ditentukan oleh RUPS. RUPS dapat melimpahkan kewenangan untuk menetapkan gaji dan/atau tunjangan Direksi kepada
Dewan Komisaris.
Tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja berakhir bagi Dewan Komisaris termasuk komisaris
independen dan Direksi.
Tidak ada perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan Pemegang Saham
Utama, pelanggan, pemasok, dan/atau pihak lain berkaitan dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota Dewan
Komisaris dan anggota Direksi Perseroan.
Komite-Komite
KOMITE AUDIT
Komite Audit dibentuk untuk mendukung Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan di bidang
pelaksanaan dan pelaporan pencatatan keuangan, kecukupan pengelolaan risiko dan pengendalian internal secara efektif
dan independen. Komite Audit juga melakukan pengawasan pada kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-
undanganyang berlaku.
Dasar Hukum
• POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit
• POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahan Publik
• POJK 17 Tahun 2023 tentang Tata Kelola bagi Bank Umum SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Penerapan
Tata Kelola Bagi Bank UmumPOJK No. 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
• SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
dalam Kegiatan Jasa Keuangan
• Anggaran Dasar Bank tentang Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris
Piagam Komite Audit
Komite Audit Bank telah memiliki Piagam Komite Audit yang mengatur antara lain mengenai tugas dan tanggung jawab,
keanggotaan, prosedur kerja dan rapat dalam hal pelaksanaan kegiatan Komite Audit. Piagam Komite Audit terakhir
dikinikan tanggal 7 Desember 2023 dan telah diunggah ke dalam situs web Bank. Selanjutnya, piagam Komite Audit
senantiasa ditinjau kembali secara periodik agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Struktur dan Keanggotaan
Keanggotaan, komposisi maupun independensi anggota Komite Audit telah memenuhi ketentuan Otoritas yang
berwenang. Komite Audit terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai Ketua merangkap anggota, 2 (dua)
80
Page 106
orang Komisaris Independen sebagai anggota dan 2 (dua) orang Pihak Independen dengan kompetensi dan kualifikasi di
bidang akuntansi dan Keuangan perbankan.
Berdasarkan pelaporan Perseroan kepada OJK dan PT Bursa Efek Indonesia melalui Surat No.
S.2026.085/MBI/DIRCOMPLIANCE , tanggal 5 Mei 2025, perihal Laporan Perubahan Susunan Anggota Komite Audit
Perseroan, susunan Anggota Komite Audit Perseroan saat ini sampai dengan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan
Perseroan Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Ketua merangkap Anggota : Hendar (Komisaris Independen)
Anggota : Daniel James Rompas (Komisaris Independen)
Anggota : Putut Eko Bayuseno (Komisaris Independen)
Anggota : Dr.H.Ahmad Satori (Dewan Pengawas Syariah)
Warga Negara Indonesia. Diangkat menjadi Anggota Dewan
Pengawas Syariah PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September 2024 dan
berlaku efektif sejak tanggal 16 Desember 2024, dengan
masa jabatan samapai penutupan RUPS Tahunan Perseroan
tahun 2027.
Saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro IKADI
(sejak September 2021), Anggota Dewan Pengawas Syariah
DPENBI IP (sejak Juni 2021), Anggota Pleno DSN-MUI (sejak
April 2010), Ketua Pembina Yayasan Al Hasan Bekasi (sejak
2005), Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Mega
Syariah (sejak Agustus 2004), Anggota Dewan Pembina
Yayasan Khusnul Khotimah Kuningan (sejak Juli 1994) dan
Dosen UIN Syarif Hidayatullah (sejak Maret 1992).
Beliau memiliki latar belakang Pendidikan Sarjana Muda
Tarbiayah/Bahasa Arab dari IAIN Sunan Gunung Djati
Cirebon, Sarjana Lengkap Tarbiyah/Bahasa Arab dari IAIN
Sunan Gunung Djati Bandung, MTS Al Azhar Mesir dan
Doktor Fakultas Adab/Bahasa Arab dari Al Minya Universitas
Mesir.
Anggota : Yetti Septirawati (Pihak Independen)
Warga Negara Indonesia. Beliau menjabat sebagai anggota
Komite Audit PT Bank Maybank Indonesia, Tbk, sejak 19
Oktober 2022.
Beliau memulai karirnya di Bank Indonesia selama lebih dari
27 tahun dari tahun 1987 hingga tahun 2014 dengan jabatan
terakhir sebagai Direktur Departemen Perizinan dan
Informasi Perbankan. Beliau pernah juga menjabat pada
Otoritas Jasa Keuangan sebagai Direktur Departemen
Pengendalian Kualitas Pengawasan Perbankan (2014-2015),
Kepala Departemen Pengendalian Kualitas Pengawasan
Perbankan (2015-2017), Advisor Strategic Committee dan
Pusat Riset (2017-2019), Kepala Departemen Manajemen
Risiko & Pengendalian Kualitas (2019- 2021) dan Advisor
Grup Penanganan Anti-Fraud (Juli 2021-Oktober 2021).
Beliau memperoleh gelar Sarjana Akuntansi pada tahun 1985
di Universitas Padjadjaran dan Master of Business
Management pada tahun 1993 di Asian Institute of
Management, Manila. Beliau juga mengikuti PCPM Bank
Indonesia pada tahun 1986 dan memperoleh sertifikasi
Chartered Accountant pada tahun 1996, menjalani
Pendidikan Lanjutan Bank Indonesia pada tahun 1996, serta
Sekolah Setingkat Pimpinan Tinggi Bank Indonesia
(SESPIBI) oleh bank Indonesia pada tahun 2010. Beliau juga
memiliki sertifikat Manajemen Risiko Level 7 pada tahun
2025.
Anggota merangkap Sekretaris Eksekutif : Dawny Rachella Tahar (Pihak Independen)
81
Page 107
Warga Negara Indonesia. Beliau menjabat sebagai anggota
Komite Audit PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. sejak 5 April
2024.
Beliau memulai kariernya sebagai management trainee di
Bank Bukopin pada tahun 1990 dan sebagai Internal Auditor
di Cabang Gunung Sahari pada tahun 1991. Sejak Maret
1992 sampai dengan Desember 2017 beliau bekerja di Bank
Standard Chartered, Indonesia dan memegang beberapa
jabatan senior di bidang Treasury, Managemen Risiko dan
Audit. Posisi terakhir beliau pada bank tersebut adalah
sebagai Country Head of Audit (SVP). Pada Januari 2018
sampai dengan Maret 2022, beliau bekerja di PT Bank UOB
Indonesia sebagai Internal Audit Head (Executive Director).
Sejak Oktober 2023, beliau juga merupakan anggota Komite
Audit di PT Garuda Indonesia Tbk.
Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pertanian pada
tahun 1990 dari Institut Pertanian Bogor, Bogor. Beliau juga
memiliki Sertifikat Manajemen Risiko Level 7 pada tahun
2025 dan lulus Certified Internal Audit (CIA) level 1 pada
tahun 2022.
Masa Jabatan Komite Audit
Susunan anggota Komite Audit sebagaimana tersebut di atas berlaku hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan pada tahun 2027, kecuali apabila terdapat anggota Komite Audit yang mengundurkan diri, atau tidak lagi bekerja
untuk Bank, atau apabila Dewan Komisaris memutuskan mengubah susunan Komite Audit (mana yang lebih dahulu
terjadi). Dalam hal terdapat penggantian anggota Komite Audit harus mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
.
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit telah memenuhi semua kriteria independensi dan mampu untuk menjalankan tugasnya
secara independen, menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun. Hal ini dapat
dilihat dari keanggotaan yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua yang merupakan Komisaris Independen, 1 (satu) orang
Anggota yang juga merupakan Komisaris Independen serta 2 (dua) orang Anggota yang merupakan Pihak Independen.
Tugas dan Tanggung Jawab
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit diatur dalam Piagam Komite Audit yang dapat diakses melalui situs web
Perseroan (www.maybank.co.id). Tugas dan tanggung jawab Komite Audit sesuai dengan Piagam Komite Audit adalah
sebagai berikut:
Pengendalian Intern dan manajemen risiko
Komite Audit bertugas untuk:
a. Melakukan evaluasi apakah Manajemen menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai dan berjalan efektif,
berdasarkan laporan seperti dari auditor internal maupun auditor eksternal termasuk OJK.
b. Melakukan evaluasi apakah rekomendasi para auditor, telah ditindaklanjuti oleh Manajemen.
c. Komite Audit dapat berkoordinasi dengan Komite Pemantau Risiko bila dipandang perlu.
Informasi Keuangan
Komite Audit bertugas untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi keuangan, dengan cara:
a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan termasuk proyeksi keuangan yang diterbitkan kepada publik
dan/atau pihak otoritas.
b. Memastikan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi serta peraturan lain yang berlaku.
c. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan proses
akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.
Auditor Internal
Komite Audit bertugas untuk:
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas Piagam Audit Intern yang disusun oleh Satuan Kerja Audit
Intern (SKAI).
b. Mengevaluasi rencana kerja tahunan, ruang lingkup dan alokasi anggaran SKAI, memberikan masukan-masukan jika
diperlukan, serta merekomendasikannya kepada Dewan Komisaris untuk disetujui.
82
Page 108
c. Memastikan SKAI bekerja secara independen sehingga tidak terdapat pembatasan terhadap ruang lingkup SKAI dan
memastikan SKAI menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas.
d. Memastikan bahwa temuan-temuan SKAI yang signifikan segera disampaikan kepada Komite Audit dan
membahasnya untuk menjadi perhatian Dewan Komisaris.
e. Merekomendasikan kepada Dewan Komisaris agar SKAI melakukan audit khusus bila ada dugaan terjadinya
kecurangan atau penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan.
f. Menelaah laporan audit khusus yang akan disampaikan ke OJK mengenai setiap temuan audit intern yang
diperkirakan dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank.
g. Menelaah Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit Intern yang akan disampaikan ke OJK.
h. Menelaah laporan audit dan memastikan Direksi mengambil tindakan perbaikan secara tepat waktu untuk mengatasi
kelemahan pengendalian, fraud, masalah ketidakpatuhan terhadap kebijakan, undang-undang, dan peraturan atau
masalah lain yang diidentifikasi dan dilaporkan oleh SKAI.
i. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas pengangkatan dan pemberhentian
Kepala SKAI, pemberian remunerasi tahunan SKAI secara keseluruhan serta penilaian kinerja SKAI.
j. Memastikan SKAI melakukan komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Auditor
Ekstern, dan OJK.
Akuntan Publik/Auditor Eksternal
Komite Audit bertugas untuk:
a. Menelaah independensi, kinerja Akuntan Publik, fee (imbalan jasa) dan kriteria lain dalam rangka memberikan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk penetapan Akuntan Publik yang akan ditunjuk oleh RUPS.
b. Menelaah kecukupan pemeriksaan Akuntan Publik untuk memastikan risiko-risiko penting telah dipertimbangkan,
termasuk menelaah syarat-syarat dalam perikatan.
c. Memastikan temuan-temuan yang signifikan segera disampaikan kepada Komite Audit untuk dibahas, guna
disampaikan dan menjadi perhatian Dewan Komisaris.
d. Memastikan bahwa Manajemen melakukan tindak lanjut atas temuan-temuan Akuntan Publik.
e. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan Publik atas
jasa yang diberikannya.
f. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan.
Kepatuhan atas Ketentuan Perundang-undangan
Komite Audit bertugas untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan
perbankan.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Audit
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan 22 (dua puluh dua) kali pertemuan, di mana setiap rapat dihadiri
oleh lebih dari separuh jumlah anggota Komite Audit atau selalu memenuhi kuorum yang berlaku.
Kehadiran dalam Rapat
Nama Jabatan Persentase
Komite Audit
Hendar Ketua Komite Audit 22 100%
Daniel James Rompas Anggota Komite Audit 19 90%
Putut Eko Bayuseno Anggota Komite Audit 19 90%
Dr. H. Ahmad Satori Anggota Komite Audit 19 90%
Yetti Septirawati Anggota Komite Audit 22 100%
Dawny Rachella Tahar Anggota Komite Audit 22 100%
Unit Audit Internal
Sesuai dengan Peraturan OJK No.56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
Internal, Perseroan telah membentuk Piagam Audit Internal, di mana perubahan terakhir dari piagam audit internal tersebut
adalah sebagaimana tercantum dalam Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) yang ditetapkan oleh Presiden
Direktur Perseroan pada 29 Mei 2019.
Berdasarkan Surat Keputusan No. No.SK. PERS.2019.0857/DIR HC tanggal 1 Mei 2019 tentang Pengangkatan Pejabat
Kepala Satuan kerja Audit Internal (SKAI), Perseroan telah mengangkat Hariseno Acharyama selaku Kepala Satuan Kerja
Audit Intern (SKAI) Perseroan terhitung sejak tanggal 1 Mei 2019. Adapun pengangkatan tersebut telah diberitahukan
kepada OJK berdasarkan Surat Perseroan No. S.2019.027/PRESDIR tanggal 8 Mei 2019, perihal Pengangkatan Pejabat
Sementara Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) sehubungan dengan pengangkatan Hariseno Acharyama sebagai
Pejabat Definitif Kepala Satuan Kerja Audit Intern yang berlaku efektif sejak 1 Mei 2019.
Berikut riwayat hidup Hariseno Acharyama:
83
Page 109
Warga Negara Indonesia, usia 46 tahun Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2015, Hariseno memiliki
pengalaman sekitar 23 tahun diindustri perbankan, khususnya di bidang audit, risiko, dan kepatuhan. Beliau merupakan
sarjana lulusan ITB dan menempuh pendidikan magister manajemen bidang keuangan, serta pemegang beberapa
sertifikasi profesi di bidang audit, manajemen risiko, serta perkreditan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai
Head of Credit & Treasury Audit Division di Maybank Indonesia, serta menduduki beberapa posisi pimpinan senior di
bidang audit intern, manajemen risiko, dan kepatuhan pada sejumlah bank joint venture serta di KPMG. Saat ini, beliau
aktif sebagai pengurus secara volunteer dalam asosiasi keprofesian di bidang audit intern.
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
Selama tahun 2025, SKAI telah merealisasikan dan melaporkan 86 audit deliverables yang mencakup 401 auditable units
sesuai rencana Kerja audit tahunan (RKAT) yang disetujui. Seluruh penugasan audit telah selesai dilaksanakan dan
seluruh laporan hasil audit telah diterbitkan pada tahun 2025.
SKAI juga telah melaksanakan 16 penugasan advisory selama tahun 2025 serta melakukan aktivitas off-site review/
continuous auditing, validasi tindak lanjut temuan regulator, dan validasi atas realisasi pembiayaan berkelanjutan.
SKAI melaksanakan rapat secara berkala dengan Direksi dan Manajemen Senior dalam rapat Internal Audit Committee
(IAC), dan dengan Dewan Komisaris melalui rapat Komite Audit (KA) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dimana salah
satu anggota DPS merupakan anggota Komite Audit. Dalam rapat berkala tersebut, SKAI melaporkan pencapaian
rencana audit tahunan, temuan audit signifikan, dan pemantauan tindak lanjut hasil audit. Selama tahun 2025, SKAI telah
melaksanakan sepuluh kali rapat dengan IAC dan KA.
DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Perseroan telah memiliki dan membentuk Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan ketentuan Pasal 22 Anggaran Dasar
Perseroan. Berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 31, tanggal 23 Oktober 2024, yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana yang telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0267273, tanggal 24 Oktober 2024 (“Akta No. 31/2024”); (ii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 23, tanggal
18 Desember 2024, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan,
sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0290752, tanggal 19 Desember 2024 (“Akta No. 23/2024”), dan (iii) Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perseroan No. 22, tanggal 14 Januari 2025, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota
Administasi Jakarta Selatan, sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0012283, 16 Januari 2025 (“Akta No. 22/2025”), susunan
Dewan Pengawas Syariah Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:
Ketua : M. Sa’ad Ih
Pengalaman:
• Direktur Pascasarjana UIN Malang (2005 – 2007)
• Pembantu Rektor IV UIN Malang (2007 – 2009)
• Anggota Dewan Syari’ah UUS Bank Jatim (2020 – 2023)
Organisasi: PII, HMI, Muhammadiyah.
Muhammadiyah:
• Ketua Ranting & Ketua Cabang
• Sekretaris Majlis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam PWM Jatim (1998 – 2000)
• Ketua Majlis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam PWM Jatim (2000 – 2005)
• Wakil Ketua PWM Jatim (2005 – 2010 dan 2010 – 2015)
• Ketua PWM Jatim (2015 – 2020 dan diperpanjang sampai dengan 2022)
• Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2022 – 2027)
Anggota : Sodikun
Pengalaman:
• 1992-1995 : Dosen - STAN Prodip, Palembang
• 2012-2017 : Dosen - STISIPOL, Palembang
• 2015-2017 : Dosen - IAIN Raden Fatah, Palembang
• Dosen Program SI dan Pascasarjana Universitas Gunadarma (Sekarang)
• 2019-Sekarang: Ketua DPS Astra Life Syariah, Jakarta
• 2019-Sekarang: Anggota DPS MyaBank Finance, Jakarta
• Ketua Majelis Ulama Indonesia (Sekarang)
Anggota : Ahmad Satori
Pengalaman:
• Guru besar UIN (Universitas Islam Negeri) Ciputat
84
Page 110
• Dosen Pascasarjana UIN Jakarta
• Direktur Pasca sarjana UIA (Universitas Islam As syafi’iyah) Jakarta
• Anggota Dewan Syariah Nasional MUI
• Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia
• Ketua Yayasan Hafalan Al Quran Al Umm Bekasi
• Ketua Yayasan Al Mimbar Bekasi
• Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat
• Dewan Pembina Yayasan Al Hassan Pondokgede, Bekasi
• Direktur Pondok Pesantren Terpadu AL HASSAN Pondok Gede
• Imam Besar Masjid Al Azhar Jaka Permai Bekasi
• Pembina Pesantren Bani Abdillah Ciwandan Cilegon
• Pembina Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat
• Pembina Pesantren Daarul Furqon Cirebon
• Pembina Yayasan Himmatul Muslimin Sukabumi Jawa Barat
Pengangkatan M. Sa’ad Ih sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah telah disetujui berdasarkan Akta No. 22/2025.
Pengangkatan Sodikun sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah telah disetujui berdasarkan Akta No. 31/2024.
Pengangkatan Ahmad Satori sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah telah disetujui berdasarkan Akta No.23/2024.
Tugas dan Tanggung Jawab
Tugas dan tanggung jawab DPS meliputi antara lain:
1. DPS bertugas melakukan pengawasan untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi
agar sesuai dengan Prinsip Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, serta memberikan nasihat
kepada Direksi termasuk memberikan opini syariah terkait kegiatan Bank, meliputi:
a) Pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya kepengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan Prinsip Syariah,
paling sedikit:
1) melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan prosedur Bank agar sesuai dengan Prinsip Syariah;
2) melakukan reviu atas operasional Bank untuk memastikan kesesuaian terhadap Prinsip Syariah; dan
3) mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Syariah, termasuk penerapan
kepatuhan syariah, manajemen risiko syariah, dan audit intern syariah secara terintegrasi;
b) Memberikan nasihat termasuk opini syariah kepada Direksi, paling sedikit:
1) memberikan rekomendasi terkait pemenuhan Prinsip Syariah berdasarkan hasil pengawasan DPS;
2) memberikan opini
3) terkait hal-hal strategis dan/atau hal-hal yang disyaratkan dalam ketentuan sehingga tidak bertentangan
dengan Prinsip Syariah, antara lain pelaksanaan sinergi perbankan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai bank umum syariah serta rencana aksi pemulihan dan rencana tindak
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penetapan status pengawasan
dan penanganan permasalahan bank umum;
4) memberikan opini terhadap pengembangan produk baru sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai penyelenggaraan produk bank umum, antara lain:
i. kesesuaian dengan fatwa DSN MUI;
ii. standar operasional prosedur produk Bank baru; dan/atau
iii. hasil kaji ulang terhadap konsep akad/perjanjian/formulir aplikasi produk Bank baru; dan
c) memberikan layanan konsultasi dan pendapat kepada fungsi kepatuhan syariah, fungsi manajemen risiko
syariah, dan fungsi audit intern syariah; c. Memberikan pendapat mengenai pemenuhan Prinsip Syariah kepada
komite pendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris; dan
d) Berkoordinasi dengan otoritas fatwa dan/atau regulator terkait, apabila diperlukan.
2. DPS dapat melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan kompetensinya, seperti turut serta memberikan pelatihan
akad pembiayaan syariah bersama fungsi yang melaksanakan pelatihan pegawai pada Bank, sepanjang tidak
mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab utama sebagai anggota
DPS
3. DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kerangka Tata Kelola Syariah dan prinsip tata
kelola yang baik
4. DPS wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab untuk kepentingan Bank dengan itikad baik
5. Dalam melakukan pengawasan, DPS wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola
Syariah termasuk penerapan manajemen risiko syariah, kepatuhan syariah, dan audit intern syariah secara
terintegrasi serta kebijakan strategis Bank yang terkait dengan penerapan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS
6. DPS menerima dan melaksanakan kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan kepada DPS sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS
7. DPS wajib melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan
otoritas dan lembaga lain, terkait penerapan Prinsip Syariah.
8. Bank wajib memiliki fungsi pendukung DPS yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
DPS, antara lain yang membawahi fungsi kesekretariatan, fungsi riset syariah, dan fungsi pengembangan syariah.
9. DPS wajib melakukan pengawasan aktif terhadap manajemen risiko Bank dengan:
85
Page 111
a) Melakukan evaluasi (reviu) atas kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah
paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun; dan
b) Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan kebijakan Manajemen Risiko yang terkait dengan
pemenuhan Prinsip Syariah paling kurang secara triwulanan.
Dalam rangka pelaksanaan reviu sebagaimana dimaksud pada huruf a) dan huruf b), DPS dapat memberikan
penugasan secara tertulis (surat mandat) kepada unit Sharia Advisory & Assurance untuk membantu pelaksanaan
reviu
10. Untuk mendukung penerapan Tata Kelola Syariah di seluruh tingkatan dan jenjang organisasi, DPS dapat menjadi
anggota setiap komite pendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Dalam hal terdapat komite di bawah Dewan Komisaris yang tidak beranggotakan DPS, komite di bawah Dewan
Komisaris tersebut wajib meminta pendapat DPS pada setiap pembahasan yang terkait Prinsip Syariah
11. Apabila Ketua DPS berhalangan, salah satu anggota DPS ditunjuk untuk mewakili DPS sebagai kontak utama bagi
Bank (yang diwakili oleh Sharia Advisory & Assurance) dalam menangani dan menjawab permasalahan Syariah yang
bersifat material dalam kegiatan operasional sehari-hari. Anggota DPS yang mewakili tersebut bertanggung jawab
untuk berkoordinasi dan mengkomunikasikan permasalahan dimaksud kepada anggota DPS lainnya guna
memperoleh pendapat, opini, dan/atau persetujuan DPS.
12. Dalam hal diperlukan persetujuan formal DPS, Sharia Advisory & Assurance akan menyampaikan permohonan
pendapat, opini dan/atau persetujuan DPS secara tertulis untuk memperoleh persetujuan formal DPS, yang
selanjutnya disampaikan kepada pihak yang membutuhkan paling lambat 1 (satu) bulan setelah persetujuan diperoleh
dari seluruh anggota DPS.
13. DPS dapat memberikan persetujuan formal melalui media persetujuan secara elektronik (seperti corporate email)
dan/atau melalui tanda tangan basah
14. Apabila jabatan Ketua DPS lowong dan selama penggantinya belum diangkat atau belum menjabat maka salah
seorang anggota DPS yang ditunjuk oleh Rapat DPS akan menjalankan kewajiban Ketua DPS dan anggota DPS
yang ditunjuk tersebut mempunyai wewenang serta tanggung jawab yang sama sebagai Ketua DPS
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Dewan Pengawas Syariah
Selama tahun 2025, DPS telah melaksanakan 23 (dua puluh tiga) kali pertemuan, dengan tingkat kehadiran anggota DPS
sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran
Nama Offline % Kehadiran
Online
Dr. KH. M. Saad Ih MA 15 8 100%
Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. 14 8 96%
Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A. 15 8 100%
Rapat DPS diselenggarakan secara offline maupun online melalui media teleconference. Agenda rapat DPS membahas
di antaranya terkait permohonan opini DPS dari unit bisnis Maybank Indonesia UUS, unit kerja lain, maupun dengan
Manajemen Maybank. Risalah rapat DPS juga didokumentasikan dan diadministrasikan dengan baik sesuai ketentuan
yang berlaku.
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
No. Program Kerja Realisasi
1 Melakukan penilaian dan memastikan pemenuhan DPS dibantu Shariah Advisory & Assurance unit menilai
Prinsip Syariah atas pedoman operasional dan produk dan memastikan segala kebijakan dan SOP serta
yang dikeluarkan Maybank Indonesia UUS. produk yang dikeluarkan sesuai prinsip Syariah
2 Melakukan pengawasan terhadap proses Setiap adanya pengembangan produk baru, DPS
pengembangan produk baru Maybank Indonesia UUS meminta unit kerja terkait untuk mempresentasikan dan
agar sesuai dengan fatwa DSN – MUI. menjelaskan detail serta meminta opini dari DPS.
3 Meminta fatwa kepada Dewan Syariah Nasional – DPS tidak meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk
Majelis Ulama Indonesia untuk produk baru Maybank produk baru, mengingat produk yang diterbitkan oleh
Indonesia UUS yang belum ada fatwanya. Bank sudah sesuai dengan fatwa yang ada.
4 Melakukan review secara berkala atas pemenuhan DPS didampingi Unit Shariah Advisory & Assurance,
Prinsip Syariah terhadap mekanisme penghimpunan pada tahun 2025 telah melakukan review berkala pada
dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa Kantor Cabang Syariah dan Layanan Syariah Maybank
Maybank Indonesia UUS. secara on-site di antaranya cabang Medan, Padang,
Balikpapan, Surabaya, Malang ataupun secara desktop
review
5 Meminta data dan informasi terkait dengan aspek Dalam melaksanakan tugas, DPS secara aktif meminta
Syariah dari satuan kerja Maybank Indonesia UUS data dan informasi terkait dengan aspek Syariah yang
dalam rangka pelaksanaan tugasnya. dibantu Shariah Advisory & Assurance unit.
6 Menyampaikan hasil pengawasan yang dituangkan DPS telah melaporkan hasil pengawasannya secara
dalam Laporan Hasil Pengawasan DPS secara semesteran kepada OJK dengan tembusan Dewan
semesteran. Komisaris dan Direksi UUS.
86
Page 112
7 Senantiasa melakukan analisis terhadap produk dan Sepanjang 2025, DPS telah mengeluarkan 20 Opini
layanan jasa baru dalam bentuk Opini DPS yang di terkait produk dan kegiatan usaha Syariah.
dalamnya disampaikan kesesuaian produk dan
layanan yang akan diluncurkan dengan Fatwa DSN-
MUI.
8 Menyelenggarakan rapat DPS paling kurang 1 (satu) Selama 2025, DPS telah mengadakan 23 rapat yang
kali dalam 1 (satu) bulan. dijadwalkan tiap hari Selasa dan atau hari lain sesuai
kesediaan waktu DPS.
KOMITE PEMANTAU RISIKO (RISK OVERSIGHT COMMITTEE/ROC)
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab yang berhubungan dengan pengawasan manajemen risiko, terbangunnya budaya manajemen risiko dan
teridentifikasinya risiko-risiko signifikan yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris. Keanggotaan dan komposisi,
maupun independensi anggota Komite Pemantau Risiko telah memenuhi ketentuan OJK. Komite Pemantau Risiko Bank
tahun 2025 terdiri dari 1 (satu) orang Ketua/merangkap Anggota yang merupakan Komisaris Independen, 3 (tiga) orang
anggota yang merupakan Komisaris Independen, 3 (tiga) orang anggota yang merupakan Komisaris, 1 (satu) orang
anggota yang merupakan Dewan Pengawas Syariah, dan 2 (dua) Pihak Independen dengan kompetensi dan kualifikasi
di bidang ekonomi, perbankan, keuangan serta manajemen risiko. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
SK.2025.012/PRESDIR tanggal 15 April 2025 tentang Perubahan Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan
periode 2021- 2024 adalah sebagai berikut:
Ketua merangkap Anggota : Daniel James Rompas (Komisaris Independen)
Anggota : Marina R Tusin (Komisaris Independen)
Anggota : Hendar (Komisaris Independen)
Anggota : Putut Eko Bayuseno (Komisaris Independen)
Anggota : Edwin Gerungan (Komisaris)
Anggota : Datuk Lim Hong Tat (Komisaris)
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid (Komisaris)
Dr.K.H.M.Sodikun.M.Si,M.E (Dewan Pengawas Syariah)
Anggota merangkap Sekretaris Eksekutif : Agus Kretarto (Pihak Independen)
Warga Negara Indonesia. Seorang Chartered Accountant.
Beliau ditetapkan untuk menjadi anggota Komite Pemantau
Risiko sejak tanggal 6 April 2018. Sebelumnya beliau
merupakan Anggota Komite Audit di PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk.
Beliau juga pernah menjabat sebagai anggota Komite Audit
dan Pemantau Risiko Bank Barclays Indonesia. Karir beliau
sebelumnya di bidang perbankan adalah sebagai Direktur
Kepatuhan Bank Harmoni Internasional (2002-2003),
Kepala Divisi Perencanaan & Pengembangan dan
Sekretaris Perusahaan PT Bank Rama Tbk (1995- 2000)
dan Kepala Internal Audit (1993-1994). Beliau memulai
karirnya sebagai Auditor pada Badan Pengawas Keuangan
dan Pengembangan sejak 1981 dan pernah ditempatkan
sebagai Ketua Tim Audit pada Bank Ekspor Impor
Indonesia (1987-1992). Beliau juga pernah menjadi board
member Badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI
Jakarta (2005-2011).
Anggota : Irma Savitry (Pihak Independen)
Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai anggota
Komite Pemantau Risiko PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
sejak 2 April 2024.
Beliau pernah menjabat sebagai Chief of Credit &
Collections pada Bank Sahabat Sampoerna sejak 2015-
2023. Beliau juga pernah menjabat sebagai Risk
Management Head – DSP (2014-2015) dan National Fraud,
QA and Collections Head (2010- 2014) pada PT Bank
Danamon, Tbk. Pada tahun 2007 sampai dengan 2010
sebagai Consumer Risk Group Head pada PT Bank
Internasional Indonesia Tbk (sekarang PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk). Pada GE Consumer Finance sebagai
CRM & Pricing Director (2006-2007), Banking Director
87
Page 113
(2004-2006) dan Risk Director (2002-2004). Pada tahun
1997 sampai dengan 2002 sebagai Credit Cycle Head pada
Standard Chartered Bank. Pada Citibank sebagai Credit
Policy Head (1989-1997), sebagai Credit Acceptance Unit
Head (1991-1994) dan sebagai General Accounting Dept
Head (1989- 1991). Pada Ernst and Young sebagai Junior
Auditor (1987-1989).
Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Kredit
pada BARa Banker Association for Risk Management pada
tahun 2018-2021.
Tugas dan Tanggung Jawab
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut :
1. Melakukan dan mereview kerangka kerja, kebijakan dan strategi manajemen risiko yang dikembangkan oleh
manajemen untuk presentasi dan mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris mengenai:
• Kerangka Dan Kebijakan Manajemen Risiko Bank Secara Keseluruhan;
• Kebijakan Dan Limit Treasury and Financial Intuition (FI);
• Kebijakan Dan Limit Kredit;
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional;
• Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas;
• Kebijakan Manajemen Risiko Pasar.
2. Mereview kebijakan Perseroan yang mengatur program stress-test,dan efektivitasnya.
3. Melakukan evaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perseroan.
4. Mereview adanya ketidakpatuhan yang terkait dengan aturan kehati-hatian dan dengan kerangka kebijakan dan
pengendalian yang ditetapkan oleh unit-unit terkait yang relevan.
5. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko.
6. Memberikan saran-saran kepada Dewan Komisaris terkait informasi yang relevan yang timbul dari pemantauan risiko
dan tanggung jawabnya.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas kali) kali, dengan
tingkat kehadiran anggota sebagai berikut
Kehadiran dalam Rapat
Nama Jabatan Persentase
Komite Pemantau Risiko
Daniel James Rompas Ketua /Anggota 12 100,00%
Marina Tusin Anggota 12 100,00%
Hendar Anggota 12 100,00%
Putut Eko Bayuseno Anggota 12 100,00%
Edwin Gerungan Anggota 11 91,67%
Datuk Lim Hong Tat Anggota 12 100,00%
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Anggota 10 83,33%
M, Sodikun* Anggota 7 77,78%
Agus Kretarto Anggota/Sekretaris 12 100,00%
Irma Savitry Anggota 12 100,00%
*efektif menjadi anggota sejak April 2025
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
1. Mereviu dan mengkaji secara berkala terhadap:
a. Perkembangan perekonomian global & domestik, perbankan, perubahan peraturan dan lingkungan usaha pada
umumnya dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap pengelolaan risiko bank,
b. Enterprise Risk Dashboard (ERD) & Risk Heat Map bulanan.
c. Profil Risiko Triwulanan.
d. Tingkat Kesehatan Berdasarkan Risiko (RBBR) semesteran untuk persetujuan Dewan Komisaris.
e. Risiko pasar dan risiko likuiditas.
f. Update bisnis meliputi perkembangan portofolio kredit/pembiayaan dan simpanan dibandingkan target, mutasi
yang signifikan, NIM dan profitabilitas.
g. Risiko kredit meliputi NPL, LAR, Watchlist, 25 debitur/obligor terbesar dan berisiko tinggi, VPI, perkembangan
proses remedial termasuk penghapus-bukuan dan kecukupan pencadangan.
h. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan Limit Counterparty Internal.
i. Dash-board risiko operasional yang mencakup insiden-insiden risiko meliputi kerugian aktual, potensi kerugian,
nyaris rugi, KRI, serta tren frekuensi insiden.
88
Page 114
j. Risko teknologi informasi (TI) & siber
k. Mengevaluasi risiko kepatuhan, termasuk fungsi Anti Pencucian Uang (APU) & Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT).
l. Memantau status kepatuhan terhadap Risk Appetite Statements (RAS) yang telah ditetapkan, serta indikator-
indikator rencana pemulihan.
m. Memantau tindak lanjut temuan-temuan pengawas eksternal yang sigifikan seperti OJK & PPATK terkait
pengelolaan manajemen risiko.
2. Evaluasi kebijakan manajemen risiko yang dilakukan selama tahun 2025 oleh Komite Pemantau Risiko meliputi:
a. Reviu Tahunan Kebijakan ICAAP.
b. Penyesuaian BOC Acknowledgment.
c. Debtor Threshold Limit.
d. RAS Tahun 2025 dan Reviu Rencana Pemulihan (RCP).
e. Reviu Tahunan Kerangka Kerja Pengelolaan Modal.
f. Pengembangan Kembali dan Implementasi Model Probability of Default Forward Looking Adjustment untuk
portfolio Non-Retail.
g. Reviu Kebijakan Layanan Perbankan Premier.
h. Peraturan Perusahaan Structured Product.
i. Reviu Tahunan Limit Industri.
j. Reklasifikasi Entitas Kuasi Pemerintah dan BPR dalam Implementasi Single Debtor Limit.
k. Reviu periodik atas Kerangka Kerja Risiko Kredit.
l. Revisi Peraturan Perusahaan tentang Kerangka Kerja Tata Kelola Syariah.
m. Reviu tahunan rencana pemulihan (Recovery Plan/RCP).
n. Reviu Peraturan Perusahaan tentang Kerangka Kerja ESG.
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI (REMUNERATION AND NOMINATION COMMITTEE RNC)
Komite Nominasi dan Remunerasi didasarkan pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 59/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak
Utama Lembaga Jasa Keuangan.
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45 /POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum.
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik.
7. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 Tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
8. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
calon Pemegang Saham Pengendali, Calon anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank.
9. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum.
10. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
11. Anggaran Dasar Bank.
Komite Nominasi dan Remunerasi telah memiliki piagam Komite Nominasi dan Remunerasi yang mengatur keanggotaan,
struktur, wewenang, tugas dan tanggung jawab, rapat, aktivitas serta tata laksana Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Bank yang berlaku telah diunggah dalam situs web Bank, dan senantiasa
ditinjau kembali secara periodik agar sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Keanggotaan, komposisi, maupun independensi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi telah memenuhi ketentuan
yang berlaku. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi ditunjuk oleh Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Perseroan No. SK.2025.001/DIR HC tanggal 15 April 2025 dengan susunan sebagai berikut:
Ketua merangkap Anggota : Marina R Tusin (Komisaris Independen)
Anggota : Dato’ Sri Khairussaleh Ramli (Presiden Komisaris)
Anggota : Hendar (Komisaris Independen)
Anggota : Edwin Gerungan (Komisaris)
Anggota merangkap Sekretaris Eksekutif : Nelda Victoria Siburian (Pejabat Eksekutif)
Warga Negara Indonesia. Bergabung dengan Perseroan sejak 25 Juli
2016 dengan 25 tahun pengalaman di industri keuangan perbankan
dan industri minuman ringan. Sebelumnya beliau sempat menjabat
sebagai Strategic Business Partner Indonesia & Papua New Guinea di
PT Coca-Cola Indonesia, VP HR Relationship Manager di PT Bank
Permata Tbk, Coordinator of Leadership & Managerial School serta HR
Advisor di Royal Bank of Scotland (ABN Amro Bank NV), dan Senior
89
Page 115
HR Consultant di PT Siddharta Consulting KPMG International. Beliau
juga memiliki sertifikasi Certified Financial Planner (CFP), Certified
Human Resources Management Manager, dan Certified Professional
Coach (CPC).
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Nominasi dan Remunerasi bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris sebagai berikut:
A. Bidang Nominasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris (jumlah, kompetensi, kemampuan, dan keseimbangannya dari status independen dan
non-independen).
2. Menentukan prosedur, kebijakan, dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi untuk penunjukkan dan/atau
penggantian Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, anggota independen dari Komite-Komite Dewan
Komisaris, dan Executive Vice President.
3. Memberikan rekomendasi mengenai kandidat untuk menjadi anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah, yang didasarkan pada kompetensi, kemampuan, dan pengalaman masing-masing individu
untuk dinominasikan kepada Dewan Komisaris, dan kemudian diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kandidat untuk menjadi anggota independen
Komite-Komite Dewan Komisaris yang didasarkan pada kompetensi, kemampuan, dan pengalaman dari individu
yang dinominasikan.
5. Mengkaji dan memberikan persetujuan kepada kandidat yang sesuai untuk menjabat sebagai Executive Vice
President berdasarkan dukungan dari Direksi.
6. Membantu dan/atau merekomendasikan kepada Dewan Komisaris mengenai promosi, konfirmasi dan penghentian
masa tugas dari anggota Direksi.
7. Membantu dan/atau memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai syarat dan ketentuan
pengangkatan atau pemberhentian anggota Dewan Komisaris.
8. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, kandidat-kandidat yang potensial
pada nominasi Dewan Komisaris dan Presiden Direktur bagi anak perusahaan Bank.
9. Melakukan proses identifikasi kualitas anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris sesuai dengan arahan
strategis Bank.
B. Bidang Remunerasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait prosedur untuk meninjau struktur, kebijakan dan
rencana remunerasi serta syarat dan ketentuan bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk kemudian diajukan kepada
Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan-kebijakan
remunerasi dan/atau rencana dan syarat dan ketentuan masa tugas bagi anggota independen Komite-Komite
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah.
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sehubungan dengan kebijakan remunerasi bagi karyawan
secara umum, termasuk dan tidak terbatas dalam hal penetapan pejabat Material Risk Taker setiap tahun.
4. Memastikan keputusan remunerasi didasarkan atas pertimbangan risiko dan kinerja, keselarasan dengan kinerja
finansial maupun pemenuhan cadangan sebagaimana ketentuan yang berlaku dan potensi pendapatan Bank di
masa yang akan datang, hasil penilaian kinerja, kesetaraan dengan Bank lain yang setara, serta sasaran jangka
panjang dan strategi Bank.
5. Mengajukan dan merekomendasikan kepada Dewan Komisaris mengenai kepangkatan bagi anggota Direksi. Bank
juga memiliki standar yang terukur untuk menyelaraskan remunerasi berbasis kinerja bagi Direksi dengan
kepentingan jangka panjang perusahaan, seperti pemberian claw back dan bonus yang ditangguhkan (deferred
bonuses).
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite
Frekuensi Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Maybank Indonesia pada tahun 2025 adalah 7 (tujuh) kali.
Kehadiran dalam Rapat
Nama Posisi di Komite Komite Nominasi dan Persentase
Remunerasi
Marina Tusin Ketua merangkap sebagai 7 100,00%
anggota
Hendar Anggota 7 100,00%
Edwin Gerungan Anggota 6 85,71%
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Anggota 7 100,00%
90
Page 116
Nelda Victoria Siburian Anggota merangkap 7 100,00%
sebagai Sekretaris
Eksekutif
Laporan singkat pelaksanaan kegiatan komite
Selama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan aktivitas dan memberikan beberapa
rekomendasi diantaranya sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi nominasi kandidat untuk penunjukan dan/atau penggantian anggota Direksi dan
Dewan Komisaris yang selanjutnya diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Memberikan rekomendasi nominasi kandidat Anggota Komite Independen maupun kandidat Pejabat Executive
Vice President untuk mengisi posisi yang dibutuhkan.
3. Memberikan rekomendasi pemberian remunerasi untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
Pengawas Syariah, yang selanjutnya diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
4. Memberikan rekomendasi pemberian remunerasi untuk kandidat Anggota Komite Independen maupun kandidat
Pejabat Executive Vice President.
5. Memberikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi terkait penerapan kebijakan remunerasi serta
strategi retensi karyawan secara umum, dengan turut memperhatikan prinsip tata kelola dalam pemberian
remunerasi sesuai ketentuan Regulator yang berlaku, termasuk dan tidak terbatas bagi pejabat Material Risk
Taker.
6. Memberikan rekomendasi hasil evaluasi atas kinerja Direksi tahun 2024 dan menyetujui kerangka penilaian
kinerja Direksi tahun 2025.
7. Memberikan rekomendasi kerangka penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Komite level Dewan Komisaris tahun
2024, yaitu Board Effectiveness Evaluation.
8. Memberikan rekomendasi pengelolaan talent, di antaranya termasuk membangun perencanaan suksesi bagi
anggota Direksi.
9. Memberikan rekomendasi dan memastikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris mendapatkan pengembangan
yang sesuai dan berkelanjutan dalam rangka mengetahui perkembangan terbaru di industri.
10. Memberikan rekomendasi dan memastikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris mendapatkan pengembangan
yang sesuai dan berkelanjutan dalam rangka mengetahui perkembangan terbaru di industri.
KOMITE AUDIT INTERNAL / INTERNAL AUDIT COMMITTEE (IAC)
Sesuai dengan Peraturan OJK No.56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
Internal, Perseroan telah membentuk Piagam Audit Internal, di mana perubahan terakhir dari piagam audit internal tersebut
adalah sebagaimana tercantum dalam Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter), tertanggal 27 September 2021.
Perseroan membentuk Komite Audit Internal (Internal Audit Committee - IAC) dalam rangka memastikan bahwa
Manajemen telah mengetahui temuan audit intern yang memerlukan perhatian Manajemen, mendiskusikan dampak dan
implikasi atas temuan tersebut, menindaklanjuti seluruh temuan dan memantau serta memastikan seluruh komitmen
perbaikan telah dilaksanakan secara tepat waktu.
Tugas Dan Tanggung Jawab IAC
a. Mengembangkan rencana kerja audit tahunan (RKAT) berbasis risiko dengan mempertimbangkan rencana ekspansi
bisnis Bank serta masukan dari Direksi, serta Dewan Pengawas Syariah dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit,
dan menyampaikan RKAT ke Dewan Komisaris dengan rekomendasi dari Komite Audit untuk disetujui.
b. Memastikan RKAT tetap fleksibel dan relevan dengan setiap perubahan terkait dan dilakukan secara tepat waktu
dengan mempertimbangkan risiko yang muncul akibat perubahan yang cepat dalam bisnis, risiko, operasional,
program, sistem dan pengendalian, dan sebagai respon terhadap permintaan dari regulator, Dewan Komisaris/Komite
Audit, dan Manajemen. Perubahan tersebut harus dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris untuk disetujui disertai
rekomendasi dari Komite Audit.
c. Mengkomunikasikan rencana kegiatan Audit Intern dan kebutuhan sumber dayanya, termasuk perubahan sementara
yang signifikan serta dampak keterbatasan sumber daya (jika ada) kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui
Komite Audit.
d. Memastikan penugasan Audit Intern dilakukan, didokumentasikan, dan dikomunikasikan sesuai dengan Global
Internal Audit Standard (GIAS).
e. Mengkomunikasikan hasil review Audit Intern kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Komunikasi
tersebut dapat mencakup tanggapan Manajemen dan tindakan perbaikan yang diambil atau akan diambil untuk
mengatasi kelemahan pengendalian, termasuk akar permasalahannya dalam jangka waktu yang ditentukan.
f. Memastikan fungsi Audit Intern secara kolektif memiliki atau memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi
serta kualifikasi lain yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan GIAS dan memenuhi Mandat Audit Intern.
g. Mengidentifikasi dan mempertimbangkan tren dan permasalahan yang muncul yang mungkin berdampak signifikan
terhadap Bank dan mengkomunikasikan hal tersebut kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
h. Mempertimbangkan tren yang muncul dan praktik yang telah berhasil dalam audit intern.
i. Menetapkan dan memastikan kepatuhan terhadap metodologi yang dirancang untuk memandu fungsi Audit Intern.
91
Page 117
j. Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur Bank yang relevan kecuali kebijakan dan prosedur tersebut
bertentangan dengan Piagam Audit Intern ataupun GIAS. Konflik apapun akan diselesaikan atau didokumentasikan
dan dikomunikasikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
k. Mengkoordinasikan aktivitas dan mempertimbangkan untuk mengandalkan pekerjaan penyedia layanan asurans dan
konsultasi internal maupun eksternal lainnya. Jika Kepala SKAI tidak dapat mencapai tingkat koordinasi yang tepat,
permasalahan tersebut harus dikomunikasikan kepada Direksi dan jika perlu dieskalasi ke Dewan Komisaris melalui
Komite Audit.
l. Berkolaborasi dengan fungsi pengendalian dan pemantauan lainnya serta ahli hukum untuk mempertimbangkan
permasalahan/ issue yang muncul dan umum yang berpotensi menjadi sistemik di seluruh Bank dan merumuskan
rencana aksi sebagai mitigasi yang sesuai.
m. Mempertimbangkan ruang lingkup pekerjaan auditor ekstern ketika menentukan aktivitas Audit Intern untuk
memastikan cakupan audit yang optimal.
n. Dalam hal digunakan jasa pihak ekstern untuk aktivitas audit intern sesuai RKAT MBI, Audit Intern agar:
• Memastikan dilakukannya transfer pengetahuan antara pihak ekstern kepada anggota Audit Intern.
• Memastikan jasa pihak ekstern tidak mempengaruhi independensi dan objektivitas fungsi Audit Intern dan
mematuhi Piagam Audit Intern Bank.
o. Memberikan pengawasan atas fungsi audit yang relevan pada anak perusahaan MBI dan menghadiri pertemuan
Komite Audit pada anak perusahaan tersebut.
p. Mengembangkan dan memelihara quality assurance & improvement program (QAIP) yang mencakup seluruh aspek
kegiatan Audit Intern.
Dasar Pembentukan Internal Audit Komite
IAC dibentuk pada bulan Mei 2012 berdasarkan keputusan Direksi yang dituangkan dalam Risalah Rapat Direksi tanggal
8 Mei 2012 pada agenda Lainnya, terkait pembentukan Internal Audit Committee. Berdasarkan keputusan Direksi tersebut
juga telah dibuat Term of Reference dari Internal Audit Committee.
Susunan Internal Audit Komite
Anggota
Ketua Direktur Finance
Anggota Direktur Risk Management/Alternate*1)
Direktur Community Financial Services/Alternate*2)
Direktur Legal & Compliance, Corporate Secretary/Alternate *3)
Direktur Human Capital/Alternate*4)
Direktur Operations/Alternate*5)
Direktur Information Technology/Alternate*6)
Head, Community Distribution/ Alternate*7)
Head, Local Corporate and Multinationals/Alternate*8)
Undangan Tetap (Permanent Invitees)
Permanent Invitee Head, Internal Audit (SKAI)
Sekretariat
Sekretariat Strategic Operations, Head (SKAI)
1Head, Operational Risk & Business Continuity
2Head, Business Banking atau Head, RSME Banking atau Head, SMEPlus Banking
3Head, Compliance Monitoring & Training atau Head, General Legal Counsel
4Head, Business Human Capital 2
5Head, Branch Control Operations atau Head, Credit Operations
6Head, Technology Compliance & Management
7Head, Operation Management
8Head, Global Banking Quality Assurance atau Head, NBFI Relationship Management atau Head, Relationship
Management – LC MNC atau Head, Public Sector
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Audit Internal
Pada tahun 2025, Komite Audit Internal melaksanakan pertemuan sebanyak 10 (sepuluh) kali, dimana seluruh pertemuan
memenuhi kuorum sebagaimana telah ditentukan dalam Piagam Komite Audit Internal, dengan agenda diantaranya
sebagai berikut:
1. Pembahasan laporan hasil audit internal yang diterbitkan selama periode Januari 2025 sampai dengan Desember
2025.
2. Presentasi dari unit kerja terkait status tindak lanjut atas rekomendasi hasil audit intern yang memerlukan perhatian
Manajemen.
3. Pemantauan status tindak lanjut temuan audit intern.
4. Pembahasan permohonan perubahan tenggat waktu pemenuhan komitmen terhadap rekomendasi audit intern yang
diajukan oleh unit kerja.
92
Page 118
Pelaksanaan Tugas dan Realisasi Program Kerja 2025
No Program Kerja Realisasi
1 Rapat Komite Audit Internal 9 Januari 2025
2 Rapat Komite Audit Internal 6 Februari 2025
3 Rapat Komite Audit Internal 11 Maret 2025
4 Rapat Komite Audit Internal 7 Mei 2025
5 Rapat Komite Audit Internal 17 Juni 2025
6 Rapat Komite Audit Internal 10 Juli 2025
7 Rapat Komite Audit Internal 13 Agustus 2025
8 Rapat Komite Audit Internal 16 September 2025
9 Rapat Komite Audit Internal 8 Oktober 2025
10 Rapat Komite Audit Internal 11 November 2025
Laporan Singkat
Rapat Komite Audit Internal 2025 Pada tahun 2025, Komite Audit Internal melaksanakan rapat sebanyak 10 kali, di mana
seluruh pertemuan telah memenuhi syarat kuorum sebagaimana telah ditentukan dalam Piagam IAC, dengan agenda
diantaranya sebagai berikut: 1. Pembahasan laporan hasil audit intern yang diterbitkan selama periode November 2024
sampai dengan Oktober 2025. 2. Presentasi dari unit kerja terkait status tindak lanjut atas rekomendasi hasil audit intern
yang memerlukan perhatian Manajemen. 3. Pemantauan status tindak lanjut temuan audit intern. 4. Pembahasan
permohonan perubahan tenggat waktu pemenuhan komitmen terhadap rekomendasi audit intern yang diajukan oleh unit
kerja.
KOMITE HUMAN CAPITAL
Maybank Indonesia membentuk Komite Human Capital untuk terus menerus melakukan peninjauan dan perubahan
kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkesinambungan. Peninjauan dan perubahan kebijakan SDM ini juga
sebagai upaya untuk mewujudkan terlaksananya tata kelola perusahaan yang baik melalui suatu mekanisme pengendalian
dan implementasi kebijakan strategis antara lain di bidang Learning dan Development, Compensation dan Benefit, Talent
Management serta bidang-bidang strategis lainnya.
Bank juga mengoptimalkan fungsi supervisory dan advisory guna memberikan arahan-arahan strategis dan pengambilan
keputusan-keputusan penting, membangun kebijakan baru menuju pemberdayaan SDM yang lebih baik dan mendukung
pengembangan bisnis Bank, serta penyelesaian masalah-masalah kunci di bidang SDM yang memiliki implikasi risiko
keuangan dan/atau reputasi Bank.
Komite Human Capital Perseroan diangkat berdasarkan Memorandum No. M.2019.062/DIR HC-Rewards, OD & Strategy,
tanggal 17 Desember 2019, dari Unit Kerja Human Capital Rewards, OD & Strategy dan Unit Kerja Human Capital
Operations kepada Corporate Secretary Division, sebagaimana ditindaklanjuti dengan Pemberitahuan No.
P.2019.223/MBI tentang Pembentukan Komite Human Capital. Jangka waktu jabatan pengurus Komite Human Capital
adalah mengikuti waktu/periode jabatan Direksi. Adapun susunan Komite Human Capital Perseroan pada saat ini adalah
sebagai berikut:
Ketua Komite Human Capital merangkap Anggota Komite : Presiden Direktur
Sekretaris/Notulis Komite Human Capital : Eksekutif Human Capital
Anggota Komite Human Capital : Direktur Human Capital
Anggota Komite Human Capital : Direktur Community Financial Services
Anggota Komite Human Capital : Direktur Global Banking
Anggota Komite Human Capital : Direktur Finance
Anggota Komite Human Capital : Direktur Operations
Anggota Komite Human Capital : Direktur Risk Management
Anggota Komite Human Capital : Direktur Legal, Compliance & Corporate Secretary
Anggota Komite Human Capital : Direktur Information Technology
Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Human Capital
Komite Human Capital memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut, antara lain:
1. Menyediakan arahan strategis dengan mempertimbangkan kebijakan Human Capital yang strategis dan arahan untuk
mendukung kegiatan organisasi dan pengembangan bisnis bank serta SDM di dalamnya.
2. Membuat keputusan bagi Pejabat Eksekutif dan mengatur program pengembangan untuk Pejabat Eksekutif serta
karyawan talent.
3. Menyediakan arahan dan membuat keputusan strategis atas kebijakan berkaitan dengan Human Capital.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Human Capital
Kegiatan Komite Sumber Daya Manusia 2025 Sepanjang tahun 2025, pertemuan Komite Sumber Daya Manusia telah
dilakukan sebanyak 13 kali, dengan pembahasan agenda mencakup hal-hal kebijakan strategis antara lain di bidang
Learning dan Development, Compensation dan Benefit, Talent Management serta bidang-bidang strategis lainnya.
93
Page 119
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI (IT Steering Committee)
Merujuk pada POJK No.38/POJK.03/2016 tanggal 1 Desember 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam
Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum dan SE OJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 perihal
Penerapan Manajemen Resiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum, Bank wajib memiliki Komite
Pengarah TI, dan Komite tersebut wajib memiliki IT Steering Committe Charter.
Perseroan telah membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
SK.2021.001/DIR IT tanggal 28 September 2021 tentang Komite Pengarah Teknologi Informasi/Information Technology
Steering Committee (IT SC). Adapun susunan Komite Pengarah Teknologi Informasi Perseroan adalah sebagai berikut:
Chairman IT Steering Committee : President Director
Co Chairman IT Steering Committee : Direktur Finance
Anggota IT Steering Committee : Direktur Information Technology
Anggota IT Steering Committee : Direktur Risk Management
Anggota IT Steering Committee : Direktur Operations
Anggota IT Steering Committee : Direktur Global Banking
Anggota IT Steering Committee : Direktur Community Financial Services
Anggota IT Steering Committee : Direktur Legal & Compliance, Corporate Secretary
Anggota IT Steering Committee : Direktur Human Capital
Undangan Tetap untuk menghadiri rapat IT Steering Committee, yaitu sebagai berikut:
1. Chief of SKAI
2. Head, Technology Solution
3. Head, Technology Services
4. Head, Technology Digital Banking
5. Head, Technology Alliance
6. Head, Technology Production
7. Head, Technology Operations
8. Head, Technology Security
9. Head, Technology Architecture
10. Head, Technology Compliance & Management
Selain Undangan Tetap, IT Steering Committee dapat mengundang pejabat yang terkait dengan pokok bahasan yang
akan disampaikan dalam rapat. Untuk memenuhi kuorum maka setiap pelaksanaan IT Steering Committee meeting paling
sedikit dihadiri oleh 5 (lima) orang dari anggota IT Steering Committee dimana Chairman atau Co-Chairman dan Director,
Information Technology harus hadir di dalam meeting.
Wewenang dan tanggung jawab IT Steering Committee adalah memberikan rekomendasi kepada Direksi yang mencakup:
1. Rencana Strategis TI (Information Technology Strategic Plan) yang sesuai dengan rencana strategis kegiatan usaha
Perseroan. Dalam memberikan rekomendasi, IT Steering Committee memperhatikan faktor efisiensi, efektivitas serta
hal-hal sebagai berikut:
• Rencana pelaksanaan (road-map) untuk mencapai kebutuhan TI yang mendukung strategi bisnis Perseroan.
Road map terdiri dari kondisi saat ini (current state), kondisi yang ingin dicapai (future state) serta langkah-langkah
yang akan dilakukan untuk mencapai future state.
• Sumber daya yang dibutuhkan.
• Keuntungan/manfaat yang akan diperoleh saat rencana diterapkan.
• Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan Rencana Strategis TI.
2. Perumusan kebijakan dan prosedur TI yang utama seperti kebijakan pengamanan TI dan manajemen risiko terkait
penggunaan TI di Perseroan.
3. Kesesuaian proyek-proyek TI yang disetujui dengan Rencana Strategis TI. IT Steering Committee juga menetapkan
status prioritas proyek TI yang bersifat kritikal (berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional Perseroan)
misalnya pergantian core banking application, server production dan topologi jaringan.
4. Kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek TI dengan rencana proyek yang disepakati dalam Service Level Agreement,
IT Steering Committee melengkapi rekomendasi dengan hasil analisis dari proyek-proyek TI yang utama sehingga
memungkinkan Direksi mengambil keputusan secara efisien.
5. Kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem informasi manajemen yang mendukung pengelolaan kegiatan usaha
Perseroan.
6. Efektivitas langkah-langkah minimalisasi risiko atas investasi Perseroan pada sektor TI dan investasi tersebut
memberikan kontribusi terhadap tercapainya tujuan bisnis Perseroan.
7. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatannya misalnya dengan mendeteksi keusangan TI dan mengukur
efektivitas dan efisiensi penerapan kebijakan pengamanan TI.
8. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI, yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna dan
penyelenggara TI secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
9. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Perseroan. Dalam hal sumber daya yang dimiliki tidak memadai
dan Perseroan akan menggunakan jasa pihak lain dalam penyelenggaraan TI maka IT Steering Committee harus
memastikan Perseroan telah memiliki kebijakan dan prosedur yang dibutuhkan.
94
Page 120
10. Melakukan evaluasi dan persetujuan untuk pelaksanaan proyek-proyek TI yang membutuhkan investasi lebih dari
Rp1 miliar.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Pengarah IT
Kehadiran dalam Rapat
Nama Posisi di Komite Persentase
Komite Pengarah IT
Dato’Zulkiflee Abbas Abdul Ketua Komite 9 100%
Hamid
Edwin Gerungan Anggota 8 89%
Datuk Lim Hong Tat Anggota 9 100%
Daniel James Rompas Anggota 9 100%
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Pengarah TI telah melaksanakan tugas antara lain sebagai berikut:
1. Melakukan pertemuan secara berkala sebanyak 10 (sepuluh) kali untuk membicarakan kepentingan-kepentingan,
inisiatif dan perkembangan TI bank.
2. Memberikan rekomendasi rencana strategis pengembangan TI Bank termasuk di dalamnya penetapan roadmap,
kecukupan sumber daya, dan penyempurnaan proses.
3. Memberikan rekomendasi dalam hal perumusan kebijakan, standar dan prosedur TI.
4. Memantau kesesuaian antara rencana pengembangan TI dan rencana bisnis Bank.
5. Memantau kemajuan pelaksanaan proyek-proyek TI, terhadap rencana awal yang telah ditetapkan.
6. Memberikan saran terkait langkah-langkah meminimalisasi risiko investasi TI yang dilakukan oleh Bank, termasuk di
antaranya memantau penggunaan anggaran biaya proyek TI.
7. Menyajikan laporan keadaan serta kondisi sistem TI yang digunakan oleh Bank, baik dari sisi keamanan,
ketersediaan, kapasitas dan kesesuaian dengan fungsi-fungsi teknologi yang ditentukan dan digunakan oleh Bank
secara menyeluruh
8. Evaluasi atas efektivitas biaya/investasi TI Bank terhadap kontribusi/pencapaian manfaat sesuai dengan yang
direncanakan.
ASSET & LIABILITIES MANAGEMENT (ALM) DAN ASSETS & LIABILITIES MANAGEMENT COMMITTEE (ALCO)
Salah satu komponen kunci dalam pengelolaan bank adalah Assets & Liabilities Management (“ALM”). ALM merupakan
disiplin manajemen keuangan dan risiko yang sangat penting, yang diaplikasikan pada posisi on dan off balance sheet
bank untuk mempertahankan profil risk-reward yang akan menghasilkan nilai tambah terbaik bagi pemegang saham. ALM
merupakan suatu proses yang diadakan untuk mengelola dan mengontrol on dan off balance sheet dari bank dengan cara
mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko-risiko yang terkandung dalam on dan off balance sheet serta laporan
rugi laba.
Terdapat dua aspek dari fungsi ALM:
1. Fungsi pengambilan keputusan: Assets & Liabilities Management Committee (ALCO)
2. Fungsi support ALM: Unit-Unit Kerja terkait ALM
Komposisi Keanggotaan ALCO pada saat Prospektus ini diterbitkan, berdasarkan Piagam Komite Asset Liability/Asset
Liability Committee (ALCO) Charter No.P.2025.259/MBI tanggal 31 Desember 2025, adalah sebagai berikut:
Ketua ALCO : Presiden Direktur
Wakil Ketua ALCO : Direktur, Keuangan
Anggota ALCO : Direktur, Manajemen Risiko / Alternate1)
Anggota ALCO : Direktur, Global Banking / Alternate2)
Anggota ALCO : Direktur, Community Financial Services / Alternate3)
Anggota ALCO : Direktur, Sharia Banking / Alternate4)
Anggota ALCO : Head, Global Market
Anggota ALCO : Head, Corporate Treasury
Catatan:
1) Direktur, Legal, Compliance, Corporate Secretary and Anti-Fraud
2) Head, GB Business Planning & Performance Management
3) Head, CFS Business Planning & Performance Management; atau Head, Consumer
4) Head, Sharia Community Financial Services
Tugas Dan Tanggung Jawab ALCO
Tugas dan Tanggung Jawab ALCO Tugas dan tanggung jawab dari ALCO sebagai berikut:
a. Memberikan arah strategis dari ALM dan memastikan tindak lanjut taktis untuk menciptakan struktur balance
sheet yang terus berkembang untuk mencapai tujuan kinerja di dalam parameterparameter risiko yang
ditentukan.
b. Me-review metodologi pengukuran dalam skala keseluruhan Bank dalam hal risiko pasar (nilai tukar, suku bunga
dan nilai surat-surat berharga), risiko tingkat bunga di banking book dan risiko likuiditas.
95
Page 121
c. Menyetujui strategi terkait pengelolaan risiko suku bunga pasar, risiko tingkat bunga di banking book dan risiko
likuiditas, serta strategi pengelolaan assets and liabilities yang sesuai.
d. Menyetujui limit-limit terkait risiko pasar, risiko tingkat bunga di banking book dan risiko likuiditas serta melakukan
pengawasan dan persetujuan terhadap pelampauan limit sesuai dengan kebijakan manajemen risiko yang
berlaku.
e. Me-review dan menyetujui kerangka, kebijakan dan pedoman untuk internal transfer pricing.
f. Melakukan pengawasan dan pengelolaan secara konsolidasi posisi likuiditas dan risiko suku bunga bank secara
menyeluruh.
g. Menentukan tingkat suku bunga earning asset dan liabilities untuk memastikan agar tingkat suku bunga dapat
mendorong tercapainya penggunaan dana dan biaya pendanaan yang optimum serta terpenuhinya tujuan
pengelolaan likuiditas, dan untuk mendapatkan struktur balance sheet yang konsisten dengan strategi ALM
(pengelolaan likuiditas dan Giro Wajib Minimum).
h. Memastikan strategi terkait investasi surat berharga selaras dengan strategi ALM secara keseluruhan untuk
mencapai tujuan Bank.
i. Mengkaji kinerja dan profil risiko portofolio investasi surat berharga.
j. Mengelola portofolio investasi bank.
k. Menyetujui strategi lindung nilai/hedging terhadap modal yang ditanamkan dan keuntungan dalam mata uang
asing untuk memitigasi eksposur risiko pasar.
l. Menyetujui produk-produk baru dalam hal penentuan tingkat suku bunga dan hal-hal yang berkaitan dengan
eksposur terhadap risiko pasar dan likuiditas
m. Merumuskan dan me-review strategi dalam mengelola risiko pasar, risiko tingkat bunga di banking book dan
risiko likuiditas yang berkaitan dengan profil neraca, modal dan struktur pendanaan Bank.
n. Memberikan arahan pengelolaan assets and liabilities konsolidasi dari subsidiaries untuk mencapai tujuan Bank
secara keseluruhan.
o. Mengaktifkan Liquidity Contingency Plan (LCP) pada saat kondisi mengarah pada krisis likuiditas, melakukan
evaluasi terhadap efektivitas LCP Bank pasca krisis serta menilai posisi baru Bank dan menentukan strategi
tindak lanjut restrukturisasi neraca Bank.
KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI
Dalam rangka menerapkan Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 Perseroan telah
memiliki Komite Tata Kelola Terintegrasi. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan No. SK.2026.001/PRESDIR
tanggal 7 Januari, 2026, perihal Perubahan Susunan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan
Maybank Indonesia, susunan keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi saat ini adalah sebagai berikut:
Ketua merangkap Anggota : Daniel James Rompas (Komisaris Independen Perseroan)
Anggota : Marina R Tusin (Komisaris Independen Perseroan)
Anggota : Irma Savitry (Pihak Independen Perseroan)
Anggota : Dhani Gunawan Idat (Pihak Independen Perseroan)
Anggota : DR. K.H.M. Sodikun, M.Si (Dewan Pengawas Syariah Perseroan)
Anggota : Ir. Umar Juoro, MA., MAPE (Pihak Independen Maybank Sekuritas Indonesia)
Anggota : Rallyati Arianto Wibowo, S.E (Komisaris Independen WOM)
Anggota : Herwan Ng (Komisaris Independen MIF)
Anggota : Legowo Kusumonegoro (Komisaris Independen merangkap Komisaris Utama
PT Maybank Asset Management)
Anggota : Didit Mehta Pariadi Pontjowinoto (Komisaris Independen PT Asuransi Etiqa
Internasional Indonesia)
Tugas Dan Tanggung Jawab Komite TKT
Tugas dan tanggung jawab Komite TKT antara lain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Tugas dan tanggung jawab
Komite TKT yang meliputi:
a. Mengevaluasi pelaksanaan Komite TKT oleh LJK Anggota dan Entitas Utama, melalui:
• Penilaian kecukupan pengendalian intern,
• Pelaksanaan fungsi kepatuhan dan audit internal secara terintegrasi, dan
• Pelaksanaan Pedoman TKT.
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama atas hasil evaluasi pelaksanaan Komite TKT
tersebut;
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama untuk penyempurnaan Pedoman Komite TKT;
d. Menyelenggarakan rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi secara berkala.
Dalam hal melakukan evaluasi, Komite TKT berwenang meminta informasi dari Satuan Kerja - Satuan Kerja di bawah ini,
yaitu berupa hasil evaluasi atas pelaksanaan:
a. Fungsi kepatuhan terintegrasi dari SKKT;
b. Fungsi audit intern terintegrasi dari SKAIT;
c. Penerapan manajemen risiko terintegrasi dari SKMRT;
d. Kewajiban penerapan modal minimum terintegrasi;
96
Page 122
e. Dan hal-hal lainnya terkait penerapan tata kelola terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia.
Ketua Komite TKT wajib membuat dan menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris Bank atas setiap
pelaksanaan tugasnya disertai dengan rekomendasi (jika diperlukan dalam hal untuk mendapatkan persetujuan).
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite TKT
Selama tahun 2025, Rapat Komite TKT KKMBI dilaksanakan 4 (empat) kali, sehingga rapat komite dilaksanakan melebihi
jumlah minimum yang ditentukan pada POJK No.18/POJK.03/2014 maupun pada Piagam TKT KKMBI yaitu 1 (satu) kali
setiap dalam satu semester.
Jumlah Rapat Kehadiran dalam
Nama Posisi di Komite Persentase
Rapat Komite TKT
Hendar Ketua merangkap 1 1 100%
Anggota
Daniel James Rompas Ketua merangkap 3 3 100%
Anggota
Marina R. Tusin Anggota 3 3 100%
Irma Savitry Anggota 4 4 100%
M. Sodikun Anggota 4 2 50%
I Nyoman Tjager Anggota 2 1 50%
Umar Juoro Anggota 2 2 100%
Herwan Ng Anggota 4 3 75%
Myrne Zachraini Anggota 3 2 67%
Tamin
Rallyati Arianto Anggota 1 1 100%
Wibowo
Freddy Hendradjaja Anggota 4 4 100%
Didit Mehta Pariadi P Anggota 4 4 100%
Laporan Singkat
Selama tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi memfokuskan kegiatan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi
antara lain atas hal-hal sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi terkait penyampaian Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi semesteran dan
tahunan kepada OJK;
2. Memberikan rekomendasi terkait penyampaian Laporan Profil Risiko dan Laporan Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum semesteran kepada OJK;
3. Memberikan rekomendasi dalam hal penunjukan dan perubahan susunan anggota Komite TKT dalam rangka
memenuhi keterwakilan anggota dari masing-masing LJK anggota Konglomerasi Keuangan;
4. Memberikan rekomendasi dalam hal melakukan pelaporan kepada regulator bilamana terjadi perubahan
terhadap anggota dan keanggotaan LJK KKMBI;
5. Mengawasi dan memberikan rekomendasi terhadap pelaksanaan penerapan satuan-satuan kerja terintegrasi
yang telah dibentuk dalam rangka mendukung pelaksanaan pengawasan oleh Komite TKT antara lain Satuan
Kerja Audit Intern Terintegrasi, Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
Terintegrasi. Laporan pelaksanaan fungsi dari masing-masing satuan kerja tersebut dilaporkan secara berkala
kepada Komite Tata Kelola Terintegrasi.
6. Evaluasi berkala atas kerangka kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi dan Prosedur Pengelolaan
Permodalan Secara Terintegrasi.
SEKRETARIS PERUSAHAAN (CORPORATE SECRETARY)
Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Putu Dewika Angganingrum sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate
Secretary) Perseroan melalui Surat Keputusan Direksi No. SK.2024.001/DIR COMPLIANCE tanggal 1 April 2024.
Penunjukan dan pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan
Bursa Efek Indonesia melalui Surat No. S.2024.096-097/MBI/DIR COMPLIANCE tanggal 3 April 2024, serta dimuat dalam
situs web Perseroan serta situs web Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 April 2024.
Putu Dewika Angganingrum merupakan Warga Negara Indonesia berusia 36 tahun. Beliau memperoleh gelar Sarjana
Hukum dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Master dari jurusan Management University of Illinois Urbana
Champaign.
Sebelum bergabung dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk, beliau menjabat sebagai Corporate Secretary and Head
of Legal and Compliance di PT Danareksa (Persero). Beliau memulai karirnya sebagai corporate lawyer di Baker Mckenzie.
Sebagai Sekretaris Perusahaan, beliau menjalankan peran sebagai penghubung antara Maybank Indonesia dengan
Otoritas Pasar Modal, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia dan institusi terkait lainnya. Beliau memonitor kepatuhan
Maybank Indonesia terhadap peraturan dan ketentuan pasar modal dan memastikan pengurus Bank memahami
perubahan dan implikasinya.
97
Page 123
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan sesuai dengan POJK No. 35/2014 paling kurang meliputi:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar
Modal;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal serta di bidang hukum korporasi;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
• Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan atau
Perusahaan Publik;
• Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
• Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
• Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
• Memberikan nasehat dan rekomendasi terkait prinsip- prinsip Good Corporate Governance (GCG) kepada
manajemen, komite-komite, dan Perusahaan Anak Perseroan.
4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan lainnya.
5. Memastikan seluruh aksi korporasi Bank telah memenuhi ketentuan Perundang-undangan yang berlaku, khusunya
ketentuan Pasar Modal.
6. Bertanggung jawab dalam mengelola penyimpanan dokumen penting Perseroan.
7. Mengelola Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus Bank.
8. Bertindak sebagai Sekretaris Komite Tata Kelola Terintegrasi Perseroan.
9. Menyiapkan dokumen dan membantu proses Fit & Proper Test bagi calon anggota Dewan Komisaris dan/ atau
Direksi Perseroan.
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
1. Mengikuti perkembangan Peraturan Pasar Modal serta memberikan masukan kepada Direksi maupun Dewan
Komisaris khususnya terkait dengan dikeluarkannya peraturan baru dari otoritas Pasar Modal maupun dari Otoritas
Jasa Keuangan.
2. Menyelenggarakan RUPS Tahunan pada tanggal 11 April 2025 serta mendokumentasikan risalah rapat, akta-akta
RUPS beserta laporan-laporan kepada regulator dan publik terkait dengan pelaksanaan RUPS dimaksud.
3. Memenuhi kewajiban Paparan Publik/Public Expose dengan menyampaikan materi Paparan Publik/Public Expose
bersamaan dengan penyampaian Laporan Keuangan Auditan Tahunan Perseroan pada tanggal 21 Februari 2025,
guna memenuhi kewajiban penyampaian informasi kepada publik berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia
Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
4. Menyelenggarakan dan menghadiri Rapat Dewan Komisaris, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi serta
Rapat Direksi.
5. Membuat Risalah-risalah Rapat Dewan Komisaris, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat Direksi,
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi, serta mendokumentasikan Risalah-risalah Rapat tersebut.
6. Mengatur dan menghadiri Rapat Komite-komite di tingkat Dewan Komisaris, termasuk Rapat Komite Tata Kelola
Terintegrasi dimana Bank adalah sebagai Entitas Utama pada Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia.
7. Melakukan Self-Assessment dan membuat Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan semester 1 dan
semester 2 tahun 2025.
8. Membuat Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan semester 1 dan semester 2 tahun
2025.
9. Memberikan rekomendasi terhadap perubahan dan penyesuaian atas Panduan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
dan Direksi serta Komite di tingkat Dewan Komisaris dan Direksi sesuai peraturan terkini.
10. Mengkaji website Bank dan memberikan input informasi yang harus diungkapkan kepada publik.
11. Melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat dengan menyediakan informasi pada website, dan
melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan setiap informasi yang material yang
diperkirakan dapat mempengaruhi pemodal atau harga efek di Bursa.
12. Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang dibutuhkan pemegang saham berkaitan dengan kondisi Bank.
13. Memberikan masukan bagi unit kerja pembuat kebijakan terhadap kebijakan/peraturan internal dan berperan
sebagai koordinator pada Tim Pengkaji untuk me-review kelayakan maupun kecukupan data/informasi pada suatu
draft regulasi internal.
Sekretaris Perusahaan Perseroan dapat dihubungi melalui email di CorporateSecretary@maybank.co.id dan dengan no.
telepon: (021) 29228888 ext.28683, serta faksimili: (021) 29228914.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEKRETARIS PERUSAHAAN 2025
No. Tanggal Pendidikan & Pelatihan Penyelenggara
98
Page 124
1. 22 Januari 2025 Sosialisasi: Otoritas Jasa Keuangan
Environmental, Social, and Governance (“OJK”) dan Bursa Efek
(ESG) Metrics Reporting pada Form Indonesia (“BEI”)
Penyampaian Laporan Tahunan dan
Keberlanjutan SPE-IDXNet.
2. 23 Januari 2025 Seminar: Asosiasi Emiten Indonesia
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) (“AEI”) dan OJK
No. 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan
Saham dan Penggabungan Saham oleh
Perusahaan Terbuka & POJK No. 29 Tahun
2023 tentang Pembelian Kembali Saham
yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
3. 3 Februari 2025 Sosialisasi: OJK
APOLO Konglomerasi Keuangan (APOLO-
KK)
4. 6 Februari 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 45 Tahun 2024 tentang
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
Perusahaan Publik
5. 19-20 Februari 2025 Workshop: Indonesia Corporate
Indonesia Corporate Secretary Association Secretary Association
- Corporate Governance Workshop Series (“ICSA”)
6. 20 Februari 2025 Narasumber dalam Seminar: Himpunan Konsultan Hukum
Seminar Konglomerasi Keuangan dan Sektor Keuangan (“HKHSK”)
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
7. 21 Maret 2025 Sosialisasi: Kustodian Sentral Efek
Penggunaan EASY dan Fasilitas terkait Indonesia (“KSEI”)
Emiten di KSEI
8. 30 April 2025 Seminar: AEI dan OJK
Pendalaman POJK No. 45 tentang
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
Perusahaan Publik
9. 21 Mei 2025 Seminar: PT Bank Maybank Indonesia
Perlindungan Data Pribadi PT Bank Maybank Tbk
Indonesia Tbk
10. 4 Juni 2025 Sosialisasi: OJK
Aplikasi SPRINT Modul Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan (PIKK)
11. 19 Juni 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 9 Tahun 2025 tentang
Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan
Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim di Pasar
Modal
12. 14 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
a. Rancangan POJK tentang Transparansi
dan Publikasi Laporan Bank
b. Rancangan POJK tentang Pelaporan
Bank Umum melalui Sistem Pelaporan OJK
c. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang
Penerapan Tata Kelola begi Bank Umum
13. 19 Agustus 2025 Risk & Governance Summit 2025 OJK
14. 26 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 14 Tahun 2025 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi
dan Rapat Umum Pemegang Sukuk secara
Elektronik.
99
Page 125
15. 27 Agustus 2025 Focus Group Discussion: AEI dan OJK
POJK Nomor 9 Tahun 2025 tentang
Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan
Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim di Pasar
Modal.
16. 28 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan (“SEOJK”) No. 10/SEOJK.04/2025
tentang Penyampaian Laporan Kepemilikan
atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas
Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka
Secara Elektronik
17. 10 September 2025 Sosialisasi: PT Bank Maybank Indonesia
Internal Control over Financial Tbk
Reporting (ICoFR)
18. 18 September 2025 Seminar: AEI
Unlocking Capital Market Synergies between
Hongkong and Indonesia
19. 23 September 2025 Seminar: AEI
Menjelajahi Diversifikasi Solusi RUPS
Elektronik
20. 2-3 Oktober 2025 Narasumber dalam Seminar: Hukum Online
Indonesian In-House Counsel Summit &
Awards 2025
21. 14 Oktober 2025 Seminar: ICSA dan OJK
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 9 Tahun 2025 tentang
Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan
Pengelolaan Aset yang Tidak Diklaim di Pasar
Modal
22. 28 Oktober 2025 Seminar: Hukum Online
Implementasi Kewajiban Pelaporan Beneficial
Owner Pasca Peraturan Menteri Hukum
Republik Indonesia No. 2 Tahun 2025 tentang
Verifikasi dan Pengawasan Pemilik Manfaat
Korporasi
23. 7 November 2025 Seminar: ICSA & RSM
From Compliance to Confidence: Redefining
ACGS through ESG and Digital Governance
24. 2 Desember 2025 Seminar: ICSA & OJK
Pendalaman POJK No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan
25. 5 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
SEOJK No. 13/SEOJK.03/2025 tentang
Pelaporan Bank Umum Konvensional Melalui
Sistem Pelaporan OJK (SEOJK APOLO BUK)
26. 5 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
Pemaparan Materi SEOJK Pelaporan Bank
Umum Konvensional Melalui Sistem
Pelaporan OJK dan SEOJK Transparansi dan
Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional
27. 19 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
Regulasi dan Sistem Pelaporan Perubahan
Kepemilikan Saham
100
Page 126
E. Sumber Daya Manusia
PERSEROAN
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 jumlah karyawan Perseroan adalah 6.635 dan 6.992 orang. Komposisi
karyawan menurut status kepegawaian. jabatan. jenjang pendidikan. usia. aktivitas utama. dan lokasi adalah sebagai
berikut:
Komposisi Karyawan Menurut Status Kepegawaian
Uraian 2025 2024
Permanen 6.330 6.719
Non - Permanen 305 273
Total 6.635 6.992
Komposisi Karyawan Menurut Jabatan
Uraian 2025 2024
Wakil Presiden Eksekutif 15 15
Wakil Presiden Senior 107 95
Wakil Presiden 411 389
Asisten Wakil Presiden 631 586
Manajer Senior 903 882
Manajer 1.338 1.372
Asisten Manajer 2.632 2.900
Staf 425 572
Non Staf 173 181
Total 6.635 6.992
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Uraian 2025 2024
Doktor/S3 2 2
Pasca Sarjana/S2 426 420
Sarjana/S1 5.354 5.467
Diploma (D1, D2, D3, D4) 691 752
SMA dan setingkat 162 351
SMP dan setingkat - -
Total 6.635 6.992
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Uraian 2025 2024
17-25 203 270
26-30 1.045 1.204
31-35 1.397 1.488
36-40 1.479 1.479
41-45 1.013 988
46-50 716 686
>50 782 877
Total 6.635 6.992
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama
Uraian 2025 2024
Community Financial Services 3.788 4.091
Finance 533 194
Global Banking 201 180
Human Capital 180 140
Information Technology 537 400
Legal, Compliance & Corporate Secretary 121 116
Operations 792 947
Risk Management 171 468
Under President Director 192 339
101
Page 127
Uraian 2025 2024
Sharia Business Unit 120 117
Total 6.635 6.992
Komposisi Karyawan Menurut Lokasi
Uraian 2025 2024
Head Office 2844 2726
Jakarta 1 463 519
Jakarta 2 420 468
Jakarta 3 464 501
Jatim, Bali & Nusra 590 653
Jawa Barat 360 379
Jawa Tengah 307 356
Kalimantan 248 305
Sulawesi & IBT 248 290
Sumatera Selatan 247 286
Sumatera Utara 444 509
Total 6.635 6.992
PERUSAHAAN ANAK
1. PT Maybank Indonesia Finance (“MIF”)
Komposisi Karyawan Menurut Status Kepegawaian
Uraian 2025 2024
Tetap 307 312
Tidak Tetap/Kontrak 609 628
Total 916 940
Komposisi Karyawan Menurut Jabatan
Uraian 2025 2024
Direksi - -
Kepala Divisi 10 10
Kepala Dept/Cabang 58 59
Supervisor 147 150
Staff 701 721
Total 916 940
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Uraian 2025 2024
S3 - -
S2 46 44
S1 638 644
Diploma 112 124
SMA 120 128
Total 916 940
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Uraian 2025 2024
17-25 200 220
26-30 306 325
31-35 158 147
36-40 104 103
41-45 83 90
46-50 45 35
Diatas 50 20 20
Total 916 940
102
Page 128
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama
Uraian 2025 2024
Board of Director *) - -
Business Development 12 12
Collection & Remedial 168 178
Finance & Accounting 14 16
Fleet and Heavy Equipment & Machinery 32 33
Human Capital & General Affairs 20 19
Information & Communication Technology and Operations 210 214
Internal Audit 11 11
Internal Control 29 26
Legal 10 10
Marketing 389 401
Risk & Credit Analyst 21 20
Total 916 940
*) Board of Director tidak termasuk karyawan
Komposisi Karyawan Menurut Lokasi
Uraian 2025 2024
Head Office 222 232
Jadetabek 219 218
Jawa Barat (Selain Depok dan Bekasi) & Jawa Tengah 136 141
Sumatera 186 193
Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan, Sulawesi 153 156
Total 916 940
2. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM”)
Komposisi Karyawan Menurut Status Kepegawaian
Uraian 2025 2024
Tetap 2.066 2.268
Tidak Tetap/Kontrak 104 6
Total 2.170 2.274
Komposisi Karyawan Menurut Jabatan
Uraian 2025 2024
Staf & Non-staf 239 246
Eksekutif 1.538 1.172
Manajemen 344 771
Senior Manajemen 49 85
Total 2.170 2.274
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Uraian 2025 2024
Pasca sarjana (S2 & S3) 39 35
Sarjana (S1) 1.696 1.760
Diploma 174 191
SMU atau sederajat 260 286
Sampai dengan SLTP 1 2
Total 2.170 2.274
Komposisi Karyawan Menurut Usia
103
Page 129
Uraian 2025 2024
<25 185 246
25 – 34 1.215 1.172
35 – 49 700 771
>-50 70 85
Total 2.170 2.274
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama
Uraian 2025 2024
Finance Directorate 64 63
Human Capital Directorate 134 128
Marketing Directorate 545 617
Non Directorate 347 351
Operations Directorate 520 549
Risk Management Directorate 172 566
Vice President Directorate 388 -
Total 2.170 2.274
Komposisi Karyawan Menurut Lokasi
Uraian 2025 2024
Jabodebek 199 211
Jawa Barat 119 158
Kalimantan 93 63
Sulawesi 127 106
Jawa Tengah Selatan 121 145
Jawa Tengah Utara 115 121
Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara 233 250
Sumbagut 155 171
Sumbagsel 149 172
Banten 175 212
Kantor Pusat 684 726
Total 2.170 2.335
Tenaga Kerja Asing
Berdasarkan dengan Pasal 3 Peraturan OJK No.37/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pemanfaatan Tenaga
Kerja Asing dan Program Alih Pengetahuan di Sektor Perbankan, dinyatakan bahwa Perseroan hanya dapat
memanfaatkan Tenaga Kerja Asing (TKA) sebagaimana dimaksud untuk jabatan-jabatan sebagai berikut atau yang setara:
a) Direksi dan Dewan Komisaris; b) Pejabat Eksekutif; dan/atau; c) Tenaga Ahli/Konsultan. Pada saat Prospektus ini
diterbitkan, Perseroan memiliki Tenaga Kerja Asing sebagaimana dijelaskan di bawah ini:
Kewarganegara RPTKA Jabatan
No. Nama
an No. Ijin Masa Berlaku
No.
1. Datuk Lim Hong Tat Malaysia B.3/60569/PK.04.00/IX/2025, 30 November 2026 Komisaris
tanggal 12 September 2025
No. 30 September Direktur
2. Shaiful Adhli Yazid Malaysia
B.3//29837/PK.04.00/V/2025 2026 Keuangan
104
Page 130
Kewarganegara RPTKA Jabatan
No. Nama
an No. Ijin Masa Berlaku
Dato’ Zulkiflee Abbas No.
3. Malaysia 31 Desember 2026 Komisaris
Abdul Hamid B.3/77918/PK.04.00/XI/2025
Dato’ Sri No. Presiden
4. Malaysia 31 Januari 2027
Khairussaleh Ramli B.3/82190/PK.04.00/XII/2025 Komisaris
Konsultan
,
No.
5. Masamitsu Jepang 30 Juni 2026 Japanese
B.3/31866/PK.04.00/VI/2025
Business
Sector
Head,
No. Regional
6. Yuzrein Malaysia 30 November 2026
B.3/64853/PK.04.00/IX/2025 Client
Coverage
Head
Sharia
No. Wealth &
7. Azzady Malaysia 30 November 2026
B.3/68597/PK.04.00/X/2025 Halal
Ecosyste
m
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Dalam proses pengembangan kompetensi karyawan, Perseroan menggunakan prinsip pengembangan 70:20:10 sebagai
formula untuk menghadirkan program pengembangan yang berdampak. Dengan prinsip tersebut, setiap karyawan
memperoleh kesempatan pengembangan melalui pengalaman langsung (70%), melalui interaksi dan hubungan atau
relationship-based (20%), dan melalui pelatihan formal (10%) baik dalam bentuk kelas ataupun e-learning. Sebagai aplikasi
dari prinsip tersebut, maka Perseroan juga menghadirkan model pelatihan terstruktur, atau yang biasa disebut dengan
“Structured Learning”. Melalui model pelatihan tersebut, program didesain untuk mencakup setiap aspek 70:20:10 tersebut
yaitu dengan adanya kelas pembekalan, on-the-job training, mentoring, termasuk penilaian secara komprehensif melalui
tes tertulis ataupun evaluasi oleh para Board of Examiners (BOE).
Tabel di bawah ini berisi rincian Pendidikan dan pelatihan karyawan yang dilakukan pada 2024-2025:
Jenis Pendidikan dan Pelatihan Satuan 2024 2025
Program Teknikal (Technical Programmes)
105
Page 131
Banking Skills (Treasury, Compliance, Audit, Operation,
11.686 11.041
Service Quality)
Credit Skills 405 505
Person
Sales & Consumers 4.059 2.495
Technical – Non Banking Skills 6.619 4.150
Leadership & Soft skills 7.781 10.485
Program Terintegrasi (Induction Programmes)
Privilege Banking Programme 64 12
Talenta Services 101 74
Management Development Programme RSME 53 53
Person 20 14
Management Development Programme Mortgage
Relationship Management Development Programme 21 35
(RMDP)
IT Development Programme - 20
Management Development Programme - Operations - 26
Program Sertifikasi (Certification Programmes) (*)
Sertifikasi Manajemen Risiko 93 96
Sertifikasi Reksa Dana (Waperd) 87 97
Sertifikasi AAJI % 98 99
Treasury 94 97
WPPEP EBUS 100 100
Adapun program e-learning di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
No E-learning Completion (%)
1 Code of Conduct 100%
2 Living the Core Values of T.I.G.E.R 99%
E-Learning Anti-fraud, Suap, dan
3 99%
Korupsi
Anti Pencucian Uang dan
4 100%
Pencegahan Pendanaan Terorisme
5 Operation Risk Management 100%
6 Information Security Awareness 99%
7 Business Continuity Management 98%
8 LEAN 100%
Perlindungan Data Pribadi (Personal
9 92%
Data Protection)
Secara keseluruhan, pada tahun 2025, rata-rata jumlah jam pelatihan yang diselenggarakan Perseroan mencapai lebih
dari 473.000 jam per karyawan dan melibatkan lebih dari 6.500 peserta pelatihan. Sebanyak 99% dari populasi karyawan
telah memperoleh kesempatan pelatihan dengan biaya total pengembangan kompetensi karyawan sebesar Rp86,77 miliar.
Serikat Pekerja
Sebagai upaya mempertahankan suasana kerja yang kondusif dan hubungan industrial yang harmonis, Bank telah
menyusun dan menjalankan berbagai program dan aktivitas guna mendukung hal tersebut. Sejalan dengan upaya Bank
untuk mencapai produktivitas kerja, seluruh stakeholders meyakini bahwa komunikasi dua arah merupakah salah satu
faktor penting dalam mewujudkan mutual understanding di antara para pihak yang terkait sehingga dapat menjadi fondasi
yang kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktivitas kerja. Selain berfokus pada
peningkatan komunikasi dan mutual understanding, Bank juga senantiasa menerapkan prinsip good corporate governance
dalam aktivitas usaha untuk memastikan kepatuhan hukum, mitigasi risiko dan menjaga reputasi Bank.
106
Page 132
Salah satu strategi yang dibangun dalam rangka mewujudkan hubungan industrial yang kondusif dan harmonis yaitu
mempertahankan mutual understanding dan mutual trust yang berkesinambungan dengan Serikat Pekerja yang ada di
lingkungan Bank. Serikat Pekerja sebagai mitra kerja Bank juga mempunyai peran dan kontribusi penting dalam hal ini
dan oleh karenanya perlu dibangun sebuah partnership yang berkelanjutan melalui berbagai inisiatif sebagai berikut:
• Memfasilitasi terwujudnya media komunikasi bagi karyawan untuk menyampaikan aspirasi, saran dan pendapat
dari karyawan yang membangun bagi Bank.
• Turut serta mengkomunikasikan kebijakan terkait kekaryawanan dalam berbagai kesempatan
• Menyelenggarakan program-program edukasi dan sharing mengenai aturan ketenagakerjaan kepada karyawan.
• Membangun komunikasi yang efektif dengan Serikat Pekerja melalui berbagai pendekatan-pendekatan formal
maupun informal.
• Membantu menyediakan fasilitas/sarana bagi Serikat Pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.
• Pemberian dispensasi kegiatan organisasi dan pemotongan upah/gaji untuk iuran keanggotaan
• Kemitraan dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku dan best possible manner.
Selain menjalin kerjasama dengan Serikat Pekerja, Bank juga konsisten membangun relasi yang positif dengan Pihak
Pemerintah melalui komunikasi yang intensif dan menjadikan agenda/undangan dari instansi Pemerintah sebagai prioritas
dalam upaya mendapatkan informasi terkini terkait keberlakukan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hubungan
yang baik dengan Pemerintah juga membantu Bank untuk memastikan implementasi dari peraturan perundang-undangan
telah berjalan dengan baik. (PKB) menjadi perwujudan prinsip Good Corporate Governance dalam pembinaan hubungan
dengan serikat pekerja.
Sarana Kesejahteraan
Perseroan secara konsisten menerapkan filosofi Total Rewards sebagai pendekatan menyeluruh dalam pengelolaan
kompensasi dan penghargaan karyawan. Pendekatan ini mengintegrasikan imbalan finansial dan non-finansial, yang
dirancang untuk memberikan nilai optimal baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Sejalan dengan penguatan budaya berbasis kinerja, Bank menerapkan strategi remunerasi berbasis kinerja (performance-
based remuneration strategy), di mana kompensasi variabel ditentukan berdasarkan kontribusi dan pencapaian individu
dengan tetap mempertimbangkan kinerja serta kapasitas finansial Bank. Selain kompensasi, dalam kerangka Total
Rewards, Bank menyediakan berbagai program kesejahteraan karyawan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan
finansial, kesehatan, dan keseimbangan kehidupan kerja, yang meliputi:
1. Kompensasi berbasis kinerja, termasuk gaji dan bonus,
2. Fasilitas transportasi dan/atau tunjangan transportasi,
3. Fasilitas kesehatan melalui program asuransi Kesehatan dan BPJS Kesehatan
4. Kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
5. Program dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK),
6. Fasilitas pinjaman karyawan dengan suku bunga khusus,
7. Hak cuti tahunan serta berbagai jenis cuti lainnya sesuai kebijakan yang berlaku.
8. Program Wellbeing seperti sports activities dan kegiatan wellbeing lainnya berupa workshop, seminar dan
9. Development dan career opportunities berupa training & development program (technical, leadership, self-
development, coaching); career programs; assignment (internal rotasi ataupun international assignment).
F. Keterangan Mengenai Perusahaan Anak
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 2 (dua) Perusahaan Anak sebagai berikut:
1. PT Maybank Indonesia Finance (“MIF”)
Pendirian
MIF, dahulu bernama PT BII Finance Center, didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Perseroan Terbatas No.163
tanggal 13 Februari 1991 juncto Akta Perubahan No. 225 tanggal 15 Mei 1991, yang keduanya dibuat oleh Richardus
Nangkih Sinulingga, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan pengesahan dari Menkum dengan keputusan No.
C2-2005.HT.01.01.TH.91 tanggal 5 Juni 1991 dan telah didaftarkan pada buku register di Kantor Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat di bawah No.1008/1991 dan No.1009/1991 tertanggal 12 Juni 1991, serta telah diumumkan dalam BNRI
No.78 tanggal 29 September 1992, Tambahan No.4827/1992. MIF telah memperoleh izin usaha sebagai lembaga
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. 888/KMK.013/1991 tanggal 22
Agustus 1991, yang telah diubah dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-237/KM.5/2005
tanggal 4 Agustus 2005.
MIF telah melakukan perubahan nama dari semula PT BII Finance Center menjadi PT Maybank Indonesia Finance pada
tahun 2015 sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.105, tanggal
18 November 2015, dibuat di hadapan Satria Amimaputra Amimakmur, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0947396.AH.01.02 Tahun 2015 pada
tanggal 7 Desember 2015, dan telah diberitahukan kepada Menkum dan telah diterima serta dicatat berdasarkan Surat
107
Page 133
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0985847, tanggal 7 Desember 2015 dan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0985848, tanggal 7 Desember 2015,
serta telah didaftarkan pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-3589400.AH.01.11.Tahun
2015 tanggal 7 Desember 2015. Perubahan nama MIF tersebut telah dilaporkan kepada OJK sebagaimana dibuktikan
dengan Surat No.S.134/LGL-BIIFC/XII/2015, tanggal 21 Desember 2015.
Anggaran Dasar MIF telah mengalami beberapa kali perubahan di mana sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan,
perubahan Anggaran Dasar MIF terakhir kali adalah sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 62, tanggal 14 Maret 2025, dibuat di hadapan Satria Amiputra A., S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, di mana telah
dilakukan perubahan Pasal 11 (Direksi), Pasal 12 (Tugas dan Wewenang Direksi) dan Pasal 14 (Dewan Komisaris)
Anggaran Dasar MIF. Akta tersebut telah diberitahukan kepada Menkum dan telah diterima serta dicatat berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0079112, tanggal 14 Maret 2025 dan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0144019, tanggal 14 Maret 2025, serta
telah didaftarkan pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-0061765.AH.01.11.Tahun 2025,
tanggal 14 Maret 2025 (“Akta MIF No. 62/2025”).
Kantor pusat MIF beralamat di Gedung Wisma Eka Jiwa Lantai 10, Jl. Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan,
Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730.
Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar MIF, MIF bertujuan untuk berusaha di bidang pembiayaan. Untuk mencapai
tujuan tersebut, MIF dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan usaha yang meliputi sebagai berikut:
a. Pembiayaan Investasi
b. Pembiayaan Modal Kerja
c. Pembiayaan Multiguna
d. Kegiatan pembiayaan lainnya yang disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Selain itu, MIF juga dapat melakukan kegiatan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah sebagai berikut:
a. Pembiayaan Jual Beli
b. Pembiayaan Investasi
c. Pembiayaan Jasa
Kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh MIF adalah kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan Konvensional
berdasarkan KBLI No. 64911.
Perizinan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, MIF telah memperoleh ijin-ijin pokok operasional perusahaan pembiayaan yang
diperlukan dari pihak yang berwenang dan ijin-ijin tersebut masih berlaku, yaitu terdiri dari Izin Usaha Perusahaan
Pembiayaan yang diterbitkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, serta Izin Usaha Pembiayaan Perusahaan
Pembiayaan sehubungan perubahan nama PT BII Finance Center Menjadi PT Maybank Indonesia Finance dan Izin
Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan, yang keduanya diterbitkan oleh OJK.
Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, struktur permodalan MIF adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 77, tanggal 24 Agustus 2011, dibuat dihadapan Fransiscus Xaverius Budi
Santoso Isbandi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada dan diterima oleh Menkum yang telah diterima
dan dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10-30085, tanggal 22
September 2011, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan yang dikelola Menkum di bawah No. AHU-0076292.AH.01.09
Tahun 2011, tanggal 22 September, sebagaimana juga dinyatakan kembali dalam Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No. 105, tanggal 18 November 2015, dibuat di hadapan Satria Amiputra,S.E., Akt, S.H.,
M.Akt., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta sebagaimana telah disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-
0947396.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 7 Desember 2015 dan telah diberitahukan kepada Menkum dan telah diterima
serta dicatat berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03.0985847 dan
No.AHU-AH.01.03.0985848 keduanya tertanggal 7 Desember 2015, serta didaftarkan pada Daftar Perseroan yang
dikelola oleh Menkum di bawah No.AHU-3589400.AH.01.11.Tahun 2015 tertanggal 7 Desember 2015, yakni sebagai
berikut:
Nilai Nominal Rp1.000,00 per Saham
Keterangan
Jumlah
Jumlah Saham
Nominal (Rp) Persentase (%)
Modal Dasar: 60.000.000 60.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
1. Perseroan 32.369.999 32.369.999.000 99,99
108
Page 134
Nilai Nominal Rp1.000,00 per Saham
Keterangan
Jumlah
Jumlah Saham
Nominal (Rp) Persentase (%)
2. Koperasi Karyawan Bank Internasional
1 1.000 0,01
Indonesia
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
32.370.000 32.370.000.000 100,00
Penuh
Jumlah Modal Dalam Portepel 27.630.000 27.630.000.000
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, modal disetor MIF belum mencapai sekurang – kurangnya
Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar Rupiah) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.
84/PMK.012/2006, tanggal 29 September 2006 tentang Perusahaan Pembiayaan yang mana telah diubah menjadi
Peraturan OJK Nomor 47/POJK.05/2020 Tahun 2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan
Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah. MIF, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Menteri Keuangan
Republik Indonesia kepada MIF No.S-350/MK.10/2007, tanggal 20 Maret 2007 perihal Rencana Perubahan Pemegang
Saham PT BII Finance Center (saat ini PT Maybank Indonesia Finance), tidak wajib menyesuaikan modal disetornya
menjadi Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar Rupiah) karena perubahan pemegang saham pada MIF yang terjadi pada
tahun 2007 merupakan perubahan pemegang saham yang terjadi dalam satu grup. Tidak ada perbedaan jumlah hak suara
Perseroan dengan proporsi kepemilikan saham oleh Perseroan pada MIF.
Pengurusan dan Pengawasan
Susunan anggota Direksi MIF yang sedang menjabat saat ini adalah sebagaimana dimuat di dalam Akta MIF No. 62/2025,
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Budhy Dyah Sitawati
Komisaris : Bianto Surodjo
Komisaris Independen : Herwan Ng
Direksi
Presiden Direktur : Alexander
Direktur : Miki Effendi Lim
Direktur : Arief Soerendro
Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris MIF telah mendapatkan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK.
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar data keuangan penting ini diambil dari Laporan Keuangan MIF yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024. Laporan Keuangan Auditan MIF pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tidak tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit
oleh oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (d/h. KAP Purwantono, Sungkoro & Surja) (firma anggota dari Ernst & Young
Global Limited) berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana
tercantum dalam laporan-laporan auditor independen No. 00056/2.1505/AU.1/09/0703-5/1/II/2026 tertanggal 24 Februari
2026 dan No. 00074/2.1032/AU.1/09/0703-4/1/II/2025 tertanggal 20 Februari 2025 yang telah ditandatangani oleh Yasir
(Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703). Masing-masing laporan auditor independen tersebut, yang tidak tercantum dalam
Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian.
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Total Aset 8.897.698 8.240.096
Total Liabilitas 4.616.554 4.264.979
Total Ekuitas 4.281.144 3.975.117
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Total pendapatan 1.176.192 1.114.172
Total beban 581.943 530.818
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan 594.249 583.354
Beban pajak final (1.044) (498)
109
Page 135
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Laba sebelum beban pajak penghasilan 593.205 582.856
Beban pajak penghasilan (130.755) (130.710)
Laba tahun berjalan 462.450 452.146
Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen
Laporan Posisi Keuangan
Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Total aset MIF pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp8.897.698 juta, meningkat sebesar Rp652.602 juta
atau sebesar 7,98%, dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp8.240.096 juta.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya piutang pembiayaan bersih periode tahun 2025.
Total liabilitas MIF pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp4.616.554 juta, meningkat sebesar Rp351.575 juta
atau sebesar 8,24%, dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp4.264.979
juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penerbitan obligasi PUB IV Tahap II sebesar Rp 1.250.000 juta pada tahun
2025.
Total ekuitas MIF pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp4.281.144 juta, meningkat sebesar Rp306.027 juta
atau sebesar 7,70%, dibandingkan dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp3.975.117 juta.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh laba ditahan periode berjalan pada tahun 2025.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024
Jumlah pendapatan MIF mengalami penurunan total pendapatan sebesar 5,57% untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Dalam periode tersebut,
porsi pendapatan mayoritas diperoleh melalui kegiatan pembiayaan konsumen, yakni sebesar 6,17%.
Jumlah beban MIF mengalami peningkatan total beban sebesar 9,63% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, hal ini disebabkan oleh
peningkatan beban kerugian penurunan nilai pada periode tahun 2025 sebesar 42,87%.
Jumlah laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan MIF untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 adalah sebesar Rp594.249 juta, meningkat sebesar Rp10.895 juta atau sebesar 1,87%, dibandingkan dengan laba
sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
sebesar Rp583.354 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari kegiatan pembiayaan
sebesar 6,17%.
Laba tahun berjalan MIF untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp462.450 juta,
meningkat sebesar Rp10.304 juta atau sebesar 2,28%, dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp452.146 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan dari aktivitas kegiatan pembiayaan konsumen.
2. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM”)
Pendirian
WOM berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara dan berkantor pusat di Altira Office Tower, Lantai 32, 33, 35 Jl.
Yos Sudarso Kav. 85, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara 14350, didirikan
semula dengan nama PT Jakarta-Tokyo Leasing adalah suatu Perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum
Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Jakarta-
Tokyo Leasing No. 179 tanggal 23 Maret 1982, yang telah diperbaiki dengan Akta Perubahan Naskah Pendirian dari
Perseroan Terbatas PT Fuji Semeru Leasing No. 96 tanggal 15 Desember 1982, mengenai perubahan nama Perseroan
menjadi PT Fuji Semeru Leasing, akta mana keduanya dibuat oleh Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman sesuai Keputusan No. C2-3167-HT01.01.th82. tanggal 23 Desember
1982, yang telah didaftarkan dalam buku daftar di kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta berturut-turut dibawah No.
21 dan No. 22 tanggal 5 Januari 1983, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26 tanggal 1 April
1997, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.1248.
Nama Perseroan berubah menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
5 tanggal 15 Maret 2000 dibuat di hadapan Anna Wong, S.H., Notaris di Tangerang yang telah mendapat persetujuan dari
110
Page 136
Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia melalui Keputusan No. C-7437 HT.01.04.Th.2000
tertanggal 27 Maret 2000, didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat
di bawah No. 1513/BH.09.05/VII/2000 tanggal 6 Juli 2000, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 77 tanggal 26 September 2000, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 5731.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan anggaran dasar terakhir
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 10 tanggal 25 Maret 2025,
dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah disetujui oleh
Menteri Hukum Republik Indonesia dengan Keputusan No. AHU-0024157.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 15 April 2025,
diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 15 April
2025 dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0102025, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0080812.AH.01.11.Tahun
2025 tanggal 15 April 2025, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 40 tanggal 20 Mei 2025,
Tambahan No. 13232 (“Akta 10/2025”) mengenai perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan
antara lain tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan untuk disesuaikan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku termasuk Peraturan OJK Nomor 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik bagi Lembaga
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar WOM, maksud dan tujuan WOM adalah bergerak di bidang Perusahaan
Pembiayaan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, WOM dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Pembiayaan Investasi
i. Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
ii. Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);
iii. Anjak Piutang dengan pemberian jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);
iv. Anjak Piutang tanpa pemberian jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse);
v. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran;
vi. Pembiayaan Proyek;
vii. Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau
viii. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK.
b. Pembiayaan Modal Kerja
i. Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);
ii. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran
iii. Anjak Piutang dengan pemberian jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);
iv. Anjak Piutang tanpa pemberian jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse);
v. Fasilitas modal usaha; dan/atau
vi. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK.
c. Pembiayaan Multiguna
i. Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
ii. Pembelian dengan pembayaran secara angsuran;
iii. Fasilitas dana; dan/atau
iv. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK.
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
e. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan
yang ditetapkan oleh OJK, Pemerintah dan/atau Dewan Syariah Nasional yang berlaku sebagai berikut:
i. Pembiayaan jual beli yang dilakukan dengan menggunakan akad:
• Murabahah;
• Salam; dan/atau
• Istishna.
ii. Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan menggunakan akad:
• Mudharabah;
• Musyarakah;
• Mudharabah Musytarakah; dan/atau
• Musyarakah Mutanaqishoh.
iii. Pembiayaan jasa yang dilakukan dengan menggunakan akad:
• Ijarah;
• Ijarah Muntahiyah Bittamlik;
• Hawalah atau Hawalah bil Ujrah;
• Wakalah atau Wakalah bil Ujrah;
• Kafalah atau Kafalah bil Ujrah;
• Ju’alah; dan/atau
• Qardh.
Kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh WOM adalah kegiatan usaha: (i) Perusahaan Pembiayaan Konvensional
berdasarkan KBLI No. 64911, dan (ii) Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan berdasarkan KBLI No. 64913.
111
Page 137
Selain kegiatan usaha WOM sebagaimana dimaksud di atas, WOM dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang
lainnya sebagai berikut:
i. Sewa operasi (operating lease);
ii. Kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan di sektor jasa keuangan; dan/atau
iii. Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan maksud tersebut di
atas yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan Undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Pada saat ini, kegiatan usaha WOM difokuskan pada kegiatan Pembiayaan Multiguna.
Perizinan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, WOM telah memperoleh ijin-ijin pokok operasional perusahaan pembiayaan yang
diperlukan dari pihak yang berwenang dan ijin-ijin tersebut masih berlaku, yaitu terdiri dari Izin Usaha Perusahaan
Pembiayaan yang diterbitkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, serta Izin Pembiayaan dan Izin Pembukaan Unit
Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan yang keduanya diterbitkan oleh OJK.
Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus, struktur permodalan WOM dan susunan pemegang saham WOM
berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 54 tanggal 24 Maret 2022, dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H.,
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0000439 tanggal 1 April 2022, serta telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum dibawah No. AHU-0065094.AH.01.11.Tahun 2022, tanggal 1 April
2022 dan (ii) Daftar Pemegang Saham pada tanggal 9 April 2026 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang
Efek per tanggal 31 Maret 2026 yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita selaku BAE WOM adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,00 per Saham
Keterangan
Jumlah
Jumlah Saham
Nominal (Rp) Persentase (%)
Modal Dasar: 5.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
1. Perseroan 2.349.646.729 234.964.672.900 67,49
2. PT Wahana Makmur Sejati 870.600.000 87.060.000.000 25,01
3. Masyarakat 261.234.751 26.123.475.100 7,50
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 3.481.481.480 348.148.148.000 100,00
Penuh
Jumlah Modal Dalam Portepel 1.518.518.520 151.851.852.000
Tidak ada perbedaan jumlah hak suara Perseroan dengan proporsi kepemilkan saham oleh Perseroan pada WOM.
Pengurusan dan Pengawasan
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi WOM yang menjabat saat ini adalah sebagaimana dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk No. 1 tanggal 1 Oktober 2025, dibuat dihadapan Aulia
Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum sebagaimana
telah diterima dan dicatat pada tanggal 3 Oktober 2025 dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0346165 dan didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0232549.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 3 Oktober 2025 sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris (Merangkap Komisaris Independen) : Sarastri Baskoro
Komisaris : Thilagavathy Nadason
Komisaris : Taufik Aulia
Komisaris Independen : Rallyati A. Wibowo, S.E.
Direksi*):
Presiden Direktur : Djaja Suryanto Sutandar
Wakil Presiden Direktur : Njauw Vido Onadi
Direktur : Cincin Lisa Hadi
Direktur : Anthony Yuarez Panggabean
Direktur : Wibowo
Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris WOM telah mendapatkan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK.
Ikhtisar Data Keuangan Penting
112
Page 138
Ikhtisar data keuangan penting ini diambil dari Laporan Keuangan WOM yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024. Laporan Keuangan Auditan WOM pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tidak tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit
oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (d/h. KAP Purwantono, Sungkoro & Surja) (firma anggota dari Ernst & Young Global
Limited), berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana tercantum
dalam laporan-laporan auditor independen No. 00053/2.1505/AU.1/09/0703-5/1/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026 dan
No. 00066/2.1032/AU.1/09/0703-4/1/II/2025 tertanggal 18 Februari 2025 yang telah ditandatangani oleh Yasir (Registrasi
Akuntan Publik No.AP.0703). Masing-masing laporan auditor independen tersebut, yang tidak tercantum dalam
Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian.
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
2025 2024
Jumlah Aset 7.368.668 6.946.341
Jumlah Liabilitas 5.385.496 5.054.240
Jumlah Ekuitas 1.983.172 1.892.101
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 2024
Total Pendapatan 2.169.601 2.166.940
Total Beban 1.990.143 1.833.698
Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan 179.458 333.242
Beban Pajak Final 4.749 4.229
Laba Tahun Berjalan 142.553 262.915
Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen
Laporan Posisi Keuangan
Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024
Jumlah aset WOM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp7.368.668 juta,
mengalami peningkatan sebesar 6,08% dibandingkan Jumlah aset untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 yang sebesar Rp6.946.341 juta.
Jumlah liabilitas WOM pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp5.385.496 juta, mengalami peningkatan
sebesar 6,55% dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp5.054.240 juta.
Jumlah ekuitas WOM pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.983.172 juta, mengalami peningkatan sebesar
4,81% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp1.892.101 juta.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024
Pendapatan WOM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp2.169.601 juta, mengalami
penurunan sebesar 0,12% dibandingkan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
sebesar Rp2.166.940 juta.
.
Jumlah beban WOM pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp156.445 juta
atau sebesar 8,53% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, dari sebesar Rp1.833.698
juta menjadi sebesar Rp1.990.143 juta.
Jumlah laba tahun berjalan WOM pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar
Rp120.362 juta atau sebesar 45,78% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, dari sebesar
Rp262.915 juta menjadi sebesar Rp142.553 juta, yang disebabkan oleh meningkatnya beban pembentukan cadangan
kerugian nilai selama tahun berjalan.
G. Keterangan Mengenai Kelompok Usaha Perseroan
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, komposisi dan struktur grup usaha Perseroan adalah sebagai berikut:
113
Page 139
Keterangan: Amanah Raya Trustees Berhad merupakan perusahaan wali amanat yang dimiliki sepenuhnya oleh
Pemerintah Malaysia.
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Pemegang Saham Pengendali Perseroan adalah Malayan Banking Berhad
(“Maybank Berhad”).
Di dalam Perseroan tidak terdapat orang perseorangan yang dapat diungkapkan sebagai Pengendali Perseroan. Hal ini
sejalan dengan pelaporan yang dilakukan oleh Perseroan sesuai Pasal 4 Peraturan Presiden Nomor 13 tahun 2018
tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan
Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (“Perpres 13/2018”) bahwa tidak terdapat
Pengendali orang perorangan atas Malayan Banking Berhad selaku Pengendali tidak langsung dari Perseroan
berdasarkan lampiran dari Declaration of Ultimate Beneficiary Owner (UBO) Reference to Ownership of PT Bank Maybank
Indonesia Tbk yang dikeluarkan oleh Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk tanggal 9 Maret 2026, termuat diagram
struktur kelompok kepemilikan dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk per 31 Desember 2025, yang menunjukkan bahwa
PT Bank Maybank Indonesia Tbk, dimiliki dan dikendalikan secara tidak langsung oleh Malayan Banking Berhad melalui
Sorak Financial Holdings Pte Ltd, sebesar 45,02 % dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd sebesar
33,96%. Adapun pemegang saham Malayan Banking Berhad terdiri dari 5 entitas pemegang saham yaitu:
a. AmanahRaya Trustees Berhad (B/O: Amanah Saham Bumiputera) sebesar 27,86%;
b. Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd (B/O: Employees Provident Fund Board) sebesar 11,41%;
c. Permodalan Nasional Berhad sebesar 6,43%;
d. Kumpulan Wang Persaran (Diperbadankan) sebesar 5,38%
e. Lainnya: Pemegang Saham Korporasi dan Ritel sebesar 48,92%.
Oleh karena itu, sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Pengendali Perseroan sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK Nomor 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal (“POJK 3/2021”)
adalah Malayan Banking Berhad dengan kepemilikan tidak langsung melalui Sorak Financial Holdings Pte Ltd, sebesar
45,02 % dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd sebesar 33,96% merupakan satu-satunya
Pengendali langsung Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK 3/2021.
Disamping itu, berdasarkan lampiran dari Declaration of Ultimate Beneficiary Owner (UBO) Reference to Ownership of
Malayan Banking Berhad tanggal 4 Maret 2026 yang dikeluarkan oleh Fariz Abdul Aziz selaku Company Secretary dari
Malayan Banking Berhad, termuat 30 (tiga puluh) nama pemegang saham terbesar dari Malayan Banking Berhad per
tanggal 31 Desember 2025, yaitu sebagai berikut:
No. Nama Pemegang Saham Jumlah Saham %
1 Amanahraya Trustees Berhad 3.365.677.093 27,86
B/O : Amanah Saham Bumiputera
2 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 1.171.175.377 9,69
B/O : Employees Provident Fund Board
3 Permodalan Nasional Berhad 776.500.000 6,43
4 Kumpulan Wang Persaraan (Diperbadankan) 582.551.187 4,82
5 Amanahraya Trustees Berhad 279.810.600 2,32
Amanah Saham Malaysia
6 Amanahraya Trustees Berhad 237.500.000 1,97
Amanah Saham Malaysia 2 - Wawasan
7 Amanahraya Trustees Berhad 146.741.100 1,21
Amanah Saham Malaysia 3
8 Amanahraya Trustees Berhad 137.321.300 1,14
114
Page 140
Amanah Saham Bumiputera 2
9 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 122.333.033 1,01
Exempt an for AIA Bhd
10 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 110.116.668 0,91
JPMCB NA for Vanguard Total International Stock Index Fund
11 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 101.834.572 0,84
JPMCB NA for Vanguard Emerging Markets Stocks Index Fund
12 Citigroup Nominees (Asing) Sdn Bhd 71.463.094 0,59
CB Spore GW for Government of Singapore (GIC C)
13 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 64.210.430 0,53
Great Eastern Life Assurance (Malaysia) Berhad (PAR 1)
14 Citigroup Nominees (Asing) Sdn Bhd 60.351.800 0,50
Exempt AN for Citibank New York (Norges Bank 19)
15 Citigroup Nominees (Asing) Sdn Bhd 60.153.171 0,50
UBS AG
16 Citigroup Nominees (Asing) Sdn Bhd 60.142.700 0,50
CBNY for Ishares Core MSCI Emerging Markets ETF
17 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 59.849.020 0,50
JPMCB NA for Blackrock Institutional Trust Company. N.A. Investment Funds for
Employee Benefit Trusts
18 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 57.209.000 0,47
JPMCB NA for Vanguard Fiduciary Trust Company
Institutional Total International Stock Market
Index Trust II
19 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 56.708.899 0,47
Employees Provident Fund Board (Nomura)
20 Cartaban Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 55.084.806 0,46
Prudential Assurance Malaysia Berhad for Prulink Strategic Fund
21 DB (Malaysia) Nominee (Asing) Sdn Bhd 46.863.763 0,39
Exempt AN for State Street Bank & Trust Company
(West CLT OD67)
22 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 46.838.371 0,39
HSBC-FS G for People’s Bank of China (SICL Asia EM)
23 Cartaban Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 43.947.535 0,36
Pamb for Prulink Equity Fund
24 HSBC Nominees (Asing) Sdn Bhd 43.897.840 0,36
Morgan Stanley & Co. International PLC (Firm A/C)
25 Maybank Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 36.000.000 0,30
Maybank Trustees Berhad for Public Regular Savings Fund (N14011940100)
26 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 34.020.232 0,28
Great Eastern Life Assurance (Malaysia) Berhad (Par 3)
27 Cartaban Nominees (Asing) Sdn Bhd 33.768.166 0,28
Exempt AN for Barclays Capital Securities Ltd (SBL/PB)
28 UOB Kay Hian Nominees (Asing) Sdn Bhd 33.449.396 0,28
Exempt AN for UOB Kay Hian Pte Ltd (A/C Clients)
29 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 33.251.806 0,28
Employees Provident Fund Board (AHAM AM)
30 Citigroup Nominees (Tempatan) Sdn Bhd 32.620.800 0,27
Employees Provident Fund Board (F Templeton)
Untuk mematuhi ketentuan Perpres 13/2018 juncto Peraturan Menteri Hukum Nomor 2 Tahun 2025 tentang Verifikasi dan
Pengawasan Pemilik Manfaat Korporasi (“Peraturan Menkum No. 2/2024”), Perseroan pada tanggal 14 Januari 2026
telah melakukan pelaporan atas pemilik manfaat Perseroan kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Kementerian Hukum Republik Indonesia, yaitu Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai pemilik manfaat Perseroan dalam
hubungannya sebagai Presiden Komisaris Perseroan, dengan kriteria sebagai pemilik manfaat dari Perseroan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf (d) Perpres No. 13/2018, yaitu memiliki kewenangan untuk
mengangkat, menggantikan atau memberhentikan anggota direksi dan anggota dewan komisaris. Adapun pencantuman
Dato Sri Khairussaleh Ramli sebagai Pemilik Manfaat Individu semata-mata dilakukan untuk memenuhi persyaratan
administratif sebagaimana diatur dalam Perpres No. 13/2018 juncto Peraturan Menkum No. 2/2024.
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memililki kepemilikan langsung dan tidak langsung pada Perusahaan
Anak sebagai berikut:
Tahun Mulai Persentase
Perusahaan Anak Kegiatan Usaha
Penyertaan Kepemilikan
Pembiayaan
PT Maybank Indonesia Finance 1991 (Sewa Guna Usaha, Factoring, Consumer 99,99%
Finance)
Pembiayaan
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 2005 (Sewa Guna Usaha, Factoring, Consumer 67,49%
Finance)
115
Page 141
Selain Perusahaan Anak yang telah dijelaskan di atas, Perseroan juga memiliki penyertaan saham di berbagai perusahaan
yang bersifat jangka panjang, namun persentase kepemilikan Perseroan pada perusahaan tersebut kurang dari 20%
sehingga dicatat dengan metode biaya. Per 31 Desember 2025, perusahan-perusahaan tersebut di antaranya adalah
sebagai berikut:
Tahun Mulai Persentase
Nama Perusahaan Kegiatan Usaha Status
Penyertaan Kepemilikan
PT Maybank Sekuritas Indonesia 2018 Sekuritas 15% Beroperasi
PT Penjamin Kredit Pengusaha
1996 Kegiatan usaha penjaminan 9,83% Beroperasi
Indonesia
PT Sarana Sulut Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 7,14% Beroperasi
PT Sarana Sulsel Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 5,76% Beroperasi
PT Sarana Jambi Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 4,49% Beroperasi
PT Sarana Riau Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 3,37% Beroperasi
PT Sarana Bali Ventura 1994 Kegiatan modal ventura 3,05% Beroperasi
PT Sarana Sumsel Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,81% Beroperasi
PT Sarana Kalbar Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,45% Beroperasi
PT Bhakti Sarana Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 2,41% Beroperasi
PT Sarana Sumut Ventura 1996 Kegiatan modal ventura 2,32% Beroperasi
PT Sarana Lampung Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 1,69% Beroperasi
PT Sarana Sumbar Ventura 1995 Kegiatan modal ventura 1,35% Beroperasi
PT Bank Capital Indonesia Tbk 1989 Perbankan 0,18% Beroperasi
PT Aplikanusa Lintas Artha 1989 Jasa sistem jaringan komunikasi 0,03% Beroperasi
PT Berlian Laju Tanker Tbk 2017 Jasa transportasi laut 0,58% Beroperasi
H. Hubungan Pengurusan dan Pengawasan antara Perseroan dengan Perusahaan Anak dan Perusahaan
Terafiliasi
Antara Perseroan dengan Perusahaan Anak dan Perusahaan Terafiliasi terdapat hubungan kepengurusan sebagai
berikut:
Nama Perseroan WOM MIF
Dato’ Khairussaleh Ramli*) PK - -
Datuk Lim Hong Tat K - -
Edwin Gerungan K - -
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid*) K
Budhi Dyah Sitawati KI - PK
Achjar Iljas KI - -
Hendar KI
Putut Eko Bayuseno KI
Taswin Zakaria PD - -
Thilagavathy Nadason D K -
Irvandi Ferizal D - -
Effendi D - -
Widya Permana D - -
Muhamadian D - -
Stefano Ridwan D
Ricky Antarisa D
Bianto Surodjo - - K
Herwan Ng KI
Alexander - - PD
Miki Effendi Lim - - D
Arief Soerendro - - D
I Nyoman Tjager - PK / KI -
Robbyanto Budiman - WPK -
Garibaldi Thohir - K -
Myrnie Zachraini Tamin - KI -
Djaja Suryanto Sutandar - PD -
Anthony Yuarez Panggabean - D -
Njauw Vido Onadi - D -
Wibowo - D -
Keterangan:
PK: Presiden Komisaris; KI: Komisaris Independen; WPK: Wakil Presiden Komisaris; K: Komisaris; PD: Presiden Direktur; D: Direktur;
DI: Direktur Independen; DK: Direktur Kepatuhan
Catatan:
*) Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan masih dalam proses permohonan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK atas
pengangkatan Dato’ Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris Perseroan dan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai
Komisaris Perseroan tersebut. Oleh karena itu, pengangkatan Dato’ Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris Perseroan dan Dato’
Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris Perseroan akan efektif setelah mendapatkan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK.
116
Page 142
I. Keterangan Mengenai Pemegang Saham Utama
1. Sorak Financial Holdings Pte., Ltd
Pendirian
Sorak Financial Holdings Pte., Ltd. (“Sorak”) didirikan di Singapura berdasarkan Company Act pada tanggal 30 Mei 1990,
dengan alamat kantor terdaftar di 2 Battery Road #01-01 Maybank Tower Singapore 049907.
Kegiatan Usaha
Bergerak sebagai perusahaan induk penanaman modal (investment holding company).
Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Berdasarkan Company Profile, struktur permodalan dan pemegang saham pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:
- Modal Ditempatkan SGD911.337.499,07 terdiri dari 9.113.269 saham biasa
- Modal Disetor SGD911.337.499,07 terdiri dari 9.113.269 saham biasa
Seluruh saham Sorak dimiliki oleh Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd. (100%).
Pengurusan dan Pengawasan
Direksi dari Sorak adalah sebagai berikut:
- Loy Teck Wooi (Director)
- Lee Yih Hwan (Director)
2. Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn., Bhd. (“MOCS”)
Pendirian
MOCS didirikan di Malaysia berdasarkan Company Act 1965 pada tanggal 30 Juni 1997, dengan alamat kantor terdaftar
di Lantai 14, Menara Maybank, 100 Jalan Tun Perak, 50050 Kuala Lumpur, Malaysia.
Kegiatan Usaha
Bergerak sebagai perusahaan induk penanaman modal (investment holding company).
Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Struktur permodalan MOCS pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
- Issued Capital: RM7.824.635.855,26 terdiri dari 43.953 saham biasa
Seluruh saham MOCS dimiliki oleh Malayan Banking Berhad (100%).
Pengurusan dan Pengawasan
Direksi dari MOCS adalah sebagai berikut:
- Surin Segar A/L Gnanasegaram (Director)
- Mohd Amri Mohd Sofian (Director)
3. UBS AG, London Branch
Pendirian
UBS AG adalah suatu perusahaan terbatas yang didirikan di Swiss berdasarkan Anggaran Dasar tertanggal 4 Mei 2016
yang terdaftar dalam Canton of Zurich and the Commercial Registry Office of the Canton of Basel-City dengan nomor
registrasi CHE-101.329.561, dengan alamat kantor terdaftar di Bahnhofstrasse 45, 8001 Zurich and Aeschenvorstadt 1,
4051 Basel, Switzerland.
Kegiatan Usaha
117
Page 143
UBS AG bergerak dalam bidang perbankan. Lingkup kegiatannya termasuk semua jasa di bidang perbankan, keuangan,
pemberian advis, perdagangan and jasa lainnya di Swiss dan di negara-negara lain.
Struktur Permodalan dan Pemegang Saham
Struktur permodalan UBS AG, London Branch (“UBS AG”) pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
Modal Dasar, modal disetor dan ditempatkan penuh UBS AG sebesar CHF 385.840.846,60 yang terdiri dari 3.858.408.466
saham dengan nilai nominal CHF 0,10. Pemegang saham utama UBS AG adalah UBS Group AG.
Pengurusan dan Pengawasan
Direksi dari UBS AG adalah sebagai berikut:
- Axel A. Weber (Chairman of the Board of Directors)
- Claudia Böckstiegel (Member of the Board Directors)
J. Perjanjian Penting dengan Pihak Ketiga
Sebagai suatu badan usaha yang melakukan kegiatan usaha sebagai bank umum, Perseroan melakukan transaksi yang
wajar dilakukan bank pada umumnya dan saat ini tidak memiliki transaksi-transaksi dan perjanjian-perjanjian yang penting
dan material dengan pihak ketiga, diluar kegiatan usaha Perseroan, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan OJK Nomor
17/POJK.04/2021 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, perjanjian penting Perseroan dengan pihak ketiga adalah sebagai berikut:
1. Perjanjian Kredit
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Perjanjian Kredit No. 1. PT Bank Jumlah Fasilitas Kredit
034/ICBCI- ICBC Fasilitas Kredit Pinjaman Tetap on demand – A Revolving –
TCT/PTDA/XII/2025, Indonesia fasilitas pinjaman Rupiah bilateral committed hingga jumlah pokok
tanggal 24 Desember (“Bank”); yang seluruhnya tidak melebihi Rp500.000.000.000 (lima ratus
2025 (“Perjanjian Kredit dan miliar Rupiah), tidak termasuk bunga, denda dan biaya.
Bank ICBC”) 2. Perseroan.
Tujuan Fasilitas
Pembiayaan umum
Jaminan
-
Jangka Waktu Perjanjian
1 tahun sejak tanggal penandatanganan.
Jangka Waktu Pinjaman
1 tahun sejak tanggal penarikan.
Suku Bunga
BI Rate + 25 bps, suku bunga sesuai persetjuan dengan
Perseroan, penetapan kembali BI Rate setiap 1 (satu) bulan,
dengan acuan H-1 (satu) hari kerja sebelum setiap periode
pembayaran bunga.
Jatuh Tempo
1. Perseroan wajib melakukan pembayaran-pembayaran
Kembali atas hutangnya secara bullet payment pada twaktu
jatuh tempo Fasilitas Kredit. Apabila tanggal tersebut jatuh
pada bukan hari kerja maka Perseroan berkewajiban untuk
melakukan pembayaran pada 1 (satu) Hari Kerja
sebelumnya.
2. Bunga atas Fasilitas Kredit dibayar oleh Perseroan secara
bulanan yaitu pada tanggal 1 (satu). Bunga akan dikenakan
berdasarkan perhitungan harían aktual dengan dasar
perhitungan 360 (tiga ratus enam puluh) hari.
Janji Positif
118
Page 144
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Selama Perjanjian Kredit Bank ICBC ini berlaku, Perseroan
berjanji dan mengikatkan diri serta berkewajiban untuk:
1. Mendapatkan, menaati dan mempertahankan setiap dan
atau seluruh perizinan dan persetujuan yang diperlukan
menurut ketentuan hukum yang berlaku untuk dapat
menjalankan usahanya.
2. Mematuhi peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku.
3. Mendapatkan seluruh persetujuan dan perizinan yang
diperlukan untuk menandatangani Perjanjian Kredit Bank
ICBC ini dan atau perjanjian lainnya yang berkaitan, sesuai
ketentuan hukum yang berlaku.
4. Menjamin bahwa tidak ada perkara dan atau sengketa yang
sedang berlangsung yang dapat memberikan pengaruh
material terhadap Perseroan.
5. Menjamin bahwa semua informasi dan pernyataan serta data
yang disampaikan oleh Perseroan dan atau pihak lainnya
yang berkaitan, adalah benar dan akurat.
6. Menggunakan Fasilitas Kredit sesuai dengan tujuan
sebagaimana yang diatur dalam Perjanjian Kredit Bank
ICBC.
7. Membayar semua biaya dan pengeluaran yang diperlukan
sehubungan dengan Perjanjian Kredit Bank ICBC dan
perjanjian Jaminan serta perjanjian lainnya yang berkaitan.
8. Mempertahankan harta kekayaan material Perseroan.
9. Membayar denda atas setiap keterlambatan pembayaran
kembali hutang pokok beserta bunga dan jumlah lain yang
tertunggak sebesar 2% (dua persen) per tahun di atas suku
bunga yang berlaku pada saat pembayaran.
10. Segera memberitahukan pada Bank tiap kejadian yang dapat
mempunyai pengaruh buruk bagi usaha-usahanya dan/atau
yang mungkin menyebabkan terlambatnya atau kealpaan
Perseroan dalam melakukan pembayaran kembali hutang-
hutang Perseroan berdasarkan dan menurut ketentuan-
ketentuan dalam Perjanjian Kredit Bank ICBC ini serta lain-
lain jumlah yang wajib dibayar Perseroan.
11. Tunduk dan mematuhi seluruh ketentuan dan persyaratan
yang berlaku di Bank sehubungan dengan Fasilitas Kredit.
Janji Keuangan
1. Perseroan diwajibkan untuk menyerahkan laporan keuangan
tahunan (audited) [long form report] dalam waktu 180
(serratus delapan puluh) hari setelah tanggal tutup buku
tahunan yang diaudit oleh kantor akuntan publik yang dapat
diterima Bank dari Perseroan;
2. Perseroan diwajibkan untuk menyerahkan laporan kuartal
yang dipublikasi (inhouse) dalam waktu 90 (sembilan puluh)
hari setelah berakhirnya periode pelaporan;
3. Selama pinjaman Perseroan kepada Bank belum dibayar
lunas seluruhnya, Perseroan wajib menjaga syarat finansial
sebagai berikut:
- Menjaga mínimum capital adequacy ratio sesuai
peraturan OJK;
- Menjaga minimum non performing loan net sebesar 5%
(lima persen);
- Menjaga minimum liquidity coverage ratio sebesar 100%
(seratus persen).
Pembatasan
Selama Perjanjian Kredit Bank ICBC ini berlaku, Perseroan
berjanji dan mengikatkan diri serta berkewajiban untuk
pembatasan:
1. Konsolidasi, merger, dan spin-off harus mengikuti hukum
yang berlaku di Indonesia;
2. Pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank dalam
waktu 30 (tiga puluh) hari apabila Perseroan hendak
melakukan akuisisi atau joint venture, terkecuali dilakukan
dengan Perusahaan yang menjalankan usaha yang sama
dengan Perseroan;
119
Page 145
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
3. Pemberitahuan tertulis dalam waktu 30 (tiga puluh) hari
sebelum terjadinya perubahan jenis dan kegiatan usaha;
4. Pemberitahuan tertulis kepada Bank apabila terdapat
perubahan anggaran dasar Perseroan selambat-lambatnya
14 (empat belas) hari sejak perubahan tersebut berlaku
efektif.
5. Perseroan tidak diperkenankan untuk mengalihkan hak dan
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Kredit Bank ICBC ini
kepada pihak manapun juga tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Bank.
6. Perseroan tidak diperkenankan untuk melakukan
pembayaran-pembayaran Kembali lebih cepat dari semua
atau Sebagian hutangnya pada Bank.
Jumlah nilai terutang berdasarkan Perjanjian Kredit Bank ICBC
per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp500 miliar.
Akta Perjanjian Pemberian 1. PT Sarana Jumlah Fasilitas Kredit
Uncommitted Facility Line Multigriya Uncommitted Facility Line dengan limit setinggi-tingginya sebesar
dari PT Sarana Multigriya Finansial Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) (“Fasilitas Pinjaman”),
Finansial (Persero) (Persero) yang bersifat Non-Revolving.
kepada PT Bank Maybank (“Pihak
Indonesia, Tbk No. 29, Pertama”); Tujuan Fasilitas
yang dibuat di hadapan dan Fasilitas Pinjaman yang ditarik digunakan untuk Refinancing
Mochamad Nova Faisal, 2. Perseroan Tagihan sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama,
S.H., M.Kn., Notaris di (“Pihak tujuan penggunaan dana adalah untuk Kredit Pemilikan Rumah
Kota Jakarta Selatan, Kedua”). untuk nasabah Maybank Indonesia dengan plafond maksimal Rp2
tanggal 28 Mei 2024 Miliar dan wajib dicakup asuransi dengan tenor lebih panjang dari
sebagaimana telah diubah tenor pembiayaan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua serta
dengan Addendum dengan ketentuan LTV sesuai dengan ketentuan Pihak Kedua,
Pertama Akta Perjanjian selama tidak lebih longgar dengan regulasi LTV yang berlaku.
Pemberian Uncommited
Facility Line dari PT Jaminan
Sarana Multigriya 1. Para Pihak sepakat pada saat penandatanganan Perjanjian
Finansial (Persero) Kredit PT SMF ini, Pihak Kedua tidak memberikan agunan.
kepada PT Bank Maybank 2. Mengesampingkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada
Indonesia Tbk. No. angka 1 dfi atas, maka sesuai dengan ketentuan dalam Pasal
145/ADD/I/SMF- 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata,
MYBK/VI/2025, tanggal 24 seluruh kekayaan Pihak Kedua, baik barang bergerak
Juni 2025 (“Perjanjian maupun barang tidak bergerak, baik yang tela hada maupun
Kredit PT SMF”) yang akan ada di kemudian hari, kecuali harta kekayaan
Pihak Kedua yang telah dijaminkan secara khusus kepada
para krediturnya menjadi jaminan atas semua hutang Pihak
Kedua kepada semua krediturnya secara pari passu sesuai
Perjanjian Kredit PT SMF.
Jangka Waktu Perjanjian
Perjanjian ini akan berakhir setelah seluruh dana Fasilitas
Pinjaman yang diterima oleh Pihak Kedua telah dikembalikan dan
seluruh biaya serta kewajiban lainnya dibayar lunas oleh Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama.
Jangka Waktu Pinjaman
Jangka waktu atas Fasilitas Pinjaman yang ditarik maksimum
adalah sebagaimana ditentukan dalam Surat Penegasan
Pemberian Pinjaman pada masing-masing batch.
Suku Bunga
Pihak Kedua setuju untuk bahwa tingkat suku bunga akan diatur
lebih lanjut dalam Surat Penegasan Pencairan Pinjaman yang
diterbitkan pada setiap penarikan.
Jatuh Tempo
Bunga pinjaman wajib dibayar lunas oleh Pihak Kedua kepada
Pihak Pertama paling lambat pukul 14.00 (empat belas) Waktu
Indonesia Barat tiap-tiap bulan pada tanggal yang tertera menurut
jadwal pembayaran sebagimana tertera pada Surat Konfirmasi
Pencairan Dana. Apabila tanggal jatuh tempo pembayaran bunga
120
Page 146
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
jatuh pada hari libur nasional, maka pembayaran dilakukan pada
Hari Kerja sebelum tanggal jatuh tempo pembayaran.
Janji Positif
Pihak Kedua dengan ini berjanji dan mengikatkan diri kepada
Pihak Pertama bahwa selama Perjanjian Kredit PT SMF ini
berlaku, maka Pihak Kedua:
1. Selambat-lambatnya dalam waktu 180 (seratus delapan
puluh) Hari Kalender atau batas waktu yang ditentukan oleh
Otoritas Jasa Keuangan sejak ditutupnya tahun fiskal/tahun
buku, memberikan laporan keuangan audited untuk tahun
buku tersebut yang telah diperiksa oleh akuntan publik yang
ditandatangani oleh pejabat berwenang, serta data-data
laporan keuangan audited tersebut untuk keperluan laporan
kepada Otoritas Jasa Keuangan yang disusun oleh Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama. Dalam hal batas waktu
penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari libur nasional,
maka penyampaian laporan oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama wajib dilakukan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja
berikutnya;
2. Selambat-lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh) Hari
Kalender sesudah berakhirnya setiap triwulan, yaitu setiap
akhir bulan Maret, Juni, September dan Desember,
memberikan laporan keuangan interim yang ditandatangani
oleh pejabat berwenang, serta data-data laporan keuangan
interim yang ditandatangani oleh pejabat berwenang kepada
Pihak Pertama. Dalam hal batas waktu penyampaian laporan
tersebut jatuh pada hari libur nasional, maka penyampaian
laporan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama wajib
dilakukan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja berikutnya;
3. Memberikan dokumen-dokumen lainnya yang diminta oleh
Pihak Pertama dari waktu ke waktu, termasuk tetapi tidak
terbatas pada dokumen-dokumen yang berhubungan dengan
usaha dan keadaan keuangan Pihak Kedua, Daftar
Underlying Fasilitas Pinjaman, Dokumen Transaksi dan
dokumen-dokumen lainnya, sepanjang terkait dengan
Perjanjian Kredit PT SMF ini.
4. Memberikan keterangan kepada Pihak Pertama dan/atau
pihak yang ditunjuk oleh Pihak Pertama mengenai keadaan
keuangan dan kegiatan usaha Pihak Kedua termasuk dan
tidak terbatas pada isi laporan keuangan, penyaluran
pinjaman dan Daftar Underlying Fasilitas Pinjaman Pihak
Kedua, yang diminta oleh Pihak Pertama dengan
pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu kepada Pihak
Kedua 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya, dan Pihak Kedua wajib
membeikan kesempatan pada Pihak Pertama dan/atau Pihak
yang ditunjuk oleh Pihak Pertama untuk memeriksa
pembukuan Pihak Kedua dan Tagihan dengan merujuk
kepada hasil pemeriksaan auditor dan/atau regulator dan
Daftar Underlying Fasilitas Pinjaman.
5. Mematuhi semua ketentuan hukum yang berlaku dan
menjalankan usahanya menurut cara-cara yang layak, efisien
dan teratur.
6. Menyediakan akses data/informasi dan salinan
data/informasi atas Daftar Underlying Fasilitas Pinjaman dan
informasi lainnya yang dianggap perlu oleh Pihak Pertama.
7. Memperkenalkan Pihak Pertama dan/atau pihak yang
ditunjuk oleh Pihak Pertama untuk melakukan verifikasi
Daftar Underlying Fasilitas Pinajaman termasuk Tagihan
yang disampaikan Pihak Kedua.
8. Pihak Kedua akan segera memberitahukan kepada Pihak
Pertama secara tertulis tentang adanya setiap
perkara/tuntutan/gugatan material apapun yang dihadapi
Pihak Kedua, segera setelah Pihak Kedua mengetahui
adanya perkara/tuntutan/gugatan tersebut. Untuk
menghindari keragu-raguan, prinsip materialitas suatu
tuntutan perkara dalam Perjanjian Kredit PT SMF ini,
menggunakan salah satu parameter, sebagai berikut:
121
Page 147
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
a. Adanya suatu pemberitahuan perkara/tuntutan/gugatan
baik menjadi penggugat atau tergugat dari nasabah yang
piutangnya dibiayai kembali berdasarkan Perjanjian
Kredit PT SMF ini.
b. Satu perkara/tuntutan/gugatan apapun dengan nilai
yang sama atau lebih dari 30% (tiga puluh persen) dari
nilai ekuitas Pihak Kedua dan/atau beberapa
perkara/tuntutan/gugatan apapun yang secara kolektif
memiliki total nilai yang sama atau lebih dari 50% (lima
puluh persen) dari ekuitas Pihak Kedua; atau
c. Perkara/tuntutan/gugatan apapun dengan nilai yang
kurang dari nilai tersebut di atas, namun jika Pihak
Kedua kalah dalam perkara/tuntutan/gugatan tersebut
akan mempengaruhi kelangsungan kegiatan usaha atau
operasional Pihak Kedua maupun harta kekayaan Pihak
Kedua, termasuk namun tidak terbatas pada perkara
penundaan kewajiban pembayaran utang, kepailitan,
pajak.
9. Bertanggung jawab untuk mengelola dan menyimpan data
dan/atau Tagihan milik Pihak Kedua yang disampaikan
kepada Pihak Pertama berdasarkan Daftar Underlying
Fasilitas Pinjaman untuk kepentingan Pihak Pertama secara
profesional dan lengkap.
10. Berkewajiban memelihara aset-asetnya yang berhubungan
dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan Pihak Kedua
terhadap segala risiko yang apda umumnya dihadapi oleh
perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama
dengan Pihak Kedua, dan biayanya tetap menjadi beban dan
wajib dibayar oleh Pihak Kedua.
11. Memperbaiki kondisi Tagihan yang tercantum dalam Daftar
Underlying Fasilitas Pinjaman, bima terdapat
kekeliruan/kesalahan-kesalahan.
12. Melakukan segala upaya yang diperlukan untuk menjaga dan
mempertahankan keberlangsungan usahanya sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk
menjaga dan mempertahankan segala izin-izin yang telah
diperoleh untuk menjalankan kegiatan usaha dan selalu
mematuhi dan menaati segala ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
13. Pihak Kedua wajib menyampaikan kepada Pihak Pertama,
dalam hal terdapat perubahan-perubahan pada dokumen-
dokumen berikut ini:
a. Akta Pendirian Perusahaan, Akta Perubahan Anggaran
Dasar, Akta Perubahan Susunan Direksi/Dewan
Komisaris, Akta Perubahan Pemegang
Saham/Komposisi Kepemilikan Saham beserta Surat
Penerimaan Perubahan Data Perusahaan/Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar yang diterbitkan oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, bukti
pengumuman di Tambahan Berita Negara Republik
Indonesia dari Perubahan Anggaran Dasar/Perubahan
Data Perusahaan tersebut;
b. Kartu Identitas dan NPWP (jika ada) Direksi/Dewan
Komisaris;
c. Alamat Domisili dan NPWP Pemegang Saham Badan
Usaha;
d. Alamat Domisili dan NPWP serta Kartu Identitas
Pemegang Saham Perorangan;
e. Dokumen pembaharan seluruh izin atau persetujuan
yang diperlukan bagi Pihak Kedua dalam menjalankan
usahanya.
14. Menyampaikan informasi mengenai kondisi keuangan secara
berkala mengenai Non Performing loan Gross dan Capital
Adequacy Ratio, untuk posisi akhir triwulanan sebelumnya
kepada Pihak Pertama.
15. Penyampaian laporan tersebut pada angka 14 wajib
dilaksanakan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari
Kalender setelah periode laporan. Dalam hal batas waktu
122
Page 148
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari libur nasional,
maka penyampaian laporan oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama wajib dilakukan paling lambat 1 (satu) hari kerja
sebelumnya.
16. Menyampaikan laporan realisasi setiap 1 (satu) tahun sekali
untuk posisi yang berakhir pada tanggal 31 (tiga puluh satu)
Desmber perihal keseluruhan pembiayaan perumahannya
setiap 1 (satu)_tahun sekali yang minimal informasinya
terkait: NoA, Plafon dan Outstanding serta tingkat
Kolektabilitas sesuai format sebagaimana dimaksud pada
Perjanjian Kredit PT SMF ini. Laporan mana paling lambat
disampaikan 180 (seratus delapan puluh) Hari Kalender
sejak ditutupnya tahun fiscal/tahun buku. Dalam hal batas
waktu penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari libur
nasional, maka penyampaian laporan tersebut jatuh pada
hari libur nasional, maka penyampaian laporan oleh Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama wajib dilakukan paling lambat
1 (satu) Hari Kerja berikutnya.
Janji Keuangan
1. Pihak Kedua dengan ini berjanji dan mengikatkan diri kepada
Pihak Pertama bahwa selama Perjanjian Kredit PT SMF ini
berlaku, maka Pihak Kedua wajib menjaga Tingkat
Kesehatan bank minimum 2 (sehat) selama jangka waktu
fasilitas pinjaman.
2. Kondisi keuangan untuk posisi setiap triwulan (Maret, Juni
dan September), serta untuk posisi akhir tahun buku
sebagaimana tercermin pada laporan keuangan audited
Pihak Kedua (posisi akhir tahun terhitung efektif dimulai untuk
laporan keuangan audited Pihak Kedua tahun buku 2023):
a. Non performing loan gross maksimal 5% (lima persen);
b. Capital adequacy ratio minimal 9% (sembilan persen),
Pembatasan
Pihak Kedua dengan ini berjanji dan mengikatkan diri kepada
Pihak Pertama bahwa selama Perjanjian Kredit PT SMF ini
berlaku, maka Pihak Kedua:
1. memperoleh persetujuan Pihak Pertama, dalam tindakan
sebagai berikut:
a. menjual atau melepaskan harta kekayaannya, kecuali
dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari;
b. melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan,
pembubaran/likuidasi;
c. mengubah status kelembagaan, anggaran dasar yang
terkait dengan penurunan modal disetor, maksud dan
tujuan Perseroan serta kegiatan usaha, dan para
pemegang saham;
d. mengagunkan Tagihan KPR (termasuk Pembelian
Rumah, Pembiayaan Pembangunan Diatas Lahan Milik
Sendiri, Renovasi, Take Over Non Top Up, dan KPR
Inden) dan Kredit Multiguna Perumahan beragun Aset
Properti milik Pihak Kedua (di luar Daftar Underlying
Fasilitas Pinjaman) terhadap pihak lain.
2. Pihak Kedua tidak mengalihkan atau meminjamkan Tagihan
yang tercantum dalam Daftar Underlying Fasilitas Pinjaman
terhadap pihak lain.
3. Pihak Pertama wajib memberitahukan kepada Pihak Kedua
dalam hal terdapat tindakan pengambilalihan yang
diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Jumlah nilai terutang berdasarkan Perjanjian Kredit PT SMF per
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp600 miliar.
Akta Perjanjian 1. PT Sarana Jumlah Fasilitas Kredit
Uncommitted Facility Line Multigriya Pihak Pertama setuju untuk memberikan Uncommitted Facility
Pembiayaan Mudharabah Finansial Line kepada Pihak Kedua dengan limit setinggi-tingginya sebesar
Muqayyadah antara PT (Persero) Rp1.000.0000.000.000 (satu triliun Rupiah) (“Fasilitas
Sarana Multigriya (“Pihak Pembiayaan”), yang bersifat Non-Revolving.
123
Page 149
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Finansial (Persero) Pertama”);
dengan PT Bank Maybank dan Tujuan Fasilitas
Indonesia Tbk. No. 30, 2. Perseroan Fasilitas Pinjaman yang ditarik digunakan untuk Refinancing
tanggal 28 Mei 2024, yang (“Pihak Tagihan sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama
dibuat di hadapan Kedua”). dan termuat dalam Daftar Underlying Pembiayaan, antara lain,
Mochamad Nova Faisal, tujuan penggunaan dana adalah untuk PPR dan PMG Perumahan
S.H., M.Kn., Notaris di Jaminan Asset Properti untuk nasabah Maybank Indonesia
Kota Jakarta Selatan dengan plafond maksimal Rp2 Miliar serta dengan ketentuan FTV
sebagaimana telah diubah sesuai dengan ketentuan Pihak Kedua, selama tidak lebih longgar
dengan Addendum dengan regulasi FTV yang berlaku.
Pertama Akta Perjanjian
Uncommited Facility Line Jaminan
Pembiayaan Mudharabah 1. Para Pihak sepakat pada saat penandatanganan Perjanjian
Muqyyadah antara PT Pembiayaan PT SMF ini, Pihak Kedua tidak memberikan
Sarana Multigriya agunan.
Finansial (Persero) 2. Mengesampingkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada
dengan PT Bank Maybank angka 1 dfi atas, maka sesuai dengan ketentuan dalam Pasal
Indonesia Tbk No. 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata,
146/ADD/I/SMF- seluruh kekayaan Pihak Kedua, baik barang bergerak
MYBK.Sy/VI/2025, maupun barang tidak bergerak, baik yang tela hada maupun
tanggal 24 Juni 2025 yang akan ada di kemudian hari, kecuali harta kekayaan
(“Perjanjian Pembiayaan Pihak Kedua yang telah dijaminkan secara khusus kepada
PT SMF”) para krediturnya menjadi jaminan atas semua hutang Pihak
Kedua kepada semua krediturnya secara pari passu sesuai
Perjanjian Pembiayaan PT SMF.
Jangka Waktu Perjanjian
Perjanjian ini akan berakhir setelah seluruh pokok Fasilitas
Pembiayaan yang diterima oleh Pihak Kedua telah dikembalikan
dan kewajiban lainnya dibayar lunas oleh Pihak Kedua kepada
Pihak Pertama.
Jangka Waktu Pinjaman
Jangka waktu atas Fasilitas Pembiayaan yang ditarik akan
ditentukan dalam Surat Penegasan Pencairan Dana pada
masing-masing batch.
Nisbah
1. Para Pihak sepakat bahwa Nisbah, rata-rata tingkat imbal
hasil kas efektif Fasilitas Pembiayaan Perumahan Dan/Atau
Permukiman Pihak Kedua dan/atau hasil usaha pembiayaan
perumahan Pihak Kedua dan proyeksi Pendapatan Bagi
Hasil yang diberlakukan pada penarikan Fasilitas
Pembiayaan Mudharabah Muqayyadah masing-masing
batch, akan ditentukan dalam Surat Penegasan Pencairan
Dana.
2. Nisbah akan dihitung proyeksi Pendapatan Bagi Hasil
dengan rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif Fasilitas
Pembiayaan Perumahan Dan/Atau Permukiman dan/atau
hasil usaha pembiayaan perumahan Pihak Kedua. Imbal
hasil kas efektif Fasilitas Pembiayaan Perumahan Dan/Atau
Permukiman dan/atau hasil usaha pembiayaan perumahan
Pihak Kedua tersebut wajib dideklerasikan oleh Pihak Kedua
kepada Pihak Pertama sebelum penarikan pembiayaan.
Jatuh Tempo
-
Janji Positif
1. Hak Pihak Pertama yaitu menerima keterpenuhan kewajiban
Pihak Kedua berdasarkan Perjanjian Pembiayaan PT SMF.
2. Kewajiban Pihak Pertama, yakni mencairkan dana Fasilitas
Pembiayaan setelah terpenuhinya syarat sebagaimana diatur
dalam Perjanjian Pembiayaan PT SMF.
3. Hak Pihak Kedua yaitu menerima keterpenuhan kewajiban
Pihak Pertama berdasarkan Perjanjian Pembiayaan PT SMF.
4. Kewajiban Pihak Kedua, bahwa terhitung sejak tanggal
penandatanganan Perjanjian Pembiayaan PT SMF (kecuali
124
Page 150
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
ketentuan huruf g, huruf r poin ini yang berlaku terhitung sejak
tanggal penarikan Fasilitas Pembiayaan) hingga berakhirnya
jangka waktu Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini, Pihak
Kedua wajib untuk:
a. Selambat-lambatnya dalam waktu 180 (seratus delapan
puluh) Hari Kalender atau batas waktu yang ditentukan
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak ditutupnya
tahun fiskal/tahun buku, memberikan laporan keuangan
audited untuk tahun buku tersebut yang telah diperiksa
oleh akuntan publik yang ditandatangani oleh pejabat
berwenang, serta data-data laporan keuangan audited
tersebut untuk keperluan laporan kepada Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) yang disusun oleh Pihak Kedua
kepada Pihak Pertama. Dalam hal batas waktu
penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari libur
nasional, maka penyampaian laporan oleh Pihak Kedua
kepada Pihak Pertama wajib dilakukan paling lambat 1
(satu) Hari Kerja berikutnya;
b. Selambat-lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh)
Hari Kalender sesudah berakhirnya setiap triwulan, yaitu
setelah akhir bulan Maret, Juni, September dan
Desember, memberikan laporan keuangan interim yang
ditandatangani oleh pejabat berwenang, serta data-data
laporan keuangan interim yang ditandatangani oleh
pejabat berwenang kepada Pihak Pertama. Dalam hal
batas waktu penyampaian laporan tersebut jatuh pada
hari libur nasional, maka penyampaian laporan oleh
Pihak Kedua kepada Pihak Pertama wajib dilakukan
paling lambat 1 (satu) Hari Kerja berikutnya;
c. Memberikan dokumen-dokumen lainnya yang diminta
oleh Pihak Pertama dari waktu ke waktu, termasuk tetapi
tidak terbatas pada dokumen-dokumen yang
berhubungan dengan usaha dan keadaan keuangan
Pihak Kedua, dokumen Aset Keuangan, Dokumen
Transaksi dan dokumen-dokumen lainnya, sepanjang
terkait dengan Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini.
d. Memberikan keterangan kepada Pihak Pertama
dan/atau pihak yang ditunjuk oleh Pihak Pertama
mengenai keadaan keuangan dan kegiatan usaha Pihak
Kedua termasuk dan tidak terbatas pada isi laporan
keuangan, penyaluran Pembiayaan dan Aset Keuangan
Pihak Kedua, yang diminta oleh Pihak Pertama dengan
pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu kepada
Pihak Kedua 3 (tiga) Hari Kerja sebelumnya, dan Pihak
Kedua wajib memberikan kesempatan pada Pihak
Pertama dan/atau Pihak yang ditunjuk oleh Pihak
Pertama untuk memeriksa pembukuan Pihak Kedua dan
Aset Keuangan.
e. Mematuhi semua ketentuan hukum yang berlaku dan
menjalankan usahanya menurut cara-cara yang layak,
efisien dan teratur.
f. Menyediakan akses data/informasi dan salinan
data/informasi atas Aset Keuangan ini dan informasi
lainnya yang dianggap perlu oleh Pihak Pertama.
g. Memperkenankan Pihak Pertama dan/atau pihak yang
ditunjuk oleh Pihak Pertama untuk melakukan verifikasi
dan audit atas Aset Keuangan.
h. Pihak Kedua akan segera memberitahukan kepada
Pihak Pertama secara tertulis tentang adanya setiap
perkara/tuntutan/gugatan material apapun yang
dihadapi Pihak Kedua, segera setelah Pihak Kedua
mengetahui adanya perkara/tuntutan/gugatan tersebut.
Untuk menghindari keragu-raguan, prinsip materialitas
suatu tuntutan perkara dalam Perjanjian Pembiayaan PT
SMF ini, menggunakan salah satu parameter, sebagai
berikut:
• Adanya suatu pemberitahuan
perkara/tuntutan/gugatan baik menjadi penggugat
125
Page 151
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
atau tergugat dari nasabah yang aset keuangannya
dibiayai kembali berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan PT SMF ini kepada Pihak Pertama.
• Satu perkara/tuntutan/gugatan apapun dengan nilai
yang sama atau lebih dari 30% (tiga puluh persen)
dari nilai ekuitas Pihak Kedua dan/atau beberapa
perkara/tuntutan/gugatan apapun yang secara
kolektif memiliki total nilai yang sama atau lebih dari
50% (lima puluh persen) dari ekuitas Pihak Kedua;
atau
• Perkara/tuntutan/gugatan apapun dengan nilai yang
kurang dari nilai tersebut di atas, namun jika Pihak
Kedua kalah dalam perkara/tuntutan/gugatan
tersebut akan mempengaruhi kelangsungan
kegiatan usaha atau operasional Pihak Kedua
maupun harta kekayaan Pihak Kedua, termasuk
namun tidak terbatas pada perkara penundaan
kewajiban pembayaran utang, kepailitan, pajak.
i. Bertanggung jawab untuk mengelola dan menyimpan
data dan/atau dokumen Aset Keuangan milik Pihak
Kedua yang diberikan kepada Pihak Pertama
berdasarkan Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini untuk
kepentingan Pihak Pertama secara profesional dan
lengkap.
j. memperbaiki dokumen Aset Keuangan dalam hal
terdapat kekeliruan/kesalahan-kesalahan.
k. melakukan segala upaya yang diperlukan untuk menjaga
dan mempertahankan keberlangsungan usahanya
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, termasuk menjaga dan mempertahankan
segala izin-izin yang telah diperoleh untuk menjalankan
kegiatan usaha dan selalu mematuhi dan menaati segala
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
l. Pihak Kedua wajib menyampaikan kepada Pihak
Pertama dalam hal terdapat perubahan-perubahan pada
dokumen-dokumen berikut ini:
• Akta Pendirian Perusahaan, Akta Perubahan
Anggaran Dasar, Akta Perubahan Susunan
Direksi/Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
Syariah, Akta Perubahan Pemegang
Saham/Komposisi Kepemilikan Saham beserta
surat Penerimaan Perubahan Data
Perusahaan/Persetujuan Perubahan Anggaran
Dasar yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum &
HAM RI, bukti pengumuman di Tambahan Berita
Negara Republik Indonesia dari Perubahan
Anggaran Dasar/Perubahan Data Perusahaan
tersebut;
• Kartu Identitas dan NPWP (jika ada) Direksi/Dewan
Komisaris/Dewan Pengawas Syariah;
• Alamat Domisili dan NPWP Pemegang Saham
Badan Usaha;
• Alamat Domisili dan NPWP serta Kartu Identitas
Pemegang Saham Perorangan;
• Dokumen pembaharuan seluruh izin atau
persetujuan yang diperlukan bagi Pihak Kedua
dalam menjalankan usahanya.
m. Menyampaikan informasi mengenai kondisi keuangan
secara berkala mengenai Non Performing Financing
Gross dan Capital Adequacy Ratio untuk posisi akhir
triwulanan sebelumnya kepada Pihak Pertama.
n. Penyampaian laporan tersebut pada huruf m wajib
dilaksanakan selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari
kalender setelah periode laporan dan penyampaian
laporan sebagaimana dimaksud pada huruf n ini wajib
dilaksanakan selambat-lambatnya dalam waktu 90
(sembilan puluh) hari Kalender setelah periode laporan.
Dalam hal batas waktu penyampaian laporan tersebut
126
Page 152
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
jatuh pada hari libur nasional, maka penyampaian
laporan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama wajib
dilakukan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelumnya.
o. Menyampaikan laporan realisasi setiap 1 (satu) tahun
sekali untuk posisi yang berakhir pada tanggal 31
Desember perihal produksi pembiayaan perumahan
dan/atau permukiman Pihak Kedua setiap 1 (satu) tahun
sekali yang minimal informasinya terkait : NoA, Plafon
dan Outstanding serta tingkat Kolektabilitas atas dana
yang telah diterima oleh Pihak Kedua sesuai format
sebagaimana dimaksud pada Perjanjian Pembiayaan PT
SMF ini. Laporan mana paling lambat disampaikan 180
(seratus delapan puluh) Hari Kalender sejak ditutupnya
tahun fiskal/tahun buku. Dalam hal batas waktu
penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari libur
nasional, maka penyampaian laporan oleh Pihak Kedua
kepada Pihak Pertama wajib dilakukan paling lambat 1
(satu) Hari Kerja berikutnya.
p. Selambat-lambatnya tanggal 5 (lima) Hari Kerja
memberikan Deklarasi Bagi Hasil untuk posisi akhir
bulan sebelumnya yang ditandatangani oleh pejabat
yang berwenang kepada Pihak Pertama sesuai format
serta struktur data sebagaimana tersebut pada
Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini. Dalam hal batas
waktu penyampaian laporan tersebut jatuh pada hari
libur nasional, maka penyampaian laporan oleh Pihak
Kedua kepada Pihak Pertama wajib dilakukan paling
lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelumnya.
q. Selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja sebelum jatuh
tempo Fasilitas Pembiayaan, memberikan Deklarasi
Bagi Hasil yang ditandatangani oleh pejabat yang
berwenang kepada Pihak Pertama sesuai format serta
struktur data sebagaimana tersebut pada Perjanjian
Pembiayaan PT SMF ini.
Janji Keuangan
1. Kewajiban Pihak Kedua, bahwa terhitung sejak tanggal
penandatanganan Perjanjian Pembiayaan PT SMF hingga
berakhirnya jangka waktu Perjanjian Pembiayaan PT SMF
ini, Pihak Kedua wajib untuk menjaga tingkat kesehatan
bank, minimum 2 (sehat) selama jangka waktu fasilitas
pembiayaan.
2. Kondisi keuangan untuk posisi setiap triwulan (Maret, Juni
dan September), serta untuk posisi akhir tahun buku
sebagaimana tercermin pada laporan keuangan audited
Pihak Kedua (posisi akhir tahun terhitung efektif dimulai untuk
laporan keuangan audited Pihak Kedua tahun buku 2023):
a. Non performing loan gross maksimal 5% (lima persen);
b. Capital adequacy ratio minimal 9% (sembilan persen).
Pembatasan
Kewajiban Pihak Kedua, bahwa terhitung sejak tanggal
penandatanganan Perjanjian Pembiayaan PT SMF (kecuali
ketentuan nomor 3 poin ini yang berlaku terhitung sejak tanggal
penarikan Fasilitas Pembiayaan) hingga berakhirnya jangka
waktu Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini, Pihak Kedua wajib
untuk:
1. Memperoleh persetujuan Pihak Pertama terlebih dahulu,
dalam tindakan sebagai berikut:
a. menjual atau melepaskan harta kekayaan yang sama
atau lebih dari 30% (tiga puluh persen) dari nilai ekuitas
Pihak Kedua dan/atau beberapa
perkara/tuntutan/gugatan apapun yang secara kolektif
memiliki total nilai yang sama atau lebih dari 50% (lima
puluh persen) dari ekuitas Pihak Kedua, kecuali dalam
rangka menjalankan usaha sehari-hari;
b. melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan,
pembubaran/likuidasi;
127
Page 153
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
c. mengubah status kelembagaan, anggaran dasar yang
terkait dengan penurunan modal disetor, maksud &
tujuan perseroan serta kegiatan usaha, dan para
pemegang saham;
d. menjaminkan Aset Keuangan milik Pihak Kedua (diluar
Daftar Underlying Pembiayaan) terhadap pihak lain.
2. Pihak Pertama wajib memberitahukan kepada Pihak Kedua
dalam hal terdapat tindakan pengambilalihan yang
diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
3. Pihak Kedua tidak mengalihkan atau menjaminkan Aset
Keuangan yang menjadi aset dasar Fasilitas Pembiayaan
berdasarkan Perjanjian Pembiayaan PT SMF ini, terhadap
pihak lain.
Tidak terdapat nilai terutang berdasarkan Perjanjian Pembiayaan
PT SMF per 31 Desember 2025.
Perjanjian Fasilitas No. 1. MUFG Bank, Jumlah Fasilitas Kredit
2024-0015828, tanggal 15 Ltd., Cabang 1. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Mei 2024, sebagaimana Jakarta Komitmen – Nomor 1: USD 100.000.000 (seratus juta Dolar
diubah dan dinyatakan (“Bank”); Amerika Serikat).
kembali dengan Perjanjian dan 2. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Fasilitas No. 2024- 2. Perseroan Komitmen – Nomor 2: USD 100.000.000 (seratus juta Dolar
0033617, tanggal 15 (“Nasabah”). Amerika Serikat).
Agustus 2024 dan diubah 3. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
kembali dengan (i) Komitmen – Nomor 3: USD 100.000.000 (seratus juta Dolar
Amandemen atas Amerika Serikat).
Perjanjian Fasilitas No.
2024-0037132, tanggal 15 Tujuan Fasilitas
Agustus 2024 dan (ii) 1. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Amandemen atas Komitmen – Nomor 1: Tujuan umum perusahaan dan untuk
Perjanjian Fasilitas No. mendukung diversifikasi Nasabah dalam pembiayaan.
2025-0049623, tanggal 29 2. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Juli 2025 (“Perjanjian Komitmen – Nomor 2: Tujuan umum perusahaan.
Kredit MUFG”) 3. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 3: Tujuan umum perusahaan.
Jaminan
Tidak ada.
Jangka Waktu Pinjaman
1. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 1: Nasabah harus membayar kembali
Pinjaman dan jumlah-jumlah lainnya yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Kredit MUFG ini secara penuh
sekaligus pada Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir.
Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir adlaah 15
November 2027.
2. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 2: Nasabah harus membayar kembali
Pinjaman dan jumlah-jumlah lainnya yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Kredit MUFG ini secara penuh
sekaligus pada Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir.
Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir adlaah 15
November 2025.
3. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 3: Nasabah harus membayar kembali
Pinjaman dan jumlah-jumlah lainnya yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Kredit MUFG ini secara penuh
sekaligus pada Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir.
Tanggal Pembayaran Kembali yang Terakhir adlaah 22
November 2028.
Suku Bunga
1. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 1: 1,07% per tahun atau suku bunga
lainnya (Marjin yang Berlaku) di atas RFR yang akan
diberitahukan oleh Bank dalam 3 (tiga) Hari Kerja sebelum
128
Page 154
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
tanggal pencairan dan disetujui oleh Nasabah sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian Konfirmasi untuk Mixed Loan.
2. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 2: 0,60% per tahun atau suku bunga
lainnya (Marjin yang Berlaku) di atas RFR yang akan
diberitahukan oleh Bank dalam 3 (tiga) Hari Kerja sebelum
tanggal pencairan dan disetujui oleh Nasabah sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian Konfirmasi untuk Mixed Loan.
3. Fasilitas Pinjaman Berjangka (Mixed Loan) Dengan
Komitmen – Nomor 3: 1,07% per tahu atau suku bunga
lainnya (Marjin yang Berlaku) di atas RFR yang akan
diberitahukan oleh Bank dalam 3 (tiga) Hari Kerja sebelum
tanggal pencairan dan disetujui oleh Nasabah sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian Konfirmasi untuk Mixed Loan.
Jatuh Tempo
Mohon merujuk pada bagian “Jangka Waktu Pinjaman” di atas.
Janji Positif
-
Janji Keuangan
Nasabah akan setiap saat mematuhinya:
1. Rasio NPL Neto maksimum (kredit bermasalah neto terhadap
uang muka neto) sebesar 5,0%;
2. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sebesar
9,99%; dan
3. Setiap persyaratan peraturan (termasuk rasio-rasio dalam
butir 1 dan 2 di atas) yang diberlakukan oleh Bank Indonesia
dan OJK dari waktu ke waktu.
Janji-janji keuangan harus diuji dengan mengacu pada laporan
keuangan setengah tahunan yang tidak diaudit dan laporan
keuangan tahunan yang telah diaudit Nasabah.
Pembatasan
1. Segera dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak terjadinya hal-hal
berikut menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Bank
mengenai: (i) setiap kasus litigasi atau perselisihan, dan/atau
(ii) setiap hal lainnya yang mungkin dapat memiliki Dampak
Yang Merugikan, pemberitahuan mana juga harus
menguraikan hak-hak dan upaya-upaya hukum yang akan
dilakukan oleh Nasabah sehubungan dengan hal tersebut di
atas.
2. Bergabung atau melebur dengan pihak lainnya manapun
kecuali apabila Nasabah adalah entitas yang bertahan
(surviving entity);
3. Bertindak sebagai penjamin atau melakukan tindakan
apapun yang memiliki dampak sejenis sehubungan dengan
kewajiban-kewajiban pihak ketiga manapun kecuali telah
diungkapkan sebelumnya kepada Bank dan kecuali dalam
rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari.
Jumlah nilai terutang berdasarkan Perjanjian Kredit MUFG per 31
Desember 2025 adalah sebesar USD 200 miliar.
Perubahan dan 1. Perseroan Ruang Lingkup Perjanjian
Pernyataan Kembali (“Bank”); Para Pihak sepakat bahwa ruang lingkup dari Perjanjian adalah
Perjanjian Kerjasama dan kerjasama Bancassurance untuk pemasaran Produk Asuransi
Bancassurance Model 2. PT Asuransi antara Bank dan AJA dengan menggunakan Model Bisnis
Bisnis Referensi Dalam Jiwa Astra Referensi Dalam Rangka Produk Bank, Perjanjian
Rangka Produk Bank (“AJA”). Bancassurance ini akan dilakukan oleh Para Pihak sesuai dengan
SPj.2025.014/DIR CFS – ketentuan yang diatur dalam Peraturan Bancassurance.
CONSUMER – Secured
Lending Business No. Penunjukan
094/ASLI/LGL- 1. Bank setuju menunjuk AJA sebagai perusahaan asuransi
PKS/IX/2025, tanggal 24 mitra dalam Bancassurance dengan Model Bisnis Referensi
September 2025, yang Dalam Rangka Produk Bank dan sebaliknya AJA dengan ini
129
Page 155
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
dibuat oleh dan antara menerima penunjukan tersebut dari Bank dengan
Perseroan dan PT memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
Asuransi Jiwa Astra berlaku.
(“Perjanjian 2. Bank berhak untuk mengadakan Perjanjian sejenis dengan
Bancassurance”) perusahaan asuransi lain selain AJA dan AJA juga berhak
untuk mengadakan perjanjian sejenis dengan perusahaan
perbankan lainnya.
Produk Asuransi
1. Produk Asuransi yang akan ditawarkan dan dipasarkan
berdasarkan Perjanjian ini adalah Asuransi Jiwa Kredit
WinCredit yang telah disetujui dan dicatat oleh Otoritas Jasa
Keuangan dengan rincian spesifikasi sebagaimana tertuang
di dalam Lampiran 1.1 Perjanjian Bancassurance.
2. AJA adalah pihak yang sepenuhnya bertanggung jawab atas
setiap dan seluruh risiko Produk Asuransi dan Polis/Polis
Induk dan Bank tidak menanggung risiko apapun yang timbul
dari Produk Asuransi dan Polis/Polis Induk, oleh karena itu
semua klaim dan/atau risiko yang timbul dari substansi
Produk Asuransi dan seluruh syarat dan ketentuan yang
tercantum dalam Polis Asuransi sepenuhnya merupakan
tanggung jawab AJA sesuai dengan ketentuan Hukum Yang
Berlaku.
3. AJA memiliki tanggung jawab dan kewenangan eksklusif
termasuk namun tidak terbatas untuk melakukan hal-hal
berikut ini:
a. Seleksi risiko (underwriting) dan administrasi Poduk
Asuransi dalam rangka menyetujui atau menolak
permohonan Produk Asuransi;
b. Penerbitan Polis/Polis Induk terkait Produk Asuransi;
c. Penyeledikan (investigasi), verifikasi keputusan klaim
termasuk penerimaan atau penolakan klaim atas Produk
Asuransi berdasarkan ketentuan yang berlaku dan
ditetapkan oleh AJA, pengaturan pngelolaan kerugian,
pembelaan atas gugatan sehubungan dengan Produk
Asuransi dan proses-proses lainnya terkait dengan
penerbitan/perubahan Polis/Polis Induk; dan
d. Mengakhiri atau tidak mengakhiri Polis/Polis Induk yang
diterbitkan berdasarkan Perjanjian Bancassurance ini,
baik disebabkan karena tagihan Premi yang tidak
dibayar atau hal-hal lain yang diperkenankan
berdasarkan ketentuan Polis/Polis Induk ataupun
ketentuan Hukum Yang Berlaku, dengan ketentuan
bahwa dalam hal ini ada kewajiban dari AJA untuk
memberikan informasi mengenai pengakhiran
Polis/Polis Induk tersebut kepada Bank.
4. Keputusan underwriting dalam rangka menyetujui atau
menolak permohonan Produk Asuransi serta keputusan
penerimaan atau penolakan klaim sehubungan dengan
Produk Asuransi sepenuhnya merupakan wewenang AJA
dan dengan demikian setiap klaim atau tuntutan oleh
Pemegang Polis, Tertanggung, atau penerima manfaat
sehubungan dengan dan sepanjang berkaitan dengan
pertanggungan atas Produk Asuransi akan menjadi risiko dan
tanggung jawab AJA sepenuhnya.
5. Pertanggungan Produk Asuransi terhadap Tertanggung
mulai berlaku efektif sejak disetujui oleh AJA berdasarkan
keputusan underwriting dan Premi telah dibayarkan oleh
Tertanggung dan diterima oleh Bank untuk diteruskan
kepada AJA sesuai prosedur pembayaran Premi
sebagaimana diatur di dalam Lampiran 1.II Perjanjian
Bancassurance ini.
130
Page 156
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Prosedur Penutupan Produk Asuransi
1. Semua penutupan Produk Asuransi termasuk
penyelesaiannya oleh AJA tunduk kepada semua ketentuan-
ketentuan dan syarat-syarat dalam Polis, Perjanjian, lampiran
lain atau amandemen (jika ada) yang merupakan bagian tak
terpisahkan dari Perjanjian.
2. Mereferensikan Debitur kepada AJA untuk membeli dan
memperoleh manfaat Produk Asuransi sesuai dengan syarat
dan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian ini dan
sesuai dengan SOP yang tercantum pada Lampiran 1.II
Perjanjian Bancassurance ini dengan menggunakan Media
Pemasaran dan Ringkasan Informasi Produk dan Layanan
(RIPLAY) yang telah ditetapkan atau disetujui oleh AJA, serta
memastikan bahwa setiap Debitur yang direferensikan
kepada AJA telah menandatangani Surat Persetujuan
Debitur yaitu formulir atau surat yang ditandatangani oleh
Debitur sebagai bentuk persetujuan dari Debitur kepada
Bank untuk memberikan data-data Debitur kepada AJA untuk
keperluan penjualan Produk Asuransi oleh Petugas Asuransi.
3. Prosedur penutupan Produk Asuransi akan diatur lebih lanjut
dalam Lampiran 1.II Perjanjian Bancassurance ini.
Prosedur Pengakhiran
1. Selama jangka waktu pertanggunan, pengakhiran
kepesertaan Produk Asuransi dapat dilakukan oleh:
2. Peserta (Tertanggung), dengan cara menyampaikan
permintaan pengakhiran Produk Asuransi sesuai ketentuan
dalam Polis; atau
3. AJA, dengan cara memberikan surat pemberitahuan kepada
Peserta (Tertanggung) dan/atau Debitur sesuai ketentuan
dalam Polis.
Prosedur Pengakhiran
1. Segala jenis Produk Asuransi yang ditutup oleh Bank pada
AJA untuk Debitur tunduk pada ketentuan Premi yang
ditetapkan oleh AJA.
2. Kewajiban pembayaran Premi sepenuhnya merupakan
kewajiban Debitur dan/atau Pemegang Polis dan/atau
Peserta (Tertanggung) sebagaimana diatur dalam Polis.
3. Pembayaran Premi sebagaimana tersebut pada bagian ini
akan dilakukan secara transfer ke rekening AJA dengan
rincian sebagai berikut:
- Nama Bank: PT Bank Maybank Indonesia Tbk
- No Rekening: 2153362740
- Atas Nama : PT Asuransi Jiwa Astra
Penyelesaian Klaim
1. Prosedur pengajuan klaim dilakukan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku di dalam Polis.
2. Ketentuan mengenai penyelesaian klaim akan diatur lebih
lanjut di Lampiran 1.II Perjanjian Bancassurance.
Catatan, Pemeriksaan dan Pelaporan
Para Pihak akan memelihara catatan yang berkaitan dengan
transaksi yang dilakukan berdasarkan Perjanjjian Bancassurance.
Baik Bank maupun AJAakan menyediakan catatan tersebut untuk
Pihak yang membutuhkan catatan tersebut dalam rangka
memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Imbalan Jasa
1. Bank akan memperoleh Imbalan Jasa dari AJA atas setiap
penutupan Produk Asuransi yang dilakukan melalui Bank.
2. Besarnya dan tata cara pembayaran Imbalan Jasa untuk
setiap penutupan Produk Asuransi disepakati oleh Para
Pihak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam
Lampiran 1 Huruf D (Imbalan Jasa) Perjanjian
131
Page 157
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Bancassurance untuk besaran Imbalan Jasa dan untuk tata
cara pembayaran Imbalan Jasa.
3. Pajak-pajak yang timbul sehubungan dengan pembayaran
Imbalan Jasa akan menjadi beban masing-masing Pihak
sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
4. Bank menyatakan dan menjamin kepada AJA bahwa tidak
akan memberikan bagian dari Imbalan Jasa yang diterima
dari AJA kepada Peserta (Tertanggung).
Penggunaan Nama, Merek, Logo dan/atau Atribut
Penggunaan nama, merk, logo dan/atau atribut masing-masing
Pihak untuk kegiatan dan tujuan apapun haruslah mendapatkan
persetujuan dari Para Pihak secara tertulis.
Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence
(EDD)
Para Pihak sepakat dalam rangka menjalankan Bancassurance
akan melaksanakan:
1. Customer Due Diligence ("CDD") dan Enhanced Due
Diligence ("EDD") pada masing-masing Pihak.
2. Membentuk Unit Kerja khusus atau petugas khusus yang
bertanggung jawab atas pelaksanaan Prinsip Mengenal
Nasabah pada masing-masing Pihak sesuai dengan Hukum
Yang Berlaku.
3. Para Pihak harus melaksanakan program Anti Pencucian
Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).
Jangka Waktu
Kerjasama Para Pihak telah berjalan sejak berlakunya Perjanjian
Awal yaitu tanggal 2 Januari 2012 sampai dengan saat ini dan
untuk penyesuaian ketentuan di dalam Perjanjian berlaku dan
mengikat Para Pihak untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, secara
retroaktif terhitung sejak tanggal 10 Desember 2024 (“Tanggal
Efektif”) dan selanjutnya dalam hal tidak ada perubahan syarat
dan ketentuan dapat diperpanjang secara otomatis secara
tahunan sampai dengan adanya pengakhiran Perjanjian sesuai
ketentuan dalam Perjanjian ini atau sebab-sebab lainnya
sebagaimana diatur dalam ketentuan Hukum Yang Berlaku atau
berdasarkan kesepakatan tertulis Para Pihak.
Hak dan Kewajiban Bank
1. Bank berhak untuk:
a. menerima Imbalan Jasa sesuai ketentuan Perjanjian
Bancassurance ini.
b. sepanjang diperbolehkan oleh peraturan perundang-
undangan yang berlaku, membantu Peserta
(Tertanggung)/ahli warisnya dalam pengajuan proses
klaim manfaat Produk Asuransi.
2. Bank berkewajiban untuk:
a. membayarkan Premi Peserta (Tertanggung) kepada
AJA, dalam hal Premi dibayarkan oleh Peserta
(Tertanggung) melalui Bank untuk kemudian
disampaikan kepada AJA dengan cara dan waktu yang
ditentukan dalam Lampiran 1.II Perjanjian
Bancassurance.
b. memenuhi seluruh ketentuan perundangan yang berlaku
di wilayah Republik Indonesia.
c. melaksanakan kewajiban-kewajibannya sebagaimana
diatur dalam Perjanjian ini.
d. melakukan pengawasan terhadap tata cara penawaran
Produk Asuransi yang dilakukan oleh Petugas Bank agar
sesuai dengan proses sebagaimana tercantum pada
Lampiran 1.II Perjanjian Bancassurance.
e. melakukan proses Customer Due Diligence (CDD) dan
Prinsip Mengenal Nasabah sesuai dengan ketentuan
Hukum Yang Berlaku guna memastikan bahwa seluruh
Debitur yang menjadi Tertanggung atau Pemegang Polis
132
Page 158
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
tidak melanggar ketentuan Hukum Yang Berlaku di
negara Republik Indonesia, khususnya Undang-undang
No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 Tahun 2023
tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di
Sektor Jasa Keuangan dan Peraturan Bank Indonesia
No. 10 Tahun 2024 tentang Penerapan Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal Bagi Pihak Yang Diatur dan Diawasi oleh Bank
Indonesia, berikut dengan seluruh peraturan
pelaksanaan, penjelasan, perubahan dan
penambahannya dikemudian hari;
f. memberitahukan kepada AJA atas terjadinya setiap
keadaan/peristiwa terkait dengan pelaksanaan dan
pemenuhan Produk Asuransi.
g. tidak merekrut karyawan AJA yang terkait dengan proses
pemasaran Produk Asuransi baik secara langsung atau
tidak langsung selama berlakunya Perjanjian.
h. menjaga nama baik AJA dari waktu ke waktu
sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian
Bancassurance ini.
i. Bank wajib menjelaskan kepada Debitur secara lisan
maupun tertulis atas pembatasan tanggung jawab BANK
atas Produk Asuransi.
j. menggunakan Materi Pemasaran dan ringkasan
informasi Produk Asuransi yang telah disetujui oleh AJA
dalam mereferensikan atau merekomendasikan Produk
Asuransi yang menjadi persyaratan untuk memperoleh
Fasilitas Kredit kepada Debitur.
k. Bersama AJA melakukan evaluasi atas kegiatan
pemasaran Produk Asuransi berdasarkan Perjanjian ini
secara berkala minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun
dan sewaktu-waktu jika diperlukan sesuai kesepakatan
Para Pihak.
Hak dan Kewajiban AJA.
1. AJA berhak untuk:
a. menentukan spesifikasi Produk Asuransi, nilai tabel
Premi dan yang dijamin terkait Produk Asuransi yang
akan dipasarkan.
b. menerima pembayaran Premi masing-masing Peserta
(Tertanggung).
c. menentukan keputusan penerimaan, penundaan atau
penolakan pertanggungan asuransi sesuai dengan
prinsip underwriting yang berlaku.
d. menolak pembayaran manfaat Produk Asuransi atau
klaim yang diajukan yang tidak sesuai dengan ketentuan
Polis dengan memberikan pemberitahuan secara tertulis
kepada Peserta (Tertanggung).
e. melakukan peninjauan (survey) terhadap setiap
permintaan penutupan Produk Asuransi baru.
f. menyampaikan informasi mengenai indikasi
pelanggaran kode etik keagenan yang berlaku di industri
asuransi di Indonesia atau Hukum Yang Berlaku oleh
Petugas Asuransi atau Petugas Bank kepada Regulator.
g. mendapatkan informasi serta dokumen dari Bank
mengenai Debitur sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dalam hal asesmen akseptasi
Debitur (penutupan Produk Asuransi) maupun
investigasi (apabila terjadi klaim) dalam rangka
manajemen risiko.
2. AJA berkewajiban untuk:
133
Page 159
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
a. melakukan pembayaran atas Imbalan Jasa kepada Bank
sebagaimana tercantum dalam Perjanjian
Bancassurance.
b. menjadi penanggung asuransi atas risiko yang
dipertanggungkan yang telah terdaftar sebagai Peserta
asuransi, sehingga bila timbul risiko sebagaimana
dimaksud dalam Polis maka risiko tersebut menjadi
tanggung jawab AJA dan Bank tidak akan memberikan
ganti rugi dan/atau pertanggungan dalam bentuk apapun
atas segala gugatan dan/atau tuntutan serta ganti rugi
yang timbul dari pihak manapun, sepanjang Para Pihak
memenuhi kewajiban-kewajiban dalam Perjanjian
Bancassurance ini.
c. melaksanakan sepenuhnya Produk Asuransi berupa
sebak-baiknya untuk melakukan proses underwriting,
layanan polis, proses klaim asuransi dan aspek lainnya
dari pelayanan administrasi polis secara efektif dan
efisien sesuai dengan standar industri pada umumnya
dan lazimnya terkait dengan pelaksanaan Produk
Asuransi.
d. memenuhi seluruh kewajibannya atas Produk Asuransi
sesuai dengan ketentuan-ketentuan Polis terkait dan
Hukum Yang Berlaku termasuk tetapi tidak terbatas
kepada pembayaran klaim asuransi.
e. memperoleh dan mempertahankan semua otorisasi,
pendaftaran dan persetujuan dari Regulator yang
diperlukan untuk melakukan kegiatan Bancassurance
dan pelaksanaan kewajiban-kewajibannya berdasarkan
Perjanjian Bancassurance ini.
f. menyediakan pelatihan yang sesuai yang diadakan oleh
personil dari AJA yang berpengalaman kepada para
Petugas Bank serta Petugas Asuransi dan akan
memberikan laporan kepada Bank mengenai para
Petugas Bank serta Petugas Asuransi yang berhasil
menyelesaikan pelatihan tersebut.
g. Melakukan pengawasan terhadap tata cara penawaran
dan pemasaran Produk Asuransi yang dilakukan oleh
Petugas Asuransi agar sesuai dengan kode etik
keagenan yang berlaku di industri asuransi di Indonesia.
h. menjaga tingkat solvabilitas sekurang-kurangnya sesuai
dengan ketentuan yang berlaku untuk perusahaan
asuransi di indonesia.
i. menyediakan data-data yang diminta oleh Bank dari
waktu ke waktu terkait dengan pelaksanaan Perjanjian
Bancassurance ini.
j. memberikan perlindungan berdasarkan ketentuan-
ketentuan pada Polis kepada Peserta (Tertanggung)
yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan
Produk Asuransi.
k. menjamin agar pernyataan-pernyataan yang dibuat
dalam Materi Pemasaran dan ringkasan informasi
Produk Asuransi sesuai dengan kondisi Polis yang
diterbitkan dan terkini (up to date). Dalam hal terdapat
perubahan Materi Pemasaran dan ringkasan informasi
Produk Asuransi AJA akan memberikan pemberitahuan
secara tertulis kepada Bank dalam jangka waktu
selambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum
perubahan Materi Pemasaran dan ringkasan informasi
Produk Asuransi berlaku efektif.
l. Dalam hal AJA telah memperoleh semua Data Debitur
yang diperlukan sehubungan dengan permohonan
Produk Asuransi, dimana Data Debitur tersebut diberikan
atas dasar persetujuan tertulis dari Debitur kepada Bank
melalui Surat Persetujuan Debitur, AJA akan melakukan
segala tindakan yang diperlukan untuk mematuhi Prinsip
Mengenal Nasabah dan Customer Due Diligence (CDD)
sebagaimana yang ditentukan oleh Hukum Yang Berlaku
bagi AJA, yaitu termasuk melakukan: (1) identifikasi dan
134
Page 160
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
klasifikasi terhadap calon Pemegang Polis untuk
mengetahui profil risiko (2) verifikasi untuk memastikan
Data Debitur yang merupakan calon Tertanggung sudah
sesuai sebenarnya (3) penilaian risiko atas calon
Tertanggung, (4) pengelolaan dan mitigasi risiko anti
pencucian uang terhadap calon Tertanggung dan akan
melakukan segala tindakan dan pelaporan yang
diperlukan, termasuk melaporkan transaksi yang
mencurigakan, yang dilakukan oleh Tertanggung
berdasarkan Hukum Yang Berlaku.
m. menjamin bahwa tanpa persetujuan tertulis sebelumnya
dari Bank tidak akan menggunakan Informasi Rahasia
kecuali apabila Informasi Rahasia dimaksud diperlukan
untuk pengoperasian Polis atau untuk pelaksanaan
kewajiban-kewajiban AJA berdasarkan Perjanjian
Bancassurance ini dengan tetap tunduk pada Hukum
Yang Berlaku.
n. menjamin bahwa AJA tidak akan menimbulkan
kewajiban atas nama Bank selain dari kewajiban yang
timbul berdasarkan Perjanjian Bancassurance ini.
o. melayani semua permintaan dan pertanyaan dari
Pemegang Polis dan memproses semua klaim asuransi
atau penyerahan Polis dengan efektif dan efisien serta
layak sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan Polis.
p. memberi informasi data terbaru mengenai prinsip-prinsip
perasuransian, standar perilaku perasuransian yang
relevan sesuai dengan Hukum Yang Berlaku di bidang
perasuransian.
q. memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada
Peserta (Tertanggung) dalam hal AJA menolak
pertanggungan dan pembayaran manfaat asuransi atau
klaim yang diajukan yang tidak sesuai dengan ketentuan
Polis.
r. menjelaskan kepada Debitur secara lisan atau tertulis
atas pembatasan tanggung jawab AJA atas Produk
Asuransi.
s. Bersama Bank melakukan evaluasi atas kegiatan
pemasaran Produk Asuransi berdasarkan Perjanjian ini
secara berkala minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun
dan sewaktu-waktu jika diperlukan sesuai kesepakatan
Para Pihak.
Pembatasan tanggung jawab Masing – Masing Pihak
1. Bank tidak menanggung risiko atas Produk Asuransi yang
diverifikasikan, bila terdapat perselisihan antara Bank dengan
Debitur mengenai Produk Asuransi tersebut maka AJA
berkewajiban untuk membantu penyelesaian perselisihan
tersebut dengan baik.
2. Bank bertanggungjawab sebatas Fasilitas Kredit, bila
terdapat perselisihan antara Bank dengan Debitur mengenai
Fasilitas Kredit maka AJA akan dibebaskan dari perselisihan
tersebut.
3. AJA bertanggungjawab sebatas Produk Asuransi dalam hal
seluruh ketentuan yang dipersyaratkan untuk berlakunya
suatu Produk Asuransi dimaksud terpenuhi, termasuk tetapi
tidak terbatas telah dilaksanakannya pembayaran Premi dan
Premi telah diterima oleh AJA, sejauh risiko tersebut
berkaitan dengan Produk Asuransi tersebut.
Pembatasan
Para Pihak tidak dibenarkan untuk mengalihkan hak dan/atau
kewajibannya yang timbul berdasarkan Perjanjian Bancassurance
ini kepada pihak ketiga, baik sebagian maupun seluruhnya tanpa
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak lainnya.
Pengakhiran
1. Bank memiliki hak untuk mengakhiri Perjanjian ini apabila:
135
Page 161
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
a. AJA gagal untuk memenuhi persyaratan batas minimum
solvabilitas yang berlaku terhadapnya berdasarkan
Hukum Yang Berlaku untuk jangka waktu paling tidak 3
(tiga) bulan berturut-turut atau jangka waktu lainnya yang
lebih singkat yang disyaratkan oleh Hukum Yang Berlaku
dan gagal untuk memperbaiki situasi tersebut meskipun
terdapat permintaan tertulis dari Bank untuk memenuhi
kewajiban tersebut;
b. AJA mengalami kemunduran yang signifikan atas
reputasinya sebagai akibat dari tindakan yang
dilakukannya yang memiliki dampak negatif yang
material terhadap profil risiko Bank; atau
c. Bank menerima suatu perintah dari Regulator untuk
menghentikan dan/atau mengakhiri kerjasama
Bancassurance atau seluruh kegiatan sehubungan
dengan seluruh Produk Asuransi yang dipasarkan oleh
Bank berdasarkan Perjanjian Bancassurance ini.
d. Berdasarkan alasan apapun, Bank bermaksud untuk
mengakhiri Perjanjian Bancassurance dengan ketentuan
bahwa Bank terlebih dahulu memberikan pemberitahuan
tertulis kepada AJA selambat-lambatnya 14 (empat
belas) Hari Kerja sebelum tanggal efektif pengakhiran
Perjanjian Bancassurance yang dikehendaki.
2. AJA memiliki hak untuk mengakhiri Perjanjian
Bancassurance ini apabila:
a. Bank gagal untuk memenuhi persyaratan kewajiban
modal minimum yang berlaku terhadapnya berdasarkan
Hukum Yang Berlaku untuk jangka waktu paling tidak 3
(tiga) bulan berturut-turut atau jangka waktu lainnya yang
lebih singkat yang disyaratkan oleh Hukum Yang Berlaku
dan gagal untuk memperbaiki situasi tersebut meskipun
terdapat permintaan tertulis dari AJA untuk memenuhi
kewajiban tersebut;
b. Bank mengalami kemunduran yang signifikan atas
reputasinya sebagai akibat dari tindakan yang
dilakukannya yang memiliki dampak negatif yang
material terhadap profil risiko AJA;
c. AJA menerima suatu perintah dari Regulator untuk
menghentikan dan/atau mengakhiri kerjasama
Bancassurance atau seluruh kegiatan sehubungan
dengan Produk Asuransi berdasarkan Perjanjian
Bancassurance ini; atau
d. Berdasarkan alasan apapun, AJA bermaksud untuk
mengakhiri Perjanjian Bancassurance dengan ketentuan
bahwa Bank terlebih dahulu memberikan pemberitahuan
tertulis kepada Bank selambat-lambatnya 14 (empat
belas) Hari Kerja sebelum tanggal efektif pengakhiran
Perjanjian Bancassurance yang dikehendaki.
Peristiwa Cedera Janji
1. Bilamana terjadi atau timbul salah satu hal atau peristiwa
yang ditetapkan di bawah ini akan merupakan suatu kejadian
Kelalaian (Wanprestasi) terhadap Perjanjian Bancassurance
ini:
a. Salah satu Pihak lalai melaksanakan sesuatu kewajiban
atau melanggar sesuatu ketentuan yang termaktub
dalam Perjanjian Bancassurance ini;
b. Bilamana ternyata bahwa sesuatu pernyataan atau
jaminan yang diberikan oleh salah satu Pihak kepada
Pihak lainnya dalam Perjanjian ini tidak benar atau tidak
sesuai dengan kenyataannya;
c. Bilamana salah satu Pihak dalam Perjanjian ini
mengajukan permohonan kepada instansi yang
136
Page 162
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
berwenang untuk dinyatakan pailit atau untuk diberikan
penundaan membayar hutang-hutang (surceance van
betaling) atau bilamana orang atau pihak lain
mengajukan permohonan kepada instansi yang
berwenang agar salah satu Pihak dalam Perjanjian
Bancassurance ini dinyatakan dalam keadaan pailit dan
telah terdapat kekuatan hukum yang bersifat final atas
kepailitan dimaksud.
2. Dalam hal suatu Kelalaian berdasarkan ketentuan bagian ini
terjadi, maka Pihak yang tidak lalai dapat memilih apakah
tetap meneruskan atau mengakhiri Perjanjian
Bancassurance kecuali karena sebab sebagaimana
dimaksud dalam angka 1.c di atas, maka Perjanjian
Bancassurance ini dengan seketika berakhir. Apabila Pihak
yang tidak lalai berkehendak untuk mengakhiri Perjanjian
Bancassurance ini, maka kehendak tersebut harus
diberitahukan secara tertulis ke Pihak yang lalai sekurang-
kurangnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja sebelumnya, kecuali
untuk pengakhiran karena sebab dalam angka 1.c di atas,
maka kehendak tersebut cukup diberitahu dalam waktu yang
dianggap layak sebelum pengakhiran yang dikehendakinya.
3. Semua pertanggungan asuransi dari Produk Asuransi akan
tetap berlaku sampai akhir jangka waktu pertanggungan
asuransi sesuai dengan Polis dan Para Pihak tetap harus
melaksanakan kewajiban masing-masing yang belum selesai
dengan sebaik-baiknya berdasarkan Perjanjian atau Polis
sampai jangka waktu pertanggungan asuransi dimaksud
berakhir.
Perjanjian Induk Fasilitas 1. Citibank, Jumlah Fasilitas Kredit
Kredit No. N.A., 1. Fasilitas Pinjaman Modal Kerja – Nomor 1: USD 45.000.000
MCFA/0006/MI/26052023, Cabang (empat puluh lima juta Dolar Amerika Serikat) (Mata uang
tanggal 15 Juni 2023 jo. Jakarta yang tersedia: USD/IDR).
Skedul 1, tanggal 2 Juli (“Bank”); 2. Fasilitas Pinjaman Modal Kerja– Nomor 2: USD 25.000.000
2024 jo. Surat Sanggup, dan (dua puluh lima juta Dolar Amerika Serikat) (Mata uang yang
tanggal 26 Juni 2025 2. Perseroan tersedia: USD/IDR).
(“Perjanjian Kredit (“Debitur”).
Citibank”) Suku Bunga
1. Debitur wajib membayar bunga atas setiap Pinjaman atau
cerukan pada tingkat suku bunga yang dikutip oleh Bank
kepada Debitur dari waktu ke waktu. Dalam hal ini:
a. Suku bunga atas penarikan dalam Rupiah akan merujuk
pada yang diberitahukan oleh Bank dan disepakati oleh
Debitur; dan
b. Suku bunga tas penarikan dalam Dolar A.S. akan
diperhitungkan dengan menambah marjin yang berlaku
(sebagaimana dikonfirmasi oleh Bank dari waktu ke
waktu) terhadap Term SOFR untuk periode bunga terkait
jika tingkat bunga pada TERM SOFR adalah kurang dari
nol untuk setiap periode bunga, Term SOFR yang
berlaku akan dianggap adalah nol),
dengan ketentuan bahwa suku bunga yang berlaku untuk
setiap periode bunga akan ditetapkan dalam pemberitahuan
pinjaman yang mana bersifat konklusif jika ada kesalahan
yang nyata terkait perhitungan tersebut.
2. Periode bunga: 1, 3, 6 bulan atau sama dengan tenor
pinjaman.
Jangka Waktu
Tanggal jatuh tempo Fasilitas Pinjaman Modal Kerja – Nomor 1
senilai USD 45.000.000 (empat puluh lima juta Dollar Amerika
Serikat) adalah 30 Juni 2026.
Adapun tanggal jatuh tempo untuk Fasilitas Pinjaman Modal Kerja
– Nomor 2 senilai USD 25.000.000 (dua puluh lima juta Dollar
137
Page 163
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Amerika Serikat) belum tersedia mengingat belum ada penarikan
atas fasilitas tersebut.
Pelunasan dan Pembayaran Lebih Awal
1. Debitur wajib melunasi setiap pinjaman pada saat ditagih,
atau (ii) apabila tidak ada penagihan dari Bank, pada tanggal
jatuh tempo dari setiap pinjaman.
2. Debitur dapat membayar lebih awal seluruh atau sebagian
dari suatu pinjaman atau cerukan pada setiap saat dengan
memberikan pemberitahuan tertulis sebelumnya kepada
Bank. Setiap pembayaran lebih awal berdasarkan Perjanjian
Kredit Citibank ini harus dilakukan bersama dengan bunga
yang terakumulasi atas jumlah yang dibayar lebih awal
tersebut. Setiap pembayaran lebih awal atas pinjaman yang
dilakukan pada tanggal selain dari tanggal pembayaran
bunga dapat dikenakan biaya pemutusan dengan jumlah
yang ditentukan oleh Bank pada saat itu.
3. Jika Pemegang Saham Akhir tidak lagi mengendalikan atau
tidak lagi memiliki kendali atas manajemen Debitur, maka:
a. Debitur harus segera memberitahu Bank setelah
menyadari adanya peristiwa tersebut;
b. Bank tidak berkewajiban untuk mendanai penarikan bagi
Debitur; dan
c. jika Bank meminta dan memberitahu Debitur dalam
waktu 7 (tuijuh) hari kerja sejak Debitur memberitahu
Bank mengenai peristiwa tersebut, Bank akan, dengan
pemberitahuan tidak kurang dari 7 (tujuh) hari kerja
sebelumnya kepada Debitur, dan menyatakan seluruh
pinjaman yang terutang, bersama dengan bunga yang
terakumulasi, dan seluruh jumlah lain yang terakumulasi
berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank seketika jatuh
tempo dan wajib dibayar, dimana Fasilitas tidak akan
tersedia untuk penarikan lebih lanjut dan seluruh jumlah
terutang tersebut akan seketika jatuh tempo dan wajib
dibayar.
Pembayaran Bunga
Debitur wajib membayar bunga yang terakumulasi atas setiap
pinjaman:
1. pada Hari Kerja terakhir di setiap bulan kalender dan pada
tanggal jatuh tempo dari pinjaman; atau
2. pada akhir dari suatu periode bunga.
Kewajiban Pembayaran Tambahan
1. Debitur dan Bank masing-masing akan membayar jumlah
biaya dan pengeluaran mereka sendiri (termasuk biaya jasa
hukum dan jasa profesional lainnya) sehubungan dengan
penegakan atau pelestarian hak berdasarkan Perjanjian
Kredit Citibank ini dan dokumen lainnya sehubungan dengan
Perjanjian Kredit Citibank ini.
2. Debitur wajib, atas permintaan Bank, membayar kepada
Bank jumlah dari setiap peningkatan biaya yang ditimbulkan
oleh Bank sebagai akibat dari (i) penerbitan atau perubahan
(atau dalam penafsiran, administrasi atau penerapan)
undang-undang atau peraturan, atau (ii) kepatuhan terhadap
undang-undang atau peraturan, yang terjadi setelah tanggal
Perjanjian Kredit Citibank ini. Istilah "undang-undang" dan
"peraturan" dalam ayat ini mencakup setiap undang-undang
atau peraturan tentang kecukupan modal, batas kehati-
hatian, likuiditas, pencadangan aset atau pajak.
3. Apabila suatu jumlah yang harus dibayar oleh Debitur
berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank, atau suatu perintah,
putusan (pengadilan) atau keputusan yang diberikan atau
dibuat sehubungan dengan suatu jumlah, harus dikonversi
dari mata uang dimana jumlah tersebut harus dibayar ke
mata uang lain untuk tujuan pengajuan tuntutan atau bukti
terhadap Debitur, atau melaksanakan suatu perintah,
putusan (pengadilan) atau keputusan sehubungan dengan
138
Page 164
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
suatu proses hukum litigasi atau arbitrase, Debitur akan
sebagai suatu kewajiban yang independen, atas permintaan
Bank memberikan ganti rugi kepada Bank terhadap setiap
biaya, kerugian atau kewajiban sebagai akibat dari konversi
tersebut termasuk setiap kekurangan antara nilai tukar yang
digunakan untuk mengkonversi jumlah tersebut dari mata
uang pertama ke mata uang kedua.
Penambahan karena Pajak
1. Seluruh pembayaran yang akan dilakukan oleh Debitur
kepada Bank berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank harus
dilakukan bebas dan bersih dan tanpa pengurangan pajak
apapun kecuali jika Debitur disyaratkan untuk melakukan
suatu pengurangan pajak, dalam hal mana jumlah yang harus
dibayar oleh Debitur (sehubungan dengan mana
pengurangan pajak tersebut disyaratkan untuk dilakukan)
harus ditingkatkan sejauh diperlukan untuk memastikan
bahwa Bank menerima suatu jumlah yang bersih dari
pengurangan atau pemotongan apapun, yang setara dengan
jumlah yang seharusnya diterima oleh Bank jika
pengurangan pajak tersebut tidak dilakukan atau disyaratkan
untuk dilakukan.
2. Debitur wajib dengan seketika setelah menyadari bahwa
pihaknya harus melakukan pengurangan pajak (atau bahwa
terdapat perubahan dalam tarif atau dasar dari pengurangan
pajak) memberitahukan kepada Bank mengenai hal tersebut.
Demikian pula Bank akan segera memberitahukan Debitur
setelah menyadari adanya keharusan pengurangan pajak
sehubungan dengan suatu pembayaran yang harus dibayar
kepada Bank.
3. Jika Debitur diwajibkan untuk melakukan suatu pengurangan
pajak, Debitur harus melakukan pengurangan pajak tersebut
dan setiap pembayaran yang disyaratkan sehubungan
dengan pengurangan pajak tersebut dalam waktu yang
dizinkan dan dalam jumlah minimum yang disyaratkan oleh
undang-undang.
4. Dalam waktu tiga puluh (30) hari setelah melakukan suatu
Pengurangan Pajak atau pembayaran yang disyaratkan
sehubungan dengan Pengurangan Pajak tersebut, Debitur
harus menyerahkan kepada Bank bukti yang secara wajar
dapat diterima oleh Bank bawa pengurangan pajak telah
dilakukan atau (sebagaimana berlaku) pembayaran yang
sesuai yang dibayarkan kepada otoritas perpajakan yang
bersangkutan.
Kesanggupan
Kesanggupan-kesanggupan berikut ini tetap berlaku sejak
tanggal Perjanjian Kredit Citibank ini dan selama setiap jumlah
berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank masih terutang:
1. Debitur akan menyerahkan kepada Bank:
a. Atas permintaan dari Bank, laporan keuangan Debitur
(yang tidak diaudit) untuk setiap tahun buku triwulan
Debitur, yang disahkan oleh pejabat yang berwenang
dari Debitur.
b. Segera setelah tersedia tetapi dalam segala hal dalam
waktu 120 hari setelah akhir dari setiap tahun buku
Debitur, laporan keuangan Debitur yang telah diaudit
untuk tahun buku tersebut oleh akuntan publik yang
dapat diterima oleh Bank.
2. Debitur akan memberikan kepada Bank:
a. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi keuangan, usaha
dan operasional sebagaimana dapat diminta secara
wajar oleh Bank; dan
b. Pemberitahuan tentang setiap perubahan pada
anggaran dasarnya dan/atau penandatangan yang
berwenang, yang disertai dengan spesimen tanda
tangan dari penandatangan yang berwenang yang baru.
139
Page 165
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
3. Debitur akan memberikan kepada Bank (atau setiap
penasihat profesional yang ditunjuk oleh Bank) akses ke dan
mengizinkan dilakukannya pemeriksaan oleh mereka atas
aset, lokasi, pembukuan dan pencatatan milik Debitur pada
waktu-waktu yang wajar dan dengan pemberitahuan yang
sewajarnya.
4. Debitur akan dengan segera memperoleh, mematuhi dan
melakukan segala hal yang diperlukan untuk memelihara
agar tetap berlaku dan berkekuatan penuh setiap otorisasi,
pendaftaran, persetujuan, izin atau perizinan pemerintah
yang diperlukan untuk memungkinkannya melaksanakan
kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian Kredit
Citibank ini.
5. Debitur akan mematuhi dalam dalam segala hal seluruh
undang-undang yang berlaku terhadapnya, yang jika tidak
dipatuhi akan secara signifikan mengurangi kemampuannya
untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya berdasarkan
Perjanjian Kredit Citibank.
6. Debitur maupun perusahaan induk atau anak-anak
perusahaannya, atau para direktur, pejabat atau karyawan
mereka masing-masing, atau atas pengetahuan Debitur,
afiliasi-afiliasi atau agen-agen Debitur atau anak-anak
perusahaan mereka, tidak atau tidak akan, secara langsung
atau tidak langsung, menggunakan dana termasuk Fasilitas-
fasilitas atau meminjamkan, mengkontribusikan atau dengan
cara lain menyediakan dana tersebut (i) untuk membiayai
atau memfasilitasi kegiatan atau usaha apapun dari atau
dengan suatu Pihak yang, pada saat pembiayaan atau
fasilitasi tersebut, merupakan pihak yang dikenakan sanksi,
(ii) untuk membiayai atau memfasilitasi kegiatan atau usaha
dari atau di yurisdiksi yang dikenakan sanksi, (iii) dengan cara
yang akan mengakibatkan pelanggaran oleh suatu pihak
terhadap sanksi, atau (iv) dengan melanggar undang-undang
yang berlaku, termasuk, tapi tidak terbatas pada, undang-
undang anti-korupsi.
7. Debitur harus memastikan bahwa usahanya dijalankan
sesuai dengan dokumen pendiriannya dan hukum yang
berlaku, dan akan memastikan bahwa tidak ada perubahan
yang substansial pada sifat umum dari usahanya dari yang
dijalankan pada tanggal Perjanjian Kredit Citibank.
8. Debitur akan secara tepat waktu membayar dan
membebaskan seluruh pajak yang dikenakan terhadapnya
atau asetnya.
Janji Keuangan
1. Debitur harus memastikan kesanggupan-kesanggupan
keuangan ini setiap saat:
a. Debitur harus mematuhi persyaratan keuangan yang
disyaratkan oleh undang-undang dan peraturan oleh
Bank Indonesia dan Otortitas Jasa Keuangan dan
semua hukum dan peraturan yang berlaku sehubungan
dengan modal, likuiditas, dan kontrol keuangan.
b. Debitur harus menjaga rasio hutang tidak lancar bersih
maksimum (perbandingan antara hutang tidak lancar
bersih dibanding nilai bersih pinjaman) tidak lebih dari
5% (lima persen).
c. Debitur harus menjaga rasio kecukupan modal minimum
9% (sembilan persen).
2. Debitur hanya akan menggunakan pinjaman modal kerja
untuk kegiatan usaha utama dan/atau sehari-hari yang diatur
dan ditentukan dalam anggaran dasar dan perubahan-
perubahannya.
Jaminan
Tidak ada.
Pembatasan
140
Page 166
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Debitur tidak dapat mengalihkan atau mentransfer hak atau
kewajibannya yang manapun berdasarkan Perjanjian Kredit
Citibank.
Pengakhiran
Bank dan Debitur secara tegas melepaskan manfaat dari Pasal
1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sepanjang suatu
keputusan pengadilan diperlukan untuk pengakhiran Perjanjian
Kredit Citibank.
Bunga Cedera Janji
Jika Debitur gagal membayar jumlah apapun ketika ditagih oleh
Bank atau ketika jatuh tempo berdasarkan Perjanjian Kredit
Citibank ini (baik pada tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan,
karena tanggal jatuh tempo yang dipercepat atau sebab-sebab
lainnya), maka suku bunga yang berlaku berdasarkan Perjanjian
Kredit Citibank ini akan ditambahkan dengan 2% per tahun,
dikenakan atas jumlah yang tertunggak tersebut hingga tanggal
dilakukannya pembayaran secara penuh. Bunga yang bertambah
berdasarkan ketentuan ini wajib dibayar dengan segera ketika
ditagih oleh Bank.
Peristiwa Cedera Janji
Setiap peristiwa yang disebutkan berikut ini merupakan suatu
peristiwa cedera janji berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank ini:
1. Debitur tidak membayar kepada Bank ketika ditagih atau
pada tanggal jatuh tempo setiap jumlah yang wajib dibayar
berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank ini.
2. Debitur, karena alasan apapun, tidak dapat lagi menjalankan
kegiatan usahanya.
3. Setiap pernyataan yang diberikan atau dianggap diberikan
oleh Debitur adalah atau terbukti ternyata tidak benar atau
menyesatkan ketika dibuat atau dianggap dibuat.
4. Debitur tidak mematuhi suatu kesanggupan atau ketentuan
lain dari Perjanjian Kredit Citibank ini (selain dari ketentuan
yang disebutkan dalam angka 3 di atas) dan ketidakpatuhan
tersebut berlanjut tidak diperbaiki untuk jangka waktu selama
tujuh (7) hari kalender setelah pemberitahuan dari Bank.
5. Suatu utang Debitur atau perusahaan induk (termasuk utang
lain ke Bank), bersyarat atau tidak, tidak dibayar ketika jatuh
tempo atau dalam tenggang waktu awal yang berlaku.
6. Suatu utang Debitur atau perusahaan induk (termasuk utang
lain ke Bank), bersyarat atau tidak, dinyatakan atau dengan
cara lain menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar sebelum
tanggal jatuh tempo yang ditentukan sebagai akibat dari
suatu peristiwa cedera janji (apapun deskripsinya).
7. Debitur atau Perusahaan Induk tidak mampu atau mengakui
ketidakmampuannya dalam membayar utang-utangnya
ketika jatuh tempo, menunda pembayaran utang-utangnya
atau memulai negosiasi dengan satu atau beberapa
krediturnya dalam rangka menjadwalkan kembali
pembayaran utang-utangnya.
8. Setiap tindakan perusahaan, proses hukum atau prosedur
atau langkah lain diambil atau diajukan (baik diambil atau
diajukan oleh Debitur, perusahaan induk, krediturnya atau
pihak lain) sehubungan dengan (i) penundaan kewajiban
pembayaran utang, penangguhan (moratorium) utang,
pembubaran, kepailitan, peleburan atau reorganisasi Debitur
atau perusahaan induk, atau (ii) penunjukan likuidator,
kurator, pengurus, hakim pengawas atau pejabat serupa
lainnya berkenaan dengan Debitur atau perusahaan induk
atau aset mereka.
9. Debitur atau perusahaan induk gagal mematuhi atau
membayar suatu jumlah yang harus dibayar olehnya
berdasarkan suatu keputusan atau perintah pengadilan yang
telah berkekuatan hukum tetap yang dibuat atau diberikan
oleh pengadilan di yurisdiksi yang berwenang.
141
Page 167
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
10. Suatu peristiwa atau keadaan terjadi yang secara wajar
diyakini oleh Bank memiliki suatu dampak yang merugikan
secara signifikan atau perubahan yang merugikan secara
signifikan pada (a) kondisi (keuangan atau lainnya), aset,
operasional, prospek atau usaha Debitur atau perusahaan
induk, atau (b) kemampuan Debitur atau perusahaan induk
untuk melaksanakan dan memenuhi kewajiban-
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank atau
penjaminan, atau (c) keabsahan, legalitas atau dapat
dilaksanakannya, atau hak atau upaya hukum Bank
berdasarkan, Perjanjian Kredit Citibank atau penjaminan.
Percepatan Pembayaran
Pada dan setiap saat setelah terjadinya suatu peristiwa cedera
janji, jumlah pokok dari seluruh pinjaman yang terutang berikut
dengan bunga yang terakumulasi atasnya dan seluruh jumlah
lainnya yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Kredit Citibank
ini dengan segera menjadi jatuh tempo dan harus dibayar atas
permintaan Bank, tetapi tanpa diperlukan adanya protes, perintah
pengadilan dan tanpa persetujuan, keputusan atau pemberian
kuasa dari pengadilan atau instansi administrasi manapun,
dimana seluruhnya secara tegas dikesampingkan oleh Debitur.
2. Perjanjian Afiliasi
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Perjanjian Kerja 1. Perseroan Ruang Lingkup Kerja Sama
Sama (“Bank” atau 1. Para Pihak setuju untuk melakukan Kerja Sama Pembiayaan
Pembiayaan “MBI”); dan Bersama Fasilitas KKB.
Bersama Fasilitas 2. MIF 2. Porsi pembiayaan Fasilitas KKB masing-masing Pihak pada Kerja
Kredit Kendaraan (“Perseroan” Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini adalah:
Bermotor Antara atau “Mitra” a. Bank sebesar 99% (sembilan puluh sembilan persen); dan
PT Bank Maybank atau “MIF” atau b. Perseroan sebesar 1% (satu persen).
Indonesia Tbk “Kustodian
dengan PT Dokumen Karenanya Fasilitas KKB tetap dibukukan secara satu Nasabah
Maybank Jaminan”). persatu Nasabah dalam portofolio masing-masing Kreditur (Bank
Indonesia Finance dan Perseroan).
No.
SPJ.2026.002/DIR 3. Pembiayaan Fasilitas KKB oleh Kreditur pada Kerja Sama
GLOBAL-FIG, Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini dapat diberikan dengan
yang belum diberi mekanisme sebagai berikut:
tanggal, antara a. Dengan memberikan Fasilitas KKB melalui Mitra (Perseroan)
Perseroan dan PT
kepada Nasabah yang menandatangani Perjanjian
MIF (“Perjanjian
Pembiayaan bersama-sama dengan Mitra selaku kuasa dari
Pembiayaan
Bersama Kreditur; dan
Fasilitas KKB”). b. Dengan mengambil-alih piutang kredit kendaraan bermotor
yang dimiliki Perseroan sendiri maupun yang dimiliki
Perseroan bersama-sama dengan pihak lain.
Pengambilalihan piutang dimaksud, dilaksanakan dengan
menggunakan Perjanjian Pengikatan akan Pengalihan
Piutang.
4. Keseluruhan dana yang dialokasikan oleh Kreditur untuk Fasilitas
KKB pada Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini
adalah sebesar Rp 12.121.212.121.212,00 (dua belas triliun
seratus dua puluh satu miliar dua ratus dua belas juta seratus dua
puluh satu ribu dua ratus dua belas rupiah); dengan rincian
sebagai berikut:
a. alokasi dana Bank adalah sebesar Rp12.000.000.000.000,00
(dua belas triliun rupiah); dan
b. alokasi dana Perseroan adalah sebesar
Rp121.212.121.212,00 (seratus dua puluh satu miliar dua
ratus dua belas juta seratus dua puluh satu ribu dua ratus dua
belas rupiah).
142
Page 168
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
5. Pada Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini, Para
Pihak dengan ini sepakat untuk menunjuk Perseroan untuk
bertindak sebagai Mitra dan Kustodian Dokumen Jaminan.
6. Dana yang dialokasikan Bank untuk Kerja Sama Pembiayaan
Bersama Fasilitas KKB ini bersifat:
a. uncommitted line, dimana Bank sewaktu-waktu atas
kebijakannya sendiri dapat:
i. mengurangi pagu alokasi dana Bank untuk Kerja Sama
Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB dengan
menyampaikan pemberitahuan tertulis 7 (tujuh) hari
sebelumnya kepada Perseroan; dan
ii. membatalkan tanpa syarat alokasi dana untuk Kerja
Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB Bank yang
belum dicairkan dengan menyampaikan pemberitahuan
tertulis 7 (tujuh) hari sebelumnya kepada Perseroan.
b. revolving, dimana pencairan alokasi dana Bank untuk Kerja
Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB dapat dilakukan
berulang-ulang oleh Mitra untuk disalurkan kepada Nasabah
selama jangka waktu yang ditentukan dalam Perjanjian ini
dan selama jumlah Fasilitas KKB yang terhutang oleh
Nasabah kepada Bank tidak melebihi pagu alokasi dana Bank
untuk Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB.
Kuasa untuk Melaksanakan Kewajiban Masing-Masing Pihak
1. Untuk dapat melakukan tugas dan kewajiban sebagai Mitra dan
Kustodian Dokumen Jaminan (Perseroan), Kreditur dengan ini
memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Mitra dan
Kustodian Dokumen Jaminan untuk melaksanakan tugas dan
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini. Kuasa tersebut dianggap telah diberikan dalam
Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini dan karenanya
kuasa tersebut merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas
KKB ini, dengan ketentuan:
a. Setiap biaya yang diperlukan sehubungan dengan
pelaksanaan kewajiban Mitra dan Kustodian Dokumen
Jaminan menjadi beban dan tanggung-jawab Perseroan
(kecuali atas biaya-biaya yang berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan disepakati menjadi beban Nasabah atau pihak
lain yang ditentukan dalam Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini yang akan dibayarkan oleh Mitra terlebih
dahulu dan akan diperhitungkan sebagai bagian dari
kewajiban pembayaran Nasabah atau pihak lain yang
ditentukan dalam Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas
KKB ini);
b. Setiap tindakan atau perbuatan yang dilakukan oleh Mitra
dan/atau Kustodian Dokumen Jaminan yang menyimpang
atau tanpa persetujuan Kreditur sehubungan dengan kuasa
yang diberikan oleh Kreditur kepada Mitra dan Kustodian
Dokumen Jaminan, tidak mengikat terhadap Kreditur dan
segala risiko dan akibat yang timbul sehubungan dengan hal
tersebut menjadi tanggung jawab Mitra dan/atau Kustodian
Dokumen Jaminan tersebut sepenuhnya;
c. Apabila sehubungan dengan hal tersebut dalam huruf b di
atas mengakibatkan kerugian bagi Kreditur, pihak yang
merugikan Kreditur wajib memberikan ganti rugi kepada
Kreditur;
d. Kreditur berhak mengubah atau membatalkan (baik sebagian
atau seluruhnya) kuasa yang diberikan Kreditur kepada Mitra
dan/atau Kustodian Dokumen Jaminan atas pertimbangan
Kreditur semata-mata dengan pemberitahuan secara tertulis
kepada Mitra dan/atau Kustodian Dokumen Jaminan tersebut.
143
Page 169
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
3. Pemberian kuasa sebagaimana tersebut dalam nomor 2 di atas
tidak mengurangi hak Kreditur sebagai pemberi pinjaman untuk
menagih sendiri kepada Nasabah guna pelunasan kewajiban
Nasabah kepada Kreditur.
Syarat dan Ketentuan Umum Kerja Sama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan
1. Pihak-pihak dalam Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan
ini adalah sebagai berikut:
Kreditur: Para Pihak (Bank dan Perseroan)
Debitur: Nasabah
Mitra: MIF
Kustodian Dokumen Jaminan: MIF
2. Kendaraan yang kepemilikannya dapat dibiayai oleh Fasilitas KKB
pada Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan ini adalah
mobil baru dan bekas, baik mobil penumpang maupun niaga.
3. Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini meliputi
wilayah di mana terdapat kantor cabang Perseroan dan/atau
Bank, dengan ketentuan bahwa pencairan Fasilitas Pembiayaan
yang berasal dari Bank akan dilakukan secara terpusat melalui
kantor pusat Perseroan (akan dicairkan oleh Bank ke Pos
Penampungan).
4. Jaminan yang wajib diberikan oleh Nasabah atas Fasilitas
Pembiayaan adalah BPKB Kendaraan yang dibiayai.
5. Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini dirumuskan
dalam Perjanjian yang dibuat secara bawah tangan.
Suku Bunga Fasilitas KKB
Suku bunga Fasilitas KKB yang ditentukan oleh Kreditur dalam Kerja
Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini bersifat subject to review
dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Kecuali ditentukan lain oleh kreditur, setiap perubahan yang
dilakukan oleh kreditur atas suku bunga fasilitas KKB tersebut di
atas akan diberlakukan kepada pencairan batch (kelompok)
Fasilitas KKB baru yang dimohonkan oleh Mitra kepada Kreditur;
b. Suku bunga Fasilitas KKB yang akan dirumuskan pada Perjanjian
Pembiayaan tersebut di atas berlaku tetap (fixed) selama jangka
waktu fasilitas KKB dan suku bunga berlaku untuk jangka waktu
kredit tertentu.
Mekanisme Pencairan
1. Pencairan dapat dilakukan setelah Pengikatan PKS (Perjanjian
Kerja Sama) antara MBI dengan MIF ditandatangani dengan
sempurna serta telah dilakukan akad kredit dengan sempurna
antara Debitur dengan Mitra, selaku kuasa dari kreditur.
2. MIF harus membuka rekening di MBI yang ditunjuk untuk sarana
pencairan KKB dan sarana penyetoran angsuran, pelunasan
maupun denda.
3. Pencairan dana kerja sama hanya dapat dilakukan pada bulan
yang sama dengan bulan dilaksanakannya pengikatan kredit &
jaminan antara MIF dan debitur, selaku kuasa dari kreditur,
sedangkan pencairan untuk fasilitas pengambilalihan piutang
mengikuti syarat dan kondisi yang telah ditentukan oleh MBI untuk
fasilitas take over.
4. Pengajuan pencairan normal & take over harus telah diterima MBI
paling lambat pukul 15.00 WIB di hari kerja yang sama dengan
menyerahkan surat permohonan pencairan dana.
5. Pencairan kredit dapat dilakukan maksimal pada tanggal terakhir
setiap bulannya.
Jaminan dan Hak atas Jaminan
1. Setiap Kendaraan beserta dengan jaminan lainnya (bila ada)
menjadi jaminan secara paripasu kepada Kreditur untuk
pelunasan Fasilitas KKB dan segala sesuatu yang terhutang
144
Page 170
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
berdasarkan Perjanjian Pembiayaan. Nasabah dan/atau pemberi
jaminan/penjamin (bila ada) wajib menyerahkan dokumen-
dokumen jaminan kepada Kustodian Dokumen Jaminan melalui
Mitra, tanpa mengurangi hak Kreditur untuk secara langsung
meminta jaminan tambahan kepada Nasabah dan/atau pemberi
jaminan/penjamin (bila ada).
2. Dokumen jaminan/agunan yang dimaksud dalam poin 1 di atas
adalah sebagaimana terdapat pada dokumen Syarat dan
Ketentuan Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB.
3. Apabila dikemudian hari ternyata sumber pelunasan kewajiban
pembayaran kembali Nasabah atas Fasilitas KKB berasal dari
hasil eksekusi atau penjualan Kendaraan tersebut, maka hasil
penjualan/eksekusi Kendaraan tersebut (setelah dipotong biaya-
biaya yang wajib dibayar sesuai ketentuan Perjanjian Pembiayaan
Bersama Fasilitas KKB ini dan/atau Perjanjian Pembiayaan) akan
dibagi pertama sesuai dengan porsi pembiayaan Bank lalu sesuai
dengan porsi pembiayaan Perseroan.
4. Apabila Mitra terlambat menyerahkan dan/atau menyelesaikan
dokumen-dokumen jaminan sebagaimana dimaksud dalam poin 1
di atas melebihi jangka waktu penyerahan dan/atau penyelesaian
sebagaimana yang ditentukan pada Syarat dan Ketentuan Kerja
Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB dan jumlah
keterlambatan tersebut melebihi batas yang ditentukan pada
Syarat dan Ketentuan Kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas
KKB, maka Bank atas pertimbangannya sendiri berhak untuk
menghentikan sisa pencairan alokasi dana Bank untuk Fasilitas
KKB dan mengakhiri Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas
KKB ini.
5. Pelaksanaan perikatan kredit dan jaminan atas Fasilitas KKB
diserahkan sepenuhnya oleh Kreditur kepada Mitra berdasarkan
kuasa yang diberikan oleh Kreditur. Di dalam perikatan kredit dan
jaminan tersebut, Nasabah antara lain menandatangani:
a. Perjanjian Pembiayaan;
b. Surat Persetujuan dan Kuasa Penarikan Kendaraan; dan
c. Surat Kuasa Pembebanan Jaminan Fidusia.
6. Jika dipandang perlu oleh Kreditur, Mitra wajib melaksanakan
penandatanganan Akta Jaminan Fidusia untuk dan atas nama
Kreditur di hadapan Notaris atas Kendaraan yang dijaminkan
untuk kepentingan Kreditur, serta juga bertanggung-jawab untuk
mendaftarkan Akta Jaminan Fidusia ke kantor Pendaftaran
Fidusia dan biaya-biaya yang berkaitan dengan pembebanan
jaminan fidusia tersebut akan menjadi beban Mitra.
7. Mitra bertanggung-jawab sepenuhnya atas kerugian yang diderita
Kreditur akibat Mitra tidak melaksanakan tugasnya sebagaimana
diatur dalam Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini
termasuk namun tidak terbatas pada kehilangan dokumen-
dokumen yang berkaitan dengan Fasilitas KKB atau timbulnya
permasalahan terhadap dokumen-dokumen tersebut di atas.
8. Apabila diperlukan, Bank sewaktu-waktu berhak melakukan
pemeriksaan secara langsung (on the spot) atas usaha Nasabah
dan/atau pemeriksaan atas semua dokumen, pembukuan, catatan
dan bukti-bukti yang disimpan oleh Mitra yang berhubungan
dengan pemberian Fasilitas KKB yang diberikan oleh Kreditur
tanpa harus memberitahukannya kepada Mitra, namun demikian
bilamana diminta oleh Bank, Mitra harus tetap mendampingi Bank
dalam survey on the spot tersebut.
9. Perseroan sebagai Kreditur maupun Mitra dilarang menjaminkan
Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) Kendaraan dan/atau
dokumen-dokumen jaminan lainnya milik Nasabah yang dibiayai
oleh Kreditur kepada pihak manapun dan dilarang mengalihkan,
mengoperkan sebagian atau seluruh hak dan kewajiban atas
Nasabah dengan cara bagaimanapun kepada pihak manapun
kecuali telah diperoleh persetujuan tertulis terlebih dahulu dari
145
Page 171
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Bank. Apabila menurut pertimbangan Bank hal tersebut tidak
dipenuhi oleh Mitra, maka Bank berhak meninjau ulang dan
menghentikan pembiayaan Fasilitas KKB yang berasal dari Bank
berdasarkan Perjanjian ini.
Penjualan Kendaraan dan Pembagian Hasil
1. Mitra wajib melakukan penguasaan, penyitaan, penarikan serta
penjualan atas Kendaraan yang dijaminkan oleh Nasabah
dan/atau atas barang Jaminan lainnya (jika ada) sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku jika Nasabah menunggak
angsuran pembayaran kembali Fasilitas KKB sesuai ketentuan
dalam Perjanjian Pembiayaan.
2. Mitra wajib menyetor hasil penjualan jaminan sebagaimana
dimaksud dalam poin 1 di atas kepada masing-masing Kreditur
sesuai haknya berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini dan yang merupakan bagian Bank wajib
disetorkan oleh Mitra langsung ke dalam Pos Penampungan
dengan disertai surat pemberitahuan yang berisikan hasil
penjualan jaminan, perincian biaya sehubungan dengan
penarikan dan/atau penjualan serta keterangan-keterangan
lainnya.
3. Kreditur dan Mitra sepakat untuk mengatur lebih lanjut mengenai
mekanisme dan jangka waktu pelaksanaan proses penguasaan,
penyitaan, penarikan, penjualan dan penyetoran jaminan pada
suatu dokumen yang terpisah dengan Perjanjian Pembiayaan
Bersama Fasilitas KKB ini namun merupakan satu kesatuan yang
tidak terpisahkan dengan Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini. Selanjutnya selama Kreditur dan Mitra belum
menentukan hal-hal tersebut di atas maka mengenai mekanisme
dan jangka waktu pelaksanaan proses penguasaan, penyitaan,
penarikan, penjualan dan penyetoran jaminan harus mendapat
persetujuan secara tertulis terlebih dahulu dari Kreditur.
Jangka Waktu
1. Jangka waktu kerja Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB
berdasarkan Perjanjian ini berlaku sejak tanggal Perjanjian ini
lengkap ditandatangani oleh Para Pihak (“Tanggal Efektif”)
hingga tanggal 31 Januari 2027. Ketentuan-ketentuan yang
tercantum dalam Perjanjian ini akan tetap berlaku dan mengikat
Para Pihak hingga seluruh fasilitas KKB yang diterima oleh
masing-masing Nasabah berdasarkan Perjanjian Pembiayaan
telah lunas dan/atau berakhir secara hukum.
2. Apabila salah satu Pihak berkeinginan untuk mengakhiri
Perjanjian ini, maka Pihak tersebut wajib memberitahukan
keinginannya tersebut secara tertulis kepada Pihak lainnya
selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kerja sebelum tanggal
diakhirinya Perjanjian ini.
Hak dan Kewajiban Bank
1. Bank berkewajiban menjalankan pencairan Fasilitas Pembiayaan
sesuai dengan jumlah dan tanggal yang disepakati Kreditur;
2. Bank berhak memantau kinerja portofolio dan tingkat kredit macet
untuk setiap kelompok portofolio;
3. Bank berhak untuk melakukan audit terhadap mitra maupun
Kustodian Dokumen Jaminan sesuai dengan ketentuan Perjanjian
Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini.
Kewajiban Perseroan sebagai Pihak dalam Perjanjian
Sebagai Pihak dalam Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB,
Perseroan diantaranya berkewajiban untuk:
1. Menyerahkan kepada Bank laporan keuangan Perseroan sebagai
berikut:
i. neraca dan laporan laba/rugi intern Perseroan per-bulan
selambat-lambatnya pada akhir bulan berikutnya; dan
146
Page 172
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
ii. neraca dan laporan laba/rugi tahunan Perseroan yang sudah
diaudit oleh akuntan publik selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan
setelah tutup buku.
2. Menjaga gearing ratio sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
3. Menyampaikan secara tertulis kepada Bank setiap perubahan,
baik perubahan pemegang saham Perseroan, perubahan
pengurus Perseroan, maupun perubahan-perubahan
kelembagaan atau kebijakan Perseroan lainnya yang signifikan.
4. Mengikuti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tentang
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan (berikut
perubahannya bila ada) dan Peraturan OJK Nomor 48 Tahun 2024
tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, baik dalam hal pemegang
saham yang berbentuk badan hukum, larangan Perangkapan
Jabatan sebagai direksi perusahaan pembiayaan dan lain
sebagainya.
Kewajiban Perseroan sebagai Kreditur
Sebagai Kreditur, Perseroan diantaranya berkewajiban untuk:
1. Melakukan pencairan Fasilitas Pembiayaan sesuai dengan jumlah
dan tanggal yang telah disepakati Kreditur; dan
2. Melakukan cek duplikat dengan mengeksplorasi pelaksanaan
pemeriksaan cek negatif terhadap daftar negatif (negative list)
Bank dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)
(tergantung pada keberadaan sistem mirroring informasi dan
teknologi).
Kewajiban Perseroan sebagai Mitra
Sebagai Mitra, Perseroan diantaranya berkewajiban untuk:
1. Mempromosikan dan memasarkan Fasilitas Pembiayaan;
2. Menyediakan dan menjelaskan secara lengkap dan jelas kepada
Nasabah, informasi mengenai karakteristik produk Fasilitas
Pembiayaan (seperti manfaat, risiko, tata cara pembayaran dan
penyelesaian, perhitungan bunga serta jangka waktu Fasilitas
Pembiayaan); termasuk di dalamnya penjelasan terkait Kerja
Sama Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB antara Bank dan Mitra,
penjelasan terkait perhitungan dan pelaporan kolektibilitas debitur
dan lainnya.
3. Mencari dan melakukan seleksi terhadap calon Nasabah termasuk
dengan memastikan bahwa Nasabah dan Kendaraan atau
Jaminan tidak cacat hukum;
4. Mengumpulkan data dan dokumen dari calon Nasabah ataupun
dealer tempat penjualan Kendaraan/penjual Kendaraan sesuai
persyaratan yang ditentukan oleh Bank;
5. Melakukan survey, analisa atau evaluasi terhadap calon Nasabah,
kelayakan usaha dan kemampuan pembayarannya sesuai kriteria
pembiayaan dan prinsip-prinsip pemberian kredit yang sehat guna
mengurangi timbulnya risiko sehubungan dengan pemberian
Fasilitas Pembiayaan;
6. Berkoordinasi dengan penjual/dealer Kendaraan diantaranya
mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pembayaran harga
Kendaraan, penyerahan Kendaraan kepada Nasabah, persiapan
surat pernyataan pengurusan Buku Pemilikan Kendaraan
Bermotor (BPKB) Kendaraan dari penjual/dealer dan penyerahan
BPKB sesuai dengan waktu yang ditentukan;
7. Melaksanakan pemberian Fasilitas Pembiayaan kepada Nasabah
berdasarkan kriteria pemberian Fasilitas Pembiayaan
sebagaimana dipersyaratkan oleh Kreditur;
8. Menganalisa dan menyetujui atau menolak permohonan Fasilitas
Pembiayaan yang diajukan Nasabah;
9. Memastikan bahwa Kendaraan yang dibiayai Kreditur tidak
sedang dijaminkan kepada pihak manapun kecuali kepada
Kreditur;
147
Page 173
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
10. Menerima dan melakukan verifikasi keabsahan seluruh dokumen
yang berkaitan dengan Fasilitas Pembiayaan;
11. Mencantumkan nama Bank dalam Perjanjian Pembiayaan yang
akan ditandatangani oleh Nasabah;
12. Memastikan bahwa Nasabah telah memberikan persetujuan
terkait penggunaan data Nasabah oleh Kreditur dalam rangka
Pembiayaan;
13. Melaksanakan pengikatan Perjanjian Pembiayaan dan perjanjian
jaminan (jika ada) secara sempurna;
14. Melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan kewajiban untuk
menjalankan hak dan kewajiban Kreditur sebagaimana diatur
dalam Perjanjian Pembiayaan;
15. Membuat serta memelihara sistem pembukuan/pencatatan yang
berisi semua:
i. kewajiban Nasabah atas Fasilitas Pembiayaan; dan
ii. pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan yang dilakukan
Nasabah;
16. Memberikan laporan kepada Bank dalam waktu yang diminta oleh
Bank dan dalam format standar seperti yang diminta oleh Bank,
baik untuk keperluan internal & eksternal Bank atau sesuai format
standar peraturan (misalnya laporan ke Bank Indonesia atau OJK
atau ke Bapepam-LK). Untuk tujuan ini, Bank akan menetapkan
kesepakatan dengan Perseroan pada ketersediaan data dan
laporan;
17. Sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, klasifikasi pelaporan SLIK
(sistem layanan informasi keuangan) untuk masing-masing
kreditur mengikuti kebijakan dari regulator yang berkaitan.
18. Menyerahkan kepada Bank, laporan-laporan sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB
ini;
19. Membentuk pencadangan piutang dengan metode yang telah
disetujui oleh Bank;
20. Memantau penyerahan Kendaraan dari dealer kepada Nasabah;
21. Mengawasi proses penyelesaian penyerahan Kendaraan,
penyelesaian BPKB dan polis asuransi agar selesai sesuai
dengan waktu yang ditentukan;
22. Melengkapi dokumen kepemilikan Kendaraan (BPKB) dan Polis
Asuransi yang harus tersedia paling lambat pada tanggal seperti
yang disebutkan dalam cover note;
23. Mengambil-alih pengurusan BPKB dari penjual atau dealer
Kendaraan apabila penjual atau dealer yang bersangkutan tidak
dapat menyelesaikan pengurusan BPKB tersebut sesuai waktu
yang ditentukan dengan biaya yang ditanggung penjual atau
dealer;
24. Bertanggung jawab sepenuhnya atas hilangnya BPKB asli atau
tidak sahnya BPKB;
25. Sebagai kuasa dari Bank untuk mengelola akun Nasabah,
termasuk di dalamnya penanganan komplain Nasabah (surat-
menyurat, kunjungan Nasabah dll) akan diselesaikan oleh Mitra;
26. Memastikan bahwa BPKB Kendaraan yang dijadikan jaminan
Fasilitas Kredit telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan
yang cukup serta dengan klausula Banker’s Clause untuk
kepentingan Kreditur;
27. Mendokumentasikan, menyimpan, memelihara, dan menjaga
semua dokumen asli Jaminan dan dokumen pendukung lainnya;
28. Memastikan bahwa BPKB harus selesai dan akan tersedia paling
lambat pada tanggal seperti yang disebutkan dalam cover note;
29. Melakukan penagihan pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan
kepada Nasabah, menerima pembayaran kembali Fasilitas
Pembiayaan, baik berupa angsuran pokok, bunga, denda maupun
biaya-biaya lainnya dari Nasabah serta mengeluarkan kuitansi
atau tanda bukti penerimaan pembayaran yang sah;
30. Mengirimkan kepada Bank setiap dana hasil penagihan Nasabah
(termasuk hasil yang diperoleh dari akun Hapus Buku) sesuai
dengan porsi pembiayaan Bank pada Fasilitas Pembiayaan dan
memastikan pembayaran tersebut terposting dengan benar pada
sistem;
148
Page 174
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
31. Menagih pembayaran terhadap perusahaan asuransi pada saat
timbulnya hak tagih/klaim dari Kreditur dan menyetorkan hasil
klaim tersebut (setelah dipotong biaya-biaya) kepada Kreditur
sesuai dengan porsi masing-masing Kreditur;
32. Meminta pengembalian premi asuransi (refund) apabila premi
tersebut dibiayai Kreditur dalam hal hasil penjualan Jaminan
belum dapat sepenuhnya menyelesaikan kewajiban pembayaran
Nasabah pada Kreditur untuk masa pertanggungan yang tersisa;
33. Mengurus (termasuk menandatangani dokumen-dokumen terkait
atas nama Kreditur), mendaftarkan serta membiayai pembebanan
jaminan Fidusia atas Kendaraan;
34. Melakukan pemblokiran BPKB Kendaraan apabila Nasabah
melakukan hal-hal atau tindakan yang dapat menyebabkan
Nasabah cidera janji (wanprestasi) terhadap Perjanjian
Pembiayaan;
35. Memberitahukan kepada Bank selambat-lambatnya 30 (tiga
puluh) hari setelah mitra mengetahui adanya tindakan yang
dilakukan oleh Nasabah, kejadian atau keadaan yang terjadi pada
Nasabah yang dapat mempengaruhi kewajiban pembayaran
Nasabah termasuk namun tidak terbatas pada tindakan atau
terjadinya hal-hal sebagai berikut:
i. Nasabah melakukan pembayaran dipercepat atas Fasilitas
Pembiayaan yang diterima;
ii. Nasabah melakukan pelanggaran/kelalaian atas Perjanjian
Pembiayaan atau perjanjian terkait lainnya;
iii. Terjadi sengketa antara Nasabah dengan Mitra;
iv. Perjanjian Pembiayaan yang dibuat dengan Nasabah tidak
sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati
Kreditur;
v. Ditemukan Nasabah fiktif;
vi. BPKB Kendaraan yang menjadi jaminan Kreditur secara
sengaja diagunkan kembali kepada pihak lain;
vii. Nasabah tidak dapat memenuhi kewajiban atau membayar
hutangnya kepada pihak lain berdasarkan suatu perjanjian
hutang piutang;
viii. Nasabah meninggal dunia, pailit/dibubarkan/dilikuidasi (bila
Nasabah adalah badan usaha) berdasarkan putusan
pengadilan;
ix. Pernyataan, keterangan, atau dokumen yang diberikan oleh
Nasabah pada Perjanjian Pembiayaan dan/atau perjanjian
terkait lainnya ternyata tidak benar atau tidak sesuai dengan
kenyataan;
x. Apabila BPKB Kendaraan yang dijaminkan ternyata
bermasalah, hilang, dicuri, atau palsu;
xi. Apabila asuransi atas Kendaraan bermasalah.
36. Memberitahukan kepada Kreditur mengenai Nasabah yang
pinjamannya dikategorikan macet dalam waktu selambat-
lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal pinjaman
Nasabah tersebut dikategorikan macet, dengan disertai analisa
kasus bilamana diminta oleh Bank;
37. Melakukan penarikan Kendaraan (repossession) dengan
ketentuan dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum
yang berlaku dan yang disetujui oleh Kreditur dan;
38. Bertindak sebagai penyimpan Jaminan dan untuk mengelola
inventarisasi;
39. Mengembangkan dan menerapkan strategi serta rencana aksi
untuk menjual Kendaraan tarikan dengan pendapatan maksimum
dan kerugian minimum;
40. Mengirimkan kepada Bank setiap dana hasil penjualan kembali
Kendaraan tarikan (remarketing) sesuai dengan porsi pembiayaan
Bank pada Fasilitas Pembiayaan setelah dikurangi dengan semua
biaya yang muncul;
41. Dalam hal Nasabah melakukan cidera janji (wanprestasi) terhadap
Perjanjian Pembiayaan, maka Mitra wajib melakukan hal-hal
sebagai berikut:
i. melakukan setiap tindakan hukum yang diperlukan guna
melindungi kepentingan Kreditur, diantaranya mengeluarkan
149
Page 175
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
surat peringatan, somasi, surat penagihan pembayaran dan
surat-surat lainnya yang diperlukan kepada Nasabah
dan/atau pihak-pihak lainnya, sehubungan dengan
penyelesaian kewajiban Nasabah kepada Kreditur;
ii. mengajukan gugatan, klaim, pengaduan dan tindakan hukum
lainnya bilamana diperlukan terhadap Nasabah di hadapan
badan peradilan, kepolisian dan pihak-pihak lain yang
berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
Kreditur berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini dan Perjanjian Pembiayaan;
iii. melaporkan kepada Kreditur mengenai hasil dari langkah-
langkah penyelesaian yang telah diambil terhadap Nasabah
yang wanprestasi, termasuk namun tidak terbatas pada
langkah-langkah sebagai berikut:
a. Penguasaan dan penarikan Kendaraan;
b. Penjualan atau dengan cara lain mengalihkan hak atas
Kendaraan yang menjadi agunan Fasilitas Pembiayaan
kepada pihak ketiga manapun menurut harga pasar yang
wajar dengan memperhitungkan hasil penjualan dengan
jumlah yang terhutang oleh Nasabah dengan cara yang
dibenarkan menurut ketentuan hukum yang berlaku;
c. Pengembalian kelebihan hasil penjualan Kendaraan (bila
ada) kepada Nasabah dan/atau pemilik jaminan setelah
dikurangi dengan seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan
guna penarikan dan penjualan Kendaraan; dan
d. Pengajuan gugatan, tuntutan, klaim, penyitaan,
pengaduan, permohonan eksekusi dan/atau tindakan
hukum lainnya tanpa ada yang dikecualikan dihadapan
badan peradilan, kepolisian dan pihak-pihak lain yang
berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
Kreditur.
Sebagai Mitra Penyimpanan dan Pengdokumentasian Jaminan
1. Sebagai Kustodian Dokumen Jaminan, Perseroan diantaranya
berkewajiban untuk menerima, mengadministrasikan, menyimpan
dan menjaga dokumen Fasilitas Pembiayaan dan Jaminan untuk
kepentingan Kreditur;
2. Melakukan penginputan data-data di sistem MIF berdasarkan
dokumen jaminan dan dokumen pendukung lainnya secara valid
sesuai dengan aslinya. Dan melakukan update berkala di sistem
atas data yang telah diinput sebelumnya;
3. Untuk melakukan addendum atau perubahan atas dokumen
perjanjian kredit, dokumen jaminan serta polis Asuransi apabila
tidak sesuai dengan dengan dokumen asli jaminan;
4. Untuk memastikan dokumen sudah terpenuhi secara lengkap
sesuai SOP MIF atau PDA (Product development assessment)
meliputi dokumen pembiayaan, perjanjian kredit, jaminan, polis
asuransi serta dokumen pendukung lainnya.
Pembatasan
1. Perseroan tidak diperbolehkan untuk mengalihkan piutang
Fasilitas Pembiayaan yang merupakan bagian Bank atas Nasabah
tanpa memperoleh persetujuan tertulis dari Bank sebelumnya.
2. Perseroan tidak diperbolehkan untuk menjaminkan kembali BPKB
Kendaraan yang telah menjadi Jaminan atas Fasilitas
Pembiayaan kepada pihak lain manapun juga.
3. Bank dapat mengalihkan dan/atau menjaminkan sebagian atau
seluruh hak dan/atau kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini
dan/atau Perjanjian Pembiayaan kepada Perseroan atau pihak
ketiga lain tanpa dikenakan penalti, dengan menyampaikan
pemberitahuan tertulis 7 (tujuh) hari kalender sebelumnya kepada
Perseroan mengenai pengalihan dan/atau penjaminan tersebut.
4. Perseroan dapat mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan/atau
kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini dan/atau Perjanjian
Pembiayaan dengan ketentuan bahwa Perseroan wajib
memperoleh persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank
mengenai pengalihan tersebut.
150
Page 176
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Pengakhiran
1. Apabila Perjanjian ini berakhir, masing-masing Pihak tetap
berkewajiban untuk melaksanakan kewajibannya yang telah
timbul sebelum berakhirnya Perjanjian Pembiayaan Bersama
Fasilitas KKB ini.
2. Para Pihak dengan ini sepakat untuk mengabaikan ketentuan
Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
mengenai persyaratan berlaku efektifnya pengakhiran suatu
perjanjian yang harus melalui keputusan pengadilan terlebih
dahulu, dan setuju untuk mengikatkan diri untuk tunduk pada
ketentuan pengakhiran perjanjian yang diatur dalam Perjanjian
Pembiayaan Bersama Fasilitas KKB ini.
3. Dalam hal terjadi peristiwa kelalaian/cidera janji sebagaimana
diuraikan dalam bagian “Peristiwa Cedera Janji”, maka Bank
berhak secara sepihak mengakhiri atau me-review kembali
Perjanjian ini.
4. Apabila kewajiban-kewajiban Perseroan sebagaimana diuraikan
dalam bagian “Kewajiban Perseroan sebagai Mitra” tidak
dijalankan oleh Perseroan, maka Bank berhak untuk
menghentikan atau mengakhiri Kerja Sama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan ini.
5. Apabila ketentuan-ketentuan diuraikan dalam bagian
“Pembatasan” tidak dapat dipenuhi, maka Bank berhak untuk
menghentikan atau mengakhiri Kerja Sama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan ini.
Peristiwa Cedera Janji
1. Kejadian kelalaian atau cidera janji terhadap Perjanjian ini adalah
kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa di bawah ini:
a. Perseroan melanggar atau lalai melaksanakan suatu
ketentuan dalam Perjanjian ini yang merupakan ketentuan
mengenai pembayaran kepada Bank;
b. Perseroan melanggar suatu ketentuan dalam Perjanjian ini
yang bukan merupakan ketentuan mengenai pembayaran
kepada Bank, kelalaian mana tetap tidak dapat dipulihkan
oleh Perseroan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak Bank
memberitahukan kelalaian tersebut kepada Perseroan;
c. Pihak atau otoritas yang berwenang menurut peraturan
perundang-undangan melarang, mencegah, membatasi atau
menghalang-halangi Perseroan untuk menjalankan usahanya
atau untuk melaksanakan kewajibannya berdasarkan
Perjanjian ini;
d. Perseroan memberikan suatu data, informasi, pernyataan
dan/atau jaminan pada Perjanjian ini yang ternyata terbukti
tidak benar atau tidak sesuai dengan kenyataan yang
sebenarnya;
e. suatu dokumen Perjanjian Pembiayaan, dokumen perjanjian
Jaminan dan/atau dokumen-dokumen lainnya yang
diserahkan oleh Perseroan ternyata terbukti tidak benar atau
tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya pada waktu
dibuat atau diserahkan kepada Bank;
f. Perseroan dibubarkan atau dilikuidasi;
g. Perseroan dinyatakan pailit atau diberikan penundaan
kewajiban pembayaran hutang (surseance van betaling) oleh
suatu putusan pengadilan, baik atas permohonan Perseroan
sendiri maupun atas permohonan pihak ketiga;
h. terdapat gejala, indikasi dan/atau informasi mengenai
memburuknya kinerja Perseroan semata-mata menurut
pertimbangan Bank;
i. terjadi perubahan, baik pemegang saham, perubahan
pengurus maupun kebijakan Perseroan yang bersifat material
tanpa pemberitahuan kepada Bank;
j. Perseroan mengalihkan dan/atau menjaminkan hak tagih
Perseroan dan/atau Bank atas Fasilitas KKB tanpa
persetujuan Bank;
151
Page 177
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
k. Perseroan menjaminkan kembali BPKB Kendaraan yang
menjadi agunan Nasabah atas Fasilitas Kredit yang diberikan
Kreditur.
l. Terdapat indikasi tindak pidana double financing yang
dilakukan Perseroan.
Akad Musyarakah 1. Perseroan Ruang Lingkup Kerja Sama
Untuk Kerja Sama (“Bank” atau 1. Para Pihak setuju untuk melakukan Kerja Sama Pembiayaan
Pembiayaan “MBI”); dan Bersama (Joint Financing) Syariah (Musyarakah). Para Pihak
Bersama (Joint 2. MIF masing-masing bertindak sebagai mitra usaha dengan bersama-
Financing) Syariah (“Perseroan” sama menyertakan modal untuk membiayai Fasilitas Pembiayaan
Antara PT Bank atau “Mitra” Murabahah kepada Konsumen yang merupakan suatu kegiatan
Maybank atau “MIF”). usaha produktif dan halal serta diperkenankan secara Prinsip
Indonesia Tbk Syariah.
dengan PT 2. Penyaluran Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen
Maybank dilakukan melalui Mitra dan Mitra dengan ini setuju untuk bertindak
Indonesia Finance selaku kuasa Pemberi Pembiayaan untuk melaksanakan Kerja
No. Sama Pembiayaan Bersama dengan syarat, ketentuan serta
SPJ.2026.007/DIR mekanisme yang dituangkan dalam Akad Pembiayaan Bersama
GLOBAL-FIG, Syariah ini.
tanggal 29 Januari 3. Porsi pembiayaan atau modal bersama pada Kerja Sama
2026, antara Pembiayaan Bersama Syariah untuk penyaluran Fasilitas
Perseroan dan PT Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen adalah:
MIF (“Akad a. Bank sebesar 99% (sembilan puluh sembilan persen); dan
Pembiayaan b. Perseroan sebesar 1% (satu persen).
Bersama c. Keseluruhan dana yang dialokasikan pada Kerjasama
Syariah”). Pemberian Fasilitas Pembiayaan Syariah ini adalah sebesar
Rp1.515.151.515.151 (satu triliun lima ratus lima belas miliar
seratus lima puluh satu juta lima ratus lima belas ribu seratus
lima puluh satu rupiah); dengan rincian sebagai berikut:
- Alokasi dana Bank untuk Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen adalah sebesar
Rp1.500.000.000.000,00 (satu triliun lima ratus miliar
rupiah).
- Alokasi dana Perseroan untuk Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen adalah sebesar
Rp15.151.515.151 (lima belas miliar seratus lima puluh
satu juta lima ratus lima belas ribu seratus lima puluh
satu rupiah).
4. Pada Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini, Para Pihak dengan
ini sepakat untuk menunjuk Perseroan untuk bertindak sebagai
Mitra dan Kustodian Dokumen Jaminan.
5. Dana yang dialokasikan Bank untuk Kerja Sama Pembiayaan
Bersama Syariah untuk penyaluran Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen bersifat:
a. uncommitted line, dimana Bank sewaktu-waktu atas
kebijakannya sendiri dapat:
i. mengurangi pagu alokasi dana Bank dengan
menyampaikan pemberitahuan tertulis 7 (tujuh) Hari
Kerja sebelumnya kepada Perseroan; dan
ii. membatalkan tanpa syarat Pagu Alokasi Dana Bank
yang belum dicairkan dengan menyampaikan alokasi
pemberitahuan tertulis 7 (tujuh) Hari Kerja sebelumnya
kepada Perseroan.
b. revolving, dimana pencairan alokasi dana Bank untuk Kerja
Sama Pembiayaan ini dapat dilakukan berulang-ulang oleh
Mitra sebagai kuasa Pemberi Pembiayaan untuk disalurkan
kepada Konsumen selama jangka waktu yang ditentukan
dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini dan selama
porsi Bank (modal Bank) dalam Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen tidak melebihi Pagu Alokasi
Dana Bank.
6. Untuk setiap Fasilitas Pembiayaan Murabahah yang diberikan
kepada (para) Konsumen yang merupakan pelaksanaan dari Akad
Pembiayaan Syariah ini, Bank tetap memiliki hak dan kewenangan
152
Page 178
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
dalam proses pemberian dan pengikatan Akad Pembiayaan
Murabahah serta jaminan, sehingga Bank harus dianggap sebagai
pihak yang memberikan Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada
(para) Konsumen secara langsung dan karenanya Bank berhak
menerima jaminan dari para Konsumen dan/atau penjamin.
7. Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Kosnumen diberikan
melalui Mitra kepada Konsumen yang menandatangani Akad
Pembiayaan Murabahah bersama-sama dengan Mitra selaku
kuasa dari Pemberi Pembiayaan.
8. Atas Kerja Sama Pembiayaan Bersama Syariah untuk penyaluran
Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen berdasarkan
Akad ini, Para Pihak sepakat untuk membagi keuntungan sesuai
Nisbah Bagi Hasil sesuai rumus perhitungan yang terdapat dalam
Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini. Nisbah Bagi Hasil dapat
ditinjau kembali sesuai kesepakatan Para Pihak.
Kuasa untuk Melaksanakan Kewajiban Masing-Masing Pihak
1. Pemberi Pembiayaan dengan ini memberikan kuasa dengan hak
substitusi kepada Mitra dan Kustodian Dokumen Jaminan untuk
melaksanakan tugas dan kewajibannya berdasarkan Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini. Kuasa tersebut dianggap telah
diberikan dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini dan
karenanya kuasa tersebut merupakan satu kesatuan serta bagian
yang tidak dapat dipisahkan dari Akad Pembiayaan Bersama
Syariah ini, dengan ketentuan:
a. Setiap biaya yang diperlukan sehubungan dengan
pelaksanaan kewajiban Mitra dan Kustodian Dokumen
Jaminan menjadi beban dan tanggung-jawab Perseroan
(kecuali atas biaya-biaya yang berdasarkan Akad
Pembiayaan Murabahah disepakati menjadi beban
Konsumen atau pihak lain yang ditentukan dalam Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini yang akan dibayarkan oleh
Mitra terlebih dahulu dan akan diperhitungkan sebagai bagian
dari kewajiban pembayaran Konsumen atau pihak lain yang
ditentukan dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini);
b. Setiap tindakan atau perbuatan yang dilakukan oleh Mitra
dan/atau Kustodian Dokumen Jaminan yang menyimpang
atau tanpa persetujuan Pemberi Pembiayaan sehubungan
dengan kuasa yang diberikan oleh Pemberi Pembiayaan
kepada Mitra dan Kustodian Dokumen Jaminan, tidak
mengikat terhadap Pemberi Pembiayaan dan segala risiko
dan akibat yang timbul sehubungan dengan hal tersebut
menjadi tanggung jawab Mitra dan/atau Kustodian Dokumen
Jaminan tersebut sepenuhnya;
c. Apabila sehubungan dengan hal tersebut dalam huruf b di
atas mengakibatkan kerugian bagi Pemberi Pembiayaan,
pihak yang merugikan Pemberi Pembiayaan wajib
memberikan ganti rugi kepada Pemberi Pembiayaan;
d. Pemberi Pembiayaan berhak mengubah atau membatalkan
(baik sebagian atau seluruhnya) kuasa yang diberikan
Pemberi Pembiayaan kepada Mitra dan/atau Kustodian
Dokumen Jaminan atas pertimbangan Pemberi Pembiayaan
semata-mata dengan pemberitahuan secara tertulis kepada
Mitra dan/atau Kustodian Dokumen Jaminan tersebut.
4. Pemberian kuasa sebagaimana tersebut dalam nomor 2 di atas
tidak mengurangi hak Bank dan Perseroan sebagai Pemberi
Pembiayaan untuk menagih sendiri kepada Konsumen guna
pelunasan kewajiban Konsumen kepada Pemberi Pembiayaan.
Syarat dan Ketentuan Umum Kerja Sama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan
1. Pihak-pihak dalam Kerja Sama Pemberian Fasilitas Pembiayaan
ini adalah sebagai berikut:
153
Page 179
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
Kreditur: Para Pihak (Bank dan Perseroan)
Debitur: Konsumen
Mitra Aktif: Perseroan
Kustodian Dokumen Jaminan: Perseroan
2. Komposisi Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen
pada Kerjasama Pemberian Fasilitas Pembiayaan Syariah ini
adalah Bank sebesar 99% (sembilan puluh sembilan persen) dan
Perseroan sebesar 1% (satu persen).
3. Fasilitas Pembiayaan Murabahah diberikan oleh Pemberi
Pembiayaan kepada Konsumen melalui Mitra Aktif berdasarkan
Akad Pembiayaan Murabahah yang ditandatangani oleh
Konsumen dan Mitra Aktif (selaku kuasa dari Pemberi
Pembiayaan)
4. Kendaraan yang kepemilikannya dapat dibiayai oleh Fasilitas
Pembiayaan Murabahah pada Kerjasama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan Syariah ini adalah mobil baru dan bekas, dengan
ketentuan sebagai berikut:
- Mobil baru: mobil penumpang maupun niaga,
- Mobil bekas: mobil penumpang.
Margin
Margin Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen yang
ditentukan oleh Pemberi Pembiayaan dalam Akad Kerjasama
Pembiayaan Bersama Syariah untuk penyaluran Fasilitas Pembiayaan
Murabahah ini bersifat subject to review dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Kecuali ditentukan lain oleh Pemberi Pembiayaan, setiap
perubahan yang dilakukan oleh Pemberi Pembiayaan atas Margin
Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen tersebut di
atas akan diberlakukan kepada pencairan batch (kelompok)
Fasilitas Pembiayaan Murabahah baru yang dimohonkan oleh
Mitra Aktif kepada Pemberi Pembiayaan;
b. Margin Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen yang
akan dirumuskan pada Akad Pembiayaan tersebut di atas berlaku
tetap (fixed) selama jangka waktu Fasilitas Pembiayaan
Murabahah dan Margin berlaku untuk jangka waktu pembiayaan
tertentu.
c. Setiap ada perubahan tingkat margin Fasilitas Pembiayaan yang
belum dicairkan oleh Bank akan diberitahukan oleh Bank secara
tertulis.
Mekanisme Pencairan
1. Pencairan dapat dilakukan setelah Pengikatan PKS (Perjanjian
Kerja Sama) antara bank dengan Mitra Aktif ditandatangani
dengan sempurna serta telah dilakukan akad Pembiayaan dengan
sempurna antara Nasabah dengan Mitra Aktif, selaku kuasa dari
Pemberi Pembiayaan.
2. Maybank Indonesia Finance harus membuka rekening di Bank
Maybank Indonesia yang ditunjuk untuk sarana pencairan fasilitas
dan sarana penyetoran angsuran, pelunasan maupun Biaya
Keterlambatan.
3. Pencairan dana kerjasama hanya dapat dilakukan pada bulan
yang sama dengan bulan dilaksanakannya pengikatan
Pembiayaan & jaminan antara Mitra Aktif dan Nasabah, selaku
kuasa dari Pemberi Pembiayaan.
4. Pengajuan pencairan normal harus telah diterima Bank paling
lambat pukul 15.00 WIB di hari kerja yang sama dengan
menyerahkan surat permohonan pencairan dana.
5. Pencairan Pembiayaan dapat dilakukan maksimal pada tanggal
terakhir setiap bulannya.
Jaminan dan Hak atas Jaminan
1. Setiap Kendaraan beserta dengan jaminan lainnya (bila ada)
menjadi jaminan secara paripasu kepada Pemberi Pembiayaan
154
Page 180
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
untuk pelunasan Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada
Konsumen dan segala sesuatu yang terhutang berdasarkan Akad
Pembiayaan Murabahah. Konsumen dan/atau pemberi
jaminan/penjamin (bila ada) wajib menyerahkan dokumen-
dokumen jaminan kepada Mitra dan/atau Kustodian Dokumen
Jaminan, tanpa mengurangi hak Pemberi Pembiayaan untuk
secara langsung meminta jaminan tambahan kepada Konsumen
dan/atau pemberi jaminan/penjamin (bila ada).
2. Dokumen jaminan/agunan yang dimaksud dalam poin 1 di atas
adalah sebagaimana terdapat pada dokumen Syarat dan
Ketentuan Kerja Sama Pembiayaan Bersama untuk penyaluran
Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen.
3. Apabila dikemudian hari ternyata sumber pelunasan kewajiban
pembayaran kembali Konsumen atas Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen berasal dari hasil eksekusi atau
penjualan Kendaraan, maka hasil penjualan/eksekusi Kendaraan
tersebut (setelah dipotong biaya-biaya yang wajib dibayar sesuai
ketentuan Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini dan/atau Akad
Pembiayaan Murabahah) akan dibagi pertama sesuai dengan
porsi pembiayaan Bank pada Fasilitas Pembiayaan Murabahah
kepada Konsumen lalu kemudian sesuai dengan porsi
pembiayaan Perseroan pada Fasilitas Pembiayaan Murabahah
kepada Konsumen.
4. Apabila Mitra terlambat menyerahkan dan/atau menyelesaikan
dokumen-dokumen jaminan sebagaimana dimaksud dalam poin 1
di atas melebihi jangka waktu penyerahan dan/atau penyelesaian
dengan jumlah keterlambatan melebihi batas yang ditentukan
pada Syarat dan Ketentuan Kerja Sama Pembiayaan Bersama
untuk penyaluran Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada
Konsumen, maka Bank atas pertimbangannya sendiri berhak
untuk menghentikan sisa pencairan alokasi dana Bank untuk
Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen.
5. Pelaksanaan perikatan Akad Pembiayaan Murabahah dan
jaminan atas Fasilitas Pembiayaan Murabahah kepada Konsumen
diserahkan sepenuhnya oleh Pemberi Pembiayaan kepada Mitra
berdasarkan kuasa yang diberikan oleh Pemberi Pembiayaan.
6. Jika dipandang perlu oleh Pemberi Pembiayaan, Mitra wajib
melaksanakan penandatanganan Akta Jaminan Fidusia untuk dan
atas nama Pemberi Pembiayaan di hadapan Notaris atas
Kendaraan yang dijaminkan untuk kepentingan Pemberi
Pembiayaan, serta juga bertanggung-jawab untuk mendaftarkan
Akta Jaminan Fidusia ke kantor Pendaftaran Fidusia dan biaya-
biaya yang berkaitan dengan pembebanan jaminan fidusia
tersebut akan menjadi beban Mitra.
7. Mitra bertanggung-jawab sepenuhnya atas kerugian yang diderita
Pemberi Pembiayaan akibat Mitra tidak melaksanakan tugasnya
sebagaimana diatur dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini
termasuk namun tidak terbatas pada kehilangan dokumen-
dokumen yang berkaitan dengan Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen atau timbulnya permasalahan
terhadap dokumen-dokumen tersebut di atas.
8. Apabila diperlukan, Bank dan/atau kuasanya sewaktu-waktu
berhak melakukan pemeriksaan secara langsung (on the spot)
atas usaha Konsumen dan/atau pemeriksaan atas semua
dokumen, pembukuan, catatan dan bukti-bukti yang disimpan oleh
Mitra yang berhubungan dengan pemberian Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen yang diberikan oleh Pemberi
Pembiayaan tanpa harus memberitahukannya kepada Mitra,
namun demikian bilamana diminta oleh Bank, Mitra harus tetap
mendampingi Bank dalam survey on the spot tersebut.
9. Perseroan sebagai Kreditur maupun Mitra dilarang menjaminkan
Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) Kendaraan dan/atau
dokumen-dokumen jaminan lainnya milik Konsumen yang dibiayai
155
Page 181
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
oleh Pemberi Pembiayaan kepada pihak manapun dan dilarang
mengalihkan, mengoperkan sebagian atau seluruh hak dan
kewajiban atas Konsumen dengan cara bagaimanapun kepada
pihak manapun kecuali telah diperoleh persetujuan tertulis terlebih
dahulu dari Bank. Apabila menurut pertimbangan Bank hal
tersebut tidak dipenuhi oleh Mitra, maka Bank berhak meninjau
ulang dan menghentikan pembiayaan Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen yang berasal dari Bank
berdasarkan Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini.
Penjualan Kendaraan dan Pembagian Hasil
1. Mitra wajib melakukan penguasaan, penyitaan, penarikan serta
penjualan atas Kendaraan yang dijaminkan oleh Konsumen
dan/atau atas barang Jaminan lainnya (jika ada) sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku jika Konsumen menunggak
angsuran pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan Murabahah
sesuai ketentuan dalam Akad Pembiayaan Murabahah.
2. Mitra wajib menyetor hasil penjualan jaminan sebagaimana
dimaksud dalam poin 1 di atas kepada masing-masing Pihak
sesuai haknya berdasarkan Akad Pembiayaan Bersama Syariah
ini dan yang merupakan bagian Bank wajib disetorkan oleh Mitra
langsung ke dalam Pos Penampungan dengan disertai surat
pemberitahuan yang berisikan hasil penjualan jaminan, perincian
biaya sehubungan dengan penarikan dan/atau penjualan serta
keterangan-keterangan lainnya.
3. Para Pihak sepakat untuk mengatur lebih lanjut mengenai
mekanisme dan jangka waktu pelaksanaan proses penguasaan,
penyitaan, penarikan, penjualan dan penyetoran Jaminan pada
suatu dokumen yang terpisah dengan Akad Pembiayaan Bersama
Syariah ini namun merupakan satu kesatuan yang tidak
terpisahkan dengan Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini.
Selanjutnya selama Kreditur dan Mitra belum menentukan hal-hal
tersebut di atas maka mengenai mekanisme dan jangka waktu
pelaksanaan proses penguasaan, penyitaan, penarikan,
penjualan dan penyetoran jaminan harus mendapat persetujuan
secara tertulis terlebih dahulu dari Para Pihak.
Jangka Waktu
1. Jangka waktu Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini berlaku
sejak tanggal Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini lengkap
ditandatangani oleh Para Pihak (“Tanggal Efektif”) hingga
tanggal 31 Januari 2027, yang dapat ditinjau kembali sewaktu-
waktu apabila diperlukan. Ketentuan-ketentuan yang tercantum
dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini akan tetap berlaku
dan mengikat Para Pihak hingga seluruh Fasilitas Pembiayaan
Murabahah kepada Konsumen yang diterima oleh masing-masing
Konsumen berdasarkan Akad Pembiayaan Murabahah telah
lunas dan/atau berakhir secara hukum, kecuali ketentuan
mengenai pencairan dana.
2. Apabila salah satu Pihak berkeinginan untuk mengakhiri Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini, maka Pihak tersebut wajib
memberitahukan keinginannya tersebut secara tertulis kepada
Pihak lainnya selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kerja
sebelum tanggal pengakhiran yang diinginkan atas Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini.
Hak dan Kewajiban Bank
1. Bank berkewajiban menjalankan pencairan Fasilitas Pembiayaan
sesuai dengan jumlah dan tanggal yang disepakati Pemberi
Pembiayaan;
2. Bank berhak memantau kinerja portofolio dan tingkat Pembiayaan
macet untuk setiap kelompok portofolio;
156
Page 182
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
3. Bank berhak untuk melakukan audit terhadap Mitra Aktif maupun
Kustodian Dokumen Jaminan sesuai dengan ketentuan Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini.
Kewajiban Perseroan sebagai Pihak dalam Akad
Sebagai Pihak dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah, Perseroan
diantaranya berkewajiban untuk:
1. Menyerahkan kepada Bank laporan keuangan Perseroan sebagai
berikut:
i. neraca dan laporan laba/rugi intern Perseroan per-bulan
selambat-lambatnya pada akhir bulan berikutnya; dan
ii. neraca dan laporan laba/rugi tahunan Perseroan yang sudah
diaudit oleh akuntan publik selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan
setelah tutup buku.
2. Menjaga gearing ratio sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
3. Menyampaikan secara tertulis kepada Bank setiap perubahan,
baik perubahan pemegang saham Perseroan, perubahan
pengurus Perseroan, maupun perubahan-perubahan
kelembagaan atau kebijakan Perseroan lainnya yang signifikan.
4. Mengikuti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tentang
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan (berikut
perubahannya bila ada) dan Peraturan OJK Nomor 48 Tahun 2024
tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, baik dalam hal pemegang
saham yang berbentuk badan hukum, larangan Perangkapan
Jabatan sebagai direksi perusahaan pembiayaan dan lain
sebagainya.
Kewajiban Perseroan sebagai Pemberi Pembiayaan
Sebagai Pemberi Pembiayaan, Perseroan diantaranya berkewajiban
untuk:
1. Melakukan pencairan Fasilitas Pembiayaan sesuai dengan jumlah
dan tanggal yang telah disepakati Pemberi Pembiayaan; dan
2. Melakukan cek duplikat dengan mengeksplorasi pelaksanaan
pemeriksaan cek negatif terhadap daftar negatif (negative list)
Bank dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)
(tergantung pada keberadaan sistem mirroring informasi dan
teknologi).
Kewajiban Perseroan sebagai Mitra Aktif
Sebagai Mitra Aktif, Perseroan diantaranya berkewajiban untuk:
1. Mempromosikan dan memasarkan Fasilitas Pembiayaan;
2. Menyediakan dan menjelaskan secara lengkap dan jelas kepada
Konsumen, informasi mengenai karakteristik produk Fasilitas
Pembiayaan (seperti manfaat, risiko, tata cara pembayaran dan
penyelesaian, perhitungan margin serta jangka waktu Fasilitas
Pembiayaan);
3. Mencari dan melakukan seleksi terhadap calon Konsumen
termasuk dengan memastikan bahwa Konsumen dan Kendaraan
atau Jaminan tidak cacat hukum;
4. Mengumpulkan data dan dokumen dari calon Konsumen ataupun
dealer tempat penjualan Kendaraan/penjual Kendaraan sesuai
persyaratan yang ditentukan oleh Bank;
5. Melakukan survey, analisa atau evaluasi terhadap calon
Konsumen, kelayakan usaha dan kemampuan pembayarannya
sesuai kriteria pembiayaan dan prinsip-prinsip pemberian kredit
yang sehat guna mengurangi timbulnya risiko sehubungan dengan
pemberian Fasilitas Pembiayaan;
6. Berkoordinasi dengan penjual/dealer Kendaraan diantaranya
mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pembayaran harga
Kendaraan, penyerahan Kendaraan kepada Konsumen,
persiapan surat pernyataan pengurusan Buku Pemilikan
Kendaraan Bermotor (BPKB) Kendaraan dari penjual/dealer dan
penyerahan BPKB sesuai dengan waktu yang ditentukan;
157
Page 183
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
7. Melaksanakan pemberian Fasilitas Pembiayaan kepada
Konsumen berdasarkan kriteria pemberian Fasilitas Pembiayaan
sebagaimana dipersyaratkan oleh Pemberi Pembiayaan;
8. Menganalisa dan menyetujui atau menolak permohonan Fasilitas
Pembiayaan yang diajukan Konsumen;
9. Memastikan bahwa Kendaraan yang dibiayai Pemberi
Pembiayaan tidak sedang dijaminkan kepada pihak manapun
kecuali kepada Pemberi Pembiayaan;
10. Menerima dan melakukan verifikasi keabsahan seluruh dokumen
yang berkaitan dengan Fasilitas Pembiayaan;
11. Mencantumkan nama Bank dalam Akad Pembiayaan yang akan
ditandatangani oleh Konsumen;
12. Memastikan bahwa Konsumen telah memberikan persetujuan
terkait penggunaan data Konsumen oleh Pemberi Pembiayaan
dalam rangka Pembiayaan;
13. Melaksanakan pengikatan Akad Pembiayaan dan Akad jaminan
(jika ada) secara sempurna;
14. Melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan kewajiban untuk
menjalankan hak dan kewajiban Pemberi Pembiayaan
sebagaimana diatur dalam Akad Pembiayaan;
15. Membuat serta memelihara sistem pembukuan/pencatatan yang
berisi semua:
i. kewajiban Konsumen atas Fasilitas Pembiayaan; dan
ii. pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan yang dilakukan
Konsumen;
16. Memberikan laporan kepada Bank dalam waktu yang diminta oleh
Bank dan dalam format standar seperti yang diminta oleh Bank,
baik untuk keperluan internal & eksternal Bank atau sesuai format
standar peraturan (misalnya laporan ke OJK). Untuk tujuan ini,
Bank akan menetapkan kesepakatan dengan Perseroan pada
ketersediaan data dan laporan;
17. Menyerahkan kepada Bank, laporan-laporan sebagaimana
ditentukan dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini;
18. Membentuk pencadangan piutang dengan metode yang telah
disetujui oleh Bank;
19. Memantau penyerahan Kendaraan dari dealer kepada Konsumen;
20. Mengawasi proses penyelesaian penyerahan Kendaraan,
penyelesaian BPKB dan polis asuransi agar selesai sesuai
dengan waktu yang ditentukan;
21. Melengkapi dokumen kepemilikan Kendaraan (BPKB) dan Polis
Asuransi yang harus tersedia paling lambat pada tanggal seperti
yang disebutkan dalam cover note;
22. Mengambil-alih pengurusan BPKB dari penjual atau dealer
Kendaraan apabila penjual atau dealer yang bersangkutan tidak
dapat menyelesaikan pengurusan BPKB tersebut sesuai waktu
yang ditentukan dengan biaya yang ditanggung penjual atau
dealer;
23. Bertanggung jawab sepenuhnya atas hilangnya BPKB asli atau
tidak sahnya BPKB;
24. Memastikan bahwa Kendaraan yang dijadikan jaminan Fasilitas
Kredit telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan yang
cukup serta dengan klausula Banker’s Clause untuk kepentingan
Pemberi Pembiayaan;
25. Mendokumentasikan, menyimpan, memelihara, dan menjaga
semua dokumen asli Jaminan dan dokumen pendukung lainnya;
26. Memastikan bahwa BPKB harus selesai dan akan tersedia paling
lambat pada tanggal seperti yang disebutkan dalam cover note;
27. Melakukan penagihan pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan
kepada Konsumen, menerima pembayaran kembali Fasilitas
Pembiayaan, baik berupa angsuran pokok, margin, denda
maupun biaya-biaya lainnya dari Konsumen serta mengeluarkan
kuitansi atau tanda bukti penerimaan pembayaran yang sah;
28. Menyetorkan ke dalam Pos Penampungan atau ke rekening lain
yang kemudian ditunjuk oleh Bank, semua dan setiap dana
pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan dari Konsumen
selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diperolehnya
pembayaran tersebut dari Konsumen untuk selanjutnya didebet
158
Page 184
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
oleh Bank guna pembayaran kembali Fasilitas Pembiayaan yang
menjadi hak Bank;
29. Mengirimkan kepada Bank setiap dana hasil penagihan
Konsumen (termasuk hasil yang diperoleh dari akun Hapus Buku)
sesuai dengan porsi pembiayaan Bank pada Fasilitas
Pembiayaan;
30. Menagih pembayaran terhadap perusahaan asuransi pada saat
timbulnya hak tagih/klaim dari Pemberi Pembiayaan dan
menyetorkan hasil klaim tersebut (setelah dipotong biaya-biaya)
kepada Pemberi Pembiayaan sesuai dengan porsi masing-masing
Pemberi Pembiayaan.
31. Meminta pengembalian kontribusi asuransi (refund) apabila
kontribusi tersebut dibiayai Pemberi Pembiayaan dalam hal hasil
penjualan Jaminan belum dapat sepenuhnya menyelesaikan
kewajiban pembayaran Konsumen pada Pemberi Pembiayaan
untuk masa pertanggungan yang tersisa;
32. Mengurus (termasuk menandatangani dokumen-dokumen terkait
atas nama Pemberi Pembiayaan), mendaftarkan serta membiayai
pembebanan jaminan Fidusia atas Kendaraan;
33. Melakukan pemblokiran BPKB Kendaraan apabila Nasabah
melakukan hal-hal atau tindakan yang dapat menyebabkan
Nasabah cidera janji (wanprestasi) terhadap Akad Pembiayaan;
34. Memberitahukan kepada Bank selambat-lambatnya 30 (tiga
puluh) hari setelah mitra mengetahui adanya tindakan yang
dilakukan oleh Konsumen, kejadian atau keadaan yang terjadi
pada Konsumen yang dapat mempengaruhi kewajiban
pembayaran Konsumen termasuk namun tidak terbatas pada
tindakan atau terjadinya hal-hal sebagai berikut:
i. Konsumen melakukan pembayaran dipercepat atas Fasilitas
Pembiayaan yang diterima;
ii. Konsumen melakukan pelanggaran/kelalaian atas Akad
Pembiayaan atau perjanjian terkait lainnya;
iii. Terjadi sengketa antara Konsumen dengan Mitra Aktif;
iv. Akad Pembiayaan yang dibuat dengan Konsumen tidak
sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati
Pemberi Pembiayaan;
v. Ditemukan Konsumen fiktif;
vi. BPKB Kendaraan yang menjadi jaminan Pemberi
Pembiayaan secara sengaja diagunkan kembali kepada pihak
lain;
vii. Konsumen tidak dapat memenuhi kewajiban atau membayar
hutangnya kepada pihak lain berdasarkan suatu akad hutang
piutang;
viii. Konsumen meninggal dunia, pailit/dibubarkan/dilikuidasi (bila
Konsumen adalah badan usaha) berdasarkan putusan
pengadilan;
ix. Pernyataan, keterangan, atau dokumen yang diberikan oleh
Konsumen pada Akad Pembiayaan dan/atau akad terkait
lainnya ternyata tidak benar atau tidak sesuai dengan
kenyataan;
x. Apabila BPKB Kendaraan yang dijaminkan ternyata
bermasalah, hilang, dicuri, atau palsu;
xi. Apabila asuransi atas Kendaraan bermasalah.
35. Memberitahukan kepada Pemberi Pembiayaan mengenai
Konsumen yang pinjamannya dikategorikan macet dalam waktu
selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal
pinjaman Konsumen tersebut dikategorikan macet, dengan
disertai analisa kasus bilamana diminta oleh Bank;
36. Melakukan penarikan Kendaraan (repossession) dengan
ketentuan dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum
yang berlaku dan yang disetujui oleh Pemberi Pembiayaan;
37. Bertindak sebagai penyimpan Jaminan dan untuk mengelola
inventarisasi;
38. Mengembangkan dan menerapkan strategi serta rencana aksi
untuk menjual Kendaraan tarikan dengan pendapatan maksimum
dan kerugian minimum;
159
Page 185
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
39. Mengirimkan kepada Bank setiap dana hasil penjualan kembali
Kendaraan tarikan (remarketing) sesuai dengan porsi pembiayaan
Bank pada Fasilitas Pembiayaan setelah dikurangi dengan semua
biaya yang muncul;
40. Dalam hal Konsumen melakukan cidera janji (wanprestasi)
terhadap Akad Pembiayaan, maka Mitra Aktif wajib melakukan
hal-hal sebagai berikut:
i. melakukan setiap tindakan hukum yang diperlukan guna
melindungi kepentingan Pemberi Pembiayaan, diantaranya
mengeluarkan surat peringatan, somasi, surat penagihan
pembayaran dan surat-surat lainnya yang diperlukan kepada
Konsumen dan/atau pihak-pihak lainnya, sehubungan
dengan penyelesaian kewajiban Konsumen kepada Pemberi
Pembiayaan;
ii. mengajukan gugatan, klaim, pengaduan dan tindakan hukum
lainnya bilamana diperlukan terhadap onsumen di hadapan
badan peradilan, kepolisian dan pihak-pihak lain yang
berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
Pemberi Pembiayaan berdasarkan Akad Pembiayaan
Bersama Syariah ini dan Akad Pembiayaan;
iii. melaporkan kepada Pemberi Pembiayaan mengenai hasil
dari langkah-langkah penyelesaian yang telah diambil
terhadap Konsumen yang wanprestasi, termasuk namun tidak
terbatas pada langkah-langkah sebagai berikut:
a. Penguasaan dan penarikan Kendaraan;
b. Penjualan atau dengan cara lain mengalihkan hak atas
Kendaraan yang menjadi agunan Fasilitas Pembiayaan
kepada pihak ketiga manapun menurut harga pasar yang
wajar dengan memperhitungkan hasil penjualan dengan
jumlah yang terhutang oleh Konsumen dengan cara yang
dibenarkan menurut ketentuan hukum yang berlaku;
c. Pengembalian kelebihan hasil penjualan Kendaraan (bila
ada) kepada Konsumen dan/atau pemilik jaminan setelah
dikurangi dengan seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan
guna penarikan dan penjualan Kendaraan; dan
d. Pengajuan gugatan, tuntutan, klaim, penyitaan,
pengaduan, permohonan eksekusi dan/atau tindakan
hukum lainnya tanpa ada yang dikecualikan dihadapan
badan peradilan, kepolisian dan pihak-pihak lain yang
berwenang sehubungan dengan pelaksanaan hak-hak
Pemberi Pembiayaan.
Sebagai Mitra Penyimpanan dan Pengdokumentasian Jaminan
1. Sebagai Kustodian Dokumen Jaminan, Perseroan diantaranya
berkewajiban untuk menerima, mengadministrasikan, menyimpan
dan menjaga dokumen Fasilitas Pembiayaan dan Jaminan untuk
kepentingan Kreditur;
2. Melakukan penginputan data-data di sistem MIF berdasarkan
dokumen jaminan dan dokumen pendukung lainnya secara valid
sesuai dengan aslinya. Dan melakukan update berkala di sistem
atas data yang telah diinput sebelumnya;
3. Untuk melakukan addendum atau perubahan atas dokumen
perjanjian kredit, dokumen jaminan serta polis Asuransi apabila
tidak sesuai dengan dengan dokumen asli jaminan;
4. Untuk memastikan dokumen sudah terpenuhi secara lengkap
sesuai SOP MIF atau PDA (Product development assessment)
meliputi dokumen pembiayaan, perjanjian kredit, jaminan, polis
asuransi serta dokumen pendukung lainnya.
Pembatasan
1. Perseroan tidak diperbolehkan untuk mengalihkan piutang
Fasilitas Pembiayaan yang merupakan bagian Bank atas
Konsumen tanpa memperoleh persetujuan tertulis dari Bank
sebelumnya.
2. Perseroan tidak diperbolehkan untuk menjaminkan kembali BPKB
Kendaraan yang telah menjadi Jaminan atas Fasilitas
Pembiayaan kepada pihak lain manapun juga.
160
Page 186
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
3. Bank dapat mengalihkan dan/atau menjaminkan sebagian atau
seluruh hak dan/atau kewajibannya berdasarkan Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini dan/atau Akad Pembiayaan
Murabahah kepada Perseroan atau pihak ketiga lain tanpa
dikenakan penalti, dengan menyampaikan pemberitahuan tertulis
3 (tiga) hari kalender sebelumnya kepada Perseroan mengenai
pengalihan dan/atau penjaminan tersebut.
4. Perseroan dapat mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan/atau
kewajibannya berdasarkan Akad Pembiayaan Bersama Syariah
ini dan/atau Akad Pembiayaan Murabahah dengan ketentuan
bahwa Perseroan wajib memperoleh persetujuan tertulis terlebih
dahulu dari Bank mengenai pengalihan tersebut.
Pengakhiran
1. Apabila Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini berakhir, masing-
masing Pihak tetap berkewajiban untuk melaksanakan
kewajibannya yang telah timbul sebelum berakhirnya Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini.
2. Para Pihak dengan ini sepakat untuk mengabaikan ketentuan
Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata mengenai
persyaratan berlaku efektifnya pengakhiran suatu perjanjian yang
harus melalui keputusan pengadilan terlebih dahulu dan setuju
untuk mengikatkan diri untuk tunduk pada ketentuan pengakhiran
perjanjian yang diatur dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah
ini.
3. Dalam hal terjadi peristiwa kelalaian/cidera janji sebagaimana
diuraikan dalam bagian “Peristiwa Cedera Janji”, maka Bank
berhak secara sepihak mengakhiri atau me-review kembali Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini.
4. Apabila kewajiban-kewajiban Mitra Aktif sebagaimana diuraikan
dalam bagian “Kewajiban Perseroan sebagai Mitra Aktif” tidak
dijalankan oleh Mitra Aktif, maka Bank berhak untuk menghentikan
atau mengakhiri Kerjasama Pemberian Fasilitas Pembiayaan ini.
5. Apabila ketentuan-ketentuan diuraikan dalam bagian
“Pembatasan” tidak dapat dipenuhi, maka Bank berhak untuk
menghentikan atau mengakhiri Kerjasama Pemberian Fasilitas
Pembiayaan ini.
Peristiwa Cedera Janji
Kejadian kelalaian atau cidera janji terhadap Akad Pembiayaan
Bersama Syariah ini adalah kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa
di bawah ini:
1. Perseroan melanggar atau lalai melaksanakan suatu ketentuan
dalam Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini yang merupakan
ketentuan mengenai pembayaran kepada Bank;
2. Perseroan melanggar suatu ketentuan dalam Akad Pembiayaan
Bersama Syariah ini yang bukan merupakan ketentuan mengenai
pembayaran kepada Bank, kelalaian mana tetap tidak dapat
dipulihkan oleh Perseroan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak
Bank memberitahukan kelalaian tersebut kepada Perseroan;
3. Pihak atau otoritas yang berwenang menurut peraturan
perundang-undangan melarang, mencegah, membatasi atau
menghalang-halangi Perseroan untuk menjalankan usahanya
atau untuk melaksanakan kewajibannya berdasarkan Akad
Pembiayaan Bersama Syariah ini;
4. Perseroan memberikan suatu data, informasi, pernyataan
dan/atau jaminan pada Akad Pembiayaan Bersama Syariah ini
yang ternyata terbukti tidak benar atau tidak sesuai dengan
kenyataan yang sebenarnya;
5. suatu dokumen Akad Pembiayaan Murabahah, dokumen
perjanjian Jaminan dan/atau dokumen-dokumen lainnya yang
diserahkan oleh Perseroan ternyata terbukti tidak benar atau tidak
sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya pada waktu dibuat
atau diserahkan kepada Bank;
6. Perseroan dibubarkan atau dilikuidasi;
161
Page 187
Ketentuan
Nama Perjanjian Pihak
Yang Diatur
7. Perseroan dinyatakan pailit atau diberikan penundaan kewajiban
pembayaran hutang (surseance van betaling) oleh suatu putusan
pengadilan, baik atas permohonan Perseroan sendiri maupun
atas permohonan pihak ketiga;
8. terdapat tunggakan Konsumen di atas 90 (sembilan puluh) Hari
Kalender dengan nilai pembiayaan bermasalah sama denga atau
melebihi 5% (lima persen) dari keseluruhan portofolio Fasilitas
Pembiayaan Murabahah yang diberikan berdasarkan Akad
Pembiayaan Bersama Syariah;
9. terdapat tunggakan Konsumen di atas 90 (sembilan puluh) Hari
Kalender dengan nilai pembiayaan bermasalah sama denga atau
melebihi 5% (lima persen) dari keseluruhan portofolio pembiayaan
yang diberikan oleh Perseroan kepada Konsumennya secara
nasional;
10. terdapat gejala, indikasi dan/atau informasi mengenai
memburuknya, kinerja Perseroan semata-mata menurut
pertimbangan Bank berdasarkan data pendukung yang dapat
dibuktikan oleh Bank kepada Perseroan;
11. Perseroan mengalihkan dan/atau menjaminkan hak tagih
Perseroan dan/atau Bank atas Fasilitas Pembiayaan Murabahah
tanpa persetujuan Bank;
12. Perseroan menjaminkan kembali BPKB Kendaraan yang menjadi
agunan Konsumen atas Fasilitas Pembiayaan Murabahah yang
diberikan Pemberi Pembiayaan.
3. Perjanjian Sewa
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
1. Sewa menyewa gedung PT Senayan 31 Oktober Berdasarkan Rp716.521.000.000
kantor Trikarya 2023 – perjanjian sewa (nilai penuh)
Sempana 30 Oktober gedung kantor yang
dengan 2033 tidak dapat dibatalkan
Perseroan untuk periode selama
10 tahun hingga 30
Oktober 2033, dengan
luas ruangan sebesar
29.104,50 m2
2. Perjanjian Kontrak No. PT Bimaruna 21 November PT BRJ PT BRJ
BRJ/XI/21/03/96, tanggal Jaya (“PT BRJ”) 1996 – 21 mengkontrakan ruang mengontrakan
21 November 1996, dengan November kantor kepada ruang kantor tanpa
antara Perseroan dan PT Perseroan 1998 Perseroan atas ruang biaya sewa bulanan
Bimaruna Jaya kantor seluas 73.5m2 dan Perseroan
Catatan: di lantai I gedung PT berkewajiban
Berdasarkan BRJ yang berlokasi di membayar biaya
Surat PT BRJ Jl. Raya Cakung Km perawatan bulanan
No. 029/UM- 1,5 Cilincing, Jakarta sebesar USD
BRJ/III/2021, Timur, Jakarta 13910 441/m2 (USD 6/m2
tanggal 29 – Indonesia. x 73.5m2) dibayar
Maret 2011, awal setiap
PT BRJ bulannya untuk
menyatakan jangka waktu 2
tidak (dua) tahun belum
keberatan termasuk PPN
atas
dipakainya
ruang kantor
milik PT BRJ
kepada
Perseroan
dengan
catatan
bahwa jangka
waktu
162
Page 188
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
pemakaian
ruang kantor
tersebut oleh
Perseroan
adalah
selama masih
ada kerja
sama dan
kesepakatan
antara para
pihak.
3. Akta Perjanjian Sewa Widjonarko 30 Oktober Pemilik menyewakan Rp1.111.111.111,10
Menyewa No. 02, tanggal Tanuwibowo 2025 – 29 kepada Perseroan sudah termasuk
31 Oktober 2025, dibuat (“Pemilik”) Oktober 2030 rumah toko (ruko) 2 PPh
di hadapan Muh Asad Haji dengan (dua) lantai dengan
Muhammad, S.H., Sp. 1., Perseroan rincian sebagai berikut:
M.Hum., Notaris di Kota - luas lantai 1/lantai
Bandung dasar ± 86,85 m2
(lebih kurang
delapan puluh
enam koma
delapan puluh
lima meter
persegi); dan
- luas lantai 2 ± 25
m2 (lebih kurang
dua puluh lima
meter persegi),
yang terletak di
Komplek Pertokoan
Sumber Sari/Rumah
Toko (Ruko) Sumber
Sari, Jalan Soekarno
Hatta No. 130-D,
Kelurahan Babakan,
Kecamatan Babakan
Ciparay, Wilayah
Tegallega, Kota
Bandung, Provinsi
Jawa Barat, yang
berdiri/didirikan di atas
sebidang tanah SHM
No. 1104/Kelurahan
Babakan, seluas 220
m2 (dua ratus dua
puluh meter persegi).
4. (i) Perjanjian Sewa PT Summitmas 1 Desember Pemilik menyewakan Uang Sewa
Menyewa, tanggal 6 Property 2025 – 30 hal-hal berikut ini Ruangan
Oktober 2017 dan (“Pemilik”) November kepada Perseroan: Rp450.000/m2 per
Tambahan atas dengan 2030 1. Sewa atas bulan atau
Perjanjian Sewa Perseroan ruangan seluas Rp262.467.000
Menyewa, tanggal 10 Juli 583,26 m2 pada secara keseluruhan
2020, (ii) Perjanjian Sewa lantai 1 di gedung per bulan (belum
Menyewa untuk tempat Summitmas II; termasuk PPN)
Papan Reklame, tanggal 2. Sewa untuk 1 yang dibayarkan
6 Oktober 2017 dan (satu) unit Papan secara tahunan di
Tambahan atas Reklame; dan muka.
Perjanjian Sewa 3. Sewa untuk 1
Menyewa untuk tempat (satu) unit Uang Sewa Papan
Papan Reklame, tanggal fasilitas TV Kabel. Reklame
10 Juli 2020, dan (iii) Biaya tahunan
Perjanjian Kabel TV, sebesar
tanggal 6 Oktober 2017 Rp56.000.000
dan Tambahan atas (belum termasuk
Perjanjian Kabel TV, PPN) yang
tanggal 10 Juli 2020 jo.
163
Page 189
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
Tambahan atas dibayarkan setiap
Perjanjian Sewa tahun di muka.
Menyewa No.
PKS.2025.0657/MBI-KC Uang Sewa TV
Summitmas, tanggal 28 Kabel
Oktober 2025 Biaya bulanan
sebesar
Rp200.000/unit
(belum termasuk
PPN) yang
dibayarkan 6
bulanan di muka
pada akhir bulan
Juni dan Desember.
Biaya Jasa
Rp90.000/m2 per
bulan atau
Rp52.493.400
secara keseluruhan
per bulan (belum
termasuk PPN)
yang dibayarkan
secara tahunan di
muka.
5. Akta Perjanjian Sewa Lioe Susan 20 November Pemilik menyewakan Rp133.333.333,33
Menyewa No. 26, tanggal Mirahwaty 2025 – 19 kepada Perseroan per tahun (belum
30 September 2025, (“Pemilik”) November gedung Ruko Taman termasuk pajak)
dibuat di hadapan Ade dengan 2030 Palem Lestari yang
Suryatini, S.H., M.Kn., Perseroan beralamat di Komplek
Notaris di Jakarta Perum Taman Palem
Lestari Blok D.10/25,
Cengkareng, Jakarta
Barat, sebagaimana
tercantum dalam
SHGB No.
2209/Cengkareng
Barat.
6. Akta Perjanjian Cherly Piktiyani 1 Desember Pemilik menyewakan Rp380.000.000 per
Perpanjangan Sewa Santoso 2025 – 30 kepada Perseroan tahun atau sebesar
Menyewa No. 09, tanggal (“Pemilik”) November gedung Ruko Sentra Rp1.140.000.000
14 Agustus 2025, dibuat dengan 2028 Niaga Puri Indah yang per 3 (tiga) tahun
di hadapan Ade Suryatini, Perseroan beralamat di Jalan
S.H., M.Kn., Notaris di Komplek Ruko Sentra
Jakarta Niaga Puri Indah Blok
T I Nomor 8, Kelurahan
Kembangan Selatan,
Kecamatan
Kembangan, Jakarta
Barat, sebagaimana
tercantum dalam
SHGB No.
3612/Kembangan
Selatan.
7. Akta Perjanjian Sewa Janto Jananto 28 Februari Pemilik menyewakan Rp1.966.666.666,68
Menyewa No. 13, tanggal (“Pemilik”) 2026 dengan kepada Perseroan gross per 3 (tiga)
21 Januari 2026, dibuat di dengan 27 Februari objek sewa dengan tahun atau
hadapan Ade Suryatini, Perseroan 2029 uraian berikut ini: Rp1.770.000.000
S.H., M.Kn., Notaris di 1. Gedung Rumah nett
Jakarta Susun Bukan
Hunian Lindeteves
Trade Center (LTC)
berupa 1 (satu)
ruko yang
beralamat di Jalan
164
Page 190
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
Hayam Wuruk No.
127, Lantai GF2 –
UG – 1 Nomor
Tongkat 3LT/RA –
47, sebagaimana
tercantum dalam
Sertifikat Hak Milik
Atas Satuan
Rumah Susun No.
2225/II-III-
IV/Mangga Besar;
2. Gedung Rumah
Susun Bukan
Hunian Lindeteves
Trade Center (LTC)
berupa 1 (satu) kios
yang beralamat di
Jalan Hayam
Wuruk No. 127,
Lantai GF2 Nomor
K/GF2/C31-10,
sebagaimana
tercantum dalam
Sertifikat Hak Milik
Atas Satuan
Rumah Susun No.
2729/II/Mangga
Besar; dan
3. Gedung Rumah
Susun Bukan
Hunian Lindeteves
Trade Center (LTC)
berupa 1 (satu) kios
yang beralamat di
Jalan Hayam
Wuruk No. 127,
Lantai UG Nomor
K/UG/C31-10,
sebagaimana
tercantum dalam
Sertifikat Hak Milik
Atas Satuan
Rumah Susun No.
3260/III/Mangga
Besar.
8. Akta Perjanjian Sewa Nelson Tanwin 15 Desember Pemilik menyewakan Rp1.900.000.000
Menyewa No. 25, tanggal (“Pemilik”) 2025 – 14 kepada Perseroan untuk jangka waktu
30 Oktober 2025, dibuat dengan Desember gedung PT Bank selama 5 (lima)
di hadapan Ade Suryatini, Perseroan 2030 Maybank Indonesia tahun
S.H., M.Kn., Notaris di Tbk KCP Pangeran
Jakarta Jakarta yang
beralamat di Jalan
Pangeran Jayakarta
126-129 Blok A.9-10,
Kelurahan Mangga
Dua Selatan,
Kecamatan Sawah
Besar, Kota
Administrasi Jakarta
Pusat, sebagaimana
tercantum dalam
SHGB No.
3671/Mangga Dua dan
SHGB No.
3672/Mangga Dua
Selatan.
165
Page 191
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
9. Akta Perjanjian Sewa Arif Putra Wiguna 1 Maret 2026 Pemilik menyewakan Rp321.900.000 per
Menyewa No. 69, tanggal (“Pemilik”) – 1 Maret kepada Perseroan tahun atau
26 Februari 2026, dibuat dengan 2031 bangunan rumah dan Rp1.609.500.000
di hadapan Bambang Perseroan toko (ruko) 3 (tiga) untuk total harga
Ariawan, S.H., Notaris di lantai dengan luas sewa untuk jangka
Kota Bogor bangunan 660 m2 waktu 5 (lima) tahun
yang beralamat di (sudah termasuk
Jalan Raya Pajajaran PPh)
Nomor 20 (28-L),
Keluraan Bantarjati,
Kecamatan Bogor
Utara, Kota Bogor,
Jawa Barat,
sebagaimana
tercantum dalam SHM
No. 3722/Bantarjati.
10. Akta Perjanjian Sewa Arman Reno 1 Maret 2022 Arman Reno Surjadi Rp146.000.000 per
Menyewa No. 01, tanggal Surjadi dan – menyewakan kepada tahun
1 Desember 2021, yang Perseroan 1 Maret 2027 Perseroan bangunan
dibuat di hadapan Muh rumah toko berlantai 3
Asad Haji Muhammad, dengan luas bangunan
S.H., Sp. 1., M.Hum., seluruhnya ±236 m2 di
Notaris di Kota Bandung Jl. Batununggal Indah
No. 153, Kelurahan
Batununggal,
Kecamatan Bandung
Kidul, Kota Bandung,
Provinsi Jawa Barat.
11. Akta Perjanjian Sewa Ewan dan 3 Juli 2024 – Ewan menyewakan Rp140.000.000 per
Menyewa No. 06, tanggal Perseroan 3 Juli 2029 kepada Perseroan tahun.
13 Juni 2024, yang dibuat bangunan rumah toko
di hadapan Muh Asad Haji berlantai 2 dengan
Muhammad, S.H., Sp. 1., luas ±160m2 di Jalan
M.Hum., Notaris di Kota AH. Nasution nomor
Bandung 113, Rukun Tetangga
01, Rukun Warga 02,
Desa Cigending,
Kecamatan
Ujungberung, Kota
Bandung, yang
berdiri/didirikan di atas
sebidang tanah SHM
No. 00694/Desa
Cigending.
12. Akta Perjanjian Sewa Florence Budiarto 3 Januari Florence Budiarto dan Rp248.100.000 per
Menyewa No. 04, tanggal dan Sylvia 2026 – 2 Sylvia Budiarto tahun.
29 Januari 2026, yang Budiarto dan Januari 2031 menyewakan kepada
dibuat di hadapan Muh Perseroan Perseroan bangunan
Asad Haji Muhammad, berlantai 2 seluas
S.H., Sp. 1., M.Hum., ±230m2 di Jalan
Notaris di Kota Bandung Profesor Surya
Sumantri nomor 56 -
Kota Bandung Provinsi
Jawa Barat, Kota
Bandung, wilayah
Bojonagara,
Kecamatan Sukajadi,
Kelurahan Sukagalih,
yang berdiri/didirikan di
atas tanah (i) SHM No.
2333/Kelurahan
Sukagalih dan (ii) SHM
No. 2334/Kelurahan
Sukagalih.
166
Page 192
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
13. Akta Perjanjian Sewa Lily Waty dan 24 Maret Lily Waty dan Kikit Rp300.000.000 per
Menyewa No. 01, tanggal Kikit Wirianti 2024 – 26 Wirianti Sugata tahun.
1 Maret 2024, yang dibuat Sugata dan Maret 2029 menyewakan kepada
di hadapan Muh Asad Haji Perseroan Perseroan rumah toko
Muhammad, S.H., Sp. 1., (ruko) permanen,
M.Hum., Notaris di Kota berlantai 2 dengan
Bandung luas bangunan kurang
lebih 318 m2 di Jalan
Dokter Setiabudhi
nomor 170 E - Kota
Bandung, yang
didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah SHM
No. 1230/Kelurahan
Hegarmanah.
14. Akta Perjanjian Sewa Lukman Tjahjadi 20 Juni 2026 Lukman Tjahjadi Rp297.222.222 per
Menyewa No. 11, tanggal dan Perseroan – 20 Juni menyewakan kepada tahun.
15 Juni 2026, yang dibuat 2029 Perseroan bangunan
di hadapan Sandra rumah toko (Ruko)
Susanty Wriaatmadja, berlantai 3 dengan
S.H., Notaris di Kota rincian: (i) sebagian
Bandung dari lantai 1; (ii) seluruh
dari lantai 2 dan lantai
3 serta balkon, di Jalan
Pasirkaliki nomor 154,
yang didirikan/berdiri di
atas sebidang tanah
SHM No.
565/Kelurahan
Pasirkaliki.
15. Akta Perjanjian Sewa Muhammad 4 Agustus Muhammad Hatta Rp138.888.888,89
Menyewa No. 01, tanggal Hatta Sinatra dan 2023 – 3 Sinatra menyewakan per tahun.
3 Agustus 2022, yang Perseroan September kepada Perseroan
dibuat di hadapan Yudi 2027 rumah toko beralamat
Takarada, S.H., Notaris di di Komplek Cirebon
Kota Cirebon Grand Centre D.10,
seluas 90 m2, yang
didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah HGB
No. 680/Pekalangan.
16. Akta Perjanjian Sewa Fani Andayani, 2 November Fani Andayani, dan Rp160.000.000 per
Menyewa No. 04, tanggal Nike Agustijani 2022 – 1 Nike Agustijani tahun.
31 Oktober 2022, yang dan Perseroan November menyewakan kepada
dibuat di hadapan Ichda 2027 Perseroan Gedung
Adhieba, S.H., Notaris di Kantor di Jalan Jendral
Cimahi Haji Amir Machmud
nomor 294, Kelurahan
Cimahi, Kecamatan
Cimahi Tengah, Kota
Cimahi, Provinsi Jawa
Barat, yang
merupakan sebagian
dari bangunan lantai 1
(satu) seluas ±135 m2,
yang berada di atas 2
bidang tanah, SHM
No. 937/Cimahi dan
SHM No. 972/Cimahi.
17. Akta Perjanjian Sewa Katherine 1 Juli 2021 – Katherine Suwardy Rp150.000.000 per
Menyewa No. 01, tanggal Suwardy dan 1 Juli 2027 menyewakan kepada tahun.
1 Juli 2021, yang dibuat di Perseroan Perseroan bangunan
hadapan Muh Asad Haji rumah toko berlantai 2
Muhammad, S.H., Sp. 1., (dua) dengan luas
M.Hum., Notaris di Kota bangunan seluruhnya
Bandung ±142 m2 di Tatar
Pancawarna, Jalan
Pancawarna nomor
167
Page 193
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
11, Kota Baru
Parahyangan, Desa
Cipendeuy,
Kecamatan
Padalarang,
Kabupaten Bandung
Barat, Provinsi Jawa
Barat.
18. Akta Perjanjian Sewa Agus Prayitno 9 Juli 2025 – Agus Prayitno Rp150.000.000 per
Menyewa No. 01, tanggal dan Perseroan 8 Juli 2030 menyewakan kepada tahun.
4 Juli 2025, yang dibuat di Perseroan rumah toko
hadapan Muh Asad Haji (RUKO) berlantai 2
Muhammad, S.H., Sp. 1., dengan luas bangunan
M.Hum., Notaris di Kota seluruhnya ±266,7 m2
Bandung di Jalan Bandung -
Garut (Jalan Raya
Rancaekek nomor 147
- Kabupaten
Sumedang), yang
didirikan di atas 2
bidang tanah, yaitu (i)
SHM No. 537/Desa
Mekargalih dan (ii)
SHM No. 110/Desa
Mekargalih.
19. Akta Perjanjian Sewa Tommy Senjaya 7 Desember Tommy Senjaya Rp111.111.111,11
Menyewa No. 2, tanggal 8 dan Perseroan 2021 – 8 menyewakan kepada per tahun.
November 2021, yang Desember Perseroan rumah toko
dibuat di hadapan 2026 berlantai 3, beralamat
Desiyana Chafsah, S.H., di Jalan Ciledug
Notaris di Kabupaten Nomor 177, Rukun
Bandung Barat Tetangga 001 Rukun
Warga 010, Kelurahan
Kotakulon, Kecamatan
Garut Kota, Kabupaten
Garut, seluas ±236m2,
yang didirikan di atas
sebidang tanah SHM
No. 1184/Desa Regol.
20. Akta Perjanjian Sewa Hank Anwar dan 1 Juni 2025 – Hank Anwar Rp150.000.000 per
Menyewa No. 10, tanggal Perseroan 15 menyewakan kepada tahun.
23 April 2025, yang dibuat September Perseroan rumah toko
di hadapan Yudi 2030 di Jalan Raya
Takarada, S.H., Notaris di Purwodadi Rukun
Kota Cirebon Tetangga 01, Rukun
warga 01, seluas ±340
m², di Provinsi Jawa
Barat,
Kotamadya/Kabupaten
Subang, Kecamatan
Kalijati, Desa
Kaliangsana, yang
didirikan di atas
sebidang tanah SHGB
No. 25/Desa
Kaliangsana.
21. Akta Perjanjian Sewa Tan Mey Lien dan 1 Oktober Tan Mey Lien Rp161.100.000 per
Menyewa No. 136, Perseroan 2022 – 30 menyewakan kepada tahun.
tanggal 30 September September Perseroan bangunan
2022, yang dibuat di 2027 yang beralamat di
hadapan Risdiyani Tandi, Jalan Mohammad
S.H., Notaris di Bandung Toha nomor 165
Bandung seluas 50m2,
yang didirikan/berdiri di
atas dua bidang tanah,
yaitu (i) SHM No. 2755
dan (ii) SHM No. 2758.
168
Page 194
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
22. Akta Perjanjian Sewa Kim Jong Man 1 Mei 2025 – Kim Jong Man Rp4.699.296.000
Menyewa No. 9, tanggal dan Perseroan 30 April 2027 menyewakan kepada untuk 2 tahun.
22 April 2025, yang dibuat Perseroan suatu
di hadapan Adi Triharso, ruangan yang berada
S.H., Notaris di Jakarta di dalam gedung di
Jalan M.T. Haryono
Nomor 62, yang
didirikan di atas
sebidang tanah SHGB
No. 375/Pancoran.
23. Extension to The Lease PT Wisma Keiai 1 November PT Wisma Keiai Rp98.595.000 per
Agreement, tanggal 1 Indonesia dan 2023 – 31 Indonesia bulan dengan biaya
Agustus 2017 Perseroan Oktober 2028 menyewakan kepada jasa sebesar
Perseroan ruang Rp24.101.000 per
kantor di Ground Floor bulan.
Wisma Keiai, Jl.
Jenderal Sudirman
No.3, Karet Tengsin,
Kecamatan Tanah
Abang, Kota Jakarta
Pusat, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 10220,
dengan luas 219,10
m 2.
24. Akta Perjanjian Sewa Andreas 4 Juni 2023 – Andreas Lesmana Rp333.333.333,30
Menyewa No. 298, Lesmana dan 4 Juni 2028 menyewakan kepada atau sebesar
tanggal 29 Mei 2023, Perseroan Perseroan bangunan Rp66.666.666 per
dibuat dihadapan rumah toko berikut tahun.
Amanda Charissa, S.H., segala turutan-
M.Kn., pengganti Notaris turutannya seluas 68
Charles Hermawan, m2 di Komplek Citra
Notaris di Kota Tangerang Raya Square 2, Blok B-
5A Nomor 01 Sektor
1.1, yang
didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah HGB
No. 03956/Cikupa.
25. Akta Perjanjian Sewa Janes Sudarto 14 Maret Janes Sudarto Rp200.000.000 nett
Menyewa No. 10, tanggal dan Perseroan 2023 – 13 menyewakan kepada per tahun.
13 Maret 2023, dibuat Juni 2028 Perseroan kantor
dihadapan Ade Suryatini, beralamat di jalan
S.H., M.Kn., Notaris di Mangga Besar Raya
Jakarta Nomor 42 C,
Kelurahan Taman Sari,
Kecamatan Taman
Sari, Kota Administrasi
Jakarta Barat, seluas
79m2, yang
didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah SHGB
No. 02788/Taman
Sari.
26. Akta Perjanjian Sukandi dan 4 Maret 2025 Sukandi menyewakan Rp644.444.444,44
Perpanjangan Waktu Perseroan – 3 Maret kepada Perseroan per tahun.
Sewa Menyewa No. 20, 2030 rumah kantor di Rukan
tanggal 6 Maret 2025, Exclusive Mediterania
dibuat dihadapan Alvin blok A - nomor 6 dan 7,
Kusuma Putra, S.H., yang didirikan/berdiri
M.Kn., Notaris di Kota atas dua bidang tanah
Tangerang SHGB No. 944/Kamal
Muara seluas 75m2
dan SHGB No.
945/Kamal Muara
seluas 75m2.
169
Page 195
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
27. Akta Perjanjian Hartono dan 12 Desember Hartono menyewakan Rp205.555.555 per
Perpanjangan Waktu Perseroan 2021 – 11 kepada Perseroan tahun.
Sewa Menyewa No. 08, Desember rumah toko di Ruko
tanggal 19 November 2026 Duta Indah Square,
2021, dibuat dihadapan Jalan Raya Teluk
Adrianto Anwar, S.H., Gong Nomor 15 Blok A
Notaris di Jakarta Nomor 1, yang berdiri
di atas sebidang tanah
SHGB No.
9672/Pejagalan seluas
81m2.
28. Akta Perjanjian Sewa John Lukas 16 Maret John Lukas Rp830.000.000 per
Menyewa No. 16, tanggal Prawiromaruto 2025 – 15 Prawiromaruto tahun.
22 Januari 2025, dibuat dan Perseroan Maret 2030 menyewakan kepada
dihadapan Ade Suryatini, Perseroan rumah toko
S.H., M.Kn., Notaris di yang beralamat di
Jakarta Jalan Puri Kencana
Blok M.8 Nomor 1.J,
1.K, 1.L, yang didirikan
di atas 3 bidang tanah,
yaitu (i) SHGB No.
3032/Kembangan
Selatan, seluas 75m2,
(ii) SHGB No.
3033/Kembangan
Selatan, seluas 75m2,
dan (iii) SHGB No.
3034/Kembangan
Selatan, seluas 75m2.
29. Akta Perjanjian Sewa Andre Ridwan 1 Desember Andre Ridwan Rp277.777.777,780
Menyewa No. 11, tanggal Gunawan dan 2023 – 1 Gunawan per tahun.
6 Desember 2023, dibuat Perseroan Maret 2029 menyewakan kepada
dihadapan Ade Suryatini, Perseroan rumah toko
S.H., M.Kn., Notaris di berlantai 2 di Jalan
Jakarta Sukarjo Wiryopranoto
Nomor 71 A yang
didirikan/berdiri di atas
SHM No. 225/Kebon
Jeruk, seluas ±288m2.
30. Akta Perjanjian Sewa Apriyanti dan 1 September Apriyanti menyewakan Rp81.666.667 per
Menyewa No. 24, tanggal Perseroan 2023 – 31 kepada Perseroan tahun.
31 Agustus 2023, dibuat Agustus 2028 rumah toko, yang
dihadapan Riadh beralamat di Jalan
Indrawan, S.H., M.H., Pangeran Antasari
M.Kn., Notaris di Kota Nomor 36 C,
Bandar Lampung Kelurahan Kedamaian,
Kecamatan
Tanjungkarang Timur,
Kota Bandar Lampung,
yang didirikan/berdiri di
atas tanah SHM No.
9709/Kdm, seluas
203m2.
31. Akta Perjanjian Sewa Hananto Tanata 2 April 2022 – Hananto Tanata Rp81.666.667 per
Menyewa No. 03, tanggal dan Perseroan 1 April 2027 menyewakan kepada tahun.
24 Maret 2022, dibuat Perseroan 2 unit
dihadapan Achmad rumah toko Jalan
Mulya, S.H., Notaris di Proklamator Nomor
Bandar Lampung 25, yang
didirikan/berdiri di atas
tanah SHM no. 960.
32. Akta Perjanjian Sewa Ihfa dan 4 Maret 2025 Ihfa menyewakan Rp210.000.000 per
Menyewa No. 20, tanggal Perseroan – 3 Maret kepada Perseroan tahun.
17 Februari 2025, dibuat 2027 rumah toko berlantai 3
dihadapan Lanny di Jalan Jenderal
Resminariany Sudirman Nomor 59,
Suhaemalfasa, S.H., Rukun-Tetangga 046,
Rukun Warga 008,
170
Page 196
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
M.Kn., Notaris di Kelurahan
Kabupaten Purwakarta Nagritengah,
Kecamatan
Purwakarta,
Kabupaten
Purwakarta, yang
didirikan/berdiri di atas
SHM No. 02003.
33. Akta Perjanjian Sewa Hendra 1 Agustus Hendra Sosrodjono Rp933.333.333
Menyewa No. 36, tanggal Sosrodjono dan 2023 – 31 menyewakan kepada untuk 5 tahun.
28 Juli 2023, dibuat Perseroan Agustus 2028 Perseroan rumah toko
dihadapan Vini Suhastini, beralamat di Komplek
S.H., Notaris di Ruko Capitol Business
Kabupaten Bekasi Centre Nomor 2M
yang didirikan/berdiri di
atas SHGB No. 2817.
34. Akta Perjanjian Sewa Hsiu Fon Kusuma 12 Hsiu Fon Kusuma Chai Rp555.555.555
Menyewa No. 01, tanggal Chai dan September menyewakan kepada untuk per 5 tahun.
1 Juli 2025, dibuat Perseroan 2025 – 12 Perseroan Rumah
dihadapan Rita Heriawati, September Toko Celebration
S.H., Notaris di Kota 2030 Boulevard di
Bekasi Perumahan Grand
Wisata Blok AA-09
Nomor 23, Desa
Lambang Jaya,
Kecamatan Tambun
Selatan, Kabupaten
Bekasi, Provinsi Jawa
Barat, yang
didirikan/berdiri di atas
SHGB No.
616/Lambang Jaya,
seluas 71m2.
35. Akta Perjanjian Sewa Sutji Hartini, Desy 3 Agustus Sutji Hartini, Desy Rp972.222.270 per
Menyewa No. 01, tanggal Purwanti, 2025 – 2 Purwanti, Bambang 5 tahun.
1 Agustus 2025, dibuat Bambang Agustus 2030 Prayudhi, dan Fatimah
dihadapan Rita Heriawati, Prayudhi, Az Zahra Kayla
S.H., Notaris di Kota Fatimah Az Zahra Wardoyo menyewakan
Bekasi Kayla Wardoyo kepada Perseroan
dan Perseroan rumah toko di Jalan
Raya Jatiwaringin
Nomor 93 B, Rukun
Tetangga 003, Rukun
Warga 03, Kelurahan
Jatiwaringin,
Kecamatan Pondok
Gede, Kota Bekasi,
yang didirikan/berdiri di
atas tanah SHM No.
10931/Jatiwaringin,
seluas 108m2.
36. Akta Perjanjian Sewa Inawati dan 1 November Inawati menyewakan Rp750.000.000 per
Menyewa No. 03, tanggal Perseroan 2025 – 1 kepada Perseroan 5 tahun.
13 Oktober 2025, dibuat November rumah toko di Kemang
dihadapan Rita Heriawati, 2030 Pratama Blok AM-07
S.H., Notaris di Kota B, yang
Bekasi didirikan/berdiri di atas
tanah SHM No.
10475/Bojong
Rawalumbu.
37. Akta Perjanjian Sewa Lily Bin Abdul 30 November Lily Bin Abdul Djapar Rp126.500.000 per
Menyewa No. 03, tanggal Djapar dan 2021 – 29 menyewakan kepada tahun.
12 November 2021, Perseroan November Perseroan rumah toko
dibuat dihadapan Rita 2026 di Ruko Sentra Niaga
Heriawati, S.H., Notaris di SN 2/7, yang didirikan
Kota Bekasi di atas/berdiri di atas
tanah SHGB No.
17143/Pejuang.
171
Page 197
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
38. Akta Perpanjangan Susy Rawati dan 1 Desember Susy Rawati Rp1.075.000.000
Perjanjian Sewa Perseroan 2021 – 30 menyewakan kepada per 5 tahun.
Menyewa No. 17, tanggal November Perseroan 1 unit
9 November 2021, dibuat 2026 bangunan di Jalan
dihadapan Natalia Lini Raya Padjajaran
Handayani, S.H., Notaris Bogor nomor 78 N,
di Kota Bogor Bogor, yang
didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah SHM
No.
1781/Baranangsiang,
seluas 155m2.
39. Akta Perjanjian Sewa I Putu Bayu Pati 7 Januari I Putu Bayu Pati Rp750.000.000
Menyewa No. 181, dan Perseroan 2024 – 6 menyewakan kepada untuk 5 tahun.
tanggal 28 Desember Januari 2029. Perseroan rumah toko
2023, dibuat dihadapan berlantai 2 di Jatikarya,
Wahyu Ismadi, S.H., Jatisampurna, Bekasi,
M.H., Notaris di Jawa Barat, yang
Kabupaten Bogor didirikan/berdiri di atas
sebidang tanah SHM
No. 08535/Jatikarya
seluas 75 m2.
40. Akta Perjanjian Sewa Lili Surjati 1 Januari Lili Surjati Lukman Rp111.111.111 per
Menyewa No. 21, tanggal Lukman dan 2024 – 31 menyewakan kepada tahun.
20 Desember 2023, Perseroan Desember Perseroan 1 unit
dibuat dihadapan 2028 rumah toko di Jalan
Indrawati Tandjung, S.H., Lingkar Selatan nomor
Notaris di Kota Cilegon 2, Kelurahan
Kedaleman,
Kecamatan Cibeber,
Kota Cilegon, yang
didirikan/berdiri di atas
tanah SHM No. 342,
seluas 961m2.
41. Akta Perjanjian Sewa Irwan Djaja 1 September Irwan Djaja Saputra Rp135.000.000 per
Menyewa No. 07, tanggal Saputra dan 2023 – 31 menyewakan kepada tahun.
3 April 2023, dibuat Perseroan Agustus 2028 Perseroan rumah toko
dihadapan Desra Natasha di Ruko Central
Warganegara, S.H., Business District
MKn., Notaris di Kota Ciledug, Blok RK D2
Tangerang Selatan Nomor 26, Jalan Haji
Oemar Said
Cokroaminoto, Karang
Tengah, Ciledug, yang
didirikan/berdiri di atas
tanah SHM No.
7104/Karang Tengah.
42. Akta Perjanjian Sewa Kusuma Adi 31 Januari Kusuma Adi Agung Rp333.333.333 per
Menyewa No. 162, Agung Nugroho 2022 – 31 Nugroho menyewakan tahun.
tanggal 17 Januari 2022, dan Perseroan Januari 2027 kepada Perseroan
dibuat dihadapan Desra rumah toko di Ruko
Natasha Warganegara, Business Park
S.H., MKn., Notaris di Tangerang City Blok A
Kota Tangerang Selatan Nomor 36, Jalan
Jenderal Sudirman
dan Jalan Perintis
Kemerdekaan, yang
didirikan/berdiri di atas
tanah SHGB No.
264/Babakan.
43. Akta Perjanjian Sewa Tan Moh Lie dan 12 Juli 2023- Tan Moh Lie Rp419.666.667 per
Menyewa No. 72, tanggal Perseroan 11 Juli 2026 menyewakan kepada tiga tahun.
18 April 2023, dibuat Perseroan objek sewa
dihadapan Adi Susanto, di Jalan Jenderal
S.H., MKn., Notaris di Sudirman Timur
Kabupaten Pemalang Nomor 31, Kabupaten
Pemalang, yang
172
Page 198
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
didirikan/berdiri di atas
tanah SHM No. 2918.
44. Akta Perjanjian Sewa Nicodemus Hardi 3 Oktober Nicodemus Hardi Rp315.000.000
Menyewa No. 4, tanggal 3 dan Perseroan 2024 – 2 menyewakan kepada untuk 3 tahun.
September 2024, dibuat Oktober 2027 Perseroan rumah toko
dihadapan Heri Prastowo di Jalan Ahmad Yani
Wisnu Widodo, S.H., Nomor 63 Purbalingga,
Notaris di Kabupaten Ruko Nomor 3, dengan
Purbalingga luas 361m2, yang
didirikan/berdiri di atas
tanah SHM No. 86.
45. Akta Perjanjian Sewa Andy Iriawan dan 7 April 2023 – Andy Iriawan Rp46.620.000 per
Menyewa No. 09, tanggal Perseroan 6 April 2028 menyewakan kepada tahun.
13 Juni 2023, dibuat Perseroan rumah toko
dihadapan Tini Prihatini di Ruko Taman Niaga
Sriwidiyoko, S.H., M.Kn., Blok E No 3A
M.H., Notaris di beralamat di Jalan RM
Semarang Hadi Subeno
Sosrowardoyo,
dengan luas 559m2,
yang didirikan/berdiri di
atas tanah SHGB No.
196.
46. Akta Perjanjian Sewa Jeefry Tantang 7 Juni 2023 – Jeefry Tantang Rp933.333.333,33
Menyewa No. 41, tanggal dan Perseroan 6 Juni 2028 menyewakan kepada untuk 5 tahun.
13 Juni 2023, dibuat Perseroan bangunan
dihadapan Tuti yang didirikan di atas
Wardhany, S.H., Notaris dua bidang tanah,
di Semarang yaitu: (i) SHM No.
529/Kranggan, seluas
131m2, di Jalan Gang
Besen Nomor 20 dan
(ii) SHM No.
527/Kranggan, seluas
124m2, di Jalan Gang
Besen Nomor 22,
Semarang.
47. Akta Perjanjian Sewa Pemerintah 8 Mei 2023 – Pemerintah Kabupaten Rp115.000.000 per
Menyewa No. 06, tanggal Kabupaten 7 Mei 2028 Kudus menyewakan tahun.
19 Mei 2023, dibuat Kudus dan kepada Perseroan
dihadapan Suryanto, Perseroan bangunan yang berdiri
S.H., M.Kn., Notaris di di atas sebidang tanah
Kudus SHGB No.
651/Panjunan, di Jalan
Dr. Lukmonohadi
Nomor 65 , Panjunan,
Kecamatan Kota
Kudus, Kabupaten
Kudus, Provinsi Jawa
Tengah.
48. Akta Perjanjian Sewa Purnama Wati 1 Februari Purnama Wati Utomo Rp555.555.555
Menyewa No. 61, tanggal Utomo dan 2023 – 1 menyewakan kepada untuk 5 tahun.
31 Januari 2023, dibuat Perseroan Februari Perseroan bangunan
dihadapan Ninoek 2028 dengan ukuran 14,5
Poernomo, S.H., Notaris meter x 6,5 meter di
di Kota Surakarta Jalan Raya Palur
nomor 295, yang
berdiri diatas sebagian
dari tanah SHM No.
1735.
49. Akta Perjanjian Sewa Gunawan 1 September Gunawan Lagaida Rp1.111.111.111
Menyewa No. 06, tanggal Lagaida dan 2021 – 31 menyewakan kepada untuk 5 tahun.
5 Agustus 2021, dibuat Perseroan Agustus 2026 Perseroan bangunan
dihadapan Mustofa, S.H., gedung atau rumah
yang berdiri diatas
173
Page 199
No. Jangka Ketentuan Nilai Komitmen
Nama Perjanjian Pihak
Waktu Yang Diatur
M.Kn., Notaris di Kota sebidang tanah yang
Yogyakarta tanda bukti haknya
berupa SHM No. 119,
seluas ±947 m2 di
Jalan Diponegoro
Nomor 20 Salatiga.
50. Akta Perjanjian Sewa Pujianto Raharjo 15 Pujianto Raharjo Rp140.000.000 per
Menyewa No. 4, tanggal dan Perseroan September menyewakan kepada tahun.
12 April 2022, dibuat 2022 – 16 Perseroan Rumah toko
dihadapan Herlina, S.H., September Bisnis beralamat di
M.Kn., Notaris di 2027 Jalan Insinyur
Sukoharjo Soekarno Blok LJ 36,
Desa Madegondo,
Kecamatan Grogol,
Kabupaten Sukoharjo,
Provinsi Jawa Tengah,
dengan luas 175m2
yang didirikan/berdiri di
atas SHGB No.
1327/Madegondo.
51. Akta Perjanjian Sewa Tanty Yinika Dewi 28 Mei 2023 Tanty Yinika Dewi Rp488.888.888,88
Menyewa No. 70, tanggal dan Perseroan – 28 Mei menyewakan kepada untuk 5 tahun.
18 April 2023 2028 Perseroan rumah toko
di Jalan Urip
Sumoharjo No. 29, Kel.
Kepatihan Wetan, Kec.
Jebres, Kota
Surakarta, Jawa
Tengah, yang berdiri di
atas sebagian dari
sebidang tanah SHM
No. 394.
52. Akta Perjanjian Candra Teguh 8 Desember Candra Teguh Rp130.000.000 per
Perpanjangan Sewa Gunawan dan 2024 – 8 Gunawan tahun.
Menyewa No. 4, tanggal 5 Perseroan Desember menyewakan kepada
Desember 2024, dibuat 2027 Perseroan Gedung
dihadapan Triniken Tiyas berlantai 2 di Jalan
Trilin, S.H., Notaris di Brigjend Katamso No.
Sleman 143, Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta,
yang didirikan/berdiri di
atas tanah SHGB No.
84/Keparakan, seluas
311m2.
K. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak afiliasi pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
No. Pihak Afiliasi Jenis Hubungan Nilai Transaksi (Rp Tujuan Transaksi
Afiliasi juta)
1. Malayan Banking Berhad Pemegang saham 3.252.889 Giro pada bank lain, Tagihan
akhir derivatif, Beban dibayar
dimuka 4dan aset lain-lain,
Simpanan dari bank lain,
Liabilitas derivatif, Surat
berharga yang diterbitkan,
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas lain-
lain, Obligasi subordinasi,
Pendapatan bunga, Beban
bunga
2. Sorak Pemegang saham 13.688 Simpanan nasabah, Beban
bunga
3. PT Maybank Sekuritas Mempunyai 210.195 Derivatif, Kredit yang
Indonesia (dahulu PT pemegang akhir yang diberikan, Simpanan
Maybank Kim Eng sama nasabah, Beban bunga
Securities)
174
Page 200
No. Pihak Afiliasi Jenis Hubungan Nilai Transaksi (Rp Tujuan Transaksi
Afiliasi juta)
4. PT Maybank Asset Mempunyai 512 Simpanan nasabah, Beban
Management pemegang akhir yang bunga
sama
5. MIB Securities India Pvt. Mempunyai 9,275 Simpanan nasabah,
Ltd (dahulu/formerly Kim pemegang akhir yang
Eng Securities India sama
Private Limited)
6. Maybank Asset Mempunyai 70 Simpanan nasabah
Management Group pemegang akhir yang
Berhad sama
7. MBB Labs Private Limited Mempunyai 94.484 Simpanan nasabah
pemegang akhir yang
sama
8. PT Asuransi Etiqa Mempunyai 214.175 Kredit yang diberikan dan
Internasional Indonesia pemegang akhir yang piutang/pembiayaan
(dahulu/formerly PT sama Syariah, Simpanan nasabah
Asuransi Asoka Mas)
9. Maybank Singapore Mempunyai 1.374.005 Derivatif, Simpanan dari
Limited pemegang akhir yang bank lain, Beban bunga
sama
Pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan transaksi dengan Perusahaan Anak (Maybank Indonesia Finance dan
WOM) dilakukan eliminasi.
Berikut merupakan saldo dari pihak berelasi per tanggal 31 Desember 2025:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
Pada tanggal 31 Desember 2025
Persentase terhadap
Keterangan Saldo
jumlah aset/liabilitas
ASET
Giro pada bank lain 115.242 0,06%
Investasi keuangan 159.504 0,08%
Tagihan derivatif 503.709 0,26%
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah 410.830 0,21%
Tagihan akseptansi 2.157 0,00%
Beban yang dibayar di muka dan aset lain-lain 438.294 0,23%
LIABILITAS
Liabilitas segera 409 0,00%
Simpanan nasabah 386.974 0,24%
Simpanan dari bank lain 2.610.117 1,62%
Liabilitas derivatif 740.969 0,46%
Liabilitas akseptasi 12.901 0,01%
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 2.672 0,00%
Obligasi subordinasi 99.521 0,06%
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Liabilitas kontijensi
Garansi yang diberikan 101.131
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
Persentase terhadap
jumlah pendapatan bunga
Saldo
dan beban bunga dan
syariah
PENDAPATAN DAN BEBAN DAN SYARIAH
Pendapatan bunga dan syariah 1.976 0,01%
Beban bunga dan syariah 28.282 0,47%
L. Aset Tidak Bergerak
Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan secara sah memiliki dan menguasai bidang-bidang tanah berdasarkan
dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah dimana di atas tanah-tanah tersebut telah terdapat bangunan-
bangunan yang digunakan oleh Perseroan dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya, dengan jenis hak atas tanah
berupa Hak Guna Bangunan (“HGB”) sebagaimana dibuktikan dengan 238 sertipikat HGB dengan luas total 106.978 m2,
1 sertfikat Hak Milik seluas 594 m2, serta ruang-ruang kantor yang di beberapa lokasi dengan jenis hak berupa Hak Milik
175
Page 201
Satuan Rumah Susun sebanyak 40 sertipikat seluas 12.298 m 2 yang seluruhnya tercatat atas nama Perseroan dan masih
berlaku, kecuali sampai dengan tanggal Prospektus ini Perseroan sedang dalam proses pengurusan dan/atau
perpanjangan atas 4 (empat) bidang tanah dengan sertipikat HGB dengan luas total 1.898 m2.
Selain itu, per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan juga memiliki dan menguasai bidang-bidang tanah di berbagai lokasi
di Indonesia yang tidak dipergunakan oleh Perseroan untuk menjalankan kegiatan usahanya (idle asset), dengan jenis
hak atas tanah berupa HGB sebanyak 26 sertipikat seluas 8.570 m 2 yang seluruhnya masih berlaku, kecuali sampai
dengan tanggal Prospektus ini Perseroan sedang dalam proses perpanjangan atas 1 bidang tanah dengan sertipikat HGB
dengan luas total 172 m2. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, bidang-bidang tanah tersebut tetap tidak dipergunakan
oleh Perseroan untuk menjalankan kegiatan usahanya (idle asset).
Jumlah aset tetap dan aset hak guna-neto Perseroan saja pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp3.787.021
juta.
M. Asuransi
Perseroan telah mengasuransikan secara maksimal seluruh aset tetapnya yaitu bangunan serta juga mengasuransikan
kendaraan, inventaris kantor, dan ATM terhadap kebakaran dan musibah umum lainnya, serta mengasuransikan risiko
tanggung jawab sosialnya terhadap pihak ketiga yang diasuransikan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan diperpanjang
sesuai jatuh tempo masing-masing polis. Nilai pertanggungan asuransi telah memadai untuk melindungi aset tetap
Perseroan melalui beberapa perusahaan asuransi yakni PT Asuransi Etiqa International Indonesia, PT Asuransi Sinar
Mas, PT Great Eastern General Insurance Indonesia, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, PT Asuransi Malacca Trust
Wuwungan, dan PT Asuransi Central Asia Tbk, sebagaimana berikut:
Perusahaan Jenis Objek Periode
No. Sifat Afiliasi
Asuransi Asuransi Perlindungan Pertanggungan
1. PT Asuransi Harta Electronic Aset informasi 31 Desember 2025 Tidak terafiliasi
Aman Pratama Tbk Equipment teknologi (IT) atas sampai dengan 31
Insurance data center, data Desember 2026
recovery center,
server room,
ATM, CDM dan
TCR
2. PT Great Eastern Public Liability Cedera badan 31 Desember 2025 Tidak terafiliasi
General Insurance Insurance dan/atau sampai dengan 31
Indonesia kematian, dan Desember 2026
kerusakan
properti/harta
benda
3. PT Asuransi Harta Terrorism and Bangunan dan 31 Desember 2025 Tidak terafiliasi
Aman Pratama Tbk Sabotage isinya kantor sampai dengan 31
Insurance pusat, kantor Desember 2026
cabang dan
syariah serta aset
informasi
teknologi (IT) atas
data center, data
recovery center,
server room,
ATM, CDM dan
TCR
4. PT Asuransi Harta Property all Bangunan dan 31 Desember 2025 Tidak terafiliasi
Aman Pratama Tbk risks insurance isinya kantor sampai dengan 31
& earthquake pusat, kantor Desember 2026
insurance cabang dan
syariah serta aset
informasi
teknologi (IT) atas
data center, data
recovery center,
server room,
ATM, CDM dan
TCR
5. PT Asuransi Harta Asuransi Seluruh 31 Desember 2025 – Tidak terafiliasi
Aman Pratama Tbk Kendaraan kendaraan 31 Desember 2026
Bermotor bermotor milik
Indonesia Perseroan
(PSAKBI)
N. Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)
Perseroan memiliki aset berupa hak atas kekayaan intelektual berupa 26 merek dagang yang telah terdaftar pada
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dibawah naungan Menkum, sebagai berikut:
176
Page 202
Nama Tanggal Kelas
No. No. Registrasi Klasifikasi Barang/Jasa Masa Berlaku
Merek Registrasi Merek
1. WOMAN IDM000284834 16 Desember NCL9/3 Jasa-jasa pelayanan dan 20 tahun,
ONE 2010 6 informasi terhitung sejak
nasabah/pribadi/masyarakat tanggal 24 Maret
yang berkaitan dengan per- 2009
Bank-an melalui telepon, email,
facsimile, atau media elektronik
lainnya.
2. SUPERKID IDM000284833 16 Desember NCL9/3 Jasa-jasa pelayanan dan 20 tahun, terhitung
Z 2010 6 informasi sejak tanggal 24
nasabah/pribadi/masyarakat Maret 2009
yang berkaitan dengan per-
Bank-an melalui telepon, email,
facsimile atau media elektronik
lainnya.
3. BIINGKISA IDM000284832 16 Desember NCL9/3 Jasa-jasa pelayanan dan 20 tahun, terhitung
N 2010 6 informasi sejak tanggal 24
nasabah/pribadi/masyarakat Maret 2009
yang berkaitan dengan per-
Bank-an melalui telepon, email,
facsimile atau media elektronik
lainnya.
4. Logo Orang IDM000906302 3 November 41 Hiburan dalam sifat kompetisi 16 May 2030
Berlari 2021 olahraga
5. My Bank IDM000868395 30 Juni 2021 36 My Bank adalah merek 29 November 2029
dagang/jasa untuk tujuan
komunikasi Maybank, yang
menggunakan font corporate
Maybank, sedangkan nama
Maybank sendiri adalah nama
pemohon yang merupakan
affiliasi dari Malayan Banking
Berhad selaku pemilik merek
terdaftar sebelumnya
6. My Bank IDM000897826 8 Oktober 2021 18 Barang bawaan adalah tas, 28 November 2029
bingkai tas tangan, bingkai untuk
dompet koin, Dompet, dompet
(barang kulit), dompet dari kulit
atau kulit imitasi, dompet dari
logam mulia, Dompet dengan
RFID, dompet genggam kecil
(tas).
7. My Bank IDM000872439 14 Juli 2021 35 Pusat perbelanjaan 29 November 2029
komprehensif melalui internet,
yaitu, bahan makanan,
minuman, kosmetik,
perlengkapan mandi (toiletries),
sediaan pemeliharaan gigi
(dentifrices), sabun dan deterjen,
peralatan pembersih dan
pencuci, garmen, barang tekstil,
pakaian, alas kaki dan penutup
kepala, tas dan dompet kulit,
mainan dan
cinderamata/suvenir, kertas dan
alat tulis, jam dan arloji, alat
pengajaran, bahan pengajaran,
sediaan farmasi, kedokteran
hewan dan sanitasi dan
persediaan medis, peralatan
dapur peralatan makan,
mebel/furnitur, peralatan
pendingin listrik, mesin
pertanian, mesin industri,
peralatan digital telekomunikasi
8. My Bank IDM000854594 11 Mei 2021 25 Alas kaki untuk olahraga, baju 29 November 2029
olahraga, band leher, celana,
celana dalam wanita yang
digabungkan dengan pakaian
luar, celana olahraga, celana
panjang pakaian kantor, celana
pendek pria untuk pakaian
dalam dengan karet pada bagian
pinggang, celana pria, celana
untuk wanita, dasi, dasi kupu-
kupu, Ikat kepala, ikat pinggang,
ikat pinggang untuk pakaian,
177
Page 203
Nama Tanggal Kelas
No. No. Registrasi Klasifikasi Barang/Jasa Masa Berlaku
Merek Registrasi Merek
jaket, jaket dengan penutup
kepala, jas, kaos kaki, kaus kaki
olahraga, kaus olahraga,
kemeja, kemeja olahraga
kelembaban, pakaian, pakaian,
Pakaian Batik, Pakaian
bawahan, celana, celana
pendek, pakaian dalam, gaun,
piyama, pakaian dalam wanita,
dasi pakaian, syal, sarung
tangan, pakaian renang, Pakaian
dalam, Pakaian Dalam
(undergarments), pakaian dalam
anak-anak, pakaian dalam pria,
pakaian hangat, pakaian jadi,
pakaian khusus untuk olahraga.
9. My Bank IDM000872369 14 Juli 2021 21 botol minuman, cangkir, cangkir 28 November 2029
buah, cangkir dapat digunakan
kembali, cangkir demi logam
mulia, cangkir dinding ganda,
cangkir dinding ganda dengan
tutup, Cangkir kertas atau
plastik, cangkir kopi, Cangkir
kopi dan cawan, cangkir kue
silikon, cangkir logam mulia,
cangkir minum, cangkir sipper,
cupcake kue cangkir, gelas,
gelas bir, gelas kaca, gelas kopi,
gelas minuman, gelas minuman
keras, gelas plastik, gelas
sampanye, gelas sikat gigi, gelas
teh, Gelas, kotak makan siang
dan wadah makanan
10. #Balmar IDM000910085 5 November 35, 41 Administrasi yang berkaitan 25 Agustus 2030
2021 dengan distribusi dan
pemasaran penjualan.
Hiburan dalam sifat kompetisi
olahraga.
11. Bali IDM000929937 6 Desember 35, 41 Administrasi yang berkaitan 25 Agustus 2030
Marathon 2021 dengan distribusi dan
#BaliMarath pemasaran penjualan.
on Hiburan dalam sifat kompetisi
olahraga.
12. U by IDM000993756 3 September 35, 36 Administrasi bisnis dan urusan 14 September 2031
Maybank + 2022 kantor
Logo
13. Logo U IDM000993734 3 September 35, 36 Administrasi bisnis dan urusan 14 September 2031
2022 kantor
14. M2U IDM001023935 10 September 16, 18, Alas kartu decanter, Alat bantu 14 September 2031
2021 21, 25, pelatihan non-elektronik untuk
35, hewan, Alas piring, Administrasi
36,42, 9 bisnis dan urusan kantor,
Asuransi perbankan hipotek,
Aplikasi perangkat lunak
15. Tabungan U IDM001127610 9 Oktober 2023 35, 36 Administrasi bisnis dan urusan 14 September 2031
kantor
178
Page 204
Selain daripada merek dagang, Perseroan juga memiliki aset berupa hak atas kekayaan intelektual berupa 2 hak cipta
yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di bawah naungan Menkum, sebagai berikut:
.
Tanggal Surat No. Registrasi Tanggal
No. Nama Cipta Uraian Masa Berlaku
Pendaftaran Pendaftaran
Hak Cipta dengan 50 tahun sejak
Jenis dan Judul pertama kali
Seni Logo, 29 Nopember
1. 28 Juni 2004 025234 Ciptaan Seni Logo diumumkan, yaitu
berjudul “BII”. 2002
“BII” pada tanggal 29
Nopember 2002
Hak Cipta dengan 50 tahun sejak
Jenis dan Judul pertama kali
Seni Logo,
Ciptaan Seni Logo diumumkan, yaitu
2. berjudul “BII - 15 April 2010 04661 11 Maret 2009
“BII” dengan pada tanggal 11
Maybank”
tulisan “Maybank” Maret 2009
dibawahnya.
O. Perkara Yang Dihadapi Perseroan, Perusahaan Anak, Komisaris dan Direksi
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Perseroan sedang menghadapi upaya hukum kasasi sehubungan perkara perdata
No. 134/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst jo. No. 1311/Pdt/2025/PT DKI (“Perkara Perdata No. 134”), yang melibatkan Alm. Kent
Lisandi sebagai penggugat/terbanding/pemohon kasasi dan masing-masing dari (i) Rohmat Setiawan, (ii) Sumarningsih,
(iii) Aris Setyawan, dan (iv) Perseroan sebagai para tergugat/para pembanding/para termohon kasasi, sehubungan dengan
pemberian fasilitas pembiayaan syariah back-to-back kepada Sumarningsih dengan total plafon Rp30.000.000.000,- yang
dicairkan bertahap sepanjang 31 Juli 2024 sampai dengan 13 November 2024. Fasilitas ini dijamin oleh jaminan tunai
sebesar Rp30.000.000.000,- atas nama Rohmat Setiawan berdasarkan perjanjian pemberian gadai/jaminan tunai. Namun,
pada November 2024, Perseroan menerima informasi dari pihak ketiga, Alm. Kent Lisandi, yang mengklaim adanya
hubungan utang-piutang pribadi dengan Rohmat Setiawan dan penyerahan cek senilai Rp30.000.000.000,-. Informasi
tersebut menjadi indikasi pelanggaran ketentuan pembatasan (negative covenant) dalam perjanjian pembiayaan dan
memicu terjadinya keadaan lalai/wanprestasi sesuai perjanjian. Adapun hasil putusan pada tingkat banding, hakim
Pengadilan Tinggi Jakarta menyatakan gugatan penggugat/terbanding (atas nama Kent Lisandi) tidak dapat diterima. Saat
ini, perkara tersebut sedang berada dalam status pengiriman berkas perkara dari PN Jakarta Pusat ke Mahkamah Agung
pada tanggal 4 Maret 2026.
Meskipun demikian, Perkara Perdata No. 134 di atas: (i) tidak berkaitan dengan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi oleh Perseroan, (ii) tidak memiliki dampak atau pengaruh secara material terhadap kelangsungan usaha
Perseroan, (c) tidak memiliki dampak atau pengaruh secara material terhadap rencana Perseroan untuk melakukan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.
Selain dari Perkara Perdata No. 134 di atas, Perseroan dan Perusahaan Anak tidak sedang menghadapi atau terlibat
sebagai pihak dalam suatu perkara hukum baik pada bidang perdata maupun pidana, perniagaan, hubungan industrial,
persaingan usaha dan kegiatan monopoli, dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau badan mediasi
dan/atau badan arbitrase mana pun di Indonesia atau di luar negeri dan/atau perselisihan dengan badan pemerintah
termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban pajak, tata usaha negara atau dinyatakan pailit atau mengajukan
penundaan kewajiban pembayaran utang atau menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit dan/atau sengketa lain
di luar pengadilan, dan Perseroan tidak menerima surat menyurat atau somasi, tuntutan ataupun klaim dari pihak manapun
serta tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa hukum atau perselisihan apapun di luar lembaga peradilan termasuk
tetapi tidak terbatas pada sengketa, klaim atau tuntutan yang dapat mempengaruhi status, kedudukan dan
keberlangsungan kegiatan usaha Perseroan, Perusahaan Anak serta rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
ini oleh Perseroan, kecuali perkara-perkara yang timbul dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha perbankan sehari-hari
(ordinary course of banking activities), termasuk namun tidak terbatas pada sengketa antara nasabah dan Perseroan.
Meskipun demikian, perkara-perkara yang timbul dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha perbankan sehari-hari
(ordinary course of banking activities) tersebut tidak mempengaruhi status, kedudukan dan keberlangsungan kegiatan
usaha Perseroan, Perusahaan Anak serta rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan ini.
Lebih lanjut, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta Perusahaan Anak tidak sedang terlibat dalam sengketa yang
berjalan/belum inkracht dalam perkara di badan peradilan pada bidang perdata maupun pidana, perburuhan, perniagaan,
persaingan usaha dan praktik monopoli, dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau badan mediasi dan/atau
badan arbitrase manapun di Indonesia atau di negara asing dan/atau perselisihan dengan badan pemerintah termasuk
perselisihan sehubungan dengan kewajiban pajak, tata usaha negara atau dinyatakan pailit atau mengajukan penundaan
kewajiban pembayaran utang atau menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit dan/atau sengketa lain di luar
pengadilan, serta tidak terdapat somasi/klaim yang diterima oleh masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris Perseroan dan Perusahaan Anak tersebut.
2. Keterangan Mengenai Kegiatan dan Prospek Usaha Perseroan
179
Page 205
A. Kegiatan Usaha
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, kegiatan usaha utama Maybank Indonesia adalah menjalankan
kegiatan usaha di bidang perbankan umum. Sejalan dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar tersebut, dalam rangka
mencapai maksud dan tujuan Perseroan, Bank berwenang untuk melaksanakan kegiatan usaha utama beserta kegiatan
penunjang yang terkait, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai berikut
1. Kegiatan usaha utama, yaitu:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,
tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
b. Menerbitkan surat pengakuan utang;
c. Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya,
surat-surat berikut: (a) surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Perseroan yang biasa
berlakunya tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud, (b) surat pengakuan
utang dan surat berharga lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam
perdagangan surat-surat dimaksud, (c) Surat berharga Pemerintah dan surat jaminan Pemerintah, (d) Sertifikat
Bank Indonesia (SBI), (e) Obligasi, (f) Surat dagang berjangka waktu, (g) Instrumen surat berharga lain yang
berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;
d. Memberikan kredit;
e. Menempatkan dana pada, meminjamkan dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya;
f. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri, maupun untuk kepentingan nasabah;
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak
ketiga;
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
i. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak
tercatat di Bursa Efek;
k. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;
l. Melakukan segala kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku, antara lain bertindak sebagai Bank Kustodian.
m. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan berdasarkan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan
yang ditetapkan oleh OJK dan Dewan Syariah Nasional;
n. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau kegagalan
pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaan, dengan memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
2. Kegiatan usaha penunjang, yaitu:
a. Melakukan kegiatan dalam Valuta Asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
b. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan seperti sewa guna
usaha, modal ventura, usaha kartu kredit, pembiayaan konsumen, perusahaan efek, asuransi, serta Lembaga
kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
c. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk
kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaan, dengan
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
d. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus Dana Pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-
undangan di bidang dana pensiun yang berlaku;
e. Menjual agunan baik seluruh maupun sebagian, melalui pelelangan atau dengan cara lain, dalam hal debitur
tidak memeuhhi kewajibannya kepada Perseroan, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan
secepatnya;
f. Melakukan segala penunjang usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan
dengan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam menjalankan kegiatan usaha dan kegiatan usaha penunjang tersebut di atas, Perseroan menawarkan rangkaian
produk dan jasa perbankan untuk memenuhi kebutuhan nasabah, antara lain:
1. Simpanan
SIMPANAN
TABUNGAN
• Maybank Tabungan Reguler
• Maybank Tabungan MAKSI
• Maybank Tabungan Pro
• Maybank Tabungan Woman One
• Maybank Tabungan SuperKidz
• Maybank Tabungan MyPlan
• Maybank Tabungan Super Valas
180
Page 206
• Maybank TabunganKu
• Maybank Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)
• Maybank Tabungan EduPlan
• Maybank Tabungan U
• Maybank Tabungan RDN (Rekening Dana Nasabah)
• Maybank Tabungan Payroll
GIRO
• Maybank Giro Rupiah
• Maybank Giro Valas
• Maybank Giro Multicurrency
• Maybank Giro DHE
DEPOSITO BERJANGKA
• Maybank Deposito
• Maybank Deposito On-Call
• Maybank Deposito Online
• Maybank Deposito ESG
2. CFS Non-Ritel dan CFS Ritel
CFS NON RITEL
• Pembiayaan Investasi
• Pembiayaan Modal Kerja
• Pembiayaan Properti Komersial
• eBiz Pintar
• eBiz Maxi
• KPM Niaga
• Kredit Alat Berat
MAYBANK DIGITAL BANKING
• M2U ID App
• M2U ID Web
• M2E
• CoOLPay
• QR Pay Merchant
• Maybank ATM
• Maybank Direct Debit
• Maybank Virtual Account
• Western Union
CFS RITEL
WEALTH MANAGEMENT
• Maybank Premier
• Layanan Dana Pihak Ketiga
- Obligasi Pemerintah
- Reksa Dana (reksa dana terbuka termasuk di
dalamnya juga berbasis instrumen offshore dan
Reksa dana terstruktur - reksa dana terproteksi dan
reksa dana indeks)
- Dual Currency Investment
- Bancassurance (Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum)
KPR
• Kredit Properti
• Kredit Properti Multiguna
• Kredit Properti Bebas Bunga
• Kredit Properti Fix & Fix
KARTU KREDIT & KREDIT TANPA AGUNAN
• Maybank Kartu Kredit Infinite
• BMW Maybank Kartu Kredit
181
Page 207
• MINI Maybank Kartu Kredit
• Maybank Kartu Kredit Platinum
• Fitness First Maybank Kartu Kredit Visa Platinum
• Celebrity Fitness Maybank Kartu Kredit Visa Platinum
• Maybank Kartu Kredit JCB
• Maybank Kartu Kredit White Card
• Maybank Mastercard Platinum Credit Card
• Maybank Kartu Kredit Visa Platinum Corporate
• Maybank Kartu Kredit Manchester United
• Maybank Kredit Tanpa Agunan
KPM
• Joint Financing - Auto Finance
Maybank Finance:
• Pembiayaan Investasi
- Finance Lease IDR
- IMBT (Ijarah Muntahiyah Bin Tamliq)
- Installment Financing
• Pembiayaan Multiguna
- Pembiayaan multiguna barang
- Pembiayaan multiguna konsumtif
• Pembiayaan Modal Kerja
WOM Finance:
• Pembiayaan Multiguna Barang
- Pembiayaan Motor Baru (PPSA)
- Pembiayaan Multiguna Jasa
- Pembiayaan Multiguna MotorKu (PPSA)
- Fasilitas Dana MotorKu
- Pembiayaan Multiguna MobilKu
- Fasilitas Dana MobilKu
• Pembiayaan Investasi
- Sale and Leaseback MobilKu
• Pembiayaan Modal Kerja
- Fasilitas Modal Usaha MobilKu
- Sale and Leaseback MobilKu
- Sale and Leaseback MotorKu
• Pembiayaan Jual Beli (Akad Murabahah)
- Pembiayaan Syariah Motor Baru
- Pembiayaan Syariah Logam Mulia “MasKu”
3. Perbankan Global
PERBANKAN GLOBAL
TREASURY DAN GLOBAL MARKETS
• Foreign Exchange (Spot, Forward, Swap, DNDF)
• Fixed Income (Bond)
• Interest Rate Swap (IRS)
• Cross Currency Swap (CCS)
• Currency Option
• Interest Rate Futures
• Forward IB
• Cross Currency Hedging IB (CCH IB)
• Call Spread Option (CSO)
• Collar Option (CLO)
• Dual Currency Investment (DCI)
• Swap Investment (SWI)
• Digital Investment (DGI)
• Money Market (Interbank Lending/ Borrowing, Repo, Rev.
Repo, Cross Ccy Repo)
• Layanan Treasury Lainnya
TRADE FINANCE
182
Page 208
Impor
• Letter of Credit (LC) – unjuk & berjangka SKBDN (Surat
Kredit Berdokumen Dalam Negeri – (Unjuk & Berjangka)
• LC/SKBDN berjangka atas unjuk (UPAS) dan LC/SKBDN
berjangka atas berjangka (UPAU)
- Penerimaan Dokumen Impor Non-LC
- Pembiayaan Trust Receipt
- Penjaminan atas pengapalan
Ekspor
• Ekspor LC/SKBDN Penerusan
• Transferable L/C/SKBDN
• L/C Konfirmasi
• Pembiayaan Pre-shipment
• Pembiayaan Post Shipment (Negosiasi dan Diskonto)
• Ekspor Collection
• Pengiriman dokumen ekspor non-LC
Bank Garansi
• Standby LC
• Demand Garansi
• Kontra Garansi
• Aplikasi Jaminan Online
Struktur Trade Finance
• Pembiayaan Invoice Pembeli
• Pembiayaan Invoice Penjual
• Forfaiting
• Banker’s Acceptance
• Partisipasi Risiko
BANK KUSTODIAN
• Layanan Safekeeping :
- Penyelesaian Transaksi Surat Berharga
- Penyimpanan Surat Berharga
- Aksi Korporasi
• Layanan Fund Services :
- Fund Accounting
- Unit Registry
CASH MANAGEMENT
• Layanan Pembayaran
- Transfer Dana (Pindah buku, BI-FAST, SKN, RTGS & Real
Time Online Transfer)
- Pengiriman Dana dalam Mata Uang Asing (SWIFTgpi)
- Pengiriman Dana (Local Currency Settlement) dalam
mata uang lokal masing-masing Negara (IDR, MYR,
CNY)
- Pembayaran Gaji (Payroll)
- Pembayaran Masal
- Pembayaran Pajak (Modul Penerimaan Negara)
- Pengantaran Uang Tunai
- SWIFT MT101
• Layanan Penerimaan Pembayaran
- Transfer Dana Masuk (Pindah buku, BI-FAST, SKN, RTGS
& Real Time Online Transfer)
- Penerimaan Dana dalam Mata Uang Asing (SWIFTgpi)
- Penerimaan Dana (Local Currency Settlement) dalam
mata uang lokal masing-masing Negara (IDR, MYR,
CNY, KRW)
Foreign Telegraphic Transfer (FTT)
- Warkat Kliring (Inkaso & Kliring Intercity)
- Setoran Tunai & Cek/Bilyet Giro
- Layanan Pengambilan Uang & Cek/Bilyet Giro
- Direct Debit & SKN Direct Debit
183
Page 209
• Layanan Manajemen Likuiditas
- Pemindahbukuan secara Berkala
- Pemindahbukuan sesuai Target Nominal
- Pemindahbukuan dalam rangka Pendanaan
- Sweep In, Sweep Out & Sweep Balance
- Bank Sponsor BI Fast
• Layanan Informasi Rekening
• Giro
- Informasi/Mutasi rekening dalam format MT940/950
- Informasi/Mutasi rekening melalui API
4. Corporate Electronic Channels
CORPORATE ELECTRONIC CHANNELS
• Maybank2E
• Maybank CoOLPAY (Corporate Online Payment Gateway
& Financial Value Chain)
• M2E Trade
• Koneksi Host to Host dan API
FINANCIAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (FSCM)
• Pembiayaan Distributor
• Pembiayaan Supplier
5. Perbankan Syariah
PERBANKAN SYARIAH
PRODUK SIMPANAN
• Maybank Tabungan iB (Mudharabah, Wadiah)
• Maybank Tabungan MAKSI iB (Mudharabah)
• Maybank Tabungan Pro iB (Mudharabah)
• Maybank Tabungan Women One iB (Mudharabah)
• Maybank Tabungan SuperKidz iB (Mudharabah)
• Maybank Tabungan MyArafah iB
• Maybank MyPlan iB (Mudharabah)
• Maybank TabunganKu iB (Wadiah)
• Maybank Simpel iB (Mudharabah)
• Maybank Super Valas iB (Mudharabah)
• Maybank Giro iB (Mudharabah, Wadiah)
• Maybank Deposito iB (Mudharabah)
• Maybank Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH)
(Mudharabah)
• Maybank Tabungan U iB
• Maybank Giro Multicurrency iB (Mudharabah)
PRODUK PEMBIAYAAN
• Konsumer
Tunai
- Pembiayaan Pemilikan Properti iB (Musyarakah
Mutanaqisah)
- Pembiayaan Konsumsi Beragunan Properti iB (KKBP
iB) (Musyarakah Mutanaqisah)
- Joint Financing – Auto Finance Syariah
- Pembiayaan Properti iB Bebas (Musyarakah
Mutanaqisah)
- Personal Financing iB
• Non Konsumer
Tunai
- Pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah (MMq)
- Pembiayaan Musyarakah
- Pembiayaan Mudharabah
184
Page 210
- Pembiayaan Murabahah
- Pembiayaan Leasing iB (IMBT)
- Pembiayaan Invoice iB Buyer
- Pembiayaan Invoice Financing iB Seller
- Pembiayaan Rekening Koran Syariah - Musyarakah
- Pembiayaan Trust Receipt iB – Musyarakah
- Pembiayaan LC/SKBDN UPAS iB – Kafalah Bil Ujrah
- Pembiayaan LC/SKBDN UPAU iB - Kafalah Bil Ujrah
- Pembiayaan Pre- Shipment Financing – Musyarakah
Non Tunai
- Letter of Credit (L/C) iB (Kafalah)
- Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) iB
(Kafalah)
- Penjaminan Syariah (Guarantee iB)
- Documentary Collection iB
• Layanan Perbankan Syariah Lainnya
- Foreign Currency Hedging iB
- Pembiayaan Yang Diterima (PYD) – Sharing Restricted
Invesment Account iB (SRIA)
- Produk-Produk Asuransi Jiwa Syariah dengan Model
Bisnis Referensi
- Produk-Produk Asuransi Jiwa Syariah dengan Model
Bisnis Integrasi
- Produk Asuransi Jiwa Syariah (PAYDI
WEALTH MANAGEMENT
• Sukuk Pemerintah
• Reksa dana Syariah (reksa dana syariah terbuka
termasuk di dalamnya juga berbasis instrumen luar
negeri, reksa dana terproteksi dan reksa dana indeks)
• Bancassurance Syariah (Asuransi Jiwa Syariah dan
Asuransi Umum Syariah)
LAYANAN DIGITAL
• Maybank2U ID
• Maybank2E
• Maybank CoOLPay (Aplikasi Pembayaran Digital
Korporasi & Pembiayaan Rantai Nilai)
• Maybank API (Application Programming Interface)
• Maybank eBiz
• Trade Connex
• eCustody
B. Kegiatan Usaha Unit Usaha Syariah (“UUS”)
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, jumlah jaringan kantor UUS Perseroan adalah 17 Kantor Cabang Syariah (KCS)
di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Cirebon, Yogyakarta, Malang, Medan, Padang, Jambi, Makassar, Palembang,
Denpasar, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan dan Banda Aceh, 3 Kantor Cabang Pembantu Syariah, dan 275 Kantor
Layanan Syariah.
Tabel-tabel berikut ini menjelaskan rasio-rasio penting UUS dan total aset Perseroan dan UUS pada tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
Rasio Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 2024
Non-Performing Financing (NPF) - Gross 2,17% 2,21%
Financing to Deposit Ratio (FDR) 91,89% 83,59%
(dalam jutaan Rupiah)
Total Aset 31 Desember
2025 2024
Total aset Perseroan 193.717.633 197.179.822
Total aset UUS Perseroan 44.128.262 42.964.022
185
Page 211
Penghargaan Unit Usaha Syariah sampai dengan periode 31 Desember 2025:
Award/Kategori Event Tanggal
Most Innovative Islamic Bank IFN Awards 2025 20 Februari 2025
Islamic Banking Initiative of the Year Asian Banking & Finance - Retail 3 Juli 2025
Banking Awards 2025
Indonesia's Best Trade Finance Deal 2025" for Euromoney London 13 November 2025
its work with PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk,
The Excellence Performance Banking Sharia Infobank 14th Sharia Awards 2 Oktober 2025
Business Unit 2025 2025
C. Pendanaan
Perseroan, melalui Assets and Liabilities Management Committee (“ALCO”) mengelola laporan posisi keuangan dan
memastikan strategi Perseroan sejalan dengan kecukupan likuditas dan sumber dana yang terdiversifikasi. Di samping
itu, ALCO membuat kebijakan yang berhubungan dengan likuiditas untuk memastikan keseimbangan dalam pengelolaan
biaya dana dan efektivitas pengelolaan likuiditas.
Jumlah Simpanan Nasabah
Pada tanggal 31 Desember 2025, konsolidasian Perseroan memiliki jumlah simpanan sebesar Rp 116.194.096 juta, yang
berkontribusi sebesar 72,34% dari jumlah liabilitas konsolidasian. Perseroan menawarkan berbagai jenis simpanan
termasuk giro, tabungan dan deposito berjangka dalam Rupiah dan mata uang asing. Pada tanggal 31 Desember 2025,
sebesar 76,19% dari jumlah simpanan merupakan simpanan dalam mata uang Rupiah, sedangkan sisanya merupakan
simpanan dalam mata uang asing, terutama USD. Tabel berikut ini menunjukkan jumlah simpanan nasabah Perseroan
berdasarkan jenis dan mata uang:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
31 Desember
Rasio
2025 2024
Saldo % Saldo %
Rupiah
Giro 31.106.165 26,77 27.435.537 23,05
Tabungan 19.558.183 16,83 20.500.691 17,23
Deposito Berjangka 37.865.638 32,59 43.235.042 36,33
Jumlah simpanan nasabah dalam Rupiah 88.529.986 76,19 91.171.270 76,61
Mata uang asing
Giro 13.237.593 11,39 12.164.292 10,22
Tabungan 2.968.602 2,55 2.801.647 2,35
Deposito Berjangka 11.457.915 9,86 12.866.682 10,81
Jumlah simpanan nasabah dalam mata uang asing 27.664.110 23,81 27.832.621 23,39
Jumlah simpanan nasabah 116.194.096 100,00% 119.003.891 100,00%
Tingkat bunga rata-rata per tahun berdasarkan jenis simpanan nasabah Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam persentase)
Tahun yang berakhir pada 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Giro
Rupiah 3,61 3,30
Mata uang asing 2,47 2,49
Tabungan
Rupiah 1,03 1,31
Mata uang asing 0,72 0,42
Deposito Berjangka
Rupiah
≤ 1 bulan 2,64 3,43
> 1 bulan - 3 bulan 3,27 4,39
> 3 bulan - 6 bulan 3,51 4,56
> 6 bulan - 12 bulan 3,36 4,11
> 12 bulan 3,25 3,55
186
Page 212
Tahun yang berakhir pada 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Mata uang asing
≤ 1 bulan 0,97 1,39
> 1 bulan - 3 bulan 1,82 1,97
> 3 bulan - 6 bulan 1,75 2,30
> 6 bulan - 12 bulan 2,10 2,59
> 12 bulan 5,23 2,38
Deposito berjangka konsolidasian Perseroan berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo adalah sebagai
berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rupiah
< = 1 bulan 22.872.892 21.009.018
> 1 bulan - 3 bulan 10.146.450 14.666.689
> 3 bulan - 6 bulan 2.154.772 4.847.321
> 6 bulan - 12 bulan 2.690.621 2.688.254
> 12 bulan 903 23.760
Jumlah 37.865.638 43.235.042
Mata uang asing
< = 1 bulan 7.339.924 6.644.741
> 1 bulan - 3 bulan 2.751.755 3.824.676
> 3 bulan - 6 bulan 957.416 1.504.004
> 6 bulan - 12 bulan 378.977 891.335
> 12 bulan 29.843 1.926
Jumlah 11.457.915 12.866.682
Jumlah Deposito Berjangka 49.323.553 56.101.724
Saldo deposito berjangka yang diblokir atau dijadikan jaminan kredit pada 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp6.235.404 juta (31 Desember 2024: Rp6.684.289 juta).
Pada 31 Desember 2025, jumlah deposito Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah Bank dalam Rupiah dan mata uang
asing adalah masing-masing sebesar Rp9.116.091 juta dan Rp2.489.943 juta (31 Desember 2024 Rp13.754.031 juta dan
Rp2.791.250 juta).
Kredit yang Diberikan
Kredit yang diberikan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing
sebesar Rp116.330.305 juta dan Rp120.388.581 juta. Perseroan menawarkan berbagai fasilitas kredit termasuk kredit
korporasi, kredit komersial/usaha kecil menengah, kredit konsumen dan kredit syariah.
Jenis Kredit yang Diberikan
Pada tanggal-tanggal dibawah ini, kredit yang diberikan Perseroan berdasarkan mata uang dan jenis adalah sebagai
berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rupiah
Korporasi 15.083.107 17.852.419
Komersial/Usaha Kecil Menengah (UKM) 24.607.742 23.559.001
Konsumen 30.415.986 29.434.657
Syariah 27.998.488 29.168.388
98.105.323 100.014.465
Mata uang asing
Korporasi 13.486.396 15.560.668
Komersial/Usaha Kecil Menengah (UKM) 2.200.449 2.224.336
Syariah 2.538.137 2.589.112
18.224.982 20.374.116
Jumlah 116.330.305 120.388.581
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Jumlah 113.148.320 116.485.643
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang dibebankan kepada debitur oleh Perseroan pada tahun yang berakhir pada 31
Desember 2025 dan 31 Desember 2024 untuk pinjaman dalam Rupiah masing-masing sebesar 8.25% dan 8,70%
sedangkan pinjaman dalam mata uang asing masing-masing sebesar 5.27% dan 6,14%. Kredit yang diberikan pada
umumnya telah dijamin dengan agunan berupa tanah, bangunan, saham, deposito berjangka, mesin dan persediaan.
187
Page 213
Konsentrasi Industri
Tabel berikut ini menjabarkan fasilitas kredit yang diberikan Perseroan berdasarkan industri debitur dan persentase dari
kredit yang diberikan dalam Rupiah dan mata uang asing pada tanggal-tanggal dibawah ini:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Saldo % Saldo %
Rupiah
Pertanian dan perhutanan 739.579 0,64 1.026.062 0,85
Pertambangan 183.204 0,16 77.699 0,06
Perindustrian 13.758.238 11,83 11.896.712 9,88
Listrik, gas dan air 832.292 0,72 1.508.401 1,25
Konstruksi 5.670.664 4,87 7.870.629 6,54
Perdagangan, restoran dan hotel 16.457.681 14,15 16.921.456 14,06
Angkutan, gudang dan komunikasi 2.905.909 2,50 2.462.581 2,05
Jasa-jasa dunia usaha 15.710.530 13,51 18.976.173 15,76
Jasa-jasa sosial/masyarakat 776.074 0,67 467.202 0,39
Lain-lain 41.071.152 35,31 38.807.550 32,24
98.105.323 84,33 100.014.465 83,08
Mata uang asing
Pertanian dan perhutanan 4.638 0,00 36.374 0,03
Pertambangan 4.975.065 4,28 5.364.726 4,46
Perindustrian 8.413.655 7,23 8.689.216 7,22
Listrik, gas dan air 1.138.156 0,98 1.935.075 1,61
Konstruksi 300.900 0,26 229.184 0,19
Perdagangan, restoran dan hotel 1.851.370 1,59 1.226.566 1,02
Angkutan, gudang dan komunikasi 642.962 0,55 1.145.328 0,95
Jasa-jasa dunia usaha 893.307 0,77 1.741.798 1,45
Jasa-jasa sosial/masyarakat 4.839 0,00 5.849 0,00
18.224.982 15,67 20.374.116 16,92
116.330.305 100,00 120.388.581 100,00
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Jumlah 113.148.320 116.485.643
Jangka Waktu
Tabel berikut ini menunjukkan jangka waktu kredit yang diberikan Perseroan pada dua tahun terakhir:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
2025 2024
Berdasarkan Berdasarkan sisa Berdasarkan periode Berdasarkan sisa umur
Keterangan
periode umur jatuh perjanjian kredit jatuh tempo
perjanjian kredit tempo
Rupiah
<= 1 tahun 32.863.873 41.596.311 29.489.911 39.361.450
> 1 - 2 tahun 7.984.083 9.602.807 10.965.238 10.606.875
> 2 - 5 tahun 25.290.300 26.075.425 27.048.217 28.455.027
> 5 tahun 31.967.067 20.830.780 32.511.099 21.591.113
98.105.323 98.105.323 100.014.465 100.014.465
Mata uang asing
<= 1 tahun 5.214.051 7.583.535 7.600.200 9.076.003
> 1 - 2 tahun 1.665.780 1.817.569 1.854.572 1.503.525
> 2 - 5 tahun 3.416.449 7.009.828 3.647.700 8.848.402
> 5 tahun 7.928.702 1.814.050 7.271.644 946.186
18.224.982 18.224.982 20.374.116 20.374.116
Jumlah 116.330.305 116.330.305 120.388.581 120.388.581
Kualitas Kredit
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 rasio NPL (gross) konsolidasian Perseroan sesuai dengan Surat
Edaran OJK No. 43/SEOJK.03/2016 tanggal 28 September 2016 masing-masing adalah 2,17% dan 2,68% dan rasio NPL
(net) masing-masing adalah 1,31% dan 1,42%.
188
Page 214
OJK telah menetapkan ketentuan mengenai klasifikasi atas kinerja kredit yang diberikan, yang mengharuskan bank-bank
mengkategorikan setiap kredit yang diberikan menjadi salah satu dari 5 (lima) kategori dan menetapkan jumlah minimum
penyisihan kerugian berdasarkan kategori tersebut.
Tabel berikut menyajikan klasifikasi kredit yang diberikan oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Saldo % Saldo %
Rupiah dan mata uang asing
Lancar 110.384.925 94.89 113.982.780 94,68
Dalam Perhatian Khusus 3.384.643 2.91 3.220.258 2,67
Kurang Lancar 149.566 0.13 171.784 0,14
Diragukan 271.429 0.23 195.492 0,16
Macet 2.139.742 1.84 2.818.267 2,34
116.330.305 100,00 120.388.581 100,00
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Jumlah 113.148.320 116.485.643
Piutang Pembiayaan Konsumen
Akun ini merupakan piutang yang dikenakan bunga yang timbul dari kegiatan dalam bentuk penyediaan kendaraan
bermotor roda empat dan dua kepada konsumen dengan pembayaran angsuran secara berkala. Sebagai jaminan atas
piutang yang diberikan, Perusahaan Anak menerima jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor
(“BPKB”) dari kendaraan bermotor yang dibiayai.
Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank pihak ketiga sehubungan dengan transaksi kerjasama pembiayaan bersama
dengan pembagian risiko tidak tertagihnya piutang (without recourse) per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
sebesar Rp nihil.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 piutang pembiayaan konsumen masing-masing sebesar Rp1.398.314 juta dan
Rp2.224.261 juta digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima Perusahaan Anak dan masing-masing sebesar
Rp9.591 juta dan Rp433.367 juta sebagai jaminan atas utang obligasi.
Pada tanggal-tanggal dibawah ini, piutang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rupiah
Piutang pembiayaan konsumen - bruto 9.682.479 9.354.522
Dikurangi:
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088)
7.306.916 7.192.434
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (126.843) (116.486)
Jumlah 7.180.073 7.075.948
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang dibebankan kepada debitur pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025
dan 2024 masing-masing berkisar antara 7,27% - 34,21% dan 7,54% - 34,13%.
Tabel berikut ini menunjukkan jangka waktu piutang pembiayaan konsumen pada dua tahun terakhir:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
2025 2024
Keterangan Berdasarkan Berdasarkan sisa Berdasarkan Berdasarkan sisa
periode perjanjian umur periode perjanjian umur
kredit jatuh tempo kredit jatuh tempo
Rupiah
<= 1 tahun 380.305 1.039.899 311.428 1.148.896
> 1 – 2 tahun 977.246 1.937.013 852.024 2.067.864
> 2 – 5 tahun 5.630.495 4.136.144 5.748.334 3.873.892
> 5 tahun 318.870 193.860 280.648 101.782
Jumlah 7.306.916 7.306.916 7.192.434 7.192.434
Pada tanggal-tanggal dibawah ini, klasifikasi piutang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:
189
Page 215
(dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Saldo % Saldo %
Klasifikasi
Lancar 6.682.158 94,19 6.683.547 92,92
Dalam Perhatian Khusus 371.913 5,09 446.446 6,21
Kurang Lancar 14.706 0,20 16.945 0,24
Diragukan 25.302 0,35 29.340 0,41
Macet 12.837 0,18 16.156 0,22
Jumlah 7.306.916 100,00 7.192.434 100,00
D. Pemasaran dan Jaringan
Tahun 2021 adalah tahun di mana masyarakat hidup dalam kebiasaan baru setelah era new normal yang disebabkan oleh
pandemi COVID-19. Industri perbankan secara umum dan Perseroan khususnya, mengedepankan implementasi
pemasaran secara daring agar dapat menjawab tuntutan adaptasi kebiasaan baru yang mengutamakan keselamatan dan
kenyamanan nasabah. Hal ini juga sesuai dengan visi Perseroan dalam melakukan transformasi digital yang modern dan
efisien secara kontinu.
Untuk tetap relevan dan bersaing dalam kompetisi digital, pelaksanaan kampanye-kampanye digital yang eksploratif terus
dilancarkan baik melalui medium sosial media ataupun media periklanan digital lainnya. Begitu juga dengan berbagai
adaptasi dan eksplorasi Event & Activation menjadi kegiatan dan aktivasi daring yang menarik dan relevan. Selain berbagai
aktivitas di atas yang dilakukan secara konsisten di tahun 2025, Perseroan juga melakukan 3 kampanye masif untuk
layanan digital banking M2U, peluncuran Tabungan U sebagai produk tabungan digital andalan dan juga program undian
berhadiah My Happy Lucky Bank. Seluruh komunikasi dilakukan dengan pendekatan komunikasi “MyBank” yang
mengedepankan suara konsumen pada implementasinya untuk mendukung akuisisi nasabah baru dan peningkatan aset
dan portofolio Nasabah yang sudah ada.
Tahun 2022 akan menjadi tahun di mana “The Next Normal” diprediksi akan terjadi, yaitu dunia bergerak menuju pemulihan
dari pandemi COVID-19. Untuk mendukung strategi Micro Segmentation secara total, kanal digital akan dimaksimalkan
sebagai kendaraan pemasaran yang utama dengan mempertimbangkan pelaksanaan lini komunikasi konvensional yang
efektif sesuai temuan dari riset evaluasi kegiatan pemasaran 2025.
Di sisi lain, Perseroan terus memperkuat jaringan distribusi kantor cabang dan regional untuk memberikan layanan
perbankan terbaik serta mendukung pengembangan komunitas bisnis maupun masyarakat di sekitar guna mendorong
pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut. Berikut merupakan keterangan mengenai jaringan kantor cabang
Perseroan pada tanggal Prospektus ini per tanggal 31 Desember 2025:
Kantor
Kantor Kantor Kantor Kantor
Kantor Cabang
No. Wilayah Cabang Layanan Cabang Fungsional ATM
Cabang Pembantu
Pembantu Syariah Syariah Mikro
Syariah
1. RegionaI 8 22 30 3 - - 69
Sumatera Utara
Gedung Sinar Mas
Land Plaza Lt. 3
Jl. Diponegoro No.
18 Medan
2. Regional 6 15 21 2 - - 32
Sumatera Selatan
Jl. Kapten Rivai No.
1293, Lantai 5,
Palembang,
Sumatera Selatan
3. Regional Jakarta 7 25 32 1 1 - 45
1
Gedung Sinar Mas
Land Plaza Menara
1 Lt. 3. Jl.
M.H.Thamrin Kav.
22 No. 51 Jakarta
4. Regional Jakarta 6 28 34 - 1 - 44
2
Gedung Wisma
Eka Jiwa lt. 6, Jl.
Mangga Dua Raya,
Jakarta 10730
5. Regional Jakarta 7 31 38 0 1 - 138
3
Gedung Kantor
Cabang Jatinegara
Lt.3, Jl. Jatinegara
190
Page 216
Kantor
Kantor Kantor Kantor Kantor
Kantor Cabang
No. Wilayah Cabang Layanan Cabang Fungsional ATM
Cabang Pembantu
Pembantu Syariah Syariah Mikro
Syariah
Timur 59, Jakarta
Timur
6. Regional Jawa 5 21 26 2 - - 46
Barat
Jl. R.E. Martadinata
No. 23 Bandung
7. Regional Jawa 10 11 21 2 - - 66
Tengah
Jl. Pemuda No. 150
Semarang
8. Regional Jatim 14 27 41 3 - - 112
Bali & Nusra
Gedung Sinar Mas
Land Plaza Lt. 2
Jl. Pemuda No. 60
– 70
Surabaya
9. Regional 6 11 16 3 - - 44
Kalimantan
Jl. Jend. Ahmad
Yani No. 811
Kelurahan
Klandasan Ilir Kec.
Balikpapan Selatan
- Balikpapan
10. Regional 10 6 16 1 - - 29
Sulawesi & IBT
Jl. Kajaolalido No. 6
Gedung BII lt. 3
Makasar
Jumlah 79 197 275 17 3 0 625
E. Penghargaan
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan meraih beberapa penghargaan dari institusi-institusi, yaitu:
Internasional International
➢ Sustainable Finance Awards 2025 ➢ Sustainable Finance Awards 2025
Kategori Category
Best Bank in Sustainable Finance in Indonesia Best Bank in Sustainable Finance in Indonesia
Penyelenggara Organiser
Global Finance Global Finance
➢ Global SME Banking Innovation Awards 2025 ➢ Global SME Banking Innovation Awards 2025
Kategori Category
Best SME Bank - Indonesia Best SME Bank - Indonesia
Penyelenggara Organiser
The Digital Banker The Digital Banker
➢ Euromoney Private Banking Awards 2025 ➢ Euromoney Private Banking Awards 2025
Kategori Category
• Indonesia's Best for Digital Solutions • Indonesia's Best for Digital Solutions
• Indonesia's Best for High Net Worth • Indonesia's Best for High Net Worth
Penyelenggara Organiser
Euromoney Euromoney
➢ Euromoney Awards for Excellence 2025 ➢ Euromoney Awards for Excellence 2025
Kategori Category
• Best SME Bank – Indonesia • Best SME Bank – Indonesia
• Best Bank for ESG - Indonesia • Best Bank for ESG - Indonesia
Penyelenggara Organiser
Euromoney Euromoney
➢ Euromoney 1st Transaction Banking Awards ➢ Euromoney 1st Transaction Banking Awards
Kategori Category
Best Trade Finance Deal 2025 - Indonesia Best Trade Finance Deal 2025 - Indonesia
Penyelenggara Organiser
Euromoney Euromoney
Regional Regional
➢ Islamic Finance News (IFN) Awards 2025 ➢ Islamic Finance News (IFN) Awards 2025
Kategori Category
Most Innovative Islamic Bank Most Innovative Islamic Bank
191
Page 217
Penyelenggara Organiser
REDmoney REDmoney
➢ Employee Experience Award 2025 ➢ Employee Experience Award 2025
Kategori Category
• Best HR Digital Transformation & Strategy Category • Best HR Digital Transformation & Strategy Category
Silver Silver
• Best HR Communication Strategy - Category Silver • Best HR Communication Strategy - Category Silver
• Best in House Candidate Experience - Category • Best in House Candidate Experience - Category
Silver Silver
• Best Talent Sourcing and Attraction Strategy - • Best Talent Sourcing and Attraction Strategy -
Category Bronze Category Bronze
• Best Holistic Leadership Development Program • Best Holistic Leadership Development Program
Penyelenggara Organiser
Human Resources Online Human Resources Online
➢ Chief Human Resources Officer (CHRO) Awards 2025 ➢ Chief Human Resources Officer (CHRO) Awards 2025
Kategori Category
• Best Place to Work – Maybank Indonesia • Best Place to Work – Maybank Indonesia
• Chief Human Resources Officer of the Year 2025 – • Chief Human Resources Officer of the Year 2025 –
Irvandi Ferizal Irvandi Ferizal
Penyelenggara Organiser
HR Asia HR Asia
➢ Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2025 ➢ Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2025
Kategori Category
• Wealth Management Platform of the Year - • Wealth Management Platform of the Year -
Indonesia Indonesia
• Islamic Banking Initiative of the Year - Indonesia • Islamic Banking Initiative of the Year - Indonesia
• SME Digital Innovation of the Year - Indonesia • SME Digital Innovation of the Year - Indonesia
• Sustainability Initiative of the Year - Indonesia • Sustainability Initiative of the Year - Indonesia
Penyelenggara Organiser
Asian Banking & Finance Asian Banking & Finance
➢ J.P. Morgan ➢ J.P. Morgan
Kategori Category
• 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar • 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar
Clearing MT 202 100% Clearing MT 202 100%
• 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar • 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar
Clearing MT 103 99,76% Clearing MT 103 99,76%
• 2025 Elite Quality Recognition Award Euro Cleaning • 2025 Elite Quality Recognition Award Euro Cleaning
MT 103 99,26% MT 103 99,26%
Penyelenggara Organiser
J.P. Morgan J.P. Morgan
Nasional National
➢ Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) ➢ Contact Center Service Excellence Award (CCSEA)
2025 2025
Kategori Category
• Peringkat 1 Correspondent Email • 1st Rank in Correspondent Email
• Peringkat 2 Reguler Credit Card • 2nd Rank in Reguler Credit Card
• Peringkat 3 Platinum Credit Card • 3rd Rank in Platinum Credit Card
• Peringkat 4 Reguler Banking • 4th Rank in Reguler Banking
Penyelenggara Organiser
CARRE CARRE
➢ Infobank Satisfaction, Loyalty, Engagement (SLE) ➢ Infobank Satisfaction, Loyalty, Engagement (SLE)
Award 2025 Award 2025
Kategori Category
• The 3rd Most Outstanding KBMI 3 Bank in • The 3rd Most Outstanding KBMI 3 Bank in
Satisfaction, Loyalty, and Engagement Satisfaction, Loyalty, and Engagement
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty • The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Marketing Engagement • The 3rd Best KBMI 3 Bank in Marketing Engagement
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Engagement • The 3rd Best KBMI 3 Bank in Engagement
• The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch • The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch
Office Office
• The Best KBMI 3 Bank in Brand Interactivity • The Best KBMI 3 Bank in Brand Interactivity
• The Best KBMI 3 Bank in Customer Centricity • The Best KBMI 3 Bank in Customer Centricity
• The Best KBMI 3 Bank in Customer Resilience • The Best KBMI 3 Bank in Customer Resilience
Penyelenggara Organiser
Infobank Infobank
➢ 14th Infobank & Isentia Digital Brand Awards 2025 ➢ 14th Infobank & Isentia Digital Brand Awards 2025
Kategori Category
192
Page 218
• The Best Deposits Conventional Bank KBMI 3 - • The Best Deposits Conventional Bank KBMI 3 -
Asset IDR150 to <IDR200 Trillion Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
• The Best Internet Banking Conventional Bank KBMI • The Best Internet Banking Conventional Bank KBMI
3 - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion 3 - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
• The Best Debit Card Conventional Bank KBMI 3 - • The Best Debit Card Conventional Bank KBMI 3 -
Asset IDR150 to <IDR200 Trillion Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
• The Best Mobile Banking Conventional Bank KBMI 3 • The Best Mobile Banking Conventional Bank KBMI 3
- Asset IDR150 to <IDR200 Trillion - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
• The Best Savings Account Conventional Bank KBMI • The Best Savings Account Conventional Bank KBMI
3 - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion 3 - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
• The Best Conventional Bank KBMI 3 - Asset IDR150 • The Best Conventional Bank KBMI 3 - Asset IDR150
to <IDR200 Trillion to <IDR200 Trillion
• The 2nd Best Credit Card Conventional Bank KBMI 3 • The 2nd Best Credit Card Conventional Bank KBMI 3
- Asset IDR150 to <IDR200 Trillion - Asset IDR150 to <IDR200 Trillion
Penyelenggara Organiser
Infobank Infobank
➢ Indonesia Human Capital Awards (IHCA) 2025 ➢ Indonesia Human Capital Awards (IHCA) 2025
Kategori Category
Best Human Capital 2025 for Optimizing Productivity Best Human Capital 2025 for Optimizing Productivity
Through Innovative and Sustainable HR Management Through Innovative and Sustainable HR Management
Penyelenggara Organiser
Warta Ekonomi Warta Ekonomi
➢ Fortune Indonesia ➢ Fortune Indonesia
Kategori Category
Fortune Indonesia 100 - Indonesia's Biggest Companies Fortune Indonesia 100 - Indonesia's Biggest Companies
2025 (Rank 77 in 2024 from 79 in 2023) 2025 (Rank 77 in 2024 from 79 in 2023)
Penyelenggara Organiser
IDN Fortune IDN Fortune
➢ Baznas Award 2025 ➢ Baznas Award 2025
Kategori Category
Pengumpulan Zakat Karyawan Terbaik - Kategori Mitra Best Employee Zakat Collection – Best Partner Category
Terbaik Organiser
Penyelenggara Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia
➢ 14th Infobank Sharia Financial Institution Award 2025 ➢ 14th Infobank Sharia Financial Institution Award 2025
Kategori Category
The Excellence Performance Banking Sharia Business The Excellence Performance Banking Sharia Business
Unit 2025 Unit 2025
Penyelenggara Organiser
Infobank Infobank
➢ Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 ➢ Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
Kategori Category
SILVER Rating SILVER Rating
Penyelenggara Organiser
National Center for Corporate Reporting National Center for Corporate Reporting
➢ Investing on Climate - Editors' Choice Awards 2025 ➢ Investing on Climate - Editors' Choice Awards 2025
Kategori Category
• Best Climate Financing • Best Climate Financing
• Best Social Impact • Best Social Impact
Penyelenggara Organiser
Investing on Climate Investing on Climate
F. Peringkat Kesehatan Perseroan
Untuk mendorong terciptanya iklim perbankan yang sehat, Bank Indonesia memonitor setiap perkembangan bank dan
mewajibkan setiap bank untuk melaporkan posisi tingkat kesehatan setiap enam bulan sebagaimana diatur dalam POJK
No. 4/POJK.03/2016 tanggal 27 Januari 2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK
No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Perhitungan tingkat
kesehatan ini mencakup aspek-aspek: Profil Risiko, Good Corporate Governance, Rentabilitas, Permodalan, dan
Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank.
Berdasarkan (i) hasil penilaian sendiri (self-assessment) atas pelaksanaan Tata Kelola Perseroan secara individu untuk
semester 2 tahun 2025 yang telah disampaikan oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat
No.S.2026.015/MBI/DIR COMPLIANCE tanggal 30 Januari 2026, perihal Penyampaian Laporan Hasil Penilaian Sendiri
(Self Assessment) Penerapan Tata Kelola PT. Bank Maybank Indonesia Tbk. Semester 2 Tahun 2025; dan (ii) hasil
penilaian sendiri (self-assesment) atas pelaksanaan Tata Kelola Perseroan secara konsolidasi untuk semester 2 tahun
193
Page 219
2025 yang telah disampaikan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan Surat No.S.2026.016/MBI/DIR COMPLIANCE
tanggal 30 Januari 2026, perihal Penyampaian Laporan Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola
PT. Bank Maybank Indonesia Tbk. Konsolidasi semester 2 Tahun 2025, hasil penilaian sendiri atas Penerapan Tata Kelola
Perseroan baik secara individu dan konsolidasi untuk semester 2 tahun 2025 adalah peringkat 2.
Lebih lanjut, berdasarkan Laporan Hasil Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko – Individual (Risk Based
Bank Rating) per 31 Desember 2025 yang telah disampaikan oleh Perseroan kepada OJK berdasarkan Surat
No.S.2026.007/MBI/DIR RISK MGMT tanggal 30 Januari 2026 dengan peringkat PK-2, dan perihal Laporan Tingkat
Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko – Bank Konsolidasi posisi 31 Desember 2025 yang telah disampaikan oleh Perseroan
kepada OJK berdasarkan Surat No.S.2026.008 /MBI/DIR RISK MGMT tanggal 30 Januari 2026 Tingkat Kesehatan Bank
Berdasarkan Risiko – Bank Konsolidasi untuk periode Desember 2018 adalah dengan peringkat PK-2.
Peringkat 2 (PK 2) ini mencerminkan kondisi Perseroan yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lain tercermin dari peringkat faktor
penilaian, antara lain profil risiko, penerapan Tata Kelola, rentabilitas, dan permodalan yang secara umum baik.
G. Prospek dan Strategi Usaha
Prospek Usaha
Kami memperkirakan di tahun 2026, tantangan yang akan dihadapi tidak akan lebih mudah dibandingkan dengan tahun
2025, di tengah tantangan geopolitik global, perlambatan ekonomi dunia, serta berbagai kebijakan domestik yang
berdampak pada ekonomi dalam negeri dan industri perbankan nasional. Secara global, perekonomian diperkirakan akan
tumbuh moderat pada kisaran 3,2% pada tahun 2026. Meski demikian, perlambatan aktivitas ekonomi dunia masih
dipengaruhi oleh meningkatnya biaya perdagangan internasional akibat kebijakan tarif, ketegangan geopolitik yang terus
berlangsung di Timur Tengah dan kawasan Eropa Timur, serta ruang kebijakan fiskal dan moneter yang semakin terbatas
di berbagai negara.
Di sisi domestik, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh meningkat menjadi sekitar 5,21% pada tahun 2026,
ditopang oleh permintaan domestik yang tetap solid serta realisasi belanja pemerintah pada program prioritas
pembangunan. Bank Indonesia juga terus mengupayakan iklim suku bunga yang lebih suportif bagi ekspansi ekonomi,
sementara investasi dan surplus perdagangan diharapkan tetap menjadi penopang ketahanan eksternal. Namun demikian,
Direksi mencermati bahwa laju pertumbuhan tersebut masih berada di bawah potensi optimal, seiring tantangan global
yang membatasi ekspor dan investasi langsung serta realisasi belanja pemerintah yang belum sepenuhnya agresif.
Program-program prioritas pemerintah yang tercakup dalam agenda AstaCita, seperti kemandirian pangan dan energi,
hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM dan koperasi, hingga peningkatan kualitas SDM,
diperkirakan akan memberikan dampak pengganda yang lebih besar seiring implementasi yang semakin kuat pada tahun
2026. Di tengah dinamika tersebut, nilai tukar Rupiah diproyeksikan akan memiliki ruang penguatan sejalan dengan arus
investasi asing langsung yang terus tumbuh, surplus perdagangan yang konsisten, serta kebijakan hilirisasi dan Devisa
Hasil Ekspor yang memperkuat posisi eksternal Indonesia.
Dalam konteks industri perbankan, pertumbuhan kredit diperkirakan akan meningkat secara moderat menjadi sekitar 8%-
12% pada tahun 2026, sejalan dengan aktivitas ekonomi domestik dan membaiknya realisasi program pembangunan
pemerintah. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga diperkirakan tetap kuat, didukung oleh kondisi likuiditas
sistem keuangan yang lebih longgar, termasuk dampak kebijakan injeksi likuiditas pemerintah ke perbankan nasional.
Berdasarkan prospek perkembangan ekonomi dan industri ke depan, Maybank Indonesia dalam menyusun Rencana
Bisnis Bank (RBB) tahun 2026 melakukan analisis secara komprehensif untuk memperdalam fokus strategi, dengan
mengidentifikasi kekuatan, area perbaikan, peluang, serta berbagai risiko yang perlu diantisipasi. Maybank Indonesia telah
menjalankan berbagai inisiatif untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci di pasar Indonesia dengan
menerapkan strategi transformasi M25+ di tahun 2025 dan akan berlanjut dengan ROAR30 di tahun 2026. Tujuan strategi
ini adalah untuk menjaga seluruh organisasi tetap berorientasi pada nasabah dan menjadikannya lebih kompetitif,
sekaligus menciptakan diferensiasi di pasar melalui pendekatan yang lebih selaras dengan misi Bank, yaitu ‘Humanising
Financial Services’.
Salah satu inisiatif khusus adalah SP7: Uplift Indonesia, yang dirancang untuk menjaga Maybank tetap relevan dan
kompetitif di pasar yang dinamis. Implementasi inisiatif ini menjadikan Maybank Indonesia dapat memenuhi dan mengiringi
kebutuhan nasabah yang terus meningkat, dengan menyediakan produk dan layanan perbankan terbaik yang
berkelanjutan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Bank, serta memperkuat posisi
Bank di tengah disrupsi industri dan perubahan kebutuhan nasabah di masa mendatang.
Dalam rangka mencapai target pasar yang telah ditetapkan, Direksi menekankan beberapa prioritas utama, antara lain
penguatan pendapatan berbasis fee (fee-based income), penjagaan kualitas portofolio secara proaktif, peningkatan
produktivitas dan kolaborasi lintas unit, serta penyediaan best banking experience sebagai pembeda utama bagi nasabah.
Direksi meyakini bahwa di tengah kemudahan produk perbankan yang relatif sama, kualitas layanan dan pengalaman
nasabah akan menjadi faktor kompetitif yang menentukan.
194
Page 220
Sejalan dengan transisi strategi Maybank Group, tahun 2026 juga menjadi awal pelaksanaan ROAR30, strategi lima tahun
hingga 2030. Keberhasilan implementasi strategi M25+ menjadi fondasi penting bagi perjalanan transformasi Bank menuju
strategi ROAR30. ROAR30 Maybank Group menargetkan peningkatan Return on Equity (ROE) menjadi 13-14% pada
tahun 2030, dengan tetap berpegang pada misi utama Maybank, yaitu Humanising Financial Services. Strategi ini
dibangun di atas tiga pilar utama: memperkuat penawaran berbasis nilai dan dampak, membangun bisnis berskala regional
melalui kekuatan jaringan ASEAN, serta memperkokoh fondasi internal Bank melalui investasi pada teknologi, data dan
Artificial Intelligence (AI), pengembangan talenta masa depan, serta disiplin produktivitas dan pengelolaan modal.
ROAR30 merupakan strategi pertumbuhan yang menjadi komitmen bersama seluruh Maybankers untuk terus berinovasi,
memperluas kontribusi positif bagi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi riil yang inklusif dan
berkelanjutan. Ke depan, Maybank Indonesia optimis dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan aspirasi ROAR30 dan
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan hingga tahun 2030. Melalui penerapan strategi
yang terarah, Maybank Indonesia optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan serta
memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia dan kawasan ASEAN.
Strategi Usaha
Sepanjang tahun 2025, di tengah tekanan pasar dan dinamika ekonomi yang menantang, Maybank Indonesia tetap
mampu mencatatkan kinerja yang solid dengan sejumlah lini bisnis, yang menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan
tahun sebelumnya. Bisnis Global Markets, UMKM, serta pembiayaan otomotif melalui anak perusahaan tetap tumbuh kuat
meskipun industri otomotif nasional mengalami perlambatan. Sementara segmen korporasi mengalami pelambatan
sehubungan dengan strategi rebalancing pada segmen tersebut. Direksi memandang capaian ini mencerminkan resiliensi
Bank dalam menjaga momentum pertumbuhan, meskipun masih terdapat ruang peningkatan melalui penguatan
produktivitas karyawan dan kapabilitas operasional.
Tahun 2025 juga merupakan fase akhir implementasi strategi transformasi Maybank Group melalui agenda M25+, yang
menitikberatkan pada penguatan fondasi organisasi sekaligus pembangunan kapabilitas serta kesiapan menghadapi masa
depan. Melalui strategi ini, Bank memprioritaskan investasi pada penguatan infrastruktur teknologi informasi, modernisasi
sistem operasional, serta peningkatan keamanan siber guna menjawab perubahan perilaku nasabah dan meningkatnya
risiko digital.
Lebih lanjut, transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi strategi M25+. Bank secara
berkelanjutan mengembangkan ekosistem layanan digital melalui platform M2U untuk segmen ritel dan M2E untuk segmen
bisnis dan korporasi. Pengembangan tersebut mencakup penambahan fitur investasi, layanan transaksi pajak, serta
penyediaan solusi perbankan yang semakin terintegrasi. Selain meningkatkan pengalaman nasabah, digitalisasi juga
diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat daya saing Bank di
tengah perkembangan industri keuangan berbasis teknologi.
Selain transformasi digital, implementasi M25+ juga mencakup modernisasi jaringan layanan dan transformasi operasional
cabang. Bank melakukan optimalisasi jaringan melalui relokasi cabang ke wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan
ekonomi yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Pendekatan ini didukung oleh penguatan
kapabilitas Relationship Manager melalui program sales mobility yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan
kualitas layanan kepada nasabah, guna memberikan layanan kepada nasabah secara lebih cepat, fleksibel, dan produktif.
Direksi juga menyadari bahwa penerapan strategi ini merupakan investasi strategis yang penting untuk mendukung
pertumbuhan berkelanjutan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Sejalan dengan agenda M25+, sebagai bagian dari implementasi strategi pertumbuhan jangka panjang, Maybank
Indonesia terus memperkuat pendekatan “One Maybank” yang mengintegrasikan layanan perbankan dengan entitas anak
dalam satu ekosistem solusi keuangan terpadu. Sinergi ini mencakup kolaborasi antara layanan perbankan, multifinance,
sekuritas, manajemen aset, dan asuransi, sehingga Bank mampu menghadirkan solusi finansial yang komprehensif bagi
nasabah individu maupun korporasi.
Melalui strategi ini, Bank meningkatkan efektivitas cross-selling produk dan layanan antar entitas dalam grup, sekaligus
memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah. Pendekatan bundling layanan keuangan ini dapat memberikan
nilai tambah yang lebih kompetitif, efisien, dan terintegrasi, sejalan dengan kebutuhan nasabah yang semakin kompleks.
Penguatan sinergi ini juga didukung oleh pembentukan forum koordinasi strategis dan komite lintas entitas yang
memastikan keselarasan strategi, pengelolaan risiko terintegrasi, serta peningkatan tata kelola grup secara menyeluruh.
Langkah ini terus memperkuat posisi Maybank Indonesia sebagai bagian penting dari jaringan regional Maybank Group
dalam menghadirkan solusi keuangan berbasis kolaborasi.
Direksi juga menegaskan komitmen Maybank Group sebagai salah satu grup perbankan syariah terbesar di dunia untuk
memperkuat kontribusi bisnis syariah di Indonesia. Berbagai inisiatif dilakukan, termasuk peluncuran produk syariah
korporasi, pengembangan Syariah Wealth Management melalui pendekatan serta kerja sama strategis dengan organisasi
kemasyarakatan islam melalui Islamic Banking Services.
Berkaitan dengan rencana spin-off Unit Usaha Syariah (UUS), Bank berkomitmen untuk senantiasa mematuhi seluruh
ketentuan peraturan perundang-undangan serta melakukan penyesuaian permodalan yang diperlukan apabila proses
195
Page 221
spin-off tersebut direalisasikan. Bank juga terus berfokus untuk memperbesar aset UUS dengan tetap memperkuat
penerapan tata kelola, dan kapabilitas bisnis syariah agar transisi dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
H. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan
hidup dalam menjalankan kegiatan usahanya. Hal ini dilakukan untuk mendukung terciptanya perekonomian nasional yang
tumbuh secara stabil, inklusif, dan berkelanjutan dengan tujuan akhir untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi dan sosial
bagi seluruh masyarakat, termasuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup.
Perseroan memaknai Corporate Responsibility (CR) sebagai wujud komitmen Bank untuk membangun hubungan yang
harmonis dan berkelanjutan dengan komunitas, lingkungan, dan pemangku kepentingan yang terhubung baik secara lokal,
maupun global, serta mengarah kepada misi perusahaan yakni “Humanising Financial Services”. Perseroan juga telah
menerapkan sistem keuangan berkelanjutan yang dapat mencegah terjadinya praktik pendanaan atau investasi pada
suatu kegiatan usaha yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan,
serta usaha yang menimbulkan kesenjangan sosial. Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip keuangan
berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan dalam penerapan kebijakan dan
pengelolaan strategis yang dapat mendorong kesuksesan Perseroan dengan tetap berkontribusi pada pencapaian tujuan
pembangunan berkelanjutan.
Di bawah ini merupakan data kinerja berkelanjutan Perseroan:
Kinerja Ekonomi
(dalam triliun Rupiah)
Uraian 2025 2024
Dana Pihak Ketiga 116,19 119,41
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto 7,22 7,11
Pendapatan Operasional Lainnya 2,33 2,39
Kredit/pembiayaan Bank 123,64 127,58
Kinerja Lingkungan
Uraian 2025 2024
Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) (GJ) 24.627 34.632
Penggunaan Listrik (GJ) 105.537 121.101
Penggunaan Air (Megaliter) 112,34 104,24
Kinerja Sosial
Uraian 2025 2024
Perempuan yang mendudukin posisi Komisaris dan 23,59% 20,00
Direksi (%)
Perempuan di tangka manajerial (%) 28,59% 27,56
Pekerja Perempuan disbanding total pekerja (%) 47,04% 46,84
Jumlah jam pelatihan (Jam) 758.743 594,583
Biaya Pendidikan dan pelatihan karyawan (Rp miliar) 101,50 95,5
Realisasi dana TJSL (Rp miliar) 8,1 7,3
I. Sistem Internal yang Diterapkan Perseroan Mengenai Pelaksanaan Pengawasan Internal
Maybank Indonesia menerapkan sistem pengendalian intern yang juga dirancang untuk memastikan tercapainya tiga
tujuan utama pengendalian, yaitu efektivitas dan efisiensi operasional, keandalan pelaporan keuangan, serta kepatuhan
terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dalam penerapannya, Bank mengacu pada kerangka pengendalian intern
yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO).Kerangka
tersebut mencakup lima komponen utama pengendalian yang saling terintegrasi dalam mendukung terciptanya sistem
pengendalian intern yang efektif dan berkelanjutan, yaitu:
196
Page 222
Elemen utama dalam penerapan sistem pengendalian intern di lingkungan Bank yang disesuaikan dengan kerangka
COSO meliputi berbagai aspek sebagai berikut:
a) Pengawasan oleh Manajemen dan budaya pengendalian merupakan fondasi dari semua elemen Pengendalian
Intern. Fondasi itu berupa disiplin dan struktur pengendalian intern itu sendiri, filosofi dan gaya bekerja
manajemen, tata kelola perusahaan untuk meningkatkan efektivitas operasional perbankan, kewajaran rencana
kerja manajemen dan keandalan prediksi yang dibuat oleh Manajemen MBI. Sistem pengendalian intern
senantiasa dijalankan secara efektif dan efisien, tidak ada pengecualian dalam pelaksanaan prosedur
pengawasan serta senantiasa menjaga lingkungan yang menunjang upaya pengendalian internal. Secara umum,
keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah berjalan dengan baik. Permasalahan yang timbul karena
kelemahan pengendalian internal dilaporkan kepada Direksi dan ditindaklanjuti secara konsisten untuk
memitigasi risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dewan Komisaris, melalui komite-komite yang telah
dibentuk melakukan pengkajian atas lingkungan pengendalian dan melakukan penilaian secara independen yang
dikomunikasikan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti.
b) Identifikasi, penilaian dan pengelolaan risiko merupakan proses untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-
risiko yang mungkin menghambat upaya pencapaian tujuan MBI, sekaligus memformulasikan bagaimana MBI
mengelola risiko risiko tersebut. Identifikasi, penilaian dan pengelolaan risiko merupakan suatu serangkaian
tindakan yang dilaksanakan oleh Direksi dalam rangka identifikasi, analisis dan menilai risiko yang dihadapi Bank
untuk mencapai sasaran usaha yang ditetapkan. Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran Bank
diidentifikasi, dinilai, dipantau dan dikendalikan secara berkesinambungan. Dalam penerapannya telah tersedia
prosedur untuk mengantisipasi, mengidentifikasi dan merespons kejadian serta kendala yang dapat berpengaruh
terhadap pencapaian sasaran. Dewan Komisaris dan Direksi, melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite
Manajemen Risiko, memastikan bahwa pengelolaan risiko telah dilaksanakan dengan baik.
c) Kegiatan pengendalian serta pemisahan fungsi merupakan kebijakan dan prosedur untuk meyakini bahwa
Manajemen Maybank Indonesia telah menentukan arah tujuan perusahaan. Kegiatan pengendalian harus
melibatkan seluruh karyawan Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu, kegiatan pengendalian akan berjalan
efektif apabila direncanakan dan diterapkan guna mengendalikan risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan
pengendalian mencakup pula penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian serta proses verifikasi lebih dini
untuk memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut secara konsisten dipatuhi, serta merupakan kegiatan
yang tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan Bank sehari-hari. Kegiatan pengendalian dan pemisahan
fungsi pengendalian melibatkan seluruh karyawan Bank, termasuk Direksi. Kegiatan pengendalian direncanakan
dan diterapkan guna mengendalikan risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup pula
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian serta proses verifikasi lebih dini untuk memastikan bahwa
kebijakan dan prosedur secara konsisten dipatuhi, serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari setiap
fungsi atau kegiatan Bank. Aktivitas, tugas dan tanggung jawab unit kerja terkait diuraikan pada bagian lain dari
laporan GCG ini.
d) Sistem Akuntansi, Informasi dan Komunikasi mendukung upaya pengidentifikasian dan pertukaran informasi
dalam wujud dan kerangka waktu yang memungkinkan semua karyawan Bank untuk melaksanakan tanggung
jawabnya masing-masing. Telah tersedia prosedur pengumpulan data dan teknologi informasi yang dapat
menghasilkan laporan kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan manajemen risiko dan pemenuhan
ketentuan yang mendukung pemenuhan tugas Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi mengidentifikasi informasi
penting yang diperlukan Bank, merangkum, dan mengkomunikasikannya dalam bentuk dan waktu yang tepat
sehingga karyawan dapat menjalankan kewajibannya dan pihak-pihak luar yang berkepentingan dapat
mengetahui kondisi Bank.
e) Kegiatan pemantauan dan tindakan koreksi penyimpangan/kelemahan merupakan sebuah proses untuk menilai
kualitas Pengendalian Intern yang ada.
Direksi, unit kerja terkait, dan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) melakukan pemantauan secara berkesinambungan
terhadap efektivitas keseluruhan pelaksanaan pengendalian internal. Pemantauan terhadap risiko utama telah
diprioritaskan dan menjadi bagian kegiatan Bank. Bank memantau dan mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian
197
Page 223
intern secara terus menerus berkaitan dengan adanya perubahan kondisi intern dan ekstern serta harus meningkatkan
kapasitas sistem pengendalian intern agar efektivitasnya dapat ditingkatkan.
SKAI didukung oleh sumber daya yang memiliki kompetensi kolektif untuk mengevaluasi sistem pengendalian intern atas
strategi, kegiatan operasional dan metode pemrosesan informasi keuangan. SKAI senantiasa menyampaikan hasil temuan
audit yang memerlukan perhatian Manajemen kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit dan Direksi melalui Internal
Audit Committee (IAC) agar temuan dapat segera ditindaklanjuti. Direksi memiliki komitmen dan telah melakukan tindak
lanjut atas hasil pemantauan yang telah dilakukan maupun rekomendasi SKAI.
J. Upaya Perseroan untuk Mengelola Risiko
Dalam mengelola risiko-risiko tersebut maupun potensi risiko lainnya, Bank harus melakukan kontrol dan mitigasi yang
tepat atas risiko-risiko yang telah diidentifikasi dan diukur tersebut.
Kontrol Risiko Kesesuaian dan efektivitas atas kontrol perlu ditetapkan untuk mengatur eksposur risiko dan memastikan
keterpaduan dengan risk appetite yang telah ditetapkan. Risk appetite menyelaraskan kebutuhan dari seluruh stakeholder
dengan berperan sebagai pengelola risiko dan pemacu aktivitas bisnis pada saat ini dan di kemudian hari. Risk appetite
yang efektif dapat menjadi sarana pendorong yang kuat untuk penerapan budaya risiko di Bank.
Kontrol risiko secara kualitatif dan kuantitatif termasuk limit risiko dan triggers/thresholds ditetapkan untuk memantau dan
mengelola eksposur risiko yang telah diidentifikasi. Kontrol risiko juga menyediakan sarana untuk mengelola proses
identifikasi risiko, memulai diskusi, mengambil langkah pencegahan yang sesuai dan mempertimbangkan tindakan yang
perlu dilakukan yang sesuai dengan kebijakan dan prosedur. Perhatian perlu diberikan pada kesesuaian proses
persetujuan, rencana tindak lanjut, dan kajian eksposur untuk memastikan efektivitas manajemen risiko. Kontrol yang telah
dijalankan oleh Bank akan dikaji secara berkala untuk memastikan efektivitas kontrol terhadap risk appetite dan limit risiko
Bank.
Mitigasi Risiko Teknik mitigasi risiko bertujuan untuk meminimalisir dampak risiko yang telah ada atau menghindari
terjadinya risiko baru (emerging risks). Teknik tersebut termasuk penetapan hedging yang spesifik, strategi pendanaan,
dan asuransi. Selain itu, Bank juga telah memiliki menerapkan Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Continuity
Plan (BCP) sebagai bagian dari Business Continuity Management.
Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Continuity Plan (BCP) disusun dan diimplementasikan untuk membantu
memperkuat ketahanan dalam menghadapi risiko yang berdampak serius terhadap kegiatan operasional, termasuk
rencana-rencana untuk memastikan keberlanjutan fungsi bisnis yang kritikal dalam jangka waktu tertentu selama proses
recovery berjalan.
Rencana Aksi (Recovery Plan) menyediakan pendekatan sistematis dalam menangani potensi gangguan permodalan,
likuiditas atau pendanaan yang mempengaruhi kesehatan likuiditas dan solvabilitas keuangan Bank.
Rencana Resolusi (Resolution Plan) berupa dokumen yang berisi informasi mengenai Bank dan strategi resolusi yang
menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi Lembaga Penjamin Simpanan dalam melakukan penanganan atau
penyelesaian Bank yang ditetapkan sebagai Bank gagal.
K. Struktur Organisasi Perseroan
198
Page 224
L. Kejadian penting yang Mempengaruhi Perkembangan Perseroan
Sejak berdirinya Perseroan pada 1959 terdapat beberapa kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan
Perseroan diantara lain sebagai berikut:
No Keterangan Jenis Kejadian Penting Tahun
1. Merger dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum Merger 1979
1895 Surabaya
2. Mengakuisisi PT Wahana Ottomitra Multiartha Akuisisi 2005
sebesar 43%
3. Diakuisisi oleh Malayan Banking Berhad (Maybank) Akuisisi dan Perubahan 2008
melalui anak usaha yang dimiliki sepenuhnya, Pengendali
MOCS
4. Meluncurkan internet-based mobile banking Penambahan dan 2015
“Maybank2U” Penggunaan Teknologi
Baru
5. Merubah nama dari PT Bank Internasional Perubahan Nama 2015
Indonesia Tbk menjadi PT Bank Maybank Indonesia
Tbk, menjadikan satu entitas dengan Maybank
Group
6. Menyediakan produk hedging syariah korporasi Penambahan Produk Baru 2018
pertama di Indonesia yang Penting
7. Meluncurkan M2U Maybank App Mobile Banking Penambahan dan 2019
Application yang baru dengan penampilan yang Penggunaan Teknologi
lebih ramah pengguna Baru
M. Kegiatan Usaha Perseroan Sehubungan dengan Modal Kerja yang Menimbulkan Risiko Khusus
Sampai dengan terbitnya Prospektus ini, Perseroan tidak memiliki kegiatan usaha sehubungan dengan Modal Kerja
yang menimbulkan risiko khusus.
199
Page 225
N. Kedudukan dan Keadaan Persaingan Perseroan dalam Industri
Perseroan senantiasa berupaya menyusun dan mengimplementasikan strategi pemasaran serta pengembangan produk
secara tepat guna menghadirkan solusi layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Melalui penguatan
produk dan jasa unggulan, Bank terus meningkatkan daya saing serta memperluas nilai tambah yang diberikan kepada
nasabah di berbagai segmen. Pada tahun 2025, Maybank Indonesia kembali berhasil mempertahankan posisinya di
industri perbankan nasional dengan capaian pangsa pasar aset sebesar 1,4%, serta pangsa pasar kredit dan Dana Pihak
Ketiga (DPK) masing-masing sebesar 1,4% dan 1,2%. Capaian ini mencerminkan konsistensi Bank dalam menjaga kinerja
intermediasi serta memperkuat basis pendanaan di tengah dinamika persaingan industri yang terus berkembang.
O. Kebijakan Riset dan Pengembangan Perseroan
Perseroan akan terus mengembangkan produk dan layanan melalui platform Digital serta mengembangkan kerja sama
strategis dengan entitas Maybank Group untuk memenangkan persaingan pasar. Pengembangan kapabilitas digital
banking Bank diselaraskan untuk mendukung arah pengembangan melalui platform digital Bank yaitu M2U, M2E & QR
Pay Merchant. Bank telah menyusun strategic journey terkait pengembangan digital banking sehingga mampu
memberikan solusi layanan perbankan digital yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan nasabah melalui
pengembangan produk dan layanan digital secara berkelanjutan. Selain itu, untuk memperluas jangkauan layanan kepada
nasabah, Bank juga melakukan pengembangan layanan API sebagai channel distribusi produk dan layanan. Melalui API,
Bank dapat menggapai segmen nasabah dan mitra bisnis baru, seperti startup fintech dan lembaga keuangan non
tradisional lainnya. Dalam mengoptimalisasi layanan digital ke nasabah, digitalisasi juga turut dilakukan pada proses back-
end dan internal Bank.
Selain itu Bank juga menjalankan inisiatif Branch Optimisation yang didukung dengan analisa mendalam terkait
kesesuaian distribusi kantor dengan potensi pasar. Selama lima tahun terakhir, Maybank Indonesia secara konsisten
melakukan penataan jaringan kantor cabang sebagai bagian dari strategi optimalisasi yang direncanakan dan terukur.
P. Ketergantungan Perseroan Terhadap Kontrak Industrial, Komersial, atau Keuangan
Perseroan tidak memiliki ketergantungan terhadap kontrak Industrial, Komersial, atau Keuangan termasuk kontrak dengan
pelanggan, pemasok dan/atau pemerintah.
200
Page 226
IX. PERPAJAKAN
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan
sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak
Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima atau
diperoleh bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat
final sebesar 10% (sepuluh persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon,
b. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga berjalan,
untuk diskonto dari obligasi dengan kupon,
c. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari obligasi tanpa
bunga.
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif atau rugi
tersebut dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas bunga obligasi berjalan.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau
diperoleh Wajib Pajak:
a. Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
b. Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi persyaratan
sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan
Keempat Atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan;
Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
a. Penerbit Obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
pemegang Obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo Bunga Obligasi dan diskonto yang diterima pemegang
Obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo Obligasi;
b. perusahaan efek, dealer, bank, dana pensiun, atau reksa dana selaku pedagang perantara dan/atau pembeli, atas
bunga dan diskonto yang diterima penjual Obligasi pada saat transaksi; dan/atau
c. kustodian atau subregistry selaku pihak yang melakukan pencatatan mutasi hak kepemilikan, atas bunga dan diskonto
yang diterima penjual Obligasi dalam hal transaksi penjualan dilakukan secara langsung tanpa melalui perantara dan
pembeli Obligasi bukan pihak yang ditunjuk sebagai pemotong sebagaimana dimaksud dalam huruf b.
Pada tanggal 2 Februari 2021, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 185 huruf b Undang-Undang
No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menetapkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No. 9 tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan Berusaha (“PP No. 9/2021”).
Berdasarkan PP No. 9/2021, tarif pemotongan pajak atas penghasilan bunga obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib
Pajak luar negeri selain BUT dan Wajib Pajak luar negeri BUT adalah sebesar 10%. Bunga obligasi termasuk bunga
obligasi dengan kupon, diskonto obligasi dengan kupon dan diskonto obligasi tanpa bunga. Tarif pemotongan pajak
berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya PP No. 9/2021.
Perpajakan Perseroan
Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan
peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan telah menyampaikan SPT Tahunan 2024 pada tanggal 30 April 2025 dan
Perseroan akan menyampaikan SPT Tahunan 2025 pada tanggal 30 April 2026
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN UNTUK
BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG
TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN
DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI.
201
Page 227
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 14 tanggal 5 Maret 2026, yang telah diubah beberapa
kali dengan Akta Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I
Tahun 2026 No. 59 tanggal 22 April 2026, Akta Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 83 tanggal 25 Mei 2026, dan Akta Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No.107 tanggal 22 Juni 2026, yang seluruhnya
dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi
Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi
Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp1.482.080.000.000,-
(satu triliun empat ratus delapan puluh dua miliar delapan puluh juta Rupiah) yang dijamin dengan Kesanggupan Penuh
(Full Commitment).
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
PORSI PENJAMINAN (Rp)
NO. KETERANGAN SERI A SERI B TOTAL (Rp) %
370 HARI 3 TAHUN
1. PT BRI Danareksa Sekuritas 52.000 63.000 115.000 7,76%
2. PT KB Valbury Sekuritas 159.000 10.000 169.000 11,40%
3. PT Indo Premier Sekuritas 386.785 56.380 443.165 29,90%
4. PT Mandiri Sekuritas 164.250 70.500 234.750 15,84%
5. PT Maybank Sekuritas Indonesia (terafiliasi) 110.500 78.000 188.500 12,72%
6. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 223.655 108.010 331.665 22,38%
TOTAL 1.096.190 385.890 1.482.080 100%
Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.
Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT KB Valbury Sekuritas.
Berdasarkan UUP2SK, yang dimaksud dengan Afiliasi pada Pihak (orang perserorangan, perusahaan, usaha bersama,
asosiasi atau kelompok yang terorganisasi) yang mempunyai:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu
hubungan seseorang dengan:
1) suami atau istri;
2) orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4) saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang bersangkutan; atau
5) suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu
hubungan seseorang dengan:
1) orang tua dan anak;
2) kakek dan nenek serta cucu; atau
3) saudara dari orang yang bersangkutan;
c. hubungan antara Pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris dari Pihak tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan di mana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi, pengurus,
Dewan Komisaris, atau pengawas yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan
atau dikendalikan oleh perusahaan atau Pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan
perusahaan atau Pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan
cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh Pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan Pemegang Saham Utama yaitu Pihak yang secara langsung maupun tidak
langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
tersebut.
Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selain PT Maybank Sekuritas Indonesia dengan tegas menyatakan tidak menjadi
pihak yang memiliki Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK. PT Maybank Sekuritas Indonesia, selaku salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi,
merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan saham tidak langsung oleh Maybank.
Jika terjadi hal-hal yang menyebabkan pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya, atau pengakhiran Perjanjian
Penjaminan Emisi Efek sesuai ketentuan pada Bab XIII mengenai Tata Cara Pemesanan Obligasi dalam Prospektus ini,
maka Manajer Penjatahan atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan mengembalikan uang pemesanan paling lambat
202
Page 228
2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan. Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan, maka
pengembalian akan menjadi tanggungan Perseroan, yang pembayarannya akan dilakukan melalui KSEI.
Metode Penentuan Tingkat Bunga Obligasi
Tingkat bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi antara Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing Seri
Obligasi), dan risk premium (sesuai dengan hasil pemeringkatan dari Obligasi).
203
Page 229
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan ini adalah sebagai
berikut:
Akuntan Publik : KAP Purwanto Susanti dan Surja
Gedung Bursa Efek Indonesia
Menara 2, Lantai 7
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Nama Rekan : Yasir
No. STTD : STTD.AP-120/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018
Asosiasi : Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
No. Keanggotaan Asosiasi : Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No. 0703
Standar Profesi : Standar Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh
IAPI.
Pedoman Kerja : Pedoman kerja yang digunakan oleh Akuntan Publik
mengikuti ketentuan yang diatur dalam Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Standar
Profesional Akuntan Publik (SPAP).
Tugas Pokok : Tugas pokok akuntan publik adalah untuk
melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh IAPI. Standar tersebut mengharuskan
akuntan publik untuk mematuhi ketentuan etika serta
merencanakan dan melaksanakan audit untuk
memperoleh keyakinan memadai tentang apakah
laporan keuangan konsolidasian bebas dari kesalahan
penyajian material.
Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk
memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
pengungkapan dalam laporan keuangan
konsolidasian. Prosedur yang dipilih bergantung pada
pertimbangan akuntan publik, termasuk penilaian atas
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
keuangan konsolidasian, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan. Dalam melakukan
penilaian risiko tersebut, akuntan public
mempertimbangkan pengendalian internal yang
relevan dengan penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan konsolidasian entitas untuk
merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan
kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan
opini atas keefektivitasan pengendalian internal
entitas. Suatu audit juga mencakup pengevaluasian
atas ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan
dan kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh
manajemen, serta pengevaluasian atas penyajian
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. 0035/PSS/03/2026 tanggal
11 Maret 2026.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Gedung BRI II, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46,
Jakarta Pusat 10210
Indonesia
No. STTD : No.08/STTD-WA/PM/1996 Tantanggal 11 Juni 1996
Asosiasi : Asosiasi Wali Amanat Indonesia (“AWAI”)
No. Keanggotaan : No. AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008
Asosiasi
204
Page 230
Pedoman Kerja : Standar prosedur operasi (SOP) Wali Amanat PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, ketentuan yang diatur
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, UUPM dan
peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat.
Tugas Pokok : Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di
dalam maupun di luar pengadilan mengenai
pelaksanaan hak-hak Pemegang Obligasi sesuai
dengan syarat-syarat dan Obligasi, dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi serta
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. B.120-
INV/TCS/TCB/01/2026
Konsultan Hukum : Armand Yapsunto Muharamsyah & Partners
Gran Rubina Business Park, Generali Tower
Penthouse Floor
Jl. HR Rasuna Said at Rasuna Epicentrum
Jakarta Selatan 12940
Nama Rekan : M. Arie Armand, S.H., LL.M
No. STTD : STTD.KH-219/PJ-1/PM.02/2023, tanggal 4 Agustus
2023 atas nama M. Arie Armand, S.H., LL.M.
Asosiasi : Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”)
No. Keanggotaan : 200717
Asosiasi
Pedoman Kerja : Standar Profesi Himpunan Konsultan Hukum Sektor
Keuangan sebagaimana diatur dalam Keputusan
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal Nomor:
Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018
tentang Standar Uji Profesi Konsultan Hukum Pasar
Modal sebagaimana telah diubah dengan Keputusan
Himpunan Konsultan hukum Pasar Modal No.
Kep.03/HKHPM/XI/2021 tentang Perubahan Keputusan
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No.
Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tentang Standar Profesi
Konsultan Hukum Pasar Modal.
Tugas Pokok : Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan
dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi ini. Konsultan Hukum melakukan uji tuntas
(dari segi hukum) atas fakta yang mengenai Perseroan
dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu
sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil uji
tuntas mana telah dimuat dalam Laporan Hukum Uji
Tuntas yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang
dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi
hukum. Tugas lainnya adalah meneliti informasi yang
dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi
hukum.
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. AYMP/101-651/26/I/036
Ref.:AYMP/101-651/26/I/036, tanggal 12 Januari 2026
Notaris : Notaris Aulia Taufani. S.H.
Menara Sudirman Lantai 18 ABD
Jl. Jend. Sudirman Kav. 60
Jakarta 12190
No. STTD : STTD.N-5/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 9 Februari 2023
atas nama Aulia Taufani, S.H.
Asosiasi : Ikatan Notaris Indonesia
No. Keanggotaan : 0060219710719
Asosiasi
205
Page 231
Pedoman Kerja : Pernyataan Undang-undang No. 2 tahun 2014 tentang
Perubahan atas Undang-Undang No. 30 tahun 2004
tentang Jabatan Notaris.
Tugas Pokok : Tugas pokok Notaris selaku profesi penunjang dalam
rangka Penawaran Umum Berkelanjutan antara lain ini
adalah membuat akta otentik atas:
(a) Perjanjian Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Efek serta para Penjamin Emisi Obligasi;
(b) Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi antara
Perseroan dengan Wali Amanat.
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. 09/I/2026 tanggal 13 Januari
2026.
Perusahaan : PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Pemeringkat Efek
Equity Tower Lt.30
Sudirman Central Business District, Lot.9
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Tugas Pokok : Melakukan pemeringkatan atas Obligasi dan Perseroan
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukan No. 042/PPJP/PEF-DIR/II/2026
tanggal 27 Februari 2026.
PERSEROAN DAN SEMUA LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL DENGAN TEGAS
MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN AFILIASI ANTARA PERSEROAN DENGAN SELURUH LEMBAGA DAN
PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL SEBAGAIMANA DIDEFINISIKAN DALAM UUPM.
206
Page 232
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun
2026, yang bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Bank BRI”) bertindak
sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam UUP2SK.
Bank BRI sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996.
Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini, telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan antara Perseroan dengan
BRI.
Bank BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan
Surat Pernyataan No.B. 229 -INV/TCS/TCB/03/2026 tanggal 4 Maret 2026 sebagaimana diatur dalam POJK No.
20/2020.
Bank BRI sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No.B. 230-INV/TCS/TCB/03/2026 tanggal 4 Maret 2026,
menyatakan bahwa (i) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan; (ii) tidak memiliki hubungan kredit
dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah Obligasi yang diwaliamanati; (iii) tidak merangkap sebagai
penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi; dan (iv) tidak
menerima dan meminta terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal
Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan Wali Amanat, sehingga tidak mampu
memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat
(“POJK No.19/2020”).
1. Umum
Pada awalnya BRI didirikan dengan nama De Poerwokertosche Sparbank der Inslandsche Hoofden atau Bank
Priyayi yang didirikan oleh Raden Wiriadmadja dan kawan-kawan pada tanggal 16 Desember 1895. Anggaran
dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. BRI berubah statusnya menjadi Perusahaan Perseroan
(Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 tahun 1992 tanggal 29 April 1992 dengan
Akta No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, S.H., Notaris di Jakarta, maka BRI diberi nama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). Akta tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menkum berdasarkan
keputusan No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat dengan No. 2155-1992 tanggal 15 Agustus 1992 dan telah diumumkan dalam BNRI No. 73 tanggal
11 September 1992, TBNRI No. 3a tahun 1992. Perubahan terakhir anggaran dasar BRI sebagaimana termaktub
dalam Akta Nomor 6 Tanggal 13 Januari 2026 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan
telah mendapat Persetujuan Perubahan dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0038855 Tanggal 11 Februari 2026.
2. Struktur Permodalan
Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Nomor 6 tanggal 13 Januari 2026 yang dibuat di hadapan
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat Persetujuan Perubahan dan Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum yang dimuat dalam Nomor AHU-AH.01.03-
0038855 Tahun 2026 Tanggal 11 Februari 2026, dan berdasarkan laporan kepemilikan saham per 31 Januari 2026
yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham BRI adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50 per Saham
Keterangan Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwi Warna 1 50 0,00
- Saham Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950 100,00
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A Dwi Warna
Negara Republik Indonesia 1 50 0,00
Saham Seri B
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia 806.109.768 40.305.488.400 0,53
PT Danantara Asset Management (Persero) 79.804.867.107 3.990.243.355.350 52,66
Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5% *) 70.948.024.728 3.547.401.236.400 46,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
*) termasuk saham treasury sebanyak 984.073.900 saham Seri B
3. Pengurusan Dan Pengawasan
207
Page 233
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan BRI No. 3 tanggal 02 April 2026, yang dibuat di hadapan
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapatkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan Nomor AHU-AH.01.09-0188418 tanggal 02 April 2026, susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI
adalah sebagai berikut: :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen : Parman Nataatmadja
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris : Helvi Yuni Moraza
Komisaris Independen : Edi Susianto
Komisaris Independen : Lukmanul Khakim
Direksi
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama : Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur Legal & Compliance : Mahdi Yusuf
Direktur Operations : Hakim Putratama
Direktur Corporate Banking : Riko Tasmaya (RikoAdythia)
Direktur Network and Retail Funding : Aquarius Rudianto
Direktur Treasury dan International Banking : Farida Thamrin
Direktur Micro : Akhmad Purwakajaya
Direktur Commercial Banking : Alexander Dippo Paris Y S
Direktur Consumer Banking : Aris Hartanto
Direktur Finance & Strategy : Achmad Royadi
Direktur Manajemen Risiko : Ety Yuniarti
Direktur Information Technology : Saladin Dharma Nugraha Effendi
4. Kegiatan Usaha
Selaku bank umum, Bank BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam
Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 10 tahun
1998 tentang Perbankan.
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada
perusahaan anak, sebagai berikut:
Persentase
No. Perusahaan Anak
Kepemilikan
1. PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya) 86,85%
2. BRI Global Financial Services Co. Ltd. ( BRI Global Financial Services) 100,00%
3. PT Asuransi BRI Life (BRI Life) 51,00%
4. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) 99,88%
5. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS) 67,00%
6. PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) 99,97%
7. PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) 90,00%
8. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 99,99%
9. PT Pegadaian 99,99%
10. PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) 65,00%
Dalam rangka mengembangkan fee based income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI saat ini
melayani jasa wali amanat (trustee) dan agen jaminan (security agent).
Jasa wali amanat (Trustee)
Efek bersifat utang yang menggunakan jasa wali amanat BRI selama 1 (satu) tahun terakhir adalah sebagai
berikut:
No Project Tahun
1 MTN II PT Mitra Niaga Madani Tahun 2024 Tahap II 2025
2 Obligasi I Indonesian Paradise Property Tahun 2025 2025
3 Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2024 2025
208
Page 234
No Project Tahun
4 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap IV Tahun 2025 2025
5 Sukuk Mudharabah Jangka Menengah V PT PNM Ventura Syariah Tahun 2025 2025
6 Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2025 2025
7 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap V Tahun 2025 2025
8 Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap II Tahun 2025 2025
9 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025 2025
10 Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025 2025
11 Medium Term Notes I PT Mitra Prima Lancar Tahun 2025 Tahap I 2025
12 Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 2025
13 Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap V Tahun 2025 2025
14 Obligasi III Merdeka Battery Materials Tahun 2025 2025
15 Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap III Tahun 2025 2025
16 Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap III Tahun 2025 2025
17 Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2025 2025
18 Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 2025
19 Obligasi Berkelanjutan V Global Mediacom Tahap I Tahun 2025 2025
20 Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Global Mediacom Tahap I Tahun 2025 2025
21 Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025 2025
Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I
22 Tahun 2025 2025
23 Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 2025
24 Obligasi Berkelanjutan VII Federal International Finance Tahap I Tahun 2025 2025
25 Obligasi Berkelanjutan I Bumi Tahap I Tahun 2025 2025
26 MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap II 2025
27 Obligasi Berkelanjutan V SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025 2025
28 Obligasi Daaz Bara Lestari Tahun 2025 2025
29 Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap I Tahun 2025 2025
30 Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap I Tahun 2025 2025
Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I
31 Tahup 2025 2025
32 Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025 2025
33 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025 2025
34 Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025 2025
35 Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap II Tahun 2025 2025
36 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap II Tahun 2025 2025
37 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap V Tahun 2025 2025
38 Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap II Tahun 2025 2025
39 Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap III Tahun 2025 2025
40 Obligasi Berkelanjutan VII Federal International Finance Tahap II Tahun 2025 2025
41 Obligasi Berkelanjutan I Bumi Tahap II Tahun 2025 2025
42 Medium Term Notes VI PT PNM Venture Capital Tahun 2025 Tahap I 2025
43 Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahun 2025 Tahap II Tahun 2025 2025
44 OBLIGASI BERKELANJUTAN VII ASTRA SEDAYA FINANCE TAHAP II TAHUN 2025 2025
Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II
45 Tahun 2025 2025
46 Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap II Tahun 2025 2025
47 Obligasi Berkelanjutan I Bumi Tahap III Tahun 2025 2025
48 Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap III Tahun 2025 2025
49 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap III Tahun 2025 2025
50 Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2025 2025
51 Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2025 2025
52 Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tbk Tahap I Tahun 2025 2025
53 Medium Term Notes VI PT PNM Venture Capital Tahun 2025 Tahap II 2025
Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan penerbitan Efek
bersifat Utang.
5. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI pada tanggal 31 Desember 2025 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
209
Page 235
dan Surja, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-1/1/II/2026
tanggal 26 Februari 2026 yang ditandatangani oleh Rindra Sulindro.
Laporan posisi keuangan konsolidasian
31 Desember
Keterangan 2025 2024
Total Aset 2.135.371.105 1.992.186.906
Total Liabilitas 1.804.429.671 1.668.871.890
Total Ekuitas 330.941.434 323.315.016
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Pendapatan bunga dan
150.498.429 142.658.657
syariah - neto
Pendapatan jasa asuransi -
1.298.183 1.166.810
neto
Pendapatan penjualan emas -
2.398.966 703.197
neto
Total Pendapatan operasional
53.681.192 53.948.329
lainnya
Laba operasional 73.247.881 78.215.847
Laba sebelum beban pajak 72.792.819 77.252.194
Laba bersih periode tahun
57.132.365 60.306.346
berjalan
6. Informasi Lainnya
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
Investment Services Group
Gedung BRI II, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46, Jakarta Pusat 10210
Telepon: (021) 575 8143
U.p. Trust & Corporate Services Department
210
Page 236
XIII. TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
1. PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing, serta badan usaha atau lembaga
Indonesia ataupun asing yang berkedudukan di Indonesia berhak membeli Obligasi.
2. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang disiapkan untuk keperluan ini yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana
tercantum dalam Bab XIV Prospektus ini, baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy)
melalui e-mail. Pemesanan wajib dilengkapi dengan tanda jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran
dasar dan perubahannya yang memuat susunan pengurus terakhir bagi badan hukum). Pemesanan yang telah
diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari
ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
3. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000,- (lima juta
Rupiah) atau kelipatannya.
4. MASA PENAWARAN OBLIGASI
Masa Penawaran Obligasi akan dimulai pada tanggal 25 Juni 2026 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada pukul 16.00
WIB.
5. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB kepada para Penjamin Emisi
Obligasi, sebagaimana dimuat pada Bab XIV dalam Informasi Tambahan ini dengan judul “Penyebarluasan
Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi,” pada tempat di mana pemesan memperoleh
Informasi Tambahan dan FPPO.
6. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan
pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pesanan.
7. PENJATAHAN OBLIGASI
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan maka penjatahan
dilaksanakan mengikuti Peraturan No. IX.A.7. Penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing
Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing di mana akan dilakukan pada
tanggal 26 Juni 2026.
Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam
Rangka Penawaran Umum.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT KB Valbury Sekuritas akan menyampaikan laporan hasil
pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada
Peraturan No. VIII.G.12 Tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek
Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7; paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya
Masa Penawaran Umum.
8. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesan dapat melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan
kepada Penjamin Emisi Efek dan harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Efek selambat-lambatnya
tanggal 1 Juli 2026 (in good funds) dengan melakukan penyetoran pada rekening di bawah ini:
211
Page 237
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Cabang Thamrin Cabang Summitmas
No. Rekening: 2003563922 No. Rekening: 2145000083
a.n. PT BRI Danareksa Sekuritas a.n. PT Indo Premier Sekuritas
PT Maybank Sekuritas Indonesia PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
(terafiliasi)
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Cabang Bursa Efek Indonesia Cabang: Summitmas
No. Rekening: 2170 416 728 No. Rekening: 217.043.1142
a.n. PT Maybank Sekuritas Indonesia a.n. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT
PT Mandiri Sekuritas PT KB Valbury Sekuritas
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Cabang Thamrin Cabang Wisma KEAI, Jakarta
No. Rekening: 2003070479 No. Rekening: 215 900 0301
a.n. PT Mandiri Sekuritas a.n. PT KB Valbury Sekuritas
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
Selanjutnya, setelah pembayaran diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib membayar kepada Perseroan selambat-lambatnya pukul 14.00 WIB
pada tanggal 30 Juni 2026 sebesar jumlah yang disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi dikurangi imbalan kepada
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi pada bank dan rekening Perseroan sebagai
berikut:
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Cabang: Sentral Senayan III
No. Rekening: 2596002693
A.n. MBI Dana Emisi Obligasi
9. DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 30 Juni 2026, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo untuk diserahkan
kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian
Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Efek Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan
masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka
tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang
bersangkutan.
10. PENUNDAAN DAN PEMBATALAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Dalam jangka waktu sejak Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif sampai dengan berakhirnya masa Penawaran
Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak
Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif atau membatalkan Penawaran Umum apabila terjadi kondisi-kondisi
berikut:
(i) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga) Hari
Bursa berturut turut;
(ii) Bencana alam, perang, huru hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
(iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan.
Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
212
Page 238
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Berkelanjutan
dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling
lambat 1 (satu) hari kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan
dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
berkelanjutan tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam
poin a;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a kepada OJK paling lambat 1 (satu)
hari kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum Berkelanjutan yang
sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang
pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja sejak keputusan penundaan atau
pembatalan tersebut.
Dalam hal Perseroan melakukan penundaan Penawaran Umum karena alasan sebagaimana dimaksud dalam butir
(i) diatas, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja
setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkata paling sedikit 50% (lima puluh persen)
dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan dan Perseroan wajib
menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan lainnya,
termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa Penawaran Umum dan
mengumumkannya dalam sekurang-kurangnya satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum dimulainya masa Penawaran Umum.
Keputusan Perseroan untuk menunda ataupun membatalkan Penawaran Umum tersebut harus diberitahukan
kepada OJK serta mengumumkannya dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
yang berperedaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Di
samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut
dalam media massa lainnya.
11. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI
Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya sebagai akibat dari penjatahan, maka uang
pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2
(dua) hari kerja sesudah Tanggal Penjatahan.
Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi/Penjamin
Emisi Obligasi/Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para
pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi
per tahun dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan
pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
Jika terjadi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi, maka dalam hal:
a. Uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi maka uang pemesanan tersebut harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
atau Penjamin Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan
penundaan atau pembatalan tersebut.
b. Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi atau
Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan
denda sebesar tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi per tahun untuk tiap hari
keterlambatan. Denda akan dikenakan sejak hari ke-3 (tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Emisi Efek dan
dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan
pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
c. Jumlah uang pengembalian pemesanan Obligasi kepada pemesan dan denda tersebut harus dibayar
sekaligus secara penuh atas permintaan pertama Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan
memberitahukan kepada KSEI, dan KSEI mengembalikan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada Emiten sesuai
dengan Jumlah Pokok Obligasi yang diterbitkan Emiten.
d. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dan/atau Penjamin Emisi Obligasi, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam waktu 2
(dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau
berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau
Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
213
Page 239
Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi
Obligasi di mana pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO.
Apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi dengan
alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek dan uang pemesanan telah diterima oleh
Perseroan, maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian
pembayarannya melalui KSEI, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal batalnya Penawaran Umum karena
tidak memenuhi persyaratan pencatatan tersebut, dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya.
12. PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI, yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan untuk
didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara
elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan
ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya tanggal 30 Juni 2026.
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek.
c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
lainnya yang melekat pada Obligasi.
e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan
jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. Perseroan melaksanakan
pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang
disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan menyerahkan KTUR asli yang
diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. Yang dapat menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi di
Rekening Efek pada hari ketiga sebelum pelaksanaan RUPO (R-3). Terhitung sejak R-3 sampai dengan
berakhirnya RUPO, seluruh Obligasi di Rekening Efek di KSEI akan dibekukan sehingga tidak dapat
dilakukan pemindahbukuan antar Rekening Efek. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada R-3
sampai dengan tanggal pelaksanaan RUPO akan diselesaikan oleh KSEI mulai hari pertama setelah
berakhirnya RUPO.
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
13. LAIN-LAIN
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
214
Page 240
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi pada masa penawaran umum yaitu pada tanggal 25 Juni 2026 pada alamat
berikut ini:
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas
Gedung BRI II Lt. 23 Pacific Century Place Lt. 16
Jl. Jendral Sudirman, Kav 44-46 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 10210 Jakarta 12190
Telepon: (021) 5091 4100 Telepon: (021) 5088 7168
Faksimili: (021) 2520 990 Faksimili: (021) 5088 7167
www.bridanareksasekuritas.co.id Email: fixed.income@ipc.co.id
Email: ib-group1@brids.co.id dan www.indopremier.com
debtcapitalmarket@brids.co.id
PT Mandiri Sekuritas PT KB Valbury Sekuritas
Menara Mandiri Tower I, 24th – 25th Floor Sahid Sudirman Centre Lantai 41, Unit AC,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jl. Jenderal Sudirman No.86,
Jakarta 12190 Jakarta Pusat 10220
Tel. (62 21) 526 3445 Telp. (021) 250 98 300
Fax. (62 21) 526 3507 Fax. (021) 250 98 400
Email: Email: dcm.ib@kbvalbury.com
divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
PT Maybank Sekuritas Indonesia PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
(Terafiliasi)
Sentral Senayan III, Lt. 22 Gedung Artha Graha Lt. 18 - 19
Jl. Asia Afrika No. 8 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
Gelora Bung Karno Jakarta 12190
Jakarta 10270 Telepon: (021) 2924 9088
Telepon: (021) 8066 8500 Faksimili: (021) 2924 9150
Email: fixedincome.Indonesia@maybank.com Email: fit@trimegah.com
www.maybank-ke.co.id www.trimegah.com
215
Page 241
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
Berikut ini adalah salinan pendapat dari segi hukum mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan Perseroan,
dalam rangka Penawaran Umum Obligasi melalui Prospektus ini, yang telah disusun oleh Konsultan Hukum
Armand Yapsunto Muharamsyah & Partners.
216
Page 242
Ref.: AYMP/101-651-603-639/26/VI/668 Jakarta, 22 Juni 2026 PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk Sentral Senayan III Lantai 26 Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno Jakarta Pusat 10270 U.p.: Direksi PENDAPAT DARI SEGI HUKUM SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026 Dengan hormat, Kami, konsultan hukum dari kantor hukum ARMAND YAPSUNTO MUHARAMSYAH & PARTNERS (selanjutnya disebut sebagai “AYMP”), berkantor di Generali Tower Lantai Penthouse, Gran Rubina Business Park pada Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta 12940, dalam hal ini diwakili oleh M. Arie Armand, S.H., LL.M., yang telah memiliki Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.KH-219/PJ-1/PM.02/2023, tanggal 4 Agustus 2023 dan merupakan anggota Konsultan Hukum Pasar Modal dengan nomor anggota 200717, selaku konsultan hukum yang bebas dan mandiri dan telah ditunjuk oleh PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Jakarta Pusat (selanjutnya disebut sebagai “Perseroan”) berdasarkan Surat Penawaran Jasa Hukum Nomor: AYMP/105-116-651/26/I/036, tanggal 12 Januari 2026, untuk melakukan uji tuntas selama Periode Pemeriksaan (sebagaimana didefinisikan di bawah ini) dan mempersiapkan laporan uji tuntas dari segi hukum serta memberikan pendapat dari segi hukum ini (selanjutnya disebut sebagai “Pendapat Hukum”) atas Perseroan sebagaimana yang perlu dipenuhi berdasarkan ketentuan yang berlaku sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp5.000.000.000.000,00 (lima triliun Rupiah) (“PUB V Tahun 2026”), dengan tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. Sehubungan dengan penerbitan tahap pertama dari PUB V Tahun 2026, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan obligasi kepada masyarakat dengan nama “Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026” atau “Obligasi Berkelanjutan V Tahap I” dengan jumlah pokok sebesar Rp1.482.080.000.000,00 (satu triliun empat ratus delapan puluh dua miliar delapan puluh juta Rupiah) (“Jumlah Pokok Obligasi”), yang terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu:
Page 243
2
a. Obligasi Seri A dengan tingkat bunga sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima
persen) per tahun berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah
sebesar Rp1.096.190.000.000,- (satu triliun sembilan puluh enam miliar
seratus sembilan puluh juta Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan
dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari
jumlah pokok Obligasi Seri A pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk
Obligasi Seri A yaitu pada tanggal 10 Juli 2027; dan
b. Obligasi Seri B dengan tingkat bunga sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima
persen) per tahun berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah
Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp385.890.000.000,-
(tiga ratus delapan puluh lima miliar delapan ratus sembilan puluh juta Rupiah).
Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet
payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri B yaitu pada tanggal
30 Juni 2029.
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan
pokok Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian
kembali sebagai pelunasan Obligasi yang dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian
Perwaliamanatan. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 30 September 2026, sedangkan
pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri
Obligasi adalah pada tanggal 10 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A dan 30 Juni 2029
untuk Obligasi Seri B. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada
hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa
sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan
persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam
puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
untuk didaftarkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai
bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi melalui pemegang rekening dan
akan dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan hasil pemeringkatan PUB V Tahun 2026 dari PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Pefindo) sesuai dengan suratnya RC-0199/PEF-DIR/III/2026, tanggal 3
Maret 2026, Obligasi telah memperoleh peringkat idAAA (Triple A). Pemeringkatan ini
berlaku untuk periode 3 Maret 2026 sampai dengan 1 Maret 2027.
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dijamin dengan kesanggupan
penuh (full commitment) oleh: (i) PT BRI Danareksa Sekuritas, (ii) PT Indo Premier
Sekuritas, (iii) PT Maybank Sekuritas Indonesia (yang terafiliasi dengan Perseroan),
(iv) PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, (v) PT KB Valbury Sekuritas, dan (vi) PT
Mandiri Sekuritas selaku para penjamin pelaksana emisi obligasi (“Penjamin
Page 244
3
Pelaksana Emisi Obligasi”) yang telah dituangkan dalam Akta Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun
2026 No. 13, tanggal 5 Maret 2026, sebagaimana yang telah diubah berdasarkan:
(i) Addendum Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 59, tanggal 22 April 2026, (ii) Addendum
II Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank
Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 83, tanggal 25 Mei 2026, dan (iii) Addendum III
dan Pernyataan Kembali Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan V
Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 107, tanggal 22 Juni 2026,
seluruhnya dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, antara
Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi (“Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi”). Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi menjamin dengan
kesanggupan penuh (full commitment) berdasarkan penawaran awal (bookbuilding)
untuk menawarkan dan menjual Obligasi kepada masyarakat pada pasar perdana
dan wajib membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual kepada masyarakat dan
yang tidak dibeli/dibayar oleh masyarakat dengan harga penawaran pada tanggal
penutupan masa penawaran umum, berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi. Kecuali PT Maybank Sekuritas Indonesia,
masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi bukan merupakan pihak terafiliasi
dari Perseroan.
Dalam rangka penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I, Perseroan juga
telah menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat (“Wali
Amanat”) dan sehubungan dengan hal tersebut telah menandatangani Akta
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap
I Tahun 2026 No. 14 tanggal 5 Maret 2026, sebagaimana yang telah diubah
berdasarkan: (i) Addendum Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan
V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 58 tanggal 22 April 2026, (ii)
Addendum II Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Bank
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 82, tanggal 25 Mei 2026, dan (iii)
Addendum III dan Pernyataan Kembali Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 106, tanggal 22
Juni 2026, seluruhnya dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta
Selatan, antara Perseroan dengan Wali Amanat (“Perjanjian Perwaliamanatan”).
Selain Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Perjanjian Perwaliamanatan, sesuai
dengan ketentuan hukum dan peraturan pasar modal yang berlaku, dalam rangka
penawaran umum PUB V Tahun 2026 dan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan
V Tahap I, Perseroan telah menandatangani:
a. Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 15, tanggal 5 Maret 2026, yang dibuat di
hadapan notaris Aulia Taufani, S.H., antara Perseroan dengan KSEI;
b. Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI yang dibuat di bawah tangan
No. SP-027/OBL/KSEI/0226 tanggal 5 Maret 2026, antara Perseroan dengan
KSEI;
c. Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap
I Tahun 2026 No. 108, tanggal 22 Juni 2026, yang dibuat di hadapan notaris
Aulia Taufani, S.H., yang ditandatangani oleh Perseroan; dan
d. Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V
Bank Maybank Indonesia Tahun 2026 No. 12, tanggal 5 Maret 2026,
Page 245
4
sebagaimana yang telah diubah berdasarkan: (i) Akta Addendum Pernyataan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank
Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 81, tanggal 25 Mei 2026 dan (ii) Addendum
II dan Pernyataan Kembali Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 No. 105,
tanggal 22 Juni 2026, seluruhnya dibuat di hadapan notaris Aulia Taufani, S.H.,
yang ditandatangani oleh Perseroan.
(Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perjanjian Perwaliamanatan, dan seluruh
perjanjian yang dimaksud dalam huruf (a) sampai (d) di atas selanjutnya secara
bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian-perjanjian Obligasi Berkelanjutan V
Tahap I Tahun 2026”).
Sehubungan dengan pelaksanaan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap
I, Direksi Perseroan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Perseroan No. 01/BOC-Circular/I/2026 tanggal
23 Januari 2026, yang memberikan persetujuan atas rencana Perseroan untuk
melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi dalam beberapa tahapan
dengan jumlah keseluruhan tidak lebih dari Rp5.000.000.000.000 (lima triliun
Rupiah) dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I sebanyak-banyaknya
sebesar Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah), tergantung dengan perubahan
kondisi pasar, tingkat suku bunga, pertumbuhan bisnis dan permintaan industri.
Lebih lanjut, Perseroan telah mencantumkan rencana pelaksanaan PUB V Tahun 2026
dalam Rencana Bisnis Bank yang disampaikan ke OJK pada tanggal 25 November
2025 dalam Surat No. S.2025.021/MBI/BOC perihal: Rencana Bisnis Bank (RBB) PT
Bank Maybank Indonesia Tbk Tahun 2026-2028, yang memberikan persetujuan atas
rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi
sampai dengan sebesar Rp3.000.000.000.000 (tiga triliun Rupiah) pada tahun 2026.
Selain itu berdasarkan pemeriksaan kami, Perseroan telah memenuhi syarat sebagai
pihak yang dapat menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I berdasarkan POJK
No. 36/2014, yaitu merupakan emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu
paling singkat 2 (dua) tahun dan tidak pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua)
tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun
dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang bergerak maupun
barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari,
sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum
Perdata. Hak pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap I adalah pari passu tanpa
hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, kecuali hak-hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan.
Sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum dan peraturan pasar modal yang
berlaku, penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I baru dapat dilaksanakan
setelah efektifnya Pernyataan Pendaftaran (sebagaimana didefinisikan dalam
Undang-undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan
Undang-undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan – “UUPM” jo. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45 Tahun 2024
Page 246
5
tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik) yang
diajukan kepada OJK. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan telah
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada OJK pada tanggal 10 Maret 2026.
Pendapat Hukum ini dapat diubah, ditambah, berdasarkan dokumen-dokumen
tambahan dari Perseroan dan keterangan-keterangan Perseroan yang kami peroleh,
setelah tanggal dikeluarkannya Pendapat Hukum ini sampai dengan disampaikannya
Pernyataan Pendaftaran kepada dan dinyatakan efektifnya Pernyataan pendaftaran
oleh OJK.
DASAR DAN RUANG LINGKUP PENDAPAT HUKUM
1. Pendapat Hukum ini didasarkan dari hasil uji tuntas dari segi hukum yang telah
kami lakukan terhadap Perseroan serta Perusahaan Anak yang didirikan
berdasarkan hukum Negara Indonesia dimana Perseroan memiliki penyertaan
lebih dari 50% (lima puluh persen) saham dan memiliki pengendalian serta
laporan keuangannya dikonsolidasikan ke dalam Laporan Keuangan Konsolidasi
Perseroan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, yakni PT
Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“PT WOMF”) dan PT Maybank Indonesia
Finance (“PT MIF”) (seluruhnya secara bersama-sama disebut sebagai
“Perusahaan Anak”) sebagaimana dimuat dalam lampiran dari surat kami No.
Ref.: AYMP/101-651-603-639/26/VI/667, tanggal 22 Juni 2026 (selanjutnya
disebut sebagai “Laporan Uji Tuntas”) yang telah kami sampaikan kepada
Perseroan.
2. Pendapat Hukum ini mencakup semua aspek hukum Perseroan yang material
kecuali untuk pemeriksaan struktur permodalan dan perubahan kepemilikan
saham hanya 2 (dua) tahun terakhir sebelum Pernyataan Pendaftaran
disampaikan kepada OJK (selanjutnya disebut sebagai “Periode
Pemeriksaan”);
3. Pendapat Hukum ini diberikan dalam kerangka hukum negara Republik
Indonesia yang berlaku pada tanggal ditandatanganinya Pendapat Hukum ini
dan tidak dimaksudkan untuk berlaku atau ditafsirkan menurut hukum atau
yurisdiksi negara lain;
4. Dalam memberikan Pendapat Hukum ini kami telah meneliti dan memeriksa:
a. ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia terutama yang
menyangkut penawaran umum efek bersifat utang melalui PT Bursa Efek
Indonesia; dan
b. dokumen-dokumen Perseroan dan Perusahaan Anak, dalam bentuk salinan
sebagaimana diuraikan dalam Pendapat Hukum ini dan Laporan Uji Tuntas.
5. Pendapat Hukum ini diberikan sesuai dengan Standar Profesi Himpunan
Konsultan Hukum Sektor Keuangan (dahulu Himpunan Konsultan Hukum Pasar
Modal - “HKHSK”) sebagaimana termaktub dalam Keputusan HKHPM No.
Kep.03/HKHPM/XI/2021, tanggal 10 November 2021, tentang Perubahan
Page 247
6
Keputusan HKHPM No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tentang Standar Profesi
Konsultan Hukum Pasar Modal;
6. Pendapat Hukum ini hanya menyangkut pendapat dari aspek yuridis dan tidak
mencakup aspek lain seperti pemeriksaan kebenaran data finansial, teknis atau
kewajaran komersial dari suatu transaksi di mana Perseroan dan Perusahaan
Anak menjadi pihak atau mempunyai kepentingan di dalamnya atau harta
kekayaannya yang terkait;
7. Pendapat Hukum ini diberikan dengan mengingat bahwa selama Periode
Pemeriksaan, kami tidak menerima informasi, konfirmasi dan/atau penjelasan
bahwa Perseroan menerima keberatan dan/atau penolakan termasuk dari
pemerintah Republik Indonesia atas rencana penawaran umum Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I;
8. Kami tidak melakukan penyelidikan atau peninjauan langsung ke lapangan atas
suatu fakta-fakta penting apa pun atau keadaan-keadaan yang dirujuk dalam
Pendapat Hukum ini;
9. Pendapat Hukum ini diberikan dengan mengingat dan berdasarkan pada
asumsi-asumsi serta kualifikasi-kualifikasi sebagaimana kami uraikan di akhir
Pendapat Hukum ini; dan
10. Setelah berakhirnya Periode Pemeriksaan, tidak terdapat kesepakatan-
kesepakatan lain (baik lisan maupun tertulis) di antara para pihak dalam
dokumen-dokumen yang kami periksa, yang dapat mengubah, menambah,
mengakhiri, membatalkan, mencabut, mengalihkan dan/atau menggantikan
sebagian atau seluruh hal-hal yang diatur dalam dokumen-dokumen yang kami
periksa.
PENDAPAT HUKUM
Setelah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen tersebut di atas dan atas dasar
pernyataan-pernyataan dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh Perseroan,
Perusahaan Anak, dan pihak ketiga kepada kami serta merujuk pada Laporan Uji
Tuntas, berdasarkan dasar, ruang lingkup, asumsi-asumsi dan kualifikasi
sebagaimana diuraikan dalam Pendapat Hukum ini, maka kami memberikan
pendapat hukum sebagai berikut:
1. Pendirian. Perseroan didirikan secara sah dengan nama PT Bank Internasional
Indonesia sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan No. 53,
tanggal 15 Mei 1959, yang dibuat di hadapan Soeleman Ardjasasmita, S.H.,
notaris pengganti dari Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Muda Kehakiman Republik
Indonesia (kini Menteri Hukum Republik Indonesia - “Menkum”) berdasarkan
Surat Penetapan No. J.A.5/112/18, tanggal 2 November 1959 dan telah
didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 2114, 2115
dan 2116, seluruhnya tertanggal 5 November 1959 (“Akta Pendirian
Perseroan”). Akta Pendirian Perseroan telah diumumkan dalam Tambahan
Page 248
7
Berita Negara Republik Indonesia (“TBNRI”) No. 122 pada Berita Negara
Republik Indonesia (“BNRI”) No. 37 tahun 6 Mei 1960.
Perseroan telah didirikan secara sah serta merupakan suatu badan usaha yang
berdiri sendiri yang dapat menggugat atau digugat serta memiliki kewenangan
untuk memiliki harta kekayaan dan menjalankan usahanya sesuai dengan
ketentuan anggaran dasarnya dan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di Indonesia, khususnya peraturan di bidang perseroan terbatas
dan pasar modal.
2. Anggaran dasar. Anggaran dasar lengkap Perseroan yang terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan
No. 3, tanggal 1 April 2024, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris
di Jakarta, sehubungan dengan penyesuaian anggaran dasar Perseroan dengan:
(i) Peraturan OJK No. 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, (ii) Peraturan
OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan
(iii) Peraturan OJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0078981, tanggal 1 April 2028, dan telah
diumumkan pada TBNRI No. 15925 pada BNRI No. 044, tanggal 31 Mei 2024
(“Akta No. 3/2024”) (Akta No. 3/2024 selanjutnya disebut sebagai
“Anggaran Dasar Perseroan”).
Anggaran Dasar Perseroan telah sesuai dengan ketentuan (i) UUPT, (ii)
Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam
dan LK”) No. IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang
Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik,
Lampiran dari Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-179/BL/2008 tanggal
14 Mei 2008 yang terakhir diubah oleh Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2025
tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan Pengelolaan Aset Yang Tidak
Diklaim di Pasar Modal (“Peraturan IX.J.1”), (iii) Peraturan OJK Nomor
15/POJK.04/2020 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/2020”), dan (v)
Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten Atau Perusahaan Publik (“POJK No. 33/2014”).
3. Maksud dan tujuan. Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 dari Anggaran Dasar
Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah menjalankan usaha di bidang
Bank Umum.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro,
deposito berjangka, sertipikat deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya
yang dipersamakan dengan itu.
b. Menerbitkan Surat Pengakuan Hutang.
c. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk
kepentingan dan atas perintah nasabahnya, surat-surat berikut:
Page 249
8
(i) Surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Perseroan
yang biasa berlakunya tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam
perdagangan surat-surat dimaksud;
(ii) Surat pengakuan hutang dan surat berharga lainnya yang masa
berlakunya tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan
surat-surat dimaksud.
(iii) Surat berharga Pemerintah dan surat jaminan Pemerintah.
(iv) Sertipikat Bank Indonesia (SBI).
(v) Obligasi.
(vi) Surat dagang berjangka waktu.
(vii) Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan
peraturan perundangan yang berlaku.
b. Memberikan kredit.
c. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana
kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi
maupun dengan wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya.
d. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri, maupun untuk
kepentingan nasabah.
e. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan
perhitungan dengan atau antara pihak ketiga.
f. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.
g. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan
suatu kontrak.
h. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam
bentuk surat berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek.
i. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali
Amanat.
j. Melakukan segala tindakan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang
tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,
antara lain bertindak sebagai Bank Kustodian.
k. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan berdasarkan
Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas
Jasa Keuangan dan Dewan Syariah Nasional.
l. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat
kegagalan kredit atau kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah,
dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, dengan memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Guna menunjang kegiatan usaha utama Perseroan tersebut di atas, Perseroan
dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang antara lain sebagai berikut:
a. Melakukan kegiatan dalam valuta asing sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan oleh OJK;
b. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di
bidang keuangan, seperti sewa guna usaha, modal ventura, usaha kartu
kredit, pembiayaan konsumen, perusahaan efek, asuransi, serta lembaga
kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang
ditetapkan oleh OJK;
c. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat
kegagalan kredit, termasuk kegalaan pembiayaan berdasarkan prinsip
Page 250
9
syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
d. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus Dana Pensiun sesuai dengan
ketentuan dalam peraturan perundang-undangan di bidang dana pensiun
yang berlaku;
e. Menjual agunan baik seluruh maupun sebagian, melalui pelelangan atau
dengan cara lain, dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada
Perseroan, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicarikan
secepatnya;
f. Melakukan segala penunjang usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh
bank sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang
berlaku.
Maksud dan tujuan Perseroan sebagaimana terdapat dalam Anggaran Dasar
Perseroan telah sesuai dengan Pasal 4 dari Peraturan IX.J.1, dan telah
memenuhi klasifikasi kegiatan usaha sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan
Badan Pusat Statistik Nomor 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (“KBLI 2020”).
Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, berdasarkan hasil pemeriksaan
kami yang didukung dengan pernyataan Perseroan, kegiatan usaha yang saat
ini dijalankan oleh Perseroan selama Periode Pemeriksaan adalah menjalankan
usaha di bidang Bank Umum (KBLI 64121-Perbankan Umum Konvensional).
Dengan demikian, Perseroan sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini telah
menjalankan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan
sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar Perseroan dan telah melakukan
penyesuaian maksud dan tujuan Perseroan dalam Anggaran Dasar Perseroan
dengan KBLI 2020. Sehubungan dengan berlakunya Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (“KBLI”) Tahun 2025 berdasarkan Peraturan Badan Pusat
Statistik No. 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(“Perka BPS No. 7/2025”) pada tanggal diundangkan yaitu 18 Desember
2025, terdapat kewajiban bagi Perseroan melakukan penyesuaian pada seluruh
KBLI yang digunakan oleh Perseroan untuk sesuai dengan KBLI 2025, apabila
terdapat perubahan secara substansial sehubungan konversi KBLI 2025.
Berdasarkan penyampaian Surat Edaran Bersama Menteri Investasi dan
Hilirisasi / Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia No.
4.S/ Tahun 2026, Menteri Hukum Nomor M.HH-1.04.02/ Tahun 2026, dan
Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 1 / Tahun 2026 tentang Implementasi
Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025 dalam
Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis, tanggal 25 Maret 2026 (“SE
Bersama KBLI 2025”), kewajiban penyesuaian harus diselenggarakan oleh
Perseroan apabila terdapat perbedaan secara substansi maksud dan tujuan
serta ruang lingkup kegiatan usaha yang tercantum dalam anggaran dasar
sebelumnya mengacu kepada KBLI 2020 terhadap KBLI 2025. Sementara,
untuk KBLI yang memiliki kesesuaian deskripsi antara KBLI 2020 dan KBLI
2025, maka KBLI 2020 akan dikonversi secara otomatis menjadi KBLI 2025 oleh
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dan
Kementerian Hukum.
Page 251
10
Sehubungan dengan maksud dan tujuan Perseroan, kami mencatat bahwa tidak
terdapat perubahan kode KBLI baik secara numerik (tetap KBLI-64121) maupun
secara substansi. Dengan demikian, tidak diperlukan perubahan terhadap
anggaran dasar Perseroan sepanjang kegiatan usaha yang dijalankan tetap
sama oleh karena itu maksud dan tujuan Perseroan berdasarkan Pasal 3
Anggaran Dasar Perseroan telah sesuai dengan KBLI 2020 dan KBLI 2025.
4. Struktur Permodalan. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perubahan Anggaran Dasar No. 33 tanggal 24 Juli 2018, dibuat di hadapan Aulia
Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah
diberitahukan kepada Menkum dan telah diterima dan dicatat berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03.-
0234513 tanggal 21 Agustus 2018, serta telah terdaftar pada Daftar Perseroan
yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018
tanggal 21 Agustus 2018 (“Akta No. 33/2018”), struktur permodalan terakhir
Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai
Struktur Permodalan Jumlah Saham
(Rp)
Modal Dasar 476.608.857.231 12.864.765.605.400
Seri A 388.146.231 349.331.607.900
Seri B 8.891.200.000 2.000.520.000.000
Seri D 467.329.511.000 10.514.913.997.500
Modal Ditempatkan dan Disetor 76.215.195.821 3.855.908.223.675
Seri A 388.146.231 349.331.607.900
Seri B 8.891.200.000 2.000.520.000.000
Seri D 66.935.849.590 1.506.056.615.775
Saham dalam Portepel 400.393.661.410 9.008.857.381.725
Nilai nominal setiap saham Seri A – 900,00
Seri B – 225,00
Seri D – 22,50
Perubahan struktur permodalan Perseroan dalam kurun waktu 2 (dua) tahun
sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran telah sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Susunan Pemegang Saham. Berdasarkan Akta No. 3/2024 jo. Daftar
Pemegang Saham Perseroan yang diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita pada
tanggal 9 Juni 2026 berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
per 31 Mei 2026, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal %
Nama Pemegang Saham (dalam jutaan
Rupiah)
Sorak Financial Holdings Pte. 34.312.479.550 - 45,02
Ltd. (“Sorak”)
Maybank Offshore Corporate 25.882.393.996 - 33,96
Services (Labuan) Sdn Bd.
(“MOCS”)
Vital Solution Fund 6.653.168.749 - 8,73
Masyarakat di bawah 5% 9.367.153.526 - 12,29
Total 76.215.195.821 3.855.908 100,00
Page 252
11
Berdasarkan keterangan dari PT Sinartama Gunita selaku BAE Perseroan,
perincian atas saham-saham tanpa warkat tidak dapat dibedakan jumlah saham
per seri yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham dikarenakan setiap
seri saham memiliki sifat yang sama dan hanya berbeda nilai nominalnya
sehingga perdagangan dan pencatatan atas saham-saham tanpa warkat
tersebut tidak dapat lagi dibedakan menurut seri saham.
Pengendali Perseroan adalah Malayan Banking Berhad, melalui MOCS dan Sorak
memiliki total kepemilikan saham di Perseroan sebesar 78,9801% (tujuh puluh
delapan koma sembilan delapan nol satu persen). Berdasarkan Peraturan OJK
No. 56/POJK.03/2016 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum (“POJK No.
56/2016”), Malayan Banking Berhad akan tetap dapat mempertahankan
kepemilikan sahamnya di Perseroan apabila telah memperoleh penilaian tingkat
kesehatan bank dengan peringkat komposit 1 atau peringkat komposit 2,
memenuhi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai dengan profil risiko,
serta memiliki modal inti (tier 1) paling sedikit sebesar 6% (enam persen).
Di dalam Perseroan tidak terdapat orang perseorangan yang dapat diungkapkan
sebagai Pengendali Perseroan. Hal ini sejalan dengan pelaporan yang dilakukan
oleh Perseroan sesuai Pasal 4 Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 tentang
Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi dalam rangka
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak
Pidana Pendanaan Terorisme jo. Peraturan Menteri Hukum Nomor 2 Tahun 2025
tentang Verifikasi dan Pengawasan Pemilik Manfaat Korporasi (“Perpres No.
13/2018”) yang menyatakan bahwa tidak terdapat Pengendali orang
perorangan atas Malayan Banking Berhad selaku Pengendali tidak langsung dari
Perseroan berdasarkan lampiran dari Declaration of Ultimate Beneficiary Owner
(UBO) Reference to Ownership of PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang
dikeluarkan oleh Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk, termuat diagram
struktur kelompok kepemilikan dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk per 31
Desember 2025, yang menunjukkan bahwa PT Bank Maybank Indonesia Tbk,
dimiliki secara tidak langsung oleh Malayan Banking Berhad melalui Sorak
Financial Holdings Pte Ltd, sebesar 45,02% dan Maybank Offshore Corporate
Services (Labuan) Sdn Bhd sebesar 33,96%. Adapun pemegang saham Malayan
Banking Berhad terdiri dari 5 entitas pemegang saham yaitu:
a. AmanahRaya Trustees Berhad (B/O: Amanah Saham Bumiputera)
sebesar 27,86%;
b. Peraturan OJK No. 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di
Bidang Pasar Modal Peraturan OJK No. 3/POJK.04/2021 tentang
Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal Citigroup Nominees
(Tempatan) Sdn Bhd (B/O: Employees Provident Fund Board) sebesar
11,41%;
c. Permodalan Nasional Berhad sebesar 6,43%;
d. Kumpulan Wang Persaran (Diperbadankan) sebesar 5,38%
e. Lainnya: Pemegang Saham Korporasi dan Ritel sebesar 48,92%.
Oleh karena itu, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan,
Pengendali Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 4.a Peraturan
OJK No. 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar
Page 253
12
Modal (“POJK No. 3/2021”) adalah Malayan Banking Berhad dengan
kepemilikan tidak langsung melalui Sorak Finansial Holdings Pte. Ltd. sebesar
45,25% dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd sebesar
33,96% merupakan satu-satunya Pengendali langsung Perseroan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 3/2021.
Untuk mematuhi ketentuan Perpres No. 13/2018 juncto Peraturan Menteri
Hukum No. 2 Tahun 2024 tentang Verifikasi dan Pengawasan Pemilik Manfaat
Korporasi (“Peraturan Menkum No. 2/2024”), Perseroan pada tanggal 14
Januari 2026 telah melakukan pelaporan atas pemilik manfaat Perseroan
kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum
Republik Indonesia, yaitu Dato Sri Khairussaleh Ramli sebagai pemilik manfaat
Perseroan dalam hubungannya sebagai Presiden Komisaris Perseroan, dengan
kriteria sebagai pemilik manfaat dari Perseroan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 4 ayat (1) huruf (d) Perpres No. 13/2018, yaitu memiliki kewenangan
untuk mengangkat, menggantikan atau memberhentikan anggota direksi dan
anggota dewan komisaris. Terlepas dari pengelompokan kategori berdasarkan
Pasal 4 ayat (1) huruf (d) tersebut, berdasarkan UUPT, kewenangan untuk
menetapkan pengangkatan, pemberhentian, dan pengakhiran masa jabatan
anggota direksi maupun anggota dewan komisaris suatu perseroan berada pada
Rapat Umum Pemegang Saham. Dengan demikian, Dato Sri Khairussaleh Ramli
tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan tersebut mengingat
statusnya yang bukan merupakan pemegang saham. Adapun pencantuman
Dato Sri Khairussaleh Ramli sebagai Pemilik Manfaat Individu semata-mata
dilakukan untuk memenuhi persyaratan administratif sebagaimana diatur dalam
Perpres No. 13/2018 juncto Peraturan Menkum No. 2/2024.
6. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perseroan No. 52, tanggal 17 April 2026, yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana yang telah
diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0266079, tanggal 7 Mei 2026
(“Akta No. 52/2026”) susunan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur : Steffano Ridwan
Direktur : Irvandi Ferizal
Direktur : Effendi
Direktur : Widya Permana
Direktur : Mariana Husin *)
Direktur : Bambang Andri Irawan
Direktur : Shaiful Adhli Yazid
Direktur yang Membawahkan : Yessika Effendi
Fungsi Kepatuhan
Direktur Unit Usaha Syariah : Romy Hardiansyah
Direktur : Bianto Surodjo
Berdasarkan Akta No. 52/2026, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid*)
Komisaris : Dr. Hasnita Dato’ Hashim *)
Page 254
13
Komisaris : Datuk Lim Hong Tat
Komisaris : Dato’ Sri Khairussaleh Ramli *)
Komisaris Independen : Hendar
Komisaris Independen : Putut Eko Bayuseno
Komisaris Independen : Marina R. Tusin
Komisaris Independen : Daniel James Rompas
*) Pengangkatan Mariana Husin sebagai Direktur Perseroan, Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai
Presiden Komisaris, dan Hasnita Dato’ Hashim sebagai Komisaris, akan berlaku efektif setelah mendapat
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan demikian pengangkatan akan berlaku bagi masing-masing
anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut sesuai dengan keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Lebih lanjut:
a. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Komisaris
Perseroan dengan diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas pengangkatannya sebagai
Presiden Komisaris Perseroan;
b. Dato’ Sri Khairussaleh Ramli tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Presiden
Komisaris, sampai dengan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid telah efektif menjalankan jabatan dan
kewenangan sebagai Presiden Komisaris Perseroan;
c. Hasnita Dato’ Hashim dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Komisaris Perseroan untuk
masa jabatan efektif secepat-cepatnya sejak tanggal 17 Juni 2026 dan setelah diperolehnya persetujuan
dari Otoritas Jasa Keuangan; dan
d. Mariana Husin dapat melaksanakan jabatan dan kewenangan sebagai Direksi Perseroan setelah
diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Saat ini susunan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan dalam
POJK No. 33/2014, di mana jumlah Komisaris Independen yang diangkat
berdasarkan Akta No. 52/2026, adalah sejumlah 4 (empat) orang dan telah
memenuhi ketentuan jumlah komisaris independen minimal 30% (tiga puluh
persen) dari total jumlah seluruh komisaris Perseroan.
Berdasarkan pemeriksaan kami pengangkatan dan pengangkatan kembali
masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris di atas telah memenuhi
ketentuan (i) UUPT, (ii) Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) POJK No. 33/2014,
sebagaimana didukung oleh surat pernyataan dari masing-masing anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 22 Juni 2026.
Komite-komite
Pada saat Pendapat Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memiliki Komite
Audit Perseroan sebagaimana diuraikan di dalam Laporan Uji Tuntas, yang
terakhir didasarkan pada Surat Keputusan Direksi Perseroan No.
SK.026.003/PRESDIR, tanggal 5 Mei 2026 tentang Penetapan Perubahan
Susunan Anggota Komite Audit (Audit Committee) Periode 2024-2027, dan
memiliki Piagam Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
SK.2023.008/PRESDIR tentang Penetapan Piagam Komite Audit, tanggal 7
Desember 2023, yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK
No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Komite Audit.
Lebih lanjut berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan jo. Surat Keputusan
Direksi No.SK.2025.001/DIRHC tentang Penetapan Susunan Anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi Periode 2024-2027, tanggal 15 April 2025, Perseroan
Page 255
14 membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi yang mana telah memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten. Perseroan telah memiliki Pedoman Pelaksanaan Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.SK.2024.003/DIRHC tentang Penetapan Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 20 Juni 2024, yang mana telah sesuai dengan isi pedoman komite nominasi dan remunerasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (2) Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Sekretaris Perusahaan Pada saat Pendapat Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah menunjuk Putu Dewika Angganingrum sebagai Sekretaris Perusahaan Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. SK.2024.001/DIR COMPLIANCE tanggal 1 April 2024 tentang Penunjukan dan Pengangkatan Sekretaris Perusahaan yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Unit Audit Internal Perseroan juga telah menunjuk Hariseno Acharyama sebagai Kepala Satuan Kerja Audit Internal Perseroan (SKAI) berdasarkan Surat Keputusan No. SK. PERS.2019.0857/DIR HC tanggal 1 Mei 2019 tentang Pengangkatan Pejabat Kepala Satuan kerja Audit Internal (SKAI), dan memiliki Piagam Unit Audit Internal, tanggal 29 Mei 2019, yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan Dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal. Dewan Pengawas Syariah Berdasarkan: (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 31, tanggal 23 Oktober 2024, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0267273, tanggal 24 Oktober 2024; (ii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 23, tanggal 18 Desember 2024, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU- AH.01.09-0290752, tanggal 19 Desember 2024, dan (iii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 22, tanggal 14 Januari 2025, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09- 0012283, 16 Januari 2025, susunan Dewan Pengawas Syariah Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Pengawas Syariah Ketua : M. Sa’Ad Ih Anggota : Sodikun
Page 256
15
Anggota : Ahmad Satori
7. Perusahaan Anak. Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, Perseroan
memiliki penyertaan saham pada Perusahaan Anak dengan rincian sebagai
berikut:
a. berupa 2.349.646.729 saham dalam PT WOMF, yang merupakan 67,49%
dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam PT WOMF;
dan
b. berupa 32.369.999 saham dalam PT MIF, yang merupakan 99,99% dari
seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam PT MIF.
Penyertaan yang dilakukan oleh Perseroan dalam perusahaan anak telah sesuai
dengan Anggaran Dasar Perseroan dan masing-masing Perusahaan Anak dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sampai dengan dikeluarkannya
Pendapat Hukum ini, tidak terdapat penjaminan, perkara dan/atau sengketa
sehubungan dengan penyertaan saham Perseroan dalam Perusahaan Anak.
a. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(i) Pendirian
PT WOMF merupakan perseroan terbuka yang didirikan dengan nama
PT Jakarta Tokyo Leasing sebagaimana termaktub dalam Akta
Pendirian Perseroan No. 179, tanggal 23 Maret 1982, dibuat di
hadapan Kartini Muljadi S.H., Notaris di Jakarta, yang kemudian
diubah berdasarkan Akta Perubahan Naskah Pendirian No.96, tanggal
15 Desember 1982, dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris
di Jakarta, yang menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT
Jakarta Tokyo Leasing menjadi PT Fuji Semeru Leasing. Kedua akta
tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menkum berdasarkan
Surat Keputusan No. C2-3167-HT01.01.TH82, tanggal 23 Desember
1982, didaftarkan Kantor Pengadilan Negeri Jakarta, berturut-turut di
bawah No. 21 dan 22, tanggal 5 Januari 1983, sebagaimana telah
diumumkan pada TBNRI No. 1248 pada BNRI No. 26, tanggal 1 April
1997 (“Akta Pendirian PT WOMF”).
PT WOMF telah didirikan secara sah serta merupakan suatu badan
usaha yang berdiri sendiri yang dapat menggugat atau digugat serta
memiliki kewenangan untuk memiliki harta kekayaan dan
menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan anggaran dasarnya
dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia, khususnya peraturan di bidang perseroan terbatas.
(ii) Anggaran Dasar
Page 257
16
Anggaran dasar lengkap PT WOMF yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan
Anggaran Dasar PT WOMF No. 81, tanggal 30 Maret 2026, yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, sehubungan
dengan perubahan beberapa ketentuan dalam anggaran dasar PT
WOMF dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan OJK No. 14
Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham,
Rapat Umum Pemegang Obligasi dan Rapat Pemegang Sukuk Secara
Elektronik, sebagaimana yang telah: (i) disetujui oleh Menkum
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0023806.AH.01.02.TAHUN
2026, tanggal 14 April 2026, dan (ii) diberitahukan kepada Menkum
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0106796, tanggal 14 April 2026 (“Akta PT
WOMF No. 81/2026).
(Akta PT WOMF No. 81/2026 disebut sebagai “Anggaran Dasar PT
WOMF”).
Anggaran Dasar PT WOMF telah sesuai dengan ketentuan (i) UUPT,
(ii) Peraturan IX.J.1, (iii) POJK No. 15/2020, dan (iv) POJK No.
33/2014.
(iii) Bidang Usaha
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 dari Anggaran Dasar PT WOMF,
maksud dan tujuan PT WOMF adalah di bidang perusahaan
pembiayaan:
(a) Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, PT WOMF
dapat melaksanakan kegiatan usaha di bidang:
i. Pembiayaan Investasi, yang dilakukan dengan cara:
a. Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
b. Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback);
c. Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual
Piutang (Factoring with Recourse);
d. Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual
Piutang (Factoring Without Recourse);
e. Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
f. Pembiayaan Proyek;
g. Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau
h. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan dari OJK.
ii. Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan cara:.
a. Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback);
b. Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
c. Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual
Piutang (Factoring With Recourse);
Page 258
17
d. Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual
Piutang (Factoring Without Recourse);
e. Fasilitas Modal Usaha; dan/atau
f. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan dari OJK.
iii. Pembiayaan Multiguna yang dilakukan dengan cara:
a. Sewa pembiayaan (finance lease);
b. Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
c. Fasilitas Dana; dan/atau
d. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat
persetujuan dari OJK
iv. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan
OJK.
v. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan
usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dan ditetapkan oleh OJK,
Pemerintah dan/atau Lembaga yang memiliki kewenangan
dalam penetapan fatwa di bidang syariah sebagai berikut:
a. Pembiayaan Jual Beli yang dilakukan dengan
menggunakan akad:
1. Murabahah;
2. Salam; dan/atau
3. Istishna’.
b. Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan
menggunakan akad:
1. Mudharabah;
2. Musyarakah;
3. Mudharabah Musytarakat; dan/atau
4. Musyarakah Mutanaqisah.
c. Pembiayaan Jasa yang dilakukan dengan
menggunakan akad:
1. Ijarah;
2. Ijarah Muntahiyah Bittamlik;
3. Hawalah atau Hawalah bil Ujrah;
4. Wakalah atau Wakalah bil Ujrah;
5. Kafalah atau Kafalah bil Ujrah;
6. Ju’alah; dan/atau
7. Qardh.
Selain kegiatan usaha di atas, PT WOMF dapat melaksanakan
kegiatan usaha penunjang lainnya sebagai berikut:
i. Sewa operasi (operating lease);
ii. Kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di
sektor jasa keuangan; dan/atau
Page 259
18
iii. Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan
langsung maupun tidak langsung yang pelaksanaannya
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia.
Maksud dan tujuan PT WOMF sebagaimana terdapat dalam
Anggaran Dasar PT WOMF telah sesuai dengan Pasal 4 dari
Peraturan IX.J.1 dan telah memenuhi klasifikasi kegiatan usaha
sebagaimana ditetapkan dalam KBLI 2020.
Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, berdasarkan hasil
pemeriksaan kami yang didukung dengan pernyataan PT WOMF,
kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh PT WOMF selama
Periode Pemeriksaan adalah Perusahaan Pembiayaan
Konvensional berdasarkan KBLI No. 64911 dan Unit Usaha
Syariah Perusahaan Pembiayaan berdasarkan KBLI No. 64913.
Dengan demikian, PT WOMF sampai dengan tanggal Pendapat
Hukum ini telah menjalankan usahanya sesuai dengan maksud
dan tujuan PT WOMF sebagaimana termaktub dalam Anggaran
Dasar PT WOMF dan telah melakukan penyesuaian maksud dan
tujuan PT WOMF dalam Anggaran Dasar PT WOMF dengan KBLI
2020. Sehubungan dengan berlakunya KBLI Tahun 2025
berdasarkan Perka BPS No. 7/2025, terdapat kewajiban bagi PT
WOMF melakukan penyesuaian pada seluruh KBLI yang
digunakan oleh PT WOMF untuk sesuai dengan KBLI 2025, apabila
terdapat perubahan secara substansial sehubungan konversi
KBLI 2025.
Berdasarkan penyampaian SE Bersama KBLI 2025, kewajiban
penyesuaian harus diselenggarakan oleh PT WOMF apabila
terdapat perbedaan secara substansi maksud dan tujuan serta
ruang lingkup kegiatan usaha yang tercantum dalam anggaran
dasar sebelumnya mengacu kepada KBLI 2020 terhadap KBLI
2025. Sementara, untuk KBLI yang memiliki kesesuaian deskripsi
antara KBLI 2020 dan KBLI 2025, maka KBLI 2020 akan
dikonversi secara otomatis menjadi KBLI 2025 oleh Kementerian
Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dan
Kementerian Hukum.
Sehubungan dengan maksud dan tujuan PT WOMF, kami
mencatat bahwa terdapat perubahan secara numerik (pindah
kode) tanpa mengubah substansi maksud dan tujuan serta ruang
lingkup kegiatan usaha pada KBLI No. 64911, KBLI No. 64913
menjadi KBLI No. 64959-Aktivitas Pemberian Kredit Lainnya YTDL
tanpa mengubah substansi maksud dan tujuan serta ruang
lingkup kegiatan usaha. Dengan demikian, tidak diperlukan
perubahan terhadap anggaran dasar PT WOMF sepanjang
kegiatan usaha yang dijalankan tetap sama.
Page 260
19
(iv) Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur permodalan terakhir PT WOMF berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar WOMF No. 26 tanggal
13 Maret 2015, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkum
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0016894, tanggal 17 Maret 2015 (“Akta PT
WOMF No. 26/2015”) jo. Akta Pernyataan Rapat No. 54 tanggal 24
Maret 2022, dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada
Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0000439, tanggal 1 April 2022
(“Akta PT WOMF No. 54/2022”) adalah sebagai berikut:
Struktur Nilai
Jumlah Saham
Permodalan (Rp)
Modal Dasar 5.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan 3.481.481.480 348.148.148.000
Modal Disetor 3.481.481.480 348.148.148.000
Saham dalam Portepel 1.518.518.520 151.851.852.000
Nilai nominal setiap saham 100
Struktur permodalan PT WOMF sejak 2 (dua) tahun sebelum
penyampaian pernyataan pendaftaran telah sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar PT WOMF dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Berdasarkan Akta PT WOMF No. 26/2015 jo. Akta PT WOMF No.
54/2022, susunan pemegang saham PT WOMF adalah sebagai
berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per saham
%
Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(Rp)
Perseroan 2.349.646.729 234.964.672.900 67,49
PT Wahana Makmur Sejati 870.600.000 87.060.000.000 25,01
Masyarakat (kurang dari 261.234.751 26.123.475.100 7,50
5%)
Total 3.481.481.480 348.148.148.000 100,00
(v) Kepengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 79, tanggal 30
Maret 2026, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0223849, tanggal 15
April 2026 (“Akta PT WOMF No. 79/2026”), adalah sebagai
berikut:
Direktur : Cincin Lisa Hadi
Page 261
20
Direktur : Ir. Paulus Cholot Janala
Direktur : Hendrik Progo
Berdasarkan Akta PT WOMF No. 79/2026, susunan anggota Dewan
Komisaris PT WOMF adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris : Steffano Ridwan
Komisaris : Thilagavathy Nadason
Komisaris : Taufik Aulia
Komisaris : Rallyati A. Wibowo, S.E.
Independen
Komisaris : Sarastri Baskoro
Independen
Berdasarkan pemeriksaan kami pengangkatan Direksi dan Dewan
Komisaris PT WOMF telah sesuai dengan ketentuan pada (i) UUPT, (ii)
Anggaran Dasar PT WOMF, dan (iii) POJK No. 33/2014.
b. PT Maybank Indonesia Finance
(i) Pendirian
PT MIF merupakan perseroan terbatas yang didirikan dengan nama
PT BII Finance Center sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan
Terbatas No.163 tanggal 13 Februari 1991 juncto Akta Perubahan No.
225 tanggal 15 Mei 1991, yang keduanya dibuat oleh Richardus
Nangkih Sinulingga, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
pengesahan dari Menkum dengan keputusan No. C2-
2005.HT.01.01.TH.91 tanggal 5 Juni 1991 dan telah didaftarkan pada
buku register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah
No.1008/1991 dan No.1009/1991 tertanggal 12 Juni 1991, serta
telah diumumkan dalam BNRI No.78 tanggal 29 September 1992,
Tambahan No.4827/1992 (“Akta Pendirian PT MIF”).
PT MIF telah didirikan secara sah serta merupakan suatu badan usaha
yang berdiri sendiri yang dapat menggugat atau digugat serta
memiliki kewenangan untuk memiliki harta kekayaan dan
menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan anggaran dasarnya
dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia, khususnya peraturan di bidang perseroan terbatas.
(ii) Anggaran Dasar
Anggaran Dasar MIF telah mengalami beberapa kali perubahan di
mana sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, perubahan
Anggaran Dasar MIF terakhir kali adalah sebagaimana dinyatakan
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 62, tanggal 14 Maret
2025, dibuat di hadapan Satria Amiputra A., S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, di mana telah dilakukan perubahan Pasal 11 (Direksi), Pasal
12 (Tugas dan Wewenang Direksi) dan Pasal 14 (Dewan Komisaris)
Anggaran Dasar MIF. Akta tersebut telah diberitahukan kepada
Page 262
21
Menkum dan telah diterima serta dicatat berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
AH.01.03-0079112, tanggal 14 Maret 2025 dan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0144019, tanggal 14 Maret 2025, serta telah didaftarkan pada Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No. AHU-
0061765.AH.01.11.Tahun 2025, tanggal 14 Maret 2025 (“Akta PT
MIF No. 62/2025”).
(Akta PT MIF No. 62/2025 beserta akta-akta lain yang telah disetujui
oleh dan/atau diberitahukan kepada Menkum lebih lanjut disebut
sebagai “Anggaran Dasar PT MIF”).
Anggaran Dasar PT MIF telah sesuai dengan ketentuan UUPT dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(iii) Bidang Usaha
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 dari Anggaran Dasar PT MIF,
maksud dan tujuan PT MIF adalah sebagai berikut:
i. Pembiayaan Investasi;
ii. Pembiayaan Modal Kerja;
iii. Pembiayaan Multiguna;
iv. Kegiatan pembiayaan lainnya yang disetujui oleh OJK.
Selain itu, PT MIF juga dapat melakukan kegiatan pembiayaan
berdasarkan prinsip syariah sebagai berikut: (i) pembiayaan jual beli,
(ii) pembiayaan investasi, (iii) pembiayaan jasa.
Maksud dan tujuan PT MIF sebagaimana terdapat dalam Anggaran
Dasar PT MIF telah memenuhi klasifikasi kegiatan usaha sebagaimana
ditetapkan dalam KBLI 2020.
Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, berdasarkan hasil
pemeriksaan kami yang didukung dengan pernyataan PT MIF,
kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh PT MIF selama Periode
Pemeriksaan adalah Perusahaan Pembiayaan Konvensional
berdasarkan KBLI No. 64911. Dengan demikian, PT MIF sampai
dengan tanggal Pendapat Hukum ini telah menjalankan usahanya
sesuai dengan maksud dan tujuan PT MIF sebagaimana termaktub
dalam Anggaran Dasar PT MIF dan telah melakukan penyesuaian
maksud dan tujuan PT MIF dalam Anggaran Dasar PT MIF dengan
KBLI 2020. Sehubungan dengan berlakunya KBLI Tahun 2025
berdasarkan Perka BPS No. 7/2025, terdapat kewajiban bagi PT MIF
melakukan penyesuaian pada seluruh KBLI yang digunakan oleh PT
MIF untuk sesuai dengan KBLI 2025, apabila terdapat perubahan
secara substansial sehubungan konversi KBLI 2025.
Page 263
22
Berdasarkan penyampaian SE Bersama KBLI 2025, kewajiban
penyesuaian harus diselenggarakan oleh PT MIF apabila terdapat
perbedaan secara substansi maksud dan tujuan serta ruang lingkup
kegiatan usaha yang tercantum dalam anggaran dasar sebelumnya
mengacu kepada KBLI 2020 terhadap KBLI 2025. Sementara, untuk
KBLI yang memiliki kesesuaian deskripsi antara KBLI 2020 dan KBLI
2025, maka KBLI 2020 akan dikonversi secara otomatis menjadi KBLI
2025 oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi
Penanaman Modal dan Kementerian Hukum.
Sehubungan dengan maksud dan tujuan PT MIF, kami mencatat
bahwa terdapat perubahan secara numerik (pindah kode) tanpa
mengubah substansi maksud dan tujuan serta ruang lingkup kegiatan
usaha pada KBLI No. 64911 menjadi KBLI No. 64959-Aktivitas
Pemberian Kredit Lainnya YTDL tanpa mengubah substansi maksud
dan tujuan serta ruang lingkup kegiatan usaha. Dengan demikian,
tidak diperlukan perubahan terhadap anggaran dasar PT MIF
sepanjang kegiatan usaha yang dijalankan tetap sama.
(iv) Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Struktur permodalan terakhir PT MIF berdasarkan Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 77, tanggal 24
Agustus 2011, dibuat di hadapan Fransiscus Xaverius Budi Santoso
Isbandi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada dan
diterima oleh Menkum yang telah diterima dan dicatat berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-
AH.01.10-30085, tanggal 22 September 2011, dan didaftarkan pada
Daftar Perseroan yang dikelola Menkum di bawah No. AHU-
0076292.AH.01.09 Tahun 2011, tanggal 22 September (“Akta PT
MIF No. 77/2011”), sebagaimana juga dinyatakan kembali dalam
Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 105,
tanggal 18 November 2015, dibuat di hadapan Satria Amiputra,S.E.,
Akt, S.H., M.Akt., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta sebagaimana telah
disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-
0947396.AH.01.02.Tahun 2015 tanggal 7 Desember 2015 dan telah
diberitahukan kepada Menkum dan telah diterima serta dicatat
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No.AHU-AH.01.03.0985847 dan No.AHU-AH.01.03.0985848
keduanya tertanggal 7 Desember 2015, serta didaftarkan pada Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Menkum di bawah No.AHU-
3589400.AH.01.11.Tahun 2015 tertanggal 7 Desember 2015 (“Akta
PT MIF No. 105/2015”) adalah sebagai berikut:
Nilai
Struktur Permodalan Jumlah Saham
(Rp)
Modal Dasar 60.000.000 60.000.000.000
Modal Ditempatkan 32.370.000 32.370.000.000
Modal Disetor 32.370.000 32.370.000.000
Saham dalam Portepel 27.630.000 27.630.000.000
Nilai nominal setiap saham 1.000
Page 264
23
Struktur permodalan PT MIF sejak 2 (dua) tahun sebelum
penyampaian pernyataan pendaftaran telah sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar PT MIF dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Berdasarkan Akta PT MIF No. 77/2011 jo. Akta PT MIF No. 105/2015,
susunan pemegang saham PT MIF adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000,- per saham
Nama Pemegang %
Saham Jumlah Jumlah Nilai
Saham Nominal (Rp)
Perseroan 32.369.999 32.369.999.000 99,99
Koperasi Karyawan Bank 1 1.000 0,01
Internasional Indonesia
Total 32.370.000 32.370.000.000 100,00
(v) Kepengurusan
Berdasarkan Akta PT MIF No. 132, tanggal 12 Maret 2026, yang
dibuat di hadapan Satria Amiputra, Notaris di Jakarta Selatan (“Akta
PT MIF No. 132/2026”) susunan anggota Direksi PT MIF adalah
sebagai berikut:
Presiden Direktur ::: : Alexander
Direktur : Miki Effendi Lim
Direktur : Arief Sorendro
Direktur Keuangan : Sufiana
Berdasarkan Akta PT MIF No. 132/2026, susunan anggota Dewan
Komisaris PT MIF adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris : Budhy Dyah Sitawati
Komisaris : Bianto Surodjo
Komisaris : Herwan Ng
Berdasarkan pemeriksaan kami pengangkatan Direksi dan Dewan
Komisaris PT MIF telah sesuai dengan ketentuan pada (i) UUPT, (ii)
Anggaran Dasar PT MIF, dan (iii) ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
8. Perizinan. Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, Perseroan dan
Perusahaan Anak (baik kantor pusat maupun kantor cabangnya) telah
memperoleh izin-izin material dan penting yang diperlukan untuk menjalankan
usahanya dari pihak yang berwenang sebagaimana disyaratkan dalam
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan izin-izin material serta
penting tersebut masih berlaku sampai dengan dikeluarkannya Pendapat
Hukum ini. Berdasarkan pemeriksaan yang telah kami lakukan, Perseroan dan
Perusahaan Anak telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang berlaku bagi
Page 265
24
masing-masing Perseroan dan Perusahaan Anak berdasarkan izin-izin material
untuk menjalankan usahanya.
9. Izin Ketenagakerjaan. Kecuali untuk: (i) bukti pencatatan pembentukan LKS
Bipartit untuk Perseroan dan (ii) persetujuan atas perpanjangan Peraturan Kerja
Bersama (“PKB”) Perseroan dari salah satu Serikat Pekerja Perseroan, sampai
dengan tanggal Pendapat Hukum ini, Perseroan dan Perusahaan Anak (yang
telah menjalankan kegiatan usaha secara komersial) telah menaati ketentuan
yang berlaku sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan berdasarkan
pemeriksaan yang telah kami lakukan, termasuk telah melakukan laporan wajib
lapor ketenagakerjaan perusahaan, pemenuhan atas upah minimum provinsi
dan/atau kota, telah dimilikinya peraturan perusahaan atau perjanjian kerja
bersama yang telah disahkan oleh dinas ketenagakerjaan terkait, pembayaran
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan BPJS
Kesehatan, dan pembentukan Lembaga Kerjasama Bipartit (sebagaimana
relevan).
Perseroan sedang dalam proses pengurusan perpanjangan LKS Bipartit yang
mencakup tahapan bermusyawarah dengan serikat pekerja yang relevan untuk
menentukan anggota LKS Bipartit sesuai dengan arahan Dinas Ketenagakerjaan
(“Disnaker”) Jakarta Pusat berdasarkan Surat Disnaker Jakarta Pusat No.
806/KT.03.00 tentang Pembentukan LKS Bipartit, tanggal 11 Februari 2026.
Sehubungan dengan belum diterimanya dokumen pembentukan LKS Bipartit
Perseroan, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, apabila perusahaan yang
mempekerjakan 50 (lima puluh) pekerja/buruh atau lebih tidak membentuk LKS
Bipartit, maka perusahaan tersebut dapat dikenakan sanksi administratif, yang
dapat berupa (i) teguran; (ii) peringatan tertulis; (iii) pembatasan kegiatan
usaha; (iv) penghentian sementara kegiatan usaha; (v) pencabutan
persetujuan; (vi) pembatalan pendaftaran; (vii) penghentian sementara
sebagian atau seluruh sarana produksi; dan/atau (viii) pencabutan izin.
Perseroan sedang dalam proses pengurusan perpanjangan PKB yaitu
mendapatkan persetujuan kedua serikat pekerja Perseroan. Saat ini, Perseroan
telah mendapatkan persetujuan dari salah satu serikat pekerja Perseroan untuk
memperpanjang PKB Perseroan sampai dengan 1 (satu) tahun sejak tanggal
berakhirnya PKB Perseroan periode 2024-2025 (“PKB Terkini Perseroan”).
Meskipun demikian, serikat pekerja Perseroan lainnya belum memberikan
persetujuan atas PKB Terkini Perseroan tersebut. Sehubungan dengan belum
tersedianya persetujuan perpanjangan PKB Perseroan dari salah satu serikat
pekerja Perseroan, berdasarkan UU Ketenagakerjaan jo. Peraturan Menteri
Ketenagakerjaan No. 28 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pembuatan dan
Pengesahan Peraturan Perusahaan serta Pembuatan dan Pendaftaran Perjanjian
Kerja Bersama, PKB dapat diperpanjang masa berlakunya paling lama 1 (satu)
tahun berdasarkan kesepakatan tertulis antara pengusaha dengan serikat
pekerja/serikat buruh. Dalam hal perundingan PKB tidak mencapai kesepakatan
dan masa berlaku perpanjangan PKB telah habis, maka PKB yang berlaku adalah
PKB sebelumnya, sampai PKB yang baru disepakati.
10. Aset-aset Material. Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, Perseroan
dan Perusahaan Anak memiliki dan/atau menguasai harta kekayaan yang
Page 266
25
bersifat material berupa hak atas tanah, kendaraan, hak kekayaan intelektual
berdasarkan dokumen kepemilikan yang seluruhnya terdaftar (sebagaimana
relevan) atas nama Perseroan serta Perusahaan Anak yang telah beroperasi
secara komersial dan/atau berdasarkan suatu hak penguasaan yang sah dan
tidak sedang dalam sengketa. Lebih lanjut, berdasarkan pemeriksaan kami yang
didukung dengan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 22 Juni 2026 (“Surat
Pernyataan Perseroan”) dan Surat Pernyataan Perusahaan Anak tertanggal
22 Juni 2026 (“Surat Pernyataan Perusahaan Anak”),
pemilikan/penguasaan harta kekayaan Perseroan telah sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan, Anggaran Dasar masing-masing Perusahaan Anak dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Atas aset-aset material tersebut (i) PT WOMF sedang menjaminkan aset dalam
bentuk piutang-piutang yang dijaminkan dengan fidusia untuk kepentingan PT
Bank Maspion Indonesia dan PT Bank Ina Perdana Tbk atas pinjaman yang
diterima PT WOMF dan (ii) PT MIF sedang menjaminkan aset dalam bentuk
piutang-piutang yang dijaminkan dengan fidusia untuk kepentingan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk atas pinjaman yang diterima PT MIF.
11. Asuransi. Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, masing-masing
Perseroan dan Perusahaan Anak telah mengasuransikan dan/atau sedang
melakukan perpanjangan atas asuransi untuk aset-aset yang bersifat material
bagi kegiatan usaha sehari-hari Perseroan dan Perusahaan Anak. Berdasarkan
Surat Pernyataan Perseroan dan Surat Pernyataan Perusahaan Anak
(sebagaimana relevan), jumlah pertanggungan dari asuransi-asuransi tersebut
memadai untuk mengganti objek yang diasuransikan atau menutup risiko yang
dipertanggungkan pada tanggal diterbitkannya Pendapat Hukum ini.
12. Perjanjian Material. Perjanjian-perjanjian yang dianggap penting dan
material oleh Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sah, berlaku dan mengikat
Perseroan dan Perusahaan Anak serta tidak bertentangan dengan Anggaran
Dasar Perseroan dan Perusahaan Anak terkait serta peraturan perundang-
undangan yang berlaku terhadap Perseroan dan Perusahaan Anak. Dalam
perjanjian-perjanjian material tersebut, tidak terdapat ketentuan pembatasan
(negative covenants) yang dapat merugikan kepentingan: (i) pemegang obligasi
sehubungan dengan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I, dan
(ii) pemegang saham publik.
Sehubungan dengan perjanjian material PT MIF, terdapat pembatasan untuk
memperoleh persetujuan tertulis dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (“Bank
BNI”) selaku kreditur PT MIF, dalam hal PT MIF akan membagikan dividen
kepada pemegang sahamnya dengan jumlah melebihi 50% (lima puluh persen)
dari laba bersih PT MIF pada tahun buku sebelumnya untuk menjaga
kemampuan PT MIF membayar kewajiban utangnya kepada Bank BNI sebagai
kreditur PT MIF.
Transaksi atau perjanjian antara Perseroan dan Perusahaan Anak yang
melibatkan pihak afiliasi telah dibuat sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran
Dasar Perseroan dan Perusahaan Anak yang relevan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, serta tidak mengandung benturan kepentingan yang
Page 267
26
dapat merugikan kepentingan Perseroan dan Perusahaan Anak, serta
perjanjian-perjanjian afiliasi tersebut masih berlaku pada tanggal Pendapat
Hukum ini.
13. Rencana Penggunaan Dana. Berdasarkan Prospektus Obligasi Berkelanjutan
V Tahap I pada tanggal Pendapat Hukum ini (“Prospektus”), Perseroan
bermaksud untuk menggunakan seluruh dana dari hasil Obligasi Berkelanjutan
V Tahap I setelah dikurangi biaya-biaya emisi obligasi seluruhnya akan
dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan
usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit. Sehubungan dengan rencana
penggunaan dana dari Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dan tahap berikutnya
(jika ada) (kemudian disebut “Rencana Penggunaan Dana Tahap
Berikutnya”), setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan
dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan
usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit. Kepastian Rencana Penggunaan
Dana Tahap Berikutnya akan ditentukan dengan memperhatikan kebutuhan
Perseroan dan kondisi pasar pada saat penerbitan berikutnya dengan tetap
tunduk pada ketentuan Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tentang
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK
No. 36/2014”) yang dituangkan pada Informasi Tambahan pada penerbitan
tahap II dan tahap berikutnya termasuk perubahannya dari pengungkapan
dalam Prospektus (jika ada).
Dalam hal Perseroan akan melaksanakan transaksi dengan menggunakan dana
hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi yang merupakan Transaksi
Afiliasi atau Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi Material,
Perseroan akan melaksanakannya sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi (“POJK No. 42/2020”) dan
Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No.
17/2020”), yang mencakup kewajiban untuk: (a) memiliki prosedur yang
memadai untuk memastikan bahwa Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi
Material dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, (b)
menggunakan penilai untuk menentukan nilai wajar, (c) mengumumkan
keterbukaan informasi kepada masyarakat dan OJK, (d) mendapat persetujuan
RUPS, dan (e) melaporkan hasil pelaksanaan Transaksi Material pada laporan
tahunan sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo. Pasal 4 POJK No. 42/2020 dan
Pasal 6 ayat (1) huruf a jo. Pasal 6 ayat (1) huruf d POJK No. 17/2020
(sebagaimana relevan). Pemenuhan kewajiban-kewajiban tersebut tetap
tunduk pada ketentuan pengecualian yang berlaku bagi Transaksi Afiliasi
berdasarkan POJK No. 42/2020 dan Transaksi Material berdasarkan POJK No.
17/2020, sepanjang terdapat dasar pengecualian yang relevan sehubungan
dengan penggunaan dana oleh Perseroan.
Rencana Penggunaan Dana tersebut di atas tidak bertentangan dengan
Anggaran Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
perjanjian-perjanjian yang mana Perseroan menjadi pihak di dalamnya.
Perseroan diwajibkan untuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I yang diterima oleh
Page 268
27
Perseroan kepada OJK dan Wali Amanat sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK
No.30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum sebagaimana yang telah diubah dengan Peraturan OJK NO.
40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (“POJK No.
40/2025”) (yang mulai berlaku pada tanggal 22 Juni 2026) secara berkala
setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember.
Adapun target realisasi dana yang diperoleh dari hasil Berkelanjutan Obligasi V
Tahap I ini akan dilakukan secara berkala sampai dengan paling lambat kuartal
ke-4 tahun 2026. Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk
mengubah rencana penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I, maka Perseroan wajib: (a) menyampaikan rencana
dan alasan perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari
sebelum penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”); dan (b)
memperoleh persetujuan dari RUPO. Perseroan wajib menempatkan sisa dana
tersebut dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid sesuai dengan
ketentuan dalam POJK No. 40/2025.
14. Litigasi. Hingga pada tanggal Pendapat Hukum ini, terdapat perkara material
yang melibatkan Perseroan yaitu dalam perkara perdata No. 134/Pdt.G/2025/PN
Jkt.Pst jo. No. 1311/Pdt/2025/PT DKI (“Perkara Perdata No. 134”), yang
melibatkan alm. Kent Lisandi sebagai penggugat/terbanding/pemohon kasasi
dan masing-masing dari (i) Rohmat Setiawan, (ii) Sumarningsih, (iii) Aris
Setyawan, dan (iv) Perseroan sebagai para tergugat/para pembanding/para
termohon kasasi, sehubungan dengan pemberian fasilitas pembiayaan Syariah
back-to-back kepada Sumarningsih dengan total plafon Rp30.000.000.000,-
yang dicairkan bertahap sepanjang 31 Juli 2024 sampai dengan 13 November
2024. Fasilitas ini dijamin oleh jaminan tunai sebesar Rp30.000.000.000,- atas
nama Rohmat Setiawan berdasarkan perjanjian pemberian gadai/jaminan tunai.
Namun, pada November 2024, Perseroan menerima informasi dari pihak ketiga,
alm. Kent Lisandi, yang mengklaim adanya hubungan utang-piutang pribadi
dengan Rohmat dan penyerahan cek senilai Rp30.000.000.000,-. Informasi
tersebut menjadi indikasi pelanggaran ketentuan negative covenant dalam
perjanjian pembiayaan dan memicu terjadinya keadaan lalai/wanprestasi sesuai
perjanjian. Adapun hasil putusan pada tingkat banding, hakim Pengadilan Tinggi
Jakarta menyatakan gugatan penggugat/terbanding (atas nama Kent Lisandi)
tidak dapat diterima. Saat ini, perkara tersebut sedang berada dalam status
pengiriman berkas perkara dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Mahkamah
Agung pada tanggal 4 Maret 2026.
Meskipun demikian, berdasarkan pemeriksaan kami yang didukung dengan
Surat Pernyataan Status Perkara Perseroan No.: S.2026.093/MBI/DIR FINANCE
tanggal 26 Mei 2026, Perkara Perdata No. 134 tersebut (i) tidak berkaitan
dengan rencana penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I oleh
Perseroan, (ii) tidak memiliki dampak atau pengaruh secara material terhadap
kelangsungan usaha Perseroan, dan (iii) tidak memiliki dampak atau pengaruh
secara material terhadap rencana Perseroan untuk melakukan penawaran
umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
Page 269
28
Selain daripada Perkara Perdata No. 134 di atas, Perseroan dan Perusahaan
Anak tidak sedang menghadapi atau terlibat sebagai pihak dalam suatu perkara
hukum baik pada bidang perdata maupun pidana, perniagaan, hubungan
industrial, persaingan usaha dan kegiatan monopoli, dan/atau perselisihan lain
di lembaga peradilan dan/atau badan mediasi dan/atau badan arbitrase mana
pun di Indonesia atau di luar negeri dan/atau perselisihan dengan badan
pemerintah termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban pajak, tata
usaha negara atau dinyatakan pailit atau mengajukan penundaan kewajiban
pembayaran utang atau menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit
dan/atau sengketa lain di luar pengadilan, serta tidak menerima surat menyurat
atau somasi, tuntutan ataupun klaim dari pihak manapun serta tidak sedang
terlibat dalam suatu sengketa hukum atau perselisihan apapun di luar lembaga
peradilan, termasuk namun tidak terbatas pada sengketa, klaim, atau tuntutan
yang dapat memengaruhi status, kedudukan dan keberlangsungan kegiatan
usaha Perseroan, Perusahaan Anak serta rencana penawaran umum Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I, kecuali perkara-perkara yang timbul dalam rangka
pelaksanaan kegiatan usaha perbankan sehari-hari (ordinary course of banking
activities), termasuk namun tidak terbatas pada sengketa antara nasabah dan
Perseroan. Meskipun demikian, perkara-perkara yang timbul dalam rangka
pelaksanaan kegiatan usaha perbankan sehari-hari (ordinary course of banking
activities) tersebut tidak mempengaruhi status, kedudukan dan
keberlangsungan kegiatan usaha Perseroan, Perusahaan Anak serta rencana
penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
Lebih lanjut, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta Perusahaan Anak
tidak sedang terlibat dalam sengketa yang berjalan/belum inkracht dalam
perkara di badan peradilan, berdasarkan pemeriksaan yang telah kami lakukan
serta didukung dengan surat-surat pernyataan yang dibuat oleh masing-masing
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dari Perseroan dan Perusahaan
Anak masing-masing tertanggal 22 Juni 2026, pihak-pihak tersebut tidak
sedang terlibat ataupun menjadi pihak dalam perkara hukum baik pada bidang
perdata maupun pidana, perburuhan, perniagaan, persaingan usaha dan praktik
monopoli, dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau badan
mediasi dan/atau badan arbitrase manapun di Indonesia atau di negara asing
dan/atau perselisihan dengan badan pemerintah termasuk perselisihan
sehubungan dengan kewajiban pajak, tata usaha negara atau dinyatakan pailit
atau mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang atau menyebabkan
suatu perusahaan dinyatakan pailit dan/atau sengketa lain di luar pengadilan,
serta tidak terdapat somasi/klaim yang diterima oleh masing-masing anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Perusahaan Anak tersebut.
15. Keabsahan Perjanjian. Dalam rangka penawaran umum Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I, Perseroan dan setiap pihak terkait telah melakukan
penandatanganan atas Perjanjian-perjanjian Obligasi Berkelanjutan V Tahap I
Tahun 2026. Perjanjian-perjanjian Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026
adalah sah, berlaku dan mengikat Perseroan (sesuai dengan syarat dan
ketentuan di dalamnya) serta tidak bertentangan dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan Pasar Modal, termasuk tidak terbatas
pada, UUPM. Lebih lanjut, (i) Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ynag dibuat
dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I telah dibuat secara
Page 270
29
sah dan telah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 13 Tahun 2025
tentang Pengendalian Internal dan Perilaku Perusahaan Efek yang Melakukan
Kegiatan Usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang Efek;
serta (ii) Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat dalam rangka penerbitan
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I telah dibuat secara sah dan telah sesuai
dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 Tahun 2020
tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus,
namun dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang bergerak
maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di
kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu
tanpa preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lain baik yang ada sekarang
maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin
secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang
akan ada di kemudian hari sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
16. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I. Obligasi Berkelanjutan V
Tahap I telah memenuhi persyaratan efek yang dapat diterbitkan melalui
penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang sebagaimana diatur dalam
POJK No. 36/2014. Lebih lanjut, berdasarkan pemeriksaan, Perseroan telah
memenuhi syarat sebagai pihak yang dapat menerbitkan Obligasi Berkelanjutan
V Tahap I berdasarkan POJK No. 36/2014, yaitu merupakan emiten atau
perusahaan publik dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun dan tidak
pernah mengalami gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Obligasi Berkelanjutan V
Tahap I berdasarkan surat pernyataan Perseroan No. S.2026.048/MBI/DIR
FINANCE tanggal 5 Maret 2026, dan surat No. 00038/2.1505/JL.0/07/0703-
3/1/III/2026 Tanggal 11 Maret 2026 yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik
Purwanto Susanti dan Surja.
17. Rencana Bisnis Bank. Rencana Perseroan untuk menerbitkan Obligasi
Berkelanjutan V Tahap I dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar
Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) telah dicantumkan dalam Rencana
Bisnis Bank yang disampaikan ke OJK pada tanggal 25 November 2025 dalam
Surat No. S.2025.021/MBI/BOC perihal: Rencana Bisnis Bank (RBB) PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2026-2028 sesuai dengan persyaratan dalam
Peraturan OJK No. 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank (beserta
perubahannya).
18. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Berdasarkan pemeriksaan kami dan
didukung dengan Surat Pernyataan Perseroan, tidak terdapat hubungan afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 UUPM antara Perseroan dengan
setiap Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selaku penjamin pelaksana emisi efek
obligasi dalam rangka penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I
kecuali untuk PT Maybank Sekuritas Indonesia yang merupakan pihak terafiliasi
dengan Perseroan.
Page 271
30
19. Penunjukan Wali Amanat. Berdasarkan pemeriksaan kami yang didukung
dengan pernyataan Wali Amanat, penunjukan Wali Amanat telah memenuhi
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK Nomor
19/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan
Sebagai Wali Amanat dan POJK Kontrak Perwaliamanatan. Lebih lanjut, Wali
Amanat telah menyatakan bahwa Wali Amanat tidak memiliki hubungan afiliasi
dan hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh
lima persen) dari jumlah Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
20. Kesesuaian Informasi Prospektus. Informasi dan keterangan aspek hukum
sepanjang mencakup tentang struktur permodalan, susunan pemegang saham,
anggaran dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris, perizinan, perjanjian,
aset-aset, dan litigasi sebagaimana diungkapkan dalam Prospektus sebagai
dokumen penawaran untuk penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I
telah sesuai dengan informasi dan keterangan sebagaimana diuraikan dalam
Laporan Uji Tuntas.
ASUMSI-ASUMSI DAN KUALIFIKASI
Pendapat Hukum ini, diberikan dengan mengingat dan mendasarkan pada asumsi-
asumsi sebagai berikut:
1. Bahwa cap dan/atau tanda tangan atas semua dokumen asli yang diberikan
atau ditunjukkan oleh Perseroan, Perusahaan Anak, dan pihak ketiga kepada
kami adalah asli, dan dokumen-dokumen asli yang diberikan atau ditunjukkan
kepada kami adalah otentik, dan bahwa dokumen-dokumen yang diberikan
kepada kami dalam bentuk fotokopi adalah sesuai dengan aslinya.
2. Bahwa semua dokumen yang diberikan kepada kami adalah lengkap dan benar
serta setiap keputusan (baik yang dibuat melalui rapat umum pemegang
saham, direksi dan dewan komisaris) dari Perseroan dan Perusahaan Anak telah
diambil dan diputuskan secara sah dan belum pernah dicabut ataupun
dinyatakan tidak berlaku dan batal demi hukum dan kami tidak mempunyai
alasan atau sebab untuk meragukan kebenaran hal-hal tersebut.
3. Bahwa pihak yang mengadakan perjanjian dengan Perseroan, Perusahaan Anak,
dan/atau para pejabat pemerintah yang menandatangani perjanjian atau
mengeluarkan perizinan kepada, melakukan pendaftaran atau pencatatan untuk
kepentingan Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai wewenang dan
kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan mengikat.
4. Bahwa segala keterangan atau pernyataan yang diberikan oleh pihak ketiga,
termasuk badan-badan eksekutif dan yudikatif, baik lisan maupun tertulis,
sehubungan dengan beberapa aspek hukum yang menurut pendapat kami
penting untuk dimintakan yang berhubungan erat dengan Perseroan dan
Perusahaan Anak adalah benar dan sesuai dengan ketentuan hukum yang
berlaku, karenanya kami tidak melakukan pemeriksaan bandingan atau
menelusuri kebenaran dari keterangan atau pernyataan pihak ketiga tersebut.
Page 272
31
5. Bahwa Pendapat Hukum yang memuat kata-kata “berdasarkan pernyataan
Perseroan dan/atau Perusahaan Anak” telah kami buat berdasarkan pernyataan
dan/atau keterangan tertulis maupun lisan yang diberikan oleh anggota Direksi,
Dewan Komisaris, wakil-wakil lain dan/atau pegawai dari Perseroan atau
Perusahaan Anak dan/atau badan-badan pemerintah dan peradilan yang
berwenang.
6. Bahwa Pendapat Hukum ini diberikan berdasarkan (i) dokumen dan/atau
keterangan yang disebutkan dalam Laporan Uji Tuntas dan (ii) pernyataan
Direksi, Dewan Komisaris, wakil-wakil lain dan/atau pegawai Perseroan,
Perusahaan Anak, pejabat pemerintah dan pihak ketiga lainnya, yang mana
disebutkan bahwa dokumen dan/atau hal lain yang disampaikan dan/atau
keterangan yang diberikan kepada kami adalah benar, akurat, lengkap dan
sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan
sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini, sehingga tidak bertentangan
dengan Pendapat Hukum dan dalam hal menurut pendapat Perseroan dan
Perusahaan Anak terdapat dokumen dan/atau hal yang tidak perlu disampaikan
dan/atau keterangan yang tidak perlu diberikan kepada kami, dan karenanya
tidak diketahui oleh kami, tidak membuat Pendapat Hukum menjadi tidak benar
dan/atau menyesatkan.
Pendapat Hukum ini, diberikan dengan mengingat dan mendasarkan pada kualifikasi
sebagai berikut:
1. Bahwa pendapat sehubungan dengan “izin-izin material”, “perjanjian-perjanjian
penting dan material”, dan “harta kekayaan material” adalah sejauh izin-izin,
perjanjian-perjanjian serta aset-aset tersebut berakibat atau berpengaruh
langsung terhadap keberlangsungan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak.
2. Bahwa pelaksanaan dari dokumen dan perjanjian yang diperiksa dan/atau
dibuat dalam rangka penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dapat
dipengaruhi oleh masa daluwarsa, penundaan kewajiban pembayaran utang,
likuidasi, kepailitan atau peraturan perundang-undangan Republik Indonesia
dan tunduk pada asas itikad baik sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 Kitab
Undang-undang Hukum Perdata.
3. Bahwa kami tidak memberikan pendapat apa pun atas aspek komersial,
keuangan, perpajakan dan kewajaran dari transaksi-transaksi yang dilakukan
oleh para pihak berdasarkan dokumen transaksi yang diserahkan kepada kami.
4. Bahwa pendapat kami mengenai perjanjian-perjanjian adalah sejauh
perjanjian-perjanjian tersebut diatur menurut dan tunduk pada hukum Republik
Indonesia.
5. Bahwa tuntutan dapat atau menjadi tunduk pada pembelaan berdasarkan
kompensasi atau gugatan rekonvensi dan dapat ditolak atau dibatasi karena
peraturan perundang-undangan yang mengatur pembatasan tuntutan.
Page 273
32
Demikianlah Pendapat Hukum ini kami persiapkan dalam kapasitas kami sebagai
konsultan hukum yang bebas dan mandiri, dengan penuh kejujuran dan tidak
berpihak serta terlepas dari kepentingan pribadi, baik secara langsung maupun tidak
langsung terhadap usaha Perseroan serta Perusahaan Anak dan kami bertanggung
jawab atas isi Pendapat Hukum ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 80 UUPM.
Hormat kami,
ARMAND YAPSUNTO MUHARAMSYAH & PARTNERS
M. Arie Armand, S.H., LL.M.
No. STTD: STTD.KH-219/PJ-1/PM.02/2023
Tembusan:
1. Yang Terhormat Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
2. Yang Terhormat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan
Bursa Karbon
3. Yang Terhormat Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal
dan Lembaga Efek
4. Yang Terhormat Deputi Komisioner Emiten, Transaksi Efek & Pemeriksaan Khusus
5. Yang Terhormat Kepala Departemen Perizinan Pasar Modal
6. Yang Terhormat Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Page 274
XVI. LAPORAN KEUANGAN
Berikut ini adalah salinan laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan
Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited). Laporan auditor independen menyatakan opini tanpa
modifikasian dan berisi paragraf hal lain yang menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen
sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan, yang laporannya tercantum
dalam Prospektus ini, sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V
Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026.
217
Page 275
PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Consolidated financial statements as of December 31, 2025 and 2024 and for the years then ended with independent auditor’s report
Page 276
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AND 2024 STATEMENTS AS OF DECEMBER 31, 2025 AND 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEARS THEN
TANGGAL-TANGGAL TERSEBUT BESERTA ENDED WITH INDEPENDENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Pages
Surat Pernyataan Direksi………………………………………………. …………… ……………………………………………..Directors’ Statement
Independent Auditor’s
Laporan Auditor Independen……………………….……………. …………… …………………….………………………………………………Report
Consolidated Statements of
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian……………. …………… 1-4 …………………….……………………..Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian............ ...................... 5-6 ….…..and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Consolidated Statements of Changes in
Konsolidasian................................................................................ 7-8 ......................................................................... Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian……………………. …………………….. 9-10 ………Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Consolidated Financial
Konsolidasian…………………………………...……………………………………… 11-331 …………………………….…………………………Statements
***************************
Page 277
Page 278
Page 279
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 3/1/V/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders, the Board of Commissioners
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. and Directors
PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying consolidated
konsolidasian PT Bank Maybank Indonesia Tbk. financial statements of PT Bank Maybank Indonesia
(“Bank”) dan entitas anaknya (secara kolektif Tbk. (the “Bank”) and its subsidiaries (collectively
disebut sebagai “Grup”) terlampir, yang terdiri referred to as the “Group”), which comprise the
dari laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statements of financial position
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, serta as of December 31, 2025 and 2024, and the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif consolidated statements of profit or loss and other
lain konsolidasian, laporan perubahan ekuitas comprehensive income, consolidated statements
konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian of changes in equity, and consolidated statement
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal of cash flows for the years then ended, and notes
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan to the consolidated financial statements, including
konsolidasian, termasuk informasi kebijakan material accounting policy information.
akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan In our opinion, the accompanying consolidated
konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, financial statements present fairly, in all material
dalam semua hal yang material, posisi keuangan respects, the consolidated financial position of the
konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025 Group as of December 31, 2025 and 2024, and its
dan 2024, serta kinerja keuangan dan arus kas consolidated financial performance and cash flows
konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada for the years then ended, in accordance with
tanggal-tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Indonesian Financial Accounting Standards.
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
KAP Purwanto Susanti dan Surja i
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 280
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“IICPA”). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Consolidated
Konsolidasian pada laporan kami. Kami Financial Statements paragraph of our report.
independen terhadap Grup berdasarkan We are independent of the Group in accordance
ketentuan etika yang relevan dalam audit kami with the ethical requirements relevant to our
atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, audit of the consolidated financial statements
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika in Indonesia, and we have fulfilled our other
lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami ethical responsibilities in accordance with such
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh requirements. We believe that the audit evidence
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu we have obtained is sufficient and appropriate to
basis bagi opini kami. provide a basis for our opinion.
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal- professional judgment, were of most significance in
hal paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the consolidated financial statements
keuangan konsolidasian periode kini. Hal audit of the current period. Such key audit matters were
utama tersebut disampaikan dalam konteks audit addressed in the context of our audit of the
kami atas laporan keuangan konsolidasian secara consolidated financial statements taken as a whole
keseluruhan dan dalam merumuskan opini kami and in forming our opinion thereon, and we do not
atas laporan keuangan konsolidasian terkait, dan provide a separate opinion on such key audit
kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas matters. For the key audit matter below, our
hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama di description of how our audit addressed such key
bawah ini, penjelasan kami tentang bagaimana audit matter is provided in such context.
audit kami merespons hal tersebut disampaikan
dalam konteks tersebut.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 281
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Consolidated Financial Statements paragraph of
Konsolidasian pada laporan kami, termasuk our report, including in relation to the key audit
sehubungan dengan hal audit utama yang matter communicated below. Accordingly, our
dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, audit included the performance of procedures
audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang designed to respond to our assessment of the risks
didesain untuk merespons penilaian kami atas of material misstatement of the accompanying
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan consolidated financial statements. The results of
keuangan konsolidasian terlampir. Hasil prosedur our audit procedures, including the procedures
audit kami, termasuk prosedur yang dilakukan performed to address the key audit matter below,
untuk merespons hal audit utama di bawah ini, provide the basis for our opinion on the
menyediakan basis bagi opini kami atas laporan accompanying consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian terlampir.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah sharia receivables/financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen financing receivables
Penjelasan atas hal audit utama: Description of key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 12 dan 13 As described in Note 12 and 13 to the
atas laporan keuangan konsolidasian, pada accompanying consolidated financial statements,
tanggal 31 Desember 2025, cadangan kerugian as of December 31, 2025, the allowance for
penurunan nilai atas kredit yang diberikan impairment losses on loans and sharia receivables/
dan piutang/pembiayaan syariah dan piutang financing and consumer financing receivables was
pembiayaan konsumen adalah masing-masing Rp3,181,985 million and Rp126,843 million,
sebesar Rp3.181.985 juta dan Rp126.843 juta. respectively. The material accounting policy
Informasi kebijakan akuntansi material atas information of allowance on impairment losses are
cadangan kerugian penurunan nilai diungkapkan disclosed in Note 2 to the accompanying
dalam Catatan 2 dalam laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian terlampir.
Kami fokus pada area ini karena nilai tercatat atas We focused on this area because the carrying
kredit yang diberikan dan piutang/ pembiayaan value of loans and sharia receivables/financing
syariah dan piutang pembiayaan konsumen and consumer financing receivables and the
dan cadangan kerugian penurunan nilai terkait related allowances are significant to the Group’s
adalah signifikan terhadap laporan keuangan accompanying consolidated financial statements.
konsolidasian Grup terlampir.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 282
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah sharia receivables/financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) financing receivables (continued)
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan dan memiliki requires judgement and is subject to estimation
ketidakpastian estimasi yang mencakup uncertainty which includes determining the model
penentuan model untuk menghitung cadangan to calculate allowance for impairment losses,
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur identification of credit exposures with significant
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit deterioration in credit quality, and determining
yang signifikan, dan penentuan asumsi yang assumptions used in the allowance for impairment
digunakan dalam model perhitungan cadangan losses calculation models (for exposures assessed
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang on an individual or collective basis), including
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk forward-looking macroeconomics factors.
faktor ekonomi makro masa depan.
Respons audit: Audit response:
Kami menguji pengendalian utama atas We tested the key controls over the origination,
pemberian, segmentasi, penilaian kualitas kredit segmentation, regular internal credit quality
internal secara regular, pencatatan dan assessments, recording and monitoring of the
pengawasan kredit yang diberikan dan loans and sharia receivables/financing and
piutang/pembiayaan syariah dan piutang consumer financing receivables. We obtained
pembiayaan konsumen. Kami memeroleh understanding and assessed impairment
pemahaman dan menilai metodologi pengukuran measurement methodologies, validation of
penurunan nilai, validasi model cadangan allowance for impairment losses models, inputs,
kerugian penurunan nilai, dan data masukan, bases and assumptions used by the Group in
dasar dan asumsi yang digunakan oleh Grup calculating the allowance for impairment losses,
dalam menghitung cadangan kerugian penurunan and tested the classification into three stage credit
nilai, serta menguji tiga tahapan kualitas kredit quality of loan portfolios in accordance with staging
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan criteria developed by the Group for loans and
(staging) yang disusun oleh Grup untuk kredit consumer financing receivables. We tested
yang diberikan dan piutang pembiayaan whether historical experience is representative of
konsumen. Kami menguji apakah pengalaman current circumstances and of the recent losses
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian incurred in the portfolios, and assessed
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta menilai reasonableness of forward-looking adjustments,
kewajaran atas penyesuaian asumsi masa depan, macroeconomic factor analysis, and probability-
analisis faktor ekonomi makro, dan beberapa weighted multiple scenarios for loans and
skenario probabilitas tertimbang untuk kredit yang consumer financing receivables.
diberikan dan piutang pembiayaan konsumen.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 283
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah sharia receivables/financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) financing receivables (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance for
dinilai secara individual, kami menguji sampel impairment losses, we tested a sample of loans and
kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan sharia receivables/financing to evaluate the timely
syariah untuk mengevaluasi ketepatan waktu identification by the Group of exposures with
Grup dalam melakukan identifikasi eksposur yang significant deterioration in credit quality or those
mengalami penurunan kualitas kredit yang which have been impaired; for cases where
signifikan atau yang telah mengalami penurunan impairment has been identified, we assessed the
nilai; untuk kasus-kasus di mana penurunan nilai Group’s assumptions on the expected future cash
telah diidentifikasi, kami menilai asumsi Grup flows, including the value of realizable collateral
atas arus kas masa depan yang akan diterima, based on available market information or valuation
termasuk nilai agunan yang dapat direalisasikan prepared by independent valuer. We checked the
berdasarkan informasi pasar yang tersedia atau accuracy of the calculation of the allowance for
penilaian yang dilakukan oleh penilai independen. impairment losses amount by recalculating the
Kami memeriksa keakurasian perhitungan jumlah collective impairment assessment for the entire
cadangan kerugian penurunan nilai dengan portfolio and recalculating the individual
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan impairment assessment on a sample basis.
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara We assessed whether the financial statement
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas disclosures are adequately and appropriately
penurunan nilai yang dinilai secara individual reflecting the Group’s exposures to credit risk.
berdasarkan sampel. Kami menilai apakah We involved our auditors’ internal expert to assist
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan us in the performance of the above procedures
secara memadai mencerminkan eksposur Grup where their specific expertise was required.
terhadap risiko kredit. Kami melibatkan pakar
auditor internal kami untuk membantu kami
dalam melakukan prosedur-prosedur di atas
ketika keahlian spesifik mereka diperlukan.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 284
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Hal lain Other matter
Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan We have previously issued our independent
auditor independen kami auditor’s report
No. 00823/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/IV/2026 No. 00823/2.1505/AU.1/07/0703-
bertanggal 23 April 2026 atas laporan keuangan 3/1/IV/2026 dated April 23, 2026 on
konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025 the consolidated financial statements of the
dan 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada Group as of 31 December 2025 and 2024 and for
tanggal-tanggal tersebut, sebelum penerbitan the years then ended, prior to the reissuance of
kembali laporan keuangan konsolidasian tersebut such financial statements with certain changes
dengan beberapa perubahan dan tambahan and additional disclosure in connection with the
pengungkapan tertentu sehubungan dengan proposed offering of the debt securities of the
rencana penawaran efek utang Grup di Indonesia Group in Indonesia in reliance on rules and
berdasarkan peraturan dan ketentuan Otoritas regulations of the Indonesia Financial Services
Jasa Keuangan. Authority.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the consolidated
laporan keuangan konsolidasian financial statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan fair presentation of such consolidated financial
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar statements in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas Accounting Standards, and for such internal
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh control as management determines is necessary to
manajemen untuk memungkinkan penyusunan enable the preparation of consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian yang bebas statements that are free from material
dari kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error.
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 285
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the consolidated
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan In preparing the consolidated financial statements,
konsolidasian, manajemen bertanggung jawab management is responsible for assessing the
untuk menilai kemampuan Grup dalam Group’s ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usahanya, disclosing, as applicable, matters related to going
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, concern, and using the going concern basis of
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan accounting, unless management either intends to
usaha, dan menggunakan basis akuntansi liquidate the Group or to cease its operations or has
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki no realistic alternative but to do so.
intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan
operasi atau tidak memiliki alternatif yang
realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Group’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Grup.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari statements taken as a whole are free from material
kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error, and
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, to issue an independent auditors’ report that
dan untuk menerbitkan laporan auditor includes our opinion. Reasonable assurance is
independen yang mencakup opini kami. Keyakinan a high level of assurance, but is not a guarantee
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan that an audit conducted in accordance with
tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan Standards on Auditing established by the IICPA will
bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan always detect a material misstatement when it
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI akan exists. Misstatements can arise from fraud or error
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material and are considered material if, individually or in the
ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian aggregate, they could reasonably be expected to
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun influence the economic decisions of users taken on
kesalahan dan dianggap material jika, baik secara the basis of such consolidated financial statements.
individual maupun agregat, dapat diekspektasikan
secara wajar akan memengaruhi keputusan
ekonomi yang dibuat oleh pengguna berdasarkan
laporan keuangan konsolidasian tersebut.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 286
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error,
kecurangan maupun kesalahan, mendesain design and perform audit procedures
dan melaksanakan prosedur audit yang responsive to such risks, and obtain audit
responsif terhadap risiko tersebut, serta evidence that is sufficient and appropriate to
memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat provide a basis for our opinion. The risk of not
untuk menyediakan basis bagi opini kami. detecting a material misstatement resulting
Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan from fraud is higher than for one resulting from
penyajian material yang disebabkan oleh error, as fraud may involve collusion, forgery,
kecurangan lebih tinggi daripada yang intentional omissions, misrepresentations, or
disebabkan oleh kesalahan, karena override of internal control.
kecurangan dapat melibatkan kolusi,
pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian atas
pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan suatu opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Grup. the Group’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 287
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit of accounting and, based on the audit evidence
yang diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Group's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Grup untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditors’ report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the consolidated financial statements or, if
untuk menarik perhatian dalam laporan such disclosures are inadequate, to modify our
auditor independen kami ke pengungkapan opinion. Our conclusion is based on the audit
terkait dalam laporan keuangan evidence obtained up to the date of our
konsolidasian atau, jika pengungkapan independent auditors’ report. However, future
tersebut tidak memadai, memodifikasi opini events or conditions may cause the Group to
kami. Kesimpulan kami didasarkan pada cease to continue as a going concern.
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal
laporan auditor independen kami. Namun,
peristiwa atau kondisi masa depan
dapat menyebabkan Grup tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan konsolidasian secara and content of the consolidated financial
keseluruhan, termasuk pengungkapannya, statements, including the disclosures, and
dan apakah laporan keuangan whether the financial statements represent
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang the underlying transactions and events in a
mendasarinya dengan suatu cara yang manner that achieves fair presentation.
mencapai penyajian wajar.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 288
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703- Report No. 01454/2.1505/AU.1/07/0703-
3/1/V/2026 (lanjutan) 3/1/V/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat Obtain sufficient appropriate audit evidence
mengenai informasi keuangan entitas regarding the financial information of the
atau aktivitas bisnis dalam Grup untuk entities or business activities within the Group
menyatakan opini atas laporan keuangan to express an opinion on the consolidated
konsolidasian. Kami bertanggung jawab financial statements. We are responsible for
atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan the direction, supervision, and performance of
audit grup. Kami tetap bertanggung jawab the group audit. We remain solely responsible
sepenuhnya atas opini audit kami. for our audit opinion.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang terindikasi oleh during our audit.
kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika with relevant ethical requirements regarding
yang relevan mengenai independensi, serta independence, and to communicate with them
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh all relationships and other matters that may
hubungan serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
x
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 289
(lanjutan) (continued) A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 290
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 2c,2d,4 1.717.615 1.861.870 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2c,2d,2e,5,56a 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2c,2d,2e,2n,6 Current accounts with other banks
Pihak berelasi 2ad,44 115.242 60.915 Related parties
Pihak ketiga 3.283.524 2.511.034 Third parties
3.398.766 2.571.949
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (890) (1.108) impairment losses
Giro pada bank lain - neto 3.397.876 2.570.841 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2c,2d,2f,2n,7 2.788.331 2.998.966 and other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (6.039) - impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan bank lain - neto 2.782.292 2.998.966 Bank Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang diperdagangkan 2c,2d,2g,8 4.553.200 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 2b,2c,2d,2h,2n,9 Financial investments
Pihak berelasi 2ad,44 159.504 159.504 Related parties
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.676 Third parties
39.156.157 40.152.180
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.509) (1.015) impairment losses
Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165 Financial investments - net
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 2d,2i,2n,10 204.796 839.475 resale agreement
Dikurangi: Pendapatan bunga
yang belum diamortisasi (3) (1.052) Less: Unamortized interest
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2) (147) impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali - neto 204.791 838.276 resale agreement - net
Tagihan derivatif 2c,2d,2j,11 Derivatives receivable
Pihak berelasi 2ad,44 503.709 446.622 Related parties
Pihak ketiga 1.207.585 934.809 Third parties
1.711.294 1.381.431
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
1
Page 291
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Kredit yang diberikan dan 2c,2d, Loans and
piutang/pembiayaan Syariah 2k,2n,12 Sharia receivables/financing
Pihak berelasi 2ad,44,56b 410.830 143.478 Related parties
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103 Third parties
116.330.305 120.388.581
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) impairment losses
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - neto 113.148.320 116.485.643 receivables/financing - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 2d,2m,2n,13 9.682.479 9.354.522 receivables
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned consumer financing
konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088) receivables
7.306.916 7.192.434
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (126.843) (116.486) losses
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 7.180.073 7.075.948 receivables - net
Tagihan akseptasi 2c,2d,2l,2n,14 Acceptances receivable
Pihak berelasi 2ad,44 2.157 - Related parties
Pihak ketiga 1.916.520 1.574.241 Third parties
1.918.677 1.574.241
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
Aset pajak tangguhan 2z,24c 324.579 613.076 Deferred tax assets
Aset tetap dan aset hak-guna 2o,15a,15 6.329.185 6.539.418 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.542.164) (2.547.206) Less: Accumulated depreciation
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787.021 3.992.212 Fixed assets and right-of-use assets - net
Aset tidak berwujud 348.640 366.361
dan goodwill - neto 2b,2c,2p,16 348.640 366.361 Intangible assets and goodwill - net
Beban dibayar dimuka dan 2c,2d,2n,2q, Prepayments and
aset lain-lain 2r,2x,17 other assets
Pihak berelasi 2ad,44 438.294 146.128 Related parties
Pihak ketiga 6.222.239 4.742.412 Third parties
6.660.533 4.888.540
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (90.236) (79.658) losses
Cadangan kerugian (174.504) (173.901) Allowance for possible losses
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain - neto 6.395.793 4.634.981 other assets - net
JUMLAH ASET 48b 193.717.633 197.179.822 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
2
Page 292
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2c,2d,2s,18 Obligations due immediately
Pihak berelasi 2ad,44 409 1.014 Related parties
Pihak ketiga 2.315.645 1.069.561 Third parties
2.316.054 1.070.575
Simpanan nasabah 2c,2d,2t,19 Deposits from customers
Pihak berelasi 2ad,44 386.974 404.298 Related parties
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.593 Third parties
116.194.096 119.003.891
Simpanan dari bank lain 2c,2d,2u,20 Deposits from other banks
Pihak berelasi 2ad,44 2.610.117 2.914.963 Related parties
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294 Third parties
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali 2c,2d,2i,21 7.872.178 14.819.967 agreements
Dikurangi: Beban bunga yang Less: Unamortized
belum diamortisasi (13.482) (16.881) interest
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086 agreements - net
Liabilitas derivatif 2c,2d,2j,11 Derivatives payable
Pihak berelasi 2ad,44 740.969 508.422 Related parties
Pihak ketiga 629.638 847.999 Third parties
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi 2c,2d,2l,14 Acceptances payable
Pihak berelasi 2ad,44 12.901 56.085 Related parties
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144 Third parties
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan 2d,2v,22 Securities issued
Pihak berelasi 2ad,44 - 51.987 Related parties
Pihak ketiga 3.971.967 3.661.763 Third parties
3.971.967 3.713.750
Pinjaman diterima 2c,2d,2w,23 14.041.657 14.426.809 Borrowings
Utang pajak 2z,24a 313.665 316.308 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
dan liabilitas lain-lain 2c,2d,2x,2ab,25 and other liabilities
Pihak berelasi 2ad,44 2.672 6.047 Related parties
Pihak ketiga 3.445.294 3.738.574 Third parties
3.447.966 3.744.621
Pinjaman subordinasi 2d,2v,2ad,26 Subordinated loan
Pihak berelasi 2ad, 44 99.521 99.484 Related parties
JUMLAH LIABILITAS 48b 160.634.150 165.971.431 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
3
Page 293
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Ekuitas teratribusi kepada pemilik Equity attributable to equity
entitas induk holders of the parent company
Modal Saham Share Capital
Modal Dasar - Authorized Capital -
476.608.857.231 saham, 476,608,857,231 shares,
terdiri dari: consisting of:
388.146.231 saham Seri A 388,146,231 Series A
dengan nilai nominal shares with a par value of
Rp900 (nilai penuh) Rp900 (full amount)
per saham; per share;
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B
dengan nilai nominal share with a par value of
Rp225 (nilai penuh) Rp225 (full amount)
per saham; dan per share; and
467.329.511.000 saham Seri D 467,329,511,000 Series D
dengan nilai nominal Rp22,50 shares with a par value of Rp22.50
(nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and paid-up capital
388.146.231 saham Seri A, 388,146,231 Series A shares,
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dan 66.935.849.590 saham Seri D 27 3.855.908 3.855.908 and 66,935,849,590 Series D shares
Tambahan modal disetor 28 6.357.376 6.357.376 Additional paid-in capital
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the translation of
laporan keuangan dalam mata uang asing 2c,31 40.951 40.793 foreign currency financial statements
Selisih transaksi antara Differences in transaction between
pemegang saham entitas anak 1b (57.313) (57.313) shareholders of a subsidiary
Surplus revaluasi aset tetap 2o,15 1.975.199 2.109.514 Fixed assets revaluation surplus
Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi Unrealized gains/(losses) on
atas perubahan nilai wajar changes in fair value of
investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar fair value through other
melalui pendapatan komprehensif lain - comprehensive income financial
setelah pajak tangguhan dan cadangan atas investments - net of deferred tax and
kerugian kredit ekspektasian 2h,9 326.202 (349.335) expected credit loss alowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan -
setelah pajak tangguhan 2ab,47 517.126 423.045 net of deferred tax
Cadangan umum 30 771.182 771.182 General reserve
Saldo laba 27b,29 18.666.676 17.455.695 Retained earnings
Jumlah ekuitas teratribusi kepada Total equity attributable to equity holders
pemilik entitas induk 32.453.307 30.606.865 of the parent company
Kepentingan non-pengendali 46 630.176 601.526 Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 33.083.483 31.208.391 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633 197.179.822 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
4
Page 294
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/ Year Ended December 31
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME
OPERASIONAL AND EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah Interest and Sharia income and expenses
Pendapatan bunga dan Syariah Interest and Sharia income
Pendapatan bunga 10.538.935 10.425.435 Interest income
Pendapatan Syariah 2.666.919 2.636.767 Sharia income
2x,33 13.205.854 13.062.202
Beban bunga dan Syariah Interest and Sharia expenses
Beban bunga 4.817.623 4.608.295 Interest expenses
Beban Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia expenses
2x,34 5.983.952 5.956.792
Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410 Net interest and Sharia income
Pendapatan/(beban) operasional Other operating income/
lainnya (expenses)
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Provisi dan komisi selain Fees and commissions
dari kredit yang diberikan 2y 359.880 368.962 other than from loans
Keuntungan/(kerugian) transaksi Gains/(losses) on foreign exchange
mata uang asing - neto 2c 91.865 (225.782) transactions - net
Keuntungan penjualan efek-efek Gains on sale of
yang diperdagangkan dan trading securities and
investasi keuangan - neto 2g,2h,35 345.647 132.339 financial investments - net
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek Increase/(decrease) in value of
yang diperdagangkan - neto 2h,36 3.857 (8.408) trading securities - net
Pendapatan lainnya 37 1.525.518 1.885.087 Other fee income
Jumlah pendapatan operasional Total other operating
lainnya 2.326.767 2.152.198 income
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai atas losses on financial
instrumen keuangan - neto 2n,38 955.065 1.351.113 instruments - net
Penyisihan kerugian atas Provision for possible losses
aset non-produktif 2q,39 21.201 18.263 on non-earning assets
Umum dan administrasi 40 3.183.992 3.055.013 General and administrative
Tenaga kerja 41,47 3.265.465 3.244.579 Personnel
Jumlah beban Total other operating
operasional lainnya 7.425.723 7.668.968 expenses
Beban operasional Other operating expenses -
lainnya - neto (5.098.956) (5.516.770) net
LABA OPERASIONAL - NETO 2.122.946 1.588.640 OPERATING INCOME - NET
PENDAPATAN NON OPERASIONAL - NETO 42 99.847 11.673 NON-OPERATING INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 2.222.793 1.600.313 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK - NETO 2z,24b (520.598) (401.670) TAX EXPENSE - NET
LABA TAHUN BERJALAN 48b 1.702.195 1.198.643 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
5
Page 295
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
Pendapatan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Items that will not be reclassified
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial atas program
manfaat pasti 47b 131.660 93.926 Actuarial gains on defined benefit plan
(Kerugian)/keuntungan revaluasi aset tetap 15 (134.315) 131.849 (Losses)/gains on fixed assets revaluation
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya 24c (28.965) (20.665) other comprehensive income
(31.620) 205.110
Items that may be reclassified
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan Differences arising from the translation of foreign
dalam mata uang asing 158 (1.349) currency financial statements
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Fair value changes of financial investments
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
pendapatan komprehensif lain 867.770 (235.163) comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya 24c (192.233) 52.101 other comprehensive income
675.695 (184.411)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 644.075 20.699 Other comprehensive income - net of tax
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342 for the year
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada: Income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 43 1.657.366 1.115.963 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 46 44.829 82.680 Non-controlling interest
1.702.195 1.198.643
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income
berjalan yang dapat diatribusikan kepada: for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264 Non-controlling interest
2.346.270 1.219.342
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 2aa,43 21,75 14,64 (full amount)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
6
Page 296
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 For the Years Ended December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent entity
(Kerugian)/keuntungan yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Selisih kurs melalui pendapatan
karena komprehensif lain - Keuntungan
penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam Selisih transaksi kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
mata uang asing/ antara pemegang Unrealized (losses)/gains on setelah pajak
Tambahan Differences saham Surplus change in fair value of fair value tangguhan/
modal arising from entitas anak/ revaluasi through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ the translation Differences in aset tetap/ income financial on defined Saldo Kepentingan
saham/ Additional of foreign transaction between Fixed assets investments - net of benefit plan- laba/ non-pengendali/
Catatan/ Share paid-in currency financial shareholders revaluation deferred tax and expected net of Cadangan umum/ Retained Jumlah/ Non-controlling Jumlah/
Notes capital capital statements of a subsidiary surplus credit loss allowances deferred tax General reserve earnings Total interest Total
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 40.793 (57.313) 2.109.514 (349.335) 423.045 771.182 17.455.695 30.606.865 601.526 31.208.391 Balance as of December 31, 2024
Increase in foreign exchange difference
Kenaikan atas selisih kurs karena penjabaran arising from the translation of
laporan keuangan cabang luar negeri overseas branches' foreign currency
dalam mata uang asing 2c - - 158 - - - - - - 158 - 158 financial statements
Kerugian revaluasi aset tetap - - - - (134.315) - - - - (134.315) - (134.315) Losses on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investment - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2h - - - - - 675.537 - - - 675.537 - 675.537 and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - - 94.081 - - 94.081 8.614 102.695 of deferred tax
Pembagian dividen tunai 29 (446.385) (446.385) (24.793) (471.178) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan 46 1.657.366 1.657.366 44.829 1.702.195 Income for the year
Saldo 31 Desember 2025 3.855.908 6.357.376 40.951 (57.313) 1.975.199 326.202 517.126 771.182 18.666.676 32.453.307 630.176 33.083.483 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements.
7
Page 297
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 For the Years Ended December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent entity
Kerugian yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Selisih kurs melalui pendapatan
karena komprehensif lain - Keuntungan
penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam Selisih transaksi kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
mata uang asing/ antara pemegang Unrealized losses on setelah pajak
Tambahan Differences saham Surplus change in fair value of fair value tangguhan/
modal arising from entitas anak/ revaluasi through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ the translation Differences in aset tetap/ income financial on defined Saldo Kepentingan
saham/ Additional of foreign transaction between Fixed assets investments - net of benefit plan- laba/ non-pengendali/
Catatan/ Share paid-in currency financial shareholders revaluation deferred tax and expected net of Cadangan umum/ Retained Jumlah/ Non-controlling Jumlah/
Notes capital capital statements of a subsidiary surplus credit loss allowances deferred tax General reserve earnings Total interest Total
Saldo 31 Desember 2023 3.855.908 6.357.376 42.142 (57.313) 1.979.935 (166.273) 351.098 771.182 17.124.265 30.258.320 537.714 30.796.034 Balance as of December 31, 2023
Decrease in foreign exchange difference
Penurunan atas selisih kurs karena penjabaran arising from the translation of
laporan keuangan cabang luar negeri overseas branches' foreign currency
dalam mata uang asing 2c - - (1.349) - - - - - - (1.349) - (1.349) financial statements
Keuntungan revaluasi aset tetap - - - - 129.579 - - - - 129.579 2.270 131.849 Gains on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investment - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2h - - - - - (183.062) - - - (183.062) - (183.062) and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - - 71.947 - - 71.947 1.314 73.261 of deferred tax
Pembagian dividen tunai 29 - - - - - - - - (784.533) (784.533) (22.452) (806.985) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan 46 - - - - - - - - 1.115.963 1.115.963 82.680 1.198.643 Income for the year
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 40.793 (57.313) 2.109.514 (349.335) 423.045 771.182 17.455.695 30.606.865 601.526 31.208.391 Balance as of December 31, 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements.
8
Page 298
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga dan Syariah 13.054.588 13.009.832 Proceeds from interest and Sharia income
Pembayaran beban bunga dan Syariah (6.015.798) (5.915.453) Payment of interest and Sharia expense
Beban umum dan administrasi General and administrative
yang dibayar (2.548.082) (2.521.050) expenses paid
Tenaga kerja dan tunjangan
yang dibayar (3.231.053) (3.022.736) Personnel expenses paid
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
yang diterima 1.469.654 1.744.082 received
Pembayaran pajak penghasilan (522.389) (406.797) Payment of income tax
Penerimaan/(pembayaran) dari pendapatan/ Income received/(expenses paid) from non-
(beban) non-operasional - neto 93.171 (19.395) operating income/(expenses) - net
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
sebelum perubahan aset activities before changes in
dan liabilitas operasi 2.300.091 2.868.483 operating assets and liabilities
(Kenaikan)/penurunan aset (Increase)/decrease in operating
operasi: assets:
Efek-efek yang diperdagangkan (2.607.714) (652.350) Trading securities
Tagihan atas wesel ekspor 209.665 (1.309.643) Receivables from export bills
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 2.558.322 (12.945.983) receivables/financing
Piutang pembiayaan
konsumen (294.557) 534.439 Consumer financing receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain (1.442.881) (537.303) assets
Kenaikan/(penurunan) Increase/(decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 1.245.479 (6.023) Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
bank lain 299.645 4.738.744 other banks
Liabilitas lain-lain (154.347) (4.027) Other liabilities
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas operasi 2.113.703 (7.313.663) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/(pembelian) efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Sale/(purchase) of marketable securities
pendapatan komprehensif lain measured at fair value through
dan yang diukur pada biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi 2.001.036 (8.165.998) and measured at amortized cost
Penjualan efek-efek yang Sale of securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali - neto 633.630 1.494.699 under resale agreements - net
Penerimaan dari penjualan aset tetap 15a 8.011 8.069 Proceeds from sale of fixed assets
Penambahan nilai aset hak-guna (33.086) (61.929) Addition of right-of-use assets
Pembelian aset tidak berwujud 16 (114.263) (129.052) Acquisition of intangible asset
Pembelian aset tetap 15a (193.114) (375.633) Acquisition of fixed assets
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas investasi 2.302.214 (7.229.844) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
9
Page 299
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 57 2.750.000 1.100.000 Proceeds from securities issued
(Pembelian)/penjualan efek-efek yang dijual (Purchase)/sale of securities sold
dengan janji dibeli kembali 57 (6.944.390) 12.786.023 under repurchased agreements
Pelunasan dari surat berharga
yang diterbitkan 57 (2.545.445) (1.637.000) Repayments from securities issued
Pembayaran dividen (446.335) (784.444) Dividend payment
(Pembayaran)/penerimaan dari pinjaman diterima 57 (385.152) 6.681.881 (Payment)/proceeds from borrowings
Pembayaran liabilitas sewa 57 (169.086) (180.787) Payment of lease liabilities
Pembayaran dividen kepada entitas Dividend payment to non-controlling
non-pengendali (24.695) (22.452) interests
(Penurunan)/kenaikan kepentingan (Decrease)/increase in non-controlling
non-pengendali (3.561) 61.542 interest
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari Net cash (used in)/provided by
aktivitas pendanaan (7.768.664) 18.004.763 financing activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS (DECREASE)/INCREASE IN CASH
DAN SETARA KAS (3.352.747) 3.461.256 AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 18.129.143 14.412.730 AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign currency exchange
uang asing 227.497 255.157 rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 15.003.893 18.129.143 AT END OF YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTARY DISCLOSURES
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 4 1.717.615 1.861.870 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 3.398.766 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain yang jatuh other banks that will mature
tempo dalam 3 bulan within 3 months from
dari tanggal akuisisi 7 2.788.331 2.998.966 the date of acquisition
Jumlah kas dan setara kas 15.003.893 18.129.143 Total cash and cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these consolidated
bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini. financial statements.
10
Page 300
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian a. Establishment
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Maybank Indonesia Tbk
(“Bank”) adalah perusahaan terbatas yang (the “Bank”) is a limited liability company
didirikan di Republik Indonesia pada tahun established in the Republic of Indonesia in 1959
1959, berdasarkan akta No.53 tanggal 15 Mei by virtue of notarial deed No.53 dated May 15,
1959 dari notaris pengganti Soeleman 1959 of substitute notary Soeleman
Ardjasasmita, S.H. Akta telah diubah dengan Ardjasasmita, S.H. The deed was subsequently
akta No.9 tanggal 4 Agustus 1959 dan No.21 amended by notarial deeds No.9 dated
tanggal 6 Oktober 1959 dari notaris August 4, 1959 and No.21 dated October 6, 1959
Eliza Pondaag, S.H. di Jakarta. Akta pendirian ini of Notary Eliza Pondaag, S.H., in Jakarta. The
telah mendapat pengesahan dari Menteri deed of establishment was approved by the
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Keputusannya No.J.A.5/112/18 tanggal in his Decision Letter No.J.A.5/112/18 dated
2 November 1959 dan telah didaftarkan ke November 2, 1959 and was registered in the
Kantor Pengadilan Negeri Jakarta dengan Jakarta Court of Justice under registration
No.2116 tanggal 5 November 1959. Bank mulai No.2116 dated November 5, 1959. Bank
beroperasi secara komersial sejak commenced its commercial operations since
13 Oktober 1959, sesuai dengan izin untuk October 13, 1959, according to the license as
melakukan usaha Bank umum dari Menteri commercial bank obtained from the Minister of
Keuangan Republik Indonesia No.138412/U.M.II Finance of the Republic Indonesia
tanggal 13 Oktober 1959, serta diumumkan No.138412/U.M.II dated October 13, 1959, then
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.37 also stated in the State Gazette No. 37
tanggal 6 Mei 1960 Tambahan No.122. amendment No.122 dated May 6,1960.
Pada tanggal 31 Maret 1980 Bank melakukan On March 31, 1980, the Bank merged with
penggabungan usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859,
PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya by virtue of notarial deed No.17 dated
Surabaya. Keputusan merger ini dituangkan March 31, 1980 by Notary Arianny Lamoen
dalam akta notaris Arianny Lamoen Redjo, S.H. Redjo, S.H.
No.17 tanggal 31 Maret 1980.
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Bank In accordance to Directors of Bank Indonesia
Indonesia No.21/11/Dir/UPPS tanggal Decree No.21/11/Dir/UPPS dated November 9,
9 November 1988, Bank memperoleh 1988, the Bank obtained an approval to
peningkatan status menjadi Bank Devisa. Pada upgrade its status to a Foreign Exchange Bank.
tanggal 5 September 2002, dengan akta On September 5, 2002, by virtue of notarial
No.16 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H. deed No.16 of Notary Fathiah Helmi, S.H., and
yang telah mendapat persetujuan Menteri approval by the Minister of Justice and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia in his
Republik Indonesia melalui Surat Decision Letter No.C-19589.HT.01.04.TH.2002
Keputusannya No.C-19589.HT.01.04.TH.2002 dated October 10, 2002, the Bank added
tanggal 10 Oktober 2002, Bank menambah banking activities based on Sharia principles
aktivitas perbankan Syariah (Unit Usaha (Sharia Business Unit) in its commercial
Syariah) dalam aktivitas komersial Bank. Bank activities. The Bank commenced its Sharia
mulai melakukan kegiatan berdasarkan banking activities since May 2003.
prinsip Syariah tersebut sejak bulan Mei 2003.
11
Page 301
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tahun 2008, Anggaran Dasar Bank telah In 2008, the Bank’s Articles of Association have
mengalami dua kali perubahan. Perubahan been amended twice. The first amendment
pertama dalam rangka penyesuaian dengan was to accommodate the Law
Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Perseroan Terbatas dan peraturan Company and its implementation regulations.
pelaksanaannya. Perubahan ini This amendment was notarized by notary
didokumentasikan dalam akta No. 10 dari Engawati Gazali, S.H., in notarial deed No. 10
notaris Engawati Gazali, S.H., tanggal dated July 16, 2008 and was approved by the
16 Juli 2008 dan telah disetujui oleh Menteri Minister of Laws and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia through letter
Republik Indonesia melalui Surat No.AHU-56218.AH.01.02.Year.2008 dated August
No.AHU-56218.AH.01.02.Tahun.2008 tanggal 28 28, 2008, then also stated in the state of
Agustus 2008, serta diumumkan dalam Berita Gazette No. 2 amendment No. 527 dated
Negara Republik Indonesia No. 2 tanggal 6 January 6, 2009.
Januari 2009 Tambahan No. 527.
Pada tanggal 1 Desember 2008, Bank On December 1, 2008, the Bank held a
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Shareholders’ Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa yang menyetujui untuk whereby the shareholders agreed to amend
mengubah pasal 4 ayat 1 dan pasal 4 ayat 2 the Articles of Association article 4(1) and 4(2)
Anggaran Dasar Perseroan sehubungan relating to authorized capital and issued and
dengan modal dan modal dasar yang telah paid-up capital. The decision was notarized by
ditempatkan dan disetor penuh. Keputusan ini notary Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in
didokumentasikan dalam surat No.600/ZXI02/ her letter No.600/ZXI02/XII/2008 dated
XII/2008 notaris Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, December 1, 2008 and was approved by the
S.H., tanggal 1 Desember 2008 dan telah Minister of Laws and Human Rights of
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi the Republic of Indonesia through
Manusia Republik Indonesia melalui Surat letter No.AHU-0008676.AH.01.09.Year 2009
No.AHU-0008676.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal dated March 12, 2009.
12 Maret 2009.
Pada tanggal 7 April 2009, Bank On April 7, 2009, the Bank held a Shareholders’
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Extraordinary General Meeting whereby the
Saham Luar Biasa yang menyetujui untuk shareholders agreed to amend the Articles of
mengubah Anggaran Dasar Perseroan Association relating to conversion of Series C
sehubungan dengan pengkonversian saham shares to Series B shares and to amend certain
Seri C ke saham Seri B serta mengubah articles in the Articles of Association to comply
beberapa pasal Anggaran Dasar untuk with the Capital Market Supervisory Board
disesuaikan dengan Peraturan Badan Regulation No. IX.J.1 dated May 14, 2008. This
Pengawas Pasar Modal No. IX.J.1 tanggal 14 Mei amendment was notarized by notary Engawati
2008. Perubahan ini didokumentasikan dalam Gazali, S.H., in notarial deed No. 6 dated April 7,
akta No. 6 dari notaris Engawati Gazali, S.H., 2009 and was approved by the Minister of Laws
tanggal 7 April 2009 dan telah disetujui oleh and Human Rights of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia through letter
Republik Indonesia melalui Surat No.AHU-AH.01.10-05099 dated May 1, 2009.
No.AHU-AH.01.10-05099 tanggal 1 Mei 2009.
12
Page 302
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Through the Shareholders’ Extraordinary
Biasa tanggal 24 Agustus 2015, telah disetujui General Meeting on August 24, 2015, the
perubahan nama Bank dari “PT Bank change of the Bank’s name from “PT Bank
Internasional Indonesia Tbk” menjadi “PT Bank Internasional Indonesia Tbk” to become
Maybank Indonesia Tbk”. Perubahan nama “PT Bank Maybank Indonesia Tbk” has been
Bank ini telah mendapat persetujuan dari approved. The changes of Bank’s name had
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik been approved by Minister of Justice and
Indonesia melalui Keputusan Menteri Hukum Human Rights through Minister of Justice and
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Human Rights Decision No.AHU-
No.AHU-0941203.AH.01.02 Tahun 2015 tanggal 0941203.AH.01.02 Year 2015 dated August 26,
26 Agustus 2015 tentang Persetujuan 2015 on The Approval of The Company’s
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan dari Articles of Association Change and from OJK
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui through The Board of Commissioner Decision
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa No.18/KDK.03/2015 dated September 23, 2015
Keuangan No.18/KDK.03/2015 tanggal 23 on The Confirmation to Use The Bank’s Business
September 2015 tentang Penetapan License Name from PT Bank Internasional
Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Indonesia Tbk to PT Bank Maybank Indonesia
Internasional Indonesia Tbk menjadi Izin Usaha Tbk.
Atas Nama PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Bank menjalankan kegiatan usaha di bidang The Bank is engaged in general banking
perbankan sesuai dengan undang-undang services in accordance with the prevailing laws
dan peraturan yang berlaku dan melakukan and regulations and in other banking activities
kegiatan perbankan lainnya berdasarkan based on Sharia principles.
prinsip Syariah.
Kantor pusat Bank beralamat di Sentral The Bank’s head office is located at Sentral
Senayan (SS) III, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora Senayan (SS) III, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora
Bung Karno - Senayan, Jakarta. Bank memiliki 1 Bung Karno - Senayan, Jakarta. The Bank has 1
kantor pusat, 80 kantor cabang, 175 kantor head office, 80 branches, 175 sub-branches,
cabang pembantu, 17 kantor cabang Syariah 17 Sharia branches and 3 Sharia sub-branches
dan 3 kantor cabang pembantu Syariah per 31 as of December 31, 2025 (December 31, 2024: 1
Desember 2025 (31 Desember 2024: 1 kantor head office, 80 branches, 214 sub-branches, 17
pusat, 80 kantor cabang, 214 kantor cabang Sharia branches and 3 Sharia sub-branches).
pembantu, 17 kantor cabang Syariah dan 3 The Bank’s key management personnel covers
kantor cabang pembantu Syariah). members of Board of Commissioners, Board of
Manajemen kunci Bank cakupannya adalah Directors, Audit Committee, officer who have
anggota Dewan Komisaris, Dewan Direksi, direct responsibility to the Directors,
Komite Audit, pejabat yang bertanggung jawab Compliance Unit Head, Internal Audit Head, Risk
langsung ke Direksi, Kepala Satuan Kerja Management Unit Head, Division Head,
Kepatuhan, Kepala Satuan Kerja Audit Intern Regional Office Head, Area Business Manager
(SKAI), Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko, (ABM), Branch Manager Syariah (BMS) and
Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah, Area other officers who are appointed as Executive
Business Manager (ABM), Branch Manager Officers by the Bank’s Director and have
Syariah (BMS) dan pejabat lainnya yang significant influence to the Bank’s policies
ditetapkan sebagai Pejabat Eksekutif oleh and/or operations. The Bank had 6,246 and
Direksi Bank di mana pejabat tersebut 6,546 permanent employees as of December
mempunyai pengaruh yang signifikan 31, 2025 and 2024, respectively.
terhadap kebijakan dan/atau operasional
Bank. Jumlah karyawan tetap Bank per 31
Desember 2025 dan 2024 adalah masing-
masing 6.246 dan 6.546 karyawan.
13
Page 303
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pemegang saham akhir PT Bank Maybank The ultimate shareholder of PT Bank Maybank
Indonesia Tbk adalah Malayan Banking Berhad, Indonesia Tbk is Malayan Banking Berhad, a
sebuah perusahaan perbankan dan jasa banking company and financial services
keuangan yang berkedudukan di Malaysia. based in Malaysia.
Pada bulan Mei 1999, sebagai bagian dari In May 1999, as part of the National Banking
Program Rekapitalisasi Perbankan Nasional, Recapitalization Program, the Indonesian
Pemerintah Indonesia melakukan penyertaan Government made a capital investment in the
modal pada Bank sebesar Rp8.714.000. Pada Bank of Rp8,714,000. In January 2000, the Bank
bulan Januari 2000, Bank mengembalikan refunded to the Indonesian Government the
dana rekapitalisasi sebesar Rp2.086.425 excess of the recapitalization fund of
kepada Pemerintah Indonesia, sehingga approximately Rp2,086,425 hence, the
jumlah penyertaan modal Pemerintah outstanding capital investment of the
Indonesia pada Bank adalah sebesar Indonesian Government in the Bank was
Rp6.627.575. Rp6,627,575.
Pada bulan Juli 2001, Bank Indonesia In July 2001, Bank Indonesia placed the Bank as
menetapkan Bank sebagai bank dalam bank under surveillance and transferred the
penyehatan dan menyerahkan Bank kepada Bank to the Indonesian Bank Restructuring
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Agency (IBRA). As the Bank’s condition had
Dengan membaiknya kondisi Bank, pada bulan improved, in March 2004, the Governor of Bank
Maret 2004, Gubernur Bank Indonesia Indonesia revoked the Bank’s status as bank
mencabut status Bank sebagai bank dalam under surveillance.
penyehatan.
Pada tanggal 2 April 2002, Rapat Umum On April 2, 2002, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
perubahan modal dasar Bank dengan the shareholders approved the change in the
menambah seri saham yaitu saham Seri D authorized share capital by adding Series D
dengan nilai nominal Rp5 (nilai penuh) per shares with a par value of Rp5 (full amount)
saham sehingga jumlah modal dasar Bank per share. Thus, the authorized share capital
sebesar Rp38.000.000 terdiri dari 3.881.462.307 amounted to Rp38,000,000 which consisted of
saham Seri A dengan nilai nominal Rp500 (nilai 3,881,462,307 Series A shares with a par value
penuh) per saham; 40.856.044.855 saham Seri of Rp500 (full amount) per share;
B dengan nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per 40,856,044,855 Series B shares with a par value
saham; 52.595.515.440 saham Seri C dengan of Rp125 (full amount) per share; 52,595,515,440
nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per saham; Series C shares with a par value of Rp125 (full
dan 4.875.564.761.925 saham Seri D dengan amount) per share; and 4,875,564,761,925
nilai nominal Rp5 (nilai penuh) per saham. Series D shares with a par value of Rp5 (full
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar amount) per share. The minutes of this
Biasa ini telah didokumentasikan dalam akta Shareholders’ Extraordinary General Meeting
No. 2 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H. tanggal were documented in Notarial Deed No. 2 of
2 April 2002 dan telah dicatat oleh Menteri Notary Fathiah Helmi, S.H., dated April 2, 2002
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and were recorded by the Minister of Justice
Indonesia sebagaimana termuat dalam and Human Rights of the
Penerimaan Laporan Akta Perubahan Republic of Indonesia in “Receipt of Report on
Anggaran Dasar Bank the change in the Bank’s Articles of
No.C05634.HT.01.04.TH.2002 tanggal 5 April 2002 Association” No.C-05634.HT.01.04.TH.2002
dan telah didaftarkan ke Kantor Pendaftaran dated April 5, 2002, and registered with the
Perusahaan Departemen Perindustrian Registration Office of the Department of Trade
dan Perdagangan Jakarta Pusat and Industry Central Jakarta
No.3698/RUB.09.05/IV/2002 tanggal 18 April No.3698/RUB.09.05/IV/2002 dated April 18,
2002. 2002.
14
Page 304
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 31 Mei 2002, Bank mengadakan On May 31, 2002, the Bank held a Shareholders’
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting, whereby the
untuk menyetujui hal-hal sebagai berikut: shareholders approved the following:
1. Mengubah nilai nominal saham Bank 1. Changes in the par value of the Bank’s
sebagai berikut: shares as follows:
- Saham Seri A dengan nilai nominal - Series A shares with a par value of
Rp500 (nilai penuh) per saham Rp500 (full amount) per share to
menjadi Rp5.000 (nilai penuh) per Rp5,000 (full amount) per share.
saham.
- Saham Seri B dan C dengan nilai - Series B and C shares with a par value
nominal Rp125 (nilai penuh) per of Rp125 (full amount) per share to
saham menjadi Rp1.250 (nilai penuh) Rp1,250 (full amount) per share.
per saham.
- Saham Seri D dengan nilai nominal - Series D shares with a par value of Rp5
Rp5 (nilai penuh) per saham menjadi (full amount) per share to Rp125
Rp125 (nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
2. Melakukan reverse stock split, sehingga 2. Conduct reverse stock split, whereby the
jumlah modal dasar Bank sebesar Bank’s authorized share capital
Rp38.000.000 terbagi atas 208.841.497.003 amounting to Rp38,000,000 consisted of
saham dengan rincian sebagai berikut: 208,841,497,003 shares as follows:
- 388.146.231 saham Seri A dengan nilai - 388,146,231 Series A shares with a par
nominal Rp5.000 (nilai penuh) per value of Rp5,000 (full amount) per
saham. share.
- 3.631.648.456 saham Seri B dengan - 3,631,648,456 Series B shares with a
nilai nominal Rp1.250 (nilai penuh) per par value of Rp1,250 (full amount) per
saham. share.
- 5.259.551.544 saham Seri C dengan - 5,259,551,544 Series C shares with a
nilai nominal Rp1.250 (nilai penuh) per par value of Rp1,250 (full amount) per
saham. share.
- 199.562.150.772 saham Seri D dengan - 199,562,150,772 Series D shares with a
nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per par value of Rp125 (full amount) per
saham. share.
Pada tanggal 26 Maret 2010, Rapat Umum On March 26, 2010, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the
Perseroan sehubungan dengan peningkatan Articles of Association article 4(2) related to
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara the increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 6,253,554,529
6.253.554.529 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering V, as
Umum Terbatas V, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat No. 38 tanggal Notarial Deed No. 38 dated March 26, 2010 by
26 Maret 2010 yang dibuat oleh Poerbaningsih Notary Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in
Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta. Jakarta.
15
Page 305
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 27 Juni 2013, Rapat Umum On June 27, 2013, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the Articles
Perseroan sehubungan dengan peningkatan of Association article 4(2) related to the
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 4,690,165,897
4.690.165.897 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering VI, as
Umum Terbatas VI, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat Notarial Deed No. 107 dated June 27, 2013 by
No. 107 tanggal 27 Juni 2013 yang dibuat oleh Ir. Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Warsito, S.H., in Jakarta.
Notaris di Jakarta.
Pada tanggal 28 November 2014, Rapat Umum On November 28, 2014 based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the Articles
Perseroan sehubungan dengan peningkatan of Association article 4(2) related to the
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 6,774,684,073
6.774.684.073 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering VII, as
Umum Terbatas VII, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat No. 127 tanggal Notarial Deed No. 127 dated November 28, 2014
28 November 2014 yang dibuat oleh Aryanti by Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., in Jakarta.
Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Pada tanggal 6 April 2018, Rapat Umum On April 6, 2018 based on the Bank's
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders' Extraordinary General Meeting,
mengubah Anggaran Dasar Perseroan the shareholders agreed to amend the Articles
sehubungan dengan peningkatan Modal of Association related to the increase in issued
Disetor dan Ditempatkan dengan cara and paid-up capital by issuing new Series D
pengeluaran saham baru Seri D melalui shares with preemptive rights mechanism
mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Right Issue) for maximum of 12,800,000,000
sebanyak-banyaknya sebesar 12.800.000.000 shares with a nominal value of Rp22.50 (full
saham dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai amount) through Limited Public Offering VIII, as
penuh) melalui Penawaran Umum Terbatas VIII, stated in Minutes of Meeting Notarized in
sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Notarial Deed No. 8 dated April 6, 2018 by
Acara Rapat No. 8 tanggal 6 April 2018 yang Notary Aulia Taufani, S.H., in Jakarta.
dibuat oleh Aulia Taufani, S.H., Notaris di
Jakarta.
16
Page 306
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2023, Bank On March 31, 2023, the Bank held Shareholders’
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Annual General Meeting whereby the
Saham Tahunan yang menyetujui untuk shareholders agreed to amend the Articles of
mengubah Anggaran Dasar Perseroan Pasal 10 Association Article 10 regarding Shareholders’
tentang Rapat Umum Pemegang Saham, Pasal General Meeting, Article 11 regarding Venue,
11 tentang Tempat, Pengumuman, Announcement, Invitation, Chairman and
Pemanggilan, Pimpinan dan Berita Acara RUPS, Explanation Agenda of RUPS, Article 14
Pasal 14 tentang Penggabungan, Peleburan, regarding Merger, Acquisition, Takeover,
Pengambilalihan, Pemisahan dan Separation and Dissolution, Article 16 regarding
Pembubaran, Pasal 16 tentang Tugas dan Directors’ Duties and Authorities, Article 23
Wewenang Direksi, Pasal 23 tentang Rencana regarding Working Plan, Book Year and Annual
Kerja, Tahun Buku dan Laporan Tahunan, Pasal Report, Article 24 regarding Utilization of
24 tentang Penggunaan Laba dan Pembagian Income and Dividend Distribution and Article
Dividen dan Pasal 25 tentang Penggunaan 25 regarding the Utilization of Reserve. This
Cadangan. Perubahan ini didokumentasikan amendment was notarized in Notarial Deed No.
pada Akta Notaris No. 103 Tanggal 31 Maret 2023 103 Dated March 31, 2023 by notary Aulia
dari notaris Aulia Taufani S.H., dan telah Taufani S.H., and was approved by the Minister
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi of Laws and Human Rights of the Republic
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Indonesia through letter No.AHU-AH.01.03-
No.AHU-AH.01.03-0049593 tanggal 5 April 2023. 0049593 dated April 5, 2023.
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
Entitas anak Subsidiaries
Bank memiliki entitas anak berikut pada The Bank has ownership interests in the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: following subsidiaries as of December 31, 2025
and 2024:
Tahun operasi Persentase kepemilikan/
1020000 Jenis komersial/ Percentage of ownership
usaha/ Start of
Entitas anak/ Domisili/ Nature of commercial 31 Desember/December 31
Subsidiaries Domicile business operations 2025 2024
PT Maybank Indonesia Jakarta Pembiayaan/ 1991 99,99% 99,99%
Finance Multi-financing
PT Wahana Ottomitra Jakarta Pembiayaan/ 1982 67,49% 67,49%
Multiartha Tbk Multi-financing
Tahun operasi Jumlah aset/Total assets
1020000 Jenis komersial/
usaha/ Start of
Entitas anak/ Domisili/ Nature of commercial 31 Desember/December 31
Subsidiaries Domicile business operations 2025 2024
PT Maybank Indonesia Jakarta Pembiayaan/ 1991 8.894.443 8.234.840
Finance Multi-financing
PT Wahana Ottomitra Jakarta Pembiayaan/ 1982 7.368.668 6.946.341
Multiartha Tbk Multi-financing
17
Page 307
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Maybank Indonesia Finance PT Maybank Indonesia Finance
Sejak berdiri, PT Maybank Indonesia Finance From its establishment, PT Maybank Indonesia
(MIF) telah dimiliki mayoritas oleh Bank dengan Finance (MIF) is majority owned by the Bank
kepemilikan saham 99,99%. with share ownership of 99.99%.
MIF didirikan berdasarkan akta notaris No. 163 MIF was established by virtue of notarial deed
tanggal 13 Februari 1991 dari Ricardus Nangkih No. 163 dated February 13, 1991 of Ricardus
Sinulingga, S.H., notaris di Jakarta. Akta Nangkih Sinulingga, S.H., notary in Jakarta. The
pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Deed of establishment was approved by The
Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya Minister of Justice of the Republic of Indonesia
No.C2-2005.HT.01.01 TH91 tanggal 5 Juni 1991 in his Decision Letter
serta dalam Berita Negara Republik Indonesia No.C2-2005.HT.01.01 TH91 dated June 5, 1991 and
No. 78 tambahan No. 4827 tanggal 29 also stated in the State of Gazette No. 78
September 1992. amendment No. 4827 dated September 29,
1992.
Terdapat perubahan anggaran Dasar MIF There is amendment of MIF’s Articles of
dengan akta notaris No. 105 tanggal Association on notarial deed No. 105 dated
18 November 2015 dari Satria Amiputra A., SE, Ak, November 18, 2015 from Satria Amiputra A., SE,
SH, MM, MAk, MEcDev, MH, M.Kn, mengenai Ak, SH, MM, MAk, MEcDev, MH, M.Kn, regarding
perubahan nama Perusahaan dari PT BII the changes of the Company’s name from PT
Finance Center menjadi PT Maybank Indonesia BII Finance Center to PT Maybank Indonesia
Finance dan perubahan dan penyesuaian Finance and changes and adjustments in
pasal No. 3 Anggaran Dasar Perusahaan terkait Article No. 3 of the Article of Association related
dengan perubahan nama dan penyesuaian to the Company’s name changes and
Anggaran Dasar Perusahaan terhadap adjustments to Regulation of Board of Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Services Authority (POJK) No.33/POJK.04/2014.
No.33/POJK.04/2014. Perubahan tersebut telah These changes were approved by the Minister
disetujui oleh Menteri Hukum dan Menteri Hak of Laws and Human Rights of the Republic of
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Indonesia in his decision letter No.AHU-
surat keputusannya No.AHU-0947396.AH.01.02 0947396.AH.01.02 Year 2015 dated December 7,
Tahun 2015 tanggal 7 Desember 2015. 2015.
Pada tanggal 30 September 2011, Bank On September 30, 2011, the Bank increased its
melaksanakan penambahan penyertaan share-ownership in MIF by 17,370,000 shares
saham dalam MIF sebesar 17.370.000 saham through exchanging asset in the form of
dengan menggunakan aset inbreng dalam buildings with fair market value of Rp17,370.
bentuk bangunan dengan nilai wajar sebesar Such increase in share-ownership has been
Rp17.370. Penambahan penyertaan tersebut approved by Bank Indonesia as stated
sebelumnya telah disetujui oleh Bank in its letter No.13/104/DPB2/TPB2-5 dated
Indonesia sebagaimana disebutkan dalam July 15, 2011. The amendment of MIF articles of
suratnya No.13/104/DPB2/TPB2-5 tanggal association has been acknowledged and
15 Juli 2011. Perubahan anggaran dasar MIF registered by the Ministry of Laws and Human
telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Rights of the Republic of Indonesia in its letter
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik No.AHU-AH.01.10-30085 dated September 22,
Indonesia dengan surat No.AHU-AH.01.10-30085 2011.
tanggal 22 September 2011.
18
Page 308
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Maybank Indonesia Finance (lanjutan) PT Maybank Indonesia Finance (continued)
Terdapat perubahan Anggaran Dasar MIF There is amendment of MIF’s Articles of
dengan akta notaris No. 25 tertanggal 8 Maret Association on notarial deed No. 25 dated
2022 dari Satria Amiputra A., SE, Ak, SH, MM, MAk, March 8, 2022 from Satria Amiputra A., SE, Ak,
MH, M.Kn terkait dengan Pasal 9 Anggaran SH, MM, MAk, MH, M.Kn, related to Article 9 of the
Dasar Perseroan perihal tempat, pemanggilan, Company's Articles of Association regarding
dan pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham. the place, summons, and chairman of the
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri General Meeting of Shareholders. The
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik amendment has been approved by the
Indonesia dengan surat keputusannya Minister of Law and Human Rights of the
No.AHU-AH.01.03-0162396 Tahun 2022 tanggal 11 Republic of Indonesia in his decision letter
Maret 2022. No.AHU-AH.01.03-0162396 Year 2022 dated
March 11, 2022.
Jumlah karyawan entitas anak per The subsidiary had 916 and 940 employees as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing- of December 31, 2025 and 2024, respectively.
masing 916 dan 940 karyawan.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Pada tanggal 16 September 2004, Bank telah On September 16, 2004, the Bank signed a
menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat Conditional Sale and Purchase Agreement
(CSPA) untuk mengakuisisi PT Wahana (CSPA) to acquire PT Wahana Ottomitra
Ottomitra Multiartha Tbk (WOM). CSPA ini Multiartha Tbk (WOM). The CSPA was amended
kemudian diubah pada tanggal 8 November on November 8, 2004 and May 3, 2005. The
2004 dan 3 Mei 2005. Akuisisi ini diselesaikan acquisition was completed on
pada tanggal 20 Mei 2005, di mana Bank May 20, 2005, with the Bank acquiring 43% of
mengakuisisi 43% dari jumlah saham yang the issued shares of WOM at a purchase price
dikeluarkan WOM dengan harga perolehan of Rp425,700 and with goodwill amounted to
Rp425.700 dan terdapat goodwill sebesar Rp201,470.
Rp201.470.
Berdasarkan CSPA tersebut, Bank memperoleh Based on the CSPA, the Bank has control over
kendali atas WOM. Oleh karena itu sejak WOM. Thus since the completion date of the
tanggal penyelesaian akuisisi tersebut laporan acquisition, WOM’s financial statements have
keuangan WOM dikonsolidasikan ke dalam been consolidated into the Bank’s consolidated
laporan keuangan konsolidasian Bank. financial statements.
Pada tanggal 18 Mei 2005, Bank telah On May 18, 2005, the Bank signed the
menandatangani perjanjian bersyarat dengan conditional agreement with International
International Finance Corporation (IFC) di Finance Corporation (IFC) where IFC has right
mana IFC memiliki hak untuk menawarkan to offer the Bank to purchase 380,000,000
kepada Bank untuk membeli 380.000.000 shares of WOM (19% ownership in WOM) at a
saham WOM (19% kepemilikan di WOM) pada predetermined price.
harga yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pada tanggal 29 Juni 2006, Bank mengakuisisi On June 29, 2006, the Bank acquired an
tambahan 3,99% saham yang dikeluarkan additional 3.99% of the issued shares of WOM
WOM dengan harga perolehan Rp42.075 dan at a purchase price of Rp42,075 and with
terdapat goodwill sebesar Rp18.435. goodwill amounting to Rp18,435.
19
Page 309
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 28 Juni 2007, Bank mengakuisisi On June 28, 2007, the Bank acquired an
tambahan 3,04% saham yang dikeluarkan additional 3.04% of the issued shares of WOM
WOM dengan harga perolehan Rp33.473 dan at a purchase price of Rp33,473 and with
terdapat goodwill sebesar Rp15.162. goodwill amounted to Rp15,162.
Melalui surat Bank Indonesia Based on Bank Indonesia letter
No.7/24/DPwB1/PwB14/Rahasia tanggal 29 April No.7/24/DPwB1/PwB14/Rahasia dated April 29,
2005, No.8/9/DPB2/TPB2-1/Rahasia tanggal 23 2005, No.8/9/DPB2/TPB2-1/Rahasia dated June
Juni 2006 dan No.9/106/DPB2/TPB2-5 tanggal 23, 2006 and No.9/106/DPB2/TPB2-5 dated
27 Juni 2007 Bank telah mendapatkan June 27, 2007 the Bank has obtained approval
persetujuan dari Bank Indonesia atas akuisisi from Bank Indonesia for the acquisition of
WOM. WOM.
Pada tanggal 4 Juli 2011, Bank melaksanakan On July 4, 2011, the Bank increased its share-
penambahan penyertaan saham dalam WOM ownership in WOM by purchasing 239,400,000
dengan membeli sejumlah 239.400.000 saham shares owned by IFC representing 11.97% shares
milik IFC yang merupakan 11,97% dari total of the total issues shares in WOM. The total
saham yang telah dikeluarkan dalam WOM. purchase price is Rp125,110 including fee cost
Harga pembelian keseluruhan adalah Rp125.110 amounting Rp276. Such increase in share-
termasuk biaya transaksi sebesar Rp276. ownership has been approved by Bank
Penambahan penyertaan tersebut Indonesia as stated in its letter
sebelumnya telah disetujui oleh Bank Indonesia No.13/23/DPB-2/TPB2-5 dated February 7, 2011.
sebagaimana disebutkan dalam suratnya
No.13/23/DPB-2/TPB2-5 tanggal 7 Februari 2011.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank An increase or decrease in the Bank’s
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan ownership interest that does not result in a loss
hilangnya pengendalian dicatat sebagai of control is accounted for as an equity
transaksi ekuitas, dalam hal ini transaksi transaction, i.e. a transaction with owners in
dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai their capacity as owners. Any difference
pemilik. Sehingga setiap perbedaan antara between the amount by which the non-
jumlah kepentingan non-pengendali controlling interests are adjusted and their fair
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang value of the consideration paid or received
diberikan atau diterima diakui secara langsung shall be recognized directly in equity and
dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik attributed to the owners of the parent. The
entitas induk. Selisih perbedaan angka tercatat difference in non-controlling value with the fair
kepentingan non-pengendali dengan nilai value of consideration paid on the additional
wajar imbalan yang diberikan atas tambahan 11.97% WOM shares amounted to Rp73,681 is
saham WOM sebesar 11,97% sejumlah recorded as “Difference in Transaction
Rp73.681 dicatat sebagai “Selisih Transaksi between Shareholders of a Subsidiary”.
antara Pemegang Saham Entitas Anak”.
20
Page 310
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada bulan Maret 2015, Bank mengakuisisi In March 2015, the Bank acquired an additional
tambahan 6,55% saham yang dikeluarkan 6.55% of the issued shares of WOM at a
WOM dengan harga perolehan Rp154.797 dan purchase price of Rp154,797 and with
terdapat penurunan ”Selisih Transaksi antara “Difference in Transaction between
Pemegang Saham Entitas Anak” sebesar Shareholders of a Subsidiary” decreased by
Rp16.368. Rp16,368.
Pada tanggal 11 Januari 2017, Bank telah On January 11, 2017, Bank has entered into a
menandatangani Perjanjian Pembelian Saham Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA)
Bersyarat (CSPA) dengan PT Reliance Capital with PT Reliance Capital Management (RCM). The
Management (RCM). Penandatanganan CSPA ini signing of this CSPA purports to sell, transfer and
bertujuan untuk menjual, memindahtangankan deliver all shares of PT Wahana Ottomitra
dan mengalihkan seluruh saham yang dimiliki Multiartha Tbk (WOM) owned by the Bank to RCM
Bank pada PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk amounting to 2,386,646,729 shares which
(WOM) kepada RCM sebanyak 2.386.646.729 constitute 68.55% of the total issued and paid-up
lembar saham yang merupakan 68,55% dari total shares of WOM (Transfer of Shares).
saham yang ditempatkan dan disetor penuh
pada WOM (Pengalihan Saham).
Sejak tanggal 3 Mei 2017, Perjanjian Pembelian Since May 3, 2017, the Conditional Shares
Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA) between the Bank
Purchase Agreement, “CSPA”) antara Bank dan and PT Reliance Capital Management (RCM)
PT Reliance Capital Management (“RCM”) yang signed on January 11, 2017 had been terminated
telah ditandatangani pada tanggal because up to April 30, 2017 several precedent
11 Januari 2017 telah berakhir karena hingga conditions had not been fulfilled. The
tanggal 30 April 2017 beberapa persyaratan termination status of this CSPA since May
pendahuluan belum dapat dipenuhi. Status 3, 2017 had been enforced and approved by
berakhirnya CSPA ini sejak tanggal Indonesian National Arbitration Council (BANI)
3 Mei 2017 telah dikuatkan dan disahkan oleh based on the arbitration decision dated May 4,
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) 2018. However, there still remains ongoing legal
berdasarkan putusan arbitrase tertanggal 4 proceedings on this matter being brought by
Mei 2018. Namun, masih terdapat proses both parties in various jurisdictions. A further
hukum yang sedang berjalan terkait hal ini legal proceeding brought against the Bank by
yang diajukan oleh kedua belah pihak di RCM at the Central Jakarta District Court has
berbagai lembaga yuridiksi. Proses hukum been dismissed by the Central Jakarta District
lebih lanjut terhadap Bank yang diajukan oleh Court on September 12, 2018.
RCM di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah
ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
pada tanggal 12 September 2018.
21
Page 311
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada 30 Januari 2019, Perjanjian Perdamaian On January 30, 2019, a Settlement Agreement
telah ditandatangani oleh Bank dan RCM di was signed between the Bank and RCM
mana kedua belah pihak setuju untuk whereby both parties agree to drop all legal
membatalkan semua proses hukum dan proceedings and the return of RCM's deposit by
pengembalian simpanan RCM oleh Bank. RCM the Bank. RCM concurs that the CSPA has been
menyetujui bahwa CSPA telah dihentikan sejak terminated since May 3, 2017.
3 Mei 2017.
Dengan diakhirinya CSPA, Bank tetap secara Upon the CSPA termination, the Bank legally hold
sah memiliki 2.386.646.729 lembar saham yang 2,386,646,729 shares which constitute 68.55% of
mewakili 68,55% saham yang telah disetor dan the total issued and paid-up shares of WOM.
ditempatkan dalam WOM. WOM akan tetap WOM is still the Bank’s controlled subsidiary
merupakan anak perusahaan yang based on the prevailing laws and regulations.
dikendalikan oleh Bank berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 24 Maret 2021, Bank telah On March 24, 2021, the Bank completed the
memindahkan 1,06% kepemilikan saham WOM transfer of 1.06% equity interest in WOM to a
kepada pihak ketiga. Pemindahan tersebut third party investor. The transfer was
dilakukan dalam rangka mematuhi ketentuan undertaken to ensure compliance with the IDX
BEI No.I-A Kep-00183/BEI/12-2018 Ketentuan V.1. Regulation No.I-A Kep-00183/BEI/12-2018
mengenai batas minimum jumlah saham yang Regulation V.1. regarding minimum free float
dimiliki publik. Namun, Bank tetap requirement for public. However, the Bank
mempertahankan eksposur ekonomisnya. continues to retains its economic
Oleh karena itu, pemindahan kepemilikan exposure. Therefore, the transfer has not
tersebut tidak menyebabkan penurunan resulted in a decrease in the Bank’s effective
kepentingan efektif Bank pada WOM. interest in WOM.
Jumlah karyawan tetap entitas anak per The subsidiary had 2,066 and 2,268 permanent
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing employees as of December 31, 2025 and 2024,
adalah 2.066 dan 2.268 karyawan. respectively.
Kantor cabang luar negeri Overseas branch
Bank memiliki lisensi operasional untuk cabang The Bank has operating licenses for the
di luar Indonesia, yakni: Mumbai (cabang following overseas branch: Mumbai (operating
operasional). branch).
Laporan keuangan cabang Bank di luar negeri The financial statements of the overseas
telah digabung dalam laporan keuangan Bank. branches were combined with the Bank’s
financial statements.
22
Page 312
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank and subordinated bonds
Penawaran umum efek Bank Public offering of the Bank’s shares
Pada bulan Oktober 1989, Bank menjual 12 juta In October 1989, the Bank sold 12 million Series
lembar saham Seri A dengan nilai nominal A shares with a par value of Rp1,000 (full
Rp1.000 (nilai penuh) per saham kepada amount) per share to the public through the
masyarakat melalui pasar modal di Indonesia capital market in Indonesia, in accordance
sesuai dengan ketentuan Undang-undang with the prevailing Capital Market Law.
Pasar Modal yang berlaku. Penjualan saham The Bank has received a notice
Seri A kepada masyarakat ini telah of effectivity from the Capital Market
memperoleh pernyataan efektif dari Badan Supervisory Agency (“BAPEPAM”) through
Pengawas Pasar Modal (“BAPEPAM”) melalui its letter No.SI-058/SHM/MK.10/189 dated
suratnya No.SI-058/SHM/MK.10/189 tanggal October 2, 1989 for the sale of Series A shares
2 Oktober 1989. to the public.
Pada bulan Februari 1994, Bank melakukan In February 1994, the Bank executed Limited
Penawaran Umum Terbatas I kepada para Public Offering I (“right issue I”) to the
pemegang sahamnya (“rights issue I”). Dalam Shareholders. Through this limited public
penawaran ini telah diterbitkan sejumlah offering, 52,717,184 Series A shares had been
52.717.184 saham Seri A dengan nilai nominal issued with a par value of Rp1,000 (full amount)
Rp1.000 (nilai penuh) per saham, di mana per share in which, each holder of every five
ditentukan bahwa setiap pemegang lima Series A shares had the right to purchase one
saham Seri A mempunyai hak untuk memesan new Series A share at Rp4,000 (full amount) per
satu saham Seri A dengan harga Rp4.000 (nilai share. The rights issue I had been approved by
penuh) per saham. Penawaran Umum the shareholders in the Shareholders’
Terbatas I ini telah mendapat persetujuan dari Extraordinary General Meeting held on January
para pemegang saham dalam Rapat Umum 25, 1994. The Bank has received a notice of
Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan effectiveness from the BAPEPAM through its
pada tanggal 25 Januari 1994, dan Decision Letter No.S-130/PM/1994 dated
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM January 24, 1994.
melalui Surat Keputusannya No.S-130/PM/1994
tanggal 24 Januari 1994.
23
Page 313
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada bulan Februari 1997, Bank melakukan In February 1997, the Bank sold 1,289,579,469
Penawaran Umum Terbatas II kepada para Series A shares through Limited Public Offering
pemegang sahamnya (“rights issue II”) II (“rights issue II”), in which 286,573,215 Series I
sejumlah 1.289.579.469 saham Seri A di mana warrants were attached. In this offering, each
melekat sejumlah 286.573.215 waran Seri I. holder of 27 Series A shares received a pre-
Setiap pemegang 27 saham Seri A mempunyai emptive rights for 18 new Series A shares with a
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk 18 subscription price of Rp750 (full amount) per
saham baru Seri A dengan harga Rp750 (nilai share, and four Series I warrants were attached
penuh) per saham. Disamping itu, pada setiap to each group of 18 newly issued Series A
18 saham baru Seri A melekat empat Waran shares, free of charge. The subscription right
Seri I yang diberikan secara cuma-cuma. was exercisable in multiples of 9 Series A
Pemesanan pembelian akan dilakukan dalam shares for Rp6,750 (full amount). The total
kelipatan 9 saham Seri A senilai Rp6.750 (nilai proceeds from this rights issue II amounted to
penuh). Jumlah dana yang diperoleh dari Rp967,185. This rights issue II was approved by
Penawaran Umum Terbatas II ini adalah the shareholders in their Shareholders’
sebesar Rp967.185. Penawaran Umum Terbatas Extraordinary General Meeting held on
II ini telah mendapat persetujuan dari para December 27, 1996. The Bank received a notice
pemegang saham dalam Rapat Umum of effectivity from the BAPEPAM through its
Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan Decision Letter No.S-2093/PM/1996 dated
pada tanggal 27 Desember 1996. Bank December 28, 1996 for this rights issue II.
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM
melalui Surat Keputusannya No.S-
2093/PM/1996 tanggal 28 Desember 1996.
Bank mengadakan Rapat Umum Pemegang The Bank held a Shareholders’ Extraordinary
Saham Luar Biasa pada tanggal General Meeting on March 31, 1999 where the
31 Maret 1999 untuk menyetujui rencana shareholders approved the Limited Public
Penawaran Umum Terbatas III kepada para Offering III (“rights issue III”) plans for
pemegang sahamnya (“rights issue III”). Dalam 62,101,383,408 new shares (Series B shares with
penawaran ini diterbitkan sejumlah 62.101.383.408 a par value of Rp125 (full amount) per share)
saham baru (Seri B dengan nilai nominal Rp125 and 7,762,672,926 Series II warrants. The Bank
(nilai penuh) per saham) dan 7.762.672.926 received a notice of effectivity from the
waran Seri II. Bank memperoleh pernyataan BAPEPAM for rights issue III through its Decision
efektif dari BAPEPAM untuk Penawaran Umum Letter No.S-434/PM/1999 on March 30, 1999,
Terbatas III melalui Surat Keputusannya No.S- and for the continuation of rights issue III
434/PM/1999 tanggal 30 Maret 1999 dan untuk through its Decision Letter
Penawaran Umum Terbatas III Lanjutan melalui No.S-857/PM/1999 dated June 8, 1999. The total
Surat Keputusannya No.S-857/PM/1999 tanggal 8 proceeds from the rights issue III amounted to
Juni 1999. Jumlah dana yang diperoleh dari Rp4,486,424 (for 35,891,396,568 Series B shares
Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sebesar and 4,486,424,571 Series II warrants), which
Rp4.486.424 (untuk 35.891.396.568 saham Seri B were received by the Bank in April and June
dan 4.486.424.571 waran Seri II) dan telah diterima 1999.
oleh Bank pada bulan April dan Juni 1999.
24
Page 314
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 20 Mei 2002, Bank telah On May 20, 2002, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted a Statement of Registration
BAPEPAM melalui surat No.2002.100/CMT-COC No.2002.100/CMT-COC to the BAPEPAM
sehubungan dengan rencana rights issue atau regarding its plan for a rights issue or Limited
Penawaran Umum Terbatas IV dalam rangka Public Offering IV with pre-emptive rights to the
Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu shareholders of 38,973,254,169 shares with a
kepada para pemegang saham sebanyak par value of Rp125 (full amount) per share. The
38.973.254.169 saham dengan nilai nominal Bank received a notice of effectivity from the
Rp125 (nilai penuh) per saham. Bank BAPEPAM through its Decision Letter
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM No.S-1304/ PM/2002 on June 17, 2002 for this
untuk Penawaran Umum Terbatas IV melalui Limited Public Offering IV. On
Surat Keputusannya No.S-1304/PM/2002 June 18, 2002, the Bank held a Shareholders’
tanggal 17 Juni 2002. Pada tanggal 18 Juni 2002, Extraordinary General Meeting whereby the
Bank mengadakan Rapat Umum Pemegang shareholders approved the execution of the
Saham Luar Biasa untuk menyetujui Limited Public Offering IV (“rights issue IV”). The
pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas IV total proceeds from the Limited Public Offering
kepada para pemegang sahamnya (“rights IV held from July 11, 2002 up to July 18, 2002
issue IV”). Jumlah dana yang diperoleh dari amounted to Rp4,813,000 (for 38,504,000,000
Penawaran Umum Terbatas IV yang Series D shares), of which Rp68,827 (for
dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2002 sampai 550,618,490 Series D shares) was raised from
18 Juli 2002 adalah sebesar Rp4.813.000 (untuk the public and Rp4,744,173 (for 37,953,381,510
38.504.000.000 saham Seri D), yang mana Series D shares) was raised from the
sebesar Rp68.827 (untuk 550.618.490 saham Government through the Indonesian Bank
Seri D) diperoleh dari masyarakat dan sebesar Restructuring Agency, who acted as the
Rp4.744.173 (untuk 37.953.381.510 saham Seri D) standby buyer. The proceeds from this rights
diperoleh dari Pemerintah melalui Badan issue IV were received by the Bank in July 2002.
Penyehatan Perbankan Nasional yang
bertindak sebagai pembeli siaga (standby
buyer). Dana yang diperoleh dari Penawaran
Umum Terbatas IV ini telah diterima oleh Bank
pada bulan Juli 2002.
25
Page 315
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 19 Februari 2010 melalui surat On February 19, 2010, through letter
No.S.2010.120/DIR LEGAL COMP & OTB dan No.S.2010.120/DIR LEGAL COMP & OTB and March
tanggal 18 Maret 2010 melalui surat 18, 2010 through letter No.S.2010.190/DIR LEGAL
No.S.2010.190/DIR LEGAL COMP & OTB, Bank telah COMP & OTB, the Bank submitted a Statement
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada of Registration to the BAPEPAM regarding its
BAPEPAM sehubungan dengan rencana rights plan for a rights issue or Limited Public Offering
issue atau Penawaran Umum Terbatas V V with pre-emptive rights to the shareholders
dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek of 6,253,554,529 Series D shares with a par
Terlebih Dahulu kepada para pemegang value of Rp22.50 (full amount) per share. The
saham sebanyak 6.253.554.529 saham Seri D Bank received a notice of effectivity from the
dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per BAPEPAM through its Decision Letter
saham. Bank memperoleh pernyataan efektif No.S-2725/BL/2010 dated March 26, 2010. This
dari BAPEPAM untuk Penawaran Umum Limited Public Offering V was approved by the
Terbatas V melalui Surat Keputusannya No.S- shareholders in the Shareholders’ Extraordinary
2725/BL/2010 tanggal 26 Maret 2010. General Meeting held on
Penawaran Umum Terbatas V ini telah March 26, 2010. The proceeds from this rights
mendapat persetujuan dari para pemegang issue V amounted to Rp1,407,050 (for
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham 6,253,554,529 Series D shares), which were
Luar Biasa pada tanggal 26 Maret 2010. Jumlah received by the Bank in April 2010. Part of the
dana yang diperoleh dari Penawaran Umum proceeds amounting to Rp4,477 is used for
Terbatas V ini adalah sebesar Rp1.407.050 share issuance costs.
(untuk 6.253.554.529 saham Seri D) dan telah
diterima oleh Bank pada bulan April 2010.
Sebagian dari dana diperoleh sebesar Rp4.477
digunakan sebagai biaya emisi efek ekuitas.
26
Page 316
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 26 Maret 2013 melalui surat On March 26, 2013, through letter
No.S.2013.036/DIR FIN, tanggal 24 April 2013 No.S.2013.036/DIR FIN, April 24, 2013 through
melalui surat No.S.2013.50/DIR FIN dan tanggal letter No.S.2013.50/DIR FIN, and
21 Juni 2013 melalui surat No.S.2013.374/DIR June 21, 2013 through letter
COMPLIANCE, Bank telah mengajukan No.S.2013.374/DIR COMPLIANCE, the Bank
Pernyataan Pendaftaran kepada Otoritas Jasa submitted a Statement of Registration to the
Keuangan (“OJK”) sehubungan dengan Financial Services Authority (“OJK”) regarding
rencana rights issue atau Penawaran Umum its plan for a rights issue or Limited Public
Terbatas VI dalam rangka Penerbitan Hak Offering VI with pre-emptive rights to the
Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada shareholders of 4,690,165,897 Series D shares
para pemegang saham sebanyak with a par value of Rp22.50 (full amount) per
4.690.165.897 saham Seri D dengan nilai nominal share. The Bank received a notice of effectivity
Rp22,50 (nilai penuh) per saham. Bank from the OJK through its Decision Letter
memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk No.S-187/D.04/2013 dated June 26, 2013. This
Penawaran Umum Terbatas VI melalui Surat Limited Public Offering VI was approved by the
Keputusannya No.S-187/D.04/2013 tanggal 26 shareholders in the Shareholders’ Extraordinary
Juni 2013. Penawaran Umum Terbatas VI ini telah General Meeting held on June 27, 2013. The
mendapat persetujuan dari para pemegang proceeds from this rights issue VI amounted to
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Rp1,500,854 (for 4,690,165,897 Series D Shares),
Luar Biasa pada tanggal 27 Juni 2013. Jumlah which were received by the Bank in July 2013.
dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Part of the proceeds amounting to Rp4,702 is
Terbatas VI ini adalah sebesar Rp1.500.854 used for share issuance costs.
(untuk 4.690.165.897 saham seri D) dan telah
diterima oleh Bank pada bulan Juli 2013.
Sebagian dari dana diperoleh sebesar Rp4.702
digunakan sebagai biaya emisi efek ekuitas.
27
Page 317
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 23 Oktober 2014 melalui surat On October 23, 2014, through letter
No.S.2014.644/DIR COMPLIANCE dan tanggal 19 No.S.2014.644/DIR COMPLIANCE and November
November 2014 melalui surat 19, 2014 through letter
No.S.2014.738/DIR COMPLIANCE, Bank telah No.S.2014.738/DIR COMPLIANCE, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted a Statement of Registration to the
OJK sehubungan dengan rencana rights OJK regarding its plan for a rights issue or
issue atau Penawaran Umum Terbatas VII Limited Public Offering VII with pre-emptive
dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek rights to the shareholders of 6,774,684,073
Terlebih Dahulu kepada para pemegang Series D shares with a par value of Rp22.50 (full
saham sebanyak 6.774.684.073 saham Seri D amount) per share. The Bank received a notice
dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per of effectivity from the OJK through its Decision
saham. Bank memperoleh pernyataan efektif Letter No.S-493/D.04/2014 dated November 27,
dari OJK untuk Penawaran Umum Terbatas VII 2014. This Limited Public Offering VII was
melalui Surat Keputusannya No.S- approved by the shareholders in the
493/D.04/2014 tanggal 27 November 2014. Shareholders’ Extraordinary General Meeting
Penawaran Umum Terbatas VII ini telah held on November 28, 2014. The proceeds from
mendapat persetujuan dari para pemegang this rights issue VII amounted to Rp1,497,205
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (for 6,774,684,073 Series D Shares), which were
Luar Biasa pada tanggal 28 November 2014. received by the Bank in December 2014. Part of
Jumlah dana yang diperoleh dari Penawaran the proceeds amounting to Rp8,238 is used for
Umum Terbatas VII ini adalah sebesar share issuance costs.
Rp1.497.205 (untuk 6.774.684.073 saham seri D)
dan telah diterima oleh Bank pada bulan
Desember 2014. Sebagian dari dana diperoleh
sebesar Rp8.238 digunakan sebagai biaya
emisi efek ekuitas.
Pada tanggal 11 April 2018 melalui surat On April 11, 2018, through its letter
No.S.2018.249/DIR COMPLIANCE, Bank telah No.S.2018.249/DIR COMPLIANCE, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted the Registration Statement to OJK
OJK sehubungan dengan Penawaran Umum regarding the plan for Limited Public Offering
Terbatas VIII dalam rangka Penambahan VIII for Capital Increase with pre-emptive rights
Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih (Right issues) to the shareholders maximum of
Dahulu (HMETD/Rights issue) kepada para 12,800,000,000 Series D shares with a par value
pemegang saham sebanyak-banyaknya of Rp22.50 (full amount) per share.
sebesar 12.800.000.000 saham Seri D dengan
nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per saham.
28
Page 318
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum efek Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 4 Mei 2018 melalui surat On May 4, 2018, through its letter
No.S.2018.437/DIR FIN, Bank telah No.S.2018.437/DIR FIN, the Bank submitted
menyampaikan keterangan tambahan/ additional information/ amendments to the
perubahan atas Pernyataan Pendaftaran Registration Statement in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Limited Public Offering VIII for Capital Increase
Terbatas VIII dalam rangka Penambahan with Pre-emptive Rights (Rights issue) in which
Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih the number of shares to be issued is
Dahulu (HMETD/Rights issue) di mana jumlah 8,468,355,091 Series D shares with a nominal
saham yang akan diterbitkan sebesar value of Rp22.50 per share.
8.468.355.091 saham Seri D dengan nilai
nominal Rp22,50 per saham.
Bank memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari The Bank received the Effective Statement
OJK atas Penawaran Umum Terbatas VIII Letter from the OJK for the Right Issue VIII
melalui Surat OJK No.S-52/D.04/2018 tanggal through its Letter No.S-52/D.04/2018 dated
21 Mei 2018. May 21, 2018.
Jumlah dana yang diperoleh dari Penawaran The proceeds from this Rights Issue VIII
Umum Terbatas VIII ini adalah sebesar amounted to Rp1,998,532 (for 8,468,355,091
Rp1.998.532 (untuk 8.468.355.091 saham seri D) Series D Shares) were received by the Bank in
telah diterima oleh Bank pada bulan June 2018. Part of the proceeds amounting to
Juni 2018. Sebagian dari dana diperoleh Rp6,205 were used for share issuance costs.
sebesar Rp6.205 digunakan sebagai biaya
emisi efek ekuitas.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 all of the
seluruh saham Bank (maksimum 99% sesuai Bank’s shares (maximum of 99% based on
dengan Peraturan Pemerintah No. 29 tahun Government Regulation No. 29 of 1999) or
1999) atau masing-masing sejumlah 75,357,433,911 and 75,357,433,911 shares,
75.357.433.911 dan 75.357.433.911 saham telah respectively, were listed on the Indonesia Stock
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Exchange (IDX).
29
Page 319
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum obligasi Bank Public offering of the Bank’s bonds
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Shelf Bond IV Bank Maybank Indonesia
Indonesia
Pada tanggal 8 Juli 2022, Bank menerbitkan On July 8, 2022, Bank issued Shelf Bond IV Bank
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Maybank Indonesia Tranche I Year 2022 with
Indonesia Tahap I Tahun 2022 dengan nilai nominal value of Rp1,000,000 was effective
nominal sebesar Rp1.000.000 efektif sesuai based on Letter of FSA Capital Market No. S-
Surat OJK Pasar Modal No. S-112/D.04/2022 112/D.04/2022 dated June 30, 2022.
tanggal 30 Juni 2022.
Obligasi Berkelanjutan III Bank Maybank Shelf Bond III Bank Maybank Indonesia
Indonesia
Pada tanggal 3 Juli 2019, Bank menerbitkan On July 3, 2019, Bank issued Shelf Bond III Bank
Obligasi Berkelanjutan III Bank Maybank Maybank Indonesia Tranche I Year 2019 with
Indonesia Tahap I Tahun 2019 dengan nilai nominal value of Rp1,000,000 was effective
nominal sebesar Rp1.000.000 efektif sesuai based on Letter of FSA Capital Market No. S-
Surat OJK Pasar Modal No. S-79/D.04/2019 79/D.04/2019 dated June 19, 2019.
tanggal 19 Juni 2019.
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Shelf Bond II Bank Maybank Indonesia
Indonesia
Pada tanggal 27 Maret 2019, Bank menerbitkan On March 27, 2019, Bank issued Shelf Bond II
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Bank Maybank Indonesia Tranche IV Year 2019
Indonesia Tahap IV Tahun 2019 dengan nilai with nominal value of Rp640,500.
nominal sebesar Rp640.500.
Pada tanggal 26 Oktober 2018, Bank On October 26, 2018, Bank issued Shelf Bond II
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Bank Bank Maybank Indonesia Tranche III Year 2018
Maybank Indonesia Tahap III Tahun 2018 with nominal value of Rp379,000.
dengan nilai nominal sebesar Rp379.000.
Pada tanggal 15 Maret 2018, Bank menerbitkan On March 15, 2018, Bank issued Shelf Bond II
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Bank Maybank Indonesia Tranche II Year 2018
Indonesia Tahap II Tahun 2018 dengan nilai with nominal value of Rp645,500.
nominal sebesar Rp645.500.
Pada tanggal 11 July 2017, Bank menerbitkan On July 11, 2017, Bank issued Shelf Bond II Bank
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Maybank Indonesia Tranche I Year 2017 with
Indonesia Tahap I Tahun 2017 dengan nilai nominal value of Rp835,000 was effective
nominal sebesar Rp835.000 efektif sesuai Surat based on Letter of FSA Capital Market No. S-
OJK Pasar Modal No. S-346/D.04/2017 tanggal 346/D.04/2017 dated June 21, 2017.
21 Juni 2017.
30
Page 320
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum obligasi Bank (lanjutan) Public offering of the Bank’s bonds
(continued)
Obligasi Berkelanjutan I Bank Maybank Shelf Bond I Bank Maybank Indonesia
Indonesia
Pada tanggal 31 Oktober 2012, Bank On October 31, 2012, Bank issued Shelf Bond I
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank BII Bank BII Tranche II Year 2012 with nominal value
Tahap II Tahun 2012 dengan nilai nominal of Rp2,000,000.
sebesar Rp2.000.000.
Pada tanggal 6 Desember 2011, Bank On December 6, 2011, Bank issued Shelf Bond I
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank BII Bank BII Tranche I Year 2011 with nominal value
Tahap I Tahun 2011 dengan nilai nominal of Rp2,000,000 was effective based on Letter of
sebesar Rp2.000.000 efektif sesuai Surat BAPEPAM No. S-12740/BL/2011 dated November
BAPEPAM No. S-12740/BL/2011 tanggal 28 28, 2011.
November 2011.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Bank Shelf Sukuk Mudharabah II Bank Maybank
Maybank Indonesia Indonesia
Pada tanggal 11 July 2017, Bank menerbitkan On July 11, 2017, Bank issued Shelf Sukuk
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Bank Mudharabah II Bank Maybank Indonesia
Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 dengan Tranche I Year 2017 with nominal value of
nilai nominal sebesar Rp266.000 efektif sesuai Rp266,000 was effective based on Letter of FSA
Surat OJK Pasar Modal No. S-346/D.04/2017 Capital Market No. S-346/D.04/2017 dated June
tanggal 21 Juni 2017. 21, 2017.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank Shelf Sukuk Mudharabah I Bank Maybank
Maybank Indonesia Indonesia
Pada tanggal 10 Juni 2016, Bank menerbitkan On June 10, 2016, Bank issued Shelf Sukuk
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank Maybank Indonesia
Maybank Indonesia Tahap II Tahun 2016 Tranche II Year 2016 with nominal value of
dengan nilai nominal sebesar Rp700.000. Rp700,000.
Pada tanggal 8 Juli 2014, Bank menerbitkan On July 8, 2014, Bank issued Shelf Sukuk
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank BII Mudharabah I Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2014 dengan nilai nominal Tranche I Year 2014 with nominal value of
sebesar Rp300.000 efektif sesuai Surat OJK Rp300,000 was effective based on Letter of FSA
Pasar Modal No. S-33/D.04/2014 tanggal 30 Juni Capital Market No. S-33/D.04/2014 dated June
2014. 30, 2014.
31
Page 321
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek, obligasi dan obligasi c. Public offering of the Bank’s shares, bonds
subordinasi Bank (lanjutan) and subordinated bonds (continued)
Penawaran umum obligasi subordinasi Bank Public offering of the Bank’s subordinated
bonds
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Shelf Subordinated Bond II Bank Maybank
Maybank Indonesia Indonesia
Pada tanggal 10 Juni 2016, Bank menerbitkan On June 10, 2016, Bank issued Shelf
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Subordinated Bond II Bank Maybank Indonesia
Maybank Indonesia Tahap II Tahun 2016 Tranche II Year 2016 with nominal value of
dengan nilai nominal sebesar Rp800.000. Rp800,000.
Pada tanggal 8 Juli 2014, Bank menerbitkan On July 8, 2014, Bank issued Shelf Subordinated
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank BII Bond II Bank BII Tranche I Year 2014 with
Tahap I Tahun 2014 dengan nilai nominal nominal value of Rp1,500,000 was effective
sebesar Rp1.500.000 efektif sesuai Surat OJK based on Letter of FSA Capital Market No. S-
Pasar Modal No. S-33/D.04/2014 tanggal 30 Juni 33/D.04/2014 dated June 30, 2014.
2014.
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Shelf Subordinated Bond I Bank Maybank
Maybank Indonesia Indonesia
Pada tanggal 31 Oktober 2012, Bank On October 31, 2012, Bank issued Shelf
menerbitkan Obligasi Subordinasi Subordinated Bond I Bank BII Tranche II Year
Berkelanjutan I Bank BII Tahap II Tahun 2012 2012 with nominal value of Rp1,000,000.
dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.
Pada tanggal 6 Desember 2011, Bank On December 6, 2011, Bank issued Shelf
menerbitkan Obligasi Subordinasi Subordinated Bond I Bank BII Tranche I Year 2011
Berkelanjutan I Bank BII Tahap I Tahun 2011 with nominal value of Rp500,000 was effective
dengan nilai nominal sebesar Rp500.000 efektif based on Letter of BAPEPAM No. S-12740/BL/2011
sesuai Surat BAPEPAM No. S-12740/BL/2011 dated November 28, 2011.
tanggal 28 November 2011.
32
Page 322
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank d. Composition of the Bank’s management
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai of Commissioners as of December 31, 2025 and
berikut: 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Presiden Komisaris Dato' Sri Khairussaleh Ramli President Commissioner
Komisaris Edwin Gerungan Commissioner
Komisaris Datuk Lim Hong Tat Commissioner
Komisaris Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Commissioner
Komisaris Independen Hendar Independent Commissioner
Komisaris Independen Putut Eko Bayuseno Independent Commissioner
Komisaris Independen Marina R. Tusin Independent Commissioner
Komisaris Independen Daniel James Rompas Independent Commissioner
31 Desember/December 31, 2024
Presiden Komisaris Dato' Sri Khairussaleh Ramli President Commissioner
Komisaris Edwin Gerungan Commissioner
Komisaris Datuk Lim Hong Tat Commissioner
Komisaris Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Commissioner
Komisaris Independen Achjar Iljas**) Independent Commissioner
Komisaris Independen Hendar Independent Commissioner
Komisaris Independen Putut Eko Bayuseno Independent Commissioner
Komisaris Independen Marina R. Tusin Independent Commissioner
Komisaris Independen Daniel James Rompas*) Independent Commissioner
*) Pengangkatan Daniel James Rompas sebagai Komisaris *) The appointment of Daniel James Rompas as Independent
Independen telah efektif menjabat sebagai Komisaris Commissioner of the Company has effectively served as the
Independen Perseroan sejak 3 Januari 2025. Company’s Independent Commissioner since January 3, 2025.
**) Masa jabatan Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen **) Achjar Iljas' term of office as the Company's Independent
Perseroan berakhir sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Commissioner ends at the close of the Company's Annual
Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada General Meeting of Shareholders held on 11 April 2025.
tanggal 11 April 2025
Susunan Direksi pada tanggal 31 Desember The composition of the Board of Directors as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, are as follows:
31 Desember/December 31
Presiden Direktur Steffano Ridwan President Director
Direktur Keuangan Shaiful Adhli Yazid Finance Director
Direktur Sumber Daya Manusia Irvandi Ferizal Human Capital Director
Direktur Manajemen Risiko Effendi Risk Management Director
Direktur Hukum & Kepatuhan Yessika Effendi Legal & Compliance Director
Direktur Operasional Widya Permana Operations Director
Direktur Community Financial Services Bianto Surodjo Community Financial Services Director
Direktur Perbankan Global Ricky Antariksa Global Banking Director
Direktur Teknologi Informasi Bambang Andri Irawan Information Technology Director
Direktur Unit Usaha Syariah Romy Hardiansyah Sharia Business Unit Director
33
Page 323
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank (lanjutan) d. Composition of the Bank’s management
(continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank pada The composition of the Sharia Supervisory
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Board as of December 31, 2025 and 2024, are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Ketua M. Sa'ad Ih Chairman
Anggota Sodikun Member
Anggota Ahmad Satori Member
31 Desember/December 31 , 2024
Ketua Muhammad Anwar Ibrahim*) Chairman
Ketua M. Sa'ad Ih*) Chairman
Anggota Sodikun Member
Anggota Ahmad Satori Member
*) Muhammad Anwar Ibrahim tetap dapat melaksanakan *) Muhammad Anwar Ibrahim may continue to carry out his
jabatan dan kewenangannya sebagai Ketua Dewan Pengawas position and authority as Chairman of the Company's Sharia
Syariah Perseroan sampai dengan M. Sa’ad Ih telah efektif Supervisory Board until M. Sa’ad Ih has effectively carried out
menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai Ketua Dewan his position and authority as Chairman of the Company’s
Pengawas Syariah Perseroan setelah memenuhi semua Sharia Supervisory Board after fulfilling all requirements based
persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang on applicable laws and regulations. With the effectiveness of M.
berlaku. Dengan telah efektifnya M. Sa’ad Ih dalam Sa'ad Ih as Chairman of the Company's Sharia Supervisory
menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai Ketua Dewan Board on 9 January 2025, Muhammad Anwar Ibrahim's position
Pengawas Syariah Perseroan pada tanggal 9 Januari 2025, and authority as Chairman of the Company's Sharia
maka jabatan dan kewenangan Muhammad Anwar Ibrahim Supervisory Board has ended.
sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan berakhir.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The Bank’s Audit Committee as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024, are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Ketua Hendar Chairman
Anggota Daniel James Rompas Member
Anggota Putut Eko Bayuseno Member
Anggota Ahmad Satori Member
Anggota Yetti Septirawati Member
Sekretaris Eksekutif/ Executive Secretary/
Anggota Dawny Rachella Tahar Member
34
Page 324
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank (lanjutan) d. Composition of the Bank’s management
(continued)
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The Bank’s Audit Committee as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024, are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31 , 2024
Ketua Achjar Iljas Chairman
Anggota Hendar Member
Anggota Putut Eko Bayuseno Member
Anggota Yetti Septirawati Member
Sekretaris Eksekutif/ Executive Secretary/
Anggota Dawny Rachella Tahar Member
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, Corporate
Sekretaris Perusahaan Bank adalah Putu Secretary of the Bank is Putu Dewika
Dewika Angganingrum berdasarkan Surat Angganingrum based on Board of Directors
Keputusan Direksi No.SK.2024.001/DIR Decree No.SK.2024.001/DIR COMPLIANCE dated
COMPLIANCE tanggal 1 April 2024. Per tanggal 31 April 1, 2024. As of December 31, 2023, Corporate
Desember 2023, Sekretaris Perusahaan Bank Secretary of the Bank is Muhamadian based on
adalah Muhamadian berdasarkan Surat Board of Directors Decree No.SK.2023.002/DIR
Keputusan Direksi No.SK.2023.002/DIR COMPLIANCE dated March 21, 2023.
COMPLIANCE tanggal 21 Maret 2023.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Kepala As of December 31, 2025 and 2024, the Internal
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) adalah Audit Unit (SKAI) Head is Hariseno Acharyama
Hariseno Acharyama berdasarkan Surat based on the Board of Directors Decree
Keputusan Direksi No.SK.PERS.2019.0857/ DIRHC No.SK.PERS.2019.0857/ DIRHC dated May 1, 2019.
tanggal 1 Mei 2019.
Pengangkatan Daniel James Rompas sebagai The appointment of Daniel James Rompas as
Komite Audit Perseroan telah efektif menjabat Audit Committee of the Company has
sebagai Komite Audit Perseroan sejak effectively served as the Company's Audit
20 Januari 2025. Committee since January 20, 2025.
Pengangkatan Ahmad Satori sebagai Anggota The appointment of Ahmad Satori as Member of
Komite Audit Perseroan telah efektif menjabat the Company's Audit Committee has effectively
sebagai Anggota Komite Audit Perseroan sejak served as a Member of the Company's Audit
12 Maret 2025. Committee since March 12, 2025.
35
Page 325
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam The principal accounting policies adopted in
penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank preparing the consolidated financial statements of
dan entitas anaknya adalah seperti dijabarkan di the Bank and subsidiaries are set out below:
bawah ini:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun The consolidated financial statements as of
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 and for the year ended December 31, 2025 and
dan 2024 disusun dan disajikan sesuai 2024, were prepared and presented in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial
Indonesia. Accounting Standards.
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun The consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan also been prepared and presented in
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga accordance with Capital Market and
Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No.VIII.G.7 yang Financial Institution Supervisory Agency
merupakan lampiran Keputusan Ketua (“BAPEPAM-LK”) rule No.VIII.G.7, Attachment to
BAPEPAM-LK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Decision of BAPEPAM-LK Chairman
Juni 2012 tentang "Penyajian dan No.KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012, on the
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau “Financial Statements Presentation and
Perusahaan Publik". Disclosure for Issuers or Public Companies”.
Unit Usaha Syariah (UUS) yang beroperasi Sharia Business Unit (UUS) which operates in
dalam bidang perbankan dengan prinsip banking industry with sharia principles is
syariah disajikan sesuai dengan PSAK presented in accordance to SFAS No. 401
No. 401 tentang “Penyajian Laporan Keuangan regarding “Sharia Financial Statements
Syariah”, PSAK No. 402 tentang “Akuntansi Presentation”, SFAS No. 402 regarding
Murabahah”, PSAK No. 404 tentang “Akuntansi “Murabahah Accounting”, SFAS No. 404
Istishna”, PSAK No. 405 tentang “Akuntansi regarding “Istishna’ Accounting”, SFAS
Mudharabah”, PSAK No. 406 tentang “Akuntansi No. 405 regarding “Mudharabah Accounting”,
Musyarakah” dan PSAK No. 407 tentang SFAS No. 406 regarding “Musyarakah
“Akuntansi Ijarah”, PSAK No. 410 tentang Accounting” and SFAS No. 407 regarding “Ijarah
“Akuntansi Sukuk”, PSAK No.411 tentang “Wa’d” Accounting”, SFAS No. 410 regarding “Sukuk
dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Accounting”, SFAS No.411 regarding “Wa’d” and
Indonesia (PAPSI) yang diterbitkan oleh Bank Guidelines for Indonesian Sharia Bank
Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Accounting (PAPSI) issued by Bank Indonesia
and Indonesian Accountant Association (IAI).
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan harga perolehan kecuali untuk been prepared under the historical cost
beberapa akun yang dinilai menggunakan convention except for certain accounts which
dasar pengukuran lain sebagaimana have been valued on another measurement
dijelaskan pada kebijakan akuntansi dari akun basis as explained in the accounting policy for
tersebut. Laporan keuangan konsolidasian such accounts. The consolidated financial
disusun dengan metode akrual kecuali laporan statements are prepared under the accrual
arus kas konsolidasian. basis of accounting, except the consolidated
statements of cash flows.
36
Page 326
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Bank menerapkan amandemen PSAK No. 207 Bank has applied amendment of SFAS No. 207
(Revisi 2016), “Laporan Arus Kas (Prakarsa (2016), ”Statement of Cashflows (Disclosure
Pengungkapan)” yang mengharuskan adanya Initiative)” which requires disclosure of
pengungkapan atas perubahan liabilitas yang changes in liability from funding activity,
timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk including changes from cash flow as well as
perubahan yang timbul dari arus kas maupun changes from non cash. The consolidated
perubahan non kas. Laporan arus kas statements of cash flows were prepared based
konsolidasian disusun dengan menggunakan on the direct method with cash flows classified
metode langsung dengan mengelompokkan into cash flows from operating, investing and
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan financing activities. For the purpose of the
pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas consolidated statements of cash flows, cash
konsolidasian, kas dan setara kas mencakup and cash equivalents include cash, current
kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada accounts with Bank Indonesia and other banks,
bank lain, penempatan pada Bank Indonesia placements with Bank Indonesia and other
dan bank lain dan Sertifikat Bank Indonesia banks and Certificates of Bank Indonesia
yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan dari maturing within 3 (three) months from the
tanggal akuisisi. date of acquisition.
Kas adalah mata uang kertas dan logam baik Cash represents currency bills and coins, both
Rupiah dan mata uang asing yang masih in Rupiah and foreign currencies, which are
berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. valid as legal instruments of payment.
Kas yang telah ditentukan penggunaannya Predetermined cash or cash that cannot be
atau kas yang tidak dapat digunakan secara used freely cannot be classified under cash.
bebas tidak diklasifikasi dalam kas. Pengertian Cash also includes cash in vault, petty cash,
kas termasuk kas besar, kas kecil, kas ATM, kas ATM cash, cash in transit and currency
dalam perjalanan dan mata uang Rupiah dan withdrawn from circulation and still within the
mata uang asing yang ditarik dari peredaran grace period for exchange with Bank Indonesia
dan yang masih dalam tenggang waktu untuk or related country’s central bank.
penukaran ke Bank Indonesia atau bank sentral
negara yang bersangkutan.
Dalam penyusunan laporan keuangan The preparation of consolidated financial
konsolidasian sesuai dengan standar statements in conformity with financial
akuntansi keuangan di Indonesia, dibutuhkan accounting standards in Indonesia, requires
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: the use of estimates and assumptions that
affect:
a. nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan a. the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan assets and liabilities at the date of the
keuangan konsolidasian, consolidated financial statements,
b. jumlah pendapatan dan beban selama b. the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas management’s best knowledge of current
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang events and activities, actual results may differ
timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang from those estimates.
diestimasi semula.
37
Page 327
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang Estimates and assumptions are reviewed on an
digunakan ditelaah secara ongoing basis. Revisions to accounting
berkesinambungan. Revisi atas taksiran estimates are recognized in the period in which
akuntansi diakui pada periode di mana the estimates are revised and in any future
taksiran tersebut direvisi dan periode-periode period affected.
yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi
estimasi tersebut.
Seluruh angka dalam laporan keuangan Figures in the consolidated financial
konsolidasian ini, kecuali dinyatakan lain, statements are rounded to and stated in
dibulatkan menjadi jutaan Rupiah. millions of Rupiah unless otherwise stated.
b. Akuntansi Bank dan entitas anak b. Bank and subsidiaries accounting
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank beserta seluruh entitas the financial statements of the Bank and all
anak yang berada di bawah pengendalian subsidiaries that are controlled by the Bank.
Bank.
Dalam hal pengendalian terhadap entitas anak Where an entity either began or ceased to be
dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha entitas anak yang operations of subsidiaries are included in the
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan consolidated financial statements only from
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat the date that the control commenced or up to
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau the date that control ceased.
hingga saat pengendalian atas entitas anak itu
berakhir.
Pengendalian didapat ketika Bank terekspos Control is acquired when Bank is exposed or
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari has right to variable returns from its
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan involvement with a Subsidiaries and has the
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi ability to affect those returns through its power
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya over a Subsidiaries.
atas Entitas Anak.
Bank mengendalikan Entitas Anak jika dan Bank control a Subsidiary if, and only if, Bank
hanya jika Bank memiliki hal berikut ini: has the following:
a) kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang a) power over a Subsidiary (existing right that
ada saat ini yang memberi kemampuan provide the current ability to direct the
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan relevant activities that significantly affect
yang secara signifikan mempengaruhi returns of a Subsidiary);
imbal hasil Entitas Anak);
b) eksposur atau hak atas imbal hasil b) exposure or right to variable returns from
variable dari keterlibatannya dengan its involvement with the Subsidiary; and
Entitas Anak; dan
c) kemampuan untuk menggunakan c) the ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiary to affect the amount of the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Bank. Bank’s returns.
38
Page 328
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
b. Akuntansi Bank dan entitas anak (lanjutan) b. Bank and subsidiaries accounting
(continued)
Dalam mencatat akuisisi entitas anak The purchase method of accounting is used to
digunakan metode pembelian. Sebelum account for the acquisition of subsidiaries.
1 Januari 2011, biaya akuisisi diukur sebesar nilai Before January 1, 2011, the cost of an acquisition
wajar aset yang diserahkan, saham yang is measured as the fair value of the assets
diterbitkan atau liabilitas yang diambil alih given up, shares issued or liabilities undertaken
pada tanggal akuisisi, ditambah biaya yang at the date of acquisition plus costs directly
berkaitan secara langsung dengan akuisisi. attributable to the acquisition. After January 1,
Setelah 1 Januari 2011, biaya transaksi, selain 2011, transaction cost, excluding debt or equity
biaya yang berhubungan dengan penerbitan instrument issuance cost, which was borne by
instrumen utang atau ekuitas yang ditanggung the Bank in relation with business combination,
oleh Bank dengan kombinasi bisnis is charged to expense when incurred. The
dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan excess of the cost of acquisition over the fair
biaya akuisisi atas nilai wajar aset neto entitas value of the net assets of the subsidiaries
anak dicatat sebagai goodwill (Catatan 2.p.i acquired is recorded as goodwill (Note 2.p.i for
untuk kebijakan akuntansi atas goodwill). the accounting policy on goodwill).
Seluruh saldo dan transaksi antar perusahaan All significant inter-company balances and
yang signifikan termasuk transactions, including unrealized gain/loss,
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi, are eliminated in the consolidation to reflect
dieliminasi untuk mencerminkan posisi the financial position and results of operations
keuangan dan hasil usaha Bank dan entitas of the Bank and subsidiaries as one business
anak sebagai satu kesatuan usaha. entity.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniform accounting policy for
yang sama untuk peristiwa dan transaksi transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan circumstances. The accounting policies
akuntansi yang digunakan dalam laporan adopted in preparing the consolidated
keuangan konsolidasian, telah diterapkan financial statements have been consistently
secara konsisten oleh entitas anak, kecuali bila applied by the subsidiaries unless otherwise
dinyatakan lain. stated.
Kepentingan non-pengendali atas laba neto Non-controlling interest represents the
dan ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar minority shareholders’ proportionate share in
proporsi pemegang saham minoritas atas laba the net income and equity of the subsidiaries,
neto dan ekuitas entitas anak tersebut sesuai which is presented based on the percentage of
dengan persentase kepemilikan pemegang ownership of the minority shareholders in the
saham minoritas pada entitas anak tersebut. subsidiaries.
c. Penjabaran mata uang asing c. Foreign currency translations
i. Mata uang penyajian i. Presentation currency
Laporan keuangan konsolidasian The consolidated financial statements are
dijabarkan dalam mata uang Rupiah, yang presented in Rupiah, which is the
merupakan mata uang fungsional Bank functional currency of the Bank and
dan entitas anak. subsidiaries.
39
Page 329
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued)
ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang ii. Transactions and balances in foreign
asing currency
Transaksi dalam mata uang asing Transactions denominated in foreign
dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan currencies are converted into Rupiah using
menggunakan kurs yang berlaku pada the prevailing exchange rate at the
tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, transaction date. Per reporting date,
aset dan liabilitas moneter dalam mata monetary assets and liabilities
uang asing dijabarkan ke mata uang denominated in foreign currencies are
Rupiah dengan menggunakan kurs yang converted into Rupiah using the prevailing
berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. exchange rate at that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang transactions in foreign currency and on
asing dan dari penjabaran aset dan the translation of foreign currency
liabilitas moneter dalam mata uang asing, monetary assets and liabilities are
diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement
penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian, kecuali apabila income, except when deferred in equity
ditangguhkan pada ekuitas karena because meet criteria as qualifying cash
memenuhi kualifikasi/kriteria sebagai flow hedges.
lindung nilai arus kas (cash flow hedges).
Selisih penjabaran mata uang asing atas Translation differences on debt securities
efek utang dan aset moneter keuangan lain and other monetary financial assets
yang diukur berdasarkan nilai wajar dicatat measured at fair value are included in
sebagai bagian dari keuntungan dan foreign exchange gains and losses.
kerugian selisih kurs.
iii. Kantor cabang luar negeri iii. Overseas branches
Cabang Bank yang berkedudukan di luar Branches of the Bank domiciled outside of
negeri menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting
dalam mata uang negara tempat records in their respective domestic
kedudukannya. currencies.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan For consolidation purposes, the financial
keuangan kantor cabang luar negeri statements of overseas branches are
dijabarkan dalam Rupiah, dengan kurs translated into Rupiah, using these
sebagai berikut: following exchange rates:
• Aset dan liabilitas serta komitmen dan • Assets and liabilities, commitments
kontinjensi menggunakan kurs spot and contingencies at the Reuters spot
Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia rates at 16.00 Western Indonesian Time
Barat pada tanggal laporan posisi prevailing at the consolidated
keuangan konsolidasian; statement of financial position dates;
• Pendapatan, beban, keuntungan dan • Revenue, expenses, gains and losses at
kerugian menggunakan rata-rata kurs the average Reuters middle rates at
tengah Reuters pukul 16.00 Waktu 16.00 Western Indonesian Time during
Indonesia Barat yang berlaku selama the period of reporting;
periode laporan;
40
Page 330
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued)
iii. Kantor cabang luar negeri (lanjutan) iii. Overseas branches (continued)
• Akun modal dijabarkan dengan • Equity accounts are recorded using the
menggunakan kurs historis; dan historical rate; and
• Selisih yang timbul dari proses • The resulting translation adjustment is
penjabaran tersebut disajikan dalam presented in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian statements of financial position as part
pada sisi ekuitas dan pendapatan of the other comprehensive income
komprehensif lainnya sebagai selisih kurs and equity as a differences arising
karena penjabaran laporan keuangan from the translation of foreign currency
dalam mata uang asing. financial statements.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing Below are the major exchange rates used
utama yang digunakan untuk penjabaran for translation to Rupiah as of
ke dalam Rupiah pada tanggal December 31, 2025 and 2024, using the
31 Desember 2025 dan 2024 yang Reuters middle rate (at 16.00 Western
menggunakan kurs tengah Reuters (Pukul Indonesia Time) (full amount of Rupiah):
16.00 Waktu Indonesia Barat) (Rupiah
penuh):
31 Desember/December 31
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat (USD)/Rp 16.675 16.095 United States Dollar 1/Rp
1 Euro Eropa (EUR)/Rp 19.571 16.758 European Euro 1/Rp
1 Dolar Singapura (SGD)/Rp 12.965 11.845 Singapore Dollar 1/Rp
100 Rupee India (INR)/Rp 18.550 18.798 Indian Rupee 100/Rp
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
i. Aset dan liabilitas keuangan i. Financial assets and liabilities
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai Financial assets have classified as financial
aset keuangan yang diukur berdasarkan assets measured at amortised cost,
biaya perolehan diamortisasi, aset financial assets measured at fair value
keuangan diukur dengan nilai wajar melalui through other comprehensive income, and
penghasilan komprehensif lain, dan aset financial assets measured at fair value
keuangan diukur dengan nilai wajar melalui through profit or loss.
laporan laba rugi.
Sedangkan, liabilitas keuangan Meanwhile, financial liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan as financial liabilities measured at
yang diukur berdasarkan biaya perolehan amortised cost and financial liabilities
diamortisasi dan liabilitas keuangan yang measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba loss.
rugi.
41
Page 331
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Klasifikasi aset keuangan menggunakan The classification of financial assets uses
pendekatan model bisnis dan karakteristik the business model approach and
arus kas kontraktual dari aset keuangan contractual cash flow characteristic of the
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset financial assets. After initial, recognition,
keuangan diukur dengan biaya perolehan financial assets are measured at amortised
diamortisasi, nilai wajar melalui cost, fair value through other
penghasilan komprehensif lain dan nilai comprehensive income and fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss based on the business
berdasarkan pada model bisnis yang model adopted.
diadopsi.
Semua instrumen keuangan pada saat All financial instruments are measured
pengakuan awal diukur sebesar nilai initially at their fair value. In the case that
wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau financial assets or financial liabilities are
liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai not designated at fair value through profit
wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar or loss, the fair value should be added with
tersebut ditambah biaya transaksi yang attributable transaction costs directly from
dapat diatribusikan secara langsung acquisition or issuance of financial assets
dengan perolehan atau penerbitan aset or financial liabilities.
keuangan atau liabilitas keuangan
tersebut.
Aset keuangan Financial assets
a) Aset keuangan yang diukur dengan a) Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan yang diukur dengan Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi adalah cost are financial assets that meet one
aset keuangan yang memenuhi salah of the conditions of financial assets
satu kondisi aset keuangan dikelola managed in a model business that aims
dalam model bisnis yang bertujuan to have the financial assets in order to
untuk memiliki aset keuangan dalam obtain contractual cash flows, and the
rangka mendapatkan arus kas contractual terms of financial assets on
kontraktual, dan persyaratan the certain date increase cash flows
kontraktual dari aset keuangan pada solely payments of principle and interest
tanggal tertentu meningkatkan arus kas “SPPI” (Solely Payment of Principal and
semata dari pembayaran pokok dan Interest).
bunga “SPPI” (Solely Payment of
Principal and Interest).
42
Page 332
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
a) Aset keuangan yang diukur dengan a) Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi (lanjutan) cost (continued)
Pada saat pengakuan awal aset Financial assets measured at
keuangan yang diukur dengan biaya amortised cost are initially recognized
perolehan diamortisasi dicatat sebesar at fair value and subsequently
nilai wajar, selanjutnya diukur pada measured at amortised cost using the
biaya perolehan diamortisasi dengan effective interest rate (EIR) method, less
menggunakan metode suku bunga impairment. Amortised cost is
efektif (EIR), dikurangi dengan calculated by taking into account any
penurunan nilai. Biaya perolehan discount or premium on initial
diamortisasi dihitung dengan acquisition and fees/costs that are an
memperhitungkan diskonto atau premi integral part of the effective interest rate
pada awal akuisisi dan fee/biaya (EIR). The amortization and the losses
sebagai bagian tidak terpisahkan dari arising from impairment of those
suku bunga efektif (EIR). Amortisasi dan financial assets are recognized in the
kerugian yang timbul dari penurunan consolidated statement of profit or loss
nilai aset keuangan tersebut akan diakui and other comprehensive income.
dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Persyaratan penurunan nilai diterapkan Impairment requirements apply to
pada aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
dengan biaya perolehan. cost.
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai b) Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain
Aset keuangan yang diukur nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
adalah aset keuangan yang memenuhi are financial assets that meet one of the
salah satu kondisi aset keuangan conditions of financial assets managed
dikelola dengan model bisnis yang with a business model whose purpose
tujuannya akan terpenuhi dengan will be fulfilled by obtaining contractual
mendapatkan arus kas kontraktual dan cash flow and selling financial assets,
menjual aset keuangan, dan and the contractual terms of the
persyaratan kontraktual dari aset financial assets grant rights on a certain
keuangan tersebut memberikan hak date for cash flows solely payments of
pada tanggal tertentu atas arus kas principal and interest on the principal
yang semata dari pembayaran pokok amount owed.
dan bunga dari jumlah pokok terutang.
43
Page 333
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai b) Financial assets meassured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (lanjutan) (continued)
Pada saat pengakuan awal, aset Financial assets measured at fair value
keuangan yang diukur nilai wajar through other comprehensive income
melalui penghasilan komprehensif lain are initially recognized at fair value and
dicatat sebesar nilai wajar, selanjutnya measured subsequently at fair value
diukur sebesar nilai wajar dengan with gains or losses arising from the
keuntungan atau kerugian dari changes in fair value under other
perubahan nilai wajar dalam comprehensive income, except for
pendapatan komprehensif lainnya, impairment on financial assets and
kecuali kerugian penurunan nilai atas foreign exchange gains or losses.
aset keuangan dan keuntungan atau
kerugian akibat perubahan kurs.
Persyaratan penurunan nilai diterapkan Impairment requirements apply to
pada aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
dengan nilai wajar melalui laporan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
c) Aset keuangan yang diukur pada nilai c) Financial asset measured at fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laporan laba rugi kecuali aset through profit or loss unless those
keuangan tersebut diukur dengan biaya financial assets are measured at
perolehan diamortisasi atau diukur amortized cost or measured at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income,
komprehensif lain, dan dimiliki dalam and are held in a business model for
model bisnis yang tujuannya untuk trading purposes.
diperdagangkan.
44
Page 334
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
c) Aset keuangan yang diukur pada nilai c) Financial asset measured at fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss (continued)
(lanjutan)
Setelah pengukuran awal, aset After initial recognition, the financial
keuangan yang dikelompokkan dalam assets included in this category are
kategori ini diukur sebesar nilai measured at fair value, the unrealized
wajarnya, keuntungan atau kerugian gains or losses resulting from changes
yang belum direalisasi akibat in fair value are recognized in the
perubahan nilai wajar instrumen consolidated statement of profit or loss
keuangan tersebut diakui dalam and other comprehensive income as
laporan laba rugi dan penghasilan “Increase/(decrease) in value of
komprehensif lain konsolidasian financial instruments”.
sebagai “Kenaikan/ (penurunan) nilai
instrumen keuangan”.
Biaya transaksi yang bisa diatribusikan Transaction costs directly attributable
langsung pada perolehan aset to the acquisition of financial assets
keuangan yang diklasifikasikan sebagai classified as fair value through profit or
nilai wajar melalui laporan laba rugi loss will be charged directly at the initial
akan dibebankan langsung pada saat measurement.
pengukuran awal.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan setelah pengakuan Financial liabilities after initial recognition
awal diukur pada biaya perolehan are measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method, except:
metode suku bunga efektif (EIR), kecuali:
a. Liabilitas keuangan pada nilai wajar a. Financial liabilities at fair value through
melalui laporan laba rugi. Liabilitas profit or loss. These liabilities, including
tersebut, termasuk derivatif yang derivatives that are liabilities, will then be
merupakan liabilitas, selanjutnya akan measured at fair value.
diukur melalui nilai wajar.
b. Liabilitas yang timbul ketika pengalihan b. Liabilities that arise when the transfer of
aset keuangan yang tidak memenuhi financial assets that do not meet the
syarat penghentian pengakuan atau conditions for termination of recognition
ketika pendekatan keterlibatan or when a sustainable engagement.
berkelanjutan diterapkan.
c. Kontrak jaminan keuangan. c. Financial guarantee contract.
d. Komitmen untuk menyediakan kredit d. Commitment to providing loan or
atau pembiayaan dengan suku bunga financing at market interest rates.
pasar.
45
Page 335
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan setelah pengakuan Financial liabilities after initial recognition
awal diukur pada biaya perolehan are measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method, except:
metode suku bunga efektif (EIR), kecuali: (continued)
(lanjutan)
e. Imbalan kontijensi yang diakui oleh e. Contingency rewards recognized by the
pihak pengakuisisi dalam kombinasi acquirer in the business combination
bisnis di mana PSAK No. 103 diterapkan. where SFAS No. 103 is applied. Contingent
Imbalan kontijensi selanjutnya diukur consideration is subsequently measured
pada nilai wajar dan selisihnya diakui at fair value and the difference is
dalam laporan laba rugi. recognized in the income statement.
Jika diketahui bahwa beberapa instrumen If it is known that several financial
keuangan dibuat dari 2 (dua) elemen - instruments are made up of 2 (two)
komponen liabilitas dan komponen ekuitas, elements - the liability component and the
maka instrumen keuangan harus equity component, then the financial
dipisahkan menjadi 2 (dua) komponen instrument should be separated into 2
sebagai liabilitas keuangan dan yang (two) components as financial liabilities
lainnya sebagai instrumen ekuitas. and others as equity instruments.
Instrumen ekuitas Equity instruments
a) Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai a) Equity instruments measured at fair
wajar melalui laporan laba rugi value through profit or loss
Instrumen ekuitas harus diukur pada Equity instruments should be measured
nilai wajar melalui laporan laba rugi. at fair value through profit or loss.
Akan tetapi, Bank dapat menetapkan However, the Bank may decide
pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat irrevocable choices upon initial
pengakuan awal atas investasi pada recognition of investments in certain
instrumen ekuitas tertentu yang pada equity instruments which are generally
umumnya diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or
melalui laba rugi sehingga perubahan loss so that changes in fair value are
nilai wajarnya disajikan dalam presented in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain. income.
46
Page 336
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen ekuitas (lanjutan) Equity instruments (continued)
b) Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai b) Equity instruments measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain income
Ketika pilihan untuk mengukur pada nilai When the choice to measure at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain dilakukan, setelah income is executed, after derecognition,
penghentian pengakuan, keuntungan gains and losses in other
dan kerugian dalam pendapatan comprehensive income are not
komprehensif lain tidak dipindahkan ke transferred to profit or loss (without
laba atau rugi (“without recycling”). recycling).
Namun, pendapatan dividen dari instrumen However, dividend income of equity
ekuitas harus diakui dalam laporan laba instrument should be recognized in the
rugi. income statement.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Bank menentukan model bisnisnya pada The Bank determines its business model at
tingkat yang paling mencerminkan the level that best reflects how it manages
bagaimana Bank mengelola kelompok aset groups of financial assets to achieve its
keuangan untuk mencapai tujuan business objective:
bisnisnya:
a. Risiko yang memengaruhi kinerja model a. The risks that affect the performance of
bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki the business model (and the financial
dalam model bisnis itu) dan, khususnya assets held within that business model)
cara risiko itu dikelola. and, in particular, the way those risks are
managed.
b. Bagaimana manajer bisnis b. How managers of the business are
dikompensasi (misalnya, apakah compensated (for example, whether the
kompensasi didasarkan pada nilai wajar compensation is based on the fair value
dari aset yang dikelola atau pada arus of the assets managed or on the
kas kontraktual yang dikumpulkan). contractual cash flows collected).
Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang The expected frequency, value and timing
diharapkan juga merupakan aspek penting of sales are also important aspect of the
dari penilaian Bank. Bank’s assessment.
47
Page 337
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Business Model Assessment (continued)
Penilaian model bisnis didasarkan pada The business model assessment is based
skenario yang diharapkan secara wajar on reasonably expected scenarios without
tanpa mempertimbangkan skenario ‘kasus taking ‘worst case’ or ‘stress case’ scenarios
terburuk’ atau ‘kasus stres’. Jika arus kas into account. If cash flows after initial
setelah pengakuan awal direalisasikan recognition are realised in a way that is
dengan cara yang berbeda dari harapan different from the Bank’s original
awal Bank, Bank tidak mengubah klasifikasi expectations, the Bank does not change the
aset keuangan yang tersisa dalam model classificaton of the remaining financial
bisnis tersebut, tetapi memasukan assets held in that business model, but
informasi tersebut ketika menilai aset incorporates such information when
keuangan yang baru diperoleh atau yang assessing newly originated or newly
baru dibeli kedepannya. purchased financial assets going forward.
Tes SPPI The SPPI Test
Sebagai langkah kedua dari proses As a second step of its classification
klasifikasi, Bank menilai persyaratan kontrak process, the Bank assesses the contractual
dari aset keuangan untuk mengidentifikasi terms of the financial assets to identify
apakah mereka memenuhi tes “SPPI” (Solely whether they meet the SPPI (Solely Payment
Payment Of Principal and Interest). of Principal and Interset) test.
‘Principal atau pokok untuk tujuan Principal for the purpose of this test is
pengujian ini didefinisikan sebagai nilai defined as the fair value of the financial
wajar dari aset keuangan pada pengakuan assets at initial recognition and may
awal dan dapat berubah selama umur aset change over the life of the financial asset
keuangan (misalnya, jika ada pembayaran (for example, if there are repayments of
pokok atau amortisasi premi/diskon). principal or amortization of the
premium/discount).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam The most significant elements of interests
pengaturan pinjaman biasanya adalah within a lending arrangement are typically
pertimbangan untuk nilai waktu dari uang the consideration for the time value of
dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian money and credit risk. To make the SPPI
SPPI, Bank menerapkan penilaian dan assessment, the Bank applies judgement
mempertimbangkan faktor-faktor yang and considers relevant factors such as the
relevan seperti mata uang di mana aset currency in which the financial asset is
keuangan didenominasi, dan periode di denominated, and the period for which the
mana tingkat bunga ditetapkan. interest rate is set.
48
Page 338
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Tabel berikut menyajikan klasifikasi The following table presents classification
instrumen keuangan Bank dan entitas anak of financial instruments of the Bank and
berdasarkan karakteristik dari instrumen subsidiaries based on characteristic of
keuangan tersebut: those financial instruments:
Instrumen Keuangan Klasifikasi/Classification Financial Instruments
Aset keuangan: Financial assets:
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/ Financial assets
Kas measured at amortised cost Cash
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/
Giro pada Bank Financial assets measured at Current accounts with
Indonesia amortised cost Bank Indonesia
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/ Current accounts with other
Giro pada bank lain Financial assets measured at amortised cost Banks
Penempatan pada Bank Aset keuangan diukur pada biaya Placements with Bank
Indonesia dan bank perolehan diamortisasi/ Financial assets Indonesia and other
lain measured at amortised cost banks
Aset keuangan diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi/
Efek-efek yang Financial assets measured at fair
diperdagangkan value through profit or loss Trading securities
Aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Financial assets measured at amortised
cost, Financial assets measured at fair
value through other comprehensive
Investasi keuangan income Financial investments
49
Page 339
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen Keuangan Financial Instruments
(lanjutan) Klasifikasi/Classification (continued)
Aset keuangan: Financial assets:
(lanjutan) (continued)
Aset keuangan diukur pada Securities purchased
Efek-efek yang dibeli biaya perolehan diamortisasi/ under resale
dengan janji dijual Financial assets measured at agreement (reverse
kembali amortised cost repo)
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi/Financial
assets measured at fair value through
Tagihan derivatif profit or loss Derivatives receivable
Aset keuangan diukur pada
Kredit yang diberikan dan biaya perolehan diamortisasi/
piutang/pembiayaan Financial assets measured at Loan and Sharia
Syariah amortised cost receivables/financing
Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/
Piutang pembiayaan Financial assets measured at Consumer financing
konsumen amortised cost receivables
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at Acceptances
Tagihan akseptasi amortised cost receivable
Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at
Piutang bunga amortised cost Interest receivable
50
Page 340
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen Keuangan Financial Instruments
(lanjutan) Klasifikasi/Classification (continued)
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities Obligations due
Liabilitas segera measured at amortized cost immediately
Liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/Financial
Simpanan nasabah liabilities measured at amortized cost Deposits from customers
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities Deposits from other
Simpanan dari bank lain measured at amortized cost banks
Efek-efek yang dijual Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
dengan janji dibeli perolehan diamortisasi/Financial liabilities Securities sold under
kembali measured at amortized cost repurchased agreements
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi/Financial
liabilities measured at fair value through
Liabilitas derivatif profit or loss Derivatives payable
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities
Liabilitas akseptasi measured at amortized cost Acceptances payable
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
Surat berharga yang perolehan diamortisasi/Financial liabilities
diterbitkan measured at amortized cost Securities issued
Liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/Financial
Pinjaman diterima liabilities measured at amortized cost Borrowings
Beban yang masih Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
harus dibayar dan perolehan diamortisasi/Financial liabilities Accrued expenses and
liabilitas lain-lain measured at amortized cost other liabilities
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
Pinjaman dan obligasi perolehan diamortisasi/Financial liabilities Subordinated loan and
subordinasi measured at amortized cost bonds
51
Page 341
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Bank dan entitas anak menghentikan The Bank and subsidiaries derecognizes a
pengakuan aset keuangan jika, dan hanya financial asset if, and only if, the contractual
jika, hak kontraktual untuk menerima arus rights to receive cash flows from the
kas yang berasal dari aset keuangan financial asset have expired; or the Bank
tersebut berakhir; atau Bank dan entitas and subsidiaries have transferred their
anak mentransfer hak untuk menerima arus rights to receive cash flows from the
kas yang berasal dari aset keuangan atau financial asset or have assumed an
menanggung liabilitas untuk membayarkan obligation to pay the received cash flows
arus kas yang diterima tersebut secara fully without material delay to a third party
penuh tanpa penundaan berarti kepada under a pass through arrangement; and
pihak ketiga di bawah kesepakatan either (a) the Bank and subsidiaries have
pelepasan (pass through arrangement); transferred substantially all the risks and
dan (a) Bank dan entitas anak telah rewards of the financial asset, or (b) the
mentransfer secara substansial seluruh Bank and subsidiaries have neither
risiko dan manfaat atas aset keuangan, transferred nor retained substantially all the
atau (b) Bank dan entitas anak tidak risks and rewards of the asset, but have
mentransfer maupun tidak memiliki secara transferred control of the asset.
substansial seluruh risiko dan manfaat atas
aset, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset tersebut.
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when
pengakuannya pada saat liabilitas the obligation under the liability is
dihentikan atau dibatalkan atau berakhir. discharged or cancelled or expired.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada Where an existing financial liability is
digantikan dengan liabilitas yang lain oleh replaced by another liability from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms, or
keadaan yang secara substansial berbeda, the terms of an existing liability are
atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada substantially modified, such an exchange
yang secara substansial telah diubah, or modification is treated as derecognition
maka pertukaran atau modifikasi tersebut of the original liability and the recognition
diperlakukan sebagai penghentian of a new liability, and the difference in the
pengakuan liabilitas awal dan pengakuan respective carrying amounts is recognized
liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat in the statement of profit or loss and other
masing-masing diakui dalam laporan laba comprehensive income.
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
52
Page 342
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Saling Hapus Offset
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan offset and the net amount is reported in the
dalam laporan posisi keuangan consolidated statements of financial
konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini position if, and only if, there is currently an
terdapat hak yang berkekuatan hukum enforceable legal rights to offset the
untuk saling hapus jumlah keduanya dan recognized amounts and there is an
terdapat intensi untuk diselesaikan secara intention to either settle on a net basis, or to
neto, atau untuk merealisasikan aset realize the assets and settle the liabilities
dan menyelesaikan liabilitas secara simultaneously.
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atau seluruh insolvency or bankruptcy of the company
pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan secara Income and expenses are presented on a
neto hanya ketika diperbolehkan oleh net basis only when permitted by
standar akuntansi. accounting standards.
Tidak terdapat saldo atas aset keuangan There are no outstanding financial assets
dan liabilitas keuangan yang tunduk and financial liabilities which are subject
pada perjanjian saling hapus atau dalam to enforceable master netting
bentuk perjanjian sejenis per tanggal arrangements or similar agreements as of
31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Nilai Wajar Fair Value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date under current market conditions.
tanggal pengukuran dengan kondisi pasar
saat ini.
53
Page 343
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value (continued)
Bank menggunakan teknik penilaian yang Bank uses valuation techniques
sesuai dengan keadaan dan di mana data appropriate in the circumstances and for
yang memadai tersedia untuk mengukur which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximising the use of
input yang dapat diobservasi yang relevan relevant observable input and minimising
dan meminimalkan penggunaan input the use of unobservable input.
yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh instrumen keuangan yang diukur All financial instruments measured at fair
pada nilai wajar dikategorikan sesuai value are categorized according to the
dengan hirarki berikut: following hierarchy:
• Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa • Level 1: quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif aset atau active markets for identical asset or
liabilitas yang identik. liabilities.
• Tingkat 2: teknik lain atas semua input • Level 2: other techniques for which all
yang memiliki efek signifikan terhadap inputs which have a significant effect
nilai wajar yang tercatat dapat on the recorded fair value are
diobservasi, baik secara langsung observable, either directly or indirectly.
maupun tidak langsung.
• Tingkat 3: teknik yang menggunakan • Level 3: techniques which use input that
input yang memiliki pengaruh have a significant effect on the
signifikan terhadap nilai wajar yang recorded fair value that are not based
tercatat yang tidak berdasarkan data on observable market data.
pasar yang dapat diobservasi.
Reklasifikasi Instrumen Keuangan Reclassification of Financial Instruments
Reklasifikasi aset keuangan diizinkan jika Reclassification of financial assets is
(dan hanya jika) Bank dan entitas anak permissible when (and only when) the Bank
melakukan perubahan pada model bisnis and its subsidiaries make changes to the
untuk mengatur aset keuangannya, namun business model to manage their financial
Bank dan entitas anak harus mereklasifikasi assets, but the Bank and subsidiaries must
semua aset keuangan yang terdampak reclassify all affected financial assets
dengan model bisnis yang baru. following the new business model.
Reklasifikasi harus diterapkan secara Reclassifications should be applied
prospektif dari ‘tanggal reklasifikasi’, yang prospectively from 'the date of
didefinisikan sebagai, ‘hari pertama dari reclassification', which is defined as, 'the
periode pelaporan pertama setelah first day of the first reporting period after
perubahan model bisnis yang the change in the business model that
menghasilkan reklasifikasi aset keuangan’. results in the reclassification of financial
Oleh karena itu, semua keuntungan, assets'. Therefore, all previously recognized
kerugian atau bunga yang sebelumnya gains, losses or interest need not be
diakui tidak perlu disajikan kembali. restated.
54
Page 344
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Jika terdapat peristiwa penjualan atas If there is a sales event on the portfolio with
portfolio dengan model bisnis ‘Hold’, di the 'Hold' business model, where the Bank
mana Bank dan entitas anak tidak mampu and its subsidiaries are unable to ensure
memastikan bahwa peningkatan kegiatan that the increase in sales activity is a result
penjualan adalah sebagai akibat dari of changes in the business model,
perubahan dalam model bisnis, maka adjustments/corrections of the previous
penyesuaian/koreksi laporan tahun year's report may be needed to correct
sebelumnya mungkin diperlukan untuk errors.
memperbaiki kesalahan.
Bank dan entitas anak tidak diperkenankan Bank and subsidiaries are not permitted to
untuk mereklasifikasi liabilitas keuangan. reclassify financial liabilities.
Perubahan berikut ini adalah bukan The following changes are not
merupakan reklasifikasi: a reclassification:
a. Item yang sebelumnya telah a. Items previously designated and
ditetapkan dan efektif sebagai effective as hedging instruments in
instrumen lindung nilai pada lindung cash flow hedges or net investment
nilai arus kas atau lindung nilai hedges, but no longer meet such
investasi neto, namun tidak lagi qualifications;
memenuhi kualifikasi seperti itu;
b. Item yang kemudian ditetapkan dan b. The items are then designated and
efektif sebagai instrumen lindung nilai effective as hedging instruments in
dalam lindung nilai arus kas atau cash flow hedges or net investment
lindung nilai investasi neto; dan hedges; and
c. Perubahan dalam pengukuran ketika c. Changes in measurement when the
Bank memilih opsi untuk menetapkan Bank chooses the option to set credit
eksposur kredit sebagai diukur pada exposures as measured at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi. through profit or loss.
Persyaratan untuk reklasifikasi aset Requirement for financial assets
keuangan: reclassification:
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
pada biaya perolehan diamortisasi ke aset cost to financial assets measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss with
melalui laporan laba rugi dengan requirement of measure fair value at
persyaratan nilai wajarnya diukur pada reclassification date. Gain and losses
tanggal reklasifikasi. Keuntungan dan arising from the difference between
kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value of
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya the financial assets are recognised in profit
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam and loss.
laba rugi.
55
Page 345
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss to financial assets
ke aset keuangan yang diukur pada biaya measured at amortised cost with
perolehan diamortisasi dengan requirement of fair value at the
persyaratan nilai wajar pada tanggal reclassification date becomes the new
reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto gross carrying amount.
yang baru.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
pada biaya perolehan diamortisasi ke aset cost to financial assets measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lainnya income with requirement of measure fair
dengan persyaratan nilai wajarnya diukur value at classification date. Gain and losses
pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan dan arising from the difference between
kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value of
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya the financial assets are recognised in other
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income to
komprehensif lain ke aset keuangan yang financial assets measured at amortised
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost with requirement of cumulative gain or
dengan persyaratan keuntungan dan loss previously recognised in other
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui comprehensive income is removed from
dalam penghasilan komprehensif lain equity and applied against the fair value of
dihapus dari ekuitas dan disesuaikan the financial assets at the reclassification
terhadap nilai wajar dari aset keuangan date.
pada tanggal reklasifikasi.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss to financial assets
ke aset keuangan yang diukur pada measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain dengan comprehensive income with requirement of
persyaratkan aset keuangan tetap diukur financial asset continuous to be measured
pada nilai wajarnya, tetapi selanjutnya at fair value but subsequent gain and
keuntungan dan kerugian diakui di losses are recognised in other
penghasilan komprehensif lain, bukan di comprehensive income rather than profit
laba rugi. and loss.
56
Page 346
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada penghasilan komprehensif lain ke through other comprehensive income to
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui laporan laba rugi dengan through profit or loss with requirement of
persyaratan aset keuangan tetap diukur financial asset continuous to be recognised
pada nilai wajarnya dan keuntungan dan at fair value and the cumulative gain or loss
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui previously recognised in other
di penghasilan komprehensif lain di comprehensive income is reclassified from
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi equity to profit and loss.
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Bank dan entitas anak melakukan penilaian Bank and subsidiaries reassess the
kembali terhadap model bisnis setiap business model each reporting period to
periode pelaporan untuk menentukan determine whether there has been change
apakah ada perubahan model bisnis dari in the business model from previous period.
periode sebelumnya.
Perubahan pada model bisnis sangat Changes to the business model are very
jarang terjadi, tetapi jika terjadi perubahan rare, but if the changes occur must be
harus ditentukan oleh manajemen senior determined by senior management of the
Bank dan entitas anak sebagai akibat dari Bank and subsidiaries as a result of external
perubahan eksternal atau internal, or internal changing, significant to the Bank
signifikan terhadap operasional Bank dan and subsidiaries’ operational, and could be
entitas anak, dan bisa dibuktikan pada proven to external parties. In line with this,
pihak eksternal. Sejalan dengan hal changes in the business model of the Bank
tersebut, perubahan pada model bisnis and subsidiaries will occur only if the Bank
Bank dan entitas anak akan terjadi hanya and subsidiaries start and stop to carrying
jika Bank dan entitas anak memulai dan out significant activity to their operating
berhenti untuk melaksanakan aktivitas activity.
yang signifikan terhadap kegiatan
operasinya.
Berikut ini bukan merupakan perubahan The following are not considered to be
dalam model bisnis: changes in the business model:
a. Perubahan intensi berkaitan dengan a. Changes in intention related to certain
aset keuangan tertentu (termasuk financial assets (including in
dalam kondisi terjadi perubahan conditions of significant changes to
signifikan terhadap kondisi pasar). market conditions).
b. Hilangnya suatu pasar secara b. Temporary disappearance of a market
sementara untuk aset keuangan. of financial assets.
c. Pengalihan aset keuangan antar c. Transfer of financial assets between
bagian dari entitas dengan model parts of an entity with a different
bisnis yang berbeda. business model.
57
Page 347
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
e. Giro pada bank lain dan Bank Indonesia e. Current accounts with other banks and Bank
Indonesia
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia setelah Subsequent to initial recognition, current
perolehan awal dinilai sebesar biaya perolehan accounts with other banks and Bank Indonesia
diamortisasi dengan menggunakan metode are measured at their amortized cost using the
suku bunga efektif (EIR). effective interest rate (EIR) method.
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank dan At each reporting date, Bank and subsidiaries
entitas anak mengukur penyisihan kerugian measures allowance for expected credit losses
kredit ekspektasian menggunakan metodologi using impairment methodology as disclosed in
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan Note 2n.
dalam Catatan 2n.
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank f. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana dalam banks consist of call money, fixed term
bentuk call money, penempatan fixed term, placements, time deposits, Deposits Facilities
deposito berjangka, Fasilitas Simpanan Bank of Bank Indonesia (FASBI), Sharia Deposits
Indonesia (FASBI), Fasilitas Simpanan Bank Facilities of Bank Indonesia (FASBIS) and
Indonesia Syariah (FASBIS) dan lain-lain. others.
Penempatan pada Bank Indonesia dinyatakan Placements with Bank Indonesia are stated at
sebesar saldo penempatan dikurangi dengan the outstanding balances, less unearned
pendapatan bunga yang ditangguhkan. interest income.
Pada awal transaksi penempatan pada bank Placements with other banks are initially
lain dinilai berdasarkan nilai wajar ditambah measured at fair value plus incremental direct
biaya transaksi tambahan langsung, jika ada, transaction cost, if any, and subsequently
dan selanjutnya diukur sebesar biaya measured at their amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method.
metode suku bunga efektif (EIR).
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank dan At each reporting date, Bank and subsidiaries
entitas anak mengukur penyisihan kerugian measures allowance for expected credit losses
kredit ekspektasian menggunakan metodologi using impairment methodology as disclosed in
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan Note 2n.
dalam Catatan 2n.
58
Page 348
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
g. Efek-efek yang diperdagangkan g. Trading securities
Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari Trading securities comprise of Government
Surat Utang Negara, Obligasi Korporasi, Bonds, Corporate Bonds, Bank Indonesia
Sekuritas Bank Indonesia, Sukuk Bank Indonesia Securities, Bank Indonesia Sukuk, and State
dan Surat Perbendaharaan Negara yang Treasury Notes, that are classified as financial
dikategorikan aset keuangan yang diukur pada assets measured at fair value through profit or
nilai wajar melalui laporan laba rugi. loss.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and other
konsolidasian tahun berjalan. Pendapatan comprehensive income. The interest income
bunga dari efek utang dicatat dalam laporan from debt securities is recorded in the
laba rugi sesuai dengan persyaratan dalam statements of profit or loss according to the
kontrak. Atas penjualan portofolio efek yang terms of the contract. Upon sale of trading
diperdagangkan, selisih antara harga jual securities portfolio, the difference between the
dengan harga perolehan diakui sebagai selling price and the purchase price is
keuntungan atau kerugian penjualan pada recognized as a gain or loss in the year when
tahun di mana efek tersebut dijual. the securities are sold.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit No loss allowance for expected credit losses is
ekspektasian yang diakui untuk aset keuangan recognized for financial asset measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan value through profit or loss.
laba rugi.
h. Investasi keuangan h. Financial investments
Investasi keuangan merupakan investasi pada Financial investments represent investments in
efek-efek yang dikategorikan sebagai diukur marketable securities classified as either,
pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur measured at amortised cost or fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income,
komprehensif lain, penyertaan saham dan investment in shares and receivable from
tagihan atas wesel ekspor. export bills.
59
Page 349
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Setelah pengakuan awal, investasi keuangan After the initial recognition, financial
dalam instrumen hutang yang diklasifikasikan investments in debt instrument classified as
sebagai diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost and receivables
diamortisasi dan tagihan atas wesel ekspor from export bills are measured at amortized
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi cost using the effective interest rate (EIR)
dengan menggunakan metode suku bunga method. Investment in sukuk at acquisition
efektif (EIR). Investasi pada sukuk yang diukur cost is measured at amortized cost using the
pada harga perolehan diukur sebesar biaya straight-line method. Financial investments in
perolehan yang diamortisasi dengan debt instrument classified as fair value through
menggunakan metode garis lurus. Investasi other comprehensive income securities are
keuangan dalam instrumen hutang yang stated at fair value. Unrealized gains or losses
dikategorikan diukur pada nilai wajar melalui from the increase or decrease in fair value, net
penghasilan komprehensif lain dinyatakan of tax, are recognized and presented as an
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian equity component. When the investment is
yang belum direalisasikan dari kenaikan atau disposed of, the cummulative gain or loss, net
penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui dan of tax, previously recognized in other
disajikan sebagai komponen ekuitas. Ketika comprehensive income is recognized in the
investasi tersebut dihapus, keuntungan dan consolidated statement of profit or loss and
kerugian kumulatif setelah pajak, yang other comprehensive income. The losses
sebelumnya diakui di pendapatan arising from impairment of such investments
komprehensif lainnya, diakui dalam laporan are recognized in the consolidated statement
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian. Kerugian yang timbul dari income and removed from other
penurunan nilai pada investasi tersebut diakui comprehensive income.
dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan
dikeluarkan dari pendapatan komprehensif
lainnya.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi sebagai Premium and/or discount is amortized and
pendapatan bunga dengan menggunakan reported as interest income using the effective
metode suku bunga efektif (EIR). interest rate (EIR) method.
Jika Bank mereklasifikasi investasi keuangan If the Bank reclassifies financial investments
dari kategori pengukuran biaya perolehan from the amortised cost to a fair value through
diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai other comprehensive income, its fair value is
wajar melalui komprehensif lain, nilai wajarnya measured on the reclassification date. Gains or
diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan losses arising from the difference between the
atau kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value are
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan recognized in other comprehensive income.
nilai wajar diakui dalam penghasilan Effective interest rates and measurement of
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan expected credit loss are not adjusted as a
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak result of reclassification. The Bank must
disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. reassess its business model in each reporting
Bank harus melakukan penilaian kembali period to determine whether there is a change
terhadap model bisnisnya pada setiap periode in the model from the previous period.
pelaporan untuk menentukan apakah ada
perubahan model dari periode sebelumnya.
60
Page 350
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, Bank measure
mengukur penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses using
ekspektasian menggunakan metodologi impairment methodology as disclosed in Note
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan 2n.
dalam Catatan 2n.
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Based on Financial Services Authority
Keuangan POJK No. 22 Tahun 2022, tentang Regulation POJK No. 22 Year 2022, concerning
Kegiatan Penyertaan Modal oleh Bank Umum, the Equity Participation Activities of Banks,
penyertaan modal oleh Bank dalam bentuk capital participation by the Bank in the form of
saham hanya dapat dilakukan untuk investasi shares can only be done for long-term
jangka panjang dan tidak dimaksudkan untuk investment and is not intended to buy and sell
jual beli saham. Karena itu semua investasi shares. Therefore all Bank investments in the
Bank dalam bentuk penyertaan saham form of equity participation are classified as
diklasifikasikan sebagai Diukur pada Nilai Wajar Fair at Fair Value through Other
melalui Penghasilan Komprehensif Lain Comprehensive Income (FVOCI).
(FVOCI).
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses from the increase or
direalisasikan dari kenaikan atau penurunan decrease in fair value of investment in share
nilai wajar penyertaan diakui dan disajikan are recognized and presented as an equity
sebagai komponen ekuitas dan setelah component, and after derecognition, gains
penghentian pengakuan, keuntungan dan and losses in other comprehensive income are
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain not transffered to profit or loss (without
tidak dipindahkan ke laba atau rugi (“without recycling).
recycling”).
Tidak ada penyisihan kerugian kredit No loss allowance for expected credit losses is
ekspektasian yang diakui untuk penyertaan recognized for investment in shares.
saham.
i. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali i. Securities purchased under resale
(Reverse Repo) dan efek yang dijual dengan agreement (Reverse Repo) and securities
janji dibeli kembali (Repo) sold under repurchased agreement (Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) diakui sebesar harga jual (reverse repo) are recognized as a repo
kembali efek yang bersangkutan dikurangi receivable in the amount of the resale price of
pendapatan bunga yang belum diamortisasi. the related securities, less unamortized interest
Selisih antara harga beli dengan harga jual income. The difference between purchase
diperlakukan sebagai pendapatan bunga price and the selling price is treated as
yang belum diamortisasi dan diakui sebagai unamortized interest income and is recognized
pendapatan bunga selama jangka waktu sejak as interest income over the period
tanggal akuisisi hingga tanggal dijual kembali commencing from the acquisition date to the
dengan menggunakan metode suku bunga resale date using the Effective Interest Rate
efektif (EIR). (EIR) method.
61
Page 351
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
i. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali i. Securities purchased under resale
(Reverse Repo) dan efek yang dijual dengan agreement (Reverse Repo) and securities
janji dibeli kembali (Repo) (lanjutan) sold under repurchased agreement (Repo)
(continued)
Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under repurchased agreements
(repo) diakui sebesar harga pembelian (repo) are recognized at the agreed
kembali yang disepakati dikurangi beban repurchase price less unamortized interests
bunga yang belum diamortisasi. Beban bunga expense. The unamortized interest expense
yang belum diamortisasi merupakan selisih represents the difference between the selling
antara harga jual dan harga beli kembali yang price and the agreed repurchase price and is
disepakati dan diakui sebagai beban bunga recognized as interest expense during the
selama jangka waktu sejak efek dijual hingga period from the sale of securities to the date of
dibeli kembali dengan menggunakan metode repurchase by using Effective Interest Rate
suku bunga efektif. Efek yang dijual tetap (EIR) method. The securities sold are recorded
dicatat sebagai aset dalam laporan posisi as assets on the consolidated statements of
keuangan konsolidasian karena secara financial position because in substance the
substansi kepemilikan efek tetap berada pada ownership of the securities remains with the
pihak Bank sebagai penjual. Bank as the seller.
Beban bunga diamortisasi dengan Interest expense is amortized by using EIR
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Pada setiap tanggal pelaporan Bank mengukur At each reporting date, Bank measure
penyisihan kerugian kredit ekspektasian allowance for expected credit losses using
menggunakan metode penurunan nilai impairment methodology as disclosed in Note
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2n. 2n.
j. Instrumen keuangan derivatif j. Derivative financial instruments
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gain or loss on a derivative contract not
yang tidak ditujukan untuk lindung nilai (atau designated as a hedging instrument (or
tidak memenuhi kriteria untuk dapat derivative contract that does not qualify as a
diklasifikasikan sebagai lindung nilai) diakui hedging instrument) is recognized in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan current year consolidated statement of profit
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. or loss and other comprehensive income.
Derivatif melekat tidak lagi dipisahkan dari Embedded derivatives are no logger
kontrak utama non derivatif yang merupakan separated from their host non-derivatives
aset keuangan. Bank dan entitas anak contract which are financial asset. The Bank
mengklasifikasikan aset keuangan secara and subsidiaries classify financial assets as a
keseluruhan berdasarkan model bisnis dan whole based on the business model and their
jangka waktu kontraktualnya sebagaimana contractual term as outlined in Note 2d.
diungkapkan dalam Catatan 2d.
Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi All derivatives instruments (including foreign
valuta asing untuk tujuan pendanaan dan exchange transactions for financing and
perdagangan) dicatat dalam laporan posisi trading) are recognized in the consolidated
keuangan konsolidasian berdasarkan nilai statements of financial position at fair value.
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan The fair value is based on the market rate,
berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada Reuters exchange rate at consolidated
tanggal pelaporan laporan posisi keuangan statements of financial position date,
konsolidasian, diskonto arus kas, model discounted cash flows, option pricing models
penentu harga opsi atau harga yang diberikan or broker quoted price on other instruments
oleh broker (quoted price) atas instrumen with similar characteristics.
lainnya yang memiliki karakteristik serupa.
62
Page 352
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Kredit yang diberikan dan k. Loans and Sharia receivables/financing
piutang/pembiayaan Syariah
Setelah pengakuan awal, kredit yang diberikan After initial recognition, loans are measured at
ke nasabah diukur pada biaya perolehan amortized cost using the effective interest rate
diamortisasi menggunakan metode suku (EIR) method less allowance for impairment
bunga efektif (EIR) dikurangi cadangan losses. The amortised cost of loan is the
kerugian penurunan nilai. Biaya perolehan atas amount at which the loan is measured at initial
kredit yang diberikan diamortisasi dihitung recognition minus principal repayments, plus
dengan memperhitungkan nilai kredit pada or minus the cumulative amortization using the
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran effective interest rate (EIR) method of any
pokok, ditambah atau dikurangi dengan difference between that initial amount and the
amortisasi kumulatif menggunakan metode maturity amount, and minus any reduction for
suku bunga efektif (EIR) yang dihitung dari impairment or uncollectibility. The amortization
selisih antara nilai awal dan nilai jatuh is recognized in the consolidated statement of
temponya, dikurangi penurunan untuk profit or loss and other comprehensive income.
penurunan nilai atau nilai yang tidak dapat Allowance for impairment is calculated if there
ditagih. Amortisasi tersebut diakui pada is an objective evidence of impairment using
laporan laba rugi dan penghasilan the impairment methodology as disclosed in
komprehensif lain konsolidasian. Cadangan Note 2n.
kerugian atas penurunan nilai dilakukan bila
terdapat bukti objektif penurunan nilai dengan
menggunakan metodologi penurunan nilai
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2n.
Kredit sindikasi, kredit dalam rangka Syndicated loans, joint financing and
pembiayaan bersama dan penerusan kredit channelling loans are stated at the loan
(channelling) dinyatakan sebesar pokok kredit principal amount based on the risk
sesuai dengan porsi risiko yang ditanggung participation by the Bank and subsidiaries.
oleh Bank dan entitas anak.
Kredit yang diberikan di dalamnya termasuk Loans include murabahah receivables, istishna
piutang murabahah, piutang istishna, receivables, mudharabah financing,
pembiayaan mudharabah, musyarakah dan musyarakah financing and ijarah.
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang Murabahah is an agreement for the sale and
dengan harga jual sebesar biaya perolehan purchase of goods with sales price equivalent
ditambah dengan keuntungan (margin) yang to cost plus margin, and the seller should
disepakati dan penjual harus mengungkapkan inform the purchase price to the buyer.
biaya perolehan barang tersebut kepada
pembeli.
Istishna adalah akad jual beli dalam bentuk Istishna is an agreement for the sale and
pemesanan pembuatan barang tertentu purchase based on order to develop certain
dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang goods with certain criteria and agreed terms
disepakati antara pembeli (mustashni) dan between buyer (mustashni) and seller (shani).
penjual (shani).
Mudharabah adalah kontrak kerjasama usaha Mudharabah is a commercial cooperation
antara pemilik dana (shahibul maal) dengan contract between the owner of funds (shahibul
pengelola dana (mudharib) berdasarkan rasio maal) and a fund manager (mudharib) based
pendapatan atau keuntungan dan kerugian on a predetermined ratio of revenue or profit
yang telah ditentukan sebelumnya. and loss sharing.
63
Page 353
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Kredit yang diberikan dan k. Loans and Sharia receivables/financing
piutang/pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama antara Musyarakah is an agreement between the
para pemilik modal (mitra musyarakah) untuk investors (musyarakah partner) to combine
menggabungkan modal dan melakukan capital and have a joint-venture in a
usaha secara bersama dalam suatu partnership with nisbah or profit and loss
kemitraan, dengan nisbah atau pembagian sharing based on an agreement or with the
keuntungan dan kerugian sesuai perjanjian proportionate capital contribution.
atau proporsi kontribusi modal.
Ijarah adalah akad sewa menyewa antara Ijarah is a lease agreement between the lessee
pemilik (objek sewa) dan penyewa untuk and the lessor in order to gain income/fee from
mendapatkan imbalan atas objek yang the leased assets.
disewakan.
Pembiayaan mudharabah dan musyarakah Mudharabah and musyarakah financing are
dinyatakan dalam laporan posisi keuangan stated in the consolidated statements of
konsolidasian sebesar saldo pembiayaan financial position at financing balance less
dikurangi dengan cadangan kerugian allowance for impairment losses. The
penurunan nilai. Piutang murabahah dan murabahah receivables and istishna are
istishna disajikan dalam laporan posisi presented in the consolidated statements of
keuangan konsolidasian sebesar nilai neto financial position at the net realizable amount
yang dapat direalisasi, yaitu saldo piutang as the receivables balance less a deferred
dikurangi margin ditangguhkan dan cadangan margin and an allowance for impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Restrukturisasi Kredit Loan Restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi Loan restructuring may involve a modification
persyaratan kredit, konversi kredit menjadi of the terms of the loans, conversion of loans
saham atau instrumen keuangan lainnya into equity or other financial instruments
dan/atau kombinasi dari keduanya. and/or a combination of both.
Keuntungan/kerugian yang timbul dari Gain/losses on loan restructuring in respect of
restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modification of the terms of the loans are
modifikasi persyaratan kredit hanya diakui bila recognized only if the cash value of total future
nilai tunai penerimaan kas masa depan yang cash receipt specified in the new terms of the
telah ditentukan dalam persyaratan kredit loans, including both receipt designated as
yang baru, termasuk penerimaan yang interest and those designated as loan
diperuntukan sebagai bunga maupun pokok, principal, are greater or less than the recorded
adalah lebih besar atau kecil dari nilai kredit amounts of loans before restructuring.
yang diberikan yang tercatat sebelum
restrukturisasi.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan For loan restructuring which involve a
cara konversi kredit yang diberikan menjadi conversion of loans into equity or other
saham atau instrumen keuangan lainnya, financial instruments, a loss on loan
kerugian dari restrukturisasi kredit diakui hanya restructuring is recognized only if the fair value
apabila nilai wajar penyertaan saham atau of the equity or other financial instruments
instrumen keuangan yang diterima dikurangi received, reduced by estimated costs to sell
estimasi biaya untuk menjualnya atau the equity or other financial instruments, is less
instrumen keuangan lainnya adalah kurang than the carrying value of loan.
dari nilai tercatat kredit yang diberikan.
64
Page 354
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
l. Tagihan dan liabilitas akseptasi l. Acceptances receivable and acceptances
payable
Dalam kegiatan bisnis yang dijalankan, Bank In the ordinary course of business, the Bank
memberikan jaminan keuangan, seperti letters provides financial guarantees, consisting of
of credit, bank garansi dan akseptasi. letters of credit, bank guarantees and
acceptances.
Tagihan akseptasi diukur pada biaya Acceptances receivable are measured at
perolehan diamortisasi menggunakan metode amortized cost using the effective interest rate
suku bunga efektif (EIR), dikurangi oleh (EIR) method, less allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas losses. Acceptances payable are measured at
akseptasi diukur pada biaya perolehan amortized cost by using the effective interest
diamortisasi menggunakan metode suku rate (EIR) method.
bunga efektif (EIR).
Bank mengukur penyisihan kerugian Bank measure allowances for expected credit
ekspektasian dengan menggunakan losses by using the impairment methodology
metodologi penurunan nilai sebagaimana as disclosed in Note 2n.
diungkapkan dalam Catatan 2n.
Bank hanya membentuk cadangan kerugian Bank calculate allowance of impairment losses
penurunan nilai apabila terdapat indikasi if there is a objective evidence of impairment.
penurunan nilai.
m. Piutang pembiayaan konsumen m. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen disajikan Consumer financing receivables are presented
setelah dikurangi dengan bagian yang dibiayai net of amounts financed by banks relating to
bank-bank sehubungan dengan transaksi the cooperation transactions in the form of
kerjasama penerusan pinjaman dan loan channeling and joint financing, unearned
pembiayaan bersama, pendapatan consumer financing income and allowance for
pembiayaan konsumen yang belum diakui dan impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Berdasarkan perjanjian kerjasama Based on consumer joint financing
pembiayaan bersama konsumen tanpa agreements without recourse, the subsidiary
jaminan (without recourse), entitas anak only presents the portion of the total
hanya menyajikan porsi jumlah angsuran installments receivable financing by the
piutang yang dibiayai entitas anak subsidiary (net approach). The consumer
(pendekatan neto). Pendapatan pembiayaan financing income is presented net of amounts
konsumen disajikan setelah dikurangi dengan of the banks’ rights on such income relating to
bagian yang merupakan hak bank-bank the transactions. For consumer joint financing
dalam rangka transaksi tersebut. Untuk agreements with recourse, consumer
pembiayaan bersama konsumen dengan financing receivables represent all consumers’
jaminan (with recourse), piutang pembiayaan installments and the total facilities financed by
konsumen merupakan seluruh jumlah creditors are recorded as liability (gross
angsuran dari pelanggan dan kredit yang approach).
disalurkan oleh penyedia dana dicatat sebagai
liabilitas (pendekatan bruto).
65
Page 355
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
m. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) m. Consumer financing receivables (continued)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned income on consumer financing,
belum diakui, yang merupakan selisih antara which is the excess of the aggregate
jumlah seluruh pembayaran angsuran yang installment payments to be received from the
akan diterima dari konsumen dengan jumlah consumer over the principal amount financed,
pokok pembiayaan konsumen, diakui sebagai is recognized as income over the term of the
pendapatan sesuai dengan jangka waktu respective agreement using the effective
kontrak pembiayaan konsumen berdasarkan interest rate method.
tingkat suku bunga efektif piutang
pembiayaan konsumen.
Selisih neto antara pendapatan administrasi The net difference between the administration
yang diperoleh dari konsumen pada saat income earned from the consumer at the first
pertama kali perjanjian pembiayaan time the financing agreement is signed and
konsumen ditandatangani dan biaya-biaya initial direct costs related to consumer
yang timbul pertama kali yang terkait langsung financing facility is deferred and presented as
dengan kredit pembiayaan konsumen part of “Consumer Financing Receivables” in
ditangguhkan dan disajikan sebagai bagian the consolidated statements of financial
dari “Piutang Pembiayaan Konsumen” pada position and recognized as an adjustment to
laporan posisi keuangan konsolidasian dan the yield received throughout the consumer
diakui sebagai penyesuaian atas imbal hasil financing period using effective interest rate
selama periode pembiayaan konsumen method and presented as a part of “Net
berdasarkan tingkat suku bunga efektif dan Consumer Financing Receivables Revenue”
disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan under interest income in the consolidated
Pembiayaan Konsumen - Neto” pada statement of profit or loss and other
pendapatan bunga dalam laporan laba rugi comprehensive income for the current year.
dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan.
Cadangan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
dihitung menggunakan metodologi penurunan calculated using the impairment methodology
nilai sebagaimana diungkapkan dalam as disclosed in Note 2n.
Catatan 2n.
Termasuk dalam piutang pembiayaan Included in consumer financing receivables are
konsumen adalah piutang pembiayaan multipurpose financing receivables, working
multiguna, piutang pembiayaan modal kerja, capital financing receivables, investment
piutang pembiayaan investasi, piutang sewa financing receivables, finance lease
pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen receivables, consumer financing receivables
dan piutang pembiayaan murabahah. and murabahah financing receivables.
Akad murabahah secara substansi merupakan Substantially, murabahah contract is a
suatu pembiayaan, sehingga pengakuan financing, so that margin recognition is based
margin dilakukan berdasarkan standar yang on standards which regulate financing, as
mengatur pembiayaan, seperti yang disebutkan mentioned in consumer financing policy.
dalam kebijakan pembiayaan konsumen.
Piutang yang tak tertagih dihapuskan Receivables are written-off when they are
berdasarkan evaluasi manajemen entitas anak deemed to be uncollectible based on
dan setelah menunggak masing-masing lebih subsidiary’s management evaluation and when
dari 210 (dua ratus sepuluh) hari dan 180 they are overdue for more than 210 (two
(seratus delapan puluh) hari untuk WOM dan hundred and ten) days and 180 (one hundred
MIF. Penerimaan dari piutang yang telah and eighty) days for WOM and MIF, respectively.
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan Collection of receivables previously written-off is
lain-lain pada saat terjadinya. recognized as other income at the time of
occurrence.
66
Page 356
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan n. Impairment of financial assets
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank mengukur At each reporting date, Bank measures the
penyisihan kerugian penurunan nilai instrumen Allowance of impairment losses on financial
keuangan sejumlah kerugian kredit instruments over their lifetime expectancy, if
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko the credit risk of the financial instrument has
kredit atas instrumen keuangan tersebut telah increased significantly since initial recognition.
meningkat secara signfikan sejak pengakuan If at the reporting date, the credit risk of the
awal. Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit financial instrument has not increased
atas instrumen keuangan tidak meningkat significantly since initial recognition, the entity
secara signifikan sejak pengakuan awal, entitas measures the allowance of impairment losses
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen for the financial instrument in the amount of
keuangan tersebut sejumlah kerugian the expected 12 months loss. The
ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud aforementioned losses represent expected
merepresentasikan kerugian kredit loan losses arising from financial instrument
ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal defaults that may occur 12 months after the
bayar instrumen keuangan yang mungkin reporting date.
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Bank dan entitas anak menerapkan The Bank and subsidiaries apply a three -
pendekatan tiga tahap berdasarkan kualitas stage approach based on the change in credit
kredit sejak awal pengakuan: quality since initial recognition:
- Tahap 1 : - Stage 1 :
Tahap 1 ini termasuk aset keuangan yang Stage 1 includes financial assets which
tidak memiliki peningkatan risiko kredit have not had a significant increase in
signifikan sejak pengakuan awal atau yang credit risk since initial recognition or which
memiliki risiko kredit rendah saat tanggal have low credit risk at reporting date.
pelaporan. Kerugian kredit penurunan nilai 12 months ECL is recognised.
12 bulan diakui.
- Tahap 2 : - Stage 2 :
Tahap 2 ini termasuk aset keuangan yang Stage 2 includes financial assets which
memiliki peningkatan risiko kredit signifikan have had a significant increase in credit
sejak pengakuan awal (kecuali memiliki risk since initial recognition (unless they
risiko kredit yang rendah pada tanggal have low credit risk at the reporting date)
pelaporan) namun tidak memiliki bukti but do not have objective evidence of
obyektif penurunan nilai. Kerugian kredit impairment. Lifetime ECL is recognised.
penurunan nilai sepanjang masa diakui.
- Tahap 3 : - Stage 3 :
Tahap 3 ini termasuk aset keuangan yang Stage 3 includes financial assets that have
memiliki bukti objektif penurunan nilai objective evidence of impairment at the
pada tanggal pelaporan. Kerugian kredit reporting date. Lifetime ECL is recognised.
penurunan nilai sepanjang masa diakui.
67
Page 357
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Sesuai dengan siaran pers dari Ikatan Akuntan In accordance to press conference of
Indonesia (IAI) pada tanggal 10 Januari 2018 Indonesian institute of Accountants on
dan ISAK 102 khusus untuk transaksi berbasis January 10, 2018 and Interpretation of Financial
Syariah pengukuran penurunan nilai dari Acounting Standards (ISFAS) particularly for
kelompok aset keuangan masih belum sharia based transaction impairment losses
mengadopsi PSAK 109. from group of financial assets still has not
adopted SFAS 109.
Bank dan entitas anak menerapkan The Bank and subsidiaries applies an
persyaratan penurunan nilai untuk aset impairment requirement for financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost and financial
diamortisasi dan aset keuangan yang diukur assets measured at fair value through other
pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Bank mengakui penurunan nilai atas komitmen The Bank recognizes the impairment of loan
pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. commitments and financial guarantee
Untuk kontrak jaminan keuangan, Bank contracts. For financial guarantee contracts,
mempertimbangkan perubahan risiko bahwa the Bank considers changes in risk that the
debitur yang ditetapkan dalam kontrak akan debtor specified in the contract will default. For
mengalami gagal bayar. Untuk komitmen lending commitments, the Bank considers
pinjaman, Bank mempertimbangkan changes in default risk that occur on loans
perubahan risiko gagal bayar yang terjadi pada related to loan commitments.
pinjaman yang terkait dengan komitmen
pinjaman.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian untuk The measurement of expected credit loss for a
kontrak jaminan keuangan adalah financial guarantee contract is a payment
pembayaran yang diekspektasi untuk expected to replace the collateral holder for the
mengganti pemegang jaminan atas kerugian credit loss incurred less the amount the entity
kredit yang terjadi dikurangi jumlah yang expects to receive from the collateral holder,
diharapkan entitas untuk diterima dari debtor or other party.
pemegang jaminan, debitur atau pihak lain.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah The purpose of the impairment requirements is
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian to recognize expected credit losses over the life
sepanjang umurnya atas semua instrumen of all financial instruments that have
keuangan yang telah mengalami peningkatan experienced a significant increase in credit risk
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - individually or collectively - taking into account
dengan mempertimbangkan semua informasi all reasonable and supported information,
yang wajar dan terdukung, termasuk informasi including estimated information future
yang bersifat perkiraan masa depan (forward- (forward-looking).
looking).
68
Page 358
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Dalam beberapa keadaan Bank tidak memiliki In some circumstances the Bank does not have
informasi yang wajar dan terdukung yang reasonable and supported information
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan available without fees or excessive efforts to
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian measure expected credit losses throughout its
sepanjang umurnya pada instrumen secara life on individual instruments. Expected credit
individual. Kerugian kredit ekspektasian losses for the entire lifetime are recognized
sepanjang umurnya diakui secara kolektif collectively by considering comprehensive
dengan mempertimbangkan informasi risiko credit risk information. The comprehensive
kredit komprehensif. Informasi risiko kredit credit risk information must include not only
komprehensif tersebut harus memasukan tidak arrears information but also all relevant credit
hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh information, including forward-looking
informasi kredit relevan, termasuk informasi macroeconomic information, to approach the
makroekonomi forward-looking, untuk outcome of recognizing expected credit losses
mendekati hasil dari pengakuan kerugian kredit over the life of when there is a significant
ekspektasian sepanjang umurnya ketika increase in credit risk since initial recognition at
terdapat kenaikan signifikan pada risiko kredit the level of individual instruments.
sejak pengakuan awal pada level instrumen
individu.
Cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses on impaired
individual dihitung dengan menggunakan financial assets that was assessed individually
metode diskonto arus kas (discounted cash is computed using discounted cash flows
flows). Sedangkan cadangan kerugian method. While allowance for impairment losses
penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan on impaired financial assets that was assessed
menggunakan metode statistik dari data collectively, the Bank uses statistical method of
historis berupa probability of default di masa the historical data such as the probability of
lalu, waktu pengembalian dan jumlah kerugian defaults, time of recoveries, the amount of loss
yang terjadi (Loss Given Default) yang incurred (Loss Given Default), considering
selanjutnya disesuaikan lagi dengan management’s judgment of current economic
pertimbangan manajemen terkait kondisi and credit conditions.
ekonomi dan kredit saat ini.
Aset keuangan dan cadangan yang terkait Financial assets together with the associated
tersebut dihapuskan jika tidak ada peluang allowance are written-off when there is no
yang realistis untuk pengembalian di masa realistic prospect of future recovery and all
datang dan semua jaminan telah direalisasi collateral has been released or has been
atau sudah diambil alih oleh Bank dan entitas transferred to the Bank and subsidiaries.
anak. Aset keuangan tersebut dihapus buku Financial assets is written-off by reversing
dengan menjurnal balik cadangan kerugian allowance for impairment losses. Financial
penurunan nilai. Aset keuangan tersebut dapat assets are written-off after all necessary
dihapus buku setelah semua prosedur yang procedures has been performed and amount
diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian of loss has been determined.
telah ditentukan.
69
Page 359
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Jika, pada suatu periode berikutnya, jumlah If, in the next period, the amount of allowance
kerugian penurunan nilai berkurang dan for impairment losses is decreased and the
pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara decrease can be related objectively to an event
objektif pada peristiwa yang terjadi setelah that occured after the recognition of the
penurunan nilai diakui (seperti meningkatnya impairment losses (i.e. upgrade debtor’s or
peringkat kredit debitur atau penerbit), maka issuer’s credit rating), therefore the impairment
kerugian penurunan nilai yang sebelumnya loss that was previously recognized has to be
diakui harus dipulihkan, dengan menyesuaikan reversed, by adjusting the allowance account.
akun cadangan. Jumlah pemulihan aset The reversal amount of financial assets is
keuangan diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement of
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. profit or loss and other comprehensive income.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang The recoveries of written-off financial assets, in
diberikan yang telah dihapusbukukan, pada current period is credited by adjusting the
periode berjalan dikreditkan dengan allowance accounts. Recoveries of written-off
menyesuaikan akun cadangan. Penerimaan loans from previous period are recorded as
kembali atas kredit yang diberikan yang telah operational income other than interest income.
dihapusbukukan pada periode sebelumnya
dicatat sebagai pendapatan operasional selain
bunga.
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
depreciation
Aset tetap Fixed assets
Sesuai dengan PSAK No. 216 (Penyesuaian 2015) In accordance with SFAS No. 216 (Improvement
tentang “Aset Tetap”, Bank mengukur akuntansi 2015) on “Property, Plant and Equipment”, the
untuk aset tetap berkaitan dengan pengukuran Bank reassessed its accounting for fixed assets
atas tanah setelah pengakuan awal. with respect to the measurement of land after
Sebelumnya Bank mengukur semua aset tetap initial recognition. The Bank has previously
dengan menggunakan model biaya, setelah measured all of its fixed assets using the cost
pengakuan awal, aset dinyatakan pada biaya model whereby, after initial recognition, the
perolehan dikurangi dengan akumulasi assets was carried at cost less accumulated
penyusutan dan akumulasi penurunan nilai. depreciation and accumulated impairment
losses.
Pada 1 Januari 2016, Bank memilih untuk On January 1, 2016, the Bank decided to change
mengubah metode akuntansi untuk aset tetap the method of accounting for land classified as
tanah dari model biaya menjadi model fixed assets from cost model to revaluation
revaluasi, Bank berkeyakinan bahwa model model, since the Bank believes that revaluation
revaluasi lebih efektif menunjukkan posisi model more effectively demonstrates the
keuangan atas tanah. financial position of land.
Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara Valuations are performed with sufficient
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar regularity to ensure that the fair value of a
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara revalued asset does not differ materially from
material dengan nilai tercatatnya. its carrying amount.
70
Page 360
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Setelah pengakuan awal, Bank menggunakan After initial recognition, the Bank uses the
model revaluasi, tanah akan diukur pada nilai revaluation model, whereby land will be
wajar pada tanggal revaluasi dikurangi measured at fair value at the date of
dengan akumulasi penurunan nilai. Bank revaluation less any subsequent accumulated
menerapkan model revaluasi secara impairment losses. The Bank applied the
prospektif. revaluation model prospectively.
Nilai wajar tanah ditentukan melalui penilaian Fair value of land are determined through an
yang dilakukan oleh penilai yang memiliki assessment conducted by appraisal who have
kualifikasi profesional berdasarkan bukti pasar. professional qualifications based on market
evidence.
Jika jumlah tercatat aset meningkat akibat If the carrying amount of asset increased due
revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui to revaluation, the increase value is recognized
dalam pendapatan komprehensif lain dan in other comprehensive income and being
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian accumulated in the fixed assets revaluation
surplus revaluasi aset tetap. Namun, kenaikan surplus of the equity. However, the increase is
tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar recognized in profit or loss to the extent that its
jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluation reserves decrease of the same
revaluasi yang diakui sebelumnya dalam laba assets previously recognized in profit or loss.
rugi.
Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, If the carrying amount of asset decreased due
maka penurunan tersebut diakui dalam laba to revaluation, the decrease value is
rugi. Namun, penurunan nilai tersebut diakui recognized in the profit or loss. However, the
dalam pendapatan komprehensif lain decrease is recognized in other
sepanjang tidak melebihi saldo surplus comprehensive income to the extent of any
revaluasi aset tetap untuk aset tersebut. credit balance existing in the fixed assets
Penurunan nilai yang diakui dalam revaluation surplus in respect of that asset. The
pendapatan komprehensif lain tersebut decrease recognized in other comprehensive
mengurangi jumlah akumulasi dalam ekuitas income reduces the amount accumulated in
pada bagian surplus revaluasi aset tetap. equity under the fixed assets revaluation
surplus.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair and fluctuative value of the revalued
mengalami perubahan yang signifikan dan asset change significant, it is necessary to
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara revaluate on an annual basis, whereas if the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset fair value of the revaluated asset does not
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan change significant and fluctuative, it is
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu necessary to revaluate at least every 3 (three)
dilakukan revaluasi paling kurang 3 (tiga) years.
tahun sekali.
71
Page 361
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Aset tetap selain tanah disusutkan dengan Fixed assets other than land are depreciated
menggunakan metode garis lurus (straight- using the straight-line method. The annual
line method). Persentase penyusutan per depreciation rates are as follows:
tahun adalah sebagai berikut:
Persentase/
Percentage
Bangunan: Buildings:
Permanen 5% Permanent
Non-permanen 10% Non-permanent
Aset tetap diluar bangunan: Fixed Assets other than buildings:
Peralatan kantor dan instalasi 10% - 20% Office equipment and installation
Kendaraan bermotor 20% - 33,33% Motor vehicles
Mesin ATM 12,50% ATM machines
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi dan When assets are retired and disposed, their
dijual, maka harga perolehan dan akumulasi acquisition cost and the related accumulated
penyusutannya dikeluarkan dari laporan depreciation are eliminated from the
keuangan konsolidasian dan keuntungan dan consolidated financial statements, and the
kerugian dari penghentian aset tetap diakui resulting gains and losses on the disposal of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan fixed assets are recognized in the consolidated
komprehensif lain konsolidasian. statement of profit or loss and other
comprehensive income.
Pada setiap akhir tahun buku, Bank melakukan At the end of each year, the Bank reviews the
penelaahan atas nilai residu, masa manfaat residual values, useful life and depreciation
dan metode penyusutan dan melakukan method and makes corresponding
penyesuaian yang diperlukan secara prospektif. adjustments prospectively.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance are charged to the
dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian other comprehensive income during the
selama tahun di mana biaya-biaya tersebut financial year in which they are incurred. The
terjadi. Biaya renovasi yang besar dicatat cost of major renovations is recorded as part
sebagai bagian dari nilai tercatat aset yang of carrying amount of the asset when it is
bersangkutan apabila terdapat kemungkinan probable that future economic benefits in
Bank dan entitas anak akan mendapatkan excess of the originally assessed standard of
manfaat ekonomi masa depan dari aset performance of the existing asset will flow to
tersebut yang melebihi standar kinerja yang the Bank and subsidiaries. Major renovations
diperkirakan sebelumnya. Renovasi yang besar are depreciated over the remaining useful life
tersebut akan disusutkan selama sisa masa of the related asset.
manfaat aset yang terkait.
Semua biaya dan beban yang terjadi All costs and expenses incurred in connection
sehubungan dengan perolehan hak atas with the acquisition of land rights are
tanah, diakui sebagai biaya perolehan hak recognized as part of the land rights’s
atas tanah. acquisition.
72
Page 362
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika The legal cost incurred when the land was first
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai acquired is recognized as part of the land
bagian dari biaya perolehan aset tanah. acquisition cost.
Aset dalam penyelesaian merupakan aset Construction in progress consist of assets that
yang masih dalam proses pembangunan dan are still in progress of construction and not yet
belum siap untuk digunakan serta ready for use and are intended to be used in
dimaksudkan untuk dipergunakan dalam business activity. This account is recorded
kegiatan usaha. Aset ini dicatat sebesar biaya based on the amount paid.
yang telah dikeluarkan.
Aset hak-guna Right-of-use assets
PSAK 116 memperkenalkan model akuntansi SFAS 116 introduces a single lessee accounting
penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa model and requires a lessee to recognise
untuk mengakui aset dan liabilitas untuk assets and liabilities for all leases with the
semua sewa dengan pengecualian sewa exemptions of short-term leases and the
jangka pendek dan aset dengan nilai rendah. underlying asset is of low value. A lessee is
Penyewa diharuskan untuk mengakui aset required to recognise a right-of-use asset
hak-guna yang mewakili haknya untuk representing its right to use the underlying
menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa leased asset and a lease liability representing
yang mewakili kewajibannya untuk melakukan its obligation to make lease payments. SFAS 116
pembayaran sewa. PSAK 116 secara substansial substantially carries forward the lessor
masih menggunakan persyaratan akuntansi accounting requirements in SFAS 30 Leases.
atas pesewa (lessor) sesuai PSAK 30 Sewa. Oleh Accordingly, a lessor continues to classify its
karena itu, penyewa masih akan leases as operating leases or finance leases,
menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa and to account for those two types of leases
operasi atau pembiayaan, dan perlakuan atas differently.
kedua tipe sewa tersebut.
Dampak penerapan PSAK 116 adalah Bank The impact of SFAS 116 at the Bank is where the
sebagai penyewa atas kontrak sewa properti, Bank is a lessee in property lease contracts.
data center dan ruang ATM. Bank telah memilih The Bank has elected the simplified approach
simplified approach dalam melakukan transisi of transition and did not restate comparative
dan tidak melakukan penyajian kembali untuk information.
informasi komparatif.
Pada tanggal 1 Januari 2020, Bank mengakui On January 1, 2020, the Bank recognised a
liabilitas sewa, sebagai pembayaran sewa lease liability, being the remaining lease
yang tersisa termasuk atas opsi perpanjangan payments including extensions options where
di mana perpanjangan hampir dapat renewal is reasonably certain, discounted
dipastikan, didiskontokan menggunakan using the incremental borrowing rate at the
tingkat bunga pinjaman inkremental pada date of initial application. The corresponding
tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang right-of-use asset recognised was an amount
diakui adalah jumlah yang sama dengan equal to the lease liability, adjusted by the
liabilitas sewa, yang disesuaikan dengan amount of prepaid or accrued lease payments
jumlah pembayaran sewa dibayar di muka relating to those leases.
atau terutang terkait sewa tersebut.
73
Page 363
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset hak-guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
Beban keuangan dicatat dalam laporan laba Finance expense is recorded in the
rugi konsolidasian. Aset sewa (disajikan consolidated statement of income. Leased
sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama assets (presented under fixed assets) are
jangka waktu yang lebih pendek antara umur depreciated over the shorter of the estimated
manfaat aset sewa dan periode masa sewa, useful life of the assets and the lease term, if
jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa there is no reasonable certainty that Bank will
Bank akan mendapatkan hak kepemilikan obtain ownership by the end of the lease term.
pada akhir masa sewa.
p. Aset tidak berwujud dan goodwill p. Intangible assets and goodwill
Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan Intangible assets consist of goodwill and
perangkat lunak. computer software.
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognized if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur when its cost can be measured reliably and it
secara andal dan kemungkinan besar Bank is probable that expected future benefits that
dan entitas anak akan memperoleh manfaat are attributable to it will flow to the Bank and
ekonomis masa depan dari aset tersebut. subsidiaries.
i. Goodwill i. Goodwill
Goodwill merupakan selisih neto antara Goodwill represents the excess of the
harga perolehan investasi dan bagian Bank acquisition cost over the Bank’s share of fair
atas nilai wajar aset neto entitas anak yang value of the acquired subsidiaries’ net
diakuisisi pada tanggal akuisisi. assets at the date of acquisition.
Goodwill tidak diamortisasi dan selanjutnya Goodwill is not amortized and subsequently
disajikan sebesar nilai tercatat dikurangi presented at carrying value less
dengan akumulasi penurunan nilai. accumulated impairment losses.
ii. Perangkat lunak ii. Software
Perangkat lunak yang bukan merupakan Computer software which is not an integral
bagian integral dari perangkat keras yang part of a related hardware is recorded as
terkait dicatat sebagai aset tidak berwujud intangible asset and stated at carrying
dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu amount, which is cost less accumulated
sebesar harga perolehan dikurangi dengan amortization.
akumulasi amortisasi.
Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari Cost of software consists of all expenses
seluruh pengeluaran yang dapat dikaitkan directly attributable to the preparation of
langsung dalam persiapan perangkat such software cost and ready to be used for
lunak tersebut dan siap digunakan sesuai their intended purpose.
dengan tujuannya.
74
Page 364
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
p. Aset tidak berwujud dan goodwill (lanjutan) p. Intangible assets and goodwill (continued)
ii. Perangkat lunak (lanjutan) ii. Software (continued)
Pengeluaran setelah perolehan perangkat Subsequent expenditure on software is
lunak dapat ditambahkan pada biaya capitalized as software only if those
perolehan perangkat lunak atau expenditure increases the future economic
dikapitalisasi sebagai perangkat lunak benefits of the software, so that it becomes
hanya jika pengeluaran tersebut larger than originally expected
menambah manfaat ekonomis masa depan performance standards. Expenditure with
dari perangkat lunak yang bersangkutan no addition of future economic benefits
sehingga menjadi lebih besar dari standar from the software is directly recognized as
kinerja yang diperkirakan semula. expenses when incurred.
Pengeluaran yang tidak menambah
manfaat ekonomis masa depan dari
perangkat lunak diakui sebagai beban pada
saat terjadinya.
Perangkat lunak diamortisasi dengan Computer software is amortized by using
menggunakan metode garis lurus selama straight-line method over the estimated
estimasi umur manfaatnya, yaitu 5 (lima) - useful life of software, which is 5 (five) - 10
10 (sepuluh) tahun. (ten) years.
Amortisasi perangkat lunak diakui dalam Amortization is recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian, sejak other comprehensive income from the date
tanggal perangkat lunak tersebut tersedia those software is available for use until the
untuk dipakai sampai berakhirnya masa economic benefits of software is ended.
manfaat dari perangkat lunak tersebut.
Aset tidak berwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset shall be derecognized on
jika dilepas atau ketika tidak terdapat lagi disposal or when no future economic benefits
manfaat ekonomi masa depan yang are expected from its use or disposal. The gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising from the derecognition of an
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian intangible asset shall be determined as the
yang muncul dari penghentian pengakuan difference between the net disposal proceeds,
aset tak berwujud ditentukan sebagai selisih if any, and the carrying amount of the asset.
antara hasil neto pelepasan, jika ada, dan Gains or losses shall be recognized in profit or
jumlah tercatat aset. Keuntungan atau loss when the asset is derecognized.
kerugian diakui dalam laba rugi ketika aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
q. Agunan diambil alih q. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed assets are presented in the “Other
“Aset Lain-lain”. Assets” account.
Agunan yang diambil alih dinyatakan sebesar Foreclosed assets are stated at net realizable
nilai realisasi neto atau sebesar nilai saldo value or loan outstanding amount, whichever
outstanding kredit yang diberikan, mana yang is lower. Net realizable value is the fair value of
lebih rendah. Nilai realisasi neto adalah nilai the foreclosed assets less estimated costs of
wajar agunan yang diambil alih dikurangi sale the assets.
dengan estimasi biaya untuk menjual agunan
tersebut.
75
Page 365
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
q. Agunan diambil alih (lanjutan) q. Foreclosed assets (continued)
Selisih lebih saldo kredit di atas nilai realisasi The excess of loan receivable over the net
neto dari agunan yang diambil alih realizable value of the foreclosed assets is
dibebankan ke dalam akun cadangan charged to allowance for impairment of the
kerugian penurunan nilai kredit. Selisih antara loan losses. The difference between the value
nilai agunan yang diambil alih dan hasil of the foreclosed assets and the proceeds
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau from the sale of such property is recorded as
kerugian pada saat penjualan. a gain or loss when the property is sold.
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang Management evaluates the value of
diambil alih secara berkala. Cadangan foreclosed assets periodically. An allowance
kerugian agunan yang diambil alih dibentuk for possible losses on foreclosed assets is
berdasarkan penurunan nilai agunan yang provided based on the decline in value of
diambil alih. foreclosed assets.
Beban pemeliharaan agunan yang diambil alih Maintenance expense of foreclosed assets are
dibebankan pada laporan laba rugi dan charged in the current year of consolidated
penghasilan komprehensif lain konsolidasian statement of profit or loss and other
tahun berjalan pada saat terjadinya. comprehensive income as incurred.
r. Beban dibayar di muka dan aset lain-lain r. Prepayments and other assets
Terdiri dari aset yang tidak material yang tidak Consist of immaterial assets that cannot be
dapat digolongkan dalam pos-pos classified under the above accounts. Other
sebelumnya. Aset lain-lain dinyatakan sebesar assets are stated at carrying amount, which is
nilai tercatat, yaitu harga perolehan setelah cost less accumulated amortization,
dikurangi dengan akumulasi amortisasi, allowance for impairment losses or possible
cadangan kerugian penurunan nilai atau losses.
penyisihan kerugian.
Beban dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over their
masa manfaat menggunakan metode garis useful lives using the straight-line method.
lurus (straight line method).
s. Liabilitas segera s. Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya Obligations due immediately are recorded
liabilitas, baik dari nasabah maupun dari bank when the payable arise from the customers or
lain. Liabilitas segera dinyatakan sebesar from other banks. Obligations due
jumlah liabilitas Bank. Liabilitas segera diukur immediately are stated at the amount
sebesar biaya perolehan diamortisasi. payable by the bank. Obligations due
immediately are measured at their amortized
cost.
t. Simpanan nasabah t. Deposits from customers
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are deposits of
dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain) customers (excluding other banks) with the
kepada Bank berdasarkan perjanjian Bank based on deposit agreements. Deposits
penyimpanan dana. Simpanan nasabah terdiri from customers consist of demand deposits,
dari giro, tabungan dan deposito berjangka. savings deposits and time deposits.
76
Page 366
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
t. Simpanan nasabah (lanjutan) t. Deposits from customers (continued)
Simpanan termasuk simpanan Syariah dan Deposits include Sharia deposits and
investasi tidak terikat yang terdiri dari: unrestricted investments consisting of the
following:
a Wadiah merupakan wadiah yad- a. Wadiah is a wadiah yad-adhamanah
adhamanah yakni titipan dana dalam savings or demand deposit on which the
bentuk giro dan tabungan di mana pemilik customer may receive bonus income.
dana mendapatkan pendapatan bonus.
b. Investasi tidak terikat dalam bentuk b. Unrestricted investments in the form of
tabungan mudharabah yang merupakan mudharabah savings which entitle the
simpanan dana nasabah yang customer to receive a share of the Sharia
memberikan imbalan bagi hasil untuk unit’s income in return for the usage of the
nasabah dari pendapatan unit Syariah atas funds in accordance with the pre-defined
penggunaan dana sesuai dengan nisbah and predetermined sharing ratio (nisbah).
yang telah ditetapkan dan disetujui
sebelumnya.
c. Investasi tidak terikat dalam bentuk deposito c. Unrestricted investments in the form of
berjangka mudharabah merupakan mudharabah time deposits which entitle
simpanan dana nasabah yang memberikan the customer to receive a share of the
imbalan bagi hasil untuk nasabah dari Sharia unit’s income in return for the
pendapatan unit Syariah atas penggunaan usage of the funds in accordance with the
dana sesuai dengan nisbah yang telah pre-defined and predetermined sharing
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. ratio (nisbah).
Giro, tabungan dan deposito berjangka diakui Demand deposits, savings deposits and time
sebesar nilai wajar pada awalnya dan deposits are initially recognized at fair value
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan and subsequently measured at amortized
diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi cost. Amortized cost is calculated by taking
dihitung dengan memperhitungkan adanya into account any discount or premium related
diskonto atau premi terkait dengan pengakuan to the initial recognition of deposits from
awal simpanan nasabah dan biaya transaksi customers and transaction costs that are an
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan integral part of the effective interest rate (EIR).
dari suku bunga efektif (EIR).
u. Simpanan dari bank lain u. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank lain, baik lokal maupun luar to other banks, both domestic and overseas
negeri, dalam bentuk giro, tabungan, interbank banks, in the form of demand deposits, savings
call money dengan periode jatuh tempo deposits, interbank call money with maturity
menurut perjanjian kurang dari atau sama period based on agreement less than or equal
dengan 90 (sembilan puluh) hari dan deposito to 90 (ninety) days and time deposits.
berjangka.
77
Page 367
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
u. Simpanan dari bank lain (lanjutan) u. Deposits from other banks (continued)
Simpanan dari bank lain diakui sebesar nilai Deposits from other banks are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur recognized at fair value and subsequently
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest rate (EIR) method. Amortized cost is
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung calculated by taking into account any discount
dengan memperhitungkan adanya diskonto or premium related to the initial recognition of
atau premi terkait dengan pengakuan awal deposits from other bank and transaction
simpanan dari bank lain dan biaya transaksi costs that are an integral part of the effective
yang merupakan bagian yang tidak interest rate (EIR).
terpisahkan dari suku bunga efektif (EIR).
Simpanan dari bank lain termasuk simpanan Deposits from other banks include Sharia
Syariah dalam bentuk giro wadiah dan deposits in the form of wadiah demand
investasi tidak terikat yang terdiri dari deposito deposits and unrestricted investments which
berjangka mudharabah. comprised mudharabah time deposits.
v. Surat berharga yang diterbitkan dan obligasi v. Securities issued and subordinated bonds
subordinasi
a. Surat berharga yang diterbitkan a. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan terdiri dari Securities issued consist of bonds,
obligasi, medium-term notes, sukuk dan medium-term notes, sukuk and call
call money yang berjangka waktu di atas 90 money with tenor of more than 90 (ninety)
(sembilan puluh) hari. Kebijakan akuntansi days. The accounting policies regarding
untuk sukuk telah diungkapkan dalam sukuk has already been disclosed in
Catatan 2d. Note 2d.
Surat berharga yang diterbitkan diakui Securities issued are initially recognized at
sebesar nilai wajar pada awalnya dan fair value and subsequently measured at
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan amortized cost using the effective interest
diamortisasi dengan menggunakan rate (EIR) method. Amortized cost is
metode suku bunga efektif (EIR). Biaya calculated by taking into account any
perolehan diamortisasi dihitung dengan discount or premium on the initial
memperhitungkan adanya diskonto atau acquisition and transaction costs that are
premi terkait dengan pengakuan awal dan an integral part of the effective interest
biaya transaksi yang merupakan bagian rate (EIR).
yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
b. Pinjaman subordinasi b. Subordinated loan
Pinjaman long term notes subordinasi Subordinated long term notes are initially
diakui sebesar nilai wajar pada awalnya recognized at fair value and subsequently
dan selanjutnya diukur sebesar nilai biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest rate (EIR) method.
menggunakan metode suku bunga efektif Amortized cost is calculated by taking into
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium on the
dengan memperhitungkan adanya initial acquisition of subordinated loan
diskonto atau premi terkait dengan and transaction costs that are an integral
pengakuan awal pinjaman subordinasi dan part of the effective interest rate (EIR).
biaya transaksi yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
78
Page 368
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
w. Pinjaman diterima w. Borrowings
Pinjaman diterima merupakan dana yang Borrowings are funds received from other
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau pihak banks, Bank Indonesia or other parties with
lain dengan liabilitas pembayaran kembali payment obligation based on borrowings
sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. agreements.
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar Borrowings are initially recognized at fair value
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar and subsequently measured at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest rate (EIR) method.
menggunakan metode suku bunga efektif Amortized cost is calculated by taking into
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium related to
dengan memperhitungkan adanya diskonto the initial recognition of borrowings and
atau premi terkait dengan pengakuan awal transaction costs that are an integral part of
pinjaman diterima dan biaya transaksi yang the effective interest rate (EIR).
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif (EIR).
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
Untuk instrumen keuangan yang diukur pada Interest income and expenses for all financial
biaya perolehan diamortisasi dan aset instruments measured at amortized cost and
keuangan yang diklasifikasikan sebagai yang financial assets classified as measured at fair
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income is
komprehensif lain, pendapatan maupun recorded using the effective interest rate (EIR)
beban bunganya diakui dengan method, which is the rate that exactly
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR), discounts estimated future cash payments or
yaitu suku bunga yang akan mendiskonto receipts through the expected life of the
secara tepat estimasi pembayaran atau financial instrument or a shorter period, where
penerimaan kas di masa datang sepanjang appropriate, to the net carrying amount of the
perkiraan umur instrumen keuangan tersebut financial asset or financial liability. The
atau, jika lebih tepat untuk masa yang lebih calculation takes into account all contractual
singkat, sebagai nilai tercatat neto dari aset terms of the financial instrument and includes
atau liabilitas keuangan tersebut. Perhitungan any fees or incremental costs that are directly
dilakukan dengan mempertimbangkan attributable to the instrument and integral part
seluruh syarat dan ketentuan kontraktual of the effective interest rate (EIR).
instrumen keuangan termasuk fee/biaya
tambahan yang terkait secara langsung
dengan instrumen tersebut yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
79
Page 369
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan The carrying amount of the financial asset and
disesuaikan jika Bank merevisi estimasi liability is adjusted if the Bank revises its
pembayaran maupun penerimaan. Nilai estimates of payments or receipts. The
tercatat yang disesuaikan tersebut dihitung adjusted carrying amount is calculated based
dengan menggunakan suku bunga efektif (EIR) on the original effective interest rate (EIR) and
awal dan perubahan nilai tercatat dicatat di the change in carrying amount is recorded in
laporan laba rugi dan penghasilan the consolidated statement of profit or loss
komprehensif lain konsolidasian. Tetapi untuk and other comprehensive income. However, for
aset keuangan yang telah direklasifikasi, di a reclassified financial asset for which the Bank
mana pada tahun berikutnya Bank subsequently increases its estimates of future
meningkatkan estimasi penerimaan kas cash receipts as a result of increased
sebagai hasil dari peningkatan pengembalian recoverability of those cash receipts, the effect
penerimaan kas, dampak peningkatan of that increase is recognized as an
pemulihan tersebut diakui sebagai adjustment to the effective interest rate (EIR)
penyesuaian suku bunga efektif (EIR) sejak from the date of the change in estimate.
tanggal perubahan estimasi.
Jika aset keuangan atau kelompok aset If a financial assets or a group of similar
keuangan serupa telah diturunkan nilainya financial assets has been written down as a
sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka result of an impairment loss, interest income is
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya recognized on the unimpaired portion of the
diakui atas bagian aset keuangan yang tidak impaired financial assets using the rate of
mengalami penurunan nilai dari aset interest used to discount the future cash flows
keuangan yang mengalami penurunan nilai, for the purpose of measuring the impaired loss.
berdasarkan suku bunga yang digunakan
untuk mendiskonto arus kas masa datang
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
Pendapatan murabahah yang termasuk margin Murabahah income which includes deferred
ditangguhkan dan pendapatan administrasi, margin and administrative income, are
diakui dengan menggunakan metode setara recorded using the effective rate of return
tingkat imbal hasil efektif, yaitu tingkat imbal method, which is the rate that exactly
hasil setara yang akan mendiskonto secara discounts estimated future cash payments or
tepat estimasi pembayaran atau penerimaan receipts through the expected life of the
kas di masa datang sepanjang perkiraan umur financial instrument or a shorter period, where
instrumen keuangan tersebut atau, jika lebih appropriate, to the net carrying amount of the
tepat untuk masa yang lebih singkat untuk nilai financial asset or financial liability. The
tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas calculation takes into account all contractual
keuangan. Perhitungan dilakukan dengan terms of the financial instrument and includes
memperhitungkan seluruh syarat dan any fees or incremental costs that are directly
ketentuan kontraktual dari instrumen keuangan attributable to the instrument and are an
dan biaya tambahan yang timbul secara integral part of the effective financing rate.
langsung untuk instrumen tersebut dan
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
tingkat imbal hasil efektif margin pembiayaan.
80
Page 370
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Pendapatan bagi hasil musyarakah yang Profit sharing for passive partner in
menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode musyarakah is recognized in the period when
terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang the right arises in accordance with the agreed
disepakati. sharing ratio (nisbah).
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah income are recognized when
mudharabah diakui pada saat diterima atau cash is received or in a period where the right
dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai of revenue sharing is due based on agreed
nisbah yang disepakati. portion (nisbah).
Pendapatan pembiayaan konsumen entitas The consumer financing income of
anak dinyatakan sebesar pendapatan bersih subsidiaries is presented net of amounts of the
setelah dikurangi dengan bagian pendapatan bank’s portion on such income relating to the
dari bank-bank yang terkait dengan transaksi cooperation transactions of loan channeling,
kerjasama penerusan pinjaman, pembiayaan joint financing and receivable transfer and
bersama dan pengambilalihan piutang serta appointment as an agent to administer the
penunjukkan selaku pengelola piutang yang transferred receivable (Note 2n).
diambil alih tersebut (Catatan 2n).
Untuk kredit yang diberikan dan pembiayaan For loans and consumer financing receivables
konsumen yang pembayaran angsuran pokok with principal or interest has been past due for
atau bunganya telah lewat 90 hari atau lebih 90 days or more, or where the loans and
setelah jatuh tempo, atau kredit dan pembiayaan consumer financing receivables have been
konsumen yang telah dikategorikan sebagai classified as impaired loans, the interest
yang mengalami penurunan nilai, pendapatan income accrued but not yet collected is
bunga yang sudah diakui tetapi belum ditagih reversed.
akan dibatalkan pengakuannya.
Pendapatan denda atas keterlambatan Penalty income arising from late payments of
pembayaran angsuran pembiayaan consumer financing installments is recognized
konsumen diakui pada saat realisasi. when realized.
Pelunasan sebelum masa pembiayaan Early repayment is treated as cancellation of
konsumen berakhir diperlakukan sebagai suatu an existing agreement and the resulting gain
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen or loss is reflected in the consolidated
dan laba atau rugi yang timbul, diakui dalam statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income for the year.
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
81
Page 371
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Entitas anak berhak menentukan tingkat bunga The subsidiaries have the right to set higher
yang lebih tinggi kepada konsumen daripada interest rates to customers than that stated by
tingkat bunga yang ditetapkan oleh bank-bank the banks for the cooperation transactions of
sehubungan dengan transaksi kerja sama loan channeling, joint financing and receivable
penerusan pinjaman, pembiayaan bersama transfer and appointment as an agent to
dan pengambilalihan piutang serta administer the transferred receivables. The
penunjukan selaku pengelola piutang. Selisih difference is recognized as revenue from such
bunga yang terjadi dari transaksi tersebut transactions by the subsidiaries and presented
diakui sebagai pendapatan dan disajikan as Consumer Financing Revenue under
sebagai Pendapatan Pembiayaan Konsumen interest income in the consolidated statement
pada pendapatan bunga dalam laporan laba of profit or loss and other comprehensive
rugi dan penghasilan komprehensif lain income for the year.
konsolidasian tahun berjalan.
Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil dari Sharia expense consists of expense for profit
simpanan nasabah dengan akad distribution on customer deposits with
mudharabah dan bonus atas simpanan mudharabah contract and bonus on
dengan akad wadiah. customers deposits with wadiah contract.
Beban, kecuali beban yang timbul pertama kali Expenses, except for the initial direct cost
yang terkait langsung dengan piutang relating to the consumer financing receivables
pembiayaan konsumen seperti dijelaskan as explained in Note 2m, are recognized when
pada Catatan 2m, diakui pada saat terjadinya. incurred.
y. Pendapatan dan beban provisi dan komisi y. Fees and commission income and expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi Fees and commissions income and expense
yang jumlahnya material yang berkaitan that have material amount directly related
langsung dengan kegiatan pembelian aset with the acquisition of financial assets are
keuangan diakui sebagai bagian/(pengurang) recognized as part/(deduction) or addition of
atau penambah dari biaya perolehan aset acquisition cost of related financial assets and
keuangan yang bersangkutan dan akan diakui will be recognized as income and amortized
sebagai pendapatan dengan cara using the effective interest rate (EIR) method
diamortisasi berdasarkan metode suku bunga during the expected life of financial assets or
efektif (EIR) sepanjang perkiraan umur aset liabilities.
atau liabilitas keuangan.
Saldo beban dan pendapatan provisi dan The outstanding balances of provision and
komisi yang ditangguhkan atas kredit yang commission income and expense of loans
diberikan yang diakhiri atau diselesaikan terminated or settled prior to maturity are
sebelum jatuh tempo langsung diakui sebagai directly recognized as income in settlement.
pendapatan pada saat penyelesaiannya.
Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan Provision and commissions that are not related
kredit yang diberikan dan pinjaman yang to loans and borrowings or immaterial period
diterima atau jangka waktu kredit yang loans and borrowings are recognized as
diberikan dan pinjaman yang diterima atau income and expenses at the time the
tidak material, diakui sebagai pendapatan transactions incurred.
atau beban pada saat terjadinya transaksi.
82
Page 372
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban provisi dan komisi y. Fees and commission income and expense
(lanjutan) (continued)
Bank dan entitas anak mengakui pendapatan The Bank and subsidiaries recognized its
sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar revenue in accordance with Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 115 mengenai Financial Accounting Standards (SFAS) No. 115
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”. regarding “Revenue from Contract with
Customers”.
z. Perpajakan z. Taxation
Sesuai dengan PSAK No. 212 (Revisi 2014) In accordance with SFAS No. 212 (Revised 2014)
tentang “Pajak Penghasilan”, aset dan liabilitas on “Income Taxes”, deferred tax assets and
pajak tangguhan diakui atas perbedaan liabilities are recognized for temporary
temporer aset dan liabilitas antara pelaporan differences between the financial and tax
komersial dan pajak pada setiap tanggal bases of assets and liabilities at each reporting
pelaporan. date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui atas semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak taxable temporary differences. Deferred tax
tangguhan diakui atas semua perbedaan assets are recognized for all deductible
temporer yang dapat dikurangkan dan saldo temporary differences and carry-forward
rugi pajak yang belum digunakan, apabila balance of unused tax losses, if there are
besar kemungkinannya bahwa jumlah laba probable future that taxable income will be
fiskal di masa datang akan memadai untuk sufficient to be applied against the deductible
dikompensasi dengan perbedaan temporer temporary differences and unused tax losses
yang dapat dikurangkan dan saldo rugi fiskal can be utilized.
yang belum digunakan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang calculated at the tax rates (and tax laws) that
berlaku secara efektif atau secara substansial are effective or substantially expected to apply
akan diberlakukan pada tahun di mana aset to the year when the asset is realized or the
tersebut direalisasikan atau liabilitas tersebut liability is settled.
diselesaikan.
Semua perbedaan temporer kena pajak diakui All taxable temporary difference should be
sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali recognized as deferred tax liability, except
perbedaan temporer kena pajak yang berasal taxable temporary difference arises from:
dari:
a. pengakuan awal goodwill. a. the initial recognition of goodwill.
b. pengakuan awal aset atau liabilitas dari b. the initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan kombinasi bisnis; in a transaction which is not a business
dan pada waktu transaksi tidak combination; and at the time of the
mempengaruhi laba akuntansi dan laba transaction, affects neither accounting
kena pajak (rugi pajak). profit nor taxable profit (tax loss).
c. investasi pada entitas anak, cabang dan c. investment in subsidiaries, branches and
asosiasi, serta bagian partisipasi dalam associates, and interest in joint ventures
ventura bersama di mana entitas induk, where the parent, investor or venturer is
investor atau venturer mampu able to control the timing of the reversal of
mengendalikan waktu pembalikan the temporary difference and it is probable
perbedaan temporer dan kemungkinan that the temporary difference will not
besar perbedaan temporer tidak akan reverse in the foreseeable future.
dibalik di masa yang akan datang.
83
Page 373
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Semua perbedaan temporer kena pajak diakui All deductible temporary difference shall be
sebagai aset pajak tangguhan, kecuali recognized as deferred tax asset, except for the
perbedaan temporer kena pajak yang berasal temporary differences arises from:
dari:
a. Pengakuan awal aset atau liabilitas dari a. The initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan kombinasi bisnis; in a transaction which is not a business
dan pada waktu transaksi tidak combination; and at the time of the
mempengaruhi laba akuntansi dan laba transaction, affects neither accounting
kena pajak (rugi pajak). profit nor taxable profit (tax loss).
b. Investasi pada entitas anak, cabang dan b. Investment in subsidiaries, branches and
asosiasi, serta bagian partisipasi dalam associates, and interest in joint ventures
ventura bersama diakui sebagai aset shall be recognized as a deferred tax asset,
pajak tangguhan sepanjang kemungkinan only to the extent that, it is probable that
besar terjadi perbedaan temporer akan the temporary differences will be reversed
dibalik di masa depan yang dapat in the foreseeable future; and taxable
diperkirakan; dan laba kena pajak akan profit will be available against which the
tersedia dalam jumlah yang memadai temporary difference can be utilized.
sehingga perbedaan temporer dapat
dimanfaatkan.
Taksiran pajak penghasilan Bank dan entitas The estimation of income tax of the Bank and
anak dihitung untuk masing-masing subsidiaries is computed for each company as
perusahaan sebagai badan hukum terpisah. a separate legal entity. Current tax assets and
Aset pajak kini (current tax assets) dan liabilitas current tax liabilities for different legal entities
pajak kini (current tax liabilities) untuk badan are not offset in the consolidated financial
hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan statements.
(offset) dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat Amendments to taxation obligations are
pada saat diterimanya surat ketetapan, atau recorded when an assessment letter is
apabila diajukan permohonan keberatan atau received, or objection or appeal is submitted,
banding, ketika hasil keberatan atau banding or the results of the objection or appeal has
sudah ditetapkan kecuali jika ada been determined unless there is a significant
ketidakpastian yang signifikan mengenai hasil agreement regarding the results of the
dari banding tersebut, di mana dampak dari agreement, the impact of the amendment to
amandemen kewajiban pajak berdasarkan the tax obligations based on the tax
ketetapan pajak tersebut diakui pada saat assessment is recognized when submitting an
mengajukan banding. appeal.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan Current tax expense is determined based on
penghasilan kena pajak untuk tahun berjalan the taxable income for the current year and
dan dihitung menggunakan tarif pajak yang computed using prevailing tax rates.
berlaku.
Bank harus memperhitungkan konsekuensi Bank is required to account for the current and
pajak kini dan pajak masa depan atas future recovery (settlement) of the carrying
pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari amount of assets (liabilities) that are
jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui recognized in the consolidated statements of
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian financial position and transactions and other
dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain events of the current period that are
yang terjadi dalam periode berjalan yang recognized in the financial statements.
diakui dalam laporan keuangan.
84
Page 374
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
aa. Laba per saham aa. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan yang dapat dividing income for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham biasa ordinary equity holders of the parent company
entitas induk dengan jumlah rata-rata by the weighted average number of shares
tertimbang saham yang beredar pada tahun outstanding during the year.
yang bersangkutan.
ab. Dana pensiun dan manfaat karyawan ab. Pension fund and employee benefit
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as wages,
iuran jaminan sosial, tunjangan cuti jangka social security contributions, short-term
pendek, bonus dan imbalan non-moneter compensated leaves, bonuses and other non-
lainnya diakui selama periode jasa diberikan. monetary benefits are recognized during the
Imbalan kerja jangka pendek dihitung sebesar period when services have been rendered.
jumlah yang tidak didiskontokan. Short-term employee benefits are calculated
using undiscounted amounts.
Kewajiban pensiun Pension obligations
Sejak Mei 1996, Bank menyelenggarakan Since May 1996, the Bank had a defined
program pensiun Iuran Pasti untuk semua contribution pension plan for all of its local
karyawan tetap. Iuran yang ditanggung Bank permanent employees. Contributions borne by
diakui sebagai beban pada tahun berjalan. the Bank are recognized as expense in the
current year.
Bank dan entitas anak yang berdomisili di The Bank and subsidiaries domiciled in
Indonesia mengakui kerja berdasarkan Indonesia recognize provisions for employee
Undang-undang No.13/2003 tanggal service entitlements in accordance with Labor
25 Maret 2003 (Bank mengakui penyisihan Law No.13/2003 dated March 25, 2003 (the Bank
tersebut sebagai tambahan atas manfaat recognizes the provision in addition to the
yang akan diterima karyawan dari program benefit to be received by the employees from
pensiun iuran pasti dan perjanjian kerja the pension plan and collective employment
bersama). agreement).
Bank dan entitas anak menerapkan PSAK The Bank and subsidiaries adopted SFAS No.
No. 219 (Penyesuaian 2016), “Imbalan Kerja”, 219 (Improvement 2016), “Employee Benefits”,
yang mengatur perlakuan akuntansi dan which regulates accounting treatment and
pengungkapan atas imbalan kerja, baik jangka disclosure employee benefit, for both short-
pendek (misalnya pembayaran cuti tahunan term (such as annual leave and sick leave
dan cuti sakit) dan jangka panjang (misalnya, payment) and long-term (such as long-
pembayaran cuti besar dan manfaat service leave and post-employment medical
kesehatan pasca-kerja). benefits).
Imbalan pasca-kerja secara aktuaris The post-employment benefits are actuarially
ditentukan berdasarkan metode Projected Unit determined using the Projected Unit Credit
Credit. Method.
85
Page 375
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ab. Dana pensiun dan manfaat karyawan ab. Pension fund and employee benefit
(lanjutan) (continued)
Kewajiban pensiun (lanjutan) Pension obligations (continued)
Perkiraan liabilitas pada tanggal laporan posisi The estimated liabilities as of the consolidated
keuangan konsolidasian merupakan nilai kini statement of financial position date represents
imbalan pasti pada tanggal laporan posisi the present value of the defined benefit
keuangan konsolidasian dikurangi nilai wajar obligation as of the consolidated statement of
aset program. financial position date less the fair value of
plan assets.
Biaya imbalan pasca-kerja yang diakui selama The post-employment benefits expense
tahun berjalan terdiri dari biaya jasa dalam recognized during the current year consists of
laba rugi, bunga neto atas liabilitas imbalan service cost in profit and loss, net interest on
pasti neto dalam laba rugi dan pengukuran the net defined benefit liability in profit and loss
kembali liabilitas imbalan pasti neto dalam and remeasurement of the net defined benefit
penghasilan komprehensif lain. liabilities in other comprehensive income.
Bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto Net interest on the net defined benefit liabilites
merupakan komponen pendapatan bunga is the interest income component of plan
dari aset program, biaya bunga atas liabilitas assets, interest expense of defined benefit
imbalan pasti dan bunga atas dampak batas obligation and interest on the effect of asset
atas dari aset. ceiling.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurements of the net defined benefit
neto terdiri atas: liability consists of:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial; - Actuarial gains and losses;
- Imbal hasil atas aset program, tidak - Return on plan assets, excluding amount
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam included in net interest on the net defined
bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto; benefit liability; and
dan
- Setiap perubahan dampak batas atas aset, - Any change in effect of the asset ceiling,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan excluding amount including in net interest
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan on the net defined benefit liability.
pasti neto.
Penangguhan pengakuan keuntungan dan Deferred recognition of actuarial gains and
kerugian aktuarial tidak diizinkan. Keuntungan losses is not allowed. Actuarial gains and
dan kerugian aktuarial langsung diakui dalam losses are recognised directly in other
komponen penghasilan komprehensif lain comprehensive income component in equity
dalam ekuitas dan dapat dialihkan ke pos lain and can be transferred to other post within
dalam ekuitas. equity.
ac. Segmen operasi ac. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen Bank dan An operating segment is a Bank’s and
entitas anak yang terlibat dalam aktivitas subsidiaries’ component that is involved in
bisnis yang memperoleh pendapatan dan business activities which derive income and
menimbulkan beban, yang hasil operasinya incur expenses, which the operating results is
dikaji ulang secara regular oleh pengambil reviewed regularly by operational decision
keputusan operasional untuk membuat maker for making decision related to resource
keputusan tentang sumber daya yang that is allocated to the segment and evaluates
dialokasikan pada segmen tersebut dan the performance and provide separable
menilai kinerjanya serta menyediakan financial information.
informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
86
Page 376
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ac. Segmen operasi (lanjutan) ac. Operating segment (continued)
Segmen operasi terbagi dalam kelompok The operating segment has been divided into
Perbankan Global, Perbankan Bisnis, Ritel dan Global Banking, Business Banking, Retail and
Kantor Pusat serta lainnya. Head Office and others.
Bank dan entitas anak melaporkan informasi The Bank and subsidiaries report the following
geografis sebagai berikut: geographical information:
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal (a) Revenues from external customers (i)
(i) yang diatribusikan kepada negara attributed to the Bank’s and subsidiaries’
domisili Bank dan entitas anak dan (ii) yang country of domicile and (ii) attributed to
diatribusikan kepada semua negara asing all foreign countries in total from which the
secara total di mana Bank dan entitas anak Bank and subsidiaries derive revenues.
memperoleh pendapatan.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen (b) Non current assets, other than financial
keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, instruments, deferred tax assets, post-
aset imbalan pasca-kerja dan hak yang employment benefit assets, and rights
timbul akibat kontrak asuransi (i) yang arising under insurance contracts (i) is
berlokasi di negara domisili Bank dan located in the Bank’s and subsidiaries’
entitas anak dan (ii) berlokasi di semua country of domicile (ii) located in all
negara asing secara total di mana Bank overseas country in total where the Bank
dan entitas anak memiliki aset tersebut. and subsidiaries owned the assets.
ad. Transaksi dengan pihak berelasi ad. Transactions with related parties
Bank dan entitas anak melakukan transaksi The Bank and subsidiaries enter into
dengan pihak berelasi sesuai dengan transactions with parties which are defined as
ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi related parties in accordance with Statement
Keuangan (PSAK) No. 224 mengenai of Financial Accounting Standards (SFAS)
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. No. 224 regarding “Related Parties”.
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, baik yang dilaksanakan dengan accounts with related parties, whether or not
ataupun tidak dilaksanakan dengan syarat performed on normal terms and conditions
serta kondisi normal yang sama untuk pihak similar to those with third parties, are disclosed
yang tidak berelasi, diungkapkan dalam in the notes to the consolidated financial
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. statements.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or entity that is
terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (in this Standard referred
termasuk pihak berelasi adalah sebagai to as the ‘reporting entity’). The related parties
berikut: are as follows:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat 1) A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
a) Memiliki pengendalian atau a) Has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas b) Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c) Merupakan personil manajemen kunci c) Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk personnel of the reporting entity or of a
entitas pelapor. parent of the reporting entity.
87
Page 377
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ad. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) ad. Transactions with related parties (continued)
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas 2) An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following conditions applies:
sebagai berikut:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah a) The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary and
anak dan entitas anak berikutnya terkait fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain); others);
b) Suatu entitas adalah entitas asosiasi b) One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a member
Bersama yang merupakan anggota of a group of which the other entity is a
suatu kelompok usaha, yang mana member);
entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura c) Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
d) Suatu entitas adalah ventura bersama d) One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
e) Entitas tersebut adalah suatu program e) The entity is a post-employment benefit
imbalan paskakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of
dari salah satu entitas pelapor atau either the reporting entity or an entity
entitas yang terkait dengan entitas related to the reporting entity;
pelapor;
f) Entitas yang dikendalikan atau f) The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (1); or
diidentifikasi sebagaimana dimaksud
dalam angka 1); atau
g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana g) A person identified in (1) (a) has
dimaksud dalam angka 1) huruf a) significant influence over the entity or is
memiliki pengaruh signifikan atas a member of the key management
entitas atau merupakan personil personnel of the entity (or of a parent of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity).
induk dari entitas).
3) Pihak yang bukan merupakan pihak 3) The following are not related parties:
berelasi adalah sebagai berikut:
a) Dua entitas hanya karena mereka a) Two entities simply because they have a
memiliki direktur atau personil director or other member of key
manajemen kunci yang sama atau management personnel in common or
karena personil manajemen kunci dari because a member of key
satu entitas mempunyai pengaruh management of one entity has
signifikan atas entitas lain; significant influence over the other
entity;
88
Page 378
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ad. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) ad. Transactions with related parties (continued)
3) Pihak yang bukan merupakan pihak 3) The following are not related parties:
berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
b) Dua venturer hanya karena mereka b) Two joint ventures simply because they
mengendalikan bersama atas ventura share joint control of a joint venture;
bersama;
c) Penyandang dana, serikat dagang, c) Fund provider, trade unions, public
entitas pelayanan publik dan service, and ministry and agencies of a
departemen dan instansi pemerintah government that does not control, jointly
yang tidak mengendalikan, control or significantly influence the
mengendalikan bersama atau memiliki reporting entity, simply by virtue of their
pengaruh signifikan atas entitas pelapor, normal dealings with an entity (even
semata-mata dalam pelaksanaan though they may restrict the entity or
urusan normal dengan entitas (meskipun participate in decision-making
pihak-pihak tersebut dapat membatasi process); and
kebebasan entitas atau ikut serta dalam
proses pengambilan keputusan); dan
d) Pelanggan, pemasok, pemegang hak d) A customer, supplier, franchisor,
waralaba, distributor atau agen umum distributor or general agent with whom
dengan siapa entitas mengadakan an entity transacts a significant volume
transaksi usaha dengan volume of business solely because economic
signifikan, semata-mata karena dependence due to circumstances.
ketergantungan ekonomis yang
diakibatkan oleh keadaan.
ae. Perubahan kebijakan akuntansi dan ae. Change in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Penerapan dari revisi standar berikut yang The adoption of these amended standards
berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak that are effective beginning January 1, 2025
menimbulkan perubahan substansial did not result in substantial changes to the
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan entitas Bank and its subsidiaries accounting policies
anak; dan tidak ada pengaruh yang material and had no material effect on the amounts
atas jumlah yang dilaporkan atas tahun reported for the current or prior financial
berjalan atau tahun sebelumnya. years.
• Amendemen PSAK No. 221 “Pengaruh • Amendment of SFAS No. 221 “Lack of
Perubahan Kurs Valuta Asing” Exchangeability”
Amendemen PSAK No. 221 ini memperjelas Amendment of SFAS No. 221 clarifies the
pengaturan terkait kondisi ketika suatu conditions regarding conditions when a
mata uang tidak tertukarkan serta currency is not exchanged and its
pengungkapannya. disclosure.
89
Page 379
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING JUDGMENTS
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Bank In the process of applying the Bank and
dan entitas anak, manajemen telah melakukan subsidiaries’ accounting policies, management
pertimbangan profesional dan estimasi dalam has exercised professional judgment and
menentukan jumlah yang diakui dalam laporan estimates in determining the amounts recognized
keuangan konsolidasian. Beberapa pertimbangan in the consolidated financial statements. The
profesional dan estimasi yang signifikan adalah several significant uses of the professional
sebagai berikut: judgment and estimates are as follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank dan entitas anak telah melakukan The Bank and subsidiaries’ management has
penilaian atas kemampuan Bank dan entitas anak made an assessment of the Bank and subsidiaries’
untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan ability to continue as a going concern and is
berkeyakinan bahwa Bank dan entitas anak satisfied that the Bank and subsidiaries has the
memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya resources to continue its business for the
di masa mendatang. Selain itu, manajemen tidak foreseeable future. Furthermore, the management
mengetahui adanya ketidakpastian material yang is not aware of any material uncertainties that may
dapat menimbulkan keraguan yang signifikan cast significant doubt upon the Bank and
terhadap kemampuan Bank dan entitas anak untuk subsidiaries’ ability to continue as a going concern.
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena Therefore, the consolidated financial statements
itu, laporan keuangan konsolidasian telah disusun continue to be prepared on the going concern
atas dasar usaha yang berkelanjutan. basis.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of the Financial Assets and Liabilities
Bank dan entitas anak menetapkan klasifikasi Bank and subsidiaries determine the classification
atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset of certain assets and liabilities as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dengan and financial liabilities by judging if they meet the
mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan definition set forth in SFAS No. 239. Accordingly, the
PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset financial assets and financial liabilities are
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai accounted for in accordance with the accounting
dengan kebijakan akuntansi seperti yang policies as disclosed in Note 2.
diungkapkan pada Catatan 2.
Nilai wajar atas instrumen keuangan (Catatan 51) Fair value of financial instruments (Note 51)
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded on the consolidated
keuangan konsolidasian tidak tersedia di pasar statements of financial position cannot be derived
aktif, nilainya ditentukan dengan menggunakan from active markets, they are determined using a
berbagai teknik penilaian termasuk penggunaan variety of valuation techniques that include the use
model matematika. Masukan (input) untuk model of mathematical models. The inputs to these
ini berasal dari data pasar yang bisa diamati models are derived from observable market data
sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar where possible. But when observable market data
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, are not available, management’s judgment is
pertimbangan manajemen diperlukan untuk required to establish fair values. The
menentukan nilai wajar. Pertimbangan manajemen management’s judgments include considerations
tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan of liquidity and model inputs such as volatility for
masukan model seperti volatilitas untuk transaksi long-term derivatives and discount rates, early
derivatif yang berjangka waktu panjang dan tingkat payment rates and default rate assumptions.
diskonto, tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi
tingkat gagal bayar.
90
Page 380
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Bank dan entitas anak menampilkan nilai wajar The Bank and subsidiaries present the fair value of
atas instrumen keuangan berdasarkan hirarki nilai financial instruments based on the following fair
wajar sebagai berikut: value hierarchy:
1. Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa 1. Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
penyesuaian) di pasar aktif aset atau liabilitas markets for identical assets or liabilities.
yang identik.
2. Tingkat 2: teknik lain atas semua input yang 2. Level 2: other techniques for which all inputs
memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar which have a significant effect on the recorded
yang tercatat dapat diobservasi, baik secara fair value are observable, either directly or
langsung maupun tidak langsung. indirectly.
3. Tingkat 3: teknik yang mengunakan input yang 3. Level 3: techniques which use inputs that have
memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai a significant effect on the recorded fair value
wajar yang tercatat yang tidak berdasarkan that are not based on observable market data.
data pasar yang dapat diobservasi.
Penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan Impairment losses on loans and receivables (Notes
piutang (Catatan 12 dan 13) 12 and 13)
PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi SFAS 109 requires inclusion of information about
tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan past events, current conditions and forecasts of
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan future economic conditions. The estimates of
perubahan dalam kerugian kredit yang diharapkan changes in expected credit losses should reflect,
harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten and be directionally consistent with, changes in
dengan, perubahan dalam data terkait yang related observable data from period to period. The
diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan calculation of collective expected credit losses of
kerugian kredit ekspektasian secara kolektif atas aset financial assets requires estimation of forward-
keuangan membutuhkan estimasi forward looking looking Probability of Default (PD), Loss Given
dari Probability of Default (PD), Loss Given Default Default (LGD) and Exposure at Default (EAD).
(LGD) dan Exposure at Default (EAD).
Bank dan entitas anak membentuk cadangan The Bank and subsidiaries determine collective
kerugian penurunan nilai kolektif atas eksposur impairment allowance for their loans portfolio, in
pinjaman yang diberikan yang dimiliki, di mana which the evaluation are conducted for each
evaluasi dilakukan terhadap setiap kelompok bisnis business segment based on historical loss
berdasarkan data kerugian historis. experiences.
Bank dan entitas anak juga menelaah aset The Bank and subsidiaries also review their
keuangan yang signifikan secara individual pada individually financial assets at each consolidated
setiap tanggal laporan posisi keuangan statements of financial position dates to assess
konsolidasian untuk menilai apakah penurunan whether an impairment loss should be recorded in
nilai harus dicatat dalam laporan laba rugi dan the consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. other comprehensive income. In particular,
Secara khusus, pertimbangan manajemen judgment by the management is required in the
diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus estimation of the amount and timing of future cash
kas di masa mendatang ketika menentukan flows when determining the impairment losses. In
kerugian penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas estimating these cash flows, the Bank makes
tersebut, Bank melakukan penilaian atas kondisi judgments about the borrower’s financial condition
keuangan peminjam dan nilai realisasi neto and the net realizable value of collateral. These
agunan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi estimates are based on assumptions from a
dari sejumlah faktor dan hasil akhirnya mungkin number of factors and actual results may differ,
berbeda, yang mengakibatkan perubahan di masa resulting in future changes to the amount of
mendatang atas cadangan penurunan nilai. impairment allowance.
91
Page 381
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Penurunan nilai efek hutang (Catatan 9) Impairment of debt securities (Note 9)
Bank dan entitas anak juga membentuk cadangan The Bank and subsidiaries also determine
kerugian penurunan nilai kolektif atas eksposur efek collective impairment allowance for their debt
hutang yang dimiliki, di mana evaluasi dilakukan securities portfolio, in which the evaluation are
terhadap setiap kelompok aset keuangan tersebut conducted for each the financial assets segment
berdasarkan data kerugian historis. based on historical loss experiences.
Bank dan entitas anak melakukan penelaahan atas The Bank and subsidiaries review their debt
efek utang yang diklasifikasikan sebagai diukur securities classified as fair value through other
dalam nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income at each consolidated
komprehensif lainnya pada setiap tanggal laporan statements of financial position dates to assess
posisi keuangan konsolidasian untuk menilai whether they are impaired. This requires similar
apakah telah terjadi penurunan nilai. Penilaian judgment as applied to the individual assessment
tersebut memerlukan pertimbangan yang sama of loans.
seperti yang diterapkan pada penilaian secara
individual atas kredit yang diberikan.
Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa dengan Determination of the lease term for lease contracts
opsi pembaruan dan penghentian (Bank sebagai with renewal and termination options (Bank as a
penyewa) (Catatan 15) lessee) (Note 15)
Bank menentukan masa sewa sebagai periode The Bank determines the lease term as the non-
sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta periode cancellable term of the lease, together with any
yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang periods covered by an option to extend the lease if
sewa, jika penyewa cukup pasti untuk it is reasonably certain to be exercised, or any
mengeksekusi opsi tersebut, dan periode yang periods covered by an option to terminate the
dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika lease, if it is reasonably certain not to be exercised.
penyewa cukup pasti untuk tidak mengeksekusi
opsi tersebut.
Aset pajak tangguhan (Catatan 24c) Deferred tax assets (Note 24c)
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for over the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan deductible temporary difference. Management’s
temporer yang boleh dikurangkan. Pertimbangan judgment is required to determine the amount of
manajemen diperlukan untuk menentukan jumlah deferred tax assets that can be recognized, based
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, sesuai upon the likely timing on level of future taxable
dengan waktu yang tepat dan tingkat laba fiskal di profits together with future tax planning strategics.
masa mendatang sejalan dengan strategi rencana
perpajakan ke depan.
Provisi Perpajakan (Catatan 25) Provision for taxes (Note 25)
Bank menentukan provisi perpajakan berdasarkan The Bank provides for tax provision based on
estimasi atas kemungkinan adanya tambahan estimates whether additional taxes will be due.
beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda Where the final tax outcome of these matters is
dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak terhadap recorded, such differences will impact the profit or
laba atau rugi. loss.
92
Page 382
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pensiun (Catatan 47) Pension (Note 47)
Program-program pensiun ditentukan Pension plans are determined based on actuarial
berdasarkan perhitungan dari aktuaria. valuation. The actuarial valuation involves
Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi- assumptions such as discount rate, expected rate
asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat of returns on investments, future salary increase
pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, rate, mortality rate, resignation rates and others.
tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan
lain-lain.
Karena program tersebut memiliki sifat jangka Due to the long-term nature of these plans, such
panjang, maka perkiraan tersebut memiliki estimates are subject to significant uncertainty.
ketidakpastian yang signifikan.
Revaluasi atas tanah (Catatan 15a) Revaluation of land (Note 15a)
Bank dan entitas anak menggunakan spesialis The Bank and subsidiaries engaged an
penilai independen untuk menilai nilai wajar atas independent valuation specialist to assess fair
tanah. Tanah dinilai berdasarkan referensi atas value for revalued land. Lands were valued by
bukti berdasarkan pasar, menggunakan nilai yang reference to market-based evidence, using
dapat diukur setelah disesuaikan dengan faktor comparable prices adjusted for specific market
pasar spesifik seperti lokasi dan kondisi dari tanah. factors such as location and condition of the land.
4. KAS 4. CASH
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 1.586.171 1.725.877 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 88.801 106.313 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 42.643 29.680 Other foreign currencies
1.717.615 1.861.870
Pada Tanggal 31 Desember 2025, saldo dalam mata As of December 31, 2025, the Rupiah balances
uang Rupiah termasuk uang pada mesin include cash in ATMs (Automatic Teller Machines)
ATM (Automatic Teller Machines) sejumlah Rp 135.648 amounting to Rp135,648 (December 31, 2024:
(31 Desember 2024: Rp158.202). Rp158,202).
Kas dalam mata uang asing lainnya terdiri dari Dolar Cash in other foreign currencies are denominated
Australia, Dolar Singapura, Euro Eropa, Rupee India, Yen in Australian Dollar, Singapore Dollar, European
Jepang dan Poundsterling Inggris. Euro, Indian Rupee, Japanese Yen and Great Britain
Poundsterling.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information on maturities is disclosed in Note 53.
Catatan 53.
93
Page 383
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 5.341.847 8.745.563 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1.757.334 1.950.795 United States Dollar
7.099.181 10.696.358
Infomasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information on maturities is disclosed in Note 53.
Catatan 53.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang currency
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Central Asia Tbk 83.884 65.291 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 30.643 38.132 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17.722 17.520 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia 13.906 6.463 PT Bank Pan Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 13.327 12.096 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 5.015 - PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Hibank Indonesia 43 50.335 PT Bank Hibank Indonesia
Lain-lain 5.816 656 Others
Sub jumlah - Rupiah 170.356 190.493 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related party (Note 44)
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Kuala Lumpur 63.731 36.226 Berhad, Kuala Lumpur
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Shanghai 30.967 14.848 Berhad, Shanghai
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, London 17.964 - Berhad, London
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Hongkong 2.580 9.841 Berhad, Hongkong
115.242 60.915
94
Page 384
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
J.P. Morgan Chase, N.A., New York 1.830.188 1.304.015 J.P. Morgan Chase, N.A., New York
Bank of China, Jakarta 342.588 66.676 Bank of China, Jakarta
Citibank, N.A., Jakarta 255.928 130.954 Citibank, N.A., Jakarta
Citibank, N.A., New York 164.259 264.847 Citibank, N.A., New York
MUGF Bank, Ltd, Japan 116.060 - MUGF Bank, Ltd, Japan
Development Bank of Singapore, Development Bank of Singapore,
Singapura 70.866 33.940 Singapore
Bank of America 66.770 108.958 Bank of America
ANZ Banking Group Ltd., Melbourne 59.506 37.633 ANZ Banking Group Ltd., Melbourne
Wachovia Bank, Carolina Utara 49.847 97.373 Wachovia Bank, North Carolina
Barclays Bank Plc, London 28.547 40.321 Barclays Bank Plc, London
Deutsche Bank AG, New York 21.945 14.634 Deutsche Bank AG, New York
PT Bank ICBC Indonesia 19.717 14.362 PT Bank ICBC Indonesia
Standard Chartered Bank, New York 18.552 61.357 Standard Chartered Bank, New York
Bank of New York, New York 15.723 72.578 Bank of New York, New York
Reserve Bank of India, Mumbai 13.657 16.840 Reserve Bank of India, Mumbai
Wells Fargo Bank, N.A., San Francisco 9.153 21.971 Wells Fargo Bank, N.A., San Francisco
UBS AG, Switzerland 8.141 6.759 UBS AG, Switzerland
Commonwealth Bank of Australia, Sydney 5.027 8.714 Commonwealth Bank of Australia, Sydney
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Tokyo 4.901 5.596 Corporation, Tokyo
Bank of Montreal 4.675 - Bank of Montreal
Lain-lain 7.118 13.013 Others
3.113.168 2.320.541
Sub jumlah - Mata uang asing 3.228.410 2.381.456 Sub total - Foreign currencies
Jumlah 3.398.766 2.571.949 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai (890) (1.108) Less: Allowance for impairment losses
3.397.876 2.570.841
Giro pada bank lain dalam mata uang asing Current accounts with other banks in foreign
terutama terdiri dari Dolar Amerika Serikat, currencies are mainly denominated in United
Dolar Australia, Dolar Kanada, Dolar Singapura, States Dollar, Australian Dollar, Canadian Dollar,
Dolar Selandia Baru, Euro Eropa, Franc Swiss, Singapore Dollar, New Zealand Dollar, European
Poundsterling Inggris, Yen Jepang, Yuan Euro, Swiss Franc, Great Britain Poundsterling,
Tiongkok, Rupee India, Ringgit Malaysia, Riyal Japanese Yen, Chinese Yuan, Indian Rupee,
Saudi Arabia, Dolar Hong Kong, dan Baht Malaysian Ringgit, Saudi Arabian Riyal, Hong
Thailand. Kong Dollar and Thailand Baht.
95
Page 385
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
Tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang There were no current accounts with other
digunakan sebagai agunan pada tanggal banks which were under lien as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo masing-masing are disclosed in Notes 44 and 53.
diungkapkan pada Catatan 44 dan 53.
b. Tingkat bunga rata-rata per tahun b. The average interest rates per annum
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 0,24% 0,20% Rupiah
Mata uang asing 0,15% 0,19% Foreign currencies
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected credit
ekspektasian terkait untuk giro pada bank lain loss allowances of current accounts with other
adalah sebagai berikut: banks is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.547.404 2.560 - 21.985 2.571.949 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 2.560 (2.560) - - - Transfer to Stage 1
Perubahan neto 597.664 - - (13.612) 584.052 Net change
Aset baru 123.750 - - - 123.750 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (213) - - - (213) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 118.436 - - 792 119.228 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 3.389.601 - - 9.165 3.398.766 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
96
Page 386
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected credit
ekspektasian terkait untuk giro pada bank lain loss allowances of current accounts with other
adalah sebagai berikut: (lanjutan) banks is as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 879 9 - 220 1.108 allowances
Transfer ke Stage 1 9 (9) - - - Transfer to Stage 1
Perubahan neto (228) - - (136) (364) Net change
Aset baru 32 - - - 32 New assets originated
Selisih akibat perbedaan kurs 106 - - 8 114 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir 798 - - 92 890 allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.177.755 - - 16.337 2.194.092 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 2 (1.619) 1.619 - - - Transfer to Stage 2
Perubahan neto 178.865 (1.127) - 5.648 183.386 Net change
Aset baru 116.800 1.996 - - 118.796 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (126) - - - (126) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 75.729 72 - - 75.801 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 2.547.404 2.560 - 21.985 2.571.949 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 1.647 - - 163 1.810 allowances
Transfer ke Stage 2 (3) 3 - - - Transfer to Stage 2
Perubahan neto (984) - - 57 (927) Net change
Aset baru 81 6 - - 87 New assets originated
Selisih akibat perbedaan kurs 138 - - - 138 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir 879 9 - 220 1.108 allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
97
Page 387
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is inline with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN BANKS
a. Berdasarkan pihak berelasi, mata uang, jenis, a. By related parties, currency, type,
pihak lawan dan jangka waktu kontraktual counterparties and contractual period
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain berdasarkan pihak berelasi, mata uang, banks by related parties, currency, type and
jenis dan pihak lawan dapat dirinci sebagai counterparties are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Bank Lain Placement with Other Banks
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 403.886 - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 200.000 - Investment
Sub jumlah - Rupiah 603.886 - Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka Time deposits
Bank Indonesia 2.167.750 2.816.625 Bank Indonesia
Call money Call money
Reserve Bank of India, Mumbai 16.695 182.341 Reserve Bank of India, Mumbai
Sub jumlah - Mata uang asing 2.184.445 2.998.966 Sub total - Foreign currencies
2.788.331 2.998.966
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.039) - Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 2.782.292 2.998.966 Total
98
Page 388
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, mata uang, jenis, a. By related parties, currency, type,
pihak lawan dan jangka waktu kontraktual counterparties and contractual period
(lanjutan) (continued)
Jangka waktu kontraktual penempatan pada Contractual period of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 6 hari/days - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 2 hari/days - Investment
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka pada Bank Indonesia 2 hari/days 2 hari/days Time deposits with Bank Indonesia
Call money 2 hari/days 2 - 14 hari/days Call money
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh b. Based on remaining period until maturity:
tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
<= 1 bulan 603.886 - <= 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
<= 1 bulan 2.184.445 2.998.966 <= 1 month
2.788.331 2.998.966
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. The average interest rates per annum
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 4,90% - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 4,25% - Investment
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka pada Bank Indonesia 5,41% 5,35% Time deposits with Bank Indonesia
Call money 4,25% 6,25% Call money
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were
2024, tidak terdapat penempatan pada Bank no placements with Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank lain yang dijaminkan. banks which are pledged.
99
Page 389
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk penempatan pada credit loss allowances of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 Beginning gross carrying amount
Aset baru 2.184.445 - - 603.886 2.788.331 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.274.691) - - (724.275) (2.998.966) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 2.184.445 - - 603.886 2.788.331 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal - - - - - allowances
Aset baru - - 6.039 6.039 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (29) - - - (29) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 29 - - - 29 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir - - - 6.039 6.039 allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Nilai tercatat bruto awal 1.449.667 - - 1.046.835 2.496.502 Beginning gross carrying amount
Aset baru 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.449.667) - - (1.046.835) (2.496.502) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
100
Page 390
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (lanjutan)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk penempatan pada credit loss allowances of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks is as follows:
berikut: (lanjutan) (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 16 - - 2.000 2.016 allowances
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) - - - (2.000) (2.000) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs (16) - - - (16) Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir - - - - - allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is inline with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN 8. TRADING SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sekuritas Bank Indonesia 3.902.218 1.522.425 Bank Indonesia Securities
Surat Utang Negara 421.345 387.434 Government Bonds
Bank Indonesia Floating Rate Note 201.011 - Bank Indonesia Floating Rate Note
4.524.574 1.909.859
Mata uang asing Foreign currency
Surat Utang Negara 28.626 31.770 Government Bonds
4.553.200 1.941.629
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were
2024 tidak terdapat transaksi dengan pihak no transactions with related parties.
berelasi.
101
Page 391
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN (lanjutan) 8. TRADING SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan golongan penerbit efek b. By issuer
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Government and
Pemerintah dan BUMN 4.524.574 1.909.859 state-owned enterprises
Mata uang asing Foreign currency
Government and
Pemerintah dan BUMN 28.626 31.770 state-owned enterprises
4.553.200 1.941.629
c. Berdasarkan tanggal jatuh tempo dan c. By maturity and rating of marketable
peringkat efek securities
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 4.133.718 1.579.556 ≤ 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 174.994 94.274 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 92.947 131.532 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 122.915 104.497 > 10 years
4.524.574 1.909.859
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 tahun - 1.603 ≤ 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 3.122 11.634 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 9.477 856 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 16.027 17.677 > 10 years
28.626 31.770
4.553.200 1.941.629
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, trading
peringkat efek-efek yang diperdagangkan securities’ rating for Government Bonds
untuk Surat Utang Negara (“SUN”), Bank (“SUN”), Indonesia Floating Rate Note (“FRNBI”)
Indonesia Floating Rate Note (“FRNBI”) dan and Bank Indonesia Securities (“SRBI”) were
Sekuritas Bank Indonesia (“SRBI”) adalah BBB BBB (S&P) and unrated.
(S&P) dan tanpa peringkat.
102
Page 392
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN (lanjutan) 8. TRADING SECURITIES (continued)
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun: d. The average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 7,07% 7,06% Rupiah
Mata uang asing 4,72% 3,15% Foreign currency
9. INVESTASI KEUANGAN 9. FINANCIAL INVESTMENTS
Investasi keuangan, sebagaimana disebutkan dalam Financial investments, as stated in Note 2h, consisted
Catatan 2h, terdiri dari: of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Efek-efek Marketable securities
Biaya perolehan yang diamortisasi 9.756.147 4.248.375 Amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 29.203.567 35.708.623 comprehensive income
38.959.714 39.956.998
Penyertaan saham Investments in shares
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak terkait (Catatan 44) 159.504 159.504 Related parties (Note 44)
Pihak ketiga 36.939 35.678 Third parties
196.443 195.182
Jumlah 39.156.157 40.152.180 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai impairment losses
- Biaya perolehan yang diamortisasi (982) (1.015) Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain (3.527) - comprehensive income
(4.509) (1.015)
39.151.648 40.151.165
103
Page 393
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto An analysis of change in the gross carrying amount
dan cadangan atas kerugian kredit ekspektasian and the corresponding expected credit loss
terkait untuk efek-efek adalah sebagai berikut: allowances of marketable securities is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 30.448.033 - - 9.508.965 39.956.998 Beginning gross carrying amount
Aset baru 13.179.974 - - 10.928.955 24.108.929 New assets originated
Perubahan neto (951.664) - - (85.466) (1.037.130) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (16.614.161) - - (7.195.038) (23.809.199) (other than write-offs)
Penghapusbukuan (316.602) - - (4.254) (320.856) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 104.156 - - (43.184) 60.972 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 25.849.736 - - 13.109.978 38.959.714 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 1.015 - - - 1.015 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (3) - - - (3) Net change
Aset baru 938 - - - 938 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.011) - - - (1.011) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 43 - - - 43 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 982 - - - 982 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai wajar diukur melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 13.811 - - - 13.811 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (3.963) - - - (3.963) Net change
Aset baru 5.006 - - 3.527 8.533 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (5.580) - - - (5.580) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 11 - - - 11 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir**) 9.285 - - 3.527 12.812 Ending expected credit loss allowance**)
*)
Tidak menerapkan PSAK 109 *)
Not implement SFAS 109
**)
dicatat pada penghasilan komprehensif lain **)
recorded in other comprehensive income
104
Page 394
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto An analysis of change in the gross carrying amount
dan cadangan atas kerugian kredit ekspektasian and the corresponding expected credit loss
terkait untuk efek-efek adalah sebagai berikut: allowances of marketable securities is as follows:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 22.158.172 - - 8.426.009 30.584.181 Beginning gross carrying amount
Aset baru 15.090.532 - - 7.088.608 22.179.140 New assets originated
Perubahan neto (149.048) - - (16.832) (165.880) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (6.694.819) - - (6.008.690) (12.703.509) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 43.196 - - 19.870 63.066 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 30.448.033 - - 9.508.965 39.956.998 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 397 - - - 397 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (5) - - - (5) Net change
Aset baru 1.011 - - - 1.011 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (401) - - - (401) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 13 - - - 13 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 1.015 - - - 1.015 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai wajar diukur melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 11.843 - - - 11.843 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (2.184) - - - (2.184) Net change
Aset baru 7.713 - - - 7.713 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (3.575) - - - (3.575) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 14 - - - 14 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir**) 13.811 - - - 13.811 Ending expected credit loss allowance**)
*)
Tidak menerapkan PSAK 109 *)
Not implement SFAS 109
**)
dicatat pada penghasilan komprehensif lain **)
recorded in other comprehensive income
105
Page 395
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
secara individual dan sesuai dengan kualitas aset using individual assessment and according to
produktif untuk perbankan syariah sesuai Catatan earning assets quality for sharia banking in Note 2n.
2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Perubahan kerugian yang belum direalisasi atas Movements in unrealized losses on changes in fair
perubahan nilai wajar investasi keuangan yang value of fair value through other comprehensive
diukur pada nilai wajar melalui pendapatan income financial investments - net of deferred tax
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan and expected credit loss allowances:
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal - sebelum pajak Beginning balance - before
penghasilan tangguhan (451.993) (216.830) deferred income tax
Perubahan keuntungan/(kerugian) Movement of unrealized
yang belum direalisasi selama gains/(losses) during the
tahun berjalan - neto 1.093.824 (146.680) year - net
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi Amounts transferred to profit
sehubungan dengan perubahan and loss in respect of fair value
nilai wajar investasi keuangan change of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui other comprehensive income
pendapatan komprehensif lain (226.054) (88.483) financial investments
Jumlah sebelum pajak Total before deferred
penghasilan tangguhan 415.777 (451.993) income tax
Pajak penghasilan tangguhan (89.575) 102.658 Deferred income tax
Saldo akhir - neto 326.202 (349.335) Ending balance - net
106
Page 396
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
Adapun detail dari masing-masing The details for each category mentioned
kategori tersebut di atas, adalah sebagai above are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nominal/ Keuntungan/
Nominal value Saldo yang (kerugian) Nilai tercatat/
Nilai belum yang belum Carrying amount
perolehan/ diamortisasi/ direalisasi/
Acquisition Unamortized Unrealized Nilai wajar/
amount amount gains/(losses) Fair value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Sekuritas Bank Indonesia 3.047.450 (48.536) - 2.998.914 Bank Indonesia Securities
Surat Utang Negara 2.755.781 32.467 - 2.788.248 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 829.456 - - 829.456 Export bills receivables
Surat Berharga Syariah Negara 352.724 (8.021) - 344.703 Sovereign Sharia Securities
Sukuk Bank Indonesia 284.063 - - 284.063 Bank Indonesia Sukuk
Bank Indonesia Floating Rate Note 210.000 - - 210.000 Bank Indonesia Floating Rate Note
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 7.479.474 (24.090) - 7.455.384 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 12.027.050 - 230.343 12.257.393 Government Bonds
Obligasi korporasi 4.622.035 - 72.843 4.694.878 Corporate bonds
Sukuk Bank Indonesia 4.614.155 - 10.016 4.624.171 Bank Indonesia Sukuk
Surat Berharga Syariah Negara 2.837.689 - 73.989 2.911.678 Sovereign Sharia Securities
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24.100.929 - 387.191 24.488.120 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Rupiah 31.580.403 (24.090) 387.191 31.943.504 Total marketable securities - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Surat Utang Negara 813.786 6.484 - 820.270 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 681.217 - - 681.217 Export bills receivables
Surat Berharga Syariah Negara 616.975 6.376 - 623.351 Sovereign Sharia Securities
Sekuritas Bank Indonesia 166.750 (56) - 166.694 Bank Indonesia Securities
Obligasi korporasi 9.231 - - 9.231 Corporate bonds
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 2.287.959 12.804 - 2.300.763 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Berharga Syariah Negara 2.125.500 - (2.425) 2.123.075 Sovereign Sharia Securities
Surat Utang Negara 1.679.049 - 11.520 1.690.569 Government Bonds
Obligasi korporasi 437.238 - (1.861) 435.377 Corporate bonds
Sekuritas Bank Indonesia 416.875 - (63) 416.812 Bank Indonesia Securities
Medium-term Notes 50.009 - (395) 49.614 Medium-term Notes
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 4.708.671 - 6.776 4.715.447 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Mata uang asing 6.996.630 12.804 6.776 7.016.210 Total marketable securities - Foreign currencies
Jumlah 38.577.033 (11.286) 393.967 38.959.714 Total
107
Page 397
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency (continued)
(lanjutan)
Adapun detail dari masing-masing The details for each category mentioned
kategori tersebut di atas, adalah sebagai above are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal/ Keuntungan/
Nominal value Saldo yang (kerugian) Nilai tercatat/
Nilai belum yang belum Carrying amount
perolehan/ diamortisasi/ direalisasi/
Acquisition Unamortized Unrealized Nilai wajar/
amount amount gains/(losses) Fair value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Surat Utang Negara 2.480.000 (7.565) - 2.472.435 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 836.916 - - 836.916 Export bills receivables
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 3.316.916 (7.565) - 3.309.351 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 11.202.413 - (329.849) 10.872.564 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9.855.455 - 6.334 9.861.789 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 5.375.075 - 18.290 5.393.365 Bank Indonesia Sukuk
Obligasi korporasi 4.479.894 - (34.299) 4.445.595 Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Negara 2.545.097 - (30.355) 2.514.742 Sovereign Sharia Securities
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 33.457.934 - (369.879) 33.088.055 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Rupiah 36.774.850 (7.565) (369.879) 36.397.406 Total marketable securities - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Tagihan atas wesel ekspor 883.421 - - 883.421 Export bills receivables
Obligasi korporasi 55.603 - - 55.603 Corporate bonds
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 939.024 - - 939.024 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 1.749.103 - (69.950) 1.679.153 Government Bonds
Surat Berharga Syariah Negara 540.219 - (27.640) 512.579 Sovereign Sharia Securities
Obligasi korporasi 309.895 - (7.672) 302.223 Corporate bonds
Sekuritas Valas Bank Indonesia 80.353 - 7 80.360 Bank Indonesia Foreign Securities
Medium-term Notes 48.218 - (1.965) 46.253 Medium-term Notes
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 2.727.788 - (107.220) 2.620.568 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Mata uang asing 3.666.812 - (107.220) 3.559.592 Total marketable securities - Foreign currencies
Jumlah 40.441.662 (7.565) (477.099) 39.956.998 Total
Efek dalam mata uang asing adalah efek Marketable securities in foreign currency
dalam Dolar Amerika Serikat, Yuan are denominated in United States Dollar,
Tiongkok, Rupee India dan Euro Eropa. Chinese Yuan, Indian Rupee and European
Euro.
108
Page 398
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
b. Berdasarkan golongan penerbit efek b. By issuer
31 Desember/December 31, 2025
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Nilai wajar melalui
penghasilan
Biaya perolehan komprehensif lain/
diamortisasi/ Fair value through
Amortized other comprehensive Jumlah/
cost income Total
Rupiah Rupiah
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 6.625.928 21.038.769 27.664.697 enterprises
Bank 829.456 1.289.446 2.118.902 Banks
Lainnya - 2.159.905 2.159.905 Others
7.455.384 24.488.120 31.943.504
Mata uang asing Foreign currencies
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 1.610.315 4.477.254 6.087.569 enterprises
Bank 681.217 49.614 730.831 Banks
Lainnya 9.231 188.579 197.810 Others
2.300.763 4.715.447 7.016.210
9.756.147 29.203.567 38.959.714
31 Desember/December 31, 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Nilai wajar melalui
penghasilan
Biaya perolehan komprehensif lain/
diamortisasi/ Fair value through
Amortized other comprehensive Jumlah/
cost income Total
Rupiah Rupiah
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 2.472.435 30.369.729 32.842.164 enterprises
Bank 836.916 749.976 1.586.892 Banks
Lainnya - 1.968.350 1.968.350 Others
3.309.351 33.088.055 36.397.406
Mata uang asing Foreign currencies
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN - 1.815.321 1.815.321 enterprises
Bank 883.421 - 883.421 Banks
Lainnya 55.603 805.247 860.850 Others
939.024 2.620.568 3.559.592
4.248.375 35.708.623 39.956.998
109
Page 399
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
c. Berdasarkan peringkat efek c. By rating of marketable securities
Nilai tercatat/Carrying amount/
Nilai wajar/Fair value
Lembaga
pemeringkat/ 31 Desember/December 31
Peringkat Rating company 2025 2024 Rating
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Tanpa peringkat 7.455.384 *) 3.309.351 ****) Non-rated
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 7.455.384 3.309.351 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
idAAA Pefindo 3.263.024 2.585.601 idAAA
AAA Fitch 902.844 694.973 AAA
idAA Pefindo 203.450 - idAA
idAA- Pefindo 116.421 70.622 idAA-
idA- Pefindo 97.496 98.201 idA-
AA Fitch 76.465 - AA
idA+ Pefindo 35.178 49.867 idA+
AA+ Fitch - 946.331 AA+
Tanpa peringkat 19.793.242 **) 28.642.460 **) Non-rated
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24.488.120 33.088.055 comprehensive income
Sub jumlah - Rupiah 31.943.504 36.397.406 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
BBB S&P 1.610.315 - BBB
Baa3 Moody’s 9.231 55.603 Baa3
Tanpa peringkat 681.217 ***) 883.421 ***) Non-rated
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 2.300.763 939.024 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
BBB S&P 4.467.368 1.815.322 BBB
Baa3 Moody’s 188.579 166.054 Baa3
BB+ S&P 49.614 639.192 BB+
Baa2 Moody’s 9.886 - Baa2
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 4.715.447 2.620.568 comprehensive income
Sub jumlah - Mata uang asing 7.016.210 3.559.592 Sub total - Foreign currencies
38.959.714 39.956.998
*) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”), Sekuritas *) Consists of Government Bonds(“SUN”), Bank
Bank Indonesia, Sukuk Bank Indonesia dan tagihan Indonesia Securities and export bills receivables
atas wesel ekspor
**) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”), Surat **) Consists of Government Bonds (“SUN”), Sovereign
Berharga Syariah Negara (“SBSN”) dan Sekuritas Sharia Securities (“SBSN”) and Bank Indonesia
Bank Indonesia Securities
***) Terdiri dari tagihan atas wesel ekspor ***) Consists of export bills receivables
****) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”) dan ****) Consists of Government Bonds(“SUN”) and export
tagihan atas wesel ekspor bills receivables
110
Page 400
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
d. Berdasarkan tanggal jatuh tempo d. By maturity
Tabel-tabel berikut ini menunjukan The following tables show the
pengelompokan berdasarkan tanggal consolidated marketable securities
jatuh tempo dan tujuan investasi dari classified based on maturity and
efek-efek konsolidasian: investment purpose:
(i) Biaya yang diamortisasi (i) Amortized cost
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
06080000_01 Carrying amount Carrying amount
06080000_01
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 6.153.118 1.728.332 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 873.081 1.581.019 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 429.185 - > 5 years - 10 years
7.455.384 3.309.351
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 1.078.026 929.702 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 1.056.630 9.322 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 166.107 - > 5 years - 10 years
2.300.763 939.024
9.756.147 4.248.375
(ii) Nilai wajar melalui penghasilan (ii) Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai wajar/ Nilai wajar/
06080000_01 Fair value Fair value
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 5.241.900 17.089.831 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 8.752.741 7.866.627 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 7.674.094 4.246.855 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 2.819.385 3.884.742 > 10 years
24.488.120 33.088.055
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 754.352 750.328 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 2.082.773 1.104.919 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 1.878.322 733.512 > 5 years - 10 years
> 10 tahun - 31.809 > 10 years
4.715.447 2.620.568
29.203.567 35.708.623
111
Page 401
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
e. Tingkat bunga rata-rata per tahun: e. The average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 6,47% 7,09% Rupiah
Mata uang asing 3,05% 4,64% Foreign currency
f. Reklasifikasi aset keuangan yang diukur f. Reclassification financial assets
pada nilai wajar melalui penghasilan measured at fair value through other
komprehensif lain ke aset keuangan comprehensive income to financial
yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost
diamortisasi
Pada tanggal 15 November 2025, Bank On November 15, 2025, the Bank
telah melakukan peninjauan ulang conducted a review of the investment
terhadap proses pengelolaan investasi management process through the
melalui pembentukan Kerangka Kerja establishment of the Securities Investment
Pengelolaan Investasi Surat Berharga atau Management Framework (“Investment
Securities Investment Management Framework”). The Investment Framework
Framework (“Investment Framework”). ensures structured capital allocation and
Investment Framework memastikan orderly investment management
alokasi modal dan keputusan atau decision-making or coordination across
koordinasi manajemen investasi yang all businesses within the Group, and
teratur di seluruh bisnis dalam Grup dan provides guiding principles through the
memberikan prinsip panduan dengan introduction of several key risk parameters
pengenalan beberapa parameter risiko and KPIs (key performance indicators),
kunci dan KPI (key performance indicator) accompanied by changes to the business
yang disertai perubahan model bisnis model to enhance the existing treasury
untuk memperbaharui fungsi treasury. function.
Sehubungan dengan hal diatas, Bank In relation to the above, the Bank has
telah mereklasifikasi aset keuangan yang reclassified the affected financial assets
diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain yang comprehensive income to financial assets
terdampak ke aset keuangan yang diukur measured at amortized cost, with a total
pada biaya perolehan diamortisasi nominal value amounted to Rp1,180,673
dengan jumlah nilai nominal sebesar and a fair value amounted to Rp1,150,382.
Rp1.180.673 dan nilai wajar sebesar The Bank has also reclassified a portion of
Rp1.150.382 dan Bank telah mereklasifikasi the affected financial assets measured at
sebagian aset keuangan yang diukur amortized cost to financial assets
pada biaya perolehan diamortisasi yang measured at fair value through other
terdampak ke aset keuangan yang diukur comprehensive income, with a total
pada nilai wajar melalui penghasilan nominal value amounted to Rp2,134,290
komprehensif lain dengan jumlah nilai and an amortized cost amounted to
nominal sebesar Rp2.134.290 dan biaya Rp2,119,615. The impact of these
perolehan yang diamortisasi sebesar reclassifications resulted in an increase in
Rp2.119.615. Dampak dari reklasifikasi ini other comprehensive income amounted
menyebabkan peningkatan pada to Rp64,604.
pendapatan komprehensif lainnya
sebesar Rp64.604.
112
Page 402
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham II. Investments in shares
Jenis
usaha/
Nature of 31 Desember/December 31
Business 2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related party (Note 44)
PT Maybank Sekuritas Indonesia Sekuritas/Securities 159.504 159.504 PT Maybank Sekuritas Indonesia
Persentase kepemilikan - 15% Percentage of ownership - 15%
(31 Desember 2024: 15%) (December 31, 2024: 15%)
Pihak ketiga Third parties
PT Kliring Penjamin Efek Indonesia Sekuritas/Securities 27.902 27.138 PT Kliring Penjamin Efek Indonesia
Persentase kepemilikan - 1,11% Percentage of ownership - 1.11%
(31 Desember 2024: 1,11%) (December 31, 2024: 1.11%)
PT Bank Capital Indonesia Tbk Usaha Perbankan/Banking 2.969 1.662 PT Bank Capital Indonesia Tbk
Persentase kepemilikan - 0,18% Percentage of ownership - 0.18%
(31 Desember 2024: 0,18%) (December 31, 2024: 0.18%)
Lain-lain 6.068 6.878 Others
196.443 195.182
Berdasarkan Akta Pemindahan Hak Atas Based on Deed of Transfer Right of Shares
Saham No. 16 tanggal 12 Januari 2018 dari No. 16 dated January 12, 2018 of Notary Jose
Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF purchased
membeli saham PT Maybank Sekuritas PT Buana Adhiutama’s shares of PT Maybank
Indonesia milik PT Buana Adhiutama sebanyak Sekuritas Indonesia of 7,500,000 shares
7.500.000 lembar saham (dalam nilai penuh) (in full amount) with total nominal amount
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp7,500 which represents 15% of ownership of
Rp7.500 yang mewakili 15% kepemilikan atas issued and fully paid capital of PT Maybank
modal yang ditempatkan dan disetor penuh Sekuritas Indonesia with total purchase price
pada PT Maybank Sekuritas Indonesia dengan amounted to Rp107,004. This purchase of
harga pembelian sebesar Rp107.004. shares has been stated in the Declaration of
Pembelian saham ini juga telah dinyatakan Shareholders Resolution of PT Maybank
dalam Pernyataan Keputusan Pemegang Sekuritas Indonesia which has been notarized
Saham PT Maybank Sekuritas Indonesia yang by Deed No. 15 dated January 12, 2018 of Notary
telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 15 Jose Dima Satria, S.H., M.Kn and have been
tanggal 12 Januari 2018 dari Notaris Jose Dima acknowledged and registered by the Ministry
Satria, S.H., M.Kn. dan telah dicatat dan diterima of Laws and Human Rights of the Republic of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia No.AHU-AH.01.03-0016804 dated
Republik Indonesia melalui suratnya No.AHU- January 15, 2018.
AH.01.03-0016804 tanggal 15 Januari 2018.
Berdasarkan keputusan Pemegang Saham, UU Based on Shareholders decision Act No.125
No. 125 Tanggal 19 November 2018 dari dated November 19, 2018 notarized by Jose
Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF purchased
membeli tambahan 52.500.000 lembar saham additional 52,500,000 shares amounted to
senilai Rp52.500 untuk mempertahankan 15% Rp52,500 in order to maintain 15% ownership of
kepemilikan PT Maybank Sekuritas Indonesia. PT Maybank Sekuritas Indonesia.
113
Page 403
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham (lanjutan) II. Investments in shares (continued)
Berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Based on approval from the Financial Services
Keuangan (OJK) yang diberikan kepada Bank Authority (OJK) given to the Company through
melalui Surat OJK No.S-248/PB.32/2024 tanggal OJK Letter No.S-248/PB.32/2024 dated
23 Juli 2024 perihal Penyertaan Modal Bank July 23, 2024 concerning Bank's Capital
Saudara pada CCP untuk Transaksi Derivatif Investment in CCP for Over-the-Counter
Suku Bunga dan Nilai Tukar Over-the-Counter. Interest Rate and Exchange Rate Derivative
Transactions.
Pada tanggal 12 Agustus 2024, Bank bersama On August 12, 2024, Bank together with Bank
dengan Bank Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring
Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) and 7
(KPEI) dan 7 (tujuh) bank lainnya telah (seven) other banks have signed an Inter-
melakukan penandatanganan Perjanjian Antar Shareholder Agreement (PAPS) concerning
Pemegang Saham (PAPS) tentang Kerja Sama Cooperation in the Establishment and
Pembentukan dan Pengembangan Central Development of a Central Counterparty (CCP)
Counterparty (CCP) di Pasar Uang dan Pasar in the Money Market and Foreign Exchange
Valuta Asing. Market.
Penandatanganan PAPS ini merupakan tindak The signing of this PAPS is a follow-up to the
lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah Memorandum of Understanding which was
ditandatangani oleh 11 (sebelas) entitas yang signed by the same 11 (eleven) entities on
sama pada tanggal 18 Maret 2024 dan sebagai March 18, 2024 and in fulfillment of the
pemenuhan amanat Undang-Undang No. 4 mandate of Law no. 4 of 2023 concerning
tahun 2023 tentang Pengembangan dan Development and Strengthening of the
Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) untuk Financial Sector (UU PPSK) to develop CCP as
mengembangkan CCP sebagai infrastruktur Financial Market infrastructure in Indonesia so
Pasar Keuangan di Indonesia agar dapat that it can contribute to domestic economic
berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi growth and compete in the region.
domestik dan berkompetisi di regional.
Sehubungan dengan target operasional In connection with the operational target of the
Central Counterparty (CCP) di Pasar Uang dan Central Counterparty (CCP) in the Money
Pasar Valuta Asing pada tanggal 25 September Market and Foreign Exchange Market on 25
2024 dan merujuk Perjanjian Antar Pemegang September 25, 2024 and referring to the
Saham yang ditandatangani pada tanggal 12 Shareholder Agreement signed on August 12,
Agustus 2024. PT Bank Maybank Indonesia Tbk 2024. PT Bank Maybank Indonesia Tbk has
telah mengambil bagian seri saham B untuk lini taken part in series B shares for the CCP
usaha CCP pada KPEI sejumlah 2.500 (dua ribu business line to KPEI in the amount of 2,500
lima ratus) lembar saham atau senilai (two thousand five hundred) shares or worth
Rp20.000. Rp20,000.
114
Page 404
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham (lanjutan) II. Investments in shares (continued)
Penyertaan lainnya merupakan penyertaan Other investments represent long-term
saham di berbagai perusahaan yang sifatnya investments. These companies are
jangka panjang. Perusahaan-perusahaan PT Aplikanusa Lintas Arta, PT Sarana Sulsel
tersebut adalah PT Aplikanusa Lintas Arta, Ventura, PT Sarana Bali Ventura, PT Sarana
PT Sarana Sulsel Ventura, PT Sarana Bali Sumatera Barat Ventura, PT Sarana Lampung
Ventura, PT Sarana Sumatera Barat Ventura, Ventura, PT Sarana Jambi Ventura, PT Sarana
PT Sarana Lampung Ventura, PT Sarana Jambi Kalbar Ventura, PT Sarana Sulut Ventura, PT
Ventura, PT Sarana Kalbar Ventura, Bhakti Sarana Ventura, PT Penjamin Kredit
PT Sarana Sulut Ventura, PT Bhakti Sarana Pengusaha Indonesia, PT Sarana Riau Ventura,
Ventura, PT Penjamin Kredit Pengusaha PT Sarana Sumut Ventura and PT Sarana
Indonesia, PT Sarana Riau Ventura, Sumsel Ventura.
PT Sarana Sumut Ventura dan PT Sarana
Sumsel Ventura.
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI AGREEMENTS
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang currency
31 Desember/December 31, 2025
Pendapatan
Nilai Nilai bunga yang
suku bunga penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal per tahun/ Nilai beli/ kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Interest rate Purchase Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date per annum amount amount interest value
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah/
Rupiah
Obligasi Pemerintah FR93/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Government Bonds FR93 20.000 December 18, 2025 January 2, 2026 4,70% 19.272 19.310 (3) 19.307
Sub-jumlah/Sub-total- Rupiah 20.000 19.272 19.310 (3) 19.307
Mata uang asing/
Foreign currencies
Sekuritas Rupiah Negara/ 29 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 18.550 December 29, 2025 January 1, 2026 5,60% 18.550 18.550 - 18.550
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 37.100 December 31, 2025 January 1, 2026 5,44% 37.100 37.100 - 37.100
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 92.736 December 31, 2025 January 1, 2026 5,50% 92.736 92.736 - 92.736
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 2 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 37.100 December 31, 2025 January 2, 2026 5,35% 37.100 37.100 - 37.100
Sub-jumlah Mata uang asing/
Sub-total- Foreign currencies 185.486 185.486 185.486 - 185.486
Jumlah/Total 205.486 204.758 204.796 (3) 204.793
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less: Allowance for impairment losses (2)
204.791
115
Page 405
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Pendapatan
Nilai Nilai bunga yang
suku bunga penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal per tahun/ Nilai beli/ kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Interest rate Purchase Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date per annum amount amount interest value
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah/
Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank BNP Paribas Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 13, 2025 6,45% 188.505 188.977 (405) 188.572
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
PT Bank BNP Paribas Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 6, 2025 6,35% 198.683 198.929 (175) 198.754
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank National Nobu Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 250.000 19 December, 2024 January 2, 2025 6,45% 242.008 242.615 (43) 242.572
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank National Nobu Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 13, 2025 6,45% 199.056 199.555 (429) 199.126
Sub-jumlah/Sub-total - Rupiah 850.000 828.252 830.076 (1.052) 829.024
Mata uang asing/
Foreign currencies
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 9.399 31 December, 2024 January 1, 2025 6,66% 9.399 9.399 - 9.399
Jumlah/Total 859.399 837.651 839.475 (1.052) 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less: Allowance for impairment losses (147)
838.276
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
116
Page 406
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
b. Cadangan kerugian penurunan nilai b. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk efek-efek yang credit loss allowances of securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali adalah under resale agreements is as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 838.423 - - 838.423 Beginning gross carrying amount
Aset baru 204.793 - - 204.793 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (838.423) - - (838.423) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 204.793 - - 204.793 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 147 - - 147 Beginning expected credit loss allowance
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (147) - - (147) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs - - - - Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2 - - 2 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 2.333.122 - - 2.333.122 Beginning gross carrying amount
Aset baru 838.423 - - 838.423 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.333.122) - - (2.333.122) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 838.423 - - 838.423 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 50 - - 50 Beginning expected credit loss allowance
Aset baru 147 - - 147 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (50) - - (50) (other than write-offs)
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 147 - - 147 Ending expected credit loss allowance
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is in line with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
117
Page 407
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
Derivatif pada saat permulaan seringkali hanya Derivatives often involve at their inception only a
melibatkan pertukaran janji yang saling mutual exchange of promises with little or no
menguntungkan dengan sedikit atau tanpa transfer considerations. However, these
investasi. Namun demikian, instrumen-instrumen instruments frequently involve a high degree of
ini seringkali melibatkan tingkat leverage yang leverage and are very volatile. A relatively small
tinggi dan sangat fluktuatif. Pergerakan yang relatif movement in the value of the asset, rate or indexes
kecil dari nilai aset, tingkat atau indeks sebagai underlying a derivative contract may have a
dasar sebuah kontrak derivatif dapat memiliki significant impact on the profit or loss of the Bank.
pengaruh yang signifikan terhadap laba atau rugi
Bank.
Mayoritas perdagangan derivatif Bank yang terkait Most of the Bank's derivative trading activities
dengan deals dengan nasabah biasanya saling relate to deals with customers which are normally
hapus dengan transaksi dengan rekanan lain untuk offset by transactions with other counterparties in
meng-offset risiko pasar. Bank juga dapat order to offset the market risk. The Bank may also
mengambil posisi dengan ekspektasi untuk take positions with the expectation of profiting from
mendapat laba dari pergerakan yang favourable movements in prices, interest rates or
menguntungkan pada harga, suku bunga maupun indexes.
indeks.
Derivatif di luar pasar (over-the-counter) dapat Over-the-counter derivatives may expose the Bank
menimbulkan risiko-risiko kepada Bank yang to the risks associated with the absence of an
berhubungan dengan ketiadaan pasar terbuka exchange market on which to close out an open
untuk menutup posisi terbuka Bank. position.
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi
Tabel di bawah ini memperlihatkan nilai wajar The tables below show the fair values of
dari instrumen derivatif, yang disajikan sebagai derivative financial instruments, recorded as
aset atau liabilitas, beserta jumlah nosionalnya. assets or liabilities, together with their notional
Jumlah nosional tersebut, yang disajikan amounts. The notional amount, recorded at
secara gross, adalah nilai dari underlying aset gross, is the amount of a derivative's underlying
derivatif, tingkat rasio referensi atau indeks asset, reference ratio rate or indices and is the
yang merupakan basis di mana perubahan di basis upon which changes in the value of
dalam nilai derivatif diukur. Jumlah nosional derivatives are measured. The notional amounts
mengindikasikan jumlah transaksi yang belum indicate the volume of transactions outstanding
jatuh tempo di akhir tahun dan tidak at the end of year and indicative of neither the
mengindikasikan risiko kredit maupun pasar. market risk nor the credit risk.
118
Page 408
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar contracts
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Forward Forward
Rupiah 200.843 5.492 3 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 988.871 22.028 28.291 United States Dollar
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 9.298.345 4.427 67.560 United States Dollar
Option Option
Rupiah 806.791 1 694 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 131.173 - 465 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 21.867 - 59 Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Dolar Amerika Serikat 1.273.553 45.232 - United States Dollar
Mata uang asing lainnya 468.600 42.957 - Other foreign currencies
13.190.043 120.137 97.072
Pihak ketiga Third parties
Forward Forward
Rupiah 1.699.687 31.768 2.051 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1.557.092 5.050 1.351 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 758.337 19.095 252 Other foreign currencies
Swap Swap
Rupiah 20.962.682 104.032 46.982 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 14.972.234 36.171 85.724 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 2.360.691 35.089 8.716 Other foreign currencies
Option Option
Dolar Amerika Serikat 583.625 205 1 United States Dollar
Lainnya*) Others*)
Rupiah 1.713.106 124 84.744 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 245.873 562 1.753 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 216.016 366 5.598 Other foreign currencies
45.069.343 232.462 237.172
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI), Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI), Swap
(SWI), dan Overnight Index Swap (OIS) Investment (SWI) and Overnight Index Swap (OIS)
119
Page 409
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan suku bunga Related to interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 7.503.750 7.432 89.219 United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 2.501.250 53.870 - United States Dollar
Lainnya*) Others*)
Rupiah 20.000 3 - Rupiah
2.521.250 53.873 -
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar dan suku bunga contracts and interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Rupiah 8.668.380 303.799 3.388 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 15.876.013 72.341 547.223 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 230.588 - 4.067 Other foreign currencies
24.774.981 376.140 554.678
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Rupiah 24.658.874 880.289 19.613 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 10.936.167 23.055 307.160 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 1.775.457 17.906 65.693 Other foreign currencies
37.370.498 921.250 392.466
Jumlah 130.429.865 1.711.294 1.370.607 Total
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI), Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI), Swap
(SWI), dan Overnight Index Swap (OIS) Investment (SWI) and Overnight Index Swap (OIS)
120
Page 410
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar contracts
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Forward Forward
Rupiah 2.621.335 62.262 30.030 Rupiah
Swap Swap
Rupiah 3.760.581 35.425 22.580 Rupiah
Option Option
Dolar Amerika Serikat 643.800 68 1.293 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 11.845 7 - Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Dolar Amerika Serikat 402.375 27.279 - United States Dollar
Mata uang asing lainnya 453.332 50.508 - Other foreign currencies
7.893.268 175.549 53.903
Pihak ketiga Third parties
Forward Forward
Rupiah 4.684.301 52.080 16.530 Rupiah
Swap Swap
Rupiah 34.304.925 223.749 367.125 Rupiah
Mata uang asing lainnya 56.333 834 153 Other foreign currencies
Option Option
Dolar Amerika Serikat 643.800 1.293 68 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 11.845 - 7 Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Rupiah 1.709.800 4.013 50.694 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 402.375 - 27.280 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 453.332 - 50.508 Other foreign currencies
42.266.711 281.969 512.365
Terkait dengan suku bunga Related to interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 3.911.085 150 41.236 United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 2.414.250 35.180 - United States Dollar
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar dan suku bunga contracts and interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Rupiah 21.214.654 270.923 413.283 Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Rupiah 25.670.164 617.660 335.634 Rupiah
Jumlah 103.370.132 1.381.431 1.356.421 Total
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI) dan Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI) and Swap
(SWI) Investment (SWI)
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan are disclosed in Note 44 and 53, respectively.
masing-masing pada Catatan 44 dan 53.
121
Page 411
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
b. Berdasarkan jatuh tempo b. By maturity
Bank memiliki transaksi kontrak valuta The Bank has outstanding cross currency swap
berjangka pertukaran mata uang asing dan and interest rate swap transaction with several
suku bunga dengan beberapa bank asing dan foreign banks and debtors for liquidity
debitur untuk pengelolaan likuiditas dan management and to cover the interest rate
menghadapi risiko perubahan suku bunga atas fluctuation as part of asset and liabilities
aset dan liabilitas Bank. Berdasarkan perjanjian management of the Bank. Based on the
ini, Bank wajib membayar pokok pinjaman agreement, the Bank should pay principal and
beserta bunga dengan suku bunga variable or fixed interest rate. The interest is
mengambang atau tetap. Bunga dibayarkan paid in Rupiah and USD currencies on
dalam mata uang Rupiah dan USD setiap enam a semester, quarterly and monthly basis until
bulan, tiga bulan dan satu bulan sampai maturity date. As of December 31, 2025 and
dengan tanggal jatuh tempo. Per tanggal 2024, the cross currency and interest rate swap
31 Desember 2025 dan 2024 transaksi kontrak transactions will mature from from January 26,
valuta berjangka pertukaran mata uang asing 2026 until June 25, 2035 and January 18, 2025
dan suku bunga tersebut masing-masing akan until December 23, 2031, respectively.
jatuh tempo dari tanggal 26 Januari 2026
sampai dengan 25 Juni 2035 dan 18 Januari
2025 sampai dengan 23 Desember 2031.
Bank memiliki transaksi kontrak pertukaran The Bank has outstanding interest rate swap
suku bunga dengan beberapa bank asing transaction with several foreign banks for
tertentu untuk pengelolaan risiko perubahan liquidity management and to cover the interest
suku bunga atas aset dan liabilitas Bank. rate fluctuation as part of asset and liabilities
Berdasarkan perjanjian ini, Bank wajib management of the Bank. Based on the
membayar bunga mengambang dalam mata agreement, the Bank should pay variable
uang Rupiah dan USD setiap enam bulan, tiga interest rate in Rupiah and USD currencies on
bulan, dan satu bulan hingga tanggal jatuh semester, quarterly, and monthly basis until
tempo. Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 maturity date. As of December 31, 2025 and
transaksi kontrak pertukaran suku bunga 2024 interest rate swap transactions will
tersebut masing-masing akan jatuh tempo mature from January 26, 2026 until March 5,
dari tanggal yang berkisar antara tanggal 2030 and September 21, 2025 until December 14,
26 Januari 2026 sampai dengan 5 Maret 2030 2028, respectively.
dan tanggal 21 September 2025 sampai
dengan 14 Desember 2028.
Per 31 Desember 2025 dan 2024, jatuh tempo As of December 31, 2025 and 2024, the maturity
kontrak forward mata uang asing masing- of the forward foreign currency contracts were
masing adalah antara 2 - 357 dan between 2 - 357 and 2 - 722 days, foreign
2 - 722 hari, jatuh tempo kontrak swap mata currency swaps were between 2 - 364 and
uang asing masing-masing adalah antara 2 - 356 days, option were between 2 - 177 and
2 - 364 dan 2 - 356 hari, jatuh tempo kontrak 9 - 120 days and others were between 2 - 546
option masing-masing adalah antara 2 - 177 and 2 - 911 days, respectively.
dan 9 - 120 hari dan jatuh tempo kontrak
lainnya adalah antara 2 - 546 dan 2 - 911 hari.
122
Page 412
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
c. Suku bunga kontraktual c. Contractual interest rate
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year ended December 31
2025 2024
Swap Suku Bunga Interest Rate Swap
Mata uang asing Foreign currencies
Yang akan dibayar To be paid
Suku bunga mengambang USD SOFR OVERNIGHT USD SOFR OVERNIGHT Variable interest rate
Suku bunga tetap 3,27% - 4,68% 4,17% - 4,96% Fixed interest rate
Yang akan diterima To be received
USD SOFR OVERNIGHT -
Suku bunga mengambang USD CME TERM SOFR 3 MONTHS USD SOFR OVERNIGHT Variable interest rate
Suku bunga tetap 3,79% - 4,61% 3,95% - 4,61% Fixed interest rate
Swap Suku Bunga dan Mata Uang Cross Currency and Interest Rate Swap
Rupiah Rupiah
Yang akan dibayar To be paid
Suku bunga tetap 0,90% - 9,50% 0,90% - 9,50% Fixed interest rate
Yang akan diterima To be received
Suku bunga tetap 1,93% - 9,50% 1,93% - 9,50% Fixed interest rate
Mata uang asing Foreign currencies
Yang akan dibayar To be paid
USD SOFR OVERNIGHT+ USD SOFR OVERNIGHT+
70bps - USD CME TERM 70bps - USD CME TERM
Suku bunga mengambang - USD SOFR 6 MONTHS+ 125bps SOFR 6 MONTHS+ 125bps Variable interest rate - USD
Suku bunga mengambang - EUR EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps Variable interest rate - EUR
Suku bunga mengambang - JPY JPY TONAR O/N+ 95bps JPY TONAR O/N+ 95bps Variable interest rate - JPY
Suku bunga tetap - USD 3,40% - 7,66% 4,47% - 7,66% Fixed interest rate - USD
Suku bunga tetap - EUR 0,57% - 1,90% 0,57% - 0,92% Fixed interest rate - EUR
Suku bunga tetap - MYR 5,48% - 5,55% - Fixed interest rate - MYR
Yang akan diterima To be received
USD CME TERM SOFR 1 MONTH USD CME TERM SOFR 1 MONTH
+45bps - USD CME TERM +45bps - USD CME TERM
Suku bunga mengambang - USD SOFR 6 MONTHS+ 125bps SOFR 6 MONTHS+ 125bps Variable interest rate - USD
Suku bunga mengambang - EUR EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps Variable interest rate - EUR
Suku bunga mengambang - JPY JPY TONAR O/N+ 95bps JPY TONAR O/N+ 95bps Variable interest rate - JPY
Suku bunga tetap - USD 4,05 % - 8,35% 4,05% - 9,50% Fixed interest rate - USD
Suku bunga tetap - EUR 0,57% - 1,90% 0,57 % - 0,92% Fixed interest rate - EUR
Suku bunga tetap - MYR 5,50% - 5,55% - Fixed interest rate - MYR
Pertukaran tingkat suku bunga dan mata uang The interest rate and currency exchanges are
dilakukan setiap bulanan, kuartalan dan exercised on a monthly, quarterly and semi
semesteran. annually.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the
jangka waktu kontrak swap suku bunga contract period of interest rate swaps ranged
berkisar antara 91 hari sampai 5 tahun dan 2 from 91 days to 5 years and 2 to 5 years. As of
sampai 5 tahun. Pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024, the remaining
2025 dan 2024, sisa jangka waktu kontrak dari contract period of cross currency rate swap
swap suku bunga dan mata uang berkisar ranged from 134 days to 10 years and 1 to 8
antara 134 hari sampai 10 tahun dan 1 sampai 8 years.
tahun.
123
Page 413
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 31
2025 2024
8010000
Rupiah Rupiah
Korporasi 15.083.107 17.852.419 Corporate
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah ("UKM") Medium Enterprises ("SME")
UKM 10.323.873 10.808.137 SME
UKM+ 4.617.533 4.571.905 SME+
Komersial 9.666.336 8.178.959 Commercial
Konsumen Consumer
Kredit Kendaraan
Bermotor 10.592.910 9.436.179 Auto loans
Kredit Pemilikan Rumah ("KPR") 6.828.198 8.021.299 Mortgage ("KPR")
Home equity loans (Maxima) 454.685 594.168 Home equity loans (Maxima)
Kartu kredit 3.284.285 3.289.595 Credit card
Pinjaman tanpa agunan ("PITA") 912.722 693.252 Unsecured loans ("PITA")
Lain-lain*) 8.343.186 7.400.164 Others*)
Syariah 27.998.488 29.168.388 Sharia
98.105.323 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Korporasi 13.486.396 15.560.668 Corporate
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah ("UKM") Medium Enterprises ("SME")
UKM 201.584 239.118 SME
UKM+ 98.771 155.696 SME+
Komersial 1.900.094 1.829.522 Commercial
Syariah 2.538.137 2.589.112 Sharia
18.224.982 20.374.116
Jumlah 116.330.305 120.388.581 Total
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) impairment losses
113.148.320 116.485.643
*)
Terdiri dari pinjaman karyawan dan piutang anak perusahaan. *)
Consist of employee loan and receivable of subsidiaries.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
b. Jaminan kredit b. Loan collateral
Jaminan pemberian kredit adalah tanah, Loan collaterals are in the form of land,
bangunan, saham, tabungan, giro, deposito buildings, shares of stock, savings, demand
berjangka (Catatan 19), mesin, persediaan dan deposits, time deposits (Note 19), machinery,
jaminan lain yang dapat diterima oleh Bank. inventories and other collaterals that are
acceptable to the Bank.
124
Page 414
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
b. Jaminan kredit (lanjutan) b. Loan collateral (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, total loans
jumlah kredit yang diberikan yang dijamin which were secured by time
dengan deposito berjangka adalah masing- deposits amounted to Rp5,946,087 and
masing sebesar Rp5.946.087 dan Rp5.116.493. Rp5,116,493, respectively.
c. Berdasarkan sektor ekonomi c. By economic sector
Klasifikasi kredit berdasarkan sektor ekonomi Loans classified by economic sector are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
8010000
Rupiah Rupiah
Pertanian dan perhutanan 739.579 1.026.062 Agriculture and forestry
Pertambangan 183.204 77.699 Mining
Perindustrian 13.758.238 11.896.712 Manufacturing
Listrik, gas dan air 832.292 1.508.401 Electricity, gas and water
Konstruksi 5.670.664 7.870.629 Construction
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 16.457.681 16.921.456 and hotel
Angkutan, gudang dan Transportation, warehouses
komunikasi 2.905.909 2.462.581 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 15.710.530 18.976.173 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 776.074 467.202 Social/public services
Lain-lain *) 41.071.152 38.807.550 Others *)
98.105.323 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Pertanian dan perhutanan 4.638 36.374 Agriculture and forestry
Pertambangan 4.975.065 5.364.726 Mining
Perindustrian 8.413.655 8.689.216 Manufacturing
Listrik, gas dan air 1.138.156 1.935.075 Electricity, gas and water
Konstruksi 300.990 229.184 Construction
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 1.851.370 1.226.566 and hotel
Angkutan, gudang dan Transportation, warehouses
komunikasi 642.962 1.145.328 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 893.307 1.741.798 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 4.839 5.849 Social/public services
18.224.982 20.374.116
Jumlah 116.330.305 120.388.581 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) Allowance for impairment losses
113.148.320 116.485.643
*) Terdiri dari kredit konsumen untuk pemilikan rumah, kendaraan *) This consists of consumer loans for housing, motor vehicles
bermotor dan lainnya. and others.
125
Page 415
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
d. Berdasarkan pihak berelasi d. Based on related party
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
PT Maybank Sekuritas Indonesia 170.277 306 PT Maybank Sekuritas Indonesia
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia 100.062 25.000 PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
Pinjaman karyawan kunci 140.491 118.172 Key management personnel loans
410.830 143.478
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103 Third parties
116.330.305 120.388.581
e. Berdasarkan periode kredit dan sisa umur e. By loan period and maturity
jatuh tempo
Golongan jangka waktu kredit yang diberikan The classification of loans based on loan
berdasarkan periode kredit sebagaimana period, as stated in the loan agreements, and
yang tercantum dalam perjanjian kredit dan the remaining period until maturity were as
waktu yang tersisa sampai dengan saat jatuh follows:
temponya adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan
periode sisa umur periode sisa umur
perjanjian jatuh tempo/ perjanjian jatuh tempo/
kredit/ Based on kredit/ Based on
Based on remaining Based on remaining
08050000_01 loan period until loan period until
period maturity period maturity
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 32.863.873 41.596.311 29.489.911 39.361.450 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 7.984.083 9.602.807 10.965.238 10.606.875 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 25.290.300 26.075.425 27.048.217 28.455.027 > 2 - 5 years
> 5 tahun 31.967.067 20.830.780 32.511.099 21.591.113 > 5 years
98.105.323 98.105.323 100.014.465 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 5.214.051 7.583.535 7.600.200 9.076.003 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 1.665.780 1.817.569 1.854.572 1.503.525 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 3.416.449 7.009.828 3.647.700 8.848.402 > 2 - 5 years
> 5 tahun 7.928.702 1.814.050 7.271.644 946.186 > 5 years
18.224.982 18.224.982 20.374.116 20.374.116
116.330.305 116.330.305 120.388.581 120.388.581
126
Page 416
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
f. Tingkat bunga f. Interest rate
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang The average interest rates per annum charged
dibebankan kepada debitur oleh Bank adalah to debtors by the Bank are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
8060000
Rupiah 8,25% 8,70% Rupiah
Mata uang asing 5,27% 6,14% Foreign currencies
g. Kredit sindikasi g. Syndicated loans
Jumlah kredit sindikasi yang diberikan oleh Total syndicated loans of the Bank as of
Bank per tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024
2024 adalah masing-masing sebesar amounted to Rp8,646,858 and Rp13,604,028,
Rp8.646.858 dan Rp13.604.028. respectively.
Keikutsertaan Bank sebagai pimpinan sindikasi The participation of the Bank as a leader of the
per 31 Desember 2025 adalah antara syndicated loans as of December 31, 2025
5% sampai 50% (31 Desember 2024: 5% sampai ranged from 5% to 50% (December 31, 2024: 5%
67%) dan sebagai anggota sindikasi per 31 to 67%) and as a member of the syndicated
Desember 2025 adalah antara 3% sampai 25% loans as of December 31, 2025 ranged from
(31 Desember 2024: 3% sampai 25%) dari 3% to 25% (December 31, 2024: 3% to 25%) of
jumlah kredit sindikasi. total syndicated loans.
h. Kredit dalam rangka pembiayaan bersama h. Joint financing loans
(joint financing)
Bank mengadakan perjanjian pemberian The Bank entered into joint financing
fasilitas pembiayaan bersama, terutama arrangements, mainly with the subsidiaries,
dengan entitas anak, yaitu WOM dan MIF untuk which are WOM and MIF for financing retail
membiayai kepemilikan kendaraan secara purchases of vehicles. The ultimate credit risk
retail. Risiko kredit Bank dalam pembiayaan of the Bank under the joint financing is with the
bersama tersebut berada pada debitur dari customers of the subsidiaries. The outstanding
entitas anak. Jumlah saldo fasilitas balance of the joint financing arrangements
pembiayaan bersama dengan WOM pada with WOM as of December 31, 2025 is RpNil
Tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar (December 31, 2024: RpNil). The outstanding
RpNihil (31 Desember 2024: RpNihil). Jumlah balance of the joint financing arrangements
saldo fasilitas pembiayaan bersama dengan with MIF as of December 31, 2025 is Rp11,380,286
MIF pada Tanggal 31 Desember 2025 adalah (December 31, 2024: Rp10,346,994). The
sebesar Rp11.380.286 (31 Desember 2024: amounts are recorded under Auto Loans and
Rp10.346.994). Jumlah tersebut dicatat dalam Sharia (Note 12a) and loan-others (Note 12c).
Kredit Kendaraan Bermotor dan Syariah
(Catatan 12a) dan kredit lain-lain
(Catatan 12c).
127
Page 417
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
i. Pinjaman karyawan i. Loans to employees
Pinjaman karyawan Bank terdiri dari kredit yang Loans to the Bank’s employees consist of loans
dibebani bunga khusus dengan jangka waktu granted with special interest rates and with
berkisar antara 1 (satu) sampai dengan 20 (dua terms between 1 (one) to 20 (twenty) years
puluh) tahun yang dilunasi melalui pemotongan and are collected through monthly salary
gaji setiap bulannya. deductions.
Perbedaan antara tingkat bunga pinjaman The difference between the employee loan’s
karyawan dan suku bunga pasar ditangguhkan interest rates and market interest rate is
dan dicatat sebagai beban yang ditangguhkan deferred and recorded as deferred costs for
untuk pinjaman karyawan, bagian dari aset lain- employee loan, part of other assets and will be
lain dan akan diamortisasi menggunakan EIR. amortized using EIR.
j. Kredit restrukturisasi j. Restructured loans
Kredit yang diberikan yang direstrukturisasi Restructured loans include loans with
meliputi antara lain kredit dengan extensions of credit terms and/or reduction of
perpanjangan jangka waktu dan/atau interest rates.
penurunan tingkat bunga.
31 Desember/December 31
2025 2024
Kredit yang direstrukturisasi 4.473.879 6.535.254 Restructured loans
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.829.089) (2.599.384) Allowance for impairment losses
Saldo akhir 2.644.790 3.935.870 Ending balance
k. Cadangan kerugian penurunan nilai k. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk kredit yang credit loss allowances of loans and sharia
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah receivables/financing is as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 83.207.000 2.651.063 2.773.018 31.757.500 120.388.581 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 387.685 (356.103) (31.582) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (3.638.332) 3.654.353 (16.021) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (488.695) (309.472) 798.167 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 23.789.596 150.968 40.414 7.038.574 31.019.552 New assets originated
Perubahan neto (11.422.899) (1.320.579) 45.940 (4.038.777) (16.736.315) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (12.956.781) (431.845) (6.357) (4.126.110) (17.521.093) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (1.321.161) (181.780) (1.502.941) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 578.566 11.027 5.710 87.218 682.521 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 79.456.140 4.049.412 2.288.128 30.536.625 116.330.305 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
128
Page 418
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
k. Cadangan kerugian penurunan nilai k. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk kredit yang credit loss allowances of loans and sharia
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah receivables/financing is as follows:
adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 577.817 460.411 1.375.411 1.489.299 3.902.938 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 41.382 (32.369) (9.013) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (34.368) 36.444 (2.076) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (8.921) (124.484) 133.405 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (155.831) 35.759 820.731 63.345 764.004 Net change
Aset baru 206.721 21.410 18.579 28.799 275.509 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (116.753) (72.079) (6.357) (66.773) (261.962) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (1.321.161) (181.780) (1.502.941) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 1.207 4 1.051 2.175 4.437 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 511.254 325.096 1.010.570 1.335.065 3.181.985 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 70.173.153 4.539.723 3.100.768 30.242.633 108.056.277 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 3.225.960 (3.127.349) (98.611) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.584.598) 1.611.059 (26.461) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (384.345) (103.707) 488.052 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 35.119.148 183.395 59.300 9.374.777 44.736.620 New assets originated
Perubahan neto (9.188.443) (137.686) (18.843) (3.599.629) (12.944.601) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (14.551.709) (322.069) (111.967) (4.290.638) (19.276.383) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (637.510) (80.580) (718.090) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 397.834 7.697 18.290 110.937 534.758 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 83.207.000 2.651.063 2.773.018 31.757.500 120.388.581 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 454.949 481.954 1.229.476 1.210.434 3.376.813 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 110.466 (85.808) (24.658) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (15.746) 19.732 (3.986) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (7.202) (12.497) 19.699 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (155.611) 97.991 789.498 682.129 1.414.007 Net change
Aset baru 292.261 18.938 24.589 45.408 381.196 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (102.768) (63.947) (111.967) (378.167) (656.849) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (637.510) (80.580) (718.090) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 1.468 4.048 90.270 10.075 105.861 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 577.817 460.411 1.375.411 1.489.299 3.902.938 Ending expected credit loss allowance
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
129
Page 419
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
a. Piutang pembiayaan konsumen entitas anak a. The subsidiaries’ consumer financing
receivables
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bruto 9.682.479 9.354.522 receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned consumer financing
konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088) receivables
7.306.916 7.192.434
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (126.843) (116.486) losses
7.180.073 7.075.948
Akun ini merupakan piutang yang dikenakan This account represents interest-bearing
bunga yang timbul terutama dari kegiatan receivables mainly arising from financing
dalam bentuk penyediaan pembiayaan activities for four-wheeled and two-wheeled
kendaraan bermotor roda empat dan dua motor vehicles to consumers with periodic
kepada konsumen dengan pembayaran installment payment schedule.
angsuran secara berkala.
Sebagai jaminan atas piutang yang diberikan, The receivables are secured by fiduciary
entitas anak menerima jaminan dari konsumen transfers of vehicles whereby the subsidiaries
terutama berupa Bukti Pemilikan Kendaraan mainly receive the Motor Vehicle Ownership
Bermotor (“BPKB”) dari kendaraan bermotor Certificates (“BPKB”).
yang dibiayai.
Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank The part of financing which was financed by
pihak ketiga sehubungan dengan transaksi third party banks related to joint financing
kerjasama pembiayaan bersama dengan without recourse basis as of December 31, 2025
pembagian risiko tidak tertagihnya piutang and 2024 amounted to RpNil.
(without recourse) per tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 adalah sebesar RpNihil.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 consumer
piutang pembiayaan konsumen masing- financing receivables amounting to Rp1,398,314
masing sebesar Rp1.398.314 dan Rp2.224.261 and Rp2,224,261 respectively, were pledged as
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman collateral to the subsidiaries’ borrowings
yang diterima entitas anak (Catatan 23) dan (Note 23) and amounting to Rp9,591 and
masing-masing sebesar Rp9.591 dan Rp433,367 respectively, were pledged to the
Rp433.367 dan sebagai jaminan atas utang subsidiary’s bonds issued (Note 22).
obligasi (Catatan 22).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
130
Page 420
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES (continued)
b. Menurut sisa umur jatuh tempo b. By Maturity
31 Desember/December 31
2025 2024
Berdasarkan Berdasarkan
Berdasarkan sisa umur Berdasarkan sisa umur
periode jatuh tempo/ periode jatuh tempo/
perjanjian Based on perjanjian Based on
kredit/ remaining kredit/ remaining
08050000_01 Based on loan period until Based on loan period until
period maturity period maturity
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 380.305 1.039.899 311.428 1.148.896 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 977.246 1.937.013 852.024 2.067.864 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 5.630.495 4.136.144 5.748.334 3.873.892 > 2 - 5 years
> 5 tahun 318.870 193.860 280.648 101.782 > 5 years
7.306.916 7.306.916 7.192.434 7.192.434
c. Tingkat bunga c. Interest rate
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang The average interest rates per annum charged
dibebankan kepada debitur adalah sebagai to debtors are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
PT Maybank Indonesia Finance 7,27% 7,54% PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 34,21% 34,13% PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk piutang credit loss allowances of consumer financing
pembiayaan konsumen adalah sebagai receivables is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 6.273.886 209.544 57.104 651.900 7.192.434 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 51.668 (50.447) (1.221) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (123.437) 123.534 (97) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (41.862) (6.730) 48.592 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 4.823.812 90.790 17.850 422.735 5.355.187 New assets originated
Perubahan neto (2.891.495) (61.319) 116.332 (175.356) (3.011.838) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.791.455) (110.762) (24.946) (121.629) (2.048.792) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (166.832) (13.243) (180.075) Write-offs
Nilai tercatat bruto akhir 6.301.117 194.610 46.782 764.407 7.306.916 Ending gross carrying amount
131
Page 421
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk piutang credit loss allowances of consumer financing
pembiayaan konsumen adalah sebagai receivables is as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
c 31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 45.679 21.948 34.241 14.618 116.486 Beginning expected credit loss allowances
Transfer ke Stage 1 2.939 (2.448) (491) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.989) 2.054 (65) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (1.152) (707) 1.859 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (21.492) 5.156 175.035 12.796 171.495 Net change
Aset baru 40.428 9.517 11.098 12.777 73.820 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (10.862) (14.707) (24.946) (4.368) (54.883) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (166.832) (13.243) (180.075) Write-offs
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 53.551 20.813 29.899 22.580 126.843 Ending expected credit loss allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 7.050.014 230.496 84.077 581.142 7.945.729 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 69.537 (68.255) (1.282) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (138.609) 139.042 (433) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (52.419) (10.412) 62.831 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 4.205.124 118.683 20.829 325.877 4.670.513 New assets originated
Perubahan neto (3.007.654) (78.024) 121.694 (155.390) (3.119.374) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.852.107) (121.986) (22.522) (88.963) (2.085.578) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (208.090) (10.766) (218.856) Write-offs
Nilai tercatat bruto akhir 6.273.886 209.544 57.104 651.900 7.192.434 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 57.930 26.133 47.560 13.665 145.288 Beginning expected credit loss allowances
Transfer ke Stage 1 5.246 (4.781) (465) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (2.668) 2.845 (177) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (1.419) (1.267) 2.686 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (30.430) 4.935 202.691 7.037 184.233 Net change
Aset baru 30.036 11.745 12.558 8.896 63.235 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (13.016) (17.662) (22.522) (4.214) (57.414) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (208.090) (10.766) (218.856) Write-offs
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 45.679 21.948 34.241 14.618 116.486 Ending expected credit loss allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
132
Page 422
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
a. Tagihan akseptasi a. Acceptances receivable
(i) Berdasarkan pihak, mata uang dan pihak (i) By counterparty, currency and related
berelasi party
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Nasabah 148.211 181.069 Debtors
Bank lain 3.843 10.948 Other banks
Sub-jumlah - Rupiah 152.054 192.017 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Bank lain 2.157 - Debtors
Pihak ketiga Third parties
Nasabah 1.763.927 1.379.455 Debtors
Bank lain 539 2.769 Other banks
Sub-jumlah - Mata uang asing 1.766.623 1.382.224 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 1.918.677 1.574.241 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
133
Page 423
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Tagihan akseptasi (lanjutan) a. Acceptances receivable (continued)
(ii) Berdasarkan jatuh tempo (ii) By maturity
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
<= 1 bulan 42.994 73.506 <= 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 49.149 38.846 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 59.911 79.665 > 3 months - 6 months
152.054 192.017
Mata uang asing Foreign currencies
<= 1 bulan 432.916 219.182 <= 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 739.958 594.009 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 587.856 560.664 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 5.893 8.369 > 6 months - 12 months
1.766.623 1.382.224
1.918.677 1.574.241
(iii)Cadangan kerugian penurunan nilai (iii) Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk tagihan akseptasi credit loss allowances of acceptance
sebagai berikut: receivables is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 1.022.485 551.756 - 1.574.241 Beginning gross carrying amount
Aset baru 1.529.524 389.153 - 1.918.677 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.022.485) (551.756) - (1.574.241) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs - - - - Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 1.529.524 389.153 - 1.918.677 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 2.234 942 - 3.176 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (105) - - (105) Net change
Aset baru 2.775 592 - 3.367 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.234) (942) - (3.176) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 105 - - 105 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 2.775 592 - 3.367 Ending expected credit loss allowance
134
Page 424
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Tagihan akseptasi (lanjutan) a. Acceptances receivable (continued)
(iii) Cadangan kerugian penurunan nilai (iii) Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 784.812 1.883 - 786.695 Beginning gross carrying amount
Aset baru 1.022.485 551.756 - 1.574.241 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (784.812) (1.883) - (786.695) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 1.022.485 551.756 - 1.574.241 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 1.064 1 - 1.065 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (899) - - (899) Net change
Aset baru 2.234 942 - 3.176 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (1.064) (1) - (1.065) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 899 - - 899 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 2.234 942 - 3.176 Ending expected credit loss allowance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses is
dihitung sesuai dengan kebijakan pada calculated using policy which is inline with
Catatan 2n. Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai telah for impairment losses is adequate.
memadai.
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptances payable
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Bank lain 114.451 97.514 Other banks
Nasabah 12.845 21.950 Debtors
Sub-jumlah - Rupiah 127.296 119.464 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Bank lain 12.901 56.085 Other banks
Pihak ketiga Third parties
Bank lain 1.747.331 1.228.238 Other banks
Nasabah 2.696 12.442 Debtors
1.750.027 1.240.680
Sub-jumlah - Mata uang asing 1.762.928 1.296.765 Sub-total - Foreign currencies
1.890.224 1.416.229
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- are disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
135
Page 425
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset tetap - neto 3.197.411 3.389.861 Fixed assets - net
Aset hak guna - neto 589.610 602.351 Right-of-use assets - net
3.787.021 3.992.212
a. Aset Tetap a. Fixed Assets
31 Desember/December 31
2025 2024
Biaya perolehan/nilai penilaian
kembali At cost/revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.399.420 2.561.788 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 714.512 738.227 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.743.080 1.747.469 Office equipment
Instalasi 375.116 400.606 Installations
Kendaraan bermotor 100.067 99.485 Vehicles
5.332.195 5.547.575
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 548.938 566.265 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.187.746 1.182.531 Office equipment
Instalasi 332.089 351.711 Installations
Kendaraan bermotor 66.011 57.207 Vehicles
2.134.784 2.157.714
Nilai buku neto 3.197.411 3.389.861 Net book value
136
Page 426
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Mutasi aset tetap dan akumulasi penyusutan Movements of consolidated fixed assets and
konsolidasian adalah sebagai berikut: accumulated depreciation are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Penjabaran
kurs/ Reklasifikasi
Reklasifikasi/ aktiva
Foreign tetap tanah/
currency Reclassification
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ translation/ in fixed asset 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Deductions Reclassifications for land December 31
Biaya perolehan/Nilai penilaian
kembali At cost/Revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.561.788 - 28.053 - (134.315) 2.399.420 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 738.227 29.077 52.792 - - 714.512 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.747.469 140.886 146.018 743 - 1.743.080 Office equipment
Instalasi 400.606 11.386 36.066 (810) - 375.116 Installations
Kendaraan bermotor 99.485 11.765 11.172 (11) - 100.067 Vehicles
5.547.575 193.114 274.101 (78) (134.315) 5.332.195
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 566.265 29.438 46.765 - - 548.938 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.182.531 150.384 145.795 626 - 1.187.746 Office equipment
Instalasi 351.711 16.848 35.551 (919) - 332.089 Installations
Kendaraan bermotor 57.207 17.721 9.021 104 - 66.011 Vehicles
2.157.714 214.391 237.132 (189) - 2.134.784
Nilai buku neto 3.389.861 3.197.411 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Penjabaran Selisih penilaian
kurs/ kembali aktiva
Reklasifikasi/ tetap tanah/
Foreign Revaluation
currency surplus
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ translation/ in fixed asset 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Deductions Reclassifications for land December 31
Biaya perolehan/Nilai penilaian
kembali At cost/Revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.428.488 6.444 1.458 (3.535) 131.849 2.561.788 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 696.642 47.656 1.003 (5.068) - 738.227 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.627.903 260.845 144.299 3.020 - 1.747.469 Office equipment
Instalasi 420.078 34.229 50.645 (3.056) - 400.606 Installations
Kendaraan bermotor 90.230 26.459 17.216 12 - 99.485 Vehicles
5.263.341 375.633 214.621 (8.627) 131.849 5.547.575
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 541.906 28.325 744 (3.222) - 566.265 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.133.885 164.643 116.033 36 - 1.182.531 Office equipment
Instalasi 385.707 16.373 50.357 (12) - 351.711 Installations
Kendaraan bermotor 55.501 14.994 13.337 49 - 57.207 Vehicles
2.116.999 224.335 180.471 (3.149) - 2.157.714
Nilai buku neto 3.146.342 3.389.861 Net book value
Beban penyusutan yang dibebankan pada tahun The depreciation expenses for the year ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024 amounted to
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing- Rp214,391 and Rp224,335, respectively.
masing sebesar Rp214.391 dan Rp224.335.
Reklasifikasi aktiva tetap merupakan tanah yang Reclassification of fixed assets refers to land that
dipindahkan dari aset tetap ke properti has been transferred from fixed assets to
terbengkalai karena sudah tidak digunakan untuk abandoned property because it is no longer used
kegiatan operasional utama Bank. for the Bank’s main operational activities.
137
Page 427
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Pengurangan aset tetap terutama berasal dari The reduction in fixed assets mainly comes from
penghapusan dan penjualan aset. Berikut rincian asset write-offs and sales. The following are sale
penjualan aset: of assets with details:
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai buku 2.596 4.389 Book value
Harga jual 8.011 8.069 Selling price
Laba penjualan aset tetap (Catatan 42) 5.415 3.680 Gains from sale of fixed assets (Note 42)
Pada tahun 2024 (sebelumnya pernah In 2024 (previously performed in 2016, 2018
dilakukan juga pada tahun 2016, 2018 dan and 2021), Group performed fixed assets
2021), Grup melakukan penilaian kembali aset revaluation on land located in Indonesia.
tetap berupa tanah yang berada di Based on Independent Appraisal report which
Indonesia. Berdasarkan laporan dari Penilai was performed by independent appraiser
Independen dari KJPP Susan Widjojo dan KJPP Susan Widjojo dan Rekan signed by
Rekan yang ditandatangani Susan Widjojo, Susan Widjojo, MAPPI (Cert) dated December
MAPPI (Cert) pada 23 Desember 2024, metode 23, 2024, the methods used are market data
yang digunakan dalam penilaian kembali approach. The revaluation date is on
aset tetap adalah metode pendekatan November 30, 2024.
data pasar. Tanggal penilaian adalah
30 November 2024.
Penilaian dilakukan sesuai dengan dan Appraisals are performed based on
tunduk kepada ketentuan-ketentuan dari Indonesian Appraisers Ethics Code,
Kode Etik Penilai Indonesia, Standar Penilaian Indonesian Appraisal Standards and POJK
Indonesia dan Peraturan POJK Nomor No.28/POJK.04/2021 concerning Guidelines for
28/POJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian Valuation and Presentation of Property
dan Penyajian Laporan Penilai Properti di Appraisal General Concept and Principal
Pasar Modal. Konsep dan Prinsip Umum point 17 year 2015, based on references from
Penilaian (KPUP) poin 17 tahun 2015, recent market transactions and performed
ditentukan berdasarkan transaksi pasar under common requirements and using
terkini dan dilakukan dengan ketentuan- appraisal approach.
ketentuan yang lazim dan menggunakan
pendekatan penilaian.
Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai In the fair value measurement of the land, the
Independen memperhitungkan kemampuan Independent Appraisers takes into account a
peserta pasar untuk menghasilkan manfaat market participant’s ability to generate
ekonomi dengan penggunaan tertinggi dan economic benefits by using the assets in its
terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke highest and best use or by selling it to another
peserta pasar lain yang akan menggunakan market participant that would use the assets in
aset pada kondisi tertinggi dan penggunaan its highest and best use. The revaluation of land
terbaik. Penilaian kembali yang dilakukan resulted in increase of carrying amount
atas tanah menghasilkan kenaikan nilai amounted to Rp131,849 which was recognized
tercatat sebesar Rp131.849 dan dicatat as part of equity as fixed assets revaluation
sebagai bagian dari ekuitas sebagai surplus surplus and other comprehensive income.
revaluasi aset tetap dan penghasilan
komprehensif lain.
138
Page 428
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Revaluasi atas tanah terakhir dilakukan oleh The latest revaluation of land was
Bank untuk tahun yang berakhir 31 Desember conducted by the Bank for the year ended
2024. Tabel berikut menyajikan perbandingan December 31, 2024. The following table
antara model biaya dan model revaluasi, presents a comparison between cost model
yang telah dikurangi pengurangan serta and revaluation model, after deductions
reklasifikasi pada tanggal 31 Desember 2025 and reclassifications as of December 31,
dan 31 Desember 2024: 2025 and December 31, 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Model biaya/ Model revaluasi/
Cost model Revaluation model
Tanah 424.221 2.399.420 Land
31 Desember/December 31 , 2024
Model biaya/ Model revaluasi/
Cost model Revaluation model
Tanah 452.274 2.561.788 Land
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen non- The table below shows the non-financial
keuangan yang diakui pada nilai wajar instruments recognized at fair value based on
berdasarkan hirarki yang digunakan Bank the hierarchy used by the Bank in
untuk menentukan dan mengungkapkan nilai determining and disclosing the fair value of
wajar dari instrumen non-keuangan: non-financial instruments:
(i) Tingkat 1: Dikutip dari harga pasar aktif (i) Level 1: Quoted (unadjusted) prices in
untuk aset atau liabilitas yang identik; active markets for identical assets or
liabilities;
(ii) Tingkat 2: Teknik valuasi di mana seluruh (ii) Level 2: Valuation techniques for which all
input yang memiliki efek signifikan inputs which have a significant effect on
terhadap nilai wajar yang tercatat dapat the recorded fair value are observable
diobservasi baik secara langsung atau either directly or indirectly;
tidak langsung;
(iii) Tingkat 3: Teknik valuasi di mana seluruh (iii) Level 3: Valuation techniques which use
input yang memiliki efek signifikan inputs that have a significant effect on
terhadap nilai wajar yang tercatat tidak the recorded fair value that are not
dapat diobservasi dari data pasar. based on observable market data.
31 Desember/December 31, 2025
Nilai wajar/Fair value
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah - 2.399.420 - 2.399.420 Land
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar/Fair value
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah - 2.561.788 - 2.561.788 Land
139
Page 429
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Nilai wajar tingkat 2 dari tanah dihitung Level 2 fair value of land is calculated using
dengan menggunakan pendekatan the comparable market data approach. The
perbandingan harga pasar. Harga pasar dari approximate market prices of comparable
tanah yang paling mendekati disesuaikan land are adjusted for differences in key
dengan perbedaan atribut utama seperti attributes such as property size, location and
ukuran aset, lokasi dan penggunaan aset. use of an asset. The most significant input into
Input yang paling signifikan dalam this valuation approach is price per square
pendekatan penilaian ini adalah asumsi harga meter assumptions.
per meter.
Bank dan entitas anak memiliki sejumlah The Bank and subsidiaries owned numbers of
bidang tanah dengan hak kepemilikan berupa parcels of land with Building Use Rights (Hak
Hak Guna Bangunan yang akan jatuh tempo Guna Bangunan or “HGB”) that will expire
antara tahun 2026 sampai 2055 yang between 2026 and 2055 which are spread all
tersebar di seluruh Indonesia di mana over Indonesia where Bank’s branches are
cabang Bank berada. Manajemen located. Management believes that the land
berpendapat hak atas tanah tersebut dapat rights can be extended.
diperpanjang.
Manajemen berpendapat tidak terdapat Management believes that there is no
indikasi penurunan nilai atas aset tetap yang impairment in the value of fixed assets owned
dimiliki Bank. by the Bank.
Aset tetap Bank, kecuali tanah, diasuransikan Fixed assets of the Bank, except land, were
terhadap risiko kebakaran dan pencurian pada insured against risk of fire and theft As of
Tanggal 31 Desember 2025 kepada December 31, 2025 with the Bank’s related
perusahaan asuransi pihak terkait Bank yaitu party insurance company which is PT Asuransi
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia dan Etiqa Internasional Indonesia and the Bank’s
perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu third parties insurance companies which are
Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman, Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman,
Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great
Eastern Insurance Indonesia, Asuransi Central Eastern Insurance Indonesia, Asuransi Central
Asia dan PT Malacca Trust Wuwungan Asia and PT Malacca Trust Wuwungan
Insurance dengan nilai pertangggungan Insurance with the insured amount of
sebesar Rp2.566.122 dan USD7.004.785 dan Rp2,566,122 and USD7,004,785 and December
31 Desember 2024 kepada perusahaan 31, 2024 with the Bank’s related party insurance
asuransi pihak terkait Bank yaitu PT Asuransi company which is PT Asuransi Etiqa
Etiqa Internasional Indonesia dan perusahaan Internasional Indonesia and the Bank’s third
asuransi pihak ketiga Bank yaitu Asuransi Sinar parties insurance companies which are
Mas, Asuransi Harta Aman, Asuransi Allianz Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman,
Utama Indonesia, Great Eastern Insurance Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great
Indonesia dan Asuransi Central Asia dengan Eastern Insurance Indonesia and Asuransi
nilai pertangggungan sebesar Rp2.176.011 dan Central Asia with the insured amount of
USD6.115.285. Manajemen berpendapat bahwa Rp2,176,011 and USD6,115,285. Management
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk believes that the insurance coverage is
menutupi kemungkinan kerugian atas aset adequate to cover possible losses on the
yang dipertanggungkan. assets insured.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the gross
jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap amount of fixed assets which have been fully
yang telah disusutkan penuh dan masih depreciated and still being used amounted to,
digunakan adalah masing-masing sebesar Rp1,441,651 and Rp1,632,816, respectively.
Rp1.441.651 dan Rp1.632.816.
140
Page 430
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Penambahan dan pengurangan aset tetap Additions and deductions of the Bank’s fixed
Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan assets as of December 31, 2025 and 2024,
2024 terutama terdiri dari perangkat keras mainly consists of computer hardware, ATM
komputer, mesin ATM, tanah, bangunan dan machines, land, buildings and motor vehicles
kendaraan bermotor yang digunakan untuk used for the Bank’s operational activities.
aktivitas operasional Bank.
b. Aset hak-guna b. Right-of-use Assets
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset The reconciliation of right-of-use assets by
hak-guna adalah sebagai berikut: major classifications were as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Bangunan/ Kendaraan Bermotor / Sentra Data / Jumlah/
Premises Motor Vehicle Data centre Total
Nilai bruto Gross balance
Saldo awal 863.025 - 128.818 991.843 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 91.058 43.327 - 134.385 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (88.943) - (72.168) (161.111) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan 31.873 - - 31.873 Modification for the year
Saldo akhir 897.013 43.327 56.650 996.990 Ending balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Saldo awal 298.048 - 91.444 389.492 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 141.385 8.665 14.300 164.350 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (83.202) - (63.260) (146.462) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan - - - - Modification for the year
Saldo akhir 356.231 8.665 42.484 407.380 Ending balance
Nilai buku neto 540.782 34.662 14.166 589.610 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Bangunan/ Kendaraan Bermotor / Sentra Data / Jumlah/
Premises Motor Vehicle Data centre Total
Nilai bruto Gross balance
Saldo awal 847.721 64.997 129.112 1.041.830 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 80.731 - - 80.731 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (75.721) (64.997) - (140.718) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan 10.294 - (294) 10.000 Modification for the year
Saldo akhir 863.025 - 128.818 991.843 Ending balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Saldo awal 239.870 51.943 68.135 359.948 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 136.441 13.054 23.309 172.804 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (75.721) (64.997) - (140.718) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan (2.542) - - (2.542) Modification for the year
Saldo akhir 298.048 - 91.444 389.492 Ending balance
Nilai buku neto 564.977 - 37.374 602.351 Net book value
141
Page 431
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
b. Aset hak-guna (lanjutan) b. Right-of-use Assets (continued)
Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut Statement of profit or loss shows the following
berkaitan dengan sewa: amounts related to leases:
Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Beban penyusutan aset hak-guna: Depreciation expenses of right-of-use assets:
- Bangunan 141.385 136.443 Premises -
- Kendaraan bermotor 8.665 13.052 Motor vehicle -
- Sentra data 14.300 23.309 Data centre -
164.350 172.804
Beban bunga (Catatan 25): Interest expenses (Note 25):
- Bangunan 35.368 37.463 Premises -
- Kendaraan bermotor 3.230 468 Motor vehicle -
- Sentra data 1.488 3.544 Data centre -
40.086 41.475
Beban berkaitan dengan sewa jangka Expenses relating to short term leases
pendek (kurang dari 12 bulan) 23.037 13.795 (less than 12 months)
227.473 228.074
Penambahan dan pengurangan aset hak- Additions and deductions of the Bank’s right-
guna Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan of-use assets as of December 31, 2025 and
2024 terutama terdiri dari bangunan dan 2024 mainly consists of premises and motor
kendaraan bermotor yang digunakan untuk vehicle used for the Bank’s operational
aktivitas operasional Bank. activities.
16. ASET TIDAK BERWUJUD DAN GOODWILL 16. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
Aset tidak berwujud terdiri dari perangkat lunak dan Intangible assets consist of computer software and
goodwill. goodwill.
31 Desember/December 31
2025 2024
Perangkat lunak - neto 341.512 359.233 Computer software - net
Goodwill 7.128 7.128 Goodwill
348.640 366.361
142
Page 432
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TIDAK BERWUJUD DAN GOODWILL (lanjutan) 16. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL (continued)
a. Perangkat lunak a. Computer software
31 Desember/December 31, 2025
Koreksi
translasi/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Translation 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Disposals adjustment December 31
Perangkat lunak Computer software
Biaya perolehan 1.496.991 114.263 (44.012) (292) 1.566.950 At cost
Akumulasi amortisasi (1.137.758) (126.401) 38.438 283 (1.225.438) Accumulated amortization
Nilai buku neto 359.233 341.512 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Koreksi
translasi/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Translation 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Disposals adjustment December 31
Perangkat lunak Computer software
Biaya perolehan 1.377.463 129.052 (9.833) 309 1.496.991 At cost
Akumulasi amortisasi (1.020.967) (116.830) 327 (288) (1.137.758) Accumulated amortization
Nilai buku neto 356.496 359.233 Net book value
Penambahan dan pengurangan aset tidak Additions and deductions of the Bank’s
berwujud Bank pada tanggal 31 Desember intangible assets as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 terutama terdiri dari perangkat 2024, mainly consists of software and licenses
lunak dan lisensi yang digunakan untuk used for the Bank and subsidiaries operational
aktivitas operasional Bank dan entitas anak. activities.
b. Goodwill b. Goodwill
Goodwill timbul dari akumulasi pembelian Goodwill arose from the accumulated
50,03% dari jumlah saham yang dikeluarkan purchase of 50.03% of the issued shares of the
oleh entitas anak PT Wahana Ottomitra subsidiary PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Multiartha Tbk (WOM) (Catatan 1b). (WOM) (Note 1b).
Sebelum tanggal 1 Januari 2011, goodwill yang Before January 1, 2011, goodwill from the
timbul dari akuisisi WOM sebesar Rp235.067 acquisition of WOM amounted to Rp235,067
diamortisasi menggunakan metode garis lurus, was amortized using straight line method, with
dengan pertimbangan atas estimasi manfaat consideration of the estimated economic
ekonomis atas goodwill tersebut. Efektif tanggal value of the goodwill. Starting January 1, 2011,
1 Januari 2011, sesuai PSAK 103 (Revisi 2009): according to SFAS 103 (Revision 2009): Business
Kombinasi Bisnis, goodwill tidak diamortisasi Combination, goodwill was not amortized
tetapi diuji penurunan nilai setiap tahunnya. anymore, but subject to impairment
Bank secara berkala melakukan evaluasi assessment annually. Bank periodically
terhadap penurunan nilai goodwill tersebut evaluates the goodwill impairment based on
sesuai PSAK 236: Penurunan Nilai Aset. SFAS 236: Impairment of Assets.
Goodwill sejumlah Rp7.128 merupakan hasil Goodwill amounting to Rp7,128 resulted from
bersih akumulasi amortisasi goodwill yang telah the net accumulated amortization of goodwill
dihentikan per tanggal 1 Januari 2011 sesuai which has been ceased as of January 1, 2011 in
dengan Ketentuan Transisi PSAK 103: Kombinasi accordance to the Transition Rule SFAS 103:
Bisnis. Business Combinations.
Manajemen berpendapat tidak terdapat Management believes that there were no
indikasi penurunan nilai atas aset tidak indications of impairment in the value of
berwujud yang dimiliki Bank. intangible assets which are owned by the Bank.
143
Page 433
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN ASET LAIN-LAIN 17. PREPAYMENTS AND OTHER ASSETS
31 Desember/December 31
2025 2024
Tagihan penyelesaian penjualan efek-efek 1.198.066 29.612 Receivables from settlement of securities
Piutang bunga - neto 1.190.842 1.047.538 Interests receivable - net
Tagihan lainnya - neto 994.316 1.203.545 Other receivables - net
Agunan yang diambil alih - neto 704.558 781.806 Foreclosed assets - net
Uang muka pembelian Advanced payment for computer
software komputer 502.605 291.318 software purchase
Setoran jaminan 471.723 57.844 Guarantee deposits
Beban dibayar dimuka 362.927 307.682 Prepayments
Uang muka pembelian aset tetap Advances payment for fixed assets
dan renovasi gedung 355.017 356.293 purchase and building renovation
Beban ditangguhkan kredit 330.509 288.288 Deferred expense on loans
Beban ditangguhkan simpanan nasabah 85.030 83.080 Deferred expense on customer deposits
Properti terbengkalai - neto 47.110 20.088 Abandoned properties - net
Tagihan card center dan Mastercard 17.160 24.075 Card center receivables and Mastercard
Keanggotaan golf 16.335 15.587 Golf membership
Bea materai 10.710 12.118 Custom fees
Lain-lain - neto 108.885 116.107 Others - net
6.395.793 4.634.981
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beban As of December 31, 2025 and 2024, prepayments
dibayar di muka dan aset lain-lain dengan pihak and other assets with related parties which is
berelasi yang berasal dari tagihan lainnya - neto derived from other receivables - net is amounted
adalah masing-masing sebesar Rp438.294 dan to Rp Rp438,294 and Rp146,128, respectively
Rp146.128 (Catatan 44). (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Tagihan lainnya - neto termasuk pembayaran atas Other receivables - net including payment of tax
pemeriksaan pajak yang masih dalam proses audit which are still in objection or appeal
keberatan atau banding (Catatan 24) dan setoran processes (Note 24) and margin deposit for
margin atas transaksi derivatif. derivative transaction.
Agunan yang diambil alih terutama terdiri dari tanah, Foreclosed assets are mainly comprised of land,
bangunan dan kendaraan bermotor. building and motor vehicle.
Beban dibayar di muka terutama terdiri dari pajak Prepayments are mainly comprised of prepaid tax,
dibayar di muka, pemeliharaan aset tetap dan fixed assets maintenances and software
pemeliharaan perangkat lunak. maintenances.
144
Page 434
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN ASET LAIN-LAIN 17. PREPAYMENTS AND OTHER ASSETS (continued)
(lanjutan)
Properti terbengkalai - neto adalah aset tetap yang Abandoned properties - net are fixed assets held by
dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan the Bank but not used for its customary banking
usaha bank yang lazim. business.
Lain-lain - neto terutama terdiri dari tagihan transaksi Others - net are mainly comprised of receivables in
perbankan. relation to banking transactions.
Cadangan kerugian untuk properti terbengkalai untuk Allowance for possible losses on abandoned
tahun yang berakhir pada tanggal properties for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 amounted to Rp1,968.
sebesar Rp1.968.
Perubahan cadangan kerugian untuk agunan yang The changes in the allowance for possible losses on
diambil alih adalah sebagai berikut: foreclosed assets are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 171.933 165.294 Beginning balance
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 39) 21.201 18.263 the year (Note 39)
Penghapusan selama
tahun berjalan (20.598) (11.624) Write-off during the year
Saldo akhir 172.536 171.933 Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The changes in the allowance for impairment
untuk tagihan lainnya adalah sebagai berikut: losses on other receivables were as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 79.658 85.115 Beginning balance
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 38) 11.128 1.947 the year (Note 38)
Penghapusan selama tahun
berjalan (1.154) (8.177) Write-off during the year
Selisih akibat perbedaan kurs 604 773 Exchange rate differences
Saldo akhir 90.236 79.658 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for possible
kerugian dan cadangan kerugian penurunan nilai losses and the allowance for impairment losses are
telah memadai. adequate.
145
Page 435
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEGERA 18. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek 1.173.617 22.907 Payable for settlement of securities
Utang dealer 163.968 165.768 Payables to dealers
Liabilitas terkait simpanan nasabah 151.712 30.099 Liabilities related to customers' deposits
Liabilitas pembelian aset tetap Liabilities related to purchase of fixed assets
dan perangkat lunak 143.046 200.936 and software
Pemindahbukuan transaksi ATM 133.111 144.485 Transfer for ATM transactions
Liabilitas penyelesaian transaksi Settlement liabilities for credit card
kartu kredit dan travel cheque 109.512 98.297 and travel cheque transactions
Titipan asuransi konsumen 80.632 109.967 Insurance advances from customers
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 26.416 48.678 Liabilities related to loan
Liabilitas terkait transaksi syariah 14.425 10.066 Liabilities related to sharia transactions
Utang notaris dan pihak ketiga 14.098 16.284 Payables to notary and third parties
Titipan konsumen 13.115 12.771 Consumer advances
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM 9.937 6.959 Settlement liabilities for ATM transactions
Liabilitas premi asuransi nasabah 1.884 1.834 Liabilities related to customers' insurance premium
Liabilitas terkait Letter of Credit 9 - Liabilities related to Letter of Credit
Liabilitas perbankan lainnya 123.195 158.420 Other banking liabilities
Sub-jumlah - Rupiah 2.158.677 1.027.471 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Liabilitas terkait simpanan nasabah 107.572 3.404 Liabilities related to customers' deposits
Liabilitas terkait Letter of Credit 17.417 14.523 Liabilities related to Letter of Credit
Liabilitas pembelian aset tetap Liabilities related to purchase of fixed assets
dan perangkat lunak 10.095 14.141 and software
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 2.564 1.960 Liabilities related to loan
Liabilitas penyelesaian surat berharga 2.327 - Payable for settlement of securities
Liabilitas terkait transaksi syariah 3 - Liabilities related to sharia transactions
Liabilitas perbankan lainnya 17.399 9.076 Other banking liabilities
Sub-jumlah - Mata uang asing 157.377 43.104 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 2.316.054 1.070.575 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there were
transaksi dengan pihak berelasi masing-masing transactions with related parties amounted to
adalah sebesar Rp409 dan Rp1.014 (Catatan 44). Rp409 and Rp1,014, respectively (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek Payable for settlement of securities represent
merupakan transaksi yang terkait dengan amounts due to counterparties in relation to
kewajiban pada pihak ketiga yang terjadi dari securities purchase transactions that were
transaksi pembelian Surat Berharga oleh bank. outstanding as of the reporting date.
Utang dealer merupakan utang sehubungan Payables to dealers are in connection with
dengan transaksi pembelian kendaraan bermotor purchases of vehicles by the subsidiaries for
oleh entitas anak untuk pembiayaan konsumen. consumer financing.
Liabilitas terkait simpanan nasabah merupakan Liabilities related to customers' deposits are related
transaksi yang terkait dengan kewajiban to liabilities on the savings and time of deposits.
sehubungan dengan tabungan dan deposito.
Liabilitas pembelian aset tetap dan perangkat Liabilities related to purchase of assets and
lunak merupakan kewajiban sehubungan dengan software consist of liabilities related with the
pengadaan aset tetap dan software. procurement of fixed assets and software.
146
Page 436
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEGERA (lanjutan) 18. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY (continued)
Pemindahbukuan transaksi ATM terutama terdiri Transfer for ATM transaction mainly consist of
dari kewajiban sehubungan dengan adanya liabilities related to withdrawal and transfer
transaksi penarikan tunai dan pemindahbukuan transactions done by customers using other Bank's
yang dilakukan oleh nasabah Bank menggunakan ATM machine and ATM Bersama (including ATM
mesin ATM milik bank lain dan ATM Bersama Prima and ATM Xlink).
(termasuk ATM Prima dan ATM Xlink).
Liabilitas penyelesaian transaksi kartu kredit dan Settlement liabilities for credit card and travel
travel cheque terutama terdiri dari liabilitas kepada cheque transactions mainly consist of payables to
merchant kartu kredit yang belum diselesaikan dan credit card merchants and outstanding travel
travel cheque yang masih beredar. cheques.
Titipan asuransi konsumen merupakan titipan Insurance advances from customers represent
premi asuransi dari konsumen entitas anak untuk insurance premium received from subsidiaries’
dibayarkan ke perusahaan asuransi sehubungan customers to be paid to insurance companies in
dengan transaksi pembiayaan konsumen. relation to consumer financing transactions.
Liabilitas terkait kredit yang diberikan merupakan Liabilities related to loan consist of other
transaksi lainnya yang terkait dengan kewajiban transaction related to obligation of loan (including
pada bagian kredit (termasuk premi asuransi yang insurance premium paid by debtors that have not
dibayar oleh debitur yang belum disetor pada been deposited to the insurance company).
perusahaan asuransi).
Liabiltas terkait transaksi syariah merupakan Liabilities related to sharia transactions are related
transaksi yang terkait dengan pembiayaan syariah to sharia financing transactions and payment of
dan pembayaran dana sosial atau denda oleh social funds or fines by customers (Ta’Widh).
nasabah (Ta’Widh).
Utang notaris dan pihak ketiga merupakan Payables to notary and third parties are related to
transaksi yang terkait dengan pemakaian jasa the use of notary services and procurement of
notaris dan pengadaan barang atau jasa. goods or services.
Titipan konsumen merupakan utang yang timbul Consumers’ advances represent payables in
sehubungan dengan penerimaan angsuran dari connection with the installment payment from
konsumen dan penerimaan penjualan agunan customers and cash received from sales of
yang diambil alih yang belum diselesaikan. foreclosed assets that have not been settled.
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM terutama Settlement liabilities for ATM transaction mainly
terdiri dari kewajiban pada bank lain terkait dengan consist of liabilities to other Banks related to card
penyelesaian transaksi kartu menggunakan mesin transactions settlement using EDC machine
EDC melalui jaringan Prima dan ALTO. through Prima and ALTO network.
Liabilitas premi asuransi nasabah merupakan Liabilities of customers' insurance premium are in
transaksi sehubungan dengan pembayaran premi connection with the payment of customers'
asuransi oleh nasabah. insurance.
Liabilitas terkait Letter of Credit merupakan Liabilities related to Letter of Credit are in
transaksi yang terkait dengan kewajiban produk connection with liabilities to Letter of Credit product.
Letter of Credit.
Liabilitas perbankan lainnya terutama terdiri dari Other banking liabilities mainly consist of
transaksi yang masih dalam proses dan liabilitas transactions, which are still in process and other
segera lainnya. obligations due immediately.
147
Page 437
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Giro 255.235 280.192 Demand deposits
Tabungan 54.856 34.093 Savings deposits
Deposito berjangka 76.883 90.013 Time deposits
386.974 404.298
Pihak ketiga Third parties
Giro 44.088.523 39.319.637 Demand deposits
Tabungan 22.471.929 23.268.245 Savings deposits
Deposito berjangka 49.246.670 56.011.711 Time deposits
115.807.122 118.599.593
116.194.096 119.003.891
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities are
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
a. Giro a. Demand deposits
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 158.564 273.550 Rupiah
Mata uang asing 96.671 6.642 Foreign currencies
255.235 280.192
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 30.947.601 27.161.987 Rupiah
Mata uang asing 13.140.922 12.157.650 Foreign currencies
44.088.523 39.319.637
44.343.758 39.599.829
148
Page 438
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro (lanjutan) a. Demand deposits (continued)
Tingkat bunga rata-rata per tahun: Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 3,61% 3,30% Rupiah
Mata uang asing 2,47% 2,49% Foreign currencies
Saldo giro yang diblokir atau dijadikan jaminan Total demand deposits which are blocked or
kredit pada 31 Desember 2025 adalah sebesar under lien as of December 31, 2025 amounted
Rp2.824.260 (31 Desember 2024: Rp1.890.474). to Rp2,824,260 (December 31, 2024:
Rp1,890,474).
Pada 31 Desember 2025, jumlah giro Wadiah As of December 31, 2025, total Wadiah demand
yang dikelola oleh unit Syariah Bank untuk deposits managed by the Bank’s Sharia unit in
Rupiah dan mata uang asing masing-masing Rupiah and foreign currencies amounted to
sebesar Rp1.745.658 dan Rp35.542 Rp1,745,658 and Rp35,542 (December 31, 2024:
(31 Desember 2024: Rp1.154.997 dan Rp73.854) Rp1,154,997 and Rp73,854) and for Mudharabah
dan giro Mudharabah masing-masing sebesar demand deposit amounted to Rp7,252,027 and
Rp7.252.027 dan Rp1.760.727 (31 Desember 2024: Rp1,760,727 (December 31, 2024: Rp6,043,649
Rp6.043.649 dan Rp2.216.504). and Rp2,216,504), respectively.
b. Tabungan b. Savings deposits
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 52.397 30.235 Rupiah
Mata uang asing 2.459 3.858 Foreign currencies
54.856 34.093
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 19.505.786 20.470.456 Rupiah
Mata uang asing 2.966.143 2.797.789 Foreign currencies
22.471.929 23.268.245
22.526.785 23.302.338
149
Page 439
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Savings deposits (continued)
(ii) Berdasarkan jenis: (ii) By type:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pendidikan 131.466 216.745 Education
Syariah 9.975.782 10.289.303 Sharia
Lain-lain 9.450.935 9.994.643 Others
19.558.183 20.500.691
Mata uang asing Foreign currencies
Pendidikan 1.813 3.528 Education
Syariah 575.156 460.102 Sharia
Lain-lain 2.391.633 2.338.017 Others
2.968.602 2.801.647
22.526.785 23.302.338
(iii) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iii) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 1,03% 1,31% Rupiah
Mata uang asing 0,72% 0,42% Foreign currencies
Saldo tabungan yang diblokir atau dijadikan Total savings deposits which are blocked or
jaminan kredit pada 31 Desember 2025 adalah under lien as of December 31, 2025 amounted
sebesar Rp8.366 (31 Desember 2024: Rp2.128). to Rp8,366 (December 31, 2024: Rp2,128).
Pada 31 Desember 2025, jumlah tabungan As of December 31, 2025, total Mudharabah
Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah savings deposits managed by the Bank’s
Bank untuk Rupiah dan mata uang asing Sharia unit in Rupiah and foreign currencies
masing-masing sebesar Rp9.834.622 dan amounted to Rp9,834,622 and Rp571,591
Rp571.591 (31 Desember 2024: Rp10.170.910 dan (December 31, 2024: Rp10,170,910 and
Rp456.983) dan tabungan Wadiah masing- Rp456,983) and for Wadiah savings deposit
masing sebesar Rp141.160 dan Rp3.565 amounted to Rp141,160 and Rp3,565
(31 Desember 2024: Rp118.393 dan Rp3.119). (December 31, 2024: Rp118,393 and Rp3,119),
respectively.
150
Page 440
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka c. Time deposits
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 55.967 71.145 Rupiah
Mata uang asing 20.916 18.868 Foreign currencies
76.883 90.013
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 37.809.671 43.163.897 Rupiah
Mata uang asing 11.436.999 12.847.814 Foreign currencies
49.246.670 56.011.711
49.323.553 56.101.724
(ii) Berdasarkan periode deposito berjangka: (ii) Based on period of time deposits:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 17.319.528 15.451.593 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 12.377.810 15.351.435 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3.771.545 7.792.693 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 4.383.792 4.613.705 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 12.963 25.616 > 12 months
37.865.638 43.235.042
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 6.296.658 5.034.766 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 2.415.728 3.876.704 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 1.639.877 2.331.056 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 1.075.809 1.620.283 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 29.843 3.873 > 12 months
11.457.915 12.866.682
49.323.553 56.101.724
151
Page 441
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka (lanjutan) c. Time deposits (continued)
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on remaining period until maturity:
saat jatuh tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 22.872.892 21.009.018 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 10.146.450 14.666.689 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 2.154.772 4.847.321 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 2.690.621 2.688.254 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 903 23.760 > 12 months
37.865.638 43.235.042
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 7.339.924 6.644.741 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 2.751.755 3.824.676 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 957.416 1.504.004 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 378.977 891.335 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 29.843 1.926 > 12 months
11.457.915 12.866.682
49.323.553 56.101.724
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 2,64% 3,43% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 3,27% 4,39% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3,51% 4,56% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 3,36% 4,11% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 3,25% 3,55% > 12 months
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 0,97% 1,39% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1,82% 1,97% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 1,75% 2,30% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 2,10% 2,59% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 5,23% 2,38% > 12 months
Saldo deposito berjangka yang diblokir Total time deposits which are blocked or under
atau dijadikan jaminan kredit pada lien as of December 31, 2025 amounted to
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp6.235.404 Rp6,235,404 (December 31, 2024: Rp6,684,289).
(31 Desember 2024: Rp6.684.289).
Pada 31 Desember 2025, jumlah deposito As of December 31, 2025, total Mudharabah
Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah time deposits managed by the Bank’s Sharia
Bank dalam Rupiah dan mata uang asing unit in Rupiah and foreign currencies
adalah masing-masing sebesar Rp9.116.091 amounted to Rp9,116,091 and Rp2,489,943
dan Rp2.489.943 (31 Desember 2024: (December 31, 2024: Rp13,754,031 and
Rp13.754.031 dan Rp2.791.250). Rp2,791,250), respectively.
152
Page 442
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Giro 1.609.617 1.949.263 Demand deposits
Call money 1.000.500 965.700 Call money
2.610.117 2.914.963
Pihak ketiga Third parties
Giro 817.432 658.332 Demand deposits
Tabungan 12.258 11.674 Saving deposits
Deposito berjangka 444.890 478.293 Time deposits
Call money 5.245.000 1.956.995 Call money
6.519.580 3.105.294
9.129.697 6.020.257
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities are
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
a. Giro dari bank lain a. Demand deposits from other banks
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 553.217 945.792 Rupiah
Mata uang asing 1.056.400 1.003.471 Foreign currencies
1.609.617 1.949.263
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 717.576 584.520 Rupiah
Mata uang asing 99.856 73.812 Foreign currencies
817.432 658.332
2.427.049 2.607.595
Pada Tanggal 31 Desember 2025, jumlah giro As of December 31, 2025, total Wadiah demand
Wadiah yang dikelola oleh unit Syariah Bank deposits managed by the Bank’s Sharia unit in
untuk Rupiah dan mata uang asing masing- Rupiah and foreign currencies amounted to
masing sebesar Rp2.113 dan RpNihil Rp2,113 and RpNil (December 31, 2024: Rp2,172
(31 Desember 2024: Rp2.172 dan RpNihil) dan and RpNil) and for Mudharabah demand
giro Mudharabah untuk Rupiah dan mata asing deposit in Rupiah and foreign currencies
adalah Rp11.425 dan Rp9.702 (31 Desember amounted to Rp11,425 and Rp9,702 (December
2024: Rp1.862 dan Rp8.868). 31, 2024: to Rp1,862 and Rp8,868), respectively.
153
Page 443
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
a. Giro dari bank lain (lanjutan) a. Demand deposits from other banks
(continued)
Tingkat bunga rata-rata per tahun: Average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 1,53% 1,65% Rupiah
Mata uang asing 1,71% 1,68% Foreign currencies
Tidak ada saldo giro dari bank lain yang There were no demand deposits from other
diblokir atau dijadikan jaminan kredit pada banks which were blocked or held under lien as
31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024.
b. Tabungan dari bank lain b. Saving deposits from other banks
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 12.258 11.674 Rupiah
(ii) Berdasarkan jenis: (ii) By type:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Lainnya 12.258 11.674 Others
(iii) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iii) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 2,80% 2,82% Rupiah
154
Page 444
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Deposito berjangka dari bank lain c. Time deposits from other banks
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 62.778 253.462 Rupiah
Mata uang asing 382.112 224.831 Foreign currencies
444.890 478.293
(ii) Berdasarkan periode deposito berjangka: (ii) Based on period of time deposits:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 45.528 170.729 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 35.000 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 2.500 2.500 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 14.750 45.233 > 6 months - 12 months
62.778 253.462
Mata uang asing Foreign currencies
> 3 bulan - 6 bulan 328.317 - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 16.695 224.831 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 37.100 - > 12 months
382.112 224.831
444.890 478.293
155
Page 445
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Deposito berjangka dari bank lain (lanjutan) c. Time deposits from other banks (continued)
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on the remaining period until
saat jatuh tempo: maturity:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 45.528 155.627 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 58.271 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 12.500 12.500 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 4.750 27.064 > 6 months - 12 months
62.778 253.462
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 27.825 - ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 9.275 - > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 328.317 - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 16.695 224.831 > 6 months - 12 months
382.112 224.831
444.890 478.293
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3,06% 4,26% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 4,50% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3,75% 4,00% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 3,67% 3,14% > 6 months - 12 months
Mata uang asing Foreign currencies
> 3 bulan - 6 bulan 5,16% - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 6,80% 3,00% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 6,90% - > 12 months
Tidak ada saldo deposito berjangka dari bank There were no time deposits from other
lain yang diblokir atau dijadikan jaminan kredit banks which are blocked or under lien as of
pada 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of December 31, 2025 and 2024, total
deposito Mudharabah yang dikelola oleh unit Mudharabah time deposits managed by the
Syariah Bank mempunyai nilai masing-masing Bank’s Sharia unit amounted to Rp24,900 and
sebesar Rp24.900 dan Rp58.660. Rp58,660, respectively.
156
Page 446
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
d. Call money d. Call money
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak berelasi: (i) Based on currency and related party:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.500.000 - PT Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Negara Malaysia 600.000 - Bank Negara Malaysia
PT Bank Sinarmas Tbk 570.000 200.000 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Mega Tbk 500.000 - PT Bank Mega Tbk
PT BPD DIY 475.000 175.000 PT BPD DIY
PT Bank Mizuho Indonesia 300.000 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT BPD Bali 200.000 - PT BPD Bali
PT BPD Jawa Tengah 200.000 400.000 PT BPD Jawa Tengah
The Bank of Tokyo-Mitsubishi, Ltd 150.000 150.000 The Bank of Tokyo-Mitsubishi, Ltd
PT Bank DKI 100.000 200.000 PT Bank DKI
PT Bank Amar Indonesia 100.000 - PT Bank Amar Indonesia
PT Bank Ganesha Tbk 100.000 - PT Bank Ganesha Tbk
PT Bank SBI Indonesia 100.000 - PT Bank SBI Indonesia
PT Bank Artha Graha Internasional Tbk 100.000 - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
Bank of China 80.000 75.000 Bank of China
PT Bank Mestika Dharma 70.000 - PT Bank Mestika Dharma
PT Bank Central Asia Tbk 50.000 - PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Multiarta Sentosa 50.000 60.000 PT Bank Multiarta Sentosa
Citibank N.A. - 225.000 Citibank N.A.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk - 175.000 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Hibank Indonesia - 150.000 PT Bank Hibank Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia Tbk - 100.000 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Sub jumlah - Rupiah 5.245.000 1.910.000 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi Related parties
Malayan Banking Berhad 1.000.500 965.700 Malayan Banking Berhad
Pihak ketiga Third parties
South Indian Bank Ltd - 46.995 South Indian Bank Ltd
Sub jumlah - Mata uang asing 1.000.500 1.012.695 Sub total - Foreign currencies
6.245.500 2.922.695
157
Page 447
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
d. Call money (lanjutan) d. Call money (continued)
(ii) Berdasarkan periode call money: (ii) By period of call money:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.745.000 1.910.000 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.500.000 - > 1 month - 3 months
5.245.000 1.910.000
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 bulan - 3 bulan 1.000.500 1.012.695 > 1 month - 3 months
6.245.500 2.922.695
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on remaining period until maturity:
saat jatuh tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.745.000 1.910.000 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.500.000 - > 1 month - 3 months
5.245.000 1.910.000
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - 965.700 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.000.500 46.995 > 1 month - 3 months
1.000.500 1.012.695
6.245.500 2.922.695
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rate per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 5,35% 6,43% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 4,95% - > 1 month - 3 months
Mata uang asing Foreign currencies
≤>1 1bulan
bulan - 3 bulan 5,63% 7,27% > 1 month - 3 months
158
Page 448
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI AGREEMENTS
31 December/December 31, 2025
Suku bunga Nilai pembelian Beban bunga yang
Tanggal jatuh per tahun/ Nilai jual/ kembali/ belum diamortisasi/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nilai nominal/ Tanggal dimulai/ tempo/ Interest rate Sale Purchase Unamortized Nilai tercatat/
Counterparty Type of securities Nominal amount Starting date Due date per annum amount amount interest Carrying value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Obligasi Pemerintah FR96/ 29 Desember/ 5 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR96 850.000 December 29, 2025 January 5, 2026 4,85% 852.219 853.022 (459) 852.563
Obligasi Pemerintah FR108/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank DKI Government Bonds FR108 350.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,85% 338.587 339.227 (501) 338.726
Obligasi Pemerintah FR73/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR73 100.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 106.638 106.836 (14) 106.822
Obligasi Pemerintah FR90/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 22, 2025 January 5, 2026 4,80% 96.122 96.302 (51) 96.251
Obligasi Pemerintah FR59/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR59 50.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,80% 49.191 49.283 (33) 49.250
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 30, 2025 January 13, 2026 4,82% 96.257 96.438 (155) 96.283
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR80 25.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,87% 25.642 25.691 (45) 25.646
Obligasi Pemerintah FR73/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Danamon Tbk Government Bonds FR73 50.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 53.319 53.418 (7) 53.411
Obligasi Pemerintah FR68/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Bank Mandiri Tbk Government Bonds FR68 50.000 December 22, 2025 January 5, 2026 4,77% 54.437 54.538 (29) 54.509
Obligasi Pemerintah FR103/ 15 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR103 150.000 December 15, 2025 January 12, 2026 4,80% 149.410 149.967 (219) 149.748
Obligasi Pemerintah FR90/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR90 250.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 240.147 240.595 (32) 240.563
Obligasi Pemerintah FR90/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,85% 144.207 144.479 (97) 144.382
Obligasi Pemerintah FR75/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR75 500.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,85% 515.480 516.452 (764) 515.688
Obligasi Pemerintah FR75/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR75 20.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,82% 20.619 20.658 (31) 20.627
Obligasi Pemerintah FR59/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Tabungan Negara Tbk Government Bonds FR59 100.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,75% 98.382 98.564 (65) 98.499
Obligasi Pemerintah FR59/ 24 Desember/ 7 Januari/
PT Bank Tabungan Negara Tbk Government Bonds FR59 20.000 December 24, 2025 January 7, 2026 4,75% 19.678 19.714 (15) 19.699
Obligasi Pemerintah FR68/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT BPD Jawa Timur Tbk Government Bonds FR68 400.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,87% 437.692 438.520 (768) 437.752
Obligasi Pemerintah FR109/ 30 Desember/ 30 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk Government Bonds FR109 1.000.000 December 30, 2025 January 30, 2026 4,90% 958.212 962.254 (3.782) 958.472
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk Government Bonds FR80 950.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,85% 974.413 976.252 (1.707) 974.545
Obligasi Pemerintah FR109/ 1 Desember/ 15 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR109 500.000 December 1, 2025 January 15, 2026 4,80% 471.410 474.114 (880) 473.234
Obligasi Pemerintah FR109/ 4 Desember/ 20 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR109 500.000 December 4, 2025 January 20, 2026 4,80% 475.790 478.518 (1.206) 477.312
Obligasi Pemerintah FR87/ 29 Desember/ 19 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR87 500.000 December 29, 2025 January 19, 2026 4,95% 491.076 492.494 (1.214) 491.280
Obligasi Pemerintah FR100/ 29 Desember/ 19 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR100 500.000 December 29, 2025 January 19, 2026 4,95% 490.366 491.782 (1.214) 490.568
Obligasi Pemerintah FR103/ 19 Desember/ 2 Januari/
Bank Jtrust Indonesia Government Bonds FR103 500.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 499.435 500.368 (67) 500.301
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Jtrust Indonesia Government Bonds FR90 200.000 December 30, 2025 January 6, 2026 4,75% 192.514 192.692 (127) 192.565
Jumlah/Total 7.915.000 7.851.243 7.872.178 (13.482) 7.858.696
159
Page 449
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga Nilai pembelian Beban bunga yang
Tanggal jatuh per tahun/ Nilai jual/ kembali/ belum diamortisasi/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nilai nominal/ Tanggal dimulai/ tempo/ Interest rate Sale Purchase Unamortized Nilai tercatat/
Counterparty Type of securities Nominal amount Starting date Due date per annum amount amount interest Carrying value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 19 Desember/ 2 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 250.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,40% 242.008 242.610 (43) 242.567
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 27 Desember/ 3 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.900.000 December 27, 2024 January 3, 2025 6,25% 2.825.644 2.829.078 (981) 2.828.097
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.600.000 December 31, 2024 January 7, 2025 6,25% 2.520.718 2.523.783 (2.625) 2.521.158
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR80 900.000 December 31, 2024 January 7, 2025 6,25% 860.559 861.605 (896) 860.709
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.500.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,25% 2.474.695 2.477.703 (2.149) 2.475.554
Obligasi Pemerintah FR59/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR59 430.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,25% 411.799 412.299 (357) 411.942
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 400.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,40% 387.561 388.525 (827) 387.698
Obligasi Pemerintah FR84/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR84 10.000 December 18, 2024 January 2, 2025 6,45% 9.795 9.822 (2) 9.820
Obligasi Pemerintah FR91/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR91 20.000 December 31, 2024 January 14, 2025 6,45% 18.053 18.098 (42) 18.056
Obligasi Pemerintah FR90/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 18, 2024 January 2, 2025 6,45% 92.205 92.453 (17) 92.436
Obligasi Pemerintah FR96/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR96 250.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,45% 236.182 236.774 (42) 236.732
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR90 200.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,45% 183.910 184.372 (396) 183.976
Obligasi Pemerintah FR96/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR96 200.000 December 31, 2024 January 14, 2025 6,45% 189.620 190.096 (442) 189.654
Obligasi Pemerintah FR84/ 5 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR84 200.000 December 5, 2024 January 2, 2025 6,55% 196.149 197.148 (36) 197.112
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 9 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 500.000 December 9, 2024 January 6, 2025 6,55% 482.382 484.840 (439) 484.401
Obligasi Pemerintah FR98/ 12 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR98 75.000 December 12, 2024 January 13, 2025 6,55% 72.527 72.949 (158) 72.791
Obligasi Pemerintah FR90/ 16 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR90 500.000 December 16, 2024 January 13, 2025 6,55% 459.965 462.308 (1.004) 461.304
Obligasi Pemerintah FR96/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR96 150.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,45% 141.709 142.065 (26) 142.039
Obligasi Pemerintah FR75/ 20 Desember/ 17 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR75 400.000 December 20, 2024 January 17, 2025 6,55% 384.120 386.077 (1.118) 384.959
Obligasi Pemerintah FR90/ 23 Desember/ 20 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 23, 2024 January 20, 2025 6,55% 144.102 144.837 (499) 144.338
Obligasi Pemerintah FR90/ 12 Desember/ 9 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 12, 2024 January 9, 2025 6,55% 137.970 138.672 (201) 138.471
Obligasi Pemerintah FR82/ 12 Desember/ 9 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR82 50.000 December 12, 2024 January 9, 2025 6,55% 47.253 47.494 (69) 47.425
Obligasi Pemerintah FR68/ 24 Desember/ 7 Januari/
PT OCBC NISP Tbk Government Bonds FR68 50.000 December 24, 2024 January 7, 2025 6,50% 51.720 51.851 (56) 51.795
Obligasi Pemerintah FR83/ 27 Desember/ 10 Januari/
PT OCBC NISP Tbk Government Bonds FR83 50.000 December 27, 2024 January 10, 2025 6,50% 48.772 48.895 (79) 48.816
Obligasi Pemerintah FR87/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Permata Tbk Government Bonds FR87 450.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,45% 414.062 415.101 (891) 414.210
Obligasi Pemerintah FR100/ 21 November/ 20 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR100 500.000 November 21, 2024 January 20, 2025 6,10% 462.823 467.450 (1.490) 465.960
Obligasi Pemerintah FR101/ 26 November/ 30 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR101 200.000 November 26, 2024 January 30, 2025 6,10% 192.367 194.485 (945) 193.540
Obligasi Pemerintah FR100/ 5 Desember/ 6 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR100 350.000 December 5, 2024 January 6, 2025 6,10% 324.497 326.257 (275) 325.982
Obligasi Pemerintah FR101/ 23 Desember/ 6 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR101 110.000 December 23, 2024 January 6, 2025 6,00% 105.565 105.811 (88) 105.723
Obligasi Pemerintah FR86/ 23 Desember/ 7 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR86 500.000 December 23, 2024 January 7, 2025 6,60% 471.029 472.324 (518) 471.806
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank National Nobu Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,30% 193.947 194.185 (170) 194.015
Jumlah/Total 15.345.000 14.783.708 14.819.967 (16.881) 14.803.086
160
Page 450
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024, there were no
terdapat transaksi dengan pihak berelasi. transaction with related parties.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Nilai wajar dari efek yang dijual dengan janji dibeli The fair value of securities sold under repurchased
kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan agreements as of December 31, 2025 and 2024
2024 adalah masing-masing sebesar Rp8.306.914 amounted to Rp8,306,914 and Rp14,469,530
dan Rp14.469.530 yang disajikan di Laporan Posisi respectively, which is presented in the Consolidated
Keuangan Konsolidasian sebagai bagian dari Statements of Financial Position as “Financial
“Investasi Keuangan” (Catatan 9). Investment” (Note 9).
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 22. SECURITIES ISSUED
a. Berdasarkan mata uang dan pihak berelasi a. By currency and related party
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi MIF - 47.991 Bonds MIF
Obligasi Berkelanjutan Bank Shelf Bonds Bank
Maybank Indonesia - 3.996 Maybank Indonesia
- 51.987
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan WOM 2.375.241 2.116.119 Shelf Bonds WOM
Obligasi MIF 1.197.502 851.154 Bonds MIF
Obligasi Berkelanjutan Bank Shelf Bonds Bank
Maybank Indonesia 399.224 694.490 Maybank Indonesia
3.971.967 3.661.763
3.971.967 3.713.750
161
Page 451
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2022 Tranche I Year 2022
Seri B - 4.000 Series B
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi - (4) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak berelasi - 3.996 Sub-total carrying amount - Related parties
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan II Shelf Bonds II Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2017 Tranche I Year 2017
Seri C 100.000 100.000 Series C
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2022 Tranche I Year 2022
Seri B - 296.000 Series B
Seri C 300.000 300.000 Series C
Sub-jumlah nominal - Pihak ketiga 400.000 696.000 Sub-total nominal amount - Third parties
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (776) (1.510) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak ketiga 399.224 694.490 Sub-total carrying amount - Third parties
Jumlah nilai tercatat 399.224 698.486 Total carrying amount
162
Page 452
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia (lanjutan) (continued)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows.
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut.
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Seri/ Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
Series per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan II Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri A/ 11 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2017/ Series A 8,00% 435.000 July 11, 2022 60 paid at maturity date
Shelf Bonds II Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri B/ idAAA 11 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche I Year 2017 Series B July 11, 2024 835.000 paid at maturity date
8,50% 300.000 (Pefindo) 84
Seri C/ 11 Juli/ Belum jatuh tempo/
Series C 8,65% 100.000 July 11, 2027 120 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri A/ 18 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2022/ Series A 3,80% 400.000 July 18, 2023 days paid at maturity date
Shelf Bonds IV Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri B/ idAAA 8 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
1.000.000
Tranche I Year 2022 Series B 6,25% 300.000 (Pefindo) July 8, 2025 36 paid at maturity date
Seri C/ 8 Juli/ Belum jatuh tempo/
Series C 6,80% 300.000 July 8, 2027 60 Not yet mature
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (tiga The Bonds payable interest is paid on a
bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Seri/ Keterangan/
Name Series Description
11 Oktober/October 11, 2017
A
11 Juli/July 11, 2022
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017/ Shelf Bonds II 11 Oktober/October 11, 2017
B
Bank Maybank Indonesia Tranche I Year 2017 11 Juli/July 11, 2024
11 Oktober/October 11, 2017
C
11 Juli/July 11, 2027
8 Oktober/October 8, 2022
A
18 Juli/July 18, 2023
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022/ Shelf Bonds 8 Oktober/October 8, 2022
B
IV Bank Maybank Indonesia Tranche I Year 2022 8 Juli/July 8, 2025
8 Oktober/October 8, 2022
C
8 Juli/July 8, 2027
163
Page 453
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia (lanjutan) (continued)
Obligasi-obligasi tersebut tidak dijamin The bonds are not guaranteed with specific
dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan guarantee, but guaranteed with all assets of the
seluruh harta kekayaan Bank baik barang Bank, whether present or future fixed or non-
bergerak maupun barang tidak bergerak fixed assets in accordance with the provisions
sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan of Article 1131 and 1132 of the Civil Laws.
1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Selama berlakunya jangka waktu obligasi dan During the validity period of the bonds and prior
sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga to the redemption of all principal and interest of
obligasi, Bank berjanji dan mengikatkan diri, the bonds, the Bank represents and binds itself,
tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat without written approval from the Trustee shall
tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut: not perform the following actions: (i) securing
(i) mengagunkan sebagian maupun seluruh part or all of the income or asset of the Bank
pendapatan atau harta kekayaan Bank yang that exist in the present or in the future, other
ada pada saat ini maupun di masa yang akan than for the Bank’s business activity; (ii)
datang, di luar kegiatan usaha Bank; (ii) changing the main business activity; (iii)
melaksanakan perubahan bidang usaha reducing the authorized capital and paid up
utama; (iii) mengurangi modal dasar dan capital, unless such reduction is conducted
modal disetor, kecuali jika pengurangan based on request or instruction from the
tersebut dilakukan atas dasar permintaan atau government of the Republic of Indonesia
perintah dari Pemerintah Republik Indonesia and/or competent authority (including but not
dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk limited to Bank Indonesia, Minister of Finance of
tetapi tidak terbatas pada Bank Indonesia, the Republic of Indonesia and/or monetary
Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia authority or remedial authority in the banking
dan/atau otoritas moneter maupun otoritas sector in accordance with the prevailing
penyehatan di bidang perbankan sesuai regulation); (iv) conducting merger,
dengan ketentuan yang berlaku); (iv) consolidation, acquisition with other company
mengadakan penggabungan, konsolidasi, which led to the dissolution of the Bank.
akuisisi dengan perusahaan lain yang
menyebabkan bubarnya Bank.
Satu tahun setelah tanggal penjatahan, Bank One year after the allotment date, the Bank may
dapat melakukan pembelian kembali (buy repurchase (buy back) the bonds partially or
back) untuk sebagian atau seluruh obligasi fully prior to due date of the bonds principal.
sebelum tanggal pelunasan pokok obligasi. The Bank has the right to treat the repurchase
Bank mempunyai hak untuk memberlakukan (buy back) to be used as the bonds redemption
pembelian kembali (buy back) tersebut untuk or to be subsequently sold at market price
dipergunakan sebagai pelunasan obligasi atau following the provisions of Trustee Agreements
untuk kemudian dijual kembali dengan harga and prevailing regulation.
pasar dengan memperhatikan ketentuan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Penerimaan dana dari penerbitan obligasi ini The fund received from the bonds issuance was
digunakan untuk meningkatkan aset produktif used to increase earning assets to support
dalam rangka pengembangan usaha Bank, business growth of the Bank, mainly to be
terutama untuk penyaluran kredit. channeled in loans (credit).
164
Page 454
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM c. Shelf Bonds WOM
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
WOM Finance WOM Finance
Tahap II Tahun 2022 Tranche II Year 2022
Seri B - 435.000 Series B
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
WOM Finance WOM Finance
Tahap III Tahun 2023 Tranche III Year 2023
Seri B 779.000 685.000 Series B
Obligasi Berkelanjutan V Shelf Bonds V
WOM Finance WOM Finance
Tahap I Tahun 2024 Tranche I Year 2024
Seri A - 880.445 Series A
Seri B 119.555 119.555 Series B
Obligasi Berkelanjutan V Shelf Bonds V
WOM Finance WOM Finance
Tahap II Tahun 2025 Tranche II Year 2025
Seri A 595.000 - Series A
Seri B 885.000 - Series B
Sub-jumlah nominal 2.378.555 2.120.000 Sub-total nominal amount
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (3.314) (3.881) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 2.375.241 2.116.119 Total carrying amount
165
Page 455
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) c. Shelf Bonds WOM(lanjutan)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows:
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut:
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Seri/ Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
Series per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 18 April/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap II Tahun 2022/ Series A 4,25% 335.000 April 18, 2023 days paid at maturity date
AA (idn)
Shelf Bonds IV 800.000 Telah dilunasi sesuai tanggal
Fitch Ratings
WOM Finance Seri B/ 8 April/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche II Year 2022 Series B 6,30% 465.000 April 8, 2025 36 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 21 April/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap III Tahun 2023/ Series A 5,95% 221.000 April 21, 2024 days paid at maturity date
AAA (idn)
Shelf Bonds IV 1.000.000
Fitch Ratings
WOM Finance Seri B/ 11 April/ Belum jatuh tempo/
Tranche III Year 2023 Series B 7,00% 779.000 April 11, 2026 36 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan V Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 12 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2024/ Series A 6,75% 880.445 July 12, 2025 days paid at maturity date
AAA (idn)
Shelf Bonds V Pefindo 1.000.000
WOM Finance Seri B/ 2 Juli/ Belum jatuh tempo/
Tranche I Year 2024 Series B 6,95% 119.555 July 2, 2027 36 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan V
WOM Finance Seri A/ 4 July/ 370 hari/ Belum jatuh tempo/
Tahap II Tahun 2025/ Series A 6,45% 595.000 July 4, 2026 days Not yet mature
AAA (idn)
Shelf Bonds V Pefindo 1.500.000
WOM Finance Seri B/ 24 Juni/ Belum jatuh tempo/
Tranche II Year 2025 Series B 6,85% 905.000 June 24, 2028 36 Not yet mature
166
Page 456
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) b. Shelf Bonds WOM (continued)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (tiga The Bonds payable interest is paid on a
bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Seri/ Keterangan/
Name Series Description
8 Juli/July 8, 2022
Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022/ A 18 April/April 18, 2023
Shelf Bonds IV WOM Finance Tranche II Year 2022
8 Juli/July 8, 2022
B
8 April/April 8, 2025
11 Juli/July 11, 2023
A
Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023/ 21 April/April 21, 2024
Shelf Bonds IV WOM Finance Tranche III Year 2023 11 Juli/July 11, 2023
B 11 April/April 11, 2026
2 Oktober/October 2, 2024
A
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024/ 12 Juli/July 12, 2025
Shelf Bonds V WOM Finance Tranche I Year 2024 2 Oktober/October 2, 2024
B
2 Juli/July 2, 2027
24 September/September 24, 2025
A
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025/ 4 Juli/July 4, 2026
Shelf Bonds V WOM Finance Tranche II Year 2025 24 September/September 24, 2025
B
24 Juni/June 24, 2028
Obligasi Berkelanjutan IV tahap II dan III ini These Shelf Bonds IV Tranche II and IIII are
dijamin secara fidusia dengan piutang entitas secured by the fiduciary transfers of the
anak kepada pihak ketiga sehubungan subsidiary's current receivables from third
dengan pembiayaan pembelian kendaraan parties in connection with the financing of the
bermotor dengan kategori lancar yang nilai purchases of motor vehicles with an aggregate
seluruhnya tidak kurang dari 60,00% dari amount of not less than 60.00% of the principal
jumlah pokok yang terutang. amount of bonds payable.
Obligasi Berkelanjutan V tahap I dan II Shelf Bonds V tranche I and II are secured on a
diterbitkan secara clean basis. clean basis.
167
Page 457
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) c. Shelf Bonds WOM (continued)
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Prior to the redemption of the entire Bonds WOM
Obligasi WOM serta pengeluaran lain yang principal and payments of the interest and
menjadi tanggung jawab entitas anak other charges which are the responsibility of the
sehubungan dengan penerbitan Obligasi WOM, subsidiary in connection with the issuance of
entitas anak tanpa persetujuan tertulis dari the Bonds WOM, the subsidiary, without written
Wali Amanat tidak diperkenankan melakukan consent of the Trustee shall not undertake,
penggabungan atau peleburan usaha yang among others, merger or business combination,
akan mempunyai akibat yang negatif terhadap which will have a negative effect to the
entitas anak, melakukan peminjaman utang subsidiary, obtain new loans which have more
baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari priority position than those arising from the
kedudukan utang yang timbul berdasarkan Bonds WOM, except loans obtained to finance
Obligasi WOM, kecuali pinjaman untuk the subsidiary’s business, declare or pay
pembiayaan usaha entitas anak, menyatakan dividends as long as the subsidiary failed in
atau membayar pembagian dividen selama servicing the loans based on the Trusteeship
entitas anak lalai dalam melakukan Agreement, change the main business of the
pembayaran jumlah terutang berdasarkan subsidiary and pledge any of the present or
Perjanjian Perwaliamanatan, mengubah future assets including the rights on the
bidang usaha utama dan menjaminkan aset subsidiary’s revenues which became the
termasuk hak atas pendapatan entitas anak, collateral based on the Trusteeship Agreement
baik yang ada sekarang maupun yang akan and Indebtedness Agreement. The subsidiary
diperoleh di masa yang akan datang yang has complied with the covenants in those
menjadi jaminan berdasarkan Perjanjian agreements.
Perwaliamanatan dan Akta Pengakuan Utang.
Entitas anak telah memenuhi batasan-
batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
tersebut.
Satu tahun setelah tanggal penjatahan, entitas One year after the allotment date, the
anak dapat melakukan pembelian kembali subsidiary may repurchase (buy back) the
(buy back) untuk sebagian atau seluruh bonds partially or fully prior to due date of the
obligasi sebelum tanggal pelunasan pokok bonds principal. The Subsidiary has the right to
obligasi. Entitas anak mempunyai hak untuk treat the repurchase (buy back) to be used as
memberlakukan pembelian kembali (buy the bonds redemption or to be subsequently
back) tersebut untuk dipergunakan sebagai sold at market price following the provisions of
pelunasan obligasi atau untuk kemudian dijual Trusteeship Agreements and prevailing
kembali dengan harga pasar dengan regulation.
memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the loans
kredit yang diberikan dan and sharia receivables/financing and
piutang/pembiayaan syariah dan piutang consumer financing receivables pledged as
pembiayaan konsumen yang digunakan collateral on recourse basis to the Bonds WOM
sebagai jaminan atas Obligasi WOM adalah were amounted Rp467,400 and Rp746,401,
masing-masing sebesar Rp467.400 dan respectively.
Rp746.401.
Penggunaan dana dari penerbitan obligasi The funds received from the issuance of WOM’s
WOM digunakan untuk meningkatkan dan bonds were used to increase and develop the
mengembangkan usaha entitas anak. subsidiary's business.
168
Page 458
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF d. Bonds MIF
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan III Shelf Bonds III
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2022 dengan Year 2022 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 48.000 Interest Rates
Dikurangi: Beban emisi Less: Unamortized bonds'
obligasi yang belum diamortisasi - (9) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak berelasi - 47.991 Sub-total carrying amount - Related parties
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan III Shelf Bonds III
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2022 dengan Year 2022 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 752.000 Interest Rates
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
Maybank Finance Tahap I Maybank Finance Tranche I
Tahun 2024 dengan Year 2024 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 100.000 Interest Rates
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2025 dengan Year 2025 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap Interest Rates
Seri A 100.000 - Series A
Seri B 850.000 - Series B
Seri C 250.000 - Series C
Sub-jumlah nominal - Pihak ketiga 1.200.000 852.000 Sub-total nominal amount - Third parties
Dikurangi: Beban emisi Less: Unamortized bonds'
obligasi yang belum diamortisasi (2.498) (846) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak ketiga 1.197.502 851.154 Sub-total carrying amount - Third parties
Jumlah nilai tercatat 1.197.502 899.145 Total carrying amount
169
Page 459
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows.
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut.
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan III
Maybank Finance
Tahap II Tahun 2022/
Shelf Bonds III Telah dilunasi sesuai tanggal
Maybank Finance AAA (idn) 30 Maret/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche II Year 2022 5,80% 800.000 Fitch Ratings March 30, 2025 36 800.000 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV
Maybank Finance
Tahap I Tahun 2024/
Shelf Bonds IV Telah dilunasi sesuai tanggal
Maybank Finance AAA (idn) 15 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche I Year 2024 6,70% 100.000 Fitch Ratings July 15, 2025 days 100.000 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV
Maybank Finance Seri A/ 6 Desember/ 370 hari/ Belum jatuh tempo/
Tahap II Tahun 2025/ Series A 5,00% 100.000 December 6, 2026 days Not yet mature
Shelf Bonds IV
Maybank Finance Seri B/ AAA (idn)
26 November/ Belum jatuh tempo/
1.250.000
Tranche II Year 2025 Series B Pefindo
5,55% 900.000 November 26, 2028 36 Not yet mature
Seri C/ 26 November/ Belum jatuh tempo/
Series C 5,85% 250.000 November 26, 2030 60 Not yet mature
170
Page 460
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan The Bonds payable interest is paid on a
(tiga bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Keterangan/
Name Description
Obligasi Berkelanjutan III Maybank Finance Tahap II Tahun 2022/ 30 Juni/June 30, 2022
Shelf Bonds III Maybank Finance Tranche II Year 2022 30 Maret/March 30, 2025
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024/ 5 Oktober/October 5, 2024
Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche I Year 2024 15 Juli/July 15, 2025
Seri A/ 27 Februari/February 27, 2026
Series A 6 Desember/December 6, 2026
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap II Tahun 2025/ Seri B/ 27 Februari/February 27, 2026
Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche II Year 2025 Series B 26 November/November 26, 2028
Seri C/ 27 Februari/February 27, 2026
Series C 26 November/November 26, 2030
Obligasi Berkelanjutan III Maybank Finance Shelf Bonds III Maybank Finance
Tahap II ini dijamin dengan piutang berupa Tranche II is secured by consumer financing
piutang pembiayaan konsumen atau sewa receivables or leasing and/or other
guna usaha dan/atau piutang lain yang timbul receivables related to business activities of the
sehubungan dengan kegiatan usaha yang subsidiary which have not yet matured or do
dilakukan entitas anak yang belum jatuh not have payment delinquency which are
tempo atau tidak tertunggak pembayarannya more than 90 (ninety) calendar days after the
melewati jangka waktu 90 (sembilan puluh) latest payment matured. Secured value Shelf
hari kalender setelah angsuran terakhir jatuh Bonds III Maybank Finance Tranche II must be
tempo. Nilai jaminan untuk Obligasi 50.00% of the principal amount of the Bonds at
berkelanjutan III Maybank Finance Tahap II the minimum.
adalah sekurang-kurangnya 50,00% dari pokok
obligasi.
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche I and
Tahap I dan II diterbitkan secara clean basis. II are secured on a clean basis.
171
Page 461
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Sebelum melunasi semua pokok dan bunga Prior to the redemption of entire principal and
obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi interest of bonds and other charges which are
tanggung jawab entitas anak sehubungan the responsibility of the subsidiary in
dengan penerbitan obligasi, entitas anak, connection with the issuance of the bonds, the
tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, subsidiary, without written consent of the
tidak diperkenankan melakukan tindakan- Trustee, shall not undertake, among others
tindakan, antara lain melakukan mergers or business combinations which will
penggabungan atau peleburan usaha yang have negative effect to the subsidiary;
akan mempunyai akibat yang negatif conduct other payment in the year when the
terhadap entitas anak; melakukan subsidiary does not pay liable amount; provide
pembayaran lain pada tahun buku selama loan to affiliation party more than 30.00% of the
entitas anak tidak melakukan pembayaran subsidiary’s equity; change main business of
jumlah terutang; memberi pinjaman kepada the subsidiary; decrease authorized capital
pihak afiliasi lebih dari 30,00% ekuitas entitas and/or issued capital and/or paid up capital of
anak; mengubah bidang usaha utama entitas the subsidiary; enter into cooperation causing
anak; melakukan penurunan modal dasar the subsidiary to be controlled by the other
dan/atau modal ditempatkan dan/atau modal party; transfer the subsidiary’s assets with
disetor entitas anak; mengadakan segala transaction value more than 40.00% of equity,
bentuk kerjasama yang mengakibatkan except any receivables transfer related to
entitas anak diatur oleh pihak lain; normal course of business; and perform
mengalihkan harta kekayaan entitas anak issuance of bonds or other similar instruments
dengan nilai transaksi melebihi 40,00% dari with higher preference collateral ratio.
ekuitas, kecuali pengalihan piutang dalam
rangka menjalankan kegiatan usahanya
sehari-hari; dan melakukan pengeluaran
obligasi atau instrumen lain yang sejenis
dengan jaminan preferen yang memiliki rasio
jaminan lebih tinggi.
172
Page 462
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024 the consumer
piutang pembiayaan konsumen yang financing receivables pledged as collateral on
digunakan sebagai jaminan atas Obligasi MIF recourse basis to the Bonds MIF amounted to
adalah masing-masing sebesar RpNihil dan RpNil and Rp397,557, respectively.
Rp397.557.
Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil The fund acquired from the public offering, after
penawaran umum ini, setelah dikurangi deducting issuance cost, will be used by the
dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan subsidiary as working capital for financing in
sepenuhnya oleh entitas anak, sebagai modal accordance with the subsidiary’s license under
kerja pembiayaan sebagaimana yang the prevailing provisions and regulations.
ditentukan oleh izin yang dimiliki entitas anak
berdasarkan ketentuan dan perundang-
undangan yang berlaku.
e. Lain-lain e. Others
Selama tahun 2025 dan 2024, Bank dan entitas During the year 2025 and 2024, the Bank and
anak telah memenuhi ketentuan tentang subsidiaries have fulfilled the clauses related to
pembatasan-pembatasan dan kewajiban- covenants and obligations according to the
kewajiban sebagaimana disepakati dalam Bonds Trustee Agreements in Notes 22b, 22c
Perjanjian Perwaliamanatan dalam Catatan and 22d.
22b, 22c dan 22d.
Bank dan entitas anak, telah melunasi pokok Bank and the subsidiaries have paid the
dan bunga obligasi secara tepat waktu. principal and interest of the bonds on time.
Obligasi-obligasi ini dicatat di Bursa Efek The bonds are listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
173
Page 463
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA 23. BORROWINGS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Motor Vehicle Ownership
Kendaraan Bermotor 5.420.573 5.149.494 Financing Facilities
Pinjaman antar bank 3.734.207 1.000.000 Interbank borrowing
Pinjaman dari Sarana Loans received from Sarana
Multigriya Finansial (Persero) 600.000 600.000 Multigriya Finansial (Persero)
Sertifikat Pengelolaan Dana Certificate of Interbank
Syariah Antarbank 201.502 - Syariah fund
Sub-jumlah - Rupiah 9.956.282 6.749.494 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman antar bank 4.085.375 7.677.315 Interbank borrowing
14.041.657 14.426.809
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities are disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak Financing Facilities
Entitas anak (WOM) Subsidiary (WOM)
Suku bunga per tahun/ Jumlah pinjaman/ Pembayaran angsuran/
Interest rate per annum Loan amount Payment of installment
31 Desember/December 31 31 Desember/December 31 31 Desember/December 31
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Pinjaman bank/Bank loans
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6,75% - 7,25% 6,75% - 7,40% 770.586 630.497 659.477 515.980
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 6,00% - 488.447 - 10.417 -
PT Bank Digital BCA 6,83% - 7,25% 6.85% - 7,25% 303.718 299.556 245.833 166.667
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6,30% - 7,35% 7,00% - 7,35% 215.698 365.386 250.000 480.465
PT Bank DBS Indonesia 6,80% - 7,00% 7,00% 178.882 116.449 87.500 33.333
PT Bank QNB Indonesia 6,85% - 7,15% 6,85% - 7,15% 173.407 162.117 88.889 12.500
PT Bank IBK Indonesia Tbk 6,75% - 7,00% 7,00% 164.255 99.265 84.920 46.825
PT Bank KEB Hana Indonesia 7,00% - 7,25% 6,00% - 7,25% 28.970 206.510 177.773 210.463
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 7,00% 7,00% 70.925 169.054 98.333 98.333
PT Bank DKI 7,25% 6,00% - 7,25% 24.990 99.893 75.000 83.333
PT Bank Shinhan Indonesia - 6,00% - 29.152 29.167 50.000
PT Bank DKI Unit Usaha Syariah - 6,00% - 9.810 9.810 13.569
PT Bank Permata Tbk - 6,50% - 2.778 2.778 50.000
PT Bank HSBC Indonesia - 6,30% - - - 200.000
PT Bank HIBank Indonesia - 6,25% - - - 100.000
Jumlah/Total 2.419.878 2.190.467 1.819.897 2.061.468
174
Page 464
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pasar Uang/ 27 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Money Market 002/IBD-MM/LEG/19/Per.X May 27, 2025 200.000 200.000 28 Mei/May 28 , 2026
Rekening Koran/ 27 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Overdraft 002/IBD-PRK/LEG/19/Per.X May 27, 2025 50.000 50.000 28 Mei/May 28 , 2026
Pinjaman Tetap/ 4 Desember/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Fixed Loan 23 December 4, 2025 800.000 800.000 4 September/September 4, 2029
Kredit Jangka Pendek/ 12 Juni/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Short Term Loan WCO.KP/302/KJP/2022 June 12, 2025 100.000 100.000 15 Juni/June 15 , 2026
Kredit Modal Kerja/ 26 Maret/
PT Bank KEB Hana Indonesia Working Capital Installment 209 March 26 , 2025 250.000 250.000 26 Maret/March 26 , 2028
Pasar Uang/ 16 Mei/ Masih berlaku sampai informasi lebih
PT Bank HSBC Indonesia Money Market CDT/2020/03/0420 May 16, 2019 200.000 200.000 lanjut/Still valid
Pinjaman Korporasi/ 20 Agustus/
PT Bank Shinhan Indonesia Corporate Loan 06 August 20, 2025 200.000 200.000 20 Agustus/August 20 , 2028
Pinjaman Tetap/ 30 Oktober/
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Fixed Loan 83 October 30, 2025 200.000 200.000 30 Oktober/October 30, 2028
Kredit Modal Kerja/ 18 Desember/
PT Bank INA Perdana Tbk Working Capital Installment 37 December 18, 2025 200.000 200.000 18 Desember/December 18, 2028
Kredit Lokal (Rekening Koran)/
Local Credit (Current 14 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Account) 40059/GBK/2026 January 14, 2026 25.000 25.000 20 April/April 20, 2026
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pasar Uang/ 12 Agustus/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Money Market 002/IBD-MM/LEG/19/Per.IX August 12, 2024 200.000 200.000 28 Mei/May 28 , 2025
Rekening Koran/ 12 Agustus/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Overdraft 002/IBD-PRK/LEG/19/Per.IX August 12, 2024 50.000 50.000 28 Mei/May 28 , 2025
Pinjaman Tetap/ 13 November/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan 08 November 13, 2024 800.000 800.000 13 Mei/May 13 , 2028
Kredit Jangka Pendek/ 13 Juni/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Short Term Loan WCO.KP/302/KJP/2022 June 13, 2024 100.000 100.000 15 Juni/June 15 , 2025
Kredit Modal Kerja/ 25 September/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Working Capital Loan 185 September 25 , 2024 500.000 500.000 25 September/September 25 , 2029
Pinjaman Berjangka/ 30 September/
PT DBS Indonesia Term Loan 22 September 30 , 2024 150.000 150.000 30 Maret/March 30 , 2028
Pinjaman Berjangka/ 25 Maret/
PT Bank QNB Indonesia Tbk Term Loan 54 March 25 , 2024 275.000 100.000 17 Desember/December 17 , 2027
Pasar Uang/ 11 Juni/
PT Bank Permata Tbk Money Market 1516/MM/ADD/VI/2024/CG6 June 11 , 2024 200.000 200.000 30 April/April 30 , 2025
Pinjaman Berjangka/ 13 Maret/
PT Bank HIBank Indonesia Term Loan 20 March 13 , 2024 100.000 100.000 13 Maret/March 13 , 2025
Kredit Lokal (Rekening
Koran)/Local Credit (Current 29 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Account) 038/Add-KCK/2024 January 29 , 2024 25.000 25.000 20 April/April 20 , 2025
Pasar Uang/ 16 Mei/ Masih berlaku sampai informasi
PT Bank HSBC Indonesia Money Market CDT/2020/03/0420 May 16, 2019 200.000 200.000 lebih lanjut/Still valid
Fasilitas Pinjaman/ 2 Oktober/
PT Bank Digital BCA Installment Loan 09 October 2 , 2024 300.000 250.000 22 Desember/December 22 , 2027
Kredit Modal Kerja/ 9 Oktober/
PT Bank IBK Indonesia Tbk Working Capital Loan 117 October 9 , 2024 150.000 150.000 22 Desember/December 22 , 2027
175
Page 465
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 During the year then ended December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024, entitas anak telah and 2024, subsidiary has paid the loan
melakukan pembayaran cicilan pokok dan principal and interest installments on
bunga sesuai jadwal yang ditetapkan. schedule.
Pinjaman-pinjaman ini dijaminkan dengan These loans are secured by multi-purpose
piutang pembiayaan multiguna masing- financing receivables amounting to
masing sebesar Rp1.297.220 dan Rp1.874.246 Rp1,297,220 and Rp1,874,246 as of December 31,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024, respectively, working capital
piutang pembiayaan modal kerja masing- financing receivables amounting to Rp294,222
masing sebesar Rp294.222 dan Rp56.434 pada and Rp56,434 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan 2024, respectively, and investment financing
piutang pembiayaan investasi masing- receivables amounting to Rp766,994 and
masing sebesar Rp766.994 dan Rp241.000 Rp241,000 as of December 31, 2025 and 2024,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Perjanjian-perjanjian dengan bank-bank di Under the above agreements with banks
atas, mensyaratkan Entitas anak untuk tidak mentioned above, without prior approval from
melakukan hal-hal berikut ini, sebelum those banks, is not allowed to, among others,
memperoleh persetujuan dari bank-bank enter into consolidation, merger, acquisitions
tersebut, yang antara lain, melakukan or investments in shares of stock; sell the
konsolidasi, merger, akuisisi atau penyertaan subsidiary’s assets; enter into new
saham; penjualan aset Entitas anak; investments; change the Articles of Association
melakukan investasi baru; perubahan relating to capital reduction; provide financing
Anggaran Dasar berupa penurunan modal; to other related parties and unrelated parties
pembiayaan kepada entitas anak berelasi other than in the normal course of business;
maupun entitas anak lainnya di luar transaksi act as a guarantor of or collateralize the
usaha sehari-hari; mengikatkan diri sebagai Subsidiary’s assets to obligation of other
penanggung kepada pihak lain atau parties; repay the loans obtained from all
menjaminkan aset Entitas anak kepada pihak stockholders; float the Subsidiary’s shares to
lain; pelunasan pinjaman kepada seluruh the public or buy back the Subsidiary’s shares;
pemegang saham; penawaran umum atas alter the Subsidiary’s nature of business;
saham Entitas anak atau pembelian kembali pledge the same BPKB as collateral to other
saham Entitas anak; perubahan bentuk usaha parties and obtain loans or credits from other
Entitas anak; menjaminkan kembali BPKB financial institutions except in the normal
kepada pihak lain dan memperoleh pinjaman course of business.
atau kredit dari lembaga keuangan lain kecuali
untuk kegiatan usaha yang normal.
176
Page 466
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Entitas Under the loan agreements, the Subsidiary is
anak juga diwajibkan untuk memenuhi also obliged to comply with financial
persyaratan keuangan seperti gearing ratio covenants such as gearing ratio and Non
dan Non Performing Loan ratio. Pada tanggal Performing Loan ratio. As of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024, Entitas anak telah and 2024, the Subsidiary has complied with the
memenuhi persyaratan dan kondisi yang terms and conditions set forth in the bank loan
tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank agreement as follows:
seperti berikut ini:
Rasio/Ratio Ratio maksimal/Maximum ratio
Gearing Ratio Bervariasi antara 10:1 dan 8:1/Varied from 10:1
and 8:1
Non Performing Loan - gross Di atas 90 (sembilan puluh) hari maksimal
4,00%-5,00%/Above 90 (ninety) days
maximum of 4.00%-5.00%
Non Performing Loan - net Bervariasi dari diatas 60 (enam puluh) hari
dan 90 (sembilan puluh) hari maksimal
3,00%-5,00%/Varied from above 60 (sixty)
days and 90 (ninety) days maximum of 3.00%
- 5.00%
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan The loan facilities are used for the Subsidiary’s
untuk modal kerja kegiatan usaha Entitas anak. working capital.
Seluruh utang bank adalah dengan pihak All the bank loans are to third parties.
ketiga.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
Entitas anak telah mematuhi seluruh Subsidiary has complied with all significant
persyaratan penting termasuk loan covenants include maintaining financial
mempertahankan rasio-rasio keuangan ratios as required in the agreement with the
sehubungan dengan perjanjian dengan bank- aforementioned banks.
bank tersebut di atas.
177
Page 467
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) Subsidiary (MIF)
Suku bunga per tahun/ Jumlah pinjaman/ Pembayaran angsuran/
Interest rate per annum Loan amount Payment of installment
31 Desember/December 31 31 Desember/December 31 31 Desember/December 31
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Pinjaman bank/Bank loans
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank DBS Indonesia - - - - - 100.000
PT Bank Pan Indonesia Tbk 5,75% - 1.458.333 - 41.667 -
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6,75% 6,75% 489.583 739.583 187.500 295.139
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 6,50% - 791.668 - 208.333 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 6,00% 6,00% 161.111 394.444 258.333 227.777
PT Bank Victoria International Tbk - 6,30% - 500.000 - -
PT Bank UOB Indonesia - 6,25% - 150.000 - -
PT Bank HSBC Indonesia 4,25% 6,36% 100.000 575.000 - 1.050.000
PT Bank OCBC NISP Tbk - - - - - 100.000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - - - - - 350.000
MUFG Bank Cabang Jakarta - 5,95% - 200.000 - -
PT Bank Hibank Indonesia - 6,25% - 200.000 - 300.000
PT Bank Mizuho Indonesia - 5,95% - 200.000 - -
PT Bank Ina Perdana Tbk - - - 187.500 -
Jumlah/Total 3.000.695 2.959.027 883.333 2.422.916
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pinjaman Berjangka/ 24 Oktober/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 290/IBD/EXT/23 October 24, 2023 1.000.000 - 26 Januari/January 26, 2028
Pinjaman Berjangka/ 3 November/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 280/IBD/EXT/25 November 3, 2025 1.500.000 - 3 Februari/February 3, 2029
Pinjaman Berjangka/ 18 Agustus/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. INT/07/0329/R August 18, 2023 700.000 - 29 Agustus/August 29, 2026
Pinjaman Berjangka/ 7 Juli/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. 05 July 7, 2025 1.000.000 - 6 Juli/July 6, 2029
Pasar Uang/ 11 April/
PT Bank Victoria International Tbk Money Market No. 044/SKM-KPP/VIC/IV/2025 April 11, 2025 500.000 500.000 25 Maret/March 25, 2026
Pasar Uang/ 18 September/
PT Bank UOB Indonesia Money Market No. 12 September 18, 2025 250.000 250.000 18 September/September 18, 2026
Pasar Uang/ 3 Januari/
PT Bank HSBC Indonesia Money Market Letter from HSBC No. CDT/2024/01/5112 January 3, 2024 1.000.000 900.000 3 Januari/January 3, 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank OCBC NISP Tbk Money Market No. 402/ILS-JKT/PK/IX/2025 August 27, 2025 300.000 300.000 27 Agustus/August 27, 2026
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (d/h BTPN) Money Market No. PKS.013/DIR/FINTF/I/2019 January 31, 2019 100.000 100.000 31 Januari/January 31, 2024*
Pasar Uang/ 31 Agustus/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Money Market No. B.515/ARO/EB/0825 August 31, 2025 100.000 100.000 31 Agustus/August 31, 2026
Pasar Uang/ 16 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta Money Market No. 2024-0055963 January 16, 2025 200.000 200.000 16 Januari/January 16, 2026
Pasar Uang/ 28 Agustus/
PT Bank Hibank Indonesia Money Market No. 011.02/OL/KY/VIII/2025 August 28, 2025 200.000 200.000 28 Agustus/August 28, 2026
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank Mizuho Indonesia Money Market No. 065/AMD/MZH/0125 January 31, 2025 200.000 200.000 31 Januari/January 31, 2026
Pasar Uang/ 11 September/
PT Bank INA Perdana Tbk Money Market Akta No. 1.065 September 11, 2025 200.000 200.000 11 September/September 11, 2026
*)Perjanjian utang bank masih dalam proses perpanjangan *) The extension of bank loan agreement still in the process
178
Page 468
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pinjaman Berjangka/ 12 November/
PT Bank DBS Indonesia Term Loan No. 136/PFPA-DBSI/XI/1-2/2021 November 12, 2021 300.000 - 12 Mei/May 12 , 2025
Pinjaman Berjangka/ 24 Oktober/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 290/IBD/EXT/23 October 24, 2023 1.000.000 - 26 Januari/January 26 , 2028
Pinjaman Berjangka/ 18 Agustus/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. INT/07/0329/R August 18 , 2023 700.000 - 29 Agustus/August 29 , 2026
Pasar Uang/ 19 Maret/
PT Bank Victoria International Tbk Money Market No. 043/SKM-KPP/VIC/III/2024 March 19 , 2024 500.000 - 25 Maret/March 25 , 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank UOB Indonesia Money Market No. 1121/08/2024 August 27 , 2024 150.000 - 27 Agustus/August 27 , 2025
Pasar Uang/ 3 Januari/
PT Bank HSBC Indonesia Money Market No. CDT/2024/01/5112 January 3 , 2024 1.000.000 425.000 31 Januari/January 31 , 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank OCBC NISP Tbk Money Market No. 406/ILS-JKT/PK/VIII/2024 August 27 , 2024 300.000 300.000 27 Agustus/August 27 , 2025
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank BTPN Tbk Money Market No. PKS.013/DIR/FINTF/I/2019 January 31 , 2019 100.000 100.000 31 Januari/January 31 , 2025
Pasar Uang/ 14 Desember/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Money Market No. CRO.KP/482/KJP/2018 Akta Nomor 63 December 14 , 2023 600.000 600.000 18 Desember/December 18 , 2024
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Money Market No. B.544/ARO/EB/0824 August 27 , 2024 100.000 100.000 31 Agustus/August 31 , 2025
Pasar Uang/ 16 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta Money Market No. 2023-0058190 January 16 , 2024 200.000 - 16 Januari/January 16 , 2025
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the year then ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024, entitas anak telah and 2024, subsidiary has paid the loan
melakukan pembayaran cicilan pokok dan principal and interest installments on
bunga sesuai jadwal yang ditetapkan. schedule.
179
Page 469
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
Pinjaman-pinjaman ini dijaminkan dengan These loans are secured by finance lease
piutang sewa pembiayaan masing-masing recevables amounting to RpNil and Rp4,832 as
sebesar RpNihil dan Rp4.832 pada tanggal of December 31, 2025 and 2024, respectively
31 Desember 2025 dan 2024 dan piutang and consumer financing receivables
pembiayaan konsumen masing-masing amounting to Rp526,776 and Rp753,093 as of
sebesar Rp526.776 dan Rp753.093 pada December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan
2024.
Perjanjian-perjanjian dengan bank-bank di above, without prior approval from those
atas, mensyaratkan Entitas anak untuk tidak banks, is not allowed to, among others, enter
melakukan hal-hal berikut ini, sebelum into consolidation, merger, acquisitions or
memperoleh persetujuan dari bank-bank investments in shares of stock; sell the
tersebut, yang antara lain, melakukan Subsidiary’s assets; enter into new
konsolidasi, merger, akuisisi atau penyertaan investments; change the Articles of Association
saham; penjualan aset Entitas anak; relating to capital reduction; provide financing
melakukan investasi baru; perubahan to other related parties and unrelated parties
Anggaran Dasar berupa penurunan modal; other than in the normal course of business;
pembiayaan kepada entitas anak berelasi act as a guarantor of or collateralize the
maupun entitas anak lainnya di luar transaksi Subsidiary’s assets to obligation of other
usaha sehari-hari; mengikatkan diri sebagai parties; repay the loans obtained from all
penanggung kepada pihak lain atau stockholders; float the Subsidiary’s shares to
menjaminkan aset Entitas anak kepada pihak the public or buy back the Subsidiary’s shares;
lain; pelunasan pinjaman kepada seluruh alter the Subsidiary’s nature of business;
pemegang saham; penawaran umum atas pledge the same BPKB as collateral to other
saham Entitas anak atau pembelian kembali parties and obtain loans or credits from other
saham Entitas anak; perubahan bentuk usaha financial institutions except in the normal
Entitas anak; menjaminkan kembali BPKB course of business.
kepada pihak lain dan memperoleh pinjaman
atau kredit dari lembaga keuangan lain kecuali
untuk kegiatan usaha yang normal.
180
Page 470
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Entitas Under the loan agreements, the Subsidiary is
anak juga diwajibkan untuk memenuhi also obliged to comply with financial
persyaratan keuangan seperti rasio jumlah covenants such as gearing ratio and Non
utang terhadap ekuitas dan Non Performing Performing Loan ratio. As of December 31, 2025
Loan ratio. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024, the Subsidiary has complied with the
2024, Entitas anak telah memenuhi terms and conditions set forth in the bank loan
persyaratan dan kondisi yang tertuang di agreement as follows:
dalam perjanjian pinjaman bank seperti
berikut ini:
Rasio/Ratio Ratio maksimal/Maximum ratio
Rasio jumlah utang terhadap ekuitas/Debt Bervariasi antara 10:1 dan 8:1 maksimal 10
to Equity Ratio kali/Varied from 10:1 and 8:1 maximum 10
times
Non Performing Loan - gross Di atas 90 (sembilan puluh) hari maksimal
5,00%/Above 90 (ninety) days maximum of
5.00%
Non Performing Loan - net Bervariasi dari di atas 90 (sembilan puluh)
hari maksimal 3,00% - 5,00%/Varied from
above 90 (ninety) days maximum of 3.00% -
5.00%
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan The loan facilities are used for the Subsidiary’s
untuk modal kerja kegiatan usaha Entitas anak. working capital.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, Entitas anak telah mematuhi seluruh Subsidiary has complied with all significant
persyaratan penting termasuk loan covenants include maintaining financial
mempertahankan rasio-rasio keuangan ratios as required in the agreement with the
sehubungan dengan perjanjian dengan bank- aforementioned banks.
bank tersebut di atas.
b. Pinjaman dari Sarana Multigriya Finansial b. Loans received from Sarana Multigriya
(Persero) Finansial (Persero)
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman dari This account represents credit facilities from
Sarana Multigriya Finansial (Persero). Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Pinjaman ini merupakan Uncommitted Facility This loan is term loan facility with plafond of
Line dengan plafond maksimal Rp2.000.000. Rp2,000,000. This facility is Non-Revolving and
Fasilitas ini bersifat Non-Revolving dan hanya can only withdrawn during an availability
dapat ditarik selama availability period selama period of 1 (one) year from the date signing the
1 (satu) tahun sejak tanggal penandatangan credit. The interest rate will be determined at
perjanjian kredit dengan tingkat suku bunga the time of the loan withdrawal.
yang akan ditetapkan setiap ada penarikan
kredit.
181
Page 471
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
c. Pinjaman antar Bank c. Interbank Borrowing
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga
per tahun/
Tanggal dimulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate Jumlah/
Starting date Maturity date per annum Total
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
12 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 12, 2025 January 12, 2026 4,69% 1.000.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
18 Desember/ 19 Januari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 18, 2025 January 19, 2026 4,69% 500.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
24 Desember/ 23 Desember/
PT Bank ICBC Indonesia December 24, 2025 December 23, 2026 5,00% 500.000 PT Bank ICBC Indonesia
29 Desember/ 2 Februari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 29, 2025 February 2, 2026 4,71% 500.000 MUFG Bank Jakarta Branch
30 Desember/ 2 Februari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 30, 2025 February 2, 2026 4,80% 1.000.000 MUFG Bank Jakarta Branch
25 November/ 25 November/
PT Bank Nano Syariah November 25, 2025 November 25, 2026 5,10% 49.640 PT Bank Nano Syariah
4 Desember/ 4 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 4, 2025 December 4, 2026 5,10% 73.640 PT Bank Nano Syariah
10 Desember/ 10 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 10, 2025 December 10, 2026 5,10% 60.927 PT Bank Nano Syariah
29 Desember/ 29 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 29, 2025 December 29, 2026 5,25% 50.000 PT Bank Nano Syariah
Sub-jumlah - Rupiah 3.734.207 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
9 Agustus/ 9 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 9, 2024 August 9, 2027 4,85% 583.625 MUFG Bank Cabang Jakarta
30 September/ 30 September/
MUFG Bank Cabang Jakarta September 30, 2024 September 30, 2027 4,70% 1.083.875 MUFG Bank Cabang Jakarta
30 Juni/ 30 Juni/
Citibank N.A. June 30, 2025 June 30, 2026 4,24% 750.375 Citibank N.A.
22 Agustus/ 22 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 22, 2025 August 22, 2028 4,82% 1.667.500 MUFG Bank Jakarta Branch
Sub-jumlah - Mata uang asing 4.085.375 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 7.819.582 Total
182
Page 472
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
c. Pinjaman antar Bank (lanjutan) c. Interbank Borrowing (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga
per tahun/
Tanggal dimulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate Jumlah/
Starting date Maturity date per annum Total
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
20 Desember/ 20 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 20, 2024 January 20, 2025 6,25% 500.000 MUFG Bank Jakarta Branch
27 Desember/ 24 Desember/
PT Bank ICBC Indonesia December 27, 2024 December 24, 2025 6,63% 500.000 PT Bank ICBC Indonesia
Sub-jumlah - Rupiah 1.000.000 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
25 Juni/ 25 Juni/
Citibank N.A. June 25, 2024 June 25, 2025 4,93% 724.275 Citibank N.A.
9 Agustus/ 9 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 9, 2024 August 9, 2027 5,75% 563.325 MUFG Bank Jakarta Branch
22 Agustus/ 22 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 22, 2024 August 22, 2025 5,43% 1.609.500 MUFG Bank Jakarta Branch
30 September/ 30 September/
MUFG Bank Cabang Jakarta September 30, 2024 September 30, 2027 5,34% 1.046.175 MUFG Bank Jakarta Branch
8 November/ 7 November/
Citibank N.A. November 8, 2024 November 7, 2025 4,65% 402.375 Citibank N.A.
18 November/ 18 Februari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk November 18, 2024 February 18, 2025 4,81% 482.850 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
20 November/ 20 Februari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk November 20, 2024 February 20, 2025 4,84% 869.130 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
29 November/ 28 Februari/
Bank Standard Chartered November 29, 2024 February 28, 2025 4,82% 346.043 Standard Chartered Bank
2 Desember/ 2 Juni/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 2, 2024 June 2, 2025 4,81% 321.900 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3 Desember/ 3 Maret/
Bank Standard Chartered December 3, 2024 March 3, 2025 4,79% 877.177 Standard Chartered Bank
5 Desember/ 5 Juni/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 5, 2024 June 5, 2025 4,78% 193.140 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
11 Desember/ 10 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 11, 2024 January 10, 2025 4,65% 241.425 MUFG Bank Jakarta Branch
Sub-jumlah - Mata uang asing 7.677.315 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 8.677.315 Total
Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Bank As of December 31, 2025 and 2024, there is no
atas pinjaman antar bank yang diterima per collateral provided by the Bank for interbank
31 Desember 2025 dan 2024. borrowing received.
183
Page 473
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
d. Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan d. Sharia-based Interbank Fund Management
Prinsip Syariah Antarbank Certificate
Tujuan dari Sertifikat Pengelolaan Dana The purpose of Sharia-based Interbank Fund
Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank adalah Management Certificate is to support the
untuk mendukung pendanaan dan Bank’s financing and loan growth.
pertambahan kredit diberikan Bank.
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga
Jangka waktu per tahun/
Jatuh tempo/ (hari)/ Interest rate Jumlah/
Maturity Tenor (in days) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
2 Januari/
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk January 2, 2026 2 4,18% 100.751 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
7 Januari/
PT Bank Jabar Banten Syariah January 7, 2026 7 4,80% 70.336 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Pembangunan Daerah 7 Januari/ PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Barat January 7, 2026 7 4,75% 30.415 Kalimantan Barat
Jumlah nilai tercatat 201.502 Total carrying amount
e. Lainnya e. Other
Per 31 Desember 2025 dan 2024, Bank dan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
entitas anak telah mematuhi seluruh and the subsidiaries have complied with all
persyaratan perjanjian yang sudah disepakati loan covenants, agreed between the Banks
oleh Bank dan entitas anak dengan pemberi and subsidiaries with the lenders.
pinjaman tersebut.
184
Page 474
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN 24. INCOME TAX
a. Utang pajak a. Taxes payable
Utang pajak terdiri dari: Taxes payable consist of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Bank Bank
Pajak penghasilan: Income tax:
- Pasal 21 46.542 37.846 Article 21 -
- Pasal 23/26 12.904 10.117 Article 23/26 -
- Pasal 4(2) 55.621 127.650 Article 4(2) -
- Lainnya 126.968 58.752 Others -
Pajak pertambahan nilai 10.413 5.337 Value added tax
252.448 239.702
Entitas anak Subsidiaries
Pajak penghasilan badan dan Corporate income tax and
Pajak penghasilan pasal 25 55.592 60.380 Income tax article 25
Pajak penghasilan (pasal 21, Other income tax (article 21,
23/26, 4(2) dan lainnya) 1.116 11.540 23/26, 4(2) and others)
Pajak pertambahan nilai 4.509 4.686 Value added tax
61.217 76.606
Konsolidasian Consolidated
Pajak penghasilan badan dan Corporate income tax and
Pajak penghasilan pasal 25 55.592 60.380 Income tax article 25
Pajak penghasilan (pasal 21, Other income tax (article 21,
23/26, 4(2) dan lainnya) 243.151 245.905 23/26, 4(2) and others)
Pajak pertambahan nilai 14.922 10.023 Value added tax
313.665 316.308
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
Beban pajak penghasilan Bank dan entitas Income tax expenses of the Bank and
anak terdiri dari: subsidiaries consisted of the following:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Bank Bank
Kini 275.468 89.834 Current
Tangguhan 82.219 117.057 Deferred
357.687 206.891
Entitas anak Subsidiaries
Kini 177.831 202.919 Current
Tangguhan (14.920) (8.140) Deferred
162.911 194.779
Konsolidasian Consolidated
Kini 453.299 292.753 Current
Tangguhan 67.299 108.917 Deferred
520.598 401.670
185
Page 475
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak A reconciliation between the Bank’s income
Bank, seperti yang disajikan dalam laporan before tax expense as shown in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and
konsolidasian dan penghasilan kena pajak other comprehensive income and taxable
untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024, are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak dan Income before tax expense
kepentingan non- and non-controlling interest -
pengendali - konsolidasian 2.222.793 1.600.313 consolidated
Dikurangi: Penghasilan sebelum Less: Income before tax expense -
pajak - Entitas anak 555.583 683.855 Subsidiaries
Laba sebelum beban Income before tax expense
pajak - Bank 1.667.210 916.458 - Bank
Laba cabang luar negeri (22.677) (26.583) Gain from overseas branch
Pendapatan yang dikenakan
pajak final (273) (319) Income subject to final tax
Laba Bank disesuaikan Adjusted income before
sebelum pajak penghasilan 1.644.260 889.556 tax of the Bank
Perbedaan waktu Temporary differences
Perbedaan antara komersial Differences between commercial
dan fiskal atas: and tax amounts on:
- Penyisihan imbalan
kerja karyawan 11.601 202.059 Provision for employee benefits -
- Penyisihan bonus karyawan (13.151) (4.888) Provision for employee bonuses -
- Penyisihan kerugian
aset produktif dan Provision for possible losses on -
non-produktif (153.290) (627.662) earning and non-earning assets
- Lain-lain (218.884) (101.583) Others -
(373.724) (532.074)
Perbedaan tetap Permanent differences
Perbedaan antara komersial Differences between commercial
dan fiskal atas: and tax amounts on:
- Dividen dari anak perusahaan (212.331) (225.981) Dividend from subsidiary -
- (Kenaikan)/penurunan nilai (Increase)/decrease in values -
efek-efek yang diperdagangkan (3.950) 8.597 of trading securities
- Lain-lain 143.521 46.347 Others -
(72.760) (171.037)
Penghasilan kena pajak 1.197.776 186.445 Taxable income
Beban pajak penghasilan kini - Bank 263.511 41.017 Corporate income tax expenses - Bank
Surat ketetapan pajak - Bank 11.957 48.817 Tax assessment letter - Bank
Beban pajak penghasilan kini - Entitas anak 177.831 202.919 Corporate income tax expenses - Subsidiaries
453.299 292.753
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka pasal 25 - Bank (315.024) (145.986) Prepaid tax article 25 - Bank
Surat ketetapan pajak - Bank (11.957) (48.817) Tax assessment letter - Bank
Pajak dibayar dimuka - Entitas anak (122.239) (142.539) Prepaid tax - Subsidiaries
Utang pajak penghasilan/ Corporate income tax payable/
(Pajak penghasilan dibayar dimuka) (Prepaid income tax)
Pajak penghasilan dibayar dimuka - Bank (51.513) (104.969) Prepaid corporate income tax - Bank
Utang pajak penghasilan - Konsolidasian 55.592 60.380 Corporate income tax - Consolidated
186
Page 476
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi atas beban pajak penghasilan The reconciliation between the Bank’s income
Bank dengan perkalian laba akuntansi Bank tax expense and the accounting income before
sebelum beban pajak penghasilan dan tarif tax expense and prevailing tax rate are as
pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: follow:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak dan Income before tax expense
kepentingan non- and non-controlling interest -
pengendali - konsolidasian 2.222.793 1.600.313 consolidated
Dikurangi: Laba sebelum beban Less: Income before tax expense
pajak - entitas anak 555.583 683.855 - subsidiaries
Laba sebelum beban Income before tax expense
pajak - Bank 1.667.210 916.458 - Bank
Dikurangi: Less:
Laba cabang luar negeri (22.677) (26.583) Gain from overseas branch
Pendapatan yang dikenakan
pajak final (273) (319) Income subject to final tax
1.644.260 889.556
Beban pajak penghasilan
yang dihitung dengan tarif Corporate income tax based on
pajak yang berlaku 361.737 195.703 the prevailing tax rate
Surat ketetapan pajak 11.957 48.816 Tax assessment letter
Pengaruh pajak atas beda tetap Effect of tax on permanent
pada tarif pajak yang berlaku (16.007) (37.628) differences with prevailing tax rate
Beban pajak penghasilan - Bank 357.687 206.891 Income tax expense - Bank
Beban pajak penghasilan
- entitas anak 162.911 194.779 Income tax expense - subsidiaries
520.598 401.670
Tarif Pajak Penghasilan Corporate Tax Rate
Berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 2021 As stipulated by the Law No. 7 Year 2021 on the
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Harmonization of Tax Regulations (UU HPP) on
(UU HPP) pada tanggal 29 Oktober 2021, October 29, 2021, the calculation of deferred tax
penghitungan pajak tangguhan telah has used a rate of 22%.
menggunakan tarif 22%.
187
Page 477
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Dampak Penerapan Pilar Dua Organization The Impact of Pillar Two of Organization for
for Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(“OECD”) (“OECD”)
Grup Malayan Banking Berhad (selanjutnya Malayan Banking Berhad Group (the “Group”)
disebut “Grup”), termasuk PT Bank Maybank including PT Bank Maybank Indonesia Tbk., is
Indonesia Tbk., berada dalam lingkup aturan within the scope of the OECD Pillar Two model
model Pilar Dua OECD. Pada tanggal laporan, rules. As at the reporting date, Indonesia has
Indonesia telah memberlakukan PMK No. 136 enacted PMK No. 136 Year 2024 for its Pillar Two
Tahun 2024 untuk implementasi Pilar Dua yang implementation effective from January 1, 2025.
berlaku mulai 1 Januari 2025.
Pada tahun ini, penilaian dilakukan In the current year, an assessment was
berdasarkan informasi keuangan 2025 untuk conducted based on the 2025 financial
entitas konstituen di Indonesia dengan information for the constituent entities in
mengadopsi ketentuan transisi Safe Harbour. Indonesia by adopting the Transitional Safe
Oleh karena itu, pajak tambahan dianggap Harbour rules. Accordingly, the top-up tax is
nihil. Pengadopsian ini tidak berdampak pada deemed to be nil. The adoption did not have
jumlah yang dilaporkan dalam laporan any impact on the amount reported in these
keuangan ini. Perusahaan juga telah financial statements. The Company has also
menerapkan pengecualian untuk applied the exception to disclosing any
mengungkapkan informasi tentang pajak information about deferred tax relating to
tangguhan yang berkaitan dengan pajak Pillar Two income taxes.
penghasilan Pilar Dua.
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2021 Seluruh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Desember 2024 untuk
Jenis seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Badan, PPh Pasal 21, 23 dan PPN diterbitkan pada 5
Pajak/All November 2025, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga)
Taxes sebesar Rp149.087. Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp36 dan dibayar pada
4 Desember 2025. Pembayaran jumlah SKPKB yang tidak disetujui sebesar
Rp149.051 sudah dilakukan pada 3 Februari 2026.
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada tanggal 4 Februari
2026, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp137.166 dan PPN sebesar
Rp11.849, namun atas sengketa PPh 21 sebesar Rp36 tidak diajukan Keberatan.
Hingga tanggal penyelesaian laporan keuangan Bank belum menerima hasil
Keberatan dari Kantor Pajak. Manajemen berpendapat bahwa permohonan
Keberatan Bank akan diterima Kantor Pajak.
Tax Audit Notification Letter issued on December 2024 for all types of taxes. P
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax, Article 21, 23 and
VAT issued on November 5, 2025, with a tax underpayment (including fines and
interest) of Rp149,087. The agreed SKPKB amount was Rp36 and already paid on
December 4, 2025. Payment of the SKPKB amounting to Rp149,051 is scheduled to
be made no later than February 4, 2026 and recorded as Other Receivables
(Note 17).
188
Page 478
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2021 Seluruh Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on February 4, 2026,
(lanjutan/ Jenis with a disputed amount of Rp137,166 for Corporate Income Tax and Rp11,849 for
continued) Pajak/All VAT, while no objection was submitted for the withholding tax under Article 21
Taxes amounting to Rp36. As of the completion date of the financial statements, the
Bank has not received the decision on the Objection from the Tax Office. The
Management believes that the Tax Office will approve the objection submitted
by the bank.
2020 Seluruh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada July 2024, untuk seluruh
Jenis jenis pajak.
Pajak/All
Taxes Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan, PPh Pasal 21 dan PPN
diterima pada 11 September 2024, dengan total kurang bayar pajak (termasuk
denda dan bunga) sebesar Rp215.891. Bank tidak menyetujui jumlah SKPKB
tersebut. Pembayaran SKPKB sebesar Rp215.231 dilakukan pada 4 Desember
2025, sementara STP sebesar Rp660 sudah terbayar melalui kompensasi dari
proses pengembalian atas SKPKB PPh Badan 2016. Pembayaran SKPKB dan STP
dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui tersebut diajukan pada tanggal
09 Desember 2025, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp205.735, PPh
Pasal 21 sebesar Rp106 dan PPN sebesar Rp9.390. Hingga tanggal penyelesaian
laporan keuangan Bank belum menerima hasil Keberatan dari Kantor Pajak.
Manajemen berpendapat bahwa permohonan Keberatan Bank akan diterima
Kantor Pajak.
Tax Audit Notification Letter issued on July 2024 for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax, Article 21 Income
Tax and VAT was received on September 11, 2025, with a tax underpayment
(including penalties and interest) of Rp215,891. The Bank did not agree with the
SKPKB amount. Payment of the SKPKB was made on December 4, 2025
amounted Rp215,231. Meanwhile, the STP of Rp660 has been settled through
compensation from the refund of the 2016 Corporate Income Tax - SKPKB. Both
the SKPKB and STP are recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on December 4,
2025, with a disputed amount of Rp205,735 for Corporate Income Tax, Rp106 for
Article 21 Income Tax and Rp9,390 for VAT. As of the completion date of the
financial statements, the Bank has not received the decision on the Objection
from the Tax Office. The Management believes that the Tax Office will approve
the objection submitted by the bank.
189
Page 479
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2019 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Oktober 2023 untuk seluruh
Badan / jenis pajak.
CIT
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN diterima pada
3 Mei 2024, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga)
sebesar Rp202.904. Bank tidak menyetujui jumlah SKPKB tersebut. Pembayaran
SKPKB dilakukan pada 31 Juli 2024 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan
Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui tersebut diajukan pada tanggal
1 Agustus 2024, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp193.660 dan PPN
sebesar Rp9.244. Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima pada 28 April
2025, dengan hasil menolak seluruh permohonan Bank.
Surat Banding atas putusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank pada
11 Juli 2025. Saat ini proses persidangan di Pengadilan Pajak masih berlangsung.
Manajemen berpendapat bahwa Pengadilan Pajak akan mengabulkan Banding
yang diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on October 2023 for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax and VAT was
received on May 3, 2024, with a tax underpayment (including penalties and
interest) of Rp202,904. The Bank did not agree with the SKPKB amount. Payment
of the SKPKB was made on July 31, 2024, and recorded as part of Other
Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on August 1, 2024, with
a disputed amount of Rp193,660 for Corporate Income Tax and Rp9,244 for VAT.
The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received on April
28, 2025, rejecting the Bank’s entire request.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on July 11, 2025. The appeal process is currently
ongoing at the Tax Court. The management believes that the Tax Court will
approve the appeal submitted by the Bank.
190
Page 480
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2018 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada April 2021, untuk seluruh
Badan / jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, PPh Badan & PPN diterbitkan pada 20 Februari
CIT 2023, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga) sebesar
PPN/VAT Rp169.894. Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp70 dan dibayar pada 16 Maret
2023. Jumlah SKPKB yang tidak disetujui adalah Rp169.824, dibayar pada 17 Mei
2023 dan dicatat sebagai Tagihan Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada 19 Mei 2023,
dengan nilai sengketa untuk PPh Badan sebesar Rp154.778 dan PPN sebesar
Rp15.046. Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima Pada 05 April 2024,
dengan hasil menolak seluruh permohonan Bank.
Surat Banding atas putusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank pada
28 Juni 2024. Sidang terakhir dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2025, dan
saat ini Bank sedang menunggu putusan Pengadilan Pajak. Manajemen
berpendapat bahwa Pengadilan Pajak akan mengabulkan Banding yang
diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on April 2021 for all types of taxes. The Tax
Assessment Letter (SKPKB) for Article 21, 23 Corporate Income Tax, and VAT
issued on February 20, 2023, with a tax underpayment (including fines and
interest) of Rp169,894. The agreed SKPKB amount was Rp70 and was paid on
March 16, 2023. The disputed SKPKB amount was Rp169,824, which was paid on
May 17, 2023, and recorded as Other Receivables (Note 17).
An Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on May 19, 2023,
with a disputed amount of Rp154,778 for Corporate Income Tax and Rp15,046 for
VAT. The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received on
April 5, 2024, rejecting the Bank’s entire request.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on June 28, 2024. The final hearing was held on
March 19, 2025 and the Bank is currently awaiting the Tax Court’s edition. The
management believes that the Tax Court will approve the appeal submitted by
the Bank.
191
Page 481
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2017 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada 24 November 2020 untuk
Badan / seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, 26, 4 ayat (2) Final, PPh Badan & PPN
CIT diterbitkan pada 2 September 2022 dengan total kurang bayar pajak (termasuk
PPN/VAT denda dan bunga) sebesar total Rp127.029.
Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp66 dan dibayar pada 29 September
2022; sedangkan jumlah yang tidak disetujui adalah Rp126.963, dibayar pada 24
November 2022 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada 30 November
2022, dengan nilai sengketa sebesar Rp118.106 untuk PPh Badan dan Rp8.857
untuk PPN.
Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima bank Pada 20 Oktober 2023,
dengan hasil untuk PPh Badan diterima sebagian sehingga nilai sengketa
menjadi Rp118.374; sedangkan untuk PPN ditolak seluruhya.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank
pada 8 Januari 2024. Proses sidang telah selesai dan sedang menunggu
Putusan Pengadilan Pajak. Manajemen berpendapat bahwa Pengadilan Pajak
akan mengabulkan Banding yang diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on November 24, 2020, for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Article 21, 23, 26, and Final Article 4(2)
Income Taxes, Corporate Income Tax, and VAT was issued on September 2, 2022,
with a total underpaid tax amount (including penalties and interest) of
Rp127,029.
The agreed SKPKB amount was Rp66 and was paid on September 29, 2022, while
the disputed amount of Rp126,963 was paid on November 24, 2022, and
recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on November 30,
2022, with a disputed amount of Rp118,106 for Corporate Income Tax and Rp8,857
for VAT.
The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received by the
Bank on October 20, 2023, with a partial approval for Corporate Income Tax,
reducing the disputed amount to Rp118,374, while the VAT objection was fully
rejected.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on January 8, 2024. The hearing process has
been completed, and the Bank is awaiting for the Tax Court Decision. The
management believes that the Tax Court will approve the appeal submitted by
the Bank.
192
Page 482
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada November 2019 untuk
Badan/ seluruh jenis pajak. SKPKB untuk PPh Pasal 21, 23, 26, 4(2) Final, PPh Badan & PPN
CIT diterbitkan pada 30 November 2020, dengan total kurang bayar pajak
PPh 21/ (termasuk denda dan bunga) sebesar total Rp279.818.
Income
Tax Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp1.502 dan dibayar pada 29 Desember
Article 21 2020; sedangkan jumlah yang tidak disetujui adalah Rp278.317, dibayar pada 25
PPh 21 Februari 2021 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Final/
Income Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada tanggal 25
Tax Februari 2021, dengan nilai sengketa: Rp249.950 untuk PPh Badan, Rp1.383 untuk
Article 21 PPh 21, Rp1.005 untuk PPh 21 Final dan Rp25.979 untuk PPN.
Final
PPN/VAT Pada Desember 2021 dan Januari 2022, Bank menerima putusan keberatan, di
mana Kantor Pajak menerima keberatan PPh Badan sejumlah Rp12.295, PPh 21
Final Rp532 dan menolak sisanya sebesar Rp265.490.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan PPh 21, PPh Badan dan PPN diajukan
Bank pada 24 Maret 2022. Pada Desember 2023, Bank telah menerima putusan
Pengadilan Pajak dengan mengabulkan seluruhnya untuk PPh 21, mengabulkan
sejumlah Rp22.090 dan menolak sejumlah Rp794 untuk PPN.
Pada September 2025 Bank telah menerima putusan Pengadilan Pajak untuk
PPh Badan dengan mengabulkan sejumlah Rp230.621 dan mempertahankan
sejumlah Rp7.033 terkait koreksi imbalan natura dan biaya promosi. Saat ini
Bank masih menunggu proses pengembalian pajak dari Kantor Pajak.
Atas Putusan Banding untuk PPh 21 dan PPN yang telah dikabulkan Pengadilan
Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali pada
tanggal 8 Maret 2024 dan Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK untuk
PPh 21 dan PPN tersebut pada 18 April 2024. Manajemen berpendapat bahwa
Mahkamah Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali yang
diajukan Kantor Pajak.
Pada September 2025, Bank telah menerima putusan Pengadilan Pajak untuk
PPh Badan dengan jumlah disetujui sebesar Rp229.961 dan jumlah yang tidak
disetujui sebesar Rp7.033. Atas putusan Pengadilan yang tidak disetujui, Bank
telah mengajukan permohonan memori Peninjauan Kembali pada tanggal
25 November 2025. Manajemen berpendapat bahwa Mahkamah Agung akan
menerima permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan Kantor Pajak.
193
Page 483
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPh Badan/ Atas Putusan Banding untuk PPh Badan yang telah dikabulkan Pengadilan
(lanjutan/ CIT Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali pada
continued) PPh 21/ tanggal 28 November 2025, dan Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK
Income Tax untuk PPh Badan tersebut pada 24 Desember 2025. Manajemen berpendapat
Article 21 bahwa Mahkamah Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali
PPh 21 yang diajukan Kantor Pajak.
Final/
Income Tax Tax Audit Notification Letter issued on November 2019 for all types of taxes.
Article 21 The Tax Assessment Letters (SKPKB) for Article 21, 23, 26, and Final Article 4(2)
Final Income Taxes, Corporate Income Tax, and VAT were issued on November 30,
PPN/VAT 2020, with a total underpaid tax amount (including penalties and interest) of
Rp279,818.
The agreed SKPKB amount was Rp1,502 and was paid on December 29, 2020,
while the disputed amount of Rp278,317 was paid on February 25, 2021, and
recorded as part of Other Receivables (Note 17).
The Tax Objection Letter for the disputed SKPKB was submitted on February
25, 2021, with the following disputed amounts: Rp249,950 for Corporate
Income Tax, Rp1,383 for Article 21 Income Tax, Rp1,005 for Final Article 21 Income
Tax, and Rp25,979 for VAT.
On December 2021 and January 2022, the Bank received the tax objection
decision, whereby tax office agreed on Rp12,295 of corporate income tax,
Rp532 of Art.21 Final and rejected the other Rp265,490.
On March 24, 2022, the Bank submitted appeal letters on the rejected
corporate income tax, Article 21 and VAT objection decision. In December
2023, the bank received the decision whereby tax court accepted all the
Income Tax Article 21 appeal, accepted Rp22,090 and rejected Rp794 of the
VAT appeal.
On September, 2025, the Bank received the Tax Court decision on the
Corporate Income Tax case, accepted Rp230,621 and rejected Rp7,033 related
to fiscal correction on benefits in kind and promotion expenses. The Bank is
still awaiting the tax refund process from the Tax Office.
Upon the agreed Tax Court’s decision on the Income Tax Article 21 and VAT
Appeal, the Tax Office filed a Judicial Review on March 8, 2024 and the Bank
already responded by submitting letters for Income Tax Article 21 and VAT on
April 18, 2024. The management believes that the Supreme Court will reject
the request for Judicial Review filed by the Tax Office.
194
Page 484
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2016 PPh Badan/ In September 2025, the bank received Tax Court’s decision for Corporate
(lanjutan/ CIT Income Tax which accepted an amount of Rp229,961 and rejected Rp7,033.
continued) PPh 21/ Regarding the portion of the Tax Court's decision that was rejected, the Bank
Income Tax submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax amounting
Article 21 to IDR7,033 on November 25, 2025. The management believes that the
PPh 21 Final/ Supreme Court will approve the request for Judicial Review filed by the Tax
Income Tax Office.
Article 21
Final Upon the agreed Tax Court’s decision on Corporate Income Tax, the Tax
PPN/VAT Office filed a Judicial Review on November 28, 2025 and the Bank already
responded by submitting a counter-memorandum on December 24, 2025.
The management believes that the Supreme Court will reject the request for
Judicial Review filed by the Tax Office.
2015 PPh Badan/ Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Agustus 2016, untuk
CIT seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, 26, 4 ayat (2) Final, PPh Badan &
PPN/VAT PPN diterbitkan pada 27 dan 28 April 2017 dengan total kurang bayar pajak
PPh 4 (2)/ sebesar total Rp209.719 (termasuk denda dan bunga).
Income Tax
article 4 (2) Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp47.458 dan dibayar pada 23 Mei 2017;
PPh 23/ sedangkan yang tidak disetujui adalah Rp162.261, dibayar pada 23 Mei 2017
Income Tax dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Article 23
Surat Keberatan (sebanyak 5 surat) diajukan pada tanggal 26 Juli 2017,
PPh 26/
dengan total nilai sengketa: Rp162.261. Keputusan Keberatan atas PPh Pasal
Income Tax
23, 26, PPh Final Pasal 4(2), PPN dan PPh Badan diterima Bank pada Juni dan
Article 26
Juli 2018, dengan hasil Kantor Pajak menolak Surat Keberatan tersebut.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan diajukan pada September dan
Oktober 2018. Putusan Pengadilan Pajak untuk PPh Pasal 23, 26, PPh Final
Pasal 4 (2), dan PPN diterima pada November 2021 dengan hasil menerima
sebagian besar permohonan Banding Bank.
Putusan Pengadilan Pajak untuk PPh Badan diterima pada Desember 2021,
dengan hasil menerima sebagian besar permohonan Banding dan jumlah
lebih bayar menjadi Rp117.006.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang belum disetujui, Bank telah
mengajukan Peninjauan Kembali untuk PPh Badan sejumlah Rp69.719 pada
21 Maret 2022. Pada Desember 2024 Bank telah menerima putusan
Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank untuk PPh
Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
195
Page 485
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2015 PPh Badan/ Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak telah
(lanjutan/ CIT mengajukan permohonan Peninjauan Kembali dan Bank sudah
continued) PPN/VAT menyampaikan Kontra Memori PK untuk putusan PPh Final Pasal 4 (2) dan
PPh 4 (2)/ PPN pada 6 April 2022, serta PPh Badan pada 27 April 2022. Pada November
Income Tax 2022 Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan
article 4 (2) Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPN dengan hasil menolak
PPh 23/ seluruhnya. Pada Januari 2023 Bank telah menerima putusan Mahkamah
Income Tax Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Final
Article 23 Pasal 4 (2) dengan hasil menolak seluruhnya. Pada Desember 2024 Bank
PPh 26/ telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
Income Tax diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
Article 26 Keputusan Mahkamah Agung atas PPN, PPh Final Pasal 4 (2) dan PPh Badan
ini merupakan keputusan akhir dan mengikat. Sebagai tindak lanjut atas
keputusan tersebut, pada 26 November 2025, Bank menerima
pengembalian STP PPN sejumlah Rp3.886.
Tax Audit Notification Letter issued in August 2016 for all types of taxes. SKPKB
for Article 21, 23, 26 Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, Corporate
Income Tax, and VAT were issued on April 27 and 28, 2017, with a total
underpaid tax amount of Rp209,719 (including penalties and interest).
The approved SKPKB amount was Rp47,458, which was paid on May 23, 2017,
while the disputed amount was Rp162,261, which was also paid on May 23,
2017, and recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Five Objection Letters were submitted on July 26, 2017, with a total disputed
amount of Rp162,261. The Bank received the Objection Decisions for Article
23, 26 Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, VAT, and Corporate Income
Tax in June and July 2018, with the Tax Office rejecting the objections.
Appeal Letters against the Objection Decisions were submitted in
September and October 2018. The Tax Court's decision for Article 23, 26
Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, and VAT was received in
November 2021, with the court granting most of the Bank's appeal.
The Tax Court's decision for Corporate Income Tax was received in
December 2021, with the court granting most of the Bank's appeal, resulting
in an overpayment of Rp117,006.
Regarding the portion of the Tax Court's decision that was not granted, the
Bank submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax
amounting to Rp69,719 on March 21, 2022. In December 2024, the Bank
received the Supreme Court’s decision on the Judicial Review request for
Corporate Income Tax, which was entirely rejected.
196
Page 486
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2015 PPh Badan/ Regarding the Tax Court’s decision that was granted, the Directorate
(lanjutan/ CIT General of Taxes submitted a Judicial Review request, and the Bank already
continued) PPN/VAT responded by submitting letters for the Final Article 4(2) Income Tax and
PPh 4 (2)/ VAT decisions on April 6, 2022, and for Corporate Income Tax on April 27,
Income Tax 2022. In November 2022, the Bank received the Supreme Court’s decision on
article 4 (2) the Judicial Review request submitted by the Directorate General of Taxes
PPh 23/ for VAT, which was entirely rejected. In January 2023, the Bank received the
Income Tax Supreme Court’s decision on the Judicial Review request submitted by the
Article 23 Directorate General of Taxes for Final Tax Article 4(2), which was entirely
PPh 26/ rejected. In December 2024, the Bank received the Supreme Court’s decision
Income Tax on the Judicial Review request submitted by the Directorate General of
Article 26 Taxes for Corporate Income Tax, which was entirely rejected. The Supreme
Court’s decision regarding this VAT, Final Tax Article 4 (2) and Corporate
Income Tax is final and binding. As of follow up to the above decision, on
November 26, 2025, the Bank received refund of VAT STP amounting to
Rp3,886.
2014 PPh Badan/ Kantor Pajak telah mengeluarkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak kepada
CIT Bank untuk tahun pajak 2014 (semua jenis pajak) dan Bank telah menerima
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak (“SKPKB”) atas PPh Badan, PPh Pasal 21, 23, 23/26, PPh
Pasal 4(2) Final dan PPN di bulan Juli 2018 sebesar Rp84.285 (termasuk
denda dan bunga). Bank telah melakukan pembayaran atas seluruh nilai
SKPKB tersebut dan mencatat pembayaran tersebut sebagai bagian dari
tagihan lainnya (Catatan 17) setelah dikurangi dengan bagian pajak telah
disetujui oleh Bank sebesar Rp10.183.
Bank telah menyampaikan keberatan atas temuan yang tidak disetujui
sebesar Rp74.102 untuk PPN dan PPh Badan pada tanggal 24 dan 26 Oktober
2018. Bank telah menerima putusan atas pengajuan keberatan PPh Badan
pada tanggal 26 Agustus 2019, di mana kantor pajak menolak seluruh
keberatan tersebut.
Di bulan September 2019, Bank telah menerima putusan atas pengajuan
keberatan PPN di mana Kantor Pajak mengabulkan sebagian surat
keberatan PPN tersebut.
Bank telah mengajukan surat banding ke Pengadilan Pajak untuk PPh Badan
pada Agustus 2019; dan untuk PPN pada Desember 2019. Pada Maret 2023
Bank menerima putusan Pengadilan Pajak atas PPN dengan hasil
dikabulkan seluruhnya. Pada Desember 2023, Bank menerima putusan
Pengadilan Pajak atas PPh Badan dengan hasil dikabulkan sebagian.
197
Page 487
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2014 PPh Badan/ Atas putusan Pengadilan Pajak yang tidak disetujui, Bank telah mengajukan
(lanjutan/ CIT Peninjauan Kembali untuk PPh Badan sejumlah Rp23.845 pada 26 Januari
continued) PPN/VAT 2024. Pada Januari 2025 Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung
atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank untuk PPh Badan dengan hasil
menolak seluruhnya.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak mengajukan
Peninjauan Kembali, dan Bank sudah menyampaikan Kontra Memori PK
untuk PPN pada tanggal 12 Juli 2023. Pada 8 Maret 2024 Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Dirjen Pajak untuk PPN dengan hasil menolak seluruhnya.
Keputusan Mahkamah Agung atas PPN ini merupakan keputusan akhir dan
mengikat. Sebagai tindak lanjut atas keputusan tersebut, pada 26
November 2025, Bank menerima pengembalian STP PPN sejumlah Rp3.450.
Pada 19 Februari 2024, Dirjen Pajak mengajukan Peninjauan Kembali atas
putusan PPh Badan yang disetujui Pengadilan Pajak, dan Bank sudah
menyampaikan Kontra Memori PK untuk PPh Badan tersebut pada tanggal
21 Maret 2024. Pada 3 November 2025 Bank telah menerima putusan
Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Dirjen Pajak
untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
Tax Office had issued Tax Audit Notification Letter to the Bank for the 2014
fiscal year (all types of taxes). The Bank has received Tax Assessment Letter
(“SKPKB”) on Corporate Income Tax, Income Tax Articles 21, 23, 23/26, Final
Income Tax Article 4(2) and VAT in July 2018 amounting to Rp84,285
(including penalties and interests). Bank has already paid the
underpayment and had recorded that payment as part of other receivables
(Note 17) after deducted with part which already agreed by Bank amounting
to Rp10,183.
The Bank has filed objection letters upon disputed amounting to Rp74,102 on
VAT and Corporate Income Tax dated October 24 and 26, 2018. Bank already
received the tax objection decision on Corporate Income Tax on August 26,
2019, whereby Tax Office rejected the objection letters.
In September 2019, the Bank already received the tax objection decision on
VAT, whereby Tax Office partially granted the objection letters.
198
Page 488
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2014 PPh Badan/ Bank already submitted appeal letters to Tax Court for Corporate Income
(lanjutan/ CIT Tax in August 30, 2019, and for VAT in December 2019. In March 2023, the
continued) PPN/VAT Bank received the Tax Court decision for VAT with the results fully accepted.
In December 2023, the Bank received the Tax Court decision for Corporate
Income Tax with the results partially accepted.
Regarding the Tax Court decision that was not accepted, the Bank
submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax amounting
to Rp23,845 on January 26, 2024. In January 2025, the Bank has received the
Supreme Court's decision which fully rejected the Judicial Review submitted
by the Bank for Corporate Income Tax.
Regarding the Tax Court decision that was accepted, the Directorate
General of Taxes filed a Judicial Review, and the Bank already responded by
submitting letters for VAT on July 12, 2023. In March 8, 2024, the Bank received
the Supreme Court’s decision on the Judicial Review filed by the Directorate
General of Taxes for VAT, with the request entirely rejected. The Supreme
Court’s decision regarding this VAT is final and binding. As a follow up to the
above decision, on November 26, 2025, the Bank received a refund of VAT
STP amounting to Rp3,450.
In February 19, 2024, the Directorate General of Taxes filed a Judicial Review
for the Tax Court’s decision on Corporate Income Tax, and the Bank already
responded by submitting letters for Corporate Income Tax on March 21,
2024. In November 3, 2025, the Bank received the Supreme Court’s decision
on the Judicial Review filed by the Directorate General of Taxes for
Corporate Income Tax, with the request entirely rejected.
2013 PPh Badan/ Kantor Pajak telah mengeluarkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak kepada
CIT Bank untuk tahun pajak 2013 (semua jenis pajak) dan Bank telah menerima
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) atas Pajak Penghasilan
(“PPh”) Badan, dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) tertanggal 27 Desember
2017 sebesar Rp70.951 (termasuk denda dan bunga). Bank telah melakukan
pembayaran atas seluruh nilai SKPKB tersebut dan mencatat pembayaran
tersebut sebagai bagian dari tagihan lainnya (Catatan 17) setelah dikurangi
dengan bagian pajak telah diakui oleh Bank sebesar Rp15.668.
Bank telah menyampaikan Surat Keberatan untuk temuan PPh Badan dan
PPN yang tidak disetujui pada tanggal 21 Maret 2018. Pada Maret 2019, Bank
telah menerima putusan keberatan yang menolak seluruh pengajuan
keberatan Bank.
Bank telah mengajukan banding atas putusan keberatan PPh Badan dan
PPN pada 31 Mei 2019. Pada Oktober 2021, Bank menerima putusan
Pengadilan Pajak atas PPh Badan dan PPN dengan hasil sebagian diterima
dan sebagian ditolak. Bank tidak menyetujui putusan ini.
199
Page 489
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2013 PPh Badan/ Pada 27 Desember 2021 telah mengajukan Peninjauan Kembali ke
(lanjutan/ CIT Mahkamah Agung untuk putusan yang ditolak, yaitu sebesar Rp6.288 untuk
continued) PPN/VAT PPh Badan dan Rp5.935 untuk PPN. Pada Januari 2023 Bank telah menerima
putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank
untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya. Pada Maret 2023 Bank
telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Bank untuk PPN dengan hasil menolak seluruhnya.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak mengajukan
Peninjauan Kembali, dan Bank sudah menyampaikan Kontra Memori PK
untuk PPh Badan dan PPN pada tanggal 16 Februari 2022. Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Badan dan PPN dengan hasil menolak
seluruhnya. Keputusan Mahkamah Agung atas PPN dan PPh Badan ini
merupakan keputusan akhir dan mengikat. Sebagai tindak lanjut atas
keputusan tersebut, pada 26 November 2025, Bank menerima
pengembalian STP PPN sejumlah Rp1.605.
The Tax Office issued a Tax Audit Notification Letter to the Bank for the 2013
fiscal year (all types of taxes). The Bank has received an Underpayment Tax
Assessment Letter ("SKPKB") for Corporate Income Tax and Value Added Tax
("VAT") dated December 27, 2017, amounting to Rp70,951 (including penalties
and interest). The Bank has already paid the SKPKB and recorded that
payment as part of other receivables (Note 17) after deducted with part
which already recognized by Bank amounting to Rp15,668.
The Bank submitted an Objection Letter for the disputed Corporate Income
Tax and VAT findings on March 21, 2018. In March 2019, the Bank received the
Objection Decision, which rejected the Bank's entire objection submission.
The Bank filed an appeal against the Objection Decision for Corporate
Income Tax and VAT on May 31, 2019. In October 2021, the Bank received the
Tax Court’s decision on Corporate Income Tax and VAT, with the result being
partially accepted and partially rejected. The Bank did not agree with this
decision.
In December 27, 2021, the Bank submitted a Judicial Review request to the
Supreme Court for the rejected amounts: Rp6,288 for Corporate Income Tax
and Rp5,935 for VAT. In January 2023, the Bank received the Supreme Court’s
decision on the Judicial Review for Corporate Income Tax, with the request
entirely rejected. In March 2023, the Bank received the Supreme Court’s
decision on the Judicial Review for VAT, with the request entirely rejected.
200
Page 490
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2013 PPh Badan/ Regarding the Tax Court’s decision that was accepted, the Directorate
(lanjutan/ CIT General of Taxes filed a Judicial Review, and the Bank already responded by
continued) PPN/VAT submitting letters for Corporate Income Tax and VAT on February 16, 2022.
The Bank received the Supreme Court’s decision on the Judicial Review filed
by the Directorate General of Taxes for Corporate Income Tax and VAT, with
the request entirely rejected. The Supreme Court’s decision regarding this
VAT and Corporate Income Tax is final and binding. As a follow up to the
above decision, on November 26, 2025, the Bank received a refund of VAT
STP amounting to Rp1,605.
2010 Kantor Pajak telah melakukan pemeriksaan untuk tahun 2008, 2009 dan 2010
dan menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) atas Pajak
Penghasilan (“PPh”) Badan, PPh Pasal 21, 23 dan 26, PPh Final Pasal 4(2) dan
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) tertanggal 30 Juli 2013 dan 31 Juli 2013
sebesar Rp371.094 untuk 2008, 16 Agustus 2013 dan 19 Agustus 2013 sebesar
2009 Rp274.398 untuk tahun 2009 dan 1 Agustus 2013 sebesar Rp264.538 untuk
PPh Badan/ tahun 2010 (termasuk denda dan bunga). Bank telah melakukan
CIT pembayaran atas seluruh nilai SKPKB tersebut (Catatan 17).
PPN/VAT
PPh 26/ Bank tidak menyetujui sebagian besar hasil keputusan di dalam SKPKB
2008 Income Tax tersebut dan telah menyampaikan 40 (empat puluh) Surat Keberatan
Article 26 sebesar Rp768.234 pada tanggal 28 Oktober 2013 dan 29 Oktober 2013 dan
PPh 4 (2)/ telah menerima kembali seluruh Surat Keputusan atas Keberatan dari
Income Tax Kantor Pajak terkait dengan Surat Keberatan Bank tersebut di mana Kantor
article 4(2) Pajak menyetujui keberatan Bank sebesar Rp27.490.
PPh 21/
Income Tax Bank telah menyampaikan 37 (tiga puluh tujuh) Surat Banding pada tanggal
Article 21 20 November 2014 dan 17 Desember 2014 untuk Surat Keputusan atas
Keberatan tersebut. Pada tahun 2020 Bank telah menerima seluruh Putusan
Pengadilan Pajak untuk PPh Badan, PPh Pasal 26 dan PPN untuk 3 Tahun
pajak ini.
201
Page 491
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2010 Untuk poin yang belum dikabulkan Pengadilan Pajak atas PPh Badan
(lanjutan/ Tahun 2008, 2009, 2010 serta PPN 2008 dan 2009, Bank telah mengirimkan
continued) Permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung. Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung untuk PPh Badan, yaitu menerima
untuk tahun 2009 dan 2010 serta menolak untuk tahun 2008. Sementara
2009 pengajuan PK PPN ditolak olah Mahkamah Agung. Sampai dengan tanggal
(lanjutan/ PPh Badan/ laporan keuangan konsolidasian, Bank telah menerima sebagian
continued) CIT pengembalian atas kelebihan pajak yang sudah dibayar yaitu sebesar
PPN/VAT Rp613.783 pada tahun 2020. Atas sengketa PPh Pasal 26 yang telah
PPh 26/ dikabulkan seluruhnya oleh Pengadilan Pajak, Kantor Pajak telah
2008 Income Tax menyampaikan Kontra Memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah
(lanjutan/ Article 26 Agung. Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan
continued) PPh 4 (2)/ Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Pasal 26 dengan hasil
Income Tax menolak seluruhnya. Keputusan Mahkamah Agung atas ini merupakan
article 4(2) keputusan akhir dan mengikat.
PPh 21/
Income Tax Atas Putusan Banding untuk PPh Pasal 26 masa Septemberr 2008 yang
Article 21 telah dikabulkan Pengadilan Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan
permohonan Peninjauan Kembali pada tanggal 24 Desember 2025, dan
Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK untuk PPh Pasal 26 tersebut
pada 23 Desember 2025. Manajemen berpendapat bahwa Mahkamah
Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan
Kantor Pajak.
The Tax Office conducted audits for the 2008, 2009, and 2010 fiscal years
and issued Underpayment Tax Assessment Letters ("SKPKB") for Corporate
Income Tax ("PPh Badan"), Article 21, 23, and 26 Income Tax, Final Income
Tax under Article 4(2), and Value Added Tax ("PPN") on July 30, 2013, and
July 31, 2013, amounting to Rp371,094 for 2008; August 16, 2013, and August
19, 2013, amounting to Rp274,398 for 2009; and August 1, 2013, amounting
to Rp264,538 for 2010 (including penalties and interest). The Bank has fully
paid the SKPKB amounts (Note 17).
The Bank disagreed with most of the SKPKB decisions and submitted 40
(forty) Objection Letters amounting to Rp768,234 on October 28, 2013, and
October 29, 2013. The Bank received all Objection Decisions from the Tax
Office, which approved only Rp27,490 of the objections.
202
Page 492
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2010 The Bank submitted 37 (thirtyseven) Appeal Letters on November 20, 2014,
(lanjutan/ and December 17, 2014, against the Objection Decisions. In 2020, the Bank
continued) received all Tax Court decisions for Corporate Income Tax, Article 26
Income Tax, and VAT for the three fiscal years.
2009 PPh Badan/ For the points not granted by the Tax Court regarding Corporate Income
(lanjutan/ CIT Tax for 2008, 2009, and 2010, as well as VAT for 2008 and 2009, the Bank
continued) PPN/VAT submitted a Judicial Review request to the Supreme Court. The Supreme
PPh 26/ Court ruled in favor of the Bank for Corporate Income Tax in 2009 and 2010
Income Tax but rejected the request for 2008. Meanwhile, the Judicial Review request
2008 Article 26 for VAT was entirely rejected. As of the date of the consolidated financial
(lanjutan/ PPh 4 (2)/ statements, the Bank has received a partial tax refund of Rp613,783 in 2020.
continued) Income Tax Regarding the Article 26 Income Tax dispute, which was fully granted by
article 4(2) the Tax Court, the Tax Office submitted a CounterMemorandum for
PPh 21/ Judicial Review to the Supreme Court. The Bank has received the Supreme
Income Tax Court’s decision on the Judicial Review filed by the Director General of
Article 21 Taxes for Article 26 Income Tax, which was entirely rejected. The Supreme
Court’s decision is final and binding.
Upon the agreed Tax Court’s decision on Article 26 Income Tax, the Tax
Office filed a Judicial Review on November 24, 2025 and the Bank
already responded by submitting a counter-memorandum on
December 23, 2025. The management believes that the Supreme Court
will reject the request for Judicial Review filed by the Tax Office.
203
Page 493
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM WOM
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2023 PPh Pada tanggal 6 Januari 2026, entitas anak menerima Surat Pemberitahuan
Badan/CIT Pemeriksaan Lapangan nomor PRIN-14/RIKSIS/KPP.1901/2026 tentang
PPN/VAT pemeriksaan lapangan untuk semua jenis pajak tahun pajak 2023.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan diterbitkan, entitas anak belum
menerima putusan dari Kantor Pajak.
On January 6, 2026, the subsidiary received Field Examination Notification
Letter number PRIN-14/RIKSIS/KPP.1901/2026 regarding field examination for all
taxes for fiscal year 2023.
Up to the issuance date of the financial statements, the subsidiary has not
received decision from the Tax Office.
2018 PPh Pada tanggal 17 April 2020, entitas anak (WOM) menerima Surat Ketetapan
Badan/CIT Pajak (“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2018 untuk Pajak Penghasilan
PPN/VAT (“PPh”) Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan
Pasal 23 (“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”), dan
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp17.672 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak.
Atas ketetapan kurang bayar PPN sebesar Rp5.364 dan PPh Badan sebesar
Rp5.936, entitas anak mengajukan keberatan dengan hasil kantor pajak
menolak seluruhnya keberatan PPN sebesar Rp5.364 dan menerima sebagian
PPh Badan sebesar Rp1.401.
Atas hasil keberatan pajak yang ditolak atas PPN sebesar Rp5.364 dan PPh
Badan sebesar Rp4.514, entitas anak mengajukan banding.
Pada tanggal 11 Oktober 2023, entitas anak menerima Surat Keputusan
Pengadilan Pajak atas ketatapan kurang bayar PPN masa Desember 2018 dan
PPh Badan yang isinya mengabulkan seluruhnya permohonan banding
entitas anak.
Entitas anak telah menerima Surat Keputusan Peninjauan Kembali
Mahkamah Agung atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPh Badan tahun 2018
dan Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa Desember 2018 tanggal
18 September 2024 dan 16 Oktober 2024 yang isinya menolak seluruhnya
permohonan peninjauan kembali yang diajukan oleh DJP. Entitas anak telah
mengajukan permohonan pengembalian STP atas Surat Ketetapan Kurang
Bayar PPN masa Desember 2018 sebesar Rp691 dan masih menunggu
pengembalian dari kantor pajak. Permohonan pengembalian pajak tersebut
telah dicatat sebagai taksiran tagihan pajak pada aset lain-lain. Keputusan
Mahkamah Agung ini merupakan keputusan yang akhir dan mengikat.
204
Page 494
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2018 PPh On April 17, 2020, the subsidiary (WOM) received Tax Assessment Letters for
(lanjutan/ Badan/CIT fiscal year 2018 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21,
continued) PPN/VAT Income Tax Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”).
Based on the Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment
of tax with aggregating amount to Rp17,672 and has been fully paid by
subsidiary.
For the underpayment assessment of VAT amounting to Rp5,364 and the CIT
amounting to Rp5,936, the subsidiary submitted tax objection with the result
that the tax office rejected the VAT objection amounting to Rp5,364 and
partially agreed on CIT objection amounting to Rp1,401.
On the rejected result for VAT amounting to Rp5,364 dan CIT amounting to
Rp4,514, the subsidiary filed an appeal.
On October 11, 2023, the subsidiary received Tax Court Decision Letter on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 and CIT which is
fully granting the subsidiary’s appeal.
The subsidiary has received The Supreme Court Judicial Review Decision
Letter on CIT Underpayment Assessment Letter year 2018 and VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 dated
September 18, 2024 and October 16, 2024 which is fully rejected the judicial
review filed by the DJP. The subsidiary has filed refund of STP on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 amounted to Rp691
and still awaiting refund from the tax office. Those tax refund request is
recorded as claim for tax refund in other assets. This Supreme Court decision
is final and binding.
205
Page 495
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2017 PPh Pada tanggal 11 Januari 2022, entitas anak menerima Surat Ketetapan Pajak
Badan/CIT (“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2017 untuk Pajak Penghasilan (“PPh”)
Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan Pasal 23
(“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”), dan Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp45.914 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak.
Atas ketetapan kurang bayar PPh Badan sebesar Rp39.326, entitas anak
mengajukan keberatan dengan hasil kantor pajak hanya menyetujui
keberatan pajak tersebut sebesar Rp2.980. Atas hasil keberatan pajak yang
ditolak sebesar Rp36.346, entitas anak mengajukan banding. Pembayaran SKP
atas PPh badan tersebut telah dicatat sebagai taksiran tagihan pajak pada
aset lain-lain.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan diterbitkan, entitas anak belum
menerima putusan dari Pengadilan Pajak.
On January 11, 2022, the subsidiary received Tax Assessment Letters for fiscal
year 2017 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21, Income Tax
Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”). Based on the
Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment of tax with
aggregating amount to Rp45,914 and has been fully paid by subsidiary.
For the CIT underpayment assessment amounting to Rp39,326, the subsidiary
submitted tax objection with the result that the tax office only partially agreed
the objection amounting to Rp2,980. On the rejected result amounted
Rp36,346, the subsidiary filed an appeal. Those CIT underpayment is recorded
as claim for tax refund in other assets.
Up to the issuance date of the financial statements, the subsidiary has not
received decision from the Tax Court.
2016 PPN/VAT Pada tanggal 18 Desember 2019, entitas anak menerima Surat Ketetapan Pajak
(“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2016 untuk Pajak Penghasilan (“PPh”)
Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan Pasal 23
(“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”) dan Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp26.671 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak pada tanggal 20
Desember 2019.
206
Page 496
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPN/VAT Atas ketetapan kurang bayar PPN sebesar Rp5.224, entitas anak mengajukan
(lanjutan/ keberatan dengan hasil kantor pajak menolak seluruhnya keberatan PPN yang
continued) diajukan entitas anak. Atas hasil keberatan pajak yang ditolak, entitas anak
mengajukan banding.
Pada tanggal 11 Oktober 2023, entitas anak menerima Surat Keputusan
Pengadilan Pajak atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa Desember
2016 yang isinya mengabulkan seluruhnya permohonan banding entitas
anak.
Entitas anak telah menerima Surat Keputusan Peninjauan Kembali tanggal
16 Oktober 2024 yang isinya menolak seluruhnya permohonan peninjauan
kembali yang diajukan DJP. Keputusan Mahkamah Agung ini merupakan
keputusan yang akhir dan mengikat. Berdasarkan Keputusan Peninjauan
Kembali tersebut Perusahaan telah mengajukan permohonan pengembalian
Surat Tagihan Pajak (“STP”) atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa
Desember 2016 sebesar Rp622 dan masih menunggu pengembalian dari
kantor pajak. Permohonan pengembalian pajak tersebut telah dicatat
sebagai taksiran tagihan pajak pada aset lain-lain.
On December 18, 2019, the subsidiary received Tax Assessment Letters for fiscal
year 2016 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21, Income Tax
Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”). Based on the
Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment of tax with
aggregating amount to Rp26,671 and has been fully paid by the subsidiary On
December 20, 2019.
For the VAT underpayment assessment of Rp5,224, the subsidiary submitted
tax objection with the result that the tax offce rejected the subsidiary’s
objection. On the rejected result, the subsidiary filed an appeal.
On October 11, 2023, the subsidiary received Tax Court Decision Letter on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2016 which is fully
granting the subsidiary’s appeal.
The subsidiary has received a Judicial Review Decision Letter dated
October 16, 2024 which is fully rejected the judicial review filed by the DJP. This
Supreme Court decision is final and binding. Based on Judicial Review
Decision Letter the Company has filled refund of Tax Collection Letter (“STP”)
on VAT Underpayment Assessment Letter period December 2016 amounted to
Rp622 and still awaiting refund from the tax office. Those tax refund request
isrecorded as claim for tax refund in other assets.
207
Page 497
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
c. Aset dan liabilitas pajak tangguhan c. Deferred tax assets and liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details
rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan of deferred tax assets and liabilities of the Bank
Bank dan entitas anaknya sebagai berikut: and subsidiaries are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan Dibebankan
laba rugi ke ekuitas
konsolidasian/ konsolidasian/
Credited/ Charged to
(charged) to consolidated
consolidated statements
1 Januari/ statements of changes in 31 Desember/
07030000_01 January 1 of income equity December 31
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Bank Bank
Keuntungan/(kerugian) yang belum Unrealized gains/(losses)
direalisasi atas perubahan on changes in fair value of
nilai wajar investasi keuangan financial investments measured
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain - neto 102.658 - (192.233) (89.575) comprehensive income - net
Cadangan kerugian atas Allowance for possible
aset produktif losses on earning and
dan non-produktif 50.466 (33.724) - 16.742 non-earning assets
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 334.235 2.552 (20.723) 316.064 benefits
Cadangan bonus karyawan 67.058 (2.893) - 64.165 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (65.465) (14.787) - (80.252) Fixed assets depreciation
Lain-lain 83.592 (33.367) - 50.225 Others
572.544 (82.219) (212.956) 277.369
Entitas anak Subsidiaries
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 28.701 5.018 (8.242) 25.477 benefits
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (3) - - (3) losses
Cadangan bonus karyawan 9.211 (428) - 8.783 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (5.229) 1.318 - (3.911) Fixed assets depreciation
Lain-lain 7.852 9.012 - 16.864 Others
40.532 14.920 (8.242) 47.210
Jumlah aset pajak tangguhan 613.076 (67.299) (221.198) 324.579 Total deferred tax assets
208
Page 498
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
c. Aset dan liabilitas pajak tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets and liabilities (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details
rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan of deferred tax assets and liabilities of the Bank
Bank dan entitas anaknya sebagai berikut: and subsidiaries are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/ Dikreditkan/
(dibebankan) (dibebankan)
ke laporan ke ekuitas
laba rugi konsolidasian/
konsolidasian/ Credited/
Credited/ (charged) to
(charged) to consolidated
consolidated statements
1 Januari/ statements of changes in 31 Desember/
07030000_01 January of income equity December 31
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Bank Bank
Keuntungan yang belum Unrealized gains
direalisasi atas perubahan on changes in fair value of
nilai wajar investasi keuangan financial investments measured
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain - neto 50.557 - 52.101 102.658 comprehensive income - net
Cadangan kerugian atas Allowance for possible
aset produktif losses on earning and
dan non-produktif 188.552 (138.086) - 50.466 non-earning assets
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 309.027 44.453 (19.245) 334.235 benefits
Cadangan bonus karyawan 68.133 (1.075) - 67.058 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (42.622) (22.843) - (65.465) Fixed assets depreciation
Lain-lain 83.098 494 - 83.592 Others
656.745 (117.057) 32.856 572.544
Entitas anak Subsidiaries
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 25.779 4.342 (1.420) 28.701 benefits
Cadangan bonus karyawan Allowance for employee bonuses
Penyisihan kerugian 5.132 (5.135) - (3) Allowance for impairment
penurunan nilai 7.227 1.984 - 9.211 losses
Penyusutan aset tetap (5.290) 61 - (5.229) Fixed assets depreciation
Lain-lain 964 6.888 - 7.852 Others
33.812 8.140 (1.420) 40.532
Jumlah aset pajak tangguhan 690.557 (108.917) 31.436 613.076 Total deferred tax assets
Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak The management believes that the deferred
tangguhan yang timbul dari perbedaan tax assets that resulted from the temporary
temporer dapat direalisasikan pada periode differences are realizable in future periods.
mendatang.
209
Page 499
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
d. Administrasi (lanjutan) d. Administration (continued)
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan Under the prevailing Taxation Laws of
yang berlaku di Indonesia, Bank dan entitas Indonesia, the Bank and subsidiaries
anak menghitung, menetapkan dan calculates, determines and pays tax payable
membayar sendiri besarnya jumlah pajak based on self-assessment. The Directorate
yang terutang. Direktur Jenderal Pajak ("DJP") General of Taxes (“DGT”) may assess or
dapat menetapkan atau mengubah liabilitas amend taxes within five years from the time
pajak dalam batas waktu lima tahun sejak saat the tax becomes due for the fiscal year 2008
terutangnya pajak untuk tahun pajak 2008 dan and subsequent years.
tahun-tahun selanjutnya.
Perhitungan pajak penghasilan untuk tahun The income tax calculation for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 which uses
dan 2024 yang menggunakan penghasilan taxable income from the reconciliation result
kena pajak hasil rekonsiliasi sebagaimana as disclosed in Note 24b will be and has been
diungkapkan dalam Catatan 24b akan dan the basis in filing Annual Corporate Income Tax
telah menjadi dasar dalam pengisian Surat Return.
Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak
Penghasilan Badan.
25. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN 25. ACCRUED EXPENSES AND OTHER LIABILITIES
LIABILITAS LAIN-LAIN
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Penyisihan imbalan kerja Provision for employee benefits
(Catatan 47b) 1.552.453 1.649.703 (Note 47b)
Beban yang masih harus dibayar 754.928 661.329 Accrued expenses
Liabilitas sewa 443.553 453.390 Lease liabilities
Bunga yang masih harus dibayar 147.010 192.973 Accrued interests
Cadangan atas kerugian kredit komitmen Expected credit loss allowance on
dan kontijensi (Catatan 32) 92.276 125.454 commitments and contigencies (Note 32)
Pendapatan diterima di muka 23.991 35.587 Deferred income
Setoran jaminan 21.551 16.397 Margin deposits
Lain-lain 300.734 425.287 Others
Sub-jumlah - Rupiah 3.336.496 3.560.120 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Bunga yang masih harus dibayar 43.374 82.956 Accrued interests
Cadangan atas kerugian kredit komitmen Expected credit loss allowance on
dan kontijensi (Catatan 32) 20.618 15.284 commitments and contigencies (Note 32)
Setoran jaminan 19.941 21.902 Margin deposits
Beban yang masih harus dibayar 18.440 21.357 Accrued expenses
Pendapatan diterima di muka 2.933 1.555 Deferred income
Lain-lain 6.164 41.447 Others
Sub-jumlah - Mata uang asing 111.470 184.501 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 3.447.966 3.744.621 Total
210
Page 500
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN 25. ACCRUED EXPENSES AND OTHER LIABILITIES
LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) (continued)
Beban yang masih harus dibayar dan lain-lain Accrued expenses and others consist of bonuses,
terdiri dari bonus, insentif karyawan, cadangan employee incentives, consultant provisions, and
konsultan dan lain-lain. others.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beban As of December 31, 2025 and 2024, accrued
yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain expenses and other liabilities with related parties
dengan pihak berelasi masing-masing sebesar amounted to Rp2,672 and Rp6,047, respectively
Rp2.672 dan Rp6.047 (Catatan 44). (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas As of December 31, 2025 and 2024, other liabilities
lain-lain termasuk penyisihan liabilitas kontinjensi included a provision for contingent liabilities
adalah sebesar Rp127.781 dan Rp255.107. amounting to Rp127,781 and Rp255,107, respectively.
Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa: Movement of lease liabilities:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 453.390 528.247 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 119.163 64.455 Additions for the year
Penambahan bunga (Catatan 15b) 40.086 41.475 Accretion of interest (Note 15b)
Pembayaran (169.086) (180.787) Payments
Sub-jumlah 443.553 453.390 Sub-total
Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo Less: Portion that will be due
dalam waktu satu tahun 1.561 29.574 within one year
Bagian jangka panjang 441.992 423.816 Long term portion
Informasi mengenai jatuh tempo terkait liabilitas Information on lease liabilities maturities is as
sewa adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan - 54 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 40 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan - 1.243 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 1.561 28.237 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 441.992 423.816 > 12 months
443.553 453.390
211
Page 501
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI 26. SUBORDINATED LOAN
31 Desember/December 31, 2025
Jangka waktu Suku bunga
(bulan)/ per tahun/
Wali amanat/ Jatuh tempo/ Tenor Interest rate Jumlah/
Trustee Maturity (in months) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Long Term Notes Subordinasi Subordinated Long Term Notes
Yang Dilakukan Tanpa Melalui Conducted Without Going Through
Penawaran Umum PT Bank PT Maybank Sekuritas 23 Agustus/ Public Offering PT Bank Maybank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 Indonesia August 23, 2033 120 7,90% 100.000 Indonesia Tbk Year 2023
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (479) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 99.521 Total carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Jangka waktu Suku bunga
(bulan)/ per tahun/
Wali amanat/ Jatuh tempo/ Tenor Interest rate Jumlah/
Trustee Maturity (in months) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Long Term Notes Subordinasi Subordinated Long Term Notes
Yang Dilakukan Tanpa Melalui Conducted Without Going Through
Penawaran Umum PT Bank PT Maybank Sekuritas 23 Agustus/ Public Offering PT Bank Maybank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 Indonesia August 23, 2033 120 7,90% 100.000 Indonesia Tbk Year 2023
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (516) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 99.484 Total carrying amount
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) LTN”)
Pada tanggal 23 Agustus 2023, Bank menerbitkan On August 23, 2023, the Bank issued Subordinated
LTN Subordinasi sebesar Rp100.000 sebagaimana LTN amounting to Rp100,000 as stipulated in the
diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Financial Services Authority (OJK) Regulation No.
Keuangan (OJK) No.39/POJK.04/2019 tentang 39/POJK.04/2019 concerning Issuance of Debt
Penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk yang Securities and/or Sukuk which are conducted
dilakukan tanpa melalui penawaran umum dengan without going through a public offering with
tingkat bunga tetap sebesar 7,90% per tahun, bearing fixed interest rate at 7.90% per annum, with
berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal 10 (ten) years tenor since Issuance Date.
Emisi.
212
Page 502
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 26. SUBORDINATED LOAN (continued)
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) (lanjutan) LTN”) (continued)
Bunga LTN Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) The interest rate of the Subordinated LTN will be
bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga paid on quarterly basis based on interest payment
LTN Subordinasi. Pembayaran bunga LTN date of the Subordinated LTN has been made on
Subordinasi pertama telah dilakukan pada tanggal November 23, 2023, while the last interest payment
23 November 2023, sedangkan pembayaran bunga of the Subordinated LTN and due date wll be made
LTN Subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo on August 23, 2033.
pokok LTN Subordinasi akan dilakukan pada
tanggal 23 Agustus 2033.
Pada saat penerbitan LTN Subordinasi dengan At the issuance of Subordinated LTN with reference
mengacu kepada ketentuan peraturan Otoritas to POJK No.11/POJK.03/2016 Article 19 (1) c dated
Jasa Keuangan (“POJK”) No.11/POJK.03/2016 Pasal 19 January 29, 2016 as last amanded through POJK
(1) c tanggal 29 Januari 2016 sebagaimana terakhir No.27 of 2022 on December 28, 2022 regarding
diubah melalui POJK No.27 tahun 2022 tanggal Minimum Capital Adequacy for Commercial Bank,
28 Desember 2022, tentang Kewajiban Penyediaan then Subordinated LTN was issued with write down
Modal Minimum (“KPMM”) Bank Umum, maka LTN mechanism feature. In relation to that write down
Subordinasi diterbitkan dengan memiliki fitur mechanism feature, if there is any Non Viability
mekanisme write down. Sehubungan dengan Event as stipulated by FSA, the Bank irrevocably,
adanya fitur mekanisme write down tersebut, maka without approval from the Subordinated LTN
dalam hal telah terjadi Peristiwa Terganggu holders or calling Subordinated LTN Holders General
Kelangsungan Usaha sebagaimana ditetapkan Meeting (“RUPLTN”), will conduct write down.
oleh OJK, Bank secara tidak dapat ditarik kembali,
tanpa memerlukan persetujuan dari pemegang LTN
subordinasi atau tanpa memanggil Rapat Umum
Pemegang LTN Subordinasi (“RUPLTN”), akan
melakukan write down.
Walaupun Bank akan senantiasa menjaga Although the Bank will always maintain its viability,
kelangsungan usahanya, namun di masa yang in the future the Bank may be stated as non viable
akan datang Bank dapat dinyatakan terganggu by FSA, in which the Bank has to conduct write down
kelangsungan usahanya oleh OJK, di mana kondisi of Subordinated LTN.
ini akan mengharuskan Bank untuk melakukan write
down atas LTN subordinasi yang telah diterbitkan.
Unuk keperluan perhitungan rasio Kewajiban For the purpose of Capital Adequacy Ratio (“CAR”)
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”), LTN calculation, the Subordinated LTN is included as
subordinasi di atas diperhitungkan sebagai modal supplementary capital after the Bank received
pelengkap setelah Bank menerima surat approval letter from FSA No.S-100/PB.32/2023 dated
persetujuan dari OJK No.S-100/PB.32/2023 tanggal October 6, 2023.
6 Oktober 2023.
213
Page 503
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 26. SUBORDINATED LOAN (continued)
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) (lanjutan) LTN”) (continued)
LTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan jaminan Subordinated LTN is not guaranteed by any special
khusus dan tidak dijamin oleh pihak ketiga, guarantee and is not guaranteed by a third party,
termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik including not guaranteed by the Republic of
Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program Indonesia and is not included in the bank
penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga guarantee program implemented by the Lembaga
Penjaminan Simpanan (LPS) atau lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) or other guarantee
penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan institutions are in accordance with applicable laws
perundang- undangan yang berlaku dan and regulations and are a subordinated obligation
merupakan kewajiban penerbit yang disubordinasi. of the issuer.
LTN Subordinasi ini tidak memiliki opsi untuk Subordinated LTN does not have a buy back option
pembelian kembali sampai dengan jatuh tempo until the Subordinated LTN matures. Under certain
LTN Subordinasi. Dalam kondisi tertentu conditions as intended in Article 5 of OJK Regulation
sebagaimana dimaksud Pasal 5 Peraturan OJK Number 30/POJK.04/2019, the Issuer is obliged to
Nomor 30/POJK.04/2019, Penerbit wajib melakukan buy back the Subordinated LTN even though it has
pembelian kembali LTN Subordinasi walau belum not reached 1 (one) year from the Issuance Date
mencapai 1 (satu) tahun dari Tanggal Penerbitan and must obtain prior approval from the RUPLTN.
dan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu
dari RUPLTN.
Bank menerbitkan LTN subordinasi sebagai Modal The Bank issues Subordinated LTN as
Pelengkap (“Tier 2 Capital”) sebagaimana Complementary Capital (“Tier 2 Capital”) as
ditentukan dalam peraturan yang berlaku dan akan specified in applicable regulations and will be used
digunakan untuk penyaluran kredit serta untuk for credit distribution and to stregthen the long-
memperkuat struktur pendanaan jangka panjang. term funding structure.
214
Page 504
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM 27. SHARE CAPITAL
a. Modal saham a. Share capital
Modal ditempatkan dan disetor penuh Bank The Bank’s issued and fully paid capital as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
dan/and
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal
24010000_01 (nilai penuh)/
Jumlah saham/ Nominal amount
Jenis saham Number of shares (full amount) Rp Types of shares
Saham Seri A 388.146.231 900,00 349.332 Series A Shares
Saham Seri B 8.891.200.000 225,00 2.000.520 Series B Shares
Saham Seri D 66.935.849.590 22,50 1.506.056 Series D Shares
Jumlah 76.215.195.821 3.855.908 Total
Susunan pemegang saham Bank pada The Bank’s shareholders as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024, based on the statement of PT
berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek Sinartama Gunita, the shares registration
(BAE) - PT Sinartama Gunita adalah sebagai bureau (Biro Administrasi Efek (BAE)) are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
dan/and
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah saham/
Pemegang saham % Number of shares Name of shareholder
Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. 45,02 34.312.479.550 Sorak Financial Holdings Pte. Ltd.
Maybank Offshore Corporate Services Maybank Offshore Corporate Services
(Labuan) Sdn Bhd 33,96 25.882.393.996 (Labuan) Sdn Bhd
Vital Solution Fund 8,73 6.653.168.749 Vital Solution Fund
Masyarakat 12,29 9.367.153.526 Public
100,00 76.215.195.821
215
Page 505
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Semua saham yang diterbitkan oleh Bank, All shares issued by the Bank, i.e. Series A, Series
seperti Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D adalah B, Series C and Series D are common shares,
saham biasa, kecuali untuk saham Seri C yang except for Series C, which have additional
memiliki hak tambahan. Di antara hak rights. Among those additional rights is that of
tambahan tersebut ialah hak untuk menerima preferential treatment if the Bank is liquidated.
sisa likuidasi Bank lebih dahulu.
Sejak tahun 2001, saham Bank telah Since 2001, the Bank’s shares have been traded
diperdagangkan dengan mekanisme on a scriptless mechanism.
“scriptless”.
Saham Seri C hanya dapat dimiliki oleh Negara Series C shares may only be owned by the
Republik Indonesia atau badan hukum yang Government of the Republic of Indonesia,
seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara companies wholly-owned by the Government
Republik Indonesia atau badan hukum publik. of the Republic of Indonesia or public legal
Jika saham Seri C dijual atau dialihkan ke pihak entity. If any Series C shares are sold or
lain yang bukan merupakan badan hukum transferred to another party that is a non-
Pemerintah, saham tersebut akan berubah Government entity then such Series C shares
dengan sendirinya menjadi saham Seri B. will be converted automatically into Series B
shares.
Sejak tahun 2002, Pemerintah Republik Since 2002, the Government of the Republic of
Indonesia telah mencadangkan sejumlah Indonesia has provided certain of its Series C
tertentu saham Seri C yang dimilikinya untuk shares owned to be transferred to the holders
dialihkan kepada pemegang Sertifikat Bukti of Right Certificate (Sertifikat Bukti Hak - SBH)
Hak-SBH berdasarkan pengumuman Badan based on an announcement by the Indonesian
Penyehatan Perbankan Nasional tanggal 21 Bank Restructuring Agency on December 21,
Desember 2002. SBH ini diberikan oleh 2002. The SBH were provided by the
Pemerintah Republik Indonesia kepada pihak Government of the Republic of Indonesia to
yang telah mengambil bagian dalam parties that took a part of the purchase of
pembelian saham Seri B sehubungan dengan Series B shares related to the Bank’s
proses rekapitalisasi Bank di tahun 1999, di recapitalization process in 1999, wherein the
mana pemegang SBH berhak untuk menerima holders of SBH have a right to receive the
pembayaran pinjaman yang diklasifikasikan proceeds from loans classified as “loss”, which
sebagai “macet”, yang sebelumnya telah were transferred to the Indonesian Bank
dialihkan ke Badan Penyehatan Perbankan Restructuring Agency.
Nasional.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas V dengan Hak Memesan Efek V with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, The Bank has added
menambah 6.253.554.529 lembar saham 6,253,554,529 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp140,705 on April 26, 2010 and thus the
Rp140.705 pada tanggal 26 April 2010 dan total share capital issued and paid up
dengan demikian jumlah seluruh saham increased to become 56,281,990,760 shares.
ditempatkan dan disetor Bank meningkat
menjadi 56.281.990.760 lembar saham.
216
Page 506
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT V dimaksud With the implementation of PUT V the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank per tanggal 21 April 2010 have been changed as of April 21, 2010 as
sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Keputusan Rapat No. 42 tanggal 14 Mei 2010 42 dated May 14, 2010, notarized by Notary
yang dibuat dihadapan Poerbaningsih Adi Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in Jakarta and
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta dan telah notified to Minister of Justice and Human
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Rights of the Republic of Indonesia and has
Asasi Manusia Republik Indonesia, been acknowledged and registered under
serta telah diterima dan dicatat dibawah approval and acknowledgement notice
bukti penerimaan dan pemberitahuan No.AHU-AH.01.10-30430 dated November 26,
No.AHU-AH.01.10-30430 tanggal 26 November 2010 and has been recorded in Company List
2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar Record No.AHU-0085986.AH.01.09. Tahun 2010
Perseroan No.AHU-0085986.AH.01.09. Tahun dated November 26, 2010. Bank's issued and
2010, tanggal 26 November 2010. Struktur modal fully paid capital structure changed to
ditempatkan dan disetor Bank mengalami Rp3,407,411 which consists of 56,281,990,760
perubahan menjadi sebesar Rp3.407.411 yang shares.
terdiri dari 56.281.990.760 saham.
Pada tanggal 23 Mei 2011 sampai dengan 26 Mei On May 23, 2011 up to May 26, 2011, Maybank
2011, Maybank Offshore Corporate Services Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn
(Labuan) Sdn Bhd selaku pemegang saham Bhd as a controlling shareholder, sold 695,500
pengendali, melakukan penjualan saham shares or 0.00127% and 5,239,500 shares or
sejumlah 695.500 saham atau sebesar 0.0093% on June 7, 2011 up to June 8, 2011, and
0,00127% dan sejumlah 5.239.500 saham atau 500 shares on May 3, 2012 in order to fulfill
sebesar 0,0093% pada tanggal 7 Juni 2011 Capital Market and Financial Institutions
sampai dengan 8 Juni 2011 dan sejumlah 500 Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule No.
saham pada tanggal 3 Mei 2012, dalam rangka IX.H.1 on Takeover of Public Company,
memenuhi peraturan Badan Pengawas Pasar Attachment of Decision Letter BAPEPAM-LK
Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) Head No.Kep-259/BL/2008.
No.IX.H.1 tentang Pengambilalihan Perusahaan
Terbuka, Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-
LK No.Kep-259/BL/2008.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas VI dengan Hak Memesan Efek VI with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, The Bank has added
menambah 4.690.165.897 lembar saham 4,690,165,897 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp105,529 on July 23, 2013 in order to
Rp105.529 pada tanggal 23 Juli 2013 dalam expand the loan and thus the total share
rangka ekspansi kredit dan dengan demikian capital issued and paid up increased to
jumlah seluruh saham ditempatkan dan disetor become 60,972,156,657 shares.
Bank meningkat menjadi 60.972.156.657 lembar
saham.
217
Page 507
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VI dimaksud With the implementation of PUT VI the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal 23 Juli have been changed as of July 23, 2013 as
2013 sebagaimana termuat dalam Akta stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Pernyataan Keputusan Rapat No. 34 tanggal 27 34 dated August 27, 2013 notarized by Notary
Agustus 2013 yang dibuat di hadapan Ir. Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., in Jakarta and notified to Minister of Justice
Notaris di Jakarta dan telah diberitahukan and Human Rights of the Republic of Indonesia
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia and has been acknowledged and registered
Republik Indonesia, serta telah diterima dan under approval and acknowledgement notice
dicatat di bawah bukti penerimaan dan No.AHU-AH.01.10-44438 dated October 28, 2013
pemberitahuan No.AHU-AH.01.10-44438 and has been recorded in Company List
tanggal 28 Oktober 2013 dan telah Record No.AHU-0098911.AH.01.09.Tahun 2013
didaftarkan dalam Daftar Perseroan dated October 28, 2013. The Bank's issued and
No.AHU-0098911.AH.01.09.Tahun 2013, tanggal fully paid capital structure changed to
28 Oktober 2013. Struktur modal ditempatkan Rp3,512,940 which consists of 60,972,156,657
dan disetor Bank mengalami perubahan shares.
menjadi sebesar Rp3.512.940 yang terdiri dari
60.972.156.657 saham.
Pada tanggal 22 November 2013, Sorak On November 22, 2013, Sorak Financial
Financial Holdings Pte. Ltd. selaku pemegang Holdings Pte. Ltd. as a controlling shareholder,
saham pengendali, melakukan penjualan sold 5,675,040,000 shares or 9.31% in order to
saham sejumlah 5.675.040.000 saham atau fulfill Capital Market and Financial Institutions
sebesar 9,31%, dalam rangka memenuhi Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule No.
peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan IX.H.1 on Takeover of Public Company,
Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. IX.H.1 Attachment of Decision Letter BAPEPAM-LK
tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Head No.Kep-259/BL/2008.
Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK
No.Kep-259/BL/2008.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas VII dengan Hak Memesan Efek VII with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, the Bank has added
menambah 6.774.684.073 lembar saham 6,774,684,073 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp152,430 on December 24, 2014 in
Rp152.430 pada tanggal 24 Desember 2014 order to expand the loan and thus the total
dalam rangka ekspansi kredit dan dengan share capital issued and paid up increased to
demikian jumlah seluruh saham ditempatkan become 67,746,840,730 shares.
dan disetor Bank meningkat menjadi
67.746.840.730 lembar saham.
218
Page 508
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VII dimaksud With the implementation of PUT VII the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal have been changed as of December 24, 2014
24 Desember 2014 sebagaimana termuat as stated in Minutes of Meeting Notarial Deed
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 No. 4 dated February 5, 2015 notarized by
tanggal 5 Februari 2015 yang dibuat di Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., in Jakarta and
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di notified to Minister of Justice and Human
Jakarta dan telah diberitahukan kepada Rights of the Republic of Indonesia and has
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik been acknowledged and registered under
Indonesia, serta telah diterima dan dicatat di approval and acknowledgement notice
bawah bukti penerimaan dan pemberitahuan No.AHU-AH.01.03-0008501 dated February 9,
No. AHU-AH.01.03-0008501 tanggal 9 Februari 2015 and has been recorded in Company List
2015 dan telah didaftarkan dalam Daftar Record No. AHU-0016899.AH.01.11.Tahun 2015
Perseroan No.AHU-0016899.AH.01.11.Tahun 2015, dated February 9, 2015. The Bank's issued and
tanggal 9 Februari 2015. Struktur modal fully paid capital structure changed to
ditempatkan dan disetor Bank mengalami Rp3,665,370 which consists of 67,746,840,730
perubahan menjadi sebesar Rp3.665.370 yang shares.
terdiri dari 67.746.840.730 saham.
Berdasarkan hasil pelaksanaan Penawaran Based on the results of Limited Public Offering
Umum Terbatas VIII dengan Hak Memesan Efek VIII with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, the Bank has added
menambah 8.468.355.091 lembar saham 8,468,355,091 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp190,538 on June 28, 2018 hence, the
Rp190.538 pada tanggal 28 Juni 2018 sehingga total share capital issued and paid up
jumlah seluruh saham ditempatkan dan increased to become 76,215,195,821 shares.
disetor Bank meningkat menjadi 76.215.195.821
lembar saham.
Dana hasil Penawaran Umum Terbatas VIII The proceeds from the Limited Public Offering
setelah dikurangi biaya-biaya penerbitan VIII after deducted by the issuance costs of the
saham akan dipergunakan untuk shares will be used to strengthen the capital
memperkokoh struktur permodalan dan structure and will be used for credit expansion
seluruhnya akan digunakan untuk ekspansi to support Bank’s business growth and will
kredit dalam rangka pengembangan usaha impact to the increase in Bank's core capital.
Perseroan dan akan berdampak pada
peningkatan modal inti Perseroan.
219
Page 509
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VIII dimaksud With the realization of PUT VIII, the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal 29 Juni have been changed as of June 29, 2018 as
2018 sebagaimana termuat dalam Akta stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Pernyataan Keputusan Rapat No. 33 tanggal 33 dated July 24, 2018 notarized by Notary Aulia
24 Juli 2018 yang dibuat di hadapan Notaris Taufani, SH., Notary in Jakarta and notified to
Aulia Taufani, SH., Notaris di Jakarta dan telah Minister of Justice and Human Rights of the
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Republic of Indonesia and has been
Asasi Manusia Republik Indonesia, serta telah acknowledged and registered under approval
diterima dan dicatat di bawah bukti and acknowledgement notice No.AHU-
penerimaan dan pemberitahuan No.AHU- AH.01.03-0234513 dated August 21, 2018 and
AH.01.03-0234513 tanggal 21 Agustus 2018 dan has been recorded in Company List Record No.
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018 dated August
No.AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018, tanggal 21 21, 2018. The Bank's issued and fully paid capital
Agustus 2018. Struktur modal ditempatkan dan structure changed to Rp3,855,908 which
disetor Bank mengalami perubahan menjadi consists of 76,215,195,821 shares.
sebesar Rp3.855.908 yang terdiri dari
76.215.195.821 saham.
Pada tanggal 8 Desember 2023, UBS AG On December 8, 2023, UBS AG London sold
London, melakukan penjualan saham sejumlah 13,953,168,749 shares or 18.31% to Vital Solution
13.953.168.749 saham atau sebesar 18,31% Fund amounted to 6,653,168,749 shares or
kepada Vital Solution Fund sejumlah 8.73% and the rest to public.
6.653.168.749 saham atau sebesar 8,73% dan
sisanya kepada masyarakat.
Dengan adanya transaksi tersebut, maka PT After the completion of this transaction, PT
Bank Maybank Indonesia, Tbk. telah memenuhi Bank Maybank Indonesia, Tbk. has fulfilled the
7,50% porsi saham Free-Float, sebagaimana 7.50% Free-Float share portion, as regulated in
yang diatur dalam Peraturan PT Bursa Efek PT Bursa Efek Indonesia Regulation Number I-A
Indonesia Nomor I-A perihal “Pencatatan "Registration of Shares and Equity Securities
Saham dan Efek bersifat Ekuitas Selain Saham Other than Shares Issued by Listed
yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat”. Companies". The Bank has reported this
Perihal terjadinya transaksi tersebut, Bank telah transaction to the Financial Services Authority
menyampaikannya kepada Otoritas Jasa (OJK) Capital Market Supervisory and the
Keuangan (OJK) Pengawas Pasar Modal dan PT Indonesian Stock Exchange through Letter No.
Bursa Efek Indonesia melalui Surat No. S.2023.206/MBI/DIR COMPLIANCE dated
S.2023.206/MBI/DIR COMPLIANCE tertanggal 12 December 12, 2023 regarding Submission of
Desember 2023 perihal Penyampaian Laporan Information Disclosure Reports for PT Bank
Keterbukaan Informasi PT Bank Maybank Maybank Indonesia, Tbk. and Letter No.
Indonesia, Tbk. dan Surat No. S.2023.210/MBI/DIR S.2023.210/MBI/DIR COMPLIANCE dated
COMPLIANCE tertanggal 15 Desember December 15, 2023 regarding Submission of
2023 perihal Penyampaian Laporan Ownership Reports/Any Changes in Share
Kepemilikan/Setiap Perubahan Kepemilikan Ownership of PT Bank Maybank Indonesia, Tbk.
Saham PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. sesuai in accordance with Financial Services Authority
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number 11/POJK.04/2017.
Nomor 11/POJK.04/2017.
220
Page 510
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
b. Saldo Laba b. Retained Earning
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the decision of The Annual General
Pemegang Saham Tahunan yang dibuat di Meeting of Shareholder which was notarized by
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H. tanggal Aulia Taufani, S.H. dated April 11, 2025, the
11 April 2025, para pemegang saham shareholders approved and ratified the 2024
menyetujui dan mengesahkan laporan annual report and the consolidated financial
tahunan 2024 dan laporan keuangan statements as of December 31, 2024.
konsolidasian tanggal 31 Desember 2024.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the decision of The Annual General
Pemegang Saham Tahunan yang dibuat di Meeting of Shareholder which was notarized by
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H. tanggal Aulia Taufani, S.H. dated April 1, 2024, the
1 April 2024, para pemegang saham menyetujui shareholders approved and ratified the 2023
dan mengesahkan laporan tahunan 2023 dan annual report and the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian tanggal statements as of December 31, 2023.
31 Desember 2023.
28. TAMBAHAN MODAL DISETOR 28. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Tambahan modal disetor terdiri dari: Additional paid-in capital consist of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Agio saham 6.383.961 6.383.961 Additional paid-in capital
Biaya emisi efek ekuitas (26.585) (26.585) Share issuance costs
6.357.376 6.357.376
Tambahan modal disetor pada tanggal Additional paid in capital as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp6.383.961 and 2024 amounted to Rp6,383,961 resulted from
berasal dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) Rights Issue (PUT) before deducted by share
sebelum dikurangi dengan biaya-biaya yang issuance cost related to PUT amounting to
terkait PUT sebesar Rp26.585. Rp26,585.
221
Page 511
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PENGGUNAAN LABA NETO 29. APPROPRIATION OF NET INCOME
Pada tanggal 11 April 2025, Bank mengadakan On April 11, 2025, the Bank held an Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di mana Shareholders’ General Meeting. Annual
pemegang saham menyetujui pembayaran Shareholders’ General Meeting whereby the
dividen tunai sebesar Rp446.385 yang berasal dari Shareholders approved the payment of cash
laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik dividends of Rp446,385 from the 2024 net income
entitas induk tahun 2024 sebesar Rp1.115.963. atributable to equity holders of the parent
Dividen tunai telah dibayarkan pada tanggal 9 Mei company of Rp1,115,963. The cash dividends have
2025. been paid on May 9, 2025.
Pada tanggal 1 April 2024, Bank mengadakan On April 1, 2024, the Bank held an Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di mana Shareholders’ General Meeting. Annual
pemegang saham menyetujui pembayaran Shareholders’ General Meeting whereby the
dividen tunai sebesar Rp784.533 yang berasal dari Shareholders approved the payment of cash
laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik dividends of Rp784,533 from the 2023 net income
entitas induk tahun 2023 sebesar Rp1.743.406. atributable to equity holders of the parent
Dividen tunai telah dibayarkan pada tanggal company of Rp1,743,406. The cash dividends have
30 April 2024. been paid on April 30, 2024.
30. CADANGAN UMUM 30. GENERAL RESERVE
Bank telah membentuk penyisihan cadangan The Bank has set-up a general reserve totalling
umum dengan jumlah masing-masing sebesar Rp771,182 as of December 31, 2025 and
Rp771.182 per 31 Desember 2025 dan 2024, sesuai 2024, respectively, in accordance with the
dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 Indonesian Limited Company Law No. 40, year 2007
mengenai Perseroan Terbatas, yang which requires companies to set up a general
mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk reserve amounting to at least 20.00% of the issued
membuat penyisihan cadangan umum sebesar and fully paid share capital. The law does not set
sekurang-kurangnya 20,00% dari jumlah modal period of time over which this amount should be
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- provided.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu
untuk pembentukan penyisihan tersebut.
31. SELISIH KURS KARENA PENJABARAN LAPORAN 31. DIFFERENCES ARISING FROM THE TRANSLATION OF
KEUANGAN DALAM MATA UANG ASING FOREIGN CURRENCY FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember/December 31
2025 2024
Differences arising from the
Selisih kurs karena penjabaran laporan translation of foreign currency
keuangan cabang Bank financial statements
di luar negeri 40.951 40.793 of overseas branches
222
Page 512
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitment and contingent
kontinjensi, sebagai berikut: receivables and liabilities, which are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Liabilitas Komitmen Commitment Liabilities
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 1.657.943 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih
berjalan 763.666 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Jumlah Liabilitas Komitmen 2.421.609 1.569.796 Total Commitment Liabilities
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan Kontinjensi Contingent Receivables
Garansi yang diterima 227.066 27.173 Guarantees received
Jumlah Tagihan Kontinjensi 227.066 27.173 Total Contingent Receivables
Liabilitas Kontinjensi Contingent Liabilities
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 2.775.439 2.120.731 Bank guarantees
Standby L/Cs 1.410.851 931.710 Standby L/Cs
Lainnya 759.513 - Others
Jumlah Liabilitas Kontinjensi 4.945.803 3.052.441 Total Contingent Liabilities
Tagihan komitmen - lainnya dan liabilitas Commitment receivables - others and
komitmen - lainnya timbul akibat penjualan dan commitment liabilities - others resulted from
pembelian aset keuangan reguler yang akan diakui regular way sales and purchases of financial assets
pada tanggal penyelesaian. which will be recognized on the settlement date.
Liabilitas kontinjensi konsolidasian kepada pihak Outstanding consolidated contingent liabilities to
berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah related parties as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing sebesar Rp101.131 dan Rp19.727 were Rp101,131 and Rp19,727, respectively (Note 44).
(Catatan 44).
223
Page 513
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued)
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian atas Expected credit loss allowance on commitments
komitmen dan kontinjensi (Catatan 25) adalah and contingencies (Notes 25) are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Fasilitas pinjaman kepada nasabah yang belum ditarik 103.026 132.985 Unused loan commitments granted to customers
Garansi yang diberikan 9.688 7.616 Guarantee issued
L/C Irrevocable yang masih berjalan 179 129 Outstanding irrevocable L/Cs
Lainnya 1 8 Others
Jumlah 112.894 140.738 Total
Analisis atas perubahan dalam cadangan atas An analysis of change in the corresponding
kerugian kredit ekspektasian terkait untuk expected credit loss allowances of commitment
komitmen dan kontinjensi sebagai berikut: and contingencies is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 125.920 12.261 2.557 140.738 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 8.585 (8.571) (14) - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.770) 1.770 - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (290) (323) 613 - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (40.576) 10.016 (513) (31.073) Net change
Aset baru 33.084 1.540 - 34.624 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya (selain karena penghapusbukuan) (27.758) (2.021) (2.351) (32.130) Assets derecognized (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 732 3 - 735 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 97.927 14.675 292 112.894 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 96.805 13.449 9.949 120.203 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 9.779 (9.451) (328) - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (999) 1.005 (6) - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (348) (219) 567 - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (17.542) 6.927 (7.512) (18.127) Net change
Aset baru 48.824 1.888 6 50.718 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya (selain karena penghapusbukuan) (11.402) (1.340) (119) (12.861) Assets derecognized (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 803 2 - 805 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 125.920 12.261 2.557 140.738 Ending expected credit loss allowance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
224
Page 514
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 33. INTEREST AND SHARIA INCOME
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Kredit yang diberikan 6.183.740 6.171.227 Loans
Syariah 2.666.919 2.636.767 Sharia
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 2.194.184 2.185.782 receivables - net
Efek-efek 2.003.690 1.843.235 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 143.908 220.451 and other banks
Lain-lain 13.413 4.740 Others
13.205.854 13.062.202
Berikut adalah rincian pendapatan bunga dan This is a breakdown of interest income and Sharia
Syariah menurut klasifikasi instrumen keuangan according to the classification of financial
untuk tahun yang berakhir pada tanggal instrument for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024: and 2024:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Kredit yang diberikan 6.183.740 6.171.227 Loans
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 2.194.184 2.185.782 receivables - net
Efek-efek 417.498 242.763 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 143.908 220.451 and other banks
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 29.778 31.593 resale agreement
Lain-lain 13.413 4.741 Others
Syariah Sharia
Pendapatan penyaluran dana 1.946.965 2.035.069 Income from fund distributions
Efek-efek 705.383 547.485 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia and
dan bank lain 14.571 54.213 other banks
Nilai wajar melalui laporan
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 207.970 146.865 Marketable securities
Nilai wajar melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Efek-efek 1.348.444 1.422.013 Marketable securities
Jumlah 13.205.854 13.062.202 Total
Pada tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025 and 2024, in
31 Desember 2025 dan 2024, termasuk dalam the interest and sharia income, there is income
pendapatan bunga dan syariah di atas adalah from related party amounted to Rp1,976 and
pendapatan dari pihak berelasi dengan jumlah Rp1,996, respectively (Note 44).
masing-masing sebesar Rp1.976 dan Rp1.996
(Catatan 44).
225
Page 515
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 34. INTEREST AND SHARIA EXPENSE
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Deposito berjangka 1.903.147 1.873.533 Time deposits
Pinjaman diterima 1.189.753 1.061.437 Borrowings
Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia
Giro 931.991 763.653 Demand deposits
Premium on third party fund
Premi penjaminan dana pihak ketiga 243.869 241.190 guarantee
Surat berharga yang diterbitkan 220.972 272.704 Securities issued
Tabungan 196.247 236.941 Saving deposits
Call money 123.707 150.881 Call money
Pinjaman dan obligasi subordinasi 7.937 7.956 Subordinated loan and bonds
5.983.952 5.956.792
Jumlah beban bunga yang berasal dari amortisasi Total interest expenses from the amortization of
biaya provisi dan komisi untuk tahun yang berakhir provision and commissions and transaction costs
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- for the year ended December 31, 2025 and 2024
masing adalah Rp5.224 dan Rp6.403. amounted Rp5,224 and Rp6,403, respectively.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025 and 2024, in
31 Desember 2025 dan 2024, termasuk dalam the interest and sharia expenses, there is expenses
beban bunga dan syariah di atas adalah beban from related party amounted to Rp28,282 and
dari pihak berelasi dengan jumlah masing-masing Rp20,442, respectively (Note 44).
sebesar Rp28.282 dan Rp20.442 (Catatan 44).
35. KEUNTUNGAN PENJUALAN EFEK-EFEK YANG 35. GAINS ON SALE OF TRADING SECURITIES AND
DIPERDAGANGKAN DAN INVESTASI KEUANGAN - FINANCIAL INVESTMENT - NET
NETO
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Efek-efek 345.647 132.339 Marketable securities
226
Page 516
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. KENAIKAN/(PENURUNAN) NILAI EFEK-EFEK YANG 36. INCREASE/(DECREASE) VALUE OF TRADING
DIPERDAGANGKAN - NETO SECURITIES - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Efek-efek 3.857 (8.408) Marketable securities
37. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 37. OTHER OPERATING INCOME - OTHER FEE INCOME
- PENDAPATAN LAINNYA
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan kembali piutang yang Collection of receivables
telah dihapusbukukan 455.236 645.118 previously written-off
Administrasi piutang pembiayaan Consumer financing receivables
konsumen 215.729 235.768 administration
Administrasi kredit yang diberikan 153.923 143.657 Loan administration
Administrasi ritel 137.489 157.979 Retail administration
Administrasi kartu kredit 105.196 117.076 Credit card administration
Komisi reksadana 73.294 46.938 Mutual funds commissions and fees
Pendapatan jasa konsultasi 50.956 62.908 Advisory fees
Jasa perbankan 36.659 45.941 Banking services
Pendapatan transfer 23.842 21.383 Transfer fees
Investasi perbankan 15.245 10.700 Investment banking
Administrasi impor dan ekspor 3.392 3.566 Import and export administration
Lain-lain 254.557 394.053 Others
1.525.518 1.885.087
Lain-lain terutama terdiri atas pendapatan agen Others mainly consist of bonds sales agent fee,
penjualan obligasi, pendapatan dividen dan dividend income and other income that can not
pendapatan lain-lain yang tidak dapat be classified to other accounts.
diklasifikasikan ke akun lain.
227
Page 517
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS 38. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL
INSTRUMEN KEUANGAN - NETO INSTRUMENTS - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
34000000
Giro pada bank lain (Catatan 6) (332) (840) Current accounts with other banks (Note 6)
Penempatan pada bank lain (Catatan 7) 6.010 (2.000) Placements with other banks (Note 7)
Investasi keuangan (Catatan 9) (1.086) 2.559 Financial investments (Note 9)
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali (Catatan 10) (145) 97 resale agreements (Note 10)
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) 777.551 1.138.354 financing (Note 12)
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen (Catatan 13) 190.432 190.054 receivables (Note 13)
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) 86 1.212 Acceptance receivables (Note 14a)
Tagihan lainnya (Catatan 17) 11.128 1.947 Other receivables (Note 17)
Komitmen dan kontinjensi (Catatan 32) (28.579) 19.730 Commitments and contigencies (Note 32)
955.065 1.351.113
39. PENYISIHAN KERUGIAN ATAS ASET NON-PRODUKTIF 39. PROVISION FOR POSSIBLE LOSSES ON NON-EARNING
ASSETS
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Agunan yang diambil alih (Catatan 17) 21.201 18.263 Foreclosed assets (Note 17)
Penyisihan kerugian ini dibentuk agunan yang The provision for possible losses is provided
diambil alih dalam bentuk tanah dan bangunan. foreclosed assets in the form of lands and
buildings.
228
Page 518
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 40. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Umum 877.324 751.507 General
Jasa outsourcing 561.449 555.692 Outsourcing services
Penyusutan dan amortisasi 505.142 513.969 Depreciation and amortization
Perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance of
aset tetap 404.066 375.581 fixed assets
Sewa 190.394 171.142 Rental
Promosi 134.093 181.033 Promotions
Komunikasi perbankan 103.296 102.075 Banking communications
Premi asuransi 88.162 74.790 Insurance premium
Beban profesional 71.662 49.389 Professional fees
Transportasi dan rumah tangga 64.385 73.360 Transportation and housing
Pendidikan, penelitian Education, research
dan pengembangan 62.853 76.200 and development
Telepon 56.641 54.245 Telephone
Listrik dan air 46.273 52.240 Electricity and water
Cetakan dan alat tulis 18.252 23.790 Printing and stationery
3.183.992 3.055.013
41. BEBAN TENAGA KERJA 41. PERSONNEL EXPENSES
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Gaji, upah, tunjangan pensiun Salaries, wages, pension and
dan pajak 1.944.871 1.766.675 tax allowances
Tunjangan lainnya 525.997 499.108 Other allowances
Bonus 376.743 442.866 Bonuses
Lain-lain 417.854 535.930 Others
3.265.465 3.244.579
Remunerasi karyawan kunci untuk tahun yang Remuneration of key management packages for
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah the year ended December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Dewan Komisaris 28.835 25.694 The Board of Commissioners
Direksi 146.145 126.915 Directors
Komite Audit 2.024 2.164 Audit Committee
Pejabat Eksekutif 317.196 287.813 Executive Officers
Dewan Pengawas Syariah 2.329 2.344 Sharia Supervisory Board
496.529 444.930
229
Page 519
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PENDAPATAN NON-OPERASIONAL - NETO 42. NON-OPERATING INCOME - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba dari penjualan aset tetap (Catatan 15a) 5.415 3.680 Gains on sale of fixed assets (Note 15a)
Denda dan sumbangan (434) (1.353) Penalties and donations
Beban kegiatan karyawan (4.577) (6.026) Employee activities expenses
Lain-lain - neto 99.443 15.372 Others - net
99.847 11.673
43. LABA PER SAHAM DASAR 43. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada the income for the year attributable to the equity
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang holders of the parent company by the weighted
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun average number of ordinary shares outstanding
bersangkutan. during the year.
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba tahun berjalan diatribusikan Gain for the years attributable
kepada pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963 to equity holders of the parent company
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of ordinary
biasa yang beredar (nilai penuh) 76.215.195.821 76.215.195.821 shares oustanding (full amount)
Laba per saham dasar (nilai penuh) 21,75 14,64 Basic earnings per share (full amount)
230
Page 520
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION
BERELASI
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Dewan Komisaris, Direksi Karyawan kunci/ Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan
dan pejabat eksekutif/Board Key management Syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
of Commissioners, Directors personnel, Simpanan nasabah/Deposits from customers,
and executive officer Pengurus/Management Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas
lain-lain/Accrued expenses and other liabilities,
Pendapatan bunga/Interest income, Beban
bunga/Interest expenses, Beban tenaga
kerja/Personnel expenses
Malayan Banking Berhad Pemegang saham akhir/ Giro pada bank lain/Current accounts with other
Ultimate shareholder banks, Tagihan derivatif/Derivatives receivable,
Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable,
Beban dibayar di muka dan aset lain-
lain/Prepayments and other assets,
Simpanan dari bank lain/Deposits
from other banks, Liabilitas derivatif/Derivatives
payable, Liabilitas akseptasi/Acceptances
payable, Surat berharga yang
diterbitkan/Securities issued, Beban yang masih
harus dibayar dan liabilitas lain-lain/Accrued
expenses and other liabilities, Obligasi
subordinasi/Subordinated bonds, Pendapatan
bunga/Interest income, Beban bunga/Interest
expenses, Bank garansi/Bank guarantee
Sorak Financial Holdings Pte. Pemegang saham/ Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Ltd. Shareholder Beban bunga/Interest expenses
Maybank Offshore Corporate Pemegang saham/ Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Services (Labuan) Sdn. Bhd. Shareholder Beban bunga/Interest expenses
PT Maybank Sekuritas Mempunyai pemegang Kredit yang diberikan dari piutang/pembiayaan
Indonesia akhir yang sama/ Syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
Owned by the same Penyertaan saham/Investment in shares,
ultimate shareholder Tagihan derivatif/Derivatives receivable, Beban
dibayar di muka dan aset lain-lain/Prepayments
and other assets, Liabilitas segera/Obligations
due immediately, Simpanan nasabah/Deposits
from customers, Liabilitas derivative/Derivative
payable, Pendapatan bunga/Interest income,
Beban bunga/Interest expenses
MIB Securities India Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
231
Page 521
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Maybank Asset Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Management akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
MBB Labs Private Limited Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
PT Asuransi Etiqa Mempunyai pemegang Kredit yang diberikan dari piutang/Pembiayaan
Internasional Indonesia akhir yang sama/ syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
Owned by the same Simpanan nasabah/Deposits from customers,
ultimate shareholder Pendapatan bunga/Interest income, Beban
bunga/Interest expenses
Maybank Singapore Limited Mempunyai pemegang Simpanan dari bank lain/Deposits from other
akhir yang sama/ banks, Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank In the normal course of business, the Bank entered
melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi into transactions with related parties in accordance
sesuai dengan kebijakan dan persyaratan yang to mutually agreed upon terms and conditions.
telah disepakati bersama.
Saldo aset produktif, simpanan, pinjaman yang The outstanding balances of earning assets,
diterima dan komitmen dan kontinjensi dari pihak deposits, borrowings and commitments and
berelasi adalah sebagai berikut: contingencies with related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Giro pada bank lain (Catatan 6) 115.242 60.915 Current accounts with other banks (Note 6)
Investasi keuangan (Catatan 9) 159.504 159.504 Financial investments (Note 9)
Tagihan derivatif (Catatan 11) 503.709 446.622 Derivatives receivable (Note 11)
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) 410.830 143.478 financing (Note 12)
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) 2.157 - Acceptances receivable (Note 14a)
Beban yang dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain (Catatan 17) 438.294 146.128 other assets (Note 17)
Persentase terhadap jumlah aset Percentage to total assets
Giro pada bank lain 0,06% 0,03% Current accounts with other banks
Investasi keuangan 0,08% 0,08% Financial investments
Tagihan derivatif 0,26% 0,23% Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah 0,21% 0,07% financing
Tagihan akseptasi 0,00% - Acceptances receivable
Beban yang dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 0,23% 0,07% other assets
232
Page 522
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Saldo aset produktif, simpanan, pinjaman yang The outstanding balances of earning assets,
diterima dan komitmen dan kontinjensi dari pihak deposits, borrowings and commitments and
berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) contingencies with related parties are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera (Catatan 18) 409 1.014 Obligations due immediately (Note 18)
Simpanan nasabah (Catatan 19) 386.974 404.298 Deposits from customers (Note 19)
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) 2.610.117 2.914.963 Deposits from other banks (Note 20)
Liabilitas derivatif (Catatan 11) 740.969 508.422 Derivatives payable (Note 11)
Liabilitas akseptasi (Catatan 14b) 12.901 56.085 Acceptances payable (Note 14b)
Surat berharga yang diterbitkan (Catatan 22) - 51.987 Securities issued (Note 22)
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain (Catatan 25) 2.672 6.047 other liabilities (Note 25)
Pinjaman subordinasi (Catatan 26) 99.521 99.484 Subordinated loan (Note 26)
Persentase terhadap jumlah liabilitas Percentage to total liabilities
Liabilitas segera 0,00% 0,00% Obligations due immediately
Simpanan nasabah 0,24% 0,24% Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1,62% 1,75% Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 0,46% 0,31% Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 0,01% 0,03% Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - 0,03% Securities issued
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain 0,00% 0,00% other liabilities
Pinjaman subordinasi 0,06% 0,06% Subordinated loan
KOMITMEN DAN KONTINJENSI COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Liabilitas kontijensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan: Guarantee issued in form of:
Bank garansi (Catatan 32) 101.131 19.727 Bank guarantee (Note 32)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN DAN SYARIAH INCOME AND EXPENSES AND SHARIA
Pendapatan bunga dan syariah (Catatan 33) 1.976 1.996 Interest and sharia income (Note 33)
Beban bunga dan syariah (Catatan 34) 28.282 20.442 Interest and sharia expenses (Note 34)
Persentase terhadap jumlah pendapatan Percentage to total interest
bunga dan beban bunga dan syariah income and interest expenses and sharia
Pendapatan bunga dan syariah 0,01% 0,02% Interest and sharia income
Beban bunga dan syariah 0,47% 0,34% Interest and sharia expenses
233
Page 523
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Kompensasi atas karyawan kunci adalah sebagai Compensation of key management personnel were
berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Imbalan jangka pendek 445.206 397.515 Short-term benefits
Imbalan jangka panjang 46.970 42.907 Long-term benefits
Jumlah 492.176 440.422 Total
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING IN FOREIGN CURRENCIES
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter deducting allowance for impairment losses) and
dalam mata uang asing pada tanggal laporan liabilities denominated in foreign currencies as of
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai the consolidated statements of financial position
berikut: date are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset Assets
Kas (Catatan 4) Cash (Note 4)
Dolar Amerika Serikat 88.801 106.313 United States Dollar
Dolar Singapura 23.874 15.486 Singapore Dollar
Lainnya 18.769 14.194 Others
131.444 135.993
Giro pada Bank Indonesia (Catatan 5) Current accounts with Bank Indonesia (Note 5)
Dolar Amerika Serikat 1.757.334 1.950.795 United States Dollar
Giro pada bank lain (Catatan 6) Current accounts with other banks (Note 6)
Dolar Amerika Serikat 2.283.926 1.896.137 United States Dollar
Yuan Tiongkok 409.891 128.853 Chinese Yuan
Euro Eropa 142.036 113.474 European Euro
Yen Jepang 125.474 46.345 Japanese Yen
Dolar Singapura 74.469 35.112 Singapore Dollar
Ringgit Malaysia 63.731 36.226 Malaysian Ringgit
Dolar Australia 56.404 40.964 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 28.558 40.320 Great Britain Poundsterling
Rupee India 13.881 17.064 Indian Rupee
Franc Swiss 8.141 6.759 Swiss Franc
Dolar Selandia Baru 8.128 5.383 New Zealand Dollar
Dolar Hong Kong 5.323 7.907 Hong Kong Dollar
Dolar Kanada 4.676 2.733 Canadian Dollar
Lainnya 3.772 4.179 Others
3.228.410 2.381.456
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) and other banks (Note 7)
Dolar Amerika Serikat 2.167.750 2.816.625 United States Dollar
Rupee India 16.695 182.341 Indian Rupee
2.184.445 2.998.966
Efek-efek yang
diperdagangkan (Catatan 8) Trading securities (Note 8)
Dolar Amerika Serikat 28.626 31.770 United States Dollar
234
Page 524
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter deducting allowance for impairment losses) and
dalam mata uang asing pada tanggal laporan liabilities denominated in foreign currencies as of
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai the consolidated statements of financial position
berikut: (lanjutan) date are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Investasi keuangan (Catatan 9) Financial investments (Note 9)
Dolar Amerika Serikat 6.605.315 3.202.351 United States Dollar
Rupee India 197.810 221.657 Indian Rupee
Euro Eropa 196.795 121.558 European Euro
Yuan Tiongkok 16.290 14.026 Chinese Yuan
7.016.210 3.559.592
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (Catatan 10) agreements (Note 10)
Rupee India 185.486 9.399 Indian Rupee
Tagihan derivatif (Catatan 11) Derivatives receivable (Note 11)
Dolar Amerika Serikat 270.373 63.970 United States Dollar
Lainnya 115.413 51.349 Others
385.786 115.319
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) financing (Note 12)
Dolar Amerika Serikat 14.963.393 16.455.514 United States Dollar
Yen Jepang 2.050.326 2.922.557 Japanese Yen
Rupee India 642.937 533.896 Indian Rupee
Dolar Singapura 514.258 328.095 Singapore Dollar
Dolar Australia 54.068 121.395 Australian Dollar
Yuan Tiongkok - 12.659 Chinese Yuan
18.224.982 20.374.116
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) Acceptances receivable (Note 14a)
Dolar Amerika Serikat 1.723.326 1.380.951 United States Dollar
Dolar Australia 23.183 - Australian Dollar
Yuan Tiongkok 16.106 1.273 Chinese Yuan
Lainnya 4.008 - Others
1.766.623 1.382.224
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain other assets
Dolar Amerika Serikat 567.513 279.280 United States Dollar
Rupee India 37.733 26.081 Indian Rupee
Lainnya 8.296 4.259 Others
613.542 309.620
35.522.888 33.249.250
235
Page 525
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before deducting
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter allowance for impairment losses) and liabilities
dalam mata uang asing pada tanggal laporan denominated in foreign currencies as of the
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai consolidated statements of financial position date
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera (Catatan 18) Obligations due immediately (Note 18)
Dolar Amerika Serikat 116.487 35.328 United States Dollar
Dolar Australia 22.449 51 Australian Dollar
Dolar Singapura 5.469 12 Singapore Dollar
Rupee India 4.138 3.502 Indian Rupee
Lainnya 8.834 4.211 Others
157.377 43.104
Simpanan nasabah (Catatan 19) Deposits from customers (Note 19)
Dolar Amerika Serikat 22.062.013 21.128.500 United States Dollar
Yen Jepang 2.704.804 4.540.806 Japanese Yen
Dolar Singapura 1.380.221 752.304 Singapore Dollar
Euro Eropa 406.032 660.612 European Euro
Yuan Tiongkok 402.992 93.073 Chinese Yuan
Rupee India 344.064 353.664 Indian Rupee
Dolar Australia 286.391 252.301 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 49.370 40.079 Great Britain Poundsterling
Ringgit Malaysia 28.106 11.246 Malaysian Ringgit
Lainnya 117 36 Others
27.664.110 27.832.621
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) Deposits from other banks (Note 20)
Dolar Amerika Serikat 2.123.017 2.035.226 United States Dollar
Dolar Singapura 255.668 228.307 Singapore Dollar
Rupee India 160.183 51.276 Indian Rupee
2.538.868 2.314.809
Liabilitas derivatif (Catatan 11) Derivatives payable (Note 11)
Dolar Amerika Serikat 1.128.747 69.877 United States Dollar
Lainnya 84.385 50.668 Others
1.213.132 120.545
Liabilitas akseptasi (Catatan 14b) Acceptances payable (Note 14b)
Dolar Amerika Serikat 1.723.326 1.295.491 United States Dollar
Dolar Australia 23.183 - Australian Dollar
Lainnya 16.419 1.274 Others
1.762.928 1.296.765
Pinjaman diterima (Catatan 23) Borrowings (Note 23)
Dolar Amerika Serikat 4.085.375 7.677.315 United States Dollar
236
Page 526
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before deducting
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter allowance for impairment losses) and liabilities
dalam mata uang asing pada tanggal laporan denominated in foreign currencies as of the
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai consolidated statements of financial position date
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued)
Utang pajak Taxes payable
Rupee India 19.557 6.110 Indian Rupee
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain (Catatan 25) other liabilities (Note 25)
Rupee India 67.373 79.604 Indian Rupee
Dolar Amerika Serikat 36.009 97.470 United States Dollar
Ringgit Malaysia 3.364 5.700 Malaysian Ringgit
Lainnya 4.724 1.727 Others
111.470 184.501
37.552.817 39.475.770
Posisi liabilitas - neto (2.029.929) (6.226.520) Liabilities position - net
46. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 46. NON-CONTROLLING INTEREST
Mutasi kepentingan non-pengendali atas kekayaan The movements of the non-controlling interest’s
neto entitas anak adalah sebagai berikut: share in the net assets of the subsidiaries are as
follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 601.526 537.714 Beginning balance
Bagian kepentingan non-pengendali Net income of subsidiaries
atas laba neto entitas anak attributable to non-controlling interest
tahun berjalan 44.829 82.680 for the current year
Keuntungan revaluasi aset tetap - 2.270 Gains on fixed assets revaluation
Keuntungan aktuarial atas program Actuarial gains on defined
manfaat pasti - setelah pajak tangguhan 8.614 1.314 benefit plan - net of deferred tax
Pembagian dividen tunai (24.793) (22.452) Distribution for cash dividend
Saldo akhir 630.176 601.526 Ending balance
237
Page 527
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
Berdasarkan kebijakan Bank, karyawan Under the Bank’s policy, in addition to salaries, the
memperoleh tunjangan dan manfaat selain gaji, employees are entitled to allowances and benefits,
yang antara lain berupa Tunjangan Hari Raya (THR), such as yearly allowances (THR), leave allowances,
tunjangan cuti, bonus, asuransi, dana pensiun, plan, bonus, insurance, pension plan, death benefit,
santunan kematian, jaminan sosial employee social security (Badan Penyelenggara
ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS
Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan)), Ketenagakerjaan)), and other benefits based on
dan manfaat lainnya berdasarkan Undang- Labor Law No. 13/2003.
undang Ketenagakerjaan No. 13/2003.
Liabilitas atas imbalan pasca kerja lainnya meliputi The liability for post employment benefits consisted
uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan of severance pay, service pay and compensation
uang penggantian hak sesuai dengan Undang- pay based on Labor Law No. 13/2003 and other
undang Tenaga Kerja No. 13/2003 dan kompensasi compensations in accordance with Collective
lainnya sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama. Labor Agreement.
Imbalan jangka panjang lainnya seperti uang pisah, Other long-term employee benefits such as
penghargaan masa kerja, manfaat cacat/sakit separation pay, service award, disability/longterm
berkepanjangan dan cuti panjang dihitung dengan sick leave benefit and long leave service are
menggunakan metode projected unit credit dan calculated using the projected unit credit method
didiskontokan ke nilai kini. and discounted to present value.
Pada November 2020, Pemerintah telah mensahkan In November 2020, the Government has signed Law
UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta No. 11 Year 2020 regarding Job Creation (Job
Kerja) yang mengganti/menghapus/menambah Creation Law) which amends/removes/adds
sebagian ketentuan dalam UU No.13 Tahun 2003 several regulations in Law No. 13 Year 2003
tentang Ketenagakerjaan. Selanjutnya pada bulan regarding Employment. Subsequently, in February
Februari 2021, Pemerintah mengeluarkan Peraturan 2021, the Government issued Government
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Regulation No. 35 Year 2021 regarding Fixed Term
Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja Employment Contract (PKWT), Outsourcing,
dan Waktu Istirahat dan PHK sebagai peraturan Working Time and Rest Time and Termination as
pelaksanaan dari ketentuan UU Cipta Kerja. Salah implementation guidance for the requirements in
satu ketentuan terbaru dalam UUCK dan PP Nomor Job Creation Law. One of the latest requirements in
35/2021 tersebut adalah ketentuan mengenai uang the Job Creation Law and the Government
kompensasi yang wajib dibayarkan oleh Regulation No 35/2021 is the requirement regarding
Perusahaan dalam hal berakhinya perjanjian kerja mandatory compensation to be paid by the
waktu tertentu antara Perusahaan dengan Pekerja. Company when the fixed term employment
Dengan berlakunya UU Cipta Kerja berikut dengan contract between the Company and the Employee
peraturan pelaksanaannya, maka ketentuan has ended. The implementation of the Job Creation
tersebut berdampak pada liabilitas imbalan Law and its implementation guidance will have
pascakerja. impact to the obligation for post-employment
benefit.
238
Page 528
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
a. Dana Pensiun a. Pension Plan
Dana pensiun iuran pasti Bank dikelola oleh The Bank’s defined contribution pension plan is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIA (DPLK - managed by Dana Pensiun Lembaga
AIA). Untuk dana pensiun iuran pasti entitas Keuangan AIA (DPLK - AIA). Defined
anak (WOM dan MIF) masing-masing dikelola contribution pension plan for subsidiaries
Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIA (DPLK - (WOM and MIF) is managed by Dana Pensiun
AIA) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIG Lembaga Keuangan AIA (DPLK - AIA) and Dana
(DPLK - AIG). Semua lembaga tersebut Pensiun Lembaga Keuangan AIG (DPLK - AIG).
merupakan pihak ketiga Bank dan entitas anak. All the respective institutions are Bank and its
subsidiaries third party.
Syarat untuk menjadi peserta program pensiun The requirements to become participants of
Bank adalah pegawai tetap Bank yang ingin the Bank’s pension plan are permanent
menjadi peserta program pensiun dan employees who are interested to become
berumur di atas 18 tahun atau telah menikah. participants of the pension plan and above
18 years of age or are married.
Iuran pensiun DPLK - AIA Bank sampai dengan The contribution for Bank’s DPLK - AIA until June
Juni 2015 ditetapkan sebesar 8,76% dari gaji 2015 is determined at 8.76% of the employees’
karyawan peserta dana pensiun, di mana salary who join the pension plan, of which 5.76%
5,76% ditanggung Bank dan sisanya sebesar is contributed by the Bank and the remaining
3,00% ditanggung oleh karyawan. Sehubungan 3.00% is contributed by the employee. With
dengan pelaksanaan program BPJS Pensiun regards to the implementation of new BPJS
dari Pemerintah (PP No. 45/2015), maka mulai Pension program from Government (PP
Juli 2015, program pensiun telah terintegrasi No.45/2015), starting July 2015, the Bank
antara Iuran Dana Pensiun DPLK - AIA dengan decided to integrate pension plan, consisting
Iuran BPJS Pensiun. Iuran pensiun DPLK - AIA of DPLK - AIA contribution and BPJS Pension
ditetapkan menjadi 3,76% ditanggung oleh contribution. The contribution for DPLK - AIA is
Bank dan 2,00% ditanggung oleh karyawan. determined at 3.76% contributed by the Bank
Ditambah dengan kontribusi ke program BPJS and 2.00% contributed by the employee. These
Pensiun sebesar 2,00% ditanggung oleh Bank contributions will be added with BPJS Pension’s
dan 1,00% akan ditanggung oleh karyawan. contribution which consists of 2.00%
Beban pensiun Bank selama tahun yang contribution from the Bank and 1.00%
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan contribution from the employee. The Bank’s
2024, masing-masing berjumlah Rp34.065 dan pension expense for the year ended December
Rp34.100 yang termasuk dalam laporan laba 31, 2025 and 2024, amounted to Rp34,065 and
rugi dan penghasilan komprehensif lain Rp34,100, respectively, included under the
konsolidasian. consolidated statements of profit and loss and
other comprehensive income.
239
Page 529
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
a. Dana Pensiun (lanjutan) a. Pension Plan (continued)
Alokasi dari dana pensiun iuran pasti Bank The allocation of Bank’s defined contribution
yang dikelola oleh DPLK-AIA adalah sebagai pension plan which is managed by DPLK-AIA is
berikut: as follow:
31 Desember/December 31
2025 2024
Dana saham 33,60% 34,95% Stocks funding
Dana tetap 64,48% 61,75% Fixed income funding
Dana pasar uang 1,92% 3,30% Money Market funding
Jumlah 100,00% 100,00% Total
b. Penyisihan Imbalan Karyawan b. Provision for Employee Benefits
Kewajiban imbalan karyawan adalah sebagai The employees’ benefits obligations are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024 2023 2022 2021
Nilai kini kewajiban
Imbalan pasti Present value of defined benefit
diakui dalam obligations recognized
tahun berjalan 1.552.453) 1.649.703 1.521.830 1.444.263 1.416.914 during the year
Mutasi kewajiban imbalan karyawan adalah Changes in the employee benefits obligations
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 1.649.703 1.521.830 Beginning balance
Beban manfaat karyawan Employee benefit expenses
selama tahun berjalan 186.752 365.973 during the year
Jumlah yang diakui di pendapatan Total amount recognized in
komprehensif lainnya (131.660) (93.926) other comprehensive income
Manfaat yang dibayarkan (152.342) (144.174) Benefits paid
Saldo akhir 1.552.453 1.649.703 Ending balance
Keuntungan aktuarial atas program manfaat Actuarial gains on defined benefit plan-net of
pasti-setelah pajak tangguhan pada tanggal deferred tax as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp517,126 and Rp423,045,
adalah sebesar Rp517.126 dan Rp423.045. respectively.
240
Page 530
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti The changes in the present value of defined benefit
adalah sebagai berikut: obligation are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai kini kewajiban imbalan Present value of defined benefit obligations
pasti pada awal tahun 1.649.703 1.521.830 at the beginning of the year
Biaya jasa 203.372 427.124 Service cost
Manfaat yang dibayarkan (152.342) (144.174) Benefit paid
Biaya bunga 99.651 108.366 Interest cost
Keuntungan aktuaria (247.931) (263.443) Actuarial gains
Jumlah 1.552.453 1.649.703 Total
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan komponen The following table summarizes the
beban manfaat karyawan sesuai dengan components of employee benefit costs in
perjanjian kesepakatan antara Bank, entitas accordance with agreements between the
anak dan karyawan yang telah sesuai dengan Bank, subsidiaries and their employees which
peraturan dan undang-undang yang berlaku. had complied with prevailing regulations and
laws.
31 Desember/December 31
2025 2024
Biaya jasa kini 203.372 427.124 Current service cost
Beban bunga 99.651 108.366 Interest cost
Keuntungan aktuaria neto diakui Net actuarial gain
dalam tahun berjalan (116.271) (169.517) recognized during the year
186.752 365.973
241
Page 531
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Jumlah yang diakui pada pendapatan The total amount recognised in other
komprehensif lainnya ditunjukkan pada tabel di comprehensive income is shown in table
bawah ini: below:
41020000_01 31 Desember/December 31
2025 2024
Pengukuran Kembali Kewajiban Remeasurement of The Net
Imbalan Pasti Neto: Defined Benefit Obligation:
Keuntungan aktuarial dari perubahan Actuarial gain from changes in
asumsi demografi (124.961) - demographic assumption
Keuntungan aktuarial dari perubahan Actuarial gain from changes in
asumsi keuangan (3.918) (43.811) financial assumption
Keuntungan aktuarial dari Actuarial gain from
penyesuaian pengalaman (2.781) (50.115) experience adjustment
Jumlah yang diakui pada Total amount recognized
pendapatan komprehensif lainnya (131.660) (93.926) in other comprehensive income
Rekonsiliasi Pendapatan Reconciliation of Other
Komprehensif Lainnya: Comprehensive Income:
Saldo awal (542.365) (450.125) Beginning balance
Jumlah yang diakui pada Total amount recognized in other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya selama tahun berjalan (131.660) (93.926) during the year
Lainnya 11.044 1.686 Others
Saldo akhir (662.981) (542.365) Ending balance
Asumsi utama yang digunakan untuk The principal assumptions used to determine
menghitung estimasi beban dan kewajiban the estimated costs and obligations for
pada 31 Desember 2025 tersebut adalah December 31, 2025, are as follows:
sebagai berikut:
Bank WOM MIF
Tingkat mortalita : TMI’19 TMI’19 TMI’19 Mortality rate:
Tingkat cacat : 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate:
kematian/of kematian/of kematian/of
mortality rate mortality rate mortality rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia kurang dari 30 tahun : 15% per tahun/ 15% per tahun/ 11% per tahun/ Age less than 30 years:
annum annum annum
Usia 30 - 34 tahun : 12,5% per tahun/ 15% per tahun/ 5,5% per tahun/ Age 30 - 34 years:
annum annum annum
Usia 35 - 39 tahun : 9% per tahun/ 12,5% per tahun/ 3,3% per tahun/ Age 35 - 39 years:
annum annum annum
Usia 40 - 44 tahun : 5% per tahun/ 12,5% per tahun/ 2,2% per tahun/ Age 40 - 44 years:
annum annum annum
Usia 45 - 49 tahun : 2% 12,5% per tahun/ 2,2% per tahun Age 45 - 50 years:
annum annum
Usia 50 - 53 tahun : 0,5% 5% per tahun/ 1,1% per tahun/ Age 51 - 52 years:
annum annum
Usia 53 - 55 tahun ke atas : 0,5% 0% 0% Age 53 years and over:
Kenaikan gaji : 6,00% per tahun/ 6,00% per tahun/ 6,00% per tahun/ Salary increase rate
annum annum annum
Tingkat diskonto : 6,25% 6,25% 6,25% Discount rate
per tahun/annum per tahun/annum per tahun/annum
Sisa masa kerja karyawan : 0,02 - 34,45 tahun/ 1 – 34,67 tahun/ 1 - 30,17 tahun/ Remaining years of service of employee
years years years
242
Page 532
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Asumsi utama yang digunakan untuk The principal assumptions used to determine
menghitung estimasi beban dan kewajiban the estimated costs and obligations for
pada 31 Desember 2024 tersebut adalah December 31, 2024, are as follows:
sebagai berikut:
Bank WOM MIF
Tingkat mortalita : TMI’19 TMI’19 TMI’19 Mortality rate:
Tingkat cacat : 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate:
kematian/of kematian/of kematian/of
mortality rate mortality rate mortality rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia kurang dari 30 tahun : 11% per tahun/ 10% per tahun/ 11% per tahun/ Age less than 30 years:
annum annum annum
Usia 30 - 34 tahun : 6% per tahun/ 5% per tahun/ 6% per tahun/ Age 30 - 34 years:
annum annum annum
Usia 35 - 39 tahun : 3% per tahun/ 3% per tahun/ 3% per tahun/ Age 35 - 39 years:
annum annum annum
Usia 40 - 44 tahun : 2% per tahun/ 2% per tahun/ 2% per tahun/ Age 40 - 44 years:
annum annum annum
Usia 45 - 50 tahun : 0% 2% per tahun/ 2% per tahun Age 45 - 50 years:
annum annum
Usia 51 - 52 tahun : 0% 1% per tahun/ 1% per tahun/ Age 51 - 52 years:
annum annum
Usia 53 tahun ke atas : 0% 0% 0% Age 53 years and over:
Kenaikan gaji : 7,00% per tahun/ 7,00% per tahun/ 7,00% per tahun/ Salary increase rate
annum annum annum
Tingkat diskonto : 6,88 - 7,13% 6,88 - 7,13% 6,88 - 7,13% Discount rate
per tahun/annum per tahun/annum per tahun/annum
Sisa masa kerja karyawan : 1 – 33,75 tahun/ 1 - 34,67 tahun/ 1 - 31,17 tahun/ Remaining years of service of employee
years years years
243
Page 533
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Analisa sensitivitas untuk risiko tingkat Sensitivity analysis for discount rate risk:
diskonto:
Tabel berikut menyajikan perubahan satu poin The following tables summarize one
persentase dalam tingkat diskonto yang percentage point change in the assumed
diasumsikan akan memiliki dampak terhadap discount rate to defined benefit obligations
kewajiban imbalan pasti sebagai berikut: would have the following effects:
31 Desember/December 31
2025 2024
Kenaikan suku bunga dalam 1% (1.666.595) (186.435) Increase in interest rate in 1%
Penurunan suku bunga dalam 1% (1.494.529) (38.671) Decrease in ineterest rate in 1%
Tabel berikut menyajikan perubahan satu poin The following tables summarize one
persentase dalam tingkat kenaikan gaji yang percentage point change in the assumed
diasumsikan akan memiliki dampak terhadap salary increase to defined benefit obligations
kewajiban imbalan pasti sebagai berikut: would have the following effects:
31 Desember/December 31
2025 2024
Kenaikan gaji dalam 1% (1.464.358) 28.492 Increase in salary in 1%
Penurunan gaji dalam 1% (1.630.574) (179.378) Decrease in salary in 1%
Jatuh tempo dari liabilitas imbalan pasca kerja The undiscounted maturity of the obligation for
tanpa didiskonto adalah sebagai berikut: post employment benefit is as follow:
31 Desember/December 31
2025 2024
Dalam 1 tahun ke depan 223.217 132.017 Within the next 1 year
Dalam 1 sampai 2 tahun 220.187 192.249 Within 1 to 2 years
Dalam 2 sampai 5 tahun 607.229 625.465 Within 2 to 5 years
Dalam 5 sampai 10 tahun 1.119.467 1.220.948 Within 5 to 10 years
Lebih dari 10 tahun 4.181.345 9.823.076 More than 10 years
244
Page 534
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI 48. OPERATING SEGMENT
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk The following sets forth certain financial
Bank dan entitas anak: information for the Bank and subsidiaries:
a. Bidang usaha a. Business activities
Bidang Usaha Business Activities
Perbankan konvensional Conventional banking
dan perbankan syariah Bank and sharia banking
Pembiayaan PT Maybank Indonesia Finance Multi-financing
Pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Multi-financing
b. Segmen usaha b. Business segment
Segmen operasi Operating segment
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan Operating segments are reported in
laporan internal Bank yang disiapkan untuk accordance with the internal reporting
mengambil keputusan operasional yang provided to the chief operating decision maker
bertanggung jawab untuk mengalokasikan which is responsible for allocating resources to
sumber daya ke segmen tertentu dan certain segments and performance
penilaian atas performanya. assessments.
Untuk kepentingan manajemen, Bank For management purposes, the Bank is
diorganisasikan kedalam tiga segmen operasi organized into three operating segments
berdasarkan produk dan jasa sebagai berikut: based on products and services as follows:
- Segmen Perbankan Global - Global Banking segment
- Segmen Perbankan Bisnis - Business Banking segment
- Segmen Ritel - Retail segment
Tidak ada pendapatan dari satu konsumen No revenue from transactions with a single
eksternal atau pihak lain yang mencapai 10% external customer or counterparty amounted
atau lebih dari total pendapatan Bank untuk to 10% or more of the Bank’s total revenue for
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 the year ended December 31, 2025 and 2024.
Desember 2025 dan 2024.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal- For the year ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank dan 2024, the Bank and subsidiaries divided the
entitas anak membagi segmen berdasarkan segment based on business unit.
unit bisnis.
245
Page 535
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank dan Following is the business segment information
entitas anak berdasarkan segmen operasi: of the Bank and subsidiaries, which are based
on operating segment:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/
Year ended December 31, 2025
Perbankan CFS Non Kantor Pusat dan
Global/ Ritel/ Lainnya/
Global CFS Non CFS Ritel/ Head Office and Jumlah/
Banking 1) Retail) 2) CFS Retail 3) Others Total
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT
DAN PENGHASILAN OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE
KONSOLIDASIAN INCOME
Pendapatan bunga - neto 3.338.031 847.751 3.341.752 (305.632) 7.221.902 Interest income - net
Pendapatan/(beban) bunga Inter-segment interest
antar segmen (1.771.875) 617.651 609.905 544.319 - income/(expenses)
Pendapatan bunga Interest income
setelah bunga antar after inter-segment
segmen - neto 1.566.156 1.465.402 3.951.657 238.687 7.221.902 income - net
Pendapatan operasional - kotor 830.631 378.686 1.339.538 (222.088) 2.326.767 Operating income - gross
Beban operasi (524.405) (610.971) (2.574.930) (2.739.151) (6.449.457) Operating expenses
Pendapatan operasional Operating income
sebelum penyisihan kerugian before allowance for
penurunan nilai - neto 1.872.382 1.233.117 2.716.265 (2.722.552) 3.099.212 impairment losses - net
Penyisihan kerugian penurunan nilai (87.455) (235.877) (906.424) 253.490 (976.266) Allowance for impairment losses
Pendapatan operasional - neto 1.784.927 997.240 1.809.841 (2.469.062) 2.122.946 Operating income - net
Beban non-operasional - neto 18.315 22.220 (1.789) 61.101 99.847 Non-operating expense - net
Laba sebelum alokasi Profit before allocation of
beban tidak langsung 1.803.242 1.019.460 1.808.052 (2.407.961) 2.222.793 indirect costs
Beban tidak langsung (553.149) (775.280) (1.051.416) 2.379.845 - Indirect costs
Laba sebelum beban pajak 1.250.093 244.180 756.636 (28.116) 2.222.793 Income before tax expenses
Beban pajak (520.598) Tax expenses
Laba tahun berjalan 1.702.195 Income for the year
LAPORAN POSISI CONSOLIDATED STATEMENTS
KEUANGAN KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Jumlah aset 84.831.114 39.639.217 33.603.720 35.643.582 193.717.633 Total assets
Jumlah liabilitas 52.394.238 47.163.385 40.198.829 20.877.698 160.634.150 Total liabilites
1) Perbankan Global terdiri dari corporate banking, tresuri, 1) Global Banking consist of corporate banking, treasury,
cabang luar negeri dan syariah overseas branches and sharia
2) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), 2) CFS Non Retail consist of Small Medium Enterprise (SME),
komersial, mikro dan syariah commercial, micro and sharia
3) CFS Ritel terdiri dari retail banking, entitas anak dan 3) CFS Retail consist of consumer banking, subsidiaries and
syariah sharia
246
Page 536
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank dan Following is the business segment information
entitas anak berdasarkan segmen operasi: of the Bank and subsidiaries, which are based
(lanjutan) on operating segment: (continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/
Year ended December 31, 2024
Perbankan CFS Non Kantor Pusat dan
Global/ Ritel/ Lainnya/
Global CFS Non CFS Ritel/ Head Office and Jumlah/
Banking 1) Retail) 2) CFS Retail 3) Others Total
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT
DAN PENGHASILAN OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE
KONSOLIDASIAN INCOME
Pendapatan bunga - neto 3.280.172 858.473 3.116.650 (149.885) 7.105.410 Interest income - net
Pendapatan/(beban) bunga Inter-segment interest
antar segmen (2.058.290) 537.159 911.761 609.370 - income/(expenses)
Pendapatan bunga Interest income
setelah bunga antar after inter-segment
segmen - neto 1.221.882 1.395.632 4.028.411 459.485 7.105.410 income - net
Pendapatan/(beban) operasional - kotor 723.847 485.090 1.444.305 (501.044) 2.152.198 Operating income/(expenses) - gross
Beban operasi (502.174) (597.367) (2.473.105) (2.726.946) (6.299.592) Operating expenses
Pendapatan operasional Operating income
sebelum penyisihan kerugian before allowance for
penurunan nilai - neto 1.443.555 1.283.355 2.999.611 (2.768.505) 2.958.016 impairment losses - net
Penyisihan kerugian penurunan nilai (773.798) (174.284) (689.434) 268.140 (1.369.376) Allowance for impairment losses
Pendapatan operasional - neto 669.757 1.109.071 2.310.177 (2.500.365) 1.588.640 Operating income - net
Pendapatan/(beban) non-operasional - neto (77) 1.434 (3.518) 13.834 11.673 Non-operating income/(expense) - net
Rugi sebelum alokasi Losses before allocation of
beban tidak langsung 669.680 1.110.505 2.306.659 (2.486.531) 1.600.313 indirect costs
Beban tidak langsung (550.495) (763.511) (1.044.991) 2.358.997 - Indirect costs
Laba sebelum beban pajak 119.185 346.994 1.261.668 (127.534) 1.600.313 Income before tax expenses
Beban pajak (401.670) Tax expenses
Laba tahun berjalan 1.198.643 Income for the year
LAPORAN POSISI CONSOLIDATED STATEMENTS
KEUANGAN KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Jumlah aset 89.935.174 37.242.430 32.302.363 37.699.855 197.179.822 Total assets
Jumlah liabilitas 66.709.330 44.472.721 45.623.566 9.165.814 165.971.431 Total liabilites
1) Perbankan Global terdiri dari corporate banking, tresuri, 1) Global Banking consist of corporate banking, treasury,
cabang luar negeri dan syariah overseas branches and sharia
2) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), 2) CFS Non Retail consist of Small Medium Enterprise (SME),
komersial, mikro dan syariah commercial, micro and sharia
3) CFS Ritel terdiri dari retail banking, entitas anak dan 3) CFS Retail consist of consumer banking, subsidiaries and
syariah sharia
247
Page 537
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen geografis Geographic segment
31 Desember/December 31, 2025
Luar negeri/
Indonesia/ Outside Jumlah/
Indonesia Indonesia Total
Jumlah aset tidak lancar 4.877.691 9.638 4.887.329 Total non-current assets
Pendapatan bunga 13.146.128 59.726 13.205.854 Interest income
31 Desember/December 31, 2024
Luar negeri/
Indonesia/ Outside Jumlah/
Indonesia Indonesia Total
Jumlah aset tidak lancar 5.157.069 3.398 5.160.467 Total non-current assets
Pendapatan bunga 13.008.038 54.164 13.062.202 Interest income
49. JAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN 49. INDONESIA DEPOSIT INSURANCE CORPORATION
TERHADAP LIABILITAS PEMBAYARAN BANK UMUM GUARANTEE ON OBLIGATIONS OF COMMERCIAL
BANKS
Sejak tahun 1998, Pemerintah menjamin liabilitas Since 1998, the Government guarantees the
bank umum meliputi giro, tabungan, deposito obligations of private banks including demand
berjangka dan deposito on call, obligasi, surat deposits, savings deposits, time deposits and
berharga, pinjaman antar bank, pinjaman yang deposits on call, bonds, marketable securities,
diterima, letters of credit, akseptasi, swap mata interbank borrowings, fund borrowings, letters of
uang dan liabilitas kontinjensi lainnya seperti bank credit, acceptances, currency swap and other
garansi, standby letters of credit, performance contingent liabilities such as bank guarantees,
bonds dan liabilitas sejenis selain yang dikecualikan standby letters of credit, performance bonds and
dalam keputusan ini seperti obligasi subordinasi other kinds of liabilities other than those excluded
dan liabilitas kepada direktur, komisaris dan pihak in this regulation such as subordinated bonds,
berelasi dengan Bank. liabilities to directors, commissioners and related
parties of the Bank.
Pada tanggal 13 Oktober 2008, Presiden Republik On October 13, 2008, the President of the Republic
Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah of Indonesia approved Government Regulation No.
No. 66 Tahun 2008 tentang besaran nilai simpanan 66 year 2008 regarding the amount of deposits
yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). guaranteed by Indonesia Deposit Guarantee
Berdasarkan Peraturan tersebut, nilai simpanan Corporation (LPS). Based on such Regulation, the
yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank guaranteed deposit amount for each customer in
yang semula berdasarkan Undang-Undang a bank which previously according to Law No. 24
No. 24 Tahun 2004 ditetapkan maksimum Rp100 year 2004 amounted to a maximum of Rp100 was
diubah menjadi maksimum Rp2.000. amended to a maximum amount of Rp2,000.
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Based on the Law of the Republic of Indonesia
No. 7 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Pengganti No. 7 year 2009, Government Regulation in Lieu of
Undang-undang tentang Lembaga Penjaminan Law on Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) has
Simpanan telah ditetapkan menjadi Undang- been set into law since January 13, 2009.
undang sejak tanggal 13 Januari 2009.
248
Page 538
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO 50. RISK MANAGEMENT
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank Risk Management implementation is based on
berpedoman kepada POJK No.18/POJK.03/2016 POJK No.18/POJK.03/2016 4 (four) pillars concerning
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Implementation of Risk Management for Bank, that
Umum dengan 4 (empat) pilar utama yang covers:
mencakup:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; 1. Board of Commissioners and Board of
Director’s active supervision;
2. Kecukupan kebijakan, prosedur dan 2. Adequacy of policies, procedures and
penetapan limit manajemen risiko; determination of risk management limits;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of risk identification measurement,
pemantauan dan pengendalian risiko serta monitoring & control, including Risk
Sistem Informasi Manajemen Risiko; dan Management Information System; and
4. Sistem pengendalian internal yang 4. Comprehensive of internal control system.
menyeluruh.
Untuk mewujudkan keempat pilar tersebut, Bank In implementing these four pillars, the Bank applies
menerapkan model tata kelola risiko yang a risk governance model to regulate the
bertujuan untuk mengatur pembagian tugas dan distribution of roles and responsibilities of each
tanggung jawab setiap pihak yang terkait dalam stakeholders that involves in risk management
proses pengelolaan risiko namun dalam waktu process whilst allowing for independency and
yang sama juga memberikan independensi dan segregation of duties between 3 (three) lines of
pemisahaan tugas diantara 3 (tiga) lini pertahanan defense comprising of 1st line as the risk owners
yaitu: lini 1 yang merupakan risk owner which conduct day-to-day management of risks,
dan pengelola risiko sehari-hari, lini 2 yang 2nd line which oversees risk management process
merupakan fungsi pengawasan terhadap proses done by 1st line and 3rd line that provides
pengelolaan risiko yang dilakukan lini 1 dan lini 3 independent assessment of the Bank’s risk
yang memberikan penilaian independen atas management practices.
pelaksanaan manajemen risiko Bank.
Selanjutnya, beberapa Komite dan Satuan Kerja Further, The Risk Management Committees and
Manajemen Risiko di bawah ini dibentuk untuk Unit below were formed to implement active
mewujudkan pengawasan aktif Dewan Komisaris supervision of the Board of Commisioners and
dan Direksi dalam pelaksanaan Manajemen Risiko. Board of Directors in the implementation of Risk
Management.
1. Pada tingkat Dewan Komisaris, yaitu: 1. At Board of Commissioners level, there are:
a. Komite Audit a. Audit Committee (AC)
b. Komite Pemantau Risiko b. Risk Oversight Committee (ROC)
c. Komite Nominasi dan Remunerasi c. Nomination and Remuneration
Committee
d. Komite Tata Kelola Terintegrasi d. Integrated Good Corporate Governance
Committee
e. Komite Pemantau Teknologi Informasi e. Information Technology Oversight
Committee (ITOC)
f. Komite Tata Kelola Whistleblowing f. Whistleblowing Governance Committee
(WBGC)
2. Pada Tingkat Direksi, yaitu: 2. At Board of Directors level, there are:
a. Komite Manajemen Risiko a. Risk Management Committee (RMC)
b. Komite Assets & Liabilities Management b. Assets & Liabilities Management
Committee (ALCO)
c. Komite Kredit c. Credit Committee (CC)
d. Komite Restrukturisasi Kredit d. Credit Restructuring Committee (CRC)
e. Komite Pengarah Teknologi Informasi e. Information Technology Steering
Committee (ITSC)
f. Komite Sumber Daya Manusia f. Human Capital Committee
g. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi g. Integrated Risk Management Committee
h. Komite Internal Audit h. Internal Audit Committee (IAC)
249
Page 539
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Selanjutnya, beberapa Komite dan Satuan Kerja Further, The Risk Management Committees and
Manajemen Risiko di bawah ini dibentuk untuk Unit below were formed to implement active
mewujudkan pengawasan aktif Dewan Komisaris supervision of the Board of Commisioners and
dan Direksi dalam pelaksanaan Manajemen Risiko Board of Directors in the implementation of Risk
(lanjutan) Management (continued)
2. Pada Tingkat Direksi, yaitu: (lanjutan) 2. At Board of Directors level, there are:
(continued)
i. Komite Pendisiplinan Sumber Daya i. Human Capital Disciplinarian Comittee
Manusia
j. Komite Kebijakan Perkreditan atau j. Credit or Financing Policy Committee
Pembiayaan
k. Komite Pengarah Layanan Digital k. Digital Steering Committee
l. Komite Pengarah Bersama l. Joint Steering Committee
m. Komite-komite pendukung lainnya m. Other supporting Committee
3. Satuan Kerja Manajemen Risiko, yaitu: 3. Risk Management Unit, there are:
a. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) a. Risk Management Unit
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko b. Integrated Risk Management Unit
Terintegrasi (SKMRT)
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat Credit Risk is the loss risk when a counterparty fails
kegagalan pihak lain dalam memenuhi to meet its obligations to Bank in accordance with
kewajibannya kepada Bank sesuai dengan the agreed terms of a credit facility. Credit Risk
persyaratan fasilitas kredit yang telah disepakati. includes credit risk due to the borrower’s default,
Termasuk dalam Risiko Kredit yaitu Risiko Kredit credit risk due to concentration of fund provisions
akibat kegagalan debitur, Risiko Kredit akibat (concentration risk), credit risk due to
terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko counterparty’s default (counterparty credit risk),
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan credit risk due to settlement failure (settlement risk),
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit and credit risk due to country Risk.
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan
Risiko Kredit akibat country risk.
Di tengah kondisi makro ekonomi yang penuh In the midst of challenging macroeconomic
tantangan, Bank tetap dapat menjaga rasio kredit conditions, Bank is able to maintain its NPL ratio
bermasalah (NPL) dalam batas yang within the required limits through continuous
dipersyaratkan melalui proses pemberian kredit selective credit process, a rigorous early monitoring
yang selektif dan berkelanjutan, proses process and also supported by the handling of
pemantauan melalui early alert yang ketat dan problem loans by Remedial, Asset Quality
juga didukung oleh penanganan kredit bermasalah Management and Collection to increase the
oleh Remedial, Asset Quality Management dan recovery rate of the NPL.
Collection untuk meningkatkan tingkat
pengembalian dari NPL.
a) Risiko kredit maksimum a) Maximum credit risk
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized on the
posisi keuangan konsolidasi, eksposur consolidated financial statement, the maximum
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan exposure to credit risk equals to their carrying
nilai tercatat. Untuk bank garansi dan irrevocable amount. For bank guarantees and irrevocable
L/C, eksposur maksimum terhadap risiko kredit L/C, the maximum exposure to credit risk is the
adalah nilai maksimum yang harus dibayarkan maximum amount that the Bank would have to
oleh Bank jika kewajiban atas bank garansi dan pay if the obligations of the bank guarantees
irrevocable L/C tersebut terjadi. and irrevocable L/C issued are called upon.
250
Page 540
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
a) Risiko kredit maksimum (lanjutan) a) Maximum credit risk (continued)
Analisa eksposur maksimum terhadap risiko Analysis of maximum exposure to credit risk after
kredit setelah memperhitungkan dampak taking into account the impact of collaterals and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya adalah other credit risk mitigations are as follows:
sebagai berikut:
a) Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain a) The carrying amount of Bank’s financial
kredit dan piutang pembiayaan konsumen assets other than loan and consumer
menggambarkan eksposur maksimum atas financing receivables represent the
risiko kredit. maximum exposure of credit risk.
b) Untuk kredit yang diberikan dan piutang b) For loans and consumer financing
pembiayaan konsumen, Bank receivables, Bank uses collaterals to
menggunakan agunan untuk meminimalkan minimize the credit risk. The following is the
risiko kredit. Berikut adalah kebijakan Bank Bank’s policy regarding collateral:
terkait dengan jaminan:
Nilai dan jenis jaminan yang dibutuhkan The amount and type of collateral required
tergantung pada penilaian risiko kredit dari depends on the counterparty credit risk
pihak lawan. Panduan tentang jenis jaminan assessment. Guidelines regarding collateral
dan parameter penilaian yang bisa diterima acceptability and valuation parameters are
telah diimplementasikan. being implemented.
Umumnya, agunan diperlukan sebagai Generally, collateral is required as a
sumber terakhir pelunasan kredit secondary source of repayment and also as
(‘secondary source of repayment’) dan a form of credit risk mitigation. The primary
sebagai salah satu bentuk mitigasi risiko source of credit repayment is the cash flow
kredit. Sumber utama pelunasan kredit generated from business operations of the
adalah dari hasil usaha debitur. borrowers.
Agunan yang dapat diterima oleh Bank Collaterals acceptable by the Bank are
dibagi atas 2 (dua) kelompok besar yaitu: divided into 2 (two) categories, as follows:
a) Agunan setara tunai, yaitu a) Cash collateral, such as time
deposito/tabungan/rekening giro/ deposit/saving account/current
setoran margin/dana tunai yang account/ margin deposit/cash blocked
diblokir atau dibukukan pada rekening or booked as escrow account which are
penampungan yang disimpan serta kept and recorded by the bank,
dicatat pada Bank, obligasi pemerintah, government bonds, certificate of Bank
Sertifikat Bank Indonesia dan Stand-By Indonesia and Stand-By Letters of Credit
Letters of Credit (SBLC) yang diterbitkan (SBLC) issued by prime bank;
oleh prime Bank;
b) Agunan non-tunai yaitu agunan yang b) Non-cash collaterals are collateral not
tidak termasuk dalam jenis jaminan included in collateral as mentioned on
seperti pada agunan tunai di atas. cash collateral above.
251
Page 541
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi b) Concentration of credit risk
Pengungkapan konsentrasi risiko kredit The disclosure on the maximum credit risk
maksimum berdasarkan kategori portofolio concentration by portfolio category is as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Lembaga
keuangan
bukan
Bank/ Perusahaan
Financial lainnya/
Pemerintah/ Bank/ institution Other Perorangan/ Jumlah/
Government Bank non-Banks company Individual Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 - - - - 7.099.181 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 3.398.766 - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain 2.771.636 16.695 - - - 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 4.553.200 - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 24.850.625 9.462.780 3.121.101 1.721.651 - 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 19.307 - 185.486 - 204.793 under resale agreement
Tagihan derivatif 28.691 651.206 24.695 1.005.813 889 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 125.392 3.232.422 7.516.170 57.046.799 48.409.522 116.330.305 receivable/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - 7.306.916 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 6.540 - 1.912.137 - 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 1.284 40.745 84.172 586.246 495.555 1.208.002 assets*)
39.430.009 16.828.461 10.746.138 62.458.132 56.212.882 185.675.622
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik - 9.500 - 1.496.803 151.640 1.657.943 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan - - - 763.666 - 763.666 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi - 233.196 306.827 2.047.963 187.453 2.775.439 Bank guarantees
- 242.696 306.827 4.308.432 339.093 5.197.048
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard receivable-net and card center receivables and
Mastercard
252
Page 542
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Lembaga
keuangan
bukan
Bank/ Perusahaan
Financial lainnya/
Pemerintah/ Bank/ institution Other Perorangan/ Jumlah/
Government Bank non-Banks company Individual Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 10.696.358 - - - - 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 2.571.949 - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain 2.816.625 182.341 - - - 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 1.941.629 - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 33.386.987 1.707.465 3.097.645 1.960.083 - 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 829.024 - 9.399 - 838.423 under resale agreement
Tagihan derivatif 77.957 528.948 55.941 712.045 6.540 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah - 6.373.800 9.421.097 58.252.850 46.340.834 120.388.581 receivable/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - 7.192.434 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 13.717 - 1.560.524 - 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - 67.736 91.769 508.882 403.226 1.071.613 assets*)
48.919.556 12.274.980 12.666.452 63.003.783 53.943.034 190.807.805
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik - 6.143 15.000 844.609 156.685 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan - 23.202 - 524.157 - 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi - 87.048 301.597 1.565.689 166.397 2.120.731 Bank guarantees
- 116.393 316.597 2.934.455 323.082 3.690.527
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard receivable-net and card center receivables and
Mastercard
253
Page 543
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Konsentrasi risiko kredit maksimum berdasarkan The maximum credit risk concentration by
letak geografis adalah sebagai berikut: geography is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jawa Tengah
dan
Yogyakarta/ Jawa Timur
Central Java dan Bali/
Jakarta/ Sumatera/ Jawa Barat/ and East Java Indonesia Timur/ Lain-lain/ Jumlah/
Jakarta Sumatera West Java Yogyakarta and Bali East Indonesia Others Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 6.017.428 - - - - - 1.081.753 7.099.181 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.176.433 1.233 - - - - 221.100 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.167.750 - - - - - 620.581 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 4.553.200 - - - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 26.432.995 - 351 - 18.908 - 12.703.903 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali 19.307 - - - - - 185.486 204.793 under resale agreement
Tagihan derivatif 1.711.294 - - - - - - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 56.117.910 5.135.579 1.969.072 1.441.132 8.612.620 4.192.067 38.861.925 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - - - 7.306.916 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi 1.328.471 26.420 9.760 43.194 504.815 - 6.017 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 532.871 29.654 13.108 8.171 41.513 54.802 527.883 1.208.002 assets*)
102.057.659 5.192.886 1.992.291 1.492.497 9.177.856 4.246.869 61.515.564 185.675.622
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 1.006.377 65.077 5.277 3.950 219.918 35.676 321.668 1.657.943 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan 377.441 43.399 11.970 48.540 281.100 - 1.216 763.666 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 1.273.405 327.544 176.242 109.117 342.212 333.988 212.931 2.775.439 Bank guarantees
2.657.223 436.020 193.489 161.607 843.230 369.664 535.815 5.197.048
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas *) Prepayments and other assets consist of interests
piutang bunga-neto dan tagihan card center dan receivable-net and card center receivables and
Mastercard Mastercard
254
Page 544
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jawa Tengah
dan
Yogyakarta/ Jawa Timur
Central Java dan Bali/
Jakarta/ Sumatera/ Jawa Barat/ and East Java Indonesia Timur/ Lain-lain/ Jumlah/
Jakarta Sumatera West Java Yogyakarta and Bali East Indonesia Others Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 8.937.466 - - - - - 1.758.892 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.345.104 1.175 - - - 2 225.668 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.092.350 - - - - - 906.616 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 1.941.629 - - - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 30.377.009 - 20.888 - 23.661 - 9.730.622 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali 829.024 - - - - - 9.399 838.423 under resale agreement
Tagihan derivatif 1.380.597 - - - - - 834 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 59.373.647 5.210.976 2.046.661 2.054.168 7.879.636 4.804.029 39.019.464 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - - - 7.192.434 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi 1.156.927 8.240 63.579 45.486 206.557 - 93.452 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 547.419 32.055 15.555 10.221 40.394 58.962 367.007 1.071.613 assets*)
108.981.172 5.252.446 2.146.683 2.109.875 8.150.248 4.862.993 59.304.388 190.807.805
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 199.668 42.763 3.807 3.906 434.379 38.979 298.935 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan 229.326 33.163 29.250 56.161 197.198 - 2.261 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 987.278 262.675 145.882 86.598 316.691 196.658 124.949 2.120.731 Bank guarantees
1.416.272 338.601 178.939 146.665 948.268 235.637 426.145 3.690.527
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas *) Prepayments and other assets consist of interests
piutang bunga-neto dan tagihan card center dan receivable-net and card center receivables and
Mastercard Mastercard
Pengungkapan risiko kredit maksimum tersebut The disclosures of maximum credit risks are
adalah sebelum efek mitigasi melalui penggunaan before the effect of mitigation through the use
master netting dan perjanjian jaminan. Apabila of master netting and collateral agreements.
instrumen keuangan dicatat berdasarkan nilai Where financial instruments are recorded at
wajar, angka yang ditunjukkan mencerminkan fair value, the amounts shown represent the
pengungkapan risiko kredit saat ini tetapi bukan current credit risk exposure but not the
pengungkapan risiko maksimal yang dapat timbul maximum risk exposure that could arise in the
di masa yang akan datang sebagai akibat future as a result of changes in value.
perubahan nilai.
255
Page 545
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit Credit Risk Mitigation
Bank telah mengimplementasikan credit risk The Bank has implemented credit risk
management yang mencakup penetapan management which covers setting up
prosedur dan kebijakan kredit, pengaturan limit procedures and credit policies, stipulates a limit
dan mengevaluasinya secara berkala, and conduct regular evaluation, implement
penggunaan Credit Risk Rating untuk kredit Credit Risk Rating for SME/commercial/
UKM/komersial/korporasi, Credit Scoring untuk corporate, Credit Scoring for Consumer,
kredit konsumen, mengevaluasi kebijakan dan evaluates credit policies and procedures to
prosedur kredit untuk memastikan bahwa seluruh ensure that all potential risks have been
risiko yang mungkin timbul dari kegiatan covered, and apply the “Four Eyes Principle”
pemberian kredit telah tercakup, serta consistently. The Bank has managed its credit
menerapkan prinsip “Four Eyes Principle” secara portfolio continuously in a consistent manner
konsisten. Bank telah melaksanakan pengelolaan and reports to the senior management and
portofolio kredit secara konsisten dan Board of Commissioners on a regular basis
berkelanjutan serta melaporkannya kepada (monthly).
manajemen senior dan Dewan Komisaris secara
berkala (bulanan).
Dalam rangka memitigasi risiko kredit Bank, In order to mitigate the Bank’s credit risk, the
berikut ini adalah upaya yang dilakukan secara following efforts are periodically performed:
berkala:
1. Menentukan batas eksposur dari setiap 1. Determining exposure limits for each
segmen industri; industry segmentation;
2. Meninjau kredit berdasarkan jenis industri 2. Reviewing credit based on certain industry
tertentu/limit industri; dan type/industry limit; and
3. Melakukan tes validasi dengan 3. Performing validation on tests by
menerapkan skenario terburuk untuk implementing worst-case scenario to the
portofolio dan untuk beberapa debitur portfolio and to some large debtors.
besar.
Metode pemberian kredit Bank meliputi: The Bank’s credit granting process includes:
1. Evaluasi limit kredit secara keseluruhan 1. Evaluation of overall credit limits at
pada tingkat debitur/counterparty dan borrower/counterparty level, and a group of
kelompok debitur/obligor terkait untuk related borrowers/obligor for both on-
eksposur on-balance sheet dan off- balance sheet and off-balance sheet
balance sheet; exposures;
2. Analisis kemampuan untuk membayar 2. Analysis of repayment capacity and
kembali dan integritas integrity of the borrower/counterparty;
debitur/counterparty;
3. Persyaratan dan kondisi yang mengikat; 3. Legally binding terms and conditions;
4. Penggunaan agunan; dan 4. Use of collateral; and
5. Penilaian kondisi makro ekonomi dan 5. Assessment of macroeconomic and
industri. industry conditions.
256
Page 546
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Mitigation (continued)
Bank juga mengembangkan serta menerapkan The Bank also develops and implements Risk
prinsip Risk Governance sebagai bagian dalam Governance principle as part of credit internal
pengendalian internal perkreditan: control:
1. Lini pertama (Pilar Bisnis dan Pendukung) 1. The first Line of Defense (Business and
terutama bertanggung jawab mengelola Support Pillars) is primarily responsible for
risiko spesifik yang merupakan bagian dari managing specific risks assumed in their
aktivitas mereka sehari-hari. day-to-day activities.
2. Lini kedua menyediakan sumber daya 2. The second Line of Defense provides
yang diperlukan untuk mengembangkan specialized resources for developing risk
kerangka kerja risiko, kebijakan, frameworks, policies, methodologies and
metodologi dan perangkat risiko dalam tools for managing Bank’s material risk.
pengelolaan risiko yang bersifat material
terhadap Bank secara keseluruhan.
3. Lini ketiga melibatkan audit internal, yang 3. The third Line of Defense involves internal
secara independen bertugas untuk audit, whose task would be to
melakukan review kecukupan dan independently review the adequacy and
keefektifan proses manajemen risiko. effectiveness of the risk management
process.
Untuk memfasilitasi penilaian risiko dari debitur To facilitate risk assessment of corporate,
korporasi, komersial dan UKM, Bank melakukan commercial and SME debtors, the Bank
pemantauan terhadap seluruh aspek dari monitors all aspects of debtors and their
debitur dan sektor industrinya. Unit-unit industry sector. The Risk Management Units
Manajemen Risiko melakukan pemantauan monitor the portfolio continuously. All relevant
portofolio yang dimiliki Bank secara information is shared to the business unit to
berkesinambungan. Informasi yang relevan support the conduct of risk assessment.
disampaikan kepada unit bisnis untuk
mendukung pelaksanaan penilaian risiko.
Bank mengukur dan memantau risiko untuk The Bank measures and monitors risk for each
setiap debitur baik secara individual maupun debtor, on individual and obligor basis, by
obligor, sektor ekonomi maupun seluruh economic sector and credit portfolios. The Bank
portofolio kredit. Bank telah menetapkan standar has set up standards and procedures to
dan prosedur untuk mendukung proses support a process of granting credit by
pemberian kredit yang mempertimbangkan considering risk and return.
risiko dan perolehan hasil.
Kualitas kredit aset keuangan dikelola oleh Bank The credit quality of financial assets is
dengan menggunakan panduan dari Otoritas managed by the Bank using guidance from
Jasa Keuangan. Kualitas kredit berdasarkan Financial Services Authority’s. The credit quality
golongan aset untuk beberapa aset keuangan by class of asset for certain financial assets
yang memiliki risiko kredit, dijelaskan di Catatan exposed to credit risk, are disclosed in Notes 6,
6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 dan 14 dalam laporan 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 and 14 to the financial
keuangan. statements.
257
Page 547
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Mitigation (continued)
Bank memiliki kebijakan untuk mempertahankan It is the Bank’s policy to maintain accurate and
akurasi dan konsistensi peringkat risiko di seluruh consistent risk ratings across the credit portfolio.
portofolio kredit. Hal ini akan memudahkan fokus This enable management to focus on the
manajemen risiko yang berlaku dan applicable risks and the comparison of credit
perbandingan eksposur kredit di seluruh lini exposures across all lines of business,
bisnis, daerah geografis dan produk. Sistem geographic regions and products. The rating
peringkat ini didukung oleh berbagai analisis system is supported by a variety of financial
keuangan, dikombinasikan dengan informasi analysis, combined with processed market
pasar yang telah diproses untuk menyediakan information to provide the main inputs for the
masukan utama untuk pengukuran risiko measurement of counterparty risk. All internal
counterparty. Semua peringkat risiko internal risk ratings are tailored to the various categories
yang disesuaikan dengan berbagai kategori dan and are derived in accordance with the Bank’s
diturunkan sesuai dengan kebijakan penilaian rating policy. The attributable risk ratings are
Bank. Peringkat risiko yang timbul dinilai dan assessed and updated regularly.
diperbaharui secara berkala.
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Selama tahun berjalan, Bank telah mengambil During the current year, the Bank took
alih kepemilikan jaminan sebanyak 16 unit tanah possession of 16 units of land and buildings with
dan bangunan dengan nilai buku sebesar book value of Rp17,898 (2024: 53 units of land
Rp17.898 (2024: 53 unit tanah dan bangunan and buildings with book value of Rp142,063) and
dengan nilai buku sebesar Rp142.063) dan telah sold 58 units of land and building with book
menjual sebanyak 58 unit tanah dan bangunan value of Rp104,642 (2024: 43 units of land and
dengan nilai buku sebesar Rp104.642 (2024: 43 building with book value of Rp142,572) while the
unit tanah dan bangunan dengan nilai buku remaining are still in the process of being sold.
sebesar Rp142.572) sedangkan sisanya dalam
proses dilakukan penjualan oleh Bank.
Penilaian penurunan nilai Impairment assessment
Bank telah menerapkan klasifikasi penurunan Bank has implemented classification of
nilai berdasarkan ketentuan PSAK 109 (dahulu impairment based on SFAS 109 (formerly referred
disebut PSAK 71) sejak Januari 2020. Klasifikasi to as SFAS 71) since January 2020. Impairment
penurunan nilai terdiri dari 3 (tiga) stage: stage 1 classification consist of 3 (three) stage: stage 1 or
atau performing loan yaitu kredit yang tidak performing loan or non-impaired loan, stage 2 or
mengalami penurunan nilai, stage 2 atau under under performing loan or non-impaired loan bit
performing loan yaitu kredit belum mengalami have significant increase in credit risk since the
penurunan nilai namun mengalami peningkatan originated, and stage 3 or non-performing or
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan impaired loan.
awal, dan stage 3 atau non-performing atau
kredit telah mengalami penurunan nilai.
Pengklasifikasian kredit untuk debitur non-ritel Credit classification for non-retail borrower
ditentukan berdasarkan beberapa kriteria determined based on timeliness of payment,
pemicu (trigger), yaitu berdasarkan ketepatan rating, financial, and event triggers. Meanwhile
pembayaran, peringkat, keuangan dan classification for retail borrower classification is
terjadinya peristiwa tertentu. Sementara emphasizing more on the timeliness of payment
klasifikasi untuk debitur ritel lebih menekankan and rating.
pada ketepatan pembayaran dan peringkat.
258
Page 548
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Penilaian penurunan nilai (lanjutan) Impairment assessment (continued)
Bank melakukan penilaian penurunan nilai The Bank addresses impairment assessment in
dalam dua metode: penilaian cadangan two methods: individually assessed allowances
penurunan nilai individual dan penilaian and collectively assessed allowances.
cadangan penurunan nilai kolektif.
Bank menentukan cadangan secara individual The Bank determines the allowances appropriate
untuk masing-masing aset keuangan kredit for each individually significant financial assets
diberikan individu yang signifikan. Beberapa hal on an individual basis. Items considered when
yang dipertimbangkan dalam menentukan determining allowance amounts include the
jumlah cadangan antara lain mencakup sustainability of the debtors’ business plan, its
kemungkinan rencana bisnis debitur, ability to improve performance once a financial
kemampuan untuk memperbaiki kinerja setelah difficulty has arisen, projected receipts and the
adanya kesulitan keuangan, proyeksi expected payout should bankruptcy ensue, the
penerimaan dan pembayaran apabila terjadi availability of other financial support, the
kebangkrutan, kemungkinan adanya sumber realizable value of collateral and the timing of
pembayaran lainnya, jumlah yang dapat expected cash flows. Impairment allowances are
direalisasikan atas jaminan dan ekspektasi evaluated at each reporting date, unless
waktu arus kas. Cadangan penurunan nilai foreseen circumstances require more careful
dievaluasi setiap tanggal pelaporan, kecuali bila attention. The methodology of individually
terdapat beberapa kondisi-kondisi yang assessed allowances for financial assets has
mengharuskan adanya pemantauan yang lebih been disclosed in Note 2o.
berhati-hati. Metodologi atas penilaian
cadangan penurunan nilai secara individual
untuk aset keuangan telah diungkapkan dalam
Catatan 2o.
Penilaian cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed allowances
Penilaian cadangan kerugian secara kolektif Allowances are assessed collectively for losses
dilakukan atas aset keuangan yang tidak on financial assets that are not individually
signifikan secara individu. Metodologi atas significant. The methodology of collectively
penilaian cadangan penurunan nilai secara assessed allowances has been disclosed in Note
kolektif ini telah diungkapkan pada Catatan 2n. 2n.
259
Page 549
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Evaluasi penurunan nilai Impairment assessment
Berikut ini adalah risiko kredit berdasarkan Below are credit risk based on impairment
klasifikasi evaluasi penurunan nilai untuk pos- assesment classification for certain financial
pos aset keuangan tertentu pada tanggal asset as of December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 170.356 - 170.356 190.493 - 190.493 Rupiah
Mata uang asing 3.228.410 - 3.228.410 2.381.456 - 2.381.456 Foreign currencies
Jumlah 3.398.766 - 3.398.766 2.571.949 - 2.571.949 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (890) - (890) (1.108) - (1.108) impairment losses
3.397.876 - 3.397.876 2.570.841 - 2.570.841
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other
banks
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Placements with
bank lain 603.886 - 603.886 - - - other banks
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka 2.167.750 - 2.167.750 2.816.625 - 2.816.625 Time deposits
Call money 16.695 - 16.695 182.341 - 182.341 Call money
2.184.445 - 2.184.445 2.998.966 - 2.998.966
Jumlah 2.788.331 - 2.788.331 2.998.966 - 2.998.966 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.039) - (6.039) - - - Allowance for impairment losses
2.782.292 - 2.782.292 2.998.966 - 2.998.966
260
Page 550
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Efek-efek Marketable securities
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 15.045.641 - 15.045.641 13.344.999 - 13.344.999 Government Bonds
Sukuk Bank Indonesia 4.908.234 - 4.908.234 5.393.365 - 5.393.365 Bank Indonesia Sukuk
Obligasi korporasi 4.694.878 - 4.694.878 4.445.595 - 4.445.595 Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Sovereign Sharia
Negara
Indonesia Syariah 3.256.381 - 3.256.381 2.514.742 - 2.514.742 Securities
Sekuritas Bank Indonesia 2.998.914 - 2.998.914 9.861.789 - 9.861.789 Bank Indonesia Securities
Tagihan atas wesel ekspor 829.456 - 829.456 836.916 - 836.916 Export bills receivables
Bank Indonesia Floating Rate Note 210.000 - 210.000 - - - Bank Indonesia Floating Rate Note
31.943.504 - 31.943.504 36.397.406 - 36.397.406
Mata uang asing Foreign currencies
Surat Berharga Syariah Sovereign Sharia
Negara
Indonesia Syariah 2.746.426 - 2.746.426 512.579 - 512.579 Securities
Surat Utang Negara 2.510.839 - 2.510.839 1.679.153 - 1.679.153 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 681.217 - 681.217 883.421 - 883.421 Export bills receivables
Sekuritas Bank Indonesia 583.506 - 583.506 80.360 - 80.360 Bank Indonesia Securities
Obligasi korporasi 444.608 - 444.608 357.826 - 357.826 Corporate bonds
Medium-term Notes 49.614 - 49.614 46.253 - 46.253 Medium-term Notes
7.016.210 - 7.016.210 3.559.592 - 3.559.592
Jumlah 38.959.714 - 38.959.714 39.956.998 - 39.956.998 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.509) - (4.509) (1.015) - (1.015) Allowance for impairment losses
38.955.205 - 38.955.205 39.955.983 - 39.955.983
Penyertaan saham Investment in shares
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 196.443 - 196.443 195.182 - 195.182 Rupiah
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreement
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 19.307 - 19.307 829.024 - 829.024 Rupiah
Mata uang asing 185.486 - 185.486 9.399 - 9.399 Foreign currencies
Jumlah 204.793 - 204.793 838.423 - 838.423 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2) - (2) (147) - (147) impairment losses
204.791 - 204.791 838.276 - 838.276
261
Page 551
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tagihan derivatif Derivative receivables
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 1.325.508 - 1.325.508 1.266.112 - 1.266.112 Rupiah
Mata uang asing 385.786 - 385.786 115.319 - 115.319 Foreign currencies
1.711.294 - 1.711.294 1.381.431 - 1.381.431
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Loans and Sharia receivables/financing
Syariah
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Korporasi 15.083.106 1 15.083.107 17.805.748 46.671 17.852.419 Corporate
Komersial/Usaha Kecil Commercial/Small and Medium
Menengah (UKM) 23.136.044 1.471.698 24.607.742 21.826.345 1.732.656 23.559.001 Enterprises (SME)
Konsumen 29.885.924 530.062 30.415.986 28.920.784 513.873 29.434.657 Consumer
Syariah 25.938.206 2.060.282 27.998.488 27.034.529 2.133.859 29.168.388 Sharia
94.043.280 4.062.043 98.105.323 95.587.406 4.427.059 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Korporasi 13.200.031 286.365 13.486.396 15.080.852 479.816 15.560.668 Corporate
Komersial/Usaha Kecil Commercial/Small and Medium
Menengah (UKM) 2.200.447 2 2.200.449 2.224.334 2 2.224.336 Enterprises (SME)
Syariah 2.155.072 383.065 2.538.137 2.579.132 9.980 2.589.112 Sharia
17.555.550 669.432 18.224.982 19.884.318 489.798 20.374.116
Jumlah 111.598.830 4.731.475 116.330.305 115.471.724 4.916.857 120.388.581 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.009.885) (2.172.100) (3.181.985) (1.477.970) (2.424.968) (3.902.938) impairment losses
110.588.945 2.559.375 113.148.320 113.993.754 2.491.889 116.485.643
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 7.250.027 56.889 7.306.916 7.127.399 65.035 7.192.434 Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (91.742) (35.101) (126.843) (79.084) (37.402) (116.486) impairment losses
7.158.285 21.788 7.180.073 7.048.315 27.633 7.075.948
262
Page 552
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 152.054 - 152.054 192.017 - 192.017 Rupiah
Mata uang asing 1.766.623 - 1.766.623 1.382.224 - 1.382.224 Foreign currencies
Jumlah 1.918.677 - 1.918.677 1.574.241 - 1.574.241 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3.367) - (3.367) (3.176) - (3.176) impairment losses
1.915.310 - 1.915.310 1.571.065 - 1.571.065
Tabel di bawah menunjukkan peringkat kredit per The tables below show credit grading per class of
jenis instrumen (sebelum cadangan kerugian financial assets (gross of allowance for impairment
penurunan nilai): losses):
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan Mengalami
Tingkat Tingkat Tanpa nilai/Past-due penurunan
50010000_02 Tingkat tinggi/ standar/ rendah/ peringkat/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade Low grade Unrated impaired Impaired Total
Aset keuangan Financial assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - - - 7.099.181 - - 7.099.181 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.293.648 343.320 - 1.761.798 - - 3.398.766 other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain - 16.695 - 2.771.636 - - 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan - 28.626 - 4.524.574 - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 1.038.809 9.858.387 132.674 28.126.287 - - 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - 204.793 - - 204.793 resale agreements
Tagihan derivatif 666.764 74.252 416.712 553.566 - - 1.711.294 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 40.649.822 23.868.092 2.896.408 41.954.242 2.230.266 4.731.475 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - 6.882.159 367.868 56.889 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - - - 1.918.677 - - 1.918.677 Acceptances receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - - - 1.208.002 - - 1.208.002 assets*)
Jumlah 43.649.043 34.189.372 3.445.794 97.004.915 2.598.134 4.788.364 185.675.622 Total
Dikurangi : Cadangan kerugian Less : Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
263
Page 553
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tabel di bawah menunjukkan peringkat kredit per The tables below show credit grading per class of
jenis instrumen (sebelum cadangan kerugian financial assets (gross of allowance for impairment
penurunan nilai): (lanjutan) losses): (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan Mengalami
Tingkat Tingkat Tanpa nilai/Past-due penurunan
50010000_02 Tingkat tinggi/ standar/ rendah/ peringkat/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade Low grade Unrated impaired Impaired Total
Aset keuangan Financial assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - - - 10.696.358 - - 10.696.358 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.025.797 147.215 107.095 1.291.842 - - 2.571.949 other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain - 182.341 - 2.816.625 - - 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan - 31.770 - 1.909.859 - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 2.280.496 4.693.202 148.068 33.030.414 - - 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - 838.423 - - 838.423 resale agreements
Tagihan derivatif 585.509 98.989 187.686 509.247 - - 1.381.431 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 42.062.259 31.636.229 2.013.146 37.343.210 2.416.880 4.916.857 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - 6.683.547 443.852 65.035 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - - - 1.574.241 - - 1.574.241 Acceptances receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - - - 1.071.613 - - 1.071.613 assets*)
Jumlah 45.954.061 36.789.746 2.455.995 97.765.379 2.860.732 4.981.892 190.807.805 Total
Dikurangi : Cadangan kerugian Less : Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
Peringkat kredit didefinisikan sebagai berikut: The credit grading are defined as follows:
a) Tingkat tinggi: Peringkat dalam kategori ini a) High grade: Rating in this category has an
memiliki kapasitas sangat baik dalam excellent capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with very low credit risk.
risiko kredit sangat rendah.
b) Tingkat sedang: Peringkat dalam kategori ini b) Standard grade: Rating in this category has a
memiliki kapasitas yang baik dalam good capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with very low credit risk.
risiko kredit sangat rendah.
c) Tingkat rendah: Peringkat dalam kategori ini c) Low grade: Rating in this category has fairly
memiliki kapasitas yang cukup dalam acceptable capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with standard credit risk.
risiko kredit sedang.
d) Tanpa peringkat: Kategori ini tidak d) Unrated: This category are currently not
menyediakan peringkat dikarenakan assigned with any ratings due to
ketidaktersediaan dari model-model unavailability of rating models or exposure
peringkat atau risiko pada lembaga and/or government-related-agencies.
pemerintah dan/atau agen-agen yang
berhubungan dengan pemerintah.
264
Page 554
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Analisis umur kredit yang diberikan dan piutang The aging analysis of past due but not impaired
pembiayaan konsumen yang jatuh tempo tetapi loans and consumer financing receivables as of
tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal December 31, 2025 and 2024, are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah (UKM) 234.717 146.541 50.790 37.386 Medium Enterprises (SME)
Konsumen 1.504.284 1.153.830 234.290 116.164 Consumer
Syariah 491.265 293.175 123.367 74.723 Sharia
2.230.266 1.593.546 408.447 228.273
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah (UKM) 200.761 115.444 40.292 45.025 Medium Enterprises (SME)
Konsumen 1.374.187 1.043.955 223.643 106.589 Consumer
Syariah 841.932 645.214 118.891 77.827 Sharia
2.416.880 1.804.613 382.826 229.441
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 367.868 290.087 50.067 27.714 receivables
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 443.852 336.744 81.431 25.677 receivables
265
Page 555
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Bank melakukan pengukuran Expected Credit Loss Bank specifically requires to measurement of
(ECL) tidak hanya menggunakan informasi masa Expected Credit Loss (ECL) using not only past and
lalu dan saat ini, tetapi juga termasuk informasi current information, but also including forecast
prakiraan (forward looking). Model dibangun untuk information. The model is developed for each
setiap portofolio dengan memodelkan Observed portfolio by modelling quarterly portfolio-level ODRs
Default Rate (ODR) pada tingkat portofolio dengan with a range of quarterly macroeconomic variables
berbagai variable Makro ekonomi dengan metode base on Statistical method with Multiple Logistic of
statistika regresi berganda. Oleh karena itu regression. The ECL calculations are therefore
perhitungan ECL diharapkan memasukkan expected to include forward looking adjustments
penyesuaian berwawasan kedepan (Forward (“FLA”) accounting for the expected future
looking adjustment /FLA) yang konsisten dengan macroeconomic conditions.
kondisi makro ekonomi.
Estimasi perubahan ECL harus mencerminkan, dan Estimates of changes in ECL should reflect, and be
secara konsisten dengan perubahan dalam data directionally consistent with, changes in related
observasi terkait dari periode ke periode (seperti observable data from period to period (such as
perubahan tingkat pengangguran, indeks harga changes in unemployment rates, property
perumahan properti, inflasi, PDB, nilai tukar, atau residential prices index, inflation, GDP, exchange
faktor lain yang merupakan indikasi kerugian kredit rate, or other factors that are indicative of credit
atas instrumen keuangan atau kelompok instrumen losses on the financial instrument or in the group of
keuangan dan besarnya perubahan tersebut). financial instruments and in the magnitude of those
changes).
Berdasarkan saran dari Komite Manajemen Risiko, Based on advice from the Risk Management
pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai informasi Committee, Internal economists and consideration
aktual dan perkiraan eksternal, Bank merumuskan of various actual information and external forecast,
pandangan Base (base case) tentang pergerakan Bank formulated a base case for the movement of
variable ekonomi yang relevan di masa depan serta relevant economic variables in the future as well as
perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi (upcase forecasts of other possible scenarios and scenario
dan downcase) serta bobot yang dipakai untuk weighted also. The base case reflects the output
masing-masing skenario. Pandangan Base (base with the highest probability and is used in forward
case) mencerminkan output dengan probabilitas looking factor measurement. Another scenario,
yang paling tinggi yang digunakan dalam reflects more optimistic outputs and more
perhitungan factor forward looking. Skenario yang lain, pessimistic outputs. The economists decided for the
mencerminkan keluaran yang lebih optimis dan year 2025 to use scenario weighted for first year (Y1)
keluaran yang lebih pesimis. Pakar ekonomi onwards forecast is 80:10:10 whereas it’s for base
menetapkan untuk tahun 2025 menggunakan bobot case, up case and down case respectively.
per scenario dari tahun pertama 80:10:10 masing-
masing untuk basecase, upcase dan downcase.
Tahun 1/Year 1 Tahun 2/Year 2
Dasar/Base Target/Range Dasar/Base Target/Range
Pertumbuhan PDB 5,07% 4,56% - 5,37% 5,21% 4,69% - 5,58% GDP Growth
Inflasi 1,91% 1,62% - 2,12% 2,82% 2,40% - 3,24% Inflation
Tingkat Pengangguran 4,85% 4,37% - 5,58% 4,78% 4,30% - 5,50% Unemployment
Ekspor riil 8,02% 7,22% - 8,82% 6,32% 5,69% - 6,95% Export Real
Impor riil 4,21% 3,79% - 4,63% 6,98% 6,28% - 7,67% Import Real
Harga Minyak USD46 - USD52 -
dunia USD65/Barel USD75 USD71/Barel USD81 Brent
Indeks Harga Properti Residensial 0,92% 0,78% - 1,06% 1,00% 0,85% - 1,15% Price Property Index
IDR15.273 - IDR15.280 -
Nilai Tukar IDR16.511 IDR18.988 IDR16.519 IDR18.997 Foreign Exchange
266
Page 556
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar Market Risk
Risiko pasar adalah risiko di mana nilai wajar atau Market risk is defined as the risk that the fair value
arus kas di masa mendatang dari suatu instrumen or future cash flows of a financial instrument will
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan fluctuate as a result of changes in market
variabel pasar, seperti: suku bunga, nilai tukar, variables, such as interest rates, exchange rates,
harga ekuitas dan harga komoditas. Risiko pasar equity prices and commodity prices. Market risk is
melekat pada semua portofolio bank termasuk embedded in all bank’s portfolio which comprise of
posisi pada Trading Book maupun Banking Book. Trading Books as well as the Banking Book.
Pengelolaan risiko pasar pada Trading Book, diukur Market risk management within Trading Book is
menggunakan beberapa metodologi diantaranya complemented by various measurement tools i.e:
yaitu: Value at Risk (VaR), PV01, PDN Valuta Asing Value at Risk (VaR), PV01, FX NOP (Foreign Exchange
(Posisi Devisa Neto Valuta Asing) dan Stop Loss Net Open Position) and Stop Loss Limit.
Limit.
VaR didefinisikan sebagai kerugian potensial VaR is defined as the maximum potential loss
maksimum yang berasal dari pergerakan pasar within normal market condition on specific level of
yang normal dalam tingkat kepercayaan dan confidence and holding period taking into account
jangka waktu pengambilan posisi tertentu the sensitivity and volatility from each of portfolio
berdasarkan sensitivitas atau volatilitas dari setiap variables as well as diversification effect which
variabel instrumen/portofolio dan juga efek offset risk positions in the portfolio.
diversifikasi yang mengurangi posisi risiko pada
portofolio.
Pengukuran PV01 mengkalkulasikan kerugian dari PV01 calculates the loss of an instrument or a set of
suatu instrumen atau kumpulan portofolio yang portfolio corresponding to an increase of 1 basis
diakibatkan oleh kenaikan 1 basis poin pada tingkat point in interest rate. PV01 serves as a sensitivity
suku bunga. PV01 berperan sebagai alat ukur measure of portfolio to a change in interest rate. FX
sensitivitas dari portofolio terhadap perubahan NOP is a measure to limit the maximum holding
suku bunga. PDN Valuta Asing adalah suatu position of specific currency in trading activity to
mekanisme untuk mengukur jumlah posisi yang mitigate the foreign exchange risk. In addition, Stop
diperkenankan terhadap suatu mata uang yang Loss Limit is imposed to curb the actual financial
dilakukan untuk memitigasi risiko nilai tukar. loss for trading book.
Sedangkan Stop Loss Limit ditentukan untuk
membatasi kerugian finansial yang dapat terjadi
atas setiap portofolio pada trading book.
VaR sebagai metode pengukuran dari risiko memiliki VaR as a risk measure possess some limitations.
beberapa keterbatasan. VaR menggunakan data VaR incorporates historical data to forecast future
historis untuk meramalkan pergerakan harga di price behavior. While in fact, future price behavior
masa mendatang. Sedangkan pergerakan pasar di could differ substantially from past behavior.
masa mendatang dapat jauh berbeda dari Furthermore, the application of one-day holding
pergerakan di masa lalu. Selanjutnya, penggunaan period method assumes that all positions in the
metode jangka waktu pengambilan posisi dalam portfolio can be liquidated or hedged in one day. In
satu hari mengasumsikan bahwa keseluruhan posisi liquidity crunch period or specific market events,
dalam portofolio dapat dijual/ dibeli atau di-hedge this assumption may not hold. Moreover, 99%
dalam satu hari. Dalam periode kesulitan likuiditas confidence level assumption implies that VaR does
atau kejadian di pasar yang spesifik, asumsi ini not account for any losses that occur beyond this
memiliki kemungkinan tidak tepat. Selain itu, confidence level.
penggunaan tingkat kepercayaan 99% berarti
bahwa VaR tidak mengikutkan kerugian yang
melebihi tingkat kepercayaan.
267
Page 557
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Berikut adalah hasil pengukuran VaR (tidak diaudit) Following is the VaR (unaudited) calculation during
selama tahun yang berakhir pada 31 Desember the year ended on December 31, 2025 and 2024:
2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai Tukar/ Suku Bunga/
Foreign Exchange Interest Rate
Rata-rata 2.899 7.090 Average
Tertinggi 17.888 14.099 Highest
Terendah 101 1.730 Lowest
Akhir periode 1.021 3.935 End of period
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Tukar/ Suku Bunga/
Foreign Exchange Interest Rate
Rata-rata 3.629 5.614 Average
Tertinggi 19.786 12.475 Highest
Terendah 283 1.595 Lowest
Akhir periode 18.245 3.228 End of period
Risiko pasar non-trading Non-trading market risk
Risiko suku bunga Interest rate risk
Pengelolaan risiko suku bunga pada non trading Interest rate risk management in non-trading or
atau Banking Book dilakukan dengan menerapkan Banking Book is done by establishing an adequate
kebijakan dan prosedur yang memadai serta policies and procedures and risk limits settings on
penetapan limit-limit risiko pada Banking Book. banking book. Besides, the Bank also conducts
Selain itu, apabila dibutuhkan Bank juga hedging related to the risk management on banking
melakukan aktivitas lindung nilai (hedging) yang book by applying financial instruments, such as
terkait dengan pengelolaan risiko pada Banking derivative financial instruments that have been
Book dengan menggunakan instrumen- approved by ALCO and in accordance with the
instrumen keuangan, seperti halnya instrumen applicable regulations, and is used only to reduce
keuangan derivatif, yang telah disetujui oleh ALCO the risk on Banking Book and not as a source to
dan sesuai dengan peraturan dari regulator yang generate profit/revenue.
berlaku dan digunakan hanya untuk mengurangi
risiko pada Banking Book, bukan sebagai sumber
untuk menghasilkan suatu keuntungan
/pendapatan.
268
Page 558
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Pengelolaan risiko pasar pada posisi Banking Book Market risk management for banking book or
atau Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) is
dilakukan dengan menggukan dua perspektif yaitu carried out by using two perspectives, namely
perspektif nilai ekonomis (economic value) untuk the economic value perspective to measure the
mengukur dampak perubahan suku bunga impact of changes in interest rates on the
terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan economic value of Bank equity; and the
persepektif rentabilitas (earnings) untuk mengukur profitability (earnings) perspective to measure
dampak perubahan suku bunga terhadap the impact of changes in interest rates on the
rentabilitas (earnings) Bank. Pengelolaan Risiko IRRBB profitability (earnings) of the Bank. IRRBB Risk
tersebut dilakukan agar Bank dapat mengidentifikasi Management aims to identify Risks more
Risiko secara lebih akurat dan melakukan tindak accurately so that appropriate improvements
lanjut perbaikan yang sesuai. Bank mengadopsi can be made. The Bank adopts several
beberapa teknik pengukuran yang ditranslasikan measurement techniques which translate into
menjadi kontrol dalam pengelolaan IRRBB, baik untuk controls in the management of IRRBB, both for
pengukuran Internal, Standar Regulator dan Grup. Internal measurements, Regulator Standards
and Group.
Tabel berikut menyajikan aset yang memperoleh The following table below presents the interest-
pendapatan bunga dan kewajiban yang earning assets and interest bearing liabilities (not
memperoleh beban bunga (tidak dengan tujuan for trading purposes) at carrying amounts,
diperdagangkan) pada nilai tercatat, dikategorikan categorized by the earlier contractual repricing or
berdasarkan tanggal kontraktual perubahan suku maturity dates:
bunga atau tanggal jatuh tempo, mana yang lebih
dahulu:
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
50010000_02 Jumlah/ Up to 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.788.331 - - - Indonesia and other banks
Investasi keuangan 39.156.157 6.844.576 7.499.408 12.395.109 12.417.064 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.793 204.793 - - - resale agreements
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 116.330.305 89.398.235 10.396.704 15.814.189 721.177 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen 7.306.916 39.353 718.984 6.352.546 196.033 Consumer financing receivables
165.786.502 99.275.288 18.615.096 34.561.844 13.334.274
Simpanan nasabah 116.194.096 81.045.296 11.417.749 7.652.084 16.078.967 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 9.129.697 9.129.697 - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 7.858.696 7.858.696 - - - repurchased agreements
Surat berharga yang diterbitkan 3.971.967 - - 1.576.726 2.395.241 Securities issued
Pinjaman diterima 14.041.657 4.378.392 2.423.484 7.039.781 200.000 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.521 - - - 99.521 Subordinated loan
151.295.634 102.412.081 13.841.233 16.268.591 18.773.729
269
Page 559
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menyajikan aset yang memperoleh The following table below presents the interest-
pendapatan bunga dan kewajiban yang earning assets and interest bearing liabilities (not
memperoleh beban bunga (tidak dengan tujuan for trading purposes) at carrying amounts,
diperdagangkan) pada nilai tercatat, dikategorikan categorized by the earlier contractual repricing or
berdasarkan tanggal kontraktual perubahan suku maturity dates: (continued)
bunga atau tanggal jatuh tempo, mana yang lebih
dahulu: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
50010000_02 Jumlah/ Up to 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.998.966 2.998.966 - - - Indonesia and other banks
Investasi keuangan 40.152.180 7.568.470 12.636.506 10.753.758 9.193.446 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.423 838.423 - - - resale agreements
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 120.388.581 75.009.153 14.122.997 21.416.111 9.840.320 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen 7.192.434 68.844 744.950 6.275.271 103.369 Consumer financing receivables
171.570.584 86.483.856 27.504.453 38.445.140 19.137.135
Simpanan nasabah 119.003.891 80.990.194 14.845.577 7.771.281 15.396.839 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.020.257 6.020.257 - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 14.803.086 - - - repurchased agreements
Surat berharga yang diterbitkan 3.713.750 - 299.664 1.297.967 2.116.119 Securities issued
Pinjaman diterima 14.426.809 4.891.792 4.830.730 4.504.287 200.000 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.484 - - - 99.484 Subordinated loan
158.067.277 106.705.329 19.975.971 13.573.535 17.812.442
Dari profil net repricing gap ini dapat diukur From this repricing gap profile, it is possible to
pengaruh dari perubahan suku bunga terhadap: measure the impact of interest rate changes to:
1. Pendapatan Bunga Neto dengan 1. The Net Interest Income by using static or
menggunakan analisis static atau dynamic dynamic repricing gap analysis;
repricing gap;
2. Akrual atas pendapatan bunga dengan 2. Accrual or reported earning by using Earnings
menggunakan analisis Earning at Risk (EAR) at Risk or EAR analysis (earnings perspective);
(earnings perspective); dan and
3. Nilai ekonomis dari laporan posisi keuangan 3. The economic value of the statements of
Bank dengan menggunakan analisis Economic financial position or Bank's net worth by using
Value of Equity (EVE) (Economic Perspective). Economic Value of Equity (EVE) (Economic
Perspective).
270
Page 560
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Dengan diketahuinya dampak dari perubahan suku If there is change in interest rate that may affect the
bunga terhadap kinerja Bank, baik dari sisi Bank’s performance, both from earning and capital
pendapatan dan permodalan maka Bank akan side, the Bank can immediately restructure its
dapat segera merestruktur aset dan liabilitas yang assets and liabilities, either from its repricing date
dimiliki, baik dari sisi jangka waktu penyesuaian or interest rate type (Fixed or Variable), which are
suku bunganya (repricing date) ataupun jenis suku adjusted with the future interest rate changes
bunganya (Tetap atau Mengambang) yang projection, so that the risk arising can be mitigated.
disesuaikan dengan proyeksi perubahan suku
bunga di masa mendatang, sehingga risiko yang
timbul dapat dimitigasi.
Pengelolaan suku bunga yang berdasarkan The management of the interest rate risk based on
perspektif pendapatan bunga bersih, dilakukan earning perspective is conducted by measuring the
dengan mengukur sensitivitas aset dan liabilitas sensitivity of the Bank's financial assets and
keuangan Bank terhadap berbagai skenario liabilities against various standard and non-
perubahan suku bunga baik standar dan non- standard interest rate changes scenarios. In
standar. Di samping itu Bank juga melakukan stress addition, the Bank also performs stress test to see
test untuk melihat ketahanan atau sensitivitas Bank the Bank’s tenacity or sensitivity to face abnormal
dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak market condition.
normal.
Bank telah menetapkan berbagai limit untuk risiko Bank has set up several limits for interest rate risk,
suku bunga yaitu, Earning at Risk (EAR) Limit dan i.e, Earning at Risk (EaR) Limit and Economic Value
Economic Value of Equity (EVE) Limit untuk of Equity (EVE) Limit to ensure that interest rate risk
memastikan bahwa risiko suku bunga pada posisi in the Banking Book is prudently managed based
Banking Book dikelola dengan hati-hati sesuai on the determined risk appetite.
dengan risk appetite yang telah ditentukan.
271
Page 561
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Analisis atas sensitivitas Bank, berupa perubahan An analysis of the Bank's sensitivity, in terms of net
pendapatan bunga neto sampai dengan 1 tahun ke interest income changes for the whole 1 year
depan, atas kenaikan atau penurunan tingkat suku ahead, as an impact of the increase or decrease in
bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak ada market interest rates, by assuming no asymetrical
pergerakan asimetris pada kurva imbal hasil dan movement in curves and a constant statements of
posisi laporan posisi keuangan yang tetap adalah financial position are as follows:
sebagai berikut:
Kenaikan paralel 100 bp/ Penurunan paralel 100 bp/
100 bp parallel increase 100 bp parallel decrease
Efek pada laba rugi Efek pada ekuitas Efek pada laba rugi Efek pada ekuitas
sebelum pajak/ sebelum pajak/ sebelum pajak/ sebelum pajak/
Effect on profit and loss Effect on equity Effect on profit and loss Effect on equity
before tax before tax before tax before tax
Sensitivitas terhadap risiko Sensitivity to interest
suku bunga rate risk
Per tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
Mata uang asing (71.244) 22.018 44.470 (32.576) Foreign currencies
Rupiah (295.257) (423.057) 85.144 443.395 Rupiah
Per tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
Mata uang asing (94.036) 122.964 70.669 (144.601) Foreign currencies
Rupiah (386.917) (769.117) 196.856 846.576 Rupiah
Bank telah memperbaharui sistem untuk mengukur Bank has updated the system for measuring and
dan mengelola risiko suku bunga pada posisi managing interest rate risk in the Banking Book
Banking Book sehingga metodologi yang lebih hence the more complex additional methodology
kompleks untuk mengukur risiko bunga sesuai to measure the interest rate in accordance with the
dengan standar yang ditetapkan oleh regulator standard method by regulator have been
sudah dapat dilakukan secara otomatis. performed automatically.
Terkait pengelolaan risiko suku bunga pada As for interest rate risk management for marketable
portofolio surat berharga, juga telah dilakukan securities portfolio, it has been performed optimally
secara optimal di mana Bank telah memiliki through adequacy of policy, procedure and
kebijakan, prosedur dan metodologi, serta proses methodology, daily monitoring process, and limit
monitoring yang dilakukan secara harian. Proses setting, such as limit position, PV01 limit, limit on
pengelolaan risiko dilakukan dengan menetapkan decrease of corporate bond price, limit on mark to
berbagai macam limit seperti limit posisi, limit PV01, market loss and year to date (YTD) loss limit and
limit penurunan harga obligasi korporasi, limit limit maximum selling amount per month of FVOCI
kerugian atas proses revaluasi (mark to market) portofolio.
dan limit kerugian (Year to Date - YTD Loss) dan
limit jumlah maksimum penjualan portofolio FVOCI
dalam 1 bulan.
272
Page 562
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko nilai tukar Foreign exchange risk
Risiko nilai tukar adalah risiko di mana nilai Foreign exchange risk is the risk that the value of a
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena financial instrument will fluctuate due to changes
perubahan dalam nilai tukar mata uang asing. in foreign exchange rates. The Bank has set limits
Bank telah menetapkan limit risiko nilai tukar on positions by currency. Positions are monitored
berupa limit Posisi Devisa Neto ("PDN") konsolidasi on a daily basis and intra day basis, and hedging
terhadap modal Bank. Posisi tersebut dimonitor strategies will be used to ensure positions are
secara harian dan strategi lindung nilai (hedging) maintained within established limits.
akan digunakan untuk meyakinkan bahwa posisi
dijaga agar dalam batasan yang telah ditetapkan.
Bank telah mengelola posisi mata uang asing untuk The Bank manages its foreign currency position for
aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki oleh Bank its financial assets and liabilities that are owned by
dengan memonitor Posisi Devisa Neto (“PDN"). Per the Bank by monitoring the Bank’s Net Open
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, PDN Bank telah Position (“NOP”). As of December 31, 2025 and 2024,
diungkapkan dalam Catatan 45b. the Bank’s NOP has been disclosed in Note 45b.
Tabel di bawah menggambarkan posisi mata uang The table below indicates the Bank’s foreign
asing atas aset dan liabilitas moneter Bank per currencies position of monetary assets and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 di mana Bank liabilities as of December 31, 2025 and 2024 which
memiliki eksposur risiko terhadap arus kas masa shows that the Bank has risk exposure in expected
depan. Analisis tersebut menghitung pengaruh dari cash flows. The analysis calculates the effect of a
pergerakan wajar mata uang asing yang reasonably possible movement of the currency
memungkinkan terhadap Rupiah, dengan seluruh rate against the Indonesian Rupiah, with all
variabel lain dianggap konstan, terhadap laporan variables held constant, on the statements of
laba-rugi (akibat adanya perubahan nilai wajar income (due to change in the fair value of currency
aset dan liabilitas moneter bank secara sensitive monetary assets and liabilities) and
keseluruhan yang sensitif terhadap nilai tukar) dan equity (due to change in the fair value of assets
ekuitas (akibat adanya perubahan nilai wajar atas and liabilities) (before tax).
aset dan liabilitas keuangan) (sebelum pajak).
Peningkatan 1%/ Penurunan 1%/
1% increase 1% decrease
31 Desember 2025 December 31, 2025
Potensi (kerugian)/keuntungan Potential (losses)/gains on
perubahan nilai tukar (1.608) 1.608 exchange rate change
31 Desember 2024 December 31, 2024
Potensi (kerugian)/keuntungan Potential (losses)/gains on
perubahan nilai tukar (7.867) 7.867 exchange rate change
273
Page 563
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas dapat terjadi ketika sebuah bank Liquidity risk may arise once a bank is incapable to
tidak dapat memenuhi kewajiban finansialnya meet its financial obligation to the customer or
kepada nasabah atau pihak lawan secara tepat counterparty in timely manner and at a fair price.
waktu dengan biaya yang wajar. Manajemen risiko Liquidity risk management is crucial because it can
likuiditas merupakan hal yang sangat penting have a significant impact on business continuity.
karena dapat berdampak signifikan terhadap The Bank incessantly ensures that liquidity needs
keberlangsungan bisnis. Bank senantiasa berupaya at the present and in the future could be met vis-
memastikan bahwa setiap kebutuhan likuiditas dan a-vis in normal market condition as well as crisis
pendanaan saat ini dan masa mendatang dapat period.
terpenuhi baik dalam kondisi pasar normal maupun
kondisi krisis.
Dalam mengelola risiko likuiditas, unit kerja In managing liquidity ratio, risk management work
manajemen risiko bertanggung jawab untuk unit responsible for implementing policy,
mengimplementasikan kebijakan, metodologi metodology, measurement, monitoring and
pengukuran, pemantauan dan pelaporan eksposur liquidity risk exposure reporting and also monitoring
risiko likuiditas dan juga untuk memantau compliance of the guidelines for supporting
kepatuhan terhadap pedoman-pedoman tersebut function of Assets and Liabilities Committee
guna mendukung fungsi dari Assets and Liabilities (“ALCO”).
Committee (“ALCO”).
Langkah-langkah yang berkelanjutan telah Proper measures have been continually
dilakukan dalam mengelola risiko ini. Di sisi aset, implemented to manage this risk. On the asset side,
kebijakan untuk pembelian instrumen-instrumen policies for financial assets holding for the trading
keuangan untuk posisi trading book telah book are in place detailing the acceptable criteria
ditetapkan, yang juga meliputi kriteria-kriteria atau for trading and investment assets especially for
jenis-jenis aset yang dapat dibeli terutama aset- highly liquid assets. While on the liabilities side, the
aset yang sangat likuid, baik untuk trading maupun liability mix in terms of type and tenor are likewise
untuk investasi. Sementara itu di sisi liabilitas analyzed on a continuous basis to ensure sufficient
analisis jenis-jenis liabilitas dan jangka waktunya liquidity at all times.
selalu dilakukan secara konsisten agar likuiditas
bisa terjaga sepanjang waktu.
Pengelolaan likuiditas Bank dilakukan secara terpusat The Bank’s liquidity management is done centrally
oleh Treasury bekerjasama dengan unit-unit by Treasury cooperating with other
bisnis/pendukung lainnya, seperti antara lain unit business/supporting units, such as credit, funding,
bisnis perkreditan, pendanaan, operasional, teknologi operational, information technology, corporate
informasi, komunikasi perusahaan, dan manajemen communication, and risk management business
risiko. Dengan demikian, kebutuhan/ketersediaan unit. Therefore, funding needs/availability arising
pendanaan yang timbul dari aktivitas operasional from daily bank operaitonal activities can be
bank sehari-hari dapat dikelola dengan baik untuk managed well to maximize the Bank’s
memaksimalkan kinerja Bank. Dan juga, dengan performance. In addition, by good communication
adanya kerjasama yang baik antar unit kerja, maka between working unit, liquidity risk triggered by
risiko likuiditas yang dipicu oleh kejadian risiko lainnya other risk events (credit risk, market risk, operational
(risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko risk, legal risk, compliance risk, reputation risk and
hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko strategic risk) can be detected and mitigated well
stratejik) dapat dideteksi dan dimitigasi dengan benar and in timely manner. Furthermore, new products/
dan tepat waktu. Selanjutnya produk- transactions/ activities that impact the bank's
produk/transaksi-transaksi/aktivitas-aktivitas baru assets and liabilities should be adequately
yang mengakibatkan adanya penambahan aset dan reviewed and approved before such new product/
liabilitas, selalu melalui proses review dan persetujuan transaction/activity is initiated.
yang seksama sebelum produk/transaksi/aktivitas
baru tersebut dijalankan.
274
Page 564
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Disamping itu bank juga telah menetapkan dan In addition, the Bank has determined and
menerapkan pengukuran risiko likuiditas, seperti implemented liquidity risk measurement, such as
berbagai rasio likuiditas, analisis gap likuiditas, dan various liquidity ratios, liquidity gap analysis and
stress testing, serta limit-limit likuiditas, seperti stress testing and the liquidity risk limits, such as
Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding
Ratio (NSRF), Operating Cash Flow (OCF) Limit, Ratio (NSRF), the Operating Cash Flow (OCF) Limit,
Interbank taking limit, FX swap funding limit, Interbank taking limit, FX swap funding limit,
secondary reserve limit, limit 50 deposan terbesar secondary reserve limit, top 50 depositors limit and
dan limit-limit likuiditas lainnya, yang semuanya other liquidity limits have been set up, to ensure
bertujuan untuk mengendalikan risiko likuiditas prudent bank wide liquidity risk in accordance with
agar sesuai dengan risk appetite yang telah the determined risk appetite.
ditetapkan.
Bank dalam memperkuat penerapan manajemen To strengthen liquidity risk management
risiko likuiditas telah menetapkan dan menguji implementation, the Bank has set up and examined
secara berkala Rencana Pendanaan Darurat (LCP) Liquidity Contingency Plan (LCP) to ensure the
untuk memastikan kesiapan Bank dalam Bank's readiness to face liquidity crisis, including
menghadapi krisis likuiditas, termasuk di dalamnya monitoring process of various early warning
adalah proses monitoring atas berbagai indikator indicator performed daily.
peringatan dini (Early Warning Indicator - EWI) krisis
likuiditas yang dilakukan secara harian.
Bank juga telah menyusun Rencana Pemulihan Banks also have Recovery Plan that designed to
(Recovery Plan) yang dibuat untuk identify the credible options in order to recover from
mengidentifikasikan opsi-opsi yang kredibel agar the financial crisis problems that may occur. This
dapat pulih dari krisis atau permasalahan Recovery Plan includes an executive summary, an
keuangan yang mungkin terjadi. Rencana aksi ini overview of the Bank, the recovery option for each
mencakup ringkasan eksekutif, gambaran umum indicator which are capital, liquidity, profitability,
Bank, opsi pemulihan (recovery options) untuk and asset quality as well as the disclosure of the
setiap indikator yaitu permodalan, likuiditas, recovery plan.
profitabilitas, dan kualitas aset serta
pengungkapan rencana pemulihan.
Selain itu beberapa langkah stategis telah diambil Several strategic actions have been taken to
dalam memitigasi risiko likuiditas dan pendanaan, mitigate liquidity risk and funding, among others,
antara lain dengan cara merestrukturisasi sumber by restructuring the source and duration of funding
dan jangka waktu pendanaan melalui penerbitan through the issuance of bonds and subordinated
obligasi dan obligasi subordinasi dalam mata uang bonds denominated in Rupiah. On the other hand,
Rupiah. Di sisi lain, Bank senantiasa mencari potensi the Bank is always looking for potential long-term
pinjaman bilateral jangka panjang guna bilateral loans to support the credit growth in USD
mendukung pertumbuhan kredit dalam mata uang currency.
USD.
Analisis jatuh tempo aset dan liabilitas Bank yang The maturity analysis of assets and liabilities
berkaitan dengan risiko likuiditas merujuk ke related to liquidity risk of the Bank referred to
Catatan 53a. Note 53a.
275
Page 565
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The table below shows the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto: undiscounted cashflow:
31 Desember/December 31, 2025
Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 6 bulan 1 tahun 3 tahun
s/d 3 bulan/ s/d 6 bulan/ s/d 1 tahun/ s/d 3 tahun/ s/d 5 tahun/ Lebih dari
Sampai dengan More than More than More than More than More than 5 tahun/
50010000_02 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 1 year 3 years More than Jumlah/
Up to 1 month until 3 months until 6 months until 1 year until 3 years until 5 years 5 years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Obligations due
Liabiltas segera 2.316.054 - - - - - - 2.316.054 immediately
Simpanan nasabah 92.674.400 17.355.229 3.197.993 3.631.206 222.788 126.147 77.496 117.285.259 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.644.558 2.519.879 - - - - - 9.164.437 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 7.858.696 - - - - - - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.370.607 - - - - - - 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 1.890.224 - - - - - - 1.890.224 Acceptances payable
Surat berharga yang
diterbitkan 13.632 27.170 1.415.868 35.151 2.548.350 249.124 - 4.289.295 Securities issued
Pinjaman diterima 1.885.331 2.739.536 410.532 2.098.448 5.210.291 1.947.917 - 14.292.055 Borrowings
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain*) 190.384 - - - - - - 190.384 other liabilities*)
Pinjaman subordinasi - - - - - - 107.421 107.421 Subordinated loan
Jumlah 114.843.886 22.641.814 5.024.393 5.764.805 7.981.429 2.323.188 184.917 158.764.432 Total
31 Desember/December 31, 2024
Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 6 bulan 1 tahun 3 tahun
s/d 3 bulan/ s/d 6 bulan/ s/d 1 tahun/ s/d 3 tahun/ s/d 5 tahun/ Lebih dari
Sampai dengan More than More than More than More than More than 5 tahun/
50010000_02 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 1 year 3 years More than Jumlah/
Up to 1 month until 3 months until 6 months until 1 year until 3 years until 5 years 5 years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Obligations due
Liabiltas segera 1.070.575 - - - - - - 1.070.575 immediately
Simpanan nasabah 86.941.472 22.311.054 6.498.839 3.867.595 240.519 98.451 91.797 120.049.727 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.036.982 - - - - - - 6.036.982 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 14.803.086 - - - - - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.356.421 - - - - - - 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 1.416.229 - - - - - - 1.416.229 Acceptances payable
Surat berharga yang
diterbitkan 20.956 16.935 1.383.336 345.159 2.265.288 - - 4.031.674 Securities issued
Pinjaman diterima 890.573 4.503.587 1.659.655 3.355.636 4.077.822 359.772 - 14.847.045 Borrowings
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain*) 275.929 - - - - - - 275.929 other liabilities*)
Pinjaman subordinasi - - - - - - 107.384 107.384 Subordinated loan
Jumlah 112.812.223 26.831.576 9.541.830 7.568.390 6.583.629 458.223 199.181 163.995.052 Total
*) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri *) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
276
Page 566
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas The table below presents the comparison by class
nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen of the carrying amounts and fair value of the
keuangan konsolidasian yang tercatat dalam consolidated financial instruments that are
laporan keuangan. recognized in the financial statements.
31 Desember/December 31, 2025
Nilai tercatat/Carrying value
Nilai wajar
melalui
Biaya penghasilan
Nilai wajar perolehan komprehensif
melalui laba diamortisasi lainnya/
rugi/ lainnya/ Fair value Jumlah
Fair value Other through other nilai
through amortized comprehensive tercatat/ Nilai wajar/
profit or loss cost income Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 7.099.181 - 7.099.181 7.099.181 Indonesia
Giro pada bank lain - 3.397.876 - 3.397.876 3.397.876 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - 2.782.292 - 2.782.292 2.782.292 and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 - - 4.553.200 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi - 9.755.165 - 9.755.165 9.722.347 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui Fair value through other -
penghasilan komprehensif lain - - 29.200.040 29.200.040 29.200.040 comprehensive income
- Penyertaan saham - - 196.443 196.443 196.443 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 204.791 - 204.791 204.791 under resale agreements
Tagihan derivatif 1.711.294 - - 1.711.294 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 113.148.320 - 113.148.320 160.802.179 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 7.180.073 - 7.180.073 7.920.505 receivables
Tagihan akseptasi - 1.915.310 - 1.915.310 1.915.310 Acceptance receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain*) - 1.208.002 - 1.208.002 1.208.002 other assets*)
Jumlah aset 6.264.494 146.691.010 29.396.483 182.351.987 230.713.460 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas segera - 2.316.054 - 2.316.054 2.316.054 Obligation due immediately
Simpanan nasabah - 116.194.096 - 116.194.096 116.194.096 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - 9.129.697 - 9.129.697 9.129.697 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - 7.858.696 - 7.858.696 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.370.607 - 1.370.607 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 1.890.224 - 1.890.224 1.890.224 Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan - 3.971.967 - 3.971.967 4.006.608 Securities issued
Pinjaman diterima - 14.041.657 - 14.041.657 14.069.412 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and other
dan liabilitas lain-lain**) - 190.384 - 190.384 190.384 liabilities**)
Pinjaman subordinasi - 99.521 - 99.521 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 1.370.607 155.692.296 - 157.062.903 157.125.299 Total liabilities
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-net and
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard card center receivables and Mastercard
**) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri **) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
277
Page 567
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai tercatat/Carrying value
Nilai wajar
melalui
Biaya penghasilan
Nilai wajar perolehan komprehensif
melalui laba diamortisasi lainnya/
rugi/ lainnya/ Fair value Jumlah
Fair value Other through other nilai
through amortized comprehensive tercatat/ Nilai wajar/
profit or loss cost income Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 10.696.358 - 10.696.358 10.696.358 Indonesia
Giro pada bank lain - 2.570.841 - 2.570.841 2.570.841 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - 2.998.966 - 2.998.966 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 - - 1.941.629 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi - 4.247.360 - 4.247.360 4.234.264 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui Fair value through other -
penghasilan komprehensif lain - - 35.708.623 35.708.623 35.708.623 comprehensive income
- Penyertaan saham - - 195.182 195.182 195.182 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 838.276 - 838.276 838.276 under resale agreements
Tagihan derivatif 1.381.431 - - 1.381.431 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 116.485.643 - 116.485.643 121.580.454 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 7.075.948 - 7.075.948 8.019.120 receivables
Tagihan akseptasi - 1.571.065 - 1.571.065 1.571.065 Acceptance receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain*) - 1.071.613 - 1.071.613 1.071.613 other assets*)
Jumlah aset 3.323.060 147.556.070 35.903.805 186.782.935 192.807.822 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas segera - 1.070.575 - 1.070.575 1.070.575 Obligation due immediately
Simpanan nasabah - 119.003.891 - 119.003.891 119.003.891 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - 6.020.257 - 6.020.257 6.020.257 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - 14.803.086 - 14.803.086 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.356.421 - - 1.356.421 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 1.416.229 - 1.416.229 1.416.229 Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan - 3.713.750 - 3.713.750 3.707.594 Securities issued
Pinjaman diterima - 14.426.809 - 14.426.809 14.473.489 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and other
dan liabilitas lain-lain**) - 275.929 - 275.929 275.929 liabilities**)
Pinjaman subordinasi - 99.484 - 99.484 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 1.356.421 160.830.010 - 162.186.431 162.226.955 Total liabilities
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
**) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri **) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
278
Page 568
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Berikut metode dan asumsi yang digunakan oleh The following methods and assumptions are used
Bank dan entitas anaknya untuk perkiraan nilai by the Bank and subsidiaries to estimate the fair
wajar: value of financial instruments:
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu Fair values of certain financial assets and liabilities
selain derivatif, efek-efek dengan biaya perolehan other than derivatives, amortized cost securities,
yang diamortisasi, piutang pembiayaan konsumen, consumer financing receivables, loans and sharia
kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan receivables/financing, borrowings and securities
syariah, pinjaman diterima dan surat berharga issued (call money > 90 days) are approximately
yang diterbitkan (call money > 90 hari) mendekati the same with their carrying amounts due to the
nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut short-term maturities of these financial
memiliki jangka waktu jatuh tempo yang singkat. instruments.
Nilai wajar tagihan dan liabilitas derivatif dihitung The fair value of derivatives receivable and payable
berdasarkan metodologi yang dijelaskan dalam are calculated based on methodology as disclosed
Catatan 2l dan 11. in Notes 2l and 11.
Nilai wajar dari pinjaman diterima dihitung The fair value of borrowings is calculated using
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan discounted cash flows using market interest rate.
tingkat suku bunga pasar.
Nilai wajar untuk surat berharga yang diterbitkan The fair value of securities issued and subordinated
dan obligasi subordinasi dihitung menggunakan bonds are calculated using prevailing market price.
nilai pasar yang berlaku.
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dan The fair value of loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah, efek-efek dengan receivables/financing, amortized cost securities
biaya perolehan yang diamortisasi dan piutang and consumer financing receivables are
pembiayaan konsumen dinilai menggunakan determined by discounting cash flows using
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga current market interest rate.
pasar terkini.
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The table below shows the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan Bank untuk menentukan dan used by the Bank in determining and disclosing the
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen fair value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa (i) Level 1: Quoted prices (unadjusted) in active
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau markets for identical asset or liabilities;
liabilitas yang identik;
(ii) Tingkat 2: Teknik lain atas semua input yang (ii) Level 2: Other techniques for which all inputs
memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar which have a significant effect on the recorded
yang tercatat dapat diobservasi, baik secara fair value are observable, either directly or
langsung maupun tidak langsung; indirectly;
(iii) Tingkat 3: Teknik yang menggunakan input (iii) Level 3: Techniques which use inputs that have a
yang memiliki pengaruh signifikan terhadap significant effect on the recorded fair value
nilai wajar yang tercatat yang tidak that are not based on observable market data.
berdasarkan data pasar yang dapat
diobservasi.
279
Page 569
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nilai
tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Total carrying Level 1 Level 2 Level 3 Total
amount
Aset keuangan: Financial assets:
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 4.553.200 - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi 9.755.165 8.212.617 - 1.509.730 9.722.347 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through -
komprehensif lain 29.200.040 29.150.426 49.614 - 29.200.040 comprehensive income
- Penyertaan saham 196.443 - - 196.443 196.443 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.791 - - 204.791 204.791 resale agreement
Tagihan derivatif 1.711.294 - 1.711.294 - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 113.148.320 - - 160.802.179 160.802.179 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 7.180.073 - - 7.920.505 7.920.505 receivables
Jumlah aset 165.949.326 41.916.243 1.760.908 170.633.648 214.310.799 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas derivatif 1.370.607 - 1.370.607 - 1.370.607 Derivatives payable
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 7.858.696 - 7.858.696 - 7.858.696 repurchased agreement
Surat berharga yang diterbitkan 3.971.967 - 4.006.608 - 4.006.608 Securities issued
Pinjaman diterima 14.041.657 - 14.069.412 - 14.069.412 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.521 - 99.521 - 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 27.342.448 - 27.404.844 - 27.404.844 Total liabilities
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nilai
tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Total carrying Level 1 Level 2 Level 3 Total
amount
Aset keuangan: Financial assets:
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 1.941.629 - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi 4.247.360 2.514.938 - 1.719.326 4.234.264 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through -
komprehensif lain 35.708.623 35.662.370 46.253 - 35.708.623 comprehensive income
- Penyertaan saham 195.182 - - 195.182 195.182 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.276 - - 838.276 838.276 resale agreement
Tagihan derivatif 1.381.431 - 1.381.431 - 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 116.485.643 - - 121.580.454 121.580.454 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 7.075.948 - - 8.019.120 8.019.120 receivables
Jumlah aset 167.874.092 40.118.937 1.427.684 132.352.358 173.898.979 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas derivatif 1.356.421 - 1.356.421 - 1.356.421 Derivatives payable
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - 14.803.086 - 14.803.086 repurchased agreement
Surat berharga yang diterbitkan 3.713.750 - 3.707.594 - 3.707.594 Securities issued
Pinjaman diterima 14.426.809 - 14.473.489 - 14.473.489 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.484 - 99.484 - 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 34.399.550 - 34.440.074 - 34.440.074 Total liabilities
280
Page 570
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. MANAJEMEN MODAL 52. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan The primary objectives of the Bank’s capital
pengelolaan modal adalah untuk memastikan management policy are to ensure that it has a
bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk strong capital to support the Bank’s current
mendukung strategi pengembangan ekspansi business expansion strategy, to sustain future
usaha Bank saat ini, mempertahankan development of the business, to meet regulator
kelangsungan pengembangan di masa capital adequacy requirements and also to ensure
mendatang, untuk memenuhi ketentuan the efficiency of Bank’s capital structure.
kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh
regulator serta memastikan agar struktur
permodalan Bank telah efisien.
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan The Bank undertakes Capital Planning based on
penilaian dan penelaahan atas kebutuhan assessment and review of the capital situation in
kecukupan permodalan yang dipersyaratkan dan terms of the legal capital adequacy requirement,
mengkombinasikannya dengan tinjauan combined with assessment of economic outlooks
perkembangan ekonomi terkini dan hasil dari and stress test result. The Bank will continue to link
metode stress test. Bank senantiasa akan financial and capital adequacy goals to risk
menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan appetite through the capital planning process and
modal terhadap risk appetite melalui proses stress testing method as well as assess the
perencanaan modal dan stress test, begitu pula businesses based on Bank’s capital and liquidity
dengan bisnis yang didasarkan pada permodalan requirements.
dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan The capital needs of the Bank are also discussed
dan didiskusikan secara rutin yang didukung and planned on a routine basis supported by data
dengan data analisis. analysis.
Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai Capital Planning is prepared by Board of Directors
bagian dari Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh as part of Bank’s Business Plan and is approved by
Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan the Board of Commissioners. Capital Planning
memastikan tersedianya modal yang cukup dan ensures that adequate levels of capital and an
terciptanya struktur permodalan yang optimal optimum mix of the different components of
berdasarkan komponen permodalan yang berbeda capital are maintained to support Bank’s strategy.
untuk mendukung strategi Bank.
Bank telah melakukan perhitungan kecukupan The Bank calculates its capital adequacy
modal berdasarkan ketentuan yang berlaku, yaitu requirements based on the prevailing regulation,
POJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban POJK Number 11/POJK.03/2016 regarding the
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum. Modal Mandatory Minimum Capital Requirements for
yang dimiliki terdiri atas modal inti (Tier 1) dan Commercial Banks. The capital consists of Tier 1
modal pelengkap (Tier 2). Modal inti (Tier 1) meliputi Capital and Tier 2 Capital. Tier 1 Capital consists of
modal inti utama dan modal inti tambahan. Common Equity Tier 1 and Additional Tier 1 Capital.
Bank telah meningkatkan modal melalui rights The Bank had raised share capital through rights
issue sebesar Rp1.407.050 pada bulan April 2010, issuances of Rp1,407,050 in April 2010, Rp1,500,854
sebesar Rp1.500.854 pada bulan Juli 2013, sebesar in July 2013, Rp1,497,204 in December 2014 and
Rp1.497.204 pada bulan Desember 2014 dan Rp1,998,532 in June 2018. The Bank has also
sebesar Rp1.998.532 pada bulan Juni 2018. Bank recently completed a Subordinated Debt issuance
juga telah menyelesaikan penerbitan Obligasi realisation of Rp1,500,000 in May 2011, Rp500,000 in
Subordinasi dengan realisasi sebesar Rp1.500.000 December 2011, Rp1,000,000 in October 2012,
pada bulan Mei 2011, Rp500.000 pada bulan Rp1,500,000 in July 2014 and Rp800,000 in June
Desember 2011, Rp1.000.000 pada bulan Oktober 2016.
2012, Rp1.500.000 pada bulan Juli 2014 dan
Rp800.000 pada bulan Juni 2016.
281
Page 571
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA 53. OTHER INFORMATION
a. Analisa jatuh tempo aset dan liabilitas (sebelum a. Maturity analysis of assets and liabilities (before
cadangan kerugian penurunan nilai) allowance for impairment losses) based on the
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang remaining contractual period from December 31,
tersisa sejak tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, until maturity are as follows:
sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Tidak
mempunyai Lebih dari Lebih dari Lebih dari
tanggal 1 bulan s/d 3 bulan s/d 6 bulan s/d
jatuh tempo Sampai 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/
kontraktual/ dengan More than More than More than Lebih dari
No 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 12 bulan/
50010000_02 contractual Up to until until until More than Jumlah/
maturity 1 month 3 months 6 months 12 months 12 months Total
Aset Assets
Kas 1.717.615 - - - - - 1.717.615 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - 7.099.181 - - - - 7.099.181 Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 3.398.766 - - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - 2.788.331 - - - - 2.788.331 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan - - 219.991 111.210 3.802.517 419.482 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 196.443 6.370.976 2.106.247 2.846.074 1.904.099 25.732.318 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto - 204.793 - - - - 204.793 resale agreement - net
Tagihan derivatif - 108.076 157.151 21.017 190.493 1.234.557 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 7.995.707 7.119.712 11.841.686 22.222.741 67.150.459 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - 13.187 57.366 183.694 785.652 6.267.017 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 475.910 789.107 647.767 5.893 - 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 926.171 5.734.362 - - - - 6.660.533 other assets
Jumlah aset 2.840.229 34.189.289 10.449.574 15.651.448 28.911.395 100.803.833 192.845.768 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 2.316.054 - - - - 2.316.054 Obligations due immediately
Giro - 44.343.758 - - - - 44.343.758 Demand deposits
Tabungan - 22.526.785 - - - - 22.526.785 Savings deposits
Deposito berjangka - 30.212.816 12.898.205 3.112.188 3.069.598 30.746 49.323.553 Time deposits
Simpanan dari bank lain - 6.257.660 2.509.775 340.817 21.445 - 9.129.697 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - neto - 7.858.696 - - - - 7.858.696 repurchased agreement - net
Liabilitas derivatif - 153.492 97.409 40.960 96.442 982.304 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 475.370 764.889 644.649 5.316 - 1.890.224 Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - - - 778.782 693.446 2.499.739 3.971.967 Securities issued
Pinjaman diterima - 1.814.456 1.568.380 926.008 1.090.278 8.642.535 14.041.657 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain 112.894 1.339.066 - - 1.561 1.994.445 3.447.966 other liabilities
Pinjaman subordinasi - - - - - 99.521 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 112.894 117.298.153 17.838.658 5.843.404 4.978.086 14.249.290 160.320.485 Total liabilities
Aset/(liabilitas) neto 2.727.335 (83.108.864) (7.389.084) 9.808.044 23.933.309 86.554.543 32.525.283 Net assets/(liabilities)
282
Page 572
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA (lanjutan) 53. OTHER INFORMATION (continued)
a. Analisa jatuh tempo aset dan liabilitas (sebelum a. Maturity analysis of assets and liabilities (before
cadangan kerugian penurunan nilai) allowance for impairment losses) based on the
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang remaining contractual period from December 31,
tersisa sejak tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, until maturity are as follows:
sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai (continued)
berikut : (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Tidak
mempunyai Lebih dari Lebih dari Lebih dari
tanggal 1 bulan s/d 3 bulan s/d 6 bulan s/d
jatuh tempo Sampai 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/
kontraktual/ dengan More than More than More than Lebih dari
No 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 12 bulan/
50010000_02 contractual Up to until until until More than Jumlah/
maturity 1 month 3 months 6 months 12 months 12 months Total
Aset Assets
Kas 1.861.870 - - - - - 1.861.870 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - 10.696.358 - - - - 10.696.358 Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 2.571.949 - - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - 2.998.966 - - - - 2.998.966 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan - 573.642 81.193 11.581 914.743 360.470 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 195.182 6.025.405 2.323.200 5.756.090 6.393.498 19.458.805 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto - 838.423 - - - - 838.423 resale agreement - net
Tagihan derivatif - 208.807 98.660 20.517 6.573 1.046.874 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 7.147.247 7.790.903 8.783.233 24.716.070 71.951.128 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - 37.103 61.963 176.674 873.156 6.043.538 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 292.688 632.855 640.329 8.369 - 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 975.795 3.912.745 - - - - 4.888.540 other assets
Jumlah aset 3.032.847 35.303.333 10.988.774 15.388.424 32.912.409 98.860.815 196.486.602 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 1.070.575 - - - - 1.070.575 Obligations due immediately
Giro - 39.599.829 - - - - 39.599.829 Demand deposits
Tabungan - 23.302.338 - - - - 23.302.338 Savings deposits
Deposito berjangka - 27.653.759 18.491.365 6.351.325 3.579.589 25.686 56.101.724 Time deposits
Simpanan dari bank lain - 5.650.596 105.266 12.500 251.895 - 6.020.257 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - neto - 14.803.086 - - - - 14.803.086 repurchased agreement - net
Liabilitas derivatif - 60.648 288.818 515.104 212.364 279.487 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 281.955 589.845 536.060 8.369 - 1.416.229 Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - - 799.865 434.870 1.277.117 1.201.898 3.713.750 Securities issued
Pinjaman diterima - 2.394.203 2.772.786 1.239.315 2.703.485 5.317.020 14.426.809 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain 140.738 1.490.097 40 1.243 28.237 2.084.266 3.744.621 other liabilities
Pinjaman subordinasi - - - - - 99.484 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 140.738 116.307.086 23.047.985 9.090.417 8.061.056 9.007.841 165.655.123 Total liabilities
Aset/(liabilitas) neto 2.892.109 (81.003.753) (12.059.211) 6.298.007 24.851.353 89.852.974 30.831.479 Net assets/(liabilities)
283
Page 573
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA (lanjutan) 53. OTHER INFORMATION (continued)
a. Langkah yang diambil oleh Bank dan entitas a. In relation to the mismatch of the Bank and
anak sehubungan dengan ketidaksesuaian aset subsidiaries’ monetary assets and liabilities
dan liabilitas moneter yang jatuh tempo sampai that mature up to one month and between one
dengan satu bulan dan antara satu sampai and three months, the Bank has plans to
dengan tiga bulan, adalah meningkatkan improve its services to customers, to offer
pelayanan kepada nasabah serta menawarkan interesting products and interests to customers
produk dan bunga yang menarik kepada to maintain stability and continuity in deposit
nasabah untuk menjaga stabilitas dan amounts. In addition, the Bank and subsidiaries
kontinuitas jumlah simpanan. Di samping itu, has intensified its efforts in the collection of
Bank dan entitas anak juga mengintensifkan non-performing debtors and is in the process
usaha penagihan kepada debitur bermasalah of negotiation to obtain certain borrowing
dan memperoleh fasilitas pinjaman dari facilities from both local and offshore banks.
berbagai bank baik dari dalam maupun luar
negeri.
b. Efektif tanggal 31 Oktober 2023, Bank telah b. Effective October 31, 2023, the Bank entered into
mengadakan perjanjian sewa gedung kantor an irrevocable office space lease agreement
yang tidak dapat dibatalkan untuk periode for a period of 10 (ten) years up to October 30,
selama 10 (sepuluh) tahun hingga 30 Oktober 2033, covering a total office space of
2033, dengan luas ruangan sebesar 29.104,50m2 approximately 29,104.50 square meters (with
(dengan sewa atas 976,3 m2 diantaranya efektif rent for 976.3 square meters effective August 1,
per tanggal 1 Agustus 2024 dan 1.820m2 efektif 2024 and 1,820 square meters effective
per tanggal 1 Januari 2025) di Sentral Senayan III. January 1, 2025) in Sentral Senayan III. The total
Total komitmen sewa sudah termasuk Pajak lease commitment including Value Added Tax
Pertambahan Nilai selama periode sewa adalah for the duration of the lease is Rp716,521,000,000
sebesar Rp716.521.000.000 (nilai penuh). (full amount). The payment terms of the lease
Pembayaran atas sewa dilakukan secara is in advance on a quarterly basis.
triwulanan di muka.
c. Berdasarkan POJK No 30 tahun 2024 mengenai c. Based on POJK No. 30 of 2024 concerning
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Financial Conglomerates and Financial
Konglomerasi Keuangan. Pada tanggal Conglomerate Holding Companies, on
16 September 2025, Bank menerima Salinan September 16, 2025, the Bank received a copy
Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK of the Decree of the Members of the Board of
No. KEP-15/KS.1/2025 terkait persetujuan kepada Commissioners of OJK No. KEP-15/KS.1/2025
Bank sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi regarding the approval of the Bank as the
Keuangan atas Konglomerasi Keuangan Financial Conglomerate Holding Company of
Maybank. the Maybank Financial Conglomerate.
284
Page 574
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. INFORMASI KEUANGAN UNIT USAHA SYARIAH 54. FINANCIAL INFORMATION ON SHARIA UNIT
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 7.087 9.527 Cash
Penempatan pada Bank Indonesia 1.081.753 2.483.167 Placements with Bank Indonesia
Penempatan pada bank lain 613.050 21.985 Placements with other banks
Surat berharga yang dimiliki 12.506.092 9.508.965 Marketable securities
Pembiayaan berbasis piutang 815.651 962.153 Receivables financing
Pembiayaan bagi hasil 27.784.934 29.155.473 Profit sharing financing
Pembiayaan sewa 1.914.011 1.631.538 Lease financing
Aset produktif lainnya 547.342 469.576 Other earning assets
Dikurangi : Cadangan kerugian penurunan nilai Less : Allowance for impairment losses on
aset produktif earning assets
Individual (810.067) (968.639) Individual
Kolektif (548.978) (524.302) Collective
Aset tetap dan inventaris 9.559 9.177 Fixed assets and inventories
Aset non-produktif 74.023 80.786 Non-earning assets
Aset lainnya 133.805 124.616 Other assets
JUMLAH ASET 44.128.262 42.964.022 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Dana simpanan wadiah 1.925.925 1.350.363 Wadiah demand deposits
Dana investasi non-profit sharing 31.025.001 35.433.327 Non-profit sharing investment deposits
Liabilitas kepada bank lain 48.140 71.562 Liabilities to other banks
Pinjaman diterima 201.502 - Borrowings
Liabilitas lainnya 89.506 112.122 Other liabilities
Dana investasi profit sharing 234.206 - Profit sharing investment deposits
Dana usaha 4.744.231 1.111.142 Business funds
EKUITAS EQUITY
Saldo laba 5.859.751 4.885.506 Retained earnings
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 44.128.262 42.964.022 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
31 Desember/December 31
2025 2024
KOMITMEN DAN KONTINJENSI COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
KEWAJIBAN KOMITMEN COMMITMENT LIABILITIES
Fasilitas pembiayaan kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 8.376.763 10.383.989 granted to customers
Lainnya 1.216 2.260 Others
KEWAJIBAN KONTINJENSI CONTINGENT LIABILITIES
Garansi yang diberikan 85.402 65.074 Guarantees issued
285
Page 575
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. INFORMASI KEUANGAN UNIT USAHA SYARIAH 54. FINANCIAL INFORMATION ON SHARIA UNIT
(lanjutan) (continued)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL DARI PENYALURAN DANA EXPENSES FROM FUND DISTRIBUTION
PENDAPATAN PENYALURAN DANA INCOME FROM FUND DISTRIBUTION
Pendapatan dari Piutang 55.908 57.165 Income from Receivables
Pendapatan dari Bagi Hasil 1.701.453 1.862.100 Income from Profit Sharing
Pendapatan Sewa 138.526 73.863 Lease Income
Lainnya 771.032 643.639 Others
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL INCOME FROM
PENYALURAN DANA 2.666.919 2.636.767 FUND DISTRIBUTION
BAGI HASIL UNTUK PROFIT SHARING FOR
PEMILIK DANA INVESTASI INVESTORS
Non-Profit Sharing (1.161.775) (1.347.406) Non-Profit Sharing
Profit Sharing (3.272) - Profit Sharing
JUMLAH BAGI HASIL (1.165.047) (1.347.406) TOTAL PROFIT SHARING
PENDAPATAN SETELAH INCOME AFTER PROFIT
DISTRIBUSI BAGI HASIL 1.501.872 1.289.361 SHARING DISTRIBUTION
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING INCOME AND EXPENSES
SELAIN PENYALURAN DANA OTHER THAN FUND DISTRIBUTION
Commission/provision/fee and
Komisi/provisi/fee dan administrasi 173.701 147.828 administration
Pendapatan lainnya 107.226 129.538 Other income
Keuntungan penjabaran transaksi valuta asing 12.048 9.535 Income from translation of foreign currencies
Pendapatan bank selaku mudharib dalam Bank income as
mudharabah muqayyadah 6 - Mudharib in mudharabah muqayyadah
Beban kerugian penurunan nilai aset Expenses of provisions for impairment
keuangan (impairment) (33.265) (316.923) losses of financial assets (impairment)
Beban tenaga kerja (116.724) (93.659) Personnel expenses
Beban bonus wadiah (1.282) (1.091) Wadiah bonus expenses
Pemulihan kerugian penurunan nilai aset Reversal of provision for impairment
lainnya (non keuangan) (542) (3.657) losses of other assets (non financial)
Beban lainnya (794.627) (752.146) Other expenses
BEBAN OPERASIONAL
LAINNYA - NETO (653.459) (880.575) OTHER OPERATING EXPENSES - NET
LABA OPERASIONAL 848.413 408.786 OPERATING INCOME
PENDAPATAN DAN BEBAN NON-OPERASIONAL NON-OPERATING INCOME AND EXPENSES
Keuntungan penjualan aset tetap dan inventaris 36 13 Income from sale of fixed asset
(Beban)/pendapatan non-operasional lainnya (1.789) 6.201 Other non-operating (expense)/income
(BEBAN)/PENDAPATAN NON-OPERASIONAL (1.753) 6.214 NON-OPERATING LOSSES (LOSSES)/INCOME
LABA TAHUN BERJALAN 846.660 415.000 INCOME FOR THE YEAR
286
Page 576
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
55. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 55. NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
BARU DAN YANG DISESUAIKAN ACCOUNTING STANDARDS
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2026
1 Januari 2026
PSAK No.109: "Instrumen Keuangan" dan PSAK SFAS 109 No: "Financial Instruments" and SFAS 107
No.107: "Instrumen Keuangan Pengungkapan No: "Financial Instruments: Disclosures about the
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Classification and Measurement of Financial
Keuangan" Instruments."”
Amendemen ini menambahkan dan mengklarifikasi These amendments adding and clarify statement
ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian in SFAS 109 regarding derecognition of financial
pengakuan liabilitas keuangan, serta liabilities, as well as clarify the assessment of cash
mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk flow characteristics for financial assets with ESG-
aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset linked features, financial assets with non-recourse
keuangan dengan fitur non-recourse, dan features, and contractually bound instruments
instrumen yang terikat secara kontraktual seperti such as tranches. The amendments also revise the
tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan statement in SFAS 107 regarding the disclosure
dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan requirements for investments in equity instruments
investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada measured at fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income and adding statement
dan menambah ketentuan terkait instrumen related to financial instruments with contractual
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang terms that alter the timing or amount of
mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. contractual cash flows.
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2027
1 Januari 2027
PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118: “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” Financial Statements”
PSAK 118 menggantikan PSAK 201, mempertahankan SFAS 118 supersedes SFAS 201, retaining many
banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan existing principles but significantly changing how
mengubah cara entitas melaporkan “laba atau rugi entities report “operating profit or loss”. It
operasional”. PSAK ini menetapkan struktur yang establishes a defined structure for the statement
jelas untuk laporan laba rugi dengan of profit or loss, categorising items into operating,
mengelompokkan pos-pos ke dalam kategori investing, financing, income taxes and
operasi, investasi, pembiayaan, pajak penghasilan discontinued operations. The standard mandates
dan operasi yang dihentikan. Standar ini specific disclosures, including management-
mewajibkan pengungkapan tertentu, termasuk defined performance measures (MPMs), allowing
ukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM) , yang investors to understand management’s view of the
memungkinkan investor memahami bagaimana Group’s financial performance and how these
pandangan manajemen atas kinerja keuangan measures compare to those defined in SFAS 118.
Grup dan bagaimana ukuran tersebut
dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan
dalam PSAK 118.
287
Page 577
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
55. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 55. NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
BARU DAN YANG DISESUAIKAN (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2027
1 Januari 2027 (lanjutan) (continued)
PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118: “Presentation and Disclosure in Financial
Laporan Keuangan”(lanjutan) Statements” (continued)
Meskipun PSAK 118 tidak mempengaruhi pengakuan Even though SFAS 118 will not impact the recognition
atau pengukuran pos-pos dalam laporan or measurement of items in the financial
keuangan, dampaknya terhadap penyajian dan statements, its impacts on presentation and
pengungkapan diperkirakan akan sangat luas, disclosure are expected to be pervasive, in
terutama yang berkaitan dengan laporan kinerja particular those related to the statement of financial
keuangan dan penyediaan UKTM dalam laporan performance and providing MPMs within the
keuangan. financial statements.
PSAK No. 413: “Penurunan nilai” SFAS No. 413: “Impairment”
Pada 24 Juli 2024, DSAS IAI telah mengesahkan PSAK On July 24, 2024, DSAS IAI has ratified SFAS No. 413
No. 413 tentang Penurunan Nilai. PSAK ini mengatur related to Impairment. This SFAS regulates the
tentang penurunan nilai atas instrumen keuangan impairment of financial instruments, namely sharia-
yaitu aset keuangan berbasis syariah dan kafalah based financial assets and kafalah for credit risk
untuk penjaminan risiko kredit. guarantees.
PSAK No. 413 diterapkan pada aset keuangan SFAS No. 413 is applied to sharia financial assets in
syariah berupa hak tagih yang jumlah kas dan the form of collection rights whose cash amount
waktu pembayarannya sudah ditentukan dalam and payment time have been determined in the
akad. Perhitungan penurunan nilai dalam PSAK contract. The calculation of impairment in SFAS
No. 413 menggunakan konsep ekspektasi kerugian No. 413 uses the concept of expected loss whose
(expected loss) yang perhitungannya calculation reflects the unbiased and probability-
mencerminkan jumlah tidak bias dan probabilitas weighted amount and reasonable and supportable
tertimbang (unbiased and probability-weighted information. This calculation does not reflect the
amount) dan informasi wajar dan tersokong time value of money. The credit risk guarantee
(reasonable and supportable information). kafalah is determined by the higher amount
Perhitungan tersebut tidak mencerminkan nilai between the provision amount calculated based on
waktu atas uang (time value of money). Kafalah SFAS No. 413 and the amount of liabilities that have
penjaminan risiko kredit ditentukan jumlah yang been formed.
lebih tinggi antara jumlah provisi yang dihitung
berdasarkan PSAK No. 413 dengan jumlah liabilitas
yang telah dibentuk.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup sedang On December 31, 2025, the Group is still evaluating
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari the potential impact of the implementation of
penerapan amandemen standar-standar di atas, above standards amendment issued, but not yet
yang telah diterbitkan namun, belum berlaku, pada effective, on the Group’s consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian Grup terutama statements in particular foreign exchange
perbedaan nilai tukar yang saat ini digabungkan differences currently in operating profit might need
dalam laba operasi mungkin perlu dipisahkan, to be disaggregated, specific requirements on the
persyaratan khusus mengenai kategori di mana category in which derivative gains or losses are
keuntungan atau kerugian derivatif diakui, recognised, significant new disclosures required
pengungkapan baru yang signifikan yang and following potential impacts of the
diwajibkan dan dampak potensial lainnya atas implementation of these standards on the Group
penerapan standar baru ini terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian Grup.
288
Page 578
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards:
Standar Akuntansi Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Pada tanggal 24 Maret 2023, PADG No.2 Tahun On March 24, 2023, PADG No.2 Year 2023 on The
2023 tentang Perubahan atas PADG No Amendment of PADG No.24/8/PADG/2022
24/8/PADG/2022 tentang Peraturan regarding Implementation Regulation of
Pelaksanaan Pemenuhan GWM dalam Rupiah Minimum Reserve Requirement Fulfillment in
dan Valuta Asing Bagi BUK, BUS dan UUS Rupiah and Foreign Currencies for BUK, BUS and
ditetapkan. Pada PADG tersebut, terdapat UUS. In the PADG, there is amendment in the
perubahan besaran insentif makroprudensial macroprudential incentive from previously 2%
dari sebelumnya paling banyak 2% menjadi at the maximum to become 2.8%. This
2,8%. Peraturan ini telah berlaku efektif sejak regulation has been effective since April 1, 2023.
1 April 2023.
Pada tanggal 29 November 2023, Bank On November 29, 2023, PADG No. 18 Year 2023
Indonesia mengeluarkan PADG No. 18 Tahun on the Fifth Amendment of PADG No.
2023 tentang Perubahan Kelima atas PADG 21/22/PADG/2019 on RIM and PLM for
No.21/22/PADG/2019 tentang RIM dan PLM bagi Commercial Banks (BUK), Sharia Commercial
BUK, BUS dan UUS. Perubahan ini tidak Banks (BUS), and Sharia Business Units (UUS).
berdampak pada pemenuhan target RIM, PLM This amendment does not affect the fulfillment
dan GWM. Peraturan ini telah berlaku sejak of the RIM, PLM, and GWM targets. This
1 Desember 2023. regulation has been effective since
December 1, 2023.
Pada tanggal 23 Desember 2025, Bank On December 23, 2025, PADG No. 31 Year 2025
Indonesia mengeluarkan PADG No. 31 Tahun on The Fourth Amendment of PADG
2025 tentang Perubahan Keempat atas PADG No.24/8/PADG/2022 regarding Implementation
No.24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Regulation of Minimum Reserve Requirement
Pelaksanaan Pemenuhan GWM dalam Rupiah Fulfillment in Rupiah and Foreign Currencies for
dan Valuta Asing bagi BUK, BUS dan UUS. Pada BUK, BUS and UUS. In the PADG, there is
PADG tersebut, terdapat perubahan perubahan amendment in the macroprudential incentive
besaran insentif makroprudensial dari from previously 4% at the maximum to become
sebelumnya paling banyak 4% menjadi 5,5%. 5.5%. This regulation has been effective since
Peraturan ini telah berlaku efektif sejak December 23, 2025.
23 Desember 2025.
289
Page 579
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal The minimum statutory reserves of the Bank as
31 Desember 2025 untuk mata uang Rupiah of December 31, 2025 for Rupiah consist of daily
terdiri dari GWM utama harian, rata-rata dan Primary Minimum Statutory Reserves and
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) averages, and Macroprudential Liquidity Buffer
masing-masing sebesar 5,07%, 5,30% dan of 5.07%, 5.30% and 23.07% (December 31, 2024:
23,07% (31 Desember 2024: 8,33%, 7,65% dan 8.33%, 7.65% and 20.40%), respectively, and
20,40%) dan GWM untuk Valuta Asing sebesar Foreign Currencies Minimum Statutory
4,37% (31 Desember 2024: 4,38%). Reserves of 4.37% (December 31, 2024: 4.38%).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On December 31, 2025 and 2024, the Bank’s
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) Macroprudential Intermediation Ratio (RIM)
berada dalam kisaran RIM target. Pada was within the RIM target range. On
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, December 31, 2025 and 2024, Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Adequacy Ratio (CAR) of the Bank was greater
(KPMM) Bank lebih besar dari KPMM insentif. than CAR incentives.
Bank telah memenuhi ketentuan BI yang The Bank has fulfilled BI’s regulation regarding
berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Statutory Reserve Requirement on Commercial
Umum. Bank.
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah
i. Rasio kredit kepada Usaha Mikro dan Kecil i. Ratio of micro and small business loans
Per 31 Desember 2025 dan 2024, rasio kredit As of December 31, 2025 and 2024, the ratio
kepada Usaha Mikro dan Kecil terhadap of micro and small business loans to the
kredit yang diberikan sesuai dengan Surat total loans in accordance with Bank
Edaran Bank Indonesia No. 13/30/DPNP Indonesia Circular Letter No. 13/30/DPNP
tanggal 16 Desember 2011 masing-masing dated December 16, 2011 are 0.62% and
sebesar 0,62% dan 0,67%. 0.67%, respectively.
290
Page 580
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
ii. Kredit restrukturisasi ii. Restructured loans
Sesuai dengan POJK No. 11/POJK.03/2020 In accordance to POJK No. 11/POJK.03/2020
tanggal 16 Maret 2020 dan siaran pers IAI dated March 16, 2020 and IAI press release
atas dampak pandemi Covid-19, Bank on the Covid-19 pandemic impact, the Bank
telah melakukan restrukturisasi kredit has restructured debtors which are
terhadap debitur yang terkena dampak affected by Covid-19, and reported the
Covid-19, dan melaporkan saldo balance as current collectibility. Credit
restrukturisasi kredit tersebut pada restructuring is performed by lowering the
kolektibilitas lancar. Restrukturisasi kredit interest rate and/or interest or principal
dilakukan dengan penurunan suku bunga postponement in selected cases.
dan/atau penundaan pembayaran bunga
dan pokok di kasus-kasus tertentu.
Pada tahun 2022, peraturan-peraturan In 2022, new related regulations issued by
baru terkait yang dikeluarkan oleh regulator are POJK No.19 Year 2022 dated
regulator adalah POJK No.19 Tahun 2022 October 27, 2022 regarding “Specific
tanggal 27 Oktober 2022 tentang Treatment for Financial Service Institutions
“Perlakuan Khusus untuk Lembaga Jasa in Certain Areas and Sectors Impacted by
Keuangan pada Daerah dan Sektor Disaster”, and Financial Services Authority’s
Tertentu di Indonesia yang Terkena Board of Commisioners Decree No.
Dampak Bencana”, serta Keputusan Dewan 34/KDK.03/2022 dated November 25, 2022
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan regarding “Determination of Accomodation
No.34/KDK.03/2022 tanggal 25 November and Food Beverage Sector, Textile, Textile
2022 tentang “Penetapan Sektor Product and Footwear Sector, Small,
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Medium and Micro Business Segment, and
Makan Minum, Sektor Tekstil dan Produk Bali Province as Sectors and Areas which
Tekstil serta Alas Kaki, Segmen Usaha Mikro, Require Specific Treatment related to
Kecil, dan Menengah, serta Provinsi Bali Bank’s Financing and Credit” (effective on
sebagai Sektor dan Daerah yang April 1, 2023 and valid until March 31, 2024).
Memerlukan Perlakuan Khusus terhadap
Kredit Atau Pembiayaan Bank” (efektif
pada 1 April 2023 dan berlaku hingga
31 Maret 2024).
291
Page 581
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
iii. Kredit bermasalah berdasarkan sektor iv. iii. Non-performing loans based on economic
ekonomi sector
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Kredit Kredit
bermasalah/ Minimum bermasalah/ Minimum
Non- penyisihan/ Non- penyisihan/
performing Minimum performing Minimum
loans allowance *) loans allowance *)
Rupiah Rupiah
Pertanian dan perhutanan 32.830 28.179 33.842 32.867 Agriculture and forestry
Pertambangan - - 3.995 2.318 Mining
Perindustrian 439.733 328.965 593.801 465.287 Manufacturing
Listrik, gas dan air 4.493 3.089 4.493 4.493 Electricity, gas and water
Konstruksi 126.492 40.326 152.750 116.467 Construction
Perdagangan, restoran dan hotel 974.145 519.524 1.065.194 806.772 Trading, restaurant and hotel
Transportation, warehouses
Angkutan, gudang dan komunikasi 74.864 25.274 62.139 51.713 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 31.603 11.767 56.924 25.454 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 13.384 117 15.840 12.816 Social/public services
Lain-lain 863.191 465.208 830.210 473.761 Others
2.560.735 1.422.449 2.819.188 1.991.948
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian - - 366.353 366.353 Manufacturing
Perdagangan, restoran dan hotel 2 2 2 2 Trading, restaurant and hotel
2 2 366.355 366.355
2.560.737 1.422.451 3.185.543 2.358.303
*) Kredit bermasalah merupakan kredit yang *) Non-performing loans are loans classified in
diklasifikasikan dalam kolektibilitas kurang lancar, collectibility substandard, doubtful and loss in
diragukan dan macet sesuai peraturan Otoritas Jasa accordance with Financial Services Authority
Keuangan No. 40/POJK.03/2019. Minimum penyisihan regulation No. 40/POJK.03/2019. Minimum allowance
dihitung berdasarkan peraturan OJK yang disebutkan is calculated based on the aforementioned OJK
sebelumnya. regulation.
Rasio kredit bermasalah (“NPL”) The consolidated non-performing loans
konsolidasian per tanggal 31 Desember (“NPL”) ratio as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024, sesuai dengan Surat Edaran 2024, in accordance with Bank Indonesia
Bank Indonesia No.13/30/DPNP tanggal 16 Circular Letter No.13/30/DPNP dated
Desember 2011, dihitung secara bruto December 16, 2011, calculated at gross was
masing-masing adalah 2,17% dan 2,68%, 2.17% and 2.68%, respectively, and
dan dihitung secara neto masing-masing calculated at net were 1.31% and 1.42%,
adalah 1,31% dan 1,42%. respectively.
292
Page 582
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
iv. Cadangan kerugian penurunan nilai v. iv. Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan penghapusan aset yang Allowance for uncollectible assets required
wajib dibentuk atas kredit yang diberikan for loans which is in accordance with
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Financial Services Authority regulation for
Keuangan untuk perhitungan Kewajiban Capital Adequacy Ratio (“CAR”)
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”) computation amounted to Rp2,728,159 and
adalah masing-masing sebesar Rp3,716,176 and as of December 31, 2025 and
Rp2.728.159 dan Rp3.716.176 pada 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Pengungkapan lebih lanjut tentang Further disclosures on allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai untuk impairment losses of Loans and Sharia
Kredit yang diberikan dan Piutang/ Receivables/Financing are presented in
Pembiayaan Syariah diungkapkan pada Note 12.
Catatan 12.
v. Informasi Pokok Lainnya sehubungan v. Other Significant Information relating to
dengan Kredit yang Diberikan dan Piutang/ Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah
Per 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024, there
terdapat pelampauan dan pelanggaran were no excess and violation of the Legal
Batas Maksimum Pemberian Kredit seperti Lending Limit, as stipulated in POJK
yang ditentukan dalam POJK No.38/POJK.3/2019.
No.38/POJK.3/2019.
c. Piutang Pembiayaan Konsumen c. Consumer Financing Receivables
Piutang pembiayaan konsumen restrukturisasi Restructured consumer financing receivables
Perusahaan telah melakukan restrukturisasi The Company has restructured its financing for
pembiayaan untuk debitur yang terkena debtors affected by the Covid-19 pandemic by
dampak pandemi Covid-19 yaitu penundaan tenure extension, grace period, and change of
pokok, perpanjangan tenor dan perubahan due date in accordance with POJK No.
jatuh tempo sesuai dengan POJK No. 14/POJK.05/2020 "Countercyclical Policy Impact
14/POJK.05/2020 ”Kebijakan Countercyclical of the Spread of Coronavirus Disease 2019 for
Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Non-Bank Financial Services Institutions" dated
bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” April 17, 2020. As of December 31, 2025 and 2024,
tanggal 17 April 2020. Per tanggal 31 Desember the balance of restructured Covid-19 consumer
2025 dan 2024, saldo piutang pembiayaan financing receivables - gross amounted to
konsumen - bruto restrukturisasi Covid-19 Rp1,306 and Rp15,860, respectively. Based on
masing-masing sebesar Rp1.306 dan Rp15.860. the aforementioned regulation, the
Sesuai dengan kebijakan tersebut, kualitas restructured financing asset quality is current.
aset pembiayaan direstrukturisasi ditetapkan
lancar.
293
Page 583
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
d. Manajemen Modal d. Capital Management
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has
Bank mematuhi semua persyaratan modal complied with all externally imposed capital
yang ditetapkan oleh pihak eksternal requirements throughout the reporting period,
sepanjang periode pelaporan, khususnya particularly regarding Capital Adequacy Ratio
berkenaan dengan perhitungan Kewajiban ("CAR") and calculation of Risk Weighted Assets
Penyediaan Modal Minimum ("KPMM") dan ("RWA").
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ("ATMR").
Kewajiban penyediaan modal Bank dengan The Bank’s capital adequacy ratio with
memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration of credit, operational and market
operasional dan risiko pasar: risks:
31 Desember/December 31
2025 2024
Konsolidasi Consolidated
Modal Capital
Tier I 30.882.115 28.878.652 Tier I
Tier II 1.383.111 1.377.482 Tier II
Jumlah Modal 32.265.226 30.256.134 Total Capital
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Kredit 102.621.948 102.153.511 Credit Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Operasional 11.400.120 10.625.953 Operational Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Pasar 4.117.434 5.618.197 Market Risk
Rasio CET 1 26,14% 24,39% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 26,14% 24,39% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,17% 1,16% Tier 2 Ratio
Total rasio 27,31% 25,55% Ratio Total
Rasio Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Adequacy
Modal Minimum sesuai profil risiko 9,99% 9,99% Ratio based on risk profile
294
Page 584
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
d. Manajemen Modal (lanjutan) d. Capital Management (continued)
Kewajiban penyediaan modal Bank dengan The Bank’s capital adequacy ratio with
memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration of credit, operational and market
operasional dan risiko pasar (lanjutan): risks (continued):
31 Desember/December 31
2025 2024
Bank Bank
Modal Capital
Tier I 25.325.724 23.664.322 Tier I
Tier II 1.220.476 1.224.983 Tier II
Jumlah Modal 26.546.200 24.889.305 Total Capital
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Kredit 89.582.476 89.924.657 Credit Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Operasional 10.519.252 9.645.242 Operational Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Pasar 4.114.966 5.637.551 Market Risk
Rasio CET 1 24,30% 22,49% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 24,30% 22,49% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,17% 1,16% Tier 2 Ratio
Total rasio 25,47% 23,65% Ratio Total
Rasio Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Adequacy
Modal Minimum sesuai profil risiko 9,99% 9,99% Ratio based on risk profile
295
Page 585
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
e. Kolektabilitas e. Collectability
Berikut detail kolektabilitas berdasarkan Details of financial assets collectability based
klasifikasi OJK: on OJK classification are as follows:
31 Desember/December 31 , 2025
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
50010000_02 Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Kas 1.717.615 - - - - 1.717.615 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 - - - - 7.099.181 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.398.766 - - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (890) - - - - (890) Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.788.331 - - - - 2.788.331 Indonesia and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (6.039) - - - - (6.039) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 39.156.157 - - - - 39.156.157 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.509) - - - - (4.509) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.793 - - - - 204.793 resale agreement
Cadangan kerugian penurunan nilai (2) - - - - (2) Allowance for impairment losses
Tagihan derivatif 1.711.294 - - - - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 110.384.925 3.384.643 149.566 271.429 2.139.742 116.330.305 receivables/financing
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.224.129) (952.094) (56.107) (108.502) (841.153) (3.181.985) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan konsumen 6.882.158 371.913 14.706 25.302 12.837 7.306.916 Consumer financing receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (56.285) (37.142) (9.698) (15.402) (8.316) (126.843) Allowance for impairment losses
Tagihan akseptasi 1.918.677 - - - - 1.918.677 Acceptances receivable
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.367) - - - - (3.367) Allowance for impairment losses
Liabilitas komitmen 2.421.609 - - - - 2.421.609 Commitment liabilities
Tagihan kontinjensi 227.066 - - - - 227.066 Contingent receivables
Liabilitas kontinjensi 4.942.563 3.240 - - - 4.945.803 Contingent liabilities
Estimasi kerugian pada komitmen Estimated losses on commitment and
dan kontijensi (105.346) (7.548) - - - (112.894) contigencies
296
Page 586
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
e. Kolektabilitas (lanjutan) e. Collectability (continued)
Berikut detail kolektabilitas berdasarkan Details of financial assets collectability based
klasifikasi OJK: (lanjutan) on OJK classification are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31 , 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
50010000_02 Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Kas 1.861.870 - - - - 1.861.870 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 10.696.358 - - - - 10.696.358 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.571.949 - - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.108) - - - - (1.108) Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.998.966 - - - - 2.998.966 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 40.152.180 - - - - 40.152.180 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.015) - - - - (1.015) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.423 - - - - 838.423 resale agreement
Cadangan kerugian penurunan nilai (147) - - - - (147) Allowance for impairment losses
Tagihan derivatif 1.381.431 - - - - 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 113.982.780 3.220.258 171.784 195.492 2.818.267 120.388.581 receivables/financing
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.385.849) (1.030.292) (58.517) (68.116) (1.360.164) (3.902.938) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan konsumen 6.683.547 446.446 16.945 29.340 16.156 7.192.434 Consumer financing receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (43.301) (36.797) (10.159) (16.601) (9.628) (116.486) Allowance for impairment losses
Tagihan akseptasi 1.574.241 - - - - 1.574.241 Acceptances receivable
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.176) - - - - (3.176) Allowance for impairment losses
Liabilitas Komitmen 1.569.796 - - - - 1.569.796 Commitment Liabilities
Tagihan Kontinjensi 27.173 - - - - 27.173 Contingent Receivables
Liabilitas Kontinjensi 3.049.141 3.300 - - - 3.052.441 Contingent Liabilities
Estimasi kerugian pada komitmen Estimated losses on commitment and
dan kontijensi (132.209) (8.529) - - - (140.738) contigencies
297
Page 587
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
f. Posisi devisa neto f. Net open position
Pengelolaan posisi devisa neto Bank dilakukan The Bank’s foreign currency position is being
untuk selalu memenuhi ketentuan Bank managed to meet the Bank Indonesia
Indonesia yang mensyaratkan Bank untuk regulation that require the Bank to maintain
memelihara Posisi Devisa Neto ("PDN") aggregate net open position for all foreign
keseluruhan untuk seluruh valuta asing tidak currencies not exceeding 20.00% of the Bank’s
melebihi 20,00% dari modal Bank (Tier I dan II). capital (Tier I and II).
Berikut ini adalah posisi devisa neto Bank per Following is the Bank’s foreign currency net
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: open position as of December 31, 2025 and
2024:
31 Desember/December 31, 2025
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities
Laporan Laporan
Posisi Keuangan Posisi Keuangan
dan Rekening dan Rekening
Administratif/ Administratif/
Statement Statement
of Financial Position of Financial Position
41020000_01 and Off-Balance and Off-Balance Nilai neto absolut/
Mata uang Sheet Sheet Net absolute value Currencies
Dolar Amerika Serikat 100.185.622 99.931.113 254.509 United States Dollar
Dolar Australia 593.725 522.180 71.545 Australian Dollar
Dolar Kanada 4.680 10.151 5.471 Canadian Dollar
Frank Swiss 8.141 13.362 5.221 Swiss Franc
Euro Eropa 1.394.537 1.350.376 44.161 European Euro
Poundsterling Inggris 86.268 75.727 10.541 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 7.174 21.726 14.552 Hong Kong Dollar
Rupee India 518.107 551.200 33.093 Indian Rupee
Yen Jepang 7.920.141 8.567.551 647.410 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 170.805 137.445 33.360 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 8.128 - 8.128 New Zealand Dollar
Riyal Arab Saudi 1.679 - 1.679 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 1.908.238 1.805.693 102.545 Singapore Dollar
Yuan Tiongkok 442.111 436.136 5.975 Chinese Yuan
Baht Thailand 2.091 47 2.044 Thailand Baht
Jumlah 1.240.234 Total
Modal 26.546.200 Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Laporan posisi keuangan dan (Statement of Financial Position
rekening administratif) 4,67% and off-balance sheet)
298
Page 588
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
f. Posisi devisa neto (lanjutan) f. Net open position (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities
Laporan Laporan
Posisi Keuangan Posisi Keuangan
dan Rekening dan Rekening
Administratif/ Administratif/
Statement Statement
of Financial Position of Financial Position
41020000_01 and Off-Balance and Off-Balance Nilai neto absolut/
Mata uang Sheet Sheet Net absolute value Currencies
Dolar Amerika Serikat 81.923.024 82.793.944 870.920 United States Dollar
Dolar Australia 570.735 514.430 56.305 Australian Dollar
Dolar Kanada 4.107 10.906 6.799 Canadian Dollar
Frank Swiss 6.758 10.895 4.137 Swiss Franc
Euro Eropa 1.671.235 1.631.229 40.006 European Euro
Poundsterling Inggris 91.123 67.279 23.844 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 7.906 12.101 4.195 Hong Kong Dollar
Rupee India 430.209 481.186 50.977 Indian Rupee
Yen Jepang 10.389.468 10.560.983 171.515 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 36.202 20.668 15.534 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 6.628 3 6.625 New Zealand Dollar
Riyal Arab Saudi 1.618 - 1.618 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 1.248.991 1.130.101 118.890 Singapore Dollar
Yuan Tiongkok 228.671 182.663 46.008 Chinese Yuan
Baht Thailand 2.551 17 2.534 Thailand Baht
Jumlah 1.419.907 Total
Modal 24.889.305 Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Laporan posisi keuangan dan (Statement of financial position
rekening administratif) 5,70% and off-balance sheet)
g. Jasa Kustodian g. Custodian Service
Bank telah memberikan jasa kustodian dan The Bank provides a full range of custodian
telah memperoleh Izin Jasa Kustodian dari services and obtained a license from the
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Capital Market and Financial Institutions
Keuangan (“BAPEPAM-LK”) berdasarkan Surat Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) under its
Keputusan No.KEP-67/PM/1991 tanggal 21 Juli Decision Letter No.KEP-67/PM/1991 dated July
1991 dan juga telah memperoleh Sertifikat 21, 1991 and also obtained the Compliance
Kesesuaian Syariah Bank Kustodian dengan Certificate Sharia Custodian Bank from the
No.U-158/DSN-MUI/V/2009 tanggal 7 Mei 2009 National Sharia Board - Indonesian Council of
yang dikeluarkan Dewan Syariah Nasional - Ulama under No.U-158/DSN-MUI/V/2009 dated
MUI. May 7, 2009.
299
Page 589
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
g. Jasa Kustodian (lanjutan) g. Custodian Service (continued)
Bank menyediakan jasa kustodian termasuk The custodian service of the Bank provides a
penyelesaian transaksi jual beli dengan atau full range of custodian services including
tanpa warkat (dalam dan luar negeri), settlement of script and scriptless trading
pendaftaran efek-efek dan pemecahan serta transactions (domestic and offshore
penggabungan efek-efek, penyimpanan surat transactions), registration of securities and
berharga/aset berharga lainnya, pelayanan splitting and merging of securities, safekeeping
aksi korporasi, jasa layanan penyelesaian dan of securities and other valuable assets,
pembayaran, jasa sub-registry, jasa layanan corporate action services, settlement services
pengadministrasian dana/reksa dana dan jasa and payment agent, sub-registry services,
agency (Facility, Escrow, Security, Monitoring, fund/mutual fund administration services and
Paying dan Receiving Agent). Agency services (Facility, Escrow, Security,
Monitoring, Paying and Receiving Agent).
Bank memiliki 50.369 dan 51.251 nasabah The Bank had 50,369 and 51,251 customers
(termasuk individu dan ORI serta sub-rekening (including individual and ORI, also sub-
nasabah) masing-masing per 31 Desember account customers) as of December 31, 2025
2025 dan 2024. Nasabah kustodian sebagian and 2024, respectively. The customers are
besar adalah individu, perusahaan swasta, primarily individual, private companies,
sekuritas, dana pensiun, bank, perusahaan securities companies, pension funds, banks,
asuransi dan reksadana. insurance companies and mutual funds.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 bagian As of December 31, 2025 and 2024 the
kustodian Bank masing-masing memiliki 35 custodian services of the Bank had 35 and 36
dan 36 orang pegawai tetap. permanent employees, respectively.
Jumlah pendapatan fee dan komisi kustodian Total custodian fees and commissions earned
yang diperoleh untuk tahun yang berakhir for the year ended December 31, 2025 and 2024
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 were Rp36,917 and Rp39,454, respectively.
adalah masing-masing sebesar Rp36.917 dan
Rp39.454.
h. Manajemen Risiko h. Risk Management
Manajemen Risiko Terintegrasi Integrated Risk Management
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In accordance with Financial Services Authority
(POJK) No.17/POJK.03/2014 tentang Penerapan (POJK) Regulation No.17/POJK.03/2014 on
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Integrated Risk Management Implementation
Konglomerasi Keuangan, Bank telah ditunjuk for Financial Conglomeration, the Bank has
sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi been appointed as the Main Entity of Maybank
Keuangan Maybank Indonesia. Indonesia Financial Conglomeration.
300
Page 590
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Manajemen Risiko Terintegrasi (lanjutan) Integrated Risk Management (continued)
Sebagai tindak lanjut atas penunjukkan As follow up to the appointment, the Bank has
tersebut, Bank telah membentuk Satuan established Integrated Risk Management
Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi, Working Group, conducted Integrated Risk
melaksanakan Komite Manajemen Risiko Management Committee, established
Terintegrasi, menyusun Kebijakan Integrated Risk Management Policy and
Manajemen Risiko Terintegrasi, dan submitted Integrated Risk Profile Report and
melaporkan Laporan Profil Risiko Terintegrasi Integrated Minimum Capital Requirement to
serta Laporan Kewajiban Penyediaan Modal Financial Services Authority in periodic basis
Minimum Terintegrasi kepada Otoritas Jasa according to the relevant regulation.
Keuangan secara rutin sesuai ketentuan
yang berlaku.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Pursuant to Financial Services Authority
(POJK) Keuangan No.30 Tahun 2024 tentang Regulation (POJK) No. 30 of 2024 on Financial
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Conglomerates and Financial Conglomerate
Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), Bank Holding Companies (PIKK), the Bank has been
telah ditunjuk sebagai PIKK dalam designated as the PIKK within the Maybank
Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia. Indonesia Financial Conglomerate.
Profil Risiko Risk Profile
Secara berkala, Bank membuat laporan profil Periodically, the Bank prepares a risk profile
risiko yang mencerminkan tingkat risiko yang report that reflects the Bank’s risk in
dimiliki Bank berdasarkan 8 (delapan) jenis accordance with Financial Services Authority’s
risiko yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, 8 (eight) types of risks, which are: credit risk,
yaitu: risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, market risk, liquidity risk, operational risk, legal
risiko operasional, risiko hukum, risiko risk, compliance risk, reputation risk and
kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko stratejik. strategic risk.
Penilaian profil risiko Bank terkait dengan Unit The Bank’s risk profile assessment on Sharia
Usaha Syariah juga telah memperhitungkan Business Unit has accounted the rate of return
Risiko Imbal Hasil (rate of return risk) dan Risiko risk and equity investment risk in accordance
Investasi (equity investment risk) with Financial Services Authority Regulation
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas (POJK) No.8/POJK.03/2014 on Sharia
Jasa Keuangan (POJK) No.8/POJK.03/2014 Commercial Bank and Sharia Business Unit
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Soundness Assessment.
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Penilaian profil risiko terintegrasi konglomerasi Integrated risk profile assessment of Maybank
keuangan Maybank Indonesia juga telah Indonesia financial conglomerates has taken
mengakomodasi risiko yang dimiliki oleh into account risk embedded in subsidiaries and
perusahaan anak dan perusahaan terelasi sister companies, including insurance risk.
termasuk risiko asuransi.
301
Page 591
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Terhadap penerapan Basel III, khususnya On Basel Ill implementation, especially in terms
dalam hal permodalan dan likuiditas, Bank of capital and liquidity, the Bank refers to
mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Financial Services Authority Regulation (POJK)
Keuangan (POJK) No.34/POJK.03/2016 No.34/POJK.03/2016 on the amendments of
tentang Perubahan Atas POJK POJK No.11/POJK.03/2016 concerning Minimum
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Capital Requirement for Commercial Banks,
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Financial Services Authority Regulation (POJK)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.42/POJK.03/2015 on Liquidity Coverage Ratio,
No.42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban and POJK No.2/POJK.03/2018 on appointment of
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas Systemically Important Bank and Capital
(Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum, Surcharge.
dan POJK No.2/POJK.03/2018 tentang
Penetapan Bank Sistematik dan Capital
Surcharge.
Dalam perhitungan Aset Tertimbang Menurut To calculate Credit Risk Weighted Asset, the
Risiko untuk Risiko Kredit, Bank telah Bank has implemented credit risk capital
mengimplementasikan metode perhitungan adequacy calculation method that is in line with
kecukupan modal untuk risiko kredit sesuai Financial Services Authority Circular Letter
dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.24/SEOJK.03/2021 on Risk Weighted
(SEOJK) No.24/SEOJK.03/2021 mengenai Asset (RWA) for Credit Risk Standardized
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Approach, as well as SEOJK
(ATMR) untuk Risiko Kredit Menggunakan No.48/SEOJK.03/2017 on the Calculation of
Pendekatan Standar, Bagi Bank Umum dan Derivative Net Exposures Transaction to
juga SEOJK No.48/SEOJK.03/ 2017 tentang calculate Credit Risk Weighted Asset with
Pedoman Perhitungan Tagihan Bersih Transaksi Standardized Approach and SEOJK
Derivatif dalam Perhitungan Aset Tertimbang No.16/SEOJK.03/2023 concerning Capital
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Calculations for Bank Exposure to Central
Menggunakan Pendekatan Standar serta Counterparty Institutions.
SEOJK No.16/SEOJK.03/2023 tentang
Perhitungan Permodalan untuk Eksposur Bank
terhadap Lembaga Central Counterparty.
Sesuai dengan SEOJK No.6/SEOJK.03/2020 In accordance with SEOJK No.6/SEOJK.03/2020
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut concerning Calculation of Risk-Weighted
Risiko untuk Risiko Operasional dengan Assets for Operational Risk Using a
Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Standardized Approach for Commercial Banks,
Umum, Bank telah melakukan perhitungan the Bank has calculated Operational Risk
ATMR Risiko Operasional dengan Weighted Asset using a Standardized
menggunakan Standardized Approach. Approach.
302
Page 592
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Rencana Aksi Recovery Plan
Bank melakukan pengkinian Rencana Aksi The Bank has regularly reviewed Bank’s
Bank secara berkala sebagaimana ditetapkan Recovery Plan in accordance with POJK No.5
dalam POJK No.5 tahun 2024 tentang Year 2024 concerning Penetapan Status
Penetapan Status Pengawasan dan Pengawasan dan Penanganan Permasalahan
Penanganan Bank Umum. Penyampaian Bank Umum. The submission of latest annual
pengkinian tahunan Rencana Aksi terbaru review Recovery Plan has been submitted to
yang telah disampaikan kepada OJK melalui OJK with reference to letter dated November
surat tertanggal 29 November 2024 dan telah 29, 2024 and has been approved by
memperoleh persetujuan Pemegang Saham Shareholders at the General Meeting on
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Shareholders (RUPS) on April 11, 2025.
11 April 2025.
Risiko Operasional Operational Risk (continued)
Berdasarkan Peraturan OJK No. Based on OJK regulation No. 18/POJK.03/2016,
18/POJK.03/2016, risiko operasional adalah operational risk is the risk arising from the
risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak inadequacy and/or malfunctioning of internal
berfungsinya proses internal, kesalahan processes, human errors, system failures,
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya and/or external events that effect Bank’s
kejadian-kejadian eksternal yang operations. The scope of operational risks
mempengaruhi operasional Bank. Termasuk includes legal risk but excludes strategic risk
risiko hukum namun tidak termasuk risiko and reputation risk.
strategis dan risiko reputasi.
Model tata kelola risiko operasional untuk Bank The operational risk governance model for the
memberikan tata kelola yang formal, Bank provides formalized, transparent and
transparan dan konsisten yang secara jelas consistent governance which clearly defines
menegaskan tugas dan tanggung jawab serta the roles and responsibilities as well as
alur pelaporan untuk mengelola risiko reporting flow for managing operational risk at
operasional dalam Bank dan entitas anak the Bank and subsidiaries effectively. The
secara efektif. Model tata kelola risiko bank's operational risk governance model is
operasional bank didasarkan pada tiga lini based on three lines of defense (Three Line of
pertahanan (Three Line of Defense) yang Defense) which are in line with the Risk
sejalan dengan Kerangka Kerja Manajemen Management Framework and have been
Risiko dan telah diregulasi dalam kebijakan regulated in operational risk policies and
dan prosedur risiko operasional untuk procedures to ensure effective operational risk
memastikan pengelolaan risiko operasional management for all parts of the bank. The
yang efektif bagi seluruh bagian di bank. Model Governance model aims to place
tata kelola bertujuan untuk menempatkan accountability to operational risk that may
akuntabilitas terhadap risiko operasional yang arise and simultaneously facilitates the
mungkin timbul serta pada saat yang segregation of duties independently between
bersamaan memfasilitasi pemisahan tugas the risk-taking units, risk control units and the
secara independen antara risk taking units, functions of the Internal Audit Unit.
unit pengendali risiko dan fungsi Satuan Kerja
Audit Internal.
303
Page 593
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Manajemen telah membentuk perangkat risiko Management has established operational risk
operasional yang saling melengkapi untuk tools that complement each other to develop
mengembangkan manajemen risiko an effective operational risk management, as
operasional yang efektif, yaitu: follows:
1. Risk and Control Self-Assessment (“RCSA”) 1. Risk and Control Self-Assessment
(“RCSA”)
RCSA merupakan proses terstruktur dalam
mengidentifikasi dan menilai risiko RCSA sets out a structured process for the
operasional yang melekat (inherent) dan identification and assessment of inherent
keefektifan kontrol pada operasional bisnis, operational risk and controls effectiveness
dengan memanfaatkan pengetahuan, in the business operations, leveraging on
pengalaman dan expert opinion dari the knowledge, experience and expert
pemilik bisnis proses/risiko. opinions of business process/risk owners.
2. Key Risk Indicators (“KRI”) 2. Key Risk Indicators (“KRI”)
Key Risk Indicators (“KRI”) merupakan Key Risk Indicators (“KRI”) provides a
proses terstruktur untuk mengukur dan structured process to measure and monitor
memantau eksposur risiko yang sangat the very high or extreme risk exposures
tinggi atau ekstrim dalam operasional within the business operations by way of
bisnis dengan cara menetapkan indikator establishing indicators that serves as early
yang berfungsi sebagai sinyal peringatan warning signal on key operational risk
dini pada area risiko operasional utama areas with exposure levels potentially
dengan tingkat eksposur yang berpotensi exceeding tolerable risk appetite/limits
melebihi toleransi/batas appetite risiko which have been established.
yang telah ditetapkan.
3. Incident Management and Data Collection 3. Incident Management and Data Collection
(“IMDC”) (“IMDC”)
IMDC merupakan proses yang terstruktur IMDC provides a structured process for the
dalam pengelolaan insiden risiko management of operational risk incidents
operasional yang terjadi, dari mulai that have occurred, from the point of
ditemukannya hingga penyelesaian discovery until resolution. It includes the
insiden. Hal ini termasuk pengumpulan collection and analysis of Actual Losses,
data dan analisis dari Kerugian Aktual, Potential Losses and Near Misses Incidents.
Kerugian Potensial dan Insiden Near Miss.
Bank telah menetapkan risk appetite untuk The Bank has determined the risk appetite for
risiko operasional yang mengartikulasikan operational risk which articulates effectively
secara efektif tingkat toleransi risiko Bank dan the risk tolerance level of the Bank and
entitas anak. Risk appetite untuk risiko subsidiaries. Risk appetite for operational risk is
operasional ditinjau ulang secara berkala dan periodically reviewed and approved by the
disetujui oleh Komite Manajemen Risiko dan Risk Management Committee and Risk
Komite Pemantau Risiko. Oversight Committee.
304
Page 594
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi Reputation Risk
Risiko reputasi adalah sebuah risiko yang Reputation risk is a risk caused by declining
berkaitan dengan menurunnya tingkat trust and confidence of stakeholders resulted
kepercayaan pemangku kepentingan yang from acquired negative news due to
diakibatkan dari adanya berita negatif yang unfavourable event/occurrence and/or
dipicu kejadian yang tidak diinginkan, perceived image on the Bank. Every activity
dan/atau suatu persepsi buruk terkait Bank. carried out by the Bank is prone to reputation
Setiap aktivitas Bank rawan terhadap risiko risk, and negligence to maintain the Bank
reputasi dan kelalaian dalam menjaga reputation could immediately damage the
reputasi Bank dapat secara langsung merusak public’s perception, including customers,
persepsi publik, termasuk nasabah, regulator regulator and other stakeholders, which may
dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini negatively impact the Bank’s performance,
akan berdampak negatif terhadap kinerja revenue and asset value managed by the
Bank, pendapatan dan nilai aset yang dikelola Bank.
oleh Bank.
Untuk memitigasi risiko reputasi, Bank telah To mitigate reputational risk, the Bank has
merumuskan Kebijakan Manajemen Risiko formulated the Reputational Risk Management
Reputasi dalam Peraturan Direksi No. Policy in Board of Directors Regulation No.
PER.DIR.2024.003/PRESDIR dan telah PER.DIR.2024.003/PRESDIR and has
dikomunikasikan ke seluruh divisi/unit communicated it to all divisions/work
kerja/cabang Bank agar pelaksanaannya units/branches of the Bank to ensure its
dapat berjalan secara optimal. Kebijakan optimal implementation. The Reputational Risk
Manajemen Risiko Reputasi telah disusun Management Policy has been prepared in
dengan memperhatikan Peraturan Otoritas accordance with Financial Services Authority
Jasa Keuangan No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Regulation No.18/POJK.03/2016 dated March 16,
Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen 2016, concerning the Implementation of Risk
Risiko Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa Management for Commercial Banks, Financial
Keuangan No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 Services Authority Circular Letter No.
September 2016 tentang Penerapan 34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016,
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Peraturan concerning the Implementation of Risk
Otoritas Jasa Keuangan No.22 Tahun 2023 Management for Commercial Banks, Financial
tentang Pelindungan Konsumen dan Services Authority Regulation No.22 of 2023
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, POJK concerning Consumer and Public Protection in
Nomor 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan the Financial Services Sector, POJK No.
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi 17/POJK.03/2014 concerning the
Konglomerasi Keuangan, SEOJK Nomor Implementation of Integrated Risk
14/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Management for Financial Conglomerates,
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015 concerning the
Konglomerasi Keuangan dan Peraturan Bank Implementation of Integrated Risk
Indonesia No.3 Tahun 2023 tentang Management for Financial Conglomerates,
Pelindungan Konsumen Bank Indonesia. and Bank Indonesia Regulation No.3 of 2023
concerning Consumer Protection by Bank
Indonesia.
305
Page 595
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputation Risk (continued)
Demikian juga, Bank memiliki serangkaian Likewise, the Bank has a set of internal
peraturan internal untuk diperhatikan yang regulations to be observed, including
meliputi, Peraturan Perusahaan Company Regulation No.PER.PUR.2023.008/DIR
No.PER.PUR.2023.008/DIR RISK MGMT tentang RISK MGMT concerning the Risk Management
Kerangka Kerja Manajemen Risiko (KKMR), Framework (KKMR), Company Regulation No.
Peraturan Perusahaan No.PER.PUR.2023.002/DIR PER.PUR.2023.002/DIR RISK MGMT concerning
RISK MGMT tentang Kerangka Kerja Manajemen the Operational Risk Management Framework
Risiko Operasional (KKMRO), Peraturan Direksi (KKMRO), Board of Directors Regulation
No.PER.DIR.2023.027/DIR RISK MGMT tentang No.PER.DIR.2023.027/DIR RISK MGMT concerning
Prosedur Risiko Operasional (Operational Risk the Operational Risk Procedure, Company
Procedure), Peraturan Perusahaan Regulation No. PER.PUR.2022.001/DIR OPS
No.PER.PUR.2022.001/DIR OPS tentang Kebijakan concerning Consumer and Public Protection
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat dan Policy, and Board of Directors Regulation No.
Peraturan Direksi No.PER.DIR.2022.024/DIR OPS PER.DIR.2022.024/DIR OPS concerning
tentang Penanganan dan Penyelesaian Customer Complaint Handling and Resolution.
Pengaduan Nasabah.
Divisi Corporate and Brand Communications The Bank’s Corporate Communication Division
secara rutin melakukan pemantauan performs routine media monitoring of the
pemberitaan di media tentang Bank termasuk news to monitor the news coverage about the
memantau publikasi negatif atau keluhan Bank, including observing negative
nasabah yang muncul di media. Sedangkan publications or customers’ complaints that
pengawasan atas keluhan nasabah yang appear in the media. The Customer Experience
disampaikan secara langsung ke Bank, Management Division manages the
ditangani oleh Divisi Customer Experience monitoring of customers’ complaints
Management untuk kemudian ditindaklanjuti submitted directly to the Bank for follow-ups.
penyelesaiannya. Untuk pemberitaan negatif For negative news publication and customers’
dan keluhan nasabah yang muncul di media complaints that appear in the media, the Bank
selanjutnya dibuatkan klarifikasi dan will provide clarification and appropriate
tanggapan sesuai dengan langkah yang response and be delivered according to the
ditempuh Bank. Upaya memitigasi risiko steps undertaken by the Bank. Efforts to
reputasi juga dilakukan ketika Bank mitigate the reputation risk are also
meluncurkan produk/layanan/program baru undertaken whenever the Bank launches a
dengan menganalisa risiko reputasi yang new product/service/program by analysing
mungkin timbul dan bagaimana the possibility of reputation risk that may arise
mengantisipasi risiko tersebut. Demikian pula, and anticipate such risk. Moreover, for material
untuk informasi yang bersifat material atau or important information to be known by the
yang penting untuk diketahui oleh stakeholder, stakeholders, the Bank’s Corporate and Brand
Divisi Corporate and Brand Communications Communications Division and Customer
bersama Divisi Customer Experience Experience Management Division also prepare
Management juga menyiapkan panduan bagi guidelines for frontliners and spokespersons so
para frontliner dan spokespersons agar that they can explain the information correctly
mereka dapat menjelaskan informasi tersebut and proportionately to customers and other
secara benar dan proporsional kepada stakeholders.
nasabah dan stakeholder lainnya.
306
Page 596
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum Legal Risk
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan Legal risk is the risk related to lawsuits and/or
hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. weakness in the juridical aspect. These
Kelemahan aspek yuridis tersebut antara lain weakness in juridical aspect are caused,
disebabkan oleh ketiadaan peraturan among others, by the lack of the supporting
perundang-undangan yang mendukung atau legislation or weakness of the contracts such
kelemahan perikatan seperti tidak as incomplete requirements for a valid
dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan contract and imperfect document contract.
pengikatan dokumen yang tidak sempurna. Legal risk can also arise from changes in legal
Risiko hukum dapat juga timbul dari adanya provisions and prevailing laws and regulations,
perubahan ketentuan hukum dan peraturan and the enforcement of court decisions that
perundang-undangan yang berlaku, serta can result in losses for the Bank.
pelaksanaan putusan Pengadilan yang dapat
mengakibatkan kerugian bagi Bank.
Sebagai sebuah perusahaan yang berdiri As a company which is governed by the laws
dalam yuridiksi hukum Republik Indonesia, of the Republic of Indonesia, the Bank should
Bank harus selalu tunduk terhadap segala always comply with all such laws and
peraturan hukum Indonesia termasuk yang regulations including regulations issued by
dikeluarkan oleh regulator terkait antara lain respective regulator among others Financial
Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Services Authority and Bank Indonesia. In
Selain itu, Bank juga harus mengikuti segala addition, the Bank obliged to comply all
bentuk peraturan perundangan yang berlaku prevailing rules and regulations in the society
di masyarakat baik yang terkait secara whether directly or indirectly related to the
langsung maupun tidak langsung dengan business activities conducted by the Bank. The
kegiatan usaha Bank. Kegagalan Bank dalam Bank’s failure to comply with applicable legal
mengikuti peraturan hukum yang berlaku regulations can result in the emergence of
dapat mengakibatkan pada timbulnya legal claims that will be directed against the
tuntutan hukum yang akan ditujukan kepada Bank. If the legal claims filed against the Bank
Bank. Apabila tuntutan-tuntutan hukum yang have a material value, then it may directly
diajukan kepada Bank memiliki nilai yang impact the Bank’s financial performance.
material, maka hal tersebut dapat
memberikan dampak secara langsung
terhadap kinerja keuangan Bank.
307
Page 597
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin To mitigate the possible legal risk caused by
timbul akibat tuntutan hukum atau kelemahan lawsuits or weaknesses in the juridical aspects,
aspek yuridis, Bank memiliki Unit Corporate the Bank has a Corporate Legal Unit that is
Legal yang tergabung dalam Unit Kerja incorporated into the Corporate Legal and
Corporate Legal and Litigation. Unit Corporate Litigation Unit. The Corporate Legal Unit has the
Legal memiliki peranan antara lain sebagai following functions among others:
berikut:
Corporate Legal: Corporate Legal:
1) Memberikan analisa, advis/kajian hukum 1) Provide legal analysis, advice, and reviews
kepada Direksi, Dewan Komisaris dan to the Board of Directors, Board of
seluruh unit kerja pada setiap jenjang Commissioners, and all organizational units
organisasi; at every level;
2) Melakukan analisa/advis hukum atas 2) Conduct legal analysis and advice on the
inisiatif penyusunan produk, layanan dan development of products, services, and
jasa/aktivitas Bank, proyek baru serta activities of the Bank, including new
membuat kebijakan, standar dokumen projects, and formulate policies and
hukum yang terkait dengan produk, jasa, standard legal documents related to those
layanan dan aktivitas tersebut; products, services, and activities;
3) Memberikan advis/kajian hukum terkait 3) Provide legal advice or reviews concerning
dengan eksposur risiko hukum atas suatu legal risk exposure from transactions,
transaksi baik di tingkat korporat, transaksi whether at the corporate level,
kredit/pembiyaan maupun transaksi yang credit/financing transactions, or
terjadi sebagai akibat dari suatu perjanjian transactions arising from cooperative
kerja sama dengan Debitur / Nasabah atau agreements with Debtors/Customers or
mitra kerjasama; business partners;
4) Melakukan review berkala atas perjanjian 4) Perform periodic reviews of agreements
dan atau dokumen standard yang telah and/or standard documents that have
dibuat; been prepared
5) Melakukan analisa dan pemantauan 5) Analyze and monitor legal risk
terhadap manajemen risiko hukum; management;
6) Secara berkala memberikan pelatihan- 6) Regularly provide legal training to relevant
pelatihan terkait dengan materi hukum Bank units and/or employees;
kepada unit kerja dan atau karyawan Bank
yang relevan;
7) Melakukan diseminiasi kebijakan kebijakan 7) Disseminate policies related to legal
terkait hukum. matters.
308
Page 598
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Sedangkan Unit Litigasi memiliki peranan Litigation Division has the following roles and
sebagai berikut: responsibilitie, as followss:
1) Memberikan analisa, advis/kajian hukum, 1) Provide legal analysis, legal
atas isu perselisihan/persengketaan advice/opinion based on disputes faced
yang dihadapi Bank; by the Bank;
2) Memberikan analisa/advis hukum terkait 2) Provide legal analysis/advice related to
dengan eksposur risiko hukum atas legal risk exposure due to legal disputes,
sengketa hukum, termasuk potensi including potential legal disputes faced
sengketa hukum yang dihadapi Bank; by the Bank;
3) Merekomendasikan strategi penanganan 3) Recommend strategies for handling civil,
perkara perdata, pidana, kepailitan dan criminal, bankruptcy cases, and other
hal-hal lain yang terkait dengan matters related to handling cases that
penanganan perkara yang melindungi protect Bank’s interest, including
kepentingan Bank, termasuk atas strategi strategies for handling cases by Bank’s
penanganan perkara oleh internal Bank internal or external counsel, to be
atau konsultan hukum eksternal, untuk determined by the Bank;
diputuskan oleh Bank;
4) Mewakili dan bertindak sebagai pembela, 4) Represent and legally act on behalf of the
penasihat dan atau kuasa hukum Bank as counsel, advisor, and/or attorney
perusahaan, manajemen dan karyawan for the company, management, and
Bank dalam penanganan perkara employees of the Bank in handling legal
perselisihan hukum, termasuk dalam disputes, including in interaction support
dukungan interaksi dengan aparat with law enforcement authorities, courts,
penegak hukum, pengadilan dan atau and/or other relevant institutions, based
instansi instansi terkait, berdasarkan on the handling strategy determined by
strategi penanganan yang ditetapkan the Bank;
Bank;
5) Mengelola dan memonitor pelaksanaan 5) Manage and monitor the execution and
dan status penanganan perkara hukum progress of Bank’s legal case handling,
Bank, baik yang ditangani internal Bank either internally or through external
atau konsultan hukum eksternal. counsel.
Dengan adanya Unit Corporate Legal, maka Based on the above, the implementation of
pelaksanaan kebijakan dan standar dokumen legal policy and standard legal document
hukum yang terkait dengan produk, jasa related to the product, service and/ or banking
dan/atau fasilitas perbankan yang ditawarkan facilities offered by the Bank to public, whereby
oleh Bank kepada masyarakat, di mana the legal policy and legal document standards
kebijakan hukum dan standar dokumen are intentionally made in accordance with the
hukum dimaksud dibuat dengan mengacu prevailing laws and regulations also
kepada ketentuan peraturan perundangan considering the interests in the juridical
yang berlaku serta memperhatikan aspects of the Bank.
kepentingan aspek yuridis dari Bank.
309
Page 599
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Selain itu, Bank juga memiliki unit Litigasi yang In addition, the Bank also has a Litigation unit
tergabung juga didalam unit kerja Corporate which also incorporated in the Corporate Legal
Legal and Litigation yang salah satu fungsinya and Litigation Unit. One of its functions is to
adalah memberikan analisa, advis/kajian provide legal analysis and advice on legal
hukum atas permasalahan hukum, termasuk matters, including potential legal cases, as well
potensi permasalahan hukum, serta mengelola as to manage the handling of any legal cases
penanganan setiap permasalahan hukum related to litigation in oder to mitigate potential
yang terkait dengan kasus litigasi guna legal risks.
memitigasi risiko hukum yang mungkin ada.
Pengelolaan risiko hukum oleh Unit Litigasi Legal risk management by Litigation Unit is
dilakukan dengan memantau perkembangan carried out with monitoring every legal cases
kasus-kasus hukum yang terjadi dan Bank juga that occur and the Bank also put as close
memberikan perhatian khusus atas attention in handling legal cases which
penanganan kasus hukum yang berpotensi potentially may rise significant loss to the Bank.
menimbulkan kerugian secara signifikan.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko akibat Bank Compliance risk is the risks resulting from the
tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan failure of the Bank in fulfilling and/or
peraturan perundang-undangan dan implementing the prevailing laws and
ketentuan yang berlaku termasuk prinsip regulations, including sharia principles for
syariah bagi unit usaha syariah. Dalam sharia business unit. In engaging in the
menjalankan kegiatan usaha pada industri banking industry services, the Bank is required
perbankan, Bank diwajibkan untuk selalu to always comply with the banking regulations
tunduk terhadap peraturan perbankan yang issued by the government and Bank Indonesia
diterbitkan baik oleh pemerintah maupun Bank or Financial Services Authority. In addition, the
Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan. Selain Bank is also required to comply with several
itu, Bank juga wajib tunduk kepada beberapa other rules, such as regulation on Deposit
ketentuan lainnya, seperti peraturan yang Guarantee Program, Limited Liability Company,
mengatur mengenai Penjaminan Simpanan, Taxation and Indonesian Stock Exchange
Perseroan Terbatas, Perpajakan dan Bursa Efek regulations and Fatwa of National Sharia
Indonesia serta Fatwa dari Dewan Syariah Council.
Nasional.
310
Page 600
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Pada umumnya, risiko kepatuhan melekat In general, the compliance risk is embedded in
pada Bank sebagai sebuah lembaga the Bank as a banking institution, such as:
perbankan, antara lain: risiko kredit terkait credit risks related to Legal Lending Limit;
dengan ketentuan Batas Maksimum Capital Adequacy Ratio (“CAR”); Asset Quality
Pemberian Kredit (“BMPK”); Kewajiban Rating; Good Corporate Governance (“GCG”);
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”); market risks related to Net Open Position
Penilaian Kualitas Aset; Penerapan tata kelola (“NOP”) regulation, statutory reserve,
yang baik (“GCG”); risiko pasar terkait dengan monitoring of risk management and also
ketentuan Posisi Devisa Neto (“PDN”), Giro strategic risks related to the Bank's Business
Wajib Minimum (“GWM”); Pemantauan Plan regulation, the Annual Business and
Penerapan Manajemen Risiko, serta risiko Budget Plan, Transparency and Publication of
stratejik terkait dengan ketentuan Rencana Bank Report, and other risks related to certain
Bisnis Bank (“RBB”), Rencana Kerja Anggaran regulations. The inability of the Bank to follow
Tahunan (“RKAT”), Transparansi dan Publikasi and comply with all laws and regulations
Laporan Bank, dan risiko-risiko lain yang related to the Bank's business activities may
terkait dengan ketentuan tertentu. affect the continuity of the Bank.
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan
mematuhi seluruh peraturan perundangan
yang terkait dengan kegiatan usaha Bank
dapat berdampak terhadap kelangsungan
usaha Bank.
Mitigasi risiko kepatuhan dilakukan dalam Compliance risk mitigation is conducted with
rangka pengendalian aspek kepatuhan yang regards to control aspects of compliance
setidaknya meliputi: which at least include:
a) Melakukan upaya-upaya untuk a) Make efforts to ensure that the policies
memastikan bahwa kebijakan yang issued are related to the determination of
diterbitkan terkait dengan penetapan limit risk, consistency of risk management
limit risiko, konsistensi kebijakan policies, implementation of compliance
manajemen risiko, penerapan kepatuhan at the organizational level, policy
pada jenjang organisasi, kebijakan divergence in decision making to align
penyimpangan dalam pengambilan with applicable organizational structure,
keputusan guna menyelaraskan dengan compliance monitoring policies and
struktur organisasi yang berlaku, whistleblowing polices, in accordance
kebijakan pemantauan kepatuhan dan with applicable regulations;
kebijakan whistleblowing telah sesuai
dengan regulasi yang berlaku;
311
Page 601
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Mitigasi risiko kepatuhan dilakukan dalam Compliance risk mitigation is conducted with
rangka pengendalian aspek kepatuhan yang regards to control aspects of compliance
setidaknya meliputi: (lanjutan) which at least include: (lanjutan)
b) Melakukan upaya-upaya untuk b) Make efforts to ensure that procedures
memastikan bahwa prosedur terkait related to timeliness communication
dengan ketepatan waktu policy to all employees, control and
pengkomunikasian kebijakan kepada analysis of new products and activities,
seluruh pegawai, pengendalian dan reporting obligations and data system,
analisa terhadap produk dan aktivitas adequacy of supervision of
baru, kewajiban pelaporan dan sistem commissioners and directors,
data, kecukupan pengawasan komisaris segregation of duties are in accordance
dan direksi, pemisahan fungsi telah with applicable regulations;
sesuai dengan regulasi yang berlaku;
c) Sumber daya manusia terkait dengan c) Human resources related to
program kompensasi dan pengelolaan compensation program and
kinerja pegawai dan pejabat Bank, performance management of the Bank’s
kecukupan program pelatihan, termasuk employees and officers, including
kewajiban mengikuti sertifikasi; participating in certification obligation;
d) Keberadaan sistem pemantauan internal d) Existence of internal control system
terkait dengan keefektifan dan related to effectiveness and
independensi fungsi audit; dan independence in audit function; and
e) Keberadaan sistem pemantauan e) Existence of monitoring system towards
terhadap penyimpangan terhadap deviation of policy and the Bank’s internal
kebijakan dan prosedur internal Bank. procedures.
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan is also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: following steps:
1) Menyusun rencana kepatuhan yang 1) Establish compliance plan which are
disesuaikan dengan kebutuhan dan adjusted to the needs and bank activities
aktivitas bank beserta self-assessment with self-assessment to determine the
untuk menentukan keefektifan standar effectiveness of the compliance
kepatuhan; standards;
312
Page 602
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk is
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: (lanjutan) following steps: (continued)
2) Melakukan analisa kepatuhan untuk 2) Perform compliance analysis to provide
memberikan saran, masukan serta advice, inputs, and also recommendations
rekomendasi atas draft kebijakan internal for the Bank’s draft internal policy including
Bank termasuk review terhadap produk review on new products and activities that
dan aktivitas baru yang akan diterbitkan will be launched to ensure that the internal
untuk memastikan bahwa kebijakan policies established by the management
internal yang dikeluarkan oleh manajemen and new products/activities already
dan produk/aktivitas baru tersebut telah comply with the prevailing laws and
sesuai dengan peraturan perundang- regulations;
undangan yang berlaku;
3) Melakukan pengawasan (monitoring) dan 3) Perform monitoring and ensure the
memastikan kepatuhan terhadap perjanjian compliance with the agreements and
dan komitmen yang dibuat dengan Bank commitments made with Bank Indonesia
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, serta and Financial Services Authority, also
bertanggung jawab untuk mengirimkan responsible to submit all progress reports
semua laporan perkembangan atas temuan of the findings and corrective actions to
dan tindakan perbaikan kepada Bank Bank Indonesia and Financial Services
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan Authority, and also act as liaison officer
sekaligus bertindak sebagai pejabat between Bank Indonesia and Financial
perantara antara Bank Indonesia dan Services Authority and the Bank;
Otoritas Jasa Keuangan dengan Bank;
313
Page 603
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) i. h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk is
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: (lanjutan) following steps: (continued)
4) Melakukan upaya-upaya untuk 4) Ensure that the Bank's policy, regulation,
memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, system and procedure, as well as business
sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha activities are complied with the prevailing
Bank telah sesuai dengan ketentuan Bank regulation of Bank Indonesia and Financial
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Services Authority and prevailling laws and
peraturan perundang-undangan yang regulations;
berlaku;
5) Mengoptimalkan fungsi kepatuhan melalui 5) Optimizing the compliance function
proses pemantauan dan pemeriksaan dari through compliance monitoring and
segi kepatuhan (pengujian kepatuhan) testing processes, as well as conducting
dan melakukan pelatihan untuk training to promote a sustainable
meningkatkan budaya kepatuhan yang compliance culture. This initiative is also
berkesinambungan, serta untuk designed to enhance employees'
meningkatkan pemahaman dan understanding and awareness of
awareness karyawan terhadap peraturan applicable laws and regulations through
perundang-undangan yang berlaku, internal training forums, workshops, and
antara lain melalui forum pelatihan digital platforms such as the LCCA Site/
internal, workshop, media LCCA Site/LCCA LCCA Portal;
Portal;
6) Menerapkan kebijakan program anti 6) Implement anti-money laundering and
pencucian uang dan pencegahan combating financing of terrorism policy as
pendanaan terorisme yang diatur dalam regulated by Financial Service Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan and Financial Transaction Report and
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Analysis Center;
Keuangan;
314
Page 604
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk is
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: (lanjutan) following steps: (continued)
7) Menerapkan kebijakan strategi anti fraud; 7) Implement a policy of anti fraud strategy;
8) Memastikan penerapan Tata Kelola 8) Ensure that Good Corporate Governance
Perusahaan telah dilakukan oleh Bank, baik (GCG) has been performed by the Bank,
untuk bank konvensional maupun unit both for conventional banks and Sharia
usaha syariah serta penerapan tata kelola business units and the implementation of
terintegrasi. integrated governance.
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko stratejik adalah risiko akibat Strategic risk is the risk due to inaccurate
ketidaktepatan dalam pengambilan decision-making and/or implementation of
dan/atau pelaksanaan suatu keputusan a strategic decision, and the failure to
stratejik serta kegagalan dalam anticipate changes in business environment.
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Untuk dapat tumbuh dan berkembang In order to grow and develop into a leading
menjadi sebuah institusi keuangan terdepan financial institution in Indonesia, the Bank
di Indonesia, Bank membutuhkan needs to adopt certain strategies. Failure in
serangkaian strategi. Ketidakmampuan formulating the right strategy may
dalam menyusun strategi yang tepat dapat deteriorate the Bank’s business in the future.
menimbulkan kegagalan bisnis Bank di masa
yang akan datang.
Risiko ini juga mencakup kemampuan Bank This risk also includes the Bank’s ability to
dalam menciptakan keunggulan kompetitif create a competitive edge amidst stiff
di tengah kompetisi perbankan yang competition in the banking industry. The
semakin ketat. Ketidakmampuan dalam inability to cope with such business
menghadapi tantangan bisnis tersebut, yang challenges, which are constantly changing
terus mengalami perubahan dari waktu ke from time to time, will lead to failure in
waktu, akan mengakibatkan kegagalan accomplishing the determined vision.
dalam mencapai visi yang selama ini telah
ditetapkan.
315
Page 605
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Stratejik (lanjutan) Strategic Risk (continued)
Demi merealisasikan keuntungan yang In order to realise the expected benefit, the
diharapkan, penerapan keputusan-keputusan implementation of strategic decision must be
stratejik secara disiplin perlu dilaksanakan. conducted in a disciplined manner. To ensure
Untuk menjamin implementasi strategi yang proper strategy implementation, once the
tepat, ketika strategi ditentukan, rencana kerja strategy is determined, detailed action plans
yang terperinci termasuk inisiatif-inisiatif kunci including key initiatives have to be developed,
perlu dikembangkan, dan dipantau and tracked according to the targeted timeline
kesesuaiannya terhadap target jadwal and benefit.
pelaksanaan dan keuntungan.
Pada akhirnya, kesuksesan strategi Bank harus In the end, success of the Bank’s strategy
dapat diukur. Bank memantau ukuran-ukuran should be measurable. The Bank monitors the
kunci berikut ini: following key measures:
• Posisi pasar, diukur dari peringkat aset • Market position, measured by asset size
rank
• Pertumbuhan bisnis, diukur dari • Business growth, measured by year-on-
pertumbuhan tahunan PBT (laba year PBT (profit before tax) growth
sebelum pajak)
• Efisiensi, diukur dari rasio BOPO • Efficiency, measured by BOPO ratio
316
Page 606
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
57. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 57. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas konsolidasian activities in the consolidated cash flow statement
adalah sebagai berikut: are as follows:
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2025 Proceeds Payment Changes 2025
Pinjaman diterima 14.426.809 - (385.152) - 14.041.657 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - (6.944.390) - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas sewa 453.390 - (169.086) 159.249 443.553 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 3.713.750 2.750.000 (2.545.445) 53.662 3.971.967 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.484 - - 37 99.521 Subordinated loan
Total 33.496.519 2.750.000 (10.044.073) 212.948 26.415.394 Total
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2024 Proceeds Payment Changes 2024
Pinjaman diterima 7.744.928 6.681.881 - - 14.426.809 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2.017.063 12.786.023 - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas sewa 528.247 - (180.787) 105.930 453.390 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 4.222.181 1.100.000 (1.637.000) 28.569 3.713.750 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.451 - - 33 99.484 Subordinated loan
Total 14.611.870 20.567.904 (1.817.787) 134.532 33.496.519 Total
317
Page 607
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
58. TANGGAL PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 58. COMPLETION OF THE CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab atas The management of the Bank is responsible
penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini for the preparation of these consolidated financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan statements that were completed and authorized
oleh Direksi pada tanggal 26 Mei 2026. to be issued by the Board of Directors on
May 26, 2026.
59. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE PELAPORAN 59. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
Pada tanggal 17 April 2026, Rapat Umum Pemegang On April 17, 2026, Annual Sharefolders’ General
Saham Tahunan menyetujui alokasi sebesar Meeting approved the allocation of Rp580,078 to be
Rp580.078 untuk dibagikan sebagai dividen tunai distributed as cash dividend to the shareholders,
kepada pemegang saham, yang berasal dari laba from the 2025 net income attributable to equity
neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik holders of the parent company of Rp1,657,366.
entitas induk tahun 2025 sebesar Rp1.657.366.
Pada tanggal 17 April 2026, Rapat Umum Pemegang On April 17, 2026, Annual Shareholders’ General
Saham Tahunan menyetujui susunan Dewan Meeting approved the composition of Board of
Komisaris dan Direksi Bank menjadi sebagai berikut: Commissioners and Directors of the Bank to
become as follow:
1.
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
1. Dato' Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden 1. Dato' Sri Khairussaleh Ramli as President
Komisaris**) Commissioner**)
2. Edwin Gerungan sebagai Komisaris*) 2. Edwin Gerungan as Commissioner*)
3. Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris
3. Datuk Lim Hong Tat as Commissioner
4. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai
4. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid as
Komisaris **)
5. Hendar sebagai Komisaris Independen Commissioner**)
6. Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris 5. Hendar as Independent Commissioner
Independen 6. Putut Eko Bayuseno as Independent
7. Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen Commissioner
8. Daniel James Rompas sebagai Komisaris 7. Marina R. Tusin as Independent Commissioner
Independen 8. Daniel James Rompas as Independent
Commissioner
*) Pengakhiran masa jabatan Edwin Gerungan sebagai Komisaris *) The termination of Edwin Gerungan's term of office as
Perseroan telah disetujui dalam RUPST pada tanggal 17 April 2026. Commissioner of the Company was approved at the AGMS on April
RUPST tanggal 17 April 2026 telah menyetujui pengangkatan Hasnita 17, 2026. The AGMS dated April 17, 2026 has approved the
Dato’ Hashim sebagai Komisaris. Pengangkatannya akan efektif appointment of Hasnita Dato’ Hashim as Commissioner. The
setelah memperoleh persetujuan dari OJK. appointment will be effective after obtaining approval fromOJK.
**) RUPST tanggal 17 April 2026 telah menyetujui pengangkatan Dato’ **) RUPST tanggal 17 April 2026 telah menyetujui pengangkatan Dato’
Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris dan Dato' Sri Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris dan Dato'
Khairussaleh Ramli sebagai Komisaris. Pengangkatannya akan efektif Sri Khairussaleh Ramli sebagai Komisaris. Pengangkatannya akan
setelah memperoleh persetujuan dari OJK. Selama persetujuan dari efektif setelah memperoleh persetujuan dari OJK. Selama
OJK belum diperoleh, maka Dato' Sri Khairussaleh Ramli tetap persetujuan dari OJK belum diperoleh, maka Dato' Sri Khairussaleh
menjabat sebagai Presiden Komisaris dan Zulkiflee Abbas Abdul Ramli tetap menjabat sebagai Presiden Komisaris dan Zulkiflee
Hamid sebagai Komisaris. Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris.
318
Page 608
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir Pada and for the Years
Tanggal-Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
59. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE PELAPORAN 59. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal 17 April 2026, Rapat Umum Pemegang On April 17, 2026, Annual Shareholders’ General
Saham Tahunan menyetujui susunan Dewan Meeting approved the composition of Board of
Komisaris dan Direksi Bank menjadi sebagai berikut: Commissioners and Directors of the Bank to
(lanjutan) become as follow: (continued)
1.
Direksi: Directors:
1. Steffano Ridwan sebagai Presiden Direktur 1. Steffano Ridwan as President Director
2. Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur 2. Shaiful Adhli Yazid as Director
3. Irvandi Ferizal sebagai Direktur 3. Irvandi Ferizal as Director
4. Effendi sebagai Direktur 4. Effendi as Director
5. Yessika Effendi sebagai Direktur 5. Yessika Effendi as Director
6. Widya Permana sebagai Direktur 6. Widya Permana as Director
7. Bianto Surodjo sebagai Direktur 7. Bianto Surodjo as Director
8. Ricky Antariksa sebagai Direktur*) 8. Ricky Antariksa as Director*)
9. Bambang Andri Irawan sebagai Direktur 9. Bambang Andri Irawan as Director
10. Romy Hardiansyah sebagai Direktur 10.Romy Hardiansyah as Director
*) Pengakhiran masa jabatan Ricky Antariksa sebagai Direksi *) The termination of Ricky Antariksa's term of office as Global
Perbankan Global telah disetujui dalam RUPST pada tanggal 17 April Banking Director was approved at the AGMS on April 17, 2026. The
2026. RUPST tanggal 17 April 2026 telah menyetujui pengangkatan AGMS dated April 17, 2026 has approved the appointment of Mariana
Mariana Husin sebagai Direksi Perbankan Global. Pengangkatannya Husin as Global Banking Director. The appointment will be effective
akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari OJK. after obtaining approval from OJK.
60. TUJUAN PENYUSUNAN DAN PENERBITAN KEMBALI 60. PURPOSE OF PREPARATION AND REISSUANCE OF THE
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Bank telah menerbitkan laporan keuangan The Bank has reissued these financial statements
konsolidasian ini dengan beberapa perubahan dan with certain changes and additional disclosures in
tambahan pengungkapan tertentu dalam laporan consolidated statements of financial position and
posisi keuangan konsolidasian dan Catatan 1c, 2p, Notes 1c, 2p, 15, 16, 25 and 59 to the financial
15, 16, 25, dan 59 atas laporan keuangan, statements, in connection with the proposed
sehubungan dengan rencana penawaran efek offering of the debt securities of the Bank in
utang Bank di Indonesia berdasarkan peraturan Indonesia in reliance on rules and regulations of the
dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Indonesia Financial Services Authority.
61. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI ENTITAS INDUK 61. PARENT ENTITY’S SEPARATE FINANCIAL
INFORMATION
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk hanya The Parent Entity’s separate financial information
menyajikan informasi laporan posisi keuangan only presents information on the statement of
tanggal 31 Desember 2025 dan laporan laba rugi financial position as of December 31, 2025 and the
dan penghasilan komprehensif lain, laporan statement of profit or loss and other comprehensive
perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk income, the statement of changes in equity and the
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, dan statement of cash flow for the year then ended, and
catatan atas investasi pada entitas anak di sajikan notes on investments in Subsidiaries presented
dengan metode biaya. using the cost method.
Laporan keuangan tersendiri Entitas Induk disajikan The Parent Entity’s separate financial statements
pada halaman 320 - 331. are presented on pages 320 – 331.
319
Page 609
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK PARENT ENTITY
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 1.711.576 1.855.759 Cash
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Pihak berelasi 115.242 60.915 Related parties
Pihak ketiga 3.118.648 2.329.845 Third parties
3.233.890 2.390.760
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (479) (558) impairment losses
Giro pada bank lain - neto 3.233.411 2.390.202 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.998.966 and other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (6.039) - impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan Bank bank lain - neto 2.782.292 2.998.966 and other banks - net
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
Pihak berelasi 654.902 707.442 Related parties
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.675 Third parties
39.651.555 40.700.117
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.509) (1.015) impairment losses
Investasi keuangan - neto 39.647.046 40.699.102 Financial investments - net
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.796 839.475 resale agreements
Dikurangi: Pendapatan bunga
yang belum diamortisasi (3) (1.052) Less: Unamortized interest
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2) (147) impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto 204.791 838.276 resale agreements - net
Tagihan derivatif Derivatives receivable
Pihak berelasi 503.709 446.622 Related parties
Pihak ketiga 1.207.585 934.809 Third parties
1.711.294 1.381.431
320
Page 610
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah receivables/financing
Pihak berelasi 612.986 345.858 Related parties
Pihak ketiga 108.012.927 113.306.317 Third parties
108.625.913 113.652.175
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2.968.374) (3.754.834) impairment losses
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah - neto 105.657.539 109.897.341 receivables/financing - net
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Pihak berelasi 2.157 - Related parties
Pihak ketiga 1.916.520 1.574.241 Third parties
1.918.677 1.574.241
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
Aset pajak tangguhan 277.369 572.544 Deferred tax assets
Aset tetap dan aset hak-guna 5.657.371 5.892.654 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.125.246) (2.163.211) Less: Accumulated depreciation
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.532.125 3.729.443 Fixed assets and right-of-use assets- net
Aset tidak berwujud dan goodwill - neto 296.026 309.949 Intangible assets and goodwill - net
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain other assets
Pihak berelasi 439.897 149.332 Related parties
Pihak ketiga 6.006.764 4.520.959 Third parties
6.446.661 4.670.291
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (90.236) (79.643) Allowance for impairment losses
Cadangan kerugian (166.094) (169.840) Allowance for possible losses
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain - neto 6.190.331 4.420.808 other assets - net
JUMLAH ASET 178.811.491 183.302.873 TOTAL ASSETS
321
Page 611
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Obligations due immediately
Pihak berelasi 409 1.014 Related parties
Pihak ketiga 2.057.930 781.055 Third parties
2.058.339 782.069
Simpanan nasabah Deposits from customers
Pihak berelasi 898.780 805.847 Related parties
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.594 Third parties
116.705.902 119.405.441
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 2.610.117 2.914.963 Related parties
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294 Third parties
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali 7.872.178 14.819.967 agreements
Dikurangi: Beban bunga yang Less: Unamortized
belum diamortisasi (13.482) (16.881) interest
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086 agreements - net
Liabilitas derivatif Derivatives payable
Pihak berelasi 740.969 508.422 Related parties
Pihak ketiga 629.638 847.999 Third parties
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi Acceptances payable
Pihak berelasi 12.901 56.085 Related parties
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144 Third parties
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
Pihak berelasi - 3.996 Related parties
Pihak ketiga 399.224 694.490 Third parties
399.224 698.486
Pinjaman diterima 8.621.084 9.277.315 Borrowings
Utang pajak 252.448 239.702 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
dan liabilitas lain-lain and other liabilities
Pihak berelasi 3.136 6.675 Related parties
Pihak ketiga 3.047.468 3.302.017 Third parties
3.050.604 3.308.692
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
Pihak berelasi 99.521 99.484 Related parties
JUMLAH LIABILITAS 151.436.346 157.407.182 TOTAL LIABILITIES
322
Page 612
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS (lanjutan) LIABILITIES AND EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal Saham Share Capital
Modal Dasar - Authorized Capital -
476.608.857.231 saham, 476,608,857,231 shares,
terdiri dari: consist of:
388.146.231 saham Seri A 388,146,231 Series A
dengan nilai nominal shares with a par value of
Rp900 (nilai penuh) Rp900 (full amount)
per saham; per share;
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dengan nilai nominal with a par value of
Rp225 (nilai penuh) Rp225 (full amount)
per saham; dan per share; and
467.329.511.000 saham Seri D 467,329,511,000 Series D
dengan nilai nominal Rp22,50 shares with a par value of Rp22.50
(nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and paid-up capital
388.146.231 saham Seri A, 388,146,231 Series A Shares,
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dan 66.935.849.590 saham Seri D 3.855.908 3.855.908 and 66,935,849,590 Series D shares
Tambahan modal disetor 6.357.376 6.357.376 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset tetap 1.960.252 2.094.567 Fixed assets revaluation surplus
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the translation of
laporan keuangan dalam mata uang asing 40.951 40.793 foreign currency financial statements
Keuntungan/(kerugian) yang belum
direalisasi atas perubahan nilai wajar Unrealized gain/(losses) on changes
investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar in fair value of fair value through other
melalui pendapatan komprehensif lain - comprehensive income financial investments -
setelah pajak tangguhan dan cadangan net of deferred tax and expected credit
atas kerugian kredit ekpektasian 326.958 (350.039) loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti Actuarial gains on defined benefit plan
- setelah pajak tangguhan 461.493 388.017 - net of deferred tax
Cadangan umum 771.182 771.182 General reserve
Saldo laba 13.601.025 12.737.887 Retained earnings
JUMLAH EKUITAS 27.375.145 25.895.691 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 178.811.491 183.302.873 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
323
Page 613
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF AND OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - ENTITAS INDUK INCOME - PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir For Years Ended
Pada Tanggal-Tanggal December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING INCOME AND EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah Interest and Sharia income and expenses
Pendapatan bunga dan Syariah Interest and Sharia income
Pendapatan bunga 7.703.452 7.646.263 Interest income
Pendapatan Syariah 2.666.920 2.636.767 Sharia income
10.370.372 10.283.030
Beban bunga dan Syariah Interest and Sharia expense
Beban bunga 4.283.549 4.079.213 Interest expense
Beban Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia expense
5.449.878 5.427.710
Pendapatan bunga dan Syariah neto 4.920.494 4.855.320 Net interest and Sharia income
Pendapatan/(beban) operasional lainnya Other operating income/(expenses)
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Provisi dan komisi selain Fees and commissions
dari kredit yang diberikan 359.880 368.962 other than from loans
Keuntungan/(kerugian) transaksi Gains/(losses) on foreign exchange
mata uang asing - neto 91.459 (226.209) transactions - net
Keuntungan penjualan efek-efek Gains on sale of
yang diperdagangkan dan trading securities and
investasi keuangan - neto 345.647 132.339 financial investments - net
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek Increase/(decrease) in value of
yang diperdagangkan - neto 3.857 (8.408) trading securities - net
Pendapatan lainnya 1.279.025 1.659.796 Other fee income
Jumlah pendapatan operasional Total other operating
lainnya 2.079.868 1.926.480 income
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
atas instrumen keuangan-neto 412.682 930.208 on financial instruments - net
Penyisihan kerugian atas Provision for possible losses
aset non-produktif 16.853 16.168 on non-earning assets
Umum dan administrasi 2.304.985 2.251.541 General and administrative
Tenaga kerja 2.701.069 2.682.401 Personnel
Jumlah beban Total other operating
operasional lainnya 5.435.589 5.880.318 expenses
Beban operasional Other operating expenses -
lainnya - neto (3.355.721) (3.953.838) net
LABA OPERASIONAL - NETO 1.564.773 901.482 OPERATING INCOME NET
PENDAPATAN NON OPERATING
NON-OPERASIONAL - NETO 102.437 14.976 INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 1.667.210 916.458 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK - NETO (357.687) (206.891) TAX EXPENSE - NET
LABA TAHUN BERJALAN 1.309.523 709.567 INCOME FOR THE YEAR
324
Page 614
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF AND OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - ENTITAS INDUK (lanjutan) INCOME - PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal-Tanggal December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti 94.199 87.475 Actuarial gains on defined benefit plan
(Kerugian)/keuntungan revaluasi aset tetap (134.315) 124.632
(Losses)/gains on fixed assets revaluation
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya (20.723) (19.245) other comprehensive income
(60.839) 192.862
Items that may be reclassified
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Differences arising from the translation of foreign
dalam mata uang asing 158 (1.349) currency financial statements
Fair value changes of financial investment
Perubahan nilai wajar investasi keuangan yang measured at fair value through
tersedia untuk dijual 869.230 (234.816) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya (192.233) 52.101
other comprehensive income
677.155 (184.064)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 616.316 8.798
Other comprehensive income - net of tax
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive
berjalan 1.925.839 718.365 income for the year
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada: Income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 1.309.523 709.567 Equity holders of the parent company
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income
berjalan yang dapat diatribusikan kepada: for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 1.925.839 718.365 Equity holders of the parent company
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 17,18 9,31 (full amount)
325
Page 615
The original parent entity financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 For the Years Ended December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent company
(Kerugian)/keuntungan yang belum
direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui pendapatan
Selisih kurs komprehensif lain - Keuntungan
karena penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam mata kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
uang asing/ Unrealized (losses)/gains on setelah pajak
Tambahan Surplus Differences changes in fair value of fair value tangguhan/
modal revaluasi arising from through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ aset tetap/ the translation income financial on defined Cadangan Saldo
saham/ Additional Fixed assets of foreign investments - net of benefit plan- umum/ laba/
Share paid-in revaluation currency financial deferred tax and expected net of General Retained Jumlah/
capital capital surplus statements credit loss allowances deferred tax reserve earnings Total
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 2.094.567 40.793 (350.039) 388.017 771.182 12.737.887 25.895.691 Balance as of December 31, 2024
Kenaikan atas selisih kurs karena Increase in foreign exchange differences arising
penjabaran laporan keuangan from the translation of overseas branches'
cabang luar negeri dalam mata uang asing - - 158 - - - - 158 foreign currency financial statements
Kerugian revaluasi aset tetap - - (134.315) - - - - - (134.315) Losses on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan through other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investments - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian - - - - 676.997 - - - 676.997 and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - 73.476 - - 73.476 of deferred tax
Pembagian dividen tunai - - - - - - - (446.385) (446.385) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan - - - - - - - 1.309.523 1.309.523 Income for the year
Saldo 31 Desember 2025 3.855.908 6.357.376 1.960.252 40.951 326.958 461.493 771.182 13.601.025 27.375.145 Balance as of December 31, 2025
326
Page 616
The original parent entity financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 For the Years Ended December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent company
Kerugian yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui pendapatan
Selisih kurs komprehensif lain - Keuntungan
karena penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam mata kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
uang asing/ Unrealized losses on changes setelah pajak
Tambahan Surplus Differences in fair value of fair value tangguhan/
modal revaluasi arising from through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ aset tetap/ the translation income financial on defined Cadangan Saldo
saham/ Additional Fixed assets of foreign investments - net of benefit plan- umum/ laba/
Share paid-in revaluation currency financial deferred tax and expected net of General Retained Jumlah/
capital capital surplus statements credit loss allowances deferred tax reserve earnings Total
Saldo 31 Desember 2023 3.855.908 6.357.376 1.969.935 42.142 (167.324) 319.787 771.182 12.812.853 25.961.859 Balance as of December 31, 2023
Penurunan atas selisih kurs karena Decrease in foreign exchange differences arising
penjabaran laporan keuangan from the translation of overseas branches'
cabang luar negeri dalam mata uang asing - - - (1.349) - - - - (1.349) foreign currency financial statements
Keuntungan revaluasi aset tetap - - 124.632 - - - - - 124.632 Gains on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investments - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian - - - - (182.715) - - - (182.715) and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - 68.230 - - 68.230 of deferred tax
Pembagian dividen tunai - - - - - - - (784.533) (784.533) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan - - - - - - - 709.567 709.567 Income for the year
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 2.094.567 40.793 (350.039) 388.017 771.182 12.737.887 25.895.691 Balance as of December 31, 2024
327
Page 617
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENTS OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal-Tanggal December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga dan Syariah 10.220.707 10.231.105 Proceeds from interest and Sharia income
Pembayaran beban bunga dan Syariah (5.544.490) (5.401.892) Payment of interest and Sharia expense
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
yang dibayar (1.756.790) (1.818.654) paid
Tenaga kerja dan tunjangan
yang dibayar (2.689.468) (2.480.341) Personnel expenses paid
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
yang diterima 1.283.551 1.631.181 received
Pembayaran pajak penghasilan (334.730) (186.699) Payment of income tax
Penerimaan/(pembayaran) pendapatan/ Income received/(expenses paid)/ for
(beban) non-operasional - neto 96.632 (15.619) non-operating income/(expenses) - net
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
sebelum perubahan aset activities before changes in
dan liabilitas operasi 1.275.412 1.959.081 operating assets and liabilities
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: (Increase)/decrease in operating assets:
Efek-efek yang diperdagangkan (2.607.714) (652.350) Trading securities
Tagihan atas wesel ekspor 209.665 (1.309.643) Receivables from export bills
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 3.821.280 (11.665.939) receivables/financing
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain (1.304.950) (449.751) Prepayments and other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas Increase/(decrease) in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 1.276.270 (46.463) Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
bank lain 409.901 4.758.860 other banks
Liabilitas lain-lain (179.574) (66.791) Other liabilities
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas operasi 2.900.290 (7.472.996) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/(pembelian) efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Sale/(purchase) of marketable securities
pendapatan komprehensif lain measured at fair value through
dan yang diukur pada biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi 2.055.037 (8.137.998) and measured at amortized cost
Penjualan efek-efek yang dibeli Sale of securities purchased
dengan janji dijual kembali 633.630 1.494.699 under resale agreements
Penerimaan dari penjualan aset tetap 4.949 5.989 Proceeds from sale of fixed assets
Penambahan nilai aset hak-guna (41.002) (19.168) Addition of right-of-use assets
Pembelian aset tidak berwujud (104.005) (129.052) Acquisition of intangible asset
Pembelian aset tetap (279.400) (320.860) Acquisition of fixed assets
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
dari aktivitas investasi 2.269.209 (7.106.390) investing activities
328
Page 618
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENTS OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For Years Ended
Pada Tanggal-Tanggal December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
(Pembelian)/penjualan efek-efek yang dijual (Purchase)/sale of securities sold
dengan janji dibeli kembali (6.944.390) 12.786.023 under repurchased agreements
(Pembayaran)/penerimaan dari pinjaman diterima (656.231) 6.515.569 (Payment)/proceeds from borrowings
Pembayaran liabilitas sewa (158.905) (166.557) Payment of lease liabilities
Pelunasan dari surat berharga
yang diterbitkan (300.000) (368.000) Repayment from securities issued
Pembayaran dividen (446.335) (784.444) Dividend payment
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari Net cash (used in)/provided by
aktivitas pendanaan (8.505.861) 17.982.591 financing activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS NET (DECREASE)/INCREASE IN
DAN SETARA KAS (3.336.362) 3.403.205 CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS EQUIVALENTS AT
AWAL TAHUN 17.941.843 14.283.481 BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign exchange
uang asing 227.497 255.157 rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
AKHIR TAHUN 14.832.978 17.941.843 END OF YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTARY DISCLOSURES
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 1.711.576 1.855.759 Cash
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.233.890 2.390.760 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain yang jatuh tempo and other banks that will mature
dalam 3 bulan dari tanggal within 3 months from
akuisisi 2.788.331 2.998.966 the date of acquisition
Jumlah kas dan setara kas 14.832.978 17.941.843 Total cash and cash equivalents
329
Page 619
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENTS OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal-Tanggal December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari Changes in liabilities arising from financing
aktivitas pendanaan pada laporan arus kas activities in the parent entity cash flow statement
entitas induk adalah sebagai berikut: are as follows:
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2025 Proceeds Payment Changes 2025
Pinjaman diterima 9.277.315 - (656.231) - 8.621.084 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - (6.944.390) - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas sewa 421.376 - (158.905) 157.313 419.784 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 698.486 - (300.000) 738 399.224 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.484 - - 37 99.521 Subordinated loan
Total 25.299.747 - (8.059.526) 158.088 17.398.309 Total
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2024 Proceeds Payment Changes 2024
Pinjaman diterima 2.761.746 6.515.569 - - 9.277.315 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2.017.063 12.786.023 - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas sewa 487.105 - (166.557) 100.828 421.376 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 1.065.304 - (368.000) 1.182 698.486 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.451 - - 33 99.484 Subordinated loan
Total 6.430.669 19.301.592 (534.557) 102.043 25.299.747 Total
330
Page 620
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - NOTES TO THE FINANCIAL
ENTITAS INDUK STATEMENTS - PARENT ENTITY
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
dan untuk Tahun yang Berakhir pada and For the Years Then Ended
Tanggal-Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 1. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES
Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri Basis of preparation of the separate financial
entitas induk statements of the parent company
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun sesuai The separate financial statements of the parent
dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan company are prepared in accordance with the
(“PSAK”) No.227 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Statement of Financial Accounting Standards (“SFAS”)
Tersendiri”. No.227 (Revised 2013), “Separate Financial
Statements”.
PSAK No.227 (Revisi 2013) mengatur dalam hal entitas SFAS No.227 (Revised 2013) regulates that when a
menyajikan laporan keuangan tersendiri maka laporan company presents the separate financial statements,
tersebut hanya dapat disajikan sebagai informasi such financial statements should be presented as
tambahan dalam laporan keuangan konsolidasian. supplementary information to the consolidated
Laporan keuangan tersendiri adalah laporan keuangan financial statements. Separate financial statements
yang disajikan oleh entitas induk yang mencatat are those presented by a parent, in which the
investasi pada entitas anak, entitas asosiasi dan investments in subsidiaries, associates and joint
pengendalian bersama entitas berdasarkan kepemilikan ventures are accounted for on the basis of the direct
ekuitas langsung bukan berdasarkan pelaporan hasil equity interest rather than on the basis of the reported
dan aset neto investee. results and net assets of the investees.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan Accounting policies adopted in the preparation of the
laporan keuangan tersendiri entitas induk adalah sama parent company separate financial statements are
dengan kebijakan akuntasi yang diterapkan dalam the same as the accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparation of the consolidated financial statements
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas as disclosed in Note 2 to the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk statements, except for investments in subsidiaries, in
penyertaan pada entitas anak yang di dalam laporan which the parent entity financial information uses cost
keuangan tersendiri entitas induk dicatat menggunakan method.
metode biaya.
2. PENYERTAAN SAHAM PADA ENTITAS ANAK 2. INVESTMENTS IN SHARES OF SUBSIDIARIES
Informasi mengenai entitas anak yang dimiliki Bank Information pertaining to subsidiaries owned by the
diungkapkan dalam Catatan 1.b atas laporan keuangan Bank is disclosed in Note 1.b to the consolidation
konsolidasian. financial statements.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 entitas induk As of December 31, 2025 and 2024 the parent
memiliki penyertaan saham pada entitas anak berikut: company has the following investments in shares of
subsidiaries:
Persentase kepemilikan/
Percentage of ownership
1020000
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
Entitas anak 2025 2024 Subsidiaries
PT Maybank Indonesia Finance 99,99% 99,99% PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 67,49% 67,49% PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Biaya perolehan/Acquisition cost
1020000
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
Entitas anak 2025 2024 Subsidiaries
PT Maybank Indonesia Finance 32.370 32.370 PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 781.431 781.431 PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
331
Names mentioned 168 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI
p.1
unresolved
org
PT BRI Danareksa
p.1
unresolved
org
PT INDO PREMIER
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.6 ×45
unresolved
org
Bank Indonesia. BMPK
p.6
unresolved
org
Penyehatan Perbankan Nasional
p.6
unresolved
org
Bapepam
p.8 ×12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK
p.10
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia. Pemegang Obligasi
p.10
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.10 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.10 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas. Penyangga Likuiditas
p.11
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia Tbk.
p.13 ×15
unresolved
org
PT BII Finance Center
p.15
unresolved
org
Berarti Sorak Financial Holdings Pte. Ltd.
p.15
unresolved
person
Soeleman Ardjasasmita
· Notaris
p.16 ×3
unresolved
person
Eliza Pondaag
· Notaris
p.16 ×5
unresolved
org
Menteri Muda Kehakiman
p.16
unresolved
org
Menteri
p.16
unresolved
org
Pengadilan Negeri
p.16 ×2
unresolved
person
Engawati Gazali
· Notaris
p.16 ×7
unresolved
org
Bapepam-LK
p.16 ×6
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.16 ×3
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.16 ×29
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.16 ×5
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.17 ×2
unresolved
org
PT Bank Tabungan Untuk Umum
p.17 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.17 ×2
unresolved
org
Bank Devisa
p.17 ×4
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.17 ×3
unresolved
person
Aryanti Artisari
· Notaris
p.17 ×3
unresolved
org
PT Wahana Ottomitra
p.18
unresolved
org
Beroperasi Multiartha Tbk
p.18
unresolved
org
PT Penjamin Kredit
p.19
unresolved
org
PT Sarana Sulut Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Sulsel Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Jambi Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Riau Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Bali Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Sumsel Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Kalbar Ventura
p.19
unresolved
org
PT Bhakti Sarana Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Sumut Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Lampung Ventura
p.19
unresolved
org
PT Sarana Sumbar Ventura
p.19
unresolved
org
PT Aplikanusa Lintas Artha
p.19
unresolved
org
PT BANK ICBC INDONESIA Selama
p.24
unresolved
org
Bank BRI
p.24 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
p.27 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia
p.30 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.31 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.32
unresolved
org
PT Bank Digital BCA
p.47
unresolved
org
PT Bank DKI
p.47
unresolved
org
Bank Garansi
p.48
unresolved
org
Bank Umum. SAMPAI DENGAN DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI
p.53
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.54 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.60
unresolved
org
Bank Indonesia Floating Rate Note
p.60 ×2
unresolved
org
PT Kliring Penjamin Efek Indonesia
p.61
unresolved
org
Menteri Muda Kehakiman Republik Indonesia
p.76
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
p.76
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal Departemen Kuangan
p.78
unresolved
org
Reksa Dana
p.78
unresolved
person
Pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
· Presiden Komisaris
p.80 ×8
unresolved
—
Hasnita Dato’ Hashim
· Komisaris
p.80
unresolved
—
Mariana Husin
· Direktur
p.80
unresolved
org
Pigas Engineering Sdn Bhd
p.80
unresolved
org
Payments Network Malaysia Sdn Bhd
p.81
unresolved
org
Universitas Indonesia Dasar Hukum Penunjukan Diangkat
· Komisaris Independen
p.81
unresolved
—
Stillwater United States. Dasar Hukum Penunjukan Diangkat
· Presiden Direktur
p.86
unresolved
org
Herbalife International Inc.
p.86
unresolved
org
Bank Card Sales Manager
p.86
unresolved
org
Bank Card Deputy Regional Sales Manager
p.86
unresolved
org
Bank Card Regional Sales Manager
p.86
unresolved
—
CEO
· President Director
p.86
unresolved
person
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN
· KOMISARIS
p.94
unresolved
org
Bank Negara Malaysia
p.98 ×2
unresolved
org
Bank Umum SEOJK
p.105
unresolved
org
Bank UmumPOJK
p.105
unresolved
org
Bank Bukopin
p.107
unresolved
org
Bank Standard Chartered
p.107
unresolved
org
Bank Jatim
p.109
unresolved
org
Yayasan Hafalan Al Quran Al Umm Bekasi
p.110
unresolved
org
Yayasan Al Mimbar Bekasi
p.110
unresolved
org
Yayasan Al Hassan Pondokgede
p.110
unresolved
org
Yayasan Himmatul Muslimin Sukabumi Jawa Barat Pengangkatan M.
p.110
unresolved
—
Sukabumi Jawa Barat Pengangkatan M. Sa’ad Ih
· Ketua
p.110
unresolved
—
Pengangkatan Sodikun
· Anggota
p.110
unresolved
person
Pengangkatan Ahmad Satori
· Anggota
p.110 ×2
unresolved
person
Dr. KH. M. Saad Ih MA
p.111
unresolved
person
Dr. KH. Sodikun M.
p.111
unresolved
person
Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A.
p.111
unresolved
person
Dr.K.H.M.
p.112
unresolved
org
Bank Barclays Indonesia. Karir
p.112
unresolved
org
Bank Harmoni Internasional
p.112
unresolved
org
Bank Rama Tbk
p.112 ×2
unresolved
org
Pengawas Keuangan dan Pengembangan
p.112
unresolved
org
Regulator Pelayanan Air Minum DKI
p.112
unresolved
org
Bank Sahabat Sampoerna
p.112
unresolved
org
PT Coca-Cola Indonesia
p.114
unresolved
org
PT Siddharta Consulting KPMG International. Beliau
p.115
unresolved
person
Komite-Komite
· Komisaris
p.115
unresolved
org
Konsultan Hukum Armand Yapsunto Muharamsyah & Partners
p.241
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.